Pelatih Fisik Timnas Indonesia U-16 Berbeda Sesuai Posisi Pemain

Page 1

Pelatih Fisik Timnas Indonesia U-16 Berbeda Sesuai Posisi Pemain

Berita bola terbaru - Timnas Indonesia U-16 sudah mejalani pemusatana latihan selama dua pekan di Yogyakarta. Saat ini fisik mulai menjadi perhatian tim pelatih, sebagaimana mereka ingin mendetail dalam urusan fisik dan mental pemain.

Seperti diketahui pembentukan otot pemain pun tidak sembarangan, karena ditentukan dari di mana posisi pemain tersebut bermain. Hal itu dikatakan pelatih fisik, Gilang Ramadhan, yang sudah menentukan bagaimana metode yang dipakai selama ini.

Latihan khusus fisik pemain itu dilakukan dengan gym di tempat penginapan pemain. Dirinya juga tidak mau sembarangan, pelatih fisik tidak mau memberikan beban yang berlebih atau kurang kepada pemain, pada sesy gim yang diberikan tersebut.

“Hari ini kami berlatih di gym mengenai repetisi maksimal, kami mau melihat beban maksimal dari tiaptiap pemain, untuk mengetahui program dari masing-masing anak," ungkap Gilang, dilansir laman resmi PSSI.


"Tiap anak mempunyai beban maksimal yang berbeda-beda. Jadi nanti setelah ini didapat, kami akan coba bagi mereka per-item nya. Mulai dari strength, power, sampai nanti polymatric,” sambung gilang.

“Setiap posisi pun akan berbeda-beda, contoh kiper, mereka lebih kuat di tangan dan bahu. Sementara posisi lain lebih kuat di leg press-nya, karena otot quadriceps-nya. Malahan hamstring mereka kurang kuat, tiga banding satu dengan kekuatan otot kaki depannya,” ujar Gilang lagi.

Sejauh ini berita bola perkembangan timnas U-16 dalam hal fisik dinilai bagus. Tidak ada kendala soal stamina atau hal lain yang berkaitan dengan fisik, sehingga tim pelatih pun tidak memiliki pekerjaan rumah yang banyak untuk meningkatkan fisik pemain.

Dijelaskan oleh Gilang, sebenarnya agak sulit untuk memastikan level fisik pemain timnas U-16 saat ini karena minim uji coba dengan tim lain, khususnya dari negara lain, yang notabene punya fisik di atas pemain Indonesia.

“Kondisi anak-anak selama TC saya bilang luar biasa perkembangannya. Sebenarnya kami tinggal tunggu melihat lawannya saja. Kalau gim internal, kami kan tahu lawannya," papar Gilang.

"Kondisi fisik mereka lagi naik, karena kami juga sudah beberapa kali treatment latihan endurance, speed sama latihan strength. Jadi kami seminggu itu selalu ada latihan tiga item tersebut,” tukasnya.

Sementara itu, Bima Sakti sebagai pelatih kepala timnas U-16 berharap perkembangan fisik pemain terus meningkat sehingga kuat berduel dengan lawan-lawan level atas di Piala Asia U-16 2020. Indonesia satu grup dengan Arab Saudi, Jepang, dan Tiongkok, di Grup D.

“Kondisi fisik mereka saya harapkan bisa lebih baik lagi, apalagi tadi kami berikan latihan khusus di gym. Apalagi waktu menuju turnamen sudah semakin mendekat, kami harus meningkatkan lagi latihannya. Kemudian juga ada tes fisik, jadi ada beberapa pemain yang kami pantau fisiknya untuk ditingkatkan lagi,” tandasnya