Page 1

RABU 12 SEPTEMBER 2012 ECERAN: Rp. 3.000 LANGGANAN: Rp. 65.000 TELEPON: 0426-22138 HP: 085299200290

RADAR SULBAR Harian Pertama & Terbesar di Sulawesi Barat

Epaper RADAR SULBAR

Menpera Siapkan Rumah Murah di Sulbar EDITOR: CHAERUL MARFAN JAKARTA — Ini kabar gembira bagi PNS. Setelah pemerintah berencana menaikkan gaji, kini mereka akan difasilitasi dalam pembangunan rumah murah. Selain PNS, masyarakat menengah ke bawah di seluruh Indonesia juga mendapat program penyediaan rumah murah, termasuk di Sulbar. Melalui program bantuRADAR SULBAR/CHAERUL MARFAN

TEKEN MOU. Menpera Djan Faridz mendatangani MoU perumahan untuk Sulbar, Selasa, 11 September 2012, di Ballroom Hotel Sahid Jakarta.

POLITIK Muscab Demokrat Majene

Tiga Kader Incar Kursi 01 MAJENE — Jika tak ada halangan, Musyawarah Cabang (Muscab) DPC Partai Demokrat (PD) Majene akan dihelar pada 21 September. Sejumlah kader PD mulai disebut-sebut mengincar kursi 01 partai ini. Salah satunya Hajar Nuhung. Hajar yang kini duduk sebagai Ketua DPRD Majene ini mengaku sangat percaya diri bertarung di muscab. Dan langkahnya akan mulus, jika mayoritas pengurus kecamatan PD Majene memberi dukungan. “Kalau saya mendapat banyak dukungan dari teman teman di PAC (pimpinan anak cabang, red) saya siap maju, karena itu adalah sebuah amanah buat saya,” ujar Hajar, Selasa, 11 September. Selain Hajar, dua nama lain yang bakal maju pada Muscab PD Majene adalah Idham. Legislator Demokrat Majene ini tampak percaya diri, terlebih „ Baca HALAMAN 7

an Prasarana Sarana dan Utilitas (PSU), Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera) memberikan subsidi untuk pengadaan rumah murah seharga maksimal Rp 88 juta. Rumah ini diperuntukkan

bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). Sesuai Permenpera Nomor 13 dan 14 tahun 2012, MBR adalah mereka yang berpenghasilan pokok maksimal Rp 3,5 juta per bulan. Dan siang kemarin, 11 September, bertempat di Ballroom Hotel Sahid Jakarta, dilakukan Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) pembangunan perumahan itu. Usai melakukan prosesi penandatanganan MoU dengan Menpera Djan Faridz, „ Baca HALAMAN 7

Tiga Rekanan Ditunjuk Bangun Rumah Murah Sasaran Pembangunan di Polman, Mamuju, dan Matra JAKARTA — Tiga kabupaten di Sulbar menjadi sasaran penerima bantuan rumah murah tahap I yang difasilitasi pemerintah pusat melalui Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera). Berdasarkan data dari Kemenpera, daerah itu adalah, Kabupaten Mamuju, Mamuju Utara (Matra) dan Kabupaten Polewali Mandar (Polman). Dalam prosesnya, pemerintah menyerahkan sepenuhnya pembangunan prasarana, sarana dan utilitas (PSU) perumahan seperti jalan dan drainase kepada para pengembang atau developer. Kepala Dinas PU Sulbar Idham Hasib menerangkan,

untuk tahap I, pembangunan perumahan bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) di Sulbar diserahkan kepada tiga pengembang. Yakni PT Renaldi di Mamuju, Kabupaten Polman akan dijalankan oleh PT Aneka Jaya Land, dan PT

Lakban Silinggapuri kebagian proyek di Kabupaten Matra. Pengembang diusulkan oleh Pemda dan telah melalui proses verifikasi di Kemenpan. Pengembang dituntut berpengalaman membangun minimal lima „ Baca HALAMAN 7

Penerbitan Surat Penegasan Batas Sulbar-Sulteng

Komisi VII DPR Sepakat Tarif Listrik Naik

Pemprov-Pemkab Diminta Desak Mendagri

Pintar mengatur ruang Pintar juga dong mengatur biaya listriknya Kreativitas Anda mengatur tata ruang rumah makin sempurna dengan kepintara Mengatur biaya listrik. Nikmati Kemudahan dan kenyamanan Listrik Pintar, solusi isi ulang dari PLN. Dengan Listrik Pintar, biaya listrik sepenuhnya Anda yang atur. Tidak perlu repot bayar bulanan. Anda cukup membeli pulsa listrik sesuai kebutuhan. Bebas kesalahan catat meter, bebas dari sanksi pemutusan dan ketidaknyamanan lainnya. Hubungi Kantor Pelayanan PLN terdekat dan pasang listrik pintar sekarang juga ! PT. PLN (Persero) AREA MAMUJU

www.pln.co.id

PATOK BATAS. Tapal batas Sulsel-Sulten yang sekarang menjadi batas Sulbar-Sulteng, masih berdiri kokoh.

MAMUJU — Desa Ngovi dan Desa Ambulawa Kecamatan Pasangkayu, yang menjadi batas antara Kabupaten Matra, Sulbar, dengan Kabupaten Donggala, Sulteng, hendaknya diseriusi Pemkab Matra dan Pemprov Sulbar.

Sejauh ini, Desa Ngovi masih diklaim sebagai bagian wilayah Kabupaten Donggala Kecamatan Rio Pakava. Daerah itu mereka namai Desa Pakava. Pengurus LSM pendamping Suku Bunggu Desa Ngovi, Amiruddin Dahlan, menyampaikan

bahwa saat ini warga di desa tersebut membutuhkan kepastian pelayanan. Itu sebabnya penegasan batas wilayah menjadi sangat penting agar mereka bisa mendapatkan sentuhan pembangunan yang lebih baik. Secara administratif Ngovi dan Ambulawa merupakan wilayah Kabupaten Matra. Karena rujukannya adalah batas yang dibuat oleh Pemprov Sulsel, sebelum Sulbar terbentuk. Sayangnya, batas wilayah yang dibuat Sulsel tak diakui lagi Pemprov Sulteng. Melihat kondisi itu, Pemkab Matra dan Pemprov Sulbar, kata Amiruddin, hendaknya lebih proaktif

JAKARTA -- Ketua Komisi VII DPR, Sutan Bhatoegana Siregar sepakat bila Perusahaan Listrik Negara (PLN) menaikkan tarif tenaga listrik (TTL). Alasannya, PLN membutuhkan dana untuk pengembangan usaha dan pemeliharaan. "Harga jual listrik kita jauh lebih rendah dengan BPP (Biaya Pokok Produksi)-nya. Di atas kertas tentu kita rugi," kata Sutan, dihubungi Selasa, 11 September menanggapi rencana pemerintah menaikkan TTL yang kemudian ditolak oleh Fraksi PDI Perjuangan. Wakil Ketua Fraksi Partai Demokrat di DPR itu menambahkan, jika dana

„ Baca HALAMAN 7

„ Baca HALAMAN 7

INT

Kemeriahaan Pembukaan PONXVIII Riau

Pesta Kembang Api dan Pentas Tari Kolosal SEREMONIAL pembukaan PON XVIII Riau di Stadion Utama Kompleks Universitas Riau, Pakam, Pekambaru berlangsung meriah. Berbagai acara ditampilkan panitia dalam pembukaan PON kali. Diawali dengan terjun payung kemudian, kirap api utama PON, tari kolosal, defile kontingen dari 33 provinsi. LAPORAN

Amri Makkaruba Pekanbaru, Riau

♦10 Juni 2004

Serta tak kalah menariknya adalah pertunjukan khas daerah Riau. Seperti tari Lancang Kuning, Zapin Melayu dan senam sehat yang akan diikuti sekitar lima ribuan siswa dan siswi dari tingkatan SD hingga SLTA. Pesta kembang api menjadi puncak acara pembu-

kaan yang megah. Hal ini membuat langit Pekanbaru menjadi penuh cahaya warna warni, karena kemegahan pesta kembang api. Di samping pesta kembang api, acara pembukaan yang mengambil tajuk “Air dan Peradaban”. Ini melibatkan 1.572 seniman dan melibatkan 5.000 siswa SMP dan SMA dalam gelar budaya Riau, berupa tari kolosal dari khasanah bumi lancang kuning yang PEMBUKAAN. Parade pembukaan PON XVIII Raiu 2012.

website: www.radar-sulbar.com | email: radarsulbar01@gmail.com | facebook: portal radar sulbar

„ Baca HALAMAN 7 10 Juni 2012 ♦


2

Ekonomi

RADAR SULBAR Rabu, 12 September 2012 PANC A KAR YA PEMBANGUNAN SULA WESI BARA T PHASE II ANCA KARY SULAWESI BARAT G AI KEBIJ AKAN S TRA TEGI PEMBANGUNAN PR O VINSI SULA WESI BARA T 20 1 1 - 20 16 SEBAG KEBIJAKAN STRA TRATEGI PRO SULAWESI BARAT 201 201 SEBA

1. Peningkatan Profesionalisme Aparatur ( personalcapatcy building) Pemerintahan Daerah Provinsi Sulawesi Barat 2. Peningkatan Kualitas dan Perluasan Ketersediaan Sarana dan Prasarana Ekonomi Vital 3. Peningkatan Promosi dan Kerjasama dengan Pihak Ketiga Baik dalam Negeri maupun Luar Negeri 4. Peningkatan Pemanfaatan Sumber Daya Alam 5. Pengembangan Pemerintahan yang Peduli Lingkungan H. Anwar Adnan Saleh Gubernur

H. Aladin S Mengga Wakil Gubernur

H. Anwar Adnan Saleh Gubernur Sulbar

H. Ismail Zainuddin Sekretaris

H. Aladin S. Mengga

H. Mujirin M. Yamin

Wakil Gubernur Sulbar

Kepala DISPENDA Prov. Sulbar

Hanya Telkomsel yang Jangkau Morotai EDITOR: MUHAMMAD ILHAM

MAMUJU -- Kabupaten Morotai, sejak 11 September menggelar Sair Morotai. Perhelatan ini akan berakhir pada 15 September. Sebagai satu-satunya operator seluler yang melayani wilayah paling utara kepulauan Halmahera. Telkomsel Regional Sulawesi Papua menunjukkan dukungannya secara maksimal kepada daerah melalui optimalisasi jaringan seluler yang berkualitas. Telkomsel telah hadir melayani masyarakat Pulau Morotai sejak November 2004 di Kota Daruba. Kemudian memperluas jaringan lagi pada Maret 2010 hingga ke daerah Bere-Bere. Program pemerintah daerah untuk menggelar acara Sail Morotai 2012, semakin meningkatkan kebutuhan masyarakat akan kualitas jaringan seluler yang memadai. Untuk itu, Telkomsel melakukan optimalisasi sehingga dapat mengantisipasi lonjakan trafic yang mungkin terjadi akibat banyaknya pengunjung yang akan datang pada acara akbar tersebut.

"Kami telah membangun satu unit pemancar ringkas untuk meningkatkan kualitas signal di pusat pelaksanaan Sail Morotai, yakni di daerah pantai Juanga. Mengingat daerah tersebut akan menjadi pusat konsentrasi massa yang cukup besar. Kami juga melakukan instalasi unit-unit BTS indoor yang dapat memenuhi kebutuhan signal dalam ruangan, instalasi perangkat GSM, DCS dan 3G di setiap BTS yang ada, juga memasang unit repeater atau penguat signal di lokasilokasi yang penerimaannya rendah," ujar Head of ICT and Network Operation Pamasuka Group, Andrias Indra, dalam rilisnya kepada Radar Sulbar, kemarin. Untuk melayani daerah Bandar Udara Pitu yang menjadi gerbang kedatangan para tamu ke pulau ini, Telkomsel menurunkan satu unit BTS bergerak yang dikenal dengan sebutan COMBAT (Compact Mobile Tranciever). Unit tersebut sekaligus akan memperkuat kualitas jaringan untuk voice dan data di sekitar bandara hingga ke Tugu Trikora yang nantinya akan diresmi-

kan oleh Presiden RI. Sebagai salah satu daerah yang berlokasi di wilayah paling luar Indonesia, Telkomsel merasa perlu untuk menggelar jaringan seluler yang mumpuni di wilayah ini. Dari satu sisi adalah sebagai upaya dalam memberikan solusi terhadap masalah topografi, juga sebagai upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat di daerah setempat. Peningkatan kualitas jaringan seluler oleh Telkomsel, dilakukan tidak hanya untuk kebutuhan mendukung acara Sail Morotai 2012. Hampir sebagian besar wilayah Maluku Utara mendapat bagian optimalisasi. Beberapa titik diantaranya tersebar di jalur transportasi darat pulau Halmahera, dari Tobelo hingga Sofifi. Bahkan Ternate juga tak luput dari perhatian Telkomsel untuk mendapatkan perbaikan jaringan. Hingga posisi per akhir Agustus 2012 Telkomsel telah membangun sekitar 140 Unit Base Tranciever Station se Maluku Utara. Maka untuk menjamin keberlangsungan komunikasi bergerak selama di daerah ini, khususnya di Morotai. (**)

MAMUJU -- Hampir setiap tahun anggaran, unit layanan pengadaan barang dan jasa di Dinas PU Sulbar mendapat sorotan. Sebab kerap kali terjadi kisruh saat tender karena pokja pelelalangan dianggap tidak bekerja profesional. Ketua Asosiasi Kontrantor Nasional (Askonas) Sulbar, Ilham Z, menilai, pelaksanaan tender cenderung mengabaikan ketentuan dalam Perpres 54/ 2010 beserta aturan tambahan lainnya. Ia Mengemukakan, sistem pelelangan via internet biasa mengalami gagal kontrak, terjadi tumpang tindih kontrak, dan ada kalanya dokumen yang diminta tidak sesuai dengan yang dilelang. Contohnya tahapan penentuan pemenang lelang sering mulur karena banyak mekanisme yang dilampaui. Sehinga ia meminta agar Kepala Dinas PU Sulbar mengubah atau mengganti struktur pokja pelelangan. "Karena kadang mereka yang menimbulkan masalah. Ujung-ujungnya pelaksanaan program pembangunan mengalami keterlambatan," sebutnya, kemarin. Ilham berpandangan bahwa keprofesionalan pelaksanaan lelang, sangat diperlukan dalam menentukan nasib proyek pembangunan nantinya. Artinya, panitia lelang juga harus profesional dalam menyeleksi kontraktor-kontraktor mana saja yang profesional alias berkompeten dalam menggarap sebuah proyek. (ham)

IST

PEMANCAR. Telkomsel membangun satu unit pemancar ringkas untuk meningkatkan kualitas signal di pusat pelaksanaan Sail Morotai.

2014, PNPM Mandiri Ditarget Jangkau Seluruh Kecamatan JAKARTA -- Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri ditargetkan mampu menjangkau seluruh kecamatan di Indonesia pada tahun 2014. Deputi Bidang Penanggulangan Kemiskinan dan Pemberdayaan Masyarakat Kemenko Kesra, Sujana Royat menyebutkan, PNPM Mandiri hingga saat ini baru mencakup 6000 kecamatan. "Program pemerintah ini saat ini baru mencakup 6000 kecamatan dan 70 ribu komunitas di seluruh Indonesia. Maka itu, pada tahun 2014 ditargetkan mampu menjangkau seluruh kecamatan dan daerah di Indonesia," terang Sujana di Hotel Akmani, Jakarta, Senin 10

INFO SULBAR

Panitia Lelang Diharap Profesional

September. Sujana menjelaskan, PNPM yang mulai dijalankan pemerintah sejak tahun 2007 ini setiap tahun jangkauannya terus diperluas. Sehingga, diharapkan dapat mampu merangkul dan membantu lebih banyak penduduk miskin yang ada di Indonesia. "Secara langsung, program ini memberikan dampak positif bagi pengembangan komunitas dan kesejahteraan masyarakat," tuturnya. Lebih jauh Sujana menambahkan, program penanggulangan kemiskinan yang berbasis pemberdayaan masyarakat ini dapat dijadikan suatu instrumen utama untuk percepatan penanggulangan kemiskinan dan menciptakan lapan-

gan pekerjaan. "Dalam hal ini, masyarakat juga dituntut untuk mengembangkan dan memperkuat komunitasnya sebagai bentuk kemandirian yang berkelanjutan di masa depan," imbuhnya. Diketahui, berdasarkan lokasi dan alokasi Bantuan Langsung Masyarakat (BLM) PNPM Mandiri yang dikeluarkan per Agustus 2009, pelaksanaan PNPM Mandiri Perdesaan akan meliputi 4.805 kecamatan di 32 provinsi atau mencapai 75,9% dari total lokasi PNPM Mandiri. Besaran dana BLM yang dialokasikan sebesar Rp750 juta sampai Rp 3 miliar per kecamatan, tergantung jumlah penduduk. (jpnn)

Antam Raih Dua Penghargaan Internasional JAKARTA -- PT Aneka Tambang (Antam) Persero Tbk kembali meraih dua penghargaan internasional. Kali ini, dua penghargaan itu diraih dari majalah finansial internasional terkemuka, Alpha Southeast Asia. Penghargaan diberikan pada hari Kamis, 6 September 2012. “Dengan bangga mengumumkan bahwa kinerja perusahaan kembali memeroleh pengakuan dari pihak eksternal. Majalah finansial terkemuka internasional Alpha Southeast Asia memberikan penghargaan “Best Senior Management IR Support” dan “Strongest Adherence to CorporateGovernance”,” kata Public Relation PT Antam, Resna Handayani, dalam siaran pers, yang diterima JPNN, Senin 10 September. Dijelaskan Resna Handayani, penghargaan dari majalah Alpha Southeast Asia kembali menegaskan komitmen Antam untuk memberikan nilai bagi pemegang saham melalui pengungkapan informasi yang tepat waktu dan komprehensif. “Selain itu, penghargaan ini juga merefleksikan komitmen Antam terhadap implementasi GCG yang konsisten dan berkelanjutan,” kata Resna. (jpnn)

Rubrik Khusus Humas Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat

RADAR SULBAR/AMRI MAKKARUBA RADAR SULBAR/CHAERUL MARFAN

TEKEN MoU. Gubernur Sulbar H Anwar Adnan Saleh menandatangani perjanjian kerja sama dengan Menteri Perumahan Rakyat (Menpera) RI Djan Faridz, di Jakarta, Selasa 11 September 2012.

DISAMBUT. Wakil Gubernur Sulbar Aladin S Mengga bersama Ny Fauziah Maricar Aladin yang didampingi Kepala Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (DPOKP) Sulbar Maddareski Salatin dikalungi bungan saat tiba di Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, Selasa 12 September 2012


Mamuju 3

RADAR SULBAR Rabu, 12 September 2012 VISI PEMERINTAH KABUPATEN MAMUJU

"Gerakan Membangun Mamuju, Menuju Masyarakat Maju dan Mandiri (Gerbang Maju)" MISI II Meningkatkan Perekonomian Daerah melalui pemberdayaan perekonomian rakyat, pemerataan Pendapatan di Masyarakat, Pembangunan daya Tarik, daya tahan dan daya saing perekonomian daerah TUJUAN 4. Peningkatan Fungsi Pasar Rakyat SASARAN Tersedianya pasar-pasar pada kawasan ekonomi strategis, Peningkatan kualitas sarana dan prasarana pasar rakyat, Tercapainya target PAD dari Sektor pasar sesuai dengan potensinya tersedianya data base pasar rakyat sebagai asset daerah, serta tersedianya regulasi yang mengatur ketertiban hari pasar

Anggaran Minim, CJH Mamuju Naik Bus MAMUJU -- Minimnya anggaran yang dialokasikan untuk membantu menutupi biaya transportasi jamaah musim haji tahun ini, mengharuskan Jamaah Calon Haji (CJH) Mamuju diberangkatkan menuju Asrama Haji Sudiang Makassar, menggunakan bus. Besaran anggaran yang disiapkan Pemkab Mamuju hanya Rp 108 juta. Sementara Pemprov) Sulbar hingga saat ini belum ada kejelasan apakah akan ikut membantu sekira 421 calon haji dari Mamuju. Anggaran dari Pemkab Mamuju menurun dua kali lipat dibandingkat musim haji tahun 2011. "Pada tahun 2011, bantuan anggaran untuk BPIH (Biaya Perjalanan Ibadah Haji, red) dari Pemkab Mamuju sekira Rp 300 juta," kata Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Mamuju, Adnan Nota, yang ditemui di sela-sela kegiatan pembukaan manasik haji di Gedung PKK Mamuju, Selasa 11 September. Pada rapat sebelumnya, Kemenag Mamuju menawarkan dua opsi kepada calon jamaah. Opsi pertama, CJH menggunakan bus dengan pertimbangan anggaran sedikit. Dan kedua, menggunakan pesawat dengan membebankan biaya Rp 2,5 juta per CJH. Namun akhirnya jamaah menyetujui menggunkan bus. "Bus utama yang akan digunakan adalah Piposs. Kita sudah sepakat dan mereka sudah menyatakan sanggup menyediakan 14 bus besar yang kita butuhkan," bebernya. Usai manasik, CJH Mamuju akan memasuki tahapan selanjutnya yakni pemantapan administrasi. Dilanjutkan dengan pembayaran infak. Terakhir pengecekan kendaraan yang akan digunakan CJH Mamuju. "Dalam satu atau dua minggu ini, kita sudah lakukan pembayaran infak. Besaran infak CJH pada tahun ini, sekira Rp 600 ribu," tutup Adnan. (mg3/dir)

Mantan Pejabat Sulbar Diundang Hadiri HUT Sulbar MAMUJU -- Mengingat jasa-jasa dan sumbangsih terhadap provinsi ini, sejumlah mantan pejabat Sulbar bakal diundang untuk hadir dalam rapat paripurna istimewa peringatan Hari Jadi ke-8 Sulbar, Sabtu 22 September. Pejabat yang bakal diundang tersebut antara lain Oentarto Sindung Mawardi dan Syamsul Arif Rivai Bulu. Masing-masing adalah mantan Penjabat Gubernur Sulbar pertama dan kedua. Selain itu, Wakil Gubernur Sulbar Periode 2006-2011 Amri Sanusi dan mantan Sekprov Sulbar, Arsyad Hafid juga diundang untuk acara tersebut. "Ini sebagai penghargaan atas jasa-jasa mereka dalam pelaksanaan pembangunan di Sulbar. Hal tersebut tidak bisa kita lupakan begitu saja," terang Sekretaris Provinsi (Sekprov) Sulbar, Ismail Zainuddin, beberapa waktu lalu. Untuk memeriahkan peringatan Hari Jadi Sulbar, Pemprov Sulbar juga akan menghelat pameran pembangunan dan lomba kebersihan kantor. Pameran akan digelar di halaman Gedung DPRD Sulbar dan dibuka usai rapat paripurna istimewa DPRD Sulbar. Pameran pembangunan ini digelar dengan alasan memperlihatkan kepada warga Sulbar maupun pengunjung dari luar wilayah Sulbar tentang segala yang telah dikerjakan dalam kurun waktu delapan tahun terakhir. "Ini sebagai bentuk tanggung jawab pemerintah terhadap masyarakat mengenai kegiatan pembangunan yang telah dilaksanakan selama ini. Makanya, dalam stand setiap SKPD nanti akan dipajang berbagai dokumentasi kegiatan serta data-data terkait segala bentuk program pembangunan yang dilakukan masing-masing," sebut Ismail. Sedangkan untuk lomba kebersihan kantor, panitia pelaksana belum menjadwalkan mulainya kegiatan. "Lomba kebersihan kantor kita gelar untuk memberikan motivasi dan apresiasi bagi SKPD yang tetap menjaga lingkungan kantor masing-masing. Ini dilakukan agar kantor di lingkup Pemprov Sulbar tetap bersih," papar Ismail. (dir)

EKSEKUTIF MAMUJU

Drs. H. Suhardi Duka, MM Ir. Bustamin Bausat Drs. H. Habsi Wahid, MM Bupati Mamuju

Wakil Bupati Mamuju

Sekda Mamuju

11 SKPD Minim Capaian PAD REPORTER: JASMAN RANTEDODA EDITOR: SUDIRMAN SAMUAL

MAMUJU -- Harapan Pemkab Mamuju untuk mencapai target Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar 75 persen pada triwulan ketiga di masing-masing SKPD kian menipis. Betapa tidak, dari 21 SKPD dalam struktur Pemkab Mamuju yang mengelola PAD, 11 diantaranya masih di bawah 50 persen. Melihat kondisi ini, Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Mamuju, Habsi Wahid berjanji akan melakukan evaluasi terhadap SKPD yang belum bisa merealisasikan PAD hingga akhir tahun. Hal ini perlu dilakukan agar dapat mengetahui kendala yang dihadapi setiap SKPD dalam memenuhi target. "Kita akan evaluasi apakah SDM tidak memadai, peralatan tidak cukup, atau potensi PAD yang kurang. Kalau perlu, SKPD yang tidak mencapai target tidak akan diberikan operasional. Untuk apa diberikan kalau mereka tidak capai PAD," tegas Habsi seusai mengikuti rapat pembahasan KUA-PPAS APBD-P Tahun 2012. Namun, lanjut Habsi, kalau kegiatan yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat

RADAR SULBAR/JASMAN RANTEDODA

PEMBAHASAN. Pembahasan KUA-PPAS untuk APBD-P 2012 di DPRD Mamuju berlangsung alot, Selasa 11 September 2012.

11 SKPD Tak Capai 50 Persen PAD Per 31 Agustus 2012 SKPD`

Target

Realisasi

Persentase

Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan

Rp 1.288.557.844

Rp 623.295.000

(48,37 %)

Dinas PU

Rp 1.276.000.000

Rp 226.745.00

(17,77 %)

Disbertarung

Rp 3.330551.400

Rp 1.091.398.629

(32,77 %)

Dishubkominfo

Rp 1.310.745.300

Rp 358.909.000

(27,38 %)

Distanak

Rp 1.639.776.000

Rp 202.315.000

(12,34 %)

DKP

Rp 748.200.000

Rp 48.940.000

(6,54 %)

Dishutbun

Rp 1.694.185.220

Rp 480.554.500

(28,36 %)

Distamben

Rp 501.120.000

Rp 19.219.000

(3,84 %)

Disbudpar

Rp 174.000.000

Rp 13.400.000

(7,70 %)

Sekretariat Daerah

Rp 328.280.000

Rp 74.280.000

(22,63 %)

Kantor Kecamatan

Rp 185.600.000

Rp. 64.580.000

(34,80 %) Sumber: Pemkab Mamuju

banyak, tentu tidak bijak kalau tak mendapatkan anggaran operasional. Walaupun masih ada sejumlah SKPD belum mencapai realisasi PAD 50 persen pada akhir triwulan ketiga ini, namun Kepala Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda), Hamzah Sula tetap saja optimis target PAD 2012 sebesar Rp 36 miliar akan tercapai pada akhir tahun. Menurut Hamzah, ada sejumlah pajak yang belum terkelola dengan baik. Pajak yang dimaksud adalah mineral dan batu bara (minerba), Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), serta tambang galian C dimana realisasinya baru sebesar Rp 500 juta. Menanggapi itu, Ketua DPRD Mamuju Sugianto mengatakan meski Dispenda Mamuju optimis akan mencapai target PAD sebesar Rp 36.040.048.199. Namun perlu disadari, dari 21 SKPD tersebut, 20 diantaranya di luar Dispenda Mamuju. Olehnya, pihaknya tetap meragukan optimisme Dispenda Mamuju. "Dari target Rp 36 miliar, yang dicapai jelang sembilan bulan ini cuma 17. 310.317.993. Berarti masih ada sekira Rp 19 miliar belum terpenuhi, dan itu akan dipenuhi dalam kurun waktu kurang dari empat bulan," tutupnya. (*)

Perekaman e-KTP Baru 25,69 Persen

RADAR SULBAR/JASMAN RANTEDODA

PELAYANAN. Petugas Disdukcapil Mamuju sibuk melayani warga di Kantor Disdukcapil Mamuju, Selasa 11 September 2012.

MAMUJU -- Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mematok penyelesaian kegiatan perekaman Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP) untuk Kabupaten Mamuju yaitu Oktober 2012. Namun target tersebut nampaknya tidak bisa terpenuhi karena hingga kini baru terlayani sekira 77.884 orang dari total target 33.150.000. Dengan sisa waktu hanya lebih satu bulan, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Mamuju harus bisa menyelesaikan sekira 75 persen dari total target tersebut. Namun demikian, jika tidak mampu menyelesaikan target itu, Disdukcapil Mamuju tetap diperbolehkan melanjutkan perekaman. Lambatnya perekamanan eKTP di daerah ini, dikarenakan mesin yang telat tiba di Mamuju sehingga juga telat disalurkan ke kecamatan. Selain itu, mesin perekaman bantuan Kemendagri tersebut kerap rusak, bahkan ada yang sama sekali tidak dapat difung-

sikan sejak diturunkan dari pusat. Seharunya perekaman e-KTP di Mamuju sudah mulai sejak Mei dan langsung dengan dua alat Kemendagri. Namun nyatanya, alat baru datang akhir Juli dan hanya satu set yang bisa dimanfaatkan. "Itupun beberapa diantaranya dalam keadaan rusak, seperti peralatan di Kecamatan Tapalang Barat, baru bisa operasi 2 September," kata Kepala Disdukcapil Mamuju, Mas Agung, Selasa 11 September. Selain peralatan kerap rusak, administrasi warga yang tidak tertib turut berkonstribusi terhadap masih sangat minimnya warga yang terlayani dalam perekaman E-KTP. Sebut saja, misalnya yang terjadi di Desa Tampalang Kecamatan Tapalang, juga di Desa Tapandullu dan Desa Botteng Utara Kecamatan Simboro yang dimekarkan tahun 2010. Data kependudukan warga, yang tergolong dalam wilayah pemekaran tidak dilaporkan pada Disdukcapil Mamuju. Akibatnya, saat warga hendak

melakukan perekaman e-KTP, server tidak bisa terkoneksi. Sehingga warga yang bersangkutan harus melakukan pembenahan administrasi kependudukan. "Caranya warga melaporkan kartu kelurga kepada Disdukcapil. Bisa secara langsung, bisa juga melalui kepala desa. Nanti kepala desa yang bersangkutan berhubungan dengan Disdukcapil," jelas Mas Agung. Khusus untuk perekaman eKTP di Pulau Bala-balakang dan sekitarnya, Mas Agung mengaku akan menggunakan sistem jemput bola. Agung berharap dukungan semua masyarakat Mamuju untuk mensukseskan program perekaman E-KTP ini. "Saya harapkan warga tetap antusias mendatangi kantor kecamatan masing-masing dan melakukan perekaman. EKTP ini sangat penting karena akan jadi dokumen pertama untuk mengurus dokumen lainnya. Saya juga berharap petugas tetap profesional dalam bekerja," imbaunya. (mg3/dir)

Rubrik Khusus Humas Pemerintah Kabupaten Mamuju

HUMAS PEMKAB MAMUJU

BANTUAN. Sekretaris Kabupaten Mamuju, Habsi Wahid menyerahkan bantuan alat sekolah kepada siswa Yayasan Pondok Pesantren Nahrul Ulum Desa Kabuloang Kecamatan Kalukku.


4

Parlementaria

RADAR SULBAR Rabu, 12 September 2012

PEMERINTAH PROVINSI SULAWESI BARAT BADAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN PEMERINTAHAN DESA Bangun Mandar Fokus pada RON R = Resources = Pengembangan Kapasitas Sumber Daya Melalui Penyadaran Kritis Masyarakat. O= Organisme / Organisasi = Pengorganisasian Masyarakat dan Penguatan Kelembagaan yang ada di masyarakat. N= Norma / Nilai = Penguatan / Penghayatan Nilai / Hukum yang sesuai dengan Budaya Malaqbi.

Anwar Adnan Saleh GUBERNUR

Drs.H.Mulyadi Bintaha,M.Pd KEPALA BPMPD

Parpol Dianggap Tak Serius soal Keterwakilan Perempuan JAKARTA -- Koordinator Kelompok Kerja Keterwakilan Perempuan, Yuda Irlang, menuding partai politik yang sudah 10 tahun mengenal kebijakan afirmasi masih tidak dengan sungguh-sungguh menempatkan keterwakilan perempuan di parlemen. “Selama ini (keterwakilan perempuan), hanya sekedar komoditas politik belaka,” katanya, Senin 10 September, di Jakarta. Saat ini keterwakilan perempuan di legislatif sangat minim bila dibandingkan dengan anggota parlemen dari kalangan pria. Ia menyebut keterwakilan perempuan di DPR saat ini hanya 18 persen. Sedangkan keterwakilan perempuan di DPRD provinsi hanya 16 persen dan di DPRD kabupaten/kota hanya 10 persen. “Ketimpangan ini harus diperbaiki, diubah menuju keadilan dan kesetaraan gender,” katanya. Dia menegaskan, percepatan peningkatan partisipasi perempuan dalam politik harus diterapkan secara tegas melalui kebijakan khusus sementara atau afirmasi oleh seluruh pemangku kepentingan. “Termasuk KPU (Komisi Pemilihan Umum),” katanya. Dengan demikian, kesetaraan partisipasi politik perempuan dan laki-laki terjadi secara natural sebagaimana diatur dalam Undang-undang nomor 2 tahun 2011 tentang Partai Politik. Lebih lanjut Irlang mengatakan, kenyataan bahwa parpol tidak melakukan kaderisasi perempuan dengan baik menjadi preseden buruk ke depan. Sebab, tahapan pemilu memasuki tahapan kritis, yaitu rekrutmen caleg parpol. “Di sini menjadi ajang pertaruhan parpol dalam mendulang kekuasaan. Dan cara penentuan calon terpilih dengan suara terbanyak telah terbukti adanya tarung bebas pada pemilu 2009 yang sangat memberatkan dan merugikan perempuan,” bebernya. Karenanya Irlang berharap KPU bisa membuat peraturan untuk mengawal dan mempertegas keterwakilan perempuan. “KPU harus meyakini bahwa peraturan keharusan 30 persen keterwakilan perempuan dalam struktur kepengurusan parpol sampai tingkat daerah merupakan kebijakan untuk memaksa parpol tidak memandang sebelah mata isu keterwakilan perempuan,” katanya. (jpnn)

PNPM Mandiri Pedesaan / Program Pembangunan Pro Rakyat Citra Prosisiprasi Masyarakat Desa dalam pembangunan * Sosial * Ekonomi * Budaya Pengembangan Sumber Daya Manusia Menuju Masyarakat Maju Sejahtera

Diwujudkan melalui 2(dua) program utama: PNPM –MP (Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Pedesaan dan Program BANGUNMANDAR (Pembangunan Desa Mandiri Berbasis Masyarakat)

Dra. HAFNI JABBAR SEKRETARIS

H. ARSYAD, S.Sos., M.Si

H. BAHARUDDIN, S.Sos

KABID. PEMBDY. PEMDES/KEL & PENGUATAN KELEMBAGAAN

KABID. PEMBDY. EKONOMI & PARTISIPASI MASY

ARIFIN. A, S.Pd KABID. PEMBINAAN ADAT & PENGEMB. SOSBUD

Komisi I Minta Pengisian Sekdes Dituntaskan REPORTER: JHAMHUR ANJASMARA EDITOR: AMRI MAKKARUBA

POLEWALI -- Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Polewali Mandar, meminta kiranya jabatan Sekertaris Desa (Sekdes) yang masih lowong untuk segera dituntaskan diisi. Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Ketua Komisi I, Amiruddin, Selasa 11 September. Menurut Amiruddin, janji Badan Kepegawaian Daerah Diklat (BKDD) Polewali Mandar akan segera menuntaskan pengisian jabatan Sekdes disejumlah

desa yang belum memilki Sekdes akan berakhir diakhir 2012. Namun kenyataannya hingga kini masih kurang lebih 30 desa yang masih lowong jabatan Sekdesnya. "Olehnya kami berharap kepada BKDD segera memenuhi pengisian jabatan Sekdes yang masih lowong disejumlah desa di Polewali Mandar, sebagaimana amanah yang menjadi perintah kebijakan terkait keberadaan Sekdes" tutur Amiruddin. Kata Amiruddin, dari 144 desa, masih tersisa 31 desa yang belum memiliki Sekdes, olehnya Komisi I berharap kiranya kekosongan posisi jabatan Sekdes itu harusn-

ya telah rampung terisi. Meningat jabatan Sekdes menjadi kunci suksesnya penyelenggaraan program desa, sebab Sekdes yang menjadi kuasa pengguna anggaran. "Tapi jika kemudian hingga kini BKDD belum merampungkan pengisian jabatan Sekdes, maka BKDD tidak semestinya berkilah tidak adanya orang yang akan ditempatkan kesana, mengingat Polewali Mandar telah memiliki jumlah PNS lebih dari yang dibutuhkan, sehingga tidak ada alasan BKDD mengatakan kekurangan personil" katanya. Ia menambahkan, jika BKDD

menunggu formasi PNS yang berpangkat golongan IIA, sudah pasti sangat sulit mencarinya. Karena didalam PP 72 tentang Pemerintahan Desa, hanya mengatur minimal ijasah SMU dan Sederajat, maka sangat dimungkinkan BKDD menunjuk atau mengangkat Sekdes dari kalangan Sarjana yang tidak memiliki jabatan apapun ditempatnya saat ini. "Jadi ini soal kemauan pihak BKDD saja, apakah serius menuntaskan pengisian jabatan Sekdes atau tidak, sebab jelas dalam aturan, tidak mesti tamatan SMU, karena minimal setingkat SMU,

artinya seorang sarhanapun bisa diangkat jadi Sekdes" imbuh Amiruddin. Sementara itu Sekertaris BKDD Polewali Mandar, Andi Amrin, menyatakan jika kendala yang dihadapi oleh BKDD dalam pengangkatan dan penunjukan jabatan Sekdes, karena saat ini dilingkup Pemkab Polewali Mandar, sudah tidak ada lagi PNS golongan II A. "Untuk itu BKDD masih belum mengisi jabatan Sekdes yang memang masih lowong, karenan kendalanya adalah sulitnya mencari orang yang mau diangkat Sekdes" singkat Andi Amrin. (*)

Evaluasi Komisi I DPRD Polman

BPMPD dan BKDD Bebas Temuan

RADAR SULBAR/JHAMHUR ANJASMARA

PEMBAHASAN. Komisi I DPRD Polewali Mandar saat melakukan RDP dengan agenda pembahasan pertanggungjawaban penggunaan APBD tahun 2011 bersama mitranya dari BPMPD.

PARLEMENTARIA

Rubrik Khusus DPRD Sulawesi Barat

HUMAS DPRD SULBAR

Rubrik Khusus DPRD Kabupaten Mamuju

POLEWALI -- Dua SKPD mitra Komisi I DPRD Polman, dianggap bebas temuan dalam penggunaan APBD Polman tahun 2011. Kedua SKPD yang dimaksud adalah Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) serta Badan Kepegawaian dan Diklat Daerah (BKDD) Polewali Mandar. Hal itu diungkapkan Wakil Ketua Komisi I, Amiruddin, Senin 10 September. Menurut Amiruddin, berdasarkan penilaian komisi, tidak ditemukan adanya temuan dalam laporan pertanggungjawaban penggunaan APBD tahun 2011. "Meski memang dalam LHP (Laporan Hasil Pemeriksaan,red) BPK ada temuan yang dipaparkan BPK di kedua institusi tersebut, namun bagi Komisi I dianggap tidak ada" tutur Amiruddin. Kata Amiruddin, temuan yang dipaparkan BPK dalam LHP memang menyebutkan kedua SKPD tersebut. Akan tetapi, temuan tersebut terjadi pada masa kepemimpinan pejabat sebelumnya. Seperti di BKDD Polman, temuan tersebut terjadi tahun 2010. "Bahkan untuk temuan di BPMPD, kejadiannya pada 7 tahun lalu, tepatnya pada tahun 2006. BPMPD masih berstatus Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), makanya kami menilai tidak ada temuan yang berarti," kunci Amiruddin. (k1/dir)

LEGISLATIF MAMUJU

RAPAT. Ketua DPRD Mamuju H Sugianto Saat memimpin rapat pembahasan KUA-PPAS di ruang pola DPRD Mamuju, Selasa 11 September 2012.

Ketua DPRD Sulbar Hamzah hapati Hasan menyampaikan sambutan pada acara HUT Kemerdekaan RI ke-67 yang dirangkaikan dengan halal-bi halal di Kantor Kecamatan Tubo Sendana Majene, Senin 3 September 2012.

RADAR SULBAR/JASMAN RANTEDODA

RAPAT. Sekretaris DPRD Mamuju, Muhammad Akhyar Arifin saat mengikuti pembahasan KUA-PPAS untuk APBD-P, Selasa 11 September.


Pemilukada 5

RADAR SULBAR Rabu, 12 September 2012

DPRD Kabupaten Mamasa 1. 2. 3. 4.

Komitmen dan Konsistensi Menjalankan Amanat Rakyat Memberi Perlindungan Hukum dan Rasa Nyaman Terhadap Rakyat Kabupaten Mamasa Menghargai Setiap Aspirasi Rakyat Demi Pembangunan di Kabupaten Mamasa Senantiasa Menjaga Persatuan dan Kesatuan Dalam Bingkai Mesa Kada Diputuo Pantan Kada Dipomate

Parpol di KPU Majene Belum Bertambah REPORTER: SYAMSUDDIN MAUPA EDITOR: AMRI MAKKARUBA

MAJENE -- Partai politk (Parpol) calon peserta pemilu 2014 di KPU Majene belum bertambah. Parpol yang telah menyerahkan berkas verifikasi masih 21 termasuk 3 Parpol yang telah dipastikan tidak akan mengikuti proses verifikasi selanjutnya karena tidak melengkapi dokumen yang dipersyaratkan di KPU pusat. Ketiga Parpol telah menyerahkan

berkas verifikasi di KPU Majene dan tidak akan mengikuti proses verifikasi adalah Partai Matahari Bangsa(PMB), Partai Indonesia Sejahtera (PIS) dan Partai Pelopor. "Dari 21 Parpol yang telah menyerahkan berkas verifikasi, tiga diantaranya tidak akan diverifikasi. Satu diantaranya Parpol yang punya kursi di DPRD yakni PMB."kata anggota KPU Majene Salman Muhsin. Untuk di Majene Parpol peraih kursi di DPRD Majene dipastikan

tidak akan ikut pemilu adalah PMB dan Partai Persatuan Nahdatul Ummah(PPNU)."Kalau PPNU dari awal tidak menyerahkan berkas verifikasi."jelasnya. Sementara beberapa Parpol yang melengkapai dokumen pensyaratan di KPU pusat, seperti Partai Dekokrasi Pembaruan (PDP), Partai Buruh, dan Partai Nasional Banten Kemerdekaan (PNBK), namun hingga kini belum menyerahkan berkas verifikasi."Kita berharap partai ini sesegera menyerahkan bekas verifikasi, kalau bisa jan-

gan menunggu sampai 29 September."ingin Salman Senin 11 September kemarin KPU Majene sudah memulai melakukan verifikasi administrasi Parpol, tahapan ini akan berakhir hingga 6 Oktober 2012 mendatang. Selanjutnya KPU akan memasuki tahapan selanjutnya yaitu verifikasi faktual. "Masih ada beberapa Parpol belum melengkapi KTA-nya."cetus Salman. (*)

Internal Golkar Alot, Kader Diingatkan Tidak Membelot JAKARTA -- Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar (DPP PG) tampaknya khawatir penetapan nama calon gubernur Sumut nantinya bisa menjadi pemicu konflik internal di tubuh partai beringin rindang itu. Karenanya, jauh-jauh hari DPP PG mengeluarkan warning agar seluruh kader mendukung siapa pun yang nantinya ditetapkan sebagai cagub untuk pilgub Sumut 2013 mendatang. Wakil Sekjen DPP PG Leo Nababan menegaskan, PG di bawah kepemimpinan Aburizal Bakrie akan bersikap tegas terhadap kader yang membelot, yang tidak mendukung cagub yang sudah diputuskan. "Era kepemimpinan Ketua Umum Aburizal Bakrie ini sangat tegas. Begitu sudah diputuskan siapa yang diusung, maka tidak ada lagi kader yang membelot," tegas Leo Nababan kepada JPNN. Mengenai proses penetapan nama cagub Sumut oleh PG sendiri, Leo mengatakan, saat ini sedang dalam proses pembahasan. Namanama hasil survei terakhir sudah dikantongi, tinggal menetapkan satu nama. "Ini kita lagi bahas. Ini pembahasan tahap akhir," ujar Leo, yang juga Korwil Sumut DPP PG itu. Saat diminta menyebutkan nama-nama yang masuk nominasi, Leo enggan membeberkan. "Belum bisa kita umumkan karena belum putus," kilahnya. Bahkan, dia memberi sinyal tidak akan mengumumkan nama cagub ke publik, hingga mendekati hari H

pendaftaran calon ke KPU Sumut. Leo juga mengatakan, kemungkinan besar nanti Golkar akan mendaftarkan calonnya di jam-jam terakhir menjelang penutupan masa pendaftaran. "Bisa mendaftar di last minute. Tapi tidak masalah bagi kita," ujarnya. Mengenai proses pembahasan penetapan satu nama cagub, Leo mengakui, prosesnya hingga saat ini sangat alot. "Harus saya akui, ini alot," imbuhnya. Dia menjelaskan, hasil survei akan dipadukan dengan sejumlah pertimbangan lain. Sebelumnya Leo menyebutkan, ada pembedaan antara kandidat dari kader internal partai, dengan yang dari luar partai. Jika berdasar hasil survei kandidat kader sendiri kalah tipis

RADAR SULBAR Pertama dan Terbesar di Sulawesi Barat

Terbit Sejak 10 Juni 2004 Dalam melaksanakan tugas Jurnalistik, wartawan Radar Sulbar dibekali tanda pengenal dan tidak diperkenankan menerima maupun meminta imbalan dari nara sumber

dibanding non kader, maka DPP Golkar akan memilih kader sendiri. "Misal kader sendiri skornya 30, non kader 33, maka kita pakai kader sendiri," ujar Leo Nababan. Tentunya, nantinya kader yang kalah tipis berdasar hasil survei ini, akan di-push agar tingkat elektabilitasnya melejit menjelang hari pemungutan suara. Namun, lanjutnya, jika kandidat non kader berdasar hasil survei tingkat elektabilitasnya tinggi, dengan selisih jauh dengan kandidat dari kader sendiri, maka tak ada pilihan lain, Golkar akan mengusung non kader sebagai cagub Sumut. "Tapi untuk kursi wakilnya, tetap lah dari kader kita," imbuh Leo. Diminta lagi untuk menyebutkan sejumlah nama, Leo lagi-lagi tidak sudi. Alasannya, pihaknya harus ek-

stra hati-hati. "Tidak bisa sembrono saya mengucapkan," kilahnya lagi. "Nanti begitu diputuskan, harus diikuti semua kader," imbuhnya. Sebelumnya, beberapa waktu lalu, Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD I Golkar Sumut, Andi Ahmad Dara menegaskan, kendaraan politik partai berlambang pohon beringin hanya diberikan kepada kader. “Golkar tidak mau partai ini menjadi kenderaan politik orang lain, baik itu dalam pemilihan presiden (Pilpres), maupun dalam Pilkada,” kata Andi Ahmad Dara yang akrab disapa Adai, di acara ‘Silaturahmi dan Buka Bersama DPD Partai Golkar Sumut’ di Garuda Plaza Hotel, Senin, 6 Agustus 2012. (jpnn)

H Muhammdiyah Mansyur

Simon, SH

Thomas D

Ketua DPRD Kabupaten Mamasa

Wakil Ketua DPRD Mamasa

Wakil Ketua DPRD Mamasa

Gubernur Terpilih Harus Kompak dengan Presiden JAKARTA -- Model pemilihan kepala daerah di Indonesia sudah silih-berganti. Di era Orde Baru, DPRD yang memilih kepala daerah secara formalitas lantaran calon jadi sudah "diputuskan" dari pusat. Lantas di era reformasi, bebas dari kendali pusat karena pemilihan dilakukan langsung oleh rakyat. Hubungan pusat-daerah pun terasa janggal. Program-program nasional yang ditetapkan Jakarta, tidak jalan di daerah. Itulah yang dikeluhkan Irmadi Lubis, yang kemarin 10 September resmi dilantik Ketua DPR Marzuki Alie, sebagai anggota DPR menggantikan Panda Nababan yang mengundurkan diri karena tersangkut kasus hukum. Menurut pria kelahiran Pematang Siantar 7 Februari 1952 itu, Indonesia menganut sistem presidensial, dimana presiden merupakan pemegang kekuasaan pemerintahan tertinggi, dari pusat hingga provinsi dan kabupaten/kota. "Dengan sistem ini, mestinya apa yang menjadi visi-misi presiden juga harus menjadi visi-misi kepala daerah dalam sistem perencanaan pembangunan daerah. Tapi sekarang, pusat lain, daerah lain, bagaimana bisa jalan?" cetus Irmadi kepada wartawan di sela-sela pelantikannya sebagai anggota DPR di Senayan. Keluhan mantan anggota Komisi V DPR (1999-2004) dan Komisi VI DPR (2004-2009) dari Fraksi PDI Perjuangan itu bukan mengada-ngada. Ambil contoh proyek pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei, yang molor lantaran ada tarikulur kewenangan penetapan lahan, sampai-sampai Menko Perekonomian Hatta Radjasa mewarning Pj Gubernur Gatot Pujo Nugroho. Menurut mantan ketua Pansus RUU KEK itu, jika pola hubungan pusat-daerah tak segera dibenahi, maka banyak program pembangunan yang bakal terbengkalai. Karenanya, dia mengatakan, saatnya kini berbagai model coba-coba pilkada diakhiri. Dia mendukung sepenuhnya materi di RUU pemilukada, dimana nantinya gubernur dipilih oleh DPRD, bukan lagi lewat pilkada langsung oleh rakyat. Logikanya, presiden merupakan sosok politisi dari partai pemenang pileg. DPRD yang akan memilih gubernur, mayoritas juga pasti akan diisi oleh partai pemenang pileg. Dengan demikian, gubernur terpilih juga berasal dari partai pemenang. "Biar kompak. Presiden dari partai pemenang, gubernur juga dari partai pemenang," ujar Irmadi, yang mengaku berpikir seribu kali untuk dilantik menjadi anggota DPR lagi lantaran tak mau ada imej mengambil keuntungan dari kasus yang didera Panda Nababan itu. Namun, agar fair, Irmadi mengatakan, UU pemilukada yang nantinya mengatur pilgub dipilih DPRD, harus diterapkan setelah pemilu 2014. Jika diterapkan sekarang, sejumlah pilgub yang digelar sebelum pemilu 2014, dipastikan banyak yang dimenangkan jagonya Partai Demokrat, sebagai pemenang pemilu 2009. Irmadi merupakan politisi gaek PDIP. Masa jeda dari aktivitas politik, Irmadi menghabiskan hari-harinya dengan ngemong dua cucunya. "Bersama dua cucu merupakan kebahagiaan tersendiri," ujar pria yang dikenal dekat dengan kalangan jurnalis ini. Sebenarnya Irmadi tak pernah berpikir kembali berkiprah di Senayan. Namun, setelah ada surat pengunduran diri yang diajukan Panda Nababan dan DPP PDIP memproses PAW dan menunjuk dirinya sebagai pengganti, baru lah Irmadi menyatakan siap balik ke "dunia aslinya". "Karena Panda mengundurkan diri dan partai memerintahkan dan mengusulkan pergantian maka sebagai kader saya harus mematuhinya," kata Irmadi. Itu pun melalui proses perenungan yang lama. Bahkan, anak-anaknya sempat keberatan. Tapi setelah dijelaskan bahwa ini tugas partai, anak-istri akhirnya menyetujui. (jpnn)

PENERBIT: PT RADAR SULAWESI BARAT, Pembina: HM Alwi Hamu, H Syamsu Nur, Komisaris Utama: H Andi Syafiuddin Makka, Komisaris: HM Subhan Alwi, Irwan Zainuddin Direktur: Naskah M. Nabhan, Wakil Direktur Pemasaran: Muhammad Ilham, Penasehat Hukum: Ridwan J. Silamma, SH. Pemimpin Redaksi/Penanggungjawab: Naskah M Nabhan, Wakil Pemimpin Redaksi/Wakil PenanggungJawab: Muhammad Ilham, Redaktur Pelaksana: Sudirman Samual Redaktur: Muh. Amri Makkaruba, Chaerul Marfan, Dewan Redaksi: Naskah M. Nabhan, Muh. Ilham, Sudirman Samual Reporter: Jamhur Anjasmara, Syamsuddin Rahman, Syamsuddin HB, Muhammad Sholihin, Juniardi, Layouter/Desain Grafis: Chalid Mawardi, Shofiandhy BT, Irwansyah HB, Rahmat, Hendra, IT - Website: Muh. Ridwan Alimuddin, Chalid Mawardi. Keuangan: Yuli Sulianti (Manager), Virra Eka Fitra Sari, Iklan/Sponsorship: Mawarni Simargolang (Manager), Sirkulasi: Firdaus Paturusi (Koordinator), Rismayanti, Rukman. Alamat Kantor Mamuju: Jl. Jend. Sudirman No. 50, Telp./Fax. 0426-22138, Majene: Jl. Gatot Subroto, Pusat Pertokoan Majene Lt. 2 Telp. 0422-22123 (M. Yunus Alibin), Polewali: Jl. H.A. Depu No. 39, Telp. 0428-23203 (Hasanuddin), Pasangkayu: Jl. Trans Sulawesi No. 52, Telp/HP: 0813 4247 1414, (Andi. Safrin M), Makassar: Graha Pena, Jl. Urip Sumoharjo No. 20, Telp. 0411-5238913/085299874232 (Agussalim), Jakarta: Jl. Kebayoran Lama No. 17, Telp. 021- 5322632 (Andi Syamsuri), Surabaya: Jl. Pasar Kembang Ruko Green Flowers Blok B1 No. 20 Surabaya, Telp.081342763676 (Sukri) Percetakan: PT Fajar Utama Intermedia Cabang Sulbar, Jalan H Andi Depu No. 39 Polewali. Harga Langganan: Rp 65.000/Bulan, Harga Eceran: Rp 3.000/Eksamplar. Harga Iklan: Iklan Umum/Display: Berwarna (FC) Rp25.000/mmk, Hitam Putih (BW) Rp15.000/mmk, Iklan Reguler Rp 6.000/mmk, Iklan Duka Cita Rp 8.000/mmk, Iklan Mungil (FC) Rp 4.000/mmk, Iklan Mungil (BW) Rp 2.000/mmk, Iklan Kolektif Rp1 juta/ktk, Iklan Baris Rp 5.000/baris, Radar Society: 1/2 hal. Rp 5.000.000, 1 hal. Rp 10.000.000.

Rekening Bank: PT. Radar Sulawesi Barat, BRI Cabang Mamuju, No. 0218-01-012598-50-9

PARLEMENTARIA

Rubrik Khusus Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Polewali Mandar

RADAR SULBAR/JHAMHUR ANJASMARA

DISKUSI. Sejumlah anggota DPRD Polman dari berbagai Komisi, sedang serius berdiskusi satu dengan yang lainnya diruang Komisi IV DPRD Polewali Mandar.

RADAR SULBAR/JHAMHUR ANJASMARA

RAPAT PARIPURNA. Anggota DPRD Polman, saat mengikuti agenda rapat paripurna di ruang rapat paripurna DPRD Polewali Mandar beberapa waktu yang lalu.


6 Opini

RADAR SULBAR Rabu, 12 September 2012

Tajuk

Memahami Plus-minus PON Riau

Urgensi PON adalah Kebersamaan

T

AK ADA gading yang tak retak. Itu perumpamaan lama, tetapi tetap relevan di manapun. Pekan Olahr aga Nasional (PON) XVIII 2012, hari ini, Selasa, 11 September, resmi dibuka oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dalam opening ceremony yang sudah dipersiapkan sedemikian rupa. Seperti yang dikatakan Wakil Presiden Budiono saat mengunjungi Riau dan turun di beberapa venue, bahwa secara umum Riau sudah siap menyelenggarakan PON. Jika ada yang kurang, itu hal yang wajar, asalkan tidak mengganggu persiapan dan pertandingan para atlet. Budiono juga memberi dukungan dan apresiasi penuh kepada PB PON, Pemprov Riau, dan masyarakat Riau secara keseluruhan, atas kerja keras yang sudah dilakukan selama ini hingga PON tetap dilaksanakan. Kita memang tak bisa menutup mata bahwa hingga pertandingan resmi digelar 9 September lalu dan pembukaan resmi hari ini, beberapa venue masih banyak yang belum siap 100 persen. Misalnya arena menembak yang sempat terhenti beberapa lama pengerjaannya akibat kasus hukum yang menimpa beberapa anggota DPRD Riau yang terkait langsung dengan arena menembak ini. Alhasil, arena menembak tetap diselesaikan dengan standar minimalis. Beberapa arena juga terus digesa dan memang tidak maksimal hasilnya. Misalnya arena boling/biliar di Purna MTQ yang kedapatan bocor saat hujan. Juga arena futsal di Tembilahan yang banjir ketika hujan tiba. Stadion Narasinga di Rengat juga belum selesai seratus persen. Situasi serupa terlihat di arena sofbol dan bisbol, yang sejatinya masih sekompleks dengan arena menembak. Ambruknya beranda arena tenis di kompleks PTPN V juga menjadi bagian dari ketidakmaksimalan pembangunan yang tergesa-gesa dan serba cepat. Tetapi, apakahkita harus pesimis dengan semua itu? Rasanya tidak, sebab urgensi dari sebuah perhelatan PON bukanlah arena-arena yang megah dengan fasilitas kelas satu, tetapi harus kembali ke titah awal, bahwa PON adalah “arena” untuk mempersatukan bangsa. PON pertama yang digelar di Solo 1948 dalam suasana revolusi melawan Belanda, tetap terlaksana dengan sukses dengan segala keterbatasan. Dan yang lebih penting lagi, rasa memiliki bangsa yang begitu besar muncul dalam diri semua yang terlibat dalam perhelatan itu. Ini yang menjadi salah satu modal untuk mempertahankan kemerdekaan dari agresi-agresi militer yang dilakukan Belanda dan sekutunya. Sebenarnya, seluruh arena pertandingan itu bisa diselesaikan sebelum hari H tiba. Namun persoalan hukum yang cepat muncul dan menggulung ketidakjujuran dalam pembahasan anggaran, membuat pembangunan di beberapa arena itu stagnan. Banyak yang ketakutan. Tetapi, itu tak boleh menjadi alasan kita untuk membela diri. Yang penting, di tengah segala keterbatasan ini, seluruh pertandingan harus diselenggarakandenganberusahameminimalkankesalahandanmasalah. Kita harus bersyukur, penunjukan daerah menjadi tuan rumah PON adalah salah satu cara pemerintah agar daerah juga memiliki arena olahraga yang baik, dan tidak hanya terpusat di Jakarta. Karena itu, Jatim (2000), Kaltim (2004), Sumsel (2008), dan Pekanbaru (2012) kini memiliki arena olahraga yang baik. Jika tak ada PON, belum tentu kita bisa mendapatkan itu. Kita harus melihat sisi positifnya untuk masa depan, bukan hanya untuk PON yang hanya beberapa hari. (rp)

RADAR SULBAR

Oleh:

FAKHRUNNAS MA JABBAR (Sastrawan Riau, Penggemar Olahraga)

DALAM sebuah acara dialog interaktif di salah satu stasiun televisi swasta nasional, sepekan menjelang pembukaan PON XVI II, Adyhaksa Dault, mantan Menpora, menyatakan apresiasi pada Pemprov Riau. Bahkan Adhyaksa memuji kerja keras Pemprov Riau mempersiapkan prasarana dan sarana iven akbar olahraga ini di tengah persoalan hukum dan finansial yang menghadangnya. Adhyaksa justru melemparkan tanggung jawab keterlambatan dan kekurangan persiapan prasarana dan sarana yang ada pada Pemerintah Pusat khususnya Kemenpora. Pasalnya, Kemenpora dinilai lalai dalam memproses anggaran PON. Apalagi dana operasional dari Kemenpora yang hanya Rp100 milyar itu baru cair sepekan menjelang kegiatan PON dimulai. Bahkan, Adhyaksa merasa keberatan bila PON di Riau ini dihembushembuskan sebagai “PON Minimalis” atau “Mendadak PON”. Soalnya, secara keseluruhan, persiapan penyelenggaraan PON di Tanah Melayu ini tidak ada masalah. Apalagi, penunjukan Riau sebagai tuan rumah PON sudah dideklarasikan sejak tahun 2006 silam. Senada dengan Adhyaksa, Gubernur Riau Rusli Zainal yang juga menjadi Ketua Umum PB PON Riau menolak sebutan PON Minimalis karena realitasnya penyelenggaraan pertandingan berbagai cabang olahraga tidak mengalami kendala. Selain Adhyaksa, narasumber lain pada acara dialog televisi itu tampil Syamsurizal (Ketua Harian PON XVIII Riau) dan Dedy “Miing” Gumelar, anggota Komisi IX DPR RI. Syamsurizal di awal dialog mengakui adanya keterlambatan penyelesaian sebagian infrastruktur venue sejak munculnya kasus hukum yang ditangani KPK. Memang, sejak munculnya kasus suap atas perubahan Perda untuk menambah anggaran pembangunan venue menembak, sebagian panitia dari kalangan birokrat terkesan takut dan ragu-ragu bertindak. Deddy Gumelar tampaknya me-

mahami kendala yang dihadapi panitia daerah PON Riau. Pasalnya, Deddy mengungkan enam bulan sebelum penyelenggaraan SEA Games di Palembang, justru persiapan prasarana dan sarana PON Riau sudah mencapai 6070 persen. Bahkan, Deddy sempat mengusulkan agar SEA Games dipindahkan saja ke Riau karena persiapan prasarana dan sarana olahraga di Palembang masih terlalu minim. Jadi melambatnya penyelesaian sebagian prasarana dan sarana olahraga di Riau memang akibat pengaruh kasus hukum dan finansial. Deddy juga mengakui tersebarnya venue PON di Riau di sebagian kabupaten/kota yang ada mengakibatkan kesulitan perhubungan dan lamanya waktu dalam perjalanan. Sebutlah Pekanbaru-Bagansiapi-api (Rokan Hilir) memerlukan waktu tempuh lewat darat selama 5-6 jam. Begitu pula, Pekanbaru-Tembilahan (Indragiri Hilir) menghabiskan waktu 7 jam. Kegiatan pertandingan untuk sebagian cabang olahraga kini justru sudah dimulai sesuai jadwal. Meskipun acara pembukaan PON yang dipusatkan di Stadion Utama Riau yang megah dan dibuka secara resmi oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono terus dipersiapkan dengan sentuhan warna budaya lokal Melayu.

warning Semua isi artikel/tulisan yang berasal dari luar, sepenuhnya tanggung jawab penulis yang bersangkutan

Terpilihnya Riau sebagai tuan rumah PON XVIII tentu saja dapat dipandang memberikan multipiler effect terhadap aspek ekonomi, sosial dan budaya seluruh komponen masyarakat Riau. Pembangunan venue untuk semua cabang olahraga yang dipertandingkan tentu memberikan manfaat bagi tersedianya fasilitas olahraga dalam meningkatkan prestasi anak-anak jati Melayu Riau. Apalagi, sebagian besar venue olahraga tersebut sengaja ditempatkan di lingkungan kampus besar di ibukota Provinsi Riau seperti Unri, UIR dan beberapa lagi. Selama PON berlangsung, tentulah dampak ekonomi terhadap masyarakat dapat dirasakan langsung. Ribuan orang dari 33 provinsi di Indonesia selama PON berlangsung dipastikan akan membelanjakan uang untuk keperluan makan dan minum, akomodasi dan belanja keperluan lain-lain. PON XVIII di Riau seakan-akan mengawali sebuah kebangkitan baru melalui cabang olahraga guna menampilkan nama Riau di kancah nasional. Selama ini, Provinsi Riau boleh dipuja dan dipuji sebagai “provinsi kaya-raya” karena kekayaan sumber energi minyak dan gas bumi serta minyak kelapa sawit (crude palm oil) namun Riau belum dilirik untuk menjadi tuan rumah iven-iven besar baik di

Pengirim naskah artikel/opini/SdP harus melampirkan foto copy identitas dan nomor telepon yang bisa dihubungi. Tulisan diterima dalam bentuk flash disk/disket. naskah tulisan/opini minimal 4 halaman.

bidang olahraga, seni-budaya atau bidang lainnya. Setelah PON ini, Gubernur Riau sudah mendeklarasikan bahwa Riau akan menjadi tuan rumah kegiatan Peparnas (Paralimpic) dan Islamic Solidarity Games (ISG), sebuah iven olahraga internasional yang akan diikuti 55 negara Islam dunia. Tentu saja, penyelenggaraan PON dengan segala plus-minus merupakan pelajaran berharga bagi kesiapan Riau sebagai penyelenggara iven olahraga akbar lainnya. PON XVIII Riau harus berlangsung sesuai jadwal dan sukses dalam penyelenggaraan dan prestasi. Apabila ditemukan kekurangan-kekurangan tentulah semua itu bisa dipahami karena faktor-faktor yang tak mungkin dihindari. Bak pepatah Melayu : malang tak dapat ditolak, mujur tak dapat diraih. Orang Melayu sudah terbiasa terbuka dan membuka diri dengan segala kelebihan dan kekurangannya. Terkait soal kekurangan ini, ungkapan bijak Melayu mengatakan : tak ada sungai tak bersampah, tak ada tebu tak beruas, tak ada kayu tak berbonggol, tak ada manusia yang tak bersalah. Tahniah PON XVIII Riau. Tahniah buat Pemprov dan Masyarakat Riau. (rp)

Artikel dapat dikirim via email:radarsulbar01@gmail.com

IKLAN MUNGIL IKLAN MUNGIL IKLAN MUNGIL IKLAN MUNGIL IKLAN MUNGIL IKLAN MUNGIL IKLAN MUNGIL IKLAN MUNGIL IKLAN MUNGIL

Office: Jl. Dr. Ratulangi No.3 Pekkabata Polewali Mandar Sulbar Telp: 0428-22284 E-mail: st933fm@telkom.net

Dibutuhkan Segera Kami Perusahaan Otomotif Nasional PT. Astra International Tbk - Honda MEMBUTUHKAN: MEKANIK: * Pendidikan min. * SMK otomotif * Usia Max 25 tahun * Khusus Pria * Berpengalaman dibidangnya FRONT DESK: * Pendidikan min. SMA/sederajat * Usia Max 25 tahun * Khusus wanita * Menguasai komputer LAMARAN DIANTAR LANGSUNG KE:

PT. Astra International Tbk - Honda Jalan Andi Makasau (samping pasar baru) Mamuju

RADAR SULBAR Pertama dan Terbesar di Sulawesi Barat

Pasang Iklan Atau Tidak Terima Koran Hubungi: Sirkulasi : Firdaus Paturusi (Koordinator), Rismayanti, Rukman. Alamat Kantor Mamuju: Jl. Jend. Sudirman No. 50, Telp./Fax. 0426-22138 Majene : Jl. Jend. Sudirman No. 167, Telp. 0422-21157 (M. Yunus Alibin) Polewali: Jl. H.A. Depu No. 39, Telp. 0428-23203 (Hasanuddin) Pasangkayu: Jl. Trans Sulawesi No. 52, Telp/ HP: 0813 4247 1414, (Andi. Safrin.M), PENERBIT: PT RADAR SULAWESI BARAT

Rp 65.000

/

Bulan


Sambungan 7

RADAR SULBAR Rabu, 12 September 2012

Indonesia Tertinggi Perokok Aktif JAKARTA -- Menteri Kesehatan (Menkes), Nafsiah Mboi meluncurkan Global Adult Tobacco Survey (GATS) Indonesia tahun 2011. Hasil GATS tersebut menunjukkan Indonesia menduduki posisi pertama dengan prevalensi perokok aktif tertinggi apabila dibandingkan dengan negara-negara lain yang melaksanakan GATS. Yakni, 67,0 persen pada laki-laki, 2,7 persen pada wanita. Sedangkan India (2009) adalah 47,9 persen lakilaki dan 20,3 persen wanita, Filipina (2009) 47,7 persen laki-laki dan 9,0 persen wanita, Thailand (2009) 45,6 persen laki-laki dan 3,1 persen wanita, Vietnam (2010) 47,4 persen laki-laki dan 1,4 persen wanita, terakhir Polandia (2009) 33,5 persen laki-"aki dan 21,0 persen wanita. "Dengan adanya data ini, pemerintah terus bertekad untuk melindungi masyarakat Indonesia dari bahaya penggunaan tembakau. Selain itu, kita terus menegaskan pentingnya kesadaran akan efek jangka panjang dari penggunaan tembakau yang bukan hanya pada kesehatan, tapi juga pada lingkungan sekitar dan ekonomi," ungkap Nafsiah di Gedung Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Jakarta, Selasa, 11 September. GATS merupakan survey nasional yang representatif, menerapkan protokol standar antar negara termasuk Indonesia. Di Indonesia, lanjut Nafsiah, survei nasional dengan sampel yang mewakili Indonesia dilakukan untuk memonitor konsumsi tembakau pada penduduk usia 15 tahun atau lebih dan pencapaian upaya pengendaliannya. "Sehingga, data yang dihasilkan GATS dapat dibandingkan dengan data serupa di negara-negara lainnya. Tentunya dengan metodelogi berstandar internasional," imbuhnya. Diketahui, GATS harus menghimpun informasi tentang latar belakang dan karakteristik responden, konsumsi tembakau, aspek ekonomi, peran media dan pemahaman, serta sikap dan persepsi masyarakat terhadap konsumsi tembakau. (jpnn)

Pemprov-Pemkab Diminta Desak Mendagri

Tuntut Kewenangan, DPD Ajukan Judicial Review ke MK JAKARTA - Ketua Panitia Perancang Undang-Undang (PPUU) Dewan Perwakilan Daerah (DPD), I Wayan Sudirta mengatakan seluruh pimpinan dan anggota DPD saat ini dalam satu sikap yakni segera mengajukan judicial review ke Mahkamah Konstitusi (MK), memohon wewenang DPD disesuaikan dengan UUD 45. Soal kapan judicial review diajukan, menurut senator asal Provinsi Bali itu, akhir pekan ini sudah dapat dipastikan. "Hari ini Tim Advokasi DPD rapat bersama pimpinan DPD dan PPUU guna memutuskan kapan upaya hukum tersebut disampaikan ke Mahkamah

Konstitusi," kata I Wayan Sudirta, di gedung Nusantara III, komplek Parlemen, senayan Jakaarta, Selasa, 11 September. Berbeda dengan isu yang selama ini diapungkan DPD yaitu mengajukan amandemen dan legislativ review yang tidak membuahkan hasil, kali ini DPD membidik isu lain yakni menuntut agar kewenangan DPD disesuaikan dengan UUD 45. "Sekarang bukan lagi soal penguatan tapi meminta agar kewenangan DPD disesuaikan dengan konstitusi dasar RI," imbuhnya. Berdasarkan Pasal 22D UUD 45, DPD memiliki kewenangan legislasi diant-

aranya berupa kewenangan untuk dapat mengajukan Rancangan Undang-Undang dan ikut membahas RUU yang berkaitan dengan bidang-bidang tertentu sebagaimana dimaksud dalam Pasal 22D Ayat (1) dan Ayat (2) UUD 45. "Kewenangan DPD untuk dapat mengajukan RUU sebagaimana dimaksud dalam Pasal 22D Ayat (1) UUD 1945 telah direduksi/dirugikan dengan berlakunya UU MD3 dan Undang-Undang (UU) tentang Pembentukan Peraturan Perundangundangan (P3). Ini berarti masyarakat daerah sangat dirugikan karena peluang untuk beraktualisasi menjadi

tertutup. Begitu pun kerugian konstitusional para pemilih," tegas I Wayan Sudirta. Menurut dia, ada dua UU yang substansinya terkait dengan kewenangan DPD, yaitu kewenangan mengajukan RUU sebagaimana dimaksud dalam Pasal 22D untuk ikut membahas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 22D Ayat (2). Dalam kaitan substansi yang mereduksi kewenangan DPD untuk dapat mengajukan RUU sebagaimana dimaksud dalam UUD 45, kata I Wayan, terdapat lima persoalan mendasar pertama, tidak dilibatkannya DPD dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) sebagai

awal proses legislasi. Kedua, UU MD3 dan UU P3 telah mereduksi Kewenangan Legislasi DPD menjadi setara denagn kewenangan legislasi anggota, komisi dan gabungan komisi DPR. Ketiga lanjutnya, UU MD3 secara sistematis tidak mengikutsertakan DPD dari awal proses pengajuan Rancangan UndangUndang. "Terakhir, UU MD3 telah mendistorsi RUU usul DPD menjadi RUU usul DPR dan kelima, UU P3 telah merendahkan kedudukan DPD menjadi lembaga yang subordinat di bawah DPR," ungkap I Wayan Sudirta. (jpnn)

Idrus Marham Minta Timwas Serius Kawal Century JAKARTA - Sekretaris Jendral Partai Golongan Karya, Idrus Marham, meminta Tim Pengawas Century DPR sungguhsungguh mengawal kasus mega skandal Bank Century itu. Hal itu diungkapkan Idrus, menanggapi rencana Timwas Century yang akan memanggil mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla dan mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Antasari Azhar, Rabu 12 September. "Jika (pemanggilan) itu

sudah menjadi keputusan dan kebijakan DPR maka itu harus ditindaklanjuti. Dan saya kira, Timwas ini yang harus mengawal sungguhsungguh, karena ini sudah menjadi kebijakan," kata Idrus Marham kepada wartawan, di gedung parlemen, Jakarta, Selasa, 11 September. Seperti diketahui, Timwas Century berencana untuk memanggil Antasari dan JK, untuk didengar keterangannya terkait kasus Century. Pemanggilan ini

juga sempat menimbulkan pro dan kontra di internal timwas. Idrus menegaskan, proses hukum kasus Century juga harus berakhir dalam kepastian. Menurut dia, misalnya KPK sudah mengatakan ada indikasi, ya itu harus dilanjutkan. "Jadi jangan berhenti di situ lagi. Kalau memang tidak ada indikasi ya itu harus dipertanggungjawabkan. Jadi, jangan ini dibiarkan lama rakyat lupa dan tidak bisa seperti itu. Jadi harus

ada kepastian," ujar yang mantan Ketua Panitia Khusus Century di DPR itu. Jadi, Idrus menegaskan, persoalan intinya ada di KPK. Karenanya, ia mengingatkan mestinya Timwas itu konsentrasi di KPK. "Jangan lagi melakukan proses Pansus baru. Jadi, timwas itu harus memanggil KPK, dari data yang dikumpulkan kemarin itu sudah jelas. Saya ketuanya jadi saya paham itu sudah jelas," ungkap dia. Saat dimintai penegasan-

nya apakah tidak perlu timwas memanggil JK dan Antasari, Idrus menegaskan, "Konsentrasinya bukan di sana. Tapi kalau dipanggil untuk backup data, itu bisa. Tetapi jangan konsentrasi di pemanggilan JK dan Antasari itu, jadi jangan sampai nuansa politiknya itu lebih kuat dari nuansa hukumnya," tambahnya. Ia menegaskan kalau berangkat dari KPK, berarti nuansa hukumnya yang kuat. "Kita ingin semua ini cepat selesai," tuntasnya. (jpnn)

LANJUTAN HALAMAN 1

mendesak Menteri Dalam Negeri (Mendagri) segera menebitkan peraturan yang menjadi penegasan bahwa wilayah Ngovi dan Ambalawa adalah milik Matra. Setidaknya dalam bentuk Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri). “Selain mendesak Mendagri, pemerintah daerah ini harus meningkatkan perhatiannya pada komunitas adat Bunggu yang mendiami Ngovi,” ujar Amiruddin, Selasa, 11 September, di Mamuju. Ia mengungkapkan, penyediaan sarana umum di Ngovi belum terealisasi dengan baik. Kondisi jalan masih memprihatinkan, layanan kesehatan dan pendidikan, bahkan warga belum bisa menikmati aliran listrik secara layak. “Akses yang serba terbatas itulah yang membuat kualitas hidup mereka sulit berkembang. Angka kemiskinan masih sangat dominan. Ini harus menjadi perhatian, karena keberadaan Suku Bunggu merupakan salah satu kekayaan budaya daerah ini,” ujarnya lagi. (ham)

Tiga Kader Incar Kursi 01 LANJUTAN HALAMAN 1

sudah memiliki pengalaman dalam tubuh partai ini. Sekarang Idham duduk sebagai Koordinator Divisi Pembinaan Anggota DPD Partai Demokrat Sulbar. Bukan hanya Idham, kader PD lainnya yang juga akan bertarung memperebutkan kursi 01 PD Majene adalah Basri Mallilingan. Basri juga dianggap punya pengaruh di tingkat pengurus kecamatan, terlebih saat ini ia tengah menduduki jabatan sebagai Ketua Fraksi Demokrat Bersatu DPRD Majene. Dari segi penyelenggaraan muscab, siang kemarin, pengurus partai pemenang Pemilu 2009 ini menggelar rapat di kawasan Pantai Barane Kelurahan Baurung Kecamatan Banggae Timur. Dalam pertemuan itu dibahas pembentukan panitia muscab. (K3/ham)

Menpera Siapkan Rumah Murah di Sulbar LANJUTAN HALAMAN 1

Gubernur Sulbar Anwar Adnan Saleh menyatakan menyambut baik kebijakan ini dan siap melakukan koordinas serta pengawasan intensif. “Kita sangat bersyukur, kebijakan ini sangat membantu mengatasi masalah kita di Sulbar. Karena selama ini pemprov banyak terfokus pada infrastruktur bandara, pelabuhan, jalan, dan jembatan,” ucap Anwar, kemarin. Olehnya, pemprov dan pemkab telah berkomitmen sejak awal untuk memfasilitasi proses pengadaan perumahan MBR di daerah.”Ini ad-

han pada herbal Gentong Mas untuk mengatasi sakit maag yang telah 5 tahun dirasakannya. Penyakit yang bisa menyerang anak-anak sampai orang dewasa ini memang bukan hal yang baru di masyarakat kita, “Kalau sakit maag saya kambuh, lambung sering terasa nyeri, dan mual,” ujar ibu 2 anak tersebut. Ia selalu berupaya untuk mengatasi keluhannya itu, namun belum menunjukkan perkembangan yang berarti, sampai akhirnya… ia mengetahui tentang Gentong Mas, minuman herbal dengan bahan utamanya yaitu Gula Aren dan Nigella Sativa (Habbatussauda) yang salah satu manfaatnya dapat mengatasi maag, “Sudah 1,5 tahun ini saya minum Gentong Mas secara rutin. Alhamdulillah sekarang saya merasa sehat, keluhan karena sakit maag sudah tidak terasa lagi.” Terang ibu rumah tangga tersebut dengan gembira. Gastritis atau lebih dikenal sebagai maag berasal dari bahasa Yunani yaitu Gastro, yang berarti perut/lambung dan Itis

yang berarti inflamasi/peradangan dengan gejala-gejala seperti perih atau sakit seperti terbakar pada perut bagian atas yang dapat menjadi lebih baik atau lebih buruk ketika makan, mual, muntah, kehilangan selera, kembung, terasa penuh pada perut bagian atas setelah makan, kehilangan berat badan. Beberapa bentuk Gastritis kronis dapat meningkatkan risiko kanker lambung dan jika dibiarkan tidak terawat dapat menyebabkan peptic ulcers dan pendarahan pada lambung. Pengalaman mengatasi maag dengan Gentong Mas yang dirasakan oleh Hamdana membuatnya tergerak untuk membagi pengalamannya dengan orang lain, “Semoga pengalaman saya ini bermanfaat.” Harap warga Makassar, Sulawesi Selatan tersebut. Habbatussauda dalam Gentong Mas bermanfaat untuk memelihara pembuluh darah, perbaikan sistem saraf, optimalisasi aktifitas hormon, meningkatkan proses penyembuhan dinding lambung, meningkatkan daya tahan tubuh dan bersifat anti bakteri. Selain itu juga, Habbatussauda dapat mengatasi gangguan tidur dan relaksasi. Cabe Jamu yang terdapat dalam Gentong Mas bermanfaat untuk mempercepat penyembuhan mukosa lambung. Sedangkan kandungan yang terdapat dalam Kayu Manis bersifat anti kembung dan mules.

nya bisa berputar di daerah. Kalau pengembangnya dari pusat, uangnya akan dibawa ke pusat juga,” sebutnya. Sejalan dengan kedua gubernur, Menpera, Djan Faridz berharap program pembangunan PSU perumahan seperti jalan dan drainase dapat berlangsung baik dan tidak memakan waktu terlalu lama. “Kami berharap semua kesepakatan hari ini dapat terealisasi dalam bentuk program dan kegistan nyata yang bermanfaat bagi seluruh masyrakat indonesia,” ujarnya.

Proses pelaksanaan pembangunan perumahan MBR melalui penunjukan langsung kepada pihak developer atau pengembang. “Pengawasannya ditunjuk konsultan pengawas, sedang pemerintah daerah berperan melakukan tanda tangan berita acara serah terima hasil pekerjaan,” lanjut Djan Faridz. Terkait proyek perumahan ini, teken perjanjian kerjasama juga berlangsung antara Deputi Pengembangan Kawasan dengan sejumlah pemerintah daerah dan para pengembang.

Di masa lalu, pembangunan PSU perumahan dilaksanakan oleh kontraktor. Namun, di lapangan banyak terjadi kekurangan serta komplain dari para pengembang. Olehnya, Kemenpera melakukan terobosan kebijakan agar pengembang perumahan bisa ikut bertanggung jawab atas pembangunan PSU di lokasi yang mereka bangun. Sehingga, tidak ada alasan lagi bagi para pengembang jika PSU yang di bangun tidak memadai. (*)

Tiga Rekanan Ditunjuk Bangun Rumah Murah LANJUTAN HALAMAN 1

puluh unit rumah. “Sesuai aturan, mereka yang melaksanakan pembangunan harus mengantongi SUJK (Surat Izin Jasa Konstruksi). Ketiganya sudah punya SUJK,” jelas Idham, di Hotel Sahid Jakarta, Selasa 11 September.

IA MEMILIH YANG ALAMI UNTUK MENGATASI SAKIT MAAGNYA Tidak ada efek samping! Itulah kiranya salah satu alasan yang m e m b u a t Hamdana, 43 tahun menjatuhkan pili-

alah salah satu masalah mendasar di daerah, ada yang sudah berumah tangga tapi masih tinggal dengan mertuanya,” imbuh Anwar pada konferensi pers bersama Menpera. Selain Anwar, dalam konferensi pers turut pula Gubernur Gorontalo Rusli Habibie. Secara pribadi, Rusli mengaku akan menyiapkan lahan pembangunan perumahan di Gorontalo. “Kami juga sangat bersyukur, kebijakan ini bisa memberdayakan para pengusaha di daerah. Kedua uang-

Kapulaga dalam Gentong Mas bermanfaat sebagai anti muntah serta radang lambung. Dan Gula Aren bermanfaat untuk menurunkan penyerapan lemak dan perbaikan sistem saraf. Untuk hasil cepat dan maksimal dianjurkan untuk makan teratur, hindari alkohol, rokok, kendalikan stress, dan jika memungkinkan hindari obat penghilang nyeri. Manfaat yang hebat bagi kesehatan dan rasa yang lezat membuat semakin banyak masyarakat yang mengkonsumsi Gentong Mas. Untuk informasi lebih lanjut silahkan kunjungi www.gentongmas.com. Bagi Anda yang membutuhkan Gentong Mas bisa didapatkan di apotek/ toko obat terdekat atau hubungi: Sulbar/Mamuju : 085 242 056 818 Apotik Marannu, Apotik Sinar Wajo, Apotik Mawar, Apotik Mentari, Apotik Sumberkasih, Apotik Iftikar, Apotik Mulia Farma, Toko Obat Pondok Herbal Polman : Apotik Lestari, Apotik Ilham Putra Wonomulyo : Apotik Marannu 1, Apotik Makmur Farma Majene : Apotik Fadilah, Apotik Rustia Syafta Farma Depkes:PRT:812.3205.01.114 www.gentongmas.com

Dalam melaksanakan pembangunan di Sulbar, lanjut Idham, para pengembang ini mendapat subsidi sebesar Rp6,5 juta tiap rumah. Semuanya telah termasuk pembangunan prasarana dan fasilitas umum. Seperti, drainase, air bersih dan jalan

lingkungan. “Kebijakan pemerintah ini sangat bagus, sebab kalau pengembang yang kerjakan sendiri tentu mereka tidak terlalu banyak nyari untung,” ujarnya. Pada kesempatan sama, Kepala Bidang Cipta Karya

dan Perumahan Dinas PU Sulbar, Mukaddam M Saul Djalil, memaparkan, program pembangunan ini sebagai upaya pemerintah untuk mensubsidi MBR di tiap daerah. Pemprov sendiri telah mencanangkan pembangun

perumahan bagi PNS. Hingga lima tahun kedepan Pemprov berharap terdapat 5.000 unit rumah. “Rencana tahun depan mulai diancang-ancang 500 unit di Mamuju. Ini untuk merangsang pemerintah kabupaten se sulbar,” paparnya. (rul)

Komisi VII DPR Sepakat Tarif Listrik Naik LANJUTAN HALAMAN 1

pengembangan usaha dan pemeliharaan tidak mencukupi, bisa saja mengakibatkan pembangkit rusak. Ujung-ujungnya kata dia akan tentu akan terjadi pemadaman bergilir karena minimnya daya.

"Bayangkan kalau hidup tanpa listrik di rumah atau di kantor tiga jam saja, bagaimana? Apalagi kalau listrik padam sampai tiga hari! Tentu gelap hidup ini! Pilih bayar, iuran dinaikkan sedikit atau

listrik mati " kata Sutan. Karenanya, politisi yang disebut-sebut akan mencalonkan diri menjadi calon gubernur Sumatera Utara, itu mengatakan, pihaknya sepakat dengan kenaikan ttl itu.

"Kami sepakat nambah iuran asal listrik terjamin keberadaannya. Nah PDIP punya pilihan lain, ya biasalah oposisi," pungkas politisi senior Partai Demokrat itu. (jpnn)

Pesta Kembang Api dan Pentas Tari Kolosal LANJUTAN HALAMAN 1

didukung teknologi lighting yang canggih. Budaya Melayu Riau akan banyak tergambar dari tarian kolosal tersebut. Acara pembukaan juga akan dimeriahkan oleh penampilan artis ternama ibukota seperti, Rossa, Iis Dahliah dan Judika ikut tampil menghibur sebanyak 6.515 atlet termasuk dari Provinsi Sulbar, serta puluhan ribu penonton dan tamu undangan pembukaan PON 2012. Pembukaan PON di Pekambaru merupakan persembahan termegah. Dengan menggunakan teknologi visual animasi, para penonton menyaksikan gelombang air sungai. Tetapi menggunakan

efek tiga demensi, sehingga penonton dapat melihat pemandangan air di tengah lapangan. “Menajubkan acara pembukaan PON Riau kali ini. Hanya di pembukaan PON ini saja teknologi tiga demensi digunakan dalam waktu lama,” ujar Andri salah offecial Sulbar. Sementara itu kontingen PON Sulbar dipimpin langsung Wakil Gubernur, Aladin S Mengga bersama Kepala Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (DPOKP) Sulbar, Maddareski Sallatin. Ketua KONI Sulbar, Thamrin Syakur dan sejumlah kepala SKPD lainnya

menghadiri acara pembukaan. Sulbar dengan kekuatan 21 atlet dan official ditambah penggembira. Sementara itu cabang olahraga PON XVIII Tahun 2012 Provinsi Riau dilaksanakan di 10 Kabupaten/Kota di Provinsi Riau. Tempat pelaksanaan pertendingan yaitu: Pekanbaru, Kampar, Rokan Hulu, Pelalawan, Indragiri Hulu, Kuantan Singingi, Bengkalis, Dumai, Siak, dan Indragiri Hilir. Cabor yang dipertandingkan sebanyak 39 cabang. Sementara nomor yang dipertandingkan sebanyak 555 nomor. Dalam PON Riau ini jumlah medali yang diperebutkan

sebanyak 555 medali emas 555 medali perak 729 medali perunggu. Khusus untuk pertandingan sepak takraw tim putri Sulbar baru akan bertanding, Jumat, 14 September berhadapan dengan Bali di GOR Bandar Serai MTQ Pekambaru. Sulbar masuk grup B bersama Bali, Lampung, Jambi. Sementara cabor Kempo juga baru akan bertanding, Jumat 14 September. Tim Kempo Sulbar baru akan melakukan penimbangan badan di Inrapura Kabupaten Siak sekitar 150 kilometer dari Pekanbaru. Sedangkan cabor selancar dilaksanakan di Pantai Selat Baru Bengkali. (*)


RADAR POLEWALI

8

RADAR SULBAR Rabu, 12 September 2012

Jarak Tempuh Penyebab Anak Putus Sekolah REPORTER : DIAN AFRIANTY EDITOR : AMRI MAKKARUBA

POLEWALI -- Jarak tempuh ke sekolah yang mencapai hingga tiga kilometer menjadi salah satu penyebab anak putus sekolah dari SD ke SMP. Hal tersebut dikemukakan oleh sejumlah orang tua siswa kepada fasilitator FGD kegiatan transisi yang berlangsung di Desa Katumbangan Lemo, Kecamatan Campalagian, Selasa, 11 September yang anaknya putus sekolah saat dikunjungi oleh Bupati Polman, Ali Baal Masdar. Untuk anak putus sekolah, dari 14 kecamatan di Polewali Mandar

yang diprogramkan transisi, Kecamatan Campalagian yang paling banyak ditemukan anak putus sekolah mencapai 700 orang Khusus di Desa Katumbangan Lemo, terdapat 182 anak yang ratarata putus sekolah di SMP. Kepada fasilitator, salah seorang orang tua siswa menyampaikan, jarak antara rumahnya dan SMP yang ada disana tiga hingga empat kilometer. Dengan kondisi jarak sangat jauh tersebut, anak-anak kesulitan untuk menjangkau sehingga memilih untuk tidak bersekolah. "Selain kondisi jarak tempuh yang memang jauh, rata-rata anak

putus sekolah tersebut karena orang tuanya memang putus sekolah dan hanya bersekolah sampai kelas empat SD" ujar orang tua siswa yang ditemui oleh Bupati ali Baal Masdar. Selain kedua faktor tersebut, ada juga yang putus sekolah dengan alasan tidak memiliki kelengkapan sekolah. Ada juga yang menyampaikan alasan tidak bersekolah karena tidak mengambil ijazah karena diharuskan membayar saat menjemput ijazahnya Dengan beragam alasan mulai dari kondisi jarak tempuh yang banyak dikemukakan oleh orang tua

Irigasi Jangan Dijadikan Tempat Sampah

Kebun Milik Asisten I Dilalap Apir

POLEWALI -- Penanganan sampah di Kelurahan Sidodadi Kecamatan Wonomulyo hingga saat ini tampak masih memicu masalah. Kali ini masalah sampah di Wonomulyo terimbas kepada petugas pengairan. Pasalnya sampah yang sengaja dibuang warga menumpuk dipintu BGG-II Irigasi Wonomulyo. Tumpukan sampah tersebut menimbulkan bau busuk sekaligus menghambat saluran irigasi. Salah seorang petugas pengairan, Syamsul Gaslim meminta kesadaran warga agar tidak menjadikan saluran irigasi sebagai tempat pembuangan sampah. Akibat sampah yang menumpuk itu pihaknya terpaksa bekerja ekstra melakukan pembersihan yang semestinya diluar tanggungjawab petugas. "Kami sangat sesalkan ketidak disiplinan warga yang sengaja membuang sampah pada saluran irigasi. Saat kami membersihkan saluran terdapat puluhan kantongan yang berisi sampah dan limbah rumah tangga. Termasuk potongan batang pisang diduga sengaja dibuang warga,"kesal Syamsul. Atas kejadian ini Ia berharap Kelurahan Sidodadi dan Pemerintah Kecamatan Wonomulyo menegakkan kedisiplinan kepada warganya agar tidak membuang sampah pada saluran irigasi. Jika perlu menerapkan sangsi bagi warga yang ditemukan membuang sampah sembarang tempat demi kepentingan bersama. Syamsul menambahkan, sesungguhnya tugas pokok pengairan adalah mengatur pengairan operasi (POP) dan memantau mengoperasian pintu. Selain itu pihaknya hanya bertanggungjawab terhadap tumbuhan rumput disepanjang irigasi. Namun jika saluran irigasi dijadikan tempat pembuangan sampah menurutnya hal itu sangat menggangu tugas pokok mereka. Sebab meskipun telah dibersihkan tumpukan sampah kembali terjadi keesokan harinya. Sementara itu sejumlah warga Sidodadi mengaku terpaksa membuang sampah ke saluran tersebut karena sampah sering dibiarkan menumpuk dan tidak terurus. Mereka kesal karena meskipun sudah membayar kontribusi tetap saja tertumpuk beberapa hari dan menimbulkan bau tidak sedap. (k2/mkb)

POLEWALI -- Kebun kakao milik Asisten I Pemkab Polewali Mandar yang juga calon terpilih di Kemdagri sebagai Sekda Polman, Andi Ismail, beralamat di Samping SMPN 03 Campalagian Desa Batupanga Daala Kecamatan Luyo dilalap api, Senin malam. Untuk memadamkan api yang merambah ke perkampungan warga meminta bantuan armada pemadam kebakaran Damkar. Sehingga tiga unit Damkar bergerak menuju ke lokasi kebakaran. Saat dihubungi, Camat Luyo, Bebas Manggazali membenarkan kejadian tersebut. Ia mendapatkan informasi kebakaran dari warga melalui SMS dan langsung meminta bantuan Damkar. Mulanya Bebas, menduga terjadi kebakaran rumah warga, karena panik Ia segera meminta bantuan damkar. "Namun setelah tiba dilokasi ternyata kebun milik calon sekda Polman, Andi Ismail terbakar. Alhasil api dapat segera dijinakkan warga sehingga dua unit damkar dipulangkan sebelum tiba dilokasi" jelas Bebas. Akan tetapi terkait informasi kebakaran, Bebas meminta agar warga tidak mudah memberikan informasi yang meresahkan itu. Sebab jerih payah dan keselamatan petugas Damkar juga patut dibilang dan sangat perlu diperhatikan. Sebab kebun yang kebakaran masih bisa ditangani oleh warga tanpa kemudian melibatkan Damkar. "Jadi saat saya menerima SMS, saya sedang di Polewali merawat Ibu sedang terserang diare. Tapi demi pelayanan saya menumpang disalah satu Damkar yang menuju lokasi kebakaran. Ternyata diatas damkar yang melaju dengan kecepatan tinggi sangat beresiko,"ujar Bebas. (k2)

Eksekutif

siswa, hingga persoalan kelengkapan sarana dan prasarana. Mereka meminta Pemkab Polman untuk membangun sekolah yang bisa dijangkau oleh anaknya sehingga tidak terlalu jauh untuk berjalan kaki. Pada kesempatan tersebut Bupati Polman, Ali Baal Masdar kepada anak-anak dan para orang tua siswa untuk tidak menjadikan seragam sekolah ataupun sepatu tidak bersekolah. "Yang penting rapih,sopan dan bersih. Jangan karena tidak ada seragam atau sepatu tidak mau sekolah. Pemerintah telah menggratiskan biaya pendidikan untuk bersekolah,

tidak ada alasan orang tua untuk tidak menyekolahkan anak,"kata Ali Baal Masdar. Saat bertemu langsung dengan para orang tua anak putus sekolah, Bupati Polman, Ali Baal Masdar mengajak para oran tua untuk merubah pola pikir banuak anak bajak rejeki, dan mengajak orang tua untuk ber KB. Sebab, dengan ber KB dan cukup memiliki dua anak, orang tua akan lebih mudah mengurus anak-anaknya. Disadari, kata Ali Baal Masdar, dengan jumlah penduduk yang mencapai 3000an dan anak putus sekolah mencapai 700, dengan jumlah SD sebanyak 40an lebih, SMP

yang ada harusnya bisa mencapai 20, dan SMA paling tidak mencapai 15 unit, namun kenyataan yang ada belum bisa mencapai jumlah tersebut. Kepala Disdikpora Polman, Arifuddin Toppo yang juga hadir dalam kesempatan tersebut menyampaikan, dalam FGD tersebut yang dilayani adalah orang tua dan anak putus sekolah dengan mengadakan wawancara langsung kepada mereka seperti apa alasan orang tua sehingga anaknya putus ekolah. Begitupun dengan para anak juga dimintai alasan apa yang menjadi penyebab tidak melanjutkan sekolah. (*)

RADAR SULBAR/ JHAMHUR ANJASMARA

BERBENAH. Untuk mewujudkan tujuan dan cita cita pembangunan di Polewali Mandar, Pemda Polewali Mandar terus berbenah membangun sejumlah infrastruktur, seperti penyempurnaan ruang pesisir, Pemda Polewali Mandar tahun 2012 membangun Tanggul Pengaman Ombak (TPO).

Kades Batetangnga Tolak Pemekaran Rapoang POLEWALI--Lolosnya Rappoang menjadi Calon Desa karena memenuhi persyaratan administrasi untuk dilakukan pemekaran, membuat Kepala Desa (Kades) Batetangnga angkat bicara. Sehingga Kades Batetangnga meminta kepada semua pihak untuk berpikir dua kali meloloskan Rappoang. Saat ditemui Selasa 11 September, Kades Batetangnga Ismailla Damang, menyampaikan keberatannya atas lolosnya Rappoang menjadi salah satu calon desa yang memenuhi syarat administrasi. Sebab dengan demikian, Batetangnga akan kehilangan sejumlah asset berharga jika Rappoang mendapat prioritas dimekarkan. "Olehnya saya sam-

paikan, sangat menyayangkan data hasil verifikasi administrasi, yang dikeluarkan oleh BPMD dengan meloloskan Rappoang sebagai salah satu calon desa" ujar Ismailla. Menurut Ismailla, bukannya tidak mendukung sebuah proses pemekaran, sebab kenyataannya dirinya memberikan rekomendasi untuk memekarkan Dusun Passembarang menjadi satu wilayah otonom setingkat desa. Namun jika kemudian ada keinginan sejumlah pihak yang berkeinginan memekarkan Rappoang menjadi satu desa otonom. "Maka ada baiknya dipikir pikir lebih matang, sebab sejumlah asset kebanggaan Desa Batetangnga selama ini berada di-

wilayah yang akan diklaim oleh Rappoang untuk dimekarkan, sehingga akan menghilangkan entitas sejumlah aset kebanggaan Batetangnga sekaligus sumber pendapatan desa" tutur Ismailla. Sebelumnya BPMPD Polewali Mandar telah merilis 11 nama calon desa yang dinyatakan penuhi syarat administrasi. Namun kesebelas calon desa tersebut masih belum terpenuhi syarat moratoriumnya, karena belum dikaji oleh lembaga yang ditunjuk, belum memiliki peta yang dibuat oleh institusi yang terkait serta harus mengantongi rekomendasi dari gubernur, selambat lambatnya bulan tanggal 31 Oktober tahun 2012. (k1)

Daftar Calon Desa yang Memenugi Syarat Administrasi : ♦ Kecamatan Binuang ; 1. Rappoang, 2. Passembarang, 3. Tandakan, 4. Sarampu

♦ Kecamatan Mapilli ; 1. Cambullung 2. Lamungan

♦ Kecamatan Campalagian ; 1. Puammis, 2. Rondongan, 3. Pessunan

♦ Kecamatan Tinambung ; 1. Manjopai

♦ Kecamatan Limboro ; 1. Sepang

*Sumber Data : BPMPD Polewali Mandar

Rubrik Khusus Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar

RADAR SULBAR/DIAN AFRIANTY

RADAR SULBAR/DIAN AFRIANTY

BUPATI POLMAN, Ali Baal Masdar menyampaikan sambutan pada Lokakarya Reviu P2KP di Gedung PKK, Selasa, 11 September 2012.

BUPATI POLMAN, Ali Baal Masdar didampingi Kabag Humas, M Danial berdialog dengan sejumlah anak putus sekolah saat mengunjungi FGD di Desa Katumbangan Lemo, Kecamatan Campalagian, Selasa, 11 September 2012


RADAR SULBAR Rabu, 12 September 2012

PON XVIII RIAU 2012

9

Venue Wushu Rumbai Sudah Siap Pakai PEKANBARU -- Setelah diresmikan pemakaiannya oleh Gubernur Riau HM Rusli Zainal pada 6 September lalu, venue wushu yang dibangun oleh PT Chevron kini telah siap dipakai untuk pertandingan di PON XVIII. Usai diresmikan, panitia pelaksana (panpel) wushu Riau ke-

mudian menata ruangan yang ada serta memasang semua perlengkapan pertandingan, terutama matras untuk bertanding. Senin, 10 September semua perlengkapan sudah terpasang dan para atlet bisa melakukan uji coba lapangan. Kondisi venue tersebut ditinjau langsung oleh Ketua Umum PB Wushu Supandi Kesuma dengan Ketua Umum Wushu Riau H Firdaus ST MT, bersama I GK Manila, Sekretar-

is PB Wushu Ngatino dan jajaran pengurus, Senin 10 September. Rombongan diterima oleh Wakil Ketua Umum Wushu Riau Darmawan, Ketua Harian Firdaus Bahar, Bendahara Juhao, Seksi Organisasi Christian Pramudana MEd, Sekretaris Hadi Yanto dan Humas Yose Rizal. Rombongan tersebut tiba pada siang hari di gedung wushu kawasan Sport Center Rumbai dan langsung masuk ke dalam gedung. Terlihat para atlet nomor taolo (seni) dan sanshou (laga) sedang berlatih di dalam ruangan. ‘’Alhamdulillah, semuanya sudah selesai. Sekarang

para atlet bisa melakukan uji coba lapangan dan kita siap menggelar pertandingan. Mudah-mudahan semua berjalan lancar dan panitia tetap kompak demi kesuksesan acara,’’ ungkap Ketua Umum Wushu Riau H Firdaus ST MT kepada Riau Pos di sela-sela peninjauan venue. Dilanjutkan Firdaus, pihaknya sangat berterima kasih kepada Chevron yang telah membangun venue yang cukup megah tersebut. Dengan kehadiran venue tersebut diharapkannya akan bisa memacu atlet Riau agar memberikan yang terbaik lagi. ‘’Untuk atlet wushu Riau kami menarget empat medali emas. Setiap yang dapat medali kita akan berikan perhatian khusus,’’ ujarnya yang mengatakan bahwa pertandingan di cabang olahraga wushu akan digelar mulai tanggal 12 September hingga 18 September. Sementara itu, Wakil Umum Wushu Riau Dharmawan pada kesempatan yang sama menyatakan bahwa venue wushu paling siap saat ini dalam menyelenggarakan pertandingan. (rp)

DAFTAR PEROLEHAN MEDALI SEMENTARA PON XVIII, 11 SEPTEMBER 2012 PUKUL 12.30 WIB NO PROVINSI

EMAS

1. Jawa Barat

14

PERAK

7

PERUNGGU TOTAL MEDALI 5

26

2. Jawa Tengah

7

2

4

13

3. Jawa Timur

5

7

10

22

4. Riau

4

5

3

12

5. Sulsel

4

2

1

7

6. DKI Jakarta

3

9

6

18

7. Papua

2

1

3

6

8. Sumsel

1

3

4

8

9. Banten

1

1

2

4

10. Sumbar

1

1

1

3

11. NTB

1

1

0

2

12. Sumatera Utara

1

0

1

2

13. Sulawesi Tengah 1

0

0

1

14. Kalten

0

2

0

2

15. Kaltim

0

2

0

2

Pelaksanaan Orientasi Pengenalan Akademik Kemahasiswaan (Opak) Stai Ddi Polman Tanggal 5-10 September 2012

Ketua STAI DDI Polman, Dr. Anwar Sewang, M.Ag memberikan sambutan pada pembukaan pelaksanaan OPAK di kampus STAI DDI, Rabu, 5 September 2012

Ketua STAI DDI Polewali Mandar, Dr. Anwar Sewang, M.Ag menerima laporan dari mahasiswa baru sebelum dimulainya pembukaan pelaksanaan OPAK Rabu, 5 September 2012

Ketua STAI DDI Polewali Mandar, Dr. Anwar Sewang, M.Ag melepaskan tanda peserta kepada salah seorang maba sebagai tanda selesainya OPAK STAI DDI Polman, Senin,10 September 2012

Ketua STAI DDI Polewali Mandar, Dr. Anwar Sewang, M.Ag menyalami salah seorang maba peserta OPAK

Ketua STAI DDI Polewali Mandar, Dr. Anwar Sewang, M.Ag memberikan sambutan pada penutupan pelaksanaan OPAK di kampus STAI DDI, Senin, 10 September 2012

Mahasiswa baru STAI DDI Polman mendengarkan pengarahan dari Ketua STAI DDI Polewali Mandar, Dr. Anwar Sewang

Maba STAI DDI polman mengikuti penutupan OPAK.


10

Kesehatan

Info Sehat

Jenis-jenis Tangisan Bayi dan Artinya

RATAPAN dan rintihan bayi ketika menangis mungkin akan terdengar sama pada awalnya, tetapi jika Anda mendengarkan dengan lebih cermat, tangisan tersebut ternyata berbeda dan memiliki arti tertentu. Tangisan bayi dapat menunjukkan tandatanda terkait dengan kondisi fisik maupun mentalnya yang sedang tidak baik. Berikut 5 kondisi pada bayi yang ditandai oleh tangisan, seperti dilansir whattoexpect, Senin (10/9/ 12) antara lain: 1. Lapar: tangisan pendek dan bernada rendah Bayi yang merasa lapar akan menangis dengan nada rendah dan irama tangisan yang naik turun. Tangisan juga tidak akan berlangsung lama dan biasanya disertai isyarat lapar lainnya seperti mengisap jari-jarinya. 2. Lelah: cengeng dan berteriak Ketika bayi lelah atau tidak nyaman, dirinya akan mudah sekali menangis dan berteriak. Atasi hal ini dengan menggendong bayi di bahu untuk menenangkannya dan agar bayi mengantuk. Cara yang tepat untuk mengobati kelelahannya adalah dengan tidur untuk memulihkan tenaga. 3. Bosan: rewel kemudian menangis Jika bayi merasa bosan akan menunjukkan tanda seperti rewel dan kemudian menangis. Bayi yang bosan hanya menginginkan perhatian dari orangtuanya, sehingga bayi akan segera tenang kembali setelah Anda meraih dan memeluknya. 4. Sakit: merengek Bayi yang sakit atau merasakan nyeri di tubuhnya akan merengek lemah sepanjang hari dan merintih lemah seakan tidak memiliki energi yang kuat untuk menangis. Selain itu, bayi mungkin akan menunjukkan tanda-tanda lain seperti lesu dan kehilangan nafsu makan. 5. Kolik: tangisan berlangsung hingga berjam-jam Kolik adalah suatu kondisi yang belum jelas diketahui penyebabnya sampai sekarang, tetapi salah satu penyebab yang mungkin adalah bayi terlalu banyak menghirup udara tanpa bersendawa yang menyebabkan perutnya kembung dan terasa sakit. Bayi yang mengalami kolik biasanya akan menangis selama beberapa jam atau bahkan berhari-hari. Kolik bisa terjadi setiap saat dalam minggu-minggu pertama bayi yang baru lahir dan biasanya akan hilang pada saat bayi berusia 3 bulan. (net)

RADAR SULBAR Rabu, 12 September 2012

Minyak Ikan Bantu Tingkatkan Kemampuan Membaca si Kecil Masa kanak-kanak adalah saat belajar dan berkembang termasuk dalam kemampuan membacanya. Jika si kecil memiliki masalah dalam hal membaca, cobalah memberikan omega-3 yang ada dalam minyak ikan. Studi menemukan anak-anak yang memiliki keterampilan membaca tidak terlalu baik akan mengalami peningkatan sebesar 20 persen dalam waktu 3 minggu sejak diberikan asam lemak omega-3 dari minyak ikan maupun beberapa jenis ganggang. Para ilmuwan dari Oxford University memberikan 600 mg asam lemak omega 3 untuk anak usia 7-9 tahun setiap harinya selama 16 minggu, dan diketahui kemampuan membaca anak-anak ini meningkat. "Hasil ini menunjukkan konsumsi omega-3 DHA meningkatkan kinerja membaca dan membantu anak-anak mengejar ketinggalannnya dengan kelompok sebaya mereka," ujar Dr Alex Richardson, peneliti senior dari Centre for Evidence-Based Intervention di Oxford University, seperti dikutip dari Dailymail, Senin (10/9/2012). Studi yang didanai oleh DSM Nutritional Lipid ini dilakukan secara mandiri oleh Oxford University. Didapatkan kelompok anak yang awalnya memiliki kemampuan membaca rendah berhasil meningkat setelah konsumsi omega-3 secara rutin. Sementara itu Paul Montgomery, Professor of Psychosocial Intervention di Centre for Evidence-Based Intervention, Oxford University menuturkan dalam studi sebelumnya telah diketahui manfaat omega-3 ini bisa membantu anak dengan kondisi seperti ADHD, gangguan disleksia dan koordinasi perkembangan. Membaca adalah salah satu keterampilan yang harus dikuasai oleh anak, untuk mengasah kemampuannya dibutuhkan latihan. Untuk itu selain memberikan asupan omega-3 secara teratur, anak juga perlu terus dilatih agar kemampuan membacanya makin meningkat. (net)

Menopause, Usia Awal Keropos Tulang wasan Asia berisiko menderita osteoporosis. Bahkan pada rentang usia 25 tahun, terdeteksi 25 persen di antaranya berisiko terkena penyakit ini. "Pada awal-awal tahun pasca menopause memang terjadi penurunan massa tulang trabekular sebesar 5 persen. Dan tulang kortikal sebesar 23 persen," papar dokter kebidanan RSUD Panembahan Senopati, DIY, Mochmammad Any Ashari. "Di Indonesia sendiri, menopause biasanya dialami pada kisaran usia 48 tahun, ini lebih cepat dibanding wanitawanita di negara barat yang mengalami menopause pada

PENYAKIT ini disebut 'the silent disease', penyembuhannya membutuhkan waktu yang cukup lama. Dan banyak yang mengabaikan karena gejalanya memang tidak terlihat. Osteoporosis atau keropos tulang. Terutama pada wanita berusia lanjut, risiko penyakit ini memang lebih tinggi. Ini karena perubahan hormonal yang terjadi pasca menopause. Gen reseptor estrogen yang tidak berfungsi maksimal, disebut menjadi penyebab utama penyakit ini. Data dari International Osteoporosis Foundation (IOF), menyebutkan bahwa pada usia 35 tahun, 1 dari 3 orang di ka-

usia 60 tahun." Sebenarnya penyakit ini dapat dicegah dengan cara sederhana. Anda dapat melatih tulang sejak dini dengan berolahraga secara rutin. Setidaknya 30 menit sehari. Pilih olahraga ringan seperti lari atau yoga yang dapat meningkatkan kepadatan tulang. Lakukan olahraga ini di ruangan terbuka yang terpapar matahari. Sinar matahari juga disebut sebagai cara ampuh pada pencegahan osteoporosis. Selain itu, lengkapi kebutuhan nutrisi vitamin D melalui konsumsi susu kaya kalsium, konsumsi salmon, sereal, dan sayuran hijau. (net)

Sembarangan Minum Obat Nyeri, Serangan Jantung Bisa Kambuh OBAT-OBAT pereda nyeri banyak yang dijual bebas, namun bukan berarti boleh dipakai sembarangan. Bagi yang sudah pernah mengalami serangan jantung sebelumnya, beberapa jenis obat pereda nyeri yang dijual bebas bisa memicu kekambuhan. Sebuah penelitian di jurnal Circulation edisi terbaru menunjukkan, obat-obat nyeri yang memicu kekambuhan serangan jantung adalah

ibuprofen, naproxen dan celebrex. Ketiganya termasuk obat pereda nyeri golongan anti-imflamasi non-steroid (AINS). "Temuan ini menegaskan temuan sebelumnya bahwa AINS bukan terapi yang aman bagi yang pernah mengalami serangan jantung," kata Dr Anne-Marie Schjerning Olsen dari University of Copenhagen yang melakukan penelitian itu, seperti dikutip dari Healthday, Selasa (11/9/

2012). Dalam penelitiannya, Dr Olsen mengamati 1.000 orang yang pernah mengalami serangan jantung antara tahun 1997 hingga 2009. Dari sekian banyak partisipan, kurang lebih 44 persen pernah mendapatkan sedikitnya satu resep yang mengandung pereda nyeri golongan AINS. Hasil pengamatan menunjukkan, pemberian resep pereda nyeri golongan AINS

meningkatkan risiko kematian karena berbagai sebab hingga 59 persen dalam setahun berikutnya. Sedangkan dalam 5 tahun setelah serangan jantung, AINS meningkatkan risiko kematian hingga 41 persen. Sejak tahun 2007, panduan dari American Heart Association (AHA) telah mengingatkan bahwa penggunaan AINS pada pasien serangan jantung harus benar-benar diawasi. Obat ini dikatakan

memiliki risiko tinggi untuk memicu kekambuhan pada berbagai masalah kardiovaskular. Meski demikian, rekomendasi AHA maupun hasil penelitian terbaru menunjukkan adanya perkecualian pada pereda nyeri jenis aspirin. Meski termasuk golongan AINS, aspirin tidak terbukti meningkatkan risiko kekambuhan dan justru memberika efek protektif atau perlindungan. (net)

Rubrik ini Dipersembahkan oleh Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Barat

86 Persen Orang Indonesia Sadar Bahaya Rokok bagi Kesehatan ROKOK adalah salah satu benda yang paling fenomenal di Indonesia, sebab ia dipuja sekaligus dicerca. Bagaimana tidak? Meskipun sudah tahu bahaya rokok terhadap kesehatan, masih banyak orang yang bersikeras meneruskan kebiasaannya menghisap asap tembakau. Temuan Global Adult Tobacco Survey (GATS) menyatakan bahwa 86 persen orang dewasa di Indonesia menyadari bahaya merokok bagi kesehatan dan dapat menyebabkan penyakit serius. Bahkan, sebanyak 73,7 persen orang dewasa menyadari bahwa asap rokok sekunder dapat menyebabkan penyakit serius pada orangorang yang bukan perokok. Temuan ini menunjukkan

tingginya pemahaman masyarakat mengenai bahaya merokok bagi kesehatan diri sendiri dan orang lain. Sebanyak 4 dari 10 orang dewasa diketahui melihat informasi anti rokok di TV atau radio. Hasilnya, sebanyak 5 dari 10 orang perokok berencana atau sedang berupaya berhenti merokok. "Kalaupun tidak bisa berhenti merokok, jangan meracuni orang lain. Namun yang tidak merokok jangan menghakimi orang yang merokok. Sebaiknya kita membantu orang yang kecanduan rokok untuk terbebas dari asap rokok," kata Menteri Kesehatan, Nafsiah Mboi dalam acara Peluncuran Hasil Global Adult Tobacco Survey (GATS) di Kementerian Kesehatan,

Selasa (11/9/2012). Namun menyadari bahaya merokok saja nampaknya belum cukup mendorong masyarakat untuk benar-benar berhenti merokok. Tingginya kesadaran bahaya rokok tak diimbangi oleh penurunan konsumsi rokok di masyarakat. Nyatanya, tingkat pemakaian rokok di Indonesia tetap tinggi. Survei juga menemukan bahwa 67,4 persen pria dan 2,7 persen wanita di Indonesia adalah perokok aktif. Jika ditotal, sebanyak 61,4 juta orang dewasa di Indonesia adalah perokok. Dibandingkan dengan India, angkanya lebih rendah dengan 47,9 persen pria dan 20,3 persen wanita yang perokok. Jumlah perokok di tanah air juga masih lebih

tinggi dibanding Filipina, Thailand, Vietnam dan Polandia. Tingginya konsumsi rokok ini bisa jadi diakibatkan karena gencarnya iklan rokok di media ataupun sarana lain. Sebanyak 5 dari 10 orang dewasa melihat pemasaran rokok dari toko yang menjual rokok. Yang lebih ironis, 8 dari 10 orang dewasa melihat iklan rokok dari promosi atau sponsor acara olahraga. "Kapan kita mau jadi juara olimpiade atau sepak bola? Nggak bakal. Karena orangorang Indonesia paru-parunya sudah tak becus akibat rokok," tegas Menkes. Hasil temuan GATS juga menunjukkan bahwa rokok yang paling banyak dikonsumsi masyarakat Indonesia ad-

alah kretek, yaitu sebanyak 80,4 persen penduduk yang menghisapnya. Persentase ini jauh lebih besar jika dibandingkan pengguna rokok lintingan sebanyak 5,6 persen. Bahkan rokok putih hanya dikonsumsi oleh 3,7 persen penduduk Indonesia. 86% Penduduk Indonesia Sadar Bahaya Rokok bagi Kesehatan Rokok adalah salah satu benda yang paling fenomenal di Indonesia, sebab ia dipuja sekaligus dicerca. Bagaimana tidak? Meskipun sudah tahu bahaya rokok terhadap kesehatan, masih banyak orang yang bersikeras meneruskan kebiasaannya menghisap asap tembakau. Temuan Global Adult Tobacco Survey (GATS) menya-

takan bahwa 86% orang dewasa di Indonesia menyadari bahaya merokok bagi kesehatan dan dapat menyebabkan penyakit serius. Bahkan, sebanyak 73,7% orang dewasa menyadari bahwa asap rokok sekunder dapat menyebabkan penyakit serius pada orangorang yang bukan perokok. Temuan ini menunjukkan tingginya pemahaman masyarakat mengenai bahaya merokok bagi kesehatan diri sendiri dan orang lain. Sebanyak 4 dari 10 orang dewasa diketahui melihat informasi anti rokok di TV atau radio. Hasilnya, sebanyak 5 dari 10 orang perokok berencana atau sedang berupaya berhenti merokok. "Kalaupun tidak bisa berhenti merokok, jangan mera-

cuni orang lain. Namun yang tidak merokok jangan menghakimi orang yang merokok. Sebaiknya kita membantu orang yang kecanduan rokok untuk terbebas dari asap rokok," kata Menteri Kesehatan, Nafsiah Mboi dalam acara Peluncuran Hasil Global Adult Tobacco Survey (GATS) di Kementerian Kesehatan, Selasa (11/9/2012). Namun menyadari bahaya merokok saja nampaknya belum cukup mendorong masyarakat untuk benar-benar berhenti merokok. Tingginya kesadaran bahaya rokok tak diimbangi oleh penurunan konsumsi rokok di masyarakat. Nyatanya, tingkat pemakaian rokok di Indonesia tetap tinggi. (net)


Pendidikan 11

RADAR SULBAR Rabu, 12 September 2012

H.Agus Ambo Djiwa

H.Muhammad Saal

Bupati Matra

H. M. Natsir

H.Abdul Wahid

Wakil Bupati Matra

Sekretaris

Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Matra

Iklan Layanan Ini Dipersembahkan Oleh Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kab. Matra

Anwar Sewang:

Mahasiswa Diharapkan Siap Hadapi Perkuliahan REPORTER : DIAN AFRIANTY EDITOR : AMRI MAKKARUBA

POLEWALI -- Sebagai mahasiswa baru, diharapkan lebih siap dan memiliki bekal dalam menghadapi aktivitas perkuliahan setelah mengikuti pelaksanaan Orientasi Pengenalan Akademik dan Kemahasiswaan (OPAK). Hal tersebut dikemukakan Ketua STAI DDI Polman, Dr. Anwar Sewang saat menutup Opak di Kampus STAI DDI Polman, Se-

nin, 10 September malam. Anwar Sewang juga mengharapkan, materi-materi yang didapatkan para mahasiswa selama kegiatan OPAK tersebut benar-benar dapat diterapkan dalam pelaksanaan kegiatan akademik di kampus nantinya demi pencapaian prestasi sebagai mahasiswa. Dalam pelaksanaan Opak tersebut, 181 dari lima program Studi (Prodi) masing-masing Pendidikan Agama islam (PAI), Pendidikan Guru SD/MI (PGMI),

Pendidikan Guru TK (PGTK), Ahwalus Syahksiyah (AS) dan Perbankan Syariah (PS). Selain diikuti Dosen dan mahasiswa, turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Ketua Prodi Pendidikan Agama Islam (PAI) Abd. Wahid, Sekretaris Prodi Ahwalus Syahksiyah Muh Adam HR, Kepala Sarana dan Prasarana Muh Najib Idrus, Ketua LP3M Ahmad Jafar dan Humas STAI DDI Polman Andi Rannu. (afr/mkb)

60 Persen Guru Aceh Tidak Paham IT BANDA ACEH -- Sebagai seorang pendidik, guru dituntut untuk sadar teknologi informasi (Information Technology). Namun di Aceh, sebanyak 60 persen guru dilaporkan tidak paham dengan IT. “Kalau asumsi kita ada 60 persen guru belum menguasai IT. Ini tugas kita bersama agar kedepan menjadi lebih baik,” Kata Kepala Bidang Pendidikan Menengah pada Dinas Pendidikan Provinsi Aceh Drs Laisani Msi, Senin (10/ 9). Saat ini, kata dia, diseluruh Aceh terdapat 73 ribu orang guru berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS). Kalau tenaga honorer diikut sertakan, maka jumlahnya mencapai 100 ribu orang guru lebih. Jumlah tersebut diakuinya sudah memadai, tinggal bagaimana melakukan pemerataan guru dilapangan dan hal tersebut menjadi tugas Dinas Pendidikan Kabu-

paten/kota. Diantara sekian banyak guru tersebut, hanya sebahagian kecil saja atau 40 persen yang sudah mengusai IT. Sementara sisanya 60 persen lagi masih sangat tertinggal dalam bidang pengusaan IT (Internet) yang saat ini semakin berkembang pesat, khususnya mereka yang berada di daerah terpencil. Namum begitu, tidak demikian dengan mereka yang berada di kawasan perkotaan atau kabupaten, karena para guru sudah mampu beradaptasi dengan baik. Dibeberapa sekolah, penggunaan internet dikalangan siswa sudah tidak asing lagi. Laisani menegaskan, seiring dengan perkembangan jaman, tentunya berdampak pada semakin majunya IT. Hal demikian sudah menjadi tuntutan jaman, tinggal bagaimana sekarang para guru dapat beradaptasi, karena kemajuan tersebut termasuk didalam dunia pen-

didikan. Pemerintah pusat dalam hal ini, Kementrian Pendidikan Nasional pun beberapa waktu menggelar uji kompetensi guru yang diselenggarakan secara online. Kegiatan tersebut dapat dimaknai, untuk mengukur sejauh mana kesiapan guru menguasai IT. “Dengan adanya gebrakan itu kan mau tidak mau para guru dituntut untuk belajat IT, ini menjadi sisi positif,” terangnya. Pemerintah Aceh, kata dia, sudah melakukan berbagai upaya untuk mendorong para tenaga pendidik untuk sadar IT, salah satunya mendorong agar satu guru memiliki satu Laptop.”Kita sangat mengharapkan setiap sekolah memiliki laboratorium komputer, selain bisa diberdayakan oleh siswa kita juga inginkan para guru bisa memanfaatkannya sehingga mereka bisa melek IT,” demikian ujarnya. (jpnn)

Hasil UKG Tamparan Bagi Pelaksana Sertifikasi MAKASSAR -- Pelaksanaan diklat Uji Kompetensi Awal (UKA) bagi para guru yang digelar di gedung Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Sulsel dinilai tidak efektif. Pasalnya, diklat yang digelar sejak 1 September hingga 29 November itu banyak menyita waktu guru di luar jam mengajar. Di satu sisi, guru memiliki minimal 24 jam dan maksimal 40 jam beban belajar per minggu di sekolah demi mendapat tunjangan profesi. Pengajar Pascasarjana Universitas Negeri Makassar (UNM), Dr Salam menuturkan, bagi guru yang tidak lulus UKA wajib mengikuti diklat selama 100 jam. Diklat dasar ini digelar sebagai bimbingan kepada guru usai mengikuti UKA. Kelulusan UKA merupakan syarat untuk mengikuti tingkat selanjutnya yakni Pendidikan dan Pelatihan

Pendidikan Guru (PLPG) sebelum mengikuti Ujian Kompetensi Guru (UKG). “Guru-guru sekarang dihantui dengan ujian-ujian seperti UKA, UKG dan penilaian kinerja. Seharusnya peserta UKA yang lulus dan tidak lulus diberi perlakuan yang berbeda,” bebernya. Menurut Salam, argumentasi kementerian pendidikan dan kebudayaan beberapa waktu lalu menyebutkan bahwa tujuan UKA untuk pemetaan kompetensi guru. Namun, ternyata hasil UKA menyebutkan ada guru yang lulus dan tidak lulus. “Kalau memang tujuannya pemetaan maka seharusnya semua tetap diikutkan PLPG namun dengan perlakuan yang berbeda. Ini yang boleh ikut PLPG hanya yang lulus,” tandas konsultan Kelas Tuntas Berkelanjutan Gowa ini. Salam juga mengkritik pelaksan-

INFO PENDIDIKAN

aan UKG gelombang pertama beberapa waktu lalu. Dibeberkannya, hasil UKG beberapa waktu lalu merupakan tamparan bagi penyelenggara sertifikasi guru. Utamanya, rayon 124 dengan Induk UNM dan rayon 146 induknya Unismuh. Itu karena anjloknya kelulusan UKG. Untuk diketahui, pelaksanaan UKG di Sulsel sebanyak 44.067 guru. Sementara yang berhasil mengikuti ujian sebanyak 33.334 guru dan yang gagal ujian sebesar 10.733 guru. "Saya menyayangkan pernyataan berbagai pihak dalam pelaksanaan hasil ujian kompetensi tidak berhubungan dengan tunjangan sertifikasi guru,” tegasnya. Dihubungi terpisah, Kepala Lembaga Pejaminan Mutu Pendidikan Susel (LPMP), Prof Qashas Rahman menuturkan pelaksanaan UKA dikarenakan masih ada guru yang belum lulus. (jpnn)

RADAR SULBAR/DIAN AFRIANTY

BUPATI POLMAN, Ali Baal Masdar didampaingi Kepala Disdikpora Arifuddin toppo dan Fasilitator Nehru Sagena ketika berada ditengah-tengah anak putus sekolah mendengarkan langsung alasan mereka tidak melanjutkan sekolah di Desa Katumbangan Lemo, Campalagian, Selasa, 11 September 2012

PENGOBATAN MATA

PAKISTAN HERBAL TANPA OPERASI Ahli Pengobatan Mata dan Ambeyen Tanpa Operasi ditangani langsung oleh Tabib Khan keturunan dari Pakistan. Khan seorang ahli Pengobatan Alternatif Mata, Ambeyen, Lemah Syahwat, dan berbagai penyakit lainnya. Khan yang keturunan Pakistan sudah berpengalaman lebih dari 23 tahun memilki keahlian yang diperoleh dari leluhurnya di Pakistan. Dengan Keahlian yang tidak dimiliki orang banyak, Khan kini telah membuka Pengobatan Mata di Wonomulyo dan Mamuju. Dengan pengalaman puluhan tahun tersebut, Khan telah berhasil menyembuhkan puluhan ribu pasien keluhan Mata, diantaranya: Glukoma, Min Plus, Retina Pati Deabetik, Katarak Pendarahan Retina, dan Syaraf mata rendah, serta Cuci & Perawatan Mata. Metode yang digunakan yaitu, menggunakan Ramuan herbal murni dari Pakistan dan tumbuh-tumbuhan dari Indonesia tanpa menggunakan obat-obatan kimia sehingga Tanpa Efek Samping Khan juga mengobati penyakit lainnya, seperti : √ AMBEIEN

√ TERAPI STRUK

√ REMATIK

√ TERAPI PUNGGUNG

√ KEPUTIHAN

√ KANKER

√ TERAPI ASAM URAT

√ OSTEOPOROSIS

√ TERAPI KEPALA

√ GONDOGAN

√ TUMOR

√ TERAPI KOLESTEROL

√ LEMAH

√ GINJAL

√ KISTA

√ TERAPI REMATIK

√ TERAPI MENAMBAH TINGGI BADAN

√ MIOMA

√ TERAPI MENGECILKAN PERUT

√ ASAM URAT

√ HEPATITIS

√ STRUK

SYAHWAT √ IMPOTEN √ EJAKULASI DINI

√ MAAG

√ LIVER √ DIABETES

Alamat : Wonomulyo

Alamat : Mamuju

Jl. Jend.Sudirman No.55 (Dekat Kantor PU/Lampu Merah) Wonomulyo Polewali Mandar Buka setiap tanggal 01-15. Pukul 08.00 – 20-00 Wita Khan Hp: 085 397 082 333

Jl. Sultan Hasanuddin No. 88 (di Rental Mobil SILVI) Mamuju Buka setiap tanggal 16-30 Pukul 08.00 – 20-00 Wita Hp: 085 242 219 895

“TANPA OPERASI”

Rubrik Khusus Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Barat

Awasi Penggunaan Dana BOS

RADAR SULBAR/SUDIRMAN SAMUAL

DISKUSI. Kepala Disdik Sulbar Jamil Barambangi bersama Kepala Seksi TK/SD Disdik Sulbar Muhammad Ikhsan, Ketua Tim BOS Sulbar Ishak BS, serta tim audit Inspektorat Sulbar saat membahas penyaluran dana BOS di ruang kerja Kepala Disdik Sulbar, Selasa 11 September 2012.

MAMUJU -- Melimpahnya dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) membuat Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Sulbar, Jamil Barambangi, khawatir terjadi penyimpangan. Oleh karenanya, Jamil meminta kepada semua pihak agar ikut membantu mengawasi penggunaan dana dari pemerintah pusat tersebut. Dana BOS harus dimanfaatkan sepenuhnya untuk membantu peningkatan kualitas dan mutu pendidikan. Namun jika salah arah, tujuan tersebut tidak tercapai dan hanya menguntungkan pihak-pihak tertentu yang berdekatan dengan pengelolaan. "Pihak sekolah, komite sekolah, serta orang tua siswa harusnya leb-

ih ketat mengawasi penggunaan dana itu. Jangan seperti buang garam di laut. Maksudnya, dana habis begitu saja tetapi tidak menunjang peningkatan mutu pendidikan di republik ini," kata Jamil di hadapan Kepala Seksi TK/SD Disdik Sulbar Muhammad Ikhsan, Ketua Tim BOS Sulbar Ishak BS, serta tim audit Inspektorat Sulbar. Jamil menegaskan, jika ada indikasi kecurangan atau penyalahgunaan dana BOS maka diminta untuk menyampaikan pelaporan kepada Disdik Sulbar Tim dari Disdik Sulbar akan turun langsung ke lapangan secara periodik untuk melakukan pemantauan agar tidak terulang. "Saya tidak ingin ada kesan pembiaran,"

tutur Jamil. Sistem pencairan dana BOS hampir setiap tahun berubah. Beberapa tahun lalu, dana BOS dicairkan melalui provinsi namun kemudian diubah menjadi kewenangan kabupaten. Namun pencairan kembali dilakukan melalui provinsi ke masing-masing sekolah karena banyak kabuaten bermasalah. "Dulu waktu di kabupaten, ada yang hingga memasuki triwulan ketiga dana BOS triwulan pertama tidak kunjung cair. Sekarang, ketika administrasinya langsung ditangani lagi provinsi maka bisa lebih cepat. Dan Sulbar masuk dalam lima besar tercepat penyelesaian pencairan se-Indonesia," kuncinya. (dir)


12

Radar Majene

RADAR SULBAR Rabu, 12 September 2012

Terkait Aliran Dana Block Grant 2012

Kejari Lakukan Pengawasan Kepada 49 Kasek REPORTER : JUNIARDI EDITOR : AMRI MAKKARUBA

RADAR SULBAR/JUNIARDI

BAK AIR BERSIH. Salah satu Bak air bersih yang sudah tidak digunakan yang ada di depan rumah warga Kecamatan Pamboang. Sebelumnya bak air ini menjadi andalan bagi warga sekitar untuk mendapatkan air bersih.

MAJENE -- Untuk memastikan pemanfaatan dan penggunaan aliran dana block grant, Kejaksaan Negeri (Kejari) Majene membuat tim investigasi guna melakukan pengawasan terhadap 49 Kepala Sekolah 9Kasek) yang sekoahnya mendapatkan kucuran dana tersebut. Demikian diungkapkan oleh Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasiepidsus) Kejaksaan Negeri (Kajari) Majene, Awaluddin, Sela-

sa 11 September. "Jadi kami targetkan semua SD penerima dana block grent 2012 akan kami datangi, meskipun saat ini baru sekitar 15 SD yang telah kami masuki" ungkap Kasiepidsus Awaluddin. Ia menjelaskan tujuan untuk mendatangi semua sekolah penerima dana block grant 2012, untuk mengetahui sejauh mana proses pelaksanaannya dilapangan. Apalagi berdasarkan petunjuk yang ada, batas waktu pengerjaan renovasi semua sekolah hingga 5

Oktober. Bahkan Awaluddin memastikan jika investigasi lapangan yang sementara dilakukan akan selesai bulan ini, karena sisa 34 sekolah belum ditandangi, namun pada proses investigasinya, Ia tidak menampik jika investigasi tersebut menemui kendala akibat sejumlah sekolah berlokasi jauh dari kawasan perkotaan. "Sejumlah sekolah berada jauh dari perkotaan, namun kami tetap berkomitmen untuk mendatangi semua sekolah yang ada," jelas Awaluddin. Katanya hasil investi-

Honorer K2 Tunggu Penyelesaian K1 MAJENE -- Tenaga honorer Kategori Kedua (K2) lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Majene yang telah memasukkan berkas di BKDD masih harus bersabar, hingga kini belum ada kepastian kapan akan diproses. Kepala BKDD Majene Fattah Katta, ditemui Selasa kemarin menyatakan, besar kemungkinan honorer K2 dapat diproses setelah seluruh honorer Kategori Pertama (K1) selesai di CPNS kan."Sampai saat ini kita di BKD belum mendapat informarsi dari pusat seperti apa kelanjutan honorer K2."Jelas Adik Kandung Bupati Majene itu. Fattah

Akses Hospot Menjamur

meyakini,semua honorer K2 belum akan diproses jika honorer K1 belum selesai."Pemberkasan K1 saja awalnya direncanakan September bulan ini tapi belum juga bisa dilakukan."ujarnya Olehnya dia, menghimbau kepada semua honorer yang namanya telah ada di BKD untuk tidak terpancing dengan isu isu diluar yang dapat merugikan honorer. Menurutnya pengangkatan honorer K2 menjadi CPNS akan berdasarkan kebutuhan dengan menyesuaikan kemampuan keuangan daerah. (k3/mkb)

Pemilik Usaha Warnet Gulung Tikar

BLHP Majene Keluarkan Himbauan MAJENE -- Musim kemarau yang melanda sejumlah daerah di Indonesia, tidak terkecuali di Majene. Badan Lingkungan Hidup dan Pertamanan (BLHP) Majene mengeluarkan himbauan kepada warga kiranya berhati hati dalam belukar atau sampah yang dekat dengan kawasan hutan Himbauan tersebut disampaikan lansung oleh Kepala BLHP Majene, Iskandar Muri, Selasa 11 September, Ia mengatakan hendaknya warga yang berada di sekitar kawasan hutan tidak melakukan pembakaran rumput belukar dan sampah hasil pembersihan, sebab biasanya hal tersebut menjadi salah satu pemicu terjadinya kebakaran hutan. "Untuk mengantisipasi kebakaran hutan di Majene, kami akan melakukan koordinasi dengan pihak kecamatan hingga kelurahan/desa, Hal ini tidak boleh dianggap remeh dan seharusnya dapat menjadi proteksi secara dini," ujarnya. Menurutnya, kesulitan yang dihada-

EKSEKUTIF

pi oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Majene, karena sampai kini Pemkab belum memiliki armada khusus untuk memadamkan api saat terjadi kebakaran hutan seperti yang dimiliki oleh sejumlah daerah, seperti kawasan hutan yang ada didaerah kepulauan Sumatra. 'Jadi inilah kendala yang kami hadapi saat ini, ketiadaan armada pendukung, menyebabkan kami hanya bisa berupaya melakukan proteksi secara dini melalui himbauan kepada masyarakat" tutur Iskandar. Ia mengaku jika prilaku masyarakat yang sering membakar belukar dan sampah disekitar hutan harus diubah sebab itu menjadi salah satu pemicu dampak terjadinya kebakaran hutan. Akibatnya berpeluang merusak hutan secara tidak lansung. "Selain itu juga efek yang ditimbulkan adalah gangguan pernafasan akibat kepulan asap yang masuk kepemukiman warga" kunci Iskandar. (mg4/mkb)

gasi sementara, Awaluddin mengaku jika terdapat sejumlah hal yang dianggap melenceng dari Petunjuk Teknis (Juknis) yang dipedomani, meski kemudian hal itu belum masuk dalam kategori subtasial. "Sehingga kami menegaskan hasil akhir yang akan menentukan setelah investigasi lapangan selesai dilaksanakan, kami akan tentukan apakah kasus tersebut layak dilanjutkan pada proses penyidikan atau tidak, jadi kita tunggu saja hasilnya" kunci Iskandar. (*)

RADAR SULBAR/JUNIARDI

PERBAIKAN. Salahsatu jembatan yang ada di Kecamatan Tubo Sendana sedang dalam tahap perbaikan.

Bintek LDLL Hidup se-Sulbar di Majene

Laboratorium Lingkungan Hidup Majene Terbaik Di Sulbar MAJENE -- Laboratorium lingkungan hidup yang dimiliki oleh Badan Lingkungan Hidup dan Pertamanan (BLHP) Kabupaten Majene dinilai sebagai yang terbaik di Sulbar, hal tersebut terlihat dari pemusatan Bimbingan Teknis (Bintek) latihan dasar laboratorium lingkungan hidup se-Sulbar yang dipusatkan di Majene belum lama ini. Kegiatan tersebut diikuti oleh 30 orang peserta yang berasal dari semua kabupaten yang ada di Sulbar dengan menghadirkan pemateri dari kota Makassar, Sulsel. Kegiatan tersebut dipusatkan di Gedung Tasha Centre dan Laboratorium

BLHP Majene yang dibuka langsung oleh Kepala BLHP Sulbar, M. Sarjan. Menurut Kepala BLHP Majene, Iskandar Muri, Senin 11 September, mengatakan alasan BLHP Sulbar untuk memusatkan pelatihan Bintek tersebut di Kabupaten Majene bukan tampa alasan, tetapi karena terdapat dua hal yang dijadikan pertimbangan seperti fasilitas Laboratorium yang lebih memadai serta sumberdaya tenaga Laboratorium yang handal. "Bintek tersebut dititik beratkan pada penelitian kualitas air sungai yang menjadi salah satu penyuplai air bersih ke Rumah warga Majene," ungkap-

nya. Bintek tersebut diharapkan menghasilkan data yang dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah maupun secara hukum, serta hal tersebut diharapkan dapat mendukung kebijakan daerah dalam upaya perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup. "Diharapkan Laboratorium ini dapat menjadi pusat pemantauan kualitas lingkungan hidup di Sulbar, sehingga datadata pemantauan yang dihasilkan dapat dimanfaatkan sebagai bahan pertimbangan dalam penetapan kebijakan perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup di Sulbar," tandas Iskandar. (mg4/mkb)

MAJENE -- Menjamurnya Hospot di Kabupaten ini, menyebabkan sejumlah pengusaha Warung Internet (Warnet) gulung tikar, Hal tersebut terjadi karena para penggila internet lebih merasa nyaman dengan kemudahan yang ditawarkan oleh Hospot penyedia jaringan. Menurut Kepala Cabang Telkom Majene, Joni Riba', Selasa 11 September, akses yang mudah dan jangkauan yang lebih luas, serta alasan penggunaan yang lebih praktis menyebabkan para penggila dunia maya lebih memilih mendatangi Hospot dibandingkan dengan Warnet. "Kami juga heran sebab sebelumnya pengusaha Warnet di Majene sangat sangat banyak, bahkan mencapai 23 Warnet yang tersebar di sejumlah kawasan perkotaan. Tapi saat ini jumlahnya sudah menyusut dan tersisa tujuh buah saja," tutur Joni, Ia mengaku sangat prihatin dengan fenometa tersebut, apalagi dana yang dikeluarkan oleh para pengusaha Warnet sebelumnya tidak sedikit, karena untuk membuat satu unit usaha Warnet dibutuhkan puluhan perangkat komputer yang harus dengan modal hingga puluhan juta rupiah. "Meskipun juga kemudian masih ada Warnet yang bertahan dengan memadukan penyediaan area hotspot diwarnetnya, dan kelompok usaha Warnet demikianlah yang masih bertahan" terang Joni. Namun Joni juga menyadari bahwa penggunaan hotspot bagi penggila internet, ada baiknya karena yang berada tidak jauh dari titik penyedia hotspot, mereka dapat mengakse titik hotspot dari rumahnya. "Sehingga mereka tidak perlu lagi keluar rumah untuk sekedar mendapatkan hotspot, mereka tinggal pesan voucernya" kunci Joni. (mg4/mkb)

Rubrik Khusus Pemerintah Kabupaten Majene

RADAR SULBAR/SYAMSUDDIN

BUPATI Majene Kalma Katta dan Sekretaris Kabupaten Syamsiar Muchtar beserta pejabat sejumlah pejabat Pemkab lainnya saat menghadiri acara Halal Bi Halal Himpunan Keluarga Mandar Majene (HIKAM) Jumat malam 7 September di Makassar.


Radar Mamasa 13

RADAR SULBAR Rabu, 12 September 2012

Kabupaten Mamasa

Visi: Terwujudnya Masyarakat Kabupaten Mamasa yang Madani Dalam Ikatan Kondosapata Wai Sapalelean

Empat Strategi Pembangunan Kabupaten Mamasa 1. Mewujudkan tata kepemerintahan yang baik/goog governance. 2. Meningkatkan Kesejahteraan masyarakat melalui Pembangunan Berbasis Masyarakat (Gerbang Sismark). 3. Mendorong berkembangnya dunia usaha para pelaku ekonomi. 4. Mengaktualisasikan nilai-nilai agama dan norma budaya dalam kehidupan masyarakat.

Ramlan Badawi

Benhard Buntutiboyong

Bupati Mamasa

Sekkab Mamasa

Bupati Ikuti Panen Perdana REPORTER : ANDI SUMARYADI EDITOR : AMRI MAKKARUBA

MAMASA-- Bupati Kabupaten Mamasa, Ramlan Badawi beserta jajarannya, menghadiri acara panen perdana Kelompok Tani (KT) Lembang Korong Desa Lambanan, Kabupaten Mamasa. Panen perdana dengan jenis paritas unggul ini, merupakan kali pertama dilaksanakan di Kabupaten Mamasa.

Kegiatan ini disebut dinamakan oleh KT Lembang Korong, sebagai Demontrasi Panen (Depan) dibawa binaan (Dempan) BP4K Dinas Pertanian Kabupaten Mamasa. Sambutan Bupati Mamasa, Ramlan Badawi, pada acara panen perdana ini, menyampaikan apresiasinya atas keberhasilan KT Lembang Koronang menyelenggarakan panen perdana, dengan memetik hasil

ABG Buang Bayi BANDUNG -- Bayi tak berdosa yang baru saja dilahirkan, dibuang ibunya,EO,17, warga Gg.Manunggal II-C RT 06 RW 10 Kel. Cijerah Kec. Bandung Kulon Kota Bandung. Namun akibat perbuatannya itu, jajaran Kepolisian Sektor Bandung Kulon, langsung berhasil menangkap pelaku. Sebelumnya warga aBandung kulon geger karena ada warga yang menemukan mayat bayi laki-laki di dalam dus di sungai Cikendal RT 06 RW 10 Kelurahan Cijerah Kecamatan Bandung Kulon Kota Bandung kemarin (10/ 9) sekitar pukul 06.30. Kapolsek Bandung Kulon Kompol Kokon Sudrajat yang di dampingi Kanit Reskrim AKP Jose HW Xavier mengatakan begitu mendapat laporan, pihaknya langsung melakukan penyelidikan dan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mendapatkan tersangka. "Sekitar pukul 08.00 WIB kami menangkap tersangka yang sekaligus ibu bayi di rumahnya, dan ketika ditangkap dalam kondisi pendarahan," jelasnya, Senin(10/9). Lebih lanjut Kokon menyebutkan tersangka berhasil ditangkap setelah mendapatkan bukti di TKP berupa darah dan mengindikasi ke rumah tersangka. "Jadi tersangka setelah melahirkan di kamar mandi kemudian membungkus bayinya kedalam dus dan dilempar ke sungai yang berada dibelakang rumah tersangka," pungkasnya. Kokonpun menyebutkan modus tersangka melakukan hal tersebut karena malu dan status tersangka yang belum menikah ikut mempengaruhi tindakanya. Kronologis kejadian bermula ketika Senin (10/9) sekitar pukul 06.30 Ibu Ujang Kereng yang berprofesi sebagai pemulung sedang mencari rongsokan di Sungai Cikendal, ketika itu ia menemukan dus dan didalamnya terdapat bayi yang baru lahir dengan kondisi tidak bernyawa, dan melaporkan kepada ketua RT sebelum dilaporkan kepada polsek Bandung Kidul. Barang Bukti yang diamankan berupa mayat bayi laki-laki, sebuah ember yang dipakai untuk melahirkan, dua buah celana pendek dengan bercak darah, dan satu buah celana dalam dengan bercak darah. Saat ini korban dibawa ke Rumah Sakit Hasan Sadikin utuk divisum dan tersangka dibawa ke Rumah Sakit Sartika Asih untuk mendapat perawatan karena mengalami pendaharahan sebelum kembali ditahan di Mapolsek Bandung Kulon, serta polisi masih memburu AF,22, yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) terkait kasus ini. Akibat perbutanya tersangka akan dikenakan pasal 341 KUHP dengan maksimal 7 tahun hukuman penjara. (jpnn)

panen dari bibit verietas unggul yang beru pertama kali dikembangkan di Mamasa. "Olehnya saya sebagai pemerintah, mengucapkan terima kasih kepada KT Lembang Koronang atas keberhasilannya, dan kedepan Pemkab Mamasa berjanji akan lebih konsen memperhatikan peningkatan teknologi pertanian" ujar Ramlan. Panen raya itu dilakukan langsung secara simbolis

oleh Bupati Mamasa Ramlan Badawi, didampingi kepala Dines Pertanian dan sejumlah kepala SKPD lainnya. Bahkan sejumlah Camat di Mamasa juga hadir dalam acara tersebut. Lokasi pengembangan teknologi pertanian ini dilaksanakan diempat titik di Mamasa, meiputi di BPP Mambi, BPP Tanduk Kalua', BPP Mamasa, BPPSumarorong. (k4/mkb)

Taliban Incar Pangeran Harry Hidup atau Mati HELMAND -- Milisi Taliban mengaku telah menempatkan Pangeran Harry yang bertugas di Afghanistan sebagai target utama. Dengan segala upaya, Taliban akan terus berusaha untuk menculik atau membunuh cucu Ratu Elizabeth II tersebut. "Kami akan menggunakan segala cara untuk menyingkirkan dia (Harry). Apakah menculik atau membunuh dia," kata Zabihullah Mujahid, juru bicara Taliban saat dihubungi Reuters. Disebutkannya, perintah tersebut sudah disampaikan pada pimpinan pasukan Taliban di Provinsi Helmand. Ancaman pembunuhan terhadap Harry muncul 4 hari setelah Pangeran 27 tahun itu tiba di Afganistan, pekan lalu. Dikabarkan, adik Pangeran William tersebut memasuki negara yang tengah bergejolak itu dengan penyamaran khusus dari pihak angkatan udara Inggris. Harry yang di militer akrab disebut Kapten Harry Wales, bakal menjalani misi di kamp Bastion selama 4 bulan.

Dia akan bertugas sebagai pilot penembak helikopter tempur Apache. Departemen Pertahanan Inggris menganggap penempatan Harry di Apache justru memberikan pengamanan lebih dibanding saat dia berada di darat. Penempatan Harry di Afganistan berlangsung sekitar satu bulan setelah skandal foto bugilnya menghiasi media massa di seluruh dunia. Foto bugil Harry bersama beberapa wanita, seperti diketahui diambil saat mereka berpesta di Las Vegas. Pesta bugil tersebut tak hanya membuat malu pihak istana, tapi juga AU Inggris yang dikabarkan sempat menggelar sidang khusus untuk meminta penjelasan putra bungsu Pangeran Charles itu. Beruntung, militer tak mempermasalahkannya hingga Harry diperbolehkan menjalani misi militer ke Afganistan seperti dijadwalkan sebelumnya. Harry memaksa untuk ditempatkan lagi di Afganistan, setelah misinya tahun 2008 diperpendek karena diketahui media. Harry kemudian dipulangkan ke Inggris. (jpnn)

15 Instansi Belum Laksanakan Reformasi Birokrasi JAKARTA -- Sebanyak 15 kementerian/lembaga (K/L) hingga hari ini belum mengajukan pelaksanaan reformasi birokrasi. Padahal, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN&RB) telah memberikan kemudahan melalui sistem Penilaian Mandiri Pelaksanaan Reformasi Birokrasi (PNPRB) berbasis online yang diluncurkan 20 Juni lalu. "Pak MenPAN&RB memperkirakan hingga akhir 2012 akan bisa menangani pelaksanaan reformasi birokrasi di 139 kementerian/lembaga pusat dan daerah. Jumlah ini meningkat pesat dari penilaian reformasi birokrasi selama empat tahun ke belakang yang hanya bisa memeriksa tak lebih dari 36 K/L," ungkap SesmenPAN&RB Tasdik Kinanto di Jakarta, Selasa (11/9). Lewat sistem penilaian berbasis online tersebut, lanjutnya, bisa mempercepat proses reformasi birokrasi yang akan dilakukan terhadap 600 instasi di tanah air. Namun indikator-indikator yang digunakan dalam semua tahapan, termasuk dalam verifikasi penilaian berbasis mandiri tersebut terus diperhatikan. "Mengingat kepedulian masyarakat yang tinggi terhadap reformasi birokrasi, pak Wapres sebagai ketua RB membuka

wacana agar pihak yang melakukan verifikasi terhadap laporan self-assesment tersebut berasal dari luar pemerintahan. Ini agar mendapat kepercayaan yang tinggi dari masyarakat,� ucapnya. Data KemenPAN&RB menyebutkan, pada 2008 tercatat tiga K/L yang melakukan proses reformasi birokrasi yakni Kementerian Keuangan, Badan Pemeriksa Keuangan dan Mahkamah Agung. Pada 2009, dua K/L yakni Sekretariat Negara dan Sekretariat Kabinet. Pada 2010, ada sembilan yakni Kementerian Koordinator Perekonomian, Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas, Kementerian Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan, Kementerian Koordinator Kesejahteraan Rakyat, Kementerian Pertahanan, TNI, Polri, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi dan Badan Pemeriksa Keuangan Pembangunan (BPKP). Ke-16 kementerian/lembaga di atas telah menempuh proses reformasi birokrasi dan telah mendapat remunerasi berupa Tunjangan Kerja. Pada 2011, tercatat 20 K/L melakukan reformasi birokrasi. antara lain BPPT, Lemhanas, LAN, LKPP, Kementerian Perindustrian dan lainnya. (jpnn)

NET

Teroris Kelompok Thorik

Target Besar Tak Diimbangi Kemampuan JAKARTA -- Maksud hati ingin menjadi teroris kelas wahid, tapi ternyata kemampuan nol. Hasilnya, bom yang dibuat amatiran itu meledak sendiri. Itulah kelompok teroris Muhamad Thorik yang sebenarnya hendak beraksi, Senin 10/ 09. "Targetnya macammacam, setidaknya ada empat target dari pengakuannya," ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat mabes Polri Brigjen Boy Rafli Amar di kantornya kemarin. Target-terget itu adalah Markas Brimob Polda Metro Jaya, kantor Densus 88 di Mabes Polri, pos polisi di Tambora, dan sebuah kantor komunitas agama Buddha di Jakarta. "Semua rencananya serentak hari ini (kemarin). Thorik sendiri yang akan menjadi pelakunya di kantor Brimob namun dia membatalkannya," ujar Boy. Dari pemeriksaan, diketahui Thorik berada di rumah penyimpanan logistik bom di Depok yang meledak Sabtu (8/9). "Jadi, setelah ketahuan di Tambora, dia lari ke Depok. Di sana sudah siap tapi malah terjadi human error dan meledak sendiri," kata mantan kanit negosiasi Densus 88 Mabes Polri ini. Ledakan itu melukai tiga orang. Korban yang luka parah terkena ledakan diketahui bernama Anwar. Dia diduga sebagai instruktur kelompok ini. "Dari pengembangan kita berhasil ungkap bahwa memang rumah di Beji itu kedok untuk penyimpanan senjata," katanya. Kemarin, Thorik yang menyerah karena mengaku

kangen dengan keluarga itu dikeler penyidik ke beberapa tempat. Salah satunya di Bojonggede Bogor, Jawa Barat. Di sana, polisi menemukan barang bukti berupa pipa paralon berisi bahan peledak, kantong pembuat bom, besi untuk membuat laras senpi dan peredam, tujuh unit magazen ukuran 9 mm, masker, timbangan, gelas tabung kimia, sarung senjata dan catatan pembuat bom. Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Rikwanto menjelaskan, polisi juga menangkap pria di dekat lokasi kejadian. Orang yang mengaku bernama Arief tersebut merupakan salah satu kelompok teroris di Beji, Depok. Rikwanto mengungkapkan, Muhammad Thorik diduga merupakan salah seorang yang melarikan diri saat terjadi ledakan di Beji, Depok, Jawa Barat pada Sabtu malam (8/9). "Thorik juga ada di situ (Beji) yang melarikan diri. Kan katanya ada dua orang, tapi bisa aja lebih dari dua orang," ujar Rikwanto. Sebelumnya, Thorik menyerahkan diri ke Pos Polisi (Pospol) Jembatan Lima, Tambora, Jakarta Barat pada Minggu (9/9) sekitar pukul 17.30 WIB. Thorik diduga sebagai pemilik bom rakitan dan bahan peledak yang ditemukan di Jalan Teratai 7 RT 02/04 Tambora, Jakarta Barat, Rabu (5/9). Secara terpisah, sumber Jawa Pos di lingkungan anti teror menjelaskan, kelompok ini merupakan pecahan (splinter) dari grup NII yang jika dirunut terkait sel Abu Umar. "Memang strategi mereka sekarang begitu,

memecah ke sel sel yang kecil dan baru," katanya. Salah satu penyebab kecerobohan mereka adalah latihan yang kurang dan terburu-buru. "Mereka ingin mengejar momentum, bertepatan dengan pengungkapan Farhan cs di Solo, mereka mau menuntut balas," katanya. Saat itu, Anwar yang diduga sebagai instruktur sudah menyiapkan bom untuk dibawa Thorik. "Namun berasap, mereka sebagian lari keluar, Anwar ini nekad mengguyur bom pipa itu dengan air, ini tindakan yang bodoh karena justru memicu ledakan," katanya. Secara terpisah, mantan ketua Satgas Intelijen Bais TNI Laksma (pur) Mulyo Wibisono menilai kelompok Thorik sangat meragukan untuk disebut teroris. "Pakai akal sehat saja, bagaimana mungkin teroris meninggalkan buku petunjuk merakit bom di rumah?" katanya. Jika memang benar-benar profesional, mereka akan sangat berhati-hati dari aspek security. "Media harus cek lagi keterangan warga, misalnya rumah yang di Depok itu baru sebulan disewa, spanduk baru dua minggu dipasang, model-model seperti ini khas set up intelijen," katanya. Pemunculan Thorik dan kelompoknya ini dinilai Mulyo akan menguntungkan beberapa pihak. "Secara kebetulan sedang dibahas RUU Pendanaaan Terorisme, dalam pekan ini, silahkan cermati apakah kejadian ini menguntungkan pembahasan atau tidak," kata purnawirawan yang belasan tahun menjadi praktisi intelijen itu. (jpnn)

Rubrik Ini Dipersembahkan oleh Humas Pemkab Mamasa

RADAR SULBAR/ANDI SUMARYADI

BUPATI Mamasa, H Ramlan Badawi menyerahkan bibit paritas unggul dan peralatan pertanian kepada perwakilan kelompok tani di Mamasa.


14

Radar Pasangkayu Sistem Manusia Alam Ruang Teknologi

RADAR SULBAR Rabu, 12 September 2012

MAMUJU UTARA SMART

Pembenahan dan Penyempurnaan Sistem Penyelanggaraan Pemerintahan, Kebijakan dan Regulasi, Program dan Kegiatan, Infrastruktur Keuangan Daerah. Meningkatkan Kualitas dan Kuantitas SDM Aparatur, Masyarakat dan Private Sektor. Mengelola dan Memanfaatkan Sumber Daya Alam dengan Arif, Adil, dan Bijak untuk Kemakmuran Rakyat dan Pengembangan Kapasitas Pemerintahan Daerah. Konsisten Melakukan Penataan Ruang, dan Wilayah dengan Mengacu pada Kebijakan dan Regulasi Serta Berwawasan Lingkungan Menggembangakan dan Memanfaatkan Tekhnologi Tepat Guna yang Selaras dengan Perkembangan dan Kebutuhan

H. MUHAMMAD SAAL WAKIL BUPATI

H. AGUS AMBO DJIWA BUPATI HM. NATSIR. MM SEKKAB

Pertanggungjawaban Realisasi APBD 2011 Disahkan

Dewan Harap Eksekutif Efektifkan Anggaran REPORTER: SYAMSUDDIN HB EDITOR: MUHAMMAD ILHAM

PASANGKAYU -- Laporan pertanggungjawaban realisasi APBD Matra 2011, akhirnya disetujui dan disahkan oleh DPRD Matra, Selasa, 11 September. Empat fraksi di DPRD Matra semuanya menerima pengesahan laporan pelaksanaan anggaran tersebut dan menetapkannya menjadi peraturan daerah. Keempat fraksi itu adalah Fraksi Karya, Fraksi PDIP dan Fraksi Amanat Reformasi, serta Fraksi Nusantara. Kendati sepakat menerima, Fraksi Nusantara

memandang bahwa realisasi pencapaian APBD 2011 tidak maksimal. Salah satu indikatornya karena masih ada pembiayaan yang tersisa sebesar Rp 53,2 miliar. "Pengelolaan APBD 2011 berjalan tidak maksimal karena ada dana yang tidak terbelanjakan. Realisasi belanja hanya mencapai 83 persen untuk tahun 2011," terang Aksan Yambu dari Fraksi Nusantara. Gambaran realisasi APBD 2011, seluruhnya dapat dijabarkan. Pendapatan mencapai Rp 390.124.224.927. Yang terealisasi hanya Rp 387.275.037.981 atau 99,27

persen. Untuk belanja daerah, sebesar Rp 409.811.288.927, yang terealisasi hanya Rp 343.664920.082 atau 83,86 persen. Sementara untuk pembiayaan penerimaan daerah melampaui target dari Rp 18.189.454.367 menjadi Rp 18.499.369.765 atau 101,70 persen. Lalu pembiayaan pengeluaran mengalami penurunan dari target Rp 9.912.169.464 menjadi Rp 8.891.793.578. Kemudian realisasi pencapaian pengelolaan anggaran 2011 terdapat selisih lebih penggunaan anggaran (Silpa) sebesar Rp 53,217.694.086.

Terhadap hal ini, Sekretaris Pemkab Matra HM Natsir menyampaikan, rancanganperda tentang pertanggung jawaban pelaksanaan APBD 2011 sebagai penjabaran kondisi pencapaian APBD selama satu tahun, belum mencapai target. Namun pemerintah daerah akan terus berupaya maksimal memberikan yang terbaik bagi masyarakat. "Kami akan terus melakukan upaya sesuai saran DPRD guna mencapai apa yang diharapakan. Kami akan bekerja maksimal memberikan yang terbaik bagi masyarakat," ungkapnya. (**)

TANDA TANGAN. Sekkab Matra HM Natsir menandatangani nota kesepakatan pengesahan Perda Realisasi APBD 2011 yang disaksikan Wakil Ketua DPRD Matra Uksin Djamaluddin di Selasa, 11 September 2012. RADAR SULBAR/SYAMSUDDIN HB

Kuliah Kerja Nyata

838 Mahasiswa Unika Disebar di 53 Desa

RADAR SULBAR/SYAMSUDDIN HB

PELEPASAN. KKN Mahasiswa Universitas Tomakaka Mamuju di Kabupaten Matra dilepas oleh Pemkab Matra di Aula Diknas, Senin 10 September 2012.

POTRET PASANGKAYU

Rubrik Khusus Humas Pemkab Mamuju Utara

HADIR. Asisten III Lingkup Pemkab Matra H Badaruddin (kiri), Kepala BPBD Matra Ir Ardhillah dan Asisten I Pemkab Matra Andi rahmad menghadiri rapat paripurna di DPRD Matra, Selasa 11 September 2012.

RADAR SULBAR/SYAMSUDDIN HB

HADIRI RAPAT. Pimpinan SKPD Pemkab Matra menghadiri Rapat Paripurna pandangan akhir fraksi di ruang sidang DPRD Matra, Selasa 11 September 2012.

PASANGKAYU -- Sebagai salah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat, sebanyak 838 mahasiswa tingkat akhir Universitas Tomakaka (Unika) Mamuju menggelar Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Matra. Mereka akan disebar ke 53 desa/ kelurahan di 12 kecamatan. Sebelum menuju lokasi KKN, dilakukan acara pelepasan di Aula Diknas Matra. Kegiatan ini dihadiri Asisten I Pemkab Matra Andi Rahmat, Rektor Unika Syahril, serta Kepala Bidang Pengabdian Masyarakat LP2M Universitas Tomakaka Bongga Pasilong, Senin 10 September. Bongga menyatakan, program utama KKN mahasiswa ini adalah melaksanakan survei terhadap potensi yang ada di Matra dan menyatukan data hingga ke tingkat kecamatan. Setelah itu dibuat

LEGISLATIF MATRA

rumusan mengenai pemanfaatan data tersbut dalam penyusunan program pembangunan. "Kami berharap agar pemerintah kecamatan dan pemerintah desa dapat bekerjasama. Sehingga pelaksanaan program mahasiswa dapat terlaksana sesuai yang diharapkan masyarakat," harapnya. Kehadiran mahasiswa di Matra mendapat apresiasi dari Lurah Pasangkayu Tanwir. Ia mengatakan, selama ini Kelurahan Pasangkayu sering menerima peserta KKN. Tahun ini adalah KKN pertama mahasiswa Unika Mamuju. "Kami sebagai pemerintah kelurahan mengimbau mahasiswa untuk melakukan pendekatan kepada masyarakat dan kelompok-kelompok pemberdayaan masyarakat," imbaunya. (sym/ham)

Rubrik Khusus DPRD Kabupaten Mamuju Utara

TUKAR PENDAPAT. Aksan Yambu dari Fraksi Nusantara bertukar pendapat dengan Asisten II Pemkab Matra Irman sebelum rapat paripurna DPRD Matra digelar, Selasa 11 September 2012.

RADAR SULBAR/SYAMSUDDIN HB

SUASANA RAPAT. Rapat paripurna pandangan akhir fraksi tentang penetapan hasil realisasi APBD 2011 di ruang paripurna DPRD Matra, Selasa 11 September 2012.


RADAR SULBAR Rabu, 12 September 2012

INFOTAINMENT

15

gaya hidup - artis - film - resep makanan - Keluarga

Dewi Perssik Ikuti Jejak Julia Perez

Jelang Konser

5 Negara,

Aril Giat

MESKI sempat berseteru dan terlibat perkelahian sampai berujung pada meja hijau, ternyata Dewi Perssik tak malu saat mengaku kalau dirinya mengikut jejak Julia Perez dalam hal perawatan kecantikan. Seperti saat pedangdut yang akrab disapa Depe ini melakukan proses perawatan kecantikan dengan teknik sulam. Namun berbeda dengan Julia Perez yang beberapa waktu lalu melakukan sulam alis, kali ini Depe ingin membentuk bibirnya supaya lebih terlihat segar dan natural lewat sulam bibir. "Saya ikuti jejak sahabat saya itu, Jupe. Ternyata sebelumnya juga banyak teman-teman artis yang ke sini, seperti Ayu Ting Ting, Nikita Mirzani, Limbad dan lainnya," ucap Dewi Perssik saat ditemui di bilangan Mangga Dua Square, Jakarta Utara. Menurut pedangdut yang akrab disapa Depe ini, merawat kecantikan mutlak dilakukan oleh seseorang, khususnya wanita yang melakoni dunia keartisan. Pemilik goyang gergaji ini juga menampik melakukan hal tersebut karena tidak percaya diri atas apa yang Tuhan berikan. "Wajib hukumnya. Wanita yang terlihat indah tentu diinginkan. Setiap saat, wanita itu harus tampil segar. Bukan masalah gak percaya diri, ini adalah untuk merawat diri. Makin hari wanita akan tambah tua, makanya harus dirawat," lanjut Depe. "Treatment pasti ya. Tapi bukan berarti mengubah satu hal. Tapi gimana kita bisa tampil cantik terus," tandasnya. (net)

Latihan Fisik BAND NOAH dijadwalkan akan menggelar konser di 5 negara pada 16 September 2012 mendatang. Konser yang dihelat di Indonesia, Australia, Hong Kong, Malaysia, dan Singapura tersebut akan dilakukan hanya dalam waktu satu hari. Berbagai persiapan pun telah dilakukan para personel NOAH, termasuk Ariel. Pria yang baru saja bebas bersyarat pada 23 Juli lalu tersebut, lebih giat berolah raga. "Persiapan pertama pasti di konsep dan musik ya karena kan sudah lama nggak manggung. Kedua, fisik juga latihannya lebih intensif selama seminggu ini, olah raga," ujar vokalis NOAH ini saat konferensi pers di The Hall, Senayan City, Selasa, 11 September 2012. Sebelumnya, Ariel dan kawankawan juga pernah menyelenggarakan konser breaking the record di 6 kota selama 24 jam. Itu terjadi saat mereka masih menggunakan nama Peterpan. Kalau dulu mereka memecahkan rekor MURI, kali ini

Ariel berharap grup band-nya bisa memecahkan guinnes book of record. Ariel Takut Salah Sebelum konferensi pers yang ditampilkan live di salah satu stasiun televisi, Ariel menyanyikan lagu andalan mereka, Separuh Aku. Ariel terlihat sangat menjiwai meski itu bukan lagu ciptaannya seperti sebelumnya di Peterpan. Mantan kekasih Luna Maya itu menyanyi sambil memejamkan mata dan mendalami lagu ciptaan David, sang keyboardis. Ternyata, saat ditanya Reza selaku MC di acara itu, Ariel mengaku itu merupakan salah satu caranya menyanyikan lagu agar tidak salah. "Saya takut salah, makanya menyanyikan dengan cara saya seperti biasanya," ujarnya. "Karena saya kan baru mulai nyanyi lagi," katanya menambahkan. Bukan hanya kali ini Ariel tampak grogi untuk kembali menyanyi. Sebelumnya, saat tampil di acara musik salah satu televisi swasta, ia juga mengaku grogi. (net)

Omesh Minta Dian Ayu Hentikan Kegiatan

resep kita Bahan-Bahan :

Ayam Kelak Bage

1 1 2 30 1

ekor ayam kampung, potong-potong liter air buah MAGGI® Blok Rasa Ayam gram daun asam Jawa atau daun kedondong sendok makan minyak sayur

Haluskan: 5 butir bawang merah 3 siung bawang putih

6 ½ 1 1 2

butir kemiri cm lengkuas sendok teh ketumbar sangrai sendok teh merica butiran sendok teh garam

Cara Mengolah : 1. Tumis bumbu halus hingga harum. 2. Masukkan potongan ayam, aduk hingga kaku. 3. Tuangi air dan masukkan MAGGI. Didihkan dengan api kecil hingga daging ayam lunak. 4. Masukkan daun asam/kedondong, masak hingga layu. Angkat.

SEBAGAI suami, Ananda Omesh wajib memberikan perhatian lebih pada sang istri yang tengah hamil muda. Pemeran Raka dalam film MAMA CAKE itu pun langsung melarang Dian Ayu bekerja, begitu tahu positif hamil. "Sekarang stop dulu. Outdoor stop, hanya siaran berita. Yang minta dari keluarga dia dan saya. Awal-awal kandungan kan kurang siap. Ternyata ada flek itu. Jadi harus istirahat, bed rest,” terang Omesh usai menyaksikan Gala Premiere MAMA CAKE di Universitas Trisakti, Jakarta Barat, kemarin. Kebahagiaan pun jelas nampak dari raut wajah Omesh saat menceritakantentang kehamilan istrinya. "Saya selalu ikut nemenin periksa ke dokter, memilih dokter dan rumah sakitnya. Mudah-mudahan pro ASI sama pro normal," tegasnya. "Due date (hari kelahiran bayi) kalau hitungan ternyata itungan dokter bukan setelah mens tapi hari pertama mens. April Insya Allah kalo diberi kepercayaan dan kelancarannya," kata Omesh saat ditanya perihal kelahiran istrinya. (net)

HUBUNGI

HOT LINE:

BAGIAN PERIKLANAN: MAWARNI SIMARGOLANG, 0426-22138 Hp: 081241843180

RADAR SULBAR Harian Pertama & Terbesar di Sulawesi Barat

E-mail: radarsulbar01@gmail.com

Online: radar-sulbar.com

MAMUJU -- JL. JEND. SUDIRMAN NO. 50,TLP. 0426 -22138. MAJENE -- JL. JEND SUDIRMAN NO. 167,TLP. 0422-21157. POLMAN -- JL. H. A. DEPU NO. 39 ,TLP. 0428-23203.

Serbaneka TOKO HARAPAN JAYA Grosir Pakaian Jadi, Alamat: Ruko Blok A. No. 16 Pasar Baru Mamuju-Sulbar, HP. 081 210 174 222 H2D KOMPUTER, Menerima sevice komputer, laptop, notebook & rakit komputer, juga melayani servis panggil, harga terjangkau. Alamat Jl. Stadion, Hp: 085399769243,081342626268, 081342077428 ANDA Butuh Dana Tunai? atau untuk lebaran? Jaminkan BPKB Motor Anda di NSC FINANCE . Hub. No : 0821 9037 5101 ( Dibutuhkan Karyawan/ Karyawati untuk menjadi Marketing, Pendidikan Min. SMA, GAJI + KOMISI + REWARD)

Dijual Tanpa perantara lokasi siap bangun ukuran 10 x 20. Di sikboro Mamuju Sulawesi Barat Dekat Dari kantor kanwil DEPAG Harga Rp 70 jutah Masih Bisa NEGO. HUB. 082 192 900 558 / 082 197 314663

Dijual Tanah DIJUAL Tanah dengan ukuran 10 x 45 = 450 m2 Terletak di Jalan Poros Kalukku Tasiuk Hub: 081355038844 - 082191606888 DIJUAL Tanah dan Bangunan ukuran 9x20 di Rangas Mamuju. Kuran lebih 500 m dari Kantor Gubernur Sulbar. Harga Rp. 150 Jt, tanpa perantara. HUB: 085398239889 JUAL TANAH. + Ukuran 4,4 Hektar Di Jalan Baru (Jalur Dua) Hub; 08124252975

Dijual Rumah Dioper cicilan rumah tipe 36 di BTN Griya Marwah Residence Sarampu, Desa Tonyaman Kecamatan Binuang blok B nomor 1 dgn harga 50 juta. Harga bisa nego. Hubungi: 085214476078 DIJUAL Rumah : Luas 325 M2 di Jl. H.A. Endeng No.1 Tanah : 610 M2 di Jl. Muh. Husni Thamrin Hub : Hp 081 355 399 133 Alamat: Jl. Urip Sumoharjo No. 51 Mamuju DI JUAL rumah permanen, fasilitas lengkap: PLN 2300 wat, AC, AIR PAM, SUMUR BOR, TEL RMH, 4 KMR TIDUR. STRATEGIS, DEPAN KANTOR BUPATI POLMAN, LUAS 171 M2. ADA KELEBIHAN TANAH 1 KAPLING. HUB. 082188775060. HARGA DAMAI. Dijual Rumah Baru Jl. Diponegoro (Dekat Pasar Baru Mamuju) Tipe 80, Luas Tanah 122 M2, 3 Kamar Tidur, 2 Kamar Mandi Sertifikat Hak Milik Harga : rp. 370. Juta (nego) Hub : Hp. 0812 4141 8818/0813 9990 7885

BENGKEL LAS Masagena Alamat Jl. Pababari Mamuju, Tlp 081 342 209 988 DIZI MEUBEL Alamat, Jl. Martadinata (samping Kantor BPS Mamuju) Tlp 081 342 209 988

DIJUAL Tanah dengan luas 15x28 m2, terletak di depan SMK Pelayaran Mamuju Harga Murah Tanpa perantara. Hub : 085 398 062 912

NUSANTARA TEKHNIK Jl. Andi Makasau, Melayani : Las panggil, Terali kanupi, Pintu Ruko Balkon, disesuaikan Model Rumah Hub : Yusman (Hp. 081 342 086 507-085 340 617 777)

Jual Tanah Kaplingan siap Ba-ngun Uk. 10 X 20 Dirangas-Mamuju. Kurang Lebih 500 M dari Kantor Gubernur Sulbar Harga 26 juta, tanpa perantara Hub : 081241200073

DIJUAL Ruko 2 petak, 2 lantai di sudut, ukuran 9 x 14 Jln. Poros Sentral Tasiu /Kompleks Pasar Hub : 082 189 917 971

ALAT PERAGA DAK SD & SMP ready stok (100%) sesuai juknis 2010, rekanan yg menang tender / uji petik 085214141201 / 081519464055 - kdn.co.id

Dijual Tanah Ukuran 25 X 36 M2 Di Jln. Poros Mamuju, Simpang Tiga Timbu Mamuju-Sulbar Hub : 085 247 618 177

1 buah Sepeda Motor Suzuki FL 125 RCD, Tahun 2008 Warna Hitam mulus Alamat Rumah di BTN Passokorang, Blok J. No. 14 Mamuju-Sulbar

Dijual Ruko 2 Lantai Uk. 5 X 15 Komples Launa Graha Kalukku Hub : 082 189 917 971

Dijual Mobil Dijual Mobil Kijang LGX Solar Tahun 2001 Warna Biru Hub : 082 191 939 711 / 081 355 223 271 Di Jual Mobil Suzuki X over warna hitam dengan kondisi mulus harga 170 Juta bisa nego, Yang berminat hubungi: 081328238181-085395428181.

Dikontrakkan Dikontrakkan Ruko Strategis dan nyaman di Jl. RE. Martadinatha Simbuang Hub : 081 242 001 019/ 081 944 533 688 Dikontrakkan 1 buah rumah, lengkap dengan perabot. Di Jl. BTN Maspol F4 No. 1 Mamuju Hub : 085 255 801 557

Dijual Ruko

Dijual Motor

DIJUAL tanah kosong, luas 1004 m2 Jl. Bau Massepe depan Gereja Katolik. Dikontrakkan tanah, luas 11x40 m Jl. Tuna samping somel kayu Maspul. Hub 085322255554 - 085394702774 Dikontrakkan/Dijual Rumah diperumahan H. Basyir Blok G No. 22 (Belakang Toyota)Hub: 081342 633337 / 081342795999

Dikontrakkan/Dijual Rumah tinggal Dijalan RE Martadinata Belakang Wisma Babana Mamuju Hub: 081 355 942 684 081 944 200 477

Lowongan PT. TALENTA Tourism Internasional Cab.Mamuju Menerima karyawati Berpenampilan menarik, min diploma akuntansi. Surat lamaran diantar ke alamat Jl.Petterani No. 39 Mamuju (secepatnya)

Rental Mobil CV. Jaya Bersama Menyediakan Jasa Rental Avanza, Zenia, Apv, Rush, Pick Up. Jl. Pattana Bone No. 9 Mamuju Hp. 085 399 333 536085 298 301 045

Peluang Bisnis MAU Penghasilan Rp 1 jt - 2 jt/ bulan Dirumah Buka Usaha Rental Game. Jual PS2/PS3 Hardisk Baru/ Bekas, Komputer, Laptop, Hrg Murah Beli 2 Unit PS Gratis HP Cross U / 2 orang. Minat Bos. Hub. MR.14 Com Hp.085 214 011 193 / 087 842 276 439 Saatnya uang bekerja untuk Anda. Nikmati hasil 12% per bulan dari Virgin Gold Mining Corp. Terbukti sejak 2010. Gratis BB/LCD, TV/Sepeda hanya di bulan Juni Info Irawan 081 342 954 305. BB 29553809. www.vgmc.com

CEPAT TEPAT MURAH


16

ALL SPORT

RADAR SULBAR

Bulu Tangkis - Tenis - Basket - Sepakbola - MotoGP - F1

Rabu, 12 September 2012

ingin Jauh dari Kejaran Pedrosa MISANO - Pebalap Yamaha Jorge Lorenzo punya catatan bagus di MotoGP San Marino. Lorenzo siap melanjutkan tren positif itu sekaligus menjaga jaraknya dengan sang rival terdekat, Dani Pedrosa. Sejak terjun ke kelas premium balap motor pada 2008, Lorenzo selalu berhasil naik podium di Misano. Di tiga tahun pertamanya ia finis runner-up dan pada tahun lalu akhirnya dia berhasil tampil sebagai pemenang. Pebalap Spanyol ini masih terdepan dengan perolehan 245 poin, unggul 13 poin saja dari Pedrosa yang mem-

bela Honda Repsol. Lorenzo butuh kemenangan untuk menjaga posisinya tetap teratas di klasemen. "Kami datang ke Misano masih memimpin klasemen jadi kami harus bekerja keras pada pekan ini untuk mempertahankannya dan jika mungkin menambah jarak," ujar Lorenzo sebagaimana diberitakan Autosport. "Ini trek yang sangat aku suka, kami pernah juara di sini pada tahun lalu dan beberapa kali finis di podium," lanjut juara dunia 2010 itu. "Kami akan membidik podium dan jika memungkinkan kemenangan," tandas Lorenzo. (net)

Djokovic: Murray Layak Juara NEW YORK - Novak Djokovic gagal mempertahankan gelar AS Terbuka miliknya setelah kalah lima set dari Andy Murray di babak final. Djokovic pun mengakui keunggulan Murray dan menyebutnya pantas jadi juara. Laga final tunggal putra yang mempertemukan Djokovic dan Murray berlangsung sengit. Dalam pertandingan di Arthur Ashe Stadium yang selesai Selasa (11/9/2012) pagi WIB itu, Murray akhirnya keluar sebagai juara setelah memenangi duel lima set 7-6 (10), 7-5, 2-6, 3-6, dan 6-2 selama hampir lima jam. "Hari ini hanya tidak ditakdirkan (untuk saya). Anda tahu, kami bermain hampir lima jam. Banyak berlari, banyak reli. Saya pikir itu cukup menggambarkan usaha yang kami lakukan, secara fisik dan mental. Kali ini saya tidak memenangi pertandingan, dan itulah olahraga," ujar Djokovic di situs resmi turna-

men. Ini adalah gelar Grand Slam pertama bagi Murray. Sebelumnya, peraih emas Olimpiade 2012 itu sudah empat kali melaju ke final ajang Grand Slam tapi selalu gagal juara. "Itu bagus, pasti. Tidak ada keraguan bahwa dia layak memenangi Grand Slam. Maksud saya, bermain konsisten dan menang melawan pemain top beberapa kali di banyak permukaan lapangan," lanjut Djokovic. "Dia membuktikan hari ini bahwa dia adalah juara dan dia layak ada di mana dia saat ini, tidak ada keraguan," imbuh petenis Serbia itu. Meski hanya menjadi runnerup, Djokovic tak terlalu kecewa. Dia tetap bangga dengan perjuangan dan apa yang telah diraihnya di turnamen ini. "Saya puas dan bangga dengan pencapaian saya. Saya tahu bahwa saya memberi segalanya. Itu yang selalu menjadi tujuan," tuntasnya.

Stoner ingin Pulih dan Kembali Secepatnya SYDNEY - Casey Stoner saat ini masih menepi dan memulihkan diri akibat cedera. Akan pensiun di akhir musim, si pebalap Repsol Honda pun menegaskan ingin segera bisa beraksi lagi. Sudah memutuskan untuk pensiun saat musim ini berakhir, Stoner justru terlihat akan menutup karier MotoGP-nya dengan kurang manis setelah mendapatkan cedera pergelangan kaki bulan Agustus lalu. Akibat cedera tersebut, Stoner harus absen di MotoGP Republik Ceko. Pebalap asal Australia peraih dua gelar juara dunia MotoGP itu tampaknya juga masih harus menepi sampai beberapa waktu lagi. Akan tetapi, mengingat ini adalah musim terakhirnya di MotoGP, Stoner jelas sudah gatal ingin bisa segera be-

raksi lagi. Terlebih juga masih ada balapan kandangnya di Phillip Island. "Targetku adalah kembali ke atas motor. Akan jadi bencana buatku jika (karierku) disudahi dengan cara seperti ini," kata Stoner di Autosport. "Aku masih punya musim untuk ditutup. Aku punya tugas untuk dituntaskan dan dijalani. Aku akan segera kembali sesegera mungkin agar bisa menjalani balapan sebanyak-banyaknya sebelum musim berakhir," serunya. Musim ini masih menyisakan enam balapan lagi, dengan yang terdekat hadir pada akhir pekan di Misano. Sementara balapan kandang Stoner, MotoGP Australia, akan dihelat pada 28 Oktober mendatang sedangkan balapan di Valencia pada 11 November menjadi seri penutup musim ini. (net)


Radar Sulbar  

12 September 2012

Advertisement
Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you