Issuu on Google+

RADAR SULBAR Pertama & Terbesar di Sulawesi Barat

SABTU, 5 MEI 2012

ANALISIS

2013, Diklat Prajabatan CPNS Tiga Bulan

Pemprov Usul Formasi CPNS 2012

Rule Versus Diskresi

Oleh

:

Muhammad Syarkawi Rauf

Mankiw (2007), professor ekonomi dari Harvard University dalam The Principle of Macroeconomics, menyatakan bahwa terdapat lima area perdebatan dalam merumuskan kebijakan makroekonomi. Salah satunya, apakah pemerintah akan diberikan diskresi (fleksibilitas) atau mengikuti aturan ketat (rule) dalam mendisain kebijakan ekonominya?

(Kepala Lembaga Pengkajian Ekonomi dan Bisnis, FE Unhas/ Regional Chief Economist BNI WMK)

EDITOR: SUDIRMAN SAMUAL MAMUJU -- Pemprov Sulbar memastikan diri siap membuka penerimaan CPNS pada tahun ini. Namun demikian, keputusan melaksanakan seleksi penerimaan merupakan ke-

wenangan dari pusat sehingga penerimaan ini belum bisa dipastikan dapat terlaksana atau tidak. Untuk bisa melakukan seleksi penerimaan CPNS, Badan Kepegawaian dan Diklat Daerah (BKDD) Sulbar telah mengajukan usulan formasi untuk tahun 2012. Usulan terse-

but telah disampaikan kepada Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan dan RB) pada akhir April lalu di Jakarta. "Penerimaan hanya boleh dilakukan bagi provinsi atau kabupaten yang anggaran belanja pegawainya

tidak mencapai 50 persen. Namun, formasi yang bisa diajukan hanya untuk tenaga kesehatan, pendidikan, dan tenaga teknis yang mendesak," jelas Kepala BKDD Sulbar, Ansar Nur Hasanuddin, kepada Radar Sulbar saat disambangi di ruang kerjanya. Baca HAL 7

Warga Terisolasi

Banjir Bah

Pro dan kontra terhadap kebijakan rule versus diskresi sudah berlangsung lama.

Sapu Jembatan Gantung

Baca HAL 7

foto

UNIK

www.radar-sulbar.com

MAMUJU -- Akses yang menghubungkan Lingkungan Danga Keluharan Binanga dengan Lingkungan Kadolang Kelurahan Mamunyu, Kecamatan Mamuju, putus total. Jembatan Gantung Sangkurio yang menghubungan warga di dua wilayah tersebut hanyut tersapu banjir bah, Jumat 4 Mei, sekira Pukul 13.00 Wita. Meski tidak ada korban jiwa yang dilaporkan, namun sejumlah rumah terendam dan merusak harta benda warga di Lingkungan Danga. Saksi mata, Husri, menyebutkan banjir yang datang tiba-tiba itu sangat mengagetkan warga. Sebab sebelunya, di daerah ini tidak ada hujan deras. Tapi memang di hulu sungai terlihat mendung sejak pagi. "Kemungkinan memang di sana (hulu, red) hujan deras. Selama ini memang begitu. Setiap hujan di hulu, banjir pasti terjadi. Tapi belum pernah sebesar ini," tutur Husri, sore kemarin.

Kirim FOTO UNIK Anda ke

radarsulbar01@gmail.com

Baca HAL 7

POHON aneh memiliki banyak rongga

net

RADAR/INDRA

BERBAHAYA. Beberapa orang anak nekad menyebarangi Jembatan Gantung Sangkurio, Mamuju, walau hanya melewati kawat sling baja (wire rope). Jembatan ini rusak tersapu banjir bah, Jumat, 4 Mei 2012. Lumpur yang terbawa banjir juga menggenangi pemukiman warga.

Seleksi CPNS Daerah

Soal Ujian Disusun 10 Perguruan Tinggi Saatnya Anda beralih ke listrik pintar Jutaan keluarga Indonesia telah merasakan kemudahan dan kenyamanan menikmati listrik pintar, solusi isi ulang dari PLN. Kini giliran Anda. Dengan listrik pintar, biaya listrik sepenuhnya Anda yang atur. Tidak perlu repot bayar bulanan. Anda cukup membeli pulsa listrik sesuai kebutuhan. Bebas kesalahan catat meter, bebas dari sanksi pemutusan dan ketidaknyamanan lainnya. Hubungi Kantor Pelayanan PLN terdekat dan pasang listrik pintar sekarang juga! www.pln.co.id

JAKARTA -- Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan & RB) Azwar Abubakar, menyampaikan jika pihaknya telah menetapkan kerjasama dengan Universitas Gajah Mada (UGM) sebagai koordinator pembuatan soal ujian CPNS daerah. Dengan demikian, pemerintah daerah tidak lagi dibolehkan menunjuk sesuka hati universitas atau perguruan tinggi membuat soal ujian seleksi CPNS di daerahnya. "Sekarang untuk pembuatan soal ujian masuk pegawai negeri sipil,

UGM menjadi koordinatornya yang membuat soal ujian," ujar Menpan di Hotel Atlet Century, Jakarta Pusat, saat menjadi pembicara FGD bersama wartawan dan NGO tentang reformasi birokrasi, kemarin. Selain UGM, menpan juga menunjuk sembilan universitas yang turut membantu pembuatan soal ujian CPNS, yakni, UI, ITB, IPB, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Universitas Sumatera Utara, Universitas Andalas, Unhas, Unair, dan Universitas Pendidikan Indonesia. Soal ujian yang disusun

oleh sepuluh perguruan tinggi ini akan diberikan kepada masingmasing daerah yang akan mengelar seleksi ujian tertulis penmerimaan CPNS. Begitu juga pemeriksaaan soal ujian juga akan dilakukan oleh pihak universitas tersebut. Dan hasilnya akan diserahkan kepada daerah, selanjutnya kepala daerah yang akan mengumumkan dan menetapkan pengangkatan penerimaan CPNS di daerah. "Kenapa kepala daerah yang menetapkan, karena penetapan itu

Azwar Abubakar

menjadi kewenangan bupati sesuai dengan aturan UU," ujarnya. Baca HAL 7

WANSUS

Pimpin Pemuda Pancasila, Bangkitkan Nilai Pancasila

PERJALANAN sebuah organisasi tidak ubahnya perjalanan hidup seorang manusia, penuh warna dan dinamika. Didalamnya juga ada tahapan hidup yang menunjukkan proses perubahan yang satu waktu bisa berarti gerak maju dan di lain waktu berarti gerak mundur. Semua dinamika itu berlangsung begitu saja sebagai sebuah kemestian sejarah Pemuda Pancasi-

0426-22138

radarsulbar01@gmail.com

la yang pada tahun 1959 tidak bisa dielakkan, sekaligus sebagai bukti bahwa idelanya hidup harus selalu berarti "gerak positif" atau perubahan menuju suatu tatanan organisasi yang lebih baik. Sebagai organisasi sosial masyarakat dan kepemudaan, Pemuda Pancasila dengan ideologinya terus menjaga semangat patriotisme dan keutuhan Pancasila

bagi masyarakat, khsusunya di Mamuju. Seperti apa rencana besar itu akan dilakukan? Berikut gambaran hasil wawancara Wartawan Radar Sulbar Andi Indra dengan Ketua Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila (PP) Mamuju, periode 2012-2016, H Habsi Wahid, Jum'at 4 Mei 2012. Anda terpilih sebagai Ketua Ormas PP periode 2012-2016. Apa langkah yang Bapak lakukan setelah dilantik memimpin organisasi ini? Dengan amanah ini, langkah pertama yang akan saya lakukan adalah menyusun struktur pengurus di tingkat cabang dan tingkat kecamatan. Sebab, kalau tidak ada pengurus, bagaimana saya bisa berbuat banyak. Kemudian, melakukan konsolidasi dari MPC hingga tingkat ranting, dan desa, serta rapat kerja (raker) pengurus dalam rangka pembuatan program kerja tiga tahun kedepan.

portal radar sulbar

Baca HAL 7

H Habsi Wahid

Eceran: Rp 3.000 Langganan: Rp 65.000


2

Ekonomi

RADAR SULBAR Sabtu, 5 Mei 2012 PANC A KAR YA PEMBANGUNAN SULA WESI BARA T PHASE II ANCA KARY SULAWESI BARAT G AI KEBIJ AKAN S TRA TEGI PEMBANGUNAN PR O VINSI SULA WESI BARA T 20 1 1 - 20 16 201 SEBAG KEBIJAKAN STRA TRATEGI PRO SULAWESI BARAT 201 SEBA

1. Peningkatan Profesionalisme Aparatur ( personalcapatcy building) Pemerintahan Daerah Provinsi Sulawesi Barat 2. Peningkatan Kualitas dan Perluasan Ketersediaan Sarana dan Prasarana Ekonomi Vital 3. Peningkatan Promosi dan Kerjasama dengan Pihak Ketiga Baik dalam Negeri maupun Luar Negeri 4. Peningkatan Pemanfaatan Sumber Daya Alam 5. Pengembangan Pemerintahan yang Peduli Lingkungan H. Anwar Adnan Saleh Gubernur

H. Aladin S Mengga Wakil Gubernur

H. Anwar Adnan Saleh Gubernur Sulbar

H. Ismail Zainuddin Sekretaris

H. Aladin S. Mengga

H. Mujirin M. Yamin

Wakil Gubernur Sulbar

Kepala DIPENDA Prov. Sulbar

Samsung Galaxy S III

Ponsel yang Terinspirasi dari Alam EDITOR: CHAERUL MARFAN

RADAR/CHAERUL MARFAN

SMARTPHONE. Setelah melrilis Smart TV, Samsung segera meluncurkan smartphone Galaxy gereasi terbaru.

BADAN PERTANAHAN NASIONAL KANTOR PERTANAHAN KABUPATEN MAMUJU JL. PATTALUNDRU NO. 5 TELP./FAX (0422)21176 MAMUJU

PENGUMUMAN (Tentang Sertifikat Hilang) Nomor : 201/310.2.1/5.6.1/2012 Untuk mendapatkan sertifikat baru sebagai pengganti sertifikat yang hilang berdasarkan ketentuan Pasal 59 Ayat (2) Peraturan Pemerintah No 24 Tahun 1997 Tentang Pendaftaran Tanah dengan ini diumumkan bahwa : No

Nama

1. NURBAYA

dengan keluarga ataupun teman, dimanapun kita berada. Dengan fitur baru ‘S Beam’, Galaxy S III ditingkatkan melalui Android Beam, memperbolehkan film sebesar 1GB untuk dishare kurang dari tiga menit dan file musik sebesar 10MB kurang dari dua menit hanya dengan disentuhkan pada Galaxy S III lainnya, bahkan tanpa menggunakan Wi-Fi ataupun sinyal selular. Dengan ‘AllShare Cast’, tanpa kabel, HP ini dapat dikoneksikan dengan televisi, untuk mengirimkan konten pada layar yang lebih besar. GALAXY S III tidak hanya dihadirkan dengan peningkatan fitur, namun juga telah dilengkapi dengan pengalaman ergonomis dan nyaman melalui desainnya yang human-centric. Nyaman untuk digenggam, lengkungan yang halus, dan unsur organik memberikan nuansa dan desain yang kaya akan pengalaman human-centric. Diinspirasi oleh alam, konsep desain yang dimilikinya adalah alur dan pergerakan alam. Unsur-unsur angin, air, dan cahaya dihadirkan dalam bentuk fisik GALAXY S III. Dalam penerapannya, identitas desain yang organik tercermin dari garisgaris halus dan kasat mata pada perangkat. Tersedia dalam warna Pebble Blue dan Marble White pada saat peluncuran, kedepannya Samsung akan memperkenalkan rangkaian variasi warna tambahan. Rencananya dalam waktu dekat smartphone terbaru milik Samsung ini akan segera dipasarkan di Indonesia. (*)

Perpres Rampung, Bulan Ini Terbit

Hak atas Tanah N Jenis dan Nomor I Hak B

Terdaftar atas nama

Tanggal Pembukuan

Letak Tanah Keterangan a. Jalan b. Desa/Kel c. Kec

HM. 201/ Karema

NURBAYA

12-04-1995

a.. b. Karema c. Mamuju

Surat Pernyataan dibawah s u m p a h Tanggal 04-05-2012

Dalam waktu 60 (enam puluh) hari sejak tanggal pengumuman ini bagi mereka yang merasa keberatan dapat mengajukan keberatan tersebut kepada kami dengan disertai alasan dan bukti kuat. Jika setelah 60 (enam puluh) hari tidak ada keberatan terhadap permohonan ini, maka sertipikat pengganti akan diterbitkan dan berlaku sah menurut hukum dan sertipikat yang dinyatakan hilang tersebut tidak berlaku lagi.

INFO SULBAR

JAKARTA -- Samsung kembali merilis ponser generasi ketiga Galaxy S, yaitu Galaxy S III. Didesain untuk manusia dan diinpirasi oleh alam, Galaxy S III dapat mengenali suara penggunanya, mengerti, dan memperbolehkan konsumen berbagi peristiwa secara instan dan mudah. Dilengkapi konten terbaru pada perangkat layar ukuran 4.8 inch HD Super AMOLED, kamera 8 MP dan kamera depan 1.9 MP, menawarkan penggunanya berbagai variasi fitur kamera pintar dan pengenalan wajah yang memastikan semua momen ditangkap dengan mudah dan instan. "Dengan Galaxy S III, Samsung telah memaksimalkan keuntungan bagi konsumen dengan mengintegrasikan hardware unggulan pada peningkatan penggunaan smartphone,” ujar JK Shin, President and Head of IT & Mobile Communications Division Samsung, dalam keterangan persnya, Jumat 4 Mei. Galaxy S III dapat mendeteksi wajah, suara, dan gerakan, GALAXY S III menyesuaikan individu penggunanya untuk memberikan pengalaman yang lebih nyaman dan alami. Dengan fitur inovatif ‘Smart stay’, GALAXY S III mengenali bagaimana konsumen menggunakan ponsel, membaca sebuah e-book atau menjelajahi web. Dengan kamera depan yang mengidentifikasi mata penggu-

na, ponsel akan mengatur ketajaman layar agar dapat melihat lebih nyaman. HP ini dilengkapi fitur ‘S Voice,’ untuk mendengar dan memberi respon terhadap perkataan Anda. Disamping untuk mencari informasi dan perangkat komunikasi basic bagi pengguna, S Voice menyajikan fungsi yang powerful dalam hal mengontrol dan memberi perintah pada perangkat. Termasuk memainkan lagu-lagu favorit, membesarkan atau mengecilkan volume suara, mengirim pesan teks dan email, mengatur jadwal Anda, atau secara otomatis menampilkan kamera dan mengambil foto. Selain mengenali wajah dan suara, GALAXY S III memahami gerakan untuk memberikan kegunaan secara maksimal. Ketika Anda sedang mengirimkan pesan, namun memutuskan untuk melakukan panggilan secara bersamaan, cukup pindahkan ponsel ke telingan Anda dan ‘Direct Call’ akan memanggil nomor mereka. Dengan ‘Smart Alert,’ GALAXY S III juga akan menyelamatkan penggunanya yang tak sempat menjawab pesan atau panggilan tidak terjawab. Ponsel ini akan bergetar untuk memberitahukan notifikasi tak terjawab jika diangkat setelah diam untuk beberapa saat. Samsung GALAXY S III lebih dari sekadar perangkat pribadi yang dapat dinikmati seorang diri namun menginginkan Anda untuk berbagi dan merasakan kelebihan smartphone

JAKARTA -- Persoalan pembebasan lahan yang sering menjadi penghambat pembangunan mulai mendapatkan jalan keluar. Menko Perekonomian Hatta Rajasa mengungkapkan, peraturan presiden yang merupakan turunan dari undang-undang pengadaan tanah bagi pembangunan untuk kepentingan umum sudah rampung dibahas. "Perpresnya sudah selesai, tinggal difinalkan minggu depan," kata Hatta setelah rapat terbatas di Kantor Presiden, kemarin (4/5). Bulan Mei ini, ditargetkan perpres tersebut bisa terbit. Hatta menjelaskan, keberadaan perpres tersebut dinilai penting. Sebab mendukung grand desain pembangunan yang tercantum dalam MP3EI

(masterplan percepatan dan perluasan pembangunan ekonomi Indonesia). Sehingga diharapkan bisa menjadi solusi dari kendala yang dihadapi selama ini. "(Perpres) ini memang memakan waktu lama tiga bulan," katanya. Namun dia juga menjelaskan, pembebasan lahan juga memiliki beberapa tahapan. Mulai dari pengumuman proyek, penentuan lokasi. "Kemudian eksekusi tanahnya dan negosiasi," ujar Hatta. Menurut mantan menhub dan mensesneg itu, dalam undang-undang tidak diatur secara teknis. Misalnya mengenai pembangunan kantor kelurahan. "Apakah harus membentuk tim? Di sinilah perlu pengaturan pusat," terangnya.

Hatta mengungkapkan, saat ini sudah terjadi peningkatan jumlah investasi dalam proyek MP3EI. Yakni dari angka Rp 4 ribu triliun sampai tahun 2014, saat ini sudah terdaftar potensinya mencapai Rp 4.800 triliun. "Tahun 2012 yang ground breaking sangat baik. Sekarang yang masih belum tuntas adalah jembatan Selat Sunda," katanya. Terkait jembatan Selat Sunda itu, Hatta mengungkapkan, karena studi proyek dibiayai pihak swasta, maka diperlukan suatu jaminan dari pemerintah. Hal itu jika studi disetujui, namun setelah proyek berjalan pemerintah menyetopnya. "Kalau pemerintah menyetop, pemerintah harus mengganti studi itu. Ini yang sedang diroses di menkeu," katanya. (jpnn)

Rubrik Khusus Humas Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat

RADAR/HASAN BASRI

FOTO BERSAMA. Gubernur Sulbar Anwar Adnan Saleh foto bersama Bunda PAUD Sulbar, Ny Enny Anggraeni Anwar dan sejumlah anak PAUD di Ballroom d’Maleo Hotel & Convention Mamuju, Selasa 2 Mei 2012.

RADAR/HASAN BASRI

PENGHARGAAN. Gubernur Sulbar, Anwar Adnan Saleh, bersama Wakil Gubernur Sulbar Aladin S Mengga, Wakil Ketua DPRD Sulbar Arifin Nurdin, dan Kepala Disdik Sulbar Jamil Barambangi fotro bersama usai penyerahan penghargaan hari pendidikan nasional, Rabu 3 Mei 2012, di Ballroom d’Maleo Hotel & Convention Mamuju.


Mamuju 3

RADAR SULBAR Sabtu, 5 Mei 2012 VISI PEMERINTAH KABUPATEN MAMUJU

"Gerakan Membangun Mamuju, Menuju Masyarakat Maju dan Mandiri (Gerbang Maju)" MISI I Meneruskan Layanan Pendidikan dan Kesehatan gratis yang semakin dimantapkan TUJUAN

Peningkatan Kualitas Pemerataan Pelayanan Kesehatan serta Peningkatan Kualitas Keluarga

SASARAN

Pelayanan Kesehatan gratis yang berkualitas yang dapat meningkatkan derajat kesehatan masyarakat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk melaksanakan perilaku hidup bersih dan sehat Penempatan Tenaga medis dan paramedic secara proposional Peningkatan Pembinaan Keluarga sejahtera Peningkatan sarana prasaraa kesehatan Masyarakat terbebas dari HIV/AIDS dan penyalagunaan narkoba serta penyakit menular

Drs. H. Suhardi Duka, MM Ir. Bustamin Bausat Drs. H. Habsi Wahid, MM Bupati Mamuju

Tak Produktif, IUP Bakal Dicabut REPORTER: ANDI INDRA EDITOR: SUDIRMAN SAMUAL

MAMUJU -- Sejak tahun 2007 hingga 2012, sebanyak 73 perusahaan pertambangan telah mengantongi Izin Usaha Produksi (IUP) untuk melakukan operasi terhadap lahan potensi pertambangan di Mamuju. Perusahaan pemegang IUP tersebut

telah menguasai dan mem-blok sejumlah lahan tambang pada beberapa kecamatan di Mamuju. Namun, jika perusaahaan tersebut tidak segera berproduksi, Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) Mamuju bakal mencabut IUP perusahaan tersebut. Kepala Distamben Mamuju, Jalaluddin Duka, mengatakan perusahaan tambang yang memiliki IUP belum seluruhnya melakukan operasi produksi.

Hanya ada sekira 10 dari perusahaan yang mengantongi IUP yang menyatakan segera mengelola tambang tahun ini. Olehnya, Pemkab Mamuju akan segera memberikan tindakan tegas kepada perusahaan yang mengantongi izin namun tidak berproduksi. "Kalau perusahaan itu tidak secepatnya melakukan operasi produksi maka izinnya segera dicabut karena pemer-

intah tidak akan membiarkan lahan tambang yang dapat bernilai ekonomi hanya diterlantarkan tanpa dikelola untuk pembangunan daerah,"ujar Jalaluddin. Selain 73 perusahaan tambang pemilik IUP yang diharapkan memberikan kontribusi bagi daerah, juga terdapat 19 perusahaan yang memiliki IUP untuk melakukan operasi produksi mineral bukan logam dan batuan. (*)

RADAR/M SHOLIHIN

TAMBANG GALIAN C. Sejumlah kendaraan proyek sedang mengantri untuk mengambil tanah sebagai tambang galian C.

Pengembangan Potensi Nilam MAMUJU -- Tanaman nilam semakin diminati petani Mamuju. Beberapa kecamatan mulai mengembangkan tanaman jangka pendek yang dinilai memiliki potensi ekonomi tinggi tersebut. Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun) Mamuju, Abraham Lati, mengatakan potensi pengembangan nilam di Mamuju pada dasarnya belum jelas sebab belum ada kajian kesesuaian kondisi lahan dan

Pemkab Anggarkan 2 Unit Mesin Penyuling

iklim untuk tanaman tersebut. Namun, pihaknya tetap memberi dukungan terhadap pengembangan tanaman nilam karena melihat hasil panen petani yang cukup bagus. "Untuk mendukung potensi ini, kami menyiapkan bantuan pengadaan dua unit mesin penyulingan minyak nilam," kata Abraham. Pengadaan mesin penyulingan berasal dari APBD Mamuju tahun 2012, dengan jumlah dana yang dialokasi-

kan sebesar Rp 500 juta. Sedangkan untuk rencana pengembangan, Dishubun Mamuju belum memberikan keterangan pasti. Alasanya potensi nilam ini tergolong baru dan belum ada program yang jelas dari Pemkab Mamuju. "Kami perlu melakukan pendataan lokasi yang akan dikembangkan untuk tanaman nilam. Sehingga dari hasil pendataan tersebut, kami dapat melihat bagaimana potensinya secara riil

dan menentukan penyusunan proses pengembanganya. Tapi yang jelas, program pengadaan dua unit mesin penyulingan, adalah upaya awal untuk mendukung pengembangan nilam," imbuh Abraham. Untuk sementara, tanaman nilam banyak ditemukan di Kecamatan Tommo dan Topoyo. Sedangkan di kecamatan lain, belum terlihat ada petani yang mulai mengembangkan. (mg6/dir)

Antisipasi Demo Buruh, Disnakertrans Gelar Jalan Santai MAMUJU -- Berbeda dengan peringatan hari buruh (may day) di daerah lain yang diramaikan oleh unjuk rasa, may day di Sulbar malah dirayakan dengan jalan santai yang diikuti ratusan peserta, Jumat 4 Mei. Jalan santai dimulai sekira pukul 08.00 wita, dengan mengambil titik start di depan pendopo Lapangan Ahmad Kirang Mamuju. Peserta kegiatan ini terdiri dari berbagai kalangan masyarakat baik buruh kasar, perbankan, instansi pemerintah, hingga jajaran Polres Mamuju. Rute yang ditempuh peserta jalan santai yakni Jalan Andi Pettarani, Jalan Ahmad Yani, kemudian melintasi Jalan Hasanuddin dan kembali menuju Lapangan Ahmad Kirang.

Kepala Bidang Hubungan Industrial Dinas Tenaga kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Sulbar, Zainal Abidin, mengatakan peringatan hari buruh internasional dengan jalan santai dilakukan untuk mengantisipasi unjuk rasa "Apalagi banyak isu yang sering dibicarakan di kalangan pekerja seperti persoalan kontrak kerja, tingkat kesejahteraan, kenaikan harga pangan, situasi harga BBM dan lain-lain. Sayang kegiatan ini tak diikuti pejabat lingkup Pemprov Sulbar,," kata Zainal Abidin, kepada Radar Sulbar. Kegiatan itu sempat dihebokan salah seorang peserta yang kesurupan saat selesai jalan santai. Akibat kesurupan tersebut, panitia menunda sejenak penyerahan doorprize. (rp2/dir)

EKSEKUTIF MAMUJU

RADAR/HASAN BASRI

JALAN SANTAI. Peserta jalan santai menyusuri rute yang ditetapkan panitia.

Wakil Bupati Mamuju

Sekda Mamuju

Bupati Ancam Bubarkan BUMD MAMUJU -- Sejauh ini, Bupati Mamuju Suhardi Duka menilai keberadaan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Mamuju tidak memberikan kontribusi apa-apa terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Olehnya, Suhardi mengeluarkan ancaman bakal membubarkan BUMD Mamuju karena dinilai tidak bermanfaat. Hal tersebut disampaikan kepada Radar Sulbar saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, Jumat 4 Mei. "Tujuan utama pembentukan BMUD adalah sebagai kaki tangan pemerintah daerah untuk mengembangkan ekonomi masyarakat. Namun, sejauh ini tujuan tersebut belum dicapai pengelola BUMD Mamuju," kata Suhardi Duka dengan nada sinis. Suhardi menyatakan sangat menyesalkan kinerja pengelola BUMD Mamuju, sehingga harus melakukan evaluasi terhadap lembaga itu. "Kami memerintahkan BUMD Mamuju untuk segera membuat laporan pertanggungjawaban," kata Suhardi. Setelah laporan pertanggungjawaban tersebut masuk, BUMD Mamuju akan segera dibubarkan dengan pertimbangan BUMD yang diharapkan mampu menopang PAD dan memberikan kontribusi positif tidak dapat bekerja secara maksimal. Setelah proses pembubaran BUMD, pihaknya akan memikirkan kembali untuk membentuk lembaga baru dengan tujuan yang sama yaitu menopang PAD Mamuju. "Dalam proses pembentukannya, harus dikaji serta seleksi agar lembaga baru yang terbentuk betul-betul memberikan kontribusi positif bagi daerah," ujar Suhardi. (mg6/dir)

Rasionalkan Anggaran Pengadaan Notebook MAMUJU -- Kegiatan pengadaan notebook di DPRD Mamuju dengan alokasi anggaran sebesar Rp 225 juta untuk 15 unit dinilai berpotensi markup. Alasan bahwa pagu tersebut hanya sebatas penawaran tidak rasional. Sejumlah organisasi mahasiswa meminta pagu yang dialokasikan untuk pengadan notebook dipangkas hingga sekecil mungkin sehingga mencapai angka rasional. Sebab, penawaran dengan alokasi tersebut dinilai sangat berlebihan. Pimpinan Kota Front Perjuangan Pemuda Indonesia (FPPI) Mamuju, Nirwansyah, meminta DPRD Mamuju melakukan evaluasi terhadap program pengadaan notebook yang anggarannya cukup tinggi. "Sangat jelas nilainya tidak wajar jika untuk pengadaan notebook dengan anggaran sangat besar. Jika dewan tetap melanjutkan program ini, kami akan melakukan aksi sehingga ada pemangkasan anggaran," tegas Nirwansyah. Pernyataan senada disampaikan Sekretaris Umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Mamuju, Nanang Wahidin, saat dikonfirmasi Jumat 4 Mei. Nanang sangat mengecam beberapa program kerja DPRD Mamuju yang dinilai hanya untuk kepentingan pribadi. "Seharusnya dewan lebih banyak membuat program yang memberikan manfaat kepada masyarakat. Kami harap anggaran pengadaan notebook yang dibahasakan hanya sebatas penawaran agar dirasionalkan. Sebab, sangat tidak wajar jika ada harga notebook sebesar Rp 15 juta per unit," pinta Nanang. Jika DPRD Mamuju tetap bersikukuh tidak menurunkan pagu anggaran untuk pengadaan notebook tersebut, Nanang menilai DPRD Mamuju membuktikan tidak adanya kepekaan sebagai wakil rakyat yang harusnya penampung aspirasi masyarakat. (mg6/dir)

Rubrik Khusus Humas Pemerintah Kabupaten Mamuju

RADAR/ANDI INDRA

TINJAU LODS PASAR. Bupati Mamuju, Suhardi Duka, melakukan peninjauan terhadap kondisi pembangunan lods baru di Pasar Regional Mamuju, Jumat 4 April.


4

Parlementaria

RADAR SULBAR Sabtu, 5 Mei 2012

PEMERINTAH PROVINSI SULAWESI BARAT BADAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN PEMERINTAHAN DESA Bangun Mandar Fokus pada RON R = Resources = Pengembangan Kapasitas Sumber Daya Melalui Penyadaran Kritis Masyarakat. O= Organisme / Organisasi = Pengorganisasian Masyarakat dan Penguatan Kelembagaan yang ada di masyarakat. N= Norma / Nilai = Penguatan / Penghayatan Nilai / Hukum yang sesuai dengan Budaya Malaqbi.

H. Anwar Adnan Saleh GUBERNUR

Drs.H.Mulyadi Bintaha,M.Pd KEPALA BPMPD

PNPM Mandiri Pedesaan / Program Pembangunan Pro Rakyat Citra Prosisiprasi Masyarakat Desa dalam pembangunan * Sosial * Ekonomi * Budaya Pengembangan Sumber Daya Manusia Menuju Masyarakat Maju Sejahtera

Diwujudkan melalui 2(dua) program utama: PNPM –MP (Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Pedesaan dan Program BANGUNMANDAR (Pembangunan Desa Mandiri Berbasis Masyarakat)

Dra. HAFNI JABBAR SEKRETARIS

H. ARSYAD, S.Sos., M.Si

H. BAHARUDDIN, S.Sos

KABID. PEMBDY. PEMDES/KEL & PENGUATAN KELEMBAGAAN

KABID. PEMBDY. EKONOMI & PARTISIPASI MASY

ARIFIN. A, S.Pd KABID. PEMBINAAN ADAT & PENGEMB. SOSBUD

Ranperda Retribusi Kekayaan Daerah Bakal Ditolak REPORTER: SYAMSUDDIN EDITOR: AMRI MAKKARUBA

MAJENE -- Rancangan Peraturan Daerah ( Ranperda) tentang Retribusi

Kekayaan Daerah yang diajukan Dinas Pengelolaan Keuangan Pendapatan dan Aset Daerah (DPKPAD) bakal ditolak oleh Badan Legislasi (Baleg) DPRD Majene. Ranperda ini tidak akan dimasukkan dalam program legislasi

daerah (Prolegda) tahun 2012. Alasan DPKPAD mengusulkan Ranperda, untuk mendongkrak pendapatan terhadap sejumlah kekayaan daerah. Tarif retribusi tersebut dinilai sudah tidak layak sehingga perlu regulasi

IST

Rektor Universitas Paramadina, Prof Anies Baswedan (kanan), saat menerima Direktur Usaha dan Keuangan IL9, di ruang kerja Rektor Universitas Paramadina, Jalan Gatot Subroto, Jumat, 4 Mei.

baru. Namun saat dilakukan ekspose di Gedung DPRD Majene, Jumat kemarin, Baleg justru terkejut dengan usulan Ranperda Retribusi Kekayaan Daerah sebab sebelumnya sudah ada Perda tahun 2008 yang mengatur retribusi kekayaan daerah. "Kita heran ternyata regulasi yang digunakan selama ini untuk memungut retribusi adalah perda tahun 1999, pantas tidak memenuhi target, harusnya perda yang digunakan untuk memungut, adalah perda tahun 2008," cetus Abd Wahab, Ketua Baleg kemarin. Lebih jauh legislator PAN ini mangatakan, DPKPAD dalam memungut retribusi kekayaan daerah mutlak mengacu pada Perda 2008 dan tidak boleh menggunakan perda lama sebab tidak mempunyai kekuatan hukum. "Apa yang dilakukan oleh pihak DPKPAD adalah pelanggaran, karena berani menggunakan perda lama padahal sudah ada perda baru," tegasnya.

Terkait masalah ini Baleg DPRD berencana mengundang kepala DPKPAD untuk diminta penjelasannya mengapa menggunakan perda lama. "Kami nanti akan mengundang langsung kepala dinasnya," terangnya. Anggota Baleg lainnya, Idwar mengatakan, Ranperda yang diajukan hampir pasti tidak akan dimasukan dalam Prolegda tahu 2012. "Saat DPKPAD melakukan ekspose alasan mereka mengajukan Ranperda karena ingin meningkatkan pendapatan, kalau begitu mengapa tidak menggunakan Perda 2008 padahal perda itulah yang sah," tutur Idwar. Berbeda dengan H. Rusli, legislator Gerindra ini mengatakan, tidak tercapainya target pendapatan asli daerah (PAD) dari SKPD karena ada indikasi kebocoran karena itu, tingkat pengawasan DPRD harus ditingkatkan. "Saya yakin selama ini mereka tidak mencapai target kerena adanya kebocoran," simpul Rusli. (*)

Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Barat PENGUMUMAN

Nomor : Kw.31.1/2/Kp.00.3/ 1886 /2012

Anies Baswedan Support IL9 JAKARTA -- Rektor Universitas Paramadina, Prof Anies Baswedan, memberikan dukungan penuh terhadap keberadaan Institute Lembang Sembilan (IL9). Hal itu diungkapkan Anies saat menerima kunjungan dari Organizing Commitee Musyawarah Nasional IL9, di ruang kerja Rektor Universitas Paramadina, Jalan Gatot Subroto, Jumat, 4 Mei. Hadir pada kesempatan tersebut, Ketua Organizing Commitee Munas IL9 yang juga Direktur Usaha dan Keuangan IL9, James Martin, didampingi Sekretaris OC, Vicky F Umpusinga.

Menurut Anies, di negeri ini memang dibutuhkan orang-orang terpelajar dan mau berbuat untuk negeri tanpa menghitung pamrih. Anies sendiri saat ini tengah menghelat program Kelas Inspirasi Indonesia Mengajar. Saat ini sebut Anies, dihelat di 25 Sekolah Dasar di Jakarta sebagai percontohan. "Kami tidak ingin menyebut ini sebagai proyek. Karena dengan kelas inspirasi ini, kami mewakafkan badan untuk mengajar, menularkan inspirasiinspirasi ke seluruh pelosok negeri," ujar Anies.

PARLEMENTARIA

Namun ke depan, kelas inspirasi tersebut akan dikembangkan ke seluruh Indonesia. Untuk itu, Anies meminta dukungan kepada PT Media Fajar yang tersebar di seluruh pelosok Indonesia, untuk bisa mengabarkan program tersebut, sehingga bisa memberi inspirasi positif buat seluruh bangsa Indonesia. "Kami ingin, Fajar bisa meneruskan cerita-cerita menginspirasi tersebut, sehingga ke depan akan lahir generasigenerasi yang positif," ujarnya. Munas IL9 sendiri, akan digelar pada 28 Juni mendatang di Batam. (fmc)

Rubrik Khusus Humas DPRD Sulawesi Barat

Menindaklanjuti Pengumuman dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) Pusat via website: bkn.go.id tanggal 30 April 2012 tentang daftar Tenaga Honorer di lingkungan Kementerian Agama Kategori I yang memenuhi kriteria berdasarkan hasil verifikasi dan validasi, dengan ini disampaikan kepada seluruh tenaga honorer untuk melihat daftar nama tersebut pada website: bkn.go.id atau di Kantor Kementerian Agama Kabupaten di lingkungan Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Barat. Demikian disampaikan untuk menjadi perhatian. Mamuju, 03 Mei 2012 Kepala Kanwil Kementerian Agama Prov. Sulawesi Barat TTD Drs. H. MUKHLIS LATIF,M.Si NIP. 19591231 198903 1 021

Rubrik Khusus Humas DPRD Kabupaten Mamuju

LEGISLATIF MAMUJU

RADAR/HASAN BASRI

HADIRI RAMAH TAMAH. Wakil Ketua DPRD Sulbar H Arifin Nurdin dan Anggota Komisi II DPRD Sulbar H Amran HB menghadiri ramah tamah peringatan Hardiknas di d’Maleo Hotel Mamuju, Rabu 2 Mei 2012.

RADAR/ANDI INDRA

DPRD MAMUJU. Anggota DPRD Mamuju saat mengikuti rapat paripurna beberapa waktu lalu.


Pemilukada 5

RADAR SULBAR Sabtu, 5 Mei 2012

DPRD Kabupaten Mamasa 1. 2. 3. 4.

Komitmen dan Konsistensi Menjalankan Amanat Rakyat Memberi Perlindungan Hukum dan Rasa Nyaman Terhadap Rakyat Kabupaten Mamasa Menghargai Setiap Aspirasi Rakyat Demi Pembangunan di Kabupaten Mamasa Senangtiasa Menjaga Persatuan dan Kesatuan Dalam Bingkai Mesa Kada Diputuo Pantan Kada Dipomate

Simon, SH

Thomas D

Ketua DPRD Kabupaten Mamasa

Wakil Ketua DPRD Mamasa

Wakil Ketua DPRD Mamasa

Menuju Pemilukada Polman

Pilgub DKI Jakarta

Pengambilan Nomor Urut Dimatangkan PENGAMBILAN nomor urut calon gubernur dan wakil gubernur DKI, menjadi perhatian KPU DKI. Lembaga penyelenggara pesta demokrasi di ibukota itu, tengah menyiapkan mekanisme yang tepat. Siapakah yang terlebih dahulu mengambil nomor urut. Apakah seperti tes kesehatan, di mana mereka yang mendaftar ke KPU terlebih dahulu. Atau sesuai abjad. “Kami masih memikirkan bagaimana mekanismenya. Sebab, calonnya kan banyak,” ujar Ketua KPU DKI Dahliah Umar. “Kami juga akan menelepon KPU di daerah yang calon gubernurnya banyak. Seperti Bengkulu atau Aceh,” imbuhnya. Seperti siapakah yang pertama mengambil dan sebagainya. Hal itu agar tidak ada anggapan nomor urut sudah diatur. Atau memberikan keistimewaan kepada salah satu cagub. Adapun penetapan dan pengambilan nomor urut, diperkirakan tanggal 12 dan 13 Mei. “Antara Sabtu dan Minggu, kami sengaja cari hari yang libur,” beber Dahliah. Dia menambahkan, untuk tempatnya dicari yang aman. Serta bisa menampung orang banyak. Tetapi di sisi lain, anggarannya tidak terlalu besar. “Kami masih mencari di mana tempatnya. Kayaknya di luar,” terang wanita berjilbab tersebut. Adapun yang mengikuti penetapan dan pengambilan nomor urut, adalah cagub dan

H Muhammdiyah Mansyur

cawagub yang memenuhi syarat. “Siapa pasangan yang lolos, akan kami umumkan pada 10 Mei mendatang,” pungkas Dahliah. Sementara itu, Wakil Ketua Bidang OKK Organisasi, Kaderisasi, Keanggotaan DPD Partai Gerindra DKI Jakarta Syarif mengingatkan, jangan sampai pengundian sudah direkayasa. Harus menghargai orang. “Kalau menurut saya pribadi, nomor urut satu jadi rebutan. Itu menurut pendapat saya pribadi,” ujarnya. Syarif berharap, KPU DKI memperhatikan dengan serius hal itu. Tidak ketinggalan tempat pengambilan nomor urut, juga harus diperhatikan. “Tim kampanye yang diundang, taruhlah 20 orang. Belum massa yang di luar tim. Saya sebagai tim cagub, usul tempat yang besar. Karena nanti tentu ada pengerahan massa, dari calon yang lolos,” katanya. Menurut Syarif, pengambilan nomor urut, suasananya bisa seperti pendaftaran calon. Di mana saat itu, ribuan pendukung mengawal masingmasing calon. “Apalagi nanti hari libur, dan calon telah diumumkan lolos. Tentu eforianya sangat tinggi, karena senang jagonya lolos jadi cagub,” ujarnya. “Hitung saja, jika setiap calon diiringi minimal ada 500 pendukung, kali enam pasang calon. Berapa orang itu, jadi tempatnya harus luas,” pungkas Syarif. (jpnn)

RADAR SULBAR Pertama dan Terbesar di Sulawesi Barat

Terbit Sejak 10 Juni 2004 Dalam melaksanakan tugas Jurnalistik, wartawan Radar Sulbar dibekali tanda pengenal dan tidak diperkenankan menerima maupun meminta imbalan dari nara sumber

Sekretaris Demokrat Sulbar Dukung Munarfa REPORTER: JHAMHUR ANJASMARA EDITOR: AMRI MAKKARUBA

POLEWALI -- Sekertaris DPD Partai Demokrat Sulawesi Barat AM Natsir

Nawawi menjagokan Inspektur Inspektorat Sulbar, Munarfa Atjo di Pemilukada Polewali Mandar 2013. Hal tersebut diungkapkannya ketika ditemui saat melakukan silaturrahmi di Kantor DPRD Polewali Mandar, Jumat 4

NET

Mei kemarin. Manurut Natsir, figur yang dimiliki oleh Munarfa Atjo dengan jargon Barakka, adalah sosok pemimpin masa depan bagi Polewali Mandar, dan pengalaman yang dimiliki Munarfa selama ini sangatlah potensial menjadi modal dalam memimpin daerah ini kedepan. "Jadi saya sampaikan ini bukan karena saya dengan Munarfa punya hubungan kekerabatan, tapi ini murni saya sampaikan sebagai penilaian saya secara pribadi pada yang bersangkutan," tutur Natsir. Katanya, Munarfa Atjo merupakan sosok birokrasi yang sampai saat ini tidak memiliki kecacatan secara personal dalam setiap jabatan yang pernah ditempatinya. Mulai menjabat beberapa posisi di Polewali Mandar maupun di Pemprov Sulbar. Sehingga bisa menjadi alasan bagi siapapun untuk mengusungnya di Pemilukada Polewali Mandar 2013. "Makanya saya secara pribadi sangat menginginkannya menjadi salah satu kandidat calon di Pemilukda Polman, bahkan berharap Munarfa Atjo menjadi andalan pilihan masyarakat Polewali Mandar dalam menentukan pilihan pemimpin masa depannya," kunci Natsir. (*)

PENERBIT: PT RADAR SULAWESI BARAT, Pembina: HM Alwi Hamu, H Syamsu Nur, Komisaris Utama: H Andi Syafiuddin Makka, Komisaris: HM Subhan Alwi, Irwan Zainuddin Direktur: Naskah M. Nabhan, Wakil Direktur Pemasaran: Muhammad Ilham, Penasehat Hukum: Ridwan J. Silamma, SH. Pemimpin Redaksi/Penanggungjawab: Naskah M Nabhan, Wakil Pemimpin Redaksi/Wakil PenanggungJawab: Muhammad Ilham, Redaktur Pelaksana: Sudirman Samual Redaktur: Muh. Amri Makkaruba, Chaerul Marfan, Dewan Redaksi: Naskah M. Nabhan, Muh. Ilham, Sudirman Samual Reporter: Jamhur Anjasmara, Syamsuddin Rahman, Syamsuddin HB, Hasan Basri, Muhammad Sholihin, Juniardi, Layouter/Desain Grafis: Shofiandhy BT, Irwansyah HB, Rahmat, Hendra, IT - Website: Muh. Ridwan Alimuddin, Chalid Mawardi. Keuangan: Yuli Sulianti (Manager), Virra Eka Fitra Sari, Iklan/Sponsorship: Mawarni Simargolang (Manager), Sirkulasi: Firdaus Paturusi (Koordinator), Rismayanti, Rukman. Alamat Kantor Mamuju: Jl. Jend. Sudirman No. 50, Telp./Fax. 0426-22138, Majene: Jl. Gatot Subroto, Pusat Pertokoan Majene Lt. 2 Telp. 0422-22123 (M. Yunus Alibin), Polewali: Jl. H.A. Depu No. 39, Telp. 0428-23203 (Hasanuddin), Pasangkayu: Jl. Trans Sulawesi No. 52, Telp/HP: 0813 4247 1414, (Andi. Safrin M), Makassar: Graha Pena, Jl. Urip Sumoharjo No. 20, Telp. 0411-5238913/085299874232 (Agussalim), Jakarta: Jl. Kebayoran Lama No. 17, Telp. 021- 5322632 (Andi Syamsuri), Surabaya: Jl. Pasar Kembang Ruko Green Flowers Blok B1 No. 20 Surabaya, Telp.081342763676 (Sukri) Percetakan: PT Fajar Utama Intermedia Cabang Sulbar. Harga Langganan: Rp 65.000/Bulan, Harga Eceran: Rp 3.000/Eksamplar. Harga Iklan: Iklan Umum/Display: Berwarna (FC) Rp25.000/mmk, Hitam Putih (BW) Rp15.000/mmk, Iklan Reguler Rp 6.000/mmk, Iklan Duka Cita Rp 8.000/mmk, Iklan Mungil (FC) Rp 4.000/mmk, Iklan Mungil (BW) Rp 2.000/mmk, Iklan Kolektif Rp1 juta/ ktk, Iklan Baris Rp 5.000/baris, Radar Society: 1/2 hal. Rp 5.000.000, 1 hal. Rp 10.000.000.

Rekening Bank: PT. Radar Sulawesi Barat, BRI Cabang Mamuju, No. 0218-01-012598-50-9

PARLEMENTARIA

Rubrik Khusus Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Polewali Mandar

RADAR/JHAMHUR ANJASMARA

DISKUSI. Sejumlah amggota DPRD Polewali Mandar (Polman), sedang berdiskusi soal aspirasi yang masuk di lembaga ini.


6 Opini Meneropong Wajah Pendidikan di Tanah Mandar Oleh: Umar Sahaf

Staff Pengajar Unsulbar

DUNIA pendidikan di Indonesia saat ini menjadi perhatian khusus dari pemerintah. Hal ini ditandai dengan pengalokasian anggaran pendidikan sebesar 20 persen dari APBN. Tentu saja hal ini menjadi berita menggembirakan bagi kita khususnya para pendidik maupun tenaga kependidikan serta orang-orang yang terlibat dalam pendidikan. Namun yang menjadi tanggungjawab kita adalah bagaimana anggaran tesebut dimanfaatkan dengan baik agar penggunaannya tidak salah sasaran. Hal yang mendasar adalah bagaimana meningkatkan kualitas guru sehingga mampu menghasilkan anak didik yang berkualitas pula. Sulbar sebagai salah satu daerah yang secara kuantitas memberikan sumbangsih terhadap kemajuan pendidikan Indonesia pada umumnya dan Sulawesi pada khususnya. Hal ini ditandai dengan semakin banyaknya mahasiswa Mandar terdaftar di perguruan tinggi di Indonesia. Disamping itu, salah satu daerah di Sulbar yaitu Majene yang diarahkan sebagai pusat pendidikan di tanah Mandar ini semakin berbenah diri dengan ditandai berdirinya berbagai perguruan tinggi termasuk persiapan perguruan tinggi negeri. Namun hal tersebut tidak diikuti dengan kualitas anak didik. Salah satu faktor penyebabnya adalah kualitas pendidik baik secara moral maupun pengetahuan yang belum merata di setiap daerah di tanah Mandar, sehingga lulusan anak didik masing-masing sekolah masih jauh dari

standar mutu pendidikan nasional. Untuk mengatasi hal tersebut diperlukan kerjasama semua pihak agar mutu pendidikan di daerah ini lebih ditingkatkan. Pemerintah dalam hal ini Dinas Pendidikan Sulbar dan Dinas Pendidikan di setiap daerah di provinsi ini seharusnya semakin mendukung kegiatan yang sifatnya inovatif dalam rangka memajukan pendidikan di setiap wilayah. Pemerintah daerah dalam hal ini pemerintah propinsi dan kabupaten seharusnya mendukung program pendidikan secara nasional dengan setidaknya menganggarkan dana dalam APBD lebih banyak dibandingkan dengan sektor lain, sehingga mendorong program pemerintah secara nasional di bidang pendidikan. Sebagaimana daerah-daerah lain yang telah maju, setidaknya kemajuan mereka tidak dapat dipisahkan akan keberadaan pendidikan di daerah tersebut. Hal ini tentu saja menjadi catatan bagi pemerintah daerah ini untuk belajar dari mereka. Apalagi daerah ini merupakan propinsi termuda di Indonesia, setidaknya membutuhkan sumber daya manusia yang berkualitas dalam menghadapi persaingan baik secara nasional maupun internasional. Dalam mendorong majunya pendidikan di tanah Mandar ini setidaknya ada beberapa hal yang harus kita perhatikan. Ada empat hal yang perlu dibenahi oleh pemerintah daerah baik propinsi maupun kabupaten kota dalam membantu pemerintah pusat mempercepat pencerdasan bangsa (dalam hal ini pencerdasan moral dan intelektual bangsa) yang termaktub dalam pembukaan UUD 1945. Pertama, pola rekruitmen calon guru yang jauh dari praktek kolusi dan nepotisme. Hal ini sangat penting diperhatikan agar para calon guru yang lolos seleksi benar-benar memiliki kemampuan mendidik, sehingga berdampak baik pada pe-

warning Semua isi artikel/tulisan yang berasal dari luar, sepenuhnya tanggung jawab penulis yang bersangkutan

RADAR SULBAR

RADAR SULBAR Pertama dan Terbesar di Sulawesi Barat

Pasang IKLAN Atau Tidak Terima KORAN Hubungi: Sirkulasi: Firdaus Paturusi (Koordinator), Rismayanti, Rukman. Alamat Kantor Mamuju: Jl. Jend. Sudirman No. 50, Telp./Fax. 0426-22138 Majene: Jl. Jend. Sudirman No. 167, Telp. 0422-21157 (M. Yunus Alibin), Polewali: Jl. H.A. Depu No. 39, Telp. 0428-23203 (Hasanuddin), Pasangkayu: Jl. Trans Sulawesi No. 52, Telp/HP: 0813 4247 1414, (Andi. Safrin.M), PENERBIT: PT RADAR SULAWESI BARAT

Rp 65.000

/Bulan

serta didik yang dihasilkan. Ketika tahapan seleksi ini sudah bersih dari kolusi dan nepotisme maka tentu saja pemerintah daerah juga tidak perlu risau dengan lulusan sekolah-sekolah yang ada di tanah Mandar ini karena mereka dididik oleh orang-orang yang professional pada bidangnya. Yang menjadi pertanyaan kita adalah apakah pemerintah daerah mau menjamin agar proses ini benarbenar bersih dari kolusi dan nepotisme? Itu kembali pada pemerintah daerah, sejauh mana merespon kondisi pendidikan di daerah ini. Kedua, politisasi pendidikan sebisa mungkin dihindari. Mengapa hal ini sangat penting? Sudah menjadi masalah klasik di negeri ini, tatkala penguasa memilih pejabat yang ingin menempati suatu satuan kerja tidak lagi menjadikan keahlian menjadi nowor wahid sebagai syarat utama, akan tetapi justru lebih mengedepankan pada aspek seberapa besar sumbangsi seseorang dalam proses suksesi menuju kursi penguasa. Oleh karena itu pemerintah harus memilih orang-orang yang akan memimpin satuan kerja benarbenar dipilih sesuai keahliannya. Terkhusus lagi di bidang pendidikan, karena bidang ini sangat menentukan peningkatan sumberdaya manusia di daerah ini. Bukankah kata bijak mengajarkan; jika seseorang dipilih bukan karena keahliannya maka tunggu kehancuran menghampirinya. Kita agak terusik tatkala mendengar beberapa celoteh dari beberepa guru yang prihatin akan kepemimpinan beberapa kepala sekolah yang jauh dari yang mereka harapkan. Cenderung hanya sebuah pemaksaan karena mungkin secara administrasi orang-orang tersebut memenuhi syarat menjadi kepala sekolah, tapi aspek yang paling utama diabaikan. Sementara masih banyak yang lebih kompeten di bidang tersebut untuk men-

Pengirim naskah artikel/opini/SdP harus melampirkan foto copy identitas dan nomor telepon yang bisa dihubungi. Tulisan diterima dalam bentuk flash disk/disket. naskah tulisan/opini minimal 4 halaman.

RADAR SULBAR Sabtu, 5 Mei 2012

Tajuk

empatinya. Tapi mungkin karena begitu besar sumbangsi mereka dalam proses suksesi sehingga tidak ada pilihan lain kecuali membalas jasa mereka dengan memberikan posisi yang seharusnya tidak layak mereka tempati. Ketiga, pengalokasian anggaran lebih besar dibandingkan sektor lain. Kita tidak bisa pungkiri bahwa dukungan dana sangat membantu dalam percepatan pencerdasan anak bangsa terlebih lagi bagi daerah yang secara umum masyarakatnya masih sulit mendapatkan akses komunikasi dengan baik. Maka alangkah tidak wajarnya tatkala pemerintah sangat antusias dalam setiap acara menyampaikan dukungannya dalam dunia pendidikan, sementara dalam kenyataannya belum mampu menganggarkan dana pendidikan melalui APBD secara proporsional. Mari kita belajar dari daerah-daerah yang sudah maju. Mereka tidak bisa dilepaskan akan begitu besarnya perhatian pemerintah mereka dalam hal alokasi anggaran pendidikan. Disamping itu pemerintah daerah seharusnya juga pro aktif dalam menghadirkan kerjasama baik secara nasional maupun internasional. Mari kita belajar dari daerah tetangga kita Sulawesi Selatan, dimana pemerintahnya dalam hal ini pemerintah propinsi bersedia menganggarkan melalui APBD setiap tahun untuk menyekolahkan putraputri terbaik mereke baik dalam dan luar negeri baik dijenjang S2 maupun S3. Memang agak sulit, akan tetapi setidaknya ada upaya yang mengarah kesana meskipun besarannya tidak sama dengan daerah yang saya sebutkan di atas. Keempat, pengawasan terhadap proses pelaksanaan pendidikan perlu dimaksimalkan. Jika upaya rekruitmen sudah dilakukan dengan baik, politisasi dalam memilih nahkoda dalam dinas pendidikan sejauh mungkin dihindari. Baca HAL.7

Artikel dapat dikirim via email:radarsulbar01@gmail.com

Diperlukan Data yang Sesungguhnya MASUK dalam daftar honorer kategori satu (K1), ternyata belum menjamin 100 persen bahwa seorang honorer akan diangkat jadi CPNS. Mereka yang sudah masuk dalam daftar K1 tapi dinyatakan tidak memenuhi kriteria (TMK), berpeluang dimasukkan ke K2. Perlu diketahui, honorer yang masuk K1 sesuai dengan Permenpan & RB Nomor 5 tahun 2010 adalah honorer yang bekerja di instansi pemerintahan terhitung mulai tanggal (TMT) 1 Januari 2005, secara terus menerus. Pembiayaan honornya dibiayai langsung oleh APBD atau APBN. Sedanag honorer K-2, kebanyakan adalah honorer sekolah dan sejenisnya. Biasanya mereka digaji lewat sumber dana lain, seperti BOS (Bantuan Operasional Sekolah) dan lainnya. Peralihan honorer K1 menjadi K2 menurut justru akan semakin mudah. Sebab honorernya tidak perlu mengisi formulir pendataan K2 lagi. Mengapa? Karena mereka sudah melewati tahap verifikasi dan validasi. Artinya syaratsyarat honorer tertinggalnya sudah terpenuhi. Hanya karena masalah sumber pembiayaannya saja hingga mereka tidak masuk K1. Meski honorer K1 berpeluang dimasukkan ke K2, namun yang masa pengabdiannya di atas tahun 2005 tetap tidak bisa. Sebab, syarat utamanya harus yang SK-nya paling akhir per 2005. Pihak Menpan & RB sudah mewantiwanti, jika dalam pengaduan akan ketahuan mana honorer K1 yang TMK karena pembiayaan atau faktor manipulasi. Kalau karena manipulasi data, jelas tidak bisa dimasukkan kategori honorer tertinggal. Jadi lampirkanlah data yang sesungguhnya. Jangan ada manipulasi! (**)

IKLAN MUNGIL IKLAN MUNGIL IKLAN MUNGIL IKLAN MUNGIL IKLAN MUNGIL IKLAN MUNGIL IKLAN MUNGIL IKLAN MUNGIL IKLAN MUNGIL

LOWONGAN KERJA Sebuah Perusahaan yang bergerak di Bidang Otomotif, membutuhkan Karyawan dgn posisi sbb: 1.Servise Manager 2.Sales Consultan 3.Administrasi Persyaratan: 1.Pria/Wanita Usia Max 27 Thn. 2.Pendidikan Minimal D3/S1 3.Memiliki Kendaraan Pribadi dan Sim C/A 4.Mampu Bekerjasama dlm Team Work 5.Mampu Bekerja dibawah Tekanan 6.Berpengalaman dibidangnya Apabila anda berminat,segera kirim atau antar langsung Lamaran, Foto & Identitas terbaru,CV. Ke Alamat PT.Megahputra Sejahtera Cab. Polman. Paling Lambat 10 Hari Setelah Iklan Terbit PT . MEGAHPUTRA SEJAHTERA POLMAN JL.A.YANI NO. 200 POLEWALI TELP. 0428-2410975

Office: Jl. Dr. Ratulangi No.3 Pekkabata Polewali Mandar Sulbar Telp: 0428-22284 E-mail: st933fm@telkom.net

RADAR SULBAR Pertama dan Terbesar di Sulawesi Barat Pasang IKLAN Atau Tidak Terima KORAN Hubungi: Sirkulasi: Firdaus Paturusi (Koordinator), Rismayanti, Rukman. Alamat Kantor Mamuju: Jl. Jend. Sudirman No. 50, Telp./Fax. 0426-22138 Majene: Jl. Jend. Sudirman No. 167, Telp. 0422-21157 (M. Yunus Alibin), Polewali: Jl. H.A. Depu No. 39, Telp. 0428-23203 (Hasanuddin), Pasangkayu: Jl. Trans Sulawesi No. 52, Telp/HP: 0813 4247 1414, (Andi. Safrin.M), PENERBIT: PT RADAR SULAWESI BARAT

Rp 65.000

/Bulan


Sambungan 7

RADAR SULBAR SABTU 5 MEI 2012

Pimpin Pemuda Pancasila, Bangkitkan Nilai Pancasila LANJUTAN HALAMAN 1

Pemuda pancasila ini lahir 28 okjotber 1959. Lahir dalam satu wawasan kebangsaan yang dinafasi oleh cita-cita luhur proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia (RI) dalam mewujudkan masyarakat adil dan makmur dan mempertahankan keutuhan NKRI. Dalam menjalankan roda organisasi, program apa saja yang akan dilakukan oleh PP? Program yang kita laksanakan harus bersinergi dengan ideologi organisasi ini. Adapun tugas spesifik PP adalah ada empat ikrar sesuai dengan nafas organisasi ini. Pertama, bertanah air satu tanah air Indonesia, berbangsa satu bangsa Indonesia, bahasa satu bahasa Indonesia, dan ideolog satu yakni Pancasila. Itulah yang akan menjadi landasan bagi kader PP dalam menjalankan dan mengabdikan diri di organisasi. Sebagai organisasi sosial kemasyarakatan, langkah apa yang akan Anda lakukan? Tentu dengan amanah ini, kita sudah persiapkan langkah-langkah yang akan dilakukan. Ya, kembali pada landasan empat ikrar kebangsaaan Indonesia. Sebab sekarang ini, nilai-nilai Pancasila mulai tergeser di tengah masyarakat. Nilai-nilai luhur pancasila sudah tidak seutuhnya dijalankan oleh masyarakat. Itulah yang akan menjadi perjuangan kita kedepan. Tugas lainnya apa? Tugas lain adalah, saya akan bermitra dengan Pemerintah Daerah (Pemda) dalam memberikan pemikiran yang konstruktif dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan di daerah ini. Olehnya itu, perlu adanya suatu pendekatan-pendekatan program yang nantinya akan disinkronkan antara program PP dan Pemda. PP ingin mengambil peran dalam sumbangsih pemikiran terhadap Pemda. Ini tentunya harus didukung dengan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). Bagaimana Anda melakukannya? Saya kira, kualitas SDM bagi kader itu perlu dalam sebuah organisasi. Saya ingin anggota PP mempunyai suatu kapabilitas. Olehnya itu, pengkaderan bagi semua anggota akan digalakkan dalam meningkatkan kapasitinya. Saya tidak mau kader PP terkesan tidak memiliki kapasitas. Nah, dengan kualitas dan kapasitas yang dimiliki, maka kita bisa menempatkan posisi strategis terhadap Pemda karena ditunjang dengan pemikiran konstruktif dalam mendukung program pemerintah. Terhadap nilai-nilai pancasila yang sepertinya mulai pudar, apa yang akan Bapak lakukan dalam mengembalikan nilai-nilai tersebut? Saya kira semangat patriotisme kita harus bina pada generasi pemuda. Tentu kita akan menjalin kerja sama dengan pihak sekolah. Hal itu dalam rangka memberikan pembinaan dan motivasi pentingnya menanamkan semangat pancasila dalam diri kita. Hal ini perlu, sebagai generasi penerus bangsa, sejak dini harus ditanamkan pemahaman tentang pentingnya menjaga nilai-nilai luhur pancasila dalam menjunjung tinggi semangat NKRI. (*)

Meneropong Wajah Pendidikan di Tanah Mandar LANJUTAN HALAMAN 6

Lalu anggaran daerah juga sudah memadai, maka langkah selanjutnya adalah bagaimana pemerintah memiliki alat kontrol dalam bentuk pengawasan bisa berjalan dengan baik dengan memegang prinsip keterbukaan sehingga masyarakat mampu memberikan kepercayaan terhadap proses pendidikan yang berjalan. Mungkin bagi sebagian orang hal ini sangat sepele, namun jika hal itu tidak dilakukan dengan baik maka kita tidak bisa berharap banyak akan suksesnya pendidikan. Kita perlu jujur mengatakan bahwa dengan rendahnya pengawasan terhadap dunia pendidikan pada umumnya, maka tidak heran banyak oknum yang memanfaatkan kelemahan ini. Sebut saja banyak oknum mulai dari guru, kepala sekolah, pengawas, dengan dalih ingin membantu siswa agar lulus ujian nasional, mereka berusaha dengan berbagai cara agar mewujudkan hal tersebut karena dengan alasan jika banyak diantara siswa mereka tidak lulus akan berdampak pada nama baik sebagai guru yang memegang bidang study tertentu, berdampak pada nama baik sekolah. Dan anehnya lagi kegiatan tersebut biasanya secara terstruktur sehingga perlu kesadaran bersama semua pihak. Ingat bukankah agama Islam mengajarkan kepada manusia untuk tolong menolong dalam kebaikan dan jangan tolong menolong dalam kejahatan. Bukankah hukum negara kita juga melarang tindakan tersebut? Jawabannya adalah sejauh mana kita sadar bahwa semua yang kita lakukan itu tidak baik bagi citra dan kualitas pendidikan di daerah kita. Semoga kita senantiasa berusaha untuk menjauhkan diri-diri kita dari hal-hal yang kurang baik khususnya dalam sektor pendidikan ini. (**)

Banyak Gebrakan,

Dahlan Iskan Masuk Nominasi Tokoh Tahun Ini JAKARTA -- Anugerah Seputar Indonesia (ASI) 2012 memasukkan nama Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan sebagai salah satu nominator untuk kategori Tokoh Tahun Ini. Dahlan akan bersaing dengan dua tokoh lainnya, yakni Jusuf Kalla dan Rahmat Gobel. Lalu apa alasan RCTI memasukkan nama Dahlan Iskan sebagai nominasi tokoh tahun ini? Wakil Pemimpin Redaksi RCTI Putra Nababan menjelaskan, Dahlan Iskan adalah tokoh yang kerap diberitakan karena gebrakangebrakannya di PLN dan BUMN. "Kita tahu bagaimana PLN yang dulunya byarpet sekarang sudah lumayan baik," kata Putra Nababan saat ditemui di MNC Tower Jakarta Pusat, Jumat 4 Mei. Dahlan, tambah Putra, juga merupakan salah satu menteri yang cukup mendapat sorotan

dari masyarakat dan melakukan gebrakan-gebrakan di banyak perusahaan BUMN. "Saya rasa dia layak disandingkan dengan tokoh-tokoh lainnya menjadi tokoh tahun ini," jelasnya. Ia juga membantah dugaan pemilihan nama JK dan Dahlan Iskan sebagai nominator tokoh tahun ini merupakan upaya membantu pencapresan keduanya. "Kita bukan melihat indikasi capresnya, tapi kerja nyata apa yang mereka telah buat," beber Putra. Ia juga menganggap, bahwa JK dan Dahlan Iskan tidak melakukan kampanye seperti yang mulai dilakukan calon lain. "Saya rasa mereka menjadi capres kampanyenya kurang menonjol, apakah itu akan dikaitkan dan justru membantu mereka menjadi capres kita nggak ada urusan dengan itu," tegas Putra. (abu/jpnn) Dahlan Iskan

Pemprov Usul Formasi CPNS 2012 LANJUTAN HALAMAN 1

Usulan formasi yang telah diajukan tersebut hanya untuk formasi kesehatan dengan alasan formasi pendidikan hanya di kabupaten, sementara formasi teknis yang mendesak belum ada di Sulbar. Ansar menambahkan, usulan formasi itu berdasarkan surat Menpan dan RB nomor B/027/M.PAN & RB/ 4/2012 tentang Penyampaian Hasil Hitungan Jumlah Kebutuhan Pegawai. Usulan tersebut telah melalui pertimbangan analisis jabatan serta redistribusi

staf. "Untuk pelaksanaan tes, kita masih menunggu petunjuk dari Menpan dan RB. Semua usulan adalah untuk formasi kesehatan, sebanyak tujuh jenis jabatan. Sedangkan untuk usulan tenaga teknis yang mendesak kita ajukan formasi dokter hewan tapi belum dapat dipastikan diterima atau tidak," pungkas Ansar. Diklat Prajabatan Diklat prajabatan bagi

CPNS untuk menjadi PNS akan semakin panjang waktu pelaksanaannya. Jika sebelumnya 132 jam atau tiga minggu, mulai 2013 menjadi 570 jam atau selama tiga bulan. "Saat ini pelaksanaan Diklat Prajabatan golongan II dan III masih menggunakan peraturan yang berlaku yaitu selama 132 jam. Ke depan, akan ada kebijakan baru dimana pelaksanaannya selama tiga bulan. Nantinya pemberlakuannya mulai tahun mendatang," tutur Kasubag

Humas dan Protokol Badan Kepegawaian Negara (BKN) Petrus Sujendro di Jakarta, Kamis 3 Mei. Penambahan waktu pelaksanaan diklat ini, lanjutnya, untuk lebih mendidik para CPNS dalam menjadi pelayan masyarakat. Sebagai abdi masyarakat, PNS dituntut untuk memberikan service yang maksimal. Selain itu, PNS dituntut harus berwawasan NKRI agar siap ditempatkan di mana saja. "Prajabatan tiga minggu

kurang bisa mendidik CPNS. Karena itu ada penambahan waktu agar terbentuk semangat melayani dan wawasan NKRI setiap calon PNS," terangnya. Terkait permasalahan pemalsuan keterangan bagi CPNS pada saat mendaftar kali pertama, menurut Petrus bila PNS tersebut terbukti memberikan keterangan palsu, maka dapat diberhentikan tidak dengan hormat. Juga tidak dapat mendaftar menjadi PNS di manapun. (*)

Yang menjadi masalah, kata Ashar, karena peserta ujian tidak punya akses ke sekolah itu. Khususnya anakanak yang tinggal di Lingkungan Danga. "Bisa jadi mereka tak akan ujian kalau luapan sungai tak surut. Sebab selain melalui jembatan ini, warga bisa menyeberang saat air surut," ungkap Ashar. Di tempat sama Lurah Binanga, Ilyas, menyampai-

kan bahwa bencana ini telah dilaporkannya kepada sejumlah pihak. Namun sembari menunggu tindakan Pemerintah Kecamatan Mamuju dan Pemkab Mamuju, ia meminta agar warga tetap berhati-hati, apalagi saat ini curah hujan mulai meningkat. "Saya segera koordinasi dengan atasan. Karena ini harus segera ditangani," singkatnya. (ham)

erahkan analisis jabatan dan analisis beban kerja sebelum membuka penerimaan CPNS. Tanpa itu, kata Azwar, pihaknya tidak akan memberikan kouta pengangkatan. "Apalagi bagi daerah yang belanja pegawainya diatas 50

persen dari APBD, saya juga tidak akan memberikan kouta pengangkatan," tuturnya. Disebutkan, pemerintah hingga saat ini masih tetap menerapkan kebijakan moratorium penerimaan CPNS hingga tahun 2013. Sementara

penerimaan CPNS jalur khusus tetap akan dibuka, namun hanya kepada jurusan-jurusan tertentu yang dibutuhkan daerah, seperti penyuluh pertanian, perkebunan, kehutanan, perikanan, serta tenaga guru dan kesehatan. (fmc/ham)

dengan Mankiw (2007), kebijakan rule dimaksudkan untuk mengeliminir masalah time inconsistency (inkonsistensi waktu). Hal ini nampak pada APBN 2011yang memberikan fleksibilitas kepada pemerintah untuk menaikkan harga BBM. Opsi di atas diabaikan pemerintah dengan alasan APBN masih aman. Padahal, saat itu harga minyak dunia sudah jauh lebih besar dari asumsi APBN 2011. Pengalaman delapan negara Asia termasuk Australia juga telah menyesuaikan harga BBM domestiknya pada awal tahun 2011. Kenaikan tertinggi terjadi di Filipina dan Singapura, yaitu masing-masing sekitar 11 dan 16 persen (Kompas, 2011). Pada saat yang sama pemerintah Indonesia lagilagi tidak melakukan penyesuaian harga BBM di dalam negeri.

koalisi pemerintah lebih memilih kebijakan diskresi. Artinya, pemerintah berhak mendapatkan fleksibilitas dalam menentukan besaran kenaikan harga BBM. Syaratnya, deviasi harga minyak dunia dari ICP dalam APBN-P 2012 sudah mencapai sekitar 15 persen rata-rata dalam enam bulan. Opsi diskresi versi partai Demokrat adalah pemerintah dapat menaikkan harga BBM dalam negeri tanpa persetujuan DPR jika ratarata harga BBM internasional selama satu bulan 5,0 persen lebih tinggi dari asumsi ICP. Sebagai partai pendukung utama pemerintah, partai demokrat sangat wajar memberikan fleksibilitas yang jauh lebih besar dibanding partai lainnya. Sementara partai Golkar memberikan fleksibilitas paling kecil. Pemerintah hanya diperbolehkan menaikkan harga BBM jika deviasi harga minyak internasional dari ICP APBN-P 2012 rata-rata sekitar 15 persen dalam enam bulan. Pilihan ini yang

disepakati oleh paripurna DPR. Pilihan ini memang paling rasional berhadapan dengan ketidakpastian di pasar minyak internasional. Keputusan DPR menggabungkan diskresi dengan rule paling optimal di tengah rendahnya kepercayaan kepada pemerintah. Pengalaman Bantuan Langsung Tunai (BLT) tahun 2008 terbukti dikapitalisasi sebagai modal pencitraan pemerintah berkuasa. Alhasil, BLT dipersepsi publik sebagai kebaikan hati pemerintah yang dibalas dengan elektabilitas tinggi. Penggabungan kebijakan diskresi dengan rule berarti berusaha memberikan kepercayaan kepada pemerintah meskipun tidak sepenuh hati. Kompromi ini paling strategis karena tidak menyandera pemerintah dengan rule yang ketat tetapi juga memberikan fleksibilitas. Pemerintah tidak membutuhkan persetujuan DPR yang melelahkan untuk menyesuaikan harga BBM domestik dalam situasi emergensi. (*)

Banjir Bah Sapu Jembatan Gantung LANJUTAN HALAMAN 1

Untungnya, musibah ini tidak terjadi di siang hari disaat warga sedang beraktivitas di luar rumah. "Seandainya ini terjadi malam hari, mungkin ada korban," imbuhnya. Dikatakan, jembatan gantung yang dibangun pada 1990 itu sudah pernah direhab beberapa tahun lalu. Yang diganti cuma papan (lantai) jembatan dan penambahan kawat sling

baja (wire rope). Tapi usia jembatan ini sudah sangat tua, belum lagi tingkat mobilitas warga yang melintasi jembatan cukup tinggi. Sehingga baru-baru warga mengusulkan untuk direhab lagi. "Tapi sampai jembatan ini hancur, belum ada rehab. Saya tidak tahu kalau tahun ini pemerintah sudah siapkan dana. Tapi satu hal, jembatan ini harus diban-

gun ulang. Tidak ada cara lain," ujar warga yang pernah dipekerjakan dalam pembangunan jembatan tersebut 22 tahun silam. Di lokasi bencana, Lurah Mamunyu, Muhammad Ashar, menyampaikan di Lingkungan Adolang terdapat dua sekolah dasar yakni SD 5 Mamuju dan SD Inpres Sangkurio. Dua sekolah ini akan menggelar ujian nasional pada 7 Mei.

Soal Ujian Disusun 10 Perguruan Tinggi LANJUTAN HALAMAN 1

Ia menuturkan, terkait soal ujian yang hanya disu-sun oleh sepuluh perguruan tinggi itu, menurutnya hal itu akan sangat mengurangi praktek kecurangan yang banyak dilaporkan berbagai pihak. Untuk itu, pemda hanya menyiapkan saja

lokasi dan tempatn pelaksanaan ujian, termasuk menyiapkan bangku dan tempat duduk. "Untuk soal sudah disiapkan pemerintah pusat," sebutnya. Mengenai pembukaan penerimaan CPNS, dirinya tetap mewajibkan daerah untuk meny-

Rule Versus Diskresi LANJUTAN HALAMAN 1

Pendukung kebijakan diskresi lebih setuju memberikan fleksibilitas kepada pemerintah menanggapi situasi tidak terduga (emergensi). Sebaliknya, pendukung kebijakan rule beranggapan bahwa proses politik tidak dapat dipercaya sehingga fleksibilitas berpotensi disalahgunakan. Kontroversi harga BBM di DPR juga berada pada rana apakah pemerintah akan diberikan rule yang ketat atau fleksibilitas tinggi? Partai koalisi yang terdiri dari Demokrat, Golkar, PPP, PAN, dan PKB lebih memilih memberikan fleksibilitas kepada pemerintah. Sementara PDIP, Gerindra, Hanura, dan PKS berada pada sisi berlawanan dengan memilih rule ketat. Kebijakan Rule Partai oposisi beranggapan bahwa pemerintah tidak perlu menaikkan harga BBM. Alasannya, pada saat Indonesia crude oil price (ICP) 105 dollar as per barel, subsidi BBM meningkat menjadi 178,7 triliun,

subsidi listrik 65 triliun, volume BBM bersubsidi 40 juta kiloliter, dan cadangan risiko energi 23 triliun rupiah, tidak akan menjebol anggaran negara. Mempertahankan harga BBM dengan menaikkan subsidi tidak akan membuat APBN memasuki zona berbahaya. Rasio defisit fiskal terhadap GDP akan tetap terjaga di level aman, yaitu lebih kecil 3,0 persen. Demikian juga rasio utang pemerintah terhadap GDP tidak akan meningkat drastis sehingga mendekati batas aman sekitar 60 persen. Pilihan kelompok oposisi adalah memberikan rule (aturan ketat) kepada pemerintah untuk tidak menaikkan harga BBM. Di negara manapun, opsi kebijakan rule tidak selalu didasari oleh alasan ekonomi, tetapi juga ketidakpercayaan kepada pemerintah. Pengalaman menunjukkan bahwa pemerintah berkuasa seringkali memanfaatkan fleksibilitasnya untuk tujuan politik pribadi. Sejalan

Kebijakan Diskresi Pada sisi berbeda, partai


RADAR POLEWALI

8

RADAR SULBAR Sabtu, 5 Mei 2012

Raskin Juni-Desember

Polman Dapat Kuota 38 Ribu Lebih POLEWALI -- Kuota beras miskin (raskin) Polewali Mandar untuk distribusi Juni-Desember sebesar 38 ribu lebih rumah tangga sasaran (RTS). Jumlah tersebut meningkat dari kuota sebelumnya yang hanya mendapatkan kuota sebesar 22.210 RTS. Kabag Ekonomi Pemkab Polewali Mandar, Andi Wana, Jumat, 4 Mei menyampaikan, untuk kuota 38 ribu lebih tersebut belum ditentukan kuotanya ke masing-masing kecamatan dan desa. "Untuk kuota mulai dari kecamatan hingga ke desa masih menunggu SK dari Gubernur yang

hingga saat ini belum turun," kata Andi Wana. Ia juga menyampaikan, distribusi raskin Juni-Desember masih harus menunggu SK tersebut karena distribusi belum bisa dilakukan tanpa ada SK rincian kuota masingmasing kecamatan hingga desa. Disebutkan, jika melihat dari kuota yang ada saat ini, dibanding dengan data PPLS dimana data rumah tangga sasaran yang terdata mencapai 57 ribu lebih. Dengan demikian masih ada sekitar 19 ribu lebih rumah tangga sasaran yang belum terakomodir. (afr/mkb)

Kesbang Bantah Tudingan Dewan POLEWALI -- Statemen Ketua Komisi IV DPRD Polewali Mandar, Abd Latif Abbas yang menuding Kesbang Limas enggan menandatangani berita acara penolakan permainan hoya-hoya. Dibantah Kepala Kesbang Limas Pemkab Polman, Nursaid Mustafa ketika ditemui, Jumat kemarin. Menurutnya pihaknya enggan menandatangani karena tidak hadir dalam pertemuan yang digelar di Nursaid Mustafa dewan. Apalagi Ia menKepala Kesbang Linmas Polman gaku dihubungi setelah pertemuan tersebut dan kebetulan mengikuti acara sosialisasi HAM di Mamuju. "Saya bantah jika ada staf saya yang ikut dalam rapat tersebut karena tidak ada undangannya sebelumnya. Bukan saya tidak sepakat dengan isi berita acara tersebut hanya saya enggan menandatanganinya kalau tidak hadir dalam pertemuan tersebut," tutur Nursaid. Termasuk pernyataan pihak kepolisian juga bertanda tangan dalam berita acara tersebut padahal kenyataanya tidak ada setelah dikonfirmasi ke pihak polres. Ia berpadangan karena terjadi pro kontra soal kehadiran hoya-hoya maka sebaiknya dipertemukan kedua belah pihak untuk mencari solusinya. Bukan langsung menutupnya, jika ada permainan yang ditengarai berbau judi permainan itu harus dihentikan. Bukan menghentikan seluruh aktivitas hoya-hoya. Kasus di Campalagian ada juga masyarakat di Pappang menginginkan permainan tersebut berlanjut dengan alasan mereka mendapat manfaat dengan kehadiran permainan hoyahoya di wilayahnya. Tetapi ada juga warga yang kontra sehingga perlu dicarikan solusinya. "Sebenarnya kami telah fasilitasi pertemuan di Kantor Camat Campalagian beberapa waktu lalu yang dihadiri sejumlah pihak termasuk Kapolsek, Damramil, Camat, Satpol PP para kepala desa dan warga setempat. Hanya sayang pihak yang kontra tidak hadir dan langsung ke dewan," ujarnya. Terkait masalah ini perlu solusi jalan tengahnya agar tidak terjadi pro kontra agar kedua belah pihak dapat menerimanya dengan baik. Ia juga menjelaskan saat mereka mengambil rekomendasi di Kesbang, pengusaha hoya-hoya sudah diperingatkan agar tidak mengadakan permainan yang berbau judi dan langsung dicabut izinnya. (mkb)

EKSEKUTIF

RADAR/AMRI MAKKARUBA

RASKIN. Seorang buruh di gudang Bulog Polewali sementara menaikkan beras raskin keatas truk untuk didistribusikan kesejumlah wilayah di Polewali Mandar.

Bidan Tidak Layani Ibu Hamil Kena Denda

Penolakan Layani Pasien Jampersal

Rappang Barat Terapkan Perdes Kesehatan

Dewan akan Hearing RSUD Polewali dan Dokter Ahli

POLEWALI -- Pemerintah Desa Rappang Barat Kecamatan Mapilli patut mendapat apresiasi dalam meningkatkan pelayanan kesehatan khususnya bagi ibu hamil. Pasalnya desa ini telah memiliki peraturan desa (Perdes) pelayanan kesehatan khususnya bidan desa. Salah satu isi Perdes Pelayanan Kesehatan, bidan desa yang tidak menjalankan tugas saat warga membutuhkan pertolongan saat melahirkan dikenakan denda. Sementara ibu melahirkan di rumah akan dikenakan tarif umum dengan kisaran biaya antara Rp350 ribu sampai Rp500 ribu. Sementara jika ditemukan ibu yang melahirkan di rumah maka dukun yang menangani kelahiran tanpa didampingi bidan akan dikenakan denda Rp50 ribu. Sebaliknya terhadap bidan desa yang tidak berada ditempat saat dibutuhkan maka juga dikenakan denda sebesar Rp50 ribu. Kepala Desa Rappang Barat, Hj Muhasbi Achmad mengatakan tujuan diberlakukannya perdes di desanya untuk membangun kesadaran warga warga sekaitan pelayanan bagi ibu yang melahirkan. Menurutnya denda dalam perdes tersebut agar ibu yang ingin melahirkan disarana kesehatan dan harus didampingi bidan. Sejak aturan tersebut diterapkan kata Muhasbi, sudah puluhan ibu yang dilayani melalui sarana kesehatan di Puskesdes. Upaya yang dilakukan itu guna mengantisifasi angka kematian bagi ibu yang melahirkan. Selain itu untuk melancarkan program tersebut menurut Hj Muhasbi saat ini pihaknya juga mengadakan iuran dana sehat yang diwajibkan setiap KK sebanyak Rp2000 setiap bulan. "Dana iuran itu digunakan untuk biaya transportasi dari rumah ke Puskesdes bagi ibu yang akan melahirkan. Selain itu juga digunakan untuk pengadaan kain kafan bagi warga yang meninggal dunia," jelas Muhasbi. Bidan Desa Rappang Barat, Normawati membenarkan sejak berlakunya perdes telah banyak perubahan di desanya. Saat ini, kata Normawati warga sudah menyadari betapa pentingnya pemanfaatan sarana kesehatan yang telah disiapkan pemerintah. Ia bersyukur bahwa sejak aturan itu berjalan dirinya belum pernah didenda dalam artian tidak ditempat saat dibutuhkan. Diakuinya penegakan kedisiplinan terkait pelayanan kesehatan di Rappang Barat mencontoh Desa Tumpiling Kecamatan Wonomulyo yang saat ini dikenal telah berhasil. Jaminan transportasi yang diterapkan saat ini kata Normawati ditanggung pergi pulang dari rumah ke Puskesdes. Sehingga tak ada alasan lagi jika ibu tidak ke Puskesdes untuk mendapatkan pelayanan gratis. (k2/mkb)

REPORTER : JHAMHUR ANJASMARA EDITOR : AMRI MAKKARUBA POLEWALI -- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Polewali Mandar akan segera memanggil manajemen RSUD Polman dan dokter ahli terkait penolakan dokter dalam menangani pasien Jaminan Persalinan (Jampersal) dan Jamkesda. Hal ini ditegaskan Ketua Komisi IV DPRD Polman Abd Latif Abbas, Jumat kemarin. Menurut Latif, setelah membaca pemberitaan media dan informasi dari masyarakat bahwa dokter ahli di RSUD Polman telah melakukan penolakan terhadap pasien penggunan Jampersal dengan alasan pembagian jasa medik maka dilakukan hearing.

"Jadi rencananya tanggal 8 Mei pekan depan, kami Komisi IV akan memanggil pengelola manajemen RSUD dan para dokter ahli, untuk dimintai keterangannya sekaitan penolakan yang mereka lakukan," kata Latif. Ia menjelaskan apa yang terjadi di RSUD Polewali Mandar semestinya tidak perlu terjadi, sebab soal jasa medik tersebut sudah memiliki aturan yang harus dipatuhi oleh RSUD guna membayarkannya. "Makanya sangat disayangkan bila para dokter ahli pengabaian pelayanan terhadap pasien hanya karena soal jasa medik," jelas Latif. Sementara Wakil Ketua DPRD

Polman, Jamar Jasin Badu menyayangkan prilaku para dokter ahli tersebut. Secara etika kedokteran mereka telah diluar kendali penegakan etika kedokteran dalam memperlakukan pasien. Sehingga secara tegas dewan menegaskan menyesalkan prilaku para dokter ahli tersebut yang mengabaikan etika kedokteran. "Atas persoalan ini saya segera meminta kepada Komisi IV untuk segera memanggil manajemen RSUD dan dokter ahli guna memberikan penjelasan atas penolakan mereka kepada pasien Jampersal, sebab kontes pelayanan dengan jasa medik yang mereka tuntut beda klausulnya," tegas Jamar. (*)

Pengelolaan Sampah Dilakukan 3R POLEWALI -- Untuk meminimalkan sampah yang ada di Polewali Mandar, pemkab akan membangun pengelolaan sampah terpadu berbasis masyarakat dengan pola 3R yang akan dibangun di Kecamatan Polewali. Pola 3 R yang dimaksud adalah Reuse-ReduceRecycle. Kepala Dinas Tata Ruang dan Pemukiman (Distarkim) Polewali Mandar, Edi Wibowo menyampaikan, untuk pembangunan yang akan dibangun bulan Juni oleh PT Timur Konsultan bertujuan untuk mengantiipasi sampah yang ada saat ini. Melihat kondisi keterbatasan armada untuk pengangkutan sampah. Mantan Kadis PU

tersebut menyampaikan, prinsip dasar pengelolaan sampah yang ramah lingkungan mesti diawali oleh perubahan cara pandang dan perlakuan terhadap sampah. Substansi pengelolaan sampah yang benar adalah mencegah timbulnya sampah, mengguna ulang sampah dan mendaur ulang sampah. "Ini yang disebut prinsip 3R. Jika prinsip ini dijalankan dengan konsisten maka akan mendatangkan output nyata yakni mengurangi beban polutan, mendatangkan manfaat ekonomi dan menjadikan lingkungan bersih. Outcome yang langsung dirasakan masyarakat adalah kesehatan dan penghasilan," kata Edi Wibowo.

Ia menyampaikan, melihat kondisi armada kebersihan yang ada saat ini yang masih sangat kurang, pola 3 R adalah salah satu cara untuk mengatasi persampahan. Disebutkan, untuk saat ini sarana pengangkutan sampah yang dimiliki adalah empat armada roll dump truck sampah, 17 motor sampah dan sejumlah kontainer sampah. Padahal, seharusnya setiap kecamatan khususnya yang padat penduduk sudah harus memiliki kontainer sampah. Selain kontainer sampah pada setiap kecamatan, juga seharusnya ada tempat pembuangan sementara (TPS). (afr/mkb)

Rubrik Khusus Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar

RADAR/DIAN AFRIANTY

PIALA. Wabup Polewali Mandar, Nadjamuddin Ibrahim menyerahkan piala bergilir O2SN kepada Ketua Panitian Penyelenggara 02SN, Indar Jaya saat pembukaan di Halaman SMAN 1 Polewali, Jumat, 4 Mei 2012.

PIDATO. Wabup Polewali Mandar, Nadjamuddin Ibrahim menyampaikan sambutan pada pembukaan 02SN yang berlangsung di SMAN 1 Polewali, Jumat, 4 Mei 2012.


SPORT

RADAR SULBAR

SABTU 5 MEI 2012

9

Mourinho:

Kami Mengalahkan Tim Terbaik Sepanjang Sejarah MADRID – Entrenador Real Madrid Jose Mourinho mengakui bahwa menjuarai gelar La Liga musim ini sangatlah istimewa. Sebab dengan menjuarai La Liga berarti dia telah berhasil membawa El Real mengalahkan tim terbaik sepanjang sejarah, yaitu Barcelona. Raihan gelar ke-32 ini sekaligus membungkam komentar publik tentang permainan Real Madrid yang mendapatkan banyak kritikan. Bagi Mourinho, sejarah sepakbola bukan hanya dilihat dari Google saja. “Kami mengalahkan tim terbaik dalam sejarah. Tapi ada beberapa 'tokoh' yang mengatakan bahwa kami hanya bermain sepakbola dengan begitu saja,” ujar Mourinho seperti disitat Goal, Jumat (4/5/ 2012). “Ada beberapa orang yang hanya mengetahui sepakbola lewat Google. Mengetik sesuatu dan mencari lewat komputer, dan mengetahuinya. Tapi sepakbola lebih dari itu. Kami bermain

sepakbola spektakuler, mencetak banyak gol dan menghasilkan banyak kemenangan,” sambungnya. Selain itu, kesuksesan meraih gelar La Liga juga memberikan kebanggaan tersendiri bagi pelatih yang memiliki julukan The Spesial One. Mourinho telah membawa empat klub berbeda menjuarai liga di negara berbeda, yaitu di Portugal (FC Porto), Inggris (Chelsea), Italia (Inter Milan), dan Spanyol (Madrid). “Itu adalah tujuan saya dan sekarang sudah tercapai. Sekarang saya memenangkan liga yang saya inginkan. Di negara saya sendiri dan tiga yang paling penting di Eropa. Saya tidak punya ambisi untuk memenangkan kejuaraan berbeda,” lanjut Mou. “Saya tidak lelah. Saya akan terus mencoba dan memenangkan gelar liga kedelapan saya dan melanjutkan untuk menikmati apa yang saya lakukan,” pungkasnya.

ADVETORIAL

Di Maria:

Gelar Ini Baru Awal

MADRID – Pemain Real Madrid Ángel di María berjanji kepada para Madridista bahwa gelar La Liga yang baru mereka dapat hanyalah awal dari serangkaian gelar yang akan mereka raih musim depan. Keberhasilan menjadi juara musim ini sekaligus mengakhiri dominasi Barcelona di tanah Spanyol selama tiga tahun berturut-turut.

“Saya sangat senang dengan gelar liga pertama saya, tapi masih ada banyak lagi yang akan datang,” kata di María, seperti dilansir Soccerway, Jumat (4/5/2012). “Saya ingin para fans menikmati kemenangan ini. Saya sangat yakin bahwa kami akan membuat mereka semakin bahagia lagi di masa depan,” sambung pemain internasional

Argentina itu. Kendati harus tersingkir di babak semifinal Liga Champions musim ini dari raksasa Jerman, Bayern Munich, namun pemain berusia 24 tahun itu yakin bahwa Madrid mampu bersaing dan memenangi Liga Champions musim depan. “Saya berharap kami dapat memenangi banyak gelar di

setiap tahun dan saya berharap salah satunya adalah gelar Liga Champions,” tandas mantan pemain Benfica tersebut. Los Galacticos akan melanjutkan perjalanan menuju Nuevo Los Cármenes, markas Granada pada 6 Mei mendatang. Kemudian menjamu Mallorca pada babak terakhir kompetisi La Liga musim 201112. (net)

Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Barat

Sosialisasi Pengumpulan dan Pengelolaan Sumber Dana Bantuan Sosial (PPSDBS) Tahun Anggaran 2012

Dinsos Harap Kerjasama Penyelenggara PUB dan UGB

PESERTA sosialisasi foto bersama dengan narasumber dari Kementerian Sosial RI.

MAMUJU -- Sosialisasi Pengumpulan Uang dan Barang (PUB) dan Undian Gratis Berhadiah (UGB) beberapa hari lalu. Dinas Sosial (Dinsos) Sulbar berharap agar penyelenggara sosialisasi PUB bekerjasama dalam mendukung program peningkatan kesejahteraan sosial. PUB merupakan kegiatan usaha untuk mendapatkan uang dan barang demi pembangunan dalam kesejahteraan sosial, mental, agama, kerohanian, kejasmanian, pendidikan dan bidang kebudayaan. Demikian juga dengan PUB, UGB merupakan peningkatan

kesejahteraan sosial. Maka dari itu, penyelenggara PUB dan UGB dalam melaksanakan kegiatan ini secara konsisten, transparan, berkesinambungan dengan mendasari aturan. Pihak penyelenggara PUB dan UGB adalah instansi pemerintah, perbankan, LSM, mahasiswa, dan pihak panti asuhan yang mengumpulkan barang. Adapun penyelenggara UGB dan PUB yang melakukan penggalangan bantuan tanpa izin atau menyimpang dari ketentuan akan dikenakan sanksi. Misalnya untuk UGB dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 22 Tahun 1945 tentang undian yaitu pasal 12

sebesar Rp 10.000 atau pidana penjara 1 tahun. Kepala Bidang Bantuan Jaminan Sosial (Banjamsos) Dinsos Sulbar, Hamsys, mengatakan, partisipasi masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraan sosial melalui PUB merupakan hal yang perlu dikembangkan. Karena sangat bemanfaat dalam penanggulagan masalah-masalah sosial atau usaha kesejahteraan sosial. "Kami berharap pihak penyelenggara bisa bekerjasama, sehingga PUB dan UGB ini bisa berjalan sesuai dengan aturan dan mekanisme yang ada," kata Hamsys. (rp2/ham)


10

Kesehatan

Mesotherapy

RADAR SULBAR Sabtu, 5 Mei 2012

Teknik Suntik untuk Tampil Cantik

WAJAH cantik dan cerah menjadi dambaan setiap wanita. Namun terpaan sinar matahari secara langsung membuat wajah menjadi kusam. Tentu saja ini sangat mengganggu penampilan. Untuk itulah perawatan kecantikan wajah harus dimulai sedini mungkin karena wajah merupakan aset berharga bagi setiap wanita. “Banyak masalah kecantikan wajah yang sering dialami wanita. Sehingga untuk mendapatkan wajah cantik, bersih dan cerah para wanita tidak segansegan untuk keluar banyak

biaya,’’ kata Konsultan Medis Natasha Skin Care, Dr.Beni Satria, di Lantai 3 Plaza Medan Fair, seperti diberitakan Sumut Pos (grup JPNN). Menurutnya, perawatan kecantikan wajah hendaknya dilakukan sejak dini sebelum masalah-masalah pada wajah muncul. “Idealnya ketika terjadi menstruasi pertama pada wanita, perawatan kecantikan wajah sudah bisa dilakukan, karena saat itu terjadi perubahan hormon yang juga mempengaruhi kulit,” katanya. Di klinik perawatan kecanti-

kan wajah Natasha Skin Care, katanya, untuk mendapatkan wajah yang cerah serta menghilangkan flek-flek hitam dapat dilakukan Mesotherapy. Tehnik perawatannya yaitu dengan memasukkan zat-zat homeopathi (zat dari ekstrak alami) dan vitamin langsung ke mesoderm, lapisan tissuex di bawah permukaan kulit, dengan menggunakan alat mesogun. Injeksi mesotherapy ditujukan ke lapisan mesoderm yang tersusun dari lemak dan jaringan di bawah kulit. “Ini dilakukan untuk peremajaan kulit dan

perawatannya sekitar 15 menit. Maksimalnya dilakukan hingga 3 kali dan tergantung keluhan pada kulit,” terangnya. Mesotherapy sedang popular saat ini. Dipelopori oleh seorang dokter Prancis, Dr Michel Pistor, pada 1952, teknik ini juga menerapkan suntik tanpa rasa sakit untuk melancarkan sirkulasi cairan tubuh. Mesotherapy memiliki beberapa manfaat dan fungsi. Fungsi pertama adalah pengencangan. Pengencangan ini berfungsi meremajakan sel-sel,

membuat metabolisme menjadi aktif sehingga merangsang pembentukkan erat kolagen dan elastin yang membuat kulit menjadi awet muda. Sebenarnya, tambah dr Beni, pola makan juga harus dijaga untuk menjaga kecantikan wajah. “Sebaiknya konsumsilah makanan sehat dan tidak banyak mengandung minyak serta berlemak. “Menu sarapan sehat, selain bermanfaat bagi tubuh, juga akan menambah semangat juga menyegarkan tampilan wajah. Pola tidur juga harus teratur,’’ urainya. (jpnn)

Rubrik ini Dipersembahkan oleh Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Barat Tinjauan Pencapaian Pembangunan Milenium (MDGs) Sulawesi Barat (6)

Memerangi HIV/AIDS, Malaria dan Penyakit Menular Oleh : Wahyuddin Bagian Sub Program dan Pelaporan Dinas Kesehatan Provinsi Sulbar Human Imun Virus (HIV), Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS) telah merambah semua orang dari berbagai macam profesi hingga para ibu rumah tangga dan pelajar. Jumlah kasus HIV di Indonesia tahun 2011 sebesar 15.589. tertinggi pada kelompok umur 25-49 tahun (73,6%), penderita laki-laki lebih tinggi (68,4%) dibandingkan perempuan (31,6%). Berdasrkan pekerjaan di 2011, kasus penderita HIV didominasi oleh kalangan wiraswasta 3.473 kasus, karyawan 2.767 kasus, ibu rumah tangga 2.672 kasus, anak sekolah/mahasiswa 900 kasus.

Untuk target prevalensi penderita HIV/AIDS Indonesia telah mencapai target Millenium Development Goals di tahun 2014 yakni 0,24 persen dari target dibawah 0,5 persen. Sulawesi Barat yang diapit tiga provinsi yakni Kalimantan Timur, Sulawesi Tengah dan Sulawesi Selatan, titik masuknya penyakit HIVAIDS di daerah ini . Hal terjadi karena transportasi dan mobilisasi penduduk yang semakin meningkat. Berdasarkan data tiga provinsi tetangga ini telah ditemukan sejumlah kasus HIV-AIDS seperti di Sulsel data tahun 2010 kasus yang terjadi sebanyak 2.746 orang, Sulawesi Tengah sebanyak 546. Kalimantan Timur juga ditemukan kasus sebanyak 1.037 Data Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Sulbar pada tahun 2010 telah ditemukan kasus HIV

sebanyak 65 kasus dan terbesar ditemukan di Mamuju sebanyak 21 orang, Majene 2 orang, Matra 4 orang, Polman 2 orang dan Mamasa sebanyak 6 orang. “Sulbar yang berada pada posisi “Segitiga” emas tentunya sangat rentan dengan masuknya penyakit HIV/AIDS tersebut. Untuk mengantisipasi penularan HIV-AIDS, Pemerintah Sulawesi Barat melalui Dinas Kesehatan telah membuka 2 layanan di dua kabupaten yang dianggap memiliki resiko besar berdasarkan penyebaran penyakit yaitu Kabupaten Mamuju dan Mamuju Utara dengan layanan Voluntary Counseling and Testing (VCT) , Care, Support & Treatment (CST) dan preventing mother to child transmission (PMTC) di RSUD Mamuju dan Mamuju Utara. Sedangkan untuk layanan In-

feksi Menular Seksual (IMS) di Puskesmas Binanga Kabupaten Mamuju dan Puskesmas Bambaloka di Mamuju Utara, melaksanakan penyuluhan HIV-AIDS melalui VCT Mobile pada kelompok beresiko tinggi, pemeriksaan kesehatan bagi para pekerja seks komersil, penyuluhan dan pemeriksaan di lembaga pemasyarakatan dan di pelabuhan, melakukan kerja sama dengan Nahdatul Ulama (NU) yang menunjuk salah satu LSM di provinsi Sulawesi Barat. Program Penanggulangan HIV/ AIDS Sulawesi Barat mulai tahun 2011 mendapat dukungan dari Global Fund. Indikator kinerja penanggulangan HIV AIDS Tahun 2011 dapat dijelaskan kasus Infeksi Menular Seksual yang diobati sebesar 49% dari target 249 orang, jumlah orang pada kelompok resiko tinggi yang mendapat tes HIV

dan mengetahui hasilnya sebesar 12% dari target 425 orang, begitu pula jumlah orang dewasa dan anak-anak yang mendapat perawatan HIV yang diobati 6% dari target 66 orang. (PO HIV-AIDS Sulbar) Tantangan akses terhadap pelayanan kesehatan dalam pencegahan, perawatan dan pengobatan HIV-AIDS perlu diperkuat dalam menangani kasus HIV-AIDS antara lain dibidang pencegahan, diagnostic, pengobatan, perawatan, dan keamanan transfusi darah. Terbatasnya alokasi anggaran dan ketersediaan dana yang berkesinambungan dalam pengendalian HIV-AIDS masih menjadi kendala utama. Masih lemahnya koordinasi lintas sector serta system monitoring dan evaluasi, peran serta berbagai sector memerlukan koordinasi

yang efektif dalam mendesain dan menerapkan strategi dan intervensi. Masih adanya hambatan terkait pandangan masyarakat dan diskriminasi orang dengan penderita HIV-AIDS dimasyarakat serta adanya ketidaksetaraan gender. Kebijakan penanggulangan HIV-AIDS dilaksanakan dengan meningkatkan akses pelayanan kesehatan untuk mengantisipasi dan menghadapi penyebaran penyakit melalui pengobatan serta konseling dan test HIV secara berkala, meningkatkan mobilisasi masyarakat dalam upaya pencegahan, perawatan dan pengobatan pada kelompok resiko tinggi, Meningkatkan koordinasi lintas sector melalui penguatan organisasi dan kelembagaan termasuk peran Komisi Penanggulangan AIDS Daerah. (*)


Pendidikan 11

RADAR SULBAR Sabtu, 5 Mei 2012

H.Agus Ambo Djiwa Bupati Matra

H.Muhammad Saal

H. M. Natsir

H.Abdul Wahid

Sekretaris

Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Matra

Wakil Bupati Matra

Iklan Layanan Ini Dipersembahkan Oleh Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kab. Matra

Jelang UASBN

MIN Bussu Gelar Zikir dan Doa Bersama REPORTER : KADIR TANNIEWA EDITOR : AMRI MAKKARUBA

RADAR/AMRI MAKKARUBA

O2SN. Salah satu kontingen peserta O2SN saat mengikuti upacara pembukaan di Halaman SMAN 1 Polewali, Jumat, 4 Mei 2012.

16 Kontingen Ikuti 02SN POLEWALI -- Sebanyak 16 kontingen dari 16 kecamatan di Polewali Mandar mengikuti pelaksanaa Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN), Jumat 4 Mei di Halaman SMAN 1 Polewali. Dalam pelaksanaan O2SN yang akan berlangsung hingga, Ahad 6 Mei akan memperlombakan sejumlah cabang olahraga (cabor). Diantaranya, bola voly, tenis meja, catur, bulutangkis, pencak silat dan olahraga lainnya. Kabid Pemuda dan Olahraga Disdikpora Polewali Man-

dar, Indar Jaya, Jumat, 4 Mei menyampaikan, 02SN bertujuan untuk mengembangkan bakat minat pelajar dalam bidang olahraga. Selain itu, juga bertujuan untuk membina dan mempersiapkan olahragawan berprestasi pada tingkat kabupaten, provinsi, nasional, bahkan internasional. Sementara itu, Wabup Polewali Mandar, Nadjamuddin Ibrahim mengharapkan agar O2SN dijadikan kegiatan untuk meningkatkan dan memperkokoh semangat kebersamaan melalui silaturrahmi. Ia juga

menyampaikan, dalam pelaksanaan 02SN tersebut, selain mengejar prestasi, sangat penting pula mengedepankan nilai sportifitas. "Makna kejujuran dalam sikap sportif harus mampu kita gali dan maknai, sebagai bekal bukan hanya saat di arena perlombaan, namun diharap lebih dari itu, di setiap kondisi kehidupan diharapkan mengedepankan kejujuran sebagai nilai luhur yang mendasari setiap gerak kita," tandas Nadjamuddin. (afr/mkb)

POLEWALI -- Puluhan murid Madrazah Ibtidaiyah Negeri (MIN) Bussu Desa Tuttula Kecamatan Tapango terlihat khusuk dalam melaksanakan do'a dan zikir yang digelar Jum'at, 4 Mei di Mesjid Nurul Ridha Tuttula. Kegiatan yang melibatkan Ustadz Habib Ahmad Fauzi, ini menambah semarak dan semangat murid yang akan menghadapi Ujian Akhir Sekolah Berstandar Nasional (UASBN), Senin 7 Mei hingga Rabu 9 Mei. Kepala MIN Bussu, Pabelloi mengatakan do'a dan zikir tersebut bertujuan untuk menjadikan MIN Bussu sebagai Madrasah yang bermutu dilingkup Kemenag seiring harapan yang diemban MIN Bussu saat ini. Sehingga kegiatan tersebut juga melibatkan guru, orangtua murid dan komite. Ketua Panitia UASBN, Ramadhan L menjelaskan doa dan zikir yang digelar MIN Bussu ini merupakan bagian dalam rangka peningkatan kualitas murid untuk menghadapi UN. Sehingga selaku panitia UN mengadakan sejumlah upaya mendorong dan membina mentalitas murid khususnya kelas VI. Kata Ramadhan kegiatan yang sudah dilakukan diantaranya penambahan jam belajar dan try out. Perlaksanaan do'a dan zikir kemarin menurutnya bertujuan memohon ridho

Allah semoga saat UASBN berlangsung murid mendapat kesehatan dan ketenangan jiwa serta kekuatan mental. Sebab inti digelarnya do'a dan zikir tersebut guna menguatkan mental murid agar dalam menjawab soal nanti ia mendapat kemudahan dan ketenangan jiwa sehingga ia dapat menjawab soal dengan baik. Ketua Komite, Ramli memberikan apresiasi atas kegiatan do'a dan zikir yang dilakukan MIN Bussu. Ia berharap semoga murid MIN Bussu selalu berada dalam lindungan Allah dan sukses dalam mengah-

adapi ujian akhir. Ramli berharap agar kegiatan yang mengharukan seluruh peserta yang hadir itu dapat digelar setiap tahun dan dijadikan sebagai kegiatan rutin MIN Bussu. Pelaksanaan do'a dan zikir tersebut tampak puluhan murid kelas empat sampai kelas VI membuat sejumlah murid meneteskan air mata haru. Terlebih ketika istigfar yang dipandu salah seorang guru, Fattah membuat sejumlah murid tak kuasa menahan air mata sehingga istigfar tersebut diwarnai isak tangis. (*)

RADAR/KADIR TANNIEWA

ZIKIR. Sejumlah murid MIN Bussu Desa Tuttula Kecamatan Tapango menggelar zikir dan doa bersama menjelang pelaksanaan UASBN.

Kehadiran Ujian Pengaruhi Persentase UN MAJENE -- Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Majene, mengatakan partisipasi atau kehadiran siswa dalam Ujian Nasional (UN) sangat berpengaruh terhadap persentase kelulusan. Semakin banyak peserta tidak ikut UN maka semakin tinggi persentase ketidaklulusan. Kepala Bidang Pendidikan Menengah Disdik Majene, Bau Agung, Jumat 4 Mei, mengatakan salah satu penyebab tingginya ketidaklulusan UN tahun lalu akibat tingginya rata-rata siswa yang tidak mengikuti UN dan tidak menyampaikan izin kepada pihak sekolah maupun Disdik Majene sehingga tidak memiliki kesempatan untuk mengikuti UN ulangan. "Tidak kami pungkiri, pada dasarnya persentase peserta UN yang ikut ujian dan tidak lulus juga terbilang tinggi, namun tingkat ketidaklulusan tetap diakumulasi dari jumlah siswa yang tercatat sebagai peserta UN namun tidak mengikuti ujian dan tidak memberikan alasan ketidakhadirannya tersebut," terangnya. Hingga saat ini, Disdik Majene menyebutkan sebanyak 11 dari 2.302 siswa yang tercatat sebagai peserta UN tingkat SLTA tidak mengikuti ujian, sementara 39 dari 5.502 siswa yang tercatat sebagai peserta UN SLTP juga tidak ikut ujian. Dari jumlah tersebut dipastkan tidak lulus ujian karena dianggap tidak mengikuti UN dan tidak menyampaikan konfirmasinya. Bau Agung mengatakan, pihaknya sementara menunggu pengumuman UN dan jumlah siswa yang terlebih dahulu dinyatakan tidak lulus UN akan diakumulasi dengan jumlah peserta UN yang mengikuti ujian namun dinyatakan tidak lulus untuk menentukan berapa persentasi ketidaklulusan baik pada tingkat SLTA maupun SLTP. Tingginya jumlah siswa yang tidak ikut UN meskipun masih terdaftar sebagai peserta akibat beberapa faktor. Salah satunya dipengaruhi oleh tingginya jumlah siswa yang putus sekolah dan tidak memberikan konfirmasi kepada pihak sekolah maupun kepada Disdik, termasuk siswa yang menikah dan masih terdaftar sebagi siswa dan peserta UN. Kepala Bidang Pendidikan Dasar Disdik Majene, Jamaluddin Lasinrang mengatakan tingginya persentase ketidaklulusan akibat siswa yang sudah putus sekolah dan telah menikah masih terdaftar sebagi siswa, namun datanya tetap dimasukkan dalam peserta UN sebab masih sah sebagai siswa karena belum ada laporan pengunduran diri. "Kami berharap kepada seluruh siswa yang sudah tidak bisa melanjutkan sekolahnya untuk melapor kepada pihak sekolah maupun kepada Disdik Majene agar bisa diberikan solusi. Minimal siswa yang tidak sanggup melanjutkan sekolah akan mendapat pengarahan agar tetap bisa melanjutkan sekolah hingga tingkat terakhir," tandasnya. (mg4/mkb)

Soal UASBN Didistribusi POLEWALI -- Pelaksanaan Ujian Akhir Sekolah Berstandar Nasional (UASBN) mulai berlangsung Senin, 7 Mei. Untuk pendistribusian soal sudah mulai didistribusi sejak Rabu, 2 Mei. Tahun ini, sesuai data yang terdaftar di KR 02 sebanyak 8.198 murid yang akan mengikuti UASBN. Kasat Intel Polres Polewali Mandar, AKP Kiramang, Jumat, untuk distribusi soal sudah mulai dilakukan sejak Rabu, 2 Mei. Sekolah-sekolah yang jauh sudah mulai mengambil soalnya di Polres untuk dititip di Polsek masing-masing. "Pengambilan soal untuk dititip ke masing-masing sekolah tetap dilakukan pengawalan oleh pihak keamanan, sehingga tidak ada kemungkinan untuk kebocoran soal. Khusus sekolah yang ada di kota Polewali, soal tetap disimpan di Polres," jelas Kiramang. Kabid Dikdas Disdikpora Polewali Mandar, Arifin Yambas juga menyampaikan, bahwa peluang untuk kebocoran soal sangat tipis karena distribusi soal sangat ketat hingga distribusi ke sekolah. (afr/mkb)

NET


12

Radar Majene

RADAR SULBAR Sabtu, 5 Mei 2012

Honorer K2 Majene 3194 Orang REPORTER : SYAMSUDDIN EDITOR : AMRI MAKKARUBA MAJENE -- Berdasarkan hasil perekaman data seluruh tenaga honorer kategori kedua (K2) yang dilakukan Badan Kepegawaian dan Diklat Daerah (BKDD) jumlah

honorer K2 memasukkan formulir pengisian data mencapai 3194 orang. Jumlah ini berkurang jika dibandingkan data yang masuk sebelumnya di BKDD yaitu mencapai 3419 orang atau terjadi penurunan sebanyak 225 orang. Kepala BKDD Ma-

jene, Fattah Katta mengaku, berkurangnya tenaga honorer yang disampaikan ke BKN disebabkan beberapa hal antara lain adanya honorer yang sudah tidak berdomisli di Majene, sudah tidak aktif, lulus ditempat lain, melebihi umur dan beberapa faktor lainnya

sehingga tidak mengisi formulir. Kedepannya, kata Fattah, honorer K2 kemungkinannya akan dilakukan verifikasi dan validasi data oleh BKN di daerah selain itu bakal dilakukan tes kompetensi dasar sesama honorer. "Tapi ini juga belum bisa kita pastikan terserah lagi den-

gan BKN seperti apa pengaturannya nanti,"ujar Fattah. Fattah mengklaim dari lima Kabupaten di Sulbar, BKDD Majene termasuk tercepat merampungkan perekaman data. Seluruh data tenaga honorer K2 yang memenuhi syarat telah diserahkan di BKN sejak

Warga Leppangan Minta Pabrik Aspal Direlokasi MAJENE -- Warga Dusun Leppangan Desa Lepanggan Kecamatan Sendana Kabupaten Majene, meminta agar pabrik aspal agar direlokasi. Pasalnya warga menanggap kehadiran pabrik aspal di desatersebut menimbulkan pencemaran dan mengganggu warga. Tokoh masyarakat Leppangan, Kamasia, Jumat 4 Mei, mengaku aktivitas perusaahan yang mengelola tambang galian C dan pabrik aspal sudah berjalan sejak tiga bulan terakhir. Aktivitas perusahaan dianggap telah menimbulkan pencemaran akibar asap pabrik. "Kami sudah meminta kepada perusahaan untuk memperkecil dampak pencemaran udara yang ditimbulkan, namun hingga saat ini perusahaan tidak mengindahkan dan tetap melanjutkan aktivitasnya seperti biasa," keluhnya. Warga bahkan telah melakukan pertemuan dengan pihak perusahaan yang difasilitasi oleh pemerintah setempat. Dalam pertemuan tersebut diharapkan mampu mencari solusi dampak pencemaran yang ditimbulkan perusahaan tidak mengganggu warga, utamanya saat perusahaan mengoperasikan pabrik pengolahan aspalnya. Kamasia mengaku, langkah tersebut tidak membuahkan hasil sebab hingga saat ini perusahaan tetap menjalankan akvitasnya seperti biasa. Hal tersebut dianggap membuat warga semakin kecewa sebab sebelumnya telah disepakati agar dampak pencemaran perusahaan bisa diminimalisir dan tidak mengganggu warga. "Kami tidak menuntut banyak. Kami hanya ingin warga di Leppangan tidak merasa terganggu dan itu sudah menjadi tangungjawab perusahaan melakukan antisipasi agar pihak perusahaan dan warga bisa sama-sama diuntungkan. Namun sepertinya perusahaan hanya mencari keuntungan sendiri dengan mengorbankan warga," tukasnya. Tokoh pemuda Leppangan, Nirwansyah, mengatakan sebaiknya perusahaan segera mencari lokasi lain di luar desa tersebut, warga telah lama menyampaikan keluhan dan telah dibuat pertemuan untuk mencari solusi, namun hingga saat ini perusahaan belum memberikan solusi. "Tentunya kami merasa kecewa sebab hanya mendapat janji kosong dari perusahaan. Jika perusahaan memiliki niat baik untuk mengurangi dampak pencemaran, harusnya sejak pertama kali warga menyampaikan keluhannya, perusahaan langsung mencari jalan keluar," tandasnya. (mg4/mkb)

EKSEKUTIF

tanggal 30 April kemarin. "Majene termasuk daerah tercepat menyerahkan data ke BKN. Ini juga termasuk harapan dari pak bupati agar data itu segera rampung dan paling lambat 30 April harus berada di Jakarta," aku Fattah. (*)

PNPM-MP Pangaliali Raih Prestasi Nasional

RADAR/JUNIARDI

TRY OUT. Siswa SD terlihat serius mengerjakan soal ujian, Disdik mengaku partisipasi ujian berpengaruh pada presentase tingkat kelulusan.

MAJENE -- Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat-Mandiri Perkotaan (PNPM-MP) di Kelurahan Pangaliali, Kecamatan Banggae, meraih prestasi membangakan karena mampu menduduki peringkat pertama se-Indonesia dalam hal pengolahan PNPM-MP. Senior Fasilitator PNPM-MP Kecamatan Banggae, Ramlah Razak, Jumat 4 Mei, mengatakan beberapa kegiatan PNPM-MP, seperti dana bergulir bagi masyarakat di Kecamatan Banggae, khususnya di Kelurahan Pangali-ali, yang dikelola oleh Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) Pattoe Rannu sampai saat ini tetap berjalan lancar sesuai mekanisme yang berlaku dan belum pernah mengalami kendala dilapangan, sehingga menjadi salah satu indikator dalam meraih peringkat pertama se-Indonesia. "Untuk para KSM yang dinaungi BKM Pattoe Rannu diharapkan dapat mempertahankan prestasi yang diperoleh saat ini, karena dalam tiga bulan sekali tim penilai dari pusat akan melakukan penilaian kembali terhadap beberapa pelaksanaan kegiatan," ungkap Ramlah. Menurutnya, semua kegiatan yang dilaksanakan untuk memfasilitas masyarakat seperti penyediaan jambang keluarga, pembangunan talud dan beberapa kegiatan lainnya yang dilaksanakan disetiap lingkungan melalui KSM merupakan usulan proritas yang dilaksanakan melalui hasil kesepakatan masyarakat dengan kepala lingkungan masing-masing. (mg4/mkb)

Cegah Flu Burung, Distanak Lakukan Penyemprotan MAJENE -- Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kabupaten Majene menjadwal penyemprotan ternak unggas sekali sepekan. Penyempotan ini dilakukan di tempat pemotongan unggas seperti di Pasar Sentral Majene untuk menghindari penyebaran virus flu burung. Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah Pusat (UPTD) Kesehatan Hewan Majene, drh Rivai di Jumat, mengungkapkan penyebaran virus flu burung atau H5N1 paling mudah melalui ternak unggas, khususnya ternak ayam pedaging atau ayam potong yang distribusinya dilakukan melalui lintas daerah. "Itu harus tetap kami pantau sebab pasokan ayam potong di Majene tidak hanya berasal dari dalam, melainkan berasal dari be-

berapa daerah pemasok di luar Sulbar. Hal tersebut membuka peluang terjadinya penyebaran flu burung baik kepada ternak lain maupun kepada manusia," jelasnya. Ia meminta warga yang memelihara ternak unggas untuk tetap waspada karena bisa saja penyebaran sudah sampai ke ternak milik warga yang prosesnya tidak diketahui secara pasti. Rivai berharap, jika warga melihat gejala serta indikasi ternak unggas terjangkit flu burung segera dilaporkan kepada Distanak agar segera mendapat antisipasi melalui penyemprotan guna mengantisipasi meluasnya penyebaran virus yang mematikan itu. "Warga mesti mencurigai ternak yang terjangkit virus, misalkan unggas mati mendadak dalam jumlah besar tanpa gejala klinis,

lemas tidak berenergi dan kehilangan selera makan, jengger bengkak berwarna biru atau berdarah, bulu berguguran, kepala tertunduk menyatu dengan badan, kesulitan bernafas, bengkak pada kepala dan kelopak mata, dan masih ada beberapa gejala lainnya," terangnya. Selama ini, penyebaran penyakit yang sering terjadi untuk ternak unggas adalah flu burung. Ia mengatakan, tidak menutup kemungkinan terdapat penyakit lain yang bisa menyerang unggas jika lokasi ternak tidak dibersihkan secara rutin. Rivai mengimbau, warga tetap membersihkan lokasi ternak mereka agar tetap terhindar dari penyebaran penyakit serta tidak mudah dijangkiti penyakit yang berasal dari lingkungan yang tidak sehat. (k3/mkb)

RADAR/AMRI MAKKARUBA

SEMPROT. Petugas Distanak melakukan penyemprotan disinfektan di kandang salahsatu warga untuk mencegah flu burung.

Rubrik Khusus Pemerintah Kabupaten Majene

RADAR/SYAMSUDDIN

RADAR/SYAMSUDDIN

FOTO BERSAMA. Bupati, Kalma Katta, Wakil Bupati, Fahmi Massiara, Sekkab Majene, Syamsiar Muchtar Mahmud, melakukan foto bersama seusai upacara peringatan Hardiknas di Pendopo Rujab Bupati Majene, Rabu 2 Mei.

SAMBUTAN. Bupati, Kalma Katta, menyampaiakan sambutannya saat menjadi pembina upacara pada peringatan Hardiknas di Pendopo Rujab Bupati Majene, Rabu 2 Mei.


Radar Mamasa 13

RADAR SULBAR Sabtu, 5 Mei 2012

Kabupaten Mamasa

Visi: Terwujudnya Masyarakat Kabupaten Mamasa yang Madani Dalam Ikatan Kondosapata Wai Sapalelean

Empat Strategi Pembangunan Kabupaten Mamasa 1. Mewujudkan tata kepemerintahan yang baik/goog governance. 2. Meningkatkan Kesejahteraan masyarakat melalui Pembangunan Berbasis Masyarakat (Gerbang Sismark). 3. Mendorong berkembangnya dunia usaha para pelaku ekonomi. 4. Mengaktualisasikan nilai-nilai agama dan norma budaya dalam kehidupan masyarakat.

Pemasukan Berkas Honorer K2 Diperpanjang REPORTER : ANDI SUMARYADI EDITOR : AMRI MAKKARUBA MAMASA -- Pemasukan berkas pendataan honorer kategori dua (K2) di Kabupaten Mamasa yang berakhir, Kamis 3 Mei diperpanjang. Pasalnya setelah memasuki hari ke sepuluh, sejak surat edaran Sekkab Mamasa, Benhard Buntutiboyong tentang pemasukan berkas honorer K2 ternyata menemui kendala sebab masih banyak ber-

Alex Kepala Bagian Pengembangan BKDD Mamasa

kas honorer di SKPD belum lengkap. Sehingga Badan Kepegawaian dan Diklat Daerah (BKDD) Mamasa memperpanjang pemasukan berkas hingga Kamis 10 Mei. Kepala Bagian Pengembangan BKDD Mamasa, Alex menjelaskan bahwa masih banyaknya honorer yang belum melengkapi berkasnya khususnya yang berdomisili di daerah terpencil sehingga pihaknya mem-

berikan kebijakan memperpanjang masa pemasukan berkas. "Kami telah berkoordinasi dengan BKN Pusat memberikan penjelasan soal kendala yang dihadapi dan akhirnya BKDD Mamasa diberikan kesempatan untuk memperpanjang pelayanan berkas honorer K2 hingga Kamis 10 Mei dengan batas waktu pukul 14.00 Wita," terang Alex. Ia menyesalkan kinerja SKPD ter-

kait tata cara pemasukan berkas honorer K2 masih ada yang belum memahaminya. Padahal telah disampaikan teknik dan tata cara pemasukan data honorer sejak 2010 lalu. Sehingga seharusnya honorer tinggal mengurus SK tahun 2011 dan 2012. Karena SK tahun 2005 hingga 2010 sudah ada. "Kami mengimbau kepada seluruh tenaga honorer agar memper-

siapkan berkas dengan baik agar tidak menghambat proses pemberkasan kedepan," terang Alex. Lanjut Alex, setelah batas akhir pemasukan berkas, 10 Mei mendatang masih ada juga yang belum selesai maka berkasnya akan ditolak. Apalagi pihaknya telah beberapa hari kerja lembur demi mengurus berkas honorer K2 demi kepentingan masyarakat. (*)

Sisi Lain Pendataan Honorer K2

Pengusaha Fotocopy Untung Besar Laporan :

Andi Sumaryadi Setelah kebijakan pemerintah pusat melalui Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) mengumumkan adanya pendataan honorer kategori satu (K1) dan kategori dua (K2) dilaksanakan diseluruh wilayah Indonesia. Maka honorer yang masuk dalam K1 dan K2 langsung sibuk mengurus kelengkapan berkasnya.

BEGITU halnya di Kabupaten Mamasa, kesibukan honorer khususnya yang masuk kategori dua atau K2 mengurus kelengkapan berkas mulai dari SK pengangkatan sebagai honorer hingga kelengkapan administrasi lainnya. Apalagi di Kabupaten Mamasa tercatat sebanyak 11.641 tenaga honorer K2 yang akan diusulkan ke BKN Pusat untuk diverifikasi datanya. Hal ini membuat Kota Mamasa beberapa hari terakhir ini terlihat ramai dengan aktivitas tenaga honorer yang mengurus kelengkapan berkasnya. Meraka bahkan tingga sementara di Kota Mamasa demi kelancaran urusan berkas penaftaran honorer. Kesempatan ini tentunya dimanfaatkan para pengusaha fotocopy di Mamasa. Pasalnya kebanyakan tenaga honorer melakukan pengandaan berkas sehingga membuat omzet fotocopy dalam sepekan terakhir naik berlipat ganda. Karena hari biasanya pemasukan pengusaha fotocopy hanya ratusan ribu per hari. Tetapi semenjak pendataan tenaga honorer dimulai di Ma-

masa, Kamis 26 April lalu, omset pengusaha fotocopy langsung melonjak. Menurut salah seorang pemilik fotocopy di Mamasa, Mesakada setiap harinya kewalahan melayani warga yang ini menggadakan berkasnya untuk pengurusan pendataan honorer K2. "Selama sembilan hari berturut-turut omset kami naik. Tiap harinya kami mendapatkan penghasilan antara Rp8 juta hingga Rp10 juta perhari. Kami mendapatkan berkah atas adanya pendataan honorer ini, bahkan kalau sudah banyak order kami tolak sebagian," tuturnya. Banyaknya orang yang ingin melakukan fotocopy membuat beberapa pengusaha fotocopy kewalahan menerima order. Bahkan ada diantara mereka sudah dibooking salah satu SKPD untuk menggadakan kelengkapan berkas tenaga honorernya. Puncak omset fotocopy akan terjadi menjelang batas akhir pemasukan berkas, 10 Mei mendatang. Hal ini membuat pengusaha fotocopy panen penghasilan. Sebagain dari mereka

juga bergembira dengan diperpanjangnya pemasukan berkas tenaga honorer karena otomatis berdampak kepada penghasilannya juga bertambah. Bukan hanya fotocopy yang kewalahan melayani warga, tetapi bahan baku berupa kertas dan tinta fotocopy juga habis di Mamasa. Bahkan ada pengusaha tiap hari memesan kertas ke Polewali karena stoknya langsung habis. Selain keuntungan yang berlipat ganda namun pengusaha fotocopy memiliki kendala dalam melayani masyarakat. Karena mesin fotocopynya beroperasi hingga 24 jam sehari membuat peralatannya ada yang rusak bahkan jebol akibat dipaksakan beroperasi non stop. "Terkadang kami mengoperasikan mesin fotocopy mulai pagi hingga subuh membuat mesin ada yang jebol. Untungnya cepat diperbaiki hingga dapat beroperasi lagi. Kami biasa melayani fotocopy mulai pukul 9.00 pagi hingga pukul 04.00 subuh demi menyelasikan order yang sudah diterima," tandas pemilik fotocopy Mesakada. (*)

Rubrik ini Dipersembahkan Oleh

Humas Pemkab Mamasa

RADAR/ANDI SUMARYADI

FOTOCOPY. Sejumlah warga memenuhi tempat fotocopy untuk menggadakan berkas kepengurusan pendataan honorer K2 di Mamasa. Dalam sepekan terakhir pengusaha fotocopy mengaku mendapatkan keuntungan besar selama pengurusan pendataan honoer K2.

Rubrik ini Dipersembahkan Oleh

DPRD Kabupaten Mamasa

RADAR/ANDI SUMARYADI

HARDIKNAS. Suasana upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), 2 Mei 2012 di Lapangan Sepak Bola Mamasa. Dalam kesempatan ini Sekkab Mamasa, Benhard Buntutiboyong bertindak sebagai inspektur upacara.

RADAR/ANDI SUMARYADI

WAKIL ketua DPRD Thomas, saat pimpin Rapat Interen Pansus.

RADAR/ANDI SUMARYADI

LAYANI. Sekretaris Disdikpora Mamasa, Simon sementara melayani warga yang ingin mengesahkan ijazahnya. Banyaknya warga mengurus kelengkapan administrasi pendataan honorer K2 membuat sejumlah pejabat sibuk melayaninya.

RADAR/ANDI SUMARYADI

BERI PENJELASAN. Anggota DPRD Mamasa, Aco Mea Amri memberikan penjelasan kepada sejumlah honorer saat menyampaikan aspirasi di DPRD Mamasa.


14

Radar Pasangkayu

RADAR SULBAR Sabtu, 5 Mei 2012

MAMUJU UTARA SMART

Sistem Manusia Alam Ruang Teknologi

Pembenahan dan Penyempurnaan Sistem Penyelanggaraan Pemerintahan, Kebijakan dan Regulasi, Program dan Kegiatan, Infrastruktur Keuangan Daerah. Meningkatkan Kualitas dan Kuantitas SDM Aparatur, Masyarakat dan Private Sektor. Mengelola dan Memanfaatkan Sumber Daya Alam dengan Arif, Adil, dan Bijak untuk Kemakmuran Rakyat dan Pengembangan Kapasitas Pemerintahan Daerah. Konsisten Melakukan Penataan Ruang, dan Wilayah dengan Mengacu pada Kebijakan dan Regulasi Serta Berwawasan Lingkungan Menggembangakan dan Memanfaatkan Tekhnologi Tepat Guna yang Selaras dengan Perkembangan dan Kebutuhan

H. MUHAMMAD SAAL WAKIL BUPATI

H. AGUS AMBO DJIWA BUPATI HM. NATSIR. MM SEKKAB

Permen ESDM Dianggap jadi Pemborosan APBN Gaya Baru JAKARTA -- PDI Perjuangan menanggapi dingin lima keputusan pemerintah soal Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi seperti yang diungkapkan Menteri Energi Sumber Daya Mineral Jero Wacik. Anggota Komisi VII DPR Fraksi PDI Perjuangan, Dewi Aryani, menilai bahwa kebijakan pembatasan BBM bersubsidi bagi kendaraan dinas pemerintah, baik plat merah maupun hitam serta kendaraan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tidak jelas. "Darimana pemerintah akan menutup anggaran biaya BBM non subsidi yang digunakan aparatur negara? Mulai dari para pejabat pusat, provinsi, kabupaten/kota, BUMN, lembaga, komite dan lain-lain?" kata Dewi, Jumat 4 Mei. "Berapa puluh ribu kendaraan dinas yang ada dan berapa kebutuhan perbulan BBM mereka? Hitungannya pasti akan puluhan triliun. Ini modus pemborosan APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara) gaya baru," tambah Dewi. Dewi sepakat kebijakan pemerintah soal kendaraan untuk kegiatan pertambangan dan perkebunan dilarang menggunakan BBM bersubsidi. Namun kata dia, harus dikontrol benar distribusi dan pengawasannya supaya lebih efektif. "Perusahaan pertambangan besar termasuk BUMN juga diberikan equal treatment. Jadi, semua peraturan berlaku sama, dengan punishment yang proporsional dan sama," jelasnya. Dia juga menilai, keputusan melanjutkan konversi BBM ke Bahan Bakar Gas (BBG) di Jawa, hanya wacana yang sudah dihembuskan bertahun-tahun. Tapi, infrastruktur sampai sekarang belum berjalan sebagai mestinya sesuai dengan rencana yang digaungkan. "Bagaimana bisa ada istilah 'dilanjutka'?, dimulai saja belum?" heran dia. Belum lagi, kata Dewi soal sumber gasnya darimana. Karenanya, dia berharap pemerintah harus segera membuat rancangan kerja konkrit dari hulu ke hilirnya. "Blok gas mana yang akan diproduksi segera, pricing policynya bagaimana, DMO untuk PLN, rumah tangga, industri, transportasi, dan lainlain bagaimana? Semua masih jauh panggang dari api," kritik dia.

Dewi juga memertanyakan kebijakan pemerintah soal larangan PT PLN membangun dan mengoperasikan pembangkit berbasis BBM. "Pelarangan ini apa dasarnya," tegas dia. Justru, lanjut Dewi, kalau hanya membangun pembangkit berbasis BBM maka pemborosan sumber energi hanya jadi lingkatan setan saja. Tidak ada ujung solusinya. "PLN justru harus mereview pembangkit-pembangkitnya," ujarnya. Menurut dia, ke depan tidak tren lagi berbasis BBM tapi harus mulai beralih berbasis batubara cair, padat (dari low cal) dan berbasis gas dan renewable energi. "Karenanya pembangunan di pusat-pusat sumber energi amat penting," tegasnya. Di sisi lain soal kebijakan penghematan pada gedung-gedung pemerintahan, Dewi juga sepakat, tapi harus diberlakukan dengan prepaid payment system, pembayaran listrik dengan pra bayar. "Ini sudah saya usulkan dua bulan lalu kepada pemerintah pada saat RDP dengan Komisi VII DPR," tuntasnya. Seperti diberitakan, pemerintah memutuskan untuk menerapkan lima langkah terkait penghematan BBM bersubsidi. Pertama, kendaraan dinas pemerintah, melalui Peraturan Menteri ESDM melarang kendaraan dinas menggunakan premium bersubsidi, secara bertahap, Jabodetabek, dan kemudian Jawa Bali. Aturan itu termasuk bagi kendaraan BUMN, dan BUMD. Kedua, kendaraan di pertambangan dan perkebunan, melalui peraturan menteri, tidak boleh menggunakan solar bersubsidi karena sudah disediakan pertamina khusus pertambangan dan perkebunan, pemda diminta untuk membantu mengawasi. Yang ketiga, konversi diversivikasi BBM ke BBG jalan. Pemerintah akan tambah SPBBG, tambah gasnya, konverter kit disiapkan. Keempat, PLN dilarang membangun pembangkit baru berbasis BBM, pindah ke batu bara, gas, geothermal, energi matahari, sehingga bisa hemat menghemat BBM. Kelima, penghematan listrik di gedung-gedung pemerintah, penggunaan listrik dan air. Kalau malam ada kantor yang masih nyala, akan cek siapa yang bekerja, apakah ada yang lembur. (jpnn)

POTRET PASANGKAYU

RADAR/HASAN BASRI

ISI BAHAN BAKAR. Para pengendara sedang mengisi bahan bakar di SPBU.

Investigasi Tewasnya 3 TKI, DPD Kirim Tim ke Malaysia JAKARTA -- Senator mulai serius untuk mengusut dan mencari fakta penyebab tewasnya tiga Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Malaysia. Ketua DPD Irman Gusman menegaskan, DPD akan segera mengirimkan tim yang dipimpin Farouk Muhammad ke negeri jiran untuk mencari fakta tiga TKI yang tewas secara tak wajar. Dijelaskan Irman, tim DPD nantinya akan bersama Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM). “DPD tetap akan kirim tim yang akan berangkat ke Malaysia,” kata Irman, di sela-sela rapat

Rubrik Khusus Humas Pemkab Mamuju Utara

HADIR JAMBORE ANAK. Bupati Matra H Agus Ambo Djiwa dan Wakil Bupati Matra HM Saal, menghadiri acara Jambore Anak Marathon Oil di Salunggadue Kecamatan Pasangkayu, beberapa hari lalu.

koordinasi dengan Polri, Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan TKI (BNP2TKI), Komnas Ham, Kementerian Luar Negeri, di Jakarta, Kamis (3/5). Menurutnya, setelah tim mengetahui persis kejadian sebenarnya, tim akan menyampaikan rekomendasi kepada DPR dan pemerintah. “Itu untuk mengambil tindakan berikutnya,” kata senator asal Sumatera Barat, itu. Irman menegaskan, kalau ada pihakpihak yang terindikasi menghalangi upaya DPD melakukan investigasi, maka itu sama saja tidak menghormati DPD. Kare-

LEGISLATIF MATRA

na, menurutnya, DPD merupakan lembaga negara yang sejajar dengan DPR dan presiden. “Jadi, kita ingin mencari solusi agar tidak timbul miss informasi dan saling menyalahkan,” kata Irman. Seperti diketahui tiga jenazah TKI asal Desa Pancor Kopong dan Pengadangan Kecamatan Pringgasela, Lombok Timur, 5 April dinilai tewas tidak wajar. Mereka adalah Herman (34), Abdul Kadir Jaelani (25), serta Mad Nur (28) yang di Malaysia bekerja sebagai buruh bangunan dan perkebunan sawit di Negeri Sembilan, Malaysia. (jpnn)

Rubrik Khusus DPRD Kabupaten Mamuju Utara

NILAI LOMBA. Ketua DPRD Matra H Yaumil RM menilai hasil karya salah satu peserta pada Jambore Marathon Oil, beberapa hari lalu.

RADAR/ANDI SAFRIN

RADAR/ANDI SAFRIN

SAKSIKAN JAMBORE ANAK. Kadispora Matra Asdinop bersama Kabid Pendidikan Menengah dan Kejuruan (Dikmenjur) Dispora Matra H Abidin menyaksikan Jambore Anak Marathon Oil, beberapa hari lalu.

BERBINCANG. Wakil ketua DPRD Matra Uksin Djamaluddin SH,M.Si berbincang dengan Sabaruddin dan Tenaga Ahli DPRD Matra Saefuddin A Baso.


Es Cocktail

RESEP KITA

BAHAN: 200 g gula pasir, es cocktail 1.5 lt air, 500 ml minuman bersoda manis tanpa warna/sprite, 3 cm kayu manis, 5 buah cengkih, ¼ sdt garam halus, 5 sdm air jeruk nipis, 1 sdm air kapur sirih, Cetak bulat: 150 gr melon, cetak membulat 150 gr semangka, cetak membulat 150 gr pepaya, cetak membulat es batu secukupnya.

CARA MEMBUAT :

Tips:

1. Larutkan gula, garam, kayu manis dan cengkeh di dalam air. 2. Aduk rata. Masak hingga mendidih. 3. Angkat, saring. 4. Dinginkan. 5. Di tempat terpisah, rendam potongan buahbuahan di dalam larutan air kapur sirih. 6. Angkat, cuci bersih. Dinginkan. 7. Masukkan potongan buah-buahan ke dalam rebusan sirup gula, aduk rata. Sesaat sebelum disajikan, tuang sprite dan beberapa potong es batu. Hidangkan segera selagi dingin.Untuk 15 Porsi

Buah bisa diganti sesuai selera. Jangan menambahkan air kapur sirih terlalu banyak karena rasa buah bisa menjadi getir. Cukup 1 sdm untuk 500 ml air. Fungsi penambahan air kapur sirih adalah untuk mengeraskan tekstur buah-buahan.

INFOTAINMENT

RADAR SULBAR

15

gaya hidup - artis - film - resep makanan - Keluarga

SABTU, 5 MEI 2012

Mia Maestro,

Dari 'TWILIGHT'

Jadi The Next Elizabeth Taylor DALAM waktu dekat, dunia hiburan bakal kedatangan bintang besar. Dialah Mia Maestro, seniman multi-talenta yang diramalkan akan menjadi pengganti Elizabeth Taylor. Siapa dia? Wanita kelahiran Buenos Aires, Argentina ini telah berlatih vokal sejak usia dini dan menghabiskan masa kecil dengan belajar repertoar lagu di Berlin. Dengan bakat musik dan vokalnya yang luar biasa, dia pun mulai menciptakan berbagai karya apik yang sarat pujian. Saat ini, Mia bahkan telah dipercaya untuk menciptakan lagu untuk kampanye salah satu produk kecantikan. Untuk kampanye ini, Mia harus menciptakan musik yang sangat pribadi sekaligus bekerja untuk satu klip yang mencerminkan perasaan saat menggunakan produk tersebut, yaitu rasa percaya diri dan kekuatan. Dengan demikian, pemeran Carmen dalam TWILIGHT SAGA: BREAKING DAWN - PART 1 ini tak hanya harus menampilkan kemampuan musik, melainkan juga harus mampu menunjukkan kemampuan akting. Tapi bagi Mia, akting sendiri juga bukan hal yang asing. Selain pernah beraksi di TWILIGHT, dia juga sedang sibuk melakukan pengambilan gambar dalam memerankan Tyler dalam film SOME GIRLS yang diadaptasi dari drama karya Neil LaBute dan disutradarai oleh Jennifer Getzinger. Hingga saat ini telah banyak kiprah yang dilakukan Mia di dunia akting. Film–filmnya yang berbobot selalu berkolaborasi dengan mega bintang seperti Kurt Russel, Adam Brody, Blake Lively hingga Sharon Stone tak jarang mendapatkan penghargaan dan nominasi di Golden Globe dan Ace Award. "Saya menyukai karakter yang memiliki unsur misteri di dalamnya dan mencoba untuk tidak terlalu terbuka dan memberikan segalanya. Saya pikir semua wanita memiliki kemampuan memikat, tinggal kita saja yang mengetahui bagaimana memunculkannya di dalam situasi yang tepat," ungkap Mia. Dalam hal musik, Mia terus mengasah bakatnya dalam menulis lagu. Ia pernah tampil sebagai penyanyi pembuka konser Sinead O’Connor di Los Angeles, New York, Reykjavik dan Buenos Aires. Selain itu dia juga sempat berkolaborasi dengan band Faithless dari Inggris. Saat ini Mia sedang merampungkan rekaman album solonya yang pertama diproduseri oleh Valgeir Sigurosson. Kekuatan inspirasinya dalam menciptakan album solo ini sangat pribadi dan sarat dengan pengaruh dari suasana hati dan saat-saat penting yang ditemuinya dalam hidup. Terkadang terhubung juga dengan alam dan tempat yang spesifik. So, siap menyambut kedatangan bintang baru jagad hiburan? Baca selengkapnya di sini. (net)

Acha Septriasa Menolak Dijodohkan Aktris cantik Acha Septriasa mengaku masih betah melajang. Ia beralasan ingin lebih fokus menata kariernya di dunia hiburan. "Sebelum menikah ingin berkarier dahulu. Inginnya puas-puasin dahulu," ujar Acha saat ditemui Senayan City, Jakarta Selatan. Pelantun 'Hingga Ku Menutup Mata' itu tidak memasang target untuk memiliki kekasih atau menikah. Soal pasangan pun, Acha mengaku cukup kritis. Ia berharap bisa menemukan pria yang seiman dan pekerja keras. "Aku suka menabung buat masa depan dan nggak boros. Jadi kalau pacar aku nggak nabung, nggak kerja keras kalah dong," katanya. Acha mengaku kerap dijodohkan oleh keluarga dan teman-temannya. Meski demikian ia selalu menolak. "Nggak hanya kumpul keluarga. Di tempat kerja juga banyak yang bilang, 'Eh sama dia saja'. Nggak terpatok juga kok. Belum dapat yang pas saja," ujar Acha. (net)

>>>>>> HUBUNGI BAGIAN PERIKLANAN: MAWARNI SIMARGOLANG, 0426-22138 Hp: 081241843180

HOT LINE:

E-mail: radarsulbar01@gmail.com

Online: radar-sulbar.com

IKLAN BARIS RADAR SULBAR

MAMUJU -- JL. JEND. SUDIRMAN NO. 50,TLP. 0426 -22138. MAJENE -- JL. JEND SUDIRMAN NO. 167,TLP. 0422-21157. POLMAN -- JL. MR.MUH.YAMIN NO. 76,TLP. 0428-23203.

Serbaneka AQUA TECHNO MAKASSAR Spesialis Pemasangan Depot Air Minum Isi Ulang / Air Minum Dalam Kemasan Harga Mulai dari 18 Jt 55 Jt. Bonus Galon Hub : (0411) 2345878 / 085345844199

Serbaneka HOREEEEEEEE....... Harga Discount. Belanja Bahan Bangunan, Alat Listrik Dll. Dapatkan Discount 10% dengan minimal belanja Rp 300.000 (selama Bulan April) Hanya di TOKO SINAR REJEKI. Alamat Jl. St. Hasanuddin No. 119 (samping toko Ganda Dewata) Mamuju Bawa Guntingan Potongan kertas iklan ini.

Serbaneka NUSANTARA TEHNIK Jl. Andi Makasau Melayani : Las Panggil, Terali, Kanupi, Pintu Ruko Balkon disesuaikan Model Rumah Hub : YUSMAN (HP 081342086507 - 085340617777)

Dijual Rumah DIJUAL Rumah di Bukit Asri Lestari Type 90/117. No A2 No. 4 & 6 Lengkap Sumur Bor, Mesin Air, Tandon Air, Teralis Besi (Pintu & Jendela) Listrik 1300 Watt, Gudang bebas banjir, bebas polusi, SHM Sertifikat. Dekat kantor Bupati Mamuju & Pasar Baru, Harga 460 Jt (Nego). Tanpa Perantara Hub : Hidayat 085 255 902 634

Dijual Pupuk Organox dan hormax menyuburkan tanah & dapat mengatasi / mengendalikan berbagai penyakit disebabkan Bakteri & virus, Testimoni Petani sukses, Baca Tabloid Sinar Tani Hub : 081 355 559 396

Dijual Rumah DIJUAL Rumah : Luas 325 M2 di Jl. H.A. Endeng No.1 Tanah : 610 M2 di Jl. Muh. Husni Thamrin Hub : Hp 081 355 399 133 Alamat: Jl. Urip Sumoharjo No. 51 Mamuju

Dijual Tanah Dijual 1 Paket Terdiri dari : Lokasi Empang (4 Hektar), 1 Unit Rumah Empang, 1 Unit Rumah di Jalan Poros ke Bandara Tampa Padang, Kampung Baru Desa Babanga Kab. Mamuju Hub : Hp. 081 355 223 222/081 246 243 416/085 327 772 822

Dijual Tanah DIJUAL TANAH UKURAN 2.400 M² LOKASI ±500 M DARI PERSIMANGAN LIMA. ARAH KE KALI MAMUJU (DEPAN INSTALASI 1 PDAM) TANPA PERANTARA. HUB : 081354683755

Serbaneka TOKO HARAPAN JAYA Grosir Pakaian Jadi, Alamat: Ruko Blok A. No. 16 Pasar Baru Mamuju-Sulbar, HP. 081 210 174 222

Dijual Tanah DIJUAL Tanah Uk. 9 X 27 m Sertifikat Lokasi di Sese (Sampimg SD Sese) Harga 25 Juta Nego, Hp. 0811440435

Peluang Bisnis MAU Penghasilan Rp 1 jt - 2 jt/ bulan Dirumah Buka Usaha Rental Game. Jual PS2/PS3 Hardisk Baru/ Bekas, Komputer, Laptop, Hrg Murah Beli 2 Unit PS Gratis HP Cross U / 2 orang. Minat Bos. Hub. MR.14 Com Hp.085 214 011 193 / 087 842 276 439

Dijual Tanah DIJUAL TANAH Dengan Ukuran 30x60 = 1800 M2, Terletak di Jl. Poros Kalukku- Tasiuk. Desa Salulayo HUB : 081355212555/082189917971

Dijual Ruko DIJUAL Ruko 1 Lantai, Luas 6 x 13 lengkap dengan Usaha (ATK Swalayan) di Jl. Diponegoro (Depan Alya Nayab ATK Mart) Hub: 081241457790 - 082191504944

Dijual Tanah JUAL TANAH. + Ukuran 4,4 Hektar Di Jalan Baru (Jalur Dua) Hub; 08124252975

Dijual Tanah DIJUAL Tanah dan Bangunan ukuran 9x20 di Rangas Mamuju. Kuran lebih 500 m dari Kantor Gubernur Sulbar. Harga Rp. 150 Jt, tanpa perantara. HUB: 085398239889

Dijual Tanah DIJUAL Rumah/Lokasi di Batupannu ukuran 7 X 13 m dengan harga 70 juta, bersertifikat tanpa perantara Hub : 085 342 900 751

Serbaneka HEBOH..... HONDA BEAT, Angsuran 571 Ribu. Potongan Angsuran 2x, Motor Baru. Stok Terbatas... Buruan s/d 20 April Hub : 082347169153

Serbaneka ALAT PERAGA DAK SD & SMP ready stok (100%) sesuai juknis 2010, rekanan yg menang tender / uji petik 085214141201 / 081519464055 - kdn.co.id

Serbaneka BENGKEL LAS Masagena Alamat Jl. Pababari Mamuju, Tlp 081 342 209 988 DIZI MEUBEL Alamat, Jl. Martadinata (samping Kantor BPS Mamuju) Tlp 081 342 209 988

Dijual Tanah DIJUAL Tanah dengan luas 15x28 m2, terletak di depan SMK Pelayaran Mamuju Harga Murah Tanpa perantara. Hub : 085 398 062 912

Dikontrakkan Dikontrakkan Ruko Strategis dan nyaman di Jl. RE. Martadinatha Simbuang Hub : 081 242 001 019/ 081 944 533 688

Pengumuman KAMI dari Toko Djaya sentausa Jl. A. makasau Mengumumkan Nama Rusdi/Sandi/Santoso mulai hari jumat Tanggal 9 Maret 2012 Bukan lagi pegawai Toko Djaya Sentausa, sehingga mulai saat ini segala tindakannya tidak berhubungan lagi dan diluar tanggung jawab Toko Djaya Sentausa.

Bisnis Independent KESEMPATAN Bisnis independent untuk usaha paruh waktu atau penuh waktu, berpotensi mendapatkan Rata-rata Rp 3.000.000 sampai Rp 8.000.000 perbulan. terbuka untuk umum, Ibu rumah tangga, Mahasiswa, Kayawan/wati. tidak dibutuhkan pengalaman. untuk Info lebih lanjut Hub : Bpk Jordan 081342129708 Ibu Rhina 081241313688

Dijual Tanah DIJUAL Tanah dengan ukuran 10 x 45 = 450 m2 Terletak di Jalan Poros Kalukku Tasiuk Hub: 081355038844 - 082191606888

Dijual Rumah DIJUAL Rumah Tinggal Permanen beserta lokasi di Jl. Manunggal, Lr. IV, Polman (samping rumah kosan sekkab polman) L. 14 Meter x P. 24 Meter. Harga Rp. 250 juta bisa nego Hub: 085299924217

Dijual Rumah JUAL Murah Rumah, BTN Cendrawasih, Polewali sudah renovasi, Harga Rp. 185 Jt Hub : 081 355 076 354

Dijual Rumah DIJUAL Rumah di Jl. Kapten Jumhana No. 22 Wonomulyo Polman Sebelah Kanan Lapangan Gaswon (Depan Pasar Wonomulyo) Hubungi : 085 299 128 480 081 342 209 988 085 236 277 002

Serbaneka KUNJUNGI : Warkop Daeng Kita dengan beberapa jenis Menu : Kopi, Kopi Susu, Teh, Teh Susu, Aneka Macam Jus, Songkolo Begadang, Nasi Kuning, Aneka kue Khas Mamuju & Coto Makassar Paraikatte. Anda juga dapat mengakses internet karena tersedia Hotspot. Alamat Jl. Cik Ditiro. Depan Penjual Sepeda polygon.

Lowongan STAF NOTARIS - PPAT Membutuhkan staf dengan kualifikasi sbb : Wanita, maks. 25 thn, min. SLTA/ Sederajat, bisa komputer, memiliki kendaraan, berpenampilan menarik. Lamaran diantar/dikirim ke : Kantor Notaris PPAT Minta Jaya Ginting, SH, Mkn Komp. Ruko LTC Kav. 1 Jl. Jend Sudirman, Karema Selatan, Mamuju (depan Richest Sport Center)

Dijual Rumah DIJUAL Rumah di Jalan Cerbon Belakang Kantor Camat Wonomulyo. Ukuran 21x11 M. Hub : 081241501981

Dijual DIJUAL Cepat Mobil Toyota Kijang Grand Extra Tahun 1996 Ac. Sentral, DVD, Power stering, Power Window, Sentral Lock, kondisi baik masih Orisinil Mesin kering siap Pakai Hub : 081 355 064 032

Lowongan LOWONGAN Kerja untuk Cabang baru di Polman dibutuhkan Karyawan/Ti. Syarat : FC. Ijasah terakhir min.SMU/Sederajat, FC.KTP dan Daftar Riwayat Hidup(CV.), PAS Foto 2l br U.3X4 wrna, tidak sedang kuliah dan kursus. I nformasi lebih lanjut hubungi: LEO PRIMA MANDIRI Jl.Budi Utomo No.05 Pekkabata HUB: CP. 0819 9862 2951 – 0853 9957 5282 Antar Berkas Secepatnya (Posisi Terbatas).

Dijual / Dikontrakkan Tanah DIJUAL tanah kosong, luas 1004 m2 Jl. Bau Massepe depan Gereja Katolik. Dikontrakkan tanah, luas 11x40 m Jl. Tuna samping somel kayu Maspul. Hub 085322255554 - 085394702774

Serbaneka H2D KOMPUTER, Menerima sevice komputer, laptop, notebook & rakit komputer, juga melayani servis panggil, harga terjangkau. Alamat Jl. Stadion, Hp: 085399769243,081342626268, 081342077428

Dijual Rumah DIJUAL rumah di jalan Umar Dar No. 26 Mamuju LT : 10x13 M2, LB: 10x13 M2 terdiri atas 3 lantai. Hub: 082 190 197 588

Serbaneka ANDA Butuh Dana Tunai, Jaminkan Bpkb Motor Anda di NSC FINANCE . Hub. No : 0853 4085 7205 ( Dibutuhkan Karyawan/Karyawati, Pendidikan Min. SMA, GAJI + KOMISI + REWARD)


RADAR SULBAR

SABTU, 5 MEI 2012

BUDAYA

9

Daya Tarik Rumah Adat Mamasa EDITOR: Muhammad Ridwan Alimuddin

Sama seperti rumah tradisional di Kalumpang (Mamuju), di Mamasa atau kerajaan-kerajaan Kondo Sapata, secara lokal rumah juga disebut “banua”. Rumah adat (dan rumah biasa) di Mamasa berdasarkan kepercayaan lama masyarakat setempat didirikan selalu menghadap ke utara. Rumah adat dimaksud banyak persamaannya dengan rumah adat Toraja yang disebut tongkonan. Sampai awal taun 90-an, setidaknya hanya ada tiga buah rumah adat di daerah tersebut yang masih relatif berdiri baik, masing-masing di Orobua, di Tawalian dan di Rante Buda, masing-masing berturut-turut berumur kurang lebih 400 tahun, 300 tahun, dan 300 tahun. Yang di Rante Buda sudah pernah direnovasi. Rumah adat di Orobua, sejak dahulu paling sering digunakan sebagai tempat menyelenggarakan Rambu Saratu atau musyawarah adat yang melingkupi wilayah Kondosapata yaitu daerah-daerah Tawalian, Osango, Balla, Malabo, Sindagamanik, dan Orabua. Rumah adat di Orobua, karena peranannya itu sering digelari/memperoleh ungkapan Tongkambi dua randanna lalan bungin anne neqallo, maksudnya ‘yang senantiasa harus menyiapkan bahan-bahan atau peralatan musyawarah dan upacara serta makanan untuk dikonsumsi berupa babi atau kerbau’. Perkembangan arsitektur rumah adat di Pitu Ulunna Salu melalui empat proses dan tahap sebagai berikut. Pertama, Banua Pendoko Dena (rumah berbentuk seperti sarang burung pipit; bentuknya agak bundar bahannya diambil dari lingkungan sendiri seperti rumput, dedaunan, bambu, dan kayu; lantai langsung dengan tanah. Kedua, Banua Lantang Aqpa (rumah dengan bentuk persegi empat panjang, berdinding empat terbuat dari bambu atau kayu yang langsung ditancapkan ke dalam tanah; dinding dan atap dari bambu, kayu, dan rumput; sekarang masih ditemukan di Mamasa tapi sudah berfungsi sebagai kandang ternak). Ketiga, Banua Tamben (kayu rumah ini dibuat berselang-seling pada semua sisinya; tidak mempunyai tiang, kecuali bubungan tempat mengatur atap; pada mulanya atapnya dari alang-alang, dan berikutnya ada yang dari bambu). Keempat, Banua Toloq. Toloq ‘tusuk’ (itulah bentuk yang sekarang; dinamakan banua toloq karena antar tiang yang semuanya dilubangi dihubungkan dengan pattoloq; banua toloq bentuknya seperti perahu layar). Deskripsi pembangunan dan bangunan rumah adat di Mamasa sebagai berikut. Pertama adalah persiapan. Langkah pertama, diselenggarakan musyawarah antara anggota keluarga untuk menyepakati dan menetapkan bentuk dan macam rumah yang akan dibangun. Dasar penentuan dan lain-lain yang berhubungan dengan rumah adat tetap berpedoman pada peraturan bangunan yang telah ditetapkan menurut ajaran atau paham kepercayaan nenek moyang. Dalam musyawarah ditentukan dan ditunjuk seorang yang menjadi penanggung jawab pengadaan atau pembangunan rumah, mulai dari pengumpulan bahan ramuan sampai rampungnya pembangunan rumah. Yang ditunjuk ialah oknum yang paling tua dan paham seluk beluk rumah dan adat, dan waktu yang baik untuk memulai pembangunan rumah. (Biasanya dipilih awal bulan purnama atau malam pertama terbitnya bulan sampai malam ke-15 dan tepat hari pasar, yaitu hari Selasa). Tempat mendirikan rumah umumnya dipilih di sekitar tempat kerja yang dekat sumber air bersih, di atas tanah ketinggian dan datar, berderet dari timur ke barat, dan harus menghadap ke utara. Didepannya didirikan sebuah lumbung padi yang disebut alang menghadap ke selatan. Rumah dan lumbung selalu dibangun berhadapan, sebagai simbol/gambaran sumi isteri, atau lambang kesatuan dan keutuhan. Kedua tentang bahan. Bahan ramuan yang dibutuhkan ialah (1) kayu uru matindro yaitu kayu yang sudah lama terpendam dalam tanah yang akan digunakan untuk dinding dan lantai rumah, (2) kayu nangka, untuk ariri posi ‘tiang pusat’ (kayu yang akan dijadikan ariri posi ‘tiang pusat’ harus diperhatikan tidak boleh rebah posisinya, ujungnya tidak boleh ke bawah, cara membawanya harus selalu pada posisi berdiri, puncaknya harus selalu ke atas mulai dari pengambilannya sampai pada pemasangannya sebagai tiang pusat), (3) kayu sendana, untuk tiang tulak somba dan lantai, (4) kayu tarian, untuk dijadikan balok-balok, (5) kayu cemara, untuk kasau, (6) kayu pinang, untuk reng, (7) bambu, untuk bubungan dan atap dengan cara membelah-belah kecil sesuai ukuran tertentu, (8) ijuk, untuk menjadi atap (kalau tidak menggunakan bilah-bilah bambu), dan (9) batu gunung, untuk alas tiang rumah. Ketiga, tentang tata cara mendirikan Rumah. Sebelum diolah bahan-bahan lebih dahulu dikelompokkan atas tiga, yaitu (1) kelompok sulluk banua ‘tiang rumah’, (2) kelompok kale banua ‘ramuan yang membalut rumah’, dan (3) kelompok papa banua ‘atap rumah.’ Sesudah dikelompokkan, bahanbahan diolah dan dilakukan kegiatan manamben (mengukur, memotong, melicinkan, membelah-belah bambu untuk atap). Pembuatan tiang dimulai membuat tiang garompang ‘tiang induk’, tiang alla ‘tiang di antara tiang garompang, ariri posi, tiang baira ‘penyangga atap.’ Semua tiang itu berbentuk segi delapan. Membentuknya digunakan kapak kecil, diukur dengan depa atau jengkal si pemilik. Kemudian dibuat roroan ‘sulur’ yang membentuk empat persegi panjang, sama dengan pembuatan tiang. Adapun nama-nama rangka berikut urutan pemasangannya sebagai berikut. (1) alas tiang, (2) tiang, (3) roroan, (4) ayoka, (5) penambu lentong (jenis tiang), (6) kalahka, (7) pettaqdakan, (8) pacaq, (9) panggosokan, (10) sangkinan rinding, (11) reassak, (12) sambo rinding (13) pananggok (14) rinding angin, (15) indo para, (16) telang para, (17) ula-ula para, (18) rinding para, (19) kayu boko, (20) rampanan, (21) pamiring bundai, (22) pamiring longa, (23) sambo topong, (24) pumpang longa, (25) pumpang pue-pue, (26) kasau (27) reng, (28) atap, (29) bubungan, (30) daun pintu, (31) daun jendela, (32) tangga, dan (33) ukiran. Pemasangan rangka dilakukan dalam tiga tahap yaitu (1) pemasangan rangka bawah (kolong); mengatur batu sebagai alas tiang, lalu meletakkan tiang di atasnya, dan memasang semua balok yang ada di ujung deretan tiang, (2) rangka bagain tengah (badan); memasang kayu panggosokkan, sangkinan rinding, papan dinding, balok penutup papan dinding; memasang balok yang akan menahan bagian kanan dan kiri rumah, dan (3) rangka bagian atas (atap); memasang tiang-tiang untuk meletakkan balok-balok rumah, kayu bokok; memasang lindo para berbentuk segi tiga yang terdapat di muka dan belakang rumah; mendirikan tiang penopang bagian rumah yang menjulang ke depan dan belakang rumah; memasang atap yang terdiri atas dua lapisan (lapisan atas yang disebut muane papa ‘suami atap’ dan lapisan bawah yang disebut baine papa ‘isteri atap’; kemudian memasang bubungan rumah, dan yang terakhir adalah mengukir. Keempat mengenai tenaga pelaksana. Dikerjakan oleh tenaga ahli yang tahu dan memahami seluk beluk adat istiadat tradisional yang ada hubungannya dengan rumah, agar tidak terjadi pelanggaran terhadap adat yang berlaku. Tenaga ahli dimaksud ialah Tominaa, Tomanarang, dan Tukang.

Tominaa adalah perancang yang bertugas membimbing berdasarkan adat yang berlaku. Tomanarang adalah ahli/ arsitek yang menjadi ketua/pemimpin. Tukang adalah tenaga pembantu/anggota pekerja. 5. Konstruksi Rumah. Garis besar susunan atau strukturnya terdiri atas (1) Konstruksi Bawah, (2) Konstruksi Tengah (Badan Rumah), dan (3) Konstruksi Atas (Atap). Konstruksi bawah meliputi tangga (diletakkan di sebelah timur rumah dengan cara membuatkan tempat tersendiri dengan dua buah tiang yang dapat menghubungkan langsung untuk memasuki pintu rumah; jumlah anak tangga selalu ganjil), landasan tiang rumah (menggunakan batu gunung yang tidak ditanam ke dalam tanah, diletakkan begitu saja di atas tanah, dan di atasnya tiang rumah diletakkan), dan ariri ‘tiang’ (penahan badan rumah yang dihubung-hubungkan dengan balok (sulur atau roroan) yang dimasukkan ke dalam tiang-tiang; di antara tiang terdapat posi ‘pusat’ sebagai tiang utama di tengah bangunan rumah). Di depan dan belakang rumah terdapat tulak sumba (tempat menggantungkan atau memasang tanduk(-tanduk) kerbau). Konstruksi Tengah (Badan Rumah) meliputi (1) sali ‘lantai’ (bahannya dari kayu sendana atau kayu aru yang dipasang melintang berhimpit rapat kecuali beberapa bagian di tengah ruang di lantai tersebut), (2) lonta ‘ruang’ (rumah adat yang terdiri empat ruang disebut Banua Patang Lonta ‘Rumah Empat Ruang’ dengan konstruksi ruang yang bertangga-tangga mulai dari bawah ke atas, yang paling rendah bagian utara dan paling tinggi di selatan; ruang-ruang itu ialah (a) inan kabusungan tempat menyimpan barang atau bendabenda pusaka; inan kabusungan rumah adat di Orobua: 2,09x3,34 meter, (b) sumbung berfungsi sebagai tempat tidur; sumbung rumah adat di Orobua: 2,06x3,43 meter, (c) sali tangnga berfungsi sebagai tempat atau pusat kegiatan di rumah; rumah adat di Orobua: 2,90x3,43 meter, dan (d) sali iring berfungsi tempat menerima tamu; sali iring rumah adat di Orobua: 2,74x3,43 meter. Setiap ruang mempunyai pintu. Inan kabusungan dan sali iring tidak mempunyai daun pintu. Sumbung dan sali tangnga mempunyai daun pintu, dan (3) rinding ‘dinding’ (dalam penempatan dinding terdiri atas dua bentuk yaitu vertikal dan miring; vertikal, dinding yang mengelilingi rumah dan diukir, dan miring, dinding yang condong ke muka atau ke belakang; sudut atas dinding berakhir pada pangoton ‘kayu bubungan’ yang disokong dengan tiang penyokong atap bubungan tulak sumba; dinding dibuat dari kayu uru matindro; papan dinding tidak menggunakan paku atau pengikat melainkan menggunakan sistem alur yang dalam istilah lokal disebut siamma; pada dinding rumah adat di Mamasa terdapat empat buah jendela yang terletak di muka dan di belakang rumah. Konstruksi bagian atas (atap) rumah adat di Mamasa dibuat dari bambu yang dibelah-belah. Kerangka atapnya sebagai berikut. (1) Rampanan (kayu tempat mengatur atap, 2 buah). (2) Pamiring budai (terpasang pada rampanan, 4 buah). (3) Pamiring longa (tempat mengatur atap longa, 4 buah). (4) Sambo topong, berbentuk bundar, 2 buah. (5) Karo, terpasang pada rampanan dan sambo topong dan tempat memasang reng. (6) Reng, tempat mengikat atap. (7) Pumpang tulak, kayu yang melintang di bagian muka longa sebagai penopang tulak sumba. Bubungan atap rumah adat yang mirip perahu layar di daerah ini, bagian depan selalu lebih tinggi dari pada yang bagian belakang. 6. Ukiran (Ornamen). Di Mamasa, ukiran atau ornamen dikenal dengan istilah passura. Passura khas Mamasa yang dijumpai pada rumah adat di Mamasa bukan sekedar hiasan belaka, karena ukiran itu sarat makna dan simbol-simbol religi. Ukiran Mamasa terdiri atas empat dasar, yaitu (1) paqbura allo (bentuknya menyerupai matahari), (2) paqtedong (bentuknya menyerupai kerbau), (3) paqmanuq londong (bentuknya menyerupai ayam jantan), dan (4) paqsussuq (merupakan garis-garis lurus). Keempat dasar ukiran itu telah dikembangkan oleh pengukir tradisional Mamasa kurang lebih 100 macam ukiran sampai saat ini, baik ukiran pada rumah maupun pada kerajinan-kerajinan lainnya. Peralatan yang digunakan mengukir disebut piso. Piso ada tiga macam, yaitu (1) passussuq, untuk membuat alur, (2) paqsoso, untuk mengupas, dan (3) paqgarriq, untuk membuat garis. Rumah adat Mamasa, dalam proses pembuatannya menggunakan alat pengukur pengganti meter dengan sangdaqkan ‘jengkal’, sangtaqpungkale ‘hasta’, dan sangdaqpa ‘depa.’ Dengan empat dasar (paqbura allo, paqtedong,

paqmanuq londong, dan paqsussuq), ragam hias ukiran rumah adat di Mamasa adalah sebagai berikut. (1) Paqdandan Bodu (bentuknya seperti sirih; diukir pada dinding bahagian depan yang dimaksudkan sebagai penghormatan kepada dewa). (2) Kabonga (ukiran berbentuk kepala kerbau yang diukir pada dinding depan dan belakang rumah; simbol kekuasaan, kekayaan, kemakmuran hidup keluarga pemilik rumah, dan mungkin mengandung maksud kepercayaan lama di Mamasa). (3) Katiq (berbentuk kepala ayam jantan yang sedang berkokok; diukir pada dinding di muka dan belakang rumah yang jumlahnya masing-masing tiga buah; ditempatkan di atas ukiran kabonga). (4) Paqsalaqbi, menyerupai pagar. (5) Paqgugang, menyerupai keris. (6) Paqsussuq. (7) Paqtedong. (8) Paqmanuq londong, dan (9) Paqbare allo. Setiap ukiran pada akhir penyelesaiannya selalu diberi warna atau cat yang hanya terdiri atas mariri ‘kuning’, malotong ‘hitam’, mararang ‘merah’, dan mabusa ‘putih.’ Arti/maksud warna pada rumah adat di Mamasa ialah (1) warna merah dan putih merupakan lambang kehidupan manusia (darah dan tulang), dan secara khusus warna merah mengandung kekuatan pencegah roh jahat pada rumah dan penghuninya, (2) warna kuning, lambang kemuliaan dn ketahanan, dan (3) warna hitam, juga lambang kemuliaan sekaligus lambang kegelapan, dan secara khusus memiliki kekuatan magi atau gaib. Tulisan ini adalah ringkasan hasil penelitian yang dilakukan oleh Nurhayati pada tahun 1994, “Studi Arsitektur Rumah Adat Mamasa di Kec. Mamasa Kabupaten Polmas.” (*)


Radar Sulbar