medialaspela
RABU- SELASA
7 - 13 NOVEMBER 2018
Edisi No 142 12 HALAMAN
Menerangi Bumi Serumpun Sebalai
Presiden Jokowi Tetapkan Depati Amir, Pahlawan Nasional
Lanjutkan
Perjuangan Duren Menyengat & Depati Amir! Oleh: Agus Ismunarno dan Ali Usman
HARI INI, 8 November 2018, Masyarakat Kepulauan Bangka Belitung merasa syukur dan bangga; Pahlawan Depati Amir yang selama ini sudah menjadi Pahlawan di Hati Masyarakat Babel, kini ditetapkan menjadi Pahlawan Nasional oleh Presiden RI Joko Widodo di Istana Negara. Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional dan Tanda Kehormatan RI Tahun 2018 akan dihadiri oleh Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Dr H Erzaldi Rosman SE MM. “Kita sangat bangga Depati Amir ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional oleh Presiden RI,” kata Gubernur Erzaldi. Depati Amir, kata Erzaldi, merupakan sosok pejuang yang tulus ikhlas tanpa pamrih melawan penjajah. Erzaldi menandaskan Depati Amir menandaskan bahwa Kepulauan Bangka Belitung berpartisipasi aktif dalam perjuangan kemerdekaan RI. “Mari kita melanjutkan perjuangan Depati Amir mengisi kemerdekaan yang telah beliau perjuangkan,” ajak orang nomor satu di Babel itu.
Enam Pahlawan Depati Amir ditetapkan bersama lima pahlawan dari berbagai provinsi di Indonesia. Nama-nama Pahlawan Nasional yang dikukuhkan pada 8 November 2018: 1. A.R.Baswedan dari provinsi D.I.Yogyakarta. 2. Pangeran Mohammad Noor dari provinsi Kalimantan Selatan. 3. Mr. Kasman Singodimedjo dari provinsi Jawa Tengah. 4. K.H.Syam'un dari provinsi Banten. 5. Hj. Andi Depu dari provinsi Sulawesi Barat. Depati Amir ditetapkan menjadi Pahlawan Nasional, setelah 73 tahun Indonesia merdeka dan 18 tahun Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ke-18 terbentuk. Pengusulan dan perjuangan menjadikan Depati Amir Pahlawan Nasional sudah dilakukan sebanyak dua kali dan gagal.Pada usulan pamungkas inilah Depati Amir akhirnya ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional.
AOA yang ‘Ngadat’ “Lebih banyak orang menghadapi kematian di atas tempat tidur daripada orang yang mati di atas pesawat. Tetapi kenapa lebih banyak orang yang takut mati ketika menaiki pesawat daripada orang yang takut menaiki tempat tidur.” (Hamka) Oleh: Agus Ismunarno Wartawan LASPELA Media Group
KEMATIAN adalah duka, perpisahan abadi. Itulah yang terjadi ketika Lion JT 610 Jkt –Pkp Jatuh di Tanjung Kerawang (29/11-2018) dan menyebabkan kematian 128 warga Babel dan membuat Negeri Serumpun Sebalai Berduka. Perpisahan abadi hari-hari ini menggelayuti Keluarga Besar PT Timah Tbk, DPRD Babel, Pemprov Babel, Kantor Pajak, Kepolisian hingga keluarga ketika jenazah mulai teridentifikasi dan dikirim ke Babel. Kita yang hidup masih akan menaiki pesawat. Harapannya; semakin tinggi teknologi yang dibarengi perfeksionis awak
pesawat membuat SAFE FLIGHT. Kita terkejut tatkala Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) mencurigai jatuhnya pesawat Lion Air PK-LQP di perairan Karawang, Jawa Barat disebabkan oleh kerusakan pada komponen sensor angle of attack (AOA). Dan kerusakan AOA sudah terjadi saat pesawat yang sama digunakan untuk penerbangan Denpasar-Jakarta malam sebelumnya. AOA, tulis CNN Indonesia, merupakan bagian dari sistem penunjuk kecepatan atau airspeed indicator Lion Air PK-LQP yang didapati rusak sejak 4 penerbangan terakhir. AOA adalah indikator
INDEX Hal 3 Hal 12
Sisca Full IronMan & Hero Rachel House “HALLO, Saya Sisca, Ibu dari tiga anak hebat dan seorang penggiat Triathlon. Pada 17 November, saya akan mengikuti Full IronMan pertama saya di Langkawi. Saya akan berenang sejauh 3.8km, bersepeda sejauh 180km, dan berlari sejauh 42km dalam 17 jam,” tulis Sisca putri berdarah Bangka dalam akun facebooknya. Fransisca Harlijanto adalah Putri Pasangan Eddijanto Harlijanto dengan Liliana, putra daerah Sungailiat, Bangka yang merantau di Jakarta dan menjadi pengusaha dan kini aktif membangun wisata
2 EKONOMI BISNIS
RABU- SELASA
7 - 13 NOVEMBER 2018
Anggaran APBD Harus Digunakan dengan Bijak
Hitung Kesejahteraan Nelayan di Basel DPPP Gandeng UBB TOBOALI – Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Kabupaten Bangka Selatan (Basel) akan bekerja sama dengan Pusat Kajian Sumberdaya Perairan dan Pulau2 Kecil Universitas Bangka Belitung (UBB) untuk melakukan kajian dan penghitungan tentang kesejahteraan Nelayan dan Pembudidaya Ikan tahun 2018. Untuk mengukur itu, terdapat indeks yang lebih dikenal dengan Nilai Tukar. Secara umum, nilai tukar nelayan (NTN) merupakan angka yang menunjukkan perbandingan antara indeks harga yang diterima nelayan (IT) dan indeks harga yang dibayar nelayan (IB). Sama halnya dengan Nilai Tukar Pembudidaya Ikan,
yakni perbandingam antara indeks pendapatan pembudidaya dan indeks pengeluaran pembudidaya ikan. Setelah melakukan pengumpulan data dilapangan bail melalui survey, kuisioner dan wawancara selama kurang lebih 2 bulan. “Sabtu 3 November kemaren Tim dari Universitas Bangka Belitung menyampaikan laporannya di hadapan sekitar 30 orang peserta FGD,” kata Kepala Dinas DPPP Basel, Suhadi yang didampingi Kepala Bidang Perikanan, Abdul Haq, Para Camat di 8 Kecamatan, Perwakilan Nelayan, Penyuluh Perikanan dan unsur SKPD lainnya, Senin (5/11). Adapun Tim Kajian UBB yang dipimpin oleh Dr. Endang Bidayani menyampaikan beberapa temuan lapangan terkait kesejahteraan nelayan dan pembudidaya ikan
di Bangka Selatan. Di antara temuan tersebut, yakni adanya gap yang amat jauh antara musim ketika ikan melimpah dan ketika musim paceklik (baik karena cuaca dll). “Sayangnya, besarnya hasil di kala musim melimpahnya ikan tidak dibarengi dengan manajemen keuangan yg baik di kalagan para nelayan,” tukasnya. “Dan hal itu berimbas jika dirata-ratakan selama 1 tahun, karena nilai tukar nelayan di Bangka Selatan sementara ini ada di kisaran 108,” lanjutnya Oleh karena itu, berdampak pada pendapatan nelayan, baru sedikit lebih banyak dibandingkan pengeluaran mereka. Adapun untuk pembudidaya ikan, belum banyak pembudidaya di Bangka Selatan yang menjadikan sektor ini sebagai sektor utama pekerjaannya. “Terlebih hasil kajian ini cukup komprehensif memetakan kesejahteraan nelayan berdasar-
kan jenis alat tangkap yang digunakan, jenis kepemilikan kapal dan lokasi per kecamatan. Begitu juga budidaya ikan yang sudah dikaji perkomoditas jenis ikan yang dibudidayakan,” ucapnya. Sementara itu, ketua tim kajian dari UBB, Endang Bidayani menuturkan, dari beberapa pembudidaya yang sudah menekuni secara serius usaha mereka didapatkan Indeks Nilai Tukar Pembudidaya Ikan (NTPi) di bawah 100. “Artinya, masih lebih besar pengeluaran dibandingkan pendapatan. Angka pengeluaran terbesar adalah pada penyediaan pakan,” ujarnya. Lebih lanjut, ia menjelaskan usaha budidaya ikan yang nilai indeks NTPinya di atas 100 adalah budidaya ikan kerapu dan selanjutnya akan dijadikan sebagai salah satu basis data penyusunan strategi dan intervensi kebijakan yang diperlukan untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan dan pelaku usaha perikanan lainnya di Kabupaten Bangka Selatan. (tra)
SUNGAILIAT – Syahbudin Wakil Bupati Bangka menyampaikan Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah ( RAPBD ) tahun 2019. Senin (5/11/2018) di rapat paripurna DPRD Kabupaten Bangka. Rapat ini dipimpin oleh Ketua DPRD Parulian Napitupulu, dan dihadiri 24 anggota dewan serta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, Kepala OPD dan utusan organisasi wanita. Setelah disepakati KUA dan PPAS kabupaten Bangka tahun anggaran 2019 pada tanggal 15 September 2018 yang lalu tentang Rencana Kerja dan Anggaran ( RKA ) yang telah disampaikan oleh seluruh OPD maka Tim Anggaran Pemda ( TPAD ) dapat menyusun rancangan Perda APBD 2019 berikut nota keuangan. “Oleh karena itu kita harus berhati – hati dan bijak dalam anggaran karena pendapatan tersebut bersifat dinamis, artinya pendapatan tersebut sewaktu – waktu dapat berkurang atau bertambah sesuai dengan realisasi Pendapatan APBN,”
kata Syahbudin. RAPBD 2019 memiliki makna yang sangat strategis, dan juga mempunyai tujuan, dalam pembangunan mengenai visi dan misi dan plat form Pemkab Bangka yang baru. RAPBD juga merupakan tahap pembangunan tahun ketiga RPJPD 2015 – 2019, dalam priode pembangunan ini difokuskan kepada reformasi ekonomi, menuju perekonomian yang berbasis unggulan, kompetitif, peningkatan nilai tambah dalam upaya membangun daya saing industri yang berkelanjutan. Adapun kebijakan dari pemerintah pusat yang terkait pasa RAPBD tahun 2019 ini, tentang penganggaran gaji untuk CPNS baru sebanyak sekitar 250 orang, kenaikan gaji PNS lebih kurang 5%, dan rencana penerapan tunjangan kinerja, serta kebijakan daerah yaitu pelaksanaan 5 hari kerja. Wakil Bupati Bangka Syahbudin harapkan RAPBD 2019 mampu menjadikan kabupaten Bangka berkembang berdasarkan jiwa, semangat nilai, harga diri dan harkat kemanusiaan yang tinggi. (humas/ovi)
RABU- SELASA
POLITIK DAMAI
7 - 13 NOVEMBER 2018
Pemkab Basel Terus Berupaya Pertahankan Piala Adipura 2018 TOBOALI – Untuk mempertahankan Piala Adipura, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka Selatan (Basel) terus berupaya untuk menjaga kebersihan lingkungan secara berkesinambungan bersama dengan seluruh komponen daerah yang ada di Negeri Junjung Besaoh. Menurut Plt. Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman dan Lingkungan Hidup (DPKPLH) Bangka Selatan M.Ali mengatakan saat ini ada tiga kabupaten di Provinsi Babel yang dinilai secara langsung oleh Tim Adipura yakni Kabupaten Bangka, Kabupaten Bangka Barat dan Kabupaten Bangka Selatan. “Kita optimis bisa mempertahankan Piala adipura tahun ini apalagi didukung dengan sarana dan prasana kebersihan kita yang lebih baik. Ada tiga kabupaten di Babel yang dinilai langsung oleh Tim adipura yakni Bangka Induk, Bangka Barat, dan Bangka Selatan, semoga kita dapat lagi tahun ini,” harapnya. Menurutnya saat ini Pemkab Basel sedang menunggu jadwal pemaparan dari Tim Penilai yang merupakan salah satu penentu peraihan piala adipura tahun 2018 yang nantinya akan di Paparkan langsung oleh Bupati Basel Drs.H.Justiar Noer. “Salah satu bahan yang akan dipaparkan oleh Bapak Justiar nanti adalah Peraturan Bupati No 51 Tahun 2018 tentang Kebijakan dan Strategis Kabupaten Bangka Selatan Dalam Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga yang merupakan aplikasi dari kebijakan starategis pengelolaan sampah nasional dan kebijakan starategis pengelolaan sampah daerah,” ucapnya. (tra)
3
KPK RI Libatkan KADIN dan Regulator Daerah dalam Membentuk KAD PANGKALPINANG – Kepulauan Provinsi Bangka Belitung menjadi provinsi berikutnya yang terpilih untuk bermitra dengan Komisi Pemberantasan Korupsi dalam membentuk Komite Advokasi Daerah Antikorupsi. Kasatgas Wilayah I Korsup Pencegahan KPK Juliawan Superani mengatakan Komite ini dibentuk sebagai forum komunikasi dan advokasi antara regulator dan pelaku usaha. Dalam forum ini, kedua belah pihak dapat menyampaikan dan menyelesaikan bersama kendala yang dihadapi dalam penciptaan lingkungan bisnis yang berintegritas. “Kami ingin mengajak pemerintah daerah dan pengusaha mencari solusi untuk kendala-kendala dalam menjaga iklim investasi di daerah,”kata Juliawan pada saat Talkshow di Stasiun TVRI Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Selasa (30/10/2018). Ia menyampaikan saat ini pihaknya sudah bergerak ke semua daerah. Dimana selama ini upaya dan aksi terus dilakukan dalam
pencegahan tindak korupsi, mulai dari penganggaran, perizinan hingga manajemen ASN. Untuk sektor strategis pertambangan juga menjadi perhatian. “Untuk itu disini kita melibatkan pihak swasta penting, karena korupsi susah diproses jika tidak punya akses,” ujarnya. Juliawan menyebutkan, merambahnya sektor swasta agar bisa saling melengkapi. Namun pencegahan cenderung ke pemda, seperti dalam penganggaran agar tidak ada anggaran siluman dan titipan. “Sehingga untuk mencegah korupsi salah satu yang kita dorong kepada pemerintah daerah yakni penggunaan aplikasi secara online seperti E-Planning dan E-Budgenting,” terangnya. Ia menuturkan berdasarkan hasil FGD tersebut ditemukan tiga masalah utama yaitu banyak regulasi yang tumpah tindih dan masih “abu-abu”, penentuan persyaratan tenaga ahli dari proses pengadaan barang dan jasa yang melebihi kebutuhan dan kurangnya pembinaan terhadap pengusaha kecil lokal. “Pengadaan barang dan jasa ini terus kita dorong supaya kelembagaan organisasi yang mandiri sehingga terciptanya peningkatan kerja yang permanen,” jelasnya. Lebih lanjut, Juli-
awan menerangkan dimana pembentukan Komite Advokasi Daerah (KAD) tidak hanya dibentuk di tingkat daerah tetapi juga tingkat nasional. Di tingkat nasional, komite ini bernama Komite Advokasi Nasional Antikorupsi. “Sebagai permulaan pada tahun 2017 ada lima sektor yang digarap di tingkat nasional yaitu minyak dan gas, pangan, infrastruktur, kesehatan, dan kehutanan,” tuturnya. Ia menjelaskan ditingkat nasional, komite advokasi ini dibentuk di sektor-sektor strategis yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat luas dengan melibatkan asosiasi usaha dan kementerian/lembaga terkait. “Sedangkan untuk tingkat daerah, komite ini dibentuk berdasarkan geografis dengan melibatkan KADIN dan regulator daerah. Pada tahun 2017 KAD sudah dibentuk di 8 provinsi, dan pada tahun 2018 ini KAD akan dibentuk di 26 provinsi lainnya termasuk Provinsi Kepulauan Bangka Belitung,” cetusnya. Juliawan menambahkan adapum gagasan pembentukan kedua komite ini berasal dari pen-
galaman KPK bahwa 80 persen penindakan yang ditangani KPK melibatkan para pelaku usaha. “Umumnya modus yang dilakukan berupa pemberian hadiah atau gratifikasi dan tindak pidana suap dalam rangka mempengaruhi kebijakan penyelenggara negara, seperti dalam proyek pengadaan barang dan jasa serta perizinan,” ungkapnya. “Hingga Juni 2018, KPK mencatat pihak swasta sebagai pelaku tindak pidana korupsi terbanyak kedua yaitu sejumlah 204 orang,” lanjut Juliawan. Sementara itu, Assisten Pemerintahan dan Kesra Setda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Yulizar Adnan mengatakan dimana Gubernur Babel, Erzaldi Rosman tidak henti-hentinya mengingatkan kepada SKPD-SKPD agar supaya bekerja dengan baik dan benar. “Tentu kami berharap tidak adanya SKPD yang terlibat masalah hukum. Dan ini harus dikawal dengan baik oleh Inspektorat, karena Pak Gubernur sangat intens untuk mengawal ini di ikuti dengan serius,” imbuhnya. (wa)
Berikut Nama-nama Kades Pemenang Pilkades Serentak di Bateng KOBA – Proses Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di Kabupaten Bangka Tengah (Bateng) telah selesai dilaksanakan dengan aman. Pesta demokrasi pemilihan kepala desa telah selesai diselenggarakan Sabtu,(27/10) lalu dan ini adalah para Kades yang dipilih oleh masyarakat. Untuk Kecamatan Lubukbesar : Desa Batu Beriga: Gani 674 suara, Desa Belimbing: Hernadi 567 suara, Desa Kulur: Ahmad Yani 515 suara, Kecamatan Koba : Desa Guntung: Memet Kartawinata 328 suara , Desa Penyak: Sapawi 738 suara, Desa Kurau: Jasila 668 suara, Kecamatan Namang: Desa Jelutung: Syahril 439 suara, Desa Cambai Selatan: Muharam 356 suara, Desa Kayu Besi: Yohanes Tamaela 691 suara, Kecamatan Simpang Katis: Desa Celuak: Antara Sahari 486 suara, Desa Puput: Zulkarnain 808 suara , Desa Sungkap: Espendi 615 suara, Desa Terak: Haryono, SH 1340 suara Kecamatan Sungai Selan: Desa Lam-
pur: Fadri Affandi,ST 897 suara, Desa Melabun: Darsono 485 suara Kecamatan Pangkalan Baru: Desa Air Mesu Timur: Hasanudin 648 suara, Desa Kebintik: Edi Ermanto: 413 suara, Desa Tanjung Gunung: Muslim,S.Pd.I 720 suara, Desa Mangkol: Sugiarto B.Sc 644 suara, Desa Pendindang: Sarli.M 499 suara. Kepala Dinsos PMD Bateng, Budi Utama mengatakan kepala desa terpilih nantinya akan dilantik langsung oleh Bupati Bateng dengan cara road show ke desa-desa. “Rencana pelantikan Kades terpilih kita jadwalkan mulai 21 November sampai tanggal 11 Desember dan itupun menyesuaikan dengan jadwal Bupati,” ujar Budi kepada Laspela. Kamis,(01/11/2018) Ia menambahkan semua proses pemilihan berjalan baik dan aman tanpa ada kendala dan juga partisipasi masyarakat cukup tinggi. “Alhamdulillah semua proses dilalui dengan baik tanpa ada halangan dan saya ucapkan terimakasih kepada seluruh panitia pemilihan yang sudah menjalankan tugasnya dengan baik,”tutupnya. (hfe)
4 PELANGI OTOMOTIF
RABU- SELASA
7 - 13 NOVEMBER 2018
Peugeot P2X Café Racer
Pesaing Honda CB150 Exmotion Asal Prancis PEUGEOT P2X ditampilkan dalam dua format, Café Racer (300 cc) dan Roadster (125 cc). Keduanya dibangun dari basis rangka, kaki-kaki hingga perangkat lain yang sama persis, kecuali mesin. Tentunya demi menyajikan format berbeda, pendekatan desain juga tak sama. P2X bermesin 300 cc, disajikan dalam format Café Racer. Daya angkut 2 penumpang pun ditonjolkan, jok panjang buntung yang menyatu dengan sepatbor. Bagian jok penumpang belakang nampak ditutup cover, namun daya angkut berdua terlihat dari adanya footstep belakang. Warnanya mendukung format Café Racer, dengan nomor tanpa arti, grafis sederhana dalam balutan kelir putih. Uniknya, meski habitatnya di jalan aspal, namun ia memakai engine guard. Ya, peranti yang kerap digunakan motor adventure.
Versi Roadster tampil lebih klasik. Sayang mesinnya terbilang mungil, 125 cc, nampak bertolak belakang dengan tampilannya yang kekar dan bertenaga. Kelir biru dominan menyapu badannya, jok kulit warna coklat yang bisa menopang dua penumpang. Tak nampak perbedaan signifikan dari dua motor konsep ini. Seperti disebut, hampir semua komponen sama. Fork depan yang besar dengan suspensi upside down berkelir emas, cakram depan besar, suspensi belakang bertabung hingga knalpot besar dua lubang. Penunjang modernitas ada pada layar TFT 5 inci penuh warna. Bukan sekadar informasi pengendaraan seperti putaran mesin, kecepatan, atau posisi gigi yang ada di layar itu. GPS hingga konektivitas Bluetooth juga ada pada motor ini. Sektor mesin mungkin cukup berbeda di kubikasi. Namun konfigurasi umumnya sama, DOHC, 1-silinder dan pendingin cairan. Bahkan radiatornya pun sangat besar, seolah jadi bagian desain motor.
SPACE KOSONG
Ketimbang konsep, kami sepakat jika motor ini disebut sebagai prototipe produksi. Anda bisa lihat sendiri di gambar. Betapa detail perangkat yang disematkan, tak satupun yang menunjukkan komponen masih dalam tahap pengembangan. Lantas, apakah motor ini sudah siap produksi? "Kami memberi perhatian besar pada proporsi sepeda kota ini, mempelajari setiap milimeter permukaannya. P2X, sepeda motor Peugeot baru. Berpartisipasi dalam kembalinya Peugeot ke dunia sepeda motor menyuntikkan lebih banyak emosi ke dalam misi desain yang dipercayakan kepada saya oleh perusahaan Prancis berusia 120 tahun ini," kata Damien Basset, Kepala Desain di Peugeot Motorcycles. Ya, nampaknya Peugeot memang sudah sangat siap memproduksinya. Cuma tinggal menyiapkan wilayah distribusi, hingga harga yang cocok untuk membalut motor neo klasik ini.(nett)
Honda Brio Buatan Indonesia Bakal Diekspor JAKARTA – PT Honda Prospect Motor ( HPM) bakal mengekspor Brio terbaru mereka dalam keadaan utuh (completely built up/CBU). Ini akan menyempurnakan status Honda Indonesia sebagai eksportir. Sebelumnya Honda hanya melakukan ekspor CBU untuk model Freed sejak 2009 lalu, dan berhenti 2016, saat produk tersebut tak lagi diproduksi lokal. Pascapenyetopan itu, Honda hanya melakukan kegiatan ekspor buat komponen saja. “Mobil ini dibuat berdasarkan kebutuhan orang Indonesia dengan standar kualitas internasional, karena mobil ini akan kita ekspor juga ke negara lain. Jadi kami sangat bangga dengan Brio ini,” ujar Jonfis Fandy, Marketing & Aftersales Sales Service Director HPM, Sabtu (13/10/2018). Ketika ditanyakan lebih detail, Jonfis belum mau mengungkapkan berapa perkiraan jumlah ekspornya, begitu juga dengan negara tujuan. “Iya kemarin kan ditanya soal ekspor atau tidak, hari in kami jawaban iya, Brio akan kami ekspor. Negaranya belum, karena belum apaapa. Nanti kami beritahu, daripada Anda tebak-tebak, nanti salah,” ujar Jonfis. Sejak pertama diluncurkan pada 2012, Honda Brio sampai sekarang sudah terserap pasar lebih dari 246.000 unit di Indonesia. Selain di Tanah Air, mobil kota (city car) Honda itu juga dijual di beberapa negara di dunia. Beberapa negara yang menjual Brio, yaitu Tunisia, Bhutan, Nepal, India, Thailand, Bangladesh, Filipina, Kenya, Mauritus, hingga Afrika Selatan. (kompas)
Foto: Dok. Honda
RABU- SELASA
PELANGI EDUKASI
7 - 13 NOVEMBER 2018
Disdikbud Basel Harap Generasi Anak di Basel “Genius”
TOBOALI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka Selatan (Basel) melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Basel menggelar kegiatan Gebyar Anak Usia Dini Tingkat Kabupaten Bangka Selatan di Pantai Laut Nek Aji Toboali pada Selasa (30/10/2018). Acara yang bertemakan Gesit, Empati, Berani, Unggul, Sehat (GENIUS) dihadiri Bunda Paud Basel, Ekawati Justiar, Wakil ketua TP PKK Basel Eliza Herdavid, Kepala Disdikbud Basel Eddy Supriadi, Pengurus Bhayangkari Basel, Korwil Dindikbud Kecamatan, Penilik Se-Kab Basel, Ibu lurah se Kec.Toboali, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana, Bunda Paud Se Kecamatan, Bunda Paud Desa Se Basel, Guru Paud Se Basel dan seluruh siswa Paud se Kecamatan Toboali. Kepala Dindikbud Basel Eddy Supriadi dalam sambutannya mengajak seluruh komponen masyarakat untuk bahu membahu, seiring sejalan dalam membangun Paud yang lebih berkompeten dan kreatifitas dalam pemban-
gunan Basel. “Saya mengajak seluruh komponen masyarakat untuk bahu membahu, seiring sejalan dalam membangun Paud, sebab Paud tak hanya sekedar pendidikan usia dini melainkan juga untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang cerdas dan memiliki kemampuan dimasa yang akan datang,” kata Eddy Sementara itu, Ketua Panitia Kegiatan Drs.Maryono menga-
takan kegiatan tersebut merupakan kegiatan rutin tahunan Dindikbud Basel melalui bidang Paud Dikmas dalam mengasah dan meningkatkan kreativitas dan kemandirian anak usia dini. “Gebyar Paud merupakan kegiatan pendidikan anak usia dini yang dilaksanakan setiap tahun dan merupakan agenda rutinitas program Dinas Pendidikan dan Kebudayaan melalui bidang Paud Dikmas dalam rangka memberikan kesempatan ba-
gi anak-anak usia dini untuk melatih dan menunjukkan kreatifitasnya sehingga menjadi tunas bangsa yang berprestasi di masa depan,” ungkapnya. Menurutnya kegiatan tersebut dilaksanakan selama dua hari yakni tanggal 30-31 oktober 2018 dengan beberapa kegiatan antara lain Tarian Dambus, Hapala Surat Pendek, Puzzle, Paduan Suara, Senam, dan Pinger Painting dengan jumlah peserta sebanyak 197 peserta. (tra)
STKIP Wan Abdul Jabar Telah Siap Menerima Mahasiswa Baru MUNTOK – Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan ( STKIP ) Wan Abdul Jabar berdiri sejak 17 Febuari 2018 di kota Muntok kini siap menerima mahasiswa baru tahun ajaran 2019. STKIP Wan Abdul Jabar merupakan sekolah tinggi swasta yang dinaungi Yayasan Manumbina Amanillah yang salah satu tujuannya mendukung kemajuan dunia pendidikan di Kabupaten Bangka Barat. Menurut Ketua Yayasan Manumbina Amanillah, Chairul Amri Rani dalam acara sosialisasi STKIP Wan Abdul Jabar di Aula Resto Roemah Keboen, Sabtu ( 27/10/2018 ) malam, saat ini STKIP Wan Abdul Jabar telah melakukan sosialisasi ke sekolah – sekolah di Kabupaten Bangka Barat dan mendapat sambutan cukup baik. ” Program studi STKIP Wan Abdul Jabar terdapat tiga jurusan, yakni Bahasa Inggris, Seni, dan Olahraga. Dan akan ada rekruitmen gelombang I, II, III akan dilakukan pada Januari, Juni, Agustus 2019,” jelas Amri. Amri melanjutkan, visi STKIP Wan Abdul Jabar adalah, merangkai dan mengungkit seni budaya serta olah raga guna membangun negeri, dan tiga misi yang akan dicapai yaitu, 1. Menyelengarakan pendidikan tinggi untuk menciptakan sumber daya manusia yang amanah, intelek, mandiri, inovatif, kreatif, profesional, berkompetensi, dan konsisten dalam menjalankan profesinya, 2. Menciptakan lapangan kerja baru yang luas serta amanah dalam berwira usaha bagi masyarakat. 3. Menyelenggarakan berbagai kegiatan yang mampu mendukung percepatan kemajuan Pemerintah Daerah di bidang pariwisata serta memberikan pelayanan sosial yang dibutuhkan oleh masyarakat. Amri mengakui, masih banyak kendala yang harus dihadapi, terutama dari segi infrastruktur, dana untuk akreditasi program studi dan dosen S2 untuk bidang olahraga dan seni. ” Kendala saat tempat perkuliahan, dimana untuk sementara mahasiswa STKIP nantinya kuliah masih menumpang SMA Karya Muntok. Dana untuk akreditasi untuk program studi masing dibutuhkan Rp. 5 milyar. Saat ini dosen bahasa inggris sudah cukup, hanya saja olahraga dan seni masih butuh masing-masing empat orang dosen lagi,” pungkas Amri. (sk)
5
Justiar Minta RT/RW Hidupkan Semangat Gotong Royong TOBOALI – Tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) dari pengurus RT/RW tidak bisa dipandang sebelah mata, karena peran seorang pengurus maupun ketua RT/RW di masyarakat bisa dikatakan krusial dalam menunjang penyelenggaraan pemerintah. Hal ini tertuang pada isi sambutan Bupati Bangka Selatan (Basel) Drs. H. Justiar Noer pada acara Silahturahmi dan Pembinaan peningkatan Peran serta Fungsi RT/RW dalam pembangunan di Kabupaten Bangka Selatan, Rabu pekan lalu di Balai Daerah Pemkab Basel. “Selain jalankan tugas sebagai penyelenggara pemerintahan dan pelayanan administrasi masyarakat, peran fungsi pengurus RT/RW juga sangat penting dalam meningkatkan semangat gotong royong di masyarakat,” kata Bupati. Menurutnya, saat ini nilai kebersamaan tersebut terlihat sangat jarang sekali dan terasa adanya kesenjangan dalam kebersamaan di masyarakat.”Saat ini budaya kebersamaan gotong royong di masyarakat sudah menjadi hal yang langka,” ungkapnya. Padahal, ujarnya adat dan budaya melayu terdahulu sangay dikenal akan kerja gotong royong antar sesama umat.”Semangat gotong royong orang melayu yang dulu terkenal, saat ini sudah sangat sulit ditemukan,” ujar Bupati. Oleh karena itu, ini merupakan tugas bagi pengurus dan ketua RT/RW untuk menumbuhkan semangat gotong royong, yang dulu kental akan adat istiadat melayu. “Ini merupakan tugas yang cukup berat bagi pengurus RT dan RW dalam menghidupkan kembali semangat kebersamaan dan gotong royong di masyarakat,” tandasnya. Kendati demikian, ia tetap mengharapkan pengurus dan ketua RT/RW dapat membangun kembali semangat kebersamaan gotong royong, dan memberi kendali yang baik bagi masyarakat sekitarnya. “Saya berharap pengurus dan ketua RT/RW dapat segera merangkul kembali semangat kebersamaan yang saat ini kita rasakan sudah mulai pudar dan bisa merapatkan barisan dalam semangat gotong royong,” harapnya. (tra)
Peran Penting Sosialisasi LEM dalam Tingkatkan Kemajuan Daerah
Hari Anak Nasional 2018
Babar Mantapkan Komitmen Wujudkan Kabupaten Layak Anak MUNTOK – Momentum Hari Anak Nasional ( HAN ) 2018 dimanfaatkan Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Bangka Barat untuk melaksanakan Launching Gugus Tugas dan Rencana Aksi Daerah ( RAD ) dalam rangka mewujudkan Kabupaten Layak Anak ( KLA ) di Graha Aparatur Pemkab Bangka Barat, Rabu ( 24/10/2018 ) pagi. Launching Gugus Tugas dan Rencana Aksi Daerah ( RAD ) dalam rangka mewujudkan Kabupaten Layak Anak ( KLA ) ditandai dengan pemukulan gong oleh Wakil Bupati Bangka Barat Markus, SH, dilanjutkan dengan penandatanganan komitmen bersama wujudkan KLA oleh Wakil Bupati, unsur Forkopimda, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Catatan Sipil dan Keluarga Berencana (DP3ACSKB ) Kepulauan Bangka Belitung, Dra. Susanti, Kajari Bangka Barat Neva Sari Susanti, Kepala OPD Pemkab Bangka Barat dan hadirin lainnya. Sedangkan Hari Anak Nasional diisi dengan berbagai macam lomba, diantaranya lomba pidato dan menggambar. Markus dalam sambutannya mengatakan, anak – anak memiliki kesempatan yang luas untuk mengembangkan dan mengekspresikan diri dalam berb-
agai kegiatan yang positif. Markus juga menekankan pentingnya pendidikan budi pekerti kepada anak – anak sejak usia dini. ” Pendidikan anak yang terkait moralitas dan budi pekerti harus dimulai sejak dini, agar terbangun mental – mental yang kuat dan mampu bersaing di masa sekarang dan masa yang akan datang,” tukasnya. Menurutnya, tidak hanya pendidikan yang diperhatikan, moralitas dan budi pekerti juga harus mendapat perhatian agar sejalan dengan konsep pembangunan yang berkualitas, dimana aspek SDM menjadi modal dasar yang penting dalam menentukan keberhasilan pembangunan. Dilain pihak dikesempatan yang sama, Kepala DP2ACSKB Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Dra. Susanti, mengatakan, untuk mewujudkan KLA, perlu komitmen berbagai pihak lintas sektoral yang berada di Kabupaten, Kecamatan, Desa/Kelurahan, dan keluarga ramah anak. Komitmen tersebut tertuang pada rencana kegiatan yang berorientasi pada anak. ” Beberapa prinsip Kabupaten Layak Anak yang harus dipenuhi diantaranya adalah non diskriminasi berorientasi pada kepentingan terbaik untuk anak, melindungi hak-hak anak diantaranya hak untuk hidup, melangsungkan hidup dan berkembang, pemberian penghargaan terhadap pendapat anak dan tata pemerintahan yang baik,” jelas Susanti. (sk)
TOBOALI – Wujud dari perhatian pemerintah terhadap pembangunan perdesaan terus meningkat setiap tahunnya, baik dukungan penyediaan input produksi, infrastruktur, bantuan teknis dan permodalan serta masyarakat. Bentuk bantuan tersebut hampir dari semua Kementerian/Lembaga di tingkat pusat juga diberbagai OPD Provinsi maupun di Kabupaten. Wakil Bupati Bangka Selatan H. Riza Herdavid mengatakan melalui Lembaga Ekonomi masyarakat (LEM) yang dibentuk dari, oleh dan untuk masyarakat desa dimana seluruh warga desa menghimpun kekuatan swadaya guna berdayakan potensi sumber daya yang tersedia dalam meningkatkan seluruh anggotanya. “Dalam mendorong peningkatan kemajuan daerah dan masyarakat dengan membentuk dan menggerakkan Lembaga Ekonomi Masyarakat agar memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan di Kabupaten Bangka Selatan,” kata Riza disela acara Sosialisasi Lembaga Ekonomi Masyarakat (LEM) 2018, Kamis (25/10) di Balai Daerah Kabupaten Basel. Ia juga menuturkan, adapun sektor-sektor yang dapat memainkan peran strategis dan juga andalan dari LEM dalam perekonomian juga struktur pembangunan yang hirarki yakni sektor perkebunan. “Untuk pembentukan LEM di Bangka Selatan yaitu Desa Irat kecamatan Payung dan Desa Delas Kecamatan Air Gegas,” tuturnya. Selain itu, lanjutnya LEM dapat memperekat persatuan dan kesatuan bagi seluruh warga desa dari berbagai latar belakang berbeda. ” LEM ini juga dapat menyatukan energi dari seluruh institusi yang melaksanakan kegiatan pembangunan di tingkat desa,” ujarnya. Oleh karena itu, ia berharap bantuan dan dukungan dari pemerintah maupun swasta kepad desa dapat mampu memperkuat investasi swadaya yang telah terhimpun. “Kita berharap potensi sumber daya desa harus dapat direncanakan, diorganisir dan didayagunakan untuk mensejahterakan seluruh warga desa setempat,” harapnya. Dengan narasumber Sekdis Pertanian Provinsi Babel Zola Lina, Dirjen Perkebunan Kementerian Pertanian diwakili Ka. Sub Direktorat Tanaman Lada, Pala, Cengkeh Ir. Galih Surti Solihin, Fasilitator LEM dari Provinsi Sulteng La Mbito dan Salam Hidayatullah, Kepala Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Basel, Suhadi. (tra)
6 VISION OF TOURISM Bangka Siapkan Atlet Korpri yang Siap Tanding SUNGAILIAT – Pemerintah Kabupaten Bangka menggelar Kegiatan pekan Olahraga Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) tingkat Kabupaten Bangka untuk mencari Bibit atlet unggul dalam persiapan kejuaraan Korpri tingkat Provinsi. Jum’at (02/11/2018) Pembukan Kegiatan pekan Olahraga ini pun di simbolkan dengan pemukulan gong dan di buka oleh Ir. Zulkarnain Idrus Staf Ahli Bupati Bangka Bidang Pembangunan Manusia. Pekan olahraga Korpri ini akan dilaksanakan mulai tanggal 02 November 2018 hingga 23 November 2018 di Bangka. Ada 7 perlombaan yang akan diadakan yaitu catur, bola voli, bulu tangkis, futsal, tenis, tenis meja, jalan dan sepeda santai. “Dalam kesempatan ini saya mengajak seluruh anggota KORPI Kabupaten Bangka untuk selalu meningkatkan peran dan fungsinya bersama-sama membangun Bangka ini dengan rasa tanggung jawab untuk mempersiapkan atlet KORPRI ke tingkat Provinsi,” ujar Ir. Zulkarnain. Ia melanjutkan Seluruh anggota Korpri selalu dituntut untuk mengedepankan 3 peran yakni peran sebagai abdi negara, abdi masyrakat, dan sebagai abdi pemerintahan. Selain untuk mencarai bibit unggul kata Zulkarnain juga mempunyai tujuan lain yakni membudayakan olahrga meningkatkan prestasi kerja dan kerja sama anggota Korpri. “Kepengurusan Korpri memiliki fungsi yaitu sebagai salah satu wahana untuk meningkatkan jiwa Korps PNS melalui olahraga. Serta sebagai networking atau jalinan kerjasama antar anggota Korpri dan antar jenjang kepengurusan Korpri,”imbuhnya. (ovi)
Bupati Beserta Pimpinan Ponpes Sambangi Pesantren Al Asy Aruyah Nurul Iman Bogor BOGOR – Bupati dan pimpinan pondok pesantren se Bangka Tengah (Bateng) melakukan kunjungan ke Pondok Pesanten Al Asy Ariyah Nurul Iman di Parung Bogor, Sabtu (03/11). Dalam kunjungan tersebut untuk belajar dan melihat manajemen yang dibangun oleh pengelolah dalam mengasuh santri dari jenjang pendidikan SD hingga S1 yang berjumlah 15 ribu santri secara gratis. Pesantren yang dipimpin Hj Umi Waheda yang merupakan istri Alm. Dr H Habib Assegaf Bin Mahadi tersebut menggratiskan seluruh biaya pendidikan santrinya. Hj Umi menyampaikan bahwa pesantren tersebut menerapkan nilai disiplin yang tinggi dalam rangka membentuk karakter santrinya. “Nilai kejujuran dan tanggung jawab sangat dijunjung disini. Selain itu santri juga wajib mondok baik SD maupun S1. Bagi yang sudah lulus S1, wajib mengikuti pengabdian dua tahun disini,” terangnya. Sementara itu, Bupati Bateng, Ibnu Saleh berharap pesantren di Kabupaten Bangka Tengah (Bateng) dapat mengambil ilmu dari kunjungan tersebut dan menerapkannya. “Kita ingin masyarakat Bangka Tengah terutama pondok pesantren bisa menghasilkan santri religi yang berkarakter dan disiplin serta menjadi contoh bagi santri yang ada di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel),”harapnya.(hfe)
RABU- SELASA
7 - 13 NOVEMBER 2018
Agen Travel Tiongkok Lakukan Kunjungan ke Babel untuk Melihat Objek Wisata PANGKALPINANG – Agen perjalanan dan Operator wisata dari Republik Rakyat Tiongkok melakukan kunjungan ke Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Sekretaris Disbudpar Provinsi Kepulauan Babel Engkus mengatakan tujuan agen perjalanan dan operator dari Republik Tiongkok melakukan kunjungan ke Bangka Belitung untuk melihat objek wisata. “Sebanyak delapan agen perjalan dan operator mengunjungi Babel untuk menjajaki paket tur sejarah perjalanan Laksamana Cheng Ho,” ujarnya kepada negerilaskarpelangi.com, Kamis pekan kemarin. Engkus menyampaikan, selain agen travel Tiongkok melihat objek wisata yang ada di Babel, juga sebagai bentuk pengenalan untuk penyedia bisnis travel yang terdiri dari “tour travel agent” dan “tour operator” dari Repub-
lik Rakyat Tiongkok yang bertemakan “The History of Admiral Cheng Ho Roads. “Tentu kita berharap dengan kunjungan mereka ke Babel ini dapat mempercepat pengembangan potensi wisata dan mendongkrak kunjungan wisatawan manca negara ke Babel ini,” ucapnya. Lanjut Engkus, sebagai upaya untuk mengoptimalkan kunjungan agen travel Tiongkok ini, pihaknya melibatkan Asita, Asosiasi Sales Travel (Asati) dan Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) untuk memaparkan beberapa potensi Babel. “Kita libatkan Asita, Asosiasi Sales Travel (Asati) dan Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) sebagai upaya kita dalam memajukan pariwisata di Babel,” jelasnya. Engkus menambahkan delapan agen perjalanan dan operator tur dari Dalian yang direkomendasikan oleh Xiamens Airlines mengunjungi Bangka Botani-
cal Garden (BBG), Danau Kaolin, Pantai Tikus Emas, Phakak Liang, Pulau Burung Mandi dan Pantai Tanjung Kelayang Kabupaten Belitung. “Mereka berada di Babel selama sepekan dimana mereka akan menjelajahi tempat-tempat wisata tersebut. Serta melihat potensi daerah yang mana diharapkan dapat membantu kita mengembangkan pariwisata di Babel,” tutunya. Sementara itu, Kepala Bidang Area China IV Kementerian Ke-
budayaan dan Pariwisata, Utari Widyastuti mengatakan tujuan agen travel Tiongkok di Negeri serumpun Sebalai ini akan keinginan mereka sendiri. “Karena saat melakukan pertemuan beberapa waktu lalu mereka bertanya apakah boleh melakukan kunjungan ke Babel,” ungkapnya. “Kami berharap kunjungan ini bisa melahirkan kerjasama untuk pembangunan industri pariwisata di Bangka Belitung,” tambah Utari. (wa)
60 Kepala Sekolah Ikuti Diklat SUNGAILIAT – Kegiatan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Penguatan Kepala Sekolah di hotel ST 12 Sungailiat Bangka di ikuti sebanyak 60 kepala sekolah dari SD, SMP, SMA, SMK se Kabupaten Bangka. Senin (05/11/2018). Kegiatan ini memiliki tujuan untuk menciptakan sekolah berkualitas untuk generasi kedepan. Kegiatan Diklat ini berlangsung selama 7 Hari dari 5 November-11 November 2018 dan dibuka langsung oleh Pejabat Sekda Bangka H. Akmad mukhsin SH. Diklat tersebut dilaksanakan, terutama bagi kepala sekolah yang sedang menjabat dan belum memiliki surat tanda ta-
mat pendidikan dan pelatihan atau belum memiliki nomor unit kepala sekolah (NUKS). “Jadi kepala sekolah ini wajib mengikuti dan harus lulus pendidikan, pelatihan penguatan kepala sekolah sehingga memperoleh NUKS. Karena harus sesuai peraturan kementeri pendidikan dan kebudayaan RI nomor 6 Tahun 2018 tentang penu-
gasan guru sebagai kepala sekolah,” ungkap H. Akhmad Muksin. “Selain bertujuan menciptakan sekolah yang berkualitas, tujuan lainnya dari pelaksanaan diklat adalah untuk kepala sekolah agar memenuhi standar kualifikasi dan
kompetensi,” tuturnya lagi. Sekda juga berharap Peserta dapat bersungguh-sungguh mengikuti diklat, agar mereka lulus dan mendapatkan surat tanda tamat pendidikan (STTPP) dan NUKS, dan membawa dampak positif dalam upaya peningkatan mutu di Kabupaten Bangka. Hal ini kata sekda selaras dengan cita-cita Pemkab Bangka dalam dunia pendidikan yak-
ni pendidikan Kabupaten Bangka harus lebih baik dan berkualitas, agar anak bangsa memiliki budi pekerti yang baik, beriman, bertaqwa dan mampu bersaing dengan dunia luar. “Pendidikan yang telah kita persiapkan dan laksanakan ini adalah untuk mempersiapkan anak didik yang mampu menguasi ilmu dan teknologi, serta mampu membangun diri dan bangsa,” imbuhnya. (ovi)
Bertandang ke Batam Pos
Wartawan Babel Belajar Cara Bekerja Sama Dengan Pemerintah
BATAM – Humas Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang bersama Wartawan Kota Pangkalpinang, bertandang ke Media Batam Pos dalam rangka Kunjungan Kerja (Kunker) ke kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau. Rabu (31/10/2018). Dalam Kunker ini di jelaskan Hasan Rumata selaku Kepala Bagian (Kabag) Humas Protokol Pangkalpinang, bertujuan untuk belajar dalam mengembangkan kerja sama antara Pemerintah dan Media. “Kami datang kesini agar kita banyak belajar dalam rangka mengembangkan potensi daerah, barangkali kami bisa mendapatkan gambaran antara kerja sama dan bentuk antara media dan pemerintah, mudah-mudahan ini menjadi hal yang baik,” jelasnya kepada Guntur selaku Direktur Batam Pos. Hal ini pun di sambut baik oleh Guntur, ia menjelaskan beberapa cara dalam menjalin hubungan kerja sama yang baik antara Pemkot Batam dan Media Batam Pos seperti penandatangan MoU. “Jadi dalam kerja sama kita dengan Pemkot kita harus ada MoU dengan jangka waktu 1 tahun, namun bentuk kerja samanya bisa 8-10 tahun kedepan. Nah kalau tidak ada MoU itu bisa menjadi problem,” jelasnya. Penandatangan MoU pun di lakukan secara 2 orbit, yang pertama secara Internal dan Eksternal. Mou kata Guntur dapat bertujuan sebagai pencegah adanya permainan di perusahaan media. Ia juga mengatakan persaingan media tak hanya dalam tataran lokal namun kompetitor juga berasal dari media negara tetangga seperti Singapura. “jadi terkait mengenai informasi pemberitaan Indonesia pun, Masyarakat Singapura membacanya di media kita,” tuturnya. Ia menandaskan Batam Pos yang merupakan salah satu Media terbesar di Batam pun, selalu menyediakan informasi yang akurat, karena media yang cepat dan akurat itu yang di cari masyarakat. (dnd)
RABU- SELASA
7 - 13 NOVEMBER 2018
Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Bangka Selatan
CEREMONY
7
Lomba Masak Olahan Ikan se Babel
Pemkab Basel Raih Juara 3 TOBOALI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka Selatan (Basel) melalui Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan (DPPP) Basel ikut meriahkan lomba masak serba ikan tingkat Provinsi Bangka Belitung (Babel), Selasa (6/11) di Pantai Tanjung Pandan, Belitung. Kepala Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Basel, Suhadi diwakili Kabid Perikanan, Abdul Haq mengatakan lomba masak serba ikan ini diikuti seluruh kabupaten/kota se Babel. “Lomba masak olahan ikan ini dikuti seluruh kabuapten/kota se Babel dari 7 peserta yang mewakili 7 kabupaten/ kota se Babel,” kata Abdul kepada wartawan, Rabu
(7/11). Ia menuturkan, dengan ikut serta kabupaten Basel diajang lomba masak ikan se Provinsi Babel ini, perwakilan Basel berhasil meraih juara III. “Alhamdulillah kita berhasil meraih juara tiga, se Provinsi Babel
dan ini menjadi modal utama kita untuk terus mengembangkan produk makanan olahan ikan di Basel,” tuturnya. Dengan adanya perlombaan ini, ia berharap ada peningkatan dan anekaragaman masakan dari bahan dasar ikan, sehingga masyarakat Babel pada umumnya dan masyarakat Basel khususnya terbiasa konsumsi makanan olahan ikan. “Adanya kegiatan lomba ini dengan harapan kedepannya ada peningkatan prestasi dan menumenu atraktif dan inovatif yang diperdilombakan dan tidak hanya sebatas menu lomba saja tapi bi-
sa diaplikasikan dikehidupan sehari-hari atau bahkan menjadi produk yang dapat diperjualbelikan menjadi produk olahan dari bahan baku ikan,” jelas Abdul. Selain itu, ia mengungkapkan adapun perwakilan dari Pemkab Basel diwakili oleh PKK desa Rindik kecamatan Toboali yang dibiayai oleh Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Basel. “Untuk segala fasilitas dan pembiayaan terkait kebutuhan dan perlengkapan disiapkan oleh dinas pertanian, pangan dan perikanan Basel, karena mewakili kabupaten Basel,” ungkapnya.
8
CEREMONY
RABU- SELASA
7 - 13 NOVEMBER 2018
Bawaslu Babel Deklarasikan GEMPAR Sebagai Wujud Partisipasi Masyarakat dalam Mensukseskan Pemilu 2019 PANGKALPINANG - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menggelar kegiatan Deklarasi Gerakan Masyarakat Pengawas Partisipatif (GEMPAR) di Alun-Alun Taman Merdeka, Pangkalpinang, Sabtu (3/11/2018) malam. Dalam kesempatan tersebut, Ketua Bawaslu RI, Abhan dalam sambutannya mengatakan deklarasi GEMPAR ini merupakan perwujudan dari semangat masyarakat yang ada di Babel dalam mensukseskan penyelenggaraan pemilu di Indonesia. "Semangat GEMPAR harus tetap di jaga dengan baik, sehingga peran
dan tanggung jawab masyarakat organOleh: Wina Destika masyarakat dalam isasi kemasyarakamensukseskan pemilu tan, akademisi baik dapat berjalan dengan baik dan suk- perguruan tinggi maupun siswa ses," ujarnya. SMU untuk turut mengawasi jalannDisampaikan Abhan tentu ya pemilu 2019. melalui deklarasi GEMPAR ini piBukan itu saja, Abhan juga menhaknya juga sangat memberikan gajak masyarakat untuk menjadi apresiasi yang setinggi-tingginya. pemilih yang rasional. Karena memi"Meski suasana dibawah rintik lih bukan karena uang, tapi memang hujan, namun tidak menyurutkan se- karena tanggungjawab sebagai warmangat masyarakat Babel menghadi- ga negara Indonesia. ri Deklarasi Masyarakat Pengawasan "Pilihan kita boleh berbeda, tapi Partisipatif (GEMPAR) dan ini kita yang utama tetap kita menjaga NKberikan apresiasi, diharapkan ini wu- RI. Dan kita juga menghimbau kejud dari tingginya partisipasi pemi- pada masyarakat agar tetap menjaga lu 2019. Mari kita sukseskan pemilu dengan kondusif di Babel ini, tidak yang bermartabat dan berintegritas," menyebarkan fitnah, hoax bahkan ucap Abhan. ujaran kebencian," tutup Abhan. Ia pun berharap seluruh elemen Sementara itu Edi Irawan Ketua Bawaslu Bangka Belitung mengatakan bahwa Deklarasi GEMPAR ini sendiri diikuti lebih kurang lebih 1000 orang, yang mana terdiri dari perwakilan Forkopimda Babel, Bawaslu Kabupaten/kota se- Babel, Ketua KPU Babel, Mahasiswa Ormas/LSM dan para komunitas yang tergabung dalam GEMPAR. "Deklarasi ini berisikan "Kami Gerakan Masyarakat Pengawasan Partisipatif Pemilu tahun 2019 Bangka Belitung dengan semangat persat-
uan dan persaudaraan menyatakan, siap menciptakan Pemilu yang aman tertib dan damai demi terwujudnya kemajuan dan kesejahteraan bangsa serta terpeliharanya keutuhan NKRI, siap menjunjung tinggi integritas pemilu berdasarkan asas langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil, serta siap menolak dan mencegah terjadinya politik uang, politisasi sara, ujaran kebencian dan hoax pada Pemilu 2019" terang Edi. Ia juga mengajak masyarakat untuk menjaga kualitas pemilu dan mengawasi potensi-potensi pelanggaran pemilu. Sementara Wakil Gubernur Bangka Belitung, Abdul Fatah mengatakan Gerakan Masyarakat Pengawas Partisipatif ini merupakan
hal yang sangat strategis bagi masyarakat, karena masyarakatlah yang terlibat dalam pesta demokrasi nantinya, dan juga tetap melakukan pengawasan. "Tentunya melalui pengawasan yang diikuti seluruh masyarakat, diharapkan masyarakat andil dalam pengawasannya dimana nantinya akan memberikan dampak pada penyelenggaraan pemilu secara damai, transparan, demokrasi," kata Wagub. "Kami juga mengajak masyarakat untuk mendeklarasikan serta mengikrarkan didalam diri masing-masing untuk menjadi masyarakat pengawas parsitipatif yang aktif, sehingga pelaksanaan pemilu di Babel berjalan dengan lancar dan aman," ajak Wagub. (adv/wa)
Banggar DPRD Basel Setuju Penandatanganan Nota Kesepakatan KUA dan PPAS 2019 TOBOALI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bangka Selatan (Basel) menggelar rapat paripurna, Selasa (6/11) siang di Ruang Paripurna. Rapat paripurna dibuka oleh wakil ketua I DPRD Basel, Ansori Norman didampingi wakil ketua II Samsul Bahri dengan dihadiri Bupati Basel, Drs. H. Justiar Noer dan Wakil Bupati, H. Riza Herdavid dan Juga dihadiri beberapa unsur Forkopimda Basel, Dikatakan Ansori, pada rapat paripurna kali ini dengan acara penandatanganan nota kesepakatan kebijakan umum APBD (KUA) dan prioritas plafon anggaran sementara (PPAS) Basel tahun anggaran 2019. “Agenda rapat paripurna hari ini, (Selasa,red) adalah tahap akhir rangkaian kegiatan pembahasan rancangan kebijakan umum anggaran pendapatan dan belanja daerah dan PPAS anggaran 2019 serta rancangan perda Basel tentang penyelenggaraan kearsipan dan perpustakaan Basel juga Badan Permusyawaratan Desa,” kata Ansori, Selasa (6/11). Sementara itu, juru bicara
Banggar Dian dari Oleh: Nopraanda Putra Banggar DPRD Bafraksi PDI Perjuansel menyetujui ungan meungkapkan adanya sin- tuk dilakukan penandatanganan ergitas pembangunan antara dua nota kesepakatan KUA dan PPAS lembaga pemerintahan kabu- Basel tahung anggaran 2019. paten Basel sehingga pelayanan “Bahwa kami dari badan angmasyarakat Basel berjalan mak- garan DPRD Bangka Selatan dan simal dalam segala bidang. fraksi-fraksi menyetujui penge“Diharapkan saling sinergi- sahan dan merekomendasikan tas pelaksanaan pembangunan kepada pimpinan DPRD Bangka sehingga kepentingan rakyat Selatan untuk menandatangani dapat dilayani secara maksimal nota kesepakatan antara pemerdalam segala bidang serta kes- intah kabupaten Bangka Selatan ejahteraan masyarakat Bangka dengan DPRD Bangka Selatan Selatan,” ungkapnya. terhadap kebijakan umum APBD Lanjut Dian, setelah men- dan prioritas plafon anggaran sejelaskan isi dari anggota Bang- mentara tahun anggaran 2019,” gar, disimpulkan bahwa tim jelasnya. (adv/tra)
Tandatangani Nota Kesepakatan KUA-PPAS 2019
Bupati Basel Apresiasi Kerjasama Dua Unsur Penyelenggara Kepemerintahan
TOBOALI, LASPELA – Setelah selesai melakukan penandatanganan nota kesepakatan kebijakan umum APBD (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) kabupaten Bangka Selatan (Basel) anggaran 2019 pada rapat paripurna, Selasa (6/11) di Ruang Paripurna, Bupati Basel Drs. H. Justiar Noer menyampaikan pendapat akhir dari pelaksanaan agenda rapat paripurna. Dikatakan Bupati, dengan disepakati penandatanganan nota kesepakatan KUA dan PPAS anggaran 2019 antara Pemkab Basel dengan DPRD Basel merupakan dasar dari rancangan anggaran pendapatan dan belanja daerah (RAPBD) Basel anggaran 2019. “Sebelumnya saya mengapresiasi kepada pimpinan dan anggota khususnya Badan Anggaran DPRD Basel yang telah membahas rancangan KUA-PPAS APBD tahun 2019 hingga disepakati penandatangani nota kesepakatan, Dokumen KUA-PPAS dasar penyusunan RAPBD tahun anggaran 2019,” kata Bupati. Dijelaskan Bupati, kebijakan umum APBD serta PPAS ini dilakukan untuk penyesuaian beberapa asumsi dasar digunakan dalam penyusunan APBD tahun 2019. “Adapun asumsi meliputi proyeksi ekonomi makro, proyeksi kondisi sosial budaya dan asumsi lainnya, sehingga Pemda
mengambil langkah strategis terhadap kebijakan umum anggaran secara terintegrasi untuk seluruh jenis belanja,” jelasnya. Sementara itu, lanjut Bupati pada PPAS tahun 2019 ditetapkan pendapatan daerah Basel secara total diproyeksikan mencapai Rp. 976,6 milyar apabila dibandingkan tahun 2018 sebesar Rp. 871,3 milyar. “Secara total keseluruhan mengalami peningkatan pendapatan daerah 12,08 persen apabila dibandingkan pendapatan daerah tahun 2018 lalu,” ujarnya. Sedangkan untuk belanja daerah, ia menuturkan pada APBD anggaran 2019 diproyeksikan Rp. 992,6 milyar dan mengalam peningkatan belanja daerah dari anggaran 2018 lalu. “Untuk belanja daerah meningkat 5,15 persen yang ditahun 2018 mencapai Rp. 994 milyar,” tuturnya. Oleh karena itu, ia berharap dengan ditandatangani nota kesepakatan rancangan KUA dan PPAS anggaran 2019 merupakan masukan konstruktif antara tim anggaran pemerintahan daerah dan banggar DPRD Basel. “Kemitraan yang sejajar antara pemerintah daerah dan DPRD merupakan penyelenggara pemerintahan daerah dan perlu dibina secara optimal dalam koridor saling isi sesuai tugas pokok, fungsi dan peran kita masing-masing,” harap Bupati. (adv/tra)
RABU- SELASA
PELANGI BABEL
7 - 13 NOVEMBER 2018
Pemprov Bangka Belitung Pinjam Dana PT SMI untuk Pembangunan Infrastruktur PANGKALPINANG – Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melakukan pertemuan dengan PT. Sarana Multi Infrastruktur (SMI) guna meminjam uang untuk membiayai pembangunan di Bangka Belitung ini, di hotel Novotel , Kamis (25/10/2018) lalu. “Melalui pertemuan ini kita akan mencoba menggunakan pinjaman dana di PT. SMI, dimana awalnya Rp 400 Miliar tapi setelah kita baha di DPRD terakhir Rp 120 Miliar,” kata Assisten II Setda Pemprov Babel, Budiman Ginting dalam sambutannya. Budiman menyampaikan bahwa uang pinjaman ini nantinya akan digunakan untuk pembangunan infrastruktur. “Pembangunan ini seperti rumah sakit yang mana sesuai dalam koridor yang memungkinkan. Untuk itu kami sangat membutuhkan dukungan, karena dalam keuangan kami masih terbatasnya dana. Dan pilihan kita hanya PT. SMI ini semata-mata untuk mencari solusinya,” ujarnya. Ia menyebutkan, PT. SMI yang merupakan lembaga keuangan pemerintah diharapkan dapat mem-
9
4 Karyawan PT Timah Jadi Korban Penerbangan Pesawat Lion Air JT 610
pertimbangkan dan menyetujuinya atas pinjaman tersebut. “Kita berharap kepada PT SMI untuk mengedukasi pemerintah daerah mengenai alternatif pembiayaan daerah,” ungkapnya. Sementara itu, Direktur PT. SMI, Edwin Syahruzad mengakui bahwa pihaknya belum menerima permohonan usulan pembiayaan dari Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. “Akan tetapi kami siap membantu bila Pemprov Babel ingin mengajukan pinjaman untuk percepatan pembangunan. Meski belum masuk ajuannya, dimana surat permohonannya baru mau akan, intinya SMI siap membantu pemerintah
daerah untuk mempercepat pembangunan,” terangnya. Edwin menuturkan dalam prosesnya akan dilihat sejauh mana kelayakan ajuan pinjaman. Hasil dari seleksi Kemendagri juga akan menentukan pinjaman tersebut. “Syarat utama, kesiapan proyek itu sendiri. Kalau sudah disetujui DPRD, dan ada evaluasi Kementrian Dalam Negeri, paling lambat tiga bulan prosesnya sudah selesai,” sebutnya. Edwin menambahkan saat ini, pihaknya sudah ada 24 Pemda yang bekerjasama, nilai komitmen pembiayaan Rp 4,2 triliun, bahkan banyak juga BUMD yang bekerjasama, pinjaman kepada badan usaha.
PANGKALPINANG – Direktur Utama PT Timah Tbk. Mohammad Riza Pahlevi, menyatakan duka cita yang mendalam atas insiden jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 rute Jakarta-Pangkalpinang, pagi tadi. Berdasarkan informasi, terdapat empat karyawan PT Timah Tbk yang menumpang pesawat tersebut. ’’Atas nama pribadi dan mewakili perusahaan, saya mengucapkan ikut berbela sungkawa atas insiden ini, duka mendalam kepada seluruh keluarga penumpang pesawat Lion Air,” ujarnya. “Kita doakan bersama semoga Allah SWT melindungi para penumpang dan juga kepada tim Basarnas yang sedang bertugas diberikan kemudahan,” tambah Riza. Riza menyampaikan khusus untuk korban karyawan PT Timah, semoga keluarga diberi ketabahan dan keikh-
lasan. “Saat ini mari kita panjatkan doa untuk rekan kita,” ucapnya. Riza menyebutkan, keempat karyawan PT Timah tersebut merupakan karyawan yang selalu bekerja penuh dedikasi. Kabar insiden ini, tentu saja sangat mengejutkan dirinya dan seluruh manajemen PT Timah. “Saat ini kami masih menunggu kabar lebih lanjut dari Basarnas, semoga rekan2 yg bertugas diberikan kemudahan’” terangnya. Menurut Riza, berdasarkan informasi sementara yang didapat, selain empat karyawan PT Timah, ada lima rekan yang bertugas di RSBT. Pesawat Lion Air JT 610 tujuan Jakarta-Pangkal Pinang hilang kontak sekitar pukul 06.33 WIB pagi tadi. Pesawat ini diduga kuat jatuh di sekitar Tanjung Karawang, Jawa Barat. Pesawat membawa 181 penumpang dewasa, yang terdiri dari 124 laki-laki, 5 orang perempuan, 1 anak dan 2 bayi. Awak pesawat terdiri dari 2 penerbang dan 5 awak kabin. (rill/wa)
10
PELANGI BABEL
Novotel Gelar Sosialisasi HIV AIDS PANGKALPINANG – Mengingat minimnya pengetahuan masyarakat mengenai HIV/AIDS, Novotel Bangka kembali mengadakan Seminar dan Sosialisasi HIV AIDS beberapa waktu lalu. Kegiatan sosialisasi ini diselenggarakan untuk mengetahui atau mendeteksi lebih dini mengenai virus HIV. Dalam seminar ini, Novotel berkolaborasi dengan Dinas Kesehatan Provinsi dan dr. Lismayoni (Dokter Umum RSUD Bateng) selaku pembicara. dr. Lismayoni mengingatkan seluruh staf Novotel Bangka dan masyarakat umum untuk senantiasa waspada terhadap penyebaran virus HIV. Ia meminta peserta seminar/sosialisasi untuk mendalami pengetahuan akan dampak dari virus mematikan tersebut dan bijak dalam bersikap kepada penderita. “Jadi ini dapat menstop stigma dan diskriminasi kepada orang dengan HIV,” jelasnya. Ia juga mengharapkan peserta sosialisasi dapat menyampaikan lebih luas lagi informasi yang sudah didapat. “Sosialisasi ini cukup baik dan dengan di lakukannya sosialisasi ini oleh Novotel Bangka, setidaknya seluruh karyawannya jadi lebih tahu cara mencegah penyakit HIV AIDS. Karena telah diketahui bahwa penyakit tersebut sulit untuk di obati. Saya sangat mendukung dan mengapresiasi sekali kegiatan yang dilakukan oleh Novotel ini dapat dicontoh oleh instansi lainnya dan agar kegiatan ini berlanjut dan bisa menemukan hasil yang baik”, ujar dr. Lismayoni. Sementara Gun Kaldera selaku Talent & Culture Manager Novotel juga mengharapkan karyawan Novotel dapat menjadikan informasi itu untuk berperan aktif mencegah dan mengurangi risiko penularan HIV. ” kita juga meminta hendaknya dapat mengurangi dampak sosial dan ekonomi akibat HIV dan AIDS pada individu, keluarga dan masyarakat, agar individu dan masyarakat menjadi produktif dan bermanfaat bagi sesama.” Tutup Gun Kaldera. (rill)
RABU- SELASA
7 - 13 NOVEMBER 2018
GM PLN Babel Sambangi Keluarga Pegawai PLN Korban Pesawat Lion Air JT 610
PANGKALPINANG General Manager PLN Unit Induk Wilayah Bangka Belitung, Abdul Mukhlis mengunjungi kediaman keluarga pegawai PLN yang menjadi korban jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 tujuan Jakarta – Pangkalpinang untuk memberikan dukungan. Keluarga korban tinggal di daerah Parit Padang, Sungailiat, Bangka. Rizal Gilang Perkasa Sanusi Putra yang duduk di seat 22D bersama dengan istrinya, Wita Sriyani (seat 22E) dan Kyara Aurine Daniendra Giwitri (infant) adalah pegawai PLN yang bertugas di bagian Rendal Op PLN UPDK Bengkulu. Usai bertemu di Jakarta, Gilang yang sedang cuti terbang ke Pangkalpinang untuk mengantar anak beserta istrinya yang bertugas sebagai dokter gigi di Puskesmas Sungailiat dan klinik Madicare Kenanga. Dalam kunjungan tersebut, Abdul Mukhlis menyampaikan rasa duka yang mendalam
kepada keluarga korban yang sampai saat ini masih menanti kondisi terkini jatuhnya pesawat lion air. “Kami keluarga besar PLN sungguh berduka atas musibah ini dan berharap keluarga diberi ketabahan dan kekuatan oleh Allah SWT” Jelas Mukhlis. Mukhlis juga memanjatkan doa dan berharap pegawai PLN serta penumpang lainnya selamat. “Kami semua, seluruh pegawai PLN mendoakan agar rekan kerja kami diberikan mujijat keselamatan oleh Tuhan” Imbuhnya. Menurut Abdul Mukhlis, Gilang sendiri merupakan salah satu pegawai yang menjadi andalan di PLN UPDK Bengkulu. “Gilang adalah pegawai yang cukup menjadi andalan di unit kerja PLN di Bengkulu, dia menjadi ketua tim dalam salah satu kegiatan pegawai muda PLN di Bengkulu” tandasnya. Seperti diketahui, pesawat Lion Air tujuan Jakarta – Pangkalpinang dengan jadwal pukul 06.10 WIB adalah penerbangan yang menjadi lan-
gganan kebanyakan pegawai di beberapa instansi di Bangka untuk melakukan perjalan dinas lantaran waktu kedatangan yang sesuai dengan jam masuk kantor. Hal tersebut senada dengan pengalaman yang dialami Dandi Jiwo, Salah seorang pegawai PLN Babel yang menjadi langganan penerbangan pesawat tersebut. “Pesawat rute ini adalah pesawat yang sering saya pilih untuk melakukan perjalanan dinas maupun perjalanan kembali ke Pangkalpinang seusai menengok keluarga yang ada di Jakarta pada akhir pekan karena biasanya tepat waktu se-
hingga tidak terlambat masuk ke kantor” Pungkas Dandi. Dandi menambahkan, banyak juga rekan kerjanya di PLN maupun instansi lain yang sering menggunakan penerbangan tersebut. “Biasanya banyak juga teman-teman sejawat yang menggunakan penerbangan itu khusunya di hari senin begini, namun karena kebetulan tiga hari ini kami ada kegiatan rapat kerja (Raker) kemarin Sabtu, Family Gathering kemarin Minggu, dan upacara senin pagi ini jadi kebanyakan pegawai sudah berada di Pangkalpinang” Imbuhnya. (rill)
Memasuki Musim Penghujan
PLN Rayon Muntok Waspadai Gangguan MUNTOK – Memasuki musim penghujan, PLN Rayon Muntok mewaspadai gangguan yang mungkin akan terjadi akibat cuaca buruk. Hal yang paling ditakutkan adalah adanya sambaran petir. Manager PLN Rayon Muntok, Ilham Sunda Diputra mengatakan hal tersebut saat ditemui diruang kerjanya, beberapa waktu lalu. Beberapa wilayah yang rawan sambaran petir menurut Ilham, salah satunya yakni Kecamatan Kelapa. ‘ Kalau petir sudah menyambar salah satu gardu yang ada di Kelapa maka otomatis sistem yang ada di Muntok juga ikut terganggu,” ujarnya. Dia menambahkan, selain petir, pohon tumbang dan banjir juga patut diwaspadai. Untuk mengantisipasi gangguan pohon tumbang, pihaknya memben-
tuk tim yang bertugas memantau dan melakukan pemangkasan dahan- dahan yang berpotensi menjadi penyebab gangguan, terutama di wilayah rayon Muntok, Kelapa, Jebus dan Tempilang. ” Kalau banjir, yang kita waspadai nanti air sampai merendam PHTR dan box – box itu dapat mengakibatkan air tersebut dapat kesetrum jadi otomatis demi keselamatan, listrik harus dipadamkan untuk keamanan,” imbuhnya. Dirinya menghimbau, para pelanggan ikut waspada saat hujan dan cuaca buruk untuk mengurangi beban pemakaian listrik dengan cara mematikan televisi atau dan alat – alat elektronik lainnya dirumah demi keamanan, terutama untuk mengantisipasi sambaran petir yang tidak terduga. ” Harapan kami ketika hujan pengennya aman, untuk pelanggan bila hujan petir bebannya dikurangi dulu,” ujar Ilham. (sk)
Tingkatkan Produk Olahan Ikan Bersertifikasi
DPPP Basel akan Gelarkan Penyuluhan Keamanan TOBOALI – Upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka Selatan (Basel) melalui Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan (DPPP) Basel dalam meningkatkan dan mengembangkan produk olahan ikan yang aman dan terpercaya di Basel DPPP dalam waktu dekat ini akan melakukan penyuluhan dengan bekerjasama beberapa instansi terkait. “Untuk pengembangan olahan ikan tahun 2018 ini, Dinas Pertanian Pangan Perikanan bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Basel, Dinas Kesehatan Prov Babel dan BPOM Babel minggu depan akan melaksanakan penyuluhan keamanan pangan bagi para pelaku olahan ikan dan UMKM di Basel,” kata Kepala Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Basel, Suhadi diwakili Kabid Perikanan Abdul Haq kepada wartawan , Rabu (7/11). Adapun tujuannya, lanjut Abdul agar pelaku umkm olahan ikan di Basel dapat menambah ilmu dan wawasan pengetahuan mengenai produk olahan ikan yang terintegrasi baik. “Sehingga pengolah dapat memiliki pengetahuan dan sertifikat terkait bagaimana mengolah ikan menjadi produk olahan yang aman dikonsumsi oleh masyarakat dengan memperhatikan prinsip HACCP dan sanitasi lingkungan,” ujarnya. Untuk perencanaan kegiatan lanjutnya, akan dilaksanakan di dua Kecamatan yakni Kecamatan Lepar dan kecamatan Kepulauan Pongok dengan diikuti ratusan peserta. “Rencananya kegiatan yang akan dilaksanakan di Kecamatan Lepar dengan peserta 40 orang dan Kecamatan Kepulauan Pongok 60 peserta,” tukasnya. (tra)
RABU- SELASA
CONNECTION
7 - 13 NOVEMBER 2018
11
Lanjutkan Bersatu dan Terus Berjuang Perjuangan menjadikan Depati Amir sebagai Pahlawan Nasional merupakan perjalanan panjang yang patut dipetik hikmahnya. Bersatu dan Terus Berjuang, itulah kata kunci seluruh harapan, cita-cita dan perjalanan menggapainya. Ali Usman, Tokoh dan Aktivis Babel mencatat dengan rapi setiap momen perjalanan perjuangan Depati Amir dari pengusulan, perjuangan hingga ditetapkan menjadi Pahlawan Nasional.
Duren Menyengat penunjuk sikap pesawat terhadap aliran udara. AOA ini diketahui sudah diganti saat sebelum Lion Air PK-LQP terbang dari Denpasar menuju Jakarta. Namun AOA diganti tak membuat masalahnya selesai. "Ketika AOAnya diganti, masalahnya tidak sembuh, tapi mungkin masalah bertambah. KNKT ingin mendalami kondisi AOA ini. Karena kita juga mencurigai," ucap Kepala Sub Komite Investigasi Keselamatan Penerbangan KNKT Nurcahyo Utomo di kantor KNKT, Jakarta, Rabu (7/11). Nurcahyo menjelaskan setiap pesawat memiliki tiga AOA. Fungsi AOA adalah mengukur sikap atau posisi pesawat terhadap aliran udara. Hasil pengukuran AOA akan dicerna oleh komputer lalu ditunjukkan oleh penunjuk kecepatan. Apabila pesawat dalam kondisi yang lurus, penunjuk kecepatan menunjukkan posisi 0 derajat. Kemudian jika pesawat berada dalam kondisi naik ke atas, maka akan bertambah, tergantung posisinya, misalnya bertambah menjadi 20 derajat. Permasalahan yang dialami Lion Air PK-LQP adalah AOA di sebelah kiri dan kanan berbeda. Pada posisi yang lurus, AOA sebelah kanan 0 derajat sementara AOA sebelah kiri 20 derajat. Walhasil, penunjuk kecepatan pesawat menunjukkan angka yang salah kepada pilot lantaran AOA rusak. "Angka yang muncul angka yang sudah dikurangi oleh AOA yang salah, jadi tidak benar angkanya. Itu hubungan AOA dengan airspeed indicator (penunjuk kecepatan)," kata Nurcahyo. Sayap Rusak Belum berhenti air mata untuk duka korban Lion JT 610, dikabarkan pesawat Lion Air rute Bengkulu-Jakarta menabrak tiang lampu di Bandara Fatmawati, Bengkulu, Rabu (7/11). Akibatnya sayap bagian kiri pesawat pecah. Kejadian ini dibagikan oleh seorang pengguna Facebook, Sefty Yuslinah. "Pesawat Lion Air Bengkulu Jakarta, nabrak tiang nion box depan pintu keluar ruang VIP Bandara Fatmawati Bengkulu, sayap Lion Air patah," demikian tertulis di status Facebook Sefty Yuslinah. Sejumlah media lokal Bengkulu memberitakan, pesawat dengan kode penerbangan JT-633 itu batal terbang karena insiden tersebut. Konflik Duren Kenyamanan terbang menjadi tujuan utama orang menggunakan jasa pener-
bangan. Namun apa jadinya ketika ruang penumpang diserbu oleh bau durian yang menyengat? Itulah yang dialami Amir Zidane dan melalui akun facebooknya menyampaikan pengalaman yang dialaminya dalam penerbangan. "Pada akhirnya harus saya harus menceritakan kejadian pagi tadi di bandara Fatmawati Soekarno Bengkulu. Saya bersama temen2 back to Jakarta menumpang pesawat Sriwijaya SJ 091, tulis Amir Zidane. Rencana take off 10:50. Setelah menunggu beberapa saat di ruang tunggu, tibalah penumpang dipanggil untuk menaiki pesawat. "Rombongan kita naik terakhir di antara penumpang lain. Saat memasuki pesawat, aroma DUREN sudah terasa. Makin lama makin menyengat + panas (AC off) gmn rasanya???" keluh Amir Zidane. Singkat cerita, Amir komplain dan minta dua hal: durian diturunkan atau penumpang yang turun. Akhirnya durian diturunkan dan penumpang diterbangkan ke Jakarta. Senior Corporate Communications Sriwijaya Air Group dalam keterangan persnya kepada LASPELA menyatakan Sriwijaya Air memastikan bahwa dalam setiap penerbangannya faktor keselamatan dan keamanan menjadi aspek yang sangat diperhatikan. “Sesuai arahan dan kebijakan perusahaan, Sriwijaya Air tidak akan menerbangkan pesawat, apabila pesawat tersebut tidak layak dan membahayakan seluruh penumpang dan crew,” kata Maya, Selasa, 6 November 2018. Dalam kasus durian, Maya mengatakan bahwa itu tidak menyalahi ketentuan. “Mengangkut durian dalam penerbangan itu merupakan hal yang biasa dilakukan oleh setiap maskapai sejauh dikemas dengan baik dan masuk ke dalam cargo sesuai dengan SOP,” terang Retri Maya. Disisi lain, adanya informasi yang menyebutkan bahwa jumlah durian yang diangkut Sriwijaya Air kemarin sebesar 3 ton, Maya memastikan bahwa itu tidak benar. Aman dan Nyaman Beberapa kejadian beruntun tersebut mengingatkan kita bersama perlunya fokus pada penerbangan yang aman dan nyaman. Beberapa insiden tersebut juga mengingatkan kita semakin perlunya bersikap perfect baik dalam teknologi maupun dalam sumber daya manusia. Lion JT 610 hendaknya menjadi musibah terakhir di tanah air. Semoga!
Sisca Full IronMan Bangka. Sisca yang pernah mengikuti Triathlon Sungailiat menulis, “Saya ingin mendedikasikan lomba ini untuk para pahlawan kecil di Rachel House. Anak-anak di Rachel House adalah penderita penyakit berat.” Mereka, kata Sisca, berasal dari keluarga kurang mampu dan mereka membutuhkan bantuan kita. Rachel House berfokus pada meringankan beban, rasa sakit, stress fisik, ataupun stress psikis yang dialami anak-anak ini di berbagai kondisi penyakitnya. Tujuannya untuk meningkatkan kualitas hidup dari anak-anak serta keluarganya.
“Saya ingin mengajak anda untuk keluar dari zona nyaman dan memberikan bantuan. Kami membutuhkan anda di Rachel House untuk bermurah hati dan berdonasi. Donasi anda akan sangat membantu Rachel House. Terima kasih dan Tuhan memberkati,” ajak Sisca kepada para donatur, siapapun untuk mengunjungi website https://rachelhouse.give.asia/ campaign/sisca-s-ironman-for-seriously-ill-children-in-indonesia. Di Bulan Pahlawan ini Sisca tidak ingin menjadi Ironwoman sendiri. Ia mengajak pahlawan-palawan ciliknya di Rachel House. Semoga! (ags)
Perjuangan Pertama: 1. Seminar I Kepahlawanan Depati Amir di Hotel Bumiasih pada hari Selasa, 24 Agustus 2004 2. Napak Tilas Pahlawan Depati Amir ke Kupang oleh Datuk Seri H. Emron Pangkapi (Ketua DPRD Prov Babel), Datuk Seri Romawi Latief, Rosman Djohan, Zulkarnain Karim, Drs. Akhmad Elvian dan Agus Ismunarno pada bulan September 2004. 3. Pengusulan ke-1 oleh Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada tahun 2004, Perjuangan Kedua 4. Seminar II Kesejarahan Kepahlawanan Depati Amir, Menumbuh-kembangkan Jati Diri dan Identitas Masyarakat Kepulauan Bangka Belitung pada tanggal 15 Mei 2006. 5. Pengusulan ke-2 oleh Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada tahun 2007, 6. Penelitian lapangan oleh Ali Usman menyelusuri lokasi-lokasi yang terkait dengan Depati Amir di Pulau Bangka (2011-2015), 7. Kunjungan ke Makam Depati Amir di Kupang oleh tim peneliti (Drs. Akhmad Elvian, Ali Usman, dkk) pada tahun 2012 8. Penelitian dan laporan penelitian dengan judul “Depati Amir Pejuang Tangguh dan Berbahaya” oleh tim peneliti (Drs. Akhmad Elvian, Ali Usman, dkk) pada tahun 2012 9. Seminar Penyusunan Buku Depati Amir di Hotel Bumiasih pada tanggal 2 Mei 2012 10. Penerbitan buku “Perang Bangka Tahun 1812-1851” karya Drs. Akhmad Elvian pada tahun 2012 Perjuangan Ketiga 11. Pembahasan pembuatan film kolosal Sang Depati dengan mengambil tema perjuangan Depati Amir melawan pemerintah Hindia Belanda. Rencananya film ini akan menggunakan teknologi CGI dengan ahlinya Iwangsa Yudianto dan produser Adek Yurlinda Ariastuti (2015). 12. Diskusi Jejak Depati Amir dengan narasumber Prof. Dr. Dien Madjid dan Drs. Akhmad Elvian di Rumah Panggung Rampai Datuk Sri H. Emron Pangkapi pada hari Selasa, 20 Oktober 2015 13. Penelitian lapangan Tim Sang Depati bersama Prof. Dien Madjid dan Johan Wahyudi. M.Hum di Bangka pada tanggal 21 Oktober 2015 14. Penelitian lapangan oleh Prof. Dien Madjid dan Johan Wahyudi. M.Hum di Kupang (2016) 15. Seminar ke-III yang diselenggarakan Dewan Pemuda Bangka Belitung di Griya Timah pada hari Sabtu, tanggal 29 Oktober 2016 16. Diskusi DPBB di Babelionia Hotel membahas penyaringan nama Pahlawan Babel yang akan diusulkan Pahlawan Nasional (2016) 17. Pertemuan pemuda yang dikoordinir DPBB di Tungtau Semabung membahas rencana pembentukan TP2GD dan tim kerja 13. (2016) 18. Pertemuan antara Gubernur Rustam Effendi, Dirut PT Timah, tokoh masyarakat dan pemuda di Barley Cafe menyepakati M Reza Pahlevi jadi ketua TP2GD Prov Babel. 19. Pembentukan TP2GD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung oleh Gubernur Bangka Belitung berdasarkan Keputusan nomor 188.44/397/DINSOS/2017 tertanggal 30 Maret 2017. 20. Pertemuan TP2GD di Cafe De’Cantin Pangkalpinang membahas rencana pengusulan Pahlawan Nasional pada tanggal 5 Februari 2018 21. Rapat TP2GD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung di Griya Timah membahas persiapan pengusulan Pahlawan Nasional dan menerima berkas usulan HAS Hanandjoedin dari Belitung pada tanggal 7 Februari 2018 22. Penyusunan berkas usulan Depati Amir oleh Drs. Akhmad Elvian, Ali Usman, Widiyanty dan Iwangsa Yudianto pada hari Jum’at-Minggu, 16-18 Februari 2018 di Pundok Atok Usang di Kejaksaan Tamansari Pangkalpinang 23. Sidang I TP2GD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung membahas menerima berkas usulan Depati Amir, persiapan seminar IV dan bahas berkas usulan Pahawan Nasional Depati Amir dan HAS Hanandjoedin di Griya
Timah Kantor PT Timah, Pangkalpinang pada hari Kamis tanggal 22 Februari 2018 24. Penyerahan usulan Depati Amir calon Pahlawan Nasional oleh Pemerintah Kota Pangkalpinang dan Pemerintah Kabupaten Bangka dan disampaikan ke Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada hari Senin, 26 Februari 2018 di Kantor Dinas Sosial Provinsi Kepulauan Bangka Belitung 25. Seminar ke-IV Depati Amir yang diselenggarakan IKT PT Timah pada hari Rabu, tanggal 28 Februari 2018 di Graha Timah Pangkalpinang 26. Sidang II TP2GD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung membahas kedua berkas usulan calon Pahlawan Nasional Depati Amir dan HAS Hanandjoedin di Kantor PT Timah, Gambir Jakarta pada hari Kamis, tanggal 15 Maret 2018 27. Rapat TP2GD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan Gubernur Kepulauan Bangka Belitung membahas kedua berkas usulan calon Pahlawan Nasional Depati Amir dan HAS Hanandjoedin di Kantor PT Timah, Gambir Jakarta pada hari Selasa, tanggal 3 April 2018 28. Pemberian berkas Arsip terkait Depati Amir dari Prof.Dr. Dien Madjid sebanyak 400 halaman kepada PT Timah dan digunakan tim pengusul sebagai sumber sejarah. 29. Kunjungan tim ke Belanda pada bulan April 2018 30. Penyusunan akhir Biografi Depati Amir oleh Drs. Akhmad Elvian 31. Penyusunan dan pembuatan master berkas usulan Depati Amir oleh Ali Usman yang terdiri 7 bagian/buku (Usulan, Biografi, Seminar, Monumental, Dokumentasi, Dukungan dan Historiografi) dengan jumlah total 2.500 halaman pada awal bulan April 2018 32. Penggandaan berkas usulan Depati Amir sebanyak 25 rangkap oleh CV Shabang Putra (Anto Riza), Bukit Besar Pangkalpinang pada bulan April 2018 Proses Pengusulan 33. Penyampaian berkas pengusulan Depati Amir sebagai Pahlawan Nasional sebanyak 17 rangkap oleh Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ke Kementerian Sosial Republik Indonesia pada tanggal 26-27 April 2018 34. Penyampaian berkas usulan Depati Amir sebagai Pahlawan Nasional kepada Gubernur NTT dan Walikota Kupang pada tanggal 22 Mei 2018 35. Kementerian Sosial menyatakan berkas Pengusulan Depati Amir lengkap secara adminitrasi 36. Pembentukan Tim Kampanye Pahlawan Nasional pada hari Selasa, 21 Agustus 2018 di Kampung Rasau dengan ketua tim Ahmad Wahyudi. 37. Cetak buku saku Daftar Hidup dan Perjuangan Depati Amir sebanyak 3.000 eklempar, hasil kerjasama Yayasan Tanah Pusaka dan PT Timah sebagai media publikasi Kepahlawanan Depati Amir (Agustus-September 2018) 38. Pemasangan Gerbang dan Pameran Terbuka Pahlawan Nasional di Kampung Rasau pada bulan Agustus-Oktober 2018 bekerjasama dengan PLN Peduli dan POKDARWIS Pangkalpinang. 39. Pemasangan Baliho dukungan Pahawan Nasional di seluruh media baliho milik Pemprov Babel dan mitra di kota Pangkalpinang, 29 Agustus 2018 40. Perbaikan plang Jalan Depati Amir, sosialisasi dan persiapan penyambutan Tim Verifikasi TP2GD di sekolah Depati Amir pada hari Kamis, 30 Agustus 2018. 41. Kunjungan tim Verifikasi oleh TP2GP dan Kemensos RI ke Pangkalpinang mengunjungi monumental Depati Amir (Sekolah SD-SMA Depati Amir, Stadion Depati Amir, Jalan Depati Amir, Pameran Pahlawan Nasional di Kampung Rasau dan Taman Wilhemmina / Tamansari) pada hari Jum’at, tanggal 31 Agustus 2018 42. Karnaval HUT RI ke-73 oleh Pemprov Babel mengusung tema Pahlawan Nasional pada tanggan 1-3 September 2018 43. Pembahasan oleh TP2GP dinyatakan lolos pada bulan September 2018 44. Doa Untuk Sang Depati dalam rangka memperingati wafatnya Depati Amir ke-149 tahun pada hari Jum’at-Sabtu, 28-29 September 2018 di Kampung Rasau. Penyelenggara : Yayasan Tanah Pusaka. 45. Pembahasan oleh Dewan Gelar Tanda Jasa dan Tanda Kehormatan pada tanggal 10 Oktober 2018 dinyatakan lolos 46. Depati Amir Cup 2018 di Kampung Rasau pada tanggal 27-28 Oktober 2018. Penyelenggara : Yayasan Tanah Pusaka dan Tim Kampanye Pahlawan Nasional (Akhmad Wahyudi) 47. Pengukuhan gelar Pahlawan Nasional oleh Presiden Republik Indonesia pada tanggal 8 November 2018 (*)
12 GOOD GOVERNMENT
RABU- SELASA
7 - 13 NOVEMBER 2018
Thomas Jusman: KADIN Babel Berikan Apresiasi kepada KPK Pemkab Bangka Raih dengan Dibentuknya KAD 2 Kali Berturut Opini WTP SUNGAILIAT – Pemkab Bangka sudah menerima Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) 2 tahun terakhir ini secara berturut – turut pada tahun 2016 dan 2017 dari BPK RI Perwakilan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Penyerahan penghargaan WTP diserahkan Supendi selaku Kanwil Ditjend Pebendaharaan dan diterima Bupati Bangka, Mulkan, serta disaksikan oleh Wakil Bupati Bangka Syahbudin, Ketua DPRD Kabupaten Bangka Parulian Napitupulu, Sekda Bangka Akhmad Mukhsin dan Kepala OPD di lingkungan Pemkab Bangka. Senin (29/10/2018) di ruang Bina Or Praja kantor Bupati Bangka. Penghargaan yang telah di dapat kata Bupati patut disyukuri dan dipertahankan karena tidak semua Pemda yang menerima penghargaan serupa. Dan penghargaan ini juga dapa menjadi pemicu dalam meningkatkan inovasi guna mempertahankan tata kelola pemerintahan yang bersih. Dijelaskan Mulkan, bahwasanya masih ada beberapa program OPD yang tidak tercapai, harus di upayakan kinerja peningkatan etos kerja kepada OPD yang bersangkutan. Adapun nanti koordinator yang sudah dibentuk untuk pengawasan dan up-
aya percepatan kinerja dalam pembangunan dan meningkatkan serapan dana dalam berbagai kegiatan yang berada di lingkungan Pemkab Bangka. “ Jangan sampai anggaran yang sudah tersedia namun kita tidak bisa memanfaatkan dan mengendalikannya karena itu kita jangan ada ego di dalam diri tetapi lakukanlah pekerjaan dengan bahu – membahu dalam melaksanakan program kegiatan sehingga mendapat capaian sesuai dengan rencana,” ujar Mulkan. Supendi Kanwil Ditjend Perbendaharaan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, saat memberikan penghargaan WTP kepada Pemda menerangkan penilaian opini WTP dari pihak kemekeu karena Pemkab Bangka dinilai tata kelola keuangan sangat bagus dan tidak ada tindak pidana korupsi yang tertera dalam penggunaan dana APBN. “Jika ada pemimpin di daerah yang melakukan tindak pidana korupsi, maka penghargaan tidak jadi diberikan,” tegas Supendi. Ia melanjutkan peningkatan dana APBN di kabupaten Bangka dari tahun ke tahun mengalami peningkatan cukup baik 70%. Diharapakan kepada seluruh pegawai dan OPD lainya agar tetap mempertahkan penghargaan ini untuk tahun selanjutnya agar menjadi Bangka yang maju. (ovi)
PANGKALPINANG – Ketua Umum KADIN Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Thomas Jusman memberikan apresiasi kepada KPK dengan dibentuknya Komite Advokasi Daerah Antikorupsi ini. “Kita dari Kadin tentu sangat memberikan apresiasi kepada KPK RI dengan dibentuknya (KAD) Antikorupsi ini, apalagi pembentukan komite dalam upaya pencegahan tindak korupsi dengan melibatkan pihak swasta, sehingga kasus korupsi dapat ditekan di era reformasi,” ujar Thomas saat Talkshow di Stasiun TVRI Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Selasa (30/10/2018) dengan mengusung tema “Komite Advokasi Daerah (KAD) Babel: Kolaborasi Antara Regulator dan Pelaku Usaha Demi Menciptakan Bisnis Berintegrasi Yang Antisuap”. Menurut Thomas, ironisnya, sekarang korupsi dilakukan secara berjemaah. Sehingga persoalan tersebut harus menjadi konsen komite. Karena selama ini tindakan pencegahan masih kurang popular jika dibandingkan dengan tindakan penindakan. “Komite ini merupakan lang-
kah pencegahan, terutama korupsi yang terjadi di sektor swasta. Untuk itu keberadaan komite ini diharapkan bisa menciptakan kondisi kondusif bagi Bangka Belitung serta mendapat support dari berbagai kalangan,” jelas Thomas. Ia menyebutkan bahwa untuk iklim investasi di Bangka Belitung secara umum seperti yang telah diketahui bahwa pertumbuhan perekonomian di Babel belakangan ini tidak terlalu menggembirakan sekitar 4,6 persen. “Tentu ini terjadi karena Babel sendiri untuk sektor perekonomiannya hanya mengandalkan sektor komuditi yang bersifat ekspor, seperti timah, perkebunan yakni lada dan karet,” ucapnya. Thomas menyampaikan, dimana Kadin Babel mengajak masyarakat Babel bahwa pihaknya memberikan pemahan dan pendekatan untuk kebiasaan-kebiasaan lama agar ditinggalkan midsetnya. “Karena selama ini masyarakat Babel masih berpikir kalau tanpa timah kita tidak bisa berkembang dan maju, sehingga kita perlu bagaimana untuk melakukan transportasi, struktur ekonomi yang lebih kokoh, seimbang dan balance,” terang Thomas. Thomas mengungkapkan, dari
dulu Kadin Babel selalu menyampaikan dalam sosialisasi dimana Babel ini dikenal dengan 3P (Timah Putih, Lada Putih dan Pandanya Putih) artinya panorama baharinya bagus. Ia menjelaskan, sampai sinergi Kadin dan Pemprov Babel dalam pencegahan korupsi dalam menjalankan bisnisnya saat ini sekarang Babel di mata Pemprov Babel diberikan peran dalam beberapa kegiatan seperti inflansi daerah. “Tentu ini diharapkan kedepan akan lebih intens lagi dalam musrenbang daerah. Sehingga masukan-masukan dari dunia usaha akan lebih banyak. Dengan adanya kantor Perwakilan Bank Indonesia saat ini sangat membantu kita untuk berkolaborasi dengan dunia usaha,” ungkap Thomas. Ia menambahkan dunia usaha sangat mengapresiasi apa yang sudah dilakukan KPK, namun pada saat ini yang lebih populer di masyarakat yakni proses penindakan. “Menurut saya yang penting ialah bagaimana mencegahnya sehingga kita bersama bisa membuat Indonesia ini menjadi negara yang maju. Kita harapkan dibentuknya komite ini kita bisa memberikan ide-ide yang strategis,” tutup Thomas. (wa)
DPRD Babel Gelar Paripurna Tiga Raperda PANGKALPINANG - DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menggelar 3 rapat paripurna sekaligus yakni penyampaian Nama Panitia Khusus (Pansus) DPRD Babel, Pengambilan Keputusan tentang RAPBD 2019, sekaligus menyampaikan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil (RZWP3K) kepada DPRD Babel,
yang digelar Selasa (30/10/2018). Rapat Paripurna dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Babel Didit Srigusjaya ini, dengan dihadiri Gubernur Babel, Erzaldi Rosman, Wakil Ketua DPRD Hendra Apollo, Tony Purnama, Deddy Yulianto, serta 31 Anggota DPRD Babel, Pejabat dari unsur Forkopimda Babel, dan para Pejabat Eselon I, dan II di lingkungan Pemerintah Provinsi Bangka Belitung. Rapat Paripurna DPRD diawali dengan Penyampaian Pandangan Akhir semua Fraksi yang ada di DPRD Babel. Dan dalam Pandangan Akhir, tujuh fraksi menyatakan menerima dan menyetujui RAPBD 2019 untuk dijadikan Perda APBD 2019. Tujuh Fraksi di DPRD yang menyatakan dan menyetujui
RAPBD 2019 memberikan sedikit catatan terkait dengan penyelenggaraan kegiatan dan program yang akan dilakukan untuk tahun 2019, diantaranya penghematan anggaran, program dan kegiatan yang memberikan dampak kepada masyarakat. Ketua DPRD Bangka Belitung Didit Srigusjaya mengatakan dengan disahkannya APBD 2019, Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dapat menjalankan program-program pembangunan untuk masyarakat di Bangka Belitung. "Kita berharap dengan disahkannya APBD ini dapat dijalankan dengan baik. Program-program yang sudah diajukan bisa terlaksana demi kepentingan masyarakat di Bangka Belitung, sehingga dapat memberikan kesejahteraan bagi masyarakat Babel," ujarnya. Ia juga menyampaikan apabila anggaran pemerintah mengalami defisit sekitar Rp 200 miliar, maka Pemprov Babel harus bisa mengatasi defisit tersebut dengan melakukan efisiensi dan rasionalisasi. "Kami berikan ruang untuk pemprov dapat mengambil
sikap seperti apa. Yang mana apakah nanti bersifat efisiensi atau rasionalisasi. Namun disisi lain pemrov harus lakukan pantauan anggaran pada triwulan pertama, karena defisir sebesar Rp 200 Miliar ini cukup berat APBD 2019," ungkap Didit. Lanjut Didit, akan tetapi apabila ingin melakukan efisiensi, maka DPRD Babel menyarankan agar dilakukan inventarisir terlebih dahulu. Kegiatan mana saja yang akan dirasionalisasi dan disampaikan ke DPRD Babel. 'Karena hal seperti ini perlu disampaikan agar DPRD dan pihak eksekutif bisa mencarikan solusi yang tepat demi kepentingan masyarakat di Bangka Belitung," tegas Didit. Didit menyebutkan untuk Raperda Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-pulau Kecil (RZWP3K) dirinya mengharapkan agar Anggota Pansus untuk tidak main-main dan jika tidak sanggup hanya ingin dinas luar (DL) sebaiknya keluar dari anggota Pansus. "Saya minta kepada anggota yang masuk dalam Anggota Pansus RZWP3K ini kalau tidak sanggup dan main-main keluar saja, karena
ini adalah tanggung jawab moral untuk Bangka Belitung ke depan. Bagi anggota yang tidak sanggup dan ingin DL saja tidak mau ikut rapat maka keluar saja dari anggota Pansus," tegasnya. Sementara Gubernur Bangka Belitung, Erzaldi Rosman mengatakan dengan disahkannya APBD 2019 program pembangunan untuk kepentingan masyarakat dapat dilaksanakan. "Karena APBD 2019 ini sangat penting untuk pembangunan yang diajukan dalam APBD 2019 semata-mata untuk kepentingan masyarakat," tuturnya. Erzaldi mengajak agar seluruh elemen, baik pemerintahan, DPRD, maupun masyarakat untuk sama-sama membangun. Dan diharapkan APBD 2019 yang sudah disahkan dapat dilaksanakan dengan baik. "Kita berikan apresiasi kepada DPRD Babel. Se-Indonesia, Bangka Belitung lah provinsi yang menyampaikan APBD 2019 ke Depdagri dan tepat waktu. Saya juga ucapkan terimakasih atas kinerja teman-teman di DPRD Babel," tuturnya lagi. (adv/wa)