Issuu on Google+

Pontianak Post P er t a m a da n Ter ut a m a di Kal im an t an Barat

Rabu 2 Maret 2011 M / 27 Rabiul Awal 1432 H

Eceran Pontianak Rp.2.500

MUJADI/PONTIANAK POST

ANTREAN KAPAL: Antrean kapal di muara Jungkat yang belum dapat masuk melewati buih satu untuk masuk ke Pelabuhan Pontianak, kemarin(1/3). Kapal-kapal terpaksa lego jangkar karena terhambat karamnya KM

Rahmatia Sentosa melintang di alur pelayaran, buih lima.

Pakai Teknik Gabungan Usaha Angkat KM Rahmatia Sentosa

u Evakuasi

menggunakan teknik gabungan dua tongkang, untuk menggandeng kapal dan memikul beban. u Gunakan enam sling dipasang melilit dari lunas, terus badan kapal. u Siapkan airman, membuang benaman lumpur di kapal. u Seluruh badan kapal tertanam tiga meter. u Kapal coba dilepaskan dari lengketan lumpur. u Gunakan

Medan Berat, Evakuasi KM Rahmatia Sentosa PONTIANAK – Proses evakuasi KM Rahmatia Sentosa di lampu buih lima alur muara Jungkat, terus berlangsung. Kantor Adpel Pontianak, dan pihak terkait, berupaya memindahkan kapal yang sudah 19 hari karam u

Ke Halaman 7 Kolom 1

u Dipasang

enam buah balon. Daya apungnya 120 ton

u Gunakan

tujuh tug boat menarik dan ditunda. u Sembilan ribu sak semen berhasil dikeluarkan. u Kerahkan penyelam professional dan tradisional serta dua crane.

MUJADI/PONTIANAK POST

WAGUB TINJAU: Wagub Kalbar Christiandy Sanjaya, sejumlah pejabat instansi terkait dan

pengusaha, meninjau evakuasi KM Rahmatia Sentosa di buih lima muara Jungkat, kemarin (1/3). Tampak sedang konfrensi pers di lokasi.

Berdoa Cepat Selesai, Kapal Bisa Masuk Pelabuhan

selebritas

PONTIANAK – Pengusaha Kalimantan Barat The Iu Sia, berharap dan optimis KM Rahmatia Sentosa bisa dievakuasi dengan segera. “Harapan saya cepat selesai. Mohon doakan juga,” kata The Iu Sia, yang lebih dikenal

Dewi Lestari

Selektif Pilih Detergen Demi keamanan pakaian yang dimilikinya, penulis novel dan penyanyi Dewi Lestari tak sembarang memilih deterjen untuk menunjang kinerja mesin cucinya. Bagi perempuan yang akrab disapa Dee ini, investasi detergen sama pentingnya dengan investasi pada busana. u

Ke Halaman 7 Kolom 1

dengan nama Asia ini, kepada wartawan di atas tongkang ketika ikut rombongan Wakil Gubernur Kalbar Christiandy Sanjaya, ke lokasi karamnya KM Rahmatia Sentosa, Selasa (1/3). Pengusaha besar ini yakin,

bahwa dengan metode balon untuk evakuasi KM Rahmatia Sentosa tersebut, akan berhasil. Menurut dia, berdasarkan penjelasan Direktur KPLP Yudustar, satu balon itu mampu mengangkat beban seberat 20 ton. “Kalau

pakai balon satu buah sudah 20 ton, kalau enam berarti 120 ton. Kemungkinan bisa,” ungkap Ketua Yayasan Bhakti Suci ini. Menurut Asia, kemungkinan semua pengusaha termasuk dirinya yang memang membu-

tuhkan jalur laut untuk berusaha, juga mengalami high cost economy. “Tapi, sampai saat ini belum. Tapi, kalau satu dua minggu lagi, kita tidak tahu,” kata bos u

Ke Halaman 7 Kolom 1

Pejabat Tinggi dan Menteri Ancam Tembak Nurdin

Kalbar Butuh Investasi Triliunan

RDPU dengan Komisi X DPR

Bangun Infrastruktur Perlu Terobosan

JAKARTA - Ketua Umum PSSI Nurdin Halid mengaku dirinya dan keluarga mendapat ancaman pembunuhan melalui pesan pendek (SMS) dan telepon dari pejabat tinggi dan menteri. Tidak hanya itu, ancaman serupa juga diterima para pengurus PSSI daerah. Demikian dijelaskan Nurdin Halid dalam rapat dengar pendapat umum (RDPU) dengan Komisi X DPR di gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta, kemarin. Nurdin mengatakan, dia bersedia bicara blak-blakan soal ancaman pembunuhan yang diterima dia, keluarga dan para pengurus PSSI di daerah. Dengan syarat, dia meminta jaminan keamanan dan perlindungan hukum dari Komisi

Mustafa Ramli/Jawa Pos

Statuta FIFA : Ketua Umum PSSI, Nurdin Halid, memperlihatkankan

buku statuta FIFA saat rapat dengar pendapat dengan Komisi X DPR RI, Selasa (1/3).

X. “Jiwa saya terancam, saya mendapat SMS bahwa keluarga saya akan ditembak. Karena itulah saya bertahan (sebagai Ketum PSSI-red). Ini penting karena menyangkut

harkat dan martabat,” kata Nurdin dengan suara gemetar. Pria Bugis ini menegaskan akan u

Ke Halaman 7 Kolom 1

PONTIANAK—Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat membutuhkan dukungan investasi untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Sementara potensi peluang usaha yang begitu besar sepenuhnya belum tergarap secara maksimal. Pemerintah daerah sendiri sangat membuka peluang terhadap pelaku usaha yang ingin berinvestasi. “Butuh investasi triliunan untuk membangun Kalimantan Barat. Mengatasi kemiskinan tidak cukup mengandal-

kan dana pemerintah. Bisnis yang dimotori Kamar Dagang dan Industri (Kadin) sangat diharapkan bisa membantu pembangunan daerah,” kata Gubernur Kalbar Cornelis saat dialog pemprov Kalbar- Kadin Indonesia bertema Dari Kalbar Menembus Pasar Global Peluang dan Tantangan, di Balai Petitih, Selasa (1/3). Menurut Gubernur, luas wilayah Kalbar satu setengah kali dari Pulau Jawa merupakan modal besar. Tetapi butuh optimalisasi dalam memanfaatkan sumber potensi tersebut. Kalbar memiliki banyak nilai potensi ekonomi yang belum tergarap. Meliputi perikanan, perkebunan dan pertambangan. Potensi yang demikian u

Ke Halaman 7 Kolom 1

Melihat Kehidupan Eks Pengungsi Kerusuhan Sambas di Kota Singkawang 11:57

15:11

18:04

19:10 04:29

Sumber : Kanwil Depag Kalbar

Terasa Sulit, Tetap Optimis Gapai Kehidupan Layak TAK terasa, hampir dua belas tahun ribuan masyarakat tinggal di Marhaban, Kelurahan Sedau, Kota Singkawang. Mereka adalah korban kerusuhan Sambas yang terjadi tahun 1999 lalu. Ketika diungsikan mereka tak membawa apa-apa. Hanya rasa trauma dan ketakutan menghampiri. Kini, mereka sudah bangkit. Bagaimana kehidupan sekarang? Zulkarnain Fauzie, Singkawang Nur Azizah (5,3) asyik nonton di depan televisi. Dia ditemani keluarga termasuk ibunya. Sekali-kali dia asyik ngobrol dengan keluarganya yang juga belum sekolah. “Dia belum ZULKARNAIN FAUZI/PONTIANAK POST sekolah. Tahun depanlah dia bersekolah. Dia NONTON : Anak eks pengungsi kerusuhan Sambas yang lahir di Marhaban. lahir disini (Marhaban),” kata orang tua Nur Tampak mereka sedang nonton TV lantaran belum masuk sekolah.

Online: http://www.pontianakpost.com/

Azizah, Nur Kholis kepada Pontianak Post, yang bertandang ke rumahnya, Kamis (24/2) siang. Rumah Nur Kholis yang terletak di Gang Rahmat RT 57 sudah permanen. Tiga tahun sesudah mengungsi di Marhaban, dia bertekad untuk mendirikan rumah. Sebelumnya, Ustadz KH Abdussamad yang punya tanah membagi kepada masyarakat eks pengungsi. Mereka bisa membayar nyicil atau kontan, tergantung dana yang tersedia. Harganya pun miring. Ukuran 20x40 hanya dihargai Rp750 ribu saja. Sebelum mendirikan rumah permanen, rumah yang berukuran 7x9 meter ini masih menggunakan bahan kayu semuanya. “Dulu tidak seperti ini. Kerja keras dan tekad untuk mencari kehidupan layak, akhirnya kami bisa mendirikan rumah seperti ini,” kata Nur Kholis. Sebelum mendirikan rumah permanen, di depan rumahnya dibangun langgar (surau).

*Mempawah, Sambas, Singkawang, Bengkayang Rp 3.000 *Landak, Sanggau, Sintang Rp 3.000 *Ketapang & KKU Rp 4.000 *Kapuas Hulu Rp 3.000

u

Ke Halaman 7 Kolom 1

Jawa Pos Group Media


Politik & Hukum

2

Pontianak Post

Selasa 2 Maret 2011

SBY Peringatkan Parpol Koalisi Sebut Takdir Sejarah Jika Tak Bersama Lagi

Abror Rizki / Rumgapres

KISRUH KOALISI: Presiden SBY, didampingi Wapres Boediono, Menko Polhukam Djoko Suyanto, dan Mensesneg Sudi Silalahi, menyampaikan keterangan pers terkait kisruh koalisi, di Kantor Presiden, Selasa (1/3).

PKS Siap Jadi Oposan JAKARTA—Pernyataan Presiden SBY bahwa ada beberapa partai yang telah melanggar 11 butir kesepakatan dalam kontrak politik koalisi mendapat sambutan dingin dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Menurut Sekjen PKS Anis Matta, pihaknya sudah sesuai dengan kontrak yang dimaksud Ketua Setgab tersebut. Kami tidak merasa ada kontrak yang dilanggar di dalam koalisi. Dan apa yang kami lakukan sudah sesuai dengan garis batas koalisi. Jadi kami bingung, partai mana saja yang dianggap melanggar oleh SBY itu,” kata Anis, kemarin (1/3). Menurut Anis, kontrak po-

litik yang dimaksud adalah menciptakan pemerintahan yang bersih. ”Dibentuknya koalisi itukan ingin membantu kebijakan pemerintah dan ikut menciptakan pemerintahan yang bersih bebas KKN. Nah, apa yang kami lakukan sudah sesuai dengan hal itu.

Kami masuk koalisi itu kan karena ajakan SBY. Jadi jika SBY tidakberkenan maka itu jugakembali padakeputusan beliau. Jadi siapa yang memulai,maka dia yang harus mengakhiri Anis Matta Sekjen PKS

jadi kami bingung, kalau memang semua menuduh PKS melanggar kesepakatan itu,” tuturnya. Atas dasar itu, Anis menegaskan bahwa secara garis besar F-PKS tidak terlalu menghiraukan adanya desakandesakan dari pihak tertentu yang intinya menyudutkan pihaknya. Sebab, katanya, dalam pelaksanaan koalisi tentunya ada mekanisme yang menjadi dasar keputusan. Anis pun menyatakan pas-

rah jika memang SBY akan memecat PKS dari koalisi. ”Kami masuk koalisi itu kan karena ajakan SBY. Jadi jika SBY tidak berkenan maka itu juga kembali pada keputusan beliau. Jasi siapa yang memulai, maka dia yang harus mengakhiri,” imbuhnya. Wakil Ketua DPR ini menegaskan bahwa dengan 57 anggota F-PKS di gedung Senayan akan lebih mudah menjalankan oposisi jika benar-benar dikeluarkan dari koalisi. PKS telah mempunyai pengalaman oposisi saat pemerintahan Megawati walau saat itu hanya beranggotakan 7 orang. Selanjuntya Anis mengungkapkan, dengan adanya kondisi politik yang berkembang saat ini tentunya masyarakat juga mempunyai dasar penilaian terhadap apa yang sebenarnya terjadi. Karena menurutnya apa yang menjadi dasar pelaksanaan sistem di koalisi adalah kontrak politik yang telah disepakati bersama untuk mendukung pemerintahan hingga tahun 2014. (dil)

JAKARTA—Presiden Susilo Bambang Yudhoyono akhirnya memberikan pernyataan soal gonjang-ganjing masa depan koalisi paska pengusulan hak angket pajak di DPR. SBY meminta partai-partai politik yang tergabung dalam koalisi mematuhi kesepakatan yang pernah diteken di awal pemerintahan SBY-Boediono, Oktober 2009, lalu. ”Jika tidak, ke depan tentu sanksi harus diberikan,” tegas SBY dalam keterangan pers khusus di Kantor Presiden, kemarin (1/3). Saat ini, SBY dan Boediono tengah melakukan komunikasi secara maraton dengan seluruh parpol anggota koalisi. SBY mengatakan, dalam waktu dekat akan dilakukan penataan kembali koalisi. Jika memang ada parpol yang tidak mematuhi kesepakatan itu, berarti parpol tersebut sudah tidak bisa bersama dalam koalisi. ”Jelas, gamblang, dan menurut saya logikanya juga begitu,” katanya. Menurut SBY, ada 11 butir kesepakatan yang disebutnya code of conduct yang harus dipatuhi dan dijalankan oleh anggota koalisi. ”Jika ada yang tidak bersedia, barangkali menjadi takdir sejarah untuk tidak

bisa lagi bersama-sama dalam koalisi,” cetus SBY. Nota kesepakatan itu, lanjutnya, ditandatatangani oleh pimpinan-pimpinan parpol, yakni Partai Golkar, PKS, PAN, PPP, PKB, dan Partai Demokrat, plus dirinya sebagai presiden terpilih. SBY mengaku memilih jalan untuk tidak reaktif atas apa yang hangat dibicarakan publik soal masa depan koalisi. Dia menerangkan, koalisi itu dirancang untuk mendukung suksesnya pemerintah SBYBoediono 2009-2014. Koalisi itu berlaku di bidang eksekutif dan legislatif. ”Ini tertulis, tersurat. Bukan hanya tersirat dalam nota kesepahaman yang kami tanda tangani,” ingat SBY. Berdasarkan evaluasi dan konfirmasi, menurut SBY, memang ada sejumlah kesepakatam yang dilanggar oleh satu-dua parpol. SBY mengaku menerima usulan dan rekomendasi untuk meninjau kembali koalisi itu. ”Tentu saya sebagai ketua koalisi, pada hakikatnya juga harus mendengar pandangan, masukan, dan saran dari semua partai-partai koalisi,” katanya. Dengan langkah itu, SBY berharap saling balas komentar antara anggota parpol-parpol koalisi bisa berhenti. ”Tolong dihentikan, disudahi. Tidak baik bagi politik kita. Tidak elok di depan rakyat kalau begini terus,” ucap SBY.

Sementara itu, Menko Kesra Agung Laksono yang juga wakil ketua umum DPP Golkar menolak jika disebut ada pengingkaran Partai Golkar dari kesepakatan koalisi. ”Kalau saya bicara partai, selama ini tidak ada pengingkaran,” kata Agung usai mengikuti rapat kabinet terbatas di Kantor Presiden. Menurutnya, perbedaan pendapat dimungkinkan berbeda. ”Memang kemudian menjadi seolah tidak kompak, tapi itu suatu pilihan yang dibuka di parlemen. Itu yang terjadi,” kata Agung. Mantan ketua DPR itu mengaku belum mengetahui tentang rencana pertemuan SBY dengan Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie. Namun menurut Agung, rencana pertemuan itu wajar sebagai bentuk komunikasi antara pendukung pemerintahan SBY. ”Karena tidak ada niat untuk bubar, tapi semata-mata agar Setgab ini berkinerja baik,” tuturnya. ”Koalisi ini sendiri adalah barang baru. Ada trial error. Kalau ada perbedaan pendapat harus diselesaikan,” sambungnya. Partai Golkar memang merasa ultimatum presiden tersebut bukan untuk partainya. Ketua DPP Partai Golkar Priyo Budi Santoso menambahkan, partainya tidak merasa melakukan pelanggaran apapun. ”Kami tidak merasa itu ditujukan pada kami,” kata Priyo. (fal/dyn/pri)

Sri Sultan Diminta Keluar dari Parpol Pembahasan RUUK DI Jogjakarta JAKARTA—Independensi Sri Sultan Hamengkubuwono X terkait keanggotaannya di Partai Golkar hingga saat ini, menjadi salah satu catatan penting dalam lanjutan pembahasan RUU Keistimewaan Daerah Istimewa Jogjakarta (RUUK DIJ) di DPR. Sebagai Sultan yang menaungi berbagai kelompok dan golongan, sejumlah fraksi meminta Raja Jawa itu bersedia untuk tidak lagi menjadi partisan. ”Kalau nantinya jabatan gubernur ditetapkan, maka Sultan menjadi milik semua orang. Dan, supaya tidak diidentifikasi jadi milik parpol tertentu, Sultan tentu tahu yang dimaksud,” ujar anggota

Komisi II dari Fraksi PDI Perjuangan Yasonna Laoly, saat rapat dengar pendapat dengan Sri Sultan HB X, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, kemarin (1/3). Dia menegaskan, secara prinsip, fraksinya tetap berpendirian bahwa model penetapan gubernur di Jogja tetap lah yang terbaik. ”Tapi, ya itu tadi, akan jauh lebih baik kalau non partisan,” imbuhnya. ] Politisi PDIP itu tidak sendirian, anggota Komisi II dari Partai Demokrat Amrun Daulay juga menyampaikan pandangan yang senada. Menurut dia, jika Sri Sultan memaksakan diri tetap menjadi anggota bahkan pimpinan partai politik tertentu, maka benturan kepentingan dengan warga Jogjakarta kemungkinan besar sulit dihindarkan. Terutama, dengan mereka yang berasal dari partai politik lain. ”Seperti dengan saya misal-

nya yang kebetulan berasal dari Demokrat. Kalau saya di sana (Jogjakarta, Red), bisa saja kan saya dipinggirkan,” kata Amrun Daulay, saat mendapat kesempatan berbicara. Karenanya, secara tegas, dia meminta agar Sri Sultan keluar dari Partai Golkar. ”Termasuk, tidak usah ikut-ikut nasdem atau apa lah namanya,” imbuhnya. Menanggapi hal tersebut, Sri Sultan yang juga didampingi Wakil Gubernur DIJ Sri Paku Alam IX menyatakan, tidak masalah kalau dirinya tidak berpartai politik. ”Kalau sekadar tidak berpartai politik, tidak masalah,” ujar Sultan. Meski demikian, dia menolak, kalau dirinya harus keluar sebagai salah satu anggota Partai Golkar sekarang. ”Tidak logis kalau keluar sekarang, lihat dulu sikap parpol nanti terhadap RUU ini (RUUK DIJ, Red), itu baru fair,” tandasnya. (dyn)

Terbit 7 Kali Seminggu. Izin terbit Menteri Penerangan RI No. 028/SK/Menpen/SIUP/A7. Tanggal 3 Februari 1986. Per­setujuan Peru­bahan Nama No: 95A/Ditjend. PPG/K/1998 Tanggal 11­September 1998. Alamat Redaksi dan Tata Usaha: Jalan Gajah Mada No. 2-4 Pontianak 78121. Kotak Pos 1036. Fax. (0561) 760038/575368. Telepon Redak­si: (0561) 735070.Telepon Iklan/Pema­saran:735071. Hunting (Untuk seluruh bagian) Fax. Iklan 741873/766022. Email: redaksi@pon­tianakpost.com. Penerbit: PT.Akcaya PERTAMA DAN TERUTAMA DI KALIMANTAN BARAT Utama Press Pontianak. Pembina: Eric Samola, SH, Dahlan Iskan. Komisaris Utama: Tabrani Hadi. Direktur: Untung Sukarti. Pemimpin Re­daksi/Penang­gung Jawab: B Salman. Redaktur Pelaksana: Khairul­rahman, Muslim Minhard, Donatus Budiono, Basilius Sidang Redaksi: Abu Sofian, Surhan Sani, Mela Danisari, Yulfi Asmadi, Andre Januardi, Mursalin, Robert Iskandar. Sekre­taris Redaksi: Silvina. Staf Redaksi: Marius AP, U Ronald, Efrizan, Deny Hamdani, Budianto, Chairunnisya, M Kusdharmadi, Hari Jawa Pos Group Kurniatama, Hendy Irwandi, Pracetak/Artistik: A Riyanto (Koordinator), Grafis: Sigit Prasetyo, Ilustrator: Kessusanto. Fotografer: Timbul Mudjadi, Sando Shafella. Biro Singkawang: Zulkarnaen Fauzi (Jl. Gunung Raya No.15 Telepon (0562) 631912). Biro Sambas: Thoriq (Jl P Anom Telp (0562) 392683) Biro Sanggau: Anto Winarno (Jl. Sudirman No. 4 Telp. (0564) 21323). Biro Ketapang: Andi Chandra, (Jl. Gajahmada No. 172. Telp. (0534) 35514). Kabupaten Pontianak: Hamdan, . Biro Sintang: Wahy Ismir. Pema­saran/Sirkulasi: Kiki Fredrik S; Iklan: Dewiyanti.S. Percetakan: Surdi. Devisi Event: Budi Darmawan. Jakarta: Max Yusuf Alkadrie. Harga Lang­ganan per 1 Bulan dalam kota Rp 65.000,- (luar kota tambah ongkos kirim). Tarif iklan: Per mm kolom hitam putih Rp 25.000,- spot colour Rp 30.000,- full colour Rp 37.000,- Iklan baris Rp 15.000,- per baris (minimal 2 baris, mak­­si­mal 10 baris) pem­bayaran di muka. Telepon Langganan/Pengaduan: 735071. Iklan: 730251. Perwakilan Jakarta: Jl. Jeruk Purut-Al-Ma’ruf No.4 Pasar Ming­gu, Jakarta Selatan 12560. Telepon: 78840827 Fax. (021) 78840828. Percetakan: PT.Akcaya Pariwara Pontianak. Anggota SPS-SGP ISSN 0215-9767. Isi di luar tanggung jawab percetakan.

Pontianak Post


Pontianak Post

Pontianak bisnis

l

Rabu 2 Maret 2011

Lokomotif Kemajuan Ekonomi Kalbar

Harga Pangan Turun, Inflasi Jinak JAKARTA - Tren harga pangan yang merangkak naik sejak tahun lalu akhirnya terhenti. Sepanjang Februari, harga bahan pangan justru turun. Inflasi pun jinak, hanya 0,13 persen. Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Rusman Heriawan mengatakan, berdasar catatan BPS, kejadian turunnya harga atau deflasi pada bahan pangan ini merupakan yang pertama kali terjadi dalam empat tahun terakhir. “Ini melegakan,” ujarnya di Kantor BPS kemarin (1/3). Menurut Rusman, beberapa bahan pangan yang selama ini menjadi momok inflasi seperti beras dan cabe, sepanjang Februari lalu justru turun harga. Beberapa bahan pangan lain yang juga mengalami deflasi adalah cabe merah, daging ayam ras, tomat sayur, tomat buah, cabe hijau, dan cabe rawit. Secara total, deflasi pada bahan pangan tercatat sebesar 0,33 persen. “Sumbangan deflasi terbesar terjadi pada cabe merah 0,10 persen, kemudian beras 0,07 persen,” sebutnya. “Di luar bahan pangan, deflasi juga terjadi pada emas perhiasan dan tarif angkutan undara,” imbuhnya. Rusman mengatakan, meski harga bahan pangan menunjukkan tren turun, namun harga makanan jadi dan minuman justru menunjukkan tren naik cukup tinggi. “Ini menyebabkan indeks harga secara keseluruhan masih menunjukkan inflasi,” katanya. BPS mencatat, indeks harga pada kelompok makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau naik 0,47 persen; kelompok perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar 0,40 persen; kelompok kesehatan 0,69 persen; kelompok pendidikan, rekreasi, dan olahraga 0,13 persen; dan kelompok transportasi, komunikasi, dan jasa keuangan 0,15 persen. Jika dirinci, kata Rusman, komoditas yang memberikan sumbangan inflasi terbesar adalah ikan laut, yakni 0,03 persen. “Ini karena gelombang laut tinggi, nelayan tidak melaut, sehingga pasokan ikan berkurang,” jelasnya. Komoditas lain menyumbang inflasi 0,02 persen, diantaranya jeruk, bawang merah, minyak goreng, batu bata, mobil, rokok kretek filter, dan tempe. “Rokok naik karena adanya kenaikan cukai, sedangkan tempe naik karena harga kedelai yang mahal,” terangnya. Dengan inflasi Februari sebesar 0,13 persen, maka laju inflasi tahun kalender (Januari-Februari) 2011 sebesar 1,03 persen dan laju inflasi year on year (Februari 2011 terhadap Februari 2010) sebesar 6,84 persen. Bagaimana dengan target inflasi 5,3 persen? Menurut Rusman, kunci untuk menjaga inflasi terletak pada periode Januari - Maret. Sebab, mulai periode April, panen raya sudah mulai, sehingga harga beras yang menjadi komoditas utama, biasanya agak melandai. (owi)

3

Cadangan devisa perlu tetap dipertahankan pada tingkat yang cukup.Ini sebagai self insurance jika krisis terjadi.” Boediono

Waspadai Krisis Ekonomi HARYADI/PONTIANAK POST

TERALIS : Seorang pekerja pembuat teralis sedang menyelesaikan sejumlah pesanan untuk jendela,

kemarin (1/3) di Sungai Raya Dalam. Faktor keamanan membuat pesanan teralis meningkat saat ini.

Belanja Rumah Tangga Meningkat JAKARTA - Konsumen makin aktif membelanjakan uangnya untuk memenuhi kebutuhan terhadap produk Fast Moving Consumer Goods (FMCG). Keluarnya produk baru cukup mendorongkeinginankonsumen untuk berbelanja. Director Consumer Panel Services Nielsen Soon Lee Lim mengatakan, berbagai inovasi yang dilakukan produsen telah mampu mendorong kebutuhan berbelanja konsumen. Misalnya denganmenciptakanprodukatau varian baru yang sesuai dengan keinginan konsumen, sehingga pilihan kian beragam. “Selain bertambahnya varian produk, aktivitas pemasaran dari produsen juga mendorong konsumen untuk mencoba hal-hal baruatauprodukataumenambah konsumsi untuk produk-produk tertentu,” katanya kemarin (1/3). Data The Nielsen Company Indonesia mengungkapkan, pengeluaranuntukkebutuhanrumah tangga mengalami peningkatan lebih signifikan dibanding harga barang.Disebutkan,kenaikandari 2009 ke 2010 untuk harga barang sebesar 7,9 persen. Sedangkan

pengeluaran konsumen untuk produk rumah tangga naik 19,3 persen. “Ada pertumbuhan dua digit untuk pengeluaran rumah tangga dengan nilai khusus di lima kota yang mencapai Rp 29 miliar,” ujarnya. Berbeda dengan di daerah pedesaan Jawa pengeluaran tumbuh lebih sedikit yakni 18,6 persen dengan nilai Rp 41 miliar. Sepanjang2010lalu,perrumahtanggadi perkotaan menghabiskan Rp 3,7 untuk berbelanja produk FMCG. Dengan kata lain ada pertumbuhan sebesar 33 persen dibanding 2007 lalu. Sementara daerah luar di Jawa membelanjakan lebih sedikit, yakni hanya Rp 2 juta per rumah tangga. Namun kenaikan dari 2007 lebih besar mencapai 36 persen. Meski secara value mengalami peningkatan, tapi tingkat kunjungan ke toko cenderung mengalami penurunan. Survei di lima kota urban menyebutkan frekuensi berbelanja turun 9 persen dibanding 2009 atau hanya 239 kunjungan. Sementara frekuensi di daerah pedesaan di Jawa sebanyak 255 kunjungan dengan persentase penurunan 5 persen.

Dikatakan, terjangkaunya lokasi warung atau toko di pedesaan mendorongkonsumenuntukberbelanja.“Karenawarungatautoko biasanya hanya sebelah rumah mereka, sehingga hampir mudah untuk berbelanja. Belanja mereka terjadi bersamaan dengan munculnyakebutuhanmerekadengan pengeluaranpertriphanyasekitar Rp9000,” tandasnya. Sementara di lima kota menunjukkan pengeluaran konsumen per kunjungan di atas Rp 15.800 dengan kenaikan 46 persen dibanding 2007. Kendati pengeluaran konsumen pedesaan lebih rendah atau masih kurang dari Rp 10.000 tapi itu ada peningkatan 41 persen dari 2009 yang hanya Rp 6.300. Saat ini, keinginan berbelanja masih didominasi di toko atau warung. Akan tetapi aktivitas berbelanja di mini market juga mengalami pertumbuhan signifikan. Di pedesaan 81 persen kegiatan berbelanja dilakukan di warung atau toko. Namun, kunjungan ke mini market di wilayah pedesaan naik 38 persen dibanding 2007 yakni mencapai 11 kunjungan per bulan. (res)

JAKARTA - Wakil Presiden Boediono mengingatkan semua pihak untuk tetap fokus pada upaya meningkatkan ketahanan nasional guna mengantisipasi terjadinya krisis ekonomi. Salah satunya dengan menjaga stabilitas ekonomi makro dan ketahanan pangan. “Kondisi ekonomi dunia belum sepenuhnya pulih dan masih berpotensi terjadi letupan krisis kapan saja,” ujar Boediono saat membuka acara Indikator Bisnis 2011 di Ritz Carlton kemarin. Oleh karena itu dia mengingatkan agar semua pihak tetap waspada. Pemerintah sendiri akan terus mengawal indikator makroekonomi Indonesia agar siap menghadapi krisis. Selama ini, kata dia, fakta yang ada menunjukkan negara yang mampu menjaga indikator makroekonomi mereka, dapat bertahan di antara badai krisis yang terjadi pada perekonomian global. “Saya kira pengalamanpengalaman terakhir menunjukan mereka (negara) yang tetap mengawal indikatormakrobiasanyaselamatatau lebih selamat,” ungkapnya. Boediono menekankan pemerintah akan tetap menjaga cadangan devisa di level USD 95-100 miliar. Menurutnya, cadangan devisa yang stabil diperlukan sebagai jaminan negara dalam menghadapi kemungkinan krisis global. “Cadangan devisa perlu tetap dipertahankan pada tingkat yang cukup.Ini sebagai self insurance jika krisis terjadi. Karena belum ada kesepakatan jaminan dari dunia internasional mengenai krisis ekonomi,” tukasnya. Lebih lanjut dia menjelaskan, konsep yang konservatif untuk jangka pendek bisa dipandang ketinggalan

zaman, karenanya harus diterapkan pada jangka panjang. Namun Boediono menegaskan, jika memang ingin mengejar pertumbuhan baik tidak harus melanggar basic indikator. “Konservatisme kadangkala memberikan manfaat dan itu baru keliatan pada jangka panjang, jangka pendek bisa konservatisme dianggap ketinggalan jaman,” tandasnya. Menurut dia, pertumbuhan ekonomi tidak perlu cukup tinggi namun harus dibatas yang aman asal pertumbuhan tersebut stabil. Selain itu juga tidak perlu melanggar indikator dasar (basic indicator). “Yang terbaik menurut saya adalah pertumbuhan cukup tinggi dan itu harus bisa sampai batas potensialnya, tetapi enggak usah melonjak-melonjak kemudian anjlok lagi, melonjak lagi, anjlok lagi,” sebutnya. Untuk kalangan perbankan, Boediono mengingatkan agar tidak tergoda untuk bermain pada instrumen keuangan yang belum dikenal dengan baik tingkat risikonya. “Jangan sampai perbankan terdorong pada kegiatan dengan pengambilan risiko yang terlalu tinggi di kegiatan-kegiatan di luar perbankan,” kata mantan Gubernur Bank Indonesia ini. Menurut Boediono, krisis 2008 disebabkan karena perbankan ikut hanyut dalam kegiatan di luar perbankan yang berisiko tinggi. Perbankan nasional, kata dia, harus tetap pada prinsip kehati-hatian dan membiayai sektor-sektor riil yang sudah diketahui tingkat risikonya.”Indonesia saat ini dalam kondisi yang sehat, tetapi berada di lingkungan global yang tidak sehat sehingga dapat mempengaruhi ketahanan ekonomi nasional,” jelasnya.(wir)


4

Pontianak Post

l

Rabu 2 Maret 2011

Bangun Ekonomi Kalbar dengan Investasi

+

DISKUSI membangun ekonomi bertajuk Dari Kalbar Menembus Pasar Global Peluang dan Tantangan banyak mengupas tentang potensi Kalbar yang belum tergarap secara maksimal. Pemerintah membutukan dukungan sektor usaha buat menggali potensi tersebut. Pemerintah juga terbuka menyambut pelaku usaha yang ingin berinvestasi di Kalbar. Tetapi kemudahan yang diberikan pemerintah bukan tanpa persoalan. Banyak hambatan untuk merealisasikan investasi. Karena itu dibutuhkan regulasi kejelasan aturan sebagai kemudahan terhadap investor. Hadir sebagai pembicara dalam dialog antara Pemerintah Provinsi Kalbar dan Kadin Pusat itu meliputi Gubernur Kalbar Cornelis, Ketua Dewan Pembina Kadin Pusat Oesman Sapta Odang, Ketua Umum Kadin Suryo Bambang Sulisto serta Ketua Kadin Kalbar

Santyoso Tio. Pihak stakeholder dan pelaku usaha di Kalbar ikut meramaikan dialog yang banyak mengupas tentang peluang investasi tersebut. Tanpa terkecuali beberapa kepala daerah Kabupaten/ Kota di Kalbar. Segala solusi menghadapi hambatan pertumbuhan ekonomi di Kalbar ikut dan dicarikan jalan keluarnya. Mulai masalah infrastruktur, hingga kondisi listrik. Sebab listrik merupakan kebutuhan dasar dalam menggerakkan roda usaha. Dibahas pula sektor pelabuhan yang menjadi urat nadi arus aktifitas ekonomi sebuah daerah. Karena itu, pemerintah daerah berharap Kadin Pusat mampu menjadi negosiator kepentingan Kalbar terhadap dunia usaha. Pelaku usaha juga diharapkan bersedia menanamkan investasi atas segala peluang yang Kalbar miliki.

Setidaknya Kalbar mempunyai sektor perikanan di wilayah selatan. Peluang tersebut belum sepenuhnya tergarap justru banyak menjadi lahan pencurian ikan atau illegal fishing . Maka sangat diharapkan potensi dapat tergali menjadi sumber ekonomi menjanjikan dalam memajukan daerah. Selain perikanan, sektor perkebunan dan pertambangan di Kalbar juga begitu besar dan masih membutuhkan sentuhan pelaku usaha agar mampu menggerakan roda perekonomian dari bidang tersebut. Harapan pemerintah adalah kemajuan ekonomi melalui investasi mampu membuka lapangan pekerjaan sekaligus membantu dalam membangun daerah. Karena terserapnya tenaga kerja berarti menciptakan masyarakat yang sejahtera. (**)

+

Narasi: Sutami Foto-foto: Haryadi

CINDERAMATA: Ketua Kadin Pusat Suryo Bambang Sulisto (kanan) menerima cinderamata dari Gubernur Kalbar Cornelis usai dialog bertajuk dari Kalbar menembus Pasar Global dan Tantangan. BERBINCANG: Ketua Kadin Pusat Suryo Bambang Sulisto berbincang sejenak dengan Sekda Kalbar M Zeet Hamdy Assovie saat tiba di ruang VIP Bandara Supadio, Senin (28/2) malam

SINERGI: Ketua Dewan Pembina Kadin Pusat Oesman Sapta Odang berpidato tentang pentingnya sinergi pemerintah dan pelaku usaha dalam membangun ekonomi.

SAMBUTAN: Ketua Kadin Kalbar Santyoso Tio menyampaikan kata sambutan pembuka sebelum dimulainya dialog antara Pemprov Kalbar-Kadin Pusat.

VISI-MISI: Ketua Kadin Pusat Suryo Bambang Sulisto memaparkan visi dan misi Kadin dalam pengembangan ekonomi Indonesia.

MAKAN SIANG: Gubernur Kalbar Cornelis menemani Ketua Kadin Pusat Suryo Bambang Sulisto saat makan siang bersama.

WAWANCARA: Ketua Kadin Pusat Suryo Bambang Sulisto dicegat kalangan jurnalis sebelum meninggalkan kantor Gubernur Kalbar.

BERTANYA: Pelaku usaha asal Kalbar menyampaikan pertanyaan kepada pembicara dalam dialog bertajuk dari Kalbar menembus Pasar Global dan Tantangan.

SERIUS: Kalangan pengusaha dan stakeholder tampak serius mendengar pemaparan narasumber saat dialog berlangsung.

PELUANG EKONOMI: Rombongan Kadin Pusat duduk berderet mendengar dialog tentang kupasan peluang ekonomi di Kalbar.

WALI KOTA: Ketua Dewan Pembina Kadin Pusat Oesman Sapta Odang (tengah) diminta foto bersama oleh Wali Kota Pontianak Sutarmidji (kiri) dan Wali Kota Singkawang Hasan Karman (kanan) selepas dialog.

+

FOTO BERSAMA: Ketua Kadin Pusat Suryo Bambang Sulisto (tengah) didampingi ketua Kadin Kalbar Santyoso Tio (batik kuning) foto bersama dengan pengurus Kadin Kalbar.

PERBATASAN: Ketua Kadin Pusat Suryo Bambang Sulisto (tengah) didampingi Ketua Kadin Kalbar Santyoso Tio (kanan) dan Endang Kusumayadi wakil ketua Kadin Pusat (kiri) menyampaikan keseriusan Kadin membangun ekonomi perbatasan kepada wartawan Pontianak Post di ruang VIP Bandara Supadio.

cmyk

+


Pontianak Post

Rabu 2 Maret 2011

Tokyo

Menara Tertinggi Satu lagi tetenger Kota Tokyo yang mencatatkan rekor dunia. Tokyo Sky Tree, menara transmisi milik Tobu Tower Sky Tree Co., sukses mengungguli ketinggian Canton Tower di Tiongkok. Selama ini, menara yang terletak di wilayah barat daya Kota Guangzhou itu diklaim sebagai menara tertinggi di dunia. Kemarin (1/3), Tobu Tower Sky Tree Co. mengumumkan bahwa menara yang mereka bangun sejak Juli 2008 itu lebih tinggi 1 meter dari Canton Tower. Padahal, proses pembangunan menara masih terus berlanjut. Jika Canton Tower yang mulai beroperasi sejak 29 September 2010 itu berdiri setinggi 600 meter, maka Tokyo Sky Tree akan jauh lebih tinggi setelah usai dibangun. “Pada akhirnya nanti, tinggi menara yang kami bangun akan berkisar 634 meter,” tandas Tobu Tower Sky Tree Co. dalam keterangan tertulis seperti dilansir Associated Press. Rencananya, pembangunan menara transmisi paling tinggi di dunia itu akan tuntas pada akhir tahun. Segera setelah pembangunannya tuntas, menara tersebut akan langsung dioperasikan. Pembangunan menara transmisi di Sumida Ward itu melibatkan enam perusahaan radio dan televisi top Negeri Sakura. Sebab, nantinya, menara tersebut akan digunakan untuk menunjang siaran radio dan televisi yang saat ini sudah ada di Jepang. Di menara tersebut juga akan dikembangkan pertokoan dan restoran serta beberapa fasilitas hiburan untuk menarik wisatawan. (hep/dos)

internasional

Serdadu Datangi Wilayah Utara Oman

INDIA

Hukuman Mati untuk Bakar Stasiun Pengadilan Gujarat tuntas menggelar sidang pembakaran di stasiun kereta api Kota Godhra yang merenggut 59 nyawa pada 2002 lalu. Kemarin (1/3), pengadilan menjatuhkan vonis mati kepada 11 pelaku utama ledakan pemicu bentrok muslim dan Hindu tersebut. Sedangkan, 20 tersangka lainnya dihukum seumur hidup. Kebakaran yang menewaskan 59 penumpang kereta yang semuanya adalah peziarah Hindu itu lantas memicu bentrok antimuslim. Dalam waktu singkat, bentrok menyebar luas di Negara Bagian Gujarat. Tidak kurang dari 2.000 orang tewas dalam bentrok tiga hari di beberapa kota di Gujarat. Pasca insiden tersebut, aparat berhasil menangkap dan menahan sebanyak 94 tersangka. Seiring bergulirnya proses hukum selama hampir sembilan tahun terakhir, sebanyak 63 terdakwa akhirnya dibebaskan. Mereka tidak terbukti ikut menyulut kebakaran dan membunuh para peziarah Hindu di Gordha. Sampai pekan lalu, tersisa 31 terdakwa. Pengadilan Gujarat memvonis mereka bersalah atas kebakaran di stasiun kereta, tewasnya 59 warga Hindu dan pecahnya konflik SARA. “Hakim yang memimpin sidang menganggap kejahatan yang dilakukan para terpidana sangat keji. Dia menyebut aksi mereka sebagai tindak kriminal langka yang sadis,” kata J.M. Panchal, jaksa penuntut umum, dalam wawancara dengan Agence France-Presse. Mereka juga terbukti dengan meyakinkan telah merencanakan serangan tersebut dengan matang. Karena itu, mereka dijerat dengan pasal berlapis. (hep/dos)

REUTERS/Gleb Garanich

PROTES : Aktivis dari organsasi yang memperjuangkan hak asazi perempuan “Femen”, melakukan aksi unjuk rasa dengan memakai gaun pengantin namun nyaris terbuka. Mereka memprotes rencana stasiun radio Selandia Baru “The Rock FM” yang berencana membawa salah satu pemenang kompetisi ke Ukraina untuk mencari wanita untuk dikawini. Mereka membawa poster dengan salah satu tulisannya “Ukraine is not a brothel”

Bahrain Tampung Dialog Oposisi MANAMA - Ketegangan masih menyelimuti Bahrain. Meski Putra Mahkota Bahrain, Salman ibn Hamad ibn Isa Al Khalifa, sudah berdialog dengan oposisi sejak Senin (28/2), massa anti pemerintah tetap berunjuk rasa. Mereka menuntut negara monarki itu melakukan reformasi politik dan merombak pemerintahan. Penerus Raja Hamad bin Isa Al Khalifa itu menyesalkan kekerashatian sebagian massa anti pemerintah yang terus menggelar unjuk rasa. Kemarin (1/3), sekitar 100 sampai 200 aktivis mengepung Kementerian Informasi di Kota Manama. Mereka berjanji akan mengerahkan lebih banyak massa dan tetap menduduki gedung kementerian sampai pemerintah mengabulkan tuntutan mereka. “Kami akan tetap berada di sini sampai rezim yang sekarang

berkuasa lengser,” teriak salah seorang pengunjuk rasa seperti dilansir Agence France-Presse. Demonstran yang terdiri dari aktivis anti pemerintah dan para politisi oposisi itu menilai perombakan sebagian kabinet pekan lalu belum cukup. Sebab, meski sudah dirombak, Raja Hamad dan orangorang dekatnya tetap menguasai pemerintahan. Sebagian besar pengunjuk rasa di ibu kota kemarin adalah warga Syiah. Meski mendominasi populasi Bahrain sebanyak 70 persen, kaum Syiah di negara tersebut justru menjadi korban diskriminasi. Pasalnya, penguasa pemerintahan monarki di sana adalah kaum Sunni yang jumlahnya jauh lebih sedikit. Kondisi tersebut mirip dengan Iraq saat dipimpin oleh mendiang Presiden Saddam Hussein. Kendati unjuk rasa terus ber-

langsung dan semakin banyak massa yang berdatangan ke ibu kota, Pangeran Salman yakin, dialog dengan oposisi akan membuahkan hasil. Apalagi, pimpinan oposisi Hassan Mashaima sudah tiba kembali di Bahrain pada Senin lalu. Dalam perjalanan pulangnya, tokoh 68 tahun yang menjalani perawatan medis di Inggris itu sempat dicekal di Lebanon. “Langkah yang sudah kami ambil dalam beberapa terakhir, akan membuat situasi lebih terkendali dan aktivitas masyarakat kembali normal,” tandas pria 41 tahun tersebut dalam wawancara dengan kantor berita Bahrain, BNA. Dalam kesempatan itu, dia mengakui adanya upaya segelintir orang untuk menghambat jalannya reformasi. Padahal, lanjut dia, sikap seperti itu hanya akan membuat rakyat Bahrain kian terluka. (hep/dos)

5

MUSCAT - Massa anti pemerintah masih terus menggelar demonstrasi di Oman. Memasuki unjuk rasa hari keempat kemarin (1/3), pemerintahan Sultan Qaboos bin Said Al Said mengerahkan sejumlah besar serdadu ke wilayah utara Oman yang berbatasan langsung dengan Uni Emirat Arab (UEA). “Pengerahan pasukan ke sebelah utara ibu kota, Muscat, itu dilakukan agar unjuk rasa anti pemerintah tidak menular ke UEA,” kata seorang pejabat pemerintah kepada Agence France-Presse. Selain personel militer, pemerintah juga menempatkan persenjataan ringan di ibu kota dan perbatasan. Pemerintah tidak ingin kerusuhan yang menewaskan satu orang di Kota Sohar pada Sabtu lalu (26/2), terulang lagi. Kemarin, ratusan massa anti pemerintah kembali menggelar aksi protes di ibu kota. Tapi, kali ini, pemerintah sudah jauh lebih siap. Sejumlah besar aparat lengkap dengan kostum antihuruhara sudah siaga di Muscat. Bahkan, beberapa tank juga terlihat di lokasi-lokasi strategis kota pusat pemerintahan Oman tersebut. Aksi yang sama dengan skala lebih kecil terjadi di beberapa kota besar lainnya. Sejak Sabtu lalu, massa tidak berhenti memprotes pemerintahan monarki di kawasan Teluk tersebut. Mereka menuntut upah lebih tinggi, penyediaan lapangan kerja yang memadai dan pemecatan sejumlah menteri yang dianggap tidak becus. Konsentrasi massa terjadi di ibu kota dan Sohar, terutama di Bundaran Bumi atau Earth Roundabout. Mulai kemarin, aparat menempatkan kendaraan lapis baja di sana. Prioritas utama aparat adalah menghalau demonstran dari jalan raya utama Sohar yang menghubungkan kota di pesisir barat laut Oman itu dengan ibu kota. Namun, para demonstran tak kurang akal. Mereka sengaja menutup akses dari Pelabuhan Sohar ke kawasan industri alumunium dan petrokimia di kota tersebut, dengan cara memarkir truk-truk di jalanan. Sejauh ini, unjuk rasa yang hampir selalu berujung dengan kerusuhan itu telah menewaskan dua orang. Keduanya tewas di tangan aparat. Salah seorang diantaranya tewas dalam bentrok aparat dan demonstran di kota pelabuhan sekaligus kota industri Oman, Sohar. Selain merenggut nyawa dua orang, unjuk rasa anti pemerintah itu juga menyebabkan sebuah supermarket ludes dibakar massa. Sejak benih-benih protes muncul di Oman, Sultan Qaboos sudah berusaha keras mencegah pecahnya unjuk rasa. Salah satunya dengan menjanjikan pekerjaan bagi 50.000 orang. Khususnya, para sarjana yang masih menganggur. Kesultanan juga menjanjikan tunjangan sebesar 150 riyal atau sekitar Rp 3,4 juta kepada mereka yang tercatat dalam daftar pencari kerja. Sayangnya, kebijakan populis tersebut tidak mampu membendung protes massa. Kepada Associated Press, seorang aktivis anti pemerintah menegaskan bahwa aksi mereka berbeda dengan revolusi di Tunisia dan Mesir. Sebab, rakyat Oman tidak menuntut lengsernya pemerintah. Mereka hanya mendesak pemerintah melakukan reformasi dan memperluas lapangan kerja. (hep)

5


opini

6

Pontianak Post

l

Rabu 2 Maret 2011

Kalimantan Pusat Perdagangan Illegal Telur Penyu Sungguh sangat ironis jika membaca judul di atas. Karena hampir seluruh masyarakat di Indonesia terutama di Kalimantan mengenal dan mungkin pernah memakan telur penyu. Padahal Indonesia telah memiliki Undang-Undang No. 5 tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya dan Peraturan Pemerintah RI No. 7 tahun 1999 yang di dalamnya mengatur perlindungan penyu. Jika dibilang kurang sosialisasi, mungkin kurang tepat juga. Karena pemerintah sudah sangat sering mengkampanyekan tentang pelarangan untuk mengambil ataupun memperdagangkan penyu dan telurnya, baik dari media masa maupun seminar-seminar yang sudah barang tentu menghabiskan banyak uang. Namun demikian, tidak bisa dipungkiri bahwa tidak semua masyarakat yang tahu, mengerti ataupun peduli terhadap pelarangan eksploitasi telur penyu. Hal ini karena menganggap sudah biasa ataupun terbiasa mendapati telur penyu secara mudah di warung – warung / kedai kopi di pasar

– pasar untuk diperjualbelikan. Sehingga menganggap sah – sah saja ketika memakan telur – telur penyu tersebut. Dan yang lebih parah lagi, bukan hanya masyarakat awam yang melanggar. Tapi ternyata banyak pejabat dan aparat yang sudah sangat biasa menjamu tamu ataupun memakan telur penyu hanya untuk sebagai selingan. Tidak perlu kita bahas pejabat mana sih, atau aparat mana atau masyarakat mana yang senang makan telur penyu. Karena jika hal ini mau ditindak lanjuti maka akan memakan energi dan biaya yang sudah pasti tidak sedikit. Yang menjadi pokok bahasan kali ini adalah adanya sorotan dari salah satu lembaga internasional (Human Society International berkedudukan di Australia) belum lama ini melayangkan surat keprihatinan kepada Presiden RI terhadap hasil temuan dalam laporan ProFauna mengenai perdagangan telur penyu secara ilegal di Kalimantan. Padahal selain lembaga tersebut, sudah ada WWF Indonesia yang selalu mencoba melakukan pendekatan-pendekatan bahkan pelap-

oran tentang adanya perdagangan telur penyu secara ilegal ke pihak terkait. Namun ternyata memang masih perlu digaungkan oleh semua elemen bahwa telah terjadi pelanggaran berat terhadap peraturan perundangan Indonesia yang sangat besar di Kalimantan, khususnya di Kalimantan Barat. Berdasarkan hasil investigasi dari WWF Indonesia yang ada di Kalimantan, menemukan bahwa Kalimantan Barat dan Kalimantan Timur sejak lama dikenal sebagai sentra perdagangan telur penyu di Indonesia. Di Kalimantan Timur lokasi perdagangannya berada di Teluk Lerong - sepanjang ruas jalan Martadinata ditepian sungai Mahakam – Samarinda, sedangkan di Kalimantan Barat, perdagangan telur penyu tersebar hampir di seluruh Kabupaten dan Kota provinsi ini. Bahkan, Kalimantan Barat disinyalir sebagai pintu keluar bagi penyelundupan telur-telur penyu asal Indonesia ke luar negeri. Upaya penegakan hukum terhadap aktivitas perdagangan telur penyu di ke dua wilayah ini tampaknya telah pernah dilakukan. Namun, kar-

Surat Pembaca

Lemahnya Kesadaran dalam Pelayanan Publik Administrasi dan Pelayanan Publik di Kalbar bisa dibilang masih berusia muda dan belum matang sepenuhnya. Berkaitan dengan pelayanan publik, ini akan berdampak pada tuntutan masyarakat yang terus maju. Dalam pembuatan kebijakan publik memang harus memiliki standar minimal yang harus dipenuhi, agar masyarakat menjadi puas. Meski demikian, Perda pelayanan publik pemerintah kota Pontianak  yang telah disetujui dan disahkan dapat mengikuti perkembangan yang ada di masyarakat. Saat ini memang pelayanan publik di Kota Pontianak belum bisa dikatakan baik. Oleh karena itu jangan sampai terbitnya perda tersebut tidak lebih maju seperti sebelumnya. Pelayanan publik yang dimaksud yaitu diantaranya pada pelayanan administrasi kependudukan masih banyak keluhan yang muncul dari masyarakat. Misalnya saja pelayanan administrasi di lingkungan Kelurahan. Pelayanan di Kelurahan dalam mengurus administrasi kependudukan ternyata masih banyak warga yang tidak tahu mengenai persyaratan yang harus mereka penuhi. Salah satu contohnya saat warga ingin membuat KTP, tentunya mereka harus mengisi blanko F.07.  Ternyata sebagian dari mereka beranggapan bahwa pengantar RT yang merupakan salah satu persyaratan dalam membuat KTP itu tidak perlu, atau ada juga yang mengira bahwa tidak diperlukan lagi pas foto 2 lembar, padahal ke-

dua persyaratan tersebut wajib dipenuhi. Dengan pemikiran bahwa mereka akan difoto di Kantor Kecamatan. Bahkan ada  juga yang ingin membuat KTP, tetapi tidak mengetahui persyaratannya sama sekali sehingga mereka harus pulang pergi untuk melengkapi persyaratannya. Contoh lain yaitu seperti pembuatan surat pengantar untuk membuat Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK), rata-rata masyarakat hanya membawa Kartu Keluarga sedangkan Surat Pengantar dari RT tidak ada. Padahal syarat yang harus dipenuhi dalam membuat SKCK yaitu KK dan Surat Pengantar RT. Mereka beranggapan bahwa Pengantar RT tidak diperlukan. Tetapi jika kita kaji bersama bahwa surat Pengantar RT sangatlah dibutuhkan untuk membuat surat keterangan ini. Sebab, RT lebih mengenal dan mengetahui warganya, bagaimana warganya berkelakuan di

lingkungannya sehingga dari surat Pengantar RT itulah pihak kelurahan dapat membuatkan surat Pengantar karena berdasarkan dari keterangan RT bahwa memang benar warga tersebut berkelakuan baik di lingkungan tempat tinggalnya. Masalah seperti itu harus segera diatasi ataupun diantisipasi. Hal-hal yang perlu mendapat perhatian guna mencapai hasil yang lebih baik yaitu seperti melakukan sosialisasi membahas tentang administrasi kependudukan, yang dihadiri oleh seluruh Ketua RT maupun RW sehingga diharapkan nantinya selesai dari sosialisasi tersebut masing-masing Ketua RT maupun RW dapat memberitahu warganya. Selain itu juga, sebaiknya warga yang mengurus administrasi kependudukan mengikuti prosedur yang telah ditentukan. Melalui media cetak ataupun media elektronik, Pemerintah Daerah dapat mensosialisasikan Peraturan Daerah yang baru mengenai Administrasi Kependudukan. Serta yang paling penting yaitu perlunya kesadaran dari masyarakat untuk meningkatkan keingintahuannya dalam mengurus administrasi kependudukan serta mencari informasi terbaru mengenai administrasi kependudukan. Dengan begitu akan memberikan keseriusan kepada para pejabat publik untuk menambah kualitas kerja untuk melayani masyarakat. Maya Dwi di Pontianak. 

oleh

Kris Handoko ena pelaksanaannya tidak secara intensif dan terus menerus, maka pengaruhnya terhadap aktivitas perdagangan telur penyu tidak banyak. Perdagangan telur penyu di Samarinda dan Kalimantan Barat tetap eksis hingga saat ini. Bahkan, telur penyu dijadikan salah satu icon daya tarik bagi para wisatawan nusantara yang datang berkunjung di Kalimantan Timur. Dari hasil SIGI tim WWF Indonesia di Kalimantan tahun 2010 didapatkan data bahwa di Kalimantan Timur terdapat 12 out let pedagang telur penyu yang berlokasi di sepanjang tepi sungai Mahakam, Teluk Lerong, Samarinda. Dari ke 12 pedagang tersebut, 10 diantaranya bersedia untuk diwawancarai. Dan didapatkan hasil prediksi total telur penyu yang diperdagangkan per hari berkisar rata – rata 981 – 1.846 butir dari 12 pedagang. Sedangkan telur penyu berasal dari Kota Baru (Kalsel), Pontianak (Kalbar), Kendari dan Buton (Sultra), Mamuju (Sulbar), Palu (Sulteng), Ambon dan Pulau Buru (Maluku),

Lombok. Menurut data dari ProFauna bahwa out let perdagangan telur penyu ilegal di Kalimantan Tengah ada 4 lokasi yaitu di Pangkalan Bun, Kumai, Kuala Pembuang dan Sampit. Sedangkan di Kalimantan Selatan ada 5 lokasi, yaitu di Jalan P. Samudra, Jalan A.Yani, Sudi Mampir Market Banjarmasin, Satui dan Kota Baru. Di Kalimantan Barat, WWF menyatakan bahwa perdagangan telur penyu terdapat di 25 lokasi (outlets) yang tersebar di lima kabupaten/kota yang ada di provinsi ini. Jumlah outlets terbanyak ada di Kota Pontianak (10), diikuti oleh Kabupaten Sambas (6), Kota Singkawang (4), Kabupaten Bengkayang (3) dan Kabupaten Pontianak (2). Outlets terdapat diberbagai tempat/lokasi seperti pasar (16), rumah-rumah makan yang beberapa diantaranya adalah tempat persinggahan para sopir Bus antar Kabupaten (5), dalam bentuk pedagang kaki-lima di lokasi-lokasi strategis yang banyak dikunjungi orang (3), serta ada juga yang berupa rumah penduduk (1). Kategori yang disebut terakhir ini terdapat di Dusun Jeruju (Paloh-Sambas).

Diprediksi total telur penyu yang diperdagangkan per hari rata – rata sejumlah 8.125 butir. Dan jumlah inilah yang dikatakan terbesar di Kalimantan. Dengan adanya data – data tersebut, perlu adanya tindakan konkrit dari berbagai pihak untuk peduli terhadap kelestarian penyu yang ada di Indonesia. Jika ini dibiarkan terus menerus maka ancaman kepunahan terhadap salah satu plasma nutfah akan semakin nyata. Padahal Penyu adalah bagian dari kekayaan hayati bernilai tak terkira dari Indonesia. Pengambilan berlebih telur penyu di berbagai lokasi peneluran sangat berpengaruh terhadap kestabilan populasi di wilayah tersebut. Bersama dengan pengambilan masif penyu dewasa, dampak yang ditimbulkan bisa diibaratkan seperti membakar lilin dari ke dua sumbunya. Oleh karena itu, pemberantasan perdagangan penyu, telur serta produk turunannya menjadi salah satu prioritas tugas dari Direktorat Jenderal Konservasi Kawasan dan Jenis Ikan (Ditjen KKJI) Kementerian Kelautan dan Perikanan. Pada awal bulan

Februari 2011 Direktur KKJI telah mengadakan rapat lintas sektor antar Kementerian Kehutanan, Kementerian Dalam Negeri dan beberapa LSM seperti WWF Indonesia, ProFauna, TNC, yang membahas strategi untuk menekan laju kepunahan satwa penyu yang ada di Indonesia. Dari rapat tersebut dihasilkan beberapa pointer penting agar dapat ditindaklanjuti oleh semua pihak. Diantaranya akan dibuatnya radiogram kepada seluruh kepala daerah di Kalimantan dari Kementerian Dalam Negeri, kampanye melalui media massa tentang pelarangan mengambil dan memanfaatkan telur penyu untuk alasan apapun, mencadangkan kawasan konservasi baru di luar kawasan TWA Tanjung Belimbing bagian utara hingga Pantai Camar Bulan (+ 43 km) Kabupaten Sambas sebagai daerah peneluran penyu baru. ** Penulis, Kepala Seksi Pendayagunaan dan Pelestarian pada Balai Pengelolaan Sumber Daya Pesisir & Laut Regional Kalimantan - Kementerian Kelautan dan Perikanan.

tercecer di dalam bus jurusan Pontianak – Sambas. Bagi yang menemukan harap menghubungi nomor handphone ini, karena banyak data penting didalamnya. Akan ada imbalan yang saya berikan, terima kasih. (085252121376)

material baik semen yang beku maupun bagian kapal itu sendiri sudah kandas ke dasar sungai. Upaya terakhir yang mungkin bisa dilakukan adalah dihancurkan. Tidak perlu misalnya harus dengan diledakkan, manfaatkan peralatan ya ng a da, seperti ponton, crane dan kerahkan ahliahli pembuat kapal kayu dan penyelam tradisional untuk secara massal melakukan pembongkaran dan pembersihan alur. Targetkan 1 minggu harus selesai, mumpung air surut rendah dan beberapa hari tidak hujan. (Mufti S, 089693653456)

Kurikulum Bela Negara Jiriken di SPBU

Saya sangat bangga atas pernyataan Bupati Sanggau tentang perlunya kurikulum bela negara tingkat SMP dan SMA. Ini sangat baik untuk menumbuhkan semangat nasionalisme di kalangan pelajar, tapi kadang saya berpikir di kalangan mahasiswa sudah ada UKM tingkat universitas (resimen mahasiswa) tidak ada pemerintah untuk upaya dalam pemberdayaan. Padahal di kalangan intelektuallah yang sangat perlu, Karena mengingat kepedulian terhadap cinta tanah air dan bangsa (nasionalisme) saat sekarang sudah pudar karena lemahnya jati diri sebagai anak bangsa. Saya harap semangat nasionalisme selalu tertanam di jiwa anak Indonesia, penggalakan kurikulum bela negara tingkat SMP & SMA, semoga terlaksana apa yang diharapkan Bupati Sanggau ataupun kita bersama. Harapan saya sudah saatnya Wajib Militer di negaraku tercinta. (Hendra Akino, mantan Komandan Resimen Mahasiswa Untan, 085252597217)

Tolong dong pemerintah kabupaten beserta gubernur, ambillah kebijakan mengenai pembelian bensin dalam bentuk jiriken di SPBU, agar diberantas supaya BBM tetap tersedia di pertamina. Dan lakukan dengan cepat proses evakuasi, karena kami tidak mampu untuk membeli harga Rp 25 ribu per liter. (082148146619)

Sertifikat Halal Saya sangat setuju apabila LPPOM mengajak daftarkan tempat usaha rumah makan agar punya sertifikat halal. Karena rumah makan yang ada saat ini masih sulit menemukan yang punya sertifikat halal. Begitu kata Humas LPPOM Kalbar, Rika Bessey di salah satu media cetak. Bagi rumah makan yang penting laku, kenapa harus repot? Jangan mau makan kalau tak ada sertifikat halal, itu kuncinya. (085654655768)

Hilang Flashdisk Telah hilang sebuah flashdisk merk Kingston dengan kapasitas 2 GB dengan ciri warna biru, gantungan biru panjang dan ada simbol Gemini serta rantai bertuliskan TFH. Diperkirakan

Lalin Runyam Pelanggaran lalu lintas di setiap lampu merah menunjukkan bahwa pertama, polisi dan sebagian masyarakat Kalbar tidak bisa disiplin. Kedua, polisi dan sebagian masyarakat Kalbar tidak suka disiplin. Dan ketiga, polisi dan sebagian masyarakat benci terhadap orang-orang yang disiplin. Tolong Kapolda agar diperhatikan sebelum masalah lalin lebih runyam dan sulit diatasi. (05617043637)

Evakuasi Kapal Sudah 3 pekan upaya evakuasi tidak berhasil. Berbagai cara dilakukan seperti pemompaan, balon atau diangkat dengan bantuan ponton gagal. Penyebabnya adalah ratusan ton

Antrian BBM Saye nak betanye, tak bise keh antrian BBM tu ditertibkan. Udah berhari-hari begitu-begitu jak, macam tadak ade atoran. Yang antri, orangnya itu-itu juga. Dari tangki mobil disedotnya, dipindahkan ke jirigen sampai 20 – 30 jirigen, itukan namenye penimbunan. Coba gak ditindak yang macam-macam tuh, kan aneh di SPBU bensin ngantri bejam-jam, tapi yang bejual bensi di sekitar SPBU banyak. Harga bukan agi-agi tu. Tolonglah ditertibkan. (082148722898)


ANEKA

Pontianak Post l Selasa 2 Maret 2011

Pejabat Tinggi dan Menteri Ancam Tembak Nurdin Sambungan dari halaman 1

membuka identitas menteri yang menelepon, serta pejabat tinggi yang mengancam dia. Nurdin juga menggambarkan eskalasi begitu luar biasa terjadi di daerah. termasuk ancaman yang diterima oleh Ketua PSSI Sulawesi Utara, Sabaruddin dan Ketua PSSI Nanggroe Aceh Darussalam, Zainuddin Hamid. “Saya bawa para pengurus daerah itu dalam rapat ini untuk bersaksi betapa luar biasa ancaman yang mereka terima. Asalkan bapak-bapak memberi perlindungan hukum, saya akan buka semua,” kata Nurdin Halid. Tapi permintaan itu ditolak oleh Komisi X DPR. Dedi Gumelar dari Fraksi PDI Perjuangan mengatakan, Komisi X DPR tidak bisa memberikan jaminan keamanan dan perlindungan hukum kepada Nurdin Halid. “Itu di luar wilayah dan kewenangan kami. Kalau memang ada ancaman, laporkan saja ke kepolisian,” kata pria yang akrab disapa Miing ini. Akhirnya Komisi X meminta Nurdin hanya menjawab pertanyaan para anggota Dewan terkait kemelut PSSI. Adapun pembicaraan soal ancaman yang diterima Nurdin Halid dilakukan dalam rapat tertu-

tup yang digelar setelah salat Magrib, sebelum Komisi X RDPU dengan pihak Liga Primer Indonesia. Dalam pertemuan tertutup itu pula Nurdin Halid memberikan tanggapan sekaligus memberi pejelasan perihal 83 anggota PSSI pemilik suara yang mencabut mandat terhadap pengurus PSSI periode 2007-2011. Selain mencabut mandat terhadap kepengurusan Nurdin Halid, para pemilik suara itu juga membentuk Komite Penyelamatan Sepak Bola Indonesia (KPSI). Di hadapan pers, Nurdin hanya mengatakan bakal memeriksa apakah orang yang menandatangani mosi tidak percaya itu memiliki legitimasi atau tidak. “Karena yang saya tahu, mereka dibawa ke Jakarta untuk bersilaturahmi dengan pak George (Toisutta, Kepala Staf TNI AD yang juga calon Ketum PSSI-red). Apakah orang yang datang untuk bersilaturahmi itu punya legitimasi tanda tangan mosi tidak percaya,” kata Nurdin. Sementara itu, tuntutan para suporter sepakbola yang berdemo di jalan-jalan menuntut Ketua Umum PSSI Nurdin Halid mundur rupanya didengar para wakil rakyat. Sebagian besar anggota Komisi X DPR pun meminta Nurdin

berbesar hati meletakan jabatan dan tidak lagi maju sebagai calon ketua umum dalam Kongres PSSI tahun ini. Para politisi ini mendorong Nurdin Halid maju sebagai Presiden Asean Football Federation (AFF) pada Kongres yang akan diselenggarakan di Bangkok, Thailand, 10 April mendatang. Jalan ini dianggap sebagai solusi terbaik mengakhiri kisruh di tubuh PSSI yang terus melebar ke ranah politik. “Semua pihak harus legowo. Biarkan PSSI dipimpin orang baru agar konflik tidak berkelanjutan dan prestasi sepakbola membaik. Kami doakan pak Nurdin Halid menuju kursi Presiden AFF,” kata anggota Komisi X dari fraksi PDI Perjuangan, Utut Adianto dalam RDPU dengan pengrus PSSI, kemarin. Dalam pemaparan pertamanya, Nurdin Halid memang sempat meminta dukungan karena dinominasikan sebagai Presiden AFF bersama dua pesaing, yakni His Royal Highness Sultan Haji Ahmad Shah asal Malaysia, dan Dato Worawi Makudi dari Thailand. Ketiga calon Presiden AFF ini dinominasikan dalam pertemuan AFF Council di Kuala Lumpur, Malaysia, Sabtu (19/2) lalu. Nurdin Halid juga dinominasikan sebagai Wakil Presiden

AFF bersama beberapa calon lainnya. Yakni Pengiran Matusin Matasan (Brunei), Brigadier General Khiev Sameth (Kamboja), Viphet Sihachakr (Laos), Juan Miguel Romualdez (Philippines), Francisco Kalbuadi (Timor Leste), dan Duong Vu Lam (Vietnam). Permintaan Nurdin Halid mundur sebagai Ketum PSSI juga disampaikan oleh politisi PKB, Dedi Wahyudi. Sebaiknya, kata dia, Nurdin Halid iklhas mundur dari jabatannya. Tidak hanya itu, dia juga meminta Sekjen PSSI yang sudah menjabat selama puluhan tahun ikut legowo memberikan kesempatan kepada orang lain menduduki jabatan Sekjen. “PSSI harus mendengarkan tuntutan publik agar mereformasi diri,” kata Dedi Wahyudi. Menanggapi permintaan para politisi itu, Nurdin menegaskan tidak akan mundur dari jabatannya. Dia berdalih, sikap itu diambil bukan karena ingin mempertahankan jabatan melainkan demi harga diri dan menjaga sistem demokrasi. “Kalau saya turun dengan tekanan demonstrasi, maka demokrasi akan rusak. Siapa pun yang punya uang bisa menurunkan jabatan seseorang dengan mengerahkan massa. Saya tidak mau hal seperti itu terjadi,” katanya. (dri)

Berdoa Cepat Selesai, Kapal Bisa Masuk Pelabuhan Sambungan dari halaman 1

Gemilang Asia Sejahtera ini. Menurut dia, karena bermuatan semen, tidak mungkin KM Rahmatia Sentosa itu harus diledakkan untuk dievakuasi. “Artinya, memang untuk mengevakuasinya, muatan kapal harus dikosongkan dulu,” kata Asia. Utusan dari KM Wewah, yang bertabrakandenganKMRahmatia Sentosa di lampu buih lima alur pelayaran muara Jungkat, Kamis (10/2) lalu, juga turut dalam meninjau lokasi. “Sayaberadadisini,karenapunya tanggungjawab moral. Saya memang membantu evakuasi. Biasa kita di pelayaran memang saling bantu membantu,” ujar Darwin yang mewakili KM Wewah, kemarin sore di atas tongkang lokasi tabrakan. Darwin mengatakan, pada saat itu memang KM Wewah yang merupakan kapal cargo hendak berangkat ke Pelabuhan Sunda Kelapa, setelah bertolak dari

Pelabuhan Dwikora Pontianak. “Namanya juga musibah,” ungkap Darwin lagi. Dan Lanal Pontianak Parno menegaskan, bahwa situasi keamanan tidak ada masalah. Pihaknya terus melakukan pengamanan. Intensitas pengamanan juga ditingkatkan. “Sejauh ini perairan kita aman, tidak ada masalah,” kata Parno, kemarin. Dijelaskan Parno, kendati tidak ada peristiwa tersebut, Lanal Pontianak juga tetap melakukan pengamanan kawasan laut di wilayah kerjanya. “Kita setiap hari, biasanya dengan kapal besar juga,” tegasnya. Menurut dia, memang kapal dengan draft empat meter masih bisa keluar masuk alur pelayaran. “Tapi, membutuhkan kewaspadaan tinggi (khawatir kandas),” ungkap Parno. Kepala Adpel Sudiono yang memang sudah berada di lokasi kapal karam kepada wagub melaporkan bahwa KM Rahmatia Sentosa tersebut, terbenam

di dasar laut sedalam tiga meter. Menurut dia, tidak terlalu dalam. Kendati demikian, sudah sekitar sembilanribusakmuatansemen yang berhasil dikeluarkan. “Kita dibantu penyelam dari Jakarta,” katanya melapor ke Wagub, kemarin. Yudustar yang sudah sejak hari ke delapan berada di lokasi, mengatakan, bahwa idealnya memang alur pelayaran itu tujuh meter LWS. Tapi, untuk meningkatkan itu membutuhkan dana besar. Sementara dana untuk pengerukan sangat terbatas. “Sekarang (tahun ini) tingkatkan 4,5 meter,” ungkap Yudustar, kepada Wagub Kalbar. Christiandy mengatakan, bahwa tidak menutup kemungkinan ke depan peristiwa tabrakan seperti ini masih bisa terjadi. Menurut dia, jalur tersebut cukup rawan, karena alurnya yang dangkal. Lebarnya pun hanya 60 meter, dan tidak bisa dilalui semua. “Harusnya ada aturan, kapal kecil jangan seperti ini (tidak

dipandu),” katanya. Wagub mempertanyakan, apakah kapal-kapal yang bertabrakan ini ketika keluar masuk itu dipandu? Menurut Sudiono, kapaldibawah500GTtidakwajib dipandu. “Memang dua kapal yang tabrakan ini tidak wajib dipandu. Mestinya tidak berpapasan. Rambu di sini lengkap semua,” katanya. Menurut dia, memang perlu kesadaran kembali kepada kapal-kapal yang keluar masuk. Ia jugamelaporkanbahwakasusini dibawakeMahkamahPelayaran. “Nanti siapa yang salah, sanksinyadariMahkamahPelayaran,” ujarnya. Dia juga memerintahkan Kadishub Provinsi Kalbar, untuk terus berkoordinasi. Yudustar mengatakan, ke depan memang perlu mekanisme. Faktor kontrol menurut dia, juga berpengaruh. Tapi, pihaknya tetap all out dalam melakukan evakuasi tersebut. “Kita berdoa saja agar malam ini (tadi malam) berhasil,” katanya. (ody)

jadi berlimpah dan boros air untuk proses pembilasan. Sementara ketika saya beralih dengan menggunakan detergen khusus, pemakaian air jadi lebih irit dan baju pun tidak mudah rusak,” ujar perempuan kelahiran Bandung, 20 Januari 1976 itu Dari pengalaman tersebut,

dia tak ingin coba-coba memakai detergen yang tidak dikhususkan untuk mesin cuci. ”Memang sih jauh lebih mahal, tapi yang penting aman untuk pakaian saya dan keluarga. Busana dan mesin cuci kan juga bagian dari investasi jangka panjang,” ujarnya. (mug/agm)

tangan bersama pemerintah dalam membangun ekonomi, kata pengusaha yang akrab di sapa OSO, ini. Sementara itu, Ketua Kadin Indonesia, Suryo Bambang Sulisto mengingatkan tentang pasar bebas. Dengan berharap Kalbar mampu berperan dan tidak sebatas menjadi tujuan pasar. Karena itu, lanjut dia, Kadin sangat berkepentingan di Kalbar. Atas potensi besar yang dimiliki. Ia pun menyinggung soal pembangunan perbatasan. Membangun perbatasan, kata dia, sebetulnya tidak sulit. Yakni melalui pengembangan perbatasan sebagai daerah yang mempunyai nilai bisnis. Kendati demikian, menurut SBS, paling penting adalah partisipasi pengusaha lokal dalam menggali potensi di Kalbar. Meski pihaknya tetap bakal ikut mempromosikan Kalbar atas potensi ekonomi yang di miliki. Buat menarik minat investor.

SBS menambahkan infrastruktur tidak dapat lepas dari kepentingan investor. Tapi, lanjut dia, pembangunan infrastruktur tidak bisa ditunggu tapi butuh sebuah terobosan. Misal tentang infrastruktur pelabuhan di Kalbar. Pihaknya bakal ikut membantu pemerintah daerah dalam mengatasi persoalan infrastruktur. Mengingat Kadin, lanjut dia, sangat berkepentingan atas pembangunan infrastruktur dalam menopang kemajuan usaha. Sementara Santyoso Tio ketua Kadin Kalbar pertumbuhan ekonomi membutuhkan sarana dan prasana. Serta berharap kehadiran rombongan Kadin Pusat dapat memacu semangat sekaligus sebagai motivasi kuat dalam mengembangkan ekonomi Kalbar. Pertemuan tersebut ikut dihadiri Bupati Kapuas Hulu serta Walikota Pontianak dan Singkawang. (stm)

Selektif Pilih Detergen Sambungan dari halaman 1

’’Mesin dan detergen itu ibarat pernikahan, jadi harus menemukan pasangan yang pas,” kata Dee di Jakarta kemarin (1/3). Keputusan tersebut dipilih bukan semata mengedepankan faktor

kualitas, tapi lebih kepada unsur hasil jangka panjang yang dirasakannya kelak. Pasalnya, dia sempat punya pengalaman tak mengenakkan dengan urusan mencuci beberapa tahun lalu. ”Saya pernah mencoba detergen biasa untuk mesin cuci saya. Hasilnya, busa

Kalbar Butuh Investasi Triliunan Sambungan dari halaman 1

besar, kata Cornelis, butuh campur tangan kalangan pengusaha dalam bentuk investasi. Atas investasi yang ditanamkan tentu banyak dampak Kalbar peroleh. Antara lain berupa peningkatan pendapatan pajak. Pajak pengusaha di Kalbar mulai meningkat karena mulai banyak yang menanamkan modal. Menunjang suasana kondusif investasi diperlukan kemudahan proses perizinan. Pemerintah daerah pada hakekatnya tidak menghambat atas tiap pengajuan izin investasi. Tetapi banyak terganjal karena regulasi aturan. Misal menyangkut masalah tata ruang. Dengan mengakibatkan terjadi tumbang tindih lahan. Paling krusial yakni soal usaha perkebunan dan pertambangan. Sementara potensi begitu besar tapi tidak terkelola maksimal lantaran terbentur aturan.

“Saya berharap Kadin Indonesia bisa memberikan jalan keluar dengan menegosiasikan kepentingan daerah ke pemerintah pusat. Supaya investasi tidak terganjal karena tumpang tindih aturan. Misal sebuah wilayah ditetapkan sebagai kawasan hutan lindung. Padahal potensi ekonomi begitu besar. Persepsi mesti dapat disamakan. Tentu diharap Kadin mampu memediasinya ke pemerintah pusat,” kata Gubernur. Ketua Dewan Pembina Kadin Indonesia, Oesman Sapta Odang mengatakan pada prinsipnya Kadin mengajak semua pihak dalam membangun ekonomi bangsa. Dan sebagai landasan bersama karena ekonomi merupakan elemen penting buat meraih kemajuan. “Pelaku ekonomi tidak sepaham dengan pemerintah itu sulit. Tapi lebih parah jika pengusaha tidak berpegangan

Terasa Sulit, Tetap Optimis Gapai Kehidupan Layak Sambungan dari halaman 1

“Langgar ini dibangun dengan swadaya masyarakat setempat. Di langgar inilah, kami mengaji, mengajar anak-anak mengenal agama dan berembuk untuk sesuatu atau mengkomunikasikan jika ada masalah. Kami putuskan secara kekeluargaan sehingga masalah tak sampai keluar,” kata Nur Kholis yang dipanggil ustadz ini. Sehari-hari, Nur Kholis bekerja serabutan. Pendapatannya pun tak menentu. Tapi, berkat kegigihan dan keuletan akhirnya bisa mendidik anak hingga menabung.

“Saya mencari kayu, kerja pasir atau apa saja. Yang penting halal. Sekarang juga memihara sapi. Istri juga ikut membantu mengambil rumput,” kata Nur Kholis. Dua ekor sapi itu menjadi tabungannya. Bila ekonomi agak seret, terpaksa sapi-sapi itu dijual. “Waktu mau membangun rumah, kita jual sapi. Sekarang saja sapi sudah ditawar (mau dibeli) Rp9 juta. Enam bulan yang lalu saya beli Rp6 juta,” kata Nur Kholis sembari mengisap rokok kretek warna merah putih ini. Tinggal satu tekadnya yang belum tercapi. Naik haji, sebagai rukun Islam kelima.

“Semoga dapat rezki banyak, saya bisa naik haji bersama istri,” katanya. Nur Kholis salah satu dari ribuan masyarakat yang mengungsi di Marhaban, Singkawang. Dia berasal dari Desa Kebayat Kecamatan Galing, Kabupaten Sambas. Waktu kerusuhan 1998 terjadi dia diungsikan di aula Dodik milik TNI AD. Satu bulan lamanya, mereka pun dipindahkan di barak yang dibangun pemerintah. Tinggal di barak kurang lebih dua tahun. Nur Kholis dan warga lainnya diberi jatah hidup (jadup). Tak mungkin selamanya tinggal di barak. Akhirnya, akan dipindahkan

ke Desa Pamilang (sekarang Kelurahan Pamilang). Mereka enggan ke Pamilang dengan banyak alasan. Akhirnya disepakati tetap di Marhaban. Mereka pun hanya memperoleh Rp5 juta. Dana sebesar itu adalah dana pemberdayaan. Usai menandatangani kwitansi pemberdayaan, tak sepeser pun mengalir lagi ke eks pengungsi hingga sekarang. Mereka hidup mandiri. “Kalau mau jujur, uang segitu (Rp5 juta) tentu tak mencukupi. Awalnya, kami terasa sulit. Tapi, kami optimis bisa hidup layak. Terbukti, kami bisa bangkit,” kata Nur Kholis. (*)

7

Kadhafi: Libya Cinta Saya Bersikeras Tidak Ada Warganya yang Demo TRIPOLI – Bukan Muammar Kadhafi kalau menyerah begitu saja terhadap demonstrasi (baca: pemberontakan) masif yang merongrong kekuasaan yang telah didudukinya lebih dari 40 tahun. Pemimpin tertinggi Libya itu kemarin menyatakan lagi kekerasan hatinya. Kadhafi mengatakan bahwa di Libya tidak ada demonstrasi yang menentang dirinya. Dia pun menegaskan keengganannya mundur dari puncak kekuasaan. Itu diungkapkan Kadhafi lewat wawancara eksklusif dengan ABC di sebuah restoran di dekat Tripoli. Wawancara tersebut bukan tanpa maksud. Christiane Amanpour, wartawati yang meng-interview Kadhafi, menulis bahwa Kadhafi ingin menunjukkan bahwa dia tidak takut dan masih pegang kendali negara. Dia tidak meringkuk dalam bungker demi keamanan. ’’Kadhafi yang memakai terusan cokelat dan kacamata hitam terlihat santai. Dia juga tidak dikawal lusinan orang,’’ beber Amanpour. Kepada Amanpour, Kadhafi yang ’’cuma’’ berpangkat kolonel itu menyatakan bahwa tak ada secuil pun pemberon-

takan di negerinya. Tak ada demo yang meminta dirinya turun. ’’Tidak mungkin. Mereka (rakyat, Red) cinta saya. Libya cinta saya. Rakyat rela mati demi melindungi saya,’’ kata pemimpin bernama lengkap Muammar Abu Minyar al-Kadhafi tersebut. Lagi pula, lanjut Kadhafi, dirinya tak mungkin turun. Sebab, dia tidak memegang satu pun jabatan pemerintahan. Dia bukan presiden, juga bukan perdana menteri. Sejak mendongkel kekuasaan Raja Idris lewat kudeta tak berdarah pada 1969, Kadhafi tak menyandang jabatan negeri. Dia hanya pernah memosisikan diri sebagai PM selama dua tahun (1970–1972). Selain itu, dia ’’cuma’’ pemimpin tertinggi Dewan Revolusi Libya. Namun, secara de facto, jabatan non pemerintahan tersebut adalah pusat segala kekuasaan di negeri itu. Pangkatnya pun mandek di kolonel, hanya naik dua tingkat setelah dia memimpin kudeta saat berpangkat kapten. Disinggung soal desakan mundur dari sejumlah pemimpin negara, termasuk Presiden AS Barack Obama, Kadhafi cuma tertawa. ’’Apakah seseorang sudi meninggalkan ibu pertiwi? Kenapa saya harus tinggalkan Libya,’’ katanya, lantas tertawa. Karena itu, dia pun mengundang PBB dan organisasi lain ke Libya untuk mencari fakta. Pemimpin kelahiran 7

Juni 1942 itu pun mempertanyakan usul sanksi dari AS dan Eropa soal pembekuan aset, embargo senjata, hingga larangan bepergian. Kadhafi boleh saja berkata begitu. Namun, faktanya, demonstrasi dan pemberontakan kian meluas. Kemarin warga Zawiya merayakan kemenangan lantaran demonstran yang dibantu tentara pembelot sudah berhasil menguasai kota tersebut. Mereka memukul mundur pasukan pro-Kadhafi. ’’Allahu Akbar untuk kemenangan ini,’’ seru warga Zawiya sambil berarak-arakan menuju alun-alun kota. Mereka juga membopong seorang kolonel Angkatan Udara yang disebut sudah membelot ke kubu demonstran. Warga yang sedang bersukacita itu juga membagibagikan makanan dan minuman kepada pasukan mereka yang sudah bertempur sepanjang malam melawan serdadu pro-Kadhafi. Saksi-saksi menyatakan bahwa pasukan pro-Kadhafi menyerbu selama enam jam. Tapi, kota yang berjarak sekitar 50 kilometer dari Tripoli itu tetap tak bisa mereka kuasai. ’’Kami khawatir terhadap serangan udara. Untung, itu tidak ada,’’ ujar salah seorang warga. Demonstran di Zawiya terdiri atas tentara yang membelot dan warga. Mereka punya tank, senapan mesin, dan senapan anti-pesawat udara. (AP/AFP/c3/dos)

Pakai Teknik Gabungan Sambungan dari halaman 1

dan mengambat alur pelayaran. Teknik gabungan digunakan untuk mempercepat evakuasi. Sementara itu lebih dari empat puluh kapal masih antre untuk masuk ke Pelabuhan Dwikora dan Pelabuhan Rakyat, kemarin (1/3). Wakil Gubernur Kalimantan Barat Christiandy Sanjaya, Selasa (1/3) meninjau langsung ke lokasi karamnya KM Rahmatia Sentosa didampingi Direktur KPLP Pusat Yudustar, Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut Pontianak Kolonel Parno, Manager Teknik Pelindo, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kalbar, DL Denny. Selain itu juga ada pengusaha Kalbar, The Iu Sia, perwakilan KM Wewah, Darwin. Rombongan berangkat dari dermaga TNI AL di Jalan Kom Yos Sudarso. Turut serta sejumlah jurnalis, baik cetak, online maupun elektronik. Pantauan Pontianak Post, KM Rahmatia Sentosa itu masih diapit dengan tua tongkang. Sedikitnya ada dua krane untuk membantu mengangkat semen, yang dikeluarkan penyelam dari dalamkapal.Semen-semenyang sudah berhasil dikeluarkan, disimpan di atas kapal. Semen itu sudah membatu alias mengeras. Para penyelam terus berupaya mengeluarkan semen. Mereka bekerja 24 jam. Sementara itu, rombongan juga memantau lokasi kapal antre. Terpantau sedikitnya empat puluh kapal, termasuk KLM atau kapal kayu, ngantre untuk masuk. Kondisi cuaca cukup mendung, tidak ada hujan dan gelombang tidak begitu besar. Wagub mengatakan, sehari setelah kejadian Gubernur Kalbar Cornelis langsung memanggil semua pihak terkait untuk mengantipasi hal-hal yang terjadi, sebagai dampak dari peristiwa tersebut. Misalnya, terhambatnya sembako, masalah Bahan Bakar Minyak, dan sebagainya. “Itu sudah kita antisipasi. Saat itu diharapkan satu minggu bisa terselesaikan. Ternyata medannya seperti ini. Makanya, kita datang melihat langsung. Dan ini bukan kondisi yang mudah,” kata Wagub, kepada sejumlah wartawan di lokasi. Ia menambahkan, ini memang menjadi satu berncana. Jika dilihat, dengan semua teknologi,SumberDayaManusia yang ada dan dibantu oleh pihak pemerintah pusat, diharapkan proses ini bisa berjalan segera. Menurutdia,suatufaktadilapanganribuansaksemenyangsudah berhasil diangkat dari atas kapal menandakanbahwapihak-pihak terkait sudah bekerja. “Kita berharap dan doakan malam ini (tadi malam) semua betul-betul bisa tuntas. Kapal bisatergeser,sehinggakapalyang antrepuluhandibelakangitubisa lewat masuk. Sehingga sembako, minyak kita lancar,” kata Christiandy berharap. Menurut dia,

secara umum laporan yang diterima belum terjadi kerawanan. Baik itu sembako, maupun BBM. Semuanya masih mencukupi untuk beberapa hari ke depan. “Memang kelihatannya semua ada antre, tapi barangnya masih bisa (didapatkan). Setidaknya kita masih syukuri. Karena tadi itu ada program emergency, misalnya membawa dengan kapal-kapal yang lebih kecil,” kata dia. Tapi,tegasnya,yangdiinginkan bukan hanya sekedar seperti itu saja. Menurut dia beberapa hari lalu sudah menyampaikan, bahwa kejadian ini menyebabkancostyangtinggi,danotomatis inflasiKalbarnaik.“Padahaltidak gampang pemerintah menekan inflasi biar bisa rendah. Dari kejadian ini, saya katakan ini sangat vital. Harus ke depan ada antisipasinya. Harus ada manajemen alur yang baik,” kata Christiandy. Ia mengatakan, tidak menutup kemungkinan kejadian tabrakan seperti ini bisa terulang lagi. Jika kelalaian seperti sebelumnya, tegas dia, terjadi lagi. “Ini harus kita cegah. Tupoksi siapa? Nah di sini kita lihat apa peran kementerian, apa peran pemerintah provinsi, peran Adpel dan Pelindo. Mari kitadiskusikanbetul-betul,untuk kita antisipasi mencegah kejadian ini berulang,” imbuh dia. Wagub juga mengajak semua pihak untuk mendukung proses evakuasi ini agar bisa berjalan lancar. Menurut dia, faktor alam juga sangat mendukung proses evakuasi. Malam ini (tadi) malam saat pasang tertinggi, itu juga sangat membantu. Mudahmudahan ini bergeser,” katanya. Soal apakah kondisi ini mengganggu perekonomian Kalbar, Christiandy mengatakan, kalau gangguan itu pengertiannya bermacam-macam. Kalau daya tahan masyarakat Kalbar, tegasnya mungkin masih mampu. “Tapi kita lihat terjadi antrean panjang BBM. Kalau sembako belumdilaporkansampailangka, artinya kita masih bisa. Tapi, yang jelas inflasi naik,” ungkapnya. Soal deadline, kata Christiandy yangbarusajapulangdariJakarta itu, juga harus realistis. “Kalau deadline, kita maunya segera. Tapi, kita juga harus realistis. Lihat penyelam itu, dilaporin ada yang luka,” ungkapnya. Yudustarmengatakan,persiapan untuk evakuasi berjalan bagus. “Semua proses teknik gabungan sudah kita lakukan persiapan,” katanya. Menurut dia evakuasi tadi malam, akan menggunakan dua tongkang, untuk menggandeng kapal dan memikul beban. Kemudian menggunakan enam sling yang akan dipasang melilit dari lunas, terus badan kapal. “Kemudian tidak cukup, kita sudah siapkan airman. Airman itu adalah untuk membuang benamanlumpur.Seluruhbadan kapal tertanam tiga meter,” katanya. Setelah itu, lanjut dia, melepaskan kapal dari lengketan

lumpur. Kemudian memasang enam buah balon. Satu balon itu, tegasnya, memiliki daya apung dua puluh ton. Jika enam balon, berarti daya apungnya 120 ton, untuk membantu pengapungan. “(Lalu) Gunakan tujuh tug boat menarik dan ditunda. Kombinasi ini secara keseluruhan (merupakan) semua perpaduan tekologi yang kita gunakan di daerah kita. Karena, kalau kita menggunakan teknologi tinggi, itu mestinya tersedia di Jakarta. Tapi ini sudah terbaik,” katanya. Menurut dia, sudah lebih dari separoh semen dikeluarkan dari dalam kapal. Tegasnya, separoh itu, mendekati sembilan ribu sak. Apakah metode apung sudah bisa kalau semen sudah dikeluarkan sembilan ribu sak?. “Ya kita berdoa, saya bukan tuhan. Kita tidak menjadi tuhan ya,” jawab Yudustar. Junaidi salah satu penyelam yang didatangkan dari Jakarta mengatakan, bahwa untuk mencapai semen di dalam kapal yang suasananya gelap tersebut, harusmeraba-raba.Menurutdia, palka kapal itu empat meter, dan lebar 2,5 meter. “Sekali masuk bisa empat orang. Nanti dapat semen sekali angkat masukan dalam keranjang,” kata pria asal Sulawesi Selatan ini. Salah satu penyelam lainnya yang juga didatangkan dari Jakarta, Fian, mengaku, sudah 2,5 hari berada di lokasi. Fian bersama rekanrekan lainnya bahu membahu untuk mengeluarkan muatan semen yang sudah membeku dari dalam KM Rahmatia Sentosa. “Saya sudah biasa kerja seperti ini,” katanya di atas tongkang. Yudustar mengatakan untuk mengangkat semen itu, selain dengan penyelam professional yang menggunakan peralatan, juga dibantu dengan penyelam tradisional. “Saya sejak hari ke depan di sini. Ini didukung sepenuhnya oleh Dan Lanal Pontianak. Teman-teman di sini juga membantu,” katanya. Antisipasi Volume Kegiatan Wagub Kalbar mengatakan ke depan memang harus ada antisipasi yang baik, mengingat volume kegiatan yang menggunakan jalur laut dan pelabuhan akansemakintinggi.“Dariperdagangan tradisional dan saat ini ada, kita nanti bagaimana antisipasi dari CPO (Crude Palm Oil) kita yang terdiri dari 1.500.000 hektar. Artinya volume kegiatan akan tumbuh terus. Maka kita harus antisipasi,” ungkapnya. Makanya, kata dia, ada usulan untukpembangunanpelabuhan samudera, bahkan pelabuhan khusus CPO dan sebagainya. Tapi, tegasnya, hal ini harus diusulkandikementerian.“(Usulan) sudah dari tahun 2008. Bahkan, saat musrenbang, dan beberapa kegiatan di pusat. Bahkan, Pak Gubernur langsung ke presiden. Peristiwa ini merupakan bukti, kita ini memang sudah sangat perlu,” katanya. (ody)


Pontianak Post

8

Pontianak Post

Rabu 2 Maret 2011

CALON BUPATI DAN WAKIL BUPATI SAMBAS KANDIDAT CALON BUPATI DAN WAKIL BUPATI SAMBAS

mmad

1

Juliarti Juliarti 4,02 %

31.92 %

Yusran Melambung, 3 Juliarti Terbendung

2

Tufitriandi Pabali Musa 2,87 %

Darso DarwinSulaiman Muhammad Mas'ud Hasanusi 2,30 % 40.84 % 0,57 %

4

PENDUKUNG calon Bupati Sambas kian antusias mengirim poling. Hingga, Minggu (12/12) malam dukungan terhadap beberapa nama terus masuk. Mengejutkan, peringkat teratas yang selama ini ditempati Juliarti tergantikan. Yusran kini mengantongi suara terbanyak dengan 58,05 persen. Peringkat kedua dan ketiga dipegang Munawar dengan 13,22 persen serta Bonofasius Boni sebanyak 12,07 persen. Tingginya suara yang dikantongi Yusran berdampak pada calon lainnya. Darwin tinggal memiliki 6,90 persen, JuHasanusi Prabasa liarti 4,02 persen, Tufitriandi 2,87 persen, Mas’ud 2,30 persen dan Hasanusi menyisakan 0,57 persen. 21.32 %

Tufitriandi

5

Perden Firdaus

Munawar M Sa’ad

3.66 %

Bonevasius Boni

2.27 %

Darwin-Darso Melejit Darwin Muhammad-Darso semakin mengepakkan sayapnya dan terus melejit. Menjauh dari empat pasangan calon yang lain. Kini pasangan ini mengumpulkan 40,84 persen.. Jumlah tersebut jauh, bahkan dengan posisi kedua sekalipun. Posisi kedua ditempati Juliarti Djuhardi AlwiPabali Musa (JPM) dengan 31,92 persen. Diikuti Prabasa Anantatur-Hasanusi dengan 21,32 persen, kemudian Tufitriandi – Perden Firdaus yang menyisakan 3,66 persen serta Munawar M Saad-Bonevasius Boni dengan 2,27 persen.

Korcam Teluk Keramat Siap Menangkan JPM SAMBAS—Ketua Koordinator Kecamatan Tim Pemenangan Juliarti-Pabali Musa (JPM) Kecamatan Teluk Keramat siap memenangkan pasangan JPM menjadi Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Sambas 2011-2016 pada Pemilihan Pilkada yang akan dilaksanakan 24 Maret 2011 mendatang. Ketua Korcam Tim Pemenangan JPM Teluk Keramat Buhaini menegaskan, dia dan tim optimis JPM meraup suara terbanyak di kecamatan tersebut. Bukan tanpa alasan Buhaini berkata demikian. Dasarnya adalah suara masyarakat yang selama ini didengar tim. Masyarakat di Teluk Keramat sebagian besar menginginkan JPM memimpin Sambas. Melanjutkan pembangunan yang selama ini telah dirintis Juliarti yang notabene sebagai Wakil Bupati Sambas sekarang. “Optimisme kami bukan dari pribadi. Tapi melihat perkembangan di lapangan. Masyarakat masih menginginkan pembangunan Sambas dilanjutkan,” ujarnya. Buhaini mengatakan, keinginan masyarakat tersebut karena melihat Sambas kian maju. Memang masih ada yang menilai pembangunan kabupaten ini masih terpuruk. Tapi tolok ukurnya tidak mendasar. Jika dilihat secara menyeluruh dengan objektif, saat ini Sambas mengalami banyak kemajuan. Beberapa sektor pembangunan berjalan dengan baik. Sebagian besar masyarakat, kata Buhaini, tidak ingin kebijakan yang sudah berjalan akhirnya tumpang tindih. Jika diteruskan perencanaan dan pola pikir pemimpin pasti pembangunan tersebut dengan mudah dilaksanakan. “Agar tidak ada kebijakan yang tumpang tindih,” tegasnya. Suara masyarakat itulah yang menjadi kekuatan Tim Pemenangan JPM Teluk Keramat bergerak. Sosok Juliarti peduli dan merakyat, artinya dapat mendengarkan suara rakyat dan tidak canggung turun langsung membuat masyarakat bersimpati. Pun dengan Pabali Musa, sosok yang sederhana, bersahaja dan religius ini dapat menjadi penyeimbang dalam pemerintahan. “Kami bergerak atas suara masyarakat. Kekuatan kami atas keinginan masyarakat juga,” ucapnya. Itu terbukti dengan pengurus hingga ke ranting-ranting terus bekerja tanpa pernah menyerah. Buhaini mengaku salut dan bangga atas kerja keras tersebut. “Untuk memenangkan JPM, koorcam beserta pengurus yang sudah terbentuk hingga ke ranting-ranting terus berjuang dan jangan pernah menyerah untuk meraih kemenangan dan melanjutkan Terpikat Terigas yang merupakan program unggulan JPM untuk memberikan kemajuan bagi Kabupaten Sambas,” imbaunya. (hen/*)

SERTIJAB WAKAPOLRI : Kapolri Jenderal Pol. Timur Pradopo melepas pangkat Mantan Wakapolri, Komjen Pol.Jusuf Manggabarani disaksikan Wakapolri baru Komjen Pol.Nanan Soekarna saat pelantikan Wakapolri di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (1/3). DWI PAMBUDO / RM

Bentuk Detasemen Penanggulangan Anarki

JAKARTA – Mabes Polri membuat langkah konkret untuk menanggulangi potensi kerusuhan massa. Yakni, membentuk detasemen baru bernama Detasemen Penanggulangan Anarki (DPA). Detasemen itu akan bergerak hingga level polres. ’’Untuk permasalahanpermasalahan seperti Cikeusik dan Temanggung, kami akan membentuk detasemen untuk menanggulangi anarki. Saya kira itu jawaban untuk menyelesaikan masalah Temanggung dan Cikeusik,’’ ujar Kapolri Jenderal Pol Timur Pradopo setelah pelanti-

kan Wakapolri baru Komjen Nanan Soekarna kemarin (1/3). Anggota detasemen tersebut akan diambil dari satuan-satuan di daerah dan memiliki induk sendiri di Mabes Polri. ’’Sekarang sudah kami siapkan di Lemdikpol. Setelah dibentuk, nanti kami simulasikan,’’ katanya. Kepala Bagian Penerangan Umum Mabes Polri Kombes Boy Rafli Amar menjelaskan, DPA yang dibentuk akan berada di tingkat Mabes Polri, sedangkan satuan penanggulangan anarki (SPA) berada di tingkat polda dan polres.

Menurut dia, DPA memiliki tugas sesuai dengan Protap 01/X/2010 tentang penanggulangan anarki. Dalam pelaksanaannya, tim tersebut akan dikendalikan para Kapolres/Kasatwil di masing-masing wilayah. ’’Nanti anggotanya diambil dari satuan-satuan yang sudah ada,’’ katanya. Boy menambahkan, detasemen itu diharapkan bisa melindungi masyarakat sehingga ancaman dan potensi korban jiwa bisa dihindarkan. ’’Fungsi utamanya untuk melindungi masyarakat dari

tindakan anarkistis destruktif yang dapat mengancam atau membahayakan keselamatan jiwa dan harta benda,’’ jelasnya. Di bagian lain, pelantikan Wakapolri kemarin berjalan lancar. Acara yang dimulai pukul 8.00 itu juga dihadiri mantan Kabareskrim Komjen Pol Susno Duadji. Dia tampak semringah dan akrab di tengah-tengah pejabat Mabes Polri lainnya. Susno mengenakan seragam lengkap. Dengan tiga bintang di pundak, dia ikut berbaris saat acara serah terima jabatan berlangsung.(rdl/c5/agm)

Pemangkat Kota Siap Menangkan PAS Hasanusi Disambut Meriah Warga Sinam PEMANGKAT—Pasangan PAS (Ir H Prabasa Anantatur MH dan Ir H Hasanusi MM) kembali bersilaturahmi bersama warga Pemangkat di Desa Pemangkat Kota Kecamatan Pemangakat. Silaturahmi dihadiri pemuka desa, pemuka masyarakat, agama, tokoh pemuda dan kaum Ibu Majelis Taklim dari Desa Pemangkat Kota. Hasanusi yang karib disapa Ning Hasan meminta warga bangga menjadi orang Pemangkat, khususnya warga Pemangkat Kota dikarenakan memiliki potensi Wisata Tanjung Batu dan Pantai Sinam yang sering dikunjungi warga dari berbagai pelosok daerah. “Ke depannya kita benahi bersama aset wisata tersebut agar semakin ramai warga yang berkunjung. Untuk itu mari kita menangkan PAS pada tanggal 24 Maret 2011,” ungkap Ir H Arifidiar Ketua Tim Relawan PAS. Hasanusi adalah figur sederhana dan merakyat. Inilah yang membuat warga simpati dengan PAS. “Kami bersemangat menunggu kedatangan Pak Hasanusi pada acara silaturahmi

HARI KURNIATAMA/PONTIANAK POST

BERWAWASAN GENDER: Warga Desa Pemangkat Kota siap memenangkan PAS termasuk kaum hawa. Apalagi PAS mendorong pembangunan yang berwawasan gender dan menekan angka kematian Ibu dan bayi.

kali ini. Kami warga Sinam siap memenangkan pak ning Hasan untuk jadi wakil Bupati Sambas 2011-2016 mendampingi Pak Prabasa demi kemajuan Sambas lima tahun mendatang,” ungkapnya. Di sela-sela sambutannya, Hasanusi mengimbau seluruh warga yang datang untuk memantapkan pilihan pada pasangan PAS, karena pasangan

PAS adalah singkatan “Pasti Allah Sampaikan, Pilihan Anak Sinam, ajak Pak Ning Hasan”. Sontak seisi ruangan bergemuruh oleh yel-yel “Coblos Nomor 3...PAS (Prabasa-Arifidiar-Sanusi),” teriak warga Sinam bersemangat. Tak hanya warga Pemangkat Kota, Majelis Taklim Pemangkat juga ikut bersemangat memenangkan PAS.

Ratusan warga dan ibu“Kandidat Calon Bupati ibu pengajian tampak suka dan Wakil Bupati Kabupaten cita menyambut kehadiran Sambas Periode 2011-2016 PAS. Dipandu Urai yaitu PasanFarida SH (Anggan Prabasagota Dewan Fraksi Hasanusi (PAS) Partai Golkar) Ibumemilki visi Ibu majelis taklim dan misi yang melantukan lagu jelasdanmasuk dan yel-yel Cobakal namun los Nomor 3 PAS bukan akaltangah-tangah akalan yaitu dalam dialek Mepembangunan layu Sambas. infrastruktur Urai Farida SH jalan, peningyang juga merukatan layanan pakan anggota dan akses penUrai Farida Dewan asal Pedidikan, penmangkat ini dengan lantang ingkatan layanan dan akses mengajak kaum Ibu yang kesehatan serta menciptakan memenuhi acara bertekad pelayanan publik yang prima, memenangkanpasanganPAS transparan dan akuntabel,” (Prabasa-Hasanusi). “Coblos ungkap Urai Farida. Nomor.3 pilihan yang PAS Pasangan Prabasa-Hasadi hati”. nusi juga mendorong pemUray Farida menghim- bangunan yang berwawasan bau kepada seluruh Ibu-Ibu gender dan menekan angka menyampaikan ke warga kematian Ibu dan bayi untuk masyarakat yang lain bahwa meningkatkan IPM Kabutanggal 24 maret 2011 tidak paten Sambas demi mewuke lain hati, pilih yang PAS judkan Sambas yang bersaing di hati. dan bermartabat. (har/*)

Dari Rakernas dan Diklatnas LAKI

Dukung Bentuk KPK dan Pengadilan Tipikor di Daerah Lebih dari 270 pegiat antikorupsi berkumpul di Gedung Graha Wisata TMII, Jakarta, Minggu, 27 Februari. Mereka yang terdiri dari 28 Dewan Pimpinan Daerah dan 66 Dewan Pimpinan Cabang Laskar Anti Korupsi Indonesia (LAKI) itu satu suara dan satu tekad. Memberangus korupsi di Indonesia hingga ke akar-akarnya. EFPRIZAN, JAKARTA

Optimisme kami bukan dari pribadi. Tapi melihat perkembangan di lapangan. Masyarakat masih menginginkan pembangunan Sambas dilanjutkan. Buhaini Ketua Korcam Tim Pemenangan JPM Teluk Keramat

Gedung Graha Wisata Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta Timur, penuh sesak. Mulai Sabtu, sehari sebelum pelaksanaan acara, laskar antikorupsi dari seluruh Indonesia sudah mulai berdatangan. Mereka mengikuti Rapat Kerja Nasional I yang dirangkai dengan Pendidikan dan Latihan Nasional (Diklatnas) II. Rian Hadiutama, dari Direktur Pendidikan dan Pelayanan Masyarakat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), menjadi salah satu pemateri dalam diklatnas.

Rian berharap, diklatnas tersebut bisa menambah perbendaharaan ilmu pengetahuan bagi pimpinan LAKI di seluruh Indonesia agar dapat menjalankan tugas dan fungsinya sebagai ormas yang secara khusus melakukan kajian hukum tentang tindak pidana korupsi. Penasihat Dewan Pimpinan Pusat (DPP) LAKI Mayjen TNI (Purn) RH Karyono, yang juga mantan Sekretaris Menteri Koordintaor Politik dan Keamanan membuka acara tersebut. Sejumlah rekomendasi juga dihasilkan dalam rakernas tersebut. Beberapa diantaranya yakni mendukung pembentukan KPK di daerah. Ketua Umum DPP LAKI Burhanudin Abdullah menegaskan, sejak otonomi daerah diberlakukan, kasus korupsi marak terjadi di kabupaten, kota dan provinsi. Apalagi, peran kejaksaan dan kepolisian di daerah untuk itu masih belum terlihat optimal. Untuk itu, LAKI juga meminta agar kewenangan penanganan kasus korupsi tidak lagi kepada kepolisian dan kejaksaan. Melainkan, langsung ditangani KPK. LAKI juga mengeluarkan rekomendasi, dengan mendukung

pembentukan pengadilan tindak pidana korupsi (tipikor) di daerah. Menurutnya, dengan adanya pengadilan tipikor, menjadi salah satu solusi penanganan kasus korupsi yang menumpuk di pusat. Rakernas tersebut juga menghasilkan rekomendasi internal untuk pembenahan organisasi masyarakat yang berawal dari Provinsi Kalbar ini. “Selain mengevaluasi program kerja, kita juga menyiapkan pola strategi pemberantasan korupsi. Kita yakin, 15 tahun ke depan, Indonesia bisa bebas dari korupsi,” ujar Burhan. Dia menambahkan, hal mengembirakan dalam perjalanan dan kiprah LAKI adalah dengan meningkatnya partisipasi dukungan masyarakat untuk bersama-sama dalam pemberantasan korupsi yang dengan dua indikator. Pertama, meningkatnya partisipasi masyarakat dalam menyampaikan laporan dugaan terjadinya tindak pidana korupsi. Kedua, meningkatnya partisipasi masyarakat dalam keikutsertaan sebagai anggota dan pengurus LAKI seluruh Indonesia. (**)

EFPRIZAN/PONTIANAK POST

DIKLATNAS: Ketua Umum DPP LAKI Burhanudin Abdullah (kanan) berbincang dengan Penasihat DPP LAKI Mayjen TNI (Purn) Karyono, sebelum membuka rakernas dan diklatnas LAKI di TMII, Jakarta, Minggu (27/2).


Pontianak Post

16

Raker BBM Nol Besar RAPAT Kerja (Raker) membahas mengenai BBM di Sintang yang dilaksanakan beberapa waktu, dinilai merupakan kegiatan sia-sia.

TRONTON TABRAK RUMAH

24

SEBUAH tronton menabrak rumah di Desa Semanggau, Kecamatan Sambas hingga jebol pukul 22.00 kemarin. Sampai kemarin, kendaraan ini belum dievakuasi.

halaman

SI kecil merengek minta dibelikan kucing peliharaan? Jangan bingung dan khawatir buat para orang tua. Ada beberapa hal positif yang bisa digali anak-anak ketika mereka memelihara hewan.

halaman

Metropolis halaman

Pelihara Hewan, Ajarkan Anak Bertanggung Jawab

17

2

RABU, 2 Maret 2011

PELAYANAN

Miliki Tiket, Gagal Terbang PONTIANAK—Maskapai Kal Star diperotes pelanggannya. Kejadian ini lantaran saat akan terbang ke Sintang, ternyata namanya tidak terdaftar sebagai penumpang. Padahal ia sudah memesan tiket seminggu sebelum keberangkatan. Akibat kasus tersebut calon penumpang akan melaporkan ke aparat kepolisian atas dugaan penipuan. “Saya sudah tunjuk pengacara untuk kasus ini. Ini • ke halaman 15 kolom 1

Jangan Khawatir Stok BBM Antrean hanya Bentuk Kepanikan PONTIANAK—Sales Areal Manager Pertamina Kalbar Ibnu Chouldum mengingatkan masyarakat untuk tidak perlu khawatir terhadap kelangkaan BBM di Kalbar. Kelangkaan tidak akan

TERJUN PAYUNG

terjadi mengingat stok masih mencukupi tiga hingga empat hari kedepan. “Tidak perlu khawatir. BBM kita masih cukup. Jadi masyarakat jangan resah, jika empat hari lagi habis, kan akan ada yang datang lagi,” kata Ibnu kepada wartawan Selasa (1/3). Mengenai antrean panjang

disejumlah SPBU, menurut Ibnu, hanya bentuk kepanikan dan kekhawatiran jika sewaktuwaktu BBM bisa habis. Kondisi ini menyebabkan harga tingkat eceran melonjak tajam. Padahal pihaknya sudah melarang SPBU melayani pembelian menggunakan jerikan atau wadah lainnya. “Kita sudah melarang semua

Ibnu Chouldum

SPBU untuk tidak melayani pembelian secara eceran. Kecuali memang ingin bepergian jauh seperti akan ke Putusibau, Sintang atau lokasi lainnya,” ujar Ibnu. Terkait adanya sejumlah masyarakat yang memanfaakan mobil pribadi untuk • ke halaman 15 kolom 5

Prajurit Batalyon 465 Paskhas melayanglayang di udara menuju titik pendaratan di landasan Bandara Supadio, Selasa (1/3).

Haryadi/Pontianak Post

Sukses Capai Titik Pendaratan Terjung Payung Tempur 250 Prajurit Paskhas

NARKOTIKA

Dua Bandar Narkoba Dibekuk PONTIANAK-Jajaran Direktorat Narkoba Polda Kalbar membekuk dua bandar narkoba di Komplek Cendana Permai II Jalan Tanjung Raya II Pontianak Timur, Senin (28/2) petang. Kini kasusnya masih diselidiki secara in-

tensif. Kedua pelaku yaitu Lojeng (31) dan Heri (31).

• ke halaman 15 kolom 1

BEKELIT

SIAP TERJUN

Haryadi/Pontianak Post

Suasana prajurit Batalyon 465 Paskhas menunggu perintah dari jumping master untuk melompat terjun payung dari dalam pesawat Hercules C-130.

PONTIANAK--Pangkalan TNI Angkatan Udara Supadio melakukan latihan terjun payung penyegaran (Jungar) tempur di run way Lanud Supadio, Pontianak. Kegiatan pada Selasa (1/3) pagi ini dikuti sebanyak 250 prajurit Batalyon 465 Paskhas. Kepala Dinas Operasi Lanud Supadio Letkol Pnb Tjahya Elang

Migdiawan dalam arahannya mengatakan setiap prajurit paskhas yang mengikuti latihan terjun payung penyegaran ini agar selalu memperhatikan keselamatan diri maupun perlengkapan perorangan. Sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak • ke halaman 15 kolom 5

Hentikan Pemasungan Orang Gila SINGKAWANG--Direktur Rumah Sakit Jiwa Provinsi Kalbar Oscar Primadi mengharapkan tidak ada lagi orang-orang sakit jiwa yang hidup dalam pemasungan. “Harusnya tidak ada lagi pemasungan. Orang-orang yang mengalami sakit jiwa mestinya dibawa ke rumah sakit untuk mendapat perawatan secara

intensif. Ini stigma yang harus dihapus,” kata Oscar saat menerima calon Pegawai Negeri Sipil di RSJ Provinsi Kalbar, kemarin. Untuk mewujudkan harapannya, Oscar berencana menggandeng lembaga-lembaga sosial kemasyarakatan dalam hal pendataan dan pencarian orangorang yang masih hidup dalam pemasungan. “Kita prihatin

masih ada orang-orang sakit jiwa hidup dalam pemasungan. Ini harus dihilangkan,” katanya. Pihaknya juga akan bekerjasama dengan puskesmas di seluruh wilayah Kalbar untuk menekan angka pemasungan. “Harus ada target. Paling tidak, tahun 2012, tidak ada lagi orang-orang sakit • ke halaman 15 kolom 5

Paling tidak, tahun 2012, tidak ada lagi orang-orang sakit jiwa yang hidup dalam pemasungan .” Oscar Primadi

Catatan Mengikuti Japan–East Asia Network of Exchange for Students and Youths -2-

Tak Ada Tong Sampah, Semua Tertata Rapi Walaupun hanya 10 hari, banyak sekali manfaat yang saya dapatkan. Belajar bagaimana kehidupan, budaya, teknologi dan kedisiplinan orang Jepang. Namun bukan berarti negara maju ini tak miliki masalah. Negeri para samurai itu kini sedang menghadapi krisis generasi penerus. Kaum wanita lebih banyak meniti karier dari pada berumah tangga dan mempunyai anak. ILUSTRASI : KEKES

Primana Rullyan Hanif

NIHON SOKKEN

ISTIMEWA

Pabrik bergaya arsitektur kuno ini dibangun dengan meniru Istana Belvedere, istana di Kota Vienna, Austria.

PERJALANAN tak kalah seru saat kami mengunjungi Matsuyama Castle. Matsuyama Castle (Masuyama-jo) merupakan benteng di Kota Matsuyama. Dibangun pada tahun 1603 oleh Kato Yoshiaki di atas Gunung Katsuyama. Benteng ini terdiri dari tiga tingkat dengan ketinggian 132 meter, dan memiliki tenshu (menara pengawasan) cukup tinggi. Tenshu 28 meter lebih tinggi dari bangunan benteng. Sehingga ketinggian tenshu mencapai 161 meter. Pada

tahun 1784, tenshu tersambar petir dan terbakar. Kemudian dibangun kembali tahun 1854. Sebagian dari benteng ini rusak akibat pengeboman Amerika pada saat Perang Dunia II. Sejak 1966, pemerintah kota Matsuyama melakukan perbaikan terhadap benteng ini. Bangunan utama benteng yang disebut Tenshukaku dapat terlihat dari hampir semua tempat di Matsuyama. Setelah melihat-lihat benteng • ke halaman 15 kolom 1


metropolitan

10

Pontianak Post

Denda Hanya Rp25 Ribu Masyarakat Tidak Jera

kuliner

Ikan Penuh Gizi dan Manfaat IKAN merupakan makanan yang penuh gizi dan manfaat. Apalagi ketika diolah dengan berbagai macam cara, sehingga menghasilkan makanan yang lezat. Demikian Ny Frederika Cornelis pada Acara Demo Masak Serba Ikan, kemarin (1/3). Demo masak ini bertujuan meningkatkan konsumsi ikan masyarakat, memperkenalkan keaneka ragaman masakan serba bahan baku ikan kepada masyarakat. Acara di Istana Rakyat ini diikuti peserta dari Dinas Kelautan dan Perikanan, ibu-ibu Tim Penggerak PKK provinsi dan kabupaten/kota, Dharma Wanita, Dharma Pertiwi, Bhayangkari, GOW ,UKM dan lain lainnya. Acara ini meliputi praktek demo masak olahan ikan, otak ikan, cake ikan, sate kerang dan sate udang, demo aneka kue dengan menggunakan bahan baku lokal (talas dan cassava) dan kemasan. Materi disampaikan Toeti Sunardi, ketua Yayasan Gizi Kuliner Jakarta didampingi Philip Wong Suharto. Wakil Ketua Tim Penggerak PKK, Ny Karyanti Sanjaya menjelaskan dalam mendorong peningkatan konsumsi ikan di Kalbar, PKK telah melaksanakan program di bidang pangan, seperti pelatihan pengolahan usaha serba ikan bagi kader PKK Tampil sebagai pemenang IKM Kurnia Kota Singkawang sebagai Juara I, Juara II Ulira Frozen Food Pontianak , Juara III KUB Wida Mantolo Ketapang. Hadiah diserahkan Ny Karyanti Kristiandi.**

Humas Pemprov

KENANG-KENANGAN: Ny Frederika Cornelis menerima bingkisan saat acara Demo Masak Serba Ikan, kemarin.

Rabu 2 Maret 2011

FOTO IST

KELUARGA BERENCANA : Gubernur Kalbar, Cornelis membuka Rakerda BKKBN Kalbar. Dengan pengendalian penduduk yang sinergis antar pihak terkait, diharapkan tidak sampai terjadi ‘baby boom’.

Cornelis : Wujudkan Penduduk Berkualitas dengan KB PONTIANAK – Gubernur Kalimantan Barat, Cornelis MH menegaskan kepada seluruh bupati/ walikota untuk membuat kebijakan yang memihak dan berkaitan dengan pertumbuhan penduduk. Selain itu, juga diminta agar Biro Kependudukan dan Catatan Sipil untuk mencatat pertumbuhan penduduk yang terjadi di kabupaten/kotanya masing-masing, agar jangan sampai pertumbuhan penduduk menjadi tak terkendali. Hal itu diungkapkan oleh Cornelis ketika membuka Rapat Kerja Daerah BKKBN Kalbar, Pembangunan Kependudukan & KB Nasional, Selasa (1/3) bertempat di Grand Mahkota Hotel Pontianak. Dikatakan olehnya, ledakan penduduk bisa menjadi bencana jika tidak dikendalikan. Mengingat pertumbuhan penduduk ini sangat erat kaitannya dengan pertumbuhan ekonomi dan kemiskinan. “Bisa saja imbasnya terjadi krisis pangan, kemiskinan dan tak adanya lapangan pekerjaan,” katanya. Karena itulah Cornelis berharap agar orang-orang yang ditugaskan

mengendalikan penduduk di Kalbar, mulai dari pemikir, perencana, pengelola dan pelaksana KB di lapangan harus melaksanakan dengan sebaik-baiknya, meskipun harus menghadapi kendala anggaran yang terbatas. “Saya menyempatkan diri membuka Rakerda ini, karena saya tahu betapa pentingnya upaya untuk mengendalikan penduduk, agar jangan sampai terjadi ledakan penduduk yang tidak kita harapkan,” beber Cornelis. Tak hanya itu, ia juga meminta kepada Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional yang ada di provinsi, baik itu bupati/ walikota dan dinas/instansi terkait untuk mulai merancang dengan baik, berapa layaknya Kalbar ini dihuni oleh masyarakatnya, lengkap dengan peta pendidikan dan lapangan pekerjaan, sehingga kesejahteraan pun bisa terwujud. “Termasuk bagaimana ke depannya bisa mampu memberikan pendidikan yang pantas dan layak, bukan malah nantinya penduduk ini menjadi beban pemerintah. Sekarang saja, banyak penduduk

yang menjadi beban pemerintah, misalnya pemerintah harus memberikan subsidi BBM, raskin dan Jamkesmas,” kata Cornelis. SDM Lebih Professional Sementara itu di kesempatan yang sama, Kepala BKKBN Kalbar, Ir. Hj. Siti Fathonah, MPH, mengungkapkan sasaran kinerja masing-masing kabupaten/kota di Kalbar untuk pelayanan peserta KB baru telah mencapai angka 118 persen dan menduduki peringkat 10 besar dari 33 provinsi di Indonesia. “Sasaran kinerja program KB juga telah dijabarkan kemarin pada Pra Rakerda dan menjadi indikator kinerja program Kependudukan dan KB di masing-masing kabupaten/kota,” katanya. Tahun 2011, akan dilakukan penyiapan SDM yang lebih terampil dan professional, dimana akan dilakukan pelatihan terhadap 195 dokter dan 891 bidan untuk pelayanan KB. Selain itu, juga diadakan pelatihan KB dan motivator KB serta pelatihan bagi penyuluh keluarga berencana. (mel)

PONTIANAK—Perda Ketertiban Umum untuk larangan pembuangan sampah sesuai dengan waktunya, masih tak diindahkan masyarakat. Pembuangan sampah pada siang hari atau diluar jam yang sudah ditentukan masih saja berlangsung. Hal ini mengingat denda yang dikenakan kepada pelaku hanya Rp25 ribu. “Dalam perda disebutkan, sanksi bagi yang melanggar akan dihukum maksimal tiga bulan penjara atau denda setinggi-tingginya Rp50 juta. Namun itu maksimal. Sekarang ini kebanyakan dendanya Rp25 ribu,” kata Rahmad Suprayetno, staf Penegakkan Peraturan dan Perundang-undangan Satuan Polisi Pamong Praja Kota Pontianak. Adanya perda diharapkan mengurangi pembuang sampah pada siang hari. Namun di lapangan tetap saja ada yang tidak jera dan tetap melaksanakan rutinitas membuang sampah pada siang hari. Terutama masyarakat dari luar Kota Pontianak. “Meski sudah ada perda, tetap saja ada yang tidak tahu, dan membuang sampah pada siang hari. Meskipun jumlahnya sudah berkurang, namun tetap ada yang tidak jera. Bahkan ada yang kita tangkap, KTP-nya tetap tinggal dan tidak diambil hingga enam bulan,” lanjut Rahmad lagi. Dari KTP yang diamankan Pol PP Kota Pontianak, hampirsemuanyamemangdarimasyarakatluar.Mereka tidak mengetahui adanya aturan itu. Rahmad mengatakan, setiap bulan masih ditemukan penangkapan sekitar enamhinggadelapanorang. “Kitajugaakanbekerjasama dengan catatan sispil, agar tidak membuatkan KTP baru bagi yang KTP-nya ada sama kita. Ada yang sudah enam bulan tidak mengambil KTP. Saya khawatir, mereka malahsengajakemudianmembuatlagiKTPbarudengan alasan hilang,” katanya. Kepala Dinas Kebersihan Kota Pontianak Utin Srilena belumlamainimenjelaskandalamPerdaTibum,menyebutkan waktu membuang sampah di Tempat Pembuangan Sementara (TPS) mulai pukul 18.00 hingga pukul 06.00 pagi. Di luar dari waktu itu, dianggap melanggar peraturan. Harapannya agar saat siang, tidak ada lagi sampah berserakan yang merusak pemandangan. Perda Nomor 3 Tahun 2004, Bab III tentang tertib kebersihan, pasal 5 huruf d, berbunyi setiap warga kota diwajibkan mematuhi jadwal pembuangan sampah di TPS-TPS menurut waktu yang telah ditetapkan oleh kepala dearah.(tin)


Pontianak Post

METROPOLITAN

Rabu 2 Maret 2011

11

Memajukan Perempuan Kalbar

Sikapi Isu KDRT, HIV/AIDS, Penjualan Orang Menyikapi berbagai permasalahan bangsa yang terkait dengan permasalahan keluarga, ibu dan anak, antara lain masalah kekerasan dalam rumah tangga, perdagangan perempuan dan anak, ekploitasi terhadap perempuan dan anak, serta masih tingginya angka kematian Ibu dan bayi, kasus narkoba dan HIVAIDS, dan lain-lain, maka Muslimah Kalimantan Barat yang tergabung dalam Ormas Persaudaraan Muslimah (Salimah), menyampaikan Rekomendasi kepada pihak–pihak terkait. AGUSTINAH, Pontianak SALIMAH mempunyai gerak yang luwes sebagaimana karakter perempuan itu sendiri. Program-program Salimah pun lebih membumi, artinya, tak hanya program yang mengusung pada kebutuhan massanya, namun juga program-program yang memang dibutuhkan oleh bumi kita. Program yang bertujuan untuk melindungi bumi dari kerusakan, minimal dapat mengurangi kerusakan yang telah terjadi. Program peduli bumi ini akhirnya menjadi salah satu program unggulan dengan nama Salimah Go Green. Sebuah program khsusus untuk bumi dengan berbagai macam kegiatan, dari penghijauan sampai memanfaatkan barang bekas menjadi barang yang dapat kembali dipakai, bahkan bernilai eksport. Ketua panitia, Anita mengatakan untuk

Istimewa

SARASEHAN: Sarasehan Salimah Go Green menjadi program pengurus Salimah Kalbar.

mewujudkan program yang bersifat global ini, maka perlu usaha bersama dari berbagai pihak. Salimah mengajak seluruh elemen masyarakat, pemerintah, instansi dan lembaga manapun untuk mensinergikan segala potensi yang dimiliki untuk peduli pada kehidupan. ”Mari sukseskan program penyelamatan bumi, dengan memberikan dukungan penuh baik materi maupun non materi pada program Salimah Go Green. Untuk menjalankan aktivitas sehari-hari, kelak program ini akan diwadahi oleh Rumah Kreativitas Salimah,” katanya. Selain Sarasehan Salimah Go Green, kegiatan pendukung lain dalam rangkaian acara adalah lomba shalawat antar majelis taklim. Lomba yang dimaksudkan untuk menjalin dan mempererat tali silaturahim dan ukhuwah antara Salimah dan ibu-ibu majelis taklim, di mana kelak para pemenang lomba dapat diberdayakan pada event-event Salimah.

“Secara konseptual gerakan Salimah harus dikelola secara profesional agar mampu menjadi motor perjuangan bagi kaum perempuan pada khususnya,” katanya. Tanpa terasa amanah selama empat tahun periode kedua tahun 2007-2011 kepengurusan Pimpinan Wilayah Salimah Kalimantan Barat akan berakhir. Sudah merupakan kewajiban bagi para pengurus untuk memberikan pertanggungjawaban atas program kerja dan kinerja yang telah dilakukan pada suksesi di agenda Muswil II ini. Empat tahun bukanlah masa yang pendek untuk mempertanggungjawabkan amanah, namun empat tahun terasa pendek untuk sebuah fastabiqul khoirat. Sementara, ketua terpilih yaitu Masa’ Adah, ketua Salimah Kalbar, Minggu (27/2) saat menyampaikan pidatonya seusai dilantik langsung oleh Salimah Pusat, Rita Handayani. ”Ada lima rekomendasi yang kita dapatkan untuk pihak yang terkait. Misalnya untuk masyarakat dan pemerin-

tah,” katanya kemarin di Islamic Centre Mujahidin kemarin. Adapun rekomendasinya ialah, pemerintah diharapkan memberi kesempatan dan dukungan kepada organisasi kemasyarakatan termasuk ormas perempuan dalam mendukung percepatan pencapaian indikator Milenium Development Goals (MDGs) tahun 2015. Bersinergi secara maksimal dengan berbagai komponen masyarakat baik pemerintah maupun swasta untuk meningkatkan kemampuan perempuan diberbagai bidang antara lain pengetahuan parenting skill, pendidikan, pemberdayaan ekonomi, kewirausahaan, dll. Memberikan pemahaman dan membangun kesadaran masyarakat bahwa keluarga adalah basis utama dan pertama dalam pendidikan anak, sehingga orang tua adalah pendidik utama dan pertama bagi anak-anaknya. Mendorong pemerintah dan pihak terkait lainnya untuk memberi sanksi yang tegas kepada para eksploitir perempuan dan anak, dengan cara mengoptimalkan peraturan-peraturan yang ada. Mengajak semua pihak untuk terus mengkampanyekan terciptanya kawasan hijau dan mencegah terjadinya perusakan lingkungan sehingga suasana nyaman dan aman dapat dirasakan kembali. Perlindungan anak dan perempuan Apa yang telah direkomendasaikan sangat besar. Tiu untuk pembinaan kepada perempuan yang ada. Akan lebih mewarnai, saat ini masih lemahnya keterlibatan perempuan dalam pemerintahan. Bukan hanya dari sisi kesehatan, namun hampir dari segala aspek. Dalam ksempatan itu, ada pembagian penghargaraan yang langsung diberikan, untuk ekternal diberikan kepada Media Pontianak Post sebagai mitra terbaik, Pro 2 RRI, TVRI. (**)

BBM Langka Belum Alami Inflasi WAKIL Bupati Kabupaten Kubu Raya, Andreas Muhrotien mengatakan kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) akibat tabrakan KM Rahmatia Sentosa dengan KM Wewah di lampu buih lima alur pelayaran muara Jungkat sejak Kamis (10/2) belum berdampak signifikan terhadap perekonomian daerah ini. ”Sepertinya belum ada tanda-tanda terjadinya inflasi akibat mandek

atau terjadinya kelangkaan bahan bakar minyak (BBM),” kata dia kepada sejumlah wartawan, Selasa (1/3) di Sungai Raya. Menurut dia, inflasi di Kubu Raya akan terjadi kalau evakuasi dan pengangkatan KM Rahmatia Sentosa berlangsung lama. Misalnya dua minggu kedepan dari sekarang. ”Saya pastikan harga kebutuhan pokok akan bergolak. Apalagi kalau

sampai tidak adanya BBM. Perekonomian Kubu Raya akan bergolak tajam,” ungkap dia. Untuk sekarang ini, sambungnya, harga kebutuhan pokok sehari-hari seperti harga beras tidak berpengaruh besar. Apalagi Kubu Raya memiliki stok beras sendiri seperti beras lokal. Sementara harga sayur mayur dan daging di Kubu Raya juga masih standar dan tidak tinggi. Itu karena,

kabupaten termuda di Kalbar ini merupaka penyangga dan penyumbang kebutuhan sayur-mayur terbesar termasuk kebutuhan lain. Kalaupun ada dampak, sambung dia, hanya kebutuhan lain seperti cabai, sayur kol, kentang dan kebutuhan dasar belum penting lainnya. Dampak tersebut muncul akibat kebijakan nasional, bukannya akibat langkanya bahan bakar minyak.(den)

Andreas Muhrotien

Tarik LKS di Sekolah PONTIANAK--Harga Lembar Kerja Siswa (LKS) disejumlah sekolah yang ada di Kota Pontianak menjadi ladang bisnis bagi penebit. Apalgi tidak ada kontribusinya bagi sekolah dan Dinas Pendidikan Kota Pontianak. Untuk itu, Komisi D, DPRD Kota Pontianak meminta agar LKS tersebut ditarik saja dari peredaran. ”Kita minta Dinas Pendidikan bisa mengambil langkah dengan menarik sejumlah LKS ditiap sekolah. Sejauh ini, tidak ada kontribusinya bagi peningkatan mutu pendidikan Kota Pontianak. Tetap saja tingkat kelulusan masih tinggi,” kata Ketua Komisi D, DPRD kota Pontianak, Mujiono belum lama ini. Penarikan LKS yang ada di sekolah juga dilakukan karena selama ini, penerbit yang menerbitkan LKS tersebut juga tidak memberikan kontribusi kepada sekolah dan pemerintah. ”Jika memang LKS diperlukan, mengapa tidak mengoptimalkan dana BOS untuk mengembangkan profesi guru, sehingga guru bisa lebih baik lagi,” kata Mujiono. Selain itu, Mujiono mengatakan, mengoptimalkan dana BOS untuk pengembangan guru, sekaligus melatih guru bagaimana cara dan teknik mengajar. Selain itu, harga LKS yang lebih mahal di sekolah, harus segera ditarik dan diganti dengan bank soal yang disediakan Dinas Pendidikan Kota Pontianak. ”Ada LKS juga tidak merubah mutu pendidikan. Dinas Pendidikan harus tegas, banyak LKS yang ada di sekolah yang harganya bervariasi. Bahkan ada yang harganya hingga Rp40ribu beberapa buah,” katanya. LKS diperkenankan ada di sekolah, jika memang ada persetujuan dari semua pihak, seperti Komite dan orang tua. ”Boleh saja menerima LKS tapi dirembukan dengan komite, dan harganya harus sama dengan yang ada di pasar, namun yang ada di lapangan malah harganya lebih tinggi,” kata Muji. Walikota Pontianak Sutarmidji mengatakan, jika memang harga LKS di sekolah jauh lebih mahal dibanding dengan yang ada di pasar, masih harus diselidiki, mengapa harganya jauh lebih mahal dari harga yang seharusnya. “Kita akan lihat dulu apa yang terjadi di lapangan. Saya hanya maunya agar lebih efisien dan efektif saja,” jelasnya. “Kita akan kaji lagi, jika memang ada sekolah yang menjual LKS lebih mahal, namun jika dana BOS dimanfaatkan untuk pengembangan kapasitas guru, atau diberikan sekolah untuk membuat LKS sendiri masih harus ditinjau ulang, karena itu tidak efektif dan efisien,” kata Sutarmidji. (tin)


seremoni

12

PDAM Kota Pontianak Peringatan Maulid Nabi Jalin Silaturahmi dan Santuni Anak Yatim PERINGATAN Maulid Nabi Muhammad SAW 1432 Hijriah bersama keluarga besar Karyawaan PDAM Kota Pontianak berlangsung khidmat. Peringatan Maulid Nabi ini dilangsungkan, Selasa (2/3) kemarin, di mushola Muthhorah PDAM Pontianak Jl. Imam Bonjol. Maulid Nabi ini disi dengan pemberian ceramah oleh Ust Syharani Mpd kepada para karyawaan PDAM, yang juga dihadiri 20 perwakilan anak yatim dari Pondok Pesantren Nurul Islam yang berlokasi di Jl. Tabrani Ahmad. Dalam kesempatan itu, hadir pula Direktur Bidang Umum PDAM Darwis Dolmanan dan Direktur Bidang Teknik PDAM Affandi ST. Dalam ceramahnya Ust Syahrani Mpd mengatakan, memperingatan Maulid Nabi Muhammad SAW di tahun 2011 ini, sebagai umat Islam kita diminta untuk saling mengasihi antarsesama manusia. Umat Islam sesuai perintah Allah

Rabu 2 Maret 2011

Gubernur Kalbar Buka PST GPIB 2011

Cornelis: Gereja Mitra Pemerintah

SANTUNAN: Darwis Dolmanan saat menyerahkan santunan kepada anak yatim dari Pondok Pesantren Nurul Islam saat peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, kemarin

SWT, harus menjaga apa yang telah diberikaNya kepada manusia yang didalamnya terdapat tumbuh-tumbuhan,hewandan hasil tambang lainnya. “Apabila kita menjaga dan mencintai segala pemberiaNya, maka alam juga akan bersahabat dengan manusia. Sebab, semua bencana yang selama ini terjadi di Indonesia adalah akibat ulah manusia yang serakah untuk mendapatkan kekayaan semata. Maka dari itu, sikap tauladan Nabi Muhammad yang mencintai alam patut kita aplikasikan dalam kehidupan sehari-hari,” pesanya. Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia ini menuturkan, masyarakat di dunia sudah mengalami krisis multidimensi, khususnya di Indonesia banyak kita temui dikehidupan sehari-hari masyarakat kita mudah tersingung, karena ketidakpuasan masyarakat dan dengan emosional melakukan

pembakaran dan perusakan bahkan perbuatan jahat lainnya. Ini karena kurangnya komunikasi yang baik antara pemimpin dan rakyatnya. Oleh karena itu, Ust Syharani dalam peringatan Maulid Nabi ini berpesan kepada pimpinan PDAM Kota Pontianak untuk menjalin komunikasi yang baik dengan karyawanya, menjadi pemimpin yang ideal bagi bawahanya, sesuai dengan ayat yang tersirat di dalam Alquran serta mulai menerapkan sikap tauladan yang ditunjukan Nabi Muhammad kepada umat manusia. Diakhir kegiataan peringatan maulid Nabi Muhammad SAW, Direktur Umum PDAM Darwis memberikan santunan kepada para anak yatim dari Pondok Pesantren Nurul Islam sebagai bentuk nyata corporate social responsibility, yang dilakukan PDAM Pontianak kepada masyarakat sekitar Kota Pontianak. (and/ser)

Samsung NF210. Desain Gaya, Performa Jaya SAMSUNG, salah satu raksasa elektronik dari Korea ini seperti tak pernah lelah berinovasi. Baik lewat produk kamera, ponsel, komputer, TV, termasuk netbook dan notebook. Produk-produk yang dihadirkannya sangat up to date. Salah satu produk yang baru saja menyasar pasar Makassar adalah NF210. Jika diamati, produk yang diusungnya ini tampak lembut, halus, dengan desain yang menawarkan keseimbangan optimal antara teknologi ergonomi dan kecenderungan gaya modern. Samsung mengklaim NF210 merupakan netbook yang kukuh dan hadir dengan desain meyakinkan. Ditunjang pula warna gading yang ramping dan In Mold Rolling untuk penutup bagian luar yang menambah sentuhan anggun dan terlihat canggih. Menurut Lisa, karyawati Dimensi Computer yang ditemui di MTC, Netbook Samsung

Pontianak Post

STYLISH: Netbook Samsung NF210 yang dipajang di stan Dimensi Computer MTC. FOTO IST

NF210 produk dengan kinerja tinggi dari Atom N550 Dual Core Processor. Memungkinkan pengguna menikmati pengalaman menjelajahi web lebih mobile dan lebih cepat.   “Layarnya berukuran 10,1 inchi WSVGA dengan LED antireflektif. Sudah menggunakan High Definition (HD) audio dan SRS 3D sound effect yang akan membuat suaranya lebih mantap terdengar,” ungkapnya. Kenyamanan audio pada Samsung NF210 ini memberi-

PENETAPAN HARGA TANDAN BUAH SEGAR (TBS) Hasil Rapat Tim Pengkajian dan Kesepakatan Penetapan Harga TBS Kelapa Sawit Produksi Petani Kalbar bln Februari 2011 PATOKAN HARGA / KG TBS KELAPA SAWIT PRODUKSI PETANI KALBAR SBB : • Umur Tanaman 3 tahun Rp. 1.374.51,• Umur Tanaman 4 tahun Rp. 1.477.55,• Umur Tanaman 5 tahun Rp. 1.5832.57,• Umur Tanaman 6 tahun Rp. 1.639.05,• Umur Tanaman 7 tahun Rp. 1.696.63,• Umur Tanaman 8 tahun Rp. 1.752.11,• Umur Tanaman 9 tahun Rp. 1.809.69,• Umur Tan. 10 s/d 20 tn Rp. 1.868.02,Harga CPO/ Kg Rp. 8.297.18 Harga Kernel/Kg : (tidak termasuk PPN) Rp. 6.331.67,- (tidak termasuk PPN) Indeks “K” : 89.82 % TIM PENETAPAN HARGA PEMDA TINGKAT I KALBAR

kan peningkatan pada bass, atau membuat dialog terdengar jernih. itu karena kontrol definisi yang lebih baik untuk kejelasan maksimum tercipta meski di frekuensi tinggi. “Kapasitas Hardisk netbook ini mencapai 250GB. Sudah tersedia bluetooth 3,0. High Speed dengan baterai 6-Cell yang mampu bertahan hingga 14,5 jam pemakaian. Harganya mengikuti harga Dollar. Di kisaran USD439,” ucap Lisa. (sam)

HARGA KOMODITI DAN PAKAN TERNAK DI PONTIANAK

Komoditi Doc Broiler FS/Ekor Broiler Hidup/kg Ayam Buras hidup/kg Daging Sapi/Kg Daging Babi/Kg Karkas Kambing/Kg Telur Ayam Ras/Kg Pakan Petelur Stater/Kg Pakan Petelur Grower/Kg Pakan Layer/Kg Pakan Pedaging Starter/ kg Pakan Pedaging Finisher/kg Kulit Sapi / Kg Kulit Kambing / Lembar

MINGGU KE 4 FEBRUARI 2011

Harga Rp. 8.000,Rp. 21.000,Rp. 45.000,Rp. 75.000,Rp. 50.000,Rp. 70.000,Rp. 17.500,Rp. 5.700,Rp. 5.600,Rp. 4.500,Rp. 6.000,Rp. 5.800,Rp. 7.500,Rp. 20.000,-

PERSIDANGAN Sinode Tahunan (PST) 2011 Gereja Protestan Indonesia bagian barat, Selasa (1/3) kemarin secara resmi dibuka Gubernur Kalbar Drs Cornelis MH. Di depan seluruh peserta PST GPIB yang dihadiri 380 terdiri dari perwakilan jemaat GPIB di 25 provinsi bagian barat Indonesia, utusan wilayah Musyawarah Pelayanan (Mupel) GPIB, perwakilan Majelis Sinode GPIB, badan pelaksana dan badan pembantu majelis jemaat GPIB serta para undangan. Gubernurdalamkesempatan itu, juga menyerahkan uang sebesar Rp100 juta yang nantinya digunakan dalam rangka menyukseskan pelaksanaan PST GPIB tahun 2011 ini. Menurut Cornelis, peranan pengurus gereja sangat dibutuhkan dalam memperkokoh iman percaya para jemaat kepada Tuhan Yesus Kristus. “Saya mengharapkan berbagai program yang akan disusun

FOTO SEREMONI

CINDERAMATA: Gubernur Kalbar menyerahkan cinderamata

kepada ketua umum Majelis Sinode GPIB usai membuka PST GPIB 2011.

peserta PST ini, merupakan hasil aspirasi jemaat GPIB di seluruh Indonesia. Gereja harus mampu mendorong jemaatnya sejahtera, meningkatkan taraf pendidikanya serta membangun daerahnya dari berbagai ketinggalan. Sebab, gereja adalah bagian dari pemerintah

dan gereja adalah mitra pemerintah,” jelas Cornelis. Ditambahkan Cornelis, GPIB dan gereja lainnya harus tetap komitmen menjalankan tugas utamnya, yaitu memberitakan kabar gembira tentang Tuhan Yesus Kristus supaya orang yang belum mengenal Tuhan Yesus

LPTQ Kalbar Gelar STQ Dibuka Gubernur 4 Maret di Asrama Haji LEMBAGA Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Provinsi Kalimantan Barat, akan melaksanakan Seleksi Tilawatil Quran (STQ) tingkat Provinsi pada tanggal 4 - 7 Maret 2011 di Asrama Haji Pontianak. Kegiatan yang melombakan cabang Tilawah Dewasa & Anak-Anak dan cabang Tahfiz Ma`a Tilawah untuk 1 dan 5 juz serta Tahfizd golongan 10, 20 dan 30 Juz tersebut, bertujuan menyeleksi Qori`/ah dan Hafizd/ah untuk mewakili Kalbar dalam STQ Nasional yang rencananya akan digelar Juli 2011 di Banjarmasin. Ketua Panitia, Drs Abdussamad, M.Pd ditemui Pontianak Post mengatakan, pihaknya bersama pengurus LPTQ Kalbar yang terdiri dari Ketua Umum, Drs. H Syakirman dan Wakil Ketua I, Drs. H Munir HD sudah menghadap Gubernur untuk memintanya membuka

kegiatan tersebut. STQ tahun 2011, kata Abdussamad, dilaksanakan langsung LPTQ Provinsi karena pada rapat kerja di Landak setahun lalu, (bersamaan pelaksanaan MTQ XXII tingkat Provinsi) tidak ada Kab/Kota yang bersedia jadi tuan rumah. “Oleh karena itu, perhelatan ini dilaksanakan secara sederhana dan hanya fokus kepada kegiatan STQ,” ungkap wakil ketua III LPTQ Provinsi Kalbar ini. Menurutnya,padaSTQtingkat Provinsi tidak otomatis Terbaik I akan menjadi wakil Kalbar ke Nasional. “Kebijakan ini sudah kita sampaikan ketika raker dan telah kita tuangkan dalam surat undangan kepada LPTQ Kab/ kota,” ungkap dosen Untan ini. Untuk menentukan siapa yang akan mewakili Kalbar ke Nasional, Abdussamad mengungkapkan bahwa akan dilakukan pemusatan

latihan (TC). “Mungkin Juara I dan II akan kita panggil dan mereka akan bersaing lagi dalam TC tersebut. Setelah dapat ditentukan siapa yang dipilih baru kita fokus pada latihan kepada yang bersangkutan,” tuturnya. Mengenai jadwal TC, Abdussamad mengatakan, akan mengatur waktunya untuk disesuaikan dengan peserta. “Terutama anak-anak yang harus mengikuti Ujian Nasional, maka kita akan atur waktu agar tidak merugikan peserta,”tukasnya sembari berharap dengan penyelenggaraan STQ akan ada peningkatan kualitas qori, qoriah dan hafiz, hafizah. “LPTQ Provinsi berterima kasih dan mengapresiasi apa yang dilakukan LPTQ Kab/Kota yang dalam rangka STQ Provinsi telah melakukan seleksi. Walau ada beberapa Kab/Kota yang belum mengikuti semua ca-

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13

Abdussamad

bang, terutama Tahfiz 10, 20 dan 30 juz,” katanya. Abdussamad mengimbau peserta dari Kab/Kota agar sudah masuk di Asrama Haji pada Jum`at pagi tanggal 4 Maret 2011. “Sore hari akan dilakukan technical meeting dan pencabutan undi. Dan malamnya pembukaan STQ. Usai pembukaan langsung akan ditampilkan peserta cabang tilawah,” terangnya.(ags/ser)

Camcorder High Definition Semakin Tren KONSUMEN kamera perekam saat ini mengikuti perkembangan camcorder yang semakin canggih. Mereka pun mulai melirik perangkat perekam yang dapat mengambil gambar kelas high defini-

tion alias definisi tinggi. “Dari waktu ke waktu, penjualan camcorder dengan kemampuan merekam HD terus menunjukkan tren peningkatan,” ungkap Sintra Wong, Marketing Manager Image

Communication Product Division Canon Indonesia, dalam konferensi pers di Bali. Sintra mengungkap data bahwa di negara tetangga Malaysia dan Singapura, penetrasi camcorder HD sudah

NAMA BARANG BAHAN KEBUTUHAN POKOK Beras Lokal/Kampung Beras IR64 Gula Pasir Minyak Goreng Bimoli Minyak Goreng Curah Daging Sapi Murni Daging Ayam Ras Daging Ayam Kampung Telur Ayam Ras Susu Kental Manis Bendera Susu Bubuk Putih Cap Bendera Jagung Pipilan Kering Garam Beryodium

SATUAN

HARGA

KET.

NO.

NAMA BARANG

SATUAN

HARGA KET.

NO. JENIS SATUAN HARGA KOMODITAS

KG KG BKS KG KG KG KG KG KG LITER KG KG KG

7.000 6.625 1.175 24.750 27.500 46.250 15.500 15.250 2.375 7.000 35.100 62.500 21.000

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13

BAHAN KEBUTUHAN POKOK KG KG KG LITER KG KG KG KG KG KLG 400 GR/KTK KG 250 GR/BKS

7.375 8.000 9.625 Luar Negeri 12.875 11.250 71.000 Kualitas A 23.000 42.250 16.900 7.975 24.675 4.250 925

14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26

Tepung Terigu Segitiga Biru Kacang Kedelai Mie Instan (Indomi Rasa Kaldu Ayam) Cabe Merah Besar (Biasa) Bawang Merah Ikan Asin Teri Kacang Hijau Kacang Tanah Ketelah Pohon Minyak Tanah Telur Ayam Kampung Cabe Keriting Bawang Putih

Sumber Data : Dinas Perindag Prop. Kalbar

berada di atas 40 persen dari keseluruhan pasar. Di Indonesia, meski penetrasinya masih di kisaran belasan persen, namun secara konstan mengalami peningkatan cukup berarti. (bs)

PERKEMBANGAN HARGA KOMUDITI T.PANGAN & HORTIKULTURA BULAN NOVEMBER 20110

PERKEMBANGAN HARGA RATA-RATA BEBERAPA BAHAN POKOK PENTING DI KOTA PONTIANAK NO.

saat ini dapat percaya akan kuasa yang dinyatakan tuhan Allah kita. “Saya yakin dan percaya hasil dari PST ini dapat membawa manfaat dan kebaikan bagi seluruh umat di Indonesia, khususnya jemaat GPIB. Sebab, dengan PST ini GPIB akan semakin besar dan semakin berkualitas dalam melayani warganya serta mampu mendorong terciptanya kesejahteraan bagi seluruh warga gereja,” pungkasnya. Sementara itu, Ketua Panitia Persidangan Sinode Tahunan 2011 Prof. Dr. A.B. Tangdililing MA menyatakan, bahwa PST ini adalah yang pertama kali dilaksanakan sejak 1962. Pada dasarnya PST ini akan membahas upaya gereja dalam mensejahterakan warga gereja, program yang membangun iman percaya umat serta bagaiman GPIB bersama pemerintah mewujudkan kesejahteraan masyarakat.(and/ser)

Jeruk Grade A Jeruk Grade B Jeruk Grade C Tomat Aloe Vera K.panjang Buncis Cab rawit lokal Jeruk Sambal Sawi Keriting Jagung Manis Timun Terong

Kg Kg Kg Kg Kg Kg Kg Kg Kg Kg Buah Kg Kg

7000 6000 5000 10000 2500 12000 15000 28000 4000 7000 2500 7000 10000

JENIS KOMODITAS

14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26

Alpokat Nanas Pepaya Madu Pepaya Kampung Pisang Nipah Pisang Berangan lengkeng Pisang Ambon Semangka Biji Semangka Non Biji Sawo Salak Bers Cehereng

SATUAN HARGA KET Kg Buah Kg Kg Sisir Sisir Kg Sisir Kg Kg Buah Kg Kg

20000 3000 6000 4000 7000 15000 20000 15000 4000 6000 12000 20000 7000


Pontianak Post

komunikasi bisnis

Rabu 2 Maret 2011

Advertorial

e-Procurement Pengadaan Barang dan Jasa Gunakan TI e-PROCUREMENT adalah pengadaan secara elektronik atau pengadaan barang/jasa yang dilaksanakan dengan menggunakan Teknologi Informasi (TI) dan transaksi elektronik sesuai dengan ketentuan perundang-undangan. Ruang lingkup e-Procurement meliputi proses pengumuman pengadaan barang/ jasa sampai dengan penunjukan pemenang. Adapun landasan hukumnya antara lain: Undang-Undang (UU) No. 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. UU No. 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik. Peraturan Presiden No. 54 Tahun 2010 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah. Peraturan Menteri PU No. 21/PRT/M/2008 tentang Pedoman Operasionalisasi Wilayah Bebas Korupsi di Lingkungan Kementerian PU. Peraturan Menteri PU No. 207/PRT/M/2005 tentang Pedoman Pengadaan Jasa Konstruksi Pemerintah secara Elektronik. Surat Edaran Menteri Pekerjaan Umum No. 17/SE/M/2010 tertanggal 29 November 2010 tentang Pelaksanaan Pemilihan Penyedia Barang/Jasa Pemerintah secara Elektronik (e-Procurement). Latar belakang pelaksanaan e-Procurement adalah: Perwujudan Good Governance yang menjadi tugas pemerintah. Meningkatkan transparansi terhadap pelaksanaan pembangunan. Meningkatkan persaingan yang sehat. Meningkatkan efektivitas dan efisiensi dalam proses pengadaan barang/jasa. Lebih cepat, murah, bebas inter-

dilakukan melalui media elekronik (internet) secara interaktif, antara pengguna jasa dan penyedia jasa dan sebagian lagi dilakukan secara manual. Pelaksanaan Full e-Procurement Kementerian PU Tahun 2011 diterapkan di 24 provinsi, yaitu : DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI. Yogyakarta, Jawa Timur, Nanggroe Aceh Darusalam, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Bangka Belitung, Lampung, Kalbar, Kalsel, Kalteng, Kaltim, Sulawesi Utara, Sulawesi Selatan, Gorontalo, Bali, dan Nusa Tenggara Barat. Pelaksanaan semi e-Procurement Kementerian PU Tahun 2011 diterapkan di 9 provinsi: Bengkulu, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Barat, Nusa Tenggara Timur, Maluku, Maluku Utara, Papua dan Papua Barat. Sumber NCY, staf BWS Kalimantan I Ditjen. SDA Kementerian PU.(biz)

Bursa Tanaman Hias “Women Day Exhibition” Mal Matahari

FOTO IST

TANAMAN HIAS: Bursa tanaman hias yang digelar di Mal Matahari sejak 1-6 Maret 2011.

MILENIUM baru telah menyaksikan perubahan yang nyata baik pada perilaku maupun pikiran dari wanita dan masyarakat mengenai persamaan hak wanita dan emansipasi. Dengan demikian, bisa saja dikatakan bahwa wanita telah mencapai persamaan yang sesungguhnya. Sebagai apresiasi menyambut Hari Wanita se-Dunia yang jatuh pada 8 Maret 2011, Mal Matahari kembali menyelenggarakan event Tribute Women 2011 dengan menggelar berbagai rangkaian acara. Diantaranya Pameran Multi Produk ”Women Day Exhibition, Beauty Class by Sophie Paris, Bursa Tanaman Hias, Fashion Show Gebyar Model Cilik. Mengawali Maret 2011, Mal Matahari kembali mengadakan

PTPN XIII Gelar Bazar di 3 Kecamatan Kota Pontianak Rabu, 2 Maret di Pontianak Barat Kamis, 3 Maret di Pontianak Timur Jumat, 4 Maret di Pontianak Utara

vensi. Prinsip e-Procurement adalah: efisien, efektif, transparan, terbuka, bersaing, adil/tidak diskriminatif dan akuntable. Sedangkan pihak terkait e-Procurement antara lain: Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE). Unit Layanan Pengadaan (ULP), Kelompok Kerja (Pokja) dan Pejabat Pengadaan. Dan penyedia Barang dan Penyedia Jasa. Pelaksanaan e-Procurement Kementerian Pekerjaan Umum (PU), mulai tahun 2011 dilaksanakan hanya dengan 2 sistem, yaitu: Full e-ProcurementdanSemie-Procurement. Full e-Procurement yaitu proses pemilihan penyedia barang/jasa dilakukan dengan memasukkan dokumen (file) penawaran melalui sistem e-Procurement, sedangkan penjelasan dokumen seleksi/ lelang masih dilakukan secara tatap muka antara pengguna jasa dengan penyedia jasa. Semi e-Procurement yaitu kegiatan pengadaan barang/ jasa yang sebagian prosesnya

Bursa Tanaman Hias mulai 1-6 Maret 2011 di area Outdoor Mal Matahari. Berbagai koleksi tanaman hias favorit, pupuk, aneka pot bunga, bibit tanaman dan buah-buahan. Event ini juga menyediakan berbagai kuliner khas daerah seperti empal gentong, sate, kerak telor, Zuppa Sup. Selain pameran tanaman hias Mal Matahari juga menggelar ”Women Day Exhibition” yang merupakan event pameran multi produk, mulai 25 Februari-6 Maret 2011 di Lt. Dasar Mal Matahari. Event menampilkan berbagai produk dari diantaranya: Bali Collection menyediakan koleksi fashion, aksesoris dan perawatan tubuh khas Bali, Sophie Paris hadir dengan koleksi fashion, kosmetik dan aksesoris dapat-

kan diskon khusus 30%-50% selama pameran tersedia katalog Sophie Paris Edisi Maret 2011 Sister Collection menyediakan koleksi tas exclusive dengan diskon penawaran khusus selama pamera. Melly Shop menampilkan koleksi busana batik handycraft khas Jogja dengan diskon spesial 10%. Oppie Collection menampilkan magic hanger multi fungsi dan permainan anak. Berbagai jenis helicopter remote bisa Anda dapatkan di stand Kim Bersaudara dengan harga mulai dari Rp.230rb. Hani Aksesoris , Reni Collection , Nadia Collection, Azizah Collection dan Derosa Collection menyediakan koleksi busana muslim, kerudung cantik dan aksesoris unik. Tiffosi Club menyediakan TShirt bola dengan diskon 20% selama pameran. Di samping event pameran juga akan di laksanakan Beauty Class oleh Sophie Paris yang akan menghadirkan Proffesional Make Up Artis by Sophie Paris. Event ini akan dilaksanakan 6 Maret 2011 di Lt. 2 Mal Matahari. Info lebih lanjut dapat menghubungi Sophie Paris BC. Sri Mulyani. Informasi event dan pameran dapat menghubungi Management Mal Matahari Pontianak, Lt. Basement telp ( 0561 ) 766667. Mal Matahari, tempat belanja anda dan keluarga.(biz/bn)

DALAM rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke 15 PT Perkebunan Nusantara XIII, maka akan digelar kegiatan pasar murah di empat lokasi wilayah Kota Pontianak. “Kegiatan ini digelar sebagai rangkaian dari beberapa kegiatan HUT PTPN XIII. Kami bertekad agar di ulang tahun ke 15 PTPN XIII dapat memberikan makna bagi masyarakat, diantaranya dengan Gema Pasar Murah ini,” ujar Kabag Sekretaris Perusahaan dan CSR PTPN XIII Sofyan Nasution, kemarin. Dijelaskan, dalam Gema Pasar Murah ini akan disediakan 3 jenis barang kebutuhan pokok masyarakat, yakni beras, minyak goreng dan gula. “Semuanya dijual dengan harga

murah, untuk masyarakat di wilayah sekitar bazar,” ujar Sofyan. Dijelaskan, murah yang dimaksudkan di sini adalah harga di bawah harga pasar. Beras, misalnya, PTPN XIII bekerjasama dengan Bulog, dan pihak Bulog akan ikut terlibat di lokasi menyediakan beras murah. Sedangkan untuk gula dan minyak goreng, pihak PTPN XIII bekerjasama dengan distributor di daerah ini. “Adanya Gema Pasar Murah ini mudah-mudahan kita dapat membantu masyarakat, membantu program pemerintah dalam rangka menstabilkan harga bahan pangan pokok,” jelasnya. Karena itu, pihak PTPN XIII dalam rangkaian kegiatan sosial ini bekerjasama juga dengan

Rezeki Haji kali ini.” Pemenang Rezeki Haji Telkomsel 2010, Abdul Gafur mengatakan, awalnya tidak percaya ketika dikabari melalui telepon sebagai pemenang paket umroh dari Telkomsel. “Awalnya saya kira ini penipuan, namun setelah saya cek langsung ke www.telkomsel. com dan ada surat resmi pemberitahuan dari Telkomsel kemudian saya datang langsung ke kantor Telkomsel akhirnya saya percaya. Alhamdulillah, kami sekeluarga mengucapkan terima kasih kepada Telkomsel atas hadiah ini. Kami sekeluarga memang menggunakan kartu Telkomsel sejak tahun 1996 sampai sekarang. Kepada masyarakat kalbar kami harapkan juga tetap menjadi pelanggan Telkomsel, sehingga bisa mengikuti program-program

berhadiah dari Telkomsel,” lanjutnya disela-sela acara penyerahan hadiah pemenang Rezeki Haji Telkomsel 2010 di Pontianak (28/2). Rezeki Haji merupakan program loyalti Telkomsel sebagai bentuk apresiasi bagi pelanggan khususnya yang melakukan perjalanan ibadah haji, dan menggunakan produk Telkomsel (KartuHALO, simPATI dan kartuAs) sebagai sarana komunikasi selulernya selama berada di Tanah Suci. Pemenang Program Rezeki Haji 2010 (periode 1 Oktober-31 Desember 2010), berdasarkan kontribusi pelanggan yang melakukan Roaming di Tanah Suci dan kelengkapan data diri yang dikirimkan melalui Redeem Poin. Pada kesempatan itu, Ibnu Sofian juga mengimbau, agar pelanggan Telkomsel tetap

Disperindag Provinsi Kalbar dan Disperindag Kota Pontianak, serta bekerjasama dengan camat dan lurah tempat digelar bazar. “Kami sangat berterima kasih sekali atas dukungan semua pihak, sehingga niat kita untuk membantu masyarakat, dapat diselenggarakan bersama-sama,” tutur Sofyan. Bazar akan dimulai pukul 09.00- 14.00 WIB, penjualannya dibatasi setiap orang. “Gula kita menyediakan 1,5 ton per lokasi, minyak goreng 1 ton per lokasi, karena terbatas maka setiap

masyarakat yang akan membeli pun kita batasi, agar terjadi pemerataan,” ungkapnya. Hingga kemarin, pihak PTPN XIII terus berkoordinasi dan mempersiapkan penyelenggaraan bazar tersebut. Yang menarik dari kegiatan ini adalah, bazar digelar di 4 provinsi, karena unit usaha PTPN XIII berada di 4 provinsi wilayah Kalimantan. “Setiap provinsi sama, bekerjasama dengan Bulog dan Disperindag serta distributor setempat,” tambahnya. Kegiatan ini sebagai tanda syukur atas eksistensi PTPN XIII di wilayah Kalimantan, yang terus tumbuh dan berkembang bersama masyarakat. “Kami menyadari bahwa PTPN XIII bisa maju dan berkembang karena dukungan masyarakat, itulah sebabnya kita ingin berbagi dengan masyarakat di hari ulang tahun ke 15 ini,” ungkapnya.(biz)

Selain Melangsingkan

Raymon Tea juga Sehat bagi Tubuh SEBAGAI sekretaris sebuah perusahaan ritel terkemuka di tanah air yang berkantor di daerah Kramat Raya Jakarta, Nisa, panggilan Anisa Rahmi (24), tentu harus selalu menjaga penampilan diri. “Termasuk berat badan, karena erat kaitannya dengan image perusahaan tempat saya bekerja. Apalagi perusahaan kami juga menjual produk kecantikan dan busana, tentu saya harus menjaga penampilan diri agar tetap tampil menarik. Namun karena saya punya bakat turunan gemuk dari ayah, maka problem kegemukan pernah menghinggapi saya. Berbagai produk penurunan berat badan sudah saya coba, tak satupun yang membuahkan hasil, sehingga saya pernah nyaris putus asa,” ujarnya. Namun katanya, baru setelah dia temukan teh pelangsing Raymon Tea lewat cabang utama Bunda Laras di Bekasi, awal 2008, Nisa berha-

sil menurunkan berat badan secara alami dalam tempo 3 bulan, sebanyak 9 kilogram. Hebatnya, selain melangsingkan, Raymon Tea juga sehat bagi tubuh. “Terbukti, selain kolesterol dalam darah saya normal, stamina saya pun lebih fit dari sebelumnya,” kata Nisa, warga Jakarta Pusat ini. Ia merasa senang, karena proses penurunannya tidaklah menyiksa badan. Kecuali hanya buang-buang air besar selama beberapa hari pertama, untuk penyesuaian dengan metabolisme tubuh. Selanjutnya biasa saja dan akan terlihat dari pembuangan tersebut berupa lemak. Itulah lemak-lemak yang selama ini bersarang dalam tubuh dan dikeluarkan secara alami, diantaranya lewat buang air besar. “Kini, berat badan saya lebih ideal lagi, yakni 43 kg. Senang sekali bisa mencapai berat segini,” kata Nisa. “Entah kebetulan atau memang berat

tubuh saya yang sudah ideal dengan tinggi, pertengahan 2008 saya diterima bekerja di perusahaan yang hingga kini masih menafkahi saya itu. Posisi saya pun sesuai dengan disiplin ilmu yang saya gali selama ini di perguman tinggi. Satu hal yang membuat saya senang, saya yang dulunya pemalas, kini seolah tak kenal lelah. Saya sanggup bekerja dengan semangat yang berlipat ganda. Terimakasih Raymon Tea,” kata Nisa. Raymon Tea yang asli bisa diperoleh di distributor Sinar Mutiara Jl. Gajahmada No. 3 (seberang pemadam kebakaran Budi Pekerti), telp (0561) 738566-7061088 Pontianak. Penyalur: Toko Obat (TO) Mulia Jl. A. Yani No. 21, telp (0564) 22970. Sanggau Kapuas: TO Tiara Jl. Jendral Sudirman No.7-8, telp (0565) 23229 Sintang, TO Swallow Jl. Koper Makmur No.2 telp, (0562) 631111 Singkawang, TO Aman Jl. Mohamad Hambal

Pemangkat, telp (0562) 241618. TO Ceria Jl. Pasar Baru blok D No.1, telp (0561) 652351 Sei Pinyuh. TO Duri Jl. Raya No. 16, telp (0562) 675151 Sei Duri. TO Tulus Budi Jl. A Yani No. 74C Ketapang, telp (0534) 32517. TO Sinar Abadi Jaya Jl. Gajahmada 37/199, telp (0561) 739679 Pontianak. Terdaftar di BPOM No.Ti 024204891.(biz)

Benjolan di Payudara Sembuh dengan Sarang Semut

Nita

AWAL November 2010, Ibu Nita tahu ada benjolan di payudara sebelah kanan. Dia periksakan ke dokter, ukuran benjolannya masih kecil kirakira 2,5 cm dan oleh dokter disarankan untuk operasi. Tetapi Nita takut untuk dioperasi, dan mencoba mencari pengobatan alternatif. Namun bukannya mengecil tetapi benjolannya malah membesar menjadi sebesar

telur ayam. “Pada Januari 2011, saya tidak sengaja membaca iklan di Kaltim Pos tentang Sarang Semut dan manfaatnya. Saya pun mencoba Sarang Semut dengan dosis 3x2 kapsul sehari dan sampai sekarang saya masih meminumnya. Hasilnya sungguh memuaskan, benjolan di payudara saya mengecil, selain mengkonsumsi Sarang Semut saya juga menjaga pola makan. Terima kasih Sarang Semut,” kata warga Samarinda ini. Sarang Semut secara empiris dan tradisional dapat digunakan untuk membantu mencegah dan mengatasi: berbagai jenis kanker dan tumor, jantung koroner dan berbagai gangguan jantung, stroke, menghilangkan benjolan pada payudara, gangguan ginjal dan prostate, TBC/paruparu, ambeien (wasir) baru maupun lama, melancarkan dan meningkatkan Air Susu Ibu (ASI). Tidak disarankan mengkonsumsi Sarang Semut dalam bentuk lempengan, karena:

Umrah Gratis dengan Telkomsel TELKOMSEL kembali mengumumkan pemenang Rezeki Haji Telkomsel 2010 (periode Oktober-Desember 2010), yang merupakan bagian dari program loyalti Telkomsel Ibadah. Dari 15 pemenang pelanggan Telkomsel tercatat 1 orang pemenang merupakan pelanggan Telkomsel di Pontianak, Kalbar. Menurut Manager Branch Telkomsel Pontianak Ibnu Sofian, program ini merupakan bentuk penghargaan Telkomsel kepada pelanggan yang setia menggunakan produk Telkomsel, sebagai sarana berkomunikasi dengan keluarga maupun kolega selama menjalankan ibadah haji di tanah suci. “Kami ucapkan selamat kepada pelanggan Telkomsel yang berhasil mendapatkan paket umroh gratis, periode

13

Tidak terjamin kehigienisannya, dosis yang tidak tepat, tidak disarankan menggodok Sarang Semut berulang kali, tidak jelas jenis Sarang Semut yang dipergunakan, tidak dapat dipertanggung jawabkan siapa produsennya bila terjadi keracunan, pastikan Sarang Semut yang Anda beli adalah hasil produksi PT. Prima Solusi Medika yang memberikan jaminan keaslian dan kualitas produk terbaik. Keunggulan Sarang Semut PT. Prima Solusi Medika: Merupakan pioneer dan pemegang hak paten Sarang Semut di Indonesia, terdaftar

di balai POM dan memiliki sertifikasi halal, diproduksi dengan standar Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik (CPOTB). Info produk: 085245961665 (Pontianak), 082113688010 (Jakarta). Dapatkan di apotek dan toko obat terdekat. Pontianak: Apt Kharitas Bhakti, Apt Gama, TO Asia, TO Sinar Abadi II, TO Hidup Sehat (Gama), Apt Mega Sari Farma (Jl. Veteran), Apt Mandiri(depan RS.Antonius), Apt Sejahtera (T.Hulu), Apt Siantan Jaya (Siantan), Apt Antara (Sei. Raya), TO Batara (Sei Raya Dalam), TO Ericia(Kobar), TO 168 (Jeruju), Apt Nusa Indah, TO Kapuas, TO Semi Abadi (Daerah Kota). Sambas: TO Santos. Pemangkat: TO Timur Jauh. Bengkayang: TO Berkat. Singkawang: Apt Asean, TO 333. Sei Pinyuh: TO Sanitas. Putussibau: Apt Rasi Farma, TO Sahabat, Sintang: Apt Husada, TO Sahabat, Nanga Pinoh: TO Lestari. Sangau: TO Arjuna. Meliau: TO Karunia. Ketapang: TO Tulus Budi.(biz)

Desain Baru Accord Pikat Konsumen

FOTO IST

REZEKI HAJI: Penyerahan pemenang program loyalty rezeki haji Telkomsel oleh Manager Branch Telkomsel Pontianak.

berhati-hati terhadap upaya penipuan yang mengatasnamakan Telkomsel. Seluruh pemenang yang mendapatkan hadiah program Telkomsel, akan dihubungi oleh petugas Telkomsel dan diberitahukan melalui surat resmi Telkomsel. Yang terpenting adalah setiap pemenang tidak akan dikenakan biaya apapun. “Jika pelanggan menerima

informasi menjadi pemenang yang mengatasnamakan Telkomsel, sebaiknya segera melakukan konfirmasi ke nomor bebas pulsa yaitu 111 dari kartuHALO, atau 116 dari kartu simPATI dan kartu AS. Bisa juga langsung mengunjungi website kami di www.telkomsel.com atau langsung datang ke kantor layanan GraPARI Telkomsel terdekat,” sarannya.(biz)

SUKSES meluncurkan Honda Accord sejak 1978 silam, kini PT Honda Prospect Motor kembali merilis New Accord. Generasi ke delapan, yang diluncurkan di Mal Ratu Indah (MaRI), akhir pekan lalu, diperkirakan mengulang sukses pendahulunya. Managing Director PT Honda Prospect Motor, Robert S Gunawan, didampingi Field Operation Sulawesi, Setio Djajadi, mengatakan, respons pasar otomotif di Makassar dengan peluncuran produk berkelas itu cukup tinggi. Robert mencatat, pada peluncuran Honda New Accord itu, inden unit kendaraan berdasarkan Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) telah mencapai 8 unit. “Honda New Accord ini mengusung tema Unlimited Luxury yang hadir dengan mengutamakan kenyamanan dan kemewahan berkendara. Kalau secara nasional kita, penjualan bisa meningkat 10 persen dari pencapaian tahun 2010 yang mencapai 1.736 unit,” katanya. General Manager PT Honda Makassar Indah, William, menambahkan, penjualan produk yang dibanderol sekira Rp503 juta per unitnya itu bisa memberikan kontribusi positif. Di mana penjualan New Accord bisa tumbuh sekira 20-30 persen  di wilayah Sulawesi. (id)


Pontianak Post

Rabu 2 Maret 2011

kubu raya

14

DPRD: Sanksi Tegas Pembakar Lahan

+

HARYADI/PONTIANAK POST

SIAP TERJUN: Sejumlah penerjun TNI AU mulai bersiap-siap untuk melakukan penerjunan setelah melakukan persiapan dan pemeriksaaan peralatan penerjunan di Lanud Supadio.

Desa Nipah Panjang Siap Mekar SUNGAI RAYA—Komisi A DPRD Kubu Raya menerima proposal pemekaran Desa Nipah Panjang, Kecamatan Batu Ampar, Kabupaten Kubu Raya dari panitia atau perwakilan pemekaran Desa Medan Mas (Desa Induk).  “Dari proposal yang kita terima dari tim pembentukan Desa Medan Mas, semuanya komplit dan tidak ada bermasalah antara desa induk dan desa yang akan dimekarkan,” kata Abdul Rani, Wakil Ketua Komisi A DPRD Kubu Raya,   Selasa (1/3) di Sungai Raya. Menurut dia, dari proposal tersebut juga sudah dijelaskan pengajuan pembentukan desa baru dari desa induk. Aparatur pemerintahan desa juga legowo untuk memekarkan desa Nipah Panjang. “Berdasarkan kondisi geografis,

+

Desa Nipah Panjang sangat luas. Mengurus administrasi dan keperluan lainnya warga calon Desa Medan Mas harus menempuh jarak hingga 50 kilometer ke Desa Nipah Panjang,” terangnya Karena itu, sambungnya, proses pemekaran desa menjadi salah satu alternatif yang sangat baik mempercepat proses pelayanan kepada masyarakat dan percepatan pembangunan di calon Desa Medan Mas. Anggota Komisi A lainnya, Syahrudin menerangkan DPRD Kubu Raya akan mendukung sepenuhnya pemekaran Desa Nipah Panjang. ”Dari pengajuan pemekaran sama sekali tidak bermasalah. Dalam waktu dekat pemekaran pembentukan Desa Medan Mas bisa dilakukan,”

katanya. Dengan hasil ini, lanjutnya, Bagian Pemerintahan Desa Kubu Raya dapat langsung merespon pengajuan pemekaran desa. ”Secepatnya kita tunggu untuk diproses lebih lanjut,” terang dia. Ditempat terpisah, Ketua Tim Pembentukan Desa Medan Mas, Dharmawira mengatakan wacana pemekaran Desa Nipah Panjang sudah mulai dilakukan sejak tahun 2006. Akan tetapi akibat birokrasi sulit, karena Kubu Raya masih bergabung dengan Kabupaten Pontianak, wacana pemekaran tersebut menjadi terhambat.   Pada tahun 2009 lalu barulah wacana pemekaran desa digaungkan kembali dan mendapat respon positif dari berbagai pihak. “Kami dari tim pembentukan desa Medan Mas bahkan sudah menyiapkan berbagai hal untuk pembentikan desa ini termasuk penyiapan kantor

desa,” katanya. Ia menerangkan berdasarkan kondisi geografis calon Desa Medan Mas memiliki potensi sumber daya alam cukup baik di bidang perikanan dan perkebunan. Karena itu, tim pembentukan Desa Medan Mas yakin desa yang akan dibentuk bisa melakukan percepatan dalam pembangunan. Sementara itu, Ketua Dewan Perwakilan Desa Nipah Panjang, Muhammad Hatta membeberkan sejak wacana pemekaran Desa Nipah Panjang dilakukan, pihak pemerintahan desa sama sekali tidak mempermasalahkan. ”Dari DPD Nipah Panjang mendukung karena desa kami memang layak dimekarkan. Berdasarkan hal tersebut kami datang bersama-sama tim pembentukan desa Medan Mas ke Kubu Raya untuk menyampaikan proposal pemekaran desa,” ungkap dia. (den)

SUNGAI RAYA—Ketua De- tugas itu. “Harus ada acuan wan Perwakilan Rakyat Daerah lintas sektoral. Permasala(DPRD) Kabupaten Kubu Raya, han ini bukan saja wewenang Sujiwo meminta lintas komu- dinas kehutanan samata atau nikasi antara instansi dan SKPD pemerintah Kubu Raya. Akan di Kabupaten Kubu Raya terus tetapi ini masalah Kalbar, terjadi dan dilakukan menyelu- dimana pemerintah harus beruh. “Ini untuk mengantisipasi rani dan tanggap, “ katanya. musim panas yang berakibat Sujiwomenambahkanpemkepada kebakaran lahan- bakar lahan harus ditindak lahan tersebar setiap tahun- tegas sesuai peraturan perunnya ini,” kata dia dang-undangan kepada sejumlah berlaku. Jangan wartawan, Selasa ha nya ke te l e (1/3) di Sungai doran warga yang Raya. mencari makan Menurut dia dipermasalahlintas komunikasi kan di lapangan. tidak saja harus ”Kebakaran lahan terjalin antara adalah masalah pemerintah kabersama. Mari bupaten dan kita jaga daerah provinsi. Antara kita yang notamasyarakat, bene berlahan terutama warga mudah terbakar,” petani, perusaungkap dia. haan perkebunan Ditempat terjuga harus sering pisah, Wakil Budikomunikasikan. Harus ada acuan pati Kubu Raya, Jangan sampai kelintas sektoral. Andreas Muhrosalahan pembatien memaparPermasalahan kan masalah kekaran hanya ditimpakan kepada bakaran lahan di ini bukan saja peladang berpinKubu wewenang dinas Kabupaten dah. ”Kami, dari Raya sampai saat kehutanan sa- ini belum ada. Kalembaga wakil rakyat kurang laupun kemarin mata atau pesependapat katerjadi, sebaran merintah Kubu wilayahnya belau hanya petani yang disalahkan Raya. Akan tetapi rada di Kota Ponterus membuka tianak. Apalagi ini masalah ladang berpinkabupaten terKalbar, dimana muda di Kalbar dah. Petani yang juga masyarakat ini banyak memipemerintah akar rumput ini liki tanah sepok membuka areal harus berani dan mudah terbakar. pertanian karena Dia menjelastanggap belum adanya jakan kebakaran Sujiwo minan kesejahterkemarin dan semaan pemerintah,” pat hangat di meKetua DPRD ungkap dia. dia karena adanya KKR Ia justru mempembakaran lainta atensi kebahan, meski kecil karan lahan dititikberatkan ke- namun nyaris masuk ke pepada pengusaha perkebunan. mukiman warga. Oleh karena Dulunya tidak jarang, para itu, ia meminta masyarakat pemilik modal melakukan tidak membakar lahan dengan pembakaran untuk membuka sembarangan. areal perkebunan skala besar. Kalau ingin membakar Justru yang seperti inilah har- ladang harus efektif, efisien us ditindak tegas. “Harus ada dan dijaga. “Kebanyakan klasifikasinya,” pinta Sujiwo. petani kita bersifat tradisional. Ketua DPC PDI-P bersuara Namun kita sudah intruksivokal ini meminta menangani kan petani atau perkebunan masalah kebakaran lahan melalui dinas teknis, camat tidak boleh terjadinta ego dan kades  terus memberikan sektoral. Jangan SKPD satu sosialisasi pembukaan ladan SKPD lain hanya meny- han dengan tidak membakar,” alahkan antara tugas ini dan terangnya.(den)

+

+

cmyk


Pontianak Post

Rabu 2 Maret 2011

Aneka PONTIANAK

Dianiaya, Istri Lapor Suami ke Polisi PONTIANAK— Aksi kekerasan rumah tangga mengakibatkan seorang ibu muda, Santi Sri Sundari (30) mengalami luka di kepala dan lebam di bagian tangan. Dia dipukul suami sendiri. Hingga kasusnya mesti berujung ke kantor polisi. Ibu dua anak ini mendapat perlakuan kasar suaminya pada Minggu (27/2) lalu di bilangan Komplek BLKI. Menurut korban, kejadian bermula saat mendatangi suaminya ke Pontianak. Ia berangkat dari kampung halaman di Sanggau. Mengingat pelaku jarang pulang kampung. Hanya dua kali dalam satu tahun. Tiba di Pontianak, korban berusaha langsung menghubungi ponsel suami. Tapi gagal tersambung karena tidak aktif. Nomor yang dituju aktif ketika menjelang petang. Ketika nomor pelaku telah aktif saat ditelepon maupun dikirimi pesan singkat tetap enggan menyebutkan keberadaan. Kemudian korban nekat mendatangi tempat suaminya berkantor, dengan minta bantuan adik sepupu. Di kantor yang terletak di BLKI itu, suami korban memang ada. Tetapi menurut adik ipar korban, kakaknya sedang istirahat. Usai lama ditunggu, suami korban pun bangun. Sementara korban berusaha segera masuk ke kamar buat

menyusul suami. Ternyata, pelaku marah atas kedatangan istrinya. Penyebab kemarahan itu karena menuding korban telah selingkuh. “Lalu saya bilang apa buktinya. Kalau kamu (suami, red) benar selingkuh,” kata Santi seraya menyebutkan itu menjadi pemicu pertengkaran hebat. “Saya lalu dilempar dengan sebuah benda yang mengenai kepala. Kemudian kepala dan lengan kiri saya di pukul. Kalau kepala mendapat pukulan sebanyak dua kali. Saya juga tidak sadar ternyata pukulan telah mengakibatkan kepala saya mengeluarkan darah,” kata Santi. Santi menambahkan, usai mendapatkan penganiayaan dia diusir pelaku. Serta diancam bakal memutuskan tali pernikahan mereka yang telah berlangsung selama 12 tahun. Buah pernikahan keduanya dikarunia dua anak perempuan. Sulung berusia 10 tahun dan bungsu 8 tahun. Karena mendapat perlakuan kasar, korban memilih pulang ke rumah keluarga. Sementara pelaku telah menghilang. Atas saran keluarga, Santi terpaksa melaporkan sendiri ke pihak berwajib atas kasus penganiyaan dengan nomor laporan TBL/810/II/2011. “Malam itu juga saya lapor,” kata Santi. Karena merasa tidak terima

penipuan. Awalnya saya sudah pesan tiket ke Sintang tanggal 21 Februari lalu, kemudian tanggal 28 baru berangkatnya. Alangkah kecewanya saya, ternyata nama saya dan tiga orang keluarga saya tidak terdaftar sebagai penumpang pesawat,” kata Banjier, penumpang yang kecewa. Ia berharap, dengan memesan tiket jauh hari bisa dilayani dengan baik, dan tidak akan kehabisan tiket. Saat itu, istri dan dua anaknya memesan tiket empat buah dengan harga Rp1,8juta. Saat sudah menerima tiket, ia langsung pulang. Saat hari H, keberangkatan ternyata namanya tidak ada,” ujar bapak berusia 48 tahun ini. Karena namanya tidak ter-

daftar ia pun beserta keluarga gagal berangkat, karena jumlah penumpang yang memang sudah cukup. Saat penyelesaian masalah tersebut, ia disuruh untuk mendatangi Kantor Kal Star. “Saya mendatangi Kantor Kal Star, namun saya diberikan solusi untuk ikut travel dan uang saya dikembalikan. Namun saya menolaknya,” ujar Banjier. Dia mengaku apa yang dialaminya itu adalah penipuan. Mengingat dia sudah membeli tiket sejak jauh hari, namun ternyata tidak mendapatkan kepuasan. “Saya minta agar Kal Star meminta maaf ke media selama tiga hari berturut-turut. Jika tidak saya akan laporkan ke polisi,” tegasnya. Sementara pengacara Banjier, Samsil mengatakan ia akan mengambil langkah

Dar i keduanya polisi mengamankan satu paket besar sabu seberat 11,8 gram serta menyita barang bukti berupa 10,5 butir inek dan satu paket sabu kecil. Direktur Narkoba Polda Kalbar Komisaris Besar Revianto melalui Kabag Bin Ops AKBP Mukson Munandar mengatakan keduanya ditangkap di kediamanan Lojeng. Lojeng sendiri merupakan Daftar Pencarian Orang (DPO) Ditnarkoba sejak 21 September 2010. Polisi menetapkannya sebagai DPO usai dua anak buahnya tertangkap beberapa

waktu lalu. Keterangan keduanya menyebutkan Lojeng adalah bandar. Hingga terus ditelusuri serta melacak keberadaannya. Sebelumnya Lojeng berhasil meloloskan diri dari sergapan polisi. Namun, kali ini dia gagal kabur. Usaha ingin menghilangkan barang bukti sempat dilakukan Lojeng ketika digrebek. Mengetahui kita datang, Lojeng berusaha membuang barang bukti di kamar mandi,” kata Mukson. Ketika digrebek, ternyata Lojeng tidak sendirian. Dikediamanya ada Heri. Polisi pun ikut menggledah teman Lojeng tersebut. Hasilnya, polisi menemukan 10,5 butir

atas penganiyaan suami, Santi berharap aparat berwajib dapat dengan segera menangkap pelaku. Apalagi telah mendapat

ancaman bakal diceraikan. “Saya harap kasus ini cepat ditangani. Saya akan tetap melanjutkan kasus ini hingga pengadilan,” kata dia.(stm)

sesuai permintaan konsumennya. “Besok kita rencananya memberikan surat teguran secara resmi. Jika diindahkan akan kita laporkan ke aparat kepolisian. Selain itu Kal Star diminta meminta maaf selama tiga hari berturut-turut dan menganti kerugian materil dan inmateril,” kata Samsil. Penanggung jawab PT Kal Star Mursalin mengatakan bahwa yang terjadi ialah kesalahan stafnya hingga nama Banjier tidak terdaftar di pesawat Kal Star pada tanggal 28 Februari. “Saya minta maaf kepada pihak yang dirugikan. Atas nama perusahaan dan pribadi minta maaf. Apa yang terjadi tanpa disengaja. Apalagi saya makan dari penumpang Kal Star. Jadi tidak mungkin kita sengaja melakukannya. Se-

tiap penumpang akan kita layani sebaik mungkin, namun sekali lagi ini tanpa sengaja,” terangnya. Selain itu, kesalahan terjadi saat mendaftarkan nama dari Banjier, lanjut Mursalin memang terjadi kesalahan saat mendata namanya saat proses adminitrasi. “Saat itu staf saya sedang menyelesaikan administrasinya, namun ada kesalahan sistemnya. Saat melakukan payment, lupa untuk meng-save-nya. Jika terus ada yang mendaftar, maka nama bapak Banjier jadi tergeser,” katanya. Untuk kedepannya, pihak Kal Star berjanji akan memperbaiki kinerja, agar jangan sampai terjadi hal serupa. “Kita belajar dari kesalahan, agar tidak terjadi lagi,” katanya. (tin)

inek di tas Heri serta satu paket kecil sabu di saku celana. Polisi mensinyalir Lojeng adalah seorang bandar besar di Kota Pontianak. Serta sudah lama terlibat peredaran gelap narkotika. “Lojeng ini merupakan salah satu bandar dan pemasok narkoba di Pontianak. Aktivitasnya sudah berlangsung lama,” kata Mukson. Namun, Lojeng menyangkal atas tudingan itu. Namun dia tidak membantah jika menjadi pemakai sabu. Selain mengkonsumsi sabu ia pun terkadang menjual. Sementara pasokan sabu diperoleh dari seorang teman yang beralamat di Pontianak Timur.

Keterangan Lojeng, menjual sabu masih baru. Praktik tersebut berjalan sejak enam bulan silam. Sementara omset tiap pekan mampu terjual 10 paket sabu. Sementara Heri mengaku hanya sebagai pemakai. Sabu maupun inex sepenuhnya untuk keperluan pribadi. Dia memang sengaja membeli dengan jumlah banyak untuk stok di rumah. Soal kedatangan Heri yang beralamat Gang Palma Sari 3 Paal V ke rumah Lojeng, hanya ingin mengambil helmet. “Saya sudah lama kenal Lojeng, kedatangan saya hanya buat mengambil helmet,” kata Heri. (stm)

Tak Ada Tong Sampah, Semua Tertata Rapi Sambungan dari halaman 9

bersejarah tersebut, kami menuju restoran untuk makan siang di Sun Route Matsuyama. Usai makan kami berangkat menuju pusat kerajinan kain ikat tradisional Iyo untuk praktek mewarnai kain (Aizome). Di pusat kerajinan kain tradisional ini dipamerkan dokumen sejarah kain Ikat Iyo yang merupakan salah satu dari tiga kain ikat terkenal di Jepang, disamping kain Ikat Kurume dan Binggo. Para pengunjung dapat melihat proses pembuatan dari mulai pewarnaan sampai menjadi kain. Juga dapat mencoba praktek mewarnai (Aizome) sapu tangan. Acara kami selanjutnya yaitu menuju ke Himegin Hall untuk interaksi dengan keluarga Jepang. Di sana kami melakukan interaksi dengan keluarga Jepang dan mendapat kesempatan menggunakan bahasa Jepang dan mencoba baju kimono musim panas atau yukata. Kemudian kami menuju Minami Clean Center yang merupakan pusat pengolahan sampah. Kawasan ini dioprasikan sejak 31 Maret 1994, memiliki luas area 28.666 meter

persegi. Kapasitas pengolahan sampah 300 ton/24 jam (100 ton/24 jam x 3 unit pembakar) dengan sistem pembakaran kontinyu. Untuk sampah dengan ukuran besar, kapasitas penghancurnya 90 ton/5 jam (4 jenis pemisahan). Selain mengunjungi pusat pengolahan sampah, kami juga diberikan kesempatan melihat proses daur ulang sampah di Matsuyama Recycle. Kawasan ini akrab disebut Rikkuru. Fasilitas ini dikelola dengan partisipasi masyarakat dengan dua bangunan utama. Bangunan sisi selatan dipakai sebagai area pusat informasi, misalnya informasi mengenai mekanisme daur ulang sampah yang masih dapat dimanfaatkan lagi. Di ruangan itu juga kita dapat memperoleh gambaran seberapa banyak volume sampah yang dikeluarkan rumah tangga di Kota Matsuyama dalam satu bulan, serta dapat melihat peralatan rumah tangga berukuran besar yang dijual kembali dengan sistem lelang setelah diperbaiki. Bangunan sisi utara merupakan ruang pelatihan (belajar cara daur ulang yang mudah) dan sanggar kerajinan (aktivitas kerajinan menggunakan

Polres. Latar belakang pendidikan dan pekerjaan bervariasi,” kata Suhadi. Dia merinci, enam tersangka merupakan tamatan SD, tamatan SLTP 10 tersangka dan tamatan SMA sebanyak 13 tersangka. Serta satu tersangka merupakan lulusan perguruan tinggi. Sementara usia semua tersangka berkisar antara 18 hingga 48 tahun. Karena kejahatan narkoba dalam penanggulangannya sangat memerlukan peran serta masyarakat, kata Suhadi, diharapkan dukungan segenap pihak berupa pemberian informasi tentang narkoba, karena sangat membahayakan terhadap kelangsungan hidup generasi muda. Sementara masa depan bangsa terletak pada generasi muda. Suhadi mengimbau generasi muda dapat menghindari dan menjauhi narkoba karena bisa merusak segala potensi diri. Wilayah Kalimantan Barat, lanjut Suhadi, potensi peredaran gelap narkotika sangat tinggi. Mengingat letak geografisnya berbatasan langsung dengan negara tetangga Malasyia yang sangat riskan terhadap penyelundupan obat terlarang. ”Kepolisian Daerah Kalimantan Barat beserta seluruh Jajaran mengimbau dan mengajak semua pihak agar ikut peduli dan ambil bagian dalam rangka mencegah serta memerangi ancaman kejahatan narkoba. Ini demi keselamatan bangsa dan negara di masa mendatang,” katanya. (stm)

Korban: Santi Sri Sundari

Dua Bandar Narkoba Dibekuk Sambungan dari halaman 9

Sebulan, 30 Tersangka Narkotika PONTIANAK—Selama Januari 2011 jumlah tersangka penyalahgunaan narkotika telah mencapai 30 orang. Adapun total tersebut merupakan total secara keseluruhan di 12 kabupaten/kota di wilayah hukum Polda Kalbar. Peringkat teratas berada di Kota Pontianak. Direktorat Narkoba Polda Kalbar menangkap tujuh tersangka dan lima tersangka oleh Polresta Pontianak. Adapun total kasusnya mencapai 13 kasus. ”Kemudian menyusul Polres Singkawang dengan menangkap sebanyak 12 tersangka. Lalu Polres Pontianak dan Ketapang serta Sanggau berhasil membekuk dua tersangka,” kata Kabid Humas Polda Kalbar AKBP Suhadi SW kepada Pontianak Post, kemarin. Sementara barang bukti yang berhasil diamankan, untuk Dit Narkoba mengamankan 16 paket sabu dengan total berat 10,3899 gram. Polresta Pontianak menyita 12 paket shabu, total beratnya mencapai 58,3001 gram. Kemudian ikut mengamankan 19 paket putaw seberat 81,0099 gram, serta 356 butir ekstasi. Jika di Polres Singkawang polisi mengamankan 27 paket shabu dengan berat 8,04 gram dan setengah linting ganja. Sedang Polres Sanggau mengamankan satu paket shabu seberat 0,2031 gram, serta Polres Ketapang 25 paket shabu seberat 10,9 gram berhasil diamankan. ”Para tersangka kini semua masih diamankan di rumah tahanan Polda dan

Miliki Tiket, Gagal Terbang Sambungan dari halaman 9

15

peralatan yang ada di fasilitas ini). Kami pun diberi kesempatan mendaur ulang sampah menggunakan kertas bungkus bekas. Setelah itu kami berangkat ke Kagaku Miraikan (National Museum or Emerging Science and Innovation) untuk sains dan teknologi mutakhir. Kami diberi kesempatan menyaksikan atraksi robot Asimo yang hanya selalu beratraksi setiap jam 11:00 dan 14:00 selama 30 menit. Setelah itu, kami bersiap-siap berangkat menuju Bandara Narita untuk kembali ke Indonesia. Walaupun hanya 10 hari, banyak sekali yang saya dapatkan. Mulai dari bagaimana kehidupan, kebudayaan, teknologi dan lain-lain. Ada beberapa fakta menarik yang dapat kita temukan di Jepang dan sulit dijumpai di Indonesia. Sekarang Jepang sedang krisis generasi penerus. Hal ini dikarenakan para wanita di Jepang lebih memilih menjadi wanita karier yang sukses dari pada mengasuh anak. Cara jalan orang Indonesia dan Jepang disana terlihat jelas berbeda. Jika lomba jalan cepat, pasti orang Jepang pemenangnya karena setiap hari mereka merasa bahwa waktu sangat berharga sehingga ber-

jalan pun sangat cepat. Mereka tak mau berjalan sambil ngobrol, bercanda atau sekalipun menyapa. Jika berjalan dari kota hingga desa, kita tidak akan menemukan gedung atau bangunan apapun yang berwarna merah cerah. Ini karena orang Jepang tak suka dengan warna yang terlalu cerah. Sekalipun Jepang terkenal dengan negara yang sangat bersih dengan kedisiplinan, namun sangat sulit ditemukan tong sampah. Kecuali di beberapa tempat tetapi sangat jarang. Mitos bahwa negara Jepang adalah negara yang sangat disiplin adalah benar. Setelah saya menelusurinya di desa, tidak ada satu mobil pun yang berani melanggar lampu merah walaupun tidak ada orang satu pun. Jika anda memiliki bahasa Inggris yang baik, jangan pede dulu untuk pergi ke Jepang. Soalnya, mayoritas masyarakat Jepang tidak bisa berbahasa Inggris. Selain itu, ternyata tak satu pun motor buatan Jepang yang dijual di Indonesia berada di Jepang, kecuali Scoopy. Ini karena orang Jepang tidak suka dengan motor yang berkecepatan tinggi, sementara orang Indonesia tidak suka motor yang lambat.(habis)

Wajib Miliki Kolam Antisipasi Kebakaran Lahan PONTIANAK--Penanggulangan dini terhadap bencana kebakaran di lahan perkebunan, pemerintah mewajibkan penyediaan kolam sebagai sumber air buat memudahkan pemadaman api saat terjadi kebakaran. “Masalah api bisa membuahkan bencana. Sebagai antisipasi dan kesigapan terhadap kebakaran kita minta perusahaan perkebunan menyediakan kolam,” kata Gubernur Kalbar Cornelis, kemarin. Menurut dia kebakaran bisa mengancam tanpa terduga. Maka dibutuhkan upaya penanggulangan secara dini, mencegah kerugian dalam skala besar. Dengan menyediakan kolam agar ketika kebakaran ter-

jadi, sumber air tidak menjadi masalah. Sebab tanpa ketersediaan air ikut menghambat proses pemadaman api. Gubernur turut menyoroti maraknya kebakaran di pemukiman penduduk akibat arus pendek listrik. Karena itu, lanjut dia, soal penggunaan listrik masyarakat diminta teliti. Dengan mengikuti aturan sesuai petunjuk intansi terkait. Menghindari timbulnya arus pendek. Sebab banyak kerugian muncul akibat kebakaran. “Kalau menggunakan listrik masyarakat tidak sambung sendiri. Pemasangan kabel tanpa aturan bisa memicu arus pendek. Maka pencegahan mesti masyarakat lakukan. Mengingat bahaya kebakaran bukan masalah sepele,” kata Cornelis. Dia menambahkan, akibat pemasangan kabel listrik di rumah secara serampangan tanpa mengikuti ketentuan

dikhawatirkan tidak mampu menghadapi tegangan tinggi. Maka sepantasnya jika ingin menambah titik kabel menghubungi pihak terkait. Yang memahami betul seluk beluk soal kelistrikan. Sebagai bentuk partisipasi menghindari risiko kebakaran. Gubernur mengatakan letak pemukiman penduduk di Kalbar belum terencana sesuai tata ruang. Melainkan masih berpola tradisional. Karena itu, lanjut dia, jika terjadi kebakaran tidak jarang mengakibat banyak rumah hangus terbakar. Lantaran letaknya di lingkungan padat. Ia ikut mengingatkan tim regu pemadam agar tidak melupakan latihan. Sebagai upaya meningkatkan kemampuan saat mengevakuasi kebakaran. Menghindari situasi terburuk timbulnya kecelakaan kerja ketika berusaha memadamkan api.(stm)

Sukses Capai Titik Pendaratan Sambungan dari halaman 9

diinginkan. ”Latihan terjun ini juga untuk meningkatkan kesiapan prajurit paskhas dalam menghadapi tugas-tugas operasional dalam bidang matra udara,” kata Tjahya Elang Migdiawan. Komandan Batalyon (Danyon) 465 Paskhas, Mayor Psk Rana Nugraha, S.E. memimpin langsung latihan terjun tempur tersebut. Latihan menggunakan pesawat C-130 Hercules dengan tiga kali sortie. Sortie pertama terdiri dari 2 run, sortie kedua berjumlah 2 run, dan sortie ketiga 3 run sedangkan ketinggian penerjunan mencapai 1.200

feet untuk terjun statistik dan 5000 feet untuk terjun free fall. ”Latihan ini mer upakan kelanjutan dari latihan yang telah dilaksanakan oleh Batalyon 465 Paskhas. Bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dan ketrampilan seluruh prajurit Paskhas dalam hal terjun tempur sehingga akan tercapai kesiapan operasional yang tinggi,” jelas Danyon 465 Paskhas. Dengan latihan ini, kata Rana Nugraha, diharapkan agar kesiapan operasional seluruh prajurit Batalyon 465 Paskhas dapat meningkat. ”Seluruh prajurit mampu mencapai titik pendara-

tan yang telah ditentukan dengan aman dan selamat. Mereka juga terampil melaksanakan prosedur penerjunan tempur yang benar serta mampu meningkatkan rasa percaya diri dalam melaksanakan penerjunan, ”jelasnya. Oleh sebab itu, lanjut Danyon, setiap prajur it paskhas harus mampu memelihara profesionalisme sehingga dapat siap siaga apabila ada ancaman yang datang. Untuk itu diperlukan kesiapan operasi satuan yang tinggi, dan kondisi ini dapat tercapai apabila dilakukan latihan secara bertahap, bertingkat dan berlanjut pada seluruh prajurit.**

Hentikan Pemasungan Orang Gila Sambungan dari halaman 9

jiwa yang hidup dalam pemasungan,” katanya. Menurut dia, masih banyak masyarakat di Kalimantan Barat yang memiliki potensi sakit jiwa. Dengan jumlah penduduk yang mencapai 4,3 juta jiwa itu, potensi masyarakat yang mengalami gangguan jiwa bisa mencapai empat ribu orang. “Saat ini, rumah sakit hanya merawat 500 orang. Perlu kerja keras untuk mengungkap potensi-potensi sakit jiwa, termasuk mereka yang hidup dalam pemasungan,” katanya. Kendati dengan fasilitas terbatas, kata Oscar, rumah sakit melayani pasien melebihi kapasitas yang hanya memiliki 300 tempat tidur. Dengan tempat terbatas itu, “Kami berusaha

memperbaiki kualitas layanan. Dalam waktu dekat, rumah sakit ini akan memiliki standar ISO 9001-2008. Ini upaya kami untuk meningkatkan mutu layanan.” Karena itu, ia mengajak pemerintah kabupaten/kota membuat program yang bisa menampung pasien-pasien sembuh, yang tidak diterima keluarganya. “Pontianak dan Singkawang harus memulai program ini. Apa pun bentuknya. Entah itu rumah singgah atau panti rehabilitasi,” kata Oscar. Bukan hanya itu, pemerintah kabupaten/kota juga mesti ikut membantu memberikan pemahaman kepada keluargakeluarga agar mau menerima orang-orang yang dinyatakan sembuh. Sebab, ada bebera-

pa pasien yang sudah layak bergabung kembali dengan masyarakat tidak diterima keluarganya. Padahal mereka juga memerlukan perhatian. Program jangka panjang, ujar mantan Kepala Dinas Kesehatan Kalbar itu, akan menjadikan RSJ Kalbar di Singkawang sebagai salah satu rumah sakit unggulan dalam pelayanan pascatrauma akibat korban penyiksaan tenaga kerja wanita dan korban kekerasan dalam rumah tangga. Hal ini sangat memungkinkan karena letak Kalbar yang berbatasan langsung dengan Malaysia. “Saat ini, kami juga ada merawat beberapa pasien akibat trauma karena kekerasan rumah tangga dan penyiksaan selama jadi tenaga kerja wanita di luar negeri,” ujarnya. (mnk)

Jangan Khawatir Stok BBM Sambungan dari halaman 9

membeli BBM kemudian menjualnya lagi dalam bentuk eceran,dijelaskanIbnu,pihaknya tidakbisaberbuatbanyak.Ketika ada warga ingin mengisi tanki mobilnya di SPBU, tentu akan dilayani. “Apakah itu akan dijual

kembali, pihak SPBU tentu tidak mengetahuinya,” jelas Ibnu. Cara seperti ini modus untuk bisa menjual BBM dengan cara eceran.Kepala Disperindag Kota PontianakAyuHaromengatakan hingga saat ini Disperindag Kota tidak bisa berbuat banyak terkait harga BBM tingkat eceran yang

cukup tinggi. “Kita tidak bisa berbuatbanyak,itujugahakmereka. Bagaimana kita meminta agar harganyaditurunkansusahjuga,” jelasnya belum lama ini. Untuk itu, Ayu hanya mengimbau agar pedagang eceran tetap menjual BBM dengan harga sewajarnya. (tin)


Pontianak Post

16

Pelihara Hewan

Ajarkan Anak Bertanggung Jawab

Rabu 2 Maret 2011

S

I kecil merengek minta dibelikan kucing peliharaan? Entah itu hewan yang berbulu seperti kucing dan anjing, ikan atau sejenis reptil? Jangan bingung dan khawatir buat para orang tua, karena ada beberapa hal positif yang bisa digali oleh anak-anak ketika mereka memelihara hewan. Dengan membolehkannya memelihara hewan di rumah, berarti Anda mengajak anak untuk mengenal lingkungan kehidupan binatang kedalam kehidupannya sehari. Hewan peliharaan memberi kesempatan langsung bagi anak untuk mempelajari secara dekat bagaimana ciptaan Tuhan (selain manusia) bergerak, melihat, mencium bahkan merasakan. Dan yang terpenting adalah bagaimana melatih anak untuk mengembangkan rasa empati dan kemampuannya untuk belajar bertanggung jawab. Hal inilah yang dijelaskan oleh drh. Supriyono yang membenarkan bahwa sebenarnya adalah hal yang baik ketika anak diberi tanggung jawab untuk memelihara hewan. Meski begitu, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan ketika anak mulai senang dengan hewan peliharaan. Salah satunya adalah ancaman ‘zoonist’ yakni penyakit pada hewan yang dapat menular ke manusia. “Orang tua harus lebih care terhadap keberadaan hewan peliharaan anaknya,” jelas pria 50 tahun kelahiran Yogyakarta ini. Hewan yang patut diwaspadai adalah hewan yang sangat dekat dengan manusia, seperti anjing dengan rabiesnya. “Anjing yang rabies sangat berbahaya bagi manusia, apalagi buat anak-anak yang hanya tahu mendekati, sekaligus berbagi kasih sayang dengan peliharaannya,” jelas Supriyono. Selain zoonist tadi, ada juga penyakit kulit yang dikenal dengan scabies. “Khawatirnya saat anak tengah

‘Amankan’ Si Kecil dari Penyakit Hewan • Jangan meninggalkan balita sendirian atau tidur dengan hewan. • Pastikan Anda dan anak selalu mencuci tangan dengan air dan sabun sesudah memegang hewan. • Ajarkan anak untuk tidak menarik telinga atau ekor hewan atau mencubit atau mengeluarkan suara yang keras. Anak tidak boleh mengganggu anjing yang sedang beristirahat, tidur, makan, atau bermain dengan mainan kesayangan. • Ajarkan anak untuk tidak pernah mendekati anjing atau binatang yang belum dikenal. Anak tidak boleh mendekati kandangnya. • Jangan biarkan hewan peliharaan menjilat muka anak atau mencakarnya. • Secara teratur, tingkatkan tanggung jawab anak dalam memelihara hewan peliharaan. Tapi ingat, Anda tetap merupakan pengasuh utama. • Memperlakukan hewan dengan cara yang salah, misalnya menarik ekornya atau terlalu kasar, biasanya disebabkan perasaan ingin tahu yang besar atau terlalu senang. Pastikan untuk menjaga keselamatan hewan peliharaan, dan beri pengertian pada anak akan kebutuhan

bermain dengan hewan peliharaannya, dan tanpa sengaja menyentuh penyakit kulit di hewan itu, maka akan tertular,” beber pria penghobi olahraga yang sekarang menduduki jabatan Kabid Kesmavet di Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, pemprov Kalbar. Meski begitu, Supriyono mengatakan orang tua tak perlu khawatir dengan segala macam masalah pada hewan peliharaan. Karena ada beberapa langkah antisipasi yang bisa dilakukan. “Orang tua harus

hewan peliharaannya • Persiapkan rencana yang matang bila ingin memelihara hewan peliharaan agar dapat konsisten dalam merawat dan mengasuhnya seumur hidup. • Pelajarilah hal yang berhubungan dengan melatih, memberi makan, dan mengasuh hewan peliharaan dengan membaca buku, internet, dan lainnya. • Jaga kesehatan hewan. Percuma saja hewan jinak tapi tidak sehat sehingga bisa menularkan penyakit kepada anak-anak. Hewan perlu divaksin, diberi obat cacing, bebas kutu, perawatan bulu, gigi, telinga, dan kuku secara rutin. • Pilih binatang yang tidak suka menggigit. Misalnya, kelinci, kucing. Kalau memilih jenis reptil, jangan pilih binatang yang suka menggigit atau melukai. Kura-kura, iguana, tergolong masih aman untuk anak-anak asalkan sehat dan perawatan baik. • Jika anak digigit binatang kesayangan, luka gigitan harus segera dicuci dengan sabun, keringkan, dan diberi antiseptik. Kalau gigitannya sampai luka lebar segera bawa ke dokter (*/ bsb)

memberikan contoh bagaimana cara merawat hewan peliharaan yang benar,” ujar Ketua Umum Persatuan Dokter Hewan (PDHI) Cabang Kalbar ini. Kemudian se­ telah itu, langkah antisipasi dari kesehatan si hewan, orang tua harus melakukan check up pada peliharaan anaknya itu, minimal 3 bulan sekali, termasuklah melakukan vaksin-vaksin penambah imun si hewan. Selain itu untuk menanamkan rasa tanggung jawab anak kepada hewan

peliharaannya adalah dengan mengatur jadwal anak untuk memberi makan si hewan, lalu menanyakan kabar hewan sesekali kepada anak, mengajak anak membantu membersihkan kandan sehingga melatih kepedulian anak dengan menanyakan keperluan apa saja bagi hewannya tersebut. Beberapa pertimbangan penting harus dilakukan orang tua bila anaknya ingin memelihara hewan. Pertama, idealnya hewan peliharaan tidak berada didalam rumah atau satu rumah dengan kita. ”Usahakan agar hewan memiliki kandang sendiri. Jadi ketika rindu untuk bercengkrama dengan si hewan, bisa dikeluarkan dari kandang, setelah itu dikembalikan lagi ke kandangnya,” jelas suami dari dr Dina Frida, Sp.A ini. Kemudian kedua, bersihkan kandang secara rutin sesuai jenis hewan peliharaan yang anak senangi. Idealnya tiga atau seminggu sekali. Ketiga, jangan biarkan hewan kesayangan keluar dari area rumah, misalnya anjing sangat rentan terhadap penyakit menular, jadi bila sewaktuwaktu anjing lepas dari rumah, lalu entah pergi main kemana, bergaul dengan anjing liar yang mengidap scabies akan berakibat fatal, ketika ia pulang kemudian buah hati anda bermain dengan hewannya. Adapun hewan-hewan yang cocok untuk menjadi teman anak untuk belajar tanggung jawab itu biasanya yang memang memiliki naluri yang kuat dengan si tuan. ”Anak-anak itu bagus bila memelihara kucing, anjing dan hamster. Hewan lain juga boleh semisal ikan, kura-kura dan reptil juga tidak apa-apa selagi bisa (racun, red) dari reptil yang berbahaya telah dibuang,” tambah Supriyono. Diharapkan dengan mengajarkan anak bertanggung jawab kepada hewan yang ia pelihara dapat menumbuhkan kepekaan anak terhadap lingku­ ngan sekitar, sehingga ia lebih peduli dan mau berbagi. (oid)


pro-kalbar Pontianak Post

17

Rabu 2 Maret 2011

Tiga Pasar Tetap Jalan

Pensiun

ISTIMEWA

BUKU: Suhadi A Lani (mantan sekda) memberikan buku memori kepada Wawako.

Memori Jabatan MENGAKHIRI masa jabatannya sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Singkawang, Suhadi Abdullani menyerahkan buku memori jabatan kepada Wakil Walikota Singkawang, Edy R. Yacoub, di Aula Bappeda, Selasa (1/3) lalu. Selain memberikan buku memori, dalam kegiatan yang dihadiri Kepala SKPD lingkungan Pemkot Singkawang itu juga dilaksanakan penyerahan Surat Keputusan Gubernur Kalbar tentang Penunjukan Pelaksana Tugas (PLT) Sekretaris Daerah Kota Singkawang kepada Libertus yang sebelumnya menjabat sebagai Asisten I, Pemerintahan dan Kesra. Wakil Walikota, Edy R, Yacoub menuturkan acara tersebut sangat strategis karena melalui penyerahan momen pelaksanaan tugas yang Ke Halaman 23 kolom 1

LOMBA

Bola Pasir se Kalbar BOLA voly pasir se Kalbar rencananya akan dilaksanakan di pantai Tanjung Belandang, Kabupaten Ketapang pada 23-24 April 2011. Kepala Bidang Pemuda dan Olahraga Dinas Budparpora Ketapang, Drs Syaiful Jalid mengatakan rencana turnamen bola voly se-Kalbar ini tujuaannya dalam menggairahkan ikim olahraga di Kabupaten Ketapang. Syaiful Zalid “Secara langsung maupun tidak langsung juga mengairahkan kepariwisataan di daerah ini,” kata Drs Syaiful Jalid, Kabid Pemuda dan Olahraga Dinas Ke Halaman 23 kolom 1

3

Pedagang Menolak ZUL/PONTIANAKPOST

JEBOL: Sebuah tronton menabrak rumah di Desa Semanggau Kecamatan Sambas hingga jebol pukul 22.00 kemarin. Sampai kemarin, kendaraan ini belum dievakuasi.

Warga Silat Hulu Diminta Sabar KETAPANG- Vitalis Andi, terdakwa yang telah divonis satu tahun penjara dan denda Rp1 juta dalam kasus tindak pidana perkebunan sawit di PN Ketapang kemarin mengharapkan kepada warga Dusun Silat Hulu Desa Bantan Sari, Kecamatan Marau untuk tetap bersabar terhadap putusan yang menimpanya dan rekannya, Japin. “Saya berharap mereka bersabar

dan terus berjuang,” kata Vitalis Andi, usai pembacaan vonis di PN Ketapang, kemarin. Sedangkan Jhonson Panjaitan, Penasehat Hukum terdakwa mengatakan sebelum kasus ini masuk meja pengadilan, sudah ada proses adat. 5 November 2009, masyarakat Adat Silat Hulu bersama AMAN Kalbar melakukan audiensi ke Mapolres

Ketapang. Dalam kesempatan itu menghasilkan kesepakatan. Dimana barang bukti berupa kunci buldozer diserahkan ke pihak kepolisian. Kemudian dua buah buldozer akan dikembalikan ke PT Bangun Nusa Mandiri melalui Polres Ketapang setelah pemenuhan hukum adat oleh Ke Halaman 23 kolom 1

Jelang Unas, Jangan Ancam Siswa

Biarkan Semuanya Berjalan Normal IMBAUAN buat orang tua terhadap putra-putrinya yang sedang duduk di kelas akhir atau menjelang ujian. Drs Paimin Selamet, Ketua Sekretariat Ujian Nasional Kalbar menjelaskan biarkan proses belajar mengajar tetap berjalan normal. ‘’Jangan diimbuhi dengan ancaman atau ditakut-takuti jika mendapatkan nilai tidak baik. Harus belajar keras, karena ujian nasional sungguh berat atau lainnya. Biarkan semuanya berjalan normal. Cukup berikan motivasi kepada mereka,

para siswa tersebut,’’ ujar Paimin saat ditemui di kantornya, Diknas Kalbar kemarin. Cara mengancam atau menakutnakuti, katanya, sama sekali bukan cara terbaik untuk memompa prestasi para siswa. Malah, dengan diancam dan ditakut-takuti salahsalah membuat semangat mereka kendor. Sudah keder dulu sebelum bertarung. Ujian nasional kan tiap tahun diselenggarakan. Anggap saja itu se Ke Halaman 23 kolom 1

Paimin Selamet

Jangan diimbuhi ancaman atau ditakut-takuti bila ujiannya jeblok atau tidak baik.’’

KETAPANG-Puluhan pedagang Pasar Rangga Sentap, Ketapang Selasa (1/3) beraudiensi dengan anggota DPRD Ketapang serta jajaran Muspida, di ruang rapat DPRD Ketapang. Bahkan, beberapa pedagang bahkan membawa dagangannya berupa sayur mayur ke kantor wakil rakyat tersebut. Kedatangan mreka kali ini meminta kejelasan terkait belum adanya tindak lanjut dari kesepakatan mengenai ditertibkannya Pasar Haji Bujang Hamdi. Mereka juga mengadukan lapak-lapak mereka di Eks Pasar Melati yang ditertibkan Satpol PP Ketapang, Selasa (1/3) dini hari. Dedi Sumarni, Ketua Forum Komunikasi Pedagang Pasar mengatakan sudah tiga pergantian Ketua Ke Halaman 23 kolom 1

Pengunduran GK Diparipurnakan KETAPANG- Wakil Ketua DPRD Ketapang, Jamhuri Amir menyatakan bahwa Gusti Kamboja (GK) sudah menyampaikan surat ke unsur pimpinan terkait pengunduran dirinya sebagai Ketua DPRD Ketapang, Senin (28/2). “Ya memang sudah diterima, kemudian akan dilanjutkan dengan mengadakan rapat paripurna. Mudah-mudahan dalam minggu ini segera di laksanakan,” ditambahkan Jamhuri, Selasa (1/3), di halaman parkir DPRD Ketapang. Sementara itu, Syamsidi, Ketua Fraksi Golkar DPRD Ketapang terkait pengunduran diri GK akan disampaikan kepada Badan Musyawarah (Bamus). Untuk segera di paripurnakan. “Nantinya setelah diparipurnakan, hasilnya akan diserahkan ke Bupati Ketapang dan selanjutnya ke Gubernur Kalimantan Barat,” kata Syamsidi, saat Ke Halaman 23 kolom 1

Pemakai dan Pengedar Shabu Ngabang Dibekuk

Gunakan CCTV, Transaksi Gunakan 12 Ponsel

FAHROZI/PONTIANAKPOST

DUKUNG: Rarusan warga Silat Hulu, Marau Ketapang memberikan dukungan kepada Vitalis Andi dan Japin saat sidang kemarin.

Bandar dan pengedar narkoba tak main-main dalam menjalankan bisnis haramnya. Perlengkapan modern pun dimiliki, guna luput dari incaran polisi. Kamera CCTV dan piranti lainnya. Namun, bak pepatah. Sepintar-pintarnya tupai melompat, satu masa jatuh juga. SUGENG/PONTIANAKPOST

Sugeng Rohadi, Ngabang

BANDAR: Kapolres Landak, AKBP Firman Aninggolan menggelar barang bukti sabu bersama Kasat Narkoba AKP Dwi Eyki kemarin.

Jajaran Satuan Narkoba Polres Landak, Senin siang bergegas ke Desa Tebedak, Informasinya di sana ada kegiatan penggunaan narkoba. Merekapun berhasil menangkap Ed (30) dan Bm (30), pemakai, dan pengedar narkoba jenis shabu di Ngabang. Ed ditangkap di depan Mapolsek Ngabang setelah mendapat laporan, sedangkan Bm digerebek dirumahnya sendiri di Desa Tebedak Ngabang. “Senin 28 Februari 2011 sekitar pukul 12.00 wib anggota Polres landak melakukan penyelidikan tentang maraknya peredaran narkoba diwilayah hukum polres Landak. Tidak lama kemudian anggota unit narkoba mencurigai orang yang bernama Ed (30) di terminal bis Ngabang.Karena curiga, anggota membuntuti Ed menuju ke daerah sertu Desa Tebedak Ngabang tepatnya di kediaman Bm (30). Anggota terus membuntuti sampai akhirnya Ke Halaman 23 kolom 1


18

PINYUH - NGABANG

Pontianak Post

Rabu 2 Maret 2011

HAMDAN/PONTIANAKPOST

MAULID: Tabligh Akbar oleh Drs KH Buya Andi Ihsan Lc di masjid Agung Alfalah menyemarakkan peringatan maulid Nabi Muhammad SAW kemarin.

Cairkan Dana Sesuai Prosedur Komisi B Ingatkan Dinas MEMPAWAH- Komisi B DPRD mendesak untuk pencairan dana bantuan pasca bencana sebesar Rp15 miliar di Desa Pasir. Agar, permasalahan tak timbulkan gejolak dan polemik di masyarakat. Jika tidak mendapatkan solusi, lebih baik dana tersebut dialihkan ke daerah lain yang lebih membutuhkan. “Permasalahan ini jangan dibiarkan berlarut. Kita khawatir akan mengundang polemik dan gejolak di masyarakat Desa Pasir. Jika dibiarkan berlarut, bukan tidak mungkin dapat memicu terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan. Karenanya, dinas terkait harus mencarikan solusi dan jalan keluar terbaik,” jelas Safruddin Aksa, ketua Komisi B. Legislator Partai Golkar Kabupaten Pontianak ini mengaku kecewa sekaligus prihatin terhadap munculnya

kericuhan di masyarakat terkait kucuran bantuan dana pasca bencana tersebut. Dia menilai, polemik tersebut disebabkan lemahnya kinerja dinas terkait dalam menangani prosedur dan mekanisme penggunaan dana bantuan itu. “Dalam penyaluran bantuan dana pasca bencana ini, dinas terkait harus bersikap tegas. Artinya, penyaluran bantuan harus dilakukan sesuai prosedur dan mekanisme yang telah ditetapkan dalam petunjuk pelaksana dan petunjuk teknis penyaluran dana pasca bencana yang telah ditetapkan pemerintah pusat,” tuturnya. Sebab, imbuh Safruddin, apabila pencairan dana pasca bencana itu tidak dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku, maka dipastikan pihakpihak terkait akan bermasalah dengan hukum. Sebab, segala bentuk kucuran anggaran pemerintah kepada masyarakat harus dapat dipertanggungjawabkan secara administrasi

dan lainnya. “Jika dana tersebut tidak disalurkan sebagaimana mestinya dan tetap dipaksakan, maka silahkan tanggung sendiri resikonya. Karena, pencairan anggaran pemerintah daerah itu ada aturannya dan tidak bisa sembarangan. Jangan sampai bantuan tidak tepat sasaran dan menyalahi ketentuan,” ujarnya. Untuk itu, Safruddin menyarankan agar pemerintah daerah melakukan sosialisasi ulang kepada masyarakat Desa Pasir terkait prosedur dan mekanisme pencairan dana bantuan pasca bencana tersebut. Berikan masyarakat penjelasan secara mendetail dan konkrit agar permasalahan ini tidak berpolemik dan menimbulkan persoalan yang lebih besar. “Jika memang pemerintah daerah tidak memiliki solusinya, maka lebih baik dana tersebut dialihkan dan diberikan kepada daerah lain di Ka-

bupaten Pontianak yang lebih membutuhkan. Saya yakin, masih banyak daerah kecamatan dan desa lain yang sangat membutuhkan kucuran dana tersebut,” tukasnya. Sementara itu, Kepala Desa (Kades) Pasir Kecamatan Mempawah Hilir, Muhammad Nasir meminta pemerintah daerah dapat mencarikan solusi terbaik terhadap polemik kucuran bantuan dana pasca bencana di desanya itu. Dia berharap polemik tersebut tidak mengubah kebijakan pemerintah daerah untuk mengucurkan bantuan itu ke Desa Pasir. “Kami sangat berharap pemerintah daerah dapat mencarikan jalan keluar yang terbaik dalam menyelesaikan permasalahan ini. Hendaknya persoalan ini tidak membuat pemerintah daerah mengalihkan kucuran bantuan kepada desa atau kecamatan lain. Karena, masyarakat sudah sejak lama mengharapkan dan membutuhkan bantuan tersebut,” singkatnya. (ham)

Kejurprov Yunior Bola Voli/Voli Pasir 2011

Landak Jungkalkan Kapuas Hulu 3-2 NGABANG – Suporter, tim, offocial dan Pemerintah Kabupaten Landak merasa puas melihat Tim Voli Junior Putra Kabupaten Landak berhasil menumbangkan Tim Voli Junior Putra Kabupaten Kapuas Hulu dengan skor 3-2, dilapangan voli kediaman Bupati Landak, Senin (28/2) malam kemarin. Sempat merebut dua game awal masing-masing dengan skor 25-23, 26-24, Landak harus takluk di game ketiga dan keempat dengan skor 17-25, 23-25. Namun di game penentuan, anak asuhan pelatih, Adi dan Jojon tersebut berhasil memenangkan pertandingan dengan skor 18-16 untuk menumbangkan Kapuas Hulu. Skor 3-2 untuk kemenangan Tim Voli Junior Putra Kabupaten Landak. Pelatih Tim Voli Junior Putra Kabupaten Landak, Adi kepada Pontianak Post mengungkapkan bahwa anak asuhnya agak sedikit menurun di game

kedua dan ketiga. Tetapi untungnya di game penentuan mereka bisa kembali bermain baik sehingga bisa memenangkan pertandingan tersebut. “Mereka sedikit menurun di game kedua dan ketiga, untungnya mereka bisa kembali percaya diri untuk menang. Ujian pertama sudah dilewati, dan masih ada banyak pertandingan lainnya untuk menjadi juara. Target kita semifinal, tetapi tidak memungkinkan dan saya optimis juara bisa kita raih dikandang,” jelasnya kepada wartawan. Sebelumnya, pertandingan diregu putra menyajikan pertandingan antara Tim Voli Junior Putra Kota Pontianak versus Tim Voli Junior Putra Kubu Raya, yang dimenangkan oleh Tim Voli Junior Putra Kota Pontianak dengan skor 3-0. Kemudian dilanjutkan dengan Tim Voli Junior Putra Ketapang versus Voli Tim Junior Putra Kabupaten Pontianak yang dimenangkan oleh Kabupaten

(Foto Sugeng Rohadi/Pontianak Post)

SMASH: Salah satu pertandingan di regu putra yang menarik perhatian pe-

Pontianak dengan skor 3-2. Sedangkan di regu putri, Tim Voli Junior Putri Kota Pontianak masih terlalu tangguh untuk Kubu Raya dengan skor 3-2. Sedangkan Tim Voli Junior Putri Ketapang mengandaskan tim Kabu-

paten Pontianak dengan skor 3-1 di hari yang sama. Sampai dengan berita ini ditulis, masih bertanding beberapa tim diantaranya Landak, Sekadau, Sanggau, Kota Pontianak, Kubu Raya, Kabupaten Pontianak, dan Ketapang. (sgg)

ingin......? • • •

Langganan Koran Pemasangan Iklan Berita Seremonia, Kombis, Pontianak Society dll

Hub Biro PINYUH

05617034456


Pontianak Post

SINGKAWANG

Rabu 2 Maret 2011

19

Soal Aset Tak Kunjung Rampung

sanitasi

Bangun MCK Plus Pembangunan MCK Plus atau SLBM (Sanitasi Lingkungan Berbasis Masyarakat), yang dibangun serta dan Walikota Singkawang Hasan Karman pada 16 Desember 2010 lalu merupakan program pemerintah yang harus didukung dalam proses pembangunan. Demikian ungkapkan ketua LSM Geli Gersang Kota Singkawang, Muhammad Deni Isnaeni. Menurutnya pembangunan tersebut memang patut untuk mendapat dukungan, karena dengan adanya MCK, secara tidak langsung dapat meningkatkan kesejahtraan masyarakat, apalagi kata dia dari kesehatan pembuangan limbahnya dapat lebih baik,serta jika musim kemarau tidak menimbulkan bau yang dapat merusak kesehatan didekat pemukiman masyarakat yang padat penduduk. ”Saya berharap agar program tersebut haruslah lebih diupayakan kedaerah-daerah yang memiliki kawasan daerah yang memiliki pemukiman yang padat penduduknya, seperti didaerah nelayan kuala,ks.tubun roban, serta dijalan gudang tama,”jelasnya. Mengingat dana pembangunan fasilitas itu didapat dari pembiayaan APBN Tahun Anggaran 2010 sumber dari DAK (Dana Alokasi Khusus) Sanitasi maka dia berharap pengoptimalan pemberdayaan masyarakat setempat dalam pelaksanaannya pembangunan MCK PLUS tersebut lebih berkualitas. “Apalagi hasilnya Biogas tersebut jika digunakan dapat membantu masyarakat miskin dalam keperluannya diRumah Tangga karena dari dampak program tersebut dapat menciptakan masyarakat yang sehat dan bersih, apalagi untuk anak-anak mereka haruslah diajarkan cara hidup sehat,”terangnya. Selain itu kata Deni masyarakat di gang 70 juga mengharapkan agar program tersebut dapat dirasakan karena sampai saat ini, MCK Plus/ SLBM yang dibangun serta diresmikan tersebut belum dapat dinikmati oleh penduduk setempat,karena kata dia, mesin pompa belum terpasang. “Saya harapkan secepatnya pemerintah dapat memfungsikan MCK Plus yang telah dibangun agar masyarakat setempat dapat menikmatinya,”pungkasnya. (ash)

Polres Singkawang Satlantas Polsek Skw Barat BPK Bhakti Suci RS Abdul Azis St. Vincetius Harapan Bersama BPKS Tua Pekong

: : : : : : : :

631150 631024 631286 631514 631798 631008 631791 637473

Iskandar: Patok Saja Dahulu

ISTIMEWA/PONTIANAKPOST

NGOBROL: Plt Sekda kota Singkawang, Libertus asyik ngobrol dengan Wakil Walikota Edy R Yacob saat penunjukan Plt Sekda kemarin.

Libertus Plt Sekretaris Daerah

SINGKAWANG-Acara penyerahan memori Pelaksanaan Tugas Sekretaris DaeraholehDrsHSuhadiAbdullanidan penyerahan Surat Perintah Gubernur  Kalbar tentang penunjukan Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Kota Singkawang di Aula Bappeda, Selasa(1/3). Kabid Informatika Dishubkominfo Kota Singkawang, Istri Handayani, kemarinmenjelaskanhalitu.Acarapagihari ini dinilai sangat strategis karena melalui penyerahan memori pelaksanaan tugas yang diserahkan oleh Suhadi Abdullani selakuSekretarisDaerahKotaSingkawang

yangmemasukimasapensiunsejaktanggal 1 Maret 2011 ini, merupakan wujud pertanggungjawaban yang telah diberikan selama dia menjalani tugas selaku Sekretaris Daerah Kota Singkawang.  Demikian pula berkenaan Surat  Perintah Gubernur Kalimantan Barat nomor 800/287/BKD-B tanggal 14 Februari 2011 tentang Pelaksana Tugas Sekretris Daerah Kota Singkawang yang telah diserahkan kepada pejabat yang ditunjuk merupakan bentuk penegasan kepada seluruh perangkat daerah Kota Singkawang berkenaan pejabat yang

akan melaksanakan tugas selaku Sekretaris Daerah Kota Singkawang sampai diangkatnya pejabat definitif. Pejabat yang ditunjuk sebagai pelaksana tugas Sekretaris Kota Singkawang yaitu Asisten Pemerintahan dan Kesra, Libertus, MSi.  Wakil Walikota Singkawang, Drs Edy R Yacoub MSi dalam membacakan sambutan wali kota mengatakan. Dengan pengetahuan, keahlian, dan pengalaman yang dimiliki, tentunya akan tetap membutuhkan saran, pemikiran, danpendapatnya,demiuntukkemajuan Kota Singkawang ini. (zrf)

Sertifikasi Desember Belum Cair SINGKAWANG-Guru-guru yang ada di Kota Singkawang mempertanyakan dana sertifikasi bulan Desember 2010 yang sampai saat ini belum cair. Padahal, sejumlah guru di kabupaten/ kota di Kalbar ini sudah menerima sejak lama. Sejumlah guru itu mempertanyakan kepada anggota DPRD Singkawang, Aloysius Killim. Menurut Aloysius, sejumlah guru sudah mempertanyakan masalah belum cairnya dana sertifikasi yang dialokasikan dalam APBD Kota

Singkawang itu. “Kasihan juga mereka. Mereka berharap, tapi masalah ini belum juga selesai. Padahal, tahun 2011 sudah memasuki bulan ketiga (Maret),” kata Aloysius. Politisi Partai Demokrat ini minta kepada Dinas Pendidikan Kota Singkawang untuk segera menyelesaikan masalah tersebut, sehingga hak-hak guru tidak diabaikan. Menurut informasi yang diterima Aloysius, ada kesalahan data yang dikirim oleh Dinas Pendidikan Kota Singkawang ke

Kementerian Pendidikan RI. Namun, data yang diminta diperbaharui itu, lantas tidak dikirim lagi oleh Pemkot Singkawang. “Menurut informasi yang saya peroleh demikian. Kebenarannya belum bisa dipastikan,” kata dia. Menurut dia, guru-guru pun juga menanyakan masalah tersebut ke bank daerah. Menurut bank, dana sertifikasi guru bisa dicairkan jika memang ada perintah dari Wali Kota Singkawang untuk membayar. (zrf)

SINGKAWANG-Politisi PPP Kota Singkawang, Iskandar mendesak kepada Pemkot Singkawang segera menyelesaikan permasalahan aset hingga saat ini. Masalah aset yang muncul terus ketika laporan hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan Perwakilan Pontianak membuktikan tak mampunya Hasan Karman menyelesaikan aset yang diklaim Pemerintah Kabupaten Sambas. Ditambahkannya, masalah aset tentu berdampak pada neraca dan defisit anggaran dan tiap tahun menjadi temuan BPK. “Ini adalah masalah. Tapi, kenapa tidak diselesaikan. Apakah tidak ada political will dari pemimpin kita sehingga berlarut-larut hingga sepuluh tahun,” katanya. Pemkot bisa mematok aset yang ada dan menyebutkan ini milik Pemkot Singkawang dan jika ada keberatan bisa mengajukan. “Patok saja aset-aset yang ada itu. Kemudian diberi plang milik Pemkot Singkawang. Siapa-siapa yang keberatan bisa mengajukannya dan menggunakan jalur hukum. Jika Pemkot Singkawang kalah, harus legewo memberikan aset itu kepada mereka yang mengklaim dan bila menang tentu itu menjadi hak pemkot,” katanya. Sesuai UU nomor 12 tahun 2001 tentang pembetukan Pemkot Singkawang disebutkan, seluruh aset yang ada di wilayah Kota Singkawang adalah milik Pemkot, bukan kabupaten induk. Selain itu, kata dia, ada Permen Dalam Negeri nomor 42 tahun 2001 tentang tata cara penyerahan aset bagi daerah yang baru kabupaten/kota yang terbentuk. “Semuanya sudah jelas. Mengapa ini tidak mampu diselesaikan. Urusan aset yang menjadi masalah besar dibiarkan saja,” katanya. Jika memungkinkan, seluruh dana untuk pembangunan diplotkan terlebih dahulu menyelesaikan aset. “Jika memang masalah dana menjadi kendala. Bisa saja danadana yang ada diplot habis untuk menyelesaikan aset,” kata Iskandar. (zrf)

Tentukan Studi dan Profesi dengan Deteksi Bakat MEMILIH jurusan studi yang tepat atau menentukan karir dan profesi yang cocok bukanlah hal yang mudah. Bahkan karena keterbatasan informasi, banyak anak-anak dan kita yang tidak hati-hati membuat perencanaan masa depan dengan sebatas mengikuti ajakan teman, atau memasuki dunia kerja karena yang penting bisa bekerja. Akibatnya banyak orang yang mungkin berhasil dalam pekerjaannya, tapi tidak merasakan kebahagiaan dan kepuasan dalam pekerjaannya. Hal ini disebabkan karena studi, karir atau profesi yang dipilihya tidak sesuai dengan bakat atau potensi alamiah yang sebenarnya dia miliki. Mengetahui bakatsejakdinimerupakankunci bagipercepatanseseoranguntuk melejitkankarirdanmeraihmasa depan gemilang. Mengetahun bakat atau potensi sejak dini, bagaikan panduan alamat bagi orang yang hendak menemukan suatu tempat tujuan.

Kini telah hadir Laboratorium Potensi Manusia TalentsCompass dengan produk Dermatoglyphics Potential Response (DPR), sebuah teknologi penelusuran bakat dan kepribadian melalui ilmu dermatoglyphics (analisa sidik jari) yang dikombinasikan dengan komputer biometric, neuroscience, pendidikan dan analisis psikologi untuk mendeteksi potensi kecerdasan dan kepribadian manusia yang merupakan bawaan sejak la-

hir (genetik), dengan tingkat akurasi 95% valid. DPR mel ay a n i t i g a paket layanan deteksi bakat: Pertama Paket Basic; Brain Works D o m i na n c e (Memetakan dominasi setiap belahan otak secara keseluruhan. Memudahkan kita mengetahui cara berpikir seseorang secara jitu); Learning Style (Memetakan gaya belajar yang sesuai dengan bakat alami seseorang apakah Visual, Auditory atau Kinestetik); Mul-

tiple Intelligence (Memetakan tipe dominan kecerdasan majemuk; Linguistik/ Matematis -logis/ Musikal/ Visual/ Kinestetik/ Interpersonal/ Intrapersonal/Naturalist); dan Memetakan Kelemahan dan Kelebihan diri serta bagaimana cara mengembangkan potensi tersebut. Kedua, Paket Essential (basic plus): Memetakan kepribadian (tipe kepemimpinan, gaya bekerja, temperament, hasrat berprestasi, sifat sosial, kecepatan bekerja, penyesuaian diri dll) dan Memetakan kecerdasan emosional (pengembangan karir dan pengembangan kepribadian)terdiridari;kesadaran diri, kontrol diri, sifat ketekunan, semangat dan motivasi, empati, gaya komunikasi serta kecakapan sosial.

Ketiga, Paket Professional (essential plus); menentukan pekerjaan atau profesi yang cocok bagi pengembangan karir; mengenali kecocokan Anda jika bekerja dalam suatu tim sehingga sangat berguna bagi perusahaan/BUMN/Lembaga Pemerintah yang hendak membentuk suatu tim kerja berdasarkankepribadianmasing-masing kandidat; serta mengetahui motivasi berprestasi. Deteksibakatditujukanuntuk umum, mulai dari balita umur 2 bulan sampai yang dewasa. Layanan dilakukan di Kantor DPR Jl. Dr. Wahidin Gg. Adyaksa No.7PontianakatauJl.Pahlawan No. 18 Singkawang setiap hari jam kerja. Info telp 0852 4511 1174 atau 0852 4526 4444. Peserta kolektif mendapat diskon khusus. (*ser)


SAMBAS

20 terigas

Besok, SK CPNS PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Sambas akan melakukan penyerahan surat keputusan calonpegawainegerisipil(SKCPNS)formasitahun 2010, sekaligus pengambilan sumpah bagi PNS formasi tahun 2008. Pelaksanaan penyerahan SK CPNS dan sumpah PNS ini dijadwalkan berlangsung besok (3/3). “Penyerahan SK CPNS dan pengambilan sumpah PNS ini rencananya akan dilakukan oleh Bupati Sambas di Pendopo Rumah Dinas Bupati Sambas pada 3 Maret 2011 pukul 12.30. Dalam kesempatan tersebut Bupati akan menyampaikan pengarahan umum bagi para CPNS dan PNS dalam pelaksanaan tugas sebagai aparatur negara,” ujar Kepala Bidang Pengadaan dan Mutasi PNS Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Sambas Dedi Zulkarnain. Peserta yang mengikuti prosesi tersebut berjumlah sekitar 600 orang. Dari jumlah tersebut, 212 orang merupakan CPNS yang lulus dalam formasi tahun 2010. “Saat ini BKD Kabupaten SambassedangmenghubungiCPNSdanPNSyang bersangkutan,” jelas Dedi. Dia menginformasikan, bagi CPNS yang akan menerima penyerahan SK CPNS formasi tahun 2010 hendaknya mengenakan celana atau rok hitam, serta baju kemeja putih. Sementara bagi PNS yang diambil sumpah PNS formasi 2008 mengenakan disyaratkan menggunakan pakaian korpri. “Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi BKD Kabupaten Sambas,” katanya. Bupati Sambas Burhanuddin Abdul Rasyid sebelumnya mengingatkan bahwa mereka yang sudah masuk sebagai abdi negara, para CPNS dan PNS harus memahami aturan yang mengikat mereka. “Aturan tersebut harus dilaksanakan dan ditaati. Kalau melanggar ada sanksinya,” tegasnya. Dengan bertambahnya jumlah PNS dan CPNS, Burhanuddin berharap dapat meningkatkan pelayanan,pemerintahan,danpembangunanKabupatenSambas.“Semuanyadiharapkansemakin kuat,baikdalamjumlahmaupunmutunya,”harapnya.Karena memang tak ditampik Bupati bahwa beberapa instansi di Pemkab Sambas kekurangan personel. Dengan masuknya CPNS dan PNS ini, orang nomor satu di jajaran pemerintahan Kabupaten Sambas tersebut berharap kekurangan tersebut dapat terpenuhi. Sehingga pelayanan dapat terlaksana secara cepat dan transparan. “Beberapainstansikekurangantenaga,misalnya Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil. Dengan adanya tambahan tenaga semoga saja pelayanan kepada masyarakat semakin meningkat,” ungkap Burhanuddin. (hen)

Pontianak Post

Rabu 2 Maret 2011

Dua Hari Disegel

HENDY ERWINDI/PONTIANAK POST

BONGKAR SEGEL: Dua hari berturut-turut Satpol PP terpaksa membongkar penyegelan terhadap lahan pada kantor Dispenda dan Disostransnaker Sambas. Jika kembali terlulang, Pol PP berjanji akan menyerahkan perkara ini ke kepolisian.

SAMBAS – Dinas Sosial Transmigrasi dan Tenaga Kerja (Dinsosnakertrans) serta Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Kabupaten Sambas disegel sejak Senin (28/2). Pada kedua instansi pemerintahan tersebut dipasang pagar kayu dan spanduk bertuliskan tanah tersebut diblokir secara yuridis. Pagar yang dipasang tersebut kemudian dibongkar Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). Namun, pagar kembali terpasang, kemarin (1/3). Satpol PP lagi-lagi terpaksa membongkarnya kembali. “Kami bongkar karena dapat mengganggu aktivitas kantor dan pelayanan kepada masyarakat,” kata Kasubag Tata Usaha sekaligus Wakil Kepala Satpol PP Razia Afrianto, kemarin siang. Pemblokiran tersebut sudah kali kedua

dilakukan. Pemilik tanah meminta Badan Pertanahan Nasional (BPN) melaksanakan putusan Pengadilan Negeri (PN) Sambas Nomor : 06/Pdt.G/2009/PN.SBS tanggal 14 Juni 2010. Dalam putusan tersebut dinyatakan komplek Didukcapil berada di atas tanah yang sertifikatnya bukan di lokasi itu. Pemilik tanah yang memegang sertifikat hak milik 450, Ronal Dahlan mengatakan bahwa putusan PN tersebut sudah jelas, di mana Disdukcapil tidak berdiri di atas sertifikat yang dikantonginya. Komplek Disdukcapil memiliki alas hak tiga sertifikat bernomor 160, 161, dan 162. “Itu tuntutan kita, agar BPN segera melaksanakan putusan PN Sambas. Karena memang letak komplek perkantoran itu berdiri di atas tanah kami,” ujarnya.

Ronal juga mengajukan gugatan ke PTUN Pontianak terhadap sertifikat yang dikeluarkan BPN atas tanah tersebut. Disebutkan dia bahwa dalam sertifikat tersebut, batas barat adalah Jalan Pembangunan dan batas timur yakni Jalan Sukaramai. “Arahnya sudah salah, Jalan Pembangunan seharusnya batas selatan, dan Sukaramai batas utara. Lebih aneh lagi, tahun 1984 belum ada yang namanya Jalan Pembangunan, tetapi disertifikat ada, ini yang jadi tanda tanya,” jelasnya. Kepala Bagian Hukum dan Peraturan Perundang-undangan Sekretariat Daerah Pemerintah Kabupaten Sambas Marjuni mengungkapkan bahwa pada dasarnya tidak ada masalah Pemkab dengan yang mengaku pemilik tanah. Pasalnya gugatan yang diajukan tertuju pada sertifikat

keluaran BPN. Hanya saja berimplikasi pada Pemkab dikarenakan ada bangunan perkantoran di atas tanah yang sengketa tersebut. “Tidak ada kaitannya dengan Pemkab Sambas sebenarnya. Hanya saja ada kantor di atas tanah tersebut,” ujarnya. Saat ini gugatan di PTUN, kata Marjuni, masih dalam pr oses. Bahkan belum disidangkan. Dia berharap agar semua pihak mengikuti proses tata usaha negara (TUN) yang gugatannya sudah diajukan. “Kita tunggu saja proses di PTUN,” ucapnya. Kepala BPN Sambas Siswidodo mengungkapkan bahwa tanah yang dimaksud Ronal bukan pada lahan yang kini berdiri kantor Dispenda dan Disostransnaker Sambas. Melainkan yang dimaksud yakni pada Jalan Sukaramai. Tanah yang dimaksud pernah diukur oleh petugas BPN bersama perangkat desa setempat. Bahkan hakim PN Sambas pun turun langsung mencek tanah tersebut. “BPN pernah menjawab surat Sekda Sambas yang menyatakan tanah dimaksud Ronal bukan di tempat itu (Dispenda dan Disostransnaker Sambas, Red),” jelasnya. Saat ini BPN menjadi tergugat di PTUN Pontianak. Tapi sampai sekarang belum masuk pada tahap persidangan. Sejauh ini PTUN masih mempertemukan para pihak. Ronal sendiri memang mengajukan blokir terhadap administrasi tanah tersebut. Namun, kata Siswidodo, blokir yang dimaksud bukan pada fisik tanah. Penyegelan maupun penyitaan, diingatkan dia, harus berdasarkan putusan pengadilan. “Blokir hanya pada administrasi agar tanah tersebut sementara tidak dipindahtangankan. Pada dasarnya kami inginnya kasus ini diselesaikan dengan cara hukum,” tegasnya. Razia Afrianto mengingatkan jika masih dipasang pagar yang menutup akses masuk ke dua instansi pemerintahan tersebut, urusannya bukan lagi dengan Satpol PP. Melainkan dengan kepolisian, dikarenakan dua instansi tersebut merupakan aset pemerintah dan untuk pelayanan umum. “Kalau memang dipasang lagi urusannya sudah ke polisi,” ujarnya. (hen)

Selenggarakan Pelatihan Peningkatan Kapasitas PNPM Mandiri Perkotaan Sambas SAMBAS – Tim Fasilitatator PNPM Mandiri Perkotaan Kabupaten Sambas melaksanakan kegiatan pelatihan bersama kepada unit-unit pengelola (UPK, UPL, UPS), sekretariat dan Badan Pengawas   LKM pada 26 – 27 Februari 2011. Pelatihan Ini diikuti seluruh UP-UP dan sekretariat serta badan pengawas dari 18 desa yang ada di Kecamatan Sambas.

Kegiatan pelatihan ini diselenggarakan di Aula Gedung Bank Kalbar Cabang Sambas. Pelatihan khusus bagi unit-unit pengelola ini diikuti kurang lebih 80 peserta dari 18 LKM,   yang kemudian dibagi menjadi tiga kelas. UPK, sekretariat, dan badan pengawas di aula utama, sedangkan UPL dan UPS di ruang lainnya. Pembukaan pelatihan dilaksanakan 26Iklan? Februari Inginpada Pasang olehBIRO Askorkot CD Mandiri SAMBAS Kabupaten Sambas Eddy Satri0813-4554-1441 Hub : Rabbul adi. Dalam sambutannya, Eddy

menyatakan bahwa PNPM Mandiri Perkotaan sebagai sebuahprogrampemberdayaan masyarakat, yang menitikberatkan pada proses pembelajaran kepada masyarakat, untuk menciptakan masyarakat yang mandiri, akan senantiasa memberikan pelatihan-pelatihan. “Tujuan dari   pelatihan ini, baik yang sudah dilaksanakan, yang sedang dilaksanakan, dan yang akan dilaksanakan nantinya   untuk meningkatkan kapasitas pelaku PNPM Mandiri Perkotaan di tingkat

masyarakat. Khususnya UPK, UPL, UPS, sekretariat, badan pengawas. Juga dalam rangka menyatukan pemahaman di antara semua pelaku PNPM Perkotaan yang ada,” katanya. “Sehingga pada akhirnya nanti dapat semakin berdaya dan mandiri dalam menjalankan tugas pokok dan fungsi masingmasing. Proses Pembelajaran ini merupakan hak masyarakat, terutama masyarakat miskin yang menjadi sasaran pendampinganprogam,”timpalnya. Pada kesempatan   itu Eddy

mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada Pimpinan  Bank Kalbar Cabang Sambas H Junaidi Razali beserta seluruh stafnya, yang telah menyediakan fasilitas gedung Bank Kalbar, sebagai tempat diselengaarakannya pelatihan ini. “Hubungan kemitraan antara Bank Kalbar Cabang Sambas dengan PNPM Mandiri Perkotaan memang sudah terbangun sejak awal PNPM Perkotaan masuk di Sambas. Sejak 2008 sampai sekarang. Dengan adanya kemitraan ini, menunjukkan komitmen yang jelas dari Bank Kalbar Cabang Sambas sebagai bank daerah yang peduli dan mendukung proses pembangunan yang ada di Kabupaten Sambas. Sesuai dengan moto Bank Kal-

HENDY ERWINDI/PONTIANAK POST

FOTO BERSAMA: Peserta Pelatihan Peningkatan Kapasitas PNPM Mandiri Perkotaan Sambas berfoto bersama.

bar yaitu Mitra Dalam Usaha dan Pembangunan,” tuturnya. Eddy berharap kepedulian  ini ke depannya bisa lebih di tingkatkan lagi. Misalnya Bank Kalbar Cabang Sambas dapat menjadi mitra bagi unit pengelola keuangan   yang ada di masing-masing desa. Mungkin dalam bentuk bantuan penam-

bahan modal bagi UPK-UPK yang dinilai berhasil di dalam pengelolaan keuangannya, atau dalam bentuk lain. “Semoga bentuk-bentuk kepedulian seperti ini dapat juga menular dan tumbuh pada pihak-pihak swasta lainnya yang ada di Kabupaten Sambas,” harapnya. (hen/pk)


Pontianak Post

Rabu 2 Maret 2011

potret

Tertibkan Semua Pasar ANGGOTA DPRD Ketapang Martin Rantan meminta Satuan Kepolisian Pamong Praja (Satpol PP) segera menertibkan keberadaan pasar di Jalan Diponegoro. Pasalnya saat ini ini, p e daga ng d i sa na tidak hanya menjual sembako, tetapi sayur ikan. Bisa kacau, kalau juga “Kalau memang masih memberimau ditertibkan, kan izin, sehingga semua harus ditertibkan,” kata Martin pendirian pasar Rantan, saat rapat distop dengar pendapat di Gedung DPRD Ketapang, Selasa (1/3). Martin juga berharap Pemkab Ketapang tidak lagi memberikan izin kepada pendirian pasar. Pasalnya saat ini permasalahan untuk para pedagang Komplek Pasar Rangga Sentap belum tuntas. Menurut dia, jika diberikan izin baru lagi, dikhawatirkan dapat mengacaukan keb e ra daa n pa sa r yang telah ada. “Bisa kacau, kalau Martin Rantan masih memberikan izin, sehingga pendirian pasar distop,” kata figur yang juga Sekretaris DPD Partai Golongan Karya Kabupaten Ketapang tersebut. Sementara itu, Al Muhammad Yani, anggota DPRD Ketapang lainnya menggambarkan bagaimana saat ini dampak dari persoalan tersebut terlihat. Yakni para pedagang Pasar Rangga Sentap terus menerus menuntut agar Pasar Haji Bujang Hamdi ditertibkan. “Sehingga dengan adanya permasalahan ini, permasalahan Pasar Haji Bujang sudah lama ada. Siapa dulunya yang membuat regulasi, itu yang bertanggungjawab. Kalaupun dulunya pasar ini diberikan izin, takutnya pihak lain bisa mendirikan pasar juga,” kata Yani. “Jadi bagaimana kita lebih memperhatikan keberadaan pasar tradisional terlihat modern?” timpal figur yang juga Ketua DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Ketapang ini. (fah)

KETAPANG

21

Kasat Brimob Kunjungi Ketapang Bertatap muka dengan Para Tomas

ANDY CANDRA/PONTIANAK POST

TATAP MUKA: Kasat Brimob Polda Kalbar Eko Iswantono dan Kapolres Ketapang Badya Wijaya bersilaturahmi dengan tokoh masyarakat di ruangan kerja Kapolres.

Usulkan Maestro Budaya Salah Satunya Busman dari Negeri Baru KETAPANG – Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disbudparpora) Kabupaten Ketapang mengusulkan sejumlah nama untuk dianugerahi maestro budaya dari Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata Republik Indonesia. Pengusulan tersebut setelah melihat usaha dan upaya yang dilakukan seniman yang melestarikan seni dan budaya leluhur yang ada di Kabupaten Ketapang. “Ada delapan nama yang diusulkan ke pemerintah pusat, termasuk juga Pak Busman,” kata Ermansyah, kepala Seksi

(Kasi) Pelestarian Budaya Daerah Disbudparpora Kabupaten Ketapang. Usulan maestro budaya ke Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata Republik Indonesia diterangkan Yudo Sudarto, kepala Disudparpora Kabupaten Ketapang adalah upaya untuk memberikan anugerah budaya pada sosok yang sudah berusaha melestarikan seni dan budaya. Usulan ini kali pertama dilakukan, tentunya dikarenakan proses yang dilalui oleh pemerintah. Harapannya, dengan pengusulan anugerah tersebut dapat memicu semangat para generasi penerus untuk menjadi maestro di bidang seni dan budaya. Apalagi, seperti sosok Busman yang sudah lama berusaha mempertahankan seni

dan budaya, termasuk pantun memuar penyengat dan seni budaya lainnya di Ketapang. “Yang kita tahu, jika pantun memuar penyengat ini tak dilestarikan, maka akan terancam punah, seperti sastra lisan memuar penyengat yang sulit dimoderenisasi,” kata Yudo. Dalam melestarikan seni budaya leluhur ternyata memberikan kepuasan tersendiri bagi Busman. Warga Desa Negeri Baru, kecamatan Benua Kayong yang berusia 61 tahun menyebutkan bahwa dalam pantun memuar penyengat memiliki tahapan yang harus dilalui. Mulai dari memanjat pohon, pantun membujuk lebah, pengasapan, dan lain-lain. “Masing-masing ada pantunnya,” ujarnya singkat. (idn)

KETAPANG – Kapolres Ketapang Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Badya Wijaya bersama Komisaris Besar (Kombes) Polisi Eko Iswantono, kasat Brimob Polda Kalbar, Senin (28/2) bertatapmuka dengan tokoh masyarakat Dayak di ruangan kerjanya. Sejumlah tokoh masyarakat yang hadir di antaranya Chanisius Kuan, F Kaleh, Lukman, dan lain-lain. Pembicaraan bersama tokoh masyarakat (tomas), Kapolres, dan Kasat Brimob Kalbar tampak saling menyapa bahkan terlihat akrab. Kasat Brimob Polda Kalbar dan Kapolres Ketapang mengharapkan kemitraan dengan masyarakat terus berlanjut, dan pentingnya menjaga kamtibmas. Kapolres berharap agar kemitraan yang sudah terjalin baik selama ini terus terbina. Dia mengimbau agar keamanan suatu daerah bersamasama untuk dijaga dengan baik. “Mari kita untuk saling menjaga kamtibmas, seandainya ada gejala gangguan kamtibmas untuk dipercayakan kepada penegakan supremasi hukum,” ujar Kapolres. Terkait dengan adanya persidangan Vitalis Andi dan Japin, Kapolres dan Kasat Brimob berharap agar masyarakat mempercayakan persoalan tersebut pada hukum. Termasuk juga harapan dia agar semua tertib. Pemuka masyarakat yang hadir

dalam ruangan Kapolres itu juga mendukung upaya kepolisian untuk meningkatkan kamtibmas. Selain itu beberapa pesan agar polisi meningkatkan pelayanan juga disampaikan. Silaturahmi Bersama Perwira Kapolda Kalbar Brigadir Jenderal Polisi Sukrawardi Dahlan diwakili Kasat Brimob Polda Kalbar Kombes Eko Iswantono bersilaturahmi dengan para perwira Polres, termasuk kapolsek-kapolsek di jajaran Polres Ketapang. Silaturahmi tersebut berlangsung di Tambak Udang, Senin (28/2) malam. Dalam pertemuan santai itu, Kasat Briob Polda Kalbar didampingi Kapolres Ketapang AKBP Badya Wijaya juga memberikan pengarahan. Mantan Kapolres Sambas tersebut memberikan motivasi dan semangat kepada para anggotanya, dalam melaksanakan tugas-tugas kepolisian. Dia juga mengimbau untuk meningkatkan jalinan kemitraan kepada masyarakat, meningkatkan rasa empati pada lingkungan sekitar tempat tinggal anggota, agar keberadaan anggota dapat dirasakan bermanfaat di tengah masyarakat.“Tekankan perihal tugas pokok dan fungsi kepolisian agar benar-benar dapat dipahami oleh anggota dalam menegakkan hukum serta mampu memberikan pengamanan dan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat,” kata dia. (idn)

RAPI Ketapang Aktif Kembali KETAPANG – Pengurus RAPI wilayah Kabupaten Ketapang mengadakan pertemuan dengan pengurus dan anggota RAPI, serta simpatisan RAPI yang ada di Kabupaten Ketapang pada Jumat (25/2) malam di kediaman Ceparudin (JZ 21 GC). Rapat tersebut menindaklanjuti surat keputusan (SK) dari Pengurus Daerah Radio Antar Penduduk Indonesia Daerah 21 Kalimantan Barat, tentang pengangkatan caretaker pengurus wilayah 02 Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) wilayah 02 Kabupaten Ketapang. Rapat Koordinasi tersebut di-

hadiri anggota RAPI dan simpatisan RAPI, di antaranya Nuraidin. MS (JZ 21 GA), Ceparudin (JZ 21 GC), Wardono Hongkeng (JZ 21 GCL), Syafri (JZ 21 GBH), Roshadi (JZ 21 GAC), Sukarto (JZ 21 GCS), Almukaram (JZ 21 GBE), Subrata (JZ 21 GCN), dan beberapa orang Simpatisan RAPI. Mereka membahas tentang kepengurusan RAPI Wilayah 02 Kabupaten Ketapang yang sekarang terkesan agak vakum kepengurusan. Nuraidin, MS (JZ 21 GA), selaku Ketua Caretaker Pengurus Wilayah 02 Kabupaten Ketapang berharap kepada pen-

gurus caretaker yang lain, untuk dapat melakukan konsolidasi organisasi RAPI Wilayah 02 Kabupaten Ketapang, menyusun kepengurusan RAPI. Sementara dalam waktu 3 bulan ke depan, dan mempersiapkan dan melaksanakan Musyawarah Wilayah 02 Kabupaten Ketapang dan disampaikan Pengurus Daerah RAPI Kalimantan Barat untuk diterbitkan SK.“Kita berharap dengan ada SK Caretaker Pengurus RAPI Wilayah 02 Kabupaten Ketapang dapat menghidupkan kembali RAPI yang ada di Kabupaten Ketapang,” kata Nur’aidn MS.. (idn)

ANDY CANDRA/PONTIANAK POST

RAPAT KOORDINASI: Anggota dan simpatisan RAPI Ketapang melakukan koordinasi untuk mengaktifkan kembali kepengurusan RAPI Ketapang.


KAYONG UTARA

22

Pontianak Post

DAU Terancam Dipotong

tokoh

Dua Kecamatan Siap KEPALA Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Kayong Utara Frederick Pohan saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (1/3), mengatakan untuk penerbitan NIK dan persiapan penerapan e-KTP, mereka telah mengirimkan tenaga teknis sistem informasi dan administasi kependudukan (SIAK) di Kecamatan Sukadana dan Kecamatan Simpang Hilir. Dengan dibantu staf dari setiap kecamatan tersebut dalam proses pembuatannya, kini unpenerapan proKeterbatasan ke- tuk gram SIAK di dua mampuan listrik di kecamatan tersebut kecamatan masih telah beroperasi melayani masyarakat. menjadi kendala Hal tersebut dimaksudkan untuk mebagi kita untuk melaksanakan pro- menuhi kewajibannya melengkapi diri, gram pelayanan ini agar memiliki identitas. “Jadi, khusus pelayanan pembuatan KK dan KTP warga bisa membuatnya langsung di kecamatan masing-masing,” jelas Pohan. “Namun untuk tiga kecamatan lainnya lagi, kita ma s i h m e nu ng gu anggaran selanjutnya,” timpal dia. Ia m e n g a t a k a n bahwa pelayanan Frederick Pohan pembuatan KK dan KTP dengan mengirimkan tenaga teknis (operator) SIAK dari Disdukcapil ke kecamatan ini berdasarkan Surat Edaran dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Republik Indonesia Nomor 471.13/4141/SJ mengenai Penerbitan NIK dan Persiapan Penerapan e-KTP Tahun 2011. “Keterbatasan kemampuan listrik di kecamatan masih menjadi kendala bagi kita untuk melaksanakan program pelayanan ini,” keluhnya. Tetapi untuk saat ini, dikatakan dia bahwa kegiatan yang dimaksud masih bisa beroperasi. Berkaitan dengan hal ini, Pohan mengharapkan kerjasama dari pihak-pihak terkait seperti kecamatan, desa, dan RT, termasuk dalam hal ini adalah masyarakat untuk mendukung terlaksananya program nasional ini. (tas/hms)

Rabu 2 Maret 2011

HUMAS

KUNJUNGI PELABUHAN: Kadishubkominfo Kabupaten Kayong Utara Erwin Sudrajat saat mendampingi Bupati Hildi Hamid dan rombongan ketika berkunjung di Pelabuhan Tanjung Satai, kecamatan Pulau Maya Karimata.

Pelabuhan Dukung Pertumbuhan Ekonomi SUKADANA – Kabupaten Kayong Utara sebagai daerah otonom baru yang dalam usianya terhitung masih relatif muda, terus berupaya mengembangkan potensi yang dimiliki. Salah satunya dengan melengkapi berbagai fasilitas, sarana, dan prasarana pendukung, baik untuk yang sudah ada maupun sedang dalam pembangunan. Untuk itu melalui lintas sektor, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kayong Utara membuat kajian-kajian yang sangat strategis di berbagai bidang. Seiring dengan perkembangannya dari hasil kajian-kajian tersebut, kabupaten ke13 di Provinsi Kalimantan Barat ini mendapatkan empat pelabuhan. Adapun pelabuhan-pelabuhan yang dimaksud yakni Pelabuhan Perintis di Desa Betok Jaya yang sekarang sudah beroperasi, Pelabuhan Laut Lokal di Tanjung Satai, Pelabuhan Regional di Muara Sungai Teluk Batang, serta Pelabuhan Laut Lokal yang saat ini sedang dikerjakan di Pulau Salah Name

atau tepatnya di depan Muara Sungai Sukadana. Pelabuhan yang terakhir ini diperuntukkan sebagai pelabuhan perikanan dan pelabuhan di Teluk Pulau Cik Kadir Sukadana. Untuk pelabuhan laut lokal di Tanjung Satai dan Sukadana serta pelabuhan di Teluk Batang yang sekarang telah memasuki tahap pembangunan fasilitas darat, secara keseluruhan dibiayai dan dilaksanakan oleh Kementerian Perhubungan. Melihat perkembangan ini, Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi, dan Informatika Kabupaten Kayong Utara Erwin Sudrajat ketika mendampingi kunjungan kerja Bupati Kayong Utara ke Kecamatan Pulau Maya Karimata belum lama ini, mengatakan bahwa dari hasil kajian tersebut mereka telah menindaklanjutinya dengan melakukan studi kelayakan. Kemudian dinas yang dipimpinnya tersebut juga telah melakukan studi perencanaan. “Ini merupakan upaya-upaya pemerin-

tah daerah dalam memenuhi kebutuhan masyarakat dan semuanya dilakukan agar hasil pembangunan tersebut bisa bermanfaat dan menyentuh langsung ke masyarakat,” kata Erwin. Mengenai pelabuhan laut lokal di Tanjung Satai, kecamatan Pulau Maya Karimata rencananya akan segera dibangun. Keberadaan pelabuhan baik yang sudah ada, sedang, maupun dalam perencanaan, menurut dia, merupakan upaya-upaya strategis Pemkab dalam mendukung akses pertumbuhan ekonomi dari berbagai sektor. Oleh karena itu, dia berharap agar peran partisipasi dari masyarakat juga berpengaruh besar terhadap kelanjutan pemerataan pembangunan di daerah ini. Maka, sangat diharapkan terciptanya partisipasi dari berbagai elemen masyarakat, untuk mendukung terlaksananya tujuan Pemerintah Kabupaten Kayong Utara mengembangkan daerah ini menjadi daerah yang maju. (tas/hms)

SUKADANA – RAPBD Kabupaten Kayong Utara belum juga ditetapkan dan disampaikan kepada pemerintah pusat. Padahal berdasarkan PP Nomor 56 Tahun 2005, batas waktu penyampaian informasi keuangan daerah adalah paling lambat pada 31 Januari pada tahun anggaran bersangkutan. Sementara untuk APBD setiap tahun anggaran, serta apabila terjadi perubahan APBD paling lambat disampaikan 30 hari setelah ditetapkannya perubahan APBD tahun berjalan. “Ini menjadi tanda tanya besar, kenapa belum juga diketuk palu?” tutur Abdul Muis, ketua Himpunan Mahasiswa Kayong Utara (Himakatra) kepada koran ini. Pada PP 65 tahun 2010, yang merubah pasal 17 ayat 1 dari PP 56 tahun 2005, jika pemerintah daerah tidak menyampaikan informasi keuangan daerah, hingga batas waktu yang ditetapkan, maka diberikan peringatan tertulis oleh menteri keuangan. Sedangkan pada pasal 2, peringatan tertulis pada ayat 1 diterbitkan paling lama 15 hari terhitung setelah tanggal batas waktu ditetapkan. “Di Pasal 17 ayat 3, juga dijelaskan apabila pemerintah daerah tidak menyampaikan informasi keuangan daerah dalam waktu 30 hari setelah diterbitkannya peringatan tertulis, Menkeu menetapkan sanksi berupa penundaan penyaluran dana perimbangan setelah berkoordinasi dengan Mendagri. Ini yang kita khawatirkan jika RAPBD belum juga disahkan DPRD,” jelasnya lagi. Kalau ini sampai terjadi, Muis, sapaan karibnya, khawatir roda

pemerintahan terancam tidak berjalan. Sebagai daerah otonomi baru, ditambahkan dia bahwa ini akan berdampak pada evaluasi daerah. “Boleh jadi KKU akan dianggap gagal, karena salah satu indikator penilaiannya adalah pengelolaan keuangan. Oleh karena itu, diharapkan pemda dan DPRD KKU serius membahas dan segera menetapkan RAPBD, jangan sampai keterlambatan ini merugikan KKU secara luas dan menimbulkan dampak yang tidak baik,” pintanya. Muis mengingatkan kembali bagaimana Ketua DPRD Ibrahim Dahlan pernah berjanji akan segera membahas dan menetapkan RAPBD sesegeramungkin, seperti termuat pada media beberapa waktu lalu. Namun   faktanya hingga awal Maret, RAPBD tak kunjung kelar dibahas dan ditetapkan. Yang cukup memprihatinkan dia bahwa saat ini sebagian dari anggota DPRD Kayong Utara lebih memilih melakukan studi banding. “Padahal pembahasan dan penetapan RAPBD jauh lebih penting ketimbang studi banding. Artinya jika mengacu pada PP tersebut, maka selambat- lambatnya pertengahan atau minggu kedua Maret APBD KKU sudah harus sampai di Kemendagri, itupun setelah melalui proses evaluasi di Gubernur Kalbar. Karenanya, Pemda dan DPRD KKU mestinya jangan telat dalam pembahasan dan penetapan RAPBD menjadi APBD, karena evaluasi dan perbaikan dari Gubernur dan paripurna penetapan tentunya memakan waktu dan proses,” tegas Mahasiswa asal Teluk Batang tersebut. (jai)


Pontianak Post

aneka

Rabu 2 Maret 2011

23

Lagi, Semen Langka di Ketapang KETAPANG – Tak hanya BBM jenis premium yang masih mahal di eceran, ternyata semen pun sulit ditemukan di pasaran. Dalam beberapa hari terakhir, rata-rata persediaan semen dalam keadaan kosong. “Semen kosong, tak tahulah apa sebabnya, mungkin belum ada kapal yang bawa semen,” kata seorang penjaga toko bangunan.Disinggung apakah karena banyaknya pembangunan yang

membutuhkan semen, ia menjawab singkat “mungkin”. Langkanya semen di pasar Ketapang diakui sejumlah warga. Diantara mereka ada yang memprediksi tinggiya kebutuhan akan semen di Ketapang, karena banyak di perlukan untuk keperluan pembangunan gedung budidaya wallet. “Lihatlah sekarang banyak yang bangun sarang wallet, makanya semen laris,” ujar Iwan, salah

satu warga Ketapang. Pembangunanbudidayawallet di daerah ini memang cukup marak. Dalam beberapa tahun terakhir, sejumlah bangunan terlihat dimana-mana. Tak hanya di dalam Kot Ketapang, tetapi juga sampai ke pedesaan, kini sudah menjulang tinggi pembangunan sarang wallet. Sisi lain, pembangunan juga dahulunya banyak menggunakan kebutuhan akan kayu, kini

sudah mulai berganti dengan beton. Mulai dari barau yang biasanya menggunakan kayu belian (ulin) kini sudah berganti dengan beton. Demikian juga pembangunan jembatan, pemukiman dengan batako dan lain-lain.“Seiring dengan mulai langkanya kayu, maka Pembangunansekarangbanyak menggunakan beton,” tutur Abdurahman,pencintalingkungan hidup. (idn)

Yacoub. Terkait Surat Perintah gubernur Kalbar no. 800/287/ BKD-b tanggal 14 Februari 2011tentang Pelaksana Tugas Sekretris Daerah Kota Singkawang yang telah diserahkan kepada pejabat yang ditunjuk, menurut Edy merupakan bentuk penegasan kepada seluruh perangkat daerah Kota Singkawang berkenaan pejabat yang akan melaksanakan

tugas selaku Sekretaris Daerah Kota Singkawang sampai diangkatnya pejabat definitive. Meski mengaku sangat merasa kehilangan Suhadi Abdullani selaku Sekda Kota Singkawang yang telah mengakhiri masa tugasnya terhitung 1 Maret 2011, namun Edy berharap tugas-tugas Sekda Singkawang yang belum tuntas dapat segera diatasi pejabat Pelaksana Tugas Selaetaris Daerah yang telah ditetapkan. “Semoga PLT Sekda Kota Singkawang segera dapat menyesuaikan dan mengawal terhadap tugas-tugas yang harus dilaksanakan Sekretaris Daerah. Sehingga pelaksanaan tugas Sekretariat Daerah Kota Singkawang dan

Pemerintah Kota Singkawang umumnya tetap dapat berjalan normal sebagaimana mestinya.,”papar Edy R, Yacoub. Tidak hanya itu, Edy R. Yacoub juga menghimbau kepada seluruh pimpinan perangkat daerah Kota Singkawang, untuk mendukung terhadap tugas-tugas yang akan dilaksanakan oleh Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Kota Singkawang. “Faktor senioritas baik dalam usia maupun pangkat diharapkan, untuk sementara tidak menjadi penghalang demi lancar dan suksesnya penyelenggaraan tugas yang harus dilaksanakan Pemerintah Kota Singkawang,”imbuh Edy R, Yacoub. (ash)

Memori Jabatan Sambungan dari halaman 17

diserahkan oleh Suhadi Abdullani selaku Sekretaris Daerah Kota Singkawang yang memasuki masa pensiun sejak tanggal 1 Maret 2011. “Ini merupakan wujud pertanggungjawaban yang telah diberikan selama Suhadi Abdullani menjalani tugas selaku Sekretaris Daerah Kota Singkawang,”ujar Edy R,

Bola Pasir se Kalbar Sambungan dari halaman 17

Budparpora Ketapang.Ditambahkan Dahlan AR, staf Olahraga dan pemuda Disbudparpora Ketapang bahwa turnamen Bola voly pasir

se-Kalbar ini untuk pertama kalinya dilaksanakan di Kabupaten Ketapang. Harapannya kegiatan ini akan berjalan lancar sesuai dengan agenda. (idn)

Biarkan Semuanya Berjalan Normal Sambungan dari halaman 17

bagai ritual yang memang harus diikuti oleh siswa di kelas akhir. Yang penting, pantau mereka. Ikuti segala try out, les, bimbingan belajar dan lainnya. Apabila dikhawatirkan, mereka tidak mendapatkan cukup ilmu di sekolah sebagai bekal ujian nanti. Paimin yang juga koordinator Pengawas Diknas Kalbar ini menjelaskan bahwa ujian nasional untuk SMA dan SMK akan dilaksanakan 18 hingga 21 April mendatang. Sedangkan SMP/Mtsn 25 hingga 28 April. Selanjutnya SD/MI dan

SDLB akan dilaksanakan 10 hingga 20 Mei. Untuk ujian susulan akan dilaksanakan sepekan berikutnya, SMA 25 hingga 28 April, SMK, 25 hingga 27 April dan SD 18 hingga 20 Mei. ‘’Jadi waktunya memang sudah mepet sekali,’’ katanya. Untuk standar kelulusan, ditambahkan Paimin bahwa nilai tersebut adalah penggabungan dari ujian sekolah dan ujian nasional. Namun, untuk kelulusan nilai rata-rata harus 5,5. Jika di bawah empat (4), untuk nilai rata-rata di dua ujian, sekolah dan nasional, maka bisa

dipastikan peserta tersebut dianggap gagal. Sedangkan sosialisasi ke daerah-daerah, seperti di perhuluan Kalbar atau pun daerah-daerah dengan transportasi sulit, BSPN (Badan Standar Pendidikan Nasional) berulangkali melakukan sosialisasi. Di Pontianak sendiri sudah dilakukan dua kali. Pesertanya adalah Kadisdik masing-masing daerah, DPRD dan Kantor Kementerian Agama masing-masing daerah. Harapannya, sosialisasi yang sudah diperoleh di Pontianak, berikutnya akan dibawa ke daerah-daerah dan masuk ke rayon atau pun sub rayon.

Dalam sosialisasi ini termasuk ihwal pelaksanaan ujian sekolah. Yang masing-masing setiap kelas akan diikuti 20-an peserta dengan lima paket soal berbeda. Maksudnya dengan soal berbeda dalam satu ruang, maka jangan berharap untuk bisa mencontek atau meminta bantuan teman. ‘’Karenanya setiap peserta ujian harus memaksimalkan diri dengan segala try out, bimbel sampai dengan les-les harian,’’ katanya lagi. Untuk tahun 2011 ini, di Kalbar diperkirakan 200-an ribu lebih peserta akan mengikuti ujian nasional mulai tingkat SD, SMP hingga SMA. (ing)

berat diserahkan masyarakat kepada perusahaan melalui pihak kepolisian,” kata Jhonsen. Namun dalam rentang waktunya, 22 Februari 2010, saat diminta menghadap ke kepolisian. Tapi, herannya saat itu juga, Vitalis Andi

dan Japin ditahan kejaksaan Negeri Ketapang. Kemudian secara berlanjut menjalani persidangan. “Saat ini, Andi dan Japin di vonis satu tahun penjara, inilah yang membuat ada kejanggalan,” kata Jhonson. (fah)

lang. Akhirnya mendengar jawaban tersebut, rapat dilanjutkan. Sementara itu, Kasatpol PP, Suhaimi, mengakui pada rapat 20 Januari lalu, disepakati lima poin. Namun dari lima itu, satu saja yang belum terlaksana. Yakni belum ditertibkannya Pasar Haji Bujang Hamdi. “Permasalahan pedagang Pasar Rangga Sentap adalah karena keberadaan Pasar Haji Bujang. Itu induk permasalahan sebenarnya,” kata Suhaimi. Diantaranya poin yang telah menjadi kesepakatan tersebut diantaranya adalah, Pemkab akan menertibkan pasar illegal, termasuk pasar Haji Bujang dan pemerintah akan melaksanakan perbaikan sarana dan parasarana di pasar Rangga Sentap. Nemun,hingga batas waktu, 20 Februari lalu, pasar Haji Bu-

jang belum juga ditertibkan. Dalam kesempatan ini, pedagang juga mengeluhkan penertiban yang dilakukan Satpol PP, dengan membongkar lapak yang ada di Eks Pasar Melati. Padahal kesepakatan yang sudah ada. Akhirnya setelah perdebatan panjang, Jamhuri Amir, sebagai pimpinan rapat mengatakan bahwa DPRD memberikan opsi. Pasar di Haji Bujang Hamdi, Pasar Melati dan Pasar Rangga Sentap tetap ada. Namun sayang, pedagang tetap tidak bisa menerima opsi tersebut. “Karena pasar Melati hari ini (kemarin-red) dirobohkan, kami mau jualan kemana,” ujar salah satu pedagang. Pedagangpun berjanji akan berjualan tetap berjualan di kawasan eks Pasar Melati, meski pun hanya di bawah pohon.(fah)

Warga Silat Hulu Diminta Sabar Sambungan dari halaman 17

perusahaan tersebut. “PT BNM memenuhi hukum adat,” kata Jhonson. 19 November 2009, sebesar 21 buah tajau beserta perlengkapan adat sesuai tuntutan masyarakat.

Sebagai bentuk sopan santunnya masyarakat Adat, lanjut Jhonson, dengan sudah dipenuhinya hukum adat itu. Masyarakat menganggap persoalan dengan perusahaan sudah selesai. “Maka dari ketentuan adat sudah dipenuhi, maka alat

Tiga Pasar tetap Jalan Sambungan dari halaman 17

DPRD Ketapang, namun hingga kini belum juga ada penyelesaiannya. Karenanya, dia sangat berharap pertemuan hari ini bisa didapatkan kepastian jelas. “Karena memang hari ini (1/3) lapak pedagang sudah ditertibkan. Namun kesepakatan terdahulu belum juga direalisasikan,” kata Dedi, kemarin. Andi, salah satu pedagang Rangga Sentap yang berjualan di Eks Pasar Melati dalam audiensi menyatakan bahwa ada lima kesepakatan dari pertemuan dahulu. Poin satu, tiga dan empat sudah dilaksanakan. Namun poin kedua dan ke lima masih dalam proses. “Untuk poin ke dua, yakni penertiban Pasar Haji Bujang belum juga terealisasi. Bupati Ketapang lah yang bisa menen-

tukan kebijakan. Namun beliau tidak hadir,” kata Andi. Ketidakhadiran Bupati Ketapang, membuat para pedagang nyaris membatalkan rapet dengar pendapat kali ini. Namun untuk melanjutkan ini, pimpinan rapat, Jamhuri Amir, mengatakan memberikan kesempatan untuk menjawab dari perwakilan Pemkab. Yakni Plt Sekda F Sungkalang, Kadisperindagkop (Syahrani), Kadis Pertamanan dan Kebersihan (M Syera’i), Kasat Pol PP (Suhaimi), Badan Pengelola Pasar (Fadli). “Saya hanya bisa menjawab kesepakatan nomor lima. Sedangkan poin lain tidak bisa menjawab. Walaupun demikian, disini ada Disperindagko, Sapol PP. mereka bisa mendengar karena mereka yang langsung bertanggung jawab,” dikatakan F Sungka-

Pengunduran GK Diparipurnakan Sambungan dari halaman 17

ditemui secara terpisah, Selasa (1/3). Dalam proses penyampaian surat dari GK. Dijelaskan Syamsidi, itu maksimal tujuh hari sudah harus di paripurnakan. Kemudian akan diserahkan ke Bupati yang juga maksimal tujuh hari. Dan paling lama 14

hari saat surat hasil keputusan itu di tangan Gubernur. “Ini sesuai dengan prosedur yang ada. Sehingga hasil dari keputusan itu. Paling maksimal adalah 28 hari sejak surat pengunduran diri disampaikan,” kata Syamsidi. Sebagai pengganti nya, lanjut Syamsidi, sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor

16 Tahun 2009. Pada pasal 37, pimpinan sebagaimana dimaksud pada ayat satu berasal dari partai politik berdasarkan perolehan suara terbanyak. “Jadi kewenangan ada di Parpol yang memperoleh suara terbanyak,” kata Syamsidi.Terkait dengan ketua baru DPRD Ketapang yang sudah dipastikan Yasyir Ansyari.

Apakah akan memperkuat oposisi atau seperti apa. Syamsidi mengatakan akan berupaya melaksanakan tugas sesuai dengan peraturan per undangundangan yang berlaku. “Kalau ditanya oposisi, itu tergantung ritme yang ada di pemerintahan,” kata Syamsidi. (fah)

dilakukan penyergapan di Mapolsek Ngabang sekitar pukul 13.00 wib. Dan dilakukan penggeledahan terhadap Ed dan ditemukan dua butiran kristal di plastik rokok yang diduga sebagai shabu,” demikian penjelasan Kepala Kepolisian Resort Landak, AKBP Firman Nainggolan yang didampingi Kasat Narkoba Polres Landak, AKP Dwi Eyki Selasa (1/3) kemarin di Mapolres Landak. Ditambahkan Kapolres,

bahwa Ed mengaku barang tersebut dari Bm yang beralamat di jalan sertu Tebedak Ngabang. Dengan keterangan tersebut, kepolisian langsung melakukan pengembangan atas pengakuan Ed. Sekitar pukul 14.30 wib anggota melakukan penggeledahan terhadap rumah Bm, tetapi sayangnya kedatangan anggota polisi sudah diketahui oleh Bm yang dirumahnya terdapat camera CCTV. Meski demikian berhasil ditemukan diantaranya 2

buah kotak hitam berisi 5 paketan shabu yang dibuang Bm ke luar rumahnya. “Selain dua buah kotak hitam berisi 5 paketan shabu tersebut, juga disita dua buah bong isap shabu, 2 buah pipet, uang kertas Rp2,3 juta didalam tas biru levis dikamar Bm, dan 12 unit handphone yang juga ditemukan dikamar Bm,” ungkapnya kepada sejumlah wartawan. Menurut keterangan Kapolres, dua orang tersebut sudah masuk dalam daftar operasi sejak tahun 2010 lalu. Dan

Tarif Tanah Warisan Dipertanyakan MEMPAWAH- kendatipun sudah disetujui pengesahannya Perda Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) tahun 2011. Namun fraksi pada DPRD tetap saja menyoroti masalah yang dipredeksi akan memberatkan masyarakat. Jubir FPDIP dan jubir Fraksi Gohan mempertanyakan menyangkut aturan dan ketentuan tentang pengenaan tarif objek pajak terhadap status tanah warisan milik masyarakat. “Ada 13 jenis pemindahan hak yang semuanya merupakan objek pajak BPHTB. Jika dicermati dari laporan Banleg atas RaperdaBPHTB,menilaibelum adanya dasar pengenaan secara terinci terhadap pengurangan tarif pajak sesuai status tanah itu sendiri,” kata Alfian juru bicara FPDI Perjuangan, Alpian. Sebagaimana aturan dan

baru bisa ditangkap Senin kemarin berkat bantuan informasi dari masyarakat. Karena itu, Kapolres juga mengucapkan terima kasih yang besar kepada masyarakat Ngabang dan Landak umumnya yang telah berperan aktif dalam pengungkapan kasus narkoba ini. “Saya kira masih banyak kasus lain yang belum diketahui keberadaannya. Saya berterima kasih kepada segenap masyarakat atas informasi dan kerjasamanya,” katanya. (*)

ketentuan yang berlaku bahwa status tanah warisan hanya dikenakan tarif pajak BPHTB sebesar 50 persen saja. Bukan hanya itu, mempedomani peraturan Menteri Keuangan (Menkeu) tentang pemberian dan pengurangan BPHTB sebesar 25 persen untuk wajib pajak rumah sederhana, rumah susun sederhana dan rumah sangat sederhana. Termasuk pengurangan delapan wajib pajak yang dapat diberikan pengurangan hingga 50 persen hingga 75 persen.“FPDIP minta bupati dapat mengatur secar jelas tentang tarif pajak BPHTB tersebut secara jelas dan terinci. Ketentuan untuk pengurangan tarif pajak dan lainnya itu dapat dituangkan dalam peraturan bupati (Perbup),” katanya.Sementara Fraksi Gohan DPRD Kabupaten Pontianak menilai,

kendati telah memenuhi ketentuan perundang-undangan yang berlaku. Baik secara konsideran, hukum, penggunaan istilah maupun aspek yuridis lainnya. Namun Gohan melihat ada satu hal yang belum tergambar dalam BPHTB ini. Yang menyangkut pengalihan hak status tanah dari orang tua kepada anak kandungnya. Dimana sesuai ketentuan menyebutkan bahwa tanah dengans status warisan mendapatkan diskon tarif pajak sebesar 50 persen,” tanya M Syarif Jubir Fraksi Gohan. Dalam perda BPHTB belum digambarkan secara je­las tentang diskon tarif pajak sebesar 50 persen untuk tanah warisan itu sendiri. Karenanya, Gohan menghendakipemda menjelaskan secara detail dan kon­­krit tentang diskon itu. (ham)

Bekuk Pengedar Sabu Sambungan dari halaman 24

Al dibekuk tak jauh dari kediamannya. Petugas telah lama mengintai dan mengamati gerak gerik Sk. Sekitar pukul 17.00 WIB sore itu, Sk keluar dari rumahnya. Tak mau kehilangan buruan, petugas yang telah berjaga langsung menangkapnya. “Tanpa perlawanan, tersangka kita geledah. Dari tangannya kita temukan satu paket sabu siap jual,” kata William.Dari penangkapan itu,

bersama Sk petugas kemudian melakukan penggeledahan di rumah tersangka. Dari hasil penggeledahan didapati lagi 3 paket sabu yang tersimpan di dalam botol bekas multivitamin. Diamankan juga aluminimum foil, alat hisap atau bong dan satu unit handphone. “Berdasarkan keterangkan sementara tersangka, bahwa sabu yang ia bawa akan dijual ke pembeli. Hanya saja kita masih belum dalami pemeriksaan. Dan dari pengembangan

nantinya dapat dipastikan akan terbongkar jaringan narkoba lainnya,” tambahnya. William juga mengatakan, penangkapan Sk merupakan hasil pengembangan dua kasus narkoba terdahulu yang telah diungkap pihaknya. Ia melihat jaringan narkoba di Putussibau merupakan satu kesatuan. Barang dikirim satu paket ke Putussibau, baru setelah tiba di salah satu bandar dan di pecah-pecah ke bandar lainnya. (wank)

Lantik 218 Pejabat Sambungan dari halaman 24

sebanyak 218 pejabat eselon III, IV dan V di lingkungan Pemkab Sanggau, kemarin. Dikatakan Setiman, proses promosi dan mutasi seperti ini adalah suatu hal yang lumrah dan akan terus berlanjut. Promosi yang dilakukan di samping mengisi jabatan yang lowong dikarenakan ada pejabat yang telah mencapai batas usia pensiun, pindah ke daerah lain, meninggal dunia juga rotasi secara horizontal dilakukan sebagai penyegaran bagi pejabat yang bersangkutan. Sehingga memberikan wawasan dan warna serta pengalaman baru, yang diharapkan dapat meningkatkan motivasi dan kapasitas dirinya untuk berkarya lebih baik lagi. “Dalam rangkaian pelanti-

kan yang dilakukan, sudah melalui proses yang diawali pembahasan oleh Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) Daerah Kabupaten Sanggau sampai akhirnya, keluarlah keputusan Bupati Sanggau sebagai pembina kepegawaian daerah,” katanya. Setiman juga memaparkan, bahwa tantangan Kabupaten Sanggau ke depan akan semakin besar. Salah satu yang paling besar, menurut dia, adalah bagaimana menampilkan profesionalisme, akuntabilitas, responstabilitas publik, etos kerja, kompetitif, transparansi, memegang teguh etika birokrasi serta mematuhi peraturan perundang-undangan yang berlaku sebagai landasan dalam melaksanakan tugas

pokok dan fungsi sebagai abdi negara. Bupati juga meminta agar pejabat yang baru dilantik dan kepada pejabat dilingkungan Pemkab pada umumnya untuk mengedepankan sikap sense of krisis, yaitu kepekaan terhadap masalah-masalah yang timbul di tengah-tengah masyarakat serta kemampuan untuk memberikan solusi pemecahan masalah sesuai dengan tupoksi dan batas kewenangan instansi masingmasing. Selanjutnya, dikatakan bupati pelantikan dalam jabatan struktural baik berupa promosi ataupun mutasi merupakan suatu kepercayaan dan amah yang harus dijunjung tinggi, tidak hanya kepada Pemkab Sanggau tetapi juga kepada Tuhan Yang Maha Esa.(nto)

Raker BBM Nol Besar Sambungan dari halaman 24

Gunakan CCTV, Transaksi Gunakan 12 Ponsel Sambungan dari halaman 17

FAHROZI/PONTIANAKPOST

BAWA SAYUR: Pedagang Rangga Sentap mendatangi DPRD dengan membawa dagangannya (sayur)

untuk penertiban kios yang tidak mempunyai izin. Karena dengan kebijakan tersebut, maka pihak yang terkait seperti Kepolisian mengambil tindakan, sehingga diharapkan kios

tidak lagi menjamur di kota Sintang ini.“Selama belum ada upaya penegasan dari pemerintah, maka kita nikmati saja kondisi dengan harga premium yang selangit. Sehingga kalaupun belum ada Harga Eceran Tertinggi (HET), pakai saja aturan

perizinan. Bila ada pengecer yang tak punya izin, segera tindak tegas. Saya yakin kalau ada ketegasan dalam masalah ini, maka pengantre musiman yang tak mempunyai izin, tidak lagi memanfaatkan situasi ini,” pungkasnya.(wah)

Stok BBM PLN Sanggau Tinggal 7 Hari Sambungan dari halaman 24

gangguan-gangguan yang sifatnya teknis dan tidak bisa dihindari lagi untuk melakukan pemadaman. Apalagi, lanjut Arif, selama ini sebelum dilakukan pemadaman di suatu

wilayah tertentu, PLN Cabang Sanggau selalu mengumumkannya kepada masyarakat melalui media massa. Setidaknya, konsumen PLN Cabang Sanggau untuk sementara ini dapat bernafas lega, karena stok BBM di PLN Cabang

Sanggau masih cukup untuk operasional selama satu minggu. “Marilah kita sama-sama berharap supaya kondisi ini segera membaik. Sehingga antrean warga yang ingin mendapatkan BBM tidak lagi terjadi di manamana,” harapnya.(nto)


pro-kalbar Pontianak Post

24

SANGGAU

Lantik 218 Pejabat MESKIPUN sempat melor sebagaimana yang dijanjikan Bupati Sanggau Ir H Setiman H Sudin yang akan melakukan perombakan SKPD pada akhir Ferbruari, namun akhirnya pada Selasa, 1 Maret 2011 ini terealisasikan. Sehingga rangkaian pertanyaan panjang yang sejak tahun lalu mengumandang, kini terjawab sudah. Pada kesempatan acara yang dilaksanakan H Setiman H Sudin di lantai I Kantor Bupati Sanggau tersebut, Setiman mengatakan, bahwa sesuai dengan konsep manajemen modern, maka organisasi pemerintahan dituntut untuk lebih efisien dan efektif agar lebih baik dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. “Karenanya pelantikan eselon III, IV dan V merupakan proses pembinaan kepegawaian yang biasa terjadi di dalam seuatu oerganisasi,” kata bupati saat melantik dan mengambil sumpah

Rabu 2 Maret 2011

Stok Solar PLN Sanggau Tinggal 7 Hari SANGGAU--Hingga Senin, 1 Maret 2011 kemarin, PLN Cabang Sanggau menegaskan bahwa persediaan bahan bakarnya relatif aman dan mencukupi hingga tujuh hari mendatang. Terkendalanya pendistribusian BBM (solar) menyebabkan persediaannya di tingkat SPBU (stasiun pengisian bahan bakar umum) pun terbatas. Sehingga antrean warga terjadi dimana-mana.

Jalur distribusi BBM terkendala, karena terjadinya kapal karam di perairan Jungkat sehingga menghambat jalur transportasi. Sementara itu, dampak yang tidak nyaman juga sudah pasti dialami oleh lembaga-lembaga publik yang bertugas memberikan pelayanan umum kepada masyarakat. Misalnya PLN. Dipastikan terjadinya efek domino akibat belum dis-

ingkirkannyaKMRahmatiaSentosadialur pelayaran di muara Jungkat yang karam, dan saat ini masih dalam upaya evakuasi. Manager PLN Cabang Sanggau Arif Pramudya ketika dihubungi kemarin siang mengatakan, bahwa memang terkendalanya jalur pendistribusian BBM. Namun khusus untuk PLN Cabang Sanggau yang membawahi Sekadau, Nanga Pinoh, Sintang dan Ka-

PUTUSSIBAU FOTO IST

JAJARAN Satuan Narkoba Polres Kapuas Hulu berhasil membekuk seorang pengedar sabu, Senin (28/2) lalu di depan Mapolsek Kota Putussibau. Diamankan Sk alias Al (42 th) beserta barang bukti 4 paket sabu. Wakapolres Kapuas Hulu Kompol Imam R, di damping Kasat Narkoba AKP William Tanasale, Selasa (1/3) kemarin membeberkan tangkapan mereka dihadapan Imam R sejumlah wartawan. Imam mengatakan, Sk alias Al merupakan target yang telah lama diincar pihaknya. “Tapi tersangka cukup licin. Selama beberapa kali kita lakukan pengintaian selalu lolos. Baru kali ini berkat kesigapan petugas kita, tersangka tidak berkutik lagi,” kata Imam. Kasat Narkoba AKP William Tanasale dalam keterangannya mengatakan, bahwa Sk alias Ke Halaman 23 kolom 5

Ke Halaman 23 kolom 5

Raker BBM Nol Besar

Ke Halaman 23 kolom 5

Bekuk Pengedar Sabu

puas Hulu dikatakannya relatif aman. “Untuk persediaan BBM bagi kegiatan operasional PLN relatif aman. Persediaan BBMyangkitamilikimasihmencukupiuntuk tujuh hari ke depan,” kata Arif kemarin. Arif juga mengimbau kepada masyarakat untuk tidak panik, dan pemadaman listrik akan diupayakan untuk tidak dilakukan. Terkecuali memang ada

BEDAH RUMAH: Warga Dusun Sido Makmur Kecamatan Binjai Hulu, Kabupaten Sintang secara swadaya melakukan bedah rumah milik Sumar (62 th). Sebab, warga prihatin kondisi rumah tersebut sudah tak layak huni lagi.

Perda HIV jadi Inisiatif Dewan SINTANG--Terhambatnya proses pembuatan Peraturan Daerah (Perda) Penanggulangan HIV di Kabupaten Sintang, sejak diwacanakan pada 2007 oleh Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) daerah dan eksekutif dua tahun terakhir tak kunjung selesai. Sehingga DPRD siap menerima tampungan usulan tersebut dan merubah polanya menjadi perda inisiatif dewan. “Tidak menutup kemungkinan KPA menyampaikan ke DPRD terkait Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tersebut, sehingga kita dapat merubah polanya menjadi Perda inisiatif,” ungkap Ketua Komisi III DPRD Sintang Ahmad Sutarmin, kepada Pontianak Post, Selasa (1/2).

Menurut Sutarmin, ingga pemerintah harus jika Raperda tersebut membuat langkah yang diusulkan ke DPRD, dianggap perlu untuk hanya mekanismenya mengatasi hal tersebut. saja yang berbeda, na“Kami akan membanmun sejumlah persyaratu kalau KPA mau mengtan tidak akan jauh koordinasikan masalah berbeda. ini ke komisi III. Akan tetapi samNamun saat ini kepai saat ini, Sutarmin mungkinan besar masih menjelaskan, pihaknya dibahas di tingkat eksebelum mendapatkan inkutif. Yang jelas kalau formasi dari pihak KPA, Raperda tersebut disamAhmad Sutarmin sehingga diharapkan paikan ke DPRD, kami KPA mengkoordinasikan masalah siap memfasilitasi selama syarat Raperda tersebut pada DPRD. terpenuhi. Apalagi penanganan HIV Apalagi, menurut Tarmin, perso- memang sudah selayaknya menjadi alan penanggulangan HIV/ AIDS perhatian khusus,” ungkap Tarmin. di Sintang tergolong penting, seh- (wah)

SINTANG--Rapat Kerja (Raker) membahas mengenai BBM di Sintang yang dilaksanakan beberapa waktu lalu yang melibatkan instansi terkait seperti SPBU, Pemkab Sintang, Kepolisian, dinilai anggota Komisi II DPRD Sintang Franseda, merupakan kegiatan yang sia-sia. Sebab, sampai saat ini, masih ditemukan kondisi yang sama sebelum dilaksanakannya Raker, di mana terlihat antrean BBM dan menjamurnya kios yang menjual BBM dengan harga “selangit”. “Raker itu nol besar. Sebab, tindaklanjut berupa dikeluarkannya kebijakan dari pemerintah tidak ada. Percuma saja Raker tersebut dilaksanakan,” ungkap Franseda, kepada Pontianak Post, Selasa (2/1). Selain itu, politisi PKPI ini juga menambahkan, dengan pemerintah terlihat tak serius mengatasi masalah ini, maka menghambat pihak kepolisian dalam melakukan tindakan. Sebab, untuk melakukan tindakan, mereka tidak mempunyai payung hukum. “Kesalahannya waktu itu yang datang bukan pengambilan keputusan, sehingga untuk penanganan hal ini tidak dapat diambil keputusan secara cepat. Sehingga antrean kendaraan masih ditemui di hampir seluruh SPBU di Kabupaten Sintang. Begitu juga dengan harga premium eceran terus melonjak di tingkat pengecer, baik di kota maupun di daeerah pedalaman,” jelasnya. Karena itu, Franseda menegaskan agar pemerintah secepatnya mengeluarkan peraturan yang tegas Ke Halaman 23 kolom 5


LFP

Pontianak Post Rabu 2 Maret 2011

Soccer Valencia VA L E N CIA - Valencia adalah klub yang tidak mungkin dilupakan David Villa. Namanya bisa mendunia tak lepas karena sepak terjangnya bersama Valencia selama lima tahun (2005-2010). Seandainya Valencia tidak mengalami problem keuangan, Villa mungkin tidak akan berkostum Barcelona. “Saya m e m i l i k i momen-momen hebat selama membela Valencia dan saya sangat menikmatinya,” ungkap Villa yang mengemas 129

25

v

Barcelona

gol dari 212 laga bersama Va- “David bisa pergi setahun lebih lencia kepada AFP. awal ke Barca apabila dia meTak pelak, lawatan Barca ke mang menginginkannya. Tapi, Mestalla dini hari nanti (siaran dia masih mencoba bertahan langsung TV One pukul 04.00 sampai detik terakhir. Dia WIB) tak ubahnya nostalgia adalah pemain sejati Valencia,” Villa. Apabila diturunkan, itu tambah Llorente. menjadi laga pertama Villa di Ketika Barca mengalahkan Mestalla sejak ditransfer Valencia 2-1 di Nou 40 juta euro (Rp 485 Camp 16 Oktober tahun miliar) ke Barca di awal lalu, performa Villa musim ini. tidak kelihatan. Ada Kendati datang sebatudingan apabila Villa gai musuh, Villa masih bermain setengah hati mendapat sambutan mengingat sebelum LFP hangat sebagai manlaga striker 29 tahun tan pahlawan Mestalla. itu menyebut sangat “Yang saya tahu, fans kami aneh apabila harus menjebol telah menyiapkan sambutan gawang Valencia. spesial kepada David dibandTapi, tidak menurunkan ingkan hal buruk (teror, Red),” Villa di Mestalla karena latar kata Manuel Llorente, chair- belakangnya sepertinya tidak man Valencia, di situs resmi akan dilakukan Barca. Apalagi klub. performa Villa tengah suburFans Los Che - sebutan Va- suburnya. Dari 31 laga musim lencia - memang bisa mema- ini, top scorer sepanjang masa hami apabila kepergian Villa timnas Spanyol itu telah menkarena membantu kondisi klub goleksi 24 gol. yang tengah krisis finansial. “Saya berharap Villa turun

dan membuktikan kemampuannya,” ungkap Unai Emery, entrenador Valencia, di situs resmi klub. “Laga di Mestalla bukan pertarungan antara Barca versus Valencia, melainkan pertarungan pribadi Villa dengan Valencia,” tambahnya. Dengan keunggulan tujuh poin (68-61) dari Real Madrid di puncak klasemen, Barca tidak akan menghadapi tekanan berat di Mestalla. Apalagi, statistik Barca di Mestalla juga bagus. Dalam empat tur terakhirnya, klub asal Catalan itu menang sekali dan kalah sekali. Perlu diingat pula, statistik away Barca di liga musim ini nyaris sempurna dengan menang sebelas kali dan sekali seri dari 12 laga. “Kami harus tetap mewaspadai Valencia karena mereka tim peringkat ketiga klasemen,” kata Sergio Busquets, gelandang jangkar Barca, sebagaimana dikutip Marca. (dns)

Nostalgia Villa Valencia (4-4-2) : 13-Guaita (g); 20-R.Costa, 17-Stankevicius, 4-Navarro, 22-Mathieu ; 5-Topal, 21-Ever; 7-Joaquin, 10-Juan Mata, 19-Pablo; 9-Soldado Pelatih : Unai Emery

Empat Bentrok Terakhir (Liga Primera) 16-10-2010 Barcelona v Valencia 2-1 14-3-2010 Barcelona v Valencia 3-0 17-10-2009 Valencia v Barcelona 0-0 25-4-2009 Valencia v Barcelona 2-2

Stadion : Mestalla, Valencia - Wasit : Iturralde Gonzalez

Terancam Tanpa Guardiola ADA yang lain dari biasanya dalam sesi latihan Barcelona di kemarin (2/3). Yakni tidak tampaknya sosok pelatih Josep Guardiola di Ciutat Esportiva Joan Gamper, markas latihan Barca. Kemana Guardiola ? Pep - sapaan akrab Guardiola - ternyata tengah cedera punggung. Ya, bukan hanya pemain yang cedera. Guardiola juga bisa cedera. Karena mengeluh nyeri punggung sejak sepekan terakhir, pelatih 40 tahun itu meminta izin tidak bisa memimpin latihan kemarin. Lebih ekstremnya, Guardiola terancam tidak bisa memimpin pemainnya dalam lawatan ke Valencia. “Nyeri pada punggungnya cukup serius dan harus menemui ahli terapis. Ada kemungkinan

Josep Guardiola

Pep tidak bisa memimpin tim ke Valencia,” ungkap juru bicara (jubir) Barca seperti dilansir di situs resmi klub.

AC Milan

REUTERS/Enrique Calvo

SELEBRASI : Pemain Barcelona Lionel Messi (kanan) melakukan selebrasi bersama rekan satu timnya David Villa dalam laga beberapa waktu lalu.

Barcelona (4-3-3) : 13-Pinto (g); 2-Alves, 3-Pique, 22-Abidal, 19-Maxwell; 6-Xavi, 16-Busquets, 8-Iniesta; 17-Pedro, 10-Messi, 7-Villa Pelatih : Josep Guardiola

3 v 0

Sayang, jubir itu tidak mengungkapkan penyebab nyeri punggung yangd dialami Guardiola. Juga tidak dijelaskan kenapa Guardiola tidak dirawat ahli terapis klub. “Jika Pep berhalangan, posisi pelatih akan di-handle asisten pelatihTito Vilanova,” jelas jubir itu. Selama tiga tahun terakhir menangani Barca, Guardiola tercatat baru dua kali absen tidak mendampingi pemain dalam pertandingan. Itu pun bukan karena cedera, sakit, atau alasan kondisi fisik. Absennya mantan gelandang timnas Spanyol dekade 1990-an itu karena skors. Absennya Guardiola di pinggir lapangan mungkin tidak akan terlalu banyak berpengaruh mengingat Barca sudah punya skema main paten. Hanya, tanpa Guardiola, Barca bisa kehilangan figur leader di tim mengingat dua pemain senior, kapten tim Carles Puyol dan kiper Victor Valdes, masih dalam pemulihan cedera. Tapi, sudah kembali berlatihnya playmaker Xavi Hernandez diharapkan mengatasi masalah itu. Xavi sudah pulih dari cedera pangkal paha dan mendapat lampu hijau untuk dimainkan melawan Valencia. (dns)

Napoli

Keyakinan Makin Tebal MILAN - Keyakinan AC Milan dalam perburuan scudetto musim ini makin tebal. Di kala kompetisi menyisakan 11 laga lagi, mereka unggul lima angka atas pesaing terdekatnya Inter Milan. Apalagi, mereka mampu melibas salah satu pesaing utama. Ya, pada laga pekan ke-27, kemarin dini hari, tim berjuluk Rossoneri itu menghabisi salah satu pesaing utamanya musim ini Napoli dengan skor telak 3-0 (0-0). Kemenangan yang melipatgandakan kepercayaan diri Milan di sisa musim ini. Selain suntikan tiga angka yang membuat Milan kini mengoleksi 58 poin dan menjaga jarak angka dengan pesaing terdekat, kemenangan itu jadi penyuntik semangat. Modal berharga jelang grande partita kontra Juventus pada pekan ke-28 (5/3) di Olimpico, Turin. Sedangkan Napoli harus rela tersungkur ke posisi ketiga klasemen setelah sekian lama menjadi penguntit utama Milan. Mereka kini mengemas 52 poin dan digusur Inter yang pada laga sehari sebelumnya menang 2-0 atas

Sampdoria. Pertarungan Milan kontra Napoli berjalan alot. Sebelum dibombardir tiga gol tanpa balas, pada babak pertama kedua tim bermain seri tanpa gol. Pada awal babak kedua, Napoli sempat menekan dan bermain cepat untuk menyulitkan Milan. Namun, setelah gol pemecah kebuntuan tercipta melalui eksekusi penalti Zlatan Ibrahimovic pada menit ke-49. Keputusan penalti sendiri sempat melahirkan protes keras karena Salvatore Aronica dianggap tidak melakukan pelanggaran terhadap Alexandre Pato. Hanya benturan. Namun, wasit Gianluca Rocchi kukuh pada keputusannya. “Terlihat penalti dari sisi saya melihat, tapi memang ada keraguan setelah Anda melihat tayangan ulangnya,” ungkap Massimiliano Allegri, pelatin Milan, seperti dikutip Football Italia. “Terlepas dari insiden itu, kai

bermain sangat baik. Kami tidak pernah memberikan kesempatan mereka melakukan sepakan ke arah gawang. Saya pikir kami memang pantas menang. Hanya, di babak pertama kami banyak melakukan kesalahan di lini depan,” kata Allegri. Permainan menawan Pato, Ibrahimovic, dan Robinho, benar-benar membuat benteng pertahanan Napoli keteteran. Apalagi, setelah Milan memasukkan Kevin-Prince Boateng menggantikan Robinho pada menit ke-63. Boateng yang sempat absen dalam dua bulan terakhir langsung memberi dampak positif. Dia mencetak gol kedua Milan pada menit ke-77 setelah menerima umpan Pato. Terakhir, Pato mencetak gol brilian dari luar area penalti dua menit berikutnya. “Saya senang karena kami

CETAK GOL : Pemain AC Milan asal Swedia Zlatan Ibrahimovic melakukan selebrasi usai mencetak gol. AFP PHOTO/ OLIVIER MORIN

menang dan juga karena para pemain yang cedera sudah mulai kembali ke lapangan. Elemen penting di sisa musim ini. Boateng memang sosok pemain yang bisa membuat kejutan saat dia masuk,” jelas Allegri. Bila Allegri lebih banyak bicara soal hasil yang dicapai, Pato lebih menyoroti pertandingan berikutnya. “Kami tidak boleh terlalu sibuk berpikir soal scudetto. Lebih baik fokus pada laga berikutnya melawan Juventus,” ujar Pato.(ham)


cmyk

METRO SPORT

26

Pontianak Post

Rabu 2 Maret 2011

Pelatih dan Atlet Balap PSPI Lolos Sempurna, Porti Menang Telak Sepeda Dipanggil Pelatnas AJS-EK Cup

+

PONTIANAK--Mempersiapkan keikutsertaan Indonesia dalam Sea Games XXVI/2011, dimana Indonesia sebagai tuan rumah penyelenggaraan multi even ini, maka melalui Program Indonesia Emas (PRIMA) telah menetapkan daftar nama pelatih dan atlet yang akan dipersiapkan dalam keikutsertaan cabang balap sepeda. Berdasar Surat Keputusan Nomor 12 Tahun 2011, dan ditandatangani oleh Ketua Dewan Pelaksana Program Indonesia Emas, Rita Subowo yang juga sebagai Ketua Komite Olahraga Indonesia (KONI), pada 11 Februari 2011, terdapat dua pelatih yakni, Suwandra dan Beny Van Aert serta tiga orang Atlet yakni, Fitriyani, Emerensiana, Rachmadani yang dipanggil untuk memenuhi

+

Program TC Pelatnas PRIMA 2011. Pengprov ISSI Kalimantan Barat, dalam hal ini melalui Ketua Umum ISSI Kalbar, Karolin Margret Natasa menyampaikan kebanggan terhadap pelatih dan atlet balap sepeda Kalimantan Barat yang telah dipanggil mengikuti TC Pelatnas Sea Games XXVI/2011. Semua ini diraih, menurutnya, atas kerja keras atlet, pelatih, pengurus dan tentunya dukungan semua pihak serta insan balap sepeda Kalbar yang hingga detik ini selalu bersemangat dalam mendukung program Balap Sepeda. Menurut Karolin, kemajuan balap sepeda Kalbar ditandai makin bermunculannya atlet-atlet balap sepeda berpotensi. Karolin juga berpesan agar pelatih dan atlet tidak hanya puas dipanggil pelatnas saja, namun harus mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya untuk mengharumkan nama Indonesia dan Kalimantan Barat pada khususnya. “Bagi atlet dan pelatih yang belum dipanggil jangan berkecil hati, masih ada kesempatan untuk kita menunjukkan kemampuan terbaik kita,� katanya. Karolin juga menyampaikan, program pembinaan jangka panjang atlet balap sepeda daerah ini sudah berjalan dengan baik. ISSI Kalbar saat ini telah memiliki asrama yang cukup representative. (bdi)

PONTIANAK-Tim Persatuan Sepakbola Pasar Ikan (PSPI) akhirnya sukses lolos ke babak 14 besar dengan nilai sempurna. Setelah menaklukan Bengkayang dengan skor 3-1, pada Selasa (2/20 kemarin, tim bertabur bintang itu kembali membekuk perlawanan FIKes Untan dengan skor meyakinkan 4-1. Dengan hasil itu PSPI tampil sebagai juara grup E dengan nilai 6. Diposisi runner up ditempati Bengkayang yang sebelumnya juga unggul atas FIKes Untan yang harus terlempar dari turnamen ini lebih awal. Di laga lainnya, Porti unggul atas Bima dengan skor telak 4-0. Laga antara PSPI versus FIKes berjalan kurang imbang. PSPI yang turun dengan beberapa pemain eks Persipon langsung menggebrak sejak peluit pertama dibunyikan wasit yang memimpin laga. FIKes Untan sempat mampu mengimbangi permaian PSPI diawal menit babak pertama. Memasuki 20 menit babak pembuka itu, pertahanan dari kubu FIKes mulai mengendor. Striker andalan PSPI Eliezer Oematan

LOLOS: Striker PSPI, Rudi Hartono (Biru) tampak berjibaku dengan pemain tengah FIKes Untan. Laga tersebut akhirnya dimenangkan PSPI dengan skor meyakinkan 4-1. Budianto/Pontianak Post

yang pada dilaga sebelumliknya para pemain FIKes LAGA HARI INI nya tidak dimainkan, pada berusaha untuk terus menyPukul 14.00 WIB : Revo FC vs PLN Cabang hari itu menjadi bintang erang dan memasukan gol. lapangan. Serangan yang dilancarkan Pukul 15.30 WIB : Jawi Elektrik vs Eka Setia Ktp Dua golnya pada menit akhirnya berbuah hasil. 24 dan menit 39 membawa PSPI PSPI berbuah hasil. Kembali Striker FIKes Trismunandar bermenjadi pemenang di pertan- tendangan keras dari Eliezer tak hasil mencetak gol penghibur bagi dingan tersebut. Striker berkulit mampu diantisipasi kipar FIKes, timnya dimenit 68. Gol ini menjadi hitam manis ini juga beberapa 3-0 untuk keunggulan PSPI. gol terakhir yang tercipta pada laga kali membahayakan kubu lawan. Harapan kubu FIKes untuk tersebut. Hingga laga usai, skor 4-1 Setelah gol yang dicetak Eliezer bangkit di babak kedua tak ber- untuk keunggulan PSPI. pada menit 24, gol kedua disa- hasil. Sebaliknya, PSPI mampu Sementara laga Porti versus rangkan Hendri dimenit 35. Kaki menambah pundi-pundi golnya Bima, dimenangkan Porti dengan kerasnya tak mampu ditepis oleh melalui Rudi Hartono. Tepat skor 4-0. Gol Porti pada babak Hendi kiper FIKes Untan. Skor dimenit 50, striker eks Persipon pertama dicetak oleh Sulaiman berubah menjadi 2-0. Satu menit bertubuh mungil ini kembali pada menit 28, 60, 73 dan Herlis menjelang laga babak pertama menggetarkan gawang FIKes. pada menit 32. Hari ini akan usai kembali Eliezer menjadi Skor berubah 4-0. bentrok antara Revo FC vs PLN malapetaka bagi kubu FIKes. KerUnggul jauh, PSPI mulai Cabang dan Jawi Elektrik vs Eka jasama yang apik antara pemain mengendorkan serangan. Seba- Setia Ketapang. (bdi)

+

+

cmyk


&

show

Pontianak Post l Rabu 2 Maret 2011

USSY SULISTIAWATY TIGA tahun lalu Ussy Sulistiawaty terjun ke dunia bisnis dengan membeli franchise sebuah restoran yang menyajikan makanan Jepang. Meski belum balik modal, dia bertekad melebarkan bisnisnya dengan membuka tempat makan baru. Tetapi kali ini, pacar Andhika Pratama itu ingin membidik masyarakat dari kalangan menengah ke bawah. ‘’Pengennya buka tempat makan di pinggir jalan, yang dekat dengan pusat perkantoran,’’ ujarnya di FX Plaza, Jakarta Pusat, kemarin. Perempuan kelahiran Jakarta, 13 Juli 1980 itu mengungkapkan, sejak tahun lalu dia sudah melakukan riset tempat. Kawasan Radio Dalam, Jakarta Selatan, dirasanya tepat untuk lokasi tempat makan pinggir jalannya. Menu yang akan disajikan juga sudah ditentukan yakni spaghetti dan pasta. Pelantun lagu Klik tersebut bahkan sudah menemukan resep yang enak untuk makanan khas Italia itu dari hasil uji cobanya selama ini. Sayangnya Ussy belum bisa mewujudkan keinginannya melebarkan sayap di bisnis kuliner karena belum memiliki cukup modal. ‘’Modal yang sudah terkumpul kepakai untuk kebutuhan lain, jadi sekarang masih ngumpulin modal lagi. Kalau lokasi sih pengennya di Radio Dalam. Aku juga sudah coba-coba resep spaghetti dan pasta,’’ tutur ibu dari Syafa Al Zahra dan Nur Amalia Putri itu lanyas tersenyum. Bintang sinetron Habibi dan Habibah itu menambahkan, dirinya tidak tertarik mencoba bisnis di bidang lain selain kuliner. Selain tak tahu banyak, prospek bisnis di bidang lain seperti kecantikan atau fesyen dinilainya kalah menjanjikan. ‘’Aku nggak suka dandan, jarang ke salon apalagi ke butik. Jadi daripada buta sama sekali, mending nggak deh. Kalau makanan kan semua orang butuh, apalagi aku hobi makan. Makanan semahal apapun kalau memang enak aku bayar,’’ katanya. (eos)

Selebritas

Nikita Willy Ketagihan Rilis Single Namun, setelah single pertamanya sukses, dia sedikit ketagihan. “Awalnya coba-coba doang, ternyata banyak yang respon dan RBT-nya juga banyak. Jadi aku kepingin lagi nih yang lebih bagus lagi,’’terangnya semangat. Mengetahui lagunya mulai diterima, Nikita tidak hanya menyiapkan single kedua, dia pun berencana menyiapkan satu album penuh. Tentunya genre yang disiapkan ABG 16 tahun tersebut disesuaikan dengan usianya.

PADI Setelah Tertangkapnya Yoyo

Tetap Solid meski Berat

Tunggu Modal Lagi

SUKSES dengan single perdana, Ku Tetap Menanti, bintang sinetron Nikita Willy menyiapkan single kedua, Lebih Dari Ini. Artis yang memiliki nama asli Nikita Willy Purnama ini mulai enjoy dengan dunia musik yang kini digelutinya. ‘’Sebentar lagi aku mau ngeluarin single kedua,’’ tukas Nikita di kawasan Ragunan, Jakarta Selatan, kemarin. Nikita mengatakan, kenginanan terjun ke dunia musik awalnya hanya sebatas mencoba.

27

‘’Lagunya pop, marketnya usia remaja,’’tukas pemain sinetron Safa dan Marwa ini. Nikita tidak mau disebut aji mumpung dalam bidang barunya ini. Pasalnya, sebelum memutuskan terjun ke dunia musik, dia telah menyiapkan cukup matang kemampuan vokal maupun di atas panggung. ‘’Ini bukan aji mumpung, kalau banyak yang menilai seperti itu ya terserah mereka. Menurut aku ini kesempatan, usia ku kan masih muda,’’pungkasnya. (ash)

JAKARTA-Pasca penangkapan Surendro Prasetyo alias Yoyo, penggebuk drum grup Padi karena kedapatan memiliki narkoba jenis shabu pada Minggu (27/2) dini hari, kemarin (28/2), grup Padi menggelar konferensi pers. Bertempat di kantor E-Motion di Jalan Blora, Menteng, Jakarta Pusat, personel Padi minus Yoyo datang lengkap. Piyu, Fadly, Rindra, dan Ari berbicara atas sikap mereka terhadap kasus yang menimpa Yoyo. ‘’Walau pun mungkin berat dalam menghadapi masalah ini, sebagai band, kami, Padi, harus tetap solid,’’ tegas Piyu. Secara gamblang Padi memang tidak mengutarakan apakah ada sanksi yang diberikan pada Yoyo. Namun dari pernyataan tersebut tampaknya belum akan ada sanksi apapun yang diberikan kepada Yoyo. Sebaliknya, sebagai teman dan sahabat mereka mendukung Yoyo melewati masalah ini. ‘’Mengenai kejadian yang menimpa drummer dan saudara kami, kami merasa sangat prihatin. Sebagai teman, sahabat, dan saudara, sudah sepantasnya kami memberikan dukungan terutama se-

cara moril pada Yoyo. Masalah ini akan kami hadapi bersamasama,’’lanjutnya. Rindra menambahkan kalau itu merupakan kesepakatan Padi sebagai band. Yoyo sendiri sudah sangat dekat dengan personel Padi yang lain. Mereka sudah bersamasama sejak tahun 1997. Untuk proses hukum Yoyo selanjutnya, Noni T. Purwaningsih selaku kuasa hukum pria bernama Surendro Prasetyo itu menyatakan kalau pihaknya akan mengusahakan Yoyo mendapatkan rehabilitasi meski saat ini masih melalui proses penyidikan. ‘’Yoyo menjadi pengguna narkoba jenis heroin itu sejak tahun 1995-2005. Berarti 10 tahun. Lalu kemudian berhenti. Kemudian, dia mencoba lagi dengan media lain yaitu sabusabu. Menurut pengakuannya, sampai dia ditangkap, baru dua kali dia melakukan pembelian sabu. Pas ditangkap, itu adalah kali kedua dia membeli barang haram itu,’’ paparnya. Akan tetapi karena saat berhenti menggunakan narkoba, mantan suami Rossa itu tidak direhabilitasi maka ketika sedang stres atau depresi dia rentan untuk memakai lagi. Apakah penyebab depresi

yang dimaksud termasuk karena perceraiannya dengan Rossa” Noni tidak bisa memastikan. ‘’Setahu saya antara Rossa dengan Yoyo masih berhubungan baik pasca bercerai. Ini bukan karena itu. Mungkin karena masalah pribadi tapi itu red area buat saya. Saya tidak mengetahui sejauh itu,’’ jelasnya. Terpisah Rossa yang ditemui usai mengisi sebuah acara di Central Park Minggu (27/2) malam mengucapkan maaf dan meminta doa agar kasus mantan suaminya berjalan lancar. Perempuan yang resmi bercerai dengan Yoyo pada 14 Juli 2009 ini mengaku sudah menghubungi ibu Yoyo di Surabaya. Ketika ada dugaan bahwa salah satu penyebab mantan suaminya depresi adalah perceraian dan hak asuh anak yang jatuh ke tangan Rossa, penyanyi kelahiran Sumedang Jawa Barat itu membantahnya. ‘’Terlalu berlebihan (dugaan itu). Dia itu suami yang baik dan humble. Sama Rizky (anaknya, Red) pun baik. Saya sama sekali tidak ada masalah dengan Mas Yoyo. Mudah-mudahan saja ini segera selesai,’’katanya. (ash)


28

total SPort

Isyaratkan Balik Kucing

+

Kaka

+

SEJAK hijrah dari AC Milan dan bergabung ke Real Madrid pada 2009, playmaker asal Brazil itu belum mampu menampilkan performa terbaiknya. Bahkan, dia sempat absen sepanjang paro musim pertama karena cedera. Sekarang dia sudah kembali ke lapangan. Namun, posisinya di Real tidak lagi sebagai pemain inti. Persaingan di lini tengah Real teramat ketat dan Mesut Oezil masih menjadi pilihan utama bagi entrenador Real Jose Mourinho. Tak heran, beradar rumor bahwa Kaka akan dilego Real pada bursa transfer awal musim depan. Beberapa klub sudah menyatakan ketertarikan, di antaranya Chelsea dan Manchester City. Kebetulan, keduanya dibesut duo Italia Carlo Ancelotti dan Roberto Mancini. Namun, belakangan, kabar mengejutkan dilontarkan Bosco Leite, ayah Kaka. Dia menyatakan ada kemungkinan Kaka kembali ke Rossoneri, julukan Milan. “Anda tanyakan saja kepada Adriano Galliani dan kemudian kita lihat nanti,” kata Leite, seperti dilansir Football Italia. Sejumlah media Italia mengklaim, Leite tak menyatakan tidak soal peluang come back anaknya ke San Siro. Apalagi, sejak musim lalu Milan begitu getol membangun kembali tim dengan mendatangkan sejumlah pemain hebat.

Mendengar kabar yang mengaitkan kembali Kaka dengan Milan, allenatore Milan Massimiliano Allegri tetap tenang. Dia ogah menanggapi rumor itu berlebihan. Sebab, sekarang Milan sedang fokus dalam perburuan gelar dan tidak ingin konsentrasinya terganggu. “Lagipula bursa transfer sudah ditutup sekarang. Kami harus lebih berkonsentrasi pada tujuan kami untuk menjuarai Serie A Liga Italia dan Liga Champions. Kami tidak mau terganggu dengan rumor lain,” ungkap Allegri. Kaka juga dikaitkan dengan City. Surat kabar ternama Spanyol AS mengklaim, tim berjuluk Citizens itu siap mendatangkan Kaka pada awal musim depan. Mereka menjadikan pemain berusia 28 tahun tersebut sebagai target utama. City memiliki nilai tawar yang bagus dengan Real. Itu tidak lepas dari keberadaan Emmanuel Adebayor sebagai pemain pinjaman di Real. Dengan begitu, opsi pertukaran sangat mungkin dilakukan. Hanya, semuanya juga tergantung pada keinginan Kaka. Adebayor sendiri memiliki opsi dipermanenkan di Real pada musim depan dengan nilai transfer 20 juta euro atau setara Rp 242,6 miliar. Saat ini, Adebayor mampu menjadi pengganti yang pas buat Gonzalo Higuian yang cedera. (ham)

Pontianak Post

l

Rabu 2 Maret 2011

Lorenzo Olahragawan Terbaik Spanyol 2010 MADRID - Gelar juara dunia yang pertama di MotoGP benar-benar melambungkan status Jorge Lorenzo. Penghargaan demi penghargaan menyusul mengikuti prestasi sensasional itu. Salah satu yang terbaru adalah penghargaan olahragawan terbaik di Spanyol. Lorenzo mendapatkan penghargaan Don Felipe de Borbon 2010. Penghargaan tersebut lazim diberikan oleh Kerajaan Spanyol kepada olahragawan yang berstatus sebagai the best sportsperson of the year. Dia mengungguli olahragawan top asal Spanyol lainnya di penilaian. Spa nyol m emang ta k kekurangan atlet top di tahun 2010. Selain anggota tim nasional sepak bola yang membawa pulan Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan, juga ada nama petenis Rafael Nadal yang meraih tiga grand slam tahun lalu. Jadi, penghargaan yang diraih Lorenzo kali ini sama sekali tak bisa dipandang sebelah mata. Lorenzo benar-benar menjadi bintang dalam acara penyerahan penghargaan yang juga dihadiri keluarga Kerajaan Spanyol itu. “Olahraga Spanyol menjadi perhatian dunia melebihi batas negara. Saya ingin menegaskan bahwa kesuksesan para olahragawan membantu negara dalam memberikan citra yang baik di skala global. Sikap mereka dan kerja kerasnya dapat menjadi contoh bagi kita semua. 2010 menjadi tahun bersejarah bagi olahraga Spanyol.

+

Lorenzo

Kesuksesan mereka menjadi contoh yang baik dan harus terus seperti ini, demikian sambutan Raja Spanyol Juan Carlos dalam penyerahan anugerah tersebut. Dalam acara tersebut juga diserahkan penghargaan ke-

pada pembalap moda Spanyol Marc Marquez. Marquez dinobatkan sebagai olahragawan terbaik dengan usia di bawah 18 tahun, karena keberhasilannya menjadi juara dunia kelas 125cc tahun lalu. (ady)

+

cmyk


Pontianak Post