Page 1

medialaspela

SELASA - SENIN

10 - 16 SEPTEMBER 2019 Edisi No 178 12 HALAMAN

Yo Kite Punye Jembatan Bangka Sumatra

Tiga Anggota DPR RI Terpilih Perjuangkan Jembatan Bangka Sumatra

Ir Rudianto Tjen

Bambang Patijaya SE MM

Zuristyo Firmadata SE MM

Rudi Irawan

Jembatan BATERA Jalan Terus! Baca: Jembatan BATERA di Halaman > 11

Gubernur, Ny. Melati dan Kapolda Kampanyekan Film Martabak Bangka

Film Laskar Pelanginya Bangka Martabak Bangka asyiknya dinikmati ramai-ramai Film Martabak Bangka enaknya ditonton ramairamai� Brigjen Istiono Kapolda Babel

FILM MARTABAK BANGKA (MB) akhirnya diputar di Bioskop-bioskop se Indonesia, 19 September 2019. Film MB

INDEX

Transformasi RS KIM Berjalan Maju

Hal 6 Hal 12

TRANSFORMASI RS Kalbu Intan Medika (KIM) berjalan maju sesuai rencana demi pelayanan kesehatan masyarakat. RS KIM bertranformasi mulai 20 Agustus 2019 dengan melakukan restrukturisasi organisasi Rumah Sakit bergabung dengan Risa Sentra Medika , Mataram, Lombok. Transformasi RS KIM tersebut disampaikan oleh Owner/ CEO RS KIM, dr Hendry Jan CCAT (UK) kepada LASPELA Media Group. “Transformasi berjalan baik dan maju. Penggabungan manejemen RS Kalbu Intan Medika dimaksudkan untuk mewujudkan Visi RS Kalbu Intan Medika

RS Kalbu Intan Medika


2

EKONOMI BISNIS

SELASA - SENIN

Pariwisata Berikan Dampak yang Efektif Dalam Kreatif dan Inovatif TANJUNGPANDAN – Bupati Belitung membuka secara resmi Pekan Ekonomi Kreatif Belitong 2019 ditandai dengan pemukulan Bedug didampingi oleh Wakil Bupati Belitung Isyak Meirobie, Sekda Pemkab Belitung Hendra Caya, Unsur Forkominda Kabupaten Belitung dan Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Belitung, bertempat di Pantai Wisata Tanjung Pendam, Sabtu malam (07/09/2019). Pekan Ekonomi Kreatif Belitong ke – 2 Tahun 2019 mengusung tema “Begawai” berlangsung mulai 7 September hingga 13 September mendatang. Dalam laporannya Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Belitung Hermanto menyampaikan, acara ini bertujuan untuk memberikan wadah ruang kreatif dan apresiasi maupun inovasi bagi teman-teman, pelaku ekonomi

kreatif. “Kegiatan ini menampung atau memberikan ruang kreasi dan memberikan kesempatan bagi para pelaki ekonomi kreatif kita untuk berinovasi”, ujarnya. Lebih lanjut, Hermanto menyebut, dengan adanya ruang ini adalah tempat bertemunya para pelaku dan pengunjung, baik dari lokal maupun dari luar, ini juga merupakan bagian dari aktraksi wisata untuk kita di Kabupaten Belitung. “Jadi mereka yang berkunjung ke Belitung dapat melihat berbagai keragaman-keragaman inovasi, ekonomi kreatif baik seni maupun hasil produk,” katanya. Sementara, sambutan Bupati Belitung H. Sahani Saleh menyebutkan, Pariwisata memberikan suatu dampak yang sangat efektif dengan dasar harus punya kreatif dan inovatif dengan memanfaatkan potensi alam yang ada. “Pariwisata ini memberikan

suatu dampak yang sangat efektif dengan dasar harus punya kreatif dan inovatif, dengan pemanfaatan potensi alam yang ada ini, dimanfaatkan secara mandiri maupun secara kelompok,” ujarnya. Menurutnya, Kegiatan Pekan Ekonomi Kreatif Belitong tiap tahun harus dilakukan untuk memotivasi masyarakat secara inovatif dan kreatif yang menopang kearah kemandirian perekonomian. “Kegiatan ini tiap tahun harus kita lakukan dalam rangka memotivasi masyarakat kita secara inovatif dan kreatif yang menopang kearah kemandirian perekonomian”, sebutnya. “jadi ekonomi kreatif ini bu-

kan hanya kuliner tetapi adanya seni budaya dan atraksi lain akan berdampak pada nilai jual”, jelasnya. Acara tersebut juga dibalut dengan penampilan kesenian dan kebudayaan lokal daerah Belitung seperti Berebut Lawang, tarian selamat datang, Hadra ombak berayun, Penampilan Musik kreatif tradisional Deanyut badai, serta fashion show batik by sepiak Belitong. Usai sesi pembukaan, Bupati Belitung dan Wakil Bupati Belitung serta Unsur Forkominda Kabupaten Belitung dan Tamu undangan lainnya melakukan peninjauan ke stand – stand pameran yang berpusat di Pantai Wisata Tanjung Pendam. (din)

10 - 16 SEPTEMBER 2019

PT Pelindo II Bakal Gandeng PT MTI Memperlancar Stuffing dan Stripping JAKARTA - IPC Pelindo memiliki 17 anak cabang perusahaan yang membidangi masalah kepelabuhanan di Indonesia. PT Multi Terminal Indonesia (MTI) satu diantara anak cabang IPC yang akan bekerjasama dengan PT Pelindo II Cabang Tanjungpandan mengurusi masalah stuffing dan stripping. General Manajer PT Pelindo II Cabang Tanjungpandan Yossianis Marciano mengajak awak media mengunjungi Kantor PT MTI yang terletak di dalam area Pelabuhan Cabang Tanjung Priok Jakarta. “Jadi nanti PT MTI ini akan mengurusi masalah stuffing dan stripping di Tanjungpandan. Tapi nanti menyusul, sementara ini yang sudah kerja sama PT Pelabuhan Tanjung Priok (PT PTP) yang mengurusi bongkar muat,” ujar Yossi Kamis (05/09/2019). Ia menambahkan bahwa pihaknya juga akan menerapkan sistem standar pelayanan yang dijalankan oleh PT MTI pada gudang milik PT Pelindo II Tanjungpandan. Sementara itu Manajer Coorporate Communcation PT MTI Joko Rismanto mengajak rombongan berkeliling di gudang terbesar di area Pelabuhan Tanjung Priok yang dikelola PT MTI. Gudang yang memiliki luas sekitar satu hektar itu ditujukan untuk kegiatan less container load (LCL) barang impor. LCL sendiri merupakan kontainer berisikan kargo yang kepemilikannya lebih dari satu orang. “Nah di gudang ini dilakukan proses pecah pos oleh tbm setempat dan nantinya akan di delivery kepada penerima barang,” katanya. Joko menambahkan PT MTI juga terintegrasi dengan sistem PT Pelindo II Cabang Tanjung Priok yang mengurusi masalah penyimpanan, distribusi dan barang-barang LCL yang ada di Tanjung Priok. Pemilik barang harus menyelesaikan proses administrasi dan pembayaran dengan PT Pelindo II Tanjung Priok sebelum membawa barang dari gudang PT MTI. (din)

Hotel Sheraton Bintang 5 akan Hadir di Belitung TANJUNGPANDAN - Pembangunan dan pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata di Kabupaten Belitung, terus berjalan menuju terwujudnya “Bali Baru”. Pembangunan KEK akan dilakukan di kawasan seluas 324 hektar. Kabupaten Belitung yang masuk dalam 10 destinasi prioritas pariwisata terus berbenah untuk pengembangan wisata nasional. Termasuk dalam hal pembangunan KEK Pariwisata. Kawasan Ekonomi Khusus

(KEK) Tanjung Kelayang telah menerima suntikan investor asing. Salah satunya adalah hotel Sheraton, dan Marriott internasional. Hotel Sheraton adalah salah satu produk hotel yang berada di bawah naungan perusahaan perhotelan Starwood Hotels & Resorts dari Amerika Serikat yang telah berdiri sejak 1937. “Kita akan siap buka di tanggal 15 Desember, kita udah bukan terkejar atau tidak tapi kita udah buka, karena kita karyawannya pun sudah masuk semua dan General Manager kita juga sudah stay disini,” Kata Daniel Alexander selaku Developmemt Coordinator, baru-baru ini. Ia mengatakan, pada saat dibuka di bulan Desember, tidak semua kamar akan dibangun. Namun pembangunan kamar hotel akan dilakukan secara bertahap. “Jadi kita ada dua fase nanti ketika kita buka itu belum seratus persennya, 72 kamar kita buka. Nah nanti disitu jumlah tenaga kerja total ketika hotel seratus persen beroperasi itu ada 280 estimasi,” ujarnya. Ia juga berharap pariwisata di Belitung terus meningkat, sehingga bisa menarik investor dari luar lagi. “Kami berharap pariwisata di Belitung terus meningkat, agar nantinya terus mengundang investor dari luar lagi, jadi Sheraton ini pembuka untuk semuanya, ketika nanti pariwisata meningkat khususnya internasional sudah meningkat nanti investor asing tertarik lagi, dan devisa juga buat kita semua,” tuturnya. (din)


SELASA - SENIN

LINTAS PERISTIWA 3

10 - 16 SEPTEMBER 2019

Basel Bebas Hewan Rabies TOBOALI – Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan (DPPP) Kabupaten Bangka Selatan akan mempertahankan wilayah Basel tetap bebas rabies. Kepala DPPP Basel, Suhadi meminta partisipasi masyarakat dalam pencegahan rabies di Basel agar tetap terjaga dan ikut mensukseskan acara vaksinasi gratis hewan. “Kita berharap dengan keterlibatan dan partisipasi masyarakat dalam pencegahan rabies di Basel ini wilayah Basel tetap bebas penyakit rabies,” kata Suhadi kepada wartawan, Senin (9/9). Ia juga mengajak masyarakat Basel untuk membawa hewan peliharaan di vaksinasi. “Kita mengajak kepada masyarakat yang memiliki hewan penular rabies bisa membawa hewannya untuk dilakukan vaksinasi,” ujarnya. Ia menyebutkan Untuk program bebas rabies sudah ada dicanangkan oleh Pemkab Basel dan vaksinasi rabies ini untuk mempertahankan status rabies. “Ada, programnya kita memang bebas rabies juga mempertahankan status bebas rabies dan sampai saat ini belum ada hewan terpapar di Basel, alhamdulillah sampai saat ini Basel masih bebas rabies,” sebutnya. (pra)

Wisata Mahali Park Kini Tinggal Kenangan Hanya Menyisakan Rumput Liar BELILIK – Wisata “Mahali Park” yang dipersembahkan oleh Mahasiswa KKN UBB 2018 untuk Desa Belilik Kecamatan Namang Kabupaten Bangka Tengah kini tinggal kenangan dan hanya menyisakan rumput liar. Tepatnya 1 tahun yang lalu (18/08/2018) Bupati Bangka Tengah, Dr Ir H Ibnu Saleh MM meresmikan potensi wisata di Desa Belilik yang dikemas apik oleh Mahasiswa KKN UBB. Namun seiring berjalannya waktu kondisi wisata Mahali Park sangat menyedihkan dan terkesan tidak terawat dan dibiarkan begitu saja. Pantauan Laspela baru-baru ini dilapangan wisata Mahali Park kini hanya menyisakan puing-puing rongsokan dan rumput liar seakan tidak ada yang perduli terhadap kondisi potensi wisata Desa Belilik tersebut. Sangat ironi dan berbanding terbalik dengan keinginan Bupati Bateng untuk menumbuh kembangkan potensi wisata setiap Desa di Kabupaten Bangka Tengah. Pemdes Belilik seakan-akan tidak mendukung keinginan Bupati Bateng dalam menggiat-

kan potensi wisata yang memang menjadi harapan pasca tambang timah. Padahal saat launching perdana Wisata Mahali Park Bupati Bateng, Dr Ir H Ibnu Saleh MM berpesan untuk menjaga serta merawat dan mengembangkan wisata ini dan dijanjikan akan dibangun akses jalan dan infrastruktur disana, namun tidak sampai 1 tahun wisata tersebut sudah tidak terurus. Menurut pengiat wisata Taman Hayati Hutan Pelawan Desa

Namang, H Zaiwan mengatakan untuk mengembangkan potensi wisata harus dilakukan dengan sepenuh hati dan jangan setengah-setengah. “Dalam mengembangkan potensi wisata harus ikhlas dan dilakukan dengan sepenuh hati karena awalnya saat saya mengembangkan potensi wisata Hutan Pelawan tantangannya sangat banyak dan sempat dibilang “orang gila” namun karena keyakinan dan kecintaan terhadap lingkungan saya terus kem-

bangkan bersama masyarakat Desa Namang dan sampai sekarang bisa dinikmati oleh semua orang,”ulasnya. Zaiwan menambahkan jika bersungguh-sungguh dalam mengembangkan potensi wisata, Pemkab Bateng pun tidak akan segan untuk membantu. “Saya hanya berharap nantinya Taman Hayati Hutan Pelawan menjadi salah satu Icon kebanggaan Kabupaten Bangka Tengah dan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung,”harapnya.(hfe)

Kawasan Hutan Gambut di RSUD Basel Terbakar GM Pelindo II Cabang Tanjungpandan Isi Talk Show Di IMCinta JAKARTA - Kegiatan IPC Millennial Talk 2019 diisi beberapa panel diskusi yang melibatkan narasumber dari berbagai latar belakang, dengan tema IMCINTA Generasi Asik Jilid 2, di Grand ballroom, Hotel Mercure Kemayoran, Jakarta, Indonesia. Kamis(05/09/2019) Dalam Kegiatan IPC Millennial Talk 2019 itu panel diskusi sesi kedua menghadirkan general manager Pelindo II Cabang Tanjungpandan menjadi salah satu narasumber yang mengisi acara Imcinta tersebut. Talk Show yang berlangsung tanya jawab tersebut tak hanya di isi oleh GM Pelindo II Cabang Tanjungpandan saja, namun GM yang biasa di sapa Yossi itu dijejerkan bersama beberapa tamu lainnya, seperti publik figur sekaligus aktivis lingkungan hidup Nirina Zubir, Enterpreneur Muda Putri Tanjung serta aktivis pendidikan anak yang juga fokus pada community development Anggun Pesona. “Saya ngerasa terhormat sekali dan bangga, kalo ditanya senengnya sihh udah seneng banget, karena bisa duduk dengan sejejeran dengan orang-orang yang berprestasi dan orang-orang yang bisa berkontribusi buat orang lain,” Kata Yossianis Marciano General Manager PT Pelindo II Dan menurutnya hal itu merupakan hal yang sangat membanggakan, sebab ia sendiri merasa belum pernah merasakan berbicara di depan orang banyak dalam event yang sangat luar biasa itu. “Dan saya ucapkan terimakasih pada management IPC pertama bagian SDM gang menugaskan saya untuk menjadi salah satu speakers, kalo duduk bisa bersama-sama orang hebat saya senang dan berterimakasih, tapi kalo saya orangnya biasa aja karena saya selalu ngeliat manusia tuh sama,” ucapnya General Manager yang mendapat gelar termuda itu menjawab dengan lantang dan tegas semua pertanyaan baik dari pembawa acara dan para peserta IMCinta. (din)

Permata Bank Undang 69 Anak TK Kasih Baptis untuk Belajar Menabung di Usia Dini PANGKALPINANG – Sebanyak 69 anak Taman Kanak-Kanak (TK) Kasih Baptis Pangkalpinang bertandang ke Permata Bank Cabang Pangkalpinang, untuk belajar menabung dan melihat langsung aktivitas kerja para pegawai di Permata Bank, Kamis (5/9/2019). “Kita sengaja mengundang Anakanak dari TK Kasih Baptis ini untuk mengajarkan kepada mereka bagaimana cara menabung diusia dini. Dan kita juga kasih kesempatan kepada Anak-anak ini untuk melihat langsung aktivitas kerja para pegawai kita,” kata Herwanto selaku Branch Manager Permata Bank. Herwanto mengatakan, selain itu tujuan pihaknya mengundang Anak-anak ini supaya dapat mengetahui bagaimana proses menabung di Bank. “Tujuan kita mengundang Anak-anak ini agar mereka mengetahui bagaimana proses menabung di Bank yang diawali dengan budaya antri,” ujarnya. Ia menyebutkan, dengan mengenalkan Anak-anak proses menabung di perbankan, akan lebih membuka wawasan Anak usia dini agar gemar menabung dan

menabung tidak hanya ditempat celengan, ada perbankan yang juga menyediakan tabungan khusus untuk Anakanak. “Nah disini kita kenalkan Anak-anak bahwa menabung tidak hanya di celengan saja, di perbankan juga disediakan tabungan khusus Anak-anak,” ucapnya. Lanjut Herwanto, Permata Bank menyiapkan dua tabungan khusus Anakanak, yakni tabungan Bintang dan Simple. Cukup dengan melaporkan identitas orang tua, Anak-anak dapat tabungan tersebut. “Selain itu Permata Bank juga menyediakan fasilitas virtual account untuk memudahkan orang tua membayar iuran sekolah Anak-anak melalui jasa perbankan,” jelasnya. Ia menambahkan, fasilitas ini juga dapat dimanfaatkan oleh pihak sekolah agar pembukaan sekolah lebih tertata rapi. Permata Bank juga sudah bekerjasama dengan beberapa sekolah yang memanfaatkan fasilitas ini. “Saya mengharapkan melalui kegiatan ini bisa diikuti oleh Bank-Bank lainnya, sehingga semua Anak-anak di Babel ini bisa belajar menabung di usia dini,” tutupnya.(wa)

TOBOALI – Kawasan hutan gambut di sekitaran Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Bangka Selatan, Kamis (5/9) siang terbakar sekitar pukul 11.00 WIB namun kebakaran itu dapat ditangani petugas pemadam kebakaran setempat. Sebanyak dua unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan kelokasi guna menjinakkan si jago merah yang tengah melahap hutan belukar yang tak jauh dari halaman belakang gedung RSUD. Petugas berjibaku menjinakkan api agar kebakaran tidak meluas. Alhasil tak kurang satu jam api sudah berhasil dipadamkan. Akibat kejadian tersebut, suasana kepanikan sempat terjadi di RSUD, lantas kepulan asap sempat menyelimuti gedung RSUD yang tengah ramai masyrakat berobat. Dihari yang sama, sekitar pukul 10.00 WIB, kebakaran hutan juga terjadi di Parit 2 Desa Keposang, Kecamatan Toboali. Pelaksana tugas (Plt) Kepala Satpol PP Pemkab Basel, Rudi Kurniawan kembali mengimbau kepada masyarakat untuk tidak membakar hutan, serta tidak sembarangan membuang puntung api rokok ke semak belukar karena pada musim kemarau puntung api rokok dapat menyulut kebakaran hutan. “Mari kita sama-sama menjaga agar tidak terjadi kebakaran hutan, dan petugas kami (damkar–red) terus berupaya semaksimal mungkin meminimalisir kebakaran terutama kebakaran hutan,” imbaunya. Sebelumnya ia juga mengatakan, kebakaran hutan pada musim kemarau tahun ini tercatat yang terbanyak dari tahun-tahun sebelumnya. Rata-rata terjadi lima kali kebakaran hutan dalam satu hari. (pra)


4

PELANGI SERUMPUN SEBALAI

Gedung Juang Sungailiat akan Dijadikan Museum Budaya

SELASA - SENIN

10 - 16 SEPTEMBER 2019

OPD Diminta Segera Buatkan Laporkan Penerimaan Bantuan CSR “Baru baru ini kami telah menyurati seluruh OPD untuk segera melaporkan bantuan Csr yang telah diterima,” Saleh

SUNGAILIAT — Gedung juang Sungailiat Bangka akan dijadikan sebagai Museum budaya. Hal tersebut disampaikan oleh Bupati Bangka Mulkan, Sabtu (07/09/19). Bupati Bangka Mulkan mengatakan bahwa gedung juang tersebut hingga saat ini belum jelas peruntukannya. “Gedung juang itu kan gedung sejarah, jadi harus kita manfaatkan, karena sampai hari ini kita tidak tahu difungsikan sebagai apa,” ungkapnya. Menurutnya, gedung juang tersebut akan diresmikan menjadi museum dan tempat wisata kuliner khas Bangka. “Jadi kedepan kita harus melegalkan salah satu kegiatan tersebut, dan dihalaman belakang nanti kita akan ramaikan dengan kuliner-kuliner masakan khas Bangka, supaya mereka selain berkunjung bisa santai sambil makan-

Kepala Bagian administrasi ekonomi dan pembangunan Setda Bangka Selatan

makan,” terangnya. Pihaknya menambahkan, supaya lebih memudahkan dalam hal pendataan, maka seluruh inventarisasi aset harus diberi plang nama. “Dari awal saya sudah mem-

perbaiki daripada data-data aset kita ini, dan nanti akan kita pasang plang nama supaya masyarakat tahu bahwa disana-sini ada aset Pemkab Bangka,” tambah Mulkan. Hingga sekarang ini, Pemkab

Bangka sedang dalam tahap persiapan untuk menjadikan gedung juang sebagai museum budaya. “Sekarang masih tahap pembenahan dan tahap perapian, yang kotor-kotor kan harus kita bersihkan juga,” pungkasnya.(*)

Didit Minta Pemprov Jangan Terlalu Tinggi Berasumsi Ekonomi di Angka 4,5 Persen Tunggak Retribusi Sejak 2011

BTS PT Gihon Terancam Disegel TOBOALI – Dua menara telekomunikasi base transceiver station (BTS) di Kabupaten Bangka Selatan (Basel) milik PT. Gihon yang disewa provider terkemuka Xl Axiata dan Telkomsel terancam tak bisa melayanani masyarakat, lantaran operasionalnya akan dihentikan sementara oleh pihak Pemkab Basel. Dua menara BTS milik PT. Gihon di Desa Rindik Kecamatan Toboali dan Desa Penutuk Kecamatan Lepar Pongok, dalam waktu dekat akan disegel oleh pemerintah setempat, lantaran kedua menara tersebut tidak patuh terhadap aturan pemerintah daerah serta melabrak aturan perundang-undangan dalam proses pembangunan menara. Pembangunan BTS di Desa Penutuk Lepar Pongok, melabrak aturan perundang-undangan tidak mengantongi izin mendirikan bangunan (IMB). Ironinya, menara sudah lama berdiri tegak dan sudah dioperasionalkan oleh penyedia layanan provider Telkomsel. Sementara menara BTS yang terletak di Desa Rindik Kecamatan Toboali, PT.Gihon tidak patuh terhadap aturan pemerintah daerah, kewajiban perusahaan tidak dilaksanakan. Adapun kewajiban yang tak dijalankan berupa biaya retribusi sebagaimana peraturan daerah Pemkab Basel tentang pengendalian menara enggan dipenuhi pihak perusahaan. Ironinya, PT. Gihon menunggak bayar retribusi sejak Tahun 2011 silam. Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Pemkab Basel, Yoko F Ratzumury mengungkapkan, tunggakan biaya retribusi PT.Gihon pada menara BTS yang terletak di Desa Rindik mencapai puluhan juta rupiah. “Tunggakan pokok retribusi sekitar 40juta dari Tahun 2011,” ungkap Yoko belum lama ini. Pemerintah setempat telah beberapa kali menagih kepada PT.Gihon perihal retribusi yang harus dipenuhi pihak perusahaan kepada pemerintah daerah, hanya saja teguran pemerintah tak dihiraukan PT.Gihon. “Surat teguran terakhir tertanggal 24 Februari 2018,” kata Yoko. Pemkab Basel melalui Dinas Kominfo, tertanggal 14 Agustus 2019 yang lalu telah melayangkan surat permohonan penyegelan kepada Satpol PP. Namun, belum ada penindakan penyegelan. (pra)

PANGKALPINANG – Ketua DPRD Bangka Belitung, Didit Srigusjaya beranggapan bahwa apa yang ditargetkan oleh Pemprov Babel terkait dengan pertumbuhan ekonomi di angka 4,5 persen dan tingkat pengangguran Babel tahun 2020, ini terlalu muluk jika dilihat dari kemampuan daerah hingga akhirnya disepakati pertumbuhan ekonomi Babel 2020 di angka 4 persen. “Pemprov mengusulkan 4,5 persen dari sebelumnya 5 persen. Saya tanya, 4,5 persen ini komponennya apa saja. Dijawab salah satunya dari APBD dan kedua dari pihak swasta. Maka kita tekankan mampu nggak APBD ini untuk menyumbang 1 persen pergerakan pertumbuhan ekonomi kita. Ternyata ti-

dak mampu. Oleh karena itu kita minta jangan muluk-muluk, jangan terlalu berasumsi dengan angka-angka nyatanya ini enggak nyampai,” kata Didit kepada wartawan, baru-baru ini. Belum lagi, lanjut Didit, berdasarkan informasi pertumbuhan ekonomi Babel di 2019 terkecil se-Sumatera yakni di angka 2,5 persen. “Dan sekarang tiba-tiba menargetkan pertumbuhan 4,5 persen, makanya kita turunkan menjadi 4 persen. Mudah-mudahan ini tercapai,” ujarnya. Ia pun mengingatkan para pemangku eksekutif untuk tidak memaksakan keadaan sehingga dikhawatirkan akan menimbulkan masalah di kemudian hari. Oleh karena itu disepakati semua target disesuaikan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Babel saja. (wa)

TOBOALI – Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Basel segera melaporkan bantuan CSR yang diterima oleh masing masing instansi tersebut. “Baru baru ini kami telah menyurati seluruh OPD untuk segera melaporkan bantuan Csr yang telah diterima,” kata Kepala Bagian administrasi ekonomi dan pembangunan Setda Bangka Selatan, Saleh, Rabu kemarin. Ia mengatakan langkah ini dilakukan pihaknya untuk menata kembali tatakelola sesuai dengan tugas dan fungsi yang diemban oleh Bagian administrasi ekonomi dan pembangunan Setda Basel. “Untuk itu kami berharap seluruh OPD harus bersinergi memberikan data yang di butuhkan dalam rangka memperkuat pendataan sebagai bagian dari kualitas dan kuantitas ekonomi pembangunan baik dari segi perencanaan maupun realisasinya,” ujarnya. Menurut dia, melalui laporan penerimaan CSR ini pihaknya dapat mengetahui data seberapa besar kontribusi perusahaan untuk mendukung percepatan pembangunan Kabupaten Bangka Selatan. “Jika sudah ada datanyakan kami bisa melihat sudah seberapa besar kontribusi perusahaan untuk mendukung program pembangunan di Bangka Selatan,” sebutnya. Ia mengatakan selain menyurati OPD, langkah selanjutnya mereka akan meminta data perusahaan ke bidang perizinan guna mempermudah koordinasi terkait penyaluran CSR perusahaan. “Yang jelas kami akan mencoba membangun komunikasi kembali dengan tujuan mengoptimalkan peran perusahaan melalui CSR untuk mempercepat pembangunan Bangka Selatan,” jelasnya. Selain itu, kata Saleh Bagian Ekbang juga akan berkoordinasi dengan Dinsos untuk mempertanyakan apakah forum CSR yang di bawah naungan OPD tersebut apakah sudah terbentuk atau belum. “Karena tahun 2017 forum ini harusnya sudah terbentuk dan kalaupun belum kami akan berusaha bersama dinas sosial untuk membentuk forum tersebut. Karena kami dari bagian ekbang selaku tim fasilitasi mepunyai kewajiban membantu terbentuknya forum CSR,” tandasnya. (pra)

Kunjungi Dewan Pers

Wartawan Pangkalpinang Belajar Tentang Pentingnya Standard Pers JAKARTA – Standard Pers menjadi sangat penting disandang bagi sebuah Perusahaan Media, bukan hanya penting untuk pendataan namun juga penting untuk perlindungan Pers. Hal ini dijelaskan Ahmad Djauhar Anggota Dewan Pers Indonesia, saat menyambut Rombongan Kunjungan Kerja (Kunker) Humas Protokol Pemerintah kota Pangkalpinang dan Wartawan yang bertugas diilayah kota Pangkalpinang, Jumat (6/9/2019). “Pendataan sebuah Perusahan Media di Dewan Pers itu sangat penting, karena sekarang ada 4700 media diseluruh Indonesia, bahkan ada yang mengaku-nga-

ku sebagai media,” jelasnya. “Setelah mentaati itu, Perusahaan Media dan Pers nya sendiri mendapat perlindungan dari Negara,” lanjutnya. Pengakuan Perusahaan Media pun menurutnya harus meliputi beberapa ketentuan yakni Pertama sebuah Perusahaan Media tentunya harus memiliki niatan untuk memberikan informasi ke masyarakat luas, menghibur, mengedukasi, dan kontrol sosial. Kedua Perusahaan Media harus memberi Gaji Karyawannya sesuai dengan UMP. “Perusahaan harus memberikan gaji 13 kali dalam setahun, dan sesuai UMP,” terangnya. Kemudian Perusahaan Media haruslah memiliki Kantor, karena ini merupakan bentuk kemudahan bagi masyarakat, sehingga

jelas jika masyarakat ingin mengadu jika terjadi permasalahan. Sementara itu, Bagi Raywijaya, kode etik dalam jurnalistik adalah harga mati dalam melakukan peliputan dan menyajikan berita. Hal ini menurut Direktur News MNC Grup ini hal yang paling mendasari jurnalis dalam menulis adalah kejujuran dalam melihat fakta, sehingga semua wartawan mempunyai kedudukan yang sama baik itu yang melakukan peliputan secara nasional maupun di daerah. “Wartawan ya harus sesuai dengan profesinya, harus fokus dengan yang dilakukan, kita punya kode etik, kita punya pedoman, yah fokus saja ke hal itu, dan kita itu sama, baik di Daerah maupun Nasional,” jelas Raywijaya ke-

pada Humas Protokol kota Pangkalpinang dan Wartawan yang bertugas di wilayah Pemkot Pangkalpinang, saat Kunjungan Kerja Humas Protokol dan Wartawan Pemkot Pangkalpinang ke Gedung MNC Grup, Kamis (5/9/2019). Menurut Ray, bagi wartawan daerah yang menjadikan wartawan nasional sebagai pedoman pun dikatakannya harus bisa memilah sesuatu yang bagus dan yang buruk. “Jadi ya tergantung dari baik dan buruknya, ambil yang baik dan buang yang buruk,” sebutnya. Ia pun menegaskan, peran insan Press atau media pun bukan hanya sekedar nama yang besar tapi juga dapat memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat Indonesia bahkan Internasional. (dnd)


SELASA - SENIN

PELANGI EDUKASI

10 - 16 SEPTEMBER 2019

Bupati Mulkan Tekankan ASN untuk Sadar Pajak SUNGAILIAT — Bupati Bangka, Mulkan meminta kepada para ASN agar menjadi contoh bagi warga untuk sadar pajak dengan taat membayar pajak, Sabtu (07/09/19). Menurutnya, sudah seharusnya para aparat pemerintahan harus taat pajak karena pendapatan para ASN tersebut merupakan dari pajak yang diambil negara. “Kita ini (pemerintah-red) dan para ASN dibayar oleh negara melalui pendapatan negara, jadi kita harus bayar pajak terlebih dulu baru mengajak masyarakat untuk bayar pajak. Jangan kita hanya bisa mengajak saja, tapi kita sendiri tidak taat pajak,” ungkapnya. Untuk membuat para ASN di pemkab Bangka sadar pajak, Mulkan bahkan menahan insentif para pegawainya yang belum bayar pajak. “Ini salah satu cara yang ki-

ta ambil agar mereka (ASN) sadar pajak. Insentif itukan merupakan suatu penghargaan kepada pegawai dari pemda, jadi jika mereka mau mendapat insentif, mereka harus bayar pajak dulu,” tambahnya. Mulkan mengatakan ada sekitar 500 ASN di lingkungan pemkab Bangka yang menunggak bayar pajak dan insentifnya tertahan. “Jumlahnya cukup banyak mungkin sekitar 500an. Jika mereka melampirkan bukti pembayaran pajak mereka baru kami berikan insentifnya. Tapi kalau tidak ada, kita juga tidak akan bayar insentif mereka,” tegasnya. Ia berharap agar seluruh pegawai dilingkungan Pemkab Bangka untuk disiplin pajak dan membayar kewajibannya sebagai warga negara sehingga warga lainnya akan mengikuti. “Jadi jangan cuma nyuruh warga saja buat bayar pajak tapi kita sendiri tidak,” sindirnya.(mah)

Wisata Cerdas De’Locomotief Tongaci Beach SUNGAILIAT — Perpustakaan Garuda yang terletak di kawasan wisata Pantai Tongaci ternyata menjadi rujukan bagi para mahasiswa untuk menambah wawasan pengetahuan bahkan juga sebagai referensi dalam menyelesaikan tugas akhir kuliah atau skripsi, serta sebagai salah satu rujukan-rujukan untuk karya-karya ilmiah lainnya. Bagaimana tidak, di perpustakaan garuda ini telah banyak mengoleksi ribuan judul buku pengetahuan baik yang berasal dari Indonesia ataupun dari mancanegara. Menurut Edo selaku manager HRD pantai wisata Tongaci, perpustakaan tersebut sering dikunjungi oleh para mahasiswa dari seluruh universitas yang ada di Provinsi Bangka Belitung. “Banyak para mahasiswa yang berkunjung kesini (perpustakaan), seperti UBB, STIE Pertiba dan kampus lain,” ungkapnya.

BFS Gelar Perlombaan Tradisional dan Sosialisasi Pengurangan Penggunaan Sampah Plastik PETALING — Rintisan Sekolah Alam ‘Langit Biru’ binaan Bangka Flora Society (BFS) menggelar berbagai perlombaan tradisional serta sosialisasi pengurangan penggunaan sampah plastik, di Kebun Pendidikan (Education Garden) BFS, Desa Petaling Kecamatan Mendo Barat Bangka. Minggu (08/09/19). Kegiatan yang meriah tersebut mengusung tema semarak kemerdekaan bersama sahabat alam. Dalam hal ini, Dian Rossana selaku ketua BFS mengungkapkan bahwa Bangka Flora Society(BFS) disetiap kegiatannya selalu menyelipkan nilai edukasi lingkungan. “Bangka Flora Society bersama pengelola Sekolah Alam Langit Biru senantiasa memanfaatkan setiap momen untuk menyelipkan nilainilai edukasi lingkungan. Seperti pada kegiatan ini, kegiatan perlombaan yang dilakukan, semuanya bernuasa alam. Peralatan lomba semuanya dari bahan yang tersedia di sekitar lokasi kegiatan, ada biji karet, buah sawit serta batang bambu. Kami juga mengkampanyekan penggunaan tumbler atau tempat air minum kepada peserta sebagai bentuk upaya pengurangan sampah plastik” ujar Dian. Selain itu, Kades Petaling Ahmad Supandi dalam sambutannya menyampaikan terimakasih atas terlaksananya kegiatan tersebut, serta mengungkapkan bahwa BFS amat cermat mengemas pendidikan lingkungan tersebut. “Kami berterima kasih kepada BFS atas keberadaan kebun pendidikannya di Desa Petaling yang merupakan salah satu pusat penggemblengan kader-kader muda yang nantinya akan menjaga bumi," ungkap Ahmad. Ia melanjutkan Kebun edukasi yang beraada di wilayahnya itu menambah khazanah tempat pendidikan di desa Petaling dan tidak menutup kemungkinan pada kesem-

patan mendatang pihak desa akan mengadakan kegiatan maupun pertemuan di kebun pendidikan tersebut karena aura edukasinya sangat terasa. Menurut Ketua Panitia Mahyudi Darusman yang didampingi Sekretaris Shinta Amanda, peserta lomba dibagi menjadi 3 kategori yakni pelajar SD, pelajar SMP/MTS serta umum. “Jumlah peserta lomba lebih dari 150 orang yang mengikuti berbagai lomba diantaranya lomba memasukkan bambu, bocah warior, lomba foto di FB, penjara sarung, lempar biji karet, lomba metet, Enggrang batok kelapa, makan kerupuk serta lintas bom. Setiap peserta diwajibkan menyampaikan pantun tentang pelestarian lingkungan sebagai syarat pendaftaran dan 3 pantun terbaik mendapat door prize menarik ” ujar Mahyudi. Shinta menambahkan antusias peserta kegiatan Semarak Kemerdekaan ini luar biasa serta diharapkan bisa menumbuhkan semangat cinta tanah air serta peduli terhadap alam dan lingkungan. “Kegiatan ini bukan sekedar perlombaan yang bertujuan agar anak muda mengetahui jenis-jenis permainan tradisional saja namun ki-

5

ta juga memberikan edukasi kepada adik-adik untuk menjaga alam dari hal-hal kecil seperti tidak membuang sampah sembarang, mengurangi pemakaian kantong kresek dan membiasakan membawa botol minuman. Kami berharap kegiatan ini bisa diselenggarakan lagi pada tahun-tahun mendatang karena bisa menumbuhkan semangat cinta tanah air dan peduli lingkungan ” ujar Shinta. Sawal, salah seorang peserta dari SDN 2 Mendo Barat juga mengaku senang mengikuti berbagai lomba yang diadakan. “Senang mengikuti lomba-lomba ini. Saya mendapat banyak kawan baru dari sekolah lain serta hadiah yang didapatkan juga menarik. Kami juga diajarkan agar tidak membuang sampah sembarang serta membawa botol minuman dari rumah,” ungkap Syawal. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua BFS Dian Rossana Anggraini, Kades Petaling Ahmad Supandi, Ketua Komunitas Salam Upang Hormen, Pembina Rintisan Sekolah Alam Langit Biru Fahmi Andika dan Yuli Tulistianto serta lebih dari 150 sahabat alam yang berasal dari berbagai desa di Kecamatan Mendo Barat.(mah)

Edo juga mengatakan bahwa selain berkunjung ketempat wisata, Tongaci juga sebagai tempat edukasi yang bisa menambah wawasan bagi para pengunjung. “Jadi mereka tidak hanya liburan saja di Tongaci ini, tapi mereka juga bisa menambah wawasannya melalui buku-buku yang ada di perpustakaan garuda ini,” terangnya. Selain menyuguhkan referensi-referensi terbaik, perpustakaan garuda juga dilengkapi dengan

koleksi foto-foto tempo dulu sebagai salah satu peninggalan sejarah yang dapat dinikmati secara visual oleh pengunjung. Edo menambahkan, bahwa dengan adanya koleksi foto-foto tentang sejarah tersebut dimaksudkan agar para generasi tidak melupakan sejarah. “Dengan tidak melupakan sejarah merupakan salah satu wujud bela negara tanpa angakat sejata,” tuturnya.

Kembangkan Desa Wisata

PLN Babel Raih Penghargaan Emas di Ajang ISDA Award 2019 PANGKALPINANG - PLN Unit Induk Wilayah Bangka Belitung (PLN Babel) memperoleh penghargaan emas (gold) yang diberikan oleh Indonesia Sustainable Development Award (ISDA) 2019 atas program Corporate Social Responsibility (CSR) pengembangan desa wisata terong di Belitung. Penghargaan yang diterima oleh General Manager PLN Babel Abdul Mukhlis di hotel Bidakara, Jakarta itu mendapat penghargaan dalam kategori social development goals (SDGs) tujuan satu, yaitu mengakhiri kemiskinan dalam segala bentuk dimanapun. “Kami berterima kasih atas pengakuan dari ISDA terhadap program CSR kami, hal ini mendorong kami untuk terus berkomitmen mendorong program-program kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan,” ujar GM PLN Babel, Abdul Mulhlis. ISDA Award merupakan penghargaan CSR bergengsi kepada pelaku usaha atas komitmennya melaksanakan program pemberdayaan masyarakat berkelanjutan. Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla berkesempatan menyampaikan penghargaan ini kepada pelaku usaha untuk mendorong terwujudnya inovasi. “Dikompetisi ini, diharapkan peserta dapat mengeluarkan inovasi-inovasi terbaiknya dan berkontribusi dalam kemajuan bangsa dan negara, sehingga SDGs di tahun 2030 dapat terwujud” jelasnya. Sementara itu, ketua dewan pertimbangan presiden RI, Prof. Dr.

Emil Salim mengungkapkan studi menunjukkan bahwa Bangka Belitung merupakan salah satu provinsi yang akan dapat mencapai SDGs pada 2030 mendatang. “Studi menunjukkan bahwa beberapa provinsi akan dapat mencapi tujuan SDGs pada 2030 antara lain kepulauan Bangka Belitung, Riau, Yogyakarta, dan Kaimantan Timur,” terangnya. Dalam ajang ini, PLN secara korporat memborong sembilan penghargaan sekaligus terdiri atas satu buah penghargaan silver, lima buah gold, 3 buah platinum dan grand silver. Desa wisata terong yang dirintis sejak tahun 2016 itu kini semakin mandiri.

Bergerak melalui swadaya masyarakat dan didukung program bina desa wisata PLN Peduli dengan berkolaborasi bersama stakeholder lain seperti kementerian pariwisata, dinas parowisata kabupaten belitung, universitas, dan geopark, kini desa wisata ini dapat menyediakan paket agro wisata aik rusa berehun, paket kuliner tradisional, paket tubing, paket melukis caping, agrowisata hingga fasilitas homestay. Desa ini dikelola dengan mengintegrasikan enam komunitas desa, terdiri atas empat komunitas pengelola destinasi dan dua komunitas pemberdayaan pengrajin. Untuk komunitas ibu-ibu banyak terlibat dalam kegiatan kerajinan dan kuliner.(*)


6

PELANGI SPORT

SELASA - SENIN

10 - 16 SEPTEMBER 2019

Peringati HAORNAS 2019

DPKO Basel Harap Dunia Olahraga di Basel Membudaya TOBOALI – Dalam memperingati Hari Olahraga Nasional (Haornas) tahun 2019, Pemerintah kabupaten (Pemkab) Bangka Selatan (Basel) melalui Dinas Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga (DPKO) berharap dunia olahraga di Basel tetap membudaya dan sumber daya manusia (SDM) atlet Basel dapat meningkatkan agar bisa berdaya saing. “Harapan kita agar olahraga dapat terus membudaya dan atlet atau pemain dapat bersaing serta dengan hasil akhir agar kesehatan dapat terwujud selalu di Basel,” kata Kepala DPKO Basel, Haris Setiawan kepada wartawan, Senin (9/9). Ia menyebutkan, untuk meningkat SDM atlet di Basel dengan seringnya mengikuti event-event olahraga dan juga ditambahkan dengan pembinaan

atlet. “Terus menyelenggarakan event-event olahraga dan melakukan pembinaan atlet baik yang dilakukan di sekolah atau klub masing-masing, dan melalui cabor terkait,” sebutnya. Sedangkan untuk meningkatkan kesejahteraan atlet, lanjut dia pihaknya baru memfokuskan pada atlet yang mampu menjuarai kejuaraan. “Kesejahteraan bagi atlet yang mampu menjuarai kita berikan hadiah dan kita berikan penghargaan,” ujarnya. Ia menuturkan, untuk kesejahteraan atlet Basel bisa diwujudkan secara berkala dan penyediaan fasilitas untuk berlatih. “Kesejahteraan bisa diwujudkan dengan pembinaan dan pelatihan secara berkala dan penyediaan fasilitas untuk berlatih,” tandasnya. (pra)

CR7 Membuat Pendapatan Juventus Meroket KEDATANGAN Cristiano Ronaldo (CR7) di Turin dikabarkan membuat pendapatan Juventus di sektor keuangan meningkat tiga kali lipat. Ronaldo datang ke Juventus pada musim panas 2018 lalu. Saat itu Banconeri merekrutnya dari Real Madrid dengan dana sekitar 100 juta euro. Superstar asal Portugal itu langsung memberikan efek instan di lapangan. Ia membantu Juventus meraih gelar Scudetto untuk yang kedelapan kalinya secara beruntun. Penyerang berusia 34 tahun itu total mengemas 28 gol di semua ajang kompetisi, 21 di antaranya di Serie A. Ronaldo kemudian terpilih

sebagai MVP alias pemain terbaik liga musim 2018-19. Namun di luar lapangan, Ronaldo juga memberikan efek instan yang tak kalah dahsyatnya. Menurut laporan dari Tuttosport, CR7 membuat pengikut Bianconeri di media sosial meningkat drastis. Sebelumnya Juventus memiliki pengikut mencapai 49,7 juta. Namun dalam setahun terakhir, jumlah itu melonjak menjadi 83,8 juta pengikut. Sebagai imbasnya, hal ini membuat posisi Juventus makin kuat ketika menegosiasikan kontrak dengan pihak sponsor. Contohnya saja, Adidas meningkatkan investasi mereka dengan kontrak yang bernilai sekitar 51 juta euro per tahun hingga tahun 2027 mendatang. Sekarang, langkah produsen ap-

parel asal Jerman kabarnya akan diikuti oleh sponsor Juventus lainnya, Jeep. Mereka disebut siap menaikkan jumlah investasinya hingga tiga kali lipat. Sekarang ini, Jeep menjadi sponsor dengan kontrak bernilai 16 juta euro per musim, plus berbagai bonus. Ke depannya, mereka berencana untuk menaikkannya menjadi sekitar 50 juta euro per musim. Saat ini kerjasama Juventus dengan Jeep bakal berakhir pada tahun 2021. Tuttosport menyebut kedua pihak sekarang terus menggelar negosiasi agar kontrak baru itu bisa diteken sesegera mungkin. Sementara itu, kontrak Cristiano Ronaldo dengan Bianconeri sendiri berlaku hingga tahun 2022. (bola.net)

PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN BANGKA SELATAN

Malam Puncak Perayaan HUT ke-74 RI di Basel Berlangsung Meriah TOBOALI - Pada malam puncak penutupan perayaan HUT RI ke 74, Ribuan masyarakat Kabupaten Bangka Selatan (Basel) memadati Lapangan Merdeka Toboali untuk memeriahkan malam puncak perayaan HUT ke 74 RI tahun 2019 tingkat kabupaten, Minggu (8/9) malam. Acara dimulai dari Minggu pa-

gi hingga Minggu malam yang dibuka dengan acara jalan santai. Usai jalan santai yang dimulai sekira pukul 06.00 WIB, panitia menggelar pembagian hadiah kepada para peserta jalan santai seperti rice cooker, TV, sepeda gunung, mesin cuci, dengan hadiah utamanya adalah satu unit sepeda motor. Ada beberapa acara hiburan dalam acara tersebut seperti senam sehat, atraksi polisi cilik, tarik tam-

bang, panjat pinang, dan kegiatan sosial seperti pengobatan gratis, donor darah, dan pasar murah. Dan ditutup pada Minggu malam dengan pagelaran seni dan budaya. Hadir dalam malam penutupan HUT ke 74 RI tersebut Kapolres AKBP Stanislaus Ferdinand Suwarji, Ketua DPC PDIP Erwin Asmadi, Pabung Dandim 0413 Bangka Mayor Chb Yusnaedi, perwakilan Kejari Basel dan Kapolsek Toboali Iptu Yandri C Akip. Lalu Danramil 413-02 Toboali Mayor Inf Istiyari, Staff Ahli dan Asisten Bupati Basel, Kepala OPD di lingkungan Pemkab Basel, Camat

Toboali, tokoh masyarakat dan tamu undangan lainnya. Plh Sekda Agus Pratomo mengaku terkesima dengan antusias masyarakat. Bupati Basel, Drs. H. Justiar Noer melalui Sekda Basel Agus Prayomo mengatakan dari tahun ke tahun antusias masyarakat semakin tinggi dengan dapat tetap menjaga kebersihan lingkungan. Ia juga mengapresiasi kepada semua pihak yang telah mendukung seluruh rangkaian kegiatan perayaan HUT ke 74 RI dari awal hingga penutupan sehingga bisa sukses dan ber-

jalan lancar. "Rangkaian kegiatan perayaan HUT RI mulai dari rekrutmen Paskibraka, perlombaan hingga penutupan telah kita laksanakan. Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung dan berpartisipasi dalam kegiatan ini," kata Agus, Minggu (8/9) malam. (adv/pra)


SELASA - SENIN

PELANGI OTOMOTIF

10 - 16 SEPTEMBER 2019

7

SUV Baru Honda Rilis Tahun Depan, Adik HR-V DI NEGARA asalnya, Jepang, Honda cukup sering memberikan penyegaran untuk mobil-mobilnya belakangan ini. Juli lalu saja, Honda merilis N-WGN, memberikan ubahan minor untuk Freed, dan ubahan mayor untuk Accord Fit. Rupanya, selain itu Honda juga tengah menyiapkan SUV baru, Ritter. Menurut Best Car Web, SUV baru Honda itu akan diposisikan di bawah Honda HR-V. Honda HR-V sendiri menjadi model populer di kelas crossover

compact-SUV. Wajah depan HR-V yang mirip CR-V itu juga akan dipakai untuk Honda Ritter. Sedangkan sistem mekanisnya akan memakai mesin yang sama dengan Honda Civic versi Eropa. Mesin VTEC 1.0L turbo itu menghasilkan tenaga 129 PS dan torsi 180 Nm. Selain itu, akan ada pilihanmesin i-MMD 1.5L hybrid. Harga Honda Ritter dikabarkan berkisar JPY 1,9 juta hingga JPY 2,5 juta atau Rp 249 jutaan hingga Rp 328 jutaan (Kurs JPY 1 = Rp 131).Kabarnya, Honda Ritter baru akan dirilis pada tahu 2020. (nett)

Plt. Direktur Utama PLN Sripeni Inten Cahyani

PLN Siap Dukung Era Kendaraan Listrik JAKARTA - Peraturan Presiden (Perpres) no. 5 tahun 2019 tentang kendaraan listrik sudah disahkan. Menyambut hal tersebut, Kementerian Perhubungan menyelenggarakan Parade dan Pameran Kendaraan Listrik dengan Tema Menuju Indonesia Bersih Udara dan Hemat Energi dengan Kendaraan Listrik, pada Sabtu, 31 Agustus 2019 di lapangan Monumen Nasional Jakarta Pusat. Sripeni Inten Cahyani, Plt Direktur Utama PLN, menyampaikan bahwa PLN siap mendukung era kendaraan listrik. Dukungan tersebut diwujudkan dalam menyiapkan infrastruktur Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU).

Terdapat dua skema bisnis SPKLU yang digagas PLN, yaitu Company Owned Company Operated (COCO) dan Partner Owned Partner Operated (POPO). Selain itu, dukungan lain dari PLN yaitu dengan memberikan diskon tambah daya listrik sebesar 75% bagi pemilik motor listrik dan diskon 100% atau gratis bagi pemilik mobil listrik, agar pemilik kendaraan listrik bisa menggunakan station charging di masing-masing rumahnya tanpa kendala daya listrik. Selain diskon tambah daya tersebut PLN juga memberikan diskon tarif listrik sebesar 30 % bagi pemilik kendaraan listrik di malam hari mulai pukul 22.00 Wib sampai 04.00 Wib, berlaku sejak 1 September 2019.

“Kami memberikan kemudahan bagi semua pihak yang ingin bersama-sama mengembangkan kendaraan listrik. Mulai dari pelanggan sampai partner yang ingin bekerjasama,” tambah Inten. Dalam pameran dan parade kendaraan listrik kali ini PLN juga berpartisipasi menjadi pendukung acara dengan Powered by PLN karena selama pameran berlangsung pasokan listrik menggunakan sumber PLN yang pastinya bebas polusi karena tidak menimbulkan asap. “Kami mendukung program pemerintah menuju Indonesia Bersih dengan mendorong pengembangan kendaraan listrik dan penggunaan energi ramah lingkungan untuk event dengan memakai Power Bank dan UPS PLN ,” pungkas Inten. (*)


8

PELANGI DAERAH

SELASA - SENIN

10 - 16 SEPTEMBER 2019

PT Timah Tbk Kirim 11 Pelajar Babel ke Akipda Rizki: PT Timah Siapkan Putra Putri Babel Miliki Kemampuan Bidang Pertambangan PANGKALPINANG – PT Timah Tbk melalui CSR kembali berkontribusi di bidang pendidikan dengan memberikan beasiswa bagi 11 pelajar Bangka Belitung untuk mengikuti pendidikan di Akademi Komunitas Industri Pertambangan (Akipba) Bukit Asam. Para penerima beasiswa Akipba ini akan mengenyam pendidikan selama satu tahun di kampus yang didirikan oleh Holding Pertambangan Indonesia. Para peneriman beasiswa yang berasal dari beberapa sekolah di Babel, dilepas langsung oleh Direktur SDM dan Umum PT Timah Tbk, Muhammad Rizki. Pelepasan para penerima beasiswa pendidikan ini melalui teleconference di Ruang Sidang Utama PT Timah Tbk, Jumat (6/9/2019). Rizki mengatakan, program beasiswa jenjang D1 ini merupakan tahun kedua, dimana sebelumnya PT Timah telah mengirimkan 15 siswa untuk mengenyam pendidikan yang bergabung dengan penerima beasiswa lainnya dari tiga pe-

rusahaan holding pertambangan lainnya. Pusat Pendidikan dilaksanakan di PT Bukit Asam. “Saya meminta para mahasiswa yang akan belajar di Akipba ini dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk menimba ilmu harus memiliki wawasan dan kompetensi global,” pintanya. Perusahaan pertambangan, diungkapkan Rizki sangat beragam dengan berbagai bidang, sehingga dibutuhkan sumberdaya manusia yang memiliki kompetensi global. “Saya juga menginginkan para alumni Akipba ini dapat terserap di Industri kerja global,” ujarnya. Menurut Rizki, para mahasiswa ini harus berpikir dunia ini luas, ilmunya boleh saja diambil di Tanjung Enim, tapi jangan pernah ilmu yang didapatkan akan diimplementasikan disitu saja,

tapi harus berpikir bisa di terapkan di Aceh, atau bahkan luar negeri. “Karena sekarang PT Timah sedang mengembangkan pertambangan di Nigeria dan Laos,” ungkapnya. Ia mewanti-wanti para penerima beasiswa untuk tetap menjaga kekompakkan, bekerjasama dan saling membantu. Tak kalah penting dari itu, para penerima beasiswa harus menjaga atti-

tude sebagai orang Babel. “Belajar semaksimal mungkin, pupuk kebersamaan dan jaga attitude. Saling membantu dan harus siap dengan apa yang dihadapi. Minta doa dan restu orang tua, dan jangan lupa doakan PT Timah juga. Do your best,” pesannya. Salah satu penerima beasiswa, Ahmad Darmawan mengatakan dirinya sangat bangga dan bahagia bisa mendapatkan beasiswa ini, bahkan dirinya rela melepaskan pendidikan di Polman yang telah dijalaninya. Pelajar dari SMKN 1 Muntok ini meyakini program ini sangat bermanfaat dan berbeda dari yang lainnya, nantinya mereka akan lebih banyak mendapatkan praktik dan kurikulum yang diberikan sesuai dengan kebutuhan industri. “Saya bersyukur setelah melewati banyak tes, akhirnya bisa terpilih. Saya yakin dengan beasiswa ini materi dna ilmu yang saya dapatkan akan semakin banyak, apalagi nantinya akan lebih banyak praktek, Terimakasih PT Timah kesempatan ini,” sebutnya. Akipba merupakan institusi pendidikan yang dibentuk Holding Pertambangan Indonesia, sebagai bentuk kontribusi dalam pendidikan, sekaligus untuk mendapatkan sumber daya manusia yang memiliki kemampuan dibidang pertambangan yang sesuai dengan kebutuhan industri pertambangan. Ada tiga jurusan yang dibuka dalam institusi pendidikan ini, yakni pengoperasian alat tambang, pengolahan hasil tambang dan perawatan alat tambang.(wa)

Bupati Mulkan Tinjau Pembangunan GOR di Eks Tambang 23 SUNGAILIAT — Bupati Bangka Mulkan meninjau langsung pembangunan Gelanggang Olah Raga (GOR) di Jalan Pramuka, eks tambang 23, Sungailiat Bangka, Senin (09/09/19). Pembangunan GOR tersebut menghabiskan dana sebesar 14 Miliar dari Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun anggaran 2019. Dalam peninjauannya, Bupati Bangka, Mulkan mengatakan bahwa proses pembangunan GOR tersebut sudah mencapai progress 45%. “Kita sudah melihat bersama-sama bahwa pelaksanaan pembangunan GOR ini sudah 45% lah,” ungkapnya. Selain pembangunan GOR, Mulkan juga mengatakan bahwa pihaknya akan melakukan pelebaran jalan disekitar lokasi agar lebih memudahkan masyarakat yang akan menuju ke GOR tersebut. “Dan juga kami akan menganggarkan pelebaran jalan tersebut dari simpang Kajari sampai ke GOR hingga ke Kelurahan Surya Timur,” tambahnya. Bupati Mulkan juga mengatakan bahwa dengan adanya GOR tersebut dimaksudkan sebagai sarana penunjang peningkatan prestasi pendidikan dibidang olahraga khususnya di wilayah Kabupaten Bangka. “Yang jelas dengan adanya GOR ini berarti sarana-sarana olahraga kita sudah terakomodir, jadi kita tidak mengandalkan GOR OROM (Olah Raga Obat Masyarakat) saja,” ujarnya. Rencananya GOR yang berada di kawasan eks tambang 23 tersebut akan memfasilitasi beberapa cabang olahraga yakni, Futsal, Bulu tangkis, Tenis, Sepak takraw, Volley, dan Basket. (mah)


SELASA - SENIN

PELANGI BABEL 9

10 - 16 SEPTEMBER 2019

BKKBN Babel Resmikan Kantin dan Koperasi Pegawai PANGKALPINANG – Perwakilan BKKBN Provinsi Kepulauan Bangka Belitung meresmikan kantin dan Koperasi Pelangi Kencana, guna memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi para pegawainya. Kantin dan Koperasi Pelangi Kencana Sejahtera tersebut diresmikan langsung oleh Deputi Bidang Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi BKKBN RI, Dwi Listyawardani dengan didampingi Kepala Perwakilan BKKBN Babel, Etna Estelita, dilanjutkan dengan pengguntingan pita, pada Jumat (6/9/2019). Dalam kesempatan ini, Deputi Bidang Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi BKKBN RI, Dwi Listyawardani, sangat mengapresiasi adanya kantin dan koperasi di Kantor BKKBN Babel. “Tentu dengan adanya kantin dan koperasi ini, saya berharap akan semakin mempererat tali silaturahmi antar pegawai,” ujar Dwi. Menurut Dwi, ruangan kantin dan koperasi sudah cukup memadai dan terbilang lengkap. Khusus kantin yang menyediakan aneka makanan berat, ruangannya cukup luas dan nyaman, yang terdiri dari beberapa meja dan kursi. “Ini luas ya, nyaman sekali, jualannya apa

saja?,” ucapnya ketika memasuki kantin. Ia juga mencicipi menu khas Bangka Belitung seperti mie kuah ikan, pempek, burgo, bakwan kuah dan sejumlah menu lainnya. Sementara itu, Kepala Perwakilan BKKBN Babel, Etna Estelita mengatakan tujuan didirikan koperasi oleh pegawai dan untuk pegawai diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan seluruh anggota dengan usaha berjualan kebutuhan rumah tangga sehari-hari dengan harga yang murah. “Kenapa saya bilang ini terbilang murah, karena langsung dari distributor serta usaha simpan pinjam,” jelasnya. Lanjut Enta, sedangkan untuk kantin ini sendiri tujuannya dapat memudahkan pegawai untuk mencari makanan disaat waktu istirahat.

“Karena idealnya dalam sebuah lembaga memang ada kantin, pegawai kan ada yang butuh sarapan, makan siang, kalau enggak ada harus keluar dari kantor, sementara jam istirahat sudah diatur,” sebutnya. Etna juga berharap, dengan adanya kantin ini waktu bekerja pegawai bisa lebih efektif dan tepat waktu ketika masuk kembali setelah jam istirahat. “Karena tidak perlu jauh-jauh untuk makan siang dan akan meningkatkan kinerja seluruh pegawai sehingga terwujudnya SPIP sesuai dengan aturan yang berlaku,” tutupnya. Di Kantin Pelangi Kencana Sejahtera ini selain menyediakan makanan berat, makanan ringan dan cemilan, juga menyediakan aneka snack dan kebutuhan pokok mulai dari beras, gula, minyak goreng, kopi, mi goreng dan lainnya.(wa)

DPRD Babel Bersama Pemprov Tandatangani MoU KUA-PPAS Tahun 2020 PANGKALPINANG – DPRD Bangka Belitung bersama dengan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) Kebijakan Umum APBD-Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUA-PPAS) tahun 2020. MoU ini ditandatangani langsung oleh Ketua DPRD Babel Didit Srigusjaya dan Wakil Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Abdul Fatah dengan didampingi Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Pemerintah Provinsi Babel di Ruang Rapat Banggar DPRD Babel, Jumat (6/9/2019) siang. Ketua DPRD Babel Didit Srigusjaya mengatakan, Penandatanganan ini, dilakukan setelah pihak eksekutif dalam hal ini Pemprov Babel merampungkan hasil pembahasan bersama Badan Anggaran (Banggar) DPRD Babel kurang lebih tiga hari untuk membahas Rancangan Umum Anggaran maupun Plafon Anggaran Sementara Tahun Anggaran 2020. “Plafon Sementara APBD Tahun 2020, Pendapatan sebesar 2 Triliun 3 Milyar Rupiah lebih. Sedangkan Belanja totalnya 2 Triliun Limaratus Duapuluh Dua

Milyar Rupiah yang akan disepakati dalam Kebijakan Umum Anggaran dan Plafon Anggaran Sementara, dengan catatan belum termasuk Dana Alokasi Khusus (DAK),” kata Didit. Lanjut Didit, jika DAK itu digabung, diasumsikan APBD Babel kurang lebih hampir Tiga Triliun Rupiah, dengan asumsi sementara terjadi defisit di angka Seratus Sembilan Puluh Milyar Rupiah. “Saya berharap para Anggota DPRD yang membahas hal ini, dapat lebih teliti, dan mana program yang tidak menjadi skala prioritas untuk dikurangi atau dihapus, dan bahkan bila perlu ditambah,” ujarnya. “Mudah-mudahan apa yang telah kita perjuangkan ini dapat bermanfaat bagi Bangka Belitung ke depan,” tambah Didit. Wagub Abdul Fatah usai Penandatanganan MoU mengatakan, dengan Penandatanganan MoU ini, selanjutnya pada Senin langsung dilakukan pembahasan oleh seluruh Perangkat Daerah, dan secara beruntun akan diselesaikan paling lambat satu minggu. “Hasil Pembahasan itu, kemudian akan ditandatanagani kembali dan siap didorong kepada Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk mendapat evaluasi,” tutupnya.(wa)


10

PELANGI BABEL

KSOP akan Terapkan Sistem Aplikasi Inaportnet untuk Mempermudah Administrasi TANJUNGPANDAN – Penerapan sistem aplikasi inaportnet atau sistem aplikasi untuk mempermudah sistem administrasi atau mempersingkat prosedur yang berkaitan dengan pelayanan dan pengguna jasa di pelabuhan Tanjungpandan akan segera diberlakukan. “Hari ini ada penandatangan pakta integritas, kalau sudah penandatangan itu biasanya sudah start, launcingnya belum tau, bisa akhir tahun ataupun bulan depan. Biasaya kalau sudah lakukan fakta intergritas biasanya gak lama sudah berjalan,” kata Kepala kantor KSOP IV Tanjungpandan, Belitung Afriyon Putra. Jumat(06/09/2019) Afriyon menjelaskan sistem aplikasi inaportnet ini berfokus pada pelayanan kapal, sistem aplikasi ini dapat melihat posisi kapal, terus bagaimana proses pengirim barang, jadwal rencana bongkar muat, nantinya sampai ke dokumen kapal. “Nah nanti semuanya akan menggunakan sistem keterbukaan atau online, menggunakan sistem keterbukaan dan tidak ada di tutupi, kalau menggunakan sistem aplikasi ini harus sesuai ketentuan, apabila ini menyalahi ketentuan, dan tidak sesuai tentunya diaplikasi akan ditolak nantinya,” jelasnya. Aplikasi Inaportnet ini hadir sebagai fasilitas yang mengakomodir kepentingan dalam pelayanan jasa di pelabuhan dan sebagai wadah pertukaran data elektronik bagi pengguna serta penyedia jasa kepelabuhanan tanpa mengesampingkan legalitas dan validitas data. “Untuk fasilitas inaportnet, jaringan internetnya sudah oke, tinggal menunggu saprasnya belum datang beberapa komputer yang belum sampai untuk pelayanan dan operator, kalau sudah tanda tangan fakta intergritas biasanya sudah fixs,” tegasnya. Sejauh ini beberapa persiapan sudah dilakukan pihaknya seperti, pelatihan, bimbingan untuk petugas serta sarana dan prasarana mulai terpenuhi. Inaportnet ini fokus atau muaranya untuk SPB online yang berkait, hal ini tentu pelabuhannya harus didaftarkan di aplikasinya. “Misalnya di Pelindo dermaga 1 hingga 9 itu harus kita masukan ke sistem inaportnetnya, karena harus masuk detail baik PBM dan JPT serta agennya harus di masukan dalam pemberangkatan suatu kapal itu, dan juga SPB bisa mereka print dikantor mereka sendiri dan bisa dikantor sini,” jelasnya. (din)

SELASA - SENIN

10 - 16 SEPTEMBER 2019

Anggota DPRD Basel Terpilih Dilantik 17 September TOBOALI – Pelantikan anggota DPRD Kabupaten Bangka Selatan (Basel) periode 2019-2024 diperkirakan akan dilantik pada Selasa, 17 September 2019. Sekretaris Dewan (Sekwan) Basel, Hartini mengatakan jadwal pelantikan masih mengacu jadwal pelantikan pada periode 2014-2019 lalu, hanya saja kata dia terbitnya SK untuk jadwal pelantikan masih menunggu tanda tangan Gubernur Babel. Dan akan dilakukan secara simultan berbarengan. “Pelantikan insya allah tanggal 17 September mendatang, cuma masih menunggu tanda tangan SK dari Gubernur, masih sama dengan lima tahun yang lalu, dan teman sudah ke biro pemerintahan Provinsi Babel tanggal menunggu tanda tangan saja,” kata Hartini kepada wartawan, Senin (9/9). Untuk persiapan pelantikan, lanjut dia sudah dalam masa proses dari gedung, konsumsi, pakaian bahkan pin emas nya. “Persiapan dari ruangan undangan sudah dalam proses, ruangan sedang diperbaiki dan konsumsi juga termasuk pakaian saat pelantikan,” ujarnya. Untuk sumpah jabatan pelantikan, Sekwan Basel sudah menyurati ketua Pengadilan Negeri untuk melakukan pelantikan. “Yang melantik Ketua Pengadilan Negeri Sungailiat dan kami sudah surati ketua Pengadilan Negeri Sungailiat,” ungkapnya.

Siapkan Ratusan Juta untuk Pelantikan Anggota DPRD Tidak Terpilih akan Mendapat Uang Purna Bhakti Pada pelantikan anggota DPRD Kabupaten Bangka Selatan (Basel) terpilih periode 2019-2024, Sekretariat Dewan (Setwan) akan menyiapkan fasilitas untuk melaksanakan rapat paripurna pelantikan anggota DPRD Basel terpilih. Sekretaris Dewan (Sekwan) Basel, Hartini mengatakan jelang pelantikan anggota dewan terpilih pihaknya akan menyiapkan persiapan yakni pakaian, pin emas, gedung dan konsumsi para tamu undangan nantinya. “Untuk pakaian pelantikan kita telah menyiapkan yakni pakaian sipil lengkap (PSL) dan pin emas anggota dewan terpilih, dengan menelan anggaran ratusan juta,” ujarnya. Untuk pin emas, kata dia satu pin

emas ditafsirkan sebesar Rp. 5 juta per satuannya dan pin emas akan menjadi aset daerah sesuai aturan yang baru. “Kemungkinan ditafsirkan sampai ratusan jutaan. Sedangkan untuk pin emas masa sekarang dengan aturan baru itu termasuk aset dan apabila sudah habis masa periode akan dikembalikan. Dan kita akan membuat surat pinjam pakainya,” tandasnya. Tak hanya itu, ia menyebutkan untuk anggota dewan tidak terpilih akan mendapatkan uang purna bhakti yang saat ini masih dalam pengajuan. “Sedangkan untuk uang purna bhakti itu ada bagi anggota dewan yang tidak terpilih, hanya saja saat ini masih dalam proses pengajuan,” sebutnya. (pra)

Wagub Terima Kunjungan Dubes LBBP RI untuk Rumania dan Moldova PANGKALPINANG – Wakil Gubernur (Wagub) Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Abdul Fatah menerima kunjungan Duta Besar (Dubes) Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP) Republik Indonesia (RI) untuk Rumania dan Republik Moldova, M. Amhar Azeth. Penerimaan Dubes M. Amhar Azeth beserta rombongan berkenaan dengan Pengembangan Promosi Budaya dan Investasi Indonesia, khususnya potensi yang dimiliki Babel ke Rumania dan Moldovo tersebut berlangsung di Ruang Kerja Wagub, Lantai II Kantor Gubernur Babel di Air Itam, Pangkalpinang Jumat (6/9/2019) sore.

M. Amhar Duta Besar LBBP RI untuk Rumania dan Republik Moldova mengatakan, kehadirannya ke Babel untuk mengajak Pemerintah Provinsi (Pemprov) Babel beserta para Pengusaha Babel ikut serta dalam kegiatan forum yang akan diselenggarakan pada tanggal 15 September 2019 di Bucharest. Dengan kunjungan ini, diharapkan Amhar, ada peserta dari Babel turut serta dalam kegiatan forum yang dimaksud, dalam rangka memperkenalkan potensi budaya dan lahan investasi bagi Negara Rumania dan Moldova. Menurut Amhar, Rumania merupakan pintu belakang eropa yang perlu dilirik dan potensial. “Rumania juga merupakan kawasan potensi baru yang dapat dilakukan untuk menjalin kerjasama terkait

dengan bisnis,” tambah Amhar. Wagub Abdul Fatah menyambut baik kunjungan Duta Besar RI untuk Rumania dan Moldova dalam rangka mencari terobosan baru guna menjalin kerjasama bisnis yang ada di Babel untuk diperkenalkan ke Rumania. “Rumania merupakan negara eropa yang sangat potensial dalam peningkatan perekonomian Babel, dengan memperkenalkan potensi bisnis yang dimiliki Babel melalui jalur belakang. Selama ini, Belanda merupakan jalur perdagangan eropa,” kata Wagub. Adanya ajakan Dubes RI untuk Rumania dan Moldova untuk ikut dalam forum yang akan diselenggarakan di Bucharest pada pertengahan September nanti, kata Wagub, akan menjadi pertimbangan bagi Pemprov Babel.(*)


SELASA - SENIN

CONNECTION

10 - 16 SEPTEMBER 2019

11

Jembatan BATERA Jalan Terus! Multiflyer Effect Jembatan BATERA Sangat Banyak Jembatan BATERA Itu untuk Sejahterakan Masyarakat Tekan Inflasi dan Dongkrak Pariwisata Rp 15 T Itu Sedikit Dibanding Eksploitasi Timah Babel oleh Negara Soal Keamanan Kapolda Babel dan Sumsel Siap Antisipasi Jangan Obok-obok Babel dengan Ide Kontraproduktif

TIGAANGGOTA DPR RI terpilih Rudianto Tjen, Bambang Patijaya dan Zuristio Primadata serta Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kepulauan Bangka Belitung mendukung pembangunan Jembatan Bangka Sumatra (BATERA) dan siap memperjuangkannya di Pemerintahan RI dan DPR RI. Mereka juga meminta untuk mengabaikan penolakan yang tidak berdasarkan kajian detil. Penegasan tiga Anggota DPR RI dan Wakil Ketua Umum KADIN Babel Rudi Irawan itu disampaikan kepada LASPELA Media Group menanggapi pernyataan Anggota Komisi V DPR RI Bambang Haryo Soekartono yang menilai rencana pemerintah membangun jembatan penghubung antara Pulau Bangka dengan Sumatera senilai Rp 15 triliun itu mubazir karena kurang efektif. "Buat apa bangun jembatan itu karena kendaraan yang lewat diprediksi cuma 200 kendaraan per hari. Itu berarti setiap satu jam tidak lebih dari 10 kendaraan yang lewat. Biayanya Rp 15 Triliun. Ini akan saya cegah supaya tidak terjadi," ujar Bambang kepada wartawan di Pangkalpinang, Jumat, 30 Agustus 2019 seperti dikutip Tempo. Pernyataan Bambang Haryo Soekartono yang tidak dipilih lagi oleh rakyat untuk periode 2019-2024 dan bukan dari Daerah Pemilihan Babel

itu dinilai mengobok-obok Babel yang bukan ranahnya (Dapil). Bagi Babel, rencana Jembatan BATERA yang menjadi kebanggaan dan akan memberikan kesejahteraan bagi masyarakat Babel dan Sumsel serta sekitarnya itu harus terus didorong dan diperjuangkan. Sensasional, Abaikan! Bambang Patijaya yang juga Wakil Ketua Umum KADIN Babel Bidang OKK itu menandaskan, “Suatu pendapat yang disampaikan tanpa mempelajari secara detil dan sensasional saja, abaikan (tidak usah digubris, red) saja!” Bambang Patijaya yang juga Ketua PHRI (Perhimpunan Hotel dan Resoran Indonesia) Babel itu berharap, semua pihak menghargai perjuangan masyarakat Babel dan Sumsel, apalagi Jembatan Batera itu didanai dari APBN. Harapan dan kepentingan dua provinsi yaitu Sumsel dan Kepulauan Babel, kata Bambang Patijaya, selain dari aspek ekonomis harus dilihat juga dari tinjauan kultural dan sosiologis. “Jadi saya pikir, perjuangan jembatan Bangka-Sumatera ini harus tetap jalan, tidak ada masalah,” tandas Bambang Patijaya.

tentunya sangat bangga akan dibangunnya Jembatan Bangka Sumatra (BATERA). Membangun jembatan jangan hanya melihat hari ini, tetapi lihatlah masa depan. Terhadap pesimisme Bambang Haryo Soekartono mengenai jumlah kendaraan yang akan melintas, Rudianto Tjen yang juga Penasihat KADIN Babel itu mengatakan jumlah kendaraan yang melewati jembatan tentu akan meningkat dan bertambah dari waktu ke waktu.

Angkat Ekonomi Babel Anggota DPR RI, Rudianto Tjen mengaku bangga dengan Jembatan BATERA. “Sebagai Putra Babel saya

Laskar Pelanginya Bangka yang diprakarsai Pengusaha Bangka, ......Owner Batu Bedaun Hotel and Resort itu digadang-gadang akan menjadi Film Laskar Pelanginya Bangka. Selain bersetting keindahan alam dan pantai dengan bebatuan raksasa di Pulau Bangka, film ini menjadi penyejuk di kala Papua sedang hangat, sekaligus menguatkan perlunya harmoni suku, agama, ras dan antargolongan (SARA) di seluruh persada Ibu Pertiwi. Soliditas persatuan dan keharmonisan dalam SARA memang sangat kental menjadi muatan film ini. Dan itulah sejatinya kekuatan Pulau Bangka khususnya dan Kepulauan Bangka Belitung pada umumnya. Maka, Kapolda Kepulauan Bangka Belitung, Brigjen Istiono pun dengan senang hati mengajak warga seluruh Indonesia untuk menonton Film Martabak Bangka beramai-ramai: “Martabak Bangka asyiknya dinikmati ramai-ramai Film Martabak Bangka enaknya ditonton ramai-ramai” Orang nomor satu di Babel, Erzaldi Rosman bersama sang istri, Ny. Melati melalui media sosial yang viral hari-hari ini juga mengajak masyarakat Indonesia untuk menonton film Martabak Bangka. “Ayo kita tonton beramai-ramai Film Martabak Bangka,” ajak Erzaldi dan Ny Melati. Film karya Eman Pradipta yang mengangkat popularitas Kue Martabak Bangka yang melegenda itu dib-

intangi oleh Putri Bangka, Gracella Angellyca yang juga Puteri Remaja Indonesia/Indonesia Girl 2019, Ramon Y Tungka dan Ario Astungkoro. Gracella Angellyca mengatakan, “Dalam sepotong kue Martabak Bangka ada banyak kisah, kenangan dan cinta.” Martabak Bangka yang menjadi judul film ini sudah menjadi kuliner nusantara dan pernah dilestarikan oleh Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) Babel melalui Bangka Food Festival. Kenangan Martabak Bangka Film ini berdurasi 115 menit ini. Dikisahkan, Jaya (diperankan oleh Ramon Y Tungka) menghadapi dilema akan pilihan yang harus diputuskan. Ia diminta untuk mengikuti keinginan kekasihnya, Laras (25) untuk menerima tawaran franchise atau menjual kedai Martabak Bangka Acun pada Parman (40). Jaya pun mengingat kenangan saat dirinya bersama Koh Acun (58)

Rudianto Tjen juga mengungkapkan, “Perekonomian Bangka akan terangkat. Masyarakat bisa mengirim hasil bumi dan mendatangkan barang dagangan dengan biaya murah. Tentu saja ini akan mengerakkan ekonomi rakyat dan bermuara mensejahterakan rakyat.” Sementara Zuristio Primadata yang sedang mengikuti Pendidikan Lemhanas melalui pesan Wanya menegaskan, “Jembatan BATERA, jalan terus. Kita perjuangkan demi kesejahteraan Babel.” Rp 15 Triliun Kecil Wakil Ketua Umum Bidang Perhubungan dan Kemaritimana Rudi Irawan mengatakan bila kita berpikir lebih revolusioner untuk kemajuan Bangka dan Indonesia, mestinya proyek Jembatan BATERA terus dilaksanakan. “Biaya Rp 15 Triliun? Itu kecil dibanding eksploitasi timah dari Babel yang puluhan bahkan ratusan tahun oleh negara da n penjajah. Proyek ini adalah aset, bukan ibarat membuang uang dilaut. Proyek ini aset, maka aset negara menjadi bertambah,” kata Rudi Irawan. Rudi Irawan tidak menampik adanya kerugian di pihak investor maskapai penerbangan dan pelayaran yang akan tekena dampaknya. “Tapi demi kesejahteraan rakyat, apa boleh buat. Jalan terus!” Selama ini, baik orang maupun barang, kata Rudi Irawan, sudah bayar masih nunggu. “Kita sudah bayar mahal tiket pesawat maupun kapal laut, masih menunggu pula di bandara atau pelabuhan berjam-jam. Kalau barang bisa dua hari hingga seminggu. Sayur mayur dipastikan busuk dan harga jual di Bangka pasti mahal,” kata Rudi Irawan mencontohkan. Rugi juga menggambarkan, “Kalau ada Jembatan BATERA, kita ba-

yar pun (seperti tol) gak masalah. Kita, orang maupun barang, juga tidak perlu menunggu. Setiap waktu kita bisa menyeberang ke Pulau Sumatra. Biaya orang atau barang baik masuk maupun keluar bisa sangat murah.” Menanggapi tingkat okupansi jalan yang dinilai rendah oleh Bambang Haryo Soekartono Anggota DPR RI yang tidak terpilih lagi itu, Rudi Irawan mengatakan, “Sekarang Pulau Bangka itu sudah besar penduduknya dan memiliki daya pikat wisata yang luar biasa. Nantinya, yang melewati Jembatan BATERA itu tidak hanya per menit, per detik pun akan ada yang melintas. Dan okupansinya akan padaat,” kata Rudi Irawan menyakinkan. “Semua pihak harus mengedepankan kepentingan rakyat banyak. Jembatan akan menekan inflasi. Dengan biaya murah, ongkos angkut murah, maka biaya hidup juga lebih murah dan semua itu bermuara pada kesejahteraan masyarakat,” jelas Rudi Irawan. Seiring dengan tranformasi dari pertambangan ke pariwisata, dengan Jembatan BATERA, pasar pariwisata Bangka akan sangat terbuka. “Wisatawan dari Sumsel, Jambi, Lampung, bahkan Bengkulu dan Jakarta akan berwisata ke Bangka. Jembatan itu membuka aksesbilitas. Produk-produk Bangka, Babel akan dengan mudah dipasarkan di pasar yang lebih luas di luar Babel,” kata Rudi Irawan. Rudi Irawan juga berharap yang kontra tidak menakuti soal kriminalitas yang akan naik. “Kapolda Babel dan Sumsel saja sudah siap mengantisipasi soal kriminalitas karena memang kewajiban kepolisian. Kriminalitas itu karena terjadi ketidakadilan dan ketertindasan ekonomi. Dulu Palembang itu texas. Namun sekarang, jauh dan kini sangat aman,” kata Rudi Irawan. (*)

Transformasi RS KIM yang sudah mengajarkan dan mewariskan resep martabak khas pulau bangka. Jaya ingin mengembalikan semua harta dan abu jenazah Koh Acun pada keluarganya serta meminta izin untuk tetap bisa memakai resep martabak bangka milik Koh Acun. Pak Wongso (63), sahabat Koh Acun sewaktu masih hidup yang tetap setia mengunjungi kedai menyadarkan Jaya bahwa hidup kita membawa nasib pada kehidupan yang lain. Bersama Asep (25), sahabat sekaligus anak buah yang membantu di kedai, Jaya memutuskan berangkat ke Pulau Bangka mencari keluarga Koh Acun. Setelah melakukan perjalanan panjang dari satu kota ke kota lain, Jaya dan Asep berhasil menemui keluarga Koh Acun. Tedjo (62) tidak mengakui kalau Acun adalah kakaknya bahkan menolak untuk menerima abu jenazah Koh Acun. Pemeran Ramon Y Tungka sebagai Jaya Ario Astungkoro sebagai Asep Gabriella Desta sebagai Laras Anyun, Abah Yusef, Samirah Risky, Ajul Jiung, Claresta, Yafet Ibrahim, Paulus Djauhari, Graceilla Angelica Apakah Anda memiliki kenangan dan cinta dalam sepotong kue, khususnya martabak? Silakan menonton film Martabak Bangka ini, sambil menyantap kue Martabak Bangka. (*)

menjadi Rumah Sakit Pilihan di Bangka Belitung,” kata Hendry Jan yang juga Wakil Ketua Umum KADIN Bidang Kesehatan. Manajemen RS KIM, kata Hendry, akan dikomandoi dr. Roni Supatra MARS dan tim. Langkah-langkahnya antara lain akan segera melakukan perekrutan Tenaga Medis yang Profesional untuk mendukung Operasional RS Kalbu Intan Medika. Program program Partnership dengan Profesional Dokter dan Perawat, lanjut dr Hendry Jan, akan dijalankan dengan mengkonsolidasi Sumber Daya Manusia yang berkualitas. Sementara dr. Roni Supatra MARS memohon dukungan semua pihak, agar masyarakat Bangka Belitung bisa dilayani dengan kualitas pelayanan yang semakin baik. Dalam transformasinya KIM mematok target akhir tahun ini adalah Akreditasi SNARS 1.1. untuk RS Kalbu dan sesudahnya segera melakukan perubahan sesuai dengan kompetensi SDM yang ada. RS Kalbu Intan Medika saat ini sudah di lengkapi dengan MRI, 14 ruang praktek spesialis, 3 kamar operasi dengan standar Internasional dan belasan Dokter Spesialis terbaik di Bangka Belitung. Para profesional dengan fasilitas yang lengkap bertaraf internasional itu akan melayani pasien dengan kualitas pelayanan yang baik. Selain dr Roni Supatra, kata dr Hendry Jan, RS KIM juga di support oleh Ismi Kuhartanto dan Donny Purwanto. Saat ini, RS Kalbu Intan Medika sudah bekerjasama dengan 40 Asuransi Swasta, BPJS Tenaga kerja untuk melayani kecelakaan kerja.

“IGD RS Kalbu Intan Medika melayani Pasien 24 Jam dengan Team Medis yang terlatih dan menjadi salah satu IGD Rujukan untuk pasien Kecelakaan Lalu Lintas, dan sudah bekerjasama dengan Jasa Raharja,” kata dr Hendry. Smart Hospital RS Kalbu Intan Medika yang berlokasi sangat strategis di tengah Kota Pangkalpinang Dekat dengak Kantor Walikota Pangkalpinang itu mengusung konsep smart hospital. Peletakan batu pertama Sabtu (18/03/2015), RS KIM diresmikan Kamis (29/3/2019) oleh Walikota Maulan Aklil. Dr Hendry Jan mengatakan rumah sakit merupakan layer terdepan pelayanan kesehatan masyarakat. RS secara otomatis menjadi juru kunci tercapainya kesejahteraan masyarakat di bidang kesehatan. "Pelayanan kesehatan RS KIM menerapkan smart hospital dan sistem informasi terpadu. Terdiri dari 5 lantai, rumah sakit ini telah dilengkapi poli dokter spesialis, lab, ICU, ruang operasi, apotek dan bisnis center. "Kita juga menghadirkan alat MRI (Magnetic Resonance Imaging) yang baru ada pertama kali di Babel, begitu juga CT Scan lengkap di sini," katanya saat peletakan batu pertama tahun 2015 lalu. Saat peresmian RS KIM, Walikota Maulan Aklil memuji fasilitas yang dimiliki RS KIM yang dinilainya sudah bertaraf internasional. “Dengan fasilitas yang modern bertaraf internasional ini RS KIM bisa memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat,” harap Molen. (*)


12 GOOD GOVERNMENT

SELASA - SENIN

10 - 16 SEPTEMBER 2019

Bolu Kojo Muharam Terbesar Pecahkan Rekor MURI SUNGAILIAT - Pada puncak perayaan tahun baru Islam (Muharam) 1441 Hijriah/2019 Masehi, Minggu (01/09/19) di Lapangan Bola Kelurahan Kenanga, Kecamatan Sungailiat, menampilkan kue Bolu Kojo Raksasa. Kue yang memiliki diameter 2.65 meter dengan ketebalan 5 cm itu merupakan kue khas dalam bulan Muharram di desa Kenanga. Kue raksasa ini juga meraih penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI).

Prosesi penyerahan sertifikat MURI tersebut diterima langsung Bupati Bangka, Mulkan, SH, MH yang didampingi Ketua TP PKK, Yusmiati, Wakil Bupati Bangka, Syahbudin, SIP yang didampingi Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Bangka, Almina. Tak hanya itu, perayaan akbar tahunan tersebut juga diisi dengan ragam kearifan lokal Daerah seperti Nganggung Sepintu Sedulang yang melibatkan ratusan muda-mudi sebaga pembawa dulang. Bupati Bangka, Mulkan, SH, MH, mengapresiasi kekompakkan masyarakat Kenanga atas sinergisi-

tas yang dituangkan kedalam pembuatan Bolu Kujo raksasa tersebut. Menurutnya, hal tersebut merupakan cerminan dari semangat masyarakat Kenanga dalam menyambut perayaan tahun baru Islam di Kabupaten Bangka. Diungkapkannya, Kelurahan Kenanga yang menjadi sentra perayaan Muharam harus terjaga eksistensinya. Bukan hanya sekedar per-

ayaan seremonial, namun bentuk jalinan kebersamaan harus tertuang kedalam implementasi keseharian masyarakat. “Perayaan Muharam ini merupakan kegiatan rutin yang sudah menjadi agenda tahunan, mari kita jaga kebersamaan dan kekompakkan kita se Kabupaten Bangka dan se Babel ini,” katanya. Untuk itu dirinya berharap kepada generasi penerus dapat mempertahankan eksistensi tradisi perayaan Muharam di Kenanga, hal tersebut menurutnya sebagai wujud peduli terhadap kearifan lokal Daerah. “Mari kita jaga tradisi ini, karena kebudayaan mampu menjadi salah satu faktor pendorong kemajuan Daerah,” ungkapnya. Wakil Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Drs. Abdul Fatah, MSi, mengimbau masyarakat dapat memaknai perayaan Muharam dengan meningkatkan keistiqomahan kepada Allah SWT. Diharapkannya, kerukunan serta

rasa tolesansi antar masyarakat tetap dikedepankan. “Maknai tahun baru Islam dengan meningkatkan keistiqomahan kita, semoga kita selalu menjaga kerukunan ini,” ungkapnya.(adv/*)

Tari Dincak Setara Meriahkan Malam Penutupan Pagelaran Seni SUNGAILIAT - Pada malam penutupan kemeriahan HUT RI ke 74, Jumat (30/8/2019) malam , yang diselenggarakan Pemkab Bangka di Taman kota Sungailiat, dibuat takjum dan kagum oleh penampilan ratusan penari yang menarikan tari Dincak setara. Ratusan penari tersebut bukan hanya dilakukan oleh para penari biasa, namun tari itu juga dilakukan oleh para pegawai Pemkab Bangka yang sudah dipersiapkan sebelumnya. Bupati Bangka, Mulkan, SH, MH, memberikan apresiasi atas penampilan tarian massal 100 penari Dincak Setara tersebut. Menurutnya, para penari berhasil membuat antusias penonton berbondong-bondong mendekati panggung pertunjukan. Tak hanya itu, kemeriahakannya pun tak kalah heboh ketika penampilan dari paduan suara Bangka Setara yang berasal dari para pejabat tinggi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka. Diantaranya, Bupati Bangka yang didampingi Ketua TP. PKK.

Kabupaten Bangka, Wakil Bupati Bangka, Pj. Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bangka, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Bangka beserta seluruh Camat dan Lurah se Kabupaten Bangka. Bupati mengatakan, paduan suara Bangka Setara merupakan bentuk implementasi sebagai rasa kekompakkan. Diungkapkannya, aksi paduan suara yang kali pertama

menggebrak Pemkab Bangka tersebut merupakan ide darinya yang dituangkan kedalam wadah kesenian. “Jadi, paduan suara kita tadi merupakan bukti kekompakkan kita semua

di Pemkab Bangka,” kata Bupati. Ditambahkannya, Pemkab Bangka berkomitmen akan melestarikan kesenian Daerah serta akan membangun sanggar khusus guna membina para pelaku kesenian dalam menjaring bibit-bibit muda berbakat yang dapat mengharumkan tanah Daerah. “Kita akan membangun sanggar khusus untuk membina anak muda

kita di Kabupaten Bangka, diharapkan nanti mereka dapat menuangkan bakatnya disitu,” harapnya. Menurut Bupati, demi menjaga aset daerah yang mempunyai nilai seni tinggi, maka dibutuhkan keterlibatan generasi muda muda sebagai mata rantai penyambung sehingga dapat menjaga kesenian Daerah terus terjaga eksistensinya dari generasi ke generasi. (adv/*)

Profile for Paudar Wahyudi

Jembatan BATERA Jalan Terus  

Media Satya Laskar Pelangi

Jembatan BATERA Jalan Terus  

Media Satya Laskar Pelangi

Advertisement