Page 1

DUDA EDARKAN 32 GRAM SABU BACA DI HALAMAN 5

SENIN LEGI, 2 DESEMBER 2019

HARGA Rp 3.500,-

WEBSITE: memorandum.co.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com .com

BEGAL SADIS DITEMBAK DI RUMAH MERTUA

SERTIFIKA T

P ER S WAN DE

Bacok dan Rampas Barang Korban Jombang, Memorandum Anggota Satreskrim Polres Jombang harus bertindak tegas. Gegara berusaha kabur saat ditangkap, seorang begal sadis dilumpuhkan kaki kanannya oleh  Bersambung ke halaman 7 anggota resmob. 

INDARTO Penjahat jalanan

GRAFIS: MEMORANDUM/AZIZ

FOTO: MEMORANDUM/HERMAWAN S

Agar korban tidak melawan, saya selalu membawa pedang sekadar menakuti. Kalau kepepet, korban terpaksa saya lukai.

KRONOLOGI KEJADIAN

3 2

1 Indarto dilumpuhkan kaki kanannya karena berusaha kabur.

Setelah membacok dan merampas barang berharga korbannya di Jalan Desa Betek, Kecamatan Mojoagung, Indarto menjadi target dan buruan polisi.

Hasil penyelidikan, tempat persembunyian pelaku yang dikenal sadis ini akhirnya diketahui. Pelaku disergap di rumah mertuanya di Dusun Kauman.

Indarto terpaksa ditembak kaki kanannya karena kabur. Dari tangannya disita 1 unit HP Lenovo dan pedang yang kerap dipakai beraksi.

Buron, Pencuri Motor Dibekuk

Anies Betepe Oleh: Dahlan Iskan

B

TP harus bertemu Anies. Ups, salah. Anies harus bertemu BTP. Ups, salah juga. Gak tahulah. Pokoknya dua orang itu harus bertemu. Untuk meredakan ketegangan. Terutama di antara pendukung mereka yang belum juga bisa move on. Pilkada sudah dua tahun berlalu. Kebencian masih begitu dalam.Apa pun yang dilakukan Anies salah.  Apa pun yang dilakukan Ahok salah. Siapa yang harus berinisiatif? Siapa pun.  Salah satu harus mengalah. Harus berjiwa negarawan.  Bersambung ke halaman 4 

FOTO: MEMORANDUM/OSKARIO

FOTO: MEMORANDUM/DANNY

Surabaya, Memorandum Dua bulan buron, pelarian Hasbi (29), terhenti di tangan polisi. Warga Jalan Sidodadi IV itu dicari polisi karena membawa kabur motor Yulianus (56).  Bersambung ke halaman 7 

Petugas damkar melakukan pembasahan di ruang kelas praktik otomotif dan tumpukan mobil yang digunakan praktik siswa yang juga dilahap api.

Ruang Praktik SMKN 2 Dilahap Api

Petugas mengevakuasi jenazah Rochmat ke ambulans.

Cut Meyriska

Hanya Gosip SEMUA wanita yang sudah menikah akan bahagia ketika diketahui hamil. Apalagi bayi yang dikandung tersebut merupakan anak pertama. Terkait kehamilan, Cut Meyriska beberapa kali dikabarkan sudah berbadan dua.  Bersambung ke halaman 7 

KOMPOL MULJONO Kapolsek Simokerto

digunakan praktik siswa ikut ludes. Sementara, penyebab api berasal dari tumpukan sampah yang terbakar di kompleks se Bersambung ke halaman 7 

Satpam Tewas di Pos Penjagaan Surabaya, Memorandum Warga Jalan Karang Asem dikejutkan tewasnya seorang satpam di pos penjagaan Jalan Karang Asem XIV, Minggu (1/12) Pagi. Korban, Rochmat (54), asal Desa Ngambeg, Kabupaten

40 Anggota Satlantas Dapat Burger dan Pin Surabaya, Memorandum Anggota Satlantas Polres Pelabuhan Tanjung Perak mendapat apresiasi dari restoran Fast Food Burger Up di Pos Polisi Jalan Jakarta. Apresiasi tersebut berupa pemberian burger dan penyematan pin  Bersambung ke halaman 7 

Motor yang diincar saat itu Jupiter L 4430 QMI.

Lamongan. Korban ditemukan tewas kali pertama oleh temannya, Achmad Zainul Anam (37), saksi, asal Lamongan yang tinggal di Jalan Dukuh Setro  Bersambung ke halaman 7  Anggota Satlantas Polres Pelabuhan Tanjung Perak mendapat burger dan pin dari restoran siap saji Fast Food Burger Up.

FOTO: MEMORANDUM/OSKARIO

FOTO: MEMORANDUM/OSKARIO

FOTO: MEMORANDUM/INDRA

Surabaya, Memorandum Ruang kelas otomotif di SMKN 2 di Jalan Tentara Genie Pelajar 26, Minggu (1/12) terbakar. Kejadian ini mengakibatkan tiga unit mobil yang

Hasbi (kanan) menuju mapolsek.

Yogasyah Puspa Persada dan Agus Triono.

Pengendara Ojol Nyabu di Rumah Kos Surabaya, Memorandum Usai nyabu, ditangkap polisi di rumah kosnya di Jalan Kedung Pengkol VI. Hal itu dialami  Bersambung ke halaman 7 

KISAH KASIH KISRUH PEREMPUAN SYANTIK PEMBURU GELAR Έ1Ή

Ditanya Pernikahan, Sadar si Anak Sulung Berusia Kepala Tiga + Meng, menggelar tasyakuran bersih desa, warga Pagesangan nanggap ludruk. -

Ceritanya pasti lucu. Tapi kalau ingin lebih lucu lagi, nanggap wakil rakyat menggelar rapat.

Si Mameng (Ketua rakyat)

Yudi (56, bukan nama sebenarnya) mengeluh. Pengakuan dia, anak sulungnya, sebut saja Titik, diguna-guna. Gadis ini sekali pun tidak pernah didekati seorang pemuda pascaputus dari pacarnya yang merasa dikecewakan. Sebaliknya, dia juga emoh dekat dengan lelaki. Yuli Setyo Budi, Surabaya

Fakta itu terungkap ketika Yudi dengan malu-malu bertanya kepada ustaz sebubar pengajian rutin soal tauhid di sebuah masjid di kawasan Wiyung, belum lama ini. Jemaah asal Sepanjang, Taman, itu bertanya kepada ustaz, “Benarkah guna-guna itu ada, ustaz?” Ustaz yang hendak berdiri dan

PENERBIT: PT. Memorandum Sejahtera  SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986  PELAYANAN IKLAN-PEMASARAN: 031-8275390  REDAKSI: 031-8275390  FAX: 031-8291078

pamitan itu tersenyum. Dia kembali menempelkan pantat di lantai masjid dan bersila. Dijelaskan bahwa guna-guna memang ada. Ia adalah bagian dari sihir yang dilarang agama. “Guna-guna dilakukan bekerja sama dengan jin,” ujar ustaz, yang menambahkan bahwa  Bersambung ke halaman 7 


SIDOARJO

SENIN LEGI, 2 DESEMBER 2019 HALAMAN 2

WEBSITE: memorandum.co.id „ EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

KEPALA BIRO: Jokosan Jokosan. W WARTAWAN: H Darianto, H Hariono, HM Shoumu, Waras Subarkah. PEMASARAN/IKLAN: M Suud, Sudedi Minarno, Iswin Arizzal, Jim Darwin. TELEPON/SMS REDAKSI/IKLAN BIRO SIDOARJO: 083831013777 EMAIL: areksidoarjo@gmail.com

Dapat Tambahan Kesibukan MMC Kondisi Avanza di tempat kecelakaan setelah menabrak truk satpol PP yang sedang parkir (foto atas) dan Elang Guritna, petugas satpol PP yang terluka (foto kanan).

Sidoarjo, Memorandum Avanza N 332VQ yang dikemudikan Fendik (36), warga Dusun Tegalpasangan RT 06/RW 06, Desa Pakis Kembar, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, menabrak truk satpol PP yang parkir di Jalan Raya Gajah Mada, Sidoarjo. Akibat kejadian itu, Fendik dan petugas satpol PP yang sedang bertugas terluka. Laka lantas itu terjadi Sabtu (30/11), sekitar pukul 03.30. Diduga, saat kejadian Fendik sedang mengantuk, sehingga tak bisa

mengendalikan mini bus yang ditumpangi bersama istrinya, Ika Rahmawati. Keterangan yang dihimpun

Memorandum, Avanza tersebut berjalan dari arah Surabaya menuju Malang, melalui Jalan Gajah Mada Sidoarjo. Saat di lokasi kejadian, hilang kendali dan oleng ke kiri. Meluncur cepat hingga menabrak bagian belakang truk satpol PP nopol W 8104 NP yang saat itu sedang parkir. Menurut Kanit Laka Satlantas Polresta Sidoarjo AKP Sugeng Sulistiyono, kejadian laka tersebut

FOTO: MEMORANDUM/WIN

Sopir Ngantuk, Avanza Tabrak Truk Satpol PP

diduga akibat Fendik mengendarai mobil dalam kondisi ngantuk. Tepatnya depan swalayan Matahari, mini bus hilang kendali dan oleng ke kiri, menabrak truk. Akibat kejadian itu, dua orang mengalami luka-luka. Fendik sopir Avanza dan Elang Guritna (33), petugas satpol PP yang saat itu sedang piket di sekitaran Jalan Gajah Mada. “Istri Fendik tidak menga-

lami luka serius,” tutur Kanti Laka Satlantas Polresta Sidoarjo. Kedua korban yang mengalami luka-luka dibawa ke RSUD Sidoarjo. Istri Fendik yang sedang hamil dan duduk di sisi kiri, tidak mengalami luka serius. Kondisi kandungannya juga baik-baik saja. Untuk kepentingan penyelidikan, Unit Laka Satlantas Polresta Sidoarjo, mengamankan mobil Avanza ke Polresta Sidoarjo. (win/jok/pi)

Giliran Arena Sabung Ayam Karangbong Dibongkar Sidoarjo, Memorandum Giliran Polsek Gedangan obrak-abrik arena sabung ayam di Desa Karangbong, Kecamatan Gedangan. Sebelumnya, Polsek Tulangan membongkar paksa arena judi sabung ayam di Desa Pangkemiri, Kecamatan Tulangan. Tindakan ini merupakan perintah Kapolresta Sidoarjo Kombespol Zain Dwi Nugroho, merespons laporan masyarakat. “Laporan masyarakat telah kami tindaklanjuti. Kami bersama Forkopimka Gedangan mendatangi lokasi yang diduga sebagai arena sabung ayam di Desa Karangbong,” ujar Ka-

polsek Gedangan Kompol Heri Siswoko, Jumat (29/11) petang. Upaya bersama yang dilakukan dalam memberantas penyakit masyarakat tersebut pun membuahkan hasil. Di lokasi tersebut ditemukan arena sabung ayam dan perlengkapannya, seperti karpet plastik, banner, bangku dan kurungan ayam. Mengantisipasi terulangnya kegiatan perjudian tersebut, dilakukan pembongkaran beberapa fasilitas yang dipakai sabung ayam. Kurungan-kurungan ayam juga diangkut petugas. Kapolsek Gedangan dan

FOTO: MEMORANDUM/HAR

FOTO: MEMORANDUM/WIN

Sidoarjo, Memorandum Mungkin 1.000 berbanding 1 ada seorang bapak menikahkan sendiri anaknya dengan pasangan hidupnya. Adalah Kompol Saibani yang kini menjabat sebagai Kapolsek Waru, Polresta Sidoarjo. Sebagai orangtua dia telah menjalankan kewajiban sebagai bapak dari ketiga orang anaknya. Dikatakan Saibani, salah satu kewajiban orangtua adalah menikahkan anaknya. Kompol Saibani Karena kewajiban orangtua terhadap anak yang pertama adalah memberi nama, dan sebuah nama tidak sembarangan bisa mendapatkan referensi di kitab atau buku nama-nama anak muslim. “Yang kedua mencarikan ilmu, istilahnya menyekolahkan. Yang ketiga menikahkan anaknya itu kewajiban daripada orangtua,” tutur pria pada tahun 1983 mengikuti pendidikan Sekolah Polisi Negara (SPN) di Bangsal, Mojokerto. Bapak tiga anak ini menikahkan putrinya Noveni dengan Dimas, pada tanggal 29 Agustus 2019 di Porong. Saat menikahkan anaknya, penghulu petugas representasi dari pemerintah yang bertugas untuk menikahkan kedua mempelai hadir. “Umumnya pernikahan dilakukan oleh penghulu. Jadi begini, memang kita daftaranya ke penghulu, pada saat menikahkan kita menikahkan sendiri. Penghulunya tetap hadir, buku nikah dari penghulu, cara menikahkan saya bisa menggunakan bahasa Arab atau Indonesia,” lanjut suami dari Yuli ini. Perasaaan plong dan senang setelah anak menikah dengan pasangan hidup yang dipilihnya sendiri, tentu membuat senang mantan Kapolsek Buduruan ini. Karena anak sudah waktunya nikah dan mempunyai pasangan salaing mengenal dan saling cinta. Dari tiga anak Saibani, semuanya sudah “mentas” atau sudah memiliki pekerjaan yang mapan. Anak pertamanya, Deni, bekerja di bank BUMN. Anak kedua yang proses pernikahanya dinikahkan sendiri mempunyai suami bekerja di perusahaan plat merah. Dan anak ketiga, Rengga, berstatus sebagai calon polisi dan kini menjalani pendidikan Bintara Polisi. Sekarang aktifitas Kompol Saibani selain keseharian sibuk sebagai orang nomer satu di kepolisian di sektor Waru, dirinya mengaku sebagai MMC alias momong momong cucu.  “Alhamdulilah sekarang kesibukan yang mengasyikan adalan MMC alias Momong-Momong Cucu. Cucu ada satu dari anak pertama, menjadikan hidup berwarna ketika ketemu cucu,” pungkas Saibani yang memiliki prinsip hidup semua keberhasilan tidak lepas dari peran Allah SWT. (win/jok/pi)

Petugas membawa kurungan dan karpet dari arena sabung ayam di Karangbong, Gedangan.

Danramil Gedangan bersama perangkat desa setempat juga melakukan koordinasi dengan pemilik lahan, agar arena sabung ayam di lokasi tersebut tidak dijadikan ajang perjudian lagi. “Kami juga meminta ke pemilik lahan agar tidak mengulangi lagi praktik sabung ayam. Personel kami bersama babinsa juga akan terus mengawasi lokasi tersebut, agar jangan sampai terulang lagi. Polres Sidoarjo juga siap menindak tegas secara hukum bila ditemui praktik serupa,” tegas Kapolsek Gedangan Kompol Heri Siswoko.(har/som/jok/pi)

Lima Anggota BPD Tanggul, Kecamatan Wonoayu, Terpilih Sidoarjo, Memorandum Lima anggota BPD Tanggul, Kecamatan Wonoayu akhirnya terpilih. Kelima orang yang akan bekerja pada masa jabatan 2020-2026 itu adalah Mochamad Tudhonni (Dapil 1), Siti Nur Hasanah, Cicin Dwi Yulianah keduanya (Dapil 2), Hartiningsih dan Ahmad Sumarto Wiyono dari Dapil 3. Pemilihan anggota BPD itu digelar di Balai Desa Tanggul, Minggu (1/12). Dapil 1 untuk satu kuota anggota BPD, Muchamad Tudhonni mendapat 179 suara mengalahkan H Mohammad Irwandi mendapat 87 suara. Dapil 2 untuk dua anggota BPD, Siti Nur Hasanah mendapat 137 suara, Cicin Dwi Yulianah mendapat 124 suara mengalahkan tiga lawannya yakni, Muhammadh Khuzaini mendapat 69 suara, Muhammad Effendi mendapat 19 suara dan Muriyanto mendapat 2 suara. Sedangkan Dapil 3 untuk dua kuota anggota BPD, Hartiningsih mendapat 228 suara, Ahmad Sumarto Wiyono mendapat 108 suara dengan mengalahkan empat lawannya, Sinta Aprilia mendapat 31 suara, Mohammad Mustofa mendapat 30 suara, Luluk Siti Halimah mendapat 21 suara dan Muhammad Khafid mendapat 17 suara. Ketua Panitia Pengisian Anggota BPD Tanggul, Adi Sulistyo mengatakan, proses pemilihan anggota BPD dari setiap Dapil berjalan lancar dan kondusif. Anggota BPD terpilih dengan memperoleh suara terbanyak menjadi anggota BPD Tanggul periode 2020-2026. “Sedangkan suara terbanyak di bawahnya akan menjadi anggota BPD pengganti waktu (PAW),” tegas Adi Sulistyo. Saat prosesi pemilihan, Forkopimcam Wonoayu, dipimpin Camat Wonoayu Drs H Abdul Kifli Msi, Sekcam Gundari, Kapolsek Wonoayu AKP Anak Agung Gede Putra dan Danramil Wonoayu turut mengawal hingga akhir penghitungan suara. (dar/jok/pi)

Warga dan pejabat forkopimka ramai-ramai kerja bakti membersihkan kotoran di sungai.

hujan ini serentak dilakukan. Agar lingkungan tetap bersih dan tidak terjadi penyumbatan sungai. “Masyarakat agar sadar akan pentingnya menjaga lingkungan, seperti jangan membuang sampah sembarangan serta dengan kerja bakti sekarang ini,” ujar Bupati Sidoarjo Saiful Ilah. Kegiatan kerja bhakti membersihkan sungai di wilayah Kecamatan Wonoayu tersebut, diikuti Bupati Sidoarjo, Kepala Dinas terkait, Camat Wonoayu,

Kapolsek Wonoayu beserta anggota, Danramil Wonoayu beserta anggota, serta unsur Forkopimka Wonoayu bersama masyarakat setempat. Kapolsek Wonoayu AKP Agung Polres Sidoarjo mengatakan, merasa senang terlibat langsung dalam kegiatan ini. “Kebersihan lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Semoga di musim hujan nanti tidak ada kendala di wilayahWonoayu,” kata AKP Agung. (har/dar/jok/pi)

APBD 2020 Digedok, FKB Kecewa RSD Barat Bakal Terwujud Sidoarjo, Memorandum Rapat Paripurna Persetujuan APBD Tahun 2020 berlangsung alot, karena getolnya sejumlah fraksi memperjuangkan anggaran. Akan tetapi akhirnya paripurna bisa digelar, Sabtu (30/11) sekitar pukul 23.30. Padahal, sebelumnya kuat isu rapat paripurna gagal dan bakal menggunakan Peraturan Kepala Daerah (Perkada). Atas disetujuinya APBDTahun 2020, ada kekecewaan yang dirasakan Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang jumlah anggotanya terbesar, yakni 16 kursi. Apalagi dari 25 anggota Banggar, 6 diantaranya anggota Fraksi PKB. Namun FPKB kalah dalam voting itu. Yakni 11 PKB dan 14 fraksi lainnya di dalam pembasahan soal mencantolkan anggaran Rp 120 miliar untuk pembangunan RSUD Barat. Hal ini menunjukkan PKB ditelikung sejumlah fraksi lain yang sejak awal berkoalisi. “Apa pun yang terjadi dalam Rapat Banggar semalam, itu dinamika politik anggaran. Kami menilai sangat sarat muatan politisnya. Ini sarat dengan tahun politik tahun Pilkada agar seolah-olah

program partai berkuasa tidak sukses alias gagal,” kata Ketua Fraksi PKB, Abdillah Nasih kepada wartawan, Minggu (1/12) di ruang FPKB DPRD Sidoarjo didampingi M Dhamroni Chudlori dan anggota FPKB lainnya. Politisi PKB yang akrab dipanggil Nasih ini memaparkan jika tugas Banggar itu ada tiga. Yakni membahas anggaran sesuai visi dan misi sesuai RPJMD, mengcover kebutuhan anggaran yang urgen serta terakhir soal kepentingan politik. Baginya, dalam rapat Banggar sebelum paripurna itu, dianggapnya terlalu banyak muatan politisnya. “Dalam pembahasan tidak salah, tapi rapat Banggar itu tidak lazim karena ada voting. Ini preseden tidak baik. Kalau semua pembahasan anggaran harus divoting dan tidak ada yang mengalah, justru yang ada jalan buntu. Karenanya untuk mengurai kebuntuan tidak akan selesai, kami memastikan usai rapat Banggar langsung paripurna itu,” ungkap dia. Bagi Nasih, lantaran adanya kekuatan anggota Banggar men-

cantolkan anggaran Rp 120 miliar untuk RSUD Barat, memicu program lain untuk warga Sidoarjo tak bisa direalisasikan. Misalnya anggaran Universal Health Coverage (UHC) senilai Rp 172 miliar, hanya disetujui Rp 28 miliar. Kemudian anggaran menaikkan gaji Tenaga Harian Lepas (THL) dari Rp 1,9 juta sampai tertinggi Rp 2,7 juta per bulan, tidak dapat persetujuan dan tak bisa dinaikan untukTahun 2020 mendatang. Begitu juga untuk anggaran intensif guru qiro’a atau tilawah juga tak mendapatkan persetujuan. “Apa pun yang terjadi pembahasan semalam, kami tetap legowo. Karena dengan disahkannya APBD 2020, berarti dalam pembahasan anggaran PKB mempertimbangkan nasib 2 juta warga Sidoarjo. Kalau tak ada persetujuan APBD, maka pakai Perkada tak ada pembangunan yang ada hanya belanja langsung saja,” tegas dia. Ketua Komisi D, M Dhamroni Chudlori yang juga hadir di ruang FPKB mengakui rapat Banggar terlalu politis. Dia membuktikan jika selama ini digembar-gemborkan membangun RSUD Barat cukup menggunakan anggaran Rp 90 sampai Rp 100 miliar, tetapi saat

FOTO: MEMORANDUM/DAR

Prosesi penghitungan suara pemilihan anggota BPD Tanggul.

Sidoarjo, Memorandum Menjelang musim hujan, Forkopimka Wonoayu bersama masyarakat melakukan kerja bhakti bersihkan sungai yang ada di Desa Ploso dan Desa Wonokasian, Kecamatan Wonoayu, Kabupaten Sidoarjo, Minggu (1/12). Kerja bakti ini diawali dengan apel bersama di Balai Desa Ploso dipimpin Bupati Sidoarjo Saiful Ilah. Dalam kesempatan ini Bupati menghimbau agar kegiatan positif sebagai upaya antisipasi musim

FOTO: MEMORANDUM/HAR

FOTO: MEMORANDUM/DAR

Jelang Musim Hujan, Warga Wonoayu Bersihkan Sungai

Suasana rapat paripurna persetujuan APBD 2020, yang akhirnya digedok pada Sabtu (30/11) malam.

dicantolkan Rp 100 miliar, fraksi lainnya menolak. Padahal, sisanya Rp 20 miliar bisa digunakan untuk anggaran lainnya misalnya tambahan dana UHC dari yang disetujui Rp 28 miliar menjadi Rp 48 miliar. “Kami kurangi dana RSUD Barat Rp 20 miliar untuk UHC tinggal Rp 100 miliar ini, karena kami yakin kalau skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) disetujui anggaran itu tak terpakai. Seluruh rekomendasi komisi dan fraksi PKB dihapus (delete). Kami mencoba legowo, begitu juga Bupati juga legowo. Kalau tak legowo semua ngotot tak ada paripurna pengesahan APBD 2020. Pertimbangan kami tak mau mengorbankan warga Sidoarjo,” ungkapnya. Politisi kawak PKB ini meni-

lai seluruh anggota Fraksi PKB memang sudah siap tak gajian selama 6 bulan, jika menggunakan Perkada. Akan tetapi, kebutuhan pembangunan dan anggaran lainnya tidak tercover. Diantaranya soal Frontage Road (FR), Pilkada, Pilkades maupun betonisasi jalan. “Seharusnya anggaran UHC separoh tapi kenyataannya hanya berapa persen dari kebutuhan total. Wong kenyataannya banyak warga Sidoarjo yang belum tercover Jaminan Kartu Miskin (JKM). Bappeda dan OPD lainnya siap soal update data itu.Tapi bagi kami semua ini belum final, karena harus ada persetujuan Gubernur Jatim,” tandas dia. Sementara dalam paripurna itu, dihadiri 46 anggota dan pimpinan DPRD Sidoarjo. (dar/jok/pi)


EKBIS & PENDIDIKAN

SENIN LEGI, 2 DESEMBER 2019

WEBSITE: memorandum.co.id  EMAIL EMAIL:: memorandumredaksi@gmail.com

HALAMAN 3

Surabaya, Memorandum Suasana berbeda terlihat dalam car free day (CFD) di kawasan Taman Bungkul, Surabaya, Minggu (1/12). Di sela riuh dentuman musik yang tengah mengiringi peserta CFD senam pagi, lamat-lamat terdengar suara gamelan. Pagi itu, suara tetabuhan gamelan turut mewarnai acara CFD, bahkan mampu mencuri perhatian para pengunjung CFD yang lewat. Tak sedikit para pengunjung yang mendekat lalu ber-selfie-ria. Para penabuh gamelan (pengrawit) serta penyanyinya (pesinden) ternyata masih anak-anak. Ratusan pengrawit dan pesinden cilik itu berasal dari Sekolah Dasar Negeri (SDN) SawunggalingVII/388 Surabaya yang memang sengaja hadir untuk menghibur para pengunjung CFD. Para pengrawit (penabuh gamelan) dan pesinden (penyanyi) cilik itu melan-

tunkan lagu campursari, di antaranya Prau Layar, Numpak Sepur, dan gendhing Kebo Giro . Usai melantunkan beberapa lagu, mereka melanjutkan dengan berjalan kaki sambil menyanyikan lagu campursari. Sepanjang perjalanan, siswa kelas 1-5 SDN Sawunggaling VII itu juga memberikan air minum berupa infused water dari aneka buah-buahan yang mereka bawa dari rumah. Kepala Sekolah SDN Sawunggaling VII/388 Surabaya M Ali Fuad SPd menjelaskan, kegiatan ini bertujuan agar budaya Jawa ini tetap lestari dengan menumbuhkan cinta pada budaya sejak dini. “Jadi yang pertama itu cinta, kedua mencintai, dan ketiga menunjukkan kecintaannya pada budaya bangsa, seperti yang mereka tunjukkan saat ini,” ujar Ali Fuad. (alf/lis)

FOTO: MEMORANDUM/ALFIN

Pengrawit Cilik Hibur Pengunjung CFD Taman Bungkul

Pengrawit cilik dari SDN Sawunggaling VII/388 Surabaya menghibur pengunjung CFD Taman Bungkul.

Pucuk Cool Jam 2020

Band Pemula Surabaya Tampil Terbaik Surabaya, Memorandum Tidak kurang dari 20 peserta terpilih menjadi kategori band wilayah Surabaya yang siap menampilkan aksi terbaiknya dalam Live Audition Road to Pucuk Cool Jam 2020. Yustina Amelia, Brand Manager Teh Pucuk Harum mengatakan, setelah menggelar di wilayah Jabodetabek dan Samarinda pada 16 November 2019, kemudian menuju wilayah Palembang pada 23 November 2019 serta wilayah Bandung dan Yogyakarta pada 24 November 2019 lalu, rangkaian Live Audition Road To Pucuk Cool Jam 2020, Make The Journey Louder menghampiri wilayah Kot Pahlawan bertempat di Surabaya Town Square. “Khusus wilayah Surabaya, sebanyak 20 peserta terpilih kategori band dan peserta kategori ekstrakurikuler akan tampil langsung di hadapan juri kategori band Ricky Carlos S P, Music Director Radio Gen FM dan juri kategori ekstrakurikuler Felisia Bochils,” terang Yustina. Lanjut Yustina, Pucuk Cool Jam 2020 salah satu ajang seni dan kreativitas bagi generasi muda Indonesia yang memiliki minat dan bakat di bidang seni. Ia menyampaikan, tahap digital audition berhasil menjaring lebih dari 400 peserta sejak dibuka pada 2 September hingga 10 November 2019 melalui microsite www.pucukcooljam. com. Dalam proses digital audition, dua jurnalis musik senior yakni Fajar Andi dan Ryan Kampua diterjunkan untuk menyeleksi lebih dari 400 peserta band sekolah yang kemudian dikerucutkan menjadi 20 peserta band di setiap wilayah dari tujuh kota tersebut. “Setelah mendengarkan semua materi yang dikirimkan, saya cukup bangga dengan kreativitas anak muda yang mengikuti ajang Pucuk Cool Jam 2020, karena kendati masih tergolong pemula, mereka berani dan mampu mengeksplor kemampuan bermusiknya.,” terang Fajar Andi. Senada dengan koleganya, Ryan Kampua merasa takjub karena semua peserta terutama di daerah di luar Jabotadebek sudah memainkan musik yang sangat beragam dan tidak terpaku pada musik-musik yang sedang trend saja. “Tidak hanya musik yang sedang digemari seperti pop dan rock, lebih dari empat ratusan peserta ini ada juga yang memainkan genre ska hingga heavy metal dan bahkan terdapat beberapa grup yang berani menghadirkan lagu daerah yang diaransemen secara kekinian,” ujar Ryan Kampua. (day/lis)

Direktur Sumber Daya Manusia (SDM) Pelindo III Toto Heli Yanto mengatakan, kegiatan ini merupakan ungkapan rasa syukur dengan berbagi kebahagiaan kepada sesama. Acara ini digagas oleh para pegawai milenial Pelindo III ini tidak hanya sekadar membagikan bingkisan dan suvenr, namun juga bantuan biaya pengobatan pasien di RS PHC. “Sebenarnya banyak sekali kegiatan perusahaan menyambut HUT Pelindo III ini yang ide-ide segarnya muncul dari para milenial. Di antaranya adalah upcycle workshop di kampung Kefir yang memanfaatkan material daur ulang dari sampah barang bekas yang dapat dijadikan tas belanja. Minyak jelantah yang diolah untuk dibuat menjadi sabun dan

lilin terapi,” kata dia. Selain itu, lanjut Toto, juga ada pembagian suvenir kepada pnederita ODHA, karena pada tanggal 1 Desember 2019 bertepatan dengan peringatan Hari Aids Sedunia. Ada sekitar 50 penderita ODHA yang diberikan bingkisan. “Para pasien membutuhkan dukungan dari kita semua, mereka perlu dirangkul dan diberikan motivasi agar lebih bersemangat menjalani hidup ke depannya. Dalam menyemarakkan kegiatan HUT Pelindo III tahun ini, juga dilaksanakan tasyakuran sederhana berupa pemotongan tumpeng,” tambah dia. Puncak peringatan HUT Pelindo III ini akan dimeriahkan dengan port run

FOTO: MEMORANDUM/MUCHLIS

Salah satu peserta Live Audition Road to Pucuk Cool Jam 2020 di Sutos.

Surabaya, Memorandum Sebagai bentuk kepedulian sosial kepada sesama, PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) III merayakan hari ulang tahun ke- 27 dengan berbagi kebahagiaan bersama para pasien di Rumah Sakit PHC, kawasan Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Minggu (1/12). Sedikitnya 60 pasien rawat inap di kelas 3 mendapatkan bingkisan dalam kegiatan yang bertemakan Pelindo III Share The Happiness itu.

Direktur SDM Pelindo III Toto Heli Yanto (kanan) menyerahkan bingkisan kepada salah satu pasien rawat inap kelas III RS PHC.

yang telah rutin diselenggarakan setiap tahun. Olahraga lari ini melibatkan berbagai kalangan mulai dari masyarakat, stakeholder pelabuhan, dan karyawan BUMN di wilayah Surabaya hingga luar Surabaya pada 8 Desember nanti. Para pelari akan memulai garis start dan finish di depan Kantor Pusat

Pelindo III dengan melintasi sepanjang jalan di wilayah Pelabuhan Tanjung Perak. “Port run akan dibagi dalam tiga kategori yaitu 2,7 km, 5 km, dan 10 km dengan total hadiah Rp 270 juta. Sekitar 5.000 peserta akan ikut dan itu sudah terpenuhi,” pungkas Toto. (lis/yok)

Genjot Ekonomi Pascabencana dengan Pemberdayaan Surabaya, Memorandum Sebagai upaya memulihkan kondisi sosial ekonomi dan mata pencaharian masyarakat pascabencana, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) berkomitmen mendukung pemasaran produk bagi kelompok usaha yang terdampak bencana melalui usaha mikro kecil menengah (UMKM). Caranya, melalui pemberdayaan dan pendampingan agar usaha mereka berkembang dan menjadi lebih maju. Untuk mempublikasikan hasil kegiatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana adalah melalui dukungan pemasaran dalam bentuk pameran. Komitmen BNPB tersebut salah satunya dihadirkan dalam pameran produk pesantren OPOP EXPO 2019 (One Pesantran One Product Expo) di JX International Surabaya, Kamis (28/11)-Sabtu (30/11). Beragam produk kelompok usaha terdampak bencana dihadirkan dari berbagai daerah pascabencana dan rawan bencana. Melalui kegiatan tersebut diharapkan membantu mempromosikan produk yang dihasilkan kelompok terdampak bencana,

FOTO: MEMORANDUM/ALFIN

FOTO: MEMORANDUM/ISTIMEWA

Pelindo III Berbagi Kegembiraan dengan Pasien RS PHC

Deputi Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BNPB Rifai mengunjungi stan BNPB dalam pameran produk pesantren OPOP EXPO 2019 di JX International Surabaya.

sehingga dapat meningkatkan penjualan dan pendapatan. Deputi Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BNPB Rifai menjelaskan, selain terjun di tengah masyarakat untuk memberikan bantuan bencana, BNPN juga memberikan pendampingan dan membangun perekonomian korban bencana melalui UMKM. “Kita coba merintis (sosial ekonomi masyarakat) apabila terjadi sebuah kebencanaan, dengan anggaran belanja negara untuk korban bencana, kita coba menginisiasi dengan pendekatan kepada masyarakat melalui kerja sama kita dengan universitas yang kita tunjuk,” kata Rifai.

Dalam kegiatan tersebut, lanjut Rifai, universitas yang digandeng BNPB tersebut mengetahui kehidupan masyarakat di wilayah yang terdampak bencana maupun yang rawan bencana. “Seperti Universitas Mataram, khusus penanganan pascabencana dalam waktu delapan bulan pascagempa. Mereka sudah membuat sebuah desain pembangunan kembali sosial ekonomi masyarakat, dimana ada tujuh komunitas startegis yang diusulkan sebagai upaya pemulihan kembali sosial ekonomi masyarakat, diantaranya ada komunitas primer mulai dari kopi jambu mente, madu dan kegiatan home industry

ada tenunan dan kerajinan rotan dan lain-lain,” terang dia. Beberapa bulan berikutnya, lanjut Rifai, saat bencana di Provinsi Sulawesi Tengah BNPB juga bekerjsama dengan Universitas Tadulako Sulawesi Tengah. “Alhamdulillah di posisi sekarang sudah melakukan upaya-upaya tidak hanya dalam bentuk survei tetapi sudah ada komunitas eks bencana Sulawesi Tengah jadi produk unggulan seperti kue pia Minahasa,” imbuh dia. Menurut Rifai sampai dengan saat ini pendekatan yang coba dilakukan pihaknya untuk pemulihan sosial ekonomi dengan

melihat kebencanaan yang cukup masif. “Artinya, pada 2019 ini ada sekitar 3.400 lebih bencana yang ada di Indonesia, yang besar itu ada 10 bencana,” ujar dia. BNPB berkomitmen melakukan rehabilitasi dan rekonstruksi ekonomi masyarakat, setelah diterpa bencana. "Salah satunya dalam dukungan pemasaran bagi kelompok-kelompok usaha yang terdampak bencana,” jelas Rifai. Kehadiran BNPB dalam OPOP EXPO 2019 di Surabaya adalah merupakan kegiatan yang kelima dan merupakan penutup dari rangkaian kegiatan pameran di 5 kota. (alf/lis)


AREMA

SENI LEGI, 2 DESEMBER 2019 HALAMAN 4

WEBSITE: memorandum.co.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com KEPALA BIRO: M Ariful Huda. REDAKSI: Edy Riawan, Mistiani, Herdiyan. BAGIAN UMUM: Arief Suherman. ALAMAT KANTOR: Jl Selat Malaka F/11 Kota Malang.

Matangkan Pajak Terintegrasi, BP2D Kota Malang Belajar ke Bali

Dies Natalis Ke-57, FKG UB Gelar Pengobatan Gratis Malang, Memorandum Memperingati Dies Natalis ke-57, Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Brawijaya (FKG UB) menggelar pengobatan gratis di Desa Kesamben, Kecamatan Ngajum, Kabupaten Malang, Sabtu (30/11). Ketua Pelaksana, drg Dyah Nawang Palupi Pratamawari mengatakan bakti sosial ini kedua kalinya digelar dengan lokasi berbeda. “Sebelumnya yang pertama 2 November di Blitar,” terangnya. Tidak hanya memberikan pelayanan pengobatan masalah kesehatan gigi secara gratis, FKG UB juga memberikan pengobatan umum. “Total ada 45 dokter yang dilibatkan, dokter gigi 30 orang, dokter umum 15 orang dan mahasiswa profesi FKG UB. Targetnya melayani pasien umum 200 orang dan untuk gigi 100 orang. Harapannya lewat kegiatan ini masyarakat yang mempunyai keluhan masalah kesehatan, khususnya gigi bisa berobat,” jelasnya. Wakil Dekan Bidang Umum dan Keuangan FKG UB, dr Novi Khila Firani menyampaikan bahwa bakti sosial ini untuk melakukan pemeriksaan atau pengobatan awal. “Jika memang nanti butuh penanganan lebih lanjut maka akan kita rujuk ke Puskesmas Ngajum atau rumah sakit terdekat di wilayah Kabupaten Malang. Khusus untuk gigi, akan kita arahkan ke RS UB karena disana ada spesialis dari Fakultas Kedokteran UB,” papar Novi. Dokter berhijab ini menyebutkan perhatian masyarakat terhadap kesehatan mulut dan gigi masih rendah. “Kesadaran memelihara kesehatan mulut dan gigi masyarakat memang masih rendah, lewat kegiatan ini kita lakukan

Denpasar, Memorandum Badan Pelayanan Pajak Daerah (BP2D) Kota Malang terus berinovasi menindaklanjuti arahan tim Korsupgah KPK RI Wilayah VI. Selain membangun sistem dan memperkuat jaringan pajak online (e-Tax), OPD yang mulai tahun depan bernama Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) ini juga mematangkan sistem pajak terintegrasi. Untuk mendalami pengelolaan pajak terintegrasi, tim khusus BP2D bersama perwakilan Pemkot Malang dari Inspektorat, DPMPTSP, Satpol PP serta jajaran aparat penegak hukum (APH) dari Polres Malang Kota dan Kejaksaan Negeri Malang melakukan studi tiru ke Bali, 28-30 November. “Kami lakukan studi tiru pengelolaan reklame terintegrasi dengan pajak, perizinan dan satpol PP. Sehingga nantinya ada kesesuaian antara izin dan pajak serta satpol PP bisa menindak kalau masa berlaku reklame sudah habis,” kata Inspektorat

Pengobatan gigi gratis FKG UB di Desa Kesamben.

edukasi dan sosialisasi bagaimana merawat kesehatan mulut dan gigi secara benar,” paparnya. Rendahnya kesadaran menjaga kesehatan mulut dan gigi berdampak pada tingginya penyakit gigi di Kab Malang. “Kasus yang sering terjadi adalah karies gigi (infeksi yang menyebabkan gigi berlubang, red). Tapi data pastinya belum diketahui. melalui kegiatan ini kita lakukan pendataan kasus-kasus gigi di wilayah Kabupaten Malang, khususnya di Desa Kesamben,” kata Novi. Bupati Malang HM Sanusi yang hadir mengapresiasi kegiatan ini. “Tentu kita apresiasi kegiatan semacam ini, sangat berguna bagi masyarakat. Ke depan kita dari Pemkab Malang akan meningkatkan sinergisitas dan kerja sama dengan FK UB. Masalah kesehatan bukan hanya tanggung jawab Pemkab saja, perlu keterlibatan semua pihak,” pungkas Sanusi. (cr-4/ari/epe)

Kota Malang Abdul Malik di sela kegiatan. Dalam kunjungan studi tiru ke Bapenda Kota Denpasar, Bapenda Kabupaten Badung, dan Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Jembrana tersebut, tim sekaligus mendalami sistem e-Tax agar pengelolaannya di Kota Malang bisa maksimal. “Memang sejauh ini belum ada evaluasi khusus itu. Tapi yang terpenting saat ini kita melakukan seoptimal mungkin,” jelas Malik. Studi tiru ini bukan kunjungan dadakan. Sebelumnya dalam hearing dengan Komisi B DPRD Kota Malang terkait pembahasan sinkronisasi data atau digitasi, beberapa waktu lalu, pihak BP2D sudah menyampaikan agenda terkait. Dalam rapat koordinasi

Kunjungan untuk menguatkan jaringan e-Tax dan mematangkan sistem pajak terintegrasi.

yang dihadiri Tim Ahli Bidang Ekonomi Wali Kota Malang tersebut, juga mengemuka upaya integrasi sistem perpajakan dengan unsur Pemkot seperti DPM PTSP, Satpol PP, Diskominfo dan juga stakeholder terkait seperti PLN dan bank persepsi. “Setelah studi tiru selesai, kami langsung action. Kami akan memasang setidaknya 250 alat perekam pajak online untuk wajib pajak hotel, restoran hingga pajak parkir,” ujar

Kepala BP2D Kota Malang Ade Herawanto. Ditambahkan, selain demi optimalisasi peningkatan PAD, gerak cepat ini dalam rangka pencegahan korupsi di bidang pendapatan daerah. “Kita ingin mewujudkan optimalisasi PAD dari sektor pajak yang efektif, akuntabel dan transparan tanpa mengurangi pelayanan prima kepada masyarakat Bhumi Arema,” tandas Sam Ade d’Kross, sapaan akrabnya. (*/ari/epe)

Anies Betepe Saya yakin dua orang itu sendiri tidak lagi punya masalah. Tapi para pendukung fanatiknya itu lho! Ampun. Sampai-sampai Korea jadi korban. Korea? Ya. Perusahaan Korea. Yang pakai nama mirip Perancis itu: Tous Les Jours. Perusahaan asing pun ternyata bisa jadi korban kebencian antar-ras di Indonesia. Padahal begitu berat kita mengusahakan iklim agar modal asing mau datang. Bagaimana bisa perusahaan itu dihoakskan milik Sandrina Malakiano.  Hanya karena Sandrina itu istri Eep Saefullah Fatah. Dan Kang Eep adalah konsultan pemenangan Anies Baswedan. Dan Anies mengalahkan Ahok di Pilkada DKI Jakarta lalu. Dan BTP itu Tionghoa yang Kristen.  Dan Anies itu keturunan Arab yang Islam.  Tidak habis-habisnya. Bagaimana bisa toko roti Tous Les Jours dibilang milik Sandrina. Hanya karena di konter salah satu toko roti itu pernah ada poster aneh. Yakni: tidak menerima pesanan pembuatan roti bertuliskan Selamat Natal atau Selamat Imlek. Atau sejenis itu. Lalu ada kecaman di medsos bahwa toko roti itu rasis --saya setuju dengan kecaman itu. Yang saya tidak setuju --bahkan jijik-- adalah anggapan bahwa yang rasis-rasis begitu pastilah Eep. Dan Eep itu suami Sandrina. Pasti dikira gara-gara Eep pula Sandrina masuk Islam. Berjilbab.  Padahal dikira dulunya Sandrina itu sudah Kristen baikbaik karena ayahnya Kristen. Menjijikkan. Anggapan yang diotak-atik sendiri. Fakta-fakta begitu diabaikan. Ayah Sandrina memang Kristen. Orang Italia. Kristen Gregorian. Tapi ibunya Jawa. Islam kejawen. Campuran Solo-Madura. Dan Sandrina itu Hindu! Dia bukan Kristen. Tidak pernah jadi Kristen. Juga bukan Islam. Sandrina tidak ikut agama ayahnya maupun ibunya.  Sandrina pilih Hindu karena sejak bayi hidup di Bali. TK di Bali. SD di Bali. SMP-SMA di Bali. Masuk fakultas teknik sipil di Universitas Udayana Bali. Bekerja pun di Bali --sebagai penyiar TVRI Denpasar. Setelah lama pindah ke Jakarta --ke TVRI Pusat lalu ke Metro TV-- Sandrina masuk Islam. Itu jauh sebelum kawin de-

Sambungan dari halaman 1 ngan Eep Saefullah Fatah. Yang kemudian memberi mereka dua orang anak. Anak mereka pun dibawa-bawa di gempuran medsos. Dikaitkan sebagai keturunan rasis. Demi masa depan anak merekalah Eep kini tidak bisa menerima difitnah seperti itu. Sejak itu Eep --pernah lama kuliah di Ohio State University di Amerika Serikat-- rajin menelusuri siapa raja hoax di balik semua itu. Sudah lama sebenarnya Eep difitnah. Ya sejak Anies-Sandi melawan Ahok-Jarot dulu itu. Tapi Eep biasa saja. Apalagi pekerjaannya memang menjadi konsultan. Dengan bendera Polmark. Yang kebetulan dipakai Anies-Sandi. Tentu harus memenangkannya. Kalau pun ia dipakai Ahok ia juga akan memenangkan Ahok. Apakah saat itu tidak ada tawaran dari kubu Ahok? “Tidak ada,” katanya. Kenapa tidak menawarkan diri ke Ahok? “Polmark tidak pernah menawar-nawarkan diri kepada calon kepala daerah,”

katanya. Kali ini Eep akan menempuh jalur hukum meski kemudian akan memaafkannya. Waktu Pilkada DKI itu memang ditemukan spanduk-spanduk anti-Ahok yang keras. Membawa-bawa Islam pula. Di dekat-dekat masjid. Eep-lah yang dituduh mendesain tema kampanye seperti itu. Pokoknya gara-gara otak Eep-lah Ahok kalah. “Saya sendiri tidak suka spanduk seperti itu. Saya justru minta diturunkan,” ujar Eep. Ia kini lagi mengumpulkan saksi. Siapa saja yang pernah ia minta menurunkan spanduk saat itu. Saya memang mengontak Eep minggu lalu. Saat hoax ini ramai-ramainya. Saat toko Tous Les Jours di depan rumah saya sepi-sepinya akibat seruan boikot. Yang di Pacific Place, SCBD, Jakarta itu. Saya ingin konfirmasi apakah Tous Les Jours --dalam bahasa Perancis berarti ‘tiap hari’ --benar milik istrinya.  Yang saya tahu Sandrina memang punya cafe. Tapi hanya satu. Itu pun jauh di BSD, Barat Jakarta sana. Namanya

pun bukan keperancis-perancisan tapi kespanyol-spanyolan: nama panggilan ibunya. Sang ibu --seorang diplomat-memang menguasai tujuh bahasa asing. Mungkin karena sang ibu bisa berbahasa Perancis maka Tous Les Jours dianggap pastilah milik Sandrina. Padahal orang Korea yang ternyata suka pinjam kata-kata Perancis itu. Demi marketing. Satu lagi yang juga milik Korea dengan nama keparis-parisan: Paris Baguette. Juga toko roti. Juga laris. Di seluruh Asia. Tapi bagaimana bisa perusahaan Korea punya poster anti-Natal dan anti-Imlek se-

PENGUMUMAN LELANG ULANG EKSEKUSI HAK TANGGUNGAN

HARGA LIMIT (Rp) - Rp.3,191,000,000.00

UANG JAMINAN (Rp)

- Jaminan harus sudah efektif diterima oleh KPKNL selambatlambatnya 1 (satu) hari sebelum pelaksanaan - Rp.214,000,000.00 lelang. - Segala biaya yang timbul sebagai akibat mekanisme perbankan menjadi beban peserta lelang.

Persyaratan lelang: 1. Memiliki akun yang telah terverifikasi pada website www.lelang.go.id 2. Syarat dan ketentuan serta tata cara mengikuti lelang dapat dilihat pada alamat website diatas. 3. Objek lelang dijual dalam kondisi apa adanya. Peserta lelang dianggap telah mengetahui kondisi objek lelang sehingga apabila ada suatu hal terjadi gugatan, pembatalan/penundaan pelaksanaan lelang terhadap objek lelang tersebut di atas, pihak-pihak yang berkepentingan/peminat lelang tidak diperkenankan melakukan tuntutan kepada KPKNL Sidoarjo / PT.Bank Mandiri (Persero) Tbk. Jenis penawaran lelang Hari/ Tanggal Batas akhir penawaran Domain Penetapan pemenang lelang Pelunasan harga lelang Bea Lelang Pembeli Tempat

: : : : : : : :

Melalui internet (Closed Bidding) Senin / 09 Desember 2019 Pukul 14.00 Waktu Server (sesuai WIB) www.lelang.go.id Setelah Batas Akhir Penawaran 5 (lima) hari kerja setelah pelaksanaan lelang 2 % dari harga lelang KPKNL Sidoarjo, Jalan Erlangga No.161 Sidoarjo Informasi lebih lanjut hub 031-5661371/5661374 PT. Bank Mandiri (Persero) Tbk. SME & Micro Collection & Recovery Surabaya Surabaya, 02 Desember 2019

Menunjuk Pengumuman Kedua Lelang Eksekusi Hak Tanggungan yang terbit di surat kabar harian Memorandum tanggal 27 September 2019, Maka Berdasarkan Pasal 6 Undang-Undang Hak Tanggungan No. 4 Tahun 1996, PT. Bank Mandiri (Persero) Tbk. SME & Micro Collection & Recovery Surabaya akan melaksanakan Lelang Eksekusi Hak Tanggungan dengan perantaraan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Surabaya, terhadap barang jaminan debitur: DEBITUR/ OBYEK LELANG

- Rp.798,000,000.00

Pelaksanaan lelang :

Demikian juga konter yang di Bandung dan Bali. Waktu di bandara Bali saya perlukan masuk ke toko Tous Les Jours. Untuk pertama kali. Saya beli satu jenis rotinya. Tidak jadi saya makan. Manis sekali. Jumat lalu saya juga ke seberang rumah. Saya lihat sudah mulai banyak lagi pembelinya. Tapi luka Anies-Ahok belum sembuh. Masih banyak yang belum bisa move on. Pertemuan Anies-Ahok pasti sangat meredakan. Apalagi kalau bisa rangkulan.  Pasti seru. Lebih seru dari adegan Denny Cagur OVJ merayu Najwa Shihab.(*)

Keterangan

- Nominal jaminan yang disetorkan ke rekening VA (virtual account) harus sama dengan nominal jaminan yang disyaratkan.

- Rp. 854,000,000.00

tawan Jabar Ekspres saya minta ke pabrik roti itu.   Pabrik rotinya memang di Bandung. Di atas tanah 2 hektar.  Mereka tidak mau bicara. Ini dianggap kecelakaan.  Kecelakaan? Konon awalnya itu hanya  briefing internal. Agar semua staf melayani tim sertifikat halal sebaik-baiknya. Lalu ada seorang karyawan yang berpikiran ‘maju’. Menciptakan ‘kreativitas’ sendiri. Jadilah poster itu. Itulah sebabnya hanya di satu konter saja yang ditemukan poster seperti itu. Di tiga konter lainnya tidak ada.

PENGUMUMAN LELANG ULANG EKSEKUSI HAK TANGGUNGAN

Menunjuk Pengumuman Lelang Ulang Eksekusi Hak Tanggungan yang terbit di surat kabar harian memorandum tanggal 07 Oktober 2019 dan ralat pengumuman Lelang Eksekusi Hak Tanggungan tanggal 09 Oktober 2019, Maka Berdasarkan Pasal 6 Undang-Undang Hak Tanggungan No. 4 Tahun 1996, PT. Bank Mandiri (Persero) Tbk. SME & Micro Collection & Recovery Surabaya akan melaksanakan Lelang Eksekusi Hak Tanggungan dengan perantaraan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Sidoarjo, terhadap barang jaminan debitur : DEBITUR/ OBYEK LELANG Pindajati Suharto, berupa : - Sebidang tanah dan bangunan sesuai SHM No.42/ Ds.Sukodono a.n Nyonya PINDAJATI SUHARTO, Sarjana Hukum seluas 110 m2 , SHM No.43/ Ds.Sukodono a.n Nyonya PINDAJATI SUHARTO, Sarjana Hukum seluas 574 m2, SHM No.1070/ Ds.Sukodono a.n Nyonya PINDAJATI SUHARTO, Sarjana Hukum seluas 458 m2, SHM No.1692/ Ds.Sukodono a.n Nyonya PINDAJATI SUHARTO, Sarjana Hukum seluas 139 m2 berikut bangunan diatasnya terletak di Jalan Raya Dungus Lor (Jalan Raya Sukodono) KM 3,5 RT.22/RW.06, Ds.Sukodono, Kec.Sukodono, Kab. Sidoarjo, Jawa Timur. - Sebidang tanah dan bangunan sesuai SHM No.554/ Ds.Wadungasri a.n 1. PINDAJATI SUHARTO, Sarjana Hukum 2.VALENTINO WONGSO 3.VINCENTIUS WONGSO 4. VIRGINIA VISAKHA seluas 162 m2 berikut bangunan diatasnya terletak di Perumahan Pondok Candra Indah Jalan Belimbing I No.27, Ds.Wadungasri, Kec.Waru, Kab.Sidoarjo, Jawa Timur.

perti itu? Bukankah mereka juga Kristen dan bermata sipit? Rupanya ini urusan marketing pula. Rupanya toko roti itu lagi mengurus sertifikat halal. Entah dapat ilmu dari mana manajemennya menyimpulkan sendiri: Natal itu tidak halal. Begitu juga Imlek. Maka selama masa uji oleh tim halal dari majelis ulama dibuatlah poster itu. Mungkin dengan maksud agar Tous Les Jours cepat dianggap halal sehalal-halalnya. Padahal tidak ada persyaratan seperti itu. Pihak Tous Les Jours sendiri memilih tutup mulut. War-

HARGA LIMIT (Rp)

UANG JAMINAN (Rp)

Keterangan

Tjioe Wilyanto, berupa : Rp.3,307,000,000.00 Rp. 827,000,000.00 - Nominal jaminan yang 3 (Tiga) bidang tanah dan disetorkan ke rekening VA bangunan sesuai SHGB (virtual account) harus sama No.3778/ Kel.Sambikerep dengan nominal jaminan a.n Nyonya ORPHA DIANA yang disyaratkan. PALIMBONG seluas 151 m2, SHGB No.4690/ Kel. - Jaminan harus sudah Sambikerep Nyonya ORPHA efektif diterima oleh KPKNL DIANA PALIMBONG seluas selambat-lambatnya 1 (satu) 73 m2, SHGB No.4575/Kel. hari sebelum pelaksanaan Sambikerep a.n Nyonya lelang. ORPHA DIANA PALIMBONG seluas 16 m2 berikut bangunan - Segala biaya yang timbul di atasnya terletak di Jalan Villa sebagai akibat mekanisme Sentra Blok D1 No.47, Kel. perbankan menjadi beban Sambikerep, Kec.Lakarsantri, peserta lelang. Kota Surabaya, Jawa Timur. Persyaratan lelang: 1. Memiliki akun yang telah terverifikasi pada website www.lelang.go.id 2. Syarat dan ketentuan serta tata cara mengikuti lelang dapat dilihat pada alamat website diatas. 3. Objek lelang dijual dalam kondisi apa adanya. Peserta lelang dianggap telah mengetahui kondisi objek lelang sehingga apabila ada suatu hal terjadi gugatan, pembatalan/penundaan pelaksanaan lelang terhadap objek lelang tersebut di atas, pihak-pihak yang berkepentingan/peminat lelang tidak diperkenankan melakukan tuntutan kepada KPKNL Surabaya / PT.Bank Mandiri (Persero) Tbk. Pelaksanaan lelang: Jenis penawaran lelang Hari/ Tanggal Batas akhir penawaran Domain Penetapan pemenang lelang Pelunasan harga lelang Bea Lelang Pembeli Tempat

: : : : : : : :

Melalui internet (Closed Bidding) Senin / 09 Desember 2019 Pukul 14.00 Waktu Server (sesuai WIB) www.lelang.go.id Setelah Batas Akhir Penawaran 5 (lima) hari kerja setelah pelaksanaan lelang 2 % dari harga lelang PT.Bank Mandiri (Persero) Tbk, SME & Micro Collection & Recovery Surabaya Jln.Diponegoro No.159 Surabaya

Informasi lebih lanjut hub 031-5661371/5661374 PT. Bank Mandiri (Persero) Tbk. SME & Micro Collection & Recovery Surabaya Surabaya, 02 Desember 2019


TULUNGAGUNG

SENIN LEGI, 2 DESEMBER 2019 HALAMAN 5

WEBSITE: memorandum.co.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

KABIRO TULUNGAGUNG: Ahmad Rifai. Wartawan: Solikin, Firman Imansyah. SIRKULASI DAN PEMASARAN: Khoirul Anwar. HP: 081357795554. EMAIL: tulungagungmemorandum@gmail.com

Duda Bago Edarkan 32 Gram Sabu

Pendaftar CASN Capai 10.698

dari tangan tersangka ini,” ujarnya. Pandia menjelaskan, pengungkapan kasus ini merupakan buah dari pendalaman informasi yang diterima pihaknya. Dalam informasi kala itu disebutkan, telah terjadi transaksi sabu skala besar, salah satu pelakunya merupakan warga Kelurahan Bago. Setelah dipastikan informasinya, kemudian anggota satreskoba melakukan pemantuan dan mencurigai gerak gerik tersangka. Ketika dimintai keterangan, tersangka tidak mengakuinya. Namun petugas menemukan 4 poket sabu di dalam tas slempang yang ditaruh di kamar tersangka, dan temuan itu membuat Pete tidak bisa mengelak lagi. “Kita dapat informasi kemudian kita lakukan pendalaman dan akhirnya pelaku bisa diamankan di rumahnya, setelah mengambil barang tersebut,” ungkap Pandia.

Tulungagung, Memorandum Butuh sekian waktu bagi polisi untuk mengungkap dan mengembangkan kasus yang melibatkan Sutrisno alias Pete (39), warga Kelurahan Bago, Kecamatan/Kabupaten Tulungagung. Dari Sutrisno, polisi menemukan empat poket sabu seberat 32,45 gram.

FOTO: MEMORANDUM/FIR

Selain itu, polisi juga mengamankan 9 lembar plastik klip besar bekas bungkus sabu, satu buah bong, 3 korek api, timbangan digital, beberapa lembar plastik, handphone, dan uang tunai Rp 300 ribu. Dikatakan Kapolres Tulungagung AKBP Eva Guna Pandia, kasus ini

diungkap oleh satreskoba pada awal November lalu, namun rilis resmi baru disampaikan pada hari kemarin. Pihak kepolisian perlu melakukan pendalaman, mengingat temuan barang bukti dari tangan tersangka cukup banyak. “Barang bukti yang diamankan cukup besar, 32,45 gram

Catur Hermono

Selanjutnya menurut Catur, pihaknya akan melakukan verifikasi kelengkapan dokumen. Setelah semua berkas terverifikasi, kemudian BKD akan mengumumkan berkas mana saja yang memenuhi syarat (MS), dan mana saja yang tidak memenuhi syarat (TMS). Bagi yang masuk kategori MS, maka bisa melihatnya dan akan diumumkan. Namun jika masuk kategori TMS, mereka akan diberikan waktu masa sanggah. “Data terus berubah ya, ada memang yang sudah kelihatan MS dan TMS, tapi data belum komplit,” pungkasnya. Proses verifikasi ini akan dilaksanakan hingga tanggal 12 Desember mendatang. Tetapi jadwal bisa berubah jika ada perubahan dari badan kepegawaian nasional (BKN). (fir/mad/rif )

Kepada polisi, tersangka mengaku menjalankan bisnis ini sejak 3 bulan terakhir. Dirinya bukan pengguna. Dia hanya mengambil barang dan mengantarkannya sesuai perintah seseorang yang kini masih buron. Menurut Pandia, sekali mengantarkan paket sabu, tersangka dibayar Rp 1,5 juta. Kemudian dalam kurun 3 bulan terakhir ini, tersangka sudah 11 kali mengambil dan mengantarkan sabu dengan ukuran berat yang beragam. “Ngakunya omzet selama 3 bulan terakhir ini Rp 15 juta. Itu diperoleh dari bisnisnya ini dengan rata-rata perbulannya Rp 5 juta,” pungkas Pandia. Kini akibat perbuatannya, duda tanpa anak ini harus ditahan di Mapolres Tulungagung. Tersangka dijerat dengan pasal 114 ayat (2) sub pasal 112 ayat (2) Undang Undang nomer 35 tahun 2009 dengan ancaman hukuman seumur hidup. (fir/mad/rif)

FOTO: MEMORANDUM/FIR

Tulungagung, Memorandum Pendaftaran dan upload dokumen kelengkapan pendaftaran calon aparatur sipil negara (CASN) tahun 2019, untuk formasi di Pemkab Tulungagung secara resmi ditutup. Kini Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Tulungagung telah mendata dan memverifikasi, namun belum untuk semua berkas. Sebab proses itu membutuhkan waktu yang tidak sebentar. Berdasarkan data milik BKD Tulungagung, jumlah pendaftar CASN tahun ini sebanyak 10.698 orang dari 601 formasi yang diperebutkan. Kabid Pengadaan dan Pembinaan ASN BKD Tulungagung Catur Hermono mengatakan jumlah itu lebih banyak jika dibandingkan tahun sebelumnya. Hal ini dinilai wajar. Sebab tahun ini formasi yang dibuka juga mengalami peningkatan. Selain itu jenis formasinya juga lebih beragam. “Tahun lalu pendaftaranya sekitar 7000an, tahun ini tembus 10.698 orang pendaftar. Ya karena banyaknya formasi yang ditawarkan dan jurusannya juga beragam,” terangnya, kemarin. Catur menyebut, berdasarkan datanya, dari formasi 210 guru kelas terdapat 1883 pendaftar. Kemudian untuk formasi 50 perawat terampil, diminati 744 pendaftar. Sedangkan untuk formasi 2 orang guru matematika, terdapat 721 pendaftar. Sisanya terbagi merata bagi formasi lainnya. “Paling banyak memang guru kelas, kemudian perawat dan guru matematika,” jelasnya.

Sutrisno alias Pete diamankan di Mapolres Tulungagung.

KEDIRI & BLITAR KEPALA BIRO: Wahyudi. REDAKSI: - HP. 081230006789. EMAIL: sampang_publik@yahoo.co.id - MARKETING DAN SIRKULASI: Rohmad Sholeh. KEPALA BIRO BLITAR: Prawoto Sadewo. WARTAWAN: Nur Rofiq, Ana Akina. KEUANGAN: Binti Khoiriyah. ADMIN IKLAN: Rosita. ADMIN KORAN : Imam Rofiq. PEMASARAN: Frenswinta Jaya, Hendra. EMAIL: memorandumppls@gmail.com. TELEPON:.081334603445. KANTOR: Jln Kota baru no.9 Kanigoro, Blitar.

Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar meresmikan taman baca.

Wali Kota Resmikan Taman Baca Permata Hati Kampung Dalem Kediri, Memorandum Mengawali hari di bulan Desember 2019, untuk mendorong minat baca anak-anak, Taman Baca dan Bermain “Permata Hati” Kelurahan Kampung Dalem diresmikan langsung oleh Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar, pada hari Minggu (1/12). Dalam sambutannya, Walikota Kediri mengucapkan terimakasih kepada tokoh masyarakat Kampung Dalem dimana bapak ibu ini sadar sekali akan pertumbuhan anak. Anak-anak juga harus diberi media seperti lingkungan yang baik, taman bermain, tempat untuk baca dalam menunjang tumbuh kembang anak yang lebih baik.  Lebih lanjut, orang nomor satu di Kota Kediri menjelaskan bahwa terkait dengan taman baca ini, saya minta warga Kelurahan Kampung Dalem selalu menjaga agar tetap menjadi tempat yang nyaman untuk anak. Anak-anak jaman sekarang sudah berbeda dari anak

jaman dulu. Anak sekarang selalu bertanya ‘kenapa’ dalam setiap hal, itu adalah ciri-ciri anak yang cerdas. “Saya selalu memberi pesan kepada bapak ibu guru, agar anak-anak diberi tantangan untuk membaca buku apa saja. Karena dengan membaca buku akan membangun imajinasi. Kalau anak-anak suka membaca dapat dengan cepat melihat peluang yang ada,” ujar Mas Abu Abdullah Abu Bakar juga berpesan kalau mau tambah ilmu harus membaca. Sudah ada fasilitas taman bacaan ini harus digunakan dengan

sebaik mungkin, buku-buku di taman baca ini harus selalu di-update. “Saya yakin kalau putra putri panjenengan baca disini akan pintar, anak-anak jangan dipegangi HP, nonton TV waktunya disempetin saja. Nonton TV itu yang baik kalau nonton acara-acara yang mendidik dan waktu yang banyak digunakan untuk baca buku di taman baca ini saja,” ujarnya. Terakhir, Mas Abu menghimbau bapak ibu dan guru yang ada di Kampung Dalem ini agar anak-anak diajak diskusi. Anak-anak kalau tidak diajak diskusi mereka tidak akan jago berargumentasi, hal

itu yang perlu ditumbuhkan dari anak-anak. Peresmian Taman Baca dan Bermain Kelurahan Kampung Dalem ini ditandai dengan pemotongan pita dan penandatanganan prasasti. Turut hadir dalam acara ini Camat Kota Hery Purnomo, Lurah Kampung Dalem Kota Kediri Rohmat Setyo Rianto, Ketua Kelompok Masyarakat (Pokmas) Amanah Kampung Dalem Riadi, Karang Taruna Kelurahan Kampung Dalem, Ketua RT dan RW di Kelurahan Kampung Dalem, serta ibu dan anak warga Kelurahan Kampung Dalem. (yud/rif )

Blitar, Memorandum Pemkot Blitar masih menunggu surat keputusan dari Kementerian Koperasi dan UMKM terkait pembubaran 62 koperasi di Kota Blitar yang sudah tidak aktif. “Sudah kami usulkan ke kementerian. Sekarang masih proses, kami menunggu SK penutupan sejumlah koperasi itu dari kementerian,” kata Plt Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Blitar Juari. Juari mengatakan, saat ini jumlah koperasi di Kota Blitar sebanyak 264 koperasi. Dari total itu, koperasi yang kondisinya tidak aktif atau mati suri sebanyak 86 koperasi. Tetapi, pada akhir 2018 lalu, yang diusulkan untuk dibubarkan ke kementerian hanya 62 koperasi. “Secara bertahap, koperasi yang tidak aktif, kami usulkan ke kementerian untuk ditutup,” ujar Juari. Dia menjelaskan, koperasi yang tidak aktif atau mati suri itu secara legalitas sudah memiliki izin. Tetapi, koperasi itu sudah tidak ada kegiatan. Kepengurusan koperasi tidak jelas. Koperasi itu juga sudah tidak pernah menggelar rapat anggota tahunan (RAT). “Kami tidak tahu kenapa tidak aktif, mungkin ada masalah soal permodalan. Kami rutin mengecek kondisi koperasi yang ada di Kota Blitar,” katanya. Dikatakannya, saat ini, memang belum ada bantuan modal untuk koperasi baik dari pemerintah pusat maupun pemerintah daerah. Bantuan permodalan untuk koperasi terakhir dilakukan pada 2016. Menurutnya, dinas sedang mengusulkan ada bantuan permodalan lagi untuk koperasi. Tetapi, sebelum bantuan permodalan diberikan, dinas ingin menata kondisi koperasi di Kota Blitar. “Istilahnya bantuan dana bergulir untuk koperasi. Dananya ada yang dari APBD Kota Blitar maupun dari pemerintah pusat. Kami upayakan agar dana bantuan itu bisa masuk lagi,” kata Juari. (pra/rif )

FOTO: MEMORANDUM/PRA

FOTO: MEMORA NDUM/YD

Pemkot Tunggu SK Pembubaran 62 Koperasi

Plt Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Blitar Juari.


MOJOKERTO-JOMBANG

SENIN LEGI, 2 DESEMBER 2019 HALAMAN 6

WEBSITE: memorandum.co.id „ EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

KABIRO MOJOKERTO-JOMBANG: M Anwar; WARTAWAN: Suparno, Ferdy Eko C, Hermawan S; HP: 082257535345. ALAMAT BIRO MOJO: Griya Permata Ijen A2/17 Magersari, Kota Mojokerto.

Jombang, Memorandum Satreskoba Polres Jombang menggerebek rumah kosong di Dusun Sawahan Gang VI, RT 06/RW 02, Desa/Kecamatan Jombang, Jumat (29/11) sekitar pukul 16.30. Hasilnya, polisi membekuk dua pecandu narkotika jenis sabu-sabu dan menyita sejumlah barang bukti yang berkaitan dengan pesta kristal haram tersebut. Kedua pecandu yang dig g g yaiy ringkus masing-masing

tu Bambang Setiawan (31), p g warga pembuat bantal g guling

Desa Kradinan, RT 16/RW 05, Kecamatan Dolopo, Kabupaten Madiun. Serta Moch. Efendi alias Pendik (45), warga Jalan Tugu Gang 1 Blok A Nomor 3, RT 02/RW 08, Desa Kepatihan, Kecamatan Jombang. “Kedua tersangka kita bekuk saat tengah menikmati narkotika jenis sabu-sabu. Saat ini prosesnya, sudah dalam tahap penyidikan lebih lan-

jut,” ujar Kasatreskoba Polres Jombang AKP Moch Mukid, Minggu (1/12). Diakui olehnya, tindakan tegas yang diambil jajarannya merupakan tindak lanjut dari masuknya informasi dari masyarakat. Tentang kerap digunakannya lokasi yang digerebek, sebagai tempat menkonsumsi sabu. Berbekal informasi itu, polisi pun bergerak

untuk melakukan penelusuran lapangan. “Selain kedua tersangka, kita amankan pula sejumlah barang bukti. Satu paket sabu dengan berat kotor 0,40 gram, sebuah bong atau alat hisap, sebuah sekrop kecil dari sedotan, sebuah korek, sebuah gunting, serta dua handphone,” bebernya. Guna kepentingan penyidikan lebih lanjut, kedua ter-

FOTO: MEMORANDUM/WAN

Pesta Sabu, Dua Pecandu Digerebek Kedua tersangka di Mapolres Jombang.

sangka dan barang bukti yang diamankan dibawa ke Mapolres Jombang. setibanya di kantor polisi, baik Bambang maupun Efendi langsung dijebloskan ke balik jeruji besi ruang tahanan. “Kedua tersangka kita kenakan

pasal 114 ayat 1 yo Pasal 112 ayat 1 UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara, dan denda paling banyak Rp 10 miliar,” tegas Mukid. (wan/rif )

Pemkab Jombang Peringati Hari Kesehatan Nasional Ke-55

Raperda Perubahan Perda RTRW Kembali Masuk Prolegda Jombang, Memorandum Setelah gagal dibahas pada tahun 2019 lalu. Raperda Perubahan Perda No 21 Tahun 2009 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Jombang, kembali masuk dalam prolegda 2020. ”Ya memang Raperda Perubahan Perda No 21 Tahun 2009 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah kembali masuk dalam pembahasan pada 2020 nanti,” ujar Mohammad Muhaimin, Ketua Bapemperda DPRD Jombang saat dikonfirmasi kemarin. Dirinya menyebut, gagalnya pembahasan raperda tersebut dikarenakan pihak eksekutif belum bisa menyiapkan draft dan tidak ada kesiapan untuk membahas kesana. ”Itu yang menjadi mundur dan kembali dimasukkan pada tahun depan,” tegasnya. Dirinya juga minta agar eksekutif benar-benar mempersiapkan untuk pembahasan raperda perubahan perda RTRW. Menurutnya, raperda ini harus bisa disahkan pada tahun depan. ”Karena perda ini (RTRW, Red) menjadi acuan dari pembangunan daerah,” ungkapnya. Apabila tidak segera dilakukan pembahasan, dikhawatirkannya akan menghambat investor yang akan masuk. Karena, meski sudah mengacu perda yang lama, apabila tidak ada kejelasan atau kepastian terkait perubahan perda ini, maka investor akan berfikir dua kali untuk masuk ke Jombang. ”Jadi kami minta eksekutif harus segera membahas terkait perda ini,” terangnya. Muhaimin menambahkan, untuk pembahasan raperda perubahan perda RTRW sangat panjang. Selain itu membutuhkan kajian yang matang. ”Harus benar-benar matang dan pemaparan yang jelas,” katanya. Hanya saja, apabila eksekutif tidak siap untuk melakukan pembahasan ini. Maka pembahasan perda ini juga akan terancam tertunda kembali. ”Tergantung kesiapan eksekutif nantinya karena perda ini usulan mereka. Apabila sudah siap kemungkinan akan dibahas pada triwulan pertama,” pungkas Muhaimin. (wan/rif)

Korban Pengeroyokan Lapor Polisi Mojokerto, Memorandum Kekerasan terhadap anak di bawah umur kembali terjadi di wilayah hukum Polres Mojokerto. Teranyar, aksi kekerasan menimpa IW (16), dan NF (15), keduanya asal Kecamatan Ngoro. Sedangkan yang menjadi pelaku, tak lain Qo (15), dan Ac (15), yang juga warga Kecamatan Ngoro. Dari keterangan sementara diketahui, aksi kekerasan yang terjadi dipicu perkara sepele. Kasubag Humas Polres Mojokerto Ipda Teguh Kariadi mengatakan, kejadian berawal saat korban pulang dari rumah temannya, tiba-tiba mendapat chat diajak jalan-jalan. “Korban barusan pulang dari rumah salah satu temannya lalu diajak jalan-jalan ke wilayah Ngoro Industri Persada (NIP). Namun karena memiliki janji sendiri, korban menolak ajakan tersebut,” ujarnya, Minggu (1/12). Setelah puas, korban hendak pulang ke rumahnya. Namun setibanya di areal persawahan Dusun Sugo, Desa Candiharjo, Kecamatan Ngoro, salah satu temannya minta untuk berhenti. Keperluannya, untuk menunggu salah satu teman yang akan datang menyusul. “Tidak berselang lama yang ditunggu datang, dan ternyata adalah pelaku. Sesampainya, pelaku langsung melampiaskan emosi dengan mendorong tubuh korban,” sambung kasubaghumas. Merasa tidak melakukan kesalahan, korban pun masih kebingungan dengan apa yang menimpanya. Tapi bukannya mereda, pelaku kembali menampar wajah korban sebanyak 5 kali. Masih belum puas, pelaku kembali memukul leher serta dada korban. Saat itulah NF mencoba melerai, namun justru berujung menjadi sasaran pengeroyokan. “Guna kepentingan visum, korban kita bawa ke RS Soekandar Mojosari. Sementara, kita masih meminta keterangan dari sejumlah saksi,” tandas Teguh. (no/rif)

FOTO: MEMORANDUM/HMS

Muhaimin

Jombang, Memorandum Bertempat di Alun-Alun Kabupaten Jombang, Jumat (29/11) pagi, peringatan Hari kesehatan Nasional ke 55 tahun 2019 mengambil tema Generasi Sehat Indonesia Unggul dengan memprioritaskan pada pembangunan sumber daya manusia dan berbagai keberhasilan pembangunan kesehatan untuk pembangunan SDM telah diraih dari kinerja kabinet, yang ditandai dengan adanya peningkatan indeks pembangunan manusia Indonesia. Keberhasilan diukur parameter berdasarkan usia harapan hidup. Isu-isu strategis telah dilaksanakan dan menghasilkan perbaikan, antara lain dengan menurunnya angka kematian ibu dan anak, menurunnya angka stunting, meningkatnya cakupan imunisasi serta berhasilnya pengendalian penyakit menular. Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) telah dilaksanakan sepenuhnya, peningkatan pemanfaatan JKN menjadi bukti bahwa JKN sangat dibutuhkan oleh masyarakat Indonesia. “Momentum HKN ini, marilah kita konsentrasikan segenap potensi kekuatan dan kebersamaan kita untuk menitikberatkan pembangunan generasi sehat yang dilandasi tekad untuk memajukan bangsa”, kata Bupati Munjidah Wahab.

Bupati Jombang Munjidah Wahab didampingi Wakil Bupati Sumrambah menyerahkan perhargaan kepada salah satu pemenang.

Mundjidah berharap kita dapat bekerjasama dengan baik dalam melakukan upaya-upaya inovasi untuk percepatan pembangunan kesehatan tanpa menyalahi aturan yang berlaku, Mundjidah juga menyampaikan penghargaan dan penghormatan setinggi-tingginya kepada para insan kesehatan terutama kepada segenap jajaran kesehatan, serta seluruh lapisan masyarakat yang telah bahu membahu berjuang

tanpa mengenal lelah untuk melaksanakan pembangunan kesehatan. Hari guru Nasional dan HUT ke 74 PGRI Mundjidah menyampaikan terimakasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas dedikasi, komitmen, dan segala ikhtiar yang telah dilakukan oleh para guru dan tenaga kependidikan disini dalam upaya mencerdaskan kehidupan bangsa. Perubahan adalah hal yang

sulit dan penuh dengan ketidaknyamanan, semuanya berawal dan berakhir dari guru. jangan menunggu aba-aba, jangan menunggu perintah dengan mengambil langkah kongkrit. Apapun perubahannya, jika setiap guru melakukannya secara serentak, kapal besar bernama Indonesia ini pasti akan bergerak. Peringatan HUT ke-48 KORPRI saat ini diharapkan para anggota KORPRI tetap berse-

mangat dalam bekerja melayani kepentingan publik dan mewujudkan fungsinya sebagai perekat persatuan bangsa, karena masyarakat merupakan tempat pengabdian seluruh anggota KORPRI. diakhir upacara bupati dan wakil bupati menyerahkan sejumlah hadiah untuk para pemenang lomba dalam rangka Hari Guru, HUT Korpri, dan Hari Kesehatan Nasional Lingkup Pemkab Jombang. (hms/rif)

Fajar Ari dan Windy Rahmawati Gus dan Yuk Mojokerto 2019 Mojokerto, Memorandum Fajar Ari R, asal Kecamatan Kutorejo, danWindy Rahmawati, asal Kecamatan Ngoro, dinobatkan sebagai Gus dan Yuk Kabupaten Mojokerto 2019. Grand final pemilihan duta wisata Kabupaten Mojokerto Gus dan Yuk 2019 digelar di gedung pertemuan Setikes PPNI Bina Sehat,  Jalan Raya Jabon, Mojokerto, Sabtu (1/12).  Penobatan dan penyematan selempang pemenang, dilakukan Plt Bupati Mojokerto Pungkasiadi, bersamaWakil Ketua TP PKK Yayuk Pungkasiadi. Plt Bupati Mojokerto H Pungkasiadi yang hadir bersama forkopimda dalam sambutanya mengucapkan selamat kepada 15 finalis Gus dan Yuk Kabupaten Mojokerto tahun 2019. Ia berharap siapapun yang terpilih sebagai pemenang bisa menjadi duta wisata Kabupaten Mojokerto dan dapat mempromosikan wisata di daerahnya,” Saya berharap kedepan duta wisata  Gus dan Yuk bisa meningkatkan promosi wisata Kabupaten Mojokerto,” kata Plt Bupati Mojokerto H. Pungkasiadi. Ada dua arahan penting yang disampaikan Plt Bupati Pungkasiadi bagi para pemenang. Yakni selalu mawas diri membawa nama baik Kabupaten Mojokerto, serta terus belajar tentang budaya, sejarah, dan pariwisata Kabupaten Mojokerto. Hal ini karena para Gus dan Yuk, akan memikul tugas untuk mengenalkan pariwisata daerah. “Pelajari betul apa isinya (sejarah, budaya, wisata dan potensi) Kabupaten Mojokerto. Karena kalian akan mengenalkan dan mempromosikannya. Jaga nama baik daerah, harus pintar dan terus menjaga etika,” pesan Plt Bupati

FOTO: MEMORANDUM/ADV

FOTO: MEMORANDUM/WAN

Juga Hari Guru Nasional, HUT Ke-74 PGRI, dan HUT Ke- 48 Korpri

Plt Bupati Mojokerto Pungkasiadi bersama Gus dan Yuk 2019.

Kabid Pariwisata Sa’adilah (tengah) bersama para dewan juri.

Pungkasiadi. Sementara itu Kabid Pariwisata Kabupaten Mojokerto H.Sadillah mengungkapkan bahwa dalam pemilihan Gus danYuk tahun ini beda dengan tahun sebelumnya, yang mana tahun lalu peserta Gus dan Yuk mewakili siswa/siswi dari sekolah tapi tahun ini persertanya di ambil dari masing-masing wilayah di kecamatan di Kabupaten Mojokerto. “Tahun ini peserta Gus danYuk masing-masing mewakili kecamatan di Kabupaten Mojokerto,” ujarnya. Lebih lanjut disampaikannya, dalam penilaian peserta, panitia  mempercayakan tiga juri profesional yakni Yulis Lailati Ketua Harpi Melati, Era Fazira dari Raka Raki Jatim dan Danang Permadi dari dati paguyuban Gus Dan Yuk Mokokerto. Dalam penilaian peserta grand final tersebut tidak hanya dinilai dari prnampilan saja, namun juga pengetahuan dan public speaking. Sebelum grand final Sabtu malam lalu, seluruh finalis telah melalui proses seleksi cukup pan-

lah Gus Bintar Aji danYuk Febiana Dhimyati sebagai Wakil I Gus Yuk, Gus Fegi Prasetyo dan Yuk Putri Ryantasya sebagai Wakil II Gus Yuk, Gus Dwifani dan Yuk Givana sebagai Gus Yuk Inspiratif, Gus Zulfikar dan Yuk Yolanda sebagai Gus Yuk Bertalenta, Gus Agung dan Yuk Wanda sebagai Gus Yuk Persahabatan, serta Gus Firza dan Yuk Amalia sebagai Gus Yuk.

jang. Mereka juga wajib menjalani proses karantina dan pembekalan dasar, selama 28-30 November. Seluruh finalis menjalani tahapan seleksi, karantina, juga melakukan pawai perkenalan bertajuk The Great Panorama of Tanjungan pada 24 November lalu. Selain juara utama, berikut beberapa nama yang juga berjaya di ajang tahunan ini. Mereka ada-

“Diharap Gus dan Yuk Kabupaten Mojokerto tahun 2019 ini bisa mempromosikan pariwisata, kuliner dan juga budaya yang ada di Kabupaten Mojokerto melalui flog, medsos, dan isntagram. Agar bisa menarik minat wisatawan domestik maupun mancanegara untuk berkunjung ke Kabupaten Mojokerto,” pungkasnya. (adv/war/rif)


HUKUM & KRIMINAL

SENIN LEGI, 2 DESEMBER 2019 HALAMAN 7

WEBSITE: memorandum.co.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

KKAMIS KAM KA AMIS LEG LEGI, 29 AGUSTUS 2019

Aris Aldiansyah

Tak lama meninggalkan TKP, Putri masuk ke dalam kamar dan mendapati dua HP-nya raib. Spontan wanita ini curiga ke Aris, karena tidak ada orang lain yang bertamu di rumahnya. Putri lalu keluar dan mengejarnya. Hanya saja saat ditegur, Aris mengelak telah mencuri HP-nya. Untuk membuktikan itu, korban lalu menggeledah saku Aris, hingga HP itu ditemukan. Jengkel, Putri segera menghubungi polisi, dan kemudian Aris diamankan petugas di mapolsek. Di hadapan penyidik, Aris mengaku ingin punya HP tapi tidak punya uang untuk membelinya. Rencananya, HP tersebut akan dipakai sendiri. “HP tidak saya jual melainkan untuk dipakai sendiri,” aku Aris. (rio/nov)

FOTO: MEMORANDUM/FERRY

Surabaya, Memorandum Tukang pijat tradisional ditangkap polisi karena mencuri HP milik pelanggannya di Perumahan Griya Kebraon Utara III Blok AG. Perbuatan itu dilakukan Aris Aldiansyah (25), warga Jalan Bratang Gede I. Sebagai korban, Putri Novita Sari (33). Meski kenal dengan pelaku, korban merasa dongkol dan melaporkannya ke Polsek Karangppilang. Atas dasar itu petugas akhirnya menangkap Aris di lokasi berikut dua HP merek Samsung yang dicuri. Selanjutnya dia dibawa ke mapolsek dan langsung dijebloskan ke tahanan. “Ada dua unit HP yang dicuri tersangka, tapi hanya satu yang dibawa pulang untuk dipakai sendiri. Sedangkan HP satunya disembunyikan di bawah kursi,” kata Kapolsek Karangpilang Kompol Widjanarko, Minggu (1/12). Bermula Aris yang bertamu ke rumah korban dan menawarkan pijat, tapi korban tidak berkenan. Meski begitu, korban tetap mempersilahkan masuk karena jauh-jauh bertamu dari Bratang Gede. Bahkan, Aris diberi makan lalu ditinggal salat. Selain itu, Aris juga sering kali bertandang ke kawasan perumahan korban untuk memijat sehingga Putri sudah mengenalnya. Ternyata kesempatan itu dimanfaatkan Aris untuk mengobok-obok kamar korban, dan mencuri dua unit HP yang diletakkan di atas meja. Selanjutnya tersangka kembali ke ruang tamu seolah-olah tidak terjadi apa-apa. “Setelah korban menunaikan salat, tersangka pamit pulang,” ungkap Widjanarko.

FOTO: MEMORANDUM/OSKARIO

Tukang Pijat Embat HP Pelanggan Rachmat Slamet Santoso saat sidang di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya.

Guru Cabul Divonis 12 Tahun dan Dikebiri Surabaya, Memorandum Putusan 12 tahun penjara dan tiga tahun kebiri kimia terhadap Rachmat Slamet Santoso alias Memet (30), guru pramuka, akhirnya berkekuatan hukum tetap (inkracht). Ini setelah waktu seminggu pascavonis oleh ketua majelis hakim Dwi Winarko tidak digunakan banding oleh guru yang mencabuli 15 siswanya tersebut. “Yang bersangkutan (terdakwa) tidak menggunakan haknya untuk upaya hukum banding,” jelas Aspidum Kejati

Jatim Herry Ahmad Pribadi saat dikonfirmasi Memorandum, Minggu (1/12). Sebelumnya, jaksa penuntut umum (JPU) Sabetania Paembonan sudah menerima vonis tersebut meski lebih ringan dari tuntutan pidana 15 tahun penjara dan tiga tahun kebiri kimia. “Sudah mempunyai kekuatan hukum tetap,” tegas Herry. Lanjutnya, Memet sudah mulai menjalani masa hukuman yang dijatuhkan hakim sejak ditahan oleh polisi. Namun, Memet tidak langsung dikebiri. “Pelaksanaan hukuman pokoknya

selama 12 tahun penjara dulu, baru nanti hukuman tambahan (kebiri, red) dilaksanakan,” tambah Herry. Kini, Memet menjalani masa hukuman di Rutan Kelas I-A Surabaya di Medaeng. Selama menjalani proses hukum sampai sekarang, dia tidak didampingi pengacara. Meski demikian, Memet merasa keberatan jika dinyatakan mencabuli para siswanya. Dia mengakui atas rasa saling suka. Tapi karena para siswa masih anak-anak dan Memet dianggap dewasa, sepenuhnya kesalahan dibebankan kepadanya. (fer/nov)

Ruang Praktik SMKN 2 Dilahap Api kolah tersebut. Informasi yang dihimpun, peristiwa ini diketahui oleh satpam sekolah dan beberapa siswa yang sedang praktik sekitar pukul 16.15. Saat itu, satpam curiga dengan munculnya kepulan asap di belakang sekolah. Kemudian saksi menelusuri dan mengetahui api sudah membakar sebagian mobil yang digunakan praktik siswa. Selain itu, api juga menjalar ke plafon bangunan

Sambungan dari halaman 1

sekolah. Mengetahui kejadian ini satpam dan beberapa siswa langsung memadamkan api menggunakan peralatan dan air seadanya, dan menghubungi petugas pemadam kebakaran (damkar). Tak lama kemudian, delapan unit mobil damkar Surabaya mendatangi lokasi kejadian pada pukul 16.35. Petugas langsung menjebol plafon kelas

Pengendara Ojol Nyabu di Rumah Kos

agar api tidak merembet ke ruangan kelas lain. Api akhirnya berhasil dijinakkan sekitar pukul 17.11. “Yang terbakar hanya 10 persen yakni bagian pinggir ruang praktik otomotif,” kata Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Dedik Irianto. Menurut Dedik, kebakaran tersebut disebabkan dari sampah yang terbakar hingga menjalar ke pinggir ruang ke-

Sambungan dari halaman 1

Yogasyah Puspa Persada (36), yang sehari-hari bekerja sebagai pengendara ojek online (ojol). Saat ditangkap polisi, tersangka tidak sendiri melainkan bersama Agus Triono (30), temannya yang tinggal di Jalan Ngagel Timur V. Penggerebekan dilakukan oleh anggota Reskrim Polsek Kenjeran setelah mendapatkan informasi dari masyarakat. Bahwa di rumah Jalan Kedung Pengkol VI sedang berlangsung pesta sabu. Anggota kemudian menindaklanjutinya dengan melakukan penyelidikan di lokasi. Setelah memastikannya, anggota langsung menggerebeknya. “Kami mendapati Yogansha usai mengisap sabu di kamarnya,” kata Kanitreskrim Polsek Kenjeran Iptu Endri Subandrio, Minggu (1/12). Saat diinterogasi petugas, dia mengaku usai

nyabu bersama Agus. Tak menunggu lama, anggota lalu bergerak mengeler Yogasha ke rumah Agus dan berhasil meringkus di rumahnya tanpa perlawanan. Bersama barang buktinya, kedua pria pengguna sabu tersebut digiring ke Mapolsek Kenjeran dan dijebloskan ke tahanan. Di lokasi kejadian, polisi juga menyita barang bukti seperangkat alat isap SS; 1 buah pipit kaca yang terdapat sisa sabu seberat 2,40 gram; 2 buah klip plastik kecil bekas menyimpan sabu;1 sedotan plastik; 1 korek gas, dan 2 unit HP merek Xiomi. Di hadapan penyidik, Yogasha dan Agus mengaku nyabu hanya untuk menambah stamina. “Mengisap sabu hanya untuk menambah stamina saja biar kuat bekerja,” kata kedua tersangka di mapolsek. (rio/nov)

Satpam Tewas di Pos Penjagaan

Sambungan dari halaman 1

Rawasan VI. Kanitreskrim Polsek Tambaksari Iptu Didik Ariawan mengatakan, bahwa dari keterangan Zainul, awalnya korban dijemput oleh saksi untuk diajak pulang ke Lamongan Bersama-sama. “Korban dan saksi sudah janjian sehari sebelumnya untuk pulang bersama ke Lamongan karena ada acara keluarga,” kata Didik, Minggu (1/12). Namun, sesampai di pos penjagaan tempat korban bekerja, ternyata Rochmat sedang tertidur. Selanjutnya saksi mencoba membangunkannya tetapi tidak ada respons sama sekali. Karena khawatir terjadi sesuatu, akhirnya saksi memanggil warga setempat untuk mengecek

kondisi temannya. “Setelah dicek ternyata korban sudah meninggal. Selanjutnya warga memanggil dokter puskesmas dan menghubungi Polsek Tambaksari,” tutur Didik. Usai dicek oleh dokter, pihak berwajib memastikan bahwa tewasnya korban akibat serangan jantung. Tidak ditemukan tanda kekerasan di tubuh Rochmat. “Tewasnya korban diduga karena serangan jantung. Selain itu, menurut istrinya, korban juga menderita penyakit asam lambung,” imbuh Didik. Atas permintaan keluarga, jenazah korban tidak dibawa ke rumah sakit atau dilakukan proses autopsi, tapi langsung dibawa pulang ke rumah duka di Lamongan. (x-3/nov)

40 Anggota Satlantas Dapat Burger dan Pin kepada 40 anggota karena dianggap “pahlawan” dan berjasa bagi pengguna jalan. Kasatlantas Polres Pelabuhan Tanjung Perak AKP Ayip Rizal mengatakan, pembagian burger kepada anggota Satlantas Polres Pelabuhan Tanjung Perak ini karena dianggap telah banyak membantu masyarakat. “Anggota kami mendapat apresiasi karena ba-

Hanya Gosip Selebritis ini sedang mengandung buah hati yang pertama dari pernikahannya bersama Roger Danuarta. Kabar kehamilan tersebut muncul karena beberapa hal. Sementara itu, Cut Meyriska belum pernah mengonfirmasi kabar kehamilan tersebut. Yang terbaru saat ditemui dalam acara SCTV Awards 2019, lagi-lagi Cut Meyriska tidak memberikan jawaban pasti atas kabar baik tersebut. Cut Meyriska hanya meminta doa yang terbaik terkait gosip tersebut. “Amin didoain aja yang terbaik ya,” kata Cut Meyriska di kawasan Daan Mogot, Jakarta Barat, beberapa waktu lalu. Begitupun saat disinggung mengenai tubuhnya yang terlihat semakin berisi, Cut Meyriska mengelak dengan mengatakan bahwa dirinya hanya terlalu banyak makan. “Amin pokoknya didoain aja terus, pola makan aku sekarang lagi banyak banget karena

Sambungan dari halaman 1

nyak membantu masyarakat seperti pengaturan lalu lintas dan membantu warga menyeberang jalan,” kata Ayip Rizal. Apresiasi diberikan langsung oleh Julia, selaku Manajer Area Fast Food Burger Up Surabaya dan diterima oleh Kanit Turjawali Satlantas Polres Pelabuhan Tanjung Perak Iptu Sunarto. (rio/nov)

Sambungan dari halaman 1 lagi keluar kota mulu kan, kemarin ke Thailand terus keluar negeri juga terus beberapa kali makan mulu jadi keliatannya seperti ini,” imbuh Cut Meyriska. Sebelumnya Cut Meyriska sempat santer diisukan hamil lantaran Instagram Story dari seorang sahabatnya. Saat itu sahabat Cut Meyriska, Marcella Simon mengunggah momen romantis Cut Meyriska dan Roger Danuarta. Namun yang menarik perhatian adalah keterangan yang menyertai foto tersebut. Dalam keterangannya, Marcella Simon menanyakan kondisi kesehatan Cut Meyriska yang sempat mual-mual. “Soooo happy liat ini.. ud enakan @ cutratumeyriska? kalo masih mual, buru ke rs trs cek! You have to know before your flight back loh. Kok gue yg degdegan,” tulis Marcella Simon kala itu. (*/nov)

las praktik otomotif. Terpisah, Kanitreskrim Polsek Sawahan Iptu Ristitanto membenarkan kebakaran tersebut. Penyebab awal karena adanya bakar-bakar sampah lalu merambat ke ruang kelas, dan membakar beberapa mobil yang ada di area sekolah. “Yang terbakar awalnya sampah lalu merembet ke salah satu ruang kelas dan mobil,” kata Ristitanto. Di hari yang sama, kebakaran akibat korsleting listrik terjadi di Jalan Siwalankerto Timur Gang II B. Meski tidak ada korban jiwa, api melahap habis rumah tiga lantai berukuran 4 x 15 meter yang diketahui milik

Heru (50). Keterlambatan petugas pemadam kebakaran memadamkan api, disebabkan oleh terhalangnya sejumlah mobil damkar akibat terop di Jalan Kutisari Selatan. Selain itu, akses jalan ke lokasi juga sempit hingga memaksa petugas menggunakan selang panjang untuk menjangkau lokasi. “Beruntung atas kesigapan anggota, lebih dari 50 persen rumah bisa kami selamatkan. Yang terbakar ada tiga kamar tidur di lantai dua,” kata Kabid Pembinaan Operasional Dinas Pemadam Kebakaran Kota Surabaya Bambang Vistadi,

kemarin. Dijelaskan Bambang, kejadian sekitar pukul 14.45, setelah warga melaporkan melihat kepulan asap keluar dari jendela lantai dua. Saksi langsung berteriak ada kebakaran hingga didengar oleh warga lain termasuk pemilik rumah. “Berbekal laporan itu, kami kemudian mengerahkan sejumlah unit dari berbagai pos untuk mendatangi lokasi. Tadi ada 15 unit dengan dibantu dua mobil tangki dari Dinas Kebersihan Ruang Terbuka Hijau (DKRTH),” imbuh Bambang. Meski rumahnya sudah dinyatakan kondusif, hingga saat

Buron, Pencuri Motor Dibekuk Motor korban digondol di rumahnya di Jalan Kapasan I, pada awal Oktober lalu. Selama dua bulan tersebut, Hasbi diketahui bersembunyi di rumah saudaranya di Sampang, Madura. Dalam aksinya, pria yang sehari-hari bekerja sebagai kuli bangunan itu mencari sasaran dengan mengendarai motor bersama temannya yang saat ini ditetapkan sebagai daftar pencarian orang (DPO). Untuk melancarkan aksi, tersangka tidak lupa membawa kunci T. Setelah

Sambungan dari halaman 1 memperoleh sasaran, pelaku (DPO) yang berperan sebagai pemetik, beregegas turun. Sedangkan Hasbi, bertugas sebagai joki, mengawasi situasi sekitar. “Motor yang diincar saat itu Jupiter L 4430 QMI,” kata Kapolsek Simokerto Kompol Muljono, Minggu (1/12). Setelah merusak rumah kontak motor, pelaku lalu mendorong kendaraan korban ke pinggir jalan. Selanjutkan mereka kabur dengan mengendarai motor curian dan sarananya. “Merasa jadi korban pencurian

motor, esoknya, korban melaporkan peristiwa itu ke kami,” imbuh Muljono. Berbekal keterangan saksi dan petunjuk rekaman closed circuit television (CCTV), di lokasi, petugas bergerak cepat mencari keberadaan pelaku. Kebetulan saat proses pencarian, petugas mendapat informasi jika yang bersangkutan berada di rumah saudaranya. “Kami perintahkan anggota untuk meringkus tersangka di Sampang,” pungkas mantan Kapolsek Sukomanunggal itu. (fdn/nov)

Bacok dan Rampas Barang Korban Aksi terakhir pelaku ini membacok dan merampas barang berharga korbannya di Jalan Desa betek, Kecamatan Mojoagung. Tersangka, Indarto (35), asal Desa Munungkerep, Kecamatan Kabuh. Hanya saja, sehari-hari Indarto tinggal di Desa Mojoduwur, Kecamatan Mojowarno. Kasatreskrim Polres Jombang AKBP Ambuka Yudha Hardi Putra mengatakan, pelaku diringkus setelah ada laporan dari korban, Edi Yuli (50), warga Desa Wonorejo, Kecamatan Kencong, Kabupaten Jember. Saat itu, korban naik bus dari Surabaya turun di simpang empat Gambiran, Mojoagung. Selanjutnya Edi berjalan ke utara hingga sampai di samping Pabrik Volma. Tiba-tiba korban dibacok pelaku dengan

sebilah pedang. “Tersangka naik motor lalu berhenti dan membacok korban dari belakang hingga mengenai kepala kiri belakang,” ungkap Ambuka, Minggu (1/12) Selain melukai Edi, pelaku juga menodongkan pedangnya ke dadanya. Lantaran ketakutan, korban merelakan tas dan HPnya dirampas pelaku. Berhasil mendapatkan barang-barang tersebut, selekasnya Indarto kabur bersama motor sarananya. Lanjut Ambuka, terluka parah dan kehilangan tas serta HP, Edi kemudian melapor ke Polsek Mojoagung. Setelah dilakukan penyelidikan oleh petugas, pelaku akhirnya ditangkap di rumah mertuanya di Dusun Kauman, Desa Mojoduwur, Kecamatan Mojowarno. Indarto sempat ditembak kakinya ka-

Sambungan dari halaman 1 rena berusaha kabur. “Barang bukti yang diamankan adalah 1 unit HP Lenovo dan pedang yang dipakai untuk melukai korban,” kata Ambuka. Hasil pemeriksaan, diketahui bahwa pelaku merupakan residivis dan pernah ditangkap setelah melakukan aksi yang sama di kawasan Trowulan Mojokerto pada 2014 lalu. Di hadapan penyidik, Indarto mengaku sebelum menjalankan aksinya, lebih dulu keliling mengendarai motor sarananya. Setelah mendapat incaran, dia segera mendekati korban dan mengerjainya. “Agar korban tidak melawan, saya selalu membawa pedang sekadar menakuti. Kalau kepepet, korban terpaksa saya lukai,” ujar Indarto di mapolres. (wan/nov)

Ditanya Pernikahan, Sadar si Anak Sulung Berusia Kepala Tiga orang yang beriman dilarang mempraktikkannya, baik sendiri maupun melalui orang lain semisal dukun atau paranormal. Ternyata pembahasan guna-guna tadi didengar sebagian jemaah yang hendak meningaalkan masjid. Ketika sang ustaz sudah meninggalkan tempat, ada anggota majelis, sebut saja Jihan, bertanya kepada orang yang memertanyakan persoalan ini. “Siapa yang diguna-guna, Abah Yudi?” tanya Jihan. Yudi dengan ragu menyahut, “Anakku.” Jawaban ini memancing penasaran beberapa anggota majelis yang sudah bersiap-siap melangkahkan kaki akan pulang. Seperti dikomando, mereka menoleh bareng dan melongo sambil bersuara, “Anak Abah? Yang mana?” Rasa penasaran yang muncul bersamaan mendorong mereka kembali duduk dan mendiskusikan masalah ini. Yudi awalnya bingung, tapi akhirnya menjelaskan bahwa kecurigaan itu muncul pasca-Lebaran lalu. Waktu itu Yudi dan keluarga pulang kampung ke Banyuwangi. Dalam jagongan

ini pemilik rumah masih shock. Lantaran rumah yang selama ini ditinggali bersama keluarganya terbakar. Sementara itu, kebakaran juga terjadi di salah satu depot di Jalan Darmokali. Berbeda dengan sebelumnya, kali ini api yang menjalar dari depot milik Dina ini diakibatkan elpiji berukuran 12 kilogram yang ngebros. Akibat kejadian itu, satu karyawan yakni Andra mengalami luka bakar di lengannya. “Memang ada korban mengalami luka bakar tadi. Namun, sudah mendapatkan perawatan intensif dari tim kesehatan di lokasi kejadian,” pungkas Bambang. (rio/fdn/nov)

silaturahmi dengan keluarga besar, kakak Yudi, sebut saja Rachmad, menanyakan kapan sulung adiknya itu menikah. Pertanyaan ini sebenarnya wajar-wajar saja. Tapi bagi Yudi, hal itu dirasa seperti sebuah tamparan. Apalagi bagi putri sulungnya, Titik, yang sudah memasuki usia kepala tiga. Padahal, adiknya yang berselisih usia empat tahun sudah menikah dan memiliki satu anak. Status Titik ini sudah lama jadi perhatian keluarga. Sejak Titik dilangkahi adiknya menikah terlebih dulu. Saran keluarga waktu itu, sebaiknya Yudi meruwat Titik untuk memulihkan hak sebagai kakak yang dilanggar adik. Untuk membuang sial. Selain itu, Rachmad mengaku melihat ada sesuatu di tubuh Titik. Menurut sosok yang dikenal sebagai orang pintar ini, Titik diguna-guna mantan pacarnya yang kecewa karena rencana pernikahan mereka selalu diundur-undur. Sampai-sampai, dia kecewa dan menikah vs perempuan lain. Dikatakan, Titik akan selalu dijauhi pria. Mereka tidak bakal bisa nelihat segala kebaikan Titik, apa pun yang dilakukan

Sambungan dari halaman 1

gadis ini. Ada hijab yang dipasang untuk menutupi pandangan para pria tadi. Yudi bercerita bahwa dulu, sebelum adik Titik menikah, Titik dikenal sebagai gadis supel, grapyak, dan banyak kenalan, baik sesama perempuan maupun para jejaka. Tapi sejak adiknya menikah, temanteman Titik seperti melupakan gadis itu. Jarang ada yang bersilatrahmi ke rumah, walau untuk sekadar mampir. “Aku diyakinkan kakak bahwa anak saya itu diguna-guna karena sering mengeluh mimpi buruk dan tindihen. Kata ustaz juga, ini adalah tanda-tanda ada gangguan jin,” kata Yudi. (bersambung)

Pembaca yang punya kisah menarik dan ingin berbagi pengalaman, silakan menghubungi nomor telepon/WA 082131242288. Bisa secara lisan maupun tulisan. Kisah juga bisa dikirim melalui email yulisb42@gmail.com. Terima kasih


SERTIFIKA T

P ER S WAN DE

HUKUM & KRIMINAL WEBSITE: memorandum.co.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

SENIN LEGI, 2 DESEMBER 2019

HALA HALAMAN 8

Nenek Kedung Anyar Tewas di Kamar FOTO: MEMORANDUM/EDY WINARKO

Surabaya, Memorandum Tiga hari tidak menampakkan batang hidungnya, seorang nenek ditemukan tewas di kamar rumahnya, Jalan Kedung Anyar VI/4, Minggu (1/12). Identitas korban, Christine Febuwaty (63). Kasus penemuan mayat ini, kini masih dalam penyelidikan anggota Reskrim Polsek Sawahan. Dugaan sementara kematian korban karena sakit. Menurut keterangan Kasmirah (88), asisten rumah tangga (ART) yang bekerja di rumah korban, saat diinterogasi mengungkapkan, tidak berkomunikasi dengan Christine sejak Jumat (29/11). “Saya sempat curiga, dia berusaha mengetuk pintu kamar korban namun juga tidak ada jawaban dari dalam pada Sabtu (30/11),” kata Kasmirah. Takut terjadi apa-apa, Kasmirah lalu memberanikan diri bercerita kepada warga dan pengurus kampung tentang apa yang terjadi. Mendengar cerita Kasmira, kemudian pada Minggu (1/12) sekitar pukul 06.30, bersama-sama membuka paksa pintu kamar rumah kamar dan melihat kondisi korban sudah tak bernyawa. “Saya melihat korban dalam posisi miring dan badannya di atas kursi rias yang berada di samping tempat tidur,” tutur Adjin (48), Ketua RT 9/RW 12, Kedung Anyar VI kepada petugas. Kabar kematian korban oleh Adjin lalu diberitahukan kepada kerabatnya dan dilaporkan ke Mapolsek Sawahan. Usai diidentifikasi jenazah Christine dibawa ke Adi Jasa, Jalan Demak. Sementara itu, Kanitreskrim Polsek Sawahan Iptu Ristitanto membenarkan adanya penemuan mayat tersebut. Dari hasil identifikasi Tim Inafis Polrestabes surabaya tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. “Menurut keterangan kerabatnya, korban memiliki riwayat sakit,” kata Ristitanto. Terbukti dengan ditemukan obat-obatan di kamar korban, seperti lisinopril dihydrate, biocream, cinolon-N, amaryl M, atorvastatin 20, alinique, eyefresh, dydromellose dextran 70. (rio/fer)

Kapolres Jember AKBP Alfian Nurrizal SH SIK MHum menyambangi siswa dan guru di pinggiran kota.

Probolinggo, Memorandum Tugas kepolisian sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat terus ditunjukkan. Kali ini, aparat Polsek Mayangan, Polres Probolinggo Kota yang melaksanakan tugas tersebut. Pada pelaksanaan petik laut beberapa waktu lalu di Pelabuhan Pantai Mayangan, personel Polsek Mayangan turun memberikan pengamanan. Menurut Pasibinmas Polsek Mayangan Aiptu Gatot, aparat polsek membantu pengamanan giat masyarakat dalam ritual yang berlangsung tersebut. “Kami datang untuk memberikan pengamanan demi kelancaran dan suksesnya giat masyarakat. Alhamdulillah, dari awal sampai akhir acara berlangsung lancar,” terang Gatot.  Petik laut sekaligus festival perahu hias itu juga dihadiri Wali Kota Habib Hadi Zaainal Abidin. Keakraban wali kota dengan aparat sangat terlihat ketika mereka satu perahu dan foto bersama. (yd/fer)

Penganiayaan Balita Pacar Kembang

Polisi Periksa Keluarga Korban Surabaya, Memorandum Kepolisian terus menyelidiki dugaan penganiayaan terhadap balita berinisial JA (4), warga Jalan Pacar Kembang II. Kasus itu bermula ketika JA dibawa kedua orang tuanya ke IRD RSUD dr. Soetomo karena beberapa bagian tubuh JA terlihat menghitam yang diduga karena keracunan obat, pada Jumat (29/11) malam. Setelah mendapat pemeriksaan dokter, ternyata JA tidak mengalami keracunan obat. Melainkan, dokter menemukan fakta medis, jika ditubuh JA terdapat beberapa luka lebam hingga menghitam. Bahkan ketika diperiksa, JA sering mengigau dengan mengatakan “Ampun Budhe“. Ketika JA sedang dirawat, orang tuanya sempat ingin membawanya pulang. Namun, pihak dokter sudah terlebih dahulu berkoordinasi dengan pihak Polsek Gubeng. Awalnya kasus tersebut memang ditangani Polsek Gubeng, Namun, akhirnya diambil alih oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polrestabes Surabaya. Ketika dikofirmasi, Kanit PPA Satreskrim Polrestabes Surabaya AKP Ruth Yeni mengatakan, bahwa hingga kini, pihaknya telah meminta keterangan dari enam orang yamg terkait di dalam dugaan penganiayaan yang dialami balita tersebut. Enam orang yang dimintai keterangan yakni pelapor, dokter, korban, ibu kandung korban, paman, dan budhe korban. Mereka semua diperiksa satu per satu guna dimintai keterangan terkait dugaan kejadian tersebut. “Enam orang sudah kami mintai keterangan satu persatu atas kasus dugaan penganiayaan ini,” kata Ruth, Minggu (1/12). (x-3/fdn/fer)

Pasuruan, Memorandum Anggota Reskrim Polsek Lekok Polres Pasuruan Kota berhasil meringkus M Zainudin (25), warga Dusun Kampung Baru Barat, Desa Tambak Lekok, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan. Dari rumah tersangka yang merupakan penadah motor curian itu diamankan Honda CBR N 4034 WD. Kapolsek Lekok AKP Miftaful menyampaikan, pada Rabu (30/11) sekitar pukul 15.00, anggota Reskrim Polsek Lekok mendapat informasi bahwa di rumah tersangka ada motor yang diduga dari hasil kejahatan.  Setelah dilakukan penyelidikan, sekitar pukul 19.30, anggota Reskrim Polsek Lekok langsung mendatangi rumah Zainudin ternyata benar. Di rumahnya terdapat CBR, namun begitu anggota Reskrim Polsek Lekok masuk ke dalam rumah, ternyata saat itu Zainudin kabur, dan hanya ada istri tersangka yang ditemui. Selanjutnya, anggota Unit Reskrim menyita motor dari tangan

istri pelaku bernama Maimunah, dan diamankan di Mapolsek Lekok. Saat dicek fisik ke Samsat Polres Pasuruan Kota muncul identistas kendaraan yaitu 1 unit sepeda motor Honda CBR tahun 2014. No Pol N 4034 WD. Nomor rangka (noka) MHKC4110EK218573. Nomor mesin (nosin) KC41E1216679 atas nama Suroto, Kelurahan Krapyak Rejo, RT 04/RW 02, Kecamatan Gadingrejo, Kota Pasuruan. “Lalu anggota langsung jemput bola mendatangi ke alamat tersebut. Ternyata benar, pemilik motor menerangkan telah mengalami kejadian pencurian dengan ancaman kekerasan atau perampasan TKP nya di Desa Tidu, Kecamatan Pohjentrek, Kabupaten Pasuruan,” ujar Miftaful. Setelah dilakukan penyelidikan selama kurang lebih satu bulan, Zainudin akhirnya ditangkap pada Jumat (29/11) sekitar pukul 17.00. (*/rul/fer) 

FOTO: MEMORANDUM/RUL

Polsek Mayangan Amankan Petik Laut

Bekuk Penadah Motor Curian

Anggota Polsek Lekok mendampingi M Zainudin berikut barang bukti.

Pimpin Sertijab Wakapolres Bangkalan, Memorandum Kebijakan tour of duty jabatan kembali terjadi di lingkp perwira menengah (pamen) Polres Bangkalan. Kali ini, Wakapolres Kompol Hendy Kurniawan SSos masuk dalam mutasi tersebut. Pria berpenampilan low-profile kelahiran Surabaya itu, kini ketiban amanah memangku jabatan baru sebagai Wakapolres Pasuruan. Sedangkan mantan Kanit III Curanmor Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim Kompol Deky Her mansyah SH MH, ketiban sampur mengisi jabatanWakapol-

Kapolres Bangkalan AKBP Rama Samtama Putra SIK MH MSi menyematkan tanda jabatan kepada Wakapolres Bangkalan yang baru, Kompol Deky Hermansyah SH MH.

res Bangkalan. Serah terima jabatan (sertijab) dua pamen di lingkungan

Polres Bangkalan itu, dihelat Sabtu (30/11) dalam upacara di halaman mapolres. Kapolres Bangkalan AKBP Rama Samta-

ma Putra SIK MH MSi bertindak sebagai pembina upacara dalam momentum acara seremonial itu. Proses upacara sertijab berjalan tertib, lancar dan singkat. Seusai protap baku di lingkungan Polri. Prosesi acara diawali dengan penyematan tanda jabatan kepada Wakapolres yang baru Kompol Deky Hermansyah. Kemudian berlanjut pada pengambilan janji dan sumpah jabatan dan berujung pada penanda tanganan sertijab dan pakta integritas dan doa penutup. Disela-sela acara, Hendy Kurniawan didapuk untuk menyampaikan sekelumit sambutan perpisahan. ”Ketika saya dimutasi menjadi Wakapolres Bangkalan, kepada rekan-rekan sejawat saya sebelumnya, saya tak pernah menyebut dapat tugas di Bang-

kalan, Madura. Tetapi saya bilang bertugas di Surabaya Utara,” kenang Hendy. Alasannya simple saja. Kondisi Kabupaten Bangkalan, seperti Surabaya, tergolong padat penduduk. Volume keramaian dan tingkat kepadatan arus-lalu lintas, terutama pasca beroperasinya Jembatan Suramadu, juga tergolong padat. Sementara, Kapolres Bangkalan mengatakan bahwa kebijakan mutasi dan alih jabatan di lingkungan Polri adalah hal yang wajar dan logis terjadi. ”Istilahnya untuk penyegaran tugas. Begitu kira-kira. Juga untuk memberikan kesempatan untuk menimba pengalaman baru bagi para anggota dan perwira di lingkungan Polri,” kata Rama Samtama Putra. (ras/fer)

Bentangkan Bendera Merah Putih 300 Meter Pasuruan, Memorandum Polres Pasur uan n membentangkan bendera Merah Putih dalam bentuk aksi Cinta Papua di tiga titik lokasi yaitu Taman Dayu, Candi Jawi Prigen dan Yonkav 8/2 Tank Beji, an Kabupaten Pasuruan, Sabtu (30/11). Turut hadir dalam kegiatan itu, Kapolres Pasuruan AKBP Rofiq Ripto Himawan SIK SH MH, Danyonkav 8/2 Tank Letkol Kav Suntara Wisnu Budi Hidayanta, Kabagops Polres Pasuruan AKBP Subadar, Pasi Pers

Yonkav 8/2 Tank Beji Kapten Dedi Suharto David, peja jabat utama Polres Pasuruan, Kapolsek Prigen Iptu Slamet Wahyudi, 2 SST anggota Yonkav 8/2 Tank Beji, anggota Polres Pasuruan dan p polsek jajaran, anggo gota Banser Kabupaten Pasuruan, santriwan atau santriwati (anak Papua) Ponpes Al Ikhlas Singosari, dan warga Papua berdomisili di Pasuruan Raya. Rofiq menyampaikan, lokasi pertama di Taman Dayu Prigen dengan membentangkan bend-

FOTO: MEMORANDUM/RUL

Acara petik laut yang dihadiri Wali Kota Habib Hadi Zainal Abidin.

Petugas mengevakuasi jenazah Christine Febuwaty.

FOTO: MEMORANDUM/RAS

FOTO: MEMORANDUM/YUD

Jember, Memorandum Tida Tidak hanya melaksanakan tugas pokok memelihara keamanan, ketertiban, penegakan hukum, perlindungan, pen pengayoman, dan pelayanan, Polri jug harus dekat dengan masyarakat. juga Seperti yang dilakukan Kapolres J Jember AKBP Alfian Nurrizal SH SIK MHum yang memberikan dukungan di bidang pendidikan dalam hal proses belajar mengajar di SDN 03 Jamintoro, Kecamatan Sumberbaru. Dalam kunjungan itu, Alfian melihat kondisi bangunan ruang kelas dinding sekolah yang retak diduga karena bangunan tua dan atap sekolah yang rapuh terlihat terpasang dengan beberapa penyanggah. Kedatangan ke SDN 03 Jamintoro itu, Alfian ingin melihat dari dekat kondisi proses belajar mengajar, setelah mendapatkan laporan dari masyarakat. “Mengingat musim hujan sudah mulai turun melihat dinding dan atap sudah rapuh, agar tidak membahayakan jiwa siswa kami berikan bantuan dua unit tenda dinding untuk proses belajar mengajar siswa dan guru,”kata Alfian, Sabtu (30/11). Dalam kesempatan itu hadir muspika yakni Kapolsek Sumberbaru AKP Subagio bersama danramil, Camat Sumberbaru, Kepala SDN Jamintoro 3 Dimyati, guru dan murid, serta Kades Jamintoro Shoheb. Sebelum meninggalkan lokasi yang berjarak 45 kilometer dari kota, Alfian memberikan semangat dan berbincang-bincang dengan kepala sekolah serta para tamu yang hadir. Selain itu, mantan Kapolres Probolinggo Kota itu membagikan uang saku kepada murid dan guru. (edy/fer)

FOTO: MEMORANDUM/OSKARIO

Bantu Tenda Dinding Sekolah

Kapolres Pasuruan AKBP Rofiq Ripto Himawan SIK SH MH foto bersama sebelum membentangkan bendera Merah Putih.

era Merah Putih sepanjang 300 meter yang diikuti TNİ-Polri, Banser, warga Papua dan santri (anak Papua) Ponpes Al Ikhlas Singosari, yang berjalan mulai dari simpang ketan ireng (dekat

kolam bola) pos sekuriti Taman Dayu Pandaan. “Lokasi kedua membentangkan bendera Merah Putih di Candi Jawi Prigen dengan formasi mengelilingi Candi Jawi.

Serta deklarasi dengan tema Saya Indonesia, Kita semua Bersaudara, NKRI harga mati dan lokasi ketiga, di Yonkav 8/2 Tank Beji dengan formasi paru lembing,” jelas Rofiq. (*/rul/fer)


KOTA SURABAYA Pemilihan Ketua RW 03 Banjar Melati Tabrak Perwali SENIN LEGI, 2 DESEMBER 2019 HALAMAN 9

WEBSITE: memorandum.co.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

Surabaya, Memorandum Pemilihan ketua RW 03 Banjar Melati, Kelurahan Jeruk, Kecamatan Lakarsantri, Minggu (1/12), tergolong unik. Warga secara langsung memilih calon seperti pada Pilpres 2019. Peraturan wali kota (perwali) yang menjadi acuan pemilihan pun ditabrak, demi alasan kerukunan warga. Pada pemilihan tersebut, petugas menyediakan tempat pemungutan suara (TPS) yang menjadi wadah masyarakat untuk menyalurkan suaranya. Selain itu petugas juga berseragam batik. Warga juga diminta datang ke TPS untuk menyalurkan suaranya mulai pukul 07.00 hingga 13.00. Usai pemungutan suara petugas juga melakukan penghitungan surat suara. Tak hanya itu, warga yang sudah mencoblos juga dibubuhi tanda tinta di jarinya. Namun pemilihan ketua RW 03 Banjar Melati yang dilakukan secara langsung dengan mengundang 2.500 warga dari enam RT, diduga melanggar Perwali Nomor 29 Tahun 2019 tentang tata cara pemilihan ketua RT, RW, dan LPMK. Ketua panitia pemilihan RW Apong Susanto, mengatakan, pemungutan suara secara terbuka untuk memilih ketua RW seperti ini sudah berjalan lima periode dilakukan di lingkungan RW 03 Banjar Melati, Kelurahan Jeruk. Bahkan, sebelumnya, panitia juga melakukan sosialisasi terkait mekanisme pemilihan hingga penyampaian visi dan misi calon ketua RW melalui alat peraga. “Pemilihan secara langsung ini adalah yang ke lima kali di RW 03. Lebih kurang 2.500 warga dari enam RT terlibat dalam pesta demokrasi di lingkungan RW 03 Banjar Melati. Untuk itu, kita gelar proses pemilihan layaknya pemilu ini, terlepas siapapun ketua RW yang terpilih,” ungkap dia. Terkait pemilihan ketua RW 03 Banjar Melati yang tidak sesuai Perwali Nomor 29 Tahun 2019, Apong tak membantah. Yang penting, calon ketua RW 03 dikenal masyarakat dengan baik, bersosial, tidak punya catatan buruk tindak pidana.

Perwali 29/2019 tentang Pemilihan Pengurus LPMK, Pengurus RW dan Pengurus RT, Bagian Keempat Prosedur Pemilihan Ketua RW, pada Pasal 15 (1) Pelaksanakan pemilihan ketua RW dilakukan dengan prosedur sebagai berikut: (D) Apabila dalam suatu pelaksanaan pemilihan Ketua RW tidak dihadiri 3/4 (tiga perempat) dari jumlah Ketua RT di wilayah RW setempat, maka pemilihan Ketua RW tidak dapat dilanjutkan dan Ketua Panitia Pemilihan Ketua RW segera membuat jadwal untuk pelaksanaan pemilihan berikutnya; FOTO: MEMORANDUM/WAHYU

“Selain itu, panitia pemilihan ketua RW 03 memang tidak mempersoalkan ijazah terakhir lulusan sekolah calon. Karena pada periode yang lama pernah ricuh. Ya, Paling tidak kita mengambil kriteria kandidat bisa membaca menulis baik, bisa berbahasa Indonesia baik dan lancar,” ungkap dia. Yang terpenting, lanjut Apong, proses pemilihan ini atas kehendak warga. Tujuannya, demi menjaga kerukunan di lingkungan RW 03. Apong menjelaskan, panitia pemilihan ketua RW 03 Banjar Melati melibatkan 15 personel dari pengurus RT dan RW. Ditanya soal biaya pemilihan? Apong menjelaskan, pemilihan ketua RW 03 yang bernuansa pemilu ini menghabiskan biaya Rp 3 juta. Dana tersebut diambilkan dari kas RW 03 Banjar Melati. “Ya, kami berharap proses pemilihan ketua RW 03 lancar  Bersambung ke halaman 10 

Panitia menyambut warga yang akan memberikan suara secara langsung dan proses pemungutan suara (inset).

Menang, Zainul Diarak Keliling Kampung Tambak Asri

FOTO: MEMORANDUM/ALFIN

Setelah terpilih, M Zainul diarak keliling kampung.

CALON petahanan M Zainul Abidin akhirnya terpilih kembali menjadi ketua RW 06 Tambak Asri, Kelurahan Morokrembangan, Kecamatan Krembangan. Zainul mendapatkan 28 suara dari 36 RT yang mengikuti pemilihan di Balai RW 06 Tambak Asri, Minggu (1/12) siang. Zainul mengalahkan pesaingnya, Agus Suhadjito yang hanya memperoleh delapan suara dan Suparto tak dapat satu suara pun (nihil). Bagi sebagian besar warga, pemilihan ketua RW masih dianggap sebagai rutinitas yang membosankan, tak menarik,

dan membuang-buang waktu. Namun tidak demikian bagi warga RW 06 Tambak Asri ini. Spektakulernya, pemenang pemilihan ketua RW diarak keliling kampung menggunakan sepeda gerobak, sehingga menarik perhatian puluhan warga setempat. Mereka berkumpul di tepi jalan sembari mengucapkan selamat kepada ketua RW terpilih yakni M Zainul Abidin. Zainul mengatakan,akan melaksanakan program-program yang saat ini berjalan. Dia juga akan menjadikan RW 06 Tambak Asri menjadi

lebih baik lagi dan akan bekerja optimal demi kesejahteraan masyarakat. “Salah satu harapan kita bersama, ke depan Tambak Asri RW 06 akan lebih baik,” kata Zainul. Perlu diketahui M Zainul merupakan petahana. Mulai 2010 menjabat sebagai sekretaris I selama tiga tahun. Pada 2014 hingga 2016 menjabat wakil ketua I, dan 2016 hingga 2019 masih menjabat ketua RW 06 Tambak Asri. Sementara rivalnya, Suhadjito dan Suparto belum pernah menjabat sebagai pengurus RW 06. (alf/dhi)

Pangkalan Direlokasi ke Dalam Eks Penjara Koblen

Orderan Sepi, Sopir Truk Sewaan Menjerit Surabaya, Memorandum Puluhan sopir truk sewaan mengeluh karena pangkalan di Jalan Pirngadi yang dinilai strategis direlokasi ke tempat baru, yakni di dalam eks penjara Koblen. Ini tentu akan berpengaruh terhadap pendapatan mereka. Relokasi pangkalan truk sewaan ini dilakukan karena Badan Pertanahan Nasional (BPN) akan melakukan pengukuran lahan seluas 38.000 meter persegi untuk pengurusan sertifikat aset milik PT Dwi Budi Wijaya. Lahan di belakang eks penjara Koblen tersebut akan dipasang pagar seng. Akibatnya, lebih kurang 22 truk sewaan yang biasa mangkal di Jalan Pirngadi terancam akan direlokasi. Bahkan, pihak PT Dwi Budi Wijaya sudah menandai dengan menancapkan sejumlah tiang pembatas di sepanjang jalan.  Bersambung ke halaman 10 

GRAFIS/AZIZ

Tergerus Medsos, P3I Akui Omzet Iklan Turun 20 Persen

Soeprayitno

KPU Rekrut Puluhan Ribu Petugas untuk Pilwali 2020 Surabaya, Memorandum Untuk pelaksanaan Pilwali Surabaya 2020, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Surabaya bakal merekrut puluhan ribu petugas pemilihan dan pemungutan suara mulai 15 Januari hingga 14 Februari 2020. Namun, pelamar harus menyertakan surat keterangan sehat dari dokter. Rinciannya, anggota panitia pemilihan kecamatan (PPK) di 31 wilayah 115 orang, panitia pemungutan suara (PPS) di 154 kelurahan 462 orang, dan kelompok panitia pemungutan suara (KPPS) untuk 4.121 tempat pemungutan suara (TPS) 30.289 orang. Jadwal tahapan pembentukan  Bersambung ke halaman 10 

Surabaya, Memorandum Sarana promosi sekarang bergeser ke dunia digital, terutama penggunaan media sosial (medsos). Hal ini berdampak terhadap berkurangnya produsen mempromosikan produknya lewat pemasangan reklame di luar ruangan. Wakil Ketua Bidang Reklame Luar  Bersambung ke halaman 10  Papan reklame yang tidak ada materi iklannya.

FOTO: ISTIMEWA

Rumah pompa siap menghadapi musim hujan.

AnƟsipasi Ancaman Banjir

Pemkot Tingkatkan Kapasitas Rumah Pompa Surabaya, Memorandum Memasuki musim hujan, Pemkot Surabaya sudah mengantisipasi ancaman banjir. Caranya, menambah rumah pompa sekaligus meningkatkan kapasitasnya. Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengatakan, pemkot siap mengoperasikan 70 rumah pompa ketika terjadi hujan lebat. Rata-rata kapasitas pompa mencapai tiga meter kubik per detik. “Sekarang ini paling sedikit kapasitasnya tiga meter kubik per detik.Pompa yang lama satu setengah atau dua, kita ganti dengan kapasitas tiga meter kubik,”urai Risma. Rumah pompa tersebut,

lanjut dia, tersebar di semua titik rawan genangan dan semua saluran air di Surabaya. Bahkan, di Kelurahan Sumberrejo kini sedang tahap pembangunan rumah pompa. Selain itu, pemkot juga menyediakan genset di rumah pompa. Ketika listrik padam, maka pompa air masih bisa beroperasi. Risma menegaskan, pihaknya mempersiapkan semua itu untuk meminimalisasi banjir. “Saya tidak mau sombong terkait upaya menekan banjir. Dinas PU Bina Marga dan Pematusan Surabaya juga terus mengeruk dan melebarkan saluran,” kata dia.  Bersambung ke halaman 10 

FOTO: MEMORANDUM/M SYAIFUDIN

Ibu Bayi Pengidap Hidrosefalus Inginkan Kesembuhan sang Anak dan Rusun Kisah pilu dialami Dina Oktavia. Perempuan berusia 21 tahun ini harus merawat putra pertamanya berusia 5 bulan yang di diagnosa mengidap penyakit hidrosefalus. Dina sapaan akrabnya, tinggal bersama ibu dan bayinya yang bernama Muhammad Pandhu Firmansyah di Jalan Jojoran Stal 5B, RT 05/RW 08 Kelurahan Airlangga, Kecamatan Gubeng. Muhammad Arif Alfiansyah

FOTO: MEMORANDUM/ALFIN

Dina Oktavia (21) menggendong Muhammad Pandhu Firmansyah (5 bulan) di rumah tinggal mereka di Jojoran Stal 5B, RT 05/RW 08 Kelurahan Airlangga, Kecamatan Gubeng.

DI RUMAH kontrakan berukuran 2 x 6 meter ini kondisinya memperhatinkan. Dinding rumah yang berbahan papan kayu ini banyak yang berlubang. Hewan mamalia berupa tikus pun biasa keluar masuk di tempat tinggalnya.

Bahkan di kala musim hujan, dia harus kebingungan lantaran atap dan bilik kayu rumahnya bocor. Sehingga air pun masuk hingga ke lantai rumah tanpa keramik ini. “Perbulan Rp 500 ribu untuk sewa rumah petak ini. Bahkan saat

hujan turun, ya banjir lantainya karena atapnya ada yang bocor,” ujar Dina sambil menunjukkan bagian atap yang bocor, Minggu (1/12) kemarin siang. Pandhu, demikian nama akrab anak pertama Dina. Diketahui Pandhu baru saja menjalani operasi pemasangan selang untuk saluran cairan di kepalanya di Rumah Sakit Umum (RSU) dr Soetomo Surabaya. Selain di diagnosa mengidap penyakit hidrosefalus, Pandhu juga mengalami kelainan atau kerusakan pada wajah, mulai di bagian bibir, hidung, dan kedua matanya.  Bersambung ke halaman 10 


KOTA SURABAYA WEBSITE: memorandum.co.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

SENIN LEGI, 2 DESEMBER 2019 HALAMAN 10

Ludruk Meriahkan Bersih Desa Pagesangan Surabaya, Memorandum Sebagai bentuk rasa syukur, melestarikan budaya bangsa, dan menjalin silaturahmi serta memupuk rasa gotong royong, warga Pagesangan menggelar bersih desa. Rangkaian acara yang dikemas dalam kegiatan Pagesangan Bersyukur ini juga menampilkan kesenian ludruk yang digelar di depan lapangan fultsal Pagesangan, Sabtu (30/11) malam. Lurah Pagesangan Eni Jekti mengatakan, kegiatan Pagesangan Bersyukur ini merupakan wujud ungkapan rasa syukur kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rezekinya, teru-

tama kepada warga Kelurahan Pagesangan. “Semoga dengan diadakannya kegiatan ini dapat membawa berkah bagi kita semua dan membuat wilayah kita sema-

POLISI MENYAPA

kin semangat untuk menjaga lingkungan, serta memajukan perkembangan wilayah Kelurahan Pagesangan. Terutama dalam hal kebersihan dan peduli lingkungan,” kata dia. Selain itu, lanjut Eni Jekti, untuk ke depannya peran generasi muda Pagesangan sangat diharapkan untuk ikut menyumbangkan aspirasi dan kemampuannya membangun wilayah Pagesangan menjadi kelurahan teladan bagi yang lainnya. “Diharapkan para gen-

erasi muda ini bisa ikut andil dalam pembangunan, khususnya di Pagesangan,” lanjut lurah perempuan yang murah senyum ini. Terpisah, Ketua LPMK Pagesangan Bambang Sugeng mengatakan, kegiatan yang digelar selama dua hari itu diawali dengan Maulid Diba’ oleh Majelis Sholawat Noto Ati, pembacaan doa dan ceramah agama di Kantor Kelurahan Pagesangan, dan puncaknya pentas kesenian ludruk budaya

Pagesangan. “Sebagai bentuk rasa syukur dan uri-uri budaya serta mengingat para pejuang dan leluhur kita. Puncaknya penampilan kesenian dari potensi warga setempat yakni Ludruk yang sebagian besar pemainnya merupakan warga sekitar,” kata pria berkumis tipis ini. Hal ini untuk menjaga kelestarian seni budaya bangsa dan memperkenalkannya kesenian khas Jatim kepada generasi selanjutnya. (lis/dhi)

FOTO: MEMORANDUM/MUCHLIS

Para pemain ludruk bersama lurah (duduk) dalam acara Pagesangan Bersyukur.

Pemilihan Ketua RW 03 Banjar Melati Tabrak Perwali

PEMBACA harian pagi MEMORANDUM yang budiman dimana pun berada, kami menyediakan berbagai rubrik tanya jawab atau konsultasi soal Polisi Menyapa, Obat Tradisional, Kesehatan Mata, Spiritual Agama Islam serta Narkoba secara gratis. Cukup mengirim pertanyaan lewat email: memorandumredaksi@gmail.com, SMS/Whatsapp: 081216517867. Anda akan mendapat jawaban. Semoga rubrik ini bermanfaat bagi kita semua. Aamiin.

Telat Ambil Tilang Tanya: Yang ingin saya tanyakan jika jadwal sidang tilang sudah terlewat maka harus mengambil STNK dimana? Terima kasih sebelumnya. Eka Adli Ramadan, warga Surabaya Jawab: Terima kasih atas pertanyaannya. Pengambilan barang bukti tilang berupa STNK maupun SIM bisa dilaksanakan di Kejaksaan Negeri Surabaya Jalan Kombespol Sandi Nugroho SIK SH MHum Raya Sukomanunggal Surabaya atau Kejaksaan Kapolrestabes Surabaya Negeri Tanjung Perak di Jalan Kemayoran Baru 1, Surabaya. Untuk pengambilan pada waktu yang ditentukan di bukti sesuai jadwal sidang tilang atau setelahnya. Tidak ada denda tilang. (*/fer)

FOTO: ISTIMEWA

Serma Ermanto berdialog dengan warga di warung kopi.

Saling Tukar Informasi Wujudkan Kenyamanan Surabaya, Memorandum Meski hari libur, namun tugas seorang babinsa untuk tetap memantau wilayahnya terus berjalan. Seperti yang dilakukan Serma Ermanto, Babinsa Koramil Semampir yang blusukan kampung di wilayah Kelurahan Ujung, Minggu (1/12). “Selain patroli, kami juga memberikan imbauan kapada masyarakat. Salah satunya agar terus memberikan informasi ketika ada hal yang meresahkan,” ujar Ermanto. Dengan cepatnya informasi yang masuk, masih menurut Ermanto, sehingga pihaknya bisa segera melakukan deteksi dan cegah dini. “Sehingga kami bisa berkoordinasi dengan instansi terkait untuk penyelesaiannya,” imbuh dia. Saling bertukar informasi ini, ditambahkan Ermanto, akan terwujud wilayah yang aman. “Tentu saja masyarakat akan merasa nyaman,” pungkas anggota Danramil Semampir Mayor Inf Sumarsono ini. (tyo/lis)

dan tidak ada pemilihan ulang lagi. Meski perolehan suara dari kedua kandidat berbeda tipis, meski selisih satu suara pun. Ya, yang menang yang unggul selisih satu suara itu,”terang dia. Setelah dilakukan pemilihan dan penghitungan surat suara secara terbuka, akhirnya M Ali Nasrukin terpilih kembali menjadi Ketua RW 03 Banjar Melati periode 2019-2021. M Ali Nasrukin memperoleh 653 suara, unggul atas pesaingnya nomor urut 1 Sukedi yang mendulang 246 suara. Sementara suara tidak sah ada delapan. Siswanto, warga RT 05 mengaku, proses pemilihan ket-

ua RW 03 secara langsung oleh warga itu sangat bagus. “Inilah pilihan kita, wakil kita, bagi kita, untuk kita, dan semuanya terbuka,”kata dia.. Siswanto berharap kepada kandidat terpilih dapat memajukan pembangunan dan pelayanan pelayanan terhadap warga lebih baik dan terbuka.“Saya berharap ketua RT, RW yang baru ini pelayanannya kepada warga lebih bagus,” ungkap Siswanto. Sementara tokoh masyarakat Banjar Melati Hari Santoso menjelaskan, kalau masyarakat dipaksakan memakai sistem sesuai perwali akan ada

Orderan Sepi, Sopir Truk Sewaan Menjerit Sujiantono, salah seorang perwakilan sopir truk sewaan, meminta pemilik eks penjara Koblen tidak menggusur pangkalan truk di Jalan Pirngadi yang sudah mereka tempati lebih kurang tujuh tahun silam. “Saya berharap pangkalan truk di jalan ini jangan di relokasi ke dalam eks penjara Koblen. Sebab, kalau dipindah jelas berdampak terhadap pendapatan sopir-sopir truk sewaan di sini. Apalagi memasuki November-Desember ini usaha jasa angkutan mengalami paceklik,” kata Sujiantono didampingi Suryadi kepada Memorandum, kemarin. Su j i a n t o n o m e n g a k u , dampak relokasi pangkalan puluhan truk di Jalan Pirngadi ini karena pihak PT Dwi Budi Wijaya berencana mengurus sertifikat lahan tersebut. Bahkan, lahannya akan ditutup pagar pembatas. “Saya minta

sementara di pangkalan sini dulu hingga pembuatan pagar pembatasnya selesai, sebelum masuk ke dalam.Ya, hitunghitung sambil menunggu orderan datang,lumayan buat memenuhi kebutuhan keluarga,”terang dia. Sujiantono menjelaskan, usaha jasa angkutan saat ini kian terpuruk. Bahkan, lambat laun jasa angkutan di Jalan Pirngadi sudah tersaingi usaha go box aplikasi online. Belum lagi ditambah beban sewa bulanan sebesar Rp 3 juta di kawasan Eks penjara Koblen. “Dalam sebulan orderan yang masuk bisa dihitung dengan jari, rata-rata seminggu baru mendapatkan satu dua kali order saja itu sudah bagus. Apalagi kita bergantian, sebab di sini yang mangkal sekitar 20 truk,” ungkap dia. Lebih jauh Sujiantono mengaku, jika harga sewa bula-

KPU Rekrut Puluhan Ribu... badan ad hoc tersebut sesuai Surat Keputusan Komisi Pemilihan Umum (SK KPU) Surabaya Nomor: 379/PP.01.2Kpt/3578/KPU-Kot/XI/2019 sebagai perubahan atas SK KPU Kota Surabaya Nomor: 330/HK.03-Kpt/3578/KPUKot/IX/2019 tentang Pedoman Teknis Tahapan, Program dan Jadwal Penyelenggaraan Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Surabaya Tahun 2020. “SK tersebut sebagai turunan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 16/2019 sebagai perubahan PKPU Nomor 15/2019 tentang Pedoman Teknis Tahapan, Program dan Jadwal Penyelenggaraan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Wali Kota dan Wakil Wali Kota,” beber Soeprayitno, selaku Divisi Hukum dan Pengawasan

KPU Surabaya, Minggu (1/12). Disinggung soal pileg dan pilpres 2019 lalu yang banyak petugas pemungutan suara yang sakit dan meninggal dunia, Soeprayitno mengatakan, mereka yang mau mendaftar sebagai petugas pemungutan atau badan adhoc ini harus menyerahkan surat keterangan sehat dari dokter. Tujuannya agar diketahui kondisi kesehatan mereka. “Apakah nanti juga dilakukan tes kesehatan lagi kepada calon petugas, kami terus berkoordinasi,” tegas dia. Sementara itu Subairi, selaku Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih dan Partisipasi Masyarakat KPU Surabaya mempertegas untuk mereka yang mau mendaftar selain tidak boleh masuk tim sukses atau orang partai, mereka juga

gesekan-gesekan terhadap pencalonan. Karena di situ ada klausul kandidat ini harus bukan anggota partai politik. “Kalau bukan anggota politik, panitia akan kesulitan mencari kandidat.Ternyata perwali di mana-mana jarang digunakan secara betul oleh masyarakat. Bahkan, cenderung diabaikan.Nah, dari pada ribet-ribet, akhirnya panitia mengembalikan kepada masyarakat,”tegas dia. Perwali Nomor 29 Tahun 2019 tentang tata cara pemilihan ketua RT, RW, dan LPMK tidak ada sanksi yang kuat.“Demi menjaga kerukunan mas-

Sambungan dari halaman 9 nan pangkalan truk di eks penjara Koblen dinaikkan PT Dwi Budi Wijaya paguyuban mau menerimanya. Tapi yang terjadi pemilik lahan tetap merelokasi ke dalam eks penjara Koblen. “Tapi saya minta syarat. Yakni, beberapa kendaraan dapat parkir di luar secara oplosan. Ini untuk mendapatkan orderan dari pelanggan. Jika truk ditaruh di dalam semua, maka warga tidak tahu keberadaan kita,”jelas dia. Keamanan Eks penjara Koblen Mathudi membenarkan, pangkalan truk sewaan di Jalan Pirngadi segera dipindah ke halaman eks penjara Koblen. “Ya, tentunya relokasi pangkalan truk di jalan itu tidak serta merta. Namun, mereka mengusulkan ada beberapa truk mangkal diperbolehkan mangkal di depan.Ini sesuai kesepakatan dengan pimpinan kemarin,” jelas Mathudi. (why/dhi)

Sambungan dari halaman 9 harus menyerahkan surat keterangan sehat dari dokter. “Saya rasa surat keterangan sehat dari dokter itu sudah cukup untuk mengetahui kesehatan mereka.Kalau memang nanti ada pembaharuan maka kami akan menunggu PKPU,” kata dia. Mantan wartawan ini menjelaskan, beban kerja petugas dalam pilwali nanti tidak seberat pada pelaksanaan pileg dan pilpres serentak. Sebab, pilwali ini hanya pemilihan wali kota. Sedangkan dalam pemilu lalu petugas harus lembur karena pemilihannya meliputi DPD, DPRD provinsi, DPRD kabupaten/kota, dan presiden. “Nanti kami simulasikan berapa jam pencoblosan hingga penghitungan suara dalam pilwali. Yang pasti beban kerjanya lebih ringan dibandingkan pemilu,” beber dia. (udi/dhi)

Sambungan dari halaman 9 yarakat, yang penting keinginan masyarakat. Siapa pun pemimpinnya yang menentukan masyarakat. Yang penting, pemilihan lancar dan tak ada kericuhan,” tutur Hari. Kearifan Lokal Sementara Kabag Pemerintahan dan Otoda Kota Surabaya Kanti Budiarti mengatakan, mekanisme pemilihan ketua RW itu bisa berdasarkan kesepakatan bersama antara warga dengan panitia tiga. Ketika itu sudah disepakati bersama, maka bisa dilaksanakan. “Memang berdasarkan Perwali 29/2019 yang berhak memilih ketua RW adalah ketua RT.

Pemkot Tingkatkan... Sementara satgas Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Pematusan (DPUBMP) Kota Surabaya mengeruk saluran air yang mengalami pendangkalan. Kepala Bidang Pematusan, Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Pematusan (DPUBMP) Kota Surabaya, Syamsul Hariadi mengungkapkan, pihaknya terus melakukan pengerukan.

Tergerus Medsos... Ruang Persatuan Perusahaan Periklanan Indonesia (P3I) Jatim Bidot Suhariyadi mengatakan, sejak 2017 terjadi penurunan pemasangan iklan pada reklame luar ruangan. Ini akibat adanya pemangkasan anggaran dari produsen atau klien. Selain itu, karena ada alternatif pemasangan iklan yang murah meriah, bahkan gratis, yaitu lewat media sosial dan internet. Parahnya, kondisi perekonomian juga kurang bagus. Dampaknya, banyak produsen yang memangkas biaya iklan di luar ruangan. “Sebagai gantinya mereka memasang iklan di internet, dan juga media sosial yang murah meriah,”kata dia. Kondisi ini menyebabkan penurunan omzet iklan. Bidot menyebutkan penurunan itu sampai 20 persen. Artinya jika ada perusahaan yang memiliki 100 titik, maka yang terisi sekitar 80 titik. Meski tidak terisi reklame, Bidot menyatakan perusahaan periklanan tetap harus membayar pajak reklame selama setahun. Sebab, pajak itu dibayar di depan kepada Pemkot Surabaya. Katakan ukuran reklame 5 x 10 meter yang berada di pinggiran kota, maka pajaknya sebesar Rp 54 juta. Jika berada di pusat kota dan jalan protokol. maka pajaknya sampai Rp 100 juta. Dengan reklame kosong ini

Ibu Bayi Pengidap Hidrosefalus Inginkan Kesembuhan sang Anak dan Rusun Dengan kondisi seperti ini, Pandhu otomatis tidak bisa menggunakan alat bantu (dot) untuk minum susu formula. Bahkan, untuk minum air susu ibu (ASI) pun, Pandhu tidak bisa. Sehingga, harus disuapi sedikit demi sedikit dengan memakai sendok. Dina juga menceritakan, saat menginjak 5 bulan usia kehamilan, pernah dua kali digigit tikus di bagian kakinya. Bahkan sampai berdarah. Sempat

Komisaris: Mangestuti Agil Direktur: Choirul Shodiq Pemimpin Perusahaan: Yoyok Khayatullah Konsultan Hukum: Noer Fattah Syafi’i

diperiksakan ke dokter, hanya diberi obat oles luar saja. “Di rumah memang banyak tikusnya,” cerita Dina yang ditinggal suaminya sejak sebulan lalu. Nah, gara-gara digigit tikus inilah saat hamil, kemungkinan besar penyebab bayinya lahir dengan kondisi seperti ini. Karena selama masa hamil, Dina mengaku tidak pernah meminum obat-obatan saat sakit atau mengkonsumsi makanan seperti seafood atau

ikan bakar berlebihan. Bahkan saat hamil, Dina pun tidak pernah ngidam yang aneh-aneh. “Kata dokter yang pernah memeriksa saya serta Pandhu, demikian. Ya, mungkin ini sudah menjadi takdir saya dan Pandhu,” kata Dina pasrah yang saat itu menitikkan air mata. Kini, anak terakhir dari lima bersaudara ini hanya berharap agar Pandhu anaknya bisa sembuh. Menurut jadwal, operasi selanjutnya yakni op-

erasi plastik akan dilakukan sekitar 2-3 bulan ke depan. Sambil menunggu jadwal operasi selanjutnya, Pandhu juga harus rutin kontrol. Ditambah kondisi dirinya yang tidak bisa bekerja dikarenakan fokus merawat Pandhu. Sementara untuk kebutuhan keseharian, Dina terkadang mendapat belas kasih tetanga maupun saudaranya. Bahkan dari kelurahan maupun kecamatan setempat juga membe-

Kita juga melihat kearifan lokal. Ketika itu disepakati bersama melibatkan tokoh masyarakat, ketua RT, dan panitia tiga di RW tersebut,”beber dia. Soal pemilihan yang mengundang 2.500 orang, kendati yang datang dan mencoblos sekitar 1000 orang, Kanti Budiarti menegaskan tidak apa-apa. “Kalau mereka menerima dan disepakati bersama, ya monggo,” kata dia. Hasil pemilihan ketua RW tersebut sah. Maka, camat tinggal mengesahkan ketua RW. “Camat tinggal mengesahkan jika ketua RW-nya sudah terpilih,” tegas mantan Camat Tegalsari ini. (why/udi/dhi)

Sambungan dari halaman 9 Hingga Oktober, volume sedimen berupa tanah maupun sampah yang terkumpul mencapai 45 ribu dump truck. Satu dump truck, berisi enam meter kubik, sehingga volume kerukan sekitar 270 ribu meter kubik. “Dengan mengeruk saluran, ketika hujan, jika sebelumnya berisi sedimen kembali terisi air,” papar Syamsul. (udi/dhi)

Sambungan dari halaman 9 diakui merugikan. Namun, itu masih bisa tertolong jika ada kegiatan atau moment tertentu seperti pilkada atau pileg. Maka reklamenya disewakan mingguan atau bulanan. “Biasanya pengiklan ini tekan kontrak setahun, namun kini hanya beberapa bulan saja. Maka, mau tak mau, ketika ada yang mau memasang dengan durasi singkat seperti seminggu atau sebulan, tetap kita terima,”ungkap Didot. Selain itu, lanjut dia, adanya aturan iklan rokok yang begitu berat, membuat produsen rokok sudah jarang melirik reklame luar ruangan. Padahal, sebelumnya pabrik rokok ini begitu royal memasang iklan produknya. Sekretaris Umum P3I Jatim Agus Winoto membeberkan, sebenarnya media sosial dan internet itu berhadapan langsung dengan media cetak dan televisi. Namun, dampaknya tidak langsung ke pemasangan reklame luar ruangan. “Klien sekarang ini banyak yang fokus ke online. Dan ini berimbas pada reklame luar ruangan. Meski begitu, kita tidak sampai obral harga,” tegas dia. Sekarang ini reklame yang ada di Surabaya mencapai 1.000 titik. Yang besar sekitar 400 titik. Dan ini tersebar di tanah masyarakat. (udi/dhi)

Sambungan dari halaman 9 rikan bantuan berupa popok bayi dan susu formula. Selain kesembuhan anaknya, Dina berharap juga berharap ada bantuan rumah susun (rusun) dari Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya. “Semoga ada bantuan rumah rusun dari pemerintah,” ujar Dina. Sementara itu, Daniel Lukas Rorong, relawan pendamping dari Komunitas Tolong Menolong berencana akan mencarikan rumah kontrakan yang

lebih layak ditempati untuk sementara waktu. “Sembari menunggu bantuan rumah susun dari pemerintah, kami Komunitas Tolong Menolong akan berupaya untuk mencarikan tempat tinggal yang lebih layak untuk Ibu Dina dan Bayi Pandhu,” tegas Daniel yang juga Humas Perhimpunan Driver Online Indonesia (PDOI) Jawa Timur. Senada juga diucapkan Isa Ansori, Sekretaris Lembaga

Perlindungan Anak (LPA) Jawa Timur. “Pihak kami (LPA Jatim) akan mendampingi Bayi Pandhu dan ibùnya agar mendapatkan bantuan rumah susun serta kebutuhan yang diperlukan lainnya. Kami tidak akan tinggal diam dan main-main dengan kondisi yang dialami keluarga tidak mampu ini,” tegas dia. Sementara menurut informasi, Pemkot Surabaya sudah menindaklanjuti persolan yang dialami Dina. (*/lis)

Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Arief Sosiawan. Redaktur Pelaksana: Tri Haryoko. Redaktur Senior: Ahmad Syaiku. Redaktur Website: Syaifuddin, Aris Setyoadji. Redaktur Bahasa: Yuli Setyo Budi. Redaktur: Supriadi, Baud Effendi, Samuel Ru’ung, Sujatmiko, Noor Arief, Ferry Ardi Setiawan, Novi Triawan, Muchlis Darmawan, Hendradi Prayogo. Staf Redaksi Surabaya: Oskario Udayana, Muhammad Arif Alfiansyah, Faishal Danny Nurdiansyah, Dodik Wahyu. Sidoarjo: Budi Joko Santoso. Gresik-Tuban-Bojonegoro: Supardi Hardy. Mojokerto: Muhammad Anwar. Pasuruan: Ali Muchtar. Probolinggo: Nur Wahyudi. Jember: Edi Winarko. Lumajang: Munjari Triono, Blitar: Prawoto Sadewo. Tulungagung: Ahmad Rifai. Madura: Herry Sunaryo. Malang: M Ariful Huda. Kediri: Wahyudi. Manajer Umum dan HRD: Ahmad Nurzaman. Manajer Iklan: Ahmad Syaiku. Manajer Bisnis dan Pengembangan: Herry Sunaryo. Kepala Pra Cetak: Irfan H. Ali. Perwajahan: Subakir, Moh Farid Al Jufri, Ihyak Ulumudin, Andi Ega, Nanang AB, Risa Yudiana. Grafis: Abdul Aziz. Alamat Perusahaan: Jl. Ketintang Baru III No. 91, Surabaya . Fax Mutasi/Pemasaran: 031-8275390; Telp Hotline: 031-8275391. Redaksi: 031-827590, 031-8273759. Sirkulasi/ Iklan: 031-8276072. Harga Langgnan: Rp. 75.000,- Harga Eceran: Rp. 3.500,-/eks. Harga Iklan Pas: Rp. 19.000,-/baris, Harga Iklan Sosial: Rp. 15.000,-/mm kolom.Iklan Hitam Putih: Rp.23.000/mm kolom, Spot Warna: Rp. 25.000,-/ mm kolom. Full Color (FC): Rp. 32.000,-/mm kolom. Harga Iklan Kreatif: BW Rp. 26.000,-/mm kolom. Kreatif Spot Warna: Rp. 30.000,-/ mm kolom. Kreatif Colour: Rp. 36.000,-/mm kolom. DICETAK OLEH: PT. Temprina Media Grafika, Jl. Sumengko KM 30-31 Wringinanom, Gresik; Didirikan oleh: H. Agil H. Ali, Penerbit: PT. Memorandum Sejahtera, SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986. Wartawan MEMORANDUM selalu dibekali tanda pengenal dan tidak diperkenankan menerima/meminta apa pun dari narasumber.


MADURA

SENIN LEGI, 2 DESEMBER 2019 HALAMAN 11

WEBSITE: memorandum.co.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

BIRO MADUR MADURA RAYA MELIPUTI: Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep. KABIRO: Herry Sunaryo. REPORTER: Syamsul Arief, Syamsuri, Yusron Hidayatullah, Sujak Lukman, Ainul Anwar. HP: 085333446262, 08113406262.

Gubernur Jatim Targetkan Listrik Merata di Kepulauan Sumenep Sumenep, Memorandum Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menargetkan pada 2020 mendatang aliran listrik dari Perusahaan Listrik Negara (PLN) merata di seluruh wilayah kepulauan Kabupaten Sumenep. mewujudkan itu, membutuhkan cool storage karena hasil laut di kepulauan Sumenep luar biasa, bahkan siap ekspor.  Bupati Sumenep Abuya Busro Karim mengaku, pihaknya sudah lama melakukan komunikasi dan menyamakan komitmen dengan Pemprov Jatim dan, pusat soal kelistrikan di Kapulauan Sumenep.  Ditambahkan, akhirnya membuahkan hasil saat sekarang ini dengan listrik di kepulauan setempat hampir merata. “Kami bersyukur komunikasi kami dengan Pemprov Jatim dan PLN agar listrik kepulauan akan segera merata,” ujarnya. (uri/sr/udi)

FOTO: MEMORANDUM/ SYAMSURI

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengatakan, pengerjaan listrik di wilayah kepulauan Sumenep terus dilakukan bertahap. Salah satunya pemasangan tiang pemacang hampir merata di Pulau Kangean. Diharapkan nanti setelah teraliri masyarakat setempat dapat beraktivitas lebih. Sesuai komitmen tahun depan aliran ditargetkan sudah maksimal. Soal kelistrikan pihaknya akan berupaya melakukan proses percepatan. “Mari kita bersama-sama kita tuntaskan di Sumenep. Karena bukan hanya harapan Pembrov Jatim melainkan pemerintah pusat, “terang dia saat meresmikan PLTD Ra’as dan PLTS 8 Pulau di Kabupaten Sumenep di Kecamatan Arjasa Pulau Kangean, Minggu (1/12).  Tidak hanya soal kelistrikan, pertumbuhan ekonomi sektor kemaritiman melalui perikanan akan terus didorong. Untuk

Gubernur Khofifah Indar Parawansa meresmikan PLTD Ra’as dan PLTS 8 Pulau di Kabupaten Sumenep.

Selalu Terbayang Bebek Sinjai dan Nasi Campur Amboina Bangkalan, Memorandum Setelah satu tahun satu bulan memangku jabatan sebagai Wakapolres Bangkalan, Kompol Hendy Kurniawan akhirnya dimutasi. Lelaki kelahiran Surabaya ini akan menjabat Wakapolres Pasuruan. “Alhamdulillah, saya sudah tuntas menunaikan tugas di Kabupaten Bangkalan. Saya sekarang mendapat amanah tugas di tempat lain, yakni sebagai Wakapolres Pasuruan,” kata dia usai upacara serah terima jabatan di halaman Mapolres Bangkalan, Sabtu (30/11) . Di lingkup Polres Bangkalan, kondisi medan tugas baru Kompol Hendy Kurniawan ini tak jauh berbeda dengan karakter peta wilayah tugas sebelumnya.” Yaahh... Pak Hendy masih ketiban amanah tugas baru di sekitaran blok M. Tapi bukan blok M di Jakarta lho...,” kelakar Kasubag Humas Polres Bangkalan, Iptu Suyitno. Sekitar blok M yang dimaksud, mernurut Suyitno, adalah Kabupaten Pasuruan. Artinya, karakteristik sosial kemasyarakatan di kawasan peta wilayah tugas Kompol Hendy yang baru, rada-rada senada dan seirama dengan Kabupaten Bangkalan. Sama-sama tergolong daerah agamis, juga banyak hunian warga etnis Madura. Menyikapi guyonan itu, Kompol Hendy yang memang gemar berkelakar dan akrab dengan insan pers, cuma manggut-manggut. Juga menebar senyum.” Ya.. ya..benar itu. Tolong sambung doanya ya, semoga saya bisa mengemban amanah tugas dengan istiqomah di Pasuruan,” kata Hendy. Tak lupa, Kompol Hendy juga melirik ke wartawan koran ini. “Nah ini dia, Abah Sjamsul dari Memorandum, teman guyonan saya dari Pakistan. Maksud saya bukan dari negara Pakistan, tapi dari Pakis Aji Wetan... heee...hee… Mohon doanya ya abah,” kelakarnya, seraya mengelus janggut putih wartawan koran ini. Di hadapan insan pers, Kompol Hendy mengatakan, selama bertugas sebagai Wakapolres Bangkalan, banyak kenangan manis yang tak akan pernah dilupakan di sepanjang perjalanan kariernya sebagai anggota Polri. Di antaranya, komunitas rakyat Kabupaten Bangkalan ternyata sangat ramah, santun dan selalu wellcome terhadap aparat keamanan, terutama polisi. Mayoritas rakyat di kabupaten ujung barat itu juga amat religius. Jadi, menurut Hendy, karakter kebanyakan orang Madura, tidak seperti penilaian kebanyakan orang di luar Pulau Madura, yang sangar dan temperamental.” Tidak..tidak seperti itu. Sebaliknya, mayoritas penduduk Bangkalan sangat ramah, santun dan gampang diajak kerja sama. Termasuk kerap membantu tugas-tuigas Polisi di lapangan,” papar Hendy. Realita positif semacam itu, sambung Hendy, benar-benar dirasakan ketika dia terlibat langsung dalam tugas berat pengamanan Pemilu serentak pada awal tahun 2019 lalu. Rakyat memang terbelah. Terkotak-kotak karena perpedaan aspirasi politik. Bahkan Bangkalan diposisikan sebagai kawasan rawan konflik. Tetapi prediksi minor itu tidak terbukti. Komunitas rakyat Bangkalan malah cukup solid bersatu menjaga konusifitas desa dan kecamatan mereka masing-masing.”Dampaknya, Pemilu serentak mulai dari Pileg hingga Pilpres bergulir tertib, lancar, aman dan damai. Itulah kenangan manis yang tak akan pernah saya lupakan,” tegas Hendy. Ada lagi Komandan ? Ada, yakni keberagaman kuliner khasnya.” Saya tak akan pernah lupa pada bebek Sinjai, nasi campur Ambaoina, juga rawon dan nasi campur Nya Lete’. Itu menu khas Bangkalan kesukaan saya,” pungkas Kompol Henndy Kuirniawan. (ras/udi)

Penandatanganan peluncuran Rumah Batik Color di SMA Al-Ma'arif I Pamekasan, Sabtu (30/11) oleh Bupati Pamekasan H Baddrut Tamam SPSi.

Batik-batik hasil kerajinan siswa lembaga pendidikan di bawah naungan ormas Islam Nahdlatul Ulama ini dalam beragam motif, seperti Sekar Jagat, Karpotean dan Bheres Tompa. Bupati Baddrut Tamam dalam kesempatan itu menjelaskan, kebijakan Pemkab Pamekasan menjadikan batik sebagai produk unggulan, karena beberapa pertimbangan. Selain di Pamekasan memang banyak masyarakat yang

menjadikan batik sebagai penghasilan, juga karena batik telah diakui dunia sebagai hasil seni budaya. “Batik tulis Pamekasan merupakan batik terbaik, bahkan harganya ada yang mencapai puluhan juta rupiah,” ungkap dia. Pihaknya juga menyampaikan ucapan banyak terima kasih kepada pengelola lembaga SMA Al-Ma’arif 1 karena dengan adanya Rumah Batik tersebut  secara tidak langsung ikut men-

sukseskan program Pemkab Pamekasan. Dan, juga berupaya memberdayakan para peserta didiknya dengan keterampilan membatik. “Capaian ini tentu harus kita dukung bersama. Kami bangga atas apa yang telah dilakukan SMA Ma’arif I,” sambung Baddrut. Bupati Baddrut Tamam juga menyampaikan motivasi kepada para siswa agar semakin giat belajar. Bahkan bupati

juga mendoakan para siswa di sekolah itu nantinya bisa sukses dengan menjadi orang yang berguna bagi agama, bangsa dan negara. “Mudah-mudahan nantinya alumni SMA Ma’arif I ada yang menjadi bupati, jadi kalebun (kepala desa), jadi polisi, tentara. Bahkan juga ada yang jadi menteri dan sebagainya. Amin,” harap bupati. Sedangkan pengurus Yayasan Al-Ma’arif Pamekasan Abu Siri menjelaskan, peluncuran rumah batik di lembaga itu sebagai media dalam berupaya mewujudkan siswa terampil berbasis budaya lokal. “Semua jenis batik yang kami pamerkan di acara peluncuran ini, murni merupakan hasil karya siswa-siswi kami. Alhamdulillah hasilnya sangat memuaskan,” kata Abu Siri. Kabupaten Pamekasan merupakan satu dari empat kabupaten di Pulau Madura, yang sebagian bergantung pada penghasilan usaha batik tulis. Jumlah perajin batik tulis di kabupaten itu tersebar di 38 sentra batik, dengan jumlah 933 unit usaha, dan 6.526 orang yang menggantungkan nasibnya pada jenis usaha kreatif. Nilai ekonomi usaha batik, menurut bupati, menyumbang satu hingga dua persen dalam sektor industri. (sjk/udi)

Pemkab Sumenep Terbitkan Perbup Tata Cara Pengurangan PBB Sumenep, Memorandum Pemerintah Kabupaten Sumenep telah menerbitkan Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 19 Tahun 2019 tentang Tata Cara Pengurangan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Perdesaan dan Perkotaan (P2). Kebijakan itu sesuai dengan undang-undang dan demi pelayanan maksimal kepada wajib pajak. Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Kabupaten Sumenep sebagai dinas teknis di bidang PBB P2 akan segera merealisasikan peraturan tersebut. Kepala BPPKAD Sumenep Rudi Yuyiyanto melalui Kabid Pendataan Penetapan dan Pengendalian Mohammad Ramadhan mengatakan, perbup tersebut bertujuan untuk mengurangi beban masyarakat khususnya wajib pajak terhadap tanggungan pajak bumi dan bangunan. “Perbup nomor 19 tahun 2019 juga untuk memotivasi kewajiban pelunasan pajak dan mengurangkan ketetapan pajak terutang berdasarkan kemampuan membayar wajib pajak atau kondisi tertentu objek pajak,” ujar Ramadhan. Dia merinci, pengurangan dapat diberikan kepada wajib pajak dengan beberapa syarat. Di antaranya, karena kondisi tertentu objek pajak yang ada

hubungannya dengan subjek pajak atau karena sebab-sebab tertentu lainnya. Misalnya dalam hal objek pajak terkena bencana alam atau sebab lain yang luar biasa. Kemudian, wajib pajak orang pribadi meliputi, objek pajak yang wajib pajaknya orang pribadi veteran pejuang kemerdekaan, veteran pembela kemerdekaan, penerima tanda jasa bintang gerilya, atau janda/dudanya. Kedua, objek pajak berupa lahan pertanian/perkebunan/perikanan/ peternakan yang hasilnya sangat terbatas yang wajib pajaknya orang pribadi berpenghasilan rendah. Ketiga, objek pajak yang wajib pajaknya orang pribadi yang penghasilannya semata-mata berasal dari pensiunan, sehingga kewajiban PBB-nya sulit dipenuhi. Keempat, objek pajak yang wajib pajaknya orang pribadi yang berpenghasilan rendah, sehingga kewajiban PBB-nya sulit dipenuhi, atau objek pajak yang wajib pajaknya orang pribadi yang berpenghasilan rendah yang Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) per meter perseginya meningkat akibat perubahan lingkungan dan dampak positif pembangunan.  Sementara bagi wajib pajak badan meliputi, objek pajak yang wajib pa-

FOTO: MEMORANDUM/ AINUL ANAM

Mantan Wakapolres Kompol Hendy Kurniawan SSos tampil memberikan sambutan dalam acara pamit kenal.

Pamekasan, Memorandum Bupati Pamekasan H Baddrut Tamam  meluncurkan Rumah Batik Color di SMA Al-Ma’arif 1, Tlanakan, Pamekasan. Ini sebagai sarana untuk meningkatkan keterampilan usaha batik tulis bagi para pelajar di sekolah. “Saya sangat mengapresiasi program inovatif yang digagas oleh lembaga SMA Ma’arif. Semoga akan menginspirasi lembaga-lembaga pendidikan lainnya yang ada di Pamekasan untuk juga membuat program inovatif seperti ini,” kata H Baddrut . Rumah Batik Color yang diluncurkan di SMA Al-Ma’arif 1 yang terletak di Desa Terak, Kecamatan Tlanakan, ini merupakan pusat pembelajaran bagi siswa dan siswi di sekolah itu dalam usaha batik tulis. Melalui rumah batik ini, para siswa diajari cara membatik, membuat desain batik, serta teknik pewarnaan dan pengembangan corak dan motif desain batik.  Pihak sekolah mendatangkan tenaga terampil secara langsung, sehingga siswa tidak hanya belajar teori membatik saja, akan tetapi langsung melakukan praktik. Pada saat peluncuran, sejumlah batik tulis yang merupakan hasil kerajinan siswa di sekolah itu juga dipamerkan.

FOTO: MEMORANDUM/ SUJAK

FOTO: MEMORANDUM/ RAS

Bupati Pamekasan Luncurkan Rumah Batik Color

Mohammad Ramadhan

jaknya adalah wajib pajak badan yang mengalami kerugian dan kesulitan likuiditas pada tahun pajak sebelumnya sehingga tidak dapat memenuhi kewajiban rutin. Ramadhan menjelaskan, pengurangan pajak kepada wajib pajak atas

PBB yang terutang yang tercantum dalam SPPT dan atau SKP PBB, adalah pokok pajak ditambah dengan denda administrasi. Sementara SKP PBB yang telah diberikan pengurangan tidak dapat dimintakan pengurangan denda administrasi. (adv/aan/udi)


PASURUAN

SENIN LEGI, 2 DESEMBER 2019 HALAMAN 12

WEBSITE: memorandum.co.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

KEPALA BIRO PASURUAN: Ali Muchtar. WARTAWAN: Maskur, Sudiono, Bahrul Ulum. HP: 0817 5128 003.

AKBP AGUS SUDARYATNO SIK MH

Kapolres Kota Santri yang Bergelimang Prestasi PERWIRA menengah Polri berpangkat melati dua kelahiran Jakarta, 30 September 1974, bersuku Jawa ini dimutasi ke Polres Pasuruan Kota dari Polres Hulu Sungai Utara pada akhir 2018. Dialah AKBP Agus Sudaryatno SIK MH, pekerja keras yang sederhana. Memiliki motivasi yang tinggi dalam memberikan perubahan dan perbaikan di internal Polri, khususnya di Polres Pasuruan Kota pada segala aspek, mulai dari infrastruktur hingga perubahan reformasi birokrasi pelayanan Polres Pasuruan Kota. Pertama kali menginjak Kota Santri “Pasuruan”,  Pimpinan baru Polres Pasuruan Kota ini melakukan perombakan dan perubahan diberbagai aspek seperti sarana dan prasarana hingga pembangunan aplikasi berbasis online sebagai salah satu upaya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat serta untuk perubahan birokrasi yang lebih transparan dan humanis.  Perubahan akan dilaksanakan secara bertahap dan berkelanjutan hingga seluruh lapisan masyarakat yang merasakan pelayanan kepolisian dan penegakan hukum yang lebih Profesional di Kota Santri Pasuruan. “Tugas saya adalah membawa pola pikir yang modern tanpa menghilangkan semangat dan sejarah para pendahulu di Polres Pasuruan Kota, sehingga meningkatkan Kerja Anggota Polres Pasuruan Kota semakin semangat lagi,” tutup Agus. Kapolres Pasuruan Kota AKBP Agus Sudaryatno SIK MH, luncurkan suatu Program Unggulan PASKOT yang bisa memberikan kemudahan kepada masyarakat untuk menggunakan gadget yang bisa mengakses suatu halaman tentang Laporan kehilangan, Perpanjangan SKCK, berikut kepanjangan Program Unggulan PASKOT tersebut.

PROFESIONAL Polres Pasuruan Kota berkomitmen akan memberikan pelayanan kepolisian secara optimal dengan berdasarkan keahlian dan keterampilan yang sudah dimiliki dan dilatihkan secara PROFESIONAL. AKUNTABEL Polres Pasuruan Kota berkomitmen bekerja secara AKUNTABEL dengan menyelaraskan prosedur pelayanan sesuai dengan nilai-nilai atau norma-norma yang ada di masyarakat demi kepuasan pelayanan masyarakat. SINERGITAS Polres Pasuruan Kota berkomitmen siap BERSINERGI dan bekerja sama dengan berbagai elemen baik TNI, ASN maupun masyarakat dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat. KONSISTEN Polres Pasuruan Kota berkomitmen bekerja secara KONSISTEN dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat berdasarkan SOP dan Perundang-undangan yang berlaku. OBJEKTIF Polres Pasuruan Kota berkomitmen bekerja secara OBJEKTIF dalam pe-layanan dan penanganan perkara dengan mengacu sesuai fakta hukum dan Perundang-undang yang berlaku. TERPERCAYA Polres Pasuruan Kota berkomitmen bekerja secara optimal dan prima guna menjadikan Polri khususnya Kepolisian Resort Pasuruan Kota menjadi institusi yang dapat DIPERCAYA oleh masyarakat.

Kapolres Pasuruan Kota melakukan istigasah akbar dan doa bersama menjelang pergantian tahun.

Prosesi pedang pora saat awal menjabat Kapolres Pasuruan Kota.

aturahmi dengan para ulama dan umara bisa menumbuhkan Kota Pasuruan atau di wilayah Hukum Polres Pasuruan Kota menjadi lebih aman, damai, dan Kondusif,” tutup Agus. Persiapan dan Pencanangan Internal Zona Integritas Komitmen Polres Pasuruan Kota dalam membangun Zona Integritas (ZI) merupakan sebutan atau predikat yang diberikan kepada Kementrian/ Lembaga dan Pemda yang pimpinan dan jajarannya mempunyai niat (komitmen) untuk mewujudkan WBK dan WBBM melalui upaya pencegahan korupsi, reformasi birokrasi dan peningkatan kualitas pelayanan publik. Kementrian/ Lembaga dan Pemda yang telah mencanangkan sebagai ZI mengusulkan salah satu unit kerjanya untuk menjadi Wilayah Bebas dari Korupsi. Kapolres Pasuruan Kota AKBP Agus Sudaryatno SIK MH menjelaskan, bahwa pencanangan pembangunan zona itegritas ini merupakan upaya pembaruan

Mempererat Silaturahmi dengan Ulama dan Umara Sebagai upaya Polres Pasuruan Kota mempererat silaturahmi dengan Ulama dan Umara Kota Pasuruan, Kapolres Pasuruan Kota AKBP Agus Sudaryatno SIK MH bersama pejabat utama Polres Pasuruan Kota gencar melaksanakan silaturahmi kepada tokoh agama guna meningkatkan silaturahmi dan mengajak bersama menjaga situasi Kamtibmas di wilayah hukum Polres Pasuruan Kota menjadi aman, damai dan kondusif, Kapolres Pasuruan Kota AKBP Agus Sudaryatno menyampaikan, silaturahmi ini merupakan sarana komunikasi untuk mempererat tali silaturahmi antara kepolisan dan ulama. Selain itu silaturahmi ini dilakukan untuk memperkenalkan diri sebagai Kapolres Pasuruan Kota yang baru saja dilantik, saya minta doa restu dan dukungannya untuk menjalankan tugas – tugas Kepolisian di Kota Pasuruan. “Harapan Kami dengan menjalin sil-

AKBP Agus Sudaryatno mendampingi Wakapolda Jatim bersilaturahmi ke rumah Habib Taufiq.

AKBP Agus Sudaryatno berfoto bersama forkompimda dan TNI setelah penandatanganan menuju zona integritas wilayah bebas korupsi.

dan perubahan sistem, tentang ketatalaksanaan lembaga, untuk membangun operatur yang berdeya guna yang lebih baik dari waktu kemarin. ”Kepolisian Resort Pasuruan Kota berusaha maksimal untuk lebih baik meningkatkan pelayanan terbaiknya kepada masyarakat, Kepolisan Resort Kota pasuruan berpegang tegung kepada Integritas, Akuntabel, Konsisten, dan Bersih,” jelas Agus.

AKBP Agus Sudaryatno selama menjabat menjadi Kapolres Pasuruan Kota banyak melakukan perubahan. Selama kepemimpin Kapolres Pasuruan Kota AKBP Agus Sudaryatno banyak melakukan pembangunan serta perombakan sarana dan prasarana dalam mendukung dan meningkatkan semangat kerja di lingkungan Polres Pasuruan Kota. (adv/yok)

PROBOLINGGO & LUMAJANG BIRO PROBOLINGGO: M Nurwahyudi. WARTAWAN: M Hisbullah Huda, Hapy Laila Tuansyah. KOORDINATOR PEMASARAN: Rudianto. KEPALA BIRO: Munjari Triono. WARTAWAN: Ani Fauzyah, Irfani Akbar. MARKETING/IKLAN: Suwatman EMAIL: trimemorandum@gmail.com. TELP: 081362793650. KANTOR: Jl. Wachid Hasyim XV/2 Lumajang.

Pemkot Gelar Penilaian Sinergitas Kecamatan

jahteraan. Meningkatkan kapasitas aparatur kecamatan dalam menyelenggarakan pelayanan dasar dan pemberdayaan potensi perekonomian masyarakat di wilayah kerjanya. Adapun tim penilai dari Pemkot Probolinggo, dan akademisi perguruan. Serta lembaga lain seperti MUI.  Penilaian dilakukan dalam dua tahap. Tahap I adalah tahap administrasi. Pada tahap ini setiap camat wajib menyusun risalah

tentang program dan kegiatan serta keberhasilannya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat sesuai dengan kondisi wilayah masing-masing, dengan bobot penilaian 60 persen. Penilaian Tahap II adalah paparan. Pada tahap ini, setiap camat akan diuji kemampuannya untuk memaparkan materi yang telah disampaikan dalam risalah di hadapan tim penilai Sinergitas Kinerja Kecamatan Tingkat Kota. Bobotnya 40

persen. Ada beberapa kriteria yang akan dinilai. Antara lain, pelaksanaan pelayanan publik tingkat kecamatan seperti pelayanan administrasi terpadu kecamatan/PATEN, koordinasi penyelenggaraan pemerintahan, pengelolaan anggaran kecamatan, inovasi kecamatan dan upaya yang dilakukan, kompetensi SDM kecamatan, dan keberadaan data pendukung lainnya. (yd/sr/ad/yok)

Probolinggo, Memorandum Wali Kota Probolinggo Hadi Zainal Abidin melakukan lawatan ke Swedia selama 10 hari. Tidak sendirian, ditemani 6 pejabat, antara lain Kepala Bappeda Litbang Rey Suwigtya; Kepala DLH Budi Krisyanto; Kepala Dinas Perhubungan Sumadi; Kepala Dinas PUPR Amin Fredy. Lalu, Kabid Prasarana dan Pengembangan Wilayah, Bappeda Litbang Ari Puspita dan Conie Dwi Purniranti, staf Bappeda Litbang Bidang Prasarana dan Pengembangan Wilayah. “Wali Kota Hadi Zainal Abidin bersama 6 pejabat akan berada di Swedia, tepatnya di Kota Helsingborg mulai Senin (2/12) sampai Sabtu (7/12). Jika dihitung perjalanan pulang dan pergi, total 10 hari lawatan ke Swedia itu dilakukan,” ujar Wali Kota Hadi Zainal Abidin, melalui Kepala Bappeda Litbang Rey Suwigtyo. Rey Suwigtyo mengatakan, kunjungan ke Swedia, adalah dalam kerangka kerja sama program symbiocity dengan Kota Helsingborg, yang merupakan kelanjutan program kerjasama symbiocty dimulai tahun 2013, yang didanai oleh Swedish International Development Coorporation (SIDA). Kemudian dilanjutkan tahun

FOTO: MEMORANDUM/MHD

Lanjutkan Kerja Sama Symbiocity, Wali Kota ke Swedia

Kepala Bappeda Rey Suwegtyo (kanan)

2015 yang difasilitasi International Center For Local Democracy (ICLD). Kerja sama antara Kota Probolinggo dan Kota Helsingborg Swedia dalam kerangka Swedish International Center for Local Democracy (ICLD) akan berlangsung selama 3 tahun sejak tahun 2017-2020 dengan 4 fokus utama. Yakni, pembelajaran prosedur perencanaan dan pengorganisasian yang efisien dari Kota Helsingborg kepada Kota Probolinggo; pemetaan dan pertukaran metode partisipasi masyarakat di Kota Probolinggo dan Kota Helsibgborg; pendampingan perencanaan jalur sepeda di Kota Probolinggo, yang meliputi perencanaan kegiatan, keuangan, sumber daya, serta pelibatan partisipasi masyarajat; dan pelaksanaan proses perencanaan jalur

sepeda di Kota Probolinggo. “Kerja sama dimaksud merupakan sebuah bentuk pertukaran pengetahuan dan pengalaman antara kedua kota dalam mewujudkan prinsip-prinsip good governance,” tandasnya. Kerja sama antara Kota Probolinggo dan Helsingborg berakhir pada pertengahan tahun 2020. Peluang kerja sama lanjutan akan terjalin dan mampu menjadi penyelesaian permasalahan yang ada di Kota Probolinggo. “Dalam kunjungan terakhir dari pihak Helsingborg ke Kota Probolinggo dengan dua utusan, yakni Wakil Direktur NSR, Berner Lundgren dan Jessica Magnuson dari Global Business Development Vera Park,” ujar Kepala Bappeda Litbang Kota Probolinggo,” kata Rey Suwigtya. Rey Suwigtya menambahkan, perwakilan Helsingborg melaksanakan kegiatan peninjauan lapangan, diantaranya TPA Bestari, Taman Wahana Studi Lingkungan (TWSL), IPAL Komunal Kelurahan Pakistaji, Instalasi Biogas Lo inbah Tahu Kelurahan Jrebeng Kidul, Bank Sampah Kenari Indah Kelurahan Jrebeng Wetan, Kampung Proklim Kelurahan Sumbertaman, dan Kampung PHBS Kelurahan Wiroborang.(mhd/sr/yok)

kemudian memutus rantai yang mengikat sapi,” ujar korban. Mengetahui sapinya hilang, korban saat itu berusaha mencari keberadaan sapinya tersebut dibantu puluhan warga dan pihak Polsek dan Koramil Kedungjajang dengan menelusuri jejak kaki sapi. Namun setiba di Desa Krasak, Kecamatan Kedungjajang, jejak sapi tersebut sudah tidak ada. Diduga sapi curian itu diangkut dengan mobil. “Anggota dan puluhan warga yang melakukan pengejaran kehilangan jejak di wilayah Desa Krasak. Mungkin pelakunya membawa sapi tersebut

Korban menunjukkan rantai sapi yang dipotong pelaku.

menggunakan mobil,” terang Kapolsek Kedungjajang AKP Sugianto, ketika dikonfirmasi via ponselnya, Minggu (1/12) pagi. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami

kerugian sekitar Rp 18 juta. Sapi yang hilang juga terdaftar di asuransi ternak pada Dinas Pertanian Kabupaten Lumajang. “Sapi milik korban terdaftar di asuransi dinas pertanian,” jelas Sugianto. (tri/yok)

Pamit Kenal Kapolres Lumajang Tingkatkan Sinergitas Lumajang, Memorandum Acara pamit kenal Kapolres Lumajang digelar di pendopo Aryawiraraja Kabupaten Lumajang, Sabtu (30/11) malam, berjalan lancar dan meriah. Bupati Lumajang Thoriqul Haq, bersama Wakil Bupati Indah Amperawati hadir bersama jajaran Muspida, OPD dan ratusan undangan lainnya. Bupati Lumajang yang akrab disapa Cak Thoriq dalam sambutannya mengatakan, bahwa acara kenal pamit ini akan meningkatkan sinergitas antara Pemkab Lumajang, TNI dan Polri untuk melaksanakan penyelenggaraan pemerintah dalam menjaga stabilitas keamanan di Lumajang. “Keakraban ini begitu melekat, begitu juga Pak Dandim yang sering keliling malam. Kita semua bekerja sama dalam memberikan rasa aman di Kabupaten Lumajang,” ujar Cak Thoriq. Senada dengan hal itu, Wakil Bupati Lumajang Bunda Indah, mengucapkan selamat datang kepada Kapolres Lumajang yang baru. Beberapa waktu kedepan tugasnya sudah menunggu dalam mengamankan pilkades serentak di Kabupaten Lumajang, semoga wilayah Lumajang aman dibawah komando

FOTO: MEMORANDUM/TRI

Penyelenggaraan penilaian sinergitas kecamatan.

Lumajang, Memorandum Komplotan pencuri hewan (curwan) sapi kembali menebar teror di wilayah hukum Polres Lumajang bagian utara. Satu ekor sapi betina milik Ismail Romli (44), warga Darungan, Desa/Kecamatan Kedungjajang, raib dari kandangnya, Sabtu (30/11) dini hari. Korban mengatakan, malam sebelum kejadian ia sempat memberi makan pada sapi peliharaannya itu. Namun dini hari sekira pukul 02.30, sapi betina tersebut sudah raib dari dalam kandang. “Kawanan pelaku berhasil masuk kandang dengan cara merusak pintu kandang

FOTO: MEMORANDUM/TRI

Pencurian Sapi Warga Kedungjajang FOTO: MEMORANDUM/YD

Probolinggo, Memorandum Dalam upaya meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan, Pemkot Probolinggo menggelar penilaian sinergitas kecamatan di lingkungan Pemkot Probolinggo. Kepala Bagian Pemerintahan Ina Lusilinawati menjelaskan, tujuan penilaian sinergitas tersebut adalah untuk menilai kondisi empirik dari pelaksanaan tugas umum pemerintahan di kecamatan. “Mengukur tingkat capaian kinerja kecamatan, memotivasi kecamatan sebagai perangkat daerah yang punya peran strategis dalam urusan penyelenggaraan pemerintahan,” terang Ina. Disamping itu, lanjut Ina, untuk mengembangkan inovasi dan kreatifitas terkait peningkatan kese-

Rusak Pintu Kandang dan Potong Rantai

AKBP Adewira Siregar, Cak Thoriq, dan AKBP M Arsal Sahban

kapolres yang baru. Pada kesempatan tersebut, Kapolres Lumajang yang lama AKBP M Arsal Sahban, didampingi istri pada pidato singkatnya mengucapkan rasa terimakasihnya kepada semua pihak yang telah mensupport selama bertugas di Kabupaten Lumajang. “Selama bertugas di Lumajang saya dan keluarga sangat berkesan dan tidak akan pernah bisa terlupakan, karena bagi saya Lumajang telah menggoreskan tinta emas dalam perjalanan karir dan juga perjalanan kehidupan pribadi saya,” ujarnya. Mengawali tugas di Kabupaten Lumajang, Kapolres AKBP Adewira

Negara Siregar, menjelaskan bahwa keamanan adalah salah satu kunci dan syarat pembangunan, tidak pernah ada wilayah yang tidak aman itu maju. Untuk itu, Kapolres berharap tugasnya mendapat dukungan dari semua pihak agar bisa berjalan dengan baik. “Izin kulo nuwun, permisi menjadi warga Kabupaten Lumajang beserta keluarga saya, kami mohon izin diterima dan diberi dukungan yang luar biasa. Tanpa sinergi polisi yang aktif, tanpa dukungan Bupati Cak Thoriq, Pak Dandim dan seluruh masyarakat kami tidak akan mampu menjalankan tugas dengan baik,” tuturnya. (tri/yok)


OLAHRAGA

SENIN LEGI, 2 DESEMBER 2019 HALAMAN 13

WEBSITE: memorandum.co.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

Madura United vs Persebaya

dan itu masuk rencana dari tim kami, antisipasi setiap kelemahan dan kelebihan Madura United,” pungkas Bejo. Pada lima pertemuan sebelumnya, Persebaya hanya mengalami satu kekalahan dan dua kali imbang. Sedangkan pada tiga laga terakhir kompetisi, Ruben Sanadi dkk juga nir kekalahan kendati lawan penghuni dasar klasemen, Semen Padang hanya memberi satu poin. Hal ini berbanding terbalik dengan tuan rumah. Empat kekalahan beruntun dirasakan Madura United. Situasi ini membuat internal tim dikabarkan goyah. Sebab, sebagai tim

Sama-Sama Tahu Kekuatan Bangkalan, Memorandum Duel Madura United kontra Persebaya di Stadion Gelora Bangkalan, Senin (2/12), akan menjadi partai keenam kedua tim dalam setahun ini. Kendati banyak perubahan komposisi pemain, terutama di Persebaya sejak memasuki putaran kedua Liga 1 2019, namun secara teknis skema

Renang Indah Jatim Panasi Mesin di Malaysia Surabaya, Memorandum Persaingan merebut kuota tiket renang indah ke PON 2020 di Papua, dimulai pertengahan Desember ini. Demi memenuhi target yang diemban, atlet renang indah yang tergabung di Puslatda Jatim 100/IV mulai panaskan mesin dengan mengikuti kejuaraan internasional di Malaysia. Kejuaraan renang indah internasional 11th Asia Pacific Open and Age Group Artistic Swimming Championship 2019 digelar State Aquatic Centre, Seremban, 30 November-1 Desember. Pelatih renang indah Jatim, Kistantono yang mendampingi mengatakan, ada lima atlet yang dikirim. “Yaitu Livia Lukito dan Sabrina Septi Herlina main di nomor duet, sedangkan Putri Nia Mulyono, Carisa Maharani Latif, dan Intan Putri Adit Ria serta satu atlet untuk sparing, Evenus Lourdes S, tampil di nomor individu,” terang Kistantono melalui handphone, Minggu (1/12). “Kami tidak pasang target muluk-muluk. Masuk di lima besar sudah baik, karena pesertanya dari negara-negara yang kekuatan renang indahnya bagus-bagus. Bukannya pesimis, ajang di Malaysia jadi tryout dan menimba ilmu dari atlet negara lain yang bisa kami serap untuk dipelajari dan diterapkan pada atlet renang Jatim,” bebernya. Selain tuan rumah dan PRSI Jatim, kejuaraan ini diiikuti wakil dari Australia, Selandia Baru, Makau, dan Hongkong. (*/epe)

maupun pemain pilar yang dimainkan tidak berubah drastis. Namun tamu tetap datang dengan keyakinan tinggi. Modal sama-sama tahu karakter permainan dilontarkan asisten pelatih Bejo Sugiantoro yang mewakili head coach Aji Santoso dalam sesi konferensi pers sebelum pertandingan kemarin.

lum 90 menit berakhir. Keuntungan Persebaya, semua pemain siap tampil tanpa kendala cedera atau akumulasi kartu, minus Osvaldo Haay dan Achmad Irianto yang membela Timnas U-23 di ajang SEA Games 2019 Filipina. “Tim pelatih sudah menganalisa itu, dan coach Aji punya analisa lebih detail lagi,

PENGUMUMAN LELANG ULANG EKSEKUSI HAK TANGGUNGAN

PENGUMUMAN LELANG ULANG EKSEKUSI HAK TANGGUNGAN

Menunjuk Pengumuman Lelang Ulang Eksekusi Hak Tanggungan yang terbit di surat kabar harian memorandum tanggal 11 Oktober 2019, Maka Berdasarkan Pasal 6 Undang-Undang Hak Tanggungan No. 4 Tahun 1996, PT. Bank Mandiri (Persero) Tbk. SME & Micro Collection & Recovery Surabaya akan melaksanakan Lelang Eksekusi Hak Tanggungan dengan perantaraan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Surabaya, terhadap barang jaminan debitur :

Menunjuk Pengumuman Kedua Lelang Eksekusi Hak Tanggungan yang terbit di surat kabar harian Memorandum tanggal 22 Oktober 2019, Maka Berdasarkan Pasal 6 Undang-Undang Hak Tanggungan No. 4 Tahun 1996, PT. Bank Mandiri (Persero) Tbk. SME & Micro Collection & Recovery Surabaya akan melaksanakan Lelang Eksekusi Hak Tanggungan dengan perantaraan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Surabaya, terhadap barang jaminan debitur:

DEBITUR/ HARGA LIMIT UANG JAMINAN Keterangan OBYEK LELANG (Rp) (Rp) CV. Dharma Niaga Sentosa, Rp.23,000,000,000.00 Rp.5,750,000,000.00 - Nominal jaminan yang disetorkan ke rekening berupa : VA (virtual account) Sebidang tanah dan bangunan harus sama dengan sesuai SHGB No.3268/ Kel. nominal jaminan yang Sambikerep a.n Indisoebardi disyaratkan. Tjandra seluas 734 m2 berikut bangunan diatasnya & SHGB No.2046/ Kel.Sambikerep a.n - Jaminan harus sudah Indisoebardi Tjandra seluas 496 efektif diterima oleh m2 berikut bangunan diatasnya KPKNL selambatterletak di Komplek perumahan lambatnya 1 (satu) hari sebelum pelaksanaan Citraland Bukit Golf Blok K1 lelang. No.01, Kel.Sambikerep, Kec. Lakarsantri, Kota Surabaya, - Segala biaya yang Jawa Timur. timbul sebagai akibat mekanisme perbankan menjadi beban peserta lelang. Persyaratan lelang: 1. Memiliki akun yang telah terverifikasi pada website www.lelang.go.id 2. Syarat dan ketentuan serta tata cara mengikuti lelang dapat dilihat pada alamat website diatas. 3. Objek lelang dijual dalam kondisi apa adanya. Peserta lelang dianggap telah mengetahui kondisi objek lelang sehingga apabila ada suatu hal terjadi gugatan, pembatalan/penundaan pelaksanaan lelang terhadap objek lelang tersebut di atas, pihak-pihak yang berkepentingan/peminat lelang tidak diperkenankan melakukan tuntutan kepada KPKNL Surabaya / PT.Bank Mandiri (Persero) Tbk.

Jenis penawaran lelang Hari/ Tanggal Batas akhir penawaran Domain Penetapan pemenang lelang Pelunasan harga lelang Bea Lelang Pembeli Tempat

: : : : : : : :

ANEKA KEBUTUHAN ELEKTRONIK DICARI

RUMAH DIJUAL

AC...AC...Dingin!!! Berkwalitas, AC Split Second=1Jt(05-3/4-1PK-2PK)350 Watt Hub: 085100995098/031-5012481 Persewaan AC.

Melalui internet (Closed Bidding) Senin / 09 Desember 2019 Pukul 10.00 Waktu Server (sesuai WIB) www.lelang.go.id Setelah Batas Akhir Penawaran 5 (lima) hari kerja setelah pelaksanaan lelang 2 % dari harga lelang KPKNL Surabaya Jln.Indrapura No.05 Surabaya

PENGOBATAN

79.18/10 18/11

RUPA-RUPA Jual minyak mahabah perisai banten untk media apapun hajatnya + Cara pengisiannya 081315187379.

: 5 (lima) hari kerja setelah pelaksanaan lelang : 2 % dari harga lelang : KPKNL Surabaya Jln.Indrapura No.05 Surabaya

KEHILANGAN HILANG STNK SPD MTR HND TH. 15 L. 6652.KZ AN.PUTRI MAULIDINA JL. KARANGREJO 6/45-H SBY. Hilang stnk ag 2063 ou an harmanto ds purwodadi kec purwoasri kab Kediri

38. 26/10-30/11

75

38.27/8-30/09

KEHILANGAN 00.6/11-6/12

28/11-18/12

Kebal Bacok (langsung dites), Tumbal Usaha, Bisnis, Penglaris, Memisahkan PIL/WIL, Pacar Lari, Susah Jodoh dll. Sedia: Bulu Perindu,Bedak Cleopatra, Gurah Hidung, Gurah Vagina, dll.

MOTOR DIJUAL

YAMAHA

Pijat Refleksi Totok Saraf

VIXION «2015 (14.5 Nego) Krg.Asem Indah C 21 - 0812.3230.3638.

Telp/WA. 085100644266 38.30/11-3/01

30/11-2/01

PARANORMAL Ahli Ramal,Kartu CKI,Jitu Bisa Baca Nasib, Rmh tangga,Jodoh,Bisnis dll.dtg langsung ke Ibu Rina! Jl.Kedungsari Masuk Samping Kanan Giant Surabayan 3/34. T:031-

MAKANAN-MINUMAN

5490592/081229729706(tidak terima SMS) www.kirandulawe.com Spc. Gendam, Asmara, Solusi Asmara & Perselingkuhan, Taklukan Pacar PIL/WIL Hub: Ki Randu T:0812 9369 9917.

38.30/11 3/01

Telp/WA : 0822-3236-7899 Telp. 0813-5225-6556 38.1/11-1/12 38. 5/11-5/12

BAHAN BANGUNAN URUKAN GRAGAL, Buang Gragal, Sertu uruk, Sertu ayak, Pasir Lumajang, Pasir Kediri, Tensla koral Bata Merah/ Bata Pres MRH/ Bata Umpak / Bata Kombang Tuban Dll. Percolt Pick Up/Borongan Wil Sby Timt. Hub:081.331. 583.815/0851.0288.0022.

MOTOR BEKAS + BARU Segala Merk Sport & Bebek Kredit KTP Luar Kota, Kost bisa dilayani

HUB: Jl. Barata Jaya 19 No. 5 Surabaya 031-5043081 -5048607 - 085100583104 40.30/11-2/01

KEHILANGAN

HILANG STNK SPD MTR: S-4672-M. NK.MH33K40102K491024. NS.3KA464980. AN. FA» ID. H. D/a: DS.PRINGGOBOYO KEC. MADURAN KAB.LAMONGAN

LAMONGAN

BLITAR

KEHILANGAN

KEHILANGAN

HILANG STNK SPD MTR: S-2628-KL NO,KA : MH1JB91179K934811 NO,SIN :JB91E1931204 AN,SUWARNO D/a: JOMBOK RT/RW : 005/001 DS,PLUMPANG KEC,SUKODADI KAB,LAMONGAN

Telah hilang STNK spd mtr Suzuki Warna Hitam an. Subchan Sjuaib, S.Ag Nopol AG 4746 NA Thn 2008 Alamat Jl. Veteran GG. IX/28 Rt. 02/02 Plosokerep Kec. Sananwetan Blitar

HILANG STNK SPD MTR: S-5841-LB NO,KA : MH1JB9127BK717466 NO,SIN : JB91E2708143 AN,MAUDI D/a: GEDANGAN RT/RW : 005/001 DS,GEDANGAN KEC,MADURAN KAB,LAMONGAN 38 18/10-18/11

MOTOR

LAMONGAN HILANG STNK SPD MTR: S-6395-JAE. NK.MH3SG4640KJ062219. NS.G3JBE0129754. AN. ACHMAD AZHAR DYLAN MAHENDRA .D/a: KEL SUKOMULYO RT/RW.06/06 KEC/ KAB.LAMONGAN

TANAH DIJUAL J.Tnh Kavl SHM 3.6 Hectar (6 Sertifikat) SHM. Sudah uruk. Cocok buat Apartement, Hotel Dalam Kota Hrg 9Jt/Meter Dekat Samsat Kelurahan Ketintang Kec.Wonocolo Rt.03/Rw.06 Jln Jetis Sraten. Hub: 08133222 4306 - 082145970699.

00.15/8-19/9

: Setelah Batas Akhir Penawaran

PIJAT KEBUGARAN

38.30/10-04/12

Info Lanjut hub: ROY

Melalui internet (Closed Bidding) Senin / 09 Desember 2019 Pukul 14.30 Waktu Server (sesuai WIB) www.lelang.go.id

ALFI.MASSAGE Tradisional. Pijat khusus Keluarga, pijat khusus Wanita, Ibu-ibu, Tantetante, dan Pasutri. Handsome, Muda, Rilex, Rmh Bersih, Kuat dan Bertenaga. Hub: 0838 31002614. Bu Mini Cantik Pijat Kebugaran tradisional P/W Pggl A/J hotel/ Losmen, Perum Apartem en H: 0812.1630.3125 / 0819-9972-8042.

38.14/9-17/10

1 ALPHARD 3 CH-R 90Iphone 11 Promo DP Ringan, Angsuran Murah

: : : :

Informasi lebih lanjut hub 031-5661371/5661374 PT. Bank Mandiri (Persero) Tbk. SME & Micro Collection & Recovery Surabaya Surabaya, 02 Desember 2019

LOWONGAN Cari Sopir Pick Up Usia 25-40 th. Lamaran Jl.Demak 365 Sby.

BUTUH WANITA UNTUK PEMBANTU RUMAH, JAGA BALITA & ORANG JOMPO

DAPATKAN UNDIAN AKHIr TAHUN BERSAMA TOYOTA

Pelaksanaan lelang:

IKLAN PAS

PROPERTI

TOYOTA SPEKTAKULER PROMO AKHIR TAHUN !!!

Persyaratan lelang: 1. Memiliki akun yang telah terverifikasi pada website www.lelang.go.id 2. Syarat dan ketentuan serta tata cara mengikuti lelang dapat dilihat pada alamat website diatas. 3. Objek lelang dijual dalam kondisi apa adanya. Peserta lelang dianggap telah mengetahui kondisi objek lelang sehingga apabila ada suatu hal terjadi gugatan, pembatalan/penundaan pelaksanaan lelang terhadap objek lelang tersebut di atas, pihak-pihak yang berkepentingan/peminat lelang tidak diperkenankan melakukan tuntutan kepada KPKNL Surabaya / PT.Bank Mandiri (Persero) Tbk.

Informasi lebih lanjut hub 031-5661371/5661374 PT. Bank Mandiri (Persero) Tbk. SME & Micro Collection & Recovery Surabaya Surabaya, 02 Desember 2019

SURABAYA

38.19/10-19/11

DEBITUR/ HARGA LIMIT UANG JAMINAN Keterangan OBYEK LELANG (Rp) (Rp) PT. Pison Prakasa Rp.862,000,000.00 Rp. 216,000,000.00 - Nominal jaminan yang disetorkan Pratama, berupa : ke rekening VA (virtual account) Sebidang tanah dan harus sama dengan nominal bangunan sesuai SHM jaminan yang disyaratkan. No.774/ Ds.Kebonsari, a.n Fendy Kurniawan seluas - Jaminan harus sudah efektif diterima 543 m2 berikut bangunan oleh KPKNL selambat-lambatnya 1 di atasnya terletak di Jalan (satu) hari sebelum pelaksanaan Kebonsari Gang IV No.342 lelang. A, Ds.Kebonsari, Kec. Tuban, Kab.Tuban, Jawa - Segala biaya yang timbul sebagai Timur. akibat mekanisme perbankan menjadi beban peserta lelang.

Jenis penawaran lelang Hari/ Tanggal Batas akhir penawaran Domain Penetapan pemenang lelang Pelunasan harga lelang Bea Lelang Pembeli Tempat

Pelaksanaan lelang :

informasi pasang iklan : Kurnia : 081259584829

RMH SHM 9X17 FULL BANGUNAN 1.5 TINGKAT, 4KT, 2KM, AC+KITCHEN SET, ROW 2.5 MBL, PARKIR 2 MBL, NEGO 1.5M HUB. 081333264464-082234863399. RMH SHM di Ploso Timur 3A/68 Uk. 5 x 18.5, Lkp PLN, PDAM, Hrg Nego, Hub: 0823 3784 6986 - 0877 0145 1470. J.Cpt Rmh 8.5 x 22 Jl Dupak Baru 3/57 Sby Srt Ijo, Hdp Utara Hrg:1.5M Nego Hub: 0821 4006 0257.

“Secara permainan, kami sudah saling mengenal, ini pertemuan keenam kami tahun ini. Semua rangkaian, taktik, dan strategi, semua sudah kami siapkan,” terang Bejo. Bejo menilai, komposisi tim berjuluk Laskar Sape Kerrab, dihuni banyak pemain berkualitas. Namun itu bukan alasan untuk keder sebe-

yang gemar belanja pemain bintang, Madura United sempat difavoritkan sebagai juara musim ini. Ledakan motivasi ini yang juga diwaspadai gelandang Persebaya asal Australia, Aryn Williams. Dia bahkan menyebut semua pemain dari belakang sampai depan punya potensi merepotkan gawang Miswar Saputra. “Terlepas dari hasil negatif di laga terakhirnya, secara permainan Madura United bagus dalam build up, bermain dari bawah dan tidak langsung mengirim bola ke depan. Mereka sangat bagus, itulah mengapa ada di papan atas,” ujar Aryn. (*/epe)

Hilang STNK Spd Mtr Honda th»2017 hitam L-2342-GU An.Dewa Dwi Haryo Baskoro d/a.Karangrejo Sawah Surabaya Hub: 0811 9741718. Hilang BPKB Spd Mtr Honda w.white bule th» 2014 L-6374-ZV An.Mamiek Poerwati d/a. Simo Pomahan Baru Barat 3/29 Surabaya. Hilang BPKB Spd Mtr Honda th»2005 Nopol L-2699-GK An.Fisia Pramandita d/a.Bratang Gede 6B/38 Sby. Hilang STNK Spd Mtr Honda th»2010 Nopol W-5212-YM An.Herawati.BSC d/a.Griya Taman Asri IF/10 Sda. 089501063232. Hilang STNK Spd Mtr Yamaha th»2015 Nopol W-4944-WV An.Herawati BSC d/a.Griya Taman Asri IF/01 Sda. 089501063232. Hilang STNK Mobil Suzuki th»2017 w.putih metalik L-1438-IL An.Lusi Uriptiani d/a.Perum Palm Spring Regency Blok F-02 Sby. Hilang STNK Spd Mtr Yamaha th»2016 hitam L-6513-RB An.Khusnia d/a.Jl.Dupak 2/19 Sby. HLG STNK HONDA SUPRA 125. 2012 L6130-VN W.HTM VIOLET AN.CHARISMA SIMO REJO SARI A13/05 SBY. Hilang STNK spd motor Yamaha thn 2009 L4082NG A/N: Achmad Santoso D/A: Gubeng Kertajaya 9A/17. Hilang STNK Spd Motor Yamaha 2BU L5592FN A/N: Suseno D/A: Grand Semanggi Residence A-2/26 HILANG STNK SPD MTR YMH TH. 14 L. 2145.LN AN. MIFTAKUL ROHMAN JL. DK KARANGAN RT. 05 RW. 03 SBY.

HILANG STNK SPD MTR: S-2066-MS NO,KA : MH1JM3119HK365191 NO,SIN :JM31E-1371922 AN,EMA DWI MUSTIKA D/a: TERANGBULAN RT/RW : 002/001 DS,MOROPELANG KEC,BABAT KAB,LAMONGAN

LAYANAN AGEN IKLAN PAS SURABAYA TIMUR

SURABAYA TENGAH

Wisper Jl. Wisper Brt II Blok NN/45

5930135

8491289

Parly Jl. Kedung Baru No. 104

8792004

PARIYANTO Jl. Wonorejo I/63

5460513

Taufan AGC Jl. Jedong I/ 20

5039948

PANCA AGC

8289784

ISKADI Agc Jl. Pucangan VII/26

5023819

5685065

Wartel GSO Jl. Pucang Anom 41

5025002

Biro Husni

Jl. Ngagel Dadi III/1

BIRO AL-KHOIR

Jamaludin

081234895724

Jemur Wonosari Lbr 65

Jl. Jetis Kulon I/32 Jl. Simo Gunung Baru 24

Manyar Agency Jl.Manyar Sabrangan 9i/94

70241128

SARANA LINTAS Jl. Semampir Kelurahan 39 Winda Simogunung Kramat Tmr 33

0315920722 082143784650

SURABAYA BARAT KENZI

Jl. Petemon Barat 086207346999/ 03174423716

Sudarmawan Jl. Manukan Tengah 19N/1

7405142

Biro MJ Jl. Adityawarman 46A

5663195

Dinda Jl. Prada Kali Kendal V/20G

7347415

031-3894874

Belqi Jl. Kedinding Tgh Baru 10/7 3773148-70757785

8674774

Abadi Jl.Karang Rejo VI/25

8280245

Biro Johan Rungkut Mapan Sel Blok CI-1

8721742

Biro Setia Abadi

Jl.Masangan Kulon 6S

Windu Jasa Kutisari Indah Utr 7/48

7877390 8481219

8552577- 085732706760

Biro Haris Buduran Sda

8969925

Delta Media Jl.Avia 192 Kwadengan Sda

8964135

3820570-70680749

Sumber Berkat Jl Jl. Rembang Sel 41B Jl. Simolawang

Biro Bu Ketut Jl. Blimbing X/111 P.Candra

Basori Jl. R.Rahmat 15

Sped Line Jl. Karang Asem IV/47

Biro Riri

8550709

SIDOARJO

 SURABAYA UTARA

Anugrah Jl. Lebak Rejo 34

SURABAYA SELATAN Vitalin Jl. Taman Waru Permai A/67

3573859 085100380511

LAMONGAN DIDIK NEW Kombes Pol M.Duriyat 42

085100711819


DEWI RENGGANIS

SENIN LEGI, 2 DESEMBER 2019 HALAMAN 14

WEBSITE: memorandum.co.id „ EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

MELIPUTI WILAYAH JEMBER. KEPALA BIRO: Edi Winarko . WARTAWAN: Marjuni, Abdus Syukur. ALAMAT: Jl. Dr Soetomo V/110 Jember. CP: 085335103739

Jaga NKRI

FOTO: MEMORANDUM/JUN

Bupati Faida Dukung Kaderisasi PKPNU

Bupati dr Hj Faida MMR menerima penghargaan dari Katadata Insight Centre dalam kategori pengelolaan APBD.

Pemkab Jember Raih Penghargaan Pengelolaan APBD Tingkat Nasional Terakhir, penghargaan bergengsi kembali diraih Pemkab Jember dalam kategori pengelolaan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD). Penghargaan itu diterima Bupati Faida pada Kamis (28/11) malam, di Ballroom JakartaTheatre XXI. Prestasi ini diperoleh atas keunggulan pemkab dalam mengelola anggaran untuk mencapai tujuan pembangunan di bidang kesehatan. “Karena kita fokus pada pembenahan

fasilitas kesehatan,” ungkap bupati usai menerima penghargaan tersebut. Pembenahan fasilitas kesehatan itu di antaranya, membangun sebanyak 50 pusat kesehatan masyarakat (pusekesmas) di seluruh Kabupaten Jember. “Sekarang menjadi puskesmas yang baru,” imbuhnya. Pemerintah juga membenahi sebanyak 130 puskesmas pembantu dan puskestren (pusat kesehatan pesantren).

Upaya lainnya di bidang kesehatan yakni menyediakan ambulans di setiap desa dan kelurahan, sebanyak 248 unit. Bahkan pemerintah memberikan dukungan asuransi kepada para lansia, keluarga yatim, dan piatu, keluarga miskin, seluruh ibu hamil di Kabupaten Jember. Penghargaan tersebut diterima dari Katadata Insight Centre setelah melakukan riset yang melibatkan panel ahli ekonomi independen. Mengutip katadata.co.id, Indeks Kelola merupakan metode untuk mengukur kinerja dan efektifitas pengelolaan APBD untuk pembangunan daerah. Ada 64 kabupaten dan kota di Indonesia yang menerima penghargaan Indeks Kelola 2019, yang terbagi dalam em-

idikan, pat kategori : kesehatan, pendidikan, gunan kesejahteraan, dan pembangunan ekonomi. “Daerah-daerah tersebut meovasi mang melakukan banyak inovasi si,” dan layak mendapatkan apresiasi,” nt kata Heri Susanto, Chief Content an Officer Katadata, saat pemberian penghargaan. Heri mengatakan, ke depan an a ini dari penghargaan Indeks Kelola -pemidiharapkan akan lahir pemimpin-pemisi dari mpin daerah yang berprestasi n maju seluruh pelosok nusantara dan Bukan bersaing ke pentas nasional. “Bukan wedan, hanya Joko Widodo, Anies Baswedan, nowo,” Ridwan Kamil, atau Ganjar Pranowo,” dv) ujarnya (jun/hms/edy/epe/adv)

mahasiswa hebat, tetapi mereka lemah iman dan ideologinya. Mereka tidak akan menjadi siapa-siapa,” ujarnya. Usai pelatihan ini, bupati meminta para dosen untuk menjaga keimanan mahasiswa dan ideologi mereka. Mahasiswa adalah modal bangsa ini. Selain itu, bupati berharap sinergitas perguruan tinggi dengan Pemerintah Kabupaten Jember terus terjaga, siapapun rektor mupun bupatinya. “Sinergitas itu penting, karena yang diurus adalah generasi yang akan menentukan nasib kita kelak, karena apa yang kita tanam hari ini akan kita tuai pada masa yang akan datang,” pesannya. Pada akhir pengarahannya, bupati berpesan agar peserta PKPNU menjaga persatuan, kekompakan, dan sinergitas. “Asah diri baik-baik. Pelatihan ini akan m meneguhkan bahwa bapak ibu bukan do dosen biasa tapi dosen yang menjaga NK NKRI,” tegasnya. (jun/edy/hms/ epe/adv)

FOTO: MEMORANDUM/JUN

Jember, Memorandum Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember yang dipimpin pasangan Bupati dr Hj Faida MMR dan Wakil Bupati KH Abdul Muqit Arief, dalam memimpin terus mendapatkan apresiasi. Berbagai penghargaan di raih, mulai tingkat regional hingga nasional.

Jember, Memorandum Bupati dr Hj Faida MMR mendukung kaderisasi yang dihelat oleh Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Jember melalui Pendidikan Kader Penggerak Nahdlatul Ulama (PKPNU). Kaderisasi yang diikuti para dosen ini berlangsung di Pondok Pesantren Nurul Qarnain di Desa Baletbaru, Kecamatan Sukowono. Dalam kesempatan itu, Bupati Faida memberikan pengarahan didampingi oleh Rektor IAIN Jember Babun Suharto. “Saya dukung pelatihan ini. Hal seperti ini perlu dibangkitkan,” tutur bupati. Bupati pun mengungkapkan sebuah pesan, bahwa jika orang beragama kehilangan iman maka kehilangan segalanya. Orang yang berbangsa dan bernegara, jika kehilangan ideologinya maka kehilangan segalanya. Kaderisasi ini merupakan bagian dari membangun bangsa dan sumber daya manusia. “Buat apa melahirkan

Bupati Faida berharap peserta Pendidikan Kader Penggerak Nahdlatul Ulama (PKPNU) mendukung program Pemkab Jember .

MATARAMAN KABIRO: H M TAUFIQ. PONOROGO - WARTAWAN: PUJI SISWANTO, KANTOR: Jl Mayjend Sutoyo no 16 RT-03/RW-03 Kel Kertosari Kec Babadan, Kab Ponorogo. MADIUN-MAGETAN-WARTAWAN: Muhammad Y Nur Habibii. KANTOR: Jl Mayjend Soengkono 53 Madiun Kota. Anif Sriwati, M Alvin KANTOR:Jl. Karya Darma, Magetan

FOTO: MEMORANDUM/ALV

Ponorogo, Memorandum Penemuan arca di tengah sawah gegerkan warga Putuk. Untuk membuktikan penemuan arca itu merupakan benda purbakala atau bukan, Polres Ponorogo menerjunkan personel ke lokasi di Dukuh Putuk, Desa Sawuh, Kecamatan Siman. Arca ditemukan di areal persawahan milik Mirah oleh Bringgil, buruh penggarap lahan ketika tengah membajak sawah untuk ditanami padi. Bringgil merasa besi untuk membajak membentur benda keras hingga bengkok. Penasaran, dia lantas mencari benda itu yang terpendam di kedalaman sekitar 30 cm.

Ketika digali, dia kaget menemukan struktur batu bata merah berukuran besar dan potongan arca tanpa kepala. Temuan itu sontak dilaporkan kepada Kepala Desa Sawuh Siswanto yang diteruskan ke Polsek Siman. Kasatintel Polres Ponorogo AKP Susuworo setelah melakukan pengecekan mengatakan, temuan itu akan ditindaklanjuti dinas terkait. “Penemuan arca ini kami serahkan ke Dinas Pariwisata Ponorogo dilanjutkan ke Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Trowulan Mojokerto,” paparnya, Minggu (1/12). Demi keamanan, untuk sementara potongan arca ditaruh di ruangan tertutup Balai Desa Sawuh. (ji/mt/epe)

Ratusan Pelajar SD Purwosari Belajar Tertib Lantas Magetan, Memorandum Siswa SD di Kabupaten Magetan tidak hanya mendapatkan mata pelajaran reguler. Mereka juga diberi materi pembelajaran tentang etika dan tata tertib berlalu lintas. Ini tampak pada aktivitas ratusan siswa SD Negeri Purwosari 1 dan 2 di halaman sekolah, Sabtu (30/11). Personel Satlantas Polres Magetan memberikan materi tertib berlalu lintas dengan penyampaian yang simpel dan penuh candaan. Untuk menarik respons, empat siswa yang berprestasi diganjar empat helm gratis. Pelajaran tertib berlalu lintas ini disampaikan Wakapolres Kompol Djumadi didampingi Kanit Dikyaksa Iptu Sumarno

bersama 5 anggota Satlantas. “Pada pelajaran ini, kami memberi arahan mengenai etika dan tata tertib berlalu lintas dengan penyampaian yang mudah dicerna anak-anak. Tujuannya, agar semua siswa selalu taat tertib berlalu lintas dan selalu menggunakan helm keselamatan guna terhindar dari kecelakaan di jalan,” terang Iptu Sumarno. Selama kegiatan berlang-

sung, sekitar 120 siswa dari kelas 1 hingga kelas 6 yang didampingi masing-masing guru wali kelas, antusias mengikutimenyambut riang gembira tentang tertib berlalu lintas di halaman sekolah yang terletak di Jalan Gubenur Suryo 1 Kecamatan Magetan ini. Menurut Kasatlantas Polres Magetan, AKP Ega Prayudi, pihaknya akan terus mendatangi sekolahan dengan tujuan memberi pelajaran tentang tertib berlalu lintas di jalan sejak dini agar terhindar dari kecelakaan sepverti yang telah dilakukan terhadap siswa SDN Puwosari1 dan 2. “Nanti semua sekolah akan digilir mendapat materi ini,” katanya. (alv/ack/mt/epe)

FOTO: MEMORANDUM/PUJI SISWANTO

Iptu Sumarno memberikan arahan kepada ratusan siswa SDN Purwosari 1 dan 2 Magetan.

Tim dari Dinas Pariwisata Ponorogo dan BPCB Trowulan dibantu Polsek Siman mengamankan lokasi temuan dengan memasang garis polisi.

FOTO: MEMORANDUM/ALV

Warga Putuk Digegerkan Temuan Arca di Tengah Sawah

Kasatbinmas AKP Agusia Sulabessy memimpin apel operasi pam.

Polres Madiun Kota Lakukan Pam Sepeda Santai Magetan, Memorandum Guna mencegah terjadinya kemacetan lalu lintas di jalan raya, puluhan anggota Satlantas Polresta Madiun Kota bersama Polsek Mangunharjo melakukan pengamanan agenda Sepeda Santai yang digelar Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun di sepanjang rute yang berlangsung di bantaran kali di Jalan AhmadYani, Kecamatan Mangunharjo, Sabtu (30/11). Kanit Turjawali Ipda Yuda memimpin giat itu dengan 11 personel dari unsur reskrim, sabhara, provos, dan Intel. Tujuannya agar tidak terjadi gangguan Kamtibmas dan Kamselatibcar lantas. Hal ini dibenarkan Kasatlantas AKP Budi Cahyono. Dia mengatakan, Satlantas Polresta Madiun selalu mendukung program pemkot. “Seperti Sabtu pagi ini, kami membantu untuk pengamanan arus lalin di lokasi kegiatan, maupun pengawalan sepeda santai guna kelancaran dan keamanan peserta di jalan,” terangnya. (alv/ack/mt/epe)

Selamat

HUT Ke-50 SKH

dan Pembukaan Kantor Biro Mataraman di Kabupaten/Kota Madiun

Jhoni Nasgor "GoyanG" Jalan Jemur Wonosari Lebar 31 Surabaya

Selamat HUT Ke-50 SKH Memorandum dan Pembukaan Kantor Biro Mataraman di Kabupaten Magetan MARTABAK SAFRIDA Depan RSAL Jalan Ahmad Yani Surabaya


LAMONGAN-TUBAN-BOJONEGORO

SENIN LEGI, 2 DESEMBER 2019 HALAMAN 15

WEBSITE: memorandum.co.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

KEPALA BBIRO: Supardi (Hardy). LAMONGAN: M Nur Ali Zulfikar. BOJONEGORO: Sutopo. IKLAN/PEMASARAN: Wahyudi. ALAMAT: Perum Graha Bunder Asri (GBA) Jalan Emerald VI No 3 Gresik. TELP: 0313959494- 085311868686

Komisi C berada di Kementerian PAN RB.

Belum Ada Perpres, PPPK Harus Bersabar Lebih Lama

Gresik, Memorandum Menjelang akhir 2019, Sabhara Polres Gresik gencar merazia warung-warung yang ditengarai menyediakan minuman keras (miras). Petugas menemukan berbagai jenis dan merek minuman beralkohol. Antara lain arak, bir putih, bir hitam, minuman impor, dan puluhan liter tuak. Semua minuman beralkohol itu diamankan di Mapolres Gresik sebagai barang bukti. Kasatsabhara Polres Gresik AKP Windu Priyo Prayitno menyampaikan, razia dilakukan secara terpisah di beberapa tempat pada Sabtu (30/11) sampai Minggu (1/12). Warung yang berada di Kelurahan Sidomoro misalnya. Di dalam warung milik Sanah (66), asal Desa Boteng, Kecamatan Menganti itu ditemukan 24 botol tuwak dan 2 jeriken.

Bojonegoro, Memorandum Sudah hampir setahun sejak honorer kategori 2 (K2) yang mengikuti seleksi pegawai pemerintah perjanjian kontrak (PPPK) dinyatakan lulus, hingga kini nasibnya belum jelas. Ketua Komisi C DPRD Bojonegoro Muchlasin Afan menjelaskan, terkait hal itu disebabkan belum terbitnya peraturan presiden (Perpres) terkait PPPK. Informasi tersebut ia peroleh setelah melakukan kunjungan kerja ke Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN RB) di Jakarta pada dua hari lalu. Ia mendapatkan keterangan dari Humas KemenPAN RB Warsito, bahwa terkait PPPK masih menunggu Perpres. “Tidak dijelaskan kapan Perpres akan terbit” ujar Politisi Partai Demokrat ini. Dirinya bersama anggota Komisi C mendatangi KemenPAN RB untuk menyampaikan aspirasi dari para Honorer K2 di Bojonegoro yang telah lulus seleksi tahap satu. Ia berharap Perpres segera terbit, agar Honorer K2 segera melakukan tanda tangan kontrak dan menerima hak-haknya. “Tahun 2019 sudah kita anggarkan tapi tidak bisa terserap karena belum kontrak,” harapnya. Diketahui sebanyak 375 Guru Honorer K2 yang sudah di nyatakan lulus seleksi tahap satu segera mendapatkan kejelasan nasib. (top/har/mik)

FOTO: MEMORANDUM/SAIFUDIN ANAM

FOTO: MEMORANDUM/IST

Puluhan Botol Miras Diamankan

Petugas Sabhara Polres Gresik menemukan puluhan miras dalam razia warung-warung.

Kemudian, razia yang dilakukan di warung milik

Sri Lestari (39), warga Desa/ Kecamatan Bendosari, Kabu-

Balap Liar Kartini Dibubarkan, Empat Pembalap Diamankan Gresik, Memorandum Balap liar yang kerap meresahkan masyarakat di Jalan Raya RA Kartini dibubarkan polisi, Minggu (1/12) dini hari. Meski para joki motor modifikasi itu berhamburan, petugas berhasil mengamankan tiga motor beserta empat yang diduga sebagai pembalap. Kapolsek Kebomas Kompol Mahmud melalui Kanit Reskrim Iptu Suja’i mengatakan, para pembalap jalanan itu mulai berkumpul di Jalan RA Kartini sekitar pukul 01.00 sampai 03.00. Pasalnya arus lalu lintas di lokasi itu sepi. “Ketika pembalap menyeting motornya kami langsung bergerak mengepung jalur dari timur ke barat tersebut,” ujar Sujai, Minggu (1/12). Ketika petugas sampai lokasi, para pembalap liar itu lari tunggang langgang menyelamatkan diri. Namun, ada empat pemuda yang berhasil diamankan beserta kendaraannya. “Mereka masih pelajar,” imbuh mantan Kanit Reskrim Polsek Gresik Kota tersebut. Keempat anak itu masih di bawah umur. Oleh karenanya, semuanya dikenakan sanksi tilang. Kemudian, orang tuanya akan di panggil ke kantor untuk diberikan nasehat agar mengawasi anak-anaknya. “Motornya akan kami kembalikan setelah semua barangnya diganti dengan yang standar,” katanya. Upaya ini dilakukan untuk memberikan rasa aman. Karena, aksi balap liar itu sangat meresahkan masyarakat dan mengancam keselamatan berlalu lintas. “Operasi ini akan terus kami lakukan di tempat-tempat yang dianggap rawan,” tandasnya. Sekadar diketahui, patroli malam tidak hanya dilakukan di Jalan R.A. Kartini. Korp seragam cokelat itu juga menyasar tempat tongkrongan anak muda di Jalan Veteran dan sejumlah lokasi di wilayah hukum Polsek Kebomas. (an/har/mik)

PN kata Sainal juga memiliki seni dalam memutus sebuah perkara. Soal pasal dan narasi dalam keputusan tergantung siapa yang memutuskan, meski pasal yang digunakan dalam landasan putusan hanya ita itu saja. “ Kita sebenarnya punya kesamaan seni dalam bertugas,” akunya. Pengadilan saat ini lanjut Sainal, akan terus berupaya meningkatkan pelayanan, pembenahan di segala bidang, dalam upaya meningkatkan pelayanan khusus bagi masyarakat yang mencari keadilan. Salah satunya mendaftarkan perkara saat ini bisa dilakukan dimana saja dengan memanfaatkan aplikasi e-court Pengadilan Negeri Lamongan. “Sekarang untuk mendaftarkan perkara tidak harus di kantor, dimana saja bisa di rumah atau di tempat kerja, cukup melalui e-court,” jelasnya. Cara ini cukup efektif, untuk mengurangi pertemuan orang PN dengan orang pencari keadilan, begitu juga soal pembayarannya tidak harus datang, melalui e-court juga bisa dengan membayar melalui bank-bank

FOTO: MEMORANDUM/ALI

Lamongan, Memorandum Sinergitas antara wartawan dengan ASN (aparatur sipil negara) di Pengadilan Negeri (PN) Lamongan, terus ditingkatkan. Untuk mempererat sinergitas dan silaturahmi antar kedua lembaga, diwujudkan dengan olahraga bersama pada Jumat ( 29/11) di PN Lamongan. Kegiatan ini, merupakan kali pertama dalam sejarah antara pegawai PN dengan wartawan yang yang biasa meliput di pengadilan yang tergabung dalam Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Cabang Lamongan. Ketua PN Lamongan Muhammad Sainal dalam kesempatan itu, mengungkapkan insan pers selama ini cukup berarti bagi pengadilan negeri. Selain bisa memberitakan aktivitas kegiatan PN, pers juga bisa menjadi pengontrol kinerja pengadilan. Tidak hanya itu, menurutnya PN dan pers memiliki kesamaan seni dalam kinerja. Kalau Pers kata Sainal setelah menemukan berita, selanjutnya adalah mengelola berita, hingga menyampaikan informasi ke masyarakat, baik dalam bentuk tulisan, suara dan gambar.

Ketua PN Lamongan Muhammad Sainal dan Ketua PWI Bachtiar Febrianto berolahraga.

yang ada. “Jadi itu upaya kami, dan reformasi birokrasi di MA saya kira sudah luar biasa dalam upaya meningkatkan pelayanan dan keterbukaan untuk pencari keadilan,” tuturnya. Sementara Ketua PWI Lamongan Bachtiar Febrianto, mengatakan bahwa selama ini hubungan antara pengadilan dan wartawan masih biasa saja.

Febri sendiri mengaku, kegiatan yang bersejarah, karena dalam sepanjang sejarah baru kali kini PWI bisa berolahraga bersama dengan keluarga besar PN. “Ini kegiatan kali pertama semoga kedepannya komunikasi ini terus terbangun sehingga kinerja kedua lembaga ini bisa berjalan dan saling menguntungkan,” pungkasnya. (al/har)

Nelayan Panceng, Gresik, Tertangkap Pakai Trawl Gresik, Memorandum Nelayan asal Desa Campur Rejo, Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik, ditangkap Satuan Polisi Air (Satpolair) Polres Bangkalan, Minggu (1/12). Petugas terpaksa menangkap karena nelayan menggunakan alat penangkap ikan jenis trawl yang dilarang pemerintah. Adalah Solikin (40), yang ditangkap petugas pada Rabu (20/11) pukul 10.30 lalu. Petugas lalu memberikan pembinaan dan akhirnya memulangkan Solikin pada Jumat (29/11) kemarin. Kepala Dinas Perikanan Pemkab Gresik Choirul Anam mengatakan, bahwa pihaknya menerima laporan dari Satpolair Polres Bangkalan. Sebab ada nelayan berasal dari tempatnya bertugas yang tertangkap di sana. Sehingga dia meminta

Nelayan Desa Campur Rejo, Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik, bernama Solikin (40), yang ditangani Satuan Polisi Air (Satpolair) Polres Bangkalan sedang diajak berdialog.

pihaknya untuk datang ke sana berdasarkan laporan yang diterima. “Saya tugaskan kepada kepala UPT Campur Rejo untuk ke Bangkalan,” jelasnya.

Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Dinas Perikanan Pemkab Gresik, Ainur Rofiq mengatakan memang telah terjadi penangkapan kepada nelayan asal Desa Campur Rejo,

Gresik, Memorandum Dua motor terlibat tabrakan di Jalan Raya Dusun Ngabar, Desa Bambe, Kecamatan Driyorejo. Satu pengendara meninggal di lokasi kejadian, Minggu (1/12). Sementara dua orang lainnya mengalami luka dan dilarikan ke rumah sakit. Informasinya, kejadian itu bermula ketika korban Pendi Herdiansyah (29), mengendarai motor Honda Genio AG 5980 YAT itu melaju dengan kecepatan tinggi dari barat ke timur. Dalam perjalanan, pria asal Sumatera Selatan itu berusaha menyalip truk dari sisi kanan yang ber-

jalan searah di depannya. Saking kencangnya, kendaraan korban melewati garis marka jalan. Bersamaan dengan itu, muncul sepeda motor Honda Beat W 5519 RF yang dikendarai Ika Fajar Andriani (21), membonceng ibunya Qolifah (41), warga Griya Bhayangkara, Masangan kulon, Sukodono, Sidoarjo. Karena jaraknya terlalu dekat, tabrakan tak tehindarkan. Korban langsung jatuh ke kiri dan membentur aspal. Dia mengalami luka parah di bagian kepala. “Motor lawannya jatuh ke kanan, dan mengalami luka di

RT 13 Kecamatan Panceng. Penggunaan jaring trawl oleh nelayang telah dilarang dalam UU No 24 tahun 2009 tentang perubahan UU No 31 tahun 2004 tentang Perikanan. Bagi penggunanya bakal dipidana 5 tahun penjara dan denda paling banyak Rp 2 miliar. “Penggunaan alat tangkap trawl memang sering kali bermasalah dengan nelayan pengguna alat tradisional. Dikarenakan jaring trawl yang aktif sering nyangkut pada jaring tradisional, yang mengkibatkan jaring tersebut rusak dan merugikan,” tambahnya. “Mengingat pengguna trawl juga termasuk nelayan kecil. Upaya dari kami diutamakan tidak ada konflik antar nelayan dengan mengupay-

akan kesepakatan dinantara mereka baik terkait waktu dan tempat penangkapan,” jelasnya. Sehingga Solikin tidak dilakukan upaya penindakan hukum. Namun apabila mengulangi lagi dia akan diproses sesuai ketentuan perundang-undangan. “Saya tidak akan mengulangi perbuatan saya untuk melakukan penangkapan ikan dengan menggunakan jaring trawl dan sejenisnya,” pungkas Solikin pemilik Kapal Mesin Nelayan (KMN) Nasional Group. Sekedar diketahui satu set jaring trawl miliknya kini disita oleh pihak berwajib. Dia tertangkap saat mencari ikan di perairan Kabupaten Bangkalan tepatnya 06”52’500 S - 112”51’000”E. (dri/har/mik)

LOWONGAN WARTAWAN

Tabrakan Motor, Seorang Tewas

FOTO: MEMORANDUM/SAIFUDIN ANAM

Tetapi dengan sinergitas yang pertama ini diharapkan bisa terus terjalin hubungan yang baik. “Memang ini awal yang baik, PWI bisa berkesempatan silaturahmi dengan brolahraga bersama. Semoga ini bisa semakin mempererat sinergitas untuk mendukung aktivitas, terima kasih kepada pak ketua dan keluarga besar PN,” tegas pria yang akrab disapa Febri ini.

FOTO: MEMORANDUM/ANDRIYANTO

FOTO: MEMORANDUM/SAIFUDIN ANAM

PN Lamongan dan Wartawan Bersinergi

Petugas mengamankan motor yang digunakan balapan.

Korban tergeletak di lokasi kejadian.

paten Sukoharjo ditemukan puluhan miras berbagai mer-

ek. Di antaranya 4 botol arak, 5 botol bir putih dan 4 botol bir hitam. Kemudian, 1 botol chivas, 1 botol Jack Dhaniel dan 2 botol Smirnoff. Di tempat selanjutnya adalah, warung di Jalan Harun Tohir, Jalan Kapteb Dhar mo Sugondo, kemudian Jalan Noto Prayitno, Jalan Tri Dharma dan Jalan Siti Fatimah Binti Maimun. Milik Dwi Prayitno (31), asal Kebomas, hanya ada 2 botol bir putih. Mantan Kapolsek Dukun itu menyebutkan, razia ini ter us digencarkan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Apalagi menjelang pergantian tahun. “Kami akan terus merazia warung-warung yang diduga menjual miras,” katanya, kemarin (1/12). Ditambahkan, pihaknya ingin menciptakan wilayah Gresik yang aman dan kondusif dari berbagai kejahatan. Sebab, pengaruh miras dapat memicu perbuatan kriminalitas. (an/har/mik)

bagian kepala,” kata Kanit Laka Satlantas Polres Gresik Ipda Yossy Eka Prasetya, kemarin. Dia menjelaskan, berdasarkan keterangan saksi di lapangan, satu orang korban meninggal di lokasi kejadian. Sementara Ika mengalami luka dan Qolifah tak sadarkan diri. “Semuanya sudah kami bawa ke RS Anwar Medika,” imbuhnya. Sejumlah petugas sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa sejumlah saksi. Kedua motor yang terlibat juga telah diamankan ke Kantor Satlantas Polres Gresik. (an/har/mik)

Dibutuhkan wartawan Penempatan wilayah GRESIK dan TUBAN Persyaratan: Surat Permohonan Lamaran Ijasah S1 atau Yang Berpengalaman Jurnalis Pas Photo 4×6 SKCK dari Kepolisian Contoh tulisan (2 berita krimimal dan Pemerintahan)

Lamaran kirim ke Alamat Perum Graha Bunder Asri Jl. Emerald VI No 3, Kembangan, Kebomas-Gresik atau email : Skhmemorandum.86@gmail.com cc hardy86ae@gmail.com


GRESIK-PANTURA

SENIN LEGI, 2 DESEMBER 2019

WEBSITE: memorandum.co.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

HALAMAN 16

KEPALA BIRO: Supardi (Hardy). GRESIK: Syaifuddin Anam, Hardy, M Amin Alamsyah. Iklan: Memet HK. ALAMAT: Perum Graha Bunder Asri (GBA) Jalan Emerald VI No 3 Gresik. TELP: 031.3959494- 085.311.868.686 KEP

HUT Organisasi Papua Merdeka

Hobi Jadi Untung BERMULA dari hobi mengoleksi motor, Hufan Nur Dhianto malah beruntung. Motor koleksinya yang dibeli dari harga murah, justru ditawar tinggi. Bahkan, saking banyaknya motorr yang dikoleksi, ia mengaku sampai tidak hafal. Hufan Nur Dhianto. “Dari harga beli, biasanya motor saya ditawar mulai Rp 5 juta sampai Rp 7 juta. Sehingga selain menjadi hobi saya juga untung dari penjualan,” ujar Kepala Bidang Sarana dan Prasana Dinas Perhubungan Pemkab Gresik. Hufan mengaku membeli motor-motor itu dengan kondisi rusak. Sehingga harganya pun tidak terlalu mahal, kisaran Rp 2,5 juta samapi Rp 3 juta. Dari situlah tiap akhir pekan Hufan sibuk merestorasi motor tersebut di kediamannya jalan Mentawai, GKB. Kini, motor koleksinya itu banyak diparkir di kantor Dishub karena saking banyaknya. Dia pun tidak begitu hafal, hanya beberapa saja dia mampu sebutkan. Misalnya seperti Yamaha L ada 2 unit, Vespa 1 unit, Suzuki Cristal 1 unit dan Honda Prima 2 unit.(dri/har/mik)

FOTO-FOTO: MEMORANDUM/ ANDRIYANTO

LAKONE

Pelajar Papua Kenakan Ikat Kepala Merah Putih sebagai Wujud Cinta NKRI Tuban, Memorandum Sejumlah pelajar Papua di Tuban memperieringati hari ulang tahun (HUT) Organisasi Papua ua Merdeka (OPM) yang jatuh pada 1 Desember, r, Minggu. Peringatan tersebut dilakukan dengan n cara mengikatkan tali Merah Putih di kepala se-bagai wujud kecintaan terhadap Negara Kesatuan n Republik Indonesia (NKRI). Kegiatan tersebut diinisiasi oleh Polres Tuban untuk melakukan penggalangan pelajar berjumlah delapan orang yang sedang studi di tiga lembaga pendidikan. Diantaranya, SMAN 1 Tuban, SMK Abdi Negara dan SMKN 1 Tuban. Para pelajar itu mengaku sangat aman ber studi di Kabupaten Tuban. Bahkan, Kapolres Tuban AKBP Nanang Haryono telah mengangkat mereka sebagai anak

asuhnya. “Kami di Tu b a n m e ra s a sangat aman dan nyaman apalagi Kapolres Tuban telah mengangkat kami sebagai anak asuhnya, dan hari ini kami semua memakai ikat kepala merah putih sebagai kecintaan kami pada NKRI,” ujar Tabhita Eroti salah satu pelajar dari SMKN 1 Tuban. Sementara itu, KapolresTuban

AKBP Nanang Haryon mengatakan ono ba bahwa, Kegiatan p penggalangan t terhadap pelajar a asal Papua ini g guna antisipasi a adanya aksi maupun kegiatan yang tidak diinginkan dan dapat menimbulkan gangguan kamtibmas. Pemasangan ikat kepala menggunakan pita Merah Putih merupakan bentuk kecintaan Pelajar asal Papua di Kabupaten Tuban terhadap NKRI. “Mereka sudah kami anggap sebagai anak sendiri,” terang Kapolres Tuban. Dijelaskan, kegiatan ber-

Pelajar Papua di Tuban memakai ikat kepala Merah Putih sebagai tanda cinta NKRI.

FOTO-FOTO: MEMORANDUM/ HARDY

langsung di Lapangan Mapolres. Selain pemasangan ikat pita merah putih, juga melakukan olahraga bersama. Bahkan, sejak mereka dinobatkan sebagai anal asuhnya, setiap minggu sekali diadakan pertemuan dan sila-

turahmi. “Kita rutin setiap seminggu sekali berolahrga bersama pelajar Papua yang ada di Tuban. Ini bentuk kecintaan kami kepada mereka yang sudah kami anggap sebagai anak kami sendiri,” pungkasnya. (har/mik)

Dukung Polres Lamongan Menuju WBBM, Satlantas Ciptakan 6 Inovasi Berbagai upaya dalam memberikan pelayanan secara maksimal kepada masyarakat untuk mendukung Polres Lamongan menuju wilayah birokrasi bebas melayani (WBBM), terus dilakukan oleh Satuan Lalu-lintas Polres Lamongan. Untuk memudahkan hal itu, kesatuan polisi di bidang lalu-lintas kota Soto Lamongan ini melakukan sejumlah inovasi.

SIM SEMPAL dan SIMAMING (Sim Malam Minggu) SIM Sempal merupakan kepanjangan dari SIM Semangat Para Nelayan. Tujuan inovasi ini adalah memberikan pelayanan untuk para nelayan untuk memperpanjang SIM tanpa datang ke Satpas Induk, mengingat aktifitas melaut mencari ikan membutuhkan waktu berminggu-minggu. Dengan media mobil SIM keliling dan kesiapan petugas dalam pelayanan SIM kepada para nelayan memberikan warna tersendiri karena mobil SIM keliling hadir di pantai. Antusias masyarakat di seputar pan-

Coaching Clinic SIM Petani (Kompeni).

tai terlihat sangat bagus. Mereka mengaku sangat puas dengan pelayanan Polisi yang hadir di tengah-tengah masyarakat, untuk memberikan kemudahan dalam perpanjangan SIM, dan terhindar dari SIM habis masa berlaku. Salah satu sarana pelayanan SIM yang praktis dan cepat  masyarakat tidak perlu datang ke Sarpas penerbitan SIM di Polres Lamongan. “Petugas semakin dekat dengan Nelayan dan memberikan pemahaman tentang etika berlalu lintas dengan benar, sehingga mereka akan sadar dan mengerti betapa pentingnya keselamatan dalam berlalu lintas,” tegas perwira asli Semarang ini. SIMAMING  Simaming adalah program inovasi yang diperuntukkan bagi masyarakat yang biasanya liburan malam minggu bersama keluarga di Alun-alun Lamongan, khususnya bagi para pekerja luar kota yang hanya libur di hari Sabtu dan Minggu. Inovasi ini dilaksanakan setiap malam minggu mulai pukul 18.30 sampai dengan pukul 20.00 WIB di area timur Alon - Alon Lamongan. Inovasi tersebut juga di peruntukan bagi masyakarakat yang tidak mempunyai waktu untuk mengurus perpanjangan SIM pada siang hari sehingga bisa melakukan perpanjangan pada malam hari, SIMAMING tersebut dapat mempermu-

FOTO: MEMORANDUM/ALI

Keenam inovasi itu adalah BPKB SI PALU, SIM SEMPAL dan SIMAMING, SIAKOR, SIM DELIVERY dan Pembayaran Digital Anti Pungli. Misalnya inovasi BPKP SI PALU atau punya kepanjangan siap antar selalu. Jadi masyarakat tidak perlu mengambil BPKB yang sudah selesai, tetapi sudah diantar oleh petugas Satlantas Polres Lamongan ke rumah masing-masing. Kasatlantas Polres Lamongan, AKP Danu Anindhito Kuncoro Putro menjelaskan, bila munculnya inovasi ini, disebabkan adanya keluhan dari masyarakat yang tidak bisa sekali atau sehari untuk mengurus kelengkapan surat kendaraan khususnya BPKB, untuk menghindari agar masyarakat tidak bolak balik ke sarpas BPKB, efisien  tidak mengganggu aktivitas sehari-hari pemohon, sehingga dibuatkanlah inovasi  BPKB SI PALU. Cara kerja BPKB SI PALU sendiri adalah dengan mengantar BPKB langsung ke rumah pemohon tanpa memberitahukan terlebih dahulu kepada pemohon atau suatu kejutan langsung diantar petugas dari unit Regident  mengingat pentingya dokumen tersebut. “Tanpa diduga, kegiatan tersebut mendapatkan antusias yang baik dari masyarakat terbukti mereka sangat terkejut bahwa polisi mengantar langsung kerumah, seperti pegawai pos kilat,” terangnya. Kegiatan ini, lanjut Danu juga sebagai bentuk pengabdian polisi dalam memberikan pelayanan pada masyarakat, dengan tidak hanya diam di tempat tapi juga harus jemput bola sehingga masyarakat merasa dilayani dan

yang paling utama adalah hilangnya praktek CALO dan PUNGLI. Tidak berhenti sampai di situ, Satlantas juga meluncurkan inovasi SIM KOMPENI atau singkatan dari kata Komunitas Petani. Ini merupakan salah satu Inovasi Pelayanan perpanjangan SIM yang menghadirkan polisi di tengah masyarakat khususnya bagi para petani yang tinggal di desa yang jauh dari Satpas Induk. SIM Kompeni selain melayani perpanjangan SIM juga sebagai media untuk mensosialisasikan tentang pentingya berlalu lintas dan keselamatan di jalan. Masyarakat Lamongan pada dasarnya hampir rata-rata Hidup di desa dan berkativitas di Sawah selain kurangnya waktu untuk datang  ke Satpas Induk, mereka juga minim tentang pengetahuan berlalu lintas terlihat dari banyaknya pelangaran lalu lintas yang dengan jelas terlihat secara kasat mata seperti pelanggaran helm dan tidak mempunyai SIM.  Problemnya, rata - rata mereka takut serta tidak tahu tata cara pengurusan SIM, sehingga perlunya penjelasan-penjelasan kepada masyarakat yang berada di desa-desa bahwa pengurusan SIM sangat Mudah dan Murah. “Kegiatan ini merupakan wujud dari program promoter yaitu kehadiran polisi sebagai pelayanan harus hadir di tengah masyarakat dan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujar alumnus Akademi Kepolisian 2008 ini. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan akan mampu memberikan pelayanan prima kepada masyarakat dan menghilangkan praktek percaloan.

Kasatlantas Polres Lamongan AKP Danu Anindhito Kuncoro Putro memberikan SIM kepada nelayan.

dah masyarakat dalam memperoleh pelayanan Polri Khususnya Pelayanan Perpanjangan SIM. SP2HP DELIVERY “ SIAKOR” “Siap Antar Ke Rumah Tersangka dan Korban” Merupakan inovasi layanan Surat pemberitahuan perkembangan hasil penyidikan (SP2HP) untuk tersangka, korban dan ahli waris yang cepat diantar ke rumah guna memberikan informasi perkembangan kasus dan menciptakan hubungan yang humanis antara polisi dengan tersangka maupun korban. Sebelumnya SP2HP ini oleh petugas dikirimkan melalui jasa pos, dengan tenggang waktu yg lama sampai kepada alamat,Tersangka,Korban serta keluarga Korban, dan terkadang tidak sampai tujuan karena daerah yang tidak terjangkau oleh wilayah pengiriman. “Dengan adanya program inovasil SP2HP SI AKOR hasil perkembangan sidik akan cepat diketahui dan petugas semakin dekat dengan masyarakat, dan aka merubah pandangan negatif tentang pelayanan petugas Laka lantas yang negative,” tukas perwira pangkat tiga balok dipundak itu. Ditambahkan, alhamdulilah SIAKOR mendapatkan aprisiasi para penerima SP2HP dan membentuk masyarakatyang opini masyarakat yang peduli terhadap keselamatan berlalu lintas dan mengetahui proses dan prosedur penyidikan laka-lantas. “Terima kasih atas kepercayaannya kepada Satuan lalu-lintas yang berusaha terus berbenah untuk kepentingan mas-

Paur SIM Aipda Sugiyono memberikan pelayanan SIM delivery kepada masyarakat.

yarakat”ucap Danu merendah. SIM DELIVERY Merupakan inovasi yang di peruntukan bagi masyarakat yang mempunyai aktivitas tinggi, sehingga tidak mempunyai waktu untuk menukar surat keterangan penganti SIM. Mereka ini bisa menghubungi petugas untuk meminta di antarkan kerumah pemohon, dengan adanya inovasi ini masyarakat diharapkan mendapatkan pelayanan jemput bola sehingga dapat terciptanya pelayanan Prima, pelayanan SIM Delivery hanya menjangkau masyarakat wilayah dalam Kota Lamongan yang dilaksanakan setiap hari mulai pukul 15.00- selesai dengan kuota setiap hari 5 penerima. POLICE GO TO CAMPUS “PAK KUMIS” Merupakan Inovasi Polisi anjang Kampus Kumpul Mahasiswa, menciptakan hubungan yang sinergi di kalangan mahasiswa atau kaum milenial, dengan berperan aktif bersama membentuk generasi muda dan masyarakat sadar tentang arti pentingnya berkeselamatan dan pelopor keselamatan berlalu lintas. Hubungan antara polisi dan mahasiswa akan semakin dekat, khususnya dengan polisi lalu lintas sebagai motor membentuk karekter dan etika melenial yang taat terhadap hukum menuju Indonesia yang cemerlang. Inovasi selanjutnya adalah Lamongan Besa Macet atau Patroli LABET. Dimana Lamongan terdapat Jalan Nasional penghubung Gresik ,Tuban, Bojonegoro. volume kendaraan yang semakin hari meningkat, didukung banyaknya kendaraan barang serta masyarakat penyeberang jalan pada median, maka berdampak Laka Lantas yang sebabkan kemacetan. Sehingga dibentuk LABET Lamongan bebas macet. Pergerakan anggota Labet sangat efektif sekali dijalur Pantura dengan sarana Sepeda motor Roda Dua KLX lebih efektif dalam hal penguraian kemacetan dan lebih cepat dan sigap terhadap situasi dan rekayasa lantas. Apresiasi masyarakat pengguna jalan sangat banyak sekali, masyarakat pengguna jalan merasa diperhatikan

dan tidak lama menunggu antrian jalan karena macet. Labet dengan lincah mengurai titik kemacetan dengan kondisi jalan yang penuh kendaraan labet bisa masuk pada sela sela kendaraan. Pembayaran Digital Anti Pungli Pembayaran anti pungli ini adalah, pembayaran yang menggunakan aplikasi android LA Pay dan Link Aja. LA Pay merupakan APLIKASI yang dimiliki PEMKAB Lamongan dan sudah terintegrasi dengan pelayanan di Polres Lamongan, Aplikasi ini dapat di download di APP Store HP android, LA pay digunakan untuk melakukan transaksi pembayaran Perpanjangan SIM melalui digital sehingga masyarakat kemana-mana tidak perlu membawa uang cukup dengan membawa handphone berisi aplikiasi LA pay. Link Aja merupakan aplikasi adalah layanan keuangan digital dari Telkomsel berupa uang elektronik (e-money). Link Aja berfungsi layaknya rekening bank yang fleksibel dan tanpa adanya bunga. Layanan yang dicakup oleh Link Aja di antaranya adalah transfer ke Bayar dengan, Bayar Beli di HP, belanja Online, dan Berbagi Uang. Aplikasi ini dapat di download di APP Store HP android, Link Aja juga dapat digunakan untuk melakukan transaksi pembayaran Perpanjangan SIM melalui digital sehingga masyarakat kemana-mana tidak perlu membawa uang cukup dengan membawa handphone berisi aplikiasi Link Aja. “Diharapkan dengan adanya aplikasi pembayaran non tunai tersebut dapat menekan adanya pungli dan terciptanya pelayanan yang profesional, transparan dan akuntabel,”kata Lamongan 9 sebutan lainya Kasatlantas Polres Lamongan, kemarin. Masih menurut AKP Danu Anindhito Kuncoro Putro, bila seluruh inovasi ini adalah, ide dan gagasan serta bimbingan dari Kapolres Lamongan AKBP Feby D.P Hutagalung. “Tanpa arahan, bimbingan, dan dukungan dari beliaunya serta kerja sama bersama anggota juga masyarakat belum tentu inovasi-inovasi ini terwujud. Mudah-mudahan ini bermanfaat untuk masyarakat “pungkasnya. (al/har/mik)

Profile for memorandumcoid

Memorandum Edisi 2 Desember 2019  

Memorandum Edisi 2 Desember 2019

Memorandum Edisi 2 Desember 2019  

Memorandum Edisi 2 Desember 2019

Advertisement