Page 1

JUMAT - KAMIS

15 - 21 MARET 2019

medialaspela

Edisi No 157 12 HALAMAN

Yo Kite Punye Jembatan Bangka Sumatra

“Dua KEK Pariwisata Bangka Kita Tandatangani Secepatnya� Presiden: KEK Semakin Diminati Investor Investor KEK Tanjung Kelayang Rp 9 Triliun Tiga KEK Perkuat Transformasi Wisata Babel Gubernur: KEK Sungailiat, Bangka Ada Resort Hotel Dialog Jokowi-Erzaldi Soal Jembatan BATERA Depati Amir Dikembangkan untuk 5 Juta Penumpang

Oleh: Wina Destika, Dinda Agustiantie dan Agus Ismunarno

PRESIDEN Joko Widodo menegaskan Dua Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata di Pulau Bangka yaitu KEK Pariwisata Sungailiat, Bangka dan KEK Pariwisata

Ir Thomas Jusman MM dan Menteri Arief Yahya menjawab pers

Foto: Dustin

Presiden Bawa Berkah Babel

DIREKTUR PT PANTAI TIMUR SUNGAILIAT, Ir Thomas Jusman MM mengungkapkan sukacitanya atas atensi dan kebijakan Presiden Joko Widodo yang berkenan mendengarkan aspirasi masyarakat Babel yang sedang bertransformasi ekonomi dari pertambangan ke pariwisata.

Grace Indonesia Girl 2018

"Pakde Jokowi Kesayangan Grace" KEBAHAGIAAN Gracella Angelkyca tidak bisa disembunyikan lagi. Begitu Presiden RI ke 7 kurang dua langkah dari remaja Babel berusia 15 tahun itu dengan senyum terkembang melangkah mendekati orang nomor satu di republik ini. Spontan Presidwn Jokowi berhenti, memandang Grace yang segera mengayunkan smartphonenya dalam posisi selfie. Keduanya tersenyum ke arah kamera Grace dan wajah keduanya terabadikan. Sebagai remaja milenial yunior, kebahagiaan yang diberikan oleh presidennya itu segera dishare ke instagram @gracelycaa "Kebanggaan buat saya bisa berselfie dengan pribadi nomor satu di Indoneaia, Presiden Jokowi" Kehadiran Indonesia Girl 2018 di acara kunjungan kerja Presiden RI 14 Maret 2019 itu karena Grace ditugaskan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Dts Rivai dalam penjemputan Presiden beserta Ibu Negara Iriana, para menteri dan rombongan. "Grace bahagia, bangga dan sangat bersyukur bisa diberi kesempatan ambil bagian dalam rangkaian acara penyambutan orang nomor satu di Indonesia Presiden Jokowi," ungkap Grace kepada LASPELA. Apalagi bisa selfie dengan beliau. Wow bahagia banget. Pertemuannya singkat tapi bermakna. Kapan lagi berselfie

Bawaslu Babel Gelar ToT Bimtek Pengawas TPS dan Saksi Peserta Pemilu Edi Irawan: Pengawas TPS Merupakan Ujung Tombak dalam Pemilu 2019 Oleh: Wina Destika PANGKALPINANG - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Kep Babel. menyelenggarakan kegiatan Training of Trainers (ToT) Bimtek Pengawas TPS dan Saksi peserta Pemilu bagi Bawaslu Kabupaten/Kota dan Panwaslu Kecamatan se-Provinsi Babel, yang berlangsung tiga hari di Novotel, Bangka Tengah, Selasa-Kamis (12-14/3/2019). Ketua Bawaslu Babel, Edi Irawan membuka secara resmi kegiatan tersebut. Ia mengatakan tujuan dari ToT Bimtek pengawas TPS dan Saksi ini dalam rangka persiapan pembekalan dan pelatihan terhadap Pengawas di tingkat TPS. "Kita berharap ToT akan membuat paham peserta sehingga bisa diteruskan pada tingkat pengawas TPS, mengingat pengawas TPS sangat perlu kami bekali terkait dengan pemahaman mereka dalam pengawasan pemilu di TPS," kata Edi. Edi juga menyampaikan kegiatan ini pihaknya bukan hanya menyampaikan materi saja, tapi juga diharapkan adanya feedback dari peserta. "Sehingga mereka betul-betul memahami tugas dan kewajiban ketika mereka melakukan Bimtek " ujarnya.

Edi menjelaskan adapun fungsi dan tugas dalam pengawasan TPS tentunya mengawasi dari persiapan penyelenggaraan, pemungutan suara dan pelaksanaan pemungutan dan perhitungan suara dan sampai dengan hari H pada pemilu mendatang. Diakui Edi, bahwa untuk Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) pihaknya belum melakukan pelatihan. "Karena terlebih dahulu kita mentraining peserta ditingkat Kabupaten/Kota dan Panwascam dulu, supaya mereka nanti bisa mentraining juga pengawas TPS. Dan untuk pengawas TPS nantinya akan kita lantik pada 25 Maret 2019. Edi menyebutkan, pengawas TPS ini merupakan garda terdepan dalam pengawasan di Tempat Pemungutan Suara (TPS) atau sebagai ujung tombak pengawas di TPS itu sendiri. "Artinya kami harus memberikan pembekalan yang maksimal kepada

PTPS ini, karena gagalnya pengawasan ditingkat TPS, tentu merupakan kegagalan pengawasan dimana skenario-skenario pengawasan yang selama ini kita lakukan dan laksanakan dengan baik juga akan ikut gagal, jika pengawas TPS gagal dalam melaksanakan tugasnya pada saat pemungutan dan penghitungan surat suara nantinya," tegasnya. Ditambahkannya, tingkat kerawanan i tentu sangat banyak, dimulai dari pemilih itu sendiri, penyelenggara, bahkan peserta pemilu. Adapun peserta yang hadir dalam ToT Bimtek Pengawas TPS dan Saksi peserta Pemilu bagi Bawaslu Kabupaten/Kota dan Panwaslu Kecamatan se-Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ini yakni Komisioner Kabupaten/Kota, Staf Bawaslu Kabupaten/ Kota, Pengawas TPS dalam hal ini Panwascam yang mana diikuti dari 47 Kecamatan se-Babel. (adv/wa)


2 EKONOMI BISNIS

JUMAT - KAMIS

15 - 21 MARET 2019

Deflasi Bahan Makanan Redam Inflasi Angkutan Udara PANGKALPINANG - Pada bulan Februari 2019, Bangka Belitung tercatat mengalami deflasi sebesar 0,61% (mtm) atau secara tahunan sebesar 3,29% (yoy). Inflasi pada bulan Februari 2019 ini didorong oleh beberapa komoditas bahan makanan, sedangkan tarif angkutan udara masih memberikan sumbangan inflasi. “Deflasi bulan Februari 2019 masih sesuai dengan pola historisnya yang juga dalam tren normalisasi beberapa bahan pangan.�, ujar Kepala Perwakilan Bank Indonesia Prov. Kep. Bangka Belitung, Tantan Heroika. Secara spasial, kedua kota sampel mengalami deflasi dengan Kota Tanjungpandan yang mengalami deflasi terendah. Deflasi Kota Tanjungpandan tercatat sebesar 0,82% (mtm) dengan inflasi tahunan sebesar 2,98% (yoy). Sementara itu, deflasi Kota Pangkalpinang tercatat sebesar 0,48% (mtm) dengan inflasi tahunan sebesar 3,46% (yoy). Deflasi yang terjadi pada bulan Februari 2019 ini didorong oleh deflasi dari kelompok bahan makanan sebesar 3,25% (mtm) sehingga memberikan andil 0,89%. Deflasi dari kelompok bahan makanan ini disebabkan oleh penurunan harga terutama dari sub kelompok ikan segar yang mengalami deflasi sebesar 7,21% (mtm), menurun dari bulan sebelumnya yang mengalami inflasi sebesar 7,11% (mtm) dengan komoditas ikan kerisi yang memberikan andil

deflasi terbesar sebesar 0,17%. Selain itu, deflasi bahan makanan juga disumbangkan oleh beberapa komoditas diantaranya daging ayam ras, cabai dan sayuran. Menurunnya inflasi bulanan dari sejumlah komoditas bahan makanan ini seiring dengan normalisasi permintaan pasca peak season di bulan Desember dan Januari. Secara tahunan tekanan inflasi di Prov. Kep. Bangka Belitung disebabkan oleh kelompok transportasi, komunikasi dan jasa keuangan dengan andil inflasi tahunan sebesar 1,45% yang bersumber dari tarif angkutan udara yang memberikan andil sebesar 1,64%. Terjadinya inflasi angkutan udara secara tahunan ini ditengarai disebabkan adanya perubahan strategi bisnis dari seluruh level maskapai penerbangan yang menyebabkan perubahan struktur biaya dan tarif angkutan udara. Selain itu, adanya kenaikan airport tax juga memberikan dampak terhadap kenaikan inflasi angkutan udara. Sesuai dengan historisnya, pada bulan Maret diperkirakan akan mengalami inflasi dengan angka yang cukup terkendali, sementara itu target inflasi tahun 2019 diperkirakan masih pada rentang 2,5% – 4,5% (yoy). Untuk mencapai sasaran inflasi yang sudah ditargetkan tersebut, perlu penguatan koordinasi dalam pengendalian inflasi angkutan udara. Selain itu, penguatan produktivitas dan cadangan stok lokal juga perlu di perkuat untuk menjaga stabilitas inflasi komoditas pertanian dan hasil laut. (rill)

8 Turis WNA Menginap di Hutan Pelawan NAMANG - Delapan turis berkebangsaan Belanda dan Jerman akan menginap di hutan Pelawan di Desa Namang, Kabupaten Bangka Tengah. Kedelapan turis tersebut tertarik akan keindahan potensi alam yang dimiliki hutan pelawan. Menurut, Pengelola Hutan Pelawan, Zaiwan kepada Laspela Group para turis ini sengaja meniatkan diri untuk berwisata satu bulan lamanya dan menginap didalam hutan. Mereka tertarik pada jenis hewan yang hidup pada malam hari dan siang hari. "Mereka tertarik ingin melihat binatang apa saja yanmg hidup di hutan Pelawan ini, mulai dari Mentilin, Musang, Pelanduk, burung jembeng, burung peniol dan sebagainya," tutur Zaiwan. Selain itu, rencana para turis WNA ini juga lanjut Zaiwan akan berwisata lada, musung madu, ngelimbang timah, dan melakukan tracking di danau dan di gurun. "Semoga saja ini menjadi awal yang baik, dalam mendukung program wisata ke Babel. Dan tentunya membawa nilai ekonomis bagi masyarakat," harap Zaiwan.(you)

Bupati Ibnu Saleh Resmikan Gedung Cold Storage Desa Kurau KURAU - Bupati Bangka Tengah (Bateng), DR Ir H Ibnu Saleh MM secara resmi membuka dan mengoperasikan perdana Cold Storage Desa Kurau Kecamatan Koba Kabupaten Bangka Tengah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) di kawasan PPI Desa Kurau. Jum'at,(08/03/2019). Dalam sambutannya Bupati Ibnu Saleh mengatakan sumberdaya alam sektor kelautan dan perikanan merupakan suatu potensi yang dapat di-

jadikan sebagai mod- Oleh: Herdian Farid Effendi gah dan ini meral kehidupan, potensi upakan gedung tersebut sangat stratcold storage pertaegis untuk mendorong Pemerintah ma di Bateng dan semoga dapat Daerah dalam peningkatan konsum- dimanfaatkan dengan baik,"tusi ikan yang bermutu. turnya. "Kementerian Kelautan PeriIbnu menambahkan kehadkanan melalui Direktorat Jenderal iran cold storage sangat dibuPenguatan Daya Saing Produk Ketuhkan dalam menjaga keseglautan dan Perikanan telah menyeraran ikan lebih lama sampai ke ahkan aset bangunan berupa cold konsumen serta untuk menamstorage dengan kapasitas penyimpung hasil tangkapan nelayan panan ikan sebesar 30 ton dengan yang melimpah ditempat pelenilai aset Rp. 4.526.980.000 kepalangan. da Pemerintah Daerah melalui Dinas "Semoga cold storage ini Perikanan Kabupaten Bangka Tendapat bermanfaat bagi para nelayan dan pembudidaya ikan di Kabupaten Bangka Tengah,"harapnya. Sementara Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Bangka Tengah, Dedy Muchdiyat mengatakan gedung cold storage Desa Kurau merupakan perjuangan Bupati Bateng kepada seluruh nelayan dalam menjaga kesegaran ikan disaat hasil tangkapan melimpah. "Pada tahun 2018 produksi perikanan tangkap untuk Ka-

bupaten Bangka Tengah mencapai 25.068,94 ton dan para nelayan yang ada di Bateng tak kenal lelah mengarungi lautan luas untuk mendapatkan hasil tangkapan yang banyak namun mereka seringkali terkendala terbatasnya sarana pendukung industri perikanan makanya cold storage dihadirkan sebagai fasilitas pendingin ikan untuk menjaga kesegaran ikan,"ungkapnya. (adv/hfe)


JUMAT - KAMIS

POLITIK DAMAI

15 - 21 MARET 2019

Bawaslu Basel Gelar Bimtek Pengawasan Pungut Hitung TOBOALI – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bangka Selatan menggelar bimbingan teknis (bimtek) pengawasan pungut hitung selama dua hari di Grand Marina Hotel Toboali, 09-10 Maret 2019. Kegiatan bimtek diikuti oleh Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) dan Panwaslu kelurahan/ desa se Kabupaten Basel. Ketua pelaksana, Vivin Arista mengatakan kegiatan bimtek ini dilaksanakan dengan beberapa materi yang berkaitan dengan teknis pengawasan dan mekanisme pungut hitung pemilu serentak April mendatang. “Kegiatan ini kita memberikan materi dan pemahaman kepada panwascam dan panwas kelurahan dan desa di kabupaten Basel juga teknis pengawasan hingga mekanisme pungut hitung kepada peserta panwascam dan panwas kelurahan dan desa,” katanya. Sementara itu, Ketua Bawaslu Kabupaten Bangka Selatan, Sahirin mengatakan tujuan memberikan pemahaman teknis pengawasan pungut hitung kepada seluruh panwaslu kecamatan dan panwaslu kelurahan/desa se kabupaten Bangka Selatan agar dapat menghindari pungut

hitung ulang. “Dalam bimtek ini, kami melakukan pemetaan terkait potensi pelanggaran yang mungkin terjadi pada 17 april mendatang,” jelas Sahirin kepada wartawan, Minggu (10/3). Selain itu, ia juga memaparkan beberapa potensi terjadinya pemungutan suara ulang, misalnya jika lebih dari satu pemilih yang tidak terdaftar dalam DPT, DPTb , dan tidak memiliki KTP-el mencoblos pada hari pemungutan suara, petugas KPPS yang dengan sengaja merusak lebih dari satu surat suara yang sudah digunakan oleh pemilih sehingga surat suara tersebut menjadi tidak sah. “Penghitungan ulang surat suara di TPS juga dapat dilakukan jika penghitungan suara dilakukan secara tertutup, penghitungan suara dilakukan ditempat yang kurang terang, penghitungan suara dilakukan dengan suara yang kurang jelas dan penghitungan suara dicatat dengan tulisan yang kurang jelas,” paparnya. Ia juga mengintruksikan kepada Panwaslu Kecamatan dan Panwaslu Kelurahan/Desa untuk selalu berkoordinasi dengan jajaran KPU di tingkat Kecamatan maupun di tingkat Desa guna memaksimalkan jalannya hitung pungutan suara.(tra)

3

Gubernur Ingatkan Kaum Milenial Cerdas Memilih PANGKALPINANG – Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman, mengingatkan kepada masyarakat di Babel, khususnya kaum milenial untuk cerdas dalam memilih baik calon anggota legislatif maupun calon Presiden dan Wakil Presiden pada Pemilu 17 April 2019 mendatang. “Ingat!..cerdas memilih, disini bukan hanya memilih semata dan jangan golput, tetapi harus tahu dengan akal yang sehat, memilih siapa yang bakal dipilih. Artinya, pemilih cerdas dalam halam ini, diantaranya milineal jangan lagi terpengaruh uangnya berapa,” tegas Erzaldi saat menjadi pembicara dalam kegiatan gerakan cerdas memilih “Generasi Milenial Pemilu Bermartabat” yang berlangsung di Aula STKIP Pangkalpinang, Sabtu (9/3/2019) lalu. Erzaldi juga meyakini, target KPU dalam hal Pemilu, adalah seberapa banyak orang datang ke TPS untuk hadir mencoblos adalah suatu kewajaran, namun kalau tidak cerdas dalam menentukan pilihan maka akan berdampak pada Bangsa Indonesia. “Hati-hati, kalau hanya banyak hadir, tapi tidak cerdas memilih bangsa kita akan tetap seperti ini, dia tidak akan cepat untuk maju,” sindirnya. Lebih lanjut, Erzaldi juga

menyebutkan, Babel hingga saat ini, berkenaan dengan kebhinekaan dan toleransi sangat kental dan kuat. Bahkan sudah sangat teruji. “Tapi, kita tidak boleh sombong. Jangan mentang-mentang karena kita sudah sangat teruji toleransi dan kebhinekaan kita terus kita umbar-umbarkan,” terangnya. Ia menejelaskan, bahwa kebhinekaan dan toleransi di Babel mendapat tantangan, terutama terhadap teknologi, medsos, hoax, dan lain sebagainya. "Agar kebhinekaan dan toleransi ini bisa tetap terjaga, maka bisa diantisipasi dengan teknologi,” sebutnya. Sementara itu, Direktur Uta-

ma LPP RRI Pusat, M. Rohanuddin mengatakan, keberagaman itu harus dirawat. Demokrasi itu tidak untuk bertengkar, tapi harus dilakukan dengan kegembiraan. Ketika kelompok milinial ini datang ke TPS, maka harus dengan gembira, dengan hati nurani, siapa wakilwakil yang akan dipilih untuk membangun Indonesia. “Jadi, sebenarnya peradaban yang bagus itu adalah menghormati demokrasi. Demokrasi yang baik adalah, bangsa Indonesia melakukan sesuatu yang baik-baik. Kampanye itu bukan pasar rakyat untuk mengkampanyekan yang tidak baik, tapi sebaliknya,” pungkasnya. (wa)

Tokoh Masyarakat Hingga Artis Meriahkan Baksos Pengobatan Yayasan BPJ Peduli di Sungailiat SUNGAILIAT - Meriahnya kegiatan Bhakti Sosial (Baksos) Pengobatan yang dilehat oleh Yayasan BPJ Peduli di Sungailiat, Bangka. Sejumlah pejabat, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga artis pun tampak hadir dalam layanan kesehatan pengobatan tersebut. Pantauan di lokasi dalam kegiatan baksos turut dihadiri oleh Anggota DPD RI yang ju-

ga adalah mantan Gubernur Babel Hudarni Rani dan mantan Wakil Gubernur Babel Hidayat Arsani. Hadir juga tokoh masyarakat Bapak Yusman Ngui, Eddy Iskandar, Jasman Dinata, Sumarli, Rachmat Suyatno, Ujang Supriyanto, Sumarli, Nurmala Dewi Hernawati, bahkan tampak artis Yendri LIDA, penyanyi dangdut Camelia dan saudaranya menyempatkan diri hadir, serta ikut menyapa masyarakat yang hadir pada Baksos Pengobatan Yayasan BPJ Peduli. Ketua Yayasan BPJ Peduli Sugianto mengatakan baksos tahun ini terlihat meriah tadi ada beberapa pejabat daerah, tokoh masyarakat, tokoh agama, artis, dan antusias masyarakat yang datang.

"Baksos kali ini meriah ya, masyarakat yang datang gak hanya dari Sungailiat saja. Tadi juga ada mantan Gubernur Babel, mantan Wakil Gubernur, artis dangdut, dkk," ujarnya di Taman Santap, Sungailiat, Sabtu (9/3/2019). Sementara Founder Yayasan BPJ Peduli Bambang Patijaya mengemukakan baksos ini merupakan kegiatan yang rutin dilaksanakan oleh Yayasan BPJ Peduli, memang untuk di tahun 2019 ini yang pertama kalinya. "Dan kita memilih melakukan baksos di Kota Sungailiat, pelayanan yang kita berikan kepada masyarakat pada hari ini antara lain ada tiga jenis," terangnya. Pertama adalah pengobatan umum, didukung oleh 18 dokter umum, 7 dokter gigi, jadi total ada 25 orang d o k t e r.

Kemudian ada juga membagikan kacamata baca gratis kepada masyarakat sebanyak 1000 pcs yang dilayani oleh para relawan Yayasan BPJ Peduli. "Kita lihat dari tadi pagi sampai sekarang, banyak sekali masyarakat di seputaran Sungailiat datang ke lokasi. Banyak masyarakat yang merasa terbantu. Mudah-mudahan kita bisa mendukung kesehatan masyarakat Sungailiat dan sekitarnya," imbuh Bambang. Tokoh pemuda Babel yang kerap disapa BPJ itu pun mengaku bahwa tim dokter, perawat, apoteker, dan relawan Yayasan BPJ Peduli telah dipersiapkan secara matang dan siap. Oleh karena itu, Yayasan BPJ Peduli bisa saja kembali hadir untuk melaksanakan baksos pengobatan, sebagai upaya daripada untuk terus meringankan beban masyarakat dalam hal kesehatan. "Kita tau ada program BPJS tapi kadang-kadang itu belum cuk-

up, untuk itu kami dari Yayasan BPJ Peduli berusaha ingin berkontribusi di dalam mendukung pelayanan masyarakat secara wadah baksos ini. Serta terima kasih yang tak terhingga kepada Owner Taman Santap yakni Bapak Handoko yang telah meminjamkan tempatnya untuk pelaksanaan Baksos Pengobatan ini," ucap BPJ. (adv/*)


4

PELANGI SEJIRAN SETASON

JUMAT - KAMIS

15 - 21 MARET 2019

Bupati Babar Ajak Masyarakat Lapor Pajak Ubi Kasesa Jadi Penopang Ekonomi Masyarakat PARIT TIGA – Dalam rangka melaksanakan misi Desa untuk meningkatkan ekonomi masyarakat, pihak Pemerintah Desa Ketap, Kabupaten Bangka Barat berniat menggalakkan budidaya ubi racun, atau Ubi Kasesa sebagai bahan baku pembuatan tepung tapioka. Menurut Kepala Desa Ketap, Indra, ketika ditemui mengatakan, pihaknya melirik potensi ini karena melihat prospeknya yang besar. “Kita melihat potensi yang besar untuk budi daya ubi racun ini, selain kontur tanah kita yang cocok untuk membudidayakan ubi jenis ini, biaya produksi yang kecil, pihak perusahaan yang menjadi mitra kita, juga menjamin mengenai kestabilan harga jual,” jelas Indra baru-baru ini. Untuk melaksanakan program ini, pihak Pemdes Ketap akan membentuk beberapa kelompok tani, yang terdiri dari 120 orang warga Desa Ketap yang sudah mengajukan diri menjadi anggota Poktan. Indra Menambahkan, saat ini pihaknya tengah mengupayakan pengajuan melalui Dinas Kehutanan untuk agar mendapatkan izin untuk mengelola lahan di kawasan Hutan Produksi. “Untuk lahan kita tengah berupaya mengajukan ke pihak Dinas Kehutanan. Dan untuk lahan yang kita ajukan, adalah lahan yang tidak produktif, seperti semak belukar yang selama ini terbengkalai, dengan luas lahan yang kita ajukan sekitar 250 hektar,” sebut Indra. Indra Berharap, dengan adanya budidaya ubi kasesa, ketergantungan warga akan tambang bisa di kurangi. Selain itu, dengan waktu tanam berkisar 12 bulan, serta biaya operasional yang kecil, ditambah dengan pola kemitraan serta jaminan dari pihak perusahaan, tentu akan mempermudah petani dalam memasarkan hasil panen, serta menguntungkan pihak petani sendiri. (nop)

Wanto Tewas Diduga Kekurangan Oksigen JEBUS – Naas dialami Wanto, (41) warga Desa Sinar Manik, Kecamatan Jebus, Kabupaten Bangka Barat. Berniat hendak menyelamatkan seorang bocah yang terjatuh kedalam bekas tambang timah, Wanto malah tewas diduga akibat kekurangan oksigen. Menurut Kades Sinar Manik, Sudirman, peristiwa ini berawal pada selasa siang, ( 5/3/2019) saat seorang bocah yang masih tetangga korban, memancing di sebuah bekas galian tambang. Diduga terpeleset, bocah tersebut pun jatuh kedalam lubang tersebut. Melihat hal tersebut, Wanto berniat menyelamatkan si bocah dengan cara menceburkan dirinya kedalam air lubang, namun apa daya niat Wanto ingin menyelamatkan bocah, justru ia sendiri yang tak terselamatkan. Warga yang mengetahui peristiwa itu pun berdatangan hendak menolong korban dan si bocah, dibantu personil Polsek Jebus serta Koramil Jebus, warga akhirnya berhasil mengevakusi korban dan si bocah, malangnya saat berhasil dievakuasi korban dalam keadaan tidak sadarkan diri, sementara si bocah berhasil diselamatkan. Melihat kondisi korban, warga dibantu Babinsa Sinar Manik, Sertu Sumardianto, segera melarikan korban ke Puskesmas terdekat, malangnya, nasib korban tidak dapat diselamatkan Danramil 413/06 Jebus, Kapten Inf. Siradjudin, ketika ditemui membenarkan peristiwa tersebut. “Benar mas, kejadiannya di Desa Sinar Manik tadi siang. Begitu mendapat kabar, saya langsung memerintahkan anggota untuk membantu evakuasi,” jelas Danramil. Korban sendiri setelah dari puskesmas, langsung di bawa kerumah duka oleh pihak keluarga, untuk kemudian dimakamkan pihak keluarga di pemakaman umum Desa Sinar Manik. (nop)

MUNTOK – KPP Pratama Bangka, bersama KP2KP Muntok, mengadakan acara Pekan Panutan bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FORKOPIMDA), bertempat di gedung Diklat Aula Batu Rakit, Muntok, Bangka Barat, pada selasa pekan kemarin. Dalam acara tersebut, Plt. Bupati Bangka Barat, Markus S.H mengatakan, batas waktu pelaporan SPT tahunan Pajak Penghasilan Orang Pribadi tahun 2018, adalah 31 Maret 2019. Sedangkan batas waktu untuk wajib pajak badan atau perusahaan adalah 30 April 2019. “Dan mengingat kemajuan jaman yang semakin canggih, saya juga mengajak seluruh masyarakat Bangka Barat, agar melaporkan SPT Tahunan secara online dengan eFiling. Karena dengan efiling, bisa dilaporkan dimana saja dan kapan saja, jadi wajib pajak tidak perlu repot untuk datang kantor pajak,” ujar

Markus. Markus berharap dengan adanya kegiatan serta himbauan ini, masyarakat Kabupaten Bangka Barat bisa ikut berpartisipasi aktif demi mengamankan penerimaan negara. “Diperlukan sinergi antara Pemerintah Daerah Kabupaten Bangka Barat, dan KPP Pratama Bangka, terutama dalam hal pertukaran data dan sosialisasi tentang pentingnya kesadaran, dan kepedulian masyarakat terhadap pajak,” sebutnya.

Sementara itu, Edwin Warganingrat Muliya, selaku Kepala KPP Pratama Bangka mengatakan, pihaknya mengucapkan terima kasih kepada Plt Bupati Babar beserta Jajaran FORKOPIMDA yang telah melaporkan SPT tahunan lebih awal. “Saya berterima kasih kepada Plt. Bupati dan jajaran Forkopimda Bangka Barat, karena telah melaporkan SPT Tahunannya lebih awal, yakni sebelum tanggal 31 Maret. Saya berharap hal tersebut dapat dijadikan contoh

bagi masayarakat, khususnya di Bangka Barat,” ucap Edwin. Dalam acara ini, pihak KPP Pratama Bangka juga memberikan penghargaan kepada Wajib Pajak, Para Pahlawan Pembangunan yang telah melakukan kewajiban perpajakan, baik membayar dan melaporkan pajak dengan taat. “Semoga dapat menjadi panutan bagi Wajib Pajak lainnya, agar daerah kita Bangka Barat semakin maju dan sejahtera,” Ucap Edwin menambahkan. (nop)

Pemkab Babar Dukung Program PADBB

Polres Bangka Barat Hanya Menangkap Mobil Pembawa Kayu Bukannya BBM Berjenis Solar MUNTOK – Kepolisian Resort Bangka Barat menegaskan jika penangkapan yang dilakukan jajarannya beberapa waktu lalu di pelabuhan Tanjung Kalian Muntok hanyalah mobil truk pengangkut kayu ilegal. Bantahan ini sekaligus menepis dugaan warga yang menyebutkan jika Polres telah melakukan tangkapan Bahan Bakar Minyak berjenis solar. “Jadi tidak benar kalau kita menangkap minyak ilegal seperti yang diopinikan masyarakat, yang benar adalah kayu berjenis Sengon,” Ucap Wakapolres Bangka Barat Kompol Joko Triyono saat melakukan konfrensi pers, didampingi Kasat Reskrim Akp Rais Muin, S.I.K. serta Kanit Pidsus, Ipda Boy Akbar, Selasa (12/3/2019) Dia menjelaskan sebelumnya, jajaran Polres Babar Sabtu kemarin, melakukan penangkapan terhadap 3 unit truk, yang mengangkut kayu sengon di Pelabuhan Tanjung Kalian Kec. Muntok, yang mana truk tersebut diduga telah melakukan tindak pidana menebang pohon, atau memanen, atau memungut hasil hutan didalam

hutan tanpa memiliki hak atau izin dari pejabat yang berwenang. sebagaimana dimaksud dalam pasal 87 ayat 5 Jo Pasal 50 ayat 3 huruf e UU nomor 41 Tahun 1999 Jo Pasal 55 KUHP. Dalam penangkapan tersebut, polisi berhasil mengamankan tersangka SK Als Mandung, warga Banyumas, Kec. Cilongok Kab. Banyumas, Jawa Tegah. Dari tangan tersangka, polisi berhasil mengamankan 3 (tiga) unit mobil merk Mitsubishi fuso, 90 kubik kayu sengon. Kayu jenis sengon tersebut rencananya akan dijual ke PT. SKN di kota Magelang dengan menyeberangi pelabuhan Tanjung Kalian Muntok. Para tersangka akan di jerat dengan pasal pasal 87 ayat (1) huruf a UU nomor 18 tahun 2013, tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan, Jo Pasal 55 KUHPidana “Menerima, membeli, menjual, menerima tukar, menerima titipan, dan/atau memiliki hasil hutan, yang diketahui berasal dari pembalakan liar. Kini tersangka berikut barang bukti diamankan di Mapolres Babar untuk proses penyelidikan lebih lanjut. (nop)

MUNTOK – Pemerintah Kabupaten Bangka Barat menyatakan, mendukung Program Pasar Aman Dari Bahan Berbahaya (PADBB). Plt Bupati Bangka Barat, Markus, saat membuka kegiatan Forum Advokasi PADBB yang diselenggarakan Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) di Hotel Pasadena Muntok beberapa waktu mengatakan sudah menjadi prioritas jajarannya untuk menekan peredaran bahan makanan yang mengandung bahan berbahaya. hal ini pula kata dia untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat. “Pasar sehat dan pasar aman dari bahan berbahaya memang sudah menjadi salah satu fokus Pemerintah Bangka Barat, karena kita ketahui bahwa saat ini peredaran formalin dan boraks sudah sangat membahayakan dan mudah didapat seperti contoh ikan-ikan yang dijual banyak mengandung formalin.” ujar Markus. Markus juga meminta kepada pihak terkait baik dari BPOM, Dinas Koperasi, UKM dan Perindustrian Bangka Barat, Dinas Pertanian dan Pangan Bangka Barat dapat bekerjasama dan saling bersinergi agar dapat melakukan sidak bahan berbahaya pada pangan baik di pasar tradisional, toko-toko, warung dan swalayan yang ada di Bangka Barat. Sementara itu Kepala BPOM Pangkalpinang Hermanto mengungkapkan terkait dari hasil pengawasan yang telah dilaksanakan oleh BPOM masih banyak pangan yang beredar mengandung bahan berbahaya bagi tubuh manusia, seperti boraks, formalin, pewarna tekstil dan lainnya. “BPOM sudah melaksanakan program pasar aman dari bahan berbahaya ini sudah dilakukan sejak tahun 2013, kalau di Babel ini yang sudah melaksanakan pasar aman ini antara lain Pasar Induk Tanjung Pandan, Pasar Lipat Kajang Manggar, Pasar Rumput Pangkalpinang, Pasar Kite Sungailiat, Pasar Pelataran Parkir Toboali dan tahun ini kita laksanakan di pasar Muntok. Dan pasar Muntok ini akan menjadi pasar percontohan untuk pasar-pasar yang lain yang ada di Bangka Barat.” Ujar Hermanto. (nop)


JUMAT - KAMIS

PELANGI EDUKASI 5

15 - 21 MARET 2019

Gubernur Babel Ikut Rayakan HUT YPAC Pangkalpinang ke-64 PANGKALPINANG – Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman beserta bersama istri Melati Erzaldi turut merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) Yayasan Pembinaan Anak Cacat (YPAC) Pangkalpinang yang ke-64, yang berlangsung di Gedung Mahligai Rumah Dinas Gubernur Babel, Selasa (5/3/2019). Dalam kesempatan tersebut Gubernur memberikan support langsung dengan menyapa satu persatu anak-anak YPAC yang ikut dalam perayaan HUT tersebut. Tak hanya itu, orang nomor satu di Negeri Serumpun Sebalai itu juga bersama istri menyaksikan sejumlah penampilan anak-anak didik YPAC Pangkalpinang, meski dengan keterbatasannya anak-anak YPAC mampu menyuguhkan kemahiran Seni Tari, Tarik Suara, Puisi, Seni Musik, Seni Tata Rias, Karate, Karya Seni Lukis. Ketua Pembina YPAC Pangkalpinang, Andi Fikri, dalam sambutannya mengatakan, YPAC Pangkalpinang yang pada tahun ini, menginjak usia 64 dalam programnya fokus pada empat hal, yaitu Rehabilitasi Pendidikan, Rehabilitasi Keterampilan, Rehabilitasi Sosial, serta Rehabilitasi Kesehatan. “Kedepan, YPAC Pangkalpinang, mewacanakan untuk membangun Gedung yang baru beserta Fasilitas Pendukung. Oleh sebab itu, pihaknya meminta dukungan semua pihak agar hal ini dapat terwujud,” ujarnya. Ia menyampaikan terima kasih dan apresiasinya kepada Gubernur Erzaldi yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini. Tema yang diambil adalah “Se-

mangat Organ YPAC Pangkalpinang, Bersinergi Membina Insan Disabilitas, Menuju Kemandirian yang Produktif dan Kreatif”. “Sesuai Tema ini, ditampilkan hasil Seni dan Kerajinan/UMKM dari para peserta didik yang diharapkan mereka dapat secara mandiri Produktif dan Kreatif,” jelasnya. Sementara itu, Gubernur Babel Erzaldi Rosman mengatakan, berkaitan dengan Pembangunan Gedung YPAC Pangkalpinang, saat ini telah terkumpul uang dari sejumlah Donatur, diantaranya Gubernur sendiri yang akan membantu sebesar 5 milyar rupiah. “Saya juga meminta dukungan terhadap semua pihak, karena pada tahun 2019 ini, tepatnya di bulan Juli, Babel akan menjadi tuan rumah penyelenggaraan Pertemuan YPAC Tingkat Nasional,” ujar Gubernur. Lebih lanjut dikatakan Erzaldi, Pemerintah akan memberikan ruang, peluang dan kesempatan kepada para disabilitas untuk berkarya dan mengaktualisasikan dirinya. "Begitu pula dengan Perkantoran dan Fasilitas umum lainnya. Untuk itu, saya mengajak untuk bersama-sama mewujudkan Babel Inklusi dan ramah disabilitas melalui sinergi dari seluruh elemen," ajak Gubernur. Terpisah, Ketua TP PKK Babel, Melati Erzaldi, mengemukakan, kegiatan pada Ulang Tahun YPAC Pangkalpinang ini, sebagai wadah mengekspresikan, menampilkan kemampuan para anak didik, baik di Bidang Seni, Kuliner maupun UMKM-nya. Ia pun berjanji akan ikut mengembangkan dan mengendorse hasil Kerajinan yang dihasilkan. Kedepan, pihaknya juga melalui Dekranasda maupun Dinas Terkait, akan membantu mengembangkan hasil kerajinan didikan anak-anak YPAC ini.(wa)

Juarai Lomba Menulis Artikel HPN

Tulisan Mutiara Layak Dibukukan TOBOALI – Lomba menulis Artikel HPN Bangka Selatan (Basel) yang diselenggarakan oleh Kelompok kerja (Pokja) Jurnalis Basel di menangi oleh siswi SMAN 1 kepulauan Pongok. Mutiara, berhasil menjadi Juara I dalam lomba menulis artikel pariwisata dan budaya tingkat SMA se-Bangka Selatan. Sementara Juara II diraih oleh Musey Natul Hasanah, siswi SMAN 1 Payung. Dan Indah Permata Sari, siswi SMAN 1 Pulau Besar meraih posisi III dalam lomba menulis artikel yang masuk dalam rangkaian memperingati Hari Pers Nasional Kabupaten Bangka Selatan tahun 2019. Pada lomba menulis artikel ini, Pokja Jurnalis Basel menggandeng tiga juri independen yaitu Rusmin (penulis buku), Ekawati Justiar (pemerhati pariwisata dan budaya Basel) dan Sumindar (penulis kolom opini) dalam melakukan penilaian. “Kita melakukan penjurian secara indepenpenden, ada Rusmin penulis buku, penulis kolom opini serta penulis cerpen yang melakukan penjurian, penilaian dari sisi promosi pariwisata dan budayanya ada Ekawati Justiar, serta Sumin-

dar, yang merupakan penulis kolom opini, harapan kita tentunya melalui kegiatan pokja, workshop jurnalistik dan lomba menulis artikel ini akan muncul jurnalis sekolah serta penulis muda yang mampu mempromosikan pariwisata dan budaya

Bangka Selatan,” ungkap Ketua Pokja Jurnalis Basel Dedy Irawan, Senin (11/3). Rusmin, menilai karya tulis artikel siswa SMA se-Basel sudah bagus, tinggal pengeditan sedikit saja dan sudah cukup layak untuk dibukukan. “Setelah membaca tulisan anak SMA se-Basel, rerata tulisannya bagus-bagus, tinggal diedit sedikit sudah jadi tulisan yang layak untuk diterbitkan menjadi sebuah buku kumpulan artikel SMA se-Basel, dan ini sangat baik untuk memotivasi siswa menggiatkan literasi di sekolah, tulisan ini juga akan mampu mempromosikan pariwisa-

ta dan budaya Bangka Selatan,” kata Rusmin. Sekretaris Pokja Jurnalis Basel Wiwin Suseno mengungkapkan lomba menulis artikel tingkat SMA se-Basel ini adalah salah satu rangkaian kegiatan peringatan Hari Pers Nasional Kabupaten Bangka Selatan tahun 2019. “Ada 4 rangkaian kegiatan Pokja Jurnalis Basel termasuk rangkaian HPN, workshop jurnalistik tingkat SMA, lomba menulis artikel, bakti sosial serta workshop PPID se-Basel, untuk penyerahan tropi, piaga dan uang pembinaan akan kita jadwalkan lebih lanjut,” imbuhnya didampingi anggota Pokja lainnya. Wiwin berharap melalui kegiatan workshop jurnalistik serta lomba menulis artikel yang digelar Pokja Jurnalis Basel akan menjadi motivasi untuk meningkatkan literasi sekolah. Adapun, lima juara harapan lainnya adalah Meliyana SMAN 1 Simpang Rimba (Juara Harapan I), Abrillioga SMAN 1 Toboali (Juara Harapan II), Ego SMAN 1 Lepong (Juara Harapan III), Hera Pramugita SMA Muhammadiyah Toboali (Juara Harapan IV) dan Suci Fatmawati SMKN 1 Toboali (Juara Harapan V). (tra)

HUT Bangka Selatan ke-16

Justiar Ajak Masyarakat Saling Sinergi Besarkan Basel TOBOALI - Tanggal 27 Januari 2003 merupakan tanggal spesial bagi masyarakat Basel, pasalnya pada saat itu DPR RI menyetujui pembentukan kabupaten Basel di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Pada puncak acara penutupan rangkaian HUT kabupaten Bangka Selatan (Basel) ke 16, Bupati Basel Drs. H. Justiar Noer mengatakan pembentukan Basel menjadi kabupaten berkat dari perjuangan masyarakat Basel yang cinta dan rasa memiliki terhadap kabupaten Bangka Selatan. “Terbentuknya kabupaten Bangka Selatan tidak lepas dari perjuangan pengurus presidium pembentukan kabupaten Bangka Selatan, para tokoh masyarakat, tokoh agama dan tokoh pemuda yang mengabdikan diri dan memberikan dharma bakti tanpa kenal lelah mewujudkan terbentuk

kabupaten Bangka Selatan,” kata Justiar di sela-sela malam puncak HUT Basel di Pantai Laut Nek Aji, Toboali, Minggu (10/3) malam.

Bertema “Urang Bangka Selatan Hebat” JUSTIAR juga mengajak masyarakat Basel yang berkumpul di Pantai Laut Nek Aji untuk ikut mengikuti ucapannya “yoo, hame-hame begawe wujudkan Bangka Selatan mandiri, maju, sejahtera dan berdaya saing,” katanya. Ia menjelaskan, tema ini hendaklah menjadi inspirasi semua pihak secara bersama mengukir dan memaknai keberhasilan dan prestasi yang telah dicapai selama 16 tahun umur Basel. “Bangka Selatan telah meraih kemandirian, kemajuan, kesejahteraan dan berdaya saing dan itu modal uta-

ma kita dalam tekad agar bisa bertindak dan beraksi nyata guna menanggapi tantangan dan perkembangan zaman dan tingkat persaingan sehingga mampu mengembangkan inovasi untuk kemajuan pembangunan di Bangka Selatan,” ucapnya. Di usia Basel yang ke 16 ini, ia berharap untuk dapat saling bersinergi pererat dan jabat tangan untuk meningkatkan lagi pembangunan di

Basel lebih baik lagi kedepannya. “Saya berharap dan mengajak seluruh pejabat dan stake holder di lingkungan Pemerintahan kabupaten Bangka Selatan serta seluruh lapisan masyarakat untuk bersinergi dan bersama membangun kabupaten Bangka Selatan yang kita cintai ini agar lebih baik lagi kedepannya,” harap Justiar. Turut hadir malam puncak HUT

Basel ke 16, Wakil ketua DPRD Babel Toni Purnama, Gubernur Babel di wakili Staf Ahli bidang Kemasyarakatan dan SDM Toni Batubara, Anggota DPRD Basel Rozali, Kapolres Basel diwakili Kabag Ops. Kompol. Irwan, ketua TP PKK Basel Ekawati Justiar, Forkopimda, Danramil Toboali, Presidium Basel, Stake Holder, tokoh agama dan tokoh masyarakat Basel. (adv/tra)


6

PELANGI OTOMOTIF

JUMAT - KAMIS

15 - 21 MARET 2019

Mitsubishi Anggap Livina Pesaing Xpander JAKARTA - Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) bersikap memandang Nissan Livina sebagai kompetitor Xpander meski kenyataannya kedua produk itu menggunakan platform yang sama dan diproduksi di pabrik Mitsubishi di dalam negeri. Head of Sales and Marketing Group MMKSI Imam Choeru Cahya mengatakan tidak ada komunikasi antara pihaknya dengan Nissan Motor Indonesia terkait strategi pemasaran, termasuk soal penempatan harga. "Kami anggap itu kompetitor saja, sama. Secara bisnis strategi pemasaran, sama, itu kompetitor. Kami ingin meraih

pasar sebanyak-banyaknya di pasar Indonesia, walaupun itu kakak-adik atau saudara atau apa, tetap saja," kata Imam saat ditemui di Jakarta, Kamis (4/3). Nissan di Jepang merupakan pemilik 34 persen saham Mitsubishi. Kedua merek ini menjadi bagian aliansi bersama Renault yang memiliki 43 persen saham Nissan. Menurut Imam, terkait aliansi, arahannya jelas, yakni Xpander dan Livina hanya berbagi platform sedangkan untuk strategi pemasaran dikatakan berkompetisi. "Terus terang kita pun terus memantau Livina setelah meluncur, bagaimana pergerakannya di pasar Indonesia. Kami masih percaya diri, dengan kepercayaan konsumen di Indonesia, mungkin Xpander sudah proven selama sudah setahun

lebih, sampai saat ini tidak ada keluhan yang cukup signifikan semuanya puas dan kalau lihat SPK [Surat Pemesanan Kendaraan], dengan ada produk baru tidak terlalu signifikan turunnya jadi hampir sama, stabil saja malah," urai Imam. Selama dua bulan awal 2019, sebagian besar Low MPV selain Xpander punya desain baru, yaitu Toyota Avanza, Daihatsu Xenia, Suzuki Ertiga, dan Honda Mobilio. Selama periode itu, berdasarkan data wholesales, Xpander terjual 5.708 unit dan 5.532 unit. MMKSI mengklaim telah mengirimkan 100 ribu unit Xpander selama 18 bulan terhitung sejak diluncurkan. Pencapaian itu dianggap rekor se-Indonesia sebab belum pernah ada produk lain yang bisa mencapai angka itu, secepat itu. (cnnindonesia)


JUMAT - KAMIS

15 - 21 MARET 2019

PELANGI JUNJUNG BESAOH 7

Pemkab Bangka Selatan akan Menerapkan Lima Hari Kerja 11 Orang Terjangkit DBD di Bangka Selatan TOBOALI – Dari data Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Kabupaten Bangka Selatan (Basel) sampai dengan akhir januari tahun 2019 telah menangani 11 kasus Demam Berdarah Degue (DBD). “Tidak ada yang fatal, namun tetap ada yang menderita penyakit Demam Berdarah Degue sebanyak 11 orang penderita,” Kata Kepala DKPPKB Bangka Selatan, Supriyadi melalui Kasi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit menular, Rusdimanto beberapa waktu lalu. Ia mengatakan sebanyak 11 orang penderita itu tersebar di beberapa kecamatan, kendati demikian hal ini bukanlah kejadian luar biasa, sehingga penangganannya dilakukan dengan pengobatan secara intensif bagi pasien. “11 orang pasien DBD di Bangka Selatan tersebar dengan rincian, enam orang di Puskesmas Toboali, dua orang di Puskesmas Air Gegas dan dua orang di Puskesmas Air Bara serta satu orang di Puskesmas Simpang Rimba,” ujarnya. Menurut dia, hal ini belum diperlukan pengasapan guna membunuh nyamuk dan jentik penyakit. Karena untuk pengasapan diperlukan penelitian terlebih dulu ke lapangan. “Untuk pencegahan tetap dilaksanakan dengan sosialisasi dan gerakan masyarakat hidup sehat,” jelasnya. Selain itu, pihaknya juga mengoptimalkan penyuluhan dan menggalakan pemberantasan sarang nyamuk melalui PKM yang ada di Bangka Selatan serta menganjurkan masyarakat menggalakan Gerakan Satu Rumah Satu Jumantik. “Pola pemberantasan sarang nyamuk dengan cara mengajak masyarakat membuang jentik nyamuk yang ada di rumah maupun di luar rumah terutama di bak penampungan air dengan sistem 3M,” tukasnya.(tra)

TOBOALI – Dalam waktu dekat Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan (Basel), akan menerapkan lima hari kerja bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di wilayahnya. Sebelumnya, hari kerja dilingkungan pemkab Bangka Selatan, berlaku enam hari kerja. Namun sejak tanggal 11 Maret 2019 mendatang, jam kerja ASN berlaku lima hari. Perubahan jam kerja ASN ini menyusul adanya Surat Edaran (SE) Bupati Basel melalui Plh Sekda Agus Pratomo Nomor : 800/16/BKPSDMD/2019 tentang ketentuan hari dan jam ker-

ja serta pengisian daftar hadir Pegawai. Dalam sudat edaran tersebut, jadwal hari kerja Senin-Kamis dimulai pukul 07.30 WIB sampai dengan 16.00 WIB dengan waktu istirahat dari pukul 12.00 WIB sampai dengan pukul 13.00 WIB. Sementara Jumat jam masuk kerja pukul 07.30 WIB sampai dengan pukul 16.30 WIB. dengan waktu istirahat dimulai pukul 11.30 WIB sampai dengan pukul 13.30 WIB. ” Mulai Senin 11 Maret 2019 pekan depan, jam kerja diberlakukan selama lima hari. Kalau sebelumnya enam hari kerja. Ini bedasarkan surat edaran Plh Sekda Agus Nomor : 800/16/BKPSDMD/2019 tentang ketentuan hari

dan jam kerja serta pengisian daftar hadir pegawai,” ujar Sumadi, Jumat kemarin. Selain menetapkan lima hari kerja, Pemkab Basel juga merubah sistem absensi sidik jari ASN. Dimana dalam edaran tersebut ASN dilingkungan pemkab Basel diwajibkan mengisi absensi sebanyak 3 kali. Dimana pada hari Senin sampai kamis, absensi sidik jari dimulai pukul 07.30 WIB. Kedua pada pukul 13.00 WIB dan ketiga pada pukul 16.00 WIB. Sedangkan pada hari Jum’at, para pegawai wajib mengisi absensi sidik jari pertama pada pukul 07.00 WIB “Selain perubahan pada jam kerja, mulai tanggal 11 Maret 2019 nanti, absensi sidik jari ASN

DKPPKB Bangka Selatan Intensif Meminimalir Stunting TOBOALI – Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Kabupaten Bangka Selatan, akan intensif meminimalisir stunting yang ada di Bumi Junjung Besaoh. “Kami saat ini bekerjasama dengan instansi dan pemangku kepentingan lainnya terus berusaha menurunkan angka stunting yang terjadi di Bangka Selatan,” Kata Kepala DKPPKB Bangka Selatan, Supriyadi, Jum’at lalu. Ia mengatakan dari 3535 balita berusia 0 sampai dengan 59 bulan, 12,9 persen atau 456 balita yang ada di Bangka Selatan masuk dikategorikan stunting. “Sampai saat ini terdata ada sebanyak 456 balita stunting tersebar di delapan desa yang ada di Bangka Selatan, yakni

Desa Serdang, Desa Tepus, Desa Sidoarjo, Desa Pongok, Desa Payung, Desa Sebagin dan Desa Jelutung 2 serta Desa Gudang,” ujarnya. Ia mengatakan untuk penurunan prevalensi stunting harus dikerjakan bersama semua pihak termasuk masyarakat. Menurut dia, definisi stunting adalah kekurangan gizi kronis pada anak balita yang terjadi dalam jangka waktu lama. Pemerintah melakukan intervensi dalam dua skema. Pertama intervensi spesifik atau gizi dalam melakukan pemberian makanan tambahan untuk ibu hamil dan anak suplementasi gizi, pemberian tablet darah dan konsultasi. Skema Kedua kata dia, intervensi sensitif atau non gizi seperti penyediaan sanitasi dan air bersih, lumbung pangan, Alokasi Dana Desa, edukasi sosialisasi dan sebagainya. “Ayo kita peduli lingkungan sekitar, lihat kondisi balita di keluarga atau lingkungan sekitar pahami carilah informasi sebanyak mungkin melalui media ataupun tentang stunting, lalu berpartisipasi memberikan informasi yang benar pada keluarganya dan edukasi masyarakat,” tandasnya.(tra)

juga mengalami perubahan dari hari sebelumnya. Kami harap, dengan perubahan jam kerja ini pelayanan lebih efektif dan maksimal,” harapnya.(tra)

DPPP Basel Evaluasi Penyuluh dan Sinkronisasi Kegiatan tahun 2019 TOBOALI – Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan (DPPP) kabupaten Bangka Selatan (Basel) menggelarkan rapat evaluasi penyuluh pertanian kabupaten Basel tahun 2018, Senin pekan kemarin, di Balai Penyuluh Pertanian desa Rias, kecamatan Toboali. Kepala Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan, Suhadi melalui Sekretaris Dinas (Sekdis) DPPP Basel, Rizal mengatakan dilakukannya evaluasi penyuluh pertanian tahun 2018 lalu guna menyinkronkan kegiatan kerja di bidang- bidang pertanian sepanjang tahun 2019. “Kami melakukan evaluasi penyuluh tahun 2018 lalu dan sinkronisasi kegiatan di bidangbidang pertanian di tahun 2019, guna mencapai swasembada pangan di Bangka Selatan, dan lumbung padi di Provinsi Bangka Belitung,” kata Rizal Ia menerangkan, tujuan dilakukan evaluasi penyuluh dan sinkronisasi yakni memenuhi program yang ada di Dinas Pertanian, Pangan dan Pertanian Basel agar dapat berjalan berkesinambungan. “Tujuan evaluasi ini yakni untuk berkesinambungan dengan kebutuhan petani yang ada di lapangan sehingga peningkatan produksi tercapai terutama-tanaman pangan,” ulasnya. Oleh karena itu, ia berharap para penyuluh pertanian di Basel bekerja maksimal agar tercapai keberhasilan program yang telah dicanangkan pemerintah pusat maupun pemerintah daerah. “Kita berharap penyuluh pertanian bekerja maksimal dan bisa berkoordinasi dengan Dinas Pertanian khususnya bidang-bidang terkait terhadap program yang ada agar semua bisa berjalan selaras,” harapnya.(tra)


8

PELANGI SPORT

JUMAT - KAMIS

15 - 21 MARET 2019

BPJ: Drag Bike, Jalur Resmi Bagi Pemuda Tinggalkan Balapan Liar PANGKALPINANG – Xtreme Otomotif Club Pangkalpinang kembali menggelar ajang balap jenis drag bike 2019 di Sirkuit kawasan Jembatan Emas, Kepulauan Bangka Belitung (Babel). Kali ini drag bike berlangsung di sirkuit jalan lurus 201 meter. Event yang digagas Xtreme Otomotif Club tersebut pun dipadati para penonton dan peserta. Beragam bendera dan umbul-umbul lambang tim balap pun dibentangkan mereka guna memenuhi pagar pembatas di sirkuit track lurus. Tampak juga Dewan Pendiri Xtreme Otomotif Club Babel Bambang Patijaya (BPJ) hadir di lintasan drag bike guna menyaksikan perlombaan tersebut.

Bambang Patijaya mengatakan selamat atas terselenggaranya kejuaraan drag bike 201m Xtreme Otomotif Club 2019 yang sedang berlangsung di Pulau Bangka. “Mudah-mudahan kegiatan ini dapat memberi pembinaan kepada balap liar, agar hobi track lurus mereka tersalurkan dengan positif di lintasan resmi,” ujarnya di Sirkuit, Kawasan Jembatan Emas, Minggu (3/3/2019) siang. “Istilahnya itu kembali ke jalan lurus. Kita bangga akan antusias dan semangat para peserta lomba untuk unjuk gigi terhadap kejuaraan drag bike ini,” tambahnya. Ia juga memberikan apresiasi kepada semua kepengurusan drag bike Xtreme Otomotif Club, karena untuk kesekian kalinya berhasil melaksanakan kejuaraan drag bike pada tahun 2019 di hari ini.

“Kegiatan ini positif merupakan animo dari masyarakat. Saya apresiasi itu, mari kita berdoa semoga event drag bike berjalan baik dan lancar hingga selesai tanpa hujan,” katanya. Sekali lagi selamat kepada Bung Kieky selaku ketua Xtreme Otomo-

tif Club 2019 beserta jajaran, mantan ketua drag bike Xtreme Otomotif Club 2018 Hendra Lioe, dan para penonton yang liar biasa hadir di sini. “Mari kita beri applause untuk temen-temen Xtreme Otomotif Club. Semoga memberikan hiburan bagi kita

semua, dan event drag bike ini akan terus dilaksanakan ke depannya dan semakin sukses,” pungkas Bambang Patijaya. Sementara Ketua Xtreme Otomotif Club 2019 Kieky menjelaskan drag bike 201 meter pada kali ini berlangsung dengan jumlah peserta mencapai ratusan orang. “Jumlah peserta hampir 400 ya, mereka ini merupakan gabungan dari Pulau Bangka Belitung dan ada juga yang dari Pulau Jawa,” ia mengemukakan. Menurut Kieky, kegiatan ini untuk memotivasi anak-anak muda khususnya di Bangka Belitung agar tidak kebut-kebutan di jalan raya. “Saya kira event ini sebuah langkah memotivasi pemuda untuk tertib lalu lintas saat berkendara, tidak kebut-kebutan di jalanan. Karena kita tau itu sangat berbahaya, bagi diri sendiri dan pengendara lainnya,” terang dia. “Harapan saya adanya event ini bisa mengarahkan para pembalap liar di jalanan umum lebih berkurang, sebab mengganggu aktivitas pengguna jalan lainnya. Ke depannya acara ini lebih baik lagi, Dan jumlah peserta semakin banyak,” tutup Kieky optimis.(*)

Maradona: CR7 Seorang Penyihir JAKARTA - Cristiano Ronaldo meloloskan Juventus ke babak perempatfinal Liga Champions. CR7 sampai disebut seorang penyihir oleh Diego Maradona. Ronaldo mencetak hat-trick saat Juventus menghajar Atletico 3-0 di leg II babak 16 besar Liga Champions, di Allianz Stadium, Rabu (13/3/2019) dinihari WIB. Hasil ini membuat Bianconeri lolos ke perempatfinal Liga Champions dengan agregrat 3-2. Ronaldo pun membuktikan diri ketajamannya di Liga Champions sudah kembali. Dalam tujuh laga sebelumnya di kasta tertinggi kompetisi antarklub Eropa, pemain timnas Portugal itu cuma menyumbang satu gol. Puja-puji datang untuk Ronaldo. Blaise Matuidi, Antoine Griezmann, hingga Diego Simeone menegaskan bahwa pemain 34 tahun itu memang pemain terbaik dunia. Maradona juga ikut berkomentar. "Ada beberapa pemain yang mendapat sentuhan tongkat sihir. Kenyataannya kami orang-orang Argentina sangat bangga Lionel Messi berasal dari Argentina, dan dia tak memilih memperkuat Spanyol (di level internasional)," ujarnya kepada Marca dilansir Sportskeeda. "Pemain yang satunya lagi adalah binatang. Ronaldo memiliki kekuatan yang murni dan sekarang dia menjelma menjadi penyihir. Dia mengatakan akan mencetak tiga gol dan benar-benar mencetak tiga gol," tambah dia. (sport.detik.com)


JUMAT - KAMIS

PELANGI BABEL 9

15 - 21 MARET 2019

Babel Siap Hadapi Era Industri 4.0 PANGKALPINANG – Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman, diwakili Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan, Suranto Wibowo, membuka sosialisasi Sertifikat Digital dan Pengembangan Keprofesian yang berkelanjutan bagi tenaga ahli di Babel, yang berlangsung di Ruang Pasir Padi Kantor Gubernur Babel, Selasa (5/3/2019). Suranto mengatakan, adapun kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan profesionalisme tenaga ahli di Babel, agar mampu menghadapi era industri 4.0 dan memberikan pemahaman pentingnya sertifikat digital. Menurut Suranto, sosialisasi yang di gelar oleh Lembaga Pengembagan Jasa Konstruksi (LPJK) Babel ini, sangat penting, karena proses sertifikasi digital ini dilakukan untuk menjawab bagaimana kedepan dapat mewujudkan jaminan mutu penyelengaraan jasa konstruksi yang sejalan dengan nilai-nilai keamanan, keselamatan, kesehatan dan keberlanjutan. “Hal yang terpenting adalah pemanfaatan sertifiat digital itu

Wagub Lakukan Penandatanganan Zona Integritas WBK dan WBBM

sendiri nantinya. Dan yang paling penting saya berpesan, agar kegiatan ini tidak hanya untuk menyebarkan informasi, namun juga pemanfaatan sertifikat digital itu sendiri,” ujarnya. Lebih lanjut Suranto menjelaskan, program sertifikasi nantinya akan berpengaruh kepada kesejahteraan tenaga kerja konstruksi, karena besaran upah yang diterima mengacu billing rate atau standar upah yang sudah ditetapkan berdasarkan sertifikat yang dimiliki. “Pengembangan keprofesian berkelanjutan yang kini dikenal PKB, sebagai upaya memelihara kompetensi tenaga ahi secara berkelanjutan,” jelasnya. Oleh sebab itu, Kata Suranto, Gubernur berharap pengem-

bangan keprofesian berkelanjutan dapat memberikan manfaat bagi kemajuan karir seorang tenaga ahli. Sementara itu, Ketua LPJK Babel, Ansori, mengatakan pelaksanaan sosialisasi ini bertujuan memberikan pemahaman akan pentingnya sertifikat untuk SBU, SKA maupun SKTK, dan juga pengembangan keprofesian berkelanjutan, salah satunya memelihara dan mengembangkan kompentensi keahlian dan tanggung jawab di lingkungan dan masyarakat. “Para pemegang Sertifikat Keahlian Teknik diwajibkan mengikuti program pengembangan keprofesian berkelanjutan di bidang jasa konstruksi,” terangnya. (wa)

PANGKALPINANG – Wakil Gubernur (Wagub) Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Abdul Fatah, turut melakukan penandatanganan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani di Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Babel, Selasa (5/3/2019). Sebelum penandatangan, kegiatan diawali dengan upacara dan dilanjutkan Pembacaan Bersama oleh para peserta Upacara Pakta Integritas. Isi Pakta Integritas tersebut, Aktif dalam mewujudkan WBK dan WBBM, Tidak Korupsi Kolusi Nepotisme, Tidak berkomunikasi pada yang mengarah pada KKN, Tidak menerima akan Gratifikasi, Melaporkan kepada pihak berwenang apabila melihat adanya upaya KKN, dan bersedia untuk menerima sanksi apabila melanggar dan menyalahi. Kepala Kejati Babel, Aditya Warman mengingatkan agar penandatanganan Pakta Integritas ini, dipegang sungguh – sungguh oleh setiap Aparat Kejaksan, dan melaksanakann-

ya dengan sepenuh hati. “Pencanangan baru saja kita lakukan. Keberhasilan dari penandatanganan ini, tergantung individu dari setiap pengikrar, dan ini predikat dari Pemerintah Pusat semua melalui peroses reformasi hukum dan birokrasi,” kata Aditya. Kajati juga menyatakan, Kejaksaan Tinggi Babel berkomitmen memberikan kemudahan pelayanan yang bermartabat dan menyentuh masyarakat melalui informasi dan media social. “Saya mengajak dan mengimbau untuk terus memantapkan Kejati Babel tetap menjadi nomor 2 terdepan seluruh Indonesia, yakni sebagai tempat yang memberikan martabat dan pelayanan kepada masyarakat,” ungkapnya. Wagub Abdul Fatah dalam penandatanganan menyatakan dukungan dan apresiasi terhadap apa yang telah dilakukan oleh Kejati Babel ini. Semoga, kata Wagub, apa yang dilakukan oleh Kejati berkenaan dengan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani di Kejati Babel ini, dapat tercapai sebagaimana yang diharapkan. (*/wa)


10

PELANGI BABEL

Molen: Wilayah Kota Pangkalpinang tak Boleh Ada Aktivitas Tambang PANGKALPINANG – Walikota Pangkalpinang Maulan Aklil (Molen) menegaskan kota Pangkalpinang bebas dari adanya aktivitas tambang. Penegasan ini sekaligus menjawab pernyataan Gubernur Provinsi Bangka Belitung (Babel) Erzaldi Rosman, tentang pertambangan Timah ilegal yang beroperasi di wilayah Parit Enam. Perlu diketahui di wilayah Parit enam terdapat beberapa pemda yang menguasai lahan tersebut mulai dari Pemkot Pangkalpinang, Pemkab Bangka Tengah dan Pemprov Bangka Belitung. “Total kan ada 9 hektar, 2 hektar milik Provinsi, 2 he-

ktar milik Kabupaten Tengah dan 5 hektar milik Kota, Mungkin yang di maksud Pak Gubernur adalah 2 hektar tanah Kabupaten Bangka Tengah, jadi pertambangan itu tidak ada kaitannya dengan Kota,” tuturnya kepada Laspela Group, Jumat kemarin. Molen juga menegaskan menurut informasi dari anak buahnya aktivitas tambang yang berada di wilayah Parit Enam tidak mengenai wilayah kota Pangkalpinang. Hal ini pun menepis dugaan bahwa Pemkot membolehkan adanya aktivitas tambang tersebut. “Tetap di kota tidak boleh ada pertambangan, tapi saya rasa pak Gubernur pun pasti lebih tahu lah tentang ini,” sebutnya. (dnd)

JUMAT - KAMIS

15 - 21 MARET 2019

Bupati Sambangi Kawasan Wisata Heritage Sumur Tujuh Koba

KOBA – Bupati Bangka Tengah (Bateng), DR Ir H Ibnu Saleh MM mengunjungi dan bersilaturahmi dengan masyarakat Bangka Tengah khususnya yang tergabung dalam Pokdarwis Padang Mulia dan Nelayan Koba. Dalam kesempatan tersebut Bupati menyampaikan agar Pokdarwis Kelurahan Padang Mulia memiliki master plan dalam mengembangkan kawasan wisata Heritage Sumur Tujuh. “Pemkab Bateng akan selalu mendukung Kelurahan/Desa yang akan mengembangkan tempat-tempat wisata yang ada di Kabupaten Bangka Tengah (Bateng) dan silahkan ajukan proposal terkait apa saja yang dibutuhkan Kelurahan/ Desa dalam meningkatkan pariwisata,”ujar Bupati. Bupati menambahkan saat ini sektor

pariwisata dapat mendatangkan profit dan meningkatkan perekonomian masyarakat jika dikelola dengan baik dan benar “Wisata Heritage Sumur Tujuh bukan hanya sebagai wisata dibibir pantai namun juga dapat menjadi wisata edukasi karena memiliki nilai sejarah yang unik”cetusnya Sementara Lurah Padang Mulia, Sudiarto menyambut baik setiap keinginan dan masukan dari masyarakat yang ingin menjadikan Sumur Tujuh sebagai tempat wisata yang ada di Kota Koba.

“Semoga kedepan apa yang sudah direncanakan masyarakat Kelurahan Padang Mulia dapat terwujud dan wisata heritage sumur tujuh berkembang dengan baik dan menjadi salah satu spot wisata yang dikunjungi oleh banyak orang,”harapnya. (hfe)

Gubernur Konvoi Bersama Ribuan Peserta Komunitas Scooter PANGKALPINANG – Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman, didampingi Kepala Dinas Perhubungan Babel, Tajuddin konvoi keliling Kota Pangkalpinang menggunakan scooter bersama ribuan peserta komunitas scooter, dari sejumlah Provinsi di Indonesia, pada Sabtu (9/3/2019) siang. Rute konvoi dimulai dari area Temu Scooter Serumpun Sebalai IX di Lapangan Parkir Grand Bangka City Pasar Modern Semabung, Pangkalpinang – Jalan Semabung – Jalan Pulau Bangka, Jalan Pelepas – kembali ke Lapangan lokasi Kegiatan, Gubernur menyempatkan diri mengunjungi Posko yang menjadi tempat

bhakti sosial sunatan massal yang merupakan salah satu rangkaian dari Temu Scooter Serumpun Sebalai IX. Tidak hanya itu, Erzaldi pun menyempatkan diri melayani foto bersama dan selfie dari para peserta Scooter yang berasal dari sejumlah Provinsi di Indonesia. Sesaat sebelum konvoi, Erzaldi juga memberikan apresiasi atas terselenggaranya Temu Scooter Serumpun Sebalai IX yang dilaksanakan di Pangkalpinang, dan menghadirkan ribuan peserta dari komunitas Vespa di Indonesia ini. “Kita memberikan apresiasi kepada panitia khususnya Komunitas Vespa yang ada di Babel ini, karena mereka berhasil mengundang kawan – kawan mereka hampir seluruh Indonesia. Mereka

menggunakan akomodasi dengan segala kesederhanaannya datang ke Babel,” sanjung Erzaldi. Orang nomor satu di Negeri Serumpun Sebalai itu, berharap para peserta Temu Scooter dapat menyampaikan informasi dan keindahan alam Babel kepada saudara dan kerabat mereka sepulang dari kegiatan ini atau dengan kata lain dengan kehadiran pencinta Scooter pada Temu Scooter Serumpun Sebalai IX, akan menjadi ajang Promosi Pariwisata atas keindahan alam yang ada di Babel. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 9 – 10 Maret 2019 ini, selain diisi dengan sunatan massal, hiburan, suguhan UMKM, juga ada kunjungan ke sejumlah objek wisata yang ada di Pulau Bangka. (wa)


JUMAT - KAMIS

CONNECTION

15 - 21 MARET 2019

11

Menpar Tinjau KEK Sungailiat MENTERI PARIWISATA Arief Yahya selain mengikuti Kunjungan Kerja (Kunker) Presiden Joko Widodo ke Kepulauan Bangka Belitung juga memantau dan melihat dari dekat fasilitas amenitas dan atraksi yang ada calon KEK Sungailiat, Bangka sambil berdiskusi dengan pengelola KEK mengenai pengembangan KEK Pariwisata. Menpar memberi masukan bagaimana pengelolaan kawasan tersebut agar dapat menjadi daya tarik wisata. Didampingi Ir Thomas Jusman MM, Direktur PT Pantai Timur Sungailiat Bangka dan Djohan Riduan Hasan, Pengusul KEK Tanjung Gunung, Bangka Tengah, Arief Yahya mengunjungi berbagai lokasi. Yang pertama adalah Pantai Tikus Emas cluster atraksi pariwisata. Nantinya disana akan dibangun sejumlah sarana hiburan pendukung yakni spot selfie, ATV dan lapangan voli.

Beranjak darisana, Menpar mengunjungi Puri Tri Agung yang merupakan sebuah destinasi wisata religi dipandu oleh Ketua Harian Then Yohanes. Lokasinya berada di gugusan perbukitan, menghadap langsung ke Laut China Selatan. Puri Tri Agung berada di jalur lintas timur Bangka berjarak sekitar 20 kilometer dari Kota Pangkalpinang. Menpar dibuat terkagum melihat bangunan berbentuk bulat dengan tinggi hampir 30 meter, didalamnya terdapat patung dan tempat sembahyang. Selain bangunannya yang megah, taman di depan Puri

Tri Agung pun luas dan hijau. Bisa digunakan sebagai lokasi swafoto. Menteri Pariwisata mendapat penjelasan dari Ir Thomas Jusman MM akan dibangunnya infrastruktur berkonsep wisata harmoni. Ada Mesjid Nur dan Padepokan Silat, Museum Cheng Ho dan wisata harmoni lainnya. Konfigurasi wisata harmoni itu akan menjadi miniatur Indonesia. Selain wisata harmoni akan dikembangkan beberapa cluster infrastruktur dengan investasi Rp 5,3 triliun dengan luas 273 hektar dan kini dalam proses pengembangan. Infrastruktur di calon KEK Sungailiat eksisting sudah berjalan. Di kawasan itu juga sudah ada resort hotel. KEK Sungailiat Bangka di hadapan Menteri Arief Yahya menyatakan kesiapannya. unjungan Menpar ke lokasi KEK Sungailiat, Bangka tersebut dapat mestimulus pengelola kawasan agar semakin baik dalam mengelola calon kawasan ekonomi khusus tersebut. (Biro Komunikasi Publik/ags)

Dua KEK Pariwisata Tanjung Gunung, Bangka akan segera ditandatangani secepat-cepatnya. Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan hal itu kepada pers usai peresmian terminal baru Bandara Depati Amir dan KEK Tanjung Kelayang di Ruang Check In Bandara Depati Amir, Pangkalpinang, Babel, Kamis (14/3/2019). Presiden Joko Widodo mengungkapkan, selain KEK Tanjung Kelayang yang diresmikan (14/32019, red) juga akan dikembangkan kawasan ekonomi khusus (KEK) Pariwisata yang lain di Pulau Bangka yaitu KEK Pariwisata Sungaliat, Bangka dan KEK Tanjung Gunung, Bangka Tengah. Dua KEK tersebut, kata Presiden, sampai saat ini masih dalam proses karena terkait dengan urusan pembebasan lahan. "Baru dalam proses. Tadi baru saya tanyakan ke Menko Perekonomian masih ada urusan pembebasan lahan yang begitu selesai akan langsung kita tanda tangani secepat-cepatnya. Karena peminat investasi yang ke sana (KEK Sungailiat, Bangka dan KEK Tanjung Gunung, Bangka Tengah sudah ada," kata Presiden Jokowi. Makin Diminati Investor Presiden Jokowi memberikan apresiasi bahwa KEK di Kepulauan Bangka Belitung semakin diminati para investor. Tanjung Kelayang di Belitung misalnya semakin diminati investor yang ingin menanamkan modal di dalamnya. "Sudah (masuk) beberapa investor di Tanjung Kelayang, Sheraton sudah masuk, Sofitel akan masuk, dan M Gallery juga sudah akan masuk. Ini tinggal proses administratif sedikit-sedikit saja tapi yang sudah bangun itu Sheraton," kata Presiden Joko Widodo. Hal itu menandakan, KEK Tanjung Kelayang di Provinsi Babel semakin diminati investor-investor besar. Menurut Presiden, di KEK Tanjung Kelayang investasi yang masuk sudah mencapai setidaknya Rp 9 triliun. Orang nomor satu di republik ini mengungkapkan, "Ya ini terus, terus, terus sehingga diproses. Di Tanjung Kelayang (sudah) Rp 9 triliun. Kita harapkan nanti di KEK yang beri-

kutnya (KEK Pariwisata Sungailiat Bangka dan KEK Tanjung Gunung, Bangka Tengah juga akan masuk investasi yang lain." Transformasi ke Pariwisata Gubernur Kepulauan Bangka Belitung sebelumnya di depan ruang VIP Bandara menyampaikan tiga Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Kepulauan Bangka Belitung ini memperkuat transformasi ekonomi dari penambangan ke pariwisata. “Bapak Presiden, kami sampaikan bahwa seluruh stakeholder Kepulauan Bangka Belitung sedang bertransformasi ekonomi dari penambangan (timah, red) ke ekonomi pariwisata. Tiga KEK Pariwisata di Babel ini sangat mendorong proses transformasi wisata sehingga akan memakmurkan dan menyejahterakan masyarakat,” kata Gubernur Erzaldi. Gubernur Erzaldi juga menyampaikan ketiga KEK di Babel memiliki keunggulan dan keunikan masing-masing yang saling mengisi dan melengkapi. “Masing-masing memiliki keunggulan Pak Presiden. Ada yang unggul di pariwisata pantai, sport tourism maupun MICE. Semua saling mengisi dan melengkapi. Dan ketiga KEK ini sangat mendorong dan memperkuat transformasi ekonomi menuju pariwisata,” tegas Gubernur Erzaldi. Memanfaatkan waktu kunjungan kerja Presiden Jokowi yang sempit, Gubernur Erzaldi juga menyampaikan ke Presiden Jokowi soal dinamika inflasi yang akrobatik bak roller coaster dan memohon solusi kepada Presiden Joko Widoto. “Karena kepulauan, dinamika inflasi kita luar biasa Pak Presiden. Solusinya yang pernah kami sampaikan kepada Bapak Presiden Jokowi yaitu jembatan Bangka Sumatera,” tandas Gubernur Erzaldi. Ketika mendengar penyampaian Gubernur Erzaldi, Presiden Jokowi memandang Gubernur Erzaldi dan semakin menyimak serius sambil manggut-manggut. “Panjang jembatan itu hanya 13,5 kilometer Pak Presiden. Dan jembatan itu akan menjadi solusi banyak hal bagi Bangka Belitung,” kata Erzaldi disambut dialog dengan

Presiden Jokowi. “13.5 Kilometer,” kata Presiden Jokowi mengulangi pernyataan Gubernur Erzaldi. Cita-cita Jembatan BATERA Bangka Sumatera itu sudah menjadi pembahasan di rapat kabinet terbatas dan kini sudah dalam proses studi kelayakan. Jembatan BATERA akan menyelesaikan masalah inflasi, pasar pariwisata dari Sumbagsel dan transformasi ekonomi, sosial dan budaya dengan Sumatera. Kunjungan Ketiga di Babel Kunjungan Presiden Jokowi ke Babel merupakan kunjungan ketiga kalinya. Selain meresmikan Bandara Depati Amir, juga memberikan 2.500 sertifikat tanah kepada masyarakat Babel. Saat meresmikan Bandara Depati Amir, Presiden juga menegaskan perlunya perluasan Bandara Depati Amir yang kini daya tampungnya 1.500 penumpang menjadi 5 juta penumpang. Pada kesempatan itu, Presiden Joko Widodo didampingi oleh sejumlah pejabat dan Menteri Kabinet Kerja meresmikan Terminal Bandara Depati Amir dan KEK Tanjung Kelayang. Turut hadir mendampingi Presiden di antaranya Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Darmin Nasution, Menteri Pariwisata Arief Yahya, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Koordinator Staf Khusus Presiden, Teten Masduki, Kepala Kantor Staf Presiden, Moeldoko, Gubernur Bangka Belitung, Erzaldi Rosman Djohan, dan Dirut Angkasa Pura 2, Muhammad Awaluddin. Sementara itu, Menpar Arief Yahya mengatakan peresmian beroperasinya KEK Tanjung Kelayang sekaligus Bandara Depati Amir yang telah selesai dibangun dan digunakan sejak 2017 menjadi titik balik semakin majunya pariwisata di Provinsi Babel. "Harapan kami dengan keberadaan KEK ini adalah aktivitas ekonomi di Tanjung Kelayang terwujud semakin progresif dan memberikan manfaat maksimal dan berkelanjutan, termasuk meningkatkan devisa dari sektor kepariwisataan," kata Arief Yahya. Arief Yahya berkesempatan mengunjungi dua calon KEK. (*)

Ecopark Sungailiat Instagram @gracelykaa

Pakde Jokowi dengan Pakde Jokowi, kesayangan Grace dan masyarakat Indoneaia" kata Grace yang seringkali memenangkan pageant contest dan yuri berbagai kontes model dan dance itu. Menyaksikan dari dekat presiden, aura kewibawaan, kharisma dan kesederhanaan Jokowi segera terkesan pada siswi SMK N Pangkalan Baru, Bangka Tengah ini. "Terkesan sekali kalau Pak Jokowi itu merakyat dan ramah kepada masyarakat...Mulai dari pakaiannya yang sederhana membuat rakyat juga segan sekaligus merasa lebih dekat dengan beliau," kata Grace. (Agus Ismunarno)

Bawa Berkah "Kami sebagai pengusul Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Sungailiat, Bangka bersyukur dan berterimakasih Bapak Presiden Jokowi segera menandatangani KEK Pariwisata Sungailiat Bangka," ungkap Thomas Jusman yang juga Ketua Umum KADIN dan Ketua REI Kepulauan Bangka Belitung itu menanggapi Presiden Jokowi. Sebelumnya, kepada pers Presiden Jokowi dalam kunkernya ke Babel, Kamis (14/3-2019) menandaskan dua KEK di Pulqu Bangka secepat cepatnya akan ditandatangani. Lebih lanjut, Thomas Jusman mengatakan Sebagaimana kunjungan Presiden Jokowi sebelumnya, kunker Presiden Jokowi beserta Ibu Negara Iriana dan rombongan membawa berkah bagi Negeri Laskar Pelangi yang indah dan harmoni. Thomas Jusman, selaku Direktur PT. Pantai Timur Sungailiat, Pengusul KEK Sungailiat, Bangka. PT Pantai Timur Sungailiat mengungkapkan PT ini didirikan para sahabat 5 (lima) Putera Daerah asli Sungailiat yang memiliki visi dan konsen untuk memajukan daerah Babel khususnya Bangka melalui sektor bidang Pariwisata. KADIN Babel dan REI Babel, kata Thomas Jusman, aktif merekomendasi dan mendorong Transformasi Ekonomi dari Pertambangan ke Pariwisata. Usulah KEK Sungailiat Bangka ini sangat sejalan dengan prioritas nasional yang Bapak Presiden Jokowi canangkan yaitu menjadikan Pariwisata sebagai leading sector dengan target sebagai penghasil devisa utama pada tahun 2019. "KEK yang kami usulkan ini juga sejalan dengan Program Bapak Jokowi yaitu Poros Maritim Dunia dan Tol Laut serta Program DKP dalam memerangi illegal fishing dan pemberdayaan nelayan-nelayan kita. Bapak Presiden Jokowi sering menegaskan masa depan Indonesia adalah di laut. Sejatinya, penegasan Bapak Presiden Jokowi itu ditujukan khusus pula kepada Kepulauan Bangka Belitung, karena Babel merupakan satu dari dua provinsi Kepulauan di antara 34 Provinsi," kata Thomas Jusman. Miniatur Indonesia Thomas Jusman kepada Menteri Pariwisata Arief Yahya yang Berkunjung ke KEK Sungailiat Bangka mengatakan Negeri Serumpun Sebalai yang terdiri dari

80% laut dan 20% darat memiliki jumlah pulau 900-an dengan 478 pulau yang memiliki nama dan hanya 51 pulau yang berpenghuni. Sejarah Bangka dan Belitung, katw Thomas Jusman,adalah sejarah peleburan masyarakat Melayu dan Tionghoa serta berbagai suku yang ada di Indonesia. Maka tandas Thomas Jusman, ejatinya Babel adalah miniatur Indonesia. "Kita mengapresiasi Gubernur Bbel pertama yang kini Anggota DPD RI Bapak Hudarni Rani yang senantiasa konsisten menggelorakan adagium kearifan lokal yang menjadi spirit Babel yaitu Thong Ngin Fa Ngin Jit Jong; Tionghoa Melayu itu sama saja” KEK Sungailiat Bangka, lanjut Thomas Jusman, hadir untuk memperkuat miniatur Indonesia di Babel. Selain membangun infrastruktur yang unik dengan karakteristik yang khas sebagaimana KEK Pariwisata lainnya, KEK Sungailiat, Bangka ingin mempersembahkan konfigurasi Wisata Harmoni di Bukit Harmoni yang telah dimulai dengan adanya Pagoda Nusantara, Puri Tri Agung dan akan menyusul Mesjid Nur dan Padepokan Silat, Museum Cheng Ho, Pura serta Taman Wisata Harmoni untuk Kristiani. "Kami menghaturkan terima-kasih kepada Anggota DPR RI Bapak Rudianto Tjen yang sangat memahami dan mengawal cita-cita putra daerah untuk mempersembahkan KEK Pariwisata Sungailiat Bangka sebagai daya ungkit perekonomian yang pada saatnya akan memberikan kesejahteraan warga Babel." kata Thomas Jusman. Melihat kedekatan Presiden Jokowi dengan masyarakat Babel selama kunjungannya, Thomas Jusman berharap Bangka Bellitung yang telah lama mengharumkan Indonesia dengan lada dan timahnya serta sejarah Indonesia mencatat bahwa Bangka menjadi pulau yang sangat bersejarah yakni pengasingan Bung Karno-Bung Hatta serta Para Menteri dalam Perjuangan Kemerdekaan, Presiden Jokowi diharapkan benar benar menandatangani KEK dalam waktu segera. Jika demikian, kata Thomas Jusman,; kehadiran kunker Presiden Jokowi menjadi kehadiran yang bermakna. "KEK Pariwisata Sungailiat Bangka merupakan KEK Pariwisata yang sangat bermakna tidak saja bagi kesejahteraan masyarakat namun memperkuat harmoni, kebhinekaan dan kejayaan Indonesia." harap Thomas Jusman. (agus ismunarno)


12 GOOD GOVERNMENT

JUMAT - KAMIS

15 - 21 MARET 2019

Presiden Jokowi Resmikan Bandara Depati Amir dan KEK Tanjung Kelayang PANGKALPINANG - Dalam kunjungan kerja di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, Menteri Pariwisata Arief Yahya, Menko Bidang Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, dan Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, berkesempatan meresmikan Bandara Depati Amir dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Kelayang, Belitung. Peresmian yang ditandai dengan penandatanganan Prasasti oleh Presiden Jokowi pada Kamis (14/3/2019)

di Ruang Chek ini Bandara Depati Amir itu, dilakukan setelah beberapa saat Presiden bersama Ibu Negara Iriana Jokowi dan rombongan tiba di Bandara Depati Amir dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma Jakarta, Pukul 08.30 WIB menggunakan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1. Setelah meresmikan Bandara, Presiden Jokowi didampingi Gubernur Erzaldi, sejumlah Menteri dan unsur Forkopimda Babel, meninjau sejumlah tempat di Bandara Depati Amir. Presiden Jokowi kepada para awak media mengatakan, Terminal Bandara Depati Amir sudah sangat representatif dan harus dibangun kembali dengan kapasitas 3 juta penumpang di sayap kanannya.

"Bandara Depati Amir di Bangka Belitung ini, kalau kita lihat sudah sangat representatif untuk sekarang, dengan kapasitas 1,5 juta. Tetapi, penumpangnya sudah lebih hingga 2 juta, sehingga ini dibangun lagi sebelah kanan dengan kapasitas 3 juta penumpang, dan ditargetkan tahun 2020, ini selesai," ungkap Presiden. Selain itu, Presiden juga memerintahkan untuk membangun sayap kiri Terminal Depati Amir dengan penambahan kapasitas 2 juta penumpang, sehingga seluruh Bandara nantinya memiliki kapasitas 5 juta penumpang. "Kita harus mendahului pertumbuhan penumpang yang tumbuh sangat baik di Babel ini. Kita harapkan dengan siapnya sarana terminal di

Bandara Depati Amir ini, wisatawan akan semakin banyak," terangnya. Presiden Jokowi juga mengharapkan, pengembangan sarana Terminal Depati Amir ini dapat meningkatkan kunjungan wisata ke Babel, terlebih saat ini, di Provinsi ini ada KEK Tanjung Gunung dan Tanjung Kelayang (Belitung), yang diharapkan dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakatnya. Dengan KEK ini juga, dijelaskan Presiden Jokowi, dampak Pariwisata ini kelihatan sekali, khususnya para Investor yang akan masuk. Selesai meresmikan Bandara Depati Amir dan KEK Tanjung Kelayang di Ruang Chek In Bandara Depati Amir, Presiden Jokowi bersama Ibu Negara Iriana Jokowi,

dan rombongan didampingi Gubernur Erzaldi bersama Melati Erzaldi, menyerahkan sebanyak 2.500 Sertipikat Tanah kepada masyarakat di Pulau Bangka, yakni Kota Pangkalpinang, Kabupaten Bangka dan Bangka Tengah. Sementara itu, Gubernur Erzaldi mengucapkan terima kasih atas kehadiran Presiden Jokowi beserta rombongan ke Babel. “Atas nama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Babel beserta seluruh masyarakat Negeri Serumpun Sebalai mengucapkan selamat datang dan terima kasih, yang sebesar-besarnya atas perkenan Bapak Presiden beserta Ibu Negara dan rombongan untuk berkunjung ke Babel ini,� ucap Erzaldi.(adv/wa)

Tahun Ini, BKKBN Fokus Mengisi Kampung KB PANGKALPINANG - Perwakilan BKKBN Bangka Belitung di tahun 2019 memfokuskan program mengisi kampung KB sebagai wujud peningkatan kualitas hidup dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kepala BKKBN Babel, Etna Estelita mengungkapkan di Babel sendiri sudah terbentuk 98 kampung KB dan dari evaluasi yang dilakukan

BPKP terlihat bahwa dalam intervensi program yang dilakukan dikampung KB belum terintegrasi. "Partisipasi aktif dari seluruh stake holder terkait diharapkan dapat bersama sama melakukan intervensi dalam upaya meningkatkan kualitas hidup dan tingkat kesejahteraan masyarakat di kampung KB. Pada tahun 2019 ini BKKBN tidak lagi membentuk kampung KB, tetapi lebih fokus kepada mengisi kampung KB,� ujar Etna dalam kegiatan Pra Rapat Koordinasi Daerah (Pra Rakorda) program

Kependudukan Keluarga Oleh: Wina Destika dapat wujudkan sinkroniBerencana dan Pembansasi kegiatan dan penganggunan Keluarga (KKBgaran baik lintas program, PK) Tahun 2019, Rabu (13/3/2019). bidang maupun kegiatan provinsi dan Etna juga menargetkan di tahun kabupaten/kota serta sinkronisasi linini setiap Kampung KB mempunyai tas sektor dan bekerjasama dengan Poktan BKB, BKR, BKL dan Kelom- seluruh mitra kerja serta stakeholdpok Ekonomi produktif yaitu UPPKS. er," ujarnya. Selain itu rumah data kependudukan Lebih lanjut, Etna menjelaskan di juga menjadi instrumen penting da- Tahun 2019 ini merupakan tahun terlam basis data dan informasi serta pu- akhir implementasi RPJMN dan Rensat intervensi pembangunan stra 2015-2019. Sehingga Mengenai tujuan dari pembentu- sangat memerlukan perhakan Rumah Data Kependudukan kata tian khusus baik pemerinEtna adalah untuk tah maupun tingkat provinmendorong kebija- si, kabupaten/kota agar kan kependudukan dalam pelaksanaan promelalui program gram dapat berjalan dengan K e p e n d u d u k a n , lancar. Keluarga Beren"Adapun sasaran-sasacana dan Pemba- ran strategis yang harus dingunan Keluar- capai pada tahun 2019 yang ga (KKBPK) serta tertera dalam dokumen meningkatkan tata kontrak kinerja Provinsi kelola pembangu- program KKBPK yang sunan di tingkat desa dah ditanda tangani bersaatau kampung ber- ma pada acara pencanangan basis data dengan IBI KB Kes yang dilakb e r i n t e g r a s i k a n sanakan pada tanggal 14 dengan data yang Februari 2019 di Pangkal lain. Pinang," terangnya. "Kita harus Ditambahkannya pula,

berdasarkan data program Pembangunan Keluarga pada statistik rutin sampai dengan bulan Desember tahun 2018, jumlah keluarga yang menjadi anggota Aktif kelompok BKB sebesar 82,63%. Jumlah keluarga yang menjadi anggota Aktif kelompok BKR sebesar 77,93%. Jumlah keluarga yang menjadi anggota Aktif kelompok BKL sebesar 78,07%. (adv/wa)

Profile for Paudar Wahyudi

"Dua KEK Pariwisata Bangka Kita Tandatangani Secepatnya"  

Media Satya Laskar Pelangi

"Dua KEK Pariwisata Bangka Kita Tandatangani Secepatnya"  

Media Satya Laskar Pelangi

Advertisement