Page 1

65

���������

Pontianak Post

Selasa 6 April 2010 M / 21 Rabiul Akhir 1431 H

P e rt a ma da n T e rut a ma di K a l i m a n t a n B a r a t

Eceran Rp. 2.500

Anak Mantan Pejabat Terlibat Membunuh

Olah TKP, Temukan Home Industry Ekstasi

PONTIANAK--Rumah mendiang Drs H Henri Usman, mantan Sekda Kalbar di Jalan Suprapto VII, Pontianak hingga tadi malam mendapat penjagaan ketat oleh aparat kepolisian. Sejak petang kemarin (5/4) polisi memasang police line. Rumah ini diduga menjadi tempat pembunuhan sekaligus home industry pil ekstasi. Kapolda Kalbar Brigjen Pol, Erwin L Tobing tadi malam sekitar pukul 21.05 WIB langsung meninjau tempat kejadian perkara (TKP). Orang nomor satu dikepolisian itu melihat langsung olah TKP. Dia memberikan apresiasi kepada anggota Poltabes Pontianak yang berhasil mengungkap kasus pembunuhan dengan cepat, sekaligus menemukan tempat pembuatan ekstasi. u Ke Halaman 7 kolom 1

Pernah Ngadu Benjol Ditinju PONTIANAK--Proses autopsi jenazah Uray Qori (18) diwarnai isak tangis keluarga. Autopsi mulai pukul 22.00 di kamar mayat RSUD Sudarso Pontianak. Keluarga dan kerabat korban memenuhi selasar kamar mayat. Mereka datang ke rumah sakit setelah bertemu dengan polisi di Mapoltabes Pontianak dan menggunakan tiga mobil serta belasan Uray Qori

u Ke Hal 7 kol 5

GROW WITH CHARACTER

Menggapai Bintang di Langit KETIKA buku kedua saya bersama Philip Kotler dipakai di beberapa sekolah bisnis di Asia, pertanyaan yang sering muncul adalah mengapa marketing dan strategi kok bercampur aduk. Soalnya, di model SME atau sustainable marketing yang merupakan versi ketiga dari Marketing Plus 2000 itu, ada tambahan elemen enterprise. Mestinya marketing tidak perlu “mengurusi” strategi. Biasanya, buku teks untuk keduanya juga terpisah. Michael Porter dianggap Hermawan Kartajaya “superguru” strategi dan Philip Kotler dianggap “mahaguru” marketing. Pertanyaan terutama sering datang dari para pengajar yang menggunakan buku itu di kampus. Buat saya, marketing memang tidak bisa dipisahkan dari strategi. u Ke Halaman 7 kolom 1

Wahyu/Pontianak Post

TERSANGKA: Kapolda Kalbar Brigjen Pol, Erwin L Tobing berdialog dengan tersangka Erw di TKP tadi malam. (Kanan) Polisi menemukan sabu-sabu dan peralatan untuk membuat narkotika dalam salah satu kamar rumah Erw.

Uray Qori; Gadis Tebas yang Menjadi Korban Pembunuhan

Sempat SMS Keluarga, Tak Betah dengan Pasangan Meninggalnya Uray Qori (18) anak Uray Iskandar dan Waspiah, warga Desa Bekut, Kecamatan Tebas secara tragis menggemparkan keluarga dan warga. Pontianak Post, tadi malam berkunjung ke kediaman orangtua korban di samping Balai Desa Bekut, Kecamatan Tebas.

SAAT bertandang ke kediaman korban, Uray Iskandar beserta istri dan kedua anaknya yakni Uray Budianto dan Uray Emiwati masih berada di Pontianak. Keluarga semuanya ke Pontianak untuk memastikan bahwa jenazah yang ditemukan adalah Qori. Tampak warga dan kaum kerabat sudah berdatangan ke rumah korban untuk mengetahui apakah jenazah telah sampai. Ari, abang ipar Qori mengatakan adiknya ini sempat berkabar kepada mertua ingin bekerja di

Pontianak. Ia menyebutkan sudah lebih sebulan adik iparnya tidak pernah pulang ke rumah. “Informasi terakhir sekitar empat hari lalu, Qori menelepon mertua. Qori berkabar mau berangkat ke Jakarta. Setelah itu, sama sekali tidak ada informasi keberadaannya,” jelasnya. Pria yang tinggal di rumah mertuanya ini mengatakan Qori merupakan anak paling bungMahmud/Pontianak Post su dari tiga bersaudara. Dikatakannya, Qori DUKA: Wasfiah histeris setelah mehanya tamat sekolah menengah pertama. lihat jasad Qori tadi malam di RSUD u Ke Halaman 7 kolom 5

Soedarso.

Jaksa Diduga Terima Uang

Gayus Resmi Dipecat

JAKARTA--Bola liar kasus “tikus”pajakGayusTambunanmenggoyang Gedung Bundar Kejaksaan Agung. Dugaan adanya keterlibatan jaksa dalam kasus mafia pajak ini menjadi perhatian utama tim pemeriksa dari bidang pengawasan Kejaksaan Agung. Tim bergerak cepat dengan melakukan serangkaian pemeriksaan. Hari ini, yang merupakan hari kedua pemeriksaan, tim akan mendatangi Mabes Polri untuk memeriksatokohkunci,GayusTambunan. Selain Gayus, juga akan diperiksa Haposan Hutagalung (pengacara

10 Atasan Dicopot Seluruh Rekan Dimutasi

Gayus) dan tim penyidik Polri dalam kasus Gayus. “Kami lakukan kordinasi ketikdacermatan jaksa dalam penyusunan berkas perkara, apakah ada korelasinya (dengan pihak terkait. Apakah ada kepentingan (jaksa),” kata Kapuspenkum Kejagung Didiek Darmanto di Kejagung, kemarin (5/4). Rencananya, tim pemeriksa yang diketuai Inspektur Tindak Pidana Khusus (Pidsus), Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun) ST Burhanudin akan ke Mabes pukul 09.00. “Surat sudah kami u Ke Halaman 7 kolom 5

JAKARTA—Gayus Tambunan resmi dipecat, kemarin (5/4). Pemecatan itu dituangkan dalam Keputusan Menteri Keuangan (Menkeu) Nomor 144/KMK.01/ UP.92/2010 tanggal 5April 2010. Keputusan itu menyebut, Sdr. Gayus Halomoan P Tambunan (NIP 060099782) Penata Muda (III/a) Pelaksana pada Direktorat Keberatan dan Banding Direktorat Jenderal Pajak (DJP), telah

dijatuhi hukuman disiplin berupa pemberhentian tidak dengan hormat. Menurut Sekjen Kementerian Keuangan Mulia Nasution, hukuman disiplin tersebut diberikan terkait penyalahgunaan wewenang yang dilakukan bersangkutan. Sedangkan seluruh rekan Gayus di Direktorat Keberatan dan Banding Ditjen Pajak akan dimutasi dan 10 atasan Gayus yang sebelumnya dinonaktifkan segera dicopot. Inspektur Jenderal (Irjen) u Ke Halaman 7 kolom 5

Serangan Sporadis Ancam Ekonomi Petani Kelapa PONTIANAK--Hama Artona Cathocantha yang menyerang kebun kelapa seluas 560 hektar di Kecamatan Pemangkat kemungkinan besar akibat musuh alaminya telah hilang. Hal ini akibat aktivitas masyarakat mengganggu ekosistem tempat berkembang biaknya. “Perlu perhatian serius pemkab untuk menangani kasus ini. Jika tidak, ribuan henktar kebun kelapa dan berapa ratus warga pemilik pohon kelapa serta konsumen harus dirugikan akibat hama ini,” kata Edy Syahpu-

tra, dosen Entomology, Fakultas Pertanian, Universitas Tanjungpura, kepada Pontianak Post, kemarin (5/4). Edy mengimbau agar pemilik pohon kelapa yang terserang larva artona segera melakukan penanganan agar serangan ini tidak meluas. Namun Edy menyarankan lebih baik melakukan penelitian lanjutan untuk memastikan apakah hama tersebut Artona Cathocantha. “Secara teoritis, kalau ingin mengendalikan suatu serangan hama, harus u Ke Halaman 7 kolom 5

Dibo Piss; Wiraswastawan yang Sisihkan Laba untuk Hidupi Mobil Jenazah Gratis

Nyicil Enam Mobil, Sudah Bantu 5.000 Almarhum Dibo Piss hanya lulusan sekolah setingkat SMA. Berkat keuletannya, dia sukses berwiraswasta meskipun bukan tergolong kakap. Yang menarik, sebagian dari laba usahanya digunakan untuk membeli enam mobil secara kredit. Semua adalah mobil jenazah bagi warga tak mampu.

PRIYO HANDOKO, Jakarta

Priyo Handoko/Jawa Pos

SUZUKI APV silver dengan keranda jenazah di dalamnya tampak diparkir di depan toko. Nama toko itu Dibo Digital Printing. Di sisi pintu bagian depan mobil APV bernopol B 1624 KD itu ada tulisan Relawan Dibo Piss, lengkap dengan logo. Di sisi pintu tengah terdapat tulisan Mobil Jenazah Gratis. Mobil tersebut adalah salah satu di antara enam mobil jenazah gratis yang dioperasikan Dibo Piss. Dia adalah pemilik sekaligus pengelola Dibo Digital Printing. Nama asli Dibo Piss sebenarnya Firman Abadi. Tapi, di dunia slankers (sebutan bagi penggemar grup musik Slank), pria kelahiran Bukit Tinggi, 19 Juni 38 tahun lalu, itu lebih populer dengan panggilan Dibo Piss. Firman atau Dibo Piss menjadi ketua Slankers Klub Jakarta tiga periode, sejak 1998 hingga sekarang. ’’Aku masih menyimpan koleksi album-album Slank. Lengkap,’’ kata

BERAMAL: Firman Abadi alias Dibos Piss di depan mobil jenazah gratis miliknya.

Online: http://www.pontianakpost.com/ *Mempawah, Sambas, Singkawang, Bengkayang Rp 2.500 *Landak, Sanggau, Sintang Rp 3.000 *Ketapang Rp 3.000 *Kapuas Hulu Rp 3.000

u Ke Halaman 7 kolom 5

Jawa Pos Group Media


internasional

2

Pontianak Post

Selasa 6 April 2010

Kelompok Bisnis Tantang Pro-Thaksin

Minta Pemerintah Tak Helat Pemilu

BANGKOK – Demonstran pro-mantan Perdana Menteri Thailand Thaksin Shinawatra memang masih menguasai jalanan Bangkok. Tapi, kelompok penentang massa –Kaus Merah—itu terus bermunculan. Yang terbaru berasal dari kalangan pebisnis. Seperti dilaporkan Wall Street Journal kemarin (4/4), para pelaku bisnis Thailand mulai bergandengan tangan mendesak pemerintahan Perdana Menteri Abhisit Vejjajiva agar tak tunduk kepada tuntutan kelompok pro-Thaksin. Misalnya terkait permintaan menghelat pemilu bulan ini. Kalangan bisnis khawatir, jika permintaan itu dipenuhi, bakal muncul konflik politik baru. Apalagi jika kelompok Kaus Merah menang seperti yang diprediksi para analis. Militer, yang tak suka kepada Thaksin, bisa terpancing lagi untuk melakukan kudeta, jika mantan pemilik klub sepak bola Manchester City tersebut –atau orang-orang dekatnya—kembali berkuasa. “Perlu diketahui, sejak pendukung Thaksin berdemonstrasi pada 12 Maret lalu, jumlah kunjungan turis menurun antara 20 sampai 30 persen. Secara nominal, sejak kaum Kaus Merah menuntut percepatan pemilu, industri pariwisata kehilangan pemasukan sebesar 10 juta bath (sekitar Rp2,8 miliar),” kata Aneksri Chicavart, wakil presiden Asosiasi Agen Perjalanan Thailand, kepada Wall Street Journal. Menurut Aneksri, para sejawatnya yang berbisnis hotel, restauran, spa, mengeluh atas terlalu seringnya demonstrasi terjadi di Thailand. Praktis sejak Thaksin digulingkan militer pada 2006, Negeri Gajah Putih itu memang tak pernah sepi aksi jalanan. Baik yang pro maupun yang anti Thaksin. “Karenanya, pemerintah har-

us bertindak tegas melindungi dunia bisnis. Kalau tidak, ongkos ekonomi untuk membayar krisis politik bakal semakin berlipat,” kata Aneksri. Pada Sabtu lalu (3/4), sedikitnya 30 ribu pendukung Thaksin memblokade sejumlah persimpangan utama di Bangkok, memaksa puluhan mal tutup. Otomatis kerugian pun sangat dirasakan kalangan dunia usaha. “Sehari saja tutup, bisnis penyewaan tempat di mal merugi antara 100 – 150 juta bath (antara Rp28,03 miliar – Rp42,05 miliar),” kata Alan Namchaisiri, presiden Zen Department Store. Meski jelas kalah jumlah, kelompok pendukung pemerintah yang disokong pelaku bisnis itu juga unjuk kekuatan di jalan selama beberapa hari terakhir. Untuk membedakan diri dengan kaum pro-Thaksin, mereka mengenakan atribut serba pink alias merah muda. Kemarin, mereka berkumpul di distrik bisnis Bangkok. Selain berorasi, mereka juga dan menyanyikan lagu kebangsaan Thailand untuk menghormati Raja Bhumibol Adulyadej. Dalam orasinya, Anake Srishevachart, presiden Asosiasi Turisme Thailand-Jepang, menegaskan demonstrasi yang berlarut-larut dan kemungkinan digelarnya pemilu baru akan mengakibatkan kerusakan. “(Industri turisme) merupakan penggerak ekonomi negeri ini dan saat ini (industri tersebut) sedang dalam masalah,” ujarnya. Para pengamat politik berpendapat, terlalu pagi untuk menyatakan dampak dari gerakan politik massa Merah Muda ini. Selain pebisnis, sebagian dari mereka adalah anggota Aliansi Rakyat untuk Demokrasi (PAD), pendukung pemeritah saat ini. PAD-lah yang pada akhir 2008 menduduki dua bandara di Bangkok dalam rangka menekan pemerintahan saat itu yang pro-Thaksin agar mundur.(cak/ttg)

AMBULAN: Satu unit ambulan sedang menunggu salah satu pekerja pertambangan yang digotong menuju kendaraan tersebut.

REUTERS/Strigers

115 Penambang Selamat Setelah Tertimbun Sepekan XIANGNING – Kerja keras tim penyelamat untuk menolong 153 penambang yang terjebak di tambang batu bara Wangjialing, Provinsi Shanxi, Tiongkok, akhirnya membuahkan hasil. Setidaknya, hingga pukul 16.30 waktu setempat (15.30 WIB) kemarin (5/4), 115 di antara 153 penambang yang terperangkap sepekan sejak Minggu lalu (28/3) karena banjir berhasil dikeluarkan hidup-hidup. Sedangkan 38 penambang lainnya masih dalam proses pencarian. “Suatu keajaiban akhirnya terjadi,” tutur Liu Dezheng, juru bicara tim penyelamat, setelah penambang pertama diselamatkan seperti dikutip Associated Press kemarin. Pemimpin Partai Komunis Provinsi Shanxi Zhang Baoshun mengatakan kepada AFP bahwa sebagian besar korban yang berhasil dikeluarkan berada dalam kondisi stabil. Namun, stasiun televisi lokal melaporkan tujuh di antaranya terluka serius. Para penambang telah mengha-

biskan delapan hari di bawah tanah dengan kondisi badan basah kuyup. Demi bertahan hidup, beberapa korban menggantungkan diri mereka ke dinding dengan ikat pinggang selama berhari-hari. Hal itu mereka lakukan supaya tidak terjatuh ke dalam air ketika tertidur. Hingga kemudian ada gerobak tambang yang mengapung dan mereka melompat ke dalamnya. Sejumlah penambang yang selamat mengaku memakan serbuk gergaji untuk bertahan hidup. “Tapi, kami tak berani meminum air di dalam pertambangan karena airnya keruh dan kotor,” ujar Li Guoyu, 38, penambang dari Provinsi Henan, Tiongkok Tengah, kepada Xinhua seperti dikutip BBC.Salah seorang petugas medis, Liu Qiang, mengatakan bahwa beberapa penambang yang selamat mengalami hipotermia, dehidrasi parah, dan infeksi kulit karena berada di air begitu lama. Juga ada yang mengalami shock dan tekanan darah rendah. “Fantastis (bisa) berada di atas tanah lagi,” aku seorang korban yang berusia 27 tahun kepada Xinhua seperti dikutip AFP. Kepala Administrasi Keselamatan Kerja Negara Luo Lin menyampaikan

kepada BBC, penambang pertama berhasil diselamatkan pada pukul 21.00 WIB, Minggu (04/04). Sekitar seratus orang terlibat dalam upaya penyelamatan ketika itu. Selama dua jam pertama mereka dapat mengangkat sembilan penambang yang masih bertahan. Tim kedua yang datang pada Senin pagi (5/4) menambah jumlah penyelamat hingga 300 petugas. “Ada dua keajaiban. Pertama, orang-orang yang terperangkap itu berhasil melewati delapan hari dan delapan malam (di bawah tanah). Itu keajaiban hidup. Kedua, rencana penyelamatan kami berjalan efektif. Ini keajaiban sepanjang (sejarah) pencarian Tiongkok dan dalam sejarah penyelamatan,” papar Luo kepada AFP.Tanda kehidupan pertama muncul pada Jumat (26/3). Tim penyelamat mendengar suara ketukan dan teriakan dari sebuah pipa. Sejak saat itu tim kembali bersemangat meneruskan pencarian. Regu penolong mengirimkan makanan atau minuman yang mengandung glukosa dan susu untuk menjaga stamina para korban di bawah tanah. Juga sebuah surat yang berisi dorongan agar para pekerja tetap semangat bertahan hidup. “Kepada rekan pekerja, Partai

Komite Pusat, Dewan Negara, dan seluruh bangsa memperhatikan keselamatan Anda setiap waktu. Anda harus memiliki keyakinan dan (memiliki semangat hidup) hingga yang terakhir!” isi surat itu seperti dikutip Associated Press. Sejak Jumat lalu, 3 ribu petugas diterjunkan ke area pertambangan yang longsor itu. Namun, para penyelam yang ditugaskan tak berhasil menembus terowongan yang telah dipenuhi air keruh. Pencarian kembali dilanjutkan setelah ketinggian air menurun hinggi 10 meter. Namun, tidak jelas berapa ketinggian air di dalam tambang ketika akhirnya petugas bisa menolong pekerja di dalam tambang. “(Penyelamatan) ini mungkin menjadi salah satu yang paling menakjubkan dalam sejarah penyelamatan pertambangan di mana saja,” tutur David Feickert, penasihat keselamatan pertambangan batu bara pemerintah Tiongkok, seperti dilansir Associated Press. “Saya tidak tidur selama beberapa hari. Upaya kami ternyata tidak siasia,” kata Wei Fusheng, salah seorang petugas penyelamat, kepada AFP. (war/ttg)


PONTIANAK BISNIS

Pontianak Post Selasa 6 April 2010 IHSG

2887.25

2794.77 2669.61

SAHAM

INDEKS SEKTORAL BEI

Senin 5/04-10

2702.4 2626.45

2.02

8/03 15/03 22/03 29/03 5/04

Senin 5/04-10

AGRI 1953.94 MINING 2470.46 BASIC-IND 304.75 MISC-IND 772.42 CONSUMER 746.07

0.63 0.18 1.14 4.20 0.44

3

LOKOMOTIF EKONOMI KEMAJUAN KALBAR

PROPERTY INFRASTRUC FINANCE TRADE MANUFACTUR

173.23 721.09 361.31 344.77 617.2

1.42 1.94 2.87 4.27 1.93

Top Volume Stock Harga ELSA 550 BNBR 70 ELTY 255 ENRG 138 BMTR 420 ASRI 179

% 12.24 -2.77 0.00 -3.49 6.32 1.12

Top Frequent Stock Harga JECC 780 ELSA 550 PRAS 164 BHIT 1020 ADRO 2075 BUMI 2300

INDEKS & VALAS % 2.63 12.24 34.42 24.39 2.46 0.00

Top Value Stock Harga BUMI 2300 ADRO 2075 SMGR 8100 TLKM 8350 ELSA 550 BBRI 8950

% 0.00 2.46 3.18 2.45 12.24 2.87

Valas Jual USD 9150.00 SGD 6553.85 GBP 13967.25 JPY 97.33 EUR 12359.40

Beli 9000.00 6423.85 13684.25 94.89 12128.40

Index DOW JONES NASDAQ HANG SENG NIKKEI STI

Nilai 10985.79 2425.7 21537 11339.3 2968.38

(+/-) 0.54 0.96 1.40 0.47 0.86 5/04/2010

Dorong Pemasaran Produk UMKM Disperindag Fasilitasi Bertemu Carrefour Pontianak PONTIANAK – Beberapa pelaku UMKM dipertemukan dengan manajemen Carrefour Pontianak

di Kantor Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kalimatan Barat, Senin (5/4). “Selama ini, banyak UMKM yang mengeluhkan sulit memasarkan produk mereka. Jadi, langsung saja kami pertemukan dengan pihak Carrefour di sini. Semoga ini dapat membantu mereka,” Kata Dody

market review

Transaction Fee Beli 0.2%, Jual 0.3% Minimal Setoran Rp 5,000,000 Minimal Fee Rp 15,000 / daily transaction

Pada terdagangan Senin (5/4), IHSG ditutup menguat tajam 57, 250 poin (2,02%) ke level 2.887,246. Indeks LQ 45 juga menguat 11,586 poin (2,1%) ke level 561,966. Mengawali perdagangan, IHSG naik tipis ke level 2.831,031 dan langsung menguat tajam hingga sempat menyentuh level 2.882,998 atau naik 53 poin dibanding penutupan akhir pekan lalu di level 2.829,996. Penguatan dipicu perdagangan pre opening yang langsung menguat 14,392 poin Fandy Cendrawira (0,5%) ke level 2.844,388 menembus Analis Philip rekor tertinggi IHSG. Posisi tertinggi Securitas Indonesia IHSG dalam sejarah pasar modal Indonesia tejadi pada 9 Januari 2008 di level 2.830,263. Selama dua tahun, rekor tersebut belum terkalahkan hingga akhirnya tembus pada perdangangn hari kemarin. Penguatan saham-saham di semua sektor mendorong IHSG naik tajam. Sementara nilai tukar rupiah ditutup menguat tipis ke level 9.065 per dolar AS, dibandingkan penutupan sebelumnya di level 9.070 per dolar AS. Rupiah pagi tadi sempat menguat hingga 9.045 per dolar AS. Aktivitas investor asing juga didominasi aksi pembelian sebesar Rp1,919 triliun, transaksi jual asing sebesar Rp1,256 triliun. Transsaksi beli bersih asing sebesar Rp662,756 miliar. (US Market Update) Teh ISM service index melonjak ke 55.4 di Maret dari 53 di February. Itu merupakan kenaikan berturut turut selama 3 bulan dan langkah pertumbuhan industri paling pesat di dalam 4 tahun terakhir. Pending home sale juga naik 8,2 persen di February, Amerika akhirnya pertama kali menambah 162,000 jobs pada bulan lalu dan unempoyment rate tetap bertahan di 9,7 persen . Disclaimer :

Phillip Securities Indonesia Cabang Pontianak Jl Teuku Umar, Komp. Mall Pontianak C 23-24 Telp (0561-777887) Email : Cendra@phillip.co.id

Analisa ini dibuat hanya sebagai informasi berdasarkan pendapat, sumber-sumber yang dapat diandalkan dan bukan ditujukan untuk memberikan rekomendasi atau patokan kepada pihak siapapun untuk membeli dan menjual suatu efek tertentu. Keputusan untuk melakukan transaksi jual, beli atau investasi saham lainnya sepenuhnya merupakan tanggung jawab dan keputusan pembaca sendiri. Segala kerugian bukan tanggung jawab Phillip Securities Indonesia dan Pontianak Post.(*)

Surya Wardaya, kepala Disperindag Kalbar kemarin. Ditambahkannya, dengan memasukkan produk pelaku UMKM di Carrefour, ada kemungkinan produk itu bisa masuk jaringan pemasaran nasional dan internasional. Disperindag menyambut niat baik Carrefour, terlebih dengan mengambil 90 persen dari fresh produk di sana dari UMKM. “Melalui Carrefour, para pelaku UMKM juga bisa mendapat pelajaran berharga,” ujarnya. Hal itu dibenarkan, store Manager Carrefour Pontianak BudimanAntonius Sinaga. “Ini kita lakukan karena, pelaku UMKM lebih tahu dengan pangsa pasar lokal,” katanya. Disampaikanya, UMKM di Pontianak juga lebih banyak binaan dari Disperindag Kalbar, sehingga rata-rata memiliki paking produk

yang baik dan masuk standar mereka. Carrefour Pontianak sendiri merupakan bentuk terkecil dari jaringan Carrefour dengan luas 1.000-2.000 meter persegi. “Sudah ada 70 supplier UMKM yang terdaftar di kami. Akan kami lakukan bertahap, untuk pengembangan store, jadi dapat menampung lebih banyak pelaku UMKM,” katanya. Sementara itu, Local Buyer Carrefour Pahlevi menyampaikan, pihaknya menerapkan sistem harga kompetitif untuk supplier UMKM. Dimana mereka bekerjasama untuk mempromosikan dan memasarkan produk dari UMKM itu. Ia menjelaskan prosedurnya untuk menjawab pertanyaan Nazaruddin, pelaku UMKM dodol dan manisan lidah buaya. “Produk UMKM untuk grocery

TEMU LANGSUNG: Para pelaku UMKM bertemu dan berdialog dengan manajemen Carrefour Pontianak.

kita ambil dengan sistem putus. Pelaku UMKM mengantarkan produknya, kita beli putus. Lalu, jika ada produk yang mendekati expired atau rusak, kita akan minta suppier membawa gantikan pada pengantaran berikutnya. Untuk produk rusak, kita terapkan tukar guling untuk mempermudahkan administrasi,” jelasnya. Elfina Hasibuan, pelaku UMKM

yang memproduksi amplang menyatakan, ampalang produksinya khusus tanpa MSG. Ia juga mengunakan packaging atau kemasan yang lebih baik. Pembuatan kemasan itu telah dipikirkannya dari awal produksi. “Dengan kemasan ini, saya berhasil meraih juara III lomba UMKM di Kalbar beberapa waktu lalu,” pungkasnya. (mde)

Standar produk Centro bukan hanya memiliki Standar Nasional Indonesia (SNI) tapi juga memiliki Standar Internasional (sertifikat ISO dan EN). Kedelapan, inovasi tiada henti. Inovasi baru merupakan komitmen Centro yang lain yang kadang-kadang terjadi loncatan ide atau pun inovasi.

motif, mudah perawatannya dan dibuat khusus untuk keindahan eksterior (teras, taman, garasi, kolam renang, diding, tiang dan lain sebagainya). Kami yakin bahwa masa depan Centro terutama stone series akan cepat berkembang dan disukai konsumen bahwa menjadi trend setter keramik dengan motif batu alam di Indonesia. Dapat diperoleh di toko bangunan terdekat di kota Anda. Untuk informasi lebih lanjut hubungi toko Jakarta bangun kreasi di Pontianak, melalui nomor telepon 0561-7557878.(biz)

Maha Karya Keramik Centro PT. Industri Keramik Kemenangan Jaya adalah satusatunya pemegang hak eksklusif atas desain industri dengan judul “Ubin Keramik”, yang telah terdaftar pada Departemen Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia. Konsep dan teknologi terbaru Centro telah diluncurkan, di mana produk ini dibuat untuk memenuhi pasar eksterior dengan penerapan teknologi paling baru yang dipadukan dengan nilai seni tinggi dari motif bebatuan nan alami. Untuk menciptakan Centro yang sesuai keinginan konsumen, maka telah dilakukan tahapan proses sebagai berikut : Pertama, survey pasar. Hal ini mutlak dilakukan pada tahap awal perencanaan, agar dapat mengukur dan memetakan posisi produk ini dengan baik dan benar di pasar. Kedua, riset dan pengembangan. Dengan Sumber Daya Manusia (SDM) yang handal telah dilakukan riset dan pengembangan dengan cara yang bervariasi dan inovatif, untuk mencari teknologi yang dapat diaplikasikan terhadap produk ini hingga tercipta apa yang diinginkan. Ketiga, pengembangan motif. Di bawah para designer yang kreatif, telah dikembangkan designdesign batu alam yang natural dan unik hingga tercipta motif-motif yang akan menjadi trend setter.

Keempat, pertama di Indonesia dan memiliki hak paten. Produk Centro dengan kategori Stone Series (SS) merupakan yang Pertama di Indonesia dan memiliki hak paten. Kelima, teknologi. Teknologi baru menjadi hal utama pada penerapan motif Stone Series(SS). Keenam, kualitas produk. Kualitas produk merupakan komitmen, kami akan terus mengembangkan dan mencari terobosan dan inovasi baru dalam hal kualitas demi kepuasan pelanggan. Ketujuh, standard international.

Centro adalah solusi Dari trend yang terjadi di pasar, timbullah ide untuk menciptakan pengganti batu alam dengan harga yang terjangkau, kaya dengan


untukmu guruku

4

Pontianak Post

Selasa 6 April 2010

Pontianak Post Gelar Pemilihan Guru Favorit PONTIANAK–Koran Pontianak Post kembali membuat gebrakan. Setelah sukses dengan event nasional DBL, kini koran terbesar kesayangan anda akan menggelar program Untukmu Guruku dengan event Pemilihan Guru Favorit. “Program ini kami gelar untuk membantu Pemerintah Kota Pontianak meningkatkan pembangunan di bidang pendidikan, khususnya sumber daya manusia. Makanya tahap awal konsep ini kami coba

dulu di Kota Pontianak. Apabila berhasil, tentu program ini akan dilaksanakan di beberapa kabupaten di Kalbar,” kata Budi Darmawan, Koordinator Divisi Event Organizer Pontianak Post, Senin (5/4), usai menggelar sosialisasi program Untukmu Guruku, di SD Muhammadiyah 2 Pontianak. Lantas siapa sasaran program Untukmu Guruku? Kalau dilihat dari title (nama program) tentu sasarannya adalah para guru. Mengapa harus guru? Dijelas-

kan Budi, karena guru ujung tombak dalam membangun potensi sumber daya manusia. Tanpa guru, kata Budi, tentu banyak orang di Kota Pontianak tidak bisa membaca, menulis, dan berhitung. Tanpa guru, tentu tidak akan pernah bisa menjadi presiden, gubernur, walikota, bupati, atau wartawan. Atas dasar itu, program ini betul-betul difokuskan untuk guru. Namun, lanjut Budi, pemilihan guru favorit kali ini hanya diperuntukan bagi

guru Sekolah Dasar (SD) saja. Mengapa? Dijelaskan Budi, sebetulnya konsep ini untuk semua guru. Baik guru SD, SLTP, dan SMA. Namun realisasi konsep program Untukmu Guruku, akan lebih baik dimulai dari komunitas yang paling kecil terlebih dahulu, yaitu guru SD. “Nanti pasti ada untuk guru SLTP dan SMA. Kami merealisasi konsep yang realistis dulu, yaitu memulai sesuatu yang kecil,” kata Budi. Di-

jelaskannya, seluruh guru SD yang ada di Kota Pontianak berkesempatan untuk terpilih menjadi Guru Favorit 2010. Untuk dinobatkan sebagai guru favorit, kata Budi, tentu tidaklah mudah, karena para guru akan diseleksi secara ketat dan transparan. Ada dua tahapan yang harus dilewati para guru, Tahap pertama merupakan penyisihan, yakni menjaring tiga orang guru dari masing-masing sekolah. Tahap kedua, lanjutnya adalah polling di Pontianak

Post selama tiga bulan berturut. Bagi yang berhasil terpilih sebagai Guru Favorit, kata Budi, Pontianak Post menyediakan penghargaan menarik. Mulai dari sepeda motor, laptop, handphone, uang tunai, trophy dan puluhan penghargaan lainnya dari sponsor. Lantas siapa yang memilih Guru Favorit? Pontianak Post, kata Budi, membagi dua kelompok yang bisa menentukan siapa pemenang Guru Favorit. Pertama tentu siswa dimana si

guru peserta mengajar. Kedua masyarakat umum. Pontianak Post menyediakan satu halaman khusus untuk program ini. Kupon untuk menentukan pemenang Guru Favorit, juga akan diterbitkan setiap hari di Pontianak Post. Jadi, kata Budi, pengirim kupon bisa setiap hari mengirimkan ke Pontianak Post. Jangan khawatir. Pontianak Post juga menyediakan banyak penghargaan menarik bagi pengirim kupon yang beruntung.(wah)

Dukung Program Untukmu Guruku 1023 Siswa SD Muhammadiyah Siap Pilih Guru Favorit PONTIANAK—Program Untukmu Guruku mendapat respon luar biasa dari SD Muhammadiyah 2 Pontianak. Buktinya konsep dengan menonjolkan pemilih guru favorit menjadi bahan utama disampaikan pembina upacara, Senin (5/4) kepada 1023 siswa. “Kita sangat senang ada pemilihan guru favorit melalui program Untukmu Guruku. Program ini pokoknya kita dukung penuh. Nanti kami akan mengerahkan semua guru dan siswa kelas 1-6,” kata Slamet Rianto, Kepala SD Muhammidayah 2 Pontianak, saat menjadi pembina upacara kemarin. Menurut Slamet, program ini sangat bagus, terutama meningkatkan potensi sumber daya manusia, terutama guru. Ia juga yakin konsep ini mampu meningkatkan kedekatan antara guru dan anak murid.

Bagiamana menjadi figur yang dicintai, disegani, dihormati, dan menjadi panutan bagi anak didiknya. Slamet berharap rogram ini dapat meningkatkan kualitas guru dan berdampak pada prestasi siswa. Slamet mengatakan, guru favorit akan mampu mempengaruhi hasil belajar siswa, karena ada faktor kewibawaan dan kewiyataan guru. Kewibawaan, antara lain, mencakup aspek pengakuan, kasih sayang, tindakan tegas, dan keteladanan. Kewiyataan meliputi kurikulum, metode, alat bantu, lingkungan, dan penilaian. Guru favorit, kata Slamet, bisa berdampak terhadap perkembangan potensi siswa. Sebab guru favorit lebih masuk pada ranah psikologi. Sehingga siswa lebih tergerak untuk belajar. ‘’Karena siswa sendiri yang memilih mereka (guru favorit, Red.). Saya menilai sangat tepat sekali kalau program ini dimulai dari guru SD terlebih dahulu,’’ kata Slamet. Keyakinan Slamet makin

bertambah, kalau program ini akan berdampak positif. Sebab yang menyelenggarakannya koran terbesar di Kalimantan Barat, yaitu Pontianak Post. “Siapa yang tidak kenal Pontianak Post. Koran ini sangat besar. Jadi tentu pengaruhnya juga sangat besar. Saya yakin program ini bisa berjalan dengan baik, karena yang menyelenggarakannya Pontianak Post,” kata Slamet. Dikatakan Slamet, total siswa SD Muhammadiyah 2 Pontianak mulai dari kelas satu sampai kelas enam ada 1023 siswa. Slamet berjanji, semuanya akan dilibatkan untuk menysukseskan program Untukmu Guru. Dikatakan Slamet, pihaknya juga akan mensosialisasikan program ini ke siswa dengan system kelas per kelas. Tahap awal, kata guru Matematika itu, dirinya tentu akan melakukan proses pemilihan, siapa guru yang akan mewakili SD Muhamadiyah 2 Pontianak untuk maju di Pemilihan Guru Favorit. “Saya akan libatkan semua guru. Nanti set-

elah mendapatkan hasil segera kami serahkan ke Pontianak Post,” kata Slamet. Program Untukmu Guru dengan event Pemilihan Guru Favorit baru pertama kali di gelar di Kalimantan Barat. SD Muhammadiyah 2 Pontianak, merupakan sekolah yang pertama kali dikunjungi untuk sosialisasi teknis pelaskanaan. Program ini akan berlangsung selama tiga bulan, dari AprilJuni 2010. acara puncak akan ada penyerahan penghargaan kepada enam orang guru favorit.(wah)

JUARA : Kepala SD Muhammadiyah 2 Pontianak, Slamet Rianto (paling kiri) mendampingi Ibnu Siena (kedua kiri) dan Faurlantino Ikhsanuddin usai menerima predikat juara I Lomba Cepat Tepat Matematika tingkat SD se-Kalimantan Barat yang digelar HIMMAT FKIP Untan. angga purdika-pontianak post

SD Muhammadiyah Juara LCTM PRESTASI akademik siswa SD Muhammadiyah 2 Pontianak patut diacungkan jempol. Buktinya baru-baru ini, SD yang beralamat di JalanAYani Pontianak, berhasil menggondol prestasi bergengsi pada Lomba Cepat Tepat Matematika (LCTM). Tiga siswa pintar yang berhasil mengantarkan SD Muhammadiyah 2 Pontianak menyabet juara I LCTM yang digelar Himpunan Mahasiswa Matematika (HIMMAT) FKIP Universitas Tanjungpura itu, Arif Abdullah Azam, Faurlantino Ikhsanuddin, dan Ibnu Siena.

Tak hanya itu, melalui Arif Abdullah Azam, SD Muhammadiyah 2 juga berhasil meraih prestasi di Mathematic Competition. “Saya bangga sekali atas kerja keras siswa-siswa saya. Mereka tak hanya mengharumkan nama pribadi, tapi juga membawa nama lembaga,” kata Slamet Rianto, Kepala Sekolah SD Muhammadiyah 2 Pontianak, kepada Pontianak Post, Senin (5/4). Menurut Slamet, SD Muhammadiyah 2 Pontianak memang tidak pernah absen apabila ada perlombaan yang melibatkan siswa dan masih berkaitan

dengan pendidikan. Hasilnya, kata Slamet, tidak pernah jelek. Siswanya selalu berhasil membawa prestasi menggembirakan. Oleh Slamet, penghargaan yang diraih Arif dkk langsung diumumkan usai upacara bendara kemarin. Arif dkk pun diminta maju ke depan untuk menerima penghargaan. Arif dkk berhasil menyingkirkan puluhan SD se-Kalimantan Barat dalam LCTM. Tak sia-sia. Kerja keras Arif dkk berbuah manis dengan mempersembahkan trophy juara I kepada sekolah-nya.(wah)

Guru-guru Sambut Program Terbaik TAK hanya Kepala Sekolah yang menyambut baik kegiatan Program Untukmu Guru, dewan guru Muhammadiyah 2 juga merasa gembira dengan adanya program yang dilaksanakan Pontianak Post tersebut. Seperti yang disampaikan Ufi Ruhama, guru bahasa Ingris di SD Muhammadiyah 2. Dia mengatakan sangat tertarik dengan program itu. Menurutnya dengan ada program tersebut, maka akan ikut mengangkat profesi seorang guru. “Selama ini guru hanya diketahui sebagai seorang pengajar, tanpa diketahui dedikasinya oleh masyarakat. Sehingga dengan adanya program ini, maka akan mengangkat nama kami sebagai seorang guru,” ungkapnya. Ditambahkan Ufi, program tersebut juga memperkenalkan guru kepada masyarakat Kalbar. Karena selain menghadirkan profil guru di Koran, dalam hal ini dewan guru juga diberikan kesempatan untuk membuat suatu tulisan, dimana hal tersebut akan meningkatkan kinerja guru menjadi lebih baik di mata masyarakat. “Banyak masyarakat yang tidak tahu bahwa seorang guru pun bisa menulis. Jadi media ini merupakan salah satu pembuktian kepada masyarakat, bahwa kami pun bisa menulis untuk bisa dibaca oleh masyarakat, terutama mengenai ilmu pendidikan,” tutur Ufi, yang sudah empat tahun berprofesi

angga purdika-pontianak post

PENJELASAN: Koordinator Event Organizer Pontianak Post, Budi Darmawan, memberikan penjelasan kepada dewan guru SD Muhammadiyah 2 Pontianak mengenai program Untukmu Guruku.

sebagai guru tersebut. Karena itu, Ufi mengharapkan, agar program ini dapat dikemas sedemikian rupa sehingga menjadi suatu program yang baik, yang dapat mengangkat jarkat seorang guru. “Baru kali ini ada program seperti ini. Saya sangat mengucapkan terima kasih kepada Pontianak Post karena sesuai dengan korannya yang merupakan Koran terbaik di Kalbar, program yang diusungpun juga merupakan program terbaik yang pernah ada,” tukasnya. Sama halnya dengan Rusdian. Guru Teknologi Informasi dan Komunikasi ini mengatakan bahwa program Untukmu Guru yang digalang oleh Pontianak Post merupakan program yang bagus, dalam artian dengan

adanya program ini, maka akan menjalin suatu komunikasi dengan murid dengan baik. Karena dalam pemilihan poling nantinya akan ditentukan langsung oleh murid di sekolah. “Jadi guru tidak hanya menyampaikan materi di kelas, tetapi disini kita juga dituntut untuk melakukan komunikasi dengan murid secara baik dan benar,” katanya. Selain itu, dalam program ini, guru juga dituntut untuk menampilkan yang terbaik kepada muridnya, sehingga proses belajar mengajar menjadi lebih efektif. “Semoga program ini tidak hanya dilaksanakan saat ini, tetapi berkelanjutan. Karena dapat memotivasi guru yang lain dalam hal mengajar yang baik di sekolah,” ungkapnya.(wah)


5

Pontianak Post Selasa 6 April 2010

Prosesi Gunting Rambut dan Tijak Tanah Adat Melayu Ketapang

P

ROSESI gunting rambut dan tijak tanah merupakan adat istiadat budaya Melayu Ketapang. Apabila bayi telah berusia 40 hari dan paling lama setahun, digelar upacara gunting rambut dan tinjak tanah. Upacara ini bagi masyarakat Melayu yang berdomisili di Kabupaten Ketapang, tak ada satu pun yang

berani mengabaikannya. Pasalnya dipercaya akan berakibat buruk bagi sang bayi kelak. Sebelum diadakan upacara ini, maka anak yang mengikuti prosesi tidak diperbolehkan menginjak tanah. Ini suatu pantang/pamali bagi masyarakat Melayu Kayong. Upacara ini dilaksanakan mulai dari yang sangat sederhana, hingga secara besar-besaran dan mewah. Tergantung kemampuan orang tua si bayi. Upacara gunting rambut

merupakan satu paket yang terdiri atas, gunting rambut, tinjak tanah, betimbang (bagi turunan bangsawan), mandi-mandi, dan makan nasi adab. Pada hakekatnya upacara ini adalah melaksanakan Sunnah Rasul yang kemudian digabungkan dengan adat istiadat, warisan nenek moyang. Prosesi gunting rambut dan tijak tanah terhadap Gabriel Affan Agustin dan Sheila Zala Almaira dilakukan Minggu, 3 April 2010 di Pendopo Bupati Ketapang. (*)

BERTIMBANG: Bapak H Morkes Effendi beserta Ibu Hj Suma Jenny Heryanti SH MH mengantarkan anak-anak betimbang

Gunting rambut dilakukan bapak Drs H Sabhan Al-Rasyid

Betitik gigi dilakukan bapak Drs HAM Jafari

Bapak H Morkes Effendi SPd menijakkan cucur pada Gabril Affan Agustin

Gabriel Affan Agustin dan Sheila Zada

Naik timbangan Gunting rambut dilakukan ibu Hj Nurhayati AR

Bapak H Morkes Effendi SPd MH menijakkan kue dram pada Gabriel Affan Agustin

Bapak Andi Chairul melakukan turun tangga dari tebu terhadap Sheila Zada Almaira

Bertimbang saling membelakangi

Betitik gigi dilakukan ibu Hj Andi Farida

MANDI-MANDI: Ibu Dra Hj Hadiah Suaka melakukan mandi-mandi

Masuk dalam rumah, Sheila Zada Almaira

Ibu Hj Suma Jenny Heryanti足 SH MH mengambil buah hatinya dari Timbangan Winda Milani memangku si buah hati, Sheila Zada Almaira, di tempat mandi

Bapak H Morkes Effendi SPd MH, menuntun bayi turuni tangga dari tebu

Berebutan tangga tebu

Ibu Hj Suma Jenny Heryanti SH MH dan Winda Milani duduk di atas gong saling membelakangi sambil memangku si buah hati


HALO PUBLIK

18 6

Pontianak Post Pontianak Post

Selasa Rabu 63 April Juni 2010 2009

Kiriman Pos Ekspres Mita Non Subsidi Masyarakat tentunya berharap pada pertamina agar cepat menjual minyak tanah non subsidi. Karena masih banyak masyarakat yang mau menggunakan mita walau harganya mahal. Jangan menariknya saja cepat, khan gak mungkin hanya pakai 20 liter harus ke Pertamina. (08152233515)

Efek Jera Setelah membaca koran Pontianak Post terbitan tanggal 2 April 2010, bahwa razia Sat Pol PP menemukan ada pasangan (bukan suami /istri yang sah) lagi indehoy, saya ada saran untuk Sat Pol PP, kalau memang ada pasangan seperti itu kena razia keluarga kedua pihak dihubungi/ diberitahu. Kalau perlu foto mereka ditayangkan di tv/ dimuat di Koran. Jangan pandang bulu biar ada efek jeranya. Dengan demikian, mereka mau berbuat lagi akan pikir seribu kali lagi. (085245776548)

Kami pengguna jasa pengiriman surat lewat Kantor Pos Pontianak dengan tujuan Jakarta. Sebelum masukkan surat tersebut pada Rabu 31 Maret jam 9 pagi, nanya dulu ke petugas cewek yang didepannya tertulis satu hari sampai yaitu “ini loket kiriman ekpres-kah?” Dijawab cewek tadi, iya! Surat dimasukkan sambil bertanya kalau pagi ini dikirimkan sore nanti sampaikah? Si cewek jawab singkat, besok pak! (sambil nyerahkan lembaran kertas bukti pengiriman surat dan pengembalian uang sebesar Rp. 6 ribu yang kami bayar dengan lembaran uang kertas 20 ribu). Kemudian hari Jumat, 2 April 2010, kami telepon ke Jakarta dan dapat jawaban surat yang dikirimkan pada hari Rabu yang katanya besok sampai tadi‚ belum diterima oleh yang bersangkutan, padahal alamat lengkap dan jelas. Bagaimana ini pihak Kantor Pos, apakah bayarannya masih kurang? (081352028655)

Pada MUSREMBANG kab. Pontianak 30 April 2010 yang lalu, dalam draft Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kab. Pontianak 2011 pada bidang sosial budaya, ada salah satu item yang merupakan agenda program dari Dinas Pendidikan yaitu pelaksanaan ESQ pelajar. ESQ yang selama ini memang pada dasarnya bukan lagi hal baru di kab. Pontianak, karena ESQ telah ada pada tahun sebelumnya dan tidak sedikit pula anggaran telah dikeluarkan untuk itu. Belum lagi ditambah beban operasional yang ditimbulkan dan juga nantinya Gedung Kartini akan disulap menjadi “gedungnya ESQ” sehingga tidak dapat digunakan oleh masyarakat lainnya ketika ingin menggunakan gedung tersebut. Sayangnya, output yang dihasilkan masih belum begitu jelas terasa bagi pembangunan di kab. Pontianak. Ironisnya pada tahun depan training ESQ masih tetap akan dianggarkan.

Kami sangat berterima kasih kepada Redaksi karena telah memuat tulisan kami dan menampilkannya di rubrik ini. Kami sangat bersyukur sekali karena koran benar-benar memenuhi aspirasi publik. (081256187663)

Sambas Tersohor Terobosan yang dilakukan oleh Bupati Sambas patut diacungi jempol. Marilah kita dukung bersama-sama dengan menjaga hutan kita dan menghijaukannya kembali. Kalau kita mau tak ada yg tak mungkin. Mari kita jadikan Sambas Kota Tersohor. (085245671952)

Hasil Korupsi

Dukung Trade Carbon

Selamat buat Gayus yang telah memecahkan rekor orang terkaya dalam usia yang masih muda, tapi hasil dari

harge ndak parlulah ingar inyan, murah atau mahal, iye relatif tegantong SDM yang ngelolanye. Yang paling panting konpensasi 200M/tahun iye banar-banar digunekan untok konservasi utan yang ade di Kab. Sambas dan kesejahteran masyarakat di kawasan iye dan masyarakat Sambas pade umumnye, bukan ke kocekan atau rek yang ndak semestinye. Dan mudah-mudahan di kepemimpinan bupati selanjutnye, utan-utan yang ade daan dijual ke investor untuk perkebunan, pertambangan, dll yang bise merusakkan utan kite. (081257152215)

Tercecer Dompet Telah tercecer sebuah dompet warna hitam yang berisikan handphone, SIM, STNK, KTM atas nama Suaibatul Aslamiah. Diperkirakan tercecer di Jalan A Yani dan sekitarnya. Barang siapa yang menemukan dapat menghubungi nomor ini atau di Jalan Ahmad Sood Nomor 2A (asrama Ketapang). (085245308116)

“Untukmu Guruku”

Catatan redaksi : Komplain yang sama juga dilontarkan oleh pemilik nomor handphone 081257894004 atas surat kirimannya tertanggal 31 Maret jam 10.26 via Pos Express yang hingga tanggal 4 April dicek ke Jakarta, belum sampai juga. Harapannya, pihak PT Pos bisa meluruskan masalah ini.

Sebagai warge Kab. Sambas, saye ndukong inyan trade carbon yang dilaksanekan oleh Pemkab Sambas. Masalah

Helm Standar Saya sebagai warga Negara berharap mestinya pemerintah tidak memaksakan masyarakat harus memakai helm standar SNI karena harga helm tersebut mahal. Cukup dianjurkan saja. Soal mati itu urusan masing-masing, kecuali pemerintah mau membagikan gratis. Keselamatan memang perlu. Kalau dipaksakan harus, kayak ada sesuatu dibalik itu. Ditambah lagi helm SNI harganya terus naik. (08152233515)

Training ESQ di Kabpon Kami PRIMAKAPON sangat menyayangkan apabila training tersebut masih tetap akan dilaksanakan nantinya, karena apabila melihat kondisi daerah kita sekarang ini, training ESQ masih belum tepat untuk dilaksanakan. Pasca pemekaran dengan kab. Kuburaya, banyak sekali sumber-sumber PAD yang berpindah ke daerah yang baru tersebut. Dengan SDA (Sumber Daya Alam) kab. Pontianak yang kecil, tentunya kita harus dapat memaksimalkan pemanfaatan SDM (sumber daya manusia) yang ada. Sehingga nantinya akan berdampak positif untuk memaksimalkan SDA yang kecil tersebut terhadap pembangunan daerah. Apabila dapat kita ambil contoh dari sebuah Negara yaitu

Sukses Kader HMI Keluarga Besar Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Pertanian - Kehutanan Cabang Pontianak mengucapkan selamat dan sukses atas terpilihnya yunda Rizky Wahyuni Idris sebagai Ketua Umum/Formateur Badan Koordinasi Nasional (Bakornas) Lembaga Pers Mahasiswa Islam (LAPMI) PB HMI yang berkedudukan di Ibukota Negara (Jakarta), pada Musyawarah Nasional LAPMI V di Pontianak 21-25 Maret 2010. Kiprah beliau di dunia pers mahasiswa memang tidak di ragukan lagi. Semoga bisa membawa LAPMI lebih profesional dan sebagai wadah Kader-kader HMI seluruh Indonesia untuk mengabdikan kepada Umat dan Bangsa dalam menyampaikan informasi-informasi terkait permasalahan pembangunan Nasional. Ini merupakan gebrakan yang sangat baik untuk kader HMI Cabang Pontianak, khususnya untuk LAPMI HMI Cabang Pontianak.

Koran Aspirasi

Pagi ini saya merasa tersanjung, terharu dan bangga membaca iklan ‘Untukmu Guruku’ tapi tolong dong tanyakan ke Disdik Kota, mengapa guru yang sudah berijazah S1, masa kerja sudah lebih dari 20 tahun, belum bisa ikut sertifikasi? Apakah UU Guru dan Dosen Nomor 41 tahun 2005 bisa dikalahkan dengan Peraturan Pemerintah? (081257440032)

Reuni Akbar

Selamat dan sukses atas terselenggaranya Reuni Akbar (IKA SPP-SPMA Kalbar Singkawang). Semoga dengan reuni, kita tingkatkan tali silaturahmi. (081352555899)

korupsilah yauw, hancor hancor! (0811560012)

Sehingga akan mempermudah kader untuk berkiprah di Kancah Nasional. Sekali lagi selamat mengemban amanah yang telah diberikan oleh Peserta MUNAS LAPMI V. Perjuangan kita akan dinilai sebagai ibadah jika kita benarbenar bertanggungjawab atas kepemimpinan kita. Jepriadi Ketua Umum HMI Komisariat Pertanian-Kehutanan Cabang Pontianak.

seperti Negara Singapura, daerah yang kecil namun karena SDM yang disana berkualitas sehingga menjadikan Negara tersebut jauh meninggalkan Indonesia dari segi pembangunan dan beberapa hal yang lainnya. Jika kita melihat SDM di kab. Pontianak, maka dapat terlihat jelas di kab. Pontianak masih sangat minim sekali pakarpakar yang ahli di bidangnya. Mengapa kita tidak mengupayakan hal ini, dengan memberikan beasiswa bagi pemuda daerah yang berprestasi untuk disekolahkan di Strata 2 atau bahkan Strata 3? Pernyataan diatas, bukan berarti Training ESQ tidak penting untuk diadakan di kab. Pontianak. Training ESQ adalah hal yang penting

untuk meningkatkan kualitas spiritual masyarakat daerah, namun ada hal yang jauh lebih penting dari itu yaitu peningkatan kualitas SDM dengan cara-cara yang lain. Apabila pemerintah daerah masih merasakan berat untuk memberikan beasiswa S2 atau S3, tentunya “masih banyak jalan menuju Roma”, mungkin pepatah tersebut dapat juga dijadikan rujukan terhadap pembangunan kualitas intelektualitas dan spiritual anak daerah. Tidak hanya ESQ yang dapat dijadikan jalan untuk peningkatan kualitas spiritualitas dan emosional, tentunya masih banyak cara yang lainnya. Misalnya dengan mengalokasikan anggaran untuk pendidikan agama di desa-desa seperti Taman

Pendidikan Al-qur’an (TPA) atau apalah namanya sesuai dengan lembaga pendidikan keagamaan yang ada untuk anak-anak. Sehingga seluruh anak-anak yang ada di kab. Pontianak dapat merasakannya secara langsung. Tulisan ini tidak mengatakan ESQ tidak baik, hanya saja kab. Pontianak masih belum tepat dilaksanakan jika melihat kondisi daerah pada saat ini. Kami yakin Dinas Pendidikan kab. Pontianak akan sangat bijak dalam menentukan prioritasprioritas dalam pembangunan SDM di kab. Pontianak. Ini hanya sebatas saran, mudahmudahan dapat diterima dengan baik. Selamat bekerja Bapak, mudah-mudahan pendidikan di kab. Pontianak dapat lebih maju dibandingkan dengan daerah lainnya. Amin. Salam Primakapon. Rahmat Kalis Setiadi Ketua Primakapon.


Pontianak Post

Aneka

Selasa 6 April 2010

7

Gayus Resmi Dipecat Sambungan dari halaman 1

Kementerian Keuangan Hekinus Manao mengatakan, pemeriksaan intensif terus dilakukan terhadap seluruh rekan

Gayus. “Selanjutnya, seluruh pelaksana di Direktorat Keberatan dan Banding akan dimutasi,” ujarnya usai Rapat Pimpinan Ditjen Pajak di Kantor Ditjen Pajak kemarin (5/4).

Mutasi besar-besaran terhadap 121 pegawai pajak di Direktorat Keberatan dan Banding dilakukan untuk memutus rantai aksi mafia pajak sebagaimana yang dilakukan Gayus.

Menurut Hekinus, pemeriksaan dilakukan untuk mengetahui apakah ada pelanggaran yang dilakukan oleh rekan-rekan Gayus. Jika memang tidak bersalah, maka aparat pajak

Sempat SMS Keluarga, Tak Betah dengan Pasangan Sambungan dari halaman 1

“Adik saya ini kelahiran 7 Juni 1992, sempat masuk SMK di Tebas. Saya bertemu terakhir dengannya sekitar sebulan lalu,” tutur abang iparnya dengan nada sedih. Ari mengemukakan Qori sangat dekat dengan keponakannya. Ia mengungkapkan foto terakhir bersama anak kakaknya Emiwati beberapa waktu lalu. “Saya tidak tahu lebih jauh keberadaan almarhumah. Hanya mertua yang mengetahui hubungan Qori dengan siapa. Sekarang mertua, abang ipar dan istri saya masih berada di Pontianak. Kemungkinan besok baru jenazah bersama mereka pulang ke Bekut,” tuturnya.Paman korban Zulkarnain mengatakan sangat terkejut ketika mendapatkan kabar tersebut. Ia menjelaskan bahwa iparnya mendapatkan informasi kemalangan ini sekitar pukul 14.30 WIB.

“Anak tertuanya memang bekerja bersama saya di Pemangkat. Saya mendapatkan informasi dari keponakan Uray Budianto,” jelasnya. Zulkarnain menyebutkan tidak mengetahui apa pekerjaan Qori. Menurutnya, orangtua korban yang lebih tahu untuk menyampaikan informasi. “Saya hanya mendapatkan informasi kalau almarhum meninggal karena dibunuh. Saya tidak mengetahui sebab pembunuhan dan siapa saja tersangkanya. Hanya saya dapat SMS kalau ter sangkanya anak mantan pejabat di Kalbar,” ujarnya sambil melihatkan sejumlah SMS. Tak Curiga Pasangan Korban Mendengar berita penemuan mayat putrinya, ayah korban Uray Iskandar langsung mendatangi Poltabes Pontianak. Warga Desa Bekut, Kecamatan Tebas ini bersama istri dan kedua anaknya mendatangi Poltabes tepat pukul

20.00 WIB. Kedatangan keluarga korban, disambut haru pihak keluarga yang sebelumnya telah tiba di Poltabes. Menurut paman korban, Uray Fauzi, kedatangan keluarga berdasarkan pemberitahuan salah seorang teman korban dari Pontianak. “Saya sekitar pukul 15.00 WIB mendapatkan kabar dari keluarga korban bahwa keponakan saya meninggal. Setelah itu saya juga mendapatkan telepon dari pihak Poltabes. Setelah itu saya langsung ke Poltabes, dan mendapatkan keterangan bahwa keponakan saya menjadi korban,” ungkapnya.Ditambahkan Fauzi, saat ini pihak keluarga datang untuk membawa mayat korban ke kampung halaman untuk dikuburkan. Sehingga setelah proses otopsi di RSUD dr Soedarso selesai, mayat korban langsung dibawa ke Bekut. “Kasihan mayatnya, sudah lama, maka kita akan segera menguburkannya,”

kata Fauzi. Dikatakan orangtua korban, Uray Iskandar, dia mengetahui kabar meninggalnya putri bungsunya tersebut dari teman korban. Saat terakhir dirinya berkomunikasi dengan sang putri tersebut pada saat empat hari sebelum korban dinyatakan meninggal melaui SMS dari korban. “Saat itu dia SMS saya, menyatakan bahwa dia tidak betah tinggal bersama Edwin dan kepingin pulang,” tuturnya. Mengenai hubungan antara Korban dan Edwin, pihak keluarga telah mengetahui, sehingga mereka percaya dengan hubungan yang dijalin oleh kedua insan tersebut. “Saya sudah mengetahui hubungan mereka selama ini dekat. Sehingga kami sudah mempercayai Erwin, dan sebelumnya sama sekali tidak ada gelagat dari Erwin yang mencurigakan, sehingga kami percaya kepadanya,” tandasnya.(riq/wah)

Anak Mantan Pejabat Terlibat Membunuh Sambungan dari halaman 1

Polisi menduga rumah itu tempat pembunuhan Uray Qori (18), yang mayatnya dibuang di lokasi eks Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Mandor, Kabupaten Landak. Jasad Qori ditemukan pada Senin (4/5) pagi dengan berbalut cover bad. Kemudian pukul 14.30 WIB, jasadnya tiba di RSUD dr Soedarso Pontianak untuk dilakukan otopsi. Sumber Pontianak Post di kepolisian menduga Qori dibunuh pada Sabtu (3/4) dini hari. Motif pembunuhan hingga kini masih dalam pengusutan intensif. Berdasar pengembangan informasi, polisi berhasil menetapkan empat tersangaka. Edw, Hr, Wn, dan Ln. mereka tertangkap di kawasan Sei Raya Dalam, Kubu Raya. Hingga kini mereka masih menjalani pemeriksaan intensif. Tersangka Edw, pemilik rumah,

ketika olah TKP ikut dihadirkan polisi. Mengenai hubungan antara Edw dengan korban masih dalam pengusutan. Dari salah satu kamar rumah megah itu, polisi menemukan dua tas berisi penuh sabu-sabu serta alat suntik pemakaian narkoba. Dari kamar lain, didapati ruang pembuatan ekstasi. Tampak jelas alat kelengkapan pembuatan narkotika berjenis kelas satu itu berserakan di lantai. Kapolda menjelaskan, pegakuan tersangka Edw, bahan dasar pembuatan narkoba pasokannya dari Jakarta. Kapolda belum bisa memastikan berapa rupiah nominal materi narkoba itu. Karena masih dalam proses pemeriksaan. “Pengungkapan (penemuan sabu dan ekstasi, red) berawal dari kasus pembunuhan. Korban di bunuh dan mayatnya di buang di Landak. Jajaran Poltabes

Pontianak mengembangkan informasi (penemuan mayat, red),” kata Kapolda didampingi Kapoltabes Pontianak, Kombes Pol. Asep Syahrudin menjawab Pontianak Post tadi malam. Kapolda menambahkan kini polisi masih memeriksa saksi dan tersangka, terkait pembunuhan dan produksi narkoba. Keinginan Kapolda, keterangan Edw, bisa membongkar jaringan peredaran narkoba. Dipaparkan Erwin, awalnya Edw enggan bersedia membuka pintu kediamannya dengan beralasan kunci rumah hilang. Ketika itu polisi akan melakukan olah TKP pembunuhan Qori. Sebelum terbunuh, Qori menjadi korban penganiayaan oleh Edw pada Jumat (2/4) pukul 18.00 WIB. Diperkirakan pukul 02.00, korban kehilangan nyawanya. Ditemukan bercak darah pada tempat tidur di salah satu kamar yang sudah ditutupi triplek.

Kapolda melanjutkan, polisi terpaksa mendobrak jendela agar bisa masuk ke dalam rumah. Alhasil, semula hendak memastikan tempat pembunuhan, polisi berhasil menemukan alat pembuatan ekstasi sekaligus sabu. “Akan dikembangkan,” kata Kapolda soal temuan narkoba itu. Security kediaman Edw juga ikut ditetapkan sebagai tersangka, karena membantu, pembuangan mayat perempuan muda ini. Alat bukti lain, dalam pembunuhan ini, polisi menemukan alat benda keras. Polisi belum bisa pastikan ancaman hukuman bagi pelaku, sekaligus mengenai keberadaan narkoba dalam skala besar tersebut. Namun, ancaman hukuman berencana telah bisa dipastikan. Karena tersangka Edw mengakui itu. Hingga berita ini dilansir, kediaman Edw masih dijaga ketat. (wah/stm)

Menggapai Bintang di Langit Sambungan dari halaman 1

Bahkan, pada kedua ilmu “asli”-nya pun, sebenarnya dua hal ini “sangat dekat”. Sebab, sejak versi pertama dulu, saya memang berusaha “meredefinisi” marketing, makanya dalam versi ketiga ini “konvergensi” antara keduanya jadi semakin nyata. Buat saya, ada tiga komponen dari sebuah enterprise yang dinamis. Inspiration, culture, and institution! Sebuah perusahaan harus punya inspirasi ketika didirikan. Tanpa hal ini, sebuah perusahaan akan cepat habis, karena tidak punya alasan dan cita-cita. Karena itu, di komponen inspirasi ini saya “pasang” mission dan vision. Banyak orang yang suka memakai kata-kata ini, tapi pengertiannya berbeda-beda. Demikian juga penggunaannya. Sering sama antara keduanya, tercampur atau malah terbalik! Di model SME, saya mendefinisikan mission sebagai bentuk abstraknya “what BUSINESS are we in”. Tanpa mission, sebuah perusahaan tidak punya reason for being ketika kali pertama dilahirkan. Sedangkan vision adalah bentuk big picture-nya dari GOAL yang akan dicapai dalam jangka waktu tertentu. Tanpa vision, sama saja perusahaan itu tidak punya the future dream. Kalau mission

ditulis terlalu idealis, seperti “akan menjadi agent of change of the world” atau “akan membuat kehidupan manusia lebih baik”, maka bentuknya masih “abstrak”. Karena itu, penulisan mission harus diteruskan jadi business yang akan dimasuki. Ini adalah sesuatu yang konkret sebagai pelaksanaan misi tersebut. Agent of chance of the world, misalnya, bisa diterjemahkan jadi bisnis perumahan. Tapi, bisa juga jadi lingkungan hidup! Lewat pembuatan dan penjualan rumah yang “sehat”, misalnya, sebuah perusahaan properti bisa mengubah sebuah slum area menjadi permukiman yang baik. Begitu juga bisnis environment sebuah perusahaan bisa mengurangi kadar CO2 di suatu area. Tapi, ada juga misi yang ditulis “lebih jelas”. Misalnya, “memperbaiki kualitas hidup orang banyak di bidang kesehatan”. Maka, uraian bisnisnya lebih sederhana, misalnya “produksi alat-alat kesehatan yang inovatif”. Sedangkan vision adalah gambaran tentang pencapaian atau achievement dalam jangka tertentu. Yang terkenal adalah bagaimana Presiden John Kennedy mencanangkan suatu tekad bahwa orang Amerika harus sudah mendarat di bulan sebelum pergantian dekade 60-an, dan kebetulan memang

terlaksana pada 1969. Visi ini lantas diterjemahkan menjadi goal yang lebih konkret dalam bentuk yang lebih kuantitatif oleh NASA. Jadi, kalau hal ini diterapkan di perusahaan properti tadi. Misalnya, bisa jadi “menjadi market leader di bidang properti dalam waktu lima tahun”. Nah, ini mesti diterjemahkan lagi jadi goal yang harus lebih konkret. Misalnya, market leader sampai 30 persen di bidang rusunami di Jawa Timur pada 2015. Biasanya goal ini lantas dirinci lagi menjadi lebih detail, tentang jenis rumah, lokasi, ukuran, dan kuantitas rusunami yang akan dibangun dan dijual. Banyak anggapan bahwa mission dan vision adalah sesuatu yang harus “indah”, “idealis”, dan “sakral”. Bung Karno terkenal dengan salah satu ucapannya “Capailah bintangbintang di langit!” Bagus sih kelihatannya dan enak kedengarannya, tapi sangat “tinggi”. Bisa memberi inspirasi, tapi punya “ruang yang sangat besar” untuk penerjemahannya ke hal yang konkret. Buat suatu perusahaan, apalagi yang belum terlalu gede, menurut saya, nggak perlu “segitunya”. Misi John Kennedy supaya “Amerika tetap menjadi negara superpower di dunia, jangan sampai kalah dari Uni Soviet” dan visinya yang

jelas lengkap dengan tahun targetnya jauh lebih realistis. Dan, menurut saya, misi dan visi tidak perlu sakral dan tidak bisa berubah! Karena itu, tidak perlu berjangka terlalu panjang. Apalagi, kalau industrinya sangat dinamis. Kalau mau “lebih panjang”, berarti “lebih abstrak dan big picture” dan makin nggak jelas. Akhirnya susah “dimengerti” stakeholder-nya. Bahkan, karyawan perusahaan pun banyak yang nggak mengerti misi dan visi itu. Cuma indah digantung di kantor! Dalam kurun waktu hampir dua puluh tahun, MarkPlus beberapa kali “memperbaiki” misi dan visi berbagai perusahaan supaya lebih membumi. Ini harus in line dengan analisis 4 C-nya. Kalau ada perubahan landscape bisa saja, misi dan visi berubah. Dan, biasanya kita menganjurkan untuk mengambil tiga tahun atau paling panjang lima tahun untuk sebuah misi dan visi. Saya tidak setuju dengan yang terlalu panjang, karena kita semakin nggak tahu apa yang akan terjadi. Wong tiga tahun saja sudah susah kok. Zaman sudah berubah. Perubahan berjalan begitu dinamis dan dahsyat, sehingga tiga sampai lima tahun sangat ideal. Besok dan lusa saya akan teruskan dengan bahasan tentang culture dan institution. (*)

Nyicil Enam Mobil, Sudah Bantu 5.000 Almarhum Sambungan dari halaman 1

Dibo saat ditemui di tokonya yang berada di Jalan Pasar Minggu No 2, Duren Tiga, Jakarta Selatan, Rabu siang pekan lalu (31/3). Alumnus STM Negeri I Budi Utomo, Jakarta, pada 1993 itu menuturkan, dirinya mulai menekuni jasa sablon sejak masa sekolah. Namun, dia baru bisa menyewa kios berukuran 2 x 2 meter pada 2002. Lokasinya berada di mulut Jalan Potlot III, yang identik sebagai markas Slank. Toko lama Dibo itu berseberangan dengan toko Dibo Digital Printing saat ini. Dari sablon kecil-kecilan, usaha yang dirintis Dibo berkembang pesat. Sekitar 2004, dia menyewa toko yang berukuran lebih luas. Bahkan, pada 2006,

Dibo menambah lagi satu kavling. Satu untuk operasionalisasi digital printing. Yang satu lagi difungsikan sebagai toko aksesori Slank. Mulai dompet, tas kecil, bendera, stiker, pin, gantungan kunci, kaus, sandal, hingga tali pinggang. Ada juga baju muslim dengan pernik-pernik bordir bertulisan Slank. Suasana toko tampak ramai pembeli. Dibo menceritakan, dari hasil usaha itulah dirinya bisa membeli dan mengoperasikan mobil jenazah yang digratiskan. Mobil pertama dia beli pada 2007. Hingga 2010, dia memiliki enam unit mobil. Lima mobil APV yang harganya Rp 150 juta per unit dan satu mobil Carry keluaran 2003. Semua kendaraan itu dibeli secara kredit. ’’Belum ada satu pun mobil yang lunas,’’ katanya, lantas ter-

senyum. Menurut Dibo, tagihan untuk enam mobil itu Rp23 juta per bulan. Semua bisa ditutupi dari laba Dibo Digital Printing? ’’Dari menyisihkan rezeki ternyata bisa. Saya hanya mencoba untuk berbuat baik dengan segala kekurangan yang ada,’’ katanya merendah. Pembelian mobil jenazah itu sejalan dengan upaya Dibo merintis pendirian organisasi kemasyarakatan bernama Relawan Dibo Piss pada 2007. Untuk keperluan sekretariat Relawan Dibo Piss, ayah Zulfa, 6; dan Kanza, 1,5, itu kembali menyewa satu kavling tempat lagi tepat di sebelah Dibo Digital Printing. ’’Ini semua teman-teman, ada juga yang relawan,” kata Dibo saat memperkenalkan belasan orang yang tengah berkumpul di sekretariat. Kondisi sekretariat

tampak sederhana, namun tertata rapi. Menurut Dibo, di tempat itulah para relawan menerima permintaan pelayanan mobil jenazah gratis.Ada empat saluran telepon yang bisa digunakan untuk menghubungi Relawan Dibo Piss. ’’Hingga sekarang, kami sudah membantu lebih dari 5.000 almarhum,’’ tutur Dibo. Dia menjelaskan, untuk pelayanan dalam kota, Relawan Dibo Piss menggratiskan biaya sepenuhnya. Tapi, untuk luar Jakarta, karena keterbatasan anggaran, mereka terpaksa mematok tarif. Relawan Dibo Piss pernah mengantar jenazah hingga ke Madura dan Jambi. Bahkan, mereka juga membantu memulangkan jenazah ke Medan dan Kendari dengan menggunakan kargo pesawat. (kum)

akan dimutasi ke direktorat lain. “Tapi jika melakukan pelanggaran, maka akan kena sanksi,” katanya. Hekinus menjelaskan, mutasi akan dilakukan secara bertahap. Sebab, jika mutasi dilakukan sekaligus, maka dikhawatirkan kegiatan di Direktorat Keberatan dan Banding bisa terganggu. Padahal, masih banyak kasus pajak yang harus segera ditangani. “Tapi, meski bertahap, mutasi ini dilakukan secepatnya, dalam hitungan bulan,” terangnya. Sementara itu, terkait 10 atasan Gayus yang sebelumnya sudah dinonaktifkan, Kementerian Keuangan juga bakal mengambil tindakan tegas dengan mencopot pejabat tersebut dari posisinya masing-masing.

Menurut Hekinus, saat ini 10 pejabat tersebut dalam status nonaktif, tapi dalam satu atau dua hari ke depan, semuanya dibebastugaskan. “Sekarang ini kan bersifat sementara, nanti akan dibebastugaskan secara definitif dari jabatannya dan akan secara resmi diangkat atau ditetapkan penggantinya,” paparnya. Dalam pemeriksaan Direktorat Kepatuhan Internal dan Trasformasi Sumber Daya Aparatur (KITSDA) Ditjen Pajak, kesepuluh atasan Gayus tersebut terbukti melakukan pelanggaran prosedur dan beberapa peraturan perundang-undangan. Akibatnya, Gayus bisa melakukan aksi mafia pajak dengan leluasa. Pejabat tertinggi yang dicopot adalah Direktur Direktorat Ke-

beratan dan Banding Bambang Heru Ismiarso. Adapun 9 pejabat lainnya terdiri dari empat orang Kepala Sub Direktorat, yakni Kasubdit Keberatan, Kasubdit Banding I, Kasubdit Banding II, dan Kasubdit Evaluasi yang berinisial D, E, J, dan M. Serta lima Kepala Seksi berinisial B, Y, A, S, dan E. Usai Rapat Pimpinan kemarin, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menginstruksikan agar Irjen Kementerian Keuangan bersama Dirjen Pajak melakukan evaluasi atas sistem maupun personel Direktorat Keberatan dan Banding. “Koreksi dilakukan terhadap orangnya, prosedurnya dan koreksi terhadap keseluruhan di Ditjen Pajak yang menimbulkan kerawanan,” ujarnya..(sof/

Jaksa Diduga Terima Uang Sambungan dari halaman 1

layangkan, minta izin dalam rangka konfirmasi,” kata Didiek. Kejagung ingin membuktikan adanya dugaan aliran dana yang mengucur ke jaksa yang terlibat dalam penanganan kasus Gayus. Apalagi, sejak awal, JaksaAgung Hendarman Supandji sudah mencium adanya ketidakberesan penanganan tahap penuntutan kasus itu. Dengan alasan itu, pimpinan Kejaksaan menugaskan Inspektur Pidsus dan Datun sebagai ketua tim pemeriksa. “Karena kasusnya mengandung dugaan korupsi. Benar atau tidak, itu yang akan diteliti,” urai Didiek. Sebenarnya, di jajaran pengawasan juga terdapat inspektur tindak pidana umum (pidum). Perbuatan yang didakwakan untuk Gayus juga masuk klasifikasi pidum. Meski demikian, lanjut mantan Wakajati Jatim itu, tim yang beranggotakan enam orang itu juga berisikan pemeriksa dari inspektorat pidum dan intelijen.Didiek menegaskan, Kejagung tidak akan melindungi anggotanya jika memang ada pelanggaran yang didukung dengan alat bukti yang

kuat. Bahkan jika ada indikasi tindak pidana, prosesnya akan diteruskan ke jajaran penyidik. “Itu sudah prosedur dalam semua kasus kalau ada indikasinya,” terang lulusan fakultas hukum Undip Semarang itu. Dalam pemeriksaan kemarin, jaksa yang terlibat dalam penanganan perkara mendapat giliran pertama pemeriksaan. Mereka adalah empat jaksa peneliti (P-16), Cirus Sinaga, Fadil Regan, Eka Kurnia Sukmasari, dan Ika Safitri Salim, plus jaksa dari Kejari Tangerang NazranAzis yang menjadi jaksa sidang. “Mereka menjadi terlapor dalam pemeriksaan ini,” kata Didiek. Selain lima jaksa itu, tim juga memeriksa Wakajati Banten Novarida, Aspidum Kejati Banten Dita Purwitaningsih, dan Kasipidum Kejari Tangerang Irfan Jaya. Namun pemeriksaan terhadap Cirus ditunda karena bersamaan dengan tugasnya sebagaiAspidsus Kejati Jateng. Penundaan juga dilakukan terhadap mantan Kajari Tangerang Suyono yang dilantik sebagai Asintel di Kejati Sulawesi Selatan. Beberapa pejabat struktural juga dijadwalkan diperiksa oleh tim pengawasan. Mereka adalah Direktur Prapenuntutan Pidum

(saat kasus terjadi) Poltak Manulang, Direktur Penuntutan Pidum Pohan Laphsy, Kasubdit Kamtibum Mangiring, dan Kasubag TU pada direktorat prapenuntutan JAM Pidum Rohayati. Sempat terjadi insiden saat wartawan berupaya mengonfirmasi pemeriksaan ke Cirus. Ketika itu dia berjalan dari gedung JAM Pidum menuju gedung JAM Was yang berada di sisi timurnya. Wartawan yang mengetahuinya segera mendekat dan mencecar dengan pertanyaan. Cirus lantas mempercepat langkahnya, namun dia beralih arah ke gedung poliklinik yang terletak di depan gedung JAM Was. “Saya mau kerja. Kalian ngganggu saja,” bentak Cirus sembari terus menjauh dari wartawan. Didiek Darmanto menjelaskan, status terlapor yang dikenakan terhadap lima jaksa itu berbeda dengan status tersangka dalam konteks pidana umum. Sebab, pemeriksaan internal oleh jajaran pengawasan bukan terkait tindakan kriminal. “Nanti menunggu hasil pemeriksaan, apakah ada pelanggaran administrasi atau kriminal,” kata jaksa asal Solo itu.(fal/rdl/sof)

Pernah Ngadu Benjol Ditinju Sambungan dari halaman 1

motor. Saat tiba di sana, ayah korban, Uray Iskandar langsung masuk ke dalam ruangan. Ia mengenakan celana panjang hitam dan pakaian bermotif garis. Wajahnya sendu namun tegar. Tidak ada tetesan airmata. Setelah Iskandar masuk, sang istri, Wasfiah menyusul. Ia mengenakan pakaian berwarna keungu-unguan dan celana panjang putih. Wasfiah dipapah abang dan kakak Qori, Budi dan Emi. Ketika keluarga dan petugas kepolisian yang akan melakukan autopsi masuk, pintu kamar jenazah langsung ditutup. Jeritan tangis pun terdengar. Emi tak kuasa menahan kesedihan ketika melihat jenazah adiknya. Ia menangis sambil memeluk ibunya. Jerit tangis mengundang rasa ingin tahu keluarga dan kerabat lainnya. Mereka berusaha mengintip dari jendela. Beberapa yang berhasil mengintip ke dalam ruangan langsung meneteskan air mata. Bahkan, abang angkat korban, Pendi (35) yang tinggal di Jungkat sempat emosi. Ia menangis sambil mengepalkan tangan. “Tega benar orang berbuat begitu dengan dia,” jerit Pendi, kemudian mengumpat. Pendi pun ditenangkan kera-

bat lainnya. “Dia adik angkat saya. Terakhir bertemu tiga minggu lalu,” kata Pendi. Menurut Pendi, tiga minggu lalu korban datang ke rumahnya. Saat itu korban tidak terlihat berbeda. Ia terus-terusan bercanda. “Ia juga meminta dibuatkan rujak. Padahal biasanya tidak pernah minta macam-macam. Setelah itu dia pamit dengan saya. Ternyata pamit untuk selamanya,” ungkap Pendi. Emosi juga terlihat di wajah ayah korban, Iskandar. Ketika keluar dari kamar mayat, Iskandar langsung memastikan bahwa yang ada di dalam adalah anaknya. “Benar. Itu anak saya. Qori,” kata Iskandar. Pria yang sehari-hari bekerja sebagai penyalur jeruk ini tidak menyangka anaknya tewas dibunuh. Dikarenakan Minggu (4/3) pagi, ia mendapat short message service dari nomor handphone anaknya. Isinya: Yah, Qori di Pontianak senangsenang saja. Aman. Setelah mendapat sms tersebut, Iskandar tidak lagi khawatir. “Jadi saya tenang saja. Tapi sms-nya agak aneh. Banyak disingkat. Padahal biasanya tidak begitu. Sayang sms sudah saya hapus,” ungkap Iskandar. Sebelum mendapat sms tersebut, ada pesan lain yang disampaikan Qori pada 3 Maret

lalu. Korban meminta dijemput karena tidak tahan lagi tinggal di rumah pacarnya, Erwin. “Erwin itu pacarnya. Sudah dua kali datang ke Tebas. Mengenalkan diri sebagai pacar anak saya. Saya tahunya mereka pacaran dua bulan. Tapi kata mamaknya sudah lama,” kata Iskandar. Karena sibuk bekerja, Iskandar meminta tolong adiknya untuk menjemput korban di rumah Erwin. Namun ketika sang paman datang, Qori tidak ada di rumah. Tak hanya Erwin yang berkunjung ke Tebas, Sambas. Iskandar juga pernah berkunjung ke rumah Erwin di Jalan Suprapto VII. Ketika bertemu Erwin, tidak ada gelagat aneh. “Baik dia. Saya dikasi makan,” ujar Iskandar. Kendati demikian, Iskandar melihat keanehan pada anaknya sejak bergaul dengan Erwin. “Wajahnya jadi kembang,” katanya. Sebulan lalu, Qori pulang ke Tebas. Selama seminggu ia terusterusan minta disuapkan ibunya. “Saya suapkan dia. Biasalah manja,” kata ibu korban, Wasfiah terbata-bata. Selama ini, Wasfiah sangat dekat dengan korban. Ia tidak bias tidur jika belum mendengar suara Qori. Tiga minggu lalu, Qori ada menelepon. “Dia bilang kepalanya benjol ditinju,” ujar Wasfiah. (uni)

Serangan Sporadis Ancam Ekonomi Petani Kelapa Sambungan dari halaman 1

melihat, memastikan, mengidentifikasi secara langsung hama apa yang menyerang. Masing-masing hama mempunyai prilaku biologi dan penanganan tersendiri. Banyak contoh pengendalian banyak gagal karena salah mengidentifikasi,” ungkap Edy. Edy menambahkan, berita yang dilansir Pontianak Post, kemungkinan penyebabnya adalah Artona Sathoxanta. Akan tetapi sekali lagi dia menegaskan, bahwa itu bukan suatu kepastian. Apabila benar merupakan hama Artona Sathoxanta, maka terdapat beberapa perlakuan yang harus dilakukan dalam penanggulangan hama tersebut. “Hama Artona Sathoxanta tergolong hama berjenis serangga. Sifat dan ciri-cirinya hampir sama dengan kupu-kupu. Hama ini mampu terbang alami sejauh 150 m. Dengan bantuan angin, bisa terbang 1,5 km. Namun

daerah serangangannya mampu mencapai radius 10 km,” jelas Edy. Selain itu, Edy mengatakan, hamaArtona memanfaatkan daun kelapa sebagai tempat berkembang biak. Hama ini baru berbahaya pada stadium larva yang berbentuk ulat. Pada stadium ini, Arthona memakan lapisan epidermis dan menghisap klorofil daun yang sangat bermanfaat untuk fotosintesis. Setelah itu Arthona baru memasuki stadium pupa selama tujuh hari sebelum menjadi kupu-kupu. Total waktu yang dibutuhkan untuk keseluruhan stadium, mulai dari telur hingga kupu-kupu berlangsung 25 hari. ”Hama Arthona dewasa berbentuk kupu-kupu hanya mampu hidup selama 21 hari. Kemudian kembali bertelur dan mati. Siklus hidup yang cepat ini membuat hama arthona berkembang cepat kalau tidak dikendalikan,” ungkap Edy. Mengenai penanganan masyarakat dengan menyemprotkan air garam, dia mem-

perkirakan hal itu tidak efektif. Karena tidak langsung masuk ke dalam organ dari larva Artona. Oleh karena itu, dia mengatakan pengendalian dapat dilakukan secara biologi dengan memelihara ekosistem musuh alami Artona. “Ibaratnya menjaga rantai makanan, kalau yang predator musnah, maka yang dimakan akan meledak populasinya. Tetapi untuk memastikan hal tersebut, haruslah dilakukan penelitian lapangan,” tuturnya. Selain itu, Edy melanjutkan, terdapat juga cara pengendalian dengan pestisida, dengan melakukan penyemprotan atau injeksi pada batang atau akar. Namun cara ini kurang efektif, mengingat saat ini pestisida injeksi tidak terdapat lagi di pasaran. Selain itu, daerah penyemprotan pada daun kelapa yang tinggi. “Selain itu, pemerintah juga telah menghimbau untuk meminimalisir penggunaan pestisida,” kata Edy(wah/tin)


Pontianak Post

8

sOSOK

Tak Peduli Bintang Tujuh PENGUNGKAPAN kasus kejahatan pajak terus menggelinding dan mulai menyentuh para petinggi Polri. Namun, hingga kini, belum ada satu pun tersangka dari kepolisian yang berpangkat tinggi. Menkum HAM Patrialis Akbar menanggapi hal itu dengan santai. “Pokoknya kita tidak usah mengatakan bintang tiga, bintang lima, bintang tujuh. Siapapun, tanpa terkecuali,” kata Patrialis di Kantor Presiden, Jakarta, kemarin. Patrialis menjamin Patrialis Akbar tidak akan ada pilih kasih dalam pengungkapan kasus ini. Dia juga setuju penerapan hukuman mati bagi koruptor. Sebab, hal itu sudah diatur dalam undang-undang. “Nanti tergantung penafsiran hakim,” kata Patrialis. Politisi Partai Amanat Nasional ini juga setuju dengan asas pembuktian terbalik, meski belum diatur dalam UU. “Kita buktikan sendiri, harta kita sekian asalnya dari mana, itu pembuktian terbalik juga. Orang mendaftarkan pajaknya, darimana hitungannya dia ngitung sendiri, tidak ada ikut campur yang lain. Itu sudah pembuktian terbalik juga,” kata Patrialis, yang kekayaannya pada Oktober tahun lalu mencapai sekitar Rp 6 miliar tersebut. (sof)

Pecat Bupati, Walikota dan Gubernur Tak Melanggar Undang-Undang JAKARTA - Kendati memberi kemungkinan gubernur bisa memberhentikan bupati/walikota, Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi menegaskan bahwa Peraturan Pemerintah (PP) nomor 19 yang dirilis awal tahun ini tidak bertentangan dengan Undang-Undang. Sebab, pemberian sanksi kepada bupati/walikota tetap berdasarkan Undang-Undang. “Apanya yang melanggar undang-undang? Justru pemberian sanksi itu berdasarkan undangundang,” kata Gamawan di kan-

Sanksi itu seperti apa, kan menurut UU juga. Kalau misalnya ada pemberhentian bupati, kan harus melalui UU juga. Apa yang terlanggar

Gamawan Fauzi

tor Kemendagri kemarin (5/4). Mantan Gubernur Sumatera Barat

itu perlu menegaskan itu. Sebab, sejumlah pihak menilai PP tersebut

bertentangan dengan UU nomor 32 tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah. Dalam UU tersebut disebutkan bahwa pemberhentian bupati/ walikota diputuskan dalam rapat paripurna DPRD. Kemudian, hasil rapat paripurna itu diusulkan ke presiden berdasarkan putusan Mahkamah Agung (MA). Itu menunjukkan bahwa gubernur tak bisa ikut campur dalam pemberhentian bupati/walikota. Gamawan membantah pendapat itu. Menurut dia, PP tersebut justru mengacu pada UU nomor 32/2004. Sebab, syarat pemberian sanksi dan pemberhentian bupati/ walikota didefinisikan dalam UU.

“Sanksi itu seperti apa, kan menurut UU juga. Kalau misalnya ada pemberhentian bupati, kan harus melalui UU juga. Apa yang terlanggar,” katanya. Berdasarkan UU 32/2004, gubernur adalah wakil pemerintah di daerah (pasal 37). Gubernur juga memiliki kewenangan koordinasi, pengawasan, dan pembinaan terhadap para kepala daerah dalam wilayahnya (pasal 38). Karena itu, kata Gamawan, gubernur bisa memberi sanksi dan memberhentikan bupati/walikota. “Sepanjang semuanya sesuai perundangundangan yang berlaku,” tegas mantan Gubernur Sumatera Barat ini.(aga)

Panda Nababan Membantah Nama Tumpak Terseret

INFRASTRUKTUR

SBY Tawarkan ke Tiongkok INDONESIA akan menyusun master plan pembangunan infrastruktur untuk menarik pendanaan dari Tiongkok. Master plan itu akan menjadi materi pembahasan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dengan PM Tiongkok Wen Jiabao ke Jakarta 23-24 April mendatang. Indonesia akan menyusun suatu mater plan tentang infrastruktur yang akan disampaikan untuk kerjsama dalam pembanguan. “Itu akan segera Hatta Rajasa menjadi materi pembahasan presiden dengan PM China,” kata Menko Perekonomian Hatta Rajasa usai pertemuan Presiden SBY dengan Menteri Perdagangan Tiongkok Chen Deming di Kantor Presiden, Jakarta, kemarin. Pemerintah Tiongkok, kata Hatta, telah menyediakan investasi lebih dari USD 15 miliar untuk kawasan Asia Tenggara. Tiongkok juga akan membuka akses impor ke dalam negerinya menjadi lebih besar lagi. Hal tersebut diharapkan bisa mengantisipasi kesenjangan neraca perdagangan setelah diberlakukannya kawasan perdagangan bebas ASEAN Tiongkok (ACFTA). Saat ini, Tiongkok memfasilitasi impor buhan-buahan tropis asal Indonesia seperti salak dan pisang. Hatta mengatakan, kerjasama Indonesia dan Tiongkok meliputi tiga aspek. Pertama, infrastruktur, dengan titik berat bidang transportasi. Kedua, manufaktur. Sedangkan yang ketiga adalah energi. Hatta mengatakan, dari USD 15 miliar yang disediakan Tiongkok untuk Asia Tenggara, belum diketahui berapa yang akan dikucurkan untuk Indonesia. “Kita masih akan menyusun master plan, belum diketahui sekarang,” kata Hatta. (sof)

Selasa 6 April 2010

MAHMUD/PONTIANAK POST

SEMBAHYANG : Hari terakhir sembahyang kubur dikalangan warga tionghoa di Pontianak, tak hanya dilakukan di areal perkuburan. Tampak seorang ibu juga melakukan ritual di depan halaman rumahnya di Jalan Gajah Mada, kemarin (5/4) malam.

JAKARTA - Suasana persidangan kasus dugaan suap cek perjalanan (travelers cheque) dalam pemilihan Miranda Swaray Goeltom sebagai Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (DGS BI) pada 2004 lalu, makin memanas. Dalam sidang dengan terdakwa Dudhie Makmun Murod yang berlangsung di pengadilan Tindak Pidana Korupsi (tipikor), kemarin (5/4), dihadirkan penerima cek perjalanan terbanyak, Panda Nababan. Kesaksian Panda Nababan yang berisi deretan bantahan, justru menyeret nama mantan Ketua Pelaksana Tugas (Plt) Tumpak Hatorangan Panggabean. Lewat penasehat hukum terdakwa Dudhie, Amir Karyatin terungkap, Panda pernah meminta terdakwa untuk tidak menyebut namanya dalam persidangan. Itu terjadi ketika Dudhie dan Panda sama-sama menghadiri acara penataran di DPP PDI, Lenteng Agung, pada bulan November 2009. Amir mengatakan, Panda pernah berujar. “Hei, Dud (Dudhie), jangan kau sebut-sebutlah nama abang (Panda), nanti aku lindungi kau,”ujar Amir menirukan ucapan Panda. Setelah itu, lanjut Amir, Panda memperlihatkan sms kepada Dudhie yang berasal dari Tumpak. Sembari menunjukkan sms tersebut, Panda mengatakan dirinya kenal dekat dengan Tumpak. “Ini teman aku sejak kecil. Aku kenal baik,”imbuh Amir kembali menirukan ucapan Panda. Menanggapi hal tersebut, Panda kembali menyangkal. Namun, dia tidak banyak berkomentar seperti sangkalan-sangkalan sebelumnya. Belum cukup, Amir kembali mencecar Panda dengan pertanyaan selanjutnya. Lewat Amir, Dudhie mengaku pernah didatangi seorang anggota komisi III, DPR-RI yang bernama Trimedya Panjaitan, ketika dirinya berada di Rutan Salemba. Dalam kunjungannya tersebut, Trimedya mengaku diperintah oleh Panda untuk meminta Dudhie menggunakan hak ingkar (hak untuk tidak menjawab pertanyaan dalam persidangan). Mendengar pertanyaan tersebut, Panda kembali berkelit. “Itu tidak benar,”tegasnya. Atas munculnya nama Trimedya tersebut, majelis hakim mempertimbangkan

Panda Nababan

untuk memanggil yang bersangkutan sebagai saksi dalam persidangan. Sebelumnya, Panda yang datang dengan mengenakan jaket putih itu, dicecar pertanyaan oleh majelis hakim, terkait cek perjalanan sebanyak 29 lembar, senilai Rp 1, 45 miliar yang diterima politisi PDI-P. Namun, anggota DPR RI komisi III yang membidani bidang hukum itu membantah semua tudingan yang ditujukan padanya, termasuk penerimaan cek pelawat tersebut. Saya tidak pernah terima TC (Travellers Cheque). Saya baru tahu dari Oktober 2008, ketika saya diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Jadi, setelah Agus (Agus Condro) bilang saya baru tahu,”kelitnya ketika bersaksi di pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) kemarin. Selain membantah menerima cek, Panda juga mengaku kaget, ketika dirinya disebu-sebut sebagai pembagi cek perjalanan tersebut kepada sejumlah anggota fraksi PDI-P di DPR RI kala itu. Belum cukup, Panda juga mementahkan pernyataan beberapa saksi yang juga menerima cek perjalanan. Salah satunya, Izedrik Emir Moeis. Dalam dakwaan disebutkan, Emir menolak TC yang diberikan oleh Panda. Hal itu dibantah Panda. “Tidak pernah ada hal seperti itu,”tegasnya. Bantahan-bantahan Panda tersebut tidak sesuai dengan keterangan beberapa saksi yang membenarkan, Panda menerima dan mengorganisir pemberian cek ke sejumlah politikus PDI-P dari komisi IX DPR RI periode 1999-2004. “Keterangan saksi-saksi itu sebuah rangkaian hukum, dimana mayoritas saksi menyebut nama Anda (Panda). Tolong renungkan kesaksian Anda, karena Anda di bawah sumpah,” kata Hakim Ketua Nanik Indrawati. (ken)

WHO Dukung Akses Kesehatan Kota JAKARTA - Menjelang hari kesehatan sedunia, World Health Organization (WHO) focus pada kesehatan masyarakat di perkotaan. Banyaknya komunitas miskin kota menurut mereka belum terlayani kesehatannya secara maksimal. Seperti yang dipresentasikan Nursila Dewi, Communication Officer WHO menyebut, kepadatan penduduk, mutu lingkungan, ketersediaan lahan dan seumber daya, serta urbanisasi dapat menimbulkan masalah kesehatan fisik dan mental. Kata Nursila, The United Nations Population Fund (UNFPA) memperkirakan jumlah populasi penduduk

kota di Indonesia pada 2025 sebanyak 178.731. Sementara itu, pada 2003 lalu World Bank mencatat 23 persen populasi perkotaan Indonesia tinggal di daerah Kumuh. “Sebagian besar, mereka tinggal di perkotaan,” paparnya. Direktur Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Kemenkes, Tjandra Yoga Aditama menambahkan, jumlah penduduk miskin di perkotaan pada 2009 terhitung hingga Maret sebesar 11,91 juta orang. Tjandra menjelaskan, pelayanan kesehatan di perkotaan mencakup fasilitas pelayanan public dan

privasi. Antara lain di puskesmas perkotaan, RS, praktik dokter mandiri, laboratorium kesehatan, labratorium kesehatan lingkungan, balai kesehatan, dan kantor kesehatan pelabuhan. “Itu semua fasilitas yang bisa diakses di perkotaan,” ujarnya. Pelayanan kesehatan di perkotaan, kata Tjandra, terdiri dari upaya kesehatan dasar dan rujukan baik upaya kesehatan perorangan dan upaya kesehatan masyarakat tingkat primer, sekunder maupun tersier. Selain itu, kata Tjandra, kemenkes juga menjalin kerjasama dalam membangun jejaring kemitraan dengan

berbagai sektor terkait untuk memperkuat jejaring pelayanan kesehatan perkotaan. “Juga mengembangkan pelayanan kesehatan dasar dan rujukan di Perkotaan,” ujarnya. Tjandra menambahkan, lima besar penyakit yang paling banyak menyerang masyarakat perkotaan adalah jenis penyakit degeneratif. Stroke merupakan penyakit yang paling banyak menyerang masyarakat yang hidup di wilayah perkotaan. “Hampir 19 persen masyarakat kota menderita stroke,” katanya. Penyakit kedua yakni, diabetes mellitus, disusul Hipertensi, tuberculosis, dan penyakit jantung. (nuq)

MUJADI/PONTIANAK POST

STAINLESS: Perkakas rumah tangga dari bahan stainless, sedang merebak di Kota Pontianak. Barang-barang seperti ini sebelumnya didominasi dari bahan alumunium.

Mantan Dosen Wajib Kembalikan Rumah Dinas JAKARTA - Aset terbesar dari Kementrian Pendidikan Nasional (Kemendiknas) selama tiga tahun terakhir dari semula Rp 30 triliun mencapai Rp 51 triliun. Aset tersebut tersebar di beberapa perguruan tinggi negeri di Seluruh Indonesia. Salah satunya berupa rumah dinas mantan dosen di PT. Wakil Menteri Pendidikan Nasional (wamendiknas) Fasli Djalal mengungkapkan, ada beberapa hal yang perlu dievaluasi pada pengelolaan asset negara yang tersimpan di PT. “Kesalahan itu kemudian dievaluasi,” katanya. Fasli menegaskan, rumah dinas yang kini masih ditempati oleh mantan dosen memang

Akan ditelusuri dulu satu persatu kondisi real asset tersebut. Dibandingkan antara kondisi saat ini dan kondisi sebelumnya Fasli Djalal

belum tersentuh oleh peraturan. Oleh karena itu, ketika ada evaluasi yang dikeluarkan oleh Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK), kemendiknas berencana menelusuri keadaan yang sebenarnya. “Akan ditelusuri dulu satu

persatu kondisi real asset tersebut. Dibandingkan antara kondisi saat ini dan kondisi sebelumnya,” ujar Fasli. Dia mengungkapkan, tidak hanya menelusuri asset secara fisik saja. Kemendiknas juga akan mengecek kembali tautan hokum yang mengikat tentang asset tersebut. Kata Fasli, pihaknya akan melihat apakah saat pemberian fasilitas rumah dosen tersebut dengan disertai Surat Keterangan (SK) dari pemerintah terkait. Bisa jadi, lanjut Fasli, saat menempati rumah tersebut diberikan sekaligus sertifikat kepemilikannya. “Belum bisa diputuskan sekarang,” terangnya. Menurut Fasli, BPK tidak

bermaksud menggusur mantan dosen yang pernah mengabdi pada PTN. Hanya saja, semua akan diselesaikan secara manusiawi. Kata Fasli, tidak ada asset Negara yang hilang. “Cuma perlu waktu untuk rekonsiliasi,” ucapnya. (nuq) Anggota BPK Rizal Djalil mengatakan, aset Negara akan terus bertambah selama pembangunan dilakukan secara terus menerus. Rizal menyontohkan, beberapa perhatian khusus dari BPK antara lain menyoroti tentang penggunaan rumah dinas mantan dosen. “Juga asset yang dibangun atas kerjasama pihak ketiga, wajib segera diselesaikan,” paparnya. (nuq/oki)


Pontianak Post l Selasa 6 April 2010

LFP

9 Barcelona vs Arsenal

Make or Break Perkiraan Pemain Barcelona (4-3-3) 1-Valdes (g); 2-Alves, 18-Milito, 24-Yaya Toure, 22-Abidal; 6-Xavi, 16-Busquets, 15-Keita ; 10-Messi, 11-Bojan, 17-Pedro Pelatih : Josep Guardiola Arsenal (4-4-1-1) 1-Almunia (g); 3-Sagna, 5-Vermaelen, 31-Campbell, 22-Clichy ; 7-Rosicky, 17Song, 2-Diaby, 8-Nasri; 14-Walcott ; 52Bendtner Pelatih : Arsene Wenger Head to Head 31/03/10 Arsenal v Barcelona 18/05/06 Barcelona v Arsenal

Victor Valdes

Jaminan dari Benteng Terakhir

2-2 2-1

Di atas kertas Dua kali bertemu, Barcelona hanya sekali menang atas Arsenal di tempat netral. Kali ini, faktor tuan rumah tidak bisa jadi jaminan, karena rekor kandang Barcelona di Liga Champions musim ini tidak bagus. Bursa Asian Handicap Barcelona v Arsenal 0 : 1 1/2

AGENDA Liga Champions Rabu, 7 April 2010 (Dini Hari WIB) Barcelona v Arsenal (Siaran Langsung RCTI pukul 01.30 WIB) CSKA Moskow v Inter Milan Kamis, 8 April 2010 (Dini Hari WIB) Bordeaux v Lyon Man United v Bayern Munchen (Siaran Langsung RCTI pukul 01.30 WIB) liga eropa Jumat, 9 April 2010 (Dini Hari WIB) Atletico Madrid v Valencia Liverpool v Benfica Standard Liege v Hamburg Wolfsburg v Fulham LIGA PrImer Inggris Sabtu, 10 April 2010 Hull v Burnley West Ham v Sunderland Minggu, 11 April 2010 Blackburn v Man Utd Liverpool v Fulham Man City v Birmingham Wolverhampton v Stoke Liga Primera Spanyol Minggu, 11 April 2010 (Dini Hari WIB) Malaga v Sevilla Tenerife v Valladolid Villarreal v Sporting Gijon Xerez v Getafe Real Madrid v Barcelona Minggu, 11 April 2010 Athletic Bilbao v Almeria Deportivo v Racing Santander Osasuna v Zaragoza Senin, 12 April 2010 (Dini Hari WIB) Espanyol v Atletico Madrid Mallorca v Valencia Serie A Italia Sabtu, 10 April 2010 Napoli v Parma Fiorentina v Inter Milan Minggu, 11 April 2010 AC Milan v Catania AS Roma v Atalanta Bologna v Lazio Juventus v Cagliari Livorno v Udinese Palermo v Chievo Siena v Bari Sampdoria v Genoa

AFP PHOTO/ ADRIAN DENNIS

Bojan Krkic, Barcelona MADRID - Pertemuan Barcelona dan Arsenal dalam second leg perempat final Liga Champions dini hari nanti punya arti sangat penting buat kedua belah pihak. Barcelona ingin memuluskan ambisi sebagai tim yang merebut trofi dua kali beruntun, sedangkan Arsenal mengincarnya sebagai alternatif jika kans di Premier League mengecil. Namun, laga yang menentukan hidup mati keduanya di pentas Eropa itu tampaknya justru bakal menjadi panggung pertunjukan para pemain lapis kedua. Bagaimana tidak, kedua tim sama-sama direpotkan oleh banyaknya pemain yang absen. Baik karena sanksi maupun cedera. Memang, dalam laga yang disiarkan langsung RCTI mulai pukul 01.30 WIB itu, Barcelona tetap lebih diunggulkan. Lionel Messi dkk mengantongi keuntungan gol away menyusul hasil imbang 2-2 yang dicetak dalam first leg di Emirates pekan lalu (31/3). Mereka hanya butuh hasil imbang 0-0

Theo Walcott, Arsenal untuk melaju ke empat besar, sementara Arsenal wajib menang di kandang Barca, sebutan Barcelona. Tapi sejatinya, tuan rumah punya masalah yang cukup parah. Mereka kehilangan Zlatan Ibrahimovic (cedera betis) dan Andres Iniesta (cedera kaki). Plus dua defender sentral Gerard Pique dan Carles Puyol. Sebagai pengganti Ibrahimovic, entrenador Josep Guardiola kemungkinan besar akan menurunkan penyerang muda Bojan Krkic. Produk akademi Barcelona La Masia itu sudah membuktikan ketajamannya dengan mencetak dua gol ke gawang Athletic Bilbao Sabtu malam lalu. Dia bakal didampingi Messi dan Pedro Rodriguez. “Dia (Bojan, Red) selalu mencetak gol setiap kali dimainkan di posisi aslinya sebagai striker. Saya selalu merasa berutang padanya, karena gol-golnya datang pada saat yang dibutuhkan,” jelas Guardiola kepada AFP. “Tapi dia masih muda dan perlu banyak belajar. Saya sangat menyadari

fakta itu,” lanjutnya. Namun, seluruh penggawa Blaugrana-sebutan lain Barcelona-cukup percaya diri mereka mampu lolos ke semifinal tanpa para pilar mereka. Acuannya adalah statistik di 16 besar lalu. Setelah ditahan imbang 1-1 oleh VfB Stuttgart di Jerman, di kandang Barca mengamuk dan membabat sang lawan empat gol tanpa balas. Dengan skuad seadanya, mereka juga memukul Athletic Bilbao 4-1 di Liga Primera. “Di skuad ini, setiap orang bisa main bagus, dan kami sudah menunjukkannya saat melawan Athletic,” tegas gelandang Sergio Busquets. “Kemenangan besar itu memberi kami kepercayaan diri untuk laga menjamu Arsenal,” lanjutnya. Di sisi lain, Arsenal juga punya bejibun masalah. Malah lebih parah, besutan Arsene Wenger itu kehilangan setidaknya satu pemain penting di setiap lini. Di depan, The Gunners-sebutan Arsenal-tidak diperkuat Andrei Arshavin (cedera betis). Di tengah, kapten sekaligus playmaker

Cesc Fabregas absen (fraktur tulang fibula), sedangkan benteng pertahanan berlubang akibat ditinggalkan William Gallas (betis). Tapi, itu tidak membuat kubu tamu kehilangan optimisme. Sebaliknya, tanpa melihat daftar cederanya sendiri, Wenger sangat yakin mereka bisa memanfaatkan kelemahan Barcelona. Terutama di sektor belakang. “Barcelona akan ketakutan pada Theo (Walcott, Red). Dia punya pengaruh besar dalam setiap game kami di Liga Champions,” koar Wenger, seperti dilansir Reuters. ”Kami harus mencetak skor. Dan kalau skor masih 0-0 ketika laga hanya menyisakan 20 menit, kami butuh orang yang mampu mengubah keadaan. Itu peran yang tepat untuk Theo,” lanjut pelatih asal Prancis itu. ”Kalau sebuah tim kehilangan dua defender sentralnya, itu buruk sekali. Apalagi penggantinya adalah pemain yang pekan ini masuk, pekan depan keluar. Keadaan itu hanya bagus buat kami,” yakin Nicklas Bendtner, tukang gedor Arsenal. (na)

Aaron Ramsey

Ramsey Bersihkan Nama Shawcross LONDON - Di tengah badai cedera yang menimpa Arsenal jelang lawatan ke Barcelona dini hari nanti, ada kabar bagus dari tim medis. Gelandang serang belia, Aaron Ramsey, sudah berangsur sembuh. Proses penyembuhan kakinya yang patah dua ruas sangat cepat. Pemuda 19 tahun itu bahkan sudah bisa berjalan tanpa alat bantu. Memang, pemain yang cedera setelah ditekling defender Stoke City Ryan Shawcross Februari lalu itu masih harus menjalani pemulihan dalam tiga hingga empat bulan ke depan. Artinya, Ramsey belum bisa membela Arsenal hingga musim ini berakhir. Apalagi ikut bertandang ke Nou Camp nanti. Namun, berita kesembuhan dia cukup menghibur publik Emirates dan rekan-rekan setimnya. Yang membuat pelatih Arsene

Wenger lega, Ramsey berhasil menghapus trauma setelah tekling horor yang dilakukan Shawcross. Bahkan dia sudah mau menerima bahwa kejadian itu adalah kecelakaan. Dia percaya tidak ada unsur kesengajaan dari sang penekling. Ini kemajuan besar, mengingat sebelumnya Ramsey terlalu enggan membicarakan tragedi tersebut. “Saya mengingat semua detilnya,” ungkap Ramsey, seperti dilansir situs resmi klub kemarin. “Saya tidak percaya dia (Shawcross, Red) ingin mematahkan kaki saya. Tapi saya yakin dia ingin mengambil bola sekaligus ingin saya merasakan teklingnya,” lanjutnya. “Dia tertangkap dalam posisi sengaja menekling. Tapi dia berubah pikiran sebelum benar-benar melakukannya,

karena sadar dia tidak mungkin memenangkan perebutan bola dengan saya,” tutur Ramsey. Menurut dia, apa yang dilakukan Shawcross cukup wajar. ”Saya pun akan melakukan hal yang sama. Kalau saya ingin menekling, tapi menyadari bahwa saya tidak punya kans menyapu bola, saya akan membatalkannya. Mungkin Shawcross terlambat menyadari, sehingga terjadilah tekling terhadap saya,” ulasnya. Ramsey mengaku belum berhubungan lagi dengan Shawcross. Defender yang juga baru 22 tahun itu memang sudah mengirim permintaan maaf kepada Ramsey melalui pesan pendek (sms). Namun, Ramsey belum membalasnya dengan alasan konsentrasi memulihkan diri. Nah, ketika kawan-kawannya ber-

AFP PHOTO/Chris Ratcliffe

Aaron Ramsey

jibaku memperebutkan tiket semifinal Liga Champions di markas Barcelona, Ramsey hanya bisa nonton dari rumah. (na)

PELUANG Barcelona untuk kebobolan ketika menjamu Arsenal dini hari nanti memang lebih besar, menyusul absennya dua bek tangguh Gerard Pique dan Carles Puyol. Namun pelatih Josep Guardiola tidak perlu terlalu khawatir. Sebab, palang pintu terakhir Barca Victor Valdes menyatakan siap menjaga agar gawang timnya tetap clean sheet hingga peluit panjang berbunyi. ”Absennya Puyol dan Pique memang pukulan telak buat kami,” aku Valdes, seperti dilansir Sky Sports. “Tapi semua pemain di tim ini punya kualitas yang setara, dan mereka pasti bisa menutup lubang yang ditinggalkan Puyol maupun Pique. Pemain Arsenal yang bisa menerobos penjagaan mereka juga harus berhadapan dengan saya,” lanjut kiper 28 tahun tersebut. Seperti diketahui, Puyol dijatuhi kartu merah langsung setelah pelanggaran kepada Cesc Fabregas di menit-menit akhir leg pertama lalu. Sedangkan Pique sudah mengoleksi tiga kartu kuning, sehingga harus absen satu laga. Posisi mereka tampaknya tidak akan diberikan kepada Dmtro Chigrynskiy yang belum teruji. Defender senior Rafael Marquez juga tidak bisa diandalkan lantaran sudah dua musim tidak diturunkan dalam kompetisi selevel Liga Champions. Ada kemungkinan, Guardiola akan memodifikasi formasi dengan menarik Yaya Toure ke belakang. Risikonya tidak terlalu besar karena Xavi sudah kembali menempati posnya. Yang jadi pertaruhan tinggal posisi bek kiri. Meski Eric Abidal sudah bisa kembali ke skuad, kondisinya belum seratus persen fit lantaran baru sembuh dari cedera. Sementara Maxwell tampil buruk di leg pertama. ”Di antara peserta delapan besar yang lain, Arsenal adalah lawan yang paling kami inginkan. Lebih baik melawan mereka daripada harus bentrok dengan Manchester United atau Bayern Munchen,” tutur Valdes. “Karena itulah, kami tidak akan membuang kesempatan mengalahkan mereka. Kami tidak akan bermain dengan gaya konservatif, karena kami mampu menang di manapun,” tegasnya. Kiper yang tengah mengincar kursi timnas Spanyol itu beranggapan, Barcelona tidak pantas ditahan imbang Arsenal di leg pertama lalu. Sebab, mereka main dominan dan sudah leading dua gol sebelum disamakan oleh Theo Walcott dan penalti Cesc Fabregas.(na)


METRO SPORT

10

Pontianak Post

Selasa 6 April 2010

HENDRA EKA/JAWA POS

PELEPASAN: Menpora Andi Alfian Mallarangeng (kiri) , petinju Indonesia Daud “Cino” Yordan, Damianus Yordan (pelatih), dan Daniel Bahari, saat pelepasan petinju asal Kalimantan Barat menuju Amerika Serikat.

Target Kanvaskan Caballero

JAKARTA - Daud “Cino” Yordan siap bertarung merebut gelar interim kelas bulu versi WBA. Hal itu ditegaskannya dalam pelepasan petinju asal Kayong Utara, Kalbar itu di Kantor Menpora, kemarin (5/4). Pertarungan kontra Celestino Caballero (Panama) itu akan dilangsungkan di Bank Atlantic Center, Miami, Florida, Amerika Serikat 10 April nanti. Bahkan, dalam pertemuan yang juga dihadiri Menpora Andi Mallarangeng itu, dia menegaskan bakal mengakhiri duel sebelum ronde ke-12. “Saya berusaha untuk mengakhiri pertarungan secepatnya. Kalau bisa, saya ingin memukul jatuh lawan di ronde-ronde awal,” tegasnya petinju 22 tahun itu. Cino menyatakan, dia telah berlatih intensif selama empat bulan terakhir di Kayong Utara dan Jakarta. Adik, sekaligus anak didik Damianus Yordan itu tak ingin latihannya sia-sia. Dia ingin menjadi petinju Indonesia pertama yang merebut gelar di Amerika,

Daud “Cino” Yordan yang merupakan kiblat tinju dunia. Menurutnya, duel itu adalah puncak dari karirnya selama ini. Kalau dia bisa mewujudkan mimpinya, namanya akan semakin dikenal, dan peluangnya akan terbuka lebar untuk menapak karir yang lebih tinggi.

Keyakinan tersebut didukung oleh Andi Mallarangeng. Dia menyatakan, Indonesia sudah waktunya untuk memiliki lebih dari satu juara dunia tinju. ”Sampai saat ini, kita hanya punya Chris John. Kalau Cino bisa juara, nama kita akan semakin dikenal di dunia tinju,”

ucap pria yang juga politisi tersebut. Cino sendiri telah menyelesaikan semua urusan di Indonesia dan berangkat ke Amerika tadi malam. ”Tadi visa sudah diambil di Kedubes Amerika. Kami sekarang sedang menunggu pesawat,” papar Pino Bahari, promotor Cino dari Daniel Bahari Promotions (DBP) saat dihubungi sebelum terbang. Cino berangkat ke Amerika bersama Pino dan Damianus. Mereka bakal menempuh perjalanan sekitar 20 jam. Pino mengatakan, di Amerika nanti, karena waktunya sudah mendekati hari pertandingan, Cino akan langsung berlatih di venue. Hal itu dilakukan untuk menyesuaikan diri dengan tempat pertarungan itu, sekaligus untuk segera menghilangkan jetlag setelah menempuh perjalanan jauh ke Negeri Paman Sam. Dalam pertarungan itu, Cino akan mendapatkan bayaran USD 50 ribu (sekitar Rp 452 juta). (nar)

Kejuaraan Grasstrack IMI-Williz Motor Sport Sanggau 17-18 April, Sirkuit Bukit Bintang dok/pontianak post

SERI DUA: Para pembalap BMX seluruh Kalbar selayaknya tampil dalam Journalist Mini Cross seri kedua. Sebagai ajang tolak ukur bagi para bikers menjelang Porprov X mendatang.

Mini Cross Ujicoba Jelang Porprov PONTIANAK—Usai sukses menggelar seri pertama ajang Journalist Mini Cross yang digulirkan pada Agustus 2009 lalu, Aliansi Journalist Sport (AJS) Kalbar, kembali berencana menggulirkan even serupa. Seri kedua pelaksanaan Journalist Mini Cross tersebut rencananya akan dilaksanakan pada 16 Mei 2010 di Sirkuit Sy Mahmud Alkadrie. “Awalnya kita memang berencana menggulirkan even ini pada bulan Agustus 2010. Namun, dikarenakan pada Agustus merupakan bulan Ramadhan terpaksa ajang ini kita majukan di bulan Mei,” ungkap Piko Alhadi, dari Aliansi Journalist Sport kepada Pontianak Post kemarin. Menurutnya, pelaksanaan ajang Journalist Mini Cross seri kedua ini kembali menggulirkan beberapa nomor perlombaan. Yakni, nomor BMX untuk 15 tahun kebawah, BMX open, MTB open, MTB MasterA, MTB Master B dan nomor bebas putri. “Tahun lalu hampir 150 pembalap tampil dalam kejuaraan ini. Kami

harap di seri kedua ini, lebih dari 150 bikers bisa unjuk gigi di kejuaraan gelaranAliansi Journalist Sport tersebut,” katanya. Lebih lanjut Piko juga mengharapkan, tak hanya pembalap Kota Pontianak yang tampil dalam even tersebut, para pembalap daerah juga bisa ambil bagian sebagai persiapan dan tolak ukur menjelang Porprov X di Kota Pontianak. “Kegiatan ini kita jadikan sebagai ajang uji kemampuan para pembalap menjelang Porprov. Sebab, banyak pembalap daerah yang belum memahami seluk beluk dan tantangan venue di Sirkuit Sy Mahmud Alkadrie GOR Pangsuma yang merupakan lokasi untuk pelaksanaan Porprov nanti,” kata dia. Lebih lanjut Piko juga mengharapkan dukungan seluruh insan olahraga dan tentunya insan balap sepeda daerah ini. “Kejuaraan ini akan kembali memperebutkan Piala Bergilir Ketua KONI Kalbar Sy Mahmud Alkadrie,” katanya. (bdi)

PONTIANAK—Usai pelaksanaan kejurnas grasstrack yang berlangsung 28 Maret di Sirkuit Semboja Kabupaten Sanggau, seperti tak ada habisnya, Korwil IMI Sanggau melalui tim Williz Motor Sport Sanggau kembali menggulirkan even serupa. Ajang bergengsi dengan tajuk Kejuaraan Grasstrack IMI-Williz Motor Sport Sanggau tersebut akan digelar pada 17-18 April di Sirkuit Bukit Bintang. “Melihat keinginan insan otomotif Kalbar yang begitu antusias untuk ikutserta dalam berbagai even otomotif, kami dari Williz Motor Sport termotivasi untuk menggulirkan even ini. Kami harap seluruh pembalap terbaik Kalbar bisa ambil bagian dalam kejuraan ini,” kata Williz Halim, ketua pelaksana kegiatan kepada Pontianak Post kemarin. Menurutnya, ada 10 kelas yang akan diperlombakan dalam kejuaraan kali ini. Lima

merupakan kelas wajib, selebihnya kelas tambahan. Diantaranya, kelas bebek standar, bebek 4 tak otomotif, bebek 2 tak modifikasi, bebek open atau campuran, kelas sport & trail. Untuk kelas tambahan, yakni, SE Executive, SE Prestasi, Free For All, Minimoto dan Lokal Pemula Sanggau. “Untuk kelas SE Exexutive kami mengundang seluruh pembalap veteran yang memiliki nyali untuk tampil disini. Ini ajang yang tidak akan pernah anda lupakan,” kata Williz. Tak hanya di kelas SE Executive, di kelas bergengsi Free For All dan SE Prestasi diyakini oleh Williz juga akan terjadi persaingan ketat oleh para pembalap dan crosser terbaik Kalbar. “Dua kelas ini juga pasti akan terjadi persaingan sengit antara para pembalap,” katanya. Untuk sementara, kata dia, beberapa daerah juga sudah menkonfirmasi keikutsertaannya. Diantaranya, Kota Pontianak, Kabupaten Pontianak, Sintang, Kapuas Hulu, Sambas dan Ketapang. “Kita harapkan seluruh pembalap terbaik bisa tampil di ajang ini,” kata Williz. (bdi)

dok

BAKAL SERU: Para pembalap tampak berpacu di ajang grasstrack yang digulirkan di Pontianak beberapa waktu lalu. di IMI-Williz Motor Sanggau 17 April mendatang, para crosser siap unjuk gigi untuk menjadi yang terbaik.

Sudah Keluar Rp 1,4 M untuk 10 Cabor JAKARTA - Sepuluh cabor proyeksi Asian Games (AG) XVI/2010 telah melakukan memorandum of understanding (MoU) dengan Kemenpora. Lima di antaranya telah mendapatkan pencairan termin pertama akomodasi dan transportasi, sedangkan lima lainnya MoUnya baru dimasukkan ke Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN). “Tujuh cabor lainnya, saat ini masih dalam tahap verifikasi, sebelum diajukan ke KPPN,” ucap Isnanta, kepala bagian keuangan Kemenpora, saat ditemui di ruang kerjanya, kemarin (5/4). Isnanta menyatakan, lima cabor yang telah dicairkan adalah, boling, dayung, bulu tangkis, karate, dan atletik. Lalu, yang

sudah dimasukkan ke KPPN adalah, catur, panahan, anggar, balap sepeda, dan voli pantai. Tujuh cabor lainnya yang belum beres adalah, gulat, judo, renang, angkat besi, layar, wushu, dan taekwondo. Isnanta menyatakan, cabor-cabor yang belum membuat MoU dengan Menpora, karena banyak dari mereka yang belum memenuhi persyaratan. Pria asal Jogjakarta itu mengatakan, Kementerian Keuangan memang meminta syarat yang bisa dibilang cukup berbelit. “Total dana yang dikeluarkan untuk termin pertama sekitar Rp 4 miliar. Sedangkan dana yang saat ini sudah keluar untuk lima cabor adalah, Rp 1,47 milar,” ungkapnya. Dia menambahkan, di antara lima cabor yang dananya sudah dicairkan itu, yang paling besar

adalah bulu tangkis, Rp 413 juta, sedangkan yang terkecil adalah karate, Rp 164 juta. Tujuannya adalah, pengelolaan dana tersebut bisa lebih akuntabel dan transparan. Dia menuturkan, pihaknya akan mengusahakan semua cabor yang tersisa akan menyelesaikan semua kelengkapannya pekan ini. KONI sendiri melalui ketuanya, Rita Subowo, menyatakan pihaknya siap membantu membereskan masalah administrasi bagi cabor-cabor yang belum menyelesaikannya. “Kami ingin masalah ini cepat teratasi sehingga semua bisa berjalan lancar. Kami juga akan membentuk tim untuk membantu cabor-cabor untuk menyelesaikan masalah administrasi,” ungkapnya. (nar/ru)


worlD soccer

Pontianak Post l Selasa 6 April 2010

CSKA v Inter Milan

Demi Kebanggaan Negeri Perkiraan Pemain CSKA Moskow (4-5-1) 35-Akinfeyev (g); 24-Berezutsky, 6-Berezutsky, 4-Ignashevich, 42-Shchennikov; 2-Semberas, 18-Honda, 10-Dzagoyev, 11- Mamayev, 13-Gonzalez; 89-Necid Pelatih : Leonid Slutsky

Diego Milito, Inter Milan MOSKOW - Suasana duka masih menyelimuti Moskow akibat bom bunuh diri ganda di stasiun kereta api bawah tanah Kota Moskow, Senin pekan lalu (29/3). Tragedi itu justru menjadi pelecut semangat bagi CSKA Moskow di pentas Liga Champions. Mereka akan bertarung di second leg perempat final Liga Champions melawan Inter Milan, dini hari nanti. Klub besutan Leonid Slutsky tersebut berjanji akan berjuang demi kebanggaan Rusia (tayangan langsung Vision 1 pukul 01.30 WIB). “Sulit melukiskan betapa perihnya kami. Kota Moskow menangis dan Rusia kehilangan begitu banyak. Kami akan bekerja keras untuk kebanggaan negeri ini

Vasili Berezutski, CSKA Moscow

melalui sepak bola. Kami ingin rebut kemenangan,” koar Leonid Slutsky, pelatih CSKA, seperti dikutip AP. Selain itu, CSKAberambisi melebihi prestasi tertinggi Rusia di Liga Champions sejak 1996. Ketika itu, Spartak Moskow berhasil tampil pada perempat final, sayang mereka kalah dari wakil Prancis Nantes dan gagal ke semifinal. Masalahnya, bukan hanya CSKA saja yang berjuang bagi kebanggaan negeri mereka, sama saja dengan Inter. Mereka berjuang agar tetap lolos dan menjaga kans Italia agar tidak tergeser dari posisi tiga besar dalam koefisien UEFA dari Jerman. Seiring dengan kekalahan tipis 0-1 dari Inter pada first leg, mem-

buat CSKA harus menang dengan selisih dua gol atau lebih. Bukan tugas mudah di saat mereka kehilangan Milos Krasic selama ini jadi pilar utama tim dan juga Yevgeny Aldonin karena akumulasi. Hanya saja mereka memiliki keuntungan bermain di kandang dengan lapangan rumput artifisial serta memiliki waktu istirahat lebih banyak karena laga CSKA melawan Zenit St Petersburg di Liga Rusia pekan lalu ditunda akibat insiden bom bunuh diri. Tidak berbeda dengan di first leg, CSKA masih akan mengandalkan kekuatan pertahanan dan serangan balik cepat. Pola permainan negatif itu memang bikin allenatore Inter Jose Mourinho jengah. “Inter tetap favorit dan kami underdog,” papar Valerie Berezutsky, bek CSKA. “Saya memperkirakan akan

terjadi pertandingan yang buruk besok (dini hari nanti, Red), melawan sebuah tim yang bermain sangat defensif dan memaksa kami untuk bermain lebih fokus,” ketus Mourinho, seperti dilansir Reuters. Untunglah, Inter bisa memainkan kekuatan terbaiknya ketika melawat ke Moskow. Mereka sudah dapat menggunakan tenaga Lucio dan Thiago Motta yang bebas dari sanksi serta Mario Balotelli yang sudah rujuk dengan Mourinho. Inter yang hanya butuh seri tentu berharap CSKAmelanjutkan rekor buruknya saat bersua tim asal Italia. Dalam empat laga kandang melawan klub asal Italia, hanya sekali CSKAmenang, sekali seri, dan dua kali kalah, termasuk melawan Inter tiga tahun lalu. (ham)

Inter Milan (4-3-1-2) 12-Cesar (g); 13-Maicon, 6-Lucio, 25-Samuel, 26-Chivu; 4- Zanetti, 19-Cambiasso, 8-Motta; 10-Sneijder; 9-Eto’o, 22-Milito. Pelatih : Jose Mourinho Head to Head 31/03/10 Liga Champions Inter v CSKA 1-0 07/11/07 Liga Champions Inter v CSKA 4-2 23/10/07 Liga Champions CSKA v Inter 1-2 Di Atas Kertas Inter bisa turun dengan kekuatan terbaiknya, berbeda dengan CSKA Moskow yang tidak bisa memainkan gelandang serang andalannya Milos Krasic. Selain itu, kali terakhir menantang CSKA di laga tandang, mereka menang tipis 1-2. Asian Handicap CSKA Moskow v Inter Milan 1/4 : 0

Mourinho Diprediksi Hengkang Musim Depan

REUTERS/Alessandro Garofalo

Jose Mourinho

RUMOR terkait hengkangnya striker belia Mario Balotelli dari Inter Milan memang berembus kencang. Namun sejumlah agen kelas atas di Italia justru memprediksi allenatore Inter Jose Mourinho yang bakal lebih dahulu angkat kaki. Balotelli memang terus dikaitkan dengan kepindahakan ke klub rival sekota AC Milan dan klub raksasa Inggris Arsenal. Hanya Massimo Moratti, presiden Inter, sudah menegaskan tidak bakal membiarkan Balotelli pindah dari Inter. Berbeda dengan Mourinho yang

terus menampakkan bahwa dirinya tidak betah lagi tinggal di Italia. “Saya sangat yakin Balotelli bertahan di Inter, tapi saya meragukan Mourinho tetap bertahan,” bilang Dario Canovi, agen ternama di Italia, kepada Tuttomercatoweb. Mourinho memang beberapa kali terlibat perselisihan dengan sesama pelatih, ataupun media di Italia. Bahkan, setelah mendapat sanksi larangan menemani timnya dalam tiga laga gara-gara insiden gesture borgol tatkala melawan Sampdoria (20/2).

Sejak saat itu, Mourinho memutuskan untuk puasa bicara. Dia hanya mengeluarkan pernyataan ketika Inter tampil di Liga Champions. Itu terjadi lantaran memang ada aturan agar para pelatih atau manajer mengikuti sesi konferensi pers. Canovi juga memprediksi, bila Nerazzurri (julukan Inter) menjuarai Liga Champions pada musim ini, langkah Mourinho untuk angkat kaki kian terbuka. Kebetulan, dia memang berminat untuk menjajal pengalaman baru di Spanyol. Apalagi, sesuai dengan klausul

11

Rumput Artifisial Bukan Masalah RUMPUT artifisial yang digunakan di Luzhniki Stadium, Moskow, diyakini bakal menjadi batu sandungan bagi Inter Milan tatkala menantang CSKAdi second leg perempat final Liga Champions, dini hari nanti. Tapi, allenatore Inter Jose Mourinho menolak anggapan itu. “Kami tahu cara untuk bermain di lapangan seperti itu. Meski kami tetap mewaspadai lawan dan lapangan rumput artifisial, yang kebetulan ada beberapa pemain yang baru kali pertama main di lapangan seperti itu,” ujar Mourinho, kepada Inter Channel. “Saya pernah bercanda dengan beberapa pemain sebelumnya. Saya bilang pikirkan cara kalian bermain di jalan raya ketika masih anak-anak. Kalau bisa bermain di jalanan, saya katakan, kenapa tidak bisa bermain di rumput artifisial juga,” kata pelatih asal Portugal itu. Sebelumnya manajer umum Inter Ernesto Paolillo menyatakan bahwa bermain di lapangan dengan rumput artifisial membuat tim yang tidak biasa akan kesulitan. Selain itu, pemain lebih sulit dalam mengontrol bola seperti di lapangan biasa. Ya, banyak stadion di Rusia menggunakan rumput artifisial lantaran cuaca mereka yang memang kurang bersahabat. Negara pecahan Uni Sovyet itu lebih sering mengalami musim dingin dengan salju yang tebal daripada terkena matahari.

Ketika Luzhniki Stadium menjadi host final Liga Champions 2008 antara Manchesher United melawan Chelsea, UEFA meminta agar rumput artifisial digantikan dengan rumput biasa. Setelah even itu berakhir, rumput artifisial kembali digunakan. Dari kubu CSKA, gelandang serang CSKAMilos Krasic yang tidak bisa dimainkan karena akumulasi kartu menilai, kondisi lapangan rumput artifisial di Luzhniki Stadium akan memberi keuntungan layaknya pemain ke-12 bagi CSKA. “Sayang sekali karena saya tidak bisa membantu di saya di lapangan saat bermain di Moskow. Tapi, saya pikir kami masih memiliki peluang yang bagus, terutama karena kami bermain di partai kandang,” ujar pemain timnas Serbia itu. “Selain itu, penggunaan rumput sintetis di stadion memberikan kami keuntungan lebih karena lebih terbiasa bermain dalam kondisi seperti itu. Bisa dibilang, selain suporter, mereka menjadi pemain ke-12 melawan Inter,” lanjut Krasic. Hanya saja, pelatih CSKA Leonid Slutsky punya pandangan berbeda. “Saya sama sekali tidak berpikir rumput di Luzhniki Stadium bisa memberi keuntungan. Faktanya, adalah ketika timnas Rusia atau klub Rusia tampil di pentas Eropa, toh hasilnya sama saja,” ujar Slutsky, seperti dikutip Inside Football. (ham)

dalam kontraknya di Inter, Mourinho boleh bisa saja memutuskan kontrak dengan Inter. “Bahkan, kalau dia hanya menang lagi di Serie A, dia bisa mungkin saja pergi. Sebab, dia sudah juara di Portugal, Inggris, dan Italia. Saatnya menjajal Spanyol,” ujar Canovi. “Kebetulan juga dia tampak begitu lelah melawan kultur yang ada di sepak bola Italia. Hal itu semakin memperbesar kemungkinan bagi dia untuk pergi dibandingkan dengan Balotelli yang terus digandoli Moratti,” AFP PHOTO / YURI KADOBNOV ungkap Canovi. (ham) rumput artifisial: Berlatih di lapangan Luzhniki Moskow.


TOYS

12

Pontianak Post

Selasa 6 April 2010

Death Note Kembali Makan Korban Yagami Light memang sudah tiada. Sepak terjangnya sebagai Kira sang pembunuh pun usai sudah. Demikian pula Death note alias buku kematian yang dulu digunakannya sebagai senjata, tinggal sejarah. MESKI empat tahun telah berlalu sejak death note tidur abadi, teror yang ditimbulkannya tetap ada. Death note tetap makan korban. Kalau dulu korbannya adalah para penjahat atau penegak hukum yang berseberangan dengan Light, kini Death note menjerat pelajar mulai tingkat SD hingga SMU. Sejak kisah Death Note rekaan Ooba Tsugumi dan Obata Takeshi mengguncang dunia manga pada 2004, beberapa kasus yang berhubungan dengan buku kematian itu menyeruak. Semuanya melibatkan pelajar. Korban terbaru adalah pelajar usia 14 tahun

yang tak disebutkan namanya asal Owosso, Michigan, AS. Harian The Argus-Press melaporkan, pelajar SMP itu diskors pihak sekolah gara-gara “death note”. Seorang temannya menemukan “death note” milik pelajar tersebut. “Death note” itu segera diserahkan kepada guru yang kemudian memberikannya kepada administrator sekolah pada 23 Maret lalu. Pihak sekolah menanggapi serius penemuan “death note” tersebut. Kasus itu dilaporkan kepada polisi dan kini kantor jaksa wilayah tengah menanganinya. Kepala Deputi Departemen Kepolisian Owosso Michael Rau mengungkapkan, sang bocah menulis nama dua teman sekolahnya lengkap dengan waktu “kematian” dalam “death note” tersebut. Meski demikian, Kepala Sekolah Rich Collins menyatakan bahwa dirinya percaya tak ada seorang pelajar pun yang berada dalam bahaya pascainsiden

“death note”. Ini bukan kali pertama death note menjatuhkan korban. Terhitung sejak 2007, death note telah menodai hidup beberapa orang pelajar di AS. Sebagian hanya dihukum skors, sedangkan dua orang dikeluarkan dari sekolah. Di Belgia, penjahat meninggalkan pesan yang dikaitkan dengan death note di tempat kejadian perkara. Namun, polisi gagal mengidentifikasi pelaku atau kaitan kejahatan tersebut dengan manga Death Note. Sebagaimana diketahui, death note merupakan buku dari dunia shinigami (dewa kematian, Red) yang digunakan untuk mencabut nyawa manusia. Cara kerjanya, cukup menuliskan nama lengkap orang yang hendak diambil nyawanya di death note sambil membayangkan wajah korban. Bila sebab kematian tak ditulis, korban akan tewas karena serangan jantung. (ran/bs)


Pontianak Post l Selasa 6 April 2010

&

show

Jennifer Dunn

Minta Bebas, Ibu Sakit MERASA dijebak menyimpan narkoba, artis Jennifer Dunn kini dibuat pusing. Setelah terancam dihukum 6 tahun penjara, ibu Jeje, Linda Caroline dilanda sakit. Melihat kondisi ibunya tidak sehat, Jeje meminta hakim agar dibebaskan. ”Saya mohon keadilan dari majelis hakim untuk membebaskan saya, karena saya harus menghidupi keluarga saya. Ibu saya juga sedang sakit-sakitan,” ujar Jeje saat ditemui di Pengadilan Negri Jakarta Barat Senin (5/4). Artis yang memacari Sunan Kalijaga ini juga mengungkapkan kekesalannya akibat ia dijebak oleh temannya, Asep. Ia tetap membantah menyimpan 7 pil ekstasi. Karena ia seorang artis mudah untuk dijebak. ”Jangan mentang-mentang saya publik figure diperlakukan seperti ini. Saya telah dijebak, karena saya tidak merasa berniat menyimpan ekstasi,” ungkapnya.(imo)

Selebritas WALAU memutuskan menolak tawaran untuk menjadi Calon Bupati (Cabup) Pacitan, artis seksi ini ancang-ancang untuk terjun ke dunia politik tahun 2011 besok. “Tahun ini dia ingin melanjutkan kuliah ke jenjang S2 di Amerika atau Eropa,” kata manajer Sarah Azhari, Ani. Selain itu tambah Ani, adik Ayu Azhari itu juga sedang memperdalami ilmu politik, baik teori maupun prakteknya. “Sarah tidak ingin menjadi pemimpin asal-asalan,” jelasnya. Dengan begitu, jika ada tawaran kembali di tahun depan, dapat dipastikan Sarah akan menerima. “Dia tidak takut bersaing dengan artis manapun,” tegasnya. Namun begitu kata Ani, kalau pun dipaksakan maju di Pilkada Pacitan, ia berkeyakinan secara kualitas Sarah memenuhi kriteria. “Kalau bicara politik, dia pintar sekali,” ungkap Ani.(as)

Zaskia Mecca Berubah Jadi Pemarah

Hanung Jadi Bulan-bulanan ADA yang berubah dalam kehamilan Zaskia Adya Mecca. Dikehamilan tiga bulan mantan kekasih Sahrul Gunawan ini mulai tidak respect terhadap suaminya, Hanung Bramantyo. Ini karena efek dari istri yang hamil, ia mudah marah, sensitive, dan tak sanggup mencium bau aneh. “Buat aku ini sudah biasa karena sebelumnya aku pernah merasakan hal ini. Jadinya lebih mengerti saja kalau wanita hamil kayak gitu,” ujar Hanung saat ditemui di FX, Senayan, Jakata, kemarin. Selain itu, bintang film Menebus Impian ini mulai membatasi kegiatan syuting Zaskia. Karena tak ingin sang istri kecapekan. “Kalau syuting stripping emang saya larang, tapi kalau FTV nggak apa-apa, asal jangan sampai berjang-jam,” ucap Hanung yang tak memiliki persiapan khusus menyambut sang buah hatinya ini. (din)

Tyas Mirasih

Belum Pengen Kawin

Sarah Azhari

Belum Siap ke Dunia Politik

13

BANYAK selebriti yang menikah di usia muda tak membuat Tyas Mirasih gundah. Tyas masih emoh menikah karena masih enjoy pacaran dengan kekasihnya, Tria Changchuters. “Aku belum ada pikiran ke sana, lagian aku masih pengen nikmatin masa pacaran dulu,” ujar Tyas saat dijumpai di Shisha

Cafe Kemang, Jakarta Selatan, belum lama ini.Pacaran, kata Tyas, bagian dari tahap saling mengenal antara pribadi masing-masing. “Tria selalu memberi kenyamanan sama aku, jadi hubungan yang kita jalani menyenangkan. Begitulah memang pacaran karena untuk saling kenal,” beber bekas pacar Raffi Ahmad tersebut. Setiap ada kesempatan, terutama saat Changcuters manggung di luar kota, Tyas selalu menyempatkan bertemu dengan Tyas. “Selalu ada waktu buat kita untuk ketemu, Tria sangat berusaha untuk bisa ketemu sama aku kapanpun,” ungkapnya. Tyas juga mengaku hubungan asmara yang dirajutnya dengan Tria sudah mendapat restu kedua orangtuanya. “Nggak mungkin bisa dekatlah kalau nggak ada restu dari orangtua saya,” pungkas bintang film Air Terjun Pengantin tersebut . (gie)


14

Pontianak Post

Selasa 6 April 2010

Review Dulu, Baru Nonton

N

onton film sebelum ngebaca review, bagaikan malam tanpa bulan loh, gelap gulita alias blank akan film tersebut. Makanya banyak majalah, situs internet, tabloid bahkan Koran mengulas review film di salah satu halamannya. Makanya kawan-kawan kita ini mengaku selalu baca review sebelum nonton filmnya. Abisnya ada nih kadang posternya doang yang keren, tapi filmnya basi banget. Makanya biar gak rugi udah bayar mahalmahal (bahkan ada yang nabung untuk bisa nonton loh…), mending baca dulu reviewnya. Biar gak ketipu gitu loh!

Hal itulah yang diakui ama Dhanty Alfarizi Fitri, penyuka film horor yang membiasakan dirinya untuk membaca review film. ”Aku paling gak suka kalo ending filmnya gak menari. Bakal nyesal nontonnya, ngabisin waktu aja,” curhat mahasiswa STKIP yang ambil jurusan Matematika ini. Kalo Dhanty biasa membacanya di majalah, beda lagi ama Refa Fariedha yang lebih memilih cari info film via google. ”Apapun filmnya, aku harus baca reviewnya dulu. Kalo beginning filmnya udah keren, biasanya itu sangat menentukan sekali kemana arah itu film akan berakhir,” jelas bungsu 3 bersaudara ini. Herlin beda lagi jawabannya. Cewek penghobi shopping ini lebih senang membaca review dengan alasan untuk mencari

tau siapa pemeran filmnya. ”Syaratnya si pemeran kudu artis terkenal,” cetus penghuni SMA Gembala Baik ini. Kalau pemerannya aja sudah bagus, itu bisa menjadi magnet tersendiri untuk menarik minat penonton berbondong-bondong pergi ke bioskop. ”Walaupun filmnya bagus, tapi aktor or artisnya enggak banget face-nya, ugh malas aja nontonnya. Baca reviewnya aja malas, apalagi nontonnya,” jelasnya. Kalo lain-lainnya ngaku selalu baca review, enggak halnya dengan Wilda Saputri

yang ogah banget melakukannya. Alasannya ? “Malas saja, bikin repot harus buka-buka internet atau majalah. Aku sih kalo mau nonton langsung aja pergi ke bioskop, beli tiket dan masuk, tanpa mau tau ceritanya lebih dulu. Paling garis besarnya doang, liat dari poster filmnya,” beber cewek berbintang Virgo ini. (li2)

CUAP CUAP Kadang-kadang sih liat di Cineplex, biar ada gambaran ceritanya menarik atau nggak. Tapi nggak jadi pedoman sih, kadang reviewnya malah lebih menarik dari film atau sebaliknya. Orang yang suka baca review bisa dibilang penggila film, termasuk aku.

Viorita Zulvianti Mahasiswi Informatika

Biasanya aku penasaran sama filmnya, jadi liat reviewnya dulu di internet. Mereka yang suka baca review biasanya udah penasaran banget sama filmnya dan pengen cari tau dulu gimana sih ceritanya sebelum nonton, biar lebih nyambung kalau nontonnya.

Sinta Aprioza Siswi SMAN 4

Kalau nonton film enaknya dibuat penasaran donk jadi lebih seru. Kalau udah lihat reviewnya dulu, kurang seru pastinya. Aku sih nggak pernah baca review film, coz kurang greget nontonnya kalo udah tau ceritanya. Orang yang suka baca review film berarti nggak suka sama kejutan.

Ian Bashofi Siswa SMAN 8

MODEL : CINDY (SGR.IN-SIX) / FOTOGRAFER :BEARING LOKASI: STUDIO TEKNIK FOTO II GAJAHMADA / ARTISTIK: IHSAN

Responden 60 orang Yang ingin kamu tau dari review : Jalan ceritanya 54,3% Ending cerita 23,9% Aktor/artisnya 21,8% Selalu baca review film sebelum nonton : Ya 76,6% Nggak 23,4%

Biasanya baca review film di : Internet 41,3% Media cetak 36,9% Televisi 21,8%

Pelajar Mahasiswa

26 34

Cowok Cewek

30 30

13 – 16 th = 17 – 20 th = 21 th keatas =

17 28 15

Parameter untuk Menilai

U

TAK TIK TANG Ada sedikit review film yang sedang putar di theater 21 minggu-minggu ini nih guys. Bagi yang belum sempat nonton, team X kasih sedikit bocoran filmnya, berikut perlengkapan apa aja yang kudu dibawa.

My name is Khan Film ini menceritakan tentang diskriminasi agama di Amerika. Filmnya benar-benar bisa menguras air mata kamu, mungkin 5 ember bakal terisi penuh dengan cucuran tangismu, halah... So, bawa tissue banyakbanyak, kalo enggak mau dimarahin ama penonton di sebelahmu gara-gara kamunya numpang ngelap airmata di baju ka-

osnya... Clash of The Titans 2010 Film ini menceritakan perang antara dewa Yunani kuno dan merupakan penyempurnaan dari film Clash Of The Titans sebelumnya yang diproduksi tahun 1981. Nah jika ingin menghayati lebih dalem film ini, bawa aja alat-alat perperangan yang menyerupai film ini. Alhasil

BLA BLA BLA

Referensi Banyak Sumber REVIEW menjadi alat untuk memberikan gambaran tentang isi film. Sebelum ke bioskop, lebih baik cari dulu review film yang mau ditonton. Review film yang bagus tidak memberikan spoiler tentang jalan ceritanya. Sebab, hal itu akan mengurangi isi film. Pilih review yang bersifat objektif. Artinya, yang me-review bukan dari pembuatnya. Juga, jangan langsung percaya kepada satu sumber. Sebaiknya, bacalah review dari tiga sampai empat sumber berbeda, baru boleh menarik kesimpulan. (*/det)

pasti kamu akan dikira pemainnya. Untuk resiko digebukin satpam, yuah tanggung sendiri deh. Dilema Dua Hati Dari judulnya aja sudah bisa ketebak film yang dibintangi si cakep Afgan ini, tentang cinta. So bagi kamu yang ingin nonton jangan lupa bawa coklat hati. Fungsinya untuk apa, itu loh untuk promosiin daganganmu hehe... (li2)

ntuk mengetahui alur cerita sebuah film, tentunya kita nggak perlu nonton langsung film itu. Kini, ada banyak review film yang bisa jadi panduan kamu untuk menilai bagus atau nggaknya sebuah film. Dari sebuah review, kamu bisa mendapatkan banyak informasi mengenai film itu. Judul, tokoh, pembuat, hingga cerita pun diulas secara singkat. Nah, pertanyaannya, darimana biasanya kamu mendapatkan info mengenai review film? Apakah selama ini kamu udah puas dengan review yang ada? Sudahkah review film mewakili semua keinginan kamu tentang sebuah film? Well, ada Diandra Anas-

tasia yang ada di Universitas Tanjungpura. Cewek 19 taun ini mengaku senang membaca sebuah review film sebelum menonton film itu. “Aku biasa cari tau di google atau kalo pas ketemu baca di koran. Gaunggaung film kan selalu ada tuh sebelum film diputar. Nah, berbekal judul, aku biasa rajin cari tau di internet,” cuapnya. Menurut penghuni Jalan Merdeka Barat ini, sebuah review film sangat membantunya menentukan apakah film itu layak tonton atau nggak. “Ya sangat pentinglah baca review film. Yang pertama, dari director dan pemain kita bisa nilai kualitasnya. Then, ide cerita juga bisa kita liat di review film,” ungkapnya. Hal yang sama diungkapkan

oleh Resty Anggraini. Cewek yang masih skul di Muhammadiyah ini mengaku puas dengan review yang ada. “Aku rasa review film sangatlah penting sebagai ajang promosi sebuah film. Kalo nggak ada review film, kita seperti beli kucing di dalam karung. Nggak tau seperti apa ceritanya, tapi nekat beli tiket untuk nonton,” cuapnya. Lain halnya menurut Muhammad Rahadian. Cowok manis ini malah kurang tertarik melihat sebuah review film. “Menurut aku, iklan di televisi atau di bioskop langsung udah bisa jadi parameter kita untuk menonton sebuah film. Kalo emang nggak begitu bagus, yah jadikan hiburan aja,” cuapnya. (dit)

Baca Majalah Film atau Internet Baca review sebelum nonton mungkin menjadi hal yang mengasyikkan bagi sebagian orang, termasuk Irena Arsyika Dewi. Apalagi film favoritnya seperti Harry Potter, karena ia selalu dibuat penasaran dengan setiap seri ceritanya. Cewek yang hobi nonton ini pun selalu membaca review film tersebut. Begitu juga dalam memilih DVD, sebelum membeli, doski selalu membaca dulu review film di belakangnya. By : Syahriani

Irena Arsyika Dewi Cheerleader

Menjadi penggila film memang dirasakan oleh cewek kelahiran Jakarta, 8 Mei 1993 ini. Untuk menonton film, doski biasanya membaca terlebih dulu review lewat Cinemags Magazine ataupun internet. Apalagi film yang memang booming dan masuk dalam jajaran film laris. “Biar tau garis besarnya aja, film ini seperti apa dan gimana sih karakter tokoh-tokohnya,” beber siswi SMAN 1 ini. Harry Potter salah satunya. Cewek yang akrab disapa Irena ini nggak pernah ketinggalan untuk membaca review filmnya sebelum nonton. Nggak terkecuali dalam mengoleksi DVDnya. Bicara soal DVD, cewek

yang satu ini pun hobi hunting DVD film. Untuk memilih judul film apa yang harus dibelinya, doski terlebih dulu baca review yang ada di cover belakangnya. “Kalau jalan ceritanya menarik menurut aku ya dibeli, kalau nggak ya cari yang lain lagi hehe..,” ungkap cewek yang juga hobi jalan-jalan dan belanja ini. Diakuinya nggak semua review yang dibacanya sama dengan film yang ditontonnya. “Ada juga film yang nggak semenarik reviewnya. Jadi waktu baca reviewnya seru banget, tapi waktu ditonton nggak sesuai dengan reviewnya tersebut,” beber putri dari pasangan Sudaryono dan

Ratna Puspitasari ini. Menurut cewek yang aktif di cheerleader ini, orang yang suka membaca review sebelum nonton adalah orang yang punya tingkat penasaran tinggi. “Selain penasaran, orang tersebut juga termasuk penggila film karena selalu mencari tahu film dan jalan cerita film itu sendiri,” ujar cewek yang pernah menyabet juara 1 Bintang Pelajar 2009 dan finalis Yel-yel Honda DBL 2010 West Kalimantan Series ini bersama tim cheersnya. **


Pontianak Post

OPINI

Selasa 6 April 2010

Dampak Face Book

Editorial

Berikan Efek Jera Keingintahuan publik terhadap sepak terjang seorang Gayus Tambunan belum sirna. Setelah pegawai negeri sipil (PNS) golongan III A di Ditjen Pajak itu bisa dipulangkan dari Singapura, “nyanyiannya” kini ditunggu. Apakah “nyanyian” tersebut nanti benar-benar “merdu” atau “sumbang”, semua bakal kita ketahui dalam beberapa hari mendatang. Namun, yang jelas, masyarakat benar-benar terkejut bukan kepalang kala melihat rekening dan aset yang dimiliki Gayus. Meski dia adalah pegawai Ditjen Pajak yang berpenghasilan lebih dari Rp 12 juta sebulan, daftar kekayaannya membuat kita tercengang. Di rekeningnya tertimbun duit lebih dari Rp 25 miliar. Di daftar hartanya ada rumah di bilangan elite senilai Rp 3 miliar plus apartemen seharga ratusan juta rupiah. Belum lagi deretan mobil mewahnya. Dia kerap gonta-ganti mobil pula. Dengan kalkulasi sederhana, jelas tidak mungkin Gayus bisa mengumpulkan duit sedemikian banyak. Andai semua pendapatannya dikumpulkan, perlu lebih dari 2.000 bulan atau 170 tahun untuk mendapatkan Rp 25 miliar. Itu pun dengan asumsi semua pendapatan Gayus ditabungkan. Sebenarnya, orang-orang seperti Gayus itu dengan mudah bisa kita temui sehari-hari. Tidak usah jauh-jauh, tengok kanankiri. Coba lihat tetangga, teman, kerabat, bahkan saudara dekat. Pasti banyak yang bekerja di Kemenkeu atau menjadi aparat penegak hukum dan hidup cukup mewah. Mereka bisa membeli rumah besar dan mobil seharga ratusan juta rupiah. Jumlahnya pun bisa lebih dari satu dan bertebaran di mana-mana. Bahkan, tak sedikit di antara mereka yang masih muda. Padahal, kembali dengan hitung-hitungan sederhana, jelas tak mungkin mereka bisa membeli rumah dan mobil mewah. Karyawan swasta yang bergaji lebih besar saja butuh bertahuntahun untuk membeli rumah secara kredit. Rumahnya tipe kecil pula. Lho, kok ini ada PNS yang bisa beli tunai. Karena itu, sungguh tidak tepat pernyataan Menkeu Sri Mulyani Indrawati beberapa waktu lalu. Menurut dia, kalau mau kaya, jangan jadi pegawai negeri. Tapi, yang terjadi justru sebaliknya.Yang hidup dengan harta berlimpah justru para pegawai Kemenkeu. Hal tersebut tentu tidak adil. Di sisi lain, masih banyak PNS yang hidup pas-pasan. Hingga pensiun pun, mereka masih tinggal di rumah kontrakan. Tak sedikit pula janda pahlawan yang sudah lanjut usia dan purnawirawan yang terlunta-lunta di hari tua mereka. Para buruh harus berjibaku lewat demo dan berhadapan dengan aparat demi menaikkan upah minimum beberapa puluh ribu rupiah per bulan. Semua bertolak belakang dengan nasib pegawai Kemenkeu. Tentu kita tidak rela, meski ada remunerasi triliunan rupiah di Kemenkeu, ternyata masih banyak yang menggarong uang negara. Lebih baik duitnya digunakan untuk menyejahterakan anggota masyarakat lain yang masih menderita. Toh, menaikkan gaji tak menjamin menghapus korupsi. Selama mental mencuri belum sirna, bangsa ini tetap terpenjara dalam korupsi. Karena itu, kita mesti memberikan hukuman yang berat buat Gayus dan “Gayus-Gayus” lain yang masih bercokol di Kemenkeu atau instansi penegak hukum. Jatuhkan hukuman berat biar memberikan efek jera. Yang tak kalah penting, masyarakat mesti terlibat dalam kontrol sosial. Coba lihat sekeliling kita. Bila ada aparat pemerintah yang hidup di luar kewajaran, segera laporkan kepada pihak berwenang. (*)

gagasan

Saatnya Polisi Mereformasi Diri Sejumlah anggota Polri diduga terlibat kasus penggelapan uang pajak senilai Rp 25 miliar bersama Gayus Halomoan Tambunan. Itu membuktikan bahwa lembaga penegak hukum tersebut belum mampu menjalankan fungsinya dengan baik dan efektif. Apalagi, citra Polri kerap tercoreng karena ulah anggotanya. Rasanya, pimpinan Polri sekarang tidak perlu malu mengakui bahwa ada anggotanya yang bersalah. Tidak zamannya lagi pemimpin melindungi anggotanya jika dia terbukti bersalah. Meski, dia perwira tinggi sekalipun. Yang lebih penting, anggota yang terbukti bersalah harus dihukum setimpal. Bahkan, bila perlu, dia dipecat tidak hormat dan diseret ke pengadilan umum. Hal tersebut diperlukan sebagai shock therapy kepada anggota Polri agar mereka berpikir ulang jika hendak menyimpang dalam bekerja. Selain itu, hukuman tersebut diberikan untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap polisi. Sudah saatnya Polri mereformasi diri. ARIF RIYANTO SH.

Pontianak Post

SAAT ini face book atau situs pertemanan lainnya seperti MySpace, Cyworld, dan Bebo serta twitter bagi kalangan remaja di kawasan yang sudah tersedia jaringan internet bukanlah suatu hal yang baru lagi. Meskipun saat ini yang banyak digunakan baru sebatas Face book dan twitter, bahkan bukan hanya remaja, anak-anak yang masih SD dan SMP pun sudah ada yang mengenal facebook. Sebenarnya yang menjadi masalah bukan terletak pada berapa umur pengguna facebook tersebut, tapi terletak pada bagaimana pemanfaatan facebook tersebut sehingga menjadi suatu hal yang bernilai positif. Menurut sejarahnya, situs jaringan sosial pertama diluncurkan pada tahun 1997 lewat SixDegrees.com. Situs ini memungkinkan pengguna untuk membuat profil, daftar teman mereka. SixDegrees.com sendiri dipromosikan sebagai alat untuk membantu orang berhubungan dengan mengirim pesan ke orang lain. Situs jejaring sosial dapat didefinisikan sebagai layanan berbasis web yang memungkinkan individu untuk membangun hubungan publik atau semi-publik dibatasi profil dalam sebuah system dan mengartikulasikan daftar pengguna lain dengan siapa mereka berhubungan. Apa yang membuat situs jejaring sosial unik bukanlah bahwa situs ini memungkinkan individu untuk bertemu orang asing, tetapi situs ini memungkinkan pengguna dapat memperlihatkan jaringan sosial mereka. Hal ini karena pada banyak situs jejaring sosial, para pengguna memiliki daftar teman yang memang sudah mereka kenal pada kehidupan nyata, walaupun tidak menutup kemungkinan, pada sebagian orang yang me-

mang mencari teman-teman yang memang baru. Dari hal ini tentunya kita bisa mengambil kesimpulan bahwa situs jejaring sosial merupakan hal yang positif apabila dimanfaatkan dengan baik. Namun tak dapat dihindari, sebagaimana situs jejaring sosial lainnya, tentu ada saja para pihak yang memanfaatkan situs tersebut untuk kegiatan yang berbau pornografi dan pemberitaan pada berbagai media massa. Banyak yang memaparkan kejadian asusila tersebut seperti kita ketahui beberapa waktu lalu terbongkar jaringan prostitusi menggunakan situs jejaring sosial, Komisi Nasional Perlindungan Anak telah mendapatkan 36 laporan terkait kasus anak dan remaja yang menjadi korban kejahatan lewat situs jejaring Facebook sepanjang Januari hingga Februari 2010. Tentunya ini sangat mengkhawatirkan mengingat usia remaja merupakan usia yang masih labil dan mudah terpengaruh oleh hal-hal yang baru dan mereka merupakan generasi penerus bangsa yang menentukan masa depan bangsa ini. Dengan Facebook kita bisa bertukar pikiran dengan sangat mudah. Pertukaran informasi difasilitasi dengan sangat bagus. Sebagai contohnya ketika kita butuh sesuatu atau ingin tahu tentang sesuatu tinggal kita tuliskan dalam status, maka akan banyak respon dari teman kita. Facebook dapat juga dimanfaatkan untuk mengkampanyekan suatu ide seperti Say No to Drug atau ide-ide lainnya. Membangun

Mahkamah konstitusi telah membatalkan Undang-Undang Badan Hukum Pendidikan (UU BHP) secara keseluruhan karena dinilai bertentangan dengan UUD 1945. (Kompas, 1/4/ 2010). Barang kali inilah UU yang tersingkat usianya, disyahkan DPR RI tanggal 17 Desember 2008 dan dicabut oleh Mahkamah Konstitusi tanggal 31 Maret 2010. Tak sempat berulang tahun kedua Desember nanti. Sejak kelahiran kakak sulungnya UU N0 20 tahun 2003 tentang SISDIKNAS, proses konsepsi tentang UU BHP sudah dimulai, bagaikan unwanted child sejak itu pula penolakan sudah terlihat. Lahirnya UU BHP merupakan amanat dari pasal 53 UU No 20 th 2003 tentang Sisdiknas. Menurut pasal tersebut, UU BHP seharusnya sudah disyahkan sebagai UU pada akhir Juli 2005. Draf pertama RUU ini diluncurkan oleh Depdiknas pada akhir Agustus 2003. Selama 4 tahun proses sosialisasi, RUU ini mendapat tantangan keras dari berbagai pihak sehingga mengalami perubahan lebih dari 30 kali (Rajak - Sindo, 24/10/2007 ). Ketika disetujui sebagai UU oleh DPR RI, 27 Desember 2008 penolakan semakin meluas, demonstrasi dimana-mana. Melihat penyelenggaraan pendidikan yang dilaksanakan oleh Perguruan Tinggi BHMN ; UI, UGM, PB, ITB dan USU yang lahir melalui PP.no 61 tahun 1999 dan PP no 150-154 tahun 2000, masyarakat menganggap konsep BHP sebagai lembaga pendidikan yang komersil, berorientasi market, tidak pro kepada rakyat. Walaupun Mendiknas dan Dirjen Dikti berulangkali menjelas-

kan bahwa hal itu tidak benar, masyarakat tetap tidak percaya sikap negatif terhadap konsep BHP sudah terlanjur dibangun. Disisi lain banyak penyelenggara pendidikan tinggi ingin menerapkan konsep ini karena menganggap sebagai solusi alternatif bagi perguruan tinggi dalam mengatasi masalah keuangannya. Jika kita melihat lebih jauh, ide dasar lahirnya UU ini tidak terlepas dari kesemrawutan dan prosedur anggaran keuangan di PTN (Perguruan Tinggi Negeri). birokrasi keuangan dipandang sangat mengikat. Sistem penganggaran PTN sentralistik, semuanya ditentukan oleh Bapenas (Badan Perencanaan Anggaran) jika mendadak kebutuhan berubah karena dinamika perguruan tinggi, revisinya berlarut-larut sampai ke Pusat (Jalal, Kompas 9/2-09). Pembiayaan PTN saat ini menggunakan sistem PNBP (Penerimaan Negara bukan Pajak). Penerimaan dari mahasiswa disetor terlebih dahulu ke Kas Negara sebagai penerimaan negara bukan pajak, kemudian diajukan permintaan untuk digunakan sesuai rencana, ini memerlukan waktu dan proses panjang, terkadang memerlukan perubahan karena apa yang direncanakan sudah tidak lagi sesuai dengan kebutuhan. Bahkan seringkali menjadi temuan dari BPK. Pimpinan PTN berada dalam posisi yang terjepit, dari satu sisi dia harus memenuhi tuntutan dosen dan mahasiswa dalam waktu sesegera mungkin merealisasikan anggaran, namun disisi lain dia harus mematuhi peraturan pengelolaan keuangan negara. Sebelum ada konsep PNBP,

Oleh: Muslimin komunitas melalui Group atau Pages dengan tujuan yang baik akan sangat bermanfaat. Demikian juga bagi remaja, mereka bisa menumbuhkan kretifitas dan nalar berfikirnya dengan menuliskan gagasan-gagasan mengenai ide kreatif, serta memudahkan

mereka dalam bertukar informasi dengan teman-temannya baik yang di kenal maupun tidak, secara tidak langsung ini akan menambah wawasan dan membuka cakrawala berpikirnya tentang dunia luar. Selain dampak positif, sebagian besar remaja menggunakan Facebook pada saat jam belajar sedang berlangsung, karena alasan jenuh, refreshing, mendinginkan otak dan lain sebagainya. Artinya, telah terjadi pengurangan waktu untuk belajar dan menyelesaikan kewajibannya. Maka konsekuensi logisnya adalah produktivitas menjadi berkurang. Peneliti Ohio state University Aryn Karpinsky

20 15 29 18 30 22 27 28 29

menemukan bahwa pelajar yang menggunakan waktunya untuk mengakses facebook akan lebih sedikit belajar, hal ini tentu akan berpengaruh terhadap prestasi akademik dari anak tersebut. Penelitian itu juga menemukan bahwa waktu yang dihabiskan anak untuk membuka facebooknya bervariasi, mulai dari 7 menit sampai 7 jam. Keluarga merupakan kelompok primer yang terdiri dari sejumlah kecil orang karena hubungan sedarah. Tumbuh kembang anak sangat dipengaruhi oleh keluarga. Karena keluarga merupakan tempat sosialisasi yang pertama. Keluarga harus menanamkan nilai-nilai dari awal, serta melakukan pengawasan terhadap kondisi anak dalam penggunaan face book. Dalam pengawasan tersebut hendaknya perlu diperhatikan sejumlah hal penting. Pertama, agar dapat menjalankan fungsi secara optimal orang tua harus memahami bagaimana teknologi itu sendiri. Dengan kata lain orang tua memahami apa itu facebook, fungsi dan penggunaannya sehingga kita bisa tahu bagaimana aktivitas remaja dalam dunia maya. Kedua, karena facebook juga mempunyai dampak yang positif, maka dalam pengawasannya jangan sampai menghilangkan dampak positifnya dan membuat anak merasa takut. Ketiga, melakukan pendekatan melalui kasih sayang. Sebagian remaja mendapatkan keluarga yang kurang harmonis atau orang tua yang selalu sibuk dengan pekerjaannya sahinnga remaja merasa kurang diperhatikan dan mendapatkan komunitas barunya di dunia maya Sekolah merupakan rumah kedua bagi remaja, interaksi

siswa di sekolah juga sangat besar, meski tak sebesar peran keluarga, sekolah mempunyai peranan penting dalam pembentukan kepribadian siswa. Salah satu alternatif yang bisa dilakukan oleh sekolah adalah menjadikan sekolah sebagai cerminan dari masyarakat yang maju karena pemanfaatan secara optimal ilmu pengetahuan dan teknologi tetapi tetap berpijak pada ciri ketimuran. Pengoptimalan fungsi pengawasan dapat dilakukan dengan mempersiapkan guru yang paham akan perkembangan teknologi, memahami fenomena penggunaan teknologi siswa, penanaman pemahaman bagi siswa terhadap teknologi dan dampaknya, serta pengawasan terhadap perangkat elektronik yang dimiliki siswa terutama handphone yang biasa digunakan siswa untuk membuka akun facebook-nya. Dalam masyarakat, pengawasan yang dapat dilakukan ialah mengoptimalkan peran serta organisasi kepemudaan, organisasi keagamaan, organisasi ekonomi, politik dan lainnya. Dengan harapan remaja dapat mengurangi pemborosan waktu akibat penggunaan face book. Serta menekankan pada sanksi moral terhadap pelanggaran yang dilakukan remaja meski sebatas dunia maya. Kita semua tentu meyadari bahwa perkembangan teknologi yang selain membawa dampak positif juga membawa dampak negatif sulit untuk kita hindari. Yang terpenting saat ini adalah bagaimana mengoptimalkannya dan mengurangi dampak negatifnya. Semua kembali pada niat kita semua. **

Perguruan Tinggi. Kondisi ini diperburuk dengan pemikiran agar semua lembaga pendidikan harus berbentuk badan hukum (pasal 53 ayat 1 Undang-undang sisdiknas.) Inilah yang membuat ma­ syarakat menjadi cemas, khawatir biaya pendidikan yang diselenggarakan oleh pemerintah yang selama ini sudah dianggap mahal akan bertambah mahal karena pengelola pendidikan akan menjadikan pendidikan sebagai barang komersil, sama seperti barang/ jasa lainnya dalam suatu transaksi perdagangan. Jika demikian, maka hanya masyarakat yang kaya saja yang mampu menjangkaunya. Masyarakat miskin sulit mendapat akses kepelayanan pendidikan karena keterbatasan kemampuan finansial mereka. Para konseptor UU BHP bukan tidak menyadari akan hal ini, namun menurut mereka UU BHP merupakan instrument penataan pembiayaan pendidikan, bila kita ingin membantu masyarakat miskin dan kurang mampu. Instrument lain perlu dipersiapkan. Kini UU BHP tinggal nama, Mahkamah Konstitusi telah menjatuhkan putusannya namun pendidikan anak bangsa harus tetap berlajut, ini menjadi tantangan bagi setiap perguruan tinggi untuk mengelola institusinya, karena akan menghadapi tantangan dari sisi keuangan. Agar tantangan ini lebih terasa ringan, maka pemerintah perlu mengambil langkah-langkah tertentu, menurut Akbar Nikmattulah dalam Sindo 3 April. Ada dua yang perlu dilakukan. Pertama; Anggaran pendidikan

yang sudah dialokasikan sebesar 20% dariAPBN harus betul-betul direalisasikan dan diawasi penggunaannya agar dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin oleh lembaga pendidikan dalam membiayai penyelenggaraan pendidikan. Kedua; Perguruan tinggi tetap melakukan inovasi untuk menambah pendapatan dengan tidak membebani mahasiswanya PT dapat memfokuskan perhatiannya ke lain hal misalnya meningkatkan kegiatan riset kampus. Namun menurut kami, kedua hal itu belum cukup. Perlu langkah ketiga yaitu ; Tunjangan fungsiaonal guru dan dosen sesuai dengan UU tentang guru dan dosen agar cepat direalisasikan. Dengan adanya tunjangan yang memadai bagi guru dan dosen beban lembaga pendidikan akan menjadi lebih ringan karena selama ini hampir 40 % biaya pendidikan dialokasikan untuk membayar honorarium guru, dosen dan tenaga kependidikan lainnya Memasuki era pasar bebas dan globalisasi banyak PT menjadi gamang dalam menentukan sikap. Meningkatkan kualitas memerlukan biaya yang mahal, sementara itu sumber daya yang bisa dikelola terbatas. Berharap pada negara, birokrasinya berbelit. Kreativitas dan inovasi menjadi keharusan. Otonomi kampus menjadi prasyarat guna tumbuhnya kreativitas dan inovasi. Dalam rangka itu peran semua pihak terasa diperlukan. **

*) Penulis, Mahasiswa S-1 Pendidikan Sosiologi FKIP Untan.

Selamat Jalan UU BHP, Selamat Berjuang Perguruan Tinggi Oleh: Drs Usman S M Kes Lembaga pendidikan dapat menghimpun dana dari masyarakat berupa SPP/BP3 dan SPA (Sumbangan Pengembangan Akademik) sebagai substitusi pembiayaan dari pemerintah yang tidak cukup. Tetapi hal ini disadari rawan terhadap penyelewengan, terjadi duplikasi pembiayaan. Penyelenggara pendidikan dalam melaksanakan kegiatannya dibiayai dari dua sumber, dari pemerintah dan dari masyarakat. Dari pemerintah dapat diperiksa oleh badan pengawas yang terkait (BPKP, Irjen dan Bawasda ) tetapi dari masyarakat ? Lembaga yang namanya BP3/POMG sering kali kurang memiliki kemampuan dan keberanian yang cukup dalam mengawasi pengelola Pendidikan. Dalam rangka mencari dasar hukum yang pas, agar penyelenggara PTN tidak terjerat jalur birokrasi yang rumit dan berbelit seperti itu maka lahirlah konsep BHMN, cikal bakal UU BHP. Dalam hal ini keuangan PTN dikelola sama sepert pengelolaan keuangan Perusahaan milik negara, hanya bedanya BHMN tidak diarahkan mencari keuntungan sebagai mana perusahan milik negara lainnya. Dengan demikian UU BHP adalah manuver PTN agar lepas dari jeratan birokrasi keuangan yang memusingkan. Sebab bila jerat birokrasi itu tidak diputus, maka otonomi kampus hanya slogan semata. Tentu saja konsep ini akan mengalami penolakan yang lebih keras karena dianggap privatisasi

*) Penulis, Dosen Poltekes Pontianak, Ketua Jurusan Keperawatan.

Terbit 7 Kali Seminggu. Izin terbit Menteri Penerangan RI No. 028/SK/Menpen/SIUP/A7. Tanggal 3 Februari 1986. Per­setujuan Peru­bahan Nama No: 95A/Ditjend. PPG/K/1998 Tanggal 11­September 1998. Alamat Redaksi dan Tata Usaha: Jalan Gajah Mada No. 2-4 Pontianak 78121. Kotak Pos 1036. Fax. (0561) 760038/575368. Telepon Redak­si: (0561) 735070.Telepon Iklan/Pema­saran:735071. Hunting (Untuk seluruh bagian) Fax. Iklan 741873/766022. Email: redaksi @pon­tianakpost.com. PenerPERTAMA DAN TERUTAMA DI KALIMANTAN BARAT bit: PT.Akcaya Utama Press Pontianak. Pembina: Eric Samola, SH, Dahlan Iskan. Komisaris Utama: Tabrani Hadi. Direktur: Untung Sukarti. Pemimpin Re­daksi/Penang­gung Jawab: B Salman. Redaktur Pelaksana: Khairul­rahman Sidang Redaksi: Abu Sofian, Muslim Minhard, Surhan Sani, Mela Danisari, Yulfi Asmadi, Donatus Budiono, Basilius. Sekre­taris Redaksi: Silvina. Staf Redaksi: Marius AP, U Ronald, Efrizan, Aseanti Pahlevy, Deny Hamdani, Budianto, Chairunnisya, Pringgo, Pracetak/ Jawa Pos Group Artistik: Karnadi (Koordinator), Grafis: A.Riyanto, Ilustrator: Kessusanto, Sigit. Fotografer: Timbul Mudjadi, Bea­ring, Sando Shafella. Biro Singkawang: Zulkarnaen Fauzi, M Khusdarmadi, Hari Kurniathama (Jl. Gunung Raya No.15 Telepon (0562) 631912). Biro Sambas: Mursalin (Jl P Anom Telp (0562) 392683) Biro Sanggau: Anto Winarno (Jl. Sudirman No. 4 Telp. (0564) 21323). Biro Ketapang: Andi Chandra, Andre Januardi (Jl. Gajahmada No. 172. Telp. (0534) 35514). Kabupaten Pontianak: Hamdan, . Biro Sintang: Mustaan, Budiman. Pema­saran/Sirkulasi: -. Iklan: Dewiyanti.S. Percetakan: Surdi. Devisi Event: Budi Darmawan. Kombis: Nurtiman. Jakarta: Max Yusuf Alkadrie, Bank: BPD Kalbar, BEII, Bapin­do. Harga Lang­ganan per 1 Bulan dalam kota Rp 65.000,- (luar kota tambah ongkos kirim). Tarif iklan: Per mm kolom hitam putih Rp 20.000,- spot colour Rp 25.000,- full colour Rp 30.000,- Iklan baris Rp 10.000,- per baris (minimal 2 baris, mak­­si­mal 10 baris) pem­bayaran di muka. Telepon Langganan/Pengaduan: 735071. Iklan: 730251. Perwakilan Jakarta: Jl. Jeruk Purut-Al-Ma’ruf No.4 Pasar Ming­gu, Jakarta Selatan 12560. Telepon: 78840827 Fax. (021) 78840828. Percetakan: PT.Akcaya Pariwara Pontianak. Anggota SPS-SGP ISSN 0215-9767. Isi di luar tanggung jawab percetakan.


TOTAL SPORT

20 16

Pontianak Post

Selasa 6 April 2010

Haye Tampik Tantangan Hopkins LONDON - Kejayaan tengah berpihak pada David Haye. Usai mempertahankan gelar kelas berat versi WBA untuk pertama kali, petinju asal Inggris itu makin haus kemenangan. Tapi, ada satu nama yang coba dihindarinya sebagai lawan berikutnya. Dua hari setelah mempertahankan gelarnya dengan kemenangan TKO (technical knockout) atas petinju Amerika Serikat (AS) John Ruiz, kubu Haye sudah membidik lawan-lawan potensial untuk dihadapi di pertarungan selanjutnya. Nama dua petinju asal Ukraina, Vitaly dan Wladimir Klitschko tetap menjadi bidikan utama sesuai keinginan Haye untuk unifikasi gelar. Tapi, peluang tersebut menipis krena dua petinju yang menguasai empat gelar kelas berat itu dalam waktu dekat juga akan mempertahankan gelarnya. Opsi lainnya adalah tarung ulang alias rematch melawan Nikolai Valuev (Rusia). Haye mengalahkan Valuev pada November 2009 untuk mendapatkan gelar WBA, dan dalam klausul kontrak disebutkan kemungkinan adanya rematch. Di tengah pilihan tersebut muncul tantangan dari petinju gaek asal AS, Bernard Hopkins. Seusai mengalahkan Roy Jones Jr , Hopkins mengutarakan niatnya untuk menghadapi Haye sesegera mungkin. “Mungkin saja banyak yang menganggap saya gila. Namun, saya ingin menghadapi David Haye dalam pertarungan berikut dan merebut gelar juara dunia tinju kelas berat,” kata Hopkins. Telah berusia 45 tahun, Hopkins mencatat rekor bertarung 51-5-1 dengan 32 KO. Meski menang, banyak yang menganggap Hopkins sebenarnya juga sudah kehilangan masa jayanya. Itu terbukti dua kali dipukul jatuh dengan pukulan low blow dan di belakang kepala oleh Jones. Di kamar ganti dia roboh dan terpaksa dilarikan ke rumah sakit.

Tim Ferrari

David Haye

Namun, niatan Hopkins ditampik dengan tegas oleh Haye. Tak ada dalam pikirannya untuk menghadapi Hopkins yang sudah renta. Selain itu, Haye mengakui Hopkins adalah salah satu idola dalam karirnya. “Dia salah satu idola saya. Melihat ke belakang karirnya , sekitar 20 hingga 25 tahun lalu dia seorang petarung yang hebat. Tapi kini dia 45 tahun, bukan lawan yang sebanding untuk saya,” kata Haye. Bagi Haye, lebih baik dirinya mengambil masa istirahat yang panjang sebelum menemui petinju sebanding dengannya. Dia akan menunggu hingga salah satu dari Wladimir atau Vitali Klitschko siap menghadapinya di 2011.(ady)

Ferrari Harus Segera Tumpas Problem Drama Dua Raksasa SEPANG - Evaluasi besar harus dilakukan tim Ferrari usai tiga seri awal Formula 1 musim 2010. Tampil menjanjikan di seri pembuka yang berlangsung di Bharain, grafik tim Kuda Jingkrak makin turun di seri ketiga yang berlangsung di Sepang, Malaysia. Ferrari memberi sinyal bahaya bagi para pesaingnya ketika Fernando Alonso dan Felipe Massa mampu finis 1-2 di Sakhir, Bahrain. Di seri kedua, pretasi keduanya menurun, Aloso dan Massa finis 3-4. Sementara di Malaysia, Ferrari cuma meraih tambahan delapan poin dari Massa yang mengakhiri balapan di posisi ketujuh. Sementara, Alonso kandas saat balapan menyisakan dua lap. Menurunnya grafik performa tersebut dianggap Ferrari sebagai sebuah penyakit yang harus secepat mungkin disembuhkan. Dari masalah yang dialami oleh Alonso di Sepang, problem performa mobil menjadi yang utam a. Dalam balapan Minggu (4/4), Alonso kehilangan banyak poin karena mobilnya mengalami persoalan pada mesin, hanya ketika balapan tersisa beberapa lap. kegagalan Alonso menyelesaikan

lomba adalah yang pertama kali bagi tim Ferrari musim ini. Karena itulah, Ferrari langsung reaktif untuk sesegera mungkin menyelesaikan persoalan tersebut. Sebenarnya kejadian di Sepang itu bukanlah untuk pertama kalinya Ferrari menghadapi persoalan mesin pada musim ini. Masalah power sudah mengganggu di Bahrain. Saat itu, sistem pembangkit pada mobil Alonso dan Massa harus diganti usai kualifikasi atau menjelang balapan. Team Principal Stefano Domenicali menegaskan, di tiga seri perdana memperlihatkan F10 memiliki kecepatan yang bagus.Tapi Ferrari juga membutuhkan peningkatan performa dan meminimalkan kesalahan. Kesalahan yang dimaksud Domenicalli adalah hasil kualifikasi di Malaysia yang menempatkan Alonso dan Massa di posisi start ke-19 dan 21. “Kami berada di sana. Kami kompetitif, kuat, dan kami perlu meyakinkan bahwa kami berada di atas untuk persoalan-persoalan itu. Dan, akhir pekan ini merupakan pekan terburuk yang memberikan dampak pada hasil secara keseluruhan,” ujar Domenicalli.

“Performa reliabilitas mobil menjadi faktor utama. Tapi kami tidak boleh lupa juga bahwa hasil buruk ini juga berhubungan dengan kualifikasi, karena ketika anda start dari posisi 19 dan 21, maka perlu keajaiban untuk meraih hasil terbaik,” lanjutnya. Kesalahan perhitungan tim Ferrari sudah terlihat di saat kualifikasi. mereka mengira hujan segera berhenti saat kualifikasi pertama berlangsung. Ternayata, situasinya tak berubah hingga berakibat kedua pembalapnya sudah terliminasi di sesi pertama itu. Domenicalli menegaskan, masalah reliabilitas harus segera dicari solusinya. Jalan yang paling relevan adalah mencari dengan pasti masalah yang dihadapi Alonso di Malaysia. Mobil F10 Alonso mengeluarkan asap di bagian belakang yang berakibat pada hilangnya posisi teratas di klasemen pembalap. “Kami punya paket yang kompetitif, tapi itu tak akan pernah cukup. Kami harus memastikannya saat membawa paket itu ke lintasan. Sebab, hasil simulasi akan berbeda dengan saat berada di lintasan. Itulah pemdekatan yang harus kami jaga untuk balapan berikutnya,” kata Domenicalli. (ady)

Modal Penting Valencia dan Atletico MADRID - Hanya satu tim Spanyol yang akan melenggang ke semifinal Europa League musim ini. Pilihannya antara Valencia atau Atletico Madrid. Sulit menentukan pemenangnya setelah kedua tim berbagi skor 2-2 di kandang Valencia, Mestalla, pekan lalu (1/4). Pertemuan kedua dihelat di Vicente Calderon midweek nanti (8/4). Kedua tim menjaga bara persaingan Eropa setelah sama-sama mencatat kemenangan tiga gol tanpa balas atas lawan-lawannya di jornada (pekan) ke-30 Liga Primera kemarin. Valencia mengalahkan Osasuna di Mestalla, sedangkan Atletico memperdaya Depor-

tivo La Coruna di Vicente Calderon. “Kami senang dengan tren positif di liga domestik. Tapi, kami tidak boleh bersantai karena masih delapan laga tersisa serta harus fokus menghadapi laga penting di Eropa midweek ini,” kata Unai Emery, entrenador (pelatih) Valencia, kepada AFP. Kemenangan atas Osasuna dianggap Emery sangat vital bagi Valencia di Vicente Calderon nanti. Dari tiga gol ke gawang Osasuna, dua di antaranya tercipta di masa injury time. Keduanya diborong David Villa, salah satunya lewat titik penalti. Sedangkan gol pertama Valencia dicetak Joaquin pada

menit ke-48. ”Gol Villa mengingatkan kami saat memaksakan skor imbang 2-2 di pertemuan pertama lawan Atletico. Kami masih konsisten bermain sabar untuk membobol gawang lawan,” jelas Emery. Di pihak lain, entrenador Atletico Quique Sanchez Flores tak mau kalah, Dia menyebut timnya punya kans lebih baik dibandingkan Valencia karena bakal bermain di kandang sendiri. Tiga gol ke gawang Deportivo yang dibagi rata Juanito (22’), Diego Forlan (57’), dan Tiago (61’) kemarin merupakan buktinya. (dns/aww)

Hasil NBA kemarin WIB Cleveland Cavaliers 113 v Boston Celtics San Antonio Spurs 100 v LA Lakers Houston Rockets 102 v Indiana Pacers Memphis Grizzlies 92 v Orlando Magic New jersey Nets 99 v Washington W Golden State Warriors 113 v Toronto Raptors Minnesota Timberwolves 108 v OKC Thunder New York Knicks 113 v LA Clippers

117 81 133 107 109 112 116 107

Catatan: Tuan rumah disebut terakhir

LeBron James

BOSTON - Pertandingan Cleveland Cavaliers versus Boston Celtics memang selalu berjalan seru dengan intensitas tinggi. Dua raksasa wilayah timur tersebut bertemu dua tahun lalu di playoff. Saat itu, Celtics memenangi pertarungan tersebut dan akhirnya menjadi juara NBA 2008. LeBron James mengakui bahwa Celtics masih menjadi tim yang ditakuti. ”Bila ingin masuk final, kami harus mengalahkan Celtics terlebih dahulu di wilayah timur. Sebab, tim mereka masih bagus. Apalagi, banyak pemain veteran di sana,” ujar dia kepada wartawan setelah pertandingan yang akhirnya dimenangi Celtics 117-113. Game di kandang Celtics, TD BankNorth, kemarin WIB (5/4) mengundang banyak drama. Celtics mengontrol game tersebut sejak kuarter pertama hingga pertengahan kuarter

empat. Pada babak pertama, pertahanan Cavaliers sangat buruk. Buktinya, Celtics berhasil mendapatkan 34 poin di paint area (bawah jaring). Cavaliers yang belum diperkuat duo big man mereka, Shaquille O’Neal dan Anderson Varejao, tertinggal 15 poin setelah point guard Celtics Rajon Rondo berhasil mencetak tiga poin saat buzzer babak pertama bunyi. Celtics unggul 64-49 saat pertengahan babak. Pada kuarter ketiga, pertandingan mulai memanas. Para pemain Cavaliers mulai kehilangan kontrol emosi mereka. Pada pertengahan kuarter itu, point guard Cavaliers Mo Williams yang mencoba menjaga Rondo merasa didorong sehingga gagal mem-block Rondo. Mo memprotes wasit dan diberi technical foul. Pelatih Cavaliers Mike Brown yang tidak setuju dengan keputusan wasit lari ke lapangan dan membentak-bentak wasit. Akibatnya, Brown diberi dua technical foul dan harus keluar dari pertandingan. Cavaliers yang tertinggal 62-83 akhirnya dipimpin asisten pelatih Chris Jent hingga akhir pertandingan.Drama tidak berhenti di situ. Dalam sisa 50 detik di kuarter ketiga, Rasheed Wallace terkena technical foul setelah memprotes wasit. (*/c8/diq)


metropolis Pontianak Post

Selasa 6 April 2010

17

Belum Miliki Data Antisipasi Pensiun Guru Massal PONTIANAK - Kepala Badan Kepegawaian Daerah Kalimantan Barat, Lensus Kandri, mengungkapkan bahwa pihaknya sedang mengumpulkan data konkret mengenai guru-guru yang akan pensiun pada 2010/2011. “Saya sudah instruksikan kepala bidang informasi supaya meminta data dari kabupaten/kota. Jadi, sekarang datanya belum ada,” kata dia, Senin (5/4). Walaupun belum memiliki data riil tentang guru yang akan pensiun, Lensus memperkirakan jumlah yang akan pensiun di tahun 2010/2011 mencapai ribuan orang. Sebab, sebagian besar guru PNS di Kalbar adalah hasil

rekrutmen besar-besaran pada tahun 1973-1975 melalui instruksi presiden. Rata-rata guru yang diangkat berasal dari Pulau Jawa dan Nusa Tenggara. “Memang banyak yang akan pensiun. Mereka yang diangkat tahun 70-an itu sekarang mulai memasuki usia 60 tahun. Guru itu pensiunnya umur 60 tahun,” jelas dia. Setelah data dari seluruh kabupaten/kota terkumpul, menurutnya BKD Kalbar akan membawa permasalahan ini saat rapat koordinasi tingkat nasional dalam waktu dekat. Jika kondisi tersebut tidak segera diantisipasi, dikhawatirkan Kalbar akan mengalami krisis guru. Bagaimana dengan pengangkatan guru honorer? Lensus menjelaskan, beberapa waktu lalu, Komisi VII dan Komisi X DPR u Ke Halaman 23 kolom 1

Adminduk

Belum Miliki KTP WARGA yang wajib mempunyai kartu tanda penduduk di Pontianak sebanyak 439.796 orang. Namun yang m e m i l i k i ny a b a r u 92,52 persen atau sebanyak 406.917 orang. Satuan Polisi Pamong Praja mulai melaksanakan razia identitas di wilayahnya, namun tidak melibatkan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil. ”Jika Satpol PP berkoordinasi dan Thomas mengajak kami razia identitas maupun kipem, kami siap ikut. Sekaligus sosialisasi. Namun selama saya menjabat, belum pernah Satpol PP berkoordinasi,” ujar Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Pontianak, Thomas di Pontianak belum lama ini. Thomas mempersilakan Satpol PP melaksanakan razia, karena memang menjadi tugasnya. Namun, tidak hanya sekedar razia. Harus ada solusi yang diberikan bagi mereka yang terjaring karena tidak memiliki KTP. Jika Satpol PP melibatkan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, instansi tersebut bisa melakukan pendataan dan memberi penjelasan tentang proses pembuatan KTP. ”Bagi warga Pontianak yang belum memiliki KTP, diarahkan untuk membuatnya. Bagi warga luar yang menetap di Pontianak, diarahkan membuat kipem, yakni kartu identitas penduduk musiman,” ungkap Thomas. Berdasarkan Keputusan Wali Kota Pontianak nomor 19 tahun 2004 tentang Petunjuk Pelaksana Perda nomor 5 tahun 2004, tentang u Ke Halaman 23 kolom 5

Bekelit

MAHMUD/PONTIANAKPOST

TEKUN: Meski dengan fasilitas pendidikan minim seorang siswa SD Yayasan Khatulistiwa Tanjung Hulu tetap tekun belajar. Kondisi sekolah yang memprihatinkan tak menyurutkan semangatnya belajar.

Hemat Lampu Jalan PONTIANAK - Perusahaan Listrik Negara Cabang Pontianak mengusulkan kepada pemerintah menggunakan lampu hemat listrik untuk penerangan jalan umum. Saat ini PJU masih menggunakan lampu merkuri 250 watt. ”Kami sudah menyampaikan konsep penghematan PJU kepada Wali Kota Pontianak. Karena lampu jalan adalah tanggungjawab pemkot.

Tanggungjawab PLN hanya memberikan tegangan,” ujar Manager PT PLN Persero Cabang Pontianak, Fauzi Arubusman seusai pertemuan dengan Komisi A, B, dan D DPRD Kota Pontianak, Senin (5/3). Menurut Fauzi, penerangan jalan umum menjadi tanggungjawab Pemerintah Kota Pontianak. Tanggungjawab PLN adalah memberi tegangan. Kondisi saat PJU terdapat

pada 14.734 titik. Lampu yang digunakan adalah merkuri 250 watt. Untuk biaya PJU ini mencapai Rp718,69 juta setiap bulan. PLN mengusulkan pemerintah mengganti lampu merkuri tersebut dengan lampu hemat 80 watt. Jika pemerintah menggunakan lampu hemat, biaya yang dikeluarkan setiap bulan turun menjadi Rp269,45 juta. u Ke Halaman 23 kolom 1

Enam Pegawai PLN Dipecat

MUJADI/PONTIANAK POST

BAKAL NAIK: Harga pupuk bersubsidi direncanakan pemerintah bakal naik. Namun para petani yang tergabung dalam HKTI menolak rencana kenaikan harga.

Petani Tolak Harga Pupuk Naik PONTIANAK - Himpunan Kerukunan Tani Indonesia Kalimantan Barat menolak rencana pemerintah menaikkan harga pupuk bersubsidi. Menurut Ketua HKTI Kalbar Zulfadhli, kebijakan

menaikkan harga pupuk bersubsidi perlu dipertimbangkan kembali karena pasti akan memberatkan petani kecil. “Biaya produksi padi yang harus dikeluarkan petani otomatis akan

meningkat kalau pemerintah menaikkan harga pupuk bersubsidi,” katanya saat dihubungi, Senin (5/4). Pria yang juga menjabat sebagai Anggota DPR itu menyebutkan, u Ke Halaman 23 kolom 5

Temukan 1.000 Kayu Hasil Illog PONTIANAK – Operasi penertiban pembalakan liar menemukan 1.000 batang kayu tak bertuan di kawasan Taman Wisata Matang, Kecamatan Paloh, Sambas. Kayu campuran itu diduga hasil praktik illegal logging. Komandan Operasi SPORC

Nurwanto mengatakan, operasi digelar sejak 1-5 Maret 2010. tim menemukan tumpukan kayu di lokasi penemuan. “Tiap tumpukan ada sepuluh batang kayu,” katanya. Tim SPORC dibantu Polsek Paloh dan Anggota Koramil Paloh. Lokasi penemuan berjarak 18

kilometer dari Paloh. Tim harus menempuh lokasi dengan berjalan kaki karena tidak ada jalur transportasi. Dibutuhkan waktu sekitar lima jam untuk tiba di lokasi. “Kami berangkat pukul 08.00 dan tiba pukul 13.00,” kata Nuwanto. u Ke Halaman 23 kolom 5

PONTIANAK - DPRD Kota Pontianak meminta Perusahaan Listrik Negara menindak tegas pegawainya yang melanggar aturan karena merugikan masyarakat. Manajer PT PLN Cabang Pontianak, Fauzi Arubusman menyatakan pihaknya telah melakukan penertiban internal dan memecat enam pegawai setahun terakhir. ”Persoalan yang harus diselesaikan PLN tak hanya pemadaman listrik. Tetapi juga penertiban pemasangan ilegal yang merugikan PLN sendiri,” ujar Ketua Komisi B DPRD Kota Pontianak, Herman Hofi Munawar ketika bertemu pimpinan PLN di gedung dewan, Senin (5/3) pagi. Pertemuan dihadiri komisi A, B, dan D. Hampir semua anggota yang hadir menyoroti pemadaman listrik, pelayanan PLN, dan tindakan oknumnya yang merugikan perusahaan maupun masyarakat. Disinyalir, ada keterlibatan oknumoknum PLN yang terlibat dalam pe u Ke Halaman 23 kolom 1

Fauzi Arubusman

Kami tetap mengambil tindakan tegas terhadap oknum PLN yang tidak benar. Ada lima sampai enam orang dipecat beberapa tahun terakhir

Sekolahkan Anak Jalanan PONTIANAK - Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Kota Pontianak mendata anak jalanan dan terlantar di wilayahnya. Hasil sementara, terdapat lebih dari 100 anak jalanan. Pada 2010, sebanyak 60 anak mendapat dana program kesejahteraan sosial anak, yang digunakan untuk bantuan dasar dan biaya sekolah.

”Pendataan masih terus dilakukan. Program tersebut dari pemerintah pusat. Dananya ada di DIPA Provinsi Kalbar. Difokuskan ke Pontianak karena sebagai ibukota provinsi,” ujar Pelaksana tugas Kepala Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Kota Pontianak, Syaiful Rahman di ruang kerjanya, Senin (5/3) pagi. u Ke Halaman 23 kolom 1

Ilustrasi kekes

Mereka yang Menggantungkan Rezeki dari Menjual Sepeda Bekas

Pernah Dikira Penadah Sepmot Curian Sepeda tetap digemari. Jangankan yang baru, sepeda bekas juga disukai. Di Pasar Tengah, ada pedagang yang menjual sepeda second hand itu. Pernah ditangkap polisi karena diduga penadah. Bagaimana mereka menikmati aktivitas jual beli itu? WAHYU ISMIR Pontianak

SIANG itu mentari terik membuat Pasar Tengah gerah. Kegerahan iitu tak membuat pedagang resah. Termasuk salah satu pedagang sepeda bekas. Di antara ratusan sepeda bekas, sejumlah pedagang memperbaiki sepeda yang baru dibelinya. Hendry, 43 tahun, sedang mengotak atik sepeda jenis BMX yang baru dibelinya.

WAHYU/PONTIANAKPOST

BEKAS: Seorang pedagang sedang memperbaiki sepeda bekas yang dibelinya.

“Biasalah kalau lagi tidak ada konsumen, beres-beres sepeda dulu,” ungkap Hendry. Dia mengaku sudah berjualan sepeda bekas selama 23 tahun. Lokasi tempatnya berjualan tidak pernah pindah dari dulu. Karena menurutnya, kawasan pasar tengah memang terkenal dari sejak dulu merupakan pusat perbelanjaan, terutama barang second yang berkualitas. “Sejak tahun 1987 saya jualan di sini tak pernah pindah, begitu juga dengan teman-teman lainnya,” katanya. Meski hanya “bisnis kaki lima”, ia mampu menafkahi keluarganya. Hal ini disebabkan, Hendry memoles sepeda bekas tersebut menjadi seperti baru, sehingga harga yang ditawarkan kepada konsumen bisa lebih tinggi dari harga beli sebelumnya. “Walau untungnya tidak banyak, namun cukup untuk menafkahi keluarga. Bahkan anak saya sudah kuliah. Sudah begitu, tidak u Ke Halaman 23 kolom 1


METROPOLITAN

22

Pontianak Post Pontianak Post

lensa

Belasan Jurnalis Datangi Polda

Sentil Gubernur TERPENUHINYA akses jalan yang lancar, tentunya menjadi harapan semua pihak. Namun, masih banyak sekali ruas jalan di Kabupaten Sintang yang memerlukan perhatian serius dari pemerintah. Salah satunya ruas jalan Jalan Sp Medang – Serawai yang kondisinya sangat memprihatinkan. U n t u k m e l ewa t i jalan yang bisa menghubungkan empat kecamatan di wilayah selatan, tak jarang Franseda membuat masyarakat harus berkubang lumpur. Tak sedikit pula yang memilih jalan perusahaan sebagai alternatif bila jalur tersebut mengalami kemacetan. Sudah tak terhitung berapa banyak pemilik kendaraan yang terpaksa mengurut dada, ketika mendapati mobilnya terperosok ke dalam lumpur yang dalam. Menanggapi kondisi tersebut, anggota DPRD Sintang dapil Kayan, Franseda, menilai tidak maksimalnya perbaikan jalan tersebut di karenakan bukan merupakan kewenangan pemerintah kabupaten, “Jalan tersebut merupakan jalan provinsi, jadi pembangunan jalan itu tergantung Pak Gubernur. Tolong perhatikan jalan kami!” ucapnya. Dengan adanya kondisi tersebut, Franseda mengaku tidak sependapat dengan statemen Gubernur yang menuding DPRD sebagai eksekutor proyek. Sebab, sebagai perwakilan dari masyarakat, mereka memiliki tanggung jawab sendiri pada konstetuen, untuk menyuarakan keluhan mereka. Mengenai pembangunan maupun perbaikan jalan merupakan tanggung jawab pemerintah, “DPRD bukan eksekutor proyek. Kita bisa melihat contoh konkrit pada ruas dari Sp Medang – Serawai yang menjadi tanggung jawab Gubernur, tapi tak pernah diperhatikan,” sambungnya. Franseda menuturkan perbaikan ruas jalan Sp Medang – Serawai, sempat dianggarkan pada APBD Sintang tahun 2009. Meski sempat muncul rumor dibatalkan. “Tapi kondisi di lapangan, jalan tersebut kondisinya masih memprihatinkan,” sambungya. (zal)

Rabu 63April Juni 2010 2008 Selasa

Pertanyakan Kasus Pemukan Wartawan

SHANDO SAFELA/PONTIANAK POST

NYUNGSEP: Sebuah mobil terlihat nyungsep di depan gedung BCA jalan Ahmad Yani kemarin (5/4) sore. Meski sempat membuat jalanan macet, beruntung tak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

Berbisnis Amplang, Bantu Mualaf PONTIANAK – Berawal menjadi seorang guru ngaji, Nurhayani Darwin (42) salah satu warga Perumnas IV, Kelurahan Saigon, Kecamatan Pontianak Timur, berinisiatif menciptakan lapangan kerja bagi warga di sekitar tempat tinggalnya. Dia membuka usaha pembuatan kerupuk amplang, salah satu makanan khas Kalbar. “Awalnya saya mengajar para mualaf mengaji sekitar 2 tahunan, setelah itu, saya berfikir kenapa tidak mencoba membantu para mualaf tersebut untuk menambah penghasilannya? Karena para mualaf yang ada di sekitar lingkungan rumah saya sebagian besar kurang mampu dari segi penghasilan,” katanya kepada Pontianak Post, kemarin (5/4). Lanjut dia, usaha pembuatan kerupuk amplang tersebut telah ditekuninya sekitar 6 bulan lalu, dengan modal awal sebesar Rp1,5juta. Modal itu didapat dari bantuan Rumah Zakat Indonesia. Hingga saat ini usahanya berjalan dengan mempekerjakan sekitar 18 orang yang dibagi dalam tiga kelompok masing-masing, terdiri

Walaupun jumlah produksi masih terbatas, saya terus berusaha meningkatkan kualitas dan kuantitas hasil produksi, karena saya berencana akan menambah karyawan lagi untuk mengembangkan usaha pembuatan kerupuk amplang ini

dari 6 orang. Pemasaran kerupuk amplang yang dibuatnya tertuju pada warung-warung kecil hingga supermarket. Namun semua dalam jumlah terbatas. Apalagi dia mengaku bahwa cemilan buatannya belum mendapat lisensi dari badan pengawas obat dan makanan

(BPOM). Berbagai strategi dilakoni dia untuk mengenalkan produk makanan buatannya dengan mengikuti pameran, bahkan hingga keluar kota. “Rencananya dalam waktu dekat kita juga akan mengikuti pameran di PCC dan akan kita pasarkan hingga ke Jakarta dan Bandung,” katanya. Hingga saat ini, untuk setiap 1 kali produksi 5 kilogram amplang de­ ngan modal Rp 200 ribu, dia mampu mendapat keuntungan hingga Rp 500 ribu. “Walaupun jumlah produksi masih terbatas, saya akan terus berusaha meningkatkan kualitas dan kuantitas hasil produksi, karena saya berencana akan menambah karyawan lagi untuk mengembangkan usaha pembuatan kerupuk amplang ini,” janji dia. Saat ini, dikatakan Nurhayani, masih terdapat sekitar 60 mualaf lagi yang berdomisili disekitar lingkungan tempat tinggalnya. Mereka belum mendapatkan kesempatan yang sama untuk memperoleh penghasilan dari usaha kerupuk amplang tersebut. (ash)

PONTIANAK – Belasan wartawan mendatangi Markas Kepolisian Daerah (Mapolda), Senin (5/4) untuk mengusut perkembangan kasus pemukulan terhadap dua wartawan beberapa waktu lalu. Mereka meminta agar Kapolda serta tim penyidik benar-benar menindaklanjuti kasus yang bermula dari peliputan tawuran antara Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol) Universitas Tanjungpura (Untan), dengan Fakultas Teknik Untan. Seperti diberitakan sebelumnya, saat meliput aksi memalukan itu, Arif dari harian Metro serta Faisal dari Metro TV, mendapat penganiayaan serta perbuatan tidak menyenangkan dari salah satu kelompok mahasiswa. Diperkirakan pelaku adalah mahasiswa Teknik. Hingga kini, belum terungkap siapa pihak paling bertanggungjawab serta pelaku yang menganiaya kedua wartawan tersebut. Aswandi dari Metro TV mengatakan bahwa kedatangan mereka ke Mapolda dalam rangka mengawal serta mendesak agar pelaku pemukulan benar-benar dapat diusut tuntas. “Kami kawan-kawan wartawan datang ke sini (Mapolda, Red) untuk mengawal dan mengusut tuntas perkembangan kasus terhadap mahsiswa Teknik yang memukul wartawan, karena dalam isunya wartawan terkesan lemah dalam mengawal kasus ini,” ungkapnya. Ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Pontianak tersebut berharap agar tim penyidik yang menagani kasus ini segera memproses dan menemukan pelakunya. “Kami minta kepada Bapak Kapolda dan tim penyidik agar kasus ini cepat diselesaikan,” tukasnya. Kapolda Kalbar Brigadir Jenderal Erwin TPL Tobing mengaku bahwa mereka juga mesti bekerja ekstra hati-hati untuk benar-benar menjerat tersangka. ”Periksa mahasiswa yang sekiranya mengetahui tentang pemukulan wartawan, bila perlu kirim surat resmi,” ucapnya kepada para personel kepolisian di jajarannya. Orang nomor satu di jajaran kepolosian Kalimantan Barat ini juga mengimbau kepada para wartawan dan tim penyidik, agar saling memberikan informasi terkait kasus pemukulan watawan tersebut. “Sekecil apapun informasi, kalau didiskusikan akan memacahkan masalah,” gugah dia. Kapolda juga meminta institusi terkait baik itu Untan maupun media yang bersangkutan terhadap kasus pemukulan wartawan, tidak mengintervensi para tersangka yang diduga harus bertanggungjawab atau pihak yang mengetahui tentang informasi pemukulan wartawan. “Instusi harus bersikap terbukalah, jangan mengintervensi, agar tidak menghambat penyelidikan,” kata dia. Untuk saat ini, perkembangan terbaru terkait kasus pemukulan wartawan oleh mahasiswa Teknik terhadap wartawan hampir menyapai titik terang. Tim penyidik berencana memeriksa empat mahasiswa Teknik yang diduga kuat mengetahui saat kejadian pemukulan wartawan. Rencananya, pemeriksaan dilakukan hari ini (06/4). (sbr)

Ritual Berjalan Lancar, Contoh Anak Cucu

Kemarin, Hari Terakhir Ceng Beng PONTIANAK – Hari terakhir ritual Ceng Beng, Senin (5/4) berjalan lancar. Menurut Lindra Lie, ketua Umum Yayasan Bhakti Suci Pontianak, penutupan Ceng Beng tahun ini lebih lancar dan aman dari tahun sebelumnya. Ia bersama pengurus YBS juga melakukan penutupan sembahyang Ceng Beng di Pemakaman YBS Jalan Adisucipto.“Lalu Lintas dan keamanan tahun ini lebih baik. Jalan tidak terlalu macet, hanya satu hari (Hari Minggu, Red)) saja yang padat sekali, hari lain berjalan lancar dan bagus,” katanya dihubungi kemarin malam. Ia menyampaikan banyak terimakasih pada aparat keamanan yang menjaga ritual Ceng Beng dalam dua minggu terakhir. Menurutnya, persiapan keamanan yang dilakukan lebih matang. “Tidak ada jamret atau motor hilang sembahyang kubur. Tentu saja kita

senang, tidak ada ganguan selama Ceng Beng,” katanya. Ucapan terimakasih juga disampaikannya pada para juru parkir, masyarakat setempat, yayasan dalam naungan YBS, dan warga yang melakukan sembahyang kubur. Disampaikannya, Ceng Beng dilakukan untuk menghormati para leluhur. Karena menurut kepercayaan, dalam dua minggu (dari hari pertama Ceng Beng), para arwah leluhur keluar. “Itulah kenapa kita lakukan sembahyang kubur dan membersihkan kuburan para leluhur? Ini juga menjadi contoh yang baik bagi anak cucu kita untuk kedepannya. Karena itu setiap sembahyang kita selalu membawa anak cucu,” ujar Lindra. Ritual sembahyang kubur yang dilakukan warga Tionghoa biasanya dua kali dalam setahun. Diawali dengan Ceng Beng atau sembahyang kubur pada musim

semi penanggalan Imlek. Sembahyang kubur dilakukan lagi pada bulan ke-7 Imlek atau sekitar Bulan Juli – Agustus. “Sebenarnya tidak ada beda, prosesi sembahyang kubur Ceng Beng dan yang bulan ke-7 Imlek. Sama-sama untuk menghormati para leluhur. Hanya yang berbeda sembahyang kubur bulan ke-7 Imlek di Pontianak disertai dengan bakar wangkang,” katanya. Ritual bakar wangkang hanya dilakoni warga Tionghoa di Pontianak. Kegiatan itu tidak dijalani warga Tionghoa di daerah lain di Indonesia. Menurutnya, bakar wangkang sudah ada di Pontianak sekitar 100 tahun lalu. “Jadi kita ikut saja, apa yang sudah dilakukan dari dulu,” ujarnya. Bakar wangkang dimaksudkan bagi para arwah leluhur yang tidak memiliki anak atau bujang. Karenanya digunakan kapal untuk

FERRY/KUNDIANRIBAO

CENG BENG: Lindra Lie bersama pengurus YBS dan yayasan dalam naungan YBS melakukan sembayang kubur di hari penutupan Ceng Beng.

membawa arwah itu ke langit, membantu yang tidak mampu. “Ini sudah jadi kepercayaan kita turun menurun. Meski hanya

di Pontianak, ini bisa juga menjadi daya tarik wisata dari segi tradisionalnya,” pungkas Lindra Lie. (mde)


Pontianak Post

Rabu Pontianak 3 Juni 2008

Post

Selasa 6 April 2010

PINYUH

BAZ Salurkan Beasiswa Ditujukan pada Pelajar SLTA

HAMDAN/PONTIANAK POST

MIMBAR MTQ: Pelaksanaan Tahfidz dan Tartil Quran dilaksanakan di Masjid Jamik Khairiah menyelesaikan babak penyisihan pelaksanaan MTQ. Memasuki hari kedua jenis fahmil telah selesai dilaksanakan.

Kerja Optimal, Kekurangan adalah Wajar PINYUH – Ada pengakuan tulus dari sosok Ria Norsan, bupati Pontianak yang saat ini masih mengikuti pendidikan Lemhanas di Jakarta hingga 15 April mendatang. “Panitia sudah berbuat optimal untuk menyukseskan kegiatan MTQ XXVI. Kekurangan yang ada merupakan hal yang wajar. Dan itu bisa terjadi di mana saja,” kata dia ketika dimintai pendapatnya seusai membuka MTQ minggu lalu. Diakui Bupati Pontianak tersebut, sebenarnya dia ingin menghadiri acara penutupan. Namun berhubung mengikuti pendidikan Lemhanas, maka dilakukan Wakil Bupati Rubijanto. “Kebersamaan Pemda (Pontianak), panitia, dan dukungan

komponen masyarakat, MTQ Tingkat Kabupaten Pontianak tahun 2010 bisa dilaksanakan,” kata dia. Salah satu dukungan itu datang dari direktur PT Patoka Sarana, Terdy Mengko yang menyiapkan lahan untuk agenda besar tersebut. “Dukungan yang diberikan itu sangat besar artinya bagi terlaksananya MTQ di Sui Pinyuh,” kata dia. Selain itu, partisipasi masyarakat juga cukup besar dalam artian dukungan meterial, dukungan moral, berupa barang, tenaga, dan pikiran. “Semua itu merupakan modal dasar pembangunan daerah ke depan. Jika potensi itu mampu diakomodir, akan menjadi modal yang besar,” sebut Bupati. Diakui Ria Norsan, pascapem-

dompet peduli

Bunaiyah Butuh Bantuan Bunaiyah binti Kasim, warga Gang masjid Khariyah RT 04 RW 02 Kelurahan Sui Pinyuh menderita ca nasofaring ke KGB leher (benjolan di leher telinga kanan). Sesuai kesimpulan Dr Henky Hartono SpPA menyebutkan penyakit itu nasopharynx, biopsy: Undifferentiated carcinoma (WHO type III). Sebagai keluarga kurang mampu mengharapkan bantuan dari donator dan dermawan untuk membantu biaya pengobatan. Bagi dermawan yang menyumbang silakan melalui rekening BRI No 3620-01-001166-53-3 an Hamdan Pontianak Post Biro Pinyuh. Setiap penyumbang dimohon sms ke hp 085252113629. (ham) Penyumbang 5 April - Hamba Allah Rp 100.000 -------------------------------Jumlah Rp 7.441.200 Siapa menyusul?

bentukan Kabupaten Kubu Raya, jumlah qori dan qoriah yang dulu menjadi andalan Kabupaten Pontianak menjadi berkurang. “Karenanya, Pemkab (Pontianak) perlu mencari teroboan dan memberikan semangat dan motivasi bagi qori, qoriah, hafiz, dan hafizah dalam bentuk pemberian bonus,” ucapnya. Dia menginginkan adanya pembinaan para juara pada MTQ XXVI ini secara berkelanjutan. “Makanya, yang diberikan bonus itu usianya tak boleh lebih dari 25 tahun. Agar pembinaan bisa dilaksanakan melalui pendidikan lanjutan, hingga yang bersangkutan benar-benar menjadi andalan daerah untuk MTQ masa depan,” ungkapnya. (ham)

MEMPAWAH – Wakil Bupati Pontianak Rubijanto mengingatkan umat Islam khususnya di kalangan pegawai negeri sipil (PNS) di lingkup Pemerintah Kabupaten Pontianak, untuk melaksanakan infaq dan sadaqah. Terlebih infaq dan sadaqah tersebut disalurkan melalui jaringan badan amil zakat (BAZ). Ajakan itu disampaikan Rubijanto saat menyerahkan beasiswa bagi 110 siswa SMA/SMK/ Aliyah se-Kabupaten Pontianak. Masing-masing anak menerima bantuan Rp500 ribu, dari dana infaq tahun 2009. Menurut BAZ, tahun 2009, dana yang dari infaq, sadaqah, zakat maal, dan zakat profesi PNS yang terhimpun mencapai Rp200 juta. Wakil Bupati sendiri memandang begitu besar potensi infaq di Kabupaten Pontianak. Terlebih demi memandang Bumi Galaherang ini didiami hampir 70 persen penduduk beragama Islam. Tentu saja itu meliputi mereka dari kalangan PNS. “Jika semua melaksanakan ibadah itu, diyakini infaq yang terkumpul tahun 2010 akan jauh lebih besar dari apa yang sudah didapatkan,” prediksi dia. Jika saja, menurut dia, seluruh zakat profesional oleh kalangan PNS dilaksanakan dengan hati yang tulus iklas, tidak mustahil hasil yang terkumpul dan bisa disalurkan untuk kepentingan kemanusiaan dan sosial akan jauh lebih besar dari apa yang sudah ada. Untuk masing-masing seko-

lah, beasiswa ditujukan kepada lima siswa. Orang nomor dua di pemerintahan ini meminta agar siswa memanfaatkan pemberian tersebut untuk kepentingan pendidikan. “Jangan dilihat dari jumlah yang diberikan. Tapi lihatlah dari sisi manfaat dan perhatian. Dana itu (bersumber) dari umat Islam yang dijaring oleh BAZ Kabupaten Pontianak,” tutur dia.

Jika semua melaksanakan ibadah itu, diyakini infaq yang terkumpul tahun 2010 akan jauh lebih besar dari apa yang sudah didapatkan Rubijanto Diakui, kondisi daerah pasca terbentuknya Kabupaten Kubu Raya dari sisi perekonomian memang sedikit menurun, bahkan drastis dibanding tahun sebelumnya. Terutama besaran DAU yang berdampak pula pada angka pada APBD tahun 2009 dan APBD 2010. Rubijanto berharap agar tahun mendatang, kondisi keuangan daerah semakin membaik, sehingga beasiswa dapat teranggarkan pada APBD. “Namanya juga beasiswa yang diberikan kepada siswa yang berprestasi. Karena itu, bisa menjadi motivasi bagi siswa untuk lebih giat belajar,” sarannya. (ham)

Kunjungi Penginapan Kafilah Mempawah-Sejak dua hari Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXVI Tingkat Kabupaten Pontianak dibuka, ada satu gerakan hati dari para panitia kemarin (5/4). Mereka melakukan kunjungan kepada rumah/lokasi penginapan pada kafilah. “Ini semua untuk melihat dari dekat, segala kekurangan dan kelebihan yang ada. Sebagai dukungan dan motivasi serta menjalin rasa kekeluargaan dan tali silaturahmi,” kata Ketua Umum MTQ XXVI M Saleh didampingi H Sulaiman, sekretaris umum, seperti dituturkan

Sukarni, koordinator Humas dan Publikasi. Panitia yang berkunjung itu tidak memiliki misi apa-apa, selain untuk memantau sekaligus memotivasi kafilah. “Tidak ada yang sempurna dalam kegiatan besar seperti yang kami laksanakan. Tapi kekurangan itu bisa tertutupi karena adanya rasa kebersamaan,” jelas Sukarni. Yang pasti, MTQ 2010 di Sui Pinyuh harus dijadikan sebagai sebuah momentum kebangkitan qori dan qoriah Kabupaten Pontianak, untuk meraih prestasi seperti era tahun 1980-an. (ham)

M Saleh

Kecamatan Termuda Bikin Kejutan SIAPA sangka, Kecamatan Sadaniang, kecamatan yang dilahirkan dari pemekaran Kecamatan Toho, bisa berbicara pada event seperti Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXVI tingkat Kabupaten Pontianak di Sui Pinyuh. Buktinya, dari dua perlombaan seperti Fahmil Quran serta Syarhil Quran, mereka bisa ikut berbicara dan menyingkirkan kafilah lainnya yang sudah memiliki nama besar serta mengalami rutinitas pembinaan. Segedong dengan diwakili Dian Dallas, Nurul Huda, dan Nuraini. Sadaniang diwakili, Temi Saputra, Dea Anggi Juanti, dan NailaAtika Safitri. Mempawah Timur

diwakili Hamran, Faturrahman, dan Femina Trimeta. Informasi yang berhasil dihimpun di sekretariat MTQ XXVI menyebutkan, untuk jenis lomba hiasan (mushab)/ dekorasi/naskah yang dilaksanakan di SMA Negeri 1 Sui Pinyuh telah selesai dilaksanakan. Tinggal menunggu pengumuman siapa yang bakal menjadi jawara. Sedangkan untuk jenis lomba Tahfidz Quran dan Tartil Quran di Masjid Jamik Khairiyah masih berlangsung. Sementara hingga berita ini diturunkan, tadi malam sedang dilangsungkan pengumuman jenis tilawah desa umum putra putri, remaja putra putri, anak-anak putra putri, serta tuna netra putra putri.(ham)

735071

ingin pasang iklan di... Pontianak Post

Call aja...disini...


EKONOMI seluler

Juni, Samsung Kenalkan Galaxy S TEKI-teki kapan bakal dikenalkan penerus ponsel Galaxy, yakni Galaxy S, akhirnya terjawab. Pihak Samsung memastikan akan mengenalkan produk tersebut kepada public Juni mendatang. Seperti dilansir Engadget.com, pihak Samsung Electronics menilai bulan Juni adalah waktu yang sangat tepat untuk mengenalkan ponsel berbasis Android OS ini. Bahkan, mereka yakin gadget ini bakal sukses di pasar Android. Keyakinan itu cukup beralasan. Sebab, dalam produk Galaxy S ini, beberapa perangkat aplikasi sudah dibenahi. Sayang, mereka tidak menyebut secara detil pembenahan seperti apa yang dilakukan. Padahal, dari segi desain, vendor asal Korea Selatan itu tidak memberikan sentuhan baru di Galaxy S. Masih menggunakan konsep sliding, dan mempertahankan papan ketik QWERTY di ponsel. Selain itu, layar di Galaxy S telah dilapisi lapisan Super AMOLED. Dengan Super AMOLED, kemampuan layar akan 20 persen lebih cerah, tidak hanya itu saja saat di luar ruangan layar akan mereduksi sebanyak 80 persen. (oc)

Pontianak Post

Booming Telepon Genggam, Permintaan PSTN Masih Ada DI tengah booming telepon genggam, era telepon kabel alias wire phone belum berakhir. Dengan mengincar pelanggan berbasis bisnis, salah satu operator telekomunikasi yang memiliki produk telepon kabel, Telkom, masih melayani penyambungan nomor baru. Mereka juga menambah produk baru yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat saat ini. ‘’Kami masih memberikan pelayanan penyambungan nomor baru,’’ terang Subandrio, deputy general manager Telkom Unit Consumer Service Regional V

Jatim, di sela penyerahan simbolis Reward Umroh TelkomGlobal pekan lalu. ‘’Jumlah pengguna PSTN (public switched telephone network atau jaringan telepon tetap) di Jatim mencapai 1,3 juta pelanggan,’’ terangnya. Memang, jumlah tersebut tidak mengalami pertambahan yang berarti dalam beberapa waktu terakhir. Terutama, jika dibandingkan dengan pelanggan TelkomFlexi Jatim yang lebih dari 5,5 juta. Meski demikian, permintaan atas sambungan baru juga masih ada. ‘’Sebenarnya, banyak yang memu-

tus sambungan telepon. Tetapi, di sisi lain, peminatnya juga masih ada,’’ lanjutnya. Telkom mengungkapkan, untuk meningkatkan pendapatan dari wire phone, pihaknya memfokuskan diri untuk melayani pelanggan perorangan segmen menengah atas dan kalangan UKM hingga korporasi. Fokus tersebut melihat karakteristik pelanggan yang sebagian besar adalah pelanggan loyal. Juga, kebutuhan berbisnis yang umumnya membutuhkan jaringan telepon berkabel. Untuk menambah daya tarik pengguna PSTN, Telkom juga

memberikan gimmick berhadiah bagi pelanggan. Yang teranyar adalah Reward Umroh Telkom Global 2009 yang diselenggarakan pada Oktober-Desember 2009. Program tersebut memberikan apresiasi hadiah umrah kepada 20 pelanggan Telkom sesuai dengan kriteria penilaian dari hasil panggilan ke Arab Saudi (outgoing call). Baik dari nomor TelkomFlexi maupun PSTN Telkom dengan menggunakan Layanan Telkom Global-01017. Menurut dia, fitur Telkom Global-01017 yang merupakan layanan telepon internasional bisa diguna-

teknologi

Jadi Monitor Tambahan KEINGINAN berbagai kalangan untuk memiliki monitor eksternal dari ponsel sepertinya terwujud. Namanya, The Panel. Ini merupakan sebuah monitor eksternal tambahan portabel yang tidak hanya bisa disambungkan ke laptop atau komputer melainkan juga ke gadget lain seperti ponsel, games console, digital kamera, iPod atau iPhone dan lainnya. Itu karena The Panel bisa dijadikan layar tambahan untuk ponsel dan lainnya melalui koneksi mini USB. Untuk membuatnya lebih bisa portabel, telah disediakan baterai lithium yang bisa diisi ulang sehingga Anda bisa mengoperasikan monitor ini tanpa harus cari colokan listrik. Baterainya pun bisa bertahan sampai 5 jam. Untuk layar, produk ini dibenamkan display ukuran 13,3 inci (1280x800) dengan rasio kontras 400:1. (ot)

PENJUALAN NAIK: Seiring membaiknya sektor riil menjadi pemacu naiknya penjualan mobil truk.

FOTO IST

Ekonomi Membaik, Pasar Truk Naik PENJUALAN kendaraan niaga, khususnya truk, meningkat seiring dengan tingginya permintaan. Sektor riil yang terus bergerak tumbuh menjadi pemacu naiknya penjualan truk. Menurut Iwan Gunarso, Chief Operation Officer PT Indomobil Prima Niaga, diler utama truk Hino di Jatim, permintaan truk meningkat pada kuartal pertama tahun ini. “Ini juga diimbangi dengan segmen bisnis kargo yang terus membaik,” katanya. Permintaan kendaraan niaga pada kuartal kedua diprediksi juga masih stabil, asalkan tidak terjadi gejolak

ekonomi yang berarti. Sebab, kendaraan niaga cenderung identik dengan kegiatan usaha. Kenaikan BBM misalnya, kendaraan truk paling terkena imbasnya. “Kendaraan truk ini rentan, kalau BBM naik, sektor usaha macet, penjualan jadi tersendat,” katanya. Dia menyebut, penjualan kendaraan niaga pada kuartal pertama kemarin mencapai target. Yaitu, 500 unit untuk semua jenis kendaraan truk kategori II (berat kotor 2 ton sampai 10 ton) dan kategori III (berat kotor 10 ton sampai 26 ton). Apalagi pertumbuhan ini juga didorong oleh adanya tipe-tipe baru

yang terus hadir. Untuk truk kategori II saja ada 5 tipe dengan 27 varian. Semuanya memiliki kapasitas, tanjakan, tinggi, juga berat yang berbeda-beda. Harganya berada di kisaran Rp160-240 juta. “Sedangkan untuk kategori III, memiliki 15 tipe yang dibanderol dengan harga Rp450-825 juta,” katanya. Menurut Iwan, truk Hino memiliki keunggulan dalam hal tanjakan yang kuat. “Mesinnya handal, dan perawatan juga mudah,” katanya. Hal senada juga terjadi pada Nissan Diesel. (puj)

OBAT dengan mutu yang tidak terjamin selain berbahaya bagi kesehatan, juga dapat menye­b abkan kematian layaknya obat berbahaya. Efek negatif lain­nya adalah penyakit tidak kun­jung sembuh walaupun pe­ngobatan intensif telah dilakukan. ”Obat tanpa mutu dan resep yang jelas dari dokter sangat berbahaya. Sebagai dokter sa­ ya sangat tidak meng­an­jurkan. Walaupun harganya murah, efeknya sangat ber­b ahaya,” kata dr Nugroho Se­tiawan, spesialis Andrologi RS Fat­mawati Jakarta. Obat akan menjadi lebih ber­bahaya jika peng­gu­na­an­ nya berbenturan dengan obat lain yang memiliki kandungan kimia berbeda dan berten­ tangan. Selain itu, kandungan dalam obat juga berdampak buruk bagi penyakit lain di dalam tubuh. ”Umumnya, orang yang meng­konsumsi obat yang dibeli di pasaran bebas tidak me­nge­ tahui hal ini. Sebagai contoh, mereka tahunya meng­kon­sumsi obat merek X penyakit batuk bisa sembuh. Padahal, obat tersebut justru ber­p e­n ga­r uh buruk bagi penderita pe­nyakit

jantung,” katanya. Menurut World Health Orga­ nization (WHO), 10 persen obat yang beredar di seluruh dunia ada­lah obat palsu. Bahkan, la­p oran terakhir yang dirilis United Stated Trade Repre­sen­tatives (USTR) menyebutkan, 25 per­sen obat yang beredar di Indo­n esia adalah palsu. Keber­ada­an pa­sar gelap yang men­jual obat-obat palsu, kian memper­parah ke­se­hatan masyarakat. Nugroho berpesan, agar kon­ sumen berhati-hati meng­kon­ sumsi obat-obat yang ber­edar di pasar, khususnya untuk obat pe­ningkat gairah seksual yang ba­nyak dijajakan di ping­g ir jalan. Untuk mengkonsumsi obat tertentu, menurutnya, harus­lah dengan resep dokter. Mas­ ya­r a­k at juga diminta untuk lebih mem­perhatikan kema­san obat yang dibelinya, baik ke­ aslian maupun tanggal ka­da­ luar­sanya. ”Yang paling aman, beli obat di apotik dan toko obat resmi. Selain itu dilengkapi de­ngan resep yang jelas, se­hingga ka­ lau ada kekeliruan bisa diper­ tanggung jawab­k an,” pung­ kasnya. (nov)

Menikmati Konten Multimedia Internet Melalui Media Player DEWASA ini kebutuhan masyarakat terhadap hiburan di tengah kesibukan mereka, makin meningkat. Hiburan, bahkan sangat bermanfaat untuk mengurangi kepenatan rutinas harian. Mulai rekreasi di alam bebas, bersantai di rumah bersama keluarga, hingga menonton bersama relasi maupun keluarga. Sebagian besar masyarakat sudah mengenal yang namanya konten digital, baik itu berupa audio, video, maupun sarana hiburan lainnya. Untuk kebutuhan ini, diciptakanlah sebuah media yang dapat menjembatani seluruh koleksi konten digital yang dimiliki ke dalam suatu Device Play On HD from AC Ryan. Teknologi ini merupakan solusi penyimpanan koleksi media digital sehingga tak perlu lagi khawatir apabila kepingan CD, DVD, atau MP3 bermasalah (tidak dapat lagi diputar). Namun, karena terbatasnya konten multimedia dalam bentuk

PENETAPAN HARGA TANDAN BUAH SEGAR (TBS) Hasil Rapat Tim Pengkajian dan Kesepakatan Penetapan Harga TBS Kelapa Sawit Produksi Petani Kalbar Bulan MARET 2010 PAtokAn HArgA / kg tBs kelAPA sAWit ProDuksi PetAni kAlBAr sBB : • Umur Tanaman 3 tahun Rp. 957.46,• Umur Tanaman 4 tahun Rp. 1.030.60,• Umur Tanaman 5 tahun Rp. 1.105.96,• Umur Tanaman 6 tahun Rp. 1.144.59,• Umur Tanaman 7 tahun Rp. 1.183.91,• Umur Tanaman 8 tahun Rp. 1.222.54,• Umur Tanaman 9 tahun Rp. 1.261.86,• Umur Tan. 10 s/d 20 tn Rp. 1.301.73,Harga Kernel/Kg : Rp. 2.876.94,- (tidak termasuk PPN) Indeks “K” : 85.79 % TIM PENETAPAN HARGA PEMDA TINGKAT I KALBAR

Harga CPO/ Kg Rp. 6,463.52 (tidak termasuk PPN)

kan untuk Flexi maupun telepon kabel. Cara penggunaan panggilan internasional cukup menekan 01017, dilanjutkan kode negara, kode area, dan nomor telepon tujuan. Misalnya, ke Malaysia dengan menekan 01017 35XXXXX. Saat menekan kode di atas, jangan menyertakan angka nol saat memasukkan kode wilayah. Untuk menggunakan layanan Telkom Global tersebut, kode akses nomor pelanggan harus dibuka terlebih dahulu. Caranya, pelanggan cukup mengajukan permohonan dengan datang ke outlet pelayanan atau Plasa Telkom. (aan)

Gawat, 25% Obat di Indonesia Palsu

Kindle untuk iPad AMAZON telah mendaftarkan aplikasi pembaca buku elektronik Kindle untuk iPad ke iPad Application Store. Seperti biasanya, aplikasi Kindle untuk iPad ini juga dilengkapi teknologi Whispersync yang dapat menyinkronisasi halaman terakhir, catatan, dan bookmark. Laman Mashable, sebagaimana dirilis VIVA N e w s , Minggu, 4 April, melaporkan bahwa bagian paling menarik dari aplikasi untuk iPad ini yaitu pembalik halaman beranimasi, tampilan perpustakaan yang mendukung fitur sesuai sentuhan jari, dan pengatur tingkat kecerahan layar. Pengatur kecerahan ini merupakan tanggapan atas pertanyaan mengenai kemampuan iPad sebagai pembaca buku elektronik di bawah sinar matahari. Dalam rilisnya, Amazon mengatakan, fitur ini dapat digunakan untuk mempermudah membaca di dalam kondisi cahaya apapun. “Pembaca juga dapat memilih tiga warna latar berbeda, mengubah warna dan ukuran font agar mata tidak lekas lelah,” demikian Amazon. (int)

Selasa 6 April 2010

perangkat keras (disc), kini orang pun mulai melirik sumber lain yang lebih banyak, fleksibel, dan murah, yakni internet. Dengan semakin banyaknya penyedia file hosting di internet, maka kini konten multimedia pun bertebaran di internet. Mulai file gambar, lagu, bahkan film-film box office kini bisa didapatkan dengan mudah. Tidak heran jika kini banyak orang menikmati multimedia melalui komputer mereka. Media player yang umum berupa sebuah box yang dihubungkan dengan sebuah TV dan HiFi sound system untuk memutar file digital, baik berupa audio maupun video. AC Ryan yang merupakan perusahaan dari Netherland telah fokus di media player kurang lebih 18 tahun. Produknya, Play On HD telah dijual ke lebih 30 negara di dunia. “Kelebihan Media Player AC Ryan-Play On HD ini terletak pada kemampuan dan kesimpelannya.

Doc Broiler FS/Ekor Broiler Hidup/kg Ayam Buras hidup/kg Daging Sapi/Kg Daging Babi/Kg Karkas Kambing/Kg Telur Ayam Ras/Kg Pakan Petelur Stater/Kg Pakan Petelur Grower/Kg Pakan Layer/Kg Pakan Pedaging Starter/ kg Pakan Pedaging Finisher/kg Kulit Sapi / Kg Kulit Kambing / Lembar MINGGU KE 4 MARET 2010

Harga

Rp. Rp. Rp. Rp. Rp. Rp. Rp. Rp. Rp. Rp. Rp. Rp. Rp. Rp.

NO.

4.500,18.500,35.000,70.000,45.000,60.000,14.500,5.700,5.600,4.100,5.800,5.700,7.500,20.000,-

lah memiliki support yang sangat bagus di worldwide di bawah AC Ryan yang memiliki komunitas dan support after sales yang telah terbukti dengan banyaknya update

PERKEMBANGAN HARGA RATA-RATA BEBERAPA BAHAN POKOK PENTING DI KOTA PONTIANAK

HARGA KOMODITI DAN PAKAN TERNAK DI PONTIANAK

komoditi

Dengan berbekal sebuah TV dan PlayOn HD ini Anda sudah dapat menikmati konten file digital di harddisk, CD bahkan sebuah USB flashdisk ataupun harddisk external yang kini telah banyak dijual di pasaran,” demikian disampaikan Kiki, marketing Astrindo saat perkenalan produk ini kepada diler di Makassar, akhir pekan lalu. Play On HD mendukung hampir seluruh format video dan audio digital bahkan file dengan kualitas BlueRay (1080 Full High Definition). Play On HD juga mendukung jaringan komputer dan berfungsi sebagai Network Attach Storage (NAS) sehingga dapat diakses melalui jaringan komputer dengan berbagi file. Melalui kemampuan jaringan Internet, Play On HD bahkan mampu langsung memutar film dari Youtube atau mendownload file dari Torrent. “Dibandingkan dengan produk lain yang sejenis, selain diberikan garansi dua tahun, PlayOn HD te-

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15

SATUAN HARGA NAMA BARANG BAHAN KEBUTUHAN POKOK Beras Lokal/Kampung Beras IR64 Gula Pasir Minyak Goreng Bimoli Minyak Goreng Curah Daging Sapi Murni Daging Ayam Ras Daging Ayam Kampung Telur Ayam Ras Susu Kental Manis Bendera Susu Bubuk Putih Cap Bendera Jagung Pipilan Kering Garam Beryodium Tepung Terigu Segitiga Biru Kacang Kedelai

KG KG KG LITER KG KG KG KG KG KLG 400 GR/KTK KG 250 GR/BKS KG KG

KET.

6.400 7.200 10.750 Luar Negeri 12.000 9.000 70.500 Kualitas A 18.875 33.750 14.300 7.975 24.925 3.875 900 7.125 8.250

NO.

DEPOSITO RUPIAH / DOLLAR AS SATUAN HARGA

KET.

BAHAN KEBUTUHAN POKOK 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26

Mie Instan (Indomi Rasa Kaldu Ayam) Cabe Merah Besar (Biasa) Bawang Merah Ikan Asin Teri Kacang Hijau Kacang Tanah Ketelah Pohon Minyak Tanah Telur Ayam Kampung Cabe Keriting Bawang Putih

firmware yang available sampai saat ini. Untuk di Makassar,i produk ini sudah dapat diperoleh di diler Cahaya Surya, jalan Masjid Raya,” kata Kiki. (rls)

BKS KG KG KG KG KG KG LITER KG KG KG

1.175 27.250 12.000 45.500 14.000 12.250 2.375 3.000 29.350 32.250 15.250

Sumber Data : Dinas Perindag Prop. Kalbar

BANK (Rp)

1 bln (%) 3 bln(%) 6 bln (%) 12 bln (%)

Bank Panin

8,00

8,00

8,00

8,00

Bank Muamalat

--

--

--

--

Bank Centradana Kapuas

8.25

8.25

8.25

8.25

BPR Lokadana

7,5%

8.5%

9,5%

10,5%

* (Nisbah utk Nasabah)


Pontianak Post

KOMUNIKASI BISNIS

Selasa 6 April 2010

Cegah Kolesterol, Asam Urat & Normalkan Tekanan Darah

MERE­ KA di usia sete­ ngah abad banyak mengidap kolesterol tinggi, asam urat dan darah tinggi. Begitupun Syamsidar Lubis, yang mengidap ketiga gangguan tersebut. Keluhan kolesterol dan asam urat membuatnya merasakan nyeri dan kebas di beberapa bagian tubuhnya. Bila kolesterol dan asam uratnya melampaui batas normal, wanita kelahiran Medan 1955 ini kesulitan beraktivitas. “Kalau nyeri datang, jalan saya bisa terpincangpincang. Kaki dan pinggang sakit sekali. Badan rasanya lemas sekali, bahkan seringkali tangan saya ini terasa kebas tak berasa sama sekali,” cerita wanita asal Tapanuli Selatan ini di rumahnya Jl. Binjai Km 13 Medan. Karena ia juga mengidap hipertensi, keluhannya juga bertambah. Sakit kepala dan nyeri di tengkuk adalah keluhan yang acap ia rasakan, meski dia selalu minum obat untuk mengatasi semua keluhan tersebut. Tapi, lantaran tak bisa mengontrol makan seperti diakuinya, maka manfaat obat yang diberikan dokter hanya bersifat temporer. Wanita yang juga mengelola rumah makan ini akhirnya tertarik mencoba mengkonsumsi sari bubuk kedelai murni Metabolis, setelah membaca pengalaman konsumen Metabolis yang dimuat di media terbitan Medan. “Setelah menghabiskan 3 dus Metabolis, saya rasakan ada beberapa perubahan terhadap tubuh saya. Rasa pusing, kebas dan nyeri di tengkuk mulai berkurang. Selama minum Metabolis, saya coba hentikan minum obat. Dan ternyata memang ada kemajuan,” ungkap ibu beputra 3 orang ini. Bila sebelumnya tekanan darahnya mencapai 230, saat itu berangsur turun bahkan mencapai 105. Segera dapatkan sari bubuk kedelai murni Metabolis di apotek, toko obat dan mini market di kota Anda. Informasi lebih lanjut dapat menghubungi layanan konsumen SMS: 0812 101 50000, email: info@metabolisku.com, www. metabolisku.com. Informasi lebih lanjut hubungi: 0561-7519506 distributor tunggal Kalbar. Pontianak: Apt Bintang, Apt Makmur 1 dan 2, Apt Gajahmada, Apt Kharitas Bhakti, Apt Kimia Farma, Apt Utama, Apt Cipta, Apt Husadam, Apt Sehat, Apt Matahari, Apt Merdeka Timur, Apt Mulia, Apt Mandir 1 dan 2, Apt Sadar, Apt Pemuda, Apt Imam Bonjo, Apt Sahabat, Apt Sei Raya Dalam, Apt Mega Sari Farma, Apt Purnama, Apt Pelanggi, Apt Bersama, Apt Pretty, Apt Sejahtra, Apt Shasha, Apt Anugrah, TO Hidup, TO Rezeky, TO Sinar Abadi, TO Sumber Lestari, TO Jenaka, TO Ericia, TO Murni, TO Faja, MM Asoka baru, MM Cempaka, MM Alex Gria, MM Karya, MM Maju. sui pinyuh: TO Ceria, Mempawah: 08152217305, Apt Nirwana, TO Vitalitas. Singkawang: Apt Merdeka, Apt Dipo Farma, Apt Tira Farma, Apt Singkawang dan TO Appolo. Ngabang: 0563-22381, TO Baru, TO Sehat, TO Sumber Vita, TK Ace, MM Maju Jaya. Sekadau: TO Matahari, Sanggau: 22039, Apt Yoga. Sintang: Tk88, TO Tiara: 085245711478. Naga Pinoh: 081345166625, TK. Putra Jaya. Putusibau: 21179, TO Fajar. Ketapang: 08125633821, Apt Mulia, Apt Merdeka, Minimarket Hari Jaya, Fokus Swalayan, Sinar Makmur, Meteor, Sariwangi, Cahaya Timur, Mayora.(biz)

Advertorial

STKIP-PGRI Pontianak Terima Mahasiswa Baru Beri Dukungan Terbaik dalam Proses Perkualiahan STKIP-PGRI Pontianak membuka penerimaan mahasiswa baru tahun akademik 2010/2011, sejak 1 April lalu hingga 25 Agustus 2010. 10 program studi S1 Pendidikan dapat dipilih para calon mahasiswa yang ingin mendaftar. Antara lain Bimbingan dan Konseling, Pancasila dan Kewarganegaraan, Matematika, Jasmani Kesehatan dan Rekreasi, Sejarah, Geografi, Fisika, Bahasa dan Sastra Indonesia, serta Bahasa Inggris, Teknologi Informasi dan Komputer. “Program fisik dan non fisik kita lakukan untuk mengembangkan kampus, termasuk penerimaan mahasiswa baru,” kata Prof DR Samion AR MPd, ditemui di ruangannya beberapa waktu lalu. Pengembangan fisik kampus difokuskan pada laboratorium

dan berbagai fasilitas lainnya, seperti gedung perkuliahan Kampus II STKIP di Jalan Ampera. Di sana akan menjadi kampus utama STKIP dengan dua gedung perkuliahan empat lantai, gedung rektorat tiga lantai ditambah aula di tingkat empatnya, belasan fasilitas olahraga (lapangan sepakbola, takraw, tennis lapangan, bulu tangkis, panahan, dan lain sebagainya). Saat ini STKIP juga telah memiliki dua ruangan lab.Komputer, tiga ruangan lab.bahasa, lab.PPKN, dan lab.sejarah. “Pada non fisik, kita meningkatkan kualitas dari para dosen, termasuk menyekolahkan kembali mereka,” ujarnya. Disampaikannya kembali, bangunan baru STKIP nanti bakal memiliki sedikitnya 22 fasilitas untuk mendukung ke­giatan

perkualiahan para mahasiswa. Menurutnya, 2-3 tahun kedepan pembangunannya akan rampung. Itu sejalan dengan visi dan misi STKIP untuk menjadi lembaga pendidikan yang mampu bersaing dan lulusannya dapat terserap di lapangan kerja. Prodi yang dibuka STKIP memang telah disesuaikan dengan kebutuhan lapangan kerja akan guru atau pendidik. Sementara itu untuk pemerimaan siswa baru, para calon mahasiswa diminta memenuhi syarat administrasi. Diantaranya menyerahkan satu lembar fotokopi Ijazah (SMA, Diploma atau se­derajat) yang dilegalisir, dua lembar pasfoto 4x6 cm, satu lembar surat keterangan dokter, serta membayar biaya pendaftaran Rp150 ribu untuk satu pilihan prodi dan Rp200 ribu untuk dua

FOTO IST

BERTEMU PRESIDEN: Prof DR Samion AR MPd saat bertemu dengan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono.

pilihan prodi. Pendaftaran dapat dilakukan langsung di Kampus I STKIPPGRI Jalan Danau Sentarum No.45 Kota Baru Pontianak, pukul

08.00-12.00 dan 14.00-17.30. Seleksi calon mahasiswa dilakukan 1 September 2010 untuk tes tertulis dan 2-3 September untuk tes wawancara. (mde/biz)

Sekolah Tunas Bangsa * Toddler, Playgroup, TK, SD, SMP dan SMA * Pendaftaran Gelombang II: 1 Maret-30 April

FOTO IST

TAK HANYA DI SEKOLAH: Siswa SMP & SMA Tunas Bangsa tidak hanya belajar di dalam sekolah, tetapi juga di luar sekolah.

“WE care, we share, we dare”. Begitulah motto dari Sekolah Tunas Bangsa yang berdiri sejak 1999. Sekolah yang diawali dari tingkat toddlers (usia 2 th), playgroup (usia 3 th) dan kindergarten (usia 4-5 th), kini berkembang hingga meliputi tingkat primary (sekolah dasar) dan secondary

(SMP-SMU). Kurikulum yang dipakai di Sekolah Tunas Bangsa adalah kurikulum International Baccalaureate (IB) untuk jenjang Playgroup hingga SD kelas 6, dan kurikulum International General Cambridge of Secondary Education (IGCSE) untuk jenjang SMP dan SMU.

Kalau untuk kelas toddler, metode yang digunakan adalah kurikulum Montessori dan persiapan untuk menghadapi program IB di jenjang Playgroup. Kita menggunakan program IGCSE di SMP Tunas Bangsa, yang merupakan kualifikasi internasional paling populer untuk anak usia 14-16 tahun. Kelas 7 dan 8 adalah tahun persiapan IGCSE, sementara dua tahun berikutnya, yakni tahun ke-9 dan 10 sudah masuk IGCSE. IGCSE diadopsi dari Cambridge yang telah dipakai di lebih dari 100 negara, dan diakui secara internasional oleh universitas dan perusahaan di seluruh dunia. Kalau lulus IGCSE mereka bisa langsung ke A level. Kurikulum untuk kelas 11-12 yang merupakan

masa persiapan untuk menghadapi ujian Advanced Level (A Level). A Level adalah bukti kemampuan akademik siswa untuk memasuki jenjang universitas. Ujian A level, terdiri dari beberapa paper untuk satu mata pelajaran. Ujiannya pun beberapa kali, mulai dari yang sangat sederhana berupa pilihan ganda, sampai kewajiban membuat project, dan juga ada essay. Penerapan kurikulum IGCSE di Sekolah Tunas Bangsa berbeda dengan sekolah-sekolah lainnya yang juga menerapakan program yang sama. Di Sekolah Tunas Bangsa, pembelajarannya lebih interaktif. Pelajaran diberikan berdasarkan apa yang sudah diketahui oleh anak untuk membangun pembelajaran anak, membuat

projects, hands on lewat gerakan, kesenian, drama, dan sebagainya sehingga apa yang dipelajari anak melekat di benak mereka. Text book hanya digunakan untuk melengkapi dan mencari informasi, namun semua dilakukan lewat kegiatan yang sudah disebutkan di atas. Jadi, di kelas yang diperlihatkan bukan berasal dari text book melainkan tampilan atau portfolio, hasil pekerjaan dan karya anak, tulisan dan kreasi mereka sendiri. Dengan begitu, mereka akan bisa mengingatnya seumur hidup. Keterangan lebih lanjut hubungi alamat kami: Jl.Arteri Supadio, Km. 2 Pontianak, telp. 725555, hotline: 0811565553, website: www.tunasbangsa.sch.id, e-mail: tunasbangsa@ptk.centrin.net.id.(biz)

agar lebih nyaman di mata. Kenyamanan bagi pengguna juga bertambah berkat diperbesarnya tuts keyboard mencapai 90% ukuran keyboard desktop konvensional, cara serupa juga dilakukan oleh pabrikan lain agar pengguna tidak cepat lelah mengetik dengan netbook yang dimensinya memang terbilang lebih sempit. Dari Segi Software,- BenQ mepunyai program yang tidap ada pada netbok lainnya, yaitu BenQTrove. BenQTrove adalah program recovery yang di rancang khusus buat Joybook BenQ

sehingga pada waktu netbook kita terkena virus/Trojan/Worm hanya memerlukan 15Menit untuk reco­ very Operating System nya dengan menekan tombol ALT+F10. Dan data anda di Drive D tetap aman. Untuk Tipe U101-LC31 dibandrol dengan harga Rp3.089.000 dan untuk tipe seniornya U12104 di bandrol dengan harga Rp4.299.000. Specifikasi Joybook Lite U101LC31: Intel Atom N280, DDR2 1Gb, HDD 250Gb, Uk. 10,1inci, bWindows XP Home Asli. Dapatkan BenQ Joybook Lite di Toko took computer terdekat. Untuk ShowRoom di alamat BenQ Zone Ayani Mega Mall lantai 2, telp: 0561-764094. dan Untuk informasi lebih lanjut hubungi Thomas telp 0561-765889.(wah/biz)

BenQ Joybook Lite U101, Netbook Bandel

* Hanya Rp3.089.000, Dilengkapi BenQTrove 15Menit * Meng-recovery System Operasi Anda KABAR gembira bagi para pencinta netbook. Saat ini BenQ memenuhi pencinta netbook dengan menghadirkan Joybook Lite U101 LC31 dengan harga hanya Rp3.089.000. Sebagaimana di ketahui bahwa BenQ selalu mengutamakan ramah lingkungan seperti seniornya U121 ECO, maka untuk tipe U101 LC31 pun tetap mengutamakan akan ramah lingkungan. BenQ mendesain struktur rangka U101 sedemikian rupa, sehingga sanggup menahan beban hingga 50 kg. BenQ Netbook diklaim tidak akan rusak meski jatuh dari ketinggian nyaris 1

meter ketika sedang menyala. Hebat bukan? Agar bagian layar dan sekitar keyboard tak lecet ditempatkan bola-bola bantalan dari karet, berfungsi menahan beban sekaligus mencegah gesekan cover dengan tubuh utama netbook. Yang juga menarik, bagian penutup/cover yang tampil dalam icon karakter emosi faceplate dilapis bahan IMR agar tahan terhadap goresan. Inilah salah satu netbook yang dirancang dengan mengedepankan ketangguhan fisik. Selain mengandalkan daya tahan, Joybook Lite U101 memiliki beberapa kelebihan lain. Ini

misalnya displai dengan latar LED yang memberikan kualitas pandang yang jernih, dengan kecepatan displai sampai 8milidetik

Vitalitas Loyo Ganggu Hubungan Intim ORANG sering salah sangka tentang ke­perkasaan. Disangkanya, lelaki yang perkasa adalah yang kuat dan bebas menyalurkan ‘hasratnya’ kepada semua wanita yang diinginkannya. Padahal justru sebaliknya, lelaki perkasa adalah mereka yang selalu menjaga staminanya dan menata hasrat seksualnya agar tidak liar dan menyalurkannya hanya kepada pasangan sahnya saja (istri). Cara menjaga dan meningkatkan stamina bervariasi, diantaranya rajin mengonsumsi formula herbal alami yang benar-benar berkhasiat nyata dalam menjaga dan meningkatkan stamina lelaki. Anda tak salah pilih, karena Dji Wo (POM TR. 073 374 101) formula alami dalam bentuk kapsul yang bisa meningkatkan stamina vitalitas kelelakian Anda,

diracik dengan alat teknologi tinggi di bawah pengawasan staf ahli dalam bidang farmasi yang berpengalaman. Formula Dji Wo aman dikonsumsi dan tidak ada efek sampingnya, karena berbahan dasar 100% alami. Formula ini mampu meningkatkan vitalitas kelelakian dan keperkasaan Anda. Memang terbukti bagi kaum pria merawat vitalitas kelelakian, dengan mengkonsumsi produk herbal Dji Wo formula alami berbentuk kapsul hasil proses mengunakan mesin higeinis, berkhasiat meningkat-

kan stamina pria dewasa. Produsen jamu herbal Dji Wo berharap, masyarakat jadi lebih bergairah mengarungi hidup berumah tangga, bersama pasangan yang sah saja. Dody (45 th) mengatakan, setelah mendapatkan informasi mengenai Dji Wo melalui media cetak, langsung dia coba minum kapsul 1 jam sebelum berhubungan. “Hasilnya luar biasa, istri saya pun tersenyum simpul. Akhirnya saya bisa menaklukan istri,” ujarnya. Dji Wo gampang didapat di apotek dan toko obat di kota Anda. Pontianak: Apt Bintang dan TO

CANON memperkenalkan sebuah kamera DSLR baru di kelas pemula EOS 550D. Kamera DSLR canggih ini mampu menghasilkan foto berkualitas tinggi, bahkan dalam cetakan ukuran besar dan disertai juga dengan fitur perekam video beresolusi Full High Definition (Full HD), yang tidak ditemukan di kamera DSLR merek lain selain Canon. Hal tersebut disampaikan Direktur Divisi Canon, PT. Datascrip Merry Harun. Merry menjelaskan, kekuatan utama EOS 550D terletak pada prosesor DIGIC 4 dan sensor CMOS APS-C beresolusi 18 megapixel dengan teknologi

gapless microlens array yang menjadikan warna dan detil foto lebih akurat dengan tingkat noise yang lebih rendah. ’’Kamera ini juga dilengkapi dengan 63-zone dual-layer metering sensor seperti yang ditanamkan di Canon EOS 7D, sehingga jenis warna dan informasi AF juga digunakan dapat menghitung pengaturan pencahayaan yang optimal dengan akurasi yang tinggi untuk segala kondisi pemotretan,’’ ujarnya dalam siaran persnya, kemarin. Canon EOS 550D, lanjutnya, juga menawarkan fitur perekaman video hingga kualitas Full High Definition (Full HD 1920x1080),

Canon menanamkan teknologi ini juga di EOS 550D dengan pilihan 24p, 25p dan 30p frame per detik. Sedangkan untuk format HD 1280x720 dan format SD 640x480. Selain mengubah resolusi dan tingkat frame per detik, pengguna juga dapat mengatur pencahayaan secara manual di Movie Mode. Selain itu, mikrofon stereo eksternal juga dapat dipasang pada kamera ini untuk merekam video dengan kualitas audio stereo yang lebih maksimal. Layar monitor selebar 3 inci yang ditanamkan pada Canon EOS 550D memiliki resolusi 1,04 juta pixel, sehingga pengguna

Sinar Abadi Jl. Gajahmada, Apt Irma Jl. Adi Sucipto 216, Apt Sahabat Jl. Dr Soedarso C47, Apt Arwana Jl. Sui Raya 8 B, Apt Imam Bonjol Jl. Imam Bonjol. Apt Matahari, Apt Kimia Farma dan TO Murni Jl. Tanjungpura. Apt Seroja Jl. Agus Salim, Apt Assyifa Jl. KH Ahmad Dahlan, TO Fajar dan TO Hidup Segar Jl. Komyos Sudarso. TO Hidup Sehat dan TO Sehat Pasar Flamboyan, Apt Pretty Jl. Tanjung Raya II, Apt Anugrah Jl. Gusti Mahmud No.99A, TO Kapuas Komp. Khatulistiwa Plaza, Apt Amelia Jl. Sei Raya. Singkawang: Apt Singkawang Jl. Diponegoro, Sambas: The Santos Jl. Keramat, Ketapang: Apt Medika Jl. Merdeka, Mempawah: Apt Mempawah Jl. GM Taufik.(biz)

Cannon Luncurkan EOS 550D merasa lebih nyaman melihat detil foto dan video yang diambil maupun pada saat pengambilannya. ’’Dengan begitu banyaknya fitur yang biasanya hanya ditemui di kamera DSLR kelas atas hadir di Canon EOS 550D, jelas kamera ini menjadi juara di kelasnya. Bagi para pemula maupun penggemar fotografi yang menginginkan kamera canggih namun tetap ringkas, Canon EOS 550D adalah jawabannya,’’ tambahnya. Canon EOS 550D Body only dibanderol seharga Rp8.200.000, Kit dengan lensa EF-S 18-55mm IS seharga Rp9,4 juta, Kit dengan lensa EF-S 18-135mm IS seharga Rp11,6 juta. (dew)

Turunkan BB, Tingkatkan Daya Tahan Tubuh INGIN langsing dan tetap sehat, minum Raymon Tea. Telah teruji dan ampuh untuk menurunkan berat badan (BB), dan membuang kelebihan lemak. Dapatkan tubuh indah dan ideal dengan Raymon Tea. Raymon Tea terlaris di dunia, dibuat dengar bahan tea hijau pilihan, dan rempah yang alami 100%. Berdasarkan resep asli warisan istana Dynasti Ming. Imbauan; berhubung banyaknya beredar Raymon Tea palsu akhir-akhir ini di Kalbar, khususnya Kota Pontianak, kami dari CV. Baru Jakarta, mengimbau kepada agen penyalur Raymon Tea yang selama ini telah menjalin kerjasama yang baik dengan kami, agar tetap mempertahankan keaslian Raymon Tea yang Anda jual. Untuk itu pastikan Anda hanya memperoleh Raymon Tea asli lewat cabang resmi yang kami tunjuk. Jangan sampai Anda disusupi oleh penyalur Raymon Tea palsu, yang belakangan telah ikut rnendopleng popularitas Raymon Tea yang asli. Akibat barang palsu, yang dapat menyesatkan dan merugikan kesehatan konsumen. Ciri-ciri Raymon Tea asli; (1) Kemasan luar berwarna cerah hijau dan sedikit kebiru-biruan, mengkilap, licin dan berkilau bintik-bintik runcing bila kena sinar. (2) Di dalam kemasan dipenuhi hot line CV. Baru, lengkap dengan logo Raymon Tea dan nomor telpon yang dapat dihubungi: 0816903378. (3) Pembungkus di dalam, alumunium voil dilengkapi logo Raymon Tea (pojok kiri atas) dan gambar sketsa wanita (dipojok kanan bawah) depan dan belakang. (4) Segel dari Raymon Tea yang asli terbuat dari plastik transparan security dengan bahasa Mandarin. (5) Produksi; Bei-

jing Raymon Tea Technology & Trade Co. Ltd. Importir: CV Baru Jakarta, Indonesia. (6) Merk Raymon Tea asli dipatenkan di Hak Paten dan Dirjen POM No. BPOM No. Tl ; 024204891 atasnama CV Baru. Sedangkan ciri-ciri RaymonTea palsu antara lain; (1) Kemasan luar tidak mengkilap, tidak licin dan tidak ada bintik-bintik hologram di kardus, (kardus kusam). (2) Menggunakan kode FDA. (3)Tidak ditemukannya hot line CV. Baru di dalam kemasan. (4) Pembungkus di dalam, alumunium voil tidak dilengkapi logo Raymon Tea (pojok kiri/atas) dan gambar sketsa wanita (dipojok kanan bawah) depan dan belakang (yang palsu polos). (5) Segel terbuat dari alumunium atau plastik biasa tebal. (6) Produksi: Beijing Raymon Healty Product Centre. Importir: CV Baru Jakarta, Indonesia. (7) Yang palsu pun memakai/meniru merk Raymon Tea yang asli yang telah dipatenkan dengan nomor POM yang sama. Pering atari terakhir kepada penyalur/toko yang telah memperdagangkan Raymon Tea palsu, harap menghentikan perdagangan atau menyebar luaskan Raymon Tea palsu. Bila masih terdapat Raymon Tea palsu, maka akan diambil tindakan hukum pidana/perdata secara bersama-sama dan akan dilaksanakan pada waktu yang tepat, CV Baru Jakarta. Sinar Mutiara Jl. Gajahmada Pontianak. Penyalur: TO Mulia Sanggau Kapuas. TO Tiara Sintang. TO Swallow Singkawang. TO Aman Pemangkat, Singkawang. TO Ceria Sei Pinyuh. TO Duri Sei Duri. TO Tulus Budi Ketapang. TO Sinar Abadi Jaya Pontianak. Terdaftar di BPOM Tl 054 31 5 561.(biz)


22

Pontianak Post Selasa 6 April 2010


Pontianak Post

KUBU RAYA

Selasa 6 April 2010

23

Pemkab Pasrah Kasus Dabong SUNGAI RAYA - Pemerintah Kabupaten Kubu Raya tidak bisa berkomentar banyak terkait kasus Dabong di Kecamatan Kubu, Kubu Raya akan diambil alih KPK di Jakarta. Itu karena prosenya sendiri sudah masuk kepada ranah hukum. ”Kalau menyangkut hukum, kami hanya berharap penyidik mengunakan asas praduga tidak bersalah. Kasihan masyarakat hanya mencari makan,” kata Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan menanggapi kisruh kasus Dabong dari

Kejaksaan Kalbar akan segera naik ke KPK Jakarta.Kata Bupati Pemkab memang peduli kepada masyarakat kecil yang dijadikan tersangka. Namun kalau menyangkut kebijakan pusat, bukan lagi kewenangan di tingkat daerah untuk terut campur. Terkecuali menyangkut mengupayakan program masyarakat setempat. “Program meskipun ada kasus kita harapkan tetap berjalan bagi masyarakat Dabong,” ucapnya. Bupati sendiri engan merincikan pembelaan seperti apa yang

akan diberikan kepada warga Dabong yang menjadi tersangka. Namun pastinya, Pemkab juga akan terus memantau seandainya positif kasus ini naik ke meja KPK. ”Kami juga perhatikan secara seksama,” kata dia.Sebelumnya dalam wawancara terpisah, Kepala Dinas Kehutanan, Perkebunan dan Pertambangan Kubu Raya juga memandang pelik kasus ini. Di satu sisi warga kebanyakan bertandang ke tempatnya menjabarkan kalau mereka sudah ratusan

tahun tinggal di kawasan tersebut secara turun-temurun atau jauh sebelum hutan lindung ditetapkan. Tetapi disini lain Dinas Kehutanan Kubu Raya merincikan sejak tahun 1982 Dabung merupakan Tata Guna Hutan Kesepakatan. Lahan tesrebut merupakan kawasan hutan lindung. Kemudian, direview kembali pada tahun 1995 menjadi Perda Rencana Tata Ruang dan Wilayah Kalbar. (den)

Ujian Susulan Tanpa Peserta SUNGAI RAYA - Pemberlakuan ujian susulan nasional tingkat SMP, SMA/SMK tanpa peserta. Sebab, ujian nasional yang diperuntukan kepada peserta berhalangan hadir ini memang tidak ada. Itu dikemukakan Kepala Dinas Pendidikan Kubu Raya, Frans Randus kemarin. ”Kalau tidak salah ujian susulan untuk SMP digelar pada 5-8 April. Itu berarti hari

ini (kemarin). Tetapi tampaknya memang tidak ada peserta,” kata dia menjawab Pontianak Post. Menurutnya ujian nasional nasional tingkat SMP, SLTA/ SMK diberlakukan karena peserta berhalangan hadir sewaktu ujian utama. Sementara untuk ujian ulangan anak tidak lulus dijadwalkan Mei mendatang. Kalau tidak salah tanggalnya antara

MUJADI/PONTIANAK POST

17-20 Mei. “Dan ini juga ada konsekuensinya,” ungkap dia. Peserta tidak lulus ujian nasional tingkat SMP, SLT/ SMK akan disertakan pada ujian lain. Kalau tidak salah ujian paket C. Ini dilakukan kalau ujian nasional ulangan pelajar tidak lulus masih ada peserta tak lulus. ”Saya belum tahu jadwalnya. Kebetulan hari ini tengah rapat di Disdik,” kata dia.

Dalam paket C ada yang reguler diikuti peserta paket C. Mereka merupakan peserta ujian ulangan nasional tidak lulus yang masuk ke ruang kelas ini. Sementara, peserta paket C setiap tahunnya selalu menghasilkan lulusan. ”Setiap tahun peserta ujian paket C banyak. Untuk tahun lalu saja datanya tidak sedikit,” ujarnya.(den)

perlu dilakukan pemasangan instalasi. Kami tidak mungkin nyambung kalau instalasi belum siap,” ujar Fauzi yang mengaku baru tiga bulan bertugas di Pontianak. Sebelumnya, meterisasi telah dilaksanakan pada PJU di jalan protokol seperti Ahmad Yani Pontianak. ”Sudah dari empat sampai lima tahun lalu. Yang be-

lum meterisasi adalah PJU di jalan dan gang kecil,” katanya. DPRD Kota Pontianak meminta data lengkap penggunaan listrik untuk penerangan jalan umum. ”PJU berdasarkan apa? Perlu kami ketahui karena berkaitan dengan retribusi,” ujar Ketua Komisi D DPRD Kota Pontianak, Nanang Setia Budi kemarin. (uni)

Birokrasi. “Biasanya, formasi yang kita ajukan itu banyak atau sesuai dengan kebutuhan, tetapi karena disesuaikan dengan kemampuan anggaran negara, jadi tidak semuanya disetujui. Tahun kemarin saja, kita di provinsi mengajukan hampir seribu orang dan yang ditetapkan Menpan cuma 156 orang,” jelas dia. Di sisi lain, pengangkatan guru PNS juga terbentur pada syarat yang ditetapkan dalam Undang-Undang Guru dan Dosen. Di dalam UU tersebut, untuk

menjadi gurus PNS, seseorang harus berpendidikan minimal strata satu. Isu ini menjadi salah satu prioritas yang juga akan disampaikan BKD ke tingkat nasional. BKD akan mengusulkan agar ada kemudahan dalam pengangkatan guru. “Untuk menjadi guru SD hendaknya tidak harus berpendidikan strata satu. Kita masih sulit penuhi syarat itu karena banyak output kita yang pendidikannya diploma satu, diploma dua atau diploma tiga,” katanya.(rnl)

pat Rp180 ribu per bulan. Sebanyak Rp90 ribu digunakan untuk kebutuhan dasar seperti makan, dan sisanya untuk biaya sekolah. ”Kami masih melakukan pendataan. Yang jelas, anak-anak yang mendapatkan dana ini adalah warga Kota Pontianak. Setelah mendapat program ini, mereka tak lagi berada di jalanan, tetapi disekolahkan,” ungkap Syaiful. Pada 2010, program diberikan untuk 10 bulan dan masih tahap ujicoba. Jangka waktu dana PKSA ini hingga 2014. Selain anak jalanan,

sebanyak delapan anak yang berhadapan dengan hukum juga mendapatkannya. ”Untuk balita sebanyak 100 orang. Tetapi belum diketahui Kota Pontianak mendapat kuota berapa orang,” kata Syaiful. Ia berharap adanya program ini dapat mengurangi anak-anak yang berkeliaran di jalan untuk meminta-minta. ”Kedepannya, kami berharap tidak ada lagi anakanak yang menjadi peminta-minta. Saat ini kami masih menunggu informasi dari Dinsos Kalbar,” ujarnya. (uni)

Hemat Lampu Jalan Sambungan dari halaman 17 ”Artinya, beban rekening PJU turun sebanyak Rp449 juta dan beban puncak turun 3,2 MW,” kata Fauzi. Hingga saat ini, belum ada pertemuan lebih lanjut tentang usulan penggunaan lampu hemat. Wali Kota Pontianak, Sutar-

midji masih mengikuti kegiatan Lemhanas di Jakarta. Upaya lain untuk melakukan penghematan listrik adalah dengan meterisasi. Saat ini lima sampai 10 titik sudah dilakukan meterisasi. Namun masih menunggu pertemuan dengan pemkot untuk final instalasi. ”Untuk pemasangan meterisasi

Belum Miliki Data Sambungan dari halaman 17 pernah mengadakan pertemuan dengan menteri terkait. Salah satu agenda yang dibahas dalam pertemuan itu yakni tentang kebijakan pengangkatan guru kontrak, termasuk di Kalbar. Namun, sampai sekarang keputusan mengenai hal itu masih belum jelas. “Untuk mengangkat guru honor, harus ada PP-nya dan itu sedang dibicarakan di tingkat nasional. Tetapi belum ada keputusan,” katanya. Sedangkan

untuk pengangkatan guru melalui rekrutmen PNS tahunan, itu merupakan kewenangan di masing-masing kabupaten/kota, bukan provinsi. Lensus mengakui, dalam setiap rekrutmen, formasi tenaga guru selalu menempati posisi yang paling banyak. Tetapi jumlah tersebut masih belum cukup untuk menutupi kebutuhan. Sebab, usul formasi yang disampaikan daerah tidak semuanya dikabulkan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi

Sekolahkan Anak Jalanan Sambungan dari halaman 17 Pelaksanaan program kesejahteraan sosial anak ini berdasarkan Kepres nomor 1 tahun 2010 tentang Percepatan Pelaksanaan Prioritas Pembangunan Nasional 2010, serta SK Menteri Sosial nomor 15A/HUK/2010 tentang Panduan Umum PKSA. Program ini demi terwujudnya hak kebutuhan dasar anak, dan perlindungan terhadap anak dari penelantaran, eksploitasi, diskriminasi, sehingga tumbuh kembang dan partisipasi

mereka dapat terwujud. Sasarannya adalah anak jalanan, terlantar, yang berhadapan dengan hukum, balita, anak dengan kecacatan, dan yang membutuhkan perlindungan khusus. Di Kota Pontianak, program ini difokuskan untuk anak jalanan dan terlantar yang sering memintaminta di pinggir jalan maupun diperempatan lampu pengatur lalu lintas. Jatahnya sebanyak 60 orang. Anggarannya berasal dari dana dekonsentrasi melalui Dinas Sosial Kalbar. Setiap anak menda-

Pernah Dikira Penadah Sepmot Curian Sambungan dari halaman 17 terikat dan enjoy,” ungkapnya. Harga sepeda yang ditawarkannya memang relatif murah ketimbang toko, yakni berkisar Rp150 ribu hingga Rp450 ribu. “Saya tidak berani buat harga tinggi-tinggi, biar untung sedikit asal berkesinambungan, sehingga rejekinya tidak putus,” sebutnya Hendry mengatakan sepeda yang dijual di tempatnya, merupakan sepeda bekas, yang didapatkannya dari masyarakat, baik yang menjual langsung ke tempatnya, maupun bengkel sepeda yang merupakan hasil tukar tambah konsumen yang membeli sepeda baru. Meskipun demikian, mereka tak mau membeli sepeda sembarangan, terutama dijual dengan harga yang terjangkau. Walaupun demikian, sepeda tersebut masih dalam kondisi yang siap pakai. Karena setelah membeli sepeda, dia tidak sembarangan, karena pasti mempertanyakan asal sepeda tersebut. Bahkan identitas si penjual

dipintainya. “Kita cari aman saja, karena kita tak mau terlibat dalam urusan kejahatan. Bahkan saya biasanya mengajak penjual transaksi di rumahnya saja. Dan kalau mencurigakan, kita tidak akan membelinya,” ungkap Hendry yang mengaku selama menjual sepeda bekas tak pernah terlibat dengan pihak kepolisian. Menurut Hendry, saat ini penjualan mereka sedikit menurun, terutama semenjak krisis global menerpa dunia, dimana saat itu berpengaruh terhadap harga sawit dan karet dunia. Karena selama ini, konsumennya kebanyakan berasal dari pedesaan yang notabene adalah petani sawit dan karet. Sehingga dalam satu hari, penghasilannya tak menentu, bahkan biasanya tidak mendapatkan konsumen sama sekali. Padahal sepeda yang dijualnya merupakan sepeda yang berkualitas, dengan harga yang terjangkau. “Kebanyakan sepeda yang dibeli untuk transportasi mereka ke kebun, tetapi sejak harga hasil kebun menurun, mereka jarang

lagi datang ke sini untuk membeli sepeda, dan harga sepeda disini kualitasnya masih sangat bagus, dan dijual dengan harga miring. Biasanya selisih setengah harga dari barunya,” katanya. Demikian pula dengan Mukhari, 52 tahun, salah seorang pedagang sepeda bekas di lokasi yang sama. Saat ini penjualannya menurun karena sudah banyak kendaraan bermotor yang dengan mudah di dapatkan oleh masyarakat. “Sejak akhir 90-an sampai sekarang penjualan menurun, karena sepeda tak lagi menjadi barang mewah. Lain halnya dengan tahun 70-an sampai akhir 90-an, sepeda masih digemari masyarakat,” keluh Mukhari.Meskipun demikian, dia mengaku saat ini sepeda masih ada peminatnya. Seperti sepeda antic yang banyak diminati orang. Apalagi saat ini, sudah ada persatuan sepeda ontel yang merupakan perkumpulan penghoby sepeda ontel yang termasuk sepeda antic. “Kalau disini sepeda ontel yang antic harganya mahal, bisa mencapai empat juta. Biasanya

kolektor atau pencinta sepeda ontel yang mencari,” tuturnya. Untuk membeli sepeda dari penjual, Mukhari juga selalu berhati-hati. Karena dia mengaku pernah menerima pengalaman pahit selama berjualan sepeda bekas. Bahkan yang lebih mengherankan, dirinya saat itu dituduh mencuri sepeda motor, bukan sepeda. “Waktu itu polisi langsung datang ke sini, dan menyeret saya ke Poltabes. Setelah ditemukan dengan pencuri tersebut, ternyata bukan saya, hanya nama saja yang sama,” tuturnya. Saat ini dia tidak sembarangan dalam membeli sepeda. Semua identitas maupun asal usul sepeda pasti ditanyakannya kepada penjual. Tidak menutup kemungkinan, transaksi dilaksanakan di rumah penjual sepeda tersebut. “Sepeda yang kami jual tak pernah dibeli dari barang curian. Karenanya sekarang harus ekstra hati-hati dalam membeli sepeda, karena kita tak mau beresiko berurusan dengan pihak kepolisian,” tandasnya. (*)

kan pelanggan kepada perusahaan. Selain itu, masih banyak oknum yang melakukan pemasangan ilegal kepada masyarakat. ”Kami juga bingung. Pelanggan berani bayar lebih besar kepada oknum untuk pemasangan listrik dalam beberapa hari saja,” ujar Fauzi. Fauzi mengaku banyak pemasangan listrik ilegal yang berhasil. Berdasarkan pemeriksaan pada 2009, terdapat 1.600 pemasangan ilegal. Ini mengakibatkan daya yang hilang sebanyak 13 juta

KWH. Setelah dilakukan penertiban, PLN hanya mampu menyelamatkan 500 ribu KWH. Tahun ini, diprediksi daya yang hilang akibat pemasangan ilegal mencapai 20 juta KWH. ”Banyak juga konflik sosial yang dihadapi. Tetapi jika memang ada oknum kami melakukan kesalahan, masyarakat bisa melaporkan ke PLN. Kami akan menindaklanjuti. Banyak yang sudah diberikan sanksi,” ungkapnya. (uni)

Enam Pegawai PLN Dipecat Sambungan dari halaman 17 masangan ilegal. Diduga ada oknum PLN yang terlibat.Anggota komisi B, Uray Henny mengaku sangat dirugikan dengan adanya pemadaman listrik. Minggu (4/3), listrik di rumahnya padam hingga delapan kali. ”Bisa dilihat, akibat pemadaman tersebut, berapa banyak barang elektronik yang rusak,” kata Henny. Menurut Henny, banyak persoalan yang terlontar dari masyarakat terkait kinerja PLN. Semuanya

adalah keluhan, tidak ada pujian. Selain itu, ada juga masyarakat yang mengeluhkan adanya oknum PLN yang nakal dan merugikan. Manajer PT. PLN Cabang Pontianak, FauziArubusman tidak membantah hal tersebut. ”Kami tetap mengambil tindakan tegas terhadap oknum PLN yang tidak benar. Ada lima sampai enam orang dipecat beberapa tahun terakhir,” kata Fauzi. Salah satu sebab pemecatan adalah oknum tersebut tidak menyetorkan pembayaran yang dilaku-

LICIN: Jalur sepeda motor Jembatan Kapuas I, terbuat dari lantai besi dan jika hujan sangat licin. Keberadaannya sudah difungsikan beberapa tahun lalu, dan sekarang baru dipasang peringatan.

Petani Tolak Harga Pupuk Naik Sambungan dari halaman 17 pengurangan subsidi pemerintah tidak harus diikuti dengan menaikkan harga pupuk. Pemerintah dinilai perlu mempertimbangkan kembali kebijakan ini karena menyangkut kepentingan rakyat. Secara pribadi, Zulfadhli menyatakan sudah berkoordinasi dengan Komisi IV DPR (yang membidangi masalah pupuk) terkait rencana ini dan menyampaikan aspirasi petani. Dari hasil koordinasi tersebut diketahui bahwa sampai sekarang Komisi IV juga masih dalam posisi bertahan dan memberikan pertimbangan kepada pemerintah supaya membatalkan rencana kenaikan harga pupuk. “Jadi, meskipun kenaikan harga pupuk direncanakan mulai 1 April 2010, hingga sekarang belum naik,” jelasnya. Di tempat terpisah, Anggota Komisi B DPRD Kalbar, Suprianto juga menyarankan agar pemerintah mengkaji ulang rencana kenaikan harga pupuk bersubsidi.

Sebab, kondisi perekonomian masyarakat saat ini belum memungkinkan untuk itu. Pemerintah disarankan untuk mencari alternatif lain. “Jika harga pupuk dinaikkan, akan berimplikasi buruk bagi perekonomian masyarakat. Apalagi sekarang sedang terjadi banyak bencana di berbagai daerah misalnya banjir, tanah longsor, gempa dan lain-lain,” ujarnya. Apabila pemerintah masih menaikkan harga pupuk, menurutnya itu mengindikasikan bahwa pemerintah tidak berpihak kepada rakyat. Soalnya, pengguna pupuk bersubsidi adalah para petani kecil yang kebanyakan belum sejahtera. Pupuk bersubsidi sangat diperlukan oleh petani demi meningkatkan produktivitas. “Sebaiknya rencana itu ditunda sampai situasi dan kondisi perekonomian kita lebih stabil,” katanya. Sejauh ini, internal Komisi B DPRD Kalbar belum membahas mengenai rencana kenaikan harga pupuk bersubsidi. Namun,

tambah Suprianto, tidak menutup kemungkinan pihaknya akan memperlakukan masalah ini sama seperti ketika menindaklanjuti aspirasi masyarakat terkait konversi minyak tanah ke gas elpiji. Sebagaimana diketahui, DPRD Kalbar bersama instansi terkait telah mendatangi beberapa kementerian terkait di tingkat pusat guna menyampaikan aspirasi masyarakat agar pemerintah menunda pelaksanaan konversi minyak tanah. “Proses seperti itu bisa saja kita tempuh jika nanti dianggap perlu,” katanya. Bupati Landak, Adrianus Asia Sidot juga menyampaikan harapan supaya pemerintah membatalkan rencana menaikkan harga pupuk (rata-rata naik 50 persen). Menurut Adrianus, kenaikan tersebut akan memengaruhi produktivitas pertanian dan kondisi ketahanan pangan di Kalbar. Sebab, hanya ada lima kabupaten di daerah ini yang dinyatakan surplus beras. “Kalau harga pupuk naik, produksi petani akan terpengaruh,” ujarnya di Pontianak belum lama ini.(rnl)

Belum Miliki KTP Sambungan dari halaman 17 pembuatan Kipem, seluruh warga luar pendatang yang menetap di Pontianak wajib memiliki Kipem. ”Jika tidak bisa terkena denda maksimal Rp5 juta,” katanya. Kasi Penegakan Peraturan dan Perundang-undangan Satuan Polisi Pamong Praja Kota

Pontianak, Rahmat Suprayetno mengatakan tidak mesti bicara koordinasi saat melaksanakan razia, termasuk identitas kependudukan. ”Untuk KTP, sudah setiap tahun sosialisasi. Capilduk memiliki program sendiri. Bahkan, per kelurahan,” ujar Rahmat. Razia yang dilaksanakan Satpol PP tergantung dari kebutuhan

dan situasi. Menurut Rahmat, sosialisasi ada ruang, tempat, dan waktunya sendiri. Berdasarkan peraturan Satpol PP memiliki kewenangan melakukan tindakan nonyustisi. ”Saat melakukan penertiban, jika menduga ada kaitan dengan gangguan ketertiban masyarakat, kami memiliki wewenang,” katanya. (uni)

Temukan 1.000 Kayu Hasil Illog Sambungan dari halaman 17 Menurut dia personel gabungan hanya menemukan kayu dan penunjang aktivitas pengolahan. Sedang pelaku penebangan kayu tidak ada ditemui di lokasi tersebut. “Kami datang keadaan sudah kosong,” ujarnya. Dia menambahkan kayu tersebut diperkirakan buat pesanan khusus ke Malaysia. Sebab, selain kayu berjenis keras, ukurannya juga besar. Menurutnya jenis ukuran itu paling besar, kayu berukuran 10x20 m. Dan berbagai macam ukuran lain. Antara lain, 5x8, 5x20 m, 4x12 m, 3x25 m, dan 8x8 m.

Omzet kayu yang berhasil tim operasi gabungan temukan mencapai lebih dari Rp300juta. Demikian taksiran dari Nuwanto. Kayu yang telah berbentuk batangan di Taman Wisata Malatang itu langsung tim SPORC dimusnahkan dengan cara membakarnya. Pembakaran tersebut mengacu kepada kepada UU No. 5 Tahun 1990. “Setiap barang yang ditemukan dalam kawasan konservasi sumber daya alam wajib dimusnahkan,” kata dia. Alat perlengkapan masak, di lokasi temuan tersebut ikut dimusnahkan. Karena diperkirakan itu alat kelengkapan pelaku pembabat hutan di kawasan kon-

servasi salah satu taman wisata Paloh. Nuwanto menambahkan dua buah kapak diamankan di Polsek Paloh, barang yang ikut ditemukan pada lokasi itu. “Serta beberapa jeriken bensin dan solar,” ujarnya. Penemuan kayu berkualitas bagus itu, karena ada meranti dan resak, adalah hasil informasi masyarakat yang masuk ke Sporc. Komandan Brigade SPORC Kalbar David Muhammad mengatakan bila ada laporan masyarakat, pihaknya akan langsung menanggapi, untuk kroscek kebenaran. “Karena kita ada intel dalam menjaga kelestarian hutan,” katanya. (stm)

Pendidikan Terselamatkan Sambungan dari halaman 24

nantinya akan ada swastanisasi pendidikan. Sehingga biaya pendidikan mahal,” ungkapnya. Namun, tidak semua isi UU BHP ini ditolak. Seperti dikatakanya ada beberapa bagian

dalam UU BHP yang mengandung nilai-nilai positif terhadap pendidikan di Indonesia. “Pembatalan UU BHP ini, merupakan masa perguruan tinggi untuk berpikir ulang untuk mengelola perguruan tinggi lebih baik ke depan,” jelas Ketua STAIN Pontianak

Hamka Siregar. Menurutnya, pesan yang disampaikan dari UU BHP ini sebenarnya adalah menghendaki PT itu harus profesional dan mandiri. Tapi, PT untuk itu belum siap dan terasa berat karena masingmasing PT akan membiayai operasionalnya sendiri. (hry)

Minim Bantuan, Sekolah Dibangun Tahun 1978 Sambungan dari halaman 24

hanya sekitar 4 guru. Mereka inilah yang bergantian membantu mengajar. Honor dan gaji mereka sendiri diambil dari bantuan operasional sekolah (BOS). ”Kita juga butuh tenaga guru tetap,” harapnya Suparman merupakan tenaga guru tetap. Di SDN 30, ia mengajar dua mata pelajaran. Mulai guru olahraga dan guru kelas matematika. Untuk guru

olahraga, yang diajarnya dari kelas 1 sampai kelas 6. “Tetapi semuanya bisa saya lakukan,” ungkap dia. Yang menjadi binggung adalah ketika akan menghadapi ujian nasional SD. Para pelajar kelas 6, SDN 30 Sungai Jelawat harus menyeberang. Mereka bergabung dengan SDN tetangga sebelah. Untuk yang satu ini juga terpaksa biaya ekstra dikeluarkan para guru. ”Yaitu menyewa kapal mo-

tor kelotok setiap hari selama ujian. Lumayan tinggi biayanya sekitar Rp100.000 sekali menyeberang. Dana ini terpaksa dipotong dari gaji guru,” ungkap dia. Walaupun demikian, Suparman mengaku bangga. Dalam ketebatasan dana dan fasilitas pemerintah, mereka tetap bersemangat mengajar. Tak satupun menghalangi para oemar bakrie ini untuk memberikan ilmunya. (*)

IPDN Bakal Molor Sambungan dari halaman 24

provinsi ini sangat besar. Kekurangan lulusan IPDN semakin banyak ketika daerah-daerah pemekaran bermunculan. Lulusan IPDN direncanakan akan diarahkan untuk menjadi

sekretaris desa atau sekretaris lurah (eselon IVb). Sebagai gambaran, Kalbar memiliki ribuan desa. Selain itu, di tingkat kecamatan, kabupaten/kota serta provinsi, tenaga lulusan IPDN juga masih diperlukan. Kekurangan akan semakin

banyak ketika tenaga sekdes tidak tetap yang sudah diangkat menjadi PNS memasuki pensiun. “Di kecamatan juga perlu. Belum lagi di kabupaten/kota atau provinsi. Pokoknya sangat banyak. Data pasti kebutuhan ada di kabupaten/ kota,” jelasnya.(rnl)


metropolis Pontianak Post

24 PARLEMENTARIA

Panggil Pihak Terkait KOMISI A DPRD Kalimantan Barat akan mengundang instansi terkait serta peserta lelang tender surat kabar yang sampai saat ini menuai masalah. ”Komisi A bersama komisi terkait akan melakukan rapat kerja mengundang Dinas Perhubungan, Komunikasi, dan Informatika, panitia lelang dan peserta lelang untuk menyelesaikan permasalahan ini,” kaRetno Pramudya tanya. Menurut Politikus Partai Persatuan Pembangunan ini, penyelesaian kasus tender surat kabar perlu segera dituntaskan mengingat APBD tahun 2010 telah ditetapkan dan akan segera dilaksanakan.Jika masih bermasalah, pihaknya khawatir, pengumuman tender proyek di koran yang melanggar persyaratan akan berdampak pada keabsahan lelang itu sendiri. ”Kita ingin menghindari itu. Jangan sampai ternyata di belakang hari, lelang yang telah dilakukan ternyata bermasalah karena diumumkan melalui koran yang proses pemilihannya menyalahi aturan,” katanya. Menurut Retno, mulai April ini, semua Satuan Kerja Perangkat daerah mulai melakukan tender sejumlah proyek. Untuk itu DPRD Kalbar menjalankan fungsi pengawasannya, ikut mengawasi jalannya pelaksanaan proyek itu agar tepat sasaran. Dia juga meminta aparat penegak hukum dan komponen masyarakat bersama-sama ikut mengawasi jalannya proyek pemerintah daerah agar hasil pengerjannya maksimal dan tujuannya untuk menyejahterakan masyarakat dapat tercapai. (zan)

UNIVERSITAS

Pendidikan Terselamatkan Undang Undang Badan Hukum Pendidikan resmi dibatalkan Mahkamah Konstitusi. UU itu dianggap inkonstitusional atau bertentangan dengan UUD 1945. Perguruan tinggi menyambut baik pebatalan undang-undang ini. “Kita merasa bersyukur ternyata perjuangan ini berhasil,” kata Eko Sanjaya, ketua Dewan Perwakilan Mahasiswa Untan, Senin (5/4). Ditambahkn Eko, yang juga aktivis Solmadapar ini bahwa pembatalan UU ini sekaligus membalikkan fakta dari berbagai pihak. Terutama pihak yang mendukung UU BHP diberlakukan yang ternyata inkonstitusional. UU BHP ini menurutnya merupakan salah satu upaya komersialisasi pendidikan. Hal ini juga mengganggap perguruan tinggi sama atau telah merata. Padahal PT di Indonesia tidak sama kondisinya. Tidak hanya perguruan tinggi yang akan menjadi korban. Tetapi mahasiswa juga akan menjadi sasaran karena mahalnya pendidikan akibat dari swastanisasi PT ini. “MK betul-betul telah menyelamatkan pendidikan di Kalbar dan Indonesia pada umumnya. Kita juga mengapresiasi MK dalam hal ini,” ungkap Eko Sanjaya, Mahasiswa Fakultas Teknik Untan ini. Presiden Mahasiswa STAIN Pontianak Uji Muharji menyambut baik pembatalan ini. “Ketidaksetujuan kita akan UU BHP ini Ke Halaman 23 kolom 5

Selasa 6 April 2010

Dewan Tunggu Audit BPK PONTIANAK - Hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan di Pontianak terhadap penggunaan anggaran pendapatan dan belanja dan keuangan daerah Kalbar 2009 menjadi acuan legislatif untuk memberikan penilaian terhadap laporan keterangan pertanggungjawaban Gubernur. Ketua Fraksi PPP DPRD Kalimantan Barat Ali Akbar menegaskan, pihaknya menunggu hasil audit BPK Kalbar itu. “Biasanya, medio Maret atau April ini hasil pemeriksaan BPK sudah keluar. Itu menjadi bahan kita untuk memberikan penilaian terhadap LKPj Gubernur,” katanya. Selain menunggu hasil pemeriksanaan BPK, pihaknya juga menggunakan perhitungan anggaran 2009 untuk membahas LKPj tersebut. “Kita tak hanya sebatas memberikan pandangan, akan tetapi ada penyelesaian jika dalam hasil audit BPK ditemukan sejumlah permasalahan. Jika itu menyangkut pelanggaran hukum kita dorong diselesaikan melalui jalur hukum. Kalau hanya kesalahan administrasi, kita dorong pemerintah memperbaikinya,” katanya. Ketua Fraksi Khatulistiwa Bersatu DPRD Kalimantan Barat Syarif Umar Alkadrie menegaskan bahwa hasil audit BPK RI perwakilan Kalbar akan menjadi bahan masukan bagi panitia khusus LKPj yang kini tengah dalam persiapan pembentukan untuk memberikan tanggapannya. “Sekarang kan sistemnya beda. Tidak ada tanggapan Fraksi lagi, menerima atau menolak. Tapi lewat pansus yang menjadi pandangan DPRD terhadap laporan tersebut,” kata Politikus Partai Persatuan Daerah ini. Fraksinya juga telah mengutus dua nama untuk ikut bergabung dalam Pansus LKPj, masing-masing Nofal Rusman Ali dan Effendi Mulyadi. “Dalam LKPj itu kita berusaha melihat

permasalahan dan kinerja yang dicapai,” katanya. Baik Ali Akbar maupun Syarif Umar memberikan apresiasi terhadap beragam prestasi yang telah berhasil diperoleh Gubernur Kalimantan Barat atas kinerjanya di tahun 2009. Beberapa prestasi yang disampaikan Cornelis dalam LKPj pada sidang paripurna DPRD Kalbar, 31 Maret

2010, diantaranya: Pengharagaan Satyalancana Pembangunan bidang Koperasi dan UKM kepada Pemprov Kalbar dari Presiden RI di Samarinda dan Pengharagaan Lencana BKKBN Pusat Manggala Karya Kencana. Penghargaan lainnya yakni Satya Lencana Pembangunan Bidang Pertanian dari Presiden RI atas keberhasilan Kalbar meningkatkan produksi padi di atas 5 persen. (zan)

IPDN Bakal Molor

PONTIANAK - Kepastian tentang dimulainya Institut Pemerintahan Dalam Negeri Regional Kalimantan Barat masih menggantung. Menurut Kepala Badan Pendidikan dan Latihan Kalbar, Pieter Allon, sejauh ini belum ada kejelasan dari pemerintah pusat. “Kita masih menunggu Surat Keputusan dari pusat, sampai sekarang belum pasti,” katanya kemarin. Menurut Pieter, berdasarkan rencana awal, pemerintah akan membangun IPDN regional di tiga lokasi yaitu di Pontianak Kalimantan Barat, di Mataram Nusa Tenggara Barat dan di Papua. Sebelum pembangunan itu terealisasi, Kementerian Dalam Negeri terlebih dahulu melakukan survei ke daerahdaerah terkait. Dalam hal ini, survei ke Pontianak dan Mataram sudah dilaksanakan. Dari survei itu, Kementerian Dalam Negeri sudah berkesimpulan bahwa pendirian IPDN Regional di Pontianak dan Mataram layak. Hanya saja, survei ke Papua belum dilaksanakan. “Di Kalbar sudah positif akan didirikan IPDN. Tetapi ada satu provinsi lagi belum ditinjau yaitu Papua. Jadi kita terpaksa menunggu hasil peninjauan ke Papua dulu karena pemerintah tidak mengeluarkan SK secara parsial,” jelasnya. IPDN Regional direncanakan akan berkampus di Gedung Unit Pelayanan dan Rehabilitasi Sosial Sei Ambawang. Pemerintah provinsi sudah menyiapkan gedung tersebut. Tetapi kampus itu hanya bersifat sementara sambil menunggu pembangunan gedung baru. Pembangunan gedung baru ini akan didanai langsung oleh pemerintah pusat sedangkan pemprov hanya membebaskan lahannya. “Rencananya tak jauh dari lokasi UPRS dan dari informasi yang kita terima, lahannya sudah dibebaskan. Pembebasan lahan ini ditangani oleh Biro Pengelolaan Aset, bukan Bandiklat,” jelasnya. Adanya IPDN Regional sangat diharapkan oleh pemprov. Sebab, kebutuhan lulusan IPDN di Ke Halaman 23 kolom 5

Daerah Terpencil yang Penduduknya Masih Bertahan

Minim Bantuan, Sekolah Dibangun Tahun 1978 Daerah terpencil memang melahirkan keterbatasan. Tidak saja perputaran ekonomi mandek, fasilitas pendidikanpun hambar. Tengok saja Sungai Jelawat, Desa Tebang Kacang. Sekolah Dasar Negeri 30 dibangun 1978.

DENY HAMDANI Sungai Jelawat BANGUNAN SDN 30 Sungai Jelawat berdiri apik. Letaknya persis di bibir Sungai Kapuas. Sekolah tersebut sudah tua. Buktinya kayu-kayu dinding, lantai dan penyangga bangunan uzur dimakan usia. Meski tua, masih layak dipergunakan tempat belajar mengajar siswa. Masyarakat di Desa Tebang

ISTIMEWA

SEKOLAH: Suparman menuju ke sekolahnya dengan speedboat tumpangan.

Kacang sangat tergantung akan sekolah ini. Kata Suparman Spd salah satu pengajar di sekolah tersebut bangunan ini sudah cukup tua. Beberapa generasi penduduk mengenyam pendidikan di tempat ini. Bahkan karena tuanya, bangunan sekolah menjadi saksi sejarah. Banyak para pelajarnya sudah beranak pinak dan tinggal di dekat sekolah tersebut. ”Ada juga warga yang bahkan sudah bercucu sempat bersekolah disini,” ucapnya. Sejarah tuanya bangunan ini kurang didukung fasilitas tambahan. Sejak tahun 1987, tidak satupun bantuan mengalir. Bahkan gembar-gembor dana alokasi khusus pendidikan belum pernah menyentuh bangunan ini. ”Sebetulnya kita sudah lelah juga. Sudah 3 kali diajukan proposal perbaikan sekolah, tetapi tidak terealisasi juga,” kata dia. SDN 30 Sungai Jelawat terdiri dari 6 ruang kelas. Satu kelas berisi 30-40 pelajar. Setiap kelas mewakili pelajar kelas 1sampai 6. Tiap lokal bangunan masih bertahan dengan ketuaannya. Ada juga lokal kelas yang kayunya sudah agak lapuk. Dalam keterpurukan warga sekitar memperbaikinya. “Ya antusiasme warga saja. Apalagi disini memang banyak kayu tebangan dari daerah hulu,” kata dia. Disamping tuanya bangunan, ketersediaan tenaga guru juga menjadi masalah. SDN 30 Sungai Jelawat hanya memiliki 3 guru tetap. Bayangkan, 6 lokal kelas harus mengajar seluruh kelas. 1 dari 3 tenaga guru tersebut adalah kepsek. Selain mengatur siswa juga ikut mengajar dalam ruang kelas. Untunglah sekolah ini mendapat suntikan. Ada tenaga honorer masyarakat sekitar. Jumlahnya tidak banyak Ke Halaman 23 kolom 5


pro-kalbar

25

Pontianak Post

Selasa 6 April 2010

PNS

Melihat Eskostika Potensi Wisata Jangkang

Bupati Kena Demo BUPATI Landak mengakui sempat berkali-kali didemo oleh CPNS supaya secepatnya diangkat sebagai PNS. “Seperti guru agama Protestan, guru agama Katolik pernah mendemo saya. Mereka minta secepatnya diangkat jadi PNS. Tapi ketika dibuka formasi, namun tidak ada yang berminat,” ujar Bupati Landak Adrianus AS saat penyerahkan SK kepada 243 CPNS Kabupaten Landak tahun 2009, belum lama ini di Ngabang. Adrianus AS Dikatakan mantan Kadis Pendidikan Landak ini, selain didemo, iapun pernah mendapat SMS dari CPNS bersangkutan bahwa pernah dimintai Rp 40 juta supaya bisa jadi PNS. Namun siapa orangnya, tidak ada yang berani mengatakannya. Bupati mengancam para CPNS yang memberikan duit untuk lulus PNS akan langsung dibatalkan SK-nya.

■ Ke Halaman 31 kolom 1

RSUD

Prihatin Tak Ada Akreditasi PERNYATAAN Kabid Pelayanan RSUD Sanggau Ginting SSi.Apt MKM yang mengatakan bahwa hingga saat ini RSUD Sanggau tersebut belum mengantongi akreditasi, menimbulkan keperihatinan banyak pihak. Termasuk dari kalangan wakil rakyat. Seperti yang diketahui, bahwa akreditas merupakan sebuah jaminan pelayanan sebuah rumah sakit apakah sudah sesuai standart atau belum. Sedikitnya ada lima pelayanan dasar Andi Darsudin yang mesti dipenuhi oleh sebuah rumah sakit dan mesti dibenahi terkait dengan pengajuan akreditasi yaitu, administrasi dan manajemen, pelayanan medik, pelayanan unit gawat darurat, pelayanan keperawatan dan pelayanan rekam medik.

■ Ke Halaman 31 kolom 1

perpustakaan

Kunjungan Meningkat JUMLAH pengunjung Perpustakaan Daerah Kota Singkawang kian bertambah. Walau tak signifikan, hal itu cukup untuk menandakan meningkatnya minat baca masyarakat. Itu tak terlepas dari upaya Kantor Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kota Singkawang yang terus berbenah. “Memang tidak terlalu banyak, tapi setiap hari terus bertambah. Itu menjadi barometer kita mengukur minat baca masyarakat,” ungkap Kepala Kantor Darnila Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kota Singkawang, Darnila Darnila tidak menyebutkan angka peningkatan pengunjung. Dia melihat dari tingkat kunjungan. Dalam sepekan, terangnya, biasanya seorang hanya sekali mendatangi perpustakaan. Sekarang, satu miinggu bisa dua hingga tiga kali datang meminjam buku. “Kecendrungannya seperti itu. Berarti satu minggu tidak hanya satu buku yang dibaca, tapi lebih banyak,” tuturnya.

■ Ke Halaman 31 kolom 1

bidik

Belasan Riam Menggapai, Sayang Terabaikan Kecamatan Jangkang boleh jadi salah satu daerah di Kabupaten Sanggau yang paling banyak memiliki potensi wisata. Khususnya riam atau air terjun. Jika dikelola dengan baik dan benar, bukan mustahil Surga Wisata Jangkang terwujud. Laporan Sriwanto Winarno Sanggau

MENELUSURI daerah-daerah di Jangkang, maka pesona alam gua dan air terjun akan gampang ditemui. Menjadi suatu pemandangan biasa. Sayang, potensi itu seolah diabaikan begitu saja. Tak ada yang ingin memaksimalkannya. Padahal, gemericik jernihnya air yang meluncur deras dari ketinggian, tentu menjadi pemandangan

ajaib dan menarik. Khususnya bagi wisatawan, lokal mau pun manca yang menganggapnya karunia keindahan dari sang Khalik. Cukup banyak riam di Jangkang. Beberapa air terjun atau riam memesona yang dimiliki daerah ini adalah Riam Kunyuk di Dusun Parus Tanggung, Riam Berauh/

■ Ke Halaman 31 kolom 1

FOTO: ANTO WINARNO

AIR TERJUN: Air Terjun Berauh di Desa Tanggung, salah satu belasan air terjun di kecamatan Jangkang.

Lobi Pusat, Bandara Pindah

Pertahankan Resapan Air Perhuluan NGABANG – Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Landak Yoseph Bosman mengingatkan kalau pembangunan di bidang perkebunan khususnya di Kecamatan Banyuke Hulu, Kuala Behe dan Kecamatan Air Besar Serimbu sebaiknya dapat dianjurkan ke bidang tanaman yang memiliki manfaat untuk memperkuat daerah resapan air, dibanding perkebunan kelapa sawit. Kendati daerah di tigakecamatan ini adalah merupakan sumber air yang akan mengaliri seluruh sungai yang melewati sejumlah daerah di daerah ini. “Kita tidak melarang membuka perkebunan di sana, tetapi kalau kelapa sawit ini jangan. Tetapi sebaiknya kita lakukan cara lain yang hasilnya tidak jauh berbeda tetapi memberikan menfaat baik untuk masyarakat maupun kelestarian hutan yang merupakan daerah penyangga,”tuturnya ketika dihubungi Senin kemarin. Menurutnya, tanaman yang mampu memberikan nilai pada peningkatan perekonomian masyarakat bukan hanya kelapa sawit semata, tetapi masih banyak tanaman atau komoditi lain yang juga bisa memberikan manfaat bagi masyarakat. “Kuatirnya kitakan, kalau daerah ini digarap oleh perkebunan kelapa sawit, maka ke depannya akan muncul berbagai masalah terutama masalah bencana, ■ Ke Halaman 31 kolom 1

Hindari Tanaman Sawit

SHANDO SAFELA/PONTIANAK POST

PANEN TERI: Dua bocah Pulau Kabung, Bengkayang bermain diantara ratusan keranjang ikan teri yang dijemur. Dalam musim panen, satu bagan dapat menghasilkan satu ton ikan teri tiap malam.

KETAPANG – Sarana infrastruktur dan transportasi sangat dibutuhkan dalam percepatan pembangunan Ketapang. Bupati Ketapang, H.Morkes Effendi S.Pd MH mengakui pemerintah daerah punya niat baik membenahi infrastruktur, namun keterbatasan dana masih menjadi kendala klasik. Niat baik pemerintah itu, juga tampak dalam upaya melobi pemerintah pusat dalam pembangunan Lapangan Rahadi Oesman. “Dalam hal membangun bandara, memang benar kita sudah ada melakukan loby ke pemerintah pusat, dan

Morkes Effendi

Sebaiknya bandara Rahadi Oesman tersebut dipindahkan ke tempat yang lebih strategis.

■ Ke Hal 31 kol 1

Tak Ada Intervensi Penilaian Adipura SINGKAWANG – Penilselanjutnya kita tidak tahu ian tahap dua adipura unke mana antara Sambas dan tuk Kota Singkawang telah Bengkayang,” katanya. selesai. Tinggal menunggu Wolter memastikan tim hasilnya. Mei nanti, akan ini independen. Tidak ada dilakukan evaluasi dan veriinterpensi Pemkot Singfikasi hasil penilaian. kawang terhadap penilian. “Biasanya Mei sudah diuMendatangi titik penilaian mumkan. Mudah-mudahan pun tidak didampingi. Hanya saja hasil penilaian tahap diantar sta BLH dan Dinas dua baik sehingga kita dapat Kebersihan dan Perumahan mendapat adipura lagi,” ucap Kota Singkawang sebagai Kepala Dinas Kebersihan penunjuk jalan. “Sama sekali dan Perumahan, Wolter C tidak ada interpensi. Memang Koyongian. Wolter C Koyongian ada dari staf dinas, tapi Tim yang datang ke Singhanya mengantar atau penunjuk kawang pada 31 Maret terdiri dari lima jalan,” terangnya. orang. Dua dari Badan Lingkungan Hidup Pun dengan lokasi penilian. Dijelaskan Regional Kalimantan, dua orang dari BLH Wolter, tim penilai yang menentukannya. Provinsi Kalbar dan satu lagi akademisi Pemkot Singkawang hanya menerima Universitas Tanjungpura. dan menyiapkan lokasi tersebut sesuai “Tanggal 31 menilai Singkawang, arahan. ■ Ke Halaman 31 kolom 1

ANDI/PONTIANAKPOST

PAWAN V: Kadi PU Ketapang, H. Darmansyah saat menjelaskan pembangunan Jembatan Pawan V.

Pawan V Gunakan Material RRC Tuntas Tahun Ini KETAPANG—Pembangunan jembatan Pawan V yang menghubungkan Jalan Lingkar Kota Ketapang dengan Desa Negeri Baru, akan dituntaskan pada tahun 2010. Kepala Dinas Pekerjaan Umum Ketapang,

Ir.H.Darmansyah MM menyebutkan bahwa sejumlah material yang diperlukan untuk menuntaskan pembangunan jembatan Pawan V tersebut sudah didatangkan dari RRC. “Material dari RRC sudah tiba, jadi Insya Allah tahun 2010 ini pembangunan

■ Ke Halaman 31 kolom 1

Ceng Beng Berakhir, Makam Kembali Sepi

Berharap Berkah Leluhur, Semua Berjalan Aman Ritual Ceng Beng atau Sembahyang Kubur pertama berakhir, Senin (5/4). Selama 15 hari atau sejak 21 Maret 2010, masyarakat Tionghoa Singkawang melaksanakan ritual ini. Setelah berziarah, mereka melakukan aktivitas seperti biasa. HENDY/PONTIANAKPOST

PATUNG NAGA: Pekerja sedang membuat patung naga melingkari salah satu tiang di Vihara YAyasan Tri Dharma, Pemangkat.

M. Kusdharmadi Singkawang

ODY/PONTIANAKPOST

SEPI: Kompleks pemakamam Tionghoa kembali sepi. Menunggu Ching Bing berikutnya.

SETELAH sehari sebelumnya Minggu, (3/4) kompleks perkuburan Tionghoa itu semarak dan ramai dengan kedatangan serta aktivitas penziarah, tetapi tidak di hari Senin kemarin. Suasana hening terlihat. Meski hari masih pagi. Angin menerbangkan sisa kertas yang dibakar. Banyak makam yang dikunjungi yang bersih dari rerumputan. Sisa-sisa bakaran dupa juga masih terlihat. Api yang menghabiskan setengah gaharu. Sejak dimulainya Ceng Beng, kawasan pemakaman setiap paginya selalu dipadati penziarah. Maklum, saat Ceng Beng seperti ini, mereka yang berada di luar daerah bahkan negeri, semua kembali ke Singkawang untuk berziarah. Karenanya, bisa dipastikan saat Ceng Beng, harga tiket pesawat pun naik. Tak hanya dari Singkawang, melainkan dari Sambas, Bengkayang, Pontianak. Bahkan, Jakarta dan dari luar negeri.

■ Ke Halaman 31 kolom 5


SINGKAWANG

26 sejarah

Prihatin Tugu Pejuang ABDUL Hamid Zainudin Eksponen Pejuang 45 mengatakan, bahwa Tugu Pejuang 45 yang berada di tengah-tengah Kota Singkawang didirikan sesudah tanggal 27 Desember 1949. “Tugu ini sebagai pengakuan Kerajaan Belanda terhadap kedaulatan Republik Indonesia Serikat,” kata Hamid kepada Pontianak Post. Ia menambahkan, ada berita bahwa tugu pejuang tersebut akan direhabilitasi. “Kalau Pemerintah Kota Singkawang tidak memperhatikan tugu tersebut, atau mau merubuhkan pun tidak apa-apa. Tapi, lambang Pemkot Singkawang melekat dibaju wali kota harus dicabut. Jangan ada dibajunya lagi, bereskan?,” tegas Hamid. Abdul Hamid Zainudin menganggap hati nurani Pemerintah Kota Singkawang belum secara lengkap mengakui pejuang yang ada di Kota Singkawang. “Yang diutamakannya adalah kepentingan pribadinya saja. Kepala Pemerintahan Kota Singkawang pun sama saja mementingkan pribadinya, daripada kepentingan rakyatnya. Megahnya Kota Singkawang, Pemerintah Kota Singkawang merupakan hasil dari perjuangan. Tidak ada perjuangan, tidak ada kemerdekaan. Dan tidak akan ada pula pemerintahan,” tegas Hamid. (ody)

Nomor Telepon Penting Polres Singkawang : 631150 Satlantas

: 631024

Polsek Skw Barat

: 631286

BPK Bhakti Suci

: 631514

RS Abdul Azis

: 631798

St. Vincetius

: 631008

Harapan Bersama

: 631791

BPKS Tua Pekong : 637473

Pontianak Post

Profil Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Bengkayang 2010 CABUP Bengkayang nomor urut (1), H Mariadi SE MM, beragama Islam, lahir di Sijang, 16 Juni 1968, tinggal di Dusun Ledo RT 03/RW 11 Desa Lesa Bela, Kecamatan Ledo. Perkawinannya dengan Petronela menghasilkan 3 anak. Pendidikannya dimulai, SD MIN Sijang (1982), SMPN 01 Sekura (1985), SMAN Sambas (1988), S1 Fekon Untan Pontianak 1994 dan S2-nya di tempat yang sama (2007). Organisasinya, Ketua DPD PAN Bengkayang dua periode (2000 – 2010), Ketua MABM Bengkayang. Pengalamannya, sebagai Konsultan IDT 1994 – 1996, Konsultan P3DTOECF-PHASE II 1997 – 2002, anggota DPRD Bengkayang 2009 – 2014. Calon wakilnya, Markim SE, beragama Katholik, lahir di Pasukayu, 16 Februari 1971, tinggal di Jalan Marzuki T Nomor 101 Bengkayang. Beristrikan Irene Barliansyh Paraya dan memiliki 3 anak. Pendidikannya, di SD Pasukayu (1984), SMP 01 Samalantan (1987), SMEA YPN Pemangkat (1990), dan S1 Fekon Untan (2010). Organisasinya, Sekretaris HIPMI dan Ketua PDK Bengkayang. Pernah sebagai pegawai BRI dan pensiun, serta anggota DPRD Bengkayang dua periode. Cabup nomor (2), Pasti SH, MH, beragama Kristen Protestan, lahir di Siraba, 3 Juni 1964, tinggal di Jalan Benawa Bhakti, Dusun Monterado, RT 03/RW 01 Desa Monterado, Kecamatan Monterado. Memiliki tiga anak. Istrinya, Sohana. Pendidikannya SD, SMP, SMA (tamat), S1(hukum), S2 (magister hukum). Organisasinya, Partai Golkar mulai tingkat kecamatan hingga sekarang menjadi Ketua DPD Partai Golkar Bengkayang. Anggota DPRD tiga periode: 1999 – 2004 (anggota), 2004 – 2009 (ketua), dan 2009 – 2014 (wakil ketua). Calon wakilnya, M Yunus SH, beragama Islam, lahir di Karimunting, 4 Agustus 1964. Tinggal di Desa Sui Raya RT 03/RW 01. Memiliki 4 anak. Istrinya, Rustiyanti. Pen-

didikannya, SDN 1 Sui Raya (1977), SMPN 1 Sambas (1981), SMAN 1 Sambas (1984), S1 di STIH SM Tsjafioeddin (2008). Organisasinya, Ketua DPC PFKPM Bengkayang, Ketua DPC PAN Sui Raya, Wakil Ketua dan Sekretaris DPD PAN Bengkayang. Anggota dewan Bengkayang 3 kali (1999 – 2004), (2004 – 2009) dan (2009 – 2014). Cabup Bengkayang nomor (3), Suryadman Gidot SPd, beragama Kristen Protestan, lahir di Pejampi, 15 Mei 1971 dan tinggal di Jalan Guna Baru Trans Rangkang RT 08/RW 004 Kelurahan Sebalo, Bengkayang. Memiliki 1 anak. Istrinya, Femi Oktaviani Heriyanti SE. Sekarang tercatat sebagai Wabup Bengkayang (2005 – 2010). Pendidikannya, SDN 5 Pejampi (1986), SMPN 1 Seluas (1989), SMA Talenta Singkawang (1992), S-1 Untan Fakultas Pendidikan Pontianak (1998), S-2 Untan Fakultas Hukum dan Ekonomi (2006), serta S-2 Untan Fisip (2003) proses tugas akhir. Organisasinya, Dewan Pakar PIKI Kalbar 2006 – sekarang, Ketua BNK (2005 – 2010). Pengalamannya, Kepsek SMA Borneo Bengkayang (2000 – 2004) dan anggota DPRD Bengkayang. Calon wakilnya, Agustinus Naon SSos, beragama Katholik, lahir di Capkala, 14 Oktober 1954, tinggal di Gang Delima RT 06/RW03 Kelurahan Sebalo, Bengkayang. Miliki 3 anak. Istrinya, Christina Bumoe A. Pendidikannya, SD Subsidi Nyarumkop (1968), SMP di tempat yang sama (1971), SMA Ignatius Singkawang (1974), APDN Pontianak (1978), dan S-1 Untan Fisip (1995). Pernah jadi Asisten II (2004), Plt Sekda Bengkayang (2005), Kepala BKD (2007), dan staf ahli Bupati (2009). Cabup nomor (4), Jupi, beragama Katholik, lahir di Bengkayang 3 Juni 1959, tinggal di Dusun Paling, Desa Sango. Istrinya, Magdalena. Miliki 3 anak. Pendidikannya, SD Subsidi Bengkayang (1974), SMPN Bengkayang (1977), SPG Menjalin (1982). Organisasinya, 25 tahun sebagai PNS. Calon wakilnya, Joni Abdullah, beragama Islam, lahir di Sui Pangkalan, Kecamatan Sungai Raya, 8 Oktober 1966. Istrinya, Nurmini. Punya 4 anak. Pendidikannya, di SD Sui Raya,

(1982), MTs (1985) dan SMAN 2 Singkawang (1988). Tiga periode menjadi kepala desa (1995 – 2010). Cabup nomor (5), Petrus SA, beragama Kristen Protestan, lahir di Sempayuk, 1 Juli 1975, alamatnya di Dusun Sempayuk, Desa Belimbing Kecamatan Lumar. Pendidikannya, di SDN 4 Sempayuk (1988), SMP Talenta Singkawang (1991), PPU Bogor/Purwakarta (1994), SPP-SPMA Singkawang (1994). Organisasinya, anggota DPRD (2002), Ketua DPRD Bengkayang (1999 – 2004). Calon wakilnya, Ruma Faruma S Ag, beragama Islam, lahir Sui Jaga B, 19 November 1976, tinggal di Jalan Demang Akub RT 01/RW I Nomor A.55 Singkawang. Miliki 2 anak. Istrinya, Siti Rubaiah. Pendidikannya, di SDN 19 Sui Jaga B (1988), MTs Ushuluddin Singkawang (1991), MAN Pontianak Filial Singkawang (1995), S1 Fakultas Syariah IAIN Walisongo Semarang (2000), dan S-2 di Fisip Untan (2009). Pernah sebagai Kepala KUA Sangau Ledo dan KUA Teriak. Cabup nomor (6), Drs Moses Ahie Msi, beragama Katholik, lahir Sui Ambawang, 24 April 1956 dan tinggal di Jalan Pancasila 5 Nomor 45 Pontianak. Istrinya, Dominika. Miliki 4 anak. Pendidikannya, di SD Subsidi Bengkayang (1970), SMPN 1 Bengkayang (1973), SMA St. Ignatius (1976), S1 Unibraw Malang (1992), dan S2 Untan Pontianak (2005). Pengalaman kerja, Camat Seluas (1992 – 1997), Camat Bengkayang (1997 – 2000), Wabup Bengkayang (2000 – 2005), Asrpri/Sepri Gubernur Kalbar (2008), dan Kasat Pol PP Kalbar (2009 – 2010). Calon wakilnya, Sebastianus Darwis SE MM, beragama Katholik. Lahir di Singkawang, 28 Juli 1973, tinggal di Jalan Jerendeng AR Nomor 119 Bengkayang. Istrinya Anita. Miliki 2 anak. Pendidikannya, SDN 2 Balkar (1987), SMPN 1 Mempawah (1990), SMAN 1 Mempawah (1993), S1 STIE Perbanas Jakarta (2000), dan S2 MM Untan Pontianak (2007). Pengalaman organisasi sebagai Ketua Pemuda Katholik Bengkayang serta pernah menjabat Wakil Ketua Komisi C dan kini Ketua DPRD Bengkayang 2009 – 2014. (pk/*)

Selasa 6 April 2010

Kampanye Diawali Long March BENGKAYANG-Kampanye terbuka dalam pemilu kepala daerah Kabupaten Bengkayang akan diawali dengan long march oleh enam pasang calon Bupati dan Wakil Bupati Bengkayang 2010 bersama tim suksesnya. Penegasan itu disampaikan Ketua Kelompok Kerja Kampanye Komisi Pemilihan Umum Bengkayang, Martinus Kiu kepada Pontianak Post, kemarin di ruang kerjanya. Menurut rencana pelaksanaan kampanye damai itu akan dilaksanakan tanggal 2 Mei 2010. “Kita masih menyusun jadwal yang tepat,” kata Martinus. Teknis pelaksanaan kampanye bersama ini, seperti legislatif lalu. Seluruh peserta pemilukada ikut bersama termasuk tim suksesnya. Nanti, kata Martinus, akan dibatasi jumlah pesertanya. “Peserta akan kita batasi. Nanti, masyarakat bisa langsung melihat sosok calon pemimpin mereka,” kata Martinus. Mantan anggota Panwaslu pilkada Bengkayang 2005 lalu mengungkapkan setelah itu baru digelar kampanye terbuka. Di Kabupaten Bengkayang sendiri dibagi enam zona (daerah). Setiap daerah, kata dia, calon memperoleh hak yang sama. Untuk zona 1, kata Martinus, Kecamatan Bengkayang, Teriak dan Sui Betung. Zona 2, kata Martinus, Kecamatan Samalantan, Monterado dan Lembah Bawang. Zona 3, yakni Kecamatan Capkala, Sui Raya dan Sui Raya Kepulauan. Sedangkan zona 4, kata Martinus, terdiri dari Kecamatan Lumar, Suti Semarang dan Ledo. Zona 5, kata dia lagi, yakni Kecamatan Sanggau Ledo dan Tujuh Belas dan zona 6 adalah, Kecamatan Seluas, Jagoi Babang dan Siding. Selain itu juga, kata Martinus, pihaknya juga berencana menggelar debat calon. “Format dan materinya kita akan bicarakan lagi dengan anggota KPU lainnya,” katanya. Sementara itu, di Kabupaten Bengkayang belum begitu semarak. Padahal, jadwal kampanye sudah diberlakukan sejak lama. “Belum begitu nampak perang baliho. Hanya beberapa baliho yang dipasang oleh enam calon,” kata Ujang, salah satu warga Bengkayang, kepada Pontianak Post, kemarin. Dia tak tahu mengapa baliho-baliho tak dipasang oleh calon. “Mungkin mereka lebih efektif turun ke lapangan menemui masyarakat pemilih,” kata Ujang memprediksi. Pantauan Pontianak Post sepanjang jalan dari Kecamatan Samalantan hingga ke Kota Bengkayang tak terlalu banyak baliho calon. Baliho yang terpasang bisa dihitung dengan jari. (zrf)


Pontianak Post

Selasa 6 April 2010

pendidikan

Guru Harus Strata 1 KEPALA UPT Dinas Pendidikan Sungai Raya Jawani mengatakan, untuk meningkatkan mutu pendidikan harus dibarengi dengan kualitas akademik guru. “Guru sekarang mulai dari TK (Taman Kanak-kanak), SD (Sekolah Dasar), SMP (Sekolah Menengah Pertama) dan SMA (Sekolah Menengah Atas) harus S-1 (Strata 1),” kata Jawani kepada Pontianak Post kemarin. Ia menambahkan berdasarkan Undangundang nomor 14 tahun 2005 tentang guru dan dosen dan Peraturan Pemerintah (PP) tahun 2008 tentang Guru bahwa kualifikasi akademik guru TK, SD, SMP, SMA dan SMK adalah S-1. Untuk mendapatkan gelar S-1, menurut dia, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkayang sudah memberikan kemudahan. Seperti di UT, Kelas Kampus, Percepatan dan PJJ. Untuk UT, jelasnya, sudah ada di empat kecamatan di Kabupaten Bengkayang. Yakni, Kecamatan Sungai Raya, Kecamatan Bengkayang, Kecamatan Sanggau Ledo, dan Kecamatan Seluas. “UT tersebut di bawah Pokjar UPBJJ (Unit Program Belajar Jarak Jauh) Pontianak,” katanya. Kemudian, lanjut dia, juga sudah disiapkan seminar, workshop, pendidikan dan pelatihan berkenaan dengan pendidikan yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas guru tersebut. “Untuk guru PNS dan Non PNS apabila IP-nya 2, 00 dapat diajukan untuk mendapat beasiswa PMPTK (Peningkatan Mutu Pendidikan Tenaga Kependidikan),” katanya. Ia menjelaskan, apabila memiliki kartu NUPTK (Nomor Unit Pendidik Tenaga Kependidikan), baru mendapatkan beasiswa tersebut. (ody)

Nomor Telepon Penting Polres Singkawang Satlantas Polsek Skw Barat BPK Bhakti Suci RS Abdul Azis St. Vincetius Harapan Bersama BPKS Tua Pekong

: : : : : : : :

631150 631024 631286 631514 631798 631008 631791 637473

SINGKAWANG

27

Batalkan Kenaikan Tarif Tunggu Perda PDAM

HENDY/PONTIANAKPOST

BANTUAN: Chong Ji Men pembina Lepbasis ketika mensurvey penduduk miskin di Kaliasin untuk diberikan bantuan.

Sertifikat LU Trans Belum Ada Siap Kerahkan Massa SINGKAWANG-Sudah 20 tahun warga transmigrasi di Seluang Kelurahan Mayasofa, Singkawang Timur belum mempero leh sertifikat bagi lahan usaha mereka. Mereka pun mendesak kepada Pemerintah Kota Singkawang untuk segera mencarikan solusinya. Mereka pun siap turun ke Kota Singkawang untuk bertemu dengan Wali Kota Singkawang, Hasan Karman. Demikian diungkapkan oleh Ketua Tim 15, Suparlin kepada Pontianak Post, kemarin. Tim 15 adalah tim yang dibentuk oleh perkumpulan Ketua RT, tokoh masyarakat, agama dan adat yang menginginkan agar masalah tersebut segera selesai. Menurut Suparlin, pekan lalu pihaknya sudah menggelar pertemuan disebuah tempat yang dihadiri oleh sejumlah perwakilan masyarakat. “Masyarakat transmigrasi yang tinggal di UPT 7 Seluang, Mayasofa sampai saat ini belum memegang sertifikat yang telah dijanjikan oleh pemerintah. Kita minta sertifikat itu,” kata Suparlin. Diakui Suparlin, ada dugaan sertifikat itu sudah ada dan masih dipegang oleh oknum-oknum yang tak bertanggungjawab.

“Ada yang pernah melihat fotocopian sertifikat itu. Anehnya, kita tak pernah memegang sertifikat yang menjadi hak milik warga transmigrasi,” kata Suparlin. Suparlin menjelaskan, sedikitnya ada 700-an kepala keluarga yang tinggal di UPT 7 Seluang. “Kita ingin bertemu langsung dengan wali kota untuk menyampaikan persoalan ini. Sejak lama sudah kita sampaikan persoalan tersebut. Tapi, anehnya belum juga ada tanggapan dari pemerintah kota,” kata dia. Jalan terakhir, kata dia, adalah dengan menggerahkan massa sebanyak mungkin. “Setiap RT sudah sepakat untuk mengerahkan massa, bila tidak ada kata sepakat dari pemerintah,” katanya. Sebenarnya, kata dia, ada juga warga transmigrasi di UPT 7 Seluang ini masuk ke wilayah Kabupaten Bengkayang tepatnya di Kecamatan Samalantan. “Kita fokus pada mereka yang tinggal di Kota Singkawang dulu. Setelah itu, baru di Kabupaten Bengkayang. Kita sudah lama tinggal di Seluang, tapi belum ada sertifikat yang menjadi hak milik kami,” kata Suparlin. Sebenarnya, sejak lama mereka sudah melakukan

dialog dengan berbagai intansi guna memperoleh serfikat tersebut. Namun, tak membuahkan hasil yang maksimal. “Lahan usaha tak memiliki sertifikat. Kita sangat mengkhawatirkan itu,” kata dia. (zrf)

SINGKAWANG – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Singkawang terus menuai kritik terhadap kebijakannya menaikan tarif. Sekarang sudah terjadi, masyarakat menuntut peningkatan kualitas pelayanan. Alasan PDAM saat hendak menaikan tarif adalah untuk meningkatkan dana operasional sehingga kualitas pelayanan semakin baik. Tapi tidak demikian yang dirasakan masyarakat. Sama seperti tarif lama, aliran air ke rumahrumah tidak lancar. “Mana janjinya kalau tarif naik pelayanan meningkat. Sama saja dengan kondisi lama,” ungkap Ketua RT 10 Kelurahan Roban, Singkawang Tengah, M Firdaus. Kenaikan tarif seharusnya tidak dilakukan, karena rancangan peraturan daerahnya tengah digaraf eksekutif dan legislatif. Sementara ini, menurut Firdaus, sebaiknya menggunakan tarif lama. “Raperdanya saja baru dibahas, tarif sudah naik,” paparnya. “Bagus batalkan saja tunggu ada perda,” timpalnya.

Dia menyesalkan kenaikan tarif seratus persen. Mestinya, PDAM menaikan tarif bertahap agar masyarakat tidak kaget. Itupun harus disertai peningkatan pelayanan. “Gaji PNS saja naiknya bertahap, PDAM harus pikirkan juga masyarakat,” katanya. Firdaus menilai, kebijakan ini bertentang dengan UUD 1945 pasal 33 terhadap penguasaan air oleh negara dan digunakan sepenuhnya untuk kepentingan rakyat. “Ini terbalik, justru menyengsarakan rakyat,” tegasnya. Kenaikan boleh saja dilakukan setelah PDAM memperbaiki pelayanannya. Airnya lancar dan bersih, kemudian baru memikirkan tarif. “Sekarang masyarakat masih menggunakan mesin pompa air. Ke mana uang yang seratus persen itu,” ujarnya. Dia mempertanyakan dana alokasi khusus dari pemerintah pusat senilai Rp 13 miliar. Kalau benar mengelolanya, kenaikan tarif tidak perlu mendesak diberlakukan dan pelayanan pasti akan baik. “DAK yang dari pusat ke mana ? Itu seharusnya untuk memperbaiki pelayanan. Kenaikan tarif nanti dulu,” katanya. (hen)

Sejukkan Kota, Tanam Ratusan Pohon SINGKAWANG – Ratusan pohon akan ditanam. Hal ini sebagai upaya mencegah pemanasan global (global warming). Pun demikian untuk menyejukkan Kota Singkawang yang terasa semakin panas. ”Bibit sudah ada dan disiapkan, tinggal kita lakukan penanaman saja,” kata Uray Albert Ketua LSM Publik Singkawang

kemarin kepada Pontianak Post. Ia menambahkan, bahwa berbagai jenis pohon (sebelumnya tertulis pohon jagung), antara lain alpukat, rambutan, mahoni, tanjung, angsana dan lain-lain. ”Kita dibantu Dishuttan Singkawang,” katanya. Ia menjelaskan, dalam penanaman nantinya akan melibatkan Ketua RT, Kelurahan, dan stake

holder yang akan diundang. Pelaksanaannya tetap, sesuai jadwal yang sudah ditentukan. ”Kita akan laksanakan penanaman pada 5 Juni 2010,” terangnya. Menurut dia, efek dari pemanasan global (global warming) sedikit banyak sudah berpengaruh terhadap alam dan suasana di Kota Singkawang. (ody)

Dibutuhkan Rekomendasi Kelurahan SINGKAWANG-Ketua RT di Kelurahan Roban, Kecamatan Singkawang Tengah, M Firdaus mengatakan, guna memperoleh akte kelahiran dispensasi memang dibutuhkan rekomendasi lurah setempat. Rekomendasi lurah tersebut dibutuhkan, untuk memperjelas anak yang dilahirkan.

“Siapa orang tuanya dan dimana tinggalnya itu yang direkomendasikan oleh lurah,” kata Firdaus, kepada Pontianak Post, kemarin. Firdaus juga mengungkapkan, dalam aturan akte kelahiran dispensasi itu harus ada dua orang saksi. “Dua orang saksi itu dibutuhkan sesuai dengan aturan yang

berlaku,” kata dia. Sementara itu, anggota DPRD Singkawang, Tasman mengklarifikasi soal saksi tersebut. Menurut Tasman, saksi dibutuhkan ketika akan membuat akte kelahiran. Namun, kata Tasman, hendaknya saksi harus melihat persyaratan. (zrf)


SAMBAS

28 Ajak Makmurkan Masjid

tilik

Jeruk Minuman Resmi Dipertanyakan realisasi jus jeruk menjadi minuman resmi pemerintah Kabupaten Sambas. Safari dari Forum Pemuda Tebas mengatakan pencanangan minuman segar yang diberi nama Jus Citrus Van Sambas sudah dilakukan setahun lalu. “Namun hingga kini, Namun hingga kini, kami melihat tidak pernah jus kami melihat tidak jeruk disajikan pernah jus jeruk disa- sebagai minujikan sebagai minuman resmi. Apakah hanya man resmi. Apakah hanya sebuah wacana sebuah wacana atau hanya atau hanya mimpi bagi m i m p i b a g i petani dalam mening- petani dalam katkan harga jeruk meningkatkan harga jeruk,” katanya. Safari Ia mengatakan di daerah sendiri saja Pemkab tidak komitmen menghadirkan jus jeruk dalam kegiatan resmi. Dikatakannya, sangat disayangkan masih saja teh dan kopi jadi minuman resmi kegiatan di lingkungan pemerintahan. “Lebih baik jangan dicanangkan. Sebab hanya sebuah kebohongan kalau tidak dilaksanakan,” tegas Safari. (riq)

Selasa 6 April 2010

Inspektorat Jangan Hanya Duduk Manis

terigas Upaya meningkatkan pembangunan relegius organisasi Sajadah Senja mengajak umat muslim memakmurkan masjid. Awang Isman mengatakan sajadah senja terus melakukan safari ke desa-desa yang berada di 19 kecamatan. “Kami mengajak umat muslim salat berjamaah maghrib dan isya. Selain itu, mendengarkan ceramah agama yang dilakukan tim sajadah Awang Isman senja,” ungkapnya. Ia menyebutkan tim sajadah senja tidak hanya datang ke masjid-masjid di perkotaan tetapi hingga ke kawasan perbatasan. Isman meminta kepada seluruh umat muslim tidak hanya ketika ada kegiatan keagamaan memakmurkan masjid. “Mari kita umat muslim terus memakmurkan masjid. Sehingga apa yang menjadi harapan mengembalikan Sambas sebagai Serambi Mekah dapat diwujudkan,” harap Isman. (riq)

Pontianak Post

SAMBAS – Ketua Komisi A DPRD Sambas Muzahar menyesalkan banyaknya temuan masyarakat dan anggota legislatif di lapangan tidak ditindaklanjuti inspektorat. Toriq/pontianakpost Ia meminta instansi teknis TERHALANG: Usai kejuaran balap sepeda motor Minggu (4/4), tumpukan karung pasir menghalangi jalan ini jangan hanya duduk manis menuju ke komplek Kantor Bupati Sambas. Secepatnya bekas kegiatan diangkut supaya lalu lintas lancar. menerima laporan dari pemilik dan pelaksana kegiatan. “Bukan hanya SMKN Tebas yang terbengkalai dan rusak. Kondisi sama juga terjadi di SMKN Pemangkat dan Jawai,” “Bayangkan saja tahun 2010, di kata dia kemarin di ruang kerSAMBAS – Akses jalan ke enam bertahun-tahun tanpa peningkatan desa di Kecamatan Subah nyaris pembangunan infrastruktur,” tegas APBD hanya ada Rp100 juta untuk janya. Menurutnya, karena banterputus akibat jembatan ambruk. Sanusi.Tokoh masyarakat Desa pembangunan infrastruktur. Saya Kepala Desa Mukti Raharja Sanusi Mukti Raharja Muhammad Aidil sangat khawatir ketika masyarakat yak laporan tidak ditindaklankemarin mengatakan terputusnya mengatakan karena jalan utama ru- sudah antipati terhadap pemerintah juti instansi ini mengajarkan jalur darat ini bukan hanya am- sak, warga banyak melintasi jalan daerah yang kurang memperhatikan masyarakat melaporkan kepada kejaksaan dan kepolisian. Tebruknya jembatan tetapi jalan desa setapak. Dikatakannya, sama sekali kondisi wilayah Subah,” tuturnya. Kadis PU Bina Marga, Pengairan gasnya, sayang hal sama juga tidak ada perhatian pemerintah rusak berat. “Kami dari enam pemerintahan daerah membangun jalan yang men- dan ESDM Sambas Feri Madagaskar kurang mendapat respon lemmengatakan keterbatasan anggaran baga penegak hukum. desa secara swadaya membiayai ghubungkan enam desa. “Dampak terhadap lembaga “Ancaman boikot bayar pajak dalam membangun infrastruktur pembangunan jembatan. Kami membayar Rp1 juta kepada pelaksana bumi dan bangunan bukan gerta- desa. Ia menyebutkan sedang men- pengawasan kurang melaksanakegiatan yang bekerja lebih dulu,” kan sambal masyarakat. Karena gupayakan peningkatan status jalan kan fungsinya dengan baik serta penegak hukum tidak proaktif masyarakat sudah merasakan kondisi desa menjadi jalan kabupaten. katanya. “Dengan peningkatan status jalan, berakibat pembangunan bidang Ia menyebutkan dana yang dikelu- jalan rusak selama bertahun-tahun arkan untuk membiayai pembangu- tanpa ada perbaikan,” ungkapnya. Pemkab Sambas berusaha mencari hukum lemah. Tingkat kepercayaan terhnan jembatan Rp11 juta. Menurut- Anggota DPRD Sambas dari Ke- pembiayaan dari provinsi dan pusat. nya, kerusakan jalan terparah sekitar camatan Subah Ahmad HS menga- Karena kalau mengharapkan dana adap pemerintah dan lembaga takan telah menyampaikan aspirasi DAU, tidak mungkin meningkatkan penegak hukum pastinya sangat lima kilometer. “Karena jalan poros desa hingga masyarakat ini. Ia mengharapkan infrastruktur jalan. Tahun 2010, kecil,” ungkap Muzahar. Politikus Partai Hanura ini ke Sungai Sepak sepanjang 40 kilo- pada anggaran perubahan tahun bidang bina marga saja dana yang meter juga dalam kondisi rusak. Kon- 2010 dan APBD 2011 ada perbaikan dimiliki tidak mencapai Rp10 mil- mengatakan silakan lakukan survei tingkat kepercayaan iar,” jelasnya. (riq) disi ini sudah dirasakan masyarakat infrastruktur di Kecamatan Subah.

Akses Jalan ke Enam Desa Terputus

terhadap lembaga pengawasan dan penegak hukum. Ia sendiri sudah banyak melaporkan indikasi tindak pidana korupsi, hingga kini satu pun belum diungkap kejaksaan. “Kami mengharapkan inspektorat dengan biaya perjalanan dinas Rp2 miliar maksimal bekerja. Jangan hanya duduk manis di belakang meja menerima laporan pelaksanaan setiap kegiatan,” tegasnya. Muzahar mengatakan apa yang terungkap di media massa supaya dijadikan referensi melakukan pengawasan. “Hal ini juga dilakukan kejaksaan dan kepolisian dalam menindaklanjuti sebuah indikasi tindak pidana. Mudahmudahan kinerja inspektorat lebih baik ke depan,” harap Muzahar. Dua anggota Komisi D DPRD Sambas Uray Farida dan Rahmadi mengatakan akan menyampaikan temuan pada rapat komisi. “Kami secara pribadi akan mengecek ke lapangan kondisi sekolah yang rusak. Sayang bangunan dengan pembiayaan yang mahal tidak difungsikan secara maksimal,” ungkap mereka berdua. (riq)

Wabup ke Malaysia, Sambas Tanpa Kepala Daerah SAMBAS – Elemen masyarakat menyesalkan keberangkatan wakil kepala daerah keluar negeri hanya untuk urusan organisasi perempuan. Ketua LSM Harmonis Kapilin kemarin mengatakan kepergian wakil bupati berdampak pemerintah Kabupaten Sambas tanpa ada pemimpin. “Wabup seharusnya menggantikan posisi bupati yang sedang mengikuti pendidikan Lemhanas. Sedangkan keberangkatan ke Malaysia bukan untuk kepentingan pemerintah daerah,” katanya.

Ia mempertanyakan apakah kepergian wabup sudah mengantongi izin Menteri Dalam Negeri. Menurutnya, jangan-jangan Gubernur Kalimantan Barat tidak tahu keberangkatan Wabup Sambas ke luar negeri. “Apakah protokoler pemerintahan daerah diperbolehkan kepala daerah dan wakil kepala daerah ke luar daerah dalam waktu bersamaan. Kalau keduanya berhalangan, Pemprov Kalbar harus menunjuk Plt Bupati Sambas,” ungkap. Kapilin dengan nada bertanya. Tegasnya, pegawai di lingkungan Pemkab Sambas seperti anak ayam

kehilangan induk . Dikatakannya, karena hal ini sering terjadi ketika kepala daerah kunjungan kerja ke kecamatan pasti ada wakil kepala daerah yang ikut. “Bagaimana sistem pemerintahan yang efektif dan efisien dapat dilaksanakan ketika kedua-duanya. Sebab biaya perjalanan dinas akan membengkak karena keduanya selalu bersama-sama ke luar,” tuturnya. Kapilin mengungkapkan sehingga ada anggapan masyarakat wakil kepala daerah minta gedong kemana-mana oleh kepala

daerah. “Persoalan ini sudah terjadi bertahun-tahun. Kami berharap legislatif menegur kepala daerah dan mengkritisi hal tersebut.” Anggota Komisi A DPRD Sambas Faisal M Bakrie sangat menyayangkan kekosongan pimpinan di eksekutif. Menurutnya, apakah menghadiri undangan di Malaysia sebuah hal prioritas dalam penyelenggaraan pemerintah daerah. “Saya akan mengajak rekanrekan untuk mengajukan hak bertanya terhadap persoalan ini. Seharusnya wabup tidak meninggalkan daerah, ketika bupati

sedang berada di luar,” ungkapnya. Ketua DPRD Sambas Mas’ud Sulaiman mengatakan belum mengetahui apakah wakil kepala daerah memiliki izin ke luar negeri. Ia hanya mendapatkan informasi kalau wabup menghadiri kegiatan organisasi wanita di Sarawak. “Memang kurang lazim bila kedua pemimpin daerah tidak di tempat. Pastinya akan mengudang reaksi dari masyarakat. Saya hanya mengkhawatirkan ketika ada hal yang mendadak terjadi dan membutuhkan keputusan dari pengambil kebijakan,” katanya. (riq)


Pontianak Post

KETAPANG

Selasa 6 April 2010

Bakal Calon Bupati dan Calon WaBUP

28

Martin Rantan Yasyir Ansyari 48,27 %

Ismet Siswadi

Suhermansyah 26,05 %

AR.Mecer

Jamhuri Amir 20,18 %

Boyman Harun

Henrikus 5,50 %

Nomor Urut Dua

Solidaritas PKS Ketapang Untuk Palestina KETAPANG - Kebiadaban tentara zionis Israel terhadap bangsa Palestina terus berlanjut bahkan semakin menjadi-jadi, hal ini mengundang reaksi dan kecaman keras dari berbagai belahan dunia tidak terkecuali di Kabupaten Ketapang seperti halnya yang dilakukan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) melalui Aksi Solidaritas dan Penggalangan dana pada Minggu (5/4). Ditemui seusai aksi Koordinator Lapangan Aksi Penggalangan Dana Dian Pebriantoro, ST menuturkan khusus di Ketapang penggalangan dana akan dilakukan sekitar satu minggu ke depan rencananya juga akan kita posko peduli Palestina di jalan Gatot Subroto oleh karenanya bagi masyarakat yang ingin menyumbangkan sebagian rezekinya melalui PKS, bisa datang langsung ke Sekretariat DPD PKS Jl. Gatot Subroto No 10 A atau ke lembaga resmi Seperti KISPA (Komisi Indonesia Untuk Solidaritas Palestina no Rek 311.01856.22 a/n Nurdi QQ Kispa. Kemelut di jalur Gaza akibat arogansi Zionis Israel terha-

dap bangsa Palestina semakin menjadi-jadi menurut salah satu ulama Timur Tengah bahkan korbannya tidak hanya kaum muslimin Palestina tetapi juga umat kristiani Palestina, begitu pula Israel tidak hanya menghancurkan Masjid-masjid tetapi juga meratakan gereja-gereja dengan tanah, oleh karena itu permasalahan Palestina bukan hanya masalah kaum muslimin tetapi sudah menjadi permasalahan Internasional, sehingga masyarakat dunia sudah seharusnya memberikan perhatian yang lebih serius terhadap permasalahan tersebut Sementara Ketua DPD PKS Ketapang Al Muhammad Yani saat dihubungi wartawan mengatakan, PKS dan kader-kadernya tidak akan bosan melakukan aksi Solidaritas ini sampai Zionis Israel menghentikan Penjajahannya terhadap bangsa Palestina karena kepedulian dan solidaritas terhadap negeri-negeri terjajah merupakan salah satu misi didirikannya PKS, seperti yang tertuang dalam visi-misi PKS, tambahnya. (sgg-PK)

Sugeng/pontianakpost

FUTSAL PUTRI: Permainan futsal bukan hanya milik kaum adam, melainkan juga kalangan putri menggandrunginya.

Even Futsal Wanita Pertama KETAPANG – PT NIM Amo Daerah Ketapang pada Minggu (4/4), melangsungkan pembukaan sekaligus pertandingan pertama Even Futsal Pelajar Putri Pertama bertempat di Lapangan Sepakat Futsal Sport Ketapang. Kegiatan yang dilangsungkan pukul 15.00 WIB tersebut diikuti oleh 10 klub dan dibagi dalam dua pool. Di pool A terdiri dari FW FC, CAC FC, Porsaki, Tree, dan SMP N 6. Sedangkan di pool B SMPN 3, SFS FC, SMANDA, HWK MB, dan Citra FC. Kegiatan dilangsungkan selama satu minggu, dimulai pada 4 April sampai 10 April 2010, dengan menggunakan sistem setengah kompetisi. Kegiatan tersebut merupakan yang pertama kali dilakukan, meng-

ingat pelajar putri di Ketapang memiliki potensi yang besar dalam olah raga rakyat satu ini. Demikian diungkapkan oleh Ferry Gunawan selaku Deputi Area Manager PT. NIM Amo Ketapang. Menurutnya, olah raga futsal yang mayoritas di dominasi oleh laki-laki tersebut juga banyak diminati oleh kaum wanita. Meski even bagi wanita tidak banyak dilakukan tetapi mereka memiliki skill dan kemampuan yang tidak kalah dengan laki-laki. Hal tersebut terlihat dari pertandingan pembukaan antara SMANDA FC versus SMP Negeri 3 Ketapang yang dimenangkan oleh SMANDA FC dengan skor 4-2. Para pelajar putri itu, terlihat serius dalam

Hend-Boy Sosialisasi di Sukaria dan Seriam

memainkan irama pertandingan, drible dan passing pun mereka peragakan dengan rapi. Selain memperebutkan piala, juga akan ada doorprize dari pihak panitia penyelenggara. Mudah-mudahan akan kita dapatkan bibit-bibit baru untuk olah raga futsal pelajar putri ini. Sehingga kita bisa lebih siap menyongsong agenda-agenda serupa di waktu yang berbeda. Futsal putri, jika dikembangkan dengan serius, bisa menjadi harapan baru bagi Krtapang di event nasional. Olahraga ini tidak memerlukan postur tinggi, jadi sangat ideal untuk lebih dikembangkan. Futsal putri juga akan jadi harapan baru bagi Indonesia untuk dapat mendulang medali di ajang internasional. (PK)

KETAPANG–Setelah sosialisasi di sejumlah kecamatan di pedalaman, pasangan Drs Henrikus M.Si-Boyman Harun SH kembali melakukan sosialisasi nomor urut di Kecamatan Kendawangan. Sosialisasi nomor urut dua (Drs Henrikus M.Si-Boyman Harun SH) Pada hari MInggu (3/4), pasangan Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati Drs Henrikus M.Si dan Boyman Harun SH mengunjungi Desa Seriam, Sukaria, dan Kendawangan. Kedatangan Wakil Bupati Ketapang periode 2005-2010, yang kembali maju menjadi calon Bupati periode 2010-2015 bersama Boyman Harun SH disambut antusias masyarakat Kecamatan Kendawangan. Tak hanya saat di Kendawangan, sikap antusias masyarakat itu juga terlihat ketika pasangan ini sebelumnya melakukan sosialisasi di Kecamatan Simpang Hulu, Simpang Dua, Sungai Laur, Nanga Tayap, Matan Hilir Utara, Muara pawan, Tumbang Titi, Marau, Matan Hilir Selatan, delta pawan, Benua Kayong dan lain-lain. Apalagi, Wakil Bupati Ketapang, Drs Henrikus M.Si juga menyempatkan hadir memenuhi undangan masyarakat di Desa Negeri Baru ketika warga

setempat mengadakan lomba “Kato” di Sungai Pawan. Tak aneh, ketika kunjungan Calon Bupati dan calon Wakil Bupati periode 2010-2015 ke Kendawangan mendapat respon ahangat dari masyarakat. Apalagi, Boyman Harun SH merupakan putra kelahiran Kecamatan Kendawangan. Dialog langsung bersama masyarakat inilah sangat disenangi warga. Mereka bisa langsung menanyakan visi dan misi membangun pasangan Hen-Boy untuk lima tahun kedepan. Dari dialog yang dilakukan dengan masyarakat, Drs Henrikus M.Si melihat masyarakat Ketapang saat ini sudah sangat cerdas. Mereka mengetahui figure dan sosok yang layak memimpin mereka. Drs Henrikus M.Si dan Boyman Harun SH mengusung pelayanan yang adil. Artinya seluruh masyarakat pantas untuk mendapatkan pelayanan.”Saat sekarang masyarakat benarbenar sudah cerdas, disinilah peranan reformasi yang memberikan akses informasi kepada mereka benar-benar efektif mencerdaskan masyarakat, baik dilakukan media televisi, radio, media cetak dan teknologi,” kata Drs Henrikus M.Si. (PK)

KETAPANG – Sosialisasi nomor urut dua (Drs Henrikus

Foto IST

SOSIALISASI: Sosialisasi nomor urut 2, Drs Henrikus M.SiBoyman Harun SH, di Desa Sukaria, Kecamatan Kendawangan.

tERSEdia JuGa kaplinG di koMplEk pERuMaHan

pasang Iklan BIRo KetApAng HuB teLp

(0534) 35514


ONG UTARA KAYONG UTARA

30

Pontianak Post

IPSI KKU Optimis Siap Raih Emas

30

potret

Berulang Tahun Bertepatan dengan Ulang Tahun Drs H Abdul Malik Madjeri yang ke-58, hari ini, Selasa (6/4), Asisten II Administrasi dan Keuangan Setda Kayong Utara ini mengingatkan kepada seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kayong Utara untuk segera mengumpulkan dana stiker MTQ XXIII Provinsi Kalimantan Barat yang kegiatannya diselenggarakan Mei 2010 mendatang di Ngabang Kabupaten Abdul Malik Madjeri Landak. Menurut Ketua Umum Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kabupaten Kayong Utara yang lahir pada tanggal 6 April 1952 ini, Senin (5/4), saat ditemui di ruang kerjanya, dana yang dihimpun melalui partisipasi dari PNS dan masyarakat yang digunakan untuk membantu penyelenggaraan kegiatan tersebut, Insya Allah akan bisa terkumpul semua sesuai dengan yang diharapkan. Begitu pula dengan para kafilah, secara maksimal telah kita persiapkan baik dalam hal materi yang dilombakan, fisik maupun mental bertanding. “Karena, dari seluruh cabang yang dilombakan, Insya Allah akan bisa kita ikuti semuanya,” katanya optimis. Oleh karenanya, melalui kerjasama yang baik dari semua pihak, ujarnya, marilah sama-sama berdoa dan berharap agar para kafilah yang kita kirim untuk mengikuti setiap cabang yang dilombakan nanti mampu berkompetisi dengan baik dan sehingga bisa mengharumkan nama daerah. (tas/hms)

ragam

Masyarakat Butuh Leding

MASYARAKAT Simpang Hilir selama ini mendambakan Air leding. Menurut Raden Rahmadianto, tokoh pemuda Simpang Hilir air leding sangat perlu untuk kebutuhan mendasar bagi kesejahteraan masyarakat. “Kapan KKU ingin mensejahterakan ma­syarakat, namun aspirasi masyarakat  sangat penting didengar dan  diperjuangkan,” kata Rahmadianto. Ia menguraikan air adalah sumber dari segala bahan pokok masyarakat Simpang Hilir. Tanpa air masyarakat tak ada. Oleh sebab itu masyarakat Simpang Hilir ini sangat mendambakan Air bersih. Ia mengharapkan air bersih di proritaskan dalam anggaran perencanaan pemerintah daerah pada tahun 2011. (ndi)

Genjot Disiplin Latihan Atlet

Andi/pontianakpost

AKRAB: Polisi Ketapang belum lama ini, berkunjung ke TK Santa Theresia. Itu dilakukan untuk membangun keakraban.

Wujudkan Pembangunan Infrastruktur Dasar pat dijadikan sebagai KAYONG UTA­ tolak ukur/barometer RA-Mencapai tujuan kinerja dalam penyedan sasaran pembanlenggaraan pemeringunan, sangat perlu tahan dan pembangudukungan sumber nan daerah. daya secara efisien, Dalam pelaksaefektif, berkeadilan naan pembangunan dan berkelanjutan. Kabupaten Kayong Sehingga terciptanya Utara kedepan, jelas keterkaitan dan konSekda, Pemerintah sistensi antara perenDaerah akan berucanaan, penganggaran, saha mewujudkan pelaksanaan dan penHendri Siswanto pembangunan ingawasan sabagai suatu tahapan yang berkesinambungan frastruktur dasar, perekonomian dari suatu strategis manajement daerah, meningkatkan sumber sistem sektor publik. Demikian daya manusia, pelayanan kesehatan diungkapkan H Hendri Siswanto masyarakat kearah yang lebih baik. SSos, Sekda Kayong Utara, belum “Dan tentunya harus didukung oleh penyelenggaraan Pemerintahan lama ini. Menurutnya hal ini tidak terlepas Daerah yang bersih dan berwibawa upaya mengoptimalkan partisipasi (Good Governance) dalam melakmasyarakat dalam pembangunan sanakan sistem pemerintahan dan dan menetapkan komitmen kinerja pembangunan,” ungkapnya. Selain itu, ujar Hendri, Kabu(performance agreement) yang disepakati bersama antara pemerintah paten Kayong Utara juga mohon dan masyarakat (DPRD). Ianya da- dukungan Pemerintah dan Pemer-

intah Daerah Provinsi Kalimantan Barat dalam upaya memantapkan pembangunan daerah ini. “Dari berbagai permasalahan yang ada, Pemerintah Daerah Kayong Utara telah menetapkan prioritas pembangunan yang lebih diarahkan pada pemenuhan infrastruktur dasar perekonomian yang merupakan urat nadi pembangunan dibidang lainnya, seperti Pendidikan, Kesehatan, prasarana dan sarana pemerintahan, bidang perekonomian dan sosial budaya kemasyarakatan,” paparnya. Sedangkan strategi pengembangan pembangunan dibidang perekonomian, jelas Hendri, Pemerintah Kabupaten Kayong Utara telah mengambil suatu kebijakan dengan menetapkan pembagian zona pengembangan pusat-pusat perekonomian berdasarkan potensi wilayah. Baik dibidang pertanian tanaman pangan, peternakan, perkebunan, kelautan dan perikanan, kehutanan, serta bidang kepariwisataan. (tas/hms)

Hari ini, Bupati Sambangi Teluk Batang Sosialisasi Perbup Kesehatan dan Pendidikan Gratis KAYONG UTARA-Rabu (7/4), Bupati Kayong Utara sambangi Kecamatan Teluk Batang sebagai putaran ketiga dalam mensosialisasikan Peraturan Bupati tentang Kesehatan dan Pendidikan Gratis.

Selasa 6 April 2010

Menurut Agus Suratman SE, Kabag Humas dan Protokol Setda Kayong Utara, kegiatan ini dilaksanakan di Gedung Pertemuan Serba Guna samping Kantor Camat Teluk Batang. “Seperti biasa, arahan dan materi sosialisasi disampaikan langsung Bapak Hildi Hamid Bupati Kayong Utara dengan didampingi dari Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan dan Bagian Hukum Setda Kayong Utara,” ujarnya kemarin. Ada diskusi dan tanya jawab dalam

bagian acara tersebut, papar Agus. Maka, melalui bagian ini, kata dia, kepada peserta yang mengikuti kegiatan sosialisasi terebut sangat diharapkan bisa memberikan saran dan pendapat yang bersifat membangun. Itu sebagai masukan dalam upaya kita mempertajam Perbup Kesehatan dan Pendidikan Gratis,” tandasnya. Selain itu, ungkapnya, kepada peserta yang mengikuti sosialisasi ini diwajibkan untuk menyampaikan-

nya kembali kepada masyarakat agar benar-benar mengetahui dan faham mengenai program kesehatan dan pendidikan gratis. “Kita tidak menginginkan adanya masyarakat yang tidak tahu dengan program ini. Oleh karenanya, sosialisasi yang kita lakukan tidak hanya melalui pertemuan dengan masyarakat tetapi di beberapa media cetak yang ada di Kabupaten Kayong Utara juga kita uraikan,” jelas Agus. (tas/hms)

KAYONG UTARA-Ketua atlet dan melakukan sparing partner Umum Ikatan Pencak Silat Indone- sebagai ajang uji coba. Tentunya, sia (IPSI) Cabang Kabupaten Ka­ tanpa meningkatkan disiplin latihan akan sulit bagi kita yong Utara, Gunawan untuk meraihnya,” SPd, mengatakan optuturnya. timis siap raih emas Selama empat tauntuk mengharumkan hun kedepan, Ketua nama daerah dalam Umum IPSI Cabang ajang mengikuti Pekan Kabupaten Kayong Olah Raga Provinsi Utara dengan masa (PORPROV) yang bakti 2010-2014 akan diselenggarakan ini, sangat mengJuli 2010 mendatang. harapkan peran serta Optimisme yang semua pihak yang disampaikannya, terkait dalam strukmengingat para atlet Gunawan tur organisasi untuk pencak silat dari Kabupaten Kayong Utara melalui bersama-sama melakukan pembiupaya maksimal pembinanya naan secara professional kepada telah menggenjot disiplin latihan. para atlet. Karena, tukas Gunawan, “Meskipun demikian bukan berarti melalui cabang olah raga yang memforsir energi ATLET, namun dipertandingkan nantinya tentu juga tetap menyeimbangkannya akan memberi pengaruh positif dengan memberikan suplemen dan terhadap perkembangan daerah disiplin pola makan yang teratur kita selanjutnya. “Dengan prestasi olah raga yang untuk membangkitkan stamina mampu kita raih nantinya, memperatlet,” jelasnya belum lama ini. Pencak Silat sebagai salah satu lihatkan kepada daerah lain bahwa dari 18 cabang olah raga yang kita meski sebagai daerah otonom ada di Kabupaten Kayong Utara, baru memiliki potensi sumber tukas Gunawan, akan memberi- daya manusia dan sumber daya kan yang terbaik untuk daerah ini. alam yang sangat mendukung dan “Oleh karenanya, kita akan selalu patut diperhitungkan,” paparnya. meningkatkan disiplin latihan para (tas/hms)

Polisi Kunjungi TK Polres Ketapang khususnya dari bagian lalu lintas, belum lama ini,  mengunjungi  Taman kanak-kanak St Theresia Ketapang. TK yang berlokasi di depan susteran OSA (Santo Augustinus) Ketapang, ini pun mendadak riuh dan ramai. Anak-anak beramai menyambut tamu polisi. Ada juga diantara anak itu tampak takut. Pihak Polres Ketapang menjelaskan, kunjungan ini merupakan program untuk membuat akrab antara pihak polisi dan anak-anak. Yakni program polisi sahabat anak.  Dengan kegiatan ini, pihak polisi ingin lebih membuka diri kepada anak-anak. Sehingga, polisi menjadi teman atau sahabat anak, dan bukannya pihak yang ditakuti.   Dalam pertemuan  tersebut, biasanya ibu guru yang mengajak anak-anak menyanyi, tapi kali ini

pak polisi dan ibu polisi yang mengajak anak-anak menyanyi. Suasana riang pun bergema di komplek depan Tk. Santa Theresia tersebut. “Bapak polisi yang berkumis itu, pandai menyanyi,” celetuk seorang anak TK St Theresia. Setelah itu, kegiatan dilakukan dilapanganTK StTheresia Ketapang. Anak-anak yang mau, secara bergiliran diajak naik motor polisi lalu lintas. “Motornya ada tasnya di belakang,” ucap Caroline, murid kelas A Tk St Theresia.Lalu, anak-anakpun berebutan naik motor pak polisi lalu lintas tersebut. Mereka dibawa berkeli­ling kompleks sekolah sampai komplek RS Fatima Ketapang. Ada yang bonceng di depan, ada juga yang di belakang. “Tangki motor pak polisi itu, tajam ada durinya,” ujar seorang murid yang naik di depan di dekat tangki motor.(ndi)


Pontianak Post

aneka

Selasa 6 April 2010

Belasan Riam Menggapai, Sayang TeraSambungan dari halaman 25 Tibun di Desa Tanggung, Riam Tamai Bunga di Pisang sebagai yang terbesar, Riam Ransa di Empiyang. Kemudian masih ditambah denganOdong di Engkolay, Suwok di Jangkang Benua, Itu di Jangkang Benua, Rimo di Parus Tanggung, Kunyo di Engkolay, Korabun du Empoyu Empiyang dan Ceria di Ketori. “Sayang jika tidak ada terobosan berarti untuk Kecamatan Jangkang. Potensi kekayaan alam yang yang ada akan terpendam, khususnya untuk permbangunan dunia pariwisata. Karena daerah ini memiliki banyak objek wisata alam yang sangat mempesona, yang sayangnya tak pernah tergali untuk diekplorasi,” ujar Arsenius Jitten, tokoh masyarakat dan pecinta lingkungan hidup Kecamatan Jangkang belum lama ini. Menurutnya Kecamatan Jangkang memiliki panorama alam yang sungguh memesona. Banyaknya air terjun yang dimiliki, tentu punya nilai jual tinggi.

Untuk itu diringan mengaku sudah melakukan investegasi ke lapangan untuk mencari sumbersumber alam itu, khususnya yang berpotensi untuk dikembangkan menjadi pusat pariwisata daerah. Karena, selain sumber air panas Sipatn Lotup yang terdapat di Desa Ape, juga ditemukan banyak lagi air terjun atau riam yang mempesona, serta asset alam lainnya yang berada di kawasan hutan lindung Gunung Bengkawan. “Perlu program peningkatan perekonomian masyarakat pedesaan dan memperjuangkan mebnagunan sumber alam bagi tujuan kepariwisataan. Karena sejauh ini program yang bertujuan untuk menggali potensi kepariwisataan di Kecamatan Jangkang masih belum dirasakan. Padahal potensi yang dimiliki sangat menjanjikan dengan program yang jelas,” katanya. Sumber Air Panas Sumber air panas Sipatn Lotup di Kecamatan Jangkang menjadi salah satu Objek Daya Tarik Wisata (ODTW) di Kabupaten

Jalan Sp Medang-Serawai Memprihatinkan

Sanggau yangs angat langka. Namun sangat disayangkan, sejauh ini pemanfaatan dan pengelolaannya belum maksimal. Namun Camat Jengkang Joni Irwanto SIp mengungkapkan bahwa kendala yang dihadapi dalam pengembangan objek wisata adalah belum dilakukan penyediaan sarana prasarana akses transportasi ke lokasi pemadian air panas Sipatn Lotup. Misalnya sekitar 800 meter jalan menuju Sipatn Lotup masih belum diaspal, atau masih berupa jalan tanah. Menurut Joni untuk fasilitas seperti ruang ganti pakaian dan beberapa fasilitas penunjang lainnya memang sudah di bangun, namun masih kurang. Padahal, perlahan-lahan daerah ini mulai ramai dikunjungi oleh warga yang ingin berekreasi. “Masalahnya saat ini adalah pada kewenangan pengelolaanya, pengelolaan parkir, keamanan dan kenyamanan dan penunjang lainnya,” kata Joni. Dikatakannya, setiap akhir pekan, baik Sabtu dan Minggu dan hari-hari libur seperti hari raya keagamaan dan tahun baru,

kawasan ini selalu ramai dikungjungi oleh warga. Rata-rata setiap minggunya pengunjung yang datang ke sana mencapai 100 hingga 200 orang. Dikatakannya, karena belum terkelola dengan maksimal, ODTW tersebut belum dapat dijadikan sebagai salah satu objek wisata andalan daerah yang dapat memberikan sumbangsih bagi Pendapat Asli Daerah (PAD). Padahal. Menurut Joni kawasan tersebut jarang sekali sepi dari para pengunjung yang ingin berekreasi di sana. Menurut Joni, sejauh ini tidak ada kewenangan yang jelas, apakah dikelola kabupaten, kecamatan atau desa. Padahal, jika sudah jelas kewenagannya jelas biaya parkir, tiket masuk ke sana akan memberikan dampak pada PAD kita. Lebih lanjut, Joni berharap pada pihak kabupaten dapat mempertegas pengelolaan ODTW tersebut, apakah dikelola oleh Kabupaten atau diserahkan pada pihak desa yang selanjutnya akan menjadi sumber pendapatan asli desa (PADes). (*)

Tapi yang diterima tidak banyak karena harus disesuaikan dengan formasi yang ada. Hal inipun akan terus berlangsung. “Di mana-mana semuanya begitu. Di dunia ini tidak ada

semua yang ngelamar semuanya diterima. Mereka harus melalui tes sebelum diterima. Nah, bagi CPNS yang tidak lulus seleksi, tidak perlu berbuat yang macammacam,” pintanya. (wan)

Bupati Kena Demo Sambungan dari halaman 25 ”Akibatnya di warung kopi nama saya yang jelek dengan mengatakan Bupati minta duit sekian. Padahal saya boro-boro mau minta duit. Malahan saya

tiap hari keluar duit. Sebab ada beberapa proposal yang masuk ke saya minta duit,” katanya. Bupati menegaskan para CPNS yang mengajukan lamaran ini memang cukup banyak.

Kunjungan Meningkat Sambungan dari halaman 25 Pembenahan dilakukan terhadap beberapa ruangan. Di ruangan buku anak misalnya, sekarang lebih nyaman dan kaya warna. Pun dengan bukubukunya, dibuat menarik dengan tambahan berbagai asesoris. “Sebelum baca anak sudah tertarik dan senang berada di

ruangan tersebut. Buku-bukunya kita tambahkan beragam hiasan. misalnya pemisah halaman diberi bunga. Dengan demikian anak jadi senang membaca,” papar Darnila. Saat ini buku yang ada di perpustakaan Singkawang sebanyak 4.258 judul dengan jumlah buku 9.157 eksemplar. Jumlah tersebut

dirasakan Darnila belum cukup. Dia akan berus berupaya menambahnya dengan mencari berbagai sumber pendanaan. Sementara ini, penambahan buku di perpustakaan hanya dilakukan setahun sekali dengan dana APBD. “Kita hanya menungguAPBD.Artinya setahun sekali baru ada penambahan buku,” jelasnya.

Sebaiknya, menurut Darnila, penambahan buku dilakukan tiga bulan sekali. Dengan buku baru, masyarakat akan semakin tertarik datang ke perpustakaan. “Masyarakat tentunya mencari buku-buku baru. Tapi mau diapakan lagi, kita hanya punya anggaran penambahan setahun sekali,” katanya. (hen)

Maka, H.Morkes Effendi menyebutkan keinginan dari pemerintah daerah tak hanya sebatas pelebaran. Tetapi, diharapkan sebaiknya bandara Rahadi Oesman tersebut dipindahkan ke tempat yang lebih strategis. ‘’Dengan tempat yang lebih luas tentu berdirinya bandara akan memberikan efek lebih kepada masyarakat luas,’’ katanya. Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menyebutkan

sampai saat ini masih banyak infrastruktur yang diperlukan di daerah dalam percepatan pembangunan. Karena itulah, Pemkab Ketapang memprioritaskan jalanjalan poros yang strategis, seperti Jalan Sungai Awan-Tanjungpura-Tanah Merah, Jalan Pelang-Tumbang Titi, Jembatan Pawan V dan lain-lain. Hal ini dilakukan pemerintah dalam upaya pemerataan pembangunan sehingga mempercepat akses pembangunan. (ndi)

volume pekerjaannya,” lanjut Darmansyah. Sejumlah kegiatan strategis dalam pembangunan infrastruktur juga misalnya, Pemkab Ketapang tetap mengagendakan pembangunan jalan-jalan poros, seperti Jalan TanjungpuraSungai Awan, Jalan PelangTumbang Titi dan lain-lain. Ia tak membantah sejumlah infrastruktur di Ketapang, masih membutuhkan banyak dana untuk dibenahi. Karena itulah, pada ruas tertentu, yang

dinilai sangat penting dalam percepatan pembangunan, Pemkab Ketapang akan melakukan survey kembali. Dari hasil survey itu akan diketahui berapa alokasi dana pembangunan untuk setiap jalan poros. Ia juga menyebutkan, tentunya dengan keterbatasan anggaran, pembangunan dilakukan secara bertahap. Karena tak heran jika dalam pembangunan infrastruktur tersebut, biasanya dilakukan dalam beberapa kali anggaran. (ndi)

elamatan bersama, tetapi larangan untuk menggarap lahan di sana (di 3 Kecamatan red) itukan juga sudah di amanatkan dalam Perda No. 10. Tahun 2008 tentang perkebunan dan ini bukan Cuma kita larang saja tetapi ini sudah di atur dalam perda,” terangnya. Bahkan bukan hanya pada masalah lokasi di daerah ini saja, tetapi yang paling prinsip adalah setiap perusahaan boleh menanam bibit tanamannya minimal 50 meter dari bibir sungai sehingga kiri kanan 100 meter. Selain itu menurutnya da-

lam aturan yang ada dalam Perda itu juga sudah di tegaskan perusahan juga di larang melakukan penggusuran diatas lahan dengan kemiringan di atas 30 derajat.“Semuanya sudah di atur dalam Perda kita dan ini hanya pelaksanaannya di lapangan saja yang harus kita tingkatkan pengawasannya, karena memang kita harus melihat kedepan jadi bukan hanya sakarang saja yang kita tanggulangi tetapi dari apa yang akan kita lakukan ini sudah kita kaji dan sudah diperdakan. (wan).

penataan adminstrasi sebuah rumah sakit. Mengingat RSUD Sanggau belum memiliki akreditasi, Andi mengaku sangat prihatin. Menurutnya, akreditasi bisa diibaratkan sebagai SIM bagi penguna kendaraan. Jika si penguna kendaraan tidak memiliki SIM artinya keahlian dia dalam mengendari kendaraan patut diragukan. “Akreditasi boleh dikatakan SIM bagi pengendara kedaraan. Jika tidak punya SIM

jelas membuat orang ragu akan keahliannya. Bisa-bisa penumpangnnya dibawa masuk jurang, karena tidak tahu rambu-rambu dan bagimana mengendari kendaran dengan baik dan benar,” ujarnya. Lebih lanjut Andi mempertanyakan, kinerja manajemen RSUD lalu. Pasalnya, hal ini terkesan terjadi pembiarkan untuk tidak mengajukan akreditasi terhadap rumah sakit ini. (Anto)

Lobi Pusat, Bandara Pindah Sambungan dari halaman 25 jawaban pemerintah pusat terbatas anggaran. Respon pemerintah pusat tetap ada, hanya realisasi tergantung pada ketersediaannya keuangannya,” kata H Morkes Effendi kepada Pontianak Post. Gencarnya pemerintah daerah melakukan loby ke pemerintah pusat dalam upaya membangun daerah itu, merupakan bentuk niat baik pemerintah membangun daerah.

Loby-loby dilakukan pemerintah daerah tentu tidak hanya persoalan bandara. Banyak yang lainnya. Hal ini karena pemerintah daerah lebih mengetahui kondisi daerah. Sedangkan terkait perlunya pelebaran bandara Rahadi Osman, yang dirasakan saat ini sudah harus dilebarkan hingga bisa dilandasi dengan pesawatpesawat berbadan lebar, hingga aktivitas perekonomian pun meningkat dibandingkan sekarang.

Pawan V Gunakan Material RRC Sambungan dari halaman 25 jembatan pawan V sudah tuntas,” kata Ir.H.Darmansyah MM menjawab Pontianak Post. Selain jembatan Pawan V, sejumlah prioritas pembangunan Kabupaten Ketapang tahun 2010 memang pada infrastruktur. Ia menyebutkan pembangunan jalan menuju Pelabuhan Ketapang-Bangka Belitung. Jalan tersebut akan dibangun sharing antara Pemkab Ketapang dengan Pemprop

Kalbar. Saat ini pelabuhan tersebut sudah tuntas dibangun, tinggal pada badan jalan. Secara rinci sharing antara Pempro Kalbar dengan Pemkab Ketapang, Ir.H.Darmansyah MM tak merincikannya. Ia sendiri tak tahu persis berapa dana dari pempro Kalbar. Karena dalam sharing tersebut pemprop Kalbar menggarkan pada panjang ruas jalan tertentu. Sedangkan Ketapang pada ruas tertentu. “Jadi masing-masing menggarkan, hanya dibatasi

Pertahankan Resapan Air Perhuluan Sambungan dari halaman 25 karena daerah resapan air sudah tidak ada maka akan timbul banjir dan lain sebagainya. Inikan di akibatkan oleh daerah yang digusur akan hanyut dan menyebabkan pendangkalan pada dasar sungai sehingga hujan sebentar saja, banjir besar melanda,” ungkapnya. Menaggapi hal tersebut Plt Kadis Bunhut Vinsensius, mengatakan, kalau apa yang di kuatirkan oleh Pihak Komisi B DPRD Kabupaten Landak itu adalah hal yang wajar karena

memang bagaimanapun akibat dari hal tersebut memang akan menimbulkan efek bagi kehudupan maupun kondisi lingkungan. Dari pada itu, pihak dinas juga sudah melaksanakan apa yang di inginkan oleh pihak DPRD dan ini memang sudah berjalan terutama daerah di penghuluan Kabupaten Landak memang tidak boleh di garap secara habis-habisan mengingat resiko yang akan timbul di kemudian hari. “Kekuatiran dari pihak DPRD itu wajar saja inikan demi kes-

Prihatin Tak Ada Akreditasi Sambungan dari halaman 25 Nada keprihatinan disampaikan anggota DPRD Sanggau Andi Darsudin SE, setelah mengetahui ternyata Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sanggau belum terakreditasi. Menurutnya, secara tidak langsung dengan belum terakreditasinya RSUD ini jelas bisa berpengaruh dengan pelayanan yang diberikan pada masyarakat, baik itu pelayanan kesehatan maupun pelayanan surat menyurat seperti

administrasi dan lainnya. “Bagaimanapun juga akreditasi ini merupakan salah satu gambaran sejauh mana bentuk pelayanan yang diberikan oleh rumah sakit pada pasien baik dalam bentuk pelayanan kesehatan maupun pelayanan lainnya,” ujar Andi dijumpai di ruang Komisi C DPRD Sanggau kemarin. Dikatakannya, akreditasi boleh dikatakan sertifikat yang memberikan penilaian sejauhmana bentuk pelayanan dan

Tak Ada Intervensi Penilaian Adipura Sambungan dari halaman 25 “Lokasinya sama dengan penilaian tahap pertama. Tim memberikan koreksi dan petunjuk peningkatan kebersihan dan keindahan. Kita lakukan sebelum penilaian tahap dua,” ujarnya.

Wolter melanjutkan, dalam penilaian adipura ini intiknya ada komitmen pemerintah daerah untuk membuat kota menjadi bersih dan teduh. Dicontohkannya, terminal Singkawang – Pontianak. Dalam evaluasi tim penilai,

perlu tambahan toilet dan tanaman peneduh. “Sekarang sudah ada, semua petunjuk tim kita lakukan,” katanya. Adipura, kata dia, bukan semata-mata tujuan Pemkot Singkawang. Tapi sesungguhnya, ba-

31

gaimana agar masyarakat bangga dengan pola hidup bersih. Dengan demikian ada kebiasaan menjaga kebersihan diri dan lingkungan. “Itu sebenarnya tujuan adipura, agar masyarakat bangga hidup bersih,” paparnya.(hen)

Sambungan dari halaman 32 Tolong perhatikan jalan kami, pak,” ucapnya kepada koran ini, kemarin. Dengan adanya kondisi tersebut, Franseda mengaku tidak sependapat dengan statemen gubernur mengatakan dewan eksekutor proyek. Sebab, sebagai perwakilan dari masyarakat,

dewan mempunyai tanggung jawab sendiri pada konstetuen untuk menyuarakan keluhan mereka. Mengenai pembangunan maupun perbaikan jalan merupakan tanggung jawab pemerintah. “Dewan bukan eksekutor proyek. Kita bisa melihat contoh konkrit pada ruas dari Sp Medang-Serawai yang menjadi tanggung jawab

gubernur, tapi tak pernah diperhatikan,” tegasnya. Franseda menuturkan perbaikan ruas jalan Sp MedangSerawai, sempat dianggarkan di APBD Sintang pada 2009, walaupun sempat ada rumor dibatalkan. “Tapi kondisi di lapangan, jalan tersebut kondisinya masih memprihatinkan,” sambungya.(zal)

Kejaksaan Tangani 4 Kasus Korupsi Sambungan dari halaman 32 indikasinya menimbulkan kerugian negara,” ujar Bambang kepada koran ini. Keempat kasus yang ditangani tersebut adalah kasus pengadaan tanah untuk Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah di Kecamatan Meliau, dengan nilai nominal sebesar Rp1,7 miliar, kasus Panwaslu sebesar Rp68 juta, kasus BPLM yang nilainya belum diketahui termasuk kasus semen yang nilainya sekitar Rp700-an juta. “Untuk kasus semen sudah kita limpahkan ke Pengadilan Negeri (PN) Sanggau pada 1 April 2010 lalu,” katanya. Ditanya mengenai kasus-kasus apa lagi yang saat ini sedang

dibidik oleh Kejari Sanggau? Bambang menyebutkan, beberapa kasus seperti proyek pembangunan Gedung Pertemuan Umum (GPU) Balai Betomu Sanggau, proyek pembangunan rumah Betang dan proyek pembangunan rumah dinas Sekda. “Namun untuk menentukan apakah suatu kasus menimbulkan kerugian negara atau tidak, berada di tangan Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP),” katanya. Sebab itu, kata Bambang, dalam menentukan apakah seseorang sudah cukup bukti untuk dijadikan sebagai tersangka, pihak Kejari dituntut hati-hati dan tidak gegabah. Menurut dia, ada tahapan-tahapan dan proses hingga seseorang ditetapkan

sebagai tersangka. Disinggung mengenai kemungkinan adanya makelar kasus (Markus) di Kejari Sanggau, Bambang membantahnya. Karena sebagai bukti hingga kini belum ditemukan adanya oknum-oknum yang bermainmain, dan memperjualbelikan kasus di Kejari Sanggau. “Hingga saat ini kita belum menemukan adanya Markus di Kejari Sanggau. Kalaupun nanti terbukti, maka sanksi tegas sudah menunggunya,” tegas dia. Markus memang kata yang akhir-akhir ini sering dijadikan bahan pembicaraan khalayak ramai, keberadaannya bisa terendus, namun sangat sulit diungkap untuk membuktikannya.(nto)

Minimal Bergaji UMR Sambungan dari halaman 32 Bantuan Operasional Sekolah (BOS), yang besarnya tidak lebih dari Rp300 ribu per bulan. Guru-guru tersebut sebagian besar mengabdi di Sekolah Dasar (SD) yang lokasinya jauh dari kota yang mengalami kekurangan guru. Apa yang di-

ungkapkan oleh Jais itu tidaklah berlebihan, bahkan direspon positif dalam rakor tersebut, khususnya Bapeda Sanggau yang juga termasuk dalam panitia anggaran. Karena dengan pendapatan yang sekecil itu, maka akan sangat jauh dari kata sejahtera bagi guru honor. “Hal ini akan kita usulkan dalam setiap rapat pemba-

hasan anggaran, guna memperjuangkan nasib guru honor. Untuk kita, perlu memikirkan bagaimana nasib mereka jika pada suatu saat nanti dana BOS dihilangkan seperti halnya Bantuan Langsung Tunai (BLT). Sementara itu, keberadaan mereka masih sangat dibutuhkan di Kabupaten Sanggau ini,” ungkap Yus Suhardi.(nto)

Pemasangan Baleho - Stiker Pelanggaran Sambungan dari halaman 32 Sebagaimana diberitakan harian ini, bahwa beberapa hari lalu pihak Panwaslu sudah menyurati sektretariat para kandidat bupati dan wakil bupati untuk membongkar baliho dan strikerstiker yang sudah bertebaran di tempat-tempat umum. Namun kekutan hukum yang dianggap pihaknya masih belum kuat untuk menyatakan, bahwa hal ini pelanggaran membuat pihaknya ingin memastikan bersama KPU kabupaten. “Kita mengacu pada peraturan KPU No 46 Tahun 2009 di ayat 2, yang isinya mengatur tentang kampnaye yang dilakukan terjadwal selama 14 hari dan berakhir

3 hari sebelum hari pemungutan suara,” tukasnya. Dikatakannya, jika dalam limit waktu yang ditentukan baliho dan stiker tersebut masih terpampang, maka Panwaslu bersama aparat kepolisian dan Pol. PP yang akan mertibkan dan disita sebagai barang bukti pelanggaran. “Karena Panwascam kita belum di SK kan maka kita akan sterilkan terlebih dahulu yang ada di dalam ibukota kabupaten, baru setelah 8 April kita SK kan Panwascam, mereka yang akan menertibkan di kecamtan-kecamtan,” papar Syamsul. Sementara itu M. Oktavianus, devisi penanganan pelanggaran dan penegakan hukum KPU me-

negaskan, bahwa bentuk-bentuk pelanggaran yang rawan terjadi saat ini adalah adanya kampanye menggunakan fasilitas negara dan berkampanye, serta bersosilisasi di tempat ibadah pada momen tertentu. “Hal ini kita mengacu pada peraturan KPU No 69 Tahun 2009 bab VII tentang kampanye pemilu oleh pejabat negara pasal 47, larangan untuk tidak mengunakan fasilitas negara yang terkait dengan jabatannya. Dan pasal 79 tentang larangan kampnye melibatkan para pejabat negara, pejabat BUMN dan BUMD sampai pada jabatan funsional dan struktural sampai pada para kepala desa,” pungkas Oktavianus.(ani)

Waspadai Provokasi Sambungan dari halaman 32 kewaspadaan dan berharap masyarakat juga ikut menjaga ketertiban lingkungannya,” kata dia. Ia mengimbau agar masyarakat tidak mudah terprovokasi terhadap isu-isu yang menyesatkan baik yang mengatasnamakan etnis maupun agama. “Tentunya kondisi ketidaknyamanan akan mudah dimanfaatkan, untuk kepentin-

gan politik yang menyesatkan,” terangnya. Terutama, kata Purwanto, di wilayah hukum Polsek Sintang Kota akan terus berupaya untuk mengawal proses demokrasi ini bisa berjalan dengan lancar. “Siapa yang akan dipilih tentunya dikembalikan kepada nurani masing-masing,” imbuhnya. Untuk itu, dia mengajak masyarakat untuk menyikapi pesta demokrasi ini secara

lebih dewasa, dalam arti dapat berpikir dewasa dan berpolitik dewasa, tidak mudah terpancing isu-isu yang sifatnya provokatif. “Kan banyak modus bersifat provokasi baik melalui SMS maupun selebaran gelap. Jika ada indikasi yang mengarah pada provokasi, segera laporkan dan yang penting laporannya juga jelas, sehingga mudah bagi kita untuk melakukan tindakan,” pungkasnya.(mus)

Pertumbuhan Capai 5,04 % Sambungan dari halaman 32 “Tahun 2006 sampai 2010 menetapkan arah kebijakan ekonomi makro yang diarahkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, agar mampu memecahkan masalah-masalah sosial seperti penganguran, kemiskinan serta tetap menjaga stabilitas ekonomi daerah,” ungkap Sandaei. Berdasarkan data yang dirilis

Statistik Kabupaten Sekadau, pada periode 2004-2008 pertumbuhan perekonomian Kabupaten Sekadau yang ditunjukan PDRB, rata-rata mencapai angka sekitar 5,04% per tahun, atau di atas pertumbuhan ekonomi Kalbar. Sedangkan untuk jumlah angka penduduk miskin dari 13.441 Kepala Keluarga (KK) menurun menjadi 9.316 KK.

“Kontribusi terbesar dalam hal pertumbuhan perekonomian ini di sektor pertanian yang pada tahun 2008 lalu mencapai angka 47,55%,” ungkap Sandei Menurut dia, tingginya angka pertumbuhan di bidang perekonomian ini juga tidak terlepas dari tingginnya minat investor untuk berinvestasi di berbagai sektor terutama di sektor perkebunan.(ani)

Berharap Berkah Leluhur, Semua Berjalan Aman Sambungan dari halaman 25 Semuanya kembali, untuk memanjatkan doa kepada arwah leluhur, yang dipercaya selama 15 hari tersebut, turun ke bumi. Dengan kepercayaan itu, keluarga yang masih hidup di dunia, memberikan sesembahan kepada arwah tersebut. Di Singkawang sendiri, pelaksanaan Ceng Beng pertama pada tahun 2010 ini, berjalan lancar. “Ceng Beng sudah berakhir hari ini (kemarin). Selama pelaksanaan 15 hari, Ceng Beng berjalan lancar. Semuanya aman terkendali. Tidak ada terjadi masalah apa-apa,” kata Ketua Yayasan Jasa Mulia, Lai Jat Kong kepada Pontianak Post kemarin (5/4). Dalam pelaksanaannya, kata Akong biasa pria ini disapa, pelaksanaan Ceng Beng juga tidak mengganggu masyarakat sekitar kawasan pemakaman. Misalnya, masalah asap akibat dari pembakaran sesembahan dan dupa.

“Semuanya lancar, tidak ada asap yang mengganggu, dan tidak ada masalah lainnya. Kami dari Yayasan se-Kota Singkawang mengucapkan terima kasih yang banyak kepada pihak kepolisian, selama 15 hari pelaksanaan Ceng Beng telah memberikan pengamanan dan penjagaan kepada masyarakat yang melaksanakan ibadah,” ungkap A Kong tulus. Yayasan Jasa Mulia, kata A Kong memang sejak turun temurun melakukan sembahyang kubur. Terhitung sudah ribuan masyarakat khususnya dari Yayasan Jasa Mulia. “Kalau untuk tahun ini (2010) saja, sekitar 600 sampai 700 orang dari Yayasan Jasa Mulia yang melaksanakan Ceng Beng,” terang A Kong. Tradisi Ceng Beng, sudah dilakukan secara turun temurun. Hal ini dilakukan untuk mendoakan, arwah orang tua, keluarga dan leluhur yang lebih dahulu menghadap Yang Maha Kuasa. “Dan bagi keluarga dan anak

cucu yang ditinggalkan berharap bisa sukses dalam pekerjaan, murah rezeki, diberikan kesehatan yang baik, jauh dari penyakit. Yang utamanya kita mendoakan para arwah leluhur kita,” ungkapnya. Dengan berakhirnya Ceng Beng kemarin, ditegaskan Akong, maka para arwah kembali ke alam baka. Otomatis, setelah arwah naik ke alam baka, maka tidak bisa lagi digelar Ritual Sembahyang Kubur tersebut. Kendati demikian, Ceng Beng akan dilaksanakan lagi untuk yang kedua kalinya, pada tahun 2010 ini. “Nanti yang kedua bulan ke tujuh imlek, atau akhir Agustus sampai dengan September 2010,” kata A Kong. Sementara itu, A Khian (46), salah satu warga Singkawang Barat mengaku bahwa pelaksanaan Ceng Beng tahun ini memberikan kesan tersendiri baginya. Sebab, pada saat pelaksanaan Ceng Beng itu, dia bisa melaksanakan lancar dan membawa serta anakanaknya. (*)


pro-kalbar 32

Pontianak Post

Selasa 6 April 2010

sanggau

Minimal Bergaji UMR KARENA jasa dan tugasnya dalam menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM) berkualitas, maka keberadaan guru honor mesti menjadi perhatian pemerintah, terutama masalah gaji. Sebab, faktanya banyak guru honor pendapatannya sangat kecil dan jauh dari Upah Minimum Regional (UMR). Dalam rapat koordinasi (Rakor) penanggulangan kemiskinan yang dipimpin Kepala Bapeda Sanggau H Yus Suhardi belum lama ini, juga Yus Suhardi membahas soal pendapatan guru honor ini dan akan diusulkan penyesuaian. Apalagi dalam kesempatan itu Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Sanggau Jais, yang menyampaikan perlunya memperhatikan nasib guru honor yang saat ini gaji mereka didanai dari

■ Ke Halaman 31 kolom 5

sekadau

Pertumbuhan Capai 5,04 % TAHUN 2007 Kabupaten Sekadau mengalami pertumbuhan di bidang perekonomian tertingi dengan jumlah angka mencapai 7,63%. Seiiring dengan hal tersebut terjadi pula penurunan jumlah penduduk miskin pada priode 2004-2008 menjadi 30,67%. Hal ini di ungkapkan Kepala Bagian Perekonomian dan Penanaman Modal Pemkab Sekadau Sandaei, belum lama ini. Lebih jauh Sandei mengatakan, keberhasilan pembangunan secara Sandei umum dan di sektor perekonomian yang dirasakan masyarakat Kabupaten Sekadau ini, tidak terlepas dari buah pikir kepala pemerintahan, dalam hal mengambil kebijakan untuk meningkatkan pertumbuhan perekonomian yang menyentuh langsung pada masyarkat dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM).

■ Ke Halaman 31 kolom 5

Sintang

Waspadai Provokasi PERHELATAN Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Kabupaten Sintang tidak lama lagi. Suhu politik tentunya akan semakin memanas. Masyarakat diimbau untuk waspada tehadap segala bentuk provokasi. Kepala Polisi Sektor (Kapolsek) Sintang Kota AKP Purwanto mengatakan, perhelatan demokrasi biasanya cukup rawan gangguan keamanan, terutama provokasi dari pihak-pihak yang tidak menginginkan pelaksaPurwanto naan pesta demokrasi ini berjalan dengan aman dan damai. “Tentunya sebagai pihak yang bertanggungjawab terhadap keamanan, kita akan tetap meningkatkan

■ Ke Halaman 31 kolom 5

SUKARNI/pontianakpost

TERBENAM: Sebuah truk bermuatan sembako terbenam di kubangan jalan di wilayah Kabupaten Sekadau belum lama ini. Pemandangan seperti ini bukan hal yang baru bagi warga di wilayah timur Kalbar, karena sepanjang jalan ‘nyaris” dihiasi lubang-lubang menganga.

Panwas dan KPU Sepakat

Pemasangan Baleho - Stiker Pelanggaran SEKADAU--Setelah beberapa waktu lalu Panwaslu Kabupaten Sanggau, menyurati masing-masing skretariat kandidat bupati dan wakil bupati untuk membongkar baliho dan stiker, karena belum memasuki masa kampanye, maka Senin (5/4) kemarin, Panwaslu dan KPU

menggelar pertemuan untuk menyepakati bahwa pemasangan alat peraga sebelum masa kampanye, merupakan pelanggaran dan akan ditindak. “Kita bersama KPU sepakat untuk menyatakan pemasangan baliho dan stiker serta berbagai macam alat peraga

sebelum massa kampanye seperti yang terjadwal, kita nyatakan pelanggaran dan akan kita tindak,” tegas Syamsul Muarif, ketua Panwaslu Kabupaten Sekadau saat di konfirmasi koran ini, kemarin.

■ Ke Halaman 31 kolom 5

Pak Gubernur, Perhatikan Jalan Kami

Jalan Sp Medang-Serawai Memprihatinkan NANGA MAU--Terpenuhinya akses jalan yang lancar, tentunya menjadi harapan semua pihak. Namun, masih banyak sekali ruas jalan di Kabupaten Sintang yang memerlukan perhatian serius dari pemerintah. Salah satunya ruas jalan Sp Medang-Serawai yang kondisinya sangat memprihatinkan. Untuk melewati jalan yang bisa menghubungkan 4 kecamatan di wilayah selatan, tak jarang membuat masyarakat harus berkubang lumpur. Tak sedikit pula yang memilih jalan perusahaan sebagai alternatif bila jalur tersebut mengalami

kemacetan. Sudah tak terhitung berapa banyak pemilik kendaraan yang terpaksa mengurut dada, ketika mendapati mobilnya terperosok ke dalam lumpur yang dalam. Menanggapi kondisi tersebut, anggota DPRD Sintang Daerah Pemilihan (Dapil) Kayan, Franseda menilai tidak maksimalnya perbaikan jalan tersebut, dikarenakan perbaikannya bukan merupakan kewenangan pemerintah kabupaten. “Jalan tersebut merupakan jalan provinsi. Jadi pembangunan jalan itu tergantung pak Gubernur Kalbar. Franseda

■ Ke Halaman 31 kolom 5

Kejaksaan Tangani 4 Kasus Korupsi SANGGAU--Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Sanggau Bambang H mengatakan, hingga saat ini ada sekitar 30-an kasus-kasus dugaan korupsi dan penyimpangan yang dilaporkan oleh masyarakat ke pihaknya. “Namun untuk sementara ini kita masih sedang tangani penyelidikan 4 kasus dugaan korupsi, yang

■ Ke Halaman 31 kolom 5

Bambang H

Apes, Truk Fuso Bermuatan Pupuk Terbalik NGABANG--Nasib apes menimpa Tambunan, supir truk bernomor polisi KB 8899 DJ, Minggu (4/4) pukul 06.00 pagi lalu.  Truk yang saat itu membawa pupuk bermuatan 15 ton, dengan tujuan Kabupaten Sanggau, harus amblas di jembatan darurat di Km 6 Ngabang. Akibat peristiwa ini, arus jalan menuju Sanggau atau Pontianak tersebut macet total, dan diperkirakan antrean kendaraan sepanjang 1 Km. Pantuan wartawan koran ini di lapangan, jalan darurat yang dibangun oleh pemborong di jembatan darurat tersebut dari 10 buah pohon kelapa, dan diikat dengan rantai, namun kekuatan itu tidak bertahan dengan truk puso yang punya bobot puluhan ton, tak hayal truk amblas dan jatuh sebelah kanan jalan. Tambunan, supir truk ditemui di TKP mengatakan, tidak menyangka pada hari Minggu pagi menjadi hari naasnya, dan kebetulan dalam mengangkut pupuk

FOTO WAN

TERBALIK: Truk puso bermuatan pupuk terbalik di jembatan darurat KM 6 Ngabang.

tersebut, perwakilan pemilik pupuk ada dibelakang truk. “Makanya masalah ini bisa cepat selesai, dan pemilik pupuk sudah tahu ada kejadian di Km 6 Ngabang. Mas bisa lihat, bersama warga bahu-membahu membantu mendirikan truk ini,” kata Tambunan. Hingga saat ini semua pupuk yang ada di dalam truk sudah dikeluarkan dan truck yang tadinya sempat terbalik sudah berdiri seperti sedia kala. Darsono, tokoh pemuda Benua Nahaya Kecamatan Ngabang memuturkan seharusnya pihak pemborong sudah memikirkan penguna jalan raya, dalam membuat jambatan darurat seperti pohon kelapa, sebaiknya lebih dari 10 batang. “Saya lihat tadi ada kendaraan bermotor yang mau lewat, samping truck sempat terjatuh,” saranya.(wan)    

Pontianak Post  

6 April 2010

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you