Issuu on Google+

HARIAN

andalas L U G A S

D A N

C E R D A S

Senin, 23 Juli 2012 | No: 2238/Tahun VIII | E-Mail:andalasmedan@gmail.com | Harga Eceran Rp2.000; Langganan+ongkos kirim Rp75.000; Luar Kota: Rp2.500

Merasa Diperas, Warga Cemara Asri Demo Medan - andalas Ratusan warga Komplek Perumahan Cemara Asri, Jalan Cemara, Kecamatan Medan Tembung, Minggu (22/7) melakukan aksi unjuk rasa menolak penerapan tarif parkir lingkungan (parling) yang dibebankan pengelola komplek kepada warga. Warga menilai, tarif parling tersebut sebagai bentuk pemerasan pengelola Komplek Cemara Asri kepada warga. Sebelum turun melakukan aksi demo, tidak kurang dari 1.000 kepala keluarga dari 2.600 KK warga penghuni komplek perumahan elite tersebut mengumpulkan tanda tangan untuk menolak aturan tersebut. Dengan mengusung poster-poster, ratusan warga mulai berkumpul sejak pukul 14.00 WIB. Sekira pukul 15.00 WIB, warga berjalan kaki sembari mengajak warga lainnya ikut berdemo. Alhasil, jumlah warga yang berdemo semakin banyak. Aksi protes warga awalnya ditujukan ke Kantor PT ISS--sebuah perusahaan outsourcing dari Jakarta--yang membuat aturan dan mengelola parling perumahan elite tersebut. Namun kantor perusahaan itu tutup. Warga kemudian mendatangi pintu masuk komplek di mana terdapat pos parling yang telah dibangun PT ISS. Menurut Charles, salah seorang orator aksi, warga ingin mempertanyakan keberadaan pos tersebut. Hal ini karena dalam pembicaraan antara pengelola dengan warga sebelumnya perihal Bersambung ke Hal. 15

andalas/rizki mulya

ASMARA SUBUH - Ratusan warga didominasi kaum remaja dan pasangan muda-mudi memadati kawasan Ring Road/Jalan Gagak Hitam, Medan, untuk melakukan kegiatan asmara subuh, Minggu (22/7) pagi.

andalas/maguslim

PINDAHKAN POS - Sejumlah warga mencoba memindahkan pos Parling yang didirikan pengelola di pintu masuk Komplek Cemara Asri, Medan, Minggu (22/7) sore.

JAD WAL JADW IMSAKI YAH IMSAKIY 1 Ramadan 1433 H Imsak Subuh Magrib

Asmara Subuh dan Petasan Masih Warnai Ramadan Polsek Medan Kota Amankan 35 Sepeda Motor Medan-andalas Imbauan Pemprovsu agar masyarakat khususnya umat Islam tidak melakukan kegiatan-kegiatan yang dapat mengganggu

kekhusyukan bulan suci Ramadan seperti asmara subuh dan bermain petasan, sepertinya tidak dipedulikan. Bahkan Pemko Medan yang telah

Dimodali Rp 5-10 Miliar

menerjunkan lima tim gabungan dari Pemko, kepolisian, dan TNI, untuk memantau dan mengawasi titik-titik lokasi asmara subuh di Medan, tidak

Artalyta Suryani

37 Anggota DPR Kepincut Masuk NasDem

: 04.52 : 05.02 : 18.43

Jakarta-andalas Gebrakan Partai Nasional Demokrat (NasDem) mau modalin calegnya sebesar Rp510 miliar, mulai membuah hasil. Sebanyak 37 Anggota DPR kepincut dan menyatakan akan gabung dengan partai besutan Surya Paloh itu di Pemilu 2014. Siapa saja 37 anggota DPR itu? "Pokoknya dari semua fraksi di DPR. Dari fraksi paling besar sampai fraksi paling kecil," jawab

ANEH tapi NYATA

serta-merta membuat 'takut' warga untuk melakukan asmara subuh. Bersambung ke Hal. 15

Ayin Ternyata Bebas Bersyarat

Ketua Umum DPP Partai NasDem, Patrice Rio Capella, kemarin. Kata Rio, 37 orang ini bukan anggota DPR biasa-biasa saja. Mereka adalah vokalis Senayan yang punya jejak rekam baik. Mereka juga sering muncul di tivi dan koran-koran. Mereka sudah tidak asing di masyarakat. Saat ini, 37 orang itu memang belum masuk NasDem. Kata Rio,

Jakarta-andalas Terpidana kasus Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) Artalyta Suryani yang tak bisa hadir memenuhi panggilan KPK dengan alasan sakit, ternyata masih berstatus bebas bersyarat. Ayin pun masih diwajibkan lapor secara berkala. Jika tak kunjung pulang, dia bisa kembali masuk penjara. "Iya yang bersangkutan berstatus bebas bersyarat. Ada kewajiban untuk lapor secara berkala," tutur Kepala Divisi Pemasyarakatan (Kadivpas) Kementerian Hukum dan HAM DKI Jakarta, Asminan Mirza Zulkarnain, Minggu (22/7). Ayin terdaftar sebagai klien bebas bersyarat di Balai Permasyarakatan Jakarta Selatan. Mirza mengatakan, pihak Direktorat Permasyarakatan menerima surat permohonan dari

Bersambung ke Hal. 15

Bersambung ke Hal. 15

NU Minta MUI Keluarkan Fatwa Soal Salat Tarawih Medan-andalas Pengajian Ramadan 1433 H Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) menyoroti fenomena sejumlah masjid di Sumut mengubah Salat Tarawih dari 20 rakaat menjadi 8 rakaat.

Ingin Berwisata Murah,

Pakai Rok Mini MENGUNJUNGI China kini tak perlu menguras kocek tebal Anda. Cukup kenakan rok mini dan impian mengunjungi Negeri Gingseng pun terwujud. Pasti SPG eksklusif di artikel kemarin dapat diskon jika ikut berwisata. Bersambung ke Hal. 15

PENGAJIAN - Wakil Rais Syuriyah PWNU Sumut Drs H Hamdan Yazid MA (tengah) didampingi Ketua LD PWNU Sumut H Sori Monang Rangkuty MTh (kiri) dan Ketua LBM KH Asnan Ritonga MA saat menjadi narasumber pada Pengajian Ramadan PWNU Sumut di aula PWNU Jalan Sei Batanghari Medan, Minggu (22/7).

PENGUBAHAN itu memang dimaksudkan untuk mempermudah agar jemaah Salat Tarawih semakin ramai. Tapi yang menjadi persoalan, belum ditemukan dalil yang mendukung Salat Tarawih 8 rakaat dilaksanakan dengan pola setiap dua rakaat sekali salam (pola 2-2-2-2). "Kalau Salat Tarawih 20 rakaat dengan pola setiap dua

rakaat sekali salam dan Salat Tarawih 8 rakaat dengan pola 4-4-3 (setiap 4 rakaat sekali salam + 3 rakaat Salat Witir), keduanya ada dalil sahihnya dan tak perlu lagi diperdebatkan. Tapi kalau Salat Tarawih 8 rakaat pola 2-2-2-2 (setiap rakaat sekali salam), sejauh ini saya belum menemukan dalil Bersambung ke Hal. 15


MEDAN KITA

Senin 23 Juli 2012

harian andalas | Hal.

2

andalas/siong

andalas Lugas & Cerdas PENERBIT PT. Star Media Internusa d/h. PT. Inti Media Nusantara PEMBINA Dr Eggi Sudjana SH MSi PEMIMPIN UMUM/PEMIMPIN REDAKSI Iskandar ST WKL PEMIMPIN UMUM/WKL PEMIMPIN REDAKSI/PENJAB H Baharuddin WAKIL PEMIMPIN REDAKSI II Dedy Ardiansyah WAKIL PEMIMPIN UMUM MA Siddik Surbakti, Christoffel Manurung SH MH PEMIMPIN PERUSAHAAN Amiruddin REDAKTUR PELAKSANA Gusliadi Ritonga SEKRETARIS REDAKSI Rina Agustina KOORDINATOR DAERAH Agus Salim Ujung REDAKTUR Hamdani Nasution, Asril Tanjung, Hermawan, Yonan Febrian, M.Sulaiman STAF REDAKSI Asiong, Robenson Sidabariba, Yunan Siregar, Irwan Ginting, Felix Sidabutar, Thamrin Samosir, Desrin Pasaribu, Maguslim FOTOGRAPHER Hs Poetra SIRKULASI Septho IKLAN Syarifah PENASEHAT HUKUM Syahril SH SpN; Nur Alamsyah SH MH; Abu Bokar Tambak SH MHum; A Herwan Bispo SH, H. Syafrizal SH. MH ALAMAT REDAKSI/ TATA USAHA Jalan T Amir Hamzah Ruko Kompleks Griya Riatur Indah No. 182-184-186 Medan NOMOR REKENING BRI Unit Kapten Muslim Medan a/n Amiruddin Mendrofa No. Rekening 3383-01-027966-53-5 BCA KCP Tomang Elok a/n Amiruddin Mendrofa No. Rekening 7865078382 Iklan Warna (FullColour) Rp. 15.000/mm kolom Iklan Hitam Putih Rp 10.000/mm kolom Iklan Keluarga/Ucapan Selamat Rp 3.500/mm kolom TELEPON (061) 8449800 FAKSIMILE (061) 8462800 EMAIL REDAKSI:andalasmedan@gmail.com IKLAN: marketingandalas@gmail.com PENCETAK CV. Grafika Sumatera. Isi di Luar Tanggungjawab Pencetak

PULASPULAS-Hari pertama puasa dimanfaatkan salah satu pengantar katering untuk istirahat ataupun tidurtiduran guna menghindari panasnya sinar matahari di hari pertama bulan puasa Ramadan, Sabtu (21/7).

Hari Pertama dan Kedua Puasa, Jalanan Sepi Pengemis Mulai Menjamur Medan-andalas Hari pertama dan kedua puasa, Sabtu dan Minggu (21-22/7), arus lalu lintas di sejumlah kawasan Kota Medan tampak lengang. Para pekerja juga tak terlalu memadati angkutan umum. Ruas jalan yang biasanya padat merayap terlihat lancar-lancar saja sejak pagi hingga siang hari. Menurut Ucok, supir angkot 64 jurusan Amplas - Pinang Baris, penumpang di hari pertama puasa cukup sepi. "Biasanya mulai pukul 06.30 banyak penumpang, tapi hari ini sepi sekali. Lagipula anak sekolah libur," kata Ucok kepada andalas, Sabtu (21/7). Hasil pantauan andalas di kawasan Jalan Sisingamangaraja, Jalan HM Yamin, Jalan Raden Saleh, Jalan Gatot Subroto, Jalan Pemuda dan Jalan Imam Bonjol,

arus lalu lintas cukup lancar dan tak sepadat biasanya. Sementara itu, panasnya sinar matahari di hari pertama bulan puasa ternyata membuat sebagian pengendara yang berpuasa singgah dan tiduran di beberapa masjid yang tersebar di Kota Medan. Tampak terlihat puluhan sepeda motor, angkot maupun becak motor berjejer parkir di halaman sejumlah masjid. Aris, salah satu pengendara

motor mengaku, untuk menghindari terik panas dirinya memilih beristirahat sambil tidurtiduran di masjid, sambil menunggu datangnya berbuka puasa. Senada juga dikayakan, Abdul, seorang salesman sebuah perusahaan di bidang makanan. Dia mengatakan puasa akan terasa berat apabila jalanan panas. “Kantor juga mengetahui kalau bulan puasa hari ini. Jadi kami tidak terlalu ditargetkan mengejar konsumen seperti hari biasanya" tuturnya. Pengemis Beropersi Sementara itu, memasuki momen bulan puasa, para pengemis mulai beroperasi di Kota Medan dalam beberapa hari ini. Mereka terlihat meminta-minta di perempatan jalan yang memiliki traffic light atau lampu pengatur lalu lintas. “Ya, terlihat makin banyak,

SELAMA BULAN RAMADAN 1433 H

EDITORIAL

Bah, Kejaksaan Agung Disebut Terkorup

K

EJAGUNG disebut Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra) sebagai lembaga negara terkorup. Hal itu berdasar hasil pemeriksaan anggaran negara Badan Pemeriksa Keuangan tahun 2008-2010. Karena penyebutan ini, Jaksa Agung Basrief Arief merasa prihatin. "Saya prihatin dan saya sesalkan," ujar Basrief di kompleks Kejagung, Jakarta Selatan, Minggu (22/7). Jaksa Agung Basrief Arief mengakui, lembaga yang dipimpinnya tengah kehilangan kepercayaan publik akibat banyaknya kasus yang menjerat pada jaksa. Di hari Bakti Adhyaksa yang ke-52, Basrief meminta jajaran Kejagung merebut kembali kepercayaan yang hilang itu. "Saya berharap segenap warga Adhyaksa dapat merajut kembali benang-benang kepercayaan masyarakat yang selama ini terkoyak oleh segelintir oknum yang tidak bertanggung jawab," ujar Basrief dalam sambutannya dalam upacara Hari Bhakti Adhyaksa ke-52 di kompleks Kejagung, Jakarta Selatan, Minggu. Kejaksaan Agung merupakan salah satu institusi penegakan hukum, yang salah satu tugasnya memberangus maraknya tindakan korupsi. Na, jika Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra) memasukkan institusi ini sebagai salah satu lembaga negara terkorup. Bah, siapa lagi yang hendak dipercaya dan diteladani di negeri ini ? Kenyataan ini sungguh mengagetkan dan sudah pasti mengudang kekhawatiran sekaligus keprihatinan seluruh rakyat Indonesia. Kejaksaan Agung sebagai institusi yang bertugas melakukan penegakan hukum dan menegakkan keadilan, ternyata tidak luput dari maraknya perbuatan melawan hukum. Jika Kejaksaan Agung pun suah tidak lagi percaya, lalu harus ke mana lagi rakyat Indonesia, mesti berharap diberikan proteksi, terkait dengan terwujudnya rasa keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia. Dalam konteks ini, Jaksa Agung Agung Basrief Arief meang telah meminta seluruh jajarannya agar kembali merebut kepercayaan masyarakat, yang sudah telanjur hilang tersebut. Namun, mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap imej negatif yang telah melekat di tubuh institusi Kejaksaan Agung sebagai lembaga negara terkorup, bukanlah pekerjaan mudah. Dibutuhkan action nyata dan gebrakan ekstra dari Jaksa Agung, memberi bukti kepada rakyat, bahwa oknum Jaksa yang korup itu dikenai tindakan tegas. Jika itu tidak segera dilalukan, dipastikan rakyat tetap tidak akan percaya lagi kepada institusi penegak hukum tersebut.(**)

andalas/siong

PENGEMIS MENJAMURMENJAMUR-Memasuki bulan puasa, para pengemis mulai menjamur di Kota Medan dalam beberapa hari ini. Mereka terlihat meminta-minta di perempatan jalan maupun di berbagai lokasi seperti masjid.

PDAM Tirtanadi Gratiskan Air Masjid dan Musala Medan-andalas Seperti tahun-tahun sebelumnya, dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan 1433 Hijriah, PDAM Tirtanadi membebaskan seluruh masjid dan musala di wilayah pelayanannya dari pembayaran rekening air bulan Agustus 2012 (pemakaian bulan Juli). Menurut Kepala Divisi Relations PDAM Tirtanadi Ir Amrun kepada wartawan, Minggu (22/7), hal ini merupakan wujud kepedulian PDAM Tirtanadi kepada masyarakat dan sesuai dengan program Wali Kota Medan untuk membebaskan seluruh masjid dan musala di Kota Medan dari pembayaran rekening air dan listrik PLN selama

bulan Ramadan 1433 H. PDAM Tirtanadi juga berusaha semaksimal mungkin untuk menjaga kelangsungan pelayanan air minum, baik kualitas, kuantitas maupun kontiniutas ke seluruh pelanggan selama bulan Ramadan, baik kepada pelanggan di Kota Medan dan sekitarnya termasuk juga pelanggan air minum di daerah kabupaten/kota di Provinsi Sumatera Utara yang merupakan cabang Kerja Sama Operasi (KSO). Amrun mengatakan dispensasi pembayaran rekening air juga dilakukan untuk hari besar keagamaan lainnya seperti pada hari Natal dan Tahun Baru. Diharapkan dengan

kepedulian PDAM Tirtanadi kepada masyarakat dapat terjalin hubungan yang baik antara PDAM Tirtanadi dengan masyarakat. "Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan masyarakat pelanggan air minum selama ini karena tanpa dukungan masyarakat pelanggan air PDAM Tirtanadi tidak akan menjadi sebesar ini," ucapnya. Dalam kesempatan itu Amrun mewakili Direksi, Staf, dan Pegawai PDAM Tirtanadi, mengucapkan selamat menjalankan ibadah puasa bagi yang menjalankannya. "Semoga ibadah puasa kita tahun ini lebih baik dari tahun sebelumnya,” pungkas Amrun. (GUS)

ada beberapa orang meminta-minta di sekitar lampu merah, ”kata salah satu pengendara roda dua, Sirdani, saat ditemui andalas di Jalan Gatot Subroto persimpangan Jalan H Adam Malik Medan, Minggu (22/7). Menurutnya, pengemis lebih banyak bermunculan memasuki bulan puasa, karena ada kebiasaan masyarakat memberi sedekah kepada orang yang tidak mampu. “Memang masyarakat pada bulan puasa banyak bersedekah sehingga momen ini dimanfaatkan para pengemis, ”terangnya. Karena itu, dia berharap masyarakat yang berniat untuk memberi sedekah pada bulan puasa seharusnya diberikan melalui jalur yang telah ditentukan seperti melalui lembaga amil zakat atau langsung ke panti usahan atau pakir miskin, guna mencegah maraknya pengemis di persimpangan jalan.

Sedangkan Netty, pengendara lainnya mengungkapkan, para pengemis terkadang dengan sikap memaksa dalam meminta sejumlah uang. "Pokoknya gaya mereka ada bermacam-macam, selain memaksa, ada juga yang berupaya merayu dengan menyebut-nyebut kebaikan yang akan diberikan Tuhan jika mereka diberi uang," kata Netty seraya menambahkan kehadiran pengemis jelas mengganggu. “Rata-rata fisik mereka sehat dan usia muda, tapi kerjaan mengemis dan terkesan dibiarkan tidak ada penindakan dari aparat berwenang,”sebutnya. Asti, seorang pengemis di Jalan Gatot Subroto persimpangan Jalan H Adam Malik, mengaku terpaksa harus memintaminta karena tidak punya pekerjaan. Mengemis bukan hanya untuk mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari, tapi sudah menjadi kebiasaan memasuki bulan puasa,” ujarnya. (SIONG)

Penumpang Angkutan Lebaran Sumut Diperkirakan 1,149 Juta Orang Medan-andalas Dinas Perhubungan (Dishub) Sumatera Utara memperkirakan penumpang angkutan pada arus mudik dan balikLebaran 2012 di provinsi ini akan mencapai 1,149 juta orang. Kepala Dishub Sumut Anthony Siahaan di Medan, kemarin mengatakan, jumlah penumpang angkutan itu akan menggunakan jasa empat moda di Sumut sepanjang Lebaran 2012. Untuk penggunaan jalur darat melalui bus, diperkirakan jumlah penumpangnya sekitar 566 ribu orang, sedangkan pengguna kereta api berkisar 191 ribu orang. Untuk penggunaan jalur laut melalui jasa kapal laut, penumpangnya diperkirakan sekitar 12 ribu orang. Adapun arus mudik dan balik dengan menggunakan pesawat udara diperkirakan mencapai 379 ribu orang lebih. Pihaknya memperkirakan penumpang arus mudik dan balik pada Lebaran 2012 di Sumut akan mengalami peningkatan pada tahun sebelumnya yang berjumlah 1,031 juta orang. Jumlah penumpang pada 2011 itu berasal dari penum-

pang bus 518.814 orang, kereta api 176.834 orang, kapal laut 11.173 orang, dan pesawat udara 324.347 orang. Dari pengalaman pada tahuntahun sebelumnya, puncak arus mudik dengan penggunaan bus pada Lebaran 2012 16 Agustus (H-3) dan puncak baliknya pada 24 Agustus (H+4). Adapun puncak arus mudik dengan kereta api akan terjadi pada 18 Agustus (H-1) dan puncak baliknya pada 24 Agustus (H+4). Sedangkan puncak arus mudik dengan kapal laut dan peswat udara 18 Agustus (H-1) dengan puncak balik pada 26 Agustus (H+6). Untuk memudahkan tranportasi pada mudik dan balik Lebaran, tersedia 1.121 bus yang mampu menyediakan 29.146 tempat duduk (seat) yang disiapkan 159 perusahaan transportasi. Sedangkan untuk mobil penumpang umum, tersedia 1.712 armada yang menyiapkan 20.544 seat dari 64 perusahaan transportasi. Adapun gerbong kereta api yang disiapkan setiap hari sebanyak 64 unit yang menyediakan 12.398 seat. (ANT)

LAPK: Jangan Gampang Tergiur Diskon Medan-andalas Pada bulan Ramadan sampai mendekati Idul Fitri (Lebaran) pasti akan dimanfaatkan oleh pusat perbelanjaan atau supermarket untuk berlomba mendapatkan pembeli. Biasanya mereka akan memberikan diskon besar-besaran. Nah, bbiasanya kaum hawa suka tertarik dengan kata-kata diskon, potongan harga, promo atau sale. “Tapi, sebaiknya jangan gampang tergiur dengan kata diskon yang ditawarkan. Pasalnya, ditengarai, diskon atau semacamnya seperti obral dengan alasan cuci gudang, ternyata banyak di antaranya yang merugikan pembeli. Modusnya, barang atau produk yang didiskon, harganya dinaikkan dulu baru kemudian diberi diskon,” kata Direktur Lembaga Advokasi dan Perlindungan Konumen (LAPK) Farid Wajdi

Ilustrasi Diskon dalam siaran persnya yang diterima andalas, Senin (22/7) malam. Memang terkesan ada potongan harga untuk beberapa item untuk membuat konsumen berpikir telah membeli barang yang murah. Tapi ternyata

tidak. Soalnya, sebelum memasang diskon, misalnya harga busana yang ditawarkan Rp.120.000, terlebih dahulu dinaikkan menjadi Rp.150.000. Setelah itu dilakukan permainan harga dengan embelembel diskon sebesar 20%.

“Itu artinya, tidak ada potongan harga sama sekali, tetap Rp120 ribu,” ungkap Dekan Fakultas Hukum UMSU ini. Ada lagi sistem promo jika membeli 1 maka akan mendapatkan 2 item. Padahal, barang tersebut memiliki harga sama dengan jumlah 2 item. Tapi, harga yang dibayarkan untuk satu produk tersebut, sama artinya dengan membeli dua produk. Ini jelas merugikan pembeli yang tak jeli. “Karena itu, agar tak gampang terjebak iming-iming diskon, hingga kadang membeli barang yang tak begitu dibutuhkan, lebih baik menentukan proritas. Selain itu, sebaiknya berbelanjalah dengan pikiran jernih agar tak timbul penyesalan setelah berbelanja,” tutur Farid. Formulasi Harga Rinci Menurutnya, pemerintah

dan konsumen perlu mencuriga trik pelaku usaha, terutama pusat perbelanjaan, yang sering menawarkan barang atau produknya ke masyarakat dengan diskon tinggi. “Karena itu pemerintah harus mengatur ini. Karena itulah, nantinya pedagang (yang memberikan diskon) harus menyampaikan rencana programnya seperti apa. Misalnya, dikasih hitungan harga berapa, lalu diskonnya berapa. Jadi, memang diketahui diskon itu tidak dinaikkan dulu baru seolah didiskon,” tambah Farid. Formulasi peraturan diskon itu dapat mengadopsi cara pengaturan serupa yang banyak berlaku di luar negeri seperti yang diterapkan di Eropa dan negara maju Asia. Misalnya di Perancis, menerapkan pembatasan diskon. “Diskon tak bisa terus-menerus diberikan dan hanya di waktu tertentu disertai rincian harga yang jelas,” tandasnya. (HAM)


MEDAN KITA

Senin 23 Juli 2012

OKP Medan Barat Sepakat Ciptakan Suasana Kondusif Medan-andalas Untuk menjaga kesucian bulan Ramadan 1433 H ini, Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) Medan Barat mengadakan pertemuan dengan seluruh pimpinan Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) di kecamatan itu, Jumat (20/7) siang di Kantor Lurah Kesawan, Jalan Putri Hijau Medan. Dalam pertemuan yang berlangsung selama dua jam lebih itu, dihadiri Kapolsekta Medan Barat Kompol Nasrun Pasaribu SIK, Camat Medan Barat Sutan Tolang Lubis, Danramil, KNPI, pimpinan PAC Pemuda Pancasila (PP), Ikatan Pemuda Karya (IPK), Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI), Masyarakata Pancasila Indonesia (MPI), FKPPI dan lainnya. Dalam kesempatan itu, seluruh perwakilan OKP berjanji tidak akan melakukan tindakan-tindakan yang dapat mengganggu suasana kondusif Ramadan di Kecamatan Medan Barat. "Pimpinan OKP sepakat tidak akan membuat hal-hal yang mengganggu kamtibmas seperti bentrok," kata Kapolsekta Medan Barat Kompol Nasrun Pasaribu kepada wartawan, Minggu (22/7). Pihak Muspika juga mengimbau seluruh pimpinan dan anggota OKP agar tidak terpengaruh oleh isu-isu yang tidak jelas sumbernya. (ACO)

Pelayanan Publik PNS Buruk

Perlu Lembaga Independen Awasi Kinerja PNS Medan-andalas Buruknya pelayanan publik di Kota Medan telah menimbulkan keprihatinan banyak pihak. Untuk itulah sejumlah pihak menyerukan agar kinerja Pegawai Negeri Sipil (PNS) diawasi oleh badan atau lembaga yang independen. “Kita sangat prihatin dengan kondisi sekarang ini, banyak pelayanan publik di Kota Medan pada khusunya sudah sangat memprihatinkan. Untuk itu perlu dibentuk satu badan independen untuk mengawasi kinerja PNS,” kata Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Medan, CP Nainggolan, di Medan, Minggu (22/7). CP Nainggolan menuturkan, pengawasan terhadap kinerja PNS sekarang ini sangat tidak ideal, mengingat pengawasan yang dilakukan inspektorat yang tak lain adalah kalangan PNS sendiri, kurang maksimal. “Kita melihat sendiri apa yang dilakukan inspektorat sepertinya tidak maksimal. Karena itu sudah selayaknya dibentuk badan yang independen dari luar, yakni Badan Pengawasan dan Penindakan Pegawai Negeri Sipil (BP3NS),” kata anggota Komisi C DPRD Medan ini. Dengan badan ini, katanya, nantinya kinerja PNS bisa diawasi dan masyakakat bisa memberikan masukan, sehingga seluruh permasalahan PNS dan pelayanan publik bisa dikikis habis. Untuk komposisi Badan Pengawan dan Penddakan ini, menurut CP Nainggolan, haruslah direkrut dari beberagai lapisan, seperti akademisi, pers, dan pihak pihak yang berkompeten lainnya. Dalam fungsinya nanti, badan ini bukan hanya mengawasi melainkan juga memberikan tindakan berupa rekomendasi bagi PNS yang berkinerja buruk atau setidaknya memberi rekomendasi atas apa yang dilakukan PNS tersebut. CP Nainggolan menilai, fungsi inspektorat yang ada sekarang kurang maksimal. Hal ini dibuktikan dengan masih banyaknya PNS yang bekerja dengan pelayanan buruk atau melakukan pelanggaran tetapi tidak diberikan tindakan yang memadai, sehingga tidak menimbulkan efek jera. “Kita lihat sendiri tidak ada efek jera di kalangan PNS sehingga kinerja PNS hanya begitu-begitu saja,” pungkasnya. (BEN)

harian andalas | Hal.

3

UMB-USU Bebas dari Perjokian Medan-andalas Pelaksanaan Ujian Masuk Bersama Perguruan Tinggi (UMB-PT) Universitas Sumatera Utara (USU) tahun 2012 yang dilaksanakan pada Minggu (22/7), secara umum berlangsung aman dan lancar. “Hasil pemantauan yang kami lakukan tadi pagi sampai siang (kemarin-Red), proses ujian berjalan dengan baik, tanpa adanya gangguan maupun adanya indikasi perjokian," kata Rektor USU Prof Syahril Pasaribu seusai meninjau pelaksanaan UMB, di kampus USU, Minggu (22/7). Untuk menghindari kecurangan dalam UMB, menurut rektor, USU berkoordinasi dengan pihak kepolisian dengan melakukan penjagaan di setiap lokasi ujian. "Selain itu, setiap ruangan terdapat 20 orang peserta dan dua orang pengawas dari dosen. Sebelum dilaksanakan ujian, peserta mengecek terlebih dahulu nama peserta kemudian foto di kartu peserta sama atau tidak dengan orang mengikuti tes itu. Kalau tidak akan kita keluarkan," katanya. Rektor didampingi Pembantu Rektor (Purek) I Prof Zulkifli Nasution, Purek II Prof Armansyah Ginting, Purek III Bongsu Hutagalung, dan Purek V Yusuf Husni serta Kepala Humas USU Bisru Hafi, langsung meninjau sejumlah lokasi ujian, yakni di Sektor I Fakultas Kedokteran Gigi (IPA), Sektor II di Politeknik Negeri Medan (IPC), dan Sektor III di Yaspendhar, Medan (IPS) . “Masing-masing sektor ter-

andalas/hamdani

MENINJAUMENINJAU-Rektor USU Prof Syahril Pasaribu saat meninjau pelaksanaan UMB USU, di kampus USU, Minggu (22/7). diri dari beberapa lokasi sesuai dengan denah yang disampaikan kepada peserta saat pengambilan formulir pendaftaran,” katanya. Menurut rektor, tahun ini USU akan menampung 2.902 orang mahasiswa dari 11.542 orang yang mendaftar melalui UMB. Jumlah peserta itu berdasarkan formulir pendaftaran UMB USU hingga penutupan pada 20 Juli, yakni kelompok IPC 2990 lembar, kelompok IPA 4.705 lembar , dan kelompok IPS 3847 lembar. Dia menuturkan, jumlah peserta yang mengikuti UMB tahun ajaran 2012/2013 sedikit

mengalami penurunan dibanding tahun lalu. Penurunan itu diakibatkan berbagai faktor, salah satu di antaranya kemungkinan adanya peserta yang tidak percaya diri (PD) mengikuti seleksi UMB di USU atau mengikuti seleksi di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) lain. “Menurun, karena sudah diserap SNMPTN (Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri), 60 persen sudah ada di SNMPTN,” ujar rektor USU Syahril Pasaribu. Sementara itu, Ketua Panitia UMB USU Prof Zulkifli Nasution yang turut mendampingi

rektor melakukan peninjauan menyebutkan, UMB berbeda dengan ujian SNMPTN. Jika ujian SNMPTN berlangsung selama dua hari, sedangkan ujian UMB hanya satu. Ujian UMB mengujikan penalaran sains dan penalaran dasar untuk peserta IPA, penalaran dasar dan penalaran sosial untuk peserta IPS dan kombinasi keduanya untuk peserta IPC. "Sedangkan pengumunan hasil UMB akan dilaksanakan pada tanggal 31 Juli 2012 mendatang,” tutur Pembantu Rektor I USU ini. UMB-PT 2012 ini diikuti oleh 13 PTN di Indonesia, yak-

ni Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) Banda Aceh, Universitas Malikussaleh (Unimal) Lhokseumawe, USU Medan, Universitas Jambi (Unja), Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Universitas Negeri Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto, Universitas Diponegoro (Undip) Semarang, Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, Universitas Palangka Raya, Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) Banten, Universitas Borneo Tarakan (UBT), dan Universitas Terbuka (UT). (HAM)

Walau Sudah Sedot Puluhan Miliaran Rupiah APBD 2011

Dishub Medan Belum Miliki Langkah Integratif Atasi Kemacetan Medan-andalas Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Medan dinilai belum memiliki langkah-langkah terintegrasi untuk mengatasi kemacetan arus lalu lintas di Kota Medan. Puluhan miliar yang dianggarakan untuk mengatasi masalah tersebut dalam APBD 2011, belum bisa menunjukkan hasil maksimal. “Belanja Dishub tahun 2011 untuk membiayai sejumlah program ada sekitar Rp 95,5 miliar lebih dengan realisasi Rp 81,9 miliar atau 85,85 persen. Namun realisasi anggaran itu tidak sesuai dengan kenyataan di lapangan,” kata Wakil Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Medan, Daniel Pinem, Minggu (22/7) di Medan. Daniel mengatakan, dari Rp 95,5 miliar belanja Dishub Medan tersebut, ada beberapa program yang berkaitan langsung untuk memperbaiki sarana dan prasaranan guna kelancaran arus lalu lintas. Di antaranya, rehabilitasi dan pemeliharaan prasarana fasilitas LLAJ dianggarkan Rp 15,6 miliar dengan realisasi Rp 13,6 miliar atau 98,11 persen. Sedangkan untuk pergantian bola lampu traffic light (LED) dianggarkan sebesar Rp 6,6 miliar dengan realisasi Rp

6,4 miliar lebih atau 98,37 persen. Dan pengadaan dan pemasangan rambu lalu lintas tiang tinggi Rp 1,6 miliar dengan realisasi 1,3 miliar. “Selain anggaran pergantian bola lampu traffic light Rp 6,6 miliar ada juga anggaran pemeliharaannya sebesar Rp 1 miliar. Tetapi anggaran yang dihabiskan sebesar itu tidak sesuai dengan kenyataan di lapangan. Pasalnya, kondisi traffic light di sejumlah kawasan Kota Medan banyak yang tidak berfungsi,” ujar Daniel. Bahkan yang lebih fantastis adalah belanja untuk program penertiban dan penataan lalu lintas dianggarkan sebesar Rp 5,7 miliar lebih dengan realisasi sebesar Rp 2,8 milar lebih atau 49,55 persen. Dan pelaksanaan pengaturan dan pengendalian lalu lintas sebesar Rp 8,6 miliar lebih dengan realisasi Rp 8,04 miliar atau 92,62 persen. “Belanja penertiban dan penataan serta pengendalian lalu lintas ini tentu bukan anggaran yang sedikit, tapi kenyataan di lapangan persoalan kemacetan arus lalu lintas di Kota Medan semakin hari justru semakin memprihatinkan. Dishub sepertinya tidak memiliki langkah-langkah terintegrasi untuk

andalas/rizki mulya

RAMAIRAMAI-Seorang pria sedang membaca Al-Qur’an di Mesjid Agung Medan, Minggu (22/7). Di bulan Ramadan ini, Masjid Agung selalu ramai. Selain membaca Al-Qur’an menunggu berbuka puasa, di masjid yang berlokasi di samping Kantor Gubsu itu, jamaah juga mendengarkan ceramah agama. mengatasi kemacetan arus lalu lintas di Kota Medan,” tandasnya. Menurut Daniel yang juga anggota Kimisi D DPRD Medan ini, selain kondisi traffic light yang tidak berfungsi dan tidak menentu, permasalahan lain seperti pelayanan parkir di tepi jalan umum di Kota Medan juga merupakan persoalan yang sangat mendesak untuk segera diselesaikan.

“Persoalan ini telah berulangkali kita sampaikan kepada Kepala Dishub Medan sebelumnya, tapi sejauh ini tidak ada realisasinya atau tidak ditanggapi serius. Karenanya, kita minta Kepala Dishub yang baru dapat menuntaskan permasalahan-permasalahan yang ada,” katanya. Lebih lanjut dikatakan, masalah parkir di tepi jalan umum khususnya parkir berlapis meru-

pakan salah satu peyebab kemacetan lalu lintas. Karena itu, Dishub Medan diminta agar lebih serius menertibkan parkir berlapis di tepi jalan umum. “Masalah parkir khususnya parkir berlapis ini harus menjadi perhatian serius Disbub Medan. Kemacetan arus lalu lintas di Kota Medan sudah hampir terjadi di seluruh jalan di kota ini, karena penataan parkir semrawut,” kata Daniel. (BEN)

Pemprovsu, LIPI dan USU Kerja Sama Menduniakan Potensi Sumut Medan-andalas Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu), Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) dan Universitas Sumatera Utara (USU) sepakat menjalin kerja sama pendayagunaan riset guna kemajuan provinsi ini. Sekdaprovsu H Nurdin Lubis SH MM mengemukakan hal itu kepada wartawan, setelah mengadakan pembicaraan dengan Ketua LIPI Prof Dr Luk-

man Hakim di Medan, Sabtu. Ketua LIPI berada di Sumut selain melakukan pembicaraan dengan Pemprovsu juga menjadi keynote speaker pada Seminar Ilmiah Dies Natalis ke 60 USU dan Kuliah Umum bagi dosen dan mahasiswa Pascasarjana USU. Sekdaprovsu H Nurdin Lubis yang juga Ketua Umum Dies Natalis ke-60 USU didampingi Kepala Badan Litbang Sumut Ir H Alwin memberi apresiasi be-

sar atas kunjungan orang nomor satu di lembaga ilmu pengetahuan nasional Indonesia ini. Dekan Fakultas Teknik USU Prof Dr Ir Bustami Syam MSME mengemukakan, 118 makalah dipresentasikan di depan Ketua LIPI yang kemudian dinilai dan hasilnya yang terbaik diumumkan pada upacara HUT Kemerdekaan RI pada 17 Agus tus nanti. Prof Lukman Hakim mengemukakan di Sumut potensi untuk go international cukup banyak, namun perlu riset dan pengembangan ilmu pengetahuan maupun teknologi. "Kita tidak bisa lagi dengan sekadar pola rutinitas atau dalam berproduksi dengan standar lama saja, tetapi harus berinovasi dan bisa menjawab tantangan

baru dunia, misalnya produksi harus bebas dari macam-macam pencemaran dan bahan kimia," ujarnya. Ditegaskannya masalah yang dihadapi dalam pembangunan dewasa ini semakin kompleks. Misalnya, sekarang dunia bicara tentang perubahan iklim dan lingkungan hidup. "Artinya kita harus mampu berproduksi dengan mempertimbangkan keamanan lingkungan hidup dan sebagainya jika produk kita ingin mendunia," ujarnya. Kriteria-kriteria keberhasilan pembangunan dewasa ini sudah semakin jelas mempertimbangkan faktor-faktor di luar ekonomis yang selama ini diabaikan. "Sekarang ada namanya indeks pertumbuhan kebahagiaan atau rate of happiness dalam indikator keberhasilan pembangunan. Negara yang ekonominya maju saat ini juga diukur apakah tingkat kebahagiaan rakyatnya juga meningkat," jelasnya. Jadi di luar parameter ekonomi, lanjutnya sekarang banyak hal

lain yang harus dipertimbangkan. "Ini tantangan bagi Pemprovsu bersama perguruan tinggi bagaimana bersikap dalam menghadapi kecenderungan-kecenderungan baru ini," ujarnya. Untuk itu lanjutnya seluruh kebijakan pemerintah daerah ke depan semakin memerlukan input litbang. Kesepakatan MoU antara Pemprovsu, LIPI dan USU sangat strategis menjawab semua tantangan dimaksud. Dia memberi contoh Sumut ke depan dapat unggul go international dengan produk pertanian organik. Sumut punya lahan, sinar matahari dan sumber air sehingga potensi untuk pertanian non pestisida atau non bahan kimia. "Inilah perlu Litbang untuk mendayagunakan potensi itu," ujarnya. Tentang hasil penelitian selama ini kurang didayagunakan oleh pemerintah daerah Lukman Hakim menyarankan agar hasil penelitian dipublikasikan menjadi milik publik sehingga pemda yang tidak memanfaatkannya akan berhadapan dengan publik. (WAN)


HUKUM KRIMINAL

Senin 23 Juli 2012

harian andalas | Hal.

4

Dituding Tukang Santet

Pasutri Tewas Dibantai Warga Bireuen-andalas Sepasang suami istri (pasutri) di Gampong Cot Saleut, Peusangan Siblah Krueng, Kabupaten Bireuen, Aceh, Ahmad Johan (73) dan Maimunah (70), sabtu (21/7) lalu tewas dibantai tetangganya. Mereka dihabisi karena ditengarai sebagai tukang santet yang mengakibatkan sejumlah warga jatuh sakit. Polisi masih menyelidiki kebenaran isu tersebut. Pada malam kejadian, warga mendatangi rumah pasutri itu. Sesampainya di sana, warga hanya mendapatkan Maimunah. Sedangkan suaminya Ahmad Johan tidak ada di rumah. Warga mengetahui Ahmad tidur di rumah istri pertamanya yang sudah meninggal. Setelah itu bersama Maumunah, warga menjemput Ahmad dan mebawa pasutri itu ke jalan dekat sungai.

Di sana, setelah ditanya beberapa pertanyaan, warga yang telah geram lalu memukuli pasutri itu hingga tewas. Syafariah, anak pasutri itu ketika ditanya andalas mengaku ayahnya dijemput warga dan setelah ayahnya ikut bersama mereka beberapa saat kemudian rumah ibu tirinya dibakar massa. Barulah beberapa waktu kemudian Syafariah mengetahui ayah kandung dan ibu tiririnya telah terbujur kaku di pinggir jalan. “Sebelumnya, ibu pernah mengaku pada warga pernah menanam sesuatu benda pada enam rumah milik warga, saya tidak tahu lebih lanjut, mungkin ajal orangtua saya telah tiba, sedangkan kejadian ini hanya sesuatu sebab saja,” katanya. Kejadian kasus pengeroyokan dan aksi pembakaran rumah, sebagian warga baru mengetahuinya setelah melihat lokasi tersebut sudah dipasang police line setelah pihak kepolisian memboyong jasad kedua korban ke BLU RSD dr Fauziah Bireuen.

Kapolres Bireuen, AKBP Yuri Karsono SIK, melalui Kapolsek Peusangan, Ipda Syarifuddin, mengatakan, kasus tersebut sudah ditangani pihaknya dan sudah memanggil para perangkat desa untuk dimintai keterangan. Menurut Kapolsek Peusangan Ipda Syarifuddin MA mengatakan, sebenarnya aksi amuk massa di Cot Saleut, Peusangan Siblah Krueng, Bireuen Sabtu 21 Juli 2012 yang mengakibatkan Maimunah binti Abdullah, (70) dan Ahmad Johan (73) tewas, merupakan akumulasi dari rentetan kejadian sebelumnya. Disebutkan, Maimunah yang tewas bersama suaminya Ahmad Johan itu sebelumnya sudah membuat pengakuan secara terbuka kepada warga dan perangkat desa yang menyidangkannya di tingkat desa dan ternyata Maimunah bersama suaminya tidak mengindahkan sehingga terjadilah amuk amuk massa yang berujung tewasnya pasangan lansia tersebut.

Menurut Syarifuddin, jauh sebelumnya, beberapa warga setempat kerap mengeluh sakit dan kerasukan. Biasanya warga yang sakit diobati oleh dukun yang didatangkan dari daerah lain. Warga yang sakit kerap mengaku bahwa sakitnya sebab diguna-gunai Maimunah. “Ada pula warga yang kulitnya gatal-gatal, sekian lama tidak sembuh-sembuh,” ujar Syarifuddin. Alhasil, jika ada warga yang sakit di desa itu, selalu dikaitkan akibat ulah Maimunah, walaupun itu belum tentu benar. Tetapi itulah yang ada dalam anggapan masyarakat di pedalaman itu. Dengan rentetan itulah makanya warga setempat berkesimpulan untuk melakukan sebuah sidang desa guna mengklarifikasi segala hal dan isu yang berkembang tentang santet dengan langsung menanyakan kepada Nek Maimunah, Selasa 17 Juli 2012 lalu. “Saat itulah Maimunah membuat pengakuan kepada warga kalau dia sudah menyantet beberapa warga desa setempat

Pria dan Wanita Ditangkap Lagi Nyabu Tanah Karo-andaalas Paul Antonius Tarigan (24) dan Yanti br Purba (34), warga Gang Merak, Berastagi ditangkap petugas Reserse Narkoba Polres Tanah Karo, Minggu (22/7). Pria dan wanita ini ditangkap karena kedapatan mengkonsumsi narkotika jenis sabusabu di Gang Telkom Jalan Mariam Ginting, Kabanjahe, persis di depan Jambur Lige. Saat ditangkap dari tersangka Yanti polisi menyita 0,06 gram sabu, rokok, 1 bong,

sehingga menderita sakit aneh, sebenarnya saat itu sudah marah, tetapi perangkat desa bisa menenangkan warga tidak main hakim sendiri,” ujar Syarifuddin. Dijelaskan, dikala itu Maimunah menunjuk lokasi dia menanam barang aneh seperti paku dan besi yang dibungkus plastik di bawah tangga beberapa rumah warga yang menjadi sasaran, saat digali di tempat ditunjuk Maimunah, barang aneh seperti paku dan potongan besi ditemukan sehingga warga semakin marah. Sebenarnya, sebut Syarifuddin, pasca pengakuan itu, Maimunah dan Ahmad Johan suaminya sudah dianjurkan untuk diamankan dengan cara meninggalkan desa untuk sementara sampai persoalan santet itu selesai. Menurut catatan kepolisian, beberapa warga yang disebut Maimunah sebagai sasaran santetnya adalah, Saiful Sabaruddin (35) petani warga Cot Saleut, Darwati Buddin (45) Bullah Ali

Astaghfirullah, Rumah Kos Depan Masjid Jadi Tempat Mesum? Sangat ironis memang jika suatu lingkungan yang disitu berdiri bangunan masjid, salah seorang warganya kurang peduli dengan nilainilai Islam. Malah mendirikan rumah kos yang konon kabarnya dijadikan tempat mesum. Benarkan itu?

H

al tersebut sepertinya terjadi di Jalan Perbatasan Lingkungan I, Kelurahan Suka Maju, Kecamatan Medan Johor. Warga disana mulai resah karena adanya rumah kos yang diduga disalahgunakan penghuninya untuk berbuat mesum atau kumpul kebo. Bahkan rumah kos yang disulap menjadi

saja, belum ada yang tahu, begitu pula atas pengakuan Maimunah kepada perangkat desa dan warga apakah karena terpaksa atau benar adanya, juga masih belum dapat dipastikan,” ujar Kapolsek.(HERA)

Jelang Sahur, Sepasang Kekasih Dijambret

DIAMANKAN – Kedua tersangka saat diamankan petugas Sat Res Narkoba Polres Tanah Karo.

Medan-andalas Sidang lanjutan gugatan untuk menggagalkan putusan Pengadilan Negeri Medan No.113/Pdt.G/2006/PN tahun 2011, atas eksekusi lahan dan perubuhan perumahaan milik puluhan warga di Jalan Jati, Kelurahan Pulo Brayan, Kecamatan Medan Timur, kembali digelar di PN Medan, Kamis (19/7). Dalam persidangan yang dipimpin Ketua Majelis Hakim, Sugianto SH, dalam perkara gugatan Muljadi dengan agenda memeriksa saksi dari penggugat masingmasing dari pihak Bank Danamon, Robin (28) manajer bagian kreditur dan Boy (27) kepala gudang milik Demak Tobing serta pejabat Poldasu. Dalam kesaksiannya, Robin menjelaskan, pada 7 Mei 2008 Muljadi mengajukan permohonan pinjaman uang ke Bank Danamon dengan jaminan sertifikat tanah di Jalan Jati Medan. Pihak Bank kemudilan mengabulkan permohonan pinjaman kepada Muljadi, setelah pihak bank melakukan survey di lapangan dan mencek keabsahan sertifikat ke notaris dan BPN, dan tidak ada masalah dan sah, sehingga Bank mengabulkannya. ”Pihak Bank melakukan pengecekan ke Notaris dan BPN serta melakukan survey ke lapangan, dan dinyatakan sertifikat itu sah dan tidak bermasalah,” ujar Robin. Sementara itu, Boy kepala gudang milik di tempat usaha Demak Tobing, dalam keterangannya mengatakan ada melihat penghancuran rumah milik para warga pada 16 Juni 2011, kemudian 30 November 2011 dan terakhir pada 2 Desember 2011. Namun ia melihat ada bangunan sekolah Methodis tidak dihancurkan dan hanya pagarnya saja yang dirusak. (ACO)

(50) Khatijah Adam (50), M Hamzah Yakob (65). Di beberapa rumah para korban yang disantet Maimunah itu juga ditemukan paku yang ditanam. “Apakah lokasi dan paku yang ditemukan itu hanya kebetulan

andalas/natanael tarigan

2 pipet, dan Kaca bening. Sementara dari tangan Paul polisi menyita 0,04 gram sabu, palstik bening, rokok dan botol minuman mineral. Kasar Res Narkoba Polres Tanah Karo, AKP Azhar Dalimunthe ketika dikonfirmasi membenarkan penangkapan tersebut. “Mereka masih dalam proses penyidikan," kata Azhar.(NT)

Sidang Perumahan Jl Jati Kembali Digelar

KORBAN AMUK WARGA – Jenazah suami isteri, korban amuk massa saat dievakuasi ke BLU RSD dr Fauziah Bireuen. andalas/suherman amin

tempat maksiat menyediakan wanita untuk melayani nafsu birahi para tamu pria ‘hidung belang’. Seorang warga yang enggan menyebutkan namanya kepada wartawan mengatakan warga di sini sudah lama resah. Selain ada panti pijat plus, juga banyak rumah kos yang dihuni para wanita malam atau penghibur. ”Yang di depan Masjid Muslim itu rumah kosnya banyak dihuni para wanita panggilan,” ujar sumber. Kami di sini kata sumber, kadang-kadang malu bila melintas di depan rumah kos tersebut, dan panti pijat, karena mereka itu (wanita pijat, anak kos) pakaian seadanya, dan kalau cakap sesuka hatinya. Menjamurnya rumah kos di daerah ini kata sum,ber karena tidak ada tindakan tegas dari

petugas kelurahan maupun kepling. ”Tidak satu pun penghuni rumah kos melapor ke kepling setempat. Sebaliknya, keplingnya juga sepertinya tidak mau tahu. Apa keplingnya sudah terima dari pemilik kos,” ujar sumber dengan nada bertanya. Bahkan kata sumber, rumah kos tersebut diduga sering dijadikan tempat kencan liar, sebab banyak pemuda yang sesuka hatinya masuk ke rumah kos tersebut mau siang, malam bahkan dini hari. ”Bisa-bisa di rumah kos itu selalu dijadikan lokasi mengkonsumsi minuman keras, dan narkoba,” beber sumber seraya menambahkan kalau dirinya sering melihat kondom berserakan di aliran parit rumah kos. Terkait soal itu, Ketua Dewan Pimpinan

Cabang Partai Amanat Nasional (DPC-PAN) Kecamatan Medan Johor, Drs Iwan Suherman mendesak pihak berwenang khususnya kepolisian dan pemerintah setempat untuk cepat bertindak, sebelum penyakit masyarakat ini meluas. ”Bila tidak ada tindakan, kita takut warga akan bertindak dengan caranya sendiri,” sarannya. Iwan mengatakan bahwa di Jalan Perbatasan banyak rumah kos yang dihuni para wanita malam dan wanita penghibur. Bahkan banyak istri simpanan yang tinggal di rumah kos di kawasan tersebut. ”Polisi dan pemerintah setempat harus cepat menyahuti keresahan warga. Apalagi saat ini bulan Suci Ramadan,” ungkapnya. (HER)

Medan-andalas Sepasang kekasih, Helmi Gunawan (27) warga Pasar V Marelan dan Julian (26) warga Sei Mecirim dijambret dua pria mengendarai sepeda motor vixion di Jalan Kapten Muslim Medan, Sabtu (21/7) sekira pukul 01.00 WIB. Bukan itu saja, kedua korban itu terpaksa dilarikan ke rumah sakit karena mengalami luka akibat jatuh dari sepeda motor milik mereka. Saat itu, Gunawan baru saja menjemput kekasihnya dari tempat kerjaan menggunakan motor honda vario BK 6457 XZ. Rencananya dia akan mengantar Julian pulang kerumanya yang berada di kawasan Mecirim. Tepatnya, di Jalan T Amir Hamzah, empat pria menggunakan dua motor sudah mulai mengikutinya. Takut ada apa-apa, Gunawan pun mencoba menambah laju sepeda motornya. Ketika sampai di Jalan Kapten Muslim tidak jauh dari perlintasan rel kereta api, seorang pria yang dibonceng sepeda motor vixion itu menarik tas milik Julian yang berisikan handphone, uang tunai dan suratsurat penting lainnya. Melihat tas milik pacarnya itu berpindah ke tempat orang tidak dikenal, Gunawan mencoba melawan dari atas motor. Tapi perlawanannya itu dihalangi oleh motor yang telah membuntutinya juga. Sehingga kedua korban terjatuh dari sepeda motor. Seorang pengendara yang sedang melintas di lokasi itu mencoba menolong korban untuk membawanya ke Rumah Sakit Sari Mutiara untuk mendapatkan perawatan akibat luka serius yang jatuh dari motor. "Saya sudah diiukuti bang dengan sepeda motor vixion," singkat dia sambil menahan kesakitan di ruang IGD. (STARBERITA)


HUKUM KRIMINAL

Senin 23 Juli 2012

Kejatisu Rilis Wajah 4 Buronan Korupsi Medan-andalas Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara merilis ke publik wajah tiga tersangka dan satu terpidana korupsi yang masuk dalam daftar pencarian orang. Humas Kejati Sumut, Marcos Simaremare mengatakan, keempat buronan tersebut yang paling lama yakni terpidana korupsi Kehutanan sebesar Rp256 miliar, terpidana Adelin Lis, Direktur Keuangan/Umum PT Keang Nam Deploment Indonesia pada korupsi tindak pidana kehutanan yang telah divonis majelis Mahkamah Agung 10 tahun penjara," ucap Marcos pada wartawan, Sabtu (21/7). Selanjutnya menurut Marcos, 3 buronan lain yakni Boy Hermansyah direktur PT Bahari Dwikencana Lestari, dugaan korupsi BNI 46, Hj

Masniari dugaan korupsi pemeliharaan sungai drainase dan gedung Dinas Pekerjaan Umum tahun 2010, dan Ahmad Sofyan Hot Siregar staf dinas pertanian Kabupaten Asaha dugaan korupsi proyek pemetaan sawah dusun VII Desa Mekar Sari Kabupaten Asahan Tahun 2009, sebesar Rp1,15 miliar. Lebih lanjut Marcos menyampaikan bahwa keempat buronan korupsi tersebut tengah dilakukan pengejaran, dan telah dirilis diberbagai tempat publik khususnya di Kota Medan, dan dapat memberi informasi dimana keberadaan para buronan ke email asintelkejatisu@gmail.comThis e-mail address is being protected from spambots, you need JavaScript enabled to view it. (STARBERITA)

Dugaan Korupsi Bendungan Siuntulon

Mantan Kadis PU Samosir Tersangka Medan-andalas Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara akhirnya menetapkan 4 orang tersangka kasus dugaan korupsi anggaran pada proyek pembangunan Irigasi Bendungan Siuntulon, Kecamatan Nainggolan, Kabupaten Samosir TA 2008 sampai 2010. Demikian dikatakan Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejatisu, Marcos Simare-mare kepada sejumlah wartawan usai apel bersama Hari Bhakti Adhyaksa ke 52 di Lapangan Kebun Bungan, Medan, Minggu (22/7).

Adapun keempat tersangka masing-masing, PT (mantan kadis PU sekarang ini Kadis Tata Ruang Kebersihan dan Pertamanan), AP (ketua panitia lelang & PHO, MS (PPTK) dan ML (Direktur CV S). "Penetapan para tersangka setelah dilakukan pemeriksaan 18 saksi, penyimpangan dilakukan antara lain dengan cara pengurangan volume pekerjaan. Jumlah anggaran sekitar Rp 2,5 miliar, kerugian yang pasti sedang dikoordinasikan dengan ahli yakni, BPKP," papar Marcos. (FEL)

harian andalas | Hal.

5

Pemuda Dibunuh di Kamar Hotel Tanjung Balai-andalas Seorang pemuda bernama Herianto alias Kombang (26), warga Jalan Damai lingkungan VI, Kelurahan Sejahtera, Kecamatan Tanjung Balai Utara, Kota Tanjung Balai ditemukan tewas Bersimbah darah di lantai II Hotel Sony Boy Milik H Amir di Jalan Cokro Aminoto, Kelurahan Tanjung Balai Kota Dua, Kota Tanjung Balai, sabtu (21/7) subuh. Saat ditemukan, korban dalam keadaan bugil. Pada

bagian perut korban ditemukan luka tusuk sebanyak tiga liang

dan ususnya terburai. Kuat dugaan korban tewas dibunuh. Guna dilakuan otopsi, jenazah korban dievakuasi ke RSUD Dr Tengku Mansyur Tanjung Balai. Kapolsek Tanjung Balai Selatan, Kompol B Sialagan ketika dikonfirmasi di ruang kerjanya, Minggu (22/7) mengatakan, jenazah korban ditemukan sekira 01.00 WIB.

Dari TKP, pihaknya menemukan sebilah pisau berikut sarungnya terdapat bercak darah, sandal jepit dan baju. Sedangkan selain luka tusuk sebanyak tiga liang, di punggung korban juga terdapat bekas tusukan benda tajam. "Kasus ini masih dalam proses penyelidikan kami. Teman korban yang diduga sebagai pelakunya juga masih

kita lakukan pengejaran," kata Kapolsek Tanjung Balai Selatan, Kompol B Sialagan. Sementera pegawai RSUD Dr Tengku Mansyur Tanjungbalai, Ilham dan Ruswanto juga menegaskan bahwa sesuai dengan hasil visum, korban mengalami luka tusuk sebanyak tiga liang . (AS)

KASUS PENGERUKAN KUALA

Mantan Kadis Kelautan dan Dirut PDP Bireuen Ditahan Bireuen-andalas Mantan Kepala Dinas (Kadis) Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bireuen, Syamsuar Syah (58) warga Komplek Asamera Gang Langsa, Matang Seulimeng, Langsa Barat, Kota Langsa dan Direktur Utama (Dirut) Perusahaan Daerah Pembangunan (PDP) Bireuen, Kesuma Fachrida (40) warga Desa Juli Cot Meurak, Kecamatan Juli, Bireuen, resmi ditahan penyidik Reskrim Polres Bireuen terkait kasus pengerukan kuala. Kasat Reskrim Polres Bire-

uen, Iptu Benny Cahyadi, kepada sejumlah wartawan, Minggu (22/ 7) mengatakan kedua pelaku ditahan karena dinilai tidak kooperatif dalam penyidikan. Bahkan salah satu dari tersangka berusaha menghilangkan barang bukti berupa dokumen di PDP Bireuen. Menurut Benny, dasar penyidikan kasus itu berawal dari dugaan adanya penyalahgunaan wewenang pada proyek pengerukan Kuala Samalanga dan Peudada pada 2010 yang dilakukan dengan cara swakelola di Dinas Ke-

lautan dan Perikanan Bireuen. Sesuai audit Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP), diketahui telah terjadi kerugian negara sebesar Rp719 juta dari total anggaran pengerukan kuala Rp1,8 miliar. Dari sejumlah poin penyimpangan yang dilakukan antara lain keduanya telah melakukan pengerukan kuala secara swakelola, telah mengeluarkan keputusan-keputusan sebelum memiliki kewenangan, telah menyetujui pertanggungjawaban yang tidak benar serta melibat-

kan perusahaan mitra kerja dengan melanggar aturan. Dalam masalah tersebut kedua tersangka dikenakan Undang Undang Nomor 20 tahun 2001 tentang pemberantasan Tindak Pidana Korupsi dengan ancaman hukuman minimal empat tahun dan maksimal 20 tahun serta denda minimal 200 juta rupiah, maksimal Rp1 miliar rupiah. Syamsuar Syah, ketika hendak ditanya terkait penahanan atas dirinya enggan berkomentar lebih banyak. “Semua sudah saya sampai-

kan dalam BAP, saya tidak ingat lagi,” ujarnya seraya meminta tolong jangan lagi tanyakan apaapa pada dirinya. Sementara itu, Kesuma Fachrida mengaku hanya pekerja atau penyedia alat. “PDP punya aturan sendiri dalam mengambil sebuah keputusan menerima pekerjaan dalam hal ini pengerukan kuala,” ujarnya. Dia juga menyampaikan kalau ada sebagian dari ongkos pekerjaan pengerukan Kuala Samalanga dan Peudada belum dilunasi Dinas Kelautan dan Perikanan. (HERA)

Polres Langkat Kerahkan 500 Personel Amankan Ramadan Dishut Dituding “Mandul” Tindak Pembalakan Liar Biru Biru-andalas Dinas Kehutanan (Dishut) dan penegak hukum jajaran Polres Deli Serdang dituding “Mandul” sehingga tidak dapat berbuat banyak menindak pembalakan liar yang berada di Kecamatan Biru-Biru, Kabupaten Deli Serdang. Bahkan Dishut dan Polres Deli Serdang terkesan mengabaikan statetmen yang diucapkan Kapoldasu Irjen Pol Wisjnu Amat Sastro. Dimana, Pimpinan tertinggi Poldasu ini pernah berjanji akan menumpas pembalakan liar (illegal logging), dan memberikan tindakan tegas terhadap oknum polisi yang berani memback-up usaha yang sipatnya ilegal itu. Namun buktinya, puluhan ton kayu hutan jenis pulle dan kayu mahoni, masih bebas masuk ke dalam kilang pengolahan kayu yang berada di Kecamatan Biru-Biru. Hal ini dikatakan, salah

seorang warga Kecamatan Biru-Biru kepada wartawan, Minggu (22/7) siang. "Padahal, kalau dilihat dari lokasi pengambilan kayu pulle dan mahoni yang dijual ke show mill sudah bertentangan dengan surat edaran Menteri Kehutanan Nomor SE.04/ Menhut-VII/2005. Yang mana dalam surat edaran itu ditujukan kepada seluruh Gubernur dan Dinas Kehutanan yang disampaikan kepada seluruh kepala Desa agar tidak mengeluarkan surat keterangan kayu yang ada kaitannya dengan hutan lindung," ujar pria berperawakan tegap ini. Namun, kenyataanya pemilik kilang kayu yang berada di Kecamatan Biru-Biru diduga sudah dapat mengatur segala penegak hukum di Deli Serdang, sehingga kepala Desa tidak sungkan-sungkan mengeluarkan surat keterangan. (JL/WAN)

Langkat-andalas Kepolisian Resor Kabupaten Langkat mengerahkan 500 personel untuk menjaga keamanan masyarakat selama bulan suci Ramadan 1433 Hijiriah. "Sekitar 500 personel yang kita terjunkan untuk menciptakan bulan Ramadan ini aman, lancar dan terkendali," kata Kapolres Langkat AKBP Erick Bhismo di Stabat, Minggu (22/7). Untuk itu berbagai langkah untuk menciptakan rasa aman akan dilakukan jajaran polisi mulai dari polres hingga polsek, dengan meningkatkan patroli,

terutama ketika kaum muslim melaksanakan Salat Isya, taraweh dan tadarus. Patroli yang dilakukan itu, terutama di daerah yang dianggap rawan kejahatan, yang berada di beberapa tempat seperti Stabat, Tanjungpura, Pangkalan Brandan serta Pangkalan Susu dan Besitang. Selain itu menempatkan beberapa personel polisi di beberapa masjid saat jamaah melaksanakan salat taraweh. Bhismo juga mengungkapkan peran babinkamtibmas selama Ramadan ini akan terus ditingkatkan

dan mereka akan melakukan patroli di setiap desa, sehingga keamanan akan selalu tercipta. "Yang terpenting Langkat ini tetap kondusif dan tidak ada gangguan yang berarti selama masyarakat melaksanakan ibadah bulan Ramadhan. Itu tujuan yang akan kita lakukan," ujarnya. Pada bahagian lain, Kapolres Langkat juga mengimbau tokoh masyarakat dan tokoh agama, agar terus menyatakan bahwa mercon dan balapan liar tidak baik bagi generasi muda agar mereka tidak larut dan ikut-ikutan dengan yang tidak baik itu.

"Bila ada pengaduan yang meresahkan terkait mercon maupun balapan liar, kita tidak segan-segan akan menindaknya," ujarnya. Untuk itu sebelum dilakukan penindakan diharapkan warga masyarakat untuk memberikan penyadaran kepada putra-putrinya untuk tidak bermain mercon maupun melakukan balapan liar. Ketua Pemuda Mitra Kamtibmas Langkat, Syahrizal MZ sangat mendukung penertiban balapan liar maupun juga penjualan mercon yang nantinya sangat meresahkan masyarakat yang

sedang melaksanakan ibadah Ramadan. "Kita akan dukung tugastugas kepolisian menertibkan balapan liar maupun penertiban mercon yang meresahkan masyarakat dalam melaksanakan kegiatan keagamaan," katanya. Ketua PMK Langkat tersebut mengimbau masyarakat mematuhi apa yang sudah digariskan oleh pihak kepolisian, sehingga tidak ada hal yang nantinya bisa mengecewakan bagi anggota masyarakat yang kedapatan tidak patuh terhadap ketentuan yang ada. (ANT)

Koruptor Kecil Juga Harus Dihukum Pakar hukum Universitas Sumatera Utara, Dr Pedastaren Tarigan SH mengatakan, setiap pelaku korupsi besar maupun kecil yang terbukti merugikan keuangan negara harus tetap dihukum dan tidak ada pengecualian bagi mereka melakukan kesalahan tersebut.

"HUKUM harus ditegakkan di negeri ini, dan siapapun orang yang memang benarbenar terbukti bersalah harus diberikan sanksi hukum yang tegas. Sesuai dengan tingkat kesalahan yang dilakukan orang tersebut," katanya di Medan, Minggu (22/7). Hal tersebut dikatakannya mengomentari putusan kasasi Mahkamah Agung (MA) yang tidak menjatuhkan hukuman penjara terhadap Agus Siyadi yang terbukti korupsi dana Alokasi Dana Desa (ADD) sebesar Rp5,795 juta. Pedastaren mengatakan, bagi pelaku korupsi Rp 5,79 juta tidak diberikan hukuman adalah sangat mengejutkan bagi penegakan hukum.Ini benar-benar hal yang aneh terjadi dalam dunia peradilan. "Tidak dihukumnya

pelaku korupsi di tingkat kasasi itu, dapat menjadi preseden bagi penegakan hukum di Indonesia.Bagaimana pun juga pelaku yang diyakini terbukti korupsi dan merugikan keuangan negara harus tetap dipidana, jarang dibebaskan seperti dialami Agus Siyadi," kata Kepala Laboratorium Fakultas Hukum Universitas Sumatera Utara(USU) itu. Dia mengatakan, tidak dihukumnya koruptor Rp5,795 juta itu, membuat pelaku korupsi lainnya di negeri ini, tidak akan membuat efek jera.Hal-hal yang seperti ini harus dihindari demi tegaknya hukum di Indonesia. Sedangkan, pelaku korupsi senilai Rp1,8 juta diberikan ganjaran hukuman.Apalagi korupsi Rp5,795 juta tidak dipidana. "Kita juga perlu mengetahui apa pertimbangan hukum dari MA yang tidak memvonis pelaku korupsi Rp 5,795 juta itu," ucap dia. Lebih lanjut dia mengatakan, tidak divonisnya pelaku korupsi itu, bisa menimbulkan pro dan kontra terhadap MA, karena ini menyangkut kasus korupsi yang sedang lagi giat-giatnya diberantas

atau "diperangi" para penegak hukum. Bahkan, jelasnya, kasus korupsi ini sudah semakin mengakar dan harus diberantas dengan cara menjatuhkan hukuman yang seberat-beratnya kepada si pelaku, sehingga dapat membuat rasa takut bagi orang yang berbuat kesalahan tersebut. "Apapun bentuknya kasus korupsi harus dihukum dan ini sebagai pembelajaran ,sehingga kedepan orang tidak mau lagi melakukan kesalahan dan pelanggaran hukum.Dengan adanya hukuman itu orang akan bertaubat dan tida mau lagi melanggar hukum," kata staf pengajar pada Fakultas Hukum USU itu. Dia menambahkan, lebih baik pelaku korupsi itu

diberikan hukuman denda dengan mengganti biaya yang telah disalahgunakannya. Daripada pelaku korupsi itu tidak dihukum sama sekali. Dimana letaknya keadilan ini, masyarakat juga semakin tidak percaya lagi terhadap peradilan. Sehubungan dengan itu, putusan MA yang tidak menghukum pelaku korupsi tersebut perlu dipikirkan secara arif dan bijaksana, karena ini akan menimbulkan berbagai tanggapan dari masyarakat. "Masyarakat jangan sampai merasa kecewa dengan putusan MA yang tidak menghukum pelaku yang mamang terbukti korupsi.Karena masyarakat juga berkeinginan kasus korupsi tersebut diberantas," kata Pedastaren. (ANT)


RAGAM

Senin 23 Juli 2012

harian andalas | Hal.

6

Angkatan Kerja Capai 488.274 Orang Langkat- andalas Angkatan kerja berusia di atas 15 tahun di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara mencapai 488.274 orang. "Angkatan kerja produktif yang tersebar di 23 kecamatan itu berpotensi besar untuk menyukseskan pembangunan di bumi bertuah Langkat," kata Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Langkat, Syaiful Abdi di Stabat, Minggu (22/7). Ia menyebutkan, dari jumlah 488.274 orang angkatan kerja produktif tersebut, terdiri atas 315.485 laki-laki dan 172.789 perempuan. Syaiful Abdi juga menjelaskan bahwa jumlah pencari kerja yang terdaftar pada instansinya sekarang ini berkisar 3.412 orang, meliputi lakilaki sebanyak 1.293 orang, dan perempuan 2.127 orang. Adapun jumlah pengangguran, tercatat pada instansinya 42.424 orang yang terdiri atas 19.624 laki-laki dan 22.000 perempuan. Secara terpisah Kepala Seksi Penempatan Tenaga Kerja dan Informasi Pasar Tengku Ismail mengungkapkan bahwa ada sekitar 1.966 orang pencari kerja yang terdaftar. Jumlah tenaga kerja yang belum ditempatkan

sebanyak 760 orang dengan perincian 163 lakilaki dan 597 perempuan. Untuk penempatan kerja tahun 2011, kata dia, sekitar 760 orang yang diterima dengan perincian antarkerja lokal (AKL) sebanyak 49 orang, antarkerja antardaerah (AKAD) 78 orang, dan antarkerja antarnegara (AKAN) sebanyak 633 orang. Sebanyak 633 orang itu dikirim bekerja ke Malaysia, sedangkan 78 orang itu bekerja ke Batam Kepulauan Riau. Ismail juga menjelaskan pada dasarnya jumlah pengangguran setiap tahunnya terus meningkat, sedangkan kesempatan kerja yang ada sangat terbatas. Terlebih lagi, lanjut dia, penyerapan tenaga kerja yang ada di wilayah Langkat, sangatlah minim sebab tidak ada investor yang menanamkan modalnya ke daerah ini. Para tenaga kerja Langkat lebih memilih bekerja ke Malaysia melalui pengiriman tenaga kerja resmi untuk dipekerjakan di sektor industri elektronik, manifacturing, restoran, dan konstruksi. "Karena di sana mereka rata-rata bergaji RM 900-RM 1.000, apabila dirupiahkan Rp 2,8 juta-Rp3 juta," kata Ismail.(ANT/MA)

Investor Asing Makin Serius Bidik Investasi Properti Medan-andalas Masuknya Indonesia ke dalam tiga negara pertama yang selamat dari terjangan krisis finansial global, membuat investor melirik bisnis properti di tanah air. Namun, masih ada satu kendala, yakni kepemilikan properti oleh warga asing. Sekretaris Jenderal Federasi Real Estat Internasional (FIABCI) Asia Pasifik Rusmin Lawin dalam siaran elektroniknya yang diterima koran ini, kemarin mengatakan menyoal kepemilikan asing yang perlu digaris bawahi Indonesia tidak menjual negara, tetapi menjual potensi bangsa. "Apa bedanya menjual hasil tambang atau perkebunan sawit. Di sisi lain kita lihat, perbankan yang merupakan nadi ekonomi sudah banyak dimiliki asing," katanya. Mengenai Undang-undang Pokok Agraria yang diwacanakan untuk diubah, Rusmin berharap pada kepala BPN yang baru.''Masalah perubahan UUPA bukan stuck, tetapi tidak

menjadi prioritas," katanya di sela-sela acara Konferensi Real Estate Indonesia 2012 bari-baru ini. Rusmin berharap, dengan konferensi semacam ini, orang dari luar negeri akan lebih paham hukum dan prospek properti Indonesia-bahwa sebenarnya dunia properti Indonesia tidak semenakutkan yang dibayangkan. Terbukti, dari sekitar seratus orang yang hadir, sambung Rusmin, 80 persen diantaranya berasal dari luar negeri, seperti Singapura, Rusmin Lawin Malaysia, China, Australia, dan lain-lain. Terkait beberapa pengembang tanah air yang membangun properti di luar negeri, seperti Ciputra, Lippo, dan Sinarmas, Rusmin mengharapkan Pemerintah seharusnya bisa ikut membantu para pengembang melebarkan sayapnya, seperti yang dilakukan Malaysia dan Cina.(MA)

Pengusaha Diajak Berdayakan Lansia Serdang Bedagai-andalas Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara mengajak segenap organisasi masyarakat dan pelaku dunia usaha di daerah itu agar ikut berperan aktif mendukung program pemberdayaan warga lanjut usia. "Kami berharap kalangan pelaku ekonomi agar memberi kesempatan kepada para lansia (lanjut usia) yang produktif untuk ikut serta dalam kegiatan usaha," kata Wakil Bupati Serdang Bedagai, Soekirman, di Sei Rampah, Minggu (22/7). Keikutsertaan pelaku dunia usaha memberdayakan para lansia produktif, menurut dia, sejalan dengan program pemerintah menjadikan kalangan lansia sebagai sumber daya manusia yang mandiri. Melalui segenap potensi dan kemandirian, dia berharap para lansia yang masih produktif mampu memosisikan diri sebagai elemen masyarakat yang potensial bagi

pembangunan. Khusus terhadap kaum lansia yang sudah tidak produktif, menurut Soekirman, perlu senantiasa diberi perlindungan sosial. Perlindungan sosial terhadap para lansia yang tidak produktif dapat diwujudkan melalui penyaluran santunan maupun bantuan sosial secara tepat sasaran. "Di Serdang Bedagai saat ini terdapat lansia tidak roduktif sebanyak 4.407 orang," katanya. Ia menyambut positif atas pengukuhan kengurusan lima komisariat daerah (komda) lansia baru-baru ini. Komda Lansia terbentuk di lima kecamatan, yakni Kecamatan Perbaungan, Dolok Masihul, Sipispis, Sei Rampah, dan Kecamatan Serba Jadi. "Kita berharap keberadaan Komda Lansia di Serdang Bedagai dapat ikut berperan memberikan dorongan semangat dan perhatian terhadap para lansia," ujar dia. Dikatakan Soekirman, program pemberdayaan lansia akan berjalan semakin baik dan berhasil guna bila diterapkan melalui sinergitas antara pemerintah dan masyarakat, termasuk sektor swasta.(ANT/MA)

andalas/ lintong napitu

TANAM POHON POHON- Wali Kota Pematang Siantar Hulman Sitorus melakukan penanaman pohon dalam rangka memperingati Hari Koperasi ke-65 di Lapangan H Adam Malik.

Tuntaskan Segera Proyek Sei Mangkei Medan- andalas Pengamat masalah sosial dari Universitas Sumatera Utara Prof Dr Suwardi Lubis mengimbau pemerintah provinsi secepatnya menuntaskan pembangunan Kawasan Industri Sei Mangkei di Kabupaten Simalungun yang merupakan kawasan ekonomi skala nasional. "Pembangunan kawasan KISM tersebut jangan sampai terkendala atau gagal hanya karena status lahan dan rancangan umum tata ruang wilayah (RUTRW) yang tidak jelas. Ini akan memalukan Pemerintah Provinsi Sumut," katanya di Medan, Minggu (22/ 7). Apalagi, jelasnya, proyek KISM tersebut sudah tergabung dalam MP3EI (Masterplan Percepatan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia) dan juga sudah ada PP (peraturan pemerintah) untuk pembangunan proyek nasional tersebut.

Sebenarnya, menurut Suwardi, dengan PP mengenai pembangunan proyek KISM itu, Pemprov Sumut tidak perlu ragu-ragu lagi dalam menyelesaikan status lahan dan RUTRW tersebut. "Di lokasi Sei Mangkei yang akan dibangun Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) tersebut lahannya adalah tanah negara dan milik pemerintah. Saat ini lahan KEK itu dipakai dan dikelola PT Perkebunan Nusantara III" kata Guru besar Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Sumatera Utara (USU) itu. Dia mengatakan, keluarnya PP tersebut merupakan dorongan bagi Pemprov Sumut untuk menindaklanjuti pembangunan KISM dan tidak perlu ragu-ragu lagi karena tujuannya untuk meningkatkan perekonomian Sumut. Sehubungan dengan itu, Pemprov Sumut diharapkan secepatnya menyurati DPRD di provinsi tersebut agar mengeluarkan RUTRW lahan di Sei Mangkei, Kabupaten Simalungun. Kemudian Pemprov Sumut melayangkan surat ke Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sumut dan Pusat untuk

mengeluarkan izin pengelolaan di kawasan industri itu. "Di lokasi kawasan industri tersebut, saat ini status tanahnya adalah Hak Guna Usaha (HGU).Dan mengenai izin pengelolaannya diharapkan secepatnya keluar, karena pembangunan kawasan industri ini juga program pemerintah," ucap dia. Lebih lanjut dia mengatakan, dalam pembangunan KEK itu, institusi pemerintah, swasta maupun pengusaha tetap mendukung proyek tersebut. Ini adalah proyek nasional yang bermanfaat untuk mendorong kemajuan perekonomian di wilayah Sumut. Dengan proyek KIK ini akan membantu masyarakat di Sumut, baik mengenai tenaga kerja maupun peningkatan ekonomi. "Pemprov Sumut diharapkan lebih bergiat untuk mewujudkan pembangunan KEK itu di Sei Mangkei. Ini juga marwah bagi Sumut," katanya. Data yang diperoleh menyebutkan, sekitar 104 hektare dari 2.000 hektare luas lahan di Kecamatan Bosar Maligas, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, akan dikelola pihak investor.(ANT/MA)

Sampaikan pesan dan saran anda ke Pemko Medan melalui :

SMS Center Pemko Medan 08196001234 Tertibkan Pedagang di Jalan Denai Dari nomor : +6282166882xxx Buat pak Walikota, mohon perhatiannya/ menertibkan pedagang di Jln Denai Sukaramai yg menutupi jalan agar supaya menempatkan barang dagangannya ditempat masing2 toko dan jangan sampai pejalan kaki tidak ada jalannya. thanks

Lampu Jalan di Depan RS Pirngadi Tolong Dihidupkan Dari nomor : +62811648xxx Bapak2 pimpinan di Pemko Medan yth. Tolong lampu2 penerangan jalan di depan RS Pirngadi dihidupkan, karena terasa gelap dan tak nyaman sewaktu melewati jalan di depan RS itu. Juga di samping RS (Jln Thamrin).Terima kasih atas perhatiannya. Terus terang Medan, Medan terus terang.

Bulan Ramadan, Tolong Perbaiki Lampu Jalan Dari nomor : +6282165289xxx Ass wr wb. Kpd Yth. BPK WALIKOTA MEDAN. PAK tlng lah kami, lampu jalan di perbaiki/ dihidupkan menuju Mussallah Dermawan. Lampu jalan yg mati di Gg Pertama ada 8 titik & Gg Jawa ada 10 titik Kel SSC 2 karena Bln Suci RAMADHAN sudah tiba. Terima kasih PAK.

Pasukan Bestari-Melati Tak Pernah Terima THR Dari nomor : +6285358700xxx Kepada yth, bapak Wali Kota dan Kepala Dinas Kebersihan Kota Medan. Kmi dri pasukan bestari dan melati mau tanya. Apakah kmi ga ada THR. Kmi uda mengabdi puluhan tahun ga pernah menerima THR. Padahal kmi sgt mengharapkanya. Kmi ga mau hanya di kasih

bingkisan berupa gula dan sirup. Yg kmi harapkan uang. Kenapa bapak wali kota dan bapak kepala dinas kebersihan ga pernah memperhatikan kmi. Tolongla pak, keluarkan uang THR kmi. Uang itu sgt kmi perlukan klu lebaran.

Mengurus Akte Tanah 2 Bulan Tak Selesai Dari nomor : +6285362409xxx Pak Kades Rengas Pulau Marelan, tolong dipertanyakan dulu tanggung jawab Kepling 4 timur bernama Ucok, sudak 2 bulan mengurus AKTE TANAH yang hilang dengan biaya Rp3 juta atas nama ibu Tri Astutik belum selesai hingga saat ini, asal ditanya besok ke besok dan keplingnya sukak hilang2. Kalau mau nipu jangan warga sendiri.

Berobat Pakai Kartu Medan Sehat Tak Dilayani Dari nomor : +6281263221xxx Pak Walikota, tadi saya berobat di Puskesmas Medan Deli menggunakn Kartu Medan Sehat tidak dilayani pak. Gmana ne pak mohon perhatiannya pak.

Jangan Keluarkan Betor di Kota Medan Dari nomor : +6282161886xxx PAK WALIKOTA TOLONG JGN KELUARKAN BTor2 LgI DI KOTA MEDAN. BK deliseRdang binjai. Setiap hari keluar. Apa memang uang masuk ama pemko.Trimakasih

Raskin Dijual ke Grosir Sembako? Dari nomor : +6285261275xxx Yth. Bpk Walikota Medan. Tolong selidiki

pembagian raskin di daerah Ladang Bambu Kec Medan Tuntungan, dengar2 ada yg dijual staf lurah ke grosir sembako. Terimakasih.

Aksi Pencurian Meningkat Dari nomor : +6285276509xxx Pak Walikota. Tepatnya dari simpang Jalan Luka s/d Terminal Amplas lampu jalan mati semua. Akibatnya aksi pencurian meningkat. Tks.

Warung Kopi Ganggu Ketenangan Warga Dari nomor : +6285297244xxx Bpk Walikota Mdn yg terhormat, warung kopi diantara simpang Jln Rahayu dgn rel kereta api sangat meresahkan karena yg dtg k warung kopi ini sdh sangat mengganggu ketenangan, baik siang maupun malam sampai dini hari juga. Dan keberadaan warung ini membuat Ruko yg selayaknya dapat dijadikan tempat usaha menjadi tdk dpt dipergunakan maksimal. Beberapa waktu lalu, sewkt pembersihan parit Jln Mandala By Pass, paret yg dbwh warung ini tdk dibersihkn krn yg punya warung tdk membongkar warungnya shg menghalangi para pekerja membersihkan. Kami sebagai warga sgt mengharapkan apa yg sdh kami sampaikan ini dpt segera ditindak lanjuti. Terima kasih.

PSK di Lapangan Gajah Mada Resahkan Warga Dari nomor : +6287869300xxx Met pgi pak, syallom, pak polisi, walikota, dan dinas pertamanan, tolong adakan razia besar-besaran trhdp psk2 & para pelaku mesum di lapangan gajah mada, yg uda meresah kan warga masyarakat, & tlng tindak oknum2 yg mebekinginya.TKS


IKLAN

Senin 23 Juli 2012

FAMILY RENTAL MOBIL (PT) APV Kj. Kapsul pkt hmt 10 jam, Altis, L-300, Innova, L. Cruiser, N-Eyes, Bus, Hrn, Mgn, Bln, Utk dlm dan di luar kota. Hotline: 7734 2359 / 0819 3328 4540

harian andalas | Hal.

7


Senin

OLAHRAGA

23 Juli 2012

harian andalas | Hal.

8

Joe Cole Selamatkan Liverpool Toronto-andalas Laga melawan Toronto FC dalam gelaran tur pramusim Liverpool yang berlangsung pada Sabtu (21/7) di Rodgers Centre, dan menjadi debut dari pelatih baru Liverpool, Brendan Rodgers. Rodgers yang berinisiatif untuk lebih banyak memakai tenaga pemain muda hanya berhasil menahan imbang Toronto dengan skor 1-1, di mana Liverpool harus ketinggalan satu gol terlebih dahulu. Di babak pertama dalam pertandingan perdana dari tur pra-musim bertajuk World Football Challenge ini, kedua tim masih belum bisa memecah kebuntuan, walau pun beberpa peluang berhasil diciptakan kedua tim. Seperti peluang TFC, julukan untuk Toronto, yang diciptakan oleh Ryan Johnson, setelah menerima operan dari kepala Torsten Frings. Namun masih bisa dihalau oleh kiper Liverpool, Bradley Jones, di menit ke-7. Di babak pertama ini kedua tim hanya bisa mempertahankan skor 0-0 hingga wasit meniup peluit tanda usainya babak pertama.

Memasuki babak kedua, permainan menjadi semakin menarik, jual beli serangan dilancarkan kedua tim. Beberapa peluang pun tercipta, namun masih belum bisa mengubah kedudukan. Sampai akhirnya pada menit ke 58, Quincy Amarikwa berhasil memanfaatkan bola muntah dari tendang keras Sergio Camargo yang berhasil ditahan Bradley. 1-0 untuk keunggulan tuan rumah. 10 menit kemudian, tepatnya pada menit ke-58, mimpi Toronto akhirnya pudar, setelah Joe Cole yang berhasil menerobos ke dalam kotak penalti berhasil melakukan tendangan lemah yang hampir diambil oleh pemain belakang Toronto, namun berhasil direbut oleh Adam Morgan, yang menjadikan kedudukan imbang 11. Hingga pertandingan usai, kedua tim tidak dapat mencetak satu gol pin, dan memberikan hasil imbang. Setelah laga ini, Liverpool bakal berhadapan dengan AS Roma pada Rabu (25/7) mendatang, yang masih dalam gelaran pertandingan pra musim yang diadakan oleh Liverpool.(NET)

Jese Rodriguez Dibandrol Rp460 M Madrid-andalas Seminggu yang lalu, setelah digelarnya partai final Euro U-19 di Talin antara Spanyol dan Yunani, telepon genggam Gines Carvajal, agen Jese Rodriguez, winger La Furia Roja muda berdering nyaris tiada henti. Adalah sejumlah klub elite Eropa yang mengontak Carvajal. Tujuannya, meminta keterangan (inquiry) soal kontrak dan gaji pemain muda Real Madrid yang baru berusia 19 tahun itu. Setiap telepon yang datang, selalu dijawab dengan pernyataan yang hampir senada. “Jese menandatangani kontraknya dengan Real tahun lalu dan terikat kontrak sampai Juni 2014. Dalam kontrak kerjanya itu, terselip klausul buy-out sebesar 40 juta euro. Lagipula, Madrid tidak akan menjualnya. Ia tidak tersentuh,” demikian jawaban Carvajal. Sejak memulai debutnya bersama tim inti Madrid di bawah arahan Jose Mourinho dalam tur pramusim tahun lalu, penampilan Jese kian berkembang. Sempat dicantumkan namanya sebagai pemain cadangan di laga Liga Champions melawan Ajax Amsterdam, Jese baru memulai debutnya di ajang Copa del Rey menggantikan Cris-

tiano Ronaldo, 11 Desember 2011. Pada 24 Maret 2012, Jese tampil kali pertama di ajang Liga di laga lawan Real Sociedad. Puncak penampilan Jese tercipta saat membela La Furia Roja muda di ajang Euro U-19 2012. Empat gol dilesakkannya di ajang penyisihan grup, termasuk hattrick saat Spanyol bermain imbang 3-3 dengan Portugal. Gol tunggal Jese mengantarkan Spanyol menjadi juara usai mengalahkan Yunani 10. Seketika, pamornya mulai mencuri perhatian klub-klub besar, seperti Arsenal, Manchester United, dan Manchester City. Terakhir, klub raksasa Portugal, Benfica yang meminta inquiry. Melihat besarnya bandrol Jese, Benfica pun mundur teratur. Meski demikian, menurut sumber di Valdebebas, kamp latihan Madrid, di musim ini, Mourinho belum memberikan kenaikan pangkat kepada Jese. Artinya, Jese bakal tetap bermain bersama Real Madrid Castilla. Di musim depan, jika perkembangannya terbilang menggembirakan, besar kemungkinan Mourinho akan memasukkanya ke dalam barisan tim inti Los Blancos.(NET)

Inter Juara Trofeo TIM

Bari–andalas Inter Milan berhasil menjuarai turnamen mini Trofeo TIM 2012 setelah menaklukkan dua rival abadi mereka, Juventus dan AC Milan di Stadion San Nicola, Bari, Minggu (22/7) dinihari WIB. Turnamen ini hanya diikuti Juventus, Inter Milan, dan AC Milan. Kemenangan akan dihargai dengan nilai 3. Sedangkan jika seri dilakukan adu penalti. Pemenang adu penalti mendapat nilai 2 dan yang kalah mendapat nilai 1. Dengan demikian, Inter dan Juventus samasama mengumpulkan nilai 3. Juara akan ditentukan laga ketiga antara Inter Milan lawan AC Milan. Inter hanya membutuhkan hasil seri untuk menjadi juara. Turnamen mini Trofeo TIM 2012 dibuka dengan laga Inter Milan kontra Juventus. Dalam laga yang hanya berlangsung satu babak atau 45 menit itu, Nerazzurri sukses menaklukkan Bianconeri 1-0 di

Stadion San Nicola, Bari, Minggu (22/7) dinihari WIB. Gol Inter dicetak oleh Philippe Coutinho pada menit ke-12. Gol playmaker asal Brasil itu tak terlepas dari blunder yang dilakukan bek Juve, Lucio, yang notabenenya mantan pemain Inter. Lucio gagal mengantisipasi bola udara di mulut gawang Bianconeri yang dikawal Marco Storari, bola lepas dan Coutinho dengan mudah menceploskan bola. Permainan kedua tim sesungguhnya berjalan seimbang, seperti peluang Juve di menit-menit awal pertandingan yang gagal dimanfaatkan oleh Fabio Quagliarella. Dalam kondisi tertinggal, tim asuhan Antonio Conte ini juga kian giat menggempur pertahanan Inter. Peluang kembali didapat Quagliarella, namun mantan pemain Sampdoria itu lagi-lagi gagal menggetarkan jala gawang Nerazzurri yang dijaga Samir Handanovic.

Hingga peluit laga berakhir, Inter tetap mampu mempertahankan keunggulan 1-0. Usai dibungkam Inter Milan di laga pembuka, Juventus sukses menundukkan AC Milan dengan skor tipis 1-0 di pertandingan kedua turnamen mini Trofeo TIM 2012. Gol satu-satunya Bianconeri dicetak Mirko Vucinic melalui titik putih pada menit ke-30. Rossoneri mengambil inisiatif serangan terlebih dahulu, beberapa peluang yang diapat Kevin PrinceBoateng serta Stephan El Shaarawy tak mampu merobek gawang Bianconeri. Penampilan Storari juga terbilang bagus pada laga kedua ini. Juventus kali ini yang mencoba peruntungan dengan melancarkan serangan ke lini belakang tim polesan Massimiliano Allegri tersebut. Usaha Simone Pepe tak berbuah gol karena dihalangi Mario Yepes. Permukaan lapangan yang kurang baik juga menyebabkan bebe-

rapa pemain dari Juventus dan Milan harus ditarik keluar karena mengalami cedera. Permainan juga kelihatan sulit berkembang dengan baik karena lapangan yang buruk. Baru pada menit ke-30, Vucinic yang dilanggar Traore di kotak terlarang mendapat hadiah penalti. Striker internasional Montenegro itu tak menyia-nyiakan kesempatan saat dipercaya menjadi algojo, sepakan penalti membuat Juve memimpin 1-0. Setelah gol tersebut, Rossoneri berupaya menyamakan kedudukan, tapi selalu menemui jalan buntu karena rapatnya barisan pertahanan Juventus, sehingga Milan harus puas menerima kekalahan di laga kedua. Pada laga terakhir Trofeo TIM 2012, Inter Milan yang di pertandingan pembuka berhasil membungkam Juventus 1-0, kali ini juga meraih hasil maksimal dengan membenamkan AC Milan 2-1. Rossoneri sesungguhnya memimpin lebih dulu lewat Stephan El

SOAL BALLON D’OR, INIESTA JAGOKAN PEMAIN SPANYOL Barcelona–andalas Andres Iniesta punya harapan tersendiri tentang penghargaan Ballon d’Or 2012 nanti. Bintang Barcelona ini berharap, penghargaan Ballon d’Or akan jatuh pada pemain Spanyol, mengingat kemenangan La Roja di ajang Euro 2012 yang lalu. Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi memang masih menjadi favorit untuk memenangkan penghargaan individu bergengsi itu. Namun beberapa bulan belakangan ini, nama-nama lain pun muncul seperti Xavi Hernandez, Iker Casillas, dan Andres Iniesta. “Saya harap, salah satu dari rekan tim saya di Spanyol memenangkan Ballon d’Or. Namun,

setiap orang punya pilihannya sendiri. Jadi, kami hanya bisa menunggu dan melihat hasil akhirnya nanti,” ujar Iniesta, seperti dilansir Goal, Minggu (22/7). Iniesta juga melontarkan pujian atas penampilan mengesankan yang disajikan Spanyol di turnamen bergengsi, beberapa tahun belakangan ini. Performa apik La Roja yang akhirnya mampu mengantarkan kesuksesan bagi negaranya. “Tim ini telah mengukir sejarah dan melegenda. Hal yang paling penting adalah bahwa kami telah membuat masyarakat Spanyol bahagia dan bangga. Kami harap dapat terus menyajikan performa gemilang, seperti saat ini,” tandas pemain 28 tahun ini.(NET)

Barca Torehkan Rekor Profit MUSIM lalu merupakan musim terburuk bagi Barcelona dalam empat tahun terakhir di bawah arahan Pep Guardiola. Los Blaugrana hanya mampu meraih gelar hiburan, Piala Raja atau Copa del Rey. Di kancah La Liga, Barca dikalahkan musuh bebuyutannya Real Madrid. Sementara, di ajang Liga Champions, Lionel Messi dkk tak mampu menembus solidnya Chelsea. Meski demikian, merahnya rapor skuad Guardiola di lapangan hijau tak mengganggu birunya rapor keuangan klub yang dikendalikan Presiden Sandro Rosell. Dalam laporan finansialnya terkait kondisi ekonomi di musim 2011-2012, Barca justru mampu menoreh keuntungan hampir sebesar 49 juta euro atau sekitar Rp 563,5 miliar.

Dilihat dari sisi ekonomi, prestasi Barca di musim lalu menjadi yang terbaik sepanjang sejarah klub. Pendapatan begitu menjulang, mencapai 495 juta euro atau naik 4,5 persen dibanding musim sebelumnya (20102011). Sementara, pengeluaran hanya sebesar 441 juta euro. Catatan tersebut membuat pendapatan Barca jauh melebihi jumlah yang diterima klub-klub elite Eropa lainnya, seperti Manchester United, Chelsea, AC Milan atau Arsenal, hampir 200 juta euro. Selain sukses meraih keuntungan, Los Blaugrana pun berhasil mengurangi besaran utangnya sebesar 30 juta euro, menjadi 335 juta euro. “Kami berhasil meraih keuntungan dengan jumlah sebanyak itu tanpa perlu menjual aset, tanpa reklasifikasi urban, tanpa bantuan pihak ketiga,” tegas Javier Faus, Wakil Presiden Klub.(NET)

Shaarawy pada menit ke-16, namun Nerazzurri membalas melaui Guarin pada menit ke-25 dan bahkan Inter membalikkan keadaan setelah Rodrigo Palacio merobek gawang Pazzagli pada menit ke-34. Dalam kondisi tertinggal, Milan berusaha untuk menyamakan kedudukan agar laga bisa di akhiri dengan adu penalti, tapi pertahanan Inter mampu meredam serangan para pemain Rossoneri, sementara Nerazzurri lebih banyak mengandalkan serangan balik. Hingga sampai wasit meniup peluit panjang tanda laga berakhir, skor tetap 2-1 untuk keunggulan Nerazzurri dan berhak merengkuh Trofeo TIM untuk kedelapan kalinya dalam 12 kali ajang ini digelar. Kemenangan Inter di Trofeo TIM ini juga menjadi yang ketiga secara berturut-turut selama tiga tahun terakhir. Namun, beredar mitos siapa tim yang menjuarai Trofeo TIM akan gagal meraih Scudetto.(NET)

Eto'o Diundang ke Olimpiade 2012 Yaonde-andalas Kendati tidak disertakan dalam skuat Olimpiade 2012, Samuel Eto’o dan Roger Milla tetap akan menghadiri turnamen akbar itu sebagai tamu dari Menteri Olahraga Kamerun Adoum Garoua. Demikian disitat Super Sport. Kehadiran Milla tentu tidak mengejutkan, mengingat dirinya merupakan duta olahraga Kamerun. Namun, keputusan Garoua mengundang Eto’o cukup membuat banyak pihak heran, terlebih menyusul perselisihan antara Eto’o dan pelatih Les Lions Denis Lavagne terkait hukuman delapan bulan yang diterima punggawa Anzhi Makhachkala. Rumor yang beredar, Garoua berharap bisa mendiskusikan peluang mengembalikan Eto’o dalam skuat Kamerun setelah masa hu-

kumannya berakhir, Agustus mendatang. Seperti diketahui, Eto’o mendapat hukuman larangan bertanding selama delapan bulan bersama timnas setelah dirinya menolak tampil dalam laga persahabatan kontra Aljazair, tahun lalu. Namun, hingga kini, Garoua belum menjelaskan secara gamblang mengenai alasannya mengundang Eto’o dan Milla di Olimpiade 2012.(NET)

Manchester United Petik Hasil Imbang Manchester-andalas Manchester United hanya mampu bermain imbang 1-1 atas Ajax Cape Town di pertandingan kedua mereka di Afrika Selatan, Sabtu (21/7) malam WIB. The Red Devils harus berterima kasih pada Bebe yang mencetak gol penyeimbang di menit akhir pertandingan. Di laga kali ini, Sir Alex Ferguson tetap menyelipkan beberapa pemain muda di awal laga, seperti yang ia lakukan di pertandingan versus AmaZulu beberapa hari lalu. Para pemain seperti Ben Amos, Marnick Vermijl, Scott Wootton, dan Tyler Blackett adalah empat pemain belia yang dipasang sejak menit awal. Shinji Kagawa juga mendapat kesempatan bermain sejak awal kali ini. Ia dimainkan untuk mendukung peran Javier Hernandez sebagai striker tunggal. Sementara lima pemain lain yang mengisi starting eleven United adalah Rio Ferdinand, Anderson, Michael Carrick, Paul Scholes, dan Antonio Valencia. Kagawa hampir mencetak gol di menit ke-20. Namun

sepakannya masih tipis dari gawang Ajax Cape Town yang dikawal oleh Sander Westerveld, eks penjaga gawang Liverpool. Ajax mendapat peluang terbaik kala Scholes melakukan blunder dengan salah passing. Kesempatan dimanfaatkan Khama Billiat, namun tendangannya menyamping dari gawang Amos. Kagawa kembali mendapat peluang di menit 61. Menerima bola dari Hernandez, sundulan mantan pemain Borussia Dortmund itu masih tipis menyamping di kiri gawang Westerveld. Fergie lantas memasukkan darah segar dalam diri Dimitar Berbatov, Jesse Lingard, Bebe, Ryan Tunnicliffe, dan pemain anyar, Nick Powell. Namun Ajax yang mampu unggul lebih dulu di menit 86. Adalah Alcardo van Graan yang membawa tuan rumah unggul dan membuat suporter tuan rumah bersorak. Sorak sorai tersebut justru berakhir di masa injury time. Tendangan keras Bebe yang menggantikan posisi Kagawa tak mampu dibendung Westerveld dan memaksa skor berubah menjadi 1-1.(NET)


Senin

OLAHRAGA

23 Juli 2012

harian andalas | Hal.

9

Alonso Juara di GP Jerman Hockenheim-andalas Memulai balapan dari posisi terdepan, Fernando Alonso terus berada di depan sepanjang gelaran GP Jerman. Di Sirkuit Hockenheim, Minggu (22/7) malam WIB, pembalap Ferrari itu meraih kemenangannya ketiganya musim ini. Meski berada di posisi terdepan sejak start, Alonso terus dibayangi Sebastian Vettel di sepanjang balapan. Namun hingga akhirnya menyentuh

garis finis, Alonso tetap bisa berada di depan sang juara dunia. Pertarungan keduanya juga sempat diselingi Jenson Button di 10 lap terakhir. Button bahkan bisa berada di posisi kedua, namun di dua lap terakhir harus rela kembali disalip Vettel dan akhirnya dapat podium ketiga. Ini merupakan kemenangan ketiga Alonso di musim 2012, setelah sebelumnya jadi juara di GP Malaysia dan GP Eropa. Tambahan 25 poin dari

balapan ini mengokohkan posisi jagoan Ferrari itu di posisi teratas dengan 154. Sementara Vettel, yang dapat poin 18 dari balapan ini, masih tertahan di posisi tiga klasemen dengan total meraih 118 angka. Dia kalah dua angka dari Mark Webber, yang dari hasil finis ke delapan kini telah mengoleksi 120 angka. Nasib buruk dialami Lewis Hamilton. Menjalani balapannya yang ke-100 Hamilton gagal menuntaskan

balapan. Dia out di lap 58, setelah sebelumnya mengalami pecah ban di lap ketiga dan terlempar ke luar posisi 20 besar. Finis keempat pada balapan ini adalah Kimi Raikkonen. Sementara Kamui Kobayashi menguntit di urutan lima dan diikuti Sergio Perez di belakangnya. Menggenapi posisi 10 besar di balapan ini adalah Michael Schumacher, Mark Webber, Nico Hulkenberg dan Nico Rosberg.(NET)

MARLBORO REDRUSH CAPAI GARIS FINISH

10 Pemenang Siap Bertemu Tim Ferrari di Italia Medan – andalas Tidak terasa, sudah tiga bulan sejak Marlboro RedRush diluncurkan di Jakarta pada 1 April 2012 lalu, program ini telah mencapai penjurian tahap akhir dan diikuti dengan pengumuman 10 orang pemenang utama. Selama program berlangsung, Marlboro RedRush telah mendapatkan respon sangat luar biasa dari para perokok dewasa. Ini terbukti dari jumlah pendaftar yang mencapai angka lebih dari 93.500 orang di seluruh Indonesia. Setelah melalui beberapa tahap seleksi awal, Marlboro akhirnya mendapatkan 20 orang finalis yang berasal dari seluruh Indonesia dan telah melalui beberapa tes final yang dilakukan pada 11 Juli lalu. Beberapa tes tersebut adalah, medical test, group performance, dan face to face interview yang dilakukan oleh Dionisius Nathaniel selaku Brand Manager Marlboro, Fumicko Rustantra, Direct Communication Manager PT HM Sampoerna Tbk, beserta Alexandra Asmasoebrata, pembalap formula dan karting nasional. “Kami mencari sosok perokok dewasa dengan kepercayaan diri yang tinggi, out going dan menyukai kebebasan serta tantangan sesuai dengan karakter dari Marlboro Red itu sendiri. Malam ini kami telah memilih 10 orang pemenang yang sesuai dengan kriteria ini dan sangat bersemangat untuk memberikan mereka pengalaman yang menantang serta stylish khas Marlboro,” kata Dionisius Nathaniel, selaku Brand Manager Marlboro dalam siaran pers elektroniknya yang diterima koran ini, Sabtu (21/7). Lebih lanjut Dion menambahkan kesepuluh pemenang ini akan terbagi dalam 2 grup yang akan berangkat ke Italia secara terpisah di bulan September dan

foto-foto: andalas/istimewa

DIPAJANGKAN–Dua model berpose di Mobil Ferarri saat dipajangkan di kawasan Balai Kota Medan saat memperkenal program Marloboro RedRush beberapa waktu lalu. Oktober 2012. Para pemenang yang beruntung akan bertemu dengan para pelatih dan tim Ferrari di Parma, BBQ party dan bersenang-senang dengan kegiatan off-track dan on-track di sirkuit Varano, berlatih parkour dengan yamakasi, serta yang paling istimewa memacu adrenalin dengan mengendarai Ferrari F430 dan menjadi co-driver Ferrari F1 three seater dengan kecepatan tinggi.

Sementara itu, Alexandra Asmasoebrata menambahkan program Marlboro RedRush ini tidak hanya seru dan menantang, tapi juga benar-benar eksklusif karena Marlboro mampu memberikan pengalaman yang tidak akan didapatkan di program lain. ‘’Saya yakin kesempatan ini banyak dimimpikan oleh semua pecinta kegiatan yang memacu adrenalin di Indonesia.” tuturnya. Ega Pitna, salah seorang pemenang Marlboro RedRush

asal Medan yang akan ikut berangkat ke Italia mengungkapkan, neberapa games yang ditawarkan di dalam Marlboro RedRush ini sangat memacu adrenalin. Terlebih lagi dengan ketatnya penjurian yang telah dilaluinya. ‘’Akhirnya perjuangan saya selama 3 bulan ini telah membuahkan hasil, Saya tidak sabar untuk berangkat ke Italia, bertemu tim Ferrari dan mendapatkan kesempatan istimewa yang akan memompa adrenalin saya,” ujarnya.(MA)

150 Karateka Kala Hitam Karo Ikuti UKT Tanah Karo-andalas Sebanyak 150 Karateka Perguruan Karate Kala Hitam Tanah Karo melaksanakan ujian kenaikan tingkat (UKT), di halaman Kantor Koramil Tiga Binanga, akhir pekan lalu. Ujian Kenaikan tingkat tersebut diikuti Dojo Jambur Taras Berastagi, Tigan Derket dab Tiga Binanga. Ujian tersebut dipimpin Instruktur Karate Kala Hitam Tanah Karo Jenda Kuidah Sembiring dan Hendra Cipta SPd serta Dewan Penguji utusan PB Perguruan Kala Hitam Herman Susilo, Effendi Mercu,Abdul Aziz ST serta Ariandy Muliawan. Dalam ujian itu, berbagai materi diberikan kepada seluruh peserta yang diawali lari dengan jarak tempuh 5 kilometer dalam cuaca yang sangat terik.

andalas/istimewa

DIABADIKAN–DIABADIKAN-Instruktur Karate Kala Hitam Tanah Karo Jenda Kuidah Sembiring (tengah) didampingi Ketua Ikatan Sabuk Hitam Herman Susilo, Sekretaris Effendi Mercu, Ariandy Muliawan, Hendra Cipta SPd dan Abdul Aziz ST diabadikan pada Ujian Kenaikan Tingkat di Tiga Binanga, Tanah Karo. Puncak ujian yang mendapat aplaus dari masyarakat Tiga Binanga adalah atraksi dari Karateka Senior, memperagakan kebolehan mereka memecahkan benda keras berupa tumpukan batu bata, genteng, serta jiju kumite dengan system Full Body Contact yang digemari masyarakat Karo. Ketua Umum PB Perguruan Kala Hitam HA RonnY Simon dalam sambutannya disampaikan Herman Susilo selaku Ketua Ikatan Sabuk

Hitam menyatakan, Kala Hitam sudah tidak asing lagi di kalangan masyarakat Karo, karena perguruan tersebut sudah eksis lebih dari 30 tahun. Apalagi almarhum Kancho Winta Karna berasal dari Desa Tigan Derket. “Karena itu, semangat berlatih jangan pernah kendur, karena tercatat banyak atlet berprestasi muncul dari Tanah Karo,” katanya sembari mengharapkan agar Kala Hitam dikembangkan terus di daerah ini, sehingga akan

muncul atlet-atlet berprestasi lainnya. Sebelumnya, Komandan Rayon Militer 08 Tiga Binanga Kapten ARM J Samosir sebagai Pembina mengaku bangga dengan semangat karateka Kala Hitam dan akan memberi fasilitas tempat latihan yang layak. Sekaligus mengajak anakanak muda di daerah tersebut dapat berlatih, sehingga terhindar dari perbuatan yang tidak disenangi masyarakat.(RIL/REL)

Skuad Futsal PON Sumut Terancam Tak Diperkuat Pemain Andalan Medan-andalas Skuad Badan Futsal Daerah (BFD) Sumut terancam tidak diperkuat pemain andalan Syahidan Lubis disibukan dengan persiapan Liga Futsal Indonesia dan bisa bergabung dengan tim Pelatihan Daerah (Pelatda) Penuh, Agustus mendatang. Ketua BFD Sumut Rafriandi Nasution menuturkan, telah menyampaikan keluhannya itu ke Badan Futsal Nasional (BFN) untuk mengijinkan Syahidan Lubis kembali ke daerah guna persiapan Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII/2012 di Riau, September mendatang. "Saya sudah menghubungi Wakil Ketua BFN dan Penanggungjawab Timnas, saya sampaikan bahwa Syahidan sekiranya kembali ke Medan Jumat (20/7) kemarin, tapi diijinkan Agustus," ungkap Rafriandi. Rafriandi menambahkan, Saedpanggilan akrab Syahidan, awalnya dipanggil masuk dalam skuad futsal merah putih junior. Performanya yang apik, membuat dirinya kembali dipanggil memperkuat timnas senior pada ajang Piala Asia di Dubai 25 Mei lalu. Hingga akhirnya, Saed tak kembali bergabung bersama tim. "Setelah itu, saya tidak tahu ada atau tidak agenda timnas futsal. Karena satu sisi BFN tidak sampaikan secara tertulis agenda timnas," jelasnya. Rafriandi tidak mau disebut

Joko Driyono: Klub ISL Hormati Etika Jakarta-andalas CEO PT Liga Indonesia, Joko Driyono mengatakan, penolakan klub-klub ISL untuk melepas pemainnya ke Timnas atas panggilan PSSI Djohar Arifin adalah sebagai wujud bagaimana mereka menghormati etika dalam berorganisasi yang harus menjunjung tinggi asas "fairness". "Jika ada kebijakan dari klub ISL yang tidak bisa melepas pemainnya, itu harus dimengerti oleh PSSI Djohar Arifin. Bahwa mereka adalah pengusung PSSI KLB 2012 di Ancol yang telah menunjuk ketua umum baru yakni La Nyalla Mattalitti. Mereka memiliki etika dan respek terhadap upaya yang mereka lakukan sendiri," ujar Joko Driyono di Jakarta, Minggu (22/7). Hal itu dikatakan Joko Driyono ketika dikonfirmasi mengenai kontroversi yang dikembangkan oleh kepengurusan PSSI Djohar Arifin bahwa tidak ada alasan pemain ISL menolak panggilan masuk Timnas seperti yang dikatakan oleh Bernard Limbong baru-baru ini. Joko menjelaskan, tidak ada yang bisa melarang PSSI Djohar untuk membentuk Timnas atau tim apapun. Tapi dalam situasi seperti sekarang ini ada tahap-tahap yang tidak bisa diabaikan begitu saja. Ia mengemukakan, pembentukan Timnas Indonesia tidak bisa dilakukan secara serampangan. Bahwa dalam situasi sepakbola di Tanah Air yang masih diselimuti dualisme asosiasi dan kompetisi, seluruh pihak diminta bisa saling menghargai sehingga kesakralan Timnas dapat terjaga. "Dengan ditandatanganinya Memorandum of Understanding (MoU), tidak serta-merta bisa dianggap bahwa kondisi organisasi ini telah selesai. Ini baru tahap proses awal," kata Joko Driyono yang juga anggota Komite Bersama (Joint Committee/ JC) AFC. Diingatkannya, guna menyelesaikan permasalahan sepakbola di Tanah Air, pihak La Nyalla dan Djohar Arifin telah membuat kesepakatan untuk mencari solusi bersama mengatasi permasalahan lewat Joint Committee PSSI yang dilakukan di hadapan FIFA dan AFC. "Jika mereka tidak melampaui tahap pertama, yaitu mengimplementasikan spirit MoU menjadi bentuk sebuah rekonsiliasi, maka tidak serta merta Timnas yang akan mereka bentuk akan mendapat dukungan dari kubu PSSI KLB 2012," jelas Joko Driyono.(ANT)

Rafriandi Nasution

menganakemaskan Saed didalam tim. Keinginan Saed untuk bergabung dengan anak asuh Alpinus lainnya, dikatakannya agar tidak adanya kesenjangan bagi pemain lain. Baginya semua pemain sama, tidak ada pembedaan satu sama lainnya. "Kita ingin dia bergabung agar tidak ada kesenjangan. Dia harus membela Sumut juga kan, daerah asal dia," tutur Rafriandi. Mantan anggota DPRD Sumut itu menegaskan, tim futsal Sumut tak mau tergantung dengan satu orang saja. Juara tiga yang diperoleh pada ajang Piala Emas, April lalu pencapaian tanpa bantuan Saed dalam tim. Namun, ia mengakui

keberadaan pemain spesialis kiri itu, menambah kekuatan tim mendobrak pertahanan lawan. "Kita tidak ingin tergantung hanya kepada satu orang saja. Meski kita akui juga tim terbantu dengan penyatuan dengan Saed," tandasnya. Rafriandi pun akan melaporkan hal ini ke Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumut, untuk meminta pertanggungjawab BFN agar memulangkan pemain untuk memperkuat daerahnya. "Jika akhir Juli tidak masuk asrama, saya akan laporkan ke KONI," pungkasnya. Sedangkan Syahidan Lubis mengakui, dirinya sedang mengikuti persiapan Liga Pro. Ia yang tergabung dengan tim Electric PLN. "Saya masih di Jakarta untuk persiapan Liga Pro. Agustus nanti baru bisa gabung dengan temanteman," ujarnya. Saed mengakui merasa bersalah dengan keadaan seperti ini. "Dengan kondisi seperti ini, saya serba salah. Karena saya juga ingin main di PON dan bela daerah juga," jelasnya. Dirinya tidak dapat memilih selain mengikuti instruksi untuk persiapan Liga Pro. "Kalau tidak main liga, tidak bisa lagi memperkuat timnas lagi. Dan bukan saya saja yang diijinkan kembali Agustus nanti, semua pemain yang ikut PON boleh di izinkan bulan Agustus," pungkasnya. (YON)

“Tak Ada Kendala Administrasi Penambahan Atlet” Jakarta-andalas Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Mallarangeng mengatakan bahwa tidak ada kendala administrasi apapun terkait dengan penambahan satu atlet cabang olahraga judo, I Putu Wiradamungga Adesta, di Olimpiade London yang akan mulai digelar pada 27 Juli 2012. "Memang waktu untuk mempersiapkannya sangat singkat, karena pemberitahuan juga mendadak, namun tidak ada kendala untuk memberangkatkan dan permasalahan administrasi untuk atlet tersebut," katanya usai melepas kontingen Olimpiade dan buka puasa bersama di Jakarta, Minggu (22/7). Andi mengatakan bahwa terkait permasalahan adminstrasi baik untuk keberangkatan maupun pertandingan di London, tidak akan ada masalah karena Ketua Komite Olimpiade Indonesia, Rita Subowo, dan Ketua Kontingen Olimpiade, Erick Thohir, telah di London dan bisa menyelesaikan permasalahan administrasi apabila memang ada. "Segala persiapan sudah beres, saya harapkan atlet bisa segera berangkat ke London dan diperkirakan akan berangkat pada 25 Juli 2012 besok, " ujar Andi.

Ia juga mengatakan, dengan bertambahnya atlet Indonesia menjadi 22 orang tersebut maka juga akan menambah kekuatan kontingen Olimpiade untuk berburu medali emas. Andi mengatakan, direncanakan Putu yang baru berusia 22 tahun tersebut akan tiba di Jakarta pada Minggu (22/7) malam, dan akan berangkat bersama dengan tim atletik pada Rabu (25/7). Putu dijadwalkan berlaga pada 30 Juli 2012, dan apabila dapat berangkat secepatnya, akan banyak waktu untuk mempersiapkan diri di London. Sebelumnya, ?Panitia Olimpiade London (LOCOG atau London Organizing Comitte Olympic Games) memberi informasi kepada Komite Olimpiade Indonesia (KOI) bahwa?Indonesia mendapat jatah tambahan satu atlet dari cabang olahraga judo untuk berlaga di Olimpiade London 2012."Baru kemarin sore (Jumat waktu London) saya mendapat informasi dari Departemen Of Entry LOCOG yang mengatakan bahwa Indonesia mendapat jatah satu atlet dari cabang olahraga judo," kata Deputi Kontingen Indonesia Ade Lukman, Sabtu (21/7).(ANT)

Rio Haryanto Tempati Posisi Ke-11 Semarang-andalas Pebalap nasional berasal dari Solo, Jawa Tengah, Rio Haryanto, berhasil menempati posisi ke-11 pada race kedua (sprint race) seri kedelapan lomba balap mobil GP2 Series di Hockenheim, Jerman. Juru Bicara Rio Haryanto, Andy Mailangkay, dalam emailnya, Minggu (22/7), menyebutkan, pebalap berusia 19 tahun tersebut mencapai garis finis dengan catatan waktu 41 menit 01,093 detik dari 27 putaran. Rekan satu tim Rio di Marussia Carlin, Max Chilton, gagal menyentuh garis finis akibat insiden yang menimpa pebalap berasal dari Inggris yang mengharuskan yang bersangkutan keluar dari lomba. "Sebenarnya Rio memasuki garis finis pada urutan ke-13, mungkin karena ada pebalap lain yang terkena penalti sehingga posisi Rio naik ke urutan 11," kata Andy Mailangkay. Posisi juara direbut pebalap dari tim Lotus GP James Calado dengan catatan waktu 40 menit 18,134 detik, juara kedua direbut pebalap Belanda Guido Van Der Garde dari tim Caterham Racing dengan catatan waktu 40 menit 26,096 detik. Posisi ketiga direbut F Nasr dari tim DAMS dengan catatan

waktu 40 menit 35,643 detik, sedangkan F Leimer dari Racing Enggineering menempati posisi keempat dengan catatan 40 menit 40,096 detik, dan kelima Esteban Gutierez (Lotus GP) dengan catatan waktu 40 menit 40,487 detik. Rio yang mendapat dukungan penuh dari PT Pertamina (Persero) terus berusaha memperbaiki posisinya setelah mobil safety keluar dan pada putaran keempat mengambil alih posisinya Canamasas untuk naik ke urutan 16. Pada lap ke-10 kembali memanfaatkan kesempatan memperbaiki posisinya dan menyusul Gonzales dan naik ke posisi 15 (dari star pada urutan ke-17). Pada putaran ke-18, Rio dapat mengejar Julian Leal dan memperbaiki catatan waktunya menjadi satu menit 27,262 detik. Pada lima putaran berikutnya, Rio berhasil menempati posisi ke13 dan pada putaran ke-23 Rio mendapat celah sekaligus pertarungan "wheel to wheel" dari Julian dan membuat posisi Rio naik ke urutan 12. Sampai memasuki garis finis, Rio menempati posisi ke-13 meskipun sempat terjadi pertarungan dengan beberapa pebalap termasuk Davide Valsecchi dari tim DAMS.(ANT)


EKONOMI BISNIS

Senin 23 Juli 2012

Pasar Sepi, Omzet Pedagang Merosot Medan-andalas Pemilik toko pakaian She-She Fashion di Pasar Petisah Medan, She She mengaku, pendapatan menurun drastis. "Tahun lalu, sebelum Ramadan biasanya sudah banyak masyarakat yang belanja untuk Lebaran. Sekarang sepi, nggak ada yang belanja, meskipun ada cuma tawar-tawar dengan harga yang tidak sesuai. Omzet kami turun sekitar 50 sampai 70 persen," katanya Minggu (22/7). Penurunan daya beli konsumen lanjutnya, dikarenakan momen puasa kali ini bertepatan dengan masuknya tahun ajaran baru, sehingga masyarakat lebih mementingkan membeli kebutuhan sekolah. "Kita nggak bisa sediakan barang banyak, persediaan dikurangi dan hanya menambah persediaan celana jeans. Untuk stok baju masih seperti biasa," ucapnya. She She biasanya mempekerjakan lebih dari 7 karyawan di tokonya, lantaran sepi, perampingan karyawan juga dilakukan. "Sekarang tinggal 5 pekerja, terkadang lebih banyak pekerja dibanding pembeli. Tahun lalu untuk buka dasar bisa sekitar jam 10-an, sekarang sampai jam 3 sore juga belum buka dasar,” tandasnya. Senada dengan Hasan, pedagang kain di Pusat Pasar Medan. Hasan mengaku, pembelian konsumen menurun hingga 50 persen dikarenakan pengalihan kebutuhan ke sekolah. "Kadang hanya untung sedikit sekitar Rp 5.000 sampai Rp 10 ribu perbarang, barang dilepas ke konsumen. Kita nggak berani jual terlalu mahal, pembeli terkadang nawarnya rendah dan kalau nggak dikasih mereka pergi ke toko yang lain," katanya. Salah satu cara mensiasati kerugian yang lebih besar, lanjutnya, kita berani buat harga obral yang lebih murah dibandingkan toko lain. "Harapannya dengan dibuat harga obral ini, pendapatan bisa naik 20 persen perhari. Mungkin dekat-dekat lebaran nanti baru nampak ramainya, kalau sekarang memang sepi sekali," ujarnya. (SIONG)

SEPI – Suasana toko pakaian di Pasar Petisah Medan yang sepi pembeli, kemarin. Hal ini menyebabkan penurunan omzet pedagang pakaian hingga 70 persen, Minggu (22/7). (andalas/siong)

Medan, akhir pekan lalu. Dia mengungkapkan, setiap menjelang puasa dan hari besar keagamaan biasanya harga kebutuhan pokok, seperti daging, dan ayam potong akan merangkak naik. Kondisi seperti ini akan menjadi bahan pemikiran untuk dicarikan solusinya. Bahkan menurutnya, kondisi tersebut ada pedagang dadakan khususnya pedagang daging dan keberadaan mereka harus tetap terkontrol. Pemeriksaan atas kelayakan daging yang dijual harus dilakukan oleh instansi terkait.

“Dinas terkait seperti Dinas Peternakan dan Kelautan harus mengecek kenormalan daging yang di pasarkan oleh pedagang daging dadakan. Daging yang di pasarkan harus normal dan layak dikonsumsi,” tegasnya. Eldin juga menghimbau para pedagang agar memasarkan daging yang normal dan bersumber dari rumah potong resmi. Begitu juga kepada pemilik sapi, dihimbau agar melakukan pemotongan di Rumah Potong Hewan di Jalan Mabar. “Rumah Potong Hewan yang kita miliki

sudah berstandard internasional dan MUI sudah mengakui itu,” ujar Eldin. Dari peninjauan tersebut, ditemukan ada kenaikan harga sejumlah kebutuhan pokok. Seperti daging sapi import dari Rp 80.000 per kg naik menjadi Rp 85.000 per kg, daging sapi lokal naik menjadi Rp 90.000 per kg, harga ayam potong dari Rp 22.000 per kg naik hingga Rp 27.000 per kg. Sedangkan kebutuhan lainnya seperti, cabai merah dari Rp 20.000 per kg naik menjadi Rp 28.000 per kg, tomat dari Rp 3000 per kg naik

menjadi Rp 4.000 per kg, Ikan Simba Rp 10.000 per kg menjadi Rp 20.000 per kg, Dencis Rp 20.000 per kg menjadi Rp 24.000 per kg, Lembur Kuring Rp 23.000 per kg menjadi Rp 26.000 per kg. Dalam peninjauan tersebut, Wakil Wali Kota Medan turut didampingi Sekda Kota Medan Syaiful Bahri, Kepala Dinas Perindag Syahrizal Arif, Direktur Pengembangan PD Pasar Osman Manalu, Kabag Humas Budi Haryono, dan sejumlah pimpinan SKPD jajaran Pemko Medan. (BEN)

Mahasiswa Politeknik MBP Magang ke Malaysia Medan-andalas Sebanyak 12 mahasiswa semester lima jurusan Bahasa Inggris Politeknik Mandiri Bina Prestasi (MBP) Medan melakukan magang kerja selama empat bulan ke Malaysia. Magang ini diharapkan membentuk jiwa wirausaha mandiri mahasiswa. “Selama magang di Malaysia, mahasiswa juga mendapat uang saku,” ujar Direktur Politeknik MBP Drs Tenang Malem Tarigan MSi, Ak didampingi Pembantu Direktur (Pudir) III Drs Anggiat P Simamora SH, Ketua Jurusan Bahasa Inggris Dra Sempa beru Perangin-angin MHum dan Humas Romanus Sipayung kepada wartawan di kampusnya, Jalan Letjen Jamin Ginting No 285-287 Padang Bulan Medan, Sabtu (21/7). Menurutnya, alumni Politeknik MBP sudah banyak bekerja di berbagai instansi pemerintah maupun swasta dan membuka lapangan kerja. Hingga

kini tercatat jumlah alumni sudah mencapai 628 orang. Dengan proses perkuliahan dilakukan pada pagi dan sore hari, mahasiswa bekerja biasanya mengambil kuliah pada sore hari. Selain perkuliahan di kampus, mahasiswa juga melaksanakan studi tour ke daerah-daerah objek wisata seperti Tuktuk Siandong. Di samping itu selain kompetensi jurusan di bidang bahasa Inggris, setiap mahasiswa juga dibekali dengan kemampuan lain seperti, publik speaking, toefl, typing speed dengan menggunakan komputer dan debat bahasa Inggris. Jurusan Bahasa Inggris Politeknik MBP juga memberikan beasiswa penuh (kuliah tanpa bayar) kepada 7 orang dari 68 orang yang dialokasikan untuk semua jurusan yang ada di Politeknik MBP. Ketua Jurusan Bahasa Inggris Politeknik MBP Sempa beru Perangin-angin menambahkan, dalam rangka pelaksanaan Dies

KETERANGAN – Direktur Politeknik MPB Tenang Malem Tarigan (kiri) didampingi Puidir III Anggiat P Simamora saat menyampaikan keterangan kepada wartawan, Sabtu lalu. (andalas/hamdani) Natalis ke-10 Politeknik MBP pada Agustus mendatang, Himpunan Mahasiswa Jurusan Bahasa Inggris akan mengadakan serangkaian lomba untuk anakanak siswa SMA/SMK. Di antaranya lomba pidato Bahasa

Inggris, debat bahasa Bahasan Inggris dan festival nasyid. Salah seorang penerima beasiswa penuh tahun 2011, Foiman Zega merasa beruntung kuliah di Politeknik MBP, karena selain dibekali dengan

kemampuan bahasa Inggris juga dibekali kemampuan lain seperti kewirausahaan. “Puji Tuhan, sekarang saya sudah bekerja di salah satu bank swasta ternama di Medan sambil tetap kuliah,” tuturnya. (HAM)

INFO FILM

HERMES XXI SUN PALLADIUM BINJAI 12.00-15.15-18.3021.45 HERMES XXI SUN 13.1516.45-20.15 HERMES XXI SUN PALLADIUM THAMRIN BINJAI 12.45-16.15-19.45 PLAZA 13.00-16.30-20.00

10

AXIS Hadirkan Pilihan Eksklusif Layanan Konten Islami Medan-andalas Selama bulan suci Ramadhan operator selular AXIS menambah serangkaian konten Islami spesial. Konten Islami itu berupa pesan harian berupa Tausyiah dari para pemuka agama Islam, beserta tips menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan yang tersedia melalui layanan konten spesial Ramadan AXIS. Daniel Horan, Chief Marketing Officer AXIS mengatakan, sambil menjalankan ibadah di bulan puasa pelanggan AXIS bisa menikmati konten Islami lain berupa cuplikan film Islami, ilmu agama Islam, serta berita Islami guna menambah wawasan dan memperkaya kehidupan spiritual. Selain itu, berbagai aplikasi Islami, seperti wallpaper dan ringtone untuk memeriahkan suasana bulan Ramadan juga bisa diakses melalui UMB *123*6# atau melalui wap portal AXIS Net dengan biaya terjangkau mulai Rp1.000 per konten, bahkan gratis. "Kami memahami bahwa Ramadan adalah bulan yang paling dinanti umat Muslim, tidak hanya untuk mempererat silaturahmi dengan kerabat dan keluarga, namun juga untuk lebih memperbanyak ibadah. Memberi kesempatan pada semua umat Muslim untuk memperkaya kehidupan spiritualnya selama bulan suci Ramadan,” tutur Daniel Horandalam siaran persyang diterima andalas, akhir pekan lalu. Konten Islami spesial Ramadan ini melengkapi penawaran AXIS khusus Ramadan yang sudah diluncurkan sebelumnya dalam program ‘Tangkap Berkah Gratisan Ramadan’. Sepanjang bulan Ramadan ini, pelanggan AXIS juga bisa mempererat silaturahmi dengan dengan menggunakan promo akses layanan internet unlimited dengan kecepatan yang luar biasa, mengirim SMS dan menelepon ke semua nomor AXIS sepuasnya hanya Rp1.000. (SIONG)

Wakil Wali Kota Medan Tinjau Pasar Simpang Limun Medan-andalas Wakil Wali Kota Medan Dzulmi Eldin mengatakan, kenaikan harga bahan pokok setiap kali menjelang hari-hari besar keagamaan seperti yang terjadi saat ini bukan disebabkan pasokan yang kurang. “Kenaikan harga sejumlah bahan pokok bukan dikarenakan pasokannya kurang, tapi karena menjelang puasa kebutuhan masyarakat meningkat dan biasanya harga pun naik,” kata Eldin saat meninjau harga-harga kebutuhan pokok di Pasar Simpang Limun

harian andalas | Hal.

PALLADIUM 12.15-14.25-16.35-18.4520.55 HERMES XXI SUN 13.00-15.10-17.20-19.3021.40

THAMRIN 13.00-15.00-17.00-19.0021.00 PLAZA 12.45-14.35-16.25-18.1520.05 BINJAI 12.30-14.30-16.30-18.3020.30

PLAZA 12.15-15.00-17.45-20.30 HERMES XXI (3D) PALLADIUM( 3 D) 12.30-15.15-18.00-20.45 THAMRIN 12.30-15.1518.00-20.45 BINJAI 17.45-20.30

HERMES XXI THAMRIN 12.15-14.05-15.55-17.4519.35-21.25

PLAZA 12.30-14.20-16.1018.00-19.50 BINJAI 12.15-14.05-15.55

Penjual Makanan Buka Puasa Panen Belawan-andalas Warga yang melakukan puasa menyerbu makanan bukaan yang dijual di pinggir jalan, sehingga penjual makanan bukaan tersebut panen. Pantauan andalas, kemarin, warga yang berpuasa lebih suka membeli makanan yang lembut seperti kue serai sebagai makanan buka puasa dan minuman lengkong. Salah seorang pembeli mengaku bernama Syarifah (45) warga Kelurahan Tangkahan Kecamatan Medan Labuhan saat ditemui di Jalan Rawe Raya ketika membeli berbagai jenis makanan bukaan mengatakan, dibelinya makanan bukaan itu karena belum masak makanan di rumah. Katanya, makan bukaan sebelum taraweh, selanjutnya masak makanan untuk keluarga makanya makanan bukaan dibeli. Membeli bukaan puasa bisa merubah-rubah jenis makanan yang dibeli dan bukan banyak hanya sekedar buka puasa saja karena tidak perlu kenyang. Berbuka puasa itu bukan mengejar makanan, tapi untuk dapat menahan diri dari segala godaan, kalau sudah mampu berpuasa bererti tahan akan segala godaan yang membuat dosa. Membeli bukaan puasa tidak salah, tapi kalau ada waktu dan tenaga sebaiknya dimasak sendiri di rumah karena lebih banyak berkatnya dalam arti tidak memanjakan diri karena berpuasa itu harus kuat dan bukan untuk bermalas-malasan atau lemah. Salah seorang penjual makanan bukaan, Surtini di Jalan Rawe Kelurahan Tangkahan Kecamatan Medan Labuhan mengatakan, dari hari biasa lebih banyak pembeli saat puasa begini dan penghasilannya dua kali lipat dari hari biasa. (DP)

Penyaluran Elpiji 3 Kg Sumut Tinggi Medan-andalas Penyaluran elpiji 3 kg di Sumatera Utara tinggi, sudah melebihi elpiji 12 kg dan 50 kg menyusul tuntasnya konversi minyak tanah ke elpiji itu kecuali untuk daerah Nias. "Penyaluran elpiji 3 kg di Sumut per hari sudah 445 metrik ton (MT), sedangkan jenis 12 kg dan 50 kg yang masih 181 MT per hari," kata Asisten Manager Customer Eksternal Relation PT Pertamina Region I Sonny Mirath, di Medan, Minggu. Penyaluran elpiji 3 kg yang cukup besar itu karena konversi minyak tanah ke elpiji sudah rampung. Kecuali di lima kabupaten di Kepulauan Nias yakni, Nias, Nias Barat, Nias Selatan, Nias Utara, dan Kota Gunung Sitoli, semua kabupaten/kota di Sumut sudah selesai menjalankan konversi elpiji 3 kg dengan total penerima 2.594.163 paket perdana di tahun ini. Konversi elpiji di Sumut itu dimulai sejak tahun 2009, dimana tahap pertama 2009-2011 dibagikan 1.158.000 paket untuk di Medan, Deli Serdang, Binjai, Langkat dan Serdang Bedagai. Sedangkan tahap kedua 2010-2011 ke -11 kabupaten/kota sejumlah 885.914 paket dan disusul tahap III ke 13 kota/kabupaten berjumlah 550.349 paket. Dengan selesainya konversi, kecuali Nias, semua daerah Sumut sudah di "close" minyak tanah bersubsidi, kata Sonny. Menurut dia, jumlah penyaluran elpiji 3 kg itu bisa bertambah banyak, kalau masyarakat tidak lagi menggunakan minyak tanah. "Berdasarkan data, masih ada masyarakat yang menggunakan minyak tanah meski dengan jenis minyak nonsubsidi yang tetap dijual Pertamina," kata Sonny. Berkaitan dengan terus naiknya permintaan elpiji 3 kg, maka Pertamina juga terus meningkatkan produksi dan mengamankan pasokan. Dia menyebutkan, Depot Pangkalan Susu setiap harinya menyalurkan 950 metrik ton elpiji untuk Sumut dan Aceh. Direktur Pemasaran dan Niaga Pertamina, Hanung Budya ketika di Medan, Juni lalu, menyebutkan pelaksanaan konversi elpiji 3 kg untuk di Nias, Sumut dan termasuk di Sumatera Barat belum ada. Pertamina hanya menunggu keputusan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral untuk melaksanakan konversi itu. Meski belum ada keputusan, kata dia, tetapi Pertamina siap-siap meningkatkan produksi elpiji. "Siapa tahu, pelaksanaan di Nias, Sumut, Sumbar, Indragiri Hulu di Riau termasuk di Aceh diminta pemerintah dilaksanakan tahun in juga atau tahun depan, jadi Pertamina sudah siap," katanya. (ANT)


KOMUNITAS

Senin 23 Juli 2012

harian andalas | Hal.

11

Kosek Hanudnas III dan Lanud Soewondo Gelar Donor Darah Medan-andalas Menyambut Peringatan Hari Bakti ke-65 TNI AU, Kosek Hanudnas III dan Lanud Soewondo menggelar kegiatan bakti sosial berupa donor darah yang diikuti personel militer dan PNS Kosek Hanudnas III, Lanud Soewondo, dan Kompi A-BS Paskhasau Medan. Kegiatan ini bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Sumatera Utara, bertempat di aula Silindung Lanud Soewondo, Rabu (18/7). Kegiatan donor darah tersebut diikuti sekitar 200 orang pendonor. Sehari sebelumnya dilaksanakan pembersihan monumen/makam massal korban Hercules TNI AU, Garuda, dan Mandala serta khitanan massal dan pengobatan umum di Kecamatan Beringin Kualanamu, Kabupaten Deli Serdang. Puncak Peringatan Hari Bakti Ke-65 TNI AU akan dilaksanakan pada tanggal 29 Juli 2012 mendatang dengan mengadakan upacara gabungan. Hadir dalam kegiatan donor darah tersebut Asisten Intelijen Kolonel Sus Andy M Taufik, Danlanud Soewondo, Kolonel Pnb A Rasyid Jauhari, Ketua PMI Sumatera Utara Bapak Rachmat Syah, ibu-ibu IKKT PWA Ranting 04-Kosek Hanudnas III serta ibu-ibu PIA Ardhya Garini Cabang 15/D.I Lanud Soewondo. Asintel Kosek Hanudnas III Kolonel Sus Drs Andy M Taufik M Def Stud hadir dalam kegiatan tersebut sekaligus ikut pula dalam menyumbangkan darahnya. “Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh pendonor yang telah mau menyumbangkan darahnya untuk membantu orang-orang yang membutuhkan. Kegiatan ini selain untuk menolong sesama yang membutuhkan darah juga merupakan amal sedekah yang insya Allah mendapat ganjaran pahala dari-Nya,” ucapnya. Diharapkan kegiatan donor darah tersebut dapat dijadikan wujud nyata kepedulian sosial dan rasa solidaritas segenap anggota TNI AU terhadap masyarakat Sumatera Utara dengan membantu ketersediaan cadangan darah segar dan sehat bagi yang membutuhkan melalui Palang Merah Indonesia Sumatera Utara terutama menjelang bulan puasa yang biasanya kekurangan stok darah. (REL/GUS)

andalas/hs poetra

KHAS RAMADAN - Masyarakat mengantre untuk mendapatkan bubur sop pedas khas bulan Ramadan di halaman Masjid Raya Al Mashun, Minggu (22/7). Bubur yang telah menjadi tradisi sejak 50 tahun yang lalu ini menghabiskan 25 kg beras, 10 kg daging sapi, kentang, dan wortel 10 kg. Bahan-bahan tersebut dimasak selama 3 hingga 4 jam, dan disajikan untuk lebih dari 700 piring.

MUI Medan Latih Pedagang Sembelih Ayam Medan-andalas Majelis Ulama Indonesia (MUI) Medan menggelar pelatihan penyembelihan ayam secara Islami di delapan pasar (pajak) di Kota Medan, yakni Suka Ramai, Aksara, P Brayan, Petisah, Peringgan, Simpang Limun, Halat, dan Pasar Bakti (Simpang Halat).

Sejumlah Pasien RS Pirngadi Terharu Dijenguk Sutan Medan-andalas Kehadiran Ketua Komisi VII Sutan Bhatoegana Siregar di RS Pirngadi Medan baru-baru ini membuat sejumlah pasien tak dapat menahan haru. Kedatangan Sutan sebenarnya hendak menjenguk salah seorang anggota keluarganya yang sakit. Namun ketika hendak pulang, sejumlah perawat dan dokter mendaulatanya untuk foto bersama. Mendengar “keributan” itu, sejumlah keluarga pasien pun tak hendak ketinggalan dengan mengundang tokoh yang populer karena sering tampil dalam talk show dan pemberitaan di beberapa stasiun televisi nasional itu untuk singgah menjenguk keluarganya yang sedang terbaring sakit. Seorang wanita boru Siregar, misalnya, tiba-tiba keluar dari ruang perawatan dan meminta Sutan untuk menemui suaminya yang sedang susah payah menyuap makanan. “Yang sabar, ya pak. Semoga lekas sembuh,” sapa Sutan sambil menepuk-nepuk bahu si pasien. Pasien yang semula pucat dan lemas itu, berubah seperti bertenaga dan mengucapkan terima kasih karena tak menyangka dijenguk Sutan yang selama ini hanya dilihatnya melalui layar kaca. Seorang pasien lain yang sedang diinfus dan menggunakan alat bantu pernafasan, yang semula lemas, juga sanggup mengangguk-anggukan kepala dan menatap penuh haru

andalas/ist

MENJENGUK - Katua Komisi VII DPR Sutan Bhatoegana menjenguk salah seorang pasien yang dirawat di RS Pirngadi Medan. ketika Sutan menyapa dan mengusap kepalanya berulang-ulang. Kembali Sutan memberikan dukungan agar pasien tersebut sabar dan lekas sembuh. “Insya Allah jika ibu bersabar, sakit ini akan mengurangi dosa-dosa,” katanya berbicara dalam tataran religi. Kedatangan Sutan ke Medan seperti biasa untuk melakukan sosialisasi sehubungan pencalonannya sebagai Gubernur Sumatera Utara di Pilkada 2013. Sehari sebelumnya, Sutan melaksanakan Salat Jumat di Masjid Raudhatul Muslimin, Medan Kota.

Dia memberikan sejumlah uang sebagai bantuan untuk perbaikan masjid tersebut. Pada Minggu (15/7) pagi, Sutan yang kali ini hadir bersama istri dan dua putrinya, memenuhi undangan Bapqah Sika Medan yang telah menghasilkan ratusan qori dan qori berprestasi di tingkat provinsi dan nasional. Hadir mendampingi Sutan, Pjs Sekretaris Partai Demokrat Kota Medan Ir Bangun Tampubolon Msi dan sejumlah pengurus Partai Demokrat lainnya, termasuk anggota rombongan dari Jakarta. (GUS)

Ketua MUI Medan Prof Dr Mohd Hatta diwakili Sekretaris MUI Medan Drs H Hasan Matsum MA didampingi Ketua Panitia Drs H Amin Husein Nasution MA dan Sekretaris Panitia H Muhammad Basri MA mengatakan, kegiatan ini digelar selama empat hari. Tujuannya untuk memberikan pemahaman kepada para pedagang ayam potong tentang pentingnya makanan yang halal dan baik (halalan thayyiban), dan cara menyembelih ayam yang sesuai dengan syariat Islam. “Dari pelatihan ini diharapkan terwujudnya pemahaman tentang pentingnya makanan yang halalan thayyiban, salah satunya lewat cara menyembelih ayam sesuai dengan syariat Islam,” ujar Hasan.

andalas/ist

MEMBIMBING - Pengurus LPPPPOM MUI Medan saat membimbing karyawan ayam potong cara menyembelih hewan secara Islami, di sebuah pasar di Kota Medan, barubaru ini. Menurutnya, pelatihan diikuti 80 peserta yang terdiri dari pengusaha atau karyawan ayam potong ayam di pasar-pasar di Kota Medan. Sedangkan pemateri pelatihan yakni Ketua dan Sekretaris MUI Medan, Direktur LPPOM MUI Medan Dr Ir H Hasanuddin MS, Staf Ahli LPPOM MUI Drs Fathur Rahman Harun MSi, Wakil Direktur LPPOM MUI Amin Husein

Nasution, dan Sekretaris LPPOM MUI Medan Muhammad Basri. Hasan Matsum yang tampil sebagai pemateri menegaskan, hewan darat yang boleh dimakan adalah dengan menyembelihnya. Hal itu berdasarkan Firman Allah dalam Surat Al Maidah ayat 3 yang artinya, “Diharamkan bagimu memakan bangkai, darah, daging babi, (daging hewan) yang disembelih atas nama selain Allah.” (HAM)

SANTUNAN Chairuman ketika menyerahkan santunan kepada anak yatim piatu di Mandala By Pass, Jumat (20/ 7). Pada acara itu juga digelar Gebyar Nada dan Dakwah. andalas/ist

Chairuman Santuni Anak Yatim Medan-andalas Bakal Calon (Balon) Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) dari Partai Golkar Dr H Chairuman Harahap SH MH menyambut Ramadan dengan menyantuni anak yatim piatu dan menggelar Gebyar Nada dan Dakwah di Jalan Mandala By Pass Medan, Jumat (20/1) sore hingga malam. Wajah puluhan anak yatim piatu pada hari itu tampak sumringah. Mereka kelihatan merasa bahagia menerima bingkisan dari Anggota Komisi VI DPR RI ini. Para anak yatim piatu menerima paket berupa sembako, bekal untuk santap sahur dan berbuka di saat Ramadan. Pada malam harinya para anak yatim piatu juga dihibur dengan Gebyar Nada dan Dakwah. Acara kali ini diisi tausiyah Ustaz Abdul Latief Khan, juga dihadiri unsur Pengurus MUI Kota Medan, Pemko Medan, para ulama, dan tokoh

masyarakat. Ratusan masyarakat juga hadir dalam acara tersebut. Dalam sambutannya Chairuman mengatakan, dia merasa orang yang paling bahagia dan gembira karena berada di tengah anak yatim piatu dan masyarakat Mandala yang menyambutnya dengan sangat baik. Dalam kesempatan itu, Chairuman juga mengingatkan pesan Nabi Muhammad Saw yang artinya “Barang siapa yang hari ini lebih buruk dari hari kemarin, maka sungguh dia telah celaka; Barang siapa yang hari ini sama saja dengan kemarin maka dia telah merugi; Barang siapa yang hari ini lebih baik dari kemarin, maka dialah orang yang beruntung.” Menurut Chairuman, pesan Nabi Besar Muhammad Saw itu, setidaknya memberikan inspirasi terhadap tiga hal. “Pertama, marilah kita bertekad untuk menjadi-

kan kualitas amal dan ibadah kita pada bulan Ramadan nanti lebih baik dari yang lalu sehingga kita termasuk golongan orang yang beruntung,” katanya. Kedua, kata Chairuman, mengajak umat Islam menjadikan momentum Ramadan untuk berbenah agar kualitas kepribadian menjadi lebih baik pasca-Ramadan. Dan ketiga, mengajak masyarakat untuk bertekad memanfaatkan momentum Ramadan untuk saling berbagi, saling peduli, membenahi berbagi aspek kehidupan beragama dan bermasyarakat. “Momentum Ramadan mengajarkan menahan diri dari kemewahan pada satu sisi dan memperbanyak berderma (bersedekah) pada sisi lain. Ini adalah suatu ajaran yang sangat efektif untuk dijadikan sebagai counter terhadap bahaya individualisme dan materialisme,” katanya. (HAM)


Senin 23 Juli 2012

Meningkat, Jumlah Pejabat Korup di Pemkab Batu Bara Batu Bara-andalas Kabupaten Batu Bara merupakan daerah pemekaran dari Kabupaten Asahan, dan bisa disebut sebagai salah satu kabupaten termuda di Sumut. Namun, dalam hal kepiawaian menguras uang negara, ternyata para pejabat di kabupaten termuda ini, tidak kalah hebat dibanding kabupaten/ kota lainnya. Terbukti, sejumlah pejabat Pemkab Batu Bara sudah dijatuhi vonis, karena terlibat korupsi. Di antaranya kasus korupsi terkait raibnya sebesar Rp 80 miliar dana Pemkab Batu Bara yang didepositokan di Bank Mega Jababeka. Terkait kasus tersebut, mantan Kepala Dinas Pendapatan Batu Bara, Yosraoke dan Bendahara Pemkab Fadil Kurniawan, yang dinilai bertanggung jawab memindahkan dana Pemkab Batu Bara dari Bank Sumut Lima Puluh ke Bank Mega Jababeka, telah divonis bersalah oleh Pengadilan Tipikor di Jakarta, belum lama ini. Beberapa saat setelah kedua pejabat Pemkab tersebut dipidana. Pemkab Batu Bara memutar video persidangan Pengadilan Tipikor Jakarta di gedung DPRD Batu Bara. Para pimpinan SKPD, Camat, Lurah, Kades serta tokoh masyarakat pun diundang untuk menyaksikan rekaman liputan persidangan Yosraoke dan Fadil Kurniawan tersebut. Pemutaran rekaman persidangan terkait dua oknum pejabat Pemkab Batu Bara dipidana karena korupsi dan diputar di gedung DPRD Batu Bara, mungkin baru pertama kali dilakukan di Indonesia. Kini, di Kabupaten Batu Bara merebak lagi aroma korupsi, yang diduga dilakukan oknum mantan Kepala Dinas Pendidikan, TMS senilai Rp 33 miliar tahun anggaran 2011. Setelah dicopot dari jabatannya sebagai Kadisdik Batu Bara, kini TMS ditempatkan sebagai Staf Ahli di Bagian Perekonomian Pemkab. Adalah Direktur Eksekutif Forum Monitoring Transparansi Anggaran Sumatera Utara (Formitra Sumut) Arsyad Nainggolan, warga Batu Bara yang telah menyampaikan laporan ke Polres Asahan, terkait dugaan korupsi Kadisdik Batu Bara yang kala itu dipimpin TMS. Kasus dugaan korupsi bidang pendidikan di Kabupaten Batu Bara tersebut, kini telah menjadi konsumsi serta pembicaraan hangat di kalangan masyarakat Kabupaten Batu Bara. Karenanya, masyarakat di daerah itu menunggu kinerja dan keseriusan Polres Asahan untuk menangani sekaligus menuntaskan kasus tersebut. (SUSI)

Pembangunan dan Kerukunan Masyarakat di Palas Berjalan Baik Sibuhuan-andalas Plt Bupati Padang Lawas (Palas), H Ali Sutan Harahap menyebutkan, sejak dua bulan masa kepemimpinannya saat ini proses pelaksanaan pembangunan dan kerukunan masyarakat di Kabupaten Palas berjalan cukup baik dan harmonis. Untuk itu, Ali Sutan berharap kondisi tersebut senantiasa dijaga dan ditingkatkan, demi kelangsungan pemerintahan dan kesejahteraan masyarakat di Palas. Hal itu dikemukakan Ali Sutan Harahap saat menerima kunjungan kerja (Kunker) Tim VI DPRDSU ke Kabupaten Palas, di Sibuhuan, kemarin. Rombongan Tim VI Kunker DPRDSU dipimpin Wakil Ketua dan Sekretaris Tim, Drs H Jamaluddin Hasibuan dan H Mulkan Ritonga didampingi sejumlah anggota di antaranya A Nasution dan Drs Pasiruddin Daulay. "Untuk itu, saya juga sangat berharap anggota dewan turut membantu proses dan pelaksanaan pembangunan serta keharmonisan dan kerukunan masyarakat di Kabupaten Palas. Apalagi diusia kabupaten kami saat ini yang masih sangat memerlukan dukungan dari seluruh lapisan masyarajat di Sumut," katanya. Sementara Wakil Ketua Tim VI Kunker DPRDSU, Jamaluddin Hasibuan mengatakan, kunjungannya ke Kabupaten Palas semata-mata untuk meninjau realisasi alokasi proyek bersumber dari dana APBD Sumut tahun 2011. Dia berharap, pelaksanaan proyek di Kabupaten Palas yang didanai oleh APBD Sumut benarbenar terlaksana dengan baik dan bermanfaat bagi kehidupan masyarakat. Sebab, kata Jamaluddin, jika seluruh proyek dan program pemerintah dilaksanakan dan sesuai keinginan masyarakat maka diyakini pemerintahan di Kabupaten Palas akan berjalan dengan baik. "Saya yakin Kabupaten Palas akan berjalan dengan baik untuk kemakmuran dan kesejahteraan masyarakatnya. Untuk itu, saya mengajak para pimpinan SKPD agar benar-benar turut membantu seluruh tugas bupati demi peningkatan kesejahteraan rakyat," katanya. (EP)

SUMATERA UTARA

harian andalas | Hal.

12

Proyek Padat Karya Air Joman Baru, Terindikasi Korup Air Joman-andalas Proyek padat karya yang dikelola Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Asahan, berlokasi di Desa Air Joman Baru, Kecamatan Air Joman Kabupaten Asahan, terindikasi korup. Dari hasil investigasi dilakukan andalas, kemarin, terlihat tidak terdapat papan proyek dan sistem kerjanya terkesan asal jadi. Batu padas hanya diserakkan begitu saja tanpa dilapisi tanah timbun. Tak heran, masyarakat setempat pun bingung, mengapa pekerjaan dilakukan asal jadi. Sejak bulan Juli 2012, pekerjaan tidak berlanjut lagi dan dibiarkan terlantar. Batu padas tidak digilas, sehingga sulit untuk dilalui sepeda motor. Riswanto, penduduk setempat kepada andalas mengatakan, proyek tersebut tidak bermanfaat bagi pen-

duduk setempat. Ban sepeda motor berulang kali bocor saat melewati jalan ini. "Kami siap untuk membubuhkan tanda tangan ditujukan ke Bupati Asahan tentang keberatan kami kenapa proyek padat karya ini belum selesai, sudah dihentikan pengerjaannya," katanya. Yang lebih disesalkan, dana proyek tersebut mencapai Rp 150 juta, dengan ketentuan jalan yang dikerjakan sepanjang 448 meter dengan lebar 2,5 meter. Namun, kenyataan di lapangan hanya dikerjakan sekitar 400 meter saja. Sisanya telantar dan ditinggalkan begitu saja. Terpisah, Kepala Desa Air Joman Baru Kecamatan Air Joman, Kabupaten Asahan, Katimo saat dikonfirmasi andalas, Minggu (22/7), membenarkan dana proyek terse-

but sebesar Rp 150 juta. Dengan ketentuan spesifikasi panjang jalan yang harus dibangun 448 meter dengan lebar 2,5 meter yang dikelola Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Asahan. Katimo menambahkan, dirinya tidak mengetahui siapa yang bertanggung jawab terhadap penyelesaian pembangunan proyek tersebut. Dia hanya mengetahui seorang pegawai Dinas Tenaga Kerja Asahan, sering turun ke lapangan bernama Mino. "Dana yang disediakan sebesar Rp 150 juta, namun hanya Rp 80 juta saja yang dialokasikan untuk pengerjaan proyek tersebut. Sisanya, biasalah ditelan oleh mereka," katanya, sembari menyebutkan dirinya juga akan membuat aduan ke bupati, bahwa proyek tersebut dalam keadaan telantar. (FN)

andalas/faisal nasution

TEL ANT AR - Proyek Padat karya di Desa Air Joman Baru, dikerjakan asal jadi dan dibiarTELANT ANTAR kan dalam keadaan telantar.

Usut, Dugaan Penyalahgunaan Dana KCC Rp 1 Miliar Berastagi-andalas Dugaan korupsi penyalahgunaan aliran dana pengembangan Lembaga Pendidikan Non Formal 'Karo Community College' (KCC) sebesar Rp 1 miliar, yang anggarannya ditampung di APBD Karo tahun 2009 dan tahun 2010, akhirnya mendapat reaksi dari berbagai elemen masyarakat Karo. Kapolres Tanah Karo, AKBP Marcelino Sampouw diminta bertindak tegas serta mengusut sampai tuntas secara transparan. Mantan Ketua Komisi A DPRD Karo, Jhon Andreas Purba kepada wartawan, Minggu (22/7) di Berastagi meminta, Kapolres Tanah Karo segera mengusut kasus dugaan penyalahgunaan anggaran KCC senilai Rp 1 M, yang ditampung pada APBD

Karo Tahun Anggaran 2009 senilai Rp 450 juta, berdasarkan hasil audit Inspektorat Kabupaten Karo ditemukan berbagai kejanggalan yang patut dijadikan sebagai temuan awal bagi aparat penegak hukum. Dibeberkannya, penggunaan anggaran fiktif pada dokumen Surat Perintah Jalan (SPJ), senilai Rp 77 juta. Sedangkan pada APBD Karo tahun 2010, ditemukan penyalahgunaan penggunaan anggaran senilai Rp 99 juta, untuk pengadaan barang berupa komputer, laptop, dan meubiler. Dari hasil pengauditan/pemeriksaan, barangbarang tersebut tidak ada. Artinya, penggunaan dana subsidi KCC yang berasal dari APBD Kabupaten Karo ditemukan tidak dilaksanakan sesuai ketentuan. Diminta ataupun tidak diminta, Itu sudah patut dan layak diusut Kapolres Tanah Karo hingga tuntas, apalagi sudah terekspos di berbagai media

massa sehingga hak publik sekarang mempertanyakannya sejauh mana sudah penyelidikannya dan siapa saja yang terlibat dalam kasus dugaan korupsi tersebut. "Jadi ke depan tidak menjadi preseden buruk dalam penegakan hukum di daerah ini,” ujar mantan anggota DPRD Karo periode 1999-2004 itu. Lebih jauh dikatakannya, seperakpun uang yang berasal dari APBD harus dapat dipertanggungjawabkan pengguna dan pengelola anggaran. Sementara dana subsidi KCC sudah jelas-jelas terjadi penyimpangan berdasarkan temuan Inspektorat Kabupaten Karo. Untuk itu, pihak Polres Karo diminta mengusut sampai tuntas secara transparan dengan tetap mengedepankan azas praduga tidak bersalah. “Apalagi pihak penyidik Polres Karo sudah memintai keterangan Sekdakab Karo, Ir Makmur Ginting, Msi beberapa hari kemarin, terkait dana

subsidi KCC yang mendapat “aliran dana” dari APBD Karo TA 2009 dan 2010,” jelas Jhon Andreas Purba, yang juga Ketua Forum Kader Perjuangan Karo (FKPK) Kabupaten Karo masa bhakti 2011-2014 itu. Sementara, praktisi hukum dari Universitas Quality Berastagi, Roy Belanta Sembiring SH mengatakan, aparat penegak hukum dari kepolisian maupun kejaksaan agar mengoptimalkan kinerjanya dalam pemberantasan kasus dugaan korupsi. "Pihak Kepolisian diminta bertindak tegas dan profesional, sehingga kedepan ada efek jera bagi siapa saja yang melakukan penyalahgunaan anggaran," ujarnya. Sebelumnya, Kabag Humas Polres Karo AKP Sayuti Malik ketika dimintai keterangan menyebutkan, bahwa Setdakab Karo dimintai keterangan (klarifikasi) sehubungan penggunaan APBD Karo untuk Karo Community College (KCC) di era Bupati Karo Drs DD

Sinulingga. Ketika ditanyakan siapa saja yang terlibat dalam dugaan kasus korupsi penyalahgunaan anggaran subsidi tersebut, Sayuti mengaku belum mengetahui secara pasti. Sayangnya, Setdakab Karo Ir Makmur Ginting MSi ketika dikonfirmasi melalui telepon selulernya tidak menjawab. Terdengar suara tersambung dengan nomor yang dituju, namun tidak diangkat. Bahkan ketika dikirim pesan singkat, hingga berita ini dikirim ke redaksi tidak ada jawaban. Untuk sekadar diketahui, bahwa Karo Community College (KCC) telah diadakan penandatanganan perjanjian kerjasama (MoU) dan surat keputusan bersama antara Bupati Karo (saat itu), Drs DD Sinulingga dengan Rektor Universitas Kristen Maranatha, Bandung, Prof Dr Ir H Septoratno DEA (Selasa, 21 April 2009) lalu, di kampus Universitas Kristen Maranatha, Bandung. (RTA)

Pemkab Deli Serdang Beri Sembako kepada Petugas Kebersihan Lubuk Pakam-andalas Pemerintah Kabupaten Deli serdang mengapresiasi kinerja “Pasukan Biru” (gelar bagi Petugas kebersihan-red) yang memiliki andil besar dalam menata dan menjaga kebersihan kota Lubuk Pakam. Berkat kerja keras dan kesungguhan para pasukan biru, kota kecil Lubuk Pakam berhasil meraih penghargaan piala Adipura dari Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono, diterima Bupati Deli Serdang Drs H Amri Tambunan. Atas semua kerja nyata pasukan biru yang menorehkan Piala Adipura untu keenam kalinya Bupati Deli Serdang melalui sekdakab, memberikan tali asih berupa sembako kepada 188 petugas kebersihan yang digelar di Aula PKK Kecamatan Lubuk Pakam, kemarin. Sekdakab Drs H Azwar S MSi didampingi Camat Lubuk

Pakam Drs H Citra Efendi Capah MSp menyampaikan terima kasih kepada seluruh petugas kebersihan yang telah bersama masyarakat Lubuk Pakam sebagai pemilik andil besar dalam menjaga kebersihan dan menata kota lubuk pakam hingga dapat mempertahankan Adipura tetap bertengger di Kota Lubuk Pakam. Dikatakan, walau kini telah memasuki bulan puasa, sebagai hamba Allah yang punya tugas dan tingkatan jabatan yang berbeda, diharapkan tidak mengendorkan semangat bekerja untuk menjalankan tugas, kita bekerja terus. Terlebih kepada petugas kebersihan yang tergolong pekerjaan mulia ini sesungguhnya agama telah mengajarkan mewujudkan kebersihan adalah sebahagian dari iman. (TH)

SEMBAKO - Sekdakab Deli Serdang Azwar S MSi, usai memberikan sembako menyalami para petugas kebersihan.


SUMATERA UTARA

Senin 23 Juli 2012

harian andalas | Hal.

13

Hulman Sitorus SE : Semua Anak Harus Diberi Perlindungan Pematang Siantar-andalas Anak adalah harta paling berharga. Bagi sebuah keluarga, anak akan menjadi penerus darah keturunan dan tulang punggung ekonomi keluarga. Kepada anak pula, nilai-nilai moral dan kebaikan seseorang akan diwariskan untuk dilanggengkan. Tak beda dengan keluarga, bagi sebuah bangsa anakanak adalah segalanya. Mereka bakal menjadi generasi yang menentukan arah, kemajuan, kekuatan, bahkan keberadaan sebuah bangsa di muka bumi ini. "Menyadari betapa penting peran anak, diminta kepada seluruh masyarakat khususnya masyarakat Pematang Siantar, agar dapat memberikan yang terbaik bagi anak," kata Wali Kota Hulman Sitorus SE, saat membuka sosialisasi pencanangan dan pengembangan Kota Layak Anak se-Kota Pematang Siantar tahun 2012, kemarin. Wali Kota Hulman Sitorus menjelaskan, perlindungan merupakan hak asasi yang harus diberikan kepada semua anak, tanpa diskriminasi. “Undang-Undang Perlindungan Anak dan berbagi komitmen internasional, seperti konvensi hak anak atau convention on the right of

the child, inisiatif Kota Layak Anak atau child friendly cities initiative, dan perwujudan dunia yang layak bagi anak atau a world fit for children, tidak menolerir semua bentuk kekerasan terhadap anak, dan memastikan tersedia sumber daya yang cukup bagi masa depan mereka," katanya. Dikatakan, untuk menyusun kebijakan perlindungan anak yang holistik tersebut, perlu dikembangkan berbagai model pendekatan strategi pembangunan sesuai dengan karakteristik permasalahan anak. Karena itu, pengembangan Kota Layak Anak (KLA), merupakan salah satu terobosan untuk mengintegrasikan komitmen dan sumberdaya pembangunan dalam rangka memenuhi hak anak, melindungi dari tindak kekerasan, pelecahan, eksploitasi dan dikriminasi, serta untuk mengembangkan partisipasi anak dalam pembangunan. Ditambahkan, dengan dilaksanakannya pencanangan dan pengembangan Kota Layak Anak ini, diharapkan dapat meningkatkan pemahaman para pemangku kepentingan yang terlibat dalam upaya mempercepat terwujudnya Kota

Soal Suap Menyuap Rp 300 Juta, GMPK Minta Diusut Tanah Karo-andalas Terjadinya perpecahan di tubuh Gerakan Masyarakat Peduli Karo (GMPK), terkait adanya isu suap menyuap sebesar Rp 300 juta yang mengalir kepada GMPK dibantah keras oleh Janerba Sebayang perwakilan GMPK, Minggu (22/7) di Kabanjahe. Mmang benar ada berita terbit di salah satu media cetak yang menyatakan oknum GMPK, AS (40) diisukan ada menerima suap dari SG, sebesar Rp 300 juta. Terkait isu itu, GMPK yang saat ini terdiri dari enam LSM yaitu LSM LIRA, Jaringan Nusantara, LABPI, Penyelamat Nusantara, GEMPITA dan TOPPAN-RI sudah mengadakan rapat tertutup, Sabtu (21/7) menyikapi isu aliran dana sebesar Rp 300 juta tersebut,”ungkap Janerba. Dikatakan, awalnya GMPK itu terbentuk sebanyak 10 LSM, tapi saat ini tinggal enam LSM yang bertahan. Keluarnya empat LSM tersebut bukan karena isu Rp 300 juta, melainkan karena ke empat LSM itu sendiri yang menyatakan mengundurkan diri. Berhubung ada isu suap menyuap, kata Janerba, pihaknya berharap kepada Polres Tanah Karo untuk segera menyelidiki kebenaran aliran dana sebesar Rp 300 juta itu. (NT)

Layak Anak di Kota Pematang Siantar, juga diharapkan kepada semua pihak dapat menyamakan persepsi tentang Kota Layak Anak di Kota Pematang Siantar, sehingga dalam pelaksanaannya bisa berintegrasi dalam pembangunan, dan adanya komitmen dari semua pihak untuk memenuhi hak-hak anak. Sebelumnya Kepala BP2KB Kota Pematang Siantar Drg Rumondang Sinaga MARS melaporkan, dilaksanakannya kegiatan sosialisasi pencanangan dan pengembangan Kota Layak Anak ini bertema, bersama membangun komitmen guna mewujudkan Kota Pematang Siantar sebagai Kota Layak Anak yang Mantap, Maju dan Jaya. Bertujuan untuk meningkatkan kepedulian konkrit aparat masyarakat dan dunia usaha untuk menjamin pemenuhan hak-hak anak. Sosialisasi dihadiri Kepala Biro PP Anak dan KB Provinsi Sumatera Utara Drg Iis Faizah Hanum MKes, Kabag Perlindungan dan Kesejahteraan Anak Biro PPAKB Provsu Ir Ahmad Sofyan, Kapolres diwakili Kompol Muslim, Wakil Ketua Pengadilan, dan Ketua Dharma Wanita Persatuan Pematang Siantar. (LN)

KO KOTTA ANAK - Wali Kota Hulman Sitorus diabadikan bersama anak-anak usai sosialisasi pencanangan kota layak anak di Pematang Siantar.

Berbiaya Miliaran Rupiah

Kualitas Proyek Jalan Provinsi di Asahan Mengecewakan CA CACC AT MUTU Proyek Peningkatan jalan Provinsi di Kelurahan Sei Renggas Kecamatan Kisaran Barat Asahan dengan dana miliaran terindikasi cacat mutu.

Sarang Burung Walet Disasar Kawanan Pencuri Tanjung Tiram-andalas Gedung sarang burung walet di Jalan Tengar Desa Pahawan, Kecamatan Tanjung Tiram dipanjat pencuri, dinihari kemarin. Tali yang terpasang memanjang ke bawah gedung sontak menjadi tontonan hangat masyarakat sekitar maupun para pengguna lalu lintas, sehingga sempat membuat ruas jalan setempat macet total. Ado apo (ada kejadian apa-red) tanya andalas kepada warga setempat pada keramaian warga, yang menyaksikan tali yang masih tergantung di gedung sarang burung walet di Jalan Tengar Desa Pahlawan, Minggu (22/7). Menurut informasi dihimpun andalas, peristiwa panjat gedung sarang burung walet itu sudah beberapa kali dilakukan para pencuri. Diduga karena sulitnya membobol pintu beton untuk menerobos masuk ke dalam ruangan, sehingga gedung itu selama lebih kurang dua minggu terus menjadi sasaran pencuri. Menurut keterangan, aksi panjat gedung yang lokasinya persis berada di dekat Pos Polisi Tanjung Tiram itu memang dilakukan dengan cara luar biasa. Sebab, gedung yang demikian tinggi masih bisa dipanjat.Anehnya, diakui sulit untuk melontarkan tali panjatan ke atas gedung itu. Apalagi sampai untuk mengikatkan tali itu di atas, agar dapat dipanjat secara berlahanlahan. Apalagi kejadiannya siang hari, sungguh luar biasa," kata warga.' (ZN)

andalas/hamdan rangkuti

Kisaran-andalas Proyek peningkatan jalan provinsi jurusan batas Kabupaten Simalungun dengan Kisaran di Kabupaten Asahan dengan biaya sebesar Rp 5 miliar lebih, terindikasi cacat mutu. Pantauan andalas di lapangan, Minggu (22/7), proyek dengan sumber dana APBD Provinsi Sumatera Utara Tahun 2012 selain dikerjakan tanpa pengawasan oleh pihak PU Bina Marga Tanjung Balai sebagai pemilik pekerjaan. Penggunaan atau pemakaian material diduga tidak sesuai bestek. Terkesan proyek yang juga diduga tidak memakai uji kelayakan yang selama ini merupakan persyaratan dalam mengerjakan proyek peningkatan di PU Bina Marga. Akibatnya, proyek yang dikerjakannya, hasilnya terkesan cacat mutu

alias tidak sesuai dengan harapan semula. Dari hasil pantauan tersebut juga diketahui, penggunaan material berupa batu padas juga dinilai tidak sesuai bestek. Pasalnya, rekanan (PT Supra Kasih) sebagai penyedia jasa dari PU Bina Marga tersebut memakai batu padas muda, campuran material semen dan pasir. Hal ini juga diduga tidak sesuai bestek seperti terlihat saat para pekerja dari rekanan menyusun padas dilapisi semen dengan campuran yang tidak standar. Sehingga hasil dari pekerjaan yang dilaksanakan para rekanan terlihat sangat rapuh. Tidak memiliki ketahanan dan dapat dipastikan turap tersebut hanya bertahan dalam hitungan minggu seperti yang terjadi pada proyek peningkatan jalan yang ada di daerah Pulau Raja Kecamatan Pulau Rakyat, Asahan. Sofyan SE (52), salah seorang warga berdomisili di Kelurahan Sei Rengas, Kecamatan Kisaran Barat Asahan, yang setiap hari melintasi

jalan tersebut, sangat menyayangkan proyek peningkatan jalan berbiaya miliaran tersebut tanpa disertai adanya pengawasan. Alhasil, pihak rekanan dari PU Bina Marga tersebut semau gue dalam mengerjakan proyek yang didanai uang rakyat tersebut. "Beginilah jadinya kalau proyek hanya mengejar keuntungan tanpa memikirkan kualitas dari pekerjaan tersebut," katanya. Karenanya, dia meminta pemerintah untuk pro aktif mengawasi pekerjaan tersebut agar pihak rekanan bekerja tidak semau gue."PU Bina Marga sebaiknya segera memblack-list para rekanan yang nakal tersebut,” pinta Sofyan. Sementara, PPK (pejabat pembuat komitmen) PU Bina Marga Tanjung Balai, Mohammad Salim hingga berita ini dimuat, belum berhasil dikonfirmasi terkait hasil pekerjaan pihak rekanan yang dinilai tidak sesuai bestek sehingga menghasilkan pekerjaan terindikasi cacat mutu. (FAS)

RAPI Wilayah 10 Tanah Karo Gelar Rapat PAW Kabanjahe-andalas Guna melancarkan roda organisasi Radio Antara Penduduk Indonesia (RAPI) wilayah 10 Tanah Karo, Jumat (20/7) unsur pengurus sejumlah 21 personil menggelar rapat pengurus antar waktu (PAW) masa kerja 2010-2013 di kantor sekretariat Hanura Jalan UKA gang Gagak No.5 Kabanjahe. Menurut Ketua RAPI Tanah Karo, Amri Ginting, SH (JZ 02.10.JBL) didampingi Wakil Ketua Pengamat Sembiring, SE, (JZ.02.10.JJY) Wakil Sekretaris Alar Karo-Karo (JZ.02.10.JAK) dan Bendahara Aceh Silalahi (JZ.02.10.JAS) kepada wartawan usai gelar rapat PAW menyebutkan, rapat PAW di gelar karena ada beberapa jabatan kepengurusan yang perlu diganti dan diisi kekosongnya untuk mengefektifkan, menjalankan dan memajukan roda organisasi RAPI khususnya di Kabupaten Karo menjadi lebih baik ke depannya sehingga dapat dirasakan keberadaanya di tengah masyarakat Karo. Mengenai undangan rapat terhadap pengurus dan anggota RAPI regen 10 telah diumumkan melalui pancar ulang RAPI frekwensi 14.132,5+1000 sejak Sabtu (14/7) hingga Kamis (19/7) malam, tidak ketinggalan pula melalui surat undangan yang dilayangkan kepada sesama anggota No.013/VI/10/RAPI/2012 tanggal 12 Juli 2012 tentang undangan rapat RAPI Tanah Karo. Selain itu, kata JJY, desakan anggota RAPI Tanah Karo yang merasa organisasi fakum sebab pengurus inti dalam organisasi seperti sekretaris (Chici Ardy JZ.02.10 JEK) tidak aktif mengurus organisasi. Untuk itu, perlu kiranya dilakukan rapat PAW dengan dasar hukum AD/ART organisasi RAPI BAB X pasal 37. Berdasarkan rapat Jumat (20/7), dirumuskan bahwa Pembina Bupati Karo, Kapolres Tanah Karo, Dandim 0205/T.Karo, Dewan Pertimbangan dan Penasehat Siti Aminah Br Peranginangin, Aceh Silalahi, Alar Karo-Karo, Eng Kim Siauo dan Timotius Bukit. Sedangkan, pengurus adalah Ketua Amri Ginting, SH (JBL/JJJ), Wakil Ketua Pengamat Sembiring, SE, (JJY) Sekretaris Maja Ginting, SH (JBD) Wakil Sekretaris Marsiones Tarigan (JBY), Bendahara Firman Bangun. S Com (JER), Kordinator bidang organisasi Sulaiman Ginting, (JDC), Suhendri, Portonius Tarigan (JBT), Hepi A. Pelawi (JPH), Koordinator bidang pendidikan dan organisasi, Pengarapen Sinulingga, Megangsa Sinuraya, Cares Bangun, Heri BB Tarigan, Koordinator bidang program kerja Petra Bangun, A. Ginting (JBA), Bos Herianta Pelawi. Koordinator hubungan antar lembaga dan hubungan masyarakat adalah Amin Ginting, Suhanta Sitepu, Asli Sitepu dan Panitra Nedy Tarigan. (RTA)

Pengurus PD MABMI Kota Binjai Periode 2012-2016 Dilantik Binjai-andalas Sekjen Pengurus Besar Majelis Adat dan Budaya Melayu Indonesia (PB MABMI) Prof Wan Syaifuddion MA, melantik para Pengurus Daerah (PD) MABMI Kota Binjai periode 2012- 2016 di Pendopo Umar Baki, baru-baru ini disaksikan Wali Kota HM Idaham SH MSi, Ketua DPRD Binjai Zainuddin Purba SH, Kakanwil Kemenag Sumut Drs H Abdul Rahim, dua ulama besar dari Puak Melayu KH Zulfikar Hajar Lc dan Buya DR KH Amiruddin MS serta para pengurus Gerakan Angkatan Muda Melayu Indonesia (GAMMI), Laskar Melayu Hang Tuah dan PD MABMI dari kabupaten/kota, ditandai dengan penyerahan petaka MABMI oleh PB Melayu kepada Ketua terpilih H Fadlan SH MH. Dari acara tersebut terbersit tekad dan komitmen yang kuat untuk membangun Rumah Adat dan Budaya Melayu di Kota Binjai agar simbolsimbol dan kejayaan puak Melayu tidak pudar dan hilang ditelan zaman,

tapi akan tetap hidup dan berkembang. Menanggapi hal tersebut, Prof Wan Syaifuddin MA menegaskan, pembangunan Balai Adat dan Budaya Melayu memang diperlukan. Dia menyambut baik kerjasama yang telah dibina selama ini antara pengurus PB MABMI dan PD MABMI Kota Binjai. “Pembangunan Balai Adat dan Budaya Melayu di Kota Binjai tentu patut untuk didukung sepenuhnya sebagai tempat untuk berkumpul dan berdiskusi bagi seluruh puak Melayu di Kota Binjai. PD MABMI Asahan juga sudah merancang akan membangun Rumah Adat dan Budaya Melayu dengan mengambil nama Rumah Togap Melayu,” ujarnya. Sedangkan Walikota Binjai, HM Idaham SH MSi menegaskan Kota Binjai memang dikenal sebagai daerah yang multi etnis. Karena itu, masyarakat Melayu harus bisa menggandeng dan bekerja sama dengan etnis-etnis yang lain untuk membangun Kota Binjai di segala bidang. “Harapan kita tentu Balai Adat

DIL ANTIK - Para pengurus PD. MABMI Kota Binjai yang baru dilantik berfoto bersama denDILANTIK gan Walikota Binjai, dan dua ulama besar dari Puak Melayu KH Zulfikar Hajar Lc dan Buya DR KH Amiruddin MS. dan Budaya Melayu bisa segera dibangun. Namun, kalau pun jadi dibangun hendaknya bisa menjadi ‘rumah bersama’ sebagai tempat untuk berkumpul, agar kita tidak lagi saling menyalahkan,” ujarnya. Sementara itu, Ketua DPRD Kota Binjai, Zainuddin Purba, SH

mengucapkan selamat dan sukses atas pelantikan pengurus baru PD. MABMI Kota Binjai. Semoga pengurus baru bisa melahirkan visi dan misi baru yang bisa mengejawantahkan pokok- pokok pikiran yang tertuang dalam Musda PD MABMI Kota Binjai yang lalu.

“Kalau ada salah dan khilaf selama memimpin DPRD Kota Binjai kami mohon maaf, sebab sebagai manusia biasa kami tentu tidak terlepas dari salah dan khilaf. Apalagi, dalam waktu dekat kita akan memasuki bulan suci Ramadhan yang penuh berkah dan rahmat dari Allah SWT. Kalau untuk pembangunan Balai Adat dan Budaya Melayu, ya kami sudah pasti setuju, asalkan dibangun untuk kepentingan seluruh masyarakat Melayu di Kota Binjai,” ujarnya. Lalu, Ketua PD MABMI Kota Binjai lama, Prof H Syamsul Arifin SH MH menegaskan dengan dibangunnya Rumah Adat dan Budaya Melayu, maka eksistensi Puak Melayu akan semakin terjaga dengan baik.“Dengan demikian, simbolsimbol Melayu tidak akan hilang, tapi justru akan semakin hidup dan berkembang di Kota Binjai. Dengan demikian, jelaslah seperti kata pepatah Tak Kan Melayu Hilang di Bumi,” tegasnya.

Sedangkan Ketua PD MABMI terpilih periode 2012-2016, H Fadlan yang juga sebagai Kadis Perhubungan Kota Binjai menegaskan, kepengurusan PD MABMI ini dibentuk berdasarkan hasil Musda VII PD. MABMI Kota Binjai yang dilaksanakan pada 8 Juli 2012 lalu. Pengurus dilantik di antaranya Ketua H Fadlan SH MH, Wakil Ketua Drs Matsyah, Sainul Irwan SH MSi, Drs T Syarifuddin MPd, G A Ghazali Syam, Azuar Amran SSos, H Kudri Kamil, Hj Jamilah Norman, dr H Setia Putera SPPd, Lukmanul Hakim SH, Drs H Hasmir MPd, Ir H Usnul Yaqin, Sahran Yusuf MPd dan HT Nasrul SH MHum. Sekretaris H Nizamuddin, Wakil Sekretaris Drs Syamsul Agustus, M Sam Fachrul Chair, T Boumedine Hamid Z SpMP dan Fajar Alfi Rizky SH. Bendahara T Chairil Azwar, Wakil Bendahara H Rustamaji SSos, Drs Nevizar AY dan Astrid Wulan Sari SSos.

WARTAWAN DAERAH LANGKAT: Hasrizal, Budi Zulkifli, Dony Syahputra BINJAI: M Kamil Ismail DAIRI: Sondang Silalahi HUMBANG HASUNDUTAN: Marganda Lumbangaol DELISERDANG: Firdaus Tanjung, TH Sihombing, Bobby Lusaka Purba SERGAI: Supriyadi TEBINGTINGGI: Riady Kasidi TANAH KARO: Robert Tarigan SH, Lamhot Situmorang, Natanael Tarigan SIANTAR/SIMALUNGUN: Larham Simare-mare KISARAN: Hamdan Rangkuti AEK KANOPAN: Selamat Riady TANJUNG BALAI: Faisal M Yunus Nst (Koord.Liputan), H Zainul Fuad, Adi Sastra BATUBARA: Zulkifli Nasution LABUHAN BATU: Iwan Kesuma LABURA: M Ilyas Munthe SIBOLGA/TAPTENG: Ruslan Effendy Sinaga SAMOSIR: Fransiskus Sitanggang NIAS SELATAN: Edy Gunawan Zebua PALAS: M Effendi Pohan PAKPAK BHARAT: Wesrion Tumangger BIEREUN: H Suherman Amin LHOKSEUMAWE: Drs H Muhamad AH, Bukhari Tolus, Husnan LANGSA: Ruslan, Suharto BLANGPIDIE: Adi Sadana KUTACANE: Jamuddin Selian LHOKSUKON: Usman Cut Raja ACEH TAMIANG: Zul Herman.

(BD)


ACEH MEMBANGUN

Senin 23 Juli 2012

MCHIP Laksanakan Workshop KIA Bireuen-andalas Maternal and Child Health Integrated Program (MCHIP), melaksanakan pelatihan (Workshop) Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) yang diikuti 15 peserta terdiri dari dokter dan bidan di Aula Meuligo Hotel Bireuen selama tiga hari, akhir pekan lalu. Clinical Staf Program MCHIP, Silvia Nurdin menjawab andalas sebelum dilakukan penutupan menyebutkan, 15 dokter dan bidan yang mengikuti Workshop KIA itu pesertanya dari perwakilan empat kabupaten/ kota yaitu Kabupaten Pidie, Aceh Tenggara, Aceh Tengah dan Kota Langsa. Dijelaskan, mereka semua dilatih ilmu manajemen tentang kesehatan ibu dan anak yang merupakan lanjutan tentang tehnis dalam rangkaian kesehatan ibu dan anak kepada masyarakat dan tenaga kesehatan. Para dokter dan bidan dari empat kabupaten/kota itu, sebut Silvia, diundang ke Bireuen untuk mendapatkan pelatihan tentang kesehatan ibu dan anak dengan harapan ilmu yang diperoleh dapat diaplikasikan di daerah masing-masing dalam rangka mempersiapkan generasi yang sehat di masa mendatang. Narasumber pada workshop itu, terdiri dari para Kepala Puskesmas di Kabupaten Bireuen yang selama ini dinilai berhasil melaksanakan program MCHIP, pejabat di Dinas Kesehatan Bireuen dan unsur medis lain yang terlibat langsung dalam program MCHIP di Kabupaten Bireuen. “Program MCHIP yang dilaksanakan di Bireuen sudah berhasil menurunkan angka kematian ibu dan anak. Dengan prestasi Bireuen, kini Kabupaten Bireuen telah menjadi mini universitynya KIA yang akan jadi rujukan untuk diaplikasikan di seluruh kabupaten/kota di Aceh," pungkasnya. (HERA)

Bireuen Rangking II Peredaran Narkoba Bireuen-andalas Sekdakab Bireuen, Muzakkar A Gani menyebutkan, aparat penegak hukum di wilayah Bireuen tugasnya sangat berat dalam upaya memberantas peredaran gelap Narkoba di Aceh. Sebab, Kabupaten Bireuen rangking II peredaran narkoba setelah Kota Banda Aceh. “Penegak hukum dengan dukungan semua pihak harus benar-benar memberantas Narkoba sampai ke akar-akarnya, sebab narkoba merupakan musuh besar bagi kita karena bisa sebagai pembunuh para generasi,” ungkap Muzakkar A Gani dalam keterangannya kepada wartawan seusai pelaksanaan sosialisasi Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika di Meuligoe Bupati Bireuen, Rabu 18 Juli 2012 beserta tes urine para pejabat Pemkab Bireuen, TNI dan Polri. Menurut Muzakkar, cuma Bireuen selama ini yang dimanfaatkan sebagai daerah penyambung jaringan narkoba dari luar negeri yang didistribusikan ke sejumlah Kabupaten/ Kota di Aceh, karena memang Bireuen letak geografisnya sangat strategis. Dalam pembicaraan dengan Kapolres Bireuen, kata Muzakkar, jaringan peredaran narkotika memang sulit dideteksi ditambah lagi kontaminasi narkoba di kalangan remaja di wailayah Kabupaten Bireuen mencapai 20-25 persen. Memang bicara masalah narkoba, bukan hanya di Bireuen, bahkan menjadi masalah yang sangat serius di seluruh daerah di Indonesia dan juga di belahan dunia, dan Bireuen sudah memasuki pada tahap darurat. Makanya, dalam menangani permasalahan narkoba yang sangat serius, Pemerintah pusat sangat tepat membentuk Badan Narkotika Nasional (BNN) dengan struktur hingga ke kabupaten/kota se-Indonesia. Terkait dengan permasalahan itu, dengan adanya sosialisasi yang digelar menjadi bagian terpenting dan bermanfaat bagi kita semua dan berharap pelajar dan pemuda mempunyai pengetahuan tentang narkoba sehingga memahami dengan baik akibatnya, sehingga mampu mencegahnya. (HERA)

harian andalas | Hal.

14

STAI Al-Aziziyah Samalanga Bireuen Laksanakan PEMUKA Bireuen-andalas Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al-Aziziyah Samalanga Kabupaten Bireuen melaksanakan Pekan Muarafah Kampus (PEMUKA) selama dua hari di Auditorium STAI Al-Aziziyah Lantai IV dan Musalla Komplek Putri Mudi Mesra Samalanga. PEMUKA yang merupakan orientasi kampus terhadap mahasiswa baru diselenggarakan dua lokasi untuk putra di lantai IV STAI Aziziya, sementara mahasiswi dilaksanakan di Musalla Komplek Putri Mudi Mesra. Kegiatan yang dilaksanakan itu disi dengan beragam materi diantaranya, Visi dan Misi STAI Al-Aziziyah, Keorganisasian, Ke-Alaziziyahan, Motivasi dan Studium General yang diisi oleh pemateri undangan. Ketua STAI Al-Aziziyah

Tgk Muntasir S Ag, MA kemarin menyebutkan, pelaksanaan PEMUKA berjalan secara tertib dan nyaman serta menjadikan STAI Al-Aziziyah sebagai Uswatul Hasanah bagi perguruan tinggi yang lain. Apalagi nuansa orintasi di AlAziziyah diwarnai dengan nuansa kedayahan. “Karakter unik yang tidak dimiliki perguruan tinggi lain adalah nilai kedayahan di STAI Al-Aziziyah. Makanya, marilah kita jaga dan rawat bersama,” imbuhnya. Tgk Muntasir mengatakan, sebenarnya dalam pelaksanaan PEMUKA ini yang diutamakan mahasiswa baru harus mengenal kampus, kemudian lingkungan seputaran kampus dan visi misi serta pelaksanaan pembinaan mental sekaligus kematangan dalam mengenal diri sendiri. (HERA)

andalas/suherman amin

PEMUK PEMUKAA - Para mahasiswa baru STAI Al-Aziziyah Samalanga tengah mengikuti arahan dalam pelaksanaan orientasi kampus yang dinamakan Pekan Muarafah Kampus (PEMUKA).

Kasus Pengerukan Kuala

Nurdin Abdul Rahman dan Pejabat Bireuen Dibidik Bireuen-andalas Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Bireuen Inspektur Satu Benny Cahyadi, Minggu (22/7) menyebutkan, pihaknya akan melakukan pengembangan terhadap kasus dugaan korupsi proyek pengerukan Kuala Samalanga dan Peudada dengan membidik Bupati Bireuen Nurdin Abdul Rahman yang 25 Juli 2012 sudah habis masa jabatannya sebagai Kepala Daerah. Serta sejumlah pejabat Pemkab Bireuen lainnya. Disebutkan, langkah dan upaya itu ditempuh menyusul penetapan Syamsuar Syah, mantan Kepala

Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bireuen serta Kesuma Fachrida, Dirut Perusahaan Daerah Pembangunan (PDP) Bireuen sebagai tersangka dilanjutkan dengan penahanan terhadap keduanya di sel markas Polres Bireuen. “Kebijakan Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bireuen yang melaksanakan proyek pengerukan kuala secara swakelola erat kaitan dengan kebijakan dan persetujuan pimpinan daerah. Dalam hal ini Bupati Bireuen Nurdin Abdul Rahman,” ujar Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Bireuen Inspektur Satu Benny Cahyadi. Disebutkan, dengan adanya dugaan kuat keterlibatan pimpinan daerah dan sejumlah pejabat Pemkab Bireuen lainnya dalam kasus proyek pengerukan kuala, penyidik berencana melakukan pemanggilan dan pemeriksaan terhadap Nurdin Abdul Rahman dalam waktu bebe-

rapa hari ke depan. “Saya akan siapkan surat panggilan kepada Nurdin Abdul Rahman yang hingga ini masih menjabat bupati,” ujar Benny. Dia mengatakan polisi berkomitmen mengusut tuntas kasus dugaan korupsi pengerukan kuala yang merugikan negara Rp 719 juta rupiah dari total anggaran Rp 1,8 miliar rupiah tahun anggaran 2010 di Dinas Kelautan dan Perikanan Bireuen itu. Sebagaimana dilaporkan, mantan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bireuen Syamsuar Syah dan Direktur Utama Perusahaan Daerah Pembangunan (PDP) Bireuen Kesuma Fachrida sejak dua hari lalu meringkuk di sel Markas Polres Bireuen dengan status tersangka, dalam kasus korupsi menyangkut tentang pengerukan kuala di Samalanga dan Peudada Kabupaten Bireuen. (HERA)

Kanji Rumbi Menu Berbuka yang Mulai Langka Banda Aceh-andalas Kanji Rumbi yang lazim dijumpai di masjid atau surau pada setiap bulan Ramadhan di provinsi Aceh sejak beberapa tahun terakhir mulai langka. "Dulu seluruh masjid dan surau (meunasah) setiap bulan Ramadhan memasak kanji rumbi dan disantap bersama pada saat berbuka puasa tapi saat ini hanya beberapa masjid saja yang masih menjaga tradisi ini," kata Tgk Hasan di Desa Beurawe, Kecamatan Kuta Alam, Kota Banda Aceh, Minggu. Ia mengatakan, biasanya menu

khas berbuka puasa itu disajikan pada saat berlangsung acara seperti buka puasa bersama dan menu utama hidangan untuk tamu agung. Menurutnya, warga dengan sukarela menyumbang dana untuk mengumpulkan bahan kanji khas berbuka puasa itu bahkan mereka juga ikut membantu memasaknya. Untuk memasak menu khas Aceh itu warga mulai berkumpul di masjid atau surau sekitar pukul 14.00 WIB. Kanji rumbi akan matang dan siap disajikan pada pukul 18.00 WIB atau menjelang waktu untuk berbuka puasa.

"Dulu setiap orang dapat mengambil kanji yang telah dimasak itu, tapi sejak beberapa tahun terakhir hanya diperuntukkan bagi warga yang berbuka puasa di masjid," katanya. Kanji khas Aceh itu terbuat dari beras dicampur rempah-rempah seperti merica, jahe dan kunyit serta berbagai jenis sayuran di antaranya wolter, kentang dan dedaunan. Makanan yang diyakini memiliki khasiat sebagai obat menghilangkan angin dalam tubuh juga dicampur dengan daging ayam atau udang yang dicincang halus. (ANT)

Puluhan Remaja Banda Aceh Ikut PRCM Banda Aceh-andalas Lebih 30 remaja putra dan putri yang mewakili sembilan kecamatan di Kota Banda Aceh mengikuti Pekan Remaja Cinta Masjid (PRCM) di Gampong (Desa) Beurawe Kecamatan Kuta Alam. "PRCM tahun ini dipusatkan di Masjid AlFurqan Desa Beurawe, kegiatan yang dilaksanakan selama lima hari ini untuk meningkatkan pembinaan terhadap remaja," kata Kepala Dinas Syariat Islam Kota Banda Aceh Said Yulizar di Banda Aceh, Minggu. PRCM merupakan kegiatan remaja yang berbasis masjid sebagai upaya meningkatkan peran serta remaja dalam penguatan syariat Islam secara menyeluruh di ibukota Provinsi Aceh itu. Kegiatan ini telah menjadi agenda tahunan Pemkot Banda Aceh. Kegiatan yang dilaksananakan Dinas Syariat Islam dan Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kota Banda Aceh itu juga bertujuan untuk meramaikan masjid pada bulan Ramadhan. Selama mengikuti PRCM itu puluhan remaja itu akan mengikuti pengajian, dakwah, latihan pengkaderan, sosialisasi qanun syariat islam, wordshop kepemimpinan dan wawasan kebangsaan. Sementara itu, Wakil Wali Kota Banda Aceh Hj Illiza Sa'aduddin Djamal seusai menghadiri pembukaan PRCM di Masjid Al9Furqan Beurawe mengharapkan remaja yang mengikuti kegiatan PRCM dapat mengajak pemuda-pemudi lainnya untuk memakmurkan masjid. Ia juga berharap remaja Kota Banda Aceh menjadi barisan yang kokoh dan tangguh dalam mewujudkan syariat Islam secara kaffah. "Dengan PRCM saya juga berharap jalinan silahturrahmi sesama remaja masjid dapat lebih ditingkatkan," kata Hj Illiza Sa'aduddin Djamal. Selain itu peserta PRCM juga harus menjadikan lingkungan masjid sebagai wadah aktivitas, inovasi dan perjuangan umat untuk menegakkan hukum agama. (ANT)

Budaya Kebersamaan Orang Aceh Mulai Pudar PUDARNYA kebersamaan di kalangan masyarakat mulai dirasakan. Sementara, kegiatan sosial kelihatan menyepi di tengah-tengah kegaduhan masyarakat itu sendiri.

B

eberapa kegiatan yang telah menjadi budaya di Aceh mulai terusik dan pudar. Terjadi hilangnya sikap kebersamaan itu ada beberapa faKtor, pertama akibat banyaknya kesibukan masing-masing warga. Kemudian mudahnya terpengaruh masyarakat dengan budaya daerah lain yang lebih maju, namun tidak memiliki adat dan tradisinya yang kental yakni mudah jika dikerjakan. Termasuk budaya tadarus di meunasah bulan Ramadan mulai pudar, karena kurangnya kepedulian orang tua, juga masyarakat lingkungan kurang peduli. Kalau dulu anak-anak tidak dibenarkan berkeliaran pada jam-jam pengajian berlangsung. Seorang pemerhati adat dan Budaya Aceh, Ibrahim Achmad saat dimintai pendapat terkait dengan memudarnya adat budaya orang Aceh mengatakan, dengan memudarnya adat dan budaya itu juga akibat melonjaknya angka kemiskinan. Kepedulian pemerintah terhadap masyarakat juga sangat kurang di masa lalu, Pejabat masa lalu jarang mende-

ngar pendapat tokoh masyarakat di daerah. Misalnya, pendapat para Ulama, tokoh tani gampong, tokoh budaya dan elemen masyarakat yang seharusnya dimintai pendapat setiap penggerakan pembangunan di daerah juga dilibatkan. Menurut Ibrahim, suatu hal lebih cepat menghilangkan budaya kesatuan adalah dipengaruh dengan uang bantuan yang serba tanggung. Entah memang sengaja dilakukan pemerintah pusat waktu itu, untuk memangkas kebersamaan orang Aceh, entah memang dananya yang terbatas. Contohnya diberikan dana pembangunan masyarakat desa disebut dengan uang PMD yang diserahkan melalui geusyik, kemudian diberikan fasilitas sepeda (kereta angin) kepada pak Geusyik dengan mereknya waktu itu “Norton,” ungkap Ibrahim yang lebih dikenal dengan sebutan “Abu Beurahim”. Sebelum diberikan dana PMD yang jumlahnya sangat tanggung itu, mulailah budaya kebersamaan bergotong royong pudar. Kalau Geusyik mengajak warganya dengan memukul beduk (Peh Tambo) masyarakat mulai kurang kompak, mereka mengatakan “untuk apa kita capek gotong royong, kan sudah diberikan uang oleh pemerintah”. Padahal, uang tersebut justru menunjang kegiatan rakyat. Lebih-lebih lagi pengelola tingkat desa kurang tepat sasaran yang membuat warganya dibalut kecurigaan, kata

Ilustrasi Ibrahim yang sebagai Perintis atau membidani lahirnya Persatuan Wartawan Aceh (PWA). Sementara sebelumnya, kata Abu Beurahim, kebersamaan bergotong royong tingkat masyarakat gampong sangat tinggi, membangun meunasah, berhasil dengan baik secara gotong royong dan bahan baku bangunan dikutip dari masyarakat tiap panen padi, jagung dan lainnya. Bahkan, ada yang mengutip berass segenggam (Breuh sijumpet) tiap memasak nasi kaum itu mengambil segenggam beras disimpan, tiga hari sekali diambil oleh panitia pembangunan meunasah. Sementara untuk pembangunan lainnya, misalnya membuka

jalan baru hanya mengandalkan tenaga kebersamaan, namun sekarang mulai pudar. Suatu hal yang sangat disayangkan, tambah Abu Beurahim, hilangnya kekompakan antara rakyat dengan pimpinan desa alias Geusyik hanya “gara-gara peng bicah dan geritangen Norton”. Sebelumnya, ada Geusyik memegang jabatan geusyik sampai 25 tahun tak ada keributan. Karena dipilih jadi pimpinan gampong dilihat orangnya, keturunan, gaya hidupnya, pemikirannya. Mampu jadi Imam Shalat, mampu memandikan jenazah, mampu mengaji dan mengajari tentang agama dan punya kharisma atau dihormati betul.

Bukan hanya itu, juga kebersamaan ketika Khenduri di salah satu rumah warga juga mulai pudar juga, dengan kesibukan pribadi masing-masing. Bahkan, banyak warga yang mampu mengambil catering menu makanan untuk menghidangkan tamu sistem ala prancis. Dengan ala prancis disatu segi memang menghemat bagi pemilik rumah yang mengadakan khenduri perkawinan, atau sunatan anaknya. Padahal, sebelumnya kalau ada khenduri di sebuah rumah diserahkan kepada masyarakat desa untuk melaksanakan. Misalnya, seekor lembu lengkap dengan bumbunya, beras dan lainnya untuk diberikan kepada sejumlah tamu yang diundang pemilik rumah. Kerjanya secara kebersamaan sampai tiga hari sebelum hari acara telah mulai melakukan kegiatan persiapan. Namun, dipihak lain bisa menghilangkan kebersamaan dan budaya orang Aceh. Bahkan yang lebih gawat lagi hilangnya martabat dan penghormatan bagi tamu tertentu, misalnya para tokoh agama, ulama, dosen, bupati, gubernur dan pimpinan atau petinggi Aceh lainnya saat makan harus mengambil piring sendiri. Seharusnya pemimpinpemimpin itu kalau bagi orang Aceh masa lalu sangat dihormati. Kalau diundang khenduri tidak dibiarkan mengambil sendiri harus dihidangkan dengan menu juga dibedakan dengan orang lain, jelas Abu Beurahim.

Memang, diantara desa-desa di beberapa kabupaten/kota masih ada budaya seperti itu, tapi mulai memudar tak lagi dilakukan seperti masa lalu secara kerjasama dan sama-sama bekerja dengan kekompakan luar biasa. Suatu hal yang sangat gembira kita melihat masa lalu adalah, masyarakat menghormati tokohnya. Kalaupun ada sedikit kesalahan atau kesilapan, tidak dipermalukan kalau telah dinobatkan sebagai tokoh. Tidak dicela di depan ramai, tidak dipukul, tidak dihardik dan kalau memang tak diterima lagi sebagai pemimpinnya dimusyawarah lalu diganti tanpa diawali dengan hujatan yang memalukan atau dipermalukan. Sedangkan sekarang adat budaya dan peradaban itu mulai luntur. Namun, semuanya itu baru bisa kembali kalau pemerintah bertindak tegas dengan membuat Qanun yang dijalankan secara benar. Jangan hanya berlaku kepada masyarakat kecil jika berbuat pelanggaran, tapi siapa saja yang membuat pelanggaran ditindak, walaupun sipelaku anak Ketua DPRD, Bupati, Anak Hakim, TNI/Polri, tokoh dan semua pelanggar dihukum termasuk Wartawan yang melanggar ditindak secara tegas. Kalau hal tersebut deilakukan dengan baik Insya Allah budaya Aceh akan kembali kepada posisinya, meskipun tidak 100 persen, kembali sekitar 75 persen saja Alhamdulillah, kata Abu Beurahim. (EFENDI NOERDIN)


SAMBUNGAN

Senin 23 Juli 2012

Timun Aceh Banjiri Medan

andalas/rizki mulya

TADARUS ALQURAN - Seorang pria sedang melakukan kegatan tadarus Alquran di Masjid Agung Medan, Minggu (22/7). Di bulan puasa banyak umat Islam yang mengaji dan mendengarkan ceramah di masjid-masjid untuk mengisi waktu sambil menunggu waktu buka puasa tiba.

Ayin Ternyata Bebas Bersyarat .........(Dari Halaman 1) Ayin untuk meninggalkan Indonesia pada 13 Juli silam. Ayin mangkir dari panggilan KPK dengan alasan sakit. Pihak KPK lantas mengirim surat balasan untuk meminta bukti surat keterangan dokter. Begitu pentingnya keterangan Ayin sampai-sampai tim KPK membuka peluang untuk memeriksa dia di Singapura. Akan tetapi sebenarnya KPK bisa saja menunggu Ayin pulang ke Tanah Air karena yang bersangkutan masih harus wajib lapor. Bahkan jika tidak lapor dan hal itu dikategorikan sebagai pelanggaran berat, Ayin bisa kembali masuk penjara. "Jika pelanggaran berat, bisa

dicabut bebas bersyaratnya. Kalau ringan ya cuma diingatkan. Tapi saya sedang tidak pegang data, kapan dia terakhir kali dia harus lapor," ujar Mirza. Beredar informasi batas terakhir Ayin melapor adalah hari ini. Pada Senin lalu KPK menjadwalkan pemeriksaan Ayin sebagai saksi kasus suap penerbitan hak guna usaha perkebunan di Buol, Sulawesi Tengah. Namun, melalui pengacaranya, Teuku Nasrullah, Ayin menyatakan tidak dapat memenuhi panggilan karena mengalami penjepitan pembuluh darah di bagian leher. Menurut kuasa hukum Ayin, Nasrullah, kliennya itu menjalani rawat jalan di Rumah Sakit Mount Elizabeth, Singapura.(DTC)

37 Anggota DPR Kepincut Masuk NasDem .........(Dari Halaman 1) mereka masih menunggu waktu tepat untuk menyatakan pindah partai. Rio memperkirakan, mereka baru akan pindah awal 2013. Soalnya, pencalegan akan dimulai pada April 2013. Rio memastikan, 37 orang itu masuk NasDem bukan karena iming-iming mau dimodali partai dana kampanye Rp5-10 miliar. Mereka gabung karena lebih sreg dan nyaman di NasDem daripada partai lamanya. "Mereka merasa Nasdem lebih enak, lebih terbuka. Jadi, bukan karena dana kampanye itu saja," jelasnya. Sebenarnya, lanjut Rio, yang mau gabung dengan Nasdem bukan hanya di pusat. Di beberapa daerah, bahkan ada beberapa anggota DPR yang sudah mundur karena pindah ke Nasdem. "Selama ini kami sudah membangun komunikasi yang intens. Mereka dari lintas partai. Kami tentu menyambut baik niat mereka untuk berjuang bersama kami dalam gerbong perubahan," ujar Rio. Ia mencontohkan mantan politikus Partai Golkar, Jeffrie Geofannie, yang pada akhir Februari 2012 lalu, memutuskan mundur dari DPR dan langsung

bergabung dengan NasDem. Rio optimis bahwa dalam dua tahun ke depan, akan semakin banyak tokoh dan politikus yang bergabung dengan NasDem. Akan tetapi, dengan alasan etika politik, Rio enggan untuk menyebutkan ke-37 nama wakil rakyat tersebut. Dia juga enggan mengungkapkan dari partai apa mayoritas anggota Dewan yang bakal bergabung dengan Nas- Dem. Yang jelas, Rio mengatakan bahwa bergabungnya mereka ke Nasdem tinggal menunggu waktu. "Soal kapan waktunya, ya kita tunggu saja," tutur Rio. Rio juga menambahkan bahwa para anggota DPR yang akan bergabung dengan NasDem ini, tidak otomatis akan menjadi caleg, dikarenakan harus melewati berbagai tahapan prosedur yang diberlakukan oleh partai. "Mereka memang populer semuanya. Tapi tentu kita punya mekanisme rekrutmen caleg tersendiri. Apalagi kaderkader kita juga berkualitas dan selalu dibekali pendidikan serta pelatihan. Setelah resmi bergabung, kita persilakan mereka ikut seleksi seperti kader lainnya," pungkas Rio menerangkan.(BBS)

Ingin Berwisata Murah,

Pakai Rok Mini .........(Dari Halaman 1) Taman Bermain Guilin Merryland yang berada 62 kilometer sebelah timur laut Kota Guilin di China Selatan, baru saja meluncurkan sebuah kampanye musim panas. Kampanye ini mengajak para pengunjung wanita untuk memamerkan kecantikan feminin mereka. Kampanye yang berlangsung selama dua bulan ini memberikan diskon setengah harga pembelian tiket masuk bagi pengunjung wanita yang mengenakan rok dengan panjang maksimal 38 sentimeter. Nantinya, akan ada staf dari taman bermain ini yang mengukur rok para pengunjung yang ingin mendapatkan diskon. Harga normal tiket masuk taman bermain ini ialah sebesar Rp163 ribu. Sementara bagi wanita yang mengenakan rok mini, harga spesial bisa mereka dapatkan, yakni sebesar Rp81 ribu atau sama dengan harga tiket masuk yang diberlakukan untuk pengunjung cacat, manula, dan balita.

Pada 21 dan 22 Juli 2012, taman bermain ini malah akan memberikan diskon lebih besar pada pengunjung wanita yang datang sebelum tengah hari. Pengunjung wanita ini hanya perlu membayar tiket masuk sebesar Rp14 ribu saja! Taman bermain Guilin ini bertujuan untuk memecahkan rekor dunia dengan menarik lebih dari 10 ribu wanita dengan rok mini ke taman bermain ini. Menurut Manager Taman Bermain Guilin Li Wenxing, kampanye ini sudah dilakukan setiap tahun sejak 2007. "Kami memang mendengar banyak komentar negatif mengenai kampanye ini, namun setiap tahun komentar negatif seperti itu semakin berkurang," kata Li, seperti dikutip dari CNNGo, Rabu (18/7/2012). Kampanye tersebut pun tak sia-sia karena berhasil menggaet apa yang mereka targetkan. Media lokal China melaporkan antrean panjang wanita dengan rok mini di pintu taman bermain ini menunggu untuk masuk. (NET)

Medan-andalas Pada hari kedua Ramadan 1433 Hijriyah terlihat warga Kota Medan, Sumut cukup meminati timun dari Aceh yang kini "membanjiri" daerah itu, Minggu (22/7) sebagian bagian dari menu buka puasa. Salah seorang penjual timun Aceh, Khoir Harahap (42) di

Medan, mengatakan bahwa harga timun tersebut bervariasi, yakni ukuran kecil kisaran Rp10.000 dan yang besar Rp12.000 satu buah. Timun yang berukuran besar dan berwarna hijau bercampur putih itu, menurut dia, laku keras dibeli masyarakat, karena memiliki khasiat untuk menambah stamina dan menghilangkan haus, serta rasa capek. Selain itu, katanya, timun dari "Serambi Mekkah" juga dapat dijadikan obat panas dalam, sariawan dan bibir pecah-pecah. "Warga yang membeli timun Aceh, rata-rata dua hingga tiga buah.Timun segar tersebut banyak yang dijadikan minuman

untuk berbuka puasa di rumah," ujar Harahap. Dia mengatakan, timun Aceh yang banyak disukai warga Medan, mudah mengolahnya dengan terlebih dahulu diparut, kemudian dicampur santan dan gula putih."Kalau mau lebih enak lagi, timun yang telah diparut itu dapat dicampur dengan minuman sirup dan buahbuahan yang telah dipotongpotong ukuran kecil sesuai dengan selera," ucap dia. Selanjutnya dia menambahkan, timun Aceh tersebut paling banyak didatangkan dari Meulaboh, karena daerah itu dikenal sebagai penghasil buahbuahan. "Timun Aceh tersebut masuk

harian andalas | Hal.

ke Medan dengan menggunakan truk ukuran besar.Dalam dua hari Ramadhan ini, sekitar 850 buah timun sudah masuk dan dibongkar di tempat jualannya di Jalan Haji Adam Malik Medan," ujarnya. Ketika ditanya selama Puasa ini sudah berapa banyak timun Aceh yang laku, Harahap mengatakan, lebih kurang 180 buah yang sudah terjual.Dalam menjual timun itu, hanya mendapat keuntungan relatif kecil. "Saya tidak perlu mengambil untung yang banyak.Yang paling penting baginya adalah bagaimana daganggannya itu laku terjual. Menjual timun Aceh ini sudah empat tahun lamanya, dan ini merupakan

15

penghasilan pada bulan Puasa," kata Harahap. Dia menjelaskan, masyarakat yang membeli timun Aceh itu, tidak hanya menyukai buah yang segar dan bagus.Namun juga menyenangi timun yang dalam keadaan retak dan sangat wangi. Timun yang retak itu,karena masak di batang.Bukan karena jatuh saat dibongkar dari truk yang mengangkut barang tersebut, katanya. "Saya selain menjual timun Aceh juga memasarkan buah semangka asal Langkat, manggis dari Sumatera Barat dan rambutan Binjai.Selama Puasa ini permintaan terhadap buah-buahan cukup tinggi," katanya.(ANT)

Kejagung Kantongi Nama Pengacara Djoko Tjandra Jakarta-andalas Kejaksaan Agung (Kejagung) sudah mengantongi nama pengacara terdakwa buronan kasus Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) Djoko Tjandra yang diduga terlibat atas pemindahan kewarganegaraan Djoko menjadi warga negara Papua Nugini. Namun Wakil Jaksa Agung Kejaksaan Agung Darmono masih merahasiakan nama kuasa hukum tersebut. Hal tersebut disampaikannya di Kejaksaan Agung, Minggu (22/7). "Ini sedang kita, sudah bukan OC (Oc Kaligis) itu dulu, tapi

pengacara setelah PK dan pengurusan WN sudah lain, tapi kita belum berani sebut karena saya belum dapat salinan penunjukan itu. Nanti kalau dia yang pengaruhi dan jamin kalau sudah tak ada masalah hukum nanti kita perlu tanyakan," ujarnya. Menurut Darmono, keberadaan pengacara tersebut hingga kini masih tinggal di Indonesia. Darmono juga mengaku sudah menghubungi duta besar (dubes) Indonesia di Papua Nugini dalam rangka upaya Djoko Tjandra. "Kemarin saya menelepon duta besar, katanya sedang dima-

tangkan dengan pemerintah di sana, Menlu. Besok kita telepon lagi," ucap Darmono. Darmono juga membantah adanya upaya barter terhadap Buron dalam kasus hak tagih Bank Bali, Djoko Tjandra dengan negara Papua Nugini. "Tidak ada yang dibarterkan, semua sistem itu tidak ada sistem barter, artinya semua masalah pelaksanaan hukum itu kalau sudah memenuhi persyaratan itu ya dilaksanakan, tidak ada istilah barter," kata Darmono. Gunakan MLA Menteri Hukum dan Hak

Asasi Manusia Amir Syamsuddin mengatakan secara resmi pemerintah Indonesia sudah mengirimkan kesepahaman Mutual Legal Assistance (MLA) kepada pemerintah Papua Nugini untuk pemulangan buron kasus hak tagih Bank Bali Djoko Tjandra. "Sudah kirim MLA sekitar Juli," katanya usai mengikuti penutupan Hari Bhakti Adhyaksa ke-52 di kompleks Kejaksaan Agung, Minggu (22/7). MLA saling memberi bantuan hukum adalah perjanjian antara dua negara asing untuk tujuan informasi dan bertukar informasi dalam upaya

menegakkan hukum pidana. Amir juga memastikan bahwa Djoko tak dapat langsung dideportasi begitu saja, karena Indonesia dengan Papua Nugini juga tak memiliki perjanjian ekstradisi. "Ini kita harus lihat, bahwa mereka punya sistem hukum yang harus dihormati dan setiap negara mereka punya perangkat di mana suatu permohonan ekstradisi itu bisa diuji di pengadilan negara tersebut. Tapi jelas ada mekanisme. Kalau kita bicara ekstradisi, karena kita dengan Papua Nugini, belum ada perjanjian ekstradisi," ucapnya.(INC)

Merasa Diperas, Warga Cemara Asri Demo .........(Dari Halaman 1) padahal pembicaraan belum selerencana penetapan tarif parling belum final. "Waktu pertemuan tanggal 19 Juli lalu, belum ada keputusan karena jumlah warga yang hadir belum memenuhi kourum," kata Charles. Lalu, kata Charles, pihak pengelola menjanjikan akan diadakan pertemuan kembali dua pekan setelahnya. "Belum ada pertemuan, tapi ini sudah dipasang pos parling, kita sendiri juga tidak tahu kenapa ini (didirikan),

sai," jelas Charles didampingi koordinator aksi, A Weng alias Felix Wijaya. Karena tak ada pihak pengelola parling yang bisa ditemui, pos tersebut kemudian menjadi sasaran aksi warga. Pos ditempeli poster-poster yang berisikan penolakan warga. Setelah itu warga menggeser empat pos yang baru dibangun beberapa hari tersebut dari tempatnya semula. Akibat demo warga, arus lalu lintas sempat lumpuh beberapa saat karena pemblokiran warga di

depan pintu masuk komplek. Tak lama berselang Kapolsek Percut Sei Tuan Kompol Maringan Simanjuntak tiba di lokasi bersama Kanit Reskrim AKP Faidir Chan. Setelah berdialog, warga kemudian membubarkan pemblokiran jalan. Namun sebelum membubarkan diri dengan damai warga mengancam jika tuntutan mereka tak didengar pihak outsourcing yang membuat peraturan ini, maka warga akan melakukan aksi lebih besar lagi dan membawa permasalahan ini ke

ranah hukum. "Kita tetap menolak, jika tidak ditanggapi warga akan lebih banyak lagi melakukan aksi demo agar permasalahan ini dibawa ke ranah hukum," tandas Aweng. Warga komplek lainnya Mandayu Sitepu menjelaskan, dalam kebijakan parling tersebut warga merasa sangat diberatkan. Dalam tarif parling, warga yang memiliki dua mobil dikenakan tarif Rp75 ribu per bulan, jika lebih dikenakan Rp100 ribu per bulan. Bukan hanya itu, karyawan atau pekerja yang berkantor di

dalam kompleks ini juga dikenakan biaya Rp50 ribu per bulannya dengan dengan dalih peningkatan keamanan. Menurut Sitepu, warga menilai aturan parling ini sebagai bentuk pemerasan. Apalagi warga komplek notabene sebagian besar merupakan pemilik sah, tidak seharusnya dikenakan biaya parkir kendaraannya di lahannya sendiri. "Rencananya mau diberlakukan tanggal 1 Agustus. Ini adalah pemerasan kepada warga. Kami akan menolak aturan parling ini!" tegas Mandayu. (ACO/SIONG)

Asmara Subuh dan Petasan Masih Warnai Ramadan .........(Dari Halaman 1) yang sedang melintas. Buktinya dari pengamatan pada Sabtu (21/7) dan Minggu (22/ 7), ribuan warga memadati berbagai ruas jalan maupun lokasi strategis di Kota Medan untuk melakukan kegiatan asmara subuh, antara lain kawasan Ring Road/Jalan Gagak Hitam, Stadion Teladan, Simpang Jalan Veteran Helvetia, dan tempat lainnya. Warga yang didominasi kaum remaja terlihat berkelompokkelompok dengan mengendarai sepeda motor berkonvoi maupun berkumpul di sejumlah tempat strategis. Sejumlah remaja bahkan terlihat mengendarai sepeda motor secara ugal-ugalan. Suara letusan petasan juga terdengar di mana-mana. Selain suaranya letusannya yang cukup memekakkan telinga, tak jarang para pemainnya melemparkan letusan mercon ke arah orang lain atau pengendara sepeda motor

Padahal bermain petasan juga menjadi salah satu atensi Pemprovsu karena selain dapat membahayakan keselamatan, suara letusan petasan dapat sangat mengganggu kenyaman dan ketenangan umat Islam yang sedang melaksanakan berbagai ibadah di bulan Ramadan. Amankan 35 Motor Kepolisian Sektor Medan Kota yang melakukan pengawasan kegiatan asmara subuh di seputaran Stadion Teladan Medan, Sabtu (21/7) dan Minggu (22/ 7) mengamankan sedikit 35 unit sepeda motor yang dipakai untuk ugal-ugalan. Selain mengganggu ketentraman warga karena suara knalpot blong, ke-35 sepeda motor itu juga tidak dilengkapi dokumen saat dikendarai. Dari lokasi tersebut, pada Minggu (22/7) subuh, polisi juga mengamankan tujuh remaja yang

kedapatan membawa petasan (mercon cabai). Namun, ketujuhnya telah dipulangkan setelah orangtuanya datang ke Mapolsek Medan Kota. Kapolsek Medan Kota Kompol Sandy Sinurat SIK mengatakan, pihaknya mengerahkan 25 personel untuk pengamanan di kawasan Stadion Teladan. "Petugas akan melakukan pengawasan sejak pukul 05.30 sampai pukul 08.00 WIB," kata Sandy didampingi Waka Polsek AKP Parulian Sihombing. Selain itu, kata dia, kegiatan pengamanan yang dilakukan selama bulan Ramadan tersebut guna mengantisipasi kemungkinan terjadinya tindak kriminal. Ditanya jumlah sepeda motor yang diamankan Sabtu pagi itu, Sandy mengatakan pihaknya sudah mengamankan 35 unit sepeda motor, dua hari pelaksanaan pengawasan di Stadion Teladan.

"Ada 35 unit sepeda motor kita amankan. Mereka ditilang karena tidak memakai plat, knalpot bising tidak standar serta ugalugalan di jalan raya. Juga ada yang sambil menyalakan mercon," ujarnya. Meski diakuinya kekurangan personel, pihaknya tetap berupaya semaksimal mungkin melakukan pengamanan selama Ramadan. "Tahun lalu kita dibantu Polres yang mem-BKO-kan anggotanya untuk patroli di Teladan, tapi tahun ini sepertinya tidak ada. Sehingga kita maksimalkan saja 25 personel kita," sebutnya. Di Medan Utara Kondisi serupa juga terlihat di berbagai kawasan di Medan Utara. Usai sahur, ribuan remaja melakukan kegiatan asmara subuh. Mereka dari berbagai penjuru berkumpul di sejumlah tempat strategis. Selain banyak yang mengen-

darai sepeda motor secara ugalugalan, banyak juga yang menyalakan petasan sehingga membuat warga lainnya terganggu. Tidak jarang warga yang terdengar mengucapkan kata-kata tidak pantas seperti memaki karena terkejut mendengar suara petasan yang meletus di dekatnya. Nurtini (16) remaja warga Kelurahan Besar, Kecamatan Medan Labuhan berharap pihak kepolisian supaya menertibkan pedagang petasan supaya tidak ada lagi warga yang bermain petasan karena dapat mengganggu ketenangan warga yang sedang menjalankan ibadah puasa. Ketika dikonfirmasi kepada Kanit Reskrim Polsekta Medan Labuhan, Minggu (22/7) terkait masih maraknya petasan yang dibunyikan warga mengatakan petasan sudah merupakan larangan dan tidak boleh dijual di sembarang tempat khususnya pada bulan puasa ini. (GUS/HER/DP)

NU Minta MUI Keluarkan Fatwa Soal Salat Tarawih .........(Dari Halaman 1) hukumnya," ujar Wakil Rais Syuriyah PWNU Sumut Ustaz Drs H Hamdan Yazid MA, saat menjadi narasumber pada Pengajian Ramadan 1433 H PWNU Sumut, di aula PWNU Jalan Sei Batanghari, Medan, Minggu (22/7). Hadir dalam pengajian itu, Ketua Tanfidziyah PWNU Sumut H Ashari Tambunan, Mustasyar Prof Pagar Hasibuan, Wakil Rais Syuriyah Drs H Abdul Hamid Ritonga MA, Wakil Ketua Tanfidziyah Drs H Afifuddin Lubis MSi, Sekretaris Drs Misran Sihaloho MPd, dan Wakil Sekretaris Drs H Khairuddin Hutasuhut serta pengurus lainnya.

Juga hadir sejumlah cendikiawan NU di antaranya Prof Dr Ilmi Abdullah MSc yang juga Rektor Institut Teknologi Medan (ITM), H Syarifuddin Siba SH, H Syahrial Ams SH MHUm, pengurus badan otonom NU seperti Muslimat NU, Fatayat NU, IPNU, IPPNU, dan Gerakan Pemuda Ansor. Pengajian dipimpin Ketua Lembaga Dakwah (LD) PWNU Sumut H Sori Monang Rangkuty MTh dan Ketua Lembaga Bahtsul Masail (LBM) PWNU KH Asnan Ritonga MA. Ustaz Hamdan Yazid kemudian menyarankan, agar orang-orang NU yang duduk di Majelis Ulama Indonesia (MUI) membawa soal Salat Tarawih

pola 2-2-2-2 ini ke Komisi Fatwa MUI, agar umat Islam tidak salah kaprah dalam melaksanakan ibadah. "Salat tarawih 8 rakaat dengan pola 2-2-2-2 perlu dibahas lebih dalam lagi. Saya berharap Komisi Fatwa MUI Sumatera Utara mau mendalami hal ini dan kemudian mengeluarkan fatwa tentang tata cara pelaksanaan Salat Tarawih yang memiliki dalil hukum yang kuat, bukan dibuat-buat dengan alasan atas permintaan jamaah," ujar peraih S1 UISU dan S2 IAIN Sumut ini. Dia kemudian mengajak umat Islam agar dalam memahami sesuatu ajaran memakai dasar hukum yang

sahih. "Jadi NU memang mengamalkan 20 rakaat, sedangkan 8 rakaat dengan setiap dua rakaat sekali salam, sampai saat ini kami belum menemukan dasar hukumnya. Karenanya, kita minta MUI membahasnya lebih dalam dan kemudian memfatwakannya kepada umat," ucap jebolan Pesantren Musthafawiyah Purbabaru Mandailing Natal (Madina) itu. Hamdan juga mengajak seluruh umat Islam agar menggali dan memahami ajaran Islam dengan baik dan benar, sehingga tidak ada di antara umat saling menyalahkan dan memecah belah. Dengan demikian, jika ada perbedaan

yang didasari ilmu pengetahuan, tidak akan ada saling mendeskreditkan dan caci mencaci. Sementara itu, Ketua PWNU Sumut H Ashari Tambunan di sela-sela pengajian mengatakan, selama Ramadan 1433 H ini, PWNU menggelar pengajian seminggu sekali. Untuk minggu pertama digelar Minggu (22/7), sedangkan pada pengajian selanjutnya akan digelar setiap Sabtu di aula PWNU Sumut. "Pengajian ini bukan hanya untuk Nahdliyin, tapi juga terbuka untuk umum. Berbagai persoalan keagamaan akan dibahas dalam pengajian ini dengan narasumber yang beragam," kata Ashari.(HAM)


HARIAN

andalas L

U

G

A

S

D

A

N

C

E

R

D

A

S

Senin, 23 Juli 2012 | No: 2341/Tahun VII | Website: www.harianandalas.com | Harga Eceran Rp2.000; Langganan+ongkos kirim Rp75.000; Luar Kota: Rp2.500

Ibunda Ozy Syahputra Meninggal Dunia HARI pertama puasa, Ozy Syahputra harus kehilangan sang ibunda untuk selama-lamanya. Ibunda Ozy, Haji Muslimah, meninggal dunia sore hari ini. "Telah berpulang ke rahmatullah Hj, Muslimah, ibunda dari aktor Ozy Syahputra sore ini. Mohon doa-nya semoga almarhum diterima di sisi Allah SWT. Amin," dalam pesan yang diterima, Sabtu (21/7). Saat ini jenazah berada dirumah duka, Puri Hutama Estate, Jati Mulia, Bekasi. Aktor yang ngetop lewat perannya di Si Manis Jembatan Ancol ini masih belum bisa dikonfirmasi terkait penyebab meninggalnya sang ibunda.(NET)


epaper andalas edisi senin 23 juli 2012