Issuu on Google+

Pontianak Post

14 XPSME!DVQ

Kamis 27 Mei 2010 M / 12 Jumadil Akhir 1431 H

Eceran Rp. 2.500

P E RT A MA DA N T E RUT A MA DI K A L I M A N T A N B A R A T

Pilkada Ketapang Dua Putaran *Pleno KPU Dihujani Interupsi *Tim Yasyir dan Ismet Tolak Hasil Rekapitulasi KETAPANG- Rekapitulasi hasil pemilihan kepala daerah di Kabupaten Ketapang, dalam sidang pleno KPU Ketapang, tidak ada pasangan calon yang memperoleh suara 30 persen plus satu, Rabu (26/5) pukul 24.00 wib. Kendati pasangan calonYasyir-Martin memperoleh tertinggi, namun hanya meraih 29,87 persen (65.607 suara) dari total suara sah 219.637 suara. (lengkapnya lihat tabel, Hasil Pleno KPU Ketapang). Pelaksanaan sidang nyaris deadlock karena dihujani BINTANG HEBOH: Trevor Ariza (atas), pemain Houston Rockets yang akan ke Indonesia. Bawah : Hugo, maskot New Orleans Hornets yang kocak dan slam dunk.

Pahlawan

Final NBA ke Indonesia SATU lagi bintang muda NBA datang ke Indonesia. Trevor Ariza, forward Houston Rockets, bakal menjadi bintang utama NBA Madness presented by Jawa Pos, even basket interaktif kelas dunia, yang diselenggarakan di Surabaya pada 10 Juni hingga 4 Juli mendatang. Ariza bakal menjadi bintang NBA keempat yang

berbagai interupsi. Bahkan saat penandatanganan berita acara, dua pasangan nomor satu dan nomor empat menolak. Bermula, gara-gara ketidakhadiran ketua PPK MHU Asliaspar dan anggota PPK lainya sidang Pleno KPU Ketapang berlangsung tegang disertai perdebatan sengit antara KPU Ketapang dan antar saksi masing-masing calon. Bahkan diawal pembukaan pleno yang diketuai Juardhani SE dihujani interupsi dari saksi tak berhenti.

Dikarenakan banyak data dari PPK bermasalah sehingga menuai protes. Akibatnya pleno KPU Ketapang yang dimulai pukul 09.00 hingga pukul 23.00 belum selesai. Instrupsi awal datang dari saksi tim pasangan Ismet-Sehermansyah yang dimandatkan kepada dua saksinya Muhayyan Sidik dan Indra Pahlawan. Mereka meminta kasus surat suara yang telah dikode yang terjadi di salah satu TPS Kecamatan Delta Pawan tak direspon. Mereka menganggap hal tersebut ‹ Ke Halaman 7 kolom 1

Tindak Tegas Anarkis KAPOLRES Ketapang AKBP Badya Wijaya hingga pukul 23.30 wib, Rabu (26/5) tampak masih setia menunggu dan mengawasi jalannya pleno KPU Ketapang. Dia menyatakan situasi masih sesuai pro sedur dan Badya Wijaya memastikan keamanan terkendali. “Kondisi keamanan masih kondusif,” katanya ‹ Ke Halaman 7 kolom 5

HARI KURNIATHAMA/PONTIANAK POST

PLENO: Pleno KPU Ketapang berlangsung alot. Penghitungan suara berakhir hingga larut malam. Hasilnya tidak ada pasangan yang meraih suara diatas 30 persen.

Milton-Juan Pimpin Sintang Jarot-Kartiyus Perkarakan ke Mahkamah Konstitusi

‹ Ke Halaman 7 kolom 1

SINTANG- Pasangan Milton CrosbyIgnasius Juan akhirnya unggul dalam

pemilukada di Kabupaten Sintang. Hal ini diketahui setelah sidang Pleno Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sintang berakhir, Rabu (26/5) sekitar pukul 16.00 wib. Total perolehan suara masing-masing calon, untuk pasangan nomor urut satu yaitu Yansen Akun Effendi -Antonius Situmorang memperoleh suara 8.925. Se-

lanjutnya pasangan nomor urut dua Milton Crosby - Ignasius Juan meraih 97.988 suara. Kemudian pasangan nomor urut tiga Mikael Abeng -Suyanto Tanjung memperoleh 27.941 suara dan terakhir pasangan nomor urut empat Jarot Winarno-Kartiyus memperoleh 88.739 suara. ‹ Ke Halaman 7 kolom 5

Sri Mulyani Tinggalkan Tanah Air Menuju AS

ATRAKSI PEMBUKA: Denver Nuggets Dancers saat tampil di NBA China Games tahun lalu. Mereka bakal membuka NBA Madness di Surabaya.

JAKARTA – Mantan Menkeu Sri Mulyani Indrawati kemarin (26/5) meninggalkan tanah air untuk persiapan tugas barunya sebagai managing director (direktur pelaksana) Bank Dunia di Washington DC, Amerika Serikat. Sri Mulyani sudah harus aktif di lembaga multilateral tersebut per 1 Juni nanti dan sebelumnya harus menjalani orientasi. Ibu tiga anak itu diantar sang suami, Tonny Sumartono. Pesawat Singapore Airlines nomor penerbangan SQ 959 yang ditumpanginya lepas landas dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Cengkareng, Tangerang, pukul 14.10 dan transit ke

Singapura terlebih dahulu. Sebelum berangkat, Sri Mulyani dan Tonny menunggu di ruang tunggu VVIP terminal I Bandara Soekarno-Hatta. Keluarga, teman dekat, serta pejabat eselon 1 Kemenkeu turut melepas kepergian Sri Mulyani. Ada pula Menteri ESDM Darwin Zahedy Saleh dan mantan Menkeu Marie Muhammad. Kemenkeu sengaja mengirim lima orang petugas pengamanan ke bandara, termasuk FAJRIN/SATELIT NEWS beberapa aparat bea dan cukai. BERANGKAT: Mantan Menteri Keuangan Sri Mulyani diMenjelang keberangkatan, peraih gelar Menteri dampingi suami Tonny Sumartono (kanan) berpamitan sesaat Keuangan Terbaik Asia versi Emerging Markets sebelum berangkat menuju amerika melalui VIP room Bandara ‹ Ke Halaman 7 kolom 5

Soekarno Hatta,Tangerang,banten,Rabu (26/05).

Rumah Kapolda Nyaris Terbakar Kejaksaan Kejar PONTIANAK—Rumah Dinas Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat, Brigjen Pol Erwin TPL Tobing di Jalan A.Yani nyaris terbakar akibat arus pendek listrik. Kejadian sekitar pukul 11.00, Rabu (26/5) itu mengundang perhatian warga yang melintas di jalan Ayani. Mengantisipasi hal yang tidak diinginkan satu mobil regu pemadam tiba ke lokasi. Beberapa aparat kepolisian nampak sibuk atas kejadian itu. Hal serupa dilakoni para jurnalis pemburu berita. Ingin mengetahui peristiwa sesungguhnya. Terlebih beberapa pekan belakangan kota Pontianak tidak sepi dari kebakaran. Rutin tiap waktu kediaman kapolda mendapat penjagaan. Beberapa personil disiagakan bergantian. Menempati pos SHANDO SAFELA/PONTIANAK POST yang memang telah disediakan. Terletak searah di jalan pintu NYARIS TERBAKAR: Petugas pemadam sibuk berjaga di keluar kediaman Kapolda Kalbar. Berkat kesigapan petugas depan rumah dinas Kapolda di Jalan Ahmad Yani yang nyaris jagalah, percikan api dari terminal sambungan listrik dapat terbakar akibat korsleting listik. Kejadian ini sempat memacet‹ Ke Halaman 7 kolom 5

Sumber Pinjaman Korupsi Pasar Dahlia PONTIANAK— Pihak Kejaksaan Tinggi Kalbar terus mengembangkan dan mencari bukti dalam penanganan dugaaan tindak pidana korupsi pembangunan Pasar Dahlia tahun anggaran 2002-2003. Sekitar Rp8 miliar dana pembangunan pasar tersebut terindikasi dikorupsi. Pembangunan Pasar Dahlia berasal dari dana talangan pihak ketiga. Dananya disimpan di Bank Pasar. Kemudian dana itu dipinjam Pemkot senilai Rp8,9 M. Namun dana yang dipinjam pemkot telah dikembalikan.

kan ruas jalan Ahmad Yani selama beberapa saat.

‹ Ke Halaman 7 kolom 5

Para Anak Pantai di Bali Pascaheboh Film Cowboys in Paradise 11:42 15:06 17:46 18:59 04:16

Kelompok Jatim Lebih Suka Jepang, Kelompok Medan Bule Meski sekilas, kehidupan para anak pantai di Bali digambarkan dalam film dokumenter berjudul Cowboys in Paradise. Film itu sempat menghebohkan. Pontianak Post tertarik menelusuri asal-usul, gaya, dan perilaku para anak pantai tersebut dalam menggaet ’’mangsa’’. Berikut laporannya.

THOMAS AQUANIO, Denpasar Welcome to my paradise, where the sky so blue… Potongan lirik lagu berirama reggae milik grup band Steven and Coconut Treez itu terdengar sayupsayup. Setelah didekati, ternyata suara

MIFTAHUDDIN/RADAR BALI

PANTAI LEGIAN: Disepanjang pantai Legian ini banyak ditemui anak pantai yang mencari mangsa.

tersebut berasal dari sebuah kawasan di bibir Pantai Kuta. Siang itu, sekelompok anak pantai sedang gayeng menyanyikan lagu berirama reggae tersebut. Kulit mereka rata-rata hitam dengan tubuh yang atletis. Salah seorang di antara mereka memainkan gitar bolong. Temantemannya yang lain berjoget mengikuti irama. Beberapa bule perempuan ikut berjoget sambil berjingkrak-jingkrak. ’’Ya begini ini kerjaan anak-anak pantai. Kalau nggak surfing, ya minum-minum sambil nyanyi sama tamu,’’ kata Joko Martono, salah seorang anggota kelompok anak pantai yang biasa mangkal di pantai depan Hotel Hard Rock Kuta. Dia menceritakan, jumlah anak pantai di Kuta semakin banyak saja setiap tahun. Mereka dengan mudah bisa ditemui hampir di setiap meter bibir pantai.

Online: http://www.pontianakpost.com/ *Mempawah, Sambas, Singkawang, Bengkayang Rp 2.500 *Landak, Sanggau, Sintang Rp 3.000 *Ketapang Rp 3.000 *Kapuas Hulu Rp 3.000

‹ Ke Halaman 7 kolom 1

Jawa Pos Group Media


PONTIANAK BISNIS

2

LOKOMOTIF EKONOMI KEMAJUAN KALBAR

IHSG

2960.9 2850.43

SAHAM

INDEKS SEKTORAL BEI

Rabu 26/05-10

Rabu 26/05-10

7.26 2858.39 2819.47

2696.78

03/05 10/05 14/05 17/05 26/05

AGRI 1580 MINING 2154.19 BASIC-IND 299.5 MISC-IND 679.4 CONSUMER 899.52

10.69 10.96 10.09 9.73 8.25

PROPERTY INFRASTRUC FINANCE TRADE MANUFACTUR

150.11 635.7 342.69 301.42 633.37

Pontianak Post

5.79 4.52 5.29 5.60 9.21

Top Value Stock Harga BUMI 2050 GGRM 36000 SMGR 8900 ASII 40050 TLKM 7500 ADRO 1890

% 19.88 13.20 15.58 10.02 4.16 9.88

Top Volume Stock Harga ENRG 114 BNBR 64 BHIT 166 ELTY 142 ENRG-W 38 LPKR 430

Kamis 27 Mei 2010

INDEKS & VALAS % 52.00 23.07 34.95 19.32 72.72 -6.52

Top Stock BUMI ENRG BHIT BNBR LPKR ELTY

Harga 2050 114 166 64 430 142

Freq % 19.88 52.00 34.95 23.07 -6.52 19.32

Valas USD SGD HKD GBP JPY EUR

Jual 9.200 6.605 1.181 13.292 100 11.318

Beli 9.050 6.474 1.159 13.022 98 11.107

Index Nilai DOW JONES 10043.75 NASDAQ 2210.95 HANG SENG 19196.45 NIKKEI 9522.66 STI 2696.02

(+/-) -0.23 0.00 1.11 0.66 1.71 26/5/2010

Tetap Market Leader

Telkomsel Lakukan Lompatan di Usia ke-15 PONTIANAK – Usia ke-15, memacu Telkomsel melakukan berbagai lompatan untuk mempertahankan posisi seba-

gai market leader perusahan telekomunikasi di Indonesia. Market share perusahaan ini masih sekitar 50 persen di Jawa

MADE/PONTIANAK POST

HARI ISTIMEWA: Karyawan Grapari Pontianak menggenakan pakaian tradisional Indonesia saat melayani pelanggan di HUT ke-15 Telkomsel.

dan persentasenya lebih dari itu di daerah lain. “Seperti seorang remaja yang menjadi jadi diri, Telkomsel yang berlebel market leader tidak ingin pelangganya berpaling. Karenanya kami terus berbenah diri,” kata M Ibnu Sofian, manager Telkomsel Branch Pontianak di Grapari Telkomsel Pontianak, Rabu (26/5). Target pencapaian 100 juta pelanggan di 2010, mengharuskan Telkomsel melakukan berbagai lompatan dramatisir sesiring dengan bertambahnya usia. Hingga saat ini, Telkomsel telah memiliki sekitar 82 juta pelanggan. “Pasar luar Pulau Jawa masih sangat potensial. Terlebih dengan peningkatkan teknologi dan kebutuhan, bukan tidak mungkin satu orang memiliki lebih dari satu handphone. Bisa dua, bisa juga lebih seusai kebutuhannya,” ujarnya. Optimistis Ibnu termasuk hal yang wajar, karena rentang waktu hingga 2010 berakhir masih panjang. Bukan tidak mungkin, pencapaian tahun ini melebihi target. “Kami tidak berani menyatakan pencapaian tahun ini pasti melebihi target. Tapi, kalau dilihat dari tahuntahun sebelumnya, pencapaian biasanya over dari target,” ujarnya. Lompatan yang dilakukan Telkomsel tidak hanya fokus pada penambahan jumlah pelanggan, tapi juga pada sisi pelayanan. Ibnu tidak menampik jika, tidak semua pelayanan yang diberikan

Telkomsel sempurna, sehingga menghasilkan keluhan. Bahkan mungkin, setelah dari consumer service keluhan itu belum bisa terselesaikan. “Kita juga harus melihat dari sisi SDM kita, mungkin ada petugas yang belum memahami benar makna dari pelayanan. Karena itu kita terus berbenah diri,” katanya. Itu dilakukan dengan terus mengingkatkan produk knowledge pada karyawan Telkomsel. Pembenahan juga dilakukan dengan refreshment pada karyawan. Ia juga menegaskan, Telkomsel memiliki standard operation procedure pada tiap branch, grapari, dan gerai halo di Indonesia. “Umumnya pelanggan kecewa karena jawaban kita tidak memuaskan, jadi tergantung bagaimana kita menguasai pertanyaannya. Telkomsel juga bakal lakukan gebrakan dengan produk-produk baru,” ujarnya. Disamping itu, pada puncak perayaan HUT ke-15, Telkomsel Cabang Pontianak melakukan berbagai kegiatan. Usai upacara, mereka mendengarkan pengarahan dari direksi secara teleconference. Telkomsel Pontianak juga melakukan acara syukuran, pembagian reward pada komunitas sekolah terbanyak, reward dealer terbaik pada Telesindo Shop, pemenang transfer pulsa, dan sumbangan pada panti asuhan di Pontianak. Sebelumnya, Telkomsel telah memberikan apresiasi pada pelanggan dan outlet di Pontianak. (mde)

SHANDO SAFELA/PONTIANAK POST

ANTUSIAS: Puluhan troly berjajar di depan kasir Hypermart kemarin. Masyarakat menyambut antusias promosi potongan belanja Rp50.000 yang diberikan Hypermart melalui guntingan koran Pontianak Post.

Hypermart Gelar Baby & Kid Fair SELALU ada yang baru di Hypermart. Kali ini Hypermart menggelar Baby & Kid Fair dari 27 Mei 2010 hingga 8 Juni 2010. Baby & Kid Fair ini menyediakan berbagai produk susu dan makanan bayi. Ada Nutrilon, Bebelac, Procal Gold, Procal, SGM, Chil Kid Platinum, Enfakid, Curcuma, Promina, Milna, Kid Zee, Nutrima, Bendera 123, Hilo Teen, Dancow, Indomilk, Bendera, Pediasure, Bear Brand, dan Anmum. Pembelian semua produk tersebut yang bertanda Baby&Kid Fair senilai Rp250 ribu, akan mendapatkan gratis voucher Hypermart senilai Rp20 ribu. Baby&Kid Fair ini sengaja digelar untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat, khususnya mereka yang memiliki anak.

Hypermart juga memberikan harga murah untuk beberapa produk dengan tanda cek harga dari 27 Mei 2010 hingga 30 Mei 2010. ada Baby Walker Family hanya Rp179.900, Baby Locker BL-4018 Big Pannel ukuran 730x400x1.200 mm hanya Rp319.000, dan Mini Bike Family hanya 199.900. Barang dengan tanda cek harga dijamin termurah di pasaran. Jika ada yang lebih murah, Hypermart akan mengganti selisihnya dua kali lipat. Tak hanya memberikan pelayanan dan kenyamanan berbelanja untuk konsumen. Hypermart juga mengajak seluruh konsumen untuk membantu sesama. Melalui program donasi yang bekerjasama dengan Palang Merah Indonesia, Hypermart mengajak konsumen untuk

beramal dengan mendonasikan uang receh atau sisa belanjanya melalui kasir. Hingga 16 Mei 2010, Hypermart Kota Pontianak berhasil mengumpulkan dana Rp50.415.757. Sedangkan secara nasional, Hypermart berhasil mengumpulkan dana sebesar Rp1.020.644.516. “Program Hypermart ini cukup bagus. Mengajak kami membantu sesama. Setiap orang boleh menyumbang berapapun. Tetapi kalau dikumpulkan menjadi banyak,” ujar Rismawati, salah satu konsumen Hypermart. Atas pengumpulan dana ini, Hypermart mengucapkan terima kasih atas kepedulian para konsumen. Apalagi masyarakat cukup antusias menyumbangkan uangnya demi membantu sesama. (uni)

market review Transaction Fee Beli 0.2%, Jual 0.3% Minimal Setoran Rp 5,000,000 Minimal Fee Rp 15,000 / daily transaction

IHSG Naik Spektakuler Pada perdagangan Rabu (26/5/10), IHSG ditutup melesat tajam 182,661 poin (7,27%) ke level 2.696,780. Indeks LQ 45 juga menguat hingga 38,415 poin (7,95%) ke level 521,636. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil melakukan loncatan besar lebih dari 100 poin. IHSG bahkan berhasil mengukir kenaikan spektakuler dibandingkan bursa-bursa Asia Pasifik lainnya. Penguatan IHSG antara lain ditopang oleh lonjakan saham-saham kelompok usaha Bakrie. Saham-saham grup Bakrie melonjak setelah Disclaimer :

Mahkamah Agung (MA) menolak peninjauan kembali

Fandy Cendrawira Analis Philip Securitas Indonesia

Ditjen Pajak atas kasus penyidikan pajak PT Kaltim Prima Coal, anak usaha PT Bumi

Analisa ini dibuat hanya sebagai informasi berdasarkan pendapat, sumber-sumber yang dapat diandalkan dan bukan ditujukan untuk memberikan rekomendasi atau patokan kepada pihak siapapun untuk membeli dan menjual suatu efek tertentu. Keputusan untuk melakukan transaksi jual, beli atau investasi saham lainnya sepenuhnya merupakan tanggung jawab dan keputusan pembaca sendiri. Segala kerugian bukan tanggung jawab Phillip Securities Indonesia dan Pontianak Post.(*)

Resources Tbk (BUMI). Mengawali perdagangan, IHSG tercatat langsung menguat mengikuti penguatan bursa-bursa regional lainnya. Bursa Asia menguat karena investor merasa penurunan sebelumnya sudah klimaks dalam merespons krisis di Eropa. Sementara nilai tukar rupiah ditutup menguat ke level 9.320 per dolar AS, dibandingkan penutupan sebelumnya di level 9.370 per dolar AS. Rekomendasi hari ini: Buy: SMGR, BBTN, SMCB, ASII

Phillip Securities Indonesia Cabang Pontianak Jl Teuku Umar, Komp. Mall Pontianak C 23-24 Telp (0561-777887) Email : Cendra@phillip.co.id


cmyk

Pontianak Post

l

PONTIANAK bisnis

Kamis 27 Mei 2010

LOKOMOTIF KEMAJUAN EKONOMI KALBAR

3

n Konsep Baru Outlet Makin Terang

Garansi Lebih di Global Teleshop PONTIANAK - Global Teleshop memberikan sistem garansi

+

lebih pada konsumen untuk pembelian produknya. Tidak hanya garansi satu

tahun untuk pembelian handphone, tapi juga produk lainnya.

“Kami juga terapkan garansi tiga hari barang kembali. Jika dalam rentang

FOTO IST

KONSEP BARU: Global Teleshop menawarkan konsep baru, sehingga konsumen lebih leluasa bertransaksi.

waktu itu terjadi masalah pada handphone yang dibeli, kami ganti baru,” ujar Dewi Rizky Amelia Rosya, supervisor Global Teleshop Pontianak di Outlet Ayani Megamal beberapa waktu lalu. Ditambahkannya, Global Teleshop juga memberikan garansi enam bulan untuk aksesoris yang mereka jual, seperti handfree, charger, batere, dan kabel data. Sementara kartu memori digaransi tiga bulan. Sistem garansi ini tetap diterapkan Global Teleshop meski telah mengunakan konsep baru untuk outletnya di seluruh Indonesia. “Kami memang hadir dengan wajah baru, sejak sekitar dua bulan lalu. Desain outlet kamu buat lebih fresh, terang, dan terbuka. Sehingga menambah kenyamanan berbelanja bagi konsumen,” katanya. Semua outlet di Pontianak telah menerapkan konsep baru, seperti Outlet di Jalan Nusa Indah, Mal Matahari, dan Ayani Megamal. Konsep baru memiliki desain yang lebih minimalis. Handphone yang dijual pun multi brand, sebelumnya Global Teleshop

+

+

lebih fokus pada penjualan Handphone Nokia. “Saat ini kami juga menjual Handphone BlackBerry, LG, Samsung, dan IPhone. Produk-produk kami langsung didisplay dalam outlet, sehingga pengunjung lebih leluasi memilih. Konsep baru juga tidak mengunakan meja tertutup, sehingga CS bisa lebih aktif melayani pembeli,” jelasnya. Global Teleshop juga tetap menerapkan program diskon dan cicilan 0% untuk kartu kredit BCA, BNI, Bank Man­ diri, dan Bank Mega. Masih jalan juga cicilan BCA 0% 12 bulan, termasuk diskon 5% untuk tipe handphone tertentu dengan BCA. Disamping itu, Dewi menyampaikan konsep baru mulai meningkatkan penjualan mereka. Peningkatan penjualan dirasakan 30-40 persen di Outlet Nusa Indah. Hal serupa juga terjadi di Outlet Mal Matahari dan Ayani Megamal. “Cuma belum bisa dihitung peningkatannya, karena di kedua outlet ini konsepnya baru diterapkan,” katanya.(mde)

+

cmyk


Untukmu Guruku

cmyk

4

Pontianak Post

Beri Reward bagi Anak Pintar

Guru Immanuel Mengejar

+

Menjadi guru yang bukan dari pendidikan guru akan sangat sulit. Namun ternyata hal itu tidak dirasakah Kurnia Hidaya­ tullah. Ia bukan lulus dari pen­ didikan, melainkan dari Fakultas Teknik. Berkat kepedulian besarnya ter­hadap dunia pen­ didikan menjadikannya mudah mengajar anak-anak. Agustinah

PONTIANAK

Suasana di MIS Bawari tampak sepi, maklum anak kelas enam sedang libur menunggu hasil ujiannya bulan pertengahan Juni

mendatang. Meskipun libur, namun wali kelas enam tampak berada di ruangan kantor guru yang terletak dibagian depan sekolah. Kurnia dengan mengenakan kemeja dan bercelana hitam ia tampak asyik ngobrol dengan temannya. Tidak lama berselang, saat tim Pontianak Post datang dengan diantarkan satpamnya, ia menyapa dengan ramahnya. “Oh mau meliput untukmu guruku yah, ayo silahkan duduk,” sapanya, Rabu (26/5). Sambil duduk dengan ramahnya ia mulai berbicara tentang pendidikan. Selain aktif di bidang olahraga, ia juga bergabung dengan forum peduli pendidikan di Kalimantan Barat. Kecintaan dan

kepeduliannya dengan dunia pendidikan membuatnya tidak berhenti bercerita tentang pendidikan. “Meskipun saya bukan berasal dari dunia pendidikan, namun orang tua saya ialah pendidik. Jadi dari kecil saya memang sering ikut orang tua di sekolah, ikut melihat mengajar. Awalnya saya tidak bisa berbicara di depan umum. Namun karena mungkin ada keturunan dan terbiasa bertemu dengan orang dan berbicara banyak depan banyak orang jika anak didik saya berlomba. Akhirnya yah jadilah saya seorang guru,” ujarnya. Meskipun ia bukan seorang guru, awalnya namun ia selalu berusaha untuk belajar bagaimana

cara mendekati anak, dan bagaimana anak itu bisa berprestasi. Ilmu yang pernah dipelajarinya saat mendapat bimbingan konseling dari orang Amerika, yaitu bangaimana mendekati anak agar berprestasi dan meningkatkan anak ia terapkan dengan anak didiknya di sekolah. “Saya pernah belajar bimbingan konseling dengan orang Amerika, dalam pelajaran tersebut ia belajar, bahwa untuk meningkatkan motivasi anak yang selama ini nilainya anjlok bukan dengan memperhatikan anak itu dengan ekstra. Melainkan kita memberikan perhatian khusus untuk anak yang berprestasi,” ujarnya.

Kurnia Hidayatullah saat mengajar olah raga Karate di MIS Bawari. Ribuan murid telah belajar seni bela diri darinya.

3. Rendi Suwardi SD Immanuel 1 Pontianak

MAHMUD/PONTIANAK POST

Kurnia Sang Guru Karate 4. Wildan Arisa 5. Erwin Yusrizal, S. A.Ma SD NegeriHasil 3 Pontianak MIN Teladan Pontianak Polling Sementara

Pemilihan Guru Favorit

No Nama Guru Asal Sekolah 1 Analita SD Mujahiddin Pontianak 2 M. Salimin Sy. S.Pd MIN Teladan Pontianak 3 Rendi Suwardi SD Immanuel 1 Pontianak 4 Wildan Arisa SD Negeri 3 Pontianak 5 Erwin Yusrizal, S. A.Ma MIN Teladan Pontianak 6 Drs. H. Slamet Rianto SD Muhammadiyah 2 Ptk 7 Mustazah SD AL- Azhar Pontianak 8 Phing Fung SD Immanuel 1 Pontianak 9 Irin Sintriana, A.md SD Plus Gembala Baik Ptk 10 Suryaningsih, S.Pd SD Negeri 3 Pontianak 11 Mariani, S.Pd SD Negeri 3 Pontianak 12 Mardiyah SD AL- Azhar Pontianak 13 Dra. Hj. Siti Kalimah SD Negeri 68 Pontianak 14 Indasyah, S.Ag MIN Teladan Pontianak 15 Edy Iskandar SD Mujahiddin Pontianak 16 Hj. Sy. Norani, S.Pd SD Muhammadiyah 2 Ptk 17 Solihin MIS Al- Ikhwah Pontianak 18 Yayah SD AL- Azhar Pontianak 19 Erwan SD Muhammadiyah 2 Ptk 20 A. N. Handayani, S.Pd SD Bruder Nusa Indah 21 Margareta, A.Ma SD Negeri 72 Pontianak 22 Yulianti Iteng S.Pd SD Negeri 55 Pontianak 23 Selvi MIS Al- Ikhwah Pontianak 24 M. Puji Rahayu SD Immanuel 1 Pontianak 25 T. Merta Megalia, A.md SD Plus Gembala Baik Ptk 26 Ida Nursanti SD Mujahiddin Pontianak 27 Lusi MIS Al- Ikhwah Pontianak 28 Kurnia Hidayatullah, ST MIS Bawari Pontianak 29 Yusi Oktafiana, A.Ma SD Negeri 72 Pontianak 30 Wilda Syahril SD Negeri 32 Pontianak 31 F. Ekhwani, A.Md SD Gembala Baik 1 Ptk 32 Suriono, A.Ma SD Negeri 72 Pontianak 33 Karimin, A.Ma SD Negeri 44 Pontianak 34 Sri Rahmaniyah SD Negeri 32 Pontianak 35 M. Hon Jiu Khim, A.Ma SD Gembala Baik 1 Ptk 36 Tiodora Hedawati, S.Pd SD Bruder Nusa Indah 37 Suyati, S.Pd SD Negeri 44 Pontianak

+

Jumlah Polling 13.03% 10.59% 9.47% 9.01% 6.45% 5.86% 5.24% 5.10% 4.69% 4.27% 3.02% 2.11% 1.62% 1.70% 1.55% 1.44% 1.27% 1.24% 0.94% 0.92% 0.80% 0.76% 0.76% 0.72% 0.67% 0.63% 0.49% 0.48% 0.47% 0.47% 0.46% 0.40% 0.35% 0.32% 0.29% 0.26% 0.24%

Lanjutnya, dengan memperhatikan anak yang lebih pintar, anak yang kurang memahami pelajaran akan lebih giat belajar agar bisa diperhatikan oleh gurunya. Jika lebih memperhatikan anak yang kurang bisa paham pelajaran. Akan membuat anak yang berprestasi akan lebih menurun, karena merasa diabaikan meskipun mendapat nilai yang tinggi. “Kita harus memberikan reward bagi anak yang pintar. Atau memberikan reward bagi anak yang mendapatkan nilai yang bagus. Dengan begitu anak-anak akan berlomba-lomba untuk mendapatkan nilai yang bagus,” tambahnya.(*)

+

Berwibawa dan Jadi Panutan NGAJAR :

2. M. Salimin Sy. S.Pd MIN Teladan Pontianak

Kamis 27 Mei 2010

Kurnia Hidayatullah; Guru Favorit dari MIS Bawari

Hasil Polling Sementara Pemilihan Guru Favorit

Seolah tak mau tersaingi, Analita (13.03%) memperpanjang jarak selisih dengan Salimin yang kini perolehanan pollingnya sebesar 10.59 %. Diposisi ketiga kini Rendi Suwardi guru favorit dai SD Immanuel 1 Ponti1. Analita anak (9.47 %) naik dari SD Mujahiddin Pontianak posisi tujuh. Rendi Suwandi berhasil menggeser posisiWildanArisa yang kini hanya puas berada di posisi keempat dengan perolehan polling sementara 9.01 %. Sedangkan Erwin Yusrizal (6.45 %) yang berasal dari MMIN Teladan kini berada diposisi ke lima. Polling ini terbuka untuk siapa saja, tidak hanya murid. Bisa buat kalian yang merasa alumni sekolah itu, keluarga, tetangga, teman atau kalian yang senang dengan profil mereka. Masukkan ke kotak yang ada di sekolah – sekolah ataupun langsung ke Graha Pena Pontianak Post. Dukungan kamu sangat berarti untuk mereka. Ayo buruan, tentukan guru favorit pilihanmu sekarang. Jangan sampai mereka tersingkir.

l

SEJAK mahasiswa tahun 1998, Kurnia Hidayatullah memiliki hobi unik, yaitu karate. Baginya karate ialah salah satu jenis olahraga yang menarik, selain itu karate juga bisa melatih kedisiplinan. Karena itu ia hingga saat ini menjadi seorang pelatih karate dan menjadi sekretaris organisasi Amura Karate do Indonseia, Kalimantan Barat. Bukan hanya karate, namun ternyata sosok guru favorit ini juga ikut organisasi Persatuan tinju amatiran. Di Pertina ia menjabat sebagai ketua bidang pembinaan prestasi dan pemassalan. Sebagai guru karate ia memang tidak mempunyai prestasi dibidangnya. Namun anak didik karatenya sudah sering mengikuti kejuaraan karate di Kalbar, mulai dari tingkat sekolah hingga tingkat kecamatan. Muridnya mulai dari SD, SMP dan SMA, mulai dari laki-laki hingga perempuan. Saat ini murid yang pernah diajarkannya

sudah mencapai 1000 orang. “Belajar karate bisa menumbuhkan sikap disiplin, bukan sebuah kekerasan. Juga bisa menjadi modal kerja, beberapa dari murid saya sudah banyak yang menjadi satpam, kerja di hotel. Salah satunya karena mereka memiliki keahlian karate. Polisi juga banyak. Murid yang pernah belajar dengan saya bisa keahliannya bisa dimanfaatkan,” ujar Kurnia saat ditemui di MIS Bawari jalan Merdeka. Kecintaannya dengan karate, membuatnya senang bisa mengajarkan ilmu yang ia dapatkan. Melihat anak didiknya bisa karate ia sangat senang. Karena itu ia tidak pernah menentukan berapa bayaran yang harus ia peroleh dari mengajar karate. “Saya dulu bukan orang yang suka ngomong, apalagi disuruh ngomong depan umum. Saat mengajar karate itulah mau tidak mau saya sering membawa anak dan

Celoteh Murid

Biodata Guru Favorit Nama TTL Alamat Agama Pekerjaan Hobi Istri Anak

harus ngomong di depan banyak orang. Lama-lama saya terbiasa bicara depan orang ramai. Belajar karate juga mengajarkan kita menjadi seorang pemimpin. Sekarang berkat karate saya bisa kenal banyak orang, bahkan pejabat sekaligus,” katanya. Lanjutnya, saat ini ia memiliki sekitar 90an anak didik, yang ia ajarkan dari sekolah maupun diluar sekolah. Bahkan ada muridnya yang sejak SMP hingga kuliah. “Satu murid karate saya yang sudah KKM, ia jadi murid saya sejak masih di bangku SMP hingga sekarang,” tambah bapak satu anak ini.(tin)

Ngajarnya Seru

Suka Sendau Gurau

Nama Murid : Nur Halifah Fitriani Nama Guru Favorit : Bu Lusi Guru Bidang Studi : IPA, IPS, SKI Asal Sekolah : Mis Al-Ikhwah Alasan Memilih : Seru mengajarnya dan baik.

Nama Murid : Suci LT Nama Guru Favorit : Suriono Guru Bidang Study : Agama Asal Sekolah : SDN 72 Alasan Memilih : Karena beliau suka bersendau gurau.

Bertanggung Jawab Nama Murid : Zulhidayanti Nama Guru Favorit : M. Salimin Guru Bidang Studi : Pendidikan kewarganegaraan Asal Sekolah : Min Teladan Alasan Memilih : Karena guru yang bertanggung jawab dan disiplin terhadap pekerjaannya sebagai pendidik

: Kurnia Hidayatullah : Pontianak, 1 Desember 1970 : Jalan Tabrani Ahmad Komp. Graha Bumi Khatulistiwa 2 no 24 : Islam : Wali Kelas VI MIS Bawari Pontianak : Olahraga dan Musik : Rifda Yuni Astuti : Futhan Assiddiqi

Suka Bercerita Dan Mendongeng Nama Murid : Claudia Cherryl Jennifer Nama Guru Favorit : Bu irin Sintriana Guru Bidang Studi : Bahasa Indonesia Asal Sekolah : SD Plus Gembala Baik Alasan Memilih : Aku suka guru yang bernama Bu

Menjadi guru, bukan hanya bisa mengajar dan memberikan pengetahuan tentang materi yang diajarkan, namun juga bisa dekat dan mengerti apa yang diinginkan murid. Selain itu, sifat yang berwibawa juga harus dimikili seorang guru, agar bisa menjadi tauladan murid dan guru lainnya. Sifat wibawa itu ditunjukan Kurnia Hidayatullah, wali kelas enam SD MIS Bawari yang terletak di jalan Merdeka. Menjadi guru bukan untuk ditakuti, namun menjadi panutan bagi anak muridnya. Bukan hanya murid, rekan gurunya juga merasakan hal itu, sebagai guru yang berasal dari keluarga pendidik, sifat wibawa tampak pada dirinya. Junianto, salah satu guru dan rekan kerjanya mengatakan bahwa Kurnia, ialah sosok guru yang sangat berwibawa, terlihat saat ia sedang mengajar anak muridnya. Meskipun ia dekat dengan anak muridnya namun, muridnya selalu patuh dengannya. Ia ialah sosok guru yang bertanggung jawab. “Pak Kurnia guru yang beribawa, meski dekat dengan murid ia tidak pernah dianggap remeh. Jika mengajar anak muridnya bisa memahami apa yang ia sampaikan. Berwibawa yang saya maksud, misalnya kadang ada guru yang muridnya tidak sopan dengan gurunya sendiri. Namun dengan pak Kurnia tidak, murid-murid sangat patuh dengannya,” katanya Rabu (26/5). Saat mengajar, katanya, anak muridnya tidak pernah tegang, dan selalu ramah. Bukan hanya dengan murid, dengan rekan kerjanya ia sosok guru yang selalu akrab. Tidak pernah membedakan antara junior dan senior. Bahkan untuk guru yang junior ia selalu memberikan pengarahan dan mengajar guru baru. “Saya dan teman-teman lain yang masih baru, selalu diberikan masukan yang bersifat membimbing oleh Pak Kurnia. Kerena itu saya mendukung beliau menjadi guru favorit,” ujar guru Penjaskes ini.(tin)

Irin, karena cantik, baik dalam mengajar kepada murid –muridnya, sabar hatinya dan aku suka mendengarkan dongeng dan cerita dari Bu Irin, aku suka pelajarannya juga, sudah baik dalam mengajar.

Tak Putus Asa Nama Murid : Lukman Imana Rahman Nama Guru Favorit : Pak Erwin Guru Bidang Studi : B. Arab Asal Sekolah : Min Teladan Alasan Memilih : Karena beliau sabar, bijaksana, dermawan dan tekun. Mukanya tampan, beliau juga rendah hati tidak pernah putus asa.

Cinta Kebersihan

Nama Murid : Akmal Yudha F Nama Guru Favorit : Wildan Arisa Guru Bidang Studi : Guru Kelas Asal Sekolah : SDN 03 Alasan Memilih : Beliau cinta kebersihan dan sangat memperhatikan lingkungan.

Guru Pemaaf Nama Murid : Suci Lestari Nama Guru Favorit : Ibu Yusi Guru Bidang Studi : Bahasa Indonesia Asal Sekolah : SDN 72 Alasan Memilih : Baik, cantik, disiplin, penyabar dan suka memaafkan orang. Apalagi cantik kalau lagi marah.

+

cmyk


Pontianak Post

Kamis 27 Mei 2010

LIPUTAN KHUSUS

5

Perjuangan Berliku Maemunah Berubah Kelamin Menjadi Laki-Laki

Pakai Rok, tapi Senang Main Sepak Bola Perjuangan Maemunah mengubah jati dirinya menjadi laki-laki masih berliku. Faktor ekonomi dan ketiadaan akses menjadi kendala utama susahnya remaja 15 tahun itu diakui sebagai pria sejati.

SIANG itu Maemunah baru pulang dari bermain bola di lapangan dekat rumahnya. Warga Tambaksari Kidul, RT 1, RW 2, Kembaran, Banyumas, itu tampak lusuh. Tanpa alas kaki, terkesan jelas dia sosok remaja pria. Mengenakan kaus olahraga warna merah dan celana pendek, Maemunah mengatakan baru selesai bermain sepak bola bersama kawan-kawan di kampung. ’’Sejak kecil, saya memang suka main bola. Juga mobil-mobilan dan tinju-tinjuan,’’ ujar Maemunah yang kini mengubah namanya menjadi Mae Purnomo. Secara kasat mata, sosok Mae

KRISTIONO/RADAR BANYUMAS

KENDALA KELAMIN : Maemunah, 15, remaja warga Tambaksari Kidul RT 1/2, Kembaran Banyumas harus menahan keinginannya melanjutkan sekolah di Pondok Pesantren. Sebab, saat keinginannya itu akan diwujudkan, dirinya terganjal dengan status administrasi kelaminnya.

memang tidak ubahnya seorang remaja pria. Dadanya rata, tidak seperti umumnya remaja putri seusianya yang menunjukkan pertumbuhan payudara. Suaranya pun berat, tidak berbeda dengan suara remaja pria puber. Dia juga tidak memperlihatkan tingkah laku genit alias kemayu. Gerakgeriknya gesit dan tegas. ’’Lho, saya memang lakilaki. Saya juga tertarik pada perempuan,’’ ujar Mae, polos. Ya, kondisi Maemunah alias Mae Purnomo bagai menambah panjang kasus ’’ganjil’’ yang belakangan bermunculan ke permukaan. Salah satu yang hingga kini masih menjadi kontroversi adalah kasus Alterina Hofan yang diadili di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan karena didakwa memalsukan jenis kelamin dari perempuan menjadi laki-laki. Menariknya lagi, Alter kemudian menyunting Jane Deviyanti Hadipoespito, seorang perempuan. Kasus Alter kini menjadi perhatian serius

KRISTIONO/RADAR BANYUMAS

IJAZAH: Maemunah masih berjenis kelamin perempuan

banyak kalangan, termasuk Komnas HAM. Menurut keluarganya, Maemunah sudah mulai menunjukkan perubahan-perubahan ke arah laki-laki sejak kelas I sekolah dasar. Namun, hal itu kurang disadari orang tua maupun Maemunah sendiri. Maka, sehari-hari, kala itu Mae tetap berdandan layaknya seorang gadis. Dia tetap mengenakan rok, tapi bermain sepak bola. Padahal, Maemunah secara administratif tercatat sebagai perempuan. Dalam kartu keluarga (KK) bernomor 330220210255014 yang dikeluarkan Pemkab Banyumas bertanggal 7 Mei 2008 dengan kepala keluarga Kunaeni Wartim, Maemunah tercatat sebagai perempuan. Maemunah terlahir pada 4 Mei 1995 di Banyumas. Maemunah mulai berani menampakkan jati diri sebagai laki-laki ketika berusia 12 tahun. Perubahan itu ditunjukkan dari penampilannya yang sama sekali berbeda. Dia tidak lagi mengenakan rok dan berpotongan rambut panjang. Hampir tiap hari dia mengenakan celana pendek dan baju laki-laki. Menurut Sarni, ibu Maemunah, saat melahirkan Maemunah, dirinya hanya manut kepada bidan. Kala itu, sang bidan bilang anaknya lahir sebagai perempuan. Maka, dalam akta kelahiran Maemunah pun, jenis kelamin ditulis perempuan. Sejak itu, Sarni juga selalu membelikan baju perempuan untuk anak semata wayangnya itu. ’’Tapi, sekarang anak saya tumbuh menjadi laki-laki dan saya ingin agar anak saya lakilaki, biar bisa sekolah lagi,’’ tutur Sarni yang bersuami Kunaeni Wartim, ayah Maemunah, yang menderita bisu tuli itu. Berbagai upaya untuk mencari ’’pengakuan’’ status lakilaki secara administrasi dilakukan keluarga Maemunah. Baik melalui perangkat desa maupun institusi kesehatan setempat. Pihak Desa Tambaksari Kidul, Kecamatan Kembaran, Banyumas, pun bersedia membantu pengurusan administrasi perubahan status Maemunah dari perempuan menjadi laki-laki. Caranya, memberikan surat keterangan lahir baru kepada Maemunah dengan status kelamin laki-laki. Namun, pengubahan administrasi soal jenis kelamin di kecamatan tidak semudah yang dibayangkan. Harus dilampiri berbagai surat keterangan pendukung. ’’Saat dibawa ke kecamatan, surat perubahan adminitrasi itu harus disertai surat keterangan dokter yang berkompeten. Surat keterangan itu mesti didapat dari RS Karyadi, Semarang. Padahal, keluarga Maemunah tak mampu dan membutuhkan bantuan masyarakat,’’ kata Kades Tambaksari Kidul Joko Suryanto. Sarni mengatakan bahwa dirinya pernah membawa Maemunah periksa ke puskesmas, namun dirujuk ke RS Margono Soekardjo, Banyumas. Sebab, puskesmas tak sanggup menangani. Di RS Margono, Sarni dan Maemunah diminta ke RS Karyadi untuk pemeriksaan mendetail dan akurat. ’’Kami disuruh ke RS Karyadi untuk mendapatkan surat keterangan laki-laki Maemunah. Di RS itu Maemunah akan dicek semuanya. Namun, kami tak punya biaya,’’ ujar Sarni yang buruh di pabrik suun di desanya. Lantaran status kelaminnya yang ’’tidak jelas’’ itu, Maemunah gagal masuk pondok pesantren pria. Pihak pondok yang dia tuju mempertanyakan status remaja itu. Sebab, berdasar akta kelahiran, ijazah SD, maupun surat kependudukan yang lain, Maemunah adalah perempuan. Tapi, secara penampilan fisik,

dia menunjukkan sosok sebagai remaja pria. Padahal, Maemunah sangat mengharapkan bisa diterima di pondok tersebut. ’’Kami benar-benar memohon agar anak saya bisa diterima di pondok,’’ ujar Sarni yang menjadi tulang punggung keluarga kurang mampu itu. Tak hanya itu, petugas sensus penduduk yang datang ke rumah Sarni juga kebingungan saat mendata Maemunah sebagai anak keluarga itu. Sebab, berdasar KK dan ijazah, Maemunah berstatus perempuan. ’’Namun, saat akan kami catat, dia mengatakan seorang lakilaki. Kami pun dibuat bingung. Memang sensus penduduk itu berdasar pengakuan,’’ ujar Warsono, petugas Sensus Penduduk Desa Tambaksari. Menurut dr Paulus A. Gozalli MSi Med dari RS Margono Soekardjo, kasus yang terjadi pada Maemunah tak bisa persis disebut sebagai kasus kelamin ganda atau hermaprodit. Kasus itu lebih cenderung ke arah ambigouos genetalia. ’’Dulu, pada 2008, di Tangerang kasus serupa juga terjadi. Juga ramai diberitakan. Nama pasiennya, Nia Andina yang menjadi Nizar Ramadhan,’’ ungkap Paulus. Ambigous genetalia, kata Paulus, merupakan jenis kelamin yang meragukan. Secara genetik, ambigous genetalia dikenal dalam tiga jenis. Pertama, male pseudohermaprodit, yaitu kromosomnya laki-laki, namun kelaminnya tidak sempurna. Kemungkinan disebabkan kelainan pertumbuhan testis, kelainan pembentukan testosteron, dan kelainan kerja hormon androgen. Kasus itu dikenal sebagai androgen insensitivity syndrome (AIS). Kedua, female pseudohermaprodit, yakni kromosomnya perempuan, ada kandung telur, tapi organ seksnya mengalami kelainan. Lebih dikenal sebagai CAH (congenital adrenal hyperplasia). Yang ketiga, true hermaprodit bahwa mayoritas selnya mengandung kromosom perempuan, tapi sebagian juga mengandung kromosom laki-laki. ’’Kasus terakhir ini termasuk jarang terjadi dan penyebabnya belum diketahui,’’ terangnya. AIS sendiri dibagi dua macam. Pertama, komplet AID (CAIS), yaitu kromosomnya laki-laki, tapi alat kelamin luarnya sempurna perempuan. Dia mempunyai testis lengkap, tapi payudaranya juga tumbuh dan feminin saat pubertas. Selain itu, ada penis kecil yang tersembunyi dalam vagina. Kedua adalah parsial AIS (PAIS) bahwa kromosomnya laki-laki, tapi penampakan luarnya meragukan karena ada vagina dan penis kecil. Kadang juga mengalami kelainan saluran kencing luar, yaitu ada di kantung pelir atau bawah penis yang kecil. Dasar kelainan AIS, ujar Paulus, terkait dengan kromosom X atau diwariskan dari ibu. ’’Kalau Nizar mengalami CAIS, agaknya, dalam kasus Maemunah mengalami parsial AIS. Peristiwa ini terjadi hanya satu kasus di antara 20.000 kelahiran hidup,’’ bebernya. Paulus menerangkan, jika Maemunah ingin memastikan status kelaminnya, mau tidak mau, dia harus memastikan kromosomnya terlebih dahulu. Paulus menyarankan, bila Mae diperiksakan ke RS Karyadi, dia bisa mendatangi Central for Biomedical Research (Cebior) untuk melakukan tes kariotip (analisis kromosom). ’’Dalam satu minggu, biasanya hasil kromosom sudah bisa diketahui. Biaya yang dikeluarkan untuk itu sekitar Rp 1 juta,’’ ucapnya. (ttg/ina/ nun/jpnn/c4/ari)


cmyk

6

cover story

Pontianak Post

l

Kamis 27 Mei 2010

Rosiana Silalahi, Tanggalkan Kesan Galak Lewat Acara Rossy

Lebih Sentimentil, Lebih Kasual, Tapi Lebih Susah

+

Rosiana Silalahi

+

cmyk

Rosiana Silalahi sempat menjadi presenter yang paling banyak digemari di Indonesia. Terutama pada kurun 1999 hingga 2003 saat menjadi presenter di SCTV. Pembawaannya yang serius, tajam, dan kritis, membuat dia banyak disebut sebagai presenter yang ”galak”. Apalagi, suguhan berita yang dia bawa cukup berat. Yakni berita-berita bertema politik. Setelah absen dari layar kaca, perempuan 37 tahun ini kembali muncul dalam talk show Rossy di Global TV. Tampilan Rossy “sapaan Rosiana Silalahi-- kali ini lebih rileks, kasual, dan “tidak mengenakan kacamata”. Biasanya memakai rok, kadang juga jins ketat ala anak muda. Rossy pun tak lagi “galak”. Dia bahkan bisa sentimentil saat berpelukan dengan ibu yang anaknya jadi waria. “Itu agar ibu-ibu Indonesia tetap tegar kendati memiliki anak yang dianggap aib keluarga. Bagaimanapun juga anak adalah darah daging ibunya sendiri,” ujarnya saat ditemui di sela-sela tapping Rossy episode Kembali ke Timur di studio Global TV di kawasan Pengadegan Timur, Jakarta Selatan, pekan lalu. Di episode ini, Rossy mengundang narasumber orang-orang sukses dari Indonesia Timur. Mereka antara lain penyanyi Glenn Friedly dan peraih Fisrt Step to Nobel Prize in Physics pada 2003, Septinus George Saa. Septinus yang karib dipanggil Oge itu baru saja mendarat di Indonesia setelah lima tahun menuntut ilmu di Amerika. “Saya jamin deh. Kalau acara ini tayang, Blok M sama Pasaraya sepi semua. Orang Ambon, orang Papua, yang biasa nongkrong di sana pasti nonton acara ini,” canda Rossy sebelum tapping dilakukan. Glenn dan Oge “sapaan George Saa-- pun terkekeh. Kendati lebih cair dan santai, gaya Rossy yang berani dan blak-blakan memang tak luntur. Rossy yang sekarang berbeda dengan Rossy yang Liputan 6 dulu. Wanita kelahiran Pangkal Pinang, Bangka Belitung ini ingin talkshownya tersebut menjadi acara yang mengusung gerakan moral, menginspirasi, dan mengajak para pemirsa berpikir.

“Saya ingin memiliki program yang berpengaruh yang jadi alternatif tontonan di tengah banyaknya tayangan sinetron,” kata Rossy yang pernah menjadi salah satu dari enam jurnalis TV dari Asia yang mendapat kesempatan mewawancarai secara eksklusif Presiden Amerika Serikat George Bush di Gedung Putih, Washington DC. Rossy mengakui, mengelola acara semacam ini jauh lebih sulit daripada acara politik. Sebab, dia harus mampu mendidik sekaligus menghibur dan menginspirasi namun tidak menggurui. Dia juga harus memiliki banyak stok pertanyaan yang mengeksplorasi perasaan narasumbernya. ”Itu nggak mudah. Di politik, Anda hanya tinggal menanyakan gosip-gosip terakhir, membenturkan orang antara ya dan tidak. Mengkonfrontir dan membuat mereka berantem dan marah-marah. Anda nggak perlu kritis untuk membawakan acara politik, cukup mengajukan pertanyaan provokatif sudah jadi,” katanya. Menurut Rossy, tayangan politik saat ini sudah berada pada titik jenuh. Berita politik yang berisi konflik, kecaman, dan perseteruan membuat penonton TV bosan. Mereka butuh tayangan yang mencerdaskan. “Menggerakkan orang kan tidak melulu dengan politik,” katanya Rossy adalah produk talk show bikinan Rossy Inc. Sebuah rumah produksi yang dibentuk bersama para jebolan SCTV, yakni Bayu Sutiono dan Gunawan. Tim kreatif, kameramen, bahkan tenaga operasional banyak yang diboyong dari SCTV. ”Rossy Inc. awalnya media consultant. Tapi konten media seperti ini juga bagian dari produknya,” ujarnya. Pada akhir 2009, Rossy ditawari membuat acara talk show oleh Global TV. Tak tanggung-tanggung, acara itu bakal disiarkan prime time. Saat itu Rossy berpikir, itulah saat yang tepat untuk kembali ke layar. Sebab, dia sudah cukup lama berada di balik layar ketika masih di SCTV. ”Aku ini sudah 16 tahun lho di TV. Susah kalau harus benar-benar lepas,” katanya. (aga/agm)

+

Najwa Shihab

Najwa Shihab: Kejutkan Anak Jalanan, Datangkan Slank Kelelahan terdengar dari suara Najwa Shihab di ujung telepon. Vokal lantang dengan ritme cepat yang menjadi ciri khasnya terdengar lemah. ”Saya baru selesai editing untuk tayangan Mata Najwa nanti malam,” ketika dihubungi Rabu lalu (16/5). Mata Najwa adalah program bincang-bincang santai (talk show) yang tayang di Metro TV setiap Selasa pukul 22.00. Selain menjadi presenter, putri mantan Menteri Agama Quraish Shihab itu adalah pemilik program. Tak heran, Najwa turun tangan mulai penentuan tema, narasumber, eksekusi liputan, hingga pascaproduksi. ”Untuk tayangan malam ini, kami harus dua kali tapping (rekaman di studio). Narasumbernya banyak karena jadwal mereka tidak bisa bersamaan. Makanya, baru selesai sekarang,” ungkap perempuan kelahiran Makassar, 16 September 1977 ini. Sesuai minat Nana ”panggilan akrab Najwa” yang tinggi di bidang politik, tayangan Mata Najwa juga lebih banyak mengupas persoalan

politik. Seperti dua pekan lalu, Mata Najwa mengupas politik dinasti dengan judul yang catchy, Wangsa Meraja. Yang disorot adalah para politikus yang maju di panggung pilkada meneruskan jejak kerabat. Ada istri bupati yang mencalonkan diri menjadi bupati, ada juga dua istri bupati yang sama-sama maju pilkada. Malah, ada dua bersaudara yang gegeran karena sama-sama maju pilkada. Seperti program bincang-bincang lain, Mata Najwa mengangkat hal-hal yang tengah digunjingkan masyarakat. Ini bukan perkara mudah, karena program yang lahir Desember tahun lalu tersebut punya banyak saingan. Di Metro TV saja sudah ada beberapa tayangan serupa. Bahkan, program Today”s Dialoque yang pernah diampunya mengudara setiap hari. Sementara Mata Najwa hanya tayang seminggu sekali. Untuk dapat bersaing, Najwa dan timnya ditantang membuat kemasan yang berbeda agar tidak basi. Seperti episode Wangsa Meraja. Mata Najwa menampilkan para bakal calon

bupati dengan gambar-gambar lucu. Kali lain, Mata Najwa memberikan grafis-grafis yang berisi fakta-fakta seputar biaya yang harus dikeluarkan untuk maju pilkada. Lagu latarnya pun dipilih yang menggelitik. Misalnya, Madu Tiga milik Ahmad Dhani yang bercerita tentang enaknya poligami dipilih melatari profil dua istri bupati Kediri yang sama-sama maju pilkada. Untuk membuat kemasan yang menarik tersebut, Najwa dibantu sejumlah produser, periset, reporter, dan kamerawan. Dari sejumlah episode yang telah ditayangkan, ibu satu anak itu paling terkesan pada episode tentang anak jalanan. Proses produksinya cukup panjang karena wawancara harus dilakukan di lapangan. ”Tidak mungkin mengundang anak-anak jalanan yang begitu banyak ke studio Metro TV,” tuturnya tergelak. Proses tapping harus dilakukan di sejumlah tempat. Di antaranya di bawah Jembatan Grogol dan Stasiun Kota. Najwa bergaul dan berbaur dengan anak-anak jalanan langsung di tempat mereka menghabiskan masa kanak-kanaknya. ”Waktu itu, kami (tim Mata Najwa) berpikir untuk memberikan kejutan bagi mereka. Akhirnya, kami mengundang Slank. Anakanak itu senang sekali,” katanya lantas tertawa. Selain Slank, alumnus Fakultas Hukum Universitas Indonesia itu lantas berupaya menghadirkan angle lain. Tim akhirnya sepakat menghadirkan Baekuni, orang yang telah belasan kali menggauli dan membunuh anak jalanan. Reporter juga mewawancarai pemerintah menyangkut perlindungan anak jalanan. ”Prosesnya panjang dan cukup melelahkan,” katanya. Setelah seluruh persiapan selesai, Najwa selalu buru-buru pulang. Ketika dihubungi, Najwa pun tengah menembus kemacetan dari Kedoya, Jakarta Barat, ke kediamannya di kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan. ”Saya selalu mengusahakan menonton Mata Najwa bareng suami. Dia kritikus nomor satu,” katanya tergelak. Bagi keponakan mantan Menko Kesra Alwi Shihab ini, menyaksikan tayangan acara yang membawa namanya, yang digarap bersama seluruh timnya selama sepekan, adalah buah kerja kerasnya sepuluh tahun berkarir di dunia televisi. Karena itu, Nana selalu ingin menikmati tayangan selama 43 menit tersebut bersama orang-orang terdekatnya. Satu hal yang membanggakannya. Meski Mata Najwa belum genap setahun mengudara, tayangan itu sukses masuk dalam tiga besar talk show yang paling banyak dibicarakan masyarakat versi Indonesian Word of Mouth-nya majalah Swa. ”Ini surprise bagi saya,” tutur peraih master di bidang hukum media dari Melbourne Law School ini. (ign/c2/noe)

+


Pontianak Post

Kamis 27 Mei 2010

PIGURA

Terapi Berhenti Merokok CUKUP lama tak terdengar kabar penyanyi dan pencipta lagu Irianti Erningpraja. Pelantun lagu Ada Kamu itu akhir-akhir ini ternyata sibuk dengan pelayanan psikologi terhadap perokok aktif. Bahkan, beberapa tahun lalu Irianti bersama lima sahabatnya mendirikan klinik psikologi di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta. Salah satu yang ditangani penyanyi era 1980-an tersebut adalah terapi berhenti merokok. “Kami meIrianti Erningpraja mang melayani konsultasi psikologi. Tidak sedikit pula yang datang karena ingin berhenti merokok,” ujarnya saat seminar Bebaskan Diri dari Adiktif Nikotin di Jakarta kemarin (26/5). Enam tahun Irianti belajar ilmu mengenai energy psychology di Amerika Serikat (AS) dan Australia. Dengan ilmu itu, saat kembali ke tanah air, dia ingin membantu menghilangkan persoalan mental karena trauma dan kesehatan fisik melalui sentuhan di beberapa titik tubuh. Irianti menuturkan, upaya membantu masyarakat yang kecanduan rokok memang tidak mudah. Menurut dia, klien yang datang sangat membutuhkan kepercayaan diri dan motivasi agar bisa bebas dari ketergantungan rokok. “Proses lama atau tidaknya (bebas dari kecanduan rokok, Red) bergantung mereka sendiri,” ujar penyanyi 43 tahun itu. Dia menjelaskan, meski perokok ingin berhenti, kadar zat adiktif yang tinggi dalam tubuh membuat mereka sulit melepaskan ketergantungan pada rokok. Apalagi, rokok menjadi salah satu ‘godaan’ di dunia hiburan. “Saya jadi belajar banyak,” ucap penyanyi yang pernah menghasilkan beberapa album kompilasi bersama para penyanyi lain itu. Meskipun memberikan banyak saran kepada klien di kliniknya, Irianti tidak ingin melarang saudara dan teman-temannya berhenti merokok. “Kalau ada yang berniat berhenti, saya dukung sepenuhnya,” tegas perempuan yang sudah menulis beberapa buku tersebut. (nuq/dwi)

nasional

7

Survei Daya Saing Daerah GTZ Rangkul Pontianak Post PONTIANAK – Keberhasilan pembangunan seringkali didengungkan pemerintah di suatu daerah. Akan tetapi hal tersebut perlu dibuktikan dengan survei, sejauhmana keberhasilan yang diraih dalam periode tahun kinerja. Hasil survei itu bukan bertujuan untuk menyudutkan pemerintah, tetapi bisa menjadi tolak ukur keberhasilan pembangunan, serta memotivasi pemerintah untuk membangun daerahnya menjadi lebih maju. Demikian diungkapkan konsultan GTZ Jerman, Mukti Asikin, di sela Pelatihan

Surveyor Survei Daya Saing Daerah di Kalbar 2010, di Hotel Santika, Pontianak, Rabu (26/5). Mukti mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan kerja sama antara Harian Pontianak Post, GTZ Jerman, dan Badan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kalbar. Pelatihan itu merupakan bagian dari tahapan menyiapkan tenaga survei yang akan melakukan penelitian di kota/kabupaten se-Kalimantan Barat.  ”Survei ini akan berdampak pada masingmasing daerah, agar bisa berkompetisi dan barpacu lebih baik lagi di tahuntauhun mendatang. Survei ini dilakukan

di seluruh kabupaten/kota di Kalbar, sehingga bisa diketahui kelemahan dan kekuatan masing-masing daerah,” katanya. Indikator tersebut diharapkan Mukti, dapat mengukur keberhasilan pembangunan. Indikator-indikator yang dimaksud antara lain: infrastruktur, kinerja ekonomi, kinerja investasi, kapasitas dan upaya pemerintahan, serta dinamika bisnis. Hal tersebut juga merupakan suatu upaya perubahan budaya masyarakat yang sering terjadi, yaitu klaim keberhasilan pembangunan tanpa dibuktikan dengan penelitian. “Kami mencoba mengukur kebenaran

WAHYU ISMIR/PONTIANAK POST

PEMBICARA: Redaktur Pelaksana Pontianak Post Khairul Rahman saat didaulat sebagai pembicara dalam Pelatihan Surveyor Survei Daya Saing Daerah di Kalbar 2010, di Hotel Santika, Pontianak, Rabu (26/5).

dari klaim keberhasilan itu. Budaya survei keberhasilan pembangunan di luar negeri sudah biasa dilakukan dan itu benar-benar menjadi acuan. Manfaat yang bisa dipetik dari survei setidaknya menjadi pijakan untuk pelaksanaan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” tandasnya. Tujuan survei ini adalah untuk rnengumpulkan informasi dasar mengenai kondisi iklim bisnis, di mana perusahaannya beroperasi. Survei ini melibatkan kurang lebih 1.050 responden dari pengusaha yang berasal dari skala usaha mikro, kecil, menengah dan besar di 14 kabupaten/kota di provinsi ini, yang bergerak di sektor industri olahan (manufaktur), jasa dan perdagangan, dan 42 respondents pemerintah yang mewakili 14 kabupaten / kota tersebut. Bahkan Kalbar merupakan satu-satunya provinsi di luar Pulau Jawa yang dilaksanakan oleh GTZ Jerman. “Sebelumnya kami melaksanakan survei di Jawa Timur dan Jawa Tengah. Sasaran utama survei ini adalah untuk meningkatkan daya saing suatu daerah dengan cara meningkatkan kesadaran pemerintah terhadap perlunya upaya penciptaan iklim yang kondusif. Jawaban yang didapatkan mengambarkan pengalaman, hambatan, dan visi jika melakukan bisnis dan investasi di daerah ini,” kata dia. Sementara itu, Khairul Rahman, redaktur pelaksana Pontianak Post mengatakan bahwa pihaknya sangat mendukung kegiatan tersebut. Karena ini, menurut dia, sejalan dengan visi dan misi Pontianak Post dalam memantau dan mensupport perkembangan setiap daerah di Kalbar. Sebagai koran pertama dan terutama di Kalbar, maka untuk kegiatan yang pro otonomi daerah pasti akan mendapatkan space halaman untuk disebarluaskan ke masyarakat. “Kita selalu mendukung segala bentuk kegiatan yang terkait pembangunan daerah. Apalagi kegiatan ini melakukan survei daya saing daerah. Maka, dari situlah dapat dilihat perkembangan dari suatu daerah di Kalbar,” ujar Khairul. (wah)

Tingkatkan Investor di Kalbar PONTIANAK – Untuk menarik minat investor berinvestasi, diperlukan upaya untuk memperbaiki iklim investasi. Ini merupakan tugas penting yang harus dilakukan pemerintahan suatu daerah. Pasalnya dengan terciptanya iklim investasi yang kondusif, akan memungkinkan suatu daerah untuk memacu daya tumbuh perekonomiannya. “Oleh sebab itu, kita laksanakan kegiatan Survei Daya Saing Daerah di Kalbar 2010 ini. Survei peringkat daya saing investasi daerah ini

dilakasanakan di semua kabupaten/kota di Kalbar agar didapatkan informasi secara menyeluruh mengenai kondisi iklim investasi untuk semua kabupaten kota,” jelas Budi Arini, kepala Bidang (Kabid) Ekonomi Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Kalbar. Menurut Budi, salah satu kebijakan strategis yang dapat dilakukan untuk mengantisipasi hal tersebut dan juga dalam upaya mempercepat laju perekonomian daerah adalah melalui peningkatan investasi

swasta. Investasi yang dimaksud yakni baik yang bersumber dari dalam negeri maupun luar negeri, terutama dalam bentuk investasi langsung. Sebagaimana disampaikan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional-RI/Ketua Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) pada Sosialisasi RPJMN Tahun 2010 – 2014 di Kota Singkawang, Indeks Pembangunan Daerah (IPD) Provinsi Kalimantan Barat berada pada peringkat 28 dari 33 Provinsi. Kondisi tersebut perlu ditin-

daklanjuti melalui survei secara komprehensif di kabupaten/ kota se-Kalimantan Barat, agar dapat diketahui kekuatan dan kelemahan masing-masing daerah dalam aspek iklim investasi dan usaha. “Dengan demikian akan dapat diketahui dengan jelas permasalahan yang terjadi, serta langkahlangkah perbaikan yang harus dilakukan,” ungkapnya. Dengan pemaparan tersebut, Budi mengatakan bahwa Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat bekerjasama dengan Bappenas melalui GTZ bersama Pontianak Post akan melaksanakan survei dimaksud pada tahun 2010. Hal yang dilakukan untuk menilai bagaimana daya saing suatu kabupaten/kota terhadap yang lainnya. Mereka akan menjadi beberapa faktir utama seperti kinerja ekonomi, persepsi lingkungan usaha, kinerja investasi, kapasitas dan upaya pemerintah, infrastruktur, dan dinamika bisnis. “Kita bukannya mencari kesalahan pemerintah daerah, akan tetapi hal tersebut merupakan salah satu upaya untuk memperbaiki kinerja pemerintah tersebut, sehingga dalam pelaksanaan pemerintahannya dapat berjalan lebih baik, dan roda pembangunan dapat berjalan secara maksimal,” pungkas Budi. (wah)


INTERNASIONAL

8

Pontianak Post Kamis 27 Mei 2010

Korut Ancam Tutup Akses ke Kaesong SEOUL - Ketegangan dua Korea kian memuncak. Kemarin (26/5), Korea Utara (Korut) mengancam segera menutup akses jalan ke kawasan industri Kaesong, jika Korea Selatan (Korsel) melanjutkan metode propagandanya. Selama ini, Seoul memang sengaja tetap membuka kawasan industri bersama yang berada di perbatasan itu. Media Korut melaporkan, Pyongyang sedang mempertimbangkan rencana untuk menutup jalan yang menghubungkan wilayahnya dengan kawasan industri Kaesong. Padahal, jalan tersebut juga merupakan satu-satunya akses dari Korsel menuju kawasan industri yang menjadi sumber pendapatan sebagian besar warga Korut itu. Dengan menutup akses ke Kaesong, Korut mempertaruhkan perekonomiannya sendiri. “Korut tidak akan menutup akses ke Kaesong dalam waktu dekat. Mereka pasti akan mempertahankan kartu yang mereka miliki untuk bisa tetap bermainmain dengan Korsel,” ujar Jang Cheol-hyeon, pakar dari Institute for National Security Strategy,

seperti dikutip Reuters. Selama ini, Seoul membayarkan gaji para pekerja Korut langsung ke pemerintah. Konon, jumlahnya mencapai puluhan juta dolar per tahun. Indikasi bahwa Korut hanya menggertak menguat, dengan tetap dibiarkannya para pekerja melintasi perbatasan menuju Kaesong kemarin. Aktivitas di perbatasan pun masih tetap normal. “Korut tidak mungkin gegabah. Mereka akan mempertimbangkan kembali ancamannya sebelum benar-benar menutup Kaesong dan menderita kerugian yang sangat besar,” lanjut Jang. Senada dengan para pengamat politik Korea yang lain, Jang pun yakin Korut dan Korsel tidak akan benar-benar berperang. Dua negara Asia Timur yang bertetangga itu, diramalkan hanya akan saling menebar psychowar. Sejak menyepakati gencatan senjata pasca perang Korea (1950-1953), secara teknis, Korsel dan Korut masih terus berperang. Apalagi, Korut tidak pernah mengakui garis demarkasi yang ditetapkan PBB

menjadi menjadi batas wilayah dua Korea. Kemarin, militer Korut kembali melontarkan ancamannya soal aksi militer. “Pasukan Korsel yang mirip boneka perang sebaiknya lebih hati-hati dalam bertindak. Camkan dalam benak kalian bahwa KPA (Tentara Rakyat Korea atau Inmun Gun) tidak sekedar omong kosong,” papar seorang petinggi militer Korut yang tidak disebutkan namanya, seperti dilansir Kantor Berita KCNA. Meski penutupan akses ke Kaesong masih ditunda, kemarin Korut memutuskan seluruh saluran komunikasi dengan Korsel. “Korut juga mengusir delapan pejabat pemerintah Korsel yang bertugas di kawasan industri Kaesong,” terang Kementerian Unifikasi Korsel dalam pernyataan tertulis seperti dilansir Associated Press. Sayangnya, Korsel tidak merilis nama delapan pejabat yang diusir itu. “Korut harus minta maaf atas apa yang telah diperbuat atas (kapal) Cheonan dan memberikan hukuman setimpal kepada mereka yang bertanggung jawab atas

insiden tersebut,” tandas Jubir Kementerian Unifikasi Korsel, Chun Hae-Sung. Sayangnya, lanjut dia, Korut malah menanggapi tuntutan maaf Korsel itu dengan ancaman-ancaman. Sementara itu, di ujung lawatan Asianya, Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Hillary Clinton berkunjung ke Seoul kemarin. Di negeri sekutunya itu, perempuan 61 tahun tersebut kembali menegaskan dukungan AS terhadap Korsel. Dalam kesempatan itu, dia juga mengimbau Korut untuk menghentikan seluruh aksi provokatif dan ancaman militer mereka. “Aksi provokatif Korut ini tidak bisa dibiarkan. Masyarakat internasional punya kewajiban dan tanggung jawab untuk menanggapi aksi ini,” tandas mantan first lady Negeri Paman Sam itu seperti dikutip Agence FrancePresse. Menurut dia, langkah Korsel mengadukan aksi Korut ke Dewan Keamanan (DK) PBB sudah tepat. Dia berharap, Tiongkok yang merupakan sekutu dekat Korut sekaligus anggota tetap DK PBB, bisa mendukung langkah Korsel tersebut. (hep)

PM Australia Marah Anggap Politisi Bocorkan Data Operasi Intelejen SYDNEY - Perdana Menteri Australia Kevin Rudd marah. Ia menganggap Wakil Partai Liberal Julie Bishop telah melanggar konvensi nasional yang berlaku di negeri kanguru tersebut. Pernyataan Bishop yang membuat berang adalah dugaan bahwa intelijen Australia memalsukan paspor untuk sejumlah operasi mereka. Rudd menegaskan Bishop telah melanggar kesepakatan tentang keamanan nasional yang menyatakan bahwa siapa pun tidak boleh berkomentar terkait dengan operasi intelijen. “Ada

kesepakatan yang sudah berlaku sejak lama dalam politik Australia bahwa demi alasan keamanan nasional tidak ada boleh berspekulasi secara politik atau berkomentar tentang badan intelijen kita,” tegasnya. “Kesepakatan itu telah dilanggar dan ini akan sangat kontraproduktif bagi kepentingan keamanan nasional,” tambahnya seperti dikutip Agence FrancePresse. Komentar Bishop muncul Selasa (25/5), sehari setelah Canberra mengeluarkan perintah untuk mengusir seorang staf kedubes Israel yang diduga telah memalsukan pasporAustralia dan terlibat dalam misi pembunuhan seorang militan Hamas. Pernyataan Bishop muncul dalam sebuah talk show radio

MRT. Ketika itu, pembawa acara bertanya, apakah intelijen Australia juga memalsukan paspor. Bishop menjawab iya. “Ada banyak hal yang dilakukan pemerintah suatu negara, termasukAustralia, dalam sebuah operasi intelijen dengan negara lain. Termasuk penggunaan paspor palsu,” ungkap Bishop. “Saya kira semua negara juga melakukan itu,” tandasnya. Bishop yang juga duduk di kabinet mantan Perdana Menteri John Howard, kemudian mencabut pernyataannya dan mengatakan bahwa dirinya salah pengertian terkait ucapannya sendiri. Menurutnya dia salah tangkap atas pertanyaan pembawa acara yang mewawancarainya. “Saya tidak tahu apakah intelijenAustralia melakukan pemalsuan paspor,” katanya dalam klarifikasinya. Padahal, sebelumnya dia mengatakan bahwa sangat naïf jika hanya Israel yang melakukan pemalsuan paspor dalam melakukan operasi intelijen. Oposisi negeri itu sejatinya mengkritik keputusan pemerintah Australia yang akan mengusir seorang diplomat Israel. Menurut mereka kebijakan itu hanya untuk meraih simpati negara-negara Arab dalam upaya pemerintah untuk menduduki anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB. “Mereka (pemerintah) telah mendapat peringatan dari komunitas negaraArab bahwa jika tidak

Kevin Rudd

meningkatkan fokus perhatian pada isu anti Israel, mereka tidak akan mendapat suara dari negaranegara Arab,” ujar Julia Bishop kepada MRT Radio dan dikutip oleh Associated Press. Perdebatan di parlemen Australia terkait isu Israel terus memanas jelang penentuan jadwal pemilu akhir tahun ini. Sikap tegas pemerintah Australia terhadap Israel merupakan buntut dari kemarahan yang sama dari Inggris saat mereka juga mengusir diplomat negeri Yahudi itu dari negaranya Maret lalu. Mereka menemukan bukti bahwa agen intelijen Israel, Mossad, telah memalsukan 12 paspor Inggris untuk memuluskan rencananya membunuh seorang pemimpin Hamas Mahmoud al-Mabhouh. Pemerintah Dubai menuduh Mossad berada di balik pembunuhan yang terjadi pada Januari itu. (cak/dos)

AFP PHOTO/JUNG YEON-JE

EMOSI: Seorang polisi menarik sebuah bendera Korea Utara dari para aktivis konservatif Korea Selatan yang emosi dalam unjuk rasa anti Korea Utara di Seoul kemarin.Korea Selatan menuduh Korea Utara menenggelamkan kapal perangnya belum lama ini.


Pontianak Post

9

Kamis 27 Mei 2010

Fantastic Yamaha Raja Motor 4-Tak Sukses

Semakin Dekat dengan Warga * Lokasi : GOR Pangsuma * Waktu : 22-23 Mei 2010 Pemenang Lomba Yamaha Integrated 2010 Lomba Mewarnai Juara I Juara II Juara III Juara Harapan I Juara Harapan II Juara Harapan III Juara Favorit Juara Favorit II Juara Favorit III Juara Favorit IV

Gabrella Evelyn (SD Immanuel IBC) Karen Audrey (SD Gembala Baik) Sherrin (SD Karya Yosep) Rina Sophiana (SD Gembala Baik) Edelweiss (TK Al-Azhar) Rizky Okta Viandy (SD 17 Kuburaya) Melyenti Kurniawan (SD Gembala Baik) Ellen S (SD Karya Yosef) Cindy Clara Y (SD Karya Yosef) Zati Hui Wani (SD Al-Azhar)

SMK Mechanic Contest Juara I SMKN 1 Singkawang Juara II SMKN 2 Ketapang Juara III SMKN 4 Pontianak Juara Harapan I SMKN 4 Pontianak Juara Harapan II SMK Muh Sintang Juara Harapan III SMK PGRI Juara Yel-yel Favorit SMKN 1 Paloh Sakura SMKN 4 Pontianak tim 1 SMKN 4 Pontianak tim 2

Lomba Foto Model Kontes Juara I Evan Pramana Juara II Rusmini Juara III Asdullah

Modern Dance Juara I Juara II Juara III Juara Harapan I Juara Harapan II Juara Harapan III

SP Dance Metamorph CK Dance Legacy Dance Untitled Kingdom Dancer Icon Dancer

Cassual Apparel Juara I Juara II Juara III Performance Terbaik Best Catwalk Favorit

Nurjihan (SMKN 3) Ash Wiza (SMPN 11) Reni Karina (Untan) Dian Tri Putrianty (Untan) Rindri Feby Utami (SMPN 11) Suci Ernawati (SMK Muhammadiyah)

FASHION SHOW: Pemenang Fashion Show Apparel berpose bersama.

Karaoke Pop Indonesia Anak-anak Juara I Putra Tanjung Juara II Fathurachman Al Abror Juara III M Fariri Juara Harapan I Fidela Gracia Juara Harapan II Aileen Aurelia Juara Harapan III Octivia Cessabelita Putri Karaoke Pop Indonesia Dewasa Juara I Irine Adistya Juara II Irwanto Juara III Arianto Rinaldi Juara Harapan I Fiar Alfian Juara Harapan II M Robiansyah Juara Harapan III Pudya Trias S

Pihak Yamaha Mengucapkan Terima Kasih Kepada:

PUTRI MIO: Putri Yamaha Mio senantiasa mendampingi selama kegiatan Yamaha Integreated 2010 berlangsung.

Pemkot Pontianak (Bapak Walikota) Poltabes Pontianak beserta jajarannya KONI Kalimantan Barat Bussan Auto Finance Summit Oto Finance Adira Finance IMFI Mio Owners Pontianak King Rattle Club MX Club Mio Club Vixion Rider Community Yamaha Vixion Club Jupiter Pontianak Club Vega Club Dzaky Entertainment Does Production Pengisi, pendukung, dan peserta lomba yang tidak dapat disebutkan satu per satu.

JUARA & NEW JUPITER Z: Juara I Lomba Fashion Show Nurjihan dari SMKN 3 berpose dengan produk terbaru Yamaha, New Jupiter Z.

KOMPETISI TEKNIK: Pelajar SMK bersaing mengenal lebih jauh Yamaha dalam kompetisi teknik, kontes dimenangkan SMKN I Singkawang.

KARAOKE ANAK: Para pemenang Lomba Karaoke Pop Indonesia kategori anak-anak menerima piala, sertifikat, dan hadiah uang tunai.

LOMBA MEWARNAI: Minat dan bakat seni ratusan anak TK dan SD ikut tersalurkan dalam Lomba Mewarnai.

DOORPRIZE: Puluhan hadiah berupa barang elektronik dibagikan selama dua hari acara.

TARI MULTIETNIS: Tarian daerah ditampilkan secara khusus sebagai kepedulian Yamaha pada seni dan budaya Kalbar.

SEMINAR NASIONAL : Puluhan SMK di Kalbar mengikuti Seminar Nasional Yamaha Automatic.

MODERN DANCE: Penampilan Untitled Kingdom Dancer mengundang kekaguman penonton.

SOSIALISASI PERATURAN: Kanit Dikyasa Poltabes Pontianak Iptu Lili C mensosialisasikan UU No.22 Lalu Lintas. Bukti kepedulian Yamaha sebagai market leader di Kalbar pada pentingnya tata tertib lalu lintas.

LEPAS JALAN: Walikota Pontianak H Sutarmidji SH MHum melepas peserta Jalan Sehat Bersama Yamaha.

TIM MEKANIK: Mekanik dengan kelas dunia diturunkan melakukan service 750 unit motor dalam dua hari.

KARAOKE DEWASA: Aksi memukau dan suara emas Irene Adistya mengantarkannya sebagai pemenang Lomba Karaoke Pop Indonesia kategori dewasa.

JALAN SEHAT: Sekitar 1.000 peserta ikut menelusuri sepanjang Jalan Ahmad Yani.

KESENIAN TRADISIONAL: Berbagai kesenian multietnis Kalimantan Barat turut memeriahkan acara.


18 10

HALO PUBLIK

Pontianak Post Pontianak Post

Kamis Mei 2010 Rabu27 3 Juni 2009

Penertiban Kanopi Gajah Mada

Tak Asal Nembak Polisi jangan asal main tembak saja seandainya ada sanak saudara mereka yang sedang brkunjung dan menginap di rumah, bertepatan dengan penggerebekan. Pastilah seisi rumah sewaktu penggerebekan sudah dianggap tersangka. Padahal mereka hanya terikat saudara dan belum tentu sama-sama jaringan teroris. Sebagai aparat penegak hukum yang baik, dalam menjalankan tugas, janganlah memberantas dengan ujung kematian. Bagaimana bisa tuntas kalau hanya ditembak mati? Yang ada hanya akan memberi persepsi salah pada sebagian masyarakat. Carilah cara yang baik dan efektif, kalau benar-benar ingin memberantas. (085245484309)

Razia Tempat Mesum Kepada petugas malam dan pak polisi, saya harapkan agar merazia remaja yang selalu melakukan zinah di tempat-tempat kosong atau biasanya di pinggir jalan yang sepi. Mereka kebanyakan sudah tahu hal-hal yang berbau seks. Karenanya harus dicegah agar tidak merusak moral anak-anak bangsa kita. (081256064155)

Uang Rakyat Sebagai warga negara Indonesia, saya merasa malu karena masih adanya oknum pejabat negara yang mau korupsi uang rakyat. Jadikan Indonesia bermartabat, baik punya wibawa. Dan bukan hanya jadi tontonan, hiburan bagi negara lain. Sungguh terlalu bagi orang yang ngerti masih mau menghisap uang rakyat. (081345129483)

Penertiban Kanopi di jalan Gajah Mada memang membuat perasaan tidak nyaman bagi pemiliknya, tetapi prinsipnya harus dilaksanakan, demi tertibnya peraturan itu sendiri. Apalagi sebelum pelaksanaan eksekusi penertiban, mungkin sudah dilakukan pendekatan, maupun sosialisasi kepada setiap pemilik bangunan. Kedepannya, dinas terkait harus selalu melakukanpengawasan terpadu agar tidak ada lagi ada penambahan kanopi-kanopi baru. Agar jangan ada kesan, roboh satu, tumbuh seribu. Dan juga, jangan ada kesan tebang pilih. Sebaliknya, para pengusaha pun harus senantiasa mematuhi segala ketentuan yang ada. Jangan hanya mementingkan bisnis semata, mengejar keuntungan saja, kelestarian lingkungan diabaikan. Sehingga, seperti yang kita saksikan, Jalan Gajah Mada pada musim-musim tertentu selalu digenangi air akibat kurang seriusnya menjaga lingkungan. (085245239018)

Himbau Murid Kepada bapak/ibu guru SDN 3 Singkawang Barat, tolong diberitahu kepada muridmuridnya jangan buang sampah lewat jendela samping sekolah, karena lama kelamaan parit itu bisa tertutup oleh sampah. Terima kasih. (warga Gg. Abdul Muin, 081345451615)

Jalan Bonti Sungguh hati ini menangis melihat jalan di sekitar kecamatan Bonti yang rusak tiada hentinya, tapi tak sedikit pun ada perhatian dari pihak pemerintah. Kami sebagai masyarakat sangat merindukan jalan bagus, agar aktifitas kami bisa berjalan dengan lancar. Tapi apakah mungkin pemerintah mendengar keluhan ini. (085245456673)

Parkiran di Untan Sekarang ini lulusan SMA/SMK sederajat berbondong-bondong mencari universitas favorit, tak terkecuali di Untan. Hanya saja mengecewakan karena parkiran motornya disana satu motor harus membayar Rp 3000 per dua jam. Coba hitung berapa banyak hasil parkir di masing-masing fakultas itu. Kasihan calon mahasiswa dari pedalaman yang numpang di tempat orang. Apalagi bila berkalikali dalam sehari harus parkir di tempat yang sama, karena belum beresnya urusan. Haruskah menarik tarif parkir sebesar itu, apa gunanya satpam? Belum cukupkah uang pendaftaran dari mahasiswa baru? Saya khawatir ini akan menodai citra perguruan tinggi. Bagaimana pihak Rektorat menangani hal perparkiran yang cukup memberatkan mahasiswa ini? Mohon perhatiannya. (081257957586)

Lue & Gue Tiap kesempatan, pemerintah menghimbau masyarakat RI menggunakan bahasa Indonesia dengan baik dan benar, tapi di film sinetron LUE dan GUE yang dipakai. (08125639698)

Amanah Rakyat Ada apa dengan Negara ini? Itulah pertanyaan yang selalu terlintas dalam pikiran kita. Mau jadi apa negara Indonesia katanya negeri kaya, subur dan makmur namun kenyataannya listrik byarpet, air tersendat, jalan rusak, susah berobat, sekolah mahal, yang terbaru minyak tanah langka bagaikan barang antik. Kami mohon kepada pemimpin negeri ini sadarlah kekuasan itu amanah yang akan dipertanggungjawabkan di hadapan Allah swt. Janganlah tiap hari hanya mikir duit melulu pikirkanlah rakyatmu yang butuh pengayomanmu. (081345065495)


Pontianak Post

ANEKA

Kamis 27 Mei 2010

Pilkada Ketapang Dua Putaran Sambungan dari halaman 1

mencederai demokrasi, bagi mereka pemilukada cacat hukum. Sehingga hal ini menjadi dasar bagi pihaknya untuk melakukan walk out (WO) dan tidak bersedia mengikuti pleno KPU Ketapang hingga selesai. Bahkan mereka menganggap keinginan untuk melakukan pemilukada jujur dan adil ternodai dengan kecurangan seperti ini. “Tidak ada kejelasan mengenai persoalan yang kami adukan dan ini menjadi catatan kami. Kami tidak bersedia mengikuti proses ini, suara rakyat tak boleh dirampok,” jelas Muhayyan Sidik. Oleh sebab itu, lanjut dia, pihaknya akan melanjutkan proses ini ke Mahkamah Konstitusi. Saksi independen pun keluar dari sidang beserta massa pendukungnya yang menunggu diluar. Bahkan pasangan Ismet Siswadi dan Suhermansyah yang duduk di bangku pendukung ikut keluar dari gedung DPRD Ketapang. WO nya saksi Independen tak membuat pleno terhenti. Namun hujan interupsi kembali datang dalam pleno yang hanya disaksikan pasangan Ismet Siswadi-Suhermansyah . Tatkala rekapitulasi PKK Matan Hilir Utara (MHU) ditampilkan. Interupsi semakin menjadi-jadi. Pasalnya data yang disajikan berbeda dengan rekap PPK yang dihimpun saksi pasangan Henboy,AR-Mecer, dan Panwaskada berdasarkan hasil dari panwascam MHU. Saksi hen-boy dan AR-Mecer protes. Bahkan tim AR Mecer-Jamhuri merasa dirugikan, karena suara mereka digembosi. Berdasarkan hasil rekap PPK yang ditampilkan KPU Ketapang dipleno. Jumlah suara pasangan nomor satu 2.324, pasangan nomor dua, 1.007. se-

dangkan nomor tiga, 3.099, dan pasangan nomor empat, 923. Namun setelah data ditampilkan dilayar besar KPU Ketapang tertera suara pasangan nomor 1 bertambah menjadi, 2.727, pasangan nomor urut 2 tetap, 1.007, pasangan nomor urut 3 turun menjadi 2.548, serta suara nomor 4 meningkat menjadi 1.076. Sehingga indikasi penggelembungan suara dan pembagian berita acara rekap PPK yang memiliki hasil berbeda kepada para saksi yang berbeda dilakukan petugas PPK MHU. Hal ini memicu berbagai spekulasi. Bahkan Budi Mateus saksi pasangan nomor 2 menyatakan hal ini pernuh tanda tanya. “Kok bisa ketua PPK tak hadir disaat penting begini, kami mencium ada ketidakberesan disini,” jelasnya. Bahkan Nas Diansah menganggap tampilan KPU Ketapang merugikan pasangannya. Pasalnya banyak suara AR Mecer-Jamhuri hilang. “Kami minta klarifikasi Ketua PPK MHU soal ini, kita minta kejelasan dimana salahnya, apakah pencatatan PKK yang salah atau saksi kami,” tegasnya. Sehingga persoalan yang menimpa pasanganya jelas. Ketika para saksi minta Ketua PPK MHU dihadirkan untuk meminta klarifikasi. Ketua PPK MHU Aliaspar tidak hadir termasuk seluruh anggota PPK. Hanya seketariat PPK saja yang hadir, namun tak bisa menjelaskan kepada KPU Ketapang dan saksi yang hadir. Dikarenakan ia sendiri tak mengatahui detail rekap PPK MHU. Karena yang bersangkutan tidak mengikuti betul proses rekap PPK MHU dikarenakan sakit. Akhirnya penghitungan PPK MHU oleh Ketua KPU Ketapang Juardhani ditunda dan dilanjut-

Sri Mulyani Tinggalkan Tanah Air Menuju AS kan penghitungan rekap PPK lainya. Pleno KPU pun sempat terhenti akibat listrik PLN padam sekitar 10 menit. Setelah itu dilanjutkan skor istirahat siang pukul 14.00 wib pleno KPU dilanjutkan hingga diskor kembali istirahat hingga 19.30 wib. Selama termen sidang pleno pasca istirahat siang tersebut tidak ada interupsi berarti hanya kesalahan pencatatan jumlah suara yang masuk, sehingga tidak dipermasalahkan saksi. Memasuki termen 19.30 wib perhitungan 4 kecamatan tersisa Kendawangan, Benua Kayong, Matan Hilir Selatan dan Manismata dilanjutkan. Sempat terjadi intrupsi soal permasalahan 18 kotak suara segel rusak. Saksi pasangan nomor 1 yang dikomandani Junaidi protes dan tidak dapat menerima hasil rekap PPK Benua Koyong. “Kami tak dapat terima karena merasa dirugikan mencium suara kami hilang sekitar 4000-an,” jelasnya. Namun PPK Benua Kayong tak tinggal diam, melalui anggota PPK-nya Ariansyah dan Endo Wahyudi, mengklarifikasi. Dalam kesempatan tersebut mereka dengan tegas kerusakan tersebut tak mempengaruhi hasil perolehan suara. Samping itu mereka mengklarifikasi soal kesalahan mencantumkan angka DPT di TPS 10 Desa Tuan-tuan. “Hanya selisih 1 angka, dimana jumlah DPT laki-laki yang seharusnya 1.502 namun tertulis 1.501, begitu halnya dengan DPT perempuan yang seharusnya 1.587 menjadi 1.588, tapi semua sudah kita ralat, tak masalah, data akan kami pertanggungjawabkan,” jelas keduanya. Terkait 18 segel kotak suara rusak semua diserahkan ke pan-

waskada. Rekapitulasi 19 PPK pun rampung. Rasa penasaran dan deg-degan pun kembali terjadi menunggu detik-detik soal penyelesaian penghitungan PPK MHU yang sempat tertunda. KPU Ketapang menskor sidang pleno pukul 21.00 wib. Mereka menggelar rapat terbatas KPU Ketapang dan panwaskada terkait kisruh hasil penghitungan PPK MHU. Setelah 30 menit kemudian pleno dilanjutkan. Para saksi kembali menghujani KPU Ketapang dengan interupsi, saksi pasangan nomor 3 tetap minta ketua PPK dihadirkan. Namun hal tersebut sirna karena sampai saat ini ketua PPK dan anggota PPK tak dapat dihubungi. Akhirnya KPU Ketapang mengumpulkan data rekap dari panwaskada dan masingmasing tim sukses. Hasilnya mengejutkan. Rekap PPK yang dihimpun pasangan nomor 1 tak memiliki kop KPU Ketapang, sementara dari pawaskada dan dua saksi memiliki kop surat KPU Ketapang. Namun KPU Ketapang memilih jalan tengah dengan menampilkan dan membacakan hasil perhitungan TPS di 5 desa di kecamatan MHU. Hingga berita ini diturunkan pukul 23.30 wib perhitungan masih belum selesai. Sementara itu diluar gedung, seluruh masyarakat dan pedukung masing-masing calon sebagian tetap bertahan hingga menunggu pleno KPU dilanjutkan. Penjagaan yang dilakukan pihak keamanan pun diperketat. Jalan Sudirman pun kembali ditutup, bahkan warga yang ingin masuk tetap menjalan prosedur pengamanan yakni menunjukkan identitas izin pass masuk dari KPU Ketapang. (har)

andalan utama dalam hal steal (mencuri bola), yaitu 1,8 steal per pertandingan. Ariza tidak akan sendirian meramaikan NBA Madness presented by Jawa Pos. Denver Nuggets Dancers yang cantikcantik akan tampil duluan pada weekend pembuka, 10-13 Juni, di atrium Tunjungan Plaza 3. Kemudian, maskot New Orleans Hornets, Hugo, bakal menghebohkan Supermal Pakuwon Indah pada weekend ketiga, 24-27 Juni. Hugo akan menampilkan berbagai atraksi kocak, sekaligus memukau penonton dengan aksi-aksi slam dunk yang akrobatik. “Barisan bintang tamu NBA Madness presented by Jawa Pos tahun ini sangat membuat kami senang. Bila tahun lalu NBA Madness di Surabaya disebut sebagai yang terbaik di Asia, tahun ini kami yakin bisa mempertahankan standar. Apalagi, orang sudah lebih familiar, dan penggemar dari berbagai

penjuru Indonesia akan datang ke Surabaya untuk menikmati even ini,” kata Azrul Ananda, direktur Jawa Pos dan DBL Indonesia, penyelenggara NBA Madness di Indonesia. Even kelas dunia ini tahun lalu dinikmati hingga 700 ribu pengunjung selama empat weekend. Memang, even ini terbuka untuk penggemar dari berbagai kalangan dan usia. Semua bisa datang ke atrium mal, berpartisipasidalam berbagai kompetisi seru di lapangan portable atau menikmati ekshibisi seru asli NBA. Permainan yang ditawarkan antara lain Jawa Pos Slam Dunk Contest, Flexi Dance Competition, Honda Matic Shooting Stars, dan Platinum Skills Challenge. “Ribuan hadiah akan tersedia untuk pengunjung yang berpartisipasi, baik di lapangan maupun di booth-booth para partner,” tambah Masany Audri, general manager DBL Indonesia. (dbl)

Pahlawan Final NBA ke Indonesia Sambungan dari halaman 1

menjejakkan kakinya di Kota Pahlawan dalam dua tahun terakhir. Menyusul langkah Danny Granger (Indiana Pacers), David Lee (New York Knicks), serta rekan setimnya di Rockets, Kevin Martin. Meski demikian, Ariza merupakan yang pertama yang pernah merasakan nikmatnya jadi jawara NBA. Pada 2009 lalu, saat masih tergabung di LosAngeles Lakers, dia merupakan pahlawan final. Sejumlah tembakan tiga angkanya membantu Kobe Bryant dan rekan-rekan lain mengalahkan Orlando Magic dan meraih gelar champion. Ketika hadir di Surabaya pada weekend penutup NBA Madness presented by Jawa Pos, 1-4 Juli nanti di Supermal Pakuwon Indah, Ariza akan bisa menjawab pertanyaan bagaimana nikmatnya memiliki cincin juara liga paling bergengsi. “Saya benar-benar

senang mendapat kesempatan datang ke Surabaya. Terima kasih kepada Jawa Pos yang telah mengundang saya untuk menjadi bagian dari even mengasyikkan ini,” kata pemain yang baru berusia 24 tahun tersebut. “Saya tak sabar segera berjumpa dengan para penggemar di Indonesia, serta bersenang-senang dengan mereka,” lanjutnya. Tak lama setelah membantu Lakers jadi juara, Ariza memang pindah tim. Dia pindah ke Rockets, setelah tim itu menawarinya kontrak yang menggiurkan, bernilai USD 33 juta (sekitar Rp 300 miliar) untuk lima musim. Di Rockets, pemain 203 cm itu bukan hanya dapat bayaran mantap. Dia juga diberi kesempatan mengembangkan diri. Pada musim reguler 2009-2010 lalu, Ariza mencatat statistik rata-rata tertinggi dalam karirnya, yaitu 14,9 poin, 5,6 rebound, dan 3,8 assist. Dia juga jadi

Kelompok Jatim Lebih Suka Jepang, Kelompok Medan Bule Sambungan dari halaman 1

Meski demikian, sangat sulit mencari data pasti soal jumlah anak pantai di sekitar Kuta. Data yang ada hanyalah pemilik persewaan papan selancar dan sekolah surfing. Itu pun dimiliki desa adat di sekitar Pantai Kuta. Sebenarnya, Kuta yang memiliki pantai sepanjang 6,4 kilometer itu berada di tiga wilayah desa adat. Yakni, Desa Adat Kuta, Legian, dan Seminyak. Yang terpanjang memang milik wilayah desa adat Kuta, sekitar 2,4 kilometer. Sisanya dibagi antara Desa Adat Legian dan Seminyak. Masing-masing sekitar 2 kilometer. Satgas desa adat Kuta mencatat ada 118 pemilik persewaan papan selancar. Di Legian ada 51 dan di Seminyak ada 35 persewaan. Totalnya 204 tempat persewaan. Tapi, itu hanya jumlah dari sisi pemilik. Padahal, di setiap satu persewaan, ada lima sampai lebih dari sepuluh anak pantai yang menjadi ’’marketing’’ papan selancar itu. ’’Biasanya teman-temannya sendiri,’’ kata Wakil Ketua Satgas Kuta Wayan Sirna. ’’Kami tidak punya data pastinya,’’ imbuhnya. Dia menambahkan, di Kuta, mayoritas anak pantai berasal dari luar Bali. Yang paling banyak adalah pemuda asal wilayah di Jatim. Banyuwangi, Jember, dan Lamongan adalah tiga terbanyak. Di luar Jatim, biasanya mereka berasal dari Medan, Flores, Bandung, dan Jakarta. Selain itu, ada kelompok dari Bali. Yakni, dari Karangasem, Bangli, Klungkung,

dan lainnya. ’’Hampir semua suku ada di sini,’’ ungkap pria berambut gondrong itu. Begitu pula di dua desa adat lainnya (Legian dan Seminyak), anak pantai didominasi pemuda asal Jatim. Ketua Pengelola Pantai Desa Adat Legian (PPDAL) I Wayan Suarta menyatakan, pemilik persewaan papan selancar lebih banyak berasal dari warga desa adat Kuta. Yang mengelola adalah pendatangpendatang itu. Joko Martono yang sudah lima tahun berkecimpung di Kuta mengakui bahwa anakanak pantai dari Jatim memang paling banyak. Dia menjelaskan, kehidupan anak pantai berkelompok sesuai dengan daerah asalnya. Ada kelompok Jember, kelompok Banyuwangi, kelompok Medan, dan sebagainya. Dia menerangkan aturanaturan yang berlaku untuk kelompok-kelompok tersebut. Setiap kelompok biasanya memiliki batas wilayah sekitar 20 meter. ’’Kami tidak boleh beroperasi melebihi batas itu,’’ tegas pria berambut jabrik tersebut sambil menunjuk gapura kecil pintu masuk pantai. Memang, kadang ada sentimen pribadi di setiap kelompok. Namun, Joko menyatakan semua kelompok itu akur dan tidak pernah bertikai. ’’Kami ini cinta damai, nggak ada istilah musuh-musuhan.Yang penting, kami bermain sesuai aturan,’’ ujarnya. Hasan, nama samaran anak pantai dari kelompok Jember, mengungkapkan, persaingan antarkelompok itu sudah biasa. Cara mainnya pun wajar-wajar saja seperti persaingan bisnis

11

pada umumnya. Bahkan, trik dengan menjelek-jelekkan kelompok lain juga menjadi rahasia umum di antara kelompok tersebut. Misalnya, anggota kelompok A menceritakan kepada turis bahwa kelompok B itu umumnya orang-orang yang tidak jujur. ’’Memang itu kurang baik, tapi sudah biasa,’’ imbuhnya. Tentang selera dan target, kelompok-kelompok anak pantai itu punya favorit berbeda dalam hal tamu yang akan digaet. Hasan menyatakan, kelompok Jatim cenderung memilih mendekati perempuan-perempuan asal Jepang. Kelompok dari Medan dan lainnya lebih suka mendekati bule, baik Australia maupun dari negara lain. Hal itu lebih disebabkan faktor bahasa saja. ’’Kebanyakan anak pantai dari Jatim lebih gampang berbahasa Jepang daripada bahasa Inggris,’’ jelas Hasan yang mengaku sudah sekitar 10 tahun menjadi anak pantai. Selain itu, karakteristik Jepang dan bule berbeda. Katanya, wisatawan Jepang lebih gampang didekati. Jika orang berjalan sendiri, hanya dengan disapa pun, dia sudah senang. ’’Mungkin karena di negaranya orangnya cuek-cuek. Jadi, di sini dia merasa diperhatikan,’’ ungkapnya. Mengenai keuangan, orang Jepang lebih royal di depan. Dia akan dengan mudah mengeluarkan uang untuk orang yang membuatnya senang, meski baru kenal. ’’Tapi, lama-kelamaan mereka pelit,’’ ucapnya. Karakter itu berlainan dari

bule. Mereka lebih sulit didekati. Namun, jika sudah merasa cocok dan percaya kepada seseorang, mereka akan royal. Tapi, kalau untuk menawarkan surfing, anak pantai itu tak pandang bulu. Semua mereka sikat, baik Jepang maupun bule. Bagaimana dengan pemuda asli Kuta? ’’Mereka sangat jarang berada di pantai,’’ jawab Hasan. Katanya, anak pantai asli desa adat Kuta lebih banyak menghabiskan waktu di rumah, bukan di pantai. Menurut dia, pemuda Kuta hanya pergi ke pantai untuk surfing, setelah itu langsung pulang. Tapi, jangan salah. Permainan anak pantai asli Kuta lebih cantik. Modusnya, mereka mencari dan berkomunikasi dengan teman atau pacarnya di luar negeri melalui internet. Melalui situs-situs jejaring sosial, mereka melancarkan rayuan. Biasanya, yang mereka garap adalah teman-teman perempuan lama yang pernah ke Kuta. Anak pantai asal Kuta lebih modern dan melek IT daripada kelompok yang lain. Biasanya mereka punya blog pribadi yang didesain menarik, khas desain dunia surfing modern. Di dunia maya itu, mereka merayu agar teman atau pacarnya tersebut datang lagi ke Bali. Misalnya, yang dilakukan Aryana (nama samaran), anak pantai asli Kuta. Dia mengungkapkan, bule maupun wisatawan asal Jepang sangat senang berteman dengan pemuda-pemuda asli Bali. ’’Menurut mereka, gantengnya orang Bali beda dibanding pemuda lain,’’ ujarnya. (c5/kum)

Sambungan dari halaman 1

di sela sidang tahunan Bank Dunia dan IMF di Singapura pada 2006 itu keluar dari ruang tunggu. Mengenakan setelan blus dan rok selutut warna krem, mantan ketua KSSK (Komite Stabilitas Sektor Keuangan) tersebut

keluar menghampiri wartawan didampingi sang suami. Matanya tampak berkacakaca. ’’Saya mohon pamit ya. Terima kasih atas semuanya,’’ kata Sri Mulyani. Ada pesan buat kabinet? ’’Selamat bekerja semua. Selamat berprestasi di kabinet, saya mohon maaf lahir

batin,’’ ujar wanita paling berpengaruh ke-23 di dunia versi majalah Forbes pada 2008 tersebut. ’’Sudah, ya. Saya undur diri. Terima kasih. Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Sudah ya,’’ lanjut Sri Mulyani sambil melambaikan tangan. (sof/ c3/dwi)

Tindak Tegas Anarkis Sambungan dari halaman 1

kepada Pontianak Post. Kapolres juga menegaskan, jika terjadi aksi-aksi anarkis

yang bisa membuat situasi jadi panas maka pihak kepolisian tidak segan-segan bertindak. “ Kalau bertindak anarkis maka ditindak tegas sesuai

peraturan. Dan semua pihak harus menghormati keputusan KPU,” tegas Kapolres yang tak ingin kondusifitas Kabupaten Ketapang terganggu. (har)

Milton-Juan Pimpin Sintang Sambungan dari halaman 1

Pleno KPU Sintang dimulai sekitar pukul 09.00 wib. Ketua KPU Sintang, Ade M Iswadi mengatakan selama ini memang KPU Kabupaten Sintang tidak mengeluarkan hasil perhitungan sementara agar situasi tetap kondusif. “Banyak hasil perhitungan yang tidak resmi beredar dan sekaranglah saatnya untuk mengetahui hasil perhitungan resmi yang dilakukan melalui pleno KPU,” ucapnya. Dia mengatakan jika ada persoalan terkait pemilukada di Sintang diharapkan bisa diselesaikan dengan cara elegan. “Ada jalur hukum yang bisa ditempuh untuk memperoleh kepastian mengenai persoalan yang timbul dalam pemilukada ini,” ucapnya. Acara pleno yang baru dibuka itu langsung disambut interupsi dari saksi pasangan calon nomor urut empat Martin Sunarya Putra. Martin mempertanyakan soal dugaan pelanggaran yang terjadi selama proses pemilukada yang sudah mereka laporkan apakah bisa disampaikan dalam forum. Perdebatan alot terjadi, pemimpin sidang menginginkan agar pleno tetap berjalan sesuai dengan tata tertib yang sudah dibacakan dan soal keberatan bisa disampaikan ketika pembacaan dilakukan untuk tiap kecamatan. “Kita kembali ke tatib dan pleno ini akan tetap kami lanjutkan,” imbuh Ami, panggilan akrab Ade M Iswadi. Akhirnya disepakati bahwa laporan kasus dan keberatan yang akan disampaikan terkait rekapitulasi hasil perhitungan suara tiap kecamatan bisa diberikan tertulis melalui formulir keberatan yang sudah disiapkan KPU. Pembacaan dimulai dari PPK Sintang dan ketika memasuki giliran PPK Ketungau Hilir, ternyata anak kunci yang ada tidak cocok dengan gembok pada kotak suara. Perdebatan pun kembali terjadi. Bahkan sudah hampir

diputuskan untuk membuka gembok kotak suara dengan palu. Akhirnya penggunaan palu urung dilakukan dan pembacaan untuk PPK Ketungau Hilir dilewatkan. Sejumlah interupsi dari saksi pasangan calon terus terjadi, namun tetap saja pleno bisa dilanjutkan hingga akhirnya selesai semua kecamatan dan tiba giliran PPK Ketungau Hilir yang semula tertunda. Akhirnya disepakati dibuatkan Berita Acara (BA) untuk membuka kotak suara tersebut. Ketika hendak dibuka, ternyata petugas salah membawa kotak suara yang berisi hasil rekap yang mengakibatkan kunci tidak bisa dibuka. Akhirnya kotak yang sebenarnya ditemukan dan proses perhitungan pun bisa dilakukan. Kegiatan pleno diakhiri dengan penandatangan berita acara hasil pleno dan penetapan calon terpilih. Namun, tiga orang saksi dari pasangan nomor urut satu, tiga dan empat enggan membubuhkan tandatangan. Hanya saksi nomor urut dua yang menandatangani berkas disaksikan Ketua KPU Sintang, Panwaslukada, Kapolres, Ketua DPRD dan sejumlah peserta pleno dan tamu undangan lainnya. Acara pleno di KPU juga dihadiri oleh anggota KPU Provinsi Kalbar. Ke Mahkamah Konstitusi Kekalahan tipis pasangan Jarot-Kartiyus dari pasangan Milton-Juan dalam pertarungan memperebutkan KB 1 E, tak cukup di pleno KPU. Pasalnya pasangan yang diusung oleh koalisi pelangi ini berencana menggugat proses pelaksanaan pemilu ke Mahkamah Konstitusi. Karena mereka menilai, tertalu banyak kecurangan yang dilakukan terang-terangan oleh salah satu pasangan. “Sebagai warga negara yang baik, kami akan bawa masalah ini ke Mahkamah Konstitusi, guna mencari penyelesaian terbaik lewat jalur hukum dan tidak akan mencari penyelesaian dengan cara-cara yang tidak

dibenarkan secara hukum,” terang Jarot seusai menghadiri pleno rekapitulasi suara, Rabu (26/5), petang. Dikatakan, bekal untuk maju ke MK sudah disiapkan pihaknya, terutama terkait bukti audio visual. “Selain foto, kami punya rekaman suara pelanggaran, yang juga ada bahan rekaman video dari beberapa pelanggaran yang terjadi,” timpal Jarot. Ia juga mengungkapkan sejauh ini kecurangan yang dilakukan salah satu pasangan calon memang terlalu terbuka dan terang-terangan, dan hal itu memang berpengaruh terhadap perolehan suara yang didapat JK di beberapa titik tempat dilakukannya pelanggaran tersebut. Belum lagi sejumlah temuan upaya money politic yang dilakukan kandidat tertentu, sehingga hal itu memantapkan niat JK bersama koalisinya membawa perkara ini ke MK. “Namun kami yakin dan masyarakat juga tahu, bahwa 88 ribu lebih pendukung JK memberikan suaranya sesuai hati nurani, bukan lantaran diberi sejumlah uang. Mereka tahu kalau JK tak punya uang, dan itu adalah pilihan hati nurani mereka,” terang Jarot. Sementara, Kartiyus, menambahkan bahwa yakin kalau nanti MK akan mengabulkan gugatan pihaknya. Apalagi dengan kuatnya sejumlah bukti yang diajukan bersama berkas gugatan. “Yang perlu diingat, kemenangan pasangan tertentu dalam pemilu bisa dianulir oleh MK, apabila terdapat pelanggaran pidana pemilu berat,” tutur mantan kepala Dis Dukcapil Sintang ini. Dilanjutkan Kartiyus, pihaknya siap menang dan juga siap kalah, namun pihaknya berharap dengan penyelesaian beberapa kecurangan dalam pemilukada ini bisa menjadi pendidikan politik bagi masyarakat. “Kami siap menang siap kalah, namun tak ada orang yang mau dicurangi,” tandasnya.(mus/by)

Kejaksaan Kejar Sumber Pinjaman Sambungan dari halaman 1

Asal dana pengembalian masih belum jelas. Itu yang kini terus diselidiki pihak yudikatif. “Artinya kebenaran pengembalian akan kita telusuri. Apa benar telah dikembalikan dana pinjaman. Bila pun telah dikembalikan sumber dana juga mesti jelas. Sehingga tidak hanya pembayaran di atas kertas,” kata Kepala Seksi (Kasi) Penerangan dan Hukum (Penkum) Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat, Arifin Arsyad, Rabu (26/5) di Pontianak. Hal itu kejaksaan lakukan sesuai dengan apa yang menjadi hasil audit BPK. Seperti

yang diberitakan sebelumnya (Pontianak Post, 12/5), menjadi pertanyaan BPK dana yang diperoleh untuk mengganti dana pinjaman itu dari mana. Karena hasil pemeriksaan audit BPK masih belum mengetahui sumber dana pengembalian pinjaman pemkot. Arifin menambahkan penelusuran dari kejaksaan untuk membuktikan kebenaran pengembalian sumber dananya darimana adalah penting. Sebagai upaya penyelidikan apakah ada kerugian negara. Meskipun hasil audit BPK tidak ada menemukan kerugian negara. Tetapi menyisakan pertanyaan asal dana pengembalian. “Itu yang akan kita kejar,” kata Arifin. Kini,

lanjutnya tim kejaksaan yang menangani kasus pasar dahlia terus bekerja dan memeriksa hasil temuan yang di dapat. Hingga kini masih tetap satu tersangka yang kejaksaan tetapkan menyangkut kasus dugaan tindak pidana korupsi renovasi pasar Dahlia. Saksi yang diminta keterangan juga masih belum beranjak. Tetap sepuluh orang. Mantan Sekda Kota Pontianak Hasan Rusbini masih menjadi tersangka tunggal dalam dugaan kasus itu. Pihak Kejaksaan Tinggi Kalbar telah memproses kasus Pasar Dahlia sejak tahun 2006 silam. Dan awal Januari 2010, tim baru dibentuk, guna menangani kasus itu. (stm)

Rumah Kapolda Nyaris Terbakar Sambungan dari halaman 1

dicegah sebelum sempat membesar. Terminal itu terletak tidak terlalu tinggi. Dari pos jaga bisa kelihatan dengan jelas. Petugas jaga, Briptu Jhoni Sialagan, mengungkapkan sebelum menyiramkan air ke terminal, tempat sumber api muncul. Ia matikan stop kontak listrik di kediaman komandannya itu. Stop kontak itu terletak persis dekat pintu samping rumah. Langkah itu ia ambil karena mengkhawatirkan hal yang tidak diinginkan. Sekaligus sebagai penyelamatan utama. “ Api dari puncak (terminalred),” katanya. Ia menyebutkan dari puncak terminal itu api keluar. Api tersebut, kata dia, lumayan besar. Usai melihat hal

tak lazim, api keluar dari terminal, ia seketika mematikan stop kontak. Tak lupa, Jhoni pun menghubungi pemadam kebakaran. Menginformasikan hal yang terjadi. Ia pun menyiramkan air ke sumber kemunculan api. Ketika mobil pemadam tiba dikediaman Kapolda, api telah mati. Saksi mata lain, Zul (22), ia menerangkan sempat mendengar dua kali letupan. Zul bisa mendengar letupan tersebut karena kebetulan posisinya tak jauh dari TKP. Ia adalah salah satu pekerja jalan, yang lagi melakukan pengerjaan rehab jalan. Mendengar suara letupan membuatnya bereaksi. Membantu petugas jaga menyiramkan air memadamkan api dikediaman Kapolda. Saat itu Zul sedang istirahat siang.

Dia beristirahat dekat rumah yang diperciki api itu. Ditemui disela acara sertijab, Kapolda mengatakan tidak mengetahui atas kejadian dikediamannya. Sebab dari pagi ia telah berada di kantor. Bahkan, kata dia, tak ada peristiwa yang terjadi di rumah dinasnya. “Itu urusan rumah tangga, nggak apa-apa,” ujarnya. Dihubungi secara terpisah, Fauzi Arubusman, kepala PLN cabang Pontianak masih belum dapat menjelaskan secara rinci penyebab api bisa muncul di terminal listrik kediaman Kapolda. Karena belum ada data yang dia terima. “Saya masih belum dapat laporan dari staf, apa masalahnya,” ujarnya ketika dihubungi kemarin malam. (stm)


12

Pontianak Post Kamis 27 Mei 2010 MUHAMAD ALI/JAWAPOS

SELEKSI KPK: Menkumham selaku Ketua Pansel calon pimipinan KPK, Patrialis Akbar (kanan) bersama pimpinan KPK, Chandra M Hamzah, Todung Mulya Lubis, M Jasin dan Rhenald kasali mengamati proses pendaftaran calon pimpinan KPK usai dengar pendapat mengenai sosok ideal pimpinan KPK di gedung Kementrian Hukum & HAM, Jakarta, Selasa (25/5). Pendaftaran calon pengganti pimpinan KPK dimulai 25 Mei hingga 14 Juni 2010.

Baru Dua Layak Uji Seleksi Pimpinan KPK

Agenda Seleksi Pimpinan KPK

JAKARTA – Animo masyarakat terhadap pendaftaran seleksi pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) cukup tinggi. Hingga hari kedua pembukaan pendaftaran kemarin (26/5), sepuluh orang mendaftar. Namun, hanya dua dari mereka yang memenuhi syarat administrasi. “Ini menandakan ada animo yang tinggi dari masyarakat untuk mengisi pengganti pimpinan KPK,” kata Sekretaris Panitia Seleksi (Pansel) Pimpinan KPK Ahmad Ubbe di gedung Kementerian Hukum dan HAM kemarin (26/5). Dua orang yang memenuhi syarat secara administratif itu adalah Hertanto Cahyosuryo yang berlatar belakang bankir dan Irjen Pol (Purn) Budi Setiawan yang mantan Kapolda Bali. Budi Setiawan adalah Kapolda Bali saat Pulau Dewata itu dihajar bom oleh Amrozi cs pada 2002 silam dalam tragedi

- 25 Mei – 14 Juni : Pendaftaran calon - 15 – 22 Juni : Seleksi administratif - 23 Juni : Pengumuman kelulusan tahap I - 24 Juni – 4 Agustus : Tanggapan masyarakat atas calon yang lulus - 5 – 11 Agustus : Pembuatan makalah tentang pengalaman pencegahan dan pemberantasan korupsi. - 12 – 19 Agustus : Pemeriksaan makalah - 20 Agustus : Pengumuman tahap II - 23-25 Agustus : Profile assessment - 26-30 Agustus : Penilaian akhir - 31 Agustus : Pengumuman tahap III - 1 – 7 September : Wawancara materi hukum KPK - 8 September : Penilaian hasil akhir - 15 September : Pengumuman dua calon ketua yang akan dilaporkan ke presiden SUMBER: PANSEL KPK

bom Bali I. Pada 2003, Budi dimutasi dari Bali dan dipercaya sebagai Kepala Sekolah Staf dan Pimpinan Polri (Sespim Polri) di Lembang, Bandung selama dua tahun. Pada 2005, dia lengser dari Sespim dan menjadi perwira tinggi (pati) Mabes Polri. Ubbe mengatakan, para pelamar sebaiknya memperhatikan

persyaratan yang sudah diatur dalam Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang KPK. Pasal 29 menyebutkan bahwa pimpinan KPK harus berijazah sarjana hukum atau sarjana lain yang memiliki keahlian dan pengalaman sekurangkurangnya 15 (lima belas) tahun dalam bidang hukum, ekonomi, keuangan, atau per-

bankan. “Jadi, memang agak sedikit terbatas dari kalangan tertentu,” katanya. Pasal tersebut juga mensyaratkan pengumuman harta kekayaan. Namun, kata Ubbe, dalam tahap administrasi, para calon belum diwajibkan. “Itu nanti setelah mereka terpilih supaya menyampaikan harta kekayaannya. Tahapan sekarang adalah pendaftaran, lalu seleksi administratif. Kita menyeleksi berkas dan akan ada pengumuman mereka yang lolos seleksi administratif,” katanya. Ubbe mengakui anggaran seleksi ini cukup besar. Yakni Rp2,5 miliar. Namun, kata dia, pansel berkomitmen agar pengeluaran operasional tidak akan melebihi jumlah fantastis itu. “Dalam pembahasan terakhir diusahakan tidak lebih dari Rp2,5 miliar,” katanya. Lagipula, imbuh Ubbe, duit itu belum cair. “Kami sedang menunggu penetapan untuk itu,” katanya. (aga)


Pontianak Post l Rabu 26 Mei 2010

LFP

13

Fabregas : Semua Tergantung Wenger

AFP PHOTO/IAN KINGTON

MADRID - Gerah mendengar spekulasi kepindahan dirinya ke Barcelona, kapten Arsenal Cesc Fabregas akhirnya angkat bicara. Gelandang serang 23 tahun itu akhirnya berbicara kepada pers kala jeda latihan timnas Spanyol di Madrid, kemarin. Fabregas menegaskan bahwa masa depannya berada di tangan pelatih Arsene Wenger. Itu berarti, sekeras apapun usaha yang dilakukan Barcelona demi menggaet kembali produk akademinya itu hampir pasti kandas. Sebab, Wenger jelas-jelas tidak ingin Fabregas pergi. “Saya hanya akan mengatakan satu hal. Saya menaruh respek yang besar kepada Arsene Wenger, kepada Arsenal, dan juga kepada seluruh fansnya. Kadang saya merasa lebih dicintai di Arsenal daripada di rumah sendiri. Sungguh,” bebernya, sebagaimana dikutip Soccernet. “Saya berbicara panjang soal

Rekrut Merida, Perpanjang Kontrak Pelatih

Moratti Belum Izinkan Mou Pergi

MADRID - Sukses Quique Sanchez Flores membawa Atletico Madrid merebut trofi Europa League mendapat apersiasi tinggi dari presiden klub Enrique Cerezo. Dia mendapat tawaran perpanjangan kontrak yang berdurasi semusim. Rencananya, Sanchez-Flores akan bertemu manajemen klub untuk menadatangani kontraknya pertengahan pekan ini. “Mr Sanchez Flores punya tujuan yang sama dengan klub, sehingga kesepakatan tidak terlalu sulit dicapai. Selasa lalu (25/5), segala poin yang ada di kontrak sudah disetujui,” papar juru bicara Atletico, seperti dikutip situs resmi klub. Menurut Cerezo, perpanjangan kontrak itu bisa dianggap sebagai reward atas prestasi gemilang Sanchez Flores selama menukangi Atletico selama tujuh bulan. Sejak menggantikan posisi Abel Resino pada Oktober 2009, dia mengangkat derajat Atletico sebagai klub yang terancam degradasi menjadi tim yang disegani di Eropa. Meskipun Atletico hanya finis

MILAN - Inter Milan memang terkesan sudah siap kehilangan pelatihnya, Jose Mourinho. Presiden Massimo Moratti bahkan sudah ancang-ancang merekrut pelatih baru, dan salah satu incarannya adalah Fabio Capello. Kendati demikian, presiden yang juga pemilik Inter tersebut menegaskan bahwa dia belum pernah memberikan izin kepada Mourinho untuk memutuskan kontrak. Dengan pernyataan tersebut, segala kesepakatan yang mungkin tercapai antara Mourinho dan Real Madrid bisa jadi sia-sia kalau Moratti ogah memutus kontrak si pelatih. Sehingga, bisa dibilang nasib Mourinho kini tergantung berapa besar nilai kompensasi yang bisa ditawarkan Real kepada Moratti. Seperti diwartakan Football Italia, Mourinho memenuhi undangan makan malam Moratti Selasa lalu (25/5). Itu hanya sehari setelah agen Mourinho berbicara dengan manajemen Los Blancos?sebutan Real?di Madrid. Spekulasi yang beredar menyebutkan bahwa Moratti melakukan segala cara untuk menahan Mourinho. “Sampai sekarang, memang belum ada kesepakatan yang tercapai antara Mourinho dengan Real. Kalau dibilang sudah mendekati selesai juga salah. Sebaliknya, negosiasi baru memasuki tahap-tahap awal,” papar Moratti, sebagaimana dikutip Reuters. “Rasanya kami butuh lebih banyak waktu,” lanjutnya. Seperti diberitakan, Inter menuntut kompensasi sebesar EUR 16 juta (atau setara dengan Rp 184,2 miliar) untuk memutuskan kontrak Mourinho. Sebab, pelatih 47 tahun asal Portugal itu masih punya sisa kontrak hingga 2012. Namun, belum jelas apakah nilai ini harus ditanggung Real atau berasal dari kocek Mourinho sendiri. Jorge Mendes, agen Mourinho, kabarnya sudah kembali ke Milan untuk membicarakan strategi keluar dari Inter

Fran Merida

di posisi ke-10 klasemen akhir Liga Primera, mereka tetap lolos ke kompetisi Eropa musim depan. Mereka mendapat tiket sete-lah sukses menembus final Copa del Rey. Kebetulan, Sevilla yang jadi juara sudah merebut tiket Liga Champions, sehingga jatah Europa League jatuh ke tangan klub berjuluk Los Rojiblancos tersebut. Sukses ini, sekali lagi, diklaim sebagai hasil kerja Sanchez Flores. “Saya memang gembira melihat perkembangan yang dicapai Atletico di tangan dia,” ungkap Cerezo kepada As. “Jika kontrak sudah ditandatangani, saya ingin mendengar idenya tentang siapa saja yang harus kami buru dalam bursa transfer musim panas nanti,” lanjut dia.

Soal pemain yang akan menghuni skuad Rojiblancos musim depan, baru satu yang sudah pasti. Gelandang belia Arsenal Fran Merida menjadi pemain pertama yang positif gabung dengan status free transfer. Cerezo bilang, dia siap mengikat pemuda 20 tahun tersebut dengan kontrak berdurasi lima tahun. “Saya optimistis dia (Merida, Red) akan bersinar di Atletico. Dia adalah pemain muda dengan masa depan yang sangat cerah,” papar Cerezo seperti dilansir Daily Mail. “Memang proses transfernya tidak mudah. Tapi Fran bilang dia tertarik dengan proyek kami musim depan, dan mengambil langkah berani dengan meninggalkan Arsenal,” tambahnya. Buat Arsenal sendiri, ini adalah pukulan telak. Di saat mereka mencurahkan konsentrasi untuk menahan Cesc Fabregas pergi, salah satu calon bintangnya malah lebih dulu memastikan keluar. Merida merupakan produk akademi Barcelona yang direkrut tim junior Arsenal pada 2005. Mulai 2007, dia masuk tim senior. (na)

masa depan saya dengan Arsene. Barangkali, itu percakapan terpanjang yang pernah terjadi dalam hidup saya, dan yang paling penting. Saya sangat menghormati dia, dan saya tidak mau banyak bicara soal ini,” lanjut teman seangkatan Lionel Messi dan Gerard Pique itu. Saat ini, Barcelona memang belum mengajukan tawaran resmi. Namun, spekulasi yang menyebut bahwa Fabregas bakal berbaju Blaugrana-merah biru, sebutan Barcelona-semakin menguat. Bahkan ada kabar yang menyebutkan bahwa kedua klub sudah mencapai kesepakatan mengenai nilai transfer. Ayah Fabregas, Francesc Fabregas Sr, bahkan mendesak manajemen Barcelona untuk segera melayangkan tawaran. Sebaliknya, dia juga meminta Wenger merelakan anaknya kembali ke Spanyol. Fabregas yang ingin fokus berlatih bersama timnas dalam persiapan

PD 2010 justru merasa terganggu oleh aksi sang ayah. “Arsene sebenarnya meminta saya untuk konsentrasi menghadapi PD. Dia bilang agar menyerahkan semua urusan kepadanya, dan dia yang akan menangani segala yang berkaitan dengan masa depan saya,” ungkap Fabregas. “Dan, itulah yang saya lakukan sekarang. Menyerah masa depan ke tangan dia, dan fokus latihan dengan timnas,” imbuhnya. Fabregas mengakui, kesan yang timbul dari ucapan itu adalah dia tidak peduli akan main di mana musim depan. Tapi, sesungguhnya tidak begitu. “Saya hanya ingin bilang bahwa masalah itu bukan terserah saya, tapi Arsene dan Arsenal. Saya setuju dengan semua keputusan mereka, karena saat ini fokus saya adalah PD. Saya selalu peduli pada masa depan saya, tapi tidak terlalu tertarik membicarakannya,” pungkas dia. (na)

AFP PHOTO / DAMIEN MEYER

Jose Mourinho

tanpa harus bayar kompensasi. Moratti mengungkapkan, sejatinya dia ingin nasib Mourinho segera ditentukan. Sebab bagaimanapun juga, spekulasi tentang nasib pelatih ini membuat penggawa Inter resah. Hal itu berpotensi mengganggu keharmonisan tim, meski saat ini efeknya tidak terasa karena sedang libur kompetisi. “Ya, pasti (spekulasi ini) ada efek negatifnya buat anak-anak,” cetus Mourinho kepada Corriere dello Sport. “Meski demikian, kami berusaha keras untuk menyelesaikannya serileks mungkin, kami menghindari keributan. Seluruh konsentrasi kami tertuju ke Mourinho sekarang, dan lebih cepat selesai semakin bagus,” lanjut taipan minyak tersebut. Sejauh ini, para penggawa Nerazzurri memang belum rela jika pelatih yang mempersembahkan treble winners itu meninggalkan Giuseppe Meazza. Bek senior Marco Materrazzi mengungkapkan bahwa dia sudah mengetahui rencana dia untuk pergi pada laga final Liga Champions melawan Bayern Munchen di Madrid pekan lalu. “Saya sudah bicara dengannya, dan memohon kepadanya untuk tinggal,” ungkap Materazzi, kepada La Gazzetta dello Sport. “Saya bilang, selama saya di Inter, tidak ada yang menyukai saya seperti dia. Tidak ada pelatih yang memandang kemampuan saya seperti halnya dia. Tapi kemudian dia bilang bahwa dia harus pergi, dan dia menangis. Saya pun ikut menangis,” paparnya. (na)

Wesley Sneijder (atas)

AFP PHOTO / PEDRO ARMESTRE

Sneijder Siap Balik ke Real SATU lagi pemain Inter Milan yang kabarnya bakal mengikuti langkah Jose Mourinho jika jadi pindah ke Real Madrid. Setelah bek Deouglas Maicon diindikasi bakal ikut hijrah, playmaker Wesley Sneijder dikabarkan sedang mempertimbangkan hal serupa. Sinyal kepindahan Sneijder ini cukup mengejutkan. Sebab, Sneijder merupakan salah satu korban “pembersihan” yang dilakukan presiden Florentino Perez ketika Real membeli sederet pemain top seperti Kaka dan Cristiano Ronaldo musim panas lalu. Publik Inter ingat betul dia datang ke Inter dengan memendam sakit hati kepada Real setelah ditendang begitu saja. Kendati demikian, Sneijder mengaku masih punya sedikit kenangan manis di klub raksasa Spanyol tersebut. Meski tidak bisa merinci detil kenangan yang dimaksud, dia menyatakan tidak keberatan kembali ke Santiago Bernabeu.“Kembali ke Real Madrid” Kenapa tidak” Semuanya sangat mungkin,” kata dia kepada harian De Telegraaf. “Tentunya saya akan senang jika bisa kembali bekerja dengan Mourinho di Real. Tapi saya belum bicara sama sekali dengannya. So, saya belum bisa menjanjikan apa-apa,” lanjut gelandang serang timnas Belanda tersebut. Sebenarnya, tidak mengherankan kalau Sneijder ngebet ikut Mourinho, meskipun itu berarti

dia harus kembali ke klub yang pernah menyia-nyiakan dia. Sebab, di tangan pelatih berjuluk The Special One itu, posisinya sebagai starter hampir pasti terjamin. Apalagi, Mourinho bukan jenis pelatih yang gampang tergiur dengan status kebintangan pemain Real. Di samping itu, Sneijder mengakui bahwa Mourinho lah yang mengembalikan kepercayaan diri dia. Di bawah asahan dia, Sneijder yang permainannya mulai menurun di musim terakhir bersama Real bisa kembali bersinar. Karakter mainnya juga cocok dengan Mourinho. Tapi, kata Sneijder, semuanya bakal tetap tergantung pada Inter. Dia masih punya sisa kontrak empat tahun dengan klub asal kota mode tersebut, dan pastinya, Real harus mengeluarkan banyak uang untuk menebus dirinya. ”Lagipula, Inter juga belum tentu mau melepas saya,” kata Sneijder. ”Saya mengalami musim yang fantastis, dan membantu klub memenangkan tiga trofi. Mungkin saja musim depan kami bisa memenangkan trbele winners lagi,” ucapnya pemain 26 tahun itu penuh harap. ”Lagipula, saya sangat menikmati kehidupan di Inter. Mungkin setelah musim depan ceritanya bakal lain, tapi setelah Piala Dunia 2010 ini, rasanya saya tetap bermain untuk Inter,” pungkasnya. (na)


cmyk

14

METRO SPORT

Pontianak Post Kamis 27 Mei 2010

Ketapang Targetkan di Atas 34 Medali Porprov X Kalbar PONTIANAK - Wakil Se­ kre­­taris KONI Kabupaten Ketapang, Salamudin SP menargetkan medali sebanyak-banyaknya. Jika pada Porprov IX lalu, Ketapang meraih 34 medali emas, pada Poprov X mendatang target tersebut seharusnya terlampaui. “Porprov tahun 2006 kita berhasil mendapatkan 34 medali emas. Tahun ini harus lebih baik,” ujar Salamuddin kepada wartawan kemarin. Menurutnya, target medali

akan mengirimkan tersebut, diperoleh 500 peserta terdiri dari beberapa cabor dari atlet dan official. unggulan. DianDari 32 cabor yang taranya, dayung dipertandingkan, sampan, selam, Ko­k ab Ketapang ang­gar dan tinju. akan menyertakan “Untuk cabor tinju atletnya di 25 cabor kita menaruh rasa saja. “Memang ada optimis. Hal itu me27 cabor yang didata lihat hasil kejurda akan ikut Porprov lalu, kita meraih nanti. Cuma data juara umum,” te­ Salamuddin yang ada sampai rang Salamuddin. Menurutnya, di ajang Porprov saat ini baru ada 25 cabor saja X nanti, KONI Kabupaten Keta- yang sudah konfirmasi ke kita,” pang (kokab Ketapang) berencana ungkap Salamuddin.

Dua cabor tersebut belum juga mengumpulkan data hingga saat ini. Salah satunya dikarenakan masa kepengurusan cabor tersebut sudah mau berakhir sehingga mengganjal pengumpulan data, yakni entry form by name kepada Kokab Ketapang. “Kita terus berkoordinasi dengan KONI Kalbar. kita berharap dapat diberikan tenggang waktu dan kelonggaran. Karena dari cabor itu ada yang menyatakan keinginan nya ikut dalam Porprov X nanti,” tandasnya.(bdi)

Pelajar SD dan SLTP Antusias Jadi Pembalap

+

PONTIANAK - Mantan pembalap dan pelatih balap sepeda nasional, H Erwin Anwar mengatakan, program coaching clinic dan pelatihan balap sepeda ke pelajar SD dan SLTP akan terus berlanjut. Dia melihat antusias guru sekolah dan siswa SD dan SLTP untuk mengikuti kegiatan dan kejuaraan balap sepeda, Minggu (23/5) kemarin begitu luar biasa. “Kegiatan ini harus terus berlanjut. Jika perlu kita gulirkan setiap minggu,” katanya kepada Pontianak Post kemarin. Sesepuh balap sepeda Kalbar tersebut mengatakan, banyak manfaat yang diperoleh dengan kegiatan ini. Yakni, pembinaan dan kemajuan prestasi balap

sepeda Kalbar. “Inilah cikal bakal para pembalap berprestasi Kalbar. Saya optimis dengan kegiatan ini akan lahir para pembalap Kalbar yang akan mampu mengukir prestasi nasional dan internasional,” kata dia. Erwin juga mengharapkan agar setiap guru olahraga untuk selalu memberikan motivasi kepada para siswa SD dan SLTP yang memiliki hobi bersepeda agar rajin berlatih. Apalagi saat ini, ada kegiatan coaching clinic yang akan terus dirangkai dengan perlombaan balap sepeda. Senada disampaikan Maruki Matsum. Mantan pembalap nasional Kalbar ini begitu getol agar perlombaan dan kejuaraan balap sepeda tingkat SD dan

Evaluasi Hasil Kejurnas

PONTIANAK - Kejurnas Balap Sepeda Bank Kalbar Indonesia Junior Championship 2010 telah berakhir. Namun Pengprov ISSI Kalbar tidak lantas puas atas prestasi yang sudah didulang oleh pembalap sepeda junior Kalbar. Bahkan hasil tersebut akan menjadi evaluasi oleh Pengprov ISSI Kalbar. “Kita akan mengevaluasi hasil kejurnas kemarin. Karena

+

BUDIANTO/PONTIANAK POST

ANTUSIAS: Para pelajar tampak antusias mengikut lomba balap sepeda antar pelajar se-Kota Pontianak. Kegiatan ini rencananya akan digulirkan setiap Minggu.

SLTP terus digulirkan. “Mungkin kemarin mereka masih belum puas. Karena perlombaan hanya satu lap. Mungkin kede-

pannya kita buat rute yang lebih panjang buat mereka. Kami yakin mereka akan antusias,” kata dia.(bdi)

kita tidak mau kecolongan pada Pra PON dan PON nanti, jadi segala kelemahaan dan prestasi dari kita akan menjadi catatan penting bagi kita,” ungkap Kabid Binpres Pengprov ISSI Kalbar Dedy W Kurniawan kepada wartawan kemarin. Menurutnya, nama besar Kalbar di masa lalu, dengan segudang atlet berprestasi, harus kembali diraih. Dan saat ini, potensi kearah tersebut mu-

lai kelihatan. “Beberapa, atlet kita, sudah menunjukan prestasi yang gemilang. Terbukti pada kejurnas lalu, dua atlet kita Destian dan Emenrensiana sukses meraih emas,” katanya. Menurutnya, untuk mencapai prestasi gemilang tidaklah bisa diraig secara instant. Namum perlu proses kearah itu. Sehingga pola latihan yang harus dijalani harus memiliki program dan metode.(bdi)

Usai Merebut Posisi Kedua di GT Car

Machmud Jadi Iklan Mobil Honda PONTIANAK -Tak hanya sukses menggondol juara kedua dalam even Indonesia Serie of Motorsport seri kedua (GT Car) di Sirkuti Sentul Bogor, Minggu (23/5) kemarin. Pembalap mobil Kalbar Sy Machmud Alkadrie juga mendapat perhatian serius dari Honda Prospect Motor sebagai pabrikan resmi Mobil Merek Honda. Sebagai apresias kepada

Sy Machmud Alkadrie

Ketua KONI Kalbar tersebut, Honda Prospect Motor mengontraknya menjadi bintang iklan salah satu product dari Mobil Honda. “Saya juga kaget, saat dipinta untuk menjadi iklan dari produk mereka. Usai balapan, manajemen Honda langsung menemui saya dan mengajak bekerjasama. Saya ditawarin

kontrak untuk iklan mobil Honda,” kata Machmud. Dengan tawaran tersebut, tanpa basa-basi pengusaha sukses Kalbar ini langsung bersedia. “Tidak dibayar saja saya mau, apalagi dibayar. Itung-itung untuk promosi daerah,” katanya dengan nada guyon di temui di Kantor IMI Kalbar, jalan Veteran Pontianak. Pada Jum’at (27/5) mendatang, ungkap Machmud, dirinya akan berangkat ke Jakarta untuk syuting iklan. Syuting akan dilaksanakan selama dua hari di Sirkuit Balap Mobil Lippo Karawaci. Menariknya, diantara pembalap lain, Honda sangat respek untuk menampilkan Sy Machmud menjadi menjadi bintang iklan mereka. “Mungkin mereka mau menampilkan saya sebagai pembalap daerah

yang berprestasi,” katanya. Menurut Machmud, dirinya belum tahu, iklan mobil apa yang akan dijalani nanti. “Mudah-mudahan apa yang saya lakukan ini memberikan kontribusi bagi kemajuan otomotif daerah ini,” kata Machmud. Sebelumnya Machmud mampu memperbaiki peringkatnya di posisi kedua di kategori Honda Jazz Speed Challangge, setelah pada seri pertama hanya berada di posisi ketiga. Sayangnya, di kelas GT Radial Touring Car, Machmud gagal mengikuti lomba, karena mobilnya mengalami kerusakan mesin. Jawara dinomor Honda Jazz Speed Challangge diraih Rudi Sumawiganda dan posisi ketiga ditempati oleh Rudi SL.(bdi)

ingin pasang iklan di... Pontianak Post

Call aja...disini...

+

735071

cmyk

+


Pontianak Post Kamis 27 Mei 2010

SOCCER

15

Roster Timnas AS Termuda Sejak 1994

Pemain Kenal Sejak Junior, Soliditas Lebih Terbangun Regenerasi menjadi masalah paling klasik dalam sepak bola, bahkan buat negara-negara seperti Amerika Serikat. Di PD kali ini, negeri Paman Sam berkesempatan memamerkan output dari keberhasilan perpindahan generasi yang paling sempurna. AMERIKA Serikat (AS) boleh menjadi negara adidaya di dunia. Mereka maju dalam segala hal; industri, ekonomi, pendidikan, dan sebagainya. Tapi untuk urusan sepak bola, nanti dulu. Mereka sama sekali tidak masuk barisan negara elite macam Brazil, Argentina, maupun Spanyol dan Italia. Dalam tiap helatan Piala Dunia (PD), mereka juga tidak masuk bursa unggulan. Tapi, tahun ini mereka punya kans yang bagus untuk mencatat sejarah. Itu tidak lepas dari usia para pemainnya. Ya, skuad Bob Bradley yang sedang menjalani pemusatan latihan di East Hartford, Connecticut ini diisi kebanyakan pemain muda. Rata-ratanya adalah 26, 5 tahun. Padahal, di sana

masih ada nama-nama senior berusia 30 tahun ke atas yang kemungkinan besar bakal dicoret Bradley usai uji coba melawan Rep. Ceko dini hari nanti. Rata-rata usia pemain ini paling muda sejak roster AS di PD 1994. Kala itu, rata-rata usianya adalah 26,1 tahun. Namun, setelah itu penggawa yang dipakai kala AS menjadi tuan rumah itu diturunkan lagi di edisi 1998, dengan hanya sedikit pemain baru yang WORLD CUP non-veteran PD 1994. Pola itu terus berulang sampai 2002 dan 2006 silam. Usia muda pemain ini diprediksi bisa membawa The Yank Army,sebutan AS,menyamai prestasi edisi 2002, ketika mereka menembus perempat final. Sebab, meski masih muda, Landon Donovan dkk punya cukup banyak pengalaman internasional. Sebagian besar skuad merupakan alumni Piala

REUTERS/JUAN MEDINA

Cesc Fabregas

Konfederasi 2009 yang membuat dunia tercengang lantaran mengalahkan juara Eropa Spanyol di perempat final. “Apalagi, tim yang sekarang sedikit berbeda dengan skuad di PD beberapa edisi sebelumnya,” ucap defender Oguchi Onyewu kepada USA Today. “Secara personal, kami semua merasa lebih dekat karena rata-rata usia kami tidak jauh. Kami juga sudah lama bermain sejak masih junior, hanya Tuhan yang tahu. Saya misalnya, sudah main dengan DeMarcus (Beasley) dan Landon (Donovan) sejak berusia 15 tahun,” papar pemain yang kini 28 tahun tersebut. Karena sudah lama bermain bersama, lanjut Onyewu, otomatis soliditas dan saling pengertian antarpemain sudah terbentuk. Bahkan bisa dibilang mapan. Dari 30 orang yang menjalani pemusatan latihan, rata-rata mencatat 30 caps. Angka yang lumayan untuk membangun kebersamaan. Khas tim muda, yang paling dikhawatirkan dari AS adalah leadership alias kepemimpinannya. Namun,

Bradley tampaknya berhasil mem- lumnya. Kalau tidak bisa menyamai bentuk kesatuan tim yang peduli pada prestasi menembus semifinal di edisi problem ini. Penunjukan Donovan 1930, minimal menyamai edisi 2002. sebagai penyandang ban kapten pun Apalagi, berdasarkan analisa, tim yang sukses di PD punya pemain dengan dinilai tepat. “Dia (Bradley, Red) telah mencipta- rata-rata usia 28 tahun. “Saya kira, kans tim yang sekarang kan lingkungan yang kondusif untuk perkembangan jiwa kepemimpinan ini cukup besar,” ucap Bruce Arena, kami,” ungkap Donovan. “Dia mem- arsitek The Yanks Army di edisi 2002 beri kami otoritas yang lebih besar dan 2006. “Kita bisa lihat bahwa untuk lebih aktif dan vokal. Sebagai leadership tim di edisi 2002 bagus, tim muda, memang itulah yang kami sedangkan 2006 jelek. Padahal saat itu dipegang pemain senior. Landon bisa butuhkan,” lanjutnya. “Kami tidak punya banyak pemain mengambil pelajaran yang bagus dari yang lebih senior, dan hanya pelatih edisi 2002, dan menghindari apa yang yang mampu memandu kami selama terjadi pada 2006. Ini kesempatan dia PD. Beda dengan 2002 dan 2006, menjadi leader yang sempurna,” tamketika masih ada Brian McBride, bahnya. (na) Claudio Reyna, Josh Wolff, Kasey Keller, Brad Friedel. PEMAIN AS DI ATAS 30 TAHUN Sekarang, kami sendirian,” imNama Posisi Usia Caps/Gol buh pemain LA Galaxy berusia Marcus Hahnemann kiper 37 6/0 28 tahun tersebut. Tim Howard kiper 31 49/0 Menurut para pengamat sepak Carlos Bocanegra Defender 31 77/12 bola, dengan skuad belia inilah Steve Cherundolo Defender 31 57/2 justru AS bisa berprestasi me- Brian Ching REUTERS/BRIAN SNYDER Striker 32 44/11 lebihi keikutsertaan di PD sebeEddie Johnson, Amerika


Pontianak Post l Kamis 27 Mei 2010 JULIA Perez alias Jupe merasa serba salah mencalonkan diri ikut Pilkada di Pacitan, Jawa Timur. Dua hari lalu, tersiar berita Jupe mau mundur ikut Pilkada. Kabarnya, Jupe mundur karena tak punya tim pemenangan Pilkada yang solid. Jupe juga merasa tak akan terpilih karena imejnya sebagai artis panas. Belakangan, Jupe membantah kabar itu. Jupe bertekad terus maju. Tapi kabar ia mundur justru dicibir banyak kalangan. Ada yang menilai, isu mundur sengaja dihembuskan Jupe sendiri untuk cari sensasi. “Aku jadi serba salah, maju mencalonkan diri dibilang cari sensasi. Aku mundur juga dibilang cari sensasi,” ujar Jupe saat ditemui di CityWalk Sudirman, Jakarta Pusat, barubaru ini. Takut dicap cari sensasi, Jupe janji memperbaiki sikapnya berbicara dengan orang lain. Jupe nggak mau terus-terusan dicap artis

&

show

yang hobi bikin sensasi. “Mudah-mudahan ke depan aku bisa jauh lebih baik dalam bersikap dan lebih hatihati dan belajar lagi untuk berbicara dengan orang lain,” tuturnya.Bintang film Hantu Jamu Gendong berusaha tegar jika akhirnya memang tidak menang di Pilkada Pacitan. Baginya, apapun hasil Pilkada nanti, sudah cukup membuatnya beruntung. “Aku merasa wanita yang paling beruntung sedunia. Enggak semua orang diberi kesempatan dicalonkan menjadi Bupati. Jadi aku nggak kecil hati dan justru merasa beruntung,” pungkasnya. Sebelumnya, Jupe menolak jika disebut mundur dari pencalonan Bupati Pacitan. “Siapa bilang saya mundur, itu kata siapa” Itu nggak bener sama sekali,” ujar Jupe, Senin (25/5) Jupe dikabarkan mundur lantaran tim

Selebritas

kampanyenya di Pacitan bermasalah. Namun, Jupe buru-buru menangkis kabar tidak sedap itu. “Sampai saat ini saya masih belum mendengar kalau ada tim kampanye saya yang bermasalah. Saya juga nggak tahu kabar itu dari siapa,” beber Jupe. Dia mengatakan, kalaupun ada permasalahan dalam tim kampanye yang mengusung namanya, itu masalah yang biasa dalam berpolitik. (gie)

Julia Perez

Maju Salah Mundur Salah

17


18

Pontianak Post

Kamis 27 Mei 2010

Film Ah... Ah...

Syereeem! PROFIL RESPONDEN : RESPONDEN : 90 ORANG

Pelajar : 71 Mahasiswa : 19 Cowok : 45 Cewek : 45 13 – 16 th = 46 17 – 20 th = 29 21 th keatas = 15 MODEL : ANDAR (SGR. LAMODA) // FOTOGRAFER : MUDJADI LOKASI : TEKNIK PHOTO II GAMA // GRAFIS : FIQRIE YUDHISTIRA

M

ARAKNYA film yang beredar di Indonesia dari tema komedi, romantic sampe bertemakan horror juga tak kalah ikut bersaing meramaikan layar lebar di 21 dalam negeri. Para pembuat film dalam negeri berlomba–lomba menciptakan film layar lebar terbaru untuk disajikan di bioskop –bioskop seluruh Indonesia. Bak kacang goreng versi film layar lebar yang bertemakan horror yang lagi booming, serasa jadi trend saat ini .Sebut saja film horror terbaru karya anak bangsa yang berjudul Rayuan Arwah Penasaran, dimana film tersebut lagi stand by banget neh di bioskop kota saat ini. Tak sekedar seram yang disajikan namun ada adegan yang mempertontonkan pornografi alias sedikit vulgar. Film setan yang berbau seksi sebut saja demikian, banyak banget diputar saat ini. Berikut beberapa penuturan respondet yang gemar banget nonton film berkomentar tentang film setan seksi yang lagi mencuat di permukaan. Diawali oleh cewek penghuni Jl. Sei Landak Barat ini, Fena mengaku kalau doski sering banget nonton. ”Film setan berbau porno pernah aku liat, salah satunya tali pocong perawan,” ungkapnya. Siswa SMAN 3 ini merasa penasaran aja sama filmnya sehingga waktu itu bela-belain nonton tuh film. Sama halnya dengan Anshar. Cowok yang satu ini pernah tonton film setan yang berbau seksi. ”Judul filmnya kalau nggak salah Suster Keramas,” cuap siswa SMA Muhammadiyah ini.

Alasan nonton karena ia tertarik ingin meliat penampilan artis atau aktornya. ”Jalan ceritanya kadang enggak ngerti, berputar-putar bingungin gitu. Paling yang bikin menarik itu artisnya,” ujar cowok 16 taon ini. Film bertemakan horror emang udah menjamur banget di Indonesia bahkan dunia. Apalagi bukan hanya alur ceritanya, filmnya pun dibungkus dengan adegan para aktor atau aktrisnya yang sedikit seksi. ”Paku kuntilanak itu termasuk film setan yang berbau seksi,” tutur Christian, mahasiswa Fisip Untan. Tak sedikit masyarakat yang mulai bosan dengan penyajian film setan yang berbau seksi saat ini. Mereka beralasan film bertemakan horror dengan ada bumbu seksinya hanya akan mengakibatkan alur ceritanya jadi nggak jelas. Banyak porno yang ditayangkan hanya akan merusak cerita film itu sendiri. Christover Firstnando Saragih mengaku enggak pernah liat film setan berbau seksi. ”Malas liat, kadang ceritanya juga tak jelas,” tegas siswa SMP Negeri 3 ini. Penampilan artis / aktornya di film yang ada adegan sedikit vulgar bikin film jadi nggak nyambung sama ceritanya. Lain hal dengan Mahanaem Andhiko Pratama. Siswa SMA Negeri 1 Pontianak ini bercerita kalau doski nggak pernah liat film horror yang berbau seksi. Alasannya selain alur cerita yang membosankan, sarat dengan unsur negatifnya. ”Film horror sekarang kurang seru. Filmnya bukannya serem eh malah banyak adegan pornonya,” tutupnya. (suk)

BAHAYAKAN MORAL REMAJA GUYS kalian semua pada setuju gak sih ama film horor zaman sekarang yang mutu dan kualitasnya justru menurun, bahkan lebih nampilin adegan berbau seksual? Apa yang pertama kali kamu fikirkan sebelum nonton film tersebut? Atau memang kamu yang sengaja pengen nonton film yang ada aroma porno-pornonya gitu? Iiiih, enggak boleh loh kalo usiamu belum dewasa. So, daripada menjadikan hal itu sebagai mudarat dan gak bermanfaat buat kita, sebaiknya sikap apa sih yang perlu kita ambil untuk mengatasi dampak tersebut? Seperti apa solusinya? “Yang pastinya sih aku menonton film tersebut karena ingin mengetahui jalan ceritanya. Untuk hal-hal yang berbau pornonya sih gak terlalu aku gubris, selama hal itu gak meresahkan,” jelas Eka Rahmawati. Ia sendiri justru terkaget-kaget saat nonton film horror, eh ternyata ada terselip adegan ranjangnya. “Malu juga sih ngeliatnya, tapi mau gimana lagi, mungkin itu sengaja diadain buat mancing penonton kale ya,” ceplosnya.

SHARE

Setiap manusia pastinya mempunyai salah, hal itulah yang diungkapkan oleh Wahidatul Munawarah. Cewek yang skul di SMKN 1 ini pertamanya juga penasara dengan jalan ceritanya. Apalagi saat itu kebetulan film yang ditontonnya diperankan oleh Dewi Persik. Karena ingin melihat kualitas akting sang ratu gergaji itulah, ia pun menonton film yang penuh sensasional. Meskipun menyadari ada beberapa adegan yang terlihat syur, doski justru merasa wajar-wajar saja karena mungkin hal tersebut dilakukan untuk mendongkrak film tersebut agar laris. Saat ditanya perlukah film yang berbau adegan porno ini beredar, Evy Natalia justru dengan tegas menyatakan TIDAK! Hal itu dilakukannya karena ia ingin moral remaja zaman sekarang tidak rusak, mengingat sekarang ini banyak kasus yang mengarah pada pelecehan dan hal itu terjadi karena anak-anak yang belum cukup umur sudah menonton film yang sebenarnya belum pantas untuk mereka tonton. (ghe)

BY : LARAS PUTRA SENNOVBIL Siswa SMP Negeri 11 "Menurut aku, film tersebut nggak perlu keluar. Karena itu bisa merusak moral yang menontonnya. Kalopun film tersebut tayang, pengelola bioskop harus secara tegas melarang anak dibawah 17 tahun menontonnya, bila perlu mereka harus menunjukkan KTP dulu."

RUNING ASRI ADITYA SiswI SMP Negeri 4 "Ya, nggak panteslah film horor berbau porno itu beredar. Soalnya kan yang nonton nggak cuma yang 17 tahun keatas, tapi anak-anak pun terkadang ikut menonton film tersebut. Dan itu bisa merusak moral generasi muda kita."

BLA BLA BLA

Ubah Gaya Filmmaker DUNIA perfilman saat ini memang mengalami masa fluktuatif. Kadang naik, kadang turun. Para filmmaker seringkali membuat film tanpa memikirkan kualitasnya. Contohnya horror sex movie. Biaya pembuatan yang relatif murah dan mudah menjadi alasan film jenis itu sering diproduksi. Sebenarnya, film seperti itulah yang bisa membuat penonton bosan. Kalau penonton bosan, bisa-bisa dunia perfilman Indonesia kembali ke era 70-an alias mati suri. Nah, sebelum dunia perfilman Indonesia benar-benar mati, para filmmaker sebaiknya mulai mengubah gayanya. Kalau mereka ingin membuat film horor, adegan seks sebaiknya nggak disisipkan. Harus pure horor. Memang, membuat film yang berkualitas butuh waktu dan biaya yang banyak. Tetapi, hal itulah yang membuat industri perfilman menjadi maju. Semoga ke depan penonton Indonesia makin selektif dalam memilih film. (*/det) DENNIS ADHISWARA Sutradara Film

TAK TIK TANG RIVAL RUS’SANDI Mahasiswa BSI "Boleh-boleh aja sih film seperti itu beredar, asalkan yang nonton bener-bener sudah berumur dewasa. Orang tua pun harus bisa membimbing anaknya saat menonton film horor berbau porno tersebut."

Pernahkah melihat film setan / horor berbau porno ? Pernah : 81,1% Nggak pernah : 18,9%

Alasan menonton film : ( 3 tertinggi ) Penasaran pengen tau : 39,7% Emang penggemar film horror : 27,4% Tertarik penmpilan artis / aktornya : 17,8%

Yang lebih suka , horor atau pornonya ? Horornya : 71,2% Pornonya : 28,8%

Perlukah film seperti itu beredar ? Perlu : 31,5% Nggak : 67,1%

PULANG dari nonton film horror, pastinya suka kebawa-bawa tuh sampe ke rumah. Iya kalo ingatnya dengan aktor atau aktrisnya yang cantik or cakep plus sexy, nah kalo yang keingatnya cuman makhluk halus tanpa wajah dan gak menginjak bumi, weeeew… merinding bulu kuduk! Tenang, kamu bisa kok nyiasatinnya, ini dia caranya! MASIH TERBAYANG-BAYANG DI BENAK Ngapain diingat-ingat tuh film kalo kalian itu penakut. Cobalah menyibukkan diri seperti dengan nyanyinyanyi atau dengerin musik aja kalo nggak pede dengan suara yang dikeluarkan. JANGAN BERDIAM DIRI Jangan berdiam diri kalo bisa buat diri kamu sehappy mungkin agar nggak ingat dengan gambargambar seram yang ditampilkan dan yang kamu lihat. Pokoke jangan manyun-manyun doang deh kalo lagi sendiri. INGAT AMA PEMAIN FILMNYA YANG GANTENG ATAU YANG CANTIK. Nah, yang ini kali bisa ajah ngilangin ketakutan yang berlarut-larut dengan mengingat akting si pemain yang membuat kamu terkesima. Eitss... tapi bukan yang adegan panasnya donk hehe... (vi2)

CARTOON

Cari Horor Dapat ’Panas’ ILM setan seksi ? Ehm... ehm… kalian pasti F tau dong film-film yang up to date sekarang ini? Apalagi kalo bukan film-film horor yang menghiasi

blantika tanah air kita ini. Film horor sekarang ini jadi kegemaran khalayak ramai. Buktinya banyak film-film horor yang diputar secara serentak di seluruh Indonesia. Tapi, film-film horor sekarang ini kok banyak setannya itu pada seksi ya ? Ehm bagaimana ya, tanggapan sosok satu ini tentang film-film setan yang selalu mengumbar adegan-adegan panas. By : Diana Oktavia

NURUL HUDA Model

CUAP-CUAP

SOSOK kali ini ada seorang model cantik bernama Nurul Huda. Doski pernah tuh nonton film begituan, yang judulnya Tali Pocong Perawan. Ia penasaran dengan cerita temannya yang bilang kalo filmnya seru dan nyeremin karena muka tuh pocong ancur banget. Sampe bela-belain tuh pulang sekolah, hujan-hujan langsung meluncur ke bioskop. ”Awalnya, semangat banget nonton karena penasaran ama pocongnya tadi. Tapi, nggak tau nya ada adegan hot-nya, ihh... males banget liatnya!” aku model yang pernah menjuarai

Putri Merah Putih Sophie Paris ini. Penyuka nasgor ini sendiri berpendapat, film itu sebenarnya nggak perlu menonjolkan sisi pornonya, melainkan horornya yang lebih ekstrim lagi. ”Kalo horor yang ekstrim-ekstrim itu kan bisa menguji nyali kita, apakah kita berani dengan hal-hal yang berbau mistik, misalnya nonton ama si pacar. Buat menguji apakah dia penakut atau tidak,” ujar cewek yang demen mengoleksi DVD film-film horor ini. Doski sendiri beranggapan film setan seksi ini bisa merusak moral anak bangsa. ”Film setan seksi berpengaruh negatif buat para penontonnya, apalagi kalo yang nontonnya anak muda yang notabene kebanyakan diantaranya masih dibawah umur,” ceplos alumni SMA Muhammadiyah ini. Bicara hobinya yang senang nonton film nyeremin, doski punya cerita tersendiri nih about pengalamannya saat berfoto di sebuah sebuah gedung tua di Singkawang. ”Pas lagi action didepan kamera, mendadak ada bayangan lewat didepan aku. Spontan aku teriak dan nyaris terpelecok dengan sepatu hak 6cm punyaku, karena aku langsung lari dan berlindung dibalik bahu kakakku yang waktu itu nemanin. Iiih... syerem!” kenang Juara Fave Model to Icon Cressida se-Kalbar ini. **

ILUSTRASI : FIQRIE YUDHISTIRA


Pontianak Post

OPINI

Kamis 27 Mei 2010

19

Bebaskan Sastra dari Pengajaran Bahasa

EDITORIAL

Selamatkan Hutan Indonesia SEBAGAI salah satu negara yang memiliki hutan tropis terluas di dunia, kehadiran Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam konferensi internasional tentang perubahan iklim dan hutan yang dilaksanakan besok di Oslo, Norwegia, sangat strategis. Sebab, dalam konferensi yang diikuti lebih dari 40 negara itulah kita bisa mengajak komunitas internasional -terutama negara-negara maju- untuk tidak hanya pandai mengkritik negara berkembang. SBY yang juga akan bertindak sebagai co-chairman konferensi itu bisa mengajak para peserta untuk ikut memberikan kontribusi riil dalam menjaga keberlangsungan hutan tropis sebagai milik bersama warga dunia. Sejak KTT sejenis di Kopenhagen, Denmark, lalu Indonesia berada di baris depan yang memperjuangkan usul tersebut. Menjaga hutan tetap hijau dan lestari bagi negara berkembang seperti Indonesia, Brazil, dan negara-negara pemilik hutan tropis lainnya merupakan sebuah ‘’kemewahan’’. Alihalih mempertahankan hutan sebagai paru-paru dunia, nafsu untuk menjadikan hutan sebagai aset yang bernilai ekonomi sangat tinggi. Dibarengi praktik korupsi, salah urus, dan tuntutan ekonomi sebagai dampak tingginya kemiskinan di negara berkembang, saat ini tingkat kerusakan karena peralihan fungsi makin luas. Dalam kaitan inilah, jika negara-negara maju ikut memberikan kompensasi dalam bentuk dana, pelatihan teknis, serta supervisi lain, diharapkan negara-negara pemilik hutan tropis bisa mendapat insentif untuk mempertahankan aset hutan mereka. Juru Bicara Kepresidenan Dino Patti Djalal menyebutkan, diundangnya SBY ke Oslo (bahkan disebut sebagai co-chairman) merupakan pengakuan atas peran SBY sebagai a global leader on climate change. Namun, itu mestinya tak membuat kita membusungkan dada. Sebab, pengakuan tersebut tidak muncul karena SBY atau Indonesia sudah menjadi teladan dalam mengendalikan dampak kerusakan hutan ini. Namun, justru karena dunia sedang meminta Indonesia untuk lebih bertanggung jawab mengelola hutannya. Sebagaimana dilaporkan Kepala Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Prof Dr Umar Anggara Jenie lalu, sejak 2008 hingga saat ini, Indonesia mencatat rekor Guinness Book sebagai negara dengan kerusakan hutan terbesar di dunia. Angkanya sekitar dua persen setiap tahun atau setara dengan 51 kilometer persegi per hari (sekitar 1,8 juta hektare hutan per tahun). Khusus Pulau Jawa dan Bali, sekitar 91 persen hutan telah musnah dan beralih fungsi. Dalam konferensi di Oslo inilah, para peserta akan fokus membahas cara mengatasi perubahan iklim melalui pengurangan emisi karbon dari penggundulan dan perusakan hutan (Reductions of Emissions from Deforestation and Forest Degradation/ REDD+) di negara berkembang. Program REDD+ yang didukung dana sekitar USD 5 miliar (hampir Rp 50 triliun) dari negara maju itu tetap menjadi pilihan yang murah untuk mengurangi emisi karbon dunia.Pemilihan Norwegia sebagai tuan rumah konferensi juga merupakan pilihan tepat. Sebab, negara itu dikenal sebagai negara pengelola hutan yang bagus. Pandai memanfaatkan potensi ekonomi hutan sekaligus pintar menjaga hutan agar tetap lestari. Yang juga penting bagi Indonesia, di sela-sela konferensi, Norwegia dan Indonesia akan menandatangani letter of intent untuk menyepakati kerja sama di bidang kehutanan. (*)

GAGASAN

Cinta Sejati Seorang Pemimpin KEPERGIAN Ibu Hj Hasri Ainun Habibie membuat mantan presiden kita B. J. Habibie menitikkan air mata. Selama 48 tahun hidup bersama bukanlah waktu yang singkat. Beliau selalu menemani hingga akhir hayat sang istri, yang meninggal dipelukannya. Pada zaman sekarang, ketika banyak orang yang menganggap rendah arti sebuah cinta sejati, Bapak Habibie menunjukkan arti cinta sejati yang sebenarnya. Alangkah bahagianya jika para pemimpin negara kita punya cinta sejati seperti beliau. Yang lebih penting, cinta sejati tersebut bukan hanya untuk keluarga, tapi juga bangsa dan negara. Sebab, hanya dengan cinta sejati, negara ini akan mampu bertahan di tengah krisis kasih seperti sekarang. Contohnya banyak. Misalnya, saat ini banyak pejabat yang saling tuding, saling melempar tanggung jawab, dan -yang paling parah- saling berebut kekuasaan. Padahal, seharusnya mereka memikirkan nasib bangsa ini. (*) LILIANA GUNAWAN.

APAKAH perlu peserta didik belajar sastra ? Apa hasil yang diharapkan dari pembelajaran ini ? Bagaimana pembelajaran itu dilaksanakan ? Pertanyaan-pertanyaan itu menyeruak dalam sebuah seminar tentang bahasa dan sastra di Jakarta pada awal Desember 2009. Maka berkembanglah opini bahwa krisis multi dimensi yang tak henti-hentinya melanda bangsa kita saat ini disebabkan oleh eksistensi sains dan teknologi sebagai basis pembangunan nasional. Pembangunan di Indonesia terlampau mengagungkan iptek dan menyebabkan arogansi teknologi yang mampu meruntuhkan martabat bangsa. Jika kita belajar dari sejarah bagaimana tragisnya arogansi teknologi meruntuhkan Jepang melalui bom Hiroshima dan Nagasaki. Sejak saat itu bangsa Jepang menata hidup dengan memprioritaskan pendidikan serta menghancurkan berhala arogansi teknologi. Demikian juga kita, selayaknya landasan pembangunan nasional jangan hanya bertumpu pada sains dan teknologi tetapi juga harus berlandaskan humaniora. Salah satu cabang humaniora yang dapat menjadi alternatif merajut tatanan kehidupan berbangsa dan bernegara adalah sastra (Rudy Indrawati, 2008). Dengan bahasa sebagai mediumnya dan didukung oleh aspek per-timbangan psikologis, sas-

tra mampu mengambil bagian dalam proses pembangunan karakter bangsa. Pengajaran sastra pada dasarnya mengemban misi afektif, yaitu memperkaya pengalaman siswa dan menjadikannya (lebih) tanggap terhadap peristiwa-peristiwa di sekelilingnya. Tujuan akhirnya adalah menanam, menumbuhkan, dan mengembangkan kepekaan terhadap masalahmasalah manusiawi, pengenalan dan rasa hormatnya terhadap tata nilai-baik dalam konteks individual, maupun sosial (Boen.S.Oemarjati, 1992). Dewasa ini sama-sama kita merasakan kepekaan bangsa ini terhadap peristiwa-peristiwa di sekitar dan kepekaan terhadap masalah-masalah manusiawi semakin tipis. Apakah ada celah alternatif melalui pembelajaran sastra untuk mengobati kekurang-pekaan bangsa tercinta ini ? Pembelajaran Sambilan atau Omprengan ? Sudah sekian lama sastra diajarkan kepada peserta didik pada seluruh jenjang pendidikan. Tetapi harus diakui bahwa program pembelajaran sastra yang dipadukan dalam mata pelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia masih kurang menarik bagi siswa. Penyebab utama ketidakberhasilan pengajaran

Oleh: Dicki Hendarsah apresiasi sastra adalah belum ditetapkannya alokasi waktu sebagai mata ajar yang mandiri. Jadi pembelajaran sastra diajarkan sebagai sambilan dalam mengajarkan bahasa Indonesia. Secara tidak langsung bentuk evaluasi pengajaran bahasa

akan mempengaruhi evaluasi pengajaran sastra. Atau bisa jadi evaluasi pengajaran sastra ditumpangkan ke dalam evaluasi pengajaran bahasa. Dalam istilah Boen.S.Oemarjati, sastra “diomprengkan” pada pengajaran bahasa. Padahal secara substansial ada perbedaan orientasi antara pembelajaran bahasa dengan pembelajaran sastra. Bahasan substansi bahasa dititikberatkan kepada penggunaan bahasa sebagai alat komunikasi. Sedangkan bahasan substansi sastra lebih spesifik lagi yaitu untuk meningkatkan kemampuan peserta didik dalam men-

gapresiasi karya sastra. Kompetensi Guru Faktor lain yang menyebabkan kurang menariknya pembelajaran apresiasi sastra adalah kompetensi guru. Dalam posisinya sebagai mata ajar sambilan, maka pengajar apresiasi adalah guru Bahasa Indonesia yang belum tentu memiliki minat yang serius dan talenta yang cukup tentang sastra. Guru yang mahir mengajarkan bahasa belum tentu mampu tampil memikat saat mengajar sastra. Mengajar sastra tidak sekedar menyajikan teori-teori sastra untuk dicatat dan dihafal. Perlu ada pengkondisian yang mampu menyentuh kepekaan emosi siswa sehingga ia berminat mempelajari sastra. Menyajikan puisi misalnya, selain dituntut menguasai materi ajar, guru juga harus mampu memberikan contoh yang memikat dan sugestif di depan siswa-siswanya saat membacakan puisi. Cara guru mengajar yang tidak menarik ini akan menyebabkan siswa tidak termotivasi belajar sastra. Contoh lain, dalam beberapa lomba baca puisi yang bersifat amatiran, maka biasanya jurinya diambil dari guru bahasa Indonesia. Padahal tingkat apresiasi sastra guru-guru itu belum tentu memadai. Dengan cara penilaian yang sembrono dan asal-asalan, maka secara tidak langsung

guru yang berstatus juri itu telah “membunuh” talenta remajaremaja yang berminat terhadap sastra atau khususnya puisi. Mata Pelajaran Mandiri Solusi dari permasalahanpermasalahan tentang pengajaran apresiasi sastra adalah semoga para penentu kebijakan di bidang pendidikan mau mendengar suara hati nurani para sastrawan dan para ahli sastra yang tidak lelah-lelahnya menyuarakan agar pengajaran sastra “diceraikan” dari pengajaran bahasa Indonesia dan berdiri sendiri sebagai suatu mata pelajaran yang mandiri. Bebaskan sastra dari pengajaran bahasa, berarti memberi ruang yang cukup bagi sastra untuk tumbuh dan berkembang di hati sanubari putera-puteri bangsa ini sehingga mereka memiliki kepekaan terhadap nilai-nilai inderawi, nilai-nilai akali, nilainilai afektif, nilai keagamaan dan sosial baik secara pribadi maupun kelompok. Membebaskan sastra dari pengajaran bahasa berarti juga membebaskan beban para guru Bahasa Indonesia yang selama ini “terpaksa” harus mengajar materi sastra secara monoton dan semata-mata berpedoman pada buku teks. Semoga aspirasi ini terwujud dalam (rencana) kurikulum yang akan datang dan konon namanya adalah Kurikulum Berbasis Karakter . ** *) Penulis, Guru SMA Negeri 5 Pontianak.

Pendidikan Berkualitas untuk Semua, Mungkinkah? DALAM diskusi antar organisasi mahasiswa yang dimotori oleh Forum Mahasiswa Nasional Kalimantan Barat beberapa waktu lalu, terungkap data yang mengejutkan sekaligus memalukan harkat martabat bangsa yang terkenal dengan kekayaan alam yang melimpah ruah. Untuk tahun 2009 saja, pengangguran terbuka di Indonesia sebesar 40 juta jiwa sementara pengangguran intelektual adalah 400.000. Ini baru data yang terungkap, kondisi di lapangan jauh lebih memprihatinkan. Potensi sumber daya manusia Indonesia (dengan gelar sarjana sekalipun) baru dihargai sebatas pekerja rendahan, sedangkan para pemilik modal dan pengambil kebijakan adalah investor asing. Fenomena yang hampir sama dengan masa penjajahan saat kaum Kolonial mengeruk hasil bumi Indonesia dengan memanfaatkan kebodohan dan menggunakan tenaga rakyat Indonesia sebagai budak! Berpijak dari fakta tersebut, dapat dinilai bahwa pendidikan di Indonesia saat ini baru sebatas variabel “Y” yang keberadaan dan kondisinya sangat dipengaruhi oleh variabel “X” dalam hal ini adalah kepentingan ekonomi dan politik. Sistem yang diciptakan dan dilaksanakan belum mampu membalikkan keadaan yakni pendidikanlah yang seharusnya menjadi variabel yang memegang peranan penting dalam mempengaruhi variabel-variabel lain seperti ekonomi, sosial, politik dan

keamanan. Lebih jauh, pendidikan kemudian dijadikan sebuah industri berorientasi profit atau sebuah komoditas yang layak diperdagangkan. Sudah menjadi rahasia umum bahwa pendidikan berkualitas dalam kacamata khalayak ramai identik dengan bangunan mewah, fasilitas lengkap dan tenaga pengajar professional. Dalam hal iuran sekolah, tentu tak akan terjangkau oleh kalangan menengah ke bawah. Jika demikian, sangatlah tepat apa yang disampaikan oleh Eko Prasetyo bahwa di negeri ini orang miskin dilarang sekolah! Kalaupun sekolah, hanya sebatas pengenalan ilmu pengetahuan tingkat dasar. Cukup bisa baca tulis dan berhitung. Kirakira demikianlah prinsip sekolah ala orang miskin. Imbas berikutnya adalah tidak semua kalangan dapat mengakses pendidikan. Lembaga pendidikan hanya mampu menampung siswa yang memenuhi kriteria dan kualifikasi ‘pasar’ yang ditetapkan oleh pemegang modal ( Eko Prasetyo, 2006). Padahal bantuan untuk pendidikan di Indonesia seharusnya sudah menjadi jaminan pemerataan pendidikan, mulai dari dana Jaring Pengaman Sosial(JPS), Dana Bantuan Operasional(DPO), Bantuan Khusus Murid(BKM), Bantuan Operasional Peningkatan Mutu(BOPM), Bantuan Imbal Swadaya, Program Pengembangan Keterampilan Hidup, lock Grand, Bantuan Operasional Sekolah (BOS), Bantuan Operasional Pendidikan, hibah pemerintah Belanda dan hibah pemerintah Jepang.

Oleh: Jumardi Budiman Namun dari sebagian bantuan tersebut hanya sedikit yang digunakan tepat sasaran bahkan ada indikasi penyelewengan sehingga banyaknya bantuan itu sedikit pun tidak memberi kemudahan kepada siswa miskin dalam mengenyam pendidikan. Kurikulum yang diterapkan juga masih meraba-raba atau lebih tepatnya mencoba meniru kurikulum yang sudah dipakai di Negara-negara maju, namun kebablasan dalam aplikasi di lapangan. Dalam pengembangan kurikulum, peserta didik hanya diajarkan bagaimana melakukan perintah dengan benar, bukan mengapa mereka harus melakukannya. Pola pengembangan yang keliru ini kemudian menghancurkan sikap kreatif dan pemikiran kritis peserta didik. Robert W. Olson, dalam bukunya Seni Berpikir Kreatif mengatakan bahwa “pendidikan membuat kita terlalu percaya pada bahan-bahan tertulis seperti buku, mengarahkan kita untuk percaya bahwa orang lain yang lebih bijaksana memiliki jawaban yang nyata; dan memisahkan belajar dan berbuat, yang sering berarti bahwa belajar sudah selesai bila kita sudah bekerja.” Tak cukup sampai di sini, proses pembodohan juga dilakukan dengan mengajarkan hal-hal abstrak yang sebenarnya sangat jauh dari realita sosial masyarakat. Keadaan ini yang membuat pendidikan

kemudian berhadapan dengan realitas sosial yang tidak selalu ramah dengan kultur intelektual, sebuah kultur yang menghargai akal sehat, perbedaan dan proses (Eko Prasetyo, 2006). Tujuan pendidikan nasional yang seharusnya mencedaskan dan meningkatkan harkat martabat peserta didik kemudian berubah menjadi menciptakan produk siap kerja baik di instansi pemerintah maupun swasta. Lagi-lagi hal ini karena adanya kepentingan ekonomi yang menginginkan tenaga kerja penurut dengan upah rendah serta kepentingan politis rezim penguasa yang tidak ingin kekuasaannya digoyahkan oleh generasi yang cerdas dan berani. Dari fenomena diatas timbul pertanyaan, siapa yang harus bertanggung jawab guna memperbaiki keadaan ini. Pemerintah, guru, masyarakat atau mahasiswa? Pemerintah, sudah jelas kurang memprioritaskan masalah kualitas pendidikan karena terlalu sibuk dengan urusan lain yang “lebih penting” yakni mengamankan posisi yang kini dinikmati dan mencari simpati masyarakat dengan berbagai acting di media massa. Guru, karena tuntutan keadaan yang semakin tinggi sedangkan gaji yang amat kecil juga sangat sibuk mencari pekerjaan sampingan agar asap dapur bisa tetap ngebul, hingga pekerjaan mendidik generasi bangsa secara tidak langsung terabaikan. Masyarakat pun hampir sama keadaannya de ngan sang guru. Mahasiswa, tak kalah sibuknya, mulai dari jam

kuliah yang amat padat, tugas yang selalu membludak hingga kegiatan organisasi yang beraneka ragam membuat lupa akan fungsinya sebagai agen perubah dan agen kontrol. Lantas, siapa yang kelak mengajarkan anak-anak kita tentang nilai-nilai kejujuran, kesopanan, toleransi terhadap perbedaan serta keberanian memperjuangkan kebenaran? Tentu kita semua. Tidak peduli apa latar belakang anda, seberapa tinggi pendidikan anda atau seberapa banyak harta yang anda miliki. Pejabat, guru, dosen, rektor, direktur, mahasiswa, dokter, insinyur, pengacara, pedagang, tukang koran bahkan kuli angkut sekalipun dapat menjadi “guru” yang mencetak generasi emas dengan pendidikan yang lebih berkualitas. Karena sebenarnya kualitas pendidikan tidak hanya berupa pembangungan fisik, namun juga merekonstruksi moral anak-anak bangsa. Proses ini tentu dimulai dengan hal-hal kecil seperti mengajak peserta didik untuk berdiskusi tentang segala hal yang ingin mereka ketahui ditambah dengan menanamkan nilai luhur melalui teladan yang kita tunjukkan seharihari. Karena, anak-anak lebih memerlukan teladan daripada kritik ( Joseph Joubert). Jadi, mungkinkah pendidikan berkulitas untuk semua? Mungkin saja….. ** *) Penulis, anggota Lembaga Pers Mahasiswa Universitas Tanjungpura Pontianak.

Terbit 7 Kali Seminggu. Izin terbit Menteri Penerangan RI No. 028/SK/Menpen/SIUP/A7. Tanggal 3 Februari 1986. Persetujuan Perubahan Nama No: 95A/Ditjend. PPG/K/1998 Tanggal 11September 1998. Alamat Redaksi dan Tata Usaha: Jalan Gajah Mada No. 2-4 Pontianak 78121. Kotak Pos 1036. Fax. (0561) 760038/575368. Telepon Redaksi: (0561) 735070.Telepon Iklan/Pemasaran:735071. Hunting (Untuk seluruh bagian) Fax. Iklan 741873/766022. Email: redaksi @pontianakpost.com. PenerPERTAMA DAN TERUTAMA DI KALIMANTAN BARAT bit: PT.Akcaya Utama Press Pontianak. Pembina: Eric Samola, SH, Dahlan Iskan. Komisaris Utama: Tabrani Hadi. Direktur: Untung Sukarti. Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: B Salman. Redaktur Pelaksana: Khairulrahman Sidang Redaksi: Abu Sofian, Muslim Minhard, Surhan Sani, Mela Danisari, Yulfi Asmadi, Donatus Budiono, Basilius. Sekretaris Redaksi: Silvina. Staf Redaksi: Marius AP, U Ronald, Efrizan, Aseanti Pahlevy, Deny Hamdani, Budianto, Chairunnisya, Pringgo, Pracetak/ Jawa Pos Group Artistik: Karnadi (Koordinator), Grafis: A.Riyanto, Ilustrator: Kessusanto, Sigit. Fotografer: Timbul Mudjadi, Bearing, Sando Shafella. Biro Singkawang: Zulkarnaen Fauzi, M Khusdarmadi, Hari Kurniathama (Jl. Gunung Raya No.15 Telepon (0562) 631912). Biro Sambas: Mursalin (Jl P Anom Telp (0562) 392683) Biro Sanggau: Anto Winarno (Jl. Sudirman No. 4 Telp. (0564) 21323). Biro Ketapang: Andi Chandra, Andre Januardi (Jl. Gajahmada No. 172. Telp. (0534) 35514). Kabupaten Pontianak: Hamdan, . Biro Sintang: Mustaan, Budiman. Pemasaran/Sirkulasi: -. Iklan: Dewiyanti.S. Percetakan: Surdi. Devisi Event: Budi Darmawan. Kombis: Nurtiman. Jakarta: Max Yusuf Alkadrie, Bank: BPD Kalbar, BEII, Bapindo. Harga Langganan per 1 Bulan dalam kota Rp 65.000,- (luar kota tambah ongkos kirim). Tarif iklan: Per mm kolom hitam putih Rp 20.000,- spot colour Rp 25.000,- full colour Rp 30.000,- Iklan baris Rp 10.000,- per baris (minimal 2 baris, maksimal 10 baris) pembayaran di muka. Telepon Langganan/Pengaduan: 735071. Iklan: 730251. Perwakilan Jakarta: Jl. Jeruk Purut-Al-Ma’ruf No.4 Pasar Minggu, Jakarta Selatan 12560. Telepon: 78840827 Fax. (021) 78840828. Percetakan: PT.Akcaya Pariwara Pontianak. Anggota SPS-SGP ISSN 0215-9767. Isi di luar tanggung jawab percetakan.

Pontianak Post


TOTAL SPORT

20 20

Pontianak Post

Kamis, 27 Mei 2010

Pemain Cadangan Selamatkan Suns

REUTERS/Brian Snyder

HALAU : Ondrej Kusnir (kanan) dari Republik Ceko menghalau bola dari pemain Amerika Serikat DaMarcus Beasley pada laga persahabatan kedua tim jelang Piala Dunia 2010.

2

AS

v

Rep Ceko

4

Dihantui Pencoretan CONNECTICUT - Amerika Serikat (AS) masih meragukan untuk disebut sebagai calon kuda hitam di Piala Dunia 2010. Itu apabila mengacu performa AS saat beruji coba kontra Republik Ceko di Rentschler Field kemarin WIB (26/5). AS dipaksa menyerah 2-4 dari negara yang gagal lolos ke Piala Dunia itu. The Sam Army - sebutan AS banyak disebut sebagai calon kuda hitam di Piala Dunia karena aksinya di Piala Konfederasi 2009. The Sam Army di luar dugaan mampu menembus final setelah menyingkirkan juara Eropa Spanyol. Namun, penampilan melawan Ceko kemarin jauh dibandingkan saat di Piala Konfederasi. AS sempat memimpin pada menit ke-17 berkat gol Maurice Edu. Namun, Ceko membalikkan keadaan melalui gol-gol Tomas Sivok (44’) dan Jan Polak (58’). Pada menit ke-66, fans AS bersorak ketika pemain pengganti Herculez Gomez membobol gawang Petr Cech untuk membuat skor imbang 2-2. Sayang, pemain AS kehilangan fokus di 15 menit terakhir. Hal itu dimanfaatkan Ceko untuk melesak-

kan dua gol via Martin Fenin (78’) dan Tomas Necid di pengujung pertandingan. ”Saya melihat para pemain terlihat tegang dan lebih bermain sendirisendiri. Saya rasa mereka tegang karena setelah laga ini saya akan mencoret beberapa dari mereka,” kata pelatih AS Bob Bradley seusai pertandingan seperti dikutip Associated Press. Beberapa jam setelah laga melawan Ceko, Bradley memang bakal memutuskan 23 pemain untuk dibawa ke Piala Dunia. Itulah sebabnya, laga melawan Ceko merupakan seleksi terakhir penggawa AS. Dengan skuad AS saat ini terdiri dari 30 pemain, berarti bakal ada tujuh pemain yang terpental. ”Saya harus membuat keputusan sulit karena banyak pertimbangan yang ada di kepala saya saat ini. Anda lihat Gooch (Oguchi Onyewu, bek tengah AS, Red) yang belum mampu tampil penuh selama 90 menit. Padahal, dia merupakan pemain andalan kami di jantung pertahanan,” tutur Bradley. Saat melawan Ceko, ada enam

pemain yang tidak masuk line up. Kendati Bradley tidak memberikan garansi, mereka hampir pasti aman. Keenam pemain itu adalah Tim Howard, Carlos Bocanegra, Jay DeMerit, Landon Donovan, Clint Dempsey, Jozy Altidore, hingga Michael Bradley yang notabene anak kandung Bob Bradley. ”Kami waswas menunggu keputusan Bob (Bradley). Kami dihantui pencoretan,” kata Brian Ching, striker AS, seperti dilansir USA Today. Ching termasuk pemain dengan jam terbang tinggi bersama AS. Striker 32 tahun yang bermain untuk klub Liga Sepak Bola AS (MLS) Houston Dynamo itu memiliki 45 caps dan sebelas gol. Ching yang keturunan Tiongkok itu juga bagian dari skuad AS di Piala Dunia 2006. Dengan bekal itulah, Ching berharap dirinya bakal terpilih dalam skuad ke Piala Dunia. ”Tim kami saat ini banyak dihuni pemain muda yang punya talenta bagus. Meski begitu, pelatih bertindak fair kepada semua pemain. Jadi, siapa saja bisa terpilih,” ungkap mantan top scorer MLS 2004 tersebut. (dns)

PHOENIX - Jalan LA Lakers untuk mempertahankan gelar juara NBA menemui penghalang besar. Phoenix Suns yang dihadapi di final wilayah barat tak begitu saja melepaskan laga di kandang sendiri. Suns memaksimalkan laga home untuk menyamakan kedudukan 2-2 dengan Lakers. Barisan pemain cadangan memperlihatkan kontribusi mereka saat tuan rumah Phoenix Suns mengalahkan Lakers 115106. Peluang Suns untuk maju ke final NBA makin terbuka karena kedudukan kedua tim kini 2-2 dalam seri playoff dengan sistem best of seven. Forward Suns, Amare Stoudemire, membukukan 21 poin dan delapan rebound. Pemain veteran, Steve Nash, mencetak 15 poin dan delapan assist dan Jason Richardson menambah lagi dengan 11 angka. Tapi yang paling menakjubkan adalah sumbangan angka dari pemain cadangan Suns mencapai 54 poin. Sedangkan perolehan total poin pemain cadangan Lakers hanya 20 angka. ”Kami yakin dengan kekuatan pemain cadangan kami. Malam ini mereka bermain sesuai dengan kemampuan mereka,” kata Pelatih Suns, Alvin Gentry pada Associated Press. Lakers sempat memimpin, meski hanya untuk beberapa saat pada awal

Ronald Martinez/Getty Images/AFP

TEMBAKAN : Louis Amundson (17) forward Phoenix Suns berusaha melepaskan tembakan di tengah kawalan Kobe Bryant (24), Pau Gasol (16) dan Lamar Odom (7) dari Los Angeles Lakers

kuarter keempat sebelum para pemain cadangan Suns bangkit untuk kembali mendominasi dan membalikkan keadaan. Gentry mempertahankan kelima pemain cadangan tersebut di lapangan selama hampir sembilan menit diawal kuarter keempat. Tim lapis kedua tersebut ternyata tidak mengecewakan karena mereka mampu menghadang laju pemain Lakers dengan mencetak skor 18-3, sehingga Suns berbalik unggul 103-94 setelah sebelumnya tertinggal 85-87. Bagi Suns, kemenangan di kandang sendiri dalam pertandingan playoff

memperbaiki rekor mereka menjadi 7-1, sementara Lakers belum terkalahkan dalam tujuh pertandingan terakhir. ”Semua yang kita lakukan adalah memanfaatkan seluruh peluang untuk meraih kemenangan di LA,” kata Nash, mengomentari tugas berat yang dihadapi saat mereka harus kembali bermain di Los Angeles. Pertahanan ketat Suns membuat Lakers kewalahan untuk mendekati ring. Para pemain Suns pun lebih memanfaatkan tembakan jarak jauh untuk memasukkan bola ketimbang mendekati ring Lakers. (ady)

Sudah Memutuskan ke Honda Spekulasi perpindahan beberapa pembalap papan atas MotoGP untuk musim depan berhembus makin kencang. Lagi-lagi, spekulasi tersebut melibatkan nama empat pembalap yang dalam beberapa tahun terakhir terlibat persaingan seru memperebutkan gelar juara. Kali ini, spekulasi dipicu oleh kubu Ducati. Seorang sumber internal tim Ducati Marlboro menyebutkan pembalap andalannya, Casey Stoner, sudah siap hengkang ke Repsol Honda, tim utama Honda di MotoGP. Tak sekadar siap, tapi sumber tersebut menyebutkan Stopner ”sudah memutuskan” memilih bergabung dengan Honda di musim 2011. Awal bulan ini sempat dilaporkan bahwa Stoner dan Honda dikaitkan terlibat pembicaraan seputar komposisi pembalap musim depan. Ducati sendiri belum menunjukkan reaksi mengenai laporan tersebut. Tapi, laporan berdasar keterangan seorang sumber dari Ducati di GPWeek membuktikan spekulasi tersebut bukan isapan jempol belaka. ”Sejauh ini, kabar kepindahan Casey tahun depan, saya kira, sudah mencapai kesepakatan. Saya tak punya informasi

Casey Stoner

pastinya dan tak mau terekam, tapi itu sudah menjadi feeling yang kuat. Saya kira dia memang sudah memutuskan untuk pergi,” kata sumber dari Ducati yang disebutkan memiliki posisi yang tinggi di tim tersebut. Alasan Stoner untuk segera keluar dari Ducati memang terus menguat

dalam beberapa pekan terakhir. Sebelumnya hanya disebutkan keinginan tersebut dipicu oleh kepindahan mantan manjer Ducati, Livio Suppo ke Honda seblum musim berlangsung. Suppo adalah orang yang berperan besar di balik kesuksesan Stoner meraih gelar juara musim 2007. Perjalanan Stoner yang buruk di musim ini kian memperkuat keinginan untuk pindah. Dua kecelakaan dalam tiga balapan ditambah belum sekali pun meraih podium merupakan hasil terburuk yang diraih Stoner sejak 2006. Kondisi itu membuat Stoner makin sulit bersaing meraih gelar juara dunia. Jika benar Stoner sudah membuat kesepakatan dengan Honda, maka akan memberi efek domino di pembalap papan atas MotoGP. Yang paling utama, ada pembalap Repsol Honda yang terdepak. Artinya, salah satu dari Dani Pedrosa atau Andrea Dovizioso yang akan pergi. Selain itu, dengan ditinggal Stoner, posisi pembalap utama di Ducati akan lowong. Kabarnya, Ducati mencari pengganti yang sepadan, mereka melirik salah satu di antara Valentino Rossi atau Jorge Lorenzo yang kini bersaing keras di Fiat Yamaha dan perburuan gelar juara.(ady)


metropolis Pontianak Post

Kamis 27 Mei 2010

21

Setiap Item Menu Shabu Memiliki Harga yang Terjangkau Bagi pengemar masakan shabushabu, tak perlu bingung mencicipinya. Sudah banyak restoran yang menyediakan masakan tersebut. Meski banyak restoran yang menyajikannya, tetapi ada yang berbeda dengan menu shabu di Hotel Kini. Apa yang membuat makanan khas negeri Sakura ini berbeda?

polda

Ingatkan Reformasi Birokrasi ACARA serah terima jabatan empat perwira Polda digelar sekaligus, Rabu ( 26/5) di Mapolda Kalbar. Kapolda Kalbar Brigjen Erwin TPL Tobing langsung menjadi inspektur dalam serahterima jabatan tersebut. Mereka yang sertijab terdiri atas, Karo Pers dari Kombes Djamaludin kepada Kombes Yohanes Brapto Wirohadi. Karo Log dari Kombes Sukisto kepada Kombes Ngudi Prayitno. Dir Intelkam dari Kombes Endaryoko kepada AKBP Marualita Siahaan. Kadenma dari Kompol Sekar Maulana kepada Kompol Wesly Panjaitan. Kapolda mengatakan jabatan baru merupakan amanah dan tanggung jawab. Sebab mendapatkan promosi, pangkat itu tidak diperoleh begitu saja. Akan tetapi melalui proses dan penilaian pimpinan. Ia menambahkan pimpinan boleh berganti setiap saat, tetapi program yang telah direncanakan hendaknya terus ditindaklanjuti sesuai dengan DIPA yang ada. Karena saat ini jajaran kepolisian menganut kinerja berbasis anggaran. “Polda Kalbar hasil pemeriksaan BPK tidak lagi disclaimer tetapi wajar dengan

SIAPA yang tak kenal dengan shabu-shabu. Meski namanya mirip salah satu jenis narkotika,

masakan Jepang ini digemari masyarakat, termasuk warga Pontianak. Tak heran, jika banyak restoran yang menyajikan menu shabu-shabu untuk menarik pelanggan. Bahkan, hotel berbintang juga menyediakan hidangan yang satu ini. Di antara restoran dan hotel yang menyajikan shabu-shabu, Hotel Kini memberikan sajian spesial. Hotel ini menawarkan shabu-shabu yang berbeda dengan yang lainnya. Hotel Kini menawarkan santapan

dengan variasi yang mengundang selera. Tak perlu khawatir menikmati semuanya, karena shabu di Hotel Kini mendukung program diet dengan kandungan kalori yang terkontrol. Belum lagi, bahan makanan yang u Ke Halaman 27 kolom 1 WAHYU/PONTIANAKPOST

SHABU: Menu shabu yang variatif disajikan Hotel Kini.

Minta Audit Investigastif PONTIANAK - Pipa air bersih yang dibangun dengan anggaran Rp33,9 miliar tidak berfungsi. Wali Kota Pontianak, Sutarmidji meminta Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia melakukan audit investigatif, mulai dari pelaksanaan tender hingga kondisi saat ini. “Saya serius minta audit investigasi oleh BPK, bukan BPKP. Supaya beres, dan bisa dilakukan BPK,” ujar Sutarmidji, Rabu (26/5). S e b e l u m ny a , B a d a n Pengawasan Keuangan dan Pembangunan telah melakukan audit. Menurut Sutarmidji audit tersebut hanya terkait pengawasan pembangunannya. Kendati demikian tetap ada perselisihan pelaksana proyek yakni PT Promits dengan PDAM terkait jumlah yang harus dibayarkan. Permintaan

u Ke Halaman 27 kolom 5

balai kota

Lima Kali Listrik Padam PEMADAMAN listrik sebanyak lima kali mewarnai pelantikan sejumlah pejabat eselon jajaran Pemerintah Kota Pontianak, Rabu (26/5). Beruntung kegiatan terus berlangsung dan berjalan lancar. Pelantikan dimulai pukul 13.30 dipimpin langsung Wali Kota Pontianak, Sutarmidji, yang melantik tiga pejabat eselon dua baru. Hilfira Hamid diangkat menjadi Staf Ahli Pembangunan, Sutarmidji Kemasyarakatan, dan Sumber Daya Manusia. Syarif Ismail yang sebelumnya menjabat Kepala Kantor Kesbanglinmas diangkat menjadi Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga. Kepala Dinas Sosial dan Tenaga Kerja yang beberapa bulan terakhir kosong, kini dijabat Chairil Anwar. Pergeseran terjadi pada jabatan camat. Ahmad Priyono yang sebelumnya menjabat sebagai Camat Pontianak Kota dilantik menjadi u Ke Halaman 27 kolom 5

Bekelit

Saya tidak terkejut. Sinyal ke arah itu ada dalam berbagai komunikasi. Permintaan ini harus tandatangan Pak Wali karena beliau punya otoritas

u Ke Halaman 27 kolom 1

SHANDO SAFELA/PONTIANAKPOST

PASAR TUMPAH: Pembeli tengah menawar sayuran yang di pasar tumpah yang berada tepat di pinggir dermaga Kapuas Besar. Pedagang sayur yang berjejer tertib ini menyerupai pasar tumpah.

25 Persen ODHA Ibu RT PONTIANAK - Mayoritas pengidap HIV/AIDS di Pontianak adalah laki-laki. Di antara pengidap, 40 persen lebih adalah dari kalangan pelanggan kupu-kupu malam. Hal yang mengejutkan, menurut dr Saptiko dari Dinas Kesehatan Kota Pontianak, 25 persen pengidap adalah pasangan dari pelanggan atau

ibu rumah tangga biasa. “Kondisi tersebut rentan menyebabkan lahirnya anak yang juga tertular HIV jika kita tidak peduli,” katanya belum lama ini. Dinas Kesehatan bersama stakeholder terkait menurutnya sudah berupaya menyikapi kondisi u Ke Halaman 27 kolom 1

MUJADI/PONTIANAKPOST

Ilustrasi kekes

Agus Sutyoso

audit oleh BPK ini terkait proses awal pelaksanaan proyek, mulai dari proses kelayakan, tender hingga kondisi sekarang. “Saya tidak ingin kedepannya ada masalah. Pemkot berhak meminta audit BPK ini untuk kepentingan pemkot. Jangan sampai tidak berfungsi dan ada total lost,” kata Sutarmidji. Hingga saat ini Sutarmidji memastikan pipa yang dibangun tidak berfungsi. Ada beberapa titik belum disambung diantaranya di Jalan Ahmad Yani di depan Kantor Dinas Pekerjaan Umum Kota Pontianak, tikungan Jalan Alianyang tepatnya depan Rumah Sakit Khusus Kalbar dan Dinas Perhubungan Kota Pontianak, kawasan

MOGOK: Sering terlihat speedboat berhenti di tengah Sungai Kapuas. Ada beberapa hal penyebabnya, selain mesin mogok juga kipas mesin tersangkut sampah.

Sindikat Narkoba Sulit Dikenali PONTIANAK - Kalimanatan Barat terindikasi dinyatakan sebagai sebagai salah satu daerah rawan peredaran terhadap penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika di Indonesia. Kalbar juga dijadikan bandar sebagai pasar potensial peredaran narkotika, psikotropika dan tidak menutup kemungkinan prekusursor, alat pemula pembuat narkotika. Demikian ungkap Ketua pelaksana Harian Badan Narkoba Provinsi, Utin Kusumawati, Rabu (26/5) di Pontianak. “Tindak kejahatan narkoba sudah sangat memprihatinkan, peredarannya telah menjalar dengan cepat dan sistematis tanpa pandang bulu. Korbannya mulai dari strata kelas atas hingga anak jalanan, bahkan anak usia sekolah dasar. Penyebarluasannya tidak hanya di kota melainkan juga merambah ke

pelosok,” kata Utin. Utin menilai maraknya perkembangan tindak pidana narkoba memiliki tingkat kebahayaan luar biasa. Bahkan mengerikan dari ancaman terorisme. Karena jaringan sindikat narkoba sulit dikenali dibanding pelaku terorisme yang mudah dikenali. “Jaringan peredaran narkoba muncul dengan wajah yang canggih dan terkesan ramah,” tambah Utin. “Terungkapnya keberadaan pabrik pembuatan narkoba di Jalan Suprapto Pontianak, juga penyelundupan narkotika jenis sabu seberat 8 kg di Entikong, merupakan peringatan bagi kita untuk selalu waspada,” ujar Utin. Menurutnya bila generasi muda terjebak narkoba, nasib bangsa kedepan u Ke Halaman 27 kolom 5

Frisna Virginia; Dara Gawai Dayak 2010

Dara Gawai yang Mahir Bernyanyi Seriosa Frisna Virginia sumringah. Perempuan 19 tahun ini baru saja dinobatkan sebagai Dara Gawai Dayak 2010. Utusan Sanggar Borneo Tarigas ini mengalahkan 16 kontestan lainnya. Bagaimana peminat musik seriosa ini menerima anugerah terindah dalam hidupnya tersebut? AGUSTINAH Pontianak

MAHMUD/PONTIANAKPOST

DARA: Frisna Virginia yang dinobatkan sebagai Dara Gawai Dayak 2010

SUARA Frisna melengking. Ia baru saja menyanyikan jenis lagu seriosa. Monica, temannya yang meraih busana terbaik saat pemilihan Bujang dan Dara Gawai mengaku merindung mendengar Frina menyanyi. “Saya bergetar malam itu, suaranya bagus,” ujar Monica. Dua sahabat ini samasama kuliah di Jurusan Bahasa dan Seni, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Tanjungpura. Mengenakan baju putih celana panjang, Frisna tampak cantik. u Ke Halaman 27 kolom 1


METROPOLITAN

22 lensa

Media Center DPRD MENJADI pusat aspirasi masyarakat, inilah impian DPRD Kota Pontianak selama ini. Untuk mewujudkannya, mulai 1 Juni nanti, DPRD Kota Pontianak akan memi­ liki media center. “Media Center DPRD Kota Pontia­ nak inilah yang akan membangun kemitraan antara DPRD dengan media dan masyarakat,” kata Koordinator Media Center DPRD Kota Pontianak Fahrurrazi. Ia mengatakan bahwa Herri Mustamin Media Center DPRD Kota Pontianak berperan memberikan informasiinformasi penting yang dimiliki DPRD kepada me­ dia massa, untuk disampaikan ke masyarakat. Dijelaskan Fahrurrazi bahwa pendirian media center ini sendiri didorong keinginan para pimpi­ nan DPRD, Sekretaris DPRD, dan Humas DPRD Kota Pontianak, agar DPRD menjadi lembaga yang terbuka dalam menerima aspirasi masyarakat. Nantinya bagi masyarakat yang ingin menyam­ paikan aspirasinya ke DPRD Kota Pontianak dapat juga melalui media center. Penyampaian aspirasi dapat melalui surat yang ditujukan untuk DPRD atau para anggota DPRD Kota Pontianak. Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kota Pon­ tianak Herri Mustamin mengatakan bahwa media center ini diharapkan dapat membuka ruang bagi masyarakat untuk mengetahui segala macam kegiatan kedewanan.(zan)

Heran Malah Tak Datang Sukarela Serahkan Jabatan Ketum

MAHMUD MUNTAZAR/PONTIANAK POST.

BERSERAKAN: Beginilah kondisi sebuah tempat pembuangan sampah (TPS) jika tidak dijaga. Perwa yang mengharuskan masyarakat membuang sampah dari pukul 18.00 WIB hingga pukul 06.00 WIB seperti tak berlaku. Ini terlihat di TPS yang terletak di Jalan Dr Wahidin.

Pengadaan Kapal Keruk Kandas PONTIANAK – Pemerintah pusat belum berencana mengang­ garkan pengadaan kapal keruk. Padahal, Provinsi Kalimantan Barat memerlukan hal itu guna

info

Diskusi FLP Kalbar FORUM Lingkar Pena (FLP) merupakan wadah atau komunitas bagi anak bangsa untuk mengembangkan bakat menulis. Kini FLP telah tersebar ke seluruh pelosok negeri dan ke beberapa penjuru dunia. Ratusan karya tulisan telah dihasilkan oleh para anggotanya. FLP Kalimantan Barat kini bangkit lagi dengan semangat membara untuk melahirkan generasi penulis yang mumpuni. (tin)

Pontianak Post Kamis Rabu273 Mei Juni2010 2008 Pontianak Post

Ali Akbar

“Kalau memang pemerintah pusat belum berencana membantu penganggaran pengadaan kapal keruk, kita harus mencari solusi lain. Apakah dengan menggandeng

Kalau memang peme­ rintah pusat belum berencana membantu penganggaran pe­ngadaan kapal keruk, kita harus mencari solusi lain. Apakah dengan menggandeng investor atau lainnya? Ini harus dibicarakan tindak lanjutnya

mengatasi permasalahan pendang­ kalan alur sungai. “Waktu kami kunjungan kerja ke Kementerian Perhubungan belum lama ini, ternyata pusat tidak ada rencana untuk itu,” kata Anggota Komisi C DPRD Kalbar Ali Akbar. Menurutnya, antarpemangku ke­ pentingan perlu duduk satu meja un­ tuk mencari jalan keluar mengatasi permasalahan sungai di Kalbar.

investor atau lainnya? Ini harus dibicarakan tindak lanjutnya,” kata Politikus PPP ini. Menurut Ali, permasalahan mendasar yang terjadi pada sungaisungai di Kalbar terletak pada pendangkalan alur sungai. Sekitar 31 persen dari jumlah panjang alur sungai yang dapat dilayari di wilayah Kalbar, kondisinya mengalami pen­ dangkalan yang diakibatkan karena

adanya kotoran sampah-sampah kayu yang hanyut oleh penebangan liar, erosi tebing-tebing sungai, penambangan liar, dan sebagian oleh penduduk yang bermukim di pinggiran sungai. Permasala­ han lainnya, menurut legislator daerah pemilihan Kota Ponti­ anak tersebut yakni memiliki fluktuasi ketinggian muka air pada musim penghujan dan kemarau yang cukup tinggi. Selain itu, terjadinya pen­ dangkalan akibat sedimentasi (pengendapan) pada beberapa ruas sungai menyebabkan kapal-kapal yang berukuran besar tidak dapat berlayar. Mantan anggota DPRD Kota Pontianak tersebut juga meman­ dang bahwa alur sungai di Kalbar yang berkelok juga menyebabkan pelayaran dengan jarak yang dekat memerlukan waktu lama. Padahal, dia menambahkan, sungai-sungai di Kota Pontianak saja masih men­ jadi transportasi utama masyarakat, terutama daerah perhuluan serta untuk mengangkut hasil bumi dan pertambangan. (zan)

Secara harafiah, cheng be­ rarti perasaan dan li berarti aturan. Menurutnya, orang Tionghoa se­ harusnya selalu mempertimbang­ PONTIANAK – Harso Utomo kan segala sesuatu dengan cheng Suwito, ketua umum (ketum) li, bukan nafsu atau keinginan Majelis Adat Budaya Tionghoa semata. Ditambahkannya, hal itu (MABT) Kalbar merasa heran, bisa dijadikan pelajaran kedepan­ setelah menunggu dari pukul nya, jika ingin jabatan tidak perlu 11.00 WIB – 17.00 rebut-ribut, tidak WIB kemarin, tidak perlu menjadikan­ ada satu pihak pun nya seperti barang yang datang untuk pusaka. “Kalau ada mengambil jabatan­ yang mau, ambil saja, nya sebagai ketum. jika memang untuk “Aneh, padahal kepentingan bersa­ sudah saya tawarkan ma. Saya takutnya, secara terbuka, siapa ini untuk kepentingan saja yang datang pu­ pribadi atau kelom­ kul satu tadi (13.00 pok tertentu demi WIB kemarin, Red), popularitas. Padahal, Harso Utomo Suwito langsung saya serah­ organisasi MABT kan jabatan ketua umum MABT harus tumbuh dengan baik,” secara sukarela. Ternyata tidak katanya. ada yang datang,” ujarnya di Pon­ Harso pun sadar sebagai manusia tianak, Rabu (26/5). Harso sendiri biasa, tidak lepas dari kekura­ngan. sengaja tidak meninggalkan rumah Ia tidak pernah menutup mata dari demi menunggu mereka yang saran dan masukan yang mem­ menginginkan kedudukannya. Ia bangun. Harso sangat berharap malah bertanya, apa sebenarnya warga Tionghoa dan dari etnis yang diinginkan mereka? Ketika lain memberikan masukan untuk berusaha mempertahankan posisi kepentingan MABT. “Mungkin sebagai ketum, ia diminta mundur saja, bisa untuk membangun saya sampai digelar musyawarah besar kedepannya. Tapi tolong dalam or­ luar biasa (mubeslub). “Tapi, ganisasi jangan mencari kelemahan waktu saya sodorin secara suka­ orang lain hanya untuk menghan­ rela. Jonosen atau siapa saja yang tam dia. Saya sadari masih banyak mungkin menjadi dalang tidak orang Tionghoa yang hebat di luar ada yang mau datang mengambil. sana,” ujarnya. Katanya kursi empuk, kok tidak Ia menegaskan, jika ke depan mau?” katanya. ada pihak lain yang menuntutnya Harso mengimbau pada Jonosen untuk menyerahkan secara su­ atau siapapun dalang dari wacana karela kedudukan Ketum MABT mubeslub agar tak lagi mencari Kalbar, ia tidak akan melakukan­ akal untuk terus menghantamnya. nya. “Saya sudah memberikan Ia mengingatkan bahwa sebagai kesempatan. Tidak mungkin saya wakil rakyat akan lebih baik jika mempermainkan institusi MABT,” mereka mengurusi konstituen­ katanya. “Masih banyak PR yang nya. “Itu lebih baik. Kalau ada harus diurus MABT, khususnya persoalan apa-apa, sebaiknya kita menyiapkan MABT Indonesia. kembali pada adat dan budaya Kami juga telah menyusun program Tionghoa yang menerapkan sistem eksibisi ke Jogjakarta dan Bali,” cheng li,” ujarnya. tambah Harso. (mde)

Sepenggal Kisah Ny Connie, Ketua Persit Kartika Candra

Rasakan Dua Kali Bersalin Tanpa Didampingi Suami Membangun hidup rumah tangga bersama prajurit TNI mesti siap dengan se­ gala resiko. Tentu saja me­ reka kerap ditinggal suami, demi menunaikan tugas negara. Mereka juga harus siap mendampingi suami saat melaksanakan tugas. Perasaan serupa tentu saja turut dirasakan Ny Connie Ukon Sangkaningrat, istri Danrem 121/ABW Kolonel Inf Toto Rinanto.

Sutami- Pontianak SALAH satu rumah di kawasan Komplek Palapa, Jalan Untung Surapati, bercat putih, dengan penjaga berseragamkan loreng, dari luar terkesan segan bila ingin bertamu. Ternyata itu hanya lapis luar. Sebab tuan rumah begitu ra­ mah dan akrab. Gambaran itulah yang didapat Pontianak Post saat bertandang ke rumah dinas Danrem

121/ABW, Senin (25/5) pagi. Senyum akrab segera tuan rumah lemparkan. “Apa Kabar? Apa yang bisa saya bantu?” kata Nyonya Con­ nie Ukon Sangkaning­rat. Perempuan kelahiran Bogor, 2 September 1961 ini, telah mendam­ pingi Danrem Kol Inf Toto Rinanto dalam suka dan duka sejak 1986 silam. Untuk diketahui, pernikahan keduanya kala itu dirayakan di Pen­ dopo Gubernur Kalbar. Hingga kini dari buah pernikahan mereka terlahir dua putri dan seorang putra yakni Nabila, Rasyula, dan Ali Ghifar. Perbincangan segera mengalir deras dengan Ketua Persit Kartika Candra ini. Ia bertutur lepas bagai telah ada yang memandu. “Telah menjadi komitem mendampingi suami ditempatkan, Dimanapun (harus bisa) diterima,” katanya me­­ ngenai resiko sebagai istri prajurit. Ditinggal suami karena tugas, bagi Connie bukan hal aneh. Ter­ lebih ditinggal sendirian di asrama. Hal yang pernah dialaminya saat sang suami masih bertugas di Batal­

yon 320 Kodam Siliwangi. Ketika itu, putera mantan Gubernur Kalbar Soedjiman tersebut diberangkatkan ke Timor-Timur, ketika wilayah ini masih tergabung dalam Negara Ke­ satuan Republik Indonesia. Bukan hanya itu. Wanita berjilbab ini juga sudah merasa ditinggal suami usai pernikahan.Yang menjadi kenangan bagi dia, ketika menjelang masa per­ salinan anak pertama, suami masih belum kembali dari bertugas. “Itu 24 tahun lalu,” kenangnya. Tanpa didampingi suami juga dirasakannya ketika menjelang kelahiran puteri kedua. Maka saat putera bungsu mereka lahir, Ali Ghifar, menjadi sesuatu yang ter­a­ mat istimewa. Kali ini sang putera langsung diazankan dan diqamatkan oleh sang ayah, saat terlahir ke du­ nia. “Melahirkan anak ketiga, kami di Nabire. Bapak bertugas di Danyon 753 Nabire,” ujar perempuan yang selalu menunaikan salat jamak bila berpergian jauh ini. Meski pernah merasa ditinggal cukup lama oleh suami saat masih

SUTAMI/PONTIANAK POST

MESRA: Ny Connie Ukon Sangkaningrat terlihat mesra mendam­ pingi suami, Danrem 121/ABW Kol Inf Toto Rinanto.

bertugas di Timor Timur, dia men­ jadikan itu sebagai spirit. Bayang­ kan, dalam 3 tahun bertugas, setiap tahunnya hanya sempat bertemu sekali dengan suami. Beruntung bagi Connie, ketiga anaknya paham akan kesibukan sang ayah. Anakanak bahkan terus memberikan spirit buat ibundanya. “Anak-anak saya mengerti dengan tugas bapak. Mereka juga memberikan spirit

kepada saya agar memberikan yang terbaik dalam mendampingi bapak selama berdinas,” katanya. Dalam mendidik anak, Ny Connie selalu menekankan pada persoalan agama. Pasalnya bagi dia agama adalah pondasi dasar dalam membentengi hidup. Hal itu dibe­ narkan Danrem. Bahkan menurut Danrem, selama berdinas, saling pengertian mereka rajut. (*)


Pontianak Post Rabu 3 Juni 2008

Kamis 27 Mei 2010

PINYUH

23

Demak Penyumbang Transmigran

SUGENG ROHADI /PONTIANAK POST

CINDERA MATA: Mugiyono, ketua rombongan DPRD Kabupaten Demak menyerahkan cindera mata kepada Bupati Kabupaten Pontianak, Ria Norsan.

Sengkubang Juara Umum Porseni MEMPAWAH –- Porseni antar pelajar Madrasah Kelompok Kerja Madrasah (KKM) Mempawah, berakhir pada Selasa (25/5) bertempat di Madrasah Tsanawiyah Al Fathaanah Mempawah. Kegiatan yang memasuki agenda ke empat ini merupakan agenda tahunan yang diselenggarakan oleh KKM Mempawah. KKM sendiri berasal dari tiga kecamatan yakni Sungai Kunyit, Mempawah Hilir, dan Mempawah Timur. Kegiatan tersebut diikuti oleh 13 sekolah Madrasah Tsanawiyah. “Kegiatan ini diikuti oleh 13 Madrasah di lingkungan KKM ini. Kegiatan ini untuk silaturahmi sekaligus upaya pembinaan kepada para siswa untuk berprestasi di bidang olahraga maupun bidang lainnya,” jelas H. Syafi’i Razali kepada Pontianak Post. Kegiatan tersebut terdiri dari beberapa cabang lomba diantaranya, olah raga meliputi bola voli,

futsal, tenis meja, takraw, lari, lompat jauh, dan tolak peluru. Untuk cabang seni yakni, syarhil qur’an, fahmil qur’an, tartil, dan khotil qur���an. Kegiatan ini juga merupakan upaya melihat bakat dari siswa, sekaligus mengasah kemampuan bertanding antar sekolah sebagai awal dan bekal jika kelak mereka melanjutkan ke sekolah yang lebih tinggi. Madrasah Tsanawiyah Sengkubang keluar sebagai juara umum. “Silaturahmi dan mencari bakat adalah fokus utama kepada siswa, agar mereka bisa terus mengasah kemampuan bertanding bukan saja dalam level yang kecil seperti ini. Tetapi juga untuk level dan even yang lebih besar nantinya,” ujarnya Kasi Mapenda Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pontianak, Kamaludin, S.Pd I yang sekaligus menutup acara tersebut. (sgg)

MEMPAWAH – Sekitar 20 orang dari anggota dari Komisi B dan C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Demak berkunjung ke Kantor Bupati Kabupaten Pontianak dalam rangka melakukan studi banding. Rombongan dari Kota Wali tersebut dipimpin Mugiyono, S.Sos, SH. Dalam kesempatan yang penuh keakraban tersebut dilakukan presentasi masingmasing daerah, dimulai dari Demak kemudian Kabupaten Pontianak. Di bagian akhir penjelasan ketua rombongan, Pemerintah Kabupaten Demak saat ini juga sedang melaksanakan program Puskesmas gratis, pendidikan gratis serta himpunan infaq, shodaqoh, dan zakat dari PNS. Meskipun belum berjalan secara penuh, tetapi program tersebut telah dilakukan secara baik. Selain menyampaikan program tersebut, mereka juga melakukan diskusi panjang tentang pembangunan Pelabuhan Kuala Mempawah. “Bagi kami, pembangunan pelabuhan tersebut bisa menjadi salah satu bahan referensi bagi Demak yang belum memiliki pelabuhan,” ujar Mugiyono. Bupati Pontianak, Ria Norsan

kepada para tamu menjelaskan pembangunan pelabuhan tersebut masih dalam tahap pembangunan dermaga dan pendalaman alur yang sebagian besar dananya 75 persen dari APBN serta 25 persen dari APBD Provinsi dan APBD Kabupaten Pontianak. Selain pelabuhan, mereka juga membicarakan seputar transmigrasi. Karena menurut Mugiyono, ada sebagian warga Demak yang transmigrasi ke Kabupaten Pontianak ini. “Kami mengharapkan bisa bekerjasama nantinya dengan Pemda Kabupaten Pontianak dalam banyak hal. Kami mengucapkan terima kasih kepada Bupati beserta jajaran pejabat di Pemda Pontianak yang bersedia menerima kedatangan kami,” ungkapnya. Bupati Pontianak sendiri menyambut baik kedatangan mereka, dan berharap kunjungan tersebut bukan yang pertama dan terakhir. Di akhir acara Bupati Pontianak menyampaikan pantun sebagai salam perpisahan dan selamat jalan. Setelah itu pun mereka makan siang bersama, sebelum akhirnya berangkat kembali ke Kota Pontianak untuk meneruskan kunjungannya ke Kabupaten Kubu Raya. (sgg)

Melihat Pengupas Sabut Kelapa

Hidupi Tiga Istri, 45 Tahun Mengupas Kelapa Terik sinar matahari seolah tidak menghalangi laki-laki tua itu untuk terus mengayunkan tangannya memegang buah kelapa, untuk mengupas sabut-sabutnya. Wajahnya terhiasi keringat, dan sesekali terlihat menetes ke bumi. SUGENG ROHADI, Sungai Pinyuh

DIHADAPANNYA terdapat tumpukan buah kelapa yang masih belum terkupas. Samidin-begitu nama lengkapnya, sangat terampil mengupas satu demi satu sabut kelapa dan memisahkan buahnya. Ia terlihat sangat lelah, kucuran keringat terus menetes di dahi, leher dan kedua pipinya. Bekerja selama 45 tahun sebagai pengupas buah kelapa tak menyurutkan langkahnya untuk menghidupi 3 orang istri dan 3 orang anaknya. Sejak tahun 1965 silam, pria asal Sambas tersebut menekuni pekerjaan tersebut. Selain karena faktor orang tuanya yang dahulu juga sebagai petani kopra, ia dan anak sulungnya juga menekuni pekerjaan tersebut. Per harinya, untuk saat ini Ia hanya sanggup menghabiskan buah kelapa sebanyak 800 buah. Ini dikarenakan faktor

usia yang telah memasuki 60 tahun. “Saat ini hanya mampu 800 buah. Fisik sudah mulai tidak mampu, kalau masih muda dulu biasanya 1.200 per hari,” ungkapnya kepada Pontianak Post. Harga satu buah kelapa tersebut dihargai Rp 50. Jika dikalikan dengan 800 buah hasil per harinya adalah Rp 40.000. Hasil tersebut digunakan untuk mencukupi kehidupan sehari-hari sekaligus untuk kebutuhan sekolah anak. “Per harinya dapat Rp40.000. Jadi bisa digunakan untuk kebutuhan sehari-hari. Hasil tersebut dibagi sebaik mungkin untuk mencukupi kebutuhan lainnya, karena saya punya tiga istri,” katanya. Selain Samidin, ada dua rekan kerjanya yakni Pan dan Liam. Pan sama dengan Samidin, usianya juga sudah mulai senja, sehingga kekuatan fisiknya hanya sanggup mengupas 800 buah perharinya. Berbeda dengan Liam masih terlihat muda, umurnya sekitar 28 tahun. Hari-harinya juga bekerja sebagai pengupas buah kelapa. Per hari ia bisa menghabiskan sampai 1.200 buah. “Kalau tenaga fit dan tidak terlalu capek, per harinya saya bisa mengupas sebanyak 1.200 buah. Untuk penghasilan disesuaikan

SUGENG ROHADI /PONTIANAK POST

KUPAS KELAPA:Samidin bersama dua rekannya sedang mengupas buah kelapa. Kerjanya sangat menguras tenaga dan beresiko, mesi demikian mereka tetap semangat dalam bekerja untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.

dengan jumlah banyaknya buah yang dikupas,” ujar Liam sambil mengupas buah kelapa. Pekerjaan tersebut sangat beresiko, karena alat pengupasnya seperti tombak.Arah runcingnya langsung menghadap ke perut orang yang mengupas buah kelapa. Jika tidak berhati-hati bisa-bisa kena ke perut, dan tangan pekerja. “Kalau tidak hati-hati alat pengupas kelapa bisa menancap ke perut. Selain itu yang

rentan terkena luka yakni di tangan, karena tangan anggota badan yang posisinya paling dekat dengan alat tersebut,” tambahnya. Seiring semakin meningginya matahari, mereka pun melanjutkan pekerjaan yang tadi sempat terhenti beberapa saat. Mereka terus mengupas buah kelapa yang masih menggunung di hadapan mereka untuk menghidupi mereka sendiri, anak dan istrinya. (*)


KOMUNIKASI BISNIS

24

Pontianak Post

Kamis 27 Mei 2010

Advertorial

SELULER

Salurkan Kredit Pupuk Petani Sawit

Telkomsel Siap Pasarkan iPad 3G

PTPN XIII Dorong Produktivitas Kebun Plasma

OPERATOR seluler Telkomsel sudah mengajukan proposal kepada Apple agar bisa memasarkan iPad 3G. Diharapkan, komputer tablet layar sentuh itu bisa dipasarkan di Indonesia mulai tahun ini. Kalau Apple pintar mempelajari pasar, mudah-mudahan approval-nya cepat keluar agar kami bisa memasarkannya sebelum lebaran tahun ini,” ungkap Gideon Edie Purnomo, VP Channel Management Telkomsel, di Jakarta, kemarin. Saat ini, Telkomsel masih perlu mempelajari target pasar spesifik untuk calon pengguna iPad 3G sebelum memasarkan secara luas. Gideon menilai pengguna iPad orang yang suka baca buku, suka bikin presentasi. Tapi bukan untuk kerja cepat, karena tidak seperti BlackBerry. “Penggunanya juga harusnya punya ponsel karena iPad bukan untuk menelepon,” kata Gideon. “Nah, iPad ini cocok untuk marketer, salesman, orang yang suka baca koran elektronik, online gamers. Model-model seperti itu yang akan jadi calon pengguna iPad,” ujarnya menganalisa. “Kira-kira, di Indonesia ada berapa banyak orang yang seperti itu? Saya rasa tidak banyak. Hanya orang yang mengikuti tren saja. Tidak seperti BlackBerry yang sudah jadi kebutuhan orang. Namun saya rasa pasarnya tetap ada,” pungkas Gideon. (bs)

LAPTOP

HP Siap Ganti Baterai Bermasalah PENGGUNA laptop Hewlett-Packard (HP) di Indonesia tidak perlu risau dengan kabar baterai rentan terbakar yang dikeluhkan pengguna HP di Amerika. HP Indonesia menegaskan siap mengganti baterai laptop pelanggan yang dikhawatirkan bermasalah. Seperti diberitakan sebelumnya, HP melakukan penarikan besar-besaran ribuan baterai HP dan Compaq setelah menerima sedikitnya tiga puluhan laporan korban terbakar akibat baterai laptop meledak. Demi memberikan layanan terbaik serta keamanan bagi pelanggannya di Indonesia, HP pun memperpanjang program penarikan baterai secara sukarela, sekaligus penggantian secara cuma-cuma kepada pelanggan. “HP senantiasa mengutamakan layanan terbaik serta keamanan bagi pelanggannya,” ucap Angeline Yuwono, Marketing and Communications Head, Personal Systems Group, HP Indonesia, seperti dikutip dari Detikinet, Senin, 24 Mei. Program ini berlaku untuk baterai tambahan (extended battery) maupun di beberapa seri notebook yang ditengarai kandungan cellnya memicu ketidaknyamanan karena panas berlebihan. Langkah tersebut diakui Angeline sebagai upaya melindungi pelanggan dari hal-hal yang tidak diinginkan akibat panas tersebut. Program penarikan baterai pertama kali diumumkan HP pada 14 Mei 2009. (bs)

TEKNOLOGI

Streak, Tablet Paling Mini IPAD sungguh sanggup menstimulasi perkembangan komputer tablet. Coba menyusul Apple, perusahaan komputer raksasa Dell meluncurkan sebuah komputer tablet bernama Streak. Tablet ini juga dikenal dengan nama Mini 5, merupakan komputer tablet terkecil. L e b a r layarnya hanya 12,5 sentimeter dan menggunakan sistem operasi Google Android. Streak diperkenalkan dalam sebuah pameran Januari lalu. Sejumlah kalangan menganalisa Streak menandakan kembalinya Dell ke pasar komputer mini. “Yang pertama ini perangkat untuk data, nanti akan muncul perangkat suara yang kedua,” ujar Travis Buttler dari Dell. Model pertama Streak dilengkapi 3G, Wifi, memori 16 GB, GPS dan dua kamera, satu di muka dan satu di belakang. Para pemilik Streak juga bisa mengunduh aplikasi Google Android secara bebas. Streak akan diluncurkan pertama di Eropa, setelah itu Amerika Serikat. Analis CCS Insight Ben Wood memperkirakan perangkat mobile ini akan terjual 1,3 juta. “Dell ingin bermain di pasar ini,” ujarnya. (bs)

SETELAH lima KUD dari Distrik Kalbar-I menandatangani kerjasama kredit pupuk dengan PT Perkebunan Nusantara XIII, program tersebut berlanjut ke Distrik Kalbar II. Sebelas koperasi Kebun Plasma Sawit di Distrik Kalbar-II PTPN XIII menandatangani kontrak kerjasama kredit pupuk yang sama seperti yang

dan sejumlah Kepala Bagian dan Manajer di lingkungan PTPN XIII. Direktur Perencanaan dan Pengembangan PTPN XIII (Ir Memed Wiramihardja MM) mengatakan program kredit pupuk ini merupakan salah satu bentuk komitmen PTPN XIII untuk mendukung usaha perkebunan petani plasma. “Kita berharap, dengan adanya program ini petani dapat meningkatkan produktivitas kebunnya. Sehingga hasil yang didapat dari kebun juga meningkat,” ujarnya. Hanya saja, untuk terlaksananya program ini diharapkan adanya kerjasama dan dukungan dari petani itu sendiri. “Kami berkeinginan untuk samasama tumbuh dan berkembang dengan petani, antara inti dan plasma

sama-sama produktif, perusahaan maju, petani juga maju,” tuturnya. Oleh karena itu, kerjasama yang baik dan harmonis dengan petani plasma diharapkan dapat terus dijaga. Karena tekadnya sama, yakni sama-sama untuk meningkatkan kesejahteraan petani. GM Distrik Kalbar-II (P Girsang) mengharapkan agar amanah yang diberikan dapat dijaga bersama. “Ini adalah amanah, niat baik dari PTPN XIII untuk membantu petani plasma, berikutnya bagaimana kita menjaga amanah ini. Dan saya yakin pengurus dan anggota koperasi yang mendapat kepercayaan ini bisa memegang amanah ini,” tuturnya. P Girsang juga mengharapkan kerjasama dari petani melalui koperasi ini untuk memperhatikan pola

panen. “Selama ini, masih ada petani yang panen menjelang tutup buku. Akibatnya, terjadi antrian panjang di pabrik. Sementara di pertengahan bulan, tidak ada antrian, sedikit yang panen,” tuturnya. Oleh karena itu, untuk menghindari antrian yang panjang tersebut diharapkan pola panen diatur dan tidak dilakukan setiap akhir bulan saja. Ketua-ketua kopersi yang diwawancarai terpisah mengakui bahwa program kredit pupuk ini sangat membantu mereka. Karena selama ini sebagian petani mendapatkan pupuk dengan membeli sendiri, selain itu pupuk juga susah didapat dan harus membayar kontan. Maka dengan adanya kredit lunak ini diharapkan dapat terbantu pemupukan kebun dan produtivitas kebun juga meningkat.(biz)

3 Motor TVS Borong 4 Otomotif Award 2010 HAL yang membanggakan dan luar biasa dari jajaran produsen, dealer, dan konsumen TVS. Komitmen menciptakan produk berkualitas dan berteknologi modern menjadikan TVS pioneer sepeda motor, meski tergolong baru di Indonesia. Tidak hanya dari segi fitur, tapi juga teknologi, performa, dan handling terbaik. Itu dibuktikan dari berbagai penghargaan bergensi yang diraih semua produk TVS dari Otomotif Award 2010 di Jakarta pada 10 Mei 2010. TVS Neo mendapat Best Feature and Technology di kelas 110-115 cc. TVS Apache RTR 160 mendapat Best Performance and Handling di kelas motor sport 125-160 cc. Bahkan,

TVS Rockz 125 cc mendapat dua penghargaan sekaligus, yaitu Best Feature and Technology serta Best Value untuk kelas 125-135 cc. Sebelumnya, di 2009, TVS mendapatkan empat award/penghargaan dari dua majalah otomotif terkemuka. Motorev Award menetapkan TVS Rockz sebagai Best Creative Design dan Best Indonesian Motorcircle Of The Year atau Motor Terbaik Indonesia. Otomotif Award menetapkan TVS Apache RTR 160 cc sebagai Best Design di kelas motor sport 150-180 cc. Otomotif Award juga menetapkan TVS Neo 110 cc sebagai Best Feature and Technology di kelas 110-115 cc. Penghargaan yang diperoleh se-

dari masyarakat Indonesia. Iwan Fals juga diambil sebagai icon dan simbol bagi TVS untuk membuat produk, karena Iwan Fals dikenal sebagai pengobar aspiransi dan inspirasi masyarakat Indonesia. Selain memproduksi sepeda motor sesuai inspirasi masyarakat, produk yang diciptakan TVS juga mempunyai kualitas tinggi. Itu telah dibuktikan oleh masyarakat Indonesia, seperti garansi hingga lima tahun untuk komponen atau spare part paling fital. Kekuatan rangka dan body motor kokoh. 1.500 pengFOTO IST RAIH AWARD: TVS berhasil meraih banyak penghargaan dalam guna motor TVS di Kalbar telah membuktikannya, termasuk lebih Otomotif Award 2010 di Jakarta, 10 Mei lalu. dari 100 ribu pengguna motor TVS mua produk TVS bukan hal yang karena semua produk TVS dibuat di Indonesia dan lebih dari 15 juta mengherankan. Itu hal yang pantas, berdasarkan aspirasi dan inspirasi di seluruh dunia. (mde/biz)

Ikuti Workshop Gratis Falun Dafa Impor Kosmetik, Herbal, dan Lampu HE Dibatasi

KEHIDUPAN terus berubah dan satu hal yang paling dikhawatirkan oleh manusia adalah penyakit. Biarpun kaya atau miskin, tingkat sosialnya tinggi atau rendah, setiap orang pasti tidak luput dari cengkraman penyakit. Dari itu Falun Dafa menawarkan suatu cara untuk mengolah jiwa dan raga, secara dasar meningkatkan kualitas tubuh seseorang, agar tercapai kondisi yang bebas dari penyakit, sekaligus menemukan makna sesungguhnya dari kehidupan ini. Banyak sekali kasus-kasus yang menunjukkan efektivitas penyembuhan penyakit oleh Falun Gong, berlatih agar badan tetap sehat dan terus meningkatkan standar moral. Melalui latihan Falun Gong, seseorang akan dapat memperoleh tubuh yang sehat serta pikiran yang segar. Falun Gong adalah suatu sistem kultivasi yang sangat bermanfaat. Praktisi sejati mempunyai pengalaman yang tak terungkapkan, baik fisik maupun mental, setelah mengikuti latihan ini. Oleh sebab itu, latihan gerakannya telah menarik perhatian ratusan juta orang dalam jangka waktu yang relatif singkat. Metodenya sangat mudah, caranya hanya mempelajari ajarannya yang terhimpun dalam buku Zhuan Falun, dan mengikuti latihan. Aktivitas tersebut akan membuat anda memperoleh berbagai

keuntungan untuk diri anda sendiri. Apakah para praktisi dilarang memakai obat? Sebagai seorang praktisi Falun Gong, kami tidak tahu ada permintaan apa pun dari Guru Li yang melarang setiap orang untuk memakai obat. Apa yang Guru Li katakan adalah hanya menjelaskan hubungan antara latihan kultivasi dengan memakai obat. Sebenarnya, Guru Li menekankan dari waktu ke waktu dan berulang-ulang dalam bukunya dan juga ketika ceramahnya yaitu bila seseorang merasa sakit, dia harus pergi ke rumah sakit. Tentu saja kami para praktisi semuanya tahu dari pengalaman kami bahwa dengan melakukan latihan Falun Gong dan meningkatkan karakter moral kita, kami menjadi sehat baik secara fisik maupun mental. Ini juga alasannya mengapa dikatakan bahwa

ratusan juta orang latihan Falun Gong di Tiongkok, pemerintah pusat dan lokal dan juga para pengusaha, telah menghemat sejumlah uang dalam hal biaya pengobatan, Falun Gong menguntungkan dalam masyarakat manusia. Undangan Workshop terbuka untuk umum (gratis), dilaksanakan hari Minggu, 30 Mei 2010, jam 14.00 WIB, bertempat di Hotel Kini lantai 2 Jade Meeting Room. Untuk informasi hubungi: Hasan (081352551624), A Jung (08125634944), A Tek (0811570510), A Meng (081345643259), dan Arman (08125677799). Tempat latihan: Jl. Johar Gg. Aladin No.9 (Senin-Jumat) jam 19.30-21.30 WIB. Komp. Ruko Pontianak Mall (hadap Jl.Gusti Sulung Lelanang) setiap Minggu pagi jam 05.00-07.00 WIB.(biz/bersambung)

TIGA produk, yaitu kosmetik, obat tradisional dan herbal, serta lampu hemat energi (LHE)- masuk dalam perlindungan utama pemerintah dari serangan produk impor. Hal itu tertuang dalam Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) No 23/ 2010 tentang Ketentuan Impor Produk Tertentu. Aturan tersebut diberlakukan sejak 21 Juni 2010 hingga 31 Desember 2010. Menteri Perdagangan Mari Elka Pengestu mengatakan, revisi tersebut bertujuan untuk mendorong terciptanya perdagangan yang sehat dan iklim usaha yang kondusif serta menertibkan para importer. “Perubahan Permendag 23/2010 dilakukan untuk mengimbangi dinamika yang ada agar aturan yang berlaku terus efektif mendorong terciptanya perdagangan yang sehat,” ujarnya dalam keterangan resmi di Jakarta, kemarin. Menurut Mari, dalam peraturan tersebut, dimasukkan 41 harmonize system (HS) dari tiga produk, yaitu kosmetika, obat tradisional dan herbal, serta lampu hemat energi (LHE). Rinciannya, tujuh pos tarif (HS) untuk produk obat tradisional dan herbal, 33 HS untuk produk kosmetik, serta satu HS untuk LHE. Berdasar peraturan tersebut, seluruhnya tidak bisa diimpor secara bebas, kecuali melalui lima pelabuhan yang telah ditentukan, yaitu Pelabuhan Soekarno- Hatta di Makassar, Pelabuhan Tanjung Priok di Jakarta, Pelabuhan Tanjung Perak di Surabaya, Pelabuhan Tanjung Mas di Semarang, dan Pelabuhan Belawan di Sumatera Utara, serta seluruh bandara internasional di Indonesia. Sebelumnya, Permendag 56/2008 mengatur bahwa impor produk tertentu, yaitu makanan dan minuman, alas kaki, pakaian jadi, mainan anak, dan elektronik, hanya dapat dilakukan oleh importer terdaftar (IT) produk tertentu melalui lima pelabuhan laut tertentu dan seluruh pelabuhan udara internasional. Sepanjang implementasi Permendag 56 Tahun 2008, Kementerian Perdagangan telah menerbitkan 4.516 IT untuk lima produk tersebut dan mencabut izin 1.325 IT di antara total IT karena dianggap melanggar ketentuan. (gen)

Sukseskan Pemilu 2014

Azhari Kembali Pimpin DPC Partai Hanura KKR SETELAH sehari penuh seluruh Pengurus Anak Cabang (PAC) Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), bermusyawarah dengan mufakat dan kebersamaan serta tetap mengedepankan demokrasi, akhirnya dalam perhelatan Musyawarah Cabang (Muscab) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Hanura, Kabupaten Kubu Raya (KKR) yang berlangsung di Hotel Dangau Jl. Arteri Supadio, Minggu (23/05). Dalam Muscab diputuskan bahwa Azhari,ST memimpin kembali sebagai ketua DPC Partai Hanura KKR 2010-2015. Perhelatan Muscab terasa tegang. Apalagi, saat terjadi persaingan oleh para pendukung bakal calon. Diantaranya; Azhari, ST, Joko Triono, SH dan Edi Suhaerul,S.

PENETAPAN HARGA TANDAN BUAH SEGAR (TBS) Hasil Rapat Tim Pengkajian dan Kesepakatan Penetapan Harga TBS Kelapa Sawit Produksi Petani Kalbar Bulan MEI 2010 PATOKAN HARGA / KG TBS KELAPA SAWIT PRODUKSI PETANI KALBAR SBB : • Umur Tanaman 3 tahun Rp. 972.91,• Umur Tanaman 4 tahun Rp. 1.046.91,• Umur Tanaman 5 tahun Rp. 1.123.13,• Umur Tanaman 6 tahun Rp. 1.162.39,• Umur Tanaman 7 tahun Rp. 1.202.53,• Umur Tanaman 8 tahun Rp. 1.241.79,• Umur Tanaman 9 tahun Rp. 1.281.93,• Umur Tan. 10 s/d 20 tn Rp. 1.322.62,Harga Kernel/Kg : Rp. 3.296.94,- (tidak termasuk PPN) Indeks “K” : 86.67 % TIM PENETAPAN HARGA PEMDA TINGKAT I KALBAR

Harga CPO/ Kg Rp. 6,405.60 (tidak termasuk PPN)

dilakukan oleh lima KUD di Distrik Kalbar-I. Kerjasama pengadaan pupuk untuk petani tersebut dilakukan, Jumat (21/5/2010) di Aula Kantor Direksi PTPN XIII, dihadiri sebelas koperasi. Sebelas KUD tersebut yakni KSU Titian Sejahtera, KSU Karya Bersama, Kopbun Taminses, Kopbun Sawit Harapan Tani, KUD Sawit Trija, KUD Citra Sawit, KUD Berkat Dohik Mahu, KUD Maju Bersama Mitra, KUD Berkat Usaha Tani, KUD Hamparan Tani Makmur dan KUD Semangat Mandiri Akan Untung. Dari setiap KUD hadir Ketua, Sekretaris dan Bendahara. Sedangkan dari PTPN XIII hadir Direktur Perencanaan dan Pengembangan (Ir Memed Wiramihardja MM), GM Distrik Kalbar II, (P Girsang), Kepala Bagian Plasma (P Surbakti)

Pd.I, yang juga sebagai salah satu ketua PAC Hanura. Untuk Azhari, ia mendapatkan dukungan dari DPC, Joko Triono,SH mendapat dukungan dari PAC Dapil di Kecamatan Kubater (Kubu, batu Ampar, dan Terentang). Sedangkan, Edi Suhaerul,S.Pd.I mendapatkan dukungan di Kecamatan Sungai Ambawang, Kuala Mandor, Rasau Jaya dan Sui Kakap. Proses Muscab sendiri dimulia dengan penyampaian laporan pertanggungjawaban. Kemudian, dari laporanpertanggungjawaban tersebut, mendapat tanggapan dari PAC se-Kubu Raya. Selanjutnya, Muscab dilanjutkan dengan pendaftaran dan verifikasi bakal calon ketua sekaligus pernyataan kesiapan pencalonan masing-masing kandidat.

Alasan mundurnya Edi dari bursa pencalonan ketua lebih dikarenakan, ingin memberikan kesempatan kepada senioritasnya, yaitu incumbent Azhari dan Joko Triono. Setelah dilakukan pemilihan oleh 9 PAC, 1 unsur DPC, 1 unsur DPD, dan 1 unsur organisasi sayap, dengan total suAzhari Edi Suhaerul ara yang diperubutkan adalah 13 suara. Seiring dengan prosesi Muscab, Ketegangan kembali terjadi kemkeadaan pun kembali menjadi tegang disaat salah satu kandidat bali ketika perhitungan suara kejar menyatakan tidak melanjutkan mengejar diawal penghitungan pencalonan diri dan mundur dari antara Azhari, dan Joko Triono. bursa pencalonan, atas nama Edi Ketika Joko Triono mencapai nilai 5 dan Azhari mencapai nilai 4, Joko Suhaerul. PERKEMBANGAN HARGA RATA-RATA BEBERAPA BAHAN POKOK PENTING DI KOTA PONTIANAK

HARGA KOMODITI DAN PAKAN TERNAK DI PONTIANAK Komoditi

Harga

Doc Broiler FS/Ekor Broiler Hidup/kg Ayam Buras hidup/kg Daging Sapi/Kg Daging Babi/Kg Karkas Kambing/Kg Telur Ayam Ras/Kg Pakan Petelur Stater/Kg Pakan Petelur Grower/Kg Pakan Layer/Kg Pakan Pedaging Starter/ kg Pakan Pedaging Finisher/kg Kulit Sapi / Kg Kulit Kambing / Lembar MINGGU KE 2 MEI 2010

Rp. Rp. Rp. Rp. Rp. Rp. Rp. Rp. Rp. Rp. Rp. Rp. Rp. Rp.

6.500,23.000,35.000,70.000,50.000,60.000,14.000,5.700,5.600,4.100,5.800,5.700,7.500,20.000,-

Triono bertahan di nilai 5. Sedangkan Azhari terus melaju hingga memperoleh 8 suara. Dari hasil musyawarah Partai Hanura KKR I menghasilkan generasi pengemban amanah nurani rakyat yaitu, Azhari,ST sebagai ketua, Edi Suhaerul sebai sekretaris, dan Ichsan Nurhakim sebagai bendahara. Ketua terpilih DPC Hanura KKR Azhari mengatakan, target kerja ke depan partai yang ia pimpin ini adalah berupaya untuk sukses dalam meraih suara pada Pemilu 2014. “Minimal satu daerah pemilihan untuk satu orang perwakilan. Sehingga kita harapkan, ke depan kita mempunyai 1 fraksi tersendiri yang utuh, dan ini perlu kerja sama antara pengurus dan simpatisan disemua lini,” ajaknya.(and/ser)

NO.

NAMA BARANG BAHAN KEBUTUHAN POKOK

SATUAN

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13

Beras Lokal/Kampung Beras IR64 Gula Pasir Minyak Goreng Bimoli Minyak Goreng Curah Daging Sapi Murni Daging Ayam Ras Daging Ayam Kampung Telur Ayam Ras Susu Kental Manis Bendera Susu Bubuk Putih Cap Bendera Jagung Pipilan Kering Garam Beryodium

KG KG KG LITER KG KG KG KG KG KLG 400 GR/KTK KG 250 GR/BKS

HARGA 6.375 7.200 9.750 12.000 8.625 70.500 19.500 32.500 13.200 7.975 24.925 3.950 900

KET.

Luar Negeri

Kualitas A

NO. 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26

NAMA BARANG BAHAN KEBUTUHAN POKOK Tepung Terigu Segitiga Biru Kacang Kedelai Mie Instan (Indomi Rasa Kaldu Ayam) Cabe Merah Besar (Biasa) Bawang Merah Ikan Asin Teri Kacang Hijau Kacang Tanah Ketelah Pohon Minyak Tanah Telur Ayam Kampung Cabe Keriting Bawang Putih

SATUAN KG KG BKS KG KG KG KG KG KG LITER KG KG KG

HARGA 7.125 7.375 1.175 15.250 12.000 45.500 14.500 12.000 2.375 7.000 29.250 22.250 15.250

KET.

Sumber Data : Dinas Perindag Prop. Kalbar


Pontianak Post

ABA

Kamis 27 Mei 2010

Pontianak Jurusan BHS Inggris TERAKREDITASI B (BAIK) BAN-PT

Jurusan: Bahasa Inggris (DIII& Dl) Konsentrasi: - Bisnis & Office Management, - Tour & travel - perbankan - Pengajaran Bahasa Inggris (guru TK+,SD dan SMP)) * Prospek Karir Lulusan Tenaga profesional di perbankan, travel, perkantoran, staf PR/humas perusahaan, event organizer, customer relation, presenter TV/ radio, guru, corporate perusahaan dan lain-lain (yang menekankan penguasaan bahasa Inggris) Persaingan yang ketat di dunia kerja, menuntut tenaga yang trampil. Tiada pilihan lain, mampu berbahasa INGGRIS merupakan salah satu cara terpenting yang dapat memenuhi tuntutan dunia kerja tersebut. Kurikulum ABA Jurusan Bahasa Inggris disusun sedemikian rupa serta memiliki ciri khas sebagai berikut: 1. Mahir berbicara, membaca, menulis dalam bahasa Inggris. 2. Mampu mengoperasikan komputer sesuai bidang tuqasnya. 3. Di ABA, baik jenjang DIII maupun DI, selain dibekali kemampuan bahasa Inggris, anda juga dibekali penguasaan bahasa Asing II yang dapat dipilih (bahasa Mandarin/bahasa Jepang/bahasa Jerman dan lain-lain). 4. Memiliki ketrampilan dalam salah satu bidang yang merupakan paket pengetahuan terpadu atau Spesialisasi di bidang Bisnis & Office Management, perbankan tour & travel & pengajaran dll. Mengapa memilih kuliah di ABA Pontianak: 1. ABA Pontianak, Jurusan Bahasa Inggris telah terakreditasi B (Baik) Badan Akreditasi Nasional/BAN-PT SK. No. 006/ BAN-PT/AK-VI/DPL-III/VII/2006 2. Biaya kuliah di ABA Pontianak, sangat terjangkau oleh mahasiswa/i (SPP Rp 250.000, per bulan) 3. Semua ruang kuliah ber AC dan tidak ada ujian negara. 4. Lokasi kampus ABA Pontianak terletak sangat strategis di tengah-tangah kota dan tepi jalan protokol (Jalan Iman Bonjol No. 82-88 dan Gajahmada No. 38 Pontianak) sehingga akan sangat menghemat biaya transportasi mahasiswa selama menempuh perkuliahan di ABA Pontianak.

KOMUNIKASI BISNIS

STAIN Pontianak Persiapkan Sarjana Muslim yang Canggih * Pendaftaran Gelombang I; 17 Mei-12 Juni 2010 * Dilengkapi Hotspot dan Gedung Theatre

SEKOLAH Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Pontianak dibentuk melalui Kepres No.11Tanggal 21 Maret 1997. Bertepatan dengan 12 Dzulqaidah 1417 H. STAIN Pontianak semula bernama Fakultas Tarbiyah IAIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Cabang Pontianak. Dengan adanya Keppres tersebut menjadikan STAIN lebih independen dan mandiri. Ketua STAIN Pontianak Dr. H. Hamka Siregar, M.Ag menjelaskan, bahwa STAIN Pontianak merupakan Perguruan Tinggi Agama Islam Negeri satu-satunya di Kalbar. STAIN Pontianak akan terus berupaya mempersiapkan sarjana muslim yang canggih, yaitu menciptakan mahasiswa dengan akar tradisionalis kuat dan berfikir

secara modernis. Menurut Hamka, ini penting dikarenakan, untuk menghadapi arus globalisasi yang sudah di depan mata, maka diperlukan pemahaman dan ketaatan pada agama serta punya cara pikir yang cerdas dan modernis. “Menguasai ilmu agama, tidak gagap teknologi, mahir berbahasa Arab dan Inggris serta memiliki akhlak mulia/terpuji. Di sinilah letak pentingnya STAIN Pontianak di tengah tantangan global,” ujar Hamka. Mahasiswa STAIN Pontianak juga dididik oleh dosen handal lulusan luar negeri (Mesir, Arab Saudi, Amerika Serikat, Belanda, dan Malaysia). Serta memiliki dosen lulusan dalam negeri yang terkemuka

seperti; UI, UGM, UIN, IPB, Unisba, Uhamka. Dalam waktu dekat, puluhan dosen STAIN juga akan segera menyelesaikan studi S3 (doktor). Bagi para siswa lulusan SMA/SMK/SMU yang memilih STAIN, adalah pilihan yang sangat tepat. Karena, STAIN memiliki program studi (Prodi) yang saat ini sangat diperlukan masyarakat. Diantaranya; Jurusan Tarbiyah dengan Prodi Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Pendidikan Bahasa Arab (PBA), yang akan melahirkan calon guru agama dan calon dosen dengan kemampuan mendidik serta menguasai bahasa Arab. Di Jurusan Dakwah, Prodi terdiri dari; Komunikasi Penyiaran Islam (KPI) dan Bim­

Komputer (S.Kom) di Kalbar. STMIK Pontianak telah melaksanakan 13 kali acara wisuda dengan jumlah keseluruhan

1.703 lulusan. Setiap lulusan yang dihasilkan selain memiliki keahlian di bidang teknologi informasi, juga memiliki jiwa kewirausahawan di bidang ICT (technopreneurship) yang dapat dibanggakan tidak hanya dalam negeri tetapi juga di luar negeri. Kenyataan telah membuktikan semua lulusan dapat diterima dengan baik dalam semua segmen masyarakat, seperti instansi pemerintahan (PNS), BUMN, LSM, kepolisian, perbankan, perusahaan swasta, wirausahawan, guru sekolah, hingga menjadi dosen di sejumlah perguruan tinggi untuk bidang sejenis dan bidang lainnya. Dalam kurun waktu ± 16 tahun perkembangan STMIK Pontianak sangat menggembirakan. Hal ini diketahui dari jumlah mahasiswa yang diterima selalu menunjukkan adanya suatu kenaikan yang sangat signifikan. Kondisi ini mengindikasikan minat masyarakat yang sangat

INFORMASI DAN PENDAFTARAN Kampus ABA * Jalan Gajahmada No. 38 telp. 0561- 734762,739123 Pontianak * Jalan Imam Bonjol No. 82-88 telp. 0561-761307,761309 Pontianak WWW.ABA-PTK.AC.ID

Tes Masuk ABA 26 Juni 2010

Gratis satu buah HP untuk akses informasi akademik mahasiswa/i, dan lain-lain.

Wisuda XIII ABA 07-08-2010

Selain Melangsingkan

Raymon Tea juga Sehat bagi Tubuh

SEBAGAI sekretaris sebuah perusahaan ritel terkemuka di tanah air yang berkantor di daerah Kramat Raya Jakarta, Nisa, panggilan Anisa Rahmi (24), tentu harus selalu menjaga penampilan diri. “Termasuk berat badan, karena erat kaitannya dengan image perusahaan tempat saya bekerja. Apalagi perusahaan kami juga menjual produk kecantikan dan busana, tentu saya harus menjaga penampilan diri agar tetap tampil menarik. Namun karena saya punya bakat turunan gemuk dari ayah, maka problem kegemukan pernah menghinggapi saya. Berbagai produk penurunan berat badan sudah saya coba, tak satupun yang membuahkan hasil, sehingga saya pernah nyaris putus asa,” ujarnya. Namun katanya, baru setelah dia temukan teh pelangsing Raymon Tea lewat cabang utama Bunda Laras di Bekasi, awal 2008, Nisa berhasil menurunkan berat badan secara alami dalam tempo 3 bulan, sebanyak 9 kilogram. Hebatnya, selain melangsingkan, Raymon Tea juga sehat bagi tubuh. “Terbukti, selain kolesterol dalam darah saya normal, stamina saya pun lebih fit dari sebelumnya,” kata Nisa, warga Jakarta Pusat ini. Ia merasa senang, karena proses penurunannya tidaklah menyiksa badan. Kecuali hanya buang-buang air besar selama beberapa hari pertama, untuk penyesuaian dengan metabolisme tubuh. Selanjutnya biasa saja dan akan terlihat dari pembuangan tersebut berupa lemak. Itulah lemak-lemak yang selama ini bersarang dalam tubuh dan dikeluarkan secara alami, diantaranya lewat buang air besar. “Kini, berat badan saya lebih ideal lagi, yakni 43 kg. Senang sekali bisa mencapai berat segini,” kata Nisa. “Entah kebetulan atau memang berat tubuh saya yang sudah ideal dengan tinggi, pertengahan 2008 saya diterima bekerja di perusahaan yang hingga kini masih menafkahi saya itu. Posisi saya pun sesuai dengan disiplin ilmu yang saya gali selama ini di perguman tinggi. Satu hal yang membuat saya senang, saya yang dulunya pemalas, kini seolah tak kenal lelah. Saya sanggup bekerja dengan semangat yang berlipat ganda. Terimakasih Raymon Tea,” kata Nisa. Raymon Tea yang asli bisa diperoleh di distributor Sinar Mutiara Jl. Gajahmada No. 3 (seberang pemadam kebakaran Budi Pekerti), telp (0561) 738566-7061088 Pontianak. Penyalur: Toko Obat (TO) Mulia Jl. A. Yani No. 21, telp (0564) 22970. Sanggau Kapuas: TO Tiara Jl. Jendral Sudirman No.7-8, telp (0565) 23229 Sintang, TO Swallow Jl. Koper Makmur No.2 telp, (0562) 631111 Singkawang, TO Aman Jl. Mohamad Hambal Pemangkat, telp (0562) 241618. TO Ceria Jl. Pasar Baru blok D No.1, telp (0561) 652351 Sei Pinyuh. TO Duri Jl. Raya No. 16, telp (0562) 675151 Sei Duri. TO Tulus Budi Jl. A Yani No. 74C Ketapang, telp (0534) 32517. TO Sinar Abadi Jaya Jl. Gajahmada 37/199, telp (0561) 739679 Pontianak. Terdaftar di BPOM No.Ti 024204891.(biz)

Gedung UPT STAIN Pontianak. (inset) Ketua STAIN Pontianak Dr. H. Hamka Siregar, M.Ag.

bingan dan Konseling Islam (BKI), khususnya, lulusan jurusan dakwah. Saat ini telah terserap dan mengabdi di lembaga penyia­ran dan beberapa media masa diantaranya TV, radio dan koran. Selanjutnya, untuk jurusan Syariah terdiri

dari Prodi Ekonomi Islam (EI) dan Muamalah. Untuk lulusan jurusan Syariah juga telah ba­ nyak melahirkan ekonom yang siap bekerja di perbankkan Syariah. Dan ada yang telah menjadi hakim di pengadilan agama (and/biz)

besar untuk mendapatkan pendidikan di STMIK Pontianak, karena tidak hanya sekedar menghasilkan software engineer saja, akan tetapi lebih kepada menghasilkan seorang knowledge engineer yang memiliki keahlian dalam bidang technopreneurship. STMIK Pontianak menyelenggarakan 3 program studi, yaitu: Manajemen Informatika (D3) terakreditasi No. 017/BAN-PT/ Ak-VII/Dpl-III/XII/2007 dengan 2 peminatan keahlian yaitu Multimedia dan Web Mobile Programming. Sistem Informasi (S1) terakreditasi No. 032/BAN-PT/ Ak-X/S1/I/2008 dengan 2 peminatan keahlian yaitu E-Business dan Corporate Information Systems. Teknik Informatika (S1) terakreditasi” No. 029/BAN-PT/ AK-XI/S1/XI/2008 dengan 2 peminatan keahlian yaitu Software Engineering dan Artificial Intelligence. STMIK Pontianak telah mengembangkan teknologi

e-learning melalui komunitas forum mahasiswa berbasis intranet, fasilitas e-book, teknologi jaringan inherent, kemudahan pertukaran file/data, hotspot (wifi), dan STMIK e-learning. Di samping itu, sudah menerapkan metode Student-Centered Learning (SCL), dimana sebagian besar materi perkuliahan disampaikan melalui modul-modul presentasi (power point). STMIK Pontianak secara rutin juga memberikan kuliah umum dan berbagai pelatihan untuk bidang software dan hardware terkini. STMIK Pontianak juga menyediakan ± 10 jenis beasiswa bagi yang siswa yang berprestasi. Pendaftaran mahasiswa baru T.A. 2010/2011 mulai tanggal 3 Mei 2010, informasi dan pendaftaran silahkan hubungi bagian pendaftaran penerimaan mahasiswa baru STMIK Pontianak, Jl. Merdeka no. 372. telp: (0561) 735555 Pontianak atau kunjungi website:www.stmikpontianak. ac.id.(biz)

STMIK Pontianak, Semua Program Studi Terakreditasi

Ijin Penyelenggaraan : SK Dirjen Dikti Depdiknas No 3746/D/ T/2007, Dan SK Mendikbud No. 064/D/O/94

Kampus ABA Imam Bonjol, bangunan beton megah berlantai 5

25

Advertorial

STMIK Pontianak merupakan sekolah tinggi yang pertama dan terpercaya menghasilkan Ahli Madya (A.Md) dan Sarjana

Alhamdulillah Diabetes Teratasi Berkat Seabuckthorn, Muslem: Kadar Leverku Normal Gula Darah Saya Kembali Normal Kembali

BEBERAPA tahun terakhir, Muslem (60 th) merasakan staminanya merosot drastis. Fisik selalu terasa lelah dan mudah capai “.....selain itu yang paling mengkhawatirkan adalah berkurangnya kemampuan untuk memberi nafkah batin pada istri ...maklum istri saya lebih muda tiga puluh tahun....” ujar Muslem menceritakan awal datangnya penyakit. Selain gejala di atas, Muslem juga sering buang air kecil, terutama pada malam hari atau sesudah makan. Merasa bahwa gejala gangguan kesehatan yang dialaminya mirip dengan gejala diabetes, maka warga Merduati, Lorong Dahlia Banda AcehNAD ini memeriksakan dirinya di Medical Klinik. Ternyata dugaannya benar, kadar gula darahnya mencapai 300 mg/dl yang berarti dirinya sudah terkena diabetes. Diabetes adalah penyakit mematikan yang potensial menjadi pintu masuknya penyakit jantung, hipertensi, lemah syahwat dan lainnya. Sebagian besar diabetes disebabkan

rusaknya pankreas akibat asupan glukosa yang berlebihan secara terus menerus. Sering buang air kecil , selalu merasa lapar namun badan tetap lemas dan mudah lelah adalah indikasi awal datangnya diabetes. Sudah lama wi­raswastawan ini be­rusaha mengatasi penyakitnya, namun belum menemukan kecocokan. Sampai suatu hari dirinya membaca testimoni Gentong Mas disebuah koran lokal dan langsung mencobanya. Sebulan setelah rutin mengkonsumsi, manfaat Gentong Mas sudah dirasakannya. Gentong Mas adalah suplemen kesehatan yang sangat bermanfaat dan aman tanpa efek samping karena terbuat dari herbal alami seperti Gula Aren dan Nigella Sativa (Habbatussauda). Gentong Mas mengandung fiber yang dapat menormalisir gula darah, dan chromium yang mengatur metabolisme gula darah dan menambah kepekaan sel terhadap insulin. Selain itu glisemik indeks gula aren pada Gentong Mas yang

rendah , yaitu hanya 35 , membuat Gentong Mas baik dikonsumsi oleh penderita diabetes. Menurut Hidelbert Wagner, imunolog dari Jerman, mengatakan bahwa Nigella Sativa , yang menjadi bahan Gentong Mas, mengan­ dung Omega memperkuat imunitas dan mampu memperbaiki sel pankreas yang rusak. Manfaat yang hebat bagi kesehatan dan rasa yang lezat membuat semakin banyak masyarakat yang mengkonsumsi Gentong Mas. Untuk informasi lebih lanjut silahkan hubungi: 081376179880/0561-7020305. Kunjungi www.gentongmas.com. Bagi Anda membutuhkan Gentong Mas bisa didapatkan di apotek dan toko obat terkemuka di kota Anda. Pontianak: TO Mutiara Jl. Patimura, Apt Mulia Jl. Jend Urip, Apt Sari Farma Jl. Tanjungpura, Apt Arwana Jl. Sungai Raya Dalam, Apt Irma Jl. Adi Sucipto, Apt Imam Bonjol, Apt Bintang Jl. Gajahmada, Apt Mandiri 2 Jl. KH Wahid Hasyim (depan Antonius). Terdaftar di Depkes: P-IRT : 812.3205.01.114.(biz)

Berhenti Minum Obat

BANYAK orang beranggapan bahwa akibat dari maag adalah menahan lapar, anggapan ini bisa diterima, maag diakibatkan karena menu makan yang dikomsumsi biasanya dapat memicu kerusakan dinding usus dan iritasi dan juga factor stres. Yuyun sejak masih duduk di bangku SMA, sudah terkena maag dan susah buang air besar. Diusianya ke 53 tahun, ia menderita penyakit tekanan darah tinggi dan diabetes. Hampir 4 tahun Yuyun tergantung pada obat dan merasa membosankan, karena tidak bisa lagi menelan sehingga harus memakai alat bantu pisang. “Saya sangat bersyukur pada rekan yang ada di Jakarta, karena waktu kontrol di rumah sakit ternama, rekan saya menjenguk dan menganjurkan minum Noni Jawa,

sebab sudah banyak yang membuktikannya,” ujar Yuyun. Mulanya dia tidak begitu percaya, karena selama ini ia mengkomsumsi obat dari dokter, tetapi apa yang diharapkan tak kunjung kesampaian selama bertahun-tahun. Demi untuk tidak mengecewakan teman, dan apa salahnya jika dia coba. Sejak saat itulah, Yuyun mulai mengkomsumsinya dan menghentikan obat lain. Baru sebotol habis, badannya terasa segar dan rasa sakit di hulu hatinya sudah tidak pernah dirasakan lagi. Tak terhitung sudah berapa ia komsumsi Noni Jawa, kemudian ia memeriksakan kesehatannya ke dokter, yang ternyata hasil dari laboratorium menunjukkan gula darahnya turun drastis 175 yang sebelumnya 492. Maag dan tekanan darah tingginya kini sudah tidak jadi masalah lagi. Yuyun sudah bebas minum dan makan-makanan yang dilarang dokter. Yuyun menjadi saksi sehat dari Noni Jawa. Menurut Dr. Hans dari Jerman yang meneliti morinda citifolia selama bertahun-tahun bersama pakar kesehatan dari berbagai negara menyebutkan, bahwa morinda citifolia sangat baik untuk mencegah dan

penyembuhan berbagai macam penyakit. Karena mengandung lebih dari 200 nutrisi, 150 diantaranya bioaktip, 16 asam amino essensial, 10 vitamin dan mineral serta mengandung karbohidrat dan serat, yang mana semuanya sangat bermampaat bagi kesehatan. Noni Jawa sudah beredar di Pontianak: Apt SR Dalam, Apt Amelia, Apt Sahabat, Apt Imam Bonjol, Apt K Farma. Apt Utama, Apt Sehat, Apt Tanjungpura, Apt Gajahmada, Apt Makmur 1 dan 2, Apt K Bhakti, Apt Merdeka Timur, Apt Mulia, Apt Mandiri 1 dan 2. Apt Pretty, Apt Utama Farma, Apt Bersama, Apt Pelangi Podomoro, Apt MS Farma, Apt Purnama,Apt Bintang. TO Sinar Abadi 1 dan 2, TO Batara, TO Paris, TO Jenaka, TO S Sehat, TO Fajar, TO S Lestari, TO Timur, TO Murni. Sambas: The Santos, Singkawang: Apt Sudarso, Ketapang: Apt Mulia dan TO. Sumber Sehat. Dicari agen satu orang untuk se­tiap kabupaten menjadi penyalur Noni Jawa, modal kecil tanpa resiko kerugian. Informasi lebih lanjut hubungi perwakilan kami di Pontianak di nomor 0813 5264 5353.(biz)

HEPALITIS B atau pengerasan hati yang diderita Ismanto Wahyu Wibowo, SE nyaris merenggut segalanya. “Sungguh, saya tak membayangkan bisa berumur panjang. Berbilang bulan saya tersiksa, meraung-raung kesakitan. Sekujur tubuh sakit semua,” kala Ismanto. Berbagai pengobatan slain perawatan di rumah sakitpun sudah dia jalani. Hasilnya tidak banyak membantu. “Alhamdulillah, akhirnya Tuhan menyelamatkan nyawa saya lewat Seabuckthorn. ramuan tradisional China lewat ahli pengobatan China. Husein Karlawijaya, di Perumahan Muara Karang blok B4 Baral No. 45 Jakarta Utara. Sekarang, saya bisa beraktivitas kembali dan penuh percaya diri,” kata bujangan berusia 27tahun ini. Begitu merampungkan kuliahnya dari Fakullas Ekonomi Universitas Mercu Buana Jakarta tahun 1998, Ismanto langsung bekerja di salah satu perusahaan ekspedisi di daerah Tanjung Periuk Jakarta Utara. Di sinilah dia membangun karir hingga dipercaya memegang salah salu posisi penting di perusahaan swasta tersebut. “Cuma kerjanya benar-benar luar biasa melelahkan, stamina saya benar-benar terkuras. Selain makan tidak teratur, tidak jarang saya di rumah sampai tengah malam, bahkan dini hari karena tak bisa tidur. Paginya dituntut harus masuk kerja tepat waktu sesuai jadwal wajib absen. Di samping itu, saya akui, saya memang perokok berat untuk mengatasi kejenuhan kerja,” kata warga Jl Persatuan Fatmawati Jakarta Selatan itu. Tanpa disadari, awal Januari200l, dia rasakan badannya kurang enak. Panas dingin seperti demam. Lalu dia atasi dengan obat-obatan yang dijual bebas di warung-warung, tidak seperti biasanya langsung reda. Kali ini, sakitnya makin hari makin menjadi-jadi. Setelah menjalani perawatan dua minggu tidak ada perubahan, Ismanto minta pulang saja ke rumahnya dan berobat jalan sambil mencari pengobatan alternatif. Di rumah, kondisinya malah parah. Selain asam lambungn tinggi, sakit kepalanya makin menjadi-jadi. Selain itu, air liurnya menetes terus kalau makan dan muntah. Namun demikian saya tetap berdoa, agar diberi kesembuhan. Alharndulillah, memasuki April 2001, Tuhan mempertemukan saya dengan Seabucthorn, ramuan tradisional China,” kata Ismanto. Alamat praktik Shinse Husein: Perumahan Muara Karang blok B-4 Barat No.45 Jakarta Utara, telp (021) 6678649. Konsultasi gratis hubungi: 0816903378 dan obat bisa juga didapatkan: Sinar Mutiara Jl. Gajahmada No. 3 (seberang pemadam kebakaran Budi Pekerti), telp. (0561) 738566 - 7061088 Pontianak. Penyalur: TO Mulia Jl. A Yani Sanggau Kapuas. TO Tiara Jl. Jendral Sudirman Sintang. TO Swallow Jl. Koper Makmur Singkawang. TO Aman Jl. Mohiamad Hambal Pemangkat Singkawang. TO Ceria Jl. Fasar Baru Sei Pinyuh. TO Duri Jl. Raya Sei Duri. TO Tulus Budi Jl. A Yani Ketapang. TO Sinar Abadi Jaya Jl. GajahmadaPontianak. Ijin praktik Depkes No. 1.3.01.3175.091.(biz)


26

Pontianak Post Kamis 27 Mei 2010


Pontianak Post

KUBU RAYA

Kamis 27 Mei 2010

27

DPRD Kubu Raya Tak Hadir SUNGAI RAYA - Rombongan Anggota DPRD Kabupaten Demak tidak didampingi DPRD Kubu Raya. Kunjungan kerja itu hanya bertemu dengan Wakil Bupati Kubu Raya Andreas Muhrotien di Randayan, kemarin. Padahal DPRD Kubu Raya sudah diundang untuk ikut menerima tamu dari luar pulau tersebut. Undangan sudah sampai. Kami juga tidak paham kenapa tidak ada,” ujar salah satu staf pemerintahan Pemkab Kubu Raya. Dari buku tamu, kepala SKPD hampir semuanya hadir. Namun anggota DPRD Kubu Raya tidak satupun datang. ”Tetapi ada juga staf setwan hadir. Mungkin mereka ini yang mewakili,” kata penjaga buku tamu. Ketidakhadiran DPRD Kubu

Raya menjadi tanda tanya para kepala SKPD. Beberapa diantaranya bahkan keheranan karena yang datang berhubungan dengan dewan. ”Namanya tamu, meskipun rombongan dewan lain harus disambut. Bisa jadi mereka nanti membalas kita dengan baik bila berkunjung ke Demak,” ucap salah satu kepala dinas. Seusai penjelasan kepada rombongan Komisi B dan C DPRD Demak, Wakil Bupati Kubu Raya, Andreas Muhrotien mengatakan bahwa anggota dewan Kabupaten Demak berkunjung dalam kegiatan berbalut kunjungan kerja. Mereka kesini dalam rangka berbagi pengalaman dan program. Berdasarkan penjelasan anggota dewan Kabupaten Demak, mereka perlu melihat dan belajar kepada Kabupaten muda

di Kalbar seperti Kubu Raya. Alasannya Kabupaten ini dikenal luas hingga keluar. “Kalau kabupaten mereka usianya sudah mencapai 500 tahun,” kata Wabup. Wabup menjabarkan dalam kesempatan tersebut anggota dewan Demak bercerita tentang beras, buah-buahan, ternak sapi dan ikan. Hasilnya disana cukup melimpah sama seperti di Kubu Raya. Disana mereka sudah mengembangkan dan mengkonsepkan hasil alam mereka. Disisi lainnya mereka juga sempat melihat banyaknya tempurung kelapa tumpah ruah di jalan. Kalau di Kabupaten Demak sudah dikelola dijadikan tempurung hingga kerajinan. Bahkan ada satu pabrik mengolahnya menjadi bahan-bahan berguna.

Selain itu, terkait beras lokal mereka mengaku salut dengan Kubu Raya. Walaupun baru namun mampu dikembangkan. Ada juga ajakan kerjasama mengelola buah-buahan seperti belimbing termasuk pertanian disana selalu surplus. “Keagungan masjid demak juga ikut diceritakan,” ujarnya. Masalah pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Demak juga ikut disorot. Kalau tidak salah tahun 2002 sekitar Rp10 miliar dan sekarang berubah menjadi Rp50 miliar pada tahun 2010. Untuk Kubu Raya pada tahun 2010 kebalikannya baru Rp15 miliar dan mungkin 10 tahun kedepan bisa lebih 50 miliar. “Pada dasarnya prinsip pembangunan daerah kita sama-sama ingin berkembang dan maju,” pungkas dia. (den)

Setiap Item Menu Shabu Memiliki Harga yang Terjangkau Sambungan dari halaman 21 disajikan selalu dalam keadaan yang fresh dan bebas MSG, termasuk sausnya. Meski sudah lama menyajikan menu shabu-shabu, tak membuat Hotel Kini berhenti bervariasi. Ini untuk memberikan kepuasan kepada pelanggan. Saat ini, lebih dari 50 jenis shabu yang bisa dipilih sesuai selera. “Dulunya kita hanya punya 28 menu shabu. Saat ini sudah kita kembangkan menjadi 50-an menu sehingga lebih bervariasi,” ujar Sunari, chef Hotel Kini yang khusus menangani menu shabu. Tak hanya bervariasi, shabushabu yang disajikan juga ter-

golong murah. Sehingga bagi konsumen yang ingin menikmati masakan shabu, dapat menyesuaikan dengan isi kantong. “Di sini kami sediakan berbagai macam variasi pilihan menu yang masing-masing item mempunyai harga tersendiri. Jadi tak seperti tempat lain yang menyajikan dalam satu paket harga. Hotel Kini menyajikan new produk shabu-shabu bervariatif dan termurah,” ungkap Sunari. Paduan rasanya selaras, tidak bertentangan satu sama lain. Ini menjadikan shabu-shabu yang disajikan memberikan kualitas rasa. Disajikan dengan kaldu spesial berupa sari udang yang dicampur rempah-rempah

yang dikhususkan untuk kaldu. Selain kaldu sari udang, shabushabu yang disajikan juga dapat dinikmati dengan kaldu tim obat, diramu dari 17 macam rempah obat yang sangat berkhasiat bagi kesehatan. Di antaranya menurunkan kolesterol dan darah tinggi. Meskipun demikian, rasa yang dihasilkan jauh dari rasa pahit seperti obat rempah kebanyakan. Bahkan rasa yang dihasilkan akan memberikan kesegaran di lidah dan dijamin akan membuat konsumen ketagihan. Maka tak heran, setiap hari restoran Hotel Kini yang terletak di lantai dua tersebut selalu penuh dengan konsumen. “Hari biasa restoran mulai

penuh dari jam makan siang, apalagi akhir pecan, maka meja selalu penuh, bahkan konsumen selalu pesan meja terlebih dahulu agar bisa mendapatkan kesempatan mencicipi Shabu-shabu di Hotel Kini,” jelas Sunari. Pilihan tidak sekadar pada jenis makanan yang direbus, juga pada saus dan kuahnya. Konsumen dapat menggunakan berbagai macam saus khusus untuk menu shabu-shabu. Untuk menemukan rasa favorit, Anda mungkin harus datang beberapa kali, dan sampai Anda berhasil mencoba semuanya. Anda mungkin sadar bahwa Anda menyukai setiap variasi masakan shabu di Hotel Kini. (*)

Minta Audit Investigatif Sambungan dari halaman 21 gertak satu, dan depan rumah sakit bersalin Jalan KH Wahid Hasyim. “Penyelesaiannya memang dikerjakan PDAM sendiri. Ujicoba yang dilakukan itu untuk melihat ada kebocoran atau tidak. Namun yang sudah dipasang ini tidak bisa berfungsi,” ungkap Sutarmidji. Audit oleh BPK ini juga dimaksudkan untuk mengantisipasi terjadinya masalah di kemudian hari. Sebab PDAM juga akan berinvestasi lagi dalam jumlah besar, bersinergi dengan kegiatan sebelumnya. “Sehingga proyek baru tidak dipermasalahkan. Seandainya hasil audit ada temuan, ya harus proses hukum. Sekarangkan pemerintah terbuka, saya juga terbuka,” kata Sutarmidji. Ia menambahkan selama ini

BPK memiliki kinerja yang baik dan selalu independen dalam melakukan investigasi. “Paling lambat Senin (31/5) surat permintaan audit sudah dikirimkan ke BPK,” ujarnya. Direktur Utama PDAM Kota Pontianak, Agus Sutyoso mengaku tidak terkejut dengan pernyataan Wali Kota Pontianak tentang audit investigasi tersebut, walaupun disampaikan saat kata sambutan pelantikan sejumlah pejabat eselon di lingkungan pemkot. “Saya tidak terkejut. Sinyal ke arah itu ada dalam berbagai komunikasi,” kata Agus. Hanya saja belum ada perintah apapun dari kepala daerah. “Tadi ditegaskan lagi. Permintaan ini harus tandatangan Pak Wali karena beliau punya otoritas,” ujar Agus. Agus menyatakan siap menerima perintah tersebut dari kepala daerah. PDAM segera melakukan

Bukan hanya fisiknya yang enak terlihat, ia pun ramah terlihat dari beberapa temannya yang menemaninya. Frisna juga tergolong mahasiswa berprestasi. Itu dibuktikan dengan indeks prestasinya yang mencapai angka 3,5. Terpilih sebagai Dara Gawai 2010 membuatnya senang. Apalagi ini ajang pertama baginya ikut pemilihan putri. Awalnya hanya coba-coba untuk menambah wawasan. Namun menang, sehingga cukup membanggakan. Selama ini ia hanya sering ikut perlombaan menyanyi. “Saat itu, saya datang ke sanggar tempat saya bernaung dan belajar nyanyi. Eh, ditawari

ikut kompetisi bujang dara. Saya langsung mau, ingin cari pengalaman baru. Tidak salahkan mencoba. Saya diajar bagaimana cara berbicara yang sopan di depan umum, bagaimana cara berjalan,” kata anak pertama dari lima bersaudara ini. Rasa gugup saat kontes juga dirasakan. Apalagi perlombaan itu baru pertama dialami, namun bisa diatasinya. “Saya gugup saat perkenalan, namun setelah itu plong juga saja,” ujar putri dari pasangan Mengki Gunawan dan Helina Acu Sumarta ini. Apa yang menjadi bebannya saat menjadi seorang Dara Gawai? Frisna tersenyum dan menjawab, “Untuk menjadi seorang dara itu sulit. Karena itu harus selalu menjaga etika di depan umum. Harus sopan dan

langkah-langkah terkait permintaan audit kepada BPK. Salah satunya dengan memberi penugasan pada bidang ekonomi. “Segera kita kerjakan,” kata Agus. Saat ini, kataAgus, pipa PDAM belum berfungsi. Selain itu masih ada selisih atau kekurangan pembayaran biaya proyek. Hasil audit BPKP menyatakan PDAM harus membayar Rp2,4 miliar dan pembayarannya akan segera dilakukan. Namun, PT Promits juga meminta keringanan denda sebesar Rp200 juta. “Keringanan denda sementara ini otoritas tidak pada PDAM tetapi BPKP. Surat permohonan keringanan denda sudah kami layangkan ke BPKP,” ungkap Agus. Awalnya proyek pembangunan pipa sepanjang delapan kilometer ini dianggarkan Rp33,9 miliar. Pipa yang dipasang jenis HDPE, dengan diameter 500 mm sampai

800 mm. Pipa jenis itu sangat kuat, elastis dan tidak karatan sehingga sesuai dengan struktur tanah Pontianak. Pemasangan pipa dibagi atas lima zone yaitu Jalan Imam Bonjol- Veteran (di depan Gedung Kartini) sepanjang 1.847 meter, Veteran - Menara B 1.386 meter, Menara B (Jalan Ahmad Yani)-Alianyang 1.056 meter, Alianyang-Gang Rambutan 2.070 meter, dan Alianyang-Suwignyo 1.860 meter yang ditanam dengan kedalaman satu hingga dua meter di tengah jalan di jalan protokol kota itu. Menurut Agus, dari awal hingga sekarang sudah menghabiskan sekitar Rp31 miliar. “Tetapi ada pemotongan Rp2,6 miliar dan denda promits. Jumlah pastinya saya tidak hafal. Yang pasti, PDAM diharuskan membayar Rp2,4 miliar kepada PT Promits,” katanya.(uni)

baik. Itu salah satu beban juga karena menyangkut peran yang disandang.” Saat ini belum ada yang harus dilakukannya untuk memperkenalkan budaya Dayak. Karena belum ada kerja, namun sebagai dara ia akan mempromosikan budaya Kalimantan Barat, khususnya Dayak agar bisa dikenal oleh masyarakat luar. Salah satunya akan mengenakan pakaian adat Dayak jika ada kegiatan atau tamu besar yang datang. “Saya ingin memperkenalkan budaya Dayak keluar. Saat ini saya sedang terus menambah wawasan saya tentang budaya Dayak, yaitu dengan melihat objek wisata, mempelajari budayabudaya Dayak. Misalnya dengan belajar menganyam manik, bela-

jar menenun. Yang pasti belajar terus untuk menambah wawasan saya,” tambah remaja kelahiran 14 Oktober 1991 ini. Frisna pernah terpilih di Gita Bahana Nusantara, yang bernyanyi di Istana Negara, Jakarta pada 2008. Ia juga pernah mewakili Kalbar ikut Pesparawi di Medan. Frisna juga pernah menjuarai bintang radio jenis seriosa. Guru yang mengajarinya sejak kecil, Aloysius Mering. “Sejak kecil saya suka bernyanyi. Saya pernah lomba yang di Medan. Perlombaan itu sangat berkesan buat saya karena saat itu saya sedang sakit, jadi susah buat bangun, namun berkat guru nyanyi saya, Aloysius Mering, dengan semangatnya saya jadi bisa ikut lomba,” katanya. (*)

“Sangat berbahaya bila kita tidak melakukan langkah antisipasi,” ujarnya. Jumlah kasus yang terdeteksi itu dipandangnya hanya sedikit dan kemungkinan masih banyak pengidap lain yang belum terdeteksi (fenomena gunung es). Kondisi ini mirip dengan melihat buaya di dalam air. Hanya tampak hidung, mata atau ekor, sementara tubuh buaya tersebut (yang ukurannya lebih besar) belum terlihat. Secara medis, menurutnya HIV hanya menular melalui empat cara yaitu hubungan seksual tidak aman (dengan yang terinfeksi), jarum suntik dan alat tajam medis lain yang tidak steril, dari ibu ke bayi atau melalui tranfusi darah. Namun, salah satu kebiasaan yang dirasa

perlu untuk diwaspadai adalah sunatan massal. “Kita bukan menolak aspek sosialnya. Tetapi caranya itu. Sunatan massal sebaiknya dilaksanakan di rumah sakit agar sanitasinya terjaga,” pesannya. KH Ahmad Zaim, ketua MUI Kalbar yang kebetulan berlatar belakang dokter menyebutkan, peningkatan kasus HIV/AIDS di Kalbar kemungkinan disebabkan oleh pengungkapan gunung es (penampakan tubuh buaya dari dalam air). Soalnya, saat ini pelayanan kesehatan dan voluntary counseling and testing sudah tersebar cukup banyak di Kalbar. “Fenomena gunung es ini harus dibongkar untuk memudahkan penanggulangan,” ujarnya. (rnl)

25 Persen ODHA Ibu RT Sambungan dari halaman 21 tersebut. Bahkan, sudah cukup banyak bayi yang dapat dicegah dari tertular HIV meskipun orang tuanya adalah pengidap. “Kalau tidak salah sudah lebih dari 20 bayi yang berhasil dicegah dari tertular,” ujarnya. Penularan dari ibu ke bayi ini dicegah dengan cara terapi obat antiretroviral. Obat ARV dapat menekan produksi virus di dalam tubuh pengidap HIV positif. Melalui terapi tersebut, seseorang yang mengidap HIV juga bisa ditolong sehingga penyakitnya tidak berkembang menjadi AIDS. Sebaliknya, pengidap yang sudah dalam tahap AIDS pun dapat dikembalikan statusnya menjadi HIV.

Orang yang HIV positif juga bisa menikah dan tidak saling menularkan dengan pasangannya. “Sayangnya obat ini sangat mahal. Negara kita juga tidak sanggup menanggung biaya subsidinya sehingga kita tergantung pada negara donor. Apa jadinya jika donor-donor itu pergi,” jelas dia. Mengenai perkembangan HIV/AIDS sendiri, Saptiko menyebutkan, berdasarkan data terbaru, Kalbar berada pada peringkat empat nasional. Di seluruh Kalbar, telah terdeteksi sebanyak 2.409 orang yang mengidap HIV/AIDS. Sebanyak 1.222 orang di antaranya sudah dalam tahap AIDS dan 337 orang meninggal dunia. Khusus untuk tingkat provinsi, kasus terbanyak adalah Kota Pontianak dan disusul oleh Kota Singkawang.

Dua Kades Sepakati Tapal Batas SUNGAI RAYA - Masih ingat kasus kericuhan atau perkelahian antar warga terkait tapal batas Desa Olak-Olak dan Sungai Ambawang Kecamatan Kubu, kini kasusnya diambang penyelesaian. ”Sudah hampir final penyelesaiannya. Tidak akan ada gejolak lagi. Karena kita telah turun dan mengkondisikan semuanya,” kata Saini Umar, kepala Pemerintahan Desa Kubu Raya, Rabu (26/5). Menurut dia untuk tapal batas yang menjadi pemicunya sudah ditetapkan melalui rapat bersama di Aula Kantor Kecamatan Kubu. Kedua Kepala Desa ber-

sama BPD, tokoh masyarakat dipanggil untuk dengar pendapat. Mereka menyetujui opsi untuk menyelesaikan bersama kasus ini. Dalam penyelesaian tersebut akan Kepala Desa dan BPD dua daerah bersengketa akan dipanggil. Mereka akan dimintai menandatangani kesepahaman bersama. Rencananya akan dilakukan di depan Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan. “Nanti waktunya. Kita akan undang wartawan,” janjinya. Pada dasarnya, kata Saini, kasus ini sudah clear. Pihak perusahaan PT. Sintang Raya yang mengarap di lahan sengketa

juga sudah diberitahu. Hanya saja untuk penetapan status quo keputusannya berada di tangan Bupati. ”Dulunya mereka dilarang melanjutkan pekerjaan untuk sementara waktu sampai ada penyelesaian. Kapan kelanjutannya berada di tangan kepala daerah,” ucap dia. Setelah terjalin kesepakatan bersama antara dua wilayah bersengketa, kehidupan warga setempat menunjukan keakraban. Mereka, kini tidak bertikai lagi terkait kasus perkebunan sawit. Kedua belah pihak sama-sama menyadari kekeliruan tersebut. ”Pokoknya tidak ada masalah lagilah,” kata Saini.(den)

Ingatkan Reformasi Birokrasi Sambungan dari halaman 21 catatan,” kata Kapolda. Dihadapan pejabat utama Polda Kalbar dan kapoltabes serta kapolres ini, Kapolda menginginkan momentum serahterima jabatan dapat dijadikan motivasi untuk melaku-

kan perubahan ke arah yang lebih baik, terlebih Polri sedang melakukan reformasi birokrasi. “Kunci utama dari reformasi adalah peningkatan pelayanan publik dan adanya komitmen moral dari pimpinan,” katanya. “Dalam reformasi birokrasi agenda utama yang perlu ditem-

puh adalah terwujudnya penyelenggaraan pemerintahan yang profesional, berkepastian hukum, transparansi, partisdifatif, akuntabel, memiliki kredibilitas, bersih dan bebas KK, peka dan tanggap terhadap segenap kepentingan dan aspirasi rakyat,” ujar Kapolda. (stm)

Lima Kali Listrik Padam

Dara Gawai yang Mahir Bernyanyi Seriosa Sambungan dari halaman 21

MUJADI/PONTIANAK POST

SERTIJAB: Para pejabat di lingkungan Polda Kalbar saat melakukan serah termina jabatan, Rabu (26/5). Upacara dipimpin langsung Kapolda Brigjen Erwin TPL Tobing.

Sambungan dari halaman 21 Camat Pontianak Tenggara. Imran yang sebelumnya menjabat Kepala Kantor Pemberdayaan Masyarakat, ditunjuk sebagai Camat Pontianak Barat dan Fuji Hartadi dilantik menjadi Camat Pontianak Kota. Dua orang dilantik sebagai kepala kantor yakni Abdul Hadi dilantik menjadi Kepala Kantor Kesatuan Bangsa, Politik dan Perlindungan Masyarakat (kesbangpolinmas) dan Akhmad Nurdin menduduki jabatan Kepala Kantor Pemberdayaan Masyarakat. Seluruh rangkaian kegiatan

pelantikan berjalan lancar, termasuk pembacaan sumpah jabatan. Namun, sekitar pukul 14.05 pemadaman mulai terjadi. Padahal wali kota sedang menyampaikan sambutannya. Beruntung tak sampai satu menit, listrik menyala kembali. Sekitar pukul 14.12, listrik kembali padam. Selang semenit, menyala kembali. Pemadaman ketiga terjadi pukul 14.14, saat wali kota masih memberikan kata sambutannya. Satu menit kemudian, listrik menyala kembali. Sekitar pukul 14.25, listrik padam lagi dan menyala setengah menit kemudian. Ketika pelan-

tikan selesai, listrik kembali padam dan tidak menyala lagi hingga para undangan meninggalkan ruangan. Wali Kota Pontianak, Sutarmidji mengatakan masih ada pelantikan selanjutnya. “Disperindag masih kosong, karena Bu Badar (BadariahKadisperindag) akan pensiun. Sedang diajukan ke gubernur,” kata Sutarmidji. Satu asisten, Razani juga akan pensiun. “Tidak ada pesan khusus bagi yang dilantik. Mereka harus melaksakan tugas pokok dan fungsinya dengan baik dan sesuai aturan,” ujarnya. (uni)

Sindikat Narkoba Sulit Dikenali Sambungan dari halaman 21 akan tergadai. “Tujuan pembangunan nasional mustahil dapat terwujud

apabila sumber daya generasi muda hancur karena narkoba,” katanya. Direktur Reserse Narkotika Polda Kalbar Komisaris Besar Re-

vianto mengatakan memberantas peredaran narkoba adalah tugas bersama. Mesti ada kerja sama. “Polisi berada pada posisi penegakan hukum,” katanya. (stm)

Terkagum Tenda Payung Penyejuk Masjid Nabawi Sambungan dari halaman 28

akan terkembang ketika waktu shalat zuhur sampai waktu asar. Payung raksasa itu tidak seperti payung yang biasa dipakai orang bila kehujanan atau melindungi panas, di mana lenturan payung itu kebawah, tetapi payung di Masjid Nabawi adalah terbalik dan menganga ke atas. Antara ujung payung dengan ujung payung lainya hampir bersentuhan, sehingga sinar matahari benar-benar terhalang dan membuat sejuk halaman masjid tersebut. “Kepedulian Pemerintah Kerajaan Arab Saudi untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada jamaah haji maupun umrah memang terus ditingkatkan, termasuk pembenahan di Masjidil Haram Makkah dan areal jamarat di Mina,” kata Rasmi. Hari kedua rombongan hanya beribadah di Masjid Nabawi dan berkeliling di toko-toko sekitar masjid. Pada hari selanjutnya, mereka dibawa ziarah ke kebeberapa tempat sebagaimana layaknya juga jamaah haji ketika berada di Madinah, yaitu Bukit Uhud, Masjid Quba, Masjid Kiblatain dan pasar kurma. Namun ziarah kali ini ada dua paket tambahan yaitu Jabal Magnet dan Bait Alquran. Jabal magnet yang berjarak sekitar 25 km dari Madinah, tidak banyak dikunjungi peziarah. Tempat ini tidak termasuk paket ziarah bagi jamaah haji dan umrah. Karena ini paket tambahan, rombongan harus membayar 10 rial perorang kepada supir mereka yang bernama Umar.

Mendekati Jabal Magnet tersebut mesin mobil tetap dihidupkan, tetapi porseniling (gigi) mobil dinetralkan. Mereka merasakan kejadian unik. “Mobil kami mundur secara pelan-pelan padahal sedang berada pada jalan yang menurun, mundurnya agak mendaki, berarti memag ada magnet yang menarik mobil tersebut,” kenang Rasmi. Kemudian porseniling dimasukkan lagi agar mobil bisa maju. Tidak lama, sekitar 200 meter ke depan, porseniling di neteralkan lagi. Mobil kemudian melaju cukup kencang tanpa digas. “Luar biasa sekali keunikan alam yang diciptakan Allah,” serunya. Jalan di Bukit Magnet kelihatan masih baru. Sementara di kiri–kanan jalan tidak ada rumah sama sekali. Hanya hamparan bukit batu dan tanah berpasir yang gersang. Menurut Umar, supir yang membawa mereka, jalan yang ada radius bukit magnit itu sekitar 10 km. Perjalanan dilanjutkan menuju arah pulang ke Kota Madinah, dengan harapan sebelum zuhur sudah tiba di hotel. Sempat melewati Khandaq, sebuah tempat bersejarah, dimana ketika Rasulullah berperang melawan kafir quraisy. Rasulullah sempat membuat parit yang cukup panjang dan dalam, untuk memblokade agar pasukan quraisy tidak bisa masuk ke basis pertahanan kaum muslimin waktu itu. Ternyata apa yang dilakukan Rasulullah dengan pasukannya memang berhasil. Kini di Khandaq sudah ada

masjid yang baru dibangun. Sebelumnya tidak ada, yang ada hanya taman cukup hijau dan dihiasi beberapa macam bunga. Paket terakhir adalah mengunjungi Bait Alquran, yaitu tempat percetakan Alquran. Ada peraturan yang berlaku di percetakan ini. Ternyata yang boleh masuk hanya laki-laki. Smentara perempuan, harus menunggu di sekitar mobil atau istirahat di luar mobil sambil menikmati minuman yang dijual di sekitarnya. Para pengunjung melihat mesin percetakan Alquran dari balkon dan tidak bisa mendekati langsung mesin yang teletak di lantai dasar. Sementara pemandu percetakan memberi penjelasan dengan Bahasa Arab. Setelah selesai para pengunjung antri untuk keluar, dan satu persatu pengunjung diberi Alquran. Sedangkan dari Indonesia, diberi Alquran dan terjemahannya. Kesan yang sangat mengagumkan adalah bangunan percetakan cukup indah dan artistik, ditambah lagi sebuah taman di halaman bangunan dengan dihiasi pohonpohon kecil yang dibentuk seperti atap rumah yang lancip dan beberapa kuntum bunga melengkapi keindahan taman tersebut. “Rasanya suatu hal yang kontoversial, ketika di Jabal Magnet kita melihat hamparan tanah yang gersang, setelah berada di Bait Alquran ternyata mata kita bisa melihat pemandangan yang sejuk, hijau dan indah,” ujar Rasmi terkagum. MenurutAhmad Makki, pemandu yang berasal dari Jakarta, bahwa yang merancang taman tersebut adalah orang Indonesia. (bersambung)


metropolis Pontianak Post

28

Kamis 27 Mei 2010

Dilarang Impor Mamin

NARKOTIKA

Kalbar Merasa Dianaktirikan

ISTIMEWA

SINTETIS: Wagub Kalbar menerima salah satu contoh narkoba sintetis yang diserahkan Sekretaris BNN

Harapkan BNP Eksis BADAN Narkotika Nasional berharap Badan Narkotika Provinsi Kalimantan Barat tetap eksis. Hal ini mengingat peredaran dan penyalahgunaan narkotika dan zat adiktif di Kalbar semakin mengkhawatirkan. Terlebih lagi Kalbar bukan hanya menjadi daerah transit tetapi juga sudah menjadi daerah produksi. Pernyataan itu disampaikan Kepala BNN melalui Sekretarisnya, Bambang Abimanyu ketika menerima audiensi Wakil Gubernur Kalbar, Christiandy Sanjaya didampingi Plt Kalakhar BNP Kalbar, Utin Kusumawaty, Selasa (25/5) di Jakarta. Bambang menyampaikan apresiasi atas kiprah BNP Kalbar selama ini dan berharap BNP dapat terus eksis dan berupaya melindungi masyarakat dari penyalahgunaan napza. BNN menyatakan siap membantu jika BNP jika menghadapi suatu kendala. Saat audiensi tersebut, Wagub Kalbar, Christiandy menyampaikan tentang berbagai permasalahan dalam pencegahan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba/ P4GN di Kalbar. Selain itu, disampaikan pula tentang tindak lanjut keberadaan Undang-Undang Nomor 35 tahun 2009 dan Peraturan Presiden Nomor 23 tahun 2010 khususnya tentang Kelembagaan BNNP/Badan Narkotika Nasional Provinsi Kalimantan Barat yang sekaligus menentukan pimpinan BNN Provinsi termasuk struktur organisasinya. Wagub berharap hubungan antar-lembaga di daerah dengan lembaga pusat dapat terus dibina sesuai dengan undang-undang yang berlaku agar segala hambatan maupun persoalan yang dihadapi bisa diselesaikan dengan baik.“Ini merupakan titik-titik rawan yang memungkinkan terjadinya penyelundupan,” katanya. (rnl/r)

MUJADI/PONTIANAKPOST

PERSIAPAN: Umat Buddha Jumat (28/5) akan merayakan Hari Raya Waisak 2554. Kemarin para remaja di Vihara Vajra Bumi Kertayuga, Jalan Arteri Nasional sudah melakukan persiapan acara.

7,9 Persen Remaja Pernah Ngeseks PONTIANAK - Kira-kira 7,9 persen remaja Pontianak pernah berhubungan seks. Hal ini berdasarkan hasil survei Badan Pusat Statistik bekerjasama dengan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia beberapa waktu lalu. Demikian disampaikan Ketua Majelis Ulama Indonesia Kalimantan Barat, Ahmad Zaim, ketika menjadi pembicara dalam acara Bedah Buku Fiqh HIV/AIDS, Selasa (25/5). Survei tersebut menurutnya dilaksanakan di empat kota yaitu Jogja, Tangerang, Pontianak dan Samarinda. Sementara objek yang dijadikan sasaran survei adalah kalangan remaja kelas II SMA. Adapun jumlah sampel untuk tiap kota yaitu seribu orang. Hasil survei menyebutkan bahwa dari empat kota tersebut (4.000 sampel), rata-rata 8,3 persen remaja kelas II SMA pernah berhubungan seks. “Angka tertinggi adalah Jogja yaitu

10 persen,” ujarnya. Apabila dilihat dari konsistensi pemakaian kondom, 51,4 persen remaja yang pernah berhubungan seks tersebut adalah pengguna kondom. Hal ini menurutnya perlu menjadi bahan perhatian bersama, terutama menyangkut kampanye kondom yang seringkali menuai kontroversi di masyarakat. Di satu pihak, dalam upaya penanggulangan HIV/AIDS, kampanye kondom dipandang sebagai upaya pencegahan yang cukup efektif. Tetapi di pihak lain, kampanye kondom juga dikhawatirkan dapat memicu atau memfasilitasi perilaku seks bebas. Dalam persoalan ini, Ahmad Zaim menilai perlu adanya selektifitas dalam kampanye kondom. Kampanye tersebut juga harus disertai dengan penjelasan yang lebih rinci agar ekses negatif sebagaimana dikhawatirkan sebagian masyarakat dapat dicegah. “Harus kita arahkan, misalnya mungkin lebih difokuskan

kepada penjaja seks-nya, bukan kepada pelanggan,” jelas dia. Sementara KH Husein Muhammad, pengarang buku Fiqih HIV/AIDS mengakui bahwa kampanye kondom dalam penangggulangan HIV/AIDS mengundang kontroversi. Kampanye itu diidentikkan dengan sesuatu hal yang negatif misalnya memicu hubungan tidak sah, seks bebas dan pelacuran. Menurut dia, sebetulnya kampanye kondom tidak dimaksudkan untuk menganjurkan itu. Husein dalam bukunya malah menganalogikan kondom ibarat pisau. “Tergantung pisau itu untuk apa, bisa untuk menyembelih orang, menyiangi sayuran atau untuk memotong buangbuahan. Jadi tergantung pada orangnya, bukan pisau,” ujarnya. Dalam konsep penanggulangan HIV/AIDS, abstinence (tidak berhubungan seks) lebih dianjurkan bagi orang yang belum menikah.(rnl)

PONTIANAK - Ketua Asosiasi Pengusaha dan Pedagang Perbatasan Indonesia HR Thalib HS, menyayangkan sikap pemerintah pusat yang kembali tidak mengakomodir Pos Pemeriksaan Lintas Batas Entikong sebagai pintu pelabuhan darat internasional untuk mengimpor produk tertentu seperti makanan dan minuman. ”Kita sangat menyayangkan, kenapa Kalbar tidak masuk. Justru Papua yang didahulukan. Padahal kita sudah memintanya cukup lama. Audiensi ke kementerian juga sudah dilakukan. Surat dari DPR, Bupati, dan Gubernur juga sudah dilayangkan,” katanya. Seperti diketahui, Kementerian Perdagangan (Kemendag) mulai mengaktifkan Permendag Nomor 23 tahun 2010 yang merupakan revisi dari Permendag 56 tahun 2008. Revisi ini mengenai penambahan tiga produk yaitu kosmetik, obat tradisional dan lampu hemat energi serta satu pelabuhan baru yakni Jayapura, Papua. Pelabuhan baru itu, hanya untuk produk makanan dan minuman saja. Sama seperti Pelabuhan Dumai. Dalam permendag sebelumnya diatur bahwa impor produk tertentu yaitu makanan dan minuman, alas kaki, pakaian jadi, mainan anak, dan elektronika hanya dapat dilakukan oleh Importir Terdaftar (IT)  Produk Tertentu melalui lima pelabuhan laut tertentu dan seluruh pelabuhan udara internasional. Menurut Thalib, alasan kementerian bahwa produk makanan dan minuman di daerah tersebut harganya lebih tinggi karena didatangkan dari Pulau Jawa, seperti Surabaya, juga sama kondisinya dengan Kalbar. ”Kondisi kita tak jauh berbeda dengan Papua. Harga makanan dan minuman jatuhnya mahal. Terutama di daerah perhuluan. Kenapa aspirasi kita ini diabaikan?” katanya. Untuk mempertegas permintaan itu kembali, kata Thalib perlu dilakukan pertemuan antara kepala daerah dan legislatif baik DPRD kabupaten, provinsi dan DPR RI, membicarakan langsung hal ini dengan Menteri Perdagangan atau Menko Perekonomian. ”Jangan lagi bertemu jajaran di bawahnya. Nanti hasilnya percuma. Kita diabaikan lagi. Langsung menghadap Menteri untuk mengutarakan permasalahan kita. Minimal, PPLB Entikong serupa dengan Papua dan Dumai yang hanya sebatas impor makanan dan minuman,” katanya. (zan)

ISTIMEWA

NABAWI: Tenda payung di halaman Masjid Nabawi, Madinah dibuat oleh Jerman.

Dari Perjalanan Umrah Rasmi Sattar

Terkagum Tenda Payung Penyejuk Masjid Nabawi Banyak cerita yang dibawa Rasmi Sattar, Pejabat sementara Kanwil Kementerian Agama Kalbar saat melaksanakan umrah, 28 Maret lalu. Mulai cerita tenda payung penyejuk Masjid Nabawi hingga bunga tulip yang menghiasi Istambul, Turki. Berikut kilas perjalanannya yang diceritakan Rasmi kepada wartawan koran ini. EFPRIZAN Pontianak

RASMI beserta rombongannya, ikut pula istrinya, menginap di Hotel Dallah Taibah sebelah utara Masjid Nabawi, yang jaraknya hanya 60 m dari pagar masjid. Waktu salat subuh tiba, r o m bongan mereka bergeg a s menuju Masjid Nabawi. D i a terkesan dengan

tiang-tiang yang di atasnya terdapat payung terbalik. Orang di sana biasanya menyebut dengan tenda payung. Tenda payung itu berjejer rapi di halaman masjid yang jumlahnya ratusan. Berbeda ketika Rasmi melaksanakan ibadah haji pada akhir 2004, waktu itu di ujung tiang hanya terpasang lampu. Rupanya tiang dan lampu tersebut dipersiapkan untuk tenda payung. Tenda payung yang pertama adalah yang terdapat di tengahtengah masjid antara bangunan lama dengan bangunan baru pada areal yang tidak beratap sebanyak enam tiang. Seluruh halaman Masjid Nabawi baik sisi utara, barat dan selatan sudah terpasang tenda payung itu, kecuali sisi timur yang masih dalam pengerjaan. Menurut salah seorang pengawas proyek yang berasal dari Jawa Timur, tenda payung itu dipesan dari Jerman, sedangkan tiangnya yang berfungsi sebagai hidrolik dipesan dari Jepang. Di Indonesia, masjid yang memiliki tenda payung seperti ini adalah Masjid Agung Semarang sebanyak enam tiang, yang terpancang di halaman masjid tersebut. Tenda payung Masjid Nabawi Ke Halaman 27 kolom 5


pro-kalbar Pontianak Post

Kamis 27 Mei 2010

Musyawarah

Warga Sumbar Ngumpul DALAM rangka Musyawarah Keluarga Ke VII Ikatan Keluarga Sumatera Barat (IKSB) Provinsi Kalimantan Barat yang akan dilaksanakan di Sanggau pada 27-28 Mei 2010, maka sekitar 300-an warga Sumbar yang berasal dari kabupaten/kota akan hadir di Kota Sanggau. Demikian disampaikan oleh Ketua Panitia Ir John Hendri kemarin, bahwa acara pembukaannya akan Setiman H Sudin dilaksanakan pada hari ini, Kamis (27/5) mulai pukul 19.00 WIB. Rencananya akan dibuka secara resmi oleh Bupati Sanggau Ir H Setiman H Sudin. Delapan kabupaten/kota yang sudah mengkonfirmasikan kehadirannya adalah Sanggau sebagai tuan rumah, Sintang, Sekadau, Landak, Mempawah, Ketapang, Singkawang dan Pontianak. Sekitar 300-an orang akan hadir dalam acara pembukaannya dengan mengundang pula unsure-unsur etnis yang ada di daerah ini. “Sanggau merupakan daerah pertama yang menyelenggarakan Muskel tingkat provinsi ini.

Buntut Kencan Terlarang

Tarif Tak Sesuai, Motor Waria Dibawa Kabur SELAKAU – Kesal lantaran tidak dibayar sesuai tarif, pemuda di Selakau melarikan motor waria yang menjadi teman kencannya, Minggu (23/5). Ys alias Am ditangkap di kediamannya di Jalan Ampera, Selakau, Selasa (25/5) pagi. Penangkapan berawal dari laporan korban, Ac seorang perias pengantin asal Salatiga, Sambas. Ac menyadari sepeda motornya hilang, Minggu dini hari sekitar

KOTA Singkawang belum mempunyai asosiasi pemadam kebakaran. “Kita memang belum ada asosiasi. Wacana untuk membentuk asosiasi pemadam kebakaran memang sudah cukup lama. Jika ada asosiasi, saya lebih cenderung orang independent yang memang peduli dengan masalah ini untuk memimpin,” kata Sumberanto Tjitra HuSumberanto Tjitra mas Badan Pemadam Kebakaran Swasta, Widya Bhakti Singkawang kemarin. Sumberanto yang juga anggota DPRD Singkawang ini menjelaskan, bahwa seharusnya sudah terbentuk asosiasi pemadam kebakaran di Kota Singkawang ini.Asosiasi ini nantinya, menurut Sumberanto, berfungsi menyangkut pemahaman visi, dan peningkatan kinerja dari BPKS yang ada. Ke Halaman 35 kolom 1

Ke Halaman 31 kolom 1

DAMKAR

Tak Punya Asosiasi

PLENO

pukul 05.00 di tempatnya merias, Jalan Ampre, Selakau. “Kami interogasi korban, akhirnya mengarah kepada Ys,” ujar Kapolsek Selakau Inspektur Polisi Dua Andika Darma Sena melalui Kanit Reskrim Brigadir Polisi Kepala Defi Irawan, kemarin. Defi menerangkan, saat diinterogasi korban menceritakan kronologis kejadian. Bahkan jauh sebelum sepeda motornya diketahui hilang. Tiga hari sebelumnya, Ac ke rumah

Wawan di Jalan Ampera untuk merias pengantin. Saat itulah dia bertemu dan berkenalan denganYs. Perkenalan itu berlanjut, keduanya bercinta. “Itu berdasarkan keterangan korban, selanjutnya kita kembangkan,” paparnya. Usai bercinta, Ac berjanji akan memberi imbalan kepada Ys sebesar Rp 100 ribu. Namun Ac ingkar janji. Ys hanya diberinya uang Rp Ke Halaman 35 kolom 1

HENDY/pontianak post

MOTOR: Tersangka Ys dengan motor curiannya dikawal anggota Polsek Selakau.

Ratusan Polisi Kepung DPRD

Walikota Tuding Iwan Terlibat SINGKAWANG-Wali Kota Singkawang, Hasan Karman menuding Iwan Gunawan terlibat dalam permasalahan makalah yang berjudul Sekilas Melayu Asal Usul dan Sejarahnya. Padahal, menurut Iwan Gunawan dia tak pernah Iwan Gunawan terlibat sedikit pun. “Saya klarifikasi. Karena Hasan Karman menuding dan itu membunuh karakter pribadi,” kata Iwan, kepada Pontianak Post, di rumahnya, kemarin. Iwan mengetahui soal tudingan tersebut, setelah membaca pesan singkat yang disampaikan ke salah ketua LSM. “Bunyinya, saya dengar abangmu, si IG, juga terlibat. Pernyataan ini sangat berbahaya sekali,” kata Iwan meluruskan. Kata Iwan, dikaji dari aspek sosiologisnya, semestinya wali kota yang intelektual dan berpendidikan S-3 tidak pantas mengangkat makalah seperti itu walaupun merupakan sebuah karya ilmiah. Sebab,

Ke Halaman 35 kolom 1

29

Jaga Pleno KPU KETAPANG—Rapat pleno rekapitulasi akhir KPU Ketapang di Gedung DPRD Ketapang dijaga ketat. Selain ruas jalan gedung DPRD Ketapang yang ditutup sehingga tak bisa dilewati. Sekeliling gedung juga ditempatkan ratusan personil polisi. Tak hanya itu saja seluruh pintu gedung juga dijaga petugas. Selain itu, pagar gedung DPRD juga dijaga ketat. Tampak ratusan massa masih berada sekitar lokasi tak jauh dari gedung DPRD dengan posisi terpencar-pencar. Dalam pengamanan Pemilukada tersebut, tampak Kapolres Ketapang, AKBP Badya Wijaya SH, S.Ik bersama Kabag Ops Polres Ketapang turun langsung melakukan pengamanan. Didepan gedung juga dipersiapkan mobil water cannon dan sejumlah perkakas pengamanan. Kapolres Ketapang AKBP Badya Wijaya SH, S.Ik melalui Kabag Ops Polres Ketapang meminta masyarakat tetap menahan diri. Percayakan pada mekanisme proses pleno KPU Ketapang. Pantauan Pontianak Post, proses rekapitulasi

ZUL/PONTIANAKPOST

DITABRAK: Aksi Bujank Barani yang ditampilkan saat Naik Dango kemarin juga menampilkan atraksi seorang yang berbusana adat ditabrak motor.

Ke Halaman 35 kolom 1

Ciptakan Hasil Terbaik KETUA PPK Muara Pawan Erdinan S.Pd menjadi salah satu ketua PPK yang mencuri perhatian peserta sidang pleno Rekapitulasi akhir perolehan suara KPU Ketapang di Gedung DPRD Ketapang Rabu (26/5) kemarin Ketika dipinta KPU Ketapang untuk mengklarifikasi soal rekap PPK yang diketuinya, Erdinan berhasil mempertanggungjawabkan data yang ia sodorErdinan kan ke KPU Ketapang. Bahkan pertanyaan saksi berhasil ia jawab dengan lantang dan jelas. Sehingga persoalan rekap PPK Muara Pawan dianggap tak masalah. “Ketika saya ditanya soal coretan yang ada di salah satu isian berita acara oleh salah satu, saya pertegas bahwa itu bukan coretan tapi paraf yang menandakan adanya pembetulan,” katanya. Bahka ia menegaskan selaku ketua PPK ia bekerja sesuai dengan aturan yang ada. Karena ia tahu betuk resiko yang dihadapi apabila sembarangan mengisi berita acara. Pilkada ini menyangkut banyak kepentingan. Namun jelas, kata dia, kepentingan rakyat harus dibela. Sehingga disiplin, jujur, ikhlas.

Ada Indikasi Langgar UU Kesehatan Gawai Padi Carlos Dirut RSA Aziz

SINGKAWANG-Wali Kota Singkawang, Hasan Karman sudah mengangkat Carlos Djafara sebagai Direktur Rumah Sakit Abdul Aziz Singkawang, dan “membuang” Berli Hamdani tanpa ada jabatan alias non job. Sejumlah pihak menyayangkan hal tersebut terjadi, termasuk kalangan rumah sakit. Salah satu dokter spesialis RSUD Abdul Aziz Singkawang, Budi Enoch kepada Pontianak Post menjelaskan, sejak lama pihaknya sudah

memberikan masukan terkait dengan akan ada pergantian direktur tersebut. “Sejak lama kita sudah berikan masukan, tapi usernya kan wali kota. Wali kota yang memandang harus ada pergantian kita juga tak bisa berbuat apa-apa,” kata Budi di rumah sakit, sebelum menggelar pertemuan, kemarin. Budi menjelaskan, dalam UU Kesehatan nomor 44 tahun 2009 disebutkan kepala atau direktur rumah sakit haruslah orang yang mampu dan memiliki keahlian dibidang kerumahsakitan. Apakah Carlos sudah punya keahlian dibidang kerumahsakitan. Dia belum pernah masuk ke rumah

sakit. Dia baru memimpin puskesmas. Puskesmas kan beda dengan rumah sakit,” kata Budi. Budi sebenarnya menghendaki Carlos ditempatkan selama enam bulan sebagai wadir (wakil direktur) terlebih dahulu untuk bisa melihat kondisi sebenarnya rumah sakit. Namun, wali kota berkata lain. “Jadi, ini adalah urusan wali kota. kita sih hanya menyampaikan masukan saja,” kata dokter senior di RS pemerintah ini. Dokter spesialis penyakit dalam ini mengaku akan mengikuti langkah Ke Halaman 35 kolom 1

ANDI/PONTIANAKPOST

DIJAGA: Sebagian kota Ketapang yang dijaga ketat oleh aparat kepolisian menjelang pleno KPU kemarin.

Bonti Ditutup SANGGAU - Gawai Cup yang diselenggarakan di Dusun Darok Desa Bantai Kecamatan Bonti pada Kamis (17/5) ditutup Wakil Bupati Sanggau Poulus Hadi. Sebelum penutupan rombongan mengikuti rangkaian acara gawai padi bersama dengan masyarakat Darok. Acara ini sebagai ungkapan syukur kepada Sang Pencipta atas hasil panen padi melimpat tahun ini. Poulus Hadi saat menutup Gawai menyampaikan bahwa gawai padi merupakan tradisi adat tahunan yang dirayakan masyarakat usai panen padi. Namun yang jadi pertanyaan, kenapa gawai harus dirayakan? Paolus menjelaskan karena gawai padi tersebut merupakan tradisi adat warisan nenek moyang yang secara turun temurun. Dari jaman dahulu ada hingga sekarang telah di lestarikan agar tidak hilang. Sedangkan hal yang berkaitan dengan Gawai Cup merupakan salah satu turnamen di bidang olah raga yakni pertandingan sepakbola dan volly ball putra-putri yang merupakan kegiatan pendukung memeriahkan gawai tersebut. Selain itu juga dapat menggali bakat anak-anak muda di bidang olahraga serta mencari Ke Halaman 35 kolom 1

Ke Halaman 35 kolom 1

bIDIK

Wahyudin Kesuma; Wakili Kalbar di Paskibraka

Pertama Setelah 11 Tahun Bengkayang Berdiri Putra daerah Kabupaten Bengkayang, mengharumkan nama daerahnya. Dia akan mewakili Kalimantan Barat, menjadi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) pada HUT Proklamasi Kemerdekaan RI ke65, di Jakarta 17 Agustus 2010. Siapa dia?

M. Kusdharmadi Singkawang

FOTO SRIWANTO

DISAMBUT: Wakil Bupati sanggau Paolus Hadi disambut upacara di dusun darok, Bonti Sanggau saat menutup Gawai Cup pekan lalu.

Wahyudin Kesuma, pelajar kelas 11 SMA Negeri 1 Sungai Raya Kepulauan Kabupaten Bengkayang, terpilih mewakili Kalbar sebagai anggota paskibraka. Anak kedua dari tiga bersaudara, pasangan Kesuma Yuda dan Yusi ini, tidak menyangka dirinya bisa terpilih. Yudin, biasa ia disapa lahir di RT 2 RW O4 Dusun Pembangunan Desa Sungai Raya, Kecamatan Sungai Raya Kepulauan Ka-

ODY/PONTIANAKPOST

PASKIBRA: Wahyudin di depan graha Pontianak Post Grup Singkawang.

bupaten Bengkayang, 26 Juni 1993. Adik dari Wahyuni Oktavia yang kini tengah menempuh kuliah di STKIP Pontianak, semester II dan abang dari Wahyu Agustian Kesuma, kelas 5 SD Negeri 1 Sungai Raya. Wahyudin memiliki tinggi badan 173 centimeter dan berat 60 kilogram, dengan ukuran sepatu 42, sangat hobby bermain Volley Ball. Ia pernah mewakili Bengkayang dalam even Popda. Ia juga hobby pramuka dan saka bahari. Sejak kelas 10 SMA,Yudin mulai menekuni dunia paskibra. Pada tahun 2009 lalu, ia mewakili kecamatan menjadi anggota paskibra pada HUT Kemerdekaan RI ke-64 di Kantor Bupati Satu Atap Bengkayang. Yudin terus menekuninya. Hingga ia Ke Halaman 35 kolom 1


SINGKAWANG

30 Organisasi

Rangkul OKP dan LSM Sebagai anak bangsa tentunya berharap kepada kepala negara atau kepala daerah bisa dekat dan mengetahui bagaimana kehidupan masyarakatnya sehari-hari. Terutama dengan pemuda yang merupakan aset daerah dan bangsa. Tetapi dalam perjalanan pemerintahan, mau tidak mau suka atau tidak suka, siapapun kepala negara atau kepala daerahnya di NKRI harus didukung oleh seluruh elemen masyarakat, karena merupakan pilihan rakyat. Hal ini ditegaskan, oleh M. Sumarno Ketua Pemuda Pancasila (PP) Kota Singkawang kepada Pontianak Post. Ia menjelaskan, PP akan merangkul serta mengajak seluruh elemen masyarakat yang ada di Kota Singkawang, agar tidak termakan isu yang akhirnya membuat kota ini tidak kondusif. “Karena OKP dan Ormas merupakan mitra pemerintah yang tidak mengenal suku, agama, ras serta lainnya. Naif sekali kita, kalau kita mengatakan diri kita nasionalis, ternyata dalam kehidupan sehari-hari menunjukkan jati diri kita yang sangat ekslusif dan sempit di dalam berorganisasi, berbangsa dan bernegara,” katanya. Masih dalam rangka momen peringatan Hari Kebangkitan Nasional, Sumarno mengajak semua untuk bersama-sama menanamkan jiwa nasionalisme untuk menjaga keamanan dan ketertiban Kota Singkawang. Sehingga tidak adanya masalah-masalah baru yang muncul seperti daerah-daerah lainnya. Sumarno juga dengan tegas mengatakan, sangat mendukung tindakan tegas dari aparat kepolisian kepada orang-orang yang akan mencoba menganggu keamanan dan ketertiban di Kota Singkawang. Dan mendukung sepenuhnya kepemimpinan Wali Kota Singkawang Hasan Karman sampai tahun 2012. Dia menilai, selama kepemimpinan Wali Kota Singkawang Hasan Karman, tidak ada alasan hukum untuk menjatuhkannya yang tercantum di undangundang. Dia menjelaskan, hal ini perlu diketahui masyarakat luas, karena bagaimanapun wali kota terpilih secara demokratis dan sudah cukup memberikan kontribusi di Kota Singkawang. “Kalau memang ada sekelompok masyarakat yang tidak suka dengan bapak Hasan Karman menjadi wali kota, ya harusnya jangan dipilih lagi untuk periode berikutnya. Nah, ini mungkin lebih santun. Jangan waktu bapak Hasan Karman mau menjadi wali kota, kelompok tertentu memilih, tetapi setelah tidak menjabat atau tidak mendapatkan sesuatu akhirnya berbalik tidak mendukung. Bahkan cenderung akan menjatuhkan dengan cara-cara yang tidak demokratis pula,” Marno. Ia berharap kepada seluruh keluarga besar PP Kota Singkawang, selalu menjaga keamanan dan ketertiban di daerah lingkungannya masing-masing. (ody)

Nomor Telepon Penting Polres Singkawang Satlantas Polsek Skw Barat BPK Bhakti Suci RS Abdul Azis St. Vincetius Harapan Bersama BPKS Tua Pekong

: : : : : : : :

631150 631024 631286 631514 631798 631008 631791 637473

HENDY/PONTIANAKPOST

DARE GAWAI: Peserta Dare Gawai Naik Dango saat melenggok di catwalk Naik Dngo kemarin. Menjadi daya tarik tersendiri buat penonton.

Makan di Sekolah Harus Ada Izin Keracunan di SMP Filadefia

Pontianak Post

Kamis 27 Mei 2010

Gedung PKK Roban Terbakar SINGKAWANG – Gedung PKK Kelurahan Roban Jalan Sungai Mahakam RT 42 RW 06 Kecamatan Singkawang Tengah Kota Singkawang, terbakar, Rabu (26/5) sekitar pukul 01.20 WIB. Kebakaran yang terjadi pada dinihari itu, sontak saja membuat warga yang tengah tertidur menjadi kaget. Berkat gotong royong warga Perumnas Roban api tidak sampai menghanguskan seluruh bangunan gedung PKK. Lurah Roban Hasan Nasarudin kepada Pontianak Post kemarin menjelaskan, bahwa saat kejadian kebakaran pada pukul 01.20 WIB tersebut, membuat gedung PKK terbakar. Kemudian, lanjut Hasan Nasarudin, arsip-arsip penting milik PKK Roban juga menjadi korban jilatan api. “Gedung LKMD yang menyatu dengan gedung PKK juga terkena sedikit kebakaran,” kata Lurah Roban. Ia menambahkan, beberapa bagian gedung PKK juga mengalami kerusakan saat dilakukan evakuasi oleh warga yang berupaya membantu menyelamatkan gedung dari kebakaran tersebut. Hasan menjelaskan,

saat kebakaran gotong royong warga Perumnas Roban sangat besar sekali dalam upaya membantu memadamkan api. “Warga di Perumnas sangat luar biasa sifat gotong royongnya. Sebelum pemadam kebakaran datang, warga sudah menyiram untuk memadamkan api. Bahkan, ada yang sampai memanjat menggunakan tangga PLN. Saya mengucapkan terima kasih kepada warga,” kata Lurah Roban ini. Hasan mengaku belum mengetahui penyebab kebakaran tersebut. “Penyebabnya belum kita ketahui. Itu wewenang kepolisian. Kita nunggu laporan polisi. Sekarang sudah ditangani. Sekarang ini sudah dipolice line oleh kepolisian,” kata dia. Kapolsek Singkawang Selatan AKP Suhar mengatakan, bahw a kasus kebakaran ini ditangani oleh Polres Singkawang. “Ya, ditangani oleh Polres,” kata Suhar kepada Pontianak Post kemarin terpisah. Sebelumnya pada Selasa (25/5) sore kebakaran juga melanda sebuah gudang pengeringan kayu di Kaliasin Kelurahan Sedau Kecamatan Singkawang Selatan. (ody)

itu dijadikan acuan semua SMA. Bagaimana sekolah bergerak kalau hanya makan saja harus minta izin semua orang tua murid secara tertulis,” tegasnya. PEMANGKAT – Dinas Kesehatan Belum lagi, tambah dia, dari sekian Kabupaten Sambas menyarankan sekolah ratus orang tua murid ada satu yang tidak meminta izin kepada orang tua murid jika mengizinkan. Apakah hanya gara-gara satu ingin mengadakan acara makan-makan, orang, kegiatan tidak dapat dilaksanakan. di SMP Filadelfia, Jumat (21/5). Tokoh “Jelas bukan saran yang baik. Solusi yang pemuda Pemangkat, Fu Djung Khin tidak diberikan tidak dapat dicerna akal sehat,” sependapat. Dia menilai justru merepotujarnya. kan. Guru atau pihak sekolah tentunya ingin Pernyataan itu disampaikan pada rayang terbaik bagi siswa. Tidak mungkin pat koordinasi, klarifikasi dan mencari menjerumuskan siswanya. solusi pascakeracunan SMP Filadelfia, Buktinya, ada juga guru dan keluarganya Pemangkat. menjadi korban dan dirawat di rumah sakit. “Seolah-olah mengarah ke sekolah tuduSampai sekarang, sebagian besar siswa han penyebab keracunan ini. Dalam hal masih trauma dengan petaka perpisahan keracunan tersebut, jangan kita cari siapa sekolah. Fu Djung Khin salah dan benar. Tunggu pihak kepolian “Mereka masih enggan makan atau miyang sedang bekerja,” ujar Djung Khin. num di kantin sekolah,” tutur Djung Khin. Sekolah harus mengantongi izin dari semua orang Dia juga menyarankan aparat segera mengungkap tua murid jika mengadakan kegiatan disertai makan kasus ini. Masyarakat resah karena beragam isu merebaik di dalam atau di luar sekolah. Jelas, lanjut Djung bak tentang penyebab keracunan tersebut. Khin, membuat sekolah terkekang. Keracunan Filadel“Kalau sudah terungkap tidak akan ada lagi poleODY/PONTIANAKPOST fia tidak dapat menjadi acuan semua sekolah yang ada mik. Masyarakat tenang, tidak resah lagi,” ujar Djung TERBAKAR: Gedung PKK Kelurahan Roban Kecamatan Singkawang di Pemangkat atau Sambas. “Tidak dapat keracunan Khin.(hen) Tengah nyaris terbakar.

Refleksi Hardiknas dan Instropeksi Diri UPACARA bendera rutin setiap senin di SMA Negeri 1 Ngabang kali ini yang menjadi Pembina Upacara yakni Kasat Lantas Polres Landak Senin lalu. Upacara yang dilaksanakan pukul 07,00 Wib dan diikuti Kepala Sekolah, staf ,dewan guru dan seluruh siswa SMAN 1 Ngabang. Pada amanat upacara Kapolda Kalbar yang dibacakan Kapolres Landak AKBP Firman Nainggolan, SH melalui Kasat Lantas AKP Epos Satria W SIK, mengatakan mo-

mentum hari pendidikan nasional (Hardiknas) yang sangat penting bagi pendidikan ia mengajak untuk melakukan refleksi dan intropeksi diri apakah sebagai pelajar sudah melakuakan yang terbaik, karena dilingkungan pendidikan masih banyak prilaku pelajar yang tidak mencerminkan prilaku yang berpendidikan, apa lagi tentang peraturan berlalulintas (Lalin). “Banyak kita lihat anak pelajar yang melakukan arak-arakan, pawai kendaraan bermotor pada

saat kelulusan ujian nasional kemarin,” ungkapnya. Tidak sedikit yang tidak mengunakan helm standard an berboncengan sampai tiga orang. Lanjut Epos, keamanan dan keselamatan lalulintas bukan saja menjadi tugas polisi saja melain tugas bersama seluruh elemen masyarakat, termasuk para pelajar, karena data dan pakta yang ada, banyak terjadinya kecelakaan adalah pelajar dan mahasiswa. “Perlu diketahui bahwa setiap

kejdian kecelakaan selaludiawali oleh tindakan pelangaran lalulintas dan yang paling banyak terjadi kecelakaan adalah pelajar,” tegas Kasat Lantas Polres Landak. Di hadapan ratusan pelajar SMAN 1 Ngabang kemarin. Sebelum mengakhiri amanat Polda Kalbar Kasat Lantas Polres Landak mengharapkan dan menghimbau agar pelajar senantiasa melakukan taat rambu lalin, menjdi tedan bagi penguna jalan, tertip disiplin dimulai dari diri

sendiri dan saling menghormati sesame penguna jalan. Kepala Sekolah SMAN 1 Ngabang Drs Asuardi Ador dalam hal ini mengatakan kepada Kapuas Post bahwa kedisiplinan berllu lintas sering di sampaikan, sampaisampai disekolah yang dipimpinnya membuat peraturan, barang siapa yang mengunakan kendaraan yang koboy atau mengunakan kenalpot yang tidak standar, tidak dibenarkan memasuki halaman SMAN 1 Ngabang. (wan)


Pontianak Post

Kamis 27 Mei 2010

SINGKAWANG

31

Permak Intake Eria

pemilukada

Dinilai Berkualitas PEMILUKADA Kabupaten Bengkayang sudah dilaksanakan dan sudah menetapkan Suryadman Gidot-Agustinus Naon menjadi Bupati dan Wakil Bupati Bengkayang terpilih. Kepala Badan Kesbagpol Linmas Bengkayang, Yulius Yustinus mengakui, pemilukada tahun 2010 ini dinilainya berkualitas, walaupun sedikit ada insiden pengrusakan kantor KPU Bengkayang oleh sebagian kecil massa yang minta pemilukada diulang. “Tahapan demi tahapan sudah berjalan dengan baik dan partisipasi publik juga tinggi,” kata Yulius, kepada Pontianak Post, baru-baru ini di ruang kerjanya. Soal adanya dugaan pelanggaran, kata Yulius, tentulah harus diselesaikan dengan cara yang telah ditetapkan oleh aturan. “Misalnya melaporkan ke panwaslu dan nanti bisa membawa ke ranah hukum dengan membawa persoalan tersebut ke MK,” kata mantan Kasat Pol PP Bengkayang ini. Ketua KPU Bengkayang, Eddy A juga menjelaskan, ada jalur yang disediakan jika penetapan KPU ini dianggap merugikan. “Didalam UU telah disebutkan jalurnya ke MK,” kata Eddy, ketika menyampaikan sambutan dalam rekapitulasi perhitungan suara. Kata Eddy, pihaknya pernah kalah di MK soal penetapan. “Ketika penetapan salah satu anggota dewan 2009, kita digugat oleh calon anggota dewan yang merasa dirugikan. Calon itu mampu membuktikannya dan diterima oleh MK. Kemudian MK memutuskan kursi tersebut diberikan kepada yang menang gugatan,” kata Eddy mencontohkan. (zrf)

RALAT Terdapat kesalahan pada edisi Rabu (25/5) halaman 27 berjudul “Eselon II dan III Harus Transparan ke Publik”, tertulis Sofyan Fahri lengser dari jabatannya Kepala Badan Kepegawaian Daerah dan diganti dengan Zulhiar. Sebenarnya, Sofyan Fahri sampai saat ini masih tetap menjabat sebagai Kepala BKD Singkawang. Sedangkan Zulhiar tetap menjabat Kepala Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Kota Singkawang. Atas kesalahan ini, kami mohon maaf. Terima kasih.

Nomor Telepon Penting Polres Singkawang Satlantas Polsek Skw Barat BPK Bhakti Suci RS Abdul Azis St. Vincetius Harapan Bersama BPKS Tua Pekong

: : : : : : : :

631150 631024 631286 631514 631798 631008 631791 637473

ZUL/PONTIANAKPOST

WISATA: Anggota DPRD saat meninjau tinjau intake Eria sebagai bahan baku PDAM juga tak menutup kemungkinan sebagai lokasi wisata.

Perda Insiatif Ubah APBD SINGKAWANG – Badan Legislatif DPRD Kota Singkawang berencana mengajukan rancangan peraturan daerah. Perda inisiatif tersebut tentang perubahan APBD 2010. Ketua Banleg DPRD Kota Singkawang, Dedy Mulyadi menilai, APBD harus diubah karena beberapa item di dalamnya mengakomodir program yang tidak bermanfaat. “Ada beberapa program yang tidak bermanfaat harus kita ubah. Perubahan tentunya melalui perda, akan kita ajukan nanti,” ujarnya. Sebelum menyampaikan ke eksekutif, terangnya, tentu ada tahapan yang harus dilalui. Banleg, kata Dedy, akan menyurati Ketua DPRD Kota Singkawang untuk mengajukannya kepada eskekutif. “Dalam waktu dekat ini akan kita sampaikan secara

resmi ke pimpinan DPRD. Selanjutnya ajukan ke eskekutif,” jelasnya. APBD Kota Singkawang defisit Rp 59 miliar. Dengan perubahan APBD tahun ini, diharapkan mampu menekan defisit tersebut. Apalagi, sudah ada angin segar dari Kementrian Keuangan untuk membantu menutupi defisit lebih dari Rp 20 miliar. “Selain bantuan Menkeu, kita daerah juga berupaya menutupinya. Ini merupakan salah satu cara tersebut,” ungkap Dedy. Dalam APBD Kota Singkawang, papar Dedy, sekitar 70 persen pagu dana untuk belanja tidak langsung. Belanja aparatur dan hal-hal yang tidak jelas. Mestinya, belanja tersebut tidak perlu mendapat porsi besar. “Kemungkinan itu yang akan kita

ubah. Tapi pembahasannya tentu dengan eksekutif,” katanya. Banyaknya belanja aparatur mencapai 70 persen, karena gemuknya struktur organiasi perangkat daerah (SOPD) Kota Singkawang. Semakin banyak SOPD tentu kian memberatkan belanja daerah. “Eksekutif harus mempertimbangkan hal itu. Menyadari salah satu penyebab defisit karena SOPD yang terlalu gemuk,” tutur Dedy. Selain itu, APBD juga banyak digunakan untuk kegiatan yang tidak terlalu penting. Beberapa kegiatan seremonial hanya menghamburhamburkan keuangan daerah. “Kegiatan seremonial jangan terlalu banyak dilaksanakan. Tidak terasa, ini juga banyak menelan biaya,” tutupnya. (hen)

SINGKAWANG-Intake Eria yang terletak di Singkawang Timur akan dipermak, guna menghasilkan air bersih yang mampu mengaliri 12 ribu lebih pelanggan Kota Singkawang, termasuk penambahan pelanggan baru. Sejumlah anggota DPRD Singkawang lintas komisi, Rabu (26/5) siang meninjau langsung intake Eria. Ketika anggota DPRD Singkawang ke lokasi, hujan lebat dan terlihat air terbuang begitu saja. “Lihat air terbuang begitu saja. Jika dibikin waduk, akan mampu mengaliri pelanggan yang saat ini kekurangan air bersih, baik musim penghujan apalagi kemarau,” kata Wakil Ketua Komisi C, Zainal Abidin HZ kepada Pontianak Post, kemarin di lokasi intake Eria. Dengan melakukan rehablitasi intake Eria, maka dalam tiga bulan kedepan air bersih akan teratasi dengan baik. “Kan ini merupakan program pemerintah kota juga untuk mengatasi persoalan air bersih. Sejak lama, persoalan ini tak pernah tuntas. Semoga saja ini bisa menjawab persoalan air bersih yang menjadi kelurahan pelanggan,” ujarnya. Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Singkawang, Dedi Mulyadi menjelaskan, tahun anggaran 2010 ini akan dilaksanakan pengerjaannya. Hal itu dibenarkan oleh anggota dewan lainnya, seperti Ketua Komisi B, Rojanuddin dan anggota Komisi C, Muhammadin. Menurut anggota dewan, angga-

ran 2010 sebesar Rp10 miliar itu, dialihkan untuk rehabilitasi intake Eria sebesar Rp5 miliar dan selebihnya untuk pipanisasi. “Apa gunanya pipa, kalau intake tak dibenahi,” kata Zainal. Anggaran perubahan, kata Dedi Mulyadi, akan dialokasikan lagi sebesar Rp3,5 miliar. “Kita terus berjuang untuk intake Eria ini. Sudah saatnya, masyarakat bisa menikmati air bersih. Jangan musim kemarau, musim hujan saja air ledeng tak jalan. Karena memang intakenya tak difungsikan sebaik mungkin,” kata Dedi Mulyadi. Politisi muda Partai Golkar ini mengakui, air yang lepas atau terbuang begitu saja ketika musim hujan tak akan terlihat ketika waduk ini sudah jadi. “Lima bulan saja, sudah bisa jadi dan sudah siap untuk dialirkan ke pelanggan. caranya, pipanisasi yang terpasang dari Seluang itu nanti akan dimasukan air dari intake Eria,” kata Dedi Mulyadi. Kedepannya, kata Dedi Mulyadi, lokasi in juga akan jadi objek wisata. Setiap akhir pekan, waduk ini dibuka dan airnya dibuang keluar. “Ketika dibuka, air itu bisa dimanfaatkan untuk permainan arung jeram. Bisa jadi potensi wisata,” katanya. Tak hanya itu, menurut Zainal, bisa dimanfaatkan untuk pembangkit listrik. “Kekuatan air bisa dijadikan potensi pemangkit listrik,” kata dia. Dia sangat berharap, semua pihak bisa mendukung untuk mengatasi persoalan air bersih tersebut. (zrf)

Perbaikan Pelayanan KTP Masih Nol RT Ketemu Disdukcapil SINGKAWANG-Keluhan yang dialamatkan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Singkawang untuk pelayanan KTP dan KK, namun tak ada perbaikan. Perwakilan RT se Kota Singkawang pun minta kepada DPRD memfasilitasi pertemuan dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Singkawang. “Besok (hari ini), akan ada pertemuan RT dengan dinas kependudukan dan pencatatan

sipil. Pertemuan itu soal lambannya pelayanan KTP dan KK oleh dinas tersebut,” kata Ketua Komisi A DPRD Singkawang, Tambok Pardede kepada Pontianak Post, di gedung dewan, kemarin. Pertemuan siang hari itu, kata Tambok, diharapkan mampu mencarikan solusi terbaik guna mempercepat pelayanan pembuatan KTP dan KK oleh dinas kependudukan.

“Selama ini memang banyak keluhan dialamatkan ke dinas kependudukan baik melalui media massa maupun melalui kita (dewan). Tapi, sampai saat ini belum ada nampak perbaikan pelayanan itu sendiri,” katanya. Ketua RT Kelurahan Jawa Singkawang Tengah, Harun AS juga mengatakan, sejak diberlakukannya pembuatan KTP dan KK di Dinas Kepen-

dudukan dan Pencatatan Sipil Kota Singkawang, masyarakat mengeluh. “Keluhan masih saja ada. Masyarakat butuh pelayanan cepat. Tapi, malah lamban,” katanya. Pertemuan ini, diharapkan, mampu mencarikan solusi terbaik bagi perbaikan pelayanan pembuatan KTP dan KK. “Kalau pelayanan cepat, tentu ketua RT tak beraksi seperti ini. Kan, keluhan warga disampaikan ke kita,” tambahnya. Begitu juga dengan Ketua RT di Kelurahan Pasiran, Gusti Arifin alias Kakek biasa dipanggil. Menurut Arifin, ketua RT seringkali jadi bulan-bulanan masyarakat.

“Biasanya, warga tak mau mengurus ke dinas, karena terlalu lama. Mereka menyerahkan ke kita. Setelah kita urus, masyarakat bertanya mengapa lama. Kita juga tak bisa berbuat banyak, karena dari dinasnya sendiri memang lama,” kata Arifin. Pertemuan tersebut, kata Arifin, bisa jadi ada solusi dan kedepannya tak ada lagi pelayanan yang butuh waktu lama. Salah satu warga di Kelurahan Roban, Singkawang Tengah bahkan mengaku sejak Agustus 2009 lalu mengurus KTP melalui RT tapi sampai sekarang belum selesai. “Saya sudah pasrah,” kata salah satu pengusaha muda ini. (zrf)


SAMBAS

32

Pontianak Post

Perencanaan Jembatan Mensere-Segarau Harus Mantap

terigas

Bangun Jembatan Baru JEMBATAN Sabbo dengan konstruksi kayu kondisinya sekarang rusak berat. Upaya kelancaran penyeberangan masyarakat yang menghubungkan Desa Dalam Kaum dan Tanjung Mekar, Pemkab Sambas mengusulkan pembangunan kembali. “Jembatan ini memang mempunyai nilai historis. Pembangunan jembatan ini sangat diinginkan masyarakat, makanya Pemkab Sambas telah mengusulkan anggarannya ke Direktorat Jenderal (Dirjen) PU Bina Marga pusat melalui dana APBN sebesar Rp32 miliar,” jelas Kepala BappeHasanusi da Sambas, Hasanusi belum lama ini. Ia mengatakan usulan pembangunan ulang dilakukan karena jembatan ini menjadi harapan masyarakat melaksanakan aktivitas sehari-hari. Hasanusi mengharapkan dukungan dan doa dari masyarakat Kabupaten Sambas agar kedua usulan pembangunan jembatan tersebut dapat terealisasi. “Sehingga apa yang diharapkan masyarakat dapat tercapai. Tentu bisa memudahkan akses lintasan, untuk meningkatkan ekonomi masyarakat Kabupaten Sambas yang dikelilingi sungai,” ujarnya. (riq)

Tilik

Hijaukan Halaman Rumah KONDISI iklim di Indonesia mempengaruhi cuaca. Aktivis lingkungan hidup Andi mengatakan upaya mengatasi pemanasan global perlu gerakan penghijauan halaman rumah. “Karena sekarang kita bisa merasakan sendiri sengatan matahari yang cukup panas. Bila kita menghijaukan perkarangan rumah dengan pepohonan, tentu saja akan menyejukkan,” katanya kemarin. Ia mengemukakan gerakan ini bukan oleh pemerintah tetapi dari hati masyarakat sendiri. Dikatakanya, karena yang merasakan hijau dan kesejukan itu masyarakat. “Mudah-mudahan hal ini dapat kita laksanakan bersama-sama menghijaukan daerah. Sehingga pemanasan global yang sekarang dapat kita tahan dengan hijaunya halaman rumah,” harapnya. (riq)

Kamis 27 Mei 2010

Thoriq/Pontianak Post

RUSAK: Pagar di bundaran tugu terigas banyak rusak, perlu perbaikan dalam biar tampak cantik.

Evaluasi Program Upaya Tingkatkan Kelulusan UN

  SAMBAS –- Tingkatkan kelulusan ujian nasional tahun nasional,” ujarnya. Legislator PDI Perjuangan ini mengatakan dari sistem ajaran 2009/2010 harus segera dievaluasi. “Makin cepat evaluasi yang dilakukan akan memudahkan mendapatkan belajar mengajar antara sekolah pedesaan dan perkotaan sangat jauh berbeda. Dikatakannya, mungkin solusi perbaikan program,” kata anggota Komisi sekolah di kecamatan lengkap gurunya, sedangkan D DPRD Sambas, Jonosen kemarin di ruang di desa mungkin satu guru mengajar rangkap mata kerjanya. pelajaran. Ia mengatakan tingkat SMA/MA ada perbai“Pembenahan ini perlu segera dilakukan dinas kan dan peningkatan kelulusan bahkan nomor pendidikan, supaya tahun ajaran 2010-2011 bisa tiga se Kalimantan Barat. Dikatakannya, semeningkatkan angka kelulusan UN. Kami tidak dangkan sekolah kejuruan perlu mendapatkan mau setiap tahun kelulusan SMP makin anjlok,” perhatian karena jumlah siswa yang tidak lulus ungkap Jonosen. cukup banyak. Hal senada disampaikan anggota Komisi D “Selain tingkat kelulusan siswa SMK, paling DPRD Sambas Rahmadi. Ia mengatakan perlu mendesak dikaji ulang yakni jumlah siswa SMP Jonosen diantisipasi siswa yang mengikuti ujian ulang ketika yang tidak lulus. Karena jumlah siswa banyak yang dapat berpengaruh terhadap kondisi penilaian indeks pem- mereka tidak lulus. “Apakah mereka yang tidak lulus berhenti atau tetap bangunan manusia di daerah,” ungkap politisi muda ini. Jonosen mengemukakan sebaran sekolah SMP cukup melanjutkan. Langkah antisipasi yakni bila mereka tidak banyak. Ia menjelaskan evaluasi menyeluruh yang perlu mengulang perlu diberikan keterampilan untuk masuk ke diperhatikan yakni pemerataan jumlah guru, sarana dan dunia kerja bagi siswa SMA/MA/SMK,” katanya. Ia mengatakan karena kalau dibiarkan maka angka prasarana. “Jika memang diperlukan dukungan politik dari legislatif pengangguran pada usia produktif bertambah. “Kami yakni mendorong perubahan bobot soal. Karena rekan-rekan khawatir hal ini membawa dampak kehidupan sosial. di legislatif provinsi Kalbar sering mengingatkan pemer- Anak-anak putus sekolah menjadi beban keluarga.” intah pusat supaya tidak menyamaratakan soal-soal ujian ungkap Jonosen. (riq)

SAMBAS--Perencanaan pembangunan jembatan MensereSegarau harus mantap. Hal ini dikemukakan mantan anggota DPRD Sambas, Hidayat Hadran kemarin mengingatkan peran pemerintah daerah mewujudkan harapan masyarakat. “Studi kelayakan pembangunan jembatan saja akan menggunakan biaya miliaran rupiah. Kalau hasilnya kurang baik tentu saja hanya membuang uang tanpa ada kejelasan terbangunnya infrastruktur tersebut,” katanya. Ia mengatakan informasi yang didapatkannya pemerintah daerah akan menganggarkan pembiayaan studi kelayakan dan kajian Amdal sekitar Rp1,7 miliar. Dikatakannya, kesungguhan daerah ingin membangun harus dapat dipresentasikan ke pemerintah pusat. “Semoga saja, Pemkab Sambas mampu mempresentasikan hal ini kepada Bappenas. Mudah-mudahan saja Bupati Sambas mampu, sehingga harapan masyarakat enam kecamatan terwujud,” tutur Hidayat. Kadis Pekerjaan Umum Bina Marga, Pengairan dan ESDM Feri Madagaskar mengatakan bahwa Bupati Sambas beberapa waktu lalu mengirim proposal ke

Kementerian Pekerjaan Umum untuk mendapatkan bantuan dana luar negeri. Ia menjelaskan tindak lanjut dari proposal oleh Kasubbid Program diutus Kasi Pengembangan Jalan dan Jembatan Dirjen   Bina Marga Kementerian PU ke Kabupaten Sambas. “Dalam proposal tersebut ada empat kegiatan. Pertama pembangunan jembatan Sabbo, pembangunan jembatan SegarauMensere, peningkatan Jalan Sekura-Nyiur Melambai dan peningkatan Jalan Sungai Batang-Pinang Merah. Kehadiran utusan Dirjen Bina untuk melihat kelayakan tersebut,” ungkapnya. Ia menjelaskan berdasarkan keterangan dari utusan kementerian bahwa pembangunan jembatan Segarau-Mensere menggunakan dana APBN sulit dilakukan. Dikatakannya, karena dana APBN diperuntukkan untuk membangun jalan nasional atau strategis nasional. “Sehingga terobosan yang harus diambil oleh Pemkab Sambas yakni meminta bantuan dana luar negeri. Kunci untuk mendapatkannya melalui studi kelayakan dan diprsesentasikan di Bappenas. (riq)

Kerjasama GTZ Kembangkan Ekonomi Singbebas SAMBAS – Kerja sama tiga pemerintah daerah dengan German Technical Coorperation (GTZ) diharapkan dapat mengembangkan perekonomian wilayah. Bupati Sambas Burhanuddin A Rasyid beberapa waktu lalu menyambut baik perencanaan pembangunan pengembangan ekonomi Singkawang, Bengkayang dan Sambas. “Dulu daerah ini merupakan satu kesatuan. Dengan adanya perubahan perundangan-undangan sehingga Sambas menjadi tiga daerah otonom,” katanya.

Ia menyebutkan setiap daerah mempunyai kelebihan dan kekurangan. Menurutnya, kerja sama GTZ dengan tiga pemerintah daerah ini diharapkan bisa menghasilkan sesuatu teroboson supaya saling mengisi. “Sebelumnya kerjasama yang melibatkan beberapa daerah pernah dilakukan ketika kerja sama pembangunan jeruk difasilitasi JICA. Ketika hal tersebut tidak lagi dilanjutkan, kita mendapat sambutan positif dari GTZ dalam pengembangan ekonomi wilayah,

kami selaku pemerintah daerah mengucapkan terima kasih kepada GTZ dengan Regional Economic Development programnya,” ungkap Burhanuddin. Walikota Singkawang Hasan Karman menyebutkan upaya pengembangan ekonomi wilayah ketiga wilayah yang dulunya satu ini harus tetap dilanjutkan secara berkesinambungan. “Singkawang Bengkayang dan Sambas merupakan daerah yang saling terkait dan tidak bisa terlepas. Upaya GTZ diharapkan program

RED dapat mewujudkan kemajuan perekonomian dan aspek lainnya di sister region ini,” katanya. Brigit Seibel, Principal Advisor GTZ mengucapkan terima kasih terhadap apresiasi yang tinggi dari masing-masing ketiga kepala daerah mengenai upaya GTZ. “Keramahtamahan dari ketiga daerah ini merupakan potensi peningkatan kerja sama dan hasil yang diinginkan dari yang direncanakan pada program RED.” Hoky Siregar, Senior Advisor GTZ Support for Good Governance

mengatakan RED program bukan milik orang german. Katanya, program yang diperlukan oleh pemerintah Indonesia telah disampaikan dan disortir GTZ mana yang benar-benar dapat dikembangkan di Indonesia. “Salah jika ada berpendapat Bappeda membantu orang german melalui RED program itu. Tetapi program ini merupakan kebutuhan yang diperlukan daerah, dimana telah mencapai tahap kesepakatan masing-masing wilayah yang terlibat,” jelas dia. (riq)

Ingin Pasang Iklan? BIRO SAMBAS Hub : Rabbul

0813-4554-1441


Pontianak Post

KETAPANG

Kamis 27 Mei 2010

POTRET

Antusias Warga Tunggu Pleno KPU

Walk Out SAKSI pasangan nomor urut empat Drs Ismet Siswadi dan Suhermansyah SH memilih keluar dari ruang pleno KPU di DPRD Ketapang. Sikap walk out saksi nomor empat dari ruangan pleno itu karena keberatan mereka mengenai keabsahan surat suara yang ditandai, segel kotak sudah rusak dinilai tak mendapat tanggapan memuaskan. Indra Pahlawan SH “Jawaban dari pihak KPU, adanya surat suara seperti itu, serta segel yang rusak tak mempengaruhi surat suara di dalamnya sehingga tetap dihitung, maka hal tersebut tidak memuaskan kami. Harapan kami hal seperti itu ditanggapi serius, karena itulah kami memilih keluar ruangan,” kata Indra Pahlawan SH, kuasa hukum dari pasangan Ismet SiswadiSuhermansyah. (ndi)

PEMBANGUNAN

Rp 24 Miliar untuk Transportasi DEPUTY Bidang Pemberdayaan Pemuda Kementerian Pemuda dan Olahraga RI, Sakhyan Asmara mengatakan sebelum UU No. 40 tahun 2009 disahkan, program-program pembangunan karakter kebangsaan ini selalu dilaksanakan. Program tersebut yakni dalam rangka meningkatkan wawasan kebangsaan yang tidak hanya digelar pada even-even hari kebangsaan, tetapi dilakukan setiap saat, termasuklah penyelenggaraan JPI ini. “Pemerintah Pusat mengalokasikan pendanaan untuk kegiatan JPI ini. Kegiatan tersebutpun semakin tahun semakin besar dan akan semakin menarik perhatian, serta juga akan semakin dipersiapkan sedemikian rupa sehingga alokasi pendanaannya juga akan semakin besar,” katanya belum lama lalu di Ngabang. Ia menambahkan, untuk kegiatan JPI ini, Kementerian Pemuda dan Olahraga RI menyiapkan dana untuk transportasi yang dikirimkan ke daerah-daerah se Indonesia tidak kurang dari Rp 24 miliar. “Jadi dana itu untuk biaya transportasi bagi para pemuda di daerah-daerah se Indonesia untuk menuju Landak. Disamping itu ada juga alokasi pendanaan untuk kegiatan acara pembukaan JPI dan dukungan dana dari Pemerintah Daerah setempat,” paparnya.(wan)

33

KETAPANG—Hasil pleno KPU Ketapang terhadap perolehan hasil Pemilukada 19 Mei 2010 ditunggu-tunggu warga Ketapang. Rasa ingin tahu masyarakat tersebut terlihat di sekitar gedung DPRD Ketapang, lokasi pleno KPU berlangsung. Ratusan warga Ketapang tampak terlihat. Mereka ingin tahu perolehan pleno KPU Ketapang. Walaupun tak bisa melihat pro-ses ANDI CHANDRA/PONTIANAK POST pleno rekapitulasi perolehan suara DITUTUP: Jalan di depan Gedung DPRD Kabupaten Ketapang ditutup sementara. Penutupan dilakukan secara langsung di dalam ruang karena di gedung wakil rakyat tersebut sedang berlangsung pleno KPU untuk menetapkan pemenang pemilu utama gedung DPRD Ketapang. kepala daerah. Namun, proses rekapitulasi perolehan suara tersebut dapat mereka dengar langsung dari pengeras suara yang dipasang di gedung dewan. Dengan pengeras suara itu, masyarakat sekitar Gedung DPRD KETAPANG—Walaupun saat masyarakat dapat dibenahi dan dipriTokoh adat yang dikenal berini seluruh komponen masyarakat oritaskan. Jangan sampai ruas jalan gabung dengan Aliansi Masyarakat disibukkan dengan suksesi 2010. yang ada justru debu di musim kema- Adat Nusantara (AMAN) Kalbar ini Namun masyarakat Ketapang di rau, dan lumur di musim penghujan. menuturkan kondisi jalan yang rusak tingkat bawah mengharapkan agar “Untuk memberdayakan segala tak hanya berdampak pada sektor persoalan infrastruktur menjadi potensi yang ada di daerah ini, ter- ekonomi masyarakat. Tetapi juga skala prioritas pemimpin terpilih masuk perekonomian, pendidikan berdampak pada sektor pendidikan, kedepan. Apakah melalui pemilu- dan kesehatan, maka ruas jalan ini kesehatan dan lain-lain. Kondisi KETAPANG – Suksesi Ketapang kada sekali putaran atau dua kali harus diperbaiki sebaik mungkin,” ruas jalan yang rusak menyebabkan 2010-2015 yang ditandai dengan putaran, tetapi infrastruktur tetap kataya. biaya tinggi, dan mengurangi mo- Pemilukada, menjadi santer dibiharus diprioritaskan. Kondisi infrastruktur, khususnya bilitas masyarakat dalam beraktivitas. carakan banyak pihak. Walaupun de“Infrastruktur harus menjadi ruas jalan yang rusak dan menyu- Walaupun demikian, dengan diban- mikian, sejumlah persoalan di daerah perhatian serius, sampai saat ini ruas litkan masyarakat itu dibenarkan gunnya ruas Jalan Trans Kalimantan, masih banyak yang harus menjadi jalan belum seluruhnya tersambung,” YP Laway. Tak hanya pada ruas dan sebagian sudah teraspal membuat kajian bersama, salah satunya dalam ujar Ujang, warga Benua Kayong. jalan propinsi Kalbar, tetapi juga masyarakat masih yakin pemerintah menghadapi perubahan iklim. Ia mencontohkan ruas jalan Trans pada ruas jalan Kabupaten Keta- punya niat baik dalam membangun “Persoalan lingkungan hidup meKalimantan tetap berlanjut. Karena pang. Sejumlah ruas jalan yang daerah. Pasalnya, manfaat ruas jalan mang harus menjadi perhatian kita ruas jalan tersebut sudah memberikan rusak dan menjadi sumber keluhan Trans Kalimantan itu sudah dirasakan semua,” kata SyAbdurahmanAlqaddampak positif kepada masyarakat itu diantaranya, Jalan Sumber masyarakat secara langsung. rie, pencinta lingkungan hidup. pedalaman. Harapannya ruas jalan Periangan, Sembelangaan, Teluk Dimana, dengan ruas Jalan Trans Perubahan iklim yang sedang tersebut tersambung dengan ruas Parak, Mensubang, Cali, Bayangan, Kalimantan, masyarakat bisa ber- melanda sekarang ini membuat kita jalan ke Kota Ketapang. Apalagi, Penjawaan Bengang dan Sandai hubungan langsung dengan ibukota kewalahan dalam beradaptasi. Irobadan jalannya selama ini sudah ada, dalam kondisi rusak berat. Begitu propinsi dan Kalimantan Tengah. nis lagi, bertambahnya suhu bumi, tinggal perlu peningkatan. Harapan juga di ruas jalan propinsi, seperti Bahkan, harga sembako di peda- sering terjadinya banjir, longsor, masyarakat agar infrastruktur men- di Balai Bekuak dan sekitarnya. laman juga sudah bersaing dengan perubahan musim yang tidak mejadi perhatian penting Bahkan, kondisi ruas jalan sekitar ibukota kabupaten. Manfaat jalan nentu mengakibatkan ketidakseimjuga diakui S.Aheng, Kecurap, Matan Hilir Utara menuju Trans Kalimantan seperti inilah bangan kehidupan mahkluk hidup Nanga Tayap dan Sungai Kelik yang diharapkan masyarakat agar dan alam. Dampak nyata perubawarga Hulu Sungai. Infrastruktur trans- juga rusak.”Ini sangat mengganggu jalan kabupaten bisa menghubung- han iklim ini sudah dapat dirasakan portasi yang memadai aktivitas masyarakat,” kata YP La- kan Trans Kalimantan dan ibukota lagsung oleh masyarakat. Kabupaten Ketapang. (ndi) inilah yang diharapkan way, pemuka masyarakat Sandai. Iklim yang tak menentu ini

Pemerintah Prioritas Benahi Infrastruktur

Ketapang bisa mendengar langsung proses rekapitulasi perolehan suara. Selain itu, masyarakat juga bisa mendengar langsung dari radio. Karena sejumlah stasion radio menyiarkan langsung proses rekapitulasi perolehan suara tersebut. “Radio Renita FM menyiarkan langsung pleno KPU,” kata Sahran, penyiar Renita FM. Keingintahuan masyarakat terhadap proses pleno KPU tersebut, juga terlihat dari sejumlah warga Ketapang. Baik, mereka yang bekerja di perkantoran ataupun masyarakat biasa. Mereka ingin mengetahui keputusan akhir dari pleno KPU.”Bagaimana, apakah pleno sudah selesai,” kata seorang warga Ketapang. (ndi)

Dampak Global Warming Harus Diseriusi diakui YP Laway. Pemuka masyarakat Sandai. Karena itu ia pun menggugah semua pihak untuk peduli terhadap lingkungan. Perubahan iklim yang tak menentu ini, kembali mengingatkan pengalaman masa lalu. Dimana pernah terjadu kesulitan air bersih di perkotaan dan pedesaan, udara tidak bersih, para petani gagal panen karena bencana alam dan tidak menentunya cuaca. Begitu juga semakin banyaknya jenis penyakit baru baik yang menyerang manusia, tumbuhan maupun hewan. Bahkan karena naiknya permukaan air laut setiap tahun menyebabkan pulau-pulau kecil tenggelam. “Hal ini terjadi karena kurangnya kepedulian kita terhadap lingkungan, ini harus menjadi perhatian untuk lebih serius pada isu lingkungan hidup,” kata YP Laway. (ndi)

Tak Pasang Target, Siap Menjadi yang Terbaik  Ikut Porprov, Juli Mendatang TERSEDIA JUGA KAPLING DI KOMPLEK PERUMAHAN

MaU paSanG di KETAPANG s)+,!.s+/-")3 s,!.''!.!.+/2!. Hub. : Biro Pontianak Post

Ketapang Telp. 0534 - 35514

KETAPANG—Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia Daerah (KONIDA) Ketapang H. Abdulbad H A Rani mengatakan siap memberangkatkan 300 kontingen Ketapang yang terdiri dari atlet dan official dalam ajang kejuaraan pertandingan olahraga setingkat provinsi mulai 23 Juli mendatang. “Sekitar 300 orang kontingen akan kita berangkatkan ke provinsi. Kami berharap dapat meraih hasil maksimal,” ungkapnya kepada

Pontianak Post, kemarin. Ditambahkannya ada beberapa cabang yang akan diikuti KONIDA Ketapang. Diantaranya adalah sepuluh cabang olahraga andalan seperti atletik, panahan, tinju, panjat tebing, renang, sepeda, anggar, karate, silat, sampan. Seluruh cabang tersebut, kata dia, merupakan cabor andalan. Sehingga Ketapang berharap ke sepuluh cabor tersebut dapat memberikan poin penting bagi kontingen Ketapang. Saat ini seluruh atlet cabang

sedang melakukan latiyang akan diberanghan intensif. Meskipun, katkan ke Pontianak lanjut dia, dua bulan lagi setelah pelaksanaan baru digelar pertandinpilkada. Bahkan Ia gan olahraga se tingkat menegaskan pilkada provinsi. tidak akan mengPihak KONIDA Keganggu latihan para tapang menyerahkan atlet. latihan kepada masingMeskipun tak memasing pengurus cabang masang target. Ketua olahraga. Namun KONIKONIDA akan beruH Abdulbad DA tetap memantau kepaya keras tim Kabuseluruhan kesiapan cabang-cabang paten Ketapang akan pulang dengan olahraga Ketapang. gelar yang membanggakan. “Kita Bahkan KONIDA akan me- belum tentukan target, yang jelas kita lakukan koordinasi intensif kepada akan berupaya semaksimal mungkin seluruh pengurus dan atlet cabor meraih hasil terbaik,” jelasnya.

Menanggapi hal tersebut Ketua Umum Persatuan Catur Indonesia Ketapang, Alamuddin, mengatakan siap berkonstribusi nyata bagi prestasi olahraga Ketapang di tingkat provinsi. Namun ia tak ingin berjanji muluk-muluk. Percasi sendiri siap mengirimkan atlet terbaiknya apabila diperlukan. Ia mengatakan semua persiapan atlet tergantung dana yang disiapkan Pemkab Ketapang. “Kami akan mengirim atlet sesuai kemampuan pemkab menyediakan dana demi para atlet catur yang akan diberangkatkan ke Pontianak,” jelasnya. (har)


KAYONG UTARA

34 Tugu Sui Gantang Berdiri

pemilu kada

Polres Gelar Razia Sajam UNTUK mensukseskan serta menjaga keaman­ an pelaksanaan pleno yang akan diselenggarakan KPU Kapuas Hulu maka Polres Kapuas beserta jajaranya pada Senin malam (24/05) mengelar razia senjata tajam (Sajam) yang bertempat di Simpang Empat Palapula dan di Jalan Lintas Selatan. Menurut informasi yang diperoleh bahwa razia tersebut bersasaran bagi kendaraan roda dua mau­ pun roda empat yang masuk ke Kota Putussibau baik dari Lintas Utara maupun Lintas Selatan. Berdasarkan pantauan Koran ini di lapangan tidak ada temuan pengendara yang membawa senjata tajam. Ditemui sejumlah wartawan di lokasi razia Kapolres Kapuas Hulu AKBP Teddy J S Marbun , SH, M.hum mengatakan tujuan dilaksanakan­ nya razia sajam tersebut untuk menciptakan suasana kondusif dalam pelasanaan pleno yang diselenggarakan oleh KPU. “Meski pelaksanaan demokrasi di Kapuas Hulu berjalan lancar dan aman namun Polres Kapuas Hulu tetap siap mengamakan hingga proses pelantikan pemimpin terpilih nantinya,” ungkap Teddy. Ketika disinggung jumlah personil yang turun dalam razia tersebut Teddy mengatakan bahwa dirinya mengerahkan sebanyak 185 personil. Sementara untuk pengamanan pelasanaan pleno KPU pada Selasa (25/05) Teddy menjelaskan dirinya mengarahkan kekuatan penuh. (tya)

Tya/Pontianak Post

KUNKER: Danrem 121 ABW disambut dengan adat Melayu ketika berkunjung ke Putussibau. Kunju­ ngan ke Kapus Hulu untuk kali pertama dilakukan setelah dipercaya sebagai Danrem

Danrem: Tak Ada Penambahan Pasukan di Perbatasan

PUTUSSIBAU--Komandan Korem 121/ABW Kolonel Inf. Toto Rinanto Sujiman menegaskan tidak ada penambahan pasukan di wilayah perbatasan. Dilakukan hanya pembenahan pasukan yang sudah ada sekarang dengan menin­ gkatkan koordinasi antara Muspida termasuk aparat kepolisian. Pernyataan tersebut disam­ paikan Danrem saat kunjungan kerja di Putussibau. Didampingi Istri tercinta pada Selasa (25/05) melaksanakan kunjungan kerja ke Kabupaten Kapuas Hulu. Keda­ tangan Danrem tersebut disambut langsung oleh Komandan Kodim 1206/ Putussibau Letkol Inf. Toyo dan Wakil Bupati Kapuas Hulu

Drs. Y. Alexander serta Kapolres Kapuas Hulu AKBP Teddy JS Marbun, dan saejumlah unsur Muspida lainnya. Kendati baru pertama kali menginjakan kaki di Bumi Uncak Kapuas keda­ tangannyapun di Bandar Udara Pangsuma Putussibau disambut dan diiringi oleh musik Melayu khas Kapuas Hulu. Kepada sejumlah wartawan Danrem 121/ABW Kolonel Inf. Toto Rinanto Sujiman menga­ takan kedatangannya ke Kapuas Hulu hanya sebatas kunjungan kerja biasa dan tidak ada misi lain. “Karena Saya baru menjabat seba­ gai Danrem, untuk itu Saya ingin melihat secara langsung kondisi

Kamis 27 Mei 2010

Jalan Nipah Kuning Ditanam Pohon Pisang

30

ragam

Warga Dusun Sui Gantang Desa Mekar Utama Kecamatan Kendawangan nampak lega. Pasalnya tugu Simpang Tiga arah menuju Ma­ nismata - Ketapang-Kendawangan yang ditunggutunggu selama ini, sudah terealisasi.Padahal, dulunya tanda pemisah jalan di simpang tiga adalah tumpukan ban bekas. ”Kini nampak bangunan yang sederhana, tapi syarat makna dengan penera­ngan lampu di tiga sisi ini cukup membuat terang jalan simpang tiga dan sekitarnya,” kata Effendy Yusuf, warga Ken­dawangan. Tugu multi fungsi itu bermanfaat sebagai penerang jalan. Selain itu juga sebagai penunjuk jalan dan sekaligus pengatur lalu lintas. Lokasinya terletak persis di depan Pos Lantas Sui Gantang. Untuk membangunnya dibiayai dengan dana Rp21 juta. Menurut Hermanto, yang karib disapa Ujang Komeng, tokoh pemuda Sui Gantang, biaya pembuatan tugu berasal dari sumba­ngan tiga perusahaan yang ada di Kendawangan. Masingmasing perusahaan menyumbang Rp7 juta. Pe­ rusahaan itu adalah PT GKG, PT PAL, dan PT HPAM. Pembuatan tugu melibatkan masyarakat setempat. “Harapan masyarakat bisa menjaga dan meme­ lihara tugu tersebut,” kata Ujang Komeng. Diakuinya, tugu Sui Gantang masih ada kekurangan. Salah satunya adalah tanda arah petunjuk jalan belum ada. Manfaat arah penunjuk jalan itu agar pengguna jalan tidak tersesat. “Atas nama warga Sui Gantang saya mengu­ capkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para donator yang telah menyumbangkan dana sehingga terlaksananya pemba­ngunan tugu yang refresentatiif,” katanya. (ndi)

Pontianak Post

Putussibau, dan silahturami de­ ngan anggota Saya di Putussibau,” ungkap Danrem yang didamping Dandim 1206 Putussibau. Lebih lanjut Danrem juga mengatakan bahwa dirinya tidak hanya tatap muka dengan anggota TNI yang ada di Putussibau, tetapi dirinya juga akan melaksanakan ramah-tamah dengan unsur Mus­ pida di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Kapuas Hulu yang bertempat di rumah Dinas Bupati Kapuas Hulu. Pagi harinya Dirinya akan berolahraga mengelilingi kota Putussibau. Selanjutnya kata Danrem dirinya akan melanjutkan kunjungan kerjanya ke Kabupaten Sintang.(tya)

KAYONG UTARA—Keingi­ nan masyarakat agar ruas jalan di Desa Nipah Kuning, Kecamatan Simpang Hilir, Kabupaten Kayong Utara dibenahi sudah disuarakan sejak lama. Harapan masyarakat itu kembali, disuarakan Salawi, Kepala Desa Nipah Kuning. “Jalan Dusun Sinar Utara Menuju Dusun Sungai sudah ditanam pohon pisang oleh masyarakat karena keadaannya rusak parah,” kata Salawi kepada Pontianak Post. Padahal di sana ada sektor perekonomian dan sektor pen­ didikan. Ia berharap ruas jalan tersebut dapat dibenahi. Jika tak ada alokasi pada tahun 2010, maka untuk tahun anggaran 2011 sudah harus tuntas. Sebab, ruas jalan sekitar 4 Km yang menghubungkan Nipah Kun­

ing dengan Sungai Jambu tersebut merupakan nadi perekonomian masyarakat sekitar. Menurutnya infrastruktur jalan merupakan kunci utama pemba­ngunan. De­ ngan ruas jalan yang baik, maka akan berimbas pada sektor pen­ didikan, ekonomi dan lain-lain. “Kalau jalannya rusak, bagaimana masyarakat mau memasarkan hasil pertaniannya, jadi infrastruktur jalanlah yang paling utama untuk diprioritaskan,” katanya via tele­ pon seluler. Karena itu, Ia mengharap­ kan pemerintah memperhatikan infrastruktur jalan tersebut. Demikian juga dengan DPRD KKU untuk memperjuangkannya sehingga tahun 2011, pemba­ ngunan ruas jalan tersebut sudah tuntas. (ndi)

Harga Stabil Petani Bergairah HARGA komoditi karet di Kabu­ paten Sintang saat ini masih berkisar antara Rp 8000 sampai 8500 per kilo. Namun demikian, masyarakat petani karet masih bersemangat melakoni usaha tersebut. Menurut salah seorang pengum­ pul getah karet yang biasa disapa Yus mengemukakan membeli getah karet di tingkat petani rata-rata harganya Rp8000 per kilo. “Untuk kelas A harga beli getah karet mencapai Rp8500 per kilo,” sebutnya. Petani karet, kata dia, masih tetap bersemangat melakukan usaha perkebunan karet rakyat.

Hal senada juga disampaikan Ra­ jimen salah seorang petani karet, harga sekarang ini lebih bagus. “Dengan harga getah karet antara Rp8000 sampai Rp8500 membuat kami sebagai petani kar­ et lebih bergairah lagi,” ujarnya. Menyadap karet, kata dia, rutin setiap pagi dilakukan. “Apabila musim hujan terpaksa kegiatan menyadap karet ditunda sampai hujan reda,” tutur dia. Dirinya sangat berharap sekali getah karet tidak mengalami penu­ runan harga. “Mudah-mudah saja harganya bisa naik dari harga yang sekarang ini,” pintanya.(far)

Gelar Teknologi, Motivasi Penyuluh Berkreasi SINTANG--Penerapan teknolo­ gi pertanian tepat guna sangat penting dalam pembangunan per­ tanian. Selain untuk meningkatkan kualitas dan produktivitasnya, pen­ erapan teknologi dapat memberi nilai tambah bagi produk pertanian sehingga meningkatkan daya saing produk dalam negeri. Demikian disampaikan Ketua Panitia Gelar Teknologi Badan Pelaksana Penyuluhan Pertanian, Perikanan, Kehutanan dan Ket­ ahanan Pangan (BP4KKP) Ka­ bupaten Sintang Joko Sri Sadono SP, MSi. Oleh karena itu lanjut

Joko, pengembangan minat moti­ vasi para penyuluh dalam bidang teknologi pertanian sangat diperlu­ kan terutama teknologi tepat guna, karena mereka adalah penyelamat perekonomian yang akan menen­ tukan kemajuan bidang teknologi pertanian Indonesia. Adapun tema kegiatan gelar teknologi tahun 2010 ini, sebut dia, adalah “Dengan Gelar Teknologi Kita Tingkatkan Motivasi Pe­ nyuluh Untuk Berkreasi”. Ia juga menerangkan tujuan dari kegiatan gelar teknologi mengenalkan ke­ pada masyarakat tentang teknologi

pertanian tepat guna, mengem­ bangkan kreativitas para penyuluh dalam inovasi teknologi pertanian tepat guna, sebagai sarana untuk menyalurkan bakat para penyuluh pertanian dan sebagai sarana bagi pihak perusahaan dan pemerin­ tah untuk mengenalkan produk teknologi pertanian tepat guna kepada masyarakat. Joko menambahkan, manfaat dari kegiatan dapat merangsang para penyuluh untuk menerapkan paket teknologi tersebut dalam usaha tani, keberhasilan gelar teknologi menunjukkan bahwa

Far/Pontianak Post

GELAR TEKNOLOGI: Gelar teknologi diperagakan Petugas Pe­ nyuluh Lapangan (PPL) Kecamatan Sintang, di halaman BP4KKP Sintang.

paket teknologi tersebut dapat bermanfaat bagi penyuluh perta­ nian, teknologi pertanian untuk meningkatkan nilai tambah dan

daya saing produk pertanian dan teknologi pertanian tepat guna untuk kesejahteraan masyarakat tani.(far)


Pontianak Post

aneka

Kamis 27 Mei 2010

Ciptakan Hasil Terbaik Sambungan dari halaman 29

“Disiplin disini bekerja sesuai aturan yang ada sehingga tidak menyimpang dari apa yang dikerjakan sehingga hasilnya sesuai dengan harapan masyarakat

banyak,” jelas Erdinan yang juga Kepala Sekolah SMPN 6 Ketapang ini. Selain disiplin, ia mengutamakan kejujuran selaku dirinya ketua PPK. Dengan jujur, tambah dia, kerja yang dilakukan menghasilkan hasil sesuai kenyataan

Warga Sumbar Ngumpul sehingga tidak menyebabkan hal-hal yang tak diinginkan terjadi oleh semua pihak. Kemudian ia menamankan nilai Ikhlas, sehingga segala kerja dilakukan sungguh-sunggu, kerana sebagai orang yang meme-

luk agama Islam hasil akhir kinerjanya nilai akhirnya diserahkan kepada Tuhan Yang Maha Esa. “Kalau jujur dan ikhlas maka hidup tak dihinggapi, hidup tenang,” katanya.(har)

kongrit yang dilakukan oleh pengganti Berli Hamdani untuk melakukan perubahan di rumah sakit. Dokter fungsional ini berharap, Carlos akan mampu membawa rumah sakit ke arah yang lebih baik. “Inikan rumah sakit milik pemerintah. Jadi, pemerintah punya tanggungjawab untuk memberikan pelayanan

terhadap masyarakat. Mudahmudahan Carlos mampu,” katanya. Ketua Komisi A DPRD Singkawang, Tambok Pardede mengatakan akan memanggil Kepala Badan Kepegawaian Daerah Kota Singkawang terkait dengan pengangkatan dan mutasi sejumlah eselon II. “Ya, kita akan panggil untuk minta penjelasan, seperti pengangkatan Direktur Rumah Sakit

Abdul Aziz Singkawang yang berasal dari Kepala Puskesmas Sui Duri dan kemanakan Berli Hamdani mantan direktur sekarang ini,” kata Tambok dihubungi terpisah. Tambok menilai, wali kota membunuh karir PNS Hamdani dengan tidak memberikan tempat di eselon II. “Kita tak tahu kemana Berli Hamdani ditempatkan. Saya dengar di Puskesmas Alianyang sebagai dokter biasa.

Semoga informasi itu salah,” kata politisi Partai Demokrat ini. Kepala BKD Kota Singkawang, Sofyan Fahri dihubungi Pontianak Post di kantornya tak ada ditempat. “Maaf, bapak sedang tidak ada di tempat. Ada rapat,” kata pegawai BKD, kemarin. Pontianak Post berusaha menghubungi melalui ponsel, dan tak dijawab, termasuk mengirim pesan singkat juga tak dijawabnya. (zrf)

hoa sehingga kebijakannya tidak didukung. “Kini, Partai PIB yang dipimpinnya merupakan pemenang pemilihan legislatif sehingga lengkaplah wali kota dan Ketua DPRD Singkawang dari PIB dan kita menunggu bukti adanya kebijakan yang strategis untuk menbangun Singkawang yang kita cintai,” ujar dia. Iwan pesimis Hasan Karman bisa mewujudkan janji politiknya untuk memajukan ekonomi Singkawang apalagi mewujudkan kota ini seperti Singapura yang pernah diekposnya di media. “Mewujudkan Singkawang bagaikan Singapura hanya sebuah mimpi belaka. Dua tahun waktu beliau banyak berorientasi di Jakarta untuk menggalang investor yang belum jelas hasilnya,” Tahun ketiga, kata Iwan, dia lebih rajin menghadiri acara undangan, termasuk undangan topekong serta memberikan sambutan yang jarang ditemui pada tahun pertama dan kedua. Iwan mengingatkan, wali kota yang benar-benar wali kota sehingga tidak terkesan hanya sebuah simbol yang diatur protokoler dan hanya melakukan peresmian, seperti pembukaan acara dan panen padi saja, sehingga tanggung jawab wali kota sebagai

pemimpin dalam perencanaan pembanguan terabaikan. “Pembanguan jalan beton yang menciptakan separuh pasar berdebu seakan akan bukan kesalahannya. Bahkan cendrung menyalahkan masyarakat. Bahkan, Hasan Karman dengan egonya bilang, jalan dibangun masih mau protes. Mestinya wali kota sadar betapa sengsaranya masyarakat terhadap debu tersebut.” Selain itu, persoalan pelayanan PDAM yang masih jauh dari baik, tetapi kenaikan tarif air dianggap sesuai dari tinjauan prosedur hukum. Iwan mengungkapkan, dengan latar belakang Hasan Karman sebagai MC yang pintar bicara dan dapat memukau penonton tentunya kini tidak relevan lagi. Sebab, dia sudah berada di panggung politik. Selain itu, Iwan struktur SOPD yang sangat gemuk jelas merupakan beban APBD, sehingga belanja aparatur menjadi tinggi dan mengorbankan dana pembangunan juga merupakan hambatan terhadap pencapaian visi misi. “Seorang pemimpin harus dapat megendalikan kapal dengan baik, bukan menyalahkan sungai yang bengkok, semoga spektakuler dapat diwujudkan oleh Hasan Karman,” katanya. (zrf)

Walikota Tuding Iwan Terlibat Sambungan dari halaman 29

seorang wali kota adalah pimpinan muspida yang bertanggungjawab terhadap ketentraman masyarakat, apalagi literatur terjemahan yang bersumber dari luar. “Bangsa yang bisa maju memang bangsa yang bisa menghargai sejarah. Namun, bukan harus mengungkit sejarah kelam. Saya yakin semua suku bangsa di Indonesia pasti memiliki sejarah kelam yang tidak perlu diungkit dan hanya merupakan cerminan sukunya untuk perbaikan generasi kedepan. Seperti Jepang, tak mungkin menulis sejarah kekejamannya dalam ekspansi kekuasaan diAsia karena itu tidak mendidik generasi bangsa,” kata dia mencontohkan. Selain itu, Iwan juga dituding oleh Hasan Karman hanya melihat sesuatu dengan kepentingan atau uang. “Bunyi smsnya, saya selalu meninggikan nurani. Dia beda prinsip dgn saya. Dia mengukur segala sesuatu dari uang/ kepentingan, saya lebih mementingkan kebajikan utk warga Skw, semua tahu karakternya. Itulah sebabnya ketemu dgn saya, dia bagaikan minyak saya air.” Iwan merasa heran, wali kota bisa berbuat seperti itu.

“Apakah mungkin karena kegagalan mewujudkan visi misi spektakulernya, sehingga cendrung menyalahkan orang lain,” kata Iwan dengan nada bertanya. Kata Iwan, masih segar dalam ingatan masa kampanye Hasan Karman akan mengatasi masalah air, bahkan masalah listrik. Padahal jelas bukan kewenangannya juga dijanjikan, kemudian membangun ekonomi mengandalkan investasi, bukan APBD dan berjanji akan mundur apabila dalam dua tahun tidak ada perubahan. “Disinilah tidak jelas perubahan. Apakah yang dimaksudnya jalan mulus dan bersih menjadi jalan berdebu juga perubahan. Apakah visi misi hanya sebuah kamuflase untuk merebut kemenangan politik? Bukankah itu utang politik yang harus dibayar oleh tokoh politik,” katanya. Iwan menyebutkan, tahun pertama kepemimpinan Hasan Karman katanya tidak bisa berbuat apa-apa, karena merupakan warisan pendahulunya. Padahal, kata Iwan, minimal dalam seratus hari mestinya ada langkah kongkrit yakni, menyusun kabinet untuk mewujudkan visi misinya. Tahun kedua, alasannya kurang anggota DPRD dari partainya atau orang Tiong-

Tarif Tak Sesuai, Motor Waria Dibawa Kabur Sambungan dari halaman 29

20 ribu. Pemuda 21 tahun ini berang dan berupaya mencari jalan menagih janji itu. “Hal itu yang menguatkan kecurigaan kita. Keterangan korban menerangkan ada masalah dia dan pelaku,” tutur Defi.

Minggu dini hari, ketika orang asik menonton final liga champion, Ys beraksi. Awalnya dia hanya mengambil tas Ac. Tidak ada uang atau barang berharga di tas tersebut. Hanya ada kunci sepeda motor dan surat identitas. “Karena tidak ada uang dia mengambil sepeda motor

korban yang disimpan di rumah tetangga Wawan,” terang Defi. Sekitar pukul 03.00Ys beraksi. Sepeda motor jenis Jupiter Z bernomor polisi KB 2607 PI tersebut dibawanya ke Pemangkat. Pagi harinya,Ys kembali ke Selakau, tapi sepeda motor disimpannya di Pemangkat. Baru

siang harinya dia mengambil sepeda motor dan membawanya ke Singkawang. “Setelah kita interogasi, Ys mengaku. Sepeda motor kita ambil di parkiran RS Abdul Aziz Singkawang. Kebetulan ibu pelaku sedang sakit,” kata Defi. (hen)

gan memanggil pihak terkait untuk diminta Keterangan,” tegas Dwi Kuswidiantoro SH, ketua Panwaslu Kabupaten Ketapang. Terkait dengan perolehan suara PPK Matan Hilir Utara, Muhamad Said SH, anggota KPU Pokja Pleno Rekapitulasi Perolehan Akhir KPU Ketapang, menegaskan hal tersebut akan diklarifikasi kembali dengan PPK. “Kita tanyakan bagaimana yang benarnya, kita kembalikan kepada saksi masing-masing dan panwas,” kata Muhamad Said. Proses rekapitulasi perolehan suara PPK ditingkat KPU Ketapang sampai petang kemarin masih berlangsung. Proses rekapitulasi tersebut juga dihadiri

KPU Kayong Utara, dan KPU Propinsi Kalbar. Ketua KPU propinsi Kalbar, AR Muzammil hadir bersama DR Sofiati. Kepada Pontianak Post, Terkait dengan perbedaaan angka dari PPK ke KPU dan angka yang direkap saksi, ia mengaku hal tersebut bukan pada kesalahan KPU. Ia mempercayakan pada mekanisme yang ada. AR Muzamil mengaku baru saja tiba dari menghadiri rekapitulasi KPU Bengkayang. “kalau disana (bengkayang,red) rekapitulasi berjalan aman dan lancar,” kata Muzamil. Terkait adanya data yang berbeda tersebut, AR muzamil mengatakan hal tersebut kesalahan data tingkat KPU Ketapang. (ndi)

supaya terus berlatih lebih giat lagi agar dapat mewakili kecamatan maupun daerahnya pada turnamen di daerah lainnya. dan rangkaian kegiatan diakhiri

oleh Wakil Bupati Sanggau dengan penyerahan Piala kepada pemenang pertandingan. (anto*)

Ratusan Polisi Kepung DPRD Sambungan dari halaman 29

perolehan suara berjalan diruangan tertutup. Sampai pukul 12.00 WIB, rekapitulasi dihadiri saksi dari keempat pasangan calon. Proses rekapitulasi berjalan lancar, sampai pada rekapitulasi perolehan suara PPK Matan Hilir Utara. Dalam proses rekapitulasi yang dibacakan KPU Ketapang, terdapat perbedaan angka dengan catatan saksi. Ketika PPK dimintai penjelasan, yang hadir hanya dari secretariat PPK. Sedangkan ketua PPK tak hadir. Akhirnya, proses rekapitulasi perolehan suara PPK Matan Hilir Utara ditunda. Sekitar pukul 13.30 WIB, rekapitulasi perolehan suara

kembali berlanjut. Pleno kemudian berlanjut dengan proses rekapitulasi perolehan suara kecamatan lainnya. Saat pembacaan rekapitulasi perolehan suara Nanga Tayap yang dibacakan Leonardus Rantan SH, dibacakan juga keberatan saksi. Beberapa keberatan saksi diantaranya, ada penggunaan undangan memilih dari pihak lain. Berita acara yang dibacakan tersebut, juga dipertegas oleh Budi Mateus, saksi dari pasangan Hen-Boy. Atas keberatan tersebut, kemudian pihak Panwaslu menegaskan akan memprosesnya. “Kalau sudah dilaporkan ke Panwas Kecamatan, insya Allah kita akan memprosesnya dalam waktu secepatnya den-

Gawai Padi Bonti Ditutup Sambungan dari halaman 29

bibit atlet di dusun Darok Desa bantai pada khususnya dan daerah wilayah kecamatan

Bonti pada umumnya. Namun Wakil Bupati berharap agar para pemenang turnamen baik di bidang sepakbola maupun volly putra-putri

11 Tahun Kabupaten Bengkayang, Dia yang Pertama Sambungan dari halaman 29

ikut seleksi tingkat kecamatan. “Dari kecamatan ada tujuh orang. Lalu lolos, dan seleksi di tingkat kabupaten dengan 70 peserta. Di tingkat provinsi diseleksi dengan jumlah peserta 30. Kemudian, saya dan satu orang rekan lain dari Sintang, lolos mewakili Kalbar sebagai anggota paskibraka pada 4 Mei 2010,” kata Yudin kepada Pontianak Post kemarin didampingi ayahnya. Seleksi berlangsung ketat selama dua hari di Pontianak. Baik itu fisik dan mental. Dia tidak menyangka sama sekali, bisa mewakili Kalbar. “Saya sama sekali tidak menyangka. Karena saat seleksi di provinsi, saya paling kecil. Tinggi badan hanya 173 cm,” kata Yudin.

“Persiapan awal sebelum seleksi di provinsi, memang sudah ada. Tapi saya tidak mengira saja,” tambahnya. Tantangan pada seleksi di provinsi waktu itu, kata Yudin, adalah mengenai berat badan. Awalnya ukuran tinggi dan berat badannya adalah 173 cm - 57 kg. “Waktu itu orang sana (provinsi) pesan agar tambah tiga kilogram. Jadi saya berupaya dan alhamdulillah, bisa tercapai 60 kg,” ujarnya. Saat ini dirinya, tengah melakukan persiapan dengan konsentrasi menjaga kesehatan. “Pastinya bangga, bisa mewakili Kalbar. Karena tidak semuanya bisa. Apalagi Bengkayang sudah 11 tahun berdiri, dan baru pertama kalinya ini ada wakil untuk paskibraka dari Bengkayang,” katanya.

“Semoga saja, teman-teman bisa mengikuti jejak saya dan teman-teman bisa menjadi seperti saya. Teruslah berlatih dengan sepenuh hati. Buat yang gagal. Jangan bersedih. Karena, kegagalan adalah keberhasilan yang tertunda. Jangan pernah menyerah. Dengan paskibra, dapat melatih diri untuk bersikap disiplin dan diterapkan sehari-hari. Sekarang saya sudah siap mental dan fisik,” tambah Yudin. Dia akan berangkat pada 22 Juli, dan dikarantina untuk selanjutnya siap tampil pada 17 Agustus 2010. Sebagai orang tua, Yuda mengaku bangga dan bersyukur, bahwa anaknya merupakan yang pertama sejak 11 tahun Kabupaten Bengkayang berdiri mewakili daerah tersebut men-

Sambungan dari halaman 29

Boleh dikatakan, Sanggau menjadi barometernya, dan diharapkan dapat berjalan dengan sukes,” kata John. Lebih lanjut dikatakan oleh-

nya, bahwa agenda dalam rangkaian kegiatan ini adalah untuk pemilihan Ketua Umum IKSB Provinsi Kalbar untuk periode 2010-2013. Saat ini, jabatan ketua umum masih dipegang oleh Mahendra Jaya SE MM.

“Dalam proses pemilihan ketua umum nanti, adalah untuk memperebutkan 12 suara dari provinsi, 5 suara dari Sanggau sebagai tuan rumah dan masingmasing 2 suara dari kabupaten/ kota peserta,” jelasnya. (anto)

Tak Punya Asosiasi

Ada Indikasi Langgar UU Kesehatan Sambungan dari halaman 29

35

jadi anggota Paskibraka. “Sebagai orang tua tentunya saya bangga dan bersyukur, anak saya muncul sebagai paskibraka. Tidak hanya saya, tentunya sekolah juga akan bangga. Karena anak saya membawa nama baik daerah,” kata Yuda yang juga Kepala Sekolah SMP Sungai Jaga dan SMA Dwi Dharma Sungai Duri ini. Yuda mengaku sangat menjaga anaknya tersebut. Baik itu pergaulan, kesehatan dan lingkungan. Apalagi, ketika anaknya sedang dalam masa persiapan untuk menjadi paskibraka ke Jakarta. “Saya jaga betul-betul. Pergaulannya, dan lain-lain. Dia tidak merokok. Pulang sekolah di rumah, kemudian sore hari olahraga Volley Ball ,” tegasnya. (**)

Sambungan dari halaman 29

“Kita tidak mau terjadi gontokgontokan dan munculnya persaingan yang tidak sehat. Kalau persaingan yang sehat, itu tidak masalah. Kalau yang tidak sehat itu yang menjadi masalah. Dengan adanya asosiasi inilah, yang bisa meminimalkan terjadinya hal-hal yang tidak menutup kemungkinan terjadi di BPKS,” ujarnya. Saat ini, kata Sumberanto, ada lima BPKS di Kota Singkawang. Antara lain BPKS Bhakti Suci memiliki tiga mobil, BPKS Dwi Tunggal, dua

mobil, BPKS Toa Pekong dua mobil, BPKS Widya Bhakti dan Pasar Turi masing- masing satu mobil. Ia menambahkan, memang beberapa mobil milik pemadam kebakaran tidak diisi air. “Biasanya memang tidak ada air, karena kalau dibiarkan di dalam, bisa rusak dan karatan. Dan, kalau diisi air, bebannya sangat tinggi,” terangnya.   Terkait masalah adanya oknum-oknum yang menelepon adanya kebakaran ke BPKS, namun ternyata itu perbuatan iseng dan bohong, menurut

Sumberanto, hal itu harusnya dianggap sebagai tantangan dalam menjalani pekerjaan. “Memang ada, sekali-sekali orang yang berbuat iseng. Namun, biasanya ada yang memberitahu itu banyak benarnya. Anggaplah ini tantangan kerja,” ujarnya. Sumberanto salut terhadap BPKS yang sejauh ini sangat luar biasa dalam menjalankan tugas mulia. Karena BPKS memiliki tantangan besar, dan berjuang mempertaruhkan nyawa dalam melaksanakan tugas. Petugas BPKS juga tidak mendapatkan gaji.(ody)

78 SD Segera Diregrouping Sambungan dari halaman 32

“Melalui regrouping sekolah bertujuan untuk manajemen yang lebih efektif. Sehingga formula planning, organizing, accounting dan controlling dapat berjalan efektif. Tak ada salahnya sekolah yang jumlah muridnya

sedikit ditata dan digabungkan dengan sekolah lain yang jaraknya dekat, sehingga tercipta manajemen yang efektif dan efesien,” ujar Kiteng. Menurut dia, bukan hanya SDN 39 ini saja yang akan diregrouping, namun ada puluhan SD yang juga akan mengala-

minya. Dijelaskannya, dari 478 SD di Kabupaten Sanggau, akan dirampingkan menjadi 400 SD saja. Sisanya sekitar 78 SD akan diregrouping atau digabungkan dengan sekolah lain yang terdekat. Setiap tahunnya, ditargetkan ada 10 sekolah yang harus sudah diregrouping.(nto)

Dinkes Panggil Pemilik Apotek Sambungan dari halaman 32

Penegasan seperti itu, jelasnya, memang harus dilakukan mengingat selama ini yang merasa sangat diberatkan dengan harga obat yang tinggi adalah masyarakat. “Sehingga penekanan kita juga agar dengan mematuhi ketentuan, tidak ada lagi masyarakat yang diberatkan,” tukasnya. Secara keseluruhan, apotek

yang ada di kota Sintang berjumlah lima buah ditambah satu apotek yang ada di Kecamatan Sepauk. Dari jumlah tersebut, menurut Haryshinto, sudah cukup memadai untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. “Saya kira untuk saat ini jumlah apotek yang ada ini sudah cukup. Apalagi kalau masyarakat berobat di puskesmas juga sudah disipkan obat,”

terangnya. Bahkan untuk mengefektifkan pelayanan yang diberikan apotek, menurut Shinto, sudah ada SK dari kepala Dinkes agar setiap apotek juga tetap buka pada hari libur, sehingga masih tetap bisa efektif melayani masyarakat. “Jadi tiap hari libur di apotek itu ada yang piket untuk melayani masyarakat,” pungkasnya.(mus)

Motivasi Penyuluh Sambungan dari halaman 32

teknologi pertanian sangat diperlukan terutama teknologi tepat guna. Karena mereka adalah penyelamat perekonomian, yang akan menentukan kemajuan bidang teknologi

pertanian Indonesia. Joko menambahkan, manfaat dari kegiatan dapat merangsang para penyuluh untuk menerapkan paket teknologi tersebut dalam usaha tani, keberhasilan gelar teknologi menunjukkan bahwa paket teknologi

tersebut dapat bermanfaat bagi penyuluh pertanian, teknologi pertanian untuk meningkatkan nilai tambah dan daya saing produk pertanian, dan teknologi pertanian tepat guna untuk kesejahteraan masyarakat tani. (far)

Perusahaan Wajib Bantu Dunia Pendidikan Sambungan dari halaman 36

Kapuas itu jangan didiamkan. “Masalah kualitas guru atau sarana sekolah belum standar. Pihak perusahaan yang berinvestasi harus mengambil inisiatif dan bisa saja memfasilitasi sekolah itu. Selain siswa tidak mencuri ilmu ke kabupaten tet-

angga, keamanan pergi sekolah usia SD juga terjamin,” ucapnya. Menurut bapak dua anak ini, jika Dusun Janang ramai anak sekolah, kemajuan yang tampak juga tidak sia-sia. Sekolahan yang dibangun juga tidak mubazir dan di isi oleh siswa seperti yang diharapkan. “Janang Ran memang ada

siswa yang bersekolah di SD nya. Alangkah mulianya siswa yang ada di perumahaan karyawan pabrik juga bersekolah di satu desa. Kekurangan yang masih ada jika menjadi alasan orangtua siswa tidak menyekolahkan anaknya, dan pihak perusahaan harus jeli melihat masalah tersebut,” ingatnya.(ar)

Siap Terapkan KPE Sambungan dari halaman 36

Bank Kalbar cabang Ngabang Rokidi, kemarin. Ia mengatakan, kemudahan dari PNS menggunakan KPE adalah sudah terlihat identitasnya sebagai seorang pegawai. Selain itu, dia menjadi alat salah satu transaksi adalah ATM. Disinggung adanya keingi-

nan Pemda Landak, bila ada salah seorang pegawainya tidak masuk alias alpa, maka dikartu KPE-nya secara otomatis uang gaji berkurang? ”Menyangkut masalah ini, sudah dirapatkan dengan forum direksi atau petinggi Bank Kalbar. Dan ini perlu ada kajian mendalam dari Biro Hukum. Sebab, menyangkut gaji adalah pribadi,

dia sebagai PNS ada hak untuk keluarganya dan disinlah agak susuah diterapkan, kecuali tunjangannya,” ungkapnya. Rokidi menambahkan, masalah ini sudah disampaikan pada salah seorang di BKD Landak, jangan sampai ada keinginan baik dari Pemda, tapi berujung dengan kesalahan sangat fatal.(wan)  

Siap Monitoring Pajak Sambungan dari halaman 36

serta rencana kerja yang akan diprogramkan kedepanya. “Kita ditegaskan untuk mensukseskan visi, misi LSM serta bertanggungjawab atas organisasi yang kita pimpin,” ungkap Anzhastira saat di temui harian ini, Rabu (26/5) kemarin. Disinggung mengenai dasar P3H dan sederetan punggawa muda Kabupaten Sekadau untuk membentuk P3H, dia mengatakan, karena selama ini kinerja para petugas perpajakan masih belum maksimal serta

untuk mengontrol jalanya roda pemerintahan. Tak jauh-jauh, dia menjelaskan mekanisme para petugas pajak yang bertugas menarik retribusi pertokoan dan tempat usaha di desa-nya, termasuk di rumah-nya yang berwirausaha barang dagangan, petugas menarik retribusi satu tahun sekali. Dengan demikian tugas bulanan yang seharusnya dilakukan petugas tersebut tidak dilakukan, namun petugas merapel retribusi setahun sekali. “Jadi kita bayar retribusinya setahun sekali, dan

itu memberatkan kita pedagang kecil. Sebab, harus mengeluarkankan uang dalam jumlah yang besar,” ungkap Anzhastira. Bahkan, menurut dia, beberapa waktu lalu dinas terkait melalui para petugasnya sudah berkordinasi dengan pihak pengurus desa setempat, untuk meminta bantuan petugas desa menarik retribusi warung dan pertokoan di daerah-nya. Namun sayangnya kesibukan para petuas di desa juga sepertinya membuat retribusi bulanan itu tidak efektif.(ar)

Tutut Keadilan, Puluhan Warga Datangi DPRD Sambungan dari halaman 36

empat warganya bermula ketika terjadi kasus pencurian TBS sebanyak 920 kilogram di areal PT MAS, yang terjadi pada 29 Januari 2010. Keempatnya kemudian dikenai hukum adat dan selanjutnya diproses secara hukum di kepolisian dan saat ini sudah ditahan. Meskipun hasil curiannya itu sudah dikembalikan kepada pihak perusahaan dan tak sempat dinikmati oleh pelakunya, serta meminta maaf kepada pihak perusahaan, namun mereka tetap saja tidak bisa menge-

lak dari sanksi adat 8 tail dan proses di kepolisian. Persoalan muncul ketika selang sekitar sebulan kemudian, terjadi kasus serupa. Namun, terhadap pelakunya hanya dikenakan sanksi adat sekitar 1 tail dan tidak diproses secara hukum di kepolisian. “Itulah yang menjadi pertanyaan kami, mengapa dalam kasus yang sama, namun perlakuannya berbeda. Untuk itu, kedatangan kami di sini adalah meminta kepada anggota DPRD Sanggau, untuk memfasilitasi dalam hal penyelesaian persoalan tersebut,” ujarnya. Menurutnya, sebenarnya su-

dah ada upaya DPRD Sanggau untuk memfasilitasi persoalan ini. Namun, hingga kini hasilnya tidak ada. Untuk itu, puluhan warga itu kembali datang ke rumah wakil rakyat itu, meminta untuk difasilitasi kembali dan dipertemukan dengan pihak perusahaan dan dihadiri oleh Dewan Adat Dayak (DAD) Kabupaten Sanggau. Walaupun sebelumnya, pernah melayangkan surat kepada Muspika Kecamatan hingga ke Muspida, serta DAD Kabupaten Sanggau. Tapi sepertinya belum ada kejelasan terhadap penyelesaiaan persoalan ini. (nto)


pro-kalbar Pontianak Post

36 LANDAK

Kamis 27 Mei 2010

Tuntut Keadilan, Puluhan Warga Datangi DPRD

Terapkan KPE HINGGA saat ini pihak Bank Kalbar Cabang Ngabang Kabupaten Landak siap menerapkan program Kartu Pegawai Eelektronik (KPE), bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) Kabupaten Landak mengambil gaji setiap awal bulan. “Sebagian pegawai yang ada di Kabupaten Landak sudah membuat KPE, kalau tidak salah ada sekitar 5.000 an PNS Landak. Di Rokidi mana ada 1.600 PNS sudah membuat KPE, sisanya sekitar 3.000 an PNS pada Agustus 2010 final membuat KPE, tapi saya minta pada Juli nanti sudah beres semunya selesai membuat KPE,” pinta Kepala

SANGGAU--Sekitar 25 orang warga yang berasal dari Dusun Upe, Desa Upe Kecamatan Bonti serta dari 4 wilayah ketimanggungan mendatangi DPRD Sanggau, pada Rabu (26/5) kemarin. Kedatangan mereka adalah untuk menuntut keadilan berkaitan dengan persoalan hukum yang diterima oleh anggota warganya, dalam kasus pencurian tandan buah sawit (TBS) di areal perkebuan PT MAS II Estate. Demikian disampaikan oleh to-

koh masyarakat setempat Petrus Lay dan Hamdi yang juga sebagai juru bicara warga tersebut. Dijelakan keduanya, bahwa sejak kedatangan mereka pada pukul 11.00 WIB kemarin di gedung DPRD Sanggau, adalah untuk bertemu dengan wakil rakyat. Namun, ternyata kemarin mereka tidak berhasil menemui satu orang pun anggota DPRD Sanggau. Dengan demikian, mereka berencana akan terus bertahan di DPRD Sanggau hingga berhasil bertemu

dengan wakil rakyat. “Kami berencana akan bertahan di sini (DPRD, Red) sampai bisa bertemu dengan anggota dewan, utuk memfasilitas persoalan hukum yang dialami oleh keempat warga kami yang saat ini berada di Rutan Sanggau. Kami yang datang ke sini adalah warga dan juga anngota keluarga/warisnya,” jelasnya. Lebih lanjut dijelaskan, bahwa persoalan yang dihadapi oleh ke

FOTO SRI WANTO WINARNO

KECEWA: Warga terlihat kecewa saat berada di gedung DPRD Sanggau, karena tak berhasil bertemu dengan wakil rakyat.

Ke Halaman 35 kolom 5

78 SD Segera Diregrouping Termasuk SDN 39 Tanjung Sekayam

Ke Halaman 35 kolom 5

SEKADAU

Siap Monitoring Pajak SATU lagi Lembaga Swadaya Masyarat (LSM) yang akan menambah sederetan daftar lembaga kontrol kemasyarakatan dan pemerintahan. Kali ini yang menjadi target sesuai namanya adalah Pengawasan Pembangunan, Pajak dan Ham (P3H). Anzhastira MZDM sesuai dengan surat keputusan No 07/ LSM-P3H/KB/VII/09 ditunjuk Arifin AS ketua Dewan Pimpinan Anzhastira Provinsi akan mengetuai P3H di Kabupaten Sekadau. P3H Sekadau yang dibentuk tiga bulan lalu sampai saat ini sudah memegang beberapa nama pengurus inti, utuk memulai roda kontrol Ke Halaman 35 kolom 5

SINTANG

FOTO SUKARNI

NYUNGSEP: Truk milik Dinas Kebersihan Sekadau nyungsep di rawa bagian kiri badan jalan arah ke ibukota Kecamatan Rawak, Rabu (26/5) kemarin. Tampak petugas kebersihan berusaha mengeluarkan truk dari rawa.

Dinkes Panggil Pemilik Apotek Soal Harga Jual Obat di Atas HET SINTANG--Beberapa waktu lalu masyarakat sempat mengeluhkan harga jual obat di apotek melebihi dari Harga Eceran Tertinggi (HET) yang sudah ditetapkan. Keluhan itu segera disikapi Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sintang dengan

FOTO FAR

PERAGAKAN: Gelar teknologi yang diperagakan oleh para petugas penyuluh lapangan.

Motivasi Penyuluh PENERAPAN teknologi pertanian tepat guna sangat penting dalam pembangunan pertanian. Selain untuk meningkatkan kualitas dan produktivitasnya, penerapan teknologi dapat memberi nilai tambah bagi produk pertanian, sehingga meningkatkan daya saing produk dalam negeri. Hal itu diungkapkan ketua panitia gelar teknologi Badan Pelaksana Penyuluhan Pertanian, Perikanan, Kehutanan dan Ketahanan Pangan (BP4KKP) Kabupaten Sintang Joko Sri Sadono. Untuk itu, kata Joko, pengembangan minat motivasi para penyuluh dalam bidang Ke Halaman 31 kolom 5

mengumpulkan seluruh pemilik apotik yang ada di Sintang. “Sudah kita panggil semua pemilik apotek dan sudah ada pertemuan yang membahas soal keluhan terhadap harga jual obat di tingkat apotek,” jelas Haryshinto Linoh, kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinkes Kabupaten Sintang kepada koran ini belum lama ini. Pertemuan itu, menurut dia, sudah

dilaksanakan pada 7 April lalu dan diperoleh penegasan bahwa apotek yang ada di Kabupaten Sintang, tidak dibenarkan untuk menjual obat di atas HET. “Harga obat generik harus taati ketentuan yang sudah dibuat dari kementerian kesehatan, begitu juga dengan obat lainnya harus mematuhi aturan soal HET obat yang sudah ada,” ungkap Haryshinto. Ke Halaman 35 kolom 5

SANGGAU--Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Kabupaten Sanggau Yohanes Kiteng mengatakan, puluhan Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Sanggau akan menjadi sasaran regrouping. “Regrouping adalah upaya penataan sekolah agar kondisinya lebih baik. Perlu diketahui, regrouping bukan penutupan sekolah. Di Kabupaten Sanggau, direncanakan aka ada sekitar78 SD yang akan diregrouping yang menyebar di 15 kecamatan yang ada. Tentunya, untuk melakukan regrouping sebelumnya kita harus melakukan pengkajian mendalam dengan melihat berbagai pertimbangan dan kondisi di lapangan,” kata Kiteng saat menghadiri rapat di SD Negeri 39 Sanggau, yang juga membahas masalah regrouping SD yang ada di wilayah Tanjung Sekayam tersebut. Menurut dia, SDN 39 Sanggau itu, memang menjadi salah satu sekolah yang akan diregrouping karena faktor sedikitnya jumlah murid dan jarak yang relatif dekat dengan SD lain di wilaya tersebut. Karenanya, pada Rabu (26/5) kemarin, dilakukan pertemuan antara Diknas, Camat Kapuas F Meron, Kacab Dinas Dikpora Kecamatan Kapuas Abang Usman, Kepsek SDN 39 Sumiharti dengan orangtua murid dan tokoh masyarakat setempat. Namun, dalam pertemuan tersebut belum ada kepastian apakah sekolah tersebut akan diregrouping atau akan tetap dipertahankan. Sebab, nada-nada keberatan masih mengumandang dari orangtua murid yang anaknya sekolah di SD tersebut. Kiteng juga memberikan penjelasan terhadap masukan dari H Tasmuri dan H M Ali Fuad, dua orang tokoh masyarakat Tanjung Sekayam soal rencana regrouping tersebut. Kiteng juga meminta agar segera dilakukan pertemuan lagi, untuk membahas rencana regrouping SDN 39 yang dimaksud. Ke Halaman 35 kolom 5

Perusahaan Wajib Bantu Dunia Pendidikan SEKADAU--Sebagai perusahaan yang berinvestasi di Kabupaten Sekadau, maka kemajuan dunia pendidikan harus diperhatikan. Salah satunya dengan menyiapkan angkutan untuk anak-anak bersekolah. Mengingat, kebutuhan angkutan umum tidak semua tempat lancar. “Kalau merasa berinvestasi di Kabupaten Sekadau, tunjukan kepedulian yang sudah sepantasnya menjadi bagian dari komitmen perusahaan pekebunan. Misalnya memfasilitasi angkutan untuk siswa dan ini jelas sangat membantu,” kata Sekertaris Komisi C DPRD Sekadau Albertus Pinus ketika di temui di ruang kerjanya belum lama ini. Misalnya, siswa Sekolah Dasar (SD) di areal pabrik kelapa sawit di Dusun

FOTO SUKARNI

ANGKUT MURID: Salah satu kendaraan milik perusahaan mengangkut murid SD menuju sekolah.

Kiarak, Desa Entabuk, Kecamatan Belitang Hilir. Hingga detik ini masih terlihat siswa SD menumpang sampan bersekolah ke kota Kecamatan Sepauk, Kabupaten Sintang. Padahal Dusun Janang Ran juga terdapat SD yang tak jauh dari pabrik. “Di sekitar pabrik itu banyak anak sekolah dasar dan masih kecil. Mereka harus menimba ilmu ke kecamatan dan kabupaten tetangga. Pihak perusahaan sudah semestinya memperhatikan hal ini, dan harus memfasilitasi siswa sekolah ke Janang,” tegas Pinus yang juga ketua Taruna Merah Putih Kabupaten Sekadau itu. Ditegaskannya, pihak perusahaan jangan meklaim ingin membangun daerah jika dunia pendidikan diabaikan. Tanya orangtua siswa yang kebanyakan karyawan pabrik setempat. Kendala yang ada mengapa mereka harus memilih sekolah di seberang Ke Halaman 35 kolom 5


Pontianak Post