Skip to main content

Koran Memorandum Edisi 11 Juni 2022

Page 1

SERTIFIKA T

P ER S WAN DE memorandum.co.id

SABTU PON, 11 JUNI 2022

memorandumredaksi@gmail.com

HARGA Rp 3.500,-

DUGAAN PENYELEWENGAN DANA PILWALI 2020

Mata Hati

KORUPSI DIKEBUT, PIDANA DILUPAKAN MoƟf Pembuang Bayi di Sungai Jemur Ngawinan

Oleh: Arief Sosiawan

Aib Keluarga

Pemimpin Redaksi

Rakyat Mulai Pintar

B

eberapa pekan terakhir hiruk pikuk politik nasional ramai membahas soal calon presiden (capres). Di media sosial begitu menggema. Kalau digambarkan seakan seperti pawai orang menabuh gendang. Suaranya nyaring saling bersautan suit-suitannya. Sampai-sampai muncul istilah “kok ngomong copras-capres terus, padahal masih lama, masih 2024”. Puncaknya muncul beberapa deklarasi yang deklaratornya rakyat biasa, rakyat

Surabaya, Memorandum y mengungkap g g p Polisi akhirnya motif PY (20), wanita yang membuang bayi kandung di sungai Jemur Ngawinan, Rabu (8/6). Anak ketiga dari empat bersaudara itu tega membuang bayi karena mengandung anak

hasil hubungan di luar pernikahan. “Karena rasa malu dan aib,” terang Kapolsek Wonocolo Kompol Royke Hendrik Fransisco Betaubun, Jumat (10/6) siang.

Disinggung terkait kehamilan g gelap g p atau akibat PY, hasil hubungan dari kekerasan seksual yang dialami,  Bersambung ke halaman 11 

Terduga pelaku PY digiring petugas.

 Bersambung ke halaman 11 

Angela Lee

Berpisah Angela Lee berpisah dengan Alexander usai dua tahun menikah. Apa sih alasan dari sang selebgram seksi tersebut?

Surabaya, Memorandum Kinerja Satreskrim Polrestabes Surabaya dipertanyakan. Terkait penyelidikan kasus dugaan penyelewengan dana Pilwali 2020 Kota Surabaya tiba-tiba menjadi atensi. Padahal, kasus itu sudah cukup lama dan berjalan dua tahun. Sementara upaya pengungkapan peristiwa kriminal lain yang menjadi konsumsi publik diabaikan. Seperti pembunuhan di Manukan Tama dan dugaan pencabulan mahasiswa Unesa oleh oknum dosen. Dua kasus ini sama pentingnya untuk bisa dituntaskan dan bukan hanya menjadi pekerjaan rumah (PR) dari Satreskrim Polrestabes Surabaya. Dalam penanganan kasus dugaan penyelewengan dana pilwali sangat jelas namun terkesan ditutup-tutupi. Bahkan, Kas a t re s k r i m AKBP Mirzal Maulana

enggan membocorkan siapa pelapor dari kasus tersebut meski beberapa ketua PPK yang diperiksa membenarkan adanya pemanggilan. “Nggak tahu karena ini dugaan kasus korupsi dan berdasarkan informasi,” jelas Mirzal saat dikonfirmasi Memorandum, Jumat (10/6). Mirzal beranggapan, bahwa penanganan kasus korupsi yang dilakukan sudah sesuai prosedur. “A d a p r o s e durnya dan kami sedang mengikuti p ro s e d u r p e n a nganan sesuai ketentuan hukum yang ada,” jelasnya.  Bersambung ke halaman 11 

“

Kalau alasan pisah karena itu privacy kami, jadi saya nggak bisa diungkap,” ujar Angela seperti dikutip detikcom. Angela Lee tak mau masalah rumah tangganya dulu jadi konsumsi publik. Ia  Bersambung ke halaman 11 

Surokim Abdussalam FOTO: MEMORANDUM/DANNY

FOTO: ISTIMEWA

Maling HP Wonosari Babak Belur

Tangkapan layar dari video dua pria diamankan petugas dari amuk massa.

BANTU SAUDARA MALAH DIPUKULI FOTO: MEMORANDUM/ALFIN

Surabaya, Memorandum Aksi main hakim sendiri terjadi di Jalan Wonosari Wetan. Dua pria babak belur berlumur darah usai dapat bogeman mentah dari massa yang geram dengan ulahnya. Sehingga keduanya harus dilarikan ke rumah sakit. Terduga pelaku yakni Masud (37) indekos di Jalan Sidotopo diamankan polisi berikut barang bukti HP Realme Type C12 milik Luluk Mukarro-

mah warga Wonosari. Sementara satu pria yang ikut dikeroyok dalam kejadian itu bernama Beki (29), korban salah sasaran. Informasi yang dihimpun Memorandum, kejadian yang diketahui pada Kamis (9/6) sore itu viral setelah sebuah video amatir yang diabadikan warga setempat terlihat dua pria dengan  Bersambung ke halaman 11 

Kanwil DJP JaƟm I Dipraperadilankan (2)

Tetap Tagih Hak Negara Surabaya, Memorandum Su Permohonan sah dan tid tidaknya penggeledahan yan yang diajukan Lucky Kartanto terha terhadap Direktorat Jenderal Pajak Ka Kantor Wilayah (DJP) Jawa Timur I dik dikabulkan seluruhnya oleh hakim tunggal Pengadilan Negeri (PN) Surabaya AFS D Dewantoro. Kepala Bidan Bidang P2 Humas Kanwil DJP Jawa Timur I Bu Budi Susanto saat ditemui

usai persidangan menyampaikan yang pada intinya pihaknya menghormati atas putusan hakim. “Kami menghormati keputusan ini. Tentunya selanjutnya kami akan berkoordinasi dengan kantor pusat DJP atas putusan tersebut. Dan tentunya kami juga akan melakukan upaya hukum dan upaya lain sesuai ketentuan yang berlaku untuk

FOTO: MEMORANDUM/JAKA

 Bersambung ke halaman 11 

Kepala Bidang P2 Humas Kanwil DJP Jawa Timur I Budi Susanto (tengah) di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya.

TTua-Tua Keladi, Sudah Lansia kok Pingin Rabi (2) -

Meng, pemkot bentuk DKS tandingan, dinilai cacat dan melanggar hukum.

-

Jangan salahkan kami kalau mau buat wali kota tandingan.

Si Mameng (Rakyat)

Berubah sejak Bik Ningsih Balik dari Kampung S Sejak ada Bik Ningsih di rrumah, kenyataannya sikap S Sulkan berubah. Dia tidak pernah lagi makan di kamar. p S Sulkan ikut makan bareng bersama keluarga. b

B

ukan tanpa alasan itu dilakukan. Bandi menduga ayahnya melakukan itu karena tahu Bik Ningsih ikut bersama-sama maka bareng keluarga. Tidak itu saja. Sulkan jadi rajin berolahraga. Ini pun bukan tanpa alasan. Fak-

tanya ruang olahraga berhadapan langsung dengan dapur dan tempat mencuci pakaian, di mana Bik Ningsih lebih banyak beraktivitas. Hampir 80 persen kegiatan Bik Ningkih berkutat

PENERBIT: PT. Memorandum Sejahtera  SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986  PELAYANAN IKLAN-PEMASARAN: 031-8275390  REDAKSI: 031-8275390  FAX: 031-8291078  LAYANAN PENGADUAN KORAN & IKLAN:

 Bersambung ke halaman 11 

081-2325-2205


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

SIDOARJO Bupati Ajak Gaungkan Gaya Hidup Sehat

SABTU PON, 11 JUNI 2022 HALAMAN 2

KEPALA BIRO: Budi Joko Santoso. WARTAWAN: Slamet Wibowo PEMASARAN/IKLAN: Suprianto, Afin Mauludin. TELEPON/SMS REDAKSI/IKLAN BIRO SIDOARJO: 083831013777 EMAIL: areksidoarjo@gmail.com

Dikatakan olehnya, pandemi Covid-19 lalu menjadi pembelajaran bahwa menjaga gaya hidup sehat adalh hal yang sangat penting untuk bisa survive. “Menghadapi pandemi covid kemarin sudah jelas sekali, bahwa gaya hidup sehat adalah kunci untuk bisa survive,” ujar Bupati Muhdlor. Bupati yang akrab dipanggil Gus Muhdlor itu mengatakan, UKS/M memiliki peran penting pada era seperti sekarang ini. Potensi yang besar untuk menjaga tumbuh kembang anak bangsa dan masa depan bangsa ada pada UKS/M. Melalui program-programnya akan mengajarkan masyarakat dan juga anak didik tentang gaya hidup sehat.

“UKS/M punya potensi yang sangat besar, karena potensi ini berkaitan dengan tumbuh kembang anak bangsa dan masa depan bangsa itu sendiri,”ucapnya. Gus Muhdlor mengatakan penguatan edukasi kesehatan p e n t i n g d i l a k u k a n . Ol e h karenanya edukasi kesehatan harus selalu disampaikan. Dengan begitu penerapan gaya hidup sehat benar-benar dilakukan masyarakat. “Jadi penguatan ini adalah penguatan terbaik, selain untuk mengajarkan kepada masyarakat, juga kepada anak didik kita tentang gaya hidup sehat plus preventif terhadap calon wabah di Indonesia,”sampainya. Gus Muhdlor juga

menyampaikan b a h w a s i n e rg i m e n c a p a i pembangunan kesehatan adalah hal yang utama. Sinergi dengan semua pihak harus dilakukan. Mulai dari tingkat pusat sampai daerah bahkan sampai tingkat desa harus ada. “Kalau diatas sudah ada sinergi, maka haram hukumnya kalau ditingkat kabupaten tidak ada sinergi, sinergi ini harus tetap ada. Jadi sinergitas ini harus ditata, komunikasi harus tetap jalan karena goals nya adalah gaya hidup sehat,” tutup Gus Muhdlor.(is/kri/jok/mik)

FOTO: MEMORANDUM/IS/KRI

Sidoarjo, Memorandum Pentingnya gaya hidup sehat dalam keseharian disampaikan Bupati Sidoarjo H Ahmad Muhdlor ketika menghadiri rapat kerja daerah (rakerda) tim pembina UKS/M (Unit Kesehatan Sekolah/Madrasah) Kabupaten Sidoarjo di Hotel Arayanna Trawas, Mojokerto, Kamis (9/6).

Bupati Sidoarjo H Ahmad Muhdlor membuka rakerda tim pembina UKS/M.

Sidoarjo, Memorandum Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Sidoarjo berpartisipasi dalam Pameran Nasional Kriya Indonesia yang diselenggarakan di Jogya City Mall, Yogyakarta, 9 – 12 Juni 2022. Pada pameran yang diikuti dari berbagai kota dan kabupaten se Indonesia ini, Dekranasda Kabupaten Sidoarjo tampil bersama Dekranasda lainnya. Diantaranya Dekranasda Yogyakarta, Bantul, Sleman, Gunung Kidul, Jambi, dan lain sebagainya. Pada gelaran ini, Dekranasda Kabupaten Sidoarjo berkesempatan mengirimkan tujuh peserta perajin IKM/UMKM binaannya. Masing – masing merupakan perwakilan dari tiga asosiasi yakni produk craft, aksesoris, dan kerajinan kulit. Sa’adah Ahmad Muhdlor Ali, Ketua Dekranasda Sidoarjo, berkesempatan menghadiri pembukaan acara. Ning Sasha, panggilan akrabnya mengungkapkan jika kegiatan ini akan mampu membangkitkan UMKM di Indonesia, khususnya para pengusaha di kota Udang. Pihaknya pun sangat berterimakasih pada Dekranasda Yogyakarta sebagai tuan rumah acara, yang mengapresiasi kerajikan perajin Sidoarjo. Melihat hal itu, Ning Sasha pun optimis jika produk – produk UMKM asal Sidoarjo mampu

FOTO: MEMORANDUM/IS/KRI

Dekranasda Sidoarjo Ikut Pameran di Yogya

Ning Sasha, istri Bupati Sidoarjo menghadiri pembukaan Pameran Nasional Kriya Indonesia di Jogya City Mall, Yogyakarta.

bersaing baik di skala lokal maupun internasional. “Tadi mendapat apresiasi dari Ketua Dekranasda Yogyakarta, juga Kabupaten Bantul dan Gunung kidul. Beliau sangat mengapreasiasi dan mengakui kreatifitas produk dari Sidoarjo,” ungkap istri Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali, di tengah- tengah acara pameran, Kamis (9/6). Apalagi menurut Ning Sasha, tak bisa dipungkiri jika pandemi yang telah melanda hampir dua tahun lebih ini, berdampak pada perajin yang kesulitan untuk memasarkan

produk kerajinannya. Sehingga tak sedikit yang menghentikan produksinya. Tentunya hal ini menyebabkan dampak ekonomi bagi para pengrajin UMKM. Maka dari itu pameran t e r s e b u t d i h a ra p k a n m a m p u membantu pemasaran produk pengrajin daerah yang terdampak pandemi Covid-19. “Tujuan dari pameran ini adalah tak lain menambah wawasan yang luas lagi kepada perajin UMKM Sidoarjo dan juga perluasan pasar atau pembeli agar UMKM di Sidoarjo

bisa lebih dikenal,” jelasnya. Tak lupa, dalam kesempatan itu, Ning Sasha juga mengajak masyarakat untuk lebih mencintai produk dalam negeri. Mengingat UMKM adalah tulang punggung perekonomian di Indonesia. “Jangan lupa beli dan bela produk lokal. UMKM Sidoarjo Jaya,” seru Ning Sasha. Sementara itu, Rini, Koordinator UMKM Sidoarjo yang juga dari Disperindag Sidoarjo, menjelaskan jika para perajin binaan Dekranasda Sidoarjo sangat antusias mengikuti

acara ini. “Antusias sekali. Dari kulit diwakili Bu Cici itu produknya tas dompet pouch. Nah kalau aksesoris diwakili dari Dian Art dan Queen Art. Sementara yang craft ada empat IKM yang berangkat. Contoh tas rajut, hiasan dinding, bordir juga ada,” jelasnya. Rini juga menuturkan jika UMKM/ IKM di Sidoarjo semakin berkembang, bahkan tak sedikit telah melakukan ekspor ke luar negeri. “Kalau untuk IKM Sidoarjo, Alhamdulillah sudah ada beberapa

yang ekspor. Pemulihan ekonomi di Sidoarjo sudah mulai bangkit. Harapannya acara ini bisa membangkitkan kembali Industri Kecil Menengah setelah Covid-19,” tegasnya. Januaransyah Basuki, Ketua Pelaksana sekaligus Direktur PT Aaliyah Cipta Pradana, optimistis p a m e ra n i n i a k a n m e m a n t i k semangat para pelaku UMKM, yang juga bermanfaat untuk para pelaku usaha saling bertukar informasi. “Pameran ini menjadi kampanye bagi para pelaku IKM akan kualitas produk mereka, serta mereka bisa bertukar informasi antar pelaku usaha,” ucapnya. “Kurang lebih ada 20 stand yang diikuti dari berbagai daerah. Saya sangat berterimakasih atas partisipasi Dekransada dari berbagai kota dan kabupaten. Dari Jambi juga ada dari Sidoarjo,” imbuhnya. Diketahui pameran nasional ini menampilkan lima produk kerajinan. Diantaranya kategori kriya batik, kriya logam, kriya kayu, kriya kulit, dan kriya keramik. Selain pameran produk khas dari masing – masing daerah, acara juga dimeriahkan dengan kegiatan seperti seminar pelatihan pembuatan kerajinan, demo kriya dari berbagai mitra perajin, fashion show, hingga diramaikan dengan ragam kuliner nusantara.(is/kri/jok/mik)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

KOTA SURABAYA Kerikil dan Pasir Diganti Lumpur

SABTU PON, 11 JUNI 2022 HALAMAN 3

Pekerjaan Box Culvert Gunung Anyar Asal-asalan

Di sejumlah titik, Armuji mendapati dasar dari saluran box culvert yang tak diberikan pasir dan batu (sirtu), melainkan endapan lumpur. Menurutnya, hal ini tak sesuai spesifikasi yang ditetapkan. Karena itu, dia marah dan mendesak untuk disesuaikan. “Coba dikeruk di bawahnya ada sirtunya tidak, loh kan tidak ada. Ini bagaimana kok bisa tidak teliti,” kata wawali secara spontan di lokasi, Jumat (10/6). Wawali kemudian mendorong agar pengawas hingga masyarakat turut memantau dalam setiap pengerjaan box culvert. Seluruh pengerjaan

wajib dilakukan sesuai spesifikasi yang ditetapkan. Dengan begitu infrastruktur yang dibangun memiliki asas manfaat yang dapat dirasakan. “Kalau dari pekerjaan saja sudah tidak sesuai spesifikasi, maka nanti yang timbul bukan kemanfaatan justru masalah di kemudiam hari. Kita minta ini untuk diperbaiki,” tuturnya. “Nanti kita juga akan mengecek tanggul-tanggul dan pintu air. Apabila ada kerusakan-kerusakan, maka akan segera dilakukan perbaikan,” sambung Armuji. Cak Ji-sapaan karib Armuji mengatakan, tahun ini, Pemerintah Kota  Bersambung ke halaman 4 

FOTO: MEMORANDUM/M DAYAT

Surabaya, Memorandum Wakil Wali (wawali) Kota Surabaya Armuji marah besar. Ia marah saat meninjau pengerjaan saluran box culvert di wilayah Gunung Anyar, tepatnya di Jalan Graha Gunung Anyar Tambak. Sebab, ia menemukan adanya proyek yang dikerjakan asal-asalan.

Gubernur Khofifah Indar Parawansa melakukan sidak di salah satu peternakan sapi beberapa waktu lalu.

Disnak Harus Lakukan Langkah Konkret FOTO-FOTO: MEMORANDUM/BINTANG

Wabah PMK Tembus 32.949 Kasus

Cak Ji meminta pengawas proyek membuka penutup box culvert.

Surabaya, Memorandum Jelang Hari Raya Iduladha, banyak hewan utamanya sapi terserang wabah penyakit mulut dan kuku (PMK). Dari data Dinas Peternakan (Disnak) Jawa Timur, hingga 5 Juni 2022, sebanyak 32.949 sapi yang terpapar PMK. Tingginya jumlah ternak yang

Protes ke Diknas, Bawa Pulang Ijazah

Tiga Siswa SMAN 9 yang akhirnya pulang dengan ijazah di tangan setelah melakukan aksi protes ke Diknas Jatim.

jawab penuh. Selain itu, lanjut Taufiq, larangan tarikan iuran di luar ketentuan juga dilarang Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa. “Kami menyampaikan ke Gubernur bahwa ada iuran ilegal,” tegas Taufiq. Sementara pihak Dinas Pendidikan Jawa Timur menerangkan, pihaknya segera menuntas-

Menteri Pertanian (Mentan) pun sudah mengeluarkan surat edaran (SE) tentang pelaksanaan kurban dan pemotongan hewan dalam situasi wabah PMK. “Di masa PMK ini yang dinanti-nanti oleh peternak itu sebenarnya adalah vaksin. Karena pengobatan yang dilakukan selama ini kan hanya mengobati hewan yang sakit saja. Seperti hewan ternak panas, pilek dan batuk, itu yang diobati. Lidah sariawan, kuku yang luka itulah yang diobati. Jadi hanya mengobati

dampaknya saja,” ungkap Aghata. Menanggulangi wabah PMK itu harus melewati vaksinasi. “Info yang saya dengar pemerintah pusat sudah mengimpor vaksin,” katanya. Aghata mempertanyakan kapan Disnak Jatim melakukan vaksinasi pada hewan ternak. Dia menceritakan, dalam kunjungan komisinya di Sidoarjo, sekretaris Disnak Jatim menyampaikan perkiraan vaksin akan masuk ke Indonesia sekitar awal Juni.  Bersambung ke halaman 4 

ODGJ di Metropolis Tembus 11.685

FOTO: MEMORANDUM/M DAYAT

Surabaya, Memorandum Iuran ilegal agar bisa mengambil surat tanda tamat belajar atau ijazah membuat wali murid dan siswa SMAN 9 meradang. Mereka menggelar aksi protes di bawah patung Ki Hajar Dewantara, kantor Dinas Pendidikan Jatim, Jumat (10/6). Aksi ini sebagai imbas adanya iuran yang besarannya bervariasi. Aliansi Wali Murid dan Pelajar SMAN 9 Surabaya, Taufik Hidayat menyampaikan, ada ketidakberesan sumbangan pendidikan yang dilakukan pihak sekolah. Ia menyebutkan, biaya pendidikan SMAN yang menjadi wilayah Pemprov Jatim seharusnya gratis. “Tetapi ada kebijakan iuran yang di luar ketentuan dari Dinas Pendidikan Jawa Timur,” terang Taufik. Taufik menyebutkan, kebijakan itu jelas melanggar. Karena tanpa sepengetahuan Dinas Pendidikan Jawa Timur. Taufik sebagai wali murid siswa kelas IPS 4 mendesak dinas terkait menuntaskan kasus tersebut dan sekolah harus bertanggung

terpapar, membuat DPRD Jawa Timur mempertanyakan keseriusan Disnak dalam menangani PMK. “Mengingat Jawa Timur adalah lumbung sapi nasional yang memiliki populasi sapi terbanyak di Indonesia,” terang Anggota Komisi B DPRD Jatim, Agatha Retnosari. Ia menyebutkan, kematian hewan ternak akibat PMK terus bertambah dan meluas di seluruh Jatim. Ini menjadi pekerjaan rumah (PR) besar. Mengingat, Hari Raya Iduladha sudah semakin dekat.

kan persoalan itu. Yaitu segera memanggail kepala SMAN 9 untuk mengklarifikasi persoalan itu. Protes yang dilakukan Aliansi Wali Murid dan Pelajar SMAN 9 Surabaya, Taufik Hidayat langsung direspon pihak sekolah. Usai protes dilakukan, Kepala SMAN 9 memberikan ijazah  Bersambung ke halaman 4 

Surabaya, Memorandum Penanganan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) diperlukan perhatian khusus. Salah satunya pendampingan terhadap mereka yang mengalami gangguan jiwa. Karena itu, kader Kesehatan Jiwa (Keswa) menjadi ujung tombak penanganan masalah gangguan jiwa. Data Dinas Kesehatan (Dinkes) Jatim 2020 menyebutkan, penanganan kasus ODGJ non pasung, jumlah tertinggi d i Su r a b a y a tembus 11.685. Sedangkan Malang sebanyak 3.719, Kabupaten Sidoarjo 3.544, dan terendah Kabupaten Probolinggo 341. Total ada sekitar 80 ribu-an ODGJ di Jatim. Staf Advokasi dan Komunikasi Yayasan Lentera Kesehatan Nusantara (YLKN), Erna Andriyani menyebutkan, pihaknya bersama sejumlah pihak melakukan pendampingan. Karena masyarakat

kebanyakan masih malu memiliki anggota keluarga dengan gangguan jiwa. “Selama ini kebanyakan dipasung untuk menghindari kabur, atau menganggu orang lain,” kata Erna Andriyani. Erma menambahkan, harusnya ada perlakuan sama dengan masyarakat pada umumnya. Untuk itu, YLKN mendorong agar orang dengan ganguan jiwa bisa diakses memi Bersambung ke halaman 4 

JUMLAH ORANG DENGAN GANGGUAN JIWA (ODGJ) NON PASUNG

Surabaya 11.685. ● Malang 3.719. ● Sidoarjo 3.544. ● Kab. Probolinggo 341. ●

Sumber: Dinas Kesehatan (Dinkes) Jatim 2020.

Kisah Mohammad Djaelani JCH Asal Madiun

32 Tahun Kumpulkan Rupiah demi ke Tanah Suci Bekerja seorang kuli tidak menyurutkan tekad Mohammad Djaelani untuk menunaikan ibadah haji. Lewat usaha dan doa, keinganan jemaah calon haji (JCH) kloter 7 asal Saradan, Madiun ini pun terwujud tahun ini.

Rahmat Hidayat, wartawan SKH Memorandum Wajah Djaelani-panggilan akriab-Mohammad Djaelani terlihat berseri-seri, kemarin. Maklum, sebentar lagi, keinginannya untuk melihat Kabah akan segera terwujud. Keinginan yang sepertinya hanya menjadi angan-angan dan mimpi saja sebelum. Djaelani pun tidak henti-hentinya mengucap syukur. “Saya ini orang miskin, tidak ada bayangan saat itu untuk

bisa naik haji,” ujarnya saat di Asrama Haji Surabaya. “Wong buat makan aja saya mesti susah payah jadi kuli bangunan,” dia menambahkan. Nah, untuk dapat mewujudkan impiannya ke Tanah Suci, Djaelani mengumpulkan rupiah demi rupiah melalui tetesan keringatnya sebagai seorang kuli bangunan sejak tahun

1980 silam. Sedikit-sedikit lama-lama jadi bukit, prinsip yang ia pegang betul. Nah, sekitar 2007 uang Djaelani pun terkumpul sebanyak Rp 5 juta. Uang itu langsung dibelikan seekor sapi. Dua tahun berlalu, sapinya dijual seharga Rp 8 juta. Uang tersebut dibelikan tanah seharga Rp10 juta. “Karena uang saya kurang Rp 2 juta, saya mencari pinjaman bank untuk menutupi kekurangannya,” kata dia. Nah, lama-kelamaan harga tanah pun melambung. Karena niatnya sudah bulat, ia kemudian menjual tanah untuk daftar haji. Sebelum menjual tanah miliknya, keinginannya untuk pergi haji pun makin membuncah. Ia bernazar dalam hati, bila ada yang mau membeli ta-

nahnya, maka uangnya akan ar ia gunakan untuk daftar n haji. Ternyata keinginan kuat Djaelani dikabulkan oleh Allah SWT. Suartu hari, ada seseorang yang ingin membeli tanahnya Rp 25 juta. “Tanah saya yang harganya 10 juta, tidak pakai ditawar langsung dibeli seharga Rp 25 juta. Alhamdulat illah, uangnya pas buat ani daftar haji,” ungkap Djaelani haru. ung Setelah itu, keberuntungan pun berpihak padanya. Seseorang di desanya mena-

Mohammad Djaelani JCH asal Madiun.

 Bersambung ke halaman 4 

FOTO-FOTO: ILUSTRASI


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

KOTA SURABAYA Merokok Sembarangan Denda Rp 250 Ribu

SABTU PON, 11 JUNI 2022 HALAMAN 4

Pemkot Mulai Awasi KTR Surabaya, Memorandum Pemerintah Kota (pemkot) Surabaya melalui Dinas Kesehatan (dinkes) Kota Surabaya telah menerapkan Kawasan Tanpa Rokok (KTR) di sejumlah lokasi di Kota Pahlawan. Karena itu, pengawasan KTR akan dimulai pada minggu keempat bulan Juni 2022. para tokoh agama, tokoh masyarakat, dan organda dalam sosialisasinya. “Untuk pengawasan KTR akan dimulai minggu keempat bulan Juni 2022. Selanjutnya akan dilakukan selama dua kali dalam sebulan. Yakni pada minggu kedua dan keempat. Sembari itu, sosialisasi juga terus kami lakukan, baik melalui offline, zoom, dan juga sosialisasi melalui radio, media online dan lainnya. Semoga masyarakat memahami tentang Kawasan Tanpa Rokok ini,” ungkap Nanik. Namun, pihaknya tak menampik jika masyarakat masih bertanya dengan penerapan KTR di instansi atau tempat kerja. Masyarakat dapat mengajukan pertanyaan hingga melaporkan pelanggaran penerapan KTR melalui nomor kontak pengaduan 031-8439473. “Bisa menghubungi nomor kontak pengaduan. Satgas gabungan bersama Satpol PP dan BPBD Kota Surabaya akan melakukan pengawasan dan pemantauan terhadap pelanggaran KTR,” jelas dia. Menurut Nanik, menerapkan KTR di Kota Surabaya juga membutuhkan peran serta dari seluruh masyarakat, yakni berupa sumbangsih pemikiran

“

"Jika kedapatan melanggar, akan dikenakan sanksi perorangan berupa denda administrasi sebesar 250.000 dan atau paksaan kerja sosial. Sedangkan, bagi instansi atau pelaku usaha akan diberikan sanksi mulai teguran tertulis, penghentian sementara kegiatan, denda administrasi 500 ribu rupiah sampai dengan 50 juta rupiah, bahkan pencabutan izin,"

NANIK SUKRISTINA Kepala Dinkes Kota Surabaya

dan penyebarluasan informasi tentang Perda dan perwali KTR. “Ikut menciptakan Kawasan Tanpa Rokok di lingkungan masing-masing, seperti mengingatkan setiap

FOTO-FOTO: MEMORANDUM/BINTANG

Pada penerapannya, terdapat tujuh kawasan yang memberlakukan KTR, di antaranya sarana kesehatan, tempat proses belajar mengajar, arena kegiatan anak, tempat ibadah, angkutan umum, tempat kerja, dan tempat umum. Pelanggar yang ketahuan merokok di area KTR maka akan dikenakan sanksi perorangan berupa denda administrasi sebesar Rp 250 ribu atau paksaan kerja sosial. “Jika kedapatan melanggar, akan dikenakan sanksi perorangan berupa denda administrasi sebesar 250.000 dan atau paksaan kerja sosial. Sedangkan, bagi instansi atau pelaku usaha akan diberikan sanksi mulai teguran tertulis, penghentian sementara kegiatan, denda administrasi 500 ribu rupiah sampai dengan 50 juta rupiah, bahkan pencabutan izin,” tegas Kepala Dinkes Kota Surabaya Nanik Sukristina, Jumat (10/6). Sejauh ini, Nanik mengaku bahwa Dinkes telah melakukan sosialisasi kepada masyarakat di semua fasilitas dan sarana kesehatan, organisasi perangkat daerah (OPD), kecamatan, kelurahan, dan lembaga pendidikan. Bahkan, Dinkes juga menggandeng

Taman Bungkul salah satu tempat yang menerapkan kawasan tanpa rokok (KTR).

orang yang melanggar dan melaporkan pelanggaran ke Pimpinan KTR atau satgas KTR,” ujarnya. Nanik menambahkan, diterapkannya regulasi penerapan KTR di Kota Surabaya adalah untuk melindungi masyarakat, terutama para perokok pasif. Mencegah perokok pemula dan menurunkan angka kesakitan atau kematian akibat asap

rokok. “Serta mewujudkan kualitas udara yang bersih tanpa paparan asap rokok,” pungkasnya. Sebagaimana diketahui, sejak tahun 2008 Pemkot Surabaya telah menetapkan pembatasan merokok di ruang publik. Hal ini tertuang dalam Peraturan Daerah No. 5 tentang Kawasan Tanpa Rokok dan Kawasan Terbatas Merokok (KTR dan KTM),

yang diperbaharui menjadi Perda No. 2 Tahun 2019 tentang Kawasan Tanpa Rokok. Perda tersebut kemudian diperkuat dengan Peraturan Walikota (Perwali) Surabaya Nomor 110 Tahun 2021 tentang Pedoman Pelaksanaan Perda Kota Surabaya Nomor 2 Tahun 2019 Tentang kawasan Tanpa Rokok. (bin/ono)

Surabaya, Memorandum Polemik antara Pemerintah Kota (pemkot) Surabaya dengan Dewan Kesenian Surabaya (DKS) kian runcing. Alih-alih mengesahkan kepengurusan DKS yang telah ada, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi justru menerbitkan Perwali tentang Tim Pembentukan Dewan Kesenian Kota Surabaya (DKKS) Periode Tahun 2022-2027. Surat keputusan wali kota bernomor 188.45/282/436.12/2022 itu disahkan pada 25 April 2022. Menunjuk Hoslih Abdullah sebagai ketua Tim Pembentukan DKKS. Musyawarah pemilihan kepengu-

rusan DKKS periode 2022-2027 ini pun berlangsung pada Jumat (10/6). Pelawak asal Surabaya, Cak Suro terpilih sebagai ketua DKKS. Dia meraup 22 suara. Tampak Ketua KONI Surabaya Hoslih Abdullah hadir. Juga ada Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olah Raga serta Pariwisata (disbudporapar) Surabaya Wiwiek Widayati. “Mulai hari ini, mari kita buktikan dan membawa Surabaya sebagai ibukota Jawa Timur untuk menjadi tempat berkesenian dan berkembang dengan pesat,” ujar Cak Suro, usai dilantik sebagai ketua DKKS. Menanggapi hal ini, ketua DKS

Chrisman Hadi menyayangkan langkah Pemkot Surabaya yang terkesan abusing power. Padahal DKS yang ada saat ini telah berdiri sejak 1971. Selama perjalanannya, kepengurusan DKS pun selalu diakui oleh wali kota. Mulai dari era kepemimpinan Wali Kota Soekotjo hingga Tri Rismaharini. Namun baru pada kepemimpinan Eri Cahyadi pihaknya tak diakui. “Dengan adanya ini, maka DPRD Surabaya dan DKS dikadalin. Waktu hearing di Komisi D pada tanggal 20 Mei 2022, itu ada keputusan hearing memerintahkan agar urusan SK DKS bisa segera diselesaikan sebelum tang-

gal 31 Mei. Namun itu diabaikan, lalu kemudian tiba-tiba sekarang pemkot memfasilitasi pembentukan DKKS. Ini menunjukkan abusing power wali kota sebagai pemimpin kota,” ucapnya. Chrisman juga menegaskan, bila langkah pemkot membentuk DKS tandingan menunjukkan salah satu tanda betapa buruknya tata kelola administrasi negara Pemkot Surabaya. Wali kota dinilai memanfaatkan kekuasaan sesaat dengan melecehkan eksistensi DKS sebagai salah satu legenda kota yg sudah berdiri sejak 1 Oktober 1971.

FOTO-FOTO: MEMORANDUM/BINTANG

Ada Dua Dewan Kesenian di Kota Pahlawan Pemkot menghelat pemilihan ketua Dewan Kesenian Kota Surabaya.

“Hearing 20 Mei di Komisi D DPRD Surabaya, saat itu pemkot hadir. Tetapi tidak menginformasikan kalau sudah ada SK 25 April. Ini juga satu bentuk kebohongan publik, sebab seolah-olah mengiyakan ketika diperintah Komisi D untuk mencari jalan keluar,”

ODGJ di Metropolis Tembus 11.685 liki identitas (KTP) dan pelayanan BPJS. “Kita bekerjasama dengan puskesmas. Dengan memiliki identitas, maka orang gangguan jiwa bisa mengakses BPJS. Erna Andriyani menyebutkan, pihaknya bersama sejumlah pihak melakukan pendampingan. Seperti di masyarakat yang mengalami ganguan jiwa di wikayah Kecamatan Krian, Wonoayo, dan Tarik. “Yayasan Lentera Kesehatan Nusantara telah mendampingi 300 Orang Dengan Skizofrenia (ODS),” jelas Erna Andriyani. Dari 300 ODS itu, lanjut Erna Andriyani sebanyak 208 telah menjalani pengobatan atau presentase kepatuhan berobat sebanyak 69.33%.

Dari capaian itu, YLKN menargetkan meningkatkan presentase kepatuhan berobat hinga 10% pada tahun 2022. “Capaian dan target 2022. Karena itu, kader kesehatan jiwa meingkatkan pengetahuan dengan teknis kegiatan lapangan. Maupun penyusunan strategi pencapaian target lapangan untuk tahun 2022 ini,” tutur dia dalam acara refresing kader Keswa yang berlangsung secara berseri mulai 9 hingga 11 Juni 2022 di Krian, Wonoayu dan Tarik. Selain melibatkan Kader keswa, kegiatan ini juga melibatkan para Civil Society Organization (CSO) yang memiliki perhatian terhadap masalah gangguan jiwa.

Disnak Harus Lakukan Langkah Konkret “Nah, ini sudah Juni. kapan kemudian ada vaksinasi massal untuk ternak di Jatim? sampai saat ini masih belum ada kabar dari Dinas Peternakan,” urainya keheranan. Agatha juga mempertanyakan kepada dinas terkait penjadwalan vaksinasi massal untuk peternakan di Jatim. “Ini juga belum ada jadwalnya,” imbuhnya. Apalagi, kata Agatha, akan memasuki Iduladha sehingga dibutuhkan langkah-langkah antisipatif jitu dan konkret oleh Dinas Peternakan. “Supaya warga pada saat merayakan Iduladha tidak kesulitan mendapatkan hewan kurban,” jelasnya. Gubernur Khofifah Indar Parawansa, lanjut Agatha juga pernah menyatakan untuk memproduksi vaksin sendiri untuk hewan ternak di Pusvetma Surabaya. “Sekretaris dinas juga menyampaikan perkiraan vaksin itu bisa

diproduksi massal di bulan Agustus. Tapi sampai sekarang belum tahu perkembangannya sampai dimana,” herannya lagi. Politisi Dapil Surabaya ini menjelaskan, Dirjen Peternakan pun sudah mengeluarkan SE menteri terkait penanganan hewan kurban dimasa wabah PMK. Didalam SE itu ada beberapa syarat, salah satunya yakni tempat penampungan hewan kurban harus memenuhi syarat dan ketentuan. Termasuk perebusan kepala, kaki dan jeroan hewan korban. “Maka saya berharap, Disnak Jatim mestinya saat ini sudah mengeluarkan juklak juknis ke seluruh dinas peternakan yang ada di Jatim. Agar kemudian dinas yang ada di kabupaten/kota bisa melaksanakan tugasnya lebih pasti. Jadi ikut mengawasi, karena yang kita lindungi adalah warga Jatim,” paparnya. “Nah apakah SE Kementerian ini

32 Tahun Kumpulkan Rupiah demi ke... wari untuk membantu tugas modin mengurus jenazah. Ia lalu melakoni tugas tersebut dengan tetap menjalani pekerjaannya sebagai kuli bangunan. “Jadi modin ngurus jenazah, ya kerja seikhlasnya, bayaran seikhlasnya dari Gusti Allah. Saya juga masih

tetap kerja bangunan,” tuturnya. Djaelani pun tak menutup mata untuk biaya pelunasan hajinya. Ia pun kembali menabung untuk membeli sapi lagi. “Alhamdulillah, saya bisa melunasi biaya haji saya dari jualan sapi lagi. Sekarang sapi saya sudah habis tapi tidak masalah. Rejeki

tandasnya. “Selain itu, musyawarah DKKS tersebut juga tak memenuhi quorum. Karena dalam musyawarah pemilihan yang hadir hanya 48 peserta dari 121 undangan,” sambung Chrisman. (bin/ono)

Sambungan dari halaman 3 Para CSO yang terlibat antara lain berasal dari unsur LKNU, GP Ansor, Fatayat, Komunitas Peduli Kesehatan Mental (Kopisemel), Karang Taruna, Panti rehabililtasi (RASI) dan media. Seluruh kegiatan yang dilaksanakan YLLKN ini merupakan kegiatan Community Health Empowerment for Early-Detecting and Reintegrating of Schizophrenia (CHEERS). Erna Andriyani menyebutkan melalui CHEERS diharapkan akan mencapai tiga tujuan utama. Seperti membangun lingkungan yang mendukung, meningkatkan sistem kesehatan komunitas, dan meningkatkan pengetahuan, sikap dan perilaku ODS untuk menyatukan kembali

Sambungan dari halaman 3 sudah diikuti oleh Dinas Peternakan Jatim untuk seluruh dinas di kabupaten/kota terkait dengan penanganan wabah PMK,” tandasnya. Perlu diketahui, wabah PMK yang menyerang hewan ternak di Jatim terus meluas. Berdasarkan data Dinas Peternakan (Disnak) Jatim per 5 Juni 2022, ada sebanyak 32.949 sapi yang terpapar virus PMK. Dari jumlah tersebut, ada 164 hewan ternak yang dinyatakan mati. Kemudian ada sebanyak 3.821 ekor hewan ternak yang telah dinyatakan sembuh, dan masih ada 28.964 hewan ternak yang saat ini masih terpapar PMK. Ternak-ternak yang terinfeksi PMK ini tersebar di 31 kabupaten/kota. Tinggal tujuh wilayah bebas PMK di Jatim. Yakni Pamekasan, Kota Pasuruan, Kota Blitar, Tulungagung, Kota Madiun, Ngawi, dan Kota Mojokerto. (day/ono)

Sambungan dari halaman 3 sudah ada yang mengatur,” yakinnya. Pria berusia 62 tahun ini sangat senang dan bersyukur karena bisa pergi haji tahun ini. “InsyaAllah kalau niat kita sudah bulat, Allah akan bukakan jalan dari pintu mana saja, bahkan yang tidak terduga sekalipun,” pungkasnya. (ono)

ODS ke komunitas di lingkungannya. “Hingga saat ini program CHEERS telah melatih 263 kader kesehatan jiwa,” tegasnya. Sejak 2020 awal CHEERS telah bekerja di Kecamatan Krian, Wonoayu dan Tarik. Hingga saat ini program CHEERS

telah melatih 263 kader kesehatan jiwa. Dimana kader kesehatan jiwa memiliki peran meningkatkan kesadaran masyarakat dan keluarga ODS dengan memberikan informasi dalam kegiatan kemasyarakatan dan atau keagamaan seperti; posyandu, arisan, majelis taklim, “Selain itu

Protes ke Diknas, Bawa Pulang Ijazah Fajar Buana, Akil Lutfi dan Rizky Faturrahman yang melakukan protes bersama perwakilan wali murid. Kepala Sekolah SMAN 9 Muhammad Fadloli mengatakan, terkait iuran pengambilan ijazah tersebut, ia menegaskan tidak ada. Namun lucunya kata Fadloli, pihak komite sekolah memungut per siswa dengan besaran yang berbeda. Besarannya antara Rp 500 ribu sampai Rp 3 juta.

“Terkait iuran pengambilan ijazah tidak ada, tapi komite memberikan menetapkan per siswa membayar dengan nilai yang berbeda tergantung mereka dari golongan apa. Kalau menengah ke atas ada yang sampai Rp 3 juta rupiah,” bebernya. Fadloli melanjutkan, terkait iuran itu, mengaku tidak tahu dipergunakan untuk apa. Perihal wali murid yang merasa keberatan dengan anggaran tersebut,

Kerikil dan Pasir Diganti Lumpur (pemkot) Surabaya tengah mempercepat pembangunan saluran air termasuk box culvert. Intervensinya mencakup hampir ke seluruh wilayah di Kota Pahlawan. Pengerjaan pun terus dikebut. Selain melakukan pengerjaan box culvert, pemkot melalui dinas sumber daya air dan bina marga (DSDABM) juga melakukan perawatan rumah pompa hingga pengerukan endapan untuk memastikan drainase di Surabaya dapat berfungsi optimal. “Pembangunan ini merupakan upaya pemkot untuk menghubungkan saluran air menuju hilir yakni ke laut. Bersamaan itu pula, proyek box culvert di berbagai titik terus dikerjakan,” jelas Cak Ji. Sementara pengawas proyek yang mewakili kontraktor Rudi S mengatakan, pihaknya akan melakukan evaluasi terhadap pengerjaan proyek box culvert tersebut. Rudi memastikan pengerjaan proyek akan diselesaikan sesuai kontrak yang sudah disepakati. “Kami akan evaluasi dan tindak lanjuti secepatnya,” kata Rudi. Terpisah, Wakil Ketua Komisi C DPRD Surabaya Aning Rahmawati mendesak Pemerintah Kota (pemkot) Surabaya untuk bertindak tegas.

Penting untuk melayangkan sanksi kepada kontraktor nakal. Sebab proyek amburadul berisiko memakan korban. “Pemkot harus tegas dalam menerapkan sanksi terhadap kontraktor nakal, jangan sampai masyarakat yang jadi korban,” ucapnya, politisi PKS, Jumat (10/6). Aning mengatakan, seyogyanya pengerjaan proyek yang menyangkut hajat hidup orang banyak harus dikerjakan dengan benar. Baik itu proyek saluran air, jalan, plengsengan maupun yang lainnya. Dia menekankan agar kontraktor yang ditunjuk harus mengerjakan seperti yang telah disepakati. “Proyek yang dikerjakan itu harus sesuai dengan kontrak yang ada di dalam dokumen kontrak, sekaligus mengacu pada perencanaan kontraktor. Pengawasan juga harus kontinyu untuk memastikan spek-nya selaras sampai dengan finishing,” beber Aning. Kendati demikian, lanjut Aning, seringkali yang terjadi di lapangan, proyek-proyek yang tuntas dikerjakan tak sesuai dengan yang diharapkan. Karenanya sanksi harus ditegakan secara serius oleh pemkot. Di samping mendesak adanya

deteksi dini terhadap orang-orang berisiko dengan melakukan kegiatan skrining,” ujar Erna Andriyani. Karena itu dukungan tokoh agama juga penting mendorong kader kesehatan jiwa terlibat langsung menangani persoalan kejiwaan masyarakat. (day/ono)

Sambungan dari halaman 3 bisa berkoordinasi dengannya langsung. “Kemungkinan tersebut mungkin digunakan untuk menutupi gaji para guru honorer disini, karena ada sekitar 41 guru honorer disini, bisa jadi anggaran biaya sewa gedung. Untuk wali murid yang merasa keberatan bisa dicicil biayanya dan kami langsung mentransfer itu ke rekening komite,” tandasnya. (day/x2)

Sambungan dari halaman 3 sanksi untuk kontraktor mokong, Aning juga mendorong agar pengerjaan proyek yang dilakukan oleh Satgas dari Pemkot Surabaya perlu diperhatikan dan dievaluasi secara kontinyu. “Penting untuk ada pembinaan sekaligus peningkatan skill dalam mengerjakan pekerjaan-pekerjaan di lapangan. Jadi harus terus di-upgrade dan diawasi,” cetus alumnus ITS ini. Ke depan, pihaknya berencana untuk memanggil para kontraktor nakal. Legislatif ingin memastikan proyek di masa yang akan datang berjalan sesuai dengan yang diharapkan oleh masyarakat. Terlebih dalam realisasinya menggunakan uang rakyat. “Kami berencana untuk memanggil para kontraktor yang selama ini dipakai oleh pemkot beserta dinas terkait untuk evaluasi. Di samping itu, seiring akan diberlakukannya ketentuan 40 persen dari anggaran pengadaan barang dan jasa harus melibatkan UMKM, maka hal ini juga harus betul-betul diperhatikan kualitas pekerjaan sekaligus peserta lelang, jangan sampai menjadi masalah di kemudian hari, karena termasuk juga pengerjaan fisik infrastruktur,” tuntas Aning. (bin/ono)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

MADURA Empat Tersangka BOP Annuqayah Ditahan

SABTU PON, 11 JUNI 2022 HALAMAN 5

Danrem 084/Bhaskara Jaya Resmi Tutup TMMD Ke-113 Bangkalan, Memorandum Bakti sosial Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke -113 di Desa Gangsean, Kecamatan Sepulu, Kabupaten Bangkalan, resmi ditutup Danrem 084/Bhaskara Jaya Brigjen TNI Widjanarko di Pendopo Agung Kabupaten Bangkalan, Kamis (9/6). Momen penutupan TMMD dengan mengusung tema TMMD Dedikasi Terbaik Membangun NKRI ini, disaksikan juga oleh Wakil Bupati H Mohni dan Dandim 0829/Bangkalan Letkol Inf Syarifudin Liwang. Selama sebulan anggota TMMD berjibaku membangun ragam infratruktur berbasis sarana dan prasarana (sarpras) berbasis fasilitas umum (fasum). ”Alhamdulillah, penutupan TMMD ke- 113 di pendopo kabupaten hari ini, komplit dihadiri oleh para pejabat teras TNI di lingkup Provinsi Jawa Timur, anggota Forkopimda dan semua pimpinan OPD di linkungan Pemkab, serta komunitas tokoh mayarakat dan tokoh agama di Kabupatn Bangkalan,” ujar Wabup Mohni selepas acara pentutupan. Realita ini, imbuh mantan Kepala Disdik Bankalan itu, sekaligus membuktikan bahwa komunitas TNI, para pejabat Pemkab, tokoh masyarakat dan tokoh agama, serta mayoritas raykat, benar-benar kompak bersatu dalam mengemban amanah membangun NKRI. Di lain pihak, Danrem 084/BJ Brigjen Widjanarko menjelaskan, kegiatan TMMD ke 113 tahun ini, secara serentak digeber di 5 kabupaten, yakni di wilayah Kodim 0802/Ponorogo, Kodim 0806/Trenggalek, Kodim 0811/Tuban, Kodim 0819/ Pasuruan, serta wilayah Kodim 0829/Bangkalan. “Sejauh ini, program TMMD masih sangat dibutuhkan,” kata Brigjen Widjanarko. Pasalnya, sebagian besar wilayah NKRI merupakan wilayah pedesaan yang masih butuh sentuhan akumulasi pembangunan, baik sarpras maupun ragam infrastruktur berbasis fasum, yang azas manfaatnya dibutuhkan oleh mayoritas Rakyat Indonesia. Sekadar diketahui, kegiatan TMMD ini juga dihadiri Pa Sahli Bidang Ideologi Politik Pangdan V/Braijaya Kolonel Inf Gatot Tridoyo, Dan Lanal Batuporon Lekol Laut (P) Machfud Effendi, Danyon Mekanis 516/CY Letkol Inf Ahmad Saleh Rahanar, serta Kasitik Menbanpur 2 Marinir Mayor Marinir Sunaryoto. Sejumlah Komandan Kodim ikut pula larut di dalamnya. Yakni Dandim 0832/Surabaya Selatan Kolonel Inf Budi Yono, Dandim 0830 Surabaya Utara Letkol Inf Budi Handoko, Dandim 0816/Sidoarjo Letkol Inf Taufiq Ismail, Dandim 0828/Sampang Letkol Czi Suprobo Harjo Subroto, Dandim 0826/Pamekasan Letkol Inf Ubaidillah dan Dandim 0827/Sumenep Letkol Nur Cholis. (ras/mik)

Para tersangka itu masingmasing AF, JF dan AH, warga Kabupaten Pamekasan. Dan HIT, warga Kabupaten Sumenep. Terhitung mulai Kamis (9/6) hingga (28/6), mereka menjalani penahanan. Penahanan tersangka ini merupakan pertimbangan jaksa penuntut umum ( JPU) yang jika tidak dilakukan penahanan dikhawatirkan akan merusak atau menghilangkan barang bukti (BB). “Kamis kemarin setelah berkas perkara penyidikan

Suasana pers konferensi di Kejari Sumenep.

Polres Sumenep sempurna, dan dinyatakan P21, langsung dilakukan penahanan kepada tersangka,” terang Kepala Kejaksaan Negeri Sumenep Trimo, Jumat (10/6). Dikatakan olehnya, selama 20 hari ke depan sejak ditetapkan tersangka, mereka

dititipkan di Rumah Tahanan (Rutan) Klas II B Sumenep. Selain tersangka, jaksa juga menerima BB sitaan uang tunai sebesar Rp 50 juta. Uang itu diduga pemalsauan pencairan BOP Ponpes Annuqayah Guluk-Guluk. Untuk diketahui, dalam kasus

dugaan pencatutan nama PP Annuqayah untuk BOP modus memalsukan dokumen ini semapt mengalami proses panjang. Para tersangka diduga melakukan pemalsuan data pada tahun 2021 lalu bersamasama memalsukan data

untuk mendapatkan BOP tanpa sepengetahuan Pondok Pesantran Annuqayah. Kasus ini awalnya ditangani Polres Sumenep yang kemudian sempat menjadi polemik dikarenakan sempat dinyatakan P-19 oleh polisi. Kasus tersebut kemudian disarankan berkoordinasi dengan ke tim pidana korupsi (pidkor) kejaksaan. Setelah pihak Annuqayah m e n g a m b i l s i k a p, t i d a k membutuhkan waktu p e r k a ra n i n i d i n y a t a k a n lengkap dan dilakukan pelimpahan tahap II oleh polres ke Kejari Sumenep. Dalam tuntutan jaksa, mereka telah melanggar Pasal 266 ayat (1) Juncto Pasal 55 ayat 1 ke 1 yakni tindak pidana dilakukan secara bersamasama, serta Pasal 263 ayat (1) Juncto Pasal 55 ayat 1 ke 1, ancaman hukumannya diatas 5 tahun. (uri/mik)

Wamira Mart Komitmen Pemerintah Dorong Pertumbuhan Ekonomi Warga Pamekasan, Memorandum Wakil Bupati Pamekasan Fattah Jasin meresmikan warung milik rakyat (Wamira) Mart di Desa Waru Barat, Kecamatan Waru, belum lama ini. Peresmian warung rakyat ini sebagai upaya pemerintah dalam berkomitmen mendorong kemajuan ekonomi masyarakat. Hadir dalam peresmian tersebut, Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, Muttaqin, Asisten Bidang Administrasi dan Umum, Bambang Edy Suprapto, Wakil Ketua DPRD Pamekasan, Syafiuddin, CEO CC Mart, Subaidi, forum koordinasi pimpinan kecamatan, tokoh masyarakat, tokoh agama serta masyarakat sekitar. Dalam sambutannya,

Fattah Jasin mengungkapkan, p e n d i r i a n Wa m i r a M a r t merupakan komitmen di bawah kepemimpinan Bupati Baddrut Tamam untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dari bawah merata dan berkeadilan, sebagaimana yang tertuang dalam rancangan pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD). “Ini merupakan niat mulia Bapak Bupati sesuai dengan visi misinya. Wamira Mart ini ke depan akan wadah penjualan produk lokal, yang insyaallah akan menyejahterakan masyarakat,” ungkap Fattah Jasin, Jumat (10/6). Mantan Kepala Bakorwil Pamekasan ini menambahkan, pihaknya akan membentuk badan usaha milik daerah

(BUMD) yang akan bekerja sama dengan Wamira Mart di bidang distribusi produk dan lain-lain. Wamira Mart merupakan fasilitasi pemasaran secara offline dari Pemkab Pamekasan setelah sebelumnya mendapat pelatihan usaha gratis, bantuan alat produksi gratis, pinjaman modal dengan bunga nol persen dengan strategi desa tematik. Setiap desa harus memiliki tema yang hendak dikembangkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. Masyarakat yang memilih produk olahan atau makanan dapat dijual di Wamira Mart tersebut yang rencananya tahun 2022 akan mendirikan 91 Wamira Mart tersebar di 13 kecamatan. “Negara yang maju itu

FOTO: MEMORANDUM/SUJAK

Danrem 084/Bhaskara Jaya Brigjen TNI Widjanarko didampingi Wabup H Mohni, dan Dandim 0829/Bangkalan Letkol Inf Syarifuddin Liwang menandatangani prasasti penutupan TMMD ke -113 di Desa Gangsean.

Sumenep, Memorandum Empat orang tersangka kasus pemalsuan data pencairan Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) tahun 2021 Pondok Pesantren (PP) Annuqayah Guluk-Guluk, resmi ditahan oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumenep. FOTO: MEMORANDUM/IST

FOTO: MEMORANDUM/RAS

BIRO MADURA RAY RAYA MELIPUTI: Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep. KABIRO: Herry Sunaryo. WAKABIRO: Sujak Lukman REPORTER: Syamsul Arief, Syamsuri, Yusron Hidayatullah, Ainul Anwar. HP: 085333446262, 08113406262.

Wakil Bupati Pamekasan Fattah Jasin meresmikan warung milik rakyat, Wamira Mart di Desa Waru Barat Kecamatan Waru.

bukan karena PSN-nya banyak, TNI/Polri-nya banyak, itu penting untuk alat negara, tetapi negara maju itu minimal 10 persen pengusaha dari jumlah penduduknya. Itu kategori negara maju,” tandasnya. Dia melanjutkan, Pemkab Pamekasan telah menfasilitasi pinjaman modal dengan bunga nol persen kepada masyarakat, hal tersebut dalam rangka menumbuhkan wirausaha

baru dengan target 10 ribu pengusaha baru yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. “Dengan berdirinya Wa m i r a M a r t i n i b i s a mensejahterankan masyarakat. Dengan mengucapkan bismillahirrahmanirrahim, dengan rahmat Allah, dan seizin yang hadir, saya nyatakan Wamira Mart ini resmi dibuka,” tegasnya. (adv/sjk/mik)

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian PU Fraksi atas Pertanggungjawaban APBD 2021 dan kebijakan pemerintah daerah tidak hanya prestasi simbolis atau sekadar laporan yang baik, tapi harus bermanfaat bagi masyarakat khususnya di bidang pembangunan, kesehatan dan kesejahteraan,” ujar Gunaify. Juru bicara Fraksi Partai Gerindra Nurus Salam menyampaikan, dengan memperhatikan hasil audit BPK RI yang memberikan kualifikasi opini WTP selama 5 tahun berturutturut, harus menjadi tekad bersama, agar pemerintah daerah terus berupaya untuk mempertahankan kualifikasi itu pada tahun-tahun berikutnya. “Pencapaian itu merupakan tolok ukur bahwa Pemerintah Kabupaten Sumenep tetap serius dalam mengelola anggaran. Itu juga merupakan fakta bahwa pengelolaan APBD sudah tepat dan efek yang dirasakan masyarakat sudah mendapatkan hasil sebagaimana yang diharapkan,” ujar Oyuk. Ketua Fraksi PDIP H Zainal Arifin mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Sumenep yang sudah kesekian kalinya mendapatkan kualifikasi Opini WTP dari BPK RI. Ia juga berharap pemerintahan ke depan bisa terus mempertahankan kualifikasi itu. “Harapan utamanya, pemerintah daerah harus terus meningkatkan kinerja, lebih maju lagi dan tetep berkonsentrasi pada visi-misi kemajuan yang pastinya harus tertuang dalam RPJMD,” ujar Haji Zainal. Ketua Fraksi PKB M Muhri berharap ada peningkatan sarana prasarana bidang pendidikan dan kesehatan. Dua hal tersebut saat ini diharapkan ada pemerataan hingga ke pelosok dan kepulauan. “Kemudian harus ada langkah konkrit dari pemerintah daerah untuk mengatasi kesulitan ekonomi imbas kenaikan sejumlah bahan pokok dan menaikkan daya beli

masyarakat,” harap Muhri. Ketua Fraksi PPP H Latib meminta pemerintah daerah meningkatkan kualitas pelayanan masyarakat khususnya pelayanan rumah sakit dan Puskesmas. Karena sampai saat ini fakta di lapangan, kualitas pelayanan pemerintah daerah di bidang kesehatan masih terbilang buruk. Menurut dia, masyarakat bawah banyak yang memberikan ‘rapor merah’ terhadap kualitas pelayanan rumah sakit dan Puskesmas di Kabupaten Sumenep, akibat dari kecenderungan oknum petugas medis yang terkesan tebang pilih antara pasien yang menggunakan fasilitas kesehatan gratis seperti KIS, Jamkesda dan SPM dengan pasien yang menggunakan fasilitas umum. “Kami juga berharap ada peningkatan kesejahteraan petani

Wakil ketua DPRD Faisal Muhlis bersama Bupati Sumenep Achmad Fauzi.

dan nelayan. Selain itu harus ada upaya untuk mencapai kemandirian

keuangan daerah, karena selama ini masih bergantung pada transfer

pemerintah pusat,” terang H Latib. (aan/mik)

FOTO: MEMORANDUM/AAN

Sumenep, Memorandum DPRD Kabupaten Sumenep menyampaikan pandangan umum (PU) fraksi-fraksi terhadap nota penjelasan Bupati Sumenep atas raperda pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Sumenep tahun anggaran 2021, Jumat (10/6). Juru bicara Fraksi Nasdem Hanura Sejahtera (NHS) Rozah Ardhi Kautsar mengatakan, perlu adanya peningkatan prestasi dari tahun ke tahun. Dengan harapan bisa membawa dampak positif terhadap kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Sumenep. “Peningkatan utama adalah pembangunan dan pemerataan infrastruktur agar dapat memompa gerak pertumbuhan ekonomi. Karena hampir setiap tahun anggaran terus naik, maka wajar apabila kami meminta pembangunan dan pertumbuhan ekonomi harus meningkat,” ujar Ardhi. Ketua Fraksi Partai Demokrat Akhmad Jazuli menyampaikan, r a i h a n o p i n i Wa j a r Ta n p a Pengecualian ( WTP) dari BPK RI menjadi salah satu bukti bahwa Pemerintah Kabupaten Sumenep telah melaksanakan dan mempertanggungjawabkan APBD tahun 2021 dengan baik. “Tahapan berikutnya, dari seluruh program yang dilaksanakan harus memperoleh dampak atau manfaat yang jelas sesuai harapan masyarakat Sumenep,” harap Jazuli. Ketua Fraksi PAN Gunaify Syarif Arrodhy berharap ada peningkatan p e m b a n g u n a n i n f ra s t r u k t u r khususnya di daerah pelosok dan kepulauan, peningkatan kualitas kesehatan masyarakat dan kelestarian lingkungan imbas massifnya tambak udang yang memproduksi limbah, serta peningkatan ekonomi. “Muara dari semua program

Suasana paripurna penyampaian PU Fraksi DPRD Sumenep.


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

POLISI KITA

SABTU PON, 11 JUNI 2022 HALAMAN 6 - 7

Jelang Pelaksanaan Patuh Semeru 2022

Kapolres Lumajang Pimpin Rakor Latihan Pra Operasi L Lumajang, M Memorandum Menjelang dilaksanakannya Operasi h Semeru 2022, Polres LumaPatuh jang menggelar rapat koordinasi (rakor) latihan pra operasi di ruang eksekutif mapolres setempat, Jumat (10/6) pagi. Kegiatan rakor tersebut dipimpin Kapolres Lumajang AKBP Dewa Putu Eka Darmawan SIK diikuti pejabat utama (PJU) dan kapolsek jajaran, serta seluruh anggota yang terlibat operasi. Dalam sambutannya, Dewa menjelaskan bahwa pelaksanaan Operasi Patuh Semeru 2022 tersebut bertujuan mengajak masyarakat tertib dan disiplin berlalu lintas, dalam rangka menurunkan angka pelanggaran serta angka fatalitas korban kecelakaan. “Operasi Patuh Semeru tujuannya adalah meningkatkan kepatuhan dan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas sehingga angka pelanggaran dan fatalitas korban kecelakaan bisa menurun,” tutur kapolres. Guna menjawab tantangan tugas tersebut, Dewa berpe-

Bhabinkamtibmas Desa Tumpak Kepuh, Kecamatan Bakung Aipda Ferdika mengundang kedua belah pihak yang berselisih untuk dimediasi dengan pola problem solving.

Polres Blitar Kedepankan Problem Solving Tangani Perselisihan

Kapolres Lumajang AKBP Dewa Putu Eka Darmawan memimpin rakor latihan pra Operasi Patuh Semeru 2022 di ruang eksekutif mapolres.

san dalam pelaksanaan Operasi Patuh Semeru dibutuhkan kerja sama yang solid dengan berbagai instansi serta elemen masyarakat, untuk mewujudkan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) sehingga tercipta situasi yang kondusif khususnya harkamtibcarlantas di wilayah Kabupaten Lumajang. “Lakukan koordinasi dengan instansi terkait dalam kegiatan Operasi Patuh Semeru sehingga

kegiatan di lapangan bisa berjalan aman dan lancar,” pesan Dewa. Masih kata Dewa, Operasi Patuh Semeru tahun ini mengambil tema Tertib Berlalu Lintas Menyelamatkan Anak Bangsa dan akan dilaksanakan selama 14 hari mulai 13 Juni hingga 26 Juni serta dilaksanakan di seluruh wilayah hukum Polres Lumajang beserta polsek jajaran. Dengan sasaran prioritas pelanggaran antara lain pengen-

dara motor yang berboncengan lebih dari 1 orang, melebihi batas kecepatan, pengendara di bawah umur, tidak menggunakan helm SNI, dan safety belt. “Mengemudi dalam kondisi mabuk, memakai HP saat berkendara, serta melawan arus. Bagi para pelanggar akan dilakukan penindakan tilang elektronik elektronik atau electronic traffic law enforcement (ETLE) mobile,” pungkas kapolres. (ani/nov)

Blitar, Memorandum Bhabinkamtibmas Desa Tumpak Kepuh, Kecamatan Bakung Aipda Ferdika bersama unsur tiga pilar di ruang Mapolsek Bakung menggelar mediasi dengan pola problem solving (mencari solusi). Caranya, mengedepankan musyawarah sampai adanya kesepakatan dan diterbitkannya surat pernyataan atas kesepakat-

Wakapolresta Sidoarjo AKBP Deny Agung Andriana bersama Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Mulyawan serta Forkopimcam Krian dalam giat cangkrukan kamtibmas jelang pilkades serentak.

Wakapolres Mojokerto Kompol Wisnu didampingi Kasatlantas AKP Arpan memberi arahan kepada anggotanya dalam pra Operasi Semeru.

Polres Mojokerto Gelar Pra Operasi Patuh Semeru 2022

Sasar Pelanggaran Lalu Lintas, Tekan Angka Kecelakaan Mojokerto, Memorandum Sebelum dimulainya Operasi Patuh Semeru 2022, Polres Mojokerto, Jumat (10/6) melaksanakan latihan pra operasi di aula mapolres setempat. Kegiatan yang dipimpin Wakapolres Mojokerto Kompol Wisnu diikuti seluruh pejabat utama (PJU) serta anggota yang akan terjun dalam Operasi Patuh Semeru tahun ini. Operasi Patuh Semeru dilaksanakan selama 14 hari mulai 13 Juni hingga 26

Juni. Sasaran kali ini adalah pelanggaran lalu lintas. Antara lain melawan arus, knalpot brong atau tidak sesuai standar, kendaraan umum yang memakai rotator, dan balap liar. Juga menggunakan HP saat berkendara, tidak memakai helm SNI, tidak menggunakan sabuk pengaman, dan berboncengan lebih dari 1 orang. “Sosialisasi lewat media sosial telah kami laksanakan

dan berharap kepada masyarakat selama operasi patuh agar tidak melanggar peraturan lalu lintas,” tutur Wisnu. Segala pelanggaran lalu lintas yang ditemukan petugas kepolisian akan ditindak dengan cara ditilang. Masyarakat yang kena tilang diwajibkan membayar denda ke Pengadilan Negeri Mojokerto. Sedangkan Kasatlantas Polres Mojokerto AKP Ar-

pan menambahkan, Operasi Patuh Semeru digelar untuk mengajak masyarakat tertib berlalu lintas. Selain itu, untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas. Sesuai tujuan operasi patuh tersebut, maka Ia juga menekankan petugas yang berjaga di lapangan mengedepankan sikap humanis. “Kami mengimbau kepada masyarakat agar selalu tertib berlalu lintas demi keselamatan di jalan,” pungkas Arpan. (no/nov)

Cangkrukan Kamtibmas Hadapi Pilkades Dipungkasi Ikrar Damai Sidoarjo, Memorandum Hari terakhir cangkrukan kamtibmas jelang pemilihan kepala desa (pilkades) serentak 84 desa di Kabupaten Sidoarjo dipungkasi ikrar damai, Kamis (9/6).

Tujuannya guna meenyukseskan pesta de-n mokrasi memilih calon a kades (cakades) 13 desa ar di Kecamatan Krian. Ikrar agai damai tersebut juga sebagai komitmen seluruh cakades, untuk mematuhi segala peraturan tata tertib pilkades. Sehingga

Adanya ikrar damai bersama di penghujung cangkrukan kamtibmas ini, menjadi penyemangat kita semua untuk mewujudkan suksesnya pilkades yang damai, aman, dan kondusif.

da dapat terwujudnya situasi k kamtibmas yang aman dan k kondusif. Masing-masing c cakades dari 13 desa di Keca Kecamatan Krian, usai membacakan ikrar damai bersama harus melakukan tanda tangan kesepakatan tersebut, dengan di-

AKBP Deny Agung Andriana Wakapolresta Sidoarjo

saksikan Kapolresta Sidoarjo yang diwakiliWakapolresta AKBP Deny Agung Andriana, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Sidoarjo Mulyawan dan Forkopimcam Krian. Pada kesempatan ini, Deny menyampaikan paparan terkait perkembangan situasi kamtibmas di wilayah Kabupaten Sidoarjo, serta upaya TNI-Polri dalam mengamankan pilkades serentak. “Adanya ikrar damai bersama di penghujung cangkrukan kamtibmas ini, menjadi penyeman-

gat kita semua untuk mewujudkan suksesnya pilkades yang damai, aman, dan kondusif,” ujar wakapolres. Ia juga berharap, para cakades, simpatisannya, dan panitia pelaksana pilkades di masing-masing desa mematuhi peraturan. Sehingga jangan sampai ada yang melanggar, terlebih lagi perbuatan pidana. Sebelumnya, cangkrukan kamtibmas serupa juga dihadiri wakapolresta bersama Kadin PMD Kabupaten Sidoarjo di Balai Desa Prambon. (bwo/jok/nov)

Polres Tuban Gelar Upacara Pemakaman Anggota Satreskoba

Bhabinkamtibmas Desa Klecorejo Polsek Mejayan Aiptu Suparji mendatangi kandang sapi milik Suparno dalam pencegahan wabah PMK.

Antisipasi PMK, Bhabinkamtibmas Polsek Kejayan Imbau Peternak Madiun, Memorandum Kapolres Madiun AKBP Anton Prasetyo melalui Bhabinkamtibmas Desa Klecorejo Polsek Mejayan Aiptu Suparji melaksanakan kunjungan dan pengecekan ternak dalam mencegah penyakit mulut dan kuku (PMK). Kali ini, petugas mendatangi kandang sapi milik Su-

parno, warga Desa Klecorejo, Kecamatan Mejayan, Jumat (10/6). Seperti diketahui mewabahnya PMK pada ternak seperti kambing, domba, dan sapi terus diawasi instansi terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten Madiun. Begitu pula yang dilakukan Bhabinkamtibmas Desa Klecorejo Polsek Mejayan.

Petugas memantau beberapa ekor sapi milik Suparno. “Kami memberikan edukasi terkait pencegahan penyebaran virus PMK pada ternak,” terang Suparji. Dalam kesempatan tersebut, ia juga melakukan pengecekan kondisi sapi, kemudian memberikan edukasi atau gambaran tentang PMK serta

cara mengantisipasinya. Yakni membersihkan kandang secara berkala, penyemprotan disinfektan di kandang secara berkala. Juga memberi makan secara teratur pada ternak, memberikan ruang cahaya, dan memberikan jamu yang terbuat dari empon-empon untuk daya tahan hewan. (iku/nov)

Tuban, Memorandum Polres Tuban kembali kehilangan personel terbaiknya. Aiptu Mustakim, anggota satuan reskoba (satreskoba) meninggal karena sakit. Upacara persemayaman jenazah almarhum dilaksanakan di rumah duka Dusun Keting RT 6/RW 1, Desa Keting, Kecamatan Sekarang, Kabupaten Lamongan. Upacara dipimpin Wakapolres Tuban Kompol Palma Fitria Fahlevi, pada Jumat (10/6). Usai perse-

mayaman selanjutnya jenazah diberangkatkan menuju tempat permakaman umum (TPU) kelurahan setempat. Kemudian dilaksanakan prosesi pemakaman jenazah secara dinas kepolisian sebagai penghormatan atas jasa, pengabdian serta, pengorbanan almarhum sebagai anggota Polri. “Upacara ini dilaksanakan sebagai penghormatan terakhir dan penghargaan atas jasa dan

pengabdian selama berdinas di kepolisian,” tutur Palma. Palma menambahkan, bahwa selama berdinas almarhum merupakan sosok yang mempunyai dedikasi tinggi serta tanggung jawab terhadap tugasnya. “Kami atas nama Polres Tuban mengucapkan duka cita yang sedalam-dalamnya atas kepergian almarhum, semoga amal ibadahnya diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa,” kata Palma. (top/har/nov)

Personel Polres Tuban melakukan upacara persemayaman jenazah almarhum Aiptu Mustakim di rumah duka Dusun Keting hingga diberangkatkan ke TPU kelurahan setempat.

Unit Reskrim Polsek Ngancar Bekuk Pengedar Pil LL NP, asal Desa Margourip diamankan di Mapolsek Ngancar.

Kediri, Memorandum Anggota Unit Reskrim Polsek Ngancar mengamankan pengedar obat-obatan keras jenis pil dobel L, inisial NP (22), asal Desa Margourip, Kecamatan Ngancar. Kapolsek Ngancar AKP Priyo Eko Hariono mengatakan,

tersangka ditangkap di sebuah rumah, Desa Jagul, Kecamatan Ngancar, Kamis (9/6). “Diduga tersangka akan mengedarkan barang haram itu. Saat diamankan dan dilakukan penggeledahan ditemukan barang bukti 12 plastik klip berisi 784

butir pil dobel L,” kata Priyo. Selain mengamankan barang bukti ratusan pil koplo, petugas juga menyita satu unit HP diduga sebagai sarana transaksi dan uang tunai Rp 100 ribu. “Ketika diamankan bersangkutan tidak berkutik,” imbuhnya.

Kapolsek lebih lanjut menyampaikan, penangkapan NP ini berawal dari informasi masyarakat jika di wilayah Ngancar sering digunakan transaksi pil dobel L. “Saat ini, tersangka masih dimintai keterangan guna pemeriksaan lebih lanjut,” tandas Priyo. (iku/nov)

an bersama, Jumat (10/6). “Kami bersama tiga pilar, mengundang kedua belah pihak yang berselisih ke ruang Kapolsek Bakung. Kedua belah pihak dilakukan musyawarah secara kekeluargaan, sehingga mencapai mufakat,” tutur Ferdika. Ia mengimbau kepada kedua belah pihak agar menyelesaikan permasalahan tersebut dengan

musyawarah kekeluargaan dan sekaligus dituangkan dalam surat pernyataan berdamai, dan tidak saling dendam atas kejadian tersebut di kemudian hari. Dalam kegiatan problem solving tersebut, Bhabinkamtibmas serta tiga pilar memberikan nasihat dan imbauan kamtibmas tentang pentingnya hidup rukun, damai, toleransi, serta kemitraan.

Dengan adanya kegiatan problem solving ini, permasalahan tersebut bisa dimediasi dan diselesaikan secara musyawarah bersama antara kedua belah pihak. Kegiatan mediasi tersebut berakhir dengan penandatanganan surat pernyataan antara kedua belah pihak yang berjanji untuk berdamai dan saling memaafkan atas kejadian tersebut. (iku/nov)

Sambut HUT Bhayangkara, Kasipropam Sidak ke Mapolsek Ngraho Bojonegoro, Memorandum Polres Bojonegoro melalui Kasipropam Iptu Slamet Hariyanto melakukan sidak ke Mapolsek Ngraho, Jumat (10/6). Kegiatan tersebut, kasipropam didampingi perwira staf dan anggota akan mengecek dan memastikan kesiapan personel dalam memberikan pelayanan dan kebersihan mapolsek. Kapolres Bojonegoro AKBP Muhammad melalui kasipropam mengatakan, sidak ini dilaksanakan untuk melihat sejauh mana kesiapan anggota dalam melayani masyarakat, juga kebersihan mapolsek dan tampang personel. Kegiatan ini juga termasuk rangkaian menyambut HUT ke76 Bhayangkara. “Dengan sidak, kami bisa melihat keadaan riil di mapolsek,” kata Slamet. Slamet menambahkan,

Kasipropam Polres Bojonegoro Iptu Slamet Hariyanto mendatangi Mapolsek Ngraho untuk memastikan kesiapan personel dalam memberikan pelayanan dan kebersihan markas.

kegiatan ini juga dilombakan antarpolsek jajaran Polres Bojonegoro. Ada beberapa kriteria penilaian lomba yakni keber-

sihan mapolsek dan kesiapsiagaan anggota. Kebersihan mapolsek meliputi ruang penjagaan, ruang

tiap fungsi, ruang tahanan, halaman, kamar mandi, tempat penyimpanan senjata serta musala. Kelengkapan ruangan foto kapolri, kapolda, dan papan struktur organisasi dan rengiat. Selain itu, sikap serta tampang dan kerapian uniform (seragam) anggota. “Lomba ini untuk memacu mapolsek beserta anggota berlomba untuk menjadikan tempat kerja yang nyaman dan bersih. Kegiatan ini sekaligus untuk pengecekan anggota baik sikap, tampang, kelengkapan pribadi dan kerapian menjelang HUT Bhayangkara,” bebernya. Slamet berpesan kepada seluruh anggota maupun aparatur sipil negara (ASN) Polri Polres Bojonegoro dalam menyambut HUT ke-76 Bhayangkara jangan melakukan pelanggaran sekecil apa pun. Mulai pelanggaran disiplin maupun pidana. (top/har/nov)

Jaga Stabilitas Kamtibmas

Polsek Burneh Kawal Sosialisasi PTSL Tim BPN di Alas Kembang dan Binoh Bangkalan, Memorandum Kiat Kapolsek Burneh Iptu Eko Siswanto menjaga stabilitas kamtibmas terus diakumulasikan dalam berbagai peluang dan kesempatan. Termasuk rutin mengawal pengamanan sosialisasi pendaftaran tanah sistematis lengkap (PTSL) yang dihelat Tim Badan Pertanahan Nasional (BPN) dari desa ke desa. “Kepemilikan tanah di lingkup perdesaan tergolong cukup rentan terjadinya gesekan antarwarga,” kata Eko, Jumat (10/6). Karena itu, polsek merasa berkepentingan hadir untuk memantau dan mengawasi setiap kali ada giat sosilisasi PTSL dari pihak BPN di lini pedesaan. Seperti Rabu dan Kamis (9/6), berturut-turut Eko menugaskan Aiptu Supriyanto, Aiptu Agus Trimulyono, dan Bripka Hendra Trianto hadir sekaligus mengawal keamanan sosialisasi PTSL oleh Tim BPN di Desa Alas Kembang serta Desa Binoh. Agenda kegiatan ini dihelat di rumah kades setempat. Selama sosialisasi, Tim BPN dan jajarannya di hadapan kades, perangkat desa, ketua RT dan RW, serta belasan tokoh masyarakat (tomas) dan

Beberapa anggota Polsek Burneh memantau dan mengawal proses sosialisasi program PTSL di Desa Alas Kembang dan Desa Binoh.

tokoh agama (toga), secara detail menjelaskan program PTSL yang kini dikembangkan pemerintah pusat melalui BPN di kabupaten dan kota di seluruh Indonesia. “Misi utama dari program PTSL sangat baik dan prorakyat,” kata Supriyanto. Melalui program PTSL, status kepemilikan tanah warga di lingkup perdesaan termasuk di Desa Alas Kembang dan Desa Binoh akan dikukuhkan dengan kepemilikan sertifikat tanah.

Dengan demikian, keabsahan status kepemilikan tanah setiap warga akan sah dalam konteks hukum negara. Khususnya perundang-undangan bidang agraria. Apalagi ke depannya potensi kemungkinan terjadinya sengketa lahan antarwarga di lini perdesaan bakal semakin jarang terjadi. Manyikapi giat sosialisasi, Supriyanto dan anggotanya wanti-wanti agar komunitas warga Desa Alas Kembang dan Desa Binoh sudah sepantasnya mengakumulasi dukungan

terhadap program PTSL yang kini dikembangkan BPN dari desa ke desa. “Kepada kades, ketua RT dan RW, serta sebagaian tomas dan toga, kami sarankan agar rutin hadir ketika Tim BPN mulai memproses PTSL milik warga,” pesan Supriyanto. Terutama ketika memasuki tahap pengukuran tanah setiap warga. Ini penting karena data kepemilikan tanah tersebut masih berwujud kohir (surat) dan berada di kantor desa. (ras/nov)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

JAWA TIMUR

SABTU PON, 11 JUNI 2022 HALAMAN 8

Enam JCH Tulungagung Tunda Berangkat Tulungagung, Memorandum Sebanyak 398 jemaah calon haji (JCH) asal Tulungagung telah melunasi syarat keberangkatan mereka pada Rabu (8/6). Namun, pada saat pemberangkatan di malam harinya terdapat enam JCH memilih menunda keberangkatannya.

Pelayanan di kantor Kemenag Tulungagung.

Dua JCH menunda karena terkonfirmasi Covid-19. Sedangkan 4 sisanya menunda keberangkatannya karena satu anggota keluarganya terkonfirmasi dan memilih menunggu satu anggota keluarga tersebut sembuh dan bisa berangkat ke tanah suci bersama-sama. Hal ini disampaikan oleh Plt Kasi PHU Kemenag Tulungagung Supriono. “Dua ini positif Covid-19, yang empat ini kan masih satu keluarga dengan salah satu yang positif ini,” ujar Supriono, Jumat (10/6). Pertimbangan tersebut, lanjut

Supriono, diambil karena seorang JCH sudah tidak berusia muda, sehingga butuh pendampingan dari empat keluarganya. “Yang positif ini kan usianya sudah tidak muda lagi, sedangkan yang empat ini anak- anaknya. J adi mereka memilih menunda,” ucapnya. Selanjutnya, menurut Supriono, nantinya ketika dua orang JCH ini sudah dinyatakan negatif dan empat orang lainnya bersedia berangkat, maka pihaknya akan berkoordinasi dengan Kantor Kemenag Jawa Timur untuk keberangkatan mereka. (fir/mad/lis)

Antusiasme masyarakat mengikuti vaksinasi dosis 3 di Polsek Rungkut.

Vaksin di Polsek Rungkut Berhadiah Sepeda dan Migor Surabaya, Memorandum Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-76 Bhayangkara, kepolisian gencar menggelar kegiatan bakti sosial (baksos) kesehatan. Di Surabaya, 24 polsek jajaran membuka gerai vaksinasi dosis 3 atau vaksin booster. Guna menarik minat masyarakat mengikuti vaksin, polisi pun berinovasi. Seperti yang dilakukan Polsek Rungkut. Mereka sengaja menyediakan doorprize dua sepeda angin sebagai hadiah. Syaratnya tak sulit, warga cukup mengikuti vaksin. Setelah mengikuti rangkaian persyaratan, warga tersebut mendapatkan kupon yang selanjutnya diundi. Bagi dua warga yang beruntung, bisa membawa pulang sepeda. Sementara yang lain, masih bisa mendapat minyak goreng kemasan 1 kilogram.

“Harapannya masyarakat yang mengikuti vaksinasi ini semakin banyak. Secepatnya membentuk herd immunity, menangkal, dan mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19,” kata Wakapolsek Rungkut AKP Zainul Abidin, Jumat (10/6) sore. Selain doorprize itu, polisi juga menghibur masyarakat dengan band bentukan polsek Rungkut. “Kami berusaha optimal untuk mengajak masyarakat, mengampanyekan vaksinasi ini. Jadi hal yang bisa menarik minat masyarakat kita lakukan” imbuh dia. Dalam waktu dua jam, sebanyak 143 dosis disuntikan ke warga kecamatan Rungkut-Gununganyar. Vaksinasi itu juga digelar serentak di polsek-polsek jajaran Polrestabes Surabaya secara bergilir. (fdn/lis)

Anggota Polsek Pakel Polres Tulungagung bersama TNI dan warga bergotong royong memperbaiki rumah terdampak puting beliung.

Polisi Bantu Warga Terdampak Puting Beliung Tulungagung, Memorandum Dalam rangka membantu warga masyarakat yang terdampak bencana puting beliung, anggota Polsek Pakel Polres Tulungagung bersama TNI menggelar kerja bakti, Jumat (10/6). Nampak petugas bersama warga bergotong royong membantu membersihkan serta memperbaiki belasan rumah di Desa Bangunmulyo dan Desa Kasreman, Kecamatan Pakel. Belasan rumah tersebut terdampak

puting beliung yang menerjang sehari sebelumnya, atau pada Kamis (9/6) Kapolsek Pakel AKP Rendi Irawan melalui Kasihumas Polres Tulungagung Iptu Anshori mengatakan, puting beliung terjadi pada sore hari sekitar pukul 16.00. Akibatnya, 13 rumah penduduk mengalami kerusakan pada bagian atapnya. Bahkan banyak asbes hilang terbawa angin. “Beberapa rumah penduduk

gentengnya rontok, asbes, serta gavalum rusak diterjang angin. Meskipun tidak ada korban jiwa, namun kerugian material sekitar Rp 40 jutaan,” terangnya. Anshori menjelaskan, kerja bakti difokuskan pada pembersihan dan perbaikan rumah yang rusak. Sehingga, warga bisa segera menempati rumahnya kembali. “Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat meringankan dampak warga yang

terkena bencana alam puting beliung,” ucapnya. Pihaknya juga mengucapkan terima kasih kepada semua anggota serta masyarakat sekitar yang turut dalam kegiatan ini. “Kami sampaikan terima kasih kepada seluruh warga masyarakat yang telah peduli dengan sesama, terutama kepada warga yang terdampak dari adanya bencana anging puting beliung,” pungkasnya. (fir/mad/lis)

Diskominfo Jatim Perangi Berita Hoax Surabaya, Memorandum Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Jawa Timur menggandeng pegiat teknologi informasi dan komunikasi (TIK) untuk memerangi berita hoax. Salah satunya dengan meningkatkan literasi digital di masyarakat. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Timur Hudiyono mengatakan, para relawan pegiat teknologi informasi dan komunikasi diharapkan mampu memperkuat desa digital. “Sehingga pegiat informasi turut memerangi hoaks,” ujar Hudiyono saat memberikan sambutan pembukaan kegiatan Forum Komunikasi Pegiat TIK. Selain itu, kegiatan tersebut juga sebagai upaya membangun jejaring informasi agar di desa-desa mendapatkan informasi yang lebih detail dan jelas dan bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan pembangunan ekonomi desa.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Hudiyono memberikan sambutam pembukaan kegiatan Forum Komunikasi Pegiat TIK.

“Pembangunan ekonomi di desa sangat membantu dan mendukung meningkatnya ekonomi di provinsi.

Oleh karena itu dengan TIK diharapkan kegiatan sosial tumbuh dan mampu meningkatkan ekonomi

desa,” tambahnya. Tidak hanya itu, kegiatan tersebut juga untuk meningkatkan literasi digital di tengah masyarakat. Hal ini tentu antara lain untuk meningkatkan pengetahuan dan kecakapan dalam menggunakan media digital. Baik itu menggunakan alat komunikasi atau jaringan dalam menemukan, mengevaluasi, menggunakan, dan membuat informasi. Selain itu juga dalam menggunakan berbagai informasi serta memanfaatkannya secara sehat, bijak, cerdas, cermat, tepat, dan patuh hukum dalam rangka membina komunikasi interaksi dalam kehidupan sehari-hari. Selama ini Dinas Kominfo Pemprov Jatim telah melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan kapasitas masyarakat dalam memanfaatkan TIK melalui berbagai kegiatan pelatihan dan sosialisasi bagi masyarakat. (day/lis)

Bupati Yuhronur Populerkan Soto Lamongan Lamongan, Memorandum Setelah resmi mengantongi hak paten, kuliner Soto Lamongan semakin menjadi primadona dalam setiap pergelaran. Bahkan dalam setiap agenda, kuliner berkuah yang satu ini menjadi incaran banyak orang. Terbukti dengan tingginya antusiasme masyarakat yang hadir mengikuti senam sehat di Halaman GOR Lamongan, sekaligus dimanfaatkan sarapan soto Lamongan bareng Bupati Yes, sapaan akrab Yuhronur Efendi, Jumat (10/6). Sedikitnya 1.000 porsi Soto Lamongan yang disediakan dalam Festival Soto Lamongan tersebut ludes dalam waktu kurang dari satu jam. Melihat kecintaan masyarakat

terhadap kuliner khas Lamongan, Bupati Yes berharap kuliner ini semakin popular, tidak hanya di kalangan masyarakat Indonesia tapi mendunia. “Soto Lamongan telah menjadi kuliner melegenda bahkan telah resmi menjadi makanan asli Lamongan setelah mendapat hak paten dari Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual. Mudah-mudahan kuliner Lamongan semakin berjaya dan soto Lamongan akan menjadi duta kuliner di Indonesia dan didunia,” tutur Bupati Yes. Bupati Yes juga berharap kuliner Lamongan semakin dikenal masyarakat luas, oleh karenanya di setiap event Soto Lamongan selalu disediakan. “Melalui berbagai event kuliner

Lamongan ini semakin popular di kalangan masyarakat bahkan kuliner Lamongan semakin dikenal lagi. Tidak hanya nasional tapi mendunia,” imbuhnya. Kegiatan yang masih menjadi bagian dari Peringatan Hari Jadi Lamongan (HJL) ke-453 tersebut sekaligus menutup Festival Ekonomi Kreatif dan Pameran Bonsai di halaman GOR Lamongan yang akan berakhir dalam pekan ini. Sementara itu, Kadis Disparbud Lamongan Rubikah menjelaskan, sebanyak 1.000 porsi Soto Lamongan disajikan dengan menggandeng 10 pedagang kaki lima (PKL), di mana masing-masing PKL menyediakan 100 porsi. “Kami menyediakan

1.000 porsi soto yang bisa dinikmati masyarakat dengan menggandeng 10 PKL yang masing-masing PKLnya menyediakan 100 porsi soto,” ucapnya. Soto Lamongan sendiri merupakan kuliner asli Lamongan yang yang sangat populer di Indonesia. Soto ini mempunyai keunikan tersendiri, dimana dalam penyajiannya, Soto Lamongan dilengkapi dengan toping irisan ayam, jeroan, serta kulit. Dan yang paling membedakan dengan soto jenis lain yakni ditaburi dengan koya. Koya adalah serbuk kerupuk udang dengan bumbu yang membuat Soto Lamongan semakin gurih saat dinikmati dengan kucuran jeruk nipis dan sambal. (*/asw/lis)

Bupati Yuhronur Efendi antre memesan Soto Lamongan.

Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Ir Arief Sosiawan MM. Redaktur Pelaksana: Tri Haryoko S Sos. Redaktur Pelaksana Online: Agus Supriyadi SE. Redaktur Senior: Ahmad Syaiku SH MH. Redaktur Website: Fatkhul Aziz SS. Redaktur Bahasa: Yuli Setyo Budi. Redaktur: Sujatmiko, Moch Syaifuddin SS, Ferry Ardi Setiawan ST, Novi Triawan S Sos, Muchlis Darmawan S Sos, Hendradi Prayogo, Rahmat Hidayat S Sos, Eko Yudiono S Sos. Staf Redaksi Surabaya: Oskario Udayana SH, Faishal Danny Nurdiansyah, Muhammad Alfin Alfiansyah, Alif Bintang Timur H Ali S I Kom, Jaka Santanu Wijaya. Sidoarjo: Budi Joko Santoso SPd SH. Gresik-Tuban-Bojonegoro: Supardi Hardy SH. Mojokerto: Muhammad Anwar. Pasuruan: Rosik. Probolinggo: Nur Wahyudi. Jember: Edi Winarko. Lumajang: Ani Fauzyah, Tulungagung: Ahmad Rifai. Madura: Herry Sunaryo. Malang: M Ariful Huda MPd. Manajer Umum dan HRD: Ahmad Nurzaman. Manajer Iklan: Ahmad Syaiku SH MH. Manajer Bisnis dan Pengembangan: Herry Sunaryo Direktur Utama: SH MH, Wakil: M Yunus. Kepala Pra Cetak: Irfan H. Ali. Perwajahan: Subakir, Moh Farid Al Jufri, Ihyak Ulumudin, Andi Ega, Nanang AB, Risa Yudiana. Grafis: Abdul Aziz. Sekretaris Redaksi: Dian Maulida Choirul Shodiq SH MH S M. Alamat Perusahaan: Jl. Ketintang Baru III No. 91, Surabaya . Fax Mutasi/Pemasaran: 031-8275390; Telp Hotline: 031-8275391. Redaksi: 031-827590, 031-8273759. Sirkulasi/ Iklan: 031-8276072. Harga Langgnan: Rp. 75.000,- Harga Eceran: Rp. 3.500,-/ Pemimpin Perusahaan: eks. Harga Iklan Pas: Rp. 25.000,-/baris, Harga Iklan Sosial: Rp. 20.000,-/mm kolom. Iklan Hitam Putih: Rp.30.000/mm kolom, Spot Warna Hal 1: Rp.50.000/mm kolom, Spot Warna Hal 3: Rp.40.000/mm kolom. Spot Warna: Rp. 39.000,-/ mm kolom. Kreatif Yoyok Khayatullah AMD SE Spot Warna: Rp. 37.000,-/mm kolom. Kreatif Colour/advetorial: Rp.35.000,-/mm kolom. Harga Iklan Kreatif/advetorial: BW Rp. 25.000,-/mm kolom. DICETAK OLEH: PT. Temprina Media Grafika, Jl. Sumengko KM 30-31 Wringinanom, Gresik; Didirikan oleh: H. Agil H. Ali, Penerbit: PT. Memorandum Sejahtera, SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986. Wartawan MEMORANDUM selalu dibekali tanda pengenal dan tidak diperkenankan menerima/meminta apa pun dari narasumber.

Komisaris: Prof Dr Mangestuti Agil MS Apt


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

JAWA TIMUR

SABTU PON, 11 JUNI 2022 HALAMAN 9

Masyarakat Jember Keluhkan Tagihan SPPT

Diduga Tak Disetorkan ke Bapenda Jember, Memorandum Tunggakan tanggungan wajib pajak senilai Rp 230 miliar di Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Jember terungkap dalam rapat dengar pendapat (RDP) di ruang Komisi C DPRD Jember, Jumat (10/6). Diduga, banyak oknum pemerintah desa (pemdes) sengaja tidak menyetor pajak ke Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Jember, sehingga muncul surat pemberitahuan pajak terutang (SPPT) 2009-2021. Hadir dalam rapat dengar pendapat (RDP) di ruang Komisi C DPRD Jember, Ketua Forum Aliansi Masyarakat Desa Sidorejo Wulyo Aji dan Ketua Gerakan Tani Jember Sutris serta perwakilan masyarakat Sidorejo, Umbulsari, dan Desa Sanenrejo, Temporejo. Sementara Kepala Bidang Pendataan dan Perencanaan Pengembangan Bapenda Jember, Hendra mengakui ada sekitar Rp 230 miliar uang pajak yang masih nunggak dan belum dibayar oleh pemdes sejak 2009 hingga 2021. “Oleh karena itu sesuai dengan arahan DPRD kami akan buat tim audit gabungan yang akan turun ke desa untuk menyelesaikan masalah pajak yang terhutang ini,” jelasnya. Salah satu kelompok masyarakat Sidorejo, Umbulsari, mengungkap banyaknya oknum pemerintah desa (Pemdes) sengaja tidak menyetor pajak ke Bapenda Jember.

Suasana rapat dengar pendapat di ruang Komisi C DPRD Kabupaten Jember.

Padahal banyak warga rutin membayar kewajiban, baik berupa pajak bumi bangunan (PBB) kepada ke petugas pemungut pajak pemdes. Tetapi mereka tidak dapat bukti pembayarannya, bahkan ada yang masih terutang. “Dan itu berlangsung bertahun-tahun, kami ketahui di Sidorejo ini sejak 2014-2021. Padahal kita bayar pajak rutin setiap tahun, tetapi desa selalu punya tunggakan ke Bapenda,” ujar Ketua Forum Aliansi Masyarakat

Desa Sidorejo, Wulyo Aji. Menurutnya, hal itu diketahui setelah memperoleh surat pemberitahuan pajak terutang sejak 2016 hingga 2021. Sehingga hal ini sudah merugikan masyarakat, karena warga bayarnya rutin setiap tahun. “Akhirnya kami sudah jenuh dengan pemerintahan desa yang ada, sehingga krisis kepercayaan dengan kondisi seperti itu dan banyak masyarakat yang memperoleh surat terutang itu,” tambah Aji.

Aji menilai, masyarakat telah dibodohi oleh pemdes terkait masalah pajak. Bahkan perangkat desa juga mengancam tidak akan memberikan bantuan langsung tunai (BLT) jika tidak melunasi utang tersebut. “Dan ini terjadi bukan hanya di Desa Sidorejo saja, tetapi juga di desa lain seperti Sidodadi maupun Sanenrejo, dan itu kita buktikan kita lihat lewat Bank Jatim, ada yang seperti itu,” jelasnya Hal senada juga dikatakan Ketua

Gerakan Tani Jember Sutris. Menurutnya, masalah pajak yang tidak disetorkan ke Bapenda tersebut selalu terungkap setelah peralihan kekuasaan pemdes, seperti sudah menjadi budaya lama. “Dari penyampaian secara langsung dari perwakilan masyarakat bahwa merasa dirugikan karena selama ini sebagai wajib pajak selalu membayar ke petugas pungut pajak yang ditunjuk oleh desa tapi mereka tidak menerima bukti pembayaran

hanya diberikan lembaran SPPT-nya,” jlentreh Sutrisno. Dan terungkap secara gamblang masyarakat untuk menanyakan perihal masih munculnya tanggungan pajak yang harus dibayar atau dilunasi di 2009 hingga 2021, memberanikan diri menanyakan ke kantor kecamatan dan bank. “Begitu masyarakat menanyakan kepada pihak desa tidak sedikit malah mendapatkan tekanan dan intimidasi bahkan ancaman dari oknum pemerintahan desa,” beber Sutrisno. Sementara itu, anggota Komsisi C DPRD Jember Hadi Supa’at mengatakan, kejadian itu sangat merugikan masyarakat. Sebab, terindikasi adanya penggelapan uang yang diduga dilakukan oleh petugas pajak di desa-desa. “Makanya kami mendorong supaya dibentuk tim gabungan dari bapenda, inspektorat, dispemasdes dan aparat penegak hukum (APH), yang mampu bekerja secara cepat dan kongkret dalam menyelesaikan masalah ini. Sebab, ini masalah klasik dan sudah berlangsung sejak 2009,” tutur anggota Komisi C ini. Legislator Fraksi PDI Perjuangan ini juga menilai atas aduan masyarakat tersebut, menandakan Bapenda Jember masih lemah dalam mengawasi ketertiban petugas pemungut pajak yang berada di desa-desa. “Mungkin hanya skala kecil lah masyarakat yang menunggak pajak, tetapi saya yakini masyarakat desa sangat patuh untuk bayar pajak,” tandas Hadi. (edy/lis)

Pergeseran Pintu Exit Tol Tulungagung Masih Dibahas

Warga Ambulu mengikuti donor darah di UDD PMI Jember.

Warga Ambulu Sedekah 28 Kantong Darah Jember, Memorandum Puluhan warga Desa/Kecamatan Ambulu bersedekah puluhan kantong darah ke Unit Donor Darah (UDD) PMI Kabupaten Jember. Mereka mengikuti donor darah yang diselenggarakan Korps Sukarela (KSR) Unit Markas PMI Kabupaten Jember yang dilaksanakan di Balai Desa Ambulu. Hasilnya, warga Desa Ambulu menyumbang 28 kantong darah ke UDD PMI Kabupaten Jember. “Rinciannya, golongan darah A sebanyak 7 kantong, B sebanyak 7, AB sebanyak 1 kantong, dan O sebanyak 13,” tutur Lulus Nency, koordinator penyelenggara kegiatan donor darah KSR PMI Kabupaten Jember.

Jumat (10/6). Dia menjelaskan, sejatinya yang mendaftar untuk ikut donor darah sebanyak 41 relawan pendonor. “Tetapi yang lolos hanya 28 orang dan tidak lolos 13 relawan pendonor,” sambungnya. Mereka yang tidak lolos dengan berbagai kendala, seperti tensi darah terlalu tinggi atau rendah, HB tidak standar, dan kendala lainnya. Ketua PMI Kabupaten Jember H EA Zaenal Marzuki mengucapkan banyak terima kasih kepada penyelenggara dan relawan pendonor. “Setetes darah sedekah darah para relawan bisa menyelamatkan nyawa sesama,” ungkapnya. Zaenal Marzuki menjelaskan, UDD

PMI Kabupaten Jember butuh stok darah yang mencukupi setiap harinya untuk memenuhi kebutuhan darah dari sejumlah rumah sakit di Jember. Terutama di RSD dr Soebandi yang juga menjadi rumah sakit rujukan untuk masyarakat Jawa Timur, wilayah timur seperti Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, atau Lumajang. PMI Kabupaten Jember, sambung Zaenal Marzuki, siap bekerja sama dengan semua komponen masyarakat untuk menyelenggarakan kegiatan donor darah. “Kami siap sinergi dengan komponen masyarakat manapun untuk kegiatan donor darah. Silahkan hubungi UDD PMI, Markas PMI atau Klinik Pratama PMI Jubung,” ujarnya. (edy/lis)

Tulungagung, Memorandum Hingga pertengahan 2022, belum ada kepastian penetapan lokasi pembangunan Tol Trase Kediri-Tulungagung. Hal ini terjadi karena masih adanya tarik ulur usulan lokasi pintu exit tol di Kecamatan Karangrejo, Kabupaten Tulungagung. Pemkab Tulungagung menilai lokasi yang dipilih sebagai exit tol Karangrejo saat ini kurang tepat. Kini Pemkab Tulungagung masih terus memperjuangkan pergeseran exit tol Karangrejo ke lokasi yang dianggap lebih representatif. Bupati Tulungagung Maryoto Birowo mengatakan, pihaknya telah mengusulkan secara resmi kepada pemerintah dan pengembang untuk pergeseran lokasi exit tol Karangrejo. “Masih kita usulkan,kita tunggu saja nanti bagaimana,” ucapnya, kemarin. Maryoto menjelaskan, koordinat lokasi yang ditetapkan saat ini sangat dekat dengan pemukiman dan fasilitas kesehatan masyarakat. Oleh sebab itu, hal tersebut membuat lokasi pintu exit tol dinilai tidak representatif. Maryoto memaparkan, di sebelah utara exit tol yang ditetapkan saat ini terdapat lokasi

Bupati Maryoto Birowo memberikan keterangan kepada awak media.

yang lebih representatif. Yakni tanah lapang yang cocok untuk pintu exit tol. “Kita usulkan digeser 100 meter ke utara, karena di sana masih banyak area lapang dan lebih pas,” ujarnya. Maryoto berharap, usulan Pemkab Tulungagung tersebut mendapatkan respons positif dari pengembang dan Kementerian PUPR. Apalagi, Pemkab Kediri dan Pemkot Kediri juga

memberikan usulan serupa yang sudah disetujui. “Seperti Kediri, kita berharap usulan ini juga disetujui,” jelasnya. Maryoto menegaskan, pihaknya juga sudah merencanakan pembangunan dan perbaikan jalan pendukung di Kabupaten Tulungagung, sehingga lalu lintas yang keluar tol tidak terganggu dengan kondisi jalan yang ada. (fir/mad/lis)

IKLAN PAS TA N A H D I J U A L Dijual Tanah Luas 3100m2 SHM Nol Jalan. Harga 1.5M Hub:082343100735. Pandaan ANEKA KEBUTUHAN

ELEKTRONIK AC...AC...Dingin!!! Berkwalitas, AC Split second=1Jt (05-3/4-1PK-2PK) 350 watt Hub: 085100995098/0315012481 Persewaan AC.

LOWONGAN DICARI SOPIR SIM A/B UNTUK TOKO BANGUNAN USIA MAX 45THN DAN SERABUTAN. DATANG LAANGSUNG DI JAGIR WONO KROMO NO.270 SURABAYA.

P E N G O B ATA N Spesialis Obati Penyakit 1.Kencing Manis 2.Asam Urat 3.Kolestrol Pengapuran 4.Asam Lambung 5.Batu Ginjal 6.Darah Tinggi 7.Migran 8.Wasir.Dll Menggunakan Trapi Bekam Acupresur Totok Saraf Infra Merah Transfer Penyakit Ke Kelinci Hub. Mbah Simin Jl.Dinoyo Buntu No.5 Sby. No.Hp.Wa.081973037833 Biaya Seikhlasnya.

P I J AT K E B U G A R A N Pak Wahyu Massagge untuk kesehatan keluarga . Terima pijat untuk capek capek . lelah , letih dan lesu , bisa full body kerokan untuk masuk angin dll bisa di panggil rumah dan kost hub ; 083831424978.

KEHILANGAN HLG STNK YAMAHA AEROX TH 2017 S 4918 OJ AN. DIAR CHRISTANTI D/A. DUSUN BLAWEN RT 03 RW 04 REJOSLAMET MOJOWARNO JMBNG NS. G3J8E0015341 NK.MH3SG4640HJ013453. Hilang STNK.spd motor Honda tahun 2016 warna white blue. NOPOL: L-3775-ZN. an/ Yurnalis da/ Raya lontar No. 17 sambikerep sby.

KEHILANGAN

KEHILANGAN

KEHILANGAN

KEHILANGAN

KEHILANGAN

Hilang STNK. spd motor Honda tahun 2012 warna putih hitam. NOPOL: L-5140-XR. an/ iin Amelia susanti da/ jl.Kupang gunung tembusan II/I-A sby.

HLG BUKU KIR L.9069.UH PT.BUMI MENARA INTERNUSA JL.MARGOMULYO 4.E SBY.

HILANG BPKB ASLI MBL HYUNDAI TH.09 L.1098.CD AN.SILVIA PUSPANINGRUM JL.WISMA KEDUNG ASEM INDAH F/31 SBY.

HLG BUKU KIR L.8143.UK/ SB.153442.K ERLIM DHENNY GUNAWAN JL.SURABAYA.

HILANG STNK HONDA BEAT L 4233 LB A/N SUPRIANDANI 0856-0749-9994.

HLG BUKU KIR L.8774.UK/ SB.289101.K PT.SBS JL.PERAK TIMUR 220 SBY.

Kehilangan STNK R2 merk Yamaha tahun 2006 nopol W 6350 EY An Siti romadhoniyatul ¿triyah Da Ds. Nongko kerep Rt. 011 Rw. 004 Kec. Bungah Kab. Gresik

HILANG BPKB ASLI MBL SZK KATANA TH.02 L.1048.YI AN.NIKO NEXTEL NUSANTARA PT JL.TAMAN PUSPA RAYA B9/23 SBY.

HLG BUKU KIR L.8903.UO/ SB.291482.K PT.PUTRA ANUGRAH PERSADA JL.DARMO PERMAI SELATAN 10/47 SBY.

HILANG BPKP ASLI MBL DAIHATSU TH.07 L.1514.MS AN.TELKOM DIVRE V JATIM PT JL.KETINTANG 156 SBY.

HLG BUKU KIR L.9601.BF/ SB.158838.K PT.GEMILANG LIBRA LOGISTICS JL.KALI ANGET10-12 BLOK A-30 SBY.

HILANG BPKB ASLI MTR KAWASAKI EX250 TH.15 L.5588. WS AN.SRI SETYO PERTIWI JL.MASJID 41 SBY.

HLG BUKU KIR TEMPELAN SB.228350.K MATSARI JL.KREMBANGAN JAYA SELATAN 1-15 SBY.

HILANG BPKB ASLI MTR KAWASAKI NINJA 250 TH.13 L.6550. JT AN.JENDRA YANINGRAT JL.WONOCOLO 4/23 SBY.

HLG BPKB L2534 GC VESPA THN 2003 ACHMAD FITRI PRAPEN INDAH BLK E/6 SBY. NOKA MH2S1X2AA3K153075 NOSIN VLX2M894402.

HLG BUKU KIR L.9090.UY/ SB.256365.K PT.FAJAR MULIA TRANSINDO JL.TANJUNG BATU 54 SBY.

HLG STNK AG.1488.ET AN.DODY SUWONDO DS.PUNJUL KEC. PLOSO-KLATEN KEDIRI.

Hilang STNK. Mobil Toyota Calya tahun 2017 wrana orange metalik. NOPOL: L-1101-ABM. an/ Bernadette Dina M. da/ Ubi 5/ 26 sby

HILANG STNK MTR HND VARIO TH.14 L.5977.VO AN.RIZAL ADI TRISTANTO JL.PACAR KEMBANG 5C /23 SBY.

HLG STNK MTR VARIO L-6955AAN AN. SUCIASIH D/A SEMEMI JAYA 7/57 SBY. HUB 085733781553.

HILANG BPKB ASLI MBL MITS XPANDER TH.21 L.1957.QM AN.ANITA ANGGAWIDJAJA JL.JAMBI 30 SBY.

HLG BPKB L1446 HE SUSUKI ST 100 THN 1994 TUTUK HERMINI BABATAN 3 SBY. NOKA MHDESL410RJ418950 NOSIN F10A1D217846.

HLG BUKU KIR SB.277130.K JL.SURABAYA.

TEMPELAN MOEBIN

HLG BUKU KIR L.9128.UJ/ SB.222667.K PT.RAPI TRANS LOGISTIK JL.SURABAYA. HILANG STNK MOBIL AVANZA VELOZ 1.5 M/T W 1588 WW DITO RAHADIYAN 082237401007.

HILANG STNK YAMAHA 2014 W 2633 UK SUHARTINI 085735827779. HILANG STNK HONDA BEAT W 2694 NAK SULISTIYANTO 081332431015. HILANG STNK SPD MTR : S-6985MP NK.MH1JM1115JK955334 NS.JM11E1938631 AN. MUNAJI D/a: BLAEIREJO RT/ RW.04/01 Ds.BLAWIREJO KEC. KEDUNGPRING KAB.LAMONGAN

Kehilangan BPKB R4 merk Toyota kijang tahun 2001 nopol W 1679 BA An Sholihin, drs Da Dsn. Sidojangkung Rt. 002 Rw. 001 Kec. Menganti Kab. Gresik Kehilangan STNK R2 merk Honda tahun 2014 nopol W 6592 CB An Sigit rahwardhana Da Jl. Cimanuk 15 Rt. 005 Rw. 005 Ds. Randuagung Kec. Kebomas Kab. Gresik

PEMBERITAHUAN Kepada pembaca MEMORANDUM agar berhati-hati dalam melakukan transaksi melalui sarana iklan. Tetap waspada dan selalu cross check. MEMORANDUM tidak bertanggung jawab terhadap semua transaksi penayangan iklan. Atas perhatianya kami sampaikan terimakasih. Ttd. Manager Iklan


memorandum.co.id

MOJOKERTO-JOMBANG

memorandumredaksi @gmail.com

SABTU PON, 11 JUNI 2022 HALAMAN 10

KABIRO MOJOKERTO-JOMBANG: M Anwar; WARTAWAN: Suparno, Ferdy Eko C, Hermawan S; HP: 082257535345. ALAMAT BIRO MOJO: Griya Permata Ijen A2/17 Magersari, Kota Mojokerto.

Bupati Ikfina Fahmawati bersama pimpinan dewan ketika menghadiri rapat paripurna.

Dewan Gelar Paripurna Penjelasan Bupati Atas APBD 2021 Mojokerto, Memorandum DPRD Kabupaten Mojokerto menggelar rapat paripurna dengan agenda Nota Penjelasan Bupati Atas Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kabupaten Mojokerto Tahun Anggaran 2021, di Ruang Rapat Graha Wichesa DPRD Kabupaten Mojokerto, Kamis (9/6). Paripurna dipimpin Ketua DPRD Kabupaten Mojokerto Ayni Zuroh dan dua wakilnya serta dihadiri Bupati Ikfina Fahmawati yang didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Teguh Gunarko, dan jajaran OPD. “Laporan terkait realisasi anggaran, laporan perubahan saldo anggaran lebih, laporan tentang operasional, laporan perubahan ekuitas, neraca, laporan terkait arus kas, dan catatan atas laporan keuangan,” ucap bupati. Ringkasan laporan realisasi APBD 2021 yakni, realisasi pendapatan sebesar 108 persen dari target atau sebesar Rp 2.606.948.558.432.54, realisasi belanja dari target sebesar Rp 2.760.095.112.268, terealisasi sebesar 88,52 persen dan mengalami penghematan sebesar 11,48 persen, pembiayaan netto dari alokasi sebesar Rp 346.294.020.746, terealisasi sebesar Rp 346.224.427.240.41. Atau 99,98 persen, dan silpa 2021 sebesar Rp 509.866.214.060.90. Dalam laporannya, bupati bersyukur Pemkab Mojokerto kembali meraih opini wajar tanpa pengecualian (WTP) sebagaimana yang telah diperoleh atas laporan keuangan 2014 sampai 2021. “Artinya Pemerintah Kabupaten Mojokerto telah mendapatkan opini wajar tanpa pengecualian sebanyak delapan kali berturut-turut. Prestasi ini tidak terlepas dari kerja keras, kerja cerdas dan komitmen yang kuat antara legislatif, eksekutif, dan seluruh jajaran di Pemkab Mojokerto untuk mewujudkan tata kelola keuangan dan tata kelola pemerintahan yang baik sesuai dengan aturan yang berlaku,” ujarnya. Karenanya, ia mengajak seluruh instansi untuk berupaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Mojokerto seutuhnya. (adv/war/epe)

Hal itu seiring domisilinya sekarang di Dusun Keduk Banteng, Desa Bendungan Jati. Aparat sempat kerepotan mengurai jalur peredaran okerbaya yang kerap menyasar remaja itu. Namun, identitas Makcum akhir terkuak dan diringkus pada 9 Juni 2022. Bahkan untuk meenangkap Makcum, Polsek

Pacet mengerahkan SDM terbaiknya, mengendus dan mengantisipasi jalur kabur di sekitar tersangka tinggal. Karena itu, begitu Makcum masuk rumah langsung tak berkutik ketika disergap polisi. “Terduga pelaku cukup licin melakukan aktivitasnya. Bahkan ketika diamankan di rumahnya, kami tak

FOTO: MEMORANDUM/NO

Maksum Efendi alias Makcum

Mojokerto, Memorandum Unit Reskrim Polsek Pacet menangkap bandar obat keras dan berbahaya (okerbaya) jenis dobel L. Maksum Efendi alias Makcum (43), warga Dusun Sidorejo, Desa Windurejo, Kecamatan Kutorejo, ternyata ada di balik peredaran pil koplo di wilayah Pacet dan sekitarnya.

BARANG BUKTI YANG DIAMANKAN -

1.800 BUTIR PIL DOBEL L UANG RP 115 RIBU 1 HANDPHONE

GRADIS: MEMORANDUM/PUNTADEWA

menemukan barang bukti apapun,” terang Aiptu Tri Widodo yang memimpin

operasi penangkapan tim unit reskrim kemarin. Namun ketika diperiksa

lebih lanjut, Makcum mengaku jika semua pil koplo disimpan di rumahnya yang berada di Keduk Banteng, Pacet. “Tanpa menunggu lama kami segera meluncur ke lokasi yang dimaksud,” tambah Aiptu Tri Widodo. Hasilnya, ada sebanyak 1.800 butir pil dobel L yang ditemukan, uang Rp 115 ribu di kantong celana sisa penjualan pil setan, dan satu handphone. Untuk mengungkap jaringan peredaran okerbaya itu, Makcum dan seluruh barang bukti dikeler ke Mapolres Mojokerto. Ada

pengakuan menarik dari Makcum dalam memeroleh barang haram itu ketika diperiksa. “Saya dapat dari seseorang yang tidak dikenal. Saya jualnya Rp 1.000 per butir,” cetusnya. Kasubbag Humas Polres Mojokerto Iptu Tri Hidayati membenarkan penangkapan tersangka. “Tersangka telah melanggar Pasal 197 Subs Pasal 196 Jo Pasal 98 Ayat 2 UU RI Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan. Sekarang tersangka masih menjalani proses pemeriksaan,” tuturnya. (no/war/epe)

Pekerjaan Fisik Belum Jalan, Komisi C Panggil Dinas PU Jombang, Memorandum Belum adanya pekerjaan fisik hingga Juni 2022, mendapat sorotan dewan. Komisi C DPRD Jombang memanggil Dinas PUPR dan Dinas Perkim Jombang untuk mengetahui persoalannya. ”RDP (rapat dengar pendapat) ini dilakukan karena kami melihat masih belum ada pekerjaan fisik yang berjalan. Padahal ini sudah bulan Juni,” ujar Sekretaris Komisi C Maya Novita, Jumat (10/6). Ia mengaku, banyak dalih yang dilontarkan organisasi perangkat daerah (OPD) itu. Salah satunya, masih belum dilakukan perencanaan. Ada juga proyek yang saat ini masih masuk

lelang. ”Ini kenapa kok setiap tahun pekerjaan fisik dilakukan pada pertengahan tahun. Selalu seperti ini,” sergahnya. Pengalaman dari tahun-tahun sebelumnya, kebanyakan pekerjaan fisik selalu molor bahkan terkesan asal-asalan lantaran kontraktor dikejar waktu. ”Seharusnya belajar dari pengalaman sebelumnya. Dan dinas melakukan persiapan yang matang,” terangnya. Politisi Golkar ini menyoroti terkait perbaikan jalan yang tak kunjung dilakukan dinas terkait. Padahal anggaran juga sudah disiapkan. Hanya saja pekerjaan tidak segera dilakukan. ”Padahal anggaran sudah

FOTO: MEMORANDUM/ADV

FOTO: MEMORANDUM/ADV

Bandar Dobel L Pacet Diringkus

Maya Novita

ada tapi kenapa tidak segera action,” katanya. Untuk itu, pihaknya merekomendasikan untuk

pekerjaan fisik terutama perbaikan jalan dilakukan pada Juli mendatang. ”Kami minta untuk perbaikan bisa dilakukan bulan depan. Jangan sampai ada pekerjaan yang molor atau bahkan sampai melewati akhir tahun,” tegasnya. Pihaknya juga akan melakukan pengawasan terkait pembangunan yang ada di Jombang. ”Pastinya komisi C akan melakukan pengecekan bangunan-bangunan yang ada. Jangan sampai dikerjakan asal-asalan,” pungkas Maya. Kendati belum ada pekerjaan fisik yang dimulai hingga bulan ini, namun dinas PUPR dan perkim masih optimistis tidak molor.

Kepala Dinas PUPR Bayu Pancoroadi mengatakan, tahun ini dinasnya ada 13 kegiataan. ”Sampai hari ini (kemarin, Red) memang masih belum ada action. Sehingga ini tadi yang ditanyakan teman-teman dewan,” ujarnya. Dirinya mengaku memang sebagian kegiatan masih belum ada perencanaan. ”Karena 7 kegiatan ini hasil dari musrenbang jadi tidak ada perencanaan,” bebernya. Untuk itu, saat ini masih tahap pemilihan konsultan perencanaan dengan pelaksana perencanaan. Meski begitu ada dua pekerjaan yang sudah masuk lelang dan siap dikerjakan. Di an-

taranya perbaikan jalan ruas Wonosalam-Sambirejo dan Kesamben-Karangri. ”Dua pekerjaan itu yang segera dikerjakan,” tegasnya. Kepala Dinas Perkim Heru Widjajanto mengatakan, di pihaknya memang masih dalam tahap proses lelang. ”Di perkim ada 10 kegiatan, delapan proyek air bersih dan dua perbaikan sayap jembatan,” bebernya. Ia mengaku, saat ini perencanaan sudah selesai dilakukan. Bahkan tahap lelang di PBJ juga hampir selesai. ”Mungkin bulan depan sudah mulai dikerjakan. Kemungkinan Agustus-September sudah selesai,” pungkas Heru. (adv/wan/war/epe)

FOTO: MEMORANDUM/ADV

Bulan Haji, Perajin Kotak Hantaran Banjir Order

Wali Kota Ning Ita memantau uji kir di Dishub Kota Mojokerto.

Sambut Hari Jadi Kota Mojokerto

Wali Kota Bebaskan Denda Uji KIR Mojokerto, Memorandum Memperingati Hari Jadi ke-104 tahun Kota Mojokerto, pemerintah kota (pemkot) memberi kado berupa berbagai kemudahan bagi warganya. Salah satunya program yang sangat membantu bagi masyarakat yakni pembebasan biaya denda uji KIR, kepada kendaraan yang dikategorikan wajib uji. Pemberlakukan ini untuk para pemilik kendaraan bermotor yang melakukan uji KIR per tanggal 2 Juni hingga 30 November 2022. Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Mojokerto Endri Agus Subianto mengatakan, kebijakan itu baru ada tahun ini. Bahkan, itu dikuatkan dengan Peraturan Wali Kota (Perwali) Tahun 2022. “Memang baru ada di era kepemimpinan Ibu Wali Kota Ika Puspitasari, program bebas denda uji KIR sebelum-sebelumnya tidak pernah ada. Bahkan beliau juga sudah menerbitkan payung hukumnya berupa perwali,” ujarnya, Kamis (9/6). Endri menyebut, program ini

bakal terus dilakukan setiap tahun sebagai kado hari jadi. Pasalnya, ia melihat banyak armada angkutan, baik barang maupun penumpang yang beroperasional di wilayah Kota Mojokerto, ternyata tidak memperpanjang pajak uji KIR kendaraannya. Jumlah armada yang beroperasional di Kota Mojokerto sampai Juni 2022 ini sebanyak 3.909 kendaraan. “ Dari jumlah kendaraan yang aktif melakukan pengujian secara berkala hanya sekitar 1.685 kendaraan saja, sedangkan sisanya sebesar 2.224 kendaraan belum diujikan secara rutin,” tegasnya. Ia berharap, dengan adanya pembebasan biaya denda uji KIR, maka ribuan kendaraan yang terlambat uji akan diujikan. Karena masyarakat tidak perlu susah-susah untuk membayar denda setiap bulannya sebesar 2 persen. Pemutihan ini kesempatannya memang terbatas waktu. “Kami mengimbau pemilik ang-

kutan barang maupun penumpang agar segera mengurus uji KIR kendaraannya. Berapapun besarnya denda, akan kita bebaskan dalam kesempatan pemutihan ini,” ujarnya. Lebih lanjut ditambahkannya, seluruh pengujian akan dilakukan secara cermat, lantaran akan memilah mana kendaraan angkutan yang layak lolos uji KIR. Pihaknya pun akan menentukan kelaikan kendaraannya dari berbagai aspek, baik emisi, kondisi, dan juga lainnya. Ning Ita sapaan akrab wali kota, mengatakan pemkot memberi keistimewaan kepada pemilik kendaraan umum dengan membebaskan biaya denda keterlambatan uji KIR. Karena itu diharapkan memanfaatkan program ini dengan baik. “Program ini sebagai hadiah bagi warga Kota Mojokerto dalam rangka menyambut hari jadi. Saya berharap masyarakat bisa memanfaatkan kesempatan tersebut dengan sebaik-baiknya,” ucap wali kota. (adv/war/epe)

Jombang, Memorandum Kembali dibukanya keran ibadah haji, membawa berkah bagi banyak pelaku usaha. Salah satunya, perajin kotak hantaran. Seiring tingginya permintaan, rezeki berlimpah dialami Sulkan (56), warga Dusun Jetak, Desa Sidokerto, Kecamatan Mojowarno. Yang unik, kotak hantaran produksi Sulkan berbahan dasar limbah kardus. Biasanya, produk itu digunakan untuk keperluan tasyakuran jemaah calon haji (JCH) yang akan berangkat ke Tanah Suci. Sulkan mengisahkan, awal mula inisiatif membuat hantaran dari limbah kardus ini muncul sejak 5 tahun lalu. Lantaran penghasilan dari ternak ayam miliknya menurun. “Dulu beternak ayam, lambat laun pendapatan menurun. Terus punya ide buat kotak nasi sama tas buat hajatan,” jelasnya mengawali, Jumat (10/6). Pilihan untuk membuat kotak hantaran dari limbah kardus bekas bukan tanpa alasan. Selain mudah didapat, harga bahan baku jauh lebih murah apabila menggunakan bahan yang lain. “Kardus

Proses produksi kotak hantaran yang menjadi bisnis dadakan menjelang musim haji.

bekas ini diambil dari toko pracangan. Harganya juga murah, bila dibandingkan dengan bahan baku yang lain,” bebernya. Setiap hari, ia bisa memproduksi 100 kotak hantaran. Untuk merakitnya, Sulkan mempekerjakan tetangga sekitar serta warga dari luar desanya. “Satu orang kalau bisa maksimal ya mampu membuat 50 kotak,” katanya. Pesanan kotak hantaran ini selain dari wilayah Jombang sendiri juga datang

dari luar kabupaten, seperti Pasuruan, Nganjuk, hingga Madiun. Selain melayani pesanan perorangan, kebanyakan pesanan kotak

hantaran ini juga dari pedagang toko di pasar. Paling banyak dari tengkulak untuk dijual lagi. “Pesanan kebanyakan dari Jombang, dari Gudo, Mojoagung. Kalau luar kota biasanya ada tengkulak yang pesan dan dijual lagi. Bulan ini ada sekitar 1.000 pesanan untuk tasyakuran haji. Kalau tas biasanya untuk suvenir,” terangnya. Harga satu kotak hantaran ini menyesuaikan dengan ukurannya. Untuk ukuran 22 harganya Rp 3.500. Sedangkan untuk ukuran 20 harganya Rp 3.400. Saat ditanya perihal omzet, ia menyebut pendapatan per bulan rata-rata mencapai Rp 5 juta. “Kalau ramai itu bisa sampai 7 juta, itu sudah bersih dipotong ongkos kerja dan bahan baku,” pungkasnya. (wan/war/epe)


memorandum.co.id

HUKUM KRIMINAL

memorandumredaksi @gmail.com

SABTU PON, 11 JUNI 2022 HALAMAN 11

Ajak Sepupu Edarkan Sabu Surabaya, Memorandum Seorang wanita berinisial UY (24), warga Jalan Pacar Kembang, ditangkap anggota Satreskoba Polrestabes Surabaya bersama sepupunya, AY (26), warga Jalan Jatisrono setelah terlibat peredaran narkoba. Dari penangkapan di Jatisrono, petugas menyita barang bukti, 34 poket sebesar 21,65 gram 2 bendel klip plastik, dompet kecil, 2 timbangan elektrik, uang Rp 965 ribu, 1 pipet kaca yang berisi sisa pakai sabu seberat 1,18 gram. Setelah dianggap terbukti,

kedua tersangka diamankan petugas ke Mapolrestabes guna pengembangan lebih lanjut. “Pengungkapan kasus ini setelah mendapatkan informasi jika keduanya merupakan pengedar sabu,” kata Kasatreskoba Polrestabes Surabaya AKBP Daniel Marunduri, Jumat (10/6).

Informasi itu, kemudian ditindaklanjuti anggota dengan melakukan penangkapan terhadap dua tersangka sedang menunggu pembeli. Polisi juga menggeledah rumahnya dan ditemukan barang bukti. “Saat kami interogasi, kedua tersangka mengaku mendapatkan barang dari dari bandar berinisial HK, yang kini kami tetapkan sebagai DPO,” beber Daniel. Pengakuan AY, sabu dibeli pada Minggu (22/5) sekitar pukul 19.00. “Barang dikirim ke rumah UY Jatisrono sebanyak

1 poket seberat 10 gram dan bayarnya jika barangnya habis,” tutur AY kepada petugas. Selanjutnya, oleh AY dan UY dijual kepada teman seharga Rp 100 ribu hingga Rp 400 ribu per poketnya. “Barang sudah terjual sebanyak 7 poket dengan hasil penjualan sebesar Rp 965 ribu,” tutur UY. AY sendiri sebenarnya diminta tolong oleh UY, sepupunya, untuk menjualkan barang dengan upah Rp 100 ribu per poket. “Saya sudah tiga kali menjualkan sabu,” terang AY. (rio/fer)

FOTO: MEMORANDUM/RIO

UY dan AY diapit petugas Satreskoba Polrestabes Surabaya menunjukkan barang bukti.

Korupsi Dikebut, Pidana Dilupakan Saat ditanya sesuai prosedur yang bagaimana, apakah sudah cukup dengan pengaduan masyarakat tanpa laporan bisa menangani kasus korupsi ini? Menurut Mirzal, selama ada informasi korupsi dan indikasi kerugian negara, polisi bisa melakukan penyelidikan. “Dan semua informasi yang masuk akan dilayani,” tambah Mirzal. Sementara itu, pengamat politik Surokim Abdussalam menegaskan, dana hibah Pilwali Surabaya 2020 tak boleh digunakan secara asal-asalan. Terlebih, dana hibah sangat rawan diselewengkan. Kemungkinan tersebut dapat terjadi. Karena itu, diperlukan adanya pertanggungjawaban dalam penggunaan anggaran. Harus ada prinsip kehati-hatian. Seyogyanya, laporan pemakaian dana hibah pilwali dilakukan secara transparan, akuntabel, dan profesional. Sebab dana

hibah senilai Rp 101,24 miliar itu disedot dari APBD Surabaya. “Penggunaan dana hibah memang lebih sederhana dan simple. Dalam konteks alokasi penganggaran lebih leluasa digunakan dan fleksible. Kendati begitu, tetap harus ada pertanggungjawaban. Laporan penggunaan tetap harus akuntabel. Jadi penggunaan uang negara tidak boleh asal-asalan. Sumbernya harus dipertanggungjawabkan dengan baik, karena menggunakan APBD,” paparnya, Jumat (10/6). Lanjut Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya (FISIB) Universitas Truno joyo Madura (UTM) ini, dengan mencuatnya indikasi dugaan penyelewengan dana hibah yang mulai diselidiki polisi, maka akan menjadi sorotan publik. Apalagi terjadi di metropolis Surabaya, yang dihuni jutaan masyarakat yang kritis. “Masyarakat pasti sangat

Sambungan dari halaman 1 menginginkan keterbukaan,” katanya. Ke depan, Surokim berharap publik mendapat jaminan bahwa dana hibah dalam pilwali dikelola dengan transparan, akuntabel, dan profesional. Termasuk dana hibah Pilwali Surabaya 2020 yang tengah diusut. Menurutnya, salah satu indikator terciptanya pemilu yang baik adalah didukung dengan adanya pertanggungjawaban dalam penggunaan anggaran. Manakala penggunaan anggaran pemilu dilakukan dengan benar, maka penyelenggara pemilu dalam hal ini KPU Surabaya, otomatis akan dinilai baik oleh masyarakat. “Saya berharap, pemilu itu diselenggarakan oleh penyelenggara yang baik. Karena, penyelenggara berperan 50 persen terhadap hasil pemilu. Artinya penyelenggara yang profesional itu juga menjadi

Tetap Tagih Hak Negara menagih hak negara yang seharusnya dibayarkan,” ucap Budi, Jumat (10/6). Menurutnya, sebagaimana yang di dalam persidangan bahwa objek yang diajukan praperadilan itu masih dalam tahap penyelidikan. Belum tahap penyidikan. “Bukan objek praperadilan,” ucapnya. Terkait pendapat hakim yang mengungkapkan peminjaman berkas dinyatakan penyitaan, Budi menerangkan bahwa sesuai ketentuan dari DJP, peminjaman berkas digunakan sebagai pemeriksaan bukti permulaan di mana artiannya yaitu penyelidikan. “Karena dalam proses pemeriksaan bukti permulaan itu adalah masih peminjaman berkas. Peminjaman dokumen atau bukti yang telah diberikan tanda terima oleh Wajib Pajak,” ungkapnya. Lebih lanjut Budi menyampaikan, bahwa hasil putusan pengadilan hari ini tidak akan menyurutkan upaya penegakan hukum oleh DJP. “Dan saya sampaikan bahwa fungsi DJP sebelum tahapan

penegakan hukum dimulai dari pelayanan, pembinaan, ada edukasi pengawasan. Penegakan hukum adalah upaya terakhir apabila wajib pajak tidak memenuhi imbauan yang disampaikan DJP untuk mereka membetulkan secara self assesment,” tegasnya. Sebelumnya, dalam amar putusan hakim AFS Dewantoro menyatakan tidak sah penggeledahan dan atau penyitaan yang dilakukan oleh termohon yang didasarkan pada surat perintah pemeriksaan bukti permulaan Nomor PRIN.BP013/WPJ.11/2021 tanggal 9 November 2021. “Sehingga secara mutatis-mutandis termohon tidak lagi berwenang untuk melakukan pemeriksaan bukti permulaan serta segala keputusan dan atau penetapan yang dikeluarkan lebih lanjut oleh termohon yang berdasarkan surat perintah in casu menjadi batal demi hukum,” kata Hakim AFS Dewantoro di ruang sidang Tirta l. Sementara itu menurut petimbangannya, hakim berpendapat bahwa tindakan termohon dalam mendapatkan surat-surat yang diperlukan dari

Sambungan dari halaman 1 pemohon tersebut terkandung adanya upaya paksa dan sanksi. “Berdasarkan fakta ini, bila dihubungkan dengan pengertian penyitaan ataupun penggeledahan yang bersifat memaksa maka tindakan termohon termasuk dalam kualifikasi penyitaan ataupun penggeledahan. Di mana penyitaan hanya dapat dilakukan oleh penyidik dengan surat ijin ketua pengadilan setempat sebagaimana tercantum dalam KUHAP,” jelasnya. Tehadap putusan ini, salah satu tim kuasa hukum pemohon yang enggan menyebutkan namanya mengatakan jika putusannya telah sesuai. “Putusannya sesuai,” singkatnya. Untuk diketahui, permohonan pra peradilan diajukan oleh Lucky, lantaran Dirjen Pajak melakukan pemeriksaan bukti permulaan (penyelidikan) terhadap wajib pajak orang pribadi atas nama pemohon. Atas hal tersebut, pemohon menganggap termohon tidak berwenang melakukan tindakan pemeriksaan bukti permulaan (penyelidikan) sebab dianggap tidak sah berdasarkan pelimpahan wewenang. (jak/fer/habis)

Berpisah dan Alexander memilih pisah secara baik-baik. “Kenal baik-baik. Kalau kelar pun juga baik-baik,” tutur Angela. Angela Lee saat ini mengaku tak mau memikirkan masalah

Sambungan dari halaman 1 perpisahan. Ia mengatakan paling penting dan pasti dirinya sudah move on dan senang. “Intinya sekarang saya lebih happy dan bisa jadi diriku apa adanya dalam menjalani hidupku yang sekarang ini,” kata Angela.

Angela Lee menikah dengan Alexander pada 20 Oktober 2020. Ini menjadi kegagalan kedua wanita beranak satu tersebut. Sebelumnya ia pernah gagal berumah tangga dengan David. (*/fer)

Berubah sejak Bik Ningsih Balik dari Kampung di tempat-tempat itu. Sulkan tidak lagi istiqomah berdiam diri di kamar. Selain olahraga, dia sering jagongan di kursi teras belakang rumah. Teras tersebut juga dekat dengan dapur dan tampat cuci-seterika baju. Suatu saat Bandi mencoba duduk di kursi yang biasa diduduki ayahnya. Ternyata dari titik itu Bandi bisa melihat banyak sudut di dalam rumah. Setiap orang memasak di dapur, setiap orang mencuci dan menyeterika, serta lalu lalang ke ruang keluarga dapat dipantau. Saat itulah Bandi melihat Bik Ningsih sedang di dapur. “Jadi, selama ini Ayah…” batin Bandi sambil tersenyum. Tanpa didahului hujan dan angin, tiba-tiba suatu malam terjadi badai besar di dada Bandi. Badai itu datang ketika lelaki murah senyum ini diajak ayah-

nya jagongan santai di teras belakang rumah. “Ini bukan sekadar permintaan, tapi permintaan yang disertai paksaan,” kata Sulkan di tengah udara malam yang mulai dingin. Waktu itu sekitar pukul 22.00. Mendung yang sejak sore menggelantung di bawah langit tidak segera menjelma menjadi hujan. “Maksud Ayah?” tanya Bandi. Sebenarnya dia sudah menduga arah pembicaraan sang ayah, namun Bandi ingin mendengar kepastian dari orang yang sudah masuk usia lanjut itu. “Ini tentang Bik Ningsih,” kata Sulkan lirih. Bandi tak segera bereaksi. Dia menunggu ayahnya melanjutkan kalimatnya. Sabar. Dan benar, tak lama kemudian Sulkan membuka mulut. Kali ini terlihat agak ragu, tapi akhirnya kalimat tersebut meluncur juga. “Nikahkan aku dengan dia,”

Sambungan dari halaman 1

lanjut Sulkan lirih. Walau sejak awal sudah menduga, tak urung jantung Bandi berdetak kencang. Seperti ada badai berkecamuk di dadanya. Sejenak Bandi teringat bagaimana sang ayah mencuri-curi pandang ke arah Bik Ningsih saat menata jamuan makan malam. Juga, ketika Bandi memergoki Sulkan melirik ke arah dapur pada saat jagongan pagi di teras belakang.Waktu itu kebetulan Bik Ningsih sedang memasak. Ayahnya pernah pula dipergoki anak-anak saat minta dipijit Bik Ningsih, namun ditolak janda dua kali tersebut. “Sebenarnya itu bukan karakter Ayah. Beliau mungkin hanya menggoda Bik Ningsih. Ayah adalah orang yang agamis banget. Di kampung beliau di Blitar, Ayah dipercaya menjadi takmir masjid dan menjadi imam tetap,” kata Bandi. (jos, bersambung)

salah satu yang terlibat dalam mewujudkan good government. Prinsip kehati-hatian sangat penting, termasuk dalam penggunaan dana hibah sekalipun,” tuntasnya. Bagaimana dengan kasus pembunuhan juragan air isi ulang galon, Shien Cuan alias Suyatio (66), warga Jalan Manukan Tama A3 pada pada 7 Januari 2022. Polisi bersikukuh sudah menangkap eksekutor pembunuhan. Yaitu Nurhuda (31), warga Jalan Wonorejo. Namun, bagaimana dengan temannya, AN yang hingga kini belum ditangkap. Kasatreskrim mengklaim bahwa AN hanya sebagai

saksi. “Kan temannya hanya saksi, pelaku utamanya sudah terungkap,” kata Mirzal. Klaim polisi berlawanan dengan pengakuan Sulis, ibunda Nurhuda. Sulis menegaskan bahwa anaknya (Nurhuda, red) disuruh AN untuk membunuh Shien Cuan. “Saya ingin AN juga ditangkap polisi karena dia yang menyuruh anak saya. Kata anak saya, jika tidak menuruti anak saya akan dibunuh,,” harap Sulis ketika ditemui Memorandum beberapa waktu lalu. Di kasus dugaan pelecehan mahasiswi Unesa diumumkan bahwa oknum dosen inisial H

disanksi penonaktifan selama 1 tahun dan penundaan kenaikan pangkat dan jabatan selama 2 tahun. Keputusan ini didasarkan pada Keputusan Rektor Nomor 304/UN38/HK/KP/2016 tentang Kode Etik Dosen Universitas Negeri Surabaya. “D a s a r p e r t i m b a n g a n pengambilan keputusan ini ditetapkan setelah seluruh data terkumpul. Selanjutnya, rekomendasi sanksi diteruskan sesuai dengan prosedur yang berlaku. Terkait sanksi yang diberikan merupakan hasil rapat antara Senat Komisi Etik, pimpinan, dan Satgas pada Selasa 18 Januari 2022,” terang Kepala UPT Humas Unesa, Vinda Maya

Bantu Saudara Malah Dipukuli wajah berlumuran darah sambil meminta ampun kepada warga yang menghakimi. Tak lama berselang, aparat kepolisian setempat yang mendapatkan informasi tersebut dengan ke lokasi untuk mengamankan terduga pelaku dari amukan massa yang semakin brutal karena geram terhadap ulahnya. “Dua pria tersebut sudah diamankan warga dengan kondisi babak belur usai dihakimi,” kata Kapolsek Semampir Kompol Ari Bayuaji, Jumat (10/6). Banyaknya massa yang mengerumuni tempat kejadian membuat pihak kepolisian kesulitan untuk mengevakua-

si keduanya ke mobil polisi. Bahkan saat dikeler petugas ke mobil massa terus melayangkan bogeman mentah. Terlihat juga balok kayu yang dipukulkan ke terduga pelaku. Kejadian itu bermula Masud yang mengajak Beki ke rumah saudaranya di daerah Bulak Banteng dengan berjalan kaki. “Awalnya tersangka Masud ngajak saudaranya Beki berkunjung ke rumah budenya,” kata Kanitreskrim Polsek Semampir Iptu Doni Setiawan. Pada saat melintas di TKP, Masud melihat HP korban yang diletakkan di kursi yang berada di teras rumah. “Korbannya saat itu baru

Sambungan dari halaman 1 saja masuk ke dalam rumah untuk mengambil kunci,” kata Doni Setiawan. Kesempatan itu tidak disia siakan oleh Masud. Dia seorang diri tanpa sepengetahuan saudaranya mengambil HP. Sialnya aksinya terpergok oleh pemilik. “Yang ngambil ponsel itu Masud,” jelasnya, Mengetahui HP dicuri seseorang yang tak dikenal. Korban lantas berusaha mengejar dan teriak maling. Warga setempat yang mendengar suara keributan itu, berbondong bondong keluar ikut mengamankan. Warga yang geram melayangkan bogeman mentah terhadap Masud.

Aib Keluarga Royke enggan berandai-andai. Guna memastikan hal itu, proses penyelidikan lanjutan masih terus akan dilakukan oleh tim penyidik. “Kami masih mencari fakta baru. Banyak kemungkinan, mengingat kondisi wanita lebih tahu dari pria, kondisi melahirkan secara normal tanpa bantuan siapapun. Itu menurut kami dari koordinasi tim ahli, itu sangat luar biasa. Hasil dari dokter, PY ini hidup aja sudah bersyukur,” tandas dia. Royke mengungkapkan, Selasa (7/6), PY yang mengandung 8 bulan mendadak sakit perut sekitar pukul 20.00. Tanpa rasa curiga, ia ke kamar mandi. “Waktu itu dia merasa mulas saat di kamar lalu ke kamar mandi untuk melahirkan,” ucap dia. Dengan sedikit menahan rasa sakit, ia pun melahirkan

Mengetahui saudaranya dipukuli massa, Beki sontak kaget dan kembali berniat membantu Masud yang sudah dikerubung massa. Namun oleh massa, Beki dikira komplotannya sehingga ikut dipukul oleh massa hingga wajahnya berlumur darah. “Beki yang tidak tahu apa apa juga ikut dikeroyok,” imbuhnya. Doni menambahkan usai kejadian itu korban dievakuasi ke RSUD Husada Prima untuk mendapat penangana medis. “Karena main hakim sendiri (dikeroyok) dan keduanya mengalami luka sehingga dilarikan ke rumah sakit,” ujarnya. (alf/fer)

Sambungan dari halaman 1 bayi laki-laki tersebut. “Saat pukul 02.30 sesudah mengeluarkan bayi tersebut, yang bersangkutan membawa bayi itu dan dibuang ke kali yang berada tepat di belakang rumah,” sambung Royke. Setelah melancarkan aksi bejatnya itu, PY langsung mencuci bersih baju yang ada bercak darahnya usai melahirkan. Tanpa rasa takut, ia menjalani aktivitas seperti biasanya. “Barang bukti ari-ari. Untuk baju sudab dicuci bersih,” tegas dia. Selama mengandung, korban tak pernah bercerita ke orang tuanya. Anak ketiga dari empat bersaudara itu berdalih ke sang ibu jika beberapa bulan terakhir mengalami sakit kista. Hal itu yang membuat perutnya besar. “Mengaku sakit kista,” ucap Royke.

Sementara itu, salah satu tetangga PY yang ditemui tak mengetahui pasti kebiasaan dan keseharian terduga pelaku. Yang ia tahu, PY merupakan wanita yang pendiam. Dia juga jarang pulang ke rumah orang tuanya ini. “Kurang paham, jarang pulang,” kata warga yang enggan disebutkan namanya itu. Sekadar diketahui, usia kandungan bayi sebelum dilahirkan, ternyata mencapai delapan bulan. Hingga saat ini, proses pengembangan atas kasus itu masih terus dilakukan pihak penyidik. Jasad bayi tersebut berukuran panjang tubuh sekitar 0,5 meter, dengan berat badan sekitar dua kilogram. Dari kondisi luar, organ tubuh bayi itu tampak masih lengkap, bahkan dengan kondisi tali pusar

Rakyat Mulai Pintar yang punya hak suara tapi tak punya hak mengajukan calon presiden akibat presidential threshold (PT) 20 persen. Aturan ini menguntungkan partai politik karena menggambarkan diborongnya suara rakyat oleh partai politik. Alhasil, rakyat dikerdilkan hingga suka tidak suka, mau tidak mau, hanya gigit jari soal keinginan mencalonkan seseorang menjadi presiden. Seperti deklarasi pendukung Ganjar Pranowo, Gubernur Jawa Tengah, sosok yang tak lain adalah kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P). Mereka (pendukung) cukup banyak. Ada yang menamakan diri Ganjarist, Sahabat Ganjar, dan lain sebagainya. Namun mereka hanya gigit jari. Terlebih malah jadi bahan olokan beberapa kader PDI-P yang mengesankan para relawan itu kecil dan tak pantas bersuara mendukung Ganjar Pranowo sebagai calon presiden (capres). Pun juga sebagian rakyat ada yang deklarasi mendukung

Setianingrum, Selasa (18/1). Sebelumnya, Unit Perlindungan Perempuan Anak (PPA) Satreskrim Polrestabes Surabaya langsung jemput bola mendatangi Unesa, Selasa (11/1). Padahal tidak hanya oknum satu dosen saja yang melakukan dugaan pelecehan seksual. “Sejauh ini sudah ada 7 orang korban yang bersuara. Dari aduan para korban, kekerasan seksual tidak hanya terjadi di Fish Unesa, tapi juga terjadi di fakultas lain di Unesa dengan pelaku yang berbeda-beda,” terang admin @dear_unesacatcallers dalam pesan Instagram kepada Memorandum, Selasa (11/1). (rio/bin/fer)

masih menempel atau belum dipotong. Hanya saja, kondisi kulit si bayi tampak pucat, dan tidak didapati adanya bercak darah. Mengingat masih lengkapnya kondisi organ luar tubuh bayi dan petanda pembusukan belum tampak, diperkirakan bayi tersebut dibuang dalam usia satu hari setelah dilahirkan. Sebelummya, tak butuh waktu lama bagi Polsek Wonocolo untuk mengungkap kasus penemuan jasad bayi di sungai Jalan Jemur Ngawinan, Rabu (9/6) lalu. Polisi meringkus terduga pembuang bayi dalam waktu 4 jam pascakejadian tersebut. Terduga pelaku berjeniskelamin wanita yakni berinsial PY, diamankan tak jauh dari lokasi penemuan jasad di Jalan Jemur Ngawinan. (fdn/fer)

Sambungan dari halaman 1 Anies Baswedan, Gubernur DKI Jakarta yang bukan kader partai mana pun, sebagai calon presiden. Mereka pun sama hanya rakyat biasa yang tidak punya hak mencalonkan orang tapi mempunyai hak suara. Mereka juga gigit jari hingga mengesankan pemilihan presiden di negara ini seakan hanya aksi borong suara. Terbukti, mereka tak bisa mencalonkan seseorang menjadi presiden, sehingga parpol terlihat perkasa bagai organ yang berfungsi sebagai pemborong suara rakyat. Seakan tak mau ketinggalan “kereta” dari rakyat yang menamakan diri relawan, para politisi pemilik partai politik lebih tegas dalam bermanuver.Tak ada hujan tak ada angin, tiga partai yang tergabung dalam koalisi pemerintah yakni Partai Golkar, PAN, dan PPP menyeruak membentuk koalisi Indonesia Bersatu. Kemunculan koalisi ini pertama kali banyak tanggapan. Tegasnya, terhadap ketiga partai ini banyak nyinyiran. Ada yang

menuding itu bentukan pemerintah tepatnya buatan Presiden Joko Widodo yang memberi sinyal kepada PDI-P agar mengusung Ganjar Pranowo sebagai calon presiden bukan lainnya, termasuk Puan Maharani putri Megawati Soekarno Putri. Meski tudingan itu ditolak oleh ketiga partai koalisi Indonesia Bersatu dan didiamkan Joko Widodo, namun “iklim” politik nasional tetap tampak dengan jelas kebenarannya. PT 20 persen memberi mereka peluang untuk bermanuver seperti itu. Sebab. dalam hitungan kursi parlemen, kursi ketiga parpol itu cukup mengusung capres seperti Ganjar Pranowo. Sehingga, manuver tersebut menggambarkan ada keretakan hubungan antara Joko Widodo dengan PDI-P, partai yang membesarkan. Lantas apakah gema dan hiruk pikuk politik seperti ini berpengaruh terhadap rakyat kecil yang kini tengah bergelut memperbaiki perekonomian

akibat hantaman Covid-19? Atau signifikan kah mempengaruhi fanatisme rakyat terhadap partai politik mengingat pemilihan presiden masih 2024? Jawaban pertanyaan itu tidak mudah. Rakyat kini mulai lebih pintar dan sedang disibukkan memikirkan isu-isu daerah masing-masing. Seperti di Kawasan Jawa Timur, hiruk pikuk politik nasional suaranya kalah nyaring dibanding urusan penanganan kasus PMK (penyakit mulut dan kuku) mengingat beberapa hari ke depan musim potong hewan kurban tiba. Begitu pula di Kawasan Kota Surabaya, rakyat lebih mendengar isu dugaan penyelewengan dana pilwali 2020 yang tiba-tiba dibongkar Polrestabes Surabaya setelah dua tahun tak ada suaranya. Dan juga, rakyat Surabaya justru lebih tertarik menunggu tuntasnya penanganan kasus penjualan barang bukti hasil penertiban satpol PP Kota Surabaya yang diduga melibatkan seorang pejabat satpol PP. (*)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

GRESIK-PANTURA

SABTU PON, 11 JUNI 2022 HALAMAN 12

FOTO: MEMORANDUM/SUTOPO

FOTO: MEMORANDUM/ ANDIKA P

KEPALA BIRO: Supardi (Hardy). GRESIK: Andika Pratama, Hardy. BOJONEGORO: Sutopo Iklan: Memet HK. ALAMAT: Perum Graha Bunder Asri (GBA) Jalan Emerald VI No 3 Gresik. TELP: 031.3959494- 085.311.868.686

Bupati Anna Mu’awanah melantik Nur Sujito (paling pinggir) menjadi kepala disdik.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan Dirjen Perikanan Tangkap KKP Muhammad Zaini saling berjabat tangan sebelum audiensi.

Lama Kosong, Kepala Disdik Akhirnya Diisi Nur Sujito

Bupati Usulkan Pembangunan 4 SPBN

Pesanggrahan Keramat Ki Ageng ditutup dan dijaga ketat menyusul viralnya video pernikahan manusia dengan hewan yang dilakukan demi konten di media sosial dan Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis (inset).

Proses 4 Aduan Penistaan Agama

Polisi: Atensi Serius!

Jelang Hari Raya Iduladha

Pengawasan Mobilitas Hewan Diperketat

Gresik, Memorandum Geger pernikahan manusia dan kambing di Pesanggrahan Keramat ‘Ki Ageng’ yang menyeret anggota dewan mendapat atensi serius Polres Gresik. Polisi telah menerima dan memproses empat aduan terkait dugaan penistaan agama. Bahkan, pesangrahan di Desa Jogodalu, Kecamatan Benjeng itu ditutup dari segala aktivitas. FOTO: MEMORANDUM/ SUTOPO

Bojonegoro, Memorandum Penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK) di Kabupaten Bojonegoro terus menjadi perhatian. Menjelang Hari Raya Iduladha 1443 Hijriah, pemantauan mobiltas hewan yang dilakukan masyarakat terus diperketat. Salah satunya, dengan mendirikan pos penyekatan di kawasan perbatasan. Personel kepolisan disiapkan untuk memutar balik angkutan ternak dari luar kota. Khususnya yang datang dari daerah yang terindikasi terserang wabah PMK. Kapolsek Baureno Iptu Matsuis Wanto mengatakan, pos penyekatan lalu lintas ternak dijaga 24 jam. “Pos Bayeman Pemantauan mobilitas pengiriman hewan terdapat 11 personel ternak yang dilakukan tim gabungan. menjaga pos di wilayah perbatasan. Terdiri dari dua TNI, dua satpol PP, lima anggota, dan dua petugas dinas peternakan dan perikanan,” bebernya, Jumat (10/6). Iptu Matsuis menjelaskan, kondisi lalu lintas ternak saat ini sepi. Bahkan beberapa hari terakhir nihil kendaraan pengangkut ternak melintas. Penyekatan dilakukan ketika ada kendaraan pengangkut ternak melintas. “Kendaraan dari wilayah PMK segera diminta putar balik, “ tambahnya. Namun, saat kendaraan dari wilayah tidak terdapat kasus PMK, dilakukan koordinasi dengan petugas dinas peternakan. Pemeriksaan ternak dilakukan mantri hewan, ketika terindikasi PMK diminta putar balik. Sehingga ternak yang boleh masuk atau tidak ditentukan dinas peternakan. “Tentu dengan melihat surat keterangan sapi tidak tertular PMK,” jelasnya. Penyekatan dilakukan hingga ada perintah dari dinas peternakan. Kabagops Polres Bojonegoro Kompol Yusis Krismanto menegaskan, pos penyekatan berada di lima wilayah perbatasan. Seperti Pos Lantas Watu Jago, Margomulyo, Pos Cek Poin Hewan, Padangan, Pos Dishub Banjarsari, Trucuk, Pos Lantas Bayeman, Baureno, dan pos Terminal Bethek, Gondang. “Setiap pos diisi enam personel, terdiri dari satu TNI, dua polisi, satu dishub, satu satpol PP, satu petugas dinas peternakan,” ungkapnya. (top/har/epe)

Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis membenarkan telah menerima aduan masyarakat terkait dugaan penistaan agama dalam pernikahan nyeleneh yang berlangsung pada 5 Juni 2022 itu. Menurutnya, kasus ini menjadi atensi dan langsung diproses. “Laporan sudah kami terima dan akan kami proses sesuai hukum yang ada,” tegasnya, Jumat (10/6). Ditambahkan Kasatreskrim Iptu Wahyu Rizki Saputro, sejauh ini ada empat pengaduan yang masuk. Yakni dari Aliansi Warga Cerdas (WC) Gresik, LSM Informasi Dari Rakyat (IDR), Asosiasi Masyarakat Peduli Gresik (AMPG), dan Gerakan Pemuda (GP) Ansor Gresik. Seluruh aduan akan diproses. “Pengaduan masuk hari Rabu (8/6) dan Kamis (9/6), terbaru dari GP Ansor. Hari ini langsung kami tindaklanjuti di unit pidum dengan memanggil seluruh pengadu, karena sifatnya aduan. Masih proses

penyelidikan awal. Tentunya ini menjadi atensi serius karena sudah menimbulkan keresahan masyarakat,” jelas Iptu Wahyu Rizki. Salah satu yang sudah datang memberikan keterangan adalah Sahrudin selaku pentolan Aliansi WC Gresik. Ia memenuhi panggilan sekira pukul 16.00 dengan membawa bukti berupa rekaman video. Menurutnya, pernikahan manusia dengan kambing menistakan agama dan martabat manusia. Pihaknya meminta polisi menindak semua pelaku yang terlibat di dalamnya. Sebelumnya, MUI Gresik telah mengeluarkan fatwa bahwa pernikahan antara Saiful Arif (44) yang mengaku sebagai satria piningit dengan seekor domba bernama sri rahayu itu sebagai bentuk penistaan agama. Kendati sudah diklarifikasi bahwa kegiatan tersebut hanya untuk kepentingan konten TikTok dan YouTube belaka. Ulama meminta aparat penegak hukum (APH)

bertindak tegas. Ketua MUI Gresik KH Mansoer Shodiq mengungkapkan bahwa kegiatan yang menyeret anggota DPRD Gresik Nur Hudi Didin Arianto itu bertentangan dengan syariat Islam. Apalagi menggunakan sighot dan tata cara pernikahan secara Islam. Apabila semua diyakini benar, maka seluruh yang terlibat dihukumi murtad dan harus bertobat. Di tempat berbeda, Pesanggrahan Keramat Ki Ageng sudah ditutup aktivitasnya mulai kemarin. Terpal besar berwarna oranye dipasang menutupi gerbang masuk. Sejumlah warga tampak di sekitar lokasi. Begitupun petugas dari kepolisian juga bersiaga untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan. Sebab kegiatan tersebut telah membuat gempar masyarakat, khususnya umat Islam. Seperti diketahui, video pernikahan manusia dan kambing di Pesanggrahan Keramat Ki Ageng milik Nur Hudi Didin Arianto pada akhir pekan lalu menggegerkan masyarakat Gresik dan Indonesia. Sebab, kegiatan tersebut dinilai menistakan agama islam dan martabat manusia. Hal ini memicu kegaduhan dan penolakan dari berbagai kalangan. (and/har/epe)

Gresik, Memorandum Keluhan nelayan terkait pembangunan stasiun pengisian bahan bakar nelayan (SPBN) ditindaklanjuti serius Bupati Gresik Fandi AkhmadYani. Tak tanggung-tanggung, bupati mengusulkan empat SPBN ke Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI. Kemarin, bupati telah melakukan audiensi bersama Ditjen Perikanan Tangkap KKP untuk membahas usulan pembangunan solar pack dealer nelayan (SPDN) atau SPBN di Kota Pudak. Mengingat, kebutuhan nelayan terhadap bahan bakar solar sangat urgen dan mendesak pendirian SPBN. Bupati menjelaskan, persoalan solar bagi nelayan Gresik menjadi atensi yang sangat penting. Sehingga perlu dilakukan upaya serius agar nelayan dengan mudah mendapatkan solar untuk aktivitas sehari-hari di laut. “Kabupaten Gresik masih membutuhkan sentuhan pembangunan infrastruktur berupa Pertamina dan Pertashop dengan BBM khususnya solar bagi para nelayan. Dan ini menjadi atensi kami untuk dapat mewujudkan apa yang dibutuhkan oleh nelayan kami,” ujar GusYani, sapaan

akrab bupati. Ada empat lokasi pembangunan SPBN yang diusulkan ke KKP. Antara lain di Desa/Kecamatan Ujungpangkah. Kemudian Desa Sembayat, Kecamatan Manyar. Lalu Desa Randuboto, Kecamatan Sidayu dan Kelurahan Lumpur, Gresik Kota. “Pemerintah daerah sudah menyiapkan lahan untuk pembangunan,” tegasnya. Rencana ke depan, lanjut Gus Yani, pihaknya akan melibatkan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Gresik Migas untuk mengelola SPBN tersebut. Dengan harapan memudahkan pengelolaan dan pengawasan. Sehingga operasionalnya bisa berjalan baik. Dirjen Perikanan Tangkap KKP Muhammad Zaini merespons usulan itu. “Kami mendukung atas apa yang menjadi usulan Bupati Gresik. Mudah-mudahan audiensi ini membuahkan hasil seperti apa yang diharapkan. Termasuk konsep pengelolaan dengan melibatkan BUMD. Kalau ini bisa terealisasi, maka Kabupaten Gresik akan menjadi percontohan bagi kabupaten lain di Indonesia,” jelas Muhammad Zaini. (and/har/epe)

FOTO: MEMORANDUM/ ANDIKA P

FOTO: MEMORANDUM/ ANDIKA P

Bojonegoro, Memorandum Jabatan kepala dinas pendidikan (disdik) akhirnya diemban Nur Sujito setelah sempat kosong sejak September 2021. Pelantikan dilakukan Bupati Anna Mu’awanah, Jumat (10/6). Pelantikan Nur Sujito bersamaan dengan 67 pejabat lainnya. Di antaranya 2 pejabat pimpinan tinggi pratama, 13 pejabat administrator, 3 pejabat pengawas, 1 pejabat fungsional, dan 49 kepala sekolah di Pendopo Malowopati. Nur Sujito sebelumnya menjabat sebagai kepala dinas komunikasi dan informatika. Kursi kepala disdik pernah dibuka lelang jabatan. Namun, semua peserta yang ikut tes tidak lolos. Sehingga bupati terpaksa menunjuk beberapa kali Plt (pelaksana tugas). Bupati meminta agar seluruh pejabat baru maupun lama tetap rendah hati dan tidak memanfaatkan jabatan demi kepentingan pribadi, khususnya kepala sekolah yang baru dilantik. Hal itu sejalan dengan program peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Bojonegoro. “Kita ketahui bahwa melalui pendidikan, Pemkab Bojonegoro berupaya meningkatkan kesejahteraan dan kualitas SDM. Selain dengan mengawal realisasi dana pendidikan dari pusat maupun daerah, kepala sekolah wajib memberikan teladan di lingkungannya bertugas,” terangnya. Karena itu, ia berharap pejabat yang baru dilantik dan seluruh jajaran tetap rendah hati dan selalu bersyukur. “Saya berharap jabatan yang baru ini nantinya dapat membawa perubahan dan tambahan, bukan ke perubahan atau tambahan gaya hidup tapi perubahan ke yang lebih baik lagi serta tambahan ilmu dan pengalaman” ungkapnya. (top/har/epe)

Menteri BUMN Erick Thohir menyerahkan program kolaborasi TJSL BUMN kepada pengasuh ponpes.

Erick Thohir: Santri Boleh Magang di BUMN Gresik, Memorandum Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir melakukan kunjungan ke Pondok Pesantren (Ponpes) Qomaruddin di Desa/Kecamatan Bungah, Jumat (10/6). Kedatangannya untuk menyerahkan Program Kolaborasi TJSL BUMN berupa bisnis terapan (vokasi) ponpes di Jawa Timur. Melalui program ini, BUMN berupaya memberikan vokasi kepada guru di ponpes dalam rangka meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM). Erick Thohir mengatakan, sektor pendidikan menjadi salah satu sektor terdepan dalam hal corporate social responsibility (CSR). Sekarang dikenal program TJSL (tanggung jawab sosial dan lingkungan). “Kami mengubah CSR

BUMN, ke dalam tiga hal pokok. Yakni pendidikan, alam, dan ekonomi kerakyatan,” kata Erick Thohir dalam sambutannya. Dalam sektor pendidikan, BUMN menyediakan 770 beasiswa hinggavokasipendampinganguru. “Juga ada program magang santri. Jadi santri-santri boleh magang (di BUMN, red). Agar bisa beradaptasi dengan perkembangan dan mempraktikkan ilmunya. Kami ingin meningkatkan pendidikan umat menjadi lebih baik dan SDM nomor satu,” tegasnya. Di sektor lingkungan, sudah banyak program yang dilakukan perusahaan-perusahaan di bawah naungan BUMN. Seperti penanaman mangrove, penanaman pohon, dan lain sebagainya. Ini salah satu komitmennya dalam rangka menjaga keseimbangan alam.(and/har/epe)

Viral Pernikahan Manusia dengan Kambing (2-Habis)

Gresik, Memorandum Ketidaktahuan menjadi sumber kegaduhan. Kondisi itu yang akhirnya dipahami Saiful Arif, pemeran pria dalam pernikahan manusia dengan kambing. Ia mengaku tidak tahu terkait lakon yang diperankan. Saiful dijemput malam hari sebelum acara mantenan itu dilangsungkan pada 5 Juni 2022. Baru ketika di Pesanggrahan Kerama ia ditawari untuk memerankan satrio piningit yang dipercaya akan membawa perdamaian dan perubahan besar di nusantara. Saiful yang berprofesi sebagai pengerajin sound system itu juga cukup familiar dengan dunia hiburan. Sehingga tawaran teman karibnya sulit

ditolak. “Berangkat dari solidaritas juga, tanpa dibayar. Saya pun langsung mengiyakan, meski belum dijelaskan alur cerita secara lengkap,” jelasnya. Ia memastikan bahwa kegiatan tersebut hanya sekadar kepentingan konten. Pria asal Kecamatan Sidayu itu bahkan mengaku sudah memiliki seorang istri yang tinggal di Benjeng. “Masak nikahi binatang, istri saya sudah cantik kok. Yang pasti saya menyesal, penyesalan terbesar saya kepada Allah SWT,” tandasnya getir. Belakangam, kegiatan itu ternyata berpengaruh pada kehidupannya. Hampir setiap hari para tetangga dan kerabat menanyakan pernikahan nyeleneh yang dilakukan. Saiful

hanya bisa pasrah. Dia juga memohon maaf kepada istrinya. Juga kepada anak perempuannya yang masih berusia 5 tahun. “Saya mengaku salah, hanya bisa meminta maaf,” tutup dia. Sementara itu, aksi demonstrasi atas hebohnya pernikahan itu masih terus terjadi. Massa dari GP Ansor mendatangi Kantor DPRD Gresik (9/6). Tujuannya, mendesak pimpinan dewan bertindak tegas. Pasalnya ada nama wakil rakyat yang terseret dalam kegiatan tidak bermoral tersebut. Di hadapan demonstran, Ketua DPRD Gresik Much Abdul Qodir mengatakan telah memulai proses pembahasan kasus tersebut di badan kehormatan (BK). Mereka juga

sudah memastikan sidang BK bakal dikawal langsung oleh pimpinan. Sehingga bisa memastikan semua berjalan sesuai aturan. “Saat ini masih dalam proses kajian pengaduan bersama tim ahli. Kemudian, penyusunan jadwal untuk penyelesaikan kasus. Kami di unsur pimpinan akan mengawal terus sidang penegakan kode etik untuk menjaga trust publik ke lembaga DPRD Gresik,” tegas politisi PKB tersebut. Di wilayah APH, Polres Gresik telah menerima beberapa pengaduan masyarakat terkait kegaduhan penistaan agama yang terjadi beberapa hari terakhir. Salah satunya dari aliansi Warga Cerdas (WC) Gresik. “Kami akan proses

Saiful Arif menunjukkan foto kemesraan dengan istrinya dan aksi unjuk rasa massa dari GP Ansor Gresik.

sesuai ketentuan hukum yang ada,” tandas Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis. (and/har/epe)

FOTO: MEMORANDUM/ ANDIKA P

Tidak Tahu Tawaran Peran Satrio Piningit Justru Membuat Gaduh


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Koran Memorandum Edisi 11 Juni 2022 by memorandum - Issuu