Issuu on Google+

Pontianak Post

Halaman 4

Eceran Pontianak Rp.2.500

P er t a m a da n Ter ut a m a di Kal im an t an Barat

Rabu 7 Desember 2011 M / 11 Muharram 1433 H

Selamat Diterjang Badai Pencarian Korban Dihentikan u Adpel Imbau Ekspress Lewat Sungai u

PONTIANAK—Kisah pilu dunia pelayaran jika cuaca ekstrem tak bisa terelakan. Selain empat kapal yang terdeteksi tenggelam di perairan Kalimantan Barat, Sabtu (3/12), ada satu kapal lagi yang diterjang badai dan ombak besar. Namun kapal barang, KM Sinar Padang ini berhasil selamat dan putar haluan kembali Pontianak. Kemarin (6/12) kapal yang memuat peti kemas ini, bersandar di dermaga 04, Pelabuhan Dwikora Pontianak. Muatan kapal ini tampak berantakan. Beberapa peti kemas rusak dan beralih posisinya, setelah ombak besar menghantam. Tampak jeruk dan kayu berserakan. Belum diketahui berapa miliar kerugian yang dialami. Kendati demikian, tak ada korban jiwa di kapal yang semula akan menuju ke Jakarta. u

Ke Halaman 7 Kolom 1

SHANDO SAFELA/PONTIANAK POST

DIHANTAM OMBAK: Pekerja tengah bekerja menyusun kembali kontainer yang berantakan di geladak KM Sinar Padang akibat dihantam ombak setinggi 7 meter. Kapal ini selamat dari cuaca ekstrem di laut dan terpaksa kembali ke Pontianak setelah berlayar sejauh 70 mil.

PPATK Ungkap 10 Gayus Lain

selebritas

Fenomena PNS Muda Kaya Raya JAKARTA - Dugaan terstrukturnya kebiasaan korupsi di institusi pemerintahan tampaknya bukan isapan jempol. Sebab,

Zivanna Letisha

Akting Lawak Berat ZIVANA Letisha Siregar mengaku tengah menikmati karier di dunia presenter. Tak hanya itu, Puteri Indonesia 2008 itu ternyata punya bakat lain yakni berakting apik dalam pementasan drama. Baru saja, Zivanna bermain dalam pementasan komedi Teater Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (FE-UI) berjudul “A Midsummer Night’s Summer”. Judul itu diambil dari karya William Shakespeare. “Wah kayak mimpi! Itulah tema besar yang diangkat pada pementasan kali ini. Jujur ini pengalaman aku bermain drama apalagi bawa nama almamater,” ujarnya. u

Ke Halaman 7 Kolom 1

Bansos KONI

u

ditanya ada berapa PNS yang memiliki rekening fantastis. Dia mengatakan bahwa Gayus tidak sendiri, masih ada Gayus lain dalam wujud PNS yang menggarong uang. “Lebih dari 10 orang jumlahnya,” ujarnya di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan. Makin mirip dengan Gayus lan-

Ke Halaman 7 Kolom 5

Tentang Briptu Norman Nama : Norman Kamaru Lahir : Gorontalo 27 November 1985 Orang Tua : Idris Kamaru dan Halimah Idris Kronologis 29 Maret 2011 aksi lipsync Norman kali pertama diunggah di youtube dengan durasi 6 menit 30 detik. Dia menirukan Shahrukh Khan menyanyi lagu Chaiyya-Chaiyya u Pro kontra mulai muncul. Terutama, penilaian atas pantas tidaknya seorang polisi melakukan hal itu u Awal April, Mabes Polri tidak memberikan u

GORONTALO POST

DIPECAT : Briptu Norman Kamaru saat menjalani u

Ke Halaman 7 Kolom 5

Itulah mengapa, Agus mengaku syok begitu tahu pemilik rekening-rekening gendut itu adalah PNS muda. Maklum, dia adalah pejabat yang baru dilantik presiden selama sebulan. Awalnya, dia hanya mengira u

Ke Halaman 7 Kolom 1

Bus Kota dan AKDP Ancam Mogok

GORONTALO – Pangkat briptu (brigadir polisi satu) di depan nama Norman Kamaru mulai kemarin (6/12) sudah tak boleh digunakan lagi. Sebab, si empunya pangkat yang sempat populer berkat aksi lipsynch-nya menyanyikan lagu India Chaiyya-Chaiyya di YouTube sudah diberi sanksi: pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH). Dengan kata lain, Norman sudah resmi dipecat dari anggota Polri. Sanksi itu merupakan putusan sidang Komisi Etik Polri yang digelar di Bid Propam u

taran untuk mengamankan harta tersebut, mereka menggunakan pola pencucian uang. Termasuk memasukkan aliran dan tersebut ke rekening istri, anak atau koleganya. Itu semua dilakukan agar uang hasil tindak pidana tidak terendus dengan mudah. “Sangat memprihatinkan,” imbuhnya.

Sopir Minta Dispensasi Solar

Briptu Norman Dipecat, Keluarga Legawa

Terganjal Izin Presiden PONTIANAK—Penuntasan kasus dugaan korupsi dana Bantuan Sosial (Bansos) KONI Kalbar sebesar Rp22,14 miliar masih jauh dari harapan. Pasalnya, kendati sudah sempat ditangani Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), hingga kini proses hukum yang ditangani pihak Polda Kalbar masih terganjal izin presiden. “Hambatannya belum menerima hasil audit BPK. Hingga kini juga masih menunggu turun izin Presiden. Surat izin ditembuskan melalui Bareskrim Mabes Polri,” kata Direskrim Khusus Polda Kalbar Kombes Whirdan Danny, Selasa (6/12) saat menerima audiensi Laskar Anti Korupsi Indonesia kepada Kapolda. Menurut dia kendala tersebut membuat lamban penanganan kasus Bansos. Terlebih, lanjut dia,

Pusat Pelaporan dan Analisisis Transaksi Keuangan (PPATK) menyebut ada lebih dari 10 Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang bertingkah seperti Gayus Tambunan, terpidana mafia pajak. Golongan IIIA dan kaya raya. Wakil Ketua PPATK Agus Santoso menyebutkan hal itu secara pasti saat

sidang pemecatannya sebagai anggota Polri di Gorontalo, kemarin (6/12).

PONTIANAK – Pembatasan waktu pembelian solar bersubsidi di SPBU menuai protes. Perwakilan Sopir Angkutan Kota Terminal Batu Layang dan Angkutan Kota Dalam Provinsi (AKDP) mendatangi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Pontianak, kemarin (6/12). Mereka meminta dispensasi pembatasan waktu pembelian solar di SPBU oleh Wali Kota Pontianak. Pertemuan antara sopir, komisi B, Dinas Perhubungan Kota Pontianak dan Pertamina tidak membuahkan hasil. Sopir mengancam mogok. Seperti diketahui, Wali Kota Pontianak Sutarmidji mengeluarkan surat pemberitahuan bernomor 551/874/D.HUBKOMINFO tertanggal 16 November 2011. Isinya antara lain mengatur pendistribusian solar bersubsidi dari pukul 22.00-05.00. Ketentuan ini berlaku untuk 12 SPBU yang menjual solar bersubsidi di Pontianak sejak 1 Desember. Ketua Persatuan Angkutan Kota u

Protes Kebijakan Beli Solar u Waktu

pengisian solar di 12 SPBU dibatasi mulai pukul 22.00-05.00 u Berlaku sejak 1 Desember, berdasarkan Surat Pemberitahuan Wali Kota Pontianak Nomor : 551/874/D.HUBKOMINFO u Angkutan Kota Terminal Batu Layang dan AKDP protes, minta dispensasi waktu pengisian solar. Karena memberatkan kerja supir dan keselamatan penumpang terancam. u Bus kota 30 unit, AKDP 100 unit ditambah bus trayek timur Kalbar, siap mogok jika tak ada solusi hingga Sabtu (10/12). u Kebutuhan solar Bus Kota 40 liter perhari, AKDP trayek Pontianak-Singkawang 50 liter perhari, trayek PontianakSambas 90 liter perhari.

Ke Halaman 7 Kolom 1

Ke Halaman 7 Kolom 5

Subuh Dzuhur Asyar Maghrib Isya 04:08 11:35 15:00 17:39 18:53 Sumber : Kanwil Kemenag Kalbar

Menyelami Sejarah Perbankan Nasional Medio 1945-2011

Teringat Gunting Syafruddin, Terjadi Hyperinflasi Era Soekarno sia dari tahun ke tahun, ada baiknya pembaca mengunjungi Pameran Koleksi Uang Nusantara di Pontianak Convention Center, Jalan Sultan Abdurahman, Pontianak. Setelah membahas uang masa pra-kemerdekaan, kemarin (6/12), kini kita menuju jaman Republik Indonesia. Masih ditemani Koordinator Pameran, Hasti A Dwiputranti, Pontianak Post menyusuri stan-stan mata uang era kemerdekaan. Melihat uang-uang tersebut, jelas tergambar bagaimana sulitnya situasi pada massa itu. Kemerdekaan Indonesia 17 Agustus diganggu dengan kedatangan tentara NICA Belanda. Pemerintah Indonesia yang baru berdiri mengenalkan mata uang Rupiah Jawa

Dunia perbankan nasional Indonesia sangat dipengaruhi oleh keadaan politik. Dari masa ke masa selalu ada kejutan. Terkadang kebijakan itu terasa sangat janggal bahkan lucu. Apalagi kalau dilihat dari kacamata kekinian. Pontianak Post mencoba mengajak pembaca untuk mengingat kembali dinamika moneter Republik Indonesia pada masa lalu Aristono Edi Kiswantoro, Pontianak

u

Jaman selalu berubah. Banyak hal-hal yang terlupakan dari massa lalu, tentang cerita keagungan hingga ketertindasan. Kalau ingin mengetahui kondisi ekonomi bangsa Indone-

Ke Halaman 6 Kolom 1

PAJANG: Berbagi jenis uang yang pernah beredar seri Soekarno dan Jenderal Sudirman di pajang di PCC. HARYADI/PONTIANAKPOST

Online: http://www.pontianakpost.com/

*Mempawah, Sambas, Singkawang, Bengkayang Rp 3.000 *Landak, Sanggau, Sintang Rp 3.000 *Ketapang & KKU Rp 4.000 *Kapuas Hulu Rp 3.000

Jawa Pos Group Media ade.r


OPINI

2

Pontianak Post

l

Rabu 7 Desember 2011

Konflik Papua Ancam Integrasi Bangsa

Guru, Budaya Antri & Buang Sampah DENGAN berbagai alasan seorang rekan akrab saya menolak tawaran panitia penataran guru pada sebuah salah satu kabupaten di Kalbar untuk menyampaikan semacam obrolan tentang pendidikan. Rekan itu didaulat untuk memberi ceramah dadakan pada kesempatan penataran guruguru SLTP yang diadakan di salah satu hotel di kota itu. Tak Ada Persiapan dan Ketidakrapian Alasan utama penolakan itu bukan disebabkan oleh tidak adanya honorarium karena tidak dianggarkan sebelumnya. Mengenai hal ini, kawan tersebut sudah bahagia seandainya panitia hanya mengucapkan terima kasih. Bahkan, rekan tadi pernah harus menanggung sebagian terbesar biaya ketika menjadi ketua panitia suatu pertemuan di kecamatannya. Namun ia tetap bersyukur karena dipinjamkan gedung serbaguna kecamatan dan Pak Camat mau tanda tangan undangan. Alasan lain bukan pula disebabkan tidak ada bahan untuk diceramahkan karena diminta secara dadakan. Alasan yang mustahak adalah sang rekan berpakaian santai pada saat itu: celana panjang Lee, baju kaos belang-belang, bertopi pet dan bersandal kulit dengan rambut awut-awutan layaknya wisatawan kere. Mana mungkin ia akan berhadapan dengan para guru pencipta masa depan bangsa. Setelah berbagai alasan penolakan berhamburan lawan bujukan memelas yang masuk akal. Akhirnya daulat para guru tidak bisa ditolak. Ia menyerah tak berkutik untuk kemudian dibawa ke ruangan utama penataran. Sang ”penatar” dadakan diminta 10-15 menit   saja untuk berbicara tentang pengalaman ketika ia pernah menjadi guru. Setelah diperkenalkan ke-

pada para peserta cipta. Walaupun yang 65% terdiri setiapakanmasuk dari guru wanita, kelas, para siswa sang rekan mulai SD, SLTP dan celotehnya tenSLTA diwajibkan tang guru, lilin antri di luar kelas, dan petromaks. mereka tidak perPara guru tidak nah memperoleh boleh menjadi penjelasan dari lilin: selesai menguru-guru mereerangi kegelapan, ka tentang makna lalu habis tak dan hakekat antri tersisa. Jadilah dalam berbagai petromaks, setkepentingan dan oleh elah menerangi kegunaan dalam menjadi barang Syarif Ibrahim Alqadrie realitas kehiduantik. Untuk itu, pan masyarakat. para guru harus meningkat- Tanpa mengetahui maknanya, kan wawasan, pengetahuan antri di sekolah cenderung dan ilmu baik formal maupun membentuk kemunafikan. non-formal dan informal. Karena seorang guru yang meTapi, mereka tak boleh hanya minta para siswanya masuk termengejar ijazah dan gelar lebih dulu ke dalam kelas yang formal sebagaimana dilaku- dipandangnya berada dalam kan oleh para oknum pejabat barisan paling rapi, tertib dan yang kuliah sambilan: dapat teratur, tidak lebih dari hangelar tapi tulisan ilmiah mereka ya menciptakan keberpuradibuatkan oleh makelar kasus puraan siswa agar mereka bisa skripsi/tesis (Markusis) masuk ke kelas lebih dahulu. ”Kita belum pantas disebut Tanpa menjelaskan makna, bangsa besar,” sang kawan hakekat dan kegunaan antri meneruskan ocehannya: ”Da- kepada para siswa, para guru lam urusan buang-membuang tidak akan pernah berhasil sampah dan kebiasaan baris- menciptakan generasi baru berbaris atau antri, bangsa yang memiliki budaya antri ini tidak masuk ke dalam kel- di negeri ini. Seorang peserta ompok bangsa yang memiliki lain bertanya tentang cara terdua budaya tersebut.” Contoh baik mengurangi korupsi dan konkrit paparnya, ”pada kelas perbuatan curang dalam penmasyarakat menengah ke didikan tidak hanya oleh murid bawah, sungai, parit, selo- dengan ngepek, copy paste dan kan, danau dan kolam men- ceating lainnya, tetapi juga oleh jadi tempat ’sampah raksasa.’  oknum tenaga pengajar sepPada kelas menengah ke atas, erti guru, dosen dan pengelola tangan-tangan dan jari-jari dalam satu jaringan dengan penuh emas berlian bermun- menjual nilai, membuatkan culan dari jendela-jendela tulisan ilmiah dan menghanmobil mewah melemparkan curkan sistem. kulit-kulit, biji-biji rambutan, Ada beberapa hal yang perlu langsat, duku, pisang, sawo, dilakukan. Pertama, pihak durian dan sampah lainnya di atasan hendaknya membertengah jalan. Bahkan, sudah lakukan sistem seimbang antara semestinya dipertanyakan ganjaran (reward) dengan adakah berbagai kelas mulai hukuman atau sanksi (punishdari TK, SD, sekolah lanjutan ment). Keseimbangan antara sampai ke PT memiliki tempat dua sub sistem ini sangat perlu sampah di dalam ruangan- dan sangat mendesak untuk diruangan kelas tersebut?” laksanakan agar tidak ada kesan Budaya antri juga belum ter- jujur atau tidak jujur sama saja

dan untuk menjadi pemimpin orang harus melakukan premanisme terlebih dulu. Kedua, pemberdayaan hukum tanpa ”tebang pilih.” Artinya, sanksi tidak diberlakukan karena pelanggar hukum adalah pendukung setia atau kelompoknya sendiri. Kehancuran pendidikan, khususnya di perguruan tinggi (PT) cenderung terjadi karena pemimpin menutup mata terhadap mereka yang menghancurkan kualitas, standar dan sistem pendidikan. Perbuatan sangat negatif itu dibiarkan hanya karena para pelaksananya adalah kelompoknya sendiri atau asal mereka memilih pemimpin tersebut. Untuk mencegah dan memperbaiki kebobrokan seperti itu setiap orang secara moral harus rela dan memiliki daya tahan luar biasa untuk menghadapi suasana memprihatinkan itu. Sebaliknya masyarakat secara keseluruhan harus mampu menghilangkan kebobrokan itu: Ketidakbahagiaan atau kepedihan adalah harga dari kejujuran (misery is the price of honesty). Bagaimana memperbaiki kehancuran sistem kemasyarakatan yang mengarah pada negara gagal (fail state), kalau orang-orang jujur, konsisten, konsekuen dan bertanggung jawab disingkirkan, diperlakukan agar tidak betah dan tidak pernah diakui keberadaannya. Dalam kondisi seperti itu, orang-orang jujur dan tawadhu’ terpental ke gurun pasir tandus dan gersang mematikan. Sebaliknya, orang yang tidak jujur dan merusak sistem berpesta pora dan menjadi orang yang dianggap paling berhasil dan bahagia (happiness is the price of dishonesty). Kalau begitu, kasihan bangsa dan daerah ini.  *)  Penulis, mantan guru SD Islamyah Kamp. Bangka, SMEP & SMEA Negeri I Pontianak & Alumni KSA VIII/ LEMHANNAS  1998.

Berlarut-larutnya konflik di tanah Papua menjadi ancaman serius disintegrasi bangsa. Sejak berintegrasi dengan Republik Indonesia pada tahun 1963 konflik di Papua seakan tidak berujung. Bagi rakyat Papua integrasi dengan Indonesia justru memperburuk keadaan karena tidak memberikan kesejahteraan pada penduduk asli Papua. Gemerlapnya kota-kota di Papua tidak diiringi dengan kesejahteraan penduduk lokal. Yang terpotret adalah bumi Papua yang kian merana karena disedot kekayaannya, sementara rakyat yang mendiami Papua sejak berabad-abad silam justru dijadikan tumbal. Sampai hari ini kesejahteraan penduduk asli Papua masih memprihatinkan. Meski pembangunan coba disulapkan ke Papua kenyataan tidak mengubah kemiskinan yang ada di Papua. Polesan pembangunan itu tidak sesuai dengan kebutuhan penduduk Papua. Kedamaian pun terusik dengan membanjirnya pendatang yang mencari rezeki di Papua. Pasa masa Orde Bar u pendekatan militer represif yang diterapkan di Papua justru memicu banyak pelanggaran hak asasi manusia. Adanya Organisasi Papua Merdeka (OPM) menjadi pembenar pemerintah melakukan pendekatan keamanan untuk mengatasi pemberontakan. Ironisnya, banyak penduduk lokal yang menjadi korban. Integrasi yang bertujuan mensejahterakan penduduk Papua karena itu tidak menjadi kenyataan. Kehadiran perusahaan tambang emas PT Freeport di tanah Papua yang mestinya memberikan kesejahteraan pada rakyat Papua justru memperburuk keadaan. Pembabatan hutan dan bukit untuk pertambangan justru menghadirkan bencana alam dan bencana sosial bagi rakyat Papua. Gangguan keamanan yang terus-menerus terhadap PT Freeport memaksa pemerintah Indonesia menempatkan pasukan keamanan dari TNI/ Polri dalam jumlah besar ke Papua. Dan celakanya, TNI/Polri yang dibantukan ke Papua mendapat “bayaran” dari PT Freeport disamping masih mendapat gaji dari APBN. Kapolri Jenderal Timur Pradopo mengakui adanya ‘sogokan’ dari Freeport ke institusinya. Mudah ditebak karena mendapat bayaran dari PT Freeport pasukan TNI/Polri lebih berpihak kepada perusahaan asing itu apabila terjadi konflik ketimbang kepada penduduk asli. Akibatnya TNI/ Polri bekerja seperti “centeng bayaran” ketimbang menjadi

oleh Paulus Mujiran

aparat negara yang membela semua kepentingan. Mereka justru memusuhi pekerja lokal bahkan melakukan kekerasan dan pembunuhan. Nasionalisme yang mestinya menjadi dasar pengabdian aparat TNI/ Polri luntur karena telah “dibeli” PT Freeport. Pada masa reformasi konflik Papua memanas dengan isu putra daerah. Hal ini bisa dimengerti semasa Orde Baru banyak kepemimpinan Papua seperti bupati/walikota, camat, kepala desa diberikan kepada pendatang, terutama dari unsur TNI/Polri. Pendekatan keamanan menjadi pertimbangan utama sehingga pemimpin daerah diambilkan dari unsur TNI/Polri. Era reformasi menjadi kesempatan penduduk Papua menuntut kepemimpinan diserahkan kepada penduduk lokal. Tuntutan itu direspon positif oleh almarhum Presiden Abdurrahman Wahid dengan mendorong penduduk Papua menjadi pemimpin-pemimpin daerah setempat. Pemerintah pun menjadikan Papua sebagai daerah otonomi khusus dengan Undang-Undang No 21 Tahun 2011. Namun lahirnya UU Otonomi Khusus dan penggantian kepala daerah dengan warga asli lokal ternyata tidak memperbaiki keadaan. Akar masalah Papua ialah masalah kesejahteraan sosial. Ketimpangan sosial penduduk asli Papua dengan pendatang menyebabkan kesenjangan sosial terus menganga. Kemiskinan, kebodohan, derajat kesehatan yang rendah serta maraknya penyebaran HIV/AIDS adalah ciri utama Papua pada saat ini. HIV/AIDS misalnya telah menghancurkan masa depan generasi muda Papua. Kaum pendatang berpesta pora dengan mengeruk kekayaan Papua sementara penduduk asli memakan remah-remah sisa-sisa pesta pora para pendatang. Hilangnya rasa keadilan ini menyebabkan warga Papua terus melakukan perlawanan. Celakanya, konflik yang terus marak di Papua menyebabkan pemerintah memilih pendekatan keamanan dengan menempatkan banyak pasukan ketimbang kesejahteraan. Namun pendekatan itu tidak efektif karena konsekwensi dari pendekatan keamanan ialah potensi kekerasan dan pelanggaran hak asasi manusia oleh aparat keamanan. Kekerasan dan pembunuhan terhadap warga Papua sudah tidak terbilang jumlahnya. Dan celakanya,

penduduk lokal tidak pernah mendapat keadilan yang memadai. Saat ini keadaan di Papua cenderung berkembang ke arah tidak menentu. Mereka yang berani melawan cenderung dikategorikan sebagai sepataris. Secara keamanan gangguan terus terjadi. Sementara secara ekonomi dan sosial pengerukan tambang secara membabi buta menyebabkan perusakan lingkungan yang parah. Banjir, tanah longsor, merajalelanya penyakit menjadi ancaman serius warga Papua. Kesejahteraan penduduk Papua justru dinikmati Amerika Serikat dan elit politik Jakarta. Itu semua akan menjadi warisan bagi anak cucuk anak Papua berupa kehancuran, keterbelakangan dan kebodohan. Kondisi timpang dan tidak berkeadilan di Papua ini harus diretas. Sebab bukan tidak mungkin penduduk Papua tergoda untuk memisahkan diri dari Indonesia seperti provinsi terdekatnya Timor-Timur yang akhirnya melepaskan dari Indonesia. Kalau pemerintah tidak berpihak pada persoalan Papua, bukan tidak mungkin pilihan melepaskan diri menjadi wacana utama rakyat Papua di masa depan. Pendekatan keamanan sebagaimana di Timor-Timur terbukti tidak efektif dan justru menyebabkan penduduk asli memusuhi pemerintah terutama aparat TNI/Polri. Pendekatan represif dan keamanan di Papua justru tidak mendatangkan kesejahteraan. Pemerintah mestinya lebih bijak menjadikan konflik Papua sebagai pelajaran yang berharga. Ironisnya seperti ditunjukkan Presiden SBY konflik Papua tidak dipandang serius. Beda halnya dengan kawasan lain di Indonesia tidak ada niatan Presiden SBY satu dua hari berkantor di Papua untuk mengerti keadaan sesungguhnya di Papua. Kalau hanya bermain wacana masalah Papua tidak akan pernah selesai. Betapapun persoalan Papua adalah duri dalam daging yang harus diselesaikan dengan cepat. Semakin berlarut-larut respon pemerintah justru menyebabkan penderitaan penduduk Papua kian parah. Kuncinya, terdapat kesugguhan dan kemauan politik pemerintah menyelesaikan persoalan Papua tidak sekedar berpendapat bahwa konflik sekarang ini hanya antara PT Freeport dan penduduk asli Papua. Jelasnya, pemerintah tidak boleh lepas tangan dalam persoalan Papua! ** * Penulis, pernah tinggal di Papua, Ketua Pelaksana Yayasan Kesejahteran Keluarga Soegijapranata Semarang.

EDITORIAL

Kawal dan Kritik Tim Abraham UPAYA apa pun dalam penegakan hukum di negeri kita selalu disambut dengan keraguan. Termasuk ketika DPR kita tercinta memilih Abraham Samad sebagai ketua baru KPK. Tapi, rasanya Abraham maklum terhadap keraguan publik itu. Betapa tidak, sepanjang sejarah republik, upaya penegakan hukum sangat sering berproses dan berakhir kempis. Publik yang kecewa jangan diharapkan gampang percaya. Ada baiknya, setelah DPR memilih dengan mengabaikan ranking pansel dan arus opini publik, semua polemik kita lupakan. Abraham Samad, Bambang Widjojanto, Busyro Muqoddas, Adnan Pandu Praja, dan Zulkarnain kita dukung. Sosok-sosok yang dilantik pada 17 Desember nanti ini toh pilihan pansel juga. Mereka kita kawal agar tetap berada di rel yang lurus untuk melindas koruptor. Mau tak mau kita harus meletakkan harapan kepada tim lima itu. Mereka diharapkan bisa mengembalikan citra dan

kinerja KPK seperti di zaman Taufiqurrahman Ruki dkk. Saat itu pimpinan KPK sangat kompak dan menebarkan harapan baik ke masyarakat. Abraham Samad dkk boleh diharapkan bisa melebihi prestasi KPK jilid I dengan menciptakan kultur antikorupsi, selain penindakan tanpa kenal ampun. Akan halnya aneka catatan kelabu masa kepemimpinan Antasari Azhar bisa menjadi pelajaran. Jangan terperosok ke lubang yang sama yang diciptakan para kamerad koruptor. Hindari rayuan dan jebakan setan itu. Karena itu, kekompakan internal perlu diikat dengan etika yang ketat. Jangan sampai kasus-kasus pelanggaran etik, apalagi kriminal, kembali membuat KPK sibuk mengatasi persoalannya sendiri daripada persoalan korupsi. Hentikan tepuk tangan para koruptor dengan tindakan keras dan tuntutan berat. Harapan ini tak berlebihan kiranya. Melihat kesederhanaan dan kesalehan gaya hidup para pimpinan KPK, rasanya mereka sudah berpengalaman tak

tergiur kenikmatan bendawi. Abraham Samad, Bambang Widjojanto, dan Busyro Muqoddas dikenal tegas; satu kata dan perbuatan. Bahkan, Abraham siap pulang kampung ke Sulsel kalau dalam setahun tak bisa berbuat terhadap korupsi. Kehidupan Adnan Pandu Praja dan Zulkarnain mungkin juga sama berkualitasnya meski belum banyak terekspos di media. Modal hidup yang tidak nekoneko dan tipe family men ini bisa menjadi fondasi penting. Selain, tentu, kepiawaian teknis dalam memberantas korupsi. Baharuddin Lopa, yang menjadi idola Abraham dan banyak perindu hukum yang adil, dulu dikenal sangat bersahaja sekaligus jaksa yang hebat. Lopa memilih berletih-letih menulis artikel di media cetak agar mendapat honor daripada menerima uang haram yang berseliweran dalam penyelesaian perkara. Tentang kekhawatiran Abraham dkk akan berkompromi karena “utang budi” kepada politikus Senayan, rasanya tidak sesimpel itu. Setelah terpilih, karena kepemimpinan yang kolegial, belum tentu titipan untuk menggoreng perkara (kalau ada) akan bisa menjadi keputusan KPK. Selain suara dari DPR, para pimpinan KPK pasti menghitung suara publik yang semakin gampang marah oleh ketidakadilan hukum. Marilah kita kawal dan kita kritik tim lima KPK baru. Selamat memberantas tikus-tikus nan maharakus di segala bidang. Jangan pernah letih menggropyok “binatang pengerat” uang rakyat itu. (*)

Terbit 7 Kali Seminggu. Izin terbit Menteri Penerangan RI No. 028/SK/Menpen/SIUP/A7. Tanggal 3 Februari 1986. Per­setujuan Peru­bahan Nama No: 95A/Ditjend. PPG/K/1998 Tanggal 11­September 1998. Alamat Redaksi dan Tata Usaha: Jalan Gajah Mada No. 2-4 Pontianak 78121. Kotak Pos 1036. Fax. (0561) 760038/575368. Telepon Redak­si: (0561) 735070.Telepon Iklan/Pema­saran:735071. Hunting (Untuk seluruh bagian) Fax. Iklan 741873/766022. Email: redaksi@pon­tianakpost.com. Penerbit: PT.Akcaya Utama PERTAMA DAN TERUTAMA DI KALIMANTAN BARAT Press Pontianak. Pembina: Eric Samola, SH, Dahlan Iskan. Komisaris Utama: Tabrani Hadi. Direktur: Untung Sukarti. Pemimpin Re­daksi/Penang­gung Jawab: B Salman. Redaktur Pelaksana: Khairul­rahman, Muslim Minhard, Donatus Budiono, Basilius Sidang Redaksi: Abu Sofian, Surhan Sani, Mela Danisari, Yulfi Asmadi, Andre Januardi, Mursalin, Robert Iskandar, Efprizan. Sekre­taris Redaksi: Silvina. Staf Redaksi: Marius AP, U Ronald, Deny Hamdani, Budianto, Chairunnisya, M Kusdharmadi, Hari Kurniatama, Jawa Pos Group Hendy Irwandi, Pracetak/Artistik: A Riyanto (Koordinator), Grafis: Sigit Prasetyo, Ilustrator: Kessusanto. Fotografer: Timbul Mudjadi, Sando Shafella. Biro Singkawang: Zulkarnaen Fauzi (Jl. Gunung Raya No.15 Telepon (0562) 631912). Biro Sambas: (Jl P Anom Telp (0562) 392683) Biro Sanggau: Anto Winarno (Jl. Sudirman No. 4 Telp. (0564) 21323). Biro Ketapang: Achmad Fachrozi, (Jl. Gajahmada No. 172. Telp. (0534) 35514). Kabupaten Pontianak: Hamdan, . Biro Sintang: Wahyu Ismir. Pema­saran/Sirkulasi: Kiki Fredrik S; Iklan: Dewiyanti.S. Percetakan: Surdi. Devisi Event: Budi Darmawan. Jakarta: Max Yusuf Alkadrie. Harga Lang­ganan per 1 Bulan dalam kota Rp 65.000,- (luar kota tambah ongkos kirim). Tarif iklan: Per mm kolom hitam putih Rp 25.000,- spot colour Rp 30.000,- full colour Rp 37.000,- Iklan baris Rp 15.000,- per baris (minimal 2 baris, mak­­si­mal 10 baris) pem­bayaran di muka. Telepon Langganan/Pengaduan: 735071. Iklan: 730251. Perwakilan Jakarta: Jl. Jeruk Purut-Al-Ma’ruf No.4 Pasar Ming­gu, Jakarta Selatan 12560. Telepon: 78840827 Fax. (021) 78840828. Percetakan: PT.Akcaya Pariwara Pontianak. Anggota SPS-SGP ISSN 0215-9767. Isi di luar tanggung jawab percetakan.

Pontianak Post


Pontianak bisnis Pontianak Post

l

Rabu 7 Desember 2011

Rangsang BUMN Terbitkan Obligasi

SAHAM

Indeks Terseret Penurunan Rating Eropa JAKARTA—Indeks harga saham gabungan (IHSG) kembali dilanda sentimen negatif. Pada penutupan perdagangan kemarin indeks menipis 28,119 poin (0,74 persen) ke level 3.752,674. Sedangkan indeks LQ45 melemah 5,188 poin (0,77 persen) ke posisi 664,428. Research Analyst PT Panin Sekuritas Purwoko Sartono

mengatakan IHSG bergerak melemah menyusul sentimen negatif dari rencana pemangkasan peringkat 15 negara Eropa oleh Standard & Poor’s (S&P). ”Ketidakpastian penyelesaian masalah krisis utang Eropa membuat investor memilih keluar dari pasar finansial,” ujarnya, kemarin. Di sisi lain, kata Purwoko, sebenarnyaterlihatkondisimakroekonominasionalmasihstabil dan cukup kuat menghadapi gejolak perekonomian. Purwoko memproyeksikan indeks hari ini bergerak pada kisaran support 3.720 dan resistance 3.780. Frekuensi transaksi perdagangan mencapai 94.757 kali

padavolume2,765miliarlembar senilai Rp3,417 triliun. Sebanyak 160 saham naik, sisanya 160 turun, dan 93 stagnan. Investor asing tercatat melakukan pembelian bersih (foreign net buy) Rp295,723 miliar di seluruh pasar. Saham-saham yang naik signifikan (top gainers) di antaranya Delta Jakarta (DLTA) menguat Rp 500 ke Rp 108.500, Astra Agro (AALI) menanjak Rp250 ke Rp22.250, Goodyear (GDYR) melejit Rp200 ke Rp9.200, dan Multi Prima (LPIN) melesat Rp150 ke Rp2.150. Saham-saham yang turun cukup dalam (top losers) antara lain Gudang Garam (GGRM) drop Rp2.450 ke Rp62.850, Indo Tambangraya (ITMG) melemah Rp900 ke Rp38.750, Indo Tambangraya (ITMG) terkoreksi Rp750 ke Rp7.100, dan Adira Finance (ADMF) melorot Rp400 ke Rp10.700. Bursa Asia pada penutupan perdagangan kemarin; indeks komposit Shanghai drop 7,32 poin (0,31 persen) ke 2.325,90; indeks Hang Seng merosot 237,46 poin (1,24 persen) ke 18.942,23;indeksNikkei225tergerus 120,82 poin (1,39 persen) ke 8.575,16; dan indeks Straits Times melemah 7,94 poin (0,29 persen) ke 2.758,29. (gen/oki)

3

Lokomotif Kemajuan Ekonomi Kalbar

Agar BUMN Lebih Transparan

Data Obligasi Korporasi 2011 u Jumlah perusahaan

:30 : Rp30,66 Tdan USD 80 juta u Total Kapitalisasi Pasar : Rp131,27 T u Nilai Obligasi

Sumber : Bapepam-LK

MUSTAFA RAMLI/JAWA POS

BNI INSPIRING: Pendiri dan CEO Covey Link World Wide Stephen MR Covey (kiri) selaku pembicara dalam BNI Inspiring Lecture berbincang dengan Dirut BNI Gatot M. Suwondo (kanan) dan mantan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Fahmi Idris (tengah) saat kuliah umum BNI Inspiring Lecture Series, Selasa (6/12) di Jakarta. Kuliah umum tersebut mengangkat tema Smart Trust yang mengajarkan tentang bagaimana menerapkan smart trust di lingkungan sehingga dapat meningkatkanke pemimpinan dan kepecayaan secara luas.

Harga Minyak Mulai Naik JAKARTA—Para pelaku usahayangmemilikieksposur bahan bakar minyak (BBM) tinggi terhadap kegiatan usahanya, harus mulai waspada. Pasalnya, saat ini harga minyak mulai naik. Wakil Menteri ESDM WidjajonoPartowidagdomelalui Tim Harga Minyak mengatakan, harga minyak Indonesia atau Indonesia Crude Price (ICP) sepanjang November lalu sudah mulai naik. “Ini sejalan dengan perkembangan harga minyak mentah utama dunia,” ujarnya, kemarin (6/12). Data Kementerian ESDM menunjukkan, selama November 2011, ICP mencapai USD 112,94 per barel, naik USD 3,69 per barel dibandingkan periode Oktober 2011 yang sebesar USD 109,25 per barel. Sementara harga minyak Minas/SLC mencapai USD 116,04 per barel, naik USD 5,53 per barel dari USD 110,51 per barel pada bulan sebelumnya. Tim Harga Minyak menyebut, peningkatan harga minyak dipicu oleh beberapa faktor, yaitu meningkatnya permintaan minyak akibat musim dingin yang datang lebih awal di belahan bumi utara, serta laporan EIA (Energy Information Agency) pada November 2011 yang memperkirakan konsumsi

Rata-rata Harga Minyak (USD per Barel) Jenis Minyak Oktober November ICP WTI (Nymex) Brent (ICE) Basket OPEC

112,94 86,43 108,79 106,29

109,25 97,18 110,49 110,07

Sumber : Kementerian ESDM

minyak mentah dunia untuk 2011 mengalami peningkatan sebesar 1,1 juta barel per hari akibat peningkatan konsumsi minyak Tiongkok dan negaranegara berkembang lainnya. Selain itu, suplai minyak mentah global juga terus tertekan, antara lain disebabkan tidak optimalnya produksi negara non-OPEC sehingga mengarah pada penurunan stok minyak mentah global. “Juga ada kekahawatiran pelaku pasar akan turunnya pasokan dari kawasan Timur tengah akibat isu program nuklir Iran dan pergolakan politik di Mesir dan Syria,” katanya. Faktor lainnya adalah semakin membaiknya ekonomi AS. Hal itu diindikasikan dari turunnya pengangguran dan meningkatnyakonsumsiserta meredanya kekhawatiran pasar atas krisis finansial Zona Eropa setelah upaya penurunan suku bunga oleh Bank Central Eropa. Untuk kawasan Asia Pasifik, lanjut dia, peningkatan

harga ditopang oleh meningkatnya permintaan minyak mentah oleh kilang-kilang Asia (terutama Tiongkok dan India) setelah berakhirnya periode pemeliharaan berkala selama musim gugur dan meningkatnya konsumsi minyak jenis direct burning di Jepang saat memasuki musim dingin,terutamaakibatbelum beroperasinyasejumlahPLTN pascagempa bumi. Namun, ada beberapa faktor yang dapat memperlemah harga minyak, diantaranya ketidakpastian ekonomi global akibat masih rapuhnya perekonomian Eropa yang berpotensi memicu resesi serta belum adanya solusi masalah di AS, antara lain defisit anggaran dan tingginya angka pengangguran. Selain itu, ada potensi peningkatan produksi minyak mentah global, terutama dari lapangan-lapangan mintak di AS, negara-negara bekas Uni Soviet, dan Libya serta peningkatan kapabilitas ekspor minyak mentah Irak. (owi)

Dahlan Iskan

JAKARTA—Sambil menyelam minum air. Peribahasa itu tepat untuk menggambarkan strategi yang dilakukan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ketika mendorong perusahaan pelat merah untuk menerbitkan surat utang atau obligasi. MenurutDahlan,selaininstrumen untuk menghimpun pendanaan, penerbitan obligasi juga akan mendorong BUMN untuk menerapkan tata kelola perusahaan yang baik atau good corporate governance (GCG). ”Karena itu, saya rangsang BUMN untuk menerbitkan obligasi,” ujarnya di Kantor Kementerian BUMN, kemarin (6/12). Berdasar data Bapepam-LK, terdapat 197 perusahaan di Indonesia yang sudah menerbitkan obligasi dengan total nilai Rp245,79 triliun. Sepanjang 2011 saja, terdapat 29 perusahaan yang menerbitkan obligasi Rupiah dan 1 perusahaan menerbitkan obligasi dalam denominasi USD senilai Rp30,66 triliun dan USD 80 juta. Dari sekian banyak perusahaan tersebut, hanya ada dua BUMN, yakni Bank Tabungan Negara (BTN) yang mengeluarkan Obligasi XV senilai Rp2 triliun serta Perum Pegadaian yang menerbitkan Obligasi XIV senilai Rp1 triliun. Di luar itu, ada pula beberapa anak usaha BUMN yang juga menerbitkan obligasi. Dahlan mengatakan, dirinya akan mendorong BUMN, khususnya yang belum go public atau belum melakukan penawaran saham perdana (initial public offering/IPO), agar menggunakan cara penerbitan obligasi. ”Kalau perusahaan sudah menerbitkan obligasi, itu artinya manajemennya lebih bagus, karena mereka terikat dengan aturan-aturan

layaknya perusahaan yang sudah Tbk (terbuka, Red),” katanya. Berdasar aturan Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK), perusahaan penerbit obligasi harus memenuhi syarat compliance atau kepatuhan yang ditetapkan oleh otoritas pasar modal. Paling tidak, ada delapan syarat yang harus dipenuhi oleh perusahaan sebelum diizinkan menerbitkan obligasi, yakni mengajukan surat permohonan Listing ke Bapepam-LK, laporan Keuangan harus wajar tanpa syarat, nilai nominal obligasi minimal Rp2,5 miliar, jangka waktu jatuh tempo minimal 4 tahun, telah beroperasi selama 3 tahun, menghasilkan laba sebelum 2 tahun terakhir, saldo laba yang ditahan minimal nol rupiah, dan Dewan Komisaris dan Direksi mempunyai reputasi yang baik. Dahlan menyebut, beberapa BUMN yang belum IPO namun sudah menerbitkan obligasi terbukti manajemennya sudah cukup rapi. ”Kan sudah cukup banyak juga BUMN yang seperti itu, seperti Pertamina, PLN, maupun Pegadaian,” sebutnya. Salah satu BUMN yang tengah didorong untuk menerbitkan obligasi adalah PT ASDP Indonesia Ferry. Menurut Dahlan, BUMN yang bergerak di sektor penyeberangan tersebut kini tengah berencana membangun kapal ferry baru senilai Rp200 miliar untuk melayani rute Merak - Bakaheuni. Sebelumnya, Pengamat BUMN Said Didu mengatakan, penerbitan obligasi bisa menjadi strategi untuk membuat BUMN menjadi perusahaan publik yang belum terdaftar di lantai bursa. “Dengan demikian, BUMN menjadi lebih transparan dan bisa diketahui publik,” katanya.Menurut Said, penerbitan obligasi untuk mendorong transparansi jauh lebih simpel atau sederhana dibandingkan jika BUMN menempuhnya melalui skema IPO, sebab harus melalui proses panjang seperti perizinan dari Kementerian Keuangan dan DPR. (owi)

ade.r


Pontianak Post

4

Rabu 7 Desember 2011

Berlatih Sesuai Porsinya Ada beberapa tahapan alur pembelajaran seni musik yang harus Anda ketahui:

1. Audiasi

Tahapan memberikan rangsangan nada pada anak melalui pendengarannya. Dari tahapan audiasi ini, kita bisa melihat respon anak tentang seni musik apa yang disukainya.

anak juga mendapatkan proses pembelajaran yang sangat baik karena anak melewati proses mendengar, proses melihat dan proses melakukan secara lebih sempurna dalam belajar seni

2. Visual

Tahapan dimana anakanak bukan melihat notasi, tapi di tahap ini bagaimana cara sang anak melihat orang-orang di sekitarnya meng-ekspresikan diri dengan seni musik yang didengarnya.

3. Gerak

“Dengan adanya tahapan alur ini, selain kita bisa melihat proses pertumbuhan jiwa seni buah hati kita menjadi lebih baik,

Tahapan akhir dimana anak-anak akan mencoba untuk belajar mengekspresikan diri mereka dengan cara mengikuti gerak orangorang yang ada di sekitarnya.

Imam Ghazali, M.Pd Guru Musik Prodi Seni FKIP Untan

Setiap orang tua ingin anakanaknya memiliki kecerdasan, keterampilan dan kreativitas yang terbentuk dengan baik. Banyak cara dan jalan agar anakanak kita menjadi anak yang cerdas, terampil dan kreatif dengan kegiatankegiatan yang bermanfaat, dimana akan menjadi suatu kebiasaan atau hobi. Misalkan saja dengan musik. Anak-anak yang memiliki hobi bermusik, dapat memiliki banyak berkreativitas. Sehingga keterampilan anak pun semakin bertambah dan tingkat kecerdasan anak dapat bertambah pula.

Mengenalkan

Musik pada

Anak

Anggita Anggriana, Pontianak

“Anak yang berbakat belum tentu bisa menonjol jika musik jarang diperdengarkan di rumah. Sebaliknya, anak yang tak punya darah musik di keluarga bisa saja mengembangkan naluri musik yang peka jika orang tuanya rajin memberi stimulasi sejak kecil.”

musik,” papar pria yang akrab disapa Igas ini. Bakat musik yang ada pada anak tidak dapat menentukan bahwa hasil tersebut akan menjadi indah, karena bagaimanapun lingkungan keluarga mempunyai peran yang penting. “Dan ingat, kunci keberhasilan bermusik adalah latihan sesuai dengan porsinya,” tegasnya. Bahkan pria yang menyelesaikan studinya di UPI Bandung ini juga berkata bahwa sebenarnya bagi dirinya, musik itu tidak berarti. “Musik menjadi berarti tergantung bagaimana kita sebagai manusia bisa memaknai dan memanfaatkan seni musik

Hal itulah yang diakui oleh Imam Ghazali. M.Pd, bahwa dengan musik, anak-anak dapat mengenal banyak suara dan bunyi-bunyian. “Mereka juga dapat mengenal nadanada dan irama-irama, bahkan selain itu mereka dapat memainkan alat musik sekaligus bernyanyi - dimana dengan hal tersebut anak-anak menjadi kreatif dan berani tampil,” jelas Guru Musik Prodi Seni FKIP Untan ini. Sebenarnya menurut dia, anak sudah mengenal musik sejak di dalam kandungan sang ibu. Jadi ini membuktikan bahwa pada dasarnya seni musik itu bukanlah hal yang baru bagi manusia, karena semua manusia memiliki kemampuan dan bakat, hanya saja semua tergantung dari potensi yang mereka miliki apakah mau dikembangkan lagi atau hanya dengan bakat alam saja untuk menikmati seni musik tersebut. Berbicara mengenalkan musik pada anak, musik yang terbaik adalah dengan cara yang alami. “Kadang ada orang

itu menjadi sesuatu yang indah,” katanya. Musik bertujuan menghibur, musik menghibur di kala suka dan duka. Musik juga menghibur anak-anak. Jadi, hanya dengan mendengarkan musik yang disukai, seseorang sudah merasa terhibur. “Jika seseorang berada dalam keadaan yang disukai, keadaan yang menyenangkan, maka ia akan merasa lebih nyaman, dan rasa nyaman akan memberi dampak positif pada diri seseorang dalam melakukan kegiatannya,” bebernya. Kondisi ini membuat anak mudah menyerap, mengolah, dan menyimpan ilmu maupun stimulus. (ang)

tua yang cenderung suka memaksakan kehendaknya kepada anak. Ini yang membuat bakat alami yang dimiliki seorang anak menjadi tidak benar-benar tereksplore dengan baik karena dari awal memulai sudah ada unsur paksaan dari orang tuanya,” jelas pria kelahiran tahun 1968 ini. Walaupun pada dasarnya semua manusia memiliki bakat dan kemampuan dalam hal seni musik, tapi semua itu akan balik lagi ke individu masingmasing dalam meresponnya. “Selama tidak ada ada penolakan dari sang anak, kenapa tidak terus dikembangkan lagi jiwa dari seni bermain musik tersebut?” ceplosnya. Tapi diingatkan Imam, ada beberapa hal dasar yang harus diperhatikan oleh para orang tua ketika mereka mulai menjadikan musik sebagai salah satu kebutuhan untuk anak, dimana sebelum orang tua memilihkan jalur bahkan alat musik apa yang akan dimainkan oleh si anak harus adanya konsultasi atau bertanya pada ahlinya. “Disini

orang tua akan mendapatkan sugesti dari ahli bagaimana cara memulai suatu proses yang tepat agar bakat dan kemampuan alami yang sudah ada dapat di-eksplore dengan baik sesuai porsinya. Bermain musik bisa menjadi sarana penyaluran stres yang positif bagi anak. ”Tekanan yang dihadapi anak kini semakin berat. Jika anak bisa bemain musik, ia mempunyai cara melampiaskan stres yang jauh lebih baik daripada bermain game seharian misalnya,“ kata Imam yang hobi olahraga ini. Bahkan seni musik menjadi media yang sangat baik untuk anak-anak berkebutuhan khusus (ABK). “Dengan membiasakan mereka memainkan alat perkusi dapat membuat anak-anak berkebutuhan khusus ini bisa mengekspresikan sifat hiperaktif mereka dengan cara yang positif,” jelasnya. **

Ralat Berita Seperti yang diberitakan pada rubrik For Her (Figure) halaman 6, terbit Selasa, 6 Desember 2011 telah terjadi beberapa kesalahan penulisan, sebagai berikut : 1. Tertulis dr. Retno Mustikaningsih, M.Kes, Sp.KK sebagai Dokter Spesialis Kulit dan Kecantikan, seharusnya Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin. 2. Usia dr. Retno Mustikaningsih, M.Kes, Sp.KK tertulis 48 tahun, seharusnya 43 tahun. 3. Tertulis pada berita, dr. Retno Mustikaningsih telah berstatus dokter spesialis saat tinggal di pedalaman Kalimantan. Seharusnya, dr. Retno Mustikaningsih saat itu masih berstatus sebagai dokter umum. Demikian ralat dari redaksi ini disampaikan. Mohon maaf atas kesalahan pemberitaan. Terima kasih.


SHOW

Pontianak Post Rabu 7 Desember 2011

SELEBRITAS

5

ACARA TV

Full Throttle

MNC TV

SCTV

07.30 13.30 16.00 18.00 19.00 20.00 21.00

07.00 Inbox 09.03 Halo Selebriti 10.00 Cerita Cinta Cewek Scooter 15.00 Uya Emang Kuya 17.30 Nona Leuntik Campeurnik 19.30 Bukan Islam KTP 21.00 Janji Cinta Aisha

Agen Oso Cerita Siang Oscar Oasis Shaun The Sheep Sampeyan Muslim? Senggol-Senggol Asmara Cinta Sejati

Super Hero Kocak Pahlawan super ini memang membantu kita melawan kejahatan. Tetapi, bukan hanya itu. Mereka juga mengocok perut karena kelucuan dan kekonyolannya. (*)

Indosiar Pukul 22.00 WIB

Metro TV

Pembalap andal yang izinnya dicabut selama tujuh tahun. Akhirnya, dia pun mendapatkan izin kembali. (*)

08.05 8 Eleven Show 11.05 Advocates of Changes 13.05 Wideshot 15.05 The Interview

TYAS MIRASIH

Gaya Playgirl Dimaklumi Pacar

16.05 Discover Indonesia 17.05 Metro Hari Ini 19.05 Suara Anda 21.30 Mata Najwa

RCTI

JTV

07.45 Dahsyat 12.30 Sinema Siang 14.30 Cek & Ricek 16.15 Give Me 5 17.30 Silet 21.00 Anugerah 22.30 Filler LA Lights Indie Movie: 7 Cara Bercinta

07.30 11.30 15.30 18.00 19.00 21.00 22.00 23.00

Rambo III

TV One 09.30 Kabar Pasar Pagi 13.30 Ketemu Pepeng 15.00 Mutumanikam 16.30 Sport File

Global TV Pukul 09.00 WIB

Go Go Mall Jatim Awan J Trax Dialog Khusus Pojok Pitu Pojok Kampung Ludruk Kabaret Swordman

17.00 22.00 23.00

Kabar Petang Kabar Arena Radio Show

Trans TV Pukul 21.00 WIB

Mantan pemimpin pasukan perang Vietnam yang juga mantan komandan John Rambo, Kolonel Samuel Trautman, ditugasi membantu mujahidin untuk melawan penjajahan Soviet. (*)

Terpesona Train

Keith Foo memberikan banyak keleluasaan untuk Tyas. Selain memaklumi gaya gonta-ganti pacar, perbedaan agama pun tak dimasalahkan.

ENAK benar si Tyas Mirasih. Meski model dan pemain film itu berkali-kali ganti pacar, tapi tetap dimaklumi pacarnya yang terbaru, Keith Foo. Perempuan blasteran Belanda ini memang mengaku gonta-ganti pacar lantaran tak senang diatur sang pacar. Bagi gadis bernama lengkap Mirasih Tyas Endah, seorang pacar tiada hak untuk mengatur hidup dirinya. Sekali saja, pacar mengatur pemain film Air Terjun Pengantin ini, kata putus akan segera melayang. ”Kalau pacar saya ngatur-ngatur terus, mendingan nggak usah pacaran sama saya deh,” ujar Tyas. Cewek asli Bandung ini memang kerap berganti pacar dari kalangan selebriti, khususnya dari kalangan anakanak band. Tyas sempat berpacaran dengan Lembu, ‘Clubeighties’. Berlangsung 4,5 tahun, Tyas sempat dikabarkan bertunangan. Sayang, kisah itu pun putus di tengah jalan. Selepas dari Lembu, hati Tyas berlabuh ke Raffi Ahmad. Hanya bertahan beberapa bulan, hubungan mereka juga kandas. Tyas Mirasih dulu pun disebut-sebut sebagai orang ketiga putusnya hubungan Nia Ramadhani dengan Bams Samsons. Nah, setelah bosan di pelukan Tria, ‘The Changcuters’, Tyas pun menggaet Keith Foo, aktor asal Malaysia. Apa pun, Keith Foo merasa bersyukur bisa memiliki pacar seperti Tyas. ”Dia sangat mendukung, kadang-kadang pacaran satu profesi ada bagusnya juga bisa saling tukar pikiran, bisa nanya peran kayak gini gimana enaknya,” kata Keith. Dia juga tak peduli dengan image playgirl yang melekat pada Tyas. Pemeran Didho dalam film X The Last Moment itu tak mempermasalahkan hal tersebut. ”Lebih baik gonta-ganti pacar daripada gonta-ganti suami. Namanya orang kita nggak tahu, personalnya, aslinya kita juga nggak tahu ke depannya seperti apa. Saling support saja, karena nggak ada orang yang perfect,” imbuhnya. Namun, pasangan yang telah menjalin asmara selama lima bulan ini belum memikirkan pernikahan. “Relationship itu kan sebuah proses, kita jalanin saja dulu, yang penting tetap berusaha yang terbaik, yang menentukan di Atas (Tuhan),” tutur Keith bijaksana. Pacaran dengan wanita yang beda kewarganegaraan, bagi Keith bukanlah hal yang sulit. “Yang beda kan hanya status kewarganegaraan, yang lain kan tergantung gimana orangnya. Kepribadiannya, bagimana ke depannya,” kata Keith. Selain berbeda kewarganegaraan, Keith dan Tyas juga memiliki perbedaan keyakinan. Namun menurutnya hal tersebut juga bukan penghalang menjalin hubungan. “Nggak masalah sih, itu kan satu hal yang sensitif, saling menghormati, saling menghargai kita nggak mempermasalahkan. Yang penting kita saling mendukung satu sama lain,” tutupnya. (bcg/net)

FEDRIK TARIGAN/ JAWA POS

MEMUKAU: Train saat tampil dalam konsernya bertajuk Train Live in Concert, Epicentrum Walk, Kuningan, Jakarta, Senin (5/12) malam. Dengan penampilan apik nan enerjik, Train berhasil memukau ribuan penonton.

JAKARTA—Konser Train Senin malam (5/12) di Epicentrum Walk, Kuningan, Jakarta, membuat para penontonnya heboh sendiri. Tak terkecuali, para selebriti yang ikut berdesakan untuk menyaksikan grup band pop rock dari Amerika Serikat itu. Salah seorang di antara mereka yang terpikat adalah Rahma Azhari. Dia nonton bareng anaknya, Raisya. Rahma bahkan memanggul Raisya agar anaknya itu bisa leluasa melayangkan pandangan. Ibu dan anak tersebut bergoyang asyik, menikmati lagu

pemilik hit Hey, Soul Sister itu. Penyanyi Lala Karmela juga nonton. Dia bareng pacar barunya, Andre. Tetapi, mantan kekasih J-Mono, bassist Alexa, tersebut masih malu-malu saat diwawancara. Selain mereka, ada Cornelia Agatha dan Abdee Slank. Mereka berdua mengaku sebagai penggemar Train. Setelah konser, mereka dan teman-teman mereka duduk bersama serta membahas konser tersebut. Salah seorang di antara mereka sempat merekam aksi Train melalui ponsel. Lantas, mereka seru membahas

video itu. Train Memulai aksi sekitar pukul 21.00. Band asal California, Amerika Serikat ini langsung terpukau oleh antusiasme ribuan penonton yang memadati area festival di konser tunggalnya tersebut. Berkali-kali band yang digawangi oleh Patrick Monahan (vokal), Jimmy Stafford (gitar, vokal), dan Scott Underwood (drum, perkusi) ini mengucapkan rasa terima kasih dan mengajak penonton untuk bernyanyi bersama, juga mengabadikan ribuan penon-

ton dengan kameranya. Dalam beberapa jeda lagu, mereka juga sengaja berinteraksi dengan penonton, mengajak bercanda, bahkan meminta mereka untuk naik ke panggung. Grup band ini juga menepati janjinya dengan memberikan beberapa kejutan kepada para penggemarnya di Indonesia. Seperti saat dirinya membawakan lagu dari band Journey, Don’t Stop Believing, memberikan topi, gitar dan obral kaos di konser yang merupakan rang-

kaian tur promo dunia yang meliputi Australia, Filipina, Tokyo, Eropa dan Afrika ini. Dengan 13 lagu yang dibawakan Train malam itu, seperti If It’s Love, Meet Virginia, dan Hey Soul Sister, serta intimnya interaksi dengan penonton, tentunya tiket yang dibandrol dengan harga Rp450 ribu untuk kelas Festival dan Rp1 juta untuk kelas VIP tersebut terasa sangat layak. “Sampai jumpa lagi Jakarta,” ucap Patrick di akhir konser.    (jan/c11/ayi/ kpl)

Depe Sebut Saipul Lebay Kritik Hantu Kilometer 97

Dewi Persik

SAIPUL Jamil menuai kritikan pedas atas beredarnya film Hantu Kilometer 97. Pedangdut berusia 31 tahun ini disebut-sebut tega menjual kisah kematian istrinya untuk sebuah film. Tak hanya itu, Saipul pun harus menghadapi protes dari keluarga mertuanya. ”Keluarga mertua kan masih awam dengan dunia hiburan seperti ini. Mereka protes karena dipikirnya saya beneran menjual kematian istri saya sendiri untuk sebuah film,” cerita Saipul sedih. Saipul harus terus meyakinkan mertuanya bahwa film itu tidak ada hubungannya sama sekali dengan peristiwa kecelakaan maut yang menewaskan istrinya,

Virginia Anggraeni di KM 97 Tol Cipularang. ”Kita syuting itu Juli dan tragedi itu September. Saya syuting almarhumah masih hidup, mana ada hubungannya,” kata Saipul. Saipul lantas merasa dijebak oleh produser filmnya. “Ini memang hak produser karena produser yang punya uang tapi harusnya menghormati artis. Saya sangat sedih diperlakukan seperti ini. Tapi biar Allah yang membalasnya.” Namun sang mantan istri, Dewi Perssik (Depe) tak melihat adanya kontroversi yang berlebihan di film Hantu Kilometer 97 . Dalam film bergenre horor dewasa itu, ia menjadi lawan main Saipul.

Menurut pedangdut asal Jember, Jawa Timur itu, reaksi Saipul yang justru lebay. “Menurut aku, Mas Saipul terlalu berlebihan,” kata Depe. Depe memang menilai perubahan judul film itu berimbas pada Saipul. Namun ia juga meminta agar mantan suaminya itu tidak terlalu berlebihan dalam bereaksi. “Kalau mengenai alur cerita kayaknya tidak ada perubahan. Bagi saya, ini kan dunia entertainment. Jangan terlalu berlebihan menanggapinya, cukup bicara jujur bahwa di film ini tidak ada hubungannya dengan kehidupan Mas Saipul sendiri,” saran Depe dengan nada tinggi. (bcg)


cover story

6

Pontianak Post

l

Rabu 7 Desember 2011

Budaya Nikah Siri di Desa Setu Patok, Cirebon

Cerai Cukup Persetujuan Keluarga Lebih dari 600 warga Desa Setu Patok, Cirebon, memilih nikah siri lantaran sudah menjadi kebiasaan turun-menurun. Kini muncul persoalan garis keturunan.

+

PERNIKAHANNYA sudah berlangsung 17 tahun silam. Tetapi, Madrais, 48, masih ingat betul dia hanya butuh uang Rp 10 ribu untuk bisa ”resmi” menjadi suami Saniah, 36. ”Caranya sama seperti orang tua saya menikah,” kenang warga Desa Setu Patok, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon, itu. Yang dimaksud sama oleh Madrais adalah dia menikah tanpa mencatatkannya ke kantor urusan agama (KUA). Karena itulah, resmi di atas mesti diberi tanda kutip. Sebab, pernikahan yang sudah bertahan selama 20 tahun itu tidak dilengkapi dokumen sama sekali. Namun, Madrais dan orang tuanya sama sekali bukan fenomena singular di desa yang hanya berjarak 30 menit perjalanan darat dari Stasiun Kota Cirebon itu. Menurut M. Yusuf, kuwu atau kepala desa setempat, saat ini ada 675 kepala keluarga di desa yang dekat dengan Waduk Setu Patok tersebut yang tidak memiliki buku nikah dan hanya mengikat pernikahan secara siri. Entah itu siri secara agama atau siri secara negara. ”Tidak punya buku nikah, tidak ada KTP (kartu tanda penduduk). Ibarat motor, bodong,’’ jelasnya. Tidak ada KTP? Ya, secara umum warga desa yang memiliki enam dusun itu tergolong sangat rendah kepeduliannya terhedap dokumentasi kependudukan. Dari total 6.180 warga yang wajib berkartu identitas, 1.856 di antaranya tidak memiliki KTP. Jumlah itu pun sudah jauh berkurang ketimbang sepuluh tahun lalu.

Padahal, Setu Petok sama sekali bukan desa terbelakang. Selain gampang diakses dari Kota Cirebon, kondisi perekonomiannya juga tergolong bagus. Tidak cuma bertani, warga setempat juga membuka toko atau menjadi buruh pabrik. Menurut Yusuf, sejak 2005 kehidupan warga semakin membaik lantaran mulai berani berdagang dalam partai besar. Terutama impor rempah-rempah seperti jahe atau bawang. ’’Di sini ada dua belas pengusaha besar,’’ ujarnya. Tampilan fisik pun sudah menggambarkan tingkat perekonomian itu. Sejauh pengamatan Pontianak Post yang belum lama ini berkeliling di desa dengan 2.476 KK tersebut, mayoritas rumah sudah berada dalam kondisi ”sehat”. Artinya, tidak beralas tanah, memiliki ventilasi cukup, mendapat air bersih, dan terbagi dalam beberapa ruang di dalamnya. Hampir semua rumah juga dilengkapi peralatan elektronik dan kendaraan bermotor. Jalanan desa juga lebar dan beraspal yang memudahkan truk-truk pengangkut hasil pertanian atau barang impor lalu-lalang. Truk seberat 70 ton pun biasa melintas di sana. Kalau kemudian desa tersebut bisa lekat dengan budaya nikah siri dan secara umum rendah kepedulian terhadap dokumen kependudukan, faktor tradisi yang diperparah dengan buruknya tingkat pendidikan sepertinya bisa ditunjuk sebagai penyebab. Warga tidak tertarik kepada pendidikan karena bagi mereka yang terpenting adalah mencari uang. Anak-anak muda malas ke sekolah karena melihat sekeliling mereka yang buta huruf pun ternyata tetap bisa makmur.

Otomatis, mayoritas warga setempat pun buta huruf. Jadilah, ketika menikah, mereka juga enggan mengurus ke KUA. Bukan lantaran tidak memiliki materi untuk menyelesaikan segala biaya menikah. Tapi, karena mereka merasa, yang penting adalah memiliki suami atau istri yang ”sah” secara tradisi untuk diajak tinggal seatap. ”Sedikit yang bisa baca. Mereka pikir, buku nikah tidak penting,’’ ujar Yusuf yang juga menjadi guru bimbingan konseling di Madrasah Aliyah Setu Patok itu. Sejak awal, nikah siri di desa tersebut memang sudah merupakan praktik umum. Berdasar cerita turun-temurun, sejak mulai dibangun pada 1918–1923, perkawinan sudah dilakukan secara mudah: yang penting warga sekitar tahu sepasang pria dan wanita telah menikah. Sarkam, salah seorang warga, mengaku, dulu dia juga menikah hanya bermodal KTP sementara. Otomatis, dia juga tidak punya buku nikah dan dokumen lain. Baru sekarang dia berniat mengurus kartu identitas karena bermaksud mengajukan kredit ke bank. Pasangan nikah siri termuda di kampung berpenduduk 9.564 jiwa itu adalah Akhmadi, 22, yang lahir 1989. Dia mempersunting Buraisah, 20, yang usianya lebih mudah dua tahun, pada 2008. Sama dengan pengakuan Madrais, keduanya menikah tanpa mencatatkan diri ke KUA. Pasangan siri tertua berdasar catatan Kuwu adalah Abbas bin Ilyas yang lahir 21 November 1947 dan istrinya, Masriyah, kelahiran 1951. Menurut Kepala Urusan Pemerintahan Desa Setu Patok

+

dihukum. ’’Perlu saya tegaskan, yang disanksi itu bentuk penelantarannya,’’ tandas Ma’ruf. Kalau bisa mulai diterapkan, peraturan itu bakal membawa dampak positif bagi warga Setu Patok. Sebab, penelantaran tidak hanya berdampak pada rusaknya moral, tetapi juga pada cueknya orang tua terhadap kebutuhan anak. Sebut saja masalah kesadaran untuk mengurus surat administrasi. Anak-anak di sana kebanyakan tidak memiliki akta lahir meski orang tuanya menikah secara resmi. Hal itu juga bisa disebut sebagai penelantaran karena mereka mengabaikan masa depan anak. ’’Kalau butuh sesuatu, mereka baru mengurusnya. Misalnya, KTP sementara atau surat lahir sementara,’’ kata Kuwu Desa Setu Patok M. Yusuf. Saat Pontianak Post mewawancarai Kaur Pemerintahan dan Kuwu, tiba-tiba masuk Melinah, 14. Dia adalah siswa kelas 3 Madrasah Tsanawiyah Setu Patok yang akan menjalani ujian dan meminta surat tanda lahir kepada Kuwu. Itu penting agar dia bisa ikut daftar ujian meski tidak memiliki akta kelahiran. Saat ditanya mengapa hingga 14 tahun tidak memiliki surat lahir, dia mengaku tidak banyak tahu. Orang tuanya mengatakan bahwa dokumen-dokumen itu tidak terlalu penting. Sebab, Kuwu selalu bersedia membuatkan surat tersebut setiap saat. ’’Kata bapak ibu, mahal bikin suratnya,’’ kata Melinah. M. Yusuf sebagai seorang guru bimbingan konseling (BK) sebenarnya sudah berkali-kali menyampaikan pentingnya mengurus surat-surat itu. Namun, masih banyak orang tua yang menganggap hal itu tidak praktis dan lebih enak membuat surat sementara. ’’Untung sekolah di desa ini masih toleran,’’ urainya. (wan/dim/c2/nw)

Foto; DHIMAS GINANJAR/ JAWA POS

NIKAH: Suasana sidang isbat nikah 31 Oktober 2011 di Desa Setu Patok, Cirebon

Rudy, gara-gara banyaknya warga yang nikah siri tanpa tercatat di desa atau KUA, garis keturunan pun kerap menjadi masalah. Ditengarai, banyak anak atau pemuda di desa dengan 2.476 KK itu yang memiliki ayah sama. ’’Masih dugaan, tetapi kemungkinan itu sangat besar,’’ jelasnya. Peliknya lagi, urusan cerai di Setu Petok pun dilakukan dengan asal. Begitu kata cerai keluar dari suami atau istri dan mendapat persetujuan dari keluarga, pasangan tersebut bisa langsung pisah rumah. Setelah itu, dengan mudah pula pasangan tersebut menikah lagi secara siri. Hal itu membuat pekerjaan rumah perangkat Desa Setu

Patok makin menumpuk. Di satu sisi, mereka harus bisa mengedukasi warga untuk tidak lagi melakukan nikah siri. Di sisi lain, mereka juga mengkhawatirkan terjadinya pernikahan sedarah. ’’Karena kami tidak pernah tahu siapa ayah mereka. Bisa saja sama,’’ ujar Rudy. Karena itu, perangkat desa mencoba menggulirkan program isbat nikah. Bukan menikahkan ulang dalam format nikah masal. Perangkat desa yakin, isbat atau penetapan dirasa lebih tepat karena sifatnya yang lekang oleh waktu. Artinya, meski mereka ditetapkan sebagai suami istri saat ini, pasangan tetap dicatat telah menikah sesuai dengan ikatan mereka. Berbeda dengan menikah

masal yang membuat mereka hanya tercatat telah menikah saat ini. Melalui isbat, perangkat desa berencana untuk melakukan pencarian jejak keturunan. Sebab, dalam prosesi isbat, pasangan dan para saksi akan dikumpulkan kembali. Mereka Ditanyai berbagai hal, seperti apakah pernah menikah atau punya anak sebelumnya. Isbat nikah sudah berlangsung sejak Senin (31/10). Saat itu ada 195 pasangan yang dinikahkan. Selanjutnya, desa tersebut juga melakukan isbat lagi untuk 204 pasangan. Untuk sisanya, belum diketahui dengan kapan bisa diisbatkan karena pemerintahdesakekurangandanauntuk membayar biaya administrasi.

Maklum, setiap pasangan dikenakan biaya Rp 196 ribu untuk biaya panjar perkara Rp 156 ribu dan alat tulis Rp 40 ribu dan seluruh biaya ditanggung desa. Biaya itu didapatkan perangkat seperti kuwu dengan menyewakan tanah bengkok miliknya. Selain itu, sejak 2005 pemerintah desa secara resmi juga sudah tidak lagi ’’merestui’’ pernikahan siri. Nikah tanpa pecatatan ke KUA hanya boleh dilakukan bagi pasangan yang ”musibah” saja. Seperti suami yang diketahui memiliki istri lain di Desa Setu Patok atau kasus hamil di luar nikah. ’’Biasanya, untuk menghindari konflik,’’ kata Yusuf kembali. (dim/c1/ ttg)

Sekampung jadi Pecandu

Awas, Bisa jadi Haram MAJELIS Ulama Indonesia (MUI) mengambil sikap kritis terhadap masih banyaknya warga yang menikah siri. Lembaga rujukan umat Islam itu berharap pernikahan di Desa Setu Patok segera dicatat secara hukum. Hal itu penting karena nikah siri berpotensi menjadi sumber pelanggaran hukum. Kepada Pontianak Post , Ketua MUI Bidang Fatwa KH Ma’ruf Amin membenarkan banyaknya permasalahan yang muncul akibat nikah siri. Selain anak yang telantar dan berakibat pada buruknya moral, nikah siri berpotensi memunculkan penganiayaan kepada pihak istri. ’’Yang paling banyak rugi tentu saja pihak perempuan,’’ ujarnya. Nah, nikah siri bisa berakibat fatal pada diharamkannya pernikahan. Itu berlaku ketika anak dari buah pernikahan tersebut ditelantarkan begitu saja oleh orang tua. Seperti yang terjadi di Setu Patok, ternyata tidak sedikit anak hasil nikah siri yang menjadi pecandu obat. Ma’ruf menambahkan, pihak perempuan dan anak di dalam keluarga yang dibangun dengan nikah siri memang rawan. Sebab, mereka tidak bisa menuntut apa pun karena pernikahannya tidak tercatat di KUA (kantor urusan agama). Dengan demikian, pemerintah tidak mengakui pernikahan ini. ’’Karena itu, MUI merekomendasikan agar nikah siri segera dicatatkan,’’ tandas Ma’ruf. Dengan demikian, tertutup peluang bagi pihak istri maupun anak untuk menjadi korban selama atau setelah pernikahan. ’’Arti nikah siri itu sudah tegas. Yaitu, pernikahan yang tidak dicatatkan,’’ jelasnya. MUI sendiri terus mengusulkan supaya praktik nikah siri di negeri ini tidak lagi identik dengan kekerasan atau penelantaran. Itulah sebabnya, MUI mengusulkan agar orang tua yang menelantarkan anak-anaknya bisa

+

BAGI Sigit Ari Sufyan, hanya ada satu jalan untuk membuat tubuhnya merasa enteng: pil Dextro. Dengan menenggak pil obat batuk yang harga per 10 butirnya hanya Rp 1.000–Rp 2.000 itu, warga Desa Setu Petok, Kecamatan Mundur, Kabupaten Cirebon, tersebut merasa terlepas dari berbagai beban pikiran. Itu pula yang dirasakan warga sekampungnya, Anan. Sejak 2008, pemuda 26 tahun tersebut tak bisa lepas dari pil yang gampang dibeli di berbagai apotek di Cirebon itu. ’’Dalam sebulan saya bisa beli empat kali. Kalau apotek tutup, saya biasa beli lewat tukang parkirnya,” katanya. Meski tak mahal, karena sudah sangat kecanduan, tak pelak uang mereka sangat terkuras. Maklum, sekali tenggak yang biasa dilakukan secara berkelompok, mereka bisa mengonsumsi 40–70 pil. Buntutnya, mereka nekat melakukan apa saja, termasuk mencuri. Sigit mengaku biasa mengambil ayam dan bebek warga sedesanya. ’’Ayam dan bebek itu nggak tahu milik siapa saja,” katanya sambil menunjuk ayam dan bebek di halaman belakang rumahnya. Anak-anak muda dengan perilaku menyimpang seperti Sigit dan Anan tersebut merupakan salah satu dampak lain budaya nikahsiridanceraiyangbisadilakukan dengan sangat gampang di Desa Setu Petok. Penyebarannya merata di enam dusun yang ada di desa tersebut: Silampit, Karangdawa, Tambak, Sigabus, Sibacin, dan Situnggak. MenurutMukhroni,ketuaRW VI Dusun Silampit, fenomena anak muda yang doyan ngepil itu terjadi karena longgarnya perhatian dari orang tua. Maklum,

Foto; DHIMAS GINANJAR/ JAWA POS

Reyot: Mukhroni didepan salah satu rumah warganya yang menjadi pecandu dextro.

rata-rata orang tua mereka yang menikah tanpa tercatat resmi tersebut sudah berpisah atau bercerai. Bercerai memang sangat gampang di Setu Petok. Cukup istri atau suami mengucapkannya dan didukung keluarga, ’’resmi” sudah suatu pasangan berpisah. Jadilah, ibu atau ayah yang kebagian mengurus anak membiarkan saja buah hati mereka sebagai bentuk ’’pembalasan” kepada si mantan pasangan. Yang paling menyedihkan, kata Mukhroni, tidak jarang anak-anak usia produktif yang doyan ngepil tersebut memaksa anak sembilan tahun untuk ikut menenggak. ’’Akibatnya, ada seorang anak yang sampai

tidak kuat untuk bangun. Bahkan, untuk jalan saja, dia harus berpegangan pada tembok,” katanya. BerdasarpantauanMukhroni, di Silampit ada sekitar 20–25 anak muda yang menjadi pecandu Dextro. Kalau ditotaldenganyangiseng,seSilampit jumlahnya hampir menyentuh 100 anak. ’’Belum lagi yang doyan mabuk. Di sini, tuak Rp 25 ribu sudah dapat 5 liter,’’ katanya. Otomatis fenomena tersebut sangat merusak produktivitas anak muda yang seharusnya berada dalam periode sangat produktif itu. Nyawa juga menjadi taruhan. Rudy, Kaur PemerintahanDesaSetuPatok, mencatat, sejak 2010 total

adaenampemudaoverdosis karena menenggak Dextro. Kasus terakhir yang dia tangani adalah seorang pemuda yang mulutnya mengeluarkan busa. Setelah dibawa ke rumah, korban diberi minum air kelapa muda oleh keluarganya dengan maksudmenetralisasiracun. Namun, itu tidak menolong. Korban muntah darah dan akhirnya meninggal dunia. Upaya aparat desa untuk memerangi fenomena tersebut bukannya tidak ada. Mukhroni bercerita, dirinya pernah menggalakkan olahraga, di antaranya dengan membentuk tim sepak bola kampung. Sayang, kegiatan itu hanya berlangsung antara 2001–2007 dan efektif cuma

untuk anggota tim. Pemuda lain yang tidak tergabung dalam tim balik lagi mengonsumsi pil hingga sekarang. Belakangan, kondisinya makinparahkarenatidakbanyak kegiatan kepemudaan, khususnya di Silampit yang paling banyak pecandunya. ’’Kalau dilaporkan polisi, orang tua mereka tidak terima,’’ ucapnya bingung. Sayang, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cirebon Endang Susilowati belum bisa memberikan pernyataan terkait denganmaraknyapenyalahgunaan obat di Setu Petok. Sebab, SMS dan telepon yang dikirimkan kepadanya tidak direspons sama sekali meski terdengar nada sambung. (dim/c7/ttg)

Teringat Gunting Syafruddin, Terjadi Hyperinflasi Era Soekarno Sambungan dari hal 1

Revolusi yang sulit membuat Pemerintah RI memperbolehkan setiap provinsi mempunyai mata uangnya sendiri. Kita mungkin tak percaya kalau potongan kertas sederhana itu pernah bisa dipakai berbelanja. Kertasnya agak buram, sementara cetakannya tak beda jauh dengan cetakan koran. “Mata uang nasional baru dikenal setelah Negara Indonesia diakui secara luas di dunia Internasional, lewat Konferensi Meja Bunda Bun-

cmyk

dar tahun 1949, dikenal dengan nama ORI (Oeang Republik Indonesia),” ujar Hasti. Paling menonjol di periode itu adalah guntigan uang yang laku untuk berbelanja. “Awal 1950-an ekonomi Indonesia yang saat itu sangat terpuruk, utang menumpuk, sedangkan harga melambung. Mensiasati uang yang beredar terlalu banyak, Menteri Ekonomi, Sjafruddin Prawiranegara membuat kebijakan yang ‘lucu’. Dikenal dengan nama “Gunting Syafruddin,” jelas Hasti. Kebijakan moneter ini mu-

lai berlaku pada tahun 1950. Menurut kebijakan itu, uang NICA dan uang De Javasche Bank dari pecahan Rp 5 ke atas digunting menjadi dua bagian. Guntingan kiri tetap berlaku sebagai alat pembayaran yang sah dengan nilai setengah dari nilai semula. Sementara bagian kiri itu harus ditukarkan dengan uang kertas baru di bank dan tempat-tempat yang telah ditunjuk. Cara ini ternyata berhasil menurunkan inflasi. Meski, Indonesia sudah merdeka sejak tahun 1945, namun bank sentral baru berdiri

pada tahun 1953. Bank ini yang kita kenal dengan nama Bank Indonesia. “Fungsi BI adalah untuk menjaga stabilitas rupiah, mencetak dan mensirkulasi uang. Sebelumnya pemerintah langsung yang mencetak uang,” kata Hasti. Namun yang cukup membuat miris adalah saat Presiden Soekarno memulai era Ekonomi Terpimpin di awal 1960-an. “Saat itu permasalahan sangat komplek karena politik mercusuar Sukarno. Kondisi ekonomi, sosial, politik dan keamanan saat itu sangat

kacau,” kata dia. Puncak kegagalan pembangunan ekonomi orde lama adalah terjadi hiperinflasi yang mencapai lebih 500 persen pada akhir tahun 1965. Soekarno lengser, Soeharto masuk. Masa yang dikenal dengan Orde Baru ini ditandai dengan membanjirnya modal asing. Dengan bantuan dari lembaga-lemba internasional, Soeharto mampu membenahi ekonomi Indonesia, inflasi berhasil diturunkan. Kondisi bisa dibilang stabil sampai krisis moneter Asia menghantamnya di pertengahan 1990-an.

Pada Juni 1997, Indonesia terseret krisis moneter yang datangnya dari Thailand. Nilai Rupiah terhadap Dollar anjlok. Inflasi yang tinggi dan harga bahan makanan menimbulkan kekacauan. Pada awal 1998, Soeharto memecat Gubernur Bank Indonesia. Namun tidak mengatasi kondisi ekonomi yang parah. Bankbank terancam bangkrut, PHK besar-besaran, dan kemuakan rakyat terhadap KKN membuat Soeharto dipaksa mundur pada pertengahan tahun itu. Dimulailah era reformasi.

Untuk mengatasi masalah, pada akhir tahun 1998 Bank Indonesia menyalurkan Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) bernilai ratusan triliun rupiah kepada bank-bank yang mengalami masalah likuiditas. Belakangan Audit BPK terhadap penggunaan dana BLBI oleh bank-bank tersebut menemukan adanya indikasi penyimpangan.Belum tuntas terselesaikan BLBI, sepuluh tahun kemudian kebijakan mirip diberikan kepada Bank Century yang dibailout Rp 6,7 triliun. (*)

+


Pontianak Post

l

aneka

Rabu 7 Desember 2011

Terganjal Izin Presiden

Selamat Diterjang Badai Sambungan dari halaman 1

Informasi yang dihimpun Pontianak Post, saat kejadian KM Sinar Padang sudah berlayar sekitar 10 jam dari Pelabuhan Pontianak dengan tujuan ke Jakarta. Setelah keluar dari muara Jungkat kapal dengan normal melaju mengarungi laut natuna. Sebelum berangkat tak ada informasi yang didapat bahwa akan ada ombak besar di perairan Kalbar. Setelah kapal yang bermuatan 241Teus berlayar sekitar 70 mil, tiba-tiba di laut kapal mulai goyang. Angin kencang datang dari segala penjuru, ombak besar mencapai 7 meter menghantam sisi kiri dan kanan kapal. Beberapa peti kemas tumbang menimpa peti lainnya. Aliran listrik peti kemas bermuatan jeruk juga dimatikan. “Sayangnya, waktu akan berangkat kami tak mendapat kabar akan ada ombak besar. Untunglah kita masih bisa selamat dan kembali ke sini (pelabuhan,red), karena kapten memutuskan untuk putar haluan,” kata Second Officer KM Sinar Padang, Lia saat ditemui Pontianak Post sedang memonitor awak kapal yang sedang berkerja membersihkan sisa barang yang berserakan. Perempuan tangguh ini tampak tegar dan serius bekerja kendati telah mengalami kejadian yang membahayakan jiwa. “Selama mengikuti pelayaran, baru kali

ini ombak besar menerjang kapal,” ucap Lia yang telah bekerja di Kapal sejak tahun 2006. Kepala Kantor Administrator Pelabuhan (Adpel) Pontianak, Sudiono, dikonfirmasi Selasa (6/12) pukul 19.40, mengatakan dirinya belum mendapatkan laporan terkiat KM Sinar Padang rute Pontianak- Jakarta yang selamat dari terjangan ombak besar dan kembali ke pelabuhan Pontianak . Menurut dia, agen pelayarannya KM Sinar Padang adalah Samudera Indonesia. “Itu agen pelayarannya Samudera Indonesia. Coba hubungi Samudera Indonesia,” kata Sudiono, menjawab Pontianak Post. Kepala Seksi Penjagaan dan Penyelamatan Kantor Adpel Pontianak, Moh Adi Ismail dihubungi terpisah, Selasa (6/12) sekitar pukul 19.33, juga mengatakan belum mendapatkan laporan. “Sampai saat ini saya belum dilaporkan,” kata Adi yang ketika dihubungi tengah bertugas di Jakarta. Masih terkait dari dampak dari cuaca ekstrem di perairan Kalbar, pencarian terhadap kepala keamanan mesin kapal cargo Super Mitra III, Munjiri, hingga kini masih terus dilakukan para petugas gabungan dari SAR, Adpel Ketapang, maupun masyarakat. “Jika lebih dari lima hari belum juga ditemukan, kita berencana akan menghentikan pencarian.

Akting Lawak Berat Sambungan dari halaman 1

Dalam pementasan, juara Elite Model Look Indonesia 2006 itu dituntut bisa melucu. Dia mengaku termasuk pribadi cukup serius, walaupun suka bercanda. Selain itu akting terberat lainnya yaitu harus ditandemkan dengan idolanya, Faisal Basri.“Awalnya

takut terima peran ini, bawa nama kampusku sendiri lagi. Apalagi aku dituntut sutradara bisa melawak. Terus baca scriptnya, adu akting sama Pak Faisal, duh berat banget. Apalagi aku nge-fans dia juga. Jalani saja, alhamdulillah berjalan baik,” terang Zivanna. Pagelaran drama komedi ini

Namun jika pihak keluarga korban menginginkan untuk terus melakukan pencarian maka akan kami upayakan untuk terus melakukan pencarian,”kata Kepala Kantor Adminstrasi Pelabuhan (Adpel) Ketapang, Suwardi. Dalam kejadian itu yang selamat lima orang dan nakhoda kapal M. Saleh meninggal. Hampir semua korban kapal cargo Super Mitra III tersebut ditemukan oleh nelayan. “Para nelayan yang menemukan korban itu, seakanakan tahu dimana lokasi tempat pencarian. Mungkin juga karena ketajaman insting yang mereka miliki,”ungkapnya. Buruknya cuaca menjadi kendala utama, sulitnya menemukan korban, apalagi kondisi cuaca sulit ditebak. “Kadang kita pantau cuaca cukup bagus, namun seketika angin bertiup kencang. Otomatis para petugas terpaksa mundur dan menghentikan pencarian,”terangnya. Suwardi juga menjelaskan, gelombang yang tinggi bulan Desember ini, maka diimbau agar kapal ekspres Ketapang Pontianak PP, hendaknya menghindari jalur laut dan beralih melalui jalur sungai. “Syukurnya para pemilik ekspres mau diajak bekerjasama untuk keselamatan penumpang, sementara waktu melewati jalur sungai,”katanya. Belajar dari kasus tenggelamnya

kapal Super Mitra III, dari tujuh yang tenggelam ada dua yang hilang. Berdasarkan keterangan awak yang selamat bahwa dua orang itu tidak mengenakan baju renang. “Jadi keberadaan pelampung itu sangat penting dan menolong penumpang,”ujarnya. Karena itu, ia berharap sebelum berangkat, kelengkapan kapal akan diperiksa lebih dulu. Pihaknya juga mendapat imbauan untuk bersikap tegas dalam memerhatikan keselamatan penumpang. Jika persyaratan kelengkapan dan keselamatan tak dipenuhi, izin berlayar dijamin tak akan diberikan. “Sebelum kita berikan surat berlayar, kita akan mengadakan checking. Itu tidak main-main. Satu saja tidak ada pelampung, kita tidak akan izinkan. Atau dia beli dulu dan kita saksikan kemudian diletakkan di tempat yang sudah siap,”katanya. Sebelumnya,saat terjangan badai Sabtu (2/12) kemarin, empat kapal tenggelam. Yakni Express Cargo Super Mitra III tenggelam di 10-12 mil dari Pelabuhan Ketapang. Tugboat Makmur Abadi tenggelam di Selat Karimata. Tugboat Sumber Berkat tenggelam di Pulau Panjang, Pejantan, Kabupaten Bengkayang. Dan satu lagi dicari tim sar. Satu korban tewas, dan dua masih dinyatakan hilang. (rmn/ody/ash)

mengisahkan peristiwa pernikahan Duke of Athena, Theseus, dan Ratu dari Amazon, Hippolyta. Termasuk kisah petualangan cinta empat pemuda Athena dan sekelompok aktor amatir, yang dimanipulasi oleh peri yang mendiami hutan. Setelah pagelaran tuntas, dara

kelahiran Jakarta, 16 Februari 1989 itu mengaku puas. “Aku nggak pernah main drama, jadi maaf masih banyak salah. Syukurlah penonton suka. Susah yah jadi artis drama, mesti pintar mengeksplorasi peran dan naskah. Enakan jadi presenter, semua sudah ada di teleprompter,” tuturnya. (ins)

Dia menuding Pertamina yang paling bertanggungjawab terhadap hal ini. Karena, kata Herman, surat wali kota muncul karena ada antrean solar di SPBU. “Kalau lancar tidak mungkin ada pembatasan waktu seperti itu. Sebenarnya Pemkot tidak menghendaki keluar surat tersebut, tetapi keterpaksaan muncul untuk mengurangi kemacetan,” ujarnya.Herman menilai pengawasan yang dilakukan Pertamina sangat lemah. ”Sudah menjadi rahasia umum bahwa solar banyak dilarikan untuk industri. Kita minta Pertamina segera menyelesaikan masalah ini,” ungkap politisi Partai Persatuan Pembangunan ini. Ia juga meminta kepolisian terus menindak penyimpangan solar bersubsidi. Polisi, lanjut Herman, jangan hanya menindak kasus kecil. ”Yang perlu ditindak itu penyimpangan berton-ton solar yang masuk untuk industri. Jangan hanya yang kecil-kecil saja,” katanya. Ia memperkirakan menjelang Natal dan Tahun baru harga barang akan melonjak. Salah satu akibatnya adalah kelangkaan BBM. ”Tentunya masyar-

akat yang akan merasakan dampaknya,” timpalnya.. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kota Pontianak, David Maryansyah menambahkan, pengawasan Pertamina terhadap penyaluran BBM sangat lemah. Menurutnya, hal yang perlu diawasi ketat adalah distribusi. “Sangat lemah pengawasan yang dilakukan Pertamina. Pertamina harus tegas,” katanya. Sales Representative Pemasaran BBM Retail Pertamina Rayon VI Kalimantan Barat, John Haidir mengatakan, Pertamina menyerahkan semua keputusan pada regulator dalam hal ini Pemkot Pontianak. Namun dia membantah kurangnya pengawasan terhadap penyaluran SPBU. Semua SPBU, lanjutnya dipasang CCTV, jika menyalahi aturan diberi sanksi. Pasokan pun cukup, dari mulai pukul 22.00 hingga 05.00 semua antrean mendapat solar. “Kami sudah cek di lapangan, jam lima pagi masih dapat mengisi solar. Jika memang dilakukan pengecualian bagi angkutan umum kami siap dukung. Kami serahkan keputusan pada Pemkot,” ujarnya.(hen/uni)

Sopir Minta Dispensasi Solar Sambungan dari halaman 1

Terminal Batu Layang dan Angkutan Kota Dalam Provinsi (AKDP), Mat Ruji mengatakan, pihaknya mendukung kebijakan wali kota tersebut sebagai upaya mengurangi kemacetan. Namun dirinya dan sopir angkutan umum lain meminta dispensasi. “Kami ini sopir angkutan umum, tidak mungkin kerja pagi sampai petang kemudian antre lagi malam harinya. Jam berapa kami mau istirahat, sedangkan yang kami bawa manusia, penuh resiko harus konsentrasi,” ungkapnya. Di Pontianak terdapat 30 bus kota ditambah 100 unit AKDP. Satu hari, kata Mat Ruji, bus kota hanya membutuhkan 40 liter solar. Sedangkan AKDP kebutuhannya bervariasi, trayek Pontianak-Singkawang setiap harinya memerlukan 50 liter, Pontianak-Sambas 80-90 liter solar setiap harinya. “Hanya sedikit yang kami butuhkan. Kalau ada sopir dari organisasi kami yang nakal, mengisi solar berulangulang silakan tindak. Kami tidak melindungi anggota yang nakal seperti itu,” tegasnya.

Usai pertemuan, Mat Ruji mengaku belum puas karena tidak ada solusinya. Dia masih berharap pihak terkait memberi solusi bagi angkutan umum. “Kalau sampai Jumat, paling lambat Sabtu tidak ada solusi kami akan mogok. Bus kota dan AKDP, bahkan ada teman yang tujuan ke hulu (timur Kalbar) seperti mobil Pangkalan mengatakan siap ikut mogok,” ancamnya. Dalam dengar pendapat yang digelar dari pukul 13.30-15.30 itu, baik sopir, anggota dewan, Dishubkominfo maupun Pertamina aktif tanya jawab. Namun tidak ada solusi konkrit yang dihasilkan, pemerintah dan Pertamina mesti menggelar rapat lagi membahasnya. Sementara dewan dan sopir menunggu hasilnya. Ketua Komisi B DPRD Kota Pontianak, Herman Hofi Munawar berharap sopir tidak melakukan mogok. Jika dilakukan banyak yang rugi, distribusi orang dan barang terhambat. “Ujung-ujungnya berdampak pada pertumbuhan ekonomi kalau mogok sampai dilakukan,” katanya.

7 Sambungan dari halaman 1

penanganan kasus korupsi berbeda dengan tindak pidana biasa. Membutuhkan penyelidikan secara mendalam dan bukti kuat. Sementara dalam kasus Bansos KONI, Polda telah menetapkan seorang tersangka. Mantan wakil bendahara KONI, Iswanto. Direskrim Sus juga mengungkapkan pada 2010 Polda Kalbar tercatat menangani delapan kasus korupsi. Kemudian 11 kasus pada 2011. 15 kasus diantaranya sudah dinyatakan lengkap. Pada kesempatan sama, Kapolda Kalbar Brigjen Pol Unggung Cahyono, mengatakan komitmen dalam memberantas tindak pidana korupsi. Karena itu dibutuhkan dukungan segenap elemen masyarakat. Apalagi kini setiap Polda dan Polres ditarget Mabes Polri mampu mengusut kasus dugaan korupsi. Sementara ketua LAKI Burhanudin Abdullah tetap meminta Polda Kalbar serius menuntaskan dugaan korupsi dana

kalau uang yang masuk rekening itu ada kongkalikong dengan atasan. Ternyata, tidak semua seperti itu. Ada PNS muda yang mencoba untuk bermain sendiri. Caranya, lanjut Agus, uang tersebut dimasukkan ke rekening istrinya lantas dipecah lagi ke anak-anaknya. Itulah mengapa ada bayi yang usianya baru beberapa bulan sudah diasuransi senilai Rp 2 miliar. Agus makin syok ketika tahu bahwa “Gayus” baru itu ternyata tidak hanya dilakukan oleh kaum pria. Menurut data PPATK, ada PNS muda perempuan yang diduga menerima gratifikasi puluhan juta setiap bulannya. Atas dasar itulah, PPATK meminta agar Inspektorat Jenderal (Irjen) di Kementerian memperketat pengawasan. “Irjen harus turun tangan karena memiliki kewenangan Waskat (pengawasan melewat),” katanya. Dengan fakta yang sudah disampaikan PPATK, Agus berharap agar Irjen bisa lebih jeli dalam mengawasi. Terutama, kalau ada PNS di wilayahnya yang kelihatan bergaya hidup mewah. Apalagi, Agus mengklaim kalau data rekening mencurigakan sudah dia serahkan ke Irjen. Data itu, diharapkan bisa menjadi dasar untuk melakukan pembenahan supaya tidak mudah bagi pegawai untuk melakukan tindak pidana korupsi. Terutama, Kementerian yang masih banyak menggunakan cara manual dalam transaksi. Tidak hanya dilaporkan ke Irjen, PPATK juga memastikan jika seluruh temuan instans pimpinan M. Yusuf itu sudah diserahkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Namun, dia tidak bersedia membeberkan siapa saja PNS yang memiliki uang melimpah di rekeningnya. “Biar penegak hukum yang menindaklanjuti,” urainya. Sementara itu, wakil KPK M. Jasin mengatakan kalau PPATK telah memiliki

MoU dengan KPK untuk menyampaikan hasil analisis arus uang. Kesepakatan itu meliputi hasil analisis menyeluruh entah itu penyelenggara negara maupun PNS yang terindikasi pidana. Oleh sebab itu, pihaknya siap melakukan telaah. “Diminta atau tidak, kalau ada aliran dana yang ganjil disampaikan ke KPK,” kata Jasin. Terpisah, Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD juga ikut mengomentari fenomena PNS muda kaya raya itu. Dia meminta agar segera ada pengungkapan karena merupakan cermin birokrasi yang bermasalah. Mahfud juga ingin agar inspektorat bisa langsung bertindak. “Ini serius untuk upaya pemberantasan korupsi,” katanya di Hotel Four Seasons Jakarta. Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi birokrasi (MenPAN dan RB) Azwar Abubakar mensinyalir rekening gendut PNS itu berasal dari mereka yang menjadi bendahara proyek. Baik instansi pusat, provinsi, kota, atau kabupaten karena bisa menyimpan uang dari anggaran yang tidak terserap. Setelah dipegang bendaraha secara pribadi, supaya tidak mencolok fulus dalam jumlah banyak itu dipecah-pecah lagi. Azwar mengatakan, peluang itu makin besar terjadi ketika akhir tahun menjadi masa-masa subur oknum PNS mengais duit sisa anggaran yang tidak terserap. “November saja, anggaran yang belum terserap masih 70 persen,” tuturnya. Saat membuka Program Pengembangan Eksekutif Nasional (PEN) di Lembaga Administrasi Negara (LAN) kemarin, menyebut keganjilan lain adalah saat masuk pertengahan Desember, serapan anggaran cukup signifikan. Bahkan sudah ada satuan kerja yang menuntaskan serapan anggaran 100 persen. “Ganjil, karena rata-rata proyek dikebut pada penghujung tahun,” tandasnya. Anehnya lagi, semuanya seperti ter-

struktur karena yang dikebut biasanya berbentuk pengadaan belanja barang. Proyek itu, tuturnya, cukup cepat penyerapan anggarannya karena tinggal dibelanjakan. Berbeda dengan proyek-proyek konstruksi yang harus melalui tahap-tahap pengerjaan fisik atau bangunan. Oleh sebab itu, dia meminta agar tidak ada penghamburan uang diakhir tahun untuk menghindari rekening gendut. Sarannya, seluruh satker di instansi pusat hingga dearah harus memulai proyekproyek pembangunan fisik awal tahun. Sehingga, serapan anggarannya optimal dan menutup potensi masuk ke rekening pribadi sejumlah PNS. Cara lainnya yang sedang dikaji oleh Kemen PAN dan RB untuk menghindari pat-gulipat anggaran publik oleh oknum PNS adalah dengan menghidupkan kembali sistem satuan tiga. Cara kerja sistem ini adalah, proyek-proyek sudah bisa ditender sebelum tahun anggaran berjalan. Sehingga, ketika duit sudah cair, bisa langsung teken kontrak dan pengerjaan proyek bisa langsung dijalankan. “Tetapi upaya-upaya mempercepat penyerapan proyek-proyek non belanja barang ini masih terus dikaji,” tandas Azwar. Diantaranya oleh Kementerian Keuangan, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP), serta jika perlua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Azwar berharap, PPATK bisa berkoordinasi dengan cara menunjukkan nama-nama PNS muda yang memiliki rekening gendut beserta instansinya. Sehingga, langsung bisa dilakukan penindakan. Dia mengakui jika upaya buka-bukaan ini beresiko penghilangan barang bukti. Tetapi, upaya ini juga perlu untuk menunjukkan akuntabilitas pengusutan yang dimotori oleh PPATK. Menteri yang juga mantan anggota Komisi I DPR itu mengatakan, keberadaan PNS memang ugal-ugalan

Dari hasil penelitian PDTT, B P K Pe r w a k i l a n Ka l b a r mengindikasikan adanya kerugian negara. Indikasi ini selanjutnya diproses oleh BPK Perwakilan Kalbar dan BPK Pusat yang hasilnya menemukan empat item penggunaan Bansos bermasalah. Empat item itu adalah temuan dana Bansos untuk KONI Kalbar dan Dewan Pembina Fakultas Kedokteran Untan, yang digunakan untuk menalangi pinjaman pimpinan dan beberapa anggota DPRD Kalbar kepada Sekretariat Daerah sebesar Rp 10,07 miliar. Kemudian pengeluaran keuangan KONI Kalbar oleh Wakil Bendahara KONI kepada Satgas Prapon sebesar Rp1,368 miliar yang tidak dipertanggungjawabkan. Selanjutnya ada pengeluaran keuangan KONI Kalbar oleh Wakil Bendahara KONI Kalbar kepada Satgas Pelatda PON XVII sebesar Rp 8,59 miliar. Yang terakhir ada ketekoran kas KONI Kalbar tahun 2009 yang terindikasi kerugian daerah sebesar Rp 2,114 miliar. (stm)

Briptu Norman Dipecat, Keluarga Legawa Sambungan dari halaman 1

Polda Gorontalo kemarin (6/12). Pada sidang tersebut, Norman yang seharusnya hadir memilih absen. Dia pantas dipecat karena telah meninggalkan tugas secara tidak sah dan tanpa alasan yang jelas kepada institusinya. Pantauan Gorontalo Post menyebutkan, sidang Komisi Etik

Tentang Briptu Norman Sambungan dari halaman 1 hukuman kepada Norman karena dinilai memberikan citra baik bagi polisi. Norman mendapat kesempatan pertama untuk menghibur anggota Polda Gorontalo usai latihan u 7 April, Norman kali pertama muncul di televisi. Tampil di acara Bukan Empat Mata Trans 7 u Pertengahan April, Farhat Abbas membuatkan lagu berjudul Cinta untuk Norman u 16 April video klip lagu cinta mulai beredar di Youtube u Mei - Juli, Show mulai padat, instansi meminta Norman untuk tetap fokus kepada satuan dan tidak sembarang memilih job. u 1 Agustus, Norman mulai tidak pernah masuk kerja di Polda Gorontalo. Muncul surat peringatan yang dibalas Norman dengan membolos selama 30 hari u Awal September, Norman mengajukan surat pengunduran diri namun ditolak Polda Gorontalo u 19 September, Orang tua norman ke Mabes Polri untuk menyerahkan surat pengunduran diri u Awal September, terungkap ikatan Norman dengan label rekaman PT Falcon yang konon nilainya mencapai Rp 2 miliar u 5 Desember, sidang rencana digelar namun dibatalkan karena ada upacara kepolisian korban penyerangan di Papua u 6 Desember Norman resmi dipecat

PPATK Ungkap 10 Gayus Lain Sambungan dari halaman 1

Bansos KONI. Sebab dinilai merupakan kasus besar. Jumlah kerugian negara yang ditimbulkan tidak sedikit. Mencapai Rp22, 14 miliar. Mencuatnya kasus Bansos ini bermula dari hasil audit regular yang dilakukan BPK Perwakilan Kalbar terhadap Laporan Keuangan Pemprov tahun anggaran 2008, termasuk dana Bansos tahun 2006 hingga tahun 2008. Terhadap laporan keuangan tersebut, BPK memutuskan tidak menyatakan pendapat alias disclaimer opinion (DO). Penyebab DO, BPK tidak meyakini beberapa item penggunaan anggaran. Jumlah terbesar diketahui berada pada sektor penggunaan dana Bansos untuk KONI, serta beberapa item anggaran lainnya. Untuk meneliti penggunaan dana tersebut, BPK Perwakilan Kalbar kemudian membentuk tim Pemeriksaan Dengan Tujuan Tertentu (PDTT). Tim yang berjumlah lima orang itu melakukan penelitian dengan fokus utama penelitian dana Bansos dan bantuan untuk KONI.

dalam menggunakan duit negara. Dari gaji pokok dan tunjangan saja, di beberapa dearah sudah menyedot sampai 70 persen APBD. Sisa duit APBD sekitar 30 persen baru digunakan untuk belanja layanan publik. “Bahkan ada yang mengatakan, tiga persen orang PNS makan 60 persen uang negara. Hal ini sangat ironis,” keluh Azwar. Di bagian lain, Juru Bicara Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Reydonnizar Moenek menuturkan, pihaknya juga gemas jika benar-benar ada PNS yang terbukti memiliki rekening miliaran rupiah dengan cara yang melanggar pidana. “Silahkan diusut. Silahkan dihukum,” timpal pejabat yang akrab disapa Donni itu. Donni menuturkan, segala uang baik itu yang bersumber dari pemerintah pusat atau pemerintah daerah wajib ditampung di rekening kas umum daerah. “Cukup satu rekening saja,” kata dia. Selanjutnya, ketika dari penyimpangan uang ini didapat manfaat bagi hasil atau bunga bank, maka harus dimasukkan ke rekening kas umum daerah juga sebagai pendapatan lain-lain yang sah. Menurut Donni, pembukaan rekening pribadi untuk menampung duit negara atau apalagi hasil korupsi, bertentangan dengan banyak aturan. Diantaranya adalah Peraturan Pemerintah Nomor 58 Tahun 2005 tentang Pengelolaan Kuangan Daerah, serta Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah. Dalam aturan tersebut diterangkan jika, bendahara penerimaan dilarang menyimpang uang, cek, atau surat berharga atas nama pribadi dalam bank atau lembaga keuangan lainnya. Selain itu, bendahara penerimaan atau pengeluaran dilarang secara langsung atau tidak melakukan perdagangan, pemborongan, serta penjualan jasa. (dim/kuh/wan)

Polri terhadap Briptu Norman itu dimulai pukul 11.00 Wita. Sidang diawali dengan pemeriksaan dua saksi, yakni Kepala Unit Provos Brimob Daerah Gorontalo Ipda Oman D. Mohamad dan anggota Provos Briptu Noval Buhutala. Di hadapan majelis komisi etik yang dipimpin langsung oleh Kabidpropam Polda Gorontalo Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Mahmur, dua saksi mengatakan bahwa sejak Norman menjadi tenar, perilakunya mendadak berubah. Anggota Brimob Polda Gorontalo itu sudah tidak pernah masuk dinas lagi. Bahkan, lebih parah lagi, kata dua saksi tersebut, Briptu Norman sering keluar daerah meninggalkan tugasnya tanpa izin dari pimpinan, dalam hal ini Kasat Brimob yang saat itu dijabat Kombespol Anang Sumpena. ’’Kami sudah berupaya mengajak Briptu Norman Kamaru kembali menjalankan tugasnya sebagai seorang anggota Polri di kesatuan Brimobda Gorontalo. Namun, yang bersangkutan (Briptu Norman, Red) sama sekali tidak mengindahkan lagi panggilan atau ajakan kami,’’ kata dua saksi itu. Karena itu, berdasar faktafakta serta keterangan sejumlah saksi yang telah diperiksa dalam persidangan sebelumnya, Ketua Komisi Etik Bid Propam Polda Gorontalo AKBP Mahmur merekomendasi agar Kapolda Gorontalo Brigjen Pol Drs Irawan Dahlan menjatuhkan hukuman berupa PTDH atau pemecatan kepada Briptu Norman Kamaru. Briptu Norman Kamaru dinyatakan secara sah dan meyakinkan telah melanggar pasal 14 ayat 1 huruf (a) dan (b) Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No 1 Tahun 2003 tentang Pemberhentian Anggota Polri. Aturan itu menyatakan bahwa anggota Polri dapat di-PTDH dari dinas Kepolisian Negara Republik Indonesia apabila meninggalkan tugas secara tidak sah dalam waktu lebih dari 30 hari kerja berturut-turut. Briptu Norman Kamaru sudah 84 hari berturut-turut atau lebih dari dua bulan tidak pernah lagi masuk kantor (dinas) tanpa alasan yang jelas. Kabidhumas Polda Gorontalo ketika diwawancarai setelah persidangan kemarin menegaskan bahwa setelah adanya rekomendasi dari komisi etik tersebut, selanjutnya tinggal menunggu surat keputusan (skep) dari Kapolda Gorontalo untuk pemecatan Briptu Norman. ’’Mungkin dalam waktu dekat ini skep dari Kapolda untuk pemecatan Briptu Norman akan keluar. Setelah itu, tinggal menunggu kapan peneta-

pan upacara pelepasan seragam dan seluruh atribut Polri dari Briptu Norman Kamaru,’’ tandas Lisma Dunggio. Diwawancarai secara terpisah, Leni Kamaru, kakak kandung Briptu Norman, menyatakan tidak keberatan atas putusan Komisi Etik Bid Propam Polda Gorontalo yang telah memecat adiknya tersebut secara tidak dengan hormat. ’’Kami selaku keluarga Norman tidak keberatan atas putusan ini,’’ tandas Leni Kamaru sembari buruburu meninggalkan wartawan di halaman Mapolda Gorontalo kemarin. Di bagian lain, Mabes Polri menyetujui dan mendukung penuh hasil sidang kode etik Propam Polda Gorontalo untuk Norman. Pemecatan Norman dari dinas kepolisian dinilai sudah tepat dan prosedural. ’’Keputusan itu sudah proporsional,’’ kata Kadivhumas Polri Irjen Pol Saud Usman Nasution di kantornya kemarin (6/12). Setelah dipecat, atribut Norman akan dilucuti. Dia juga tidak berhak menyandang gelar pangkat briptu purnawirawan di depan namanya. ’’Dia diberhentikan dengan tidak hormat. Jadi sudah tidak ada lagi kepangkatan polisi,’’ katanya. Polri juga akan menagih kewajiban Norman yang lain karena mangkir dari wajib dinas sepuluh tahun. Termasuk biaya pendidikan selama berdinas. ’’Hitungannya nanti di Polda Gorontalo itu,’’ kata mantan Kadensus 88 Polri itu. Berdasar informasi yang dihimpun Pontianak Post, sebelumnya Norman sebenarnya ditawari pindah tugas sebagai anggota Humas Polda Metro Jaya di Jakarta. Namun, dia menolak. Alasannya sudah telanjur tanda tangan kontrak dengan sebuah biro manajemen artis. Saud menilai, sikap Norman agak terburu-buru. ’’Barangkali dia merasakan perubahan yang luar biasa. Ya sudah, semoga saja masa depannya baik,’’ katanya. Padahal, Norman sempat digadang-gadang menjadi simbol polisi yang ramah kepada masyarakat. Di awal-awal karirnya, sekitar April–Juni 2011, Norman sering dikawal oleh Kabagpenum Mabes Polri Kombespol Boy Rafli Amar untuk pentas di berbagai acara. Namun, belakangan dia sering mangkir dari tugas dan kewalahan menerima order manggung. ’’Dari Norman ini kami akan evaluasi sistem rekrutmen dan pendidikan Polri. Juga sistem pendampingan dan pengawasan dari atasannya,’’ kata Saud. (roy/ jpnn/rdl/c4/kum)


Pontianak Post

8

SOSOK

Rossa

SISI LAIN

Kurus, Masih Ngerasa Seksi ADA yang berubah dari tubuh mungil Rossa. Ia terlihat kurus dari biasanya. Saat ditanyakan soal itu, ia memang mengaku berat tubuhnya turun cukup drastis. “Iya nih turun 3 kilogram,” jawabnya. Bekas istri Yoyo ‘Padi’ itu menjelaskan, dirinya memang mengalami keletihan yang teramat sangat. Hal itu dikarenakan baru-baru ini mengerjakan lagu duetnya dengan rapper asal Negeri Jiran, Malaysia, Joe Flizzow ‘Too Phat’. Namun ia enggan mengungkapkan berapa berat badannya kini. Baginya, yang terpenting adalah apa yang diinginkan bisa tercapai. “Aku maunya lagu One

Night Lover ini seperti lagunya J.Lo ( Jennifer Lopez) makanya aku dan Joe bekerja keras sekali untuk menciptakan ini semuanya dan Joe sudah memberikan yang terbaik,” papar Rossa. Tak dipungkiri Rossa dan Joe, lagu yang diciptakan berdua itu memang terbilang sulit. Pertama lantaran Rossa yang harus belajar menyanyikan lagu itu dengan tempo yang cepat dan ala rapper. Di usianya yang semakin matang, pelantun Tegar itu merasa semakin seksi. “I feel sexy. Kalau sebagai wanita, itu matang. Senang aja, aku menikmati banget di usia 33 tahun ini, kalau dibolak-balik kan sama,” ujarnya. (ins)

PERSELINGKUHAN bisa menjadi sebuah konflik yang menarik dinikmati dalam sebuah film. Itulah yang mengilhami Astrid Tiar saat menyutradarai film pendek 7 Cara Bercinta bareng LA Lights Indie Movie 2011. Astrid menggandeng Joanna Alexandra untuk bermain di film debutnya. Presenter cantik itu mampu menghadirkan cerita yang pas meski durasinya 20 menit saja. Tujuh cara awal perselingkuhan bisa dihadirkan secara lengkap. Astrid mampu menaklukkan tantangan sebagai sutradara, menghadirkan cerita utuh dengan waktu terbatas. Berkomentar mengenai pengalaman perdananya menjadi sutradara, bintang film Badai di Ujung Negeri

FRAKSI PKS DPRD Pontianak mendorong dibukanya tempat-tempat khusus untuk wisata kuliner. Apalagi, kota ini memiliki banyak ragam masakan dan makanan yang enak dan terkenal. Ada kue blodar, ongol-ongol, bingke hingga lauk pauk khas lainnya seperti sayur pacri nenas dan asam pedas. “Masakan ikan-ikanan rasanya lezat. Pokoknya maknyus!” kata Wakil ketua DPRD Pontianak dari PKS Arif Joni Prasetyo. “Potensi ini harus segera dioptimalkan. Wisata kuliner ini sangat menjanjikan.” Dukungan wisata kuliner ini disampaikan dalam kegiatan reses anggota DPRD Kota Pontianak Fraksi PKS di Hotel Santika, belum lama ini. Turut serta hadir yakni Ikhsan Syamsi, Pramono Tripambudi, Midin, Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Barat Alifudin, pengurus DPD dan DPC PKS, serta tokoh masyarakat. Menurut Arif Joni, beberapa tempat yang bisa digunakan sebagai pusat jajan dan wisata kuliner seperti Jalan Juanda, seputar Pasar Dahlia dan alun-alun depan kantor wali kota. “Wisata kuliner dapat mendorong meningkatnya wisatawan yang berkunjung ke Pontianak. Mereka bawa uang dan akan belanjakan uangnya di kota kita. Hotel-hotel juga akan penuh. Ekonomi kita akan tumbuh pesat, karena hal ini punya efek berganda.” Ujar Arif Joni. Dalam reses itu, peserta menanyakan upaya anggota dewan dalam mendorong terciptanya lapangan kerja dan menekan angka pengangguran. Menanggapi itu, Arif Joni mengatakan, “Kami sebagai anggota DPRD yang memiliki fungsi anggaran, mendorong belanja daerah yang tertuang di APBD pada item belanja langsung semakin meningkat. Belanja langsung merupakan belanja yang menyentuh langsung ke masyarakat. Sehingga dapat langsung dirasakan.” Kegiatan atau proyek pemerintah, kata dia, dapat mendorong terciptanya lapangan pekerjaan. Dengan terbukanya lapangan pekerjaan ini, maka akan menekan angka pengangguran dan kemiskinan. “Maka anggaran belanja langsung khususnya pada pos belanja modal harus lebih besar dari belanja tidak langsung,” ujarnya. (zan) RAKA DENNY/JAWAPOS

REZEKI MK: Sidang perkara di MK membawa rezeki tersendiri bagi fotografer amatir. Berbekal kamera digital mereka memotret pengunjung yang kebanyakan berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Lupakan sejenak masalah, mari berpose dan dijadikan foto kenang-kenangan. Dengan latar belakang gedung MK yang megah mereka mematok harga Rp100-150 ribu untuk dijadikan kalender.

KPK

Bukan Boneka DPR KETUA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terpilih Abraham Samad tak nyaman dengan wacana yang berkembang, beberapa waktu terakhir. Dia menegaskan, dirinya terpilih mengalahkan calon-calon lain, termasuk Ketua KPK Busyro Muqoddas, bukan karena ada deal-deal tertentu. “Saya bukan boneka (DPR), saya manusia yang punya harga diri,” tegas Abraham Samad, usai menghadiri Sidang Paripurna DPR, di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, kemarin (6/12). Rapat Paripurna dengan agenda pengesahan hasil fit and proper test capim KPK itu juga dihadiri tiga capim terpilih lainnya. Dia juga menyatakan, dia terpilih sebagai ketua KPK juga bukan karena gerakan dari relasi politiknya. “Enggak, saya tidak memiliki relasi politik di Jakarta,” tandasnya. Terkait, komitmen menyelesaikan kasus yang akan ditangani KPK kedepan, Abraham juga menegaskan, kalau pihaknya tidak akan pandang bulu. Kasus apapun yang setidaknya sudah memiliki dua alat bukti akan diproses. “Saya sampaikan, (kasus) yang punya dua alat bukti yang cukup yang akan kami sidik,” imbuhnya. Bukan hanya kasus-kasus yang melibatkan anggota Badan Anggaran DPR, kasus Bank Century juga jika sudah memenuhi persyaratan tersebut akan pula disidik. Meski demikian, saat ditanya soal keberanian dirinya nanti memanggil tokoh selevel Wakil Presiden Boediono, Abraham memilih mengelak. “Hukum itu bukan soal berani atau enggak berani, tapi soal alat bukti. Jadi, hukum bukan soal berani, tapi harus berdasarkan aturan yang ada. Kalau sudah punya dua alat bukti yang cukup ya kami sidik,” tandasnya, kembali. Sementara itu, agenda pengesahan hasil fit and proper test, saat itu, tidak melibatkan Busyro Muqoddas. Padahal, diantara proses fit and proper test juga terdapat tahapan pemilihan ketua KPK yang juga melibatkan nama mantan ketua Komisi Yudisial tersebut. Secara terpisah, Busyro menyatakan, bahwa dirinya memang tidak mendapat undangan hadir di DPR untuk mengikuti agenda pengesahan hasil fit and proper test. Meski demikian, dia meminta, agar hal tersebut tidak terlalu dipermasalahkan. “Dulu, waktu saya terpilih, Pak Bibit dan Pak Chandra kan juga tidak diundang,” katanya. Pernyataan tersebut sekaligus membantah kalau dirinya sengaja tidak hadir karena merasa masih kecewa tidak terpilih lagi sebagai ketua. ”Tidak ada itu kecewa, Alhamdulillah saya hormati apapun putusan DPR (kemarin, Red), saya siap bekerjasama, apapun putusan putusan DPR itu sudah yang terbaik,” kata Busyro. (dyn)

itu mengatakan rasa senang. “Sudah dari dulu pengin menjadi sutradara. Kesempatan yang diberikan LA Lights Indie Movie ini benar-benar bisa mewujudkan keinginan saya,” katanya. Dalam menulis cerita film tersebut, presenter Inbox itu dibantu penulis skenario Cassandra Masardi. Astrid memilih tema perselingkuhan karena hal itu sangat mencerminkan kehidupan ibu kota. Banyak cerita perselingkuhan yang terjadi di sekelilingnya. Pembuatan film tersebut memakn waktu empat bulan. Penasaran dengan karya perdana Astrid? Bisa disaksikan filler 8 film LA Lights Indie Movie 2011 di RCTI mulai 23 November-18 Desember pukul 22.30 WIB. (jan/ c4/ayi)

Dana BOS Naik 43,75 Persen

Dorong Wisata Kuliner

RESES: Arif Joni Prasetyo saat berdialog dengan para undangan dalam kegiatan reses Fraksi PKS DPRD Pontianak.

ASTRID TIAR

Empat Bulan untuk Debut

RESES

ISTIMEWA

Rabu 7 Desember 2011

Pendidikan Indonesia Masih Monoton JAKARTA—Ujian berat bagi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) untuk menggenjot kreatifitas di dunia pendidikan. Sebab, UNESCO memandang pendidikan di tanah air ini masih monoton. Perbaikan bisa dilakukan dengan melatih kreatifitas mengajar para guru. Ketua Harian Komisi Nasional untuk UNESCO Arief Rachman di sela Konferensi Internasional UNESCOAPEID ke-15 di Jakarta, kemarin (6/12), menuturkan, banyak sekali indikator yang menunjukkan pendidikan di negeri ini masih monoton. Contohnya, anak-anak usia TK hingga SD jika diberi tugas menggambar cen-

derung menggambar itu-itu saja. “Ada dua gunung. Di tengahnya ada matahari yang sedikit menyebul, dan ada hamparan sawah serta jalan raya,” ucap pria yang pernah menjadi wakil ketua komisi pencari fakta kekerasan IPDN itu. Kemonotonan pendidikan di Indonesia, juga tampak hingga pendidikan menengah sampai pendidikan tinggi. Contohnya, sebut Arief, ketika guru bertanya how are you? siswa dipastikan mejawab; I am fine, and you? “Padahal banyak pilihan jawab lainnya. Pendidikan tidak mutlak harus dijalankan dengan menghafal dan menghafal terus,” kritik Arief.

Guru besar Universitas Negeri Jakarta (UNJ) itu mengatakan, jika pemerintah dalam hal ini Kemendikbud ingin bernar-benar meningkatkan kualitas pendidikan, kesan monoton harus dihapus. Dia memerkirakan, tingkat satuan pendidikan yang menjalankan pembelajaran monoton masih sekitar 80 persen. Sisanya, sekitar 20 persen satuan pendidikan sudah berani menerapkan pendidikan kreatif.Menurut Arief, banyak cara yang bisa dilakukan pemerintah. Diantaranya, mulai dengan melatih guru-guru dari level PAUD hingga perguruan tinggi untuk menjadi pendidik yang kreatif. (wan)

JAKARTA—Pemerintah menyalurkan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) melalui Kas Umum Daerah (KUD) Pemerintah Provinsi untuk diteruskan ke sekolah-sekolah mulai Januari tahun depan. Nominal dana BOS yang dialokasikan tahun depan naik 43,75 persen ketimbang 2011, yaitu dari Rp16 triliun menjadi Rp23 triliun. “Ini adalah pertemuan terakhir. Januari 2012 mendatang saya minta mekanisme baru penyaluran dana BOS sudah berjalan,” tutur Wakil Presiden Boediono dikantornya Jl Merdeka Selatan, kemarin (6/12). Sebelumnya, dana BOS diberikan Pemerintah Pusat melalui kas Pemerintah Kabupaten atau Kota baru disalurkan ke sekolah-sekolah. “Pada prinsipnya, lanjut Wapres, penyaluran dana BOS harus benar-benar sesuai dengan prinsip tepat waktu, tepat jumlah, tepat sasaran, dan tepat penggunaan. Perbaikan mekanisme penyaluran dana BOS menjadi semakin penting karena pada 2012 mendatang dana yang diberikan sangat besar. “Kenaikannya cukup drastis ini adalah konsekuensi kenaikan biaya operasi agar sekolah dapat memenuhi Standar Pelayanan Minimum,” tegasnya. Selain itu, pemerintah ingin memastikan program Wajib belajar sembilan Tahun dapat terlaksana dengan baik. Untuk mendukung perubahan mekanisme ini, Pemerintah akan menerbitkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) untuk mengalokasikan dan BOS per provinsi serta Peraturan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) tentang Pengelolaan BOS. “Seluruh perubahan ini bertujuan memudahkan dan melonggarkan mekanisme penyaluran dan BOS dengan tetap mempertimbangkan efektifitas pengawasannya,” kata dia. Menurut Boediono, ini adalah jalan keluar untuk mengurangi prosedur birokratis penetapan anggaran di tingkat Kabupaten atau Kota yang selama ini menjadi sebab utama lambannya penyaluran dana BOS ke sekolah-sekolah. Mekanisme baru ini juga sudah memiliki payung hukum Undang-Undang (UU) Nomor 22 Tahun 2011 tentang APBN Tahun Anggaran 2012.”Dana BOS disalurkan dari Kas Umum Negara (KUN) ke Kas Umum Daerah (KUD) Provinsi untuk selanjutnya disalurkan ke sekolah,” tegasnya. Dalam mekanisme baru ini, dana BOS dianggarkan sebagai pendapatan Provinsi pada kelompok pendapatan daerah lain-lain yang sah. Sedangkan di sisi belanja, dana BOS langsung dianggarkan pada kelompok belanja tidak langsung berupa hibah. “Objek hibahnya adalah satuan pendidikan dasar se Kabupaten atau Kota,” tuturnya. Jadi, lanjut Wapres, penyaluran dana BOS dari kas provinsi akan langsung mengalir ke sekolah-sekolah yang berhak menerima sebagai hibah. Setiap gubernur akan menetapkan Keputusan Gubernur yang akan menjadi dasar penyaluran BOS ke rekening kas sekolah. Penetapan ini berdasarkan data dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. “Rincian alokasi dana BOS per sekolah di seluruh kabupaten ini harus sudah dikirim oleh Kemendikbud ke seluruh provinsi pada 6 Desember ini,” Berikutnya, dana BOS dari Pemerintah Provinsi akan mengalir langsung ke sekolah-sekolah setelah ada penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah (NPH) antara Kepala Dinas Pendidikan Provinsi, mewakili gubernur,” dengan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten, mewakili seluruh SD dan SMP di wilayahnya. “Penandatanganan ini cukup berlangsung satu kali dalam satu tahun anggaran, persisnya sebelum penyaluran triwulan I,” tegasnya. Yang juga baru, penyaluran dana BOS untuk daerah terpencil akan mengalir dua kali setahun per semester untuk mengurangi kemungkinan keterlambatan karena sulitnya akses. Sedangkan penyaluran dana BOS di daerah yang tidak terpencil tetap berlangsung per triwulan seperti yang selama ini berlaku. Untuk memudahkan proses manajemen dan administrasi, sekolah cukup melaporkan penggunaan dana BOS setahun sekali, paling lambat 5 Januari pada tahun berikutnya. (wir)

Rakernas PAN Didesak Tetapkan Hatta Sebagai Capres JAKARTA—Menjadi besan dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, rupanya menambah besar rasa percaya diri Ketua Umum PAN Hatta Rajasa untuk tampil sebagai kandidat calon presiden (capres) 2014. Momentum silaturahmi nasional (silatnas) dan rapat kerja nasional (rakernas) PAN di PRJ, Kemayoran, pada 9-11 Desember mendatang, kemungkinan besar akan sekaligus dimanfaatkan untuk mendeklarasikan pencapresan Hatta. “Ini (pencapresan Hatta Rajasa, Red) tidak bisa ditunggu, harus segera di-announce, ditunjukkan kepada masyarakat,” kata Sekretaris Majelis Pertimbangan Partai (MPP) DPP PAN Azwar

Abubakar di Rumah PAN, Jalan Warung Buncit Raya, Jakarta Selatan, kemarin (6/12). Azwar menyampaikan Hatta sebenarnya masih enggan berbicara soal pencapresan itu. Tapi, banyak kader dan tokoh PAN yang terus mendesaknya. Mereka melihat Hatta sebagai sosok yang tepat untuk maju pada pilpres 2014. Hatta yang saat ini menjabat Menko Perekonomian itu dianggap memiliki kapasitas, jaringan dan lobi politik, kemampuan memahami masalah, dan punya langkah-langkah strategis untuk menyelesaikannya. Selain itu, Hatta juga telah banyak menerima penghargaan dari lembaga-lembaga asing. “Ini

artinya di belakang layar, Hatta banyak betul memberi solusi kepada bangsa ini,” kata Azwar yang baru saja dilantik sebagai Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, itu.Namun, dia menyebut Hatta tergolong low profile. Apalagi, kalau sudah terkait pencapresan pada 2014. “Sosok ini (Hatta) terlalu santun untuk menyampaikan mau menjadi capres. Tapi, harus kita nyatakan berdasarkan penilaian objektif kalau beliau memang salah satu dari sedikit anak bangsa yang punya kapasitas untuk meneruskan estafet kepemimpinan SBY ke depan,” ujar Azwar. Dia menegaskan tidak ada

MUSTAFA RAMLI/JAWA POS

RAKERNAS PAN: Wakil Ketua Majelis Pertimbangan Partai PAN, Azwar Abubakar, (kiri) didampingi Sekretaris Pelaksana Rakernas, Aziz Subekti (kanan) memaparkan rencana Rakernas PAN.

yang salah dengan penetapan pencapresan Hatta Rajasa oleh PAN. Menurut dia, sebagai parpol, wajar kalau

PAN memiliki target di eksekutif dan legislatif. Di mana, posisi puncak eksekutif adalah presiden.(pri)


M Nasir, Kepala Perum Bulog Subdivre Wil. III Sintang

Pontianak Post

Mahasiswa Nilai DPRD Melawan Hukum Komite Mahasiswa Hukum Kabupaten Sambas menganggap DPRD telah melakukan tindakan yang melawan hukum, karena menolak melaksanakan aturan-aturan hukum yang berlaku.

20

Intensitas hujan yang turun deras dalam beberapa pekan terakhir ini, menyebabkan sejumlah kawasan di kota Sanggau terendam banjir. Salah satunya kawasan SD Negeri 2 Ilir Kota Sanggau.

halaman

Bulog hanya mengantar sampai ke titik distribusi yang disepakati. Distribusi ke dusun-dusun sudah tidak kami lagi. Biasanya ada kesepakatan bersama di desa untuk distribusi itu sehingga harga juga beda, namun tetap melalui kesepakatan bersama

halaman

halaman

Metropolis

17

Halaman Sekolah Terendam, Aktivitas Luar Kelas Dibatasi

24

2

RABU 7 Desember 2011

Daya Serap Kerja Rendah PONTIANAK - Jumlah pengangguran terbuka di Kalimantan Barat pada 2011 mencapai 112.850 orang atau 4,99 persen dari angkatan kerja di seluruh kabupaten dan kota. Pengangguran tersebut menjadi permasalahanbidangketenagakerjaanyang dihadapi Kalbar saat ini. ”Pada tahun ini tercatat jumlah angkatan kerja sebanyak 2.260.955 orang, sedangkan

penduduk yang bekerja sebanyak 2.184.105 orang. Berarti masih ada pengangguran terbuka 4,99 persen,” ujar Asisten Bidang Perekonomian dan Kesejahteraan Sosial Setda Kalimantan Barat Lensus Kandri ketika membuka Rapat Koordinasi Pembinaan Ketenagakerjaan Dalam Hubungan

Industrial di Kalbar Tahun 2011, Selasa (6/12) di ruang Praja II kantor Gubernur Kalbar. Me nu r u t L e n s u s, permasalahan bidang ketenagakerjaan yang dihadapi Kalbar adalah pertumbuhan angkatan kerja tinggi, tetapi daya serap terhadap kesempatan kerja

masih rendah. Permasalahan lainnya berupa pendayagunaan tenaga kerja masih rendah, tingkat pendidikan dan produktivitas tenaga kerja relatif rendah, dan penyebaran penduduk tidak merata. ”Ini perlu perhatian kita bersama,” ujar mantan Kepala Badan Kepegawaian Daerah Kalbar ini. • ke halaman 15 kolom 2

Penikmat Jasa PSK Rentan HIV HIV

P O ST DS AI

AIDS

1.588 orang 860 orang Kelompok beresiko :

Pengguna narkoba jarum suntik : 186 orang PSK : 457 orang Penikmat jasa PSK : 6.000 orang GRAFIS : SIGIT/PONTIANAKPOST

PATROLI SAMPAH

MUJADI/PONTIANAKPOST

PONTIANAK - Saat ini di Pontianak terdapat 1.588 orang terinfeksi HIV dan 860 pengidap AIDS. Usia dan jenis kelamin bervariasi, banyak orang dewasa ada juga anak-anak. “Korbannya juga anak-anak. Mereka tertular dari orangtua,” ungkap Wakil Wali Kota Pontianak Paryadi, kemarin (6/12). Pemerintah Kota Pontianak, kata dia, sangat berkomitmen menanggulangi HIV/AIDS. Namun hal itu tidak akan membuahkan hasil jika stigma masyarakat terhadap orang dengan HIV/AIDS masih tidak baik. Odha memerlukan perhatian masyarakat, tidak disisihkan. “Jika orang yang terkena AIDS itu tersisihkan akhirnya berpikir bukan hanya dirinya yang terkena tetapi orang lain juga. Nah itu yang akan terjadi jika kita salah dalam memahami virus ini,” katanya. Susahnya lagi, ada ODHA yang tidak peduli dengan dirinya. Tahu terinfeksi HIV/AIDS tetapi tidak berupaya berobat. Kecenderungan tersebut terjadi karena keputusasaan dan kurangnya pendekatan orang sekitar.

Konsisten dengan Jalur Ahmad Yani bebas sampah. Petugas secara rutin disiagakan. Sesekali dua petugas patroli sampah menggunakan motor boks. Hal ini juga menunjukkan daya serap tenaga kerja.

• ke halaman 15 kolom 2

Warga Batu Ampar Tolak Transmigrasi Jaksa Terus Dalami Kasus Pasar Dahlia

BEKELIT

PONTIANAK - Puluhan warga Batu Ampar Kabupaten Kubu Raya mendatangi Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kalimantan Barat, Selasa (5/12). Warga menyampaikan penolakan rencana penempatan transmigrasi di Dusun Cabang Ruan. Karena lahan tersebut kini sudah menjadi areal perkebunan dan menjadi sumber mata pencaharian warga. Pengunjuk rasa dalam aspirasinya juga menenteng poster bertuliskan bupati dianggap tidak berpihak kepada masyarakat. Jika tetap meneruskan program transmigrasi.

PONTIANAK - Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat menyatakan terus mendalami kasus dugaan korupsi Pasar Dahlia. Bahkan pendalaman tersebut menemukan perkembangan baru untuk membantu pengusutan. Namun hingga kini belum dapat dilimpahkan ke pengadilan. “Pasar Dahlia sudah mau tahap akhir. Setelah didalami ada perkembangan baru. Masih ada peluang dan perlu didalami. Kasusnya bisa saja segera dilimpah ke pengadilan. Tapi peluangnya kecil (pembuktian),” kata Kepala

• ke halaman 15 kolom 2

AKSI Warga Batu Ampar mendatangi Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kalbar menolak penempatan transmigrasi di wilayahnya. ISTIMEWA

• ke halaman 15 kolom 2

Ketika Seniman Lukis Bersuara

ILUSTRASI : KEKES

Melukis Tak Sekadar Menghilangkan Rasa Jenuh Pameran uang nusantara di Pontianak Covention Center juga diramaikan pelukis. Mereka datang mengenalkan seni lukis kepada generasi muda. Tanpa perhatian pemerintah, seni lukis berkembang lamban. Sebab, melukis tak sekadar menghilangkan rasa jenuh, tapi ia menjadi profesi mulia para penggiatnya. AHMAD SOFI, Pontianak SENIMAN lukis berkumpul ingin memperkenalkan seni lukis kepada generasi

AHMAD SOFI/PONTIANAKPOST

LUKIS

Seni lukis yang berkembang lambat karena kurang diminati.

muda yang mulai melupakan seni ini. Menurut Gunawan yang sudah 24 tahun gemar melukis ini, “Di Pontianak peminat lukis kurang. Generasinya juga sedikit, terlebih karena seni ini kurang mendapat perhatian dari pemerintah.” Sesekali ia memainkan kanvas di atas media lukis. Meskipun tidak ada perhatian dari pemerintah, dia bersama seniman lainnya tetap bertahan. Bagi Gunawan, menjadi pelukis bukanlah sebuah pekerjaan, namun profesi yang harus dijalani dengan tulus. Karena melukis tidak dituntut untuk seperti apa dan bagaimana, namun melukis hanya mengekspresikan buah pikiran dan perasaan. • ke halaman 15 kolom 5


metropolitan

10

Pontianak Post

Rabu 7 Desember 2011

Nasdem Target 100 Ribu Anggota Ajak Masyarakat Bergabung P O N T I A N A K – Na s i o n a l Demokrat yakin hingga April 2012 mendatang jumlah pemegang kartu anggota mereka mencapai 100 ribu jiwa. Hal tersebut diungkapkan dalam konferensi pers yang berlangsung di Sekretariat Partai Nasdem Jalan Karangan Nomor 37 Pontianak, kemarin (6/12). “Target kita sebetulnya Januari tahun depan (2012, Red) kita sudah bisa mencapai 100 ribu anggota,” ujar Ketua Pimpinan Wilayah Nasional Demokrat Kalbar Syarif Abdullah Alkadrie didampingi para petinggi Nasional Demokrat lainnya seperti Michael Yan Sriwidodo,

Rosliyan Ramli Saleh, dan Sekretaris DPD Partai Nasdem Kalbar Ivan Triyudi. Apa yang diungkapkan Abdullah tersebut memang tidak mengada-ada. Pasalnya sampai saat ini mereka telah berhasil merekrut 75 ribu anggota, yang tersebar di 14 kabupaten/kota, 175 kecamatan, 1.894 desa, serta 10.807 rayon. Dengan target tersebut diharapkan pada April 2014, jumlah keanggotaan Nasdem mencapai 425 ribu. Untuk mencapai target tersebut, Partai Nasdem dan ormas Nasional Demokrat bekerjasama memberikan kesempatan kepada masyarakat, untuk bergabung dalam gerakan arus besar perubahan. “Masyarakat kita ajak bergabung

dan bersedia menjadi pengurus Partai Nasdem dan ormas Nasional Demokrat, baik di tingkat wilayah, kabupaten, dan kecamatan, untuk melengkapi dan perombakan kepengurusan dalam waktu dekat ini,” ungkapnya. Saat ini, diungkapkan Abdullah bahwa Nasdem sedang mempersiapkan organisasi-organisasi sayap. Sebut saja Garda Pemuda Nasdem, Garda Wanita (Garnita), dan Liga Mahasiswa Nasdem. “Maka kita membuka peluang kepada seluruh masyarakat untuk bergabung, dan kantor kita selalu terbuka untuk siapa saja,” tandasnya. Abdullah memberikan apresiasi kepada jajaran kepengurusan Partai Nasdem, sehingga menjadi satu-satunya partai politik yang lo-

los verifikasi Departemen Hukum dan HAM. Dia juga menambahkan bahwa mereka yang telah lebih dulu bergabung bersama ormas Nasional Demokrat, akan diutamakan untuk mengajukan diri menjadi anggota atau pengurus partai dan organisasi sayap Partai Nasdem. Sementara mengenai parliamentary threshold (PT), ditegaskan Abdullah bahwa Nasdem tetap mendukung ambang batas mencapai 5 persen. “Karena kalau sistem sekarang, meski sistem presidensiil, tapi terjebak dalam pola parlementer dikarenakan begitu banyak partai politik di parlemen. Untuk me-reshuffle kabinet saja, Presiden terjebak atas kepentingan-kepentingan parpol di parlemen,” ungkapnya. (ote)

kriminal

Pelaku Curanmor Ditembak SATU orang pelaku spesialis pencurian sepeda motor berhasil dilumpuhkan oleh Jajaran Kepolisian Sektor Pontianak Utara. Karena berusaha melarikan diri, terpaksa aparat mendaratkan timah panas ke betis kanan pelaku tindak pencurian ini, Selasa (6/12), sekitar Pukul 01.30 dinihari. Fir (21), warga asal Kecamatan Pontianak Utara, Gg. Remis Dalam ini tertatihtatih untuk berjalan. Begitu juga saat dimintai keterangan oleh polisi, dia terus berkilah untuk mengungkap identitas jaringan temannya dalam aksi tindak pencurian sepeda motor yang terjadi dibeberapa titik wilayah Pontianak. Berdasarkan informasi yang dihimpun, pelaku ditangkap saat berada di tempat kediaman mertuanya. Sebelum dilakukan penangkapan, polisi berhasil menemukan barang bukti dua 2 unit sepeda motor yang telah dibongkar di rumah orang tua pelaku, Jalan Parit Naim. Diduga, spare part sepeda motor tersebut akan dijual secara terpisah. “Kemarin saya sedang berada di rumah mertua. Tiba-tiba ada sekelompok orang datang pada subuh hari langsung mau menangkap saya. Karena terkejut, saya melakukan perlawanan yang akhirnya digiring ke kantor polisi,” kata pelaku sembari manahan rasa sakit. Kapolsek Pontianak Utara, Kompol Saiful Alam, telah membenarkan penangkapan satu orang tersangka pencurian sepeda motor ini. Dimana, identitas namanya telah masuk daftar pencarian orang. Tindakan selanjutnya, petugas dengan sigap menyisir keberadaan pelaku. Menurut Alam, Fir adalah salah satu jaringan pelaku spesialis tindak pencurian sepeda motor. Dia mengatakan, pelaku sempat melakukan perlawanan saat petugas di lapangan ingin menggiringnya ke Polsek. Atas tindakan tersebut, terpaksa dia harus dilumpuhkan oleh timah panas. “Semua barang curian itu dilakukan pada tahun 2011 ini. Pelaku tidak sendiri, pasti ada komplotan untuk melancarkan aksi tindak kriminalnya. Untuk itu, jajaran terus diterjunkan untuk mengantongi identitas rekan tersangka,” pungkasnya. (rmn)

ANDRI JANUARDI/PONTIANAK POST

AJAK BERGABUNG: Ketua PW Nasional Demokrat Kalbar Syarif Abdullah Alkadrie didampingi Michale Yan Sriwidodo dalam konferensi pers yang berlangsung di Sekretariat Partai Nasdem, kemarin (6/12).

Penyelundupan Timah Hitam PONTIANAK— Perairan di sekitar daerah Kendawangan, Kabupaten Ketapang rawan aktivitas penyelundupan timah hitam. Tidak hanya itu, Direktur Air Polda Kalimantan Barat, Komisaris Besar Polisi, Sukandar telah menyatakan bahwa kawasan tersebut juga dimanfaatkan oknum tak bertanggungjawab atas penyelundupan kayu ilegal. ”Daerah Kendawangan ke selatan merupakan daerah yang jarang terpantau. Karena kondisi alam di perairan tersebut sangat ekstrim. Kita bisa buktikan disitu, kemarin tiga kapal tenggelam di perairan tersebut,” katanya. Direktorat Polisi Air Polda Kalbar dilengkapi 25 kapal patroli jenis speed boat dengan kecepatan 30 knot. Pada Juni 2011 lalu, mendapatkan tambahan 9 speed boat dari Mabes Polri. Selain itu, Polair juga miliki kapal patroli non

standar dengan kecepatan 10 knot yang nantinya akan dilengkapi dengan persenjataan berat. “Untuk saat ini, semua fasilitas yang ada sudah cukup untuk melakukan pengamanan wilayah perairan Kalbar,” tegas Sukandar. Ia menilai, tantangan terbesar dalam melaksanakan kewajiban menjaga wilayah perairan Kalbar yakni kondisi cuaca dan alam. Sebab sangat tidak bisa diantisipasi dan diprediksi, karena cuaca di Kalbar dapat berubah setiap waktu. ”Seperti hujan biasa tiba-tiba ada badai, hal seperti itu tidak bisa diprediksi. Kalau hambatan lain tidak ada,” ujar Sukandar. Kendati demikian, lanjut dia, Polair tetap melaksanakan operasi rutin pengawasan perairan Kalbar. Seperti melaksanakan operasi-operasi imbangan disamping operasi lain diluar

operasi pokok. Seperti operasi pemberantasan ilegal loging, ilegal oil dan turut terlibat dalam SAR dengan Basarnasda. ”Seperti halnya penangkapan 20 ton minyak beberapa waktu lalu. Kita tindak kerena ada pelanggaran dimana minyak dipergunakan di luar peruntukannya,” kata Sukandar. Dia menuturkan, berbeda halnya dengan aktifitas ilegal fishing. Dimana aktifitas pencurian ikan oleh nelayan asing kini sudah tidak ditemukan. “Kalau ilegal fishing tidak ada, sudah zero-lah,” ungkapnya. Hanya saja, jelas Sukandar, pengertian ilegal fishing agak luas. Dalam artian salah wilayah penangkapan hasil laut termasuk ilegal fishing. Misal nelayan lokal asal daerah Pemangkat melakukan penangkapan ikan di kawasan perairan Mempawah, maka juga termasuk dalam kategori ilegal fishing. (rmn)

Bappeda KKR dan YSDK Gelar Lokakarya

Pererat Komunikasi AntarSKPD, Menuju MDGs PONTIANAK--Koordinasi antarSKPD sangat dibutuhkan untuk menuju percepatan pencapaian tujuan MDGs. Demi mencapai hal tersebut Badan PerencanaanPembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Kubu Raya bermitra dengan Yayasan Swadaya Dian Khatulistiwa (YSDK) menggelar lokakarya bertajuk Pembentukan Kelompok Kerja Percepatan Pencapaian Tujuan MDGs Kabupaten Kubu Raya, di Jade Room, Hotel Kini, Pontianak, kemarin (6/12). “Secara khusus tujuan dari kegiatan ini adalah untuk membangun komunikasi antarSKPD agar lebih intensif dan terbuka terutama berkaitan dengan percepatan pencapaian MDGs, membangun program bersama dengan yang fokus pada pencapaian target MDGs, membentuk wadah bersama

SKPD yang berperan sebagai koordinator kegiatan MDGs di KKR,” ungkap Direktur YSDK, Marcell D Lodo. Marcell menjelaskan, berdasarkan laporan pencapaian MDGs Indonesia tahun 2010, yang disampaikan dalam sdiang umum PBB secara nasional sudah sejalan dengan targettarget MDGs. Hal ini tidak lepas dari keberhasilan pembangunan di daerah. Namun disparitas kinerja antarprovinsi dan kabupaten/kota masih sangat bervariasi. Sehingga dengan kondisi tersebut Pemerintah Pusat mengharapkan Pemerintah Daerah mengkoordinir percepaan pencapaian MDGs lebih baik didaerah masingmasing. “Setiap daerah mempunyai karakteristik berbeda-beda baik menyangkut sumber daya yang tersedia, manajemen pemer-

intahan sampai kondisi politik riil yang memperngaruhi roda organisasi pemerintah daerah. Kurangnya koordinasi antarSKPD misalnya, menyebabkan penggunaan sumber daya yang terbatas menjadi tidak optimal, dan ini berimplikasi terjadi ketidaklancaran dan kurangnya keberpihakan pembangunan pada pencapaian MDGs,” papar Marcell. Kata dia, penting bagi Pemerintah Pusat untuk mendorong agar pencapaian MDGs. Diantaranya dengan melakukan konsilidasi dan koordinasi antara Pusat dan Daerah, dan diantara SKPD daerah. Kerjasama antar SKP yang baik dapat dilakukan dengan membangun satu tujuan hasil bersama yaitu pencapaian tujuan MDGs, sehingga hasil yang dicapai dapat menjadi ukuran bersama. Untuk da-

FOTO IST

BENTUK TIM: Bappeda Kubu Raya bermitra dengan YSDK menggelar lokakarya dan pembentukan kelompok kerja untuk percepatan MDGs di Hotel Kini, kemarin (6/12).

pat mewujudkan hal ini, maka perlu dibentuk wadah bersama kelompok kerja yang dapat menjadi pendorong percepatan MDGs. “Diharapkan dengan adanya kegiatan ini, akan menghasilkan komunikasi dan program bersama antarSKPD yang akan

berdampak pada pencapaian MDGs. Selain itu, dampaknya adalah tersusunnya kepengurusan kelompok kerja percepatan pencapaian MDGs di KKR,” pungkas Marcell. Lokakarya ini sendiri dihadiri sekitar 35 orang, terdiri dari pimpinan SKPD, akademisi dan CSO. (ars)


Pontianak Post

l

Rabu 7 Desember 2011

HALO PUBLIK

Kembalikan Laptop Saya Saya mengalami kecelakaan lalu lintas di Jalan Ahmad Yani, depan Kantor BCA pada hari Senin, 5 Desember 2011, sekitar pukul 10.30 – 11.00 wib. Sebelumnya, saya mengucapkan terima kasih kepada seorang Bapak yang telah membantu saya mengamankan sepeda motor dan tas ransel saya. Bapak itu saya kenali sebagai pegawai Pemprov, karena saya pernah kenal dan ingat wajahnya, tetapi lupa nama Bapak tersebut. Motornya sendiri telah Kami ambil di Kantor Telkom, di sebelah Jalan DI Panjaitan pada Senin, pukul 12.30 wib. Dengan segala hormat, saya mohon ban-

11 Jalur Sepeda Kalau bisa kami ingin pemerintah membuat jalur khusus untuk sepeda. Supaya bisa meningkatkan komunitas dalam bersepeda. (085386480590)

Toilet di RSUD Kepada Direktur RSUD Soedarso, kami mohon agar WC/ toilet umum yang rusak diperbaiki. Sedih dan susah kalau kami sedang berobat ke RS Sudarso harus cari-cari WC. (081345753007) tuan Bapak untuk mengantarkan ransel saya yang berisi laptop, mengingat datadata didalamnya sangat berarti bagi saya. Bapak bisa menghubungi saya di nomor handphone 081257699983. Atau menemui saya di alamat yang tertera dibawah ini.

Atas bantuannya, Saya ucapkan terima kasih. Ahmad Shalahudin Jln. HM Suwignyo, Gg. Wajo no 7 Pontianak.

Hemat Energi Mulai dari Kampus AKHIR-AKHIR ini saya melihat halaman parkir beberapa kampus, sangat padat dengan sepeda motor. Setelah saya amati, banyak mahasiswa yang membawa motor meski kos mereka tidak terlalu jauh dari kampus, hanya berjarak sekitar 1 sampai 2 kilometer. Padahal, menteri ESDM sudah mangimbau kepada masyarakat Indonesia agar menghemat energi sehemat dan seefektif mungkin. Untuk itu, penulis menyarankan agar

pemerintah bekerja sama dengan kampus-kampus seluruh Indonesia untuk membuat aturan dan mengimbau mahasiswa yang kosnya tidak lebih dari 2 kilometer membawa sepeda onthel dan di larang mem bawa sepeda motor. Maka, dengan itu, kita dapat menghemat energi yang lebih efektif, efisien, dan lebih hemat lagi. Farid Afri Nurmansyah.

Kalbar, Kaya atau Miskin? Pertanyaan klasik yang sering didengar telinga adalah pulau Kalimantan di Indonesia khususnya Kalimantan Barat itu adalah propinsi yang kaya sumber daya alamnya, tapi kok tetep melarat ya rakyatnya. Padahal Kalimantan Barat kaya akan batu bara, penghasil rotan terbesar dan kelapa sawit serta penghasil lidah buaya terbesar di seluruh Indonesia. Menurut sejarahnya memang Kalimantan Barat kelamaan dijajah bangsa Belanda dan kemudian disusul oleh Jepang, yang sekarang ‘menjajah’ jalanan dan isi hardisk kita dengan produk otomotifnya dan anime-animenya.

Jadi Kalimantan Barat ini propinsi kaya atau miskin? Apa kita dijajah daerah sendiri ya, kemana kekayaan itu? Apakah ‘dimakan’ oleh para koruptor daerah? Berangkat dari dua pertanyaan itu, saya mengajak semua elemen masyarakat Kalbar dan mahasiswa serta LSM untuk turut serta dalam mengontrol kinerja pemerintah daerah ini. Agar tercipta transparansi dan akuntabilitas pada pemerintah daerah Kalbar, khususnya tentang kekayaan daerah maupun APBD. Sulaiman.

Fajar Baru Sambas Untuk mengoptimalkan kinerja pejabat dan PNS di lingkungan Pemda Sambas dalam m e n jalankan tugasnya m e m bantu Bupati d a n Wabup s e r t a melayani masyarakat, sehingga mampu membawa Sambas maju sebagaimana kota-kota lain di Indonesia, yang pembangunannya melaju pesat, lalu lintasnya di Ibukota ramai, ekonominya berkembang seperti air tak mampu dibendung. Kiat ini yg harus dilakukan, yang lain bisa, kenapa kita lambat? Pertanyaan yang sering dilantunkan, tapi susah jawabannya. Untuk itu mohon dan harap diperlukan perhatian dan ketegasan Bupati dalam menyusun SKPD baru mengkondisikan perangkat daerah, dan terutama penekanan agar pejabat baru harus berdomisili di Sambas, agar pejabat lebih terkonsentrasi kinerjanya dan teranomali sifatnya. Sehingga Sambas tidaklah seperti kota mati suri di sore dan malam hari. (081256599091)

Krisis Solar Walaupun sudah habis suara rakyat menjerit, tapi sepertinya pemerintah dan DPRD tutup mata dan telinga, pura-pura tidak tahu. (082148266517)

Spesialis di Rubini Sebagai warga masyarakat Mempawah yang sering berobat ke RS Rubini, kami tahu bagaimana prestasi dan kerja dokter spesialisnya karena hal tersebut sudah terjadi bertahuntahun. Sebagian besar mereka berdomisili di Pontianak dan hanya pada hari Senin sampai Kamis bekerja. Bisa kiranya Pemda menyiapkan rumah dinas dan kalau dulu dengan kendaraan dinas roda empat. Jadi kalau pasien mau berobat harus menunggu mereka datang dari Pontianak. Hari Jumat sampai Minggu, jangan harap dokter spesialis ada di Mempawah. Padahal beberapa diantara mereka dibiayai oleh Pemda melalui APBD untuk melanjutkan pendidikan. Seharusnya lebih konsen untuk fokus menangani pasien di Mempawah. (081345972751)


komunikasi bisnis

12

Advertorial

Lever dan Maag Sembuh dengan Gami SUATU hari saya merasakan sakit yang luar biasa di bagian lumbung atas. Saya berobat ke beberapa klinik tidak ada perubahan, sakit saya awalnya maag. Dokter menganjurkan saya untuk rawat inap di rumah sakit karena saya terkena lever, kebetulan suami saya mempunyai teman kerja di PT. Prima Solusi Medika. Awalnya saya dikasik 1 botol Gami oleh suami saya. Saya minum 2x3 kapsul sehari, 2 bulan setelah saya minum obat Gami saya sembuh. Sampai sekarang saya masih konsumsi kapsul Gami 1x2 kapsul sehari. Terima kasih PT. Prima Solusi Medika, berkat Gami saya sembuh total. Sarang Semut secara empiris dan tradisional dapat digunakan untuk membantu mencegah dan mengatasi berbagai jenis kanker dan tumor, jantung koroner dan berbagai gangguan jantung, stroke, menghilangkan benjolan pada payudara, gangguan ginjal dan prostate, TBC/paru-paru, ambeien (wasir) baru maupun lama, melancarkan dan meningkatkan Air Susu Ibu (ASI). Tidak disarankan mengkonsumsi Sarang Semut dalam bentuk lempengan, karena: Pertama, tidak terjamin kehigienisannya karena hanya diproses melalui penjemuran berkali-kali menggunakan sinar matahari, sehingga dapat menimbulkan bakteri/jamur yang berbahaya bagi tubuh. Kedua, dosis yang tidak tepat, karena setiap lempengan tidak memiliki kadar yang sama.

Pontianak Post

Rabu 7 Desember 2011

Dhamma Talk Biksu Uttamo Maha Thera

Tidak disarankan menggodok Sarang Semut berulang kali karena khasiatnya sudah jauh menurun atau hilang khasiatnya. Ketiga, tidak jelas jenis Sarang Semut yang dipergunakan, karena tidak semua jenis Sarang Semut berkhasiat sebagai obat. Keempat, tidak dapat dipertanggung jawabkan siapa produsennya bila terjadi keracunan, karena produk lempengan tidak memiliki registrasi Badan POM. Kelima, pastikan Sarang Semut yang anda beli adalah hasil produksi PT. Prima Solusi Medika yang memberikan jaminan keaslian dan kualitas produk terbaik. Keunggulan Sarang Semut PT. Prima Solusi Medika: Merupakan pioneer dan pemegang hak paten Sarang Semut di Indonesia, terdaftar di balai POM dan memiliki sertifikasi halal, dan diproduksi dengan standar CPOTB (cara pembuatan obat tradisional yang baik). Dapat diperoleh di TO Jamu Segar (Jl. Nusa Indah III Pontianak), Apt Amelia (Sei Raya), Apt Antara (Jl. Adisucipto), Apt Bersama (Jeruju), Apt Gajah Mada (Jl. Gajahmada), Apt Kharias Bakti (Jl. Siam), Apt Makmur II (Jl. Gajahmada), Apt Mandiri I (depan RS. Antonius), Apt Mandiri II (Jl. Penjara), Apt Mega Sari Farma (Jl. Veteran), Apt Merdeka Timur (Jl. Hos Cokroaminoto), Apt Sejahtera (Tanjung Hulu), Apt Siantan Jaya (Siantan), Apt Sui Raya Dalam, Apt Therapy (Jl. Danau Sentarum). TO 168 (Jeruju), TO Asia (Jl. Gajahmada), TO Batara (Sei Raya Dalam), TO Ericia (Kobar), TO Hidup Sehat (Flambooyan), TO Jenaka (Jl. Penjara), TO Kapuas (Seroja), TO Labora (Jl. Husin Hamzah),TO Semi Abadi (Jl. Batanghari), TO Sinar Abadi I dan TO Sinar Abadi II (Jl. Gajahmada). Info produk: 082111548616 (Jakarta), 085245961665 (Pontianak).(a2/biz)

17 Desember 2011 di Grand Mahkota Hotel LANGKAH-langkah Dhamma Bhante Uttamo dimulai setelah menyelesaikan kuliah di IKIP Sanata Dharma Yogyakarta tahun 1985, mengikuti Pabbajja Samanera di Jakarta, 21 Juli 1985, dan menerima Upasampada Bhikkhu pada tanggal 27 Des 1986 di Bangkok, Thailand. Kemudian kembali ke Indonesia untuk mengabdi kepada masyarakat, dan menjadi Kepala Vihara Sammagi Jaya sejak tahun 1989 hingga sekarang. Vihara Sammagi Jaya yang berarti persatuan membuahkan kemenangan, merupakan wujud nyata persatuan umat Buddha di Blitar, dan merupakan salah satu langkah penting Bhante Uttamo dalam mengembangkan Dhamma di Indonesia. Dari sinilah dimulai pembangunan beberapa Vihara di desa-desa sekitar Blitar, dan berbagai kota di Indonesia, sehingga umat bisa melakukan berbagai kegiatan yang dapat mengembangkan kualitas batin dalam kehidupan nyata dengan lebih baik. Dari kota Blitar, langkah Bhante Uttamo berlanjut ke kota-kota lain, berbagai ceramah Dhamma dan dialog dengan umat dan simpatisan Buddhis diadakan. Bahkan dengan pemuka agama lain, baik secara langsung bertatap muka, maupun melalui media internet. ­Tak jarang pula dalam ceramahnya, Bhante Uttamo tampil bersama tokoh-tokoh terkemuka,

sebut saja Adi W Gunawan, Andrie Wongso, Marcell, Dewi Lestari, Renald Kasali, dan tokoh nasional lainnya memberikan ceramah dan dorongan motivasi dengan harapan manusia Indonesia dapat berkembang kualitas batinnya ke arah yang lebih baik. Dalam konsep Buddhis, hal paling penting adalah mengendalikan pikiran, dimana hal ini dapat dilatih melalui meditasi. Menyadari hal ini, Bhante Uttamo kembali melangkahkan Dhamma dengan membangun Panti Semedi Balerejo,berada di sebuah bukit yang sejuk pada ketinggian 550m dpl dengan luas hampir 60.000 m2 ini, adalah merupakan tempat ideal untuk melatih meditasi. Agar meditasi dapat dilakukan oleh siapapun juga, maka sekitar tahun 2007, Panti Semedi Balerejo dan Vihara Samaggi Jaya menerbitkan CD Audio berjudul Sabbe

Satta Bhavantu Sukhitatta (semoga semua mahkluk berbahagia) yang diciptakan oleh komponis berbakat Indonesia, Addie MS. CD Audio pengantar meditasi ini menjadi CD pertama yang diciptakan oleh komponis Indonesia dan mendapatkan penghargaan dari MURI (Museum Rekor Dunia Indonesia. (sumber : http://www.samaggi-phala.or.id). Dengan gayanya yang khas mengisi ceramah dhamma di berbagai tempat dengan menghibur tanpa berkesan menggurui, akhirnya Bhante Uttamo akan melangkahkan kakinya ke Bumi Khatulistiwa, pada 17 Desember 2011, dalam Dhamma Talk bertajuk “The Secret of Kamma, Feng Shui and Bussiness Success”di Hotel Grand Mahkota. Informasi dan pemesanan tiket: Chandra (081806933072), Lina (085252087647), Lendy (085252227231), Neky (08981396751).(d2/biz)

Kemitraan YSDK dengan Pemerintah Setempat

Berdayakaan Perempuan di Perbatasan DATA kependudukan menunjukkan, bahwa populasi perempuan di wilayah perbatasan Kabupaten Sanggau dengan Sarawak, yaitu Kecamatan Entikong dan Sekayam lebih tinggi dibanding jumlah prianya (21.834 perempuan dan 20.039 lakilaki). Namun fakta menunjukkan, bahwa aksesibilitas di bidang peningkatan kapasitas, pengetahuan, keterampilan, pengambilan keputusan serta peran di bidang pembangunan masih dibawah kaum laki-laki. Menyoal isu tersebut, Yayasan Swadaya Dian Khatulistiwa (YSDK) bermitra dengan pemerintah setempat menggelar lokarya untuk para ibu-ibu di dua kecamatan tersebut. Lokakarya ini bertajuk “Pemberdayaan Perempuan dalam Pengembangan Ekonomi Rakyat di Wilayah Perbatasan”, digelar di Entikong pada 29 November 2011 dan di Sekayam 30

November 2011. Direktur Direktur YSDK, Marcell D Lodo menjelaskan, bahwa kaum perempuan tidak kalah hebatnya dengan laki-laki. “Potensi yang sangat strategis ini benar-benar tidak tergarap secara optimal atau dapat dikatakan kurang mendapat sentuhan pemberdayaan dari berbagai pihak dibanding kaum laki-laki. Untuk itu kegiatan lokakarya ini merupakan salah satu sentuhan awal bagi membangkitkan potensi SDM perempuan guna memacu, membangun dan meningkatkan perekonomian rakyat di wilayah perbatasan,” paparnya. Tujuan diselenggarakannya lokakarya, kata Marcell, adalah agar para peserta dapat berbagi informasi tentang berbagai permasalahan perempuan dalam peningkatan ekonomi rakyat di perbatasan. Selain itu, supaya para peserta

memahami arti penting perenan perempuan dalam Pengembangan perekonomian. “Semoga setelah mengikuti kegiatan ini mereka dapat meningkatkan peran aktif peserta berkontribusi, guna memberi masukan bagi penyusunnan program pemberdayaan perempuan di wilayah perbatasan. Juga agar para peserta dapat meningkatkan kerjasama dan komunikasi antarpihak, untuk mendukung pemberdayaan perempuan dalam peningkatan ekonomi rakyat,” katanya. Lokakarya ini dilaksanakan selama 1 hari di Entikong yaitu pada 29 November 2011, di Gedung Pertemuan Entikong dan Balai Karangan, Sanggau dengan total peserta mencapai 40 orang. Sedangkan lokakarya yang di Sekayam juga diikuti sekitar 40 orang dari berbagai profesi. (ars/ser)

FOTO IST

ANTUSIAS: Para peserta lokakarya terlihat antusias saat menerima materi dari YSDK.

Melalui Dunia Modeling

FOTO IST

DIABADIKAN: Rombongan KONI Jember diabadikan bersama pejabat Dispora dan KONI Kalbar.

KONI Jember Studi Perda ke Dispora Kalbar Dianggap Terbaik Lahirkan Perda Keolahragaan KOMITE Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Jember, Selasa (6/12) menyambangai Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Kalbar untuk melakukan studi Perda tentang Keolahragaan. Rombongan KONI Jember yang juga bersama Kakanpora dan anggota DPRD Jember tersebut, diterima langsung Kadispora Kalbar Dra. Hj. Utin Kusumawaty bersama pejabat Dispora, KONI Kalbar, anggota DPRD, Dispora dan KONI Kota Pontianak. Pertemuan yang berlangsung hangat tersebut diawali sambutan dari KONI Kabupaten Jember, Gatot Harsono dan pemaparan Kadispora Kalbar tentang kronologis dan perjalanan

penerbitan Perda Keolahragaan Provinsi Kalbar. Selanjutnya acara banyak diisi tanya jawab antarkedua belah pihak. Ditanya mengapa memilih Kalbar dalam melakukan studi Perda? Gatot Harsono yang ditemui usai acara mengatakan, Provinsi Kalbar dianggap paling baik dan maksimal dalam melahirkan Perda Keolahragaan. “Mengapa kami memilih Kalbar, tentu karena daerah ini telah memiliki Perda Keolahragaan. Tidak banyak daerah memiliki Perda ini. Selain itu, kami menganggap Kalbar paling maksimal dalam mengawal Perda Keolahragaannya,” ungkapnya. Sementara Kadispora Kalbar Hj. Utin Kusumawaty mengatakan, kedatangan rombongan KONI Jember menjadi hal yang luar biasa bagi Kalbar. “Ini artinya Kalbar terjual, sehingga bisa menjadi tempat belajar daerah lain,” bangganya. KONI Jember, jelas Utin, ingin mengetahui proses lahirnya Perda. “Proses

lahirnya Perda ini memang tidak mudah, perlu dukungan kuat dari legislatif,” ungkap Utin. Ia menceritakan, rancangan Perda Keolahragaan Provinsi Kalbar melalui proses panjang mulai tahun 2008 dan baru disahkan pula oleh DPRD Provinsi Kalbar pada 27 Desember 2010. “Perda ini bisa menjadi payung hukum bagi pemerintah daerah untuk mengatur, mengarahkan, membina, mengelola, mengembangkan dan menyelenggarakan kegiatan kelolahragaan di daerah baik di level provinsi maupun kabupaten/kota,” jelasnya sembari berharap dengan adanya Perda dapat berdampak pada peningkatan segala aspek dibidang olahraga baik olahraga prestasi, olahraga pendidikan maupun olahraga masyarakat. “Semoga kedepan masyarakat kian mencintai olahraga, sehingga masyarakat bisa menjadi sehat dan bugar,” harapnya. Acara ditutup dengan saling tukar cinderamata.(d4/ser)

Latih Kepercayaan Diri Anak

Badan Kesbangpol Petakan Daerah Rawan Konflik

Menurut dia, peserta modeling ini kami buka unBERBAGAI macam cara dilakukan orangtua untuk menyalurkan anaknya pada minat dan bakatnya. tuk semua kalangan, ras, suku dan agama. Terbagi Mulai dari kegiataan olahraga anak-anak, kesenian atas beberapa kategori. Untuk usia 5-8 tahun dapat menggambar dan tari-tarian, bahkan ada yang ikut dalam kategori modeling anak-anak. Usia 9-14 menyalurkanya dibidang sains dan intelegensi. Se- tahun di kategori remaja dan usia 15-25 tahun untuk muanya itu kembali kepada orangtua dan kemauan kategori dewasa. “Diajang ini anaksang buah hati. Namun, anak akan berkompetisi jika anak Anda memiliki memperebutkan piala kesenangan atau hobi model terbaik, model berlengak-lengok di ruberprestasi, model parimah layaknya seorang wisata, model kharismodeling, maka tak matik, serta model ada salahnya mengikuti berwawasan. Khusus ajang Festival Fashion mereka yang meraih Model 2011 Kalbar yang juara 1-3 disetiap katdigelar Khatulistiwa Enegorinya, maka mereka tertaiment, pada Sabtu, berhak mendapatkan 10 Desember 2011 mentiket masuk menuju datang di hotel Orchard Top Model Indonesia Gajahmada Pontianak, FOTO IST yang dilangsungkan 20 dimulai pukul 14.00 MODELING: Para modeling asuhan Martina Bel- Desembermendatang,” Wib. Pimpinan Khatulisti- tra banyak yang telah berjaya diajang modeling terang pimpinan Sangwa Entertainment, Mar- tingkat nasional, salah satunya ajang Top Model gar Khatulistiwa Edo Kubu Raya ini. tina Beltra mengatakan, Indonesia. Ia juga menjelaskan, acara ini digelar untuk untuk busana yang menfasilitasi anak-anak dalam menyalurkan minat dan bakatnya di bidang dikenakan model, panitia memberikan kebebasan, modeling, serta melatih kepercayaan diri sang buah baik itu busana pesta, casual, busana malam, glamor hati layaknya menjadi model profesional. “Kegiataan serta busana bridal. Namun, penilai juri tetap obyektif ini juga rutin digelar tiap tahunnya. Festival Fashion sesuai penampilan, tata busana yang indah  menyeModel tahun-tahun sebelumnya digelar dalam per- suaikan mike up, tata rambut dan inner beauty yang ingatan Kartini. Namun di tahun ini, ajang kompetisi dimiliki para peserta. Mantan Asuhan Modeling bagi para modeling Kalbar sengaja digelar dalam Bung Napo Leon Endang ini berharap, festival fashrangka menyambut perayaan Natal, pergantian tahun ion model 2011 ini menjadi momen meningkatkan jalinan kasih antarsesama pekerja seni.(d3/ser) 2011 menuju 2012,” ungkap Martina.

SEBAGAI suatu daerah yang memiliki sejarah panjang tentang konflik, banyak pihak beranggapan bahwa Kalbar merupakan wilayah yang rawan terjadinya konflik. Beragamnya kelompok suku bangsa yang ada serta pesatnya kemajuan telekomunikasi dan informasi seringkali dituding sebagai penyebab, karena terlalu kuatnya ikatan primordial dan penyalahgunaan prasarana yang dimiliki. Demikian disampaikan Sekretaris Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Kalimantan Barat Drs Liwono MSi mewakili Kepala Badan Kesbangpol Kalbar Tonny Ferdy SSos Msi, dalam Memetakan Daerah Rawan Konflik yang berlangsung di Ruang Pertemuan Badan Kesbangpol Kalbar Jalan Sutan Syahrir, Selasa (6/12) kemarin. Dikatakan, dengan situasi dan latar belakang sejarah yang demikian, maka upaya menjalin perdamaian, mewujudkan keharmonisan dalam kehidupan masyarakat secara konsisten harus terus dilakukan, demi kokohnya perdamaian di bumi khatulistiwa ini dalam bingkai NKRI. Menurut Prof DR Syarif Ibrahim Alqadri MSc dalam penelitiannya dikatakan, akar permasalahan timbulnya konflik di Kalbar dapat dikategorikan kedalam empat faktor atau bidang yaitu, faktor politik dalam arti luas, hubungan sosial, budaya

FOTO IST

ARAHAN: (kiri) Liwono menyampaikan sambutan didampingi Kabid Kewaspadaan dan Penanganan Konflik Badan Kesbangpol Kalbar Drs Rene Rienaldy MSi.

dan persaingan ekonomi. “Sejalan dengan itu, dalam rangka membantu pemerintah daerah untuk melakukan deteksidancegahdini,makaPemprov Kalbar melalui pihak kami memandang perlu mengadakan kegiatan ini, dengan melakukan kategorisasi masing-masing daerah berdasarkan kehidupan sosial masyarakat yang kerap diwarnai dengan berbagai kejadian konflik horizontal (perkelahian antar kampung/desa, antarpemuda, konflik batas lahan perkebunan, batas desa/wilayah, konflik Pemilukada dan lain-lain) maupun konflik yang bersifat vertikal,“ paparnya. “Selain itu, bagaimana kita dapat

meminimalisir dan mereduksi potensi konflik dan menjadikan ancaman sehingga bisa menjadi peluang atau kesempatan, karena apabila potensi konflik berupa terjadinya konflik-konflik kecil tidak segera direspon atau ditanggapi maka kejadian tersebut akan cenderung semakin besar sifatnya yang pada akhirnya juga akan semakin sulit untuk diatasi atau diselesaikan,“ katanya. Sementara pada kesempatan itu narasumber menghadirkan AKBP Rachmat Nursito mewakili Kapolda Kalbar Brigjen Unggung Cahyono dan Direktur Caireu STAIN Pontianak Eka Hendry AR MSi.(d5/ser)


Pontianak Post

Rabu 7 Desember 2011

komunikasi bisnis Advertorial

Ayo Bergabung Bersama Program Megister Ilmu Ekonomi Untan PROGRAM Pascasarjana (S2) Magister Ilmu Ekonomi FE-Untan didorong oleh kebutuhan akan pendidikan pascasarjana, yang berkualitas sebagai derived demand dari kebutuhan akan tenaga profesional berbasis ilmu ekonomi. Penyelenggaraan program ini adalah untuk mengantisipasi kebutuhan masyarakat sebagai konsekuensi dari pelaksanaan otonomi, yang diwarnai fenomena daerah memperoleh porsi lebih besar sebagai penentu kebijakan bidang ekonomi. Hal ini diungkapkan Dr.Afrizal SE MSi, selaku ketua Program Megister Ilmu Ekonomi (M.E) Fakultas Ekonomi Untan. Menurut dia, bahwa kebutuhan lain dari penyelenggaraan program ini adalah diyakini, bahwa peranan daerah dalam merumuskan kebijakan ekonomi mempunyai posisi strategis. Oleh karenanya, dibutuhkan tenaga ahli yang memadai, baik di pemerintahan maupun di luar pemerintahan, sehingga memungkinkan kinerja ekonomi dan daya saing daerah menjadi lebih baik dan efisien. Menyadari, bahwa Kalbar semakin membutuhkan tenaga kerja yang mampu mendorong percepatan pembangunan daerah, maka dibutuhkan SDM dengan kualifikasi; Pertama, memiliki pengetahuan dan visi yang luas. Kedua, memiliki kepekaan tinggi terhadap perubahan lingkungan

Yamaha Merchant Battle Isi Kuisioner Bisa Dapat Hadiah Elektronik Hingga Desember 2011

begitu cepat. Ketiga, memiliki keterampilan dan kemampuan analisis memadai. Keempat, mampu melakukan analisis ekonomi yang makin berkualitas. “S2 Ilmu Ekonomi FE-Untan (gelar M.E.) dilaksanakan berdasarkan SK Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Depdiknas No. 2849/D/T/2008 tertanggal 27 Agustus 2008. Bidang konsentrasi program; Program Pascasarjana Ilmu Ekonomi FE-Untan menawarkan 3 bidang konsentrasi, yaitu: Ekonomi Uang dan Bank, Ekonomi Perkotaan dan Perbatasan, serta Keuangan Daerah,” ujar Afrizal. Beban studi S2 Ilmu Ekonomi FE-Untan sebanyak 42 SKS, ditempuh mahasiswa dalam jangka 3 semester. Bahkan salah satu mahasiswa yang telah diwisuda H. Abdul Mutalib, SE, ME (anggota DPRD Kota Singkawang) pada ta-

hun 2011 ini dapat menyelesaikan studi hanya dalam waktu 15 bulan 11 hari. Perkuliahan di Program S2 Ilmu Ekonomi FE-Untan mencakup kelas reguler (perkuliahan Senin-Jumat), dan kelas eksekutif (perkuliahan Sabtu dan Minggu). Staf pengajar umumnya berasal dari lingkungan Untan khususnya dosen Fakultas Ekonomi Untan. Dosen luar diantaranya dari FE-UI, FE-UGM, IPB, dan FE-Unpad. Pendaftaran mahasiswa baru telah dilaksanakan mulai 1 November hingga 9 Desember 2011, dan perkuliahan akan dimuai pada 13 Februari 2012. Informasi lebih lanjut hubungi Sekretariat Program Pascasarjana FE-Untan Jl. A Yani Pontianak, telpon (0561) 743465. email: pasca_iefe@yahoo. com. CP: 085252458272 dengan Neni.(d2/biz)

Netral Live in Concert

YAMAHA Merchant Battle bagibagi hadiah untuk konsumen yang mengisi kuisioner. 10 hadiah elektronik disiapkan bagi yang beruntung melalui pengundian, yaitu Laptop, BlackBerry, TV LCD, MP4 Player, Nitendo DS Lite, DVD Player, Rice Cooker, Dispenser, Blander, dan Kipas Angin. Sementara, 90-an Merchant Yamaha bertarung memperebutkan posisi terbaik I-III, penilaian berdasarkan feedback positif kuistioner. Merchant Yamaha diantaranya Permata Ponsel, Waduk Resto, Cuci Helm Helmet Care, Cool Colletion, Toko Sepatu Anda, Kyoto Riviera, dan Java Mie. Merchant terbaik I dapat Laptop dan karyawannya (maks 10) dapat @Rp100 ribu. Merchant terbaik II dapat BlackBerry dan karyawannya (maks 10) dapat @Rp50 ribu. Sedangkan untuk terbaik III hanya pihak merchant yang mendapat hadiah. Sudin SE, Manager Promosi PT Aneka Makmur Sejahtera (main dealer motor Yamaha di Kalbar) menyatakan, merchant battle menilai kepuasan konsumen Yamaha yang berbelanja di merchant-merchant

mereka. “Cukup isi kuisioner, yang beruntung bisa dapat hadiah elektronik,” katanya. Kriteria kepuasan konsumen dalam kuisioner digunakan untuk mengukur baik/tidak pelayanan dari karyawan/pemilik toko (merchant); baik/tidak pemajangan barang-barang promosi (pajangan kasir, x-banner, mini x-banner, poster, flagchain); baik/tidak pelaksanaan program member (diskon sesuai atau tidak), serta tanggap/tidak karyawan/ kasir menanyakan apa konsumen memiliki member Yamaha. Konsumen yang berhak mengisi kuisioner adalah mereka yang memiliki member Yamaha. “Dapatkan Kartu Member Yamaha setiap pembelian motor Yamaha tipe Mio, Mio Soul, Jupiter MX, Bison, Xeon, Scorpio Z, dan Vixion,” ujarnya. Biasanya setelah membeli motor, konsumen diminta mengisi formulir Kartu Member Yamaha oleh sales/pihak dealer. “Kalau sales/pihak dealer tidak meminta Anda mengisi formulir member Yamaha, Anda harus minta, karena itu hak Anda sendiri. Pemegang Kartu Member Yamaha juga

taskan Netral. Tercatat lebih dari 50 pemetasan dalam satu tahun telah dijalankan Netral di seluruh Indonesia. Netral live in concert dirangkaikan dalam kegiatan ‘Hari yang Indah Bersama Axis’, 7-11 Desember 2011. Kegiatan dipusatkan di Nineteen Cafe Pontianak, Jalan Ahmad Yani. Rangkaian kegiatan itu menghadirkan live music home band lokal (top 40, RNB, Rege, Jazz, serta Rock n’ Roll), stand produk exbition, mini expo elektronik, fun game dan doorprize sistem undi, meet & greet, roadshow go to campus go to school, festival band

pelajar, dancer competition, serta lomba mewarnai. Kegiatan 7 Desember 2011 diawali opening seremoni, serta penampilan Home Band Lokal Top 40 RNB, festival band, stand produk, serta fun games. 8 Desember 2011, ada penampilan Home Band Lokal aliran rock n’ roll serta jazz, modern dance, stand produk dan fun games. 9 Desember 2011, Home Band Lokal aliran Rege meramaikan kegiatan. Axis juga memberikan presentasi produk pada hari ini. Stand produk dan fun games pun bisa dinikmati pengunjung. Panitia pun akan melakukan cabut undi hadiah TV, sepeda, dan lain sebagainya. Enam finalis band dan lima finalis dancer diumumkan hari itu. Selain itu, Axis turut menggelar roadshow go to campus go to school, serta meet & greet bersama Netral. 11 Desember 2011, para kawula muda langsung dihibur Netral di Lapangan Cafe Nine Teen. Panitia pun membagikan hadiah para juara kompetisi pada hari tersebut. Untuk bisa ikut dalam acara ini, kawula muda cukup membeli voucher tanda masuk Rp25 ribu. Dengan nilai ini kawula muda mendapatkan kartu perdana Axis + voucher Rp10 ribu. Informasi lengkap segera hubungi Yoga/Denis di 0831-5123-7888. (d1/biz)

Mohon Maaf Lelaki Jangan Baca varietas tipe Afrika, yang HARTA bukanlah salah merupakan tanaman aspengukur kebahagiaan ing dan langka yang hanya dalam rumah tangga. Bantumbuh di daerah Afrika. yak rumah tangga yang Tribulus Terrestris sudah berkelebihan harta, tetapi diakui kehebatannya oleh suami atau istri sering badan kesehatan dunia menyeleweng. Hal ini dis(WHO), maka sering direbabkan, karena kebutuesepkan untuk gangguan han biologis mereka tidak seksual dan memperkuat pernah memuaskan. otot. Savita Dewi yang sudah Dibuat khusus dan terpidi karunia 2 orang anak, lih serta ditangani 2 orang berniat mengugat cerai apoteker dari alumni Gasang suami di pengadijahmada Yokyakarta. Satu lan. Niatnya dibatalkan, botol dapat menjaga gangkarena dia mengingat Savita Dewi guanseksualselama3bulan, kedua anaknya yang masih membutuhkan perhatian dan kasih sayang dari aman dan justru baik bagi penderita darah tinggi. kedua orangtuanya. Ibu muda ini, menggugat cerai “Kami memberikan bukti bukan janji. Kapsul Tribulus suaminya di Yokyakarta, bukan karena masalah Hc sudah terdaftar di POM, dengan No.TR.103312931. materi melainkan masalah biologis. Ibu muda ini Tersedia di apotek dan toko obat. Untuk Pontianak: Apt Gajah Mada, Apt Makmur 1 sering murung karena jarang sekali mendapatkan kebutuhan biologis dari sang suami dengan alasan dan 2, Apt Merdeka Timur, Apt Mulia, Apt Mandiri capek, tidak ada ereksi pada penis sang suami. 1 dan 2, Apt Agung, Apt SR Dalam, Apt Amelia, Apt Sering terlintas dipikirannya untuk menyeleweng, Imam Bonjol, Apt Sehat, Apt Sahabat, Apt Bersama, Apt Abadi, Apt Pretty, Apt Sejahtera. Apt Utama, tapi ia takut dosa. Karena menggunakan obat kuat tidak diharam- Apt Bintang, Apt Kimia Farma, Apt Tanjung Pura, kan, maka ia berusaha mencari solusinya, dan Apt MS Farma, Apt. Siantan Jaya, Apt Anugerah. tanpa sengaja Ibu Savita yang berdomisili di TO Batara, TO Paris, TO Murni, TO Fajar, TO S Jakarta membaca majalah di salon langganannya Lestari, TO Jenaka, TO Sinar Abadi 1 dan 2, TO mengenai Tribulus hc. Kini ibu Savita tidak sering Timur. Mempawah : Apt Mempawah. Sanggau: Apt murung lagi malah semakin ceria, dan kewalahan Yoga Jl. A Yani. Singkawang: Apt Merdeka, Asean, meladeni kemauan sang suami selama mengkom- Genesha dan Apt Singkawamg. Sambas: TO The Santos. Ketapang: Apt Mulia, Apt Lestari Farma sumsi kapsul Tribulus hc. Tribulus hc terbuat dari tribulus Terrestris yang dan TO Sumber Sehat. Dicari agen untuk daerah. diambil dari varietas terbaik dari 3 varietas yaitu Informasi hubungi 081352022980.(d2/bn)

bakal dapat souvenir, seperti baju, tumbler, atau boneka setiap tanggal ulang tahunnya. Kartu member adalah hak konsumen, sama seperti mengisi kuisioner. Jika konsumen tidak dapat haknya, langsung saja minta/komplain,” jelas Sudin. Ia menambahkan, Yamaha Merchant Battle dimulai sejak Juli 2011 dan berakhir Desember 2011. “Pengundian, kami lakukan awal Januari 2012,” katanya. Informasi Yamaha Merchant Battle lebih jelas dan lengkap atau penyampaian komplain karena belum mendapatkan kartu member Yamaha langsung hubungi Hotline Yamaha di 0561-7009777. “Program ini tidak berlaku bagi keluarga besar Yamaha,” pungkasnya. (d1/biz)

Sekolah Tunas Bangsa Terima Siswa Baru TA 2012-2013 Early Bird: Cashback 50% Pendaftar 1 November 2011-31 Januari 2012

Voucher Masuk @Rp25 ribu (Perdana Axis + Pulsa Rp10 ribu)

/AXIS kembali memberikan hiburan bagi kawula muda di Kalimantan Barat. Axis ingin mengajak para kawula muda untuk saling menjalin persaudaraan. Kali ini Axis menghadirkan Netral. Band yang saat ini digawangi oleh Bagus, Eno, dan Coki terus mengusung aliran rock alternatif sejak terbentuk di November 1991. Pada 1994, Netral mendapatkan produser album perdananya, PT Indosemar Sakti. Album perdana ini berhasil terjual lebih dari 80.000 unit kaset dan compact disc. Hal ini membuat para promotor Indonesia dan media asing tertarik memen-

13

SEJAK Mei 2008 ini, Sekolah Tunas Bangsa mendapat 2 akreditasi internasional yakni program IB (International Baccalaureate) dan IGCSE (International General Cambridge of Secondary Education), dimana Sekolah Tunas Bangsa diakui sebagai International Centre dari University of Cambridge International Examinations (CIE), London. UK. Sebagai centre, Sekolah Tunas Bangsa menawarkan ragam kualifikasi yang dapat diterima di dunia internasional, termasuk Checkpoint dan International General for Secondary Education dari Cambridge. CIE merupakan penyelenggara kualifikasi terbesar di dunia untuk usia 14-19 tahun. CIE menawarkan ragam kualifikasi yang dibuat, dan

disesuaikan untuk memenuhi kebutuhan internasional. Kualifikasi yang dimiliki CIE termasuk Cambridge IGCSE dan International A/AS Level diterima di 150 negara. Sejak awal Sekolah Tunas Bangsa didirikan untuk memberikan kontribusi yang berbeda di dunia pendidikan di Kalbar. Siswa diajarkan belajar secara mandiri, belajar teori melalui praktik, lebih mementingkan pemahaman esensi dari pelajaran. Seperti field trip untuk tingkat Secondary (SMP&SMU), siswa langsung dihadapkan antara teori dan kenyataan yang terjadi di alam untuk mengetahui tingkat penalaran mereka melalui ujian Cambridge. Kebanyakan sekolah Cambridge

hanya menfokuskan siswanya untuk mengambil jurusan IPA, sehingga tes yang dilakukan hanya Math, Science dan English. Sekolah Tunas Bangsa, siswa dapat memilih baik jurusan IPA maupun IPS. Kurikulum CIE ini unutk mempermudah yang ingin melanjutkan studinya ke luar negeri. Untuk bahan ujian dan lembar jawaban didatangkan langsung dari Inggris. Ujian akan dilaksanakan pada Mei, Juni dan November setiap tahunnya. Ujian-ujian yang tersedia di Sekolah Tunas Bangsa adalah Cambridge Checkpoint, Cambridge IGCSE O’, AS’ dan A Level. Kurikulum Nasional masih tetap diajarkan, agar siswa masih tetap dapat meneruskan pendidikan mereka di program nasional. Tahun ini, siswa/i yang duduk di kelas 10 akan mengikuti ujian O’level & di kelas 12 mengikuti ujian A’level. Sedangkan untuk siswa/i yang memenuhi syarat di A’level dapat langsung melanjutkan university di luar negeri. Untuk pendaftaran Jl. Arteri Supadio Km2 Kabupaten Kubu Raya-Pontianak, telpon: (0561) 725555, Fax: (0561) 723333 Toddler/Playgroup/TK: Lili Pulungan: 081522562580, SD Full & Half International (Ronald: 081345231179), Rahmad (085280091185), SMP/ SMA Full International (Tiur Anggreini: 082155494394), SMP/SMA Half international (Lili Djunaidi: 08152220008), Email: info@tunasbangsa.sch.id Website: www.tunasbangsa.sch.id.(d2/biz)

Pelatihan Kebugaran Seksual & Kualitas Hidup SAAT ini sudah bukan barang tabu jika membicarakan masalah seksualitas, kenikmatan seksual dan kepuasan seksual. Tentunya jika hal ini dimengerti secara positif untuk meningkatkan hubungan interpersonal suami-istri, dan motivator peningkatan kinerja dalam bekerja. Aktivitas seksual bukan hanya melulu masalah hubungan seksual. Hal lebih mendasar dari setiap pasangan keluarga adalah dapat memberikan kasih sayang, memberikan keturunan, menciptakan kebahagiaan dan mempertahankan kesehatan baik bagi diri sendiri maupun bagi pasangan dan keluarganya. Hubungan seksual suami-istri yang dapat saling memuaskan dapat mencapai orgasme bersama akan membuat pasangan menjadi lebih erat, bahagia dan menyenangkan. Hasilnya akan memotivasi lebih giat dalam bekerja. Bagaimana kita dapat selalu merasakan sehat dan bahagia, sehingga tercipta keharmonisan dalam keluarga, maka kita harus berupaya menciptakannya. Menciptakan tubuh yang sehat dan bugar tidaklah sulit untuk dilakukan, jika kita selalu termotivasi dan melaksanakannya dengan gembira. Salah satu aktivitas yang dapat meningkatkan kebugaran tubuh, adalah latihan kebugaran seksual secara benar dan rutin. Pelatihan kebugaran seksual ini telah dilakukan penelitian secara fisiologis dalam bidang kesehatan dan kedokteran, sehingga sangat bermanfaat bagi kesehatan dan kebugaran jasmani. Pelatihan ini akan memperkuat otot-otot panggul, sehingga pada

Hadirkan Prof. Dr.dr Alex Pangkahila, SP.And dan Team Minggu, 11 Desember 2011

wanita akan bermanfaat untuk mencapai orgasme dan memberikan kenikmatan bagi pasangannya dalam hubungan seksual, mencegah terjadinya kekeringan vagina (sulit terangsang) saat melakukan hubungan seksual, mencegah turunan kandungan dan mencegah ngompol di usia lanjut. Sedangkan bagi pria akan bermanfaat mempertahankan dan mengontrol ejakulasi saat berhubungan seksual, sehingga tidak terjadi ejakulasi dini, mencegah disfungsi ereksi, mencegah dan memperlambat terjadinya pembesaran prostat terutama diusia lanjut, dan mencegah terjadinya sindroma ngompol (tidak dapat menahan kencing) di usia lanjut. Pelatihan akan diberikan secara intensif, sehingga diharapkan peserta akan mampu melatih dirinya secara benar bahkan dapat melatih

orang lain (bagi instruktur senam). Manfaatkan kesempatan baik ini bagi diri dan pasangan Anda sehingga tercipta keluarga harmonis, bebas dari perselingkuhan karena dapat saling memuaskan dan bersemangat dalam bekerja. Segera daftarkan diri Anda bersama pasangan dalam pelatihan kebugaran seksual (tempat terbatas) di Hotel Mahkota, Jl. Sidas Pontianak, pada Minggu, 11 Desember 2011 jam 18.30-20.30 dan dilatih langsung oleh pakar kesehatan seksual Prof. Dr.dr. Alex Pangkahila, Sp.And dan team. Bagi peserta dianjurkan memakai pakaian training dan sepatu kets. Bersertifikat terakreditasi IDI bagi peserta dokter, kompetensi bagi trainners. Hubungi: 0561-3068786, 082148248936, 081345706611. (d2/biz)


kubu raya

14 ukm

Latih Koperasi Buat Proposal DINAS Koperasi dan UMKM Kubu Raya melatih sedikitnya 25 dari 300 koperasi tersebar di Kubu Raya untuk membuat proposal terbaik dari terbaik. Latihan ini dimaksudkan untuk mengajukan bantuan pinjaman ke lembaga perbankan. “Kedepannya mereka tidak akan lagi kesulitan membuat proposal guna mengajukan pinjaman ke BUMN, bank, LPDP, kementerian atau lembaga lain. Pelatihan ini sangat penting bagi mereka,” kata Sutoyo, Kadiskop dan UMKM Kubu Raya belum lama ini. Menurut dia kenapa pelatihan pembuatan proposal ini dirancang ? Salah satu alasannya adalah keterbatasan pengetahuan dari pengurus koperasi penyebab bimbingan dan latihan pembuatan proposal digelar. Apalagi kalau didalamnya terdapat berbagai pengetahuan sehingga belum ada standar proposal benar. “Jadi proposal yang dibuat tidak asal-asalan tapi dapat dipertanggung jawabkan dan sesuai kaidah proposal yang seharusnya,” ungkap dia. Sutoyo menambahkan nantinya dalam proposal yang baik adalah koperasi harus mencantumkan latar belakang pengajuan pinjaman, jenis usaha koperasi juga tujuannya. Selain itu berbentuk simpan pinjaman apakah perikanan, pertanian atau penggemukan sapi. “Ini juga wajib diarahkan. Sehingga kedepannya dapat berguna,” ujarnya. Ia menjelaskan pelatihan ini dilakukan secara bertahap sehingga seluruh koperasi mendapat bimbingan untuk pembuatan proposal. Dalam sekali kegiatan minimal diikuti sekitar 50 koperasi. dekopinwil, lembaga perbankan dan pihak berkompeten lainnya. Sehingga yang dilibatkan dalam pelatihan benar-benar ahli. Meski begitu, koperasi juga harus memiliki pengetahuan pembuatan proposal. Sehingga pengajuan proposal tetap dapat selektif. Dinas Koperasi dan UMKM Kubu akan terus selektif melihat kredibilitas pengurus, tertib administrasi, kelayakan usaha, RAT minimal dua tahun dan SHU positif.(den)

Pontianak Post

l

Rabu 7 Desember 2011

Khawatirkan Aset Miliaran Rupiah Lenyap SUNGAI RAYA—DPRD Kubu Raya mengkawatirkan pengeloaan aset daerah bergerak dan tidak bergerak yang sampai sekarang belum ada kejelasan. Para wakil rakyat ini ramai-ramai mendesak sesegera mungkin dibuatkan payung hukum untuk mencegah terjadinya penyimpangan.

Dengan demikian akan terjadi pengelolaan secara transparan. “Yang kita takutkan adalah adanya klaim ataupun pengakuan pihak tertentu. Jangan dibiarkan lamalama. Sebab, aset-aset tersebut milik negara yaitu Pemkab. Sesegera mungkin harus ada payung hukumnya berupa perda atau

perbup,” ujar Norali didampingi Muhaini A Muin, kemarin. Menurut dia kabupaten termuda di Kalbar dikhawatirkan muncul aset tidak bergerak peninggalan Kabupaten Pontianak. Miliaran rupiah aset tersebut sampai sekarang belum terdata dan diinventarisir secara signifikan. “Baru kami ketahui adalah aset PDAM. Sementara aset lain belum ada. Tanah, bangunan sekolah dan bangunan lain. Berdasarkan audit BPK RI tahun 2010 sudah jelas opini yang dikeluarkan untuk pengelolaan aset di Kubu Raya disclaimer,” ujarnya. Ia menambahkan yang dikhawatirkan dari aset milik Pemkab adalah terjadinya pengklaiman atau pengakuan ahli waris. Sebab, Foto deny/Pontianak Post p e m k ab t i d a k JALAN: Dulu daerah di kamp PT. FSL, Kecamatan Kubu ini adalah hutan. Kini warga pedalaman sudah dapat memanfaatkannya sebagai bentuk CRS perusahaan. memiliki bukti Jalan-jalan seperti begini umumnya banyak dibangun perusahaan untuk menjadi adanya serah penghubung satu desa ke desa lainnya. terima atau hibah. “Contohnya

adalah bangunan sekolah di Teluk Pakedai yang diklaim ahli waris. Begitu juga bangunan pasar di Parit Baru dan Kuala Dua. Mungkin kedepannya masih banyak lagi persoalan lain muncul akibat aset ini. Jadi kita harapkan Pemkab tidak meremehkan persoalan ini,” ujar dia. Beberapa waktu lalu, Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan menerangkan pihaknya telah memastikan membentuk tim menginventarisir sejumlah aset daerah. “Pemkab akan terus melakukan penataan dan pemantapan manajemen aset. Penilaian aset dilakukan oleh Panitia Penilai Barang Inventaris bekerja sama dengan BPKP Kalbar dan kantor PBB Pontianak,”ujarnya. Bupati menyampaikan di tahun 2010 anggaran belanja aset sebesar Rp9,77 miliar. Namun yang teralisasi 13,87 persen atau sebesar Rp1,35 miliar. “Sementara jumlah aset Kubu Raya sebesar Rp530,51 miliar tanpa kewajiban baik kewajiban jangka pendek maupun jangka panjang,” jelas Bupati Muda. Kepala DPPKAD (Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan, Aset Daerah) Kubu Raya, Sutrisno beberapa waktu lalu telah mengungkapkan Pemkab sekarang ini sedang menggodok draft perda retribusi aset daerah terutama

dari sektor alat berat. “Perda merupakan payung hukum yang lebih dominan dan tinggi. Oleh karena itu dirasakan penting membuat aturan penarikan retribusi alat berat,” ujarnya. Ia menambahkan sebenarnya solusi lain persoalan aset adalah melalui sumbangan pihak ketiga. Hanya saja tidak akan kuat jika tidak ada payung hukum. Kedepan dengan perda tersebut akan diatur pengelompokan jenis alat berat dimaksud. Dan tinggal instansi teknis yang meramu.    “Memang sejak tahun 2010 tidak ada penarikan retribusi alat berat ataupun sumber-sumber penerimaan lain. Provinsi tidak mungkin melakukan penarikan karena itu merupakan aset daerah kabupaten,” ucap dia. Untuk saat ini, ujarnya, Pemkab Kubu Raya memiliki dua unit alat berat berupa eksavator sebagai aset daerah. Kedepannya direncanakan tahun 2012 menambah lagi dua unit alat berat. Alat berat tersebut nangkring dan dikelola instansi teknis seperti Dinas Bina Marga dan Pengairan. Sedangkan aset tidak bergerak tersebar di sembilan kecamatan seperti bangunan sekolah, perkantoran atau tanah. “Dan kami akan perjuangkan aset terus signifikan menjadi milik Pemkab,” terangnya.(den)

Sebelum Izin Lokasi

BPN Wajib Diminta Pertimbangan SUNGAI RAYA—Badan Pertanahan Nasional bergerak cepat terhadap kemelut dan persoalan investasi perkebunan. Mulai tahun 2011 ini, Pemerintah Kabupaten di Indonesia tidak dapat lagi serta merta mengeluarkan izin lokasi ke perusahaan perkebunan. Pasalnya Kepala BPN RI telah mengeluarkan Peraturan Nomor 2 tahun 2011 tentang Pertimbangan Teknis Pertanahan. “Isinya sebelum izin lokasi diterbitkan Pemkab, maka harus memperoleh pertimbangan teknis dari Kantor BPN (Badan Pertanahan Nasional),” Kata Kepala Perwakilan

Pertanahan Kubu Raya, Tri Santi Hudoyo kemarin.Menurut dia sebelum perusahaan perkebunan mendapatkan izin lokasi wajib terlebih dulu mendapatkan pertimbangan teknis dari Kantor Pertanahan (BPN,red). Ini untuk pemecahan tanah atau penetapan lokasi hingga terjadinya penerbitan HGU (Hak Guna Usaha). ”Memang sifatnya harus mendapatkan pertimbangan teknis BPN. Jika itu belum ada, maka usulannya akan dikembalikan dan tidak berlaku,” ungkapnya.Mantan Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Pontianak ini menyatakan selama ini biasanya

kebiasaan perusahaan perkebunan langsung mengajukan usulan izin lokasi ke Pemkab yang ditandatangani oleh kepala daerah. Itupun dilakukan tanpa melalui pertimbangan teknis pihak BPN. Di Kabupaten Kubu Raya, lanjut dia, baru dua perusahaan yang minta pertimbangan teknis BPN sebelum mengajukan izin lokasi. “Itu kita sambut baik seiring semangat reformasi perkebunan dan memperbaiki tata kelola lahan perkebunan,” ujarnya. Ditempat terpisah Kepala Dinas Kehutanan, Perkebunan dan Per-

tambangan Kubu Raya, Mulyadi menyambut baik peraturan dari BPN. “Ini untuk tertib administrasi perkebunan lebih tertib. Dengan begitu diharapkan tidak ada lagi tumpang tindih lahan,” katanya. Dulu, lanjut dia, banyak faktor penyebab tumpang tindih diantaranya. Salah satunya keterbatasan yang dimiliki pemkab. Namun, sekarang pemerintah tidak akan pernah menerbitkan ijin diatas ijin orang lain. “Itu kan tidak mungkin. Kalau ada kesalahan tapi dapat diperbaiki. Duduk satu meja dengan cara musyawarah mufakat akan lebih

baik dalam menyelesaikan permasalahan perkebunan daripada kita saling berkeras,” ujarnya. Ketua Komisi B DPRD Kubu Raya, Suprapto menyambut baik gebrakan BPN RI terkait ijin lokasi perkebunan di kabupaten termuda di Kalbar ini. ”Ini juga semacam penasehat teknis. Supaya izin di atas izin perusahaan perkebunan tidak saling tumpang tindih. Kita melihat selama ini persoalannya disitu, sehingga saling memberikan izin lokasi. Padahal lokasi tersebut sudah dimiliki perusahaan lain,” ungkap dia. (den)

RDP Warga Limbung-PT SJM

Dewan: Selesaikan Konflik dengan Musyawarah Foto deny/Pontianak Post

SAMPAN: Warga di daerah pinggiran Kubu Raya masih mempergunakan sampai sebagai salah satu kendaraan favorit untuk beraktivitas dan mencari rezeki.

SUNGAI RAYA—Perwakilan Warga Desa Limbung dengan Komisi B DPRD Kubu Raya Selasa (5/12) menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama PT SJM (Suka Jaya Makmur). RDP tersebut dilakukan terkait

sengketa lahan di area perkebunan yang terus mengemuka di lapangan. “Pada dasarnya setiap aduan kami tampung dan carikan solusi,” kata Ketua Komisi B, Suprapto, Selasa (7/11). Suprapto meminta supaya masalah yang muncul hendaknya diselesaikan dengan cara musyawarah mufakat. Sehingga persoalan dihadapi dapat segera terselesaikan secara clean dan clear. “Dan kami lembaga aspirasi rakyat berfungsi memfasilitasi pihak bersengketa untuk mencari titik temu dan solusi terbaik dari sengketa ini,” ujarnya. Dia menambahkan harus ada saling

menguntungkan baik investor sebagai penanam modal atau masyarakat. Sehingga tidak ada pihak yang merasa dirugikan. Invesatsi jalan masyarakat juga akan memperoleh sejahtera. “Karena investasi akan mendatangkan manfaat. Makanya daerah harus proaktif,” ucapnya. Kepala Dinas Kehutanan, Perkebunan dan Pertambangan Kubu Raya, Mulyadi menerangkan pada prinsipnya Pemkab mendukung investasi yang masuk. “Akan tetapi harus tetap mengacu kepada ketentuan tanpa menghilangkan hak-hak masyarakat. Warga hendaknya juga dapat mendukung investasi, sehingga seiring sejalan,” kata dia. Untuk RDP tersebut, lanjutnya, perwakilan warga Desa Limbung, Slamet Riyadi mengatakan banyak warga tidak mengetahui lahan mereka yang digarap PT SJM dan KAS (Kusuma Alam Sari). Warga baru mengetahuinya sekarang. “Ada yang bertanya kepada kami, kenapa lahan masyarakat dipotong hingga 300 meter dari tepi sungai,” ujarnya. Tokoh masyarakat Limbung lainnya

Burhanudin beraharap supaya lahan yang disertifikatkan diinclap perusahaan. Dengan begitu status lahan masyarakat bakalan jelas. “Akan tetapi sampai sekarang belum ada kejelasan,” ungkap dia. Di tempat yang sama, perwakilan PT SJM, Mamad menerangkan perusahaan tetap berkomitmen menerapkan aturan perkebunan. Ada inti dan plasma yang akan dibagi hasil antara perusahaan dan masyarakat. “Polanya 80:20. Dengan begitu, ketika plasma sudah jalan maka lahan warga akan disertifikatkan. Itu sudah menjadi program kita,” ungkap dia. Ia menambahkan 15.000 hektar izin yang diberikan maka, setidaknya sudah 3.000 hektar lahan disertifikatkan. Asumsinya sebanyak 1500 KK peserta plasma mendapatkan sekitar 2 hektar. “Kami sudah sosialisasikan. Ini juga berkaitan dengan lahan 300 meter dari tepi sungai sudah menjadi kesepakatan dengan warga. Awalnya ada tawar menawar, mulai 1000 meter, 500 meter, 200 meter hingga akhirnya menjadi 300 meter,” terang dia.(den)


Pontianak Post

ANEKA PONTIANAK

Rabu 7 Desember 2011

15

Modul Kewirausahaan

SHANDO/PONTIANAKPOST

HIV: Wakil Wali Kota Pontianak Paryadi saat berbicara dalam rapat penanggulangan HIV/AIDS di Pontianak. Kasus HIV/AIDS di Pontianak cukup mengkhawatirkan. Diperlukan keterlibatan semua pihak untuk menekan laju pertumbuhannya.

PONTIANAK - Sebanyak 18 perguruan tinggi di Kalbar dan Kalteng mendapat referensi pengajaran mata kuliah kewirausahaan. Referensi tersebut berupa modul yang diberikan Bank Mandiri kepada 90 dosen. Wali Kota Pontianak Sutarmidji menyambut baik komitmen memajukan dunia wirausaha tersebut. Menurutnya, jiwa kewirausahaan memang sepantasnya dibangun sejak dibangku pendidikan. “Ini sangat baik sebagai pemahaman pada mahasiswa tentang kewirausahaan. Ketika dia paham dia dapat baca peluang untuk mendapatkan uang dengan wirausaha,” ungkapnya usai membuka training of trainer bagi dosen, kemarin (6/12).

Sutarmidji mengatakan, program ini sangat pantas untuk Kota Pontianak. Sebab, kota yang dipimpinnya itu tidak memiliki sumber daya alam. Pun dengan lapangan kerja, Pemkot tidak mungkin menyediakan bagi semua angkatan kerja yang ada. “Lapangan kerja terbatas, harus diciptakan wirausaha yang baru. Mereka harus dididik agar mandiri mendapatkan penghasilan,” ungkapnya. Kepala Kantor IX Banjarmasin Edwin Dwidjajanto mengatakan, TOT yang digelar bertujuan untuk memperdalam pemahaman dosen terhadap materi di modul kewirausahaan. Modul yang disusun tersebut sebagai ref-

erensi pengajaran mata kuliah kewirausahaan di perguruan tinggi. “Kami konsisten untuk terus menciptakan wirausahawan pada generasi muda. Setelah membuat modul kew irausahaan bersama enam perguruan tinggi terkemuka, sekarang disampaikan pada dosen,” paparnya. Modul kewirausahaan tersebut disusun Bank Mandiri bersama UI, IPB, Unpad, ITB, UGM dan Institut Teknologi 10 November Surabaya. Modul tersebut diresmikan pada 22 Janurai 2010 oleh Wapres Boediono. “Dengan program ini diharapkan pola pikir mahasiswa untuk mulai berwirausaha dan mengurangi ketergantungan pada lapangan pekerjaan yang tersedia,” ungkap Edwin.(hen)

RALAT

Penikmat Jasa PSK Rentan HIV Sambungan dari halaman 9

“Penanggulangan HIV/ AIDS tidak bisa dilakukan dengan satu cara saja, oleh orang-orang yang itu saja. Tetapi banyak jalan yang harus dilakukan, misalnya dengan pembekalan agama,” ujarnya. Sementara Komisi Perlindungan AIDS Kota Pontianak menyebutkan, terdapat sedikitnya 186 orang pengguna jarum suntik aktif yang sangat berisiko terhadap penularan virus HIV/AIDS.

Kemudian, ada sebanyak 457 orang pekerja seks yang rawan tertular HIV/AIDS. “Namun mereka bukan pembawa virus karena mereka selalu menggunakan kondom,” ujar Pelaksana Harian KPA Kota Pontianak, Multi Juto Bhatarendro. Kepala Dinas Kesehatan Kota Pontianak itu menyebutkan, penular HIV/AIDS terbesar justru laki-laki hidung belang yang jumlahnya diperkirakan sekitar 6.000 orang khusus di Pontianak yang menjadi langganan para

pekerja seks tersebut. HIV/ AIDS tidak terbendung, kata dia, salah satu penyebabnya gaya hidup. Multi menyebut istilah 4M pada laki-laki, man, money, mobile dan macho. “Empat ini yang membuat HIV meningkat,” sebutnya. “Sementara penyumbang terbesar adalah hubungan seksual berisiko dan pertukaran jarum suntik pengguna narkoba adalah. Sehingga angka kasus menjadi signifikan dalam meningkatkan kasus HIV dari tahun ke tahun,” jelasnya. (hen)

Warga Batu Ampar Tolak Transmigrasi Sambungan dari halaman 9

S ebab sama hal d e n gan merampas tanah milik masyarakat. Jadi secara tegas aspirasi yang disampaikan adalah menolak transmigrasi. Salah seorang pengunjuk rasa, Fajar mengatakan, dasar penolakan transmigrasi yakni khawatir terbentur dengan usaha masyarakat. Apalagi masyarakat sudah bekerjasama dengan salah satu perusahaan sawit. Pembagian hasil antara masyarakat dan perusahaan yakni 30 : 70. Dia menambahkan, jika tetap dipaksakan transmigrasi masuk maka yang terjadi adalah tumpah tindih lahan. Sementara masyarakat tidak menginginkan itu. Hal ini berdampak munculnya potensi konflik. Karena itu diminta kejelasan pemerintah. “Pemerintah perlu mendengar aspirasi masyarakat,” kata Fajar. Fajar menuturkan, di daerahnya yang telah menjadi areal perkebunan seluas 10 ribu hektar. Kemudian rencana untuk penempatan transmigrasi dibutuhkan areal 2.600 hektar. Sementara jumlah transmigrasi yang akan didatangkan ke Batu Ampar di

Dusun Cabang Ruan sebanyak 250 kepala keluarga. “Kami menolak daerah kami jadi lokasi lahan transmigrasi. Karena sebelumnya sudah dipakai untuk perkebunan sawit. Kami takut akan terjadi tumpang tindih lahan. Kami sudah bekerja dengan sistem pembagian bersama perusahaan perkebunan. Harusnya ini menjadi pertimbangan pemerintah,” kata dia. Beberapa perwakilan pengunjuk rasa diterima langsung Kepala Disnakertrans Kalbar Jakuri Suni. Kedua belah pihak berdialog. Mencari titik temu permasalahan yang disampaikan warga Batu Ampar. Dalam pertemuan tersebut juga turut hadir Ketua DPRD Kubu Raya Sujiwo beserta beberapa anggota DPRD lain. Sementara aksi unjuk rasa kali ini mendapat pengamanan ketat aparat kepolisian. Mengawal pengunjuk rasa saat berorasi dan ketika dialog sedang berlangsung. Kepala Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Kalimantan Barat, Jakuri Suni meminta pemerintah kabupaten memperhatikan kepentingan masyarakat berkaitan dengan program transmigrasi. Jika

ada laporan tumpang tindih dengan lahan warga, harus ditelusuri. ”Sebab program transmigrasi itu clean dan clear. Kita tidak akan menyetujui jika ada permasalahan. Kepentingan masyarakat harus diperhatikan,” ujar Jakuri di Pontianak, Selasa (6/12). Menurut Jakuri, sedikitnya 50 warga mendatangi kantornya kemarin, untuk menyampaikan aspirasi tentang program transmigrasi di Kubu Raya. Ada dua pendapat tentang transmigrasi di sana. Satu pihak menginginkan program tersebut dan food estate tetap dibangun. Tetapi ada pihak lain yang tidak setuju dengan alasan terjadi tumpang tindih lahan. ”Kami hanya sebagai mediator. Kami mendengarkan keluhan dan aspirasi yang disampaikan. Ini akan menjadi pertimbangan selanjutnya,” ujar Jakuri. Menurutnya, aspirasi ini akan disampaikan kembali kepada Pemerintah Kubu Raya, karena kebijakan ada pada mereka. ”Diusulkan lagi untuk pertemua di Kubu Raya. Kami meminta pemerintah setempat mengecek kebenaran tumpang tindih ini,” timpalnya. (uni/stm)

terkecuali kasus Pasar Dahlia. Mantan Direktur Penyidikan Kejagung ini menambahkan ikut berupaya meningkatkan kinerja Kejati Kalbar. Agar mampu mengungkap dan menuntaskan tindak pidana korupsi. Kini, lanjut dia, lingkungan Kejati menyelidiki sebanyak 68 kasus dugaan korupsi. Hampir secara keseluruhan dapat ditingkatkan ke tahap penyidikan. Jumlah kasus tersebut berbeda jauh ketimbang sebelum Jasman menjabat. Kejati Kalbar hanya menangani tiga kasus. Tetapi semua menjadi tantangan. Menunjukkan kinerja kejaksaan. Karena itu, kata Jasman, pihaknya selalu melakukan supervisi. Supaya

kejaksaan lebih meningkat. Dia menambahkan, pihaknya ikut berkomitmen menghentikan kasus. Bila memang tidak cukup bukti. Hal tersebut sudah ditekankan kepada seluruh jaksa penyidik di lingkungan Kejati. “Kalau memang tak cukup bukti hentikan. Status jangan menggantung. Jangan jadikan status tersangka itu berulangtahun,” kata Jasman. Ia pun menuturkan sebanyak 21 kasus di Kejaksaan belum disentuh sejak 2000 hingga 2010. Bahkan diantara kasus tersebut berkasnya hilang. Namun Jasman tidak menyebut secara jelas untuk kasus yang berkasnya hilang itu. (stm)

Jaksa Terus Dalami Kasus Pasar Dahlia Sambungan dari halaman 9

Kejaksaan Tinggi Kalbar Jasman Panjaitan, Selasa (6/12) di Pontianak. Menurut dia, perkembangan kasus Pasar Dahlia diperoleh setelah melakukan ekspose. Jadi perkembangan akan terus dikejar guna menuntaskan kasus yang menetapkan mantan Sekda Kota Pontianak HR menjadi tersangka itu. Sementara kasus korupsi penyertaan modal dan penggunaan dana pembangunan Pasar Dahlia Pontianak sudah ditangani Kajati Kalbar sejak 2006. Kendati demikian Kejati mengemukakan komitmennya menuntaskan seluruh kasus yang ditangani. Tanpa

Daya Serap Kerja Rendah Sambungan dari halaman 9

Lensus menuturkan ada beberapa upaya yang bisa dilakukan untuk mangatasi pengangguran di Kalbar. Diantaranya dengan revitalisasi dan mengefektifkan Balai Latihan Kerja yang ada. Peserta pelatihan ini memiliki kompetensi sesuai permintaan pasar kerja. Upaya lain dengan menggalakkan usaha kecil, menengah, dan koperasi, serta mendorong usaha sektor informal yang mampu menyerap pencari kerja. Disisi lain, lanjut Lensus, masih terdapat persoalan ketenagakerjaan lainnya. Masih banyak kasus atau perselisihan dalan hubungan kerja, baik berkaitan dengan

hak maupun kepentingan. Berdasarkan data Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kalbar, pada 2010 terjadi 160 kasus perselisihan hubungan kerja. Pada 2011 hingga November, terjadi 115 kasus. Kasus perselisihan hubungan industrial yang sering terjadi berupa pemutusan hubungan kerja dan tuntutan bersifat normatif, yakni upah minimum, hak cuti, upah lembur, serta kepesertaan jamsostek. ”Penyelesaian kasus tersebut dilakukan melalui sarana Bipartit, mediator, hingga pengadilan industrial,” katanya. Kepala Biro Kesejahteraan Sosial Pemprov Kalbar, Susanto Tri Nugroho menambahkan diperlukan koordinasi antar

Terjadi kesalahan penulisan pada berita berjudul “Dana Minim Target UKLI Tak Tercapai” yang terbit edisi Selasa (6/12) tertulis, “...pada tahun ini ada dana dekonsentrasi .....” Seharusnya tertulis, “....pada tahun ini tidak ada dana dekonsentrasi ....” Demikian kesalahan diperbaiki. Terima kasih.

Melukis Tak Sekadar Menghilangkan Rasa Jenuh Sambungan dari halaman 9

Selain hobi, dengan melukis mereka bisa menghilangkan kejenuhan, kesepian dan sebagainya. Selain itu, ada nilai tambah dari melukis. Tidak hanya sekedar hobi dan menghilangkan kejenuh saja, melukis juga bisa mendatangkan materi yang nilainya juga tidak kecil. Untuk satu lukisan saja, sudah bernilai jutaan bahkan puluhan juta rupiah. Gunawan yang tinggal di Jalan Parit Haji Husein I mengaku mencintai dan menyukai profesi ini sejak SMA. Dia tidak menyimpan bakat itu tanpa harus dibagikan kepada orang lain. Untuk menularkan pengetahuannya tentang melukis, dia bersama adiknya, Jayus membuka kelas bagi yang ingin belajar melukis. Untuk meningkatkan semangat para seniman lukis, pemerintah kurang merespon. Gunawan dan seniman lukis lainnya menginginkan adanya perlombaan melukis guna mencari dan menumbuhkan semangat serta kecintaan untuk melukis. Perlombaan melukis di Pontianak sangat jarang dilaksanakan. Hanya beberapa kali saja dilakukan, salah satunya pada 2011, dilaksanakan lomba desain batik. Gunawan yang mengikutinya meraih

juara I pada perlombaan mendesain batik. Inilah satu penghargaan yang pernah Gunawan terima. Bukan berarti dia sedikit penghargaan minim prestasi, namun tidak adanya perlombaan yang dilaksanakan. Sekalipun ada, Gunawan dan kawannya sendiri yang mengadakannya. Untuk menyatukan para pecinta lukis, rumah Gunawan dijadikan sebagai tempat berkumpul para pecinta lukis sejak 1994. Namun 2005, perkumpulan pelukis yang bernama Nuansa ini membentuk komunitas yang baru. Meskipun membentuk komunitas baru, persatuan tetap terjaga. Terbukti, ketika pelaksanaan pameran uang di PCC, mereka yang tersebar di Pontianak berkumpul dan menjadi peserta pameran. Tidak ada yang membeda-bedakan dari komunitas mana mereka berasal. Bagi mereka, dari mana saja latar belakangnnya sama saja. Mereka sama-sama mencintai seni lukis. Pameran ini banyak hasil karya dari mereka yang dipamerkan. Mereka juga menjual hasil karya mereka. Tujuan dari mereka ikut pameran itu ingin lebih mengenalkan lagi seni melukis kepada msyarakat umum,

serta adanya perhatian dari pemerintah guna pengembangan dan kelanjutan dari seni ini. “Diharapakan pemerintah lebih perhatian lagi kepada seniman lukis,” harap Gunawan. Stan lukisan ini banyak didatangi oleh pengunjung, kebanyakan dari pengunjung mereka yang masih berseragam sekolah. Mereka ingin tahu lebih dekat dan ada juga yang ingin digambar oleh seniman itu. “Dia dari tadi, sekitar dari jam 10-an mereka berdua yang berada di sini. Mereka ingin mengetahui hasil akhir dari lukisan ini,” tambahnya. Bagi Gunawan sendiri, untuk menyelesaikan satu lukisan, dibutuhkan kurang lebih satu hari tergantung tingkat kesulitannya. Ada juga yang bisa menyelesaikan dengan cepat tergantung orang yang melukisnya. Kalau mereka sudah profesional, maka akan lebih cepat selesai. Gunawan yang sudah mempunyai keturunan darah seni lukis dari orang tuanya merasa senang dengan profesi ini. Meskipun dia hanya lulusan Sekolah Menengah Atas, kemampuannya untuk melukis tidak diragukan. Diadan rekan-rekannya juga menerima pesanan untuk melukis, sketsa wajah dan sebagainya. (*)

Permata Dongkrak Ekspor Sambungan dari halaman 16

peningkatan sebesar 125,12 persen dibanding bulan September 2011,dari USD22,14 juta menjadi USD49,85 juta. Pada periode Januari-Oktober 2011 Impor mengalami peningkatan sebesar 57,17 persen jika dibandingkan dengan periode Januari- Oktober 2010. Tiga golongan barang penyumbang impor terbesar Kalimantan Barat pada bulan Oktober 2011 yaitu kapal laut menyumbang sebesar 42,12 persen, bahan bakar menyumbang sebesar 29,94 persen serta mesin-mesin/ pesawat mekanik menyumbang sebesar 16,49 persen. Total nilai impor ketiga

golongan barang tersebut sebesar 88,55 persen atau menyumbang USD44,14 juta. Golongan barang lainnya penyumbang impor terbesar adalah benda-benda dari besi dan baja, besi dan baja dan pupuk dengan total nilai impor sebesar USD4,01 atau sebesar 8,05 persen. Sebagian besar impor Kalimantan Barat berasal dari Asia yaitu sebesar USD48,29 juta atau sekitar 96,88 persen, sisanya dari Kanada sebesar 1,32 persen, Amerika Serikat sebesar 1,05 persen, Mesir 0,25 persen, Perancis 0,15 persen, serta 0,36 persen berasal dari negara lainnya. China, Singapura dan Malaysia merupakan tiga negara pemasok terbesar impor Ka-

limantan Barat bulan Oktoberi 2011 yaitu sebesar US$ 46,15 Juta atau 92,58 persen dari keseluruhan impor Kalimantan Barat. Selain ketiga negara di atas, negara utama pemasok impor juga berasal dari Jepang, Kanada dan Amerika Serikat memberikan andil impor dengan total impor sebesar 6,44 persen. Neraca perdagangan luar negeri Kalimantan Barat pada bulan Oktober 2011 juga mengalami peningkatan sebesar 71,86 persen dibanding bulan September 2011. Periode Januari-Oktober tahun 2011 neraca perdagangan mengalami peningkatan sebesar 122,09 persen dibanding dengan periode yang sama tahun 2010. (ars)

Empat Prajurit Kodam XII/TPR Pulang ... Sambungan dari halaman 16

Mabes TNI.“Terpilihnya prajurit dari Kavaleri yang mewakili Kodam XII Tanjungpura untuk melaksanakan tugas negara dalam misi perdamaian di kawasan konflik di luar

negeri adalah kebanggaan. Pengabdian dan dedikasi bagi seorang prajurit,” kata Andor. Dia menambahkan, mengemban tugas sebagai pasukan perdamaian tidak mudah. Sebab harus melewati seleksi ketat dan diikuti

banyak kesatuan, antara lain seleksi kesehatan, psikologi, jasmani, dan mental ideologi. “Banyak juga yang tidak lolos. Kita diminta mengirim lima prajurit. Namun yang lolos hanya empat,” kata Andor. (stm)

Empat Pilar Bangsa instansi dan lembaga terkait terhadap kebijakan ketenagakerjaan dalam hubungan industrial. Menurutnya, dulu proses penyelesaian setiap perselisihan hubungan industrial begitu rumit. Diperlukan waktu sangat panjang, sehingga pemerintah bersama dewan menetapkan UU tentang Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial. Diharapkan melalui undang-undang tersebut upaya penyelesaian perselisihan berlangsung singkat, cepat, dan sederhana. ”Rapat koordinasi pembinaan ketenagakerjaan ini juga untuk membahas langkah yang perlu dilakukan dalam menghadapi permasalahan ketenagakerjaan yang ada,” ujar Susanto, kemarin. (uni)

Sambungan dari halaman 16

Begitu juga dengan Bhinneka Tunggal Ika. Erma menyorot ada kemerosotan nilai dalam sistem kebhinnekaan tersebut. Padahal kebhinnekaan memberikan pemahaman bahwa negara ini dibentuk dari keberagaman latarbelakang, hanya untuk

satu Indonesia. “Semangat keberagaman untuk satu ini semakin pudar,” katanya. Banyak pertanyaan yang terlontar dalam dialog bertajuk ‘Aktualisasi Empat Pilar Bangsa dan Kehidupan Kristiani’ tersebut. Charles Roni misalnya, mempertanyakan elit politik yang hanya melihat kawasan perbatasan sebatas

pencaplokan dan pergeseran patok oleh Malaysia. “Ada persoalan yang lebih krusial dari itu. Nasib anak-anak di perbatasan yang katanya beranda depan negara, harus menjadi hal yang utama. Persoalan perbatasan tidak hanya persoalan patok batas dan pencaplokan saja,” katanya. (*/mnk)

Demam Berdarah Mengancam Sambungan dari halaman 16

pemerintah berkenaan dengan 3m, yakni menguras tempat penyimpanan air, menutup rapat tempat penampungan air, serta membuang dan menguburkan barang bekas yang

dapat menampung air. Tak hanya itu, kepada masyarakat, untuk selalu membersihkan lingkungan rumah dari tumpukan sampah yang dapat menampung air hujan, talang air yang tersumbat oleh dedaunan, serta sampah plastik

yang dapat menampung air hujan. “Selain itu, konsumsi makanan yang sehat jugalah, agar daya tahan tubuhnya bisa tahan terhadap penyakit, sangat prihatin, penderitanya kebanyakan anak-anak,“ jelasnya. (ila)


metropolis

16

Rabu 7 Desember 2011

Pontianak Post

Permata Dongkrak Ekspor

SENATOR

Empat Pilar Bangsa ANGGOTA DPD asal Kalimantan Barat Erma Suryani Ranik berdialog dengan civitas akademika Sekolah Tinggi Teologi Pontianak. Sekitar 100 mahasiswa hadir dalam dialog tersebut. Dialog yang dikemas sederhana itu juga dihadiri Ketua STT Pontianak. Dalam dialog itu, Erma mengingatkan mahasiswa terhadap empat pilar utama bangsa, yang berupa Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika. Empat pilar Erma Ranik itu menjadi satu kesatuan yang utuh dalam sejarah perjalanan bangsa ini. Menurutnya, banyak penyelewengan Pancasila yang dilakukan oleh penyelenggara negara. “Contohnya korupsi yang begitu menjamur,” kata Erma. Terhadap UUD 1945, Erma menyebutkan sudah empat kali melakukan amandemen, yakni pada 1999, 2000, 2001, dan 2002. Karena, kata Erma, “Proses dan perkembangan zaman UUD 1945 boleh diubah, kecuali pembukaan. Sebab banyak pasal-pasal yang tidak lagi sesuai dengan era sekarang ini. Contohnya masa jabatan presiden yang hanya boleh dua periode saja.” Erma juga menjelaskan Indonesia ini menjadi negara yang berbentuk republik. Hal ini sudah tidak bisa diubah. Ia mencontohkan, ketika reformasi bergulir ada ide untuk mengubah bentuk negara menjadi federal. Namun ide ini tidak banyak didukung sehingga sampai sekarang, Indonesia masih tetap negara berbentuk republik. “Kalau kemudian ada aksi sporadis dari sebagian masyarakat kita, itu karena kekecewaan kepada pemerintah yang tidak memperhatikan daerah secara maksimal,” katanya. Ke Halaman 15 kolom 5

DOMPET SIMPATIK

Fitria Perlu Bantuan FITRIA (7), bocah yang terlahir tanpa kelopak pada matanya harus segera dioperasi. Orangtuanya Nurida dan M. Amin tidak mampu membiayai operasi. Menurut dokter, mata Fitria terancam buta jika tidak segera dioperasi. Dompet Simpatik Pontianak Post mengajak pembaca dan donatur membantu Fitria. Bantuan bisa diserahkan melalui Redaksi Lantai 5 Gedung Graha Pena Pontianak Jalan Gajah Mada, pukul 08.00 – 16.00, atau via Bank Kalbar dengan Fitria Nomor Rekening 1025057887 an. Dompet Simpatik Pontianak Post dan via BNI dengan Nomor Rekening 0202760053 an. Dompet Simpatik. (*) Sumbangan hingga Senin (5/12) Rp 16,067,500 Sumbangan Selasa (6/12) 1. E.S Rp 200,000 Total

Rp

16,267,500

HARYADI/PONTIANAKPOST

TANPA MARKA: Seorang ibu dan anaknya menyeberang sembarangan di Jalan Ahmad Yani tanpa adanya marka penyeberangan, kemarin (6/12). Hal tersebut sangat membahayakan bagi penyeberang dan pengendara jalan lainnya.

Demam Berdarah Mengancam PONTIANAK - Demam berdarah seolah menjadi ancaman di masyarakat, khususnya pada anakanak yang sangat rentan terhadap penyakit. Hal tersebut berdasarkan data rekam medis Rumah Sakit Santo Antonius, terhitung dari awal Desember 2011, terdapat enam belas penderita deman berdarah yang didominasi oleh anak. Staf Rekam Medis RSU St. Antonius, Sri Margaretha Dayang menuturkan, sebenarnya analisisnya masih belum jelas, yakni banyaknya pasien lain yang masuk ke rumah sakit Santo Antonius, diduga masih gejala demam berdarah. Pasalnya,

gejalanya masih ringan, seperti demam, sakit kepala, nyeri, mimisan, timbulnya kerumut, serta gejala lain yang diduga merupakan awal penyakit demam berdarah. “Ini data jelasnya, bahwa terdapat enam belas pasien demam berdarah, namun, sebenarnya apabila dihitung dengan yang masih gejala, banyak jumlahnya. Namun, gejalanya masih tidak menunjang,“ jelasnya. Selasa, (6/12). Hal tersebut menurut salah seorang orang tua penderita demam berdarah, Yani, anaknya yang masih berumur sepuluh tahun tersebut sudah empat kali keluar masuk ru-

mah sakit, dengan kasus yang sama, yakni demam berdarah. Awalnya, anaknya tersebut demam tinggi sampai tiga hari, dan kemudian diikuti dengan timbulnya kerumut ditubuhnya. “Awalnya trombositnya tinggi, baru beberapa hari dirumah sakit, Alhamdulillah trombositnya menurun, panasnyapun menurun“ucapnya. Kasus demam berdarah yang tidak kunjung absen ini, membuat Sri Margaretha Dayang sangat berharap kepada masyarakat, untuk mengkaji secara serius anjuran

PONTIANAK - Ekspor Kalimantan Barat pada Oktober 2011 mengalami peningkatan yang besar. Pengiriman barang ke luar negeri hampir 80 persen besarnya dibanding September 2011 dari USD148,33 juta naik menjadi USD266,71 juta. Malahan, kalau dibandingkan tahun ke tahun, pada periode Januari-Oktober tahun ini ekspor Kalbar naik sebesar 108,82 persen dibandingkan dengan periode Januari- Oktober 2010. Hal ini diungkapkan Kepala Badan Pusat Statistik Kalbar Yomin Tofri. Menurut dia, komoditi ekspor masih didominasi perhiasan/permata, karet dan barang dari karet, biji kerak dan abu logam, serta kayu dan barang dari kayu. Keempat golongan ini menyumbang sebesar 97,39 persen dari total nilai ekspor. “Dari keempat komoditi tersebut pada bulan Oktober 2011, biji kerak dan abu logam mengalami penurunan sebesar 17,31 persen dibanding bulan September 2011, sedangkan tiga komoditi lainnya mengalami peningkatan dibandingkan dengan bulan September 2011 yaitu masingmasing perhiasan/permata naik sebesar 4.608,42 persen, karet dan barang dari karet naik sebesar 17,31 persen serta Kayu dan barang dari kayu naik sebesar 45,46 persen,” papar Yomin. Sementara untuk negara tujuan ekspor, negara-negara Asia mulia menunjukan geliatnya. Kontribusi negara-negara Asia mencapai 90 persen dalam menampung ekspor kita Buktinya; Singapura, China dan Jepang menjadi tiga negara tujuan ekspor Kalbar terbesar pada bulan Oktober 2011, yaitu masing-masing sebesar USD98,91 juta, USD80,42 juta dan USD34,52 juta dengan kontribusi sebesar 80,18 persen. Sama dengan ekspor, impor Kalimantan Barat pada bulan Oktober 2011 juga mengalami

Ke Halaman 15 kolom 5

Ke Halaman 15 kolom 5

Empat Prajurit Kodam XII/TPR Pulang dari Libanon Empat prajurit Kodam XII/ TPR berhasil mengemban misi negara sebagai pasukan perdamaian setelah bertugas selama 13 bulan di Libanon. Keempatnya berangkat setelah melewati seleksi ketat. KEEMPAT prajurit tersebut yaitu Praka Agung Purnama, Praka Hafit Purwanto, Praka Andri Tri Wijayanto dan Praka Ajang Budi Gunawan. Mereka tergabung dalam pasukan garuda. Berpatroli menjadi pasukan perdamaian di kawasan konflik Libanon dan Israel. “Kami berpatroli bersama tentara dari delapan negara. Antara lain Italia, Prancis, Nepal dan India. Dengan misi sama, yakni perdamaian, tapi untuk

ISTIMEWA

PULANG: Empat prajurit Kodam XII/TPR yang baru saja pulang dari tugas negara di Lebanon.

prajurit TNI ada sekitar 1.318 prajurit,” kata Praka Ajang. Dia menuturkan pengalaman tu-

gasnya, ”Sempat terjadi kontak senjata antardua negara (Libanon dan Israel).” Tugas sebagai pasukan perdamaian dari

PBB, lanjut dia, segera meredam dan menengahi serta melindungi. Sementara keempat prajurit yang telah berhasil mengemban tugas negara berasal dari kesatuan kavaleri. Selama bertugas menjadi driver kendaraan tempur ketika berpatroli. Kepulangan keempatnya memberikan kebanggaan tersendiri bagi Kodam XII/TPR. “Tentunya kita pasti bangga. Karena jika seorang prajurit mendapatkan tugas negara merupakan suatu penghargaan dan kebanggaan,” kata Kasdam XII/TPR Brigjen TNI Robby Win Kadir, kemarin di Pontianak. Hal senada diungkapkan Komandan Destasemen Kavaleri 2/Beruang Cakti, Mayor Kav Andor Hutapea. Keempat prajurit yang terpilih itu berangkat setelah dinyatakan lolos seleksi dari Ke Halaman 15 kolom 5


3

pro-kalbar Pontianak Post

17

Rabu 7 Desember 2011

13 Anak Terjangkit HIV, Delapan Meninggal

Raskin

Kembalikan ke Warga Pengawasan distribusi beras miskin tetap dilakukan, namun jangkauan pengawasan dari kabupaten tidak bisa sampai ke penerima manfaat, masyarakatlah yang mengawasai, ada persoalan hendaknya diselesaikan baik-baik di tingkat desa. Kepala Perum Bulog Sub Divre Wilayah III Sintang, M Nasir mengatakan sudah beberapa kali laporan disampaikan warga M Nasir mengenai dugaan pe

SINGKAWANG-Sedikitnya, ada tiga belas anak yang dinyatakan positif HIV. Ketigabelas anak tersebut, delapan diantaranya meninggal dunia. Hal itu diungkapkan Tim Care Support Treathment (CST), Dokter Rita Purnamasari, kepada Pontianak Post, disela-sela silaturahmi Klinik Mawar di Palm Beach, Singkawang, Ahad lalu. Menurut Rita, diketahuinya mereka menginap HIV, karena mengalami sakit. “Ketika anak itu sakit datang berobat ke

rumah sakit. Kita pun memeriksanya. Misalnya, dia terkena gizi buruk, mancret atau penyakit lainnya. Kita ambil sampel darah dan dites ternyata positif HIV,” kata Rita. Dokter yang kesehariannya menggunakan jilbab ini menjelaskan, banyak ada yang kemungkinan terkena. Namun, tidak terdeteksi oleh Klinik Mawar. “Yang proaktif sebenarnya orang tuanya. Misalnya, mereka sudah menyatakan positif. Kemudian melahirkan anak. Jangan ragu untuk datang ke tempat kita.

Kita pun akan memeriksanya. Bila positif tentu akan kita berikan obat,” kata Rita. Alumnus Fakultas Kedokteran Universita Maranatha Bandung ini mengatakan, bila kehamilan seseorang yang positif, janin dalam kandungan bisa diantisipasi dan kemungkinan untuk negatif itu bisa terjadi. Bahkan, kata dia, bila umur kandungan masih tujuh bulan, pemberian obat bisa menangkal dan ada kemungkinan janin itu negatif. “Kalau sejak awal sudah diperiksa, kemungkinan besar itu negatif.

4 Kali Coba Bunuh Diri

Ke Halaman 23 kolom 3

Banjir

Ayah Pelempar Bayi Depresi

Dok/pontianakpost

WASPADA: Hujan yang sering mengguyur belakangan ini perlu diwaspadai. Selain banjir, longsor juga sering melanda kawasan hulu.

Tanggap Darurat Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu mengabil sikap mengeluarkan pernyataan tanggap darurat terkait banjir yang melanda sejumlah wilayah di daerah ini. Hal itu dibenarkan Wakil Bupati Kapuas Hulu, Agus Mulyana, SH, di temui di ruang kerjanya, Selasa (6/12) kemarin. “Baru saja saya melakukan pertemuan dengan para asisten dan dinas terkait. Dari pertemuan di simpulkan bahwa kita layak Ke Halaman 23 kolom 3

TVRI

Aliran Listrik Diputus Aliran listrik TVRI Perwakilan Singkawang yang terletak di dekat Kampung Batu Singkawang, diputus oleh PLN Cabang Singkawang. Pemutusan itu terjadi, Senin (5/12) siang hingga malam hari. Kontributor TVRI baru diberitahu oleh penjaga setelah magrib. “Saya kaget kok, listrik mati. Padahal di Kampung Batu (rumah makan) tak mati. Saya pun bertanya dengan penjaga,” kata Ari Satriansyah, kepada Pontianak Post, kemarin. Alasan pemutusan ini, karena TVRI tidak bayar selama tiga bulan. Sebelumnya, penjaga sudah memperoleh surat teguran dari PLN Cabang Singkawang karena tidak membayar. Penjaga pun sudah menyampaikan surat teguran tersebut ke TVRI Pontianak. TVRI Pontianak pun melunasi pembayaran. “Tak tahunnya kita diputus. Mereka bilang masih Ke Halaman 23 kolom 3

Tapi, kalau usai kandungan ibu yang positif itu kurang lebih tujuh bulan kemudian diberi obat kemungkinan pasti ada. Tapi, positif itu lebih besar,” kata dia. Kata Rita, saat ini, banyak pasien Klinik Mawar yang menikah sesama mereka yang positif. “Mereka banyak yang menikah sesama. Tentu mereka sudah aktif. Akhirnya, kita awasi sejak akan berhubungan intim hingga hamil. Kita inginkan anaknya yang dilahirkan dari rahim ibu yang HIV itu negatif,” kata Rita. (zrf)

MUJADI/PONTIANAK POST

RIBUAN STOK: Sekitar 10000 terompet tahun baru dipersiapkan M Amin (60 tahun), pengrajin sekaligus penjual terompet di Jalan Imam Bonjol, Pontianak. Terompet biasanya dipesan pengecer dan sejumlah hotel.

SMS Pasangan Pilgub Beredar MEMPAWAH-Komandan Kodim 1201 MPH Letnan Kolonel Inf Parlindungan Sirait, minta prajurit TNI untuk menanggapai sekaligus merespon maraknya pesan singkat melalui SMS terkait semakin dekatnya Pemilihan Gubernur (Pilgub) 2012. Dinilai SMS itu bisa meresahkan masyarakat dan ada upaya untuk mengadu domba, oleh kelompok yang memiliki kepentingan terselubung. “Jelang Pemilu Kepala Daerah Gubernur Kalbar, tercium ada upaya provokasi yang dilakukan oknum yang tak bertanggungjawab. Kepada

Isi SMS

Pasangan Pilgub

Gubernur dan Wagub 2013-2018, yakni: Drs Cornelis – Cristiandy Tambul Husen - Suprianto Morkes Effendi - Jarot Milton Crosby - Burhanuddin Rasyid

prajurit TNI maupun ibu-ibu Persit Kodim 1201 Mempawah hendaknya merespon SMS provokasi itu,” pinta Dandim MPH.

SMS provokasi yang sengaja disebarluaskan kelompok atau oknum itu berisikan tentang penetapan calon gubernur dan wakil gubernur Kalbar 2013-2018. Yakni, Drs Cornelis –Cristiandy, Tambul Husen-Suprianto, Morkes Effendi-Jarot, Milton CrosbyBurhanuddin Rasyid. “Jika ada anggota disatuan Kodim 1201 MPH yang menerima SMS seperti itu jangan dibiarkan. Anggota musti balas SMS dengan minta jangan lakukan pembohongan publik kepada masyarakat. Sebab, tahapan Ke Halaman 23 kolom 1

Pertanyakan Studi Kelayakan Bandara SINTANG–Tak begitu jauh dengan perkebunan dan Perumahan warga, membuat studi kelayakan Sungai Tebelian dipertanyakani. Apalagi menyangkut kepentingan jangka panjang dan pertimbangan faktor keamanan bandara bagi masyarakat sekitar. “Sepengetahuan saya, ada batas tertentu terkait jarak aman antara pemukiman dengan bandara. Mudah-mudahan hal itu memang dipatuhi pemerintah dalam studi kelayakan,” tutur Mesamadi, Anggota DPRD Sintang pada Kapuas Post, Senin (6/12). Dikatakannya, pemerintah mesti bisa memberikan jaminan bahwa

keberadaan bandara tersebut juga tak membahayakan masyarakat sekitar. “Apalagi sepengetahuan saya, lokasi bandara tak begitu jauh dari komplek perkebunan yang juga berdekatan dengan pemukiman,” timpalnya. Ia berharap pemerintah juga bisa memberikan sosialisasi kontinyu persoalan dampak keberadaan bandara bagi masyarakat sekitar, apalagi menurutnya bandara yang kini mulai dibangun itu adalah bandara skala besar. “Tentunya masyarakat setempat khususnya dan masyarakat Sintang umumnya harus mendapat informasi yang sejelas-jelasnya terkait aktivitas pembangunan, maupun operasional

bandara serta resiko yang mungkin muncul,” ujar Mesamadi. Meski demikian, Ia menyambut baik perihal pembangunan bandara yang nantinya diharapkan bisa mendukung percepatan arus barang dan jasa serta pertahanan keamanan di kawasan timur Kalbar ini. “Pembangunan bandara itu memang mestinya didasari kepentingan akselerasi kemajuan masyarakat kawasan timur. Namun tetap saja perencanaan awal dan penyampaian informasi ke publik mesti benar-benar imbang dan sebenar-benarnya, terkait kemungkinan pasca beroperasinya bandara,” pungkasnya.(bdy)

SINGKAWANG- Ji Ket Min alias A Min (28), warga Gang Dwi Tunggal, Jalan Tjsyafoeuddin, Singkawang Barat, yang melemparkan anak kandungnya berusia empat bulan, kini mengalami depresi. Bahkan sudah empat kali mencoba bunuh diri.  Ji Ket Min alias A Min , sejak kemarin (5/12) telah dititipkan oleh Polsek Singkawang Selatan, ke Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Singkawang. Saat dalam sel, dirinya mencoba membenturkan kepala ke dinding. Namun hal itu diketahui petugas Lapas, sehingga percobaan bunuh diri dapat dicegah. Kapolsek Singkawang Selatan, Iptu Purwadi melalui Kanitreskrim Aiptu Supianik, menyebutkan sebelum dititipkan ke Lapas, Ji Ket Min terus saja berhalusinasi saat di Polsek Singkawang Selatan. “Saat diberi makan oleh petugas dengan lauk sup ayam, kaki ayam malah dikatakannya itu tangan anaknya,” kata Aiptu Supianik, Selasa (6/12).  Ji Ket Min alias A Min diancam Undang-undang per lindungan anak Nomor 23 Tahun 2002 dengan ancaman hukuman penjara maksimal 10 tahun . Dan jika dilakukan orang tua kandung, masa tahanan akan ditambah sepertiga dari ancaman hukuman. Ke Halaman 23 kolom 1

Warga Ancam Somasi PTPN XIII Jika Abaikan Pengembalian Lahan SINTANG – Tak mau kecolongan pasca melakukan aksi pemasangan plang klaim pengembalian lahan tempo hari, warga tiga dusun di kawasan investasi PTPN XIII memberikan wanti-wanti agar perusahaan tak lagi melanjutkan aktivitas diatas lahan yang sudah mereka klaim untuk dikembalikan pada warga. “Jika menreka mengabaikan hal itu, maka kami tak akan segan-segan melakukan somasi. Bahkan kami juga bersedia menempuh jalur hukum, untuk memastikan hak warga atas lahan kembali,” tegas Samsudin, tokoh masyarakat Dayak Lebang. Pria gempal yang juga menjadi koordinator Ke Halaman 23 kolom 3

Milania; Siswa Kelas VI SD Wakili Kalbar

Pertama Kali Lomba, Bawakan Busana Buatan Tetangga Sebagai orang tua, tentu bangga jika anaknya memiliki prestasi. Bahkan bisa mengangkat nama Daerah kelahirannya di tingkat Nasional. Selain dukungan sekolah, keluarga sangat memiliki peran dalam menentukan keberhasilan seorang anak. FAHROZI, Singkawang Milania, anak bungsu dari Pasangan M Idrus dan Nur Juni, warga Gang Nusa Indang, Jalan Tani Singkawang. Ia adalah salah satu dari lima putri Kalimantan Barat yang akan mengikuti pesta batik nusantara dalam Talent Festival Indonesia di Jakarta, 10-11 Desember 2011 mendatang. Siswa kelas VI SDN 03 Singkawang Barat

ini, nantinya membawakan tarian khas dayak untuk tingkat anak-anak. Sebelumnya, bungsu dari tiga bersaudara pernah mendapatkan juara Runner Up 1 Iconic Model 2011 tingkat Kalbar, juara inti busana casual tingkat nasional 2011 serta juara Duta Wisata 2011 tingkat nasional. Orang tua Milania, M Idrus menyatakan sangat bangga kepada sang anak. Selama ini, diakuinya, Milania menyukai kesenian terutama busana dan tari-tarian. Dirinya ingat persis, semuanya berawal dari kemauan sang putri sendiri. Bapak dan ibu hanya memberikan dukungan atas apa yang disukai anaknya. “Kita tidak memaksakan kehendak anak untuk menyukai sesuatu. Semua atas pilihan dia. Kalau sudah dapat dilihat kesenanganfahrozi/pontianak post nya. Sebagai orang tua, tinggal memberikan BERIKAN DUKUNGAN: dukungan dan semangat kepada anak,” kata Idrus, Ayah Milania, bangga M Idrus, kepada wartawan, Selasa (6/12). dan memberikan dukungan kepada anaknya.

Ke Halaman 23 kolom 1


PINYUH - NGABANG

18

Pontianak Post

Pengurus DPC Gapensi Tak Dilantik

keluarga berencana

Bersama Sukseskan KB Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Kalimantan Barat bekerjasama dengan semua pihak. Salah satunya dengan menggandeng Kodim 1201 Mempawah, dalam rangka mensukseskan program Keluarga Berencana (KB). “Selamaini kita selalu jalin kerjasama dengan semua pihak yang strategis untuk mensukseskan program KB di masyarakat. Diantaranya Ormas, LSM, TNI dan lainnya. Tujuannya agar program KB ini dapat terealisasi dengan baik dan maksimal,” tutur Dwi Listyawardani, Kepala BKKBN Provinsi Kalimantan Barat, saat kegiatan orentasi Danramil dan Babinsa dalam rangka optimilisasi peran TNI mempercepat program kependudukan dan KB di Makodim 1201 Mempawah. Dwi menjelaskan, untuk mencapai keberhasilan dan realisasi yang maksimal dalam program KB, tidak bisa dilakukan BKKBN sendiri. Melainkan perlu kerjasama dan dukungan semua pihak yang memiliki peranan penting dan strategis di masyarakat.   “Program ini memberikan pemahaman pada masyarakat untuk KB. Nah, kami membutuhkan mitra yang berada dilingkungan masyarakat secara langsung. Karenanya, Kodim memiliki peran strategis untuk memberikan pemahaman informasi dan penyuluhan KB. Untuk itu, kerjasama TNI dan BKKBN senantiasa kami tingkatkan,” sebutnya. Sasaran utama program KB, menekan angka kelahiran anak pada keluarga. Sehingga tingkat perkembangan penduduk tidak melebihi kemampuan dan kenaikan produksi pertumbuhan penduduk. Dengan demikian, akan tercapai taraf kehidupan dan kesejahteraan rakyat termasuk pendidikan yang lebih baik. Dandim 1201 Mempawah, Letkol Inf Parlindungan Sirait, menegaskan menyukseskan program KB merupakan salah satu program TNI pula. Karenanya, Kodim 1201 Mempawah memberikan dukungan penuh untuk mencapai target realisasi pelaksanaan KB. “Kita akan selalu berusaha untuk membantu mensosialisasikan keberadaan KB kepada seluruh masyarakat yang ada diwilayah kerja Kodim 1201 Mempawah,” janjinya. Bahkan, setiap anggota TNI di Kodim 1201 Mempawah senantiasa mensosialisasikan kepada masyarakat untuk mengikuti program KB ini. Mulai dari jajaran Koramil, Babinsa serta ibu-ibu Persit untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang KB.(ham)

Kepentingan Pribadi Jangan Merusak Organisasi

HAMDAN/PONTIANAK POST

BERSIHKAN PARIT: Tidak semua pembersihan saluran mendapatkan anggaran. Warga jalan Kebun Jeruk, Desa Sui Purun Besar membersihkan saluran dengan swadaya, lantaran anggaran yang diberikan tidak memadai. Sisi positifnya petani setempat bisa ikut bekerja sebagai tambahan.

Isi Elpiji 3 Kg Berkurang  

PINYUH--Para pelanggan Elpiji 3 Kg merasa dirugikan. Pasalnya, isi ulang tabung tersebut tidak dilakukan dengan baik. Warga kerap kali mendapatkan isi tabung tidak penuh. Karenanya, masyarakat meminta pemerintah daerah melakukan pengecekan di sejumlah agen penyalur. “Isi ulang tabung Elpiji 3 Kg yang tidak penuh itu bukan yang pertama kalinya. Beberapa waktu lalu saya juga membeli dari pengecer dan isi juga tidak penuh. Saat isi ulang yang pertama, hanya terisi setengah dan yang kedua malah tidak sampai setengah pada jarum regulator,” sesal Halimah, warga Jalan Seliung, Kecamatan Sungai Pinyuh, kemarin. Halimah menjelaskan, dirinya harus membayar Rp15 ribu untuk setiap isi ulang tabung Elpiji melalui pengecer. Ironisnya, harga itu tidak sesuai dengan isi yang didapat oleh masyarakat. “Anehnya, pada waktu membeli

tabung masih dalam keadaan tersegel SNI. Jika terisi penuh, maka jarum regulator menunjukan angka enam bar. Sedangkan ini hanya dua bar saja,” ungkapnya. Akibat isi ulang tabung Elpiji 3 Kg tidak terisi penuh tersebut membuat pelanggan merugi. Penggunaan Elpiji yang biasanya bertahan selama satu bulan secara otomatis berkurang. “Pada saat pengisian normal, satu tabung Elpiji bisa digunakan selama satu bulan untuk memenuhi kebutuhan masak. Sedangkan saat ini, paling lama hanya setengah bulan harus mengisi ulang kembali. Kami sangat keberatan dan merasa dirugikan,” protesnya. Untuk itu, dia meminta Pemerintah Kabupaten Pontianak melalui instansi terkait memperketat pengawasan terhadap penyaluran isi ulang tabung Elpiji 3 Kg. Karena, tindakan itu telah menyalahi aturan dan merugikan masyarakat. “Pemerintah Kabu-

Landak Butuh 2.528 PNS NGABANG--Bupati Landak, DR Adrianus Asia Sidot menyebutkan bahwa Pemerintah Kabupaten Landak membutuhkan 2.528 Pegawai Negeri Sipil (PNS). Saat ini kebutuhan tersebut sangat perlu, pemerintah pusat melakukan moratorium atau penghentian sementara CPNS. “Penundaan penerimaan

Rabu 7 Desember 2011

CPNS dilakukan sejak 1 September 2011 sampai  21 Desember 2012. Pemkab Landak juga sudah menyusun tim analisis kebutuhaan pegawai untuk kita sampaikan kepada Menpan dan BKN pusat,” katanya. Menurutnya, kebutuhan PNS tersebut terdiri dari tenaga struktural dan fungsional 518 orang, tenaga guru 175 orang, tenaga  kesehatan

Iklan Hub.: Biro PINYUH

0561 - 7034456

di rumah sakit dan Puskesmas   673 orang   dan tenaga teknis 262 orang. “Kita masih banyak kekurangan pegawai. Apalagi ditambah ada yang memasuki masa pensiun. Jika Landak tidak ada rektrutmen CPNS, akan menghambat pelayanan,” ujarnya. Kepala  Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Landak, Marcos Lahiran menjelaskan dalam surat Menpan RI terkait moraturium CPNS  ada disebutkan rumus-rumus untuk menentukan berapa kebutuhan CPNS pada setiap instansi pemerintah. Berdasarkan hasil rumusan yang dibuat itu, nantinya Pemkab Landak akan bisa mengetahui berapa kebutuhan CPNS di Pemkab Landak. “Untuk saat ini kita baru mempunyai PNS sebanyak 5.282 orang dan CPNS sebanyak 300 an orang serta ada juga tenaga kontrak. Tapi jumlah itu masih sangat kurang,” ungkap Macos. Dikatakannya, sampai saat ini belum diketahui apakah Landak termasuk Kabupaten yang terkena moratorium atau tidak. Sebab, Pemkab Landak belum dipanggil oleh Kemenpan RI. “Jadi, yang jelas kita sudah mengirimkan surat permohonan penambahan CPNS ke Menpan RI pada bulan Mei lalu,” katanya.(sgg)

paten Pontianak mesti menindak dan memberikan sangsi tegas kepada para penyalur atau agen yang sengaja mengurangi takaran isi ulang tabung Elpiji 3 Kg. Bukan tidak mungkin kejadian ini tidak hanya di Kecamatan Sungai Pinyuh saja, melainkan juga di daerah lainnya,” tukasnya. Kecurangan isi ulang tabung Elpiji 3 Kg tidak hanya terjadi di Kecamatan Sungai Pinyuh. Di Mempawah misalnya, warga kerap kali mendapatkan tabung Elpiji dalam kondisi tidak penuh. Menurut beberapa pengecer, hal itu diluar sepengetahuannya. “Saya membeli tabung Elpiji langsung dari SPBU. Tabung yang saya dapat memang sudah seperti ini. Jadi saya juga tidak tahu kenapa isinya bisa berkurang atau tidak penuh. Jika ada masyarakat yang dirugikan, silahkan tanyakan langsung kepada pihak SPBU,” saran pria yang enggan namanya dikorankan ini. (ham)

Cornelis: Masyarakat Harus Lebih Cerdas NGABANG--Mens ehar i-har i men j e l a n g Pe m i l i ha n jadi terganggu. Umum Gubernur Ka“Jadi tolong dicermati limantan Barat 2012 hal ini. mendatang, Gubernur S e b a b t r i k- t r i k Kalbar, Cornelis mempolitik praktis dalam inta kepada seluruh ra ngk a m e n cap a i masyarakat Kalbar unsuatu tujuan sangat tuk hati-hati dengan bermacam-macam Cornelis kondisi yang ada. dilakukan. Sebab, banyak para penghaApalagi para bakal calon sut dan pengganggu yang me- kandidat Gubernur Kalbar nyuruh rakyat Kalbar berpecah sudah mensosialisasikan dibelah dengan bermacam- rinya, sehingga perlu memacam modus operandinya. waspadai adanya ancaman “Apalagi sebentar lagi kita akan gangguan situasi Kamtibmas melakukan pemilihan Guber- di Kalbar,” ujarnya. nur Kalbar 2012 mendatang. Cornelis menegaskan, pada Oleh karena itu saya mohon pemilihan Gubernur tahun kepada masyarakat Kalbar un- 2012 mendatang, dia tetap bertuk lebih cerdas dalam melihat tempur lagi dengan pasangan tanda-tanda ini,” katanya saat dan partai politik yang sama. pencanangan proyek provinsi “Jadi kalau ada yang mengadi Kecamatan Air Besar belum takan saya tidak maju atau lama ini. ada yang mengatakan saya Gubernur juga meminta berpasangan dengan si A atau kepada masyarakat Kalbar si B, itu minyak angin. supaya tidak mudah diadu Saya masih berpasangan domba oleh oknum-oknum dengan Chrystiandi Sanjaya, tidak bertanggung jawab. partainya juga masih PDI PerSehinggaaktivitasmasyarakat juangan,” tegasnya.(sgg)

MEMPAWAH--Hingga kini hasil Muscab VIII BPC Gapensi Kabupaten Mempawah masih belum ada kejelasan kapan dilantik. Hasil kerja tim formatur yang diketua Ilhamdi SH, ketua terpilih bersama dua anggota tim, ditolak lantaran dinilai merugikan pihak lain. Kondisi itu memunculkan reaksi keras dari sejumlah kalangan yang mendesak agar komposisi BPC Gapensi Mempawah periode 2011-2016 segera dilantik. Penundaan itu berdampak pada vakumnya aktivitas Gapensi. “Saat ini Gapensi Kabupaten Mempawah bagaikan mati suri. Pengurusyangsudahadadibentuk belum dapat bekerja sesuai tupoksi karena belum dilantik. Tentu saja merugikan semua pihak termasuk masyarakat,” lata Sudianto Nursasi SH, ketua Front Pembela Kedaulatan Rakyat (FPKR). Dalam penilaiannya, Gapensi memiliki peranan penting dan strategis dalam rangka mendukungprogrampembangunan yang dilaksanakan pemerintah kepada masyarakat. Melalui Gapensi, program tersebut dapat direalisasikan dengan baik dan maksimal. Baik dalam bentuk program pembangunan fisik, pengadaan barang dan jasa serta lainnya. “Saat ini sudah hampir masuk fase tahun anggaran 2012. Banyak pekerjaan yang musti disiapkan Gapensi guna mendukung program-program pembangunan pemerintah,” kata dia. Menyinggung penundaan pelantikan, Sudianto menegaskan tak ada alasan untuk tidak dilaksanakan. “Jangan karena alasan klasik mengorbankan organisai dan anggota,” pintanya. Sebab, se-

mua prosedur dan mekanisme pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab) sudah dijalankan dengan baik dan benar. Bahkan ketiga tim formatur sudah menandatangani draf susunan pengurus Gapensi yang baru. “Muscab dilaksanakan secara demokratis. Ketua dan tim formatur terpilih anggota. Jadi tidak ada masalah. Bahkan, tim formatur telah menyusun jajaran kepengurusan periode 2011-2016 yang telah dibubuhi tandatangan. Lantas apalagi yang kurang, semua prosedur sudah berjalan dengan benar,” tegasnya. Terkait tarik-menarik kepentingan jabatan strategis di Gapensi, Sudianto mensinyalir bisa saja menjadi salah satu penyebab penundaan pelantikan. Jika demikian, dia mengingatkan agar semua pihak kembali kepada komitmen awal untuk membesarkan Gapensi, bukan kepentingan pribadi dan kelompok tertentu. “Ketua terpilih dan semua pihak harus komitmen dengan visi dan misi yang disampaikan pada Musda. Yakni memiliki satu tekad untuk membesarkan dan memajukan Gapensi. Bahkan, pada Musda itu ketua terpilih mengatakan bahwa keberhasilanya merupakankemenanganbersama. Jika ini tidak dilaksanakan, maka tidak ada itikad baik dan ingkar terhadap apa yang pernah disampaikan,” sesalnya. Untuk itu, Sudianto menyarankan agar pelantikan pengurus Gapensi Kabupaten Pontianak periode 2011-2016 segera dilaksanakan. Jangan sampai, akibat ulah kepentingan sekelompok orang hingga mengorbankan kepentingan publik.(ham)

Perlu Pegawai Baru NGABANG-Kepala Sub Bagian Tata Usaha Kantor Kemenag Landak Abdulbar menjelaskan Kementerian Agama Kabupaten Landak masih banyak kekurangan pegawai negeri sipil. Akibatnya Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) juga merangkapjabatansebagaipencatat nikah dan penghulu. “Kita masih banyak kurang tenaga operasional di Balai Nikah tidak berimbang antara personel dengan pelayanana di masyarakat. Kepala KUA merangkap sebagai pencatat  nikah, itu tidak efektif,” ungkapnya. Menurut dia, pihaknya mengambil langkah atau solusi mengangkat pegawai pencatat nikah. Artinya ada masyarakat yang diangkat untuk membantu mencacat nikah tapi mareka tidak berhak menandatangani

dan mengambil kebijakan pejabat KUA. “Setiaptahunkitasudahmengusulkan formasi CPNS, tapi kuotayangdiberikanmasihtidak memenuhikebutuhan,”ujarnya. Dikatakannya, tahun ini pihaknya sudah diundang sekretaris jenderal Kementerian Agama RI dalam rangka sosialisasi peraturan bersama tiga menteri tentang penudahaan sementara atau moraturium CPNS. Sehingga tahun ini tidak ada penerimaan CPNS karena ada moratorium itu. “Moraturium CPNS yang dimaksud untuk pembenahan dan penataan kepegawaian agar tidak terdapat simpang siur.  Sehingga dilakukan pendataan ulang pegawai di seluruh kementerian agama. (sgg)


Pontianak Post

Rabu 7 Desember 2011

19

SINGKAWANG

Pantau Peredaran Pangan

timur kalbar

Gudang Pupuk Besar Bupati Sintang, Milton Crosby mengatakan kalau sektor Timur Kalimantan Barat dalam cakupan Kapuas Raya sangat memerlukan gudang pupuk skala besar. Guna memenuhi kebutuhan pupuk untuk pertanian dan perkebunan. “Makanya, saya sangat mengharapkan pembangunan gudang pupuk d i Si nt a g . A ga r, t i ga Kabupaten seperti Kapuas Hulu, Sintang dan Melawi tidak p erl u lagi mengambil pupuk ke Pontianak, cukup di Sintang saja,” harap Milton. Milton Crosby Ia mengatakan, keinginan agar wilayah III segera dibangun gudang pupuk sendiri, sebetulnya pernah disampaikan pada Pupuk Sriwijaya dan Pupuk Kaltim, “Kalau dari pemerintah daerah, kita siap memberikan dukungan. Kalau mereka perlu lahan, kita siap menyiapkan. Sehingga, ketika petani membuhkan pupuk, bisa diperolah dalam jangka waktu yang singkat,” katanya. Ia mengatakan, untuk pemenuhan pupuk di kabupaten Sintang, selama ini memang terkendala pada penyediaan pupuk secara cepat dan tepat waktu. “Sering kejadian, ketika RDKK sudah disusun, uang sudah disetor, pupuknya malah tidak ada. Begitu pupuk datang, musim panen sudah lewat. Kalau kondisinya seperti ini, petani tentu akan rugi karena pupuknya mubazir. Imbasnya, target pemerintah untuk meningkatkan produksi pangan tidak tercapai. Makanya, saya memandang perlu dibangun Gudang di wilayah timur,” harapnya.(zal)

Polres Singkawang :

631150

Satlantas

:

631024

Polsek Skw Barat

:

631286

BPK Bhakti Suci

:

631514

RS Abdul Azis

:

631798

St. Vincetius

:

631008

Harapan Bersama

:

631791

BPKS Tua Pekong

:

637473

Fachrozi/Pontianak Post

BERCANDA: Ketua TP PKK Kota Singkawang, Elisabeth Majuyetty Hasan Karman bercanda dengan seorang balita saat kegiatan Safari Kesatuan Gerak PKK di Kelurahan Bukit Batu, Singkawang Tengah.

Jaga Kebersihan Tempat Wisata SINGKAWANG--Wakil Walikota Singkawang, Edy R Yacoub mengatakan sebagai kota pariwisata kebersihan kota dan tempat wisata harus selalu di jaga. Hal itu tidak hanya tugas mutlak  para petugas kebersihan, tetapi seluruh elemen masyarakat bertanggung jawab. “Obyek yang biasa dikunjungi harus dijaga kebersihannya. Karena kondisi kebersihan, akan menjadi catatan para pengunjung. Kepada wisatawan, saya juga mengharapkan buang sampah pada tem-

patnya,” kata Edy R Yacoub, saat menghadiri Safari Gerak PKK/KB Kesehatan tingkat Kota Singkawang di Kelurahan Bukit Batu, Selasa (6/12). Menurutnya, kebersihan yang ada, merupakan bagian dari pencitraan sebuah kota. Pemkot sendiri, telah berulang-ulang kali mengingatkan masyarakat untuk tidak buang sampah di sembarang tempat dalam setiap kegiatan. Masalah lingkungan, Ketua TP PKK Kota Singkawang, Elisabeth

Majuyetty Hasan Karman langsung turun tangan melakukan penanaman pohon. Bukan hanya menanam saja, perawatan juga selalu dilakukan agar tanaman bisa tumbuh dengan baik.  Pohon-pohon yang telah ditanam kedepannya diharapkan Kota Singkawang tetap hijau. Ini sebagai bentuk kepedulian akan kondisi lingkungan bagi anak cucu nantinya. Kota yang terus mengalami kemajuan, wajib diikuti dengan program lingkungan.(fah)

SINGKAWANG--Menjelang perayaan Hari Natal dan Tahun Baru 2012, masyarakat harus waspada terhadap peredaran makanan yang mengandung zat kimia berbahaya. Kepada dinas terkait diharapkan lebih aktif turun ke lapangan untuk melakukan pemantauan. “Menjelang hari-hari besar, seperti Natal dan Tahun Baru, biasanya makanan dan minuman yang beredar beraneka ragam dan bertambah jumlahnya. Selain kewaspadaan masyarakat, mengantisipasi penggunaan formalin, boraks serta zat kimia berbahaya lainnya juga harus dilakukan dinas terkait untuk turun lapangan melakukan pengecekan,” kata anggota DPRD Kota Singkawang, Su Mian, Selasa (6/12) di Gedung DPRD Kota Singkawang. Menurutnya, demi mendapatkan keuntungan besar, tidak menutup kemungkinan ada pengusaha makanan atau minuman dan pedagang nakal menggunakan zat berbahaya. Dirinya juga mengharapkan,

adanya tindakan tegas jika terbukti bahan-bahan itu digunakan. “Hukuman jelas dan tegas bagi mereka yang menggunakan zat kimia berbahaya. Hal ini sangat penting untuk memberikan efek jera bagi pihak yang tidak memenuhi standar kesehatan dalam mengedarkan makanan atau minuman,” katanya. Su Mian menyebutkan, selama ini kasus penggunaan zat kimia dibeberapa daerah, masih saja terjadi. Padahal secara kesehatan, zat itu mengancam manusia. “Mudah-mudahan di Singkawang tidak ada. Karena efek mengkonsumsi zat itu, tidak dirasakan saat ini. Tetapi kemudian, terjadi penyakit yang berbahaya bahkan bisa menimbulkan kematian,” katanya. Kepada masyarakat Kota Singkawang, harus selalu waspada. Karena penggunaannya bisa saja pada ikan maupun daging. Pemeriksaan sebelum membeli diperlukan untuk menghindarinya.(fah)

AIPI Dialog dengan Tokoh Masyarakat Singkawang SINGKAWANG--Mengawali kunjungan ke perbatasan Indonesia-Malaysia di Sajingan, Kabupaten Sambas, tim ilmuan dari Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia (AIPI) Komisi Ilmu Sosial dan Kebudayaan didampingi tim dari Universitas Tanjungpura (UNTAN), Pontianak yang diketuai Prof. Dr. Syarif Ibrahim Alqadrie, M.Sc dan Dr. Bakran Suni melaksanakan dialog dengan tokoh masyarakat Kota Singkawang di Villa Bukit Mas, Singkawang pada Selasa (6/12). Prof Syarif Ibrahim Alqadrie selaku ketua rombongan mengungkapkan bahwa dialog ini di-

laksanakan untuk semakin menggali keunikan Kota Singkawang terutama dalam konteks sosial. “Kegiatan ini dilaksanakan dengan lebih banyak melakukan sharing pendapat antara tokoh masyarakat Kota Singkawang dengan tim ilmuan dari AIPI dan Untan,” ujar Syarif Ibrahim. Terlaksananya kegiatan ini, karena didukung sepenuhnya Walikota Singkawang. Untuk itu, Prof Syarif Ibrahim Alqadrie dan Dr Bakran Suni mewakili Untan dan AIPI dalam kesempatan ini menyampaikan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada Walikota Singkawang.(r)

Istimewa

DIALOG: Dari kiri Prof. Dr. Taufik Abdullah (Ketua Tim dari AIPI), Prof. Dr. Syarif Ibrahim Alqadrie, M.Sc (Untan), Drs. Arman Suyono (Assisten Pemerintahan dan Kesra Pemkot Singkawang) dan Dr Bakran Suni (Untan) saat mendengarkan aspirasi dari tokoh masyarakat Kota Singkawang.

IKLAN sebuah sarana yang paling efektif dalam memasarkan sebuah produk. Contact person: BiroSINGKAWANG

(0562) 631912 -08125713422


SAMBAS

20 terigas

BKD Juarai Futsal PENANTIAN panjang Tim Futsal Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Sambas untuk menjuarai Kejuaraan Futsal Antar SKPD akhirnya terwujud. Setelah haus gelar beberapa tahun terakhir, tim besutan Dedy Zulkarnain harus puas pada posisi runner up, pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Korpri ke-40 Tahun 2011. BKD akhirnya menahbiskan dirinya sebagai tim terbaik, usai mengalahkan Tim Futsal PU Bina Marga Setwan. Kemenangan BKD ditentukan melalui adu finalti setelah bermain dua kali di waktu normal tanding. Skor kedua tim berakhir dengan skor kacamata. Pada adu finalti, para eksekutor dari Tim PU BM Setwan mulai dari Ariyanto, Aleng, maupun Joni, gagal menyarangkan gol ke gawang kiper BKD yang dijaga Ismiraj Nasution. Sebaliknya, Halidi, Yuhan, maupun Aan berhasil mencetak gol dari titik finalti. Skor menjadi 3-0 untuk BKD. Diinformasikan Dedy Zulkarnain yang juga Ketua Panitia HUT Korpri Bidang Olahraga ini, juara tiga berhasil direbut Dinas Pendidikan yang pada tahun sebelumnya merupakan juara bertahan. Hasil tersebut diperoleh setelah mengalahkan Tim Futsal Sekretariat Daerah Pemkab Sambas pimpinan Haji Robi dengan skor 2-1. Tim Futsal Setda harus puas dengan posisi keempat tersebut. “Alhamdulillah pelaksanaan turnamen futsal memperingati ulang tahun Korpri yang ke-40 dapat berjalan lancar dan sukses. Kami panitia mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung, baik secara langsung maupun tidak langsung atas kelancaran pelaksanaan kegiatan tersebut,” ujar Dedy. (har)

Pontianak Post

Rabu 7 Desember 2011

DPRD Dianggap Lawan Hukum SAMBAS – Usai pernyataan keras dilontarkan Komite Mahasiswa Kabupaten Sambas (KMKS), kini giliran Komite Mahasiswa HukumKabupatenSambas(KMHKS)menganggap DPRD telah melakukan tindakan yang melawan hukum. Mereka juga menilai lembaga wakil rakyat tersebut telah melakukan konsprirasi dengan cara menolak (tidak patuh), untuk melaksanakan aturan-aturan hukum dalam UU Nomor 27 Tahun 2009, PP Nomor 16 Tahun 2010, dan Tata Tertib Nomor 4 Tahun 2010. “KMHKS mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Sambas mengawasi dan mengontrol lembaga ini secara objektif, dan kami akan melakukan dengar pendapat dengan Badan Kehormatan DPRD Sambas, menuntaskan masalah status salah satu Wakil Ketua DPRD Sambas yang kini belum jelas,” ungkap Ketua KMHKS, Lipi, kepada

koran ini, kemarin. Lipi menegaskan bahwa ini adalah sikap resmi mereka. Mereka menuding pimpinan DPRD secara sistematika dan terencana telah melanggar UU Nomor 27 Tahun 2009, Peraturan Pemerintah Nomor 16 Tahun 2010 pada Pasal 42 Ayat 4. “Dalam hal seorang pimpinan DPRD berhenti dari jabatannya sebagaimana dimaksud pada ayat 2, anggota pimpinan menetapkan salah seorang di antara pimpinan untuk melaksanakan tugas pimpinan yang berhenti sampai dengan ditetapkannya pimpinan pengganti yang definif. Atas permasalahan ini, kami minta pertanggungjawaban DPRD secara moral khususnya. Kan rasanya tidak etis seseorang yang telah mengundurkan diri tapi masih duduk di bangku wakil (ketua), dan itu kami rasa harus diakui DPRD Sambas,” katanya.

Ditambahkannya PP Nomor 16 Tahun 2010 pada Pasal 43 Ayat 1, di mana usulan pemberhentian pimpinan DPRD sebagaiman dimaksud Pasal 42 dilaporkan dalam rapat paripurna DPRD oleh pimpinan DPRD. Pada pasal 2 menyebutkan pemberhentian pimpinan DPRD sebagaimana dimaksud pada ayat (1), ditetapkan dalam rapat paripurna DPRD. Sedangkan pada Pasal 3 disebutkan bahwa pemberhentian pimpinan DPRD sebagaimana dimaksud pada ayat 2, ditetapkan dengan keputusan DPRD. KMHKS mengingatkan aturan tersebut harus dipatuhi dan dilaksanakan. Jika pun belum ada nama pengganti, kata Lipi, jelas ini alasan di luar kontek PP Nomor 16 dan Tatib Nomor 4 Tahun 2010. Karena alasan tersebut tidak didukung dengan dasar-dasar yuridis dan pernyataan tersebut bertentangan dengan hukum. “Karena

belum diajukan nama pengganti adalah penafsiran yang sangat alegoris, tidak benar dan salah, karena mau diajukan (nama pengganti) atau tidak, itu tidak masalah, karena kerugian ada pada partai bersangkutan,” tegasnya. Jika ini tidak tuntas, KMHKS menilai keabsahan produk-produk DPRD yang berkaitan dengan rapat yang dipimpin oleh pimpinan DPRD yang telah mengundurkan diri, sangat berisiko tinggi dan merusak DPRD secara lembaga. “Seandainya dalam pembahasan yang dipimpin oleh pimpinan tersebut cacat hukum, dan hal tersebut dipersoalkan secara hukum, dipastikan pimpinan tersebut akan membela diri dengan mengatakan: Saya kan sudah mengundurkan diri, saya tidak bisa dipersalahkan,” pungkas Lipi. (har)

168 Nelayan Terima Pengobatan Gratis

HARI KURNIATHAMA/PONTIANAK POST

PENGOBATAN GRATIS: Nelayan yang berdomisili di wilayah PPN Pemangkat diperkenankan melakukan cek kesehatan dan pengobatan gratis (kiri). Selain itu, para pelaut tersebut juga memperoleh bingkisan sembako sebagai upaya peningkatan gizi dan kesehatan keluarga nelayan, kemarin (7/12) (kanan).

HARI KURNIATHAMA/PONTIANAK POST

JAWARA: Tim Fustal BKD yang menjadi jawara turnamen HUT Korpri ke-40 di Sambas.

PEMANGKAT – Dalam upaya meningkatkan taraf kesehatan dan gizi keluarga nelayan prasejahtera, Pelabuhan Perikanan Nusantara

(PPN) Pemangkat bekerjasama dengan Jamsostek, dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Sambas, serta pengusaha perikanan Pemangkat,

menggelar bakti sosial berupa cek kesehatan dan pengobatan gratis. Selain itu juga penyaluran bahan peningkatan gizi, susu, dan pembagian sembako kepada 168 orang nelayan yang berdomisili di sekitar PPN Pemangkat, Selasa (6/12). Kegiatan ini dibuka langsung Wakil Bupati (Wabup) Sambas Pabali Musa, Anggota DPRD Sambas Sutirsno, Hamim dari perwakilan Jamsostek, jajaran muspika Kecamatan Pemangkat, serta tamu undangan lain dari Singkawang dan Bengkayang. Untuk mendukung kegiatan ini, Dinkes menyiapkan tiga tenaga dokter dan empat paramedis, untuk melayani para nelayan. Wabup sangat menyambut positif kegiatan yang kali

pertama digelar di PPN Pemangkat ini. Sebagai anak seorang nelayan, Pabali juga ikut terharu karena tahu persis bagaimana kondisi keluarga nelayan.”Di laut ancaman atas keselamatan diri begitu tinggi, makanya bantuan kesehatan dan peningkatan gizi seperti ini diharapkan dapat terus bergulir, karena nelayan berperan besar dalam meningkatkan produktivitas ikan di Sambas,” jelasnya. Pabali yakin, dengan nelayan sehat, maka masyarakat ikut sehat. Karena, menurut dia, ikan hasil tangkapan, baik dari laut maupun perairan sungai, memberikan konstribusi penting bagi peningkatan kecerdasan dan kesehatan masyarakat. “Sesuai kampanye Kementrian Kelautan dan Perikanan, makan ikan agar cerdas,” timpalnya. Sementara itu, Ketua PPN Pemangkat Joko Supraptomo mengungkapkan bahwa kepedulian semua pihak terhadap kesehatan dan peningkatan gizi nelayan patut diacungi jempol. Bagaimana

pun, dia menegaskan bahwa mereka yang menggantungkan hidup dari hasil melaut adalah keluarga. “Sesama keluarga kita haruslah peduli, agar terpupuk kebersamaan demi memajukan sektor perikanan kita, meski banyak aral melintang yang harus dilalui,” jelasnya. Hal sama juga diungkapkan Ketua Forum Peduli PPN Pemangkat, Hari Supriadi. Dia yakin bahwa kegiatan seperti ini begitu dinanti para nelayan, sehingga diharapkan ke depan taraf kesehatan dan gizi nelayan terus diperhatikan, agar terwujud keluarga nelayan yang sehat dan sejahtera. Salah satu keluarga Nelayan, Julaiha (52), sangat antusias mengikuti kegiatan ini. Selain dapat berobat gratis, dia juga mendapatkan sembako dan bahan pangan peningkatan gizi. Ia dan keluarga nelayan lainnya berharap bakti sosial ini dapat diagendakan setiap tahunnya atau bahkan lebih. “Itu saja harapan saya semoga dapat jadi kenyataan,” pintanya. (har)


Pontianak Post

KETAPANG

Rabu 7 Desember 2011

potret

Ajukan Kenaikan UMK DINAS Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Ketapang saat ini telah menetapakan Upah Minimum Kabupaten (UMK) Ketapang pada tahan 2012 mendatang. “Saat ini kita telah mengajukan usulan ke pemerintah untuk menaikkan UMK Ketapang, jadi tinggal menunggu persetujuan dari pemerintah saja, agar bisa diimplementasikan pada tahun 2012 mendatang,” ujar Kepala Disnakertrans Kabupaten Ketapang Joko Prastowo. Pada tahun 2012 mendatang, Joko meng u n g k a p k a n b a hw a pihaknya telah mengajukan usulan UMK Ketapang sebesar Rp1.050.000, sedangkan UMSK kebun sebesar Rp1.260.00, dan UMSK tambang sebesar Rp1.115.000. Joko Prastowo “Jika dibandingkan d e nga n t a hu n 2 0 1 1 lalu, tentu usulan UMK Ketapang tahun ini ada p en i ngkata ka n ,” uja rnya ya ng mema parkan untuk tahun 2011 lalu, besaran UMK Ketapang Rp886.000, UMSK kebun Rp970.000, dan UMSK tambang sebesar Rp930.500. Adanya peningkatan usulan UMK Ketapang pada tahun 2012 mendatang ini diharapkan juga dapat l eb i h m e n ingkat ka n t a ra f kesejahtraan para pekerja yang ada di Ketapang. Menanggapi adanya usulan kenaikan UMK Ketapang itu, Aris (47),  salah satu buruh yang berkerja di salah satu perusahaan perkebunan di Ketapang berharap agar usulan yang diajukan itu benar-benar bisa diperjuangkan dan diimplementasikan. Karena, kata dia, jika dibandingkan dengan tingginya harga kebutuhan pokok yang ada saat ini, maka dengan penghasilan yang diperolehnya masih belum cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup dia dan keluarganya. “Semoga saja pengajuan untuk UMK Ketapang tahun 2012 bisa diimplementasikan, sehingga bisa mengimbangi besarnya kebutuhan untuk biaya hidup seharihari,” tukasnya. (ash)

Januari 2012, Lokalisasi Bakal Ditertibkan

DOKUMEN

KOLAM: Salah satu kawasan lokalisasi, Kolam atau Simpang Kawedar yang pernah ditertibkan beberapa waktu lalu. Rencananya pada awal 2012 mendatang, kawasan tersebut bersama dua kawasan lain bakal kembali ditertibkan.

KETAPANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ketapang berancana menertibkan sejumlah tempat yang selalu disalahgunakan sebagai lokalisasi. Tiga lokasi yang menjdi target utama untuk ditertiban tersebut antara lain kawasan Terminal Payak Kumang, Rangga Sentap, dan Kolam. “Rencananya penertiban akan dilakukan pada Januari 2012 mendatang,” janji Kepala Satu-

Contact person:

BiroKETAPANG

(0534) 35514

an (Kasat) Polisi Pamong Praja (Pol PP) Kabupaten Ketapang Edy Junaidi. Menurutnya, penertiban terhadap beberapa tempat lokalisasi itu bertujuan untuk mengembalikan ruko-ruko yang ada di sekitar lokasilisasi tersebut ke fungsi semula. “Awalnya, dalam perizinan sebelum pembangunan, ruko-ruko tersebut bukan digunakan sebagai kafé, namun untuk aktivitas perdagangan,”

ujar Edy yang menegaskan rencana penertiban akan dimatangkan sebelum 2011 berakhir. Jika di kaitkan dengan masalah sosial, bagaimana dengan konsekuensi yang akan terjadi terhadap daearah-daerah lokalisasi tersebut, jika dilakukan penertiban? Menurut Edy, untuk membahas terjadinya permasalahan sosial, ke depan pihaknya akan melakukan pembahasan lebih lanjut.

“Kewenangan Satpol PP hanya menertibkan, dan untuk membahas permasalahan sosial yang terjadi akibat dari penertiban beberapa daerah lokalisasi itu, akan kita bicarakan bersama pihak atau instansi terkait lainnya yang berwenang,” paparnya. Me s k i b e r t u j u a n u n t u k mengembalikan daerah lokalisasi itu ke fungsi asalnya yaitu sebagai tempat aktivitas perdagangan. Namun di sisi lain, penertiban kantong-kantong lokalisasi tersebut juga membawa masalah tersendiri. Misalnya masalah pemantauan infeksi menular seksual (IMS). “Kewenangan itu di level pemerintah daerah. Namun memang akan cukup menyulitkan pemantauan serta sosialisasi,” kata Sekretaris Eksekutif Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Ketapang Soepiyat. Upaya pemerintah dalam menertibkan lokalisasi memang dilematis dan tidak hanya terjadi di Ketapang. Upaya ini, jika tidak dibarengi dengan upaya dampingan yang simultan, tentu akan   menghambat upaya pencegahan penyebaran IMS tersebut. Menanggapi akan dilakukannya penertiban terhadap beberapa tempat lokalisasi itu, Wakil Ketua Komisi I DPRD Ketapang

Almuhammad Yani, mengatakan bahwa sejak awal pihaknya memang sangat mendukung adanya penertiban tersebut. Pasalnya, menurut dia, hal ini merupakan salah satu cara untuk mengantisipasi penyebaran virus HIV/AIDS di masyarakat. Lantas bagaimana dengan para pekerja malam atau PSK yang selalu beroperasi di beberapa tempat lokalisasi itu, jika nantinya ditertibkan? Menurut Yani, ada banyak cara untuk merangkul para PSK atau para pekerja malam tersebut, jika tempat-tempat lokalisasi tersebut ditertibkan. Misalnya saja, saran dia, Pemkab bisa saja mendata para PSK tersebut, kemudian memilah mana PSK yang berasal dari Ketapang dan dari luar daerah ini. “Kalau memang ada PSK yang berasal dari luar Ketapang, bisa saja kita pulangkan ke daerah asalnya,” katanya. Sedangkan untuk para PSK atau pekerja malam yang berasal dari Ketapang sendiri, legislator dari Fraksi Rakyat ini lebih menyarankan agar Pemkab dapat merehabilitasi mereka dengan memberikan beragam pelatihan skill, sehingga dapat menjadi modal utama bagi para PSK, untuk dapat membuka usaha dan memenuhi kebutuhan hidupnya. (ash)

Ketua TP PKK Kendawangan Dilantik KENDAWANGAN – Mewujudkan masyarakat yang sejahtera, maka PKK adalah mitra pemerintah. Menurut Bupati Ketapang Henrikus bahwa sesuai dengan arahan Presiden RI diharapkan PKK kembali digiatkan sampai ke tingkat desa. Hal tersebut dipaparkan Bupati ketika pelantikan Ketua TP PKK Kecamatan Kendawangan, Selasa (6/12) petang. “PKK harus dibangkitkan kembali, kalau PKK berhasil, bapaknya juga yang senang, sebab bapaknya adalah kepala keluarga,” kata Henrikus. Bupati menegaskan bahwa PKK sebagai mitra pemerintah, dapat menggerakkan potensi

IKLAN sebuah sarana yang paling efektif dalam memasarkan sebuah produk..

21

ibu-ibu yang ada di desa. Dengan peran para ibu, maka dia yakin dapat diberdayakan potensi ekonomi yang ada pada sekitar lingkungan, dalam memberdayakan kesejahteraan keluarga. Dengan dilantiknya Ny Ruaida Indra Kesuma sebagai Ketua TP PKK Ketapang, Bupati berharap agar camat sebagai dewan penyantun TP PKK, dapat membantu alokasi anggaran untuk PKK. Demikian juga para kepala desa yang dilantik, agar bisa menyisihkan ADD untuk kegiatan PKK. Bupati menegaskan, untuk tingkat kabupaten, Pemkab banyak mengalokasikan anggaran, karena diakui  manfaat  program PKK sangat besar da-

lam memberdayakan potensi ekonomi keluarga. Sementara itu, Syahran dari Humas TP PKK Ketapang mengatakan bahwa  Ketua TP PKK Kabupaten Ketapang Ny Riniwati Henrikus berharap dengan dilantiknya  camat yang baru, otomatis   jabatan TP PKK kecamatan melekat pada ibu camat. Menurut Riniwati, dengan dilakukannya pelantikan di kecamatan, agar masyarakat bisa mengenal ibu camat. Sebab, selama ini, diakui dia bahwa tidak sedikit masyarakat yang tidak kenal dengan ibu camat. “PKK adalah mitra pemerintah, dalam kesempatan ini, kita juga membawa bantuan untuk operasional PKK kecamatan sebesar Rp7,5 juta,” kata Riniwati. Riniwati berharap agar Ketua TP PKK Kecamatan Kendawangan memanfaat-

HUMAS

TANDATANGAN: Ny Ruaida Indra Kesuma, ketua TP PKK Kecamatan Kendawangan saat melakukan penandatanganan berita acara pelantikan di hadapan Ketua TP PKK Kabupaten Ketapang Ny Riniwati Henrikus.

kan waktu untuk membina PKK sampai ke tingkat desa. Harapannya, dengan pembinaan oleh TP PKK kecamatan, maka PKK desa akan termoti-

vasi dalam memberdayakan potensi masyarakat, sehingga program PKK benar-benar dirasakan oleh masyarakat. (PK)


KAYONG UTARA

22

Rabu 7 Desember 2011

Kirim Empat Petinju ke Prapon

petuah

Responi Air Bersih WARGA Kecamatan Teluk Batang mempertanyakan pembangunan instalasi air bersih yang sudah direalisasikan. Pasalnya, hasil pembangunan tersebut belum dapat dimanfaatkan masyarakat. “Apa artinya pembangunan air bersih tersebut dibangun, namun hasilnya tidak bisa dirasakan masyarakat. Bagaimana perencanaannya, dan kita berharap pembangunan air bersih ini tidak menjadi proyek sia-sia,” ungkap warga Teluk Batang, Rusdin, belum lama ini. Wakil Bupati (Wabup) Kabupaten Kayong Utara Muhammad Said mengaku telah menerima pengaduan dari masyarakat Teluk Batang terkait pelaksanaan pembangunan air bersih di daerah tersebut. Orang nomor dua Muhammad Said di jajaran eksekutif Kayong Utara ini pun merespon positif pengaduan itu. “Saya harap supaya dinas terkait dapat menuntaskan proyek dimaksud, sehingga hasilnya dapat memberikan manfaat bagi masyarakat luas. Jangan sampai proyek tersebut dibiarkan terbengkalai dan terkesan mubazir,” katanya. Dikatakan Wabup, pembangunan air bersih di tanah kelahirannya itu dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalbar. Bahkan, dari Pemkab juga melanjutkannya dengan memasangan jaringan berupa pipa, yang diharapkan bisa mendistribusikan air bersih tersebut ke rumah-rumah warga. Hanya saja, dia kurang ingat kapan pembangunan tersebut mulai dikerjakan. “Kalau tidak salah beberapa tahun lalu. Saya pun tidak tahu hasil yang dibangun (Pemerintah) Provinsi, apa masih terawat atau tidak? Kalau tidak, maka tidak juga ada artinya jaringan pipa yang dipasang dari (Pemerintah) Kabupaten. Buktinya sampai sekarang belum terkoneksi,” sebutnya. Sebelumnya mantan anggota DPRD Kalbar, Hamdani Adeni, sempat mempertanyakan hasil pembangunan air bersih di Teluk Batang yang direalisasikan Pemprov. Pasalnya, hasil pembangunan tersebut belum dapat dirasakan masyarakat. “Kita minta pihak provinsi melalui dinas terkait bertanggungjawab hasil pembangunan air bersih di Teluk Batang, karena saya dengar proyeknya terbengkalai,” tandasnya. (mik)

Pontianak Post

M SURIMIK/PONTIANAK POST

LEPAS PETINJU PRAPON: Bupati Kayong Utara Hildi Hamid didampingi Kadisbudparpora Gunawan, Ketua KONI Syarif Helmi, Daud Yordan dan para atlet tinju amatir Kayong Utara ketika diabadikan depan Kantor Bupati, kemarin.

Wabup Hadang PNS Masuk Telat SUKADANA – Wakil Bupati (Wabup) Kayong Utara Muhammad Said secara mendadak menjaga pintu masuk Kantor Bupati Kayong Utara, Selasa (6/12) pukul 07.30 WIB. Hal tersebut sengaja dilakukan orang nomor dua di jajaran eksekutif Kayong Utara ini untuk menegakkan disiplin bagi pegawai negeri sipil (PNS). Masih ada sejumlah abdi negara di Setda Pemkab Kayong Utara yang telat masuk kerja menjadikan Wabup sedikit berang. Sebab, jam masuk kerja telah ditetapkan pukul 07.30 WIB. Namun, masih ditemukan pegawai yang masuk kantor di atas jam tersebut. Padahal, Bagian Kepegawai Daerah (BKD) Setda Pemkab telah menyediakan absen elektronik agar PNS bisa

masuk kerja tepat waktu. Wabup meminta para aparatur meningkatkan kedisiplinan, untuk mendukung suksesnya program kerja pemerintah daerah. Selama ini, dikatakan dia, kedisiplinan para PNS sudah cukup baik, namun masih ada juga yang mangkir. “Ke depannya kedisiplinan harus lebih ditingkatkan lagi, karena kedisiplinan seorang pegawai akan sangat menentukan kinerjanya,” ujarnya. Ia menjelaskan, untuk meningkatkan kedisiplinan tersebut pemerintah daerah telah memberlakukan beberapa peraturan, seperti penerapan absensi elektronik, hingga pemotongan tunjangan peningkatan penghasilan (TPP) bagi para pegawai yang tidak disiplin. “Semua itu tergantung dari kesadaran setiap individu,

karena tidak menutup kemungkinan para staf setelah absensi mereka bolos kerja,” ujarnya. Diakui dia bahwa sanksi yang diberlakukan selama ini belum efektif. Ini terjadi karena sanksi bersifat materi, sehingga sebagian pegawai masih menganggap remeh penerapannya. “Ke depannya pemerintah daerah akan mengutamakan penerapan sanksi yang bersifat pembinaan kepada para pegawai agar lebih efektif,” ujar figur yang juga seorang birokrat ini. Ia mengatakan, penerapan disiplin harus dimulai dari para kepala SKPD sebagai pimpinan tertinggi di masing-masing instansi. Pasalnya para staf biasanya cenderung akan mengikuti kepribadian pimpinannya. (mik)

SUKADANA – Empat petinju amatir Kabupaten Kayong Utara siap diberangkatkan untuk mewakili Provinsi Kalbar ke Padang, Sumbar, untuk mengikuti pra Pekan Olahraga Nasional (Prapon) yang dihelat 12 Desember mendatang. Kepala Dinas Kebudayan, Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disbudparpora) Kabupaten Kayong Utara Gunawan berharap agar atlet Kayong Utara yang diutus, mampu bersaing dan dapat mengharumkan nama daerah. Empat petinju terbaik Kayong Utara tersebut adalah Marsudin (69 kilogram), Agus (56 kilogram), Ki Chan Kim (49 kilogram) dan seorang petinju wanita, Maya (48 kilogram). Rencananya, keempat atlet yang diprediksi bisa tampil maksimal ini akan bertolak ke Pontianak pada 8 Desember besok. “Besok (hari ini, Red), mereka berangkat dan dijadwalkan mereka akan diberangkatkan ke Padang dari Pontianak pada 9 Desember,” jelas Gunawan. Keempat atlet asal Kayong Utara ini menuju Padang

dengan didampingi pelatih Pengkab Pertina Kayong Utara Damianus Yordan. “Kita berharap, atlet KKU ini bisa membuktikan prestasi di prapon sehingga bisa lolos PON yang rencananya digelar di Riau akhir tahun 2012 mendatang,” kata Damianus. Dikatakan Damianus, persiapan empat atlet yang merupakan anak asuhnya itu sudah cukup matang. Selama di Kayong Utara, keempatnya telah giat dan selalu disiplin dalam menjalani latihan. “Semuanya sudah siap dan tidak ada masalah dalam menghadapi prapon ini,” ujarnya. Terpisah, Ketua Pengcab Pertina Kayong Utara Hendri Siswanto, juga berpesan agar atlet Kayong Utara yang dikirim ke prapon bisa tampil maksimal. Menurutnya, tampil maksimal di prapon merupakan langkah awal untuk meraih prestasi gemilang. “Prapon merupakan ajang seleksi untuk masuk di PON, kita sangat bangga jika berhasil lolos di PON dan apalagi jika di PON nanti bisa meraih prestasi,” ungkap figur yang juga Sekda Kayong Utara ini. (mik)

Wujudkan PNS Berdayaguna, Bimtekkan Penyusunan Formasi

HUMAS

BIMTEK APARATUR: Para PNS di lingkungan Pemerintah Daerah Kayong Utara tampak serius saat menerima penjelasan materi Penyusunan Formasi PNS dari Biro Organisasi Provinsi Kalbar.

SUKADANA – Asisten Administrasi dan Umum Setda Pemkab Kayong Utara Ismail mengatakan untuk mewujudkan PNS berdayaguna dan berhasil guna, perlu dilakukan penataan kepegawaian dan kelembagaan yang berbasis kinerja. Hal ini dikatakannya saat m e m b u k a s e c a ra re s m i Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyusunan Fomasi PNS di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Kayong Utara di Gedung Balai Praja, Senin (5/12) lalu. Oleh karena itu, melalui Bimtek yang terkait dengan Penyusunan Formasi PNS serta Moratorium CPNS yang difasilitasi Bagian Organisasi

Setda Pemkab Kayong Utara ini diharapkan nantinya menjadi langkah awal tersusunnya formasi aparatur pemerintah yang berlandaskan the right man and the right place. “Kemudian perlu diketahui bahwa fungsi awal dari siklus manajemen kepegawaian dimulai dari suatu perencanaan matang, dalam menyediakan sumber daya sesuai dengan standar, kualifikasi, dan kompetensi jabatan, guna memenuhi kebutuhan suatu instansi agar mampu melaksanakan tugas pokok dan fungsinya,” ujar Ismail. Ismail menjelaskan bahwa penyusunan formasi merupakan salah satu proses manajemen dalam upaya mening-

katkan efesiensi, efektivitas, serta profesionalisme, dalam melaksanakan tugas, fungsi, dan kewajiban PNS. Formasi pada masingmasing SKPD, menurut dia, disusun berdasarkan analisa kebutuhan dan penyediaan pegawai, sesuai dengan jabatan yang tersedia, dengan memperhatikan ketentuan serta standar prosedur yang telah ditetapkan pemerintah. Berdasarkan apa yang disampaikan tersebut, Ismail mengatakan bahwa sudah semakin jelas akan pentingnya bimbingan teknis seperti ini, terutama untuk memperoleh kapasitas dan formasi ideal dalam mencapai tujuan melalui pemberdayaan PNS

secara optimal. “Berdasarkan Surat Kepala Badan Kepegawaian Negara Nomor: K.26-30/V.31-9/99 tanggal 18 Januari 2010 tentang Penyusunan Formasi PNS, terdapat perubahan mendasar dalam penyusunan formasi jabatan tertentu, terutama menyangkut format yang harus dilengkapi,” ungkapnya. Kepada peserta, Ismail berharap agar dapat mengikuti kegiatan tersebut dengan sungguh-sungguh dan serius, sehingga nantinya selesai mengikuti Bimtek dapat menyusun formasi PNS di unit kerja masing-masing sesuai dengan pedoman yang berlaku. (mik/humas)


Pontianak Post

aneka

Rabu 7 Desember 2011

Perusahaan Wajib Berikan Kas Desa Sambungan dari halaman 24

tandasnya. Sampai saat ini, lanjut Hotler, peraturan bupati tersebut sama sekali belum diproses di bagian Ekbang Pemkab Sintang. Sementara itu menyangkut kebun kas desa pada

desa pemekaran, Hotler menjelaskan, hal tersebut akan disepakati pada saat pemekaran akan dilaksanakan. “Itu bukan kewajiban dari perusahaan lagi melainkan kesepakatan antara desa induk dengan pemekaran,” jelasnya.

Menurutnya, jika kebun kas desa tersebut berada diwilayah yang dimekarkan, maka akan jadi milik desa pemekaran. “Namun bisa dilakukan kesepakan antara keduanya dengan sistem bagi hasil, begitu juga sebaliknya,” pungkasnya.(wah)

Aliran Listrik Diputus Sambungan dari halaman 17

nungak. Padahal, sudah dilunasi,” kata Ari. Merasa sudah dilunasi, akhirnya Ari menghubungi Manajer Cabang Singkawang, Arif Kuncoro. Alhasil, Ari pun menjelaskan dan mengapa langsung diputuskan. Apalagi, kata Ari, dalam surat teguran itu disebutkan dalam waktu 60 hari bila tidak dilunasi, maka akan ada pemutusan. “Baru saja 9 November lalu diberi surat teguran. Belum sampai dua bulan sudah ada pemutusan. Itu kan tindakan sewenangwenang,” kata Ari. Ari pun minta segera disambung kembali. “Bila dalam waktu singkat tidak disambung, saya akan laporkan ke polisi. Sebab, itu tindakan sewenang-wenang dari pejabat dan tentu pencemaran nama baik,” kata Ari. Tak lama, kata Ari, setelah dihubungi manajer cabang, sekitar pukul 19.00 WIB, ada beberapa orang yang langsung menyambungnya kembali. “Kalau memang mau mener-

apkan aturan haruslah berpedoman aturan juga. Aturannya, dalam surat teguran dua bulan. Berarti dua bulanlah baru memutuskan bila tidak dilunasi. Itu saja sudah menyalahi aturan. Di TVRI sendiri juga tidak pernah masalah dengan pembayaran dan dibayar langsung oleh TVRI Pontianak di Pontianak. TVRI Singkawang keberadaannya bukan hari ini, tapi sejak tahun 1986. Sudah puluhan tahun dan tidak masalah,” kata Ari kecewa. Wakil Ketua DPRD Singkawang, Sujianto juga terkejut mendengar cerita dari Kontributor TVRI Singkawang atas pemutusan listrik milik TVRI. “Kita juga terkejut mengapa bisa terjadi seperti itu,” kata Sujianto, kepada Pontianak Post, kemarin di ruang kerjanya. Menurut Sujianto, apa yang ditunjukan manajemen PLN Cabang Singkawang adalah sikap arogan. “PLN boleh saja memutuskan aliran listrik pelanggan, jika PLN Cabang Singkawang bisa menjamin tidak ada lagi pemadaman listrik,” kata dia. Politisi PDI

Perjuangan ini pun mengaku heran, kenapa belakangan ini, listrik sering mati. “Sebelumnya, tidak seperti ini. Apalagi, dulu ada janji bila SUTT itu dioperasikan, maka tidak akan ada lagi pemadaman. Kenyataan, itu hanya isapan jempol belaka, yang hanya menyenangkan hati para pelanggan,” kata Sujianto. Hal yang sama juga diakui Sumberanto Thjitra. Menurut politisi yang duduk di Komisi A DPRD Singkawang ini minta PLN jangan bersikap arogan. “Cek dulu datanya. Bila benar barulah melaksanakan tugas,” kata Sumberanto. Selain itu, kata Sumberanto, ada dugaan ketidakberesan manajemen yang ada di PLN Cabang Singkawang. “Hanya persoalan data saja sudah tak beres, berarti ada kesalahan manajemen disitu. Untuk itu, kita minta kepada manajemen untuk segera memperbaiki. Bila perlu PLN transparan dan PLN Wilayah Kalbar harus mengevaluasi kinerja PLN Cabang Singkawang,” kata Sumberanto.(zrf)

SMS Pasangan Pilgub Beredar Sambungan dari halaman 17

pelaksanaan Pilgub Kalbar hingga kini belum dibuka oleh KPU,” aku Dandim. Parlin sapaan akrab Perwira Melati dua itu minta prajurit untuk membalah setiap SMS yang diterimanya seraya mengatakan, bagi pelaku yang melakukan aksi provokasi kepada masyarakat menjelang pesta demokrasi Pilgub Kalbar 2012 mendatang adalah perbuatan yang tidak dibenarkan. Serta, poin ketiga kembalilah ke jalan yang benar. “Cukup dengan bentuk balasan SMS provokasi. Dengan begitu, akan memberikan pencerahan dan penjelasan kepada masyarakat tentang kondisi yang sebenarnya. Sehingga masyarakat kita tidak

terprovokasi dan mendapatkan informasi yang benarbenar valid,” sarannya. Untuk itu, dia meminta masyarakat yang menerima SMS provokasi itu supaya tidak menyebarluaskan SMS yang diterimanya kepada masyarakat lain. Agar, SMS tersebut tidak menyebarluas dan berkembang lebih jauh. “Kepada masyarakat yang mendapatkan SMS provokasi itu jangan disebarkan kembali kepada yang lainnya. Melainkan balas dengan tiga poin seperti yang disebutkan tadi,” pesannya mengingatkan. Selanjutnya, Parlindungan meminta masyarakat tidak mudah terpengaruh dengan berbagai upaya provokasi yang dilakukanoknumtidakbertanggungjawab menjelang Pilgub

Sementara itu, Kalapas Kelas IIB Singkawang, S Budi Irianto, menyebutkan Ji Ket Min memang telah empat kali mencoba bunuh diri. Namun aksinya itu diketahui petugas Lapas. Sehingga usahanya digagalkan. “Kepalanya dibenturkan ke dinding sel, tidak sempat

berdarah karena diketahui petugas lapas yang kemudian mencegahnya,” kata Budi, Selasa (6/12). Atas kejadian itu, tim kesehatan Lapas juga telah melakukan pemeriksaan. Dirinya mengalami depresi trauma. Sesuai riwayat trauma,  Ji Ket Min pada 2000 mengalami kecelakaan lalu lintas. “Guna mengetahui keadaan

aksi akhir pekan lalu, itu menyatakan bahwa aksi pemasangan plang itu sendiri merupakan peringatan yang mestinya bisa dipaytuhi perusahaan, atas permintaan pengembalian hak atas lahan. “Mereka (perusahaan-red) harus sadar bahwa aksi itu dilatar belakangi kesadaran kolektif masyarakat tiga dusun yang tak lagi menerima investasi mereka,” timpalnya. Aksi somasi itu menurutnya akan jadi langkah utama, jika kemudian PTPN malahtetap mengabaikan klaim pekan lalu. Bahkan menurutnya, warga tiga dusun itu kini juga sudah siap dengan pengacara demi menempuh langkah

hukum selanjutnya. “Kami tak main-main, jika kemudian perusahaan terus lakukan aktifitas di sejumlah lahan yang sudah kami minta secara baikbaik untuk di kembalikan,” tuturnya. Informasi yang dihimpun harian ini menyebutkan lahan yang dianggap warga harus dikembalikan adalah lahan tiga dusun di dua kecamatan berbeda yakni Kecamatan Kelam Permai dan Kecamatan Dedai. Klaim itu meliputi lahan di dusun Dait, 540 hektar lahan, Dusun Jangkang 540 hektar lahan. Dua dusun itu berada di Kelam Permai. Sementara lahan di Kecamtan Dedai berada di eks Pengkadan Hilir di atas lahan seluas 57,7 hektar.

Hingga berita ini diturunkan belum ada pernyataan resmi PTPN XIII menanggapi aksi yang dilakukan warga tempo hari. Apalagi aktivitas perusahaan juga sepertinya juga tak terpengaruh. Bahkan PTPN kemungkinan besar akan terus menggunakan lahan yang di klaim warga untuk dikembalikan itu. Apalagi Melalui Zondi, Manajer Kebun Unit Kerja Sintang PTPN XIII beberapa waktu lalu menyatakan bahwa pihaknya tak berkewenangan menanggapi persoalan Perpanjangan HGU. Namun Ia mengungkapkan bahwa sepengetahuan pihaknya HGU diatas sejumlah lahan PTPN XIII Di Sintang sudah terbit perpanjangannya.(bdy)

Pertama Kali Lomba, Bawakan Busana... Sambungan dari halaman 17

Dirinya juga masih ingat, pertama kali anak nya ikut perlombaan. Yakni pada 2008, dalam kegiatan Singkawang mencari bakat. Milania saat itu, membawakan busana pesta yang dirancang tetangganya sendiri. Pada lomba pertama kali, Milania masuk semi final.    “Ikut pemeran busana, saat dia masih duduk kelas IV, Milania membawakan busana buatan tetangga yang kebetulan seaorang penjahit. Tetangga itupun tidak mau di bayar, dan baju pesta yang dibuat khusus untuk Milania ikuti lomba,” katanya. Pertama kali mendapatkan juara, adalah saat dia ikut dalam lomba Gebyar Merah Putih di Pontianak. Milania mendapatkan juara harapan III. Setelah itu, dia

tambah sering ikuti lomba. Baik tingkat lokal, provinsi maupun nasional. “Di rumah, piala hampir satu lemari, baik tingkat lokal hingga nasional,” katanya.Dalam rangka mempersiapkan lomba tingkat nasional di Jakarta dalam waktu dekat ini. M Idrus mengakui selain mendapatkan dukungan dari sekolah. Dirinya juga mengundang pelatih pribadi ke rumah untuk si Milania. “Kita undang pelatih yakni Niken ke rumah untuk memberikan pelatihan kepada Milania,”  katanya. Hal-hal lainnya, M Idrusjuga selalu mengawasi anaknya dalam dunia pergaulan di lingkungan sekolah maupun saat dirumah. Agar apa yang dilakukan Milania tidak mengganggu kegiatan satu dengan lainnya.“Sebuah keseriusan, kan harus didapati dengan

Sambungan dari halaman 24

Kecamatan Toba, belum lama ini. Menurut dia, kawasan ini sebelumnya adalah daerah tertutup vegetasi. Sedangkan aktivitas pertambangan bauksit di Tayan Hilir dan Toba saat ini ada yang dilakukan secara

terbuka, yakni membuka lahan menggunakan alat-alat berat. Dari aktivitas penggalian, memunculkan lubang-lubang yang mirip kolam atau danau kecil yang tergenangi oleh air ketika musim penghujan. “Mengingat pentingnya reklamasi ini, diminta kepada perusahaan untuk melak-

sanakan kewajiban tersebut. Sebab, jika hal ini tidak diindahkan, dikhawatirkan akan menimbulkan persoalan baru dikemudian hari,” ujarnya. Karenanya, dirinya dan juga masyarakat akan siap memantau dan mengawal terhadap aktivitas pertambangan di Kabupaten Sanggau ini.(nto)

Evi Raib Usai Pamitan Sambungan dari halaman 24

kehilangan istrinya sampai ke Polda Kalbar beberapa hari lalu. Dia dan keluarga berharap lewat laporannya ke pihak kepolisian, Evi bisa ditemukan dengan selamat dan kembali berkumpul bersamanya di rumah. Dia juga berharap kepada

siapa saja yang menemukan Evi untuk dapat mengabarkannya segera ke dia. Evi berusia 34 tahun, berciri-ciri kulit putih, rambut sebahu dan berjilbab, di batang hidung ada bekas luka dan tinggi 155 cm. Saat pergi, Evi mengenakan celana jeans dipadu baju abu-abu dan jilbab warna oranye. Evi juga membawa

tas warna merah dan ransel hitam. ”Kepada siapa saja yang menemukan istri saya dengan ciri-ciri di atas, harap menghubungi pihak keluarga. Dengan mengontak nomor 081352180470, 081256186602, dan 081256622266. Terimakasih dan mohon sekali bantuannya,” harap Piotri. (vi)

Pernyataan Kajari Soal Target 2012 ... Sambungan dari halaman 24

masyarakat pengelola. “Jadi bukan seperti yang diungkapkan Kajari Sintang pada media beberapa waktu lalu yang bilang Rp135 juta itu per tahun,” kata dia.Ia kembali menegaskan kalau program sekarang masih jalan dan tidak ada persoalan ke ranah hukum. “Kami berharap ada informasi yang benar ke ranah publik, jangan asal bicara dengan tujuan tertentu karena dulu ketika awal bertugas di

Sintang, Kajari juga pernah mengatakan akan membidik pembangunan tiga pasar, bahkan katanya sudah sampai perbatasan, tapi nyatanya sampai sekarang tidak ada tindaklanjut,” ucapnya. Ia mengaku sudah melakukan investigasi lapangan ahwa program ini masih berjalan dan belum ada indikasi penyelewengan. “Kita mau Kejari jelaskan ke publik kalau ada penyelewengan seperti yang dilansir beberapa waktu lalu,” ujarnya.Kalau memang tidak

ada kejelasan, ada baiknya kata dia, Kajari Sintang lebih konsentrasi lagi menyelesaikan agenda kasus korupsi yang sudah jelas masuk ke kejaksaaan seperti PLTMH, Genset, ADD dan sejumlah pengaduan lainnya. “Sampaikan ke masyarakat, sejauh mana proggresnya, jangan karena nilai korupsinya kecil seperti ADD tidak mau ditangani serius karena setiap pengaduan masyarakat harus ada kejelasan tindaklanjutnya,” kata dia. (mus)

Sambungan dari halaman 17

nyelewengan raskin. “Setiap ada laporan masuk tetap kami tindaklanjuti,” kata dia. Dari sejumlah pengalaman laporan yang masuk, ia mengatakan ada beberapa hal yang perlu digarisbawahi diantaranya apakah yang melapor itu orang yang tinggal di desa tersebut atau bukan, aau apakah ada persoalan politik tingkat desa misalnya menjelang pemilihgan kepala desa atau lainnya. “Yang jelas itu pengalaman kita ketika menerima laporan dugaan penyelewengan dari masyarakat, ada juga yang murni melapor karena memang ada penyelewengan,” jelasnya.

Terhadap informais soal dugaabn penyelewengan raskin di Desa Pauh Desa Kecamatan Kayan Hilir, ia mengatakan pihaknya sudah mengupayakan untuk menindaklanjutinya. “Kami sudah konfirmasi kepala desanya tapi sampai sekarang belum dapat informasi,” kata dia. Pada dasarnya menurutnya, pengawasan terhadap distribusi dilakukan rutin tiap kali dilakukan pengantaran raskin ke sejumlah titik distribusi. “Setiap pengantaran kita lakukan pengawasan,” jelasnya. Namun menurutnya, untuk melakukan pengawasan penuh dari bulog memang tidak mungkin karena dalam distribusi raskin ini, di desa juga ada tim sendiri.

“Jadi maslah raskin ketika sudah sampai ke desa itu kita kembalikan ke masing-masing orang,” ujarnya. Meskipun dari pemerintah sudah menetapkan harga raskin Rp 1600 per kilogram, namun biasanya jika sampai ke desa-desa bisa lebih dari itu dan sudah melalui proses kesepakatan bersama dengan masyarakat. “Peran Bulog hanya mengantar sampai ke titik distribusi yang disepakati, misalnya sampai kantor desa, distribusi ke dusun-dusun sudah tidak kami lagi, makanya biasanya ada kesepakatan bersama di desa untuk distribusi itu sehingga harga juga beda, namun tetap melalui kesepakatan bersama dengan warga,” ujarnya. (mus)

Aktivitas Luar Kelas Dibatasi kejiwaan Ji Ket Min, sesegera dia akan akan diperiksa ke Rumah Sakit Jiwa,” katanya. Sang istri, Cang Ci Afoung (23), atas kejadian itu mengakui tidak mau lagi bertemu dengan suaminya. Dirinya juga baru saja pulang dari Pontianak. Menurut dia, bayinya sudah dimakamkan di Pontianak, Senin (5/12). (fah)

Warga Ancam Somasi PTPN XIII Sambungan dari halaman 17

Desak Reklamasi Eks Lahan Tambang

Kembalikan ke Warga mendatang. Baik provokasi dalam bentuk SMS, selebaran serta isu-isu yang sengaja dihembuskan di masyarakat.“Apalagi isu provokasi yang melibatkan Suku, Agama, Ras dan Antar golongan (SARA) jangan ditanggapi. Mari bersama kita pererat tali silahturahmi antar sesama masyarakat dilingkungan masing-masing. Jaga keharmonisan yang selama ini sudah kita bina dengan baik,” pintanya. “Bila perlu masyarakat dapat melaporkan kepada aparat penegak hukum dilingkungannya jika menemukan berbagai bentuk aksi provokasi. Agar, aparat hukum dapat mengambil tindakan untuk mendeteksi siapa provokator yang tidak bertanggungjawab tersebut,” tukasnya. (ham)

4 Kali Coba Bunuh Diri Sambungan dari halaman 17

23

konsentrasi. Sehingga antara kegiatan sekolah dengan lainnya jangan sampai saling mengganggu,” katanya.   Sang ibu, dan satu guru sekolah, rencananya akan ikut ke Jakarta mendampingi Milania saat mengikuti lomba nanti. Sang ibu sendiri, biasanya juga mendampingi langsung setiap Milania ikut lomba. “Kadang-kadang saya juga ikut mendampingi Milania lomba,” kata M Idrus. Baik Milania dan keluarganya.memohon dukungan kepada seluruh warga Singkawang maupun Kalimantan Barat pada umumnya. Agar semua berjalan dengan baik, dan kemenangan bisa diraih. Milania direncanakan Jum’at (9/12) nanti bertolak ke Jakarta.**

Sambungan dari halaman 24

seperti biasanya,” jelas Kepala Sekolah SD Negeri 2 Ilir Kota Sanggau, Abang Ahmad Muslich, kemarin. Karenanya, para dewan guru lebih ekstra melakukan pengawasan sejak halaman sekolah digenangi air untuk mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan. Tentunya dia sangat berharap halaman segera kering, supaya aktivitas sekolahan dapat berjalan dengan baik seperti biasanya. “Hujan yang deras akhir-

akhir ini memang memicu terjadinya genangan di sejumlah kawasan kota Sanggau. Baik hujan yang melanda kota Sanggau sendiri maupun air kiriman dari daerah perhuluan,” ulasnya. Sementara itu, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kecamatan Kapuas, Abang Usman mengatakan, bahwa hingga saat ini memang belum ada sekolah yang diliburkan akibat banjir. Namun tidak menutup kemungkinan jika kondisinya memburuk, maka meliburkan

sekolah bisa ditempuh. “Kalau banjir yang terjadi belum mengganggu aktivitas belajar mengajar di sekolah, maka belum saatnya diliburkan. Namun jika memang sudah tidak memungkinkan lagi, maka terpaksa diliburkan. Apalagi, jika banjir seperti ini sebenarnya sudah menjadi langganan hampir terjadi di setiap tahun,” tandasnya sembari mengharapkan kepada para guru agar memperketat pengawasan terhadap anak didiknya.(nto)

mendesak diperlukan. Dari data itu kita akan mengusahakan bantuan. Untuk pemerintah daerah kita siap mendistribusikan bantuan beras. Sedangkan semabko dan lainnya kita menggandeng pihak ketiga untuk itu,” katanya. Wabup juga mengatakan, sejauh ini pihaknya belum sampai mendirikan posko banjir. Mengingat banir yang terjadi meski cukup besar namun masih termasuk siklus tahunan yang rutin terjadi di Kapuas Hulu. Apalagi banjir saat ini bermula di kota Putussibau yang merupakan kawasan hulu. Sehingga air yang tergenang akan mengalir ke daerah hilir. Mengisi sungai dan danau yang relative masih kosong. Dimana sampai saat ini informasi yang diperoleh pihaknya kawasan

hilir yang mulai menerima kiriman air dari Putussibau adalah Embaloh Hilir. Berbeda dengan banir besar yang terjadi tahun lalu. Beberapa kecamatan kawasan hilir sudah terlebih dahulu kebanjiran. Bahkan terendam hingga lebih dari empat bulan. Karena daya tampung sudah tak muat di hilir, baru di Putussibau dan sekitarnya banjir besar melanda. “Setidaknya, kita memiliki dua cekungan di hilir untuk daerah penampungan kiriman air. Di Bunut Hilir dan di Seputaran Semitau. Termasuk juga danau sentarum yang merupakan penampung air alam yang menjadi tumpuan air. Kalau kawasan ini sudah tak kuat menampung, maka banjir merata akan dirasakan masyarakat di pesisir sungai dan kota Putussibau,”papar Agus. (w@Nk)

Tanggap Darurat Sambungan dari halaman 17

menyatakan tanggap darurat dari bencana banjir yang terjadi saat ini,” terang Agus. Ditambahkan Agus, administasi tanggap darurat secepatnya di selesaikan. Setelah itu akan di kirim ke Gubernur Kalimantan Barat untuk di teruskan ke Badan Nasional Penanggulangan Bencana atau BNPB. Meski demikian, pihaknya terus melakukan koordinasi lintas instansi guna memonitor perkembangan lebih lanjut dari bencana banir yang terjadi. Melalui dinas social, pemerintah daerah menginstruksikan kecamatan untuk melaporkan perkembangan di daerahnya masing-masing. “Jika memang banjir, untuk mendata berapa korban, kerugian dan kebutuhan yang

Bantah Keluarkan Rekomendasi Transmigrasi Sambungan dari halaman 24

penempatan kawasan transmigrasi perlu dilakukan perubahan pada tata ruang wilayah. “Sedangkan RTRW kita sudah selesai dan sekarang menunggu rekomendasi dari gubernur,” ucapnya. Bupati menegaskan, Pemkab Sintang telah memiliki komitmen jelas untuk wilayah perbatasan melalui program pembangunan Kabupaten Sintang yang sudah ada. “Sekarang bagaimana masyarakat yang ada di perbatasan itu melak-

sanakan program pembangunan Kabupaten Sintang, seperti karetnisasi atau perkebunan yang sudah ada,” imbuhnya. Koordinator Komunitas Informasi Masyarakat Perbatasan (Kimtas) Kabupaten Sintang, Ambresius Murjani yang merasa kecewa serta mempertanyakan rencana program transmigrasi yang dirancang Kemenakertrans tersebut, jika kemudian salah satu kawasan yang dituju adalah Sintang. “Relokasikan saja warga lokal untuk ditempatkan diper-

batasan, kalau memang tujuan transmigrasi tersebut terkait dengan permasalahan perbatasan,” ujarnya. Namun demikian, jika harus terus dilakukan dengan pemindahan penduduk dari satu wilayah, maka dia mengusulkan komposisinya 70 persen warga lokal dan sisinya adalah warga transmigrasi. “Dengan komposisi itu, kesenjangan antara warga lokal dengan pendatang tidak akan terjadi, dan warga lokal akan banyak belajar dari pendatang,” imbuhnya.(wah)


PRO-KALBAR Pontianak Post

24

SINTANG

Evi Raib Usai Pamitan WARGA Kampung Ladang Sintang, Piotri Wandred harus menerima kenyataan istrinya Evi Roslita, raib sejak Jumat (2/11). Evi raib usai ber­ pamitan dengan Piotri untuk mengabarkan dirinya hendak pergi ke Anjungan mengikuti pelatihan kerja. Menurut Piotri, saat pamit, Evi mengatakan, bahwa kepergiannya ke Anjungan merupa­ kan tugas dari sekolah. Namun ketika Piotri ke sekolah untuk kon­ Evi Roslita firmasi, ternyata pihak sekolah menegaskan tidak pernah menugas­ kan Evi untuk mengikuti pelatihan kerja di Anjungan. ”Mendengar penegasan dari sekolah seperti itu, saya langsung mencarinya menuju Anjun­ gan. Tapi ternyata sampai di Anjungan saya tidak menemukan Evi. Bahkan kata petugas di sana, saat itu sedang tidak ada pelatihan apapun,” cerita Piotri kepada Pontianak Post, Selasa (6/12). Piotri curiga istrinya raib karena dihipnotis oleh seseorang dan dibawa kabur entah kemana. Apalagi saat hendak pergi ke Anjungan, Evi yang seorang pendidik itu membawa uang mencapai seratus juta rupiah ditasnya. Tak mau Evi mengalami hal-hal yang tidak diinginkan, Piotri melaporkan perihal

Bantah Keluarkan Rekomendasi Transmigrasi di Perbatasan SINTANG--Bupati Sintang Milton Crosby menegaskan, jika dirinya tidak pernah mengeluarkan rekomendasi untuk meminta didatangkan transmi­ grasi yang akan ditempatkan di kawasan perbatasan. “Tidak benar itu, karena sampai hari ini saya belum pernah mengeluarkan rekomendasi permintaan penempatan transmigrasi meskipun kita berada di wilayah perbatasan,” tegas Milton di Sintang, Jumat (2/12). Kementerian Tenaga Kerja dan Trans­

migrasi RI, berencana akan membangun 12 kawasan transmigrasi sebagai embrio kawasan perkotaan baru di daerah perbatasan. Penegasan itu disam­ paikan Milton karena ada informasi beredar, yang me­ nyebutkan Kabupaten Sin­ tang masuk dalam program penempatan transmigrasi yang dirancang Kemenaker­ trans tersebut.

Milton Crosby

Pasalnya, lanjut Milton, selain memang tidak men­ geluarkan rekomendasi, Ka­ bupaten Sintang juga tidak mencadangkan lahan untuk penempatan transmigrasi. “Lahan yang ada itu masuk kawasan hutan, termasuk juga di kawasan perbatasan, sehingga kita tidak punya pencadangan lahan lagi untuk penempatan transmi­ grasi,” ujarnya.

Ke Halaman 23kolom 5

SANGGAU

Desak Reklamasi Eks Lahan Tambang UNTUK menjaga ekosistem dan keseim­ bangan lingkungan, diharapkan perlu adanya tindakan reklamasi terhadap eks lahan tam­ bang supaya dapat dimanfaatkan kembali oleh masyarakat. Sehingga tidak ada lahan eks tambang yang tiak bisa dimanfaatkan lagi oleh masyarakat, ketika aktivitas pertambangan berakhir. Kecamatan Tayan Hilir, Toba adalah salah satu kawasan yang saat ini menjadi areal per­ tambangan bauksit khususnya. Diharapkan lahan-lahan eks pertambangan jangan sampai terabaikan dan dibiarkan terbengkalai. Padahal investor memiliki kewajiban untuk melakukan reklamasi lahan eks pertambangan. “Pasal 30 Undang-undang nomor 11 Tahun 1967 tentang ketentuan pokok pertambangan sudah jelas. Bahwa perusahaan wajib untuk melakukan reklamasi tambang, sehingga tak menimbulkan bahaya bagi masyarakat sekitar “Pihak perusahaan harus menyadari benar kewajibannya itu. Jangan sampai ada areal eks lahan tambang tidak direklamasi. Karenanya Pemkab Sanggau melalui instansi terkaitnya harus melakukan kontrol ketat, supaya tidak terjadi penelantaran eks lahan tambang,” ujar C Jaelani, wakil ketua Dewan Adat Dayak (DAD) Ke Halaman 23kolom 5

Rabu 7 Desember 2011

FOTO SRI WANTO WINARNO

BANJIR: Air yang membanjiri halaman SD Negeri 2 Ilir Kota Sanggau.

Halaman Sekolah Terendam

Aktivitas Luar Kelas Dibatasi SANGGAU--Intensitas hujan yang turun deras dalam beberapa pekan terakhir ini, menyebab­ kan sejumlah kawasan di kota Sanggau terendam banjir. Salah satunya kawasan SD Negeri 2 Ilir Kota Sanggau. Dari pantauan Pontianak Post, karena halaman SD Negeri 2 tergenang, sehingga memaksa aktivitas siswanya yang berjumlah

sekitar 547 orang harus dikurangi. Akibatnya, sekolah yang merupa­ kan regrouping dengan SD Negeri 3 dan SD Negeri 14 yang berlokasi di Kelurahan Ilir Kota Kecama­ tan Kapuas, terpaksa tidak bisa melaksanakan acara rutinnya yaitu upacara apel bendera yang dilaksanakan setiap Senin. Seperti yang terjadi pada Senin 5 Desember 2011 lalu, upacara

bendera ditiadakan karena hala­ man tergenang air hingga men­ capai ketinggian sekitar 10 cm. “Akibat banjir ini, maka aktivitas di luar ruangan kelas dikurangi, misalnya upacara bendera hingga kegiatan olahraga tidak dapat di­ laksanakan di halaman sekolah. Demikian juga anak-anak men­ jadi tidak leluasa bermain Ke Halaman 23 kolom 5

Dijelaskan dia, untuk program yang dirancang Kemanakertrans tersebut, di Kalimantan Barat yang melaksanakan program itu hanya Kabupaten Sambas dan Kapuas Hulu, dua kabupaten itu sudah mengajukan rekomendasi untuk penempatan transmigrasi. “Kemajuan perekonomian dan pembangunan Sintang saja sudah merangsang perpin­ dahan penduduk ke Sintang,” ungkap bupati. Dijelaskan lebih lanjut, untuk Ke Halaman 23 kolom 5

Perusahaan Wajib Berikan Kas Desa SINTANG--Kepala Kantor Pemerintahan Desa Ka­ bupaten Sintang Hotler Panjaitan menegaskan, setiap perusahaan perkebunan yang beroperasi di Sintang wajib untuk memberikan kebun kas desa di wilayah kerjanya. Menurut Hot­ ler, hal tersebut sudah ditindaklanjuti melalui  Pemberian kebun kesepakatan antara peru­ sahaan perkebunan den­ kas desa tersebut gan Pemkab Sintang. juga dilihat proporsi­ “Artinya, sudah men­ nya. Syarat 5 hektar jadi kewajiban bagi pe­ rusahaan untuk menye­ itu bukan maksimal” diakan kebun kas desa,” kata Hotler. Hotler Panjaitan Kebun kas desa terse­ but minimal luasnya lima hektar, yang didalamnya sudah ada tanaman baik sawit atau karet. Namun pemberian kebun kas desa tersebut, juga disesuaikan dengan proporsi lahan yang dipergunakan perusa­ haan. “Pemberian kebun kas desa tersebut juga dilihat proporsinya. Syarat 5 hektar itu bukan maksimal,” jelasnya. Namun sayangnya, kata dia, kesepakatan tersebut belum dituangkan dalam aturan yang mengikat berupa Perda atau Peraturan Bupati, guna mengantisipasi permasalahan antara masyarakat dengan perusahaan. “Harapan kita sebenarnya, untuk lebih cepat kesepaka­ tan ini dapat dituangkan dalam peraturan bupati,” Ke Halaman 23 kolom 5

Pernyataan Kajari Soal Target 2012 Dipertanyakan Morjiri: Kasus Lama Saja Belum Tuntas

SINTANG--Ketua Lembaga Studi Hukum dan Informasi Publik, Morjiri menilai pernyataan Kepala Kejaksaan Negeri Sintang soal penanganan ko­

rupsi di Sintang terasa rancu ketika program, dengan sasaran untuk mengak­ mengungkapkan rencana penyelidikan tifkan pos pelayanan terpadu (posyandu) baru, sementara tunggakan di wilayah program. perkara lama tidak kunjung Program itu mulai ber­ selesai. jalan efektif pada 2010 “Statemen Kajari Sintang dengan pematangan dan mengagendakan program persiapan Kelompok Gizi NICE untuk diperiksa ada­ Masyarakat (KGM), 2011 lah kesalahan besar ke­ baru realisasi program pada publik, hasil inves­ dan tiap desa sasaran pro­ tigasi kami dan data kami gram dialokasikan Rp135 program NICE belum ada juta berdasarkan proposal persoalan karena masih masyarakatke ADB, dana berjalan sampai 2013 men­ Rp135 juta itu untuk tiga datang,” kata Morjiri, Selasa tahun program. (6/12) di Sintang. Menyangkut soal penem­ Morjiri Nutrition Improvement patan, ada beberapa kriteria Thought Community Empowerment diataranya tentang masyarakat yang (NICE) berjalan melibatkan 84 desa masih mengalami gizi buruk, ada tenaga dari 13 kecamatan di Sintang. Program kesehatan di desa dan dana NICE itu ini didanai Asian Development Bank langsung diserahkan kepada kelompok (ADB) yang jelas kriteria tempat dan Ke Halaman 23 kolom 5


LFP

Pontianak Post

Rabu 7 Desember 2011

Jadi Korban Piala Afrika KOLO Toure tidak akan tenang membela Pantai Gading di Piala Afrika 2012. Toure merasa keterlibatannya di ajang yang digelar di Gabon dan Equatorial Guinea pada 21 Januari12 Februari tahun depan itu bisa membunuh karirnya di Manchester City. Toure tampil bersama adik kandungnya yang juga gelandang City, Yaya Toure. Toure sebenarnya sudah mulai mendapatkan lagi posisi reguler sejak diskors enam bulan karena positif doping awal Maret lalu. Dalam dua Kolo Toure laga terakhir City, bek tengah 30 tahun itu turun penuh. Toure menggeser Joleon Lescott sebagai tandem kapten tim Vincent Kompany. ”Saya bangga membela negeri saya, tapi saya harus mengatakan apabila berlaga di Piala Afrika juga bencana bagi saya,” kata Toure kepada media Prancis So Foot. Toure meyakini City tidak akan lagi memberi perlakuan sama kepadanya seperti di Piala Afrika 2010. Kala itu, City khusus menyewa sebuah pesawat untuk menjemputnya lebih cepat dari Angola. ”Saya tidak berpikir mereka akan melakukan hal sama. Kalaupun iya, saya yang harus membayar ongkosnya,” ujarnya. Toure juga menuding pelatih City Roberto Mancini mencoba menyingkirkannya perlahan-lahan. Salah satunya dengan direkrutnya defender 20 tahun Serbia, Stefan Savic, di awal musim ini. ”Saya sudah kehilangan ban kapten tim di awal musim dan sekarang tempat utama. Anda lihat Carlos Tevez - Dia adalah kapten City musim lalu dan dia tidak akan lama lagi di sini,” tuturnya. Dikonfirmasi terpisah, Mancini mengatakan apabila hubungannya dengan Toure baik-baik saja. Mancini juga menyangkal apabila Toure akan pergi Januari. Apalagi setelah Paris Saint-Germain (PSG) disebut tertarik mendatangkan mantan pemain Arsenal itu. ”Saya sudah berbicara denga Kolo dan dia tidak mengatakan seperti yang diberitakan. Dia lalu memberi penjelasan kepada saya dan bagi saya semuanya sudah selesai,” urai Mancini di situs resmi klub. (dns) Siapa Lolos ? Man City lolos jika : - Mengalahkan Bayern dan Napoli gagal mengalahkan Villarreal Napoli lolos jika : - Mengalahkan Villarreal - Kalah dari Villarreal, tapi City seri dengan Bayern - City gagal mengalahkan Bayern Klasemen Sementara Grup A 1. B. Munchen 2. Napoli 3. Man City 4. Villarreal

5 5 5 5

Grup B 1. Inter Milan 5 2. Trabzonspor 5 3. Lille 5 4. CSKA Moskow 5 Grup C 1. Benfica 2. Man United 3. FC Basel 4. Otelul Galati

4 2 2 0 3 1 1 1

1 2 1 0 1 3 2 2

0 1 2 5 1 1 2 2

11-4 8-6 7-6 2-12 7-5 3-5 6-6 7-7

13** 8 7 0 10** 6 5 5

5 5 5 5

2 2 2 0

3 3 2 0

0 0 1 5

7-4 10-6 9-9 3-10

9* 9 8 0

Grup D 1. Real Madrid 5 2. Ajax 5 3. Lyon 5 4. Dinamo Zagreb 5

5 2 1 0

0 2 2 0

0 1 2 5

16-2 6-3 2-6 2-15

15** 8 5 0

Keterangan : *)Lolos 16 besar; **)Juara grup

Soccer

25

Sergio Aguero

Frank Ribery

Man City

v

Bayern Munchen

SULIT LOLOS Bayern Ogah Bantu City

MANCHESTER - Manchester hanya 30 persen. Kemarin, ManCity boleh perkasa di ajang do- cini mengatakan apabila timnya mestik. City masih memuncaki harus siap seandainya bermain klasemen Premier League plus di Europa League karena finis belum terkalahkan hingga 14 laga. peringkat ketiga grup. The Citizens - sebutan City - juga “Kami ingin lolos ke 16 besar. menembus semifinal Piala Liga Tapi, tidak menutup kemungkinan Inggris (Piala Carling). ke Europa League,” kata Mancini Tapi, lain cerita di ajang Eropa. kepada The Sunday Telegraph. City bersusah payah ke babak “Jika itu terjadi, kami akan 16 besar. Tim asuhan Roberusaha memenanginberto Mancini itu bahkan ya karena kami merasa terancam tersisih sekamampu bersaing di sana lipun mengalahkan Bayern (Europa League). Itu berMunchen di Stadion Etihad beda dengan Liga Chamdini hari nanti (siaran pions karena saat ini, ada langsung RCTI pukul 02.45 beberapa tim yang lebih WIB). Itu apabila Napoli Siaran Langsung baik dibandingkan kami,” juga menang atas Villartambahnya. RCTI real. Kendati terkesan pePukul 02.45WIB City dan Napoli bersasimitis, Mancini tetap ing mendampingi Bayern ke 16 meminta anak asuhnya bermain besar dari grup A. Napoli sedikit semaksimal mungkin. Kemenandi atas angin karena unggul satu gan atas Bayern sekaligus menangka (8-7) maupun head to head. jadi revans atas kekalahan 0-2 di Napoli bermain seri 1-1 di Etihad Allianz Arena (27/9). ”Kami akan (14/9) lalu menang 2-1 di kandang bermain agresif, lebih agresif dari sendiri (22/11). biasanya. Di pertemuan pertama, Seusai dikalahkan Napoli, kami terlalu pasif,” tutur mantan pelatih City Roberto Mancini pelatih Inter Milan itu. mengatakan peluang lolos timnya Kans menang terbuka lebar bagi

City. Sebab, Bayern datang dengan kekuatan tidak komplet. Mario Gomez yang memborong dua gol kemenangan di pertemuan pertama disebut akan disimpan dulu di bench. Sedangkan Bastian Schweinsteiger, Arjen Robben, dan Toni Kroos tidak dibawa karena cedera. Schweinsteiger sudah absen hampir dua bulan karena patah tulang selangka, sedangkan Robben dan Kroos terkena flu. ”Kami sudah lolos (16 besar) dan memastikan juara grup. Itu sudah memenuhi target,” kata CEO Bayern Karl-Heinz Rummenigge di situs resmi UEFA. Kalle - sapaan akrab Rummenigge - menegaskan apabila Bayern tidak akan membantu City. ”Kami tetap mengusung misi menang di Manchester. Kemenangan tidak hanya menambah poin di ranking klub Eropa, melainkan juga 800 ribu euro (Rp 9,6 miliar) di kantong kami,” jelasnya. Misi berbeda diusung Daniel van Buyten. Defender Bayern itu ingin memberi kesan positif mengingat laga di kandang City

tak ubahnya ajang nostalgia bagi Van Buyten. Defender 33 tahun itu pernah memperkuat City pada 2004 dengan status pinjaman dari Olympique Marseille. ”Yang paling saya ingat dari Manchester City adalah atmosfer stadion. Fans selalu memberi dukungan penuh,” kata

Man City

(4-2-3-1)

2 Richards

Bayern Munchen (4-2-3-1)

7

25

Milner

Muller

25 Kompany Hart

28

11

Barry

16 Aguero

42

13

Olic

10 Dzeko

Tymoschuk

Alaba

21

Clichy

Silva

5

Van Buyten

19

Yaya Toure

22

Rafinha

44

18

4

Toure

Buyten di situs resmi klub. ”Yang juga tidak berubah adalah staf bagian perlengkapan dan mungkin fisioterapi karena tidak ada lagi pemain di masa saya yang masih bertahan sekarang,” sambung tandem defender City Vincent Kompany di timnas Belgia itu. (dns)

1

Neuer

28 30 Badstuber

Luiz

7 Gustavo Ribery

21 Lahm

Stadion: Etihad, Manchester - Wasit: Stephane Lannoy (Prancis) Pelatih

: Roberto Mancini

Pelatih: Jupp Heynckes

Tinggalkan Bayern Tahun Depan IVICA Olic tidak akan lagi menghiasi skuad Bayern Munchen musim depan. Striker

internasional Kroasia itu mengumumkan apabila dirinya bakal meninggalkan Bayern musim

panas tahun depan. Itu seiring habisnya masa kontraknya. Namun, Olic bisa saja pergi lebih

cepat di bursa transfer musim dingin Januari nanti. ”Saya pasti pergi di musim panas, sedangkan kemungkinan pergi di musim dingin 50 persen,” kata Olic dalam wawancara dengan Bild kemarin. Jika ingin mendapat fee, Bayern memang harus melego mantan striker Hamburg SV dan CSKA Moskow itu awal tahun ini. ”Saya tidak bermasalah bertahan sampai akhir musim ini. Saya juga tidak memaksa untuk pergi pada Januari. Saya dan Bayern akan menunggu dan melihat situasi sampai Januari lalu membuat sebuah keputusan,” tutur Olic. ”Satu -satu nya p e rtimbangan saya adalah keluarga. Saya rasa akan lebih menguntungkan apabila kami tidak pindahan rumah di saat musim dingin,” imbuhnya. Olic bergabung dengan Bayern pada Januari 2009 dengan status free transfer. Di musim pertamanya, pemain 32 tahun itu tampil lumayan dengan mengemas 19 gol dari 40 laga. Sedangkan dalam dua musim terakhir, dia hanya mengemas satu gol dari 18 laga seiring kerap dirundung cedera. Tapi, seretnya produktivitas Olic bersama Bayern tidak mengusik statusnya di timnas Krosia. Pelatih Kroasia Slaven Bilic sudah menggaransi akan

memasukkan Olic dalam skuad ke Euro 2012. ”Saya sudah berdiskusi dengan Slaven Bilic dan dia hanya meminta saya agar fit dan sehat sebagai syarat bisa dibawa ke Euro,” tutur Olic. Di sisi lain, Olic dipastikan tampil starter saat menghadapi City. Itu mengacu pernyataan der trainer Bayern Jupp Heynckes setelah Bayern mengalahkan Werder Bremen 4-1 di Bundesliga (3/12). ”Olic akan mendapat kesempatan karena Mario Gomez butuh istirahat,” ucap Heynckes. (dns)

Ivica Olic


All soccer

26 Restui Tevez Nego dengan Milan

+

MILAN - Carlos Tevez sudah berada di ambang pintu masuk AC Milan. Setelah negosiasi yang berlangsung selama sepekan terakhir, akhirnya Manchester City memberikan izin kepada Milan untuk membicarakan kontrak dengan Tevez. “Tevez merupakan pemain City. Klub asal Inggris itu telah memberikan izin kepada kami untuk berbicara dengan agennya, tapi kami belum berbicara langsung dengan City,” bilang Adriano Galliani, wakil presiden Milan, kepada Gazzetta dello Sport. Berdasarkan kabar yang dilaporkan Sky Sport 24, Galliani berbicara dengan agen Tevez, Kia Joorabchian, di Milan, Senin (5/12). Mereka membicarakan berbagai opsi kepindahan Tevez ke Milan, apakah dengan peminjaman atau pembelian secara permanent. “Kami belum tahu apa yang City inginkan. Saya lebih baik tidak berbicara terlalu banyak tentang Tevez. Sebab, di sisi lain harganya akan terus naik dan itu sama sekali tidak bagus buat kami,” jelas tangan kanan owner Milan Silvio Berlusconi itu. Itu adalah pertemuan kedua Galliani dengan Joorabchian. Sebelumnya, mereka pernah bertemu sekitar sepuluh hari lalu di markas Milan di Via Turati. Selain Milan, Tevez juga diminati klub Brazil Corinthians. Hanya, Tevez tampaknya lebih tertarik bertahan di Eropa. “Kembali ke Brazil? Itu mungkin saja, tapi saat ini dia menginginkan bermain di Eropa,” bilang Joorabchian, kepada www.milanews.it. “Dia tetap latihan secara intensif. Pada Januari nanti, dia menginginkan kembali mendapat peran utama dan bermain di klub hebat. Milan adalah klub hebat, tapi ada klub Italia lainnya yang juga menyatakan minat,” kata Joorabchian. City sendiri tidak akan menggandoli Tevez bila ada tawaran yang tepat. Toh, dia tidak lagi masuk dalam rencana masa depan City di tangan manajer Roberto Mancini. Apalagi, setelah ulahnya yang pulang ke Argentina tanpa pamit ketika dalam masa hukuman. Mancini bahkan menyebtu Tevez sebagai sosok yang tolol. Itu menyusul berbagai kelakuannya setelah menolak bermain sebagai pengganti ketika City menghadapi Bayern Munchen di Liga Champions. Sejak itu, Mancini kehilangan respek dan berharap Tevez hengkang. “Tevez berperilaku tolol. Dia melakukan sesuatu yang tidak seharusnya pemain lakukan, terutama sebagai pemain yang hebat. Saya selalu marah karena saya tidak ingin dia melakukan itu. Saya punya hubungan baik dengannya,” jelas Mancini. (ham)

BASEL - Kota Manchester terancam tanpa wakil di babak 16 besar Liga Champions. Selain Manchester City, Manchester United juga harus menentukan nasibnya di matchday pemungkas grup. United bakal away ke Swiss untuk menghadapi FC Basel dini hari nanti (siaran langsung MNC Sports 1 pukul 02.45 WIB). Laga di St. Jakob Park itu layak disebut laga hidup mati. Bagaimana tidak, United dan Basel tengah bersaing merebut satu tiket 16 besar yang tersisa di grup D. Satu tiket lainnya sudah dimiliki wakil Portugal Benfica. Dengan unggul satu angka dari Basel (9-8), United hanya butuh seri untuk lolos. Namun, United sadar menargetkan seri sangat riskan. Pertemuan pertama di Old Trafford (27/9) menjadi pelajaran. Unggul 2-0 di babak pertama, Basel mampu membalas dengan tiga gol sebelum winger United Ashley Young mencetak gol penyeimbang di menit ke-90. Perkiraan Pemain FC Basel (4-4-2) : 1-Yann Sommer (g); 27-Steinhoefer, 19Abraham, 6-Dragovic, 3-Park Joo-ho; 17-Shaqiri, 24-Cabral, 34-Xhaka, 20-F. Frei; 9-Streller?, 13-A. Frei Pelatih : Heiko Vogel (karteker) Man United (4-4-1-1) : 1-De Gea (g); 20-Fabio, 5-Ferdinand, 15-Vidic, 3-Evra; 17-Nani, 4-Jones, 24-Fletcher, 13-Park; 18-Young; 10-Rooney Pelatih : Sir Alex Ferguson

PATOKAN HARGA / KG TBS KELAPA SAWIT PRODUKSI PETANI KALBAR SBB : • Umur Tanaman 3 tahun Rp. 954,70,-

Harga CPO/ Kg Rp. 6.492,49

• Umur Tanaman 4 tahun Rp. 1.028.03,-

(tidak termasuk PPN)

• Umur Tanaman 7 tahun Rp. 1.181,10,• Umur Tanaman 8 tahun Rp. 1.219.62,-

Harga Kernel/Kg : Rp. 2.338,38,- (tidak termasuk PPN) Indeks “K” : 86.74 %

• Umur Tanaman 9 tahun Rp. 1.258.59,• Umur Tan. 10 s/d 20 tn Rp. 1.298,13,Tim PeneTaPan HarGa PemDa TinGkaT i kaLBar

+

Rabu 7 Desember 2011

Tamu dalam Tekanan

Hasil rapat Tim Pengkajian dan kesepakatan Penetapan Harga TBS kelapa Sawit Produksi Petani kalbar bln nOVemBer 2011

• Umur Tanaman 6 tahun Rp. 1.142.12,-

l

FC Basel v Man United

PeneTaPan HarGa TanDan BUaH SeGar (TBS)

• Umur Tanaman 5 tahun Rp. 1.103.60,-

Pontianak Post

“Sangat berbahaya apabila kami hanya berpikir seri. Tidak ada seorang pun di klub kami yang memiliki mental seperti itu. Kami akan berusaha meraih kemenangan dan bermain menyerang,” kata Young kepada Sky Sports. Seiring cederanya Javier Hernandez, serta Danny Welbeck dan Dimitar Berbatov dalam proses pemulihan cedera, Young kemungkinan bakal didorong lebih ke depan untuk membantu Wayne Rooney. Kolaborasi itu pernah mereka mainkan di timnas Inggris. “Selama saya mendapat kesempatan bermain, saya bahagia memainkan peran apapun. Di era sepak bola modern, setiap pemain tidak hanya terpaku di satu posisi,” jelas mantan pemain Aston Villa itu. Dari kubu tuan rumah, striker Basel Alexander Frei mengatakan apabila timnya memiliki peluang lebih baik dibandingkan United. Sebagai catatan, Frei memborong dua gol Basel di Old Trafford. Eks bomber timnas Swiss itu juga mencetak 15 gol dari 16 laga terakhir. “Sebagai tim besar dengan tradisi bagus di Eropa, Manchester United bakal bermain dalam tekanan, sedangkan kami akan kembali tampil nothing to lose,” kata Frei di situs resmi UEFA. Di sisi lain, pergantian pelatih dari Thorsten Fink ke Heiko Vogel juga tidak bermasalah bagi Basel. Vogel yang sebelumnya menjabat asisten Fink itu berhasil membawa Basel menyapu bersih kemenangan dalam enam laga di liga domestik. (dns)

+

Luis Nani

PerkemBanGan HarGa raTa-raTa BeBeraPa BaHan POkOk PenTinG Di kOTa POnTianak

HarGa kOmODiTi Dan Pakan Ternak Di POnTianak Komoditi Doc Broiler FS/Ekor Broiler Hidup/kg Ayam Buras hidup/kg Daging Sapi/Kg Daging Babi/Kg Karkas Kambing/Kg Telur Ayam Ras/Kg Pakan Petelur Stater/Kg Pakan Petelur Grower/Kg Pakan Layer/Kg Pakan Pedaging Starter/ kg Pakan Pedaging Finisher/kg Kulit Sapi / Kg Kulit Kambing / Lembar

Harga Rp. 5.600,Rp. 20.000,Rp. 40.000,Rp. 72.000,Rp. 55.000,Rp. 80.000,Rp. 18.000,Rp. 5.700,Rp. 5.600,Rp. 4.500,Rp. 6.500,Rp. 6.000,Rp. 7.500,Rp. 20.000,-

MINGGU KE 1 DESEMBER 2011

04 OkTOBer 2011 nO.

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13

nama BaranG BaHan keBUTUHan POkOk Beras Lokal/Kampung Beras IR64 Gula Pasir Minyak Goreng Bimoli Minyak Goreng Curah Daging Sapi Murni Daging Ayam Ras Daging Ayam Kampung Telur Ayam Ras Susu Kental Manis Bendera Susu Bubuk Putih Cap Bendera Jagung Pipilan Kering Garam Beryodium

SaTUan

HarGa

keT.

nO.

nama BaranG

SaTUan

HarGa keT.

KG KG BKS KG KG KG KG KG KG LITER KG KG KG

7.000 7.375 1.300 31.500 15.000 45.750 15.750 16.000 4.125 7.000 32.125 18.000 8.000

BaHan keBUTUHan POkOk KG KG KG LITER KG KG KG KG KG KLG 400 GR/KTK KG 250 GR/BKS

7.500 8.125 9.625 Luar negeri 14.125 10.125 71.500 kualitas a 21.250 42.500 16.750 8.175 27.125 6.250 7.000

14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26

Tepung Terigu Segitiga Biru Kacang Kedelai Mie Instan (Indomi Rasa Kaldu Ayam) Cabe Merah Besar (Biasa) Bawang Merah Ikan Asin Teri Kacang Hijau Kacang Tanah Ketelah Pohon Minyak Tanah Telur Ayam Kampung Cabe Keriting Bawang Putih

Sumber Data : Dinas Perindag Prop. kalbar

+

cmyk


27

Pontianak Post ● Rabu 7 Desember 2011

Dari Matematika ke

Kimia TAK terfikirkan sebelumnya oleh gadis belia ini jika keputusannya untuk beralih bidang mata pelajaran justru berbuah prestasi kebanggaan. Yup, dari hobinya yang dulu doyan banget sama Matematika, doi sekarang lebih memilih Kimia sebagai pelajaran favouritnya. Apa sih yang membuatnya menyukai Kimia? BY: GHEA LIDYAZA SAFITRI

JUARA: Viera saat menerima penghargaan sebagai juara 1 Lomba Bidang Studi Kimia (LBSK) ke-8 FMIPA Kimia Untan se-Kalbar.

star's profile: Nama : VIERA  TTL : Pontianak, 2 Desember 1995 Nama Ortu : Larryandie Suharno & Tan Meng Hui  Asal Sekolah : SMA Santu Petrus Pontianak PRESTASI:  Finalis 9 Besar Lomba Bidang Studi Kimia (LBSK) ke-7 Fakultas MIPA Kimia Untan se-Kalimantan Barat tahun 2010  Finalis 6 Besar Lomba Chemistry Competition (C2) Fakultas FKIP Untan se-Kota Pontianak tahun 2010  Juara 2 Olimpiade Sains Kimia se-Kota Pontianak tahun 2010  Finalis Olimpiade Sains Kimia tingkat Provinsi untuk mewakili Kalimantan Barat ke tingkat Nasional tahun 2010  Juara 1 Lomba Bidang Studi Kimia (LBSK) ke-8 Fakultas MIPA Kimia Untan se-Kalimantan Barat tahun 2011  Juara 2 Lomba Debat Kimia (LDK) Fakultas MIPA Kimia Untan se-Kalimantan Barat tahun 2011

Apa yang membuat kamu tertarik dengan pelajaran Kimia? Awalnya aku hanya ingin mencoba sesuatu yang baru melalui bidang kimia ini. Secara yang kita ketahui, di lingkungan sekitar kita ini nggak jauh yang namanya kimia, baik itu yang kita temui dari alam maupun buatan manusia. Dan aku mulai tertarik untuk memperdalam kimia saat duduk di bangku kelas X SMA. Banyak hal yang ada di sekitar kita yang tidak dapat kita ketahui, dengan ilmu kimia yang sifatnya meluas inilah secara tidak langsung kita dapat mempelajari bagaimana terjadinya proses pencampuran, serta perabotan yang kita gunakan hampir seluruhnya mengandung zat kimia. Menurutmu susah nggak sih memahami Kimia? Setiap mata pelajaran pastinya memiliki tingkat kesulitan masing-masing, seperti halnya Kimia. Kimia memang nggak mudah dan juga nggak sulit, hanya saja jika kita ulet, tekun, rajin, memiliki kemauan, dan keyakin aku yakin pasti kimia tidak akan terasa sulit untuk di pahami. Apalagi memperdalam ilmu kimia bukanlah suatu hal yang terasa sulit, secara pelajaran ini nggak membosankan melainkan mengasyikkan unduk mendalaminya. Di kimia juga kita nggak hanya menghafal, tapi juga dapat menalar dan mengerjakan perhitungan yang terasa sangat asyik. Sejak kapan mengikuti ajang perlombaan Kimia? Mulai mengikuti beberapa ajang perlombaan saat masih duduk di kelas X SMA sama seperti awal aku menyukai pelajaran kimia ini. Di sekolahku, anak-anak yang ingin mengikuti ajang perlombaan akan diseleksi oleh sekolah. Lima orang yang dianggap terbaik oleh pihak sekolah akan diikut sertakan dalam perlombaan tersebut. Rasa bangga pastinya akan sangat terasa apa-

lagi akan ada tantangannya tersendiri karena kita mewakili sekolah dan akan berusaha memberikan yang terbaik agar nama sekolah semakin harum dengan prestasi. Aku juga mau mengucapkan terima kasih banyak kepada orang tua, keluarga, bapak dan ibu guru serta teman-teman yang ikut mensupport .

Prestasi apa saja yang telah kamu dapatkan dari ilmu Kimia ini? Untuk prestasi sendiri dimulai pada tahun 2010 yaitu pada saat ajang Lomba Bidang Studi Kimia (LBSK) se-KalBar yang diadakan Fakultas MIPA Kimia Untan, dan aku masuk 9 besar, lalu pada saat ajang Lomba Chemistry Competition (C2) se-Kota Pontianak yang diadakan Fakultas FKIP Untan di tahun 2010 dan masuk ke dalam 6 besar, Olimpiade Sains se-Kota Pontianak tahun 2010 dan mendapatkan juara 2, lalu setelah itu aku bersama juara 1 dan juara 3 diikutsertakan untuk mengikuti seleksi tingkat Provinsi yang nantinya akan menjadi wakil dari KalBar di tingkat Nasional, hanya saja aku belum beruntung untuk terpilih. Dilanjutkan dengan Lomba Bidang Studi Kimia (LBSK) dan Lomba Debat Kimia se-KalBar yang diadakan fakultas MIPA Kimia Untan tahun 2011 ini. Untuk LBSKnya aku mendapatkan juara 1 dan untuk LDKnya aku bersama team mendapatkan juara 2. Tema apa yang kamu ambil dalam Lomba Debat Kimia? Kebetulan pada saat Lomba Debat Kimia (LDK) kami mendapatkan materi mengenai steroform, lalu di babak final kami mendapatkan tema mengenai pemutih. Seperti yang kita ketahui banyak kaum hawa dari muda hingga dewasa menginginkan kulit yang berwarna putih, untuk itulah mereka akan berusaha bagaimana caranya membuat kulit tampak lebih putih, seperti halnya dengan menggunakan pemutih tanpa mereka sadari ada beberapa diantara pemutih yang mengandung zat-zat kimia berbahaya. Harapan kedepannya untuk teman-teman yang menggangap Kimia itu sulit? Selalu berusaha untuk memperdalam ilmu karena tidak akan ada hal yang sulit jika kita mau berusaha untuk mewujudkannya. Nggak ada yang sulit jika kita mau berusaha, trust me!**

ABOUT STAR

• Selalu bekerja keras mengejar sesuatu, seperti mengikuti lomba. Doi bakalan berusaha semaksimal mungkin memberikan yang terbaik dan menjadi juara, pastinya juga nggak lupa selalu berdoa. • Suka bermain musik, salah satunya piano. • Nggak suka dengan binatang. • Suka dengan hal-hal baru, nggak salah jika doi berani melakukan perubahan dalam pelajaran favorit yang tadinya matematika menjadi kimia, tetapi hal itu justru membuatnya mendapat prestasi yang gemilang.


28

Pontianak Post Rabu 7 Desember 2011


PAMERAN PAMERAN UANG UANG

Pontianak PontianakPost PostlllSenin Senin Desember2011 2011 Rabu575Desember

2-8 2-8Desember Desember 2011 2011 diPCC PCC 2-8 Desember didi PCC

29 29

BI BI Ajak Ajak Pelajar, Jaga Jaga Uang Uang Disenangi Dikunjungi Ribuan Orang

Pameran Pameran Uang Uang Nusantara Nusantara penanggung jawab jawab koordinator koordinator pameran, pameran, BANK BANKIndonesia Indonesiameminta memintakepada kepada penanggung PONTIANAK-Ribuan orang Untuk mempermudah siswa Sabtu (3/12). (3/12). masyarakat masyarakatuntuk untukselalu selalumencintai mencintaidan dan Sabtu dan dan Kalbar Kalbar Fair Fair 2011 2011 menarik menarik setiap harinya mendatangi Pa- menerima materi yang disamHastijuga jugamenjelaskan, menjelaskan,untuk untukmengmengmenjaga menjagauang. uang.Dengan Denganadanya adanyapameran pameran Hasti perhatian perhatian pengunjung. pengunjung. KegiaKegia- paikan, meran Koleksi Uang Nusantara pihak BI juga mengadahancurkan uang uang yang yang tidak tidak akan akan diedarkan diedarkan uang, masyarakat masyarakat diharapkan diharapkan tidak tidak merusak merusak hancurkan tan tan yang yang diusung diusung Bank Bank Indo- kanuang, dan Bank Indonesia dari Indomasa tanya jawab dengan siswa. lagiituitujuga jugamasih masihmembutuhkan membutuhkanbiaya. biaya. uang, uang, karena karena uang uang yang yang rusak rusak tidak tidak akan akan diedie- lagi nesia iniini akan akan berlangsung berlangsung kenesia masa di PCC jalan Sultan Ab- Sebagai hadiahnya, siswa yang Dengan pameran pameran ini, ini, diharapkan diharapkan kesadaran kesadaran darkan darkan lagi lagi setelah setelah masuk masuk keke BI.BI. Selanjutnya Selanjutnya Dengan 2-8 2-8 Desember Desember didi Pontianak Pontianak durrahman. Mereka datang dari bisa menjawab akan diberikan masyarakat masyarakatuntuk untuk menjaga menjaga uang uang bisa bisa lebih lebih uang uang ituitu akan akan dihancurkan. dihancurkan. Convention Convention Center Center (PCC). BeBe- suvenir. setiap penjuru Kota(PCC). Pontianak Dengan seperti ini, ini, “Dengan “Dengan adanya adanya pameran pameran ini, diharapdiharap- meningkat. meningkat. Tidak Tidak hanya hanya itu, itu, pameran pameran uang uang ragam ragam uang uang yang yang pernah pernah bereberedan sekitarnya, mulai dari SD, siswa lebih aktif dan lebih gamkan kanmasyarakat masyarakatselalu selalumencintai mencintaidan dan nusantara nusantarainiinidiharapkan diharapkanmemberikan memberikan SMP, dan sederajat hingga menerima materi. dar dar diSMA di Indonesia Indonesia pada pada zaman zaman pang AMATI AMATI UANG UANG menjaga menjaga uang. uang. Uang Uangyang yangdicoret-coret dicoret-coret pembelajaran pembelajaran kepada kepada generasi generasi muda muda untuk untuk masyarakat umum. Mereka Setelah selesai menerima dulu dulu hingga hingga sekarang sekarang turun turun KUNO: KUNO: dan danlecek lecektidak tidak akan akandiedarkan diedarkanlagi lagikeke selalu selalu menjaga menjaga uang uang sejak sejak dini. dini. ingin mengetahui jenis mata materi, para siswa boleh meditampilkan. ditampilkan. Jangan Jangan lewatkan lewatkan Dua Dua pengunjung pengunjung masyarakat. masyarakat. Selanjutnya Selanjutnya uang uang ituitu akan akan di-di- Pameran Pameraniniinimemamerkan memamerkanjenis-jenis jenis-jenis uang nusantara yang pernah berbagai koleksi beda beda generasi generasi moment moment yang yang berharga berharga ini. ini. lihathancurkan, hancurkan, ”macam kata ” kata Hasti Hasti A Dwiputranti A Dwiputranti selaku selaku uang uangdari darijaman jamankerajaan, kerajaan,masa masapenjajapenjajaada yang dugunakan untuk dan sejarah uang. Tidak semua mengamati mengamati han han hingga hingga jenis jenis uang uang sekarang. sekarang. Selain Selain itu, itu, transaksi. siswa menyambangi berbagai uang uang kuno kuno yang yang sejarah sejarah perkembangan perkembangan jenis-jenis jenis-jenis uang uang dan dan Selain disajikan dengan jenis uang kuno dan sejarah dipamerkan dipamerkan perkembangan perkembanganBank BankIndonesia Indonesiadari darimasa masa dalam dalam Pameran Pameran berbagai macam jenis uang uang, banyak juga siswa yang ke ke masa masa juga juga ikut ikut dipamerkan. dipamerkan. Uang Uang didi PontiPontiyang ada sejak jaman keramemilih mendatangi stan-stan ++ + ++ “Selain “Selainmemamerkan memamerkanjenis-jenis jenis-jenisuang uang anak anak ConvenConvenjaan, pra-kemerdekaan hingga yang ada di dalam mapun di luar dari dari jaman jaman dahulu, dahulu, kami kami juga juga memamermemamertion tion Center. Center. setelah merdeka, pengunjung gedung, salah satunya galeri kan kansejarah sejarahperkembangan perkembanganuang uangdan dan Pameran Pameran yang yang juga disuguhi dengan sejarah lukisan. perkembangan perkembangan Bank Bank Indonesia. Indonesia. Selama Selama ini ini berlangsung berlangsung 2-8 2-8 perjalanan Bank Inbonesia. Di stan ini terpampang berDesember Desember iniini masyarakat masyarakat banyak banyak yang yang tidak tidak tahu tahu mengemenge“Sebenarnya ingin mengetahui bagai macam jenis lukisan dencukup cukup banyak banyak nai nai fungsi fungsi dan dan tujuan tujuan Bank Bank Indonesia. Indonesia. Oleh Oleh uang kuno, namun dijelaskan gan berbagai macam tema. Nadiminati. diminati. karena karenaitu, itu,dengan denganadanya adanyapameran pameranini, ini, juga tentang sejarah Bank Indo- mun banyak siswa lebih tertarik Afi/Pontianak Afi/Pontianak Post Post masyarakat masyarakatlebih lebihmengerti mengertilagi lagiperan perandan dan nesia,” kata Maya salah seorang untuk menyaksikan seniman fungsi fungsi Bank Bank Indonesia, Indonesia, ” jelas ” jelas Hasti. Hasti. siswa SMK 3 Pontianak, Selasa ketika sedang melukis, ada juga Menurutnya, Menurutnya,uang uangterlama terlamayang yangdipadipa(6/12) siang. yang menunggu pelukis sampai merkan merkan pada pada pameran pameran uang uang di di PCC PCC adalah adalah Dalam kunjungannya, siswa menyelesaikan lukisan. jenis jenis uang uang Hindu-Buddha Hindu-Buddha yang yang sudah sudah ada ada mendapat sambutan baik dari Siswa ingin tahu seperti sejak sejak abad abad 14. 14. Tidak Tidak hanya hanya itu, itu, masih masih banyak banyak pihak BI. Karena tujuan pam- apa hasil akhir lukisannya. lagi lagi barang-barang barang-barang yang yang dipamerkan dipamerkan yang yang eran ini sendiri adalah untuk Seperti yang dilakukan oleh berkaitan berkaitan dengan dengan uang. uang. mengedukasi. “Tujuan pam- lima siswa SMK 3 Pontianak, Bagi Bagi pengunjung pengunjung yang yang tidak tidak mengerti mengerti dan dan eran ini tidak lain hanya untuk di antaranya Maya. Mereka ingin ingin mengetahui, mengetahui, panitia panitia juga juga selalu selalu siap siap ununmengedukasi publik. Siapa saja rela menunggu berjam-jam tuk tuk memberikan memberikan penjelasan penjelasan kepada kepada pengunpengunyang datang ke pameran ini hanya untuk mengetahui hasil jung. jung. Pemeran Pemeran iniini bertujuan bertujuan untul untul memberimemberiMUJADI/PONTIANAK POST akan mendapatkan fasilitas, akhirnya, namun pelukis itu kan kan informasi informasi kepada kepada suluruh suluruh masyarakat. masyarakat. ANTUSIAS: Sepanjang siang kemarin, pengunjung pameran koleksi uang di PCC dipadati para pelajar. Mereka dengan dengan antusias menyimak paparan seperti film dan penjelasan. Ter- menjelaskan. “Ini tidak akan “Pameran “Pameran iniini intinya intinya memberikan memberikan informasi informasi Usai lebih siswa yang datang, kami selesai sekarang, mungkin nanti petugas. Afi/Pontianak Afi/Pontianak Post PostAcara, mereka mendapat bingkisan pulpen serta makanan ringan. kepadaseluruh seluruhmasyarakat, masyarakat,jadi jadisiapa siapasaja saja meyambut baik,” kata Hasti Asiswa MOGAS: MOGAS: Motor Motor Gas Gas hasil hasil karya karya siswa SMTI SMTI yang yang dipamerkan dipamerkan pada pada pameran pameran uang uang kepada malam atau besok, nanti malan boleh boleh datang, datang, ” tambahnya. ” tambahnya. (afi (afi )) didi PCC. PCC. Dwiputranti selaku koordinator saja datang lagi,” kata Gunawan pameran, Sabtu (3/12) lalu. seniman lukis. Siswa yang berkunjung ke paPara siswa ini lebih tertarik meran ini juga merasa senang. dengan hasil karya seniman Selain mendapatkan penjela- lukis ini. “Saya dari jam 10 san, siswa juga mendapatkan sampai tidak mengikuti materi alat tulis dan beragam hadiah yang disampaikan oleh panitia. dari panitia. Tidak kurang dari Saya ingin mengetahui sep400 siswa dari berbagai sekolah erti hasil akhirnya,” kata Maya di Pontianak dan sekitarnya yang masih duduk di bangku mendatangi pameran ini. kelas X. Selain mengetahui sejarah Galeri lukisan ini memang uang dan sejarah bank Indone- banyak menarik pengujung. sia, siswa juga diberikan penga- Hal ini diakui oleh Ali penjaga rahan untuk selalu menjaga dan stan yang juga salah satu senimemberlakukan uang dengan man lukis. “Hari ini masih lebih baik. Siswa juga mendapat ramai hari kemaren, kemaren penjelasan untuk mengetahui lebih banyak lagi dari hari ini,” keaslian uang. Panitia juga paparnya. menyuguhi film animasi yang Selain hasil karya dari senimenjelaskan sejarah perkem- man lokal, ada juga lukisan bangan bank Indonesia. yang berasal dari seniman luar Para siswa sangat antusias negeri yang dipamerkan. Inilah HARYADI/PONTIANAKPOST ANGGA EVENT/PONTIANAK menyaksikan film yang berdu- salah satu lukisan yang menarik ABADIKAN: Para pengunjung pameran uang mengabadikan dengan foto TINJAU: Wakil Walikota Pontianak Paryadi menyempatkan diri untuk mengunrasi kurang lebih 15 menit itu. banyak pengunjung. (afi) beberapa bentuk uang yang dipamerkan. jungi stand pameran koleksi uang di PCC.

++

cmyk cmyk cmyk

+ ++


30

Puyol Pelindung Orang Utan BARCELONA - Karena gaya rambutnya yang keriwil serta penampilannya yang rada urakan, membuat Carles Puyol dijuluki Tarzan. Itu hanya salah satu dari beberapa julukannya di lapangan hijau, selain The Wall, Capitan, dan Lionheart. Tampaknya, julukan Tarzan cukup tepat bagi Puyol. Sosok Tarzan dikenal sebagai raja hutan, sahabat dan pelindCarles Puyol ung bagi satwa di hutan. Puyol pun melakukan aksi serupa, dia ikut ambil bagian dalam pelestarian satwa, utamanya orang utan. Puyol memberikan dukungan penuh kepada kampanye penyelamatan orang utan. Kepeduliannya ditunjukkan dengan menyetujui namanya dipakai untuk kampanye penyelematan orang utang. Dia juga tampil dalam poster yang dibuat International Animal Rescue (IAR) dan Great Apes Survival Partnership (GRASP). Ya, dalam poster kampanye penyelamatan orang utan bertuliskan : “I care, Do You” Selain itu, ada juga iklan di mana Puyol mengatakan : “Mereka penting bagi saya. Bagaimana dengan Anda” Kampanye terus digenjot untuk mengindari kepunahan orang utan yang sekarang diperkirakan tinggal berjumlah 66 ribu. Diprediksi, bila tidak dilakukan penyelamatan, maka dalam 20 tahun ke depan, orang utan bisa punah. “Keadaan orang utan merupakan masalah yang menyentuh buat saya. Sat ditanyakan apakah bersedia mendukung, saya tidak pernah ragu. Waktu terus berjalan bagi kera raksasa itu, saya bangga menjadi bagia dari upaya menyelamatkan mereka,” kata Puyol, di situs resmi IAR, seperti dikutip Goal. Harapan besar ditumpukan kepada Puyol. Direktur IAR Karmele Llano Sanchez berharap, bergabungnya Puyol akan menarik perhatian banyak orang. Dia menjelaskan, orang utan yang habitat aslinya di Kalimantan, Indonesia, mengalami kesulitan berkembang karena hutan telah dihancurkan untuk perkebunan kelapa sawit dan berbagai kepentingan ekonomi lain. Akibatnya, orang utan malah banyak yang dibantai. “Sepak bola adalah olah raga penting di Indonesia. Carles Puyol dalah sosok yang dikenal, karena merupakan kapten Spanyol, juara dunia. Dengan sosok terkenal seperti dia, bisa menyebarkan pesan kami lebih luar kepada generasi tua dan muda di Indonesia,” kata Sanchez. (ham)

WORLD SOCCER

Pontianak Post Rabu 7 Desember 2011

Santos Larang Pemain Makan Sushi

SANTOS berangkat ke Jepang dengan ambisi besar. Klub Brazil yang menjuarai Copa Libertadores musim lalu itu ingin merayakan satu abad berdirinya klub dengan membawa pulang gelar juara Piala Dunia Antarklub 2011. Makanya, mereka mempersiapkan tim dengan sangat serius. Apalagi, mereka harus berhadapan dengan Barcelona, yang jauh lebih difavoritkan menjuarai Piala Dunia Antarklub 2011. Raksasa Spanyol itu sedang berada pada periode terbaiknya. Bukan hanya persiapan yang menjadi perhatian Santos. Ternyata, tim yang berdiri pada 14 April 1912 itu memberikan instruksi khusus kepada para pemainnya selama berada di Jepang. Para pemain dilarang memakan makanan khas Jepang. Kok bisa” Jepang memang memiliki beberapa jenis makanan khas yang membuat para pendatang tertarik menjajalnya seperti sushi dan sashimi. Tapi, ahli nutrisi Santos Sandro Merouco memiliki pendapat berbeda. Alasannya, kalau para pemain

menjajal beberapa makanan khas Jepang itu, memungkinkan terjadi ketidakcocokan makanan. Itu bisa mengganggu pencernaan dan dampaknya bisa mengganggu persiapan Santos sebelum bertanding. Merouco akan terus memantau makanan yang dikonsumsi para pemain selama di Jepang. Agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan, maka mereka membawa bahan makanan dari Brazil ke Yokohama, kota lokasi berlangsungnya ajang tahunan agenda FIFA itu. Bahan makanan yang dibawa dari Brazil sesuai dengan selera dan juga program diet para pemain. “Rencana kami adalah memastikan makanan yang dikonsumsi tidak memiliki variasi lain,” bilang Merouco, seperti dilansir Globoesporte. “Kami berusaha membuat semirip mungkin dengan apa yang biasa dikonsumsi pemain di Brazil. Sehingga, kami akan memasak nasi, kacang, farofa, daging, dan kentang. Tidak ada makanan Jepang dalam menu kami,” tegas Merouco.

Kebijakan itu bukan hanya untuk menghindari gangguan pencernaan saja, tapi juga supaya terhindar dari zat-zat

terlarang bagi para atlet. “Sekarang kami tidak sedang wisata, tapi bekerja. Kami berhati-hati dengan detail yang ada, karena

selalu ada pertanyaan mengenai doping. Jadi semuanya harus terus di bawah kendali,” lanjutnya. (ham)

Kontestan Piala Dunia Antarklub 2011 Klub Negara Konfederasi Barcelona Spanyol UEFA Santos Brazil Conme bol Monterrey Meksiko Concacaf Al-Sadd Qatar AFC Espnce Tunisia CA F Auckland City Selandia Baru OFC Kashiwa Reysol Jepang AFC (host)

Partisipasi 3 kali (2006, 2009, 2011) 1 kali (2011) 1 kali (2011) 1 kali (2011) 1 kali (2011) 3 kali (2006, 2009, 2011) 1 kali (2011)

NET

TROFI: Para pemain dan ofisial klub Santos berselebrasi memamerkan trofi Copa Libertadores untuk merayakan kesuksesan mereka.

Lazio

3 v 0

Novara

Biancocelesti Jaga Konsistensi ROMA - Striker gaek Lazio Tomasso Rocchi menunjukkan kalau dirinya belum habis. Dia menyumbang dua gol ketika Biancocelesti, julukan Lazio, menang tiga gol tanpa balas atas tamunya Novara di Olimpico, Roma, kemarin dini hari (6/12). Rocchi yang sepanjang musim ini hanya menjadi pelapis dan baru bermain tiga laga mencetak dua gol pada menit ke-23 dan 72. Sebelumnya, rekannya di lini belakang Giuseppe Biava lebih dulu membawa Lazio unggul pada menit ke-16. Kemenangan yang sangat berarti, karena menjaga konsistensi Lazio bersaing di papan atas. Apalagi, setelah selalu gagal menang dalam dua laga sebelumnya. Lazio ditahan

Napoli tanpa gol pada pekan ke-11 (19/11) dan kalah 0-1 dari Juventus di pekan ke-12 (26/11). Tambahan tiga angka itu membuat mereka sekarang berada pada posisi keempat dengan 25 poin. Mereka kini tertinggal empat angka di belakang Juventus yang berkuasa di puncak klasemen sementara. “Ini tes untuk kedewasaan kami dan saya meminta para pemain untuk tampil dengan temperamen yang tepat. Kemenangan itu juga fundamental bagi kami untuk kembali menghirup udara berdekatan dengan tim teratas di klasemen,” kata Edoardo Reja, pelatih Lazio,

seperti dikutip Football Italia. Keputusan Reja memainkan Rocchi yang sejak awal musim hanya disiapkan sebagai pelapis juga sangat tepat. Biasanya, Rocchi hanya menjadi pelapis bagi duet striker andalan Lazio musim ini Miroslav Klose dan Djibril Cisse. Hanya, karena performa Cisse yang menurun, dan belum juga mencetak gol, memberikan kesempatan kepada Roccgi tampil. “ Setiap orang dalam tim ini adalah pemain tim utama. Yang siap yang akan bermain,” kata Reja. Meski jarang diberi kesempatan, tapi Rocchi selalu menjawab kepercayaan Reja

dengan gol demi gol. Faktanya, dari dua laga sebagai starter dan sekali pelapis di Serie A, Rocchi menyumbangkan tiga gol. Dia juga Di sisi lain, kekalahan itu membuat Novara tetap berada di zona degradasi. Mereka berada pada posisi ke-18 dengan sepuluh poin. Pelatih Novara Atilio Tesser mengakui performa pasukannya sangat buruk melawan Lazio. “Ini performa terburuk kami musim ini. Anda harus membayar mahal karena terlalu takut ketika berhadapan dengan tim besar. Saya sudah tegaskan sejak awal, kami tidak boleh memulai pertandingan dengan mentalitas yang keliru,” ketus Tesser. (ham)


cmyk

METRO SPORT

Pontianak Post Rabu 7 Desember 2011

31

BH Cup Kembali Digulirkan

+

PERSATUAN Persatuan Balap Sepeda (PBS) Beruang Hitam bekerjasama dengan MS Motor akan menggelar lomba balap sepeda se-Kalbar bertajung Beruang Hitam Cup. Jika tidak ada aral melintang kejuaraan ini akan digulirkan pada tanggal 11 Desember 2011 dengan rute Anjungan-Mandor. Diungkapkan Johny Van Art, Panitia Pelaksana Kegiatan, kejuaraan ini akan memperlombakan lima kategori perlombaan. Yakni, nomor pemula maksimum usia 16 tahun putra (40 km). MTB usia diatas 48 tahun (40 km). MTB dibawah 48 tahun (40 km). MTB Open (40 km) dan juara tanjakan untuk semua kelas. “Kejuaraan ini terbuka untuk umum, terutama bagi para pembalap yang berdomisili di Kalimantan Barat,” katanya. Saat ini, ungkap Johny, panitia pelaksana dari PBS Beruang Hitam sudah mengkonfirmasi beberapa klub balap sepeda di Kalbar. Sejumlah klub menyatakan siap tampil di ajang bergengsi ini. Diantaranya, PBS Halilintar Singkawang, PBS Borneo Singkawang, PBS NIL Singkawang, PBS Panther Pontianak, PBS Al-Ahdiyat Pontianak, TNT Pontianak, ISSI Kabupaten Pontianak, ISSI Kabupaten Sanggau dan Kalimanto Cycling Club. Sementara untuk beberapa pembalap unggulan yang akan ikutserta di kelas Master A dan Master B, diantaranya, Maruki Matsum dari Bank Kalbar, Hery Suharsono dari BNI 46 Singkawang, Kalimanto dari KCC, Sulaiman dari Kabupaten Pontianak, Iskandar dari Beruang Hitam dan Ardiansyah dari Kabupaten Sekadau. “Juga ada juara tahun lalu yang kembali akan tampil. Yakni Fiqri Hamdani dari Kota Pontianak dan Fito Bakdo Prilanji dari Panther,” terangnya seraya mengatakan untuk perebut juara tanjakan akan dinilai di Puncak Gunung Salatiga. (bdi)

Kejuaraan Catur Percasi Kalbar

Enam Pecatur Pra PON Putri Tampil

Istimewa

DIGULIR: Ajang Balap Sepeda Beruang Hitam Cup yang digulirkan tahun lalu, tahun ini kembali digulirkan di Anjungan Mandor.

Pool B dan C Menjadi Grup Neraka Besok AJS-KONI Futsal Seri V Dimulai PONTIANAK0-Sebanyak 32 tim futsal umum terbaik Kalbar siap beradu nyali dan gengsi dalam ajang Open Tournament Futsal Seri V yang akan berlangsung, mulai besok, Kamis (8/12) di GOR Pangsuma Pontianak. Pada technical kemarin yang berlangsung di GOR Pangsuma Pontianak, telah dilakukan cabut undi yang menempatkan sejumlah tim di pool neraka.

+

Untuk pool A, Ola, Lesfut, Zynga dan AFC. Pool B, Indosat, Panama, AK FC, Arwana. Pool C, HW Muhammadiyah, Prodi IP, AJC, Al Tahrim. Pool D, Pondok Ale-Ale, Bima FC, Arul FC dan MC. Pool E, Arfa Group, Penjaskes PGRI, Pontura, Panbek. Pool F, Adhika FC, MPL, PB Transport dan The Golden Boys. Grup G, Comel, CBF, Ellgibor, Syawal. Grup H, STKIP A, Garuda FC, MCA dan Pati Jaya. “Ada dua pool yang dinilai menjadi grup neraka. Yakni, pool B yang berisi Indosat, Panam, AK FC dan Arwana. Kemudian, pool C,

yakni HW Muhammadiyah, Prodi IP, AJC dan Al Tahrim,” ungkap Dedi Jazuri dari BFD Kalbar seraya mengatakan untuk grup lainnya, persaingan tidak akan terlalu ketat. Karena banyak tim-tim futsal pendatang baru. Sementara untuk tim pelajar putra SLTP, di grup A berisikan, SMPN 10 Pontianak, SMPN 14 Pontianak, SMP Immanuel, SMP Bhayangkari dan SMP Islamiyah. Sementara di grup B, ada SMPN 21 Pontianak, SMP 3 Sei Raya, SMPN 11 Pontianak, SMP Al Asyyariyah dan SMPN 1

Pontianak. Untuk tim putri yang hanya mempertandingkan tujuh tim di pool A (STKIP A, STKIP B, Tebas FC). Pool B (Indosat, Galaxi Purnama, Starlight dan SMK 3). “Laga tim umum, putri dan pelajar SLTP akan dimulai besok, tanggal 8 Desember mulai pukul 09.00 WIB. Sementara untuk Pelajar SLTA akan dimulai tanggal 13 Desember. Dan Liga Futsal Nasional baru akan dimulai 17 Desember mendatang,” ungkap Rio Febrian, Panitia Pelaksana Kegiatan. (bdi)

PONTIANAK—Pengprov Percasi Kalbar kembali menggulirkan Kejuaraan Catur Terbuka memperebutkan Piala Bergilir Ketua Umum Pengprov Percasi Kalbar. Kejuaraan kali ketiga ini akan dihelat pada tanggal 9-11 Desember di Gedung Bina Remaja, Yayasan Pendidikan Sekolah Bruder, Jalan AR Rahman (PSP) Pontianak. Diungkapkan Sekretaris Percasi Kalbar, Syawal Sip, kejuaraan ini hanya mempertandingkan satu kategori pertandingan, yakni, nomor standar catur untuk umum dengan menggunakan sistem swiss tujuh babak. “Sistem yang kita gunakan adalah standar kejuaraan. Artinya para pecatur akan bertemu dengan mencari nilai terbaik,” jelasnya. Syawal juga mengatakan, sejauh ini sudah 66 pecatur yang siap tampil. Baik itu pecatur putra maupun pecatur putri. Peserta terbanyak berasal dari tuan rumah Kota Pontianak. “Berita ini juga sebagai undangan untuk seluruh pecatur Kalbar. Juga kepada pengcab pengkot Percasi se-Kalimantan Barat,” ungkapnya seraya mengatakan untuk technical meeting akan dilaksanakan

hari Jum’at (9/12) pukul 09.00 WIB. Dia juga mengatakan, kejuaraan ini juga sebagai ajang try out bagi para pecatur putri yang akan berlaga di ajang Pra PON, 18 Desember mendatang. Sebanyak enam pecatur putri yang akan berlaga di Pra PON, kata Syawal, sudah melakukan TC secara intensif selama dua bulan belakangan. “Kita asah mereka secara serius. Target kita adalah lolos PON,” kata Syawal. Di turnamen ini, ungkap dia, Percasi Kalbar berusaha menampilkan tim Pra PON putri, agar mereka memiliki jam terbang sebelum keikutsertaan di ajang Pra PON nanti. “Harapan kita tim ini tak canggung saat bertanding melawan lawan yang lebih diunggulkan. Karena di ajang ini tim putri kita akan menghadapi pecatur-pecatur putra terbaik Kalimantan Barat,” katanya. Selain keikutsertaan enam pecatur putri di ajang tersebut, satu pecatur Kalbar, Sy Burhanudin juga akan mengikuti babak play off Pra PON yang juga akan berlangsung di Jakarta 18 Desember mendatang. “Harapan kita, Kalbar bisa meloloskan satu pecatur putra tersebut di PON nanti. Tolong dia restunya,” ungkap dia. (bdi)

+

SERIUS: Dua pecatur yang lagi bertanding dengan serius menyiapkan langkahnya. Budi/Pontianak Post

+

cmyk


TOTAL SPORT

32

Pontianak Post

l

Rabu 7 Desember 2011

Gresini Promosikan Pirro Komposisi Pembalap MotoGP 2012 Repsol Honda : Casey Stoner-Dani Pedrosa Factory Yamaha : Jorge Lorenzo-Ben Spies Ducati Marlboro : Valentino Rossi-Nicky Hayden Tech 3 Yamaha : Cal Crutchlow-Andrea Dovizioso Honda Gresini : Alvaro Bautista-Michele Pirro Aspar : Randy de Puniet-Aleix Espargaro Forward Racing : Colin Edwards Pramac Ducati : Hector Barbera Cardion AB Ducati: Karel Abraham LCR Honda : Stefan Bradl PBM : James Ellison Speed Master : Anthony West Keterangan : Interwetten Paddock, Marc VDS, Kiefer Racing, dan BQR-Blusens belum memutuskan pembalap mereka.

Dampingi Bautista di MotoGP 2012 FAENZA - Honda Gresini memastikan komposisi pembalap mereka untuk MotoGP musim 2012. Itu seiring dipromosikannya pembalap Gresini dari Moto2, Michele Pirro, kemarin. Dia akan mendampingi Alvaro Bautista, pembalap yang musim lalu menunggangi Suzuki tersebut. Tapi, hanya Bautista yang mengendarai motor pabrikan Honda RCV213V. Sedangkan Pirro turun dengan motor CRT (Claiming Rule Team) atau regulasi baru di musim 2012. Motor yang dikendarai Pirro adalah perpaduan antara mesin Honda CBR1000RR dan sasis buatan perusahaan konstruktor Inggris, FTR. CRT adalah upaya MotoGP menambah jumlah starter pembalap. Satu motor

CRT membutuhkan biaya yang jauh lebih kecil dibandingkan motor reguler MotoGP dan mendapatkan perlakuan istimewa. Yakni, mendapatkan mesin dan bahan bakar lebih banyak dibandingkan pembalap reguler. ”Saya senang telah membuat pilihan ini karena tidak mudah membuat keputusan ini,” papar Pirro yang terjun di Moto2 dua tahun lalu itu sebagaimana dilansir Crash. ”Saya sebenarnya ingin memantapkan sekaligus improve atas capaian saya di

Michele Pirro

Moto2 tahun ini. Tapi, tawaran dari Fausto Gresini (bos Honda Gresini, Red) di seri terakhir membuat saya berubah pikiran,” sambung rider 25 tahun itu. Di Moto2 musim lalu, Pirro finis peringkat kesembilan. Prestasi terbaiknya adalah memenangi balapan terakhir di Valencia. Itu sekaligus balapan pertama setelah me-

ninggalkan bintang Honda Gresini, Marco Simoncelli, setelah kecelakaan dahsyat di Sepang.”Kemenangannya indah dan tak terlupakan darinya di Valencia memberi kekuatan emosi bagi tim. Kami rasa telah membuat keputusan benar untuk proyek baru seperti CRT. Yakni, memberikan kepada Michele Pirro kesempatan menun-

Okto Siap Dirikan Sasana JAKARTA-Promotor Raja Sapta Oktohari akhirnya total menyelami dunia tinju. Jika sebelumnya hanya sebagai promotor dan manajer petinju tertentu, kini dia berencana untuk membangun sasana tinju baru di Indonesia. Tekad bulat itu diungkapkan olehnya, kemarin (5/12). Niat besar dari lelaki yang berprofesi sebagai pengusaha tersebut adalah untuk menyiapkan regenerasi bagi petinju-petinju bagus Indonesia saat ini seperti Chris John dan Daud Jordan. ”Sasana ini akan dipersiapkan untuk melahirkan juara dunia baru Indonesia di masa depan,” kata lelaki yang berperofesi sebagai pengusaha tersebut. Meski memliki tekad yang bulat, pembangunannya masih dalam tahap perencanaan. Pihaknya masih mencari lahan untuk mendirikan sasana tinju yang direncanakan bernama seperti juara dunia tinju pertama Indonesia,

Ellyas Pical. Okto (panggilan Raja Sapta Oktohari) memaparkan bahwa keinginan itu muncul lantaran saat ini manajelennya, Mahkota Promotion, telah memiliki beberapa petinju yang akan dilatih dan ditempatkan di sasananya. ”Untuk yang professional, kami memiliki Chris John dan Daud. Aggky Angkotta juga bekerja sama dengan kami, selanjutnya mungkin Issack Junior,” terangnya. Selain petinju bagus, saat ini pihaknya juga memiliki dua pelatih kelas dunia yang terbukti mampu melahirkan petinju-petinju bagus. Mereka adalah Craig Christian dan Damianus Jordan yang ingin dimaksimalkan pula perannya, nanti. Sasana yang akan segera didirikan oleh Okto dipastikan memiliki fasilitas lengkap. Dia tidak ingin membangun fasilitas sekedarnya karena selain akan menjadi sasana para petinju senior yang dimilikinya, tempat tersebut menjadi tempat pembinaan petinju muda. “ Fasilitasnya

jukkan talenta tingginya,” sahut Fausto. Keputusan memilih Pirro juga tak lepas karena statusnya sebagai pembalap Italia. Selain mendiang Simoncelli, Gresini pernah memiliki Loris Capirossi dan Marco Melandri. ”Kami adalah tim asal Italia dan pembalap Italia sangat penting bagi kami,” kata Fausto lagi. (dns)

AGENDA Liga Champions Kamis, 8 Desember 2011 (dini hari WIB)

Grup A Manchester City

Bayern Munchen

(Siaran langsung RCTI pukul 02.30 WIB)

Villarreal

v

Napoli

Grup B Inter Milan Lille

v v

CSKA Moscow Trabzonspor

Grup C Benfica FC Basel

v v

Otelul Galati Manchester United

Grup D Ajax Amsterdam v Real Madrid Dinamo Zagreb v Olympique Lyon AGENDA IPL Indonesian Premier League Sabtu, 10 Desember 2011

Raja Sapta Oktohari

nanti akan lengkap dan senyaman mungkin. Jadi, tidak sekedar berdiri sehingga kurang representatif untuk petinju,” terangnya. Selain membangun sasana dengan fasilitas lengkap, Okto juga berencana untuk menjadikan petinju lebih profesional. Caranya, dengan memberikan

petinju-petinju yang bagus gaji bulanan sehingga bisa semakin terjamin. “Kami ingin Indonesia bisa melahirkan semakin banyak juara tinju dunia. Saya melihat, dengan memiliki sasana sendiri, itu bisa dilaksanakan dengan program pembibitan dan pembinaan yang serius dan konsisten,” tandasnya. (aam)

15:30 Persibo 15:30 PSM Makassar 15:30 Arema FC

v Persiraja v Persiba Bantul v PSMS Medan

Minggu, 11 Desember 2011

15:30 Persija 15:30 Persebaya 15:30 Bontang FC

v Persema v Semen Padang v Persijap Jepara

AGENDA ISL Indonesia Super League Rabu, 7 Desember 2011

Pelita Jaya Persib

v Persiram v Sriwijaya FC

(Siaran langsung AnTV pukul 15.30 WIB)

Kamis, 8 Desember 2011

PSAP PSMS

v v

Mitra Kukar Persisam

(Siaran langsung AnTV pukul 15.30 WIB)

Jumat, 10 Desember 2011

Persegres

v

Persela

(Siaran langsung AnTV pukul 15.30 WIB)

Persiba

v

Arema

(Siaran langsung AnTV pukul 18.30 WIB)

Minggu, 11 Desember 2011

Sriwijaya FC

v PSPS

(Siaran langsung AnTV pukul 15.30)

Persiram

v Persija

(Siaran langsung AnTV pukul 18.30 WIB) Jadwal sewaktu-waktu bisa berubah sesuai kebijakan stasiun televisi yang bersangkutan.


Pontianak Post