Page 1

THE POLITICAL NEWS LEADER

Radar Manado Selalu Ada yang Beda

Harga Eceran

Rp. 2.000

RABU, 4 DESEMBER 2013

BERANI MATI: Seekor hiu macan besar mendekati Vincent Canabal di perairan Grand Bahama. Penyelam berani mati ini mendekatkan tangannya hanya beberapa centimeter dari rahang binatang mematikan itu. Hiu yang satu ini punya sebutan khusus, ‘tong sampah laut’ karena makan apa saja termasuk plat nomor polisi dan kaleng minuman.

Manajemen dengan Tiga Musuh Baru P A R A direksi BUMN kini menghadapi ujian alam: menghadapi gejolak ekonomi. Terutama ketika dolar mencapai Rp 12.000 seperti yang terjadi sejak pekan lalu. Semangat untuk maju yang sudah dibangun menggebu-gebu, kini harus berhadapan dengan jurang. Risiko-risiko perusahaan kini menganga di depan mata. Dalam menghadapi situasi seperti ini, semangat saja tidak lagi cukup. Antusias dan integritas saja tidak memadai. Harus ada plus plusnya. Kini fokus direksi tidak hanya bagaimana maju, Baca Manajemen... hal 13

REHAT

Paus Mantan Penjaga Bar

Parpol Elite ‘Mandi’ Dana Kampanye APBD Jadi ‘Gizi’ Tambahan Rebut Hati Rakyat

MANADO -- Pertandingan politik di Pemilihan Umum 2014, diprediksikan masih akan dimenangkan oleh parpol elite: Golkar, PDIP, Demokrat. Pasalnya, ‘gizi’ dari partai-partai ini sangat ‘wah’. Selain berasal dari dana campaign ada juga sumber dana yang bisa berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Dana bantuan social (bansos) yang ditata melambung tinggi dari tahuntahun sebelumnya. Baca Parpol... hal 13

Kalahkan DKI Jakarta, Wagub Terima Penghargaan Dari Wapres Boediono

Ibarat Sosialisasi Berkedok Program Pemerintah! MANADO -- Pengamat politik pemerintahan Taufik Tumbelaka memprediksi, untuk pemilu nanti di Sulut sudah pasti dikuasai partai besar seperti PDIP, Golkar dan Demokrat, menyusul, PAN dan PPP. Kepala daerah dari partai itu bisa menggunakan kekuasaannya untuk

menggunakan dana APBD untuk kepentingan kampanye berkedok program pemerintahan. “Ini harus diwaspadai, sebab bisa jadi kepala daerah ini memanfaatkan dana ini sebagai ajang sosialisasi parpolnya,” katanya kemarin. Baca Ibarat... hal 13

PLN Genjot Tower Sea

PAUS Fransiskus yang dikenal pengasih ternyata pernah berprofesi sebagai seorang tukang pukul. Kerja itu dilakoninya saat dia masih jadi Baca Paus... hal 13

PRESTASI TERBAIK: Wagub Djouhari Kansil bersama Asisten Administrasi Umum Setdaprov Sulut Nixon Watung SH, Karo Organisasi dan Kepegawaian Jemmy Ringkuangan AP, MSi dan Kabag Tata Laksana DR. Jemmy Kumendong beserta Ketua Komisi 1 DPRD Provinsi Sulut John Dumais sebagai mitra kerja, foto bersama usai menerima penghargaan.(ISTIMEWA)

Akuntabilitas Kinerja Sulut Dapat Raport Terbaik MANADO -- Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) akuntabalitas kinerjanya mendapatkan

predikat baik (B), bersama enam provinsi lainnya: Sumatera Selatan, Kepulauan Riau, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, dan Sulawesi Utara. Baca Kalahkan... hal 13

Kerja Efektif: Proses pengerjaan di malam hari disaksikan pengawasan proyek dari pihak PLN dan beberapa warga Desa Sea Dusun Tiga. (Dicky Nagi / RM)

MANADO -- Proyek pembangunan Saluran Udara Tegangan TInggi (SUTT) di Desa Sea terus digenjot PLN bersama warga Desa Sea Satu Dusun III. Proyek itu

ditargetkan bisa rampung sebelum 2013 berakhir. “Pengerjaan dilakukan secara maksimal siang dan Baca PLN... hal 13

Wajah Lain Hubungan Indonesia-Australia

Sister School SMAN 3 Tangsel-Castlemaine Castlemaine Secondary College. Lewat program sister school atau sekolah kembar, hubungan itu kemudian tidak lagi sebatas jalinan kesepakatan di atas selembar kertas MoU (memorandum of understanding). Sister school kedua sekolah telah menjadi sebuah pengikat hubungan persaudaraan baru. Sebuah jalinan koneksi yang jauh dari urusan politik diplomatik, apalagi perkara sadap-menyadap seperti yang terjadi belakangan. “Kami disatukan oleh misi yang sama, yakni mencerdaskan generasi bangsa,” ungkap Wakil Kepala

Ketegangan hubungan diplomatik pemerintah Indonesia dan Australia belakangan ini tak berimbas di semua lini. Di salah satu sekolah di Tangerang Selatan, Banten, para murid dan gurunya justru menyimpan kerinduan mendalam bisa dekat lagi dengan sesama insan pendidikan di Negeri Kanguru tersebut. DIAN WAHYUDI, Jakarta TERHITUNG sejak Juni 2010, SMA Negeri 3 Tangerang Selatan (Tangsel) menjalin hubungan kerja sama dengan sekolah menengah di Australia, Alamat: Manado Post Center, Manado Town Square Blok B 14/15 Telp. (0431) 855558, Fax. (0431) 860398

TELEKONFERENSI: Guru dan para siswa SMAN 3 Tangsel saat menjumpai guru dan siswa Castlemaine Secondary College, Australia. F-AGUS WAHYUDI/JAWA POS

www.radarmanado.com email: radar_manado@yahoo.com

Baca Sister... hal 13

Wartawan Radar Manado Dilarang Menerima Uang atau Pemberian Dalam Bentuk Apapun Dari Sumber Berita


Pro Legislator

2

Radar Manado

Rabu, 4 Desember 2013

Demokrasi Indonesia Mahal Pramono Anung: Kalau Cuma Punya Rp 50 Juta Mending Tidak Usah Jadi Nyaleg

Pramono Anung

JAKARTA — Hasil penelitian yang tercantum dalam disertasi politisi senior PDI Perjuangan, Pramono Anung, menyuguhkan fakta yang mencengangkan. Fakta itu tentang betapa tingginya ongkos

politik yang harus dikeluarkan seorang warga negara untuk menjadi anggota DPR RI. “Ditemukan bahwa caleg yang paling rendah modalnya adalah publik figure karena dia sudah terkenal, jadi di-

untungkan. Itu pun terendah adalah Rp 300 juta,” beber Pramono Anung dalam peluncuran bukunya yang berjudul “Mahalnya Demokrasi, memudarnya ideologi” di press room DPR, Senayan, Jakarta (Senin, 3/12). Selanjutnya, adalah kalangan aktivis yang harus merongoh kocek hingga Rp 500 juta sampai Rp 1 miliar, kalangan TNI Polri dan Birokrat sekitar Rp 800 juta hingga Rp 1,2 miliar, dan yang tertinggi adalah pengusaha yaitu Rp 1,5 - 6 miliar. “Tapi saya dengar dari informan saya bahwa ada yang keluarkan sampai Rp 22

miliar, bahkan saya pernah didatangi konsultan caleg biayanya Rp 18 miliar, untuk bayar konsultan saja. Jadi saya sarankan jika caleg punya Rp 50 juta mendingan tidak usah jadi nyaleg, mubazir. Sayang uangnya,” bebernya. Karena itu, Pramono menyatakan bahwa dirinya semakin khawatir dengan sistem politik Indonesia yang ongkosnya kian naik. “Saya hanya ingin memberi gambaran bahwa ini mengkhawatirkan bagi saya pribadi. Orientasi kita hanya money and power, more money more power,” tandasnya. (rmol)

KPU Diminta Merinci DPT Bermasalah Perkelurahan JAKARTA — Komisi Pemilihan Umum (KPU) dinilai perlu menyampaikan rincian hasil perbaikan per kelurahan/desa terhadap 10,4 juta data pemilih bermasalah yang sebelumnya ikut ditetapkan dalam daftar pemilih tetap (DPT) pemilu 2014. Rincian perbaikan menurut Deputi Koordinator Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR), Masykurudin Hafidz, paling tidak perlu disampaikan KPU pada saat mengumumkan hasil perbaikan DPT bermasalah yang menurut rencana akan dilakukan Rabu (4/12) mendatang.

“Ini untuk menunjukkan secara rinci atas apa yang telah dikerjakan oleh KPU dalam sebulan terakhir, sejak mengumumkan daftar pemilih tetap (DPT) pada 4 November lalu,” katanya di Jakarta, Selasa (3/12). Rincian perbaikan menurut Masykurudin, juga untuk melihat sejauh mana validitas hasil perbaikan ketika diperlukan untuk disandingkan dengan data Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) maupun temuan pengawasan dari Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). Selain itu, juga untuk menunjukkan meskipun

hasil perbaikan belum mencapai seratus persen, setidaknya KPU telah bekerja maksimal dalam menemukan data-data untuk memenuhi lima elemen pendataan pemilih. “Demikian juga apabila terdapat kesulitan yang dihadapi oleh KPU, sampaikan dimana letak kesulitannya. Termasuk permasalahan yang berkaitan dengan administrasi kependudukan,” katanya. Masykurudin menilai, penyampaian secara rinci perlu dilakukan karena selain akan lebih baik untuk disandingkan dengan data-data yang lain misalnya data Kemendagri

dan Bawaslu, juga untuk memenuhi kewajiban dari hasil pertemuan dengan Presiden dan lembaga tinggi negara beberapa waktu lalu. Dimana salah satu klausulnya adalah melaporkan secara periodik terhadap hasil perbaikan data pemilih dan perbaikan terhadap sistem administrasi kependudukan Indonesia. “Selain itu, juga untuk menunjukkan bahwa KPU dapat bekerja dengan menepati waktu dan membangun kepercayaan dalam melaksanakan tahapan Pemilu,” katanya. (jpnn)

TULUS Aldrin Kaparang SH

Melayani Pijat/Lulur danTerapi Khusus Panggilan ke Hotel Dengan Tenaga Wanita Muda Pilihan

Hubungi 0823 4788 8621

Please Call

0852 4151 3452

MANADO — Sekretaris Partai Amanat Nasional (PAN) Sulut H Ayub Ali meminta agar Ketua KPU Minut Fredrik Sirap minta maaf secara terbuka. “Harus ada pernyataan terbuka terhadap PAN dan dihadapan publik. Bukan hanya pernyataan maaf saja tapi juga ini sebagai bagian dari klarifikasi,” tegasnya Senin (2/12). Dikatakan, pernyataan itu sudah sangat merugikan PAN, terlebih dilontarkan dikhalayak ramai dan

didengarkan banyak orang. Kondisi ini kata Ali bisa menyebabkan salah presepsi terhadap PAN. Padahal sejak dilahirkan, PAN merupakan partai terbuka dan menerima semua kalangan. Ali juga menyesalkan pernyataan itu dilontarkan menjelang pelaksanaan pemilu. Seharusnya kata Ali, Ketua KPU bisa menempatkan diri, bersikap netral dan tak sembarangan mengeluarkan pendapat yang bisa merugikan partai. “Kami juga meminta KPU

JAKARTA — Sekretaris Fraksi Partai Hanura Saleh Husin mengapresiasi keberanian Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang siap dipecat partainya karena kebijakan tidak popu-

lis yang dikeluarkannya. Menurutnya, langkah yang ditunjukkan Ahok merupakan sikap yang patut diapersiasi. “Langkah berani yang dilakukan Ahok harus kita apresiasi dan wajib kita dukung,” kata Saleh kepada

Apriano Ade Saerang ST

L E A

Ayub Ali

Sulut untuk segera memanggil yang bersangkutan dan kalau segera dievaluasi posisinya,” tandasnya. (rud)

Ahok Siap Tinggalkan Gerindra

Anggota Fraksi Gerindra DPRD Kota Manado

Anggota Fraksi Gerindra DPRD Kota Manado

LADIES Escort Agency For Executive Only

Dianggap tak Tahu Menempatkan Posisi

BERSATU Menuju Perubahan

Melayani Dengan

Exotic SPA

PAN Desak Ketua KPU Minut Minta Maaf

Romantic Massage Melayani P Pijat iijat jat & LLulur u Panggilan Khusus K h husus Wanita W a anita Karir K ari dan Mahasiswi Dengan D engan Tenaga engan Tenaga P Pria ria Muda Menarik ri ((SOPAN) S SOPAN SOPAN) N) P PasƟ asƟ TTidak asƟ i ida Kecewa Rahasia TERJAMIN

Hubungi: 0823 9480 7444

JPNN, Selasa (3/12). Anggota Komisi V DPR itu menambahkan, sangat bagus apabila ada pejabat yang berani mengambil kebijakan yang bermanfaat untuk masyarakat luas dan tidak takut dipecat karena dianggap partainya tidak mengambil kebijakan populis. “Kalau kita mempunyai pejabat seperti ini dalam jumlah yang banyak maka niscaya bangsa kita akan maju, dan apa yang dilakukan pak Ahok selama untuk masyarakat banyak maka tidak perlu takut pasti rakyat akan bersamanya,” kata Saleh. Seperti diketahui, Ahok menyatakan siap pindah partai karena merasa sudah tidak nyaman berada di Partai Gerindra. Padahal partai itu merupakan kendaraan yang digunakan Ahok untuk duduk di kursi wakil gubernur ketika Pemilihan Kepala Daerah Jakarta 2012 lalu. Ahok mengaku mendapat tekanan dari Partai Gerindra. Hal ini terkait sejumlah kebijakannya, yang dinilai tidak populis dan mengancam perolehan suara partai pengusungnya dalam Pemilu 2014 mendatang. “Gerindra pernah marah ketika Pemprov DKI mengambil kebijakan tidak pro ‘kepentingan 2014’ alias tidak populer,” ujar Ahok, saat acara Rembug Provinsi 2013 bertema “Bersama Membangun Jakarta Baru” di Hotel Lumire, Jalan Senen Raya, Jakarta Pusat, Senin (2/12). Ahok mengungkapkan, kebijakan yang membuat partainya tidak senang, salah satunya penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL). “Semua PKL harus disikat habis. Caranya, naikkan denda, ada yang protes? Ada (bahkan) melapor ke Komnas HAM. Sedangkan partai marah sama saya, mereka mikir momen 2014, memanfaatkan orang-orang itu untuk pilih,” terang Ahok. Menurutnya, tak hanya soal PKL, partai juga rewel soal kebijakan sterilisasi busway. “Kenapa busway steril sekarang, padahal bus belum datang. Partai bilang, apa nggak bisa nanti habis pemilu baru kamu (Ahok) keluarkan kebijakan nggak populer. Saya sih tidak takut dipecat partai,” tegasnya. (jpnn)


Rabu, 4 Desember 2013

Pemerintah Butuh Kontribusi Forum Pembauran Soal Penerapan Kebijakan Unggulan MANADO–Upaya mewujudkan program garapan Walikota Manado GS Vicky Lumentut dan

pasangannya Wakil Walikota HB Mangindaan, tidak cukup dengan sosialisasi secara normatif. Banyak kalangan

menilai, kebijakan luhur pemerintah, butuh kesadaran kolektif masyarakat. “Pemerintah punya visi

Wakil Walikota Punya Bakat Polantas

Istimewa

BERBAKAT: Wakil Walikota Manado HB Mangindaan tampak punya kelebihan. Dia bisa mengatur jalur lalu lintas, dalam kondisi tertentu. Tampik pria yang akrab disapa Ai itu tengah mengatur lalu lintas di Jalan Panjaitan.

MANADO–Wakil Walikota Manado HB Mangindaan seperti punya bakat tertentu di bidang pengaturan lalu lintas. Dalam beberapa kesempatan, Mangindaan turun ke bibir jalan, memantau sambil mengatur. Terbukti, Selasa (3/12) Mangindaan memantau dengan sedikit mengatur alur lalu lintas di Jalan Panjaitan, Kompleks Pertokoan Calaca, Pelabuhan Manado. Aksi Mangindaan itu, ditemani Kasat Lantas Polresta Manado, AKP Aidit Jafar, Kadis Perhubungan Drs Vicky Koagow Msi, Kasat Pol-PP Xaverius Runtuwene dan Camat Wenang Donald Sambuaga SSTP. Saksi yang melihat gerakan Mangindaan di jarak dekat menuturkan, Mangindaan benar-

benar serius mengatur lalin. “Saya lihat dia punya bakat jadi Polantas. Cara dia mengatur kendaraan yang lewat mirip polisi,” ungkap saksi mata. Aksi Mangindaan bersama intansi terkait itu, merupakan upaya memastikan pengelolaan lalu lintas dalam kota selama menjelang Natal dan Tahun Baru 2014. Pemkot Manado bersama Forum Lalu Lintas terus berkoordinasi mencari solusi serta ide untuk mengatasi persoalan kemacetan di Kota Manado. “Yang pasti ada upaya yang dilakukan Pemkot Manado bersama Forum Lalu Lintas terkait persoalan lalu lintas,” tutur Mangindaan. (kim)

GS Vicky Lumentut

Morris Korah

dan rencana pembangunan yang konstruktif. Tapi harus diakui kadang kala tersendat karena resistensi sebagian orang. Karena itu butuh banyak orang dengan dengan akal sehat, mendorong program-program unggulan, meyakinkan masyarakat” kata Ketua Komisi C Dewan Kota Manado Morris Korah BSc, merespon rencana pemerintah mendesain manajemen transportasi berbasis Angkutan Kota, Shuttle Bus, Parkir dan Tol (ASPOL). Contoh lain, Korah menyinggung program Universal Coverage (UC), Pembangunan Berbasis Lingkungan (PBL), dan Santunan Duka. “Itu juga perlu pemahaman bersama mengenai pentingnya pelayanan dimaksud,” kata dia. Terpisah, Walikota Manado GS Vicky Lumentut menuturkan, konsep pembangunan kota membutuhkan kontribusi pemikiran kritis dan sokongan Forum Pembauran Kebangsaan Kota Manado. Lumentut meyakini, forum tersebut memiliki komitmen sosial, untuk

menyatukan cara pandang beragam elemen masyarakat. “Karena apapun konsep dan rencana pembangunan hanya bisa terwujud apabila dimengerti semua pihak. Pemerintah punya komitmen yang kuat untuk menjalankan program kemasyarakatan baik itu UC, PBL, manajemen transportasi, PBL, santunan duka dan lain-lain,” tutur Lumentut, usai menghadiri ibadah Natal Pemerintah Kota Manado bersama Musyawarah Pimpinan Daerah (Muspida), pemuka agama, pejabat sipil, TNIPOLRI dan masyarakat, di Gereja GMIM Kolam Bethesda Tikala Kumaraka, Manado. Dalam ibadah tersebut, Lumentut juga melantik pengurus Forum Pembauran Kebangsaan Kota Manado, yang dibentuk sesuai amanat Permendagri Nomor 34 Tahun 2006 tentang Pedoman Penyelenggaraan Pembauran Kebangsaan di Daerah. “Forum ini merupakan wadah komunikasi dan konsultasi antaretnis atau suku di kota Manado,” ungkap dia. (kim)

Pemkot Diminta Bentuk Tim Tapal Batas MANADO–Direktur Perencanaan Hutan Kementerian Kehutanan RI Ir Marsyud, MM mengisyaratkan, Pemerintah Kota Manado perlu membentuk Tim Tapal Batas untuk memastikan aeras Pulau Bunaken dan Manado Tua. Anjuran itu, setelah Sekretaris Kota Manado HF Sendoh, menemui Dirjen Perencanaan Kemenhut RI, Jakarta (3/11). Marsyud dalam pertemuan itu, meyakinkan, Pemkot Manado harus meletakan konsep pembangunan dalam kerangka Tata Ruang. Karena itu dia meminta pemkot bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi Sulut. “Terutama

membentuk dulu tim tapal batas,” kata dia. Sementara Sekot Manado HF Sendoh menuturkan, isi pertemuan itu berupa konsultasi soal pengelolaan Pulau Bunaken dan Manado Tua. Sendoh menuturkan, ada harapan Pemkot Manado bahwa dua pulau itu menjadi kawasan Pemukiman, Pertanian dan Pariwisata. “Itu visi pemerintah mengenai Pulau Bunaken memiliki luas 772 hektar dan kawasan pesisir Manado Tua seluas 381 hektar plus 1 hektar di puncak Manado Tua untuk dijadikan kawasan Pemukiman, Pertanian dan Pariwisata,” ujar Sendoh. (kim)

Istimewa

CAPTION: Sekretaris Kota Manado HF Sendoh, Selasa (3/12) menemui Kementerian Kehutanan RI, Jakarta.

Mau Tenar, Pengurus ‘Jual’ Nama Lumentut MANADO–Ada pengurus salah satu partai yang berupaya memasang atribut Calon Legislatif (Caleg) di Lantai 3 bangunan Pasar Pinasungkulan, Karombasan. Oknum tersebut kata Koordinator Pasar Tomy Mangowal sempat mencatut nama Walikota Manado GS Vicky Lumentut. “Mereka bilang sudah ada ijin dari walikota. Tapi kami (PD Pasar) tolak,” kata

Mangowal, Selasa (3/12) di Manado. Dia menjelaskan, alasan penolakan Direksi PD Pasar, karena itu merupakan ruang publik yang tidak boleh dipasang Alat Peraga Kampanye (APK). “Karena itu kita minta caleg harus pelajari peraturan Komisi Pemilihan Umum. Lokasi pasar adalah lokasi publik yang mesti netral dari APK,” tutur Mangowal. (agp/kim)


Rabu, 4 Desember 2013

SISTER CITY

Fokus Pendidikan dan Olahraga PEMERINTAH Kota Manado terus mendorong upaya mewujudkan Sister City antara Manado dan Kota Liverpool. Walikota, Selasa (3/11) menjelaskan, program tersebut lebih menukik pada dua sektor pengembangan yakni pendidikan dan olahraga. “Pemerintah akan seriusi itu. Pekan lalu sudah ada utusan pemerintah Liverpool, Profesor Alexander Melbourne, yang bertugas sebagai penghubung rencana kerjasama Sister City ManadoLiverpool,” kata Lumentut. Kedatangan utusan Liverpool tersebut kata dia, untuk mengidentifikasi rencana Sister City yang dijalankan pada 2014 mendatang. Khusus sektor pendidikan, Lumentut menuturkan, akang pertukaran siswa, beasiswa dan distribusi guru Bahasa Inggris. Sedangkan kerjasama di bidang olahraga, rencananya akan dibangun Akademi Sepakbola. (kim)

KECAMATAN TUMINTING

Perketat Sistem Wajib Lapor SISTEM keamanan Kelurahan Sindulan Satu dan Keluarhan Sindulan Dua kecamatan Tuminting makin diperketat. Hal itu diungkapkan Kepala Kecamatan Tuminting Rivobudiarto Koloaij. Pengamanan itu, diungkapkan Koloaij, terkait persitiwa perkelehain antar Rivobudiarto Koloaij kampung Sindulang Satu dan Sindulang Dua beberapa waktu kemarin. “Jadi dari pukul 17.00 sudah ada ronda kampung dari pihak keamanan kelurahan bekerja sama dengan polsek setempat,” ungkap Koloaij. Tidak hanya itu, Koloaij menambahkan sistem tamu wajib lapor pun mulai digiatkan. “Semua warga dan pendatang dimitai keterangan maksud dan lama kunjungan, supaya menghindari adanya profokator dari luar kelurahan,” tambah Koloaij. Dia mengaku hal ini akan dilakukan hingga situasi di kedua desa itu kembali tenang. “Apalagi bertepatan dengan hari raya keagamaan dan moment tutup tahun nanti, sehingga warga bisa merasa aman,” tutur Koloaij. Dia berharap warga masyarakat pun turut mambantu dalam menjaga keamanan di wilayah sekitarnya. “Peran serta warga sangat diharapkan dalam menciptakan ketertiban dan keamanan lingkungannya,” tutup Koloaij. (agp/kim)

Usulan Perbaikan Lampu Belum Ditanggapi MANADO—Kepala Terminal (Kater) Pal Dua Leodwijk Rumondor mengungkapkan usulan perawatan dan perbaikan sarana dan prasana pelayanan di Terminal Paal Dua belum ditanggapi dinas terkait. “Baik area parkiran dan lampu terminal belum ada realisasi dari usulan yang kami ajukan,” ungkap Rumondor. Padahal, menurut Rumondor, perawatan dan perbaikan itu berkaitan erat dengan pelayanan masyarakat. “Itu menjadi hak penumpang terminal dan juga para sopir yang telah membayar retribusi,” imbuh Rumondor. Kendati demikian, Kater mengaku inisiatif memperbaiki dan menyediakan sarana tetap dilakukan. “Itu sudah menjadi tanggung jawab bersama. Karena itu kami lakukan perbaikan semampu kami,” tambah Rumondor. Seperti pantauan koran ini, beberapa titik area parkiran telah ditimbun dengan material, kendati dikerjakan seadaanya. Dan ada beberapa bola lampu yang sudah disiapkan pihak terminal untuk penerangan lokasi terminal. “Untuk sementara dipakai lampu sorot sambil menunggu petugas PLN memasang beberapa bola lampu yang

Leodwijk Rumondor

sudah kami siapkan,” tutup Rumondor. (agp/kim)

BERSYUKUR: Walikota Manado GS Vicky Lumentut dan Wakil Walikota Manado HB Mangindaan, Selasa (3/12) mengikuti ibadah Pra-Natal di Gereja GMIM Kolam Bethesda, Manado.

SKPD Wajib Tindaklanjuti Temuan Dewan Sorot Tower Tanpa Ijin warga sebelum meMANADO-Dewan Kota Manado menegaskan, ngeluarkan ijin pendirian. “Jika lokasi yang diusultower-tower provider yang kan pihak pemohon tidak dibangun tanpa memiliki ijin dan menyebabkan warga layak, dengan sejumlah pertimbangan, maka tidak nyaman, sebaiknya ijinnya tidak boleh didibongkar. “Kami sudah menerima keluarkan. Selain itu, pemerintah harus jeli laporan masyarakat soal memantau pembangunan tower tanpa ijin dinas terkait. Juga, beberapa tower yang tower di Kota Manado. Kalau tidak berijin, langmenggangu kenyamanan sung dihentikan proses warga. Komisi C bidang pembangunan akan mepengerjaannya dan dapat Lineke Kotambunan dituntut sesuai peraturan ninjau telapangan untuk memastikan laporan warga tersebut,” yang berlaku,” tegas Kotambunan. Dia mengingatkan, penegasan Komisi ungkap anggota Komisi C Lineke C itu sebagai bagian dari upaya komisi Kotambunan, kemarin, di dewan. Dia menuturkan, komisi akan mendesak melakukan pengawasan bagi mitra kerja Dinas Tata Kota dan Badan Pelayanan sesuai fungsi yang diatur dalam Peraturan Perijinan Terpatu (BP2T) agar memper- Pemerintah (PP) nomor 16 Tahun 2010. hatikan keselamatan dan kenyamanan (kim)

Pemkot Gelar Larwarda dan Pelatihan Asesor MANADO–Pemerintah Kota Manado melaksanaka program Gelar Pengawasan Daerah (Larwarda) dan Pelatihan Asesor Penilaian Mandiri Reformasi Birokrasi (PMPRB), Selasa (3/12). Wakil Walikota Manado HB menuturkan, kegiatan itu sesuai petunjuk Undangundang Nomor 32 Tahun 2004 tentang pemerintahan daerah, yang secara spesifik diuraikan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 79 Tahun 2005, tentang pedoman pembinaan dan pengawasan penyelenggaraan pemerintahan daerah. “Kita berharap kegiatan ini dapat disimak dengan baik oleh jajaran SKPD,” kata dia. Dia juga mengingatkan pimpinan SKPD agar me-

HB Mangindaan

nindaklanjuti temuan yang ada di SKPD secara serius. “Sebab kita sedang dalam suatu gerak cepat untuk melakukan pembenahanpembenahan di tubuh pemerintah kota Manado,” kata dia. (kim)


Pemprov Sulut ‘Naik Kelas’

Rabu, 4 Desember 2013

Penilaian Terhadap LAKIP Meningkat MANADO—Di penghujung tahun 2013 ini Pemerintah Provinsi Sulut tetap konsisten terhadap menerapkan tata pemerintahan yang baik (good governance) dengan pelaksanaan pemerintahan yang efektif, efisien serta akuntabel. Pemerintah pun melalui Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) yang berkompeten secara rutin memberikan penilaian terhadap hal tersebut yaitu pada Laporan Akuntabilitas Kinerja Pemerintah Daerah ( LAKIP) pada tahun ini, memberi nilai 65,45 bagi Provinsi Sulut. Nilai tersebut naik dari tahun 2012 lalu yaitu

60, 54. Capaian itu menghantarkan Pemprov Sulut 'naik kelas' dari kategori CC ke kategori B sehingga menempatkan daerah ini sebagai salah satu yang terbaik dalam hal akuntabilitas pemerintah sehingga layak diberi penghargaan. Untuk itu, Gubernur Sulut DR SH Sarundajang yang diwakili Wakil Gubernur DR Djouhari Kansil, MPd, Senin (2/12) diundang untuk menerima penghargaan terhadap evaluasi akuntabilitas pemerintah tahun 2013 yang langsung diserahkan Wakil Presiden RI Prof DR Boediono di Istana Wapres jalan Kebon Sirih Jakarta. Wagub Kansil bersama

Gubernur DI. Jogjakarta, Kaltim, Jatim, Sultra, Sumsel) menerima penghargaan langsung dari Wapres karena merupakan provinsi terbaik melaporkan akuntabilitas pemerintahan di daerahnya. Menteri PAN-RB dalam melaporkan, untuk kategori Pemerintah Provinsi, belum ada provinsi yang memperoleh tingkat akuntabilitas "A". "Untuk kategori pemerintah daerah provinsi, yang tertinggi adalah provinsi yang memperoleh tingkat akuntabilitas B, mereka yang terbaik," ujar Azwar. Untuk tingkat kementerian, yang tertinggi adalah Kementerian Keuangan dan Kemenpan

Mokodongan Lantik Kadis Kesehatan

PEJABAT BARU:Jabatan Kepala Dinas Kesehatan Pemprov Sulut akhirnya terisi. Kemarin secara resmi, SR Mokodongan melantik pejabat baru di instansi tersebut. Tampak pelantikan Kepala Dinkes serta sejumlah pejabat eselon III dan IV.

MANADO—Sekretaris Provinsi Ir SR Mokodongan melantik Kepala Dinas Kesehatan serta sejumlah pejabat eselon III dan IV lingkup Pemprov Sulut, Selasa (3/12). Posisi Kadis Kesehatan dipercayakan pada dr Liesye GL Punuh Mkes yang sebelumnya menjabat Kabid Bina Upaya Pelayanan kesehatan pada Dinkes Sulut. Punuh dilantik berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Sulut nomor 821.2/BKD/SK/ 206/2013 tanggal 2 Desember 2013. Eselon IV dipromosikan menjadi Eselon III yakni Ir Grace Sela yang juga merupakan istri dari Kadispora Sulut B Mononutu, sebelum-

nya menjabat Kepala seksi pakan ternak UPTD Balai Pengembangan Bibit dan Pakan Ternak Dinas Pertanian dan Peternakan Pemprov Sulut menjadi Kepala UPTD Balai Kesehatan hewan dan kesehatan masyarakat veteriner Dinas Pertanian dan Peternakan Pemprov Sulut. Sekretaris Dinas Kehutanan dijabat Ir Magdalena krida Kanan, sementara Febe Moniaga menjadi Sekretaris pada Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral. Selesai melantik para pejabat, Mokodongan menyampaikan sambutan yang mengingatan kepada seluruh pejabat baru untuk mengantisipasi setiap tantangan

dengan cepat, guna kelancaran roda pemerintahan. “Saya mengharapkan para pejabat yang baru untuk bekerja cepat merespon tuntutan dan harapan masyarakat akan pelayanan yang lebih baik lagi,” tegas Mokodongan. Para pejabat baru juga diharapkan lebih terbuka dalam melayani masyarakat guna tercipta tata pemerintahan yang baik. Selain pelayanan pada masyarakat Sekprov juga mengingatkan untuk tetap menjaga kekompakan bersama staf, serta memperhatikan kebersihan lingkungan kantor masingmasing agar tercipta suasana kerja yang nyaman. (rud/kie)

TERIMA PENGHARGAAN: Wakil Gubernur Sulut diapit Asisten Administrasi Umum Setdaprov Sulut Nixon Watung SH, Karo Organisasi dan Kepegawaian Jemmy Ringkuangan AP MSi dan Kabag Tata Laksana DR. Jemmy Kumendong beserta Ketua Komisi 1 DPRD Provinsi Sulut John Dumais sebagai mitra kerja Pemprov bidang terkait.

sedangkan untuk lembaga ditempati BPK dan KPK. Wapres sendiri dalam sambutannya menekankan aspek penting dalam pembangunan bangsa adalah juga pembangunan institusi. "Kemajuan bangsa kita tidak terlepas dari 'the quality of the institutions' (kapasitas kelembagaan) yang kita miliki. Oleh karena itu evaluasi

Daerah melakukan pembahasan Personil tim Pansus Franky Wongkar menjelaskan, dalam pembahasan itu telah disetujui soal konsideran dan judul Ranperda. “Sesuai kajian dari sisi filosofi dan jurudis, judulnya sudah

Pekan Depan, Ranperda Penyertaan Modal Ditetapkan MANADO—Deprov Sulut mengagendakan penetapan Ranperda Penyertaan Modal dilakukan Jumat pekan depan.Namun sebelum ditetapkan, draff akan dicantumkan beberapa klausul keterlibatan dewan di Bank Sulut pada agenda-agenda strategis. Menurut Ketua Pansus Steven Kandouw, pencantuman ini penting karena selama ini dalam hal pengambilan kebijakan, dewan tak

pernah dilibatkan. “Dalam draff itu akan kami masukkan juga soal keterlibatan dewan seperti dalam RUPS dan rapat-rapat strategis seperti rapat mengundang investor. Ini sesuai permintaan dari teman-teman Pansus agar hal tersebut dicantumkan,” jelas Kandouw seraya menambahkan, klausul lainnya, setiap penambahan modal perlu dilakukan rapat dengar pendapat antara dewan dan Bank Sulut. (rud)

disepakati dan nantinya untuk poin-poin pasal akan dibahas setelah melakukan kunjungan ke Pemprov DKI Jakarta yang memiliki perda serupa Kamis pekan ini,” katanya. Dijelaskan, substansi kunjungan untuk mencari tahu tentang Perda pengelolaan barang milik daerah yang ada di DKI. “Apakah itu sudah sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan apakah itu sesuai dengan substansi,” kata Wongkar. Lanjutnya, Pansus menargetkan akan menyelesaikan pembuatan Ranperda dalam bulan ini. Menurutnya, pembuatan

kerja keras aparat pemerintah provinsi dan wujud nyata komitmen mewujudkan good governance di Bumi Nyiur Melambai. "Ini adalah buah dari upaya kita semua dan wujud komitmen pak Gubernur DR SH Sarundajang dan saya dalam menciptakan pemerintahan yang bersih dan baik serta berwibawa," tukas putra terbaik Nusa Utara

tersebut yang saat itu turut didampingi Asisten Administrasi Umum Setdaprov Sulut Nixon Watung SH, Karo Organisasi dan Kepegawaian Jemmy Ringkuangan AP MSi dan Kabag Tata Laksana DR Jemmy Kumendong beserta Ketua Komisi 1 DPRD Provinsi Sulut John Dumais sebagai mitra kerja Pemprov bidang terkait. (rud/kie)

Tendean: Koridor Ekonomi Sulut Fokus Pada Pertanian, Perkebunan dan Pertambangan MANADO—Keberadaan Indonesia di pusat baru grativikasi ekonomi global di kawasan Asia Timur dan Asia Tenggara, mengharuskan Indonesia mempersiapkan diri lebih baik untuk dapat mempercepat terwujudnya suatu negara maju dengan hasil pembangunan yang dapat mensejahterakan masyarakat. Hal itu disampaikan Gubernur Sulut DR SH Sarundajang yang diwakili Karo Pemerintahan dan Humas DR Noudy RP Tendean SIP MSi saat membuka Sosialisasi Kebijakan Pengembangan Sistem Logistik Nasional yang digelar Kemenko Per-

ekonomian di Manado, Selasa (3/12) kemarin. Guna mewujudkan citacita tersebut, perlu langkahlangkah percepatan dan perluasan pembangunan ekonomi Indonesia. Sebagai negara maju dan sejahtera pada Tahun 2025, Indonesia bertekad mempercepat transformasi ekonomi. “Untuk itu Pemerintah telah mengeluarkan Perpres No. 32 tahun 2011 tentang MP3Ei sebagai bagian integral dalam sistem perencanaan pembangunan yang telah ada,” jelas Tendean, Lanjutnya, empat hal pokok dalam penguatan konektivitas nasional yaitu

dari sistem logistik nasional, sistem transportasi nasional (sistranas), pengembangan wilayah dan teknologi informasi serta komunikasi diintegrasikan secara terpadu.Tendean menyebutkan, dalam MP3Ei, koridor ekonomi Sulut memfokuskan pada produksi dan pengolahan hasil pertanian, perkebunan terutama Kakao, pertambangan Nikel dan minyak serta gas bumi. “Pengembangan komoditi tersebut memerlukan dukungan konektivitas yang memadai, termasuk didalamnya sistem logistik yang efektif dan efisien sebagai upaya me-

Noudy RP Tendean

ningkatkan daya saing secara domestik maupun global,” terangnya sembari berharap produk unggulan Sulut kiranya bisa bersaing di tingkat nasional dan global. (rud/kie)

65 Korban PHK Adukan Nasib di Deprov MANADO—Sebanyak 20 karyawan Coca-cola yang dirumahkan serta 45 karyawan Hotel Sedona yang di PHK kembali mengadukan nasibnya di Deprov Sulut, Selasa (3/12). Pasalnya, hingga saat ini nasibnya belum jelas. Hal ini terungkap dalam hearing yang diterima Wakil Ketua Komisi IV Idrus Mokodompit dan Ayub Ali.

Pansus Targetkan Ranperda Pengelolaan Milik Daerah Selesai Desember MANADO—Pansus Ranperda Pengelolaan Milik Daerah Deprov Sulut menggenjot pembahasan. Kamis, kemarin di ruang rapat II Deprov Sulut, Tim Pansus bersama Biro Hukum Pemprov, Biro Perlengkapan dan Badan Keuangan dan Aset

terhadap akuntabilitas institusi terutama institusi pemerintah. Hal ini sematamata adalah untuk meningkatkan kapasitas, kapabilitas dan institusi yang efektif, efisien namun kokoh," ungkap Boediono. Wagub DR Djouhari Kansil seusai acara mengatakan, penghargaan yang diperoleh Pemprov adalah buah dari

Franky Wongkar

ranperda turut dipengaruhi budaya masyarakat, kemampuan penyelenggara dan isi perda itu sendiri. “Ke tiga poin ini harus bersinergi sebab kalau tidak perda ini akan pincang,” tukasnya. (rud)

Menurut karyawan, proses pengalihan Hotel Sedona kepada Grand Mercure dilakukan tidak transparan dan bertentangan dengan Undangundang Tenaga Kerja nomor 13 tahun 2003. Hotel Sedona sudah berganti nama menjadi Manado Tateli Beach Resort. Sementara pada kasus Cocacola manajemen melakukan penonaktifan 20 karyawannya terkait keinginan karyawan membentuk serikat buruh.

Untuk menuntaskan masalah ini, Ali berjanji akan memanggil kembali manajemen Hotel Sedona. “Rencananya pekan depan managemen Sedona akan dipanggil dan hal ini tidak bisa diwakili kuasa hukum,” tegas Ali.Sementara pada kasus penonaktifan 20 karyawan Coca-cola menurut Mokodompit dalam penanganan Dinas Tenaga Kerja. “Lusa, kami sudah mengagendakan pertemuan dengan Dinas Tenaga Kerja dan manajemen Coca-cola.

Ayub Ali

Mudah-mudahan masalah ini dapat terselesaikan,” harapnya.(rud)


Pro Bono Publico 6

Radar Manado

Rabu, 4 Desember 2013

KBK Luncurkan Buletin PRO FEB

Paroki Ignatius Siapkan SICF Peringati HUT ke-60

Ketum KBK-KM Philoteus E.A. Tuerah sedang memberikan sambutan pada acara Raker.

MANADO-Rapat Kerja (Raker) Kaum Bapak Katolik Keuskupan Manado berhasil dilaksanakan di Kompleks Gereja Kerahiman Ilahi Paroki Roh Kudus Tomohon, Sabtu (30/11). Tak kurang dari 75 peserta utusan KBK Paroki, Kevikepan dan Badan Pengurus KBK – KM mengikuti kegiatan ini. Setelah diawali ibadah singkat yang dipimpin Pastor Ch. Santie MSC (Penasehat Rohani KBK – KM) Raker dibuka oleh Ketua Umum KBK – KM Philoteus E.A. Tuerah di dampingi Harold Pratasik dan Susanto Adriaan (Sekretaris Umum dan Bendahara Umum). Raker dipimpin Lexie Kalesaran dan Charles Ngangi (keduanya Sekretaris KBK – KM dan Panitia Pengarah Raker). Ada sejumlah agenda dibahas dalam Raker. Setelah laporan kegiatan

Badan Pengurus KBK – KM masa bakti tahun 2013 – 2017 yang disampaikan Sekretaris Umum Harold Pratasik, peserta yang masuk di masingmasing komisi (Komisi A tentang Tata Kerja, Komisi B tentang Program Kerja dan Komisi C tentang Rekomendasi) mengadakan rapat. Sebelum Raker ditutup, hasil-hasil rapat komisi yang telah disetujui dalam rapat pleno diserahkan kepada Badan Pengurus KBK – KM yang diterima Fabian Kaloh (salah satu Ketua KBK – KM). Pada momen Raker diluncurkan PRO FEP (Buletin KBK – KM yang terbit sebulan sekali). Ketua KBK Kevikepan Tomohon Keys Kainde dan Ketua KBK Paroki YGYB Rike Vincentius Mamarodia menerima buletin PRO FEP yang diserahkan Ketua Umum KBK

– KM Philoteus E.A. Tuerah dan Bendahara Umum KBK – KM Susanto Adrian. Saat rapat pleno penyampaian kegiatan Badan Pengurus KBK – KM ada hal penting dan strategis yang disampaikan teruatama berkaitan dengan proses pengesahan Tata Dasar dan Tata Rumah Tangga KBK – KM. Proses sehingga Tata Dasar dan Tata Rumah Tangga KBK – KM ini, jelas Adry Manengkey (Ketua KBK – KM), berjalan memakan waktu beberapa bulan sejak Konferensi KBK – KM Juni 2013 di Unima. “Setelah tim yang dibentuk Badan Pengurus KBK – KM yang terdiri dari saya (Adry), Charles Ngangi, Harold Pratasik dan Lexie Kalesaran melakukan tugas akhirnya Bapa Uskup berkenan memberikan pengesahan,” ujar Adry. (*)

MANADO – Rangkaian kegiatan HUT ke60, Gereja Katolik Paroki St. Ignatius Manado akan mengadakan Saint Ignatius Choir Festival (SICF). Ketua Panitia SICF, Meysella Ransun mengatakan, event SICF yang rencananya digelar 14-16 Februari 2014 mendatang, akan melibatkan paduan suara yang ada di Sulawesi Utara. “Event SICF sendiri tujuannya untuk menin-

gkatkan kreatifitas dan aktifitas paduan suara di Sulawesi Utara, dan dapat memberikan andil bagi perkembangan kualitas sumber daya manusia di daerah ini,” ujar Ransun, kemarin di Manado. Kata dia, untuk festival paduan suara akan dibagi dalam dua kategori, yaitu kategori Mixed Choirs kategori Khusus yang diperuntukan bagi seluruh Orang Muda Katolik (OMK) se-

keuskupan Manado, dan Mixed Choirs yakni kategori umum untuk seluruh gereja, sekolah, ataupun sanggar musik di Sulawesi Utara. “Selain itu akan diadakan juga workshop dengan materi juri festival dan evaluasi, yang akan disampaikan ibu Aida Swenson Simanjuntak sebagai perwakilan dari Interkultur Indonesia,” tandasnya. Ransun mengatakan, kegiatan dengan total hadiah

mencapai Rp.75 juta ini, diaharapkan diminati paduan suara dari berbagai pelosok di Sulawesi Utara. Sekedar informasi, informasi lebih lanjut untuk kegiatan ini, bisa kunjungi Facebook Saint Ignatius Choir Festifal dan twitter @SICF2014, atau bisa langsung ke Sekretariat SICF2014 yang beralamatkan di jl. Jendral Sudirman No. 27, tepatnya di depan RM. Raja Oci. (agp)

Paroki Toh Kudus Juara Tari Pasutri

WKRI Santo Yoseph Dilantik MANADO-Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI) St. Joseph Pelindung Pekerja Manado masa bakti 2013 – 2016 dilantik dan diutus saat misa di Gereja Paroki, Minggu (1/12). Ratusan umat yang mengikuti misa minggu adven pertama ini turut menyaksikan pelantikan dan pengutusan itu. Pelantikan dan pengukuhan berdasar pada SK Presidium DPD WKRI Sulawesi Utara No. : Skep/49/DPD/ Sulut/XI/2013 tanggal 30 November 2013. Pelantikan dilakukan oleh Presidium sementara pengutusan dan penyerahan SK oleh Pastor Paroki / Penasehat Rohani Pastor F.X. Putut Hariyanto Pr. Saat pengutusan, Presidium 1 DPD WKRI Sulut

Ansje Pantouw Lumentut memandu lagu Yesus Mengutus MuridNya yang diikuti Anggota WKRI dan umat. DPC WKRI yang dilantik dan diutus tersebut adalah hasil Konfercab (Konferenci Cabang) yang digelar Sabtu (9/11). Sebagai Ketua Christina I.G. Tinangon Rumayar, Wakil Ketua Lientje Sampouw Rantung. Sekretaris I dan II dijabat Destrina Kaunang Darongke dan Meiske Lomboan Mangente. Bendahara I dan II dipegang Johana Onibala Lumentut dan Emy V.M.A. Tamzil Maturbongs. Agnes D. Runturambi Putong terpilih sebagai Koorbid Organisasi, Margaretha C.L. Renyaan Sipahelut Koorbid Kesejahteraan, Jeanne Geertruida Polii Koorbid Usaha, dan Terry

Pontoh Aroran Koorbid Humas. Pengurus ini dilengkapi Anggota – anggota Bidang. Saat memberikan pengantar singkat Pastor Paroki / Penasehat Rohani Pastor F.X. Putut Hariyanto Pr berharap Pengurus WKRI yang terlihat cantik dalam dandanannya menyambut acara pelantikan / pengutusan, untuk menjadi cantik dalam masa adven ini. Pastor Yanto (sapaan akrab Pastor Paroki) mengemukakan harapan demikian karena mulai minggu ini umat Katolik di selurur dunia termasuk di Keuskupan Manado dan Paroki St. Joseph Pelindung Pekerja Manado telah memasuki masa adven, menyongsong kelahiran Yesus Kristus Sang Juru Selamat. (*)

Redaktur Staf Redaksi Biro Penerbit Pembina Komisaris Utama Komisaris Direktur Utama Direktur General Manager

: PT Bitung Cemerlang : Dahlan Iskan : Imawan Mashuri : Zainal Mutaqin : Suhendro Boroma : Urief Hasan : Dixie Tasijam

Pemimpin Redaksi : Dixie Tasijam Wakil Pemimpin Redaksi : Reky Simboh Dewan Redaksi

: Marlon Sumaraw Reky Simboh Tommy Waworundeng Amrain Razak Budi Siswanto

Alamat: Manado Post Group, Jalan Pomorow Manado Telp/Fax (0431) 861525-855558 Website: www.radarmanado.com Email : radar_manado@yahoo.com Percetakan : Jalan Pomorow Manado Telp. (0431) 852004

Tim salah satu KBK Paroki yang tampil pada Festival Tari Pasutri KBK-KM

TOMOHON - Tim Kaum Bapak Katolik (KBK) Paroki menjuarai Festival Tari Pasangan Suami - Istri (pasutri) yang digelar Badan Pengurus KBK Keuskupan Manado di Gereja Kerahiman Ilahi Paroki Roh Kudus Tomohon, Sabtu – Minggu (30/11-1/12). Tim pimpinan Erik Kalengkongan ini mengalahkan lima tim yang masuk enam besar yang bertarung pada hari pertama (30/11). Lima tim tersebut adalah Paroki Maria Ratu Damai Uluindano, Paroki St. Antonius de Padua Girian, Paroki St. Antonius Taratara, Paroki St. Joseph Sarongsong dan

Paroki Yesus Gembala Baik Paniki. The best team ini, sebut Sekretaris Panitia Pelaksana Harold Pratasik, meraih 92,91 poin hanya unggul tipis (0,11 poin) dari tim KBK Paroki Maria Ratu Damai Uluindano yang memperoleh 92,80 poin. Dengan demikian mereka memperoleh Piala Bergilir Uskup Manado, piala tetap, uang pembinaan senilai Rp 10 juta dan piagam penghargaan. Tim Paroki Maria Ratu Damai Uluindano menjadi juara kedua dan berhak atas piala tetap, uang pembinaan sebesar Rp. 7,5 juta dan

piagam penghargaan. Sementara tim Paroki S. Antonius Padua Taratara dengan 88,73 poin menduduki juara ketiga dan mendapat piala tetap, uang pembinaan Rp 5 juta dan piagam. Khusus juara keempat hingga keenam (Paroki St. Antonius de Padua Girian/87,66 poin, Paroki Yesus Gembala Baik Paniki/83,27 dan Paroki St. Josep Sarongsong/82,05 poin) diberikan piagam penghargaan dan uang pembinaan masing-masing sebesar Rp 3 juta, Rp 2 juta dan Rp 1 juta. Hadiah pemenang langsung diberikan saat acara

penutupan yang ditandai misa yang dipersembahkan Uskup Manado Mgr. Josef Suwatan MSC di dampingi Pastor Paroki Pastor Agus Mangundap Pr dan Ketua Komisi Kerawam KM Pastor F. Tawaluyan Pr. Hadiah piala (bergilir dan tetap) diserahkan oleh Uskup, uang pembinaan oleh Susanto Adriaan (Bendahara Umum KBK – KM sekaligus Bendahara Panitia Pelaksana) sementara sertifikat diserahkan Ketua Panpel N. Pangemanan didampingi Harold Pratasik (Sekum KBK – KM sekaligus Sekretaris Panpel). (*)

: Alex Mamahit, Reky Simboh, Hut Kamrin, Rudi Loho, Bobby Lengkong, Gusman Laeta. : Rudi Loho, Hut Kamrin, Bobby Lengkong, Donald Karouw, Dicky Nagi. : Hayer Damolawan (Minsel), Setly Rindorindo (Mitra), Frangky Sumarauw (Bitung), Gusman Laeta (Kotamobagu), Faisal Amu (Bolmong), Israfi l Mokodompit (Bolmut), Aulia Syukur (Bolsel), Bobby Lengkong (Minut), Jeackry Lumansik (Tomohon), Iwan Mahmud (Sangihe), La Abut (Minahasa), Recky Korompis (Minteng/Langowan). Artistik & Perwajahan : Ishak Labadjuana (Koordinator), Faisal Swara, Benediktus Renyaan, Stevi Simbar, Supriady Saragih. Manager Advertising : M. Yaziin Solichin. Manager Pemasaran : Jemmy Howan. Administrasi Pemasaran: Putri Laoming. Distribusi: Basri Sahe, Fendy. Manager Keuangan : Ivonne Korompis Ombudsman Manado Post Group: Drs Max Rembang Msi (Ketua), Haris Kai Sik, Hinca Panjaitan SH,MH Harga Eceran : Rp. 2000/Eksemplar Harga Langganan : Rp. 50.000/Bulan (luar kota, tambah ongkos kirim) Alamat Perwakilan : Surabaya: Jl. A Yani No.88 Telp. (031) 8287999, Jakarta: Jl. Kebayoran Lama 17 Jakarta Selatan Telp (021)5349205


X-presi Rabu, 4 Desember 2013

De La Salle Dalami Penyusunan Buku Ajar MANADO-Untuk mendukung kualitas pembelajaran yang lebih terstruktur dan berkualitas, Unika De La Salle telah melaksanakan suatu workshop ‘Pelatihan Penyusunan Buku Ajar’ bekerjasama dengan Kopertis Wilayah IX yang mengutus team trainer diketuai oleh Prof. Dr. Ir. Guntur Yusuf, MS. Pelatihan dilaksanakan di Kampus Unika De La Salle, 28-30 November 2013 dengan melibatkan utusan dosen tetap dari seluruh Program Studi yang ada. Terlibat juga beberapa dosen dari Universitas dan Sekolah Tinggi lainnya di Sulawesi Utara. Rektor Unika De La Salle Manado, Pst. Revi Tanod, SS, SE, MA menyambut baik dan memberi apresiasi kepada Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pendidikan (LPPP) Unika yang memprakarsai pelaksanaan Workshop ini. Pelatihan ini pasti memberikan kontribusi yang besar bagi ‘keprofesionalisme’ para tenaga pendidik khususnya pada tingkat pendidikan tinggi. Dengan memiliki buku ajar, para dosen akan semakin terfokus dan memberikan standard penjamin mutu pendidikan yang lebih baik lagi, ungkap Tanod.Prof. Guntur Yusuf, MS, Ketua Team Penatar dalam sambutannya meng-

ungkapkan kebanggaan kepada Unika yang terus memberikan perhatian bagi pengembangan sumber daya manusia khususnya para Dosen. Pelatihan Buku Ajar ini merupakan rangkaian pelatihan bagi para dosen yang pernah dilaksanakan Unika seperti PEKERTI, Applied Approach dan Micro Teaching yang telah selesai dilaksanakan beberapa waktu lalu. Oleh karenanya, Prof. Guntur menyatakan kekaguman terhadap Unika De La Salle yang memberikan perhatian pada ‘investasi pengembangan sumber daya manusia’. Prof. Dr. Ir. Lucia Mandey, MSi, Ketua LPPM dalam sambutan penutupan menyampaikan bahwa program pengembangan pendidikan terus menjadi perhatian dari Unika guna menghidupkan program PLC – Professional Learning Community yang diterapkan Unika dimana seluruh civitas academica dituntut untuk terlibat aktif dalam mengembangkan ilmu dan men-sharingkan pengetahuan yang dimiliki. Dengan adanya Buku Ajar bagi setiap mata kuliah di Unika De La Salle akan memberikan ‘added value’ nilai tambah bagi kompetensi dosen itu sendiri demikian ungkap, Prof. Mandey. (agp)

Unima Tampil di Global Peace Convention Wakili Sulut Ke Malaysia TONDANO-Popularitas Universitas Negeri Manado menembus panggung internasional. Itu terbukti dengan keberangkatan Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Unima hari ini (Rabu 4/12,red) ke Malaysia. Dia mewakili Sulawesi Utara dalam acara Global Peace Convention (GPC) 5-8 Desember 2013 dan dilanjutkan dengan acara International Youth Leaders Assembly (IYLA) 8-11 Desember 2013 ketiga yang sebelumnya diselenggarakan di Amerika Serikat. Perhelatan internasional tersebut akan dihadiri pemimpin-pemimpin muda dunia, akademisi, instantsi pemerintah, LSM, Pemuka Agama, Pemimpin Muda Organisasi, Komunitas agama, dari perwakilan Negara kurang lebih 40 Negara. “Dalam event ini saya akan membawa ide penguatan pluralisme, penghargaan atas asimilasi, pemahaman dalam lintas budaya, dan lintas agama, serta direct contact dalam bermasyarakat,” kata Ketua BEM Unima Sandra Refly Medawo yang notabene mantan Presiden President English Debating Society (EDS) Unima dan Pendiri Front Perjuangan Mahasiswa Sangihe. Orientasi kegiatan ini demi perdamaian dunia dan

Sandra R Medawo

daerah yang ujung tombaknya para pemuda sebagai penerus bangsa. Selain itu juga, menyiapkan pemimpin muda dunia menghadapi tantangn kepemimpinan global yang kompleks dan beragam, serta menjagajak pemimpin muda menjadi katalisator perubahan, lanjut Sandra. Menurutnya, dunia harus belajar dari Sulut tentang teori atau konsep perdamaian. Dimana Sulut dengan semboyan “Torang Samua basudara” adalah barometer perdamaian di Indonesia, bahkan dunia. “Implementasi taktis dan kesadaran masyarakat untuk menjiwai semboyan tersebut telah menjadikan Sulut aman. Meskipun, daerah ini (Sulut_red) memiliki keragaman budaya, etnis, suku, dan agama,” pungkas Medawo seraya menuturkan apresiasinya kepada Gubernur Sulut DR Sinyo Harry Sarundajang. (but/*)

Peserta Pelatihan Buku Ajar kerjasama Kopertis Wilayah IX dan Unika De La Salle.

Implementasi K-13 dan UN 2014, Disepakati Kemdikbud-Pemda Tandatangani Kesepakatan JAKARTA-Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) bersama-sama dengan pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/ kota menyepakati implementasi Kurikulum 2013 dan Ujian Nasional (UNAS) pada tahun depan. Kesepakatan ditandatangani oleh Sekretaris Jenderal Kemdikbud Ainun Na’im dan perwakilan dari sembilan kepala dinas kabupaten/kota di Indonesia pada penutupan Rapat Koordinasi Implementasi Kurikulum 2013, Ujian Sekolah/Madrasah, dan Ujian Nasional Tahun 2014 di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Selasa (3/12). Sekretaris Badan Penelitian dan Pengembangan Kemdikbud, Dadang Sudiyarto menyampaikan, kedua pihak sepakat melaksanakan ujian sekolah/madrasah (us/ m) Tahun Pelajaran 2013/2014 dengan sejumlah ketentuan. Pertama, Kemdikbud menyiapkan kisi-kisi dan soal kendali.“Kedua, pemerintah provinsi berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota menyiapkan materi, penggandaan, dan pendistribusian bahan us/m. Ketiga, pemerintah kabupaten/kota berkoordinasi dengan pemerintah provinsi melakukan pengawasan, pengumpulan jawaban, dan pengolahannya,” katanya. Dijelaskan Dadang, terkait pelaksanaan Ujian Nasional SMP/MTS, SMA/SMK/ MA/MAK, Kemdikbud menyiapkan anggaran pelaksanaan, pemerintah provinsi menjadi ketua/anggota pelaksana UN SMP/MTS, SMA/SMK/MA/MAK dan sederajat untuk penggandaan dan pendistribusian bahan UN di Region masingmasing. “Pemerintah provinsi membentuk panitia pelaksana UN tingkat provinsi dan pemerintah kabupaten/kota membentuk panitia pelaksana

UN tingkat kabupaten/kota,” katanya. Kesepakatan berikutnya, pemerintah kabupaten/kota berkoordinasi dengan pemerintah provinsi untuk pendistribusian bahan UN. Adapun terkait implementasi Kurikulum 2013 pada tahun 2014, Dadang mengatakan, Kemdikbud menyiapkan anggaran untuk penyiapan naskah buku, penggandaan, dan distribusi buku semester satu melalui dana BOS. Selain itu, mem-

berikan pelatihan instruktur nasional dan sebagian guru sasaran, serta penyiapan materi dan bimbingan teknis pendampingan dan monitoring dan evaluasi. Sementara, pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota bersama-sama menyiapkan dukungan anggaran untuk penggandaan dan distribusi buku semester dua sampai ke sekolah. Dukungan anggaran ini ditujukan untuk kelas I, II, IV, V, VII, VIII, X, dan XI.

“Penyiapan anggaran ini berlaku bagi pemerintah kabupaten/kota yang tidak mendapatkan dana alokasi khusus (DAK) pendidikan,” kata Dadang. Rapat koordinasi tersebut juga menyepakati pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota bersamasama menyiapkan dukungan anggaran pelatihan guru sasaran kelas I, II, IV, V, VII, VIII, X, dan XI. Berikutnya, pemerintah provinsi dan

pemerintah kabupaten/kota bersama-sama menyiapkan dukungan anggaran untuk pelaksanaan pendampingan, monitoring dan evaluasi pelaksanaan Kurikulum 2013 di tingkat sekolah. “Pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota menindaklanjuti implikasi penerapan Kurikulum 2013, antara lain tentang muatan lokal, kepramukaan, dan peminatan,” kata Dadang. (jpnn)


Tomohon

8

Rabu, 4 Desember 2013

Pernikahan Dini Marak di Tomohon Urutan Naik Panggung Peserta Paduan Suara Campuran antar Kelurahan Hari Pertama Rabu, 4 Desember 2013

Hari Kedua Kamis, 5 Desember 2013

01. Kelurahan Kayawu 02. Kelurahan Paslaten Dua 03. Kelurahan Tinoor Dua 04. Kelurahan Lahendong 05. Kelurahan Kinilow 06. Kelurahan Wailan 07. Kelurahan Kinilow Satu 08. Kelurahan Walian Satu 09. Kelurahan Matani Tiga 10. Kelurahan Kakaskasen 11. Kelurahan Talete Dua 12. Kelurahan Taratara 13. Kelurahan Kamasi Satu 14. Kelurahan Kakaskasen Tiga 15. Kelurahan Tondangow 16. Kelurahan Kakaskasen Satu 17. Kelurahan Talete Satu 18. Kelurahan Tumatangtang 19. Kelurahan Kolongan 20. Kelurahan Kamasi 21. Kelurahan Uluindano 22. Kelurahan Tumatangtang Satu

23. Kelurahan Paslaten Satu 24. Kelurahan Kakaskasen Dua 25. Kelurahan Woloan Satu 26. Kelurahan Walian Dua 27. Kelurahan Tinoor Satu 28. Kelurahan Taratara Dua 29. Kelurahan Matani Satu 30. Kelurahan Kumelembuai 31. Kelurahan Walian 32. Kelurahan Kolongan Satu 33. Kelurahan Taratara tiga 34. Kelurahan Woloan Dua 35. Kelurahan Pinaras 36. Kelurahan Lansot 37. Kelurahan Matani Dua 38. Kelurahan Woloan Satu Utara 39. Kelurahan Rurukan Satu 40. Kelurahan Pangolombian 41. Kelurahan Woloan Tiga 42. Kelurahan Rurukan 43. Kelurahan Taratara Satu

DISTARUMANSA

Fungsi Lampu Jalan Akan Dioptimalkan Dalam rangka mengoptimalkan fungsi dari lampu jalan, Kepala Distarumansa Kota Tomohon, Royke Roeroe berjanji untuk memperbaiki lampu-lampu jalan yang sudah tidak menyala, dimana pihaknya akan menurunkan tim perbaikan lampu jalan. Bahkan, Distarumansa memprioritaskan perbaikan di sejumlah daerah atau wilayah yang sangat membutuhkan penerangan jalan agar terhindar dari gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). “Tentunya, lampu jalan sangat dibutuhkan apalagi ini sudah dekat dengan perayaan hari raya Natal, dimana aktifitas masyarakat di malam hari sangat ramai,” kata Roeroe, kemarin. Dia juga mengungkapkan, dalam pemasangan lampu ini, pihaknya tetap akan bekerjasama dengan PT PLN sebagai penyedia listrik dan juga lampu jalan. Dimana, masih ada beberapa lokasi yang memang masih membutuhkan lampu jalan. Diketahui, untuk pembayaran lampu jalan yang ada disepanjang jalan Kota Tomohon, Pemerintah Kota (Pemkot) Tomohon mengeluarkan biaya yang cukup besar, dimana dalam sebulan mencapai Rp70 juta. Dimana, biaya yang dibayarkan tersebut berasal dari pajak penerangan jalan (PPJ) yang berasal dari masyarakat disaat membayar listrik dan itu diberikan untuk masyarakat yang sistem pembayaran listrik ini dilakukan oleh Dinas Tata Ruang, pertamanan dan Persampahan (Distarumansa) Kota Tomohon. (jeq)

pemberitahuan

Nama : Donald Karouw Pekerjaan : Wartawan Terhitung sejak tanggal 3 Desember 2013 sudah tidak lagi sebagai karyawan Harian Radar Manado. Yang bersangkutan dimohon mengembalikan kartu pers Radar manado.

Polres Gelar Operasi “Zebra Lokon 2013” Karouw: Tekan Angka Lakalantas di Bulan Desember TOMOHON--Kepolisian Resort (Polres) Tomohon melaksanakan operasi “Zebra Lokon 2013”, dimana pelaksanaan operasi tersebut tujuannya untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas (lakalantas) di Kota Tomohon yang memang saat memasuki bulan Desember, atau perayaan hari raya Natal dan Tahun Baru angka lakalantas meningkat disetiap tahunnya. Pada operasi tersebut, Polres Tomohon berhasil mengamankan puluhan pelanggaran yang dilakukan pengendara, dan dari data yang didapat hingga Selasa kemarin, pelanggaran yang dilakukan pengendara roda dua lebih banyak dari pada roda empat. “Secara kes-

eluruhan terdapat 69 kasus pelanggaran yang didapat dengan tindakan teguran hanya 10 kasus,” kata Kapolres Tomohon melalui Kepala Bagian Operasional (Kabag Ops) Polres Tomohon, Kompol Alkat Karouw, kemari. Dia juga menjelaskan, bahwa pelaksanaan operasi Zebra Lokon tahun 2013 berlangsung selama dua minggu, 28 November hingga 10 Desember. “Semua jenis kendaraan kita razia, ini untuk kepentingan masyarakat juga. Meminimalisir kecelakaan, pelanggaran lalu lintas, kemacetan serta menumbuhkembangkan kesadaran berlalu-lintas adalah tujuan operasi ini,” ujarnya.

Karouw juga menambahkan, pola operasi dilakukan dengan persentase 60 persen penegakkan hukum, 20 persen tindakan preventif dan 20 persen lainnya preemtif. Dimana, dari hasil analisa dan evaluasi, pelanggaran didominasi oleh kendaraan roda dua. Contohnya tidak memiliki kelengkapan administrasi baik Surat Ijin Mengemudi(SIM) maupun identitas kendaraan. “Yang lainnya berupa penggunaan knalpot racing, tidak menggunakan helm, kaca spion dan beberapa kelengkapan kendaraan lainnya yang berpeluang menyebabkan kecelakaan lalu lintas. Itu langsung kita tindaki,” tukasnya. (jeq)

133 Pasangan di Bawah Umur Menikah di Tahun 2012 TOMOHON — Angka pernikahan dini atau dibawa umur boleh dibilang cukup tinggi. Dari data Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (BPPKKB) jumlah anak yang menikah dibawah umur 20 tahun sebanyak 133 pasangan. Sementara tahun ini angka pernikahan dibawah umur hampir mendekati sama. Menurut Sekretaris BPPK-KB Drs Christoforus Sembel mengatakan, bahwa untuk angka pernikahan dibawah umur di Kota Tomohon cukup tinggi. Pasalnya, berdasarkan data yang ada di BPPK-KB Kota Tomohon di tahun 2012 lalu, jumlah anak yang kawin dibawah umur 20 tahun mencapai 133 pasangan. “Data itu hasil survei yang kami lakukan dan itu menunjukkan tingginya pernikahan dibawah umur,” kata Sembel, Selasa (3/12) kemarin. Sementara itu, ketika ditanya soal jumlah perkawinan usia dini tahun 2013 ini di Kota Tomohon, Sem-

bel belum bisa mengatakan meskipun hasil surveinya sudah ada. Dimana, angka tersebut masih akan dilaporkan ke Pemprov Sulut melalui SKPD terkait di tingkat provinsi dan sesudah itu akan dipublikasikan. “Angkanya sudah ada dan hampir sama dengan tahun kemarin. Data itu belum bisa dipublikasikan karena masih akan dilaporkan ke provinsi,” ujarnya. Dia juga menjelaskan, bahwa tingginya angka pasangan kawin dibawah umur, disebabkan oleh beberapa faktor. Salah satunya adalah menyangkut tingkat perekonomian, putus sekolah dan juga akibat pergaulan bebas. Namun, tambah Sembel, efek dari pernikahan ini akan sangat berpengaruh pada ibu dan anak yang akan dilahirkan. “Perkawinan di bawah umur itu resikonya adalah kematian ibu dan bayi yang bisa saja terjadi. Jadi waktu yang tepat untuk melahirkan antara usia 20 sampai 35 tahun. Lebih dari 35 tahun juga sangat beresiko,” tukasnya. (jeq)

Perlu Kerjasama Sister City Dengan Amerika Serikat TOMOHON--Pemerintah Kota (Pemkot) Tomohon dianjurkan untuk menjajaki Kota New York, Amerika Serikat dalam rangka kerjasama Sister City. Hal tersebut diungkapkan pengamat pemerintahan, Judie Turambi SH. “Hubungan kerjasama berupa Sister City didasari ‘background historical’ (latar belakang sejarah), dikarenakan seorang putra Tomohon Babe Palar yang baru dianugerahkan sebagai Pahlawan Nasional begitu

dikenal dan fenomenal di New York, sejak tahun 1947 hingga Indonesia diterima menjadi anggota PBB dan berlanjut sewaktu menjadi Duta Besar Indonesia untuk Amerika Serikat,” kata Turambi, kemarin. Dia juga mengungkapkan, pada masa perjuangan Babe Palar, agar Indonesia diakui oleh PBB, merupakan yang sangat dikenal oleh masyarakat Amerika Serikat khususnya di kota New York yang menjadi markas PBB.

“Apalagi, dalam beberapa kesempatan, dimana ada acara resmi baik di Kedutaaan maupun di PBB, Palar sering sekali setelah menyebut Indonesia, dan tidak tak lupa memperkenalkan daerah asalnya Kota Tomohon,” ungkapnya. Selain itu, dari perspektif hubungan diplomasi, peranan Palar di New York itulah yang tidak boleh dilupakan, sehingga dimasa kini dilanjutkan dalam bentuk hubungan ‘Sister City’ antara To-

mohon dan New York. “Ini, tinggal Pemkot Tomohon dengan Kota New York ùntuk membuka memory masa lalu, kemudian ditingkatkan kehubungan antara lain pariwisata, pendidikan dan kebudayaan,” pungkasnya. Sementara itu, ketika dikonfirmasi ke Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disburpar) Kota Tomohon, Drs Gerardus Mogi mengungkapkan, untuk rencana tersebut kemunkinan bukan dengan New York karena

itu merupakan negara bagian, tapi bisa dilakukan kerjasama dengan salah satu kota yang ada di New York. “Kalau usul seperti itu, tentunya kami mendukung dan sangat setuju, apalagi kerjasamanya menyangkut kebudayaan dan pariwisata. Apalagi, saat ini Wali Kota Tomohon, Jimmy F Eman SE Ak mengingkan pariwisatan dan kebudayaan di Kota Tomohon semakin dikenal hingga ke belahan dunia,” tukasnya. (jeq/kie)

Dari Perayaan Natal Kecamatan Tomohon Tengah

Berikan Diakonia Sembako Untuk Para Lansia Pemerintah dan Masyarakat Kecamatan Tomohon Tengah, kemarin menggelar ibadah pra Natal di Wale Syalom Kolongan. Ibadah pohon terang yang berlangsung dengan khusyuk dan penuh hikmat ini dipimpin oleh oleh Pdt. Ny. J. Sengka Kandowangko, Sth. Dalam perayaan Natal bersama ini, para lansia yang ada di Tomohon Tengah diberikan bingkisan berupa sembako dalam bentuk diakonia oleh Camat Ronny Mampouw MM. Laporan; Jeackry Lumansik Dari kejauhan sudah terdengar kidung-kidung Natal yang dinyanyikan oleh seluruh perankat kelurahan dan masyarakat Tomohon Tengah. Meski Nampak sederhana sekali perayaannya namun hikmat dari ibadah pohon terang begitu terasa sekali. Dalam sambutannya, Wali Kota Tomohon, Jimmy F Eman SE Ak yang disampaikan Staf Ahli bidang pembangunan, Ir Vonny F Pontoh, meminta agar masyarakat untuk merayakan Hari Raya Natal dalam bentuk kesederhanaan. “Perayaan safari natal ini merupakan implementasi iman sebagai orang yang percaya untuk memaknai

akan kelahiran Yesus Kristus, pendamai yang agung dan pembawa sukacita iman sehingga dalam konteks inilah maka kebersamaan dan kerukunan antar seluruh anggota jemaat, serta masyarakat senantiasa diharapkan boleh tercipta dalam kita merayakan pesta iman menyambut kelahiran Yesus Kristus. Kiranya perayaan Natal ini tidak dilaksanakan dengan pesta pora, atau paling baik dilaksanakan dengan kesederhanaan,” kata Eman, kemarin. Dia juga mengungkapkan, bahwa Natal adalah simbol kemenangan umat Kristiani dan diharapkan menjadi wahana saling memperhatikan, membantu

PENUH KESEDERHANAAN: Ibadah pohon terang Kecamatan Tomohon Tengah di Wale Syaloom Kolongan. Nampak Camat Ronny Mampouw bersama staf ahli Ir Vonny Pontoh yang mewakili walikota, Kapolsek Tomohon Tengah, Kompol Tonni Salawati, mewakili Danramil M L Kawohan.

dan tolong menolong antar sesama warga. Camat Tomohon Tengah, Ronny Mampouw MM mengungkapkan, kebersamaan yang ditunjukkan melalui ibadah pra Natal ini merupakan simbol kebersamaan dan komitmen untuk terus membangun Kecamatan Tomohon Tengah bahkan Kota Tomohon.”Mari kita terus bersama-sama membangun Kota Tomohon. Jadilah te-

ladan bagi masyarakat dan selalu melakukan perbuatan-perbuatan yang terpuji,” tukasnya. Ibadah pra Natal yang dilaksanakan di Wale Syalom Kolongan Tomohon, dihadiri perangkat Kecamatan, Kelurahan dan TokohTokoh masyarakat. Selain itu, pada perayaan Pra Natal tersebut, juga dilakukan pemberian diakonia berupa kebutuhan pokok bagi masyarakat yang membutuhkan.”Ini

merupakan wujud kebersamaan pemerintah dengan masyarakat,” tukasnya. Hadir dalam ibadah tersebut, Kapolsek Tomohon Tengah, Kompol Tonni Salawati, mewakili Danramil M L Kawohan, Kabag Administrasi Kesra, Dra Adellien Poluan, Camat Tomohon Barat Siske S. Wongkar SPd dan para lurah se-Kecamatan Tomohon Tengah. (***)


Bitung & Nusa Utara

9

Rabu, 4 Desember 2013

Poskesdes Kelurahan Dua Sudara Diduga Jadi Tempat Esek-esek

DICURIGAI WARGA: Lokasi Poskesdes Dua Sudara ini diduga jadi tempat kegiatan-kegiatan negatif.

BITUNG -- Bangunan Pos Kesehatan Desa (Poskesdes) di Kelurahan Dua Sudara, Kecamatan Ranowu-

lu, Bitung, diduga beralih fungsi bukan lagi sebagai tempat pelayanan kesehatan melainkan dijadikan tempat

sitaro

Perda LPJP APBD 2012 Diparipurnakan EKSEKUTIF dan legislatif mencapai kata sepakat untuk menetapkan Ranperda LPJP APBD TA 2012 menjadi Perda LPJP APBD TA 2012, kemarin. “Ini membuktikan bahwa semangat kekeluargaan antara legislatif dan eksekutif terjalin dengan erat dalam naungan nilai-nilai demokrasi, yang bermuara pada keterpanggilan untuk memberikan yang terbaik bagi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Sitaro seutuhnya,” ujar Bupati Sitaro Toni Supit SE MM. Supit kemudian mengingatkan seluruh pimpinan SKPD untuk mencermati sebaik-baiknya hal-hal terkait pengelolaan keuangan. “Marilah kita bekerja lebih giat dengan semangat dan komitmen yang tinggi tanpa melupakan koordinasi, serta saling bersinergi untuk mewujudkan harapan masyarakat Sitaro yang dipercayakan pada kita semua.,” tandas Supit.(tr-05/ddt)

esek-esek. Menurut penuturan warga sekitar, Poskesdes yang terletak agak jauh dari pemukiman itu jadi tempat berkumpul kawula muda hampir tiap malam. “Poskesdes itu tampaknya bukan lagi sebagai tempat pelayanan kesehatan, karena Poskesdes itu hanya digunakan satu kali sebulan tiap tanggal 9 untuk pelayanan Posyandu. Hampir tiap malam dijadikan lokasi pesta miras. Kami curiga Poskesdes sudah jadi tempat esek-esek,” ujar salah satu warga Dua Sudara yang meminta namanya tidak

disebut, kemarin. Warga meminta perhatian instansi terkait agar tempat tersebut dihuni petugas kesehatan agar tidak beralih fungsi, dan tatep jadi tempat layanan kesehatan dan bermanfaat bagi warga. Kepala Puskesmas Ranowulu dr Grace Sumendap, selaku penanggung jawab Poskesdes Dua Sudara, belum berhasil dikonfirmasi. Ponselnya, 08124305xxx dalam keadaan tidak aktif. Sampai berita ini usai dirangkum, SMS yang dikirim belum dibalas.(kys/ddt)

LPG: Warga meminta ke­ tersediaan stok harus terjamin agar tidak langka atau menjadi mahal jelang hari raya.

KPUD Tertibkan APK Jelang Natal, Tahun Baru

bitung

Disnakertrans Surati Semua Perusahaan

BITUNG -- Warga berharap LPG bersubsidi isi 3 kg bisa tetap stabil dan terjamin pasokannya jelang Natal dan Tahun Baru. Pasalnya, di tahun sebelumnya, produk yang sangat dibutuhkan warga itu jadi langka seiring mendekatnya kedua hari raya tersebut. “Saat ini masih lancarlancar saja, tetapi kami sebagai warga tetap khawatir jangan-jangan LPG

KOMITMEN: Hanny Sondakh saat mengikuti Rakor PTSP) Tahun 2013, di Hotel Bidakara Jalan Gatot Soebroto Jakarta.

terus berupaya membangun komitmen, untuk menciptakan kemudahan perizinan usaha dan investasi yang

bebas Kolusi, Korupsi, Nepotisme (KKN), menuju daya saing nasional,” tuturnya.(kys/ddt)

menjadi langka, atau ada tersedia tetapi harganya naik,” pinta Jein, ibu rumah tangga warga Manembonembo Bawah, kemarin. Menanggapi ini, Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bitung Ir Alex Watimena mengatakan, pihaknya akan melakukan pengawasan khusus terhadap peredaran LPG jelang hari raya Natal ini. “Untuk mengan-

tisipasi kepanikan warga, kami akan terus melakukan pengawasan baik di pasar, warung serta pangkalanpangkalan LPG,” katanya. Dia menegaskan Dinas ESDM sadar kebutuhan LPG masyarakat saat ini terus meningkat, sementara tiap bulannya penyaluran LPG 3 kg dari PT Gasmindo untuk Bitung hanya dibatasi 6600 buah.(kys/ddt)

TAHUNA -- Puluhan warga Kampung Makalekuhe Kecamatan Tamako berunjuk rasa damai di Kantor Bupati Sangihe, kemarin. Demonstran yang terdiri dari sopir truk dan nelayan menuntut perubahan jam pelayanan Bahan Bakar Minyak (BBM) sesuai jadwal. “Kami minta jam pelayanan BBM jenis solar di SPBU dipercepat. Kalau boleh jam 8.30 pagi sudah ada pelayanan, sehingga waktu kami bekerja tidak habis menunggu antrian minyak,”ungkap M Makawangung, warga Makalekuhe. Lanjut dikatakannya, selain itu mereka juga menuntut pengambilan BBM jenis premium dan solar bagi warga yang menggunakan SKPI harus sesuai jadwal, supaya teratur. Sebab, menurut mereka, pengambilan rekomendasi BBM di SPBU sudah tidak terjadwal. “Contohnya, ketika warga Kecamatan Tamako antre dari pagi hingga sore hari

mengambil rekomendasi BBM jenis solar dan premium di SPBU sudah habis, sebab ada dari kecamatan lain mengambil rekomendasi SKPI sudah tidak terjadwal,” bebernya. Asisten II Setda BET Pilat ST ME, ketika menerima pengunjuk rasa menyatakan akan menindaklanjuti aspirasi masyarakat itu. “Memang dua bulan terakhir aktivitas pengisian BBM jenis solar di SPBU meningkat, seiring banyaknya truk yang antre, lantaran banyak proyek yang harus diselesaikan sebelum akhir tahun 2013,” jelasnya. Dijelaskannya lagi, tuntutan masyarakat mengenai jam pelayanan dan jadwal antrean mengambilan rekomendasi SKPI akan diteruskan ke Pertamina. “ Memang pengambilan BBM dengan rekomendasi SKPI sudah diatur jadwalnya per kecamatan. Jadwal ini sering dilanggar. Kami akan awasi pengisian BBM itu agar tepat jadwal,” tandasnya.(iwn/ddt)

Pelabuhan Bitung Memang Layak IHP BITUNG — Rencana pembangunan perluasan pelabuhan Bitung menjadi International Hub Port (IHP) terus dimatangkan. Ini diungkapkan Tri Achmadi dari Kemenko Perekonomian dalam Sosialisasi Kebijakan Sistem Logistik Nasional (Sislognas), yang diselengarakan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia, di Grand Kawanua Internasional Convention Centre, Manado, kemarin. Tri Achmadi, sebagai

KEWAJIBAN: Semua pihak yang mempekerjakan tenaga kerja harus membayarkan THR Keagamaan. Tampak salah satu perusahaan di Bitung yang sudah disurati Disnakertrans Bitung soal pembayayaran THR itu.

DINAS Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Bitung mengirimkan surat imbauan pembayaran THR ke perusahaan-perusahaan. “Semua, pihak yang menggunakan tenaga kerja, termasuk toko dan rumah makan tanpa terkecuali, wajib membayarkan THR Keagamaan itu,” ujar Sekretaris Disnaskertrans Bitung Yudie Sengke SH, kemarin.n Dalam surat itu, jelas berapa THR yang harus diberikan. “Rumusan perhitungan THR yang harus diberikan jelas terpampang pada surat tersebut,” jelasnya, sembari mengingatkan seluruh pimpinan/ pengurus perusahaan wajib melaksanakan ketentuan dalam surat itu. “Setelah selesai pembayaran, pihak perusahaan wajib melaporkan ke Disnakertrans dengan melampirkan bukti,” tandasnya.(kys/ddt)

BITUNG -- Pemerintah Kota (Pemkot) Bitung terus menambah wawasan guna memberikan pelayanan prima pada masyarakat. Buktinya, Wali Kota Hanny Sondakh, didampingi Kepala Badan Pelayan Perizinan Terpadu dan Penanaman Modal Daerah (BP2TPMD) Bitung, Ir Pingkan Sondakh, mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Tahun 2013, di Hotel Bidakara Jalan Gatot Soebroto Jakarta, Senin 2 Desember 2013, yang dibuka Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Gamawan Fauzi. Sondakh menuturkan, Rakor dilakukan untuk membangun komitmen bersama dalam memberikan kemudahan kepada masyarakat dan pelaku usaha untuk melakukan pengurusan perizinan usaha. “Dari Rakor ini, Pemkot akan

Jelang Natal, Warga Khawatir LPG Warga Tamako Demo Pelayanan BBM

sangihe

PERAYAAN Natal dan Tahun Baru berpotensi besar jadi momen bagi para Calon Anggota Legislatif (Caleg) untuk mensosialisasikan diri melalui Alat Peraga Kampanye (APK). Hal ini jadi perhatian serius KPUD Sangihe. “Pemasangan APK diatur dalam PKPU No 24/Kpts/ KPU-Sangihe -023.436245/2013 tentang pemasangan APK. Sudah disosialisasikan ke semua partai,”ungkap Ketua KPUD Sangihe Elsye Sinadia, kemarin. “Jadi, jika ada yang melanggar, akan ada sanksi tegas dari KPU melalui Panwas, yang akan menegur dan menertibkan APK yang dipasang melanggar aturan. Kami akan gencar melakukannya jelang Natal dan Tahun Baru ,” tegasnya. Sejumlah warga Kota Tahuna juga menghawatirkan hal yang sama. “Bisa saja ada kampanye terselubung yang nimbrung dalam kegiatan keagamaan seperti Pra Natal, karena saat ini mulai ramai dilaksanakan ibadah Pra Natal,” ujar Handri Gandaria, salah satu warga Tahuna. (iwn/ddt)

Wujudkan PTSP Bebas KKN

anggota tim ahli Sislognas mengatakan, Kota Bitung merupakan daerah yang mempunyai faktor besar dalam mempengaruhi penetapan pelabuhan Bitung sebagai IHP oleh Komite Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (KP3EI). Wakil Wali Kota Bitung MJ Lomban SE MSi yang ikut kegiatan itu menambahkan, Sislognas merupakan suatu sistim percepatan yang mampu menjamin proses pembangunan yang men-

dukung pengolahan supply chain management. “Penting adanya pengembangan tranportasi logistik yang merupakan koridor utama dalam suatu Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI), guna peningkatan upaya kebijakan logistik suatu perekonomian yang mempunyai daya saing nasional bahkan internasional,” ujar Lomban, mengutip pernyataan Deputi Kemenko Perekonomian Edy Putra Irawady.(kys/ddt)

MATANG: Wakil Wali Kota MJ Lomban SE MSi saat mengikuti Sislognas di Grand Kawanua Internasional Convention Centre, Manado, kemarin.

Dana Infrastruktur 2014 Rp35M DAK Pembangunan Infrastruktur 2014 1. Jalan

Rp18.138.130.000

2. Irigasi

Rp5.828.030.000

3. Air Bersih

Rp2.032.780.000

4. Sanitasi

Rp3.069.130.000

5. Prasarana peme­­ rintahan daerah

Rp6.703.380.000

Jumlah

Rp35.771.450.000 Sumber: Dinas PU Sangihe

TAHUNA -- Dana Alokasi Khusus (DAK) pembangunan infratruktur Kabupaten Kepulauan Sangihe untuk 2014 mencapai Rp35,7 M, alias naik 62 persen dari tahun 2013 yang hanya sekira Rp20 M. Demikian ungkap Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Kepulaun Sangihe D Palit SE, kemarin. Menurutnya, dana tersebut diperuntukkan bagi pembangunan infrastruktur

dasar jalan, irigasi, air bersih, sanitasi dan prasarana pemerintah daerah. Untuk dana pembangunan, jalan lanjut mantan Kadis Tata Kota Sangihe ini, diperuntukkan bagi lanjutan pembangunan jalan Sowang-Batuderang, Hengke-Kawiwi, Sampakang- Dolokaweng, Mawira, jalan lingkar Pulau Kahakitang. “Juga rehab dan pemeliharaan jalan Lenganeng-Raku-Naha, Lesa-

Tahuna-Manganitu, jalan masuk bandara Naha, jalan dalam kota Tahuna, jalan Laine-Lapango-SowangNgalipaeng,” tuturnya, lalu mengatakan ada banyak lagi kegiatan lainnya. “Pembangunan infrastruktur ini sudah masuk rencana usulan dan sudah masuk Rencana Kegiatan Anggaran (RKA) PU yang akan akan diusulkan di Ranperda APBD 2014,” tandasnya. (iwn/ddt)


Minahasa-Minteng-Langowan Rabu, 4 Desember 2013

Penampungan Besi Tua Diduga Sarang Nyamuk DBD Talikuran Difogging, Warga Harapkan Antisipasi Pemerintah KAWANGKOAN–Ada yang menarik dari fogging (pengasapan) yang dilakukan Dinas Kesehatan Minahasa diwilayah Talikuran Kawangkoan Utara, kemarin. Ketika difogging, tak sedikit masyarakat yang mengeluhkan pelaksanaan tersebut dilakukan ketika sudah ada korban meninggal. Menurut sejumlah warga, wilayah yang rawan ditemui kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) sudah seharusnya mendapatkan tindakan antisipasi oleh pemerintah

melalui fogging tersebut. “Ngoni datang setelah ada korban. Kenapa tidak diantisipasi terlebih dahulu. Apalagi diketahui disini banyak penampungan besi tua yang tentunya kalau hujan seperti ini cukup menampung air (mengindikasikan adanya perkembangan jentik nyamuk),” ujar sejumlah warga ketika melihat fogging oleh Dinas Kesehatan hanya dilakukan diatas kendaraan roda empat sambil mengitari loronglorong wilayah Talikuran.

LEGISLATOR

Rommy Leke

Terpanggil Sejahterakan Rakyat SOSOK muda dan bersahaja melekat kepada Rommy Posma Leke SE MSi. Politisi muda Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan tersebut terpanggil untuk sejahterakan masyarakat Minahasa melalui jalur politik. “Asumsi utama terpanggil karena politik itu panggilan dan pengabdian, dan itulah sejatinya jiwa seorang politisi,” kata Caleg Rommy P Leke DPRD Minahasa dari Dapil I (Pineleng, Mandolang, Tombulu, Tombariri, dan Tombaririn Timur), kemarin. Niatnya berjuang mendorong dan meningkatkan kesejahteraan rakyat, lanjut Rommy. Menurut Caleg DPRD Minahasa dari PDI Perjuangan nomor urut 5 tersebut, sistem pemerintahan dan ketatanegaraan menganjurkan semua permasalahan sosial-kemasyarakatan diatur dan diselesaikan melalui jalan politik. “Ketika memberi diri dalam masyarakat, sistem dalam Negara memang menganjurkan secara aturan melalui proses politik. Misalnya, rekrutmen pemimpin harus melalui proses politik atau keputusan politik,” jelas suami tercinta dari DR Cindy J Supit ST MSi yang notabene Dosen Fakultas Teknik, Universitas Sam Ratulangi. Terlepas dari semua itu, ayah dari Rachel Leke dan Rafely Leke ini menuturkan, semua itu bagian dari kesadaran dan kepekaan sosial melihat banyaknya problem sosial dalam masyarakat yang membutuhkan solusi atau penyelesaian dari individu-individu yang memiliki kualitas inteklektual dan moral tinggi. “Ketimpangan dan kesenjangan sosial masih cukup tinggi terjadi dalam potret realitas masyarakat kekinian dan ketidakadilan dalam hukum, ekonomi, dan sebagainya. Sehingga masih banyak masyarakat yang membutuhkan perhatian dan sentuhan dari pihak pemerintah. Itulah alasan dari sekian alasan sehingga masuk dalam dunia politik. Berjuang dalam sistem lebih efektif, ketimbang berada diluar sistem,” tandas mantan Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Minahasa tersebut. (but/kie/*)

PMI MINAHASA

Gelar Donor Darah dan Pengobatan Gratis PALANG Merah Indonesia (PMI) Minahasa menggelar donor darah dan pengobatan gratis untuk warga Kawangkoan. Kegiatan sosial itu dilakukan pengurus PMI Minahasa didampingi tim medis dan pemerintah kecamatan se Kawangkoan dan Tompaso, Selasa (3/12) kemarin di Kantor Camat Kawangkoan. Dari hasil donor darah yang dilakukan selain disumbangkan untuk kepentingan banyak orang termasuk mereka yang membutuhkan tambahan darah, stok menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru, menjadi tujuan lain donor darah dilakukan. “Dan tujuan lainnya yakni untuk persiapan Natal dan dan Tahun baru dimana kita ketahui bersama, lakalantas maupun bencana lainnya, banyak terjadi menjelang perayaan kedua hari raya tersebut,” ungkap Ketua PMI Minahasa Jasinta FM Sarundajang Paat yang juga isteri Wakil Bupati Ivan Sarundajang. Saat ini memang sudah ada ratusan kantong darah dengan ukuran 250 mili liter dan sudah mendapatkan pengakuan dari pengurus PMI Pusat. Makanya kami akan berupaya juga untuk masuk dalam kegiatan sosial lainnya disektor lingkungan, selain kesehatan yang sementara berlangsung, tambanya Ketua PMI Minahasa yang ikut didampingi Camat Kawangkoan Ricky Laloan dan Camat Kawangkoan Utara Serfilia Koroh. (qrk/kie)

Salah satu tokoh masyarakat Talikuran Teddy Lolowang pun memintakan pihak pemerintah untuk proaktif mengantisipasi timbulnya penyakit yang dapat menyebabkan korban jiwa itu. “Paling tidak tindakan pencegahan akan lebih efektif dari pada mengobati. Apalagi saat sekarang musim hujan. Dan tentu kesadaran masyarakat akan kebersihan juga penting,” kata mantan anggota Dekab Minahasa itu. Sementara, Kepala Puskesmas Kawangkoan dr Maya

Rambitan MKes ketika dimintai keterangannya menyatakan pihaknya sudah melakukan fogging diwilayah tersebut. “Berdasarkan SOP memang ketika ada kasus, baru dilakukan fogging dan itu masuk dalam rencana Dinas Kesehatan,” ungkap Rambitan.Ditanya mengenai antisipasi terkait timbulnya korban diwilayah Kawangkoan, Rambitan menyatakan, penggalakan 3 M Plus sangatlah penting meski Kawangkoan masuk dalam wilayah pegunungan. “Me-

reky/rm

TERLAMBAT: Fogging atau pengasapan untuk memberantas jentik nyamuk DBD yang dilakukan instansi terkait nanti dilakukan setelah ada korban dari warga.

nguras, Menutup dan Mengubur serta plus-plusnya yakni menyiapkan kelambu atau obat nyamuk, lotion anti nyamuk adalah tindakan pencegahan yang paling baik,” ujarnya. Terpantau, hampir tiap lorong diwilayah tersebut

terdapat penampungan besi tua yang diduga menjadi salah satu indikator berkembangnya jenis nyamuk pembawa DBD. “Namun kami kira kalau 3 M Plus serta menjaga kebersihan lingkungan memang benar-benar dilaksanakan, perkembangan

nyamuk ini akan dapat teratasi,” sambung Rambitan. Sebelumnya diberitakan, warga Talikuran sempat dibuat gempar dengan meninggalnya bayi berumur 11 bulan bernama Deandra Kawung yang terserang penyakit DBD, akhir pekan lalu. (qrk/kie)

Pemerintah Sudah Bulat Muluskan Kota Langowan Masyarakat Diharapkan Bersatu, Wabup Ajak P2KL Rekonsiliasi LANGOWAN–Wakil Bupati Minahasa Ivan Sarundajang kembali memberikan semangat bagi masyarakat Langowan terkait kerinduannya untuk membentuk daerah otonomi baru. Bahkan dikatakannya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) sudah bulat mendukung penuh menggolkan Kota Langowan sebagai salah satu daerah pemekaran di Minahasa. Hal ini dikatakannya dalam pertemuan dan dialog bersama jajaran Pemkab Minahasa bersama Pemerintah Kecamatan dan anggota Dekab Minahasa asal

reky/rm

PANTAU PERSIAPAN: Wakil Bupati Minahasa Ivan Sarundajang berdialog dengan warga Langowan, kemarin.

Langowan serta Masyarakat Kota Langowan, Selasa (3/12) kemarin di gedung Balai Desa Winebetan. “Pemkab maupun Pemprov sudah bulat mendukung

Kota Langowan dan tentu selain pendekatan pelayanan pemerintah, kesejahteraan masyarakat dan pemerataan pembangunan adalah tujuan utama lainnya,” ungkap

Anggaran Pembangunan TPA 2014 Nihil LANGOWAN–Pembangunan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sampah jenis Sanitary Landfill diwilayah Langowan, tampaknya belum akan dilaksanakan. Hal ini diikuti dengan adanya penetapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2014, dimana tak sepeserpun pembangunan TPA di Langowan yang dianggarkan. Jangankan pembangunan, anggaran pembebasan lahan baru pun tak disertakan dalam buku rencana anggaran ditahun 2014 nanti. Hal ini pun terkuak tatkala sejumlah warga mempertanyakan pembangunan TPA yang baru di Langowan. “Memang belum dianggarkan, katanya belum ada kepastian lahan yang akan dilakukan pembangunan. Namun kami akan berupaya agar pemerintah dapat mempertimbangkan pentingnya keberadaan TPA di Langowan,” ungkap Ketua Komisi 3 Bidang Pembangunan Keuangan Dewan Kabupaten Minahasa Ivonne Daisy Andries, kemarin.Kepala Dinas Pasar dan Kebersihan Minahasa Vicky Tanor menyatakan, pihaknya memang belum menganggarkan pembangunan TPA pada APBD 2014 seiring belum adanya kesiapan

lahan. “Kalau lahan sudah ada, tentu kami akan menganggarkan pembangunannya. Namun saat ini masih dalam persiapan pengadaan lahan dimana kita memerlukan sedikitnya 3-4 hektar lahan, diikuti hasil kajian yang harus sesuai dengan aturan,” kata Tanor. Meski begitu, upaya yang sementara dilakukan pihaknya tersebut diharapkan akan dapat segera tuntas dan akan mengakomodir pada anggaran perubahan mendatang. “Mudah-mudahan lahan yang sementara dipersiapkan dapat segera menemui kata sepakat agar pembangunannya bisa diakomodir dalam anggaran perubahan tahun depan,” ujarnya. Ketakutan akan warga terkait pemekaran daerah seiring dengan adanya kunjungan dari pihak pemerintah pusat dikatakan Tanor, tidak akan menjadi masalah serius karena dalam aturan dimungkinkan dua daerah bekerja sama terkait pengelolaan sampah termasuk TPA. “Namun kami akan mengupayakan untuk sementara waktu dapat menggunakan TPA yang lama sambil menunggu lahan yang baru,” tutup mantan Kabag Humas Pemkab Minahasa itu. (qrk)

Ivansa sapaan akrabnya. Menurut salah satu tokoh pemekaran kabupaten/kota di Minahasa itu, saat sekarang warga Langowan dapat terus menjaga kerukunan yang tercipta agar dapat memuluskan persetujuan pemekaran dari pemerintah pusat. Selain itu, rekonsiliasi ditubuh Panitia Pembentukkan Kota Langowan (P2KL) pun diharapkan dapat tercipta agar tidak mengundang respon masyarakat. “Rekonsiliasi itu penting bagi panitia. Sebab nantinya, setelah Kota Langowan resmi menjadi daerah otonomi, kepentingan panitia sudah tak ada lagi. Ibaratnya kendaraan dikala berada ditengah jalan menurun, torang

tola langsung bajalang, yang batola tatinggal,” katanya dengan dialeg Manado kental. “Jangan pernah menghitung seberapa jauh perjuangan anda. Sebab selaku orang percaya, tentu kita tahu siapa yang memonitor (Tuhan). Kalaupun ada ungkapan terima kasih dari masyarakat diterima, kalaupun tidak, janganlah menuntut. Seperti yang dikatakan, apa yang tangan kiri berikan, janganlah tangan lain (kanan) tahu,” ujar putra Kawangkoan itu disambut tepukkan masyarakat yang hadir, termasuk para personil P2KL yakni Jeffry Pai, Jackried Maluenseng dan Jeffry Raturandang. (qrk)

Dinsos Serahkan Bantuan kkee Masyarakat Miskin TONDANO–Pemerintahan Bupati Drs Jantje Wowiling Sajow MSi, Wakil Bupati Ivan Sarundajang, program pro rakyat terus disalurkan ke masyarakat tanah Toar Lumimuut.Lihat saja, kemarin, di Desa Warembungan, kecamatan Pineleng Dinas Sosial (Dinsos) Minahasa kembali memberikan bantuan dana kepada masyarakat miskin. Orientasi dari semua itu, untuk mewujudkan tekad bersama yakni, ‘Minahasa Berubah’. “Bantuan ini hanya diperuntuhkan untuk warga miskin yang merupakan bagian dari Kelompok Usaha Bersama (KUBE) Program Keluarga Harapan (PKH) dan Fakir Miskin (FM),” kata Kepala Dinsos Jan W Luntungan SH, usai me-

nyerahkan bantuan. Antara PKH dan FM berbeda, lanjut Luntungan, penerima PKH harus tercatat sebagai anggota KUBE dan aktif, sedangkan FM meskipun bukan anggota Kube PKH wajib untuk menerima. Namun, semua itu ada proses dan syarat-syarat administarasi. “Dinsos Minahasa hanya memberikan rekomendasi hasil dari permohonan masyarakat atau pengajuan dari Hukum Tua. Selanjutnya, Kementerian Sosial (Kemensos) RI yang memverifikasi berkas dan kepada penerima dianjurkan untuk membuka rekening bank. Jadi, kami hanya mengetahui jumlah uang untuk penerima tanpa melihat langsung uang tersebut,” jelasnya. (but/kie)

Dari Pencanangan Bulan Bakti dan Temu Karya Daerah Karang Taruna Karang Taruna Harus Netral Dalam Pemilu 2014 TONDANO—Karang Taruna Minahasa sebagai organisasi sosial kepemudaan yang independent untuk tidak terlibat dalam politik praktis dan harus netral dalam Pemilu 2014 nanti. Hal tersebut disampaikan Bupati Minahasa Drs Jantje Wowiling Sajow MSi yang diwakili Kepala Dinas Sosial Minahasa Jan Warouw Luntungan SH saat membuka Temu Karya Daerah Karang Taruna Kabupaten Minahasa Selasa (3/12) bertempat di Aula Alsin Warembungan, Pineleng. Dikatakan Bupati, hendaknya dalam aktivitasnya Karang Taruna menitiberatkan pada pemecahan permasalahan sosial generasi muda yang ada di desa dan kelurahan, sesuai visi dan misi Karang Taruna itu sendiri. “Karang Taruna harus berperan dalam usaha pengembangkan usaha-usaha ekonomi produktif dengan mengaktifkan Kelompok

Usaha Bersama (KUBE), sesuai dengan potensi yang dimilikinya,” ajak Luntungan. Sementara Ketua Karang Taruna Sulut Agustivo Tumundo SE MSi mengatakan, sebagai forum tertinggi dalam organisasi Karang Taruna Kabupaten, diharapkan dalam Temu Karya Daerah, semua peserta proaktif demi dinamisasi organisasi ke depan. “Ini bagian dari forum evaluasi kepengurusan sebelumnya untuk memantapkan program kerja lima tahun ke depan. Selain memilih Ketua dan Pengurus Karang Taruna Minahasa yang energik dan potensial dalam melaksanakan misi organisasi,” tandas Tumundo dalam orasi sosialnya. Setelah melalui proses mekanisme organisasi yang demokratis. Hasil Temu Karya Daerah Karang Taruna tersebut berhasil memilih kembali Rommy Posma Leke SE MSi sebagai

Abut/RM

ORASI SOSIAL: Ketua Karang Taruna Sulut Agustivo Tumundo SE MSi ketika memberikan sambutannya dalam acara Bulan Bakti dan Temu Karya Daerah Karang Taruna.

Ketua Karang Taruna Kabupaten Minahasa periode 2013-2018. Leke terpilih secara aklamasi dalam Sidang Pleno yang dipimpin Evans Steven Liow SSos MSi dan Roger Mongkau selaku Pimpinan Sidang dalam kegiatan yang diikuti Ketua,

Sekretaris dan Bendahara Karang Taruna dari 25 Kecamatan seMinahasa ini. Acara itu dihadiri oleh Polres Minahasa, Camat Pinenelng Herlyna Rori SE, dan jajaran Pengurus Karang Taruna Kecamatan seMinahasa. (but)


Radar Manado

Minsel & Mitra Musdalub Jalan Satu-satunya Selamatkan Beringin Mitra

DISPARBUD

Objek Wisata Pantai Lakban jadi Ikon Mitra OBJEK wisata pantai lakban Ratatotok yang sudah dikenal luas masyarakat baik di Mitra maupun di Provinsi Sulut, akan terus dipoles atau diperbaiki sehingga bisa menjadi pariwisata andalan. “Pak Bupati dan Wakil Bupati telah menganggarkan dana sebesar 5 miliar untuk perbaikan Olvie Sumual infrastruktur objek wisata pantai lakban. Karena, keadaan sekarang memang cukup memperihatinkan sehingga para pengunjung merasa kurang puas ketika berkunjung disana,” ujar Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disparbud) Mitra Dra Olvie Sumual MPd, kemarin. Dikatakan pula mantan Kadispora Mitra tersebut, prinsipnya program perbaikan fasilitas dan infrastruktur akan mulai dilakukan pada 2014 mendatang. “Nantinya kami akan programkan dalam waktu dekat. Kami akan genjot pembangunannya, sehingga para wisatawan baik dalam maupun luar negeri akan berdatangan di Mitra, dan pendapatan asli daerah (PAD) akan meningkat untuk kesejahteraan masyarakat kedepan,” tuturnya. (scr)

DEKAB MITRA

Pejabat Diminta Jalankan Pakta Integritas

Lasut Kandidat Pengganti T2 RATAHAN -- Kehancuran Partai Golkar (PG) Mitra telah berada didepan mata. Betapa tidak, hingga kini kondisi berlambang pohon beringin tersebut tidak melakukan konsolidasi partai sampai ke tingkat akar rumput. Hal itulah yang akan membuat merosot jika tidak diantisipasi dengan pelaksanaan Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub) terhadap Telly Tjanggulung (T2). “Kalau kondisi sekarang pasti PG Mitra akan kalah telak dengan partai lain, yang telah aktif melakukan pencitraan dan konsolidasi sampai ke ranting. Jadi,

jalan satu-satunya hanya menggelar Musdalub partai, karena AD/ART jelas mengatur hal tersebut. Apalagi, kalau sang ketua tidak lagi peduli pada kondisi PG Mitra dimasa depan,” ujar Drs Ronny Gosal salah pengamat politik kawakan asal Mitra, kemarin. Ditegaskan pula dosen politik Fisip Unsrat itu, pada prinsipnya untuk menyelamatkan partai dari kehancuran dan kemerosotan dalam Pemilihan Umum (Pemilu) 2014 mendatang, maka wajar saja jika akar rumput menginginkan Musdalub partai. “Paling tidak kalau digelar Musdalub,

partai tidak akan mengalami kemerosotan dalam Pemilu mendatang. Intinya, partai harus mengambil sikap tegas agar bisa terselamatkan dari kehancuran,” katanya. Menurutnya pula, kandidat kuat yang akan menggantikan T2 adalah Tonny Lasut. Sebab, beliau sangat mengerti kondisi partai sekarang. “Apalagi dia sekarang menjabat Ketua dewan, sehingga memiliki kekuatan untuk merangkul setiap komponen partai. Yang pasti Tonny Lasut yang paling pantas untuk menjabat Ketua PG Mitra,” ungkapnya.

Kasus Kadishub Minsel Belum Dilimpahkan KASUS penganiayaan yang diduga melibatkan Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Minsel Izak Rey SE, hingga saat ini belum juga masuk pada tahap pelimpahan ke Kejaksaan Negeri Amurang atau P21. Informasi yang diperoleh menyebutkan, beberapa waktu lalu, jajaran Polres Minsel telah menetapkan dua orang tersangka dalam kasus tersebut masing – masing Kadishub Minsel Izak Rey SE bersama salah satu bawahannya S alias Sen. Dalam pemeriksaan yang dilakukan secara rutin, keduanya diduga terlibat penganiayaan terhadapo JR alias Tong, beberapa waktu lalu, di ruas jalan Desa Popontolen, Kecamatan Tumpaan. Setelah peningkatan status dari saksi menjadi tersangka tersebut, S alias Sen langsung saja ditahan kepolisian di ruang tahanan Mapolres Minsel di Kelurahan Pondang, Kecamatan Amurang Timur. Hanya saja, penahanan terhadap S alias Sen tak berlaku bagi Rey. Rey hingga saat ini masih saja berkeliaran bebas seperti tidak pernah tersandung kasus apa – apa. Belakangan diketahui, kalau Rey kabarnya telah melayangkan surat penangguhan kepada pihak kepolisian. “Memang katanya dari penyidik tidak lama lagi kasus itu akan segera dilimpahkan. Makanya saya sebagai korban hanya bisa menunggu kapan kasus tersebut dilimpahkan ke kejaksaan dan kapan akan disidangkan. Karena sampai saat ini kasus tersebut tidak pernah saya cabut dan masih berproses sesuai prosedur hukum yang ada,” ungkap JR alias Tong, korban penganiayaan, via ponsel kemarin. Namun sayangnya, Kapolres Minsel AKBP Iis Kristian melalui Kasat Reskrim AKP Melky Makawaehe belum berhasil dimintai keterangan soal perkembangan kasus tersebut. Bahkan, saat dihubungi via ponsel di nomor 08124579xxxx, enggan untuk menjawab. (hyr)

Lanjut dikatakannya, nantinya jika telah ada pimpinan yang baru hasil produk Musdalub, maka tugasnya harus bisa merangkul senior-senior partai, kaum muda dan perempuan. “Sebab kalau saya lihat sebelumnya, pimpinan partai tidak merangkul segmen tersebut. Padahal, segmen itu bisa membesarkan partai dan akan membuat PG tetap bertahan dalam posisi suara yang signifikan. Prinsipnya, ketua hasil Musdalub harus mampu melakukan lobi-lobi politik ditingkat menengah dan bawah. Terlebih lagi, komponen pemuda dan

Tonny Lasut

kaum perempuan karena dulu ada kader fungsional partai dari kedua komponen tersebut. Bahkan, setahu saya itu menjadi aman dari Rapimnas partai yang harus dilakukan sampai ke tingkat desa/kelurahan,” pungkasnya. (scr/kie)

5.108 Warga Mitra Kantongi NIK Invalid Proyek Air Bersih di Amurang Diduga Bermasalah

SETELAH dilakukan pelantikan pejabat eselon II di jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mitra pada Senin (2/12) lalu, maka semua pejabat diminta bisa menjalankan tugas sesuai dengan penandatangan pakta integritas yang telah disepakati. “Kami minta pejabat harus kreatif dan proaktif dalam Katrine Mokodaser menjalankan tugas terhadap publik. Apalagi, untuk semua program yang akan dan telah direncanakan sesuai dengan aturan,” ujar Wakil Ketua Dewan Kabupaten (Dekab) Mitra Kantrine Mokodaser, kemarin. Dia menambahkan, prinsipnya pejabat yang telah dilantik telah dipercayakan pimpinan dan dianggap mampu merealisasikan setiap program pemerintah. “Saya berharap semua kebutuhan masyarakat dapat tercover dalam rencana kerja anggaran tiap dinas/badan. Intinya, masyarakat Mitra harus sejahtera dan perubahan akan terwujud di Mitra,” tandasnya. (scr)

HUKRIM

11

Rabu, 4 Desember 2013

Galian pipa proyek di ruas jalan Trans Sulawesi Amurang yang hingga saat ini belum juga diselesaikan

AMURANG - Proyek air bersih di beberapa kelurahan di Kecamatan Amurang yang diketahui bersumber dari dana APBN Provinsi Sulut Tahun 2013 ini, diduga banyak bermasalah. Pasalnya, proyek yang telah dikerjakan sejak beberapa bulan lalu itu hingga saat ini belum juga dirampungkan. Padahal, masa anggaran tahun ini akan segera berakhir. Dari hasil yang dirampung harian ini menyebutkan, sejak beberapa bulan lalu, aktivitas proyek tersebut sudah jelas terlihat dengan adanya pekerjaan pengaliaan pipa untuk dialiri air bersih dari Desa Pinaling, Kecamatan Amurang Timur. Pekerjaan pengalian meliputi beberapa kelurahan hingga saat ini mencapai Kelurahan Buyungon, Kecamatan Amurang. Bahkan, pekerjaan pengalian pipa tak luput dari ruas jalan Trans Sulawesi yang ada di Amurang dan sekitarnya. Terlebih lagi, puluhan pipa yang nantinya akan ditanam di dalam tanah itu tampak terlihat diletakan disejumlah

titik. Hasilnya, pekerjaan tersebut sering mengganggu arus lalulintas yang ada karena bongkahan tanah hasil galian itu ada dimana – mana. “Memang jelas mengganggu karena sampai sekarang belum juga diselesaikan,” ungkap Alvian Ruung, generasi muda Minsel, kemarin. Namun masyarakat menduga, kalau proyek tersebut bermasalah. Betapa tidak, hingga saat ini pekerjaan proyek tersebut belum juga dituntaskan. Padahal, masa anggaran Tahun 2013 ini akan segera berakhir. “Memang kami menduga kalau proyek itu ada masalah. Kalau memang tidak, kenapa terkatung – katung seperti ini pekerjaannya,” ujarnya. Anehnya lagi, Dirut PDAM Minsel Jhon Sorongan saat dikonfirmasi mengaku tidak tahu menahu soal pekerjaan tersebut. Padahal, pekerjaan proyek air bersih itu sangat bersentuhan langsung dengan pihaknya. “Saya kurang tahu itu,” singkatnya, belum lama ini. (hyr/ kie)

KPU Tetapkan DPT Hasil Perbaikan 80.651 Pemilih

RATAHAN -- Berdasarkan hasil perbaikan dan pendataan kembali Nomor Induk Kependudukan (NIK) di setiap desa/kelurahan di 12 kecamatan di Kabupaten Mitra, maka Komisi Pemilihan Umum (KPU) menetapkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) hasil perbaikan yang berjumlah 80.651 pemilih. Pasalnya, setelah perbaikan NIK yang dulunya bermasalah berjumlah 10.521 pemilih, sekarang telah ditemukan 5.108 yang tak memiliki NIK. “Sehingga dari hasil perbaikan dan pendataan tersebut terdapat 5.413 pemilih yang memiliki NIK, tapi belum

terdata waktu lalu,” ujar Ketua Divisi Program dan Data KPU Mitra Helty Massie, kemarin. Dikatakannya, penetapan DPT yang dilakukan pihak KPU Mitra, sudah merangkum secara keseluruhan. “Ada pemilih yang tidak memenuhi syarat, sehingga harus dicoret dari DPT sebelumnya,” katanya. Dia pula berharap, penetapan yang telah dilakukan adalah hasil akhir perbaikan terakhir. “Mudah-mudahan saja sudah tuntas dan semua warga yang memiliki hak untuk memilih 2014 mendatang, telah terdata semua,” pungkasnya. (scr/kie)

Jalan Menuju Desa Toyopon Butuh Perhatian WARGA masyarakat yang ada di Desa Toyopon, Kecamatan Motoling Barat, berharap agar jalan akses menuju ke desa mereka dapat segera diperbaiki. Selain rusak parah, kondisi jalan tersebut menjadi tumpuan warga sekitar untuk meningkatkan perekonomian serta kesejahteraan rakyat. “Kami sangat berharap agar jalan kami diperbaiki. Ini juga demi kesejahteraan kami. Kalau begini terus, kami yang sengsara. Makanya pemerintah bersama dewan agar dapat memperhatikan ini,” harap tokoh masyarakat setempat, Abri Runtunuwu, kemarin. Senada juga disampaikan Hanny Masengi. Warga setempat itu menginginkan agar perbaikan jalan tersebut bisa ditata pada APBD Tahun 2014 depan. “Minimal ada perbaikan, supaya bisa tembus. Karena juga torang pe hasil bumi nyanda terhambat karena jalan pe rusak,” ujarnya. Hukum Tua Desa Toyopon Yance Rindorindo mengatakan, aspirasi tersebut akan langsung disampaikan. Pasalnya, dirinya belum lama menjabat kumtua. Jadi masih butuh waktu untuk mengawal aspirasi ini. “Saya belum lama menjabat sebagai hukum tua, tapi saya akan terus membawa aspirasi ini,” janjinya. (hyr/kie)


Minahasa Utara

12

Rabu, 4 Desember 2013

Drs Sompie SF Singal MBA Bupati Minut

Yulisa Baramuli SH Wakil Bupati Minut

Drs Johannes A Rumambi Sekkab Minut

TSK Korupsi PNPM 2012 Di Liktim Bertambah Kejari Tahan PJOK Kecamatan

PT MSM Diminta Perhatikan Warga Sekitar Tambang

MINUT - Kejaksaan Negeri (Kejari) Minahasa Utara (Minut) kembali menetapkan satu lagi tersangka (TSK) korupsi pembuatan jalan penghubung 3 desa (Kahuku, Lihunu, Libas), di Kecamatan Likupang Timur (Liktim). Kali ini, giliran Penanggungjawab Operasional Kegiatan (PJOK) Kecamatan Liktim, Alfinis Daredo, menjadi tahanan Kejari Minut sesaat setelah ditetapkan sebagai tersangka, usai diperiksa sekira 5 jam, di Kejari Minut, kemarin sore. Saat itu, Daredo yang juga PNS di

ISTIMEWA

SERAP ASPIRASI: Bupati Minut, Drs Sompie SF Singal MBA bersama Muspida dan perwakilan PT MSM berdialog dengan warga sekitar tambang PT MSM, di kantor Kecamatan Likupang Timur, kemarin.

MINUT - Bupati Minahasa Utara (Minut), Drs Sompie SF Singal MBA bersama Muspida dan perwakilan PT Meares Mining Soputan (MSM) berdialog dengan warga yang bermukim di sekitar lokasi tambang MSM, di kantor Kecamatan Likupang Timur (Liktim), kemarin. Dalam pertemuan itu, warga meminta PT MSM agar memperhatikan ke-

sejahteraan mereka. “Kiranya pihak perusahaan dapat memberikan bantuan, seperti pembangunan rumah ibadah, bantuan kepada petani, nelayan, dan para pelaku usaha kecil menengah,” ujar sejumlah perwakilan warga senada. “Kami juga meminta PT MSM agar mempekerjakan lebih banyak lagi, warga sekitar tambang di perusahaan itu,” tambah

perwakilan warga lainnya. Direktur Utama PT MSM yang hadir dalam pertemuan itu, mengatakan bahwa PT MSM sudah banyak mempekerjakan warga sekitar tambang. “70 persen pegawai di PT MSM adalah warga sekitar tambang. Kemudian, soal bantuan pembangunan dan lainnya, tolong diusulkan agar bisa dianggarkan ke PT MSM. Contohnya war-

ga Desa Marinsow yang mengusulkan pengeboran air, itu sudah kita lakukan,” kata Purba. Bupati Minut yang memfasilitasi pertemuan warga dengan pihak perusahaan itu nampak senang, dialog tersebut berlangsung baik. “Selaku pemerintah, kami memang selalu berupaya menjawab keinginan warga,” kata Sompie. (bby)

Airmadidi Krisis Air Bersih MINUT — Suplay air bersih untuk masyarakat di wilayah Airmadidi, saat ini mengalami gangguan. Hal ini disinyalir karena rusaknya transmisi penyaluran air, dimana pipa penghubung ke rumah-rumah pelanggan mengalami kebocoran. Direktur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM), Deybert

Rooroh yang dikonfirmasi tak membantahnya. “Kami memohon maaf kepada pelanggan PDAM atas ketidaknyamanan terkait distribusi air minum. Gangguan air bersih karena pipa bocor, dan tim teknis saat ini tengah melakukan perbaikan untuk secepatnya diselesaikan,” kata Rooroh.

Ia menambahkan, dalam waktu dekat ini pelayanan air bersih akan kembali normal. “Pemantuan lapangan terus dilakukan, sehingga perbaikan bisa selesai secepatnya. Seperti perbaikan pipa bocor di sekitar sumber air tambuk terang Airmadidi sudah dilakukan,” tambahnya. (bby)

Kecamatan Liktim, langsung digiring ke mobil tahanan, menuju ke Rutan Malendeng. Di Malendeng, sudah menunggu 2 tersangka dalam kasus yang sama, yaitu Engelyn Maasing (Ketua UPK Liktim) dan Tiny Sariowan (Fasilitator Kecamatan Liktim), yang ditahan sejak pekan lalu. Menurut Kepala Kejari Minut, Irvan Samosir SH MH melalui Kasi Intel Kejari, Bobby Selang SH, Daredo terseret dalam kasus ini karena bertindak sebagai penanggungjawab proyek itu. “Karena proyeknya bermasalah,

atau tidak beres, penanggungjawab tentunya harus ikut bertanggungjawab atas kerugian negara yang mencapai Rp496 juta,” kata Selang. Lanjut Selang, dalam kasus ini, masih ada tersangka utama yang masih dalam buron, alias masuk Daftar Pencarian Orang (DPO). “Ada satu lagi tersangka utama berinisial NS yang kini sedang kita buru. Dia (NS) sudah menjadi DPO Kejari Minut, tapi kita sudah berhasil melacak lokasinya. Tinggal mencari titik DPO itu berada,” pungkasnya. (bby)

Deadline Laporan Dana Kampanye 27 Desember MINUT- Anggoa Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Minahasa Utara (Minut), Reinhard Rory mengingatkan partai politik peserta Pemilu 2014 agar segera menyiapkan laporan dana kampanye masingmasing. Menurutnya, penyusunan laporan harus sesuai PKPU 17 Tahun 2013, tentang Pedoman Pelaporan Dana Kampanye. “Kami mengingatkan teman-teman dari parpol untuk menyiapkan laporan penerimaan sumbangan dana kampanye itu sejak sekarang. Karena, 27 Desember nanti semua

parpol sudah harus menyerahkan laporan tersebut ke KPUD,” kata Rory, kemarin. Lanjutnya, hasil dari pelaporan dana kampanye, akan diumumkan KPUD ke publik. “Masyarakat harus tahu sumber dana kampanye dari masing-masing partai. Makanya kita akan umumkan ke publik hasil laporan itu nanti,” tuturnya. Selain itu, parpol juga wajib melaporkan pembukuan rekening khusus dana kampanye. “Untuk membantu peserta pemilu dalam mempersiapkan laporan pembukaan rekening khusus dana kampanye

Reinhart Rory

dan pembukuan penerimaan dan pengeluaran dana kampanye, KPUD sudah membentuk divisi khusus untuk menangani hal itu,” pungkasnya. (bby)

4 SKPD Raih AKMY MINUT - 3 Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), yakni Bapelitbang, Disbudpar, Damkar, Dikpora, di Kabupaten Minahasa Utara (Minut) meraih penghargaan Aditya Karya Mahatva Yodha (AKMY). Penghargaan itu diberikan di acara puncak peringatan

Bulan Bakti Karang Taruna (BBKT) tingkat Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), yang berlangsung di lapangan Mongkoinit, Bolaang Mongondow, Senin (2/11). Selain penghargaan itu, 4 SKPD itu juga dinobatkan sebagai pembina teknis Karang Taruna tingkat Sulut.

“Penghargaan itu diberikan kepada SKPD yang mampu mengintensifkan program-program pembangunan kemasyarakatan lewat Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Perkotaan,” kata Kepala Bapelitbang, Hanny Tambahany. (bby)


Sambungan

Radar Manado Parpol... Sambungan Hal 1 Maklum para pemegang Pilkada. Di Sangihe, Drs kekuasan di kabupaten/kota HR Makagansa, juga diduadalah pemimpin partai politik. kung oleh PDIP.Kabupaten PDIP menguasai 6 daerah. Ke- Mitra James Sumendap mudian Beringin dua daerah, yang merupakan kader parPartai Amanat Nasional (PAN) tai sebagai bupati. kuasai Kota Kotamobagu dan Kabupaten Kepulauan Bolmong. Sementara Partai Sitaro Tony Supit Ketua Persatuan Pembangunan (PPP) DPC PDIP yang juga menkuasai Bolmut. jabat sebagai kepala daerah, Partai Golkar misalnya: yang sudah dua periode ada Jimmy Eman ketua menguasai kabupaten pengBeringin Tomohon yang hasil pala terbesar di Sulut. juga walikota, Minahasa PDIP juga ikut menancapSelatan (Minsel) Christiany kan kukunya di Kabupaten Eugenia Paruntu atau Tetty, Bolsel. Herson Mayulu yang Bupati Minsel. kader partai menang dalam Banteng Sulut tak kalah Pemilihan Bupati (Pilbup). mentereng lagi. Hampir Sementara itu PAN hansemua daerah dikuasai oleh ya berkuasa di dua daerah partai berlambang kepala saja. Partai Berlambang banteng dalam lingkaran Matahari ini berhasil meputih. Di Minahasa ada nempatkan Tatong Bara Drs Jantje Wowiling Sajouw sebagai Walikota KK dan (JWS). Meski bukan seba- Bolmong berhasil menggai ketua , namun beliau hantar Salihi Mokodongan dicalonkan oleh PDIP dalam sebagai Bupati Bolmong. Paus...

Manajemen...

tujuan hidupnya adalah melayani gereja usai memberikan pengakuan dosa pada seorang pastor yang belum pernah dijumpainya. Pengakuan Sri Paus ini terjadi menyusul kabar bahwa Sri Paus kerap ke luar diam-diam dari Vatikan di malam hari, lalu memberikan uang untuk kaum miskin di Roma. Spekulasi soal ini muncul menyusul wawancara dengan Uskup Konrad Krajewski, yang

salah satu tugasnya adala memberikan uang Vatikan ke orang miskin. Walau dia tak membantah maupun membenarkan kabar bahwa Sri Paus menemaninya dalam melakukan pembagian itu, banyak orang berpendapat bahwa penolakan dia untuk berkomentar itu merupakan tanda bahwa Sri Paus memang suka ke luar diam-diam dan memberikan bantuan tanpa nama.(ddt)

Sambungan Hal 1

tapi juga bagaimana tidak berhenti di tempat, tidak mundur, dan lebih-lebih tidak hancur. Kalau fokus di masa normal adalah bagaimana bisa maju, di masa gejolak ekonomi seperti sekarang ini fokusnya bercabang-cabang: efisiensi, kreatif, inovatif, dan siap-siap memotong kegiatan, memotong anggaran, dan memotong perencanaan. Tugas direksi BUMN lebih berat daripada direksi perusahaan swasta. BUMN mengemban misi untuk ikut menjadi benteng ketahanan nasional, pertumbuhan ekonomi, dan meningkatkan martabat bangsa. Direksi BUMN tidak boleh hanya memikirkan keselamatan perusahaan, tapi juga keselamatan ekonomi secara keseluruhan. Lebih-lebih lagi gejolak ekonomi ini terjadi pada tahun politik. Tugas direksi menghindari tekanan politik juga harus dikedepankan. Saya ingat waktu saya masih menjadi CEO perusahaan swasta. Tiga kali saya mengalami krisis. Tapi, saya berprinsip bahwa kita tidak boleh kalah oleh krisis. Tidak boleh menyerah kepada krisis. Para direksi BUMN yang ada sekarang umumnya belum pernah memimpin perusahaan di masa krisis. Kecuali yang pernah menjadi direksi pada 2008. Maka, saya minta direksi BUMN segera mendiskusikan kondisi perusahaan masing-masing dalam kaitannya dengan gejolak ekonomi sekarang ini. Saya

PLN...

Ibarat... Partai Demokrat sendiri tak mau kalah lagi. Partai yang identik dengan warna biru ini, menguasai Kota Manado dengan menempatkan Viky Lumentut sebagai walikota sekaligus Ketua Demokrat Sulut, dan Kabupaten Minut dengan Sompie Singal sebagai bupati. Buktinya, di Tomohon saja, Tahun Anggaran 2014 dianggarkan dana bansos dan hibah Rp7,51 miliar, dimana untuk dana hibah sebesar Rp6,8 miliar dan sisanya untuk bansos. Di Kabupaten Minahasa saja, kemarin di Desa Warembungan Kecamatan Pineleng, menyerahkan bantuan social ke Kelompok Usaha Bersama (KUBE) Program Keluarga Harapan (PKH) dan Fakir Miskin (FM) sebesar Rp20 juta.(tim/kie)

Sambungan Hal 1

mahasiswa di Buenos Aires. Dia bekerja di sebuah klub malam dan bertugas menyortir orang-orang yang hendak masuk klub malam itu. Pengakuan ini diungkapkan Paus ke 266 itu dalam percakapan informalnya dengan umat saat Sri Paus mengunjungi sebuah gereja di lingkungan pekerja di Roma. Sri Paus yang telah berusia 76 tahun ini mengungkapkan dia menyadari

akan mengikuti dari dekat bagaimana setiap direksi menyikapi gejolak ini. Saya akan memberikan penghargaan khusus kepada direksi yang secara gemilang berhasil mengemudikan perusahaan masing-masing di jalan yang bergelombang ini. Tidak akan ada lagi pelampung bagi kapal yang terbawa gelombang. Tidak akan ada injeksi modal dari negara dengan alasan krisis. Musuh pertama untuk bisa selamat adalah ketidakkompakan. Dalam suasana seperti sekarang ini direksi harus merupakan satu tim yang solid. Tidak boleh ada direksi yang melobi sanasini untuk bisa jadi Dirut, misalnya. Musuh kedua adalah rakus. Direksi tidak boleh menambah-nambah fasilitas untuk diri sendiri. Kalau bisa, justru mengurangi fasilitas. Pada rapat-rapat direksi tidak perlu makanan. Bukan untuk penghematan (tidak seberapa), tapi untuk menciptakan solidaritas kepada seluruh lapisan di perusahaan. Solidaritas diperlukan untuk membina kekompakan. Musuh ketiga adalah tidak peduli pada detail. Direksi tidak boleh lagi hanya tahu yang besar-besar. Mereka harus tahu persoalan detail hingga tetek bengeknya. Dengan demikian, titik-titik yang menyimpan dan menyembunyikan bahaya bisa segera diketahui. Lebih baik tahu tetek daripada tiba-tiba terkena bengeknya. Tentu masih banyak

musuh lainnya. Tapi, saya percaya direksi BUMN sudah ahli teori manajemen krisis. Krisis ini bukan tidak bisa dilewati dengan gagah. Percayalah, “mendung tidak akan berada di satu tempat terus-menerus”. Mungkin, dengan gejolak ini ekonomi hanya akan tumbuh 5,6 persen. Tapi, itu jangan diartikan bahwa kita hanya bisa tumbuh 5,6 persen. Ingat: angka 5,6 persen adalah angka rata-rata. Berarti, ada yang tumbuh di atas itu dan ada yang tumbuh di bawah itu. Pasti ada yang minus dan ada yang plus. Kalau begitu, tinggal tekad kita: pilih tumbuh yang di bawah itu atau yang di atas itu! Tentu saya tidak bisa menerima sikap direksi yang memilih angka rata-rata, apalagi yang di bawah rata-rata. Lebih lagi yang harus minus. Di tengah krisis pun kita tetap punya kesempatan untuk tumbuh tinggi. Itu yang akan membedakan mana jagoan dan mana pecundang. Gejolak ekonomi ini sungguh ujian seleksi yang nyata bagi siapa saja. Siapa yang hebat dan siapa yang ternyata biasa-biasa saja. Dalam keadaan normal sering kita tidak bisa membedakan orang-orang yang hebat-hebat itu dari orang-orang yang biasa-biasa saja. Kini kita akan bisa melihat siapa yang benar-benar hebat!

nyampaikan terima kasihnya atas dukungan dan pengertian semua pihak atas pengerjaan tower tersebut. “Karena dukungan dari pekerja, dan masyarakat maka proses pembangunan dua unit tower

SUTT bisa berjalan seperti hari ini,” ujar Makalew. Pantauan koran ini Senin (2/12) jelang tengah malam, para pekerja masih beraktivitas di lokasi proyek, ditemani sekira tujuh warga setempat. Humas Proyek SUTT Lucky Mottoh yang mengawasi pengerjaan malam itu mengungkapkan pekerjaan dilakukan dengan sistem lembur agar bisa selesai sesuai target. Novri Rompas, salah satu warga Desa Sea Satu mengharapkan proyek pembangunan SUTT ini berjalan dengan lancar. Tidak hanya itu, Rompas pun berharap kesepakatan dengan pihak PLN terkait proses ganti rugi pun bisa terselesaikan dengan baik. “Semoga tenggang waktu pemberian ganti rugi bagi warga yang lahannya berada di lintasan SUTT bisa diterima sesuai kesepakatan pihak PLN bersama perwakilan warga,” tandas Rompas.(agp/ddt)

Dahlan Iskan Menteri BUMN

Sambungan Hal 1

malam supaya bisa selesai di bulan ini,” ujar Manager PLN Unit Pelaksana Konstruksi Jaringan (UPK) Ring Sulawesi, Tony Makalew, kemarin. Makalew kemudian me-

13

Rabu, 4 Desember 2013 Sambungan Hal 1

Karenanya, agar hal ini tak terjadi, yang perlu diperhatikan adalah memperketat pengawasan. Pengawasan tak bisa dilakukan hanya dari tubuh pemerintahan seperti inspektorat karena pasti akan diintervensi kepala daerah. Pengawasan harus dilakukan badan di luar pemerintah daerah seperti BPK, KPK maupun BPKP. Kalau pengawasan dilakukan secara ketat, sudah pasti keuangan daerah tak akan diselewengkan. Terlebih saat ini banyak juga keluarga kepala daerah yang ikut mencalonkan diri sebagai anggota legislatif maupun DPD. Dan tak menutup kemungkinan dana APBD bisa berkedok kampanye digunakan untuk sosialisasi anggota keluarga kepala daerah itu. “Semua sangat mungkin, karenanya

Kalahkan...

setelah diketuk. Namun hal ini hanya dalam skala kecil saja sebab biasanya untuk skala besar, tetap ada saja dana APBD yang dikemas untuk pencitraan politik. Pengawasan yang sebenarnya bisa saja terjadi jika masyarakat ikut dilibatkan dalam pembahasan anggaran. Dengan begitu masyarakat bisa tahu anggaran apa saja yang memang murni untuk masyarakat serta mana yang hanya digunakan untuk kampanye. “Ini memang biasa terjadi dalam sistim pemerintahan di Indonesia. Elit politik memanfaatkan anggaran APBD untuk sosialisasi atau juga mendompleng nama parpol,” terang dosen Fisip Unsrat ini. Tanggapan serupa juga dilontarkan pengamat Donald Monintja. Ditegaskan, dana APBD tak bisa di-

gunakan untuk sosialisasi kampanye. Namun begitu, dia tak menampik jika hal ini bisa saja terjadi. “Bisa saja kepala daerah menggunjungi satu daerah tertentu menggunakan dana APBD tapi kemudian dalam diselingi dengan pesan-pesan politik. “Ini tidak boleh terjadi. Untuk mengawasi hal ini, penyelengara pemilu seperti KPU dan Panwas langsung mengawasi. Bahkan kalau ada temuan harus segera diumumkan ke publik,” katanya. Memang, lanjutnya ada peluang pejabat menggunakan APBD sebagai dana kampenya tapi hal ini tak boleh dilakukan karena bisa jadi temuan dalam penyelenggaraan pemerintahan. “Kalau mau fair play, jangan gunakan APBD untuk berkampanyelah,” tukasnya. (rud)

Nilai tersebut naik dari tahun 2012 lalu yaitu 60, 54. Capaian itu menghantarkan Pemrov Sulut ‘naik kelas’ dari kategori CC ke kategori B sehingga menempatkan daerah ini sebagai salah satu yang terbaik dalam hal akuntabilitas pemerintah sehingga layak diberi penghargaan. Untuk itu, Gubernur Sulut DR.S.H. Sarundajang yang diwakili Wakil Gubernur DR. Djouhari Kansil, MPd, Senin (2/12) diundang menerima Penghargaan terhadap evaluasi akuntabilitas pemerintah tahun 2013 yang langsung diserahkan oleh Wakil Presiden RI Prof. DR. Boediono di istana wapres Jalan Kebon Sirih Jakarta. Wagub Kansil bersama 6 Gubernur lainnya menerima penghargaan langsung dari Wapres karena merupakan provinsi terbaik melaporkan akuntabilitas pemerintahan di daerahnya. Menteri PAN-RB dalam melporkan bahwa untuk kategori Pemerintah Provinsi, belum ada provinsi yang memperoleh tingkat akuntabilitas “A”. “Untuk kategori pemerintah daerah provinsi, yang tertinggi adalah provinsi

yang memperoleh tingkat akuntabilitas B, mereka yang terbaik”, ujar Azwar. Untuk tingkat kemeterian, yang tertinggi adalah Kementeria Keuangan dan Kemenpan sedangkan untuk lembaga ditempati BPK dan KPK. Wagub DR. Djouhari Kansil seusai acara mengatakan bahwa penghargaan yang diperoleh pemprov adalah buah dari kerja keras aparat pemerintah provinsi dan wujud nyata komitmen pemprov mewujudkan good governance di Bumi Nyiur Melambai. “Ini adalah buah dari upaya kita semua dan wujud komitmen pak Gubernur DR. S.H. Sarundajang dan saya dalam umtuk menciptakan pemerintahan yang bersih dan baik serta berwibawa”, tukas putra terbaik Nusa Utara tersebut yang saat itu turut didampingi Asisten Administrasi Umum Setdaprov Sulut Nixon Watung, SH, Karo Organisasi dan Kepegawaian Jemmy Ringkuangan AP, MSi dan Kabag Tata Laksana DR. Jemmy Kumendong beserta Ketua Komisi 1 DPRD Provinsi Sulut John Dumais sebagai mitra kerja pemprov bidang terkait. (kie/jpnn)

sia,” ungkap Yuni. Berkat kegigihan Mary, pemerintah Australia akhirnya melunak. Visa pun keluar pada awal 2012. Hanya, visa itu dikeluarkan bukan atas nama pemerintah, melainkan pribadi. Artinya, pemerintah Australia tidak bertanggung jawab jika dalam kunjungan itu terjadi sesuatu yang tidak diinginkan. “Dengan penuh keyakinan Bu Mary tetap berangkat ke sini. Dia mengambil risiko tidak dijamin negaranya hanya demi membalas kunjungan kami,” beber Yuni. Berdasar kunjungan Mary beberapa hari di Indonesia yang berlangsung lancar dan aman itu, harapan mengirim siswa Australia ke Indonesia kembali muncul. “Saat Bu Mary mau pulang, kami melepasnya dengan rasa haru. Kami berpelukan, saling menangis. Hal yang sama terjadi saat kami berkunjung ke Australia,” cerita Yuni yang ikut dalam kunjungan ke negara yang kini dipimpin PM Tony Abbott itu. Namun, pengiriman siswa Australia belum terwujud, persoalan kembali menghadang. Kali ini giliran datang dari pihak Indonesia. Pada awal 2013, lewat putusan Mahkamah Konstitusi, sekolah RSBI (rintisan sekolah bertaraf internasional) dan SBI (sekolah bertaraf internasional) dibubarkan. SMAN 3 Tangsel yang termasuk sekolah RSBI, mau tidak mau, harus pula mengikuti putusan tersebut. Program sister school dengan Castlemaine terkena imbasnya. Sejak saat itu, meski tidak sampai membatalkan MoU kedua sekolah, program sekolah

kembar itu terpaksa divakumkan sementara. “Ini karena sister school juga berbau SBI. Kami agak takut menjalankannya. Khawatir dianggap melanggar,” katanya. Komunikasi dengan pihak Castlemaine pun tidak seintens sebelumnya. Tidak ada lagi telekonferensi, tidak ada pula pengiriman pelajar. “Paling yang bisa kami lakukan hanya SMS-an atau saling kirim e-mail dengan guru-guru di sana,” imbuhnya. Menurut Yuni, Mary memahami kondisi terkini program sister school yang harus vakum sementara tersebut. “Bu Mary sempat bilang, sudahlah, biarkan saja dulu. Kami (Castlemaine) tetap merasa SMAN 3 Tangsel adalah saudara terbaik, tetap istimewa,” ujarnya. Harapan agar program tersebut kembali intensif terlihat saat Jawa Pos menemui sejumlah siswa SMAN 3 Tangsel. Mereka berharap program itu dibuka kembali sehingga mereka bisa terbang ke Australia untuk menemui siswa di sana. “Wah, saya senang sekali kalau memang program itu dibuka lagi,” kata Bella Patricia, siswi kelas XII IPA 6. Antusiasme terhadap salah satu bagian kegiatan program sister school itu juga ditunjukkan teman-teman Bella. Niken Ridianti, siswi kelas XII IPA 5, juga mengungkapkan keinginan besar untuk bisa mengikuti pertukaran pelajar itu. Dia mengaku terkesan dengan pribadi Marry Mc Pherson. “Orangnya exicited banget pokoknya. Saya ingin ketemu lagi dengan beliau,” tandas Niken. (jpnn)

Sambungan Hal 1

Ketujuh provinsi ini mampu mengalahkan DKI Jakarta yang dinakhodai Joko Widodo (Jokowi) dan Basuki Tjahajapurnama (Ahok). “Jakarta tahun ini hanya mendapatkan nilai CC atau cukup baik. Sedangkan Yogya dan Kaltim predikatnya B+ atau terbaik,” kata Deputi Bidang Reformasi Birokrasi, Akuntabilitas Aparatur dan Pengawasan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) M Yusuf Ateh di Jakarta, kemarin. Sementara dua provinsi yang terbaik akuntabilitas kinerjanya, DI Yogyakarta dan Kalimantan Timur (Kaltim). Predikat B+, lanjutnya, posisinya di bawah A dan di atas B. Sejak 2009, belum ada satupun instansi daerah yang mendapatkan nilai B ataupun A. Pada 2009-2010, predikat daerah terbanyak di kategori CC (cukup baik) dan C (agak kurang). Pada 2011, mulai meningkat ada dua instansi yang mendapatkan predikat baik (B), 2012 meningkat jadi enam pemda, dan 2013 menjadi sembilan. “ Yo g y a d a n K a l -

Sister..

pengawasan harus diperketat, masyarakat juga harus jeli melihat ini. Kalau memang dana pemerintah jangan diplintir jadi dana parpol,” jelasnya. Ta n g g a p a n s e r u p a dikatakan pengamat politik Sulut Fendi Sondakh. Menurutnya, penggunaan dana kampanye berkedok APBD ini selalu terjadi setiap pemilu. “Ada transaksional pos-pos anggaran yang dilakukan parpol setiap menjelang kampanye,” katanya. Hal ini terjadi karena yang membahas anggaran adalah parpol itu sendiri. Disitu bisa terjadi tawar menawar anggaran yang akan digunakan. Sementara masyarakat hanya jadi penonton saja dan tak bisa mengoreksi anggaran yang dibahas. Masyarakat nanti merasakan anggaran itu dalam bentuk pembangunan tim predikatnya hampir mendekati A. Kita harapkan tahun depan dia bila naik ke A. Demikian juga Jakarta yang saat ini tambah populer karena Jokowi,” terangnya. Intansi yang mendapatkan predikat CC ada 19 yaitu Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Jambi, Bengkulu, Lampung, Kepulauan Bangka Belitung, DKI Jakarta, Jawa Barat. Banten, Bali, NTB, NTT, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Maluku. “Masih ada lima provinsi yang nilainya agak kurang (C) yaitu Gorontalo, Sulawesi Barat, Maluku Utara, Papua, dan Papua Barat. Kami berharap tahun 2015 ada peningkatan sistem akuntabilitas kinerja instansi pemerintahnya,” tandasnya. Keberhasilan Sulut ini tak terlepas dari penerapan tata pemerintahan yang baik (good governance) dengan pelaksanaan pemerintahan yang efektif, efisien serta akuntabel. Laporan Akuntabilitas Kinerja Pemerintah Daerah ( LAKIP) tahun ini memberi nilai 65,45 bagi Sulut.

Sambungan Hal 1

Bidang Pendidikan SMAN 3 Tangsel Yuniati saat ditemui di ruang kerjanya, kemarin. Karena kesamaan misi itulah, perbedaan yang ada bukan merupakan masalah yang berarti. Justru dari perbedaan yang ada, menurut guru bidang pelajaran matematika itu, kedua pihak bisa memetik pelajaran. “Termasuk belajar saling menghargai. Kami menghargai budaya Australia. Begitu pula mereka juga menghargai budaya kita,” imbuh perempuan berjilbab itu. Secara garis besar sister school merupakan link yang dijalin satu sekolah dengan sekolah lain di luar negeri. Bukan hanya berkaitan dengan pertukaran pelajar, kedua sekolah juga bisa sharing kurikulum, metode pengajaran, maupun informasi lain. Mekanismenya bisa saling berkunjung maupun berkomunikasi jarak jauh dengan memanfaatkan peralatan teknologi informasi seperti telekonferensi. “Terus terang, setelah ada sister school kami seperti punya saudara dekat di Australia. Ini yang sulit dijelaskan, tapi bisa kami rasakan,” kata Yuni, panggilan Yuniati. Memang, program ini tidak selalu berjalan mulus. Sejumlah kerikil kerap dihadapi dua sekolah beda negara itu. Kendala itu, antara lain, menyangkut kebijakan di negara masingmasing. Misalnya, masih berlakunya kebijakan travel warning yang dikeluarkan pemerintah Australia terkait isu terorisme beberapa tahun lalu. Karena dianggap sebagai salah satu negara tujuan yang berbahaya,

pemerintah Australia memberikan batasan-batasan ketat kepada masyarakatnya saat ingin datang ke Indonesia. Aturan tersebut sempat membuat perjalanan sister school tersendat. Sebanyak 23 siswa Castlemaine yang hendak mengunjungi saudaranya di SMAN 3 Tangsel dalam rangkaian pertukaran pelajar terpaksa batal. Meski telah berusaha meyakinkan pemerintahnya, mereka tetap tidak mendapatkan visa. Padahal, di pihak lain, SMAN 3 Tangsel sudah mengirimkan enam siswa ke Australia untuk tujuan yang sama. Meski menghadapi kenyataan seperti itu, semangat pihak Castlemaine tak lantas surut. Sang kepala sekolah, Mary McPherson, terus melakukan nego ke pemerintahnya agar travel warning dicabut. Setidaknya, ada perlakuan khusus untuk program sister school yang melibatkan sekolahnya. Upaya itu dilakukan Mary dengan mengajukan visa kembali. Kali ini hanya untuk dirinya dan koordinator program sister school sekolahnya, Simone Bussets. Alasan keberangkatan mereka ke Indonesia untuk melakukan kunjungan balasan sekaligus penandatanganan MoU jilid 2 dengan SMAN 3 Tangsel. MoU jilid 1 telah ditandatangani di Victoria, Australia. Awalnya, pengajuan visa itu nyaris ditolak lagi. “Namun, Bu Mary ngotot. Kepada pemerintahnya dia beralasan bahwa kunjungan kali ini untuk memastikan dan melihat langsung kondisi (keamanan) di Indone-


14

Sport Rabu, 4 Desember 2013

Hasil Pertandingan PLN Wilayah 4 AUTOCILLIN 1 TASPEN 6 RSUD KANDOW 2 PLN Wilayah 6 TVRI SULUT 4

vs vs vs vs vs vs

Juara Group C Runner Up Juara Group D Runner Up

0 TASPEN 1 RSUD KANDOW 0 RADAR MANADO 2 TVRI SULUT 0 RADAR MANADO 5 AUTOCILLIN

PLN Wilayah Taspen Autocillin RSUD KANDOW

Foto Kedua TIM

TIM Futsal TASPEN.

Wasit Futsal.

Tendangan Bola Pertama Yang di Lakukan Oleh Manajer bidang Niaga mew akili general manager PLN Suluttenggo Bapak Haeny Susetya yang di dampingi oleh ketu a panitia Kejuaraan Futsal sulut 2013 Bap ak M Y SOLICHIN.

Saat Pertandingan Berlangsung PLN Suluttenggo vs TASPEN.

TIM Futsal PLN Suluttenggo.

Radar Manado


Totabuan Raya

Radar Manado

Desember Harga Bapok Mulai Naik BOLMUT - Meski mayoritas warga masyarakat kabupaten Bolmut muslim, namun merasakan harga yang mulai naik memasiku Desember ini. Hal ini tentu menghawatirkan bagi para ibu-ibu rumah tangga yang datang membeli bahan pokok (bapok) dipasaran. Buktinya harga tomat yang biasana Rp 3 ribu hingga Rp 5 ribu perkilo kini dipasar mingguan Boroko mencapai Rp 10 ribu perkilo. Pun harga bahan lainya ikut nain, seperti minyak kelapa yang biasanya Rp 12 ribu, sekarang Rp 15 ribu perkilo.”Rata-rata harga bahan so naik, mungkin pengaruh desember,”ungkap Ci Nang warga Boroko. Sementara itu salah satu pedagang dipasar Boroko, Om Jem ketika

Wabup...

Satpol-PP...

ANGGARAN...

memperketat pengawasan di lapangan. Jangan hanya mengejar waktu. Pengawas harus memperhatikan kualitas, tetap mengacu pada perencanaan,” tegas Sjamsul Bahri Badu.(ail)

tuturnya. Terpisah, Kepala Satpol-PP Mahmud Mokoagouw mengatakan, untuk jadwal penertiban para guru dan siswa disetiap sekolah sementara disusun. “Insya

Allah pada minggu didepan kami akan laksanakan penertiban bagi guru dan siswa yang keluar sekolah pada waktu jam belajar,” ungkapnya. (gus)

Sambungan Hal 16

kemarin. Diakuinya, selaku pengelola anggaran tidak ada pengeluhan menyangkut tahapan yang wajib dilaksanakan. “Ada atau tidak ada anggaran tetap dijalankan,” akunya. Untuk sekarang ini, menurut dia anggaran yang tersedia masih ada dan masih cukup membiayai kegiatan-kegiatan KPUD (sesuai tahapan) hingga akhir tahun. “Kalau sekarang, Alhamdulillah masih sesuai. Anggaran yang ada masih mencukupi sampai akhir tahun ini,” terangnya. Dalam rencana kegiatan anggaran (RKA)

AKHIRNYA..

(20 Desember 2013), tetap bayar denda, putus kontrak, dan terancam blacklist. “Karenanya khusus kepada Dinas Pekerjaan Umum (PU) selaku intansi teknis, kami Imbau lebih

Sambungan Hal 16

“Direncanakan kedepan akan kami intuksikan kepada setiap sekolah untuk membuat buku ijin kegiatan bagi para guru yang keluar pada jam sekolah,”

KPUD Bolsel yang dananya bersumber dari APBN 2013, total anggaran sekira Rp 6 M lebih. Dari total itu kurang lebih Rp 3 M untuk dana adhok, PPS dan PPK. “Itu termasuk honor dan operasional kegiatan di tingkat adhok (PPS dan PPK),” tutur Abdjul. KPUD Bolsel mampu mengefektifkan anggaran, karena menurut Abdjul, KPUD Bolsel hanya melaksanakan kegiatan sesuai dengan tahapan. “Kembali lagi, KPUD Bolsel hanya mengacu pada tahapan. Kegiatan-kegia-

tan itulah yang dibiayai. Kegiatan di luar tahapan atau ketentuan, tidak ada,” jelasnya. Sementara itu, akhir tahun ini kegiatan KPUD masih fokus pada seputaran DPT. Seperti baru-baru ini, hasil pleno penetapan DPT Bolsel berjumlah 42.393. Dipertegas oleh Ketua KPUD Bolsel Zulkarnain Kamaru, DPT ini berlaku hingga 9 April 2014. Jika setelah penetapan terjadi perubahan, KPUD Bolsel tetap menunggu petunjuk atau edaran dari KPU RI.(ail)

Sambungan Hal 16

ini juga merupakan kali pertama dengan wartawan pasca dirinya dilantik tiga pekan lalu. Karena tuntutan loyalitas dan patuh kepada pimpinan, makanya Rafika yang dikenal sebagai mantan Kabag Humas Bolmong itu, tetap beraktifitas di Pemkab Bolmong pasca dilantik sebagai Kabag Humas Pemkot KK. “Di SK, pak Bupati (Salihi Mokodongan) saya dilepas di Bolmong tapi setelah ada pejabat definitif

HARI...

ditemui kemarin membenarkan jika bapok tersebut mulai naik. “Ini karena bahan pokok yang dimita dari para penyalur sudah naik, jadi kita menyesuaikan harga itu,” ungkap Om Jem. Kadis Perindustrian dan perdagangan (Perindakop), Djanin Datunsolang MSi, ketika dikonfirmasi berjanji akan melakukan operasi pasar, namun jika harga tersebut sesuai dengan harga yang dinaikkan oleh para penyuplai bapok, tentunya para pedagang juga harus mencari keuntungan sedikit. “Memang biasanya, jika konsumen meningkat tentu bahan akan naik secara otomatis, apalagi sekarang sudara-sudara kita yang non muslim sedang menghadapi Natal dan Tahun Baru,”kata Djanin. (fil)

Sambungan Hal 16

mentara yang realisasi anggarannya 50 persen fisik sudah mencapai sekira 70 persen. Tapi, Wabup kembali mempertegas, konsekwensi yang tidak selesai sampai akhir perpanjangan

dilantik di Bagian Kesos,” paparnya. Selain itu Mama Fara sapannya mengatakan, keberadaannya di Bolmong selama menjalankan tanggung jawabnya mensukseskan Forda KORPRI yang digelar di Manado. “Karena saya yang mengikuti perkembangan kegiatan tersebut, maka Pak Bupati minta kepada saya yang mengurusnya. Dan Alhamdulillah, tim dari Bolmong meraih kesuksesan,”

pungkasnya. Meski belum ada pelantikan pejabat definitif di Bagian Kesos yang menggantikannya, sebagaimana amanat SK Bupati yang disampaikan. Namun, Rafika mengaku sudah dapat berkonsentrasi sebagai Kabag Humas KK. “Selama ini mohon maaf kepada teman-teman wartawan, baru kali ini kita melakukan pertemuan. Dan mulai hari ini akan berkonsentrasi di Kotamobagu,” pungkasnya. (gus)

Sambungan Hal 16

gan penanaman pohon oleh Bupati Hi Salihi Mokodongan bersama unsur Muspida Bolmong, Wakil Bupati Yanny R Tuuk STh MM, sekdakab Bolmong Drs Farid Asimin MAP serta seluruh jajaran pemerintah Kabupaten Bolmong dan jajaran pengurus dharma wanita Bolmong.

15

Rabu, 4 Desember 2013

Kegiatan tersebut digelar di kompleks Rumah Jabatan Bupati, Selasa (3/12) yang diprakarsai oleh Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun). “Bulan Desember telah ditetapkan sebagai bulan menanam nasional, dimana sesuai tema Wariskan Hutan Yang

Lebih Baik untuk Generasi Penerus Bangsa menunjukkan bahwa indonesia mempunyai komitmen yang tinggi dan program nyata serta konsisten dalam melaksanakan upaya rehabilitasi Hutan dan Lahan,’’ kata bupati Salihi Mokodongan dalam sambutannya. (sal)

Serobot Tanah Pemkab Bolmut Kepala Distamben di Sorot BOLMUT -- Lagi-lagi sejumlah pejabat Bolmut mendapatkan sorotan tajam dari masyarakat Bolmut. Bukannya memberikan tauladan yang baik, malah seenaknya merambat kawasan hutan produksi terbatas yang diperuntukan oleh Kementerian Kehutanan untuk Pemkab Bolmut. Hal ini seperti yang dilakukan oleh SN alias Diman yang juga menjabat Kepala Dinas Pertambangan dan Energi (Distam-

ben) Bolmut. Kepala Dinas Pertanian, Perkebunan, Peternakan dan Kehutanan (Dispertanakhut) Bolmut Ir Saeroji MSi, membenarkan bahwa yang bersangkutan memang telah membuka lahan, namun lahan tersebut hanya diperuntukan bagi masyarakat Goyo Kecamatan Bolangitan Barat. “Memang benar yang bersangkutan telah membuka lahan dan lahan tersebut hanya diperuntukan

bagi warga transmigrasi yang ada di desa Goyo, namun demikian jika ada yang akan membuka lahan dikawasan tersebut harus sepengetahuan Pemkab Bolmut, sebab lahan tersebut telah diberikan oleh Kementerian Kehutanan untuk Pemkab Bolmut kaitannya dengan masyarakat Goyo,” pungkas Saeroji. Dirinya pun menambahkan jika memang belum ada rekomendasi dari Pemkab Bolmut, maka warga di-

harap untuk tidak melakukan pengkaplingan terhadap lahan yang ada Goyo tersebut. “Karena lahan belum diatur oleh Pemkab Bolmut, maka diharapkan masyarakat jangan dulu melakukan pengkaplingan lahan,” tambahnya. Upaya konfirmasi kepada SN tidak berhasil, didatangi kantornya, bersangkutan tidak berada ditempat. Dihubungi via telepon celulernya, tidak aktif. (fil)

200 Orang Ikut Sosialisasi dari Polda Sulut Terkait Penanganan Konflik BOLTIM – Konflik yang terjadi selama ini di wilayah Kabupaten Bolmong Timur (Boltim) jadi perhatian khusus di Polda Sulut. Salah satu perhatian tersebut dengan meminta perwakilan sejumlah pihak untuk mengikuti sosialisasi penanganan konflik yang digelar di Markas Polda, Rabu (4/12) hari ini.

Pemkab...

bisa membuka wawasan kita semua,”ujarnya. Hal yang sama disampaikan Satuan Tugas Pamong Raja (Satpol-PP) Mahmud Mokoagouw. “Sosialisasi sendiri direncakan akan dilaksanakan pada pukul 08.00 wita, sebagai pemberi materi sendiri berasal dari Polda Sulut,” bebernya. (cia)

Hulu Ongkag Jasman Tonggi SP yang juga Sangadi Tanoyan Utara saat melakukan orasi menegaskan, perjuangan masyarakat adat Tanoyan Bersatu dalam mengusir PT AMS di wilayah tanah adat mereka, tak akan pernah berhenti selama ada niatan dari pemkab dan PT AMS untuk masuk melakukan kegiatan eksploitasi. “Hari ini adalah bukti ketegasan penolakan kami.

Nafas pun akan kami korbankan untuk mempertahankan setiap jengkal tanah adat kami,” tegas Jasman disambut riuh ribuan masyarakat adat Tanoyan bersatu. Sekira pukul 12.00 WITA, massa membubarkan diri kembali ke rumah masing-masing setelah mendengar kabar bahwa tim pemda bolmong dan PT AMS membatalkan rencana sosialisasi ke desa mereka.

Menariknya, dalam aksi damai tersebut, pengurus komunitas masyarakat adat desa tanoyan bersatu, mengenakan pakaian kaos warna hitam yang dibagian depan bertuliskan, ‘’Jika negara tak mengakui kami maka kami pun tak mengakui Negara,’’ dan pada bagian belakang kaos tersebut bertuliskan Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) disertai dengan logo. (sal)

Kobandaha, warga Desa Lolayan, kemarin. Menurutnya, saat ini yang paling dibutuhkan warga Desa Lolayan adalah perbaikan infrastruktur jalan. “Kami

takut, meski desa kami dekat dengan Kotamobagu, tapi jika jalan sebagai akses utama rusak terus begini, bisa- bisa desa kami terisolir,” tutupnya. (sal)

tis. Tidak dipungut biaya. Hal itu diatur dalam aturan agar masyarakat dimudahkan,” terang mantan Kabag Ekonomi ini. Terkait tempat usaha ilegal, Noval belum dapat memastikan langkahnya kede-

pan. “Kita baru melakukan crostek terhadap usahausaha yang belum memiliki SITU. Bisa saja, kedepan kita akan minta kepada Satpol-PP untuk menutup usaha yang tak berijin,” pungkasnya. (gus)

pihaknya tidak akan tinggal diam. Mereka siap untuk mendampingi korban. “Kami akan menemui keluarga korban dan akan mendampingi mereka, supaya kejadiankejadian seperti ini tidak tejadi lagi,” katanya. BKBPPPA nampaknya kurang

dalam melakukan sosialiasasi di Bolsel. Keberadaan instansi tersebut hampir tidak diketahui oleh masyarakat. Terbukti, keluarga korban seperti kebingungan, tidak ada tempat untuk mengadu, pasca kejadian (kasus cabul) tersebut.(ail)

Sambungan Hal 16

itu, ekonomi masyarakat yang sangat bergantung pada hasil pertanian, sulit dipasarkan dengan kondisi jalan seperti saat ini. Bahkan angkutan umum,

Mayoritas...

hampir tak ada lagi yang melintas di desa itu. “Pemkab hanya terus memberikan janji. Entah sampai kapan jalan ini diperbaiki,” kata Jamaludin

Sambungan Hal 16

Daerah (PAD) akan bertambah. “Belum ada data ril secara rinci tempat usaha mengurus SITU. Namun dipastikan dari total yang memiliki SITU, lebih dominan yang belum memiliki.

BKB...

Polda Sulut akan memberikan sosialisasi penanganan konflik sosial yang terjadi di boltim, dan akan dihadiri sekitaran 200 orang peserta. Disini para masyarakat ataupun pihak terkait yang mengerti akan bagaimana cara penanganan tentang konflik sosial maka dengan sosialisasi seperti ini

Sambungan Hal 16

yakni perbatasan jalan masuk melalui Desa Tanoyan Utara, tepatnya di perkebunan lungunon dan jalan masuk Desa Tanoyan Selatan melalui Desa Bakan. Satu per satu kendaraan yang melewati dua titik ini diperiksa oleh masyarakat adat, untuk memastikan apakah ada pihak pemda dan PT AMS yang menyusup mencoba masuk ke desa mereka. Ketua Komunitas Adat

Sebatas...

Demikian disampaikan Kepala satuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Julius Aror kepada Radar Manado, Selasa (3/12) kemarin. Menurutnya, 200 orang akan jadi utusan Boltim yang berasal dari Koramil Kotabuanan, Polisi Sektor (Polsek) dan sejumlah dinas terkait. “Besok hari (Hari ini,red)

Dan inilah yang harusnya jadi perhatian kepada seluruh masyarakat,” terang Noval. Padahal, pengurusan SITU, lanjut Noval tidak dipungut biaya. “Urus SITU sebuah usaha itu gra-

Sambungan Hal 16

masih ada kegiatan penyuluhan. Kemungkinan besok kami akan kirim staf ke Polsek Posigadan. Soalnya kami belum mengetahui kronologi kejadiannya,” kata Suhartini Damo. Ironisnya, kejadian tersebut sudah berminggu-min-

ggu. Diketahui, laporan kepolisian dari keluarga korban sudah masuk sekira tiga minggu lalu di Polsek Posigadan. Sementara BKB-PPPA baru mengetahui informasi itu dan baru berencana mengambil langkah. Kendati begitu, Suhartini Damo mengaku


16

Totabuan Raya

Radar Manado

RABU, 4 DESEMBER 2013

BOLSEL

Anggaran KPUD Cukup Hingga Akhir Tahun 2013 DANA yang dimiliki KPUD Bolmong Selatan (Bolsel) diproyeksi masih cukup untuk membiayai rangkaian kegiatan mereka hingga akhir tahun 2013 ini. Sekretaris KPUD Bolmong Selatan (Bolsel) Sofyan Abdjul MM mengatakan, pihaknya juga sudah Sofyan Abdjul menerima surat dari pusat dalam rangka penggunaan anggaran. “Yang namanya tahapan, KPUD Bolsel selalu mengacu pada perintah petunjuk teknis (juknis) dan edaran KPU,” kata Sofyan Abdjul MM, Baca Anggaran... hal 15

KOTAMOBAGU

Akhirnya Rafika Bisa Fokus AKHIRNYA Sitti Rafika Bora bisa memfokuskan dirinya menjalankan tugasnya sebagai Kabag Humas Pemkot Kota Kotamobagu (KK), setelah Rafika menjalani dua tanggung jawab secara bersamaan, di Pemkot KK dan Pemkab Bolmong. “Terhitung tangSitti Rafika Bora gal 31 November, pasca terlaksanakannya kegiatan Forda KORPRI di Sulut, saya sudah bisa konsentrasi di Kotamobagu,” kata Rafika saat menjamu sejumlah wartawan di ruang kerjanya, kemarin. Pertemuan Baca Akhirnya... hal 15

BOLMONG

Hari Menanam Pohon Digelar Sederhana

Pemkab dan PT AMS Dihadang Ribuan Warga Mayoritas Tempat Usaha Ilegal Terancam Ditertibkan Pemkot KK KOTAMOBAGU -- Mayoritas tempat usaha di Kota Kotamobagu (KK) ilegal, pasalnya mayoritas tempat usaha tersebut tak mengantongi surat ijin tempat usaha (SITU). Hal ini disampaikan Kepala Kantor Satuan Sistem Satu Atap (Sintap) KK Noval Manoppo SE, Msi, saat di temui di kantornya di Jalan DI Panjaitan, Selasa (3/12) kemarin. Menurut Noval, kesadaran masyarakat yang memiliki tempat usaha mengurus SITU masih sangat rendah. Padahal, jika seluruh tempat usaha di KK memiliki SITU, maka pundi-pundi Pendapatan Asli

GERAM: Warga Desa Tanoyan Bersatu Kecamatan Lolayan yang kesal dengan ulah PT AMS yang memaksa masuk, berkumpul di perbatasan desa, kemarin. (FAISAL/RM)

BOLMONG -- Rencana sosialisasi yang akan digelar Pemkab Bolmong bersama perusahan tambang PT Arafura Mandiri Semangat (AMS), Selasa (3/12) kemarin akhirnya dibatalkan. Pasalnya, ribuan waga Tanoyan bersatu Kecamatan

Lolayan, lengkap dengan tokoh adatnya langsung memadati akses masuk wilayah tersebut. Sekira pukul 07.00 WITA kemarin, masyarakat mulai berkumpul di dua titik perbatasan,

Baca Mayoritas... hal 15

Baca Pemkab... hal 15

Sebatas Janji, Jalan Lolayan Amburadul BOLMONG -- Warga Desa Lolayan Kecamatan Lolayan terus menagih janji Pemkab Bolmong untuk memperbaiki infrastruktur umum di desa tersebut. Terutama jalan yang merupakan akses utama untuk pengembangan ekonomi warga. Harapan warga setempat, kondisi jalan yang saat ini telah mengalami kerusakan yang cukup parah, segera

diperbaiki. Pasalnya, buruknya jalan umum menuju desa tersebut, hampir menjadikan Desa Lolayan terisolir dan sulit untuk berkembang. Lantaran, saat ini kebanyakan pengendara menuju ke Bakan hingga ke Mopusi, tak lagi melewati Desa Lolayan, melainkan berputar melewati Desa Tungoi. Selain Baca Sebatas... hal 15

RUSAK PARAH: Kondisi ruas jalan utama di Desa Lolayan butuh perhatian pemerintah. Warga setempat hanya terus dijanjikan. (FAISAL/RM)

Satpol-PP Segera Ciduk Guru dan Siswa Keluyuran BOLTIM -- Pasca penandatangan Memorandum Of Understanding (MoU) antara antara Dinas Pendidikan (Diknas) dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Pemkab Bolmong Timur (Boltim), para siswa yang biasa keluyuran harap berhatihati. Karena mulai pekan ini, Satpol-PP akan melakukan penertiban.

Tidak hanya siswa keluyuran yang jadi target, tapi juga guru yang keluyuran saat jam mengajak. Hal ini disampaikan Kepala Diknas Yusri Dampolii kepada Radar Manado, Selasa (3/12) kemarin. “Jadi saya harap dengan penanda tanganan MOU antara Dinas Pendidikan bersama Satpol-PP, bisa ditindak

lanjuti oleh Satpol-PP sendiri. Manfaat dari MOU tersebut untuk mengajar kepada para guru bekerja secara maksimal,” tuturnya. Lebih lanjut Yusri mengatakan, guru yang bertugas diluar jam mengajar agar tidak di ciduk oleh Satpol-PP, akan dibekali kartu ijin kegBaca Satpol-PP... hal 15

BKB-PPPA Jangan Tinggal Diam Terkait Kasus Cabul 2 Kakek terhadap Cucunya BOLSEL -- Badan Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (BKBPPPA) Kabupaten Bolmong Selatan (Bolsel) terkesan kurang pro-aktif menanggapi masalah-masalah yang masuk dalam ruang lingkup tanggungjawab mereka. Seperti kasus dugaan pencabulan anak di bawah umur yang terjadi di Kecamatan Posigadan sama sekali belum direspon BKB-PPPA. Terpantau, selama ini kegiatan dari instansi yang dikepalai Suhar-

Kantor Badan Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (BKB-PPPA)

PERINGATAN Hari Menanam Pohon Indonesia dan Bulan Menanam Pohon Nasional di Bolmong. Peringatan tersebut ditandai den-

tini Damo tersebut, lebih disibukkan pada kegiatan penyuluhan KB dan kegiatan-kegiatan PKK. BKB-PPPA juga dinilai kurang pekah dan minim informasi. Terbukti, ketika dikonfirmasi, Kepala BKB-PPPA mengaku belum mengambil langkah terkait kasus dugaan pencabulan anak di bawah umur Kecamatan Posigadan. “Kami sudah dapat informasi itu. Tapi kami

Baca Hari... hal 15

Baca BKB... hal 15

PEDULI: Bupati Salihi Mokodongan saat menanam pohon di kompleks rumah jabatan, kemarin.

Noval Manoppo

Wabup Bolsel Tinjau Proyek Fisik BOLSEL -- Banyaknya protek fisik yang terlambat tahun ini sontak mengundang perhatian Wakil Bupati (Wabup) Sjamsul Bahri Badu. Tak ayal Pasangan Bupati Herson Mayulu ini turun langsung ke lapangan meninjau beberapa proyek. Sebut saja pekerjaan drainase Desa Dudepo Barat Kecamatan Pinolosian anggaran Rp 249 Juta, Jembatan Desa Ilomata Kecamatan Pinolosian dan sejumlah proyek fisik lainnya. Hasil tinjauan wabup kemarin, ada dua proyek yang belum terealisasi 100 persen, yakni, drainase dan jembatan Ilomata. “Kita berharap sampai akhir perpanjangan waktu 20 Desember 2013 mendatang semuanya bisa tuntas,” tegasnya. Di sisi lain, kendati sejumlah pekerjaan fisik itu belum selesai, namun katanya tidak ditemukan indikasi kerugian anggaran. “Tidak ada volume kerja yang lebih tinggi dibanding penyerapan anggaran. Melihat progres dan hasil laporan pengawas dari instansi teknis, diperkirakan, banyak yang akan selesai,” terangnya. Lanjutnya, posisi saat ini, rata-rata realisasi keuangan 30 persen fisik sudah mencapai kurang lebih 50 hingga 60 Baca Wabup... hal 15

Radar Manado, 04 Desember 2013  

Parpol Elite 'Mandi' Dana Kampanye

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you