medialaspela
JUMAT - KAMIS
14 - 20 DESEMBER 2018
Edisi No 147 12 HALAMAN
Yo Kite Punye Jembatan Bangka Sumatra
Pesan-pesan Wisata Hermawan Kartajaya HERMAWAN KARTAJAYA kembali mengunjungi Pangkalpinang, ibukota Kepulauan Bangka Belitung. Kehadiran Presiden International Council
for Small Business (ICSB) Indonesia itu dalam rangka mengukuhkan pengurus ICSB Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) yang dihadiri oleh Menteri Koperasi dan UKM Republik Indonesia, Anak Agung
Gede Ngurah Puspayoga Inilah ternyata realisasi dari janji Gubernur Babel, Dr Erzaldi Rosman SE MM yang mengatakan, “Pak a r Marketing terkenal H e r mawan Kertajaya siap
Audiensi LASPELA Media Group dengan Bupati Bangka
Bangka Menuju SETARA KEK Pariwisata Dorong Berbagai Sektor Ekonomi
SUNGAILIAT – Bupati Bangka Mulkan SH MH menandaskan visi Pembangunan Kabupaten Bangka dalam RPJMD 2019-2023 adalah Bangka SETARA. “Bangka SETARA merupakan refleksi
Bawaslu Babel Gelar Rapat Kerja
INDEX
Tingkatkan Kapasitas dan Kapabilitas SDM
Hal 3. Hal 5. Hal 8. Hal 12.
Download Aplikasi LASPELA MOBILE
!!!
ang! r a k e S Play Store
PANGKALPINANG Bawaslu se-Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menggelar Rapat Kerja (Raker) Peningkatan Kapasitas dan Kapabilitas Sumber Daya Manusia (SDM) Penyelenggara Pemilu di Ballroom Hotel Santika, Minggu (2/12/2018). Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari dimulai 2-4 Desember 2018. Hadir Ketua Bawaslu Babel, Edi Irawan, dan Prof. Dr. Muhammad, S.IP., M.Si, anggota DKPP RI yang juga mantan Ketua Bawaslu RI, serta Komisioner Bawaslu dan KPU Kabupaten/Kota se Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Edi Irawan mengatakan, tujuan dari kegiatan raker ini merupakan salah satu rangkaian tugas Bawaslu Provinsi Babel dalam melakukan pembinaan kepada Bawaslu kabupaten/kota untuk menghadapi pelaksanaan Pemilu 17 April 2019. "Jadi salah satu pembinaannya yakni melalui rapat kerja teknis seperti ini. Ini perlu dilakukan dalam rangka kita me-refresh ulang terkait dengan tugas-tugas pemahaman tentang pengawasan," ujar Edi. Disebutkannya, kegiatan raker itu bertujuan meningkatkan kapasitas dan profesionalitas para Komisioner Bawaslu kabupaten/kota dalam menjalankan
fungsi pengawasan. "Dalam pengawasan Pemilu itu, kita berkeinginan hasil optimal dan maksimal dari pengawasan yang dilakukan temanteman yang punya kapasitas dan punya profesionalitas," sebutnya. Indikasi pelanggaran tahapan Pemilu dengan kuantitas yang sangat kecil menurut dia bukan berarti menunjukkan kegagalan tugas Bawaslu, namun dikatakannya waktu yang digunakan peserta Pemilu yang belum maksimal. "Selain itu praktek cerdas yang kita lakukan dapat ditingkatkan kembali untuk mendorong semangat pengawasan yang dilakukan masyarakat," terangnya. Memotivasi Komisioner Bawaslu Edi menambahkan raker ini juga diharapkan dapat memotivasi para komisioner Bawaslu kabupaten/kota untuk tetap terus belajar, sehingga prinsip-prinsip dalam penyelenggaraan Pemilu 2019 bisa dilaksanakan dengan baik. "Kita berharap temanteman di pengawas kabupaten/ kota tetap terus belajar. Belajar itu tidak cukup hanya dengan memahami semua peraturan perundang-undangan tetapi juga perlu juga memahami secara moral, etika, dan sebagainya dan itu perlu," tegas Edi.
Sementara itu, Anggota Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) Republik Indonesia, Prof. Dr. Muhammad, S.IP., M.Si. mengingatkan komisioner Bawaslu kabupaten/ kota se-Bangka Belitung untuk memahami kode etik penyelenggara pemilu. "Kode etik merupakan suatu kesatuan asas moral, etika, dan filosofi yang menjadi pedoman perilaku bagi penyelenggara pemilu. Pemilu yang berintegritas salah satunya ditentukan oleh penyelenggara pemilu yang juga berintegritas," tuturnya. Ia menegaskan kode etik merupakan perihal kewajiban atau larangan, tindakan atau ucapan yang baik atau tidak baik dilakukan oleh penyelenggara pemilu. Oleh karena itu para komisioner agar dapat menegakkan asas profesionalitas dalam melaksanakan
tugas dan kewajibannya. "Kode etik perlu ditegakkan karena masih adanya penyelenggara pemilu di beberapa daerah yang tidak mematuhi kode etik," ungkapnya. Untuk itu, kata Muhammad, melalui momentum raker tersebut setiap komisioner dapat mengambil intisari dari kegiatan yakni terjadinya peningkatan kapasitas dan kapabilitas SDM yang berorientasi pada peningkatan pengawasan Pemilu sesuai dengan tugas dan fungsinya sesuai UU no 7 tahun 2017 maupun melalui peraturan Bawaslu. "Kalau aturan sudah ditegakkan dan sesuai dengan tugas dan fungsinya, maka dapat meminimalisir pengaduan pihak penyelenggara Pemilu ke DKPP," pungkas mantan Ketua Bawaslu RI periode 2012-2017 ini. (adv/wa)
2 EKONOMI BISNIS
JUMAT - KAMIS
14 - 20 DESEMBER 2018
Bank Sumsel Babel Cabang Sungailiat Tawarkan Program KKSR untuk Petani SUNGAILIAT – Sebagai dukungan kepada petani singkong di Babel, Bank Sumsel Babel Cabang Sungailiat luncurkan program Kredit Kebun singkong Rakyat (KKSR). program ini bertujuan untuk mensukseskan petani Singkong di Kabupaten Bangka. Hal ini didasari data minat para petani di Desa Tanah Bawah dan desa Tiang Tara Kabupaten Bangka menanam singkong cukup tinggi. Dan Bank daerah dianggap mempunyai peran strategis dalam
mensukseskannya. Untuk mendorong pencapaian tersebut, pihak Bank Sumsel Babel Cabang Sungailiat pun juga jemput bola dalam kemitraan dengan masyarakat maupun pabrik tapioka, sehingga para petani terbantukan dalam memperoleh modal untuk memperbesar usahanya. Kepala Bank Sumsel Babel Cabang Sungailiat, Sadikin Syamsumin mengatakan Ada 68 orang yang telah mendaftar untuk melakukan pinjaman kembali ke Bank Sumsel Babel di tahun 2018. “Mereka telah di survei pada tahun 2018 ini. Dan
juga ada beberapa orang telah membayar, karena sudah dianggap mampu membayar tagihan maka mereka juga melakukan pinjaman lagi. Ada yang kemarin pinjam untuk lahan 1 ha menambah lagi di tahun ini untuk 1,5 ha,” tutur Sadikin. Ia menjelaskan dalam proses syarat peminjaman, petugas Bank turun ke lapangan untuk melihat pembangunan lahan yang akan diolah dan ditanam ubi khususnya jenis ubi kasessa. “Harga Ubi kasessa sekarang naik menjadi Rp 1.400, cukup tinggi untuk sekarang
ini,” imbuhnya. Sebagai jaminan bank, lanjut Sadikin peminjam harus menjaminkan Surat Keterangan Tanah (SKT) dan dibawah pengawasan kelompok tani yang mengajukan pinjaman. “Susah juga kalau tidak diatur kelompok tani, makanya kita minta kelompok tani membuat pengajuan pinjaman ke kita,” ungkapnya. Besarnya pinjaman yang diberikan Bank Sumsel Babel tergantung luasnya tanah kebun yang akan ditanami singkong. Selama ini kata dia yang diberikan hanya Rp 16 juta per hektarenya. ” Jadi petani itu tak usah membayar kewajibannya selama belum panen. Setelah
panen baru membayar kreditnya. Pihak pabrik yang biasa langsung melakukan pemba-
yaran ke Bank dan memudahkan petani membayar tagihannya,” pungkasnya.(ovi)
DPRD Babel Berikan Saran Pengelolaan Timah Melalui BUMD PANGKALPINANG – Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Didit Srigusjaya menyambut baik dan memberikan apresiasi kepada Kapolri yang telah melakukan pemeriksaan terhadap ICDX. “Kita berikan apresiasi kepada Kapolri yang telah melakukan pemeriksaan terhadap ICDX, akan tetapi terkait dengan penampungan timah ilegal atau tidak legalnya itu urusan Polisi yang sepenuhnya punya kewenangan,” kata DiKarena saya rasa dit Srigusjaya, kepada Laspela ini tidak masuk di Group, Senin (10/12/2018). Menurut Didit, dirinya tiakal mengingat dak melihat kontribusi ICDX permasalahan terhadap pembangunan untuk ICDX yang kian berlarut Bangka Belitung selama ini. “Jujur saya melihat selakenapa harus mereka yang ma ini kontribusi ICDX kepaambil alih, mengapa tidak da Babel gak ada, secara ekonomis serta aspek sosial tidak dikelolakan oleh ada untungnya buat Bangka beBUMD kita saja, litung,” cetusnya. Untuk itu, pihak DPRD atau tidak BUMN Lanjut dia memberikan saran selesai masalahnya. kepada Gubernur Babel Erzaldi Rosman dan Kementerian terkait agar pengelolaan timah melewati BUMD saja. “Karena saya rasa ini timinta kepada Gubernur Babel duduk dak masuk di akal mengingat bersama-sama menangani persoalan ini permasalahan ICDX yang kian beragar pihak Kejati, Kapolda, DPRD serlarut kenapa harus mereka yang ambil ta Forkominda untuk memperjuangalih, mengapa tidak dikelolakan oleh kannya bersama-sama BUMD kita saja, atau tidak BUMN “Karena persoalan ini sangat disayselesai masalahnya,” terang Didit. angkan, mengingat hal tersebut terbenIa juga meminta dukungan semua pihak agar persoalan timah di bumi Se- tur dengan permendag dengan pengelorumpun Sebalai ini dapat terselesaikan, lanya oleh perda yang ada saat ini,” tutup Didit. (wa) maka daripada itu kata Didit, ia me-
JUMAT - KAMIS
POLITIK DAMAI 3
14 - 20 DESEMBER 2018
Sosialisasi Pemilu
KPU Bangka Libatkan Ibu Rumah Tangga SUNGAILIAT – KPU Bangka gelar sosialisasi Pemilu yang melibatkan Ibu Rumah Tangga. Keterlibatan IRT itu dianggap sebagai salah satu manifestasi peningkatan partisipatif pemilih pada pemilu 2019. Sosialisasi dilaksanakan pada Rabu pekan lalu. Acara Sosialisasi ini juga dihadiri oleh perwakilan camat Belinyu, Kades Riding panjang dan PPK, PPS di Belinyu. Para Undangan juga dikenalkan dengan calon presiden, calon anggota DPD dan Calon Anggota legislatif baik di pusat,provinsi maupun kabupaten. Anggota KPU Bangka, Divisi Teknis penyelenggaraan Iman Supiar mengatakan, kali ini KPU Bangka menyasar para pemilih berbasis keluarga, karena dianggap mempunyai peran penting dalam mensukseskan gelaran pesta rakyat tersebut. “Alasan lainnya dengan mengundang Ibu rumah tangga sendiri, dengan tujuan mereka dapat mengajak suami dan anaknya yang sudah berumur 17 tahun,” tutur Iman. Kegiatan yang dilakukan sejak pagi hingga siang itu diisi dengan materi kepemiluan, terutama terkait hari pelaksanaan, tata cara pemungutan,dan paparan mengenai beberapa macam surat suara. Selain itu, diingatkan juga kepada para peserta yang hadir untuk tidak lupa datang ke TPS, dan menyampaikan juga ke warga yang lain untuk datang menggunakan hak pilihnya pada 17 April 2019 mendatang. Iman berharap, agar nantinya pemilih juga dapat menyampaikan kepada keluarga, teman, warga sekitar dan masyarakat secara umum tentang pengetahuan yang mereka dapatkan saat menghadiri sosialisasi.(ovi)
Lantik Kades Tanjung Gunung Ini Pesan Bupati
PANGKALAN BARU – Bupati Bangka Tengah (Bateng), DR Ir H Ibnu Saleh MM melakukan road show melantik Kades-kades terpilih di 6 Kecamatan se- Bateng. Muslim Kades terpilih Tanjung Gunung secara resmi dilantik oleh Bupati Bateng DR Ir H Ibnu Saleh MM. Selain pelantikan Kades, dalam acara tersebut juga Maya Rumanti yang merupakan istri Kades baru juga resmi menjadi ketua TP PKK Desa Tanjung Gunung. Ketua TP PKK Kabupaten Bateng, Iriani Meilita turut hadir menyaksikan kegiatan pelantikan tersebut. Selain itu, hadir pula camat Pangkalanbaru, Kepala Dinsos PMD Bateng, Perwakilan Danrem, serta Kapolsek Pangkalanbaru. Muslim sendiri terpilih sebagai Kades Tanjung Gunung untuk periode 2018-2024 setelah meraih suara terbanyak saat pemilihan beberapa waktu lalu. Bupati Bateng, Ibnu Saleh mengatakan agar Kades terpilih harus bisa membantu perekonomian masyarakat dengan menganggarkan minimal 30 persen APBDes yang ada. “Selamat bertugas kepada Kades yang baru dan jangan lupa tugas berat menanti serta jangan lupa anggarkan APBDes untuk membantu perekonomian masyarakat dan saya ucapkan terimakasih untuk pj Kades yang sudah 11 bulan ini membantu membangun Desa Tanjung Gunung,”jelasnya Ibnu berharap Kades terpilih dapat mengemban amanah yang diberikan masyarakat kepadanya agar bisa mengoptimalkan potensi yang ada. “Tanjung Gunung merupakan salah satu Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Provinsi Babel dan ini menjadi satu keunggulan untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat,”ungkap Ibnu Saleh. Rabu,(05/12/2018). Ibnu juga berpesan APBDes harus bisa digunakan semaksimal mungkin, minimal 30 persen untuk perekonomian masyarakat dan 2,5 persennya untuk keagamaan karena jika ilmu agamanya bagus maka akhlak masyarakatnya juga akan baik. Sementara itu, Kades terpilih, Muslim mengucapkan terimakasih dan akan menjalankan amanah tersebut dengan sebaik mungkin. Untuk itu ia meminta dukungan masyarakatnya agar bisa bersama-sama membangun Desa Tanjung Gunung. “Sehebat apapun Kadesnya tapi tanpa dukungan masyarakat maka tidak akan bisa berbuat apaapa. Untuk itu ayo kita buktikan kepada masyarakat lain bahwa daerah kita aman dan maju. Mudah-mudan kedepan desa kita bisa jadi daerah percontohan di Kabupaten Bangka Tengah bahkan Provinsi,”tandasnya.(hfe)
Bambang Patijaya Berdialog dengan Warga Lepar Pongok Bahas Dermaga Penutuk LEPAR PONGOK – Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Babel, Bambang Patijaya berdialog dengan warga di Desa Penutuk, Lepar Pongok, Bangka Selatan, Babel. Bambang melakukan bertemu masyarakat di Basel. Usai mendengar keluh-kesah warga seperti petani, nelayan, dan pekerjaan lainnya di Lepar Pongok. Seperti halnya M Yunus (71) warga Lepar Pongok mengharapkan adanya perhatian lebih dari pemerintah terhadap dermaga yang rusak di Desa Penutuk, Lepar Pongok Kabupaten Bangka Selatan. Menurut dia kondisi dermaga Penutuk yang berusia tua ini sudah ambruk, dan bisa menghambat jalan perekonomian di daerah sini. “Dermaga ini jalur penghubung ekonomi warga, sebab terhubung ke empat desa seperti Penutuk, Tanjung Labu, Tanjung Sangkar, dan Kumbung, sekarang kita lihat kondisinya masih belum pulih pasca ambruk,” ucap Yunus diwawancarai di Lepar Pongok, Basel, Sabtu (9/11/2018).
Dijelaskannya bahwa dermaga sebagai penghubung perekonomian daerah, sekaligus menjadi aset dalam akses penghubung yang penting bagi warga Lepar Pongok. “Bom/dermaga inilah gerbang masuk ke pulau Lepar, dan hak kami sebagai warga memilikinya. Itu aset penting kami, tolong diperhatikan, diperbaiki demi warga setempat dan perekonomian daerah,” harapnya penuh. Dengan sigap BPJ sapaan akrabnya itu menanggapi permasalahan dermaga yang dianggap cukup krusial. Pasalnya, ini menyangkut suplai pergerakan perputaran ekonomi warga dan sebagai penghubung empat desa di Lepar Pongok. “Jadi hak masyarakat seperti accessibility alias akses menuju ke suatu tempat itu penting. Terlebih tadi saya dengar keluhan warga akan dermaga ini, mereka harap pemerintah segera merenovasinya,” ia menuturkan. Maka dari itu, lanjutnya tugas dan fungsi jika nanti dirinya diberikan kesempatan menuju berhasil menuju ke Senayan sebagai DPR RI, otomatis keluhan dan aspirasi warga harus diper-
juangan. “Solusinya adalah sesuai fungsi DPR RI yakni melakukan penganggaran, pengawasan, dan legislasi kepada masyarakat. Problem-problem seperti itu bakal diperjuangkan bagi rakyat, kita semuanya ingin bergerak bersama untuk Babel juara,” tukas Bambang. Di sisi lain dia juga menyampaikan aspirasi warga lainnya terkait pertama perikanan peralatan penangkapan ikan masih manual, padahal zaman sudah canggih ada perlengkapan lampu sorot
dll. Kedua, pertanian terus dikembangkan lagi, diketahui bersama memang harga komoditi lada, sawit, dan karet lagi anjlok. Tentu berpengaruh bagi perekonomian masyarakat. “Ketiga soal transportasi laut, mereka (warga) curhat transportasi yang affordable (terjangkau) biar perekonomian jadi lebih baik ke depannya. Oleh karena itu, hak-hak rakyat seperti ini akan diperjuangkan ke Kementerian Perdagangan, Perikanan, Perekonomian, Pariwisata dan instansi terkait,” pungkas BPJ.(rill/*)
DPT HP2 Kabupaten Bangka 206.733 Pemilih SUNGAILIAT – Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan (DPTHP) tahap ke 2 di Kabupaten Bangka sudah final, KPU Kabupaten Bangka menetapkan 206.733 orang yang akan memilih dalam Pemilu 2019 nanti. Rapat Pleno Terbuka tentang Rekapitulasi Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan (DPTHP) dan Penetapan DPTHP 2 Pemilihan Umum tahun 2019 ini digelar KPU Kabupaten Bangka di Hotel Tanjung Pesona Sungailiat, Selasa (11/12/2018). Ketua KPU Kabupaten Bangka Muhamad Hasan menjelaskan Proses perbaikan data yang cukup panjang ini sudah dimulai tanggal 17 Juni 2018, melalui pencocokan dan penelitian data, proses penetapan daftar pemilih sementara, penetapan daftar pemilih tetap hasil perbaikan tahap satu dan hingga saat ini. KPU Bangka sudah mengkoordinasikan untuk perbaikan data dengan panitia pemilihan kecamatan (PPK) dan panitia pemilihan suara (PPS) terutama data pemilih ganda, yakni data ganda pemilih daerah internal seperti pemilih antar desa atau data kecamatan. “Total DPTHP2 Kabupaten Bangka Pemilu 2019 yakni jumlah desa sebanyak 81, jumlah TPS sebanyak 870 unit, jumlah pemilih sebanyak 105.725 orang laki-laki dan perempuan sebanyak 101.008 orang sehingga total pemilih sebanyak 206.733 orang,” ungkap Hasan dalam rapat pleno tersebut. Ia menjelaskan penetapan DPTHP 2 dilaksanakan KPU Bangka berdasarkan surat edaran Ketua KPU pada tanggal 21 November 2018 perihal perpanjangan masa kerja penyempurnaan DPTHP selama 30 hari atas rekomendasi Bawaslu serta partai politik peserta pemilu tahun 2019 terhadap rapat pleno penetapan
DPTHP 2 kota/ kabupaten. Data pemilih hasil rekapitulasi penyempurnaan DPTHP 2 Kabupaten Bangka diantaranya Kecamatan Sungailiat dengan jumlah desa sebanyak 13 desa, jumlah TPS sebanyak 237 unit, jumlah pemilih sebanyak 28.433 orang laki-laki, pemilih lerempuan sebanyak 28.428 orang total sebanyak 56.861 orang. Kecamatan Riau Silip dengan jumlah desa sebanyak sembilan desa, jumlah TPS sebanyak 72 unit, jumlah pemilih sebanyak 9.622 orang laki-laki dan sebanyak 8.909 orang perempuan total sebanyak 18.531 orang. Kecamatan Puding Besar dengan jumlah sebanyak tujuh desa, TPS sebanyak 54 unit, jumlah pemilih sebanyak 6.830 orang laki-laki dan 6.044 orang perempuan total sebanyak 12.874 orang. Kecamatan Pemali dengan jumlah desa sebanyak enam desa, jumlah TPS sebanyak 85 unit, jumlah pemilih 10.961 orang laki-laki dan sebanyak 10.777 orang perempuan total sebanyak 21.738 orang. Kecamatan Merawang dengan jumlah desa sebanyak 10 desa, jumlah TPS sebanyak 78 unit, jumlah pemilih sebanyak 10.400 orang laki-laki dan sebanyak 10.078 orang perempuan total sebanyak 20.478 orang. Kecamatan Mendobarat berjumlah 15 desa, jumlah TPS sebanyak 139 unit, jumlah pemilih sebanyak 16.467 orang laki-laki dan sebanyak 14.999 orang perempuan total sebanyak 31.466 orang. Kecamatan Belinyu dengan jumlah desa sebanyak 12 desa, jumlah TPS sebanyak 149 unit dengan jumlah pemilih sebanyak 16.407 orang laki-laki dan perempuan sebanyak 15.885 orang total sebanyak 32.292 orang. Kecamatan Bakam dengan jumlah sembilan desa, jumlah TPS sebanyak 56 unit dan pemilih sebanyak 6.605 orang laki-laki dan perempuan sebanyak 5.888 orang total sebanyak 12.493 orang. (ovi)
KPU Gelar Monitoring dan Pengawasan Pelaksanaan Regulasi Kepemiluan SUNGAILIAT – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bangka bersama KPU Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melaksanakan Sosialisasi Regulasi Pemilihan Umum Tahun 2019. Pelaksanaan di gedung pertemuan Depati Amir, Hotel Tanjung Pesona, Sungailiat. Sabtu (8/12/2018) lalu. Selain KPU, Acara Sosialisasi Regulasi juga dihadiri oleh mitra KPU Anggota Komisi 2 DPR RI Melda Addriani, Bawaslu, Forkoda Bangka, dan beberapa pihak terkait lainnya. Kegiatan Sosialisasi Regulasi ini dilaksanakan atas instruksi KPU Republik Indonesia. Sebagai langkah awal penyampaian tahapan ke masyarakat mengenai teknis Pemilu 2019. Dijelaskan oleh Ketua KPU Kabupaten Bangka, M. Hasan, pihaknya akan tetap berkomitmen menjalankan Peraturan Undang Undang No 7 tahun 2017 dan PKPU, sebagai leader tahapan pemilu 2019. Mereka optimis Pemilu akan berjalan dengan sukses dan dapat terwujudnya pemilu yang berkualitas dan berintegritas di daerah. “Ada beberapa prinsip yang harus dipertahankan KPU agar terwujudnya pemilu yang jujur, adil dan profesional yakni, mampu melaksanakan tahapan pemilu tanpa ada satu tahapanpun yang tertinggal, bertangung jawab memberikan edukasi pemilu kepada pemilih, memperlakukan pemilih secara adil, menjaga keabsahan hasil agar hasil pemilu dapat diterima oleh masyarakat,” jelasnya. Ia juga meminta keterlibatan masyarakat dalam Kesuksesan pemilu Nasional 2019, sebab kata dia tanpa didukung banyak pihak mustahil penyelenggaraan Pemilu itu dapat dikatakan sukses. (ovi)
4 PELANGI BABEL
JUMAT - KAMIS
RSUD Soekarno Dilancangkan Jadi Rumah Sakit Tingkat A PANGKALPINANG – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Soekarno di lancangkan (direncanakan) jadi rumah sakit dengan kelas A dalam kurun waktu 20 tahun kedepan, inilah yang di bahas dalam pemaparan master plan Rumah Sakit milik Provinsi kepulauan Bangka Belitung itu yang berlangsung di restoran Gale-gale, Kamis (6/12/2018). Haryanto selaku Design Eginer RSUD Soekarno menjelaskan, master plan kali ini merupakan peningkatan dari master plan sebelumnya. “jadi ini merupakan peningkatan master plan agar rumah sakit ini punya gaiden untuk 10 hingga 20 tahun kedepan,” terangnya. Ia menjelaskan pada awalnya master plan peningkatan tingkat Rumah Sakit hanya di rencanakan peningkatan satu tingkat dari C ke B. “Namun perkembangan jalan kita, kita diskusi jadi masterplan ini kita berpikir jauh kedepan lagi, yaitu kita akumulasi langsung hingga kelas A,” jelasnya.
Di harapkan kedepan rumah sakit ini akan menjadi rumah sakit rujukan provinsi dengan memposisikan bidang hati, otak dan kanker. “Jadi masyarakat Bangka pun, tidak perlu lagi berobat ke luar,” terangnya. Gubernur Bangka Belitung (Babel) Erzaldi Rosman turut hadir dalam pemaparan master plan ini, ia mengungkapkan untuk mengarah ke tujuan tersebut perencaan perkembangan sangat penting. “Jadi sebagaimana kita ketahui rumah sakit kita ini, memposisikan diri sebagai rumah sakit
unggulan di di bidang hati, kanker dan otak, tentunya untuk mengarah kepada tujuan tersebut kita telah merencanakam berbagai perkembangan,” terangnya. “Master plan nya sudah kita review, setelah review beberapa segera kita kembangkan,” tuturnya. Ia berharap RSUD milik Provinsi tersebut segera menyiapkan segala sesuatunya agar bisa secara menyeluruh untuk menangani pasien yang menderita penyakit khusus ini.(dnd)
14 - 20 DESEMBER 2018
Akibat Banjir
Satu Unit Mobil Terseret Sungai Air Baruk Desa Delas Seketika korban beserta sekeluarga hanyut terbawa arus. Namun berhasil dibantu oleh warga yang melihat kejadian tersebut. Atas kejadian itu, korban beserta keluarga selamat, hanya saja satu unit kendaraan miliknya terbawa arus ke sungai Air Baruk. Erlichson
AIRGEGAS – Pasca hujan deras yang melanda Desa Delas, Kecamatan Air Gegas, Kabupaten Bangka Selatan (Basel) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Sabtu (8/12/2018) sore tak hanya mengakibatkan belasan rumah warga terendam air, tetapi ada kerugian materil lain juga yang dialami. Idha Darsono (43) warga desa Nyelanding mengalami kerugian materil berupa kendaraan roda 4 yang terbawa arus sungai Air Baruk. Dikatakan Kabag Ops. Kompol. Erlichson, kejadian bermula ketika Idha beserta keluarga hendak pulang ke desa Nyelanding melintasi jalan desa Delas yang saat itu sedang digenangi banjir akibat hujan seharian menerpa desa Delas. “Peristiwa bermula sekira pukul 18.30 Wib pada saat Korban beserta keluarganya hendak pulang ke desa Nyelanding kecamatan Air Gegas menggunakan kendaraan roda 4 jenis Daihatsu Terrios berwarna putih dengan plat nomor polisi BN 1276 QB kemudian pada saat melintasi desa delas, tepatnya saat melintasi jalan di ujung desa Delas yang melewati jalan sungai Air Baruk korban terkejut melihat genangan air yang mengalir. Kemudian korban berusaha untuk menyeberangi, namun dikarenakan arus air yang begitu deras korban kehilangan kendali, kemudian mobil terseret ke dalam sungai tersebut,” jelas Erlichson didampingi Kapolsek Air Gegas AKP. Amri. Akibat tersebut, lanjut Erlichson korban bersama istri dan kedua anaknya terbawa air ke Sungai Air Baruk, melihat kondisi dan situasi mengancam nyawa satu keluarga itu, warga langsung sigap cepat untuk menyelamatkan satu keluarga. “Seketika korban beserta sekeluarga hanyut terbawa arus. Namun berhasil dibantu oleh warga yang melihat kejadian tersebut. Atas kejadian itu, korban beserta keluarga selamat, hanya saja satu unit kendaraan miliknya terbawa arus ke sungai Air Baruk,” tukasnya. Ia menyebutkan, melihat warga yang saat itu membantu korban yang hendak terbawa arus, anggota Bhabinkamtibmas desa Delas ikut membantu evakuasi korban. “Anggota Polsek Air Gegas (Bhabinkamtibmas Desa Delas)yang sebelumnya telah standby di desa binaannya dan Kapolsek Air Gegas beserta anggota juga langsung mengevakuasi kendaraan tersebut,” ujarnya. “Berbagai upaya telah dilakukan, seperti menarik menggunakan Mobil patroli dan menggunakan mobil Truck, namun belum juga membuahkan hasil. Kemudian terakhir satu Unit Excavator Mini diturunkan untuk menarik mobil tersebut dan pada pulul 21.30 Wib mobil tersebut berhasil di tarik dan diamankan,” tandasnya. (tra)
JUMAT - KAMIS
14 - 20 DESEMBER 2018
PELANGI EDUKASI 5
Desa Air Duren Dicanangkan Sebagai Desa Kerukunan Bupati Bangka Ajak Masyarakat Lestarikan Lingkungan dan Menanam Pohon SUNGAILIAT - Bupati Mulkan ajak masyarakat memperingati hari penanaman pohon di Bukit Prit di Desa Tiang Tara dengan aksi menanam pohon, Sabtu (8/12/2018). Kegiatan itu untuk melestarikan hutan yang sekarang ini sudah banyak ditebang. Kegiatan Peringati hari tanam pohon ini dihadiri oleh Ketua Pengadilan Negri Sungailiat, Kejaksaan Negeri Kabupaten Bangka, Kapolsek Bakam, Koramil, Kepala OPD, Camat dan Kades se Kecamatan Bakam dan Elemen Masyarakat. Pada kegiatan ini dilakukan penanaman bibit tanaman buah-buahan dan tanaman hutan dengan sistem agroforestri, serta penyerahan piagam dan plakat nominasi penghargaan Kalpataru Tahun 2018 dengan kategori”Penyelamat Lingkungan” oleh Bupati Bangka kepada Masyrakat Desa Dalil. Mulkan menjelaskan di desa Tiang Tara memang masih banyak hutan alami dan tidak mungkin terjadi banjir tetapi kata dia jika tidak dirawat dan dibiarkan oleh masyarakat sekitar tidak menutup kemungkinan lingkungan akan rusak dan banjir pun akan terjadi. “Melihat perkembangan dan pertumbuhan manusia dimasa depan nanti bukan tidak mungkin akan mengalami defisit hutan hingga defisit air,” ujar Mulkan. Dijelaskannya, banyak sekali fungsi dan manfaat Hutan yaitu dapat memproduksi air serta melindungi dari bencana alam seperti terjadi longsor, dan hutan juga memiliki manfaat sumber daya alam yang begitu banyak dalam kebutuhan ekonomi manusia untuk sandang dan pangan. Mulkan juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh elemen masyarakat yang hadir atas kepedulian untuk melestarikan hutan dan tak lupa juga berterima kasih kepada PT Gemilang Cahaya Mentari (GCM) sebagai pendukung dan kerjasama dalam kegiatan tersebut. “Kita sebagai Masyarakat Kabupaten Bangka harus tetap peduli dalam menjaga lingkungan sekitar,” tandasnya. (Ovi)
Kades Diminta Kelola ADD dengan Benar SUNGAILIAT – Kepala Desa (Kades) diseluruh Kecamatan Kabupaten Bangka, diharapkan tahun 2019 nanti dapat mengatur dan mengelola Alokasi Dana Desa (ADD) dengan baik dan benar. Dalam acara Kegiatan Hari Anti Korupsi internasional di Halaman Kantor Kejari Kabupaten Bangka, Kamis (6/12/2018) Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Provinsi Babel, Sumardi, mengungkapkan saat ini telah membuka pintu bagi semua kegiatan Kades agar bisa di dampingi dengan Tim Pengawal dan Pengamanan Pemerintah dalam Pembangunan Daerah (TP4D) agar penggunaan serta pengelolaan ADD tercapai sesuai aturan dengan maksimal. “Tujuan kita melakukan pengawasan dan pendampingan melalui TP4D oleh Kades agar mereka semua tidak ada yang terjerat oleh hukum apalagi kasus korupsi,” Ujar Sumardi. Bantuan Dana Alokasi Dana Desa (ADD) ini dikatakannya cukup besar jumlahnya dari tahun sebelumnya, sehingga kalau tak dibimbing atau diawasi maka berpotensi pada kesalahan administrasi maupun penggunaannya. Dijelaskan oleh Wakil Bupati Bangka, Syahbudin, Kades akan diberikan sosialisasi dan supervisi arahan kedepan untuk dilakukan pengawalan agar Kades bisa melaksanakan pembangunan melalui perencanaan yang mantap. “Masyarakat Kabupaten Bangka semua pasti mengharapkan agar dana satu miliar lebih dapat dirasakan manfaatnya. Selama ini ADD terbesar kita hanya Rp 1,4 miliar saja, maka ditahun depan diharapkan lebih dari itu dalam pembangunan kabupaten Bangka,”Ujar Syahbudin. Ia mengharapkan pada kegiatan yang dilaksanakan bersama Asosiasi Perangkat Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kabupaten Bangka ini para Kades harus berkomitmen dalam melaksanakan amanat dari Kejari Bangka tersebut. “Dalam pencapaian pembangunan Kabupaten yang akan maju nanti diharapkan kerjasama yang baik,” imbuhnya. (ovi)
BANGKA - Desa Air Duren, Kecamatan Pemali, Kabupaten Bangka dijadikan sebagai Desa percontohan kerukunan umat beragama Kabupaten Bangka. Penentuan ini dilakukan oleh Kementrian Agama serta sudah memenuhi ketentuan dan persyaratan yang ditetapkan. Kegiatan yang berlangsung di Kantor Desa Air Duren, kecamatan Pemali pada Rabu (05/12/2018) ini dihadiri oleh Staf Ahli Bupati bidang pembangunan manusia dan kebudayaan, Ir. Zulkarnain Idrus. Ir. Zulkarnain Idrus mengatakan Provinsi Bangka Belitung merupakan daerah zero konflik suku, ras dan agama. Untuk itu predikat ini harus terus dipertahankan sehingga kerukunan antar umat beragama di Bangka Belitung pada umumnya dan Kabupaten Bangka pada khususnya
dapat terus terjaga. “Tentu kita semua mengharapkan dan menginginkan kerukunan di Kabupaten Bangka ini dapat terus terjalin dengan baik. Sehingga tidak terjadi konflik, baik itu konflik yang dipicu dari permasalahan suku, ras maupun agama,” tuturnya. Desa Air Duren ini kata dia ditetapkan sebagai Desa percontohan kerukunan umat beragama
melalui usulan dari Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Bangka ke kementrian agama. “Kerukunan umat beragama ini harus dimulai dari diri kita sendiri, karena jika diri kita sendiri saja sudah tidak rukun, maka akan mustahil untuk merukunkan antar bermasyarakat yang notabenya berbeda suku, agama dan ras,”jelas Ir. Zulkarnain.
Lebih lanjut ia mengatakan, kerukunan merupakan suatu rahmat, sehingga dirinya menekankan kepada seluruh masyarakat kabupaten Bangka untuk terus menjaga kerukunan dan kedamaian di Negri Sepintu Sedulang ini. “Mari kita jaga perdamaian dan kerukunan ini, karena ini merupakan rahmat. Dan tentunya setiap agama pasti mengajarkan tentang kerukunan antar sesama maupun antar umat beragama,” imbaunya. Pencangan di Desa Air Duren sebagai Desa percontohan, dapat juga mewujudkan dan menjadikan kerukunan antar umat beragama secara global. Diakhir kegiatan dilakukan pemberian bantuan kepada 7 (tujuh) rumah ibadah yang ada di Desa Air Duren, oleh ketua FKUB Kabupaten Bangka dan perwakilan dari kepal kantor wilayah kementrian agama Provinsi Bangka Belitung. (rill/ovi)
Kegiatan Gemar Mengaji Harus Tetap Dilestarikan
Suhadi Optimis Alsintan Berkontribusi Capai Swasembada Pangan TOBOALI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka Selatan (Basel) bersama masyarakat Basel, melakukan terobosan peningkatan produksi padi melalui percepatan Luas Tambah Tanam (LTT) dan Produktivitas. Upaya ini dimaksudkan agar Basel tidak hanya menjadi lumbung padi di Bangka Belitung (Babel), namun juga turut berkontribusi mencapai Babel berswasembada pangan. Pj UPSUS Pajale Dr. Priatna Sasmita perwakilan Babel bersama Kepala Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan drh. Suhadi melakukan tanam padi bersama menggunakan alat tanam transplanter pada kawasan padi seluas 500 hektar, Rabu (12/12) di Toboali. Priatna Sasmita menyatakan bahwa penggunaan alat mesin pertanian (alsintan) khususnya alat tanam ini merupakan langkah maju bagi petani di Bangka Selatan, mengingat saat ini masih terbatasnya tenaga kerja dan biaya. “Melalui penggunaan alat ini diharapkan pula tanam lebih cepat, pertanaman lebih teratur, populasi optimal, mudah dalam pemeliharaan sehingga produktivitasnya akan meningkat signifikan,” kata Sasmita. Sementara itu, Kadis Pertanian, Pangan dan Perikanan Basel, Suhadi sangat optimis bahwa penggunaan alsintan di Basel khususnya alat tanam padi sangat bermanfaat terutama untuk percepatan tanam dalam kawasan. “Kita optimis, penggunaan ini
Kita optimis, penggunaan ini dapat meningkatkan efisiensi baik tenaga kerja maupun biaya yang akhirnya berimplikasi terhadap peningkatan pendapatan petani.
dapat meningkatkan efisiensi baik tenaga kerja maupun biaya yang akhirnya berimplikasi terhadap peningkatan pendapatan petani,” kata Suhadi kepada wartawan, Rabu (12/12). Menurutnya, kedepan alsintan akan terus ditambah dan dikembangkan penggunaannya sehingga dirasakan manfaatnya oleh seluruh lapisan masyarakat khususnya petani. “Kita berharap kedepannya perkembangan ini ada peningkatan yang signifikan, sehingaa masyarakat Bangka Selatan dapat merasakan manfaatnya khususnya para petani di Bangka Selatan,” harapnya. Pada kegiatan ini dihadiri pula oleh BB Padi Sukamandi, BPTP Bangka Belitung, serta Para Penyuluh, Petugas Lapang, Poktan dan Petani setempat. (tra)
BELINYU - Staf Ahli Bupati Bangka Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Ir. Zulkarnain Idrus, membuka secara resmi kegiatan Khataman AlQur’an yang dilaksanakan oleh UPTD Pendidikan dan Kebudayaan Kecamatan bertempat di halaman SDN 8 Tanjung Gudang, Belinyu, Kamis (6/12/2018). Ir. Zulkarnain Idrus, mengatakan program ini merupakan program Pemerintah Kabupaten Bangka yang harus diberikan aspresiasi sepenuhnya. “Al-Qur’an sebagai petunjuk dan penerang hidup bagi seluruh umat muslim. Maka marilah jadikan Al-Qur’an ini sebagai pedoman. Namun Al-Qur’an tidak hanya untuk dibaca saja, akan tetapi harus dipahami dan dimaknai arti dalam Al-Qur’an supaya kita lebih memahami dan mengamalkanya dalam kehidupan sehari-hari,” tuturnya. Ditambahkan Ir. Zulkarnain, membaca Al-Qur’an sangatlah penting, untuk itu Pemerintah Kabupaten Bangka terus berupaya untuk menggalakkan gemar membaca Al-Qur’an melalui program One Day One Juz dan magrib Mengaji. kegiatan-kegiatan yang bernuasa keagaaman seperti ini lanjutnya pula sangat diperlukan dalam membangkitkan gairah dan semangat untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT. “Melalui momentum ini mari kita intropeksi diri kita masing-masing, dan dalam mengarungi kehidupan ini, kita tidak semata-mata memenuhi kebutuhan jasmani semata, namun kebutuhan rohani dan spiritual juga harus tetap terpenuhi,” imbuhnya. Sebagai konsekuensi atas program Bangka gemar mengaji, maka diperlukan dukungan seluruh Oraganisasi Perangkat Daerah (OPD) yang ada di Pemkab Bangka dan seluruh masyarakat Bangka. “Mari kita dukung kegiatan-kegiatan yang bernuansa spiritual dan keagamaan ini demi meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kita bersama. Semoga apa yang kita lakukan ini menjadi amal ibadah kita nantinya,”pungkasnya. (rill/ovi)
6 VISION OF TOURISM
JUMAT - KAMIS
14 - 20 DESEMBER 2018
Disbudpar Babel Gelar FGD Guna Meningkatkan Wisatawan Datang ke Babel PANGKALPINANG – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menggelar Focus Group Discussion (FGD), di hotel Novotel Bangka Tengah, Rabu (12/12/2018). Dalam rapat tersebut mengusung tema “Mencari World Class Attraction”, untuk meningkatkan kunjungan wisatawan di daerah itu. Kepala Dinas Kebudayaan
dan Pariwisata Babel, Rivai mengatakan adapun tujuan dari FGD ini yakni untuk membahas batasan-batasan terhadap “world” dari pengunjung dan “attraction” aksi yang mana pihaknya telah melakukan untuk meningkatkan wisatawan datang ke Bangka Belitung. “FGD ini sebagai upaya kita untuk lakukan diskusi guna mendatangkan wisatawan domestik maupun mancangera ke Babel ini,” kata Rivai Diakui Rivai, meski ini tidak mudah untuk menarik wisatawan domestik maupun
Menko Perekonomian Resmikan KEK Galang Batang Nilai Investasinya Mencapai Rp5,6 Triliun
BINTAN – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution meresmikan beroperasinya Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Galang Batang di Bintan, Kepulauan Riau, Sabtu, 8 Desember 2018. Realisasi pembangunan dan investasinya hingga Triwulan III 2018 mencapai Rp5,6 Triliun. Realisasi investasi itu meliputi pembangunan pelabuhan dengan dermaga yang telah selesai, nilainya Rp951 miliar. Lalu pelaksanaan pembangunan yang berjalan berupa Alumina Refinery, dengan kapasitas produksi 2 juta ton per tahun dan nilai investasi Rp1,65 triliun. Kemudian pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) dengan nilai investasi Rp1,93 triliun. PLTU tahap I berkapasitas 6×25 MW ditargetkan selesai tahun 2021. Pembangunan DAM Water Resevoir kapasitas 7.518.000 m3 dengan nilai investasi Rp196 miliar. Terakhir, untuk pembangunan Brick Factory dan Coal Gas sekitar Rp870 miliar. Semua investasi dan pembangunan itu dilakukan oleh PT Bintan Alumina Indonesia selaku pengusul KEK Galang Batang. ”KEK Galang Batang diproyeksikan menjadi kawasan dengan kegiatan utama antara lain Industri aluminium dan turunannya, dengan perkiraan investasi sebesar Rp36,25 triliun. Dengan investasi tersebut diharapkan dapat mendorong aktivitas ekonomi wilayah serta akan menyerap tenaga kerja paling tidak sebesar 23.200 orang,” kata Menko Perekonomian Darmin Nasution selaku Ketua Dewan Nasional KEK. Menko Darmin mendorong keter-
libatan masyarakat atas KEK Galang Batang, sehingga diharapkan akan mampu menjembatani kesenjangan sosial dan ekonomi dalam masyarakat di wilayah. Dewan Kawasan KEK Galang Batang juga diharapkan mampu menggerakkan hadirnya nilai tambah dan rantai nilai dari penyelenggaraan aktivitas di KEK dengan melibatkan dan membangun manfaat bagi masyarakat di sekitarnya secara optimal. ”Keterlibatan masyarakat atas dunia usaha di wilayah perlu ditingkatkan melalui link and match pendidikan dan kewirausahaan,” katanya. Untuk itu penyiapan, peningkatan dan keterlibatan SDM lokal menjadi sangat penting agar segera terbangun simbiosis konstruktif bagi stakeholders, dan menghindari lahirnya benih konflik. ”Hanya dengan demikian keberlanjutan dan kesinambungan manfaat dapat terjaga integritasnya bagi daya dukung sosial, ekonomi, dan ekologi bagi KEK Galang Batang,” kata Darmin Nasution. Sekretaris Dewan Nasional KEK Enoh Suharto Pranoto menjelaskan, KEK Galang Batang ditetapkan melalui Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 42 Tahun 2017 pada tanggal 12 Oktober 2017. Ini menjadikannya KEK yang paling cepat beroperasi setelah ditetapkan, dimana waktu yang dibutuhkan hanya selama 14 bulan. Kegiatan utamanya yaitu industri pengolahan bauksit dan logistik dengan luas lahan 2.333 hektar. ”Di Kawasan ini, kini telah terbangun jalan kawasan beserta drainase, gerbang kawasan, jaringan air bersih, Kantor Administrator dan Kantor Pengelola KEK serta fasilitas keamanan. fasilitas
sistem persampahan dan pemadam kebakaran disediakan melalui kerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Bintan,” kata Enoh. Saat ini telah terpasang daya sebesar 0.8 MVA dari PLN di kantor administrator KEK Galang Batang. Serta dalam tahap penyambungan listrik dengan kapasitas 2×1.3 MW dari PLN. Selanjutnya, listrik kawasan akan didukung oleh Power Plant berkapasitas 6×25 MW yang ditargetkan terbangun pada 2021. Jalan dan drainase juga telah terbangun sepanjang 2,6 km dari total target sepanjang 8 km. Instalasi jaringan air bersih pada area di sekitar perkantoran menggunakan sumur pompa kapasitas 60 liter/detik. Selanjutnya, kebutuhan air bersih seluruh Kawasan akan dipenuhi melalui Bendungan (Water Reservoir) kapasitas 7.518.000 m3. Enoh menjelaskan, bagi para investor di KEK, Pemerintah memberikan insentif fiskal dan non fiskal yang lebih menarik dibanding dengan insentif di luar KEK. Dalam waktu dekat, akan ada tiga KEK lagi yang akan dioperasikan. Yaitu KEK Arun Lhokseumawe, KEK Bitung dan KEK Morotai. Ketiganya ditargetkan selesai pada awal 2019. Direktur PT Bintan Alumina Indonesia, Santony mengatakan bahwa nilai investasi, pembangunan dan pengembangan KEK Galang Batang akan terus meningkat di tahun-tahun mendatang, yaitu mencapai USD 5 miliar dalam sepuluh tahun ke depan. Ia berharap investasi ini akan menyumbang dampak positif terhadap perekonomian wilayah dan juga perekonomian nasional pada umumnya. (rill)
mancanegara berkunjung ke Bangka Belitung tapi pihaknya akan terus usahakan ini. “Karena hingga saat ini menurut saya untuk destinasi di Babel masih mengandalka alam, budaya, culture serta kuliner,” ujarnya. “Sedangkan untuk atraksi kita belum terlihat maksimal, dengan demikian seiring dengan berjalannya waktu akan terus kita upayakan seperti pemberdayaan masyarakat pariwisata,” tambah Rivai. Sementara, Ketua Asosiasi Biro Perjalanan Wisata (Asita) Kalimantan Timur, Joko Purwanto mengung-
kapkan, bahwa ada lima alasan Indonesia menjadi tujuan wisata dunia seperti neraca, “wonderful of culture” atau keindahan budaya, “wonderful of people” atau keramahan orang Indonesia, “wonderful of food” sajian kuliner dan “wonderful value of money” atau nilai uang yang luar biasa. “Oleh karena itu kita harus membuat objek wisata alam itu ada atraksi, aksesbility, dan amenitas. Dan untuk atraksinya kita bisa berupa pada sejarah dan kebudayaan. Sehingga dengan mendatangkan wisatawan secara massive, maka Babel harus memiliki akses yang banyak,” terangnya. (wa)
Disbudpar Babel Gelar Rapat RIRD KSPP Muntok PANGKALPINANG – Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Bangka Belitung menyelenggarakan rapat FGD pembahasan rancangan peraturan Gubernur tentang Rencana Induk Rencana Detail (RIRD) KSPP Muntok dan sekitarnya Tahun 2018, yang berlangsung di Hotel Bangka City, Kamis pekan kemarin. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Rivai mengatakan Rencana Induk Rencana Detail (RIRD) KSPP merupakan rencana khusus yang menjabarkan kawasan strategis pariwisata provinsi yang termuat didalam Ripparprov untuk mewujudkan fungsi kestrategisan kawasan dalam skala provinsi. “Kawasan Strategis Pariwisata Provinsi (KSPP) dimana kawasan yang memiliki fungsi utama pariwisata atau memiliki potensi untuk pengembangan pariwisata Daerah Provinsi yang mempunyai pengaruh penting dalam satu atau lebih aspek, seperti pertumbuhan ekonomi, sosial dan budaya, pemberdayaan sumber daya alam, dan daya dukung lingkungan hidup,” ujarnya. Rivai menyampaikan maksud dari RIRD KSPP Muntok dan sekitarnya adalah untuk mengarah pembangunan kepariwisataan di Kawasan Strategis Pariwisata Provinsi (KSPP) Muntok dan sekitarnya. “Tujuan dari penyusunan RIRD KSPP Muntok dan sekitarnya adalah sebagai pedoman dalam pelaksanaan pembangunan dan pengendalian kepariwisataan KSPP Muntok dan sekitarnya dalam rangka menjalankan fungsi strategis kawasan dalam pembangunan kepariwisataan Babel,” jelasnya. Lebih lanjut, Rivai menyebutkan kawasan pariwisata di KSPP Muntok dan sekitarnya terdiri dari delapan kawasan dengan fungsi dan tema produk pariwisata yang berbeda. “Kawasan pariwisata yang dimaksud pada Pasal 23 yakni kawasan Kota Tua Muntok, kawasan Bukit Menumbing, Tanjung Kalian-Batu Rakit, Tanjung Ular, Smelter Timah, Tempilang, Kawasan Kelapa dan kawasan Jebus,” paparnya. Rivai menambahkan bahwa saat ini pemerintah kabupaten dan provinsi sedang giat-giatnya untuk mengembangkan wisata, khususnya daerah yang memiliki keunikan diantara wilayah lain di Bangka Belitung. “Maka melalui kegiatan ini dimana dengan adanya Pergub ini menjadi payung hukum untuk pengelolaan kedepannya,” tutupnya. (wa)
JUMAT - KAMIS
14 - 20 DESEMBER 2018
PELANGI PANGKAL KEMENANGAN
Dinas Pariwisata Promosikan Destinasi Wisata Pangkalpinang PANGKALPINANG – Dinas Pariwisata Kota Pangkalpinang terus berupaya memperkenalkan Destinasi wisata yang ada di Kota Pangkalpinang, salah satunya dengan terus menggencarkan promosi. “Sebenarnya tentang promosi ini adalah apa yang bisa kita pamerkan yang kita informasikan kepada khayalak, untuk itu kami menggunakan berbagai macam cara promosi,” Ujar Riharnadi selaku Kasi Promosi Dinas Pariwisata Pangkalpinang, kepada Laspela Group, Senin (10/12/2018). Ia mengungkapkan semua strategi promosi sudah di lakukan pihaknya, baik secara langsung maupun tidak langsung, didalam jaringan maupun di luar jaringan, serta melakukan kerja sama dengan pihak lain, yang pada intinya mengangkat pariwisata Pangkalpinang. “Baik langsung maupun tidak langsung, langsung contohnya seperti ikut serta dalam pameran, kemudian berkoordinasi dengan beberapa pihak di luar Bangka maupun di Bangka sendri, itu yang langsung, yang tidak langsung kita menggunakan sistem brosur, kemudian iklan-iklan kemudian juga media massa, web dan juga menggunakan komunitas,” ungkapnya. Sebagai penunjang atau sarana informasi wisata, Dinas Pariwisata juga kata dia memasang pusat Informasi yang berada di titik-titik pusat kota Pangkalpinang, seperti di Taman Sari, Pantai Pasir Padi, Bandara Depati Amir dan Lingkungan Pemerintah kota Pangkalpinang. “Jadi membuka peluang masyarakat dan wisatawan mengetahui pangkalpinang ini, dengan tentang dengan melihat konter-konter informasi,” jelasnya. Dikatakannya juga, langkah lain yang dilakukan Pihaknya adalah dengan bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Bangka Belitung untuk melakukan promosi bersama di dalam maskapai Penerbangan. “Jadi di pesawat akan ada promosi tentang potensi-potensi yang ada di Bangka,” terangnya. Dan terakhir ialah memberikan edukasi kepada pelajar mengenai peduli wisata dengan mengajak mereka menggunakan fasilitas gadget untuk mengkases berbagai destinasi wisata di Pangkalpinang. “Untuk itu dalam promosi ini kita tidak bisa sendiri-sendiri, kita harus saling bersinergi dan melibatkan semua aspek,” harapnya. Segitiga Sama Sisi Menurut Riharnadi, dalam Pengembangan Kota dan promosi bersama pengembangan Pariwisata di kota Pangkalpinang haruslah segitiga sama sisi. Segitiga sama sisi yang dimaksudnya adalah Pemerintah, Stakeholder, dan Masyarakat harus menjadi kesatuan yang kuat. “Jadi tidak bisa pusat kota itu di kembangkan oleh Pemerintah saja tidak bisa di promosi oleh pemerintah saja tetapi segitiga sama sisi, pemerintah, stakeholder dan masyarakat harus menjadi satu kesatuan yang kuat, dalam segi apapun termasuk juga pengembangan dalam objek wisata,” ungkapnya. Makanya ia mengharapkan peran aktif masyarakat pun sangat menentukan dalam keberhasilan mengembangkan wisata. “Yang terjadi di Jogja, di Belitung, dan Bali, orangorang membuat objek baru, siapa yang bangun, itu bukan pemerintah tapi masyarakat, itulah yang ingin kami kembangkan yang ingin kita siapkan di Pangkalpinang,” jelasnya. Untuk itu, lanjut dia, pihaknya akan berupaya memberikan dukungan kepada masyarakat dan mengubah mindset masyarakat lokal yang sebelumnya bermindset tambang berubah menjadi mindset industri. “Masyarakat kita butuh dukungan, dukungan untuk membuka cakrawala mereka, mindset orang bangka ini masih mindset tambang, mindset tambang adalah mindset yang mudah di dapat, sedangkan mindset pariwista tidak bisa, begitu dia di industri tidak semerta-merta kita jual besok sudah mendapatkan hasil, jadi butuh waktu dan kemapanan pada akhirnya nanti,” terangnya. Dinas Pariwisata juga saat ini sedang gencarnya melakukan pembinaan kepada masyarakat khususnya pelaku usaha seiring dengan bertambahnya objek wisata, dan menjamurnya hotel. Ia menargetkan dengan konsep segitiga sama sisi itu akan merubah signifikan pengembangan pariwisata dan akan terlihat pada akhir 2018 hingga 2023, dan juga perubahan secara signifikan dalam peningkatan jumlah pengungjung ke Pangkalpinang. “Karena biar bagaimana pun juga Pangkalpinang ini adalah pintu gerbang di pulau Bangka, siapapun wisatawan yang datang ke Bangka pertama kali hadir pasti di pangkalpinang,” tukasnya. (dnd)
7
60 Pasangan Ikuti Sidang Isbat Nikah Terpadu
Molen Berharap PKK Pangkalpinang Jadi yang Terbaik PANGKALPINANG – Walikota Pangkalpinang, Maulan Aklil (Molen) mengharapkan Tim Penggerak Pembina Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Pangkalpinang yang baru dilantiknya pada Selasa (11/12/2018) dapat langsung bekerja dan menunjukkan eksistensinya dalam mewujudkan keluarga yang sejahtera di Pangkalpinang. Orang nomor satu di jajaran Pemerintah Kota Pangkalpinang ini pun tak tanggung-tanggung akan mensupport segala kegiatannya bilamana bisa menunjukkan peran dan fungsi PKK secara idealisnya. “Buktikan kepengurusan yang ini, bahwa memang benar-benar ingin kerja, saya akan support habis-habisan saya berharap dalam tahap awal ini PKK dapat menjadi PKK terbaik untuk seluruh Babel,” ujar Molen. Pelantikan yang berlangsung di rumah dinas Walikota itu tampak dihadiri sejumlah pejabat eselon dilingkungan Pemkot Pangkalpinang dan istri-istri dari Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Fokominda) kota Pangkalpinang. Sementara itu, Monica Haprinda ketua TP PKK kota Pangkalpinang periode 2018-2023 mengajak pengurus yang baru lebih memahami tugas PKK dan memahami kedudukan, peran, dan fungsi PKK. “Mari bersama kita memahami kedudukan,peran dan fungsi PKK sebagai salah satu lembaga kemasyarakatan sesuai dengan visi Gerakan PKK itu sendiri,” ajak Monica. Sebagai konsekuensi logis, Ia pun memohon dukungan serta kerja sama kepada Pemerintah Kota Pangkalpinang dalam upaya membangun keluarga dan kaum perempuan melalui kegiatan-kegiatan program TP PKK, yang merupakan upaya menjalankan tugas pokok untuk pemberdayakan masyarakat dan keluarga. Istri dari Walikota Pangkalpinang ini juga berharap anggota TP PKK yang di lantik dapat mengemban
amanah dan dapat bertanggung jawab serta mensinergikan semua program dengan visi kota Pangkalpinang. “Dapat mewujudkan cita-cita, mewujudkan keluarga yang sejahtera dan menjadikan kota Pangkalpinang menjadi kota dengan seribu senyuman, yang merupakan visi kota Pangkalpinang 2018-2023,” harapnya. PKK Tidak Zaman Lagi Gosip-Menggosip Walikota Pangkalpinang Maulan Aklil (Molen) juga menyampaikan kepada seluruh anggota Tim Penggerak Pembina Kesejahteraan (TP PKK) kota Pangkalpinang, bahwa PKK tidak zaman lagi gosip-menggosip. Menurut Molen yang dibutuhkan saat ini adalah TP PKK yang dapat menunjukan prestasinya kepada masyarakat sehingga dapat dipercaya masyarakat. “Ibu-ibu PKK sekarang tidak zaman lagi gosip-menggosip, ibu-ibu PKK sekarang harus benar-benar punya marwah, punya gaya yang mana, prestasi yang di tunjukan, saya harap PKK prestasinya harus ada, kalau ada prestasi yakinlah masyarakat akan percaya dengan ibu semua,” ujar Molen. Ia pun meminta TP PKK yang baru dilantiknya itu dapat menjalin kerja sama dengan Pemerintah Provinsi, dan juga Pemerintah Kabupaten, karena menurutnya mustahil membangun Pangkalpinang tanpa dukunga dari Pemprov dan Pemkab. “Tidak mungkin kita membangun Pangkalpinang ini tanpa supporting dari Provinsi dan Kabupaten, untuk itu kita harus bekerja sama, jangan berpikir cetek, bepikir kerdil, berpikir negatif, segala macam buang yang seperti itu,” ungkapnya. Ia juga meminta TP PKK harus bisa melakukan perubahan, dan berani mengambil resiko. “Yang namanya perubahan pasti ada pro dan kontra pasti ada zona nyaman yang hilang, yang namanya perubahan harus berani mengambil resiko, kalau tidak berani kapan kita akan berubah,” sebutnya.(dnd)
PANGKALPINANG – 60 Pasangan suami istri yang sebelumnya menikah siri mengikuti sidang isbat nikah terpadu yang di selenggarakan oleh Dinas Penduduk dan Catatan Sipil (Dukcapil) bersama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) dan Pengadilan Agama dan Kementrian Agama (Kemenag) Kota Pangkalpinang. Sidang Isbat di gelar di ruang pertemuan OR Kantor Walikota Pangkalpinang, di hadiri oleh Walikota Pangkalpinang Maulan Aklil (Molen). Sidang isbat yang di gelar merupakan rangkaian kegiatan dari Festival Pangkalpinang Seribu Senyuman, yang merupakan festival yang di gencarkan Molen yang menjadikan Pangkalpinang satu-satunya kota di Indonesia kota seribu senyuman. “Saya ingin Pangkalpinang di lihat orang-orang, saya ingin mereka tahu oh bahwa ada kota dengan seribu senyuman yang Walikotanya ikut nikah massal bersama masyarakat,” tutur Molen dalam kata sambutannya saat membuka Sidang Isbat Terpadu, Kamis (6/12/2018). Tercatat 60 pasangan yang telah lulus verifikasi dari jumlah pendaftar sebanyak 102 pasangan, hal ini di ungkapkan Armada selaku Kepala Dukcapil kota Pangkalpinang. “Dari 102 pasangan yang lulus verifikasi terpilih 60 pasangan,” jelasnya. (dnd)
Honor & Insentif Ustadz/Ustadzah Dicairkan PANGKALPINANG – Pemerintah kota Pangkalpinang akhirnya membayar honor Ustadz dan ustadzah setelah 6 bulan para guru TPA tersebut menungu-nunggu hak mereka. Walikota Pangkalpinang Maulan Aklil (Molen) menyatakan 785 orang ustadz ustadzah akan di bayar honornya, tidak hanya itu ustadz ustadzah pun mendapat insentif bonus yang merupakan bantuan dari Pemerintah Provinsi Bangka Belitung (Babel). “Pencairan honor terhadap ustaz dan ustazah yang sudah 6 bulan yang tidak di bayar, hari ini kita bayar pokoknya kita bayar seluruhnya,” ungkap Molen di gedung OR Kantor Walikota, Rabu (12/12/2018). Menurut perhitungan, setiap satu orang ustadz ustadzah akan menerima honor dan insentif sebesar Rp3 juta namun di potong pajak sehingga setiap orang menerima Rp2.820.000,-. “Jadi honor ustadz ustadzah 400 ribu perbulan di kalikan 6 bulan, itu Rp2juta 400 ribu, di tambah insentif bonus Rp.200 ribu, yang di bayar 3 bulan,” terangnya. Molen pun mengungkapkan honor ustadz ustadzah pada tahun 2019 akan di naikan menjadi Rp500 ribu perbulan. Ia berharap dengan meningkatkan kesejahteraan para ustadz ustadzah, diharapkan menjadi stimulus agar ustadz ustadzah dapat mengajarkan moral anak-anak lebih giat lagi. “Dan ustadz ustadzah dapat berkontribusi menciptakan masa depan anak-anak,” sebutnya. (dnd)
Per 1 Januari 2019
Gaji Dokter Naik Hingga Rp20 Juta PANGKALPINANG – Kabar Gembira bagi Dokter Umum dan Dokter Spesialis milik Pemerintah Kota Pangkalpinang pada Awal Tahun 2019 mendatang, pasalnya Walikota Pangkalpinang, Maulan Aklil sudah menandatangani kenaikan gaji para dokter sebagai bagian dari pembenahan RSUD Depati Hamzah beberapa waktu lalu. Walikota yang akrab disapa Molen ini mengungkapkan langkah menaikkan gaji tersebut untuk memberikan rasa aman dan
kesejahteraan kepada dokter dalam melayani kesehatan warga Pangkalpinang yang lebih optimal. “Saya sudah menyepakati beberapa item, menyangkut peningkatan kesejahteraan untuk para dokter spesialis per 1 januari 2019, intensif mereka akan naik jadi Rp20 juta perorang yang tadinya Rp12 juta saya sepakati Rp20 juta,” tuturnya kepada Laspela Group, Selasa (11/12/2018). Walikota juga berencana akan kembali menaikkan insentif asalkan para dokter membuat prestasi yang menggembirakan dan me-
layani masyarakat sepenuh hati. “Saya akan naikan kembali jika memang mereka berprestasi, memberikan pelayanan yang baik untuk masyarakat, nantinya kalau masyarakat merasa puas dengan pelayanan mereka saya akan kasih reward untuk mereka,” janji Walikota. Selain menaikkan gaji para dokter, Kebijakan lainnya yang dilakukan Pemkot dalam pembenahan RSUD Depati Hamzah ialah, menargetkan dalam satu bulan ini operasional RS milik Pemda itu harus pindah ke gedung yang baru, meskipun dengan keterbatasan alat kesehatan
penunjang. “Sebetulnya kita bisa secara bertahap, minimal secara sarana dan prasarana itu akan lebih baik dibanding yang sekarang, soal alkes yang belum lengkap justru ini merupakan strategi kita dimana nanti kita bisa minta bantuan dari pusat,” katanya. Dilanjutkannya pula, sebagai puncak pembenahan RSUD ialah merombak sisi Manejemen, seperti pengisian posisi direktur RSUD. “Kalau ada masukan dari masyarakat silahkan, atau kami akan ambil dari di luar Pangkalpinang,” tukasnya. (dnd)
8
PELANGI SEPINTU SEDULANG
JUMAT - KAMIS
14 - 20 DESEMBER 2018
DPRD Bangka Usulkan Dua Raperda Inisiatif Cegah Luapan Air SUNGAILIAT – DPRD Kabupaten Bangka mengusulkan 2 Raperda Inisiatif dalam Rapat Paripurna di gedung DPRD Bangka, Senin (10/12/2018). Raperda Inisiatif yang diusulkan itu terdiri dari Raperda Penyelenggaraan Jalan Umum dan Jalan Khusus serta Raperda Pengelolaan Dana Bergulir. Dijelaskan oleh Ketua DPRD, Parulian Napitupulu, Raperda tentang Penyelenggaraan Jalan Umum dan Jalan Khusus adalah untuk mengatur jalan yang digunakan bagi kendaraan angkutan khusus seperti kendaraan pengangkut hasil tambang, perkebunan dan lain-lain. ”Raperda Penyelenggaraan Jalan Umum dan Jalan Khusus diharapkan, dapat menjaga peraturan terutama keamanan, ketertiban serta dapat meningkatkan pembangunan di Kabupaten Bangka,”
Dinas PUPRP Bangka Siapkan Sarana Penahan Air
ujar Parulian. Ia melanjutkan Raperda Pengelolaan Dana Bergulir ini, diusulkan oleh pihaknya dalam upaya menjawab kebutuhan pemerintah dalam pengelolaan dana bergulir di Kabupaten Bangka, untuk mengembangkan ekonomi kreatif, inovatif dalam Usaha Kecil Mikro (UKM) menjadi lebih baik lagi. Perwakilan Badan Pemben-
tukan Peraturan Daerah, Suparman menjelaskan dalam Raperda Penyelenggaraan Jalan Umum dan Jalan Khusus ini nantinya dilakukan pengelolaan jalan yang aman dan nyaman untuk peningkatan ekonomi di Kabaputen Bangka. Sementara itu, Perwakilan Komisi 2 DPRD Bangka, Imelda, selaku penggagas Raperda Pen-
gelolaan Dana Bergulir, menjelaskan Raperda itu, juga akan dilakukan bersama UBB. Hal ini dikarenakan, Raperda Dana Bergulir sejauh ini dinilai belum tepat penggunaannya. “Raperda ini merupakan inisiatif anggota dewan untuk memperkaya dan mengefektifkan tata kelola Kabupaten Bangka,”pungkasnya. (ovi )
DWP Kabupaten Bangka Siap Dorong Pembangunan di Segala Bidang
Wabup Kembali Ingatkan ASN Harus Maksimal Layani Masyarakat SUNGAILIAT - Wakil Bupati Bangka Syahbudin kembali mengingatkan ASN dan Honorer dilingkungan Pemkab Bangka untuk Disiplin dalam melaksanakan tugas masing-masing sehingga pelayanan terhadap masyarakat tetap maksimal. Wabup yang jadi pembina apel pagi di lapangan upacara Kantor Bupati Bangka ini, Senin (10/12/2018) menjelaskan apel pagi bukan hanya sekedar berkumpul dan berbaris rapi saja, laporan dan tata aturan protokol lain seperti pada umumnya, tetapi arahan untuk membangun semangat seluruh pegawai dalam mencapai visi dan misi, pemerintah daerah Kabupaten Bangka. “Komitmen dan disiplin pegawai adalah salah satu dasar sukses sebuah organisasi. Dengan adanya komitmen dan disiplin pegawai akan memudahkan didalam mengimplementasikan visi dan misi, sehingga persentase pencapaian target kerja dapat lebih optimal ,’’ungkap Syahbudin. Wabup mengharapkan hendaknya dalam bekerja, para pegawai harus meluruskan niat karena Allah SWT, sehingga apa yang dikerjakan menjadi nilai ibadah. Ia juga berpesan kepada seluruh pejabat, staf, tenaga honorer di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bangka agar dapat lebih pintar dan bijak dalam penggunaan media sosial, jangan mudah terpancing berita yang tidak dapat diuji kebenarannya, apalagi sampai menyebarluaskan berita tersebut. “kita sebagai abdi negara hendaklah memberikan contoh yang baik kepada masyarakat terutama harus harus menjunjung tinggi disiplin, etika, agar dapat menjadi contoh di masyarakat luas. “harap Syahbudin. Pelaksanaan apel yang dimulai sejak pukul 07.30 WIB itu dipimpin Kasatpol PP Bangka, dan dihadiri Pj. Sekda Bangka, H. Akhmad Mukhsin, para asisten, staf ahli, kepala OPD Pemda Bangka, dan seluruh pegawai Kabupaten Bangka.(ovi)
tuk DWP dikelola sendiri dan tidak lagi berada di bawah Dinas KB. “Untuk itu diharapkan dalam penSUNGAILIAT - Pemerintah gelolaanya diatur dengan baik dan Daerah (Pemda) Kabupaten Bangbenar. Peran organisasi wanita sanka memperingati Hari Ulang Tagat penting sebagai organisasi istri hun (HUT) Dharma Wanita PersatuASN yang ada di Kabupaten Bangka an (DWP) dapat bersinApapun itu, kami siap Kabupatergi dengan memberikan yang terbaik bagi dinas-dinas en Bangka kabupaten Bangka, kami siap ke-19 tahun yang ada damelaksanakan program yang 2018, Sabtu lam menggali (8/11/2018) potensipembatelah dibuat. di Gedung ngunan,’’ujar Sepintu Mukhsin. Mardiana Mukhsin Sedulang, DikaJalan A. Yani, takannya laSungailiat, gi, Anggaran Kabupaten Bangka. DWP pada tahun 2020 juga melalui Acara yang dihadiri oleh Ketdana hibah dan akan disalurkan 2 taua PKK Bangka, Yusmiati Mulkan, hun sekali dan tidak bisa setiap tahun Wakil Ketua PKK Bangka, Alna Syah- diberikan, oleh sebab itu lanjutnya budin, perwakilan organisasi wanita, walaupun pada tahun 2019 tidak ada FKPD Kabupaten Bangka, perwakilan anggaran namun kegiatan harus terus OPD Pemda Bangka, serta para tamu berjalan. undangan lainnya. Sementara itu, Ketua DWP BangPeringatan HUT DWP ke-19 Taka, Mardiana Mukhsin, tetap berhun 2018 ini mengangkat tema optikomitmen untuk menggerakan promalisasi potensi DWP untuk suksesngram sosial dan juga menunjang ya pembangunan nasional. pembangunan di segala bidang. Pj. Sekda Bangka, H. Akhmad “Apapun itu, kami siap memMukhsin yang mewakili Bupati menberikan yang terbaik bagi kabugucapkan selamat atas HUT DWP kepaten Bangka, kami siap melak19 dan diharapkan kedepannya terus sanakan program yang telah dibuat,” memberikan dukungan keberhasilan ungkapnya. kerja suami dan juga pendukung keDalam kegiatan tersebut dilakukan berhasilan pembangunan di Kabupatjuga pemberian hadiah kepada para en Bangka. pemenang lomba menghias hantaran Dijelaskan lagi H. Akhmad pengantin yang berhasil dimenangkan Mukhsin peran DWP Bangka dalam oleh DWP Lapas Sungailiat dan jumenunjang pembangunan di Kabupat- ga pemberian santunan kepada anaken Bangka sangatlah berat terlebih laanak anggota DWP Bangka yang bergi pada tahun 2019 nanti anggaran un- prestasi.(rill/ovi)
SUNGAILIAT – Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Perhubungan (DINPUPRP) Kabupaten Bangka akan menyiapkan sarana penahan air dari atas kawasan Bukit Betung. Upaya tersebut untuk mencegah terjadinya luapan pada saluran air di Daerah lingkungan Pemkab Bangka. Hal tersebut seperti disampaikan oleh Kepala Bidang (Kabid) Pegairan, DINPUPRP Kabupaten Bangka, Aristian, ST.,M.Eng.,Senin (10/12/18) saat ditemui diruangannya. “Kita ada program terkait hal ini, bagaimana menyiapkan sarana untuk menahan air dari atas sehingga aliran air tidak mengalir secara langsung namun dapat di filter, jadi air mengalir kebawah tidak langsung dengan volume yang besar,”ungkap Aristian. Selain itu, kata Aristian kedepan pihaknya akan melakukan penggalian pada hilir saluran air yakni di kawasan Jelitik yang ditengarai telah terjadi sedimentasi sehingga volume air tak dapat menampung air lebih maksimal. “Kita juga akan melakukan penggalian pada hilirnya di kawasan Jelitik sehingga daya tampung air akan lebih maksimal sehingga tidak terjadi lagi luapan dari saluran air,”jelasnya. Dinas PUPRP Bangka kata dia optimis dua langkah yang akan diambil itu akan sukses dalam mencegah luapan air yang baru-baru ini terjadi. “Tentu harapan kita melalui penggalian pada daerah hilir dan memasang sarana penahan air pada hulu saluran air dapat mencegah luapan air dikemudian hari. (ovi)
Surtam: Ada 4 Peserta CPNS tidak Hadir Test SKB SUNGAILIAT – Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Bangka, Surtam A. Amin mengungkapkan pelaksanaan tahapan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) CPNSD sudah selesai dan berjalan dengan lancar pada Minggu kemarin. Dari tanggal 7-8 Desember 2018. Peserta yang hadir dalam pelaksanaan SKB sendiri berjumlah 487 orang peserta, dari jumlah sebenarnya yakni 491 orang. Surtam mengungkapkan 4 orang peserta yang tidak hadir dalam pelaksanaan seleksi yaitu Dian Triviska kelahiran Air Kandis yang mengambil formasi guru matematika ahli pertama di SMPN 3 Bakam, Erika Simare Mare kelahiran Jambi yang mengambil formasi guru IPA ahli pertama di SMPN 4 Belinyu, Andra Vernandi kelahiran Pangkalpinang yang mengambil formasi dokter ahli pertama di Puskesmas Riau silip dan Putra Anugrah kelahiran Sungailiat yang mengambil formasi analis konservasi air dan lingkungan di Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bangka. ”Dari jumlah itu (491) ada 4 orang yang tidak hadir. Kami belum tahu alasannya apa sampai sekarang. Padahal pihaknya sudah mengumumkan data bagi peserta yang ikut tes SKB melalui website. Nanti kita cek lagi,”ujar Surtam di gedung DPRD Bangka, Senin (10/12/2018) Pelaksanaan SKB merupakan salah satu rangkaian seleksi CPNS tahun 2018, namum sebelum lulus ke SKB, peserta terlebih dahulu harus lulus dari test Seleksi Kemampuan Dasar (SKD). Sementara itu, untuk pengumuman hasil dari pelaksanaan SKB sendiri, kata Surtam pihaknya belum bisa mengumumkan di website bkd.bangka.go.id karena harus ada keputusan dari Badan Kepegawaian Nasional (BKN). Dirinya juga memberikan sedikit gambaran penilaian kelulusan para peserta yang sudah mengikuti SKB yaitu, para peserta dapat dikatakan lulus apabila nilai akumulasi Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) ditambah SKB dapat memenuhi pencapaian yang ditetapkan. “Perlu diketahui masyarakat tentang kelulusan CPNS tersebut. Peserta harus melewati penilaian akumulasi dari 40% persen SKD dan 60 % SKB tadi. Kita tunggu saja pengumuman dari BKN secepatnya,” pungkasnya. (ovi)
JUMAT - KAMIS
PELANGI OTOMOTIF 9
14 - 20 DESEMBER 2018
Mercedes-Benz C-Class Facelift Diluncurkan, Sudah Rakitan Lokal MERCEDES-BENZ INDONESIA meluncurkan CClass terbaru langsung di pabrik Wanaherang, Bogor, Jawa Barat. Artinya, C-Class itu sudah rakitan lokal mengikuti lini lain yang juga juga diproduksi di dalam negeri. C-Class baru pun punya banyak peningkatan dan ubahan dibanding sebelumnya. Paling signifikan dari jantung mekanis dan sistem elektrifikasi. Ya, C-Class baru punya sistem mild hybrid yang mendukung efisiensi tinggi. Roelof Lamberts, President Director & CEP of PT Mercedes-Benz Distribution Indonesia mengatakan, model C-Class merupakan yang terlaris dengan kontribusi penjualan 26 persen. "Hari ini di Pabrik perakitan Mercedes-Benz di Wanaherang, dengan bangga kami persembahkan The new C-Class yang telah mendapat sambutan sangat baik dari para pelanggan kami sejak diperkenalkan pada 2014," ujar Roelof. Ada dua varian C-Class rakitan Wanaherang, C 200 EQ Boost Avantgarde Line dan C 300 AMG Line. Dari spesifikasi, C 200 EQ
Boost Avantgarde paling unik lantaran punya sistem mild hybrid. Ada penambahan baterai lithium-ion 48 volt dan alternator. Dengan EQ Boost itu, peningkatan performa instan (boost) maupun efisiensi bisa dicapai. Dikombinasi dengan mesin baru 4-silinder 1,5 liter turbo berdaya 184 hp pada rentang 5.500 - 6.100 rpm dan torsi puncak 280 Nm pada 3.000 - 4.000 rpm. Penyalur daya memanfaatkan 9G-Tronic.
Sementara C 300 AMG Line memakai mesin 2,0 liter berdaya 258 hp dan torsi maksimal 370 Nm, juga dengan transmisi 9G-Tronic. Soal penampilan, desain bumper dan lampu depan baru LED high performance dibenamkan untuk C-Class facelift rakitan lokal. Khusus untuk C 300, lampu LED berteknologi Multibeam dengan Ultra Range High Beam seperti pada seri S-Class. Perbedaan lain pada pelek, aksen krom
di eksterior, dan desain lampu belakang baru. Di dalam kabin, paling signifikan perubahan pada layar infotainment dan panel instrumen. Layar hiburan dan informasi memakai 10,25 inci dengan format rasio 16:9. Sedang pada panel instrumen memakai layar besar 12,3 inci dengan pilihan tiga mode tampilan (Classic, Sport dan Progressive). Selain itu, ada 64 pilihan lampu suasana kabin (ambient light). Dari palang kemudi, bisa mengatur infotainment maupun panel instrument dengan memanfaatkan touch pad yang ada di bagian kiri dan kanan palang. Sangat praktis dan menjaga fokus pengemudi tanpa perlu memindahkan tangan dari kemudi. Fitur pendukung berkendara C-Class juga kian canggih. Yang signifikan, Active Parking Assist dengan Parktronic dan Blind Spot Assist untuk parkir otomatis. Mercedes-Benz C-Class baru rakitan lokal dibanderol Rp 865 juta untuk C 200 EQ Boost Avantgarde dan Rp 985 juta untuk C 300 AMG Line. Keduanya harga off the road atau belum termasuk pajak. (nett)
Moge Adventure Baru Tertangkap Kamera Saat Diuji Coba, Bagaimana Wujudnya? TREN MOTOR bergaya retro yang terus meningkat akhirnya memaksa berbagai pabrikan untuk mengeluarkan produk di segmen tersebut, tak terkecuali Husqvarna. Ya, perusahaan asal Austria ini memang kerap diidentikan dengan motor trail. Hanya saja, baru-baru ini, anak perusahaan KTM Powersports AG itu merilis sepasang motor baru dengan tampilan roadster retro, yaitu Svartpilen dan Vitpilen. Keduanya bahkan sempat diboyong ke Indonesa dalam gelaran IIMS 2018. Kini, mengutip dari Morebikes.co.uk, Husqvarna tengah menggarap motor gede (moge) adventure baru dengan gaya retro. Bahkan, prototype dari produk ini sempat tertangkap kamera saat diuji coba. Berdasarkan foto tersebut, moge adventure Husqvarna ini terlihat berbeda dengan produk sekelasnya. Tengok saja bagian depannya yang dibekali cover headlight radikal, sasis tubular, jok rata dengan ujung kotak, dan mesin yang terkespos. Karena berbagi platform dengan KTM, motor adventure Husqvarna ini kemungkinan mengusung mesin 2-silinder inline DOHC 801 cc. Dapur pacu tersebut mampu menghasilkan tenaga sebesar 105 hp dengan torsi maksimum mencapai 87 Nm. Mengenai fitur, Husqvarna adventure ini diprediksi akan memiliki suspensi depan upside-down, instrumen panel TFT, ride-by-wire, dan traction control. Selain itu, terpasang sistem pengereman ABS pada disc-brake depan 300 mm dan belakang 240 mm. (nett)
10
PELANGI BABEL
JUMAT - KAMIS
14 - 20 DESEMBER 2018
Amankan Pasokan Listrik
PLN Jalin Kerjasama dengan Polda Babel Gali Potensi Pesisir dan Kelautan
DPPP Basel Lakukan Kerjasama PKSPL dan FPIK IPB BOGOR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka Selatan (Basel)melalui Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan (DPPP) Basel melakukan audiensi dengan Pusat Kajian Sumberdaya Pesisir dan Lautan (PKSPL) dan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Institut Pertanian Bogor (IPB), Kamis (6/12/2018) lalu. Tujuan audiensi untuk melakukan penjajakan serta kerjasama terkait peningkatan potensi sumberdaya pesisir dan kelautan di Negeri Jinjung Besaoh. Turut hadir Kepala DPPP Basel, Suhadi di dampingi Kabid Perikanan, Abdul Haq juga dihadiri oleh Kepala PKSPL Dr. Ario Damar dan semua kepala divisi. Dalam paparannya, Suhadi memaparkan mengenai kondisi existing, potensi, isu strategis dan arah kebijakan bidang perikanan dan pesisir Basel. “Sebagai Kabupaten yang bercirikan kepulauan dengan jumlah pulau sebanyak 59 pulau dengan luasan terumbu karang sebesar 18.209 hektar, padang lamun 36.859 hekar, luasan hutan mangrove 31.018 hektar dan panjang garis pantai 282 kilometer, serta produksi perikanan lebih dari 40.000 ton menjadikan pesisir mempunyai nilai valuasi ekonomi dari ekosistem pesisir Kabupaten Bangka Selatan lebih dari 6 Triliyun rupiah,” kata Suhadi. Paparan tersebut ditanggapi positif oleh kepala PKSPL, Dr. Ario Damar, menurutnya inilah potensi yang strategis dan sebagai potensi yang luar biasa untuk dikembangkan. Ia mengatakan audiensi dan penjajakan ini memberikan masukan bahwa salah satu key point kesuksesan pengembangan ekonomi pesisir adalah dengan pengembangan Integrated Coastal Management (ICM). “Dalam beberapa contoh penerapan ICM di berbagai kota di dunia, ICM telah berhasil melipat gandakan nilai valuasi ekonomi dan PDRB suatu kota bahkan lebih dari 10 kali lipat,” katanya. Oleh karena itu, ia menyarankan bahwa implementasi ICM tentu harus melibatkan banyak stakeholder. Perikanan dan pesisir sebagai prime mover atau sektor andalan, OPD serta pihak swasta sebagai penunjangnya. (tra)
PANGKALPINANG - Seluruh unit induk PLN yang memiliki wilayah kerja di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menandatangani nota kesepahaman bersama dengan Polda Babel. Kegiatan ini ditujukan untuk pengamanan pembangunan dan operasional ketenagalistrikan di Bangka Belitung. Penandatanganan dilakukan oleh General Manager PLN UIW Babel, Abdul Mukhlis, General Manager UIP Sumatera Bagian Selatan, Fajar Suroyo, General Manager UIP Kitsum, Weddy B. Sudirman bersama Kapolda Babel, Brigadir Jenderal Polisi Istiono di Polda Babel, Air Itam, Pangkalpinang. Dalam sambutannya, Istiono menyatakan kesiapan Polda Babel dalam
mendukung pembangunan infrastruktur kelistrikan di Bangka Belitung. Pihaknya siap mengamankan pembagunan kelistrikan yang terdiri atas tambahan pembangkit baik dari PLN dan Swasta sebesar 100 MW, beserta beberapa rencana pembangunan gardu induk yang terletak di daerah Toboali, Muntok dan Belitung Utara. “ Kepolisian siap mengamankan objek vital nasional guna terciptanya situasi dan kondisi yang aman sehingga mewujudkan suasa-
na yang kondusif di wilayah Bangka Belitung ini,” tuturnya di Mapolda Babel, Rabu (5/12/2018). Sementara itu, Abdul Mukhlis menyampaikan apresiasi atas dukungan Polda Babel terhadap PLN selama ini. “Kami mengucapkan terima kasih kepada Kepolisian Daerah Kepulauan Bangka Belitung bersama seluruh jajarannya yang telah mendukung penuh terhadap kegiatan pengamanan instalasi dan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan di PLN
Wilayah Bangka Belitung melalui penandatangan perjanjian kerjasama ini,” ucapnya. Lebih jauh, penandatangan Nota Kesepahaman tersebut akan meningkatkan dan menjamin koordinasi dalam usaha mewujudkan sinergitas penyelenggaraan pengamanan instalasi, aset dan penindakan pencurian tenaga listrik serta tindak pidana usaha ketenagalistrikan di wilayah kerja PLN Babel baik dalam pembangunan maupun pengoperasiannya. Kerjasama pengamanan tersebut meliputi pengamanan dalam proses pembebasan lahan yang akan dijadikan lokasi pembangkit maupun jaringan, pelaksanaan kegiatan P2TL, pemangkasan pohon, pemutusan dan bongkar rampung yang berpotensi mengggangu kelangsungan penyaluran tenaga listrik, serta pengamanan objek vital. (rill)
Imigrasi Pangkalpinang dan Tim Gabungan Menahan WNA Asal China PANGKALPINANG – Kantor Imigrasi I TPI Pangkalpinang bersama dengan anggota TIMPORA Kota Pangkalpinang yang terdiri dari Kepolisian Resort, Kodim, Kejaksaan, Dinas Tenaga Kerja, Dinas kependudukan dan Catatan Sipil, BNN dan BIN melakukan kegiatan Operasi Gabungan Pengawasan Orang Asing di wilayah Kota Pangkalpinang. Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Pangkalpinang, Mas Arie mengatakan bahwa timnya mendatangi PT. Dewa Putra Bangka yang beralamat di Jl. Laksamana Malahayati Kelurahan Temberan Kecamatan Bukit Intan Kota Pangkalpinang. “Dalam penyelidikan tersebut kami menemukan dua orang warga negara China atas nama Lu Kunfang yang menggunakan izin Tinggal Terbatas (ITAS) dan Wang Huabin yang menggunakan Izin Tinggal Bebas Visa Kunjungan (BVK),” kata Arie kepada Laspela Group, Kamis (6/12/2018). Arie menyampaikan Kantor Imigrasi Kelas I TPI Pangkalpinang kemudian melakukan pemeriksaan lebih lanjut kepada Wang Huabin yang diduga melakukan penyalahgunaan Izin Tinggal sesuai dengan Pasal 122 huruf (a) dan Pasal 75 ayat (1) undang-undang Nomor 6 tahun 2011 tentang Keimigrasian. “Dari hasil operasi tim pengawasan orang asing menahan Huabin karena di duga melakukan kegiatan lain yang tidak berhubungan dengan visa yang dikeluarkan pemerintah,” ujarnya.
Lebih lanjut, Arie menyebutkan bahwa Huabin diduga bekerja di PT Putra Bangka, salah satu perusahaan yang bergerak di bidang pemurnian dan pengolahan zircon dengan menggunakan visa kunjungan. “Kita akan melakukan penahanan terhadap Huabin hingga diterbitkannya hasil penyidikan dari imigrasi terkait pelanggaran yang dilakukan,” ucapnya. Saat ini jelas Arie, Kantor Imigrasi Kelas I TPI Pangkalpinang telah memberikan Tindakan Administratif Keimigrasian berupa pembatalan izin tinggal dan menempatkannya dalam ruang detensi Kantor Imigrasi Kelas I TPI Pangkalpinang dan masih menunggu proses penyelidikan lebih lanjut. “Penahanan ini terpaksa kita lakukan karena adanya dugaan tindak pidana pelanggaran keimigrasian terkait kegiatannya di wilayah Indonesia, khususnya Babel,” tegas Arie. Sementara, Plt kasi intelejen dan penindakan keimigrasian, Muksin menjelaskan pihaknya akan melakukan penyidikan secara mendalam untuk memastikan langkah hukum selanjutnya. “Jika sudah cukup bukti bahwa WNA tersebut ilegal, maka sanksi paling berat adalah kurungan selama lima tahun sesuai dengan Pasal 122 huruf (a) dan Pasal 75 ayat (1) undang-undang Nomor 6 tahun 2011 tentang Keimigrasian. “Namun jika kita mengambil dari segi administratif saja maka kita akan lakukan pendeportasian dan pencekalan, yakni diusir dan dicekal tidak boleh lagi masuk ke Indonesia lagi,” tambah Muksin. (wa)
Bambang Patijaya Bantu dan Jenguk Pasien dari Belitung PANGKALPINANG – Tokoh Pemuda Bangka Belitung, Bambang Patijaya menjenguk pasien yang berasal dari Pulau Belitung. Pasien yang bernama Baharudin (67) mengalami sakit prostat dan dirawat di Rumah Sakit Bhakti Timah Pangkalpinang. Bambang Patijaya yang akrab dipanggil BPJ menyebutkan pasien dari Belitung adalah pasien BPJS dan sudah lama berobat non medis belum kunjung sembuh dan pihaknya menyarankan untuk berobat ke Pangkalpinang. “Ada laporan dari Yayasan BPJ Peduli mengenai pasien ini, dan saya sarankan untuk dibawa ke Pangkalpinang dan pergunakan BPJS. Terus mengenai bantuan biaya disini dan lainnya, kami yang tanggung,” terangnya saat menjenguk pasien, Rabu (5/12/2018) sore. Dalam bincangan itu, BPJ menyarankan kepada pasien untuk selalu semangat dalam menghadapi persoalan penyakit ini dan jangan jadi beban pikiran sehingga cepat sembuh. “Bapak istirahat yang total dulu, jangan banyak pikir karena itu berpengaruh. Terus berdoa dan berusaha ya pak,” ucap Pendiri Yayasan BPJ Peduli ini. Sementara, Kaharudin mengucapkan rasa syukur atas bantuan bapak Bambang Patijaya di Pangkalpinang dan sudah sempat menjenguk orangtuanya. “Alhamdulillah, terima kasih pak Bambang sudah membantu dan berkunjung. Semoga bapak Bambang Patijaya tambah sukses dan dicita-citakan terkabul,” ungkap Kahar.(ar)
JUMAT - KAMIS
CONNECTION
14 - 20 DESEMBER 2018
11
UMKM
Pesan-pesan membantu Babel dalam memasarkan produk pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) Babel untuk "go internasional" atau masuk pasaran dunia.” Selain itu tentu saja, Hermawan Kertajaya juga siap membantu Babel dalam mempositioning, membranding dan memasarkan pariwisata Babel. Maka, selama setengah hari, Minggu (9/12-2018) Hermawan Kertajaya menyampaikan pesan-pesan wisata dan UMKM kepada para pengusaha Kamar Dagang dan Industri (KADIN Babel) pelaku industri pariwisata dan pelaku UMKM. Saat melantik ICSB, Hermawan mengatakan, "ICSB bukan organisasi politik, tapi organisasi bisnis yang menjadi bagian dari pelaku UKM tingkat kabupaten/kota, provinsi, asia hingga internasional." Ia mengatakan, ICSB merupakan organisasi Internasional yang berpusat di Washington, Amerika Serikat. Organisasi ini sifatnya nonprofit membantu pengembangan kewirausahaan di tanah air bersama empat pilar pendukungnya, yaitu akademisi, peneliti, pemerintah dan pelaku bisnis. Atas harapan Hermawan Kartajaya, Melati Erzaldi selaku Koordinator wilayah atau Presiden ICSB Babel mengatakan, “Pengurus ICSB Babel siap mendorong para pelaku UKM untuk siap bersaing di tingkat internasional.” Melati Erzaldi sebagai Koordinator wilayah atau Presiden ICSB Babel diperkuat oleh Wakil koordinator wilayah atau Eksekutif Vice President, Indra Sandy, Sekretaris, Elfiyena, Bendahara, Akbar Yandi, President Akademik dan Riset, Suryandaru, Improvement Ferdinand, E-Commerce and Financing, Putra. Strategic Thinking Hermawan Kartajaya dalam forum diskusi yang dipandu Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Drs Rivai mengatakan, Kepulauan Bangka Belitung harus berfikir strategik dalam mengembangkan pariwisatanya. “Jangan emosional. Think strategic! Dalam positioning, deferensiasi dan
branding harus diawali survey kekuatan dan keunggulan Babel dibanding kompetitor,” pesan Hermawan Kartajaya menjawab Ketua Umum KADIN Kepulauan Babel, Ir Thomas Jusman MM. Transformasi pertambangan ke pariwisata sudah benar walau mengalami berbagai lompatan. “Lompatan menuju service based sebagai karakter pariwisata ini poin penting yang menjadi fokus Babel!” saran Founder Markplus tersebut. Sikap inklusif, terbuka terhadap wisatawan mancanegara dan wisatawan nusantara yang nota bene berbeda dengan masyarakat Babel misalnya, kata Hermawan Kartajaya, harus beres dulu di Babel. “Jangan bicara pariwisata, kalau kita masyarakat Babel masih eksklusif dan tidak memiliki sikap baru yang inklusif, terbuka kepada wisatawan,” saran Hermawan. Bangka Ketiga Pakar Marketing yang juga President Markplus Inc itu kembali mengungkapkan kekagumannya pada Bangka Belitung dan menyatakan, Babel merupakan destinasi ketiga sesudah Bali dan Manado, khususnya untuk menjaring wisatawan dari Tiongkok. “Potensi-potensi pariwisata di Bangka Belitung yang masih tersembunyi perlu digosok, sehingga menjadi chinese heritage yang unggul dan bisa ‘dijual’ ke Tiongkok,” kata Hermawan. “Chinese Heritage itu dimulai dari datangnya orang-orang Chinese abad 17 yang didatangkan ke Bangka untuk bekerja di tambang timah. Ternyata mereka multi talent. Chinese Heritage yang kuat ini perlu diasah.” katanya. Babel juga menjadi ikon harmoni etnik Melayu dan Tionghoa serta berbagai agama Konghucu, Budha, Hindu, Islam, Katolik dan Kristen. “Saya masih kagum terhadap Puri Tri Agung yang menghadap ke laut dan dikelola oleh berbagai pribadi dari berbagai agama. Bangka Belitung ini real Pancasila. Bangka Belitung ini real Indonesia!” sanjung Hermawan Kartajaya atas harmoni yang ia saksikan. (*)
Bangka Menuju SETARA
dari dua kunci sukses. Bangka merupakan kristalisasi unsur masyarakat, pengusaha dan pemerintah daerah,” kata Mulkan. Sedang SETARA, kata Mulkan merupakan akronim dari sejahtera dan mulia. “Sejahtera adalah terpenuhinya ketahanan materiil dan spiritual yang ditunjukkan dengan pertumbuhan ekonomi yang tinggi, merata, bebas dari kemiskinan serta terciptanya sumber daya manusia yang berkualitas dan berdaya saing,” tandas Mulkan dalam audiensi LASPELA, Selasa (11/12-2018). Bupati Mulkan didampingi Kepala BAPPEDA Kabupaten Bangka, Pan Budi Marwoto sementara dari LASPELA hadir antara lain Agus Ismunarno, Direktur Utama/Pemimpin Umum/Pemimpin Redaksi, Wahyu, Redaktur Pelaksana, Resda Ariani, Manajer Iklan, Duha Sani, Manajer Sirkulasi/Bisnis Multi Media serta Ovi, wartawan Kabupaten Bangka. Dalam menyejahterakan masyarakat Bangka, Mulkan memprioritaskan pengembngan industri sektor pertanian seperti lada, karet dan sawit serta pariwisata. “Secara objektif, pariwisata berpotensi menyejahterakan masyarakat ketimbang sektor penambangan. Maka, kita akan fokus dan memprioritaskan pengembangan KEK Pariwisata Sungailiat Bangka dan penciptaan destinasi wisata lainnya,” tegas Mulkan sambil mengatakan penguatan-penguatan sektor lainnya.
Mulkan termasuk kepala daerah yang secara objektif mendorong percepatan transformasi ekonomi dari pertambangan ke pariwisata secara bertahap. “Sumber daya alam timah sudah sangat terbatas dan di sisi lain terjadi kerusakan alam yang parah. Pariwisata dalam pengembangan ekonomi Bangka menempati posisi ke-4 atau berkontribusi 16,14 persen dari total PDRB Kabupaten Bangka,” ungkap Mulkan. Manakala, kita tidak bertransformasi ke pariwisata, simpul Mulkan, daya saing Bangka di kancah regional dan nasional akan menurun drastis. “Pengarusutamaan pariwisata
akan mampu menopang perkembangan sektor pertanian, industri, UMKM, perdagangan, hotel dan restoran, transportasi dan jasa,” papar Mulkan. Mulkan juga menyampaikan strategi quick win pengembangan pariwisata antara lain: pengembangan KEK Sungailiat Bangka, meningkatkan nilai investasi pariwisata, memperbaiki pengelolaan objek, tujuan wisata dan aset warisan budaya agar lebih atraktif, mendorong direct flight dari pintu-pintu utama wisatawan ke Bangka, kelembagaan pengelolaan promosi dan pemasaran pariwisata serta peningkatan kuantitas dan kualitas sumber daya manusia wisata. (*)
12 GOOD GOVERNMENT
JUMAT - KAMIS
14 - 20 DESEMBER 2018
PT Timah Salurkan Dana Kemitraan Sebesar 5,3 Miliar Pada Triwulan IV PANGKALPINANG - PT Timah Tbk melalui Divisi Corporate Social Responsibility (CSR) kembali menyalurkan pinjaman modal kerja kepada mitra binaannya dalam Program Kemitraan Triwulan IV 2018 sebesar Rp 5,3 miliar. Penandatanganan akad dilakukan oleh sebanyak 167 pelaku UMKM di Gedung Graha Timah Pangkalpinang, Rabu (12/12/2018).
Dalam kesempatan tersebut, Sekretaris Perusahaan PT Timah Tbk Amin Haris Sugiarto mengatakan program bantuan bagi pelaku UMKM ini merupakan bagian dari program kemitraan sekaligus implementasi dari tanggungjawab sosial perusahaan. "Program kemitraan ini merupakan bagian dari tanggungjawab sosial perusahaan sebagaimana diamanatkan melalui Peraturan Menteri BUMN Nomor per-02/MBU/7/2017 tentang perubahan kedua atas peraturan Menteri BUMN pers-09/ MBU/7/2015 tentang program kemitraan dan bina lingkungan," kata Amin. Amin menyampaikan, penyaluran program kemitraan dilakukan di seluruh wilayah operasional diantaranya meliputi Bangka, Belitung,
Karimun Kundur dan Meranti dengan total sebesar Rp 29,864,855.000 yang disalurkan kepada 648 mitra binaan. "Program Kemitraan CSR PT Timah Tbk dibagi menjadi delapan sektor yakni perdagangan, industri,
jasa, perikanan, peternakan, pertanian, perkebunan dan koperasi. Kami berharap dengan program ini pelaku UMKM dapat terbantu dan semakin berkembang," ucapnya. Soal pengembalian bantuan, Amin menjelaskan bahwa mitra diberikan waktu selama dua tahun. Nantinya, pengembalian pertama akan dimulai setelah bulan ketiga berjalan. "Masyarakat yang menjadi mitra usaha tidak langsung bulan depan membayar angsuran. Pengembaliannya di bulan ketiga, artinya ada dua bulan masa tenor masyarakat mem-
persiapkan usahanya. Adapun biaya bunga sebesar tiga persen akan diperuntukkan kepada mitra usaha sendiri namun dalam bentuk pelatihan, pameran maupun hal lain terkait promosi untuk menunjang usaha mereka," ujar Amin. Ia menyebutkan bantuan dana tersebut disalurkan dibidang perdagangan, industri, jasa, perikanan, peternakan, pertanian, perkebunan dan sebagainya. Bantuan sebesar Rp5,3 miliar itu disalurkan kepada 167 mitra binaan dengan rincian 14 mitra binaan di Kota Pangkalpinang Rp420 juta, 16 UMKM Kabupaten Bangka Rp535 juta, 13 UMKM Bangka Barat Rp440 juta, 29 UMKM Bangka Tengah Rp990 juta, 8 UMKM Bangka Selatan Rp310 juta, 3 UMKM Belitung Rp131 juta, 10 UMKM di Belitung Timur Rp430 juta, 15 UMKM di Karimun Rp380 juta dan 48 UMKM di Meranti Rp1,008 miliar serta 9 UMKM di Debo Singkep sebesar Rp275 juta.
Sementara, Kepala Dinas UMKM dan Koperasi Babel, Elfiyena mengatakan bahwa pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung akan melakukan pemetaan penyaluran dana Corporate Social Responsibility (CSR) PT Timah Tbk kepada para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) agar bantuan sosial perusahaan itu tersebar merata sehingga dapat meningkatkan perekonomian Babel yang maksimal. "Bersama PT Timah, kita akan memetakan penyaluran dana bergulir program CSR pada awal 2019 nanti. Melalui pemetaan, dana CSR lebih terarah dan fokus dalam meningkatkan usaha kecil menengah masyarakat di daerah itu," ujarnya. Menurut Elfiyena melalui pemetaan tersebut, pemerintah dapat lebih mudah mengetahui sejauh mana perkembangan usaha pelaku UMKM dan sektor usaha yang belum mendapatkan bantuan sosial PT Timah. "Kita ingin bantuan sosial PT Timah ini bergulir merata," tutupnya. (adv/wa)
DPRD Babel Paripurnakan Penyampaian Hasil Reses II Tahun 2018 PANGKALPINANG - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menggelar rapat paripurna tentang Penyampaian Hasil Reses II DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 2018, Senin (10/11/2018). Hadir dalam paripurna tersebut Ketua DPRD Babel Didit Srigusjaya, Wakil Gubernur Babel Abdul Fatah, Wakil Ketua DPRD Babel Hendra Apollo, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dlingkup Pemerintah Provinsi Babel, anggota DPRD Babel, serta Pejabat dari unsur Forkopimda Babel. Paripurna Penyampaian Hasil Reses II DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 2018 dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Babel Didit Srigusjaya dimana dalam hal ini mengatakan reses II Tahun 2018 Anggota DPRD Babel telah dilaksanakan pada tanggal 8-13 November 2018 lalu. “Reses yang telah kita lalui ini adalah upaya DPRD selaku perwakilan masyarakat dan daerah pemilihan, yang
mana untuk menyerap aspirasi masyarakat di daerah-daerah yang kemudian akan dituangkan dalam pokokpokok pikiran DPRD Babel,” kata Didit. Hasil reses ini lanjut Didit, sebagai usulan-usulam program dan kegiatan pembangunan kepada pemerintah daerah dalam musyawarah rencana pembangunan Bangka Belitung baik yang dilaksanakan dalam usulan APBD perubahan mendatang maupun sebagai usulan pembangunan di Tahun 2020. “Selama periode reses ini kami banyak melakukan pertemuan dengan masyarakat di daerah, yang secara umum ingin diaspirasikan oleh DPRD Babel,” ujarnya. Beberapa data reses menyebutkan hampir semua masyarakat menolak keberadaan Hutan Tanaman industri (HTI). Oleh karena itu kata dia sebaiknya Pemda mengembalikan HTI tersebut kepada masyarakat. Ia mencontohkan, pihak DPRD Babel pernah diundang oleh Camat Sijuk, Kabupaten Belitung, di daerah Kecamatan Sijuk ada 20 ribu hektare HTI yang dikuasai oleh perusahaan asing berasal dari Malaysia, sementara daer-
ah tersebut masuk dalam daerah wisata. “Contoh saat kita diundang oleh Camat Sijuk dan di Sijuk ada 20 ribu hektar HTI yang dikelola oleh perusahaan Malaysia sejak 2003 yang kontraknya 35 tahun sedangkan itu adalah daerah wisata, sehingga masyarakat Sijuk ini menolak akan keberadaan HTI,” tutur Didit. Selain masalah HTI, aspirasi yang disampaikan masyarakat kepada DPRD juga berkenaan dengan ekonomi di Bangka Belitung yang menurun akibat harga komoditi pertanian dan perkebunan anjlok yang mempengaruhi daya beli masyarakat. “Belum lagi keinginan masyarakat pedesaan yang menginginkan pemerataan infrastruktur pembangunan,” imbuhnya. Mengenai besaran alokasi dana reses, Didit menjelaskan setiap anggota DPRD diberikan Rp 50 juta untuk setiap kali reses, namun anggaran tersebut tak serta merta dapat dihabiskan. Karena anggaran tersebut didasarkan pada kebutuhan di lapangan bukan berdasarkan keinginan anggota dewan. “Masing-masing anggota rata-rata mendapat alokasi dana sebesar Rp50
juta, tapi anggaran ini tidak semuanya dihabiskan dan sisanya harus dikembalikan. Angaran ini digunakan untuk makan minum rapat,tenda,kursi dan lain sebagainya,” sebutnya. Sementara, Wakil Gubernur Babel Abdul Fatah mengatakan hasil reses II Anggota DPRD Provinsi Bangka Belitung Tahun 2018 akan segera dijadikan acuan untuk Musyawaran Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) pada Tahun Anggaran 2019 mendatang. “Kami sudah meneriman seluruh hasil himpunan reses II itu, dan akan
segera dipilah, dikelompokan berdasarkan OPD, kemudian akan diserahkan ke masing - masing OPD, dan menjadi acuan yang akan dibahas pada Musrenbang mendatang,” ujarnya. Menurut Wagub, dalam tahun yang sedang berjalan tidak memungkinkan Pemprov memunculkan sebuah program, karena sistem sekarang kata dia harus runtun dari awal sampai akhir dan tidak boleh masuk di tengah-tengah tahun anggaran yang sedang berjalan. “Jadi mekanisme hasil reses ini sudah tepat,” ungkap Fatah. (adv/wa)