MUHAMMAD
ALDO JAKA SATRIA PERMANA
@maldojsp aldopermana1@gmail.com 089691778004
Lulusan S1 Arsitektur Universitas Islam Indonesia. Senang belajar hal dan ilmu terkait dunia arsitektur, sangat tertarik dengan arsitektur Modern, Minimalis, serta arsitektur bergaya Klasik. Pengembangan terkait kemampuan desain arsitektur dilakukan melalui Studio Desain Arsitektur selama kuliah, selain itu ada beberapa desain arsitektur yang dikerjakan di luar kuliah.
Banjarmasin, 14 Maret 2000
Jl. Mayjend Sutoyo S No 94 A RT 37 RW 03, Teluk Dalam, Banjarmasin Tengah, Kalimantan Selatan
Jl. Pandanaran - UII, Candi Winangun, Sardonoharjo, Kec. Ngaglik, Sleman, DI Yogyakarta
SMPN 10 Banjarmasin 2012 - 2015 SMAN 1 Banjarmasin 2015 - 2018
Universitas Islam Indonesia Yogyakarta 2018 - 2022
Portofolio ini merupakan kumpulan beberapa pekerjaan desain arsitektur dari tahun 2020 - 2022. Terdiri dari pekerjaan studio disetiap semester, pekerjaan terkait, dan pekerjaan non akademik termasuk pekerjaan pelayanan publik, desain kompetisi dan komersial.
- Muhammad Aldo Jaka Satria Permanalist of
content
AKADEMIK
Studio Desain Terpadu (Semester 4) De Oud Bouwen Restoran dan Co Working Space 01
Studio Desain Arsitektur 1 (Semester 5) Lafé Library and Café 08
Studio Desain Arsitektur 2 (Semester 6) Simpul Tunjungan 24
Studio Desain Arsitektur 3 (Semester 7) Rvox Rental Ofce 33
Studio Akhir Desain Arsitektur (Semester 8) Niscala Apartemen 45
Portofolio Lingkungan Binaan Inovatif (Semester 6)
Perancangan Pasar dengan Konsep City Walk
KOMPETISI
Gaung Bandung Competition SeRoowang Amerta 71
63
KOMERSIAL
PRI House Rumah Sehat Sederhana 74 Kedai Kopi DE KAIS 78
80
PELAYANAN PUBLIK
Pengabdian Masyarakat, Bantaran Sungai Kab. Batola Pos Kesehatan Gigi/MCK
69
LAMPIRAN 82
for further information related Architectural Portfolio :
Pada studio desain ini perancangan pendekatan yang digunakan adalah adaptive re-use. Dahulunya bangunan difungsikan sebagai restoran keluarga, tetapi lambat laun bangunan menjadi sepi dan akhirnya tutup. Selanjutnya didalam studio desain ini dilakukanlah redesign dengan mengambil bangunan belanda sebaagai referensi tema vintage dan penambahan beberapa fungsi bangunan yang baru.
Studio Desain Terpadu De Oud Bouwen Restoran dan Co-Working Space Lokasi Jl. Kaliurang KM.05, Kab. Sleman, DIY Tahun 2020BANGUNAN EKSISTING
Rumah Makan De Khendil ini berlokasi di Jl. Kaliurang KM.05 No.20, Karang Wuni, Caturnunggal, Kab. Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Sebelum menjadi De Kendhil resto ditahun 2013 difungsikan sebagai gamenet dan warnet, akan tetapi terjadi masalah pada harga sewa sehingga di alih fungsikan menjadi resto keluarga pada tahun 2015 sampai 2018 hingga akhirnya tutup permanen karena kalah saing dengan resto lainnya disekitaran jalan kaliurang. Sebelum menjadi restoran bangunan ini sempat direnovasi pada tahun 2013. KAJIAN TEMA PERANCANGAN
Vintage (Bangunan Belanda)
Karakteristik Bangunan Belanda : 1. Pengunaan atap
Eksterior dan fasad yang cenderung simetris
Fasad berupa segi empat, segi lima, segi enam
Mempunyai dinding cukup tebal
Mengekspos detail arsitektur
Elemen Arsitektur Bangunan Belanda :
Gevel (gable) pada tampak depan bangunan
Nok Acroterie (hiasan puncak atap)
Geveltoppen (hiasan kemuncak atap depan)
Ragam hias pada tubuh bangunan
Minimalis
Karakteristik Bangunan :
Kesederhanaan tata ruang
Arsitektur bangunan yang geometris
Pengoptimalan fungsi jendela & kaca
Pemilihan warna dinding bersih & lembut
Ruangan terbuka, bersih, dan terang
EKSPLORASI GUBAHAN MASSA
EKSPLORASI FASAD
Alternatif 1
Alternatif 1
Alternatif 2
Alternatif 2
Alternatif 3
Alternatif 3
EKSPLORASI GUBAHAN MASSA (RENDER)
05
Kantor
Lantai 1
Restoran terletak di lantai 1 agar dapat mudah diakses oleh pengunjung dari kalangan apa saja, bahkan disabilitas, karena pada bangunan juga sudah menggunakan konsep ramah disabilitas.
2 Dapur
Pada dapur memiliki ruang yang luas selain itu juga memiliki fasilitas yang lengkap, seperti ruangan pendingin yang berfungsi sebagai penyimpanan kebutuhan bahan makanan dan minuman.
3 Co - Working Space
Pantry & Café Indoor Co - Working Space
Dapur
Outdoor
Restoran
Mushola Lobby
Co working Space diletakkan di lantai 2 hal ini agar tidak menggabungkan ruangan co - working space dengan ruangan lainnya yaitu restoran, karena hal ini dapat mengganggu orang yang sedang bekerja di co - working space
4 Pantry & Café Indoor
Pencahayaan dan penghawaaan pada bangunan
Atap Genteng Tanah Liat
Menggunakan atap genteng tanah liat, dimana hal ini bertujuan menahan panas matahari, karena ketebalannya sehingga ruangan yang ada dibawah nya tidak terlalu panas.
Jendela
Pada bangunan diberikan bukaan yang besar agar dapat juga memasukkan cahaya matahari dan angin sehingga pada ruangan terjadi Cross Ventilation.
Curtain Wall
Curtain Wall berfungsi memasukkan cahaya matahari sedangkan pada bagian atas Curtain Wall terdapat bukaan agar dapat memasukkan angin ke dalam ruangan.
Studio Desain Arsitektur 1 pendekatan desain yang diasah adalah Participatory Design yaitu kemampuan baik dalam menerjemahkan keinginan dan pandangan klien. Keterampilan yang dikembangkan adalah komunikasi dengan klien (memahami keinginan klien). Maupun dalam menerapkannya menjadi strategi desain.
Studio Desain Arsitektur 1 Lafé Library and Café Lokasi Jl. Perdagangan, Banjarmasin, Kalimantan Selatan Tahun 2020PARTICIPATORY DESIGN
User
Masyarakat, pelajar, mahasiswa sebagai target utama yang dituju agar dapat menyalurkan interaksi sosial.
Masyarakat, pelajar, mahasiswa dapat terwadahi oleh aktivitas mereka dimana dengan menyediakan ruang yang tepat untuk mereka.
Potensi Klien
Salah satu klien mengerti tentang permasalahan suatu desain seperti struktur bangunan.
Klien juga ada yang memberikan aspirasi dalam mendesain sehingga gagasan atau ide dapat dengan mudah dimengerti.
Kendala Klien
Terkadang klien juga membebaskan dalam mengikuti desain, tidak terlalu tau mengenai desain sehingga bergantung kepada perancang
Klien ke-1 Mahasiswa Klien ke-2 Mahasiswa
Klien 1 sebagai perwakilan masyarakat agar dapat memberikan masukan masukan tentang apa yang dibutuhkan oleh masyarakat, sehingga aktivitas masyarakat dapat terwadahi. Klien ke 1 memberikan saran berupa perpustakaan.
Klien 2 sebagai owner sekaligus juga pemberi aspirasi agar dapat terciptanya ruang yang ditujukan kepada masyarakat, klien 2 juga adalah pemberi ide gagasan awal fungsi bangunan yaitu Café
Tools Participatory
Kuisioner Catatan Desain Chat Social Media
Klien saat ini juga ada yang sedang berada di luar kota sehingga jika ingin bertatap muka secara langsung harus menemuinya dan membutuhkan waktu
Masukan Awal Klien
1
Bertemakan Industrial dengan warna hitam doff, penggunaan material seperti baja taso yang juga berwarna hitam, memiliki furniture seperti meja dan kursi yang minimalis.
Ruang privat Ada spot foto yang bagus
Pada bangunan terlihat instagramble
Terdapat juga ornament ornament pada dinding
Lokasi site terletak Jl. Perdagangan, Banjarmasin, Kalimantan Selatan
Site yang dipilih memiliki luas 1.000m², lokasi yang diambil berdasarkan lahan yang dimiliki owner, lahan merupakan lahan yang tidak digunakan, sehingga owner disini ingin membuat suatu bangunan yang berfungsi untuk area sekitar.
TRANSFORMASI GUBAHAN MASSA
Gubahan Massa
Bentuk gubahan massa mengadaptasi dari bentuk tapak, selain itu juga orientasi gubahan pada gambar disamping adalah untuk merespon kondisi alam pada tapak seperti hembusan angin, kebisingan.
EKSPL
Tata Ruang
Tata ruang merupakan hasil dari analisis yang dilakukan dan ruang merupakan hasil dari kebutuhan pada bangunan
REGIONALISME
Implementasi Pada Desain
Dengan merepresentasikan nya pada fasad bangunan, sehingga nilai regionalisme dapat terwujud. Pada garis merah nantinya merupakan lapisan tambahan pada fasad bangunan peletakkan secondary skin motif sasirangan yang digunakan untuk menunjukkan citra dan identitas bangunan.
ASPEK REGIONALISME
Pada awalnya klien meminta untuk menggunakan motif sasirangan yaitu Kulat Kurikit
Tetapi kemudian klien meminta untuk mengubah nya menjadi motif sasirangan yaitu Kembang Tampuk Manggis
Penggunaan Roster dengan motif sasirangan, Kembang Tampuk Manggis
Transformasi Bentuk Roster
PENGEMBANGAN EKSPLORASI RANCANGAN DESAIN
RANCANGAN DESAIN YANG TERPILIH
Alternatif 2
Pada awalnya alternatif 2 terpilih sebagai hasil akhir rancangan desain, tetapi pada alternatif 2 ini terdapat berbagai macam pertimbangan salah satunya dari aspek struktur, karena pda bangunan menggunakan struktur rangka baja portal, sehingga dengan kondisi atap seperti diatas menyebabkan keraguan apakah struktur tersebut dapat menopang atap dengan baik
Pada akhirnya, setelah rancangan desain di diskusikan dengan klien, maka menghasilkan keputusan klien memilih alternatif 3 dengan pertimbangan struktur yang tepat, tata ruang yang sesuai dengan kebutuhan yang di inginkan oleh klien. Ada beberapa perubahan pada desain rancangan ini nantinya.
Alternatif 3
HASIL AKHIR RANCANGAN DESAIN
Perubahan pada alternatif 3 juga terlihat pada bagian tengah bangunan, dimana bagian tengah bangunan diberi void pada lantai 2, dan juga di beri bukaan yang lebar agar dapat memasukkan sinar matahari
Setelah alternatif 3 terpilih, desain pada bangunan menggunakan atap segitiga, hal ini dipertimbangkan dari aspek struktur, karena struktur pada bangunan menggunakan struktur portal, dan pada penutup atap menggunakan penutup atap bitumen
HASIL AKHIR ASPEK REGINALISME
Untuk menghindari sinar matahari yang masuk terlalu banyak, maka digunakan fasad yang berukir motif khas kalimantan selatan y a i t u s a s i r a n g a n , d e n g a n mengambil motif kembang
Pada atap untuk menambah aspek regionalisme nya, digunakan lisplang, hiasan samping atas (jurai atas) dengan motif Kambang Cengkih
Penggunaan fasad pada tampak depan bangunan dengan menggunakan ukiran khas kalimantan dengan material yaitu kayu
HASIL AKHIR ASPEK REGINALISME
HASIL AKHIR STRUKTUR
Struktur Bangunan
Pada awalnya struktur bangunan menggunakan struktur kolom balok beton, tetapi klien menyarankan untuk menggunakan struktur kolom balok Baja dengan rangka struktur Portal
Atap
Pada bagian atap, menggunakan atap bentuk segitiga dengan struktur rangka Baja
Pondasi
Pondasi bangunan menggunakan 2 pondasi yaitu, pondasi Footplate dan Batu kali
PEMBAGIAN RUANG
Mushola
Indoor Cafe
Outdoor Cafe Indoor Cafe
Dapur Servis
Indoor Cafe
Ruang Baca/Tersendiri
Perpustakaan Ruang Baca
Ruang Baca
Parkiran
Lantai 2
Lantai 1
INTERIOR
Pada Studio Desain Arsitektur 2 ini mengacu kepada pendekatan perancangan Plowright. Metode desain yang digunakan yaitu Concept-based design, dimana pada studio ini perancangan yang dilakukan adalah redesign kampung kota Surabaya. Kawasan yang dipilih adalah segiempat emas Tunjungan, Surabaya. Pada desain ini kawasan kampung kota segitiga tunjungan dibagi menjadi zona hunian, zona resapan dan rekreasi, zona pangan, dan zona hiburan.
EKSTERIOR APARTEMEN
Perancangan Rental Ofce yang dilakukan pada Studio Desain Arsitektur 3 ini menerapkan pendekatan yang mengacu pada GBCI (Green Building Council Indonesia). Sehingga tercipta bangunan yang berimbas baik terhadap lingkungan yang ada disekitarnya, perancangan ini dilakukan berdasarkan latar belakang dan isu yang diangkat. Pada studio ini juga dilakukan simulasi pengujian dengan menggunakan beberapa software seperti Velux Daylight Visualizer, Solar Tool, RESIST, EDGE, dan penggunaan simulasi uji OTTV serta perhitungan - perhitungan yang terkait dengan kriteria yang ada di GBCI.
Studio Desain Arsitektur 3 Rvox Rental Ofce Lokasi Surabaya, Jawa Timur Tahun 2021LATAR BELAKANG DAN ISU TERKAIT FENOMENA PEMANASAN GLOBAL, MENYEBABKAN URBAN HEAT ISLAND
EFEK PANDEMI BERDAMPAK PADA PEMULIHAN EKONOMI BANYAKNYA PERUSAHAAN STARTUP
KDB KLB KDH
Lokasi Site berada di Jl. Kenari, Embong Kaliasin, Kec. Genteng, Kota Surabaya, Jawa Timur
Zona : Perdagangan dan Jasa (K-5) Subzona : Skala Regional/Kota/UP (K-5)
Site terpilih memiliki luas yaitu 3.000m² Site terpilih merupakan kawasan yang strategis pusat dari segmen perekonomian, kegiatan utama pada daerah tersebut Permukiman, Pemerintahan, Perdagangan & Jasa
maks 60% 1.800 m²
4.8 poin min 10% 300 m²
Dasar Pertimbangan : - Arah angin - Orientasi Bangunan - View yang terdapat pada tapak - Kebisingan - Sirkulasi pada site
Respon : - Orientasi bangunan akan menghadap menghadap ke arah Selatan - Kebisingan yang berasal dari jalan sehingga bangunan di letakkan jauh dari jalan - View yang paling maksimalterdapat pada site berada di bagian, Barat, Utara, sehingga dapat diberi bukaan agar dapat melihat view
BASE MENT maks 3 lantai
EKSPLORASI STRATEGI
Green Architecture
RENTAL OFFICE
Strategi Pencapaian pada desain akan dilakukan dengan menerapkan beberapa kriteria yang sudah ditentukan dalam GBCI, selain itu desain juga menerapkan berbagai konsep/ide yang akan direncanakan sesuai kebutuhan dari Kriteria GBCI
Mendesain dengan aksesibilitas untuk semua pengguna, terutama pengguna Disabilitas
EKSPLORASI GUBAHAN MASSA
6.00
INTEGRASI
6.00
Rental Ofce Annex 40.00 12.00
Pada bangunan tahan gempa, penggunaan Shear Wall dapat menjadi pengaku struktur pada bangunan Annex, sedangkan Rental Ofce menggunakan Core.
Modul Struktur 8m x 6m
24.00 12.00
6.00 8.00 8.00 8.00 8.00
STRUKTUR 8.00
PENENTUAN RUANG
Lantai 9
Meeting Room
Co-working Space Large Ofce
Lantai 7 dan 8
Lantai 5 dan 6
Medium Ofce
Lantai 3 dan 4
Small Ofce
Lantai 2 Lantai 1
Masjid Social Gathering Auditorium
INTERIOR AUDITORIUM
INTERIOR MEETING ROOM
Studio Desain Arsitektur ini merupakan studio terakhir pada program studi jenjang S1 Arsitektur Universitas Islam Indonesia. Dengan memilih konsentrasi di Laboratorium Teknologi dan Kinerja Bangunan. Pada studio ini mahasiswa bebas dalam memilih gagasan desain yang akan dirancang. Tetapi, mahasiswa harus tetap berfokus pada ruang lingkup konsentrasi laboratorium yang dipilih. Maka dari itu studio ini memiliki judul “Perancangan Apartemen dengan Pendekatan Teknologi Pintar untuk tercapainya Bangunan Arsitektur Hijau di Surabaya”.
PREMIS PERANCANGAN
Surabaya merupakan kota terbesar kedua di lndonesia setelah Jakarta, dimana jumlah penduduk kota Surabaya setiap l tahunnya seIaIu mengalami kenaikan. Peningkatan populasi penduduk di wilayah perkotaan dapat mengubah pola ruang kawasan perkotaan. Pengunaan Iahan akan bergeser dari keperluan pertanian menjadi keperluan tempat tinggaI, kawasan bisnis/industri dan aktivitas Iainnya.
Perubahan tutupan lahan ini akan berdampak pada kondisi ikIim dan cuaca di kawasan perkotaan sehingga menyebabkan terjadinya fenomena Urban Heat Island (UHI).
Dari persoalan diatas terkait Peningkatan Jumlah Penduduk yang menyebabkan terjadinya fenomena Urban Heat Island (UHI) di Surabaya, maka dalam perancangan ini solusi alternatif tempat tinggal salah satunya adalah dengan l membangun Apartemen dengan pendekatan Teknologi Pintar agar dapat tercapainya Arsitektur Hijau sehingga berkontribusi dalam kelestarian lingkungan, atau setidaknya tidak berkontribusi dalam fenomena Urban Heat Island itu sendiri.
PERNYATAAN PERSOALAN
Angka Konsumsi Energi Listrik yang Selalu Meningkat
Keberadaan manusia tidak dapat dipisahkan dari pemanfaatan energi listrik. Pertambahan jumlah penduduk diikuti dengan semakin berkembangnya perangkat-perangkat yang kita gunakan setiap hari yang pada umumnya menggunakan energi listrik, hal ini mendorong jumlah penggunaan energi listrik di Indonesia terus meningkat dari tahun ke tahun.
Kualitas lingkungan yang menurun juga menjadi perhatian karena penggunaan energi yang memperbesar setiap peluang dengan hasil akhir yang berlebihan menyebabkan peningkatan emisi gas buang seperti CO2 (karbon dioksida), NO (nitrogen monoksida) , NO2 (nitrogen dioksida) dan gas belerang, menyebabkan Efek Rumah Kaca. Kerugian yang dibawa oleh Efek Rumah Kaca adalah penurunan atmosfer yang berbahaya, khususnya peningkatan suhu bumi. Dampak dari peningkatan suhu bumi yang menyebabkan ketidakseimbangan ekosistem bumi, peningkatan muka air laut yang menyebabkan banjir yang mengalir di pesisir, cuaca dan iklim yang tidak menentu, dan lain-lain.
Faktor dan Solusi Persoalan Perancangan
Faktor yang mengakibatkan konsumsi energi listrik selalu semakin tinggi adalah human error di hal hal yang fundamental seperti lupa mematikan lampu dan pendingin ruangan waktu sudah tidak dipergunakan atau ruang sudah tidak terpakai, membiarkan pengisi daya gawai terpasang pada stop kontak waktu sedang tidak difungsikan, komputer yang menyala seharian walaupun tidak difungsikan, dan masih banyak masalah-masalah lain sejenis. Untuk mengurangi dampak human error, menaikkan esiensi energi, serta penggunaan energi listrik yang optimal serta esuai, maka salah satu penyelesaiannya ialah pengaplikasian konsep Smart Building yang menggunakan banyak sekali macam sistem teknologi pintar.
Konsep Smart Building bisa memangkas penggunaan energi antara 20% hingga 50% pada sebuah bangunan.
KONSEP PERANCANGAN
Apartement yang reduce cost untuk di jadikan tempat tinggal, dengan menerapkan teknologi pintar diharapkan dapat mengurangi beban energi sehingga mengurangi biaya pengeluaran bagi penghuni. Dengan pendekatan bangunan pintar sehingga dapat berkontribusi untuk lingkungan dan tercapainya arsitektur hijau.
LOKASI PERANCANGAN
Perancangan Apartemen berada di lokasi i Jl. Kenari, Embong Kaliasin, Kec. Genteng, Kota Surabaya, Jawa Timur. Di bangun diatas lahan seluas 3.690m2 sedangkan untuk luas total lantai terbangun adalah 1.423m2.
Fungsi utama dari bangunan adalah sebagai tempat tinggal (hunian) atau disebut dengan Apartemen, terdapat berbagai macam tipe hunian yang tersedia pada apartemen seperti tipe hunian Studio, 2BR, dan 3BR.
PETA PERSOALAN
SMART BUILDING MANAGEMENT SYSTEM
Prinsip kerja smart buiIding ini adaIah integrasi berbagai komponen pada bangunan. Dari komponen yang di instal ini selain dapat diatur secara otomatis juga terjalin komunikasi antar komponen. Secara umum metode yang digunakan untuk bangunan pintar adalah dengan menggunakan sensor.
TEMUAN SMART TECHNOLOGY
AKSONOMETRI
STRUKTUR
LANTAI 8
LANTAI 7
LANTAI 6
LANTAI 5
LANTAI 4
LANTAI 3
LANTAI 2
BASEMENT LANTAI 3
BALOK 60cm X 40cm
KOLOM D = 80cm
BALOK ANAK 15cm X 15cm SLOOF 60cm X 40cm
PONDASI TIANG
BASEMENT LANTAI 2
BASEMENT LANTAI 1
Penggunaan struktur pada bangunan menggunakan struktur Kolom dan Balok dengan Pondasi Tiang Pancang, menggunakan material Smart Concerete. Sedangkan untuk Core hanya sebagai struktur pendukung.
LANTAI 1
Wireless Lighting System
Drinking Water Delivery
Smart Water Controller
Security Alarm Connect
Pengaplikasian beberapa temuan Smart Technology yang digunakan pada apartemen contohnya seperti sistem Wireless Lighting System yang berfungsi sebagai otomasi pada pencahayaan, selanjutnya ada Drinking Water Delivery System yang berfungsi sebagai sumber alternatif air minum, kemudian Smart Water Controller yang berfungsi sebagai pengontrol penggunaan terkait air yang ada pada hunian, dan yang terakhir Security Alarm Connect yang berfungsi sebagai sistem pemberitahuan terhadap penggunaan alat-alat elektronik yang sedang digunakan.
Penggunaan - penggunaan Smart Technology ini lebih dioptimasikan pada hunian - hunian yang ada diapartemen saja, supaya diharapkan agar dapat mengurangi beban penggunaan energi.
SKEMA PENCAHAYAAN BUATAN DAN ALAMI
Untuk pencahayaan sangat mengandalkan sinar matahari dari luar sehingga pada unit hunian diberikan sirkulasi untuk sinar matahari dapat masuk kedalam ruang, selain itu juga pencahayaan kedua yang digunakan adalah pencahayaan buatan seperti pada bangunan umumnya yaitu menggunakan lampu
SKEMA PENGHAWAAN UDARA BUATAN DAN ALAMI
Penghawaan utama dalam bangunan untuk setiap hunian masih mengandalkan penghawaan buatan dari Air Conditioner sedangkan untuk penghawaan alami yang dapat dicapai oleh angin adalah area balkon pada hunian.
SMART WATER CONTROLLER DRINKING WATER DELIVERY SECURITY ALARM CONNECT SMART WATER CONTROLLER
ASADFKINETIK
PANELACP RANGKA BAJAPenggunaan fasad kinetik pada hunian 2BR dan 3BR. Fasad ini berfungsi sebagai penghalau sinar matahari yang masuk ke dalam ruangan, cara menggunakan fasad kinetik ini dapat diatur oleh penghuni apartemen.
TAP BUKA
TUTUP
Selubung atap bangunan pada lantai yang atas yaitu tepat nya Gym Area memiliki keunggulan Smart Technology yaitu adalah dapat membuka tutup ketika malam ataupun siang hari, selubung atap ini juga dapat dikontrol oleh pengguna, fungsi dari penggunaan atap ini adalah untuk memberikan kesan yang berbeda ketika berada di dalam Gym
APLIKASI TEKNOLOGI PADA BANGUNAN
kema Solar sPanel
Salah satu alternatif sumber energi listrik pada bangunan yaitu berasal dari Sinar Matahari yang ditangkap oleh solar panel. Pada solar panel akan menyerap sinar matahari kemudian diubah menjadi energi listrik yang di tampung dalam Battery kemudian dari battery akan disalurkan ke unit - unit hunian, tetapi sumber listrik dari solar panel ini hanya dikhususkan untuk ruang - ruang seperti toilet hunian, toilet publik, masjid, restoran dan Co-Working Space
PENYIRAMAN
OTOMATIS
Salah satu teknologi lainnya yang diterapkan pada bangunan terkait site adalah dengan memberikan teknologi berupa Penyiraman Otomatis yang sumber airnya juga berasal dari air hujan yang di tampung di dalam Stormwater Module
Merancang kembali kawasan pasar yang sudah ada dengan konsep City Walk yang menciptakan kawasan yang lebih tertata dan enak dipandang. Diperancangan ini juga memperbaiki penataan area terbuka hijau yang menjadi lebih bagus lagi dan bisa dimanfaatkan masyarakat, pengunjung, dan pedagang sekitar untuk melakukan aktivitas, dan juga pada desain bangunan menerapkan selubung yang sesuai dengan nilai budaya Kalimantan. Memberikan jalur pedestrian agar mempermudah, memberi kenyamanan dan keamanan untuk pejalan kaki. Memberikan lapak pada para pedagang untuk meningkatkan pendapatan ekonomi dan memberikan lahan parkir untuk para pengunjung jika ingin mengunjungi Kawasan.
Pengabdian masyarakat ini dilakukan bersama dengan seorang mahasiswa dari Fakultas Kedokteran Gigi, Universitas Lambung Mangkurat. Tetapi disini akan lebih menjelaskan pada perancangan Pos Kesehatan Gigi/MCK. Masyarakat bantaran sungai yang memiliki kebiasaan MCK dan gosok gigi di sungai dimana air yang mereka gunakan adalah air yang diambil dari sungai secara langsung. Hal tersebut tentu kurang baik untuk kesehatan mereka, maka dari itu salah satu solusi alternatif untuk masyarakat bantaran sungai dengan merancangkan MCK umum dan Pos Kesehatan Gigi dimana air tersebut diambil langsung dari sungai tetapi memiliki sistem pengolahan air yang diberikan treatment agar air yang dihasilkan sudah sesuai untuk kebutuhan MCK maupun gosok gigi.
Di desain menggunakan pendekatan Place Making dengan merubah lahan kosong dan rumah yang terbengkalai menjadi tempat yang dapat menampung banyak aktivitas. Mulai dari aktivitas komersil Ini melibatkan mempertimbangkan keterkaitan antara retail di sekitarnya, vendor, fasilitas yang disediakan, dan aktivitas yang terjadi di ruang, kemudian menyempurnakan ruang dengan perubahan lanskap, penambahan tempat duduk, dll., Untuk membuat semua elemen itu saling terkait. Hasil akhirnya harus menjadi unit kohesif yang menciptakan nilai lebih besar bagi komunitas dari pada hanya jumlah bagian-bagiannya.
Gaung Bandung Competition SeRoowang Amerta Lokasi Bandung, Jawa Barat Tahun 2020
Merancang rumah dengan mengacu pada Modul Rumah Sehat Kementerian Pekerjaan Umum. Rumah Sehat yang memperhatikan Ventilasi, Pencahayaan, Bukaan, dan yang lainnya.
Merupakan rumah keluarga yang memiliki konsep Rumah Sehat Sederhana, dimana rumah yang berdiri di atas tanah ini memiliki bangunan dengan lebar 9 meter dan panjang 12,5 meter yang diperuntukkan untuk keluarga 4 orang (ayah, ibu, 2 anak) sehingga pada rumah memiliki banyak ruang, yaitu :
1 Ruang tamu yang terpisah (terdapat partisi) dengan 1 ruang keluarga, 3 Kamar tidur, 1 Kamar Mandi, 1 Ruang Makan, dan 1 Dapur. Selain itu juga terdapat Halaman depan maupun Halaman Belakang.
Pada halaman terdapat carport yang dapat menampung 1 mobil dan 1 motor, terdapat juga lahan hijau sehingga dapat menjadi suatu tempat untuk bersantai, selain itu ada juga teras yang menjadi tempat sebagai ruang transisi dari luar sampai ke dalam rumah.
Pada tampak depan bangunan ini penggunaan material pada rumah seperti dinding beton dengan menggunakan cat warna putih, selain itu pada rumah ditambahkan keramik dengan warna yang berbeda pada bagian-bagian tertentu seperti gambar di atas, agar dapat memperjelas fasad pada bagian depan rumah.
Rumah didesain agar mendapatkan pencahayaan alami dan juga sirkulasi udara dari luar agar lebih dapat menghemat energi dari penggunaan lampu maupun pendingin udara. Pada rumah diberikan Cross Ventilation agar dapat terciptanya Sirkulasi Udara silang di dalam rumah, pada rumah juga diberikan jendela yang cukup besar hal ini berfungsi selain memasukkan udara dari luar juga berfungsi sebagai sumber pencahayaan alami yang dapat masuk ke dalam rumah.
Atap merupakan salah satu bagian terluar dari rumah yang langsung menerima panas matahari sehingga akan mengumpulkan panas pada rongga atap. Jika tidak dialirkan keluar rumah maka akan mengakibatkan panas di dalam ruang yang ada di bawahnya sehingga pemberian ventilasi (bukaan) pada bagian atas plafon berfungsi agar dapat memberikan sirkulasi pada udara panas yang terkumpul tersebut agar dapat didorong keluar dari rongga atap rumah.
Halaman depan dan halaman belakang disederhanakan. dapat digunakan sebagai ruang santai konvensional, area bermain anak, Teras pintu masuk dan carport digunakan sebagai tempat keluar kendaraan. Halaman belakang rumah bisa menjadi suatu tempat tersindiri di dalam hunian yang dapat dijadikan sebagai tempat bersantai dan rileks, karena pada halaman tersebut memiliki luasan yang cukup.
78
Kedai Kopi yang dirancang diatas lahan terbatas dengan luas 7.3m x 3.5m, memiliki desain yang dikombinasikan dengan roster. Didesain dengan memiliki ruangan yang lega agar dapat memberi kenyamanan kepada pengunjung.
Kedai Kopi DE KAIS Lokasi Banjarmasin, Kalimantan Selatan Tahun 2021
Ruang Pemulihan Jogja Orthopaedic Sport Clinic Lokasi Yogyakarta Tahun 2021 80
Redesign ruang pemulihan di Jogja Orthopaedic Sport Clinic, pada ruangan ini merupakan ruang pemulihan kesehatan untuk pasien dimana terdapat alat-alat gym dan Track Jogging yang tidak terlalu panjang. Ruangan ini memiliki luas 5m x 4m.
RUANG EKSISTING
LAMPIRAN82
AKADEMIK
Studio Desain Terpadu (Semester 4)
De Oud Bouwen Restoran dan Co Working Space
Studio Desain Arsitektur 1 (Semester 5)
Lafé Library and Café
https://drive.google.com/drive/folders/1jzKBrthAm3vdz9Comt16_bqS3YPFKRkC?usp=share_link https://drive.google.com/drive/folders/1BKUyZJrW1PxikIPRiiJ9BfbrTx2St6I_?usp=share_link
Studio Desain Arsitektur 2 (Semester 6)
Simpul Tunjungan Studio Desain Arsitektur 3 (Semester 7)
https://drive.google.com/drive/folders/1R2Ew2NzSUcZSRx_UhYRSxrLLyQuO_2Qp?usp=share_link
RVox Rental Ofce
https://drive.google.com/drive/folders/1f9anJA8PGKfjQuo8eiDwypx5NIayDA9y?usp=share_link
Studio Akhir Desain Arsitektur (Semester 8)
Niscala Apartemen
Portofolio Lingkungan Binaan Inovatif (Semester 6)
Perancangan Pasar dengan Konsep City Walk
https://drive.google.com/drive/folders/1b8TCfA1LJ9E70e7cHM0Sm9b6__EwNO9s?usp=share_link https://drive.google.com/drive/folders/14PndaYCuwzmM7YKWJeP_pynGvgYFdUDE?usp=share_link
PELAYANAN PUBLIK
Pengabdian Masyarakat, Bantaran Sungai Kab. Batola
Pos Kesehatan Gigi/MCK
https://drive.google.com/drive/folders/1fhoxaK_vsXC2-5n5HPSQDT12A_k4I7by?usp=share_link
P O R T O F O L I O
A R S I T E K T U R 2020
- 2022