Issuu on Google+

MAR 2011

The Magazine of Wings Air | Maret 2011

ACEH Penuh Warna

FESTIVAL INDONESIA Semarak Budaya

WINGS MAGAZINE

1


WINGS MAGAZINE

2 MAR 2011


WINGS MAGAZINE

1

MAR 2011


[Content ] 8 Special

26 Special

MAR 2011

Banda Aceh

14 Travel

2 WINGS MAGAZINE

Festival Indonesia

Pontianak

REGULAR 4

News

22

Leisure

25

Tips

30

Hot Stuff

36

Event

37

Tips

18

Semarang

42

Destination

32

Kota Bogor

45

Tips

40

Pantai Geger-Bali


NEWS

COCKPIT’S NOTE President Director Achmad Hasan Director of Production Capt. Ertata Lananggalih Director of Operation Capt. Redi Irawan

Director of Commerce Rudy Lumingkewas Director of Finance Edward Sirait

WINGS Publisher & Editor in Chief Makhfudz Sappe

Untuk meningkatkan pelayanan terbaik haruslah didukung oleh sumber daya baik itu manusia maupun armada yang berkualitas. Sampai bulan ini kami sudah menerima 11 unit ATR 72-500 dari pemesanan tahap pertama (15 unit). Tanggal 25 Februari 2011 kami telah menandatangani kontrak pembelian tahap kedua sebanyak 15 unit pesawat ATR 72-500. Selain itu guna mendapatkan sumber daya manusia yang berkualitas kami secara rutin mengadakan pelatihan. Kami juga melengkapi pusat latihan dengan berbagai fasilitas modern seperti satu unit simulator pesawat ATR 72-500 dan satu unit simulator pesawat MD-Series. Demikian juga dengan Wings Flying School (WFS) yang berlokasi di Cirebon Jawa Barat, saat ini telah memiliki 4 buah pesawat latih bagi calon pilot. Disamping itu sedang disiapkan juga satu kawasan pelatihan yang lebih modern dan lengkap. Penyediaan fasilitas dan sarana pelatihan ini merupakan bukti atas komitmen kami terhadap pentingnya pelatihan yang menghasilkan tenaga profesional yang mumpuni untuk menunjang keselamatan dan keamanan penerbangan.

Editor Ed Zoelverdi | Priyanto Sismadi | Safari A. Husain | Ristiyono

Selamat menikmati penerbangan bersama Wings Air.

Finance Ade Kristanti

Marketing Manager A. Gener Waluku Marketing Ririn Tri Astuti | G. Hardianto | Rusman Madjulekka | Adriansyah | M. Lottong Makkaraka | Amrul Alam Irma Herliana

Designer Gerald Manuel Wangsasaputra Richard Archie F.M. (Illustrator) Marketing Support Farid K.

Circulation M. Solichin

Achmad Hasan Direktur Utama

Bali Representative Fernandito Haka | Yurison Suryantara Published by PT. Bentang Media Nusantara

Dapat juga dibaca di

www.issuu.com/lionmagazine

Advertising T. +62 21 9849 4404 F. +62 21 3151 668 Email. edlionmag@gmail.com editorial@lionmag.com

HOTLINE 0821 10 88 22 00

MAR 2011

Penumpang yang berbahagia, terimakasih atas kepercayaan yang masih diberikan kepada kami hingga saat ini. Kepercayaan yang harus kami jaga terus dan merupakan tongkat tanggung jawab yang harus kami emban. Memberikan pelayanan yang terbaik, bahkan semakin hari makin ditingkatkan kualitasnya. Karena berbicara masalah jasa layanan transportasi udara tidak bisa terlepas dari faktor keselamatan, keamanan dan kenyamanan. Itulah sebabnya kami tidak pernah berhenti belajar dan berinovasi guna menghasilkan yang terbaik buat para penumpang sekalian.

Director of Technics Dedi Yunadi

3 WINGS MAGAZINE

Mencetak Sumber Daya Manusia Yang Mumpuni


NEWS

Donor Darah

MAR 2011

di Millennium Hotel Sirih Jakarta bekerjasama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Millennium Hotel Sirih Jakarta mengadakan donor darah dan bekerjasama dengan Palang Merah Indonesia, acara sosial ini dilaksanakan pada tanggal 10 Februari 2011 di Pre Function Room. Acara ini sangat menyenangkan karena melihat jumlah pendonor meningkat setiap kali (setiap triwulan). Sebagai tuan Rumah, Millennium Hotel Sirih Jakarta menyediakan makan siang untuk para pendonor (tamu hotel & karyawan, pelajar di sekitar hotel, tamu-tamu lain dan juga orang-orang yang ada dilingkungan hotel) yang telah menunjukkan komitmen yang luar biasa mereka terhadap donor darah. Imuthia Yanindra, Marketing Communication Manager Millennium Hotel Sirih Jakarta mengatakan, ”Kita mengadakan donor darah ini empat kali dalam setahun”. Dan dia juga menambahkan dengan mengadakan kegiatan sosial seperti donor darah yang diadakan dan di fasilitasi oleh Millennium Hotel Sirih Jakarta para pendonor yang ada di sekeliling hotel dapat mudah melakukan donor darah.

WINGS MAGAZINE

4

Appreciation Party 2011 “ENCHANTING INDONESIA” Santika Indonesia Hotels & Resorts mengadakan Appreciation Party 2011 “Enchanting Indonesia” pada 17 Februari 2011 di Balai Agung Betawi Ballroom Hotel Santika Premiere Jakarta sebagai bentuk apresiasi terhadap kontribusi dan loyalitas kepada perusahaan, anggota Santika Important Person (SIP) maupun Media atas dukungannya sepanjang tahun 2010. Acara yang dibuka oleh August Parengkuan, Direktur PT. Grahawita Santika di depan Top 100 perusahaan sebagai undangan acara ini mengharapkan agar di tahun-tahun yang akan datang tetap mengembangkan kerjasama yang jauh lebih baik dengan Santika dimana pun berada. Tingkat huni Santika Grup selama tahun 2010 adalah 72.15%, ini semua dapat dicapai berkat dukungan dan kerjasama dari perusahaan-perusahaan, travel agent, anggota SIP dan juga media. Di tahun 2011-2012 akan dibuka 10 Amaris Hotel, 11 Hotel Santika Premiere (bintang 4) & Hotels Santika (bintang 3). Dalam acara ini diserahkan penghargaan kepada perusahaan dengan berbagai kategori seperti Top Company, Top Travel Agent, Top SIP, dan Top Media. Penyerahan penghargaan dilakukan oleh August Parengkuan Direktur PT. Grahawita Santika dengan didampingi oleh Donny Tisnantoro, Corporate Director of Marketing Santika Indonesia Hotels & Resorts.

“Nexian XLalu Cinta” Nexian dan XL kembali membuat kolaborasi terhangat dengan menyandingkan 2 hape kerennya yaitu Nexian W701 SPEED dan Nexian G509 Sound Box serta tidak tanggung-tanggung Nexian menggunakan Brand Ambassador barunya yaitu pasangan duet Anang – Ashanty yang akan meluncurkan single terbarunya. “Nexian akan terus mewujudkan komitmentnya untuk Musik Indonesia dan memberikan appresiasi terbaik untuk setiap musisi Indonesia” begitu ujar Martono Jaya Kusuma selaku Chief Executive Officer PT. Metrotech Jaya Komunika Indonesia. Dalam kesempatan ini, Nexian berkolaborasi dengan XL untuk menghadirkan “Nexian XLalu Cinta” dengan membundling hape Nexian ini dengan Content-Content Cinta XL di *123*2011# yang diberikan secara gratis buat setiap pelanggan XL. Dimana setiap pembelian hape Nexian sudah di lengkapi dengan gratis kartu baru dari XL dengan “Internetan sepuasnya hanya Rp. 5000,- / hari” dan dapatkan untuk pertama kalinya RBT hit single AnangAshanty dengan judul “Menentukan Hati”.


MAR 2011

WINGS AIR MENAMBAH 15 PESAWAT BARU ATR 72-500 Jumat, 25 Februari 2011, dilaksanakan penandatanganan pembelian 15 unit pesawat ATR 72-500 antara Wings Air dengan pabrik pembuat pesawat “Turboprop” ATR yaitu An Alenia Aeronoutica and EADS joint venture. Tahun 2009 kedua belah pihak telah menandatangani nota kesepahaman pemesanan 30 unit pesawat, dimana 15 unit pesawat merupakan pemesanan pasti dan 15 unit lagi merupakan pemesanan opsi tambahan. Penandatanganan kali ini merupakan realisasi pemesanan opsi tambahan menjadi pesanan pasti. Sehingga jumlah pesawat yang dipesan secara pasti dan akan dioperasikan oleh Wings Air menjadi 30 pesawat ATR 72-500. Tahun depan diharapkan ke 15 pesawat tersebut dapat diterima dan dioperasikan oleh Wings Air. Kerjasama ini ditandatangani oleh Rusdi Kirana-Direktur Utama Lion Air sekaligus Komisaris Wings Air dan Filipo Bagnato-CEO ATR, yang disaksikan oleh Hatta Rajasa-Menko Perekonomian Republik Indonesia; Christine Lagarde-Menteri Ekonomi, Keuangan dan Industri Perancis; Philippe Zeller-Duta Besar Perancis untuk Indonesia; Freddy Numberi-Menteri Perhubungan Indonesia; serta Gita Wirjawan-Kepala BKPM. Dengan penambahan 15 pesawat tersebut menjadikan Wings Air merupakan perusahaan penerbangan pengguna ATR 72500 terbesar di Asia Tenggara. “Peningkatan jumlah armada

ATR ini kami harapkan memberi kontribusi bagi pertumbuhan ekonomi nasional kita. Kami bangga memperluas dan mengembangkan kemampuan transportasi di seluruh Indonesia dengan menggunakan pesawat yang memiliki teknologi yang paling modern. Pesawat ATR menjadi sangat populer di Indonesia karena mereka memainkan peran kunci dalam pengembangan bisnis dan pariwisata serta menghubungkan pulau-pulau di Indonesia”, jelas Rusdi Kirana, Direktur Utama Lion Air sekaligus Komisaris Wings Air.

WINGS MAGAZINE

5


NEWS

MAR 2011

LION  TRAINING CENTER Menghasilkan SDM Yang Handal

WINGS MAGAZINE

6

P

erkembangan Lion Air semakin pesat menjadi maskapai penerbangan swasta nasional yang boleh dibilang terbesar di tanah air ini. Di tahun 2011 ini Lion Air akan menerima 16 pesawat Boeing 737-900ER dan 6 pesawat ATR 72-500 untuk Wings Air. Seiring dengan bertambahnya armada maka kebutuhan akan tenaga penerbang, teknisi/ mekanik dan awak kabin juga semakin meningkat. Oleh karena itu melalui Lion Training Center dan Wings Flying School diharapkan mampu menyediakan tenaga-tenaga kerja yang berkualitas dan profesional sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Bulan Februari lalu Lion Air menerima lulusan Lion Air Training Center dan Wings Flying School yang telah berhasil menyelesaikan masa pendidikan dengan baik. Adapun peserta yang diwisuda adalah 7 penerbang lulusan Wings Flying School Batch 1; 30 tenaga teknisi pesawat lulusan Basic Aircraft Maintenance Batch 1 dan 22 awak kabin  lulusan Initial Training Flight Attendance Batch 88. Menurut Direktur Utama Lion Air, Rusdi Kirana “pelatihan merupakan hal yang mutlak bagi jasa industri angkutan udara untuk itulah kami memutuskan untuk memiliki unit pelaksana pelatihan berikut fasilitas pendukungnya.” Penyediaan fasilitas dan sarana pelatihan merupakan bukti atas komitmen Lion Air terhadap pentingnya pelatihan untuk menunjang keselamatan dan keamanan penerbangan.

Dengan fasilitas yang semakin lengkap, diharapkan akan dihasilkan tenaga kerja yang baik dan berkualitas. Fasilitas dan sarana tersebut tentunya ditujukan dalam rangka meningkatkan kemampuan karyawan secara berkesinambungan  dan sekaligus untuk menyediakan calon karyawan yang akan bekerja di perusahaan agar memenuhi standar yang berlaku.   Lion Training Center baru saja dilengkapi dengan fasilitas training yang baru yaitu satu simulator pesawat Boeing 737-900 NG, satu simulator pesawat ATR-72 500 serta sarana pelatihan Wet Drill bagi awak kabin yang digunakan sebagai simulasi pendaratan darurat di perairan. Dengan demikian saat ini Lion Training Center memiliki dua buah simulator pesawat Boeing 737-900 ER, satu buah simulator pesawat ATR 72-500, dan satu buah simulator pesawat MD-Series.  Adapun Wings Flying School (WFS) yang berlokasi di Cirebon Jawa Barat, saat ini telah memiliki 4 buah pesawat latih bagi calon pilot. Disamping itu sedang disiapkan juga satu kawasan pelatihan yang lebih modern dan lengkap. Saat ini Lion Air melayani 3033 penerbangan setiap minggunya, dan menerbangi 54 kota tujuan di seluruh Indonesia dan 5 kota tujuan regional/internasional. Armada Lion Air berjumlah 63 pesawat, yaitu 44 Boeing 737-900 ER, 2  Boeing 747-400, 4  Boeing 737-300, 9  Boeing 737-400, dan 4  MD-90. Armada Wings Air berjumlah 15 pesawat, yaitu 10 ATR 72-500; 2 Dash-8; 3 MD-82. Total armada Lion Air dan Wings Air adalah 78 pesawat.


WINGS MAGAZINE

7

MAR 2011


TRAVEL

MAR 2011

(kiri) Masjid Raya Baiturrahman (kanan) Tari Rapai Geleng

WINGS MAGAZINE

8

Peumulia Jamee Adat Geutanyo Memuliakan Tamu Adalah Bagian Dari Adat Masyarakat Aceh TEKS : RISTIYONO | FOTO : MAKHFUDZ SAPPE


MAR 2011 WINGS MAGAZINE

9

Pakaian adat Pengantin Aceh


MAR 2011

NEWS

WINGS MAGAZINE

10

Putroe Bungong, kecantikan para putri Aceh bak bunga dalam balutan busana adat Aceh berpadu dengan kreasi baru rangkaian bunga di atas kepala yang unik.


Derap Langkah Penuh Warna Sebenarnya Aceh menyimpan banyak potensi wisata baik itu wisata alam, wisata budaya, wisata religi hingga wisata kuliner pun banyak pilihan di

sini. Beberapa spot wisata yang ada di Banda Aceh diantaranya: Mesjid Raya Baiturrahman Banda Aceh, Pinto Khop, Gunongan, Kapal Apung Lampulo, Makam Sultan Iskandar Muda, Gerbang Peutjoet Kerkoff, Mesjid Baiturrahim Ulee Lheu, Kuburan Massal Ulee Lheu, Kapal PLTD Apung, Taman Sari , Taman Wisata Krueng Aceh. Banda Aceh dengan jumlah penduduk lebih dari 200 ribu jiwa yang tersebar di 9 kecamatan dengan menempati area seluas 61,36 Km2 ini memang layak untuk dikunjungi. Keseriusan Pemkot Banda Aceh dalam menggarap sektor wisata tidak bisa dipandang sebelah mata. Hal ini dibuktikan dengan penetapan tahun ini menjadi tahun Visit Banda Aceh. “Tahun ini kami prioritaskan pengembangan sektor wisata Aceh. Sehingga segala daya, dana dan upaya kita pusatkan di sektor ini. Ya, mungkin sektor yang lain ikat pinggang dulu untuk tahun ini. Kami ingin masyarakat Indonesia bahkan dunia tahu dan mengenal bahwa Aceh memiliki pesona alam dan beragam budaya yang patut diperhitungkan menjadi daerah tujuan wisata,” ungkap Ir. Mawardy Nurdin, M.Eng.Sc – Walikota Banda Aceh. Hal senada juga diungkapkan oleh Wakil Walikota Banda Aceh,  Hj. Illiza Sa’aduddin Djamal, SE. Sebagai tanda dimulainya tahun kunjungan wisata Banda Aceh 2011 ini dikemas dalam event akbar Grand Launching Visit Banda Aceh Year  2011 yang mengambil tema dari nilai-nilai kearifan lokal ‘Peumulia Jamee Adat Geutanyo’ memuliakan tamu adalah bagian dari adat masyarakat Aceh. Rangkaian Acara in berlangsung dari

tanggal 28-30 Januari 2011. Diawali dengan pentas musik pada hari Jumat, 28 Januari 2011 pukul 15.00 hingga tengah malam. Saat itu Taman Sari terasa begitu hidup, canda tawa masyarakat Aceh menyatu dalam alunan musik pun dalam beberapa tampilan kesenian daerah khas Aceh lainnya. Pentas Musik hari itu diisi oleh para pemusik, group band, dan komedian tradisional Aceh antara lain Pelawak Empang Breuh. Paginya, 29 Januari 2011 denyut kesibukan tampak terlihat di depan Balai Kota Banda Aceh. Tampak panitia sibuk menyiapkan podium, sound system dan berbagai peralatan lainnya guna acara Kutaraja Art Carnival atau Pawai Budaya. Rute yang ditempuh pawai budaya ini mulai dari Blangpadang menuju jalan Abu Lam U. Dan para peserta diberi kesempatan untuk beratraksi sekitar dua menit di depan panggung utama yang berada di depan kantor Walikota. Ya, pagi itu derap langkah disertai suara menggema pasukan drum band memecah keheningan masyarakat yang dengan setia dari pagi berderet rapi di sepanjang jalan menunggu atraksi penuh warna setiap peserta pawai budaya ini. Pasukan drum band ini membuka rangkaian panjang peserta lainnya yang berada di barisan berikutnya dengan mengusung tema budaya Aceh yang begitu beragam. Tujuan dari Kutaraja Art Carnival adalah mengangkat kembali tradisi Aceh seperti, Acara Adat Aceh, Peringatan hari-hari besar Aceh, Permainan Tradisional Aceh, Seni Tradisional Aceh, Sejarah Perjuangan Aceh. Dengan mengangkat kembali tradisi Aceh kegiatan ini tidak hanya

MAR 2011

Salah satu bagian adat Masyarakat Aceh bisa menjadi bukti bagaimana keramahan mereka dapat dirasakan oleh setiap orang yang berkunjung di sana. “Peumulia Jamee Adat Geutanyo”, yang artinya memuliakan tamu adalah bagian dari adat masyarakat Aceh.

11 WINGS MAGAZINE

K

etika mendengar kata Aceh disebut seringkali banyak diantara kita langsung berpikir wah itu daerah penuh konflik. Daerah yang penuh dengan aturan dan larangan. Daerah yang tidak nyaman, tidak ramah dan mungkin mengarah pada kriteria menakutkan untuk dikunjungi. Memang tidak dapat dipungkiri bahwa Aceh yang merupakan provinsi paling barat wilayah Indonesia ini pernah mengalami masa kelam hingga pada puncaknya kota ini tersapu habis oleh bencana tsunami yang menelan bukan hanya harta benda namun juga puluhan ribu manusia menjadi korban. Itu DULU! Sekarang TIDAK! Saat ini, Aceh sangat berbeda. Jika masih ada masyarakat Indonesia yang berpikir bahwa Aceh adalah daerah yang penuh konflik, banyak larangan, tidak nyaman… itu SALAH BESAR! Salah satu bagian adat Masyarakat Aceh bisa menjadi bukti bagaimana keramahan mereka dapat dirasakan oleh setiap orang yang berkunjung di sana. “Peumulia Jamee Adat Geutanyo”, yang artinya memuliakan tamu adalah bagian dari adat masyarakat Aceh. Adat yang begitu menghormati tamu saat datang ke rumah. Bahkan ada satu ungkapan dimana saking menghormati tamu yang datang, meski hanya ada satu ekor ayam di kandang pasti dengan rela akan dipotong untuk dihidangkan buat tamu tersebut. Aceh sangat terbuka dan siap menerima kunjungan wisatawan domestik maupun internasional, apalagi tahun ini ditetapkan sebagai tahun Visit Banda Aceh 2011 pastinya segala persiapan dan pembenahan di sektor wisata telah dikerjakan.


TRAVEL

MAR 2011

(searah jarum jam) Fun Bike yang diikuti oleh Waliokta Banda Aceh; Peserta pawai dengan busana adat Aceh; Peresmian Visit Banda Aceh 2011 ditandai dengan pemukulan rapai

WINGS MAGAZINE

12

menjadi hiburan, tetapi juga  menjadi wadah kreativitas dan ekspresi rasa cinta dan bangga akan budaya Aceh yang luar biasa. Pawai Budaya ini disemarakkan pula oleh atraksi Debus, Putroe Bungong, para Pemangku Adat, Duta Wisata, para kepala Dinas di jajaran kota Banda Aceh, para Geuchik dan kalangan RAPI. Ada yang begitu menarik perhatian saat derap langkah penuh warna Putroe Bungong menyusur jalan di depan panggung utama. Kecantikan para putri Aceh ini seakan menyihir setiap mata yang memandang bak bunga yang indah dalam balutan busana adat Aceh yang penuh warna. Ada yang unik dan ini menjadi daya tarik wisata tersendiri, yaitu hiasan yang bertengger di kepala para putri ini terbentuk dari rangkaian berbagai macam bunga. Bukan rangkaian seperti biasanya, tapi rangkaian yang berbentuk menyerupai rumah adat Aceh,

kubah masjid raya dan beragam bentuk lainnya yang unik dan menarik. Meski saat itu diguyur hujan deras tapi para peserta dan masyarakat Aceh tak bergeming, pawai budaya tetap berjalan terus. Dan sebagai penutup dari rangkaian pawai ini atraksi Barongsai memukau masyarakat Aceh. Malamnya, di tempat yang sama puncak acara Grand Launching Visit Banda Aceh Year 2011 dikemas secara apik. Gerak langkah, hentakan kaki, gelengan kepala terasa dinamis bersatu dengan rapai atau rebana yang ditabuh secara bersamaan yang didemonstrasikan oleh 250 orang penari Rapai Geleng. Malam itu Walikota Banda Aceh - Ir. Mawardy Nurdin, M.Eng.Sc beserta Wakil Walikota - Hj. Illiza Sa’aduddin Djamal, SE. menyampaikan sambutan yang dibawakan secara unik saling bersahutan menekankan agar seluruh komponen

masyarakat terutama para pelaku seni dan wisata mendukung pencanangan Visit Banda Aceh Year 2011 ini. Beberapa artis turut hadir dalam acara ini diantaranya Tengku Wisnu, Nova Eliza dan Deny Malik. Tidak ketinggalan penyanyi Raffly, Liza Aulia, Moritza big band, juga drama teatrikal, pembacaan puisi serta tarian Guel. Seluruh rangkaian event ini ditutup dengan kegiatan Fun Bike pada Minggu, 30 Januari 2011 yang menempuh rute dari Blang Padang hingga Pantai Lampu’uk (Aceh Besar). Tujuan kegiatan ini adalah seruan dan semangat kebersamaan merupakan faktor penting untuk menyukseskan pengembangan pariwisata Aceh pada umumnya dan sesuai pula dengan semangat promosi Kembudpar tahun ini di 2011, integration and co-marketing, potensi pariwisata kota Banda Aceh bersama dengan potensi pariwisata daerah tetangganya (Aceh Besar) bersama-sama berbagi semangat memasarkan potensi pariwisata Aceh yang membawa dampak bagi perekonomian masyarakat Aceh dan dengan Visit Banda Aceh Year 2011 maka langkah awal menuju kesuksesan bersama telah dimulai. Selamat datang di Banda Aceh.


WINGS MAGAZINE

13

MAR 2011


MAR 2011

TRAVEL

WINGS MAGAZINE

14

Pontianak SINGKAWANG

Gold, trade and the confluence of Chinese, Malay and Dayak culture TEXT & PHOTOS : Peter Milne

T

he name of Pontianak, the provincial capital of West Kalimantan, originates from the Malay word puntianak, which is turn is thought to derive from kuntilanak, the name given to the wandering ghosts of women who die in childbirth in Indonesian folklore. Not a terribly auspicious name, then, for this small but bustling city, and one that perhaps hints at extreme poverty and resulting high maternal mortality rates in previous times. Arriving in Pontianak for the first time, I am more inclined to think it should perhaps be renamed Kota Walet, walet being the Indonesian name for swallow. Bred in special windowless houses for the large ethnic-Chinese community, who prize their nests as culinary delicacies, tens of thousands of these tiny acrobatic birds fill the skies above the center of the city particularly at dusk and just before sunrise. It’s a lucrative business, and some city-dwellers build such walet houses on the top floors of their shop-houses downtown. Another surprise for me was to discover that Pontianak lies on the banks of

Indonesia’s longest river, the Kapuas, which rises about 1,140km upstream in central Borneo, the ancestral homeland of the Dayak, and then winds its way through the jungle interior of West Kalimantan towards the sea. Despite these various attributes, probably Pontianak’s most well-known claim to fame is that it is situated right smack bang on the equator, a geographic fact that was celebrated by the Dutch in 1928 in the form of a strange gyroscopic-looking monument. The khatulistiwa (equator) monument is across the Kapuas river from the main town, on the edge of Pontianak just beside the main road to Singkawang heading north. The original rather modest Dutch monument is now enclosed in a large concrete dome, constructed in 1991, with a huge replica of the original contained inside now built on top. Today Pontianak is a small city by Indonesian standards, with about 500,000 inhabitants. But one of its characteristics is the high proportion of ethnic-Chinese who live in the city — and indeed in most of the towns along the coast of West Kalimantan heading north. As a result, Pontianak blends the influences of


MAR 2011

three ethnic groups to give the city its cultural quality, namely the ethnic-Chinese who probably make up about 40 percent, together with the Dayak from the tropical hinterland, and the ethnic-Malay community. My host for my few days in Pontianak, Pak Yusran, is a good example of the mix: he is ethnic-Malay, originating from Palembang in Sumatra, while his wife, Anie, is ethnic-Chinese, born in Pontianak. After marrying Pak Yus, Ibu Anie had mastered the art of cooking the best Palembang empek-empek (made from fish and sago, and deep fried), and tekwan soup (made from tasty noodles, mushrooms and roots) from his parents. She now runs Pontianak’s best empek-empek warung in Jalan Nurali, a few minutes walk from the city’s passenger ferry across the Kapuas. The modest restaurant is served by a small team of Dayak girls who have board and lodging with Pak Yus’s family, and who send their entire earnings back to their families far up the Kapuas river. One question that springs to mind is: what is the history behind Pontianak’s ethnic mix and why does the coast of West Kalimantan have such a high concentration of ethnic-Chinese? The city was founded in 1772 by Sultan Syarif Abdul Rahman on the site of a trading station on marshy ground at the confluence of the Kapuas and Landak rivers, becoming an independent sultanate of Pontianak. Sultan Abdul Rahman (also known as Abdurrakhman) was one of half a dozen ethnic-Malays who established themselves as Muslim sultans in the area from Pontianak to Singkawang, indicating that there was already a significant population of Muslim Malay and Bugis traders in

the eighteenth century. Also in the early eighteenth century, gold was discovered. As the economic importance of gold grew in the region, it seems that the sultans in both Pontianak and Singkawang, encouraged by the hard-working reputation of the Chinese and the fact they possessed superior skills and technology in gold extraction, started to import ethnic-Chinese workers to mine the gold. A land-leasing system to encourage exploration of the territory attracted large numbers of Chinese from their impoverished villages in southern China, triggering something of a good-rush. Most of the immigrants were of Teochew or Hakka extraction, each with their own distinctive dialect, although Teochew has since come to dominate in Pontianak, while Hakka dominates in Singkawang. The Hakka came from the north-east of Guangdong province, while the Teochew came from the eastern area of Guangdong province. The Chinese started to arrive in such large numbers that they were able to form kongsi (companies) to protect their interests towards the end of the eighteenth century. It is an amazing fact, but in the mid-1700s the area from Ponitanak north to Singkawang produced one-seventh of the world’s gold. It seems that the area’s wealth from gold also influenced the local textiles: Pontianak is famous for kain songket, a decorative fabric with gold and silver thread sown into it. As increasing numbers of the indigenous Dayak came to the coastal towns in search of the work created by the economic boom, so the ethnic mix came to be predominantly MalayChinese-Dayak, with smaller communities of Bugis, Javanese, Batak and Madurese.

15 WINGS MAGAZINE

(Left) The brightly painted Chinese Buddhist temple in the centre of Singkawang. (Above) The Istana Kadriyah in Pontianak, the Sultan’s Palace which is built of wood.


TRAVEL

MAR 2011

(Left) The Patung Khatulistiwa, or the Equator Monument, on the outskirts of Pontianak. (Above) The Chinese dragon statue in the centre of Singkawang, which was the cause of demonstrations by radical local Muslims.  (Top right) Small boats on the edge of the ethnic-Malay neighbourhood of kampung dalam in Pontianak, where the houses are built on stilts. (Bottom right) The thrones of the sultan and his wife in the interior of the Istana Kadriyah in Pontianak. (Far right) Coffee being prepared in an ethnic-Chinese warung kopi (coffee house) early in the morning in Pontianak.

WINGS MAGAZINE

16 As Dutch economic interests in the region grew in the nineteenth century, so the sultanates began to fall under Dutch colonial influence and authority. In 1884, led by the ethnicChinese kongsi, Singkawang refused to submit to the Dutch rule, triggering a four-year war before the Dutch finally brought Singkawang to heel. Interestingly, fearing reprisals by the Dutch, some of the ethnic-Chinese fled to Sumatra, and later to Kuala Lumpur and Singapore. They included in their number the Hakka ancestors of Lee Kuan Yew, who would later become the founding father of the modern Republic of Singapore. Since those days Singkawang has grown to have the highest concentration of ethnic-Chinese in Indonesia, estimated to be around 65 percent. Today, Pontianak’s cultural mix is reflected in community facilities: there are numerous ethnic-Chinese yayasan (foundation) that cater to that community, but in addition the Malay have their own impressive cultural center, located close to the Malaysian Consulate, on Jl Sutan Syahrir, while on Jl Sutoyo is a replica of a traditional Dayak longhouse. Across the Kapuas river on the marshy area where the Landak river joins the Kapuas, is the old eighteenth century palace, Istana Kadriyah, built by Sultan Abdul Rahman, while 100 metres down the road is the impressive royal mosque, Mesjid Abdurrakhman, built in a typical South Sumatran style. Both buildings are constructed in the local Borneo wood called ironwood, or belian in Indonesian, which is famous throughout Indonesia for its strength and longevity. Sadly, belian is now running out because of rampant logging and the great length of time it requires to grow. The

elegant two-storey palace was lived in by descendants of the sultan until 1952 and it now a small museum containing photographs, portraits and artifacts of the sultanate. The easiest way to visit the palace and the mosque is to take a public canoe taxi for up to 10 passengers from the main town across the Kapuas — for the princely sum of Rp 2,000. The area along the banks of the Landak and Kapuas close by the mosque is a good place to take a stroll along the flimsy wooden boardwalks that give access to the houses on stilts that comprise the kampung dalam. Obviously a poor neighbourhood, the village is inhabited mainly by ethnic-Malay families. Despite the squalor of their flood-prone surroundings, the people are a friendly bunch and the children have an irrepressible desire to be caught on camera. Washing clothes seems to be a major pastime, and the fruits of this labour can be seen blowing in the breeze from the house fronts. Despite the rickety nature of the dwellings, many look quite comfortable inside, with comfy sofas and armchairs, and usually a large television. While the women busy themselves with the washing, many of the men tend the fishing enclosures that run along the riverward side of the boardwalks. One of the nicest pleasures I had in Pontianak was enjoying the warung kopi (café snack bars) that can be found throughout the city. These establishments open well before the break of dawn, as the walet start to fill the still-dark morning sky. All run by ethnic-Chinese, who obviously know a thing or two about brewing a good cup of local coffee, some cater more for the ethnic-Chinese, others to the ethnic-Malays, while some are


MAR 2011

mixed. There even seems to be a kind of shift system in some warung kopi, with the industrious ethnic-Chinese traders having their black coffee, and small cakes and sticky rice well before dawn, and the more leisurely Malays taking the next shift after 6am and the arrival of daylight. Whatever the mix, everyone seems to know everyone, and the warung kopi are an important venue for exchanging news, as well as reading the morning paper. The coffee is delicious, often poured into the coffee cups from a jug held up high at arm’s length from the cups by the master brewer. My favourite early morning snacks were the lightly boiled ayam kampung eggs, beancurd cake, and sticky rice wrapped in small banana-leaf parcels. If you have time over a long weekend, an interesting day trip is to drive north up the coast road to the town of Singkawang, about 150km from Pontianak. Singkawang is also sometimes referred to as the City of a Thousand Temples, which is a slight exaggeration. The town’s name comes from the Hakka name san kew jong, which means ‘a town surrounded by hills, with the sea nearby’. As the origins of its name suggest, Singkawang is a Hakka ethnic-Chinese town, which grew in the days of the eighteenth century gold rush. Today, Singkawang is known for its Chinese-ceramic workshops, which turn out imitation Ming-dynasty water jars. The town is also somewhat infamous as a supposed source of young ethnic-Chinese brides who are ‘contracted’ by their families through middlemen for short-term ‘marriages’ to mainly wealthy men in Taiwan. The center of Singkawang has a very colonial feel reminiscent of British Malaya, with streets of shop-houses and shaded pavements. The center

One of the nicest pleasures I had in Pontianak was enjoying the warung kopi (café snack bars) that can be found throughout the city. These establishments open well before the break of dawn, as the walet start to fill the still-dark morning sky. of the town is also the site of the oldest Chinese temple in West Kalimantan. On the day before my visit, there had been a small riot in the town: a statue of a Chinese dragon had been erected following the granting of permission by the newly elected mayor (the first ever ethnic-Chinese mayor in the town). This had prompted the local branch of the Islamic Defenders’ Front (FPI) to muster its men and pelt the poor dragon with stones. Defended by the local police, the dragon seems to have survived for the time being, and all was quiet by the time I arrived the following day. Apart from its temples and wrath-inducing dragon, another speciality of Singkawang is its Chinese food: some of the most delicious noodles, bakso (meatballs) and kwetiao (thicker flat noodles) I have had were in a small restaurant called Bakso 68 on Jl Diponegoro….and all for less than the price of a Big Mac.

WINGS MAGAZINE

17


MAR 2011

TRAVEL

WINGS MAGAZINE

18

Mengintip pesona

Semarang Apa yang menarik dengan kota Semarang ini? Begitulah kira-kira pikiran kita berkecamuk ketika hendak berkunjung ke kota ini. Ya, semua orang juga tahu kalau Semarang merupakan pusat pemerintahan Provinsi Jawa Tengah. Sebagai ibu kota provinsi, kota niaga dan kota pelabuhan, apa bedanya dengan kota lain? Bagi yang sudah pernah ke kota ini tentu sudah tahu menariknya kota ini. Nah, sebenarnya Semarang banyak menyimpan spot menarik untuk dikunjungi. Layak dijadikan salah satu destinasi wisata saat liburan tiba. Untuk sampai ke sini cukup mudah, bisa dengan kendaraan pribadi, bus, kereta maupun pesawat udara. Jadwal penerbangan dengan Lion Air enam kali dalam sehari ke kota ini dari Jakarta. Tunggu apa lagi ayo kita kunjungi apa yang menarik di Semarang‌ TEKS : RISTIYONO | FOTO : MAKHFUDZ SAPPE

1. LAWANG SEWU Salah satu yang wajib dikunjungi bila tandang ke sini adalah Lawang Sewu. Gedung bersejarah ini dirancang oleh arsitek Belanda C.Citroen dari Firma J.F. Klinkhamer dan B.J. Quendag pada tahun 1903 dan selesai tahun 1907. Bangunan ini menghadap ke Taman Wilhelmina yang sekarang lebih dikenal sebagai komplek Tugu Muda. Gedung dengan gaya arsitektur artdeco ini dulunya digunakan Belanda sebagai kantor pusat kereta api yang dikenal dengan Nederlandsch Indische Spoorweg Maschaappij (NIS). Masyarakat Semarang menyebutnya sebagai gedung Lawang Sewu. Dalam bahasa Jawa ‘Lawang Sewu’ berarti seribu pintu, karena gedung ini memang memiliki banyak sekali pintu.


2. KOTA LAMA

4. KLENTENG SAM POO KONG Kurang lebih 2 kilometer dari Tugu Muda ke arah Barat Daya tepatnya di Jalan Simongan 129, kita akan menjumpai Bangunan Klenteng yang besar dan cukup megah. Klenteng ini di buka untuk umum setiap saat selama 24 jam penuh. Klenteng ini dibangun oleh seorang yang berasal dari Tiongkok bernama Sam Poo Tay Djien dalam perjalannya ke Semarang. Tiap tahun diadakan upacara ritual untuk memperingati hari ulang tahun Sam Poo Tay Djien. Upacara ini diawali dengan pawai dari Klenteng Tay Kak Sie Gang Lombok menuju Klenteng Sam Poo Kong.

Inilah pusat keramaian masyarakat Semarang. Simpang Lima sudah menjadi simbol kebanggaan rakyat Semarang. Berupa alun-alun dan taman cukup luas yang setiap harinya tidak pernah sepi dari pengunjung. Apalagi saat malam minggu tiba, wah banyak anak muda yang nongkrong sambil cuci mata. Juga di kawasan ini banyak sekali warung-warung lesehan yang siap memuaskan hasrat kuliner kita. Kawasan yang juga menjadi landmark kota Semarang ini dikelilingi oleh pusat niaga dan hiburan, seperti hotel, mal, perkantoran dan pertokoan. Kenapa disebut Simpang Lima? Karena kawasan ini menjadi titik pertemuan lima jalan utama yaitu Jalan Pahlawan, Jalan Pandanaran, Jalan Ahmad Yani, Jalan Gajah Mada dan Jalan Ahmad Dahlan. Di Jalan Pandanaran merupakan pusat pertokoan yang menjual oleh-oleh khas kota Semarang.

MAR 2011

3. KAWASAN SIMPANG LIMA

19 WINGS MAGAZINE

Kawasan ini wajib dikunjungi manakala kita ada di Semarang. Karena dikawasan ini sudah direvitalisasi dan dijadikan kawasan cagar budaya. Banyak gedung tua peninggalan jaman kolonial Belanda masih berdiri kokoh hingga sekarang. Kawasan Kota Lama ini berada di areal seluas sekitar 32 hektar. Ada beberapa cara untuk menyusuri kawasan ini, paling praktis dengan mobil atau sepeda motor. Tapi cara yang paling tepat adalah menyusurinya dengan berjalan kaki. Karena dengan cara berjalan kaki kita akan lebih dapat merasakan kenangan demi kenangan yang tersimpan di kawasan yang penuh gedung kuno bersejarah ini. Selain Gereja Blenduk, beberapa tempat yang ada di kawasan Kota Lama diantaranya Gedung Opera Marabunta, Gereja Gedangan, Nilmij, Taman Sri Gunting, Marba dan De Spiegel. Lokasi ini sangat cocok untuk berfotoria maupun untuk foto preweding. Jangan lupa juga untuk mengunjungi Semarang Contemporary Art Gallery yang terletak di Jalan Letjend Suprapto yang dahulu merupakan bagian dari De Groote Postweg atau Jalan Raya Daendels yang menghubungkan Anyer-Panarukan. Di galeri ini kita bisa melihat berbagai macam karya seni yang dipamerkan. Tentunya akan menjadikan kunjungan kita lebih berwarna.


TRAVEL

5. TUGU MUDA

MAR 2011

Tugu ini merupakan salah satu ikon kota Semarang. Monumen yang didirikan untuk memperingati peristiwa Pertempuran Lima Hari di Semarang ini tepat berada di depan Gedung Lawang Sewu. Dikelilingi oleh areal taman yang hijau dengan air mancur diseputar tugu yang menjulang keawan menjadikan taman ini menarik untuk dikunjungi. Saat sore menjelang malam gemerlap lampulampu taman turut menghiasi areal tugu ini. Dan tentu saja tidak luput dari pengunjung yang ingin berfotoria dengan latar belakang Tugu Muda dan Gedung Lawang Sewu.

WINGS MAGAZINE

20

6. GEREJA BLENDUK Merupakan gereja pertama yang ada di Semarang. Gereja Blenduk didirikan pada tahun 1753 dengan gaya arsitektur phantheon. Pada tahun 1894 dipugar oleh arsitek Belanda bernama HPA de Wilde dan Westmass. Gereja Blenduk terletak di Jl. Letjen Suprapto no. 32. Masih masuk dalam kawasan kota lama, gereja ini masih difungsikan sebagai tempat ibadah hingga sekarang. Disebut ‘Blenduk’ oleh masyarakat Semarang karena bentuk kubah bangunan ini setengah bulat seperti irisan setengah bola sehingga mereka mengatakan dengan dialek Semarang-an “mblenduk”. Bangunan utamanya berbentuk segidelapan beraturan (hexagonal) dengan interior yang sangat unik pada setiap detailnya.

7. PASAR SEMAWIS Tempat ini tidak boleh dilewatkan apalagi bagi para pemburu kuliner. Pasar Semawis atau juga dikenal sebagai Warung Semawis adalah pasar malam di kawasan pecinan kota Semarang. Saat senja tiba di sepanjang Gang Warung akan berubah total dengan mulai dibuka tenda-tenda para penjual makanan. Pusat jajanan terpanjang di Semarang ini hanya buka setiap hari Jumat, Sabtu dan Minggu dari jam 18.00 – 23.00. Aneka macam makanan dan minuman bisa kita jumpai di sini diantaranya pisang planet, nasi ayam, es puter, wedangkacang, wedang ronde, serabi, aneka sate, bubur kacang hingga menu steamboat juga ada. Benar-benar sorganya para pecinta kuliner. Jadi jangan pernah lewatkan tempat ini…


WINGS MAGAZINE

21

MAR 2011


MAR 2011

LEISURE

WINGS MAGAZINE

22

SENSASI NASI GORENG KAMBING Di Terusan Kuningan

S

atu lagi tempat baru bagi para pecinta kuliner tanah air, khususnya Jakarta. Harisah Resto belum lama ini hadir dengan berbagai menu andalan yang dapat mengguncang lidah para penikmat kuliner. Nama Harisah diadaptasi dari nama sebuah makanan khas bangsa Yaman yang terbuat dari daging kambing yang dihaluskan dicampur tepung gandum kualitas tinggi. Dimasak seperti bubur dengan tambahan bumbu dan cara makannya ditaburi dengan gula halus. Rasa gurih berbalut rempah dan diakhiri letupan kecil rasa manis membuat makanan khas ini terasa nikmat. Nah menu Harisah ini juga dapat Anda nikmati di resto yang berada di Jalan Terusan Kuningan 25, Jakarta. Sebuah resto dengan nuansa minimalis, simple dan bersih menjadikan setiap pengunjung merasa nyaman. Namun menu yang menjadi best seller adalah Nasi Goreng Kambing dan Rawon. Citarasa nasi goreng kambing yang benar-benar mantap. Jika dilihat dari gagraknya lebih mengarah pada gagrak makanan ala Timur Tengah. Daging kambing yang digunakan adalah kambing muda, sehingga tekstur dagingnya empuk dengan bau yang tidak menyengat. Ditambah beberapa lembar emping, irisan ketimun, tomat, acar dan telur mata sapi sebagai topping serta taburan bawang goreng menjadikan menu Nasi Goreng Kambing ini semakin special. Kemudian untuk menu rawon, hmm‌.tak kalah nikmatnya. Kuah berwarna coklat terasa Selain itu masih banyak menu lainnya diantaranya Soto Madura, bermacam salad, Asidah, Sambosa, beef steak,

sate kambing, Sop Kepala Kambing (Marak). Untuk menu Asidah bisa dibilang mirip dengan penganan yang ada di Indonesia. Makanan ini mirip dengan dodol Betawi. Dari warnanya yang coklat tua, rasa manis yang sangat dominan teksturnya yang lembek dan lengket menjadikan makanan ini bisa dinikmati sebagai camilan. Sementara di deretan beverage ada bermacam jus, soft drink dan masih banyak lagi. Kapasitas resto ini sekitar 50 kursi. Tersedia fasilitas free wi-fi yang memungkinkan setiap pengunjung dapat menikmati makanan sambil berselancar di dunia maya. Harisah Resto buka dari jam 6 pagi hingga jam 2 dini hari. Rencananya Harisah Resto buka 24 jam. Bon Apetit!

Harisah Resto Jl. Terusan Kuningan No. 25, Jakarta Selatan T. 021-44296447


Inspirasi Buah Citrus

Go Organic & MSG Free! Judul di atas bukan hanya sekedar tagline tanpa arti bagi Warung Daun. Sebuah resto yang berada dibilangan Cikini Raya ini selalu mengutamakan kualitas buat setiap tamunya. Karena itu Warung Daun menghidangkan berbagai macam masakan tradisional Indonesia dengan bumbu rempah-rempah segar tanpa MSG. Bahan-bahan yang digunakanpun merupakan bahan organik, seperti sayur, buah, beras dan sebagian besar bahan lainnya. Bahkan untuk mensuplai kebutuhan akan bahan organik ini Warung Daun memiliki kebun organik sendiri yang berlokasi di Mega Mendung Bogor. Memasuki resto ini kita akan disambut suasana tempo dulu. Menempati bangunan lawas resto ini siap memanjakan lidah para pengunjung dengan aneka menu yang nikmat. Untuk camilan tersedia beberapa pilihan diantaranya lumpia ayam, tahu isi, bakwan jagung dan cumi krispi. Sementara maincourse nya tersedia Nasi Liwet Sunda, Udang Galah Bakar (udangnya dari sungai Mahakam), Sambal Ngebul, Bawal Tauco, Sayur Pucuk Labu Siam, Nasi Bebek Goreng dan masih banyak lagi. Selesai menikmati makan kita bisa memesan minuman diantaranya Jus Strawberry Organik dan Wedang 5 Gunung (minuman herbal) yang dapat menyegarkan saat acara santap berakhir. Hmmm…. WARUNG DAUN Jl. Cikini Raya 26 Menteng Jakarta Pusat T. 021 3910909

23 WINGS MAGAZINE

Citrus Café TIS Square Jl MT Haryono Kav 8, Jakarta Selatan T. 021 831 9401

MAR 2011

Di Citrus Café kita dapat menemukan menu internasional dengan suasana yang nyaman. Beragamnya menu dengan citarasa yang lezat, porsi yang memuaskan dan harga yang terjangkau menjadikan Citrus Café pilihan yang pas untuk bersantap maupun tempat hangout bersama teman dan keluarga. Terinspirasi dari buahbuahan citrus yang segar dan menyehatkan, hidangan makanan maupun minuman di Citrus Café banyak menggunakan bahan dasar jeruk, lemon, nipis dan limau. Menu favorit di sini adalah aneka macam beef steak dengan tekstur yang empuk dan juicy, seperti Sirloin Steak & Eggs, Tenderloin Steak dan Steak Montana. Hidangan utama disajikan lengkap dengan salad, sayuran, coleslaw dan pilihan kentang goreng, mashed potato, nasi ataupun spaghetti. Untuk minumannya tersedia Citrus Cappuccino, Caffe Amore, Frozzzen Chocolate Praline dan Jamocha Shake. Tersedia juga fresh Strawberry Juice, Blueberry Smoothie, Bahamas Breeze dan Summer Punch. Area kafe yang luas dan nyaman melingkupi 2 lantai sesuai untuk pertemuan bisnis, ulang tahun maupun acara keluarga. Tersedia fasilitas free Wi-Fi, lokasi yang strategis dan fasilitas kompleks parkir yang luas tepat menjadikan Citrus Café sebagai meeting point.


LEISURE

Sultan Steak

MAR 2011

Menu Favorit Di Peacock Café

WINGS MAGAZINE

24

Anda penggemar steak? Jika benar tentu sudah melanglang buana bertualang lidah terhadap makanan yang satu ini. Mau yang di pinggiran jalan, resto hingga di hotel berbintang tentu menjadi daya tarik tersendiri buat Anda. Tapi pernahkah Anda mencobanya di Peacock Café? Jika belum tahu, Peacock Café berada di lantai dasar The Sultan Hotel Jakarta. Sultan Steak, begitulah nama menu favorit yang harus Anda cicipi saat berada di sini. Sekerat daging sirloin impor dari Australia dengan tekstur yang lembut terasa pas dimulut dengan baluran cream mushroom sauce dengan citarasa yang tidak akan pernah didapatkan di tempat lain. Uniknya, sirloin steak berbobot tidak kurang dari 180 gr ini bersanding dengan nasi putih dan brokoli serta wortel yang di tumis. mushroom sauce begitu creamy melengkapi rasa gurih sirloin beef yang juicy sepertinya tak akan

pernah cukup hanya satu suapan saja. Beberapa menu favorit lainnya seperti Caesar Salad, Udang Goreng Tepung, Sup Buntut Goreng maupun rebus, Nasi Goreng Kampung, Banana Split dan berbagai macam cake siap memuaskan selera. Sedangkan dalam deretan beverage nya silahkan coba fresh squeeze diantaranya apple orange atau apple carrot. Selama bulan Maret Anda bisa menikmati spesial promo makanan India di Peacock Café ini. Akan banyak dihidangkan berbagai macam makanan dari India yang diolah oleh chef yang juga di datangkan dari India. Bon Appetit ! Peacock Café The Sultan Hotel Jakarta Jl. Gatot Subroto Jakarta

Nikmatnya Citarasa Vietnam Penasaran dengan rasa makanan Vietnam? Wah, kita tidak perlu jauh-jauh pergi ke sana. Selain membutuhkan waktu khusus tentu juga membutuhkan biaya yang tidak sedikit pula. Jadi jika ingin memuaskan rasa penasaran tersebut kita bisa datang ke salah satu restoran Vietnam yang ada di Jakarta. Vietopia, restoran yang berada di deretan gedunggedung lama di Jalan Cikini Raya ini siap menyajikan citarasa khas Vietnam. Suasana oldies dengan interior bergaya minimalis sederhana langsung akan terasa begitu kita masuk. Sementara untuk menu jangan kuatir karena Vietopia menyediakan beragam varian menu otentik Vietnam. Masih banyak bahan-bahannya yang di impor dari Vietnam. Saat tandang ke sini, sebagai menu pembuka kita bisa memesan Goi Cuon, sejenis lumpia basah. Berisi udang rebus, bihun rebus, telur dadar dan sayuran yang di bungkus dengan Bahn Trang (kulit lumpia dari tepung beras) yang transparan sehingga isi dari gulungan lumpia ini terlihat. Sedangkan untuk menu utamanya sangat beragam, diantaranya Ga Xao Dua Hanh, Bo Luc Lac, Tom Hot Dieu dan Pho Bo yaitu sup mi khas Vietnam yang disajikan saat panas. Karena nama menu yang cukup asing di telinga, jadi jangan sungkan untuk bertanya ke waitress tentang menu yang mau dipesan. Acara santap semakin mantap ditutup dengan segelas kopi khas Vietnam yang hmm….nikmat! VIETOPIA Jl. Cikini Raya No. 33 Jakarta Pusat | T. 021 3915893


TIPS

Hah..!!! Bau Mulut?

Apa jadinya saat kita sudah berpenampilan rapi bahkan bisa dibilang penampilan kita sangat maksimal namun saat buka mulut, alamak bau sekali. Wah celaka rasa percaya diri kita bisa hilang seketika. Yang terjadi kita hanya bisa senyum kecut tanpa berani banyak buka mulut

Buah dan sayur yang kaya vitamin C Makanan yang kaya vitamin C bisa menghilangkan bakteri penyebab bau mulut. Karena makanan ini termasuk bahan abrasive akan lebih efektif bila dimakan mentah sehingga membantu menghilangkan kotoran di mulut. Makanan yang banyak mengandung vitamin C seperti lemon, paprika hijau, brokoli dan masih banyak lagi. Permen karet tanpa gula Ada baiknya kita selalu sedia permen karet tanpa gula (sugar free). Permen karet yang kita kunyah selain bisa memperbanyak produksi air liur biasanya akan menghancurkan sisa-sisa makanan dan sel-sel mati dalam mulut. Permen karet cukup efektif melawan bau mulut karena dapat menghambat tumbuhnya bakteri di mulut.

Air Putih Bisa jadi ini yang paling sederhana untuk menghilangkan bau mulut akibat makanan dan minuman yang kita konsumsi. Saat kita minum dan berkumur dengan air putih, air ini bisa membantu menghilangkan sisa-sisa makanan dan bakteri yang tersembunyi di dalam mulut. Air putih juga akan merangsang dan mempercepat produksi air liur yang dapat bertindak sebagai sarana pembersih alami mulut.

25 WINGS MAGAZINE

Perlu diketahui bahwa penyebab utama bau mulut atau napas tak sedap (halitosis) adalah adanya penumpukan bakteri yang tumbuh di area dalam mulut yang minim oksigen. Bisa saja penumpukan itu di celah gigi maupun di belakang lidah. Penumpukan bakteri ini menyebabkan air liur yang kental dan mulut menjadi kering karena keseimbangan asam mulut terganggu. Saat kondisi seperti ini, asam amino terpecah dan menghasilkan gas sulfur yang memicu timbulnya bau tak sedap. Munculnya bakteri ini bisa dari makanan dan minuman yang beraroma kuat seperti bawang, kopi, rokok serta sisa makanan dan karang gigi. Nah, untuk mengatasinya bisa dengan menyikat gigi secara teratur dan berkumur dengan cairan penyegar mulut. Selain itu untuk mengantisipasi bau mulut kita bisa mengonsumsi seperti:

MAR 2011

dan tentunya kita tidak akan nyaman.


SPECIAL

SEMARAK FESTIVAL BUDAYA INDONESIA Indonesia dikenal sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, terdiri lebih dari 17.500 pulau yang tersebar disekitar khatulistiwa. Kondisi geografis seperti ini tentu mempengaruhi juga pada kondisi suku, budaya, bahasa, agama dan adat yang begitu beragam dan penuh warna. Kekayaan alam dan budaya yang begitu luar biasa ini bisa menjadi potensi wisata yang mampu menarik perhatian semua orang. Keberagaman adat, seni dan budaya tersebut tercermin dari banyaknya ragam tarian, upacara adat, kuliner, bahasa, pakaian yang seringkali dikemas ke dalam sebuah festival budaya daerah guna memperkenalkan potensi wisata. Berikut beberapa festival budaya dari berbagai daerah yang dapat menjadi alternatif kunjungan wisata kita. Teks: RISTIYONO

MAR 2011

2. FESTIVAL TOPENG NUSANTARA

WINGS MAGAZINE

26

Foto : Makhfudz Sappe

1. FESTIVAL ERAU Inilah festival adat yang telah berusia 700 tahun. Ratusan penari saat pembukaan, rebutan sisik naga hingga perang air alias Balimbur mewarnai serunya event dari kerajaan Hindu tertua di Indonesia. Erau berasal dari bahasa Kutai “eroh” yang berarti ramai, riuh, suasana penuh sukacita. Erau pertama kali dilaksanakan pada upacara “tijak tanah” dan mandi ketepian ketika Aji Batara Agung Dewa Sakti berusia 5 tahun. Setelah dewasa dan diangkat menjadi Raja Kutai Kartanegara yang pertama (1300-1325), juga diadakan upacara Erau. Sejak itulah Erau digelar setiap kali penggantian atau penobatan raja-raja di Kutai Kartanegara. Erau juga dihelat dalam event pemberian gelar dari raja kepada tokoh masyarakat yang dianggap berjasa. Upacara ini digelar oleh kerabat Keraton dengan mengundang seluruh tokoh pemuka masyarakat yang mengabdi kepada kerajaan. Hingga sekarang tradisi Erau tetap dipelihara sebagai pesta rakyat dan festival budaya. Yang jelas, pesona budaya dari sungai purba ini ak berhenti menarik siapapun yang pernah datang. Dan Festival Erau tahun ini digelar pada 3-10 Juli 2011.

Kota Cirebon, Jawa Barat mengukir sejarah pelestarian seni topeng yang berkembang di Indonesia dengan menggelar sebuah even akbar yang bertajuk Festival Topeng Nusantara. Festival ini dimaksudkan untuk nguri-uri kabudayan - melestarikan budaya seni topeng. Para pelaku seni topeng seakan tumpah ruah memadati pusat kegiatan yaitu di Keraton Kasepuhan Cirebon. Baik para penari pun juga para perajin topeng turut meramaikan festival ini. Berbagai bentuk dan warna serta karakter topeng dapat dilihat dalam festival ini. Lebih dari seribu peserta turut meramaikan festival ini dengan melakukan kirab yang menempuh jarak sekitar empat kilometer dari depan Keraton Kasepuhan menuju Gedung Negara. Selain kirab, festival ini juga diisi dengan tarian dari berbagai provinsi di Indonesia dan beberapa keratin di Indonesia. Miroto, seniman yang pandai memainkan lima ekspresi wajah dalam satu tarian turut juga menyemarakkan Festival Topeng Nusantara ini.

Foto : Toto Santiko Budi


3. JEMBER FASHION CARNAVAL JFC tahun ini kembali akan digelar pada bulan Juli mendatang. Suatu karnaval penuh warna dengan menampilkan berbagai kreasi fashion yang spektakuler, berani dan inspiratif hasil karya anak bangsa digelar disepanjang jalan utama kota Jember, Jawa Timur. Biasanya karnaval ini diikuti lebih dari 600 peserta yang merancang, membuat, dan memperagakan sendiri kostum mereka termasuk juga rias wajah dan gaya rambut yang ditampilkan. Berbagai tema fashion ditampilkan seperti busana nasional, trend fashion dunia baik dari suatu Negara, film maupun peristiwa umum lainnya. Busana dibuat dalam bentuk kostum yang kesemuanya dikompetisikan untuk meraih berbagai penghargaan. Untuk itu sebelumnya seluruh peserta yang berasal dari berbagai latar belakang usia, pendidikan dan status sosial mendapatkan in house training fashion design, fashion run way, dance, presenter, make up dan hair style yang diberikan secara cuma-cuma.

4. PESTA DANAU TOBA Masyarakat Sumatera Utara sudah sepatutnya merasa bangga dengan keberadaan Danau Toba yang begitu populer bahkan sampai mancanegara. Danau Toba merupakan danau terbesar di Asia. Dalam rangka melestarikan salah satu obyek wisata kebanggaan Indonesia ini dari tahun ke tahun diadakan sebuah festival budaya yang dikenal sebagai Pesta Danau Toba (PDT). Tahun ini direncanakan akan kembali digelar pada bukan Oktober. Sudah tentu Pesta rakyat ini dilangsungkan dan berpusat di Parapat dan Pulau Samosir. Selama kurang lebih lima hari di kawasan Danau Toba ini pasti dipadati pengunjung juga para peserta festival. Dalam even ini banyak kegiatan yang dilakukan seperti perlombaan olah raga tradisional, lomba perahu, pertunjukan kebudayaan, lomba olah raga air dan juga tidak ketinggalan pameran budaya dan berbagai kerajinan setempat.

Berbagai kreasi fashion dengan bahan batik dapat kita lihat saat even besar Solo Batik Carnival (SBC) dilangsungkan. Karena SBC merupakan karnaval yang mengambil tema batik. Festival ini tiap tahun diselenggarakan di Solo dimana dari tahun 2008 acara ini mampu menyedot perhatian ratusan ribu orang. SBC digelar untuk mengangkat citra batik dan Solo sebagai kota batik. Dengan kreasi sendiri ratusan model memperagakan busana batik dalam karnaval ini. Dari tahun ke tahun selalu muncul desain yang makin atraktif, memikat dan berani. Biasanya even ini dilangsungkan pada bulan Juni. Tentunya ini akan menjadi tontonan menarik sekaligus dapat menjadi inspirasi positif buat setiap pengunjung.

Foto : Campbell Bridge

MAR 2011

5. SOLO BATIK CARNIVAL (SBC)

27

Foto : Ristiyono

6. KUTA CARNIVAL Event yang digelar tiap tahun ini pada awalnya merupakan tangapan atas tindakan teroris yang dikenal dengan peristiwa bom Bali pada tahun 2002. Kuta Carnival ini diadakan juga untuk meramaikan kembali wisata Bali khususnya kawasan Kuta dan sekitarnya serta membangun kembali citra pulau Bali. Selalu diadakan antara akhir September hingga awal Oktober dan tahun ini memasuki tahun ke 9 event ini diadakan. Beberapa acara menarik yang bisa disaksikan antara lain pelepasan kura-kura, festival layang-layang, seni Bali, pameran kartun, pemutaran film, festival makanan bali, kompetisi patung pasir, DJ session, kirab budaya, arena bermain anak dan banyak kegiatan lainnya yang menghibur. Dapat dipastikan acara ini akan menghibur dan membuat liburan semakin menyenangkan.

WINGS MAGAZINE

Foto : Campbell Bridge

Foto : Paul I. Zacharia


SPECIAL

7. FESTIVAL BALEO Ingin melihat bagaimana seorang Lamava melompat dari atas perahu dengan tombak di tangan berburu ikan paus? Untuk menyaksikan peristiwa duel antara manusia dengan ikan paus ini silahkan datang ke Nusa Tenggara Timur, tepatnya di Desa Lamalera, Kecamatan Wulandoni, Kabupaten Lembata saat Festival ini dilangsungkan. Festival Baleo merupakan upaya masyarakat desa ini untuk mempertahankan budaya berburu ikan paus sebagai bagian dari kehidupan, adat dan mata pencaharian mereka. Festival yang melibatkan tujuh kecamatan di Lembata itu diisi dengan ritual Batu Paus, atraksi penangkapan paus, pentas seni dan budaya, pemutaran film dokumenter dan ditutup dengan pawai obor.

MAR 2011

Foto : M. Ridwan

8. FESTIVAL DANAU SENTANI

WINGS MAGAZINE

28

Foto : Makhfudz Sappe

Teriakan saling bersahutan diantara hentakan kaki yang dinamis dalam ritme suara tetabuhan Tifa memecah ketenangan suasana Danau Sentani Papua. Menonton tarian di atas panggung itu sudah biasa, tapi menari sambil berperahu di atas danau hanya ada di Festival Danau Sentani (FDS) yang akan diadakan bulan Juni ini. Dari tengah danau muncul beberapa perahu lengkap dengan hiasan menuju kearah lokasi festival. Di atas perahu, beberapa pria dan wanita dengan pakaian adat menari-nari diiringi tetabuhan Tifa yang energik. Banyak kegiatan yang diadakan selama festival ini berlangsung di kawasan wisata Kalkote Sentani seperti pagelaran seni budaya, atraksi dan lomba budaya khas Papua, permainan rakyat dan lain sebagainya yang dapat membuat kita terpesona. Selain itu selama festival ini pengunjung dapat juga mengikuti tour wisata mengelilingi danau Sentani dan mengunjungi kampungkampung wisata yang terletak di bibir Danau Sentani hingga mengunjungi kampung wisata Tablanusu yang panorama alamnya sangat indah.

9. TOMOHON FLOWER FESTIVAL Sebuah perhelatan akbar yang bertabur bunga akan memenuhi kota Tomohon, Sulawesi Utara. Tomohon dikenal sebagai penghasil bunga segar. Tomohon Flower Festival adalah sebuah festival dalam bentuk pawai kendaraan hias. Berbagai kendaraan yang dihias dengan beragam bunga yang dirangkai menjadi berbagai macam bentuk berjalan beriringan menyusuri jalan utama kota Tomohon diantara puluhan ribu penonton. Festival yang diadakan bulan Juli ini melibatkan juga beberapa peserta luar negeri serta puluhan peserta dari beberapa kota di tanah air. Mereka berpawai dengan kendaraan hias yang dipenuhi bunga lokal seperti aster, marygold dan krisan.

Foto : Ign. Ferry Irawan


Festival Adat Erau Datang & Saksikan

MAR 2011

Kutai Kartanegara

WINGS MAGAZINE

29

TengGarong-KALIMANTAN TIMUR, 3 - 10 July 2011 Sejarah panjang membawa Kutai Kartanegara menjadi Kerajaan Hindu tertua di nusantara. Seiring dengan berjalannya waktu Kutai Kartanegara menyimpan kekayaan adat dan budaya adiluhung yang luar biasa. Kekayaan budaya itu terangkum dalam Festival Adat Erau dengan berbagai acara seperti Upacara Adat Kesultanan Kutai. Dan dimeriahkan dengan Festival Seni Budaya, Kirab Budaya, Lomba Permainan Olah Raga Tradisional, Lomba Perahu Naga dan Perahu Motor, Pawai Kapal Hias, Erau Expo & Pasar Rakyat, serta Festival Kuliner Khas Kutai.

PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA KALIMANTAN TIMUR


HOT STUFF Echo dari Kyocera Smartphone Android Pertama Berlayar Ganda

Phase One IQ180 Digital Camera Bakcs

MAR 2011

Kamera dengan Sensor Resolusi Terbesar 80 Megapixel

WINGS MAGAZINE

30

B

enar, sebuah kamera dengan resolusi terbesar 80 megapixel siap memanjakan bagi para penggemar kamera medium format. Phase One pabrikan kamera dari Denmark baru saja merilis kamera digital Phase One IQ180. Dan di Jakarta, Februari lalu kamera ini diperkenalkan oleh Gary Wong di Prima Imaging sebagai distributor tunggal. Selain seri IQ180 dengan sensor 80 megapixel, juga dikeluarkan dua seri lainnya yaitu IQ160 dengan resolusi 60.5 megapixel dan IQ140 yang beresolusi 40 megapixel. Beberapa kelebihan dari kamera ini antara lain layar display multi touch screen 290 ppi ukuran 3.2 inci resolusi tinggi 1.15 megapixel. Layar ini memudahkan kita untuk zoom, pan dan browse image hasil bidikan kita. Juga dilengkapi dengan teknologi Sensor+ yang mendukung kecepatan proses kerja kamera dan ISO tinggi. Kamera full frame 645 format ini memungkinkan kita mengambil gambar dengan kualitas yang menakjubkan. Body kamera terbuat dari bahan aluminium berkualitas tinggi standar pesawat terbang serta kaca LCD sangat anti gores.

H4D-40 Ferrari Limited Edition Di tahun 2011 ini Hasselblad baru saja mengeluarkan produk kamera dengan seri H4D-40 Ferrari Limited Edition. Di dunia hanya akan ada 499 buah kamera yang akan dijual dengan lensa 80 mm. Kamera medium format ini dibanderol dengan harga $29.499. Hasselblad H4D-40 ini memakai sensor 40 megapiksel. Boleh dibilang resolusi ini sekitar dua sampai tiga kali lipat dari kamera digital yang banyak beredar di pasaran saat ini. Khusus edisi terbatas ini, kamera akan terlihat sangat menonjol karena memakai warna rosso fuoco dengan logo khas mobil sport Ferrari. Kamera ini tetap akan terlihat meski sedang tidak dipakai, karena dilengkapi wadah khusus dari kaca. Kelebihan lainnya, kamera ini memakai fitur True Focus dimana otomatis menyesuaikan fokusnya sehingga obyek akan tetap terlihat tajam. Selain itu Hasselblad menanamkan sistem penyimpan ganda, Firewire, dan kompensasi gambar otomatis atas aberasi kromatis dan efek yang tidak diinginkan lainnya.

Boleh dibilang Echo keluaran Kyocera pabrikan Jepang ini menjadi smartphone pertama yang memiliki layar ganda diantara berbagai macam smartphone yang beredar saat ini di pasaran. Echo dirilis pertama kali awal Februari lalu dengan di-bundling layanan CDMA Sprint di AS. Kedua layarnya berupa layar sentuh multitouch 3,5 inci dengan posisi saling bertumpuk. Namun saat bagian atas digeser kedua layar tampak bersambung. Kita dapat menggunakan salah satu layar saja, kedua layar, bahkan menyatukan fungsi kedua layar. Saat digunakan bersamaan, layarnya dapat diatur lurus atau ditekuk layaknya layar notebook. Echo dilengkapi prosesor Snapdragon Qualcomm 1 GHz, sistem operasi Android 2.2 (Froyo), kamera 5 MP yang bisa merekam video HD 720p, dan bekerja di jaringan 3G.


Yike Bike Sepeda Listrik yang Futuristik Sepeda yang satu ini bisa menjadi salah satu alternatif jika Anda sedang mencari sepeda. Namun bukan seperti sepeda pada umumnya yang digoes. Yike Bike adalah sepeda bertenaga listrik. Modelnya futuristik, kompak dapat dilipat dengan bobot yang ringan sekitar 10 kg. Yike Bike sangat kokoh karena sasisnya terbuat dari serat karbon, jadi ringan namun sangat kuat. Sepeda yang dibanderol dengan harga $3.600 ini dapat meluncur hingga kecepatan 14 mph sampai 6,2 mil di satu kali charge saja. Jika dilihat dari modelnya sedikit unik karena roda depannya lebih besar, berukuran 20 inci sementara roda belakang hanya 8 inci.

Swap Rebel Smart Watch & Phone

Headphone On Ear Fanny Wang Sebuah headphone baru dari Fanny Wang telah dirilis. Headphone jenis On Ear dengan gaya desain yang diilhami Beats Dr Dre ini oleh Fanny Wang dibawa ke level lebih tinggi dalam hal suara, mode dan harga. Headphone ini bisa dilipat sehingga mudah untuk dibawa. Memiliki duo-fold design dengan engsel aluminium yang kokoh, tali bisa dilepas dan duo jack yang memungkinkan kita berbagi musik dengan mudah. Headphone ini akan tersedia dalam warna hitam, merah dan putih.

Sepertinya gadget yang satu ini bisa menjadi pemanis pergelangan tangan kita. Bukan hanya sebagai pemanis saja, tapi jam tangan ini benar-benar multifungsi. Adalah sWaP Rebel, inovasi terbaru handphone sekaligus jam tangan. Dengan warna yang cukup menantang sWaP Rebel Smart Watch And Phone menawarkan sesuatu yang berbeda. Ponsel bluetooth ini dapat menerima dan melakukan panggilan dengan menggunakan headset selain terdapat juga fungsi built-in mic. Layarnya LCD touchscreen 1,46 inci. Tapi jangan kuatir ikon di layar cukup besar sehingga kita tidak perlu menggunakan stik untuk mengakses fitur yang ada. Juga terdapat built-in camera untuk foto maupun video. Untuk transfer data kita bisa menggunakan bluetooth. Uniknya lagi, tali jam di desain seperti port USB yang dapat dihubungkan langsung ke PC sekaligus mengisi baterai. Ponsel ini memiliki waktu bicara 130-160 menit dengan waktu standby 85 jam.

31 WINGS MAGAZINE

Kingston Digital Inc, perusahaan afiliasi flash memory dari Kingston Technology Company, Inc. menyambut tahun kelinci ini dengan meluncurkan Flash drive Lucky Bunny. Flash Drive edisi terbatas ini hanya tersedia dalam kapasitas 4GB dan hanya beredar di wilayah Asia Pasifik. Bagi Anda yang gemar mengoleksi barang unik tentu Flash drive Lucky Bunny yang merupakan edisi terbaru dari produk USB Drive Kingston Data Traveler Zodiak China layak masuk dalam daftar koleksi. Flash drive ini berbentuk kelinci putih yang cukup menggemaskan. Produk ini sudah dilengkapi dengan SecureTraveler dan video ucapan selamat yang ada di dalamnya. Edisi terbatas Kingston Lucky Bunny drive ini didukung dengan garansi lima tahun dan gratis dukungan teknis.

MAR 2011

Kingstone Lucky Bunny


TRAVEL

ASYIKNYA BERWISATA

MAR 2011

di Kota Hujan

WINGS MAGAZINE

32


MAR 2011

Teks & Foto: Toto Santiko Budi

J

enuh saban hari merasakan kepadatan dan kesemrawutan lalu-lintas Jakarta lengkap dengan polusi udaranya, saya kemudian dengan tiba-tiba saja memutuskan untuk menikmati akhir pekan di luar kota. Destinasi Bogor! Jelajah kota rencana saya, benar-benar hanya ingin menikmati apa yang ada di kota yang jaraknya cuma 60 km dari ibu kota ini. Karena niatnya ingin me refresh diri, menyejukkan mata dan mengisi kembali paru-paru dengan udara segar, maka Kebun Raya Bogor adalah tujuan utama acara jalan-jalan saya kali ini. Banyak cara menuju Bogor. Dengan kendaraan pribadi anda bisa menempuh jalan tol Jagorawi. Kendaraan umum bisa dengan kereta api Pakuan yang cepat dan nyaman. Atau anda bisa menggunakan bis langsung dari Bandara SoekarnoHatta, tentunya pada jam-jam tertentu. Langit biru cerah, panorama Gunung Salak di kejauhan menyapa, di bawah

cakrawala atap rumah-rumah penduduk kota berhimpitan. Tugu kujang pun berdiri dengan gagahnya. Serba Segar di Kebun Raya Ketika matahari di atas kepala kami memasuki gerbang Kebun Raya Bogor. Memang sedikit terlalu siang, penyebabnya perut keroncongan yang minta diisi. Bagi yang hobi fotografi dan menganut mahzab salon jelas memotret di saat ini tidak disarankan. Tidak dapat golden light katanya. Beruntung siang itu langit berawan. Bukan mendung, tapi cukup untuk menyaring sinar matahari laksana soft box raksasa. Usai membayar tiket masuk, siap sudah untuk menjelajah kebun seluas 80 ha dengan lebih dari 15.000 koleksi berbagai jenis pohon dan tumbuhan. Tak sedikit diantaranya unik dan langka, semisal bunga bangkai (Amorphophalus titanum) yang bisa mencapai tinggi 2 m. Ada juga teratai raksasa dan pohon kelapa sawit tertua di Asia Tenggara.

Bicara tentang Bogor maka tak bisa lepas dari tempat ini. Bahkan bisa dibilang separuh dari Bogor adalah kebun raya. Selain itu terdapat juga berbagai jenis paku-pakuan, anggrek, tanaman air, serta tanaman gurun Mexico Bicara tentang Bogor maka tak bisa lepas dari tempat ini. Bahkan bisa dibilang separuh dari Bogor adalah kebun raya.. Awal mula kebun raya ini berasal dari keinginan Sir Thomas Stamford Raffles, Gubernur Jawa pada 18111816 untuk menjadikan kebun Istana kediamannya menjadi taman bergaya Inggris. Adalah C.G.K. Reindwardt ahli Botani kelahiran Jerman yang kemudian

WINGS MAGAZINE

33


MAR 2011

TRAVEL

WINGS MAGAZINE

34

Berbagai peristiwa penting republik ini pernah berlangsung di Istana Bogor ini. Yang terakhir adalah pada 20 November 2006 ketika Presiden AS terdahulu George W. Bush melakukan kunjungan 6 jamnya di Indonesia.


Megahnya Istana Bogor

Objek Menarik Lain

Selain memanjakan mata dengan memandang aneka flora, menghibur telinga dengan aneka suara satwa terutama burung, dari kebun raya kita juga bisa menikmati megahnya Istana Bogor yang dikelilingi Kolam Gunting yang ditumbuhi bunga teratai. Dahulu bangunan ini dikenal dengan nama Buitenzorg atau Sans Souci yang mempunyai arti tanpa kekhawatiran dan digunakan sebagai kediaman resmi dari 38 Gubernur Jendral Belanda dan satu orang Gubernur Jenderal Inggris. Arsitek gedung ini adalah Gubernur Jenderal Gustaaf Willem Baron Van Imhoff. Pembangunan berlangsung sejak 1745 hingga 1750, dan awalnya gedung ini memiliki tiga tingkat dan diberuntukkan bagi rumah peristirahatan. Namun pada 10 Oktober 1835 terjadi gempa bumi hebat menyusul letusan Gunung Salak. Ia pun rusak berat. 1850 dibangun kembali tetapi tidak bertingkat. Dan pada tahun 1870 menjadi tempat kediaman resmi Gubernur Jenderal Hindia Belanda. Setelah masa kemerdekaan pada tahun 1950 bangunan ini oleh pemerintah Indonesia dijadikan salah satu dari enam istana kepresidenan.

Selain objek wajib kunjung yang telah disebut di atas, sebuah situs di internet menyebut beberapa destinasi yang bisa dikunjungi wisatawan di Bogor. Seperti Museum Etnobotani, Museum Perjuangan, Museum PETA, Prasasti Batu Tulis, Danau Situgede, pusat produksi dan penjualan tas Tajur, dan Taman Topi. Bagi anda penggemar kuliner, banyak hidangan yang menanti anda. Mulai dari makanan tradisional khas seperti Tahu Yun Yi, Soto Mie, Asinan, Manisan Pala, Soto Kuning, dan Taoge Goreng yang banyak terdapat di Jalan Suryakencana dan Pajajaran misalnya. Hidangan moderen ala cafe seperti apple pie, pizza, makaroni panggang, dengan tempat makan yang cozy dan menggugah selera lengkap dengan fasilitas wifi di kawasan Jalan Salak atau Pangrango. Bagi yang suka hidangan klasik cobalah roti dan ice cream home made “Tan Ek Tjoan� di jalan Siliwangi. Di malam hari Bogor pun tak kalah seru untuk dinikmati. Penggila belanja bisa menjelajah FO (factory outlet) yang banyak bertebaran di kota ini. Pendeknya, jangan ragu untuk datang, menikmati dan mengeksplorasi Bogor.

MAR 2011

Berbagai peristiwa penting republik ini pernah berlangsung di Istana Bogor ini. Yang terakhir adalah pada 20 November 2006 ketika Presiden AS terdahulu George W. Bush melakukan kunjungan 6 jamnya di Indonesia. Selain dihiasi oleh aneka patung yang tersebar dihalamannya, daya tarik utama warga Bogor untuk datang di akhir pekan atau hari libur ke seputar istana ini adalah adanya ratusan rusa tutul yang berasal dari Nepal, mereka jinak. Dari luar pagar wisatawan dapat memberi makan rusa dengan wortel yang banyak di jual di trotoar. Berjalan berkeliling di luar pagar istana dan juga kebun raya anda akan dapat saksikan banyak gedung-gedung tua yang termasuk cagar budaya Kota Bogor, seperti gedung balai kota, Gereja Zebaoth, Hotel Salak, dan banyak lagi. Maklum usia Kota Bogor cukup tua, di Bulan Juni ini Bogor akan merayakan ulang tahunnya ke 529 tahun.

35 WINGS MAGAZINE

pindah ke Belanda yang berhasil mewujudkannya. Hingga akhirnya ia dinobatkan sebagai pendiri “Lands Plantentuin� pada tahun 1817. Begitu rimbunnya pepohonan yang ada didalamnya menyebabkan kebun ini menjadi rumah bagi aneka burung. Lebih dari 50 jenis burung menjadikannya rumah, dari kepodang, kuntul, hingga elang. Mereka mudah terlihat terbang di atas pepohonan yang tumbuh di tengah kolam. Mengingat luasnya lahan, apabila anda ingin menikmati semua koleksi ada baiknya anda datang pagi-pagi. Kebun raya telah buka sejak pukul 08.00 hingga 17.00. Bawalah bekal makanan dan minuman untuk nantinya dinikmati di atas hamparan rumput di bawah pepohonan rimbun. Namun ingat janganlah anda meninggalkan sampah dalam bentuk apapun selain di tempat sampah. Di dalam kompleks kebun raya ini terdapat pula Museum Zoology yang tentunya sayang untuk dilewatkan. Agar kunjungan anda di kebun raya terasa nyaman, datanglah di pagi hari mengingat pada umumnya lewat tengah hari Bogor selalu diselimuti awan dan bukan hal yang aneh bila kemudian hujan turun. Jangan lupa membawa payung atau mantel.


EVENT

MAR 2011

Drifthbash Indonesia Challenge 2011

WINGS MAGAZINE

36

Gelaran Driftbash Indonesia Challenge (DIC) yang diadakan di arena JIExpo Kemayoran, Jakarta tanggal 29-30 Januari 2011 berlangsung sukses. Pasalnya acara tersebut akan menjadi agenda tahunan, dengan dukungan banyak pihak, baik sponsor maupun media yang membantu membuat “demam drifting” bagi publik.

P

ada DIC Seri-1 ini, awalnya tercatat 34 peserta. Namun setelah melewati babak kualifikasi, hasilnya 24 drifter yang bisa lolos --dimana Rhenadi Arinton tercatat sebagai best qualifier. Diantara para drifter banyak yang sudah berpengalaman seperti Adwitya Armandio, M Hermawan, Demas Agil dan banyak lagi nama lainnya. Meskipun ada pula pendatang baru, sebut saja Dika CH yang kali ini langsung ikut tampil di podium Driftbash Indonesia Challenge 2011 Seri-1. Setelah dua hari penyelenggaraan, bertarung babak demi babak, dari mulai latihan, kualifikasi (QTT) hingga final race, Minggu (30/1), akhirnya tim juri

memutuskan peringkat atau rangking yang dianggap tercepat di arena lintasan sebagai pemenang Driftbash Indonesia Challenge. M Rully Armando tercatat menduduki peringkat 1 alias juara DIC Seri-1 dengan menggunakan Nissan Cefiro, diikuti oleh Dika CH dan Rio Saputro. “Saya puas dengan hasil pertandingan, baik skill maupun performance mesin, memuaskan. Soalnya sirkuit ini sangat menantang hingga membutuhkan skill,” ujar Rully usai lomba. “Saya juga bersyukur atas perolehan performance di Driftbash 2011 Seri-1. Menurut saya, para drifter juga semakin berkembang, dari tahun ke tahun,” timpal Dika yang menjadi Runner Up DCI

Seri-1 kali ini. Rully masuk final setelah menyisihkan Hermawan, sedangkan Dika sebelumnya menyisihkan Rio. “Sirkuit sangat menantang dan harus berhati-hati. Yang dibutuhkan di sini adalah skill untuk bisa memenangkan lomba pada setiap tahapan yang dilalui,” tutup Rio yang kali ini duduk di urutan ketiga DIC Seri-1 usai berfoto bersama pemenang lainnya bersama promotor event ini, Anton Rianto. DIC Seri-1 yang dihelat Driftbash Enterprise ini merupakan rangkaian dari Driftbash Indonesia Challenge yang direncanakan sebanyak 4 seri dalam tahun ini. Dua seri direncanakan di Kemayoran, Jakarta, kemudian masingmasing sekali di Sentul dan Bandung.


TIPS

Perjalanan Jauh Menyenangkan

Dengan Mobil

Jaga kondisi kesehatan tubuh khususnya sopir Untuk melakukan perjalanan jauh kondisi tubuh harus prima. Jangan sampai membawa mobil dalam kondisi kurang sehat karena akan mengganggu konsentrasi di jalan. Akibatnya bisa fatal bisa-bisa bukannya sampai tempat tujuan malah rumah sakit jadinya. Usahakan sebelum berangkat sehari atau dua hari sebelumnya badan kita memiliki waktu istirahat yang cukup. Bawa bekal selama dalam perjalanan Lebih baik menyiapkan bekal selama dalam perjalanan, apalagi bila dengan rombongan keluarga. Khususnya air putih agar badan tetap segar tidak kekurangan cairan tubuh. Bawa bekal ini menjadi penting karena kadangkala jalanan yang akan kita lewati bisa jadi tidak ada toko, restoran maupun warung. Juga perlu dipersiapkan permen pedas sebagai pengusir rasa kantuk.

Buat suasana perjalanan menyenangkan Selama dalam perjalanan buat cerita atau aktifkan obrolan yang seru-seru dan lucu dengan seluruh penumpang. Persiapkan juga musik-musik kesukaan agar bisa didengarkan selama dalam perjalanan. Hal ini akan membuat perjalanan menjadi kenangan yang indah. Disamping juga bisa membunuh rasa bosan yang disebabkan karena dalam mobil terlalu lama.

Have a nice trip‌.

MAR 2011

Periksa kondisi mobil secara menyeluruh Jangan sampai acara jalan-jalan menjadi berantakan hanya karena mobil ngadat di tengah jalan. Karena itu langkah memeriksa kondisi mobil secara menyeluruh sebelum dipakai untuk perjalanan jauh menjadi sangat penting. Bawalah ke bengkel mobil langganan untuk servis. Prioritas pengecekan pada kondisi mesin, kaki-kaki mobil, kondisi ban dan tekanan anginnya, semua lampu mobil, rem, perlunya mengganti oli mesin dan lain sebagainya. Jangan sungkan untuk berkonsultasi dengan teknisi di bengkel langganan kita. Juga jangan sampai melebihi daya tampung mobil.

Jangan terlalu dipaksa Maksudnya kalau memang kondisi tubuh sudah mulai lelah di tengah perjalanan lebih baik istirahat dulu. Dengan memarkir mobil di pinggir jalan kemudian lakukan gerakangerakan peregangan tubuh agar otot-otot terasa rilek kembali. Juga bila rasa kantuk menerjang lebih baik ambil waktu istirahat barang sebentar.

37 WINGS MAGAZINE

Membawa keluarga pergi jauh dengan menggunakan mobil pribadi bisa menjadi kegiatan yang menyenangkan. Selain bisa menikmati suasana berbeda di sepanjang jalan juga bisa lebih mengakrabkan satu dengan lainnya. Demi keamanan, keselamatan dan kenyamanan selama di perjalanan ada beberapa hal yang harus diperhatikan:


TIPS

8 kata

yang tak terucapkan Mengucapkan kata-kata yang menyenangkan orang lain adalah sesuatu yang tidak akan menimbulkan biaya.

MAR 2011

Teks: Jemy V. Confido

WINGS MAGAZINE

38

S

epasang kekasih sedang berjalan di malam hari ketika tiba-tiba seorang perampok menodongkan pistol kepada sang pria. Alih-alih berusaha melawan, sang pria malah terkena tembakan si perampok dan akhirnya tewas seketika. Setelah menjadi arwah, sang pria masih gentayangan di muka bumi. Ia berkelana ke sana kemari untuk bisa menyampaikan satu pesan kepada sang kekasih yang masih hidup. Akhirnya, sang pria berhasil berkomunikasi dengan seorang cenayang yang kemudian melalui perantaraan sang cenayang, ia berhasil menyampaikan pesan tersebut. Tentu pesan yang akan disampaikan oleh sang pria adalah pesan yang sangat penting sampai ia harus merelakan dirinya menjadi arwah penasaran. Dan bila Anda bertanya-tanya apakah isi pesan tersebut maka jawabannya adalah: ”I love you.” Itulah rangkuman film ’Ghost’ yang dibintangi oleh Patrick Swayze, Demi Moore, Tony Goldwyn dan Whoopi Goldberg. Sebuah film satire romantis yang diwarnai bumbu komedi. Namun dibalik ketegangan dan gelak tawa yang dirasakan para penonton, tersirat makna yang sangat mendalam akan satu hal yaitu sampaikanlah kata-kata yang paling bermakna dalam hidup kita kepada orang-orang di sekitar kita, terutama orangorang yang kita cintai, sebelum akhirnya kata-kata tersebut menjadi kata-kata yang tidak terucapkan. Berapa banyak kata-kata yang tidak terucapkan seperti itu dalam hidup kita? Mungkin Anda akan berpikir sangat banyak. Namun pada kenyataannya kata-kata yang tidak terucapkan jumlahnya sedikit. Bahkan bisa jadi kurang dari sepuluh kata. Berikut ini adalah beberapa kata yang bisa jadi belum pernah kita ucapkan kepada orang-orang yang kita cintai.

1.

Sapaan atau nama

Cukup mengherankan memang bahwa sebagian orang mungkin tidak terbiasa memanggil orang yang dicintainya dengan sapaan yang pantas. Seorang anak memilih untuk tidak mengucapkan kata ’ibu’ untuk memanggil ibunya karena ia merasa sangat kecewa terhadap ibunya tersebut. Dalam kasus lain seorang sahabat sudah terbiasa memanggil temannya dengan nama julukan sampai-sampai ia hampir lupa nama asli sahabatnya itu. Agar sapaan atau nama tidak menjadi katakata yang tidak terucapkan, maka kita perlu membuka diri untuk menghargai orang-orang tersebut dengan sepantasnya. Memanggil seseorang dengan julukan memang membuat kita lebih akrab, namun ada saatnya kita memanggil dia dengan nama yang sepantasnya sehingga ia tetap merasa dihargai.


3.

Tolong

Kata yang satu ini sebenarnya sangat efektif dipergunakan diawal kalimat perintah. Misalnya: ”Mas, tolong dong beliin nasi!” Dengan penggunaan satu kata ’tolong’ maka kalimat yang sesungguhnya kalimat perintah tersebut menjadi lebih sopan dan bisa diterima oleh orang yang kita mintai tolong. Namun karena kebiasaan, maka kita seringkali dengan entengnya menghilangkan kata ’tolong’ dalam kalimat tersebut sehingga lambat laun kita pun mulai kurang menghargai orang yang kita mintai tolong padahal kita sangat membutuhkannya. Agar kita tidak alpa mengucapkan kata yang satu ini maka kita harus menyadari betapa sulitnya hidup kita bila orang tersebut tidak ada di dekat kita atau tidak bersedia membantu kita.

4.

Terima kasih

Kata yang satu ini biasanya akan menjadi sulit diucapkan ketika kita menghadapi kenyataan bahwa kita harus mengucapkan terima kasih kepada orang yang tidak kita sukai atau orang yang selama ini kita sepelekan. Terlebih lagi bila kita harus mengucapkannya dengan tulus dari dalam lubuk hati kita. Untuk alasan inilah maka sebisa mungkin kita tidak memiliki orang yang tidak kita sukai dalam hidup kita dan sebisa mungkin pula kita tidak menyepelekan orang lain. Bagaimanapun juga, mengucapkan ’terima kasih’ jauh lebih menyenangkan daripada menjalani hidup tanpa pertolongan mereka.

5.

Mengaku Salah

Mengaku salah merupakan hal yang cukup berat khususnya ketika diucapkan kepada orang-orang yang tidak ingin kita sakiti. Alasan lain mengapa kita menghindari mengaku ’salah’ adalah karena kita takut dengan konsekuensinya. Bila Anda menghadapi kesulitan yang satu ini, maka Anda harus meyakini bahwa orang-orang yang Anda cintai akan lebih tahu bahwa Anda mencintai mereka ketika Anda mengakui kesalahan Anda. Demikian pula orang-orang yang Anda khawatirkan akan ’menghukum’ Anda akan lebih respek kepada Anda bila Anda mengakui kesalahan Anda.

6.

Meminta Maaf

Meminta maaf biasanya merupakan lanjutan dari mengaku salah. Pada umumnya bila Anda sudah mengakui kesalahan Anda, maka Anda akan lebih mudah meminta maaf. Namun demikian, meminta maaf tidak selalu mudah juga untuk diucapkan meskipun Anda sudah mengakui kesalahan Anda. Hal terburuk yang Anda khawatirkan dari meminta maaf adalah bahwa orang tersebut tidak mau memaafkan Anda. Dalam hal ini Anda perlu memahami bahwa saat Anda meminta maaf, Anda sedang meminta maaf kepada tiga pihak yaitu diri Anda sendiri, orang yang Anda lukai dan Yang Maha Kuasa. Percayalah, Yang Maha Kuasa pasti memaafkan Anda. Anda sendiri tentu harus belajar memaafkan diri Anda. Sedangkan orang yang Anda lukai, ia bisa saja berkata bahwa ia tidak mau memaafkan Anda. Tapi bila Anda sudah meminta maaf darinya, maka Anda sudah menyelesaikan bagian Anda.

7.

Sayang

Kata ’sayang’ seringkali diumbar berlebihan pada masa-masa pendekatan namun sayangnya justru pada saat-saat diperlukan kata-kata yang satu ini justru jarang terucap. Yang penting untuk kita pahami adalah saat yang tepat untuk mengucapkan kata ’sayang’. Saat-saat dimana orang yang Anda sayangi membutuhkan dukungan Anda merupakan salah satunya. Yang lainnya adalah saat dimana ia tidak menduga bahwa Anda akan mengucapkannya.

8.

Cinta

Kata ’cinta’ biasanya diucapkan setelah kita sebelumsebelumnya kita mengatakan ’sayang’ karena seringkali ’cinta’ diartikan memiliki tingkatan yang lebih tinggi dari sayang. Berbeda dengan kata ’sayang’, kata cinta menyiratkan komitmen untuk berkorban lebih besar. Karena itu bila diucapkan terlalu sering, kata ’cinta’ menjadi terdegradasi kekuatannya. Namun tidak mengucapkannya juga bukan merupakan pilihan yang bijak. Salah-salah Anda mengalami nasib seperti kisah film ’Ghost’ di atas. Selain memilih saat yang tepat, kata ’cinta’ juga harus disampaikan dengan cara yang tepat. Itulah delapan kata yang tak terucapkan. Bisa saja ada kata-kata lainnya yang juga tidak terucapkan. Namun tentu saja saya berharap daftar kata-kata yang tak terucapkan ini tidak bertambah menjadi lebih panjang lagi. Karena kata-kata yang sudah sangat kita kenal ini bisa mengubah makna hidup kita bila kita mengucapkannya pada saat yang tepat dengan setulus hati. (www.jemyconfido.com)

MAR 2011

Permisi

Kata permisi biasanya tidak terucapkan karena dua hal yaitu kita merasa memiliki kedudukan yang lebih tinggi atau sama sehingga kita merasa tidak perlu meminta ijin atau karena kita takut kalau-kalau kita tidak diijinkan sehingga kita tidak mengucapkan kata permisi tersebut. Hal yang bisa kita lakukan agar kita bisa mengucapkan kata permisi dengan lugas adalah menghargai keberadaan orang lain serta keberanian untuk menghadapi konsekuensi bila keinginan kita ternyata tidak mendapat ijin.

39 WINGS MAGAZINE

2.


TRAVEL

Menjemput Ketenangan

Pantai Geger MAR 2011

TEKS & FOTO : RISTIYONO

WINGS MAGAZINE

40


MAR 2011

P

41

keindahan dan kebersihannya. Tidak seperti pantai lainnya yang sudah penuh sesak dengan pengunjung dan pedagang. Selain itu untuk masuk ke pantai ini tidak perlu mengeluarkan uang sesenpun, hanya perlu ongkos parkir untuk mobil atau motor yang kita bawa. Semilir angin pantai menyapa diantara riak-riak ombak membelai setiap insan saat bersantai diatas lembutnya permadani pasir putih menikmati keteduhan laut dalam naungan langit biru tanpa ujung. Karena pantainya yang teduh tanpa ombak yang berarti cocok untuk berenang brsama anakanak dan keluarga tercinta. Kita juga bisa menikmatinya dengan menggunakan perahu yang bisa disewa. Perlu diingat, jangan mengharap dapat suasana sunset di Pantai Geger karena lokasinya yang agak ke selatan. Tapi jangan kuatir tetap saja kita bisa mendapatkan suasana yang romantis dengan ketenangan suasana di pantai ini.

Ada yang menarik, saat sore tiba kita bisa melihat sekumpulan petani sedang memanen rumput laut. Ya, Pantai Geger menjadi tempat yang cocok buat para petani menanam tanaman bahan baku agar-agar ini. Baik laki-laki pun wanita para petani ini seolah tak menghiraukan pengunjung. Dengan sekuat tenaga memanen untuk kemudian dibawa ke pinggir dengan pikulan yang terlihat sangat berat. Langkah demi langkah menembus pasir pantai yang cukup dalam membawa hasil panen ke tempat penjemuran. Ada yang sangat menarik perhatian ketika ada petani yang mengangkat perahu yang cukup besar hanya seorang diri saja. Aktivitas para petani rumput laut sangat menarik untuk diamati dan menjadi warna tersendiri saat kita bersantai di Pantai ini. Bila kita ingin membeli rumput laut ini bisa saja, tapi yang sudah dikeringkan. Bagaimana, sudah masukkan Pantai Geger ini dalam daftar liburan mendatang?

WINGS MAGAZINE

esona Bali memang tidak terbantahkan sepatah katapun juga. Beribu pesona hadir di Bali seakan tak pernah habis tuk dinikmati. Itulah Bali bagai menyimpan kekuatan magis yang dapat menarik semua orang untuk berkunjung bahkan tidak cukup hanya sekali. Tidak hanya wisatawan lokal saja, wisatawan asing pun banyak yang berkunjung bahkan banyak juga yang tinggal dalam waktu lama. Bila ke Bali biasanya tempat-tempat yang sudah terkenal saja yang sering kita kunjungi. Hasilnya ya seperti di pantai Kuta, padat sekali dengan pengunjung dan pedagang, macet lagi! Kalau ingin menikmati indahnya pantai yang tidak ramai pengunjung, ingin menikmati ketenangan tidak ada salahnya kita memilih pantai yang lokasinya agak “ngumpet�. Nah, salah satunya adalah Pantai Geger. Pantai ini terletak di Sawangan, tepatnya Desa Adat Peminge wilayah Nusa Dua. Sekitar dua puluh menit dari Kuta untuk sampai ke Pantai Geger. Pasir putih yang halus siap menanti setiap pengunjung yang memang belum banyak tahu tentang tempat ini. Di sini kita bisa menikmati sebuah pantai yang masih alami terjaga


DESTINATION New Experience For Your Life

M

MAR 2011

engisi waktu berlibur anda dengan merasakan langsung suasana yang berbeda bisa menjadi pengalaman baru yang mengesankan. Pengalaman berlibur ini bisa anda peroleh hanya sekali dalam setahun ketika di Pulau Bali merayakan Hari Raya Nyepi. Seluruh aktifitas umum libur total seolah bumi ini diistirahatkan sejenak, tanpa terdengar suara orang berbicara dan bunyi gemuruh mesin, diharapkan ketenangan dan kebersihan udara akan sangat terasa. Beberapa hotel di Bali menyambut Hari Raya Nyepi menawarkan berbagai paket menarik seperti yang ditawarkan oleh Aston at Grand Kuta Hotel & Residence. Hotel yang terletak di kawasan Kuta – Legian ini menawarkan paket Nyepi selama tiga hari dua malam yang termasuk dalam harga yang ditawarkan antara lain; Daily Buffet Breakfast, Buffet Lunch & Dinner on March 5th 2011, Free 1 time mini bar, Free Wi-Fi, 15% Discount for Food & Beverage, 15% Discount for Spa Treatment dan 21% Government Tax & Service. Paket Nyepi ini ditujukan kepada anda yang ingin merasakan langsung suasana penuh dengan ketenangan dan tentu saja suasana yang tidak bisa anda peroleh ditempat lain.

WINGS MAGAZINE

42

Aston At Grand Kuta Hotel And Residence | Jl. Dewi Sri No. 8 LegianKuta - Bali 80361 T : +62-361-3000888 | www.GrandKuta.com

New Face At South Kuta Beach Memberi warna baru di kawasan Selatan Pantai Kuta dengan wajah baru yang telah dilakukan oleh SANDS, resto yang menjadi bagian dari Hotel Santika Premier Beach Resort Bali. Setelah direnovasi total dan resmi dibuka kembali awal tahun ini, resto yang terletak tepat di depan pantai ini benar-benar berubah menjadi lebih modern dengan konsep open resto yang terbagi menjadi dua area; indoor dan outdoor. Perpaduan area outdoor yang terdiri dari beberapa sundeck sebagai tempat menikmati keindahan sunset juga tersedia bar berukuran besar dan counter ice cream dengan area indoor yang lebih ditujukan kepada anda yang ingin mencoba menu makanan dari resto ini. Resto yang terbuka untuk umum baik tamu hotel maupun tamu dari luar hotel ini menyediakan menu yang sangat bervariasi dari menu Western seperti aneka fresh salad, steak dan dessert, sedangkan dari menu Asia lebih ke citarasa makanan Thailand yang direkomen oleh Chef resto ini. Selain itu dari menu Eropa tersedia aneka pasta dan tapas yang didominasi menu Spanish. Variasi menu ini tentu saja memberi anda banyak pilihan untuk membuktikan sendiri kelezatan dari makanan di resto ini. SANDS- Hotel Santika Premier Beach Resort Bali | Jl. Kartika Plaza, PO Box 1008 Tuban Kuta - Bali 80361 T : +62-361-751267 | www.santika.com


Menentukan kemana Anda akan berlibur saat akhir pekan di awal bulan Maret ini tidak ada salahnya memilih Bali sebagai tempat tujuan liburan anda dengan tema ‘Silent Day’ atau lebih dikenal dengan Nyepi. Hari Raya Nyepi sebagai Tahun Baru Saka bagi umat Hindu Bali sangat penting mengingat di hari ini seluruh orang yang berada di Pulau Bali dalam satu hari tidak melakukan aktifitas, diharapkan lebih banyak berdoa dan instropeksi diri. Menyambut Hari Raya Nyepi, Aston Denpasar Hotel & Convention Center menawarkan paket Nyepi yang lebih ditujukan kepada anda yang ingin lebih tahu seperti apa suasana saat Nyepi di Bali. Sebagai salah satu hotel terbesar di kawasan Denpasar, tentu saja hotel ini berusaha memberikan penawaran paket Nyepi yang menarik. Paket Nyepi selama tiga hari dua malam yang lebih ditujukan kepada keluarga ini terdiri dari; Daily Buffet Breakfast, Buffet Dinner on March 5th 2011dan Attractive Souvenir. Sedangkan bagi anak-anak disediakan hiburan seperti; Balloon Twisting Course, Funny Magic Parade, Fun Games serta Kids Meal Corner. Dengan paket harga yang ditawarkan sangat reasonable diharapkan anda beserta keluarga dapat melewatkan Nyepi di hotel ini. Aston Denpasar Hotel And Convention Center Jl. Gatot Subroto Barat No. 283 Denpasar - Bali 80231 T : +62-361-411999 www.AstonDenpasar.com

Nusa Dua Beach Hotel & Spa Bali Kawasan Pariwisata Nusa Dua Lot North 4 Nusa Dua - Bali T : +62-361-771210 www.nusaduahotel.com

43 WINGS MAGAZINE

Beautiful Day With New Spirit

Menjadi trendsetter tentu saja harus selalu tampil sempurna agar tetap selalu diminati dan dikunjungi, begitu juga yang dilakukan oleh Nusa Dua Beach Hotel & Spa Bali yang baru saja membuka kembali fasilitas spa dan activity area setelah selesai direnovasi. Sebagai hotel yang pertama kali memperkenalkan trend spa tentu saja berusaha tampil menjadi yang terbaik dengan selalu memperhatikan detail dari ruangan treatment, inovasi menu treatment yang ditawarkan dan produk spa yang digunakan benar-benar mendukung program ‘Save The Earth’ serta training kepada terapis dalam memberikan pelayanan yang terbaik kepada anda. Spa yang menempati area lumayan luas dan tergabung dengan activity area seperti; tennis court, gym, squash, lap pool dan games area, diharapkan dapat menjadi pusat kebugaran anda dalam mencapai kualitas diri baik anda yang tinggal di hotel ini atau anda menjadi tamu spa ini. Treatment yang ditawarkan sangat bervariasi, disesuaikan dengan kebutuhan anda seperti Spa Packages terdiri berbagai pilihan; Nusa Dua Perfect Day, Nusa Dua Rejuvenation dan Nusa Dua Romance. Untuk menu Signature Massages terdiri dari; Nusa Dua Spa Massage, Four Hand Massage, Warm Stone Massage dan Traditional Balinese Massage. Juga ditawarkan menu Specialized Massages terdiri dari; Back & Neck Massage, Head & Scalp Massage, Foot Scrub & Acupressure dan Ritual for Kids & Teens.

MAR 2011

Beautiful And Elegant With New Face


DESTINATION

MAR 2011

KEMAYANGAN Tak cukup hanya sekali

WINGS MAGAZINE

44

“Kemayangan” adalah sebuah nama yang berasal dari bahasa Jawa Sansekerta yang memiliki arti berkali-kali. Gagrak restoran seafood ini peranakan cuisine, dimana dalam setiap masakan terdapat campuran antara bumbu asli Indonesia dan Chinese; seperti cabe, jahe, kencur, laos, lada, daun jeruk, gula merah, tahu merah, udang kering, dan madu. Semua bumbu tersebut di padukan untuk menghasilkan cita rasa yang berbeda. Seperti Cumi Calaga sering di temui di restoran lain, disini dihidangkan cumi yang crispy tidak berminyak terbalur dengan 3 rasa yang muncul dari bahan cabe, garam dan lada.   Menu spesial restoran ini adalah Kepiting Merah yang memiliki cita rasa unik, karena rasa yang masuk ke dalam mulut akan berurutan mulai dari rasa gurih, lalu manisnya gula merah, asam jawa, asin dan yang terakhir adalah pedas. Lalu Kepiting Hitam yang memiliki rasa yang lembut dan sedikit manis tapi setelah itu hangatnya lada hitam terasa nendang di lidah. Salah satu favorit disini adalah ikan panggang yang beda dari tempat lain. Karena meski dipanggang dan dibumbui, rasa dan tekstur ikannya masih terjaga. Selain itu ada tujuh jenis sambal asli Indonesia sebagai teman menikmati Ikan Panggang ini. Sambal tersebut adalah sambal gami (Kalimantan), sambal matah (Bali), sambal bajak (Banten), sambal terasi (Jawa Tengah), sambal dabu-dabu (Manado), sambal jeruk (Jawa Barat), sambal kecap dan asinan mangga muda. Pengalaman berbeda akan citarasa kuliner akan Anda dapatkan manakala bertandang ke Kemayangan. Jadi tunggu apa lagi…!   KEMAYANGAN – BALI Jl. Mertanadi-Abian base Kuta, Sunset Road. T. 0361.764.872  www.kemayangan.com FB: Kemayangan Bali

Beachfront Villa With Glittering Black Sand Kompleks villa sebagai pendatang baru yang meramaikan kawasan Pantai Purnama di Gianyar siap menyambut kedatangan anda. Terletak tepat di depan pantai diharapkan kompleks villa ini akan menjadi daya tarik bagi anda yang ingin mencari tempat menginap atau tinggal di kawasan yang masih alami. Keindahan pasir hitam yang berkilau memberi nilai lebih untuk villa dan hotel yang berada di sepanjang pantai. Saat anda ingin membuktikan kenyamanan yang ditawarkan oleh masing-masing villa dengan variasi tiga dan empat kamar tidur dengan fasilitas pool berukuran panjang, area living room yang luas, area kitchen yang telah didesain modern serta kondisi sekitar villa jauh dari keramaian, dijamin anda akan merasa nyaman untuk tinggal lebih lama di villa ini. Selain villa-villa ini disewakan, dibuka kesempatan bagi anda yang ingin membeli. Mohome Property Boulevard Sunset Road 89 Kuta – Bali 80361 T : +62-361-8600221 F : +62-361-767611 www.purnamabeachvillas.com


TIPS

Gaya Hidup Investasi “Bing beng bang yok kita ke bank - Bang bing bung yok kita nabung - Tang ting tung hey jangan MAR 2011

dihitung - Tau tau kita Dari kecil kita mulai www.photolibrary.com

menabung - Supaya hidup kita beruntung Mau keliling dunia ada uangnya - Juga untuk membuat istana...� epenggal lirik lagu anak-anak ini boleh mengingatkan kita untuk berhemat dan rajin menabung. Sebenarnya budaya menabung sudah kita kenal semenjak kecil. Tentunya kita juga masih ingat dengan celengan babi atau ayam yang bertengger di meja belajar. Atau dalam bentuk yang paling sederhana berupa potongan seruas batang bambu yang kita lubangi pas seukuran koin – mirip kentongan. Hingga suatu saat tabungan itu penuh, kita pecahkan dan uang yang terkumpul kita belanjakan keperluan ataupun impian kita. Boleh dikata hal ini sudah menjadi gaya hidup yang ditularkan oleh orang tua kita sejak dulu. Bukan hanya menabung di bank

saja, saat ini sedang maraknya orang ingin berinvestasi. Apalagi akhir-akhir ini banyak sekali jenis investasi yang ditawarkan baik oleh bank maupun perusahaan lainnya yang bergerak dalam bidang finansial. Adapun jenis investasi pada prinsipnya terbagi menjadi dua macam : investasi aktif, yaitu investasi yang dikelola sendiri atau bersama-sama. Misalnya berjualan atau usaha aneka macam produk barang dan jasa yang menghasilkan pendapatan rutin. Sedang investasi pasif adalah investasi yang dikelola sendiri atau orang lain namun tidak menghasilkan pendapatan rutin. Misalnya membeli tanah/kavling, saham/ reksadana, tabungan, deposito dan membeli apartemen. Nah, salah satu yang cukup menarik saat ini adalah investasi dalam bentuk emas. Ini termasuk jenis investasi pasif. Investasi emas ini dalam artian penanaman modal dengan bentuk khusus berupa emas batangan / lantakan dengan kadar 24 karat secara fisik (tangible asset) bukan dalam bentuk emas perhiasan. Umumnya logam mulia/

Fine Gold dalam bentuk lantakan ini dengan berat bervariasi mulai dari 1 gr hingga 1.000 gr. Rata-rata orang yang melakukan investasi emas ini menyimpan emasnya dengan menyewa deposit box di bank atau ada juga yang menyimpannya di rumah. Beberapa keuntungan investasi dalam bentuk emas ini diantaranya: aman, terlindung dari inflasi, mudah dipindahkan, mudah dicairkan, tahan lama, kepemilikan dan pengelolaan sendiri, bebas biaya administrasi, dapat dibagi dengan nilai tetap, digemari dan dapat diterima umum serta masih banyak lagi keuntungan lainnya. Intinya adalah bila kita mulai sekarang disiplin dan menjadikan investasi dalam bentuk apapun juga menjadi salah satu gaya hidup kita, maka sudah dapat dipastikan beberapa tahun kemudian kita akan menuai berbagai keuntungan finansial dari investasi tersebut. Dan harapannya adalah bahwa keuntungan finansial dari nilai investasi itu dapat meningkatkan kesejahteraan hidup kita.

45 WINGS MAGAZINE

nanti dapat untung.......


WINGS MAGAZINE MAR 2011

ROUTE MAP

46


WINGS MAGAZINE

47

MAR 2011


Selamat Datang... Apa yang harus anda ketahui

MAR 2011

Tentang keamanan, kenyamanan dan keselamatan Anda didalam pesawat

WINGS MAGAZINE

48

PONSEL Semua ponsel dan peralatan elektronik yang menggunakan pemancaran radio tidak diperbolehkan selama berada didalam pesawat, hal ini sangat mengganggu sistem navigasi dan komunikasi dengan menara pengawas setempat. PERALATAN ELEKTRONIK Untuk penggunaan Laptop dan PDA boleh dipergunakan setelah fasten seatbelt “OFF” dengan menggunakan flight mode. Setelah fasten seatbelt “ON” untuk persiapan mendarat maka penumpang harus mematikan pengguna laptop dan PDA tersebut. BARANG -BARANG BERBAHAYA LAINNYA Barang- barang yang mudah terbakar (seperti korek api), meledak (petasan), material yang mengandung magnet, baterai, tabung gas, tidak diperbolehkan untuk dibawa. MEROKOK Peraturan Pemerintah melarang kegiatan merokok selama dalam penerbangan, Terdapat detektor asap disemua toilet dan akan dikenai sanksi bagi yang melanggar peraturan. PERJALANAN DENGAN ANAK-ANAK Wings Air tidak menyediakan makanan bayi untuk rute domestik dan popok tidak disediakan dipesawat. Wings Air hanya menyediakan air panas untuk susu bayi.

BAGASI Barang atau benda tajam harus di pak dalam bagasi dan tidak diperkenankan untuk dibawa kedalam bagasi kabin. Bawalah benda berharga dalam tas yang anda bawa sendiri. Perhatikan berat bagasi anda. • Bagasi untuk Rute Domestik Kelas Ekonomi : 25 kg Kelas Bisnis : 40 kg

UTAMAKAN KESELAMATAN • Sabuk pengaman harus selalu terpasang sewaktu take-off dan landing. Dianjurkan untuk selalu memasang seat belt selama penerbangan. •

Barang bawaan harus diletakan di atas kepala atau dibawah kursi di depan anda.

Silakan membaca kartu instruksi keselamatan yang terdapat di dalam kantung kursi. Di kartu tersebut anda bisa mengetahui pintu darurat dan letak jaket pelampung.

Perhatikan baik-baik demo keselamatan dan instruksi yang diberikan oleh cabin crew.


WINGS MAGAZINE

49

MAR 2011


WINGS MAGAZINE

50 MAR 2011


WINGS MARET 2011