JUMAT - KAMIS
22 - 28 MARET 2019 Edisi No 158 12 HALAMAN
medialaspela
Yo Kite Punye Jembatan Bangka Sumatra
KADIN memberikan apresiasi kepada seluruh asosiasi dan pengusaha yang bernaung di KADIN dan mendorong transformasi ekonomi menuju pariwisata. Selain pertumbuhan ekonomi wisata dengan penetapan Babel sebagai Bali baru dan penetapan Tanjung Kelayang sebagai Kawasan Ekonomi Khusus Pariwisata kami juga memperjuangkan dua KEK Pariwisata di Bangka. Ketiga KEK ini dirancang untuk meningkatkan daya ungkit ekonomi bagi masyarakat dengan memberi porsi tumbuh kembangnya homestay dan UMKM di sekitar KEK. Pariwisata Babel hendaknya memiliki karakteristik yang khas yang bisa diwujudkan dalam konsep Wisata Harmoni. Pariwisata Babel hendaknya memperhatikan dan mengangkat kearifan lokal dan memberi manfaat bagi masyarakat. Pariwisata diharapkan pula berdampak positif khususnya dan menghindarkan dekadensi moral seperti narkoba dan perilaku amoral. Karakter Babel yang merupakan masyarakat pembauran (melting pot) hendaknya diangkat sebagai kekayaan kultural. Dalam pengembangannya, pariwisata memerlukan ekosiatem yang dicipta dari bersatunya elemen-elemen pelaku pariwisata. Saling melengkapi, bukqn saling gigit” Kita memberikan apresiasi kepada semua pegiat pariwisata dan pemerintah, KADIN, GIPI ywng mendorong pariwisata Babel. Dampak kunjungan wisatawan sangat positif bagi peningkatan ekonominUMKM. Sayangnya harga tiket pesawatbdan bagasi berbayar menggerus 50 persen omset UMKM. Mohon dicari solusi sehingga wisatawan tetap banyak berkunjung dan bernelanja kembali ke UMKM Babel."
GIPI Babel Talk
Wisata Berkearifan
Lokal Oleh: Agus Ismunarno Pemimpin Redasi LASPELA Media Group
KEPULAUAN BANGKA BELITUNG sedang melakukan akselerasi transformasi ke Pariwisata. Gubernur, Walikota dan Bupati se Babel didukung oleh PT Timah Tbk, KADIN Babel, GIPI Babel secara bertahap tapi pasti menuju ke percepatan pariwisata. Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) Babel melakukan GIPI TALK bersama unsur Penta Helic bertema Postur Wisata Babel. Berikut petikannya.
Pariwisata bermultiplier effect di berbagai sektor ekonomi. Maka tepatlah ketika pariwisata diangkat sebagai leading sector. Apalagi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) yang bakal memiliki dampak perekonomian. Penelitian saya menyimppulkan, KEK Tanjung Kelayang memicu perekonomian sekitarnya. Kita berharap dua KEK di Bangka juga akan memicu perekonomian Bangka khususnya. Dalam rangka branding, wisata Babel diharapkan memberi tempat pada local wisdom seperti toleransi yang sangat kuat, masyarakat religi, masyarakat yang berkarakter musyawarah dan berkampung-kampung"
Pariwisata Babel itu ibarat gadis cantik yang dibiarkan main di lumpur. Mari kita jadikan pariwisata Babel kemasannya menarik. Bagi wisatawan non Babel keinsahan Babel terutama pantainya luar biasa cantiknya. Cuma perlu dikemas agar lebih menarik. Yang diperlukan sekarang adalah bersatunya masyarakat Babel dalam mengeksekusi. Banyak yang bisa dijual. Atur cepet kita jual cepat."
BPJ: “Komprehensif dan Berkelanjutan!” PANGKALPINANG - Tokoh pemuda Babel Bambang Patijaya SE MM dan akademisi sekaligus pakar digital ekonomi Sofyan Lusa Minggu (17/3/2019), menggelar seminar pariwisata dan me-launching buku di Pangkalpinang, Kepulauan Babel. Buku yang dilaunching adalah Buku 'Strategi Pariwisata Berkelanjutan Bangka Belitung' dan 'Kiat Sukses Bambang Patijaya (BPJ)'. Sedang seminar mengusung tema “Melestarikan Budaya Lokal sebagai Aset Bangka Belitung” di Aula Lt.2 Hotel
“Work until you no longer have to introduce yourself”
V I N N I LYA HUANG, amoy Belitung yang dinobatkan sebagai Dayang Belitung 2015 itu sangat terinspirasi oleh qoute "Work until you no longer
Mental wisata harus ditanamkan sejak dini secara bertingkat dari TK, SD. SMP, SMA dan perguruan tinggi secara bertingkat. Melalui kurikulum kita bisa memasukkan muatan-muatan berbasis pariwisata. Diknas Pendidikan dan Diknas Pariwisata bertemu dan membahas kurikulum untuk menyiapkan mental wisata dan bahasa asing. Penyiapan mental berwisata ini penting sebagai investasi ketika kita menuju leading sector pariwisata."
Launching Buku Strategi Membangun Pariwisata dan Kiat Sukses BPJ
Puri 56 Pangkalpinang. Seminar dan launching buku tersebut dihadiri sekira 135 peserta dari beberapa kampus di Babel dan pelaku pariwisata, serta dipandu moderator jurnalis senior Respi Leba. "Launching buku strategi pariwisata kali ini ada enam BAB yang merupakan hasil buah pemikiran saya selama mengikuti pendidikan di Lemhanas dan sebagai pelaku pariwisata," ujar Ketua PHRI Babel Bambang Patijaya. Setelah pendidikan Lemhanas selesai kemudian Bambang berpikir dari sudut pandangnya sebagai pelaku usaha dan asosiasi pariwisata.
Wisata Babel? “Absolutely YES!”
INDEX Hal 3 Hal 12
"Saya bersama Pak Sofyan sepakat ada beberapa hal yang kami bisa memberikan sentuhan dan pembaruan. Inilah wujud kontribusi kami, putra daerah pada pembangunan pariwisata di Babel," tutur Bambang Patijaya
yang akrab disapa BPJ. Bambang yang juga Ketua PHRI Babel itu mengungkapkan ada dua hal yang dituangkan di buku ini terutama ada di bab 2 tentang tinjauan teoritis dan pendapat akademisi.
have to introduce yourself". Kutipan motivasi itu, kata Vinni panggilan akrabnya, “Sangat
2 EKONOMI BISNIS
JUMAT - KAMIS
22 - 28 MARET 2019
Tahun 2018, BKP Babel Ekspor Lada ke 14 Negara PANGKALPINANG – Balai Karantina Pertanian (BKP) Kelas II Pangkalpinang, mecatat data eksport lada Babel pada tahun 2018 tereksport sebanyak 193 kali ke 14 negara di dunia. “Adapun 14 negara tujuan ekspor lada Babel ini adalah Singapura, Jerman, Belanda, Perancis, India Vietnam, Taiwan, Jepang, Amerika serikat Arab Saudi dan Oman,” kata Kepala BKP kelas II Pangkalpinang Saifuddin Zuhri usai pelepasan lada putih di pabrik PT Fajar Berseri Bangka, Jumat (15/3/2019). Ia menyebutkan, untuk jumlah ekspor ini mengalami fluktuasi dari tiga tahun terakhir, karena adanya persaingan penghasil seperti Vietnam dan Thailand. “Seperti halnya pada tahun 2018 tercatat sebanyak 2.600.942 kilogram (2.601 ton) frekuensi 193 dengan nilai ekonomis sekitar 157 miliar,” ujarnya. Dari data BKP juga disebutkan tujuan eksport lada Babel terbesar diimport oleh Negara Vietnam, padahal negara ini pun merupakan negara penghasil lada, dengan total ekspor ke Vietnam 891 ton atau sebanyak 51 kali dengan nilai Rp53,4 miliar. Setelah itu disusul negara Jerman, dengan total 677 ton, sebanyak 44 kali dengan nilai Rp40,5 miliar. Sedangkan ekspor lada ke Korea Selatan, Pakistan, Amerika Serikat, Saudi Arabia, dan Oman, masing-masing satu kali pengiriman dengan volume dibawah satu ton. Saifuddin menyampaikan pada bulan Februari 2018 tercatat ada 8 kali pengiriman lada ke tujuh negara, yakni Jepang, Jerman, Korea Selatan, Malaysia, Prancis, Taiwan dan Vietnam dengan total 1.548 ton. “Sedangkan untuk di bulan Januari lada diekspor ke sembilan negara, rata-rata frekuensi satu hingga tiga kali, dengan jumlah 154 ton, 14 kali pengiriman senilai Rp9.242.010.000,” tuturnya. Ia juga berharap untuk tahun 2019 ini, Lada Babel akan lebih banyak lagi tereksport ke berbagai negara di dunia. Namun tentu kata dia telah memenuhi kriteria dan persyaratan termasuk termasuk Phytosanitay Certificate (SPS) atau sertifikat kesehatan.(wa)
PNM Babel Bentuk Klaster Usaha Produsen Kue dan Kuliner PANGKALPINANG – PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Persero membentuk klaster usaha produsen pedangan kue dan kuliner yang beranggotakan nasabah binaan produk Unit Layanan Modal Mikro (ULaMM) wilayah Bangka Belitung. Pada pembukaan klaster usaha ini, para anggota kelompok mendapatkan pelatihan perdana bertemakan “Siasat Cerdas, Perijin Jelas Usaha Naik Kelas”, yang diikuti lebih dari 60
nasabah,” kata Pimpinan cabang PNM Babel, Daniel Estimiki Silitonga baru-baru ini. Ia menyampaikan, PNM melalui program Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) memberikan pendampingan kepada nasabah binaan, baik berupa pelatihan reguler ataupun pelatihan klaster yang berdasar pada kesamaan produk atau wilayah. “Pada pembukaan klaster usaha produsen, pedangan kue dan kuliner ini, para nasabah binaan PNM ULaMM turut mendapatkan motivasi kewirausahaan guna meningkatkan kepercayaan
Dekranasda Babel Dorong Pelaku UMKM dan IKM Naik Kelas PANGKALPINANG – Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Melati Erzaldi mendorong pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dan Industri Kecil Menengah (IKM) agar naik kelas. “Hal ini bertujuan agar produk yang dihasilkan dapat bersaing hingga tingkat nasional dan internasional,” kata Melati usai menghadiri kegiatan program Pengembangan Kapasitas Usaha Klasterisasi Usaha Kue dan Kuliner yang berlangsung di Hotel Sahid, Pangkalpinang, Rabu pekan kemarin. Ia mengatakan, adapun produk IKM dan UKM Babel memiliki potensi dan peluang yang besar untuk dikembangkan, karena
produk memiliki karya seni yang tinggi (untuk kriya) dan cita rasa yang khas (untuk makanan) “Maka itu sangat dibutuhkan peranan dan sumbangsih pemerintah daerah dalam pengembangan usaha IKM dan UKM di Babel sangat tinggi karena pasar yang sangat menjanjikan, bahan baku berasal dari daerah sendiri, dan ikonik,” ujarnya. Pemerintah juga saat ini kata Melati memiliki beberapa program untuk mempermudah dan memfasilitasi perijinan, bantuan modal, serta pendampingan bagi para pelaku UKM dan IKM agar naik kelas sehingga produk mereka dapat bersaing di tingkat nasional dan internasional. “Dengan naik kelas itu akan mempengaruhi omzet dan pro-
duksi yang akan semakin bertambah, cakupan pemasaran meluas, dan mutu akan semakin meningkat,” jelasnya. Kendati demikian lanjut Melati ada beberapa kendala yang dihadapi oleh para pelaku usaha, antara lain kemasan produk yang masih sederhana, belum memiliki perizinan, pembukuan dan pemasaran yang masih konvensional, permodalan terbatas dan kurangnya diversifikasi produk. “Kita akan terus memberi pendampingan dan kemudahan agar mereka naik kelas, namun tetap menunjukkan inovasi dan kreatifitasnya untuk tampilan produk,” janjinya.(wa)
diri mereka dalam menjalankan usahanya,” ujarnya. Ia menjelaskan lebih rinci PNM sendiri merupakan salah satu BUMN yang mengemban tugas khusus memajukan ekonomi kerakyatan dengan memberikan pembiayaan, pendampingan dan pembinaan usaha kepada pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). “PNM memiliki dua produk unggulan yaitu Unit Layanan Modal Mikro (ULaMM) yang diperuntukan kepada pelaku UMKM, serta Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar) yang member-
ikan layanan kepada perempuan prasejahtera pelaku usaha ultra mikro,” terangnya. Dalam menentukan bentuk kegiatan PKU, Jelasnya pula PNM melakukan pendalaman terhadap kendala dan peluang usaha para nasabah, sehingga program PKU dapat tepat sasaran dan berdampak pada pendampingan dan pembinaan secara berkala dan berkelanjutan. “Saat ini PNM memiliki 2.457 kantor layanan, yang terdiri dari 63 kantor cabang PNM, 624 kantor layanan ULaMM dan 1.770 kantor cabang Mekaar,” pungkasnya. (wa)
Erzaldi Penuhi Undangan Calon Investor Jepang dan Thailand SUNGAILIAT – Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman, memenuhi undangan calon investor asal Jepang dan Thailand yang berencana untuk mengelola mineral ikutan di Babel. Pertemuan ini, berlangsung di Pantai Batu Bedaun yang terletak di Kampung Bukit Kuala, Kelurahan Sinar Jaya, Kecamatan Sungailiat, Kabupaten Bangka, Selasa (19/3/2019) siang. Erzaldi mengatakan, pertemuan ini merupakan pertemuan lanjutan sehubungan keinginan investor asal Jepang dan Thailand untuk mengelola mineral ikutan di Babel. Dan kegiatan tersebut, nantinya akan berkolaborasi dengan perusahan lokal. “Para investor ini, mulai melakukan pengecekan ke lapangan untuk mengetahui kondisi pabriknya. Karena investor ini sangat berminat,” ujarnya. Lebih jauh Erzaldi mengatakan, pengelolaan mineral ikutan ini, harus
dilakukan secara optimal. “Jangan sampai kita mengirim barang – barang yang sebetulnya masih memiliki nilai tambah,” terangnya. “Kalau kita kelola sedikit saja, beberapa keuntungan bisa kita raih, nilai tambah dari harga mineral ikutan meningkat, pajak kita dapat, lapangan kerja terbuka, dan tidak menutup kemungkinan turunan – turunan dari miterial yang di gunakan sesuatu barang jadi bisa dibuat di Babel. Apabila itu terjadi, investasi di Babel semangkin banyak,” jelas Erzaldi. Untuk itu, orang nomor satu di Negeri Serumpun Sebalai tersebut berharap, mineral ikutan nantinya dapat memberikan menfaat bagi segenap masyarakat di Babel. “Pemerintah Provinsi (Pemprov) Babel telah memberikan kesempatan bagi investor yang ingin berinvestasi pada mineral ikutan Timah, salah satunya investor dari Jepang dan Thailand yang mencoba menjajaki peluang tersebut. Dan diharapkan masih ada investor lain yang berminat,” tutupnya.(*)
JUMAT - KAMIS
POLITIK DAMAI
22 - 28 MARET 2019
3
Kelakar Demokrasi Harus Terus Didinamisasi TOBOALI – Pengamat Politik Bangka Belitung (Babel), Dr Ibrahim S. Fil., MSi mengatakan kelakar demokrasi merupakan gagasan kreatif dari Bawaslu dengan tujuan untuk mendistribusikan gagasan pendalaman demokrasi (deepening democracy) kepada peserta pemilu maupun masyarakat daerah itu sendiri. “Demokrasi itu bukan cita-cita dan orientasi, tapi adalah cara berdemokrasi mensyaratkan keterbukaan berpikir dan keluasan wawasan. Berbeda pandangan didialogkan sehingga lahir sintesis, yang kita kenal dengan konsep dialektika, yakni tesis, antitesis, dan sintesis,” kata Ibrahim kepada wartawan, Senin (18/3). Menurutnya, jika setiap isu dan dinamika didiskursuskan dalam sebuah mimbar, maka protes publik dan kekacauan berpikir dapat dieliminir. “Dan gagasan kelakar demokrasi adalah ide kreatif dan selayaknya bukan hanya di momen elektoral menjelang Pemilu saja, sesudahnya itu yang harusnya terus didinamisasi,” tandas Ibrahim yang juga Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, UBB. “Saya kira, terlepas bahwa kelakar ini tidak secara langsung menghasilkan dampak, namun proses dialogisnya itulah yang penting sebagai ruang untuk berbeda pandangan dan membicarakannya secara dialogis,” lanjut Ibrahim.(tra)
Jokowi: Pesta Demokrasi Jangan Sampai Memecahkan Kita PANGKALPINANG – Presiden RI, Jokowi mengingatkan Masyarakat Babel untuk cerdas menyikapi Pemilu 2019. Hal ini menurut Jokowi Jangan sampai Pesta Demokrasi itu memecah persatuan Negara Republik Indonesia. “Jangan sampai adanya Pes-
ta Demokrasi membuat kita menjadi terpecah, masa' setiap pesta demokrasi, selalu ada masyarakat yang enggak tegur-terugan itu gimana,” kata Jokowi. Jokowi juga merasa risih dengan berita-berita hoax yang tersebar dan sangat mempengaruhi dan meresahkan masyarakat. Seperti Adzan tidak diperbolehkan hingga dilegalnya perkawinan sesama jenis.
“Banyak sekali berita di luar sana, yang ada kabar Adzan tidak diperbolehkan, Pendidikan Agama dihapuskan, ada lagi perkawinan sesama jenis dilegalkan, dan lainnya, loh kita ini kan Negara muslim terbesar di dunia, tidak mungkin ada yang seperti itu,” sindirnya. “Indonesia punya norma-norma agama, punya norma-norma kesusilaan, siapapun Presidenn-
Ida: Politik Uang Jangan Terjadi di Wilayah Pangkalpinang
Bawaslu Babar Undang Ketua FKPMP untuk Klarifikasi MUNTOK - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Bangka Barat, terus mendalami dugaan pelanggaran pemilu yang dilaporkan oleh Ketua Ormas FKPMP Bangka Barat, Ali Hartono ke Panwascam Parit Tiga beberapa waktu lalu, terkait bantuan kendaran roda tiga dari KLHK yang terdapat nama Caleg DPRI RI berinisial EW. Koordinator Pengawasan, Humas dan Hubal Bawaslu Babar, Ekariva Annas Asmara mengatakan, Bawaslu hari ini mengundang Ali Hartono untuk meminta klarifikasi. “Kami terus telusuri, ini baru pemeriksaan awal untuk mengetahui kronologisnya, nanti siang kita akan memanggil kepala Desa yang menerima bantuan tersebut,” jelas Annas. (18/3/2019). Annas menambahkan, sesuai dengan mekanisme yang ada, tahap pemeriksaan dimulai dari laporan Panwascam ke Bawaslu Kabupaten dengan jangka waktu proses tujuh hari. dan apabila perlu keterangan tambahan, maka akan ditambah tujuh hari lagi sehingga total maksimal 14 hari sembari dipelajari, dan dikaji lebih lanjut, setelah itu baru dapat disimpulkan. “Perlu kajian lagi, Kalau memenuhi unsur kajian dari laporan pelapor, itu bisa pidana, artinya menjanjikan dengan materi lainnya, tetapi kami tetap menggali dulu poin-poin itu,” ucap Annas menambahkan Disinggung perihal apakah pihak Komisioner Bawaslu akan memanggil pihak terlapor, annas menegaskan bahwa pihaknya pasti akan memanggil pihak terlapor, namun dirinya belum bisa memastikan jadwal pemanggilan. Sementara itu Ali Hartono ketika dimintai tanggapannya mengatakan, pihaknya sedari awal hanya meminta kejelasan kepada pihak Panwascam Parit Tiga. “Sedari awal saya ingin mendapatkan kejelasan dari pihak Panwascam, apakah dalam pemberian bantuan tersebut, ada pelanggaran atau tidak, jika ada tolong tindak lanjuti sesuai dengan aturan yang ada. Dan jika tidak, tolong beri penjelasan kepada kami masyarakat yang awam ini, agar tidak menimbulkan keresahan di dalam masyarakat,” jelas Ali Hartono. (nop)
ya saya yakin tidak akan mungkin berani melakukan itu,” lanjutnya. Untuk itu , Jokowi mengajak kepada seluruh masyarakat untuk berpikir jernih, berpikir Nasionalis, dan menggunakan hati nurani. “Marilah kita berpikir jernih, berpikir Nasionalis, gunakan akal kita, gunakan hati nurani kita, jangan sampai tersebar kabar-kabar fitnah,” ajak Presiden. (dnd)
Bertemu Guru TK nya, Bambang Patijaya Sumringah SUNGAILIAT – Tokoh Pemuda Babel Bambang Patijaya (BPJ) sumringah, ketika bertemu dengan guru semasa dirinya duduk di jenjang pendidikan formal anak usia dini bangku TK. Kejadian itu kala Yayasan BPJ Peduli menggelar kegiatan baksos pengobatan, yang dilehat di Taman Santap, Air Hanyut, Sungailiat, Bangka, Babel. Bambang lalu menyalami gurunya yaitu Lisdawati (59), yang merupakan mantan guru TK Bhayangkari semasa sekolah. “Beliau ini guru TK Bhayangkari saya dulu. Sudah lama tak bertemu, akhirnya jumpa di acara baksos pengobatan ini,” ujarnya di Sungailiat, Bangka, Rabu (13/3/2019). Seusai ngobrol santai dengan sang guru, Ketua IKAL Komprov Babel itu pun sempat berfoto bersama dengan guru. Sementara Lisdawati mengungkapkan perasaan senang bertemu dengan Bambang pada baksos pengobatan Yayasan BPJ Peduli.
“Seneng jumpa dia, kebetulan Bambang ini murid saya dulu waktu di TK Bhayangkari, dan beliau ini tiga bersaudara,” katanya. Pertemuan singkat itu selang beberapa jam kedatangannya di lokasi baksos pengobatan umum, pengobatan gigi, dan pembagian kacamata baca gratis kepada masyarakat. “Saya datang jam 9 pagi dan kegiatan baksos ini bagus sosial sekali, kegiatan sosial ini terus dipertahankan setiap tahunnya. Sebab, manfaatnya baik bagi masyarakat yang ingin memeriksa kesehatannya,” ia menuturkan. Menurut warga Sri Pemandang tersebut, banyak sekali warga yang datang ke acara amal baksos ini. “Melalui baksos kita selalu dengan rakyat. Saya doakan pak Bambang sukses terus ke depannya, serta dapat berguna bagi nusa dan bangsa,” pungkas Lisdawati sembari mengamini. Dalam baksos pengobatan Yayasan BPJ Peduli tahun ini didukung oleh 18 dokter umum, 7 dokter gigi dan tenaga medis lainnya seperti perawat, apoteker, dan seluruh tim relawan Yayasan BPJ Peduli.(*)
PANGKALPINANG – Kepala Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Pangkalpinang, Ida Kumalasari menegaskan Politik uang jangan terjadi di wilayah Pangkalpinang. “Apapun caranya Politik uang jangan sampai terjadi di wilayah Pangkalpinang,” ungkapnya saat memberikan kata sambutan dalam Rapat Kordinasi Stakeholder Pengawasan Kampanye di Media Massa, yang digelar di Ballroom Swiss Belhotel, Sabtu kemarin. Merubah mindset masyarakat untuk tidak terpengaruh pada permainan politik uang dijelaskannya merupakan tugas dari Partai Politik (Parpol) dalam memberikan pendidikan politik kepada masyarakat “Inilah gunanya Parpol, memberikan pendidikan politik kepada masyarakat sehingga masyarakat menghilangkan dalam pikiran mereka segala sesuatu harus ada uang,uang dan uang,” terangnya. Pendidikan politik kepada masyarakat menurut Ida merupakan hal penting dalam pengetahuan masyarakat dan menyadarkan masyarakat untuk ikut hadir dalam pemilihan umum. “Kita ingin, masyarakat itu datang ke TPS bukan hanya karena uang, namun memang menjadi kesadaran sendiri,” jelasnya. Ia pun mengucapkan rasa terimakasih dan bangganya kepada masyarakat yang bersedia untuk menjadi relawan pemilu agar Pemilu berlangsung demokratis dan adil serta bermartabat. “Bayangkan saja, di Pangkalpinang ada 529 TPS dan setiap TPS nya membutuhkan 9 orang pengawas, belum lagi Parpol yang membutuhkan 529 orang dikalikan 16 Parpol, banyak sekali,” sebutnya. “Dan itu tidak ada duitnya, tapi mereka mau membantu tanpa adanya iming-iming uang, inilah kita harus memberi kesadaran pada masyarakat agar jangan apa-apa di ukur dengan uang,” jelasnya lagi.(dnd)
4
LINTAS PERISTIWA
JUMAT - KAMIS
22 - 28 MARET 2019
Polres Basel Amankan 40,47 gram Sabu-Sabu TOBOALI – Polres Bangka Selatan (Basel) menggelar Konferensi Pers Operasi Antik Menumbing 2019 yang di laksanakan di ruang briefing Polres Bangka Selatan. Kamis pekan kemarin. Konferensi Pers langsung dipimpin Kabag Ops Kompol Irwan dan didampingi Kasat Resnarkoba Polres Basel AKP Satriadi. Operasi Antik Menumbing 2019 dilaksanakan selama 12 hari itu berhasil mengamankan barang bukti Sebanyak 40,47 gram narkotika jenis sabu-sabu. Selain mengamankan barang bukti (BB) berupa sabu, Polres Basel juga mengamankan 6 orang tersangka yang diduga terlibat dalam tindak pidana kasus penyalahgunaan narkotika sepanjang gelaran operasi antik tersebut. Dari 6 tersangka yang diamankan 2 diantaranya merupakan target operasi (TO) aparat kepolisian dan barang bukti (BB) yang diamankan. “Untuk tersangka TO yang pertama Sumaidi (36) diamankan di rumahnya, Jalan Yos Sudarso RT 002 Kelurahan Tanjungketapang, Kamis (28/2) pukul 00.30 WIB. Untuk BB yang diamankan 1 paket sabu sedang bruto 2,46 gram dan 1 buah bekas bungkusan permen merek strepsil, 1 gunting warna pink, 1 buah karter warna merah dan 1 buah sekop yang terbuat dari pipet. Kemudian 1 buah bekas tabung obat dan 1 Hp merek Nokia warna biru,” jelas Kompol Irwan. Sedangkan Tersangka TO yang kedua, kata Kabag Ops ialah Siaw Liong alias Herman Gunawan alias Akew (30) yang berhasil diringkus pada Sabtu (2/3) sekira pukul 19.30 WIB di Jl di pinggir Jl Bagger, Kelurahan Toboali. “Dari tangan tersangka berhasil mengamankan BB berupa 4 paket sedang sabu bruto 0,89 gram, 1 buah plastik bening berukuran besar kosong, 1 bungkus plastik bekas kacang merek garuda warna hijau, 1 buah timbangan kecil tanpa merek warna hitam dan 1 unit Hp merek Asus warna merah,” ujarnya. Sedangkan untuk 4 tersangka Non TO lainnya,lanjut ia Harpianto (27), warga Jl Teladan AMD Kelurahan Teladan dan Siswandi (37) warga Jl Damai Kelurahan Tanjungketapang Kecamatan Toboali. “Untuk dua lainnya Faisal (27), warga Jl Teladan Kelurahan Teladan Kecamatan Toboali dan Rudi Hartono (30), warga Desa Tulungselapan, Kabupaten OKI Provinsi Sumsel,” sebut Kabag Ops.(tra)
Kolong PDAM Sejiran Setason Diduga Tercemar Limbah TI MUNTOK – Kolong penampungan air baku milik PDAM Sejiron Setason, diduga tercemar limbah tambang timah ilegal. Hal ini dikemukakan oleh Direktur PDAM sejiran Setason Muntok, Abdi Nursairi kepada media baru-baru ini. Abdi mengeluhkan kolong penampungan sumber air baku milik PDAM yang berada Kolong Babi, Bukit Menumbing keruh. Abdi menduga, kolong tersebut saat ini telah tercemar limbah yang berasal dari aktivitas penambangan timah ilegal yang ada disekitar lokasi kolong tersebut. “Dalam seminggu ini, ba-
gian distribusi kami memantau kondisi air di kolong babi, dan memang terindikasi telah tercemar limbah, yang kami duga berasal dari penambangan ilegal yang berada tak jauh disana,” terang Abdi kepada awak media. Abdi menyakini bahwa kolong PDAM tercemar karena limbah penambangan, karena selain terdapat ciri air yang keruh, Abdi juga menemukan aktivitas tambang milik masyarakat diarea sekitar sungai babi. “Dengan ciri ciri air yang diketahui berbeda, tentu petugas kita tentu tahu bahwa air yang keruh bukan karena hujan, tetapi karena limbah penambangan. selain itu kami juga menemukan adanya aktivitas tambang masyarakat berada disa-
na,” jelas Abdi. Dirinya khawatir bila hal ini terus dibiarkan, akan menyebabkan distribusi air ke masyarakat menjadi terganggu. Abdi menambahkan, saat ini pihaknya telah berkoordinasi dengan Sat Pol PP agar dapat segera ditindak lajuti. “Untuk sementara ini, instalasi pengolahan air milik kita masih mampu mengolah air. Namun bila dibiarkan dalam waktu panjang, dengan tingkat kekeruhan tinggi tentu saja nanti akan susah untuk diolah, hal ini bisa menyebabkan air yang di distribusikan akan menjadi keruh. Karena ini menyangkut hajat hidup orang banyak, kita akan melaporkan ke Sat Pol PP untuk segera ditindak lanjuti,” tegasnya.
Telan Biaya Rp 400 juta
IPAL Desa Kepoh Diduga tak Sesuai Spesifikasi Polsek Toboali Ringkus Pelaku Pencurian Kabel Tembaga Milik CV. Diratama TOBOALI – Pelaku tindak pidana pencurian kembali diungkap oleh jajaran Polsek Toboali pada Selasa (12/3/2019), sekira pukul 20.00 wib. Kapolsek Toboali Iptu. Yandrie. C. Akip seizin Kapolres Basel AKBP. Aris Sulistyono mengatakan pengungkapan kasus tindak pidana pencurian kabel tembaga milik CV. Diratama itu setelah pihaknya mengembangkan pengakuan Kodok (25) pelaku yang tertangkap tangan pada malam kejadian. Dari pengakuan pelaku itu diperoleh keterangan bahwa dia dan Asep (29) adalah pelaku utama pencurian. Berdasarkan pengakuan itu, lantas tim Opsnal Reskrim Polsek Toboali yang dipimpin oleh Kanit Res Ipda. Rio Tarigan bergerak cepat menyisir keberadaan pelaku Asep yang bersembunyi di Bukit Muntai, desa Keposang, Toboali. “Mendapat informasi tersebut Kanit Reskrim Ipda Rio Tarigan dan anggota Opsnal Polsek Toboali segera bergerak mencari keberadaan pelaku yang diduga bersembunyi di daerah Gunung Muntai dan akhirnya berhasil diamankan pelaku Asep yang bersembunyi kemudian pelaku dibawa Ke Mapolsek Toboali Guna Penyelidikan Lebih Lanjut,” tandas Yandri. Akibat kejadian tersebut, CV. Diratama mengalami kerugian Rp. 16 juta. “Saat ini Barang Bukti diamankan 1 buah Gergaji Besi, 1 buah pisau karter dan Kabel tembaga hasil pencurian. kedua tersangka dikenakan pasal 363 KUHP," sebut Kapolsek.(tra)
TOBOALI – Bangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang dibangun Pemerintah Desa (Pemdes) tahun 2017 silam hingga saat ini tidak digunakan lagi oleh warga desa Kepoh, Kecamatan Bangka Selatan (Basel). Manaf dan sejumlah warga pesisir sungai desa Kepoh lainnya, memilih buang air di sungai ketimbang di IPAL, Sebab baru beberapa bulan usai di bangun, bangunan IPAL yang kabarnya menelan biaya sekitar Rp 400 juta tersebut tak berfungsi maksimal. Bahkan, menurut warga bangunan IPAL tersebut terancam amblas. Saat ini tak ada lagi warga yang terlihat hilir mudik keluar masuk IPAL. Sejumlah bangunan seperti toilet, mesin air, pintu hingga keran sudah tidak lagi berfungsi. Pantauan awak media di lapangan, terlihat sejumlah pondasi serta tembok bangunan banyak yang retak. Bahkan bangunan Septic Tank, terlihat bocor dan mengeluarkan air serta bau tak sedap. Tabung Septic Tank tersebut digunakan menampung sejumlah kotoran yang berasal dari rumah warga setempat. “Tidak lama setelah di bangun, IPAL ini sudah tidak bisa lagi digunakan. Baru-baru dulu kami masih sering buang air di IPAL, sekarang mending buang air di sungai, langsung. Ini sudah rusak bau la-
gi,” keluh Manaf, seraya menunjuk bangunan yang rusak, Jumat baru-baru ini. Sementara itu, Herman salah satu warga setempat menuturkan, tak menutup kemungkinan bangunan IPAL amblas akibat bangunan yang sudah banyak retak itu. Menurutnya, bangunan yang bersumber dari dana DAK tersebut berdiri persis di bawah curam sungai desa Kepoh dan ada beberapa penyebab keretakan serta kemiringan bangunan IPAL. “Salah satunya, tidak maksimalnya penimbunan tanah puru saat pembangunan pondasi. Ditambah bangunan berada ditanah curam yang tak jauh dari sungai,Mungkin waktu penimbunan kemarin asal-asalan, dan tanah puru nya tidak padat. Alhasil, saat ini pondasi bangunan bagian bawah sudah banyak yang retak,” ujar Herman. Sementara Kades Kepoh Udayasa, membenarkan jika bangunan IPAL tak lagi difungsikan warga. Menurutnya, kerusakan tersebut telah disampaikan ke pihak Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bangka Selatan. Udayasa berdalih, bangunan proyek yang bersumber dari dana DAK telah berumur dua tahun. Selain itu, tidak adanya biaya perawatan bangunan IPAL. “Kemarin orang PU ada ke lokasi. katanya akan ditindak lanjuti PPK nya. Bangunan itu sudah dua tahun, dan tidak ada biaya perawatannya. kalau tidak salah pakai dana DAK,” ujar Udayasa.(tra)
Terpisah ketika dihubungi, Kepala satuan POL PP, linmas dan Penanggulangan Bencana Daerah Bangka Barat, Sidhartha Gautama mengatakan, pihaknya telah menerima laporan dari PDAM Sejiron Setason, mengenai adanya penambangan aktivitas penambangan ilegal di kawasan Menumbing, yang di duga menjadi penyebab tercemarnya kolong penampungan air milik PDAM. “Kita telah menerima laporan adanya penambangan di kawasan menumbing dari pihak PDAM. Dan kami telah telah menerjunkan anggota untuk mengecek ke lokasi, bila benar ditemukan sesuai undang-undang akan kami akan segera menindak mereka,” jelas Sidhartha singkat. (nop)
Wakapolres Babar Minta Wartawan Konfirmasi Terlebih Dahulu MUNTOK – Kepolisian Resort Bangka Barat, meminta kepada wartawan untuk melakukan konfirmasi kepada pejabat yang berwenang sebelum menulis berita. Hal ini disampaikan oleh Wakapolres Babar, Kompol Joko Triyono. SIK ketika melakukan konferensi pers, terkait isu adanya BBM ilegal dalam truk pengangkut kayu, yang diamankan oleh Polres Babar pada sabtu malam (9/3/2019) oleh sebuah media online. “Seperti telah diketahui dan disaksikan oleh kawan-kawan media, tidak ada BBM solar yang diangkut oleh tiga truk fuso yang kami tangkap. Untuk itu kami menghimbau kepada media sebelum memuat berita, mengkonfirmasikan terlebih dahulu kepada kita yang berwenang disini, bisa dari humasnya, atau pejabat berwenang lainnya, biar tidak ada berita hoax,” ungkap Wakapolres, baru-baru ini. Senada dengan Wakapolres Babar, ketua Pokja wartawan Babar, Husni, juga menghimbau agar wartawan di Bangka Barat berhati hati menulis berita serta selalu berpedoman pada Kode Etik Jurnalistik Wartawan, agar setiap berita yang disajikan tidak menimbulkan persoalan hukum dikemudian hari. “Kita berharap kawan-kawan wartawan agar berhati-hati dalam menulis dan menyampaikan berita di medianya. Berpedomanlah selalu pada Kode Etik Jurnalistik, agar setiap berita yang disajikan tidak menimbulkan persoalan hukum dikemudian hari, serta menghindari adanya berita Hoax,” harap Husni yang juga Wartawan cetak ini. (nop)
JUMAT - KAMIS
22 - 28 MARET 2019
Melati Erzaldi Ajak Masyarakat Babel Gemar Membaca MUNTOK – Dalam Rangka menciptakan Generasi yang mempunyai karakter, suatu daerah harus mendorong anak-anaknya untuk gemar membaca. Hal itu disampaikan Ketua TP PKK Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Melati Erzaldi, saat memberikan materi dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Gerakan Permasyarakatan Minat Baca Kabupaten Bangka Barat Tahun 2019, di Ruang Batu Rakit, Gedung Diklat Pemkab Bangka Barat, Selasa (19/3/2019). Lebih lanjut Melati mengatakan, Tingkat literasi di Indonesia sangat rendah dikarenakan tingkat membaca yang rendah. Seperti dicontohkannya, masyarakat Indonesia, Berita Bohong atau HOAX yang sekarang ini, marak di Media Sosial diterimanya dengan mentah – mentah. Oleh sebab itu, Ketua TP PKK Babel yang juga merupakan Ketua Gerakan Permasyarakatan Minat Baca Babel mengajak semua masyarakat Babel untuk senantiasa gemar membaca. Kegiatan ini, merupakan program nasional sebagai implementasi dalam meningkatkan indeks literasi masyarakat Indonesia. Kedepan, kata Melati, akan dibuat program – program yang akan bersinergi dengan Dinas atau Lembaga terkait, salah satunya adalah Program TP PKK Bangka Belitung, sehingga meningkatkan Minat Baca Masyarakat, juga membuat pojok – pojok Perpustakaan di Ruang Publik. Sebelumnya, Plt Bupati Bangka Barat, Markus, dalam Pembukaannya mengharapkan Rakor ini dapat menjadi awal yang baik membentuk karakter masyarakat untuk gemar membaca dan masyarakat yang terus belajar. Dengan membaca juga akan meningkatkan kreatifitas dan kepercayaan diri. Seseorang bisa membuka diri terhadap ide dan Informasi yang akan membantu perkembangan sisi kreatifitas otak, karena otak menyerap Inovasi dalam proses berfikir. Dengan membaca, dirinya meyakini seseorang dapat membentuk karakter bangsa menjadi bangsa yang cerdas dan berkualitas. Saat ini, kata Markus di Bangka Barat memiliki 10 taman bacaan, 64 Perpustakaan Desa dan 206 Perpustakaan Sekolah. Selain itu, Bangka Barat juga memiliki beberapa Program Gerakan Literasi antara lain Pencanangan Gerakan Membaca 15 menit membaca sebelum kegiatan belajar mengajar di Sekolah, Pembentukan Perpustakaan Kelas di Sekolah dan Gerakan Sagu sabu (Satu Guru Satu Buku). Kegiatan Sehari, Rapat Koordinasi Gerakan Permasyarakatan Minat Baca Kabupaten Bangka Barat Tahun 2019, yang mengambil Tema Membangun Karakter Bangsa Melalui Kegemaran Membaca ini, diikuti oleh 30 peserta dari Pustakawan, Guru, TP PKK dan Pegiat Literasi se Bangka Barat. (*)
PELANGI EDUKASI 5
Bambang Patijaya Launching Buku Pariwisata dan Kiat Sukses BPJ PANGKALPINANG – Tokoh pemuda Babel Bambang Patijaya (BPJ) pada Minggu, 17 Maret 2019 kemarin, me-launching 2 buah buku sekaligus di Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel). Buku itu berjudul Strategy Pariwisata Berkelanjutan Babel dan Kiat Sukses BPJ, sebuah karya yang merupakan hasil buah pemikiran dan kerja kerasnya beberapa tahun ini. “Akhirnya dengan segala kesulitan dan tantangan yang ada, hari ini saya me-launching 2 buku yang merupakan buah pemikiran saya selama ini di bidang Pariwisata dan manajemen,” ujar Bambang kala diwawancarai di Pangkalpinang. Ia menjelaskan buku pertama yang dirilis adalah berjudul ‘Strategy Pariwisata Berkelanjutan Bangka Belitung’ yang dia tulis bersama Sofyan Lusa. “Buku kedua ‘Kiat Sukses BPJ’, yang merupakan rangkuman dari beberapa materi motivasi yang selama ini saya sam-
paikan dalam berbagai seminar,” kata Ketua Umum BPD PHRI Babel tersebut. Di sisi lain pria yang akrab disapa BPJ itu mengungkapkan bahwa selain dua buku ini akan hadir juga buku ketiga yang sedang dalam proses editing.
“Untuk buku ketiga ini masih dalam proses pengeditan. Saya berharap kehadiran 3 buku ini nanti akan menjadi serial ‘Trilogi Babel Pacak Juara’ yang merupakan kompilasi buah pikir saya selama ini,” pungkasnya bersemangat.
Warga Jebu Bentuk Majelis Taklim Gubernur Babel Terima Buku Perdana dari Tokoh Masyarakat Air Gegas
SDIT Alam Cahaya Gelar Market Day dan WWP Semester I TOBOALI – Sekolah Dasar (SD) Islam Terpadu (IT) Alam Cahaya Bangka Selatan (Basel) mengadakan “Market Day dan Work With Parent (WWP)” Semester 1, pada Kamis (14/3) pagi di Toboali. Kepala Sekolah Dasar IT Alam Cahaya Basel A. Ansori, menuturkan tujuan dari kegiatan tersebut adalah agar para siswa bisa mandiri dan mampu menjalin kerjasama dengan teman dan orang tua, serta dapat meningkatkan komunikasi yang baik dengan orang tua. Selain itu, ia mengatakan kegiatan tersebut merupakan hasil karya seni salah satu tugas siswa dan orang tua, dimana nantinya seluruh dari hasil karya mereka akan dipamerkan. “Seluruh hasil karya seni siswa dengan orang tua akan dipamerkan pada area Pameran WWP Karya Anak dan Orang Tua di Sekolah,” kata Ansori, Jumat, (15/3). Dalam acara tersebut, lanjutnya untuk memeriahkan acara, diadakanlah lomba membaca surat pendek dari surat Al-Ma’un sampai surat An-Nasr dengan hapalan. “Ada juga lomba mewarnai, lomba menyusun puzzle, dan lomba adzan, dimana dari keseluruhan lomba tersebut semuanya sangat antusias diikuti siswa,” ujarnya. “Kegiatan ini merupakan salah satu program rutin yang dilaksanakan setiap minggu agar kemandirian anak semakin meningkat, dan mempunyai jiwa bisnis sejak kecil,” harapnya.(tra)
Bambang Patijaya mengaku lega rasanya, pasalnya 3 buku hasil karyanya itu lahir pada momen yang tepat dan dia pun berharap mudah mudahan dapat menambah khazanah literatur dunia akademisi khususnya di Bumi Serumpun Sebalai.(*)
PANGKALPINANG – Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman, Minggu (17/30/2019) sore, menerima buku perdana dengan judul K.H. Jafar ADDARI: Ulama Karis Matik dan Bersahaja dari beberapa tokoh masyarakat Air Gegas, Kabupaten Bangka Selatan. Proses penyerahan buku dilakukan secara simbolik oleh salah satu Tokoh Masyarakat Air Gegas di Rumah Dinas Gubernur Babel, dan dilanjutkan dengan diskusi mengenai isi dan pencetakan serta launcing buku tersebut. Erzaldi usai melakukan pertemun mengatakan, sangat mendukung atas penerbitan buku berjudul K.H. Jafar ADDARI : Ulama Karis Matik dan Bersahaja. Karena, menurut Gubernur, sangat jarang sejarah tokoh agama dituangkan dalam sebuah buku. “K.H. Jafar ADDARI adalah tokoh Ulama karismatik yang asal Air Gegas Bangka Selatan. Sudah suatu kewajiban bagi kita dan sekaligus mensyiarkan agama. Kita angkat sejarah K.H. Jafar ADDARI ini, karena sangat jarang tokoh – tokoh seperti Kiyai ada di Babel, dan ini belum terangkat. Dan sudah kewajiban kita selaku Pemerintah Provinsi untuk mengakat sejarah beliau,” ujarnya. Oleh sebab itu, dirinya berharap nantinya buku hasil tulisan Rusydi Sulaiman dan Mair Syuhada tersebut, menjadi kebanggaan bagi masyarakat Air Gegas khususnya dan masyarakat Babel pada umumnya. “Mudah-mudah dengan kita mensuport mencetak buku tentang sejarah dan keilmuan fikih yang beliau sampaikan ini, Islam di Babel semakin berkem-
bang dan ketokohan semakin terangkat,” harap Erzaldi. Agar buku ini bermanfaat bagi di dunia pendidikan di Babel, ditambahkan Erzaldi, selain menjadi perbendaharaan buku tentang agama islam bertambah, juga nantinya bisa menjadi bagian kurikulum di pesantren yang ada di Pulau Bangka. Sementara itu, Rusydi Sulaiman Tokoh Masyarakat Air Gegas mengatakan, kedatangan tokoh masyarakat Air Gegas untuk menemui Gubernur dalam rangka menyerahkan naskah buku berjudul K.H. Jafar ADDARI : Ulama Karismatik dan Bersahaja. Buku yang ditulis oleh Rusydi Sulaiman dan Mair Syuhada tersebut, lanjut Rusydi, rencananya akan dilauncing pada saat kegiatan bedah buku di acara Ruahan yang diselenggarakan pada tanggal 22 April mendatang di Desa Air Gegas. “Tujuan kami mau ketemu Gubernur, untuk Silaturahim dan memediasi masyarakat Air Gegas dan keluarga K.H Jafar ADDARI dalam hal kegiatan peluncuran buku, sekaligus acara Ruahan pada 22 April mendatang,” tuturnya usai menemui Gubernur. Rusydi Sulaiman menambahkan, pertemuan tersebut juga dalam upaya meminta dukungan moril Gubernur terhadap kegiatan bedah buku, dan buku tersebut rencananya akan di cetak Madania Center. “Madania Center berlokasi di Kace Kabupaten Bangka. Seperti yayasan atau lembaga pendidikan yang bergerak di bidang penerbitan dan pengembangan masyarakat. Kami menerbitkan bukubuku menulis sejarah-sejarah islam yang meliputi sejarah tokoh, sejarah keislaman seperti pesantren,” sebutnya.(wa)
PARIT TIGA – puluhan ibu-ibu yang berdomisili di Dusun Jebu laut, Desa Kelabat, Kecamatan Parit Tiga, Bangka Barat, memenuhi masjid Baitul Iman yang berada di Dusun Jebu Laut. (15/3/2019). Puluhan ibu-ibu ini mendatangi Masjid dalam rangka meresmikan Majelis Taklim Baitul Iman. Selain Ibu-ibu, peresmian Majelis Taklim juga dihadiri tokoh masyarakat Dusun Jebu laut, Bhabinkamtibmas Desa Kelabat dan masyarakat lainnya. Menurut Rosdiana, salah satu anggota Majelis taklim mengatakan, majelis taklim dibentuk berawal dari seringnya mereka melakukan pengajian bersama, lalu timbullah keinginan mereka untuk membentuk sebuah majelis taklim. “Berawal dari pengajian bersama pak, lalu timbul keinginan kami untuk membentuk majelis taklim ini, yang sekarang diketuai oleh ibu Masriana, dan semoga ini bisa menjadi ladang ibadah bagi kami,” ungkap Rosdiana. Dalam pengajian kali ini majelis taklim Baitul Iman tampak menghadirkan Ustad Wali Hamdan selaku penceramah. Dalam tausiahnya, Ustad Wali Hamdan mengajak para jamaah untuk selalu bersyukur atas nikmat yang diberi Allah dengan melaksanakan apa yg diperintahkan dan meninggalkan larangannya. (nop)
6
PELANGI SERUMPUN SEBALAI
Justiar Ingatkan Transparansi dan Akuntabilitas Penggunaan Dana Hibah Keagamaan TOBOALI – Bupati Bangka Selatan (Basel) Drs. H. Justiar Noer, membuka secara resmi kegiatan Sosialisasi Evaluasi dan Monitoring Hibah Bidang Keagamaan Kabupaten Bangka Selatan Tahun 2019, di Hotel Marina Toboali, Selasa pekan kemarin. Bertemakan “Kita Tingkatkan Transparansi dan Akuntabilitas Penyaluran dan Penggunaan Hibah Keagamaan Demi Mencapai Bangka Selatan Yang Maju, Mandiri, Sejahtera dan Berdaya Saing”. Justiar mengatakan, mekanisme pemberian bantuan hibah harus dipahami dengan benar oleh semua yayasan dan lembaga keagamaan. “Bantuan yang diberikan tersalurkan dengan benar dan tidak terjadi kesalahan dan penyalahgunaan yang akhirnya mengakibatkan kerugian di semua pihak,” ungkapnya. Ia juga menuturkan, dengan dilaksanakannya kegiatan sosialisasi ini untuk memberikan pemahaman kepada perwakilan dari yayasan dan lembaga keagamaan. “Pentingnya kegiatan ini yakni tentang tata cara pengangaaran, pelaksanaan dan penatausahaan, pertanggung jawaban dan pelaporan serta monitoring dan evaluasi pemberian hibah, sehingga tercapai proses transformasi dan akuntabilitas,” tuturnya Kegiatan tersebut dihadiri Plh. Sekretaris Daerah Kab. Basel Agus Pratomo, Staf Ahli Bidang Kesra, Asisten Sekda, Kepala OPD, Instansi Vertikal, Organisasi Keagamaan, Ka. Biro Kesra Bangka Belitung (Babel) DR. H. Asraf Suryadin, M.Pd, Ka. MUI Basel H. Zahirin, SH dan Insan Pers.(tra)
Pemuda Muhammadiyah akan Gelar Muswil, Tetapkan Kepengurusan Baru PANGKALPINANG – Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah (PWPM) Bangka Belitung dalam waktu dekat akan menggelar Musyawarah Wilayah (Muswil), dengan agenda memilih ketua dan kepengurusan baru untuk empat tahun kedepan. “Ini adalah agenda periodik Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah, dimana nantinya akan memilih ketua dan struktur baru Kepengurusan untuk empat tahun ke depan,” ujar Rusdiar Ketua PWPM Babel, Selasa (19/3/2019). Rusdiar menjelaskan persiapan kegiatan muswil sudah hampir rampung 100 persen, tinggal rapat-rapat harian saja untuk menguatkan kembali kepanitian. “Kami pun telah menetapkan panitia pelaksana dan panitia pemilih pada agenda muswil nantinya,” terangnya. Muswil ditargetkan akan berlangsung pada bulan April 2019, setelah Pemilu dilaksanakan. Ia pun mengajak kepada seluruh kader potensial dan terbaik Pemuda Muhammadiyah untuk mengambil bagian dalam pencalonan Ketua dan Formatur sehingga nantinya terpilih Ketua dan Pimpinan Pemuda Muhammadiyah yang lebih baik dari sekarang. Rusdiar juga mengaku sampai saat ini sudah ada beberapa kader yang akan maju dalam pencalonan, namun ia tak merinci siapa saja kader yang akan bertarung dalam muswil PWPM Babel. “Sudah beberapa bakal calon berkomunikasi untuk maju mencalonkan diri menjadi Ketua Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah, Makin banyak calon, dinamika organisasi akan lebih baik,” tuturnya. Dari beberapa informasi yang diterima Laspela Group ada nama Agustian yang disebut-sebut akan maju dalam bursa calon ketua PWPM. Agustian sendiri dikenal sebagai mantan Komisioner Panwascam kota Pangkalpinang yang kini berubah nama menjadi Bawaslu Kota Pangkalpinang. Agustian disebut-sebut calon kuat ketua PWPM Babel yang akan menggantikan Rusdiar. Ia mendapat dukungan dari PDPM kota Pangkalpinang. (dnd)
JUMAT - KAMIS
22 - 28 MARET 2019
Wow, Ternyata Petai dan Jengkol Juga Diekspor Hingga ke Arab Saudi
PANGKALPINANG – Kepala Pusat Karantina Hewan dan Keamananan Hayati Hewani, Agus Sunanto mengatakan setidaknya ada sekitar 100 lebih produk perkebunan di Indonesia yang diekspor dengan tujuan berbagai negara. “Paling dominan memang masih sawit dan turunannya, mulai dari minyak, cangkang, bungki. Kopra juga mulai dari santan, air kelapa dan sapi lidi,” ujarnya usai menghadiri pelepasan 780 ton eskpor lada dan karet di PT Fajar Berseri, Jumat (15/3/2019). Ia menyampaikan, adapun beberapa produk yang di ekspor diantaranya ialah lada, karet, kopra sawit dan turunannya, manggis, petai, jengkol, cengkeh, mengkudu, nanas, sarang burung walet, dan lainnya. “Sementara untuk eskpor jengkol dan petai di ekspor hing-
ga ke Arab Saudi, daerah pemasoknya berasal dari Lampung dan Banten,” ungkapnya. “Petai dan Jengkol saja diekspor dan ada pasarnya, saya tidak bawa data berapa banyaknya tapi negara tujuannya Arab Saudi, artinya banyak produk perkebunan yang berpotensi untuk ekspor,” tambah Agus. Diakui Agus, memang tidak mudah untuk melakukan ekspor, pasalnya ada berbagai syarat yang harus dipenuhi sesuai perminta-
an negara tujuan. Tidak hanya pada proses pengiriman namun juga pada proses produksi yang dituntut kualitas dan keamanannya. “Perdagangan ini tidak mudah, negara tujuan mensyaratkan beberapa persyaratan dan sudah kami pelajari. Dan kami tinggal menyampaikan ke pemda dan pelaku saja,” terangnya. Lanjut Agus, pihaknya terus mendorong petani lokal untuk menggalakkan ekspor. Sehingga produk lokal juga bisa menem-
bus pasar internasional yang juga akan berdampak pada kesejahteraan petani. “Sampaikan ke kami apa yang menjadi sumbatan untuk ekspor, kita diskusikan. Kami tidak hanya menjagai hama penyakit, tapi kami juga diminta untuk mengkoordinasikan terkait untuk peningkatkan ekspor,” jelasnya. "Ini perlu kerjasama kita bersama untuk pertanian kita lebih meningkat dan sejahtera,” lanjut Agus. Agus menambahkan, dalam mendukung gerakan ekspor, pihkanya mengajak pemerintah daerah, kelompok petani, pengusaha, untuk duduk bersama memetakan potensi produk perkebunan yang bisa dieskpor dan bisa memenuhi persyaratan ekspor negara tujuan. “Sama-sama kita bina dan petakan, petani lokal bisa produksi dan memenuhi persyaratan negara dituju, mutu dan kemanana pangan,” tutupnya.(wa)
Wagub Yakin Komisi II DPR RI Tindaklanjuti Gubernur Babel Diundang Gubernur DKI Coba MRT Keinginan Masyarakat Bangka Utara JAKARTA – Wakil Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Abdul Fatah, meyakini wakil rakyat yang berada di Komisi II DPR RI dapat menindaklanjuti apa yang menjadi keinginan masyarakat di Bangka bagian Utara khususnya menjadikan Bangka bagian Utara ini sebagai Kabupaten baru yaitu Kabupaten Bangka Utara. Hal itu disampaikan Wagub saat menghadiri audiensi antara Forum Komunikasi Daerah (Forkoda) Percepatan Pembentukan Daerah Otonomi Baru Kabupaten Bangka Utara, bersama Komisi II DPR RI di Ruang Rapat Komisi II Gedung Nusantara DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (18/3/2019). “Kami percaya kepada wakil rakyat yang ada di Komisi II DPR RI untuk dapat menindaklanjuti keinginan masyarakat Bangka bagian Utara menjadikan Bangka bagian Utara sebagai Kabupaten Bangka,” ujar Wagub. Menurut Wagub, apa yang dipersyaratkan untuk menjadikan Kabupaten Bangka Utara baik secara administrasi atau lainnya, sudah tertata, dan telah disiapkan, sebagaimana yang diatur dalam Undang-Undang Pemerintahan Daerah. Tak lupa dalam kesempatan itu, Wagub menyampaikan terima kasih kepada Komisi II DPR RI yang telah menerima audiensi masyarakat Babel ini, khususnya Bangka bagian Utara. “Dengan ramainya kehadiran masyarakat Bangka Utara dalam audiensi dengan Komisi II DPR RI ini, menunjukkan sebuah kekuatan politik, dan tekat yang bulat masyarakat Bangka Utara untuk mendapatkan pelayanan melalui pembentukan Kabupaten Bangka Utara,” ucap Wagub. Pada kesempatan sama, Ketua Forkoda Percepatan Pembentukan Daerah Otonomi Baru Kabupaten Bangka Utara, Heru Kailani, mengatakan, perjuangan untuk menjadikan Kabupaten Bangka Utara ini, telah dilakukan sejak tahun 2003 sewaktu pembentukan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung kala itu. “Seharusnya Bangka Utara ini, adalah salah satu Kabupaten yang ada di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung,” ungkapnya dihadapan Ketua dan Wakil Ketua II DPR RI. Lebih lanjut dijelaskan Heru, keinginan menjadikan daerah otonomi baru ini, merupakan keinginan dari masyarakat Bangka. “Ini dibuktikan dengan hadirnya etnis melayu dan etnis cina. Bahkan tokoh masyarakat, tokoh pemuda, wakil rakyat baik tingkat provinsi maupun Ka-
bupaten Bangka, dan elemen terkait lainnya juga turut serta dalam audiensi ini,” ujar Heru. Dari sisi sumber daya manusia (SDM), sambung Heru, Bangka Utara memiliki SDM yang potensial dan melimpah, dan seandainya nanti dtingkatkan statusnya, itu akan menjadi gerbang ekonomi, dan mensejahterakan masyarakat Babel, khususnya Bangka Utara. Selain itu, disebutkan Heru, Bangka Utara merupakan kawasan yang sangat strategis, wilayahnya termasuk ALKI I berbatasan dengan laut Cina Selatan. “Harapan kami ke sini (Komisi II) menyampaikan aspirasi ini, agar bisa ditindaklanjuti usulan Pembentukan Bangka Utara melalui hak inisiatif DPR RI,” harap dia. Sementara Komisi II DPR RI, Zainudin Amali mengatakan, saat ini, masih ada 87 usulan pembentukan daerah otonomi baru. Kemudian Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) 166 usulan pembentukan daerah baru, yang terdiri dari 24 usulan Provinsi, 124 usulan Kabupaten, dan 17 usulan Kota. Kemudian, lanjut dia, 164 usulan daerah otonomi baru yang diiniasi oleh DPR. Dari sejumlah itu, disebutkan Ketua Komisi II DPR RI, 55 usulan Kabupaten, 11 usulan Kota, termasuk didalamnya 65 daerah otonomi baru ditambah 22 daerah otonomi baru, yang belum sempat diputuskan. “Sampai hari ini, Pemerintah masih menyatakan moratorium. Tetapi, sebagai lembaga perwakilan rakyat, kami di Komisi II DPR, membuka ruang, dan kami juga sudah bicarakan di internal komisi untuk mengakomodir terhadap elemen masyarakat yang ingin menyampaikan aspirasinya terkait dengan pembentukan daerah otonomi baru,” kata Zainudin. Untuk usulan Pembentukan Daerah Otonomi Baru Kabupaten Bangka Utara, Komisi II akan mengundang secara khusus Forkoda Bangka Utara. “Nanti dalam rencana Pembentukan Bangka Utara akan kita undang khusus. Setelah Pemilu akan kita bahas terkait daerah otonomi baru. Kami juga nanti akan mengundang Kemendagri, sehingga apa yang disampaikan juga ditangkap oleh pemerintah,” tutur Ketua Komisi II DPR RI, Zainudin, didampingi Wakil Ketua Komisi II, Ahmad Riza Patria, Herman Khaeron, Nihayatul Wafiroh, dan Mardani. Turut hadir dalam pertemuan itu, Prof. Bustami Rachman, Presedium Pembentukan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, dan Dr. Ibrahim Dosen muda Universitas Bangka Belitung.(*)
Lebak Bulus-Bundaran HI
JAKARTA – Sebuah kehormatan bagi Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman bersama Ketua TP PKK Babel, Melati Erzaldi, diundang untuk turut serta dalam Uji Coba moda transportasi Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta. Uji coba MRT oleh Gubernur Erzaldi bersama Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan yang dilakukan Sabtu (16/3/2019) sekitar Pukul 11.00 Wib itu, start dari Stasiun MRT Lebak Bulus Jakarta Selatan dan finish di Bundaran Hotel Indonesia (HI) Jakarta Pusat. Sebelum menaiki moda MRT, Gubernur Erzaldi didampingi Ketua TP PKK Babel, diajak Gubernur Anies Baswedan meninjau seputaran Stasiun MRT, sekaligus mendengarkan penjelasan sekilas mengenai moda MRT dari Gubernur Anies dan Petugas yang berada di Stasiun MTR Lebak Bulus. Gubernur Erzaldi di sela-sela ikut uji coba MRT bersama Gubernur DKI Anies Baswedan mengaku sangat bahagia atas undangan Gubernur DKI Anies untuk bisa mengikuti uji coba MRT ini. “MRT ini sangat menunjang sekali untuk mengangkut masyarakat yang tinggal dipinggiran Jakarta, seperti Jabodetabek,” kata Gubernur Erzaldi. Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjelaskan, PT MRT Jakarta berdiri pada tanggal 17 Juni 2008, berbentuk badan hukum Perseroan Terbatas dengan mayoritas saham dimiliki oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta. Struktur kepemilikan Pemprov DKI Jakarta 99,98%, PD Pasar Jaya 0.02%. “PT MRT Jakarta memiliki ruang lingkup kegiatan diantaranya untuk pengusahaan dan pembangunan sarana prasarana MRT, pengoperasian dan perawatan sarana prasarana MRT, pengembangan dan pengelolaan property atau bisnis di stasiun dan kawasan sekitarnya, serta Depo maupun kawasan sekitarnya,” papar Anies. Dasar hukum pembentukan PT MRT Jakarta, dijelaskan lebih lanjut oleh Gubernur Anies, adalah Peraturan Daerah (Perda) Provinsi DKI Jakarta Nomor 3 Tahun 2008 Tentang Pembentukan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT MRT Jakarta, sebagaimana diubah dengan Perda Nomor 7 Tahun 2013 Tentang Perubahan Atas Perda 3 Tahun 2008 Tentang Pembentukan BUMD PT) MRT Jakarta dan Perda Nomor 4 Tahun 2008 Tentang Penyertaan Modal Daerah pada PT MRT Jakarta sebagaimana diubah dengan Perda Nomor 8 Tahun 2013 Tentang Perubahan Atas Perda Nomor 4 Tahun 2008 Tentang Penyertaan Modal Daerah pada PT MRT Jakarta. Rencana pembangunan MRT di Jakarta, ditambahkan Anies, sesungguhnya sudah dirintis sejak tahun 1985. Namun, saat itu proyek MRT belum dinyatakan sebagai proyek nasional. Pada tahun 2005, Presiden Republik Indonesia menegaskan bahwa proyek MRT Jakarta merupakan proyek nasional. “Berangkat dari kejelasan tersebut, maka Pemerintah Pusat dan Pemprov DKI Jakarta mulai bergerak dan saling berbagi tanggung jawab. Pencarian dana disambut oleh Pemerintah Jepang yang bersedia memberikan pinjaman,” tutupnya. (*)
JUMAT - KAMIS
PELANGI OTOMOTIF 7
22 - 28 MARET 2019
Mercedes-Benz OF 917 Diluncurkan dan Sasar Sektor Wisata JAKARTA - PT Daimler Commercial Vehicles Indonesia (DCVI) meluncurkan Mercedes-Benz OF 917 di ajang Busworld South East Asia 2019. Mercedes-Benz OF 917 ini akan memfokuskan diri untuk melayani sektor transportasi dan pariwisata di Indonesia. Dimensinya yang lebar serta telah dilengkapi dengan full airbrake, posisi mengemudi ergonomis diharapkan bisa menjawab kebutuhan di sektor tersebut. “Dengan kemajuan infrastruktur jalan raya di Indonesia, kami sangat bangga melihat bus Mercedes-Benz bisa dapat beroperasi maksimal, tidak hanya sebagai moda transportasi, melainkan solusi bagi konektivitas dan mobilitas masyarakat,” ungkap Christoph Stemmer, Vice President of Sales, Marketing and CSP Mercedes-Benz Commercial Vehicles – SEA. Meski baru diluncurkan secara resmi, Mercedes-Benz OF 917 diklaim sudah terjual sebanyak 500 unit di Indonesia. Dari jumlah tersebut, TransJakarta pun disebut sebagai pelanggan yang paling banyak mengambil unit. Sayang, DCVI menolak untuk menyampaikan harga dari bus-bus tersebut. Guna memperkuat posisinya di Indonesia, DCVI juga sudah memperluas jaringannya dengan meresmikan lima dealer baru sepanjang 2018. Dengan ini maka total DCVI telah memiliki sedikitnya 17 dealer di Indonesia. DCVI juga menjadikan Busworld South East Asia 2019 sebagai ajang untuk memperkenalkan FleetBoard Indonesia. Ini adalah sistem manajemen armada yang komprehensif, FleetBoard Indonesia, kepada para pelanggan. Penawaran khusus juga diberikan oleh DCVI yakni berupa lima FleetBoard Indonesia bagi pelanggan yang melakukan transaksi pembelian bus Mercedes-Benz selama event berlangsung.(nett)
All-New Honda Brio Bisa Sangat Irit Tapi Korbankan Kenyamanan JAKARTA - All-New Honda Brio masih bisa sangat irit meski kini bodinya lebih besar dengan pencapaian tertinggi adalah 30 km/liter tanpa AC dan dengan metode eco driving. Teknik ini sendiri agak sulit dipraktikkan dalam aktivitas harian yang lalu lintasnya padat dan orang-orangnya berkejaran dengan waktu. Konsumsi bahan bakar minyak (BBM) tersebut diketahui dalam Media Test Drive AllNew Honda Brio pada Rabu (20/3/2019). Memulai perjalanan dari kantor PT. Honda Prospect Motor (HPM) di Sunter, Jakarta, para wartawan otomotif nasional menempuh rute lebih dari 70 km dan waktu 120 menit menuju Sentul, Bogor dengan tantangan uji irit. Sekadar mengingatkan, Brio
generasi kedua meluncur di Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2018. Brio RS terjun di segmen city car, sementara Brio Satya--yang diuji irit oleh para kuli tinta--bergumul di segmen Low Cost Green Car (LCGC). Fokus utamanya adalah penambahan dimensi. Kabin pun lebih lega dan kapasitas bagasi bertambah 84 liter menjadi 258 liter, dengan bukaan pintu belakang lebih lebar 15 persen dibandinkan generasi pertamanya. Seperti uji irit Honda Mobilio terbaru beberapa waktu lalu, rekan-rekan media massa, termasuk Mobil123.com, mengemudikannya dengan metode eco driving. Adapun mobil yang kami bawa seluruhnya menggunakan transmisi otomatis Continously Variable Timing (CVT). Hasil tertinggi adalah 30,1 km/l, diikuti oleh 29,9 km/l yang
dicapai oleh Mobil123.com. Adapun hasil tertinggi ketiga ialah 29,6 km/liter. Semuanya diraih tanpa menyalakan AC yang pastinya bakal tidak nyaman. Sementara itu, mereka yang menyalakan AC dan mempraktikkan eco driving masih bisa meraih hasil di atas 20 km/liter. Dengan setelan suhu AC yang dibesarkan, ada yang bahkan mampu meraih 25 km/liter.
Eco Driving Mesin bensin Brio yang masih menggunakan 1.2-liter I-VTEC masih menjadi yang paling bertenaga di kelasnya dengan 90ps (88,7hp) dan torsi 110 Nm. Mobil melaju cukup cepat ketika pedal rem pertama kali dilepas, meski pedal gas tidak diinjak. Keduanya mendukung eco driving karena pedal gas tak perlu diinjak terlalu dini dan terlalu dalam untuk membuat mobil
sekadar meluncur. Setelah pedal tersebut ditekan perlahan sekali, putaran mesin ditahan di kisaran 1.000 - 1.500 rpm, dengan rata-rata 1.200 rpm saja. Di tol Jagorawi yang lengang, kecepatan akhirnya bertambah perlahan hingga sempat 70 km/ jam. Tentu, kecepatan ini susah digapai jika jalanan padat atau bahkan macet. Jarak dengan mobil depan pun mesti dijaga agar rem tak terlalu sering diinjak. Di berbagai kesempatan, saat torsi sudah digapai maksimal, pedal gas dilepas dan Mobil123.com membiarkannya meluncur sendiri memanfaatkan gaya inertia. Ketika dorongan sudah terasa hilang, barulah pedal gas ditekan kembali dengan teramat halus. Patut diingat bahwa hasil tes tidak mencerminkan kondisi mengemudikan mobil pada umumnya. (net)
Dinas Pendidikan Kabupaten Bangka Tengah Drs Iskandar Achmad Kepala Dinas Pendidikan Bangka Tengah
Dinas Pendidikan Bateng Gelar OSN SMP/MTS Tingkat Kabupaten KOBA – Dinas Pendidikan Kabupaten Bangka Tengah (Bateng) menggelar Olimpiade Sains Nasional (OSN) SMP/MTS tingkat Kabupaten tahun 2019 di Gedung Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD) Sabtu,(16/03/2019). Kepala Dinas Pendidikan, Drs Iskandar Achmad menyampaikan
OSN ini bertujuan unMatematika ada 25 Oleh: Herdian Farid Effendi tuk mengembangkan soal, sedangkan IPAada kemampuan siswa da50 soal, sementara IPS lam kategori “4K” yakni Kritis, ada 60 soal, yang semuanya dikerjaKreatif, Kolaboratif dan Komunika- kan dalam waktu 120 menit dan saya tif melalui sains. berharap para siswa bisa menyele“Melalui OSN kita berharap pa- saikan dengan baik dan mendapatra siswa SMP/MTS dapat melatih kan nilai terbaik,”sebutnya. cara berpikir mereka karena soal Sementara Koordinator Penyang diberikan adalah soal tingkat gawas SMP, Indra Susila menamtinggi,”ujar Iskandar. bahkan OSN dilaksanakan setiDalam OSN Tahun ini diiku- ap tahunnya ini bertujuan untuk ti 87 siswa dari 29 SMP/MTS se meningkatkan mutu pendidikan Bangka Ten- khususnya di bidang sains serta gah (Bateng) dapat mengembangkan bakat siswa yang terba- dalam bidang mata pelajaran sains. gi dalam ti“Untuk peserta yang mengikuti ga mata pe- OSN ini telah dilakukan pembinaan lajaran yang terus menerus oleh masing-masd i p e r l o m - ing sekolah dan yang nanti menjadi bakan yaitu juara tingkat kabupaten akan dilakuMatematika, kan pembinaan terus untuk persiaIPA dan IPS. pan ditingkat provinsi,” imbuhnya. “ U n t u k (adv/hfe)
8
PELANGI SPORT
JUMAT - KAMIS
Sambut Porprov, KONI Babar Didukung UNMET MUNTOK – Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, akan menjadi tuan rumah Penyelenggaraan Pekan Olahraga Propinsi (Porprov ) VI Tahun 2022. Berbagai persiapan pun mulai dilakukan oleh KONI Babar demi suksesnya gelaran olah raga tingkat Propinsi tersebut. Salah satunya dengan meminta dukungan dari pihak UNMET ( Unit Metalurgi) PT Timah. Hal ini dikemukakan oleh ketua KONI Babar, Arman Sahril kepada LASPELA pada jumat siang lalu. Seusai menghadiri pertemuan dengan Kepala UNMET beserta staff “Kemarin kami telah melakukan koordinasi awal dengan KA
UNMET beserta jajaran, mengenai persiapan untuk sapras olahraga yang di miliki PT. Timah. Hal ini Guna untuk persiapan Babar menjadi tuan rumah porprov VI 2022 nanti, dan alhamdulilah dari pihak UNMET sangat mendukung untuk sukses nya Babar menjadi tuan rumah PORPROV nanti,” ungkap Arman. Arman juga berharap, dukungan serta suport yang dilakukan oleh pihak PT Timah melalui UNMET Mentok ini, dapat di ikuti
oleh BUMN serta BUMS yang ada d Babel umumnya, serta di Kabupaten Babar pada khususnya. Agar dapat ikut berperan serta dalam membangun olah raga di Pripinsi Babel ini. “Semoga langkah PT Timah
dalam mendukung serta mensupport PORPROV nanti, bisa di ikuti oleh BUMN serta BUMS yang ada di Babel ini, karena ini semua demi perkembangan duni olah raga di Babel ini,” ucap Arman penuh harap. (nop)
22 - 28 MARET 2019
Basel Tuan Rumah Pelaksanaan LSP U-14 dan U-16 Piala Menpora RI TOBOALI – Kabupaten Bangka Selatan (Basel) menjadi tuan rumah dalam pelaksanaan Liga Sepakbola Pelajar (LSP) U-14 dan U-16 Piala Menpora 2019 seri Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), yang berlangsung di Sport Center, Komplek Perkantoran Terpadu Pemkab Basel, Selasa (19/03) sore. Sebanyak tujuh kabupaten/kota akan berlaga untuk memperebutkan kejuaraan Piala Menpora tingkat Provinsi Babel selama 6 hari, 18-23 Maret 2019. Kegiatan tersebut bertujuan sebagai sarana evaluasi dan seleksi atlet sepakbola pelajar U-14 dan U-16 yang akan mengikuti ke tingkat nasional di Solo dan Banten. Selain itu, sebagai media untuk memupuk, memelihara dan meningkatkan rasa persatuan, kebersamaan, persahabatan dan persaudaraan antar pelajar, pengurus sepakbola dan instansi. “Adapun peserta LSP U-14 terdiri dari 126 pemain dan 14 pelatih, sementara peserta LSP U-16 terdiri dari 108 pemain dan 12 pelatih seluruh kabupaten se-Provinsi Kep. Babel,” papar Ketua Pelaksana Suharto melalui Sekdis Pemuda dan Olahraga Provinsi Babel Azami Anwar S.Sos. Bupati Basel Drs. H. Justiar Noer berpesan kepada tim yang bertanding agar dapat menunjukkan kemampun terbaiknya selama mengikuti pertandingan tersebut. “Kedepankan nilai-nilai luhur olahraga seperti semangat sportivitas. Dengan demikian, setiap kemenangan yang diraih akan dilakukan dengan cara yang baik dan tidak akan mencederai nilai-nilai luhur olahraga,” harap Justiar. Ia juga berharap melalui pelaksanaan kejuaraan seperti ini dapat menjaring pemain-pemain berbakat yang bukan tidak mungkin pada suatu nanti dapat mengharumkan nama kabupaten pada tingkat yang lebih tinggi. Gubernur Provinsi Babel Erzaldi Rosman melalui Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dam SDM Prov. Kep. Babel Ir. H. Toni Batu Bara menyambut baik dan mendukung penuh dalam pelaksanaan kegiatan tersebut. “Semoga kegiatan ini berjalan sukses, lancar dan bermanfaat bagi kita semua,” ucap dia. Dalam kesempatan itu, ia menekankan agar seluruh peserta dapat menaati segala peraturan yang menjadi pedoman dan petunjuk teknis dalam kegiatan tersebut. Dan diharapkannya pula, agar berkompetisi dengan baik. “Tekadkan diri, siapkan diri bersaing menjadi pemenang dengan menjunjung tinggi sportivitas, karena hal tersebut merupakan suatu nilai tertinggi didalam olahraga,” ungkapnya sembari berpesan kepada seluruh wasit untuk bertugas secara adil dan profesional, agar kejuaraan ini dapat berjalan dengan lancar dan tidak ada pihak manapun yang dirugikan. (tra)
JUMAT - KAMIS
PELANGI BABEL 9
22 - 28 MARET 2019
Presiden Serahkan 2.081 Sertifikat Hak Atas Tanah untuk Rakyat Babel PANGKALPINANG – Dalam kunjungan kerjanya di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Presiden Joko Widodo menyerahkan 2.081 sertifikat hak atas tanah untuk rakyat. Acara penyerahan dilangsungkan di GOR Sahabudin, Desa Beluluk, Kecamatan Pangkalan Baru, Kabupaten Bangka Tengah. 2.081 sertifikat yang diserahkan ini diperuntukkan bagi warga di tiga kabupaten/kota, yakni Kota Pangkalpinang, Kabupaten Bangka, dan Kabupaten Bangka Tengah. Secara simbolis, Presiden menyerahkan langsung sertifikat kepada 12 orang perwakilan penerima. Presiden menjelaskan alasan pemerintah terus mempercepat penerbitan sertifikat karena masih banyaknya lahan yang belum disertifikasi di seluruh Tanah Air. Menurutnya, dulu Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) hanya mengeluarkan 500 ribu lembar sertifikat setiap tahunnya. Padahal dari total 126 juta bidang tanah yang harus disertifikasi di seluruh Tanah Air, hingga tahun 2015 baru 46 juta yang sudah bersertifikat. “Berarti masih kurang 80 juta sertifikat yang belum diberikan ke-
pada masyarakat. Kalau setahun 500 ribu, berarti bapak ibu semuanya harus nunggu 160 tahun,” ujar Presiden. Untuk itu, pada tahun 2016 dirinya memerintahkan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional untuk menambah jumlah sertifikat yang dikeluarkan setiap tahunnya. Hasilnya, pada 2017 dari target 5 juta sertifikat, BPN mampu melampauinya dengan membagikan 5,4 juta lembar sertifikat. “Kemudian 2018 yang lalu target saya 7 juta harus keluar. Kantor BPN, Kanwil BPN, mungkin kerjanya pagi siang malam, enggak apa-apa untuk melayani masyarakat memang harus seperti itu. Tujuh juta targetnya. Alhamdulillah juga bisa tercapai malah lebih menjadi 9,4 juta di seluruh Tanah Air,” ungkapnya. Alasan lainnya, kata Presiden, setiap dirinya berkunjung ke suatu daerah, Presiden kerap mendengar keluhan dari masyarakat terkait sengketa lahan. Sengketa ini kerap terjadi baik antar masyarakat, antara masyarakat dengan perusahaan,
maupun antara masyarakat dengan pemerintah. “Karena apa? Masyarakat enggak pegang sertifikat, tanda bukti hak hukum atas tanah yang kita miliki,” tegasnya. Kepala Negara pun berpesan kepada para penerima agar menjaga sertifikatnya dengan baik, misalnya dengan memberi plastik dan memfotokopinya. Ia juga mengingatkan agar masyarakat bersikap bijak dan hati-hati jika ingin menggunakan sertifikatnya sebagai agunan untuk meminjam uang ke bank. “Mau dipakai untuk jaminan ke bank silakan. Tetapi tolong dihitung, tolong dikalkulasi bisa nyicil enggak per bulannya, bisa ngangsur enggak per bulannya. Kalau enggak, enggak usah. Nanti sertifikatnya malah hilang. Tapi kalau dihitung bisa, pinjam ke bank silakan,” ucap Presiden. (wa)
Bukit Maji Payung Terancam Hilang Akibat Aktifitas Tambang milik PT. PTIT TOBOALI – Keindahan alam Bukit Maji, kecamatan Payung terancam hilang dari peta kabupaten Bangka Selatan. Hal ini menyusul terus berlangsungnya aktifitas pertambangan yang dilakukan PT Persada Tambang Inti Tama di lokasi itu. Kepala Seksi (Kasi) Penegakkan Hukum (Gakkum) Badan Lingkungan Hidup (BLH) provinsi Kepulauan Bangka Belitung Budiman, mengatakan aktifitas penambangan tersebut menggunakan puluhan Sjaking Table atau meja goyang yang merupakan mesin pemisah logam berat dari material mentah aktifitas pertambangan. “Menyusul adanya surat yang dilayangkan Bupati Bangka Selatan, pasca temuan tim Amdal BLHD Basel terkait adanya limbah yang menyebar ke sejumlah sungai di beberapa desa di kabupaten Bangka Selatan. Kalau kami tadi nya melihat pada suatu saat bangka selatan akan kehilangan, di peta nya itu hilang, tidak adalagi bukit nya di peta itu. Makanya pembahasan ini harus konverhensif,” kata Budiman disela-sela menggelar pertemuan dengan BLHD Kabupaten Bangka Selatan, Kamis baru-baru ini. Menurut Budiman, pihak nya menjadi salah satu stakeholder yang intens melakukan pengawasan di perusahaan tambang tersebut. Bahkan pihaknya
selalu mewanti-wanti pihak perusahaan agar limbah aktifitas mereka tidak keluar apalagi sampai mencemari. Namun sejauh ini kata dia, dari sisi lingkungan kegiatan penambangan di bukit Maji telah memasuki tahap perbaikan dan penyampaian ke PTSP Basel. “Saat ini proses nya perbaikan Amdal nya sudah selesai tinggal penyampaian ke PTSP Basel. Selain itu, pembahsan dokumen tinggal perbaikan dan penyampain izin saja. Dan kami termasuk nten ke bukit Maji, banyak masukan , memang secara lingkungan terus wanti-wanti. Apalagi ada pembuangan secara sengaja, jangan sampai menjadi sesuatu bahan masyarakat, air sungai menjadi keruh, pokoknya tidak boleh ada air yang keluar dari proses di bukit Maji,” tegasnya. Saat dikonfirmasi Awak media, General Manager PT Persada Tambang Inti Tama, Charles melalui sambungan telepon dan pesan What’s App (APP), belum memberikan tanggapan terkait adanya temuan tim Amdal BLHD Basel, soal adanya pencemaran limbah yang mencemari sungai di beberapa desa. Selain BLHD provinsi dan BLHD Kabupaten Basel, pertemuan juga dihadiri pihak Dinas Pertambangan dan ESDM provinsi Bangka Belitung, dan Pengawas Tambang (Wastam) PT Timah Tbk.(tra)
10
PELANGI BABEL
Toni Batubara: Produksi Lada Babel Tembus 30 Ribu Ton per Tahun PANGKALPINANG – Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Babel, Toni Batubara mengatakan produksi lada di Babel tembus 30 ribu ton per tahun dengan luas lahan perkebunan lada mencapai 55 ribu hektar se Babel. “Jumlah lada di Babel ada 55 ribu hektar, produksi paling minim saja tidak sampai 1 kg/, paling sedikit 30 ribu ton/tahun, tapi data eskpor lada kita hanya 3000-6000 ton/tahun, berarti lada kita keluar lewat provinsi lain,” kata Toni baru-baru ini. Maka dengan itu, disampaikan Toni, bahwa saat ini pemerintah memberikan perhatian yang sangat serius untuk tiga komoditi ekspor perkebunan di Babel. Mulai dari berbagai kucuran bantuan bibit hingga pupuk. “Pemerintah Provinsi, melalui dinas pertanian akan sangat serius eksplore potensi pertanian di daerah kita. Lada dan karet menjadi perhatian provinsi, begitu banyak bantuan yang diberikan kepada petani baik lada dan karet, termasuk sawit juga,” ungkapnya. Ia juga mengajak, pelaku usaha untuk menjaga militansi terhadap daerah, misalnya dengan melakukan ekspor langsung dari Babel. “Pak Gubernur berharap agar para pelaku usaha bisa mulai mencintai daerah ini, menjadi militan alangkah baik jual karet dari sini, jual lada dari sini juga,” harapnya. Menurut Toni, untuk lada di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sejak tiga tahun terakhir terus mengalami penurunan. “Hal ini berdasarkan data dari Balai karantina Pertanian Kelas II Pangkalpinang mencatat ekspor lada putih tahun 2018 mencapai 4.946 ton, tahun 2016 turun menjadi 2.740 ton, dan tahun 2017 menjadi 2.508 ton,” ujarnya. Namun, merangkak naik pada tahun 2018 mencapai 2.601 ton. Sedangkan dua bulan pertama pada tahun 2019 baru mencapai 260 ton. Dalam catatan Balai Karantina ekspor lada dari tahun 2015-2018, setidaknya ada 20 negara tujuan ekspor lada diantaranya Amerika Serikat, Singapura, Jerman, Prancis, Cina, India, Vietnam, Taiwan, Hongkong, Jepang, Malaysia, Belanda, Inggris, Spanyol, Philipina, Korea Selatan,Pakistan, USA, Saudi Arabia dan Oman. Untuk itu, dirinya mengajak semua pihak terkait, bersama-sama untuk meningkatkan produksi produk perkebunan. “Ayo kita bersama bantu petani agar produk ini bisa dinikmati semua pihak, baik petani, level tengah, jangan sampai ada ketimpangan. Pak Gubernur berharap harga komoditas perkebunan akan semakin baik akan menopang perekonomian masyarakat,” tutupnya. (wa)
JUMAT - KAMIS
22 - 28 MARET 2019
8 Desa dan 1 Kelurahan di Kabupaten Basel akan Dinilai
TOBOALI – Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DSPPPAPMD) kabupaten Bangka Selatan (Basel) melalui Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) menyelenggarakan lomba desa dan kelurahan tingkat Kabupaten Basel tahun 2019. Kegiatan ini merupakan amanat dari Permendagri No 81 tahun 2015 tentang Evaluasi Perkembangan Desa dan Kelurahan bertujuan untuk mengetahui efektivitas, tingkat perkembangan desa dan kelurahan, kemajuan, kemandirian, keberlanjutan pembangunan, kesejahteraan masyarakat serta daya saing desa. “Lomba yang didasari oleh Permendagri no 18 tahun 2015 ini salah satu tujuannya adalah untuk melakukan evaluasi terhadap desa dan kelurahan terkait efektivitas, tingkat perkembangan desa dan kelurahan, kemajuan, kemandirian, Pembangunan keberlanjutan, kesejahteraan masyarakat serta daya saing desa,” Jelas Veri Mukmin Kabid PMD. Ia menerangkan , sekitar bulan februari 2018 lalu pihaknya telah menyampaikan surat ke masing-masing ke-
camatan yang ada di Kab. Basel untuk melakukan penilaian lomba desa dan kelurahan tingkat kecamatan guna mencari satu desa yang layak direkomendasikan untuk mengikuti Lomba desa tingkat Kabupaten mewakili masing-masing Kecamatan. Dari surat rekomendasi yang diterima pihaknya kata Veri terdapat 8 desa dan 1 kelurahan yang akan mengikuti lomba desa dan kelurahan tingkat kabupaten tahun 2019 yakni Desa Panca tunggal kecamatan pulau besar, Desa airgegas kecamatan Airgegas, Desa Tukak kecamatan tukak Sadai, Desa Tanjung Labu kecamatan Lepar Pongok, desa Jeriji kecamatan Toboali, desa Pongok kecamatan kepulauan Pongok dan Kelurahan Teladan kecamatan Toboali. “Untuk lomba Desa dan kelurahan Tingkat Kab. Basel tahun 2019, Tim Evaluasi akan melakukan verifikasi ke masing-masing desa yang telah ditunjuk kecamatan untuk melakukan penilaian yang rencananya akan dilakukan mulai tanggal 18 Maret 2019 sampai dengan 25 Maret 2019,” sebutnya. Mengenai sistem penilaian lanjut Ve-
Beri Contoh Baik ke Bawahan
Justiar Minta Kepala OPD Wajib Pajak TOBOALI – Dengan diterbitnya Peraturan Bupati (Perbup) Bangka Selatan (Basel) tahun 2018 tentang NPWP Lokasi Usaha dan Kegiatan Konfirmasi Status Wajib Pajak (KSWP) merupakan bentuk sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam hal meningkatkan penerimaan pajak agar terwujudnya kesejahteraan rakyat. “Pajak yang diterima oleh pemerintah pusat juga dirasakan manfaatnya oleh pemerintah daerah dalam bentuk Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Dana Bagi Hasil sehingga tercipta pemerataan pembangunan yang dapat meningkatkan kualitas hidup bangsa,” kata Bupati Basel, Drs. H. Justiar Noer, di sela-sela Acara Penyampaian SPT, PPh orang Pribadi di Balai Daerah Pemkab Basel, Rabu pekan lalu. Dengan kegiatan itu, ia sangat mengharapkan partisipasi aktif seluruh masyarakat Basel, untuk memenuhi kewajibannya dalam membayar dan melapor pajak, baik secara pribadi maupun sebagai pimpinan lembaga atau instansi verti-
kal, serta seluruh jajaran Pemkab Basel. “Diharapkan juga turut mengawasi dan memberikan teladan kepada bawahan untuk melaksanakan kewajiban membayar pajak serta mengingatkan bawahan yang belum melaksanakan kewajiban membayar dan melaporkan pajaknya tepat waktu sehingga tingkat kepatuhan wajib pajak dapat meningkat,” kata Justiar. Sementara itu, Kepala KPP Pratama Bangka Edwin Warganingrat Mulia mengatakan penyampaian SPT merupakan kewajiban bagi wajib pajak. “Kewajiban menyampaikan SPT adalah kewajiban bagi semua wajib pajak, artinya semua kegiatan yang dilakukan oleh kita atau wajib pajak itu tertuang dalam SPT tersebut,” katanya. Ia mengungkapkan, pajak sekarang memang sudah luar biasa peranannya dalam APBN, sudah sewajarnya semua harus mensukseskan peneriman pajak agar dapat dicapai. “Mudah-mudahan dengan terlaksananya kegiatan ini, Bupati bersama Forkopimda dalam menyampaikan SPT, menjadikan motivasi yang lainnya juga untuk menyampaikan SPT,” tukasnya.(tra)
ri akan mengacu pada Lampiran Evaluasi Penilaian Permendagri No 18 tahun 2015 yakni terdapat tiga evaluasi, diantaranya pemerintahan, kinerja, inisiatif dan kreatifitas dalam pemberdayaan masyarakat dan desa. "Termasuk inisiatif dan kreatifitas dalam pemberdayaan masyarakat desa dan kelurahan berbasis teknologi informasi/E Government dan pelestarian adat dan budaya. Kemudian evaluasi bidang kewilayahan meliputi indentitas, batas, inovasi, tanggap dan siaga bencana, dan pengaturan investasi. yang ketiga adalah Evaluasi bidang kemasyarakatan desa dan kelurahan meliputi aspek partisipasi masyarakat, lembaga masyarakat, PKK, keamanan dan ketertiban, pendidikan, kesehatan, ekonomi, penanggulangan kemiskinan dan peningkatan kapasitas masyarakat,” tandasnya.(tra)
Tahun Ini, 33 Berkah Mart akan Dibentuk di Bangka SUNGAILIAT – Sebanyak tiga puluh tiga (33) Berkah Mart akan dibentuk pada masing-masing Desa yang ada di Kabupaten Bangka selama tahun 2019. Hal tersebut seperti dikatakan oleh Kepala Bidang (Kabid) Pemberdayaan Usaha dan Ekonomi Dinsospemdes Kabupaten Bangka, Ita Pursita, S. Pd., usai membuka kegiatan Sosialisasi dan Evaluasi Berkah Mart tahun 2019 di OR Setda Bangka. “Kita tahun 2018 kemarin sudah ada 10 Berkah Mart yang telah terbentuk, namun terkhusus tahun ini ada 33 Desa yang ada di Kabupaten Bangka yang akan menerima bantuan pembangunan Berkah Mart ini dan mereka sudah siap. Untuk pengelolaan Berkah Mart tersebut yakni dari pihak BumDes “ujarnya. Lebih lanjut, Ita menuturkan bahwa sejauh ini pihaknya terus memberi pemahaman serta membimbing Pemerintah Desa terkait prosedur pencairan Bantuan Berkah Mart tersebut. “Pemerintah Provinsi sudah menginformasikan bahwa berkas harus sudah masuk sebelum triwulan kedua, jadi dalam hal ini terus melakukan bimbingan kepada Pemerintah Desa terkait tata cara pembuatan dokumen tersebut,”ungkapnya Untuk itu dirinya berharap dengan adanya Berkah Mart yang dikelola oleh BumDes tersebut dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa. ” Berkah Mart ini kan mekanismenya adalah mereka masyarakat tersebut lah yang mengelola, dan hasilnya pun untuk mereka, silahkan mereka berekspresi sehingga harapannya dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat kita,”pungkasnya.(*)
JUMAT - KAMIS
CONNECTION
22 - 28 MARET 2019
11
"Kuliner dan produk kreatif mesti disiapkan kalau kita mau memajukan sektor pariwisata. Destinasi wisata diharapkan menyiapkan konsep on stop tourism, objek wisata yang lengkao dan pengalaman kreatif bagi wisatawan. Di Belitung terjadi transformasi bahasa. Driver dan guide lamalama bisa menguasai bahasa Korea dan menjadi pemandu khusua wisatawan Korea. Babel sesungguhnya sudah bisa dijual ke luar negeri apalagibkalau industri kreatifnya bisa jalan dengan baik seperti kuliner, film animasi dan video, fotografi, fashion dan kriya. Selain itu Babel juga menyiapkan Gambus mini yang bisa dibunyikan ataubdimainkan dengan harga terjangkau. Ini memberikan pengalaman tersendiri bagi wisatawan."
Komprehensif Kemudian pada bab terakhir bagaimana memberikan sentuhan antara lain lewat sports tourism sehingga menjadi suatu kolaborasi yang luar biasa. "Mudah-mudahan hasil karya kita bisa menjadi suatu nilai tambah, bagaimana kami memberikan satu karya untuk Babel terutama di dalam strategi pengembangan pariwisata," kata Bambang. Strategi Komprehensif Bambang Patijaya memaparkan, strategi membangun pariwisata di Babel diperlukan suatu strategi berkelanjutan dan komprehensif. Berkelanjutan artinya memiliki sesuatu tahapan, maknanya ada suatu tahapan-tahapan yang harus dilalui. "Bagaimana pembangunan infrastrukturnya, bagaimana dengan pengembangan destinasinya, dan bagaimana meningkatkan kualitas destinasi wisatanya," kata BPJ menuturkan. Sedang komprehensif, kata Bambang, pariwisata yang komprehensif itu artinya melibatkan semua pihak stakeholder, baik itu pemerintah provinsi maupun kabupaten/kota. "Kita dapat meningkatkan partisipasi masyarakat. Kata kuncinya bagaimana semua ini bisa membawa keputusan bersama, berdiskusi, dan membutuhkan progres yang baik dalam membangun pariwisata di Babel," ungkap Bambang. Branding dan Selling Bambang Patijaya yang juga Wakil Ketua Umum KADIN Babel itu juga menyatakan membangun pariwisata berkelanjutan dan komprehensif di Babel dibutuhkan sebuah branding (merk) dan selling (penjualan). "Jadi untuk mendapatkan kunjungan wisatawan baik di nusantara atau wisatawan mancanegara (wisman), agar berpergian ke Pulau Babel maka diperlukan suatu branding, selling, dan kualitas," papar Bambang. Mantan Ketua KNPI Babel itu mengemukakan, "Branding ini sebuah pencitraan, dan selling cara kita bisa menjual suatu produk kita dalam hal pariwisata. Tentunya, dua kegiatan ini adalah suatu hal berbeda." Ditegaskan Bambang, membangun pariwisata perlu dilakukan dengan keterpaduan enam komponen yaitu academic, business, community, government, dan media. "Istilah keterpaduan itu dikenal sebagai Pentahelic Role Model, masing-masing memiliki peranan strategis untuk membangun pariwisata," imbuhnya lagi. Empat Strategi Pariwisata BPJ menjelaskan ada empat
strategi utama peranan membangun pariwisata yakni 3 A 1E untuk membangun pariwisata berkelanjutan Babel yaitu pertama Accessibility (aksesbilitas) yaitu kemudahan dicapai oleh orang terhadap suatu objek. Kedua Attraction (atraksi) yaitu suatu daya tarik sebuah destinasi yang ada di daerah tersebut perlu dikembangkan agar mempunyai ciri khas tersendiri dalam menarik wisatawan datang. Ketiga Amenities (Amenitas) yaitu fasilitas fasilitas penunjang yang tersedia di sebuah objek wisata, seperti tempat hiburan, belanja, dan penunjang lain yang lengkap dan bisa membuat wisatawan merasa nyaman. Keempat, Empowering The People, meningkatkan kesadaran masyarakat yang melek pariwisata. "Jadi saya harap kehadiran buku ini, dapat menjadi rujukan baik dan praktis bagi para pelaku industri pariwisata, mahasiswa, masyarakat peminat kepariwisataan. Sekaligus bermanfaat bagi pemerintah, khususnya Pemda yang ingin membangun pariwisata daerahnya," kata Bambang. Bambang menyimpulkan, sektor pariwisata dewasa ini merupakan salah satu sektor industri terbesar di dunia. Ini merupakan andalan penghasil devisa di berbagai negara. Sektor pariwisata mampu menyediakan pertumbuhan ekonomi yang cepat, seperti lapangan kerja, pendapatan, taraf hidup, dan mengaktifkan sektor produksi lain di dalam negara penerima wisatawan. “Misalnya industri kerajinan tangan, dan industri cinderamata, penginapan/perhotelan, transportasi, dan lainnya,” kata Bambang memberi contoh. Indonesia, kata Bambanag, merupakan negara kepulauan yang memiliki potensi besar di bidang pariwisata untuk dikembangkan. Sebab, dalam era globalisasi saat ini, sektor pariwisata merupakan industri terbesar dan terkuat dalam pembiayaan ekonomi global. Bambang merinci, “Bahkan diketahui kunjungan wisatawan mancanegara selama Januari hingga Agustus 2017 tumbuh 25,68%. Angka ini tercatat lebih tinggi dibanding Singapura dan Thailand yang masing-masing hanya mencatat pertumbuhan 3,83% dan 5,05%.” Lebih jauh Bambang menguraikan, "Berdasarkan angka pertumbuhan ini, devisa Indonesia berpotensi ikut terdongkrak naik hingga 25,68%." Kiat Sukses BPJ Sementara buku 'Kiat Sukses Bambang Patijaya (BPJ)' yang
dilaunching bersama Strategi Pariwisata sebuah buku saku. Buku saku ini merupakan rangkuman dan rekaman kisah pengalaman saya, dan fakta ingin saya bagikan untuk para pembaca yang memiliki niat, dan komitmen yang sama untuk melangkah maju meraih masa depan, menggapai mimpi, mendapatkan kesuksesan. Di kesempatan yang sama Akademisi sekaligus Pakar Digital Ekonomi Sofyan Lusa menambahkan buku pariwisata berkelanjutan ini dibuat dengan pendekatan sistem, menghasilkan ide dan gagasan yang tertuang dalam buku ini secara komprehensif, integral, dan holistik. Ia mengatakan, "Dalam industri pariwisata perlu memanfatkan digitalisasi untuk mempromosikan budaya Bangka Belitung. Melalui industri kreatif bukan secara kebetulan saja, semua ini dirancang by design," paparnya. Menurut Sofyan, perkembangan teknologi kian pesat sehingga memberikan semua aspek berpengaruh dalam berkehidupan. "Kita juga bakal menghadapi industri 4.0, yang mana dunia digital seperti robot bisa menyamakan manusia, dll. Jadi bisa dikatakan perkembangan teknologi itu luar biasa," pungkas Sofyan. Otoritas Ilmiah dan Practical Sementara Wartawan Senior Agus Ismunarno mengungkapkan kedua buku yang dilaunching hari ini merupakan perpaduan karya intelektual dan pengalaman praktisi pelaku industri pariwisata. Tokoh Babel Bambang Patijaya merupakan pengusaha dan praktisi pariwisata yang dengan sangat baik memegang tongkat estafet dalam sejarah kepariwisataan Kepulauan Bangka Belitung. “Papa Bambang Patijaya, Yusman Ngui bersama Omnya Jusman Liu merupakan peletak dasar pariwisata di Pulau Bangka, Babel dengan membangun Tanjung Pesona Beach Resort dan Johnnie Sugiarto dengan Parai Beach Hotelnya,” kata Agus Ismunarno mengungkapkan catatan kepariwisataannya. Agus melanjutkan, “Kemudian Bambang Patijaya melanjutkan apa yang dirintis papanya, Yusman Ngui dengan aktif di Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) dan kini menjadi Ketua PHRI Babel. Bambang juga aktif di Kamar Dagang dan Industri (KADIN) dan GIPI (Gabungan Industri Pariwisata Indonesia). Jadi buku yang ditulis oleh Bambang Patijaya dan Sofyan Lusa memiliki otoritas ilmiah dan otoritas practical,” komentar Agus Ismunarno. (adv/tim)
Wisata Babel? membekas dalam diri saya untuk terus bekerja keras, berkarya selagi muda.” Perjuangan alumna SMA Negeri Tanjungpandan, Belitung itu pun menobatkannya menjadi Dayang Berbakat Prov. Kepulauan Bangka Belitung 2015, Elite Model Look Asia Pasific Best Photogenic 2016 dan The Super Model Indonesia 2018. Kini di sela-sela kuliahnya, Vinni sering tampil di berbagai show sebagai model dan kegiatan pageant tingkat nasional maupun internasional. Kerja keras Vinni tentu saja dipadu dengan doa dan restu dari orangtua beser-
ta keluarga, teman-teman sebagai energi spiritual agar bisa berkarya dengan smart. “Kak Artika Sari Devi (Puteri Indonesia 2004 dan 15 Besar Miss Universe), Uni Whulandary Herman, kakak-kakak senior serta seluruh keluarga dari Artikawhulandary Beautycamp sangat mendukung saya dan mewadahi saya untuk bisa berlatih dan mengikuti ajang Elite Model Look Asia Pasific di Shanghai China tahun 2016 lalu. Bunda Juliani, Ko Santo CEO Same Same EO, Kak Suryatika, Om Tama, Hen-Hen merupakan pribadi-pribadi yang mensupport saya. Tanpa mereka saya bukan siapa-siapa,” ungkap Vinni. Pemilik akun instagram @vinnilyahuanggrio yang kini studi di Institut Seni Budaya Indonesia Bandung Jurusan Rias dan Busana ini selalu bersyukur dan “Mencintai diri saya agar saya dapat menjadi pribadi terbaik dan mampu membuat orangtua, keluarga, dan Babel kelahiran saya bangga,” katanya. “Be yourself!” Jadilah dirimu sendiri menjadi wisdom yang selalu dihayati oleh Vinni. Dalam salam satu instagramnya Vinni yang baru saja berulang tahun (14 Maret 1999) itu menulis, “Selflove isn't selfish, it's important. Love yourself first & people will automatically loves you back.” Suatu ketika Vinni, putri pasangan Apdian Huanggrio dan Lie Tjhun ini juga menulis, “It's your life, don't let anyone make you feel guilty for living it your way.” Kuliah di Bandung, Vinni mengapresiasi Pariwisata Bangka Belitung kini semakin dikenal oleh banyak orang. “Kini orang-orang non Babel berlomba-lomba datang ke Negeri Laskar Pelangi untuk menikmati keindahan alam provin-
si kita. Bukan mustahil Bangka Belitung akan terus dicintai dari pelosok negeri saja maupun turis dari mancanegara yang akan berbondong-bondong datang berkunjung ke provinsi kita,” kata Vinni yang aktif mempromosikan wisata Bangka Belitung melalui selfi-selfinya di tempat pariwisata Babel. Maka dari itu, ajak Vinni, “Kita harus menyadari keunggulan wisata Babel dan berusaha agar wisatawan meninggalkan kenangan berupa keramahtamahan kita kepada siapapun yang bertamu ke provinsi kita. Tujuannya agar mereka kembali lagi dengan membawa sanak keluarga dan teman-temannya.” Vinni mengaku siap dan sudah menjalankan visi misi “duta wisata Babel.” “Kontribusi buat tanah kelahiran saya? Jawaban dari saya adalah absolutely YES. Cara mewujudkannya harus dilakukan dengan berpegangan tangan, bersama kita bangun citra Bangka Belitung yang baik, aman, bersih, dan kenangan yang membekas manis pada setiap turis yang datang. Dari hal yang kecil seperti menjaga kebersihan saat kita berkunjung ke sebuah destinasi wisata adalah sebuah gerakan besar yang harus ditularkan pada semua orang,” ajak Vinni. Vinni sendiri memiliki destinasi favorit di Bangka Belitung seperti di Belitung ia suka berkunjung dan menikmati seafood di Pantai Tanjung Kelayang. “Di Bangka saya menyukai De Locomotief Bangka. Saya suka dengan dekorasinya; ada mini zoo atau replika kebun binatang mini, cafe, restoran seafood, area bermain dan pantai, serta museum, khususnya galeri lukisan,” kata Vinni. Kota Shanghai menjadi kota kenangan paling berkesan bagi Vinni utamanya pemandangan Riverside Promenade di New Pudong Area of Shanghai. “Di Shanghai saya menyadari bahwa kesempatan membawa nama Indonesia di negara orang sangat berharga dan takkan pernah dapat saya lupakan. Cerita ini akan saya bagikan ke anak dan cucu saya kelak,” ungkap Vinni menyudahi wawancara dengan LASPELA Media Group. Selamat berburu tempat wisata Vinni dan don’t forget to promote Babel Islands. Semoga! (agus ismunarno)
12 GOOD GOVERNMENT
Tim 10 Bertugas Melaksanakan Percepatan Pembangunan PANGKALPINANG – Wakil Gubernur Bangka Belitung Abdul Fatah, menyebutkan, dalam Pelaksanaan Percepatan Pembangunan, Gubernur Babel Erzaldi Rosman, telah menunjuk tim yang tergabung dalam tim 10. “Tujuan dibentuknya tim ini, dimana dalam akan memberikan pendampingan bersama Tim SAKIP serta dari Bakuda Babel, agar rencana dan pelaksanaan yang akan ditetapkan berjalan dengan lancar,” kata Wagub saat memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Percepatan Pelaksanaan Pembangunan di Babel, di Ruang Tanjung Pendem Kantor Gubernur Babel, Selasa (19/3/2019). Dengan adanya tim tersebut, diharapkan Abdul Fatah, ada hasil yang telah direncanakan nantinya menjadi output yang dapat dilaksanakan dalam Percepatan Pelaksanaan Pembangunan di Babel. Ia menjelaskan, pembahasan Percepatan Pelaksanaan Pembangu-
nan di Babel, sudah pernah dibahas pada pertemuan sebelumnya yang dilaksanakan pada tanggal 18 Februari 2019 lalu, tepatnya di Swissbell Hotel Pangkapinang. “Rakor ini kita lakukan, untuk menindaklanjuti hasil rapat pengarahan terkait dengan pelaksa-
naan Program dan Kegiatan dalam rangka mendukung pelaksanaan visi dan misi Gubernur Babel tanggal 18 Februari 2019 di Hotel Swiss Bell, yang dipimpin oleh Gubernur. Melalui Rakor ini, kita harapkan arah dan kebijakan yang dilakukan masing – masing OPD telah sesuai,” ujar Fatah. Selain itu, ia meminta kepada seluruh Kepala OPD yang ada di Pemprov Babel saling bersinergi dalam melaksanakan program dan kegiatan sesuai dengan RPJMD 2017-2022, sebagaimana yang telah ditetapkan Gubernur.
“Program dan Kegiatan dari masing – masing OPD harus sesuai dengan RPJMD 2017-2022 yang telah ditetapkan oleh Gubernur Babel,” tegas Wagub. Sementara itu, Tenaga Ahli Gubernur Babel, Rino W, berharap masing-masing Kepala OPD untuk membuat beberapa Program dan Kegiatan yang akan dilaksanakan secara terstruktur. “Saya berharap kepada Kepala OPD, didalam Program dan Kegiatan harus menentukan mana yang lebih prioritas, baru dilanjutkan dengan program lainnya,” terangnya. Dalam penentuan program stategis dan prioritas, disampaikan Rino, masing – masing OPD dapat menentukan target capaian setiap tahun pelaksanaan, sehingga percepatan pembangunan yang dilakukan dapat berkelanjutan. “Kita juga akan melakukan pendampingan kepada Kepala OPD dalam pelaksanaan kegiatan yang akan dilaksanakan, sehingga Program dan Kegiatan yang dilakuan OPD dapat berhasil dengan capaian yang telah ditentukan,” ungkapnya.(wa)
JUMAT - KAMIS
22 - 28 MARET 2019
Pemprov akan Terapkan Aplikasi SiMolek-RB untuk Pertama Kalinya di Indonesia PANGKALPINANG – Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung akan menerapkan Aplikasi Sistem Informasi Lembar Kerja Evaluasi Reformasi Birokrasi (SiMolek-RB). Sistem Aplikasi yang akan diterapkan ini, dipaparkan oleh Tim Asistensi Reformasi Birokrasi yang diketuai oleh Asisten Setda Babel Bidang Administrasi Umum, Darlan, dihadapan Wakil Gubernur (Wagub) Babel, Abdul Fatah, di Ruang Kerja Wagub, Rabu (20/3/2019). Dalam paparannya, Asisten Administrasi Umum, Darlan, mengatakan, SiMolek dalam rangka memudahkan kerja Tim RB Provinsi Babel dan juga Tim Penilai dari Kemenpan RB. Dimana Tim Penilai dari Kemenpan RB melakukan penilaian terhadap pelaksanann Reformasi Birokrasi tiap tahun. Dalam penilaian itu, dijelaskan Darlan, dibutuhkan bukti otentik, efiden-efiden dan data pendukung di dalam 8 area perubahan, yang didalamnya termuat manajeman perubahan, yaitu apa saja yang sudah diakomodir baik dari sisi dokumen pendukung, juga bukti – bukti yang telah dimasukkan pada aplikasi ini. Sistem Aplikasi juga sampai pada akuntanbilitas hingga pengawasan. “Jadi, kalau kita sudah bangun dan kita launching, maka Babel adalah yang pertama di Indonesia melaksanakan hal ini,” terangnya. Diharapkan, lanjut dia, dengan adanya Aplikasi ini, dapat memudahkan dalam pelaksanaan Reformasi Birokrasi, yang selama ini masih man-
ual. Sistem ini juga dikatakannya, terintegrasi dengan Sistem Eplanning, Ebudgeting yang telah ada di Pemprov Babel. Menanggapi hal itu, Wagub menyampaikan, Aplikasi ini merupakan sebuah Inovasi yang dilahirkan oleh Tim Reformasi Birokrasi Pemprov Babel. Oleh sebab itu, dirinya ingin memahami dan tahu model aplikasi ini. “Saya ingin melihat apa manfaat yang bisa diberikan oleh aplikasi ini, terhadap reformasi birokrasi di Pemprov Babel. Kalau memang Aplikasi ini sudah jadi, ini suatu hal yang sangat bagus dalam menanggulangi hal – hal yang berkaitan dengan Pelaksanaan Reformasi Birokrasi, sesuai tuntutan, sebagaimana dituangkan dalam strategi nasional khususnya dalam upaya pencegahan korupsi,” ungkap Wagub. Perlu diketahui, Aplikasi SiMoLEK-RB merupakan instrumen penilaian kemajuan pelaksanaan reformasi birokrasi yang dilakukan secara mandiri (self assessement) oleh Kementerian/Lembaga dan Pemerintah Daerah. Penilaian Mandiri Pelaksanaan Reformasi Birokrasi. Sistem Aplikasi ini, memudahkan Kementerian/Lembaga dan Pemerintah Daerah dalam menyediakan informasi mengenai perkembangan pelaksanaan reformasi birokrasi dan upaya-upaya perbaikan yang perlu dilakukan oleh kementerian/Lembaga dan Pemerintah Daerah yang bersangkutan. Selain itu, juga menyediakan data/ informasi bagi Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi dalam rangka menyusun profil nasional pelaksanaan reformasi birokrasi.(wa)
6 Tahun Bangka City Hadirkan Pelayanan Terbaik PANGKALPINANG – Bangka City Hotel kini memasuki usia ke 6 tahun. Pelayanan terbaik dan memanjakan pengunjung menjadi prioritas hotel bintang tiga yang berada di pusat ibukota Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ini. Dalam Anniversary ke 6, Bangka City Hotel kian melakukan pembenahan menuju pelayanan lebih
baik lagi. Target di tahun 2019 ini, Bangka City Hotel akan menambahkan sarana prasarana hotel, mulai dari rencana membangun 50 kamar lagi, penambahan kolam renang, spot olahraga bagi orang dewasa dan anak-anak. Dalam Anniversary ke 6 ini, Bangka City Hotel merayakannya dengan mengundang masyarakat umum. Chief Excekutif Officier (CEO) Bangka City Hotel, Sumiati mengatakan kehadiran masyarakat umum dalam perayaan ulang tahun ke 6 Bangka City hotel memberikan makna yang luar biasa. Tak hanya dihadiri masyarakat, Kepala Dinas Pariwisata Babel beserta Walikota Pangkalpinang juga ikut menghadiri dalam perayaan ulang tahun Bangka City. “Saya sangat mengucap-
kan banyak terimakasih kepada seluruh masyarakat dan juga kepada Kepala Dinas Pariwisata, pak Rivai dan Walikota Pangkalpinang Pak Molen yang telah menyempatkan hadir dalam acara kami,” ucap Sumiati. Dalam memeriahkan Anniversary Bangka City Hotel juga kata Sumiaty, pihaknya membuka stand UMKM untuk memberikan ruang ekonomis bagi pelaku UMKM. “Selain itu, dalam kemeriahan acara juga akan menghadirkan Stand Up Comedy Komika Aji Pratama pemenang 1 keritik DPR dan Ridwan Remin pemenang Suca 7,” tuturnya. Sementara itu, Rivai Kepala Dinas Pariwisata Babel yang mewakili Gubernur, mengharapkan Bangka City Hotel lebih maju lagi dari masa yang lalu. “Saya berharap lewat ulang tahun Bangka City yang ke 6 ini, Bangka City Hotel dapat lebih baik lagi dari masa yang lalu, tentu saja ini ada tantangan-tantangannya yang harus kita lewati, untuk itu terus mengabdi kepada kota Pangkalpinang ini, berbagilah kesejahteraanya, saya meyakini Bangka City Hotel bisa mencapai kejayaan dan kesuksesan,” ucap Rivai. Kehadiran hotel lanjutnya pula,
sangat berdampak pada penguatan sektor pariwisata di Bumi Serumpun Sebalai. “Hotel dan hiburan lainnya sangat penting dalam memberikan kenyamanan pelancong wisata,” terangnya. Walikota Pangkalpinang, Molen menambahkan saat ini Pangkalpinang merupakan etalase Babel, karena Pangkalpinang menjadi pusat dari negeri Serumpun Sebalai. untuk itu, ia mengajak Bangka City Hotel dapat menciptakan suasana nyaman dari lingkungan hotel. “Ini merupakan tanggung jawab kita untuk membuat pengunjung itu betah dan akan balik ke Babel lagi, karena Pangkalpinang ini merupakan etalase Babel, untuk itu mari ki-
ta bersama-sama mengemas Pangkalpinang menjadi nyaman, bersih, indah dan asri. Untuk itu hotel menjadi komponen yang penting untuk ini,” sebut Molen. Walikota juga berharap Bangka City Hotel dapat terus berjaya dan selalu memberikan pelayanan terbaik untuk para pengunjung. Dalam perayaan Anniversary ke 6 ini, Banyak sekali kegiatan-kegiatan yang di gelar Bangka City Hotel, mulai dari Senam Bersama, Demo Masak, Donor Darah dan aksi sosial lainnya. Pembukaan perayaan Anniversary Bangka City Hotel ke 6 ini ditandai dengan pemotongan tumpeng dan pelepasan balon. (adv/dnd)