Issuu on Google+

Edisi 74 | Oktober 2013


Dari Redaksi

Kharisma Pemimpin ertengahan Oktober lalu, ada perhelatan besar di Masjid Jami Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Peringatan HAUL (hari ulang tahun) Habib Abu Bakar bin Muhammad Assegaf (1864-1955). Seorang tokoh dakwah dan pembina umat kelahiran Besuki, tapi wafat di Gresik, yang sangat berpengaruh.

P

Pengaruhnya melampaui zaman dan menembus batas wilayah, terlihat dari ribuan jamaah yang hadir. Mereka berasal dari berbagai daerah di Nusantara, bahkan ada yang berasal dari kawasan Asia Tenggara dan Timur Tengah.

2

Dari Redaksi

4

Pojok Kepemimpinan

Para Habaib dan Ulama dari berbagai pelosok duduk di antara jamaah yang berdesakan, termasuk Wakil Bupati Gresik dan Pangdam Brawijaya. Turut memberikan tausyiah: Habib Jindan bin Nauval dari Jakarta dan Menteri Sosial Dr. Salim Segaf al Jufri (yang juga dikenal seorang Habib, keturunan Nabi Saw generasi ke-37).

Perbekalan Diri Seorang Pemimpin 6

Liputan Utama Idul Adha 1434 H

12

Prestasi Peserta

14

Sang Juara Mukhlis Ndoyo Said

16

Kegiatan Peserta Dialog Paska Kampus Belajar dari Jepang : Meningkatkan Kualitas Sumber Daya Manusia

18

Kabar Alumni Aisyah Iadha Nuraini,

20

Galeri Foto

23

Donasi Anda this newsletter exclusively designed & printed by :

Ph. 021.7871756 / 98114174 email : darussalam_printing@yahoo.com printing.darussalam@gmail.com pin BB : 214440A1 (M.Nur) / 220F3063 (Rusdi)

2

Future Leaders | edisi 74, Oktober 2013

Di antara doa dan tausyiah itu terasa benar "kharisma" seorang pemimpin, yang meskipun sudah wafat secara fisik, tapi tetap bergelora secara spiritual. Dalam kerangka Max Weber, pemimpin kharismatik (charismatic leadership) memiliki kemampuan luar biasa dan mistik. Pemimpin kharismatik juga mampu memprediksi masa depan dan melakukan perubahan radikal. Namun, perubahan radikal mensyaratkan lima faktor: pemimpin berbakat luar biasa, terjadinya krisis sosial, muncul ide radikal untuk menyelesaikan krisis, pengikut yang percaya kemampuan pemimpin bersifat transendental, dan bukti yang berulang tentang kesuksesannya. Pemimpin sekelas Habib Abu Bakar telah membuktikan mampu melakukan perubahan di zamannya, mewarisi jejak Wali Songo di Tanah Jawa. Di tengah dunia super rasional dan perilaku elite transaksional serta publik yang pragmatis-apatis: siapakah yang mampu memulai perubahan radikal? Yang berlaku justru sejumlah pemimpin rontok popularitas dan pengaruh politiknya akibat skandal moral dan korupsi. Kegelisahan macam itu dan persoalan lain yang lebih pelik dibahas oleh Peserta dan Alumni PPSDMS. Pengurus memfasilitasi dengan ruang diskusi dan aksi nyata pemberdayaan komunitas. Sebagian Peserta atau Alumni mungkin sudah bertemu jawabannya. Tinggal menunggu suatu hari perubahan fundamental akan terjadi sebagai resultante proses pembinaan berkelanjutan. Semoga Allah kabulkan. Salam Redaksi


Dewan Penasehat Dr. H. Salim Segaf al Jufri, MA Prof. Dr. KH. Didin Hafidhuddin Prof. Dr. K.H. Din Syamsudin Dr. KH. Muslih Abdul Karim Prof. Dr. Zuhal Abdul Kadir Drs. Kemal A. Stamboel, Psi., MSM. Arief T. Soerowidjojo, SH., LLM. Dr. M. Sohibul Iman, M. Eng Anies R. Baswedan, Ph.D. Dr. Marwah Daud Ibrahim Dr. (HC) Ary Ginanjar Agustian

Dewan Penyantun Dr. (HC) Arifin Panigoro Laksda TNI (Purn) Husein Ibrahim, MBA. Dr. Adhyaksa Dault, S.H., M.Si Drs. M. Yusuf Asyari, Ak. M.Si Farid Rahman, S.E., Ak. Bakhtiar Rakhman Sandiaga S. Uno Dr. Bambang Priantono, M.T. H. Albari, S.H.

"Dan bagi tiap-tiap umat telah Kami syari'atkan penyembelihan Qurban supaya mereka menyebut nama Allah terhadap binatang ternak yang telah dirizkikan Allah kepada mereka, maka Rabb-Mu adalah Allah yang satu karena itu berserah dirilah kamu kepada-Nya. Dan berilah kabar gembira kepada orang-orang yang tunduk patuh.� ( Qs. Al-Hajj (22) : 34 )

Pengurus Direktur : Drs. Musholi Staf Ahli Direktur : Sapto Waluyo, M.Sc Wakil Direktur : Bachtiar Firdaus, MPP Manajer Pemberdayaan Alumni : Muhammad Ichsan, SE Manajer Pembinaan Mahasiswa : Adi Wahyu Adji, S.Si Manajer Pembinaan Mental dan Spiritual : Porkas Halomoan, SS Asisten Manajer Bidang Fundraising : Noviati Endang Mustaqimah, SE Staf Bidang Kemitraan, Fundraising & Humas : Lusi Cahya Pertiwi, S.Kep., Ns Staf Bidang Adminkeu : Yudha Sari Indrawati Staf Bidang Adminkeu : Dewi Halimah, S.Ei Staf Bidang Pembinaan Mahasiswa : Yessy Nur Handayani, SKM Staf Bidang Pembinaan Mahasiswa : Ari Suharyadi, S.Pd I Staf Bidang Pemberdayaan Alumni : Jiwo Damar Anarkie, SIP Staf Perpustakaan : Wahyu Lestari Staf Bidang Umum : Kaliri

Dan telah Kami jadikan untuk kamu unta-unta itu sebahagian dari syiar Allah, kamu memperoleh kebaikan yang banyak padanya, maka sebutlah olehmu nama Allah ketika kamu menyembelihnya dalam keadaan berdiri dan telah terikat. Kemudian apabila ia telah tumbang (mati), maka makanlah sebahagiannya dan beri makanlah orang yang rela dengan apa yang ada padanya (yang tidak meminta-minta) dan orang yang meminta. Demikianlah Kami telah menundukan unta-unta itu kepada kamu, supaya kamu bersyukur. ( Qs. Al-Hajj (22) : 36 ) Dari Aisyah ra., sesungguhnya Nabi Saw bersabda: "Bahwa tidak ada amalan manusia pada hari Raya Adha yang lebih dicintai Allah SWT, selain mengalirkan darah hewan (maksudnya : menyembelih hewan qurban)� (HR. Ibnu Majah dan Tirmidzi) Regional I Jakarta Putra

Regional I Jakarta Putri

Regional II Bandung

Regional III Yogyakarta Putra

Regional III Yogyakarta Putri

Regional IV Surabaya

Regional V Bogor

Ketua Regional : Adi Wahyu Adji, S.Si Supervisor Utama : M. Arif Darmawan Supervisor Pendamping : Yasir Arafat

Ketua Regional : Pratiwi Setiawati, S.Hum Supervisor Utama : Aisyah Bidara Supervisor Pendamping : Enung Azizah M.

Ketua Regional : Dr. Taufikurrahman Manajer Regional : Supriatna, SE Supervisor Pendamping : Deden Amwar

Ketua Regional : Dr. M. Wazis Wildan, M. Sc Supervisor Utama : Aqil Wilda Arief Supervisor Pendamping : Adi Suharyanto

Ketua Regional : Hany Susaeni Pangastuti, M.Kes Supervisor Utama : Juhainah Intan M Supervisor Pendamping : Nadia Rahmawati, S.Psi

Ketua Regional : dr. Arief Basuki, Sp.An Manajer Regional : Wawan Ismanto, S.Si Supervisor Pendamping : M. Dzulfikar Arifi, SKM

Ketua Regional : Dr. Ir. Abdul Munif, M.Sc, Agr. Manajer Regional : Nazrul Anwar, SE Supervisor Pendamping : Junasa Andhika I., SE

Kantor Pusat PPSDMS : Jl. Lenteng Agung Raya No. 20, Srengseng Sawah, Jakarta Selatan 12640, INDONESIA Telp. : +62 21 7888 3828, Fax. : +62 21 7888 3829

www.ppsdms.org

info@ppsdms.org

ppsdms

@ppsdms


Pojok Kepemimpinan

Perbekalan Diri Seorang Pemimpin Dr. Bambang Priantono, MT (Dewan Penyantun PPSDMS) Pada hakikatnya, setiap manusia adalah pemimpin; pemimpin negara, pemimpin masyarakat, pemimpin perusahaan, pemimpin suatu komunitas, pemimpin keluarga dan minimal pemimpin bagi diri sendiri. Menjadi pemimpin bukanlah satu hal yang mudah. Pemimpin harus mempunyai perbekalan yang cukup berupa berbagai pengalaman dan pelajaran yang didapat dari setiap jenjang kehidupannya.

P

erbekalan yang cukup dalam mencapai cita-

Pendidikan yang diperoleh di perguruan tinggi atau di

cita dan menjalankan aktivitasnya saat ini

PPSDMS belum dapat menghasilkan apapun, jika

didapatkan di dunia kampus. Dunia kampus

perbekalan atau modal yang dimiliki belum diasah atau

merupakan sarana pembekalan yang sangat

dikembangkan dengan baik di masyarakat.

bermanfaat bagi dunia kerja dan kehidupan kita. Sangat beruntung orang-orang yang mengenyam perguruan

Satu hal yang perlu digarisbawahi adalah terkadang kita

tinggi, ditambah lagi dengan menjadi peserta

sering terlena dalam memanfaatkan pilihan itu, Artinya,

pembinaan di PPSDMS. Ini adalah sarana pembekalan

tidak jarang orang salah memanfaatkan perbekalan

khusus perjalanan panjang yang memberikan banyak

yang mereka miliki - salah memberdayakan diri dan

sekali pelajaran dan pengalaman menarik.

menempatkan posisi sesuai dengan potensi yang dimiliki. Oleh karena itu, kewajiban kita dalah memilih

Namun, pertanyaan yang kemudian timbul dan harus

bidang kita masng-masing yang sesuai dengan

kita jawab adalah: Bagaimana cara kita memanfaatkan

perbekalan dan potensi yang kita miliki.

prbekalan yang sudah dimiliki? Jawaban yang ada bisa jadi cukup beragam karena setiap orang mempunyai

Setiap orang harus mempunyai rencana kerja atau

caranya sendiri dalam memanfaatkan perbekalan itu.

career palnning yang jelas. Namun, itu juga tidak cukup.

4

Future Leaders | edisi 74, Oktober 2013


Setiap orang juga harus mempersiapkan Plan

pemimpin mempunyai beban yang lebih dari hanya sekedar

B, apabila kenyataan tidak sesuai dengan apa

memenuhi kepentingan diri sendiri ataupun keluarga.

yang sudah kita rencanakan. Selain itu, kita

Pemimpin itu seperti unta pengangkut. Kita semua harus

harus selalu fokus atas apa yang kita kerjakan

memahami bahwa hidup kita tidak hanya digunakan untuk

dan juga selalu siap menghadapi perubahan

diri kita sendiri dan keluarga kita saja, tetapi juga digunakan

lingkungan di sekitar kita yang bisa terjadi

untuk umat, bangsa dan negara. Kita tidak hanya berbuat

kapan pun.

sesuai untuk diri kita sendiri. Pemimpin memiliki kewajiban yang lebih dibandingkan orang-orang biasa. Di pundak para

Pemimpin berbeda dengan orang biasa. Ada

pemimpin terletak harapan-harapan banyak orang.

ilustrasi menarik, di padang pasir, seekor unta pengangkut adalah hewan yang sangat

Ada dua syarat utama yang harus dimiliki seorang pemimpin.

berharga dan bermanfaat. Karena selain

Pertama, keteladanan. Seseorang tidak akan sanggup untuk

digunakan untuk mengangkut barang-barang,

menjadi pemimpin, apabila ia tidak mampu memberikan

unta tersebut juga dapat menampung air segar

keteladanan pada orang lain. Pemimpin adalah orang yang

dipunuknya sehingga unta sanggup bertahan

selalu melakukan apa yang ia ucapkan, dan hal ini jelas tidak

dua minggu tanpa minum. Unta jenis ini jelas

mudah. Kedua, pemimpin adalah orang yang mampu

bukan merupakan unta sembarangan. Berbeda

menciptakan kesempatan untuk menebar kebaikan kepada

halnya dengan unta jenis biasa yang digunakan

orang lain. Pada dasarnya, setiap manusia adalah konsumen

untuk disembelih. Begitu halnya dengan

kebaikan dari manusia lain. Kita hidup karena kebaikan orang

pemimpin.

lain. Oleh karena itu, jelas masuk akal apabila manusia dikatakan sebagai makhluk sosial. Nah, pertanyaannya

Pada dasarnya, manusia hanya cukup

adalah sebagai pemimpin, kebaikan apa yang akan kita

meluangkan 30-40% dari waktu dan tenaga

berikan untuk orang lain?

yang ada untuk hanya sekadar memenuhi kepentingan diri sendiri. Akan tetapi,

edisi 74, Oktober 2013 | Future Leaders

5


L i p u ta n U ta m a

Idul Adha 1434 H

Perintah untuk berkurban ini sejatinya sudah ada sejak zaman Nabi Adam ‘alaihi salam. Perintah ini diabadikan dalam kisahnya Nabi Ibrahim 'alaihi shalatu wassalam yang Allah perintahkan dalam mimpinya untuk menyembelih anaknya, Nabi Ismail 'alaihi shalatu wassalam. Berlandaskan hal tersebut, peserta PPSDMS ingin berlomba-lomba dalam kebaikan dan menerapkan nilai tauhid yang dicontohkan pada kisah Nabi Ibrahim 'alaihi shalatu wassalam dan Nabi Ismail 'alaihi shalatu wassalam. Hari Raya Idul Adha ini pun menjadi salah satu cara untuk memanfaatkan momentum untuk belajar memaknai hakikat dari berkurban. 6

Future Leaders | edisi 74, Oktober 2013


M

eski terkadang berawal dari usaha patungan, harapannya akan muncul kesadaran pribadi untuk mau berbagi dengan sesama. Berkorban secara materiil tentu akan sangat bermakna, apalagi secara tenaga dan waktu dalam menciptakan tatanan masyarakat sejahtera.

Dengan mengusung tema “Semangat Berbagi dengan Sesama” Alhamdulillah, pada kesempatan kali ini PPSDMS kembali mendapat dukungan dan kepercayaan dari donatur untuk menyelenggarakan Kepanitiaan Kurban Idul Adha 1434 H, dengan total penerimaan dan penyaluran hewan qurban yang diterima oleh panitia seluruh regional (bekerja sama dengan lembaga/komunitas di masing-masing regional) sejumlah 67 ekor kambing/domba dan 1 ekor sapi + 100 kantong daging sapi. Alhamdulillah, semua tersalurkan kepada masyarakat sekitar asrama PPSDMS secara merata. Regional 1 Jakarta “#yukQurban di Idul Adha 1434 H” Jakarta - Idul Adha 1434 H merupakan perayaan Idul Adha yang kedua kalinya kami rasakan selama menjadi santri PPSDMS. Pada momen Idul Adha kali ini, PPSDMS NF Regional 1 Jakarta Putra berhasil mengumpulkan delepan ekor kambing dan satu sapi, dengan rincian; Sapi milik Bapak Sandiago Uno beserta keluarganya, sedangkan kambing disumbangkan oleh Drs Musholi, Dr. Arief Munandar, SE.,ME, Widio Wize, Dwiki Drajat, Ibnu, Febrian Tri Adhi Wibowo, Hana Fitriani. Daging kurban

disalurkan kepada warga sekitar Masjid Mardotillah dan PPSDMS NF Lenteng Agung. Selepas pulang sholat Idul Adha, santri PPSDMS Nurul Fikri Regional 1 Jakarta Putra bergegas menuju lapangan belakang Masjid Mardotillah sebagai tempat lokasi penyembelihan hewan kurban. Sesampai di tempat lokasi, acara penyembelihan hewan kurban sebagian telah dilaksanakan. Acara tersebut berakhir pukul 11.00 WIB, dengan pembagian daging kurban ke warga sekitar Masjid Mardhotillah. Regional 2 Bandung “Kurban 'Bandung Goes to Sky'”

Regional 1 Jakarta

Panitia menerima hewan kurban sejumlah 12 kambing, dengan pekurban sebagai berikut: Ust. Musholi, Ust. Arief Munandar, Ust. Taufikurrahman, Khaidir Aby Prasetyo, Faqih Rusydan, Dian Putra Pratama bin Heli Winarso, Dimas Aditya Hanandito bin Saptono Siwi, Hafid Koesmahendra bin Koesdjardjo, Elah binti Nurham, Shandyka Febriadi Alhamdani, Sustira Dirga, Yurizal Hakim. Diawali Kajian dilaksanakan pada tanggal 9 Oktober 2013, mengundang Ustadz Bambang Triyono, seorang ustadz yang biasa mengajar di Miftakhul Khoir, Pesantren mahasiswa yang berlokasi di sebelah asrama PPSDMS Regional 2 Bandung. Kajian berlangsung dari pukul edisi 74, Oktober 2013 | Future Leaders

7


20.30-22.00 WIB tentang sejarah Nabi Ibrahim dan Ismail, hikmah kurban bagi muslim, dan fiqh kurban. Selasa, 15 Oktober 2013 pukul 07.30 WIB, selesai melaksanakan shalat Ied, panitia yang merupakan gabungan dari PPSDMS Regional 2 Bandung, Permais (Persaudaraan Mahasiswa Islam) FE UNPAD, dan GAMASIS (Keluarga Mahasiswa Islam) FH UNPAD. Sekitar pukul 8.30 WIB, prosesi pemotongan pun dimulai. Satu persatu kambing dipotong, dikuliti, kemudian dipisahkan antara daging dan tulang untuk diambil 1/3 dari total daging untuk diberikan kembali kepada pekurban. Setelah masing-masing pekurban mendapatkan haknya, panitia mulai mencacah daging, tulang, dan jeroan sehingga didapatkan ukuran yang sesuai. Setelah semuanya dipotong dengan ukuran yang sesuai, pembungkusan mulai dilakukan. Total terkumpul 212 bungkus yang akan dibagikan pada daerah-daerah yang telah ditetapkan. Proses penyembelihan hingga pembungkusan akhirnya selesai pada pukul 13.30 WIB. Pukul 14.00-22.00 WIB dilakukan pendistribusian hewan kurban dengan yang mempertimbangkan aspek kemiskinan desa tersebut dan daerah yang rawan kristenisasi. Hewan kurban didistribusikan ke beberapa daerah; Kampung 8

Cipurut, Desa Bojongsoang, Kota Bandung sebanyak 50 bungkus, Kampung Parompong, Lembang, Kabupaten Bandung, sebanyak 56 bungkus, Desa Ujungberung, Bandung sebanyak 50 bungkus, Kampung Cigumentong, Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Sumedang, s e b a nya k 2 4 b u n gku s , D e s a Pamulihan, Kampung Cibulakan, Garut, 12 bungkus Daerah sekitar asrama, sebanyak 20 buah. Regional 3 Yogya Putra “Nakula Berqurban 1434 H” Yo g ya k a r t a - D a l a m r a n g k a menyemarakkan Hari Raya Idul Adha 1434 H, Laskar Nakula PPSDMS Regional 3 Yogyakarta Putra mengadakan rangkaian kegiatan yang terangkum dalam tema “Nakula Berqurban 1434 H”. Rangkaian kegiatan ini meliputi penerimaan hewan kurban, kajian

Future Leaders | edisi 74, Oktober 2013

Regional 2 Bandung

pra Idul Adha, takbir keliling bersama santri TPA Hidayatul Islam, Sholat Ied berjamaah serta penyembelihan hewan kurban. Sabtu, 12 Oktober 2013, Kajian pra Idul Adha sebagai pembuka rangkaian “Nakula Berqurban 1434 H” diselenggarakan di Masjid Hidayatul Islam. Kajian ini diisi oleh Ustadz Kuncoro dengan mengangkat tema “Belajar dari Nabi Ibrahim as”. Kegiatan ini sangat meriah karena dihadiri oleh remaja beserta santri TPA Dusun Ngabean. Pada tanggal 9 Dzulhijjah, seluruh Laskar Nakula melaksanakan ibadah puasa Arafah. Sore harinya dilakukan kegiatan masak bersama sebagai hidangan berbuka puasa. Malam harinya, acara dilanjutkan dengan takbir keliling Dusun Ngabean bersama santri TPA Hidayatul Islam.


Regional 3 Yogya Putra

Esok harinya (14/10) yang bertepatan dengan tanggal 10 Dzulhijjah 1434 H, Laskar Nakula melaksanakan sholat Idul Adha di Masjid Hidayatul Islam. Kemudian pukul 07.30 WIB dilanjutkan dengan pelaksanaan penyembelihan hewan kurban di lapangan Ngabean. Alhamdulillah, pada kurban tahun ini Laskar Nakula dapat menyalurkan 9 ekor kambing. Kegiatan pemotongan hewan kurban di Lapangan Ngabean berlangsung dengan lancar. Total hewan kurban berjumlah 15 ekor dengan rincian 4 ekor sapi dan 11 ekor kambing. Laskar Nakula menyumbang 8 ekor kambing di Dusun Ngabean sedangkan 1 ekor lainnya disalurkan ke desa binaan KMFH (Keluarga Muslim Fakultas Hukum) UGM di daerah Bantul. Selesai penyembelihan, daging kurban dibagikan ke warga yang berhak mendapatkan. Kegiatan diakhiri dengan makan siang bersama antara Laskar Nakula dengan warga Ngabean. (DS)

Regional 3 Yogya Putri “Aksi Kecil Srikandi di Desa Beku� Kulonprogro - Lakon Srikandi tidak hanya muncul dalam kisah Mahabrata tapi kini juga beraksi di Desa Beku, Kalibawang, Kulonprogo. 15 Oktober 2013, PPSDMS Regional 3 Yogyakarta Putri memutuskan untuk mengisi Hari Raya Idul Adha di Kulonprogo. Beberapa program yang dijalankan bersama warga Desa Beku, diantaranya pengajian, pemotongan hewan kurban, dan lomba untuk anak-anak. Kegiatan ini banyak dibantu oleh alumni Jamaah Salahudin (JS) angkatan 2007 yang memang merupakan pengusung program Idul Adha di Desa Beku. Teriakan anak-anak yang menyambut menambah amunisi semangat untuk memulai kelas Taman Pendidikan Alquran (TPA) di sore harinya, 14 Oktober 2013. Malam harinya diadakan pengajian bersama warga. Pengisi materinya

berasal dari warga Desa Beku sendiri agar materi yang disampaikan mudah diterima. Suasana hangat semakin semarak dengan hadirnya makanan khas lidah Kulonprogo seperti singkong rebus manis, geblek, bakwan, dan teh manis hangat. Cuaca malam hari yang dingin tidak menyurutkan semangat warga untuk duduk bersama mendengarkan ceramah. Gema takbir berkumandang, resonansinya menggetarkan udara malam hingga dini hari. Pagi hari dilaksanakan shalat Idul Adha bersama di Masjid Desa Beku yang dilanjutkan dengan bersalamsalaman dengan warga. Setelah shalat kami menyaksikan pemotongan hewan kurban sebanyak 17 ekor kambing. Peserta membantu ibu-ibu memasak, membantu bapak-bapak membersihkan daging kurban, dan sebagian yang lain membawa material dekorasi ke masjid. Dalam sehari, Masjid Desa Beku menjadi madrasah bagi anak-anak untuk lomba mewarnai, kaligrafi, dan hafalan al Quran. Setelah zhuhur, anak-anak mulai berdatangan, mereka duduk m a n i s a c a ra d i b u k a . L o m b a mewarnai, kaligrafi, dan hafalan al Quran dibuka secara bersamaan. Mereka diberikan waktu sekitar satu setengah jam untuk menyelesaikan kreasi mereka di atas selembar kertas. Usai

edisi 74, Oktober 2013 | Future Leaders

9


perlombaan, mereka disuguhi dongeng dari Srikandi RJ dan Srikandi Indri dengan boneka tangan yang muncul di balik papan tulis. Banyak anak-anak yang tercengang, entah karena boneka tangan yang lucu atau karena cerita dari Srikandi kita itu. Terik matahari yang memudar menjadi pertanda perpisahan dengan warga dan anak-anak Desa Beku. Setelah berfoto bersama puluhan kali, tangan-tangan mereka mengamit telapak tangan para peserta dan menempelkannya di wajah mereka, juga gigi-gigi mereka yang muncul setiap kali peserta tersenyum. Regional 4 Surabaya “Heroboyo Berkurban, Bersama Berbagi Kebaikan“ Surabaya – Tahun ini, peserta PPSDMS Surabaya berhasil melaksanakan kurban dengan dua ekor kambing. Tidak hanya itu, kami pun menerima tiga hewan kurban yang berasal dari orang yang mempercayakan hewan kurbannya kepada Heroboyo Berkurban ini. “Itu jadi sebuah amanah yang kami harap mendatangkan keridaan Allah semata,” harap Mukhlis Ndoyo S a i d , Ko o rd i n a to r H e ro b oyo Berkurban. Secara geografis, letak asrama PPSDMS Surabaya cukup dekat

dengan beberapa masjid. Apalagi keseharian dari peserta PPSDMS Surabaya selalu melaksanakan shalat wajib berjamaah di beberapa masjid tersebut. Hal itu pun menjadikan distribusi hewan kurban sengaja disebar, tidak terpusat di salah satu masjid saja. Mukhlis memaparkan, hal tersebut dilakukan agar tidak ada ketimpangan porsi daging kurban yang diterima oleh masyarakat sekitar. Ditambah dengan adanya fenomena antrian panjang, berdesak-desakan dan saling sikut hanya untuk sekantong daging. Tahun ini pun pelaksanaan Heroboyo Berkurban ada yang berbeda. Pasalnya, salah satu donatur PPSDMS yang berada di Surabaya mempercayakan daging kurbannya untuk kami distribusikan di sekitar asrama. Penerima daging kurban tersebut adalah warga Menur Pumpungan Rukun Tetangga (RT) 1,2, dan 3 di

10 Future Leaders | edisi 74, Oktober 2013

Regional 4 Surabaya

Rukun Warga (RW) 1 Menur. “Jumlahnya seratus kantong yang didistribusikan secara langsung tanpa perantara,” jelas Mukhlis. Cukup nampak kegembiraan yang tergores dalam simpul wajah setiap warga yang datang ke asrama PPSDMS Surabaya. Pasalnya, dengan menukarkan kupon yang diberikan melalui RT masing-masing, mereka dapat menukarkannya dengan sekantong daging. Selain masyarakat bisa lebih merasakan kehadiran PPSDMS Surabaya disana, pembagian daging kurban ini pun menjadi salah satu media silaturahim. “Insya Allah akan banyak kebaikan yang terpancar dari Hari Raya Idul Adha tahun ini,” pungkasnya. (FFR)


Regional 5 Bogor Pada tahun ini, hari raya kurban 10 Dzulhijah 1434 H bertepatan dengan tanggal 15 Oktober 2013. Asrama PPSDMS Nurul Fikri Regional 5 Bogor berkaitan dengan hari raya kurban ini, menyelenggarakan penyembelihan hewan kurban yang disalurkan kepada masyarakat Kampung Situ Leutik, Kecamatan Dramaga, Bogor. Hewan kurban yang disembelih a d a l a h d o m b a d a n ka m b i n g sebanyak 12 ekor. Masing-masing dari : Ust. Musholi, Pak Dr. Arief Munandar, SE,. ME., Pak Arief T. Surowidjojo, SH,. LLM, M. Satria Bangun, Halim Mutasodirin, Jamhari Abidin, Rida Rizkia, 2 ekor dari Auliya Syafrul, dan 3 ekor dari Fakultas Ekologi Manusia (FEMA)

Regional 5 Bogor

IPB. Hewan kurban ini disalurkan kepada 131 warga Kampung Situ Leutik. Acara dimulai pukul 09.00 WIB dengan pembukaan penyembelihan hewan milik Pak Arief Munandar. Dilanjutkan dengan penyembelihan hewan lain yang dibantu warga dari masjid Al Adjrumi. Kemudian pembersihan, pemotongan dan p e n g e m a s a n ya n g d i l a ku ka n bersama-sama oleh panitia dibantu oleh perwakilan dari FEMA IPB dan warga. Acara selanjutnya adalah pembagian hewan kurban kepada warga. Sementara itu perwakilan dari FEMA memasak gulai untuk persiapan makan bersama dan beberapa panitia asrama dan perwakilan FEMA membuat sate untuk makan bersama. Kemudian pukul 13.00 WIB bersama warga, panitia dan perwakilan dari FEMA IPB makan bersama di Asrama PPSDMS Regional V Bogor. Acara diakhiri dengan penyampaian kesan

dan pesan oleh perwakilan dari p a n i t i a k u r b a n a s ra m a d a n perwakilan dari FEMA dan ditutup dengan sesi foto bersama. Makna Kurban bagi peserta PPSDMS Nurul Fikri Ada yang berbeda dengan kegiatan satu ini. Kegiatan ini memberikan kesan tersendiri bagi insan asrama PPSDMS. Bukan karena kambing yang jumlahnya meningkat dari tahun sebelumnya. Atau jumlah warga penerima yang juga meningkat. Akan tetapi yang memberikan makna tersendiri adalah karena kurban tahun ini adalah kurban terakhir sebagai insan asrama PPSDMS angkatan VI. Oleh karena itu, kurban tahun ini memberikan nilai yang berbeda bagi masing-masing peserta. Hal yang menjadi pelajaran penting adalah pengorbanan tidak hanya dilakukan pada saat Idul Adha saja, akan tetapi pengorbanan itu akan selalu ada di setiap detik selama manusia masih mampu menghembuskan nafas. Pengorbanan itu tidak hanya ketika menjadi insan asrama saja, akan tetapi selamanya sampai daun yang bertuliskan nama kita menguning lalu jatuh ke atas pusara dengan nama yang sama.

edisi 74, Oktober 2013 | Future Leaders 11


Periode September 2013

Pres tasi Peserta Regional 1 Jakarta Putra 1. Widio Wize Ananda Zen, Ilmu Politik, FISIP, UI 2010. (1) Tim Ahli UI untuk DPR dalam Media Analisis (2) Magang dengan Wakil Ketua DPR RI, M. Sohibul Iman, Ph.D 2. Dimas Agung Saputra, Ilmu Komputer, FASILKOM, UI 2010. (1) PKM GT dengan judul “Olimpiade Seni Budaya Betawi” lolos mendapatkan dana insentif dari DIKTI sebesar Rp. 3.000.000 (2) PKMM dengan judul Bantar Gebang Leaderpreneurship Youth Camp lolos Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) XXVI di Universitas Mataram. 3. Muhammad Ikhwan Syauqillah, Kimia, FMIPA, UI 2010. (1) Pembicara Seminar Keilmiahan Mahasiswa pada Orientasi Pengenalan Departemen Kimia FMIPA UI (OPDK) 2013 tanggal 14 September 2013, (2) Pembicara Sekolah Pergerakan “Laskar Muda MIPA” pada tanggal 29 September 2013. 4. Barlian Juliantoro, Sastra Arab, FIB, UI 2010. (1) Proposal PKM lolos ke PIMNAS ke-26 di Mataram dan dipresentasikan pada tanggal 9-13 September 2013, (2) Menjadi pembicara pada Seminar Program Kreatifitas Mahasiswa di OPDK Kimia 2013 pada tanggal 17 September 2013

Regional 1 Jakarta Putri 1. Aulia Qisthi, Teknik Lingkungan, FT, UI 2011. (1) Abstract Accepted at ACEI (Annual Conference on Education Innovation) 21-23 November 2013, Okinawa, Japan. (2) Abstract Accepted at Oxford Education Research Symposium 25-26 November, University of Oxford, UK. (3) Abstract Accepted at International Conference on Education and Social Sciences (INTCESS14) 3-5 Februari 2014, Istanbul, Turkey. 2. U t i F i t r i K u r n i a w a t i , Kesejahteraan Sosial, FISIP, UI 2011. (1) Abstract Accepted at International Conference on Education and Social Sciences (INTCESS14) 3-5 Februari 2014, Istanbul, Turkey. (2) Presentasi paper di Global Network for Economic and Social Sustainability, Tokyo, Japan pada 30 September 2013. (3) Lolos p a p e r d i 6 t h I nte r n a t i o n a l Conference of Education, Research and Innovationdi Seville, Spanyol. 3. I d a F a u z i a h , K e s e h a t a n Reproduksi, FKM, UI 2010. (1) Lolos Finalis 20 Besar Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional, FKM UNDIP, Semarang. (2) Abstract A c c e p te d a t I nte r n a t i o n a l Conference on Education and

12 Future Leaders | edisi 74, Oktober 2013

4.

5.

6.

Social Sciences (INTCESS14) 3-5 Februari 2014, Istanbul, Turkey. Rina Nourmasari, Geografi, FMIPA, UI 2010. (1) Abstract A c c e p te d a t I nte r n a t i o n a l Conference on Education and Social Sciences (INTCESS14) 3-5 Februari 2014, Istanbul, Turkey. “Art as A Tool to Teach Character and Behavior for Children”. (2) Juara 1 PKM-M “Unit Usaha Mandiri SMPN 8 Depok untuk Optimalisasi Potensi Belimbing Dewa”, dalam OIM MIPA 2013. Zahrina, Ilmu Kesehatan Masyarakat, FKM, UI 2010. Accepted for Presentation in APACPH 45 t h , China, 24-27 Oktober 2013 Maryam Muthi'ah Karimah, Teknik Elektro, FT, UI 2011. (1) Paper Accepted at ACEI (Annual Conference on Education Innovation), Jepang, November 2013. (2) Tulisan dimuat di Media Cetak, SINDO, 3 September 2013, “Sektor Hulu Migas: Tumpukan Dollar Tanpa Kejelasan Payung Hukum.”

Regional 2 Bandung 1. Denny Reza Kamarullah, Teknik Pertambangan, FTTM, ITB 2010. Pe m b i ca ra G r a n d O p e n i n g M e n t o r i n g M a b a Te k n i k Universitas Jendral Soedirman 22


September 2013, Indonesia. Tulisan berjudul Keamanan

3.

4.

5.

6.

7.

International Fisheries Symposium (IFS) Thailand; Abstract accepted ICABBBE 2013 : International Conference on Agricultural, Biotechnology,Biological and Biosystems Engineering Poster Presentation). Bambang Apriyanto, Manajamen, FEB, UNAIR, 2011. Abstrak diterima di World Conference the Integration of Knowledge, Langkawi Malaysia. M. Rahmad Royan, Perikanan dan Kelautan, FPK, UNAIR 2010. Abstrak diterima di 3rd International Fisheries Symposium – Kasesart University Thailand Dimas Nur Apriyanto, Sastra Indonesia, FIB, UNAIR, 2011. (1) Tulisan berjudul “Kelas Matahari” dimuat di Harian Surya 5 September 2013; (2) Paper accepted on ICIBSOS, Langkawi Malaysia Abdul Ghofur, Teknik Material dan Metalurgi, FTI, ITS 2011. (1) Medali Perak PKM-KC - PIMNAS 26 Mataram; (2) Medali Perak PKM-GT – PIMNAS 26 Mataram; ( 3 ) Po s t e r P re s e n ta t o r d i International Conference on Mechanical Engineering (ICOME) 2013, Lombok, Indonesia. Mukhlis Ndoyo Said, Teknik Industri, FTI, ITS 2010. Terpilih menjadi Presiden BEM ITS 2013/2014 edisi 74, Oktober 2013 | Future Leaders 13


S a n g J ua r a

Memaknai Hidup Untuk Menghidupi Mukhlis Ndoyo Said, Regional 4 Surabaya, Angkatan VI Mengawali perkenalan dengan sebuah nama adalah hal yang sangat mutlak untuk dilakukan. Nama saya Mukhlis Ndoyo Said. Dilahirkan di kota santri, Pasuruan, oleh seorang ibu yang sangat penyayang pada tanggal 3 Februari 1993. Sejak bayi hingga usia 3 tahun, saya sudah merasakan bagaimana ramainya kondisi pasar, melayani konsumen yang ingin membeli dagangan dan banyak lagi pengalaman yang sangat berkesan. Sehingga pengalaman di masa kecil itulah yang membuat diri ini selalu tergerak untuk mandiri secara finansial hingga sekarang. ebelum berkisah tentang kehidupan kampus, saya ingin berbagi tentang apa yang saya lakukan ketika masih menjadi siswa SMU. Hampir setiap waktu dari bangun tidur hingga sore hari, aktivitas saya selalu dipenuhi dengan olahraga sebagai penunjang prestasi di cabang Tenis Lapangan. Ya, saya tercatat aktif sebagai atlet Tenis Lapangan pada waktu itu. Dan saya bermimpi bisa mengibarkan bendera merah putih diatas bendera negara lainnya. Berbagai prestasi pernah saya raih, puncaknya adalah menjadi RunnerUp Kejuaraan Tenis Lapangan tingkat Nasional pada tahun 2009. Setelah menjuarai kejuaraan tersebut hampir saja saya akan terjun ke ranah yang lebih profesional menjadi salah satu murid di DETEC (Dedi Tennis Club). Namun karena berbenturan dengan keinginan orang tua maka impian tersebut pun urung diwujudkan. Saat ini status pendidikan saya adalah sebagai mahasiswa. Di kampus, saya tergolong sebagai mahasiswa yang tidak hanya ingin mendapat nilai bagus dan ala kadarnya, namun ada sebuah misi yang ingin saya lahirkan dan semoga ini bisa membimbing jalan kedepan untuk berkontibusi di ranah yang lebih luas,

S

14 Future Leaders | edisi 74, Oktober 2013

tidak hanya sekedar kampus. Karakter dan mentalitas yang terbentuk pada diri ini timbul dari ucapan sang ibu yang menekankan untuk selalu mencurahkan tenaga dan pikiran ini untuk kepentingan orang lain. Karena disadari atau tidak maka balasan setimpal bahkan lebih akan menjemput kita di waktu yang tidak disangkasangka. Aplikasi dari prinsip yang timbul dari perkataan sang ibu tersebut saya kemas sesuai dengan passion diri saya. Yaitu sektor Leadership dan Entrepreneurship, dan kedepan pasca kampus pun hidup ini akan saya dedikasikan kepada dua aspek tersebut. Kesempatan menjadi mahasiswa pun tidak dilewatkan begitu saja. Saya berusaha untuk terus aktif bergerak dan memberikan sesuatu melalui wadah yang tersedia. Melalui organisasi saya mendedikasikan fase emas ini untuk berkembang dan terus maju. Sejak berstatus sebagai mahasiswa baru hingga sekarang, saya tidak pernah melewatkan kesempatan untuk bergabung dalam suatu komunitas positif. Dan yang terbaru saya terpilih menjadi Presiden BEM ITS 2013/2014. Ada sebuah keinginan yang ingin saya wujudkan


melalui tahapan-tahapan yang membutuhkan sebuah konsistensi dan komitmen tinggi. Melihat permasalahan akan ketenagakerjaan dan rintihan tangisan rakyat miskin di negeri ini yang hingga kini tak kunjung henti. Saya ingin mengawalinya dari kota yang saat ini saya huni yakni Kota Batu, mencoba menginisiasi sebuah komunitas yang barangkali di salah satu tempat lain di Indonesia belum pernah ada. Tujuan dari terbentuknya komunitas ini adalah mengentas kemiskinan dan pengangguran yang menjadi polemik akan adanya indikasi bahwa masyarakat sudah sejahtera. Meskipun kalau dilihat dari asal muasal tempat kelahiran saya bukan asli Batu, namun dari sanubari terdalam saya memiliki kepedulian terhadap kota yang pada zaman kolonialisme Belanda dulu pernah dikenal sebagai Little Swiss in East Java.

Sebagai persiapan, bukan hanya terjun tanpa bekal karena kemungkinan besar akan jadi bumerang bagi diri sendiri. Maka dari itu rencana berikutnya pasca kampus adalah melanjutkan studi di Aston University di bidang manajemen bisnis. Terhitung sudah lebih dari 15 bulan PPSDMS menjadi rumah kedua bagi saya. Banyak tempaantempaan hidup yang menuntut saya keluar dari zona nyamannya. Belum lagi ditambah bisa mengenal satu per satu mahasiswa terbaik dari seluruh Indonesia dan yang teristimewa tentunya Angkatan VI Regional 4 Surabaya. Bagi saya ada dua hal yang sangat mendasar apabila saya tidak berada dalam lingkaran keluarga strategis ini maka saya tidak akan mendapatkannya, yakni penjagaan terhadap mutaba'ah yaumiyyah dan iklim kompetitif antar peserta. Sederhana memang namun apabila diterjemahkan kedalam dampak yang saya dapatkan dari kedua hal tersebut akan sangat berpengaruh terhadap pembentukan mentalitas dan karakter kita sebagai generasi muda. Apalagi saat ini bersama-sama kita mendapati momen spesial berupa peringatan sumpah pemuda. Berbicara tentang fakta historis jelas pemuda masa kini tidak akan pernah mengulanginya, namun ada substansi yang lebih penting bahwa kita masih bisa meneruskan perjuangan para pendahulu dan tentunya terus menjiwainya dengan berulang-ulang. Ya, ikrar terhadap tiga butir yang dicetuskan pada Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928. Tidak mudah memang untuk merubah bangsa ini menjadi lebih baik, butuh perjuangan ekstra yang barangkali perjuangan itu akan terhenti pada saat kaki ini telah menyentuh bumi surga nantinya. Perjuangan memang pahit karena Surga itu manis. Semua bergantung pada individu masing-masing. Tidak ada yang lebih mulia selain balasan dari Sang Khalik. Karena sejatinya, Yang kami harap adalah terbentuknya Indonesia yang lebih baik dan bermartabat serta kebaikan dari Allah Pencipta Alam Semesta. edisi 74, Oktober 2013 | Future Leaders 15


Kegiatan Peserta

Dialog Paska Kampus

Belajar dari Jepang : Meningkatkan Kualitas Sumber Daya Manusia Rabu malam (02/10), Dialog Tokoh (DT) PPSDMS Regional 1 Jakarta dikunjungi oleh Bapak M. Arfian yang berasal dari Perusahaan Alue Indonesia. Bersama beliau, diskusi yang berdurasi sekitar 70 menit tersebut berlangsung sangat menarik dengan banyaknya hal yang didapat seputar perusahaan Jepang dan kiprah PT. Alue Indonesia. Sembari dimoderatori oleh Noviaji Joko Priyono (Fakultas Kesehatan Masyarakat UI, 2010), DT dibuka terlebih dahulu dengan pembacaan ayat suci al Qur'an oleh Muhammad Syauqillah (Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam UI, 2010). iapa yang tidak tahu Jepang? Negara maju dengan tingkat etos kerja yang tinggi.� ungkap Bapak Arfian untuk membuka diskusi. Pekerja-pekerja di negara Jepang terbiasa untuk optimal dalam menyelesaikan segala pekerjaannya. Semangat yang tinggi dan senantiasa berorientasi pada pencapaian hasil yang maksimal menjadi ciri khas dari pekerja Jepang. Hal ini merupakan sesuatu yang telah ditanamkan sejak awal mereka memulai kiprah di dunia kerja.

S

Pada sesi dialog tokoh kali ini, pembicara banyak menceritakan tentang PT. Alue yang bergerak di bidang sumber daya manusia untuk perusahaan-perusahaan Jepang. Melalui berbagai program yang dilakukan seperti training, seminar, dan kegiatan-kegiatan lainnya menjadikan tujuan PT. Alue, yaitu mencetak pekerjapekerja yang berkompeten dapat terwujud dengan 16 Future Leaders | edisi 74, Oktober 2013


optimal. Hal ini terlihat dari meningkatnya jumlah pekerja yang didaftarkan untuk mengikuti pendidikan dari PT. Alue. Tidak hanya itu, dengan program yang dilakukan di PT. Alue, seperti pengajaran terkait budaya dan kultur Indonesia, membuat pekerja-pekerja Jepang memiliki wawasan yang luas dan berpikiran terbuka terhadap perbedaan yang ada. “PT. Alue menekankan pada pembiasaan, bukan hanya kecerdasan.� tambah Pak Arfian. Hal ini menunjukkan bahwa PT. Alue tidak hanya berfokus untuk membentuk pekerja yang cerdas, tapi juga untuk membentuk pekerja yang berkarakter. Membentuk karakter hingga akhirnya lahir kebiasaan baru bukanlah hal yang mudah. Maka, kegiatan yang dilakukan oleh PT. Alue merupakan ke g i a t a n p e m b i n a a n ya n g d i l a ku k a n s e c a ra berkelanjutan selama beberapa waktu. Globalisasi menyimpan tantangan yang begitu besar bagi

seluruh masyarakat dunia, khususnya di dunia kerja. Sumber daya manusia saat ini dibentuk untuk siap mengakselerasikan diri dengan cepat. Persaingan yang begitu kuat antar seluruh negara membuat pemerintah pun ikut andil untuk meningkatkan kualitas masyarakatnya. PT. Alue merupakan wujud nyata keseriusan pemerintah Jepang dalam meningkatkan kemampuan bersaing di dunia global. Pembicara mengatakan sudah saatnya pemerintah Indonesia melakukan hal yang sama. Membentuk suatu badan formal yang berfokus untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia. Seperti PT. Alue yang membuka berbagai peluang besar bagi pekerja Jepang untuk meningkatkan kapabilitasnya, tidak hanya secara pengetahuan tapi juga karakter. Pemerintah Indonesia harus segera mewujudkan hal ini jika tidak ingin negeri ini semakin jauh tertinggal dengan negeri lainnya. (HM)

edisi 74, Oktober 2013 | Future Leaders 17


K a ba r A l u m n i

My Dream is My Journey Aisyah Iadha Nuraini, Angkatan 5 Regional 1 Jakarta Putri Pada tanggal 3 Juli 1990 yang bertepatan dengan hari raya Idul Adha, lahirlah seorang putri dari pasangan Bapak Nurheni Wijayanto dan Ibu Kiswati di Bogor. Anak tersebut diberi nama Aisyah Iadha Nuraini yang memiliki impian supaya bisa menjadi seperti Aisyah ra. Dan memiliki cahaya mata. Ya, itulah saya. aya memiliki 2 kakak laki-laki dan satu adik laki-laki yang terpaut cukup jauh, 8 tahun. Karena menjadi satu-satunya anak perempuan, saya diberikan beban yang berbeda dibandingkan saudara-saudara saya terutama dalam hal rumah tangga. Nasihat ini yang selalu diberikan oleh ibu saya sejak saya kecil untuk menjadi seorang ibu rumah tangga yang mandiri dan bila harus bekerja haruslah fleksibel dan jangan pernah mengorbankan keluarga. Orang tua saya ingin saya, kakak, dan adik untuk kuat dalam pemahaman Islam. Oleh karena itu, kami dimasukkan ke sekolah Islam. Saya menyukai lingkungan yang berbeda ataupun tak ingin disamakan dengan kakak saya. Oleh karena itu, saat masuk ke jenjang SMP, ketika kakak saya melanjutkan ke SMP Bina Insani, saya lebih memilih untuk masuk SMP Negeri, yaitu SMPN 4 Bogor karena saya berpikir bahwa di SMP Negeri tersebut akan lebih beragam dan lebih mengajarkan toleransi dan tentunya

S

dapat membuat saya lebih mandiri. Alhamdulillah, di SMP 4 ini prestasi saya meningkat, saya termasuk pemilik 5 besar nilai UAN tertinggi di SMPN 4. Saya melanjutkan ke SMA Negeri 1 Bogor, di SMA inilah saya mengenal organisasi, membangun kerja sama tim, bertanggung jawab terhadap amanah yang didapat, dan yang paling penting membuka peluang saya bertemu dengan banyak orang. Ketika akan memasuki jenjang kuliah, saya ingin sekali menjadi seorang dokter spesialis penyakit dalam. Bahkan impian ini yang saya tulis di dalam buku angkatan saya ketika lulus SMP. Saya berusaha untuk masuk UGM, namun, saya kurang dalam kualifikasi untuk masuk FK UGM. Saya pun berpikir ulang dengan impian saya. Impian saya yaitu menjadi ibu rumah tangga yang cerdas dan memiliki waktu untuk keluarganya. Sejak itu, dengan saran dari orang tua, saya ingin menjadi seorang pendidik. Alhamdulillah saya keterima di Teknik Industri UI. Saat pertama kali masuk saya sudah mendengar tentang beasiswa PPSDMS dan menancapkan dalam pikiran saya bahwa saya akan masuk dalam beasiswa itu. Padahal, beasiswa PPSDMS saat itu hanya diperuntukkan untuk laki-laki. Pada saat kuliah ini, saya memutuskan untuk ngekos jauh dari orang tua, untuk meningkatkan kemandirian saya dan belajar mengatur segala hal yang terjadi pada diri saya sendiri. Tak lepas dari SMA, saya pun ikut berbagai macam organisasi dan mendapatkan amanah. Banyak sekali pelajaran yang saya dapat di kuliah, baik dari pengaturan waktu, tetap berprestasi, toleransi, manajemen emosi, dan lain-lain. Tetap kepada impian saya, Alhamdulillah saya mendapatkan beasiswa PPA. Beasiswa PPSDMS untuk perempuan pun dibuka sebagai angkatan pertama. Mengingat impian saya, saya pun mendaftar dan berusaha sebaik-baiknya

18 Future Leaders | edisi 74, Oktober 2013


dalam proses seleksi. Alhamdulillah, saya menerima beasiswa PPSDMS. Kehidupan asrama dan aktivitas yang diberikan di dalam PPSDMS sungguh memberikan arti yang sangat istimewa dalam hidup saya. Pelajaran yang paling saya ingat yaitu MHMMD yang mana kita harus membangun mimpi kita, menyiapkan sebaikbaiknya dari mulai menulis, merancangnya, dan membaginya kepada orang lain. Saya pun menuliskan mimpi saya saat itu, bahwa saya akan menjadi seorang professor. Bukanlah gelar saja, tapi menjadi seoseorang yang memiliki manfaat dari ilmu yang dimilikinya karena saya akan menjadi ibu rumah tangga yang berperan penting dalam mendidik penerus bangsa. Tugas-tugas yang diberikan setiap bulan terkait membuat peta mimpi membuat saya semakin mahir dalam membangun dan merencanakan mimpi saya. Kehidupan asrama pun tak kalah memberikan pelajaran yang bermanfaat, terutama dalam manajemen konflik, kepentingan, emosi, toleransi, dan kerjasama tim. Selain itu, nilai-nilai Islam terus ditumbuhkan oleh aktivitas yang telah dirancang PPSDMS supaya kita tak lupa tujuan utama dalam hidup. Cinta kepada tanah air pun terus dikembangkan dengan berbagai diskusi dalam permasalahan Indonesia. Alhamdulillah saya bisa lulus PPSDMS, dan terus berusaha berkembang dengan ilmu-ilmu yang telah diberikan.

Melanjutkan mimpi saya menjadi seorang pendidik, saya pun tak melepaskan kesempatan beasiswa fast track yang ada (5 tahun menempuh S1 dan S2). Banyak ujian yang timbul saat proses pendidikan ini. Terutama dalam tekanan penyelesaaian tugas akhir program master. Alhamdulillah, dukungan orang tua, keluarga, teman, dan ilmu yang telah tertanam dalam diri saya, saya bisa melewatinya. Saya lulus dengan hasil sangat memuaskan untuk S1 dan S2 saya. Bersamaan dengan sidang tugas akhir saya dijenjang S2, ada yang telah melamar saya. Saat itu, saya sungguh tidak menyangka. Kami pun menikah pada bulan Juni 2013. Pada bulan Mei, terdapat kesempatan untuk melanjutkan sekolah master dan PhD di NTUST Taiwan. Profesor datang ke departemen kami. Saya pernah menuliskan mimpi saya dalam peta mimpi bahwa saya akan S2 di NTUST. Namun, saat ini saya sedang beasiswa fast track dan melanjutkan S2. Saya pun mempertimbangkan. Akhirnya saya putuskan untuk mencoba karena saya berpikir untuk mendapatkan ilmu yang lebih baik dan mengenal negara lain, mecoba keluar dari zona nyaman saya, dan bertemu dengan orang Islam dari berbagai negara. Alhamdulillah saya mendapatkan LoA. Saya pun mengurus keperluan administrasi dan mengajak calon suami saya saat itu untuk mendaftar. Alhamdulillah, Kami berdua diterima di NTUST dengan beasiswa full. Suatu kejadian tak terduga muncul ketika saya merapihkan kamar. Saya menemukan peta hidup saya yang saya buat ketika ada pelatihan MHMMD di PPSDMS. Hal yang tak terduga itu, apa yang saya tulis menjadi kenyataan. Lulus S1 tepat waktu, dapat beasiswa fast track, menikah di umur 23 tahun, melanjutkan sekolah ke NTUST, dan hal-hal lainnya yang tidak dapat saya sebutkan satu per satu. Subhanallah, Alhamdulillah, ini semua atas kehendak Allah. Apa yang saya tulis menjadi kenyataan. Sejak saat itu, saya menulis kembali mimpi-mimpi yang saya ingin capai, tentunya didukung dengan doa dan usaha. Yes, my dream is my journey! edisi 74, Oktober 2013 | Future Leaders 19


Galeri Fo to Kegiatan PPSDMS Nurul Fikri Bulan September 2013

Regional 1 Jakarta-Putra Dialog Tokoh Regional 1 Jakarta Putra bersama Gene Netto pada tanggal 30 September 2013 dengan tema: “Menjadi Muslim Seutuhnya� di Auditorium PPSDMS Nurul Fikri.

Regional 1 Jakarta-Putri Kajian Kepemimpinan Perempuan Regional 1 Jakarta Putri bersama Ibu Ita Budi Radiyanti, Owner PT. Indochito International, dengan tema "Enterpreneurship dan Independensi Perempuan dalam Keuangan" pada tanggal 17 September 2013 di Auditorium PPSDMS Nurul Fikri.

20 Future Leaders | edisi 74, Oktober 2013


Regional 2 Bandung Sharing Alumni Regional 2 Bandung Bersama Anjar Dimara Sakti Alumni PPSDMS Angkatan V, dengan tema “Mahasiswa Pergerakan dan Prestatif” di Aula Asrama PPSDMS Regional 2 Bandung pada tanggal 11 September 2013.

Regional 3 Yogyakarta Putri Sharing Tips Menulis dan Pengalaman ke Luar Negeri oleh peserta Regional 3 Putri, Khairunnissa Sy (Taiwan); Lutfi Dewi (Jepang); Nita Wakan dan Intan (Dubai) yang dilaksanakan pada tanggal 11 September 2013 di asrama PPSDMS Regional 3 Yogyakarta Putri

Regional 4 Surabaya Program Kajian Islam Pekanan (KIP) Gabungan Regional 4 Surabaya dengan tema “Keutamaan Berdakwah”, bersama Pak Porkas Halomoan, SS, Manajer Pembinaan Mental dan Spiritual PPSDMS Nurul Fikri, di aula asrama PPSDMS Nurul Fikri.

Kegiatan Sharing Bersama Peserta Regional 4 Surabaya yang berprestasi di bulan Ramadhan. 1) Agus Pariawan, sebagai Pembicara Nasional di acara Kemensos di Bogor. 2) Gading Eka, Perwakilan Kampus Unair sebagai Mahasiswa Berprestasi, Studi Banding ke Belanda di Aula Asrama PPSDMS Regional 4 Surabaya.

edisi 74, Oktober 2013 | Future Leaders 21


Dialog Tokoh Regional 5 Bogor bersama Dr. Arif Satria, Dekan Fakultas Ekologi Manusia IPB, penulis di beberapa media cetak dengan tema �Berkiprah di Media Cetak� pada tanggal 29 September 2013 di Aula Asrama PPSDMS Nurul Fikri.

Regional 5 Bogor Sosialisasi program anti rokok 9cm dalam Bahasa Inggris, diwakili oleh Randi dan Barli pada hari Sabtu, 21 September 2013 di RRI Bogor

Sharing Alumni dengan Pengurus Pusat Pelatihan Audit Internal dan Pembuatan SOP di Ruang Rapat PPSDMS lantai 3, bersama Iffan Fanani (Angkatan 1 Regional 1 Jakarta), 12 dan 26 Oktober 2013.

22 Future Leaders | edisi 74, Oktober 2013


Bulan September 2013

Donasi ANda

23,645,098

TIKI JNE 409,820,380

edisi 74, Oktober 2013 | Future Leaders 23


24 Future Leaders | edisi 74, Oktober 2013


LP3T NF BKB NF

edisi 74, Oktober 2013 | Future Leaders 25


Donasi ANda

26 Future Leaders | edisi 74, Oktober 2013

Bulan Oktober 2013


edisi 74, Oktober 2013 | Future Leaders 27


TOTAL PEMASUKAN

28 Future Leaders | edisi 74, Oktober 2013


LAPORAN KEUANGAN PROGRAM PEMBINAAN SDM STATEGIS (PPSDMS NF) BULAN SEPTEMBER S/D OKTOBER 2013 SEPTEMBER

OKTOBER

JUMLAH

222,734,688 548,305,437 399,820,380 135,378,152 13,106,905 771,040,125

164,425,746 241,417,210 126,900,000 99,523,052 14,994,158 405,842,956

Rp. 91,713,993 Rp. 418,072,420 Rp. 5,275,000 Rp. 825,000 Rp. 515,886,413 Rp. 90,727,966

139,334,949 70,680,442 200,000 85,959,204 296,174,595 30,727,966

387,160,434 789,722,647 526,720,380 234,901,204 28,101,063 1,176,883,081 231,048,942 488,752,862 5,475,000 86,784,204 812,061,008 121,455,932

Rp. 164,425,746

78,940,395

243,366,141

NO

URAIAN

A B

Rp. Rp. Rp. Rp. Rp. Rp.

D E

SALDO AWAL BULAN PENERIMAAN DONASI / ZISWAF INSTITUSI DONASI / ZISWAF INDIVIDU DONASI PEMBELIAN ASRAMA REG 4 SURABAYA PEMBANGUNAN ASRAMA REG 1 & MUSHOLLA DONASI KEGIATAN PPSDMS LAINNYA PENDAPATAN JASA PENDAPATAN LAINNYA JUMLAH SUMBER DANA ( A + B ) PENDAYAGUNAAN C1. BIAYA PUSAT C2. BIAYA REGIONAL C3. ALUMNI & KOMUNITAS C4. PEMBANGUNAN ASRAMA JUMLAH PENDAYAGUNAAN PENAMBAHAN HUTANG PEMBAYARAN HUTANG

F

SALDO AKHIR (A+B-C+D-E)

C

edisi 74, Oktober 2013 | Future Leaders 29


CATATAN PENDANAAN YAYASAN NURUL FIKRI UNTUK PEMBANGUNAN ASRAMA DAN MUSHOLLA PER OKTOBER 2013

PERUNTUKAN Pembangunan Asrama Putri PPSDMS Lantai 4 Regional 1 Pembangunan Musholla & Asrama Putra PPSDMS Regional 1

SUMBER YPTNF YPTNF

JUMLAH Rp 916,883,073 Rp 296,216,927

TOTAL

Rp 1,213,100,000

CATATAN SALDO HUTANG PPSDMS PER OKTOBER 2013

PERUNTUKAN Operasional & Pembangunan Asrama Pembelian Asrama Reg 4 Pembelian Asrama Reg 4 ( Belakang )

SUMBER Lukman LP3T-NF Bank Muamalat Bank Syariah Mandiri

SISA HUTANG Rp 158,643,444 Rp 1,899,250,792 Rp 738,588,442

TOTAL

PENDAPATAN LAINNYA Rp. 28,101,063

BIAYA PEMBELIAN BIAYA PROGRAM AKTIVA PUSAT Rp. 49,798,000 Rp. 6,835,000

Rp

2,796,482,678

BIAYA KONSULTAN DAN JASA Rp. 6,038,060

DONASI / ZISWAF INDIVIDU Rp. 234,901,204

BIAYA PERSONALIA Rp. 103,047,500

DONASI / ZISWAF INSTITUSI Rp. 526,720,380

BIAYA OPERASIONAL Rp. 52,754,661 BIAYA KEMITRAAN Rp. 12,575,721

BIAYA INSENTIF PENGURUS BIAYA OPERASIONAL REGIONAL & PELATIHAN SDM REGIONAL Rp. 39,207,862 Rp. 99,800,000

C3. ALUMNI & KOMUNITAS Rp.5,475,000

C4. PEMBANGUNAN ASRAMA Rp. 86,784,204 C1. BIAYA PUSAT Rp. 231,048,942

BIAYA UANG SAKU Rp. 349,745,000

30 Future Leaders | edisi 74, Oktober 2013

C2. BIAYA REGIONAL Rp. 488,752,862


donasi via ATM Masuk ke Menu Utama

Pembayaran

Beasiswa PPSDMS

ZIS & Qurban

Rekening Donasi

Masukkan Nominal Pembayaran

Pilih Jenis Rekening

421 3020 903

157 000027 9225

307 00098 15

528 01000 31001

a.n. Yayasan Bina Nurul Fikri

a.n. Yayasan Bina Nurul Fikri

1000 323 91

donasi@ppsdms.org

a.n. Yayasan Bina Nurul Fikri

a.n. PPSDMS NF

a.n. Yayasan Bina Nurul Fikri

010 857 0945 a.n. Yayasan Bina Nurul Fikri

003 005 8574 a.n. PPSDMS NF

www.ppsdms.org

info@ppsdms.org

SYARIAH

Konfirmasi & Selesai

PPSDMS Nurul Fikri

@ppsdms

a.n. Yayasan Bina Nurul Fikri

www.ppsdms.org

PPSDMS Call Centre : 021 7888 3828 | 0816 141 3000 pin

75FC64F3



Newsletter Oktober-November 2013