Issuu on Google+

Edisi 64 | Februari - Maret 2012

Program Pembinaan Sumber Daya Manusia Strategis Nurul Fikri | www.ppsdms.org


Dari Redaksi

Kepemimpinan di Masa Turbulensi Assalaamu’alaikum wr wb

K

ontroversi seputar rencana kenaikan harga BBM (bahan bakar minyak) bersubsidi menunjukkan sisi lain dari kualitas kepemimpinan nasional di Indonesia. Tiap orang berbicara dengan sudut kepentingan masing-masing, diiringi argumentasi bahwa pendapatnya didukung oleh jutaan rakyat yang tak bisa bersuara. Kesannya heroik. Namun, masyarakat yang cerdas tidak akan tertipu. Mereka akan menganalisa hal tersebut secara holistik, tidak parsial. Dimensi pertama dari kebijakan harga BBM yang fluktuatif adalah proporsi energi nasional yang timpang. Selama empat dasawarsa sejak fenomena Oil Booming tahun 1970-an, kita terlalu dimanjakan dengan energi fosil yang tak terbarukan. Padahal, banyak sumber energi lain yang melimpah cadangannya seperti gas alam, batu bara, energi angin, matahari, air, gelombang laut, dan juga bio-energi yang sukses dikembangkan di berbagai negara. Akibat konsumsi BBM yang berlebihan, maka subsidi energi membengkak dan meningkatkan beban keuangan negara (APBN). Ini merupakan dimensi kedua yang harus ditata ulang oleh pemerintah karena alokasi subsidi BBM sebagian besar (70%) ternyata dinikmati oleh kelas menengah 2 4 6 7 9

ke atas yang memiliki kendaraan pribadi. Sementara jutaan rakyat hanya merasakan 5% subsidi melalui transportasi publik, sisanya untuk industri. Jika kenaikan harga BBM akhirnya ditetapkan, maka kita masuk ke dimensi ketiga dari kebijakan publik, yakni perlindungan sosial bagi warga miskin yang terkena dampak paling berat akibat inflasi dan kenaikan harga kebutuhan pokok. Karena itu,salah satu bentuk perlindungan kepada warga miskin ialah pemberian Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM), subsidi pangan, bantuan modal untuk ekonomi mikro, transportasi umum dan pembangunan infrastrukur di pedesaan dan perkotaan. Peserta PPSDMS terlatih untuk berpikir sistemik (system thinking) dan cermat, tidak bersikap reaktif. Sehingga k i t a t i d a k m e m b u a n g e n e rg i d a l a m p e rd e b a t a n kontraproduktif. Kita seyogyanya berperan dalam mencari solusi dan bukan menciptakan masalah baru. Inilah karakter utama yang disyaratkan bagi seorang pemimpin di era turbulensi, menjadi pemimpin yang berkarakter kuat dan bermental baja sangat dinantikan negeri yang penuh gonjangganjing. Redaksi

Dari Redaksi Pojok Kepemimpinan Profetik IBRAHIM AS BAPAK PARA PEMIMPIN Wacana BEKAL DIRI SEORANG PEMIMPIN Liputan Utama PPSDMS LEADERSHIP TALKS Kiprah Alumni INDONESIAN YOUNG CHANGEMAKERS SUMMIT :

2 Future Leaders | edisi 64, Februari - Maret 2012

11 13 14 16 18 19

Kontribusi Peserta NGABEAN CATFISH CENTER Prestasi Peserta Kegiatan Regional Sang Juara ARRY RAHMAWAN DESTYANTO Donasi Anda Laporan Keuangan


"Hai Daud, sesungguhnya Kami menjadikan kamu khalifah (penguasa) di muka bumi, maka berilah keputusan (perkara) di antara manusia dengan adil dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu, karena ia akan menyesatkan kamu dari jalan Allah. Sesungguhnya orang-orang yang sesat dari jalan Allah akan mendapat adzab yang berat, karena mereka melupakan hari perhitungan". ( Qs. Sad : 26 ) Dewan Penasihat

Dr. KH. M. Hidayat Nur Wahid, MA. Prof. Dr. KH. Didin Hafidhuddin Prof. Dr. K.H. Din Syamsudin Dr. KH. Muslih Abdul Karim Prof. Dr. Zuhal Abdul Kadir Drs. Kemal A. Stamboel, Psi., MSM. Arief T. Soerowidjojo, SH., LLM. Dr. M. Sohibul Iman, M. Eng Anies R. Baswedan, Ph.D. Dr. Marwah Daud Ibrahim Dr. (HC) Ary Ginanjar Agustian

Dewan Penyantun Dr. (HC) Arifin Panigoro Laksda TNI (Purn) Husein Ibrahim, MBA. Dr. Adhyaksa Dault, S.H., M.Si Drs. M. Yusuf Asyari, Ak. M.Si Farid Rahman, S.E., Ak. Bakhtiar Rakhman Sandiaga S. Uno Ir. Bambang Priantono, M.T. H. Albari, S.H.

Regional I Jakarta Putra

Regional I Jakarta Putri

Regional II Bandung

Ketua Regional Dr. Agustino. Z Supervisor Utama M. Try Sutrisno Gaus Supervisor Pendamping Big Zaman

Ketua Regional Dr. Dumilah Ayuningtyas, MARS Supervisor Utama Pratiwi Setiawati Supervisor Pendamping Asri Nur Aini

Ketua Regional Dr. Taufikurrahman Supervisor Utama Supriatna Supervisor Pendamping M. Ihsan Akhirulsyah

Drs. KH. Musholi; Direktur Sapto Waluyo, M.Sc; Staf Khusus Direktur Bachtiar Firdaus, MPP; Wakil Direktur Muhammad Ichsan, SE; Manajer Alumni Adi Wahyu Adji, S.Si; Manajer Program Hudzaifah Hanum, S.Sos, Staff Bidang Alumni Herry Wibowo, S.Sos; Staff Bidang Kemitraan, Fundraising & IT Muhammad Isa, SE; Staff Bidang Kemitraan & Fundraising Eko Kurnia Saputra, S.Sos; Staff Bidang Kemitraan Astria Kartika Sari, SE; Staf Bidang Adminkeu Slamet Bahari, S.Si; Bagian Umum Yessy Nur Handayani, SKM; Staff Bidang Program Pratiwi Setiawati, S.Hum; Staff Bidang Program

Pengurus

Regional III Yogyakarta

Regional IV Surabaya

Regional V Bogor

Ketua Regional (putra) : Dr. M. Wazis Wildan, M. Sc Ketua Regional (putri) : Hany Susaeni Pangastuti, M.Kes Supervisor Utama : Trapsi Haryadi Supervisor Pendamping : Adi Suharyanto

Ketua Regional dr. Arief Basuki, Sp.An Supervisor Utama Wawan Ismanto Supervisor Pendamping M. Khoirul Mubin

Ketua Regional Dr. Ir. Abdul Munif, M.Sc, Agr. Supervisor Utama Nazrul Anwar Supervisor Pendamping Ahmad Sobari

Kantor Pusat PPSDMS : Jl. Lenteng Agung Raya No. 20, Srengseng Sawah, Jakarta Selatan 12640, Indonesia Telp. : +62 21 7888 3828, Fax. : +62 21 7888 3829, e-mail : info@ppsdms.org, Website : www.ppsdms.org


Pojok Kepemimpinan Profetik

IBRAHIM AS BAPAK PARA PEMIMPIN Siapa dari kita yang tidak mengenal Nabi Ibrahim AS, seorang tokoh besar yang selalu disebut dalam sejarah agama samawi: Yahudi, Kristen, dan Islam. Ia adalah sosok pemimpin teladan, pemimpin umat manusia dan kemanusiaan. Kesabaran, ketegaran, dan keberhasilannya dalam menghadapi ujian kehidupan, mengantarkannya menjadi pribadi mulia yang dianugerahi Allah SWT dengan berbagai gelar istimewa. Al-Qur'an mengabadikan gelar-gelar tersebut, seperti: Ulul-'Azmi (QS. Al-Ahqaf:35), Nabi yang Siddiq (QS. Maryam:41), Tokoh yang Hanif (QS. An-Nahl:120), Kekasih Allah (QS. An-Nisa':125), Pemulia Tamu (QS. Adz-Dzariyat:24-28), Teladan Terbaik (QS. Al-Mumtahanah:4), Si Jenius (QS. AlAnbiya':63), Pelopor pembangun Rumah Ibadah (QS. Ali Imran:96), Satu-satunya manusia yang disebut Umat (QS. An-Nahl:120), Teladan dalam berkorban (QS. Ash-Shaffat:104-107), dan juga tentunya sebagai pemimpin ummat manusia (QS. Al-Baqarah: 124)

4 Future Leaders | edisi 64, Februari - Maret 2012


Inilah beberapa pelajaran yang dapat kita ambil dari pribadi beliau, agar kita mampu mengarungi gelombang kehidupan dengan selamat, agar kita senantiasa terjaga dalam meniti jalan kemuliaan, agar kita lolos dan lulus menghadapi krisis multi dimensional ini. Pertama: Keberanian dan Ketegasan dalam Perjuangan Ibrahim AS berhasil mengenal Tuhannya setelah melalui proses pencarian dengan mengoptimalkan aspek intelektual dan spiritual yang tak mengenal lelah dengan mengamati ayatayat kauniyah (alam semesta). Hingga akhirnya ia berhasil mendapatkan jawaban yang mampu meyakinkannya dan membuatnya istiqomah. Kemudian ia mengukuhkan tekadnya untuk memberikan komitmen dan loyalitasnya hanya kepada Allah yang menciptakan langit dan bumi. Meski ditentang oleh segenap keluarga dan masyarakat, perjuangan untuk menyampaikan risalah Tauhid ini tetapi ia lakukan dengan bijak dan cerdas, Bahkan, ketika ia menghancurkan berhala-berhala, semuanya dalam rangka ' s h o ck th e ra py ' g u n a m e m b a n gk i t ka n ke s a d a ra n intelektualitas umatnya. Kedua: Membangun Baity Jannaty wa Baity Haroky Ibrahim sadar bahwa ia tengah membawa misi yang berat karena itu, keluarganya sebagai basis perjuangannya harus ia kondisikan dan ia bina agar menjadi pendukung dan penerus misi da'wahnya. Ia men-tarbiyah, mendidik dan membina isteri dan anak-anaknya dengan nilai-nilai Islam. Ia berharap anak keturunannya menjadi orang-orang shalih yang selalu mendirikan shalat. Ia mendambakan rumah tangganya menjadi pusat pergerakan. Itulah obsesinya, obsesi seorang pemimpin teladan, yang tercermin dalam lantunan do'anya:

Ketiga: Semangat Berkorban untuk Perubahan: Membangun Peradaban Baru Berpuluh-puluh tahun nabi Ibrahim AS tidak memiliki keturunan. Dan ketika Allah SWT menganugerahi beliau seorang anak, Dan kini, tiba-tiba ia diperintahkan Tuhan untuk menyembelihnya!. Namun kesadaran imaninya segera bangkit. Ini adalah ujian mahabbah (kecintaan). Mana yang lebih dicintai: Allah-kah, atau anaknya? Dan sejarah membuktikan, Ibrahim as lebih mencintai Allah daripada anaknya. Berkorban adalah tradisi universal yang dikenal oleh seluruh umat manusia dari bangsa mana pun. Telah menjadi rumusan tidak tertulis yang disepakati manusia, bahwa semakin besar pengorbanan seseorang atau suatu kaum, semakin besar pula peluang untuk meraih keberhasilan dan kesuksesan. Bentuk pengorbanan itu beragam, dari mulai tenaga, fikiran, waktu, materi, perasaan, hingga jiwa. Begitulah sebagian dari ujian-ujian berat yang diberikan Allah SWT kepada Ibrahim AS. Ia menyelesaikan seluruh tugas dan ujian tersebut dengan sangat baik, dengan didasari sikap ketunduk-patuhan, ketaatan, dan keikhlasan dalam beribadah kepada Allah. Keberhasilannya menjalani ujian-ujian berat tadi ternyata sebagai sebuah proses penyaringan yang dilakukan Allah, sebelum mengangkatnya menjadi pemimpin para nabi, dan pemimpin umat manusia. Mudah-mudahan kita semua bisa mengambil pelajaran sebanyak-banyaknya dari kehidupan nabi Ibrahim AS dan keluarganya, seperti syair sebuah nasyid: “Belajar dari Ibrahim…!” (BF)

“Wahai Tuhan kami, jadikanlah aku dan keturunanku orangorang yang selalu mendirikan shalat.” (QS. Ibrahim:40). edisi 64, Februari - Maret 2012 | Future Leaders 5


W a c a n a

BEKAL DIRI SEORANG PEMIMPIN Bambang Priantono, MT* “Ada dua syarat yang harus dimiliki seorang pemimpin. Pertama, keteladanan. Kedua, mampu menciptakan kesempatan menebar kebaikan kepada orang lain� Pada hakikatnya, setiap manusia adalah pemimpin; pemimpin negara, pemimpin masyarakat, pemimpin perusahaan, pemimpin suatu komunitas, pemimpin keluarga, dan minimal pemimpin bagi diri sendiri. Menjadi pemimpin bukanlah satu hal yang mudah. Pemimpin harus mempunyai perbekalan yang cukup berupa berbagai pengalaman dan pelajaran yang didapat dari setiap jenjang kehidupanya. Perbekalan yang cukup dalam mencapai cita-cita dan menjalankan aktivitasnya saat ini didapatkan di dunia kampus. Dunia kampus merupakan sarana perbekalan yang sangat bermanfaat bagi dunia kerja dan kehidupan kita. Sangat beruntung orang-orang yang mengenyam perguruan tinggi, ditambah lagi dengan menjadi peserta pembinaan di PPSDMS. Ini adalah sarana pembekalan khusus perjalanan panjang yang memberikan banyak sekali pelajaran dan pengalaman menarik. Namun pertanyaan yang kemudian timbul dan harus kita jawab bersama adalah bagaimana cara kita memanfaatkan perbekalan yang sudah dimiliki? Jawaban yang ada bisa jadi sangat beragam karena setiap orang mempunyai caranya sendiri dalam memanfaatkan perbekalan itu. Pendidikan yang diperoleh di perguruan tinggi atau di PPSDMS belum dapat menghasilakn apapun, jika perbekalan atau modal yang 6 Future Leaders | edisi 64, Februari - Maret 2012

dimiliki belum diasah atau dikembangkan dengan baik di masyarakat. Para pemimpin terletak harapan-harapan banyak orang. Ada dua syarat yang harus dimiliki seorang pemimpin. Pertama, keteladanan. Seorang tidak akan sanggup untuk menjadi pemimpin, apabila ia tidak mampu memberikan keteladanan kepada orang lain. Pemimpin adalah orang yang selalu melakukan apa yang ia ucapkan. Hal ini jelas bukan merupakan satu hal yang mudah. Kedua, pemimpin adalah orang yang mampu menciptakan kesempatan untuk menebar kebaikan kepada orang lain, Pada dasarnya, setiap manusia adalah konsumen dari kebaikan manusia lain. Kita hidup karena kebaikan orang lain. Oleh karena itu , jelas masuk akal apabila manusia dikatakan sebagai makhluk sosial. Sekarang pertanyaan bagi para pemimpin adalah, kebaikan apa yang akan kita berikan untuk orang lain? [her] *)Bambang Priantono merupakan salah satu anggota Dewan Penyantun PPSDMS Nurul Fikri. Saat ini ia mejabat sebagai Network & Operations Director of PT Aplikanusa Lintasarta.


Liputan Utama

PPSDMS LEADERSHIP TALKS Waktu masih menunjukkan sekitar pukul 7 pagi, terlihat antrian muda-mudi dengan setelan intelek dan mimik antusias di wajah mereka. Selidik punya selidik, ternyata pada hari itu, Sabtu (18/02/12), tengah diselenggarakan PPSDMS Leadership Talk yang dilangsungkan di koridor depan Aula Timur Institut Teknologi Bandung (ITB). Bekerja sama dengan Keluarga Mahasiswa (KM) ITB, KM Unpad, Keluarga Mahasiswa Islam (Gamais) ITB dan Forum Komunikasi Dakwah Fakultas (FKDF) Unpad, PPSDMS Regional Bandung melalui acara Leadership Talk-nya mampu menyedot antusiasme para peserta hingga lebih dari 300 orang . Acara yang bertema "Kepemimpinan yang Membangun Titik Temu" ini mengundang beberapa tokoh seperti Anggota DPR RI Kemal A. Stamboel, penulis buku "Sukseskan Mudamu!" Muhammad Ihsan, Presiden General Electrics Indonesia Handry Satriago, Direktur Urbane Indonesia Ridwan Kamil, dan Menteri BUMN Dahlan Iskan. "Leadership Talk 2012 bertujuan untuk menebarkan inspirasi kepada mahasiswa dan juga masyarakat untuk berkarya dan tidak terus menerus mengeluhkan keadaan," ungkap Muhammad Hanif (Teknik Geofisika ITB 2009), Ketua Pelaksana Leadership Talk 2012. Pada sesi pertama Muhammad Ihsan sebagai penulis "Sukseskan Mudamu", sekaligus manajer Bidang Alumni PPSDMS, berbagi kisah sukses para mahasiswa berprestasi dari bukunya bersama dengan beberapa tokoh buku tersebut seperti Fajrin Rasyid (peraih IPK 4 dari Teknik Informatika ITB angkatan 2004) dan Acmad Zaky (lulus dengan predikat cum laude dari Teknik Informatika ITB angkatan 2004 dan saat ini mejadi pengusaha muda di bidang IT). Pada sesi selanjutnya, giliran Bapak Kemal Stamboel berbagi pengalamannya saat 25 tahun berkarir di sektor privat sebelum memutuskan untuk terjun ke dunia politik. Dari pemaparan Bapak Kemal, para generasi muda dapat belajar bagaimana memupuk dan mengembangkan keterampilan dan kepemimpinan yang "urgent" secara tepat. Sesi ketiga, Handry Satriago berbagi strategi sukses di era persaingan global ini. "Hanya orangedisi 64, Februari - Maret 2012 | Future Leaders 7


orang yang berbeda yang nantinya tetap dapat bertahan dan dikenang, tentunya berbeda dalam hal yang baik," ujar Handry. K a n g E m i l , s a p a a n a k ra b u n t u k R i dwa n K a m i l , mengungkapkan dalam sesi "Pemuda Kreatif Kontributif" bahwa kolaborasi sangat penting untuk mengembangkan Indonesia. Beliau menekankan bahwa kompetensi yang ditunjang oleh kemampuan berfikir kreatif, kepemilikan jaringan akan semakin maksimal jika dibarengi dengan kemampuan membangun kolaborasi. Buktinya, lebih dari berpuluh-puluh prestasi yang sudah ditorehkan kang Emil berasal dari kemampuannya dalam membangun kolaborasi dengan berbagai latarbelakang dan keahlian orang lain. Acara ini ditutup secara spesial oleh closing speech dari Dahlan Iskan, Mentri BUMN RI. Melalui video speech-nya, Dahlan Iskan menyampaikan bahwa mahasiswa jangan terlalu sering diberi ceramah ataupun minta ceramahi. Selain itu, mantan Direktur Utama PLN ini juga berbagi prinsipnya, "setiap generasi punya zamannya sendiri dan setiap zaman punya generasinya sendiri karena masing-masing generasi hidup di era yang berbeda dengan tantangan yang berbeda." Di akhir pidatonya, Dahlan juga berpesan kepada para mahasiswa untuk mendalami persoalan yang ada, belajar, dan terjun langsung karena belajar hanya bisa membuat orang to know tetapi bila terjun bekerja langsung bisa membuat orang to do. Selain dilangsungkan di kota kembang, Bandung, PPSDMS Leadership Talks juga dilaksanakan di kota Bogor pada tanggal 25 Februari 2012. Dengan mengusung tema: Pemimpin yang Menginspirasi, acara yang dilakukan di Auditorium Thoyib Hadiwijaya Fakultas Pertanian IPB ini dihadiri kurang lebih 300 orang peserta. Secara umum, acara ini diibagi menjadi dua sesi. Sesi pertama diisi oleh Bapak Kemal Stamboel (Anggota DPR RI, Mantan Direktur

8 Future Leaders | edisi 64, Februari - Maret 2012

PriceWaterhouseCoopers Indonesia dan IBM Indonesia) dan Bapak Sohibul Iman (Anggota DPR RI dan mantan rektor Universitas Paramadina). Setelah sesi satu berahkir, maka sesi ke-dua acara ini pun dimulai dengan pemaparan oleh Ibu siti Fadilah Supari (Mantan Menteri Kesehatan RI). Tidak disangka-sangka, pada saat sesi pertama baik panitia ataupun para peserta yang hadir kedatangan kejutan istimewa, Rektor IPB yang awalnya berhalangan datang tiba-tiba hadir di tengah acara dan akhirnya beliau diberikan kesempatan untuk berbicara kepada para peserta terkait dengan tema kepemimpinan Indonesia. Pada sesi pertama, Bapak Sohibul Iman dan Bapak Kemal Stamboel menyampaikan beberapa kreiteria penting yang harus dimiliki oleh seorang pemimpin seperti kepedulian, kehangatan dan kemampuan untuk membuat nyaman orang yang dipimpin, ketegasan dalam bersikap dan memutuskan suatu perkara, memiliki standar kompetensi dan kapasitas moral yang baik dan juga pemimpin yang ideal itu harus memiliki kepribadian yang baik. Masih terkait dengan tema kepemimpinan, dalam ceramahnya, Ibu Siti Fadilah Supari menyampaikan beberapa pesan penting kepada para peserta yang hampir semuanya adalah para generasi muda, diantaranya adalah : Pentingnya seorang pemimpin untuk melakukan sesuatu demi kepentingan yang dipimpinnya, bukan untuk kepentingannya sendiri; Urgensi untuk selalu bertindak selayaknya pemimpin, tapi tak perlu meminta menjadi pemimpin; Seruan untuk berani menghadapi segala rintangan hidup selama masih berada di jalan Tuhan; Pentingnya untuk memanfaatkan segala potensi karena waktu tidak bisa menunggu, maka jalan satu-satunya adalah bergerak; Jadikan Quran dan Hadits sebagai referensi utama; dan juga pesan untuk menjadi pemimpin yang merubah bangsa, bukan pemimpin yang memiliki orientasi untuk jadi penguasa, apalagi hanya untuk hidup enak. (Spr & Nzr)


Kiprah Alumni

INDONESIAN YOUNG CHANGEMAKERS SUMMIT :

SUMPAH PEMUDA 2.0 SAATNYA PEMUDA BERKARYA DAN BERSUMPAH UNTUK KEMAJUAN INDONESIA Indonesian Young Changemakers Summit (IYCS) merupakan konferensi pertama di Indonesia yang diikuti oleh 200 pemuda penggerak perubahan. Diselenggarakan di Bandung, 11-13 Februari 2012 oleh kolaborasi dari berbagai organisasi dan komunitas di Indonesia bersama Bank Mandiri dengan tema “Sumpah Pemuda 2.0�. Dengan berkumpulnya para penggerak perubahan ini, IYCS akan mengulang sejarah Sumpah Pemuda yang menyatukan semangatmembangun bangsa, berkolaborasi, dan berkarya untuk Indonesia.

Diawali dengan keasadaran akan tantangan yang menghadang Indonesia: disintegrasi bangsa, tata kelola negara yang buruk oleh pemerintah, perilaku korup para pemimpin, dan serbuan budaya asing di era globalisasi. Lalu diikuti kesadaran bahwa sesungguhnya banyak potensi Indonesia yang belum terbedayakan dengan baik, serta banyak pemuda-pemuda Indonesia yang telah bergerak dan menjadi agen perubahan namun masih terpencar-pencar, maka IYCS hadir untuk mewadahi langkah-langkah kolaboratif dan kerjasama lintas bidang untuk menjawab tantangan bangsa yang semakin kompleks. Melalui platform Sumpah Pemuda 2.0, pemuda tidak hanya bersatu dan berkarya, namun juga didorong untuk berkolaborasi satu sama lain demi membangun solusi-solusi yang lebih massif, sistemik dan out of the box. Melalui platform tersebut diharapkan para pemuda dapat menyuarakan pendapat, menularkan optimisme, merangkai mimpi bersama atas apa yang telah dilakukan, yang berdampak positif jika disebarluaskan di Indonesia. edisi 64, Februari - Maret 2012 | Future Leaders 9


Tokoh-tokoh besar penggerak perubahan di Indonesia pun turut berpartisipasi dengan menjadi steering commitee sekaligus pembicara dalam IYCS, diantaranya adalah Anies Baswedan, Tri Mumpuni, Sandiaga Uno, Silverius Oscar Unggul, dan Ridwan Kamil. Tokoh Internasional Penerima Nobel Perdamaian, Muhammad Yunus pun juga berpartisipasi memberikan sambutan utama melalui video speech dalam pembukaan IYCS di Gedung Merdeka Bandung. Hadir pula Joko Widodo (Walikota Solo), Pahala N. Mansury (Direktur Finance & Strategy Bank Mandiri), Lendo Novo (Pendiri Sekolah Rakyat), dan masih banyak lagi yang berbagi inspirasi dengan para peserta. Peserta IYCS yang terdiri dari speaker dan observer, diseleksi secara ketat dari Aceh hingga Papua. Speaker adalah mereka yang telah melakukan perubahan nyata, berkelanjutan, dan bermanfaat bagi masyarakat. Sedangkan observer adalah mereka yang diharapkan dapat menjadi penggerak perubahan selanjutnya, melanjutkan estafet perjuangan dengan cara masingmasing di berbagai bidang. Selama tiga hari, peserta mendapatkan banyak hal dari mulai sesi keakraban dan networking; talkshow dan diskusi panelis; workshop; diskusi open space; bakti sosial; serta sesi puncak “100 Mimpi Indonesia Bangkit� dan Manifesto Sumpah Pemuda 2.0. Sumpah pemuda jilid baru ini diharapkan dapat menginspirasi pemuda lain untuk bertindak. Suara pemuda ini harus mengalahkan aura pesimisme yang melanda negeri ini. Dari sinilah akan berawal sebuah asa dan energi positif yang akan terus berlipat-ganda untuk melunasi cita-cita bersama kemerdekaan, Indonesia yang lebih baik, berdaulat, makmur, dan sejahtera. (akw)

10 Future Leaders | edisi 64, Februari - Maret 2012


Kontribusi Peserta

NGABEAN CATFISH CENTER:

PENGEMBANGAN USAHA BUDIDAYA LELE LAHAN KERING SISTEM TERPAL (LELAKI SINTAL) BERBASIS PEMBERDAYAAN PEMUDA

Indonesia merupakan negara dengan jumlah penduduk keempat terbanyak setelah China, India dan Amerika Serikat. Menurut data sensus penduduk tahun 2010, jumlah penduduk Indonesia mencapai 234, 2 juta jiwa. Dengan jumlah penduduk Indonesia yang banyak itu, tidak menutup kemungkinan akan semakin banyak pula permasalahan yang ditimbulkan, salah satu permasalahan tersebut adalah menyempitnya lapangan pekerjaan, yang mengakibatkan jumlah pengangguran semakin banyak. edisi 64, Februari - Maret 2012 | Future Leaders 11


Menurut Data Badan Pusat Statistik, rata- rata pengangguran pemuda di Indonesia di setiap jenjang pendidikan masih cukup tinggi. Jika hal seperti itu dibiarkan dan tidak segera ditanggulangi maka akan menimbulkan beberapa masalah sosial seperti narkoba, kriminalitas, pergaulan bebas, premanisme, trafficking, dan lain sebagainya dan kondisi tersebut akan mengganggu pembangunan di segala bidang dan stabilitas nasional. Hal seperti di atas sebenarnya dapat diperkecil dengan cara berwirausaha yang merupakan alternatif pilihan yang tepat untuk mengatasi pengangguran. Kewirausahaan merupakan salah satu pendukung yang menentukan maju mundurnya perekonomian, karena bidang ini memiliki aspek kebebasan dalam berkarya serta kemandirian. Sebagai bagian dari masyarakat Dusun Ngabean Kulon, para peserta PPSDMS Angkatan V Regional 3 Yogyakarta membuat sebuah kegiatan wirausaha yang melibatkan unsur masyarakat. Salah satu jenis wirausaha yang sangat prospektif dan menjanjikan adalah Budidaya Lele Lahan Kering Sistem Terpal (LELAKI SINTAL) d e n g a n mengunakan Lele jenis Sangkuriang (Clarias sp). Program ini merupakan salah satu kegiatan C o m m u n i t y Development ga ra p a n A s ra m a 12 Future Leaders | edisi 64, Februari - Maret 2012

Regional 3 Yogyakarta yang bernama Program Ngabean Catfish Center. Kegiatan yang dimulai dengan melakukan kegiatan pelatihan tanggal 25 Desember 2011, sampai dengan acara panen lele yang dilangsungkan pada akhir bulan Februari 2012 ini, bertujuan untuk membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat, terutama para pemuda Ngabean Kulon sehingga potensi mereka dapat tersalurkan secara optimal. Salah satu pertimbangan lain dalam mengangkat program ini adalah karena dalam pelaksanaan teknisnya cukup mudah dan pemasaran pun sangat luas dan dekat. Pengentasan kemisikinan dan penuntasan permasalahan sosial di negeri ini harus dilakukan secara kolektif dan terencana. Semoga program socialentrepreneurship berbasis pemberdayaan masyarakat ini dapat menjadi salah satu solusi dalam membawa rakyat Indonesia menjadi lebih sejahtera. Diceritakan oleh Muhammad D. Aziz Ketua Program Ngabean Catfish Center Peserta PPSDMS Angkatan V Regional 3 Yogyakarta


Prestasi Peserta

Periode Februari 2012 Regional 1 Jakarta - Putra

Regional 3 Yogyakarta

1. Arry Rahmawan, Teknik Industri, FT, UI, 2009. Juara 3 National Industrial Engineering Competition: EfiCn 2012 yang diselenggarakan oleh Universitas Pelita Harapan.

1. Chandra Agie Yudha, Manajemen, Fakultas Ekonomika dan Bisnis, UGM, 2009. Delegasi UGM in Indonesian Students Worls Summit 2012 by PPI Malaysia.

2. Havid Aqoma Khoiruddin, Teknik Metalurgi dan Material, FT UI, 2009. Menjadi Dewan Pertimbangan FUSI FTUI 2012 dan Koordinator Tim Pendidikan Mesjid UI 2012.

2. Muhammad Reza S. Zaki, Ilmu Hukum, Fakultas Hukum, UGM, 2008. Tulisan berjudul “Demokrasi vs HAM” dimuat Koran Cetak Seputar Indonesia Senin, 20 Februari 2012.

3. Muhammad Iqbal, Teknologi Bioproses, FT, UI, 2009. Pemimpin redaksi pembuatan buku “The Big Creation of PIONEER : Inspiration for Our Beloved Indonesia” yang dilaunching pada Penutupan IED 2012.

Regional 4 Surabaya

Regional 1 Jakarta - Putri 1. Haniva Az Zahra, Fakultas Psikologi, UI, 2009. Peraih Hibah DIKTI 2012 PKM P-11-UI-Hubungan antara Kecanduan Jejaring Sosial dengan Prestasi Akademik. 2. Aisyah Bidara, Geografi, FMIPA, UI, 2008. Peserta Join Field Work Toraja di bulan Februari 2012.

Regional 2 Bandung 1. Fadila Muhammad Mahdi, Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, UNPAD, 2008. Paper Presentation, International on Seminar and Research in Islamic Studies II, Universiti Malaya, Malaysia. 2. Uruqul Nadhif Dzakiy, Matematika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, ITB, 2009. Ketua Keluarga Mahasiswa Muslim Matematika ITB periode 2012/2013;

1. Irfan Arif Abdillah, Manajemen, FEB, UNAIR, 2008. The Best Paper Case Study for Theme Quasi-Reorganisation The 11th ICMSS FEUI 2012, 20-25th February 2012.

Regional 5 Bogor 1. Dodi Setiawan, Geofisika dan Meteorologi, FMIPA, IPB, 2008. Mahasiswa Berprestasi Departemen Geofisika dan Meteorologi FMIPA IPB. 2. Ary Kristianto, Ilmu dan Teknologi Pangan, FATETA, IPB, 2008. Mahasiswa Berprestasi Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan FATETA IPB. 3. Asep Syarifudin, Kimia, FMIPA, IPB, 2009. Mahasiswa Berprestasi Departemen Kimia FMIPA IPB. 4. Alfi Irfan, Ekonomi Sumberdaya Lingkungan, FEM, IPB, 2009. Juara I Mahasiswa Berprestasi Fakultas Ekonomi dan Manajemen IPB.

3. Beni Guswanto, Perikanan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, UNPAD, 2008, Ketua Lembaga Dakwah Kampus FKDF Universitas Padjajaran periode 2012.

edisi 64, Februari - Maret 2012 | Future Leaders 13


Kegiatan Regional

Kajian Islam Kontemporer bersama Ust. Musholi pada tanggal 25 Februari 2012

Kegiatan Rutin Pekanan Regional 1 Jakarta Putra Tahsin dan Tahfidz Al Quran setiap hari Jumat pagi

Pengajian Maulud Nabi dan Tebar Kornet Qurban 1432 H di Lereng Gunung Merapi, Desa Tlogolele, Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali, Provinsi DIY. Kerjasama BSMI Depok dan PPSDMS

Galeri Foto

14 Future Leaders | edisi 64, Februari - Maret 2012

Kegiatan Rutin Pekanan Regional 3 Yogyakarta Latihan Tae-kwon-do setiap Sabtu pagi


Kegiatan Rutin Pekanan Bahasa Inggris Regional 4 Surabaya setiap hari Senin dan Rabu pukul 19.00 – 21.00

Kegiatan Mentoring penerima beasiswa YDSF (Pena Bangsa)

Training Pengembangan Diri bersama Bachtiar Firdaus, ST, MPP dengan tema Kepemimpinan Profetik pada tanggal 17-18 Februari 2012

Kegiatan Leadership Talk PPSDMS Regional 5 Bogor dengan tema “Pemimpin yang Menginspirasi” pada tanggal 25 Februari 2012 di Auditorium Toyib Hadiwijaya Fakultas Pertanian IPB

Kegiatan Rihlah Regional 1 Jakarta Putri di Vila Hasaqina, Puncak pada tanggal 6-7 Februari 2012 edisi 64, Februari - Maret 2012 | Future Leaders 15


Sang Juara

Sang Inspirator Cerdas Mulia : Arry Rahmawan Destyanto Muda, kreatif, enerjik, konkret, itulah beberapa julukan yang sering dialamatkan kepada Arry Rahmawan Destyanto atau seringkali disapa dengan sebutan Arry. Mahasiswa Jurusan Teknik Industri UI angkatan 2009 ini sering digambarkan sebagai sesosok pemuda yang aktif dan m e n g i n s p i r a s i o l e h t e m a n- t e m a n d a n sahabatnya. Pemuda lajang kelahiran 5 Desember 1990 ini juga merupakan peserta Program Pembinaan Sumber Daya Manusia Strategis (PPSDMS) angkatan V Regional 1 Jakarta Putra.

16 Future Leaders | edisi 64, Februari - Maret 2012


Arry memiliki dua motto hidup yang masih dipegang kuat hingga sekarang, yaitu “ Hidup ini singkat, maka rugilah bagi mereka yang hidupnya biasa-biasa saja.” Dan “Sebaik-baik manusia adalah yang memberikan banyak manfaat bagi sesamanya.” Meskipun sedari kecil terkenal nakal dan bengal, Arry mencetak beragam prestasi di sepanjang perjalanannya menimba ilmu di sekolah sampai ketika menginjak bangku Universitas. Arry yang diberikan kepercayaan menjadi Ketua Angkaan 2009 Teknik Industri ini dikenal sebagai mahasiswa berprestasi yang memiliki Indeks Prestasi cum laude, bahkan untuk IP terakhir menginjak angka di atas 3, 80. Tidak hanya “gila belajar”, Arry pun selalu bersemangat dalam berinteraksi dengan orang banyak dan memberikan kontribusinya. Di tengah kesibukannya sebagai mahasiswa, Arry juga akif beorganisasi mulai dari tingkat Fakultas hingga tingkat UI. Beberapa di antaranya, Ketua Bidang Syiar Islam Rohis Teknik Industri periode 2010 dan Sekretaris Komisi I Majelis Permusyawaratan Mahasiswa (MPM) Fakultas Teknik UI Periode 2011. Arry pernah menjadi Ketua PSDM dan Ketua Forum Silaturahmi Mahasiswa (FOSMA) ESQ UI walaupun untuk jangka waktu yang singkat. Tahun 2012 pun Arry diberi amanah untuk menemani Ibnu Abdul Aziz, rekannya di PPSDMS Nurul Fikri Regional 1 Jakarta Putra memimpin Center for Entrepreneurship Development and Studies (CEDS) UI, UKM resmi inkubator pengusaha muda Universitas Indonesia sebagai wakil ketua di periode 2012. Arry, yang juga dikenal dengan julukan Inspirator CerdasMulia selalu bersemangat dalam mengikuti berbagai kompetisi terkait bidang ilmu yang dikuasainya. Dalam 3 bulan terakhir, antara lain mendapatkan Juara 3 pada National Industrial Engineering Competition: EfIcN 2012 yang diselenggarakan oleh Universitas Pelita Harapan. Arry juga menjadi Juara 1

pada Production Planning and Inventory Control (PPIC) Game, sebuah kompetisi simulasi sistem produksi dan penghargaan berupa Best Speaker pada kompetisi Debat Bahasa Indonesia OIM UI melawan tim debat Fakultas Psikologi pada tahun 2011 lalu. Selain itu, Arry juga mendapatkan scholarship untuk bisa menghadiri World Leadership Conference 2011 di Singapura pada Juli 2011 lalu. Arry pernah mendapat penghargaan sebagai recommended blogger setelah menghasilkan forum OprekWindows dan TwitterSecretTips dari PC Mild, serta kandidat penerima predikat Internet Sehat atas blog sehatnya yang berisi 'rahasia dan tips hidup Kak Arry'. Tulisan-tulisan hebatnya dapat d i j u m p a i d a l a m b l o g p r i b a d i nya ya i t u c o re t a n rahmawan.blogspot.com. Selain di Blog ini, ada artikel khusus yang dipublikasikan dalam bentuk Kolom CerdasMulia. Tidak hanya menulis artikel, selama menjalani pembinaan di PPSDMS Nurul Fikri, beliau sudah menghasilkan dua buah buku, yaitu “5 Kunci Siswa Hebat” dan “Menjadi Pengusaha Muda itu Mudah, Inilah Rahasianya”, yang dibuat bersama Ibnu Abdul Aziz (Ketua CEDS UI periode 2012-2013 yang juga Peserta PPSDMS Regional 1 Jakarta). Begitulah profil Arry sebagai pemuda berprestasi, tidak hanya unggul dari segi akademis, tapi juga cemerlang dalam hal kontribusi bagi orang banyak. Tak salah jika Arry disebut Sang Inspirator, karena profil kehidupannya begitu menginspirasi siapapun yang mengenalnya. Dengan jargon Cerdas Mulianya, Arry selalu mencoba menginspirasi kita semua untuk memiliki pikiran dan tindakan yang cerdas serta hati yang mulia. (YNH)

edisi 64, Februari - Maret 2012 | Future Leaders 17


Donasi Anda

18 Future Leaders | edisi 64, Februari - Maret 2012

Laporan Donasi Februari 2012


LAPORAN KEUANGAN PROGRAM PEMBINAAN SDM STRATEGIS (PPSDMS) BULAN OKTOBER 2011

Jazakumullah Khairan Katsiiran

edisi 64, Februari - Maret 2012 | Future Leaders 19


NAMA BANK

NOREK

Bank Syariah Mandiri Bank Mayapada CIMB Niaga Syariah BCA Bank Mandiri BRI Syariah Bank Muamalat Indonesia Bank Saudara

00-30058574 100-30-01566-5 5280100031001 421.3020903 1570000279225 J714-3116-3003-5 307.00098.15 2001012889

ATAS NAMA PPSDMS-NF Yayasan Bina Nurul Yayasan Bina Nurul Yayasan Bina Nurul Yayasan Bina Nurul Yayasan Bina Nurul Yayasan Bina Nurul Yayasan Bina Nurul

Fikri Fikri Fikri Fikri Fikri Fikri Fikri

PROGRES PEMBANGUNAN ASRAMA PESANTREN MAHASISWA DAN MASJID PPSDMS NF

PPSDMS telah dikukuhkan sebagai unit pengumpul Zakat oleh BAZNAS, melalui Keputusan Ketua Umum BP Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) No: 05/UPZ/BAZNAS/III/2006 tentang pembentukan UNIT Pengumpul Zakat (UPZ) PPSDMS NF tertanggal 20 Maret 2006.

Program Pembinaan Sumber Daya Manusia Strategis Nurul Fikri Lenteng | edisi 64, Jl. Maret 2012 Agung Raya No.20 Jakarta Selatan 12640 Telp : 021-7888 3828 | website : www.ppsdms.org |email : info@ppsdms.org


Newsletter PPSDMS Feb-Mar 2012