Issuu on Google+

Pontianak Post

Selasa 8 September 2009 M / 18 Ramadhan 1430 H

P e rt a ma da n T e rut a ma di K al i m a n t a n B a r a t

Eceran Rp. 2.500

SELEBRITAS

rindu anak: Krisdayanti

Sebulan Tak Ketemu Anak KERINDUAN Krisdayanti (KD) kepada kedua anaknya, Titania Aurelie Nurhermansyah dan Azriel Akbar Hermansyah, tak tertahankan lagi. Salah seorang personel Tiga Diva itu menyatakan sudah satu bulan tidak bertemu dua buah hati hasil u Ke Halaman 8 kolom 1

Mustari Abdul Rauf/Radar Tarakan

NAHAS: Kondisi pesawat nahas di tengah tambak milik H Aras di Sungai Sukun, Siandau, Sekatak, Kabupaten Bulungan, Kaltim. (kanan) Tampak korban baru tiba di Pelabuhan Tengkayu, Tarakan, tadi malam.

Nomad TNI Jatuh, 4 Tewas TARAKAN-Pesawat intai maritim milik TNI AL tipe (N22) Nomad, Senin (7/9) siang jatuh di daerah Mentadau, Sekatak Benga­ ra, Kabupaten

MUTIARA RAMADHAN

Fadilah Dzikir ZIKIR membuat hati menjadi tenang. Jaminan ini diutarakan Allah SWT dalam Al-Quran Surah Ar Ra’d: 28 yang berbunyi ”Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram”. Banyak orang yang ketika mendapat kesulitan maka mereka mencari cara–cara yang salah untuk dapat mencapai ketenangan hidup. Diantaranya dengan mendengarkan musik yang diharamkan Allah, meminum khamr atau bir atau obat terlarang Drs Erwandi, M.Si lainnya. Humas Polnep Mereka berharap barangbarang haram itu bisa menghadirkan ketenangan. Benarkah demikian. Ternyata semua itu salah. Yang

Bulungan, Kaltim. Pesawat yang kemarin mengangkut sembilan orang ini jatuh sekitar pukul 14.30 WITA, di titik koordinat 03’ 09 618 N (Lintang Utara) dan 117 11 575 E (Bujur Timur). Akibat jatuhnya pesawat buatan

Selesaikan Kasus Bank Century, Bentuk Tim Investigasi Internal

JAKARTA-Desakan untuk mengusut tuntas kasus Bank Century terus menguat. Kali ini, Presiden Susilo Bambang Yud-

hoyono diminta untuk membentuk tim investigasi dari internal pemerintahan. Hal itu, menurut Anggota Komisi XI DPR Dradjad H. Wibowo, diperlukan untuk memperkuat pengusutan terhadap setiap keputusan menteri keuangan dan Bank Indonesia (BI). Selain itu, tim investigasi tersebut ditujukan untuk mengurai kasus Bank

Century. Khususnya terkait pertanggungjawaban menteri keuangan dan anggota-anggota Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK), yakni BI dan LPS, yang masih duduk di pemerintahan. ’’Tim investigasi ini di luar tim BPK (Badan Pemeriksa Keuangan) dan KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi). Jadi, khusus menyelidiki internal pemerintahan,’’

ujarnya. Dradjad mengatakan, tim investigasi itu diharapkan bisa mengungkap secara tuntas proses pengambilan keputusan hingga terjadi skandal tersebut. Dengan begitu, tidak akan ada lagi saling lepas tangan dan lempar tanggung jawab. Menurut dia, semua hal yang terkait

04:14 04:24 11:46 15:00 17:50 18:58 04:14 04:24 11:45 15:00 17:50 18:58

u Ke Halaman 11 kolom 5

Polisi Panggil Ulang Pimpinan KPK Korek Info Terkait Testimoni Antasari

09-9

u Ke Halaman 11 kolom 1

Presiden Didesak Usut Menkeu

u Ke Halaman 11 kolom 1

08-9

Australia ini, empat orang penumpang sipil tewas dan lima lainnya luka-luka. Sekitar pukul 21.00 Wita, lima korban luka-luka berhasil

DIDIK PURWANTO/RADAR MADIUN

RINGSEK: Mobil Toyota Kijang hancur setelah ditabrak KA Argowilis di Mantingan, Ngawi. Enam penumpang tewas di tempat dan seorang luka berat.

KA Hantam Kijang, Enam Tewas Lintasan tanpa Palang Pintu Bawa Korban, KA Tolak Tanggung Jawab NGAWI – Tabrakan maut terjadi di perlintasan kereta api (KA) tanpa palang pintu di Desa

Kedunglumbu, Kec Mantingan, Ngawi, kemarin (7/9). KA Argowilis jurusan Surabaya–Bandung menghantam mobil Toyota Kijang Nopol B 2420 ST. Enam orang tewas di tempat kejadian perkara (TKP). Sedangkan satu korban selamat dirawat intensif di RSUD Sragen.

Empat korban tewas bernama Junaidi, 25; Anah, 32; Kondi, 58; dan Siswanto 35. Identitas dua korban tewas dan satu korban luka berat belum diketahui. Tetapi, seluruh korban (penumpang Kijang) berasal dari Desa Muara Jaya, Kecamatan u Ke Halaman 11 kolom 5

JAKARTA- Polisi tetap meneruskan rencana untuk memeriksa pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Pemeriksaan itu terkait dengan testimoni Ketua KPK (nonaktif) Antasari Azhar tentang adanya oknum KPK yang menerima suap terkait kasus pengadaan sistem komunikasi radio terpadu (SKRT) yang melibatkan Dirut PT Masaro Anggoro Widjojo. Kabareskrim Polri Komjen Pol Susno Duadji mengaku telah ada kesepakatan dengan penyidik untuk melakukan pemeriksaan tersebut. “Pemeriksaannya bertahap, tidak serentak,” kata Susno di Mabes Polri, kemarin (7/9). Panggilan ulang itu untuk pemeriksaan yang dijadwalkan dimulai pekan ini. Susno menerangkan, ket-

erangan dari pimpinan KPK itu dibutuhkan agar penyelesaian kasus tidak berlarut-larut. “Harus ada kepastian hukum,” tegasnya. Dia optimis pemeriksaan terhadap pimpinan dan beberapa petinggi KPK bisa terlaksana. “KPK kooperatif kok,” imbuh mantan Kapolda Jabar itu. Sebelumnya, Mabes Polri telah memanggil pimpinan KPK untuk menjalani pemeriksaan. Surat diterima KPK pada Kamis (3/9) terdiri atas empat lembar Nopol: pgl/321/IX/2009/Pidkor dan White Collar Crime hingga nomor 325. Surat itu diteken Kanit V A.J. Beny Mokalu atas nama Direktur Pidana Korupsi Brigjen Pol Yohanes Mahar. Mereka yang dipanggil adalah empat pimpinan KPK, yakni Bibit S Riyanto, Chandra M. Hamzah, M. Jasin, dan Haryono Umar. Selain itu, juga dipanggil Direktur Penyelidikan KPK Iswan Helmy, Kabiro Hukum u Ke Halaman 8 kolom 5

Seminggu di Australia; Sports, Anak Muda, Media, dan Wisata Asyik

Jualan Barbeque untuk Bantu Biaya Tim ke Surabaya Di Darwin, basket dikembangkan secara swasta. Koran lokalnya sedang berupaya menemukan format baru. Plus, di sana kita bisa kagum (dan gemetaran) melihat buaya-buaya berukuran hingga enam meter!

Azrul Ananda, Darwin DARWIN punya pantai cukup indah. Di dekat kota juga ada Sungai Adelaide yang lebar, seru untuk dijelajahi naik perahu. Tapi, kita harus hati-hati. Bahkan, pantainya bukan untuk berenang atau berjemur. Sebab, buaya ada di mana-mana. Dan bukan

Azrul Ananda/Jawa Pos

SURABAYA: Anggota Darwin Basketball Association buka stan barbeque dan undian bola untuk membantu biaya mengirim tim basket muda ke Surabaya, bertanding melawan tim All-Star DBL Indonesia, Oktober mendatang.

sekadar buaya biasa, melainkan buaya-buaya yang ukurannya mencapai enam meter! Sebelum kita bicara soal buaya, saya ingin mengucapkan terima kasih khusus dulu kepada Darwin Basketball Association (DBA). Oktober nanti, mereka akan mengirimkan tim mudanya ke Surabaya, bertanding melawan tim All-Star dari DetEksi Basketball League (DBL), liga basket pelajar terbesar di Indonesia. Kerja sama ini merupakan bukti konkret hubungan people to people antara Indonesia dan Australia, tanpa campur tangan pemerintah sama sekali. Dari DBA, kita juga bisa belajar bagaimana sebuah perusahaan swasta bisa membuat basket begitu maju di sebuah kota yang berpenduduk hanya 120 ribu orang. Sama seperti DBL yang berbasis di Surabaya, DBA adalah perusahaan swasta murni. Sama sekali tidak mendapat sokongan dari pemerintah. Karyawan full time-nya pun hanya empat

Online: http://www.pontianakpost.com/ *Mempawah, Sambas, Singkawang, Bengkayang Rp 2.500 *Landak, Sanggau, Sintang Rp 3.000 *Ketapang Rp 3.000 *Kapuas Hulu Rp 3.000

u Ke Halaman 8 kolom 1

Jawa Pos Group Media


konsultasi

2

Keberatan Pajak Upaya Memberikan Rasa Keadilan bagi Wajib Pajak Permohonan keberatan adalah merupakan suatu cara yang dapat dilakukan oleh Wajib Pajak kepada Direktorat Jenderal Pajak apabila merasa kurang/tidak puas atas suatu ketetapan pajak yang dikenakan kepadanya atau atas pemotongan/pemungutan oleh pihak ketiga. DALAM pelaksanaan ketentuan peraturan perundangundangan perpajakan kemungkinan terjadi bahwa Wajib Pajak (WP) merasa kurang/tidak puas atas suatu ketetapan pajak yang dikenakan kepadanya atau atas pemotongan/ pemungutan oleh pihak ketiga. Bila hal ini terjadi WP dapat mengajukan permohonan keberatan hanya kepada Direktur Jenderal Pajak. Untuk memberikan rasa keadilan dan meningkatkan pelayanan kepada Wajib Pajak (WP) serta untuk memberikan kepastian hukum dan mengantisipasi perkembangan di bidang teknologi informasi, Menteri Keuangan menetapkan Peraturan Menteri Keuangan Nomor: 194/PMK.03/2007 tanggal 28 Desember 2007 tentang tata cara pengajuan dan penyelesaian keberatan di bidang perpajakan yang mulai berlaku sejak tanggal 1 Januari 2008. Ketentuan ini merupakan peraturan pelaksanaan dari Undang-undang Nomor 28 Tahun 2007 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan. Hal-hal yang dapat diajukan keberatan oleh Wajib Pajak adalah atas suatu: Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar (SKPKB); Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar Tambahan (SKPKBT); Surat Ketetapan Pajak Lebih Bayar (SKPLB); Surat Ketetapan Pajak Nihil (SKPN); Pemotongan atau Pemungutan oleh pihak ketiga. Wajib Pajak dapat mengajukan keberatan terhadap materi atau isi dari surat ketetapan pajak. Pemotongan atau pemun-

gutan pajak dalam hal Wajib Pajak berpendapat bahwa jumlah rugi, jumlah pajak, pemotongan atau pemungutan pajak tidak sebagaimana mestinya. Keberatan diajukan kepada Kepala Kantor Pelayanan Pajak (KPP) di tempat WP terdaftar, dengan syarat: Satu surat keberatan untuk satu ketetapan pajak atau satu bukti pemotongan/pemungutan pajak; Diajukan secara tertulis dalam bahasa Indonesia; Wajib menyebutkan jumlah pajak yang terutang atau jumlah pajak yang dipotong atau dipungut atau jumlah rugi menurut

penghitungan WP dan disertai alasan-alasan yang jelas; Wajib Pajak telah melunasi pajak yang masih harus dibayar paling sedikit sejumlah yang telah disetujui Wajib Pajak dalam pembahasan akhir hasil pemeriksaan; Diajukan paling lama 3 (tiga) bulan sejak tanggal surat ketetapan pajak atau tanggal pemotongan atau pemungutan pajak, kecuali karena keadaan di luar kekuasan Wajib Pajak (force majeur) yang harus disertai bukti pendukung adanya keadaan luar biasa tersebut; Surat keberatan ditandatangani oleh Wajib Pajak, dan dalam hal surat keberatan ditandatangani oleh bukan Wajib Pajak, surat keberatan tersebut harus dilampiri dengan surat kuasa khusus Surat keberatan yang tidak memenuhi persyaratan sebagaimana dikemukakan bukan

merupakan surat keberatan sehingga tidak dipertimbangkan dan tidak diterbitkan Surat Keputusan Keberatan. Sementara itu, Direktur Jenderal Pajak dalam jangka waktu paling lama 1 2

(dua belas) bulan sejak tanggal surat keberatan diterima harus memberi keputusan atas keberatan yang diajukan. Keputusan dimaksud dapat berupa mengabulkan seluruhnya atau sebagian, menolak, atau menambah besarnya jumlah pajak yang masih harus dibayar. Apabila jangka waktu 12 (dua belas) bulan telah terlampaui dan Direktur Jenderal Pajak tidak menerbitkan Surat Keputusan Keberatan, keberatan yang diajukan Wajib Pajak dianggap dikabulkan dan Direktur Jenderal Pajak wajib menerbitkan Surat Keputusan Keberatan sesuai dengan keberatan Wajib Pajak.

ingin pasang iklan

di...Pontianak

Post

Call aja...disini...

735071 gedung GRAHAPENA Lt.2

Jl. Gajahmada No. 2-4 Pontianak

Dal a m mengajukan permohonan keberatan tersebut diperlukan adanya pemahaman tentang keberatan secara menyeluruh, dari satu proses ke proses lainnya. Sebagaimana diatur dalam UU, pengajuan permohonan keberatan merupakan proses lanjutan dari hasil pemeriksaan pajak apabila terdapat rasa tidak/ kurang puas yang dialami Wajib Pajak.  Apabila proses keberatan selesai dilakukan, dan Wajib Pajak masih berkeinginan untuk mencari keadilan, maka proses selanjutnya adalah pengajuan banding ke Pengadilan Pajak. Pengajuan keberatan mempunyai hubungan yang erat dengan pembayaran pajak dan tindakan penagihan pajak. Salah satu persyaratan formal yang harus dipenuhi Wajib Pajak setidaknya harus melunasi pajak yang masih harus dibayar, paling sedikit sejumlah yang telah disetujui Wajib Pajak dalam pembahasan akhir hasil pemeriksaan. Bila tidak dipenuhi, maka proses keberatan tidak akan dilanjutkan karena tidak memenuhi persyaratan formalnya. Sehingga atas pajak yang masih harus dibayar tersebut akan tetap dilakukan upaya penagihan oleh aparat pajak. Mohamad Teguh Prasetyo Kepala Seksi Pengurangan Keberatan dan Banding II, Kantor Wilayah DJP Kalimantan Barat(*)

Tanya : Dokter Her, saya mempunyai anak laki-laki usia 4 tahun, sejak bayi sering terdapat benjolan pada lipat paha kanan yang hilang datang. Bila anak kecapaian atau menangis benjolan terlihat nyata, benjolan hilang kalau anak tidur. Tetapi benjolan yang sebelah kiri tetap membesar di kantung kemaluan, ukurannya lebih besar dari benjolan kanan. Sudah dibawa ke dokter dan disarankan operasi, saya masih khawatir kalau dioperasi. Saat ini kalau benjolan kambuh saya urut, yang kanan bisa masuk tetapi yang kiri masih tetap besar. Apakah tindakan saya benar dokter? Mengapa benjolan dilipat paha   kanan hilang datang, sedangkan dikantung kemaluan kiri tetap besar? Apakah harus dioperasi? Terima kasih Ibu Nt, Pontianak Jawab : Ibu Nt yang baik, rasa khawatir ibu bisa dipahami seperti ibu-ibu pada umumnya, tetapi kita harus berpikir panjang, keuntungan dan kerugiannya bila tidak dikoreksi. Anak seusia ini sedang aktif-aktifnya, sehingga

Pontianak Post

Selasa 8 September 2009

Konsultasi Kesehatan Jiwa Pontianak Post dan Rumah Sakit Khusus Prov Kalbar (dulu RSJ Pontianak) menghadirkan rubrik konsultasi kesehatan jiwa, Napza, HIV-AIDS dan anak dengan kebutuhan khusus (Autis). Pertanyaan dan konsultasi bisa dilayangkan pada nomor layanan hotline services telp. 0561741 280, HP. 0812 569 17000, dan email: rskpropkalbar@gmail.com

Harga Diri Rendah Akibat Kejadian Traumatik BAPAK ibu yang baik. Belum lama ini adik saya mengalami kecelakaan. Alhamdulillah dia selamat, tapi kendaraannya yang selama ini ia beli dari hasil jerih payahnya rusak berat. Sekarang dia dalam masa penyembuhan salah satu kakinya yang patah. Belakangan dia suka termenung, banyak menyesal, banyak mengeluh dan sulit tidur. Saya takut ada kenapa-kenapa dengan dia.Apa yang harus saya lakukan? Yadi, 08125702xxx SAUDARA Yadi yang baik. Kami turut prihatin terhadap musibah yang telah menimpa adik anda. Kami doakan semoga dia cepat sembuh dan pulih secara jasmani maupun rohani. Sdr Yadi, banyak hal diluar keinginan kita, yang terjadi menimpa kita atau orang-orang yang kita cintai. Seperti musibah yang tengah dialami oleh adik sdr Yadi. Kondisi seperti ini idealnya bisa kita terima dengan penuh lapang dada, dan aktif mencari hikmah sisi positifnya. Karena kita tidak punya pilihan lain bukan? Semua sudah terjadi, kalau kita larut dalam penyesalan justru akan menambah masalah baru, yang bisa jadi lebih pelik dari masalah sebelumnya.  Sdr Yadi, peristiwa traumatik yang terjadi (seperti yang dialami adik anda itu) secara psikologis bisa meninggalkan dampak serius, yang dapat berpengaruh negatif pada persepsi seseorang terhadap kemampuan dirinya sendiri. Yakni adanya perasaan tidak berharga, tidak berarti, penuh kegagalan, merasa hancur, merasa tidak mampu untuk

bertahan, dan rendah diri yang berkepanjangan. Semua itu akibat evaluasi negatif terhadap diri sendiri dan kemampuan diri. Atau suatu kondisi yang biasa dikenal dengan sebutan Harga Diri Rendah. Sdr Yadi, kami khawatir hal ini sedang dialami oleh adik saudara, mengingat dia sudah sering termenung, banyak menyesal, suka mengeluh dan sulit tidur.  Dalam kondisi seperti itu, dukungan dan motivasi dari orangorang terdekat

memiliki peranan yang sangat penti­ng, yakni untuk membangun kembali semangat hidup serta memperkuat basik ketabahan diri. Sdr Yadi disinilah peran yang anda mainkan, sekaligus pula ajak orang-orang terdekat lainnya, seperti istri, orang tua, teman, dan saudara lainnya, untuk membantunya ‘menemukan’ sisi positif dirinya yang jauh lebih berharga ketimbang dari musibah yang terjadi. Agar perhatiannya tidak semata-mata tertuju pada bencana buruk yang menimpanya. Sesungguhnya sisi positif yang dia miliki kini masih sangat banyak. Seperti, toh kakinya hanya patah jauh lebih beruntung dari buntung, musibah yang menimpa dirinya tidak sampai merenggut jiwanya, berarti masih

terbuka kesempa- tan untuk melanjutkan hidup dan membangun kembali jalan kehidupan. Dia masih memiliki keluarga yang memperhatikan, bukankah itu tidak bisa ditukar dengan apa pun?. Bukankah itu semua modal dasar untuk membangun kembali usaha dan mengejar peluang keberhasilan?. Intinya, mengeluarkan dirinya dari larut dalam penyesalan, sembari membangun rasa syukur terhadap aspek positif lainnya yang masih dia miliki.  Selanjutnya, kami sarankan juga untuk mengonsultasikan dengan profesional terkait, untuk mendapatkan terapi kejiwaan.   Oke Sdr Yadi, sekali lagi kami doakan kesembuhan dan kepulihan bagi adik anda. (*)

Hernia dan Hidrokel pada Anak Konsultasi Pengasuh :Dr. Hermanto, SpB. SpBA              Dokter Spesialis Bedah, Konsultan Bedah Anak.                 RSUD Dokter Soedarso Pontianak. Konsultasi : HP: 081399553050 Email : hermantospb2003@yahoo.com

bila bermain atau berlari akan terggangu. Benjolan pada lipat paha kanan anak ibu merupakan kantung Hernia, Hernia adalah suatu penonjolan pada dinding perut yang terdiri atas pintu keluar hernia (cincin hernia), isi hernia (organ perut) dan kantung hernia. Hernia bisa hanya di lipat paha (inguinal), bisa juga sampai ke kantung kemaluan (skrotal). Isi hernia biasanya berisi organ perut berupa usus, bila usus masuk suatu saat akan terperangkap, sehingga tidak bisa masuk lagi ke rongga perut, sekalipun diurut-urut. Kondisi di atas mengakibatkan sumbatan saluran pencernaan, sehingga anak tidak bisa buang air besar, perut kembung karena aliran tersumbat, dan bisa muntah hijau atau mengandung feses. Kondisi lebih lanjut, usus akan terasa  nyeri bila usus ter-

jepit akibat aliran darah usus terhambat, yang bisa menyebabkan usus nekrosis (membusuk). Hal ini merupakan konsisi emergensi (darurat) yang harus segera dikoreksi. Jadi tidak harus menunggu usia besar untuk dikoreksi, lebih cepat lebih baik untuk menghindari kondisi emergensi, yang bisa menyebabkan usus yang nekrosis harus dipotong. Sedangkan keluhan anak ibu pada kantung skrotal kanan tetap besar dan tidak hilang datang, bila diraba tidak padat, buah zakar ukuran masih sama seperti yang sebelahnya, kemungkinan adalah hidrokel (Hydro = air, chele =   kantung). Hidrokel adalah kumpulan cairan yang berasal dari rongga perut melalui penonjolan kantung pada inguinal ke kantung   skrotum, karena ukuran lubang masuk kecil sehingga yang masuk hanya cairan. Hidrokel dan Hernia pada anak

dan bayi kejadian dan perjalanan penyakitnya sama, sering timbul bersamaan, tindakan operasinya sama yaitu menutup saluran. Pada orang dewasa atau usia tua, hernia timbul akibat kelemahan dinding perut, penanganannya selain menutup kantung juga dilakukan penutupan bagian dinding perut yang lemah. Dalam kepustakaan kejadian hernia anak sekitar 10-20 kasus dalam 100 kelahiran, lokasi umumnya pada sebelah kanan, karena testis kanan turunnya belakangan, hernia kiri dan kanan terdapat 10% dari semua hernia. Hernia pada anak laki-laki lebih sering 6 kali daripada perempuan, pada anak perumpuan hernia/hidrokel terjadi karena saluran inguinal “Nuck”, tidak menuntup. Tindakan ibu untuk mengurut hanya bisa dilakukan bila isi hernia tidak terjepit kuat,  tindakan inipun hanya sementara, karena saluran hernia tetap terbuka sehingga sering kambuh. Mengurut hernia bisa mengakibatkan usus robek bila sudah nekrosis. Demikian penjelasan dari saya, semoga bisa dimengerti dan menjawab pertanyaan ibu. Atas perhatiannya saya haturkan terima kasih, semoga anak ibu bisa sembuh. (*)


Pontianak Post

l

3

Nasional

Selasa 8 September 2009

Mahasiswa Ajak JK Gabung Ekstraparlemen Dukung Tak Masuk Pemerintah SBY JAKARTA – Sejumlah organisasi mahasiswa mendukung sikap Jusuf Kalla (JK) yang menolak masuk ke kabinet SBY-Boediono. Mereka menyatakan khawatir dengan masa depan demokrasi jika melihat sistem koalisi yang dikembangkan oleh SBY, yakni merangkul kawan dan lawan. ”Kami meminta beliau (JK, Red) menjadi guru bangsa, tidak terlibat lagi di partai politik dan pemerintahan,” ujar Ketua Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Arip Mustofa. Pernyataan itu disampaikan setelah diskusi tentang demokrasi dan ekonomi bersama sembilan organisasi mahasiswa dengan Wakil Presiden JK di Kantor Wakil Presiden kemarin (7/9). Yang datang, antara lain, PB HMI, Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI), Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII),

Pigura

Trikora Harjo

Kami meminta beliau (JK, Red) menjadi guru bangsa, tidak terlibat lagi di partai politik dan pemerintahan Arip Mustofa

Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI), Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI), Himpunan Mahasiswa Buddhis Indonesia (Hikmahbudhi), dan Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (KMHDI). Sembilan organisasi kemahasiswaan tersebut menyatakan siap berkonfrontasi dan menggulirkan gerakan ekstraparlementer guna membela hak rakyat atas kehidupan demokrasi yang sehat. ”Kami mengajak Pak JK memperkuat basis ekstraparlementer dengan berada

di luar pemerintahan,” ungkap dia. Mahasiswa menilai model koalisi yang dikembangkan oleh SBY berbahaya bagi demokrasi. Pasalnya, SBY diduga berusaha menguasai eksekutif, parlemen, dan partai politik untuk memperkuat kursi kepresidenan. ”Kami khawatir eksekutif dan parlemen dikuasai presiden. Sehingga, mekanisme check and balances tidak berjalan dan proses demokrasi di pemerintahan tidak berjalan normal,” papar Arip. Kepada para mahasiswa itu, JK menegaskan sikap untuk tidak lagi mencalonkan diri sebagai ketua umum dalam Munas Partai Golkar di Pekanbaru Oktober mendatang. Dia menyampaikan telah menolak tawaran Presiden SBY untuk menjabat ketua Dewan Pertimbangan Presiden pada masa jabatan kedua SBY. ”Beliau bilang kepada SBY bukan tipe penasihat, melainkan tipe pelaksana. Jadi, tidak cocok untuk duduk di Dewan Pertimbangan Presiden,” ucap dia.(noe/tof)

Patroli Pati Unus KOMANDAN Pangkalan TNI Angkatan Laut Pontianak, Kolonel Laut Trikora Harjo mengatakan KRI Pati Unus akan memasuki wilayah perairan Kalimantan Barat dalam waktu dekat ini. Kedatangan kapal tersebut untuk membantu dan melaksanakan jadwal patroli rutin. ”Tidak ada kelengahan dalam menjaga perairan Kalbar. Jadwal operasi rutin dilakukan,” kata Trikora Senin (7/9) di gedung DPRD Kota Pontianak. Nantinya, KRI Pati Unus akan ber-

patroli sepanjang hari di Laut China Selatan, Selat Karimata, maupun wilayah perairan Kalbar. Patroli ini untuk mengamankan wilayah perairan Kalbar dari kapal-kapal asing yang disinyalir mencuri ikan atau masuk ke Indonesia secara ilegal. Seperti Kapal Vietnam tanpa nama beberapa waktu lalu. Kapal tersebut melanggar UU Pelayaran, imigrasi, dan cagar budaya. ” Saat ini sedang dilakukan proses pemberkasannya,” timpal Trikora.(uni)

Naufal Widi A.R/ Jawa pos

TERBUKTI: Mantan Dirjen AHU Romli Atmasasmita divonis dua tahun penjara oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, kemarin (7/9), dalam kasus korupsi biaya akses Sisminbakum.

Kena Dua Tahun, Romli Sebut Korban Menteri JAKARTA – Sidang korupsi biaya akses Sistem Administrasi Badan Hukum (Sisminbakum) Depkum HAM dengan terdakwa Romli Atmasasmita di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan akhirnya tuntas. Majelis hakim menjatuhkan vonis dua tahun penjara untuk mantan Dirjen Administrasi Hukum Umum (AHU) tersebut. Selain pidana penjara, hakim memberikan hukuman denda Rp 100 juta subsider dua bulan kurungan. Romli juga dikenai uang pengganti USD 2 ribu dan Rp 5 juta. ”Dibayarkan paling lambat satu bulan setelah putusan memiliki kekuatan hukum tetap,” tutur Ahmad Yusak selaku ketua majelis hakim saat pembacaan putusan kemarin (7/9). Majelis hakim berpendapat, Romli terbukti melanggar UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), yakni pasal 3 jo pasal 18 jo pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP. ”Terdakwa terbukti ikut menikmati uang bagian akses fee sisminbakum,” ungkap hakim Albertina. Meskipun dalam sidang membantah telah menerima uang USD 2 ribu dan Rp 5 juta, menurut hakim, pernyataan terdakwa dinilai tidak beralasan. ”Itu berdasar keterangan saksi-saksi di bawah sumpah serta saling bersesuaian antara satu dan lainnya,” terang Yusak. Dia menyatakan, seharusnya biaya akses yang diterima Ditjen AHU dari Koperasi Pengayoman Pegawai Departemen Kehakiman dan HAM (KPPDK) adalah uang

Sidang Korupsi Biaya Akses Sisminbakum negara. Namun, terdakwa dinilai mengarahkan uang itu untuk dibagi-bagikan kepada pegawai Ditjen AHU sebagai biaya transportasi dan ongkos makan. ”Terdakwa telah menguntungkan orang lain dan diri sendiri,” jelasnya. Majelis hakim juga menyebut Romli terbukti melawan hukum. Yakni, dia membuat perjanjian pembagian biaya akses 60:40 persen antara KPPDK dan Ditjen AHU. Yusak menegaskan, hukuman yang dijatuhkan itu bukan balas dendam, melainkan pembinaan bagi terdakwa. Apalagi, Romli dianggap berjasa, antara lain, sebagai pegawai Depkum HAM dan guru besar Universitas Padjadjaran. Bahkan, dia termasuk dalam tim perumus UU Pemberantasan Tipikor yang kini menjeratnya. Atas putusan tersebut, Romli dan tim kuasa hukumnya langsung menyatakan banding. Dia menyebut hakim telah memutus berdasar fakta yang keliru. ”Yang paling penting, saya tidak menikmati uang tersebut,” ucap Romli setelah sidang. Dia menegaskan tidak pernah menandatangani bukti penerimaan bagian fee itu. Romli justru menye-

but, jika layanan itu salah, yang paling bertanggung jawab adalah semua Menkeh HAM (Menkum HAM), mulai Yusril Ihza Mahendra hingga Hamid Awaludin. ”Saya dikorbankan,” keluhnya. Demikian juga dengan tidak disebutnya nama pengusaha Hartono Tanoesoedibjo dalam putusan tersebut. Juniver Girsang selaku kuasa hukum Romli menambahkan bahwa kliennya tidak bisa dipersalahkan dalam kebijakan tersebut. ”Belum pasti bahwa itu (biaya akses, Red) adalah uang negara,” ungkap dia. Dia lantas menyebut BPKP tidak pernah menyatakan ada kerugian negara. ”Putusan pengadilan dipaksakan,” sambungnya. Dalam layanan sisminbakum, notaris dikenai pungutan dengan dalih fee akses Rp 1,35 juta. Jumlah itu tidak termasuk penerimaan negara bukan pajak (PNBP) sebesar Rp 200 ribu. Pungutan tersebut dinilai menguntungkan rekanan, yakni PT Sarana Rekatama Dinamika (SRD), yang mendapatkan bagian 90 persen. Sisanya, 10 persen, menjadi bagian KPPDK. Selama Romli menjabat Dirjen AHU mulai April 2001 hingga April 2002, jumlah penerimaan mencapai Rp 1,31 miliar. Dalam sidang terpisah, terdakwa lain kasus sisminbakum, Dirjen AHU (nonaktif) Syamsudin Manan Sinaga, membacakan nota pembelaan (pleidoi). Dia mengatakan hanya menjadi penerus kebijakan sisminbakum yang berlaku sejak 2001. (fal/iro)


Pontianak bisnis 4

Lokomotif Kemajuan Ekonomi Kalbar

Pontianak Post

SHANDO/PONTIANAK POST

MULAI DISERBU : Menjelang Lebaran, Supermarket Ligo Mitra Pontianak mulai diserbu konsumen.

Janji Disperindag Belum Terealisasi Datangkan 4.479 Ton Gula PONTIANAK- Perencanaan kedatangan secara bertahap 4.479 ton gula pasir dari empat perusahaan perdagangan antarpulau, dari 4 sampai dengan 10 September 2009, oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Kalbar melalui Pelabuhan Dwikora Pontianak, hingga kemarin belum terealisasi. Janji yang dilontarkan pemerintah provinsi melalui Disperindag Kalbar untuk mendatangkan gula sebanyak itu, terkait melonjaknya harga gula beberapa pekan terakhir ini yang mencapai Rp11.000 per

kilogramnya, untuk melakukan operasi pasar. Tapi kenyataan belum juga ada realisasinya. “Kita minta Disperindag secepatnya merealisasikan janjinya itu,” ungkap Iskandar saat berbelanja di Pasar Flamboyan. Sementara itu Pelindo II Pontianak, melalui Assisten Manager Pelayanan Kapal dan Barang Bagus Dwi Payono mengatakan, untuk pengiriman sembako memang diprioritaskan oleh Pelindo II, akan tetapi untuk informasi gula yang masuk ke pelabuhan, bukanlah wewenang Pelindo. Karena Pelindo hanya menangani container yang masuk pelabuhan. “Untuk isi peti kemas, pihak

Pelindo tidak mengetahui sama sekali, semua itu ditangani oleh pelayaran masing-masing. Karena kami hanya menghendel container yang masuk, jadi bukan isi konteiner yang kami tangani,” jelas Bagus. Ketika dikonfirmasi ke Kantor Persatuan Pelayaran Nasional Indonesia Rosyidi Usman, selaku ketua Persatuan Pelayaran Nasional Indonesia mengatakan, selama ini belum menerima adanya pelayaran yang membawa gula dalam jumlah yang besar. “Sudah saya hubungi kantor pelayaran yang lain, tidak ada kapal mereka yang membawa gula Disperindag,” kata Rosyidi. Rosyidi menambahkan, apa-

bila ada bongkar muat gula di pelabuhan, dirinya pasti akan mengetahui hal tersebut. Akan tetapi akhir-akhir ini belum mendengar adanya informasi, kapal yang masuk membawa gula yang dijanjikan Disperindag. Dalam pelayaran, lanjut Rosidi, pengiriman sembako diprioritaskan dari segi jalur transportasi maupun di pelabuhan-pelabuhan untuk bongkar muat. Karena sembako adalah sumber utama kehidupan masyarakat, jadi lebih penting dibandingkan barang lainnya. “Jangankan untuk di Kota Pontianak, untuk kabupaten lain, sembako adalah angkutan utama yang harus di bawa,” pungkasnya.(wah)

Penukaran Uang Baru Meningkat PONTIANAK – Penukaran uang baru oleh masyarakat di Bank Indonesia meningkat pada 2009 dibanding tahun sebelumnya. Hal ini dikemukakan Deputi Bank Indonesia Pontianak Ahmad Sobari, Jumat (5/9). “Terjadi peningkatan penukaran yang cukup signifikan.Ada pun kenaikan jumlah penukar uang baru sekitar 30-40 persen dari tahun sebelumnya,” katanya di Pontianak. Ia mengatakan penukaran uang baru menjadi tradisi bagi masyarakat Indonesia menyambut perayaan Idul Fitri. Menurutnya, banyak orang muslim

yang ingin bersedekah, berinfaq atau berzakat menggunakan uang baru. “Kalau tahun 2008, Bank Indonesia Pontianak menyiapkan dana Rp800 miliar. Tahun ini, telah dipersiapkan Rp1 triliun. Ada pun dana ini dalam mempersiapkan kemudahan transaksi perbankan selama bulan puasa dan hari raya nanti,” jelasnya. Sobari menyebutkan tahun lalu penukaran uang setiap hari hanya berkisar Rp300 juta sampai Rp400 juta. Dikatakannya, sekarang setiap hari uang baru yang ditukar mencapai Rp500 juta sampai Rp700 juta.

“Kami menganalisis kemungkinan besar penukaran uang baru dikarenakan ada pecahan duit baru pecahan Rp2.000. Pastinya masyarakat ingin mengetahui bentuk asli uang dengan pecahan baru ini,” katanya. Ia mengatakan setiap tiga hari sekali Bank Indonesia Pontianak terus melakukan penambahan kupon bagi masyarakat yang ingin menukar uang baru. Menurutnya, hal ini dalam mengatur antrean penukaran supaya tidak kacau. “Awal bulan puasa kami sediakan 100 kupon, sekarang jumlahnya sudah mencapai 350 kupon. Upaya kami melayani

penukaran sepekan sebelum lebaran, kami akan dibantu sejumlah bank,” tutur Sobari. Lebih lanjut, ia menyebutkan jam penukaran uang baru mulai pukul 08.00-12.00. Sepekan jelang lebaran, kata dia, Bank Indonesia Pontianak menyiapkan tenda antrean bagi masyarakat jika terjadi lonjakan permintaan penukaran. “Kami juga akan melihat jumlah penukaran. Bila memang pemintaan besar, kami akan melakukan batasan tertentu. Kami berharap masyarakat dapat memahami hal ini,” ujarnya. (riq)

Selasa 8 September 2009

Jelang Lebaran

Ligo Mitra Tetap Jaga Kepercayaan Pelanggan PONTIANAK-Momen Lebaran mendatang membuat animo berbelanja masyarakat meningkat, tidak terkecuai di Pontianak. Ligo Mitra Pontianak juga merasakan peningkatkan itu. Seperti penjual ritel lainnya, Ligo pun melakukan berbagai persiapan. Persiapan paling banyak dilakukan dengan pemberian diskon pada produk-produk mereka. “Belakangan ini memang terjadi peningkatan orang berbelanja di sini. Meski belum saya hintung pasti besarannya, tapi kalau dilihat secara gamblang peningkatan pengunjung sampai 25 persen,” kata Yoga, pengelola Ligo Mitra Swalayan di kantornya, kemarin. Selain kebutuhan warga yang meningkat menjelang hari besar, diskon yang diterapkan pihaknya juga berperan memberikan kontribusi peningkatan pengunjung. Ligo menerapkan diskon 20-50 persen pada produk-produknya, mulai dari kebutuhan sehari-hari hingga pakaian. Bahkan ada beberapa item yang mendapat diskon hingga 70 persen. “Memang saat ini strategi diskon yang paling efektif. Tapi, saya harap konsumen jangan mau tertipu dengan harga barang yang murah. Saya yakin, konsumen kita sudah rata-rata pintar,” katanya. Ditambahkan Yoga, terkadang penggunaan harga murah dapat menipu untuk menarik lebih banyak konsumen. Beberapa item dibuat sangat murah, sehingga konsumen tidak menyadari adanya produk lain yang lebih mahal dari harga pasar ia beli.

“Konsumen harus selalu berhatihati dalam membeli barang. Jangan sampai ingin untung malah buntung,” ujarnya. Pada momen ini, pihaknya tidak menyiapkan pelayanan khusus. Menurut Yoga, hal itu tidak dipelukan selama Ligo Mitra dapat menjaga kepercayaan konsumen pada produk-produk yang mereka jual. Kepercayaan konsumen yang paling penting untuk menciptakan transaksi berkelanjutan (repeat buying). “Pastinya kami tidak ingin konsumen menerima harga yang pantas untuk produk yang mereka beli. Sehingga perasaan tertipu tidak dialami setelah berbelanja di sini,” katanya. Disampaikannya pula, harga sebuah produk biasanya disesuai dengan kualitasnya. Konsumen harus membayar lebih untuk produk dengan kualitas lebih baik. Sebaiknya konsumen tidak selalu berpikir, produk yang murah memiliki kualitas terbaik. Itu dapat merusak ekspektasi konsumen pada produk. Disamping itu, Ligo Mitra juga menambah jam buka hingga pukul 22.00 WIB. Satu jam lebih lama dari waktu buka normal. Produk-produk yang hanya dijual pada bulan Ramadan juga diutamakan stoknya, seperti kurma dan pakaian muslim. Yoga juga menyampaikan, swalayan yang telah berusia 19 tahun itu bakal menambahkan varian produk baru sekitar akhir tahun 2009 atau awal 2010. Produk yang ditawarkan belum terdapat di Ligo Mitra saat ini. (mde)


Pontianak Post

Selasa 8 September 2009

EKONOMI bisnis

PERAIRAN

Jelang Lebaran, Penjualan Motor Meningkat

Aman untuk Berlayar CUKUP bagusnya kondisi cuaca diperairan Natuna dengan gelombang laut setinggi satu setengah meter, sangat memungkinkan untuk dunia pelayaran. Namun demikian gelombang setinggi itu cukup beresiko untuk kapal-kapal nelayan, sehingga para nelayan dan kapal-kapal kecil selalu waspada dan berhati-hati jika ingin melaut mencari ikan. Sedangkan untuk kapal penTejo Aristono umpang dan kapal barang, masih termasuk aman. Karena ukuran kapal yang besar masih bisa dilalui untuk tinggi gelombang sampai dua meter. Kepala Stasiun Meteorologi Maritim Pontianak Tejo Aristono mengatakan, ketinggian gelombang di perairan Paloh, Pontianak, dan Ketapang berkisar antara 0,5-1 meter, sedangkan Selat Karimata dan Laut Jawa 1-1,5 meter.(wah)

Investasi

Target USD21 Miliar INVESTASI tahun 2010 ditargetkan tumbuh 14% dengan realisasi investasi sebesar US$ 21 miliar, kata Ketua Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) M Lutfi. Usai peluncuran buku Arsitektur Hukum Investasi karya Didik J Rachbini di Jakarta, Senin, Lutfi mengatakan, realisasi PMA dan PMDN di 2010 diharapkan mampu menyerap sekitar 400.000 tenaga kerja baru. Ketiga sektor investasi yang masih diminati di tahun tersebut yakni telekomunikasi, elektronik, dan petrokimia. Beberapa hal yang masih tetap perlu diperhatikan guna peningkatan investasi, ujar Lutfi, yakni kredit perbankan diperlancar dan penataan insentif. Sementara Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI), Erwin Aksa berpendapat target pertumbuhan investasi 14% di 2010 sangat mungkin tercapai. “Di Indonesia apa pun mungkin terjadi,” ujar dia. Masalah yang mungkin ada untuk mencapai target pertumbuhan tersebut, menurut dia, apakah investor mau berinvestasi di sektor padat karya atau yang berorientasi ekspor. (ii)

5

SHANDO SAFELA/PONTIANAK POST

ASAL WAJOK: Ratusan semangka yang di datangkan dari kawasan Wajok yang dijual di sebuah kios buah. Semangka ini dujual mulai 2.000 rupiah per kilonya.

Deperin Usul Penghapusan 357 SNI JAKARTA--Departemen Perindustrian kembali mendesak Badan Standardisasi Nasional (BSN) untuk melakukan abolisi (penghapusan) terhadap 357 SNI (Standar Nasional Indonesia) yang tidak lagi sesuai zaman. Itu merupakan kelanjutan dari usul yang pernah diajukan sebelumnya. Kepala Badan Standardisasi Departemen Perindustrian Muhammad Najib mengatakan, bahwa tahun lalu pihaknya telah mengajukan 461 SNI untuk diabolisi oleh BSN. Namun, hingga Mei 2009 BSN hanya menyetujui abolisi atas 104 SNI. “Artinya, masih terdapat 357 SNI yang belum berhasil diabolisi,” ujarnya. Sebanyak 357 SNI produk manufaktur itu diusulkan untuk secepatnya diabolisi karena sudah tidak sesuai dengan perkembangan teknologi. Stabdar yang sudah kedaluwarsa itu dikhawatirkan bisa berdampak buruk terhadap kesehatan dan keamanan

konsumen. “Perkembangan teknologi terkini lebih baik. Usul itu kita targetkan bisa tuntas paling lambat tahun depan,” tuturnya. Menurut Najib, BSN telah memberikan waktu kepada Departemen Perindustrian untuk mengajukan kembali usul tersebut karena memang dirasa perlu. “Kami menyambut baik keterbukaan BSN itu. Kami akan ajukan kembali (abolisi itu) mengingat dasar pertimbangannya telah sesuai dengan kebutuhan industri,” lanjutnya. Dia mencontohkan, SNI produk genteng berbasis asbes semen harus segera dihapus karena standar yang ditetapkan sudah tidak sesuai dengan kondisi saat ini. Jika dibiarkan, hal itu berpotensi membahayakan konsumen. “Saat ini memang sebagian besar SNI sudah tidak lagi sesuai dengan kondisi industri,” kata dia. Ketertinggalan itu, menurut Najib, banyak terjadi jika dilihat dari sisi teknis laboratorium maupun teknologi proses

produksi. Oleh sebab itu, pihaknya berharap BSN dapat menyetujui usul tersebut. “Beberapa SNI yang akan diabolisi antara lain mencakup standar untuk produk mesin, makanan dan minuman, logam dasar besi dan baja, alas kaki, kertas, otomotif dan komponen, serta kimia dasar,” terangnya. Menurut dia, SNI yang telah diterapkan di atas lima tahun selayaknya memang dilakukan peninjauan ulang. Sebab, dalam jangka waktu itu, banyak perkembangan teknologi terbaru yang lebih baik. Dengan begitu, seharusnya SNI juga menyesuaikan perkembangan zaman. “SNI harus disesuaikan dengan perkembangan teknologi atau pun kondisi objektif lain,” tukasnya. Najib menegaskan bahwa semua kebijakan dalam bentuk abolisi maupun revisi SNI yang telah ada bukan keputusan sepihak pemerintah. Dalam pembahasannya, pemerintah juga melibatkan produsen. (wir/fat)

PONTIANAK--Lebaran masyarakat menunggu THR merupakan ajang umat Islam untuk membeli sepeda motor untuk bersilaturahim. Biasanya, baru. ‘’Karena THR turunnya ajang ini digunakan pula untuk mendekati Lebaran. Makanya saling memaafkan kesalahan penjualan motor pun baru mulai yang pernah dilakukan selama ramai ketika semakin mendekati satu tahun. Terkait lebaran tahun hari H,’’ ujar Herman. Walaupun begitu, penjualan ini, pabrikan tidak memberikan motor Yamaha program promosi telah mencapai khusus. Tapi bagi 6.000 unit sampai industri sepeda pertengahan bulan motor, momen ini Karena THR tupuasa ini. “Kita memiliki makna runnya mendekati sudah menganlain, yaitu sebaLebaran. Makanya tisipasi meninggai kesempatan penjualan motor katnya pembelian untuk menaikan pun baru mulai motor Yamaha angka penjualan. Hal ini terkait ramai ketika semakin menjelang Lebaran Idul Fitri ini,” dengan fenomena mendekati hari H ungkap Herman. peningkatan pemHermansyah Frekuensi naibelian kendaraan knya penjualan ketika menjelang juga sudah diraLebaran. Entah sakan oleh PT. digunakan untuk keperluan mudik, atau karena Gemilang Surya Motorindo. adanya tunjangan hari raya Main dealer motor TVS Ka(THR). Sehingga masyarakat lbar Tjun Hie menjelaskan, memiliki daya beli yang lebih penjualan sepeda motor TVS tinggi ketimbang bulan-bulan mengalami kenaikan sebesar 30%, sudah mulai terlihat sejak lainnya. “Saat ini peningkatan pen- Agustus kemarin. ‘’Peningkajualan sudah mulai kita terasa, tan penjualan akan terus terjadi, terkait dengan Ramadhan dan sampai menjelang Ramadhan,’’ Lebaran,” kata Manajer Market- papar Tjun Hie. Walaupun termasuk pendaing Central Yamaha Pontianak Hermansyah kepada Pontianak tang baru di Kota Pontianak, TVS banyak diminati warga. Post, kemarin. Namun, peningkatannya Hal ini terbukti dengan menbelum signifikan. Biasanya, ingkatnya pembelian motor kata dia, peningkatan pen- TVS. Produk yang paling laku jualan mulai meningkat secara adalah Apache dan Rock Z 125. signifikan pada pertengahan “Walaupun kita baru, tapi siap Ramadhan atau tepatnya pada untuk bersaing di Kalimantan H-14. Itu karena biasanya Barat,” kata Tjun Hie. (wah)

Margin 5%, Terancam Tak Bisa Investasi PLN Ubah RUPTL

JAKARTA- PT PLN (Persero) terancam tidak bisa merealisasikan seluruh investasi dalam Rancangan Umum Pengusahaan Tenaga Listrik (RUPTL). Itu jika margin mereka ditetapkan sebesar 5 persen pada 2010. Karena itu, perusahaan plat merah tersebut berencana RUPTL harus mengkaji ulang sejumlah investasi yang sudah ditetapkan. Dirut PT PLN (Persero) Fahmi Mochtar mengatakan, apabila marginnya lebih rendah dari 8 persen PLN tidak bisa melakukan investasi sesuai RUPTL dengan asumsi subsidi sebesar Rp48,31 triliun. Naik dari alokasi subsidi listrik Rp40,43 triliun dalam

Nota Keuangan APBN 2010 yang menetapkan margin usaha 2 persen. ”Karena itu kami harus melakukan perhitungan ulang terhadap beberapa rencana investasi,” katanya disela rapat Panitia Kerja dengan Komisi VII di Gedung DPR RI, Jakarta, kemarin (7/9). Sebelumnya PLN memaparkan rencana kebutuhan investasi PLN mulai tahun 2009-2018 sebesar Rp80 triliun untuk menambah 5.000 MW per tahun dalam rangka mengejar rasio elektrifikasi. Sebab, dalam rapat dengan Komisi VII pada Senin (24/8), diputuskan PLN yang mendapat margin 8 persen untuk tahun 2010. Dengan margin 8 persen, maka PLN baru bisa melaku-

kan investasi sesuai RUPTL. Namun pada saat usulan tersebut dibawa ke rapat Panitia Anggaran pada Kamis (3/9), pemerintah dan DPR sepakat untuk memangkas margin PLN menjadi 5 persen. Fahmi memaparkan margin sebesar 5 persen sudah cukup membuat PLN terhindar dari technical default karena PLN dapat memenuhi batasan pinjaman atau covenant, yaitu Consolidated Interest Coverage Ratio (CICR) minimal 2 untuk global bond yang telah diterbitkannya dan Debt Service Coverage Ratio (DSCR) minimal 1,5 untuk multilateral loan yang diterima dari ADB dan World Bank Jika tidak dipenuhi, akan

terjadi technical default atas covenant yang mengakibatkan dua hal. Yaitu jaminan pemerintah atas proyek 10.000 MW harus diberikan serta akselerasi pembayaran kepada pemegang obligasi PLN baik di dalam maupun luar negeri. Terkait dengan usulan kenaikan tarif dasar listrik tahun depan, Fahmi menjelaskan pihaknya akan melakukan sejumlah exercise terkait hal tersebut. ”Tapi pada dasarnya, keputusan mengenai TDL berapa besarnya merupakan kewenangan pemerintah. Dalam hal ini adalah ESDM. Saat ini, kami sedang membuat skenario dan sedang dikonsultasikan kepada pemerintah,” tandasnya. (luq)


Komunikasi bisnis

6

Advertorial

Investasi Masih Terkendala Masalah Sosial JAKARTA--Penanaman modal di Indonesia masih terkendala permasalahan sosial. Hal ini yang mebuat kebijakan pemerintah kurang efektif. Selain karena masalah infrastruktur, Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Erwin Aksa mengungkapkan, investasi masih terkendala dengan masalah sosial. Hal ini terlihat dari proyek yang terganjal oleh proses pembebasa tanah di beberapa daerah di Indonesia. Menurut dia, pada saat invesErwin Aksa tor ingin membuat suatu proyek, umumnya adalah jalan tol atau jalan raya, nilai tanah untuk proyek tersebut tiba-tiba melonjak menjelang pembangunan. “Masyarakat tahu tanah itu mau dibikin lahan usaha, harganya tiba-tiba jadi berlipat-lipat. Contohnya jalan tol Antasari. Dari biaya yang diestimasikan sebesar Rp600 miliar, naik jadi Rp2 triliun. Proyek itu jadi tidak rasional karena tidak layak,” jelas Erwin di sela-sela bedah buku Arsitektur Hukum Investasi di Indonesia di Universitas Paramadina Senin (7/9). Kebijakan pemerintah dalam bentuk Keppres atau menambah Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) plus ternyata tidak memberikan solusi bagi pembebasan lahan. “Itu tidak berguna karena tidak ada kesepakatan dengan warga sekitar,” katanya.(mi)

Telkomsel Gandeng ZTE Luncurkan Produk Bundling PROGRAM bundling (kerja sama penjualan) tampaknya masih menjadi strategi penjualan yang cukup jitu. Ini dilakukan oleh sebagian besar operator telekomunikasi di tanah air. Mereka bekerjasama dengan vendor untuk memasarkan produk yang disepakati kedua pihak. Bagi operator cara ini diyakini mampu menggaet pelanggan loyal. Sedangkan untuk vendor, mereka bisa meningkatkan penjualan handset-nya. Seperti halnya yang dilakukan oleh Telkomsel. Untuk kesekian kalinya, operator dengan pelanggan terbesar di Indonesia itu meluncurkan produk bundling. Kali ini mereka menggandeng ZTE Indonesia. Ponsel ZTE S-212 yang dibundling dengan simPATI PeDe tersebut dibanderol dengan harga Rp. 425 ribu. Masih memanfaatkan momen bulan Ramadan, konten-konten Islam pun menjadi fitur andalannya, antara lain ringtone, wallpaper, Al-Quran 30 juz, serta MP3. Vice President Telkomsel Area Jawa Bali Gilang Prasetya menjelaskan ponsel dual on GSM tipe S-212 itu merupakan tipe khusus yang hanya didistribusikan di area III yaitu Jawa dan Bali. “Ponsel bundling ini tidak dijual di daerah lain. Hanya di area III saja,” katanya kemarin (7/9) saat peluncuran Telkomsel Islami ini. Mereka menargetkan penjualan 30 ribu unit saja. Dan, tahap pertama telah terjual 10 ribu unit. Karena, sebelumnya mereka telah melakukan roadshow diberbagai daerah. “Permintaan di daerah sangat tinggi. Terutama di Jateng dan Jatim. Keduanya memiliki potensi pelanggan pesantren yang cukup besar,” lanjutnya. Selain konten islami, produk ini juga dilengkapi dengan asuransi Expro yang merupakan jaminan dari kerusakan akibat terjatuh atau kemasukan air dengan beberapa syarat dan ketentuan yang berlaku. Untuk layanan purna jual, ZTE telah memiliki 100 servis center di Indonesia. Pihak ZTE Indonesia yang diwakili oleh Herman TKK selaku manajer marketing menjelaskan meski produk tersebut bundling, tapi tidak di lock. “Memang tidak dikunci, karena kami yakin pelanggan Telkomsel loyal,” jelasnya. Herman mengakui strategi bundling memberikan keuntungan bagi pihaknya. Dalam memasarkan produknya, ZTE telah melakukan ini sebelumnya dengan banyak operator. (jan)

ingin pasang iklan

di...Pontianak

Post

Call aja...disini...

735071 gedung GRAHAPENA Lt.2

Jl. Gajahmada No. 2-4 Pontianak

Pontianak Post

Selasa 8 September 2009

Facebook & Chatting MuRAh MEriah SETELAH peluncuran pertama kali handset Nexian QWERTY Type G 900 membuahkan fenomena baru bagi industri telekomunikasi, di mana Nexian yang didukung penuh oleh PT Excelcomindo Pratama Tbk (XL) meluncurkan ponsel terbaru seri NX G 900, dengan paket data GPRS   untuk kenyamanan bernavigasi. Peluncuran berlangsung pada 4 September lalu di Jakarta. Peluncuran tersebut juga dihadiri oleh Martono Jaya Kusuma, Presiden Direktur PT. Metrotech Jaya Komunika, perusahaan principal ponsel Nexian direktur Nexian dan Djunaedi Hermawanto, VP Direct Sales XL.   “Selain memiliki desain dan warna cerah, ponsel dengan harga terjangkau ini memiliki dual GSM 900/1800 MHZ,  layar warna, serta memiliki fasilitas full entertainment seperti pemutar MP3, FM Radio. Untuk fasilitas data, ponsel ini dilengkapi dengan GPRS, serta dilengkapi pula fasilitas Memori Eksternal. Dan Bluetooth serta dilengkapi fasilitas untuk terkoneksi dengan jejaring social facebook dan chatting,” kata Martono Jaya Kusuma. Djunaedi Hermawanto mengatakan, ”XL meluncurkan Program Ponsel NX

FOTO IST

PELUNCURAN: VP Direct Sales XL, Djunaedy Hermawanto (kiri) dan Presiden Direktur PT Metrotech Jaya Komunika (perusahaan principal ponsel Nexian) Martono Jaya Kusuma dalam peluncuran Program Bundling XL – Nexian di Jakarta, Jumat (4/9) lalu.

G900  bundling dengan paket Data GPRS ini menjelang Ramadhan dan Lebaran, karena pada momentum ini, biasanya kebutuhan atas perangkat dan layanan telekomunikasi meningkat, serta  mendukung

aktivitas sosialitas untuk mengisi waktu saat berpuasa, maupun untuk bersilaturahmi dengan keluarga atau kerabat”. Kemudahan dalam melakukan koneksi GPRS dari Nexian NX-G900 sangat

mendukung kebutuhan Facebook dan Chatting konsumen. Terlebih, untuk melakukan update status di Facebook karena sudah disediakan menu khusus. Demikian juga jika ingin melakukan Chatting. Sudah tersedia fasilitas eBuddy. Chatting melalui MSN, GTalk, Yahoo dan lainnya dapat dilakukan dengan mudah. Desain QWERTY keypad pun akan mempermudah dalam pengetikan pesan. Apalagi di tambah gratis 10 sms, 10 menit bicara  sesama xl dan 1 MB internetan dari kartu perdana yang sudah disematkan dalam paket.  Untuk menambah kenikmatan dalam pengoperasian di Nexian NX-G900, sudah disediakan browser Opera Mini. Akses halaman web maupun WAP selain cepat juga nyaman karena keberadaan layar yang dimiliki oleh perangkat ini luas.  ”Bundling pertama kami dengan XL disambut sangat baik oleh masyarakat dan kini setelah 3 bulan G-900 hadir kami luncurkan varian baru dengan tampilan warna yang lebih menarik untuk memenuhi keinginan konsumen khususnya dalam menyambut bulan Ramadhan” ujar Martono Jaya Kusuma, Presiden Direktur PT. Metrotech Jaya Komunika, perusahaan principal ponsel Nexian. (*/r)

Buka Puasa Karyawan Hotel Kapuas Group Berbagi Bersama Anak Panti Asuhan DALAM rangka memberikan pencerahan dan penyegaran terhadap para karyawan yang telah bekerja selama satu tahun dan guna menumbuhkan sisi spiritual dalam bekerja sehingga diharapkan memunculkan motivasi dan kreativitas, Hotel Kapuas Group yang tergabung antara lain, Hotel Kapuas Palace, Orchard, Kapuas Dharma dan Hotel Merpati, Minggu (6/9) menggelar buka puasa bersama segenap karyawan sekaligus memperingati malam nuzulul Quran. Acara yang diisi pembacaan ayat suci Al-Quran sekaligus Saritilawah, kata sambutan

2010, Produksi Kakao Stagnan

FOTO IST

FOTO BERSAMA: Jajaran management dan direksi beserta segenap karyawan Hotel Kapuas Group dan anak-anak panti Asuhan, berfoto bersama pada acara buka puasa bersama dan peringatan Nuzulul Quran.

dari panitia dan dari Direksi serta manajement Hotel Kapuas Group, disampaikan pula Tausiyah oleh Ust. Rudi Hartono

S.Ag dari Kanwil Departemen Agama. Menurut Ketua Panitia, Deni, dalam acara buka puasa bersama

PRODUKSI kakao nasional pada 2010 diramalkan stagnan. Sedangkan ekspor 2009 diperkirakan 330 ribu ton (US$ 1,4 miliar) atau hampir sama dengan realisasi tahun 2008. “Produksi kakao 2010 diperkirakan hanya 480 ribu ton atau sama dengan tahun ini. Produksi tampaknya sulit naik dari 2009, karena luas kebun produksi berkurang akibat kegiatan peremajaan (penanaman kembali),” kata Ketua Umum Asosiasi Kakao Indonesia

dan nuzulul Quran akan dilaksanakan penyerahan bingkisan kepada anak-anak panti asuhan Nurul Iman berupa bingkisan da-

(Askindo) Halim Razak di Jakarta, belum lama ini. Ia menjelaskan, peremajaan lahan kakao kini mencapai 20 ribu hektare (ha). Peremajaan ini menghilangkan potensi produksi 10 ribu-15 ribu ton setahun. Ia optimistis, jika gerakan nasional kakao berhasil, Indonesia bisa menjadi produsen terbesar di dunia. Program yang dinamai Gernas itu terdiri atas intensifikasi, rehabilitasi, dan peremajaan kakao.

lam bentuk perlengkapan ibadah. “Ada 20 anak-anak panti asuhan, 10 pria dan 10 perempuan yang akan menerima bingkisan dari kami. Anak-anak ini merupakan asuhan Hj. Nurul yang beralamat di Jl. Uray Bawadi,” kata pria yang sehari-harinya bekerja sebagai Manager Operasional Hotel Kapuas itu sembari menjelaskan bahwa seluruh undangan acara buka puasa bersama sebanyak 200 orang. “Kegiatan ini pertama kali diadakan. Dan kami berupaya kedepan acara seperti ini dapat menjadi agenda rutin yang terlaksanan tiap tahun,” ujarnya sembari berharap dengan acara buka puasa bersama, silaturrahim sesama karyawan dan sesama manajement Hotel Kapuas Group dan Direksi mempu menciptakan jalinan hubungan yang semakin baik.(ser1)

Menurut Halim, harga kakao saat ini sebesar US$ 1.900-2.000 per ton termasuk tertinggi dalam 20 tahun terakhir. Ia memprediksi, harga tetap bagus tahun depan, seiring pertumbuhan permintaan kakao sekitar 4-5%. Halim memperkirakan, harga kakao mencapai US$ 2.800 per ton lebih dalam dua hingga tiga tahun ke depan, jika produksi Pantai Gading turun. Pantai Gading merupakan produsen terbesar di dunia.(ii)


Pontianak Post

Selasa 8 September 2009

komunikasi bisnis

7

Advertorial

Lebaran Katrol Penjualan Mobil PENJUALAN mobil padaAgustus 2009 mencatat rekor tertinggi selama delapan bulan terakhir. Data penjualan anggota Asosiasi Gabungan Industri Kendaraan Bermotor (Gaikindo) menunjukkan bahwa akumulasi penjualan yang dilakukan para produsen pada bulan ini mampu menembus angka 48 ribu unit. Dibanding penjualan bulan sebelumnya, angka tersebut mengalami kenaikan 11 persen. Meningkatnya penjualan tersebut tidak lepas dari momentum Lebaran yang selalu diwarnai naiknya kebutuhan masyarakat terhadap sarana transportasi. Kondisi itu pula yang dimanfaatkan produsen untuk menggenjot penjualan. Jika ditotal selama Januari hinggaAgustus 2009, jumlah mobil yang terjual mencapai 300.101 unit. Angka itu masih belum mampu mengejar penjualan pada periode yang sama tahun lalu yang sebesar 411.986 unit (turun 27 persen). Data Gaikindo juga menunjukkan bahwa Daihatsu termasuk produsen mobil yang paling stabil penjualannya. Selama Januari hinggaAgustus 2009, produk mereka terjual sebanyak 46.469 unit. “Hanya turun satu persen dari total penjualan periode yang sama tahun lalu sebesar 47.008 unit,” jelas Amelia Djandra, marketing director PT Astra Daihatsu Motor. Meski terjadi penurunan penjualan, Daihatsu mampu menaikkan pangsa pasarnya dari 12,1 persen pada Agustus 2009 menjadi 15,9 persen pada Agustus 2009. “Kami belum mengubah target pangsa pasar yang pada tahun ini sebesar 15 persen. Jika akhir 2009 lebih dari target, ya kami bersyukur,” katanya. Pada Agustus lalu, Daihatsu berhasil menjual 7.279 unit mobil atau naik dibanding Juli yang hanya 5.793 unit. “Kenaikan penjualan Daihatsu dari Juli ke Agustus didukung beberapa faktor, terutama penjualan menjelang Lebaran yang memang tinggi. Itu sudah seasonal,” kata Chief Operations Office Astra InternationalDaihatsu Sales Operation Toto Suryana W. Faktor yang lain adalah turunnya suku bunga leasing kendaraan bermotor didukung program-program penjualan setiap model Daihatsu. Dia mencontohkan program Lebaran Sale yang merupakan paket penawaran pembelian mobil baru Daihatsu mulai dari bunga nol persen, DP ringan mulai 10 persen, serta cash back tergantung masing-masing model. “Penjualan terbesar Daihatsu masih didominasi Xenia sebesar 57 persen dari total pen jualan,” imbuhnya. Terkait dengan kondisi September, Amelia mengaku sulit untuk meningkatkan penjualan dengan hanya sekitar 10 hari kerja. Meski demikian, dia belum bisa memperkirakan angka penjualan pada tiga bulan terakhir tahun ini. Sementara itu,Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM) Honda juga membukukan kenaikan penjualan selama Agustus 2009. Model terbarunya, yakni Honda Freed, direspons baik oleh pasar. Sejak diluncurkan pada 29 Juni 2009, model tersebut telah terjual 3.647 unit di seluruh Indonesia. Angka tersebut menambah total penjualan Honda Prospect Motor (HPM) pada Agustus menjadi 4.625 unit atau meningkat 30,39 persen dibandingkan Juli. Jika ditotal, penjualan Honda sepanjang 2009 mencapai 23.467 unit. “Sampai saat ini permintaan konsumen terhadap Honda Freed terus menguat. Untuk mengantisipasi permintaan yang besar, kami telah meningkatkan kapasitas produksi,” kata Marketing andAfter Sales Director HPM Jonfis Fandy. (aan/fat)

Idul Fitri, Trafik Komunikasi Naik TRAFIK komunikasi pada Lebaran tahun ini bisa naik empat kali lipat dari hari normal. Oleh karena itu, operator telekomunikasi diminta memperluas jangkauannya dan meningkatkan kapasitasnya. Demikian dikatakan Menkominfo Mohammad Nuh setelah berbicara dalam acara “Ramadhan di Kampus” (RDK) dan “Grand Opening Mentoring: (GOM) tahap pertama di Graha ITS Surabaya, kemarin. “Saya sudah minta operator seluler untuk mempersiapkan extra capacity, karena trafik orang berkomunikasi akan naik 3-4 kali lipat dibanding hari-hari normal,” kata Nuh. Menkominfo mengatakan, untuk mengantisipasi lonjakan trafik itu, operator diharapkan menyiapkan base transceiver station (BTS) bergerak pada kawasan yang blank, seperti daerah-daerah yang berlum terjangkau dengan baik oleh menara atau BTS milik operator.  “Meski demikian, saya minta para operator melakukan persiapan extra capacity sejak H-7 hingga H+7 dengan peningkatan secara bertahap sejak H-7. Persiapan extra capacity itu penting supaya tidak terjadi kemacetan dalam berkomunikasi,” kata Menkominfo.(ii)

FOTO IST

RAMAH TAMAH: Pro XL menggelar acara ramah tamah bersama mitra kerja. Program ini dilakukan untuk meningkatkan jalinan silaturahmi guna memberikan kontribusi saling menguntungkan kedua belah pihak.

Setelah di Cek UP, Kolesterol & Tekanan Darah Tinggi Normal * Maureen Kaya Nutrisi, Serat dan Vitamin * Apa Kata Mereka Setelah Mengkonsumsi Maureen? SAHRIN seorang pedagang, umur 40 tahun, alamat Jl. Peternakan, Kal-Sel mempunyai keluhan kolesterol dan hipertensi. Sering mengalami sakit kepala, tangan dan kaki sering pegal dan linu, leher juga sering kaku dan berat dan jantung juga sering berdebar-debar. Saya lalu coba cek up ke dokter ternyata darah tinggi dan kolesterol melampaui batas normal, serta adanya endapan lemak pada dinding pembuluh darah yang mengganggu suplai darah keotak dan juga kejantung. Kondisi ini membuat saya harus rutin minum obat dan saya sangat khawatir efek samping dari obat yang saya konsumsi. Namun setelah saya mencoba mengkonsumsi susu kedelai Maureen secara rutin, keadaan mulai berubah menjadi baik. Saya membeli dan minum tiga kali sehari secara rutin, dan hasilnya benar terbukti, badan saya terasa ada banyak perubahan. Tangan, kaki tidak pegal lagi, leher juga tidak kaku, badan saya terasa ringan, kepala juga jarang sakit lagi. Setelah di cek up lagi ke dokter, Alhamdu-

lillah, ternyata kolesterol trigesireda dan hipertensi saya telah normal, untuk jagajaga saya tetap rutin minum susu kedelai Maureen. Terima kasih dan coba buktikan khasiatnya Maureen seperti saya. Mengapa susu kedelai Maureen sangat cocok bagi penderita hipertensi, kolesterol dan jantung? Dr. David Jenkins dari Universitas Toronto, bubuk kedelai dapat menurunkan dan menjaga kolesterol, hipertensi dan gula darah. Karena ada kandungan Lichitin yang dapat membantu menurunkan kadar lemak tubuh, selain itu serat kasar kedelai dapat melancarkan proses pencernaan sehingga mengurangi penyerapan lemak. Dr. Mark Mesena dari Nasional Cancer Institude, bubuk kedelai dapat menguatkan otot jantung, kerja syaraf pusat dan pelindung tulang dari osteporosis karna adanya kandungan asam Linolenal (omega 3) berpotensi membuang lemak darah LDL dan Tryqliserid. Susu kedelai Maureen juga kaya akan

Sahrin

vitamin A, B komplek, C, E dan vitamin K. Zat besi, kalsium, phosphor, enzyme, seng, 8 asam, amino, magnesium, isoplavon dan lain-lain. Selain mempelancar system metabolisme tubuh juga dapat membuang toksin atau logam berat yang telah lama terpendam didalam tubuh. Produk Maureen diolah secara higienis dan formula yang telah disempurnakan. Produk ini bukanlah obat tetapi solusi

untuk memelihara kesehatan bebas dari obat-obatan. Susu kedelai Maureen alami dan higienis, tanpa bahan pengawet, sertifikat Halal MUI, sertifikat mutu barang, rasaya enak dan lezat, harga Rp. 27.000/kotak isi 200g. Dapatkan di Toko-toko obat dan Apotik hub: 0561-7562277. Apt Makmur I/II, Apt Gajahmada, Apt Merdeka Timur, Apt Mandiri I/II, Apt Mulia, Apt Amelia, Apt Imam Bonjol, Apt Sui Raya Dalam, Apt Murni, Apt Vega, Apt Sha-sha, Apt Fajar, Apt Cipta,Apt Bersama,Apt Sejahtera. TO Jenaka, TO Sinar Abadi I/II, TO Sinar Mutiara, TO Seruni, TO Batara, TO Ericia. Sui Pinyuh: TO Ceria. Mempawah: Toko Sakura, TO Sumber Sehat, TO Vitalitas, Apt Mempawah. Nanga Pinoh: TO Lestari I/II. Jungkat: TO Patent. Sambas: TO The Santos. Bengkayang: TO Berkat. Singkawang: Apt Dipo Farma. Apt Asean. TO Rasa. RM Vegetarian Maitreya. Putussibau: MM Tita. Sintang: 081345190089, Intan Market, Apt Husada I/II, Istana Mitra Glend. Tebas: TOVitalitas. Ketapang : 081345957546, MM Sunkist. Sanggau: 085252375008, TO Mandiri,Apt. Matahari. (biz)

Depkominfo Buka Kembali Sertifikasi BlackBerry REGULATOR mencabut pembekuan sertifikasi produk BlackBerry milik Research In Motion (RIM). Dengan demikian, operatoroperator yang berafiliasi dengan RIM dapat kembali mengajukan permohonan sertifikasi produk ke Ditjen Postel Depkominfo. Kepala Pusat Informasi dan Humas Depkominfo Gatot S Dewa Broto mengatakan, setelah melalui tahap pendirian RIM Authorized-Repair Center di Sunter Jakarta Utara yang disusul inspeksi tim khusus Depkominfo dan Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) pada 19 Agustus 2009, rapat BRTI menyetujui kelengkapan dan persyaratan fasilitas RIM.  Namun, BRTI mengajukan persyaratan kepada perusahaan asal Kanada tersebut untuk memberikan surat pernyataan yang akan dijadikan pegangan hukum apabila terjadi pelanggaran di tengah jalan. “Pada 31 Agustus 2009, Depkominfo telah menerima surat pernyataan RIM secara fisik yang ditandatangani oleh Vice President Controller RIM JamesYersh dan Program Manager PT Teleplan Indonesia Rita Effendi,” kata Gatot di Jakarta, belum lama ini. Dalam surat pernyataan tersebut, RIM sebagai vendor BlackBerry telahmenyediakanRepairCenterdanCustomerCareCenterdiIndonesia yang dapat memperbaiki kerusakan perangkat secara menyeluruh, memberikan garansi serta layanan purna jual. RIM juga telah menerima kunjungan Depkominfo dan BRTI yang melakukan penilaian secara konkret terhadap Repair Center yang telah mereka dirikan. Care Centers dan Repair Center tersebut melayani pengguna Blackberry yang membeli produk lewat salah satu penyelenggara telekomunikasi, yaitu Telkomsel, Indosat, XL, dan Axis. Repair Center telah beroperasi pada tanggal 21 Agustus 2009. Enam Care Centers yang menempel pada operator-operator telekomunikasi juga telah dibuka dan tersebar di kota-kota besar di Indonesia pada 26 Agustus 2009. “Kami sengaja mempublikasi poin-poin yang tertera dalam surat pernyataan RIM karena pemerintah memperlakukan setiap vendor secara transparan dan tanpa memberikan keistimewaan apapun. Publik juga dapat mengetahui dan ikut memantau apabila terjadi pelanggaran,” kata Gatot. (ii)

Pengajian Ramadhan & Buka Puasa Bersama Warga Muhammadiyah DALAM rangka meningkatkan silaturahim warga Muhammadiyah, Minggu (6/9) dilaksanakan Pengajian Ramadhan dan Buka Puasa Bersama Warga Muhammadiyah bertempat di Auditorium Universitas Muhammadiyah Pontianak. Kegiatan digagas Lembaga Amal Usaha yakni Universitas Muhammadiyah dan Sekolah Tinggi Ilmu Keperawatan (STIK) Muhammadiyah. “Kegiatan seperti ini memang setiap tahun diselenggarakan. Selain ajang silaturrahim juga kita manfaatkan untuk menyampaikan beberapa informasi penting dan actual terutama hasil pengajian Pimpinan Pusat di Jogja sekaligus penyegaran menghadapi Muktamar 1 Abad Muhammadiyah,”kata Ketua PW Muhammadiyah Kalbar, Pabali Musa. Lebih lanjut Pabali Musa mengatakan, isu sentral yang dibahas dalam pengajian PP Muhammadiyah antara lain, pencanangan Abad ke-2 Muhammadiyah. “Pencanangan menyangkut gerakan apa yang akan dilakukan sebagai gerakan pembaharuan berikutnya, bagaimana membangun peradaban utama yaitu membangun masyarakat mod-

FOTO IST

PENGAJIAN: Suasana pengajian dan buka puasa bersama warga Muhammadiyah.

erat (ummatan wasathon) dan apa strategi serta karakteristiknya,”jelasnya. Pembaharuan tersebut, lanjut Pabali, tentu tidak dilakukan secara ekstream seperti yang digambarkan kelompok teroris namun dilaksanakan secara berkeunggulan atau

khoiru ummah membentuk masyarakat Islami yang berkemajuan dan sejahtera. “Metode yang ditawarkan adalah dengan gerakan keilmuan,” jelasnya. Ditanya mengenai persiapan PW Muhammadiyah Kalbar jelang Muktamar

1 Abad Muhammadiyah, Pabali Musa mengatakan, pihaknya terus melakukan konsolidasi organisasi kedalam. “Kita konsolidasi berapa pastinya peserta karena jumlah peserta tergantung jumlah ranting. Kita juga mengajak simpatisan kalau ingin berangkat agar dari sekarang menabung guna mempersiapkan diri karena kalau bukan utusan menggunakan biaya sendiri,”tukasnya. Ketua Panitia, Nilwani Hamid mengatakan, buka puasa bersama diikuti warga Muhammadiyah Kota Pontianak, Kabupaten Pontianak dan Kubu Raya dan para sesepuh. “Minggu depan kegiatan ini kembali akan digelar oleh lembaga Pendidikan Dasar dan Menengah Muhammadiyah ditempatkan di SMA Muhammadiyah 1 Pontianak,” katanya. Dalam acara yang diisi pengajian yang disampaikan oleh Sesepuh Muhammadiyah, Hassan Gaffar dan seorang Mahasiswa Pendidikan Ulama Tarjih dari Jogjakarta yang sedang mengikuti Program Muballig Hijrah, Muhammad Ikhsan, dilakukan juga pengumpulan sumbangan untuk korban gempa di Jawa Barat.(ser1)


KALBAR

8

Pontianak Post

Selasa 8 September 2009

SINTANG

Dengarkan Suara Rakyat MULAI hari ini, lembaga legislatif Sintang akan dihuni muka-muka baru. Berbagai harapan masyarakat muncul di pundak mereka. Terlebih, di Kabupaten Sintang, banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan. Salah satunya adalah solusi kayu ulin dan pertambangan pasir yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Terkait pelantikan DPRD Periode 2009— 2014 tersebut, mantan Ketua DPRD Sintang A Mikael Abeng berharap Mikael Abeng parlemen baru nanti dapat terus meningkatkan disipilin kerjanya di legislatif. Dengan selalu mendengarkan suara rakyat yang diaspirasikan kepada mereka. “Selama dua periode menjadi ketua DPRD, saya mengucapkan terima kasih pada semua pihak yang telah memberikan dukungan penuh pada kinerja dewan (DPRD). Dengan adanya dewan yang baru, di harapkan dapat memperbaiki kinerja dewan yang kurang di mata masyarakat,” ucapnya pada sejumlah wartawan kemarin. Dikatakan Abeng, dengan keberadaan legislatif saat ini yang rata-rata memiliki pendidikan tinggi, tentu cukup cerdas dan mampu melanjutkan dan menindaklanjuti aspirasi masyarakat yang telah menjadi tugas mereka. Terlebih, parlemen yang terikat dengan tata tertib, apa yang dilakukan harus sesuai dengan keinginan masyarakat dan tata tertib itu sendiri. “Dewan tugasnya menindaklanjuti aspirasi masyarakat. Oleh karena itu mereka harus dekat dengan rakyat, bersedia dikritik dan bisa menerima masukan dari masyarakat. Agar hal itu dapat dijadikan acuan untuk membangun Sintang ke depan,” harapnya. Terkait pekerjaan rumah yang harus diselesaikan, termasuk masalah kayu lokal dan solusi pertambangan pasir, Abeng mengatakan permasalahan pembangunan tak boleh terhenti. Oleh karena itu, apa pun yang menjadi keinginan masyarakat yang belum selesai dibahas mereka sebelumnya, meski disikapi oleh para anggota legislatif saat ini. “Ini memang menjadi tugas dewan untuk diselesaikan bersama eksekutif. Agar pembangunan sintang menjadi lebih baik,” pungkasnya. (zal)

SANGGAU Bantu 20 Anak Yatim BUPATI Sanggau Setiman H Sudin bersama Tim Safari Ramadan terlihat begitu bahagia saat menghadiri Safari Ramadan 1430 H di Kecamatan Mukok. Dalam kebahagian tersebut, mereka berbagi bersama anak-anak kurang mampu yang ikut buka puasa bersama di Mesjid Jami’Al Khoir, Mukok, Sabtu (5/9) lalu. Kegiatan di Kecamatan Mukok merupakan kegiatan keempat setelah Kecamatan Kembayan, Tayan Hilir, dan Meliau. Antusiasme warga di beberapa daerah terlihat memang cukup tinggi. Safari Ramadan merupakan agenda rutin yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Sanggau selama Bulan Ramadan, dengan tujuan untuk lebih mempererat tali silaturahmi dan kerukunan antar umat beragama. Rangkaian kegiatan Safari Ramadan 1430 H telah dimulai pada 27 Agustus 2009 di Kecamatan Kembayan. Dalam acara tersebut, Bupati Sanggau mengimbau masyarakat untuk terus menerus meningkatkan moral, akhlak, dan iman dalam kehidupan sehari-hari, serta menunaikan kewajiban membayar zakat. Dalam kesempatan tersebut, Bupati Sanggau juga menyerahkan secara langsung bantuan uang tunai sebesar Rp2 juta kepada 20 orang anak yatim dan tidak mampu. (Atel)

NUGAL: Sejumlah warga terlihat beramai-ramai sedang menanami ladangnya yang baru dibuka pada musim kemarau secara gotong royong. Pemandangan seperti ini lazim disaksikan di pedesaan.

ANTO WINARNO/PONTIANAK POST

Perda Nomor 10/2008 Tidak Mengambang NGABANG – Kepala Dinas Perkebunan dan Kehutanan (Bunhut) Kabupaten Landak Vinsensius menegaskan bahwa Peraturan Daerah (Perda) Nomor 10 Tahun 2008 tentang Penyelanggaraan Usaha Perkebunan tidaklah mengabang, sebagaimana dikatakan Sudianto, belum lama ini.Justru kehadiran Perda tersebut, memberikan angin segar untuk kepentingan petani atau masyarakat Kabupaten Landak.   “Sekali lagi saya tegaskan di sini Perda ini tidak mengambang,  karena ini dibuat melalui tahapantahapan, seperti ada mengingat, menimbang, kemudian bab per bab ke bab peralihan,” tegas   Vinsensius kepada sejumlah wartawan, Senin kemarin (7/9) di Ngabang.

Dia mengatakan, dalam Bab Peralihan sangat jelas dikatakan bahwa sehubungan dengan aturan yang sudah dilaksanakan, disesuaikan dengan tenggang waktu setahun. Jika sudah dilakukan kesepakatan dengan masyarakat, maka diberikan waktu 2 tahun untuk penyesuaian. “Yang ingin saya tayakan, di mana ada  istilah mengambang, kita tetap mengacu sistem yang digunakan 30 berbanding 70,” tegasnya lagi seraya mengatakan malah UU di atasnya yang dikatakan mengambang, di mana terdapat istilah maksimal dan minimal, sementara Perda ini tidak mengambang. ”Jika kita telaah, seperti diungkapan pada PT SSS, belum ada kesepakatan dengan masyarakat, bisa dikatakan

investor ini mengambang, belum menetapkan perjanjian kerjasama, makanya kita arahkan kepada kepala desa untuk selalu berhati-hati, jangan ada lagi kita mendengar bahasa 60 tahun kerjasama dengan masyarakat, karena dalam hak guna usaha (HGU) diberikan 35 tahun,” ungkapnya. “Jangan ada lagi bahasa 80 berbanding 20, tetap kita pakai 30 berbanding 70. Jika memang ada perusahaan tidak mau mengikuti Perda Nomor 10 Tahun 2008 ini, kami persilakan keluar dari Kabupaten Landak, karena apa, masih banyak sekitar 140 perusahaan antre masuk di Bumi Intan ini,” tegasnya seraya menambahkan, Perda ini diberlakukan sejak tahun 2009, atau sejak disosialisasikan belum lama ini. (wan)

Pihak Kecamatan Salurkan Bantuan ke Rumah Betang SINTANG — Terbakarnya rumah betang di Dusun Nyunan, Desa Tirta Karya Kecamatan Ketungau Tengah (5/9), menyisakan duka yang mendalam bagi para korban. Terlebih, akibat kebakaran itu, membuat warga kehilangan tempat tinggal. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sintang menyikapi musibah tersebut dengan dikoordinir pihak Kecamatan Ketungau Tengah, langsung memberikan bantuan kemanusiaan kepada para korban. Pemberian bantuan itu di laksanakan pada 6 September lalu. Bantuan dari pihak kecamatan berupa  tujuh karung beras, 25 dus mi instan, 10 dus biskuit, dan 58 stel pakaian yang diterima langsung oleh Para, kepala Dusun Nyunan. Menurut Dakun, kepala seksi (kasi) Kesejahteraan Rakyat (Kesra), pemberian bantuan itu difokuskan pada kebutuhan yang sangat mendesak seperti tenda dan makanan. “Karena rumah mereka hampir rata dengan tanah, kita memandang bantuan tenda sangat mereka perlukan. Bantuan lainya seperti beras, hanya cukup untuk tiga hari saja. Oleh karena itu, kita sangat berharap uluran tangan dari para dermawan untuk memenuhi kebutuhan pangan mereka selanjutnya,”

jelas Dakun seraya mengatakan pihak kecamatan juga sudah membuka posko kemanusiaan di Kantor Camat Ketungau Tengah untuk membantu korban kebakaran. Rumah betang di Dusun Nyunan, telah berumur sekitar 13 tahun dengan memiliki 16 pintu dan 29 kepala keluarga. Dari 125 jiwa yang tinggal di tempat itu, semunya kehilangan tempat tinggal dan harta benda. Saat ini  seluruh korban ada yang tinggal dengan keluarga yang mempunyai rumah sendiri, dan banyak yang masih memanfaatkan puing-puing rumah betang yang tersisa, dengan menambahkan beberapa tiang dan atap, sehingga bisa untuk dijadikan tempat berteduh. Sebelumnya diberitakan bahwa rumah betang di Dusun Meriau Batu Nyunan, Kecamatan Ketungau Tengah, Sabtu (5/9) terbakar. Akibat kebakaran tersebut, bangunan rumah betang 13 pintu ditambah 3 rumah warga, rata dengan tanah. Beruntung tidak ada korban jiwa akibat kebakaran tersebut. Penyebab terjadinya kebakaran itu belum begitu jelas. Namun, menurut keterangan Para, kepala Dusun Nyunan, kebakaran terjadi sekitar pukul

08.00 WIB—10.00 WIB. “Waktu itu, kondisi rumah sedang sepi, karena sebagian besar warga yang tinggal pergi ke ladang. Tidak ada harta benda yag bisa diselamatkan. Termasuk barang-barang berharga dan benda pusaka,” ucapnya. Dikatakan dia, rumah betang tersebut dihuni 25 kepala keluarga (KK) dengan penduduk kurang lebih 100 jiwa. Saat itu, kebakaran terjadi begitu cepat, hingga tidak ada satupun harta benda yang bisa di selamatkan. “Kejadian itu diduga berasal dari dapur tempat memasak salah satu warga yang baru pulang sekolah. Ketika selesai memasak, ia pergi untuk bermain. Namun alangkah terkejutnya ketika pulang mendapati kondisi rumah telah terbakar dengan api yang membubung sampai ke atap. Ketika saya pulang, kondisi api sudah berkobar. Akibatnya, yang berhasil diselamatkan hanya warga yang sedang sakit dan sedang hamil di dalam rumah itu,” paparnya.Menurut Informasi, akibat kebakaran itu warga terpaksa tidur dengan peralatan seadanya, di halaman rumah yang terbakar. Warga sangat menunggu bantuan dari pemerintah dan masyarakat pasca kebakaran itu. (zal)

Jualan Barbeque untuk Bantu Biaya Tim ke Surabaya Sambungan dari halaman 1

orang. Seorang executive officer (CEO), development manager, finance manager, dan seorang bagian umum. Di luar itu, seluruh kru pendukungnya bersifat part time atau volunteer (relawan). Namun, mereka mampu menyelenggarakan kompetisi secara rutin, mulai anakanak sampai dewasa. Setiap tahun mereka juga mengirim ratusan pemain (dari berbagai usia) untuk bertanding di berbagai negara. Eksistensi DBA merupakan bukti konkret betapa organisasi basket tak harus mengikuti jalur resmi dari pusat. Dengan berdiri sendiri, DBA bisa lebih cepat membuat keputusan, lebih lincah bergerak mengembangkan diri. Bahwa DBA independen bukan berarti terpisah dari sistem pusat. Secara resmi, mereka masih bergerak di bawah Basketball Australia. Dan pemerintah setempat memberikan support besar, menyediakan infrastruktur yang memadai. Pemerintah membangunkan DBA Stadium, sebuah kompleks yang terdiri atas lima lapangan indoor. Dua berfasilitas AC, tiga lainnya tidak. Lapangan utama dilengkapi tribun yang menampung lebih dari 500 penonton. Stadion itu terletak di sebelah Marrara Indoor Stadium, yang lebih besar dan mewah (berkapasitas sekitar 1.500 penonton). Untuk pemakaian gedung, pemerintah sama sekali tidak meminta pungutan dari DBA.

Dengan catatan, DBA merawat dan menggunakannya secara maksimal. ’’Kalau kami bangkrut, pemerintah akan mengambil alih lagi stadion ini,’’ jelas Allan Hilzinger, executive officer DBA. Konsep itu menarik juga. Dan mungkin bisa ditiru di Indonesia. Banyak yang tahu, kota-kota di Indonesia sebenarnya punya banyak gedung berstandar lumayan tinggi. Banyak juga yang tahu, gedunggedung tersebut sama sekali tidak terawat (dengan berbagai alasan khas pemerintah yang tidak perlu ditulis di sini). Kalau pemerintah mampu membangun, tapi tak mampu merawat, mengapa tidak dipercayakan saja kepada swasta? Karena gedungnya ’’dipinjami’’, pihak swastanya tak perlu menyewakan terlalu mahal. Itu kemudian berdampak mempermudah penyelenggaraanpenyelenggaraan even di sana, menstimulasi perkembangan olahraga yang bersangkutan. Dari mana DBA mendapat pemasukan? Macam-macam. Yang utama adalah dari keanggotaan. Saat ini, tercatat sekitar 2.000 anggota DBA dari berbagai usia. Mereka membayar iuran yang terjangkau untuk ukuran Darwin (sekitar 60 dolar Australia). Plus iuran tambahan kalau ikut kompetisi-kompetisi khusus. Untuk mengirim tim ke Surabaya Oktober mendatang, misalnya. Setiap anggota yang berminat (yang usianya sesuai) tinggal membayar jumlah tertentu, membantu biaya penerbangan dan lain-lain. Kemudian, biaya tambahan

dicari dengan cara lain. Misalnya, selama penyelenggaraan Top End Challenge, turnamen pramusim National Basketball League (NBL), liga paling bergengsi di Australia. Pihak DBA membuka stan barbeque. Menawarkan sandwich berisi sosis, bacon, atau steak berharga masing-masing 5 dolar Australia. DBA juga buka meja undian. Penonton membeli tiket undian seharga 2 dolar Australia. Kalau beruntung, pembeli mendapatkan salah satu di antara sekian banyak bola basket bertanda tangan bintang-bintang NBL. Di meja pelayanan barbeque dan undian dipasangi banyak tulisan: ’’Semua penghasilan akan digunakan untuk keperluan tim DBA ke Surabaya.’’ Selain itu, DBA mendapatkan dana dari sponsor. Salah satu yang besar adalah Darwin Airport Resort, hotel populer di sebelah bandara internasional (dan tak jauh dari kompleks olahraga). Bayangkan seandainya kotakota ’’kecil’’ di Indonesia bisa menerapkan sistem ini. Kalau merasa tidak mendapat perhatian cukup dari pusat, bikin saja organisasi swasta. Lalu, kerja keras, mencari cara untuk hidup sendiri dan tak mengomel seandainya merasa kurang diperhatikan oleh pusat. Juga, tidak malu ’’minta-minta’’ sumbangan. *** Selama di Darwin, saya sempat diajak mengunjungi Northern Territory News, satu-satunya harian (berukuran tabloid) di Darwin.

Balita Asal Desa Pare Tewas NGABANG-Sungguh tragis ketika di zaman ini masih banyak dijumpai daerah-derah terpencil di Kabupaten Landak mengalami krisis air bersih. Akibatnya masyarakat menjadi korban  penyakit diare kronis, dan celakanya lagi   mengakibatkan korban jiwa. Masalah ini pun boleh dibilang urgen dan harus segera  mendapat perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Landak.  Jika tidak, akan banyak   lagi korban-korban jiwa berjatuhan. “Saya sudah mengajukan permintaan sarana dan prasarana air bersih, khususnya untuk Dusun Padang Bengawan, Padang Tanjung, dan Dusun Sebantek, tapi tidak pernah ditanggapi serius dari PNPM. Dulunya mereka berjanji akan memprioritaskan daerah kami, tapi apa nyatanya, daerah kami tidak menjadi hitungan dari program ini,”   kata Kepala Desa Pare, Kecamatan Air Besar,  Mardi Akong, kepada sejumlah wartawan, Senin (7/9) di Gedung DPRD Kabupaten Landak.  Oleh pihak terkait ini, kata Akong, dana yang disediakan tidak mencukupi, yakni sekitar Rp1,5 miliar. Dana tersebut kemudian dibagi pada beberapa desa, yang  mana hanya sembilan desa yang mendapat dana bantuan tersebut, kecuali Desa Pare. “Pak Camat kami pun menganjurkan   supaya Desa Pare prioritas mendapat proyek air bersih, karena apa, air bersih yang dikonsumsi warga tidak layak minum, di mana air tadah hujan itu tidak mengalir dan hanya berputar pada satu tempat saja,” jelasnya. Akibat mengkonsumsi air

ini, banyak di antara warga tahun lalu meninggal dunia, baik anak-anak atau dewasa. Bahkan belum lama berselang, pada tanggal 31 Agustus, salah seorang warga Dusun Padang Tanjung di desa tersebut harus dirundung duka ketika anaka mereka yang   masih berumur sekitar 4, 5 tahun , bernama Ita, meninggal akibat menderita diare kronis. “Warga kami di Desa Padang Tanjung, kendalanya, tidak lain adalah untuk berobat ke pustu atau   pukesmas sangat jauh sekali ketika mau ke Desa Pare,” katanya. Kadang kala, ketika sampai di kecamatan, mereka terkendala minimnya  sarana infrastruktur dan kesehatan. Bahkan ada warga yang mesti berobat ke Kecamatan Suti Semarang di  Kabupaten Bengkayang. “Makanya kami perlu, berharap banyak kepada Pemerintah Kabupaten Landak   atau   PNPM bisa menggarkan dana sarana air bersih di tiga dusun tadi,” harapnya seraya mengatakan korban jiwa yang paling banyak diderita warga Pare pada tahun 1992 yakni sekitar 12 orang meninggal dunia. Anggota DPRD Kabupaten Landak Markus Amid meminta kepada Pemerintah Kabupaten Landak maupun PNPM untuk menganggarkan program sarana air bersih di Desa Pare, Kecamatan Air Besar. “Minimnya sarana air bersih ini mengakibatkan salah seorang   balita warga Dusun Padang Tanjung   tewas. Tentunya ini menjadi perseden buruk bagi kita,”   kata dia. A(wan)

Sebulan Tak Ketemu Anak Tentu saja, dalam pertemuan itu, saya ’’melepas topi basket’’, menjadi wakil dari Jawa Pos (media di Indonesia). Harian tersebut cukup unik. Meski satu-satunya di Darwin, harian itu cenderung bergaya sensasionalistis ala tabloid gosip atau koran kuning. Setiap hari, yang jadi headline selalu berita-berita aneh-aneh. Misalnya, ’’Ada Ular di Toilet’’. Sampai ada guyonan, kalau tidak berkaitan dengan buaya atau ular, tak layak masuk halaman depan. Untung itu kurang lebih hanya di halaman depan. Halaman-halaman dalamnya sendiri tergolong harian ’’standar’’, dengan berita nasional, ekonomi, kota, dan olahraga. Ternyata, ada alasan harian tersebut memilih jalur sensasionalistis. Menurut Evan Hannah, sang general manager, hanya empat persen pembacanya adalah pelanggan. Sisanya eceran. Karena itu, harian beroplah di kisaran 25 ribu eksemplar tersebut harus punya halaman depan yang mengundang penasaran orang untuk membeli. Yang menarik (dan membanggakan) dari pertemuan itu, dalam beberapa hal media di Indonesia bisa lebih maju daripada yang di negara maju! Agak lucu juga, sebelum pertemuan itu, seorang wakil pemerintah Northern Territory yang menemani meminta agar saya memberi ’’pencerahan’’ kepada Northern Territory News. Dia tampak begitu sebal atas gaya harian itu yang dia anggap terlalu menggosip.**

Sambungan dari halaman 1

pernikahannya dengan mantan suaminya, Anang Hermansyah, tersebut. Kerinduan seorang ibu terhadap anaknya itu terlihat jelas ketika KD naik panggung di acara buka puasa bersama anak yatim yang diadakan oleh MD Entertainment. Pada acara yang berlangsung di Jalan Tanah Abang III tersebut, KD mendapatkan jadwal menyanyikan satu lagu.Sebelum menyanyi, di antara ratusan anak yatim yang hadir, KD meminta enam anak pria untuk naik panggung. Adik kandung penyanyi Yuni Shara itu kemudian mengadakan game sederhana, yakni lomba azan. Digenggamnya beberapa lembar amplop berisi uang. “Meskipun jumlah uangnya tidak seberapa, tapi cukup lah,” ucap penyanyi Menghitung Hari tersebut. KD lalu menanyai salah seorang anak yang bernama

Akbar. “Benar ya namanya Akbar? Nama kamu mengingatkan kepada anak ibu (Azriel) yang satu bulan nggak ketemu,” ujar KD lalu terdiam sesaat, seperti kehilangan konsentrasi.Tidak lama kemudian, lomba diteruskan. Muncullah satu pemenang yang bisa menyelesaikan azan dari awal sampai akhir dengan lancar. KD sendiri yang menyerahkan amplopnya, lalu menciumi pipi anak tersebut dengan penuh kasih sayang. Setelah itu KD beraksi. Satu lagu berjudul Ya Rahman siap dilantunkan. Sebelumnya, terucap lagi kalimat yang menunjukkan betapa rindunya seorang KD kepada kedua anaknya, yang sekarang tidak lagi serumah dengannya karena tinggal bersama Anang di ruko kantor KD Production.]“Ini lagu saya persembahkan untuk anak-anak saya,” tuturnya. (gen/ayi)

Polisi Panggil Ulang Pimpinan KPK Sambungan dari halaman 1

Khaidir Ramli, penyelidik Ary Widiatmoko, dan penyidik Rony Samtana. Namun KPK tidak memenuhi panggilan pemeriksaan yang dijadwalkan Jumat (4/9) karena ketikdajelasan alasan pemanggilan. Secara terpisah, Juru Bicara KPK Johan Budi SP mengungkapkan bahwa upaya pimpinan KPK mengirim surat balik ke Kapolri bukan upaya pimpinan KPK mangkir dari pemanggilan polisi. “Yang kami mintakan hanya kejelasan terkait apa pimpinan dipanggil,” jelasnya. Langkah itu, kata dia, akan membantu para pimpinan KPK mempersiapkan jawaban sebelum pemeriksaan. “Para pimpinan tentu butuh persiapan pula untuk

menjawab pertanyaan dalam pemeriksaan nanti,” terang Johan. Sampai saat ini, kata Johan, KPK belum menerima surat balasan dari Kapolri terkait surat yang dikirimnya pekan lalu. “Sampai sekarang belum ada balasan. Kami masih tunggu,” ujarnya.Menurut dia, apabila surat balasan itu sampai ke KPK, para pimpinan akan memenuhi panggilan penyidik. “Karena prinsip kami semua orang sama di hadapan hukum,” katanya. Seperti diketahui, dalam testimoni tulisan tangan sebanyak empat lembar, Antasari menyebut adanya beberapa oknum KPK yang menerima suap terkait kasus pengadaan SKRT yang melibatkan Dirut PT Masaro Anggoro Widjojo. Antasari bertemu Anggoro pada Oktober 2008 di Singapura. (fal/git)


Pontianak Post

l

Selasa 8 September 2009

internasional

Kadhafi Kian Sudutkan PM Brown

TOKOH MANCA

Sewa Pengawal Imut

Pihak istana Champs-lyses kelabakan menghadapi tuduhan berbagai media mengenai isu penggunaan 20 pegawai bertubuh ‘khusus’ untuk menemani Presiden Nicholas Sarkozy. Yaitu pada saat Sarkozy hendak berpidato dalam kunjungannya ke pabrik rakitan mobil Prancis, Faurecia di Normandy, Nicholas Sarkozy Caligny, pada Kamis (3/9). Terlebih lagi ada pegawai yang buka mulut mengenai kebenaran terhadap metode yang dinilai sengaja digunakan untuk menaikkan pamor Sarkozy itu. Pengakuan itu ditayangkan oleh stasiun televisi Belgia, RTBF pada Sabtu (5/9) melalui wawancara yang dilakukan kepada pegawai Faurecia yang turut menemani Sarkozy. “Apakah benar kau dipilih karena ukuran (tinggi) badanmu, benarkah itu?” tanya jurnalis kepada salah seorang pegawai wanita dari Faurecia seperti dilansir AFP. “Ya,” jawab pegawai itu. “Kau (seharusnya) tidak boleh lebih besar daripada presiden (bukan)?” imbuh jurnalis RTBF. “Itu benar,” tegas pegawai wanita itu. Publik menilai pihak istana Elysee terlambat menanggapi isu tersebut. Untuk itu juru bicara Elysee berkomentar. “Hal itu (tuduhan penggunaan metode penyewaan pegawai) amat tidak masuk akal dan menggelikan,” ujar juru bicara Elysee seperti dirilis Daily Mail. Sementara itu juru bicara Faurecia memilih untuk diam. Berdasarkan laporan yang diperoleh Daily Mail, ke-20 orang tersebut terpilih karena dianggap terpendek dari total 1.400 pegawai Faurecia. Mereka sengaja dipilih untuk menggantikan para pegawai yang seharusnya menemani Sarkozy berpidato di depan podium. Bahkan menurut pantauan stasiun RTBF, nampak beberapa polisi berjagajaga di sekitar garis pembatas. Tayangan itu memunculkan pemikiran bahwa tidak diragukan lagi staf presiden mengunakan metode khusus guna menaikkan citra Sang Presiden. Tayangan itu dengan cepat beredar luas melalui situs berita di internet. Laporan yang membuat pihak istana Elysee kebakaran jenggot itu bermula dari tayangan dari stasiun televisi Grainy yang menayangkan ketika Sarkozy berpidato di pabrik seluas 3 square mil (sekitar 7,76 kilometer persegi). (war/ami)

Tolak Bayar Kompensasi Korban IRA

REUTERS/Denis Sinyakov

PERTUNJUKAN: Para aktor dari teater jalanan ‘Tall Brothers’ melakukan sebuah pertunjukan di sebuah taman dalam perayaan tahunan yang berlangsung di Moscow, kemarin (6/9).

Bantah Tim Dokter Megrahi Disuap

LONDON — Kontroversi pembebasan terpidana kasus Lockerbie, Abdelbaset Ali Mohmet al-Megrahi masih terus menggelinding. Kemarin, pemerintah Skotlandia dengan tegas menyanggah isu bahwa ketiga dokter yang menanganinya menerima bayaran khusus dari Tripoli. Pasalnya ketiga dokter tersebut menyatakan usia pria Libya berusia 57 tahun itu kurang dari tiga bulan akibat gerogotan kanker prostat stadium akhir “Ketiga dokter itu telah bekerja dengan sangat profesional,” ujar bunyi pernyataan resmi Glasgow. Tak disebutkan identitas ketiga dokter itu. Namun, salah seorang juru bicara Menteri Kehakiman Skotlandia Kenny MacAskill menyatakan kalau dua di antaranya berkebangsaan Inggris. Satu lainnya tak disebutkan berasal dari mana. ‘Vonis’ketiga dokter itulah yang dijadikan dasar MacAskill untuk membebaskan al-Megrahi, yaitu alasan kemanusiaan. Namun, vonis tersebut dipertanyakan banyak pakar medis lain. Salah seorang di antaranya adalah ahli kanker Karol Sikora. Menurut Sikora, vonis tiga bulan tadi bisa jadi hanya cara untuk mengakali hukum

Skotlandia. Sebab, aturannya, tahanan lain yang memiliki perkiraan hidup lebih dari tiga bulan, tidak diperbolehkan keluar dari penjara lebih awal dari masa kurungan. “Awalnya memang sepertinya tidak mungkin ada suatu rekayasa. Tetapi, ketika saya melihatnya lagi, rekayasa itu terlihat bisa dilakukan,” ujar Sikora, direktur kesehatan untuk Cancer Partners UK, yang menciptakan jaringan independen terbesar fasilitas perawatan kanker di Inggris Raya seperti dikutip Daily Mail. Megrahi sendiri saat ini dikabarkan masih dirawat di sebuah umah sakit di Libya. Statusnya di Libya sebenarnya tidak bebas murni. Dia diperlakukan seperti tahanan rumah. Rumah itu dilengkapi kamera yang terkoneksi ke satelit. Sehingga, setiap dua pekan sekali, pejabat berwenang di Skotlandia bisa memeriksa apakah mantan kepala keamanan maskapai milik Libya yang ditempatkan di Malta itu masih ‘ditahan’ atau tidak. Sementara itu Perdana Menteri Inggris Gordon Brown, yang terpojok karena diduga berada di belakang kesepakatan Libya-Inggris terkait pembebasan alMegrahi, juga terus menghadapi tekanan

dari korban dan keluarga korban pemboman IRA. Politikus Partai Buruh tersebut dinilai tidak tegas dan terkesan tidak ingin menekan pemimpin Libya, Moammar Khadafi. Namun, Brown berkelit dengan mengatakan kalau hal itu justru akan membuat sedih Libya dan bakal merusak hubungan Libya-Inggris. Dalam surat yang ditulis kepada pengacara keluarga korban IRA Jason McCue pada Oktober 2008, Brown menyatakan, tidak pantas mengaitkan isu kompensasi dengan pembicaraan bisnis bilateral dengan Libya. Meski, selama ini Libya dituduh menyuplai senjata dan bom untuk IRA. “Perdana Menteri simpatik pada kasus yang menimpa keluarga korban kekejaman IRA dan akan menemui perwakilan kelompok mereka Desember mendatang untuk mendengarkan mereka,” tutur juru bicara Brown kepada AFP. Parlemen Inggris sudah berancangancang menyelidiki kasus ini. Jika terbukti menukar Megrahi dengan kesepakatan bisnis, karir Brown bakal hancur. Begitu juga dengan reputasi Partai Buruh. (war/ ttg)

LONDON — Lagi-lagi Libya membuat Perdana Menteri (PM) Inggris Gordon Brown tersudut. Belum berhenti lontaran bola panas akibat pembebasanAbdelbaset al-Megrahi 20Agustus lalu, pemimpin 58 tahun itu diguncang isu kompensasi Tentara Republik Irlandia (IRA). Konon, pemerintahan Moamar Kadhafi tidak bersedia membayar kompensasi korban IRA. Penolakan itu disampaikan putra Kadhafi, Seif al-Islam, dalam wawancara dengan stasiun televisi Inggris Sky News, kemarin (7/9). “Tentu saja,” seru politikus 37 tahun tersebut saat ditanya apakah Tripoli akan menolak permohonan kompensasi korban IRA. Keluarga dan kerabat para korban yang sebagian besar warga Inggris, menuntut kompensasi dari Libya. Sebab, bahan peledak dan senjata yang digunakan pasukan paramiliter Irlandia itu diproduksi oleh perusahaanperusahaan Libya. Meski demikian, putra sulung Kadhafi dari istri keduanya itu mempersilakan keluarga para korban menempuh jalur hukum. Nantinya, kata Islam, pengadilan yang akan menentukan. “Siapapun boleh mengetuk pintu kami. Pergi saja ke pengadilan. Mereka punya pengacara. Kami juga punya pengacara,” sambung kekasih model cantik Israel Orly Weinerman itu seperti dilansir Agence FrancePresse. Akibat publikasi wawancara itu, Downing Street 10 langsung menuai kritik beragam. Pasalnya, wawancara itu disebarluaskan sehari setelah Brown berjanji bakal mendesak Libya membayarkan kompensasi kepada keluarga korban

9

IRA. “Kami sedang menyusun sebuah tim khusus di bawah Kementerian Luar Negeri untuk membantu keluarga korban IRA mendapatkan hak mereka,” ujar Brown seperti dilaporkan BBC Minggu (6/9) lalu. Sebelumnya, pengganti Tony Blair itu sudah lebih dulu disudutkan oleh dokumen korespondensi kompensasi korban IRA. Dalam surat yang dilayangkan kepada pengacara korban IRA, Jason McCue, pada Oktober 2008, Brown menyebut masalah kompensasi itu tidak layak dibicarakan secara bilateral. “Sepertinya, kurang pantas bagi para menteri untuk membahas kompensasi (korban IRA) dengan Libya,” tulisnya waktu itu. Perubahan sikap Brown tersebut ditanggapi negatif kubu oposisi. Menurut mereka, sikap plin-plan Brown itu menunjukkan lemahnya pemerintahan yang dipimpinnya. Terutama, terhadap rezim Kadhafi. Sebab, dalam surat yang dia layangkan kepada McCue, terlihat betapa tidak berdayanya kepala pemerintahan Inggris itu menghadapi Kadhafi. Bahkan, untuk mendesak Tripoli membayar kompensasi pun, dia tidak berani. Keluarga korban IRA ngotot menuntut kompensasi dari Tripoli. Sebab, pasukan paramiliter yang secara resmi sudah dibubarkan itu menyerang warga menggunakan senjata dan bahan peledak buatan Libya. Termasuk, menurutAssociated Press, bahan peledak plastik Semtex. Saat serangan terjadi, para era 1980-an hingga 1990-an, Libya memang diyakini memasok senjata dan bahan peledak terhadap kelompok-kelompok radikal dan teroris di seluruh penjuru dunia. (hep)


RAMADHAN

10

Pontianak Post l Selasa 8 September 2009

Nuzul Al-Qur’an Nuzul al-Qur’an artinya turunnya al-Qur;an. Istilah ini sangat populer di kalangan umat Islam khususnya di Indonesia, terutama tanggal 17 Ramadhan, sebab diyakini bahwa al-Qur’an turun pertama kali pada tanggal 17 Ramadhan tahun 41 dari kelahiran Nabi SAW. Bertepatan dengan tanggal 6 Agustus 610 M. Proses turunnya al-Qur’an melalui dua cara, pertama, secara sekaligus, yaitu di lauh mahfuzh dan di bait al-`izzah di langit dunia. Kedua, turunnya secara berangsur-angsur kepada Nabi Muhammad SAW. Sejarah turunnya al-Qur’an secara berangsur-angsur kepada Nabi SAW. telah mengalami dua periode, yaitu periode Makkiyah, ketika Nabi SAW. masih menetap di Mekah selama 12 tahun 5 bulan 13 hari terhitung sejak permulaan turunnya al-Qur’an tanggal 17 Ramadhan tahun 41 dari kelahirannya sampai awal bulan Rabi` al-Awal tahun 54 dari kelahirannya. Ayat-ayat yang turun pada masa ini jumlahnya 4. 613 ayat dan surat-surat yang turun pada masa di Mekah ini sejumlah 86 surat. Kemudian, periode Madaniyyah, ketika Nabi SAW. hijrah Dr. H. Wajidi Sayadi, M.Ag dan tinggal menetap di Madinah selama 9 tahun 9 bulan 9 hari terhitung sejak awal bulan Rabi` al-Awal tahun 54 dari kelahirannya sampai 9 Dzulhijjah tahun 63 dari kelahirannya. Ayat-ayat yang turun pada masa ini jumlahnya 1. 623 ayat dan surat-surat yang turun pada masa ini sebanyak 28 surat. Kalau direkapitulasi jumlah ayat al-Qur’an adalah 6.236 ayat. Tidak ada satu pun ulama al-Qur’an yang pernah mengatakan bahwa ayat al-Qur’an berjumlah 6666 ayat. Anehnya, justru jumlah 6666 ini yang populer. Terkadang di Indonesia popularitas informasi agama tidak didasarkan pada kaedah keilmuan yang sahih. Termasuk banyaknya hadis-hadis palsu yang beredar, hanya karena populritasnya, bukan karena benarnya. Surat al-Qur’an berjumlah 114 dan masa turunnya selama 22 tahun 2 bulan 22 hari. Ayat al-Qur’an yang pertama kali turun adalah ayat 1 sampai 5 surat al-’Alaq, yang terjemahannya: “Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu Yang menciptakan, Dia telah menciptakan manusia dari ‘alaq. Bacalah, dan Tuhanmulah Yang Maha Pemurah, Yang mengajar (manusia) dengan perantaraan kalam. Dia mengajarkan kepada manusia apa yang tidak diketahuinya”. Menjelang turunnya ayat ini, Nabi Muhammad SAW. menyendiri dan berkhalwat di Gua Hira’. Hal ini merupakan pelajaran bahwa dalam rangka menerima dan memahami al-Qur’an perlu kesiapan dan keseriusan. Misalnya pencerahan spritual dan konsentrasi dan kontemplasi dengan Allah. Oleh karena itu, para ulama merumuskan adabadab dan etika membaca dan memahami al-Qur’an. Tidak etis dan tidak baik membaca al-Qur’an sambil mengunyah makanan. Demikian juga al-Qur’an turun secara berangsur-angsur sebagai pelajaran bahwa upaya mempelajari dan memahami al-Qur’an membutuhkan proses, tahapan, dan metode untuk memudahkan dan tidak menyulitkan. (*)

BERKURANG: Pengunjung pasar juadah di seputaran Kota Pontianak mulai berkurang, seiring mendekati Idul Fitri. Demikian pula dengan jenis juadah. Kesibukan beralih menyiapkan makanan dan kue saat lebaran tiba. MUJADI/PONTIANAK POST

Agar Puasa Bermanfaat Rasulullah telah memberikan petunjuk tentang praktek agar puasa dapat mendatangkan manfaat bagi tubuh, tidak diperbolehkan untuk memenuhi perut kita dengan makanan atau terlalu kenyang dalam makan. Pada saat sahur atau berbuka puasa maka makan dan minum secukupnya dan tidak berlebih -lebihan. Seperti apa yang telah diperintahkan perut kita diisi yaitu sepertiga untuk makan, sepertiga untuk minum dan untuk bernafas. Kondisi perut yang terlalu kenyang juga dapat membuat pemiliknya menjadi kantuk sehingga menyebabkan malas dalam beribadah. Bisa jadi puasa yang sedang dikerjakan tidak bisa digunakan sebagai sarana untuk menahan hawa nafsunya. Sebab tujuan dari puasa adalah untuk menjaga tubuh secara umum dan menjaga hati secara khusus dari racun-racun makanan dan minuman. Saya tidak pernah merasa kenyang sejak enam belas tahun kecuali hanya sekali, itupun sambil berusaha saya buang. Sebab rasa kenyang akan membebani badan, menghilangkan kecerdasan, mendatangkan kantuk, dan melemahkan pemiliknya dari

Perbedaan Zakat Fitrah dan Zakat Maal Pertanyaan ; Assalamualaikum Wr. Wb. Pak ustad, apa perbedaan zakat maal dan zakat fitrah? Siapa yang berhak menerima zakat maal dan zakat fitrah? Jazakalloh. Jawab : Wa’alaikumsalam Wr. Wb. Perbedaan zakat fitrah dan zakat maal adalah. Zakat fitrah maknanya adalah zakat yang sebab diwajibkannya adalah futur (berbuka puasa) pada bulan Ramadhan. (Hukum zakat; DR. Yusuf Qordowi) sedangkan waktu di keluarkannya adalah setiap bulan Ramadhan yang berakhir sampai khotib sholat ied naik mimbar. Sedangkan zakat maal sendiri di keluarkan tidak hanya pada bulan ramadhan saja tetapi jika telah cukup 1 nishab maka wajib dikeluarkan zakatnya. Yang berhak menerima zakat fitrah maupun zakat maal adalah sama yakni : 1. Fakir, 2. Mis-

kin, 3. Amil, 4. Muallaf, 5. Hamba Sahaya, 6. orang yang berhutang, 7. Fi sabilillah, dan 8. Ibnu sabil. Wallahu’alam bishawab. Pertanyaan ; Assalamualaikum Wr. Wb. Insya Allah saya akan mengeluarkan zakat sekitar 1 juta lebih. Mana yang lebih baik, saya serahkan semua ke BAZ yang ada di desa atau saya sendiri yang membagikan kepada orang miskin, anak yatim dan untuk pembangunan masjid atau surau? Yang kedua banyaknya amplop infak Ramadhan, jika kita menyumbang apa sudah termasuk zakat yang di sebutkan di atas? Terima kasih Jawab ; Wa’alaikumsalam Wr. Wb. Zakat

sebaiknya di serahkan kepada lembaga-lembaga yang biasa menyelola, baik BAZ maupun LAZ. Hal ini di perlu dilakukan agar menjaga hati kita dari sikap riya’ dan sombong, hal ini juga agar mustahik yang menerima zakat tidak malu atau segan. Untuk infak sendiri, tidak ada batasan berapa jumlah yang harus di keluarkan atau di bayarkan, asalkan zakat anda telah di bayarkan, dengan kata lain infak yang anda bayarkan adalah di luar zakat yang di keluarkan. Wallahu’alam bishawab. Jika ada pertanyaan seputar zakat, silahkan kirim pertanyaan anda melalui sms ke no. 081 345 653 653.


Pontianak Post

ANEKA

Selasa 8 September 2009

Dana Rekonstruksi Pascagempa Rp 1,5 T

BOGOR – Pemerintah menyiapkan anggaran Rp 1,4 triliun–Rp 1,5 triliun untuk rekonstruksi dan rehabilitasi pascagempa di Jawa Barat. Anggaran tersebut diambilkan dari APBN 2009 pada pos dana cadangan. Sebab, dana penanganan bencana untuk tahun ini sudah habis. Dana yang disediakan itu akan diverifikasi secara rinci. ’’Rekonstruksi dan rehabilitasi kami harapkan dilaksanakan akhir Februari 2010. Itu diambil dari dana cadangan. Sebab, dana bencana sudah habis oleh bencana-bencana sebelumnya,’’ jelas Menko Kesra Aburizal Bakrie setelah mengikuti rapat terbatas di Istana Bogor kemarin (7/9). Rapat yang dipimpin Presiden Susilo Bambang Yudhoyono itu juga dihadiri Mensos Bachtiar Chamsyah, Menkes

Siti Fadilah Supari, Mensesneg Hatta Rajasa, serta Kepala BMKG Sri Woro. Hadir pula Kapolri Bambang Hendarso Danuri, Panglima TNI Djoko Santoso, serta Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan. Dana tersebut belum termasuk anggaran dari Pemprov Jawa Barat sekitar Rp 90 miliar. Masing-masing pemerintah kabupaten/kota yang dilanda gempa juga menyediakan anggaran penanganan gempa. Ical, sapaan Aburizal, menambahkan bahwa operasi tanggap darurat akan dilakukan hingga 18 September. Dia menuturkan, tahap rekonstruksi dan rehabilitasi Februari 2010 akan dilaksanakan seperti penanganan gempa di Jogjakarta pada Mei 2006 silam. Skemanya, pembangunan rumah rusak dilakukan oleh masyarakat

dengan dikoordinasi pemda. Pemerintah pusat memberikan dana kepada gubernur untuk disalurkan ke bupati, lalu dikoordinasikan ke kelompokkelompok masyarakat. Gempa berkekuatan 7,3 skala Richter pada 2 September lalu telah menghancurkan 54.171 rumah dan 114.601 rumah rusak ringan di Jawa Barat. Selain itu, 1.406 rumah di Cilacap, Jawa Tengah, rusak. Ahmad Heryawan optimistis tahap rehabilitasi dan rekonstruksi bisa rampung Februari tahun depan. ’’Mudah-mudahan bisa. Tapi, itu bergantung turunnya dana dari Depkeu. Kami di daerah adalah penerima. Kalau cepat, akan cepat juga di daerah,’’ tegasnya. Di tempat terpisah, Wakil Ketua Panitia Anggaran DPR Harry Azhar Azis mengungkap-

kan, dana cadangan di APBN masih tersisa Rp 2,5 triliun dari pagu Rp 3 triliun. ’’Jadi, kalau dibutuhkan Rp 1,5 triliun, itu masih bisa,’’ katanya. Di luar anggaran tersebut, masih ada dana yang melekat di beberapa departemen/lembaga senilai Rp 500 miliar yang bisa langsung dipakai untuk tanggap darurat. Ada pula anggaran siap pakai Rp 100 miliar di Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). ’’Itu bisa langsung dicairkan tanpa proses administratif yang panjang,’’ ujar Harry. Untuk dana cadangan, pencairan harus melalui menteri keuangan, kemudian dilaporkan ke Panitia Anggaran DPR. Departemen Sosial (Depsos) siap memberi dana bantuan rehabilitasi rumah untuk korban gempa di Provinsi Jawa Barat. Bantuan itu merupakan dukun-

Abu Jibril Gugat Polisi JAKARTA – Perlawanan Abu Jibril terhadap polisi dimulai kemarin (7/9). Gugatan praperadilan atas penangkapan Muhamad Jibril mulai disidangkan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Pihak termohon gugatan itu adalah Kapolri cq Kabareskrim cq Kadensus 88. ’’Penangkapan terhadap Muhamad Jibril tidak sah karena tidak disertai surat perintah penangkapan,’’ kata kuasa hukum Abu Jibril, Hariadi Nasution. Hal itu mengacu pasal 18 ayat (1) KUHAP. Saat sidang, Abu Jibril sebagai pemohon tidak ikut hadir.

Hariadi juga mengungkapkan, penangkapan terhadap Jibril merupakan pelanggaran hak konstitusional dan hak asasi. Hal itu berdasar perubahan kedua pasal 28 huruf D UUD 1945. Bunyinya, setiap orang berhak atas pengakuan, jaminan, perlindungan, dan kepastian hukum yang adil serta perlakuan yang sama di muka hukum. Termohon, lanjut dia, baru memberikan surat perintah penangkapan dan penahanan pada 26 Agustus pukul 23.30. ’’Padahal, penangkapannya 25 Agustus pukul 15.10,’’ ungkap Hariadi.

Selain itu, penahanan terhadap Muhamad Jibril dianggap tidak beralasan. Sebab, tidak ada bukti yang cukup untuk menahan pengelola situs ArRahmah itu. ’’Pemohon sangat meyakini bahwa termohon tidak memiliki bukti yang cukup untuk menahan,’’ katanya. Pihak termohon yang diwakili Divisi Hukum Mabes Polri Iza Fadri menyatakan siap menjawab gugatan tersebut dengan alat-alat bukti. Namun, dia menegaskan, penangkapan Jibril memiliki acuan, yakni UU Antiterorisme. ’’Ini kasus teroris. Jadi, undang-undang

yang dipakai adalah UU Antiterorisme,’’ jelasnya. Sebagaimana diketahui, Jibril ditangkap aparat pada 25 Agustus pukul 15.00 sekitar 500 meter dari kompleks Witanaharja, Pamulang, Tangerang Selatan. Penangkapan itu hanya berselang kurang dari dua jam sejak dirinya diumumkan sebagai tersangka pukul 13.30 di Mabes Polri. Saat ini, Jibril mendekam di Rutan Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok. Dia diduga berperan dalam pendanaan peledakan bom di Hotel JW Marriott dan RitzCarlton. (fal/iro)

patroli maritim dan perbatasan. “Patroli itu biasanya memakan waktu sekitar 3 jam,” katanya di Jakarta kemarin (7/9). Pesawat tersebut, kata Iskandar, kemudian mendarat di Bandara Long Apung untuk mengumpulkan data intelijen maritim. Saat hendak bersiap terbang, sejumlah penumpang sipil menumpang. Mereka beralasan kesulitan transportasi. Pilot pun meluluskannya. Setelah melakukan penerbangan selama 45 menit, Tower Tarakan menerima kontak dari pilot P-837, Lettu Laut (P) Erwin. Dia melaporkan mengalami gangguan mesin. Tak lama kemudian mereka kehilangan kontak. Rupanya, pesawat jatuh pada koordinat 03 09 618 U - 117 11 575 T sekitar 24 mil Barat Tarakan. TNI AL lantas membentuk dan memberangkatkan Satuan Tugas SAR. Satuan itu dipimpin Danlanal Tarakan Letkol Laut (P) Bambang Irwanto selaku Dansatgas bersama tim medis serta Pomal, menggunakan speed boat menuju lokasi. “Waktu yang diperlukan kurang

lebih 2 jam perjalanan,” katanya. Pesawat Nomad P-837 adalah buatan Australia tahun 1982. TNI AL sebenarnya memiliki 42 unit. 23 unit diantaranya tidak digunakan. Hanya 19 unit yang dapat digunakan. Iskandar mengakui, persoalan anggaran menjadi hambatan utama perawatan. Dari 19 pesawat, hanya 14 yang terus dipertahankan kalayakannya. Karena keterbatasan anggaran, hanya delapan yang diperbolehkan terbang. Nah, salah satu dari delapan pesawat itulah yang nahas. “Delapan pesawat tersebut saat ini digunakan oleh Komando Armada RI Kawasan Timur (Koarmatim) dan Komando Armada RI Kawasan Barat (Koarmabar),” katanya. Iskandar mengakui, pesawat tersebut jatuh setelah melakukan pengamatan perbatasan. Namun, dia menampik anggapan pesawat tersebut jatuh karena ada pihak ketiga yang mengacaukan pesawat tersebut. “Ini persoalan mesin,” katanya. (aga) (noi/ica/ari)

Nomad TNI Jatuh, 4 Tewas Sambungan dari halaman 1

dievakuasi ke Tarakan. “Empat orang sudah meninggal. Kondisinya parah,” kata Mahmud, motoris speedboat yang mengevakuasi penumpang ke Pelabuhan Tengkayu, Tarakan, tadi malam. Mahmud dan tim SAR mengangkut lima orang korban selamat. Kelima orang yang dipastikan selamat itu diantaranya Lettu Erwin selaku pilot, Lettu Saiful selaku Co Pilot dan Serma Sodikin selaku crew Nomad (mekanik). Sedangkan kedua penumpang selamat lainnya adalah masyarakat sipil yang hingga malam tadi belum diketahui namanya. Lettu Erwin sendiri mengalami luka sangat serius pada bagian wajah dan kepala hingga mengeluarkan banyak darah. Sementara Lettu Saiful meskipun bisa berjalan namun mengalami luka memar pada bagian bibir dan wajah. Sedangkan Serma Sodikin diduga mengalami patah tulang sehingga tidak bisa jalan dan harus ditandu dari speedboat

menuju mobil ambulance. Sementara dua warga sipil juga mengalami luka serius. Kelima korban itu langsung dilarikan ke rumah sakit Angkatan Laut Ilyas, Tarakan. Danlanal Tarakan Letkol Laut (P) Bambang Irawan, belum bisa dikonfirmasi karena masih berada di lokasi jatuhnya pesawat untuk melakukan evakuasi. Kepala Divisi Humas Kepolisian Daerah Kalimantan Timur Komisaris Besar Polisi Rudi mengatakan badan pesawat terbelah dua. “Menurut informasi yang kami dapat dari penjaga tambak, badan pesawat terbelah dua,” kata Rudi. Pesawat itu, kata dia, membawa sembilan penumpang. Enam diantaranya warga sipil dan tiga kru pesawat. Minim Anggaran Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Kadispenal) Laksamana Pertama TNI Iskandar Sitompul mengatakan, kejadian itu bermula ketika pesawat Nomad P-837 itu berangkat dari Tarakan pukul 11.00 WITA untuk melakukan

mereka dapatkan hanyalah kesia-siaan belaka. Cara–cara yang mereka tempuh sungguh dilarang oleh Allah dan Rasul–Nya. Bagaimana memperoleh ketenangan? Jawabannya adalah dengan mengingat Allah, maka Allah akan ingat kepada kita. Allah berfirman, “Karena itu, ingatlah kamu kepada Ku, niscaya Aku ingat (pula) kepadamu (dengan memberikan rahmat dan pengampunan)”. (Al Baqarah: 152). Salah satu cara untuk bisa terus mengingat Allah SWT adalah dengan berdzikir. Allah SWT memerintahkan kepada ummat-Nya untuk mau berdzikir sebanyak–banyaknya. Allah SWT berfirman: “Hai orang–orang yang beriman, berdzikirlah (dengan menyebut nama) Allah, dzikir yang sebanyak–banyaknya. Dan bertasbihlah kepada – Nya di waktu pagi dan petang.” (Al Ahzab : 41 – 42). Banyak menyebut nama Allah akan menjadikan kita beruntung. “Dan sebutlah (nama) Allah sebanyak-banyaknya agar kamu beruntung.” (Al Anfal : 45) Dzikir kepada Allah merupakan pembeda antara orang mukmin dan munafik Karena sifat orang munafik adalah tidak mau berdzikir

kepada Allah kecuali hanya sedikit saja. “Sesungguhnya orang – orang munafik itu menipu Allah dan Allah akan membalas tipuan mereka. Dan apabila mereka berdiri untuk shalat, mereka berdiri dengan malas. Mereka bermaksud riya’ (dengan shalat) di hadapan manusia. Dan tidaklah mereka menyebut Allah kecuali sedikit sekali.” (An Nisaa’ : 142). Dalam sebuah riwayat disebutkan bahwa Rasulullah SAW pernah menggambarkan perumpamaan orang yang berdzikir kepada Allah seperti orang yang hidup, sementara orang yang tidak berdzikir kepada Allah sebagai orang yang mati: “Perumpamaan orang yang berdzikir kepada Allah dan orang yang tidak berdzikir, adalah seumpama orang yang hidup dan mati.” (HR. Bukhari) Bahkan dalam riwayat lain, Rasulullah saw juga mengumpamakannya dengan rumah. Rumah orang yang berdzikir kepada Allah adalah rumah manusia hidup, dan rumah orang yang tidak berdzikir adalah seperti rumah orang mati, atau kuburan. Seorang mu’min yang senantiasa mengajak orang lain untuk kembali kepada Allah, akan sangat memerlukan porsi dzikrullah yang melebihi daripada porsi seorang muslim

biasa. Karena pada hakekatnya, ia ingin kembali menghidupkan hati mereka yang telah mati. Namun bagaimana mungkin ia dapat mengemban amanah tersebut, manakala hatinya sendiri redup remang-remang, atau bahkan juga turut mati dan porak-poranda. Dari sini dapat diambil satu kesimpulan bahwa tidak mungkin memisahkan dzikir dengan hati. Karena pemisahan seperti ini pada hakekatnya sama seperti pemisahan ruh dan jasad dalam diri insan. Seorang manusia sudah bukan manusia lagi manakala ruhnya sudah hengkang dari jasadnya. Dengan dzikir ini pulalah, Allah gambarkan dalam Al-Qur’an, bahwa hati dapat menjadi tenang dan tentram (13:28) Ketenangan hati juga berkaitan erat dengan kebersihan hati. Hati yang tidak bersih, tidak dapat menjadikan diri insan menjadi tenang. Bahkan penulis melihat bahwa kebersihan hatilah yang menjadi pondasi tegaknya bangunan ketenangan hati. Dan disinilah dzikir dapat mengantisipasi hati menjadi bersih, sebagaimana dzikir juga dapat menjadikan hati menjaditenang. Dan ini pulalah letak urgensitas dzikir dalam hati seorang da’i. Adalah suatu hal yang teramat tabu bagi seorang da’i,

meninggalkan dzikir dalam setiap detik yang dilaluinya. Karena dzikir memiliki banyak keistimewaan yang teramat penting guna menjadi bekalan da’wah yang akan mereka lalui. Salah seorang salafuna saleh ada yang mengatakan, “Lisan yang tidak berdzikir adalah seperti mata yang buta, seperti telinga yang tuli dan seperti tangan yang lumpuh. Hati merupakan pintu besar Allah yang senantiasa terbuka antara hamba dan Rabnya, selama hamba tersebut tidak menguncinya sendiri.” Adalah Syekh Hasan alBasri, mengungkapkan dalam sebuah kata mutiara yang sangat indah: “Raihlah keindahan dalam tiga hal; dalam shalat, dalam dzikir dan dalam tilawatul Qur’an, dan kalian akan mendapatkannya…. Jika tidak maka ketahuilah, bahwa pintu telah tertutup.” Inilah pentingnya dzikir bagi kebersihan hati seorang da’i. Dengan dzikir, seorang hamba akan mampu menundukkan syaitan, sebagaimana syaitan menundukkan manusia yang lupa dan lalai. Dengan dzikir pulalah, amal shaleh menjadi hidup. Dan tanpa dzikir, amal shaleh seperti jasad yang tidak memiliki ruh. Akankan aktifitas da’wah yang dilakukan da’i menjadi seperti jasad tanpa ruh?**

yang terjadi Rabu pekan lalu itu (2/9) dirasakan 14 kabupaten/ kota di Jawa Barat. Empat belas daerah tersebut adalah Kabupaten Tasikmalaya, Ciamis, Garut, Bandung, Bandung Barat, Subang, Cianjur, Sukabumi, Bogor, Purwakarta, Majalengka, Kuningan, Kota Tasikmalaya, dan Kota Banjar. ”Lokasinya menyebar di sekitar 45 kawasan sehingga menyulitkan koordinasi dan pendistribusian serta penanganan bantuan,” kata Heryawan. Berdasar data yang terkumpul hingga Minggu lalu (6/9), 74 orang meninggal dunia, 34 orang hilang, 82.593 orang mengungsi, 54 ribu lebih rumah rusak berat, 118 ribu lebih rumah rusak ringan, 2.200 lebih sekolah rusak berat, 17 pondok pesantren rusak berat, dan 1.700 lebih masjid rusak berat. ”Kami membuat tiga skenario penanganan, yakni tanggap darurat, proses rehabilitasi, dan tahap berikutnya rekonstruksi,” ujar Heryawan. Untuk bantuan pangan tanggap darurat, lanjutnya, telah disalurkan 33 ton beras, 25 ribu kaleng lebih sarden, 17 ribu botol lebih kecap/sambal, 900 liter minyak goreng, dan 45 ribu bungkus lebih mi instan. Kuburan Masal

Evakuasi korban longsor di Kampung Babakan Caringin, Desa Cikangkareng, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Garut, segera dihentikan. Tim SAR berencana mengakhiri pencarian korban. Kemarin (7/9), tim SAR masih menyisir tumpukan reruntuhan mulai rawa-rawa hingga bongkahan batu-batu besar. Penyisiran itu direncanakan menjadi hari terakhir evakuasi korban longsor di Cianjur. Kepala Seksi Basarnas Jakarta Budiwan menyatakan, pencarian dihentikan sementara sesuai standard operational procedure (SOP). Selanjutnya, hal tersebut dikonsultasikan kepada pemerintah daerah. ’’Hari ini mungkin hari terakhir pencarian. Kami hentikan sementara sambil berkomunikasi dengan Pemkab Cianjur, apakah harus dilanjutkan atau tidak,’’ ujarnya kepada Radar Bogor (Jawa Pos Group). Dia menambahkan, timnya kembali menemukan empat titik longsoran yang ditengarai menimbun korban. ’’Yang satu adalah kelanjutan evakuasi yang kemarin (Minggu, 6/9) tertunda. Tiga lagi sedang dievakuasi,’’ ungkapnya.(dra/jpnn/oki)

Presiden Didesak Usut Menkeu Sambungan dari halaman 1

dengan transparansi pengambilan keputusan bailout Bank Century harus dipertanggungjawabkan dan diketahui oleh presiden dan wakil presiden. ’’Dalam hal ini, menteri keuangan harus bertanggung jawab selaku ketua KSSK,’’ katanya. Menurut Dradjad, hal terpenting yang harus diungkap dalam kasus Bank Century adalah latar belakang pengambilan keputusan bailout yang berbuntut pembengkakan nilai bailout, dari angka yang disepakati DPR Rp 1,3 triliun menjadi Rp 6,7 triliun. ’’Selain itu, pengawasan perbankan oleh Bank Indonesia juga harus diperkuat. Sebab, saat ini masih lemah, terutama dalam mendeteksi fraud (pemalsuan/penyelewengan, Red),’’ terangnya. Mengenai audit investigatif yang dilakukan oleh BPK, anggota III BPK Baharudin Aritonang mengatakan, saat ini audit itu tengah berlangsung. ’’Ini kan sudah jalan bersama KPK. Jadi, tunggu sajalah,’’ ujarnya. Baharudin menyatakan, selama proses audit masih berlangsung, anggota BPK terikat aturan UU No 15 Tahun 2004 yang melarang pemublikasian hasil yang belum final. ’’Jadi, mohon bersabar,’’ katanya. Dia juga belum bisa memas-

tikan apakah audit investigatif tersebut bakal tuntas sebelum Lebaran. Yang jelas, lanjut dia, koordinasi dengan KPK terus dijalin. ’’Jadi, kalau dari KPK sudah cukup (data), malah bisa langsung ke penindakan hukum,’’ terangnya. Kemarin Baharudin yang tengah mengikuti fit and proper test seleksi anggota BPK periode 2009–2014 di Komisi XI DPR memang dicecar oleh anggota Komisi XI DPR Natsir Mansyur agar menyatakan sikapnya atas kasus Bank Century. ’’Saya minta pendapat Anda sebagai calon anggota BPK. Jadi, tanggalkan dulu predikat Anda sebagai anggota BPK saat ini,’’ ujar Natsir. Namun, Baharudin bersikukuh untuk tidak bersedia mengomentari proses audit investigatif yang tengah berlangsung. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, yang selama beberapa hari ini menjadi sasaran tembak karena dinilai sebagai pihak yang paling bertanggung jawab, kemarin menanggapi santai berbagai tudingan yang diarahkan kepadanya. Termasuk desakan untuk menanggalkan jabatan atau nonaktif dari kursi menteri keuangan karena dinilai bisa menghambat penyelidikan. ’’Itu (keputusan nonaktif, Red) ada di tangan presiden. Tapi, apakah (dengan menjabat) Menkeu saya akan menghalang-

halangi investigasi, saya tidak pernah. Jangan suuzon (berburuk sangka, Red) lah,’’ ujarnya sesudah acara buka puasa bersama di Departemen Keuangan kemarin (7/9). Menurut Sri Mulyani, pihaknya sudah mendapat pemberitahuan dari Sekjen Departemen Keuangan Mulia Nasution terkait surat BPK untuk melakukan audit investigasi. ’’Saya bilang, silakan saja. Saya akan beri jalan kepada BPK,’’ katanya. Dalam acara buka puasa bersama kemarin, Sri Mulyani sempat curhat (curahan hati) meskipun tidak secara langsung. Dia menyinggung kasus Bank Century yang kini tengah membelit dirinya. ’’Terkadang, meski sudah menjalankan tugas dengan akuntabel dan transparan, tetap saja bisa dicurigai. Ini bisa terjadi karena setiap orang memiliki persepsi yang berbeda,’’ ujarnya. Karena itu, Sri Mulyani pun mewanti-wanti seluruh pejabat di jajaran Departemen Keuangan agar bekerja dengan baik dan ekstrahati-hati. ’’Bekerjalah seteliti mungkin, lihat prosedur dan perundangundangan yang ada. Kita tidak perlu berkecil hati kalau sudah menjalankan tugas secara bertanggung jawab. Jika tidak ada interes pribadi, maka hal itu (cobaan) pasti bisa diatasi,’’ terangnya.(owi/iro)

KA Hantam Kijang, Enam Tewas Sambungan dari halaman 1

Fadilah Dzikir Sambungan dari halaman 1

gan dana on call dari BNPB. ’’Usul tersebut sudah disetujui presiden dalam rapat terbatas di Bogor,’’ jelas Direktur Bantuan Sosial Korban Bencana Alam Depsos Andi Hanindito di kantornya kemarin. Dalam laporan Mensos tentang penanggulangan bencana gempa disebutkan tentang bantuan dana. Dana itu dialokasikan untuk rehabilitasi rumah penduduk yang rusak karena gempa dengan nilai maksimal Rp 10 juta per unit rumah. Bantuan tersebut juga masih ditambah dana dari Pemprov Jabar yang akan membantu Rp 2 juta–Rp 2,5 juta per rumah. ’’Tiap-tiap pemerintah kabupaten yang terkena bencana juga akan mengeluarkan dana bantuan dari APBD Rp 1 juta per unit rumah,’’ terang Andi. Hingga kini, gempa 7,3 skala Richter di Tasikmalaya telah menewaskan 74 orang. Total korban luka 926 orang. Selain itu, korban mengungsi mencapai 88.636 orang. Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan kemarin membeberkan data seputar gempa di depan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pada rapat kabinet terbatas di Istana Bogor. Dilaporkan, dampak gempa

11

Sumber Jaya, Lampung Barat. Mobil nahas tersebut dilaporkan hendak menuju ke rumah salah satu kerabat mereka di Kecamatan Sine, Ngawi. Berdasar informasi yang dihimpun Radar Madiun (Jawa Pos Group), kecelakaan itu terjadi pukul 10.30. Mobil biru metalik yang membawa tujuh penumpang tersebut melintas dari arah utara di perlintasan KA tanpa palang pintu di Kedunglumbu, Mantingan. Tiba-tiba mesin mobil ngadat. Sopir Junaidi berupaya menghidupkan mesin mobil. Tetapi, mesin tetap mogok. Tak lama, dari arah timur KA Argowilis melaju dengan kecepatan tinggi. Tanpa bisa menghindar, mobil yang mogok di tengah perlintasan itu dihantam KA dan terseret hingga 590 meter. KA yang dimasinisi Aramoh tersebut tidak sempat mengerem. KA Argowilis baru berhenti di Desa Gondang, Kec Gondang, Sragen. Setelah berhenti sebentar, KA kembali melanjutkan perjalanan ke arah barat (Bandung). Saat dievakuasi warga, kebanyakan penumpang mobil tidak bisa dikenali. Bahkan, ada jasad korban yang terpotongpotong dalam mobil nahas itu. ’’Kondisinya sangat parah. Ada yang bagian tubuhnya tinggal menyisakan tulang,’’ tutur

Soidimin, warga sekitar yang melihat kecelakaan tersebut. Lokasi kecelakaan sulit dijangkau kendaraan roda empat. Akibatnya, polisi dan petugas kesehatan sulit mengevakuasi korban. Karena lokasi lebih dekat dengan Sragen, seluruh korban tewas maupun luka berat dibawa ke RSUD Sragen. ’’Tapi, peristiwa kecelakaan itu ditangani Polres Ngawi,’’ terang Kapolsek Ngawi Budi Sajidin yang turun ke lokasi. Dia menduga kecelakaan itu akibat sopir tidak waspada saat melewati perlintasan KA yang tidak berpalang pintu. ’’Perlintasan kereta api itu berbahaya. Mesin kendaraan bisa mendadak mati karena pengaruh magnet yang ditimbulkan kereta api yang berjalan,’’ ungkap Budi. Dia juga mengimbau PT KA membangun portal di perlintasan yang tidak berpalang pintu. Itu dimaksudkan untuk menghindari kejadian serupa. Apalagi, menjelang Lebaran, arus transportasi meningkat tajam. Saat dikonfirmasi Radar Madiun, Humas PT KA Daops VII Madiun Hariyono Wirotomo mengatakan bahwa pihaknya tak bertanggung jawab atas insiden itu. PT KA beralasan kecelakaan itu akibat kelalaian pengendara mobil. ’’Di lokasi sudah terpasang rambu perlintasan kereta tanpa palang pintu,’’ katanya.

Karena itu, terang Hariyono, setiap pengendara seharusnya melihat kanan dan kiri sebelum melewati jalur perlintasan tanpa palang pintu. Apalagi, jarak pandang di tempat kejadian tidak terhalang. ’’Kami tidak berkewajiban memberikan santunan. Itu tugas Jasa Raharja,’’ ujarnya. PT KA, lanjut dia, hanya membayar santunan bagi orang yang memanfaatkan fasilitas kereta, seperti penumpang yang terjatuh. Sebab, dalam harga tiket ada biaya asuransi kecelakaan selama perjalanan. Dia mengakui, titik kecelakaan di Kedunglumbu, Mantingan, Ngawi, memang termasuk di antara 204 perlintasan tanpa palang pintu di wilayah Daops VII Madiun. Pengadaan palang pintu menjadi kewajiban pemerintah daerah setempat. Ini mengacu pada UU Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian. ’’Seharusnya setiap perlintasan tanpa palang pintu diberi tanjakan. Di lokasi kejadian itu (tanjakan) tak ada,’’ kata Hariyono. Selain perlintasan tanpa palang pintu, di wilayah kerja PT KA Daops VII Madiun terdapat 64 lintasan yang dijaga petugas. Itu meliputi wilayah Walikukun, Ngawi, Madiun, Nganjuk, Kertosono, Jombang, Kediri, dan Tulungagung. ’’Warga yang melintas di jalur tanpa palang pintu diimbau lebih berhati-hati,’’ tuturnya. (dip/fik/irw/jpnn/dwi)


Pontianak Post

12

Pigura

Ultah setelah Buka Puasa Acara buka puasa bersama PDIP di kediaman Megawati Soekarnoputri, Jalan Kebagusan IV, Jakarta Selatan, Minggu (6/9) terasa lebih istimewa. Hal itu terutama dirasakan Puan Maharani, putri Megawati dan Taufiq Kiemas. Setelah berbuka dan menikmati takjil, para undangan yang umumnya dari kalangan pengurus PDIP maupun kolega dekat langsung mengelilingi Puan. Tak lama kemudian, Puan Maharani sebuah kue tar berbentuk kotak dengan foto Puan di atasnya dan lilin menyala diletakkan di atas meja. Ternyata, Puan tengah merayakan ulang tahun (ultah) ke-36. ”Alhamdulillah, terima kasih juga. Tapi, ini bukan buka puasa untuk ultah Puan Maharani lho. Tapi, benar-benar buka puasa partai. Jadi, kebetulan saja,” kata jebolan Ilmu Komunikasi Fisip UI itu lantas tertawa lepas. Potongan pertama kue tar tersebut dipersembahkan Puan kepada Kiemas, sang ayah. Potongan kedua diberikan Puan kepada Sekjen DPP PDIP Pramono Anung. Anggota DPR terpilih (2009–2014) dari dapil Jateng V tersebut menjelaskan, awalnya dirinya menolak jika ultahnya dirayakan saat berbuka puasa. ”Tapi, teman-teman itu kalau sudah ada niat memang ngotot,” ujar perempuan yang selalu mengaku baru berumur 17 tahun tersebut. (pri/dwi)

Jurusan Teknik Paling Diminati JAKARTA – Jurusan teknik seperti komputer jaringan, rekayasa perangkat lunak, dan teknologi alat berat masih menjadi idola siswa sekolah kejuruan. Hal itu tidak lepas dari tingginya minat dunia industri akan jurusan tersebut. Tidak urung, tahun ini 25 persen dari 3,6 juta siswa SMK mengambil jurusan itu. Padadal, rerata tahun sebelumnya hanya 18 persen. Direktur Pembinaan SMK Depdiknas Joko Sutrisno mengatakan, antusiasme terhadap jurusan teknik booming seiring dengan berkembangnya teknologi informasi

di negeri ini. Permintaan pasar pun naik. Hal itu memengaruhi permintaan akan lulusan sekolah kejuruan. Meski begitu, banyaknya lulusan jurusan itu masih belum berbanding lurus dengan permintaan industri. ’’Tetap masih ada kesenjangan. Karena itu, fokus kami adalah melatih anak-anak berjiwa entrepreneur,’’ terangnya. Dengan demikian, siswa SMK diarahkan bisa menciptakan lapangan pekerjaan sendiri. Jika lapangan pekerjaan tercipta, praktis dapat menyerap banyak tenaga kerja. Karena itu, anggaran yang di-

keluarkan Depdiknas untuk mendidik siswa SMK berjiwa wirausaha mencapai Rp 20 miliar. Anggaran sebesar itu difokuskan pada berbagai pelatihan dan praktik langsung. ’’Siswa kami hadapkan langsung dengan customer sesungguhnya,’’ ujarnya. Antusiasme yang tinggi terhadap jurusan itu juga mendorong Depdiknas menambah volume bidang tersebut. Tahun ini, Depdiknas membangun 100 unit SMK baru dan melanjutkan 100 unit SMK yang sedang dikembangkan. Di antara jumlah itu, sebanyak 25 persen difokuskan untuk memenuhi

permintaan dunia kerja akan bidang teknik. ’’Kita sesuaikan dengan permintaan pasar,’’ katanya. Keputusan soal pemilihan jurusan SMK baru, lanjut dia, akan diserahkan kepada setiap daerah. Pemilihan jurusan berdasar propek ekonomi di daerah tersebut. ’’Pemda yang paling tahu potensi daerahnya,’’ tambah Joko. Selain bidang teknik industri, jurusan lain yang banyak dilirik adalah bisnis manajemen. Persentase peminatnya hampir menyamai jurusan teknik industri. Sisanya, diisi berbagai jurusan. Seperti teknik animasi,

kimia industri, busana, akuntansi, marketing, pariwisata, otomotif, seni, pertanian, dan peternakan. Di antara beberapa jurusan itu, peminat pertanian, peternakan, dan seni paling minim. ’’Untuk mengurangi gap antara jurusan yang paling banyak dan minim peminat, pemerintah selalu memberikan beasiswa agar jurusan yang sepi peminat mulai terisi,’’ jelasnya. Joko menyebut, beberapa jurusan juga mulai tumbuh dan memiliki prospek bagus. Contohnya, teknik animasi dan kimia industri. ’’Peminatnya merangkak naik,’’ ucapnya. (kit/oki)

KPK Awasi Pengadaan Barang Depkes

Batik

Warisan Budaya Dunia Badan PBB untuk Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan (Unesco) akhirnya memasukkan batik dalam warisan budaya dunia (representative list of the intangible cultural heritage of humanity). Pengakuan itu akan dianugerahkan kepada Indonesia pada 28 September hingga 2 Oktober di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA). Menko Kesra Aburizal Bakrie dan Menbudpar Jero Wacik melaporkan Aburizal Bakrie prestasi itu kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Istana Bogor kemarin (7/9). Sebagai penghormatan atas capaian tersebut, presiden mengimbau seluruh masyarakat mengenakan batik pada 2 Oktober. ”Presiden mengatakan, pada 2 Oktober seluruh masyarakat Indonesia diminta menggunakan batik. Itu sebagai penghargaan atas diberikannya batik sebagai daftar representasi budaya dunia dari Unesco,” kata Ical, sapaan Aburizal. Masuknya batik dalam daftar warisan dunia ini mengikuti sukses wayang kulit dan keris yang lebih dulu meraih pengakuan yang sama pada 2003 dan 2005. Ical mengatakan, batik dianggap ikon budaya bangsa yang unik, memiliki simbol dan tradisi, serta hidup di masyarakat. Batik juga memiliki filosofi yang mendalam menyangkut siklus kehidupan manusia. (sof/oki)

Selasa 8 September 2009

Irawan A/TANGSEL POS

LABORATORIUM: Petugas BPOM sedang melakukan uji di laboratorium keliling. Laboratorium berfungsi menguji obat palsu, menguji cepat cemaran bahan berbahaya dalam makanan, dan mengawasi produk tanpa izin edar.

BPOM Luncurkan Lab Keliling Awasi Makanan dan Obat Palsu JAKARTA--Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) membuat terobosan baru dengan meluncurkan delapan unit mobil laboratorium keliling. Laboratorium itu berfungsi menguji obat palsu, menguji cepat cemaran bahan berbahaya dalam makanan, dan mengawasi produk tanpa izin edar. Unit itu juga mengawasi produk kedaluwarsa, kosmetik berbahan berbahaya, serta bahan informasi bagi masyarakat dalam bentuk buku, leaflet, brosur, maupun komik. Delapan unit mobil keliling yang diluncurkan BPOM itu bakal beroperasi di pasar-pasar Jakarta Timur, Utara, Selatan, Barat, Pusat, dan Serang. Kepala BPOM Husniah Rubiana Thamrin Akib mengatakan, pengadaan laboratorium keliling itu untuk memperluas cakupan pengawasan terhadap

berbagai produk makanan dan obat. Sebab, selama ini pengujian terhadap berbagai produk makanan dan obat bergantung pada laboratorium. Memang, waktu untuk mengambil sampel di pasaran hingga mengujinya di laboratorium cukup lama. ’’Dengan adanya mobil keliling ini pengujian bisa dilakukan di tempat. Hanya memakan waktu beberapa menit. Waktu tidak terbuang karena bisa menghindari kemacetan,’’ terangnya di sela peluncuran laboratorium keliling. Husniah menjelaskan, laboratorium itu sekaligus untuk mendukung upaya intensif BPOM sidak di lapangan menjelang Lebaran. Dengan demikian, beredarnya makanan yang mengandung bahan berbahaya dapat dideteksi dengan cepat. Pengawasan menjelang Lebaran ini, kata Husniah, difokuskan untuk makanan mengandung bahan berbahaya. Misalnya, formalin, boraks, rhodamin B, methanil yellow, arsen, sianida, residu pestisida, dan penga-

Rubrik ini berisikan kata-kata mutiara dalam bahasa Mandarin yang dilengkapi bunyi dan terjemahannya. Kehadiran rubrik ini diharapkan mereka yang pandai bahasa Mandarin, yang baru belajar, yang menyukai falsafah Tionghoa bahkan yang tidak mengerti Mandarin pun bisa mengikutinya. Kirimkan tulisan anda ke Redaksi Pontianak Post, Gedung Graha Pena, lantai V jalan Gajahmada Nomor 2-4 Pontianak.

wasan parsel.Husniah mencontohkan, tes kit terhadap methanil yellow yang merupakan bahan pewarna baju kerap dipakai untuk mewarnai es. ’’Tentu saja ini berbahaya dan bisa mengganggu kesehatan,’’ jelasnya. Dia berharap beroperasinya laboratorium keliling membuat penjual makanan dan obat berbahaya di pasar tradisional keder. ’’Kami berharap masyarakat bisa nyaman mengonsumsi makanan bila sudah melihat kehadiran mobil BPOM. Sebab, berarti makanan dan obat di situ layak konsumsi,’’ ungkapnya. Tak hanya Jakarta dan sekitarnya yang bakal mendapat mobil tersebut. Rencananya, laboratorium keliling diadakan di seluruh Indonesia. Unit mobil yang dibutuhkan sekitar 150. Anggaran per unit mobil Rp 200 juta. ’’Kami akan upayakan agar seluruh kota di Indonesia memiliki laboratorium keliling,’’ ujarnya. Dengan begitu, keamanan konsumsi makanan dan obat terjamin. (kit/oki)

JAKARTA--Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mulai berupaya menertibkan pengadaan barang dan jasa. Langkah pertama pengawasan proyek pengadaan itu dilakukan terhadap Departemen Kesehatan. “Ini yang perlu menjadi catatan selain menangani kasus korupsi, kami juga mengawasi pengadaan di sana (Depkes),” ujar Juru Bicara KPK Johan Budi SP, kemarin. Menurut dia, pengawasan itu dilakukan menyusul temuan dua kasus korupsi di Depkes, yakni pengadaan alat kesehatan tahun 2003 dan 2007. “Nah, sekarang kami ingin melihat bagaimana pengawasan itu dilakukan, sebab penggelembungan harganya cukup besar,” jelasnya. Temuan komisi dalam satu pengadaan barang penggelembungan harga mencapai ratusan persen. Langkah itu agar potensi Siti Fadillah Supari kerugian negara dalam proyek pengadaan itu tak terjadi. Sebab, temuan KPK, pengadaan di departemen yang kini dipimpin oleh Siti Fadillah Supari itu melibatkan banyak pihak. Sehingga harga yang harus ditanggung negara dalam setiap alat yang dibeli sangat mahal. KPK berharap pengadaan barang di Depkes segera ada perubahan. Sebelumnya, KPK pernah merencanakan untuk meminta dokumen pengadaan barang dan jasa yang dilaksanakan berbagai lembaga pemerintah. Komisi juga yakin semua lembaga tersebut nantinya kooperatif dengan langkah itu. KPK juga mengembangkan pemeriksaan dugaan korupsi pengadaan tamiflu untuk rumah sakit rujukan di wilayah Indonesia Timur. Kemarin, komisi memeriksa ketua panitia pengadaan Sri Heny Setyawati. Proyek pengadaan yang menelan anggaran Rp 98 miliar itu diduga merugikan negara Rp 32 miliar. Dalam hal ini, penyidik telah menjerat bekas Sekretaris Menko Kesra Sutedjo Juwono sebagai tersangka. Dalam rangka pencegahan korupsi, Juni lalu KPK pernah mengundang Menteri Kesehatan Siti Fadillah Supari. Namun yang dibicarakan kala itu menyangkut utang luar negeri yang macet di beberapa rumah sakit daerah. (git/iro)

Pembekalan Caleg PDIP tanpa Mega Beredar Rumor karena Isu Koalisi Makin Kuat JAKARTA – Hari pertama pembukaan pembekalan caleg DPR terpilih dari PDIP berjalan hambar. Sebab, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri tidak menghadiri acara partai yang cukup penting dan strategis itu. Umumnya, ketua umum parpol selalu hadir dalam acara pembekalan caleg DPR terpilih dari partainya. Ke manakah Mega? ’’Ibu Mega harus istirahat selama empat hari, dari Sabtu sampai Selasa besok, karena kena flu cukup berat,’’ kata Sekjen DPP PDIP Pramono Anung di Kantor DPP PDIP, Jalan Lenteng Agung, Jakarta Selatan, kemarin (7/9). Pram –begitu dia akrab disapa– membantah rumor yang beredar bahwa ketidakhadiran

Mega berkaitan dengan menguatnya ide PDIP berkoalisi ke SBY. Karena itu, para caleg DPR terpilih dari PDIP tidak lagi memainkan peran sebagai oposisi di parlemen. ’’Ibu benarbenar sakit flu berat,’’ tegas orang dekat Mega itu. Dalam acara buka puasa bersama di kediaman

Mega, Jalan Kebagusan IV, Senin lalu, Mega memang tidak ikut bergabung. Keluarga hanya diwakili Taufiq Kiemas dan putri mereka, Puan Maharani. Mega berada di kediaman pribadinya yang lain di Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat. Pram menambahkan, kepastian sikap PDIP –apakah berada di dalam atau di luar pemerintahan– segera terjawab pada Ramadan ini. ’’Sekitar pertengahan September. Sikap pasti itu harus ada sebelum 1 O k -

Pramono Anung

tober,’’ katanya. Pada 1 Oktober dijadwalkan pelantikan anggota DPR terpilih periode 2009–2014. PDIP, imbuh Pram, tidak tergesa-gesa atau mendapatkan tekanan eksternal untuk segera menentukan sikap. ’’Sematamata soal timing. Kami ingin begitu masuk Oktober, tinggal konsentrasi membuat fraksi yang kompeten di DPR,’’ jelasnya. Mengenai arah sikap PDIP, Pram menyebut bahwa hal itu bergantung pada Mega setelah mendapatkan masukan dari berbagai elemen internal partai. Mega telah memanggil kembali para pimpinan DPD PDIP se-Indonesia untuk didengarkan pandangannya. Barubaru ini, misalnya, Mega mengundang pimpinan DPD PDIP se-Sumatera dan Kalimantan.(pri)

Setelah 17 Tahun, DPR Sahkan RUU Perfilman JAKARTA – Pembahasan RUU Perfilman akhirnya rampung. Sepuluh pimpinan fraksi dan Komisi X DPR beserta Menbudpar Jero Wacik menyetujui pengesahan UU yang ditunggu selama 17 tahun itu. Rencananya, pengesahan RUU tersebut dilakukan dalam sidang paripurna DPR hari ini. ’’Setelah melalui lobi, Fraksi PDIP juga setuju untuk disahkan,’’ ujar Ketua Komisi X Irwan Prayitno di Gedung Nusantara II DPR, Jakarta, kemarin (7/9). Proses menuju pengesahan RUU itu cukup berliku. Bahkan, saat penyampaian pendapat akhir fraksi, FPDIP abstain karena merasa ada hal-hal yang harus diperbaiki. FPDIP menilai,

RUU Perfilman belum menjamin kebebasan berekspresi. Setelah rapat diskors 15 menit, FPDIP akhirnya menyetujui RUU Perfilman dibawa ke rapat paripurna DPR. Wakil FPIDP Heri Akhmadi menyatakan, sebenarnya masih banyak hal di dalam RUU Perfilman yang mengganjal. Di antaranya, persoalan kebebasan berekspresi, sensor film yang dinilai terlalu ketat, dan pendaftaran film. ’’Dalam lobi-lobi, kami bisa menghaluskan bahasa ’pendaftaran film’ menjadi ’pemberitahuan’. Tapi, masih banyak hal lain yang seharusnya diperbaiki,’’ kritik Heri. Dia menilai, level kebebasan berekspresi dalam RUU Perfilman

justru masih di bawah UU Pers dan UU Penyiaran. Namun, karena keterbatasan waktu, apalagi UU itu sudah ditunggu selama 17 tahun oleh masyarakat perfilman, DPR pun menyetujui segera disahkan. ’’Kami akan terus mengawalnya,’’ janji Heri.Jero Wacik menyatakan, pengesahan itu merupakan hal yang sudah dinanti. Apalagi, di mata pemerintah dan Presiden SBY, kini kualitas film sudah sangat baik. Dulu, lanjut dia, produksi film Indonesia mengalami masamasa surut. Misalnya, pada 2001 hanya ada 4 film dan 2002 sebanyak 6 film. Namun, kini dalam lima tahun terakhir sejak 2004, film yang sudah dibuat mencapai 300. ’’Pada 2008 ada 87 film dan

2009 sampai Juli sudah 95 film. Saya perkirakan sampai akhir 2009, jumlah film lebih dari 100 judul,’’ jelasnya. Pengusaha film, tambah dia, juga makin banyak. Pada 2007 ada 704 pengusaha, 2008 ada 1.072 pengusaha, dan 2009 hingga Juli ada 1.163 pengusaha. ’’Ini terus berkembang dan kita akan ciptakan iklim yang baik untuk menumbuhkan perfilman Indonesia,’’ katanya. Dia menjamin para sineas tidak akan dipersulit saat membuat film. Prosesnya, tinggal mendaftarkan saja dan tidak perlu membayar. ’’Proses perizinan kini hanya tiga hari. Jadi, jangan khawatir,’’ kata Jero. (zul/pri/oki)


LFP

Pontianak Post l Selasa 8 September 2009

13 Road to World Cup 2010 Kualifikasi Piala Dunia 2010 Zona Conmebol 14/10/07 Di Bogota Kolombia v Brazil 0-0 17/10/07 Di Rio De Janeiro Brazil v Ekuador 5-0 (Va gner Love 18, Ronaldinho 71, Kaka 76, 84, Elano 82) 18/11/07 Di Lima Peru v Brazil 1-1 (Juan Vargas 71/Kaka 40) 21/11/07 Di Sao Paulo Brazil v Uruguay (Lui s Fabiano 44, 64/ Sebastian Abreu 8)

2-1

15/06/08 Di Asuncion Paraguay v Brazil 2-0 (Ro que Santa Cruz 26, Salvador Cabanas 49) 18/06/08 Belo Horizonte Brazil v Argentina

0-0

07/09/08 Di Santiago De Chile Chile v Brazil 0-3 (Lui s Fabiano 21, 83, Robinho 44) 10/09/08 Di Rio De Janeiro Brazil v Bolivia REUTERS/Enrique Marcarian

selalu sukses: Para pemain Brazil merayakan kemenangan melawan Argentina dalam kualifikasi PD 2010 di Rosario, Argentina kemarin (5/9).

PALING SUKSES

Sulit dibantah bahwa timnas Brazil merupakan tim paling sukses di Piala Dunia. Mereka selalu tampil dalam setiap edisi Piala Dunia dan lima kali menjadi juara. Kepastian Brazil lolos ke Piala Dunia 2010 Afrika Selatan (Afsel) ditentukan melalui kemenangan atasArgentina 3-1 di Rosario, Minggu (5/9) pagi. Mereka kian mengukuhkan diri sebagai tim paling sukses di Piala Dunia. Dengan menggenggam tiket ke Piala Dunia 2010 menjadikan Brazil sebagai negara yang selalu tampil di setiap edisi Piala Dunia sejak 1930. Brazil mencatat 19 tampil di putaran final even sepak bola paling akbar sejagat itu. Karena pada Piala Dunia 2014, Brazil akan menjadi tuan rumah, maka otomatis Samba (julukan Brazil) sudah memegang tiket tampil ke Piala Dunia dalam 20 kali beruntun. Mereka juga telah menggenggam lima gelar juara dunia. Setelah Brazil, Jerman dan Italia menjadi tim yang paling sering tampil di Piala Dunia. Mereka sama-sama mencatat 16

kali tampil di Piala Dunia. Jerman telah 14 kali lolos beruntun dan Italia sebanyak 12 kali beruntun. Yang lebih istimewa, selama lima kali juara Piala Dunia, sama sekali tidak diraih Brazil ketika menjadi tuan rumah. Itu berbeda dengan Italia (4 kali juara), Jerman (3 kali),Argentina (2 kali), Uruguay (2 kali), Prancis (1 kali), dan Inggris (1 kali). “Anda tidak bisa menjadi tuan rumah Piala Dunia tanpa keikutsertaan Brazil. Mereka merupakan rajanya sepak bola,” kata Danny Jordaan, ketua panitia lokal Piala Dunia, seperti dilansir Reuters. “Jika mereka bisa mengulang performa apik pada Piala Konfederasi lalu selama Piala Dunia tahun depan, tidak diragukan lagi, mereka bisa merebut gelar keenamnya tahun depan,” lanjut Jordaan. Tim besutan Dunga itu akan terbang ke Afsel tahun depan dengan mengusung ambisi juara sekaligus menepis kutukan Piala Konfederasi. Brazil tidak pernah menjuarai Piala Dunia setelah menggenggam Piala Konfederasi.

Saat juara pada Piala Konfederasi 1997, setahun kemudian mereka gagal menjuarai Piala Dunia lantaran kalah dari Prancis di final. Begitupula ketika juara Piala Konfederasi 2005, mereka bahkan gagal menembus partai puncak. “Kami sama sekali tidak percaya dengan anggapan itu. Perjuangan di kami lapangan yang akan menentukan bisa juara atau tidak. Dengan konsistensi permainan, saya yakin bisa,” kata Kaka, gelandang Brazil, seperti dikutip Sky Sport. Banyak yang meyakini Brazil di bawah asuhan Dunga akan memberikan perbedaan pada Piala Dunia 2010. Kendati sempat diragukan di awal kepemimpinannya, pelatih berusia 45 tahun itu terus memberi bukti dengan prestasinya. “Dunga ditunjuk di saat sepak bola Brazil sedang menurun. Dia ditunjuk karena memiliki kepemimpinan yang hebat. Dunga selalu berkembang di setiap pertandingan yang dia lewati,” ungkap Bebeto, legenda sepak bola Brazil. Dunga

merupakan tipikal pelatih yang kerap berseberangan dengan pendapat publik sepak bola Brazil. Dia bukan sosok yang populer. Skema main Brazil di tangannya juga terkesan pragmatis. Bukan berpedoman pada keindahan permainan. Begitupula dalam memilih pemain. Dengan banyaknya talenta sepak bola Brazil yang tersebar di seluruh penjuru dunia, Dunga punya banyak opsi. Justru disitulah letak kesulitannya. Dunga tidak berpatokan pada status pemain bintang. Bagi Dunga, Piala Dunia 2010 menjadi kesempatan baginya untuk mensesejarkan diri dengan legenda sepak bola Brazil seperti Mario Zagalo. Sosok yang bisa merengkuh Piala Dunia ketika menjadi pemain dan saat melatih. Ya, ketika masih bermain Dunga menjadi bagian penting dari sukses Brazil di Piala Dunia 1994. Sebelumnya, Dunga telah mencatatkan diri sebagai pelatih yang sukses menjuarai Piala Konfederasi sebagai pemain dan pelatih sekaligus. (ham)

0-0

12 /10/08 Di San Cristobal Venezuela v Brazil 0-4 ( Kaka 6, Robinho 9, 66, Adriano 19) 15/10/08 Di Rio De Janeiro Brazil v Kolombia

0-0

29/03/09 Di Quito Ekuador v Brazil 1-1 (Ch ristian Noboa 89, Julio Baptista 72) 01/04/09 Di Porto Alegre Brazil v Peru 3-0 (Luis Fabiano pen-18, 27, Felipe Melo 64) 06/06/09 Di Montevideo Uruguay v Brazil 0-4 (Da ni Alves 12, Juan 36, Luis Fabiano 52, Kaka pen-75) 10/06/09 Di Recife Brazil v Paraguay (R obinho 40, Nilmar 50/ Salvador Cabanas 25)

2-1

05/09/09 Di Rosario Argentina v Brazil 1-3 ( Jesus Datolo 65/Luisao 23, Luis Fabiano 30, 68)

Profil Brazil Julukan : Canarinho (Little Canary) Sele Brasileira (Brazilian Selection) Verde e Amarelo (Green and Yellow) Asosiasi : CBF (Confederal Brasileira de Futebol) Konfederasi : Conmebol (Amerika Selatan) Pelatih : Dunga Kapten : Lucio Caps terbanyak : Cafu (142 laga) Top scorer : Pele (77 gol) Home Stadion : Maracan-Morumbi, Mineir Manarrincha, Beira-Rio, Serra Dourada, Castel MangueirArruda Kode FIFA : BRA Ranking FIFA : 1

1999, 2004, 2007) Runner up : 11 kali (1921, 1925, 1937, 1945, 1946, 1953, 1957, 1959,1983, 1991, 1995) Panamerican Championship Juara : dua kali (1952, 1956)

Prestasi : Piala Dunia Juara : lima kali (1958, 1962, 1970, 1994, 2002) Runner up : Dua kali (1950, 1998) Piala Konfederasi Juara : tiga kali (1997, 2005, 2009) Runner up : sekali (1999) Copa America Juara : delapan kali (1919, 1922, 1949, 1989, 1997,

Pele: Top scorer Brazil.

Subur di Klub, Mandul di Timnas ARGENTINAmemiliki Lionel Messi, Prancis punya Karim Benzema, sedangkan Portugal dengan Cristiano Ronaldo. Ketiganya merupakan para tukang gedor papan atas. Mereka juga dikenal haus gol bersama klub masing-masing. Tapi, ketajaman Messi, Benzema, dan Ronaldo di level klub tak menular di timnas masing-masing. Messi baru mengemas empat gol. Pencapaian bintang penyerang Barcelona itu hanya separo dari top scorer sementara Zona Conmebol Luis Fabiano dari Brazil yang mengemas 9 gol. Benzema dan Ronaldo lebih buruk lagi. Dua penggawa baru Real Madrid itu sama sekali belum menyumbang gol bagi negara masing-masing di ajang kualifikasi. “Selama kualifikasi, Cristiano (Ronaldo) belum mencapai performa terbaiknya ketika di klub. Dimulai dari cedera, masalah kebugaran, hingga ketidakberuntungan,” urai Carlos Quieroz, arsitek Portugal, sebagaimana dilansir Sports Illustrated. Problem sama dialami Benzema. Pada laga terakhir lawan Rumania (5/9),

Prancis memainkan tiga penyerang sekaligus. Namun, tidak terdapat nama striker 21 tahun itu. Trisula Les Blues diisi Thierry Henry, Nicolas Anelka, dan top scorer Ligue 1 musim lalu Andre-Pierre Gignac. “Saya tidak tahu dengan produktivitas tim kami karena kami mampu menghasilkan banyak peluang, tapi tidak mampu menuntaskannya secara konkret,” kata arsitek Prancis Raymond Domenech kepada stasiun televisi Canal Plus. Sejak November tahun lalu, Prancis hanya mencatat empat gol dari tujuh laga baik di kualifikasi maupun uji coba. “Saya bisa memahami apabila fans kami terus berteriak menanti gol-gol kami. Saya percaya dan yakin bahwa para pemain bisa mengatasinya,” ujar Domenech. Baik Portugal dan Prancis saat ini sama-sama mengoleksi sembilan gol dari tujuh laga. Dibandingkan Inggris (26 gol) dan Spanyol (18 gol), mereka terpaut jauh. Bahkan dengan tim kuda hitam sekalipun macam Bosnia Herzegovina yang menorehkan 20 gol maupun Slovakia dengan 19 gol. (dns/ca)

Koleksi Gol Tiga Raksasa Negara Gol Rival (Gol) Portugal 9 Denmark (14) Prancis 9 Serbia (15), Austria (10) Argentina 20 Brazil (28), Cile (25), Paraguay (21), Uruguay (23)

REUTERS/Marcos Brindicci

mandul: Lionel Messi, bomber Barcelona tak mampu membuat gol untuk negaranya dalam laga melawan Brazil kemarin (5/9).

REUTERS/Bob Strong

lesu : Bintang Portugal Cristiano Ronaldo dalam laga lawan Denmark.

AFP PHOTO / BERTRAND GUAY

Karim Benzema, Penyerang Prancis


14 14

LFP

LFP

sosok

Raksasa Terancam Siapa tak kenal Argentina, Prancis, dan Portugal. Ketiganya merupakan tim-tim raksasa dunia saat ini. Argentina merupakan juara dunia dua kali (1978 dan 1986), Prancis kampiun 1998, dan Portugal finis peringkat ketiga Piala Dunia 1966 dan urutan keempat di edisi 2006. Tapi, ketiga raksasa tersebut terancam gagal berpartisipasi di Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan (Afsel). Itu jika menilik sepak terjang mereka di kualifikasi. Yakni Argentina di Zona Conmebol (Amerika Latin), serta Prancis dan Portugal di Zona Eropa, masingmasing di grup satu dan Javier Zanetti grup tujuh. Sementara itu, kans Argentina lolos ke Afsel menemui jalan terjal menyusul kekalahan 1-3 dari rival abadinya, Brazil, di kandang sendiri (5/9). Tango - julukan Argentina - saat ini tertahan di peringkat keempat dengan 22 poin. Dengan dua tiga laga sisa dimainkan di kandang lawan, skuad Diego Maradona butuh kerja ekstra untuk terhindari dari aib setelah 39 tahun. Ya, sejak gagal lolos ke Piala Dunia 1970, Tango tak pernah lagi absen di putaran final turnamen sepak bola sejagat itu. “Kami tidak pernah membayangkan gagal lolos (ke Piala Dunia 2010, Red) karena itu berarti mimpi buruk negara kami,” tutur Javier Zanetti, defender Argentina, sebagaimana dilansir media Spanyol Sports kemarin (7/9). (dns)

TOTAL FOOTBALL TOTAL FOOTBALL

Pontianak Post

Selasa 8 September 2009

Inggris Dibayangi Trauma LONDON - Dua hari menjelang pertandingan penentuan melawan Kroasia di Wembley, kepercayaan diri pasukan Inggris malah meluntur. Rekor mulus sepanjang kualifikasi, plus kemenangan besar 4-1 atas Vatreni (sebutan Kroasia) di Zagreb seolah tidak berarti. Sebab, memori terpahit mereka memang tercetak di Wembley. Ya, kemenangan 3-2 Kroasia atas Inggris di kualifikasi terakhir Euro 2008 dua tahun lalu terjadi di Wembley. Di antara penggawa Inggris saat ini mengalami peristiwa pahit itu secara langsung. Antara lain kapten John Terry dan striker Peter Crouch. Kekalahan di kandang sendiri itu masih menghantui mereka. “Kenangan itu selalu pahit buat saya. Waktu itu, saya mencetak satu gol, dan saya pikir itu cukup untuk meloloskan kami ke Euro. Kalau diingat-ingat lagi saya selalu pedih dan kecewa,” tutur Crouch seperti dilansir Goal. “Saya juga kasihan kepada manajer Steve McLaren. Kami ini pemain kelas dunia, tapi tidak bisa menyelamatkannya dari pemecatan. Tak ada pemain yang ingin pelatihnya kehilangan pekerjaan,” lanjutnya. Menurut Crouch, hal-hal semacam itulah yang membuat mereka lebih gamang men-

jamu Kroasia di Wembley. Terry juga merasakan hal yang sama. Menurut defender Chelsea itu, kekalahan yang terjadi pada 21 November 2007 tersebut masih terasa menyakitkan. Masalahnya, Inggris bermain di Wembley dengan target ekstra. Yakni memetik tiga angka untuk merebut tiket lolos ke Afsel. Secara psikologis, target ini menjadi beban tersendiri daripada sekadar menang. “Dua tahun lalu adalah malam yang sangat mengecewakan untuk semua orang yang terkait dengan Timnas Inggris. Apalagi, kekalahan itu mengakhiri kebersamaan manajer McLaren dengan kami,” jelas Crouch kepada Sky Sport News. “Hal itu selalu ada di benak kami, sampai saat ini,” lanjutnya. Kalau Inggris mulai melunak, hal sebaliknya terjadi di kubu Kroasia. Pelatih Slaven Bilic telah meninggalkan sikap memuji-muji sang calon lawan, seperti yang dia perlihatkan beberapa hari terakhir. Dia mulai mau melancarkan perang urat syaraf kepada tim besutan Fabio Capello itu. Pekan lalu, Bilic memuji Capello sebagai pelatih yang mampu mengubah Inggris menjadi tim yang benar-benar kuat. Kini, dia bilang ada kelemahan di Three Lions (sebutan

SIAP TANDING: Tim Inggris mendapat pengarahan dari pelatih, sebelum menghadapi pertandingan dengan Kroasia di Wembley dua hari lagi.

Inggris) yang bisa dimanfaatkan. “Inggris memang sangat berbeda. Banyak peningkatan, tetapi mereka juga kehilangan sesuatu,” ungkapnya kepada Sporstmail. “Mereka kehilangan sentuhan asli Inggris, sesuatu yang membuat mereka dulu sulit dikalahkan. Mereka sudah tidak punya semangat tangguh,” tambahnya.

“Jelas saja Terry dan Crouch masih ketakutan. Hanya kami tim yang bisa mengalahkan mereka dua kali berturut-turut. Sayangnya, saya tak bisa bergantung pada ketakutan dua pemain Inggris,” tegas Bilic. Di bawah asuhannya, Kroasia dua kali mengalahkan Inggris dalam kualifikasi Euro tahun lalu. (na)


Pontianak Post Selasa 8 September 2009

Futsal

53 Tim Nyatakan Siap Tampil PONTIANAK—Pelaksanaan Open Turnamen Futsal dan Yel-yel yang digulirkan 19 Oktober mendatang di GOR Pangsuma Pontianak mendapat respon luar biasa dari pecinta olahraga futsal daerah ini. “Sudah 36 tim untuk kategori umum yang mendaftar. Untuk pelajar sudah 17 tim yang menyatakan ikut serta. Sementara untuk yel-yel, baru tujuh tim yang mengambil formulir,” ungkap Deddy Kurniawan ST, panitia pelaksana yang juga wakil Deddy Kurniawan ketua biro umum KONI Kalbar kepada Pontianak Post kemarin. Oleh karena itu, karena jumlah peserta yang dibatasi, (Kategori pelajar 40 tim dan katregori umum 60 tim, red), dia berharap agar tim yang ingin tampil segera mendaftarkan diri. “Jika sudah cukup langsung kami tutup. Untuk yel-yel juga demikian. Pesertanya kami batasi. Jadi sesegera mungkin mendaftar,” kata dia seraya mengatakan pendaftaran futsal dan yel-yel di GOR Pangsuma Pontianak pada hari dan jam kerja. Untuk uang pendaftaran, jika futsal kategori umum dipatok Rp500 ribu, pelajar Rp400 ribu, untuk yelyel pendaftaran hanya Rp250 ribu. Lebih lanjut juga diinformasikan ajang ini terbuka untuk umum dan se-Kalbar. Khusus untuk futsal kategori umum, bebas untuk mengambil pemain dari luar. “Biar ajang ini lebih menarik dan berkelas, dipersilahkan mentransfer pemain dari luar,” jelasnya (bdi)

Liga Futsal Tionghoa Digelar PONTIANAK—Masih dalam rangka memeriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-64, Biro Futsal Kota Pontianak bekerjasama dengan Andaria Futsal menggelar liga futsal tionghoa. Kejuaraan digelar di Lapangan Andaria, Jalan 28 Oktober Siantan Pontianak 4-12 September. “Ada 20 tim yang iktuserta dalam kejuaraan ini,” kata Uti Suhaimi, ketua biro futsal PSSI Kota Pontianak. Menurutnya, kejuaraan Uti Suhaimi tersebut rencananya akan menjadi agenda biro futsal PSSI. Sebab, output kegiatan ini sangat baik sebagai ajang pencarian bibit-bibit berbakat di cabor futsal. Apalagi peserta kegiatan ini berasal dari etnis tionghoa semua. “Ini menujukan bahwa etnis tionghoa juga peduli untuk membesarkan olahraga futsal daerah ini. Untuk itu kami dari biro futsal akan selalu mendukung,” katanya. Dia juga mengajak selurun insan pecinta futsal di Kalbar untuk mendukung segala kegiatan dan kejuaraan futsal yang digulirkan oleh elemen masyarakat, instansi dan organisasi. Salah satunya yang akan digelar oleh Aliansi Jurnalis Sport (AJS) dan Biro Umum KONI Kalbar pada 19 Oktober mendatang di GOR Pangsuma Pontianak. Kegiatan tersebut, menurut Uti Suhaimi, sifatnya akbar. Tim terbaik akan dipilih untuk mewakili Kota Pontianak di berbagai even lokal maupun nasional. (bdi)

METRO SPORT

15

Rencana Cino Tantang Juara Dunia Terhambat JAKARTA- Kesabaran Daud “Cino” Jordan kembali diuji. Janji Golden Boy Promotion (GBP) yang mengagendakan juara kelas bulu (57,1 kg) WBO Oriental itu bisa bertarung melawan juara dunia WBO, Steven Luevano dari Amerika Serikat sebelum akhir tahun ini, terancam batal. Sesuai hasil rapat pengurus WBO belum lama ini, Luevano telah diagendakan untuk kembali menjalani pertarungan ulang (rematch) melawan Bernabe Conception dari Filipina pada Nopember mendatang. Pertarungan ulang itu diadakan menyusul terjadinya diskualifikasi saat pertarungan perdana pada 15 Agustus lalu di Hard Rock Hotel and Casino, Las Vegas, Nevada, Amerika Serikat. Wasit Jay Nadi menghentikan pertarungan Luevano melawan Copception pada ronde ke-7 dan memutuskan penantang asal Filipina itu kalah diskualifikasi. Keputusan diskualifikasi itu membuat kubu Conception tak menerima dan melakukan protes. Hasilnya” “Hasil rapat WBO memutuskan untuk dilakukan pertarungan ulang pada bulan Nopember 2009,” kata Pino Bahari, manajer bisnis DB (Daniel Bahari) Promotion, orang kepercayaan Golden Boy Promotion (GBP) yang bertanggungjawab terhadap kesiapan Cino di Indonesia.

Daud “Cino” Jordan

Dengan telah ditetapkannya pertarungan ulang tersebut, menurut Pino, secara realistis sulit mengharapkan Cino bisa bertarung di kejuaraan dunia WBO

sebelum akhir tahun ini. Sebab, tidak mungkin pemenang duel Luevano melawan Conception itu harus kembali naik ring dalam tempo hanya sebulan atau sebelum akhir tahun ini. Kepastian Cino melawan Luevano juga sangat tergantung dari hasil pertarungan ulang Luevano melawan Conception, pada Nopember mendatang. Dalam daftar peringkat dunia WBO di kelas bulu, Conception menempati penantang peringkat pertama. Disusul Cino sebagai penantang peringkat kedua. Dengan posisi seperti itu, jika Luevano mampu mempertahankan gelarnya, maka posisi Cino dalam daftar penantang dipastikan akan naik ke posisi teratas, menggantikan posisi Conseption. Jika posisi penantang utama bisa ditempati Cino, maka pemenang Luevano lawan Conception tak akan bisa mengelak dari tantangan Cino. Berdasarkan peraturan pertandingan, dalam pertarungan wajib (mandatory fight) Cino berhak menantang juara WBO di kelas bulu. (ado).

Grand Final Grass Track di Sanggau PONTIANAK—Rencana grand final kejurda grasstrack yang dikatakan pihak Mabant Otomotif Club akan dihelat di Sekadau dibantah oleh Biro Roda Dua IMI Kalbar. Menurut ketuanya Iwan Kurniawan, untuk lokasi pelaksanaan seri terakhir kejurda tersebut bukan di Sekadau melainkan di Sanggau. “Bukan di Sekadau. Itu rencana pertama, tapi urung karena ada tumpang tindih disini antara pihak pelaksana. Terus kami berinisiatif untuk memindahkan ke Sanggau dan disetujui oleh pemkab setempat,” kata Iwan. Meskipun demikian, kata Iwan, lokasi manapun tidak menjadi masalah, yang terpenting pelaksanaan kejuaraan tersebut bisa berlangsung sukses. Pelaksanaan pertama di Tanggaran berlangsung meriah. Begitupula pada seri kedua di Sintang. “Seri ketiaga kemarin di Ngabang juga heboh,” kata dia. Untuk seri keempat, kata Iwan akan digelar di Ketapang usai lebaran nanti. “Saya sudah menghubungi EO disana, mereka sudah siap untuk menggelar seri keempat ini. Cuma waktu pelaksanannya belum klop,” kata Iwan. Kemudian untuk seri kelima, lanjut dia, kemungkinan besar akan digelar di Kota Pontianak. Dan seri terakhir yang merupakan grand final dari keseluruhan seri akan digulirkan di Sanggau. “Untuk waktu dan tanggalnya masih akan dibicarakan dengan pihak pelaksana. Yang pasti kami dari IMI Kalbar tetap akan mendukung,” katanya. Sebelumnya Ketua Mabant Otomotif Club, Adrianus Adrianto mengatakan akan menggulirkan grand final kejurda grasstarck di Sekada, tanggal 21-22 Oktober. Bahkan untuk pelaksanaan kejuaraan bergengsi tersebut pihaknya telah mempersiapkan sirkuit grasstrack di Kabupaten Sekadau dengan standar kelayakan dan keselamatan yang tertera pada peraturan Pengprov IMI Kalbar. (bdi)

Bantuan Synthetic Running Track Segera Dikucurkan Kontingen Indonesia Pemasangan SRC Bisa Membengkak Melalui Tender Resmi

PONTIANAK—Asisten Deputi Sarana dan Prasarana Olahraga Kemenegpora, Muhaimin mengatakan, bantuan yang diberikan oleh Kantor Kementrian Negara Pemuda dan Olahraga akan dikucurkan dalam waktu dekat setelah penandatanganan MoU dengan pihak KONI Kalbar. Bantuan senilai Rp6 milyar dalam bentuk synthetic running track akan ditenderkan pengerjaannya kepada beberapa perusahaan. “Belum ada perusahaan atau kontraktor resmi yang mengerjakan pemasangan synthetic running track. Kami akan tenderkan terlebih dahulu secara resmi,” kata Muhaimin kepada Pontianak Post kemarin. Mengenai perusahaan mana yang akan mengerjakan pemasangan synthetic running track di Stadion Sultan Sy Abdurahman (SSA) tersebut, dirinya belum bisa memastikan. Namun, kata dia, perusahaan yang ikut tender nanti tentulah perusahaan yang berpengalaman di bidangnya. “Tentunya yang professional dan kerjaannya

Budianto/Pontianak post

PERTEMUAN: Pertemuan pihak Kemenegpora dan KONI Kalbar beberapa waktu lalu untuk membahas rencana bantuan Rp6 milyar bagi pemasangan Synthetic Running Track di Stadion SSA

bagus,” kata dia. Sementara Teddy S Sofyan, Direktur PT Triofa Perkasa mengklarifikasi jika perusahannyalah yang ditunjuk oleh pihak Kemenegpora untuk pembangunan synthetic running track di Stadion SSA. Meskipun ada beberapa pengerjaan proyek sebelumnya yang dilaksankan pihaknya, tapi dalam proyek kali ini, perusahannya tetap akan mengikuti tender resmi.

Sebelumnya Teddy juga mengatakan, ada sekitar 10 propinsi yang memiliki synthetic running track. Diantaranya, Aceh, Medan, Palembang (2 buah), Jakarta (2 buah), Jabar, Jateng (3 buah), Jatim (2 buah), NTB, NTT dan Kaltim. “Mudahmudahan Kalbar bisa menjadi propinsi kesebelas yang memiliki lintasan atletik berstandar internasional ini,” tandasnya. (bdi)

JAKARTA - Satuan tugas (Satgas) Pelatnas SEA Games XXV/2009 membuat terobosan baru. Badan yang dipimpin Djoko Pramono itu memperbolehkan penambahan atlet pada masing-masing cabang olahraga (cabor) untuk dikirimkan ke Laos. Syaratnya, biaya kebutuhan atlet dibebankan kepada masing-masing induk organisasi olahraga bersangkutan. Menurut Djoko, kebijakan itu sebagai solusi minimnya pendanaan kontingen yang diperkuat 22 cabor dan diperkirakan mencapai 285 atlet. Persetujuan induk cabor diperoleh Djoko dalam rapat koordinasi di Gedung KON/ KOI kemarin (7/9) di Senayan, Jakarta. Sayang, sampai kemarin Djoko belum dapat merinci indeks kebutuhan satu atlet menuju Laos. Dengan hanya memberangkatkan 250 atlet saja, KOI harus menyiapkan dana sebesar Rp 19,5 miliar. Padahal, KOI baru mengantongi dana Rp 12,4 miliar untuk menghadapi SEA Games. Jumlah itu bisa sedikit bertambah dari peralihan dana Islamic Solidarity Games yang batal digelar sebesar Rp 2 miliar. Karena itu, pada awalnya KOI hanya berencana mengirimkan atlet sekitar 150 saja. “Yang penting ada kesanggupan lebih dahulu dari masing-masing cabor. Mereka tentu sudah memperkirakan jumlah kebutuhan untuk atlet mereka,” ujar Djoko. (vem/ang)


16 Pontianak Post - Selasa 8 September 2009 Aan Fauziah

T ak tik tang

Masukkan Peti Firaun

Kariza Marsha Puspita

Siswi MAN 2 Penjual harus menarik barangnya yang kadaluarsa, jangan hanya mikirin untung rugi saja. Khan dia yang lebih tau batas kadaluarsanya kapan. Setidaknya rutin diperiksa sehingga nggak terjadi masalah komplain konsumen atas barang yang kadaluarsa. Yang penting keselamatan konsumen harus diutamakan.

CUAP CUAP NASKAH + FOTO: SYAHRIANI

Rio Pambudi

Siswa SMA Wisuda Sebagai konsumen, mestinya sebelum beli barang harus diteliti terlebih dahulu, jangan maen ambil-ambil aja. Karena dengan banyaknya barang yang ada, mungkin sedikitnya ada yang kadaluarsa. Jadi kalau sampe dapet yang kadaluarsa berarti salah sendiri donk, kenapa nggak diliat dulu tanggal expirednya.

Siswi SMPN 16 Penjual harus lebih teliti donk. Kalo banyak barangnya yang kadaluarsa, jelas sekali nggak bakal banyak pembeli yang datang. Rutin dicek dan tarik segera barang yang kadaluarsa, biar pembeli juga merasa aman kalau beli di tokonya.

FORBIDDEN food S

EBEL sama tanggal kedaluwarsa makanan atau minuman yang cepet banget habis? Profesor X punya tempat penyimpanan khusus biar makanan atau minumanmu long lasting.

G

Time Capsule

uys, bulan ramadhan ini pastinya merupakan saat yang paling ditunggu-tunggu para pedagang. Why? Cause, di bulan ini umat muslim pada sibuk-sibuknya menyiapkan keperluan lebaran, dan kondisi seperti ini benerbener dimanfaatin oleh para pedagang itu untuk meraih keuntungan sebesar-besarnya. Saking inginnya mengejar target, para pedagang ini terkadang menghalalkan segala cara. Masih inget tentang razia

Kita suka menulis harapan dan cita-cita dalam kertas, pendem di tanah, lalu buka setelah belasan, bahkan puluhan tahun ke depan. Tetap awet dalam bentuk semula. Coba taruh makanan dan minuman di dalam boks besi, pendam dalam tanah. Beberapa tahun kemudian, bukalah!

Peti Firaun

Tahu legenda mumi Firaun yang awet hingga ribuan tahun kan? Nah, simpan makanan atau minumanmu dalam peti makam Firaun. Dijamin ketularan awet ribuan tahun. Paling-paling, risikonya ketemu sama mumi Firaun, he he

Kutub Utara

Sesuatu yang dibekukan bisa lebih awet. Misalnya, bekukan dalam lemari es. Nah, bumi kita ini punya lemari es alami yang tahan lama lho. Yup! Kutub Utara. Silakan membekukan makanan dan minuman di sana. Gratis kok! (*/det)

Persentase Pernah nemuin mamin kadaluarsa : Pernah.................................................. 65,3% Nggak................................................... 34,7% Yang harus disalahkan terhadap peredaran barang kadaluarsa : Penjual yang masih menjual barang expired..................................... 63,2% Pemerintah yang tak proaktif merazia 18,5% Konsumen yang tidak ngecek sebelum membeli................................. 18,3%

pemerintah terhadap makanan kadaluarsa? Nah, itu salah satunya. Pedagangpedagang ini sampe tega menjual makanan dan minuman yang kadaluarsa itu kepada masyarakat hanya demi materi. Kebayang gak tuh, berapa besar dosa pedagang tersebut karena udah ngebohongin orang yang berpuasa. Mereka sama sekali gak memikirkan efek samping makanan dan minuman yang dijualnya kepada masyarakat, padahal kan makanan kadaluarsa tersebut bisa berakibat fatal apabila di konsumsi. Sal a h satu

Pencegahan supaya tak beli barang kadaluarsa : (3 tertinggi) Teliti sebelum membeli barang............. 48,9% Buang makanan lama yg disimpan....... 18,3% Waspada saat dikasih orang lain........... 4,8%

Profil Responden

yang pernah mengalami kejadian tersebut adalah Hadi Maulana. ”Waktu itu mamaku beli makanan kemasan. Keluarga kami emang biasa mengkonsumsinya, jadi gak ada curiga sama sekali pada waktu membeli makanan tersebut. Tapi, setelah mamaku memasaknya, aroma dari makanan tersebut beda dari biasanya dan sekali dicicipi rasanya aneh banget. Langsung dibuang deh tuh makanan ama mama,” cerita siswa SMP Negeri 11 ini. Waktu berbuka adalah saat dimana kita bisa melakukan balas dendam karena menahan haus dan lapar seharian. Tanpa disadari terkadang kita terlalu semangat melahap segala santapan yang ada di depan mata. Apalagi kalo makanan atau minuman tersebut merupakan santapan favorit. Hmm, gak jamin deh kalian sempet mikir buat menyantap makanan tersebut. Padahal kan kita gak tau apa m a kanan tersebut baik ato gak untuk

kita. Now, ada temen kita yang mau berbagi pengalaman nih. Katanya nih doski pernah gak sengaja meminum minuman kadaluarsa saat berbuka puasa. ”Ceritanya nih aku beli tuh minuman di pinggir jalan. Kayaknya enak banget, kebetulan itu minuman favoritku. Pas buka puasa aku langsung minum deh minuman itu, sekali aku rasa di lidah minuman itu agak aneh rasanya. Tapi aku lanjut minum aja, coz udah kebelet haus sih, hehe..,” kenang Adrian, Mahasiswa STKIP. Wew, emangnya kamu gak takut negrasain efek sampingnya? ”Gak juga tuh, soalnya aku udah ikhlasin tuh minuman masuk ke perut,” cuapnya tertawa. Ada juga nih responden kita yang pernah merasakan dampak negatif gara-gara mengkonsumsi makanan dan minuman kadaluarsa. ”Aku kapok deh makan dan minum produk kadaluarsa, soalnya aku jadi sakit perut terus sampe 2 hari berturut-turut. Waktu aku sakit sih penyebabnya itu gara-gara aku mengkonsumsi minuman kaleng,” cerita Dita Nurasih yang masih skul di SMP Negeri 1 ini. Well, sebaiknya sobat bener-bener menerapkan warning ’ teliti dahulu sebelum membeli’ yang biasa tertera pada kemasan makanan dan minuman. Dan kalopun udah terlanjur menyantap makanan tersebut, seperti kata salah satu responden diatas, ikhlasin aja deh tuh makanan masuk ke mulut hehe.. (lrz)

JENIS KELAMIN Cowok Cewek

30 45

PENDIDIKAN Pelajar Mahasiswa

54 21

USIA 14-16 tahun 17-19 tahun > 19 tahun

40 18 17

Jumlah responden 75 orang

B la Bla Bla Perhatikan Cara Penyimpanan

A

DA beberapa efek makanan atau minuman kedaluwarsa. Pertama, khasiat utama makanan atau minuman yang kedaluwarsa biasanya akan hilang. Apa pun khasiat itu. Kedua, akan ada perubahan komposisi dari makanan tersebut, apalagi terkontaminasi bibit penyakit. Jika sampai di usus, kuman/bakteri bisa berakibat diare. Jika bakteri menyerang tenggorokan, akibatnya gatal di tenggorokan atau batuk. Selain tanggal kedaluwarsa, yang juga penting untuk diperhatikan adalah cara penyimpanan makanan atau minuman itu. Perhatikan petunjuk penyimpanan di kemasan. Penyimpanan yang salah, misalnya harus disimpan di lemari es, tapi malah terkena sinar matahari, akan mempercepat proses kedaluwarsa. Perhatikan juga kemasannya. Jika sudah rusak atau menggelembung, sangat mungkin makanan atau minuman tersebut terkontaminasi bibit penyakit. Sebaiknya jangan dikonsumsi! (det)

MABES

model: HARITS (SANGGAR ASPRO) FOTOGRAFER: BEARING / grafis: sigit LOKASI: STUDIO TEKNIK FOTO II GAJAHMADA

Teliti Sebelum Membeli

M

enjelang lebaran ini biasanya marak sekali kedapatan barang-barang kadaluarsa guys. Apalagi bagi yang membelinya di sembarang tempat lalu kemasannya tanpa tanggal expaired. Nah seandainya barangbarang ini diolah untuk disajikan ke tamu-tamu sebagai kue lebaran, apa gak gawat tuh! Bisa-bisa gak hanya berdampak bagi tamu yang makan, tetapi bagi tuan rumahnya juga karena kudu menanggung pasienpasien yang sakit setelah keluar dari rumahnya. Wuidih... amit amit deh yah! Tapi lagi-lagi, tetap aja masih banyak mamin kadaluarsa dimanamana, walaupun kerap kali disidak

oleh instansi terkait, masih aja yang mbandel. Ehmmm jadi yang kudu disalahkan disini siapa dunk?!? ”Gak nyalahin siapa-siapa, yang pasti penjual haruslah menarik barang kadaluarsa dan instansi berwenang (pemerintah) juga harus sigap merazia,” jawab Riga Saputra atau yang biasa disapa Ega ini. Tya Febry Hardyanti justru gak sepenuhnya setuju kalo pemerintah yang proaktif, karena yang paling penting adalah ketelitian konsumen dalam membeli barang. ”Mereka (aparat) khan gak bisa sepenuhnya mengcover semua toko dan supermaket, makanya harus dari kita konsumen yang lebih jeli mengecek tanggal kadaluarsa suatu barang,”

beber siswa SMKN 5 ini. Kalo di kemasan barang itu gak tercantum tanggal masa berlakunya, yawda gak usah dibeli aja, daripada ujungujungna bisa membahayakan diri sendiri. ”Yup benar tuh, intinya kita sebagai konsumen gak boleh lengah,” timpal Ira Dwi Anggraini yang skul di SMA Islam Haruniah. Mendengar Ira berkata demikian, Edi Gunawan yang berdomisili di Jln. Atot Ahmad juga menyarankan janganlah membeli makanan dan minuman dengan kemasan yang sudah rusak dan antisipasi dengan makanan yang sudah lama yang ada di rumah. “Biasanya khan kita suka mendam

lama makanan didalam kulkas. Harus dicek lagi apakah sudah lewat tanggal batas atau belum, kalo meragukan, baiknya dibuang saja deh,” ujar cowok yang nuntut ilmu di SMA Muhammadiyah ini. Sementara Dewi Purnamasari di SMA Immanuel lebih menekankan pada pihak perusahaan ataupun agen-agen untuk memeriksa barang-barang yada ada. “Penjual juga harus teliti menerima barang. Kalaulah ada yang kadaluarsa, harus ditarik sebelum sampai ke warung-warung kecil, sehingga tak membahayakan masyarakat banyak,” jelasnya. (li2)

Nyaris Makan Mie Instan Kadaluarsa

Punya pen-

galaman buruk soal makanan pernah dialami Winda Imas Nursyahidah. Cewek tomboi ini mengaku pernah membeli mie instant yang telah kadaluarsa. Untung saja belum sempat dimakan, siswi SMPN 16 ini sudah mengetahuinya. Setelah kejadian itu, doski mengaku lebih teliti dalam membeli makanan dan minuman kemasan.

x-presi: Graha Pena Pontianak, Lt. 5

By : Syahriani

rena masih lapar, teteup beli lagi tapi kali ini lebih teliti, nggak mau terulang lagi,” beber putri dari pasangan Abdul Murad, SH dan Euis Tarliana, S.Pd ini. Namun doski nggak mau mengkomplain masalah kadaluarsa ke warung tempat ia membelinya. ”Nggak deh, takutnya jadi masalah dan bisa ribut sekampung hehe. Jadi adem ayem aja beli di tempat yang laen,” papar cewek yang jago maen gitar ini. Menurut Winda, beredarnya makanan dan minuman kadaluarsa jelas yang mesti disalahkan adalah penjual karena tidak mengecek secara rutin barang dagangannya. ”Kalau dia berani ngeluarin dan menjual barang, Ketua OSIS SMPN 16 mestinya harus tanggung

Ketika itu Winda merasa lapar dan ingin sekali makan mie rebus. Dengan segera, doski pergi ke warung deket rumahnya. Tanpa teliti terlebih dahulu, dara kelahiran Pontianak, 26 Mei 1995 ini langsung saja membeli dan cepat-cepat pulang ke rumah untuk memasaknya. Sayang seribu kali sayang saat hendak mengoyak bungkusnya, Winda mendapati bahwa tanggal di kemasan telah expired tiga bulan sebelumnya. Sempat terlintas rasa kesal di benaknya, namun dia bersyukur karena nggak sempat memakannya. ”Masih bersyukur untung belum sempat dimakan. Aku cepat-cepat buang deh. Ka-

Winda Imas Nuryahidah,

jawab, rutin ngecek barangnya dan tarik yang udah kadaluarsa,” imbuhnya. Memang sih diakuinya, ada tersirat sedikit rasa trauma dalam membeli barang kemasan karena sebelum kejadian mie instant kadaluarsa itu, adik-adik Winda juga pernah hampir mengkonsumsi makanan kadaluarsa. Oleh karena itu, kini Winda dan keluarga selalu melihat tanggal expired di bungkus makanan dan minuman yang akan dibeli. ’Yang penting harus jeli! Jangan membeli barang dalam kondisi kemasan rusak dan kalau bisa beli di supermarket, yang mungkin lebih terjamin,” ungkap cewek yang sering mengisi acara pentas seni di sekolahnya ini.**

Share

e-mail: redaksi@x-presi.com


Pontianak Post l Selasa 8 September 2009 PERCERAIAN Krisdayanti dan Anang Hermansyah menyimpan duka tersendiri bagi Yuni Shara. Kepergian Henry Siahaan dan Anang Hermansyah di dalam keluarga bikin Yuni Shara merasa kesepian. Pasalnya, kini keluarga besarYuni hanya berisi wanita semua. “Biasanya kan ada Henry dan Anang, setelah saya pisah hanya ada Anang. Sekarang, nggak ada mereka semua, ternyata kita kehilangan mereka,” ujar Yuni usai syuting Makin Malam Makin Mantap (4M) di studio ANTV Cawang beberapa waktu lalu. Yuni sendiri menyesalkan sikap kedua keponakannya Aurel dan Azriel yang bicara blak-blakan di infotaimen. Apalagi kedua anak Krisdayanti itu sangat dekat dengan ibunya yang kini menderita stroke. “Saya concern dengan keponakankeponakan saya yang biasanya dekat dengan omanya. Sekarang sudah semakin jauh. Juga Anang (semakin jauh), adik ipar saya, yang selama ini ada di sekitar kita,” ujarnya. Meski cerai, Yuni berharap hubungan silaturahmi dua keponakannya dan Anang tetap terjaga. Itu pula yang dia lakukaan saat cerai dengan Henry Siahaan. “Kalau saya yang pernah gagal dalam membina rumahtangga, saya nggak pernah tuh ngajarin anak-anak saya untuk membenci siapa-siapa yang pernah ada di lingkungan saya. Mereka menghormati ayahnya karena sampai kapanpun itu ayah mereka,” ujar Yuni mengomentari kelancangan Aurel beribicara tentang ibunya, KD. Soal orang ketiga yang ditenggarai biang keladi perceraian, Yuni ogah komentar. “Saya belum mau komentar sampai ada ketuk palu. Jadi buat saya sih, itu urusan rumahtangga mereka. jadi kita nggak punya kapasitas untuk mengomentari masalah itu,” tutupnya. (aal)

Yuni Shara

&

show

Keluarga Besar Wanita Semua

Selebritas

17

Gaya Selebritas Sambut Lebaran

BCL ke Malaysia, Ulfa Tradisi Belanja

Bunga Citra Lestari dan Ulfa Dwiyanti (kanan)

Bagi pasangan suami istri Bunga Citra Lestari dan Ashraf Sinclair, ramadhan tahun ini begitu indah. Sebab baru kali ini mereka merasakan ramadhan setelah menjadi suami-istri. Pengalaman bersama melalui bulan penuh berkah dan ampunan ini seakan menjadi sesuatu yang berbeda bagi mereka berdua. Karena sudah menjadi pasutri, otomatis BCL, begitu panggilan Bunga, tak bisa meluangkan waktu untuk merayakan lebaran bersama keluarga besarnya. Karena pasca menyandang status nyonya Ashraf, kehidupan Bunga pun berubah. Kini Bunga harus bisa membagi waktu merayakan lebaran bersama dua keluarga besarnya. Menurut bunga, ia dan Ashraf akan merayakan lebaran hari pertama bersama keluarga besarnya. Sedangkan pada hari kedua lebaran dirinya akan pergi ke Kuala Lumpur, Malaysia untuk merayakan lebaran disana. “Hari pertama lebaran aku disini. Lebaran hari kedua udah berangkat ke Kuala Lumpur. Jadi saat ini aku lebih habiskan waktu bersama keluarga dirumah, bantuin nyokap nyiapin keperluan.” jelas Bunga, saat ditemui di Studio Penta, Kebun Jeruk, Jakarta Barat, Sabtu, (05/09) Kendati suasana lebaran di Malysia dan Indonesia tak berbeda jauh, namun tradisi salam tempel kepada

kpl

anggota keluarga yang masih di bawah umur rupanya juga berlaku di Malaysia. “Ya salam tempel disana juga ada dan kita udah persiapkan kok. Sebenarnya tradisi disana dan disini itu gak jauh beda,” ungkapnya. Sedangkan bagi komedian Ulfa Dwiyanti sudah menyiapkannya jauh sebelum bulan Ramadhan tiba. Bagi wanita kelahiran 4 Mei 1972 ini belanja untuk persiapan lebaran adalah menjadi bagian rutinitas tiap tahunnya. Tidak tanggung-tanggung untuk pengeluaran lebaran Ulfa rela mengeluarkan kocek jutaan mulai dari belanja pakaian hingga makanan untuk lebaran. “Pastinya tradisi belanja lebaran itu ada, malahan persiapan saya belanja untuk kebutuhan Hari Raya udah jauh hari sebelum bulan puasa. Belanja-belanja biasa berupa pakaian, makanan dan keperluan lainnya untuk keluarga, kira-kira 2 juta abis,” tandas Ulfa saat dihubungi kemarin. Pada pertengahan tahun 2008, Ulfa kembali menikah untuk kali keempat. Namun kali ini, Ulfa benar-benar tidak ingin kabar bahagia ini tercium oleh media. Bahkan sosok suaminya hingga kini belum pernah ia perkenalkan kepada publik. Menurutnya, lebaran kali ini sangat dirasakan olehnya. “Pokoknya setiap lebaran

bagi aku sangat terkesan, karena selalu ada yang menemani saat di Hari Raya lagipula aku kan punya 3 anak adopsi yang selalu menemani saya,” jelasnya. Sedangkan model Arzetti Bilbina mengaku tidak perlu beli untuk punya pakaian baru di hari Lebaran nanti, tapi ia hanya memesan baju di garmen miliknya. Menurutnya, ia lebih baik menghemat pengeluaran daripada mesti beli-beli yang baru. “Pakaian untuk keluarga aku udah pesan di garmen milikku sendiri, kebetulan aku punya toko baju muslim sendiri jadi buat apa mesti beli. Bagiku yang penting pakaian itu nyaman dipakai nggak mesti mahal harganya. Kan lumayan bisa hemat duit,” terang Arzetti saat dihubungi belum lama ini. Meskipun wanita yang kini aktif syuting acara Ramadhan di televisi ini mengaku tidak ada tradisi belanja di Hari Raya, namun Arzetti tetap menjalani rutinitas pulang kampung bersama keluarga. “Karena aku bukan orang Jakarta, pastinya nanti aku mudik ke Padang bareng keluarga besar disana, sekalian aku udah lama nggak ke Padang,” paparnya.(imo/aam)


HALO PUBLIK

18

RS ’Jam Ngaret’

PLN, ternyata Anda menghargai bulan suci ramadhan ini. (08125758095)

Gubernur ajak kita semua berobat ke RS daerah sini. Tapi itu lho antrenya yang tidak tahan. Kadang dokter atau perawatnya telat datang lagi, pada pakai jam karet kali yaaa... (085245989000)

Razia Keliling Pemangkat

Gubernur Tunjuk Langsung

Air di Bali Asri 2 Kami warga Perumahan Bali Asri 2 Kotabaru sudah 3 bulan air PDAM tidak mengalir, padahal kami sudah laporan secara resmi. Apakah PDAM pilih kasih, hanya kawasan rumah pejabat saja yang ngalir. Gimana Pak Wali, kemana lagi kami melaporkan keluhan kami ini? (085822246006)

PKL Urip PKL di Jalan Jenderal Urip sudah semakin banyak dan mulai memasang tenda. Jangan sampai sudah membangun kios baru, Pemkot kelabakan menertibkannya. Pak Wali, mana tindakan tegasnya? (087819902758)

Jembatan Roboh di Bakabat Peraturan pemerintah pusat, pembangunan harus merata sampai ke desa-desa, tak terkecuali di kabupaten Landak. Tapi mengapa di dusun Bakabat dan Saginah, sudah ada jembatan roboh tidak dibangun, kenapa kami dianaktirikan? (081345934517)

Permasalahan pemilu gubernur sudah tepat dan jelas karena gubernur adalah kepala daerah juga sehingga peraturan yang sudah ada jangan lagi diubah-ubah, agar masyarakat tidak bingung. Dan perlu kita ingat kembali kita ini jaman reformasi bahwa kekuasaan bukan berasal dari pejabat tapi kekuasaan itu berasal dari rakyat. Apabila gubernur ditunjuk langsung oleh presiden apakah hal tersebut tidak terlalu otoriter dan apakah gubernur yang ditunjuk langsung oleh presiden akan sejalan dan sesuai dengan keinginan masyarakat setempat? Mengenai biaya yang dikeluarkan oleh pemerintah, itu merupakan resiko dan tanggung jawab pemerintah sesuai dengan bentuk dan tata cara yang sudah ada. Jadi menurut hemat kami suatu yang paling baik akan memerlukan biaya besar. Jadi sekarang lebih baik para pejabat dan pakar untuk lebih berpikir tentang pemberantasan korupsi dan peningkatan ekonomi masyarakat serta solusi-solusi yang baik bagi masyarakat yang tergusur mata pencariannya. (081345945809)

Terima Kasih PLN Saya warga Pajintan Singkawang Timur berterima kasih pada PLN Singkawang yang sudah menghidupkan lampu pada jam 21.30 wib, bila ada giliran pemadam selama bulan puasa. Sehingga kami masih bisa ada kesempatan menyediakan hidangan sahur, tidak seperti biasanya kadang pemadaman bisa hidup sampai jam 23.30 wib. Terima kasih

Kapolsek Kota Pemangkat, tolong adakan razia keliling kota seperti di Jalan Penjajap dekat balai desa. Soalnya tiap malam anak ABG dibawah umur nongkrong didekat jembatan itu. Biasanya mereka juga bawa minuman keras. Kami khawatir hal demikian bila tidak ditindaklanjuti secara tegas dan cepat, bisa membahayakan warga sekitarnya. (085252307774)

Perda Kemiskinan

tetap adem-adem ayem saja, bahkan menlu RI, Bapak Hasan Wirajuda dalam suatu berita di TV beberapa waktu lalu mengatakan, “saya harap rakyat Indonesia jangan cepat panas kupinglah terhadap masalah ini”. Kuping siapa yang tidak panas mendengar dengan jelas kebudayaan kita diakui / diklaim negara jiran? Kedua, Pemerintah RI sangat lamban dan terkesan

Tertibkan Flamboyan

Ngabang itu ibukota kabupaten Landak, pembangunannya cukup pesat. Tapi kok tak ada perbankan swasta yang mau buka cabang/cabang pembantu di Ngabang. Padahal tiap hari perputaran duit cukup besar. (085252616162)

Aliran air PDAM di Kompleks Mitra Indah Utama 5, khususnya Blok B dan C sudah lebih dari satu bulan tidak mengalir airnya. Pengaduan sudah dilakukan, baik per individu ataupun atas nama warga. Mohon PDAM bisa segera mengalirkan air kami. (081345142784)

Oknum PNS di Warkop Mohon kepada pihak berwenang, tertibkan dong aparat dan PNS yang nongkrong di warung kopi, ini khan bulan puasa. Masa’ kalah sama anak kecil. (081256876247)

Rahastodiawan. <via e-mail>

Maaf pak Wali, mau tanya. Waduk yang ada di belakang Hotel Kapuas Palace itu kenapa jadi tempat sampah? Sungguh menganggu pemandangan. Tidak bisakah diberi barau di pinggir dan pohon, biar jadi sekalian taman kota. (085252080191)

Bank Swasta di Ngabang

Air di MIU 5

“takut” mengambil keputusan. Coba kita lihat Amerika Serikat, 1 orang saja warganya yang bermasalah / ditahan di luar negeri, dengan cepat ditanggapi, bahkan dengan pertumpahan darah sekalipun untuk menyelamatkan warganya. Sementara kita? Berapa banyak TKI yang pulang tinggal mayat saja, pemerintah tak pernah ambil pusing. Begitu juga dengan masalah klaim budaya ini, pemerintah tidak cepat tanggap dan tidak bertindak tegas terhadap Malaysia. Ketiga, Rasa NASIONALISME rakyat Indonesia yang mulai terkikis. Jika memang kita mempunyai rasa nasionalisme yang tinggi, seharusnya dari dulu kita sudah harus mengklaim budaya milik kita sendiri. Jangan sampai setelah diklaim orang baru menunjukkan rasa nasionalisme yang berapi-api. Jadi, dibalik semua peristiwa ini kita sudah seharusnya untuk introspeksi diri, ini membuktikan kalau rasa nasionalisme kita masih sangat rendah. Oleh sebab itu mari kita perjuangkan dan pertahankan segala apa yang telah menjadi milik kita.

Waduk atau Tempat Sampah?

Mohon kepada pemerintah Pontianak untuk menertibkan penjual-penjual di Pasar Flamboyan, khususnya di pinggiran jalan. Kalau sudah sore hari di bulan puasa ini, suka bikin macet dan pengguna kendaraan sangat terganggu karenanya. (085245314251)

Saya ada usulan kiranya Pemerintah membuat Perda tentang penanganan kemiskinan sehingga tidak terjadi pemberi sedekah yang disalahgunakan. Misal dengan adanya pengemis yang dikoordinir oleh orang tertentu untuk memperkaya dirinya sendiri. (081352028655)

Seharusnya Kita Intropeksi Diri.... Akhir-akhir ini Indonesia kembali dihebohkan oleh ulah Malaysia. Beberapa hari yang lalu kita dikejutkan dengan ditampilkannya iklan Pariwisata Malaysia yang menayangkan salah satu seni budaya yang sudah nyata-nyata milik Indonesia, yaitu Tari Pendet. Bukan kali ini saja, beberapa waktu lalu Lagu Rasa Sayange, Kain Songket Sambas dan yang terakhir ini diketahui Resep Masakan Khas Sambas Bubor Padas pun sudah diklaim oleh Malaysia. Bahkan resep bubur padas sudah dibukukan di dalam buku kebudayaan dan Kultur Malaysia. Kita jadi bertanya-tanya, sebenarnya apa sih maunya Malaysia ? Sehingga hal ini menyebabkan kemarahan rakyat Indonesia, dimana kita dengan keras mengutuk tindakan Malaysia ini. Nah sodara-sodara, saya kira ini bukan sepenuhnya kesalahan Malaysia, tapi rakyat Indonesia sendiri yang menjadi penyebabnya. Sebelum kita menyalahkan dan menentang keras atas tindakan Malaysia itu, mari kita koreksi dulu dimana kesalahan kita : Pertama, Pemerintah Indonesia sangat lembek. Coba kita lihat, berapa banyak seni budaya kita yang sudah diklaim oleh tetangga kita itu. Nyatanya ? Presiden RI

Pontianak Post Selasa September 2009 Pontianak Post 8Rabu 3 Mei 2008

Saran untuk KONI Saya termasuk penggemar olahraga, namun saya prihatin dengan kondisi olahraga daerah ini yang kurang semarak. Saran saya ke pengurus KONI, kenapa tidak mengadakan even olahraga secara kontinue, misal bulan ini pertandingan bulutangkis, bulan depan lomba volley, kemudian basket, dst. Sehingga tidak ada jeda waktu kekosongan even olahraga. Pengurus cabor pun pastinya akan makin semangat mengembangkan olahraganya. Para atlit atau calon atlit juga bersemangat meraih prestasi setinggi mungkin. Masyarakat juga senang dibuatnya karena ada tontonan olahraga yang disukainya. (08152209025)

Fenomena Komonitas Otomotif Menarik sekali mencermati pesatnya pertumbuhan komunitas otomotif di Pontianak yang bak cendawan di musim hujan. Baik yang terbentuk profesional memiliki AD/ ART & terdaftar di induk organisasi Ikatan Motor Indonesia maupun yang hanya sekadar kumpulan-kumpulan kecil. Namun disayangkan salah satu fungsi klub, komunitas atau apapun namanya yaitu pembelajaran bagi anggota-anggotanya mengenai cara mengendalikan kendaraan (mahir bukan sekadar bisa) serta pemahaman aturan lalu lintas masih belum tampak hasilnya. Kenyataan yang ada, sering kali dilihat arogansi jalanan para anak

klub. Mereka tidak berstandar polisi, baik kelengkapan tubuh maupun kendaraannya. Tak jarang pula bermanuver ugal-ugalan di jalan raya. Hal tersebut dilakukan bukan hanya oleh pemilik/ pengguna kendaraan (motor/ mobil) harga merakyat bahkan hingga yang harganya hanya bisa dijangkau -sangat- sedikit orang. Padahal sejatinya mereka ini adalah yang menjadi panutan bagi pengguna lain. Harusnya malu dengan atribut klub yang melekat jika tidak bisa menjaga nama baik. Sutadi Kurniawan <st.kurniawan@gmail.com>


OPINI

Pontianak Post Rabu Selasa 8 September 2009 Pontianak Post 3 Juni 2008

Ilmu dan Integritas Ilmuwan Dua dosa dari tujuh dosa besar social (social sins) manusia adalah education without character and science without humanity (Mahata Gandhi)

Editorial

Menagih Janji Obama di Kairo

Afghanistan berdarah kembali, dan lagi-lagi tangan Amerika Serikat ada di sana. Kamis (3/9) lalu serangan udara Pasukan Pembantu Keamanan Internasional (ISAF) di bawah pimpinan NATO -yang 30 persen lebih serdadunya dari AS- menewaskan 90 orang di Desa Yaqubi, Provinsi Kunduz. Serangan itu dilancarkan setelah dua tanker (truk pengangkut minyak) milik NATO dibajak Taliban. Dan, NATO mengklaim, sebagian besar korban adalah anggota Taliban. Namun, itu hanya klaim sepihak. Berbagai laporan dari lapangan yang dirilis sejumlah media independen menyebutkan, korban terbesar justru warga sipil. Bahkan, banyak di antaranya perempuan dan anak-anak. Terungkap juga minimnya mekanisme cek dan ricek oleh pasukan NATO. Begitu mendengar bahwa kedua tanker itu terlihat di Desa Yaqubi dan dikelilingi puluhan orang yang “diyakini” sebagai Taliban, pesawat-pesawat NATO langsung membombardirnya. Belakangan diketahui kalau yang terjadi saat itu adalah pembagian minyak gratis kepada warga desa. Memang ada anggota Taliban di sana. Tapi, mungkin tak lebih dari sepuluh orang yang bertugas mengatur antrean. Sisanya warga desa yang harus kehilangan nyawa di tanah mereka sendiri di tangan pasukan asing. Robert Fisk, kolumnis senior harian Inggris The Independent yang ahli di bidang Timur Tengah, menyebut kisruhnya Afghanistan sampai saat ini tak lepas dari kesalahan yang dilakukan kekuatan multinasional pimpinan AS pada 2001 silam. Ketika berhasil melumpuhkan Taliban yang ketika itu berkuasa dengan bantuan pasukan etnis Pashtun yang tergabung dalam Aliansi Utara, mereka tak segera melakukan perlucutan senjata. Akibatnya, Taliban bisa mengorganisasi diri kembali dan kini bangkit lagi dengan mencengkeram wilayah selatan Afghanistan serta Lembah Swat di Pakistan. Tengara Fisk mungkin benar. Tapi, barangkali tak perlu menengok sejauh itu untuk bisa menyelesaikan, atau setidaknya mereduksi tensi konflik di Afghanistan. Cukup tagih saja janji Presiden AS Barack Obama yang disampaikannya kala berpidato di Kairo, Mesir, awal Juni lalu. Ketika itu Obama bertekad menciptakan awal baru hubungan AS dan muslim di seluruh dunia berdasar kepentingan bersama dan saling menghormati. Presiden kulit hitam pertama AS itu menegaskan bahwa AS dan Islam tidak perlu bersaing. Justru keduanya harus berbagi prinsip-prinsip yang sama, yaitu prinsip keadilan, kemajuan, toleransi, dan martabat semua umat manusia. Komunitas internasional, terutama tentu negara-negara Islam, harus terus mengingatkan Obama akan janjinya itu. Membuka lembaran baru hubungan dengan Islam tak cukup hanya dengan seremoni buka puasa bersama di Gedung Putih, seperti yang dilakukan Obama sehari sebelum serangan NATO di Afghanistan tadi. Kalau hanya itu, pendahulunya yang doyan perang, George W. Bush, juga melakukannya.Toh AS sudah delapan tahun memilih opsi militer, dan hasilnya Taliban juga tak matimati. Memang, Taliban dikenal keras kepala. Namun, kalau senjata terbukti tak mampu, apa salahnya membuka peluang negosiasi, merangkulnya dengan hormat bersama semua pihak di Afghanistan untuk berdialog. Stigma yang mengecap mereka sebagai musuh, apalagi teroris, harus dibuang jauh. Dialog harus dilakukan dalam kesetaraan untuk bersama-sama mencari solusi, bukan mencari siapa yang salah dan benar. (*)

gagasan

Hikmah di Balik Musibah MUSIBAH kembali mengguncang saudara-saudara kita di Jabar dan sekitarnya. Pada Ramadan yang penuh berkah ini, mari kita ambil pelajaran dan hikmah di balik musibah tersebut. Di antara hikmah itu, musibah mampu mengeluarkan nilai-nilai ubudiah doa yang selama ini terpendam serta dihancurkannya kesombongan dan keangkuhan jiwa bagi yang mampu merenungkannya. Musibah akan membuka mata kita terhadap hal yang lebih besar, yaitu dapat menggugah empati sesama manusia, merekatkan rasa cinta terhadap sesama, dan saling mendoakan kepada yang tertimpa. Jika bisa memetik hikmah atas musibah, kita sebagai manusia akan menghadapinya dengan sabar dan tenang.

Pojok

Puput Suriyah.

Proyek Pipa PDAM Bocor * Ya harus ditambal dong… Terminal Soedarso Membara * Hati-hati, musim kering…

Pawang

Pontianak Post

Bagi sebagian pelajar tahun ini merasa amat bahagia karena diterima di Perguruan Tinggi yang sesuai dengan pilihan, keinginan dan cita-citanya. Namun tidak sedikit yang kecewa karena belum berkesempatan untuk mengecap pendidikan di bangku kuliah. Ada juga yang masih merasa gusar dan ragu, karena diterima di jurusan yang tidak sesuai dengan harapan. Namun yakinlah, apa yang diterima tahun ini akan ada hikah dan tujuan lain dari Sang Pencipta. Jika saat ini anda sudah menjadi keluarga besar salah satu Perguruan Tinggi dan menyandang gelar mahasiswa, jangan pernah merasa sudah berada di menara gading yang hanya menuntut dan mengembangkan ilmu (academic advancement) saja “closed literature scientist”, tetapi juga dapat berperan sebagai “agent of social change” ? Tidak sedikit, seseorang yang sudah merasa hebat, unggul dari orang lain hanya karena dirinya sudah berada di bangku kuliahan dan larut dalam nama besar mahasiswa. Padahal banyak hal yang harus diketahuinya tentang

Lagu reliji menjadi menu rutin tahunan yang selalu disuguhkan oleh punggawa musisi negeri ini kepada publik pada tiap Ramadan menjelang. Grup band yang baru bersemai hingga kelas papan atas, seolah berkompetisi merangkai lirik demi lirik untuk beragam jenis lagu bertajuk reliji. Dakwah pun menjadi dalih yang dipasang sebagai motifasi. Rajutan lirik itu pun seketika melambung tersulap menjadi lantunan indah yang menghanyutkan. Terkadang beberapa bait kalimat arab pun ikut diperankan dalam pentas agung itu. Tetapi tidak pernahkah kita sejenak mengurai kata demi kata dalam lirik itu? Sudah paskah ia untuk sebuah panggung fenomenal publik? Tulisan berikut adalah satu dari sekian gambaran gulana hati seorang penggemar lagu reliji. Di tengah keterhanyutan orang lain yang terhipnotis dengan irama indah dan suara merdu vokalisnya, ia justru melirih. Tak semua lirik itu dapat menidurkannya di tengah malam, pasalnya ia menyadari betapa syair yang ia dengar itu adalah jarum yang jika salah melatakkannya, akan menusuk apa saja yang lunak. Menurut beberapa penelitian psikologis yang masyhur, lagu memiliki pengaruh yang besar kaitannya dengan kejiwaan seseorang. Artinya pengaruh itu adalah pengaruh yang vital terhadap perilaku dan pemahaman, terlebih pemahaman keagamaan, jika lirik itu adalah reliji. Tetapi tak ada jaminan keamanan akan keterhindaran pendengarnya dari kesalahan pemahaman terutama kaitannya dengan akidah, sementara tema akidah sering kali menjadi warna khas lagu reliji. Tidak bermaksud untuk memandang rendah para pencipta lagu-lagu bertema reliji negeri ini. Hanya saja materi keagamaan perlu dibedakan antara

peranan dan tugas mahasiswa (baca: ilmuan). Ilmu Pengetahuan dan Peradaban Dalam satu kesempatan Kuliah Perdana di Pasca Sarjana Universitas Padjadjaran Bandung tanggal 24 Agustus 2009, Prof.Dr. Muladi, SH (Gubernur LEMHANAS) menjelaskan di era globalisasi yang bersifat multidimensional disertai dengan persaingan tajam antar negara dan antar wilayah di dunia, sa­ngat terasa apa yang dinamakan” human dan national capabilities”. Eksistensi seseorang atau ne­gara akan dihargai dan dihormati oleh orang dan negara lain jika tidak hanya memiliki keunggulan komparatif (comparative advantage) saja, tetapi juga menguasai keunggulan kompetitif (competitive advantage) yang merupakan refleksi daya saing di segala aspek kehidupan, sebagai parameter keberadaban (civilization) suatu bangsa. Bagaimanapun, keunggulan science dan teknologi suatu masyarakat atau negara akan menunjukkan kemajuan peradaban suatu masyarakat atau negara tersebut. Jepang, Cina dan Korea Selatan misalnya merupakan negara-negara Asia yang saat ini disegani karena kemajuan ilmu dan teknologinya. Pertanyaannya, mengapa ilmu pengetahuan dan teknologi menjadi pen­ting untuk dikuasai

Oleh: Ismail Ruslan oleh suatu masyarakat (baca: mahasiswa) atau negara ? Dengan ilmu pengetahuan, mahasiswa akan bisa menjelaskan (to explain) dan menggambarkan (to describe) segala kenyataan atau fakta secara lebih lengkap dan jelas. Mahasiswa dituntut tidak hanya pada tataran mengetahui, tetapi juga mampu menjelaskan dan menggambarkan fakta-fakta sosial yang dihadapi masyarakat secara utuh, transparan, jujur dan menjunjung tinggi kebenaran bukan pembenaran. Dengan ilmu pengetahuan, mahasiswa juga diharapkan mampu mengungkap (to reveal) segala hal-hal yang berada di belakang fakta-fakta sosial tersebut. Hal ini dapat dilakukan melalui research terukur, dan objektif, serta yang dapat dipertanggung jawabkan secara ilmiah. Ilmu pengetahuan juga dapat digunakan untuk memprediksi (predics) apa yang akan terjadi pada masa-masa mendatang. Belum lekang dalam ingatan kita, beberapa lembaga research di Indonesia yang berhasil membuktikan prediksi mereka terhadap hasil Pemilu tahun 2009. Kemampuan predics tersebut tidak akan berhasil tanpa ditopang oleh ilmu pengetahuan

yang mumpuni dan telah diuji kebenarannya. Disisi yang lain, ilmu pengetahuan juga diharapkan akan memberikan alternatif penyelesaian masalah dan bukan bagian dari masalah atau bahkan justru menciptakan masalah bagi masyarakat dan bangsanya. Maka, penting diingat, untuk tidak menggunakan ilmu pengetahuan pada hal-hal yang menyim­pang dari sisi kemanusiaan (humanity) dan selalu menjunjung nilai kejujuran ilmiah (academic honesty). Problem yang menjadi sorotan saat ini terhadap dunia akademik (baca: Perguruan Tinggi ), apakah ilmu pengetahuan yang diperoleh mampu memberikan nilai tambah bagi diri mahasiswa. Problem kekerasan yang sudah membudaya di kalangan pelajar dan mahasiswa membuat berbagai kalangan merasa ilmu pengetahuan yang ditanamkan oleh educator tidak memberikan nilai tambah pada diri mereka. Kekerasan oleh pelajar tidak hanya dilakukan di jalan-jalan, tetapi sudah mendarah daging hingga di dalam institusi Pendidikan kasus IPDN misalnya. Integritas Ilmuwan Dalam dunia Pendidikan Tinggi, (civitas akademika) harus bersikap objektif dan berani untuk menyatakan benar atau salah. Sehingga penilaian (justice) ilmuan tidak hanya didasarkan pada sikap

dan tata karma yang semu dan dibuat-buat (euphemisme), Asal Bapak Senang (ABS). Ilmuwan harus selalu berburu kebenaran (truth) dan menentang pembenaran (austification). Bahkan Prof.Dr. Muladi, SH, menilai ilmuwan yang tangguh harus siap berdiri diantara kesepian (loneliness) dan jauh keberpihakan (alignment). Ilmuwan juga tidak terjebak pada kepentingan-kepentingan pragmatism dan “melacurkan” ilmu pengetahuan hanya untuk kepentingan sesaat (pragmatism) dan justru mencederai kepentingan manusia dan kemanusiaan (humanity). Oleh karena itu, menjadi tanggung jawab bersama (civitas akademika) untuk selalu meningkatkan SDM secara personal maupun kelembagaan bahkan secara nasional (human dan national capabilities) sehingga akan lahir masyarakat Indonesia yang menghargai ilmu pengetahuan dan teknologi, melalui dunia akademik. Tentunya, akan lahir culture academic serta etika keilmuan yang memiliki nilai kompetitif di dunia global berdasarkan pada nilai budaya local (local wisdom), serta keimanan kepada Tuhan Yang Maha Esa. **

profit melimpah. Lagu reliji pun bakal laris manis dilahap pasar. Karenanya mereka harus dilindungi dari kesalahpahaman. Hal ini dilakukan sebagai sebuah upaya filterisasi dan tindakan preventif terhadap kemungkinan kesalahan yang kecil apalagi yang tergolong fatal. Bahkan kedepannya, sesungguhnya perlindungan keamanan bagi konsumen jangan dikonsentrasikan pada aspek makanan semata. Masyarakat juga perlu jaminan perlindungan bagi pemahaman keagamaan mereka. Virusvirus pemahaman yang ditularkan dari lagu sungguh sangat cepat merambat. Bahkan saat ini sudah jarang kita mendengar anak-anak usia balita dengan merdu melantunkan shalawat, membaca al asma` al husna atau menghafal surah-surah pendek dari al Quran. Yang akan kita dengar justru lagulagu hits percintaan. Mereka de­ ngan manisnya melantunkannya, bahkan banyak yang telah hafal di luar kepala. Lantas akankah kita membiarkan anak-anak itu menjadi generasi korban roman percintaan orang dewasa? Melencengnya arah tulisan ini bermaksud menggambarkan sulitnya upaya monitorisasi dampak lagu itu bagi bangsa. Karenanya jika tidak diimbangi dengan upaya filterisasi lewat konsultan-konsultan di bidangnya, maka lagu reliji bakal menjadi salah satu sarana yang akan memiriskan mentalitas keagamaan bangsa. Semoga para musisi lagu-lagu reliji tanah air ini dapat memberikan mutu yang lebih baik termasuk materi dan sisi kebahasaan lagu, hingga pantas term dakwah menjadi motif kemunculannya, ataupun jika hanya sekadar dalih semata.

Filterisasi Lagu Reliji

muatan yang hanya dikonsumsi secara pribadi dan muatan akan dikonsumsi oleh publik. Kami mencatat beberapa poin penting yang perlu dikemukakan setidaknya sebagai upaya filterisasi lagu-lagu islami itu. Ada dua muara kajian yang kami ketengahkan, yaitu segi materi lagu, dalam hal ini liriknya, kedua adalah segi gramatika arabnya, jika lagu itu menggunakan redaksi

terbuai akibat kesalahan itu jika tidak ada filterisasi dari awal..! Kami ambilkan contoh sebuah lirik lagu salah satu band papan atas sebagai berikut. “slalu kusakiti Engkau dengan dosaku…” Dalam bait sederhana ini ada content akidah yang tajam. Ia

berdasar akidah ahli sunnah wal jamaah. Dari segi gramatika arab, para pencipta lagu reliji pun kadang tidak begitu mengindahkannya. Publik juga memang kadang tidak mau ambil pusing apalagi sekadar untuk menilai sebuah redaksi arab sebuah lagu. Padahal dalam tata bahasa Arab, sebuah syakal (harakat/ tanda baca) dapat berdampak jauh dari segi pemaknaan. Tak ayal,

arab. Materi lagu tentu adalah gambaran pemahaman keagamaan penciptanya. Sementara kita tidak menutup mata, mereka yang saat ini tersohor sebagai musisi papan atas sekalipun tidaklah semuanya mumpuni bidang keagamaan ini secara layak kaitannya untuk konsumsi umum. Hipotesis kami, lagu-lagu reriji islami yang muncul itu merupakan produk yang dipaksakan produksinya. Padahal konsumen yang menantinya juga tidak semuanya memiliki filter secara pribadi yang kokoh. Mereka banyak yang merupakan kalangan awam akan agama, sementara kegandrungan terhadap musik dan lagu begitu tinggi, sehingga sangat rawan jika ternyata lirik lagu yang mereka dengar itu riskan (rawan kesalahan ketika dipahami), akan cepat berdampak pada pemahaman mereka yang akan menjadi salah pula. Lantas akan berapa juta orang yang

memposisikan Tuhan sebagai zat yang tersakiti akibat dosa hambaNya. Seharusnya akidah yang dibangun dan berlaku selama ini adalah bahwa Tuhan itu sungguh tidak akan berkurang suatu apapun dari keagunganNya meskipun semua makhluk tidak menyembahNya, dan tidak akan ada yang bertambah sedikitpun meski semua makluk menyembahNya. Ia adalah zat yang Maha tanpa sebab/pengaruh apapun. Kendati ditemukan redaksi al Quran dan al Hadits yang sekilas menggunakan istilah menyakiti (idzaa`), namun hal itu harus dipahami sebagai sebentuk kiasan atas perbuatan dosa hambaNya yang berat sifatnya. Dan hal itu merupakan firman dari Tuhan langsung. Demikianlah betapa besar sisi riskan walau hanya sebaris kalimat. Penuansaan terhadap Tuhan harus benar-benar dibangun atas dasar pemahaman agama yang mapan dan benar

bagi mereka yang paham akan hal ini, kesalahan terhadapnya adalah kerisauan tersendiri yang kadang berbuntut pada keogahan untuk mendengarnya. Memang tidak seberapa banyak orang dapat dengan spontan mengetahui letak kesalahan itu, namun lantas bukan berarti dapat begitu saja diabaikan keberadaannya. Konsultan Lagu Reliji Mengingat riskannya materi dan sisi lain lagu-lagu reliji itu yang sejatinya tidak bisa disamakan begitu saja dengan lirik lagu-lagu percintaan biasa, maka tidak berlebihan kiranya jika manajemen band dan pihakpihak yang terkait untuk terlebihdahulu merumuskan lirik-lirik lagu yang ingin mereka rekam, melalui konsultan di bidang agama Islam dan bahasa Arab tentunya. Apalagi di saat-saat seperti ini, industri musik semakin padat persaingan. Momen Ramadan selalu menjanjikan

Oleh: Erfani el Islamiy

19

*) Penulis : Dosen STAIN Pontianak, Mahaiswa S3 FISIP Universitas Padjadjaran Bandung.

*) Penulis, Pemerhati Lagu Islami, Alumnus PP. Darussalam Sengkubang.

Terbit 7 Kali Seminggu. Izin terbit Menteri Penerangan RI No. 028/SK/Menpen/SIUP/A7. Tanggal 3 Februari 1986. Per­setujuan Peru­bahan Nama No: 95A/Ditjend. PPG/K/1998 Tanggal 11­September 1998. Alamat Redaksi dan Tata Usaha: Jalan Gajah Mada No. 2-4 Pontianak 78121. Kotak Pos 1036. Fax. (0561) 760038/575368. Telepon Redak­si: (0561) 735070.Telepon Iklan/Pema­saran:735071. Hunting (Untuk seluruh bagian) Fax. Iklan 741873/766022. Email: redaksi @pon­tianakpost.com. Penerbit: PT.Akcaya Utama Press Pontianak. Pembina: Eric Samola, SH, Dahlan Iskan. Komisaris Utama: Tabrani Hadi. Direktur: Untung Sukarti. Pemimpin Re­daksi/Penang­gung Jawab: B Salman. Wakil Pemimpin Redaksi : Nies Alantas. Redaktur Pelaksana: Khairul­rahman Sidang Redaksi: Abu Sofian, Muslim Minhard, Surhan Sani, Mela Danisari, Yulfi Asmadi, Donatus Budiono, Basilius. Sekre­taris Redaksi: Silvina. Staf Redaksi: Marius AP, U Ronald, Efrizan, Aseanti Pahlevy, Deny Hamdani, Budianto, Chairunnisya, Pringgo, Jawa Pos Group Pracetak/Artistik: Karnadi (Koordinator), Grafis: A.Riyanto, Ilustrator: Kessusanto, Sigit. Fotografer: Timbul Mudjadi, Bea­ring, Sando Shafella. Biro Singkawang: Zulkarnaen Fauzi, M Khusdarmadi, Hari Kurniathama (Jl. Gunung Raya No.15 Telepon (0562) 631912). Biro Sambas: Mursalin (Jl P Anom Telp (0562) 392683) Biro Sanggau: Anto Winarno (Jl. Sudirman No. 4 Telp. (0564) 21323). Biro Ketapang: Andi Chandra, Andre Januardi (Jl. Gajahmada No. 172. Telp. (0534) 35514). Kabupaten Pontianak: Hamdan, . Biro Sintang: Mustaan, Budiman. Pema­saran/Sirkulasi: -. Iklan: Dewiyanti.S. Percetakan: Surdi. Devisi Event: Budi Darmawan. Kombis: Nurtiman. Jakarta: Max Yusuf Alkadrie, Bank: BPD Kalbar, BEII, Bapin­do. Harga Lang­ganan per 1 Bulan dalam kota Rp 65.000,- (luar kota tambah ongkos kirim). Tarif iklan: Per mm kolom hitam putih Rp 20.000,- spot colour Rp 25.000,- full colour Rp 30.000,- Iklan baris Rp 8.000,- per baris (minimal 2 baris, mak­­si­mal 10 baris) pem­bayaran di muka. Telepon Langganan/Pengaduan: 735071. Iklan: 730251. Perwakilan Jakarta: Jl. Jeruk Purut-Al-Ma’ruf No.4 Pasar Ming­gu, Jakarta Selatan 12560. Telepon: 78840827 Fax. (021) 78840828. Percetakan: PT.Akcaya Pariwara Pontianak. Anggota SPS-SGP ISSN 0215-9767. Isi di luar tanggung jawab percetakan.

PERTAMA DAN TERUTAMA DI KALIMANTAN BARAT


TOTAL SPORT

20

Pontianak Post

Selasa 8 September 2009

Tenis

Cedera Perut PERJUANGAN berat harus dirasakan oleh Rafael Nadal sekadar untuk lolos dari babak ketiga. Petenis Spanyol itu memang cuma butuh tiga set untuk mengungguli rekan senegaranya, Nicolas Almagro, dengan skor 7-5, 6-4, 6-4. Tapi, dia mendapatkan cedera tambahan di pertandingan itu. Nadal dan Almagro merupakan teman sepermainan semasa kecil. Nadal sempat mendapatkan perawatan karena rasa sakit di perutnya. Sekitar 23.000 pasang mata di Arthur Ashe Stadium menjadi saksi bagaimana Nadal berusaha keras menahan rasa sakit pada otot perut sebelah kanan untuk menyelesaikan pertandingan. Setelah pertandingan, para penonton masih membicarakan ekspresi Nadal saat menjalani perawatan selama beberapa menit di set ketiga. Semua ingin membicarakan cedera itu, kecuali Nadal sendiri. Petenis yang dijuluki King of Clay itu sewot ketika ditanya seputar cederanya. Meski tidak pengakuan langsung dari Nadal, dimungkinkan dia mengalami cedera pada perut bagian kanannya. “Saya tahu semua orang ingin membicarakan cedera ini. Namun, saya sama sekali tidak ingin bicara soal itu,” kata Nadal sebagaimana dilansir AFP. Petenis peringkat ketiga ATP (Asosiasi tenis Pria) itu sempat beristirahat selama Juni dan Juli karena mengalami cedera tendinitis di kedua lututnya. Cedera itu pula yang membuatnya kehilangan gelar Prancis Terbuka dan Wimbledon yang direbutnya tahun sebelumnya. Lebih buruk baginya, dia kehilangan posisi nomor satunya dan tak kunjung membaik hingga melorot ke posisi ketiga. “Sekali lagi, saya tidak ingin bicara soal cedera. Saya menang dalam tiga set, saya senang sekali. Saya akan berusaha lebih baik lagi di babak berikutnya karena turnamen ini spesial bagi saya,” lanjut Nadal. “Selalu ada motivasi lebih ketika berusaha kembali ke permainan terbaik secepat mungkin,” tambahnya. Gaya bermain Nadal memang membutuhkan gerak otot yang lebih banyak, terutama saat dia melakukan top spin dan pengembalian bola lawannya. Itu masih diperberat dengan pergerakannya yang disertai sliding. Tapi, buru-buru dia menepis isu soal mundur dari turnamen. “Saya sedang bermain di sini (di AS Terbuka). Tidak ada (petenis) yang tidak ingin ikut grand slam,” sergah Nadal. Hari ketujuh tunggal pria yang sudah menyelesaikan babak ketiga memang dipenuhi cerita cedera. Selain Nadal, Almagro juga mendapatkan perawatan pada punggungnya di saat yang sama waktu Nadal dirawat. Unggulan keenam Juan Martin del Potro (Argentina) mengalami cedera pada sikunya setelah menabrak tembok lapangan. Selain itu, petenis Argentina Jose Acasuso serta Gilles Simon mengalami cedera pada lututnya.

Mario Gomez

Mercedes-Benz Beli Saham Brawn GP LONDON - Keterlibatan MercedesBenz di arena Formula 1 segera memasuki babak baru. Produsen otomotif asal Jerman itu tak hanya akan memiliki saham di satu tim. Daily Telegraph melaporkan mereka sedang menjajaki pembelian saham Brawn GP. Mercedes-Benz saat ini sudah memiliki 40 persen di tim McLaren. Tapi, penampilan memikat Brawn GP di musim 2009 turut menarik perhatian mereka untuk tak sekedar menjadi pemasok mesin tim tersebut. Kabar tersebut memberikan angin segar pada Brawn GP. Setelah mengaku mengamankan beberapa investor untuk beberapa tahun ke depan, mereka tentunya akan semakin kuat dengan disokong langsung oleh pabrikan sebesar Mercedes-Benz. Daily Telegraph yang lebih dulu melaporkan rencana tersebut. Kemu-

dian, beberapa sumber memberikan konfirmasi kepada Autosport bahwa pembicaraan tentang hal tersebut sedang berlangsung dan menunjukkan tanda-tanda positif. Jika terwujud, maka Mercedes akan memperbesar pengaruhnya di F1. Saat ini saja, mereka sudah memasok mesin untuk McLaren, Force India, Brawn. Tahun depan, mereka juga tengah didekati oleh Red Bull Racing.Namun, di sisi lain rencana tersebut bisa jadi akan membuat McLaren khawatir. Sebab, Brawn yang selama ini menjadi rival mereka bisa mendapatkan perlakuan yang sama dari Mercedes. Tak menutup kemungkinan, mendapat mesin serupa. Meski demikian, juru bicara McLaren mengaku tidak keberatan dengan rencana Mercedes tersebut. “Kontrak suplai mesin Mercedes-Benz dengan McLaren sangat panjang, memasuki 15 tahun berturut-turut, dan masih akan terus berlanjut sampai beberapa tahun ke depan,”

ungkap juru bicara McLaren. McLaren mengaku mendukung Mercedes untuk menyuplai mesin bagi timtim lain. Dalam kasus Brawn, McLaren mengaku merasa ikut menyelamatkan tim tersebut dari kebangkrutan. Itu dimungkinkan karena sebelum menyuplai mesin untuk Brawn, Mercedes memang harus mendapatkan izin terlebih dahulu dari McLaren. Mercedes bisa disebut sebagai penyuplai mesin terbaik di F1 musim ini. Selain Brawn yang sedang menuju tangga juara, Force India dua pekan lalu juga tampil luar biasa di Belgia. Giancarlo Fisichella berhasil finis kedua. Terpisah, juru bicara Mercedes belum mau berkomentar mengenai isu itu. “Kami punya kebijakan, tidak mengomentari rumor-rumor. Kami juga ingin menegaskan adanya kontrak yang panjang dengan McLaren,” demikian pernyataan juru bicara perusahaan kepada Daily Telegraph. (ady/ang)

Kondisi Gomez Meragukan

BERLIN - Jerman terancam tampil tanpa kekuatan lengkap saat menjamu Azerbaijan dalam lanjutan kualifikasi Piala Dunia 2010 Kamis dini hari nanti (10/9). Striker Bayern Munchen Mario Gomez diragukan bisa turun akibat cedera lutut setelah membela Jerman dalam uji coba lawan Afrika Selatan Sabtu lalu (5/9). Dalam pertandingan yang dihelat di Bay Arena, Leverkusen itu, Gomez mencetak satu gol. Kerja samanya dengan Mesut Oezil juga menghasilkan gol kedua bagi Jerman. Tampil sebagai striker tunggal yang didukung Oezil dan Marko Marin, pasukan Joachim Loew bisa melakukan serangan dengan efektif. Kehilangan dia tentu merugikan buat tim berjuluk Die Maannschaft itu. Apalagi, Jerman tidak mencatat hasil yang menggembirakan ketika melawat ke kandang Azerbaijan bulan lalu. Tampil full team, mereka hanya memetik kemenangan 2-0. “Penampilan tim sudah jauh mengalami peningkatan di beberapa pertandingan terakhir. Pergerakan pemain lebih cair dan leluasa. Kami melakukan latihan tambahan, dan soliditas kami berkembang pesat,” papar Loew seperti dikutip AFP. “Saya harus segera antisipasi kehilangan ini (Gomez, Red),” tambahnya. Striker 24 tahun itu sudah absen dalam latihan Minggu (6/9). Di sesi pagi, dia baru merasakan sakit di lututnya, dan langsung meninggalkan latihan. Tim dokter langsung memintanya istirahat beberapa hari. Sebagaimana dilansir Goal, Loew menyiapkan Miroslav Klose sebagai pengganti. Tapi pelatih 49 tahun itu juga meminta Cacau dan Lukas Podolski untuk siap kapanpun ditunjuk. Oezil yang tampil menawan dalam pertandingan lawan Afsel tidak diragukan lagi bakal dipasang sebagai starter.“Mesut membawa banyak kreatifitas ke dalam tim, dan punya teknik excellent. Dia punya mata yang awas, dan bisa menghasilkan situasi yang berbahaya bagi lawan,” puji Loew. (na)

Salut untuk Mama Clijsters

Rafael Nadal

NEW YORK - Kejutan yang dilakukan Kim Clijsters di grand slam Amerika Serikat (AS) Terbuka 2009 belum berhenti. Petenis Belgia yang baru kembali dari masa istirahat lebih dari dua tahun itu membuyarkan skenario bentrok Williams bersaudara di semifinal. Kemarin WIB (7/9), Clijsters menyingkirkan Venus Williams 6-0, 0-6, 6-4 di babak keempat. Hasil tersebut membawa Clijsters melaju ke perempat final grand slam. Sudah lama dia tidak melangkah sejauh itu di even mayor. Kali terakhir Clijsters

menembus babak delapan besar grand slam adalah pada Australia Terbuka 2007 silam. Di perempat final AS Terbuka, Clijsters sudah ditunggu unggulan ke-18 Li Na. Petenis Tiongkok itu membekuk unggulan ke-28 Francesca Schiavone (Italia) dengan 6-2, 6-3. Secara peringkat Clijsters di bawah Li Na. Namun, faktor jam terbang dan perbandingan petenis yang dihadapi pada babak sebelumnya, Clijsters berpeluang besar untuk mengalahkan Li Na. Jika berhasil, maka Clijsters akan berhadapan dengan adik venus,

Serena Williams di semifinal. Serena melaju ke perempat final setelah menyingkirkan Daniela Hantuchova (Slovakia) dengan 6-0, 6-2. Di perempat final dia sudah ditunggu Flavia Pennetta (Italia) yang menundukkan unggulan ketujuh Vera Zvonareva (Rusia) 3-6, 7-6 (6), 6-0. Kembali berpartisipasi di AS Terbuka setelah terakhir kali menjadi juara pada 2005, Clijsters tampil percaya diri untuk mengalahkan Venus di Arthur Ashe Stadium. Hasil tersebut merupakan kekalahan tercepat Venus di AS Terbuka sejak

2004. Sebelum mengundurkan diri pada Mei 2007, Clijsters menjadi satu dari sedikit petenis dunia yang mampu menandingi permainan cepat Venus dan Serena Williams. “Pertandingan yang aneh, terutama dua set awal. Saat kalah di set kedua, saya hanya berpikir mulai lagi dan rebut setiap poin,” kata Clijsters pada AFP. “Saya sudah bekerja keras selama tujuh atau delapan bulan terakhir dan saya menikmatinya. Ini yang terpenting,” ujarnya. Mei 2007 Clijsters memu-

Kim Clijsters


metropolis Pontianak Post

Selasa 8 September 2009

21

Terminal Soedarso Hangus Terbakar PONTIANAK – Sebanyak 13 kios di Terminal Soedarso terbakar, Senin (7/9) sekitar pukul 10.00. Tidak ada korban jiwa, namun harta benda pemilik kios tidak bisa dis-

elamatkan. Meski tidak lagi berfungsi sebagai tempat usaha, kios di terminal tersebut dijadikan tempat tinggal. Bahkan ada pemilik yang mengalihfungsikan

kios sebagai indekos. Pemilik kios yang terbakar adalah, Ati, Ahong, M Sahid, Pahan, Ruslan, Atiyap, Lina dan Wati. Masing-masing orang ■ Ke Halaman 27 kolom 1

BEARING/PONTIANAKPOST

TERBAKAR: Setelah membakar enam rumah di Asrama Gatot II, dua hari lalu. Kemarin, 13 kios di Terminal Soedarso terbakar. Pemilik kios menangis meratapi kios yang dijadikan tempat tinggalnya terbakar.

Impor

Didominasi Malaysia NILAI impor Kalimantan Barat pada Juli 2009 meningkat 10,68 persen dibanding bulan sebelumnya yakni dari USD2,68 juta menjadi USD2,97 juta. “Mayoritas naik. Hanya ikan dan udang, sayuran, benda dari besi yang turun,” kata Kepala Badan Pusat Statistik Kalbar Iskandar Zulkarnain di Pontianak, kemarin. Ia menambahkan, ada tiga golongan Iskandar Zulkarnain barang yang tinggi nilai impornya. Yakni pesawat mekanik sebesar 38,10 persen, besi dan baja sebesar 24,07 persen, plastik dan barang plastik sebesar 12,48 persen dengan total sebesar 74,66 persen. “Nilai impor periode Januari-Juli juga didominasi oleh tiga golongan barang itu yakni 56,68 persen,” tambahnya. Menurut Iskandar, impor mayoritas berasal dari negara-negara Asia dengan 96,62 persen, kemudian Amerika Serikat sebesar 2,45 persen, dan Australia sebesar 0,93 persen. Tiga negara pemasok terbesar yakni Malaysia, Korea, dan China dengan nilai USD2,44 juta atau 82,38 persen dari kebutuhan impor Kalbar. Selain itu, kata Iskandar, pemasok utama impor juga berasal dari Jepang dan Thailand. Keduanya memberi andil impor masingmasing 7,97 persen dan 3,66 persen. ■ Ke Halaman 27 kolom 1

Tujuh tahun sudah Dompet Ummat dan Pontianak Post menggelar Buka Puasa Bersama Dhuafa dan Tebar Paket Lebaran bagi masyarakat Kalimantan Barat. Tahun ini program yang sama kami namakan Ceria Ramadan dengan harapan mampu memberi keceriaan bagi dhuafa di tengah himpitan persoalan yang dialami. Sebanyak 2500 dhuafa akan menerima manfaat program ini. Mari galang kepedulian. Ayo berdonasi untuk membuat mereka ceria. Bantuan dapat disalurkan melalui Redaksi Pontianak Post, Gedung Graha Pena Pontianak. Bisa langsung diserahkan ke Lt 2 setiap jam kerja 09.00-15-00. Sumbangan Minggu (39) Rp 4.590.000 Sumbangan Senin ( 7/9 ) 1. Febi Rp 200.000 Total Rp 4.790.000

Bekelit

Proyek Pipanisasi PDAM Bocor Belum Dibahas, PONTIANAK - Proyek pipa Perusahaan Air Minum Daerah Kota Pontianak pada beberapa ruas jalan mengalami kegagalan. Terjadi kebocoran pada beberapa titik saat diujicoba beberapa waktu lalu. Diperkirakan akan dilakukan penggalian jalan kembali untuk memperbaikinya. ”Saat ujicoba memang terjadi kebocoran. Tapi kontraktor bertanggungjawab untuk memper-

Agus Sutiyoso

Saat ujicoba memang terjadi kebocoran. Tapi kontraktor bertanggungjawab untuk memperbaikinya

baikinya,” ujar Direktur Utama PDAM Kota Pontianak Agus Sutyoso, Senin (7/9) pagi. Saat ini diujicoba, seharusnya mampu dengan tekanan delapan bar, namun saat enam bar sudah mengalami kebocoran. Atas kebocoran tersebut, pelaksana proyek bersedia bertanggungjawab. Ada beberapa titik sedang dalam proses perbaikan. ■ Ke Halaman 27 kolom 1

Siapkan Lahan dalam Pelabuhan PONTIANAK - Seluruh asosiasi dan masyarakat pelabuhan mendukung kebijakan Walikota Pontianak Sutarmidji agar Pelindo membenahi kegiatan bongkar muat di Pelabuhan Pontianak. Menurut Ketua Ketua Gabungan Forwarder dan Ekspedisi Indonesia/ Indonesian Forwarders Associations (Gafeksi/Infa) Retno Pramudya, dihubungi Pontianak Post kemarin, selama ini yang dirasakan pemakai jasa yakni Pelindo sangat lambat dan amburadul dalam mengelola pelabuhan. “Ini juga mengakibatkan ekonomi biaya tinggi,” keluhnya. Mengenai masalah truk-truk yang parkir di Jalan Pak Kasih dan Jalan Sidas, menurutnya merupakan tanggung jawab dan kewenangan sepenuhnya Pemkot Pontianak untuk mengatur dan menatanya. Begitu pula terhadap bongkat muat kendaraan truk besar, fuso dan tronton di pinggiran jalan di luar pelabuhan, merupakan kewenangan pemkot untuk menertibkannya dan bukan Pelindo.

PONTIANAK – Anggota panitia anggaran legislatif Kalimantan Barat Syarif Abdullah Alkadrie mengatakan kalau ada penggunaan anggaran sebelum ada peraturan daerah merupakan sebuah pelanggaran. “Anggaran baru bisa digunakan setelah ada regulasinya,” katanya kemarin di Pontianak. Ia menyebutkan kalau pun ada pembiayaan prioritas, penggunaan anggaran sebelum terbit peraturan daerah dibolehkan. Tetapi, kata dia, harus mendapat persetujuan lembaga dewan perwakilan rakyat daerah. “Ada pun yang sering disebut anggaran mendahului dibenarkan ketika sudah dibahas dulu sebelum aturan disahkan. Saya mencontohkan, ketika terjadi bencana alam terdapat kerusakan infrastruktur jembatan. Upaya mengatasi lalu lintas lancar maka pembangunan harus diprioritaskan penggunaan anggarannya, tetapi dengan catatan dibahas legislatif dan disetujui,” ungkapnya. Abdullah mengatakan jika terjadi pengunaan anggaran oleh eksekutif maka itu tanggung jawab mereka. Menurutnya, legislatif tidak akan mentolerir penggunaan tanpa pengetahuan legislatif. “Karena besok [hari ini] kami juga akan mengklarifikasi perbedaan sisa perhitungan Rp28 miliar. Kami tidak menginginkan anggaran perubahan hanya sebagai bentuk ■ Ke Halaman 27 kolom 1

SHANDO SAFELA/PONTIANAK POST

PARKIR: Beberapa truk yang parkir di depan Pelabuhan Dwikora. Di jamjam tertentu, truk-truk ini berjejer hingga beberapa ratus meter.

Soalnya, Pelindo hanya berwenang mengatur lalu lintas dan bongkar muat di dalam pelabuhan. “Khusus truk-truk busar, fuso, tronton eks kapal ro-ro yang selama ini seenaknya bongkar muat di jalan umum, semestinya pihak Dinas Per-

hubungan (Dishub) baik kota maupun provinsi menindak tegas. Bukannya membiarkannya sehingga membuat macet dan membahayakan keselamatan lalu lintas. Kami juga curiga kenapa selama ini pemkot terutama ■ Ke Halaman 27 kolom 1

Divonis Satu Tahun, Ayub Banding PONTIANAK – Terdakwa Dana Alokasi Khusus Kota Pontianak bidang pendidikan 2007, Ayub divonis satu tahun oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Pontianak, Senin (7/9). Vonis tersebut sama dengan yang dijatuhkan kepada terdakwa korupsi DAK lainnya, Asmad Sama’. Demikian dengan denda yang dikenakan, Asmad dan Ayub sama-sama diminta membayar denda Rp50 juta subsidair dua bulan kurungan. Atas vonis tersebut, penasehat hukum Ayub langsung menyatakan banding. Sidang dimulai pukul 14.00. Ayub

APBDP Diduga Sudah Digunakan

datang bersama tiga penasehat hukumnya, Saulatia, Fransiskus dan Mar’i. Tidak ada kerabat atau keluarga yang turut bersama Ayub. Sepanjang pembacaan amar putusan oleh majelis hakim, Ayub terus tertunduk. Hingga Ketua Majelis Hakim, Subaryanto memintanya berdiri ketika menjatuhkan vonis. “Terdakwa divonis satu tahun penjara denda Rp50 juta subsidair dua bulan kurungan,” ujar Subaryanto. Selain penjara dan denda, Ayub juga diwajibkan membayar uang pengganti sebesar Rp17, 5 juta. Jika

tidak dibayar, harta Ayub dapat disita senilai uang tersebut. Sebelumnya, dalam amar putusan Ayub terbukti secara sah melawan hukum dengan melakukan tindak pidana korupsi. Semua unsur pasal yang dikenakan juga terbukti dan terpenuhi. Diantaranya, memperkaya diri sendiri atau korporasi, menyalahgunakan wewenang dan kesempatan. “Akibat perbuatan terdakwa, negara dirugikan sebesar Rp 47,6 juta,” kata anggota majelis hakim, Imam Supriyadi. Dalam DAK Kota Pontianak 2007

Usulkan Beli Enam Mobil Dinas Baru PONTIANAK - Dalam anggaran perubahan 2009, eksekutif kembali mengusulkan agar ada alokasi dana untuk pembelian beberapa unit mobil dinas. “Sudah kita ajukan untuk membeli lima sampai enam unit mobil baru. Sekarang sedang dibahas,” kata Kepala Biro Perlengkapan Sekretariat Daerah Kalimantan Barat, Kartius, kemarin. Ada dua alternatif jenis mobil yang diusulkan yakni Honda CRV atau Innova. Mobil-mobil ini direncanakan akan digunakan oleh kepala biro dan staf ahli. Sebab, masih ada staf ahli yang belum kebagian mobil untuk mendukung operasionalnya sehari-hari. “Ada kepala biro kita yang masih pakai Avanza. Jangankan ke Putussibau, Kartius ke Sintang pun mobil itu tidak mampu,” ujar dia. Pemilihan jenis Honda CRV atau Innova adalah karena dua jenis mobil ini memiliki keandalan atau ketangguhan yang memadai sehingga dapat digunakan untuk tugas lapangan, walaupun dengan medan cukup berat. “Staf ahli itu ada juga kegiatannya di kabupaten-kabupaten sampai kecamatan,” jelas Kartius. ■ Ke Halaman 27 kolom 5

■ Ke Halaman 27 kolom 1

Rizca dan Redhi; Wakil Kalbar di Indonesian Youth Ambassador Australia

Buktikan Keramahan Lewat Pentas Teater Antiteror Purnatugas sebagai Pasukan Pengibar Bendera Pusaka di Istana Negara Jakarta 17 Agustus lalu, wakil Kalbar Fachrizca Aulia Zicri dan Redhi Apriyono mendapat kesempatan mengikuti program Indonesian Youth Ambassador Program 2009 (duta belia) di Australia 26-29 Agustus 2009. Berikut pengalamannya.

Ilustrasi kekes

EFPRIZAN Pontianak

EFPRIZAN/PONTIANAK

WAKIL: Dua warga Kalbar yang menjadi wakil di Indonesian Youth Ambassador Australia.

NUANSA sejuknya Australia di musim dingin, masih ada di benak Rizca dan Redhi. Maklum, duta dari Kalbar ini baru saja melancong ke Negeri Kangguru untuk mengikuti program Indonesian Youth Ambassador Australia. Sebelumnya, Duta Belia 2009 dikukuhkan secara resmi oleh Menlu Hassan Wirajuda pada 24 Agustus di Gedung Pancasila, Departemen Luar Negeri. Program ini diikuti 80 orang peserta yang terdiri dari 66 orang anggota Paskibraka 2009, 7 orang siswa berprestasi dari sekolah umum, 4 perwakilan dari TOFI (Tim Olimpiade Fisika Indonesia) dan 3 siswa Pesantren berprestasi. Adapun tema dari Program Duta Belia 2009 kali ini adalah “Create, Innovate and Prosper”. Kegiatan Duta Belia ini bertujuan untuk mewujudkan pemahaman yang utuh mengenai berbagai aspek yang terkait dengan pelaksanaan Politik Luar Negeri dan Hubungan Luar Negeri di kalangan masyarakat dan untuk menciptakan konstituen diplomasi yang berasal dari semua ■ Ke Halaman 27 kolom 1


METROPOLITAN

22

Pontianak Post 8 Rabu 3 Juni2009 2008 Pontianak Post Selasa September

Siap Sweeping Warga Malaysia

lensa

20 Ribu Bayi Per Tahun

ANGKA pertumbuhan penduduk di Kalimantan Barat sebesar 1,6 persen pertahun. Setiap tahunnya, terdapat 20 ribu sampai 25 ribu pasangan baru. ”Ini berarti minimal setiap tahunnya ada 20 ribu sampai 25 ribu kelahiran bayi,” ujar Kepala Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Kalbar Siti Fathonah di selasela buka puasa bersama Ikatan Penulis Keluarga Berencana (IPKB) belum lama ini. Siti Fathonah Fathonah memperkirakan jika tidak diatasi, maka 15 tahun ke depan bisa terjadi baby boom atau ledakan penduduk. Sebab saat ini struktur penduduk berusia 5 tahun—10 tahun cukup tinggi. Pada 15 tahun ke depan, mereka berusia 20 tahun—25 tahun, sehingga dipastikan banyak pasangan usia subur. Mereka akan menikah dan membentuk keluarga baru. Sedangkan angka kematian saat ini di Kalimantan Barat yaitu 46 per 1.000 balita setiap tahunnya. ”Saat ini saja di Kalimantan Barat terdapat 770 ribu pasangan usia subur. Jika tidak menggunakan alat kontrasepsi dan mengatur jarak kelahiran, bayangkan saja apa yang terjadi pada jangka panjang. Bisa terjadi ledakan penduduk,” kata Fathonah. Fathonah menjelaskan program keluarga berencana (KB) jangan hanya dipandang untuk membatasi jumlah anak. Namun menjadi cara untuk mensejahterakan anggota keluarga. Program KB juga dikatakan dia, dilaksanakan untuk kepentingan dan kesehatan sang ibu. Seorang ibu yang melahirkan dengan jarak terlalu dekat antara satu anak dengan anak lainnya, diingatkannya memiliki resiko kematian tinggi. Program KB ini juga untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kalbar. Mi­ salnya, dengan Program KB, jarak kelahiran anak adalah empat tahun. Dengan demikian, dia mengatakan bahwa anak tersebut nantinya memiliki waktu yang cukup untuk mendapat perawatan dari orangtuanya, terutama sang ibu. ”Jarak kelahiran yang baik itu empat tahun. Anak akan mendapat perhatian yang cukup, sebelum mendapatkan adik lagi,” kata Fathonah. (uni)

Pusatkan 5 Titik, Pendaftar Membludak

MUJADI/PONTIANAK POST

BERGESER: Pelebaran Jalan A Yani, trotoar pun bergeser. Sekarang trotoar di samping Masjid Raya Mujahidin berada di atas parit.

Enam Penjudi Tertangkap Tangan Bermain Judi di Siang Hari PONTIANAK – Enam orang tertangkap tangan tengah bermain judi jenis kolok-kolok, Senin (7/9) sekitar pukul 13.00 WIB, di Jalan Teuku Umar Gang Dua. Mereka adalah lima orang lakilaki termasuk bandar serta seorang lagi perempuan sekaligus pemilik rumah. Para penjudi ini tidak dapat berkutik saat polisi tiba di rumah yang dijadikan tempat berjudi. Sm (35), sang bandar, sempat berniat melarikan diri, tapi gagal karena jendela yang hendak dilewatinya terpasang teralis. Keenam orang tersebut adalah, Sm (35) selaku bandar, Am (18) pemilik rumah sekaligus pemain, dan Jk (23), Ad (27), Ah (31), serta Rn (36). Bersama enam orang tersebut, polisi menyita satu lapak, enam buah dadu, hap, dan uang sebesar Rp 263 ribu. Dikatakan Sm, ber-

main judi tidak diniatkannya dari rumah. Sepulangnya dari pasar, Sm mengaku singgah di rumah Am. Melihat banyak teman-temannya, niat bermain judi muncul. “Saya dari pasar, bukan mau main judi sebenarnya,” katanya. Sm mengatakan bahwa tidak setiap hari mereka bermain judi. Hanya waktuwaktu tertentu, sekitar 3—4 kali dalam sepekan. Peralatan kolok-kolok, kata Sm, sudah tersedia di kediaman Am. Dia hanya tinggal membawa uang dari rumah, jika ingin berperan sebagai bandar. “Saya tidak bawa peralatan, lapaknya sudah ada di rumah itu,” ungkapnya. Peran bandar juga tidak tetap melekat pada Sm. Pengakuannya, tidak jarang bahwa dia sebagai pemasang dan temannya yang lain sebagai bandar. Tergantung kesepakatan dan kemampuan modal. “Kalau lagi tidak ada modal, saya hanya main, siapa yang mau saja jadi bandar?” paparnya. Pemilik rumah, Am, mengatakan bah-

wa dia memang bertanggungjawab atas rumah tersebut. Tapi Am berdalih bahwa dia hanya disuruh kakaknya menjaga rumah serta dua anaknya. Sedangkan kakak Am bekerja di Malaysia. “Kakak saya yang punya rumah, saya disuruh ngasuh ponakan dan jaga rumah,” jelasnya. Meski demikian, Am mengaku ikut bermain judi. Tidak ada imbalan dari bandar jika bermain di rumahnya. Am tidak menerima apapun dari aktivitas judi di rumah tersebut. “Tidak ada fee. Saya ikut main, pasang seribu-seribu (Rp1.000) tadi. Modal saya Rp20 ribu,” ucapnya. Kepala Satuan (Kasat) Reserse dan Kriminal (Reksrim) Kepolisian Kota Besar (Poltabes) Pontianak Ajun Komisaris Polisi (AKP) Sunario menegaskan, keenam orang tersebut sementara diproses. Mereka dijerat dengan pasal 303 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), terutama bandar dan penyedia tempat. “Semuanya kita proses tapi sanksinya berbeda sesuai peran,” tegas Sunario. (hen)

SUNGAI RAYA — Aksi sweeping warga negara Malaysia di Kalbar sepertinya tidak terelakan. Posko Relawan Ganyang Malaysia bentukan anggota DPRD Kubu Raya sudah dijubeli peserta. Tidak tanggungtanggung para relawan tersebut kebanyakan kelompok mahasiswa.Ketua Tim Relawan Ganyang Malaysia Mustafa MS mengatakan bahwa para pendaftar sudah menyemut mendaftarkan diri ke Gedung DPRD Kubu Raya. ”Mereka kebanyakan para mahasiswa. Mereka bersedia untuk mengganyang negara tetangga Malaysia. Masalahnya, aksi negara tetangga dengan klaim mereka sudah begitu menghebohkan dan menyesakkan,” katanya kepada wartawan di Sungai Raya, kemarin. Ketika pembukaan pendaftaran terjadi, mahasiswa asal Universitas Muhammadiyah, Nury dan Munir, mengatakan bahwa mereka sengaja mendaftar ke Posko Relawan Ganyang Malaysia bentukan DPRD Kubu Raya. ”Ini sebagai aksi solidaritas kami terhadap Indonesia. Malaysia sudah begitu menganggu,” ujar dia. “Karenanya anak-anak bangsa Indonesia perlu merasa turun tangan,” timpal keduanya. Aksi pendaftaran Posko Relawan Ganyang Malaysia sudah dibuka sejak beberapa waktu lalu. Hingga kemarin (7/9), puluhan hingga ratusan pendaftar sudah merelakan diri membela nama baik Indonesia. Bahkan, ada rencana untuk melakukan aksi sweeping kepada warga negara Malaysia. “Kita akan rapatkan. Kapan waktunya nanti kami umumkan,” ucap Mustafa. Legislator bersuara vokal ini mengakui sudah menebar para relawan di beberapa posko penting. Lima titik lokasi sebaran relawan sudah ditempatkan beberapa personilnya. Tujuannya adalah memantau kedatangan warga negara asal negeri jiran ini. Lima titik sebaran tim relawan yang sudah disebarnya antara lain adalah pintu masuk Bandara Supadio, kemudian jalur kawasan Sungai Ambawang. Daerah lainnya seperti perbatasan Kota Pontianak-Kubu Raya. ”Kalau ada warga negara tetangga (Malaysia—red) berada di Kalbar, kita akan usir dan kembalikan ke negara tetangganya,” ujar dia. (den)

Pemindahan Festival Meriam Karbit ke Taman Alun-Alun Kapuas

Forum Komunikasi Tolak Rencana Wakil Wali Kota PONTIANAK — Forum Komunikasi Tradisi Meriam Karbit dan Budaya Pontianak Kalbar menolak rencana Wakil Wali Kota Paryadi, untuk memusatkan festival permainan meriam karbit di Taman Alun-Alun Kapuas. Alasannya, tradisi memainkan meriam di kampung dan pinggir sungai sudah merupakan tradisi yang mengakar, sehingga tidak perlu dipindahkan lagi. Pemindahan meriam dari tempat semula ke Taman Alun-Alun Kapuas diperlukan biaya yang tak sedikit. “Terus terang kami dari Forum Komunikasi Tradisi Meriam Karbit dan Budaya Pontianak Kalbar menolak rencana tersebut,” kata Ketua Forum Komunikasi Tradisi Meriam Karbit dan Budaya Pontianak Kalbar Saiful, didam­ pingi Kaka, sekretaris. Menurutnya, saat ini ada 40 anggota yang terdaftar dalam forum tersebut. Dari pertemuan yang digelar dengan 40 anggota beberapa waktu lalu, kata Saiful, seluruhnya sepakat menolak pelaksanaan festival meriam karbit di Taman Alun-Alun Kapuas. “Ini suara dari anggota forum, bukan dari kami. Sangat sulit rasanya jika pelaksanaan festival

dilakukan di Taman Alun-Alun Kapuas,” katanya. Beberapa kali, kata Saiful, mereka juga berusaha membicarakan permasalahan ini ke Wakil Wali Kota Paryadi, tapi beberapa kali urung, karena kesibukan orang nomor dua di pemerintahan tersebut yang begitu padat. “Kami kemudian menemui pihak Dinas Pariwisata. Pihak Dinas Pariwisata mengatakan mereka tidak dilibatkan. Pak Wakil (Wali Kota) mau menggunakan EO untuk pelaksanaan kegiatan ini,” kata Saiful. Jika rencana pemindahan pelaksanaan meriam karbit tetap dilaksanakan di Taman Alun-Alun Kapuas, ujar Saiful, pihaknya yakin akan minim peserta. Oleh karena itu, forum meminta agar Paryadi lebih bijaksana dalam menyikapi persoalan tersebut. “Anggota forum kami semuanya menolak rencana tersebut. Jika tetap dilakukan kami takutkan tidak akan ada pesertanya,” kata dia. Mengenai cara penilaian pemenang yang dianggap tidak profesional oleh beberapa pihak karena sulit ditentukan dengan jarak meriam yang jauh, menurut

Saiful itu hanya masalah teknis. “Penilaian bisa dirubah, yang terpenting lokasi pelaksanaan jangan dirubah,” katanya. Sebelumnya, Wakil Wali Kota Pontianak Paryadi, pernah mengatakan akan memusatkan festival meriam karbit di Taman AlunAlun Kapuas. Tujuannya agar pelaksanaan kegiatan tersebut lebih meriah. Forum Meriam Karbit Temui Tokoh Pemuda Melayu Merasa kurang direspon oleh Wakil Wali Kota Pontianak, Forum Komunikasi Tradisi Meriam Karbit dan Budaya Pontianak Kalbar, Senin (7/9) kemarin menemui tokoh melayu Kalbar, Syarif Mahmud Alkadrie. Pihaknya meminta agar Mahmud mendukung kegiatan mereka. “Kami kesini agar Pak Mahmud sebagai tokoh melayu ikut mendukung kegiatan kami. Tanpa Pemkot kami juga bisa jalan,” kata Alham, ketua Panitia Festival Meriam Karbit Kota Pontianak. Menurutnya, selama beberapa tahun ini bantuan yang diberikan Pemkot untuk kegiatan festival meriam karbit sangatlan minim. “Dulu tim kami Palapa Kam-

BUDIANTO/PONTIANAK POST

TOLAK PEMINDAHAN: Pengurus Forum Komunikasi Tradisi Meriam Karbit dan Budaya Pontianak Kalbar menolak rencana wakil walikota yang akan menggelar festival meriam di Taman Alun Kapuas.

pung Kapur menjadi pemenang. Hadiahnya hanya Rp1,5 juta. Coba bandingkan dengan modal pembuatan satu meriam saja yang mencapai Rp5 juta. Rasanya tidak berimbang,” katanya. Pada kesempatan tersebut, Syarif Mahmud Alkadrie mengatakan bersedia memberikan bantuan asalkan tidak ada ketersinggungan dan tumpang tindih pelaksanaan dengan Pemkot. “Saya

tetap akan mensuport kegiatan ini. Tapi saya pinta agar masalah ini dibicarakan baik-baik dengan Pak Paryadi. Saya tidak mau ada ketersinggungan,” kata dia. Meskipun demikian, sebagai tokoh Melayu Kalbar yang peduli dengan keberadaan khas dan khasanah budaya peninggalan leluhur, Mahmud memberikan bantuan materi dan menyiapkan satu piala bergilir. (bdi)


Pontianak Post

PINYUH

Selasa September Rabu 38Juni 2008 2009

23

Pelindo Pastikan Bangun Pelabuhan di Mempawah

Figura

Banyak Ditanggulangi Pribadi KEUANGAN Daerah memang benarbenar menipis. Kendatipun APBD Perubahan 2009 sudah disetujui, ternyata hingga kini dana operasional sama sekali belum dapat dicairkan. Bahkan, sebelumnya untuk bepergian ke luar daerah tak hanya menjadi kesulitan Rusli Abdullah bagi para kepala SKPD. Tetapi para wakil rakyat juga mesti menerapkan cara menanggulangi dulu dengan uang pribadi atau pun dengan cara pinjaman sementara. Rusli Abdullah, wakil ketua DPRD Kabupaten Pontianak saat dikonfirmasikan masalah tersebut, sama sekali tidak menampik bahwa kondisi itu memang ikut dirasakan. “Saya jak beberapa kali berangkat pakai dana pribadi. Saya tanya kepada bendahara, ternyata dana memang belum ada. Mau diapakan. Kondisinya memang begitu. Padahal sudah menjelang akhir purna jabatan,” katanya diruang kerja kemarin. Tak hanya itu, panitia pelantikan 45 anggota DPRD periode 2009—2014 sepertinya juga mengalami hal serupa yakni selalu dalam penantian. Pasalnya, dana untuk kegiatan pelantikan berikut keperluan lainnya memang belum cair. Untung saja, bulan puasa, pelantikan kan tidak ada konsumsi bagi tamu yang hadir termasuk mereka yang dilantik,” ucap salah satu staf di Sekretariat DPRD K a bu p a ten Pontianak. (ham)

Hamdan/Pontianak Post

PASIEN DBD: Direktur RS Rubini menerima kunjungan Komisi D DPRD Kabupaten Pontianak yang melihat dari dekat kondisi pasien DBD, serta fasilitas yang dimiliki. Karena kekurangan bangsal, RS Rubini mendapat pinjaman 20 tempat tidur lapangan dari Kodim 201 MPH. Bangsal kebidanan yang terbengkalai terpaksa digunakan untuk menampung pasien.

Pemerintah Siapkan Rp198 Juta Uang Pengabdian MEMPAWAH — Masa jabatan anggota DPRD Kabupaten Pontianak periode 2004—2009 tinggal menghitung hari. Jika tidak ada perubahan, pada 17 September mendatang, sebanyak 45 anggota yang baru akan dilantik Kepala Pengadilan Negeri Mempawah. Kendatipun mereka yang terpilih kembali dari hasil Pemilu legislatif lalu terbilang hanya belasan orang, tidak perlu yang tak duduk merasa kecil hati. “Pasalnya, mereka kan menerima uang pengabdian Rp198 juta lebih. Dana itu rencananya sudah diberikan pada para wakil rakyat ini, begitu Surat Keputusan (SK) Gubernur Kalbar tentang pemberhentian diterbitkan. Uang pengabdian ini merupakan kewajiban DPRD yang harus diberikan kepada anggota dewan

tersebut,” terang Anwar, sekretaris DPRD Kabupaten Pontianak. Uang pengabdian tersebut sebagai bentuk ungkapan terimakasih Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pontianak atas dedikasi dan pengabdian mereka selama menjabat di DPRD Kabupaten Pontianak. Meski demikian, pencairan uang pengabdian itu tetap melalui prosedur dan mekanisme yang berlaku. Diprediksi, Oktober mendatang, uang pengabdian dapat diterima tiap dewan yang sudah tak duduk lagi,” sebut Along, sapaannya Terkait besaran uang pengabdian tersebut, disebutkan bahwa pembagiannya bervariasi. Sebab, lama masa pengabdian mereka berbedabeda, mengingat ada yang masuk melalui penggantian antar waktu

(PAW) akibat pemekaran wilayahn dengan terbentuknya Kabupaten Kubu Raya. Sedangkan bagi anggota DPRD yang hijrah ke Kubu Raya, uang pengabdiannya telah diberikan Pemerintah Kabupaten Pontianak pada saat mereka dinyatakan berpindah tugas dari DPRD Kabupaten Pontianak, sebagaimana dibuktikan dengan SK pemberhentian Gubernur Kalbar. “Jadi, antara dewan yang lama dengan anggota dewan PAW pemekaran Kubu Raya berbeda. Sebab, lamanya pengabdian mereka juga tidak sama. Karenanya, besaran uang pengabdian ini bervariasi. Untuk anggota dewan lama, uang pengabdiannya sebesar enam kali uang revesentatif, sedangkan anggota dewan PAW hanya dua kali,” tukasnya.(ham)

Sikap Pro dan Kontra, Hal yang Wajar MEMPAWAH — Untuk mencegah kerugian yang diakibatkan banjir rutin yang terjadi setiap tahun, mau tidak mau, suka tidak suka, siap tidak siap, Warga Desa Pasir harus mau menerima dampak pembangunan berupa pembuatan anak sungai (drainase) hingga ke Laut Natuna. Hal itu ditegaskan mantan Kepala Desa Pasir M Sood M Usman, menyikapi rencana pembangunan proyek pembuatan drainase. Rencana itu sebenarnya sudah

diharapkan warga sejak beberapa tahun silam, pasca musibah bajir yang merugikan warga. Karena sektor pertanian, perkebunan, peternakan hingga total kerugian akibat banjir mencapai Rp2 miliar. Kini setelah sekian tahun usulan itu menggantung dan akhirnya disetujui Pemerintah Provinsi Kalbar. Warga sebaiknya tidak memaksakan keinginan untuk ganti rugi tanah maupun tanam tumbuh yang terkena pembuatan parit. Ditegaskan M Sood, sesungguhnya

keinginan itu sudah lama dikehendaki warga. Menyangkut adanya sikap pro dan kontra seputar persoalan itu, mantan caleg pemilu legislatif lalu ini menilai sesuatu hal yang wajar pula. “Namun juga masyarakat, tentu merasa sayang jika tanaman tumbuh mereka terkena, tanpa ada ganti rugi. Persoalan itu mustinya disikapi oleh pihak pelaksana proyek dan mengambil kebijakan dengan tetap mengedepankan kepentingan hajat orang banyak,” ungkapnya. (ham)

MEMPAWAH — Beberapa petinggi PT Pelindo Jakarta bekesempatan meninjau lokasi pelabuhan Kuala Mempawah kemarin. Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Pontianak Suharjo Lie optimis, PT Pelindo memastikan akan melaksanakan pengembangan dan pembangunan pada salah satu pelabuhan milik Pemerintah Kabupaten Pontianak. “Jika dilihat dari kesimpulan hasil tinjauan yang dilakukan beberapa pejabat PT Pelindo di Pelabuhan Kuala Mempawah, mereka (Pelindo—red) telah memberikan lampu hijau untuk merealisasikan pembangunan dan pengembangan pelabuhan itu, meskipun sejuah ini belum ada penandatangan kesepakatan dalam bentuk Memorandum of Understanding (MoU) antara Pelindo dengan Pemerintah Kabupaten Pontianak,” ujar Suharjo ditemui wartawan di Sungai Pinyuh. Dijelaskannya, beberapa faktor baik secara efisiensi cost pemeliharaan, maupun geografis pelabuhan menjadi pertimbangan PT Pelindo. Jika ditinjau dari segi efisiensi, Pelabuhan Kuala Mempawah jauh lebih baik dibandingkan Pelabuhan Dwi Kora Pontianak. Jika di pelabuhan Kota Pontianak, biaya pemeliharaan alur laut yang harus dikeluarkan PT Pelindo yakni sepanjang 28 kilometer mencapai Rp20 miliar lebih setahun. “Pelabuhan Kuala Mempawah, pemeliharaan alur lautnya hanya sepanjang 5 kilometer saja, dengan anggaran jauh lebih kecil. Artinya, dari segi pemeliharaan jelas Pelabuhan Kuala Mempawah lebih menguntungkan,” sebut Suharjo. Kemudian ditinjau dari sisi geografis, maka membutuhkan waktu dan jarak tempuh yang jauh bagi kapal, untuk masuk dan mencapai lokasi pelabuhan di Kota

Pontianak. Sedangkan Pelabuhan Kuala Mempawah, hanya dalam jarak beberapa kilometer, kapal yang masuk sudah mencapai lokasi pelabuhan. “Pihak kapal tak perlu mengeluarkan dana yang besar untuk membayar ongkos kapal pandu yang menuntut mereka masuk ke pelabuhan. Tentunya, pertimbangan inilah yang menguatkan ketertarikan PT Pelindo untuk mengembangkan dan membangun pelabuhan di Kabupaten Pontianak,” prediksinya. Meski demikian, Suharjo belum dapat memastikan kapan dan pelabuhan mana yang akan dikembangkan pembangunanya oleh PT Pelindo. Sebab, dalam waktu dekat PT Pelindo akan melakukan sonding untuk melakukan penjajakan dan pengkajian, sebelum menandatangani MoU dengan Pemerintah Kabupaten Pontianak. “MoU pengembangan pelabuhan laut ini pasti dilakukan di Kabupaten Pontianak. Hanya saja belum diketahui pelabuhan mana yang akan dikembangkan PT Pelindo. Apakah, Pelabuhan di Desa Wajok, Pelabuhan Regional Kuala Mempawah, atau Pelabuhan Internasional Pulau Temajo. Prioritas Pelabuhan Kuala Mempawah,” paparnya. Suharjo meminta dukungan dari semua pihak terutama dari masyarakat untuk memberikan apresiasi terhadap upaya yang dilakukan Pemkab Pontianak, untuk meningkatkan taraf ekonomi dan kesejahteraan masyarakatnya. “Mudah-mudahan apa yang dicanangkan terhadap pengembangan pelabuhan dapat terealisasikan dengan baik. Sebab, jika upaya ini dapat terlaksanakan, maka dapat dipastikan membawa efek multipplier terhadap masyarakat itu sendiri,” timpal Suharjo. (ham)


SAMBAS

24 terigas

Jadi Ketua Banaran?

DI antara 45 anggota DPRD yang dilantik, kemarin (7/9), dia termasuk salah satu yang agak sedikit istimewa. Betapa tidak, mendapat mandat dari partainya sebagai Ketua DPRD sementara, tak ayal setelah pengucapan sumpah janji, dia langsung naik ke kursi pimpinan yang ada di panggung, guna memimpin persidangan paripurna istimewa. Pidato pembukaan pun disampaikan Muazah Aladawiwah dengan Muazah Aladawiwah lantang, melalui teks yang telah disiapkan, di hadapan ratusan hadirin yang memadati gedung DPRD. Ada yang menarik saat giliran Wakil Gubernur (Wagub) Christiandy Sanjaya membacakan sambutan. Dalam pembukaannya Wagub sempat menyinggung kepemimpinan sementara DPRD Kabupaten Sambas yang dijabat oleh seorang wanita. “Bupati tadi bilang ke saya, ini adalah untuk yang pertama kali di Kabupaten Sambas. Mudah-mudahan nanti jadi ketua benaran,” tukas Christiandy yang langsung disambut tepuk tangan hadirin. “Ini merupakan wujud kemajuan kaum perempuan,” ungkapnya. Kepada Pontianak Post, Muazah mengaku tidak pernah terbesit sedikit pun untuk menjadi pimpinan sementara di DPRD Kabupaten Sambas untuk priode yang baru ini. Politisi dari Partai Golongan Karya (Golkar) yang duduk kembali di periode kali kedua ini mengatakan tak bisa mengelak ketika partai merekomendasikan dia. “Karena dijelaskan jabatan ketua sementara hanya sebentar, ya, akhirnya Saya oke kan. (mur)

tilik

Buka Puasa STIT BUKA puasa bersama menjadi kegiatan rutin dilakukan banyak pihak selama Ramadan ini. Termasuk pula mahasiswa STIT Kabupaten Sambas. Jumat lalu, mereka menggelar buka puasa bersama, di kampus Jalan Sejangkung Sambas. Sejumlah undangan hadir diacara tersebut, termasuk Ketua STIT Jamiat Akadol. Maulana, salah satu anggota panitia mengatakan bahwa selama Ramadan ini mereka memang menggelar sejumlah kegiatan. Selain mengadakan buka puasa bersama, mahasiswa juga mengadakan kegiatan Safari Ramadan yang telah dilaksanakan sejak tanggal akhir Agustus lalu. “Hingga sekarang masih (terus) berlanjut,” ungkapnya. Di samping itu juga, mereka mengadakan taushiyah di radio sejak awal Ramadan yang lalu. Berbagai hal disampaikan yang terkait dengan puasa dan Islam secara umum kepada masyarakat pada acara safari maupun ceramah melalui radio. (mur)

MURSALIN/PONTIANAK POST

DIPERIKSA: Setiap orang, termasuk anggota DPRD terpilih, yang memasuki komplek gedung DPRD, kemarin (7/9), diperiksa aparat kepolisian.

Pontianak Post Post SelasaMinggu 8 September Pontianak 7 Juni 2009

Pelantikan DPRD Disambut Demo SAMBAS — Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Peduli Rakyat (Gempur), kemarin (7/9), menggelar aksi demo di Sambas. Aksi ditujukan kepada 45 wakil rakyat yang sedang diambil sumpah dan janjinya di Gedung DPRD. Karena dicegat aparat kepolisian, mahasiswa hanya dapat berdemonstrasi di persimpangan Jalan Pembangunan dan jalur menuju Sukaramai, sekitar setengah kilometer dari gedung rakyat. Selain membentangkan spanduk yang bertuliskan tuntutannya, Gempur juga membagikan selebaran kepada masyarakat yang lalu lalang di lintasan tersebut. Teriknya mentari pagi menjelang siang itu tak membuat mereka gentar. Orasi demi orasi terus dipekikkan melalui pengeras suara yang mereka bawa. “Tolong para anggota dewan (DPRD) yang sudah mengucapkan sumpah janji jangan sampai bertindak biadap,” ujar salah seorang orator dengan suara lantang. Dalam pernyataan tertulis mereka, ada beberapa item tuntutan disampaikan kepada anggota DPRD Kabupaten Sambas untuk priode 2009—2014. Diantaranya memublikasikan setiap RAPBD yang dibahas sebelum menjadi APBD, mengefektifkan fungsi legislasi dan kontrol, memuplikasikan LPj DPRD priode sebelumnya ke media, setiap anggota DPRD wajib melaporkan harta kekayaannya tiap tahun kepada publik, jangan jadi preman proyek, serta meminta penghapusan dinas atau lembaga siluman yang ada di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sambas. Menurut Yasir, salah satu koordinator aksi, pelantikan anggota parlemen yang digelar tersebut idealnya merupakan babak baru untuk membentuk wajah Kabupaten Sambas ke depan. Mereka berharap kepada wakil rakyat terpilih, lebih serius mengutamakan kepentingan masyarakat. “Jangan malah diberi kesempatan di legis­latif, kerjanya hanya menggerogoti anggaran. Fungsi kontrol menjadi tumpul lantaran sering berselingkuh dengan penguasa,” paparnya. Di saat mahasiswa bersuara lantang di luar Gedung DPRD, dari kejauhan, proses pengucapan sumpah janji di para anggota DPRD tetap berjalan dengan lancar. Acara sidang paripurna istimewa yang dihadiri Wakil Gubernur, Bupati, Wakil Bupati, unsur pimpinan daerah, dan berbagai undangan lainnya tersebut mendapat pengawalan ketat aparat. Mulai dari masuk ke komplek gedung DPRD, setiap orang yang masuk diperiksa oleh petugas. Ketua DPRD Kabupaten Sambas priode 2004—2009 Uray Barudin Idris, dalam sambutannya kemarin, menghaturkan terimakasih yang tak terhingga kepada seluruh komponen yang telah berpartisipasi dalam setiap kegiatan kedewanan di daerah ini. “Kami pun tentu menyadari, masih banyak kekurangan di sana sini, karena itu mohon kiranya untuk dimaafkan dengan setulus-tulusnya,” imbuh Barudin yang memimpin sidang terakhir di DPRD Kabupaten Sambas. (mur)

MURSALIN/PONTIANAK POST

DEMO: Pelantikan anggota DPRD Kabupaten Sambas, kemarin (7/9), diwarnai aksi mahasiswa. Mereka menuntut para anggota DPRD yang baru saja dilantik berkerja maksimal untuk rakyat.

Jelang Lebaran, Kurangi Intensitas Pemadaman SAMBAS — Menjelang perayaan Idul Fitri yang tinggal dua pekan lagi, PLN di Kabupaten Sambas diharapkan mengurangi intensitas pemadaman di daerah ini. “Masalahnya kebutuhan listrik merupakan suatu yang vital. Banyak aktivitas menjadi terkendala bila terjadi pemadaman,” ujar Suryadi, salah seorang warga di Sambas, kepada Pontianak Post kemarin. Bukan hanya mengurangi intensitas, kata Suryadi, idealnya PLN juga melakukan puasa pemadaman selama Ramadan dan di saat lebaran nanti. Dengan demikian, ungkapnya, aktivitas beribadah masyarakat menjadi lebih

konsentrasi dan tidak terganggu oleh keadaan yang gelap gulita. Ungkapan senada juga disampaikan Wardiman, warga Pemangkat. Ia mengaku heran dengan kondisi listrik yang semakin sering mengalami pemadaman di saat puasa seperti saat ini. Padahal, menurut dia, upaya antisipasi dapat dilakukan jauh hari oleh PLN jika memang berkomitmen untuk membantu lancarnya aktivitas beribadah warga di bulan penuh berkah ini. Andaikata ingin melakukan pemadaman, jika keadaannya sudah tidak bisa ditolelir lagi, dia berharap agar memilih waktu di mana masyarakat sedang tidak dalam kesibukan mereka beraktivitas.

Stok Cukup, Harga Masih Tinggi Operasi Pasar Segera Digelar

SAMBAS — Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Koperasi (Disperindagkop) Kabupaten Sambas meyakinkan bahwa stok gula untuk kebutuhan selama Ramadan dan Lebaran di daerah ini masih mencukupi. “Karena gula dari Jawa kini mulai berdatangan,” ujar Penjabat (Pj) Kepala Bidang Perdagangan Disperindagkop Kabupaten Sambas Nisa Azwarita kepada Pontianak Post kemarin, di Sambas. Hanya saja mengenai harga, dia mengatakan masih tetap se­perti sebelumnya yaitu pada kisaran Rp10 ribu— Rp11 ribu. Bila diban­dingkan dengan hari-hari biasa, ungkap dia, harga tersebut memang relatif tinggi. Besarnya permintaan gula menjadi salah satu penyebab harga yang

masih meroket tersebut, sebagaimana berlaku hukum pasar. Berdasarkan catatan Disperindag-

Kami sudah mengonfirmasi ke Pemprov (Kalbar) untuk mendapat distribusi gula yang dipasok dari Jawa,” terang Penjabat (Pj) Kepala Bidang Perdagangan Disperindagkop Kabupaten Sambas. Niza Azwarita

kop, kebutuhan gula di Kabupaten Sambas perbulannya mencapai kurang lebih 850 ton. Nisa menjelas-

kan bahwa pada saat puasa dan Idul Fitri, konsumsi gula mengalami lonjakan hingga sekitar 30 persen. “Hal tersebut wajar mengingat banyak kebutuhan gula dipakai untuk membuat kue dan sebagainya dimusim Ramadan begini,” ungkapnya. Mengintervensi harga di pasaran, menurut Nisa, tentu merupakan suatu yang sulit untuk dilakukan Disperindagkop. Kemungkinan yang sedang diusahakan mereka dalam memenuhi gula bagi masyarakat kurang mampu adalah dengan menggelar operasi pasar (OP). “Kami sudah mengonformasi ke Pemprov (Kalbar) untuk mendapat distribusi gula yang dipasok dari Jawa,” terangnya. Meskipun belum dapat memastikan jumlah distribusi dari provinsi ke Kabupaten Sambas, Nisa mengatakan gula yang akan dijual melalui OP nanti tentu akan lebih murah diban­ ding harga pada pasar biasa. (mur)

Misalnya setelah salat subuh atau lewat tengah malam. “Tapi nyatanya kan, padam justru di saat orang sedang berbuka dan akan melaksanakan tarawih,” ungkapnya. Manajer PLN Sambas Redi Zusanto ketika dikonfirmasi menjelaskan pemadaman terjadi dikarenakan kendala teknis yang tak bisa dihindari. Pemadaman pada jam tersebut, ungkapnya, lantaran merupakan waktu beban puncak. “Kebetulan juga bersamaan dengan kerusakan terjadi di mesin pembangkit Singkawang. Sehingga kendala yang tejadi tidak bisa lagi dibantu dan akhirnya terjadilan pemadaman,” paparnya. (mur)


Pontianak Post

SINGKAWANG

Selasa 8 September 2009

25

Bola Liga Pedagang Cup LIGA Pedagang Cup kembali dihelat di Kota Singkawang. Sedikitnya, ada dua belas klub yang akan menguji kemampuan dalam pertandingan sepakbola. Ketua Panitia Pelaksana Liga Pedagang Cup, Herry Saputra kepada Pontianak Post mengungkapkan, pembukaan pertandingan akan dimulai Senin (14/9) pekan depan. Pertandingan sepakbola ini akan dipusatkan di Stadion Kridasana Jalan Pelita. Saat ini, ada 12 klub yang siap ambil bagian dan pendaftaran sudah dinyatakan ditutup oleh panitia pelaksana. Kepada masyarakat yang ingin menyaksikan silahkan datang dan pertandingan dijadwalkan akan berakhir 9 Oktober mendatang. “Wali Kota Singkawang, direncanakan akan hadir dan membuka kegiatan tersebut,” kata Herry yang juga pencinta sepeda ini. (zrf)

Kebakaran Lahan Dekat Rumah Warga KEBAKARAN lahan di Dusun Pangkalan Pasir, Desa Pawangi, Kecamatan Capkala, Kabupaten Bengkayang, sekitar pukul 12.00 WIB (5/9). Jarak sumber api hanya 50 meter dari pemukiman penduduk. Hal ini membuat warga mengungsikan barang-barang dari dalam rumah untuk diselamatkan. Uray Tommy salah seorang tokoh pemuda di sana memaparkan bahwa saat ini api sudah mendekati pemukiman penduduk dan harus segera dipadamkan. Dia juga berada di lokasi sambil berupaya bersama-sama warga semampunya menjinakkan si jago merah tersebut. “Air sangat sulit. Warga sudah berusaha memadamkan api semampunya,” kata dia. Dijelaskan Tommy, mobil pemadam kebakaran dari Sungai Duri, Kecamatan Sungai Raya, sudah berada di lokasi. Namun, mendapatkan kendala untuk memadamkan dikarenakan sumber air tadi. “Lokasinya memang berada di pinggir jalan. Namun, airnya sangat jauh,” katanya dengan nafas tersengal-sengal karena baru keluar dari lokasi memadamkan api. Tommy mengungkapkan bahwa hingga kemarin penyebab api belum diketahui. Apakah sengaja dibakar oleh oknum yang tidak bertanggungjawab, atau memang musibah. “Kita belum tahu penyebabnya apa? Yang penting sekarang bersama warga berupaya memadamkan api terlebih dahulu. Semoga saja angin tidak bertambah kencang, sehingga tidak membuat api semakin membesar,” harapnya. (ody)

DIAMANKAN: Petugas Polres Bengkayang saat mengamankan kayu campuran jenis masang dan keladan di Sungai Ledo sebanyak 349 batang, Sabtu lalu.

ZUL/PONTIANAKPOST

Galian C Pasir Panjang Marak Lagi SINGKAWANG – Setelah sempat dirazia oleh tim gabungan beberapa waktu lalu, aktivitas pertambangan ilegal di pinggir Jalan Pasir Panjang, Kelurahan Sedau Kecamatan Singkawang Selatan Kota Singkawang kembali marak akhir-akhir ini. Kemarin (7/9) terlihat, mobil-mobil truk hilir mudik mengangkut pasir di kawasan tersebut. “Aktivitas penambangan pasir di Kawasan Pasir Panjang kembali marak. Kenapa dibiarkan?,” kata Uray Albert, Ketua LSM Publik Singkawang kepada Pontianak Post kemarin. Pihak terkait diminta Albert untuk menertibkan lagi aktivitas tersebut. “Ini sudah jelas-jelas tidak diperbolehkan. Pihak terkait harus segera menertibkannya,” ungkap Albert. Ia juga heran dan bertanya-tanya, apakah tim gabungan yang terdiri dari Dinas Bina Marga SDA dan ESDM, Kecamatan, Kelurahan, Kepolisian dan TNI tersebut, tak pernah mengontrol lagi pasca melakukan

razia. “Jangan ada kompromi. Tindak tegas. Itu perusakan lingkungan. Masa aparat tidak tahu dan tidak melihat. Itu kan di pinggir jalan. Apakah sengaja dibiarkan, tanpa ada nyali untuk mencegahnya,” kata Albert bertanya-tanya. Lulusan Fakultas Hukum STIH Singkawang ini mengingatkan, razia yang dilakukan oleh tim gabungan tersebut, jangan hanya sekedar action tanpa hasil yang jelas. Juga, menurut dia, jangan sampai hanya terkesan untuk menghabiskan anggaran saja. “Kita ingin bukti nyata. Jangan beralasan tidak ada dana kalau mau melakukan razia. Saya tidak tahu dana yang ada berapa. Yang jelas, aktivitas itu harus dihentikan,” tegasnya. Pun demikian, ditegaskan Albert, pimpinan masing-masing instansi diharapkan dapat memantau kinerja anak buahnya dalam melakukan pengawasan di lapangan. Ia menyarankan, akan lebih baik, jika pimpinan bisa bersikap tegas. “Ya,

kalau pemimpin menilai anakbuahnya sudah tidak mampu lagi, sebaiknya copot saja dari jabatannya dan ganti dengan yang lain. Apalagi masalah galian c ini, menyangkut kelestarian lingkungan masa depan. Baik itu alam, maupun masyarakatnya,” kata Albert menyarankan. Seperti diketahui, Kadis Bina Marga SDA dan ESDM Kota Singkawang Rasiwan menegaskan, sudah ada lima lokasi yang dilegalkan untuk galian c. Hal ini berdasarkan Peraturan Wali Kota Singkawang nomor 44 tahun 2009. Lima lokasi dan jenis tambang galian c Legal di Singkawang yakni jenis pasir, seluas 36 Hektar di belakang Dodiklat Singsel. Tanah Merah di Jalan Baru di belakang Taman Rekreasi Teratai Singkawang Barat seluas 24 Hektar. Kemudian, Tanah Merah di Dekat Hang Moi Pasar Kulor Singtim seluas delapan Hektar. Selanjutnya, untuk Tanah Merah di Kaliasin Luar

Singsel seluas 8 Hektar. Serta untuk jenis tambang batu Granit ada di Naram Hulu Singut seluas dua hektar. “Di luar ketentuan berdasarkan SK Wali Kota ini adalah illegal,” tegas Rasiwan. Saat razia beberapa waktu lalu, Camat Singsel Apriyanto mengatakan, jika masih saja

melakukan aktivitas maka tidak akan dibiarkan. “Kita akan tindak tegas. Batas sosialisasi pelarangan sudah lewat. Jika ada temukan kembali kita tangkap dan proses,” katanya. “Kita tunggu actionnya. Buktinya masih ada aktivitas itu,” timpal Albert. (ody)

Pepeling dan Pemadam Beraksi CAPKALA – Warga RT 04 dan RT 05 RW 01 Dusun Pangkalan Pasir, Desa Pawangi, Kecamatan Capkala, Kabupaten Bengkayang hingga kemarin malam, belum bisa tidur nyenyak. Mereka khawatir dan berjaga-jaga api dari kebakaran lahan pertanian dan perkebunan di sana, tidak meluas ke pemukiman. “Sampai dengan tadi (Senin 7/9) dinihari, warga tidak bisa tidur karena menjaga api,” kata Ketua Pemuda Pecinta Lingkungan (Pepeling) Kabupaten Bengkayang Uray Tommy kepada Pontianak Post kemarin di Kecamatan Capkala.

Ia menambahkan, warga pun melapor kepada Pepeling agar bisa membantu memadamkan api. Kemudian, Pepeling berkoordinasi dengan pemadam kebakaran Kabupaten Bengkayang. Dengan bersamasama menuju lokasi untuk menjinakkan si jago merah. “Ada laporan warga, lalu kami dengan pemadam dari Pemkab Bengkayang langsung turun ke lapangan. Kita mulai dari pukul 18.00 WIB, hingga pukul 01.00 WIB dini hari,” tegasnya. Memadamkan api, kata Tommy, petugas masih menemukan kendala di lapangan. Hal ini, menurutnya, berkaitan

dengan sumber air bersih yang sangat sulit dan jauh dari lokasi kejadian. “Pemadam mengalami kesulitan sumber air,” ujarnya. Kata Tommy lagi, hingga saat ini api belum padam total. Juga belum diketahui apa penyebabnya. Pun demikian, belum ada korban meninggal dunia. Api, katanya, dari kejauhan masih terlihat. Dan beruntung, katanya, sudah agak jauh dari pemukiman warga di sana. “Sampai hari ini (kemarin) sudah cukup jauh dari pemukiman. Namun, masih ada. Dari Kejauhan nampak asapnya. Dikhawatirkan, pengaruh angin

yang bertiup kencang, dapat membuat api merambah ke pemukiman,” ungkap dia. Lanjut Tommy, kabut asap pun saat ini di wilayah Capkala semakin tebal. Untuk itulah dia meminta perhatian daripada Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkayang. “Kalau pun nantinya memang sudah memprihatinkan, kami berharap agar bisa segera dibagikan masker,” katanya. Dia mengimbau, “Saat ini adalah musim kering yang cukup panjang. Dimana banyak lahan menjadi kering. Ini sangat berbahaya. Sekali saja terkena percikan api, bisa membesar. Saya minta jikalau membakar lahan, harus hati-hati. Jangan

sampai berakibat fatal dan merugikan banyak orang.” Seperti dilansir sebelumnya, peristiwa yang dimulai pukul 12.00 WIB, Sabtu (5/9) itu, jarak sumber api hanya 50 meter dari pemukiman penduduk. Hal ini membuat warga sekitar mengungsikan barang-barang dari dalam rumah untuk diselamatkan. “Kebakarannya terjadi sekitar pukul 12.00 WIB. Apinya cukup besar. Kita khawatir dengan angin yang bertiup kencang, sehingga akan membuat api semakin membesar. Warga kita sudah mengungsikan barangbarang dari kediamannya,” kata Camat Capkala Murdi Sabtu (5/9). (ody)

Pasang Iklan

BIRO

SINGKAWANG

(0562) 631912 08125713422


KETAPANG

26 Potret

Dukung Maklumat Kapolda MAKLUMAT Kapolda Kalbar Nomor 1 tahun 2009 tentang sanksi pidana pembakar lahan dapat dihukum pidana dengan hukuman 12 tahun didukung YP Laway. Apalagi, Kapolda Kalbar melalui Kadiv Humas Suhadi SW sudah menegaskan pelaku pembakaran lahan bisa dijerat KUHP pasal 187. “Musim kemarau seperti ini sangat rawan YP Laway sekali kebakaran lahan, semua pihak harus mewaspadai kebakaran lahan, karena itu maklumat Kapolda memberikan sanksi tegas pada pelaku pembakaran lahan kita dukung, termasuk juga pembersihan lahan dengan menggunakan metode membakar harus ditindak tegas,” kata YP Laway, anggota Konsorsium Anti Ilegal Logging (KAIL Kalbar). Selanjutnya ia berharap pihak perusahaan tak membakar lahan dalam menghindari biaya operasional land clearing harus dilakukan tanpa pembakaran. Sesuai arahan Bupati maupun kepala dinas perkebunan, bahwa perusahaan yang membakar lahan untuk land clearing akan dicabut izinnyanya. “Bagaimana dengan adanya kepulan asap di lahan Agro Mandiri Lestari banyak yang mengadukan ini kepada saya, saya tak mau gara-gara kemarau panjang, alasan kebakaran di lahan menyebut puntung rokok, dibakar masyarakatlah, jadi harus di usut tuntas, kita dukung statement Kapolda dan Bupati Ketapang untuk bertindak tegas pada kerusakan lingkungan,” kata Yp Laway. (ndi)

Ale-ale

Buka Puasa Bersama Sejumlah murid serta dewan guru SDN 20 Paya Kumang melakukan kegiatan buka puasa bersama, Sabtu (5/9). Murid yang dianjurkan buka puasa yakni kelas 4-5. Jumlahnya 150 siswa. Menurut Asharudin, Kepala Sekolah SDN 20 Payak Kumang, tujuan buka puasa ini adalah memberikan pembelajaran yang sangat bernilai kebersamaan, motivasi untuk melaksanakan perintah puasa, dan saling memupuk nilai-nilai moral bagi peserta didik, serta menanamkan keimanan dan imtaq siswa yang berlandaskan sesuai dengan misi dan visi sekolah. “Apalagi kegiatan memang sangat terjalin kerjasama yang erat, antara murid, orang tua, serta guru,” kata Asharudin. Lebih lanjut dijelaskan, tujuannya kegiatan tersebut adalah menanamkan nilai moral kepada murid, guru serta bagaimana mampu menjadi kegiatan rutin sebagai aktivitas ibadah kegaitan buka puasa. Saat itu disampaikan siraman rohani dari Ust. Afendi Ismail. Inti darin siraman rohanni tersebut adalah membudayakan suatu nilai kebersamaan harus dipupuk dan ditanam kepada anak didik.(ndi)

Pontianak 3 Juni 2009 2008 Pontianak Post Post Selasa 8Rabu September

Ketapang Banyak Kekurangan Guru Eksak

HARI/PONTIANAK POST

BERMASALAH : Produk bermasalah yang ditemukan dalam razia tim gabungan kemarin.

Tim Gabungan Temukan Sirup Malaysia Bermasalah Pedagang dan Distributor Tak Ngaku KETAPANG--Tim Gabungan Pemkab Ketapang yang melancarkan operasi pasar menemukan produk minuman berupa sirup bermasalah yang merupakan produk impor dari Malaysia di Mini Market Sunkist Jalan R Suprapto. Setelah petugas mena nyakan sirup tersebut kepada pedagang, disebutkan bahwa sirup tersebut disalurkan oleh salah satu distributor yang bermarkas di Jalan A Yani. Mendapat jawaban tersebut, tim ope rasi yang terdiri dari bagian ekonomi, Disperindagkop dan UKM, Dinkes, Sat Pol PP, dan MUI mendatangi distributor yang disebut sebagai penyalur. Disana, Tedi, selaku distributor, tak mengakui produk minuman berupa sirup tersebut pihaknya yang mengedarkan. “Kami tidak ada mengedarkan produk ini,” ungkap Tedi dihadapan petugas. Produk sirup tersebut, dipersoalkan karena sudah kadaluarsa. Bahkan

dibikin cap baru dan ditempel di kemasan tersebut. Hal tersebut, sudah jelas menyalahi aturan dan merugikan konsumen. Selain di mini market Sunkist, produk serupa juga ditemukan tim gabuangan di Supermarket Mega Mart. Berbeda dengan pedagang dari Sunkist, berdasarkan keterangan pedagang dari Mega Mart, produk minuman sirup tersebut dia terima dari distributor Pontianak. pihaknya, masih menjual barang tersebut karena tidak tahu. “Kami siap menarik barang ini untuk tidak dijualkan karena sebelumnya kami tidak tahu,” kata dia kepada petugas yang melakukan pemeriksaan produk makanan. Kabag Perekonomian, Nurwanti mengingatkan, para konsumen bisa lebih teliti sebelum membeli. Jangan karena murah sehingga tergiur membeli produk makanan yang tak sesuai standar. “Kesehatan perlu dijaga, dan itu jauh lebih mahal dibanding produk makanan yang dijual. Makanya, teliti sebelum membeli,” pesannya. (har)

KETAPANG--Kabupaten Ketapang banyak kekurangan guru eksak, guru mata pelajaran IPA, bahasa Inggris, matematika, dan Penjaskes. Jumlah keseluruhannya hampir mencapai 1.200 guru untuk tahun pelajaran 2009. Hal tersebut diungkapkan Kepala Bidang Ketenagaan, H Jahilin, saat ditemui di ruang kerjanya, belum lama ini. “Disdik Kabupaten Ketapang kekurangan tenaga pendidik sebanyak 1.200 orang. Hal dikarenakan banyaknya guru yang memasuki masa pensiun, sedangkan sekolah semakin bertambah, demikian pula dengan peserta didik, yang setiap tahun selalu meningkat,” katanya. Disdik juga tidak mungkin membatasi jumlah peserta didik. Termasuk penambahan sekolah baru, karena sekolah yang ada sudah tidak dapat menampung banyaknya siswa baru setiap tahunya. Apalagi adanya program sekolah murah dari pemerintah untuk mengen-

taskan kebodohan penambahan bangunan sekolah baru pun terus meningkatkat. Kekurangan tenaga guru sedemikian banyak memang cukup mempengaruhi jalannya pendidikan di beberapa sekolah yang ada di pedalaman Kabupaten Ketapang. Diakuinya memang ada kekurangan tenaga guru, sehingga ada beberapa sekolah di pedalaman yang jumlah gurunya kurang, maka guru yang ada di sekolah tersebut memback up kelas atau mata pelajaran yang tidak ada gurunya. Hal ini menjadi perhatian Disdik Kabupaten Ketapang. Untuk itu, Disdik melalui pemda akan melobi Badan Kepegawaian Nasional untuk menambah kuota jatah guru di Kabupaten Ketapang. Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Disdik Kabupaten Ketapang, H Nizarwan Achmad, mengantisipasi kekurangan guru sebanyak 1200 guru ini, maka Disdik telah memaksimalkan peran guru kontrak yang pada 2009 direkrut.

“Kekurangan guru terutama pelajaran eksakta dapat diantisipasi dengan merekrut guru kontrak sebanyak 500 orang pada tahun 2009. Para guru kontrak ini sudah Disdik tugaskan ke semua kecamatan yang kekurangan guru. Perbandingan persentasenya adalah 70 persen di daerah dan 30 persen dalam kota Ketapang,” katanya H Nizarwan Achmad. Menurutnya kekurangan guru mata pelajaran eksakta tidak bisa hanya mengandalkan penerimaan guru dari Pegawai Negeri Sipil (PNS), karena untuk anggaran 2010, Disdik Ketapang hanya akan mendapatkan sekitar 130 orang guru, masih sangat jauh dari kekurangan yang ada saat ini. “Kuota dari BKN untuk penerimaan guru PNS sedikit, belum sebanding dengan kekuranganya. Maka dari itu, selain adanya rekrutan tenaga guru kontrak, kami mengijinkan se tiap sekolah untuk merekrut guru honorer bila memang sangat dibutuhkan,” katanya. (har)

MaU paSanG di KETAPANG • IKLAN • KOMBIS • LANGGANAN KORAN Hubungi : Biro Pontianak Post Ketapang Telp. 0534 - 35514


Pontianak Post

ANEKA PONTIANAK

Selasa 8 September 2009

Belum Dibahas, APBDP Diduga Sudah Digunakan Sambungan dari halaman 21

legistimasi semata,” tuturnya. Anggota DPRD Kalbar Syafrani Daniel menduga anggaran perubahan tahun 2009 telah digunakan eksekutif sekitar Rp50 miliar. Dikatakannya, padahal anggaran belum dibahas dan disahkan legislatif. “Jika benar terjadi, maka anggaran perubahan 2009 hanya melakukan legislitas formal saja karena anggaran sudah digunakan. Rapat paripurna dengan agenda penyampaian nota penjelasan Gubernur Kalbar terhadap perubahan APBD Provinsi Kalbar 2009, sama juga bohong,” jelasnya. Daniel mempertanyakan komitmen, Ketua DPRD Kalbar Zulfadhli yang pernah mengatakan bila lewat 3 September 2009 eksekutif belum menyerahkan anggaran perubahan maka tidak

akan dibahas legislatif. “Semoga saja dugaan kami tidak benar. Sehingga pembahasan perubahan anggaran bukan hanya mencari legistimasi,” ujarnya. Anggota DPRD Kalbar Ikhwani A Rahim mengatakan lambannya eksekutif mengajukan draf secara menyeluruh perubahan anggaran 2009 di masingmasing SKPD. Hal ini, kata dia, membuat sebagian besar panitia anggaran legislatif tidak membahasnya dikarenakan singkatnya waktu pembahasan. “Seandainya anggaran perubahan dibahas dewan sangat tidak efektif dengan waktu pembahasan. Karena 28 September 2009 pelantikan dewan baru, dan kalaupun mungkin dibahas dewan sekarang sifatnya hanya legalitas formal,” ujar Ikhwani. Sekretaris Daerah Kalim-

antan Barat, Syakirman mengungkapkan, jumlah dana dalam anggaran perubahan tahun 2009 mencapai Rp215 miliar. Hari ini, Selasa (8/9) dijadwalkan sidang paripurna di Gedung Dewan untuk membahas anggaran perubahan tersebut. “Besok baru semuanya jelas,” katanya, kemarin ketika ditanya wartawan mengenai apa saja peruntukan anggaran perubahan. Meski demikian, sebelumnya dia sudah menyampaikan beberapa bocoran mengenai anggaran ini. Menurut Syakirman, dalam usulan eksekutif, ada beberapa program yang menjadi prioritas dalam anggaran perubahan yaitu untuk pembenahan fasilitas IPDN Regional di Sei Ambawang dan untuk mendukung pembangunan jembatan Tayan (pembebasan lahan). “Dua itu

Berkas Diserahkan yang besar-besar,” katanya. Gubernur Kalimantan Barat, Cornelis, juga sedikit menyinggung mengenai anggaran untuk pembebasan lahan jembatan Tayan. Menurut dia, pemerintah provinsi menyiapkan dana senilai Rp17 miliar untuk itu. Terkait dengan pembangunan jembatan Tayan tersebut, Pemkab Sanggau juga sudah menerbitkan surat keputusan bupati tentang penetapan lokasi pembangunan Jembatan Tayan. Selain itu, tim pembebasan lahan seluas 23 hektar juga sudah dibentuk. Sesuai dengan jadwal yang dirancang, akhir Desember ini, tahapan pembangunan jembatan Tayan akan sampai pada pembukaan lahan (land clearing) untuk pelaksanaan fisik jalan akses jembatan. (riq/rnl)

Terminal Soedarso Hangus Terbakar Sambungan dari halaman 21

memiliki satu hingga dua pintu. Api diperkirakan berasal dari kios Ati, cepat sekali membakar kios yang lainnya karena sebagian besar bahan bangunan terbuat dari kayu. Namun belum diketahui apa pemicunya. Tidak kurang dari 10 unit pemadam kebakaran berupaya memadamkan api. Tidak berhasil menyelamatkan kios yang terbakar, pemadam hanya dapat mencegah kebakaran tidak meluas. Ruslan pemilik salah satu

kios yang terbakar, mengatakan, api berasal dari bagian atas kios Ati. Saat itu, dia bersama seorang teman tengah duduk di depan kios. Awalnya, Ruslan dan temannya mencium bau tidak sedap. Tak lama kemudian api besar sudah membumbung dari kios Ati. “Kawan saya tanya bau apa ini. Setelah itu saya lihat api sudah besar dari kios Ati,” ujarnya.Tidak ada barang yang dapat diselamatkan Ruslan, sepeda motornya KB 3433 AR ikut hangus dilalap api. Dia hanya mengenakan pakaian dan

berhasil menyelamatkan suratsurat berharga. “Sebenarnya saya sudah mau pindah, tinggal sedikit barang di sini, tapi keduluan tertimpa musibah,” katanya. Korban lainnya, Nur (30) menuturkan, dirinya tengah berada di RSUD Soedarso saat api mulai membara. “Kawan saya yang bilang ada api dari arah terminal,” ungkapnya. Mendengarnya, Nur bergegas pulang. Sebelum mendekati lokasi kejadian dia sudah memastikan yang terbakar adalah kios milik dia dan kakaknya.

lapisan masyarakat, termasuk generasi muda. Di Australia, mereka dibagi tiga kelompok untuk mengunjungi tiga kota yang berbeda masing-masing Perth, Sydney, dan Melbourne. Rizca dan Redhi, kebagian pada dua kota yang berbeda. Rizca di Melbourne, sementara Redhi di Sydney. Keduanya pun punya pengalaman yang berbeda pula. “Sejuknya minta ampun. Maklum di sana lagi musim dingin,” kata Redhi membuka percakapan dengan Pontianak Post kemarin (7/9) di kantor Dinas Pemuda dan Olahraga Kalbar. Kebetulan saat program ini berjalan bertepatan dengan Ramadan. Redhi pun merasakan pengalaman serunya berpuasa di negeri Kangguru ini. “Karena musim dingin, siangnya cepat kak. Haus sih tidak terasa. Tapi laparnya lumayan terasa,” kata

siswa SMAN 9 Pontianak yang saat ini duduk di kelas III ini seraya tersenyum. Di sana mereka juga mengunjungi beberapa sekolah dan perguruan tinggi setempat. Ada yang menarik dari pengalaman mereka berkunjung di institusi pendidikan tersebut. “Kami dari Indonesia ngobrolnya pakai Bahasa Inggris, sementara mereka jawabnya pakai Bahasa Indonesia. Maklum, mereka punya pelajaran Bahasa Indonesia. Jadi ngomongnya seru,” kata Rizca. Baik Rizca maupun Redhi, pada suatu acara di kota tempat program mereka jalani, mempersembahkan pertunjukkan teater. Ada tema khusus yang mereka pertontontkan terkait citra Indonesia di mata dunia. Secara khusus, mereka mempersembahkan pertunjukan antiterorisme. Selesai pertunjukan, mereka juga mempersembahkan sebuah puisi yang

“Saya lari dari rumah sakit, hampir sampai saya lihat api sudah besar. Kelihatan kios kami sudah terbakar,” ujarnya. Kapolsek Pontianak Selatan, AKP Ahmad Firdaus menerangkan, pihaknya belum mengetahui penyebab pasti kebakaran. Karena tidak mau mendugaduga, Firdaus memastikan akan memanggil saksi-saksi untuk dimintai keterangan. “Belum dapat kita tentukan penyebabnya. Yang pasti kami akan penggil saksi-saksi untuk dimintai keterangan,” terangnya. (hen)

bertajuk ‘Puisi Hati’. “Isinya bahwa seluruh negara termasuk Indonesia dan Australia punya jalinan kuat bekerjasama untuk memberantas terorisme di muka bumi ini,” kata Rizca. Di Melbourne, seperti yang dipersembahkan Rizca dan teman-temannya di University of Melbourne, juga dipertunjukkan tari tradisional Aceh yang mereka bawakan secara dramatik. “Kami berupaya ikut mengubah pandangan mereka tentang Indonesia. Negara kami tidak seburuk apa yang mereka pikirkan,” kata Rizca yang saat ini tercatat sebagai siswi SMKN 3 Pontianak kelas II ini. Tak hanya mengangkat citra Indonesia, sebagai putra-putri daerah Kalbar, Rizca dan Redhi juga tak lupa memperkenalkan Kalbar umumnya, dan Pontianak khususnya kepada warga Australia. Maklum, kebanyakan mereka

hanya tahu Indonesia adalah Bali dan Jakarta. “Di Melbourne High Scholl saya bercerita banyak tentang Kalbar kepada siswanya. Saya juga bercerita bahwa Pontianak dilewati garis Khatulistiwa dan di hari puncak kulminasi, orang yang berdiri di titik nol derajat garis Khatulistiwa pada siang hari, tidak ada bayangan. Mereka mendengarnya takjub. Mereka kini tahu bahwa Indonesia tak hanya Bali dan Jakarta yang layak untuk dinikmati keindahan alam dan wisatanya. Tetapi Kalbar juga,” cerita Rizca. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kalbar Utin Kusumawaty menyambut baik program ini. Dia berharap, kunjungan tersebut bisa memperkenalkan warga Australia dengan pemuda Indonesia yang berprestasi, bercita-cita dan dinamis. Tentunya, kedua pelajar berprestasi Kalbar ini telah memperkenalkan daerah ini ke masyarakat Australia. (*)

86,40 persen. BPS mencatat nilai impor menggunakan sistem perdagangan khusus. Batam dianggap sebagai luar negeri. Nilai impor dicatat den-

gan Cost Insurance and Freight yaitu harga transaksi antara penjual di luar negeri dengan importir sampai di pelabuhan importir. (mnk)

pikir-pikir. Usai sidang, penasehat hukum Ayub, Fransiskus mengatakan, pihaknya tetap konsisten dengan pembelaan sebelumnya. Menurutnya, Ayub tidak terbukti melakukan korupsi seperti yang dituduhkan kepadanya. Uang sebanyak Rp17 juta

yang diterima Ayub merupakan perintah Asmad Sama’ untuk diserahkan kepada pihak ketiga sebagai pelunasan uang kesehatan sebesar Rp10 juta dan tunjagan hari raya Rp7 juta. “Karenanya kita langsung nyatakan banding,” ungkap Frans. (hen)

Didominasi Malaysia Sambungan dari halaman 21

Bila dilihat dari negara asal impor pada Januari-Juli 2009 sebagian besar meningkat dibandingkan periode yang

sama tahun sebelumnya, kecuali Malaysia turun sebesar 67,60 persen, China turun sebesar 65,53 persen, Thailand turun sebesar 47,83 persen, serta Singapura turun sebesar

Divonis Satu Tahun, Ayub Banding Sambungan dari halaman 21

bidang pendidikan, Ayub adalah Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan. Dia bertanggungjawab atas kerugian negara atas pelaksaanan dan penyaluran dana ke 54 sekolah dasar yang ada

di Kota Pontianak. Usai membacakan putusan, hakim memberikan kesempatan Jaksa Penuntut Umum dan penasehat hukum menggunakan hak upaya hukumnya. Penasihat hukum Ayub langsung menyatakan banding, sedangkan JPU masih

Proyek Pipanisasi PDAM Bocor Sambungan dari halaman 21

Rencananya, perbaikan ini diselesaikan setelah hari raya Idul Fitri 1430 Hijriah. ”Hingga kini kami belum mengetahui secara pasti posisi kebocoran pipa apakah persis disambungan atau malah di tengah pipa itu,” kata Agus. Walikota Pontianak Sutarmidji, yang juga owner PDAM mengaku sudah mendapat laporan perihal kebocoran tersebut. Ada beberapa ruas jalan dari proyek pemasangan pipa yang tidak ada tekanan karena banyak bocor, sehingga air hilang di

jalan sebelum sampai ke rumah pelanggan. ”Dari Jalan Rambutan, baru diberi tekanan tiga bar, ada yang bocor. Baru tiga bar saja sudah tidak mampu, padahal seharusnya enam bar,” ujar Sutarmidji di gedung DPRD Kota Pontianak kemarin. Saat ini, PDAM Kota Pontianak sudah menghubungi PT Promits di Bandung, Jawa Barat, selaku pelaksana proyek. Perusahaan tersebut siap bertanggungjawab. ”Dilakukan tes sejauh 200 meter, berarti jalan digali kembali. Tetapi tidak banyak, hanya

dua sampai tiga titik saja, yakni dimana tekanannya hilang,” ungkap Sutarmidji. Namun, ada juga beberapa ruas jalan yang tidak mengalami masalah setelah dilakukan ujicoba. Ujicoba juga terus dilakukan hingga sekarang ini. Sutarmidji mengatakan kendati pelaksana proyek siap bertanggungjawab atas kebocoran tersebut, bukan berarti kontraknya diperpanjang. Perbaikan tersebut sebagai bentuk pertanggungjawaban. ”Jika tidak diperbaiki, akan dianggap sebagai kerugian negara. Dia (pelaksana proyek)

salah satu penyebab kerugian tersebut. Apalagi jika ditemukan pemasangan tidak sesuai prosedur,” kata Sutarmidji. Menurut Sutarmidji, penggalian jalan untuk pengetesan paling banyak dua meter persegi. ”Soal penggalian saya serahkan dengan yang teknisnya. Pipa-pipa yang dipasang itu perlu diselamatkan. Jangan sampai tidak berfungsi,” lanjutnya. Ia juga meminta PDAM mencari alat pendeteksi kebocoran. ”Mudah-mudahan tidak jadi museum bawah tanah,’ timpalnya. (uni)

Siapkan Lahan dalam Pelabuhan Sambungan dari halaman 21

dishub tidak bisa berbuat apa-apa dan tak mampu mengaturnya,” kata Retno. Menurut dia, solusinya adalah pemkot dan pelindo kerja sama mengatur hal tersebut. Bahkan pemkot dapat menarik pendapatan daerah dari pemasukan parkir dan kegiatan bongkar muat truk dan fuso atau tronton,

dengan menyediakan lahan untuk hal tersebut. “Jadi jangan hanya saling menyalahkan.Yang dibutuhkan masyarakat hanya ketertiban dan keselamatan serta kenyamanan berlalu lintas. Bila perlu fuso, tronton dan eks roro hanya dibolehkan bongkar muat di dalam pelabuhan saja,” katanya. Ketika Dikonfirmasi oleh Pontianak Post, Pihak PT

(Persero) Pelabuhan Indonesia II Pontianak belum berani memberikan jawaban, mengenai kebijakan Walikota Pontianak Sutarmidji, agar Pelindo membenahi kegiatan bongkar muat di Pelabuhan Pontianak. yaitu mengenai masalah truk-truk yang parkir di Jalan Pak Kasih dan Jalan Sidas. Menurut Kurnia Jaya, Assisten Manager Hukum Pelayanan

Sambungan dari halaman 28

“Berkas kita klasifikasikan berdasarkan peran mereka,” tuturnya. Pasal utama yang digunakan polisi untuk menjeratnya adalah 335 KUHP tentang perbuatan tidak menyenangkan serta pasal 55, 56 KUHP. Hingga saat ini belum ada dari tersangka yang ditangguhkan penahanannya oleh

polisi. “Tidak ada yang kami tangguhkan penahanannya. Semuanya masih ditahan di sini,” tegas Sunario. Hingga saat ini, polisi masih memburu salah satu tersangka. Diduga kuat perannya sebagai koordinator massa saat tender proyek pembangunan Kantro Bupati Kubu Raya tersebut. “Ak masih kita cari, dia termasuk koordinatornya,” papar

Sunario. D i k a t a k a n ny a , S a t u a n Reskrim Poltabes Pontianak akan terus mengusut kasus ini. Secara bertahap dalam waktu dekat, polisi akan memanggil panitia tender. Panitia dianggap tahu betul proses tender tersebut. “Panitia tender dalam tahap pemanggilan,” tegas kasat. (hen)

Sitaan Tabung Gas Sambungan dari halaman 28

Gunawan mengatakan dengan penyitaan tabung elpiji ini dikhawatirkan ada persaingan usaha tidak sehat. Menurutnya, bisa saja ada monopoli penyediaan tabung yang seharusnya memang tersedia di Pertamina. “Karena banyak tabung gas

palsu yang beredar di pasaran mengatasnamakan PT Pertamina. Kami berharap dikeluarkannya tabung gas yang disita tersebut dapat mengurangi beredarnya tabung-tabung paslu,” katanya. Ia mengharapkan aparat kepolisian jeli melihat kasus ini. Ia mengharapkan penyelesaian

kasus cepat sehingga tidak merugikan berbagai pihak terutama pengusaha. “Kami hanya berharap kasus ini tidak berdampak terhadap persediaan elpiji di Kalbar. Mudah-mudahan saja, aparat kepolisian bisa melaksanakan tugasnya dengan baik,” harap Gunawan. (riq)

RUU Kapuas Raya Dipersiapkan

Buktikan Keramahan Lewat Pentas Teater Antiteror Sambungan dari halaman 21

27

Pelanggan dan Pengamanan, masalah peringatan dari pihak Pemkot kepada Pelindo sudah dilaporkan ke Pelindo Pusat. “Keputusan sepenuhnya akan diserahkan ke sana (Pelindo Pusat-red), kami tidak berani memberikan statemen apapun, karena takut salah bicara. Jangankan saya, Manager saja belum bisa memberikan konfirmasi,” Jelas Kurnia.(wah/zan)

Sambungan dari halaman 28

Lebih lanjut, ia mengemukakan tim pemekaran termasuk dirinya optimis. “Kami optimis, DPR sekarang mengusulkan hak inisiatif pembentukan Kapuas Raya. Karena, tidak selesai pembahasannya maka akan

masuk program legislasi nasional,” paparnya.Zis mengatakan masyarakat wilayah timur Kalbar harus melakukan persiapan. Dikatakannya, selain itu berdoa agar anggota DPR mengagendakan paripruna sehingga bisa masuk prolegnas seperti ratusan RUU lainnya.“Kami

berharap masyarakat tidak serta merta menyerap informasi atau opini yang terbentuk di media oleh orang selain tim pemekaran. Karena mereka tidak memahami alur dibuatnya sebuah regulasi. Kami sangat optimis Kapuas Raya akan dibahas pada periode 2009-2014,” ungkapnya. (riq)

Kualitas Udara Tidak Sehat Sambungan dari halaman 28

Hal ini antara lain dipengaruhi arah angin yang berhembus dari Selatan dan Tenggara. “Kumpulan awan pembawa hujan yang harusnya jatuh di sini, terbawa ke wilayah Utara. Jadi, untuk sementara hujan terpusat di sana,” katanya kemarin. Arah angin yang demikian, menurutnya juga mempengaruhi kondisi kabut asap yang saat ini terdapat di sekitar Kota Pontianak dan Kubu Raya. Asap-asap tersebut merupakan asap kiriman dari wilayah Ketapang dan Kayong Utara. Sebab, berdasarkan hasil pantauan satelit NOAA 19 pada 6

September 2009, dari keseluruhan 20 titik api yang terdeteksi di seluruh Kalbar, jumlah yang paling banyak berada di Kabupaten Ketapang yakni 10 titik dan Kayong Utara 4 titik. Tidak satu pun titik api terdeteksi di wilayah Kubu Raya. Sedangkan di Bengkayang, Sambas, Sekadau dan Sintang masing-masing hanya terdeteksi satu atau dua titik. Terpisah, Kepala Bidang Pengendalian dan Konservasi Sumberdaya Alam Badan Lingkungan Hidup Daerah Kalbar, Wuyi Bardini, juga menyatakan hal senada. Dari pantauan satelit yang berbeda pada 6 September 2009, jumlah titik api yang ter-

deteksi paling banyak yakni berada di Ketapang yaitu 16 titik. “Di Kubu Raya hanya sedikit, yaitu 4 titik,” ujarnya. Mengenai indeks standar pencemaran udara, dari pantauan 5-6 September, kualitas udara masih berfluktuasi mulai sedang, tidak sehat sampai berbahaya. “Dua hari terakhir rata-rata berada dalam taraf tidak sehat,” katanya. Kualitas udara Kota Pontianak menyentuh level berbahaya yakni pada pukul 02.30 sampai pukul 03.00. Setelah itu cenderung membaik dan kemudian memburuk kembali sejak pukul 5.30 hingga pukul 6.00. (rnl)

Stop Aktivitas Kebun Sawit Sambungan dari halaman 28

Penghentian juga dilakukan karena pembahasan amdal perusahaan tersebut tengah dilakukan. Sayang, tengah ketatnya pemerintah Kubu Raya mengeluarkan proses perizinan, tiba-tiba muncul kejadian land clearing. Padahal administrasinya belum selesai dan kelar. Berdasarkan peraturan undang-undang perkebunan dijelaskan setiap pelaku budidaya tanamana atau industri pengelolaan dengan kapasitas tertentu wajib memiliki surat persyaratan. Sayangnya, sebelum itu semua dimiliki sudah melakukan kegiatan. Padahal sangat jelas sanksi dikenakan. Dalam ketentuan pidana pasal 46 ayat 1 kembali memperinci pelaku usaha perkebunan dengan sengaja melakukan budidaya tanaman perkebunan

dengan luasan tertentu tidak memiliki IUP, maka ancamman pidana penjaranya paling lama 5 tahun. ”Dan denda paling maksimal 2 miliar rupiah. Itu kalau sengaja,” ungkap dia. Dishutbun Kubu Raya memang belum menemukan kegiatan tanpa izin berupa land clearing disengaja atau tidak. Yang pastinya, pihak mereka terpaksa melakukan penghentian atas aksi PT. Cipta Tumbuh Berkembang. Tujuannya tak lain supaya investor perkebunan lainnya taat hukum dan tidak melakukan indikasi sama. Pihaknya berharap pelaku usaha perkebunan taat dan tertib hukum. Sebab, kalau melakukan pelanggaran sama saja melanggar amanahnya. Jadi, kalaupun pihaknya bersikeras bukan semata-mata menghambat investasi berkembang. ”Tapi, tujuan kita supaya berjalan diatas

rel yang benar,” ujarnya. Sadik juga menyayangkan pembukaan lahan oleh PT. CTB sepertinya masih dilakukan tradisional. Pihaknya tidak ingin menuduh kenapa kebakaran sampai bisa muncul di lahan lokasi tersebut. Namun setelah diteliti mendalam di lapangan kemarin asal api ternyata dari luar lokasi CTB yang izin lahanya mencapai 11.000 hektar diminta clear dan clean. Tentang GHU, Amdal dan IUP. Sebab, di lahan tersebut sepertinya sudah terjadi antara tumpang tindih. Masalahnya HGU tersebut ternyata oleh BPN izinnya berada di PT. SR. Sementara CTB belum memiliki izin lengkap. ”Tolong dulu disikapi masalah izinnya,” ujar dia. Dikonfirmasi terpisah, PT CTB di Jl. Ayani II sepertinya aktivitas tidak ada atau sepi. (den)

Rekomendasikan Sembilan Nama Calon Menteri Sambungan dari halaman 28

Adi mengatakan kawasan perbatasan merupakan serambi wilayah kedaulatan bangsa. Dikatakannya, harga diri dan cerminan citra bangsa sangat strategis dalam menentukan salah satu penilaian lemah tidaknya sebuah bangsa. “Saya mencontohkan Republik Rakyat Cina pada masa kedinastian membangun tembok raksasa untuk memperjelas posisi perbatasan wilayah negara,” ujarnya. Ia mengatakan masyarakat

perbatasan mempunyai hak sama sebagai warga negara, namun mempunyai kerentanan tinggi bergesernya nilai nasionalisme kebangsaan. “Kondisi ini berdampak terjadinya perebutan program antarinstansi yang berlomba mengurusi kawasan perbatasan sehingga tidak terkordinasi dengan tepat, kurang terukur serta tidak kesinambungan dan sinergitas program yang direalisasikan.” Martinus menambahkan sehingga diperlukan lembaga setingkat kementerian non departemen yang diberikan

kapasitas menyusun rencana, melaksanakan, mengkordinasikan dan pengawasan. Menurutnya, sehingga kebutuhan adanya Menteri Urusan Khusus Perbatasan Wilayah Negara. “Kami nilai menteri urusan perbatasan sangat mendesak dan dibutuhkan dalam kabinet mendatang. Kalau dirasakan susunan menteri sudah terlalu banyak namun masih memungkinkan untuk digabungkan dengan kementerian lain seperti Menteri Kawasan Perbatasan dan Daerah Tertinggal,” ungkapnya. (riq)

Usulkan Beli Enam Mobil Dinas Baru Sambungan dari halaman 21

Dia menyatakan tidak sependapat jika ada pihak yang menganggap bahwa dengan pembelian mobil dinas ini berkesan seolah-olah pemprov ingin bermewah-mewah, tidak punya sense of crisis atau dapat diibaratkan seperti showroom mobil. Sebab, sampai sekarang, masih banyak pejabat pemprov yang justru tidak punya mobil dinas. “Jumlah pejabat eselon IV di pemprov sebanyak 700 orang,

eselon III sekitar 300 orang dan eselon II sekitar 50 orang. Tetapi jumlah mobil kita hanya 420 unit. Jadi, tidak semuanya dapat. Eselon IV mungkin hanya 10 orang yang dapat mobil,” katanya. Dari segi standar cc mobil, menurutnya tetap disesuaikan dengan ketentuan yang ada. Selain itu, jika dibandingkan dengan daerah-daerah lain, Kalbar pun tidak dapat disebut mewah. “Saya pernah ke Manado. Di sana kepala dinasnya saja pakai

Nissan Terrano Kingsroad. Padahal, medannya tidak begitu berat,” ungkap Kartius. Di beberapa provinsi lain juga demikian. Pembelian Honda CRV atau Innova untuk kepala dinas di lingkungan pemprov menurutnya bukanlah suatu hal yang baru. Selama ini, sudah ada sejumlah kepala dinas yang menggunakannya. Bahkan, di kabupaten-kabupaten, sambung Kartius, rata-rata kepala dinas juga menggunakan Honda CRV. (rnl)


metropolis

28

Pontianak Post

parlementaria

Sitaan Tabung Gas ANGGOTA Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kalimantan Barat Setiyo Gunawan mengatakan kasus penyitaan tabung gas milik PT Landak Agung Sejahtera supaya dikeluarkan pihak kepolisian. Menurutnya, hal ini harus disikapi secara jernih dalam mengantisipasi lonjakan permintaan elpiji. “Kami sudah menanyakan ke PT Pertamina (Persero) Region Kalbar, bahwa pembelian tabung gas elpiji telah dilakukan Setiyo Gunawan di depo pertamina. Selain itu, pembelian tabung tidak boleh kosong,” katanya kemarin di Pontianak. Ia menyebutkan karena pembelian tidak boleh kosong, maka agen membeli tabung sekaligus isi. Gunawan mengatakan tidak membela siapa-siapa dalam kasus ini, tetapi memperhatikan kepentingan masyarakat secara luas. “Kalau proses terus berlarut-larut, kami khawatir ketika terjadi kelangkaan elpiji menjelang lebaran apakah aparat pemerintah dan penegak hukum dapat bertanggung jawab. Tentu saja, kegelisahan ditingkat masyarakat harus ditenangkan,” ungkapnya. ■ Ke Halaman 27 kolom 5

Selasa 8 September 2009

RUU Kapuas Raya Dipersiapkan PONTIANAK – Sekretaris Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kalimantan Barat Zainuddin Isman mengatakan Rancangan Undang Undang Provinsi Kapuas Raya sedang dipersiapkan badan legislasi. Menurutnya, ketika tim pembentukan Kapuas Raya ke DPR, Ketua DPR Agung Laksono memberikan dorongan ke anggotanya sekarang dapat mengajukan hak inisiatif.

“Sekarang dokumen sudah masuk badan legislatif DPR untuk proses sinkronisasi. Setelah itu, dokumen akan masuk badan musyawarah sebelum diparipurnakan,” katanya kemarin di Pontianak. Ia menyebutkan berdasarkan hasil audiensi dengan Ketua DPR, ada dua ratusan RUU yang harus dibahas. Selain itu, kata dia, ada seratusan RUU yang masih belum selesai

pembahasannya oleh anggota legislatif periode 2004-2009. “Sedangkan 22 RUU yang harus diselesaikan oleh anggota DPR periode 2004-2009 merupakan program kejar tayang. Ada pun RUU itu sudah mendapat amanat presiden,” kata Zis sapaan akrabnya. Politikus Partai Persatuan Pembangunan ini mengatakan dari 22 RUU yang dipercepat

pembahasannya mungkin sudah bertahuntahun belum selesai. Ia menyebutkan beberapa RUU yang cukup lama masuk program legislasi nasional yaitu tentang Ketenagalistrikan dan Rahasia Negara. “Ada pun dua RUU itu di prolegnas sejak tahun 2006. Sehingga mendapatkan prioritas untuk dibahas sebelum 1 Oktober 2009,” ujarnya.

■ Ke Halaman 27 kolom 5

premanisme

Berkas Diserahkan KOMITMEN kepolisian memberantas semua bentuk premanisme terlihat tidak main-main. Pengerahan massa saat tender proyek pembangunan Kantor Bupati Kubu Raya, 27 Agustus lalu terus diproses. Sebanyak 13 orang masih meringkuk di tahanan Poltabes Pontianak. Proses penyidikan ke13 orang tersebut selesai dilakukan polisi. Kemarin, (7/9) berkas mereka telah diserahkan ke kejaksaan. Selanjutnya, Sunario polisi tinggal menuggu hasilnya. “Jika diterima, mereka berstatus tahanan kejaksaan artinya P-21. Tunggu saja hasilnya,” kata Kasat Reskrim Poltabes Pontianak, AKP Sunario, kemarin. Berkas perkara ke-13 orang itu, lanjut Sunario, diserahkan ke kejaksaan sebanyak empat berkas. Beda peran berbeda juga berkasnya. Masingmasing peran mereka adalah, penyandang dana, koordinator,

■ Ke Halaman 27 kolom 5

MUJADI/PONTIANAK POST

PADAT: Seiring padatnya lalulintas di Jalan Sultan Hamid II, kepadatan juga mewarnai feri penyeberangan Kota - Siantan. Berbagai jenis kendaraan dari roda dua hingga truk banyak memanfaatkan jasa penyeberangan.

Stop Aktivitas Kebun Sawit PONTIANAK – Pemerintah Kabupaten Kubu Raya menghentikan sementara aktivitas PT Cipta Tumbuh Berkembang yang berlokasi di Desa Olak Olak Kubu dan Sungai Ambawang. Perusahaan tersebut memiliki izin usaha perkebunan. Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kubu Raya, Sadik Azis, Senin (7/9) mengatakan, ”Selain IUP tak dimiliki, juga lahan Hak Guna Usaha bukan atas nama perusahaan bersangkutan justru bertimpa atas nama pihak lain.” Menurut dia, Dishutbun Kubu Raya terpaksa melakukan penghentian sementara. Masalahnya, lokasi tersebut tanpa surat menyurat resmi sudah diland clearing. “Seharusnya di negara hukum, investor perkebunan taat hukum. Sesuai aturan berlaku tentang pembangunan kebun UU No 18 atau Peraturan Gubenur Kalbar,” ujar dia

■ Ke Halaman 27 kolom 5

Selain IUP tak dimiliki, juga lahan Hak Guna Usaha bukan atas nama perusahaan bersangkutan justru bertimpa atas nama pihak lain Sadik Azis

Kualitas Udara Tidak Sehat PONTIANAK - Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Stasiun Meteorologi Supadio Pontianak, Giri Darmoko, memprediksi dalam waktu dekat ini hujan tidak turun di Kota Pontianak dan Kubu Raya. Hujan diperkirakan masih akan terpusat di wilayah Utara Kalimantan Barat seperti Sambas dan sekitarnya.

Hujan Terpusat di Pantai Utara

■ Ke Halaman 27 kolom 5

Rekomendasikan Sembilan Nama Calon Menteri PONTIANAK - Komite Nasional Pemuda Indonesia Kalimantan Barat merekomendasikan sembilan nama menteri urusan perbatasan kepada presiden terpilih Susilo Bambang Yudhoyono. Nama-nama yang disampaikan ke kepala negara Arsen T. Riksen, Cornelis, Eddy Suratman, Akil Mochtar, Oesman Sapta, Sebastian Massardi Kaphat, Sri Kadarwati, Usman Jafar, dan Zulfadhli. “Kami menyampaikan ini berdasarkan aspirasi masyarakat Kalimantan Barat mengenai persoalan perbatasan negara Indonesia yang membutuhkan perhatian khusus supaya presiden menjadikan prioritas dalam penyusunan menteri. Karena 11 propinsi di Indonesia berbatasan dengan negara tetangga dan

beberapa berbatasan langsung darat,” kata Ketua DPD KNPI Kalbar M Adi Cahyono kemarin di Pontianak. Ia didampingi Martinus Sudarno mengemukakan persoalan perbatasan sangat komplek. Menurutnya, beberapa hal yang rawan aspek politik pertahanan dan keamanan, sosial budaya dan ekonomi. “Wilayah daratan Indonesia yang berbatasan langsung dengan negara tetangga sangat luas, seperti di Kalbar mencapai 933 kilometer. Daerah berbatasan langsung didalamnya terdiri beberapa kabupaten, kecamatan dan desa, sehingga diperlukan standarisasi pola bagi pelaku pemerintahaan hingga ke tingkat paling bawah,” paparnya.

■ Ke Halaman 27 kolom 5


Pontianak Post