Page 1

JANUARI 2012

THE MAGAZINE OF WINGS AIR - JANUARI 2012

WINGS MAGAZINE

i

Imlek WISATA SEJARAH KLENTENG TUA

Patehan

Prosesi minum teh ala bangsawan


WINGS MAGAZINE

ii JANUARI 2012


WINGS MAGAZINE

1

JANUARI 2012


[Content ] 32 Spot

10 Destination

Pasar Rumput

JANUARI 2012

Klenteng

18 Destination

WINGS MAGAZINE

2

Patehan

REGULAR 4

News

8

Reflection

14

Destination

21

Tips

22

Spot

24

Leisure

26

Travel

28

Spot

30

Special

34

Hot Stuff

36

Tips

37

Bali Section


COCKPIT’S NOTE President Director Achmad Hasan Director of Production Capt. Ertata Lananggalih Director of Operation Capt. Redi Irawan Director of Technics I Nyoman Rai Pering Director of Commerce Rudy Lumingkewas

Penerbangan Wings Air terhubung langsung dengan penerbangan Lion Air. Kami berperan sebagai feeder Lion Air. Hal ini tentu sangat memudahkan bagi penumpang sekalian untuk melanjutkan penerbangan ke seluruh rute Lion Air, baik domestik maupun internasional. Dengan terus menambah armada pesawat baru, membuka rute baru, menambah jadwal penerbangan dan terus meningkatkan kualitas pelayanan sumber daya manusia, kami berharap menjadi maskapai favorit penumpang sekalian. Selamat Tahun Baru 2012 dan Selamat Tahun Baru Imlek bagi penumpang sekalian yang merayakannya. Kiranya di tahun ini kita semua semakin maju, berhasil dan meraih kesuksesan. Selamat menikmati penerbangan bersama Wings Air.

WINGS MAGAZINE

Publisher Makhfudz Sappe Editor in Chief Ristiyono Editor Ed Zoelverdi | Priyanto Sismadi | Safari A. Husain Reporter Wisnu Ridwan Maulana Marketing Manager A. Gener Waluku Marketing Ririn Tri Astuti | G. Hardianto | Rusman Madjulekka | M. Lottong Makkaraka | Amrul Alam | Irma Herliana Art Director Gerald Manuel Wangsasaputra Richard Archie F.M. (Illustrator) Marketing Support Farid K.

Achmad Hasan Direktur Utama

Finance Ade Kristanti Circulation M. Solichin Bali Representative Fernandito Haka | Yurison Suryantara Published by PT. Bentang Media Nusantara

Dapat juga dibaca di

www.issuu.com/lionmagazine

Advertising T. +62 21 9849 4404 F. +62 21 3151 668 Email. edlionmag@gmail.com editorial@lionmag.com 0821 10 88 22 00

JANUARI 2012

P

enumpang yang budiman, tanpa terasa kita telah meninggalkan tahun 2011 dan mulai melangkahkan kaki masuk tahun 2012. Di tahun yang baru ini sudah pasti banyak harapan dan cita yang ingin diraih. Demikian juga dengan Wings Air, di tahun ini kami terus berusaha meningkatkan kualitas pelayanan kami kepada seluruh penumpang. Kami berusaha menjangkau seluruh wilayah Indonesia hingga daerah-daerah terpencil sekalipun.

Director of Finance Edward Sirait

3 WINGS MAGAZINE

SELAMAT TAHUN BARU 2012


NEWS Lion Air dan BII

JANUARI 2012

Luncurkan B2B Lion Cargo Online Payment Pertama di Indonesia

WINGS MAGAZINE

4

PT Lion Mentari dan PT Bank Internasional Indonesia Tbk (BII) meningkatkan kerjasama di bidang Cash Management dengan meluncurkan B2B Online Cargo Payment. Penandatanganan piagam kerjasama dilakukan oleh Pjs. Presiden Direktur BII Rahardja Alimhamzah dan Direktur Umum Lion Air Edward Sirait di Four Seasons Hotel Jakarta bulan lalu. Solusi B2B Online Cargo Payment ini merupakan solusi pertama di Indonesia yang ditujukan untuk mempermudah mitra Lion Mentari melakukan pembayaran Jasa Pengiriman Barang (Cargo) melalui platform BII CoOLPAY.  Dengan B2B Online Cargo Payment, mitra forwarder Lion Mentari dapat melalukan pembayaran secara lebih efisien dan cepat yang berdampak langsung pada kecepatan proses pengiriman barang. Solusi dari BII Cash Management ini juga memberikan manfaat bagi Lion Mentari untuk meningkatkan manajemen likuiditas

mereka karena seluruh proses pembayaran dilakukan secara online dan realtime melalui BII CoOLPAY. “Dengan pengetahuan dan pengalaman yang kami miliki di bidang electonic banking dan layanan cash management, mitra forwader. Lion Mentari dapat melakukan pembayaran kargo secara lebih cepat.” kata Rahardja Alimhamzah. “Solusi BII CoOLPAY ini juga membantu Lion Mentari dan para mitra forwarder-nya meningkatkan manajemen likuiditas mereka karena seluruh proses dilakukan secara realtime,” tambahnya. Edward Sirait mengatakan, “Fasilitas yang disediakan oleh BII diharapkan dapat mengangkat mutu layanan

terhadap mitra-mitra kami dalam pengiriman kargo ke seluruh ruterute dalam negeri maupun luar negeri.” Kerja sama dengan Lion Mentari merupakan bagian dari upaya BII untuk terus memberikan kemudahan bagi pelanggan dan nasabah travel agent dan forwarder dalam menjalankan bisnis dan transaksi operasional harian. 

SAFETY CAMPAIGN 2011

D

irektorat SSQ (Safety, Security, and Quality) Lion Air berusaha mensosialisasikan pemahaman mengenai bagasi kepada staff check-in dan penumpang Lion Air dengan Safety Campaign yang dilakukan di Terminal 1 A Bandara Soekarno-Hatta. Tema Safety Campaign untuk tahun ini adalah “Passenger Baggage”. Tema ini dipilih sebagai bentuk komitmen Lion Air terhadap safety. Di dalam penerbangan sipil terdapat dua macam tipe bagasi, yaitu carry-on baggage/bagasi kabin dan bagasi yang dimasukkan ke dalam kompartemen pesawat disebut sebagai checked baggage/bagasi tercatat. Bagasi kabin penumpang Lion Air tidak boleh melebihi 7 kg dan ukuran standar: 40 cmx 30 cm x 20 cm. Bagasi tercatat memiliki batasan sampai dengan 20 kg untuk penerbangan domestik. Konsep penyampaian yang unik dibuat dalam Safety Campaign kali ini. Dua orang pantomim yang berolah tubuh menghibur penumpang beserta pramugari-pramugari yang mengerti dan mempunyai pengetahuan mengenai bagasi diterjunkan untuk mendukung keberhasilan Safety Campaign ini.


Lion Air Menambah Jadwal Penerbangan

U

Lion Air Buka Rute Baru Mulai 16 Desember lalu Lion Air membuka rute penerbangan baru Surabaya – Singapura PP secara langsung. Pembukaan rute baru ini merupakan wujud komitmen Lion Air untuk terus meningkatkan pelayanan yang terbaik bagi para penumpang. Penerbangan perdana rute baru ini dilakukan dari Bandara Juanda Surabaya menuju Bandara Changi Singapura dengan menggunakan pesawat Boeing 737-900 ER. Turut dalam penerbangan perdana ini Direktur Umum Lion Air, Edward Sirait, Andi Burhan dan Harris Arthur beserta rombongan jurnalis dari beberapa media duduk di antara para penumpang umum. Pesawat berangkat pukul 08.00 wib dan mendarat mulus di Bandara Changi Singapura pukul 11.20 waktu setempat. Sesaat setelah mendarat dan pesawat parkir dengan sempurna, seluruh penumpang disambut oleh perwakilan manajemen Bandara Changi Singapura dan manajemen Lion Air. Semua penumpang disambut dengan pengalungan bunga serta pemberian gift berupa coklat. Lim Ching Kiat, Senior Vice President Market Development Changi Airport menjelaskan bahwa dalam sehari ada sebanyak 34 penerbangan dari Singapura menuju Surabaya yang dioperasikan oleh beberapa maskapai termasuk di dalamnya Lion Air. Rute

Surabaya-Singapura ini dilayani Lion Air setiap hari. Dengan jadwal keberangkatan dari Surabaya pukul 08.00 wib dan tiba di Singapura pada pukul 11.20 waktu setempat. Sementara penerbangan kembali dari Singapura ke Surabaya pukul 12.10 waktu setempat dan tiba di Surabaya pukul 13.30 wib. Dengan penambahan rute baru ini tentu semakin memudahkan penumpang yang berdomisili di Surabaya dan sekitarnya pergi ke Singapura demikian juga sebaliknya. Juga diharapkan dengan pembukaan rute baru ini akan dapat meningkatkan jumlah wisatawan berkunjung ke Surabaya.

JANUARI 2012

Surabaya – Singapura

5 WINGS MAGAZINE

ntuk meningkatkan pelayanan agar semakin baik dan maksimal kepada seluruh penumpang maka Lion Air selain membuka rute baru juga menambah jadwal penerbangan di beberapa rute yang sudah ada. Hal ini dilakukan untuk menampung jumlah arus penumpang yang cenderung semakin meningkat di beberapa rute yang diterbangi Lion Air. Beberapa penambahan jadwal penerbangan tersebut adalah SurabayaBanjarmasin pukul 15.00, BanjarmasinSurabaya pukul 17.50, Surabaya-Jakarta pukul 16.00, Jakarta-Surabaya pukul 18.10. Untuk rute Jakarta-Medan ada penambahan penerbangan pukul 18.00 dan MedanJakarta pukul 20.10. Sementara rute Jakarta-Manado pukul 01.45 dini hari, Manado-Jakarta pukul 08.00. Untuk rute Jakarta-Kuala Lumpur penambahan jadwal penerbangan pada pukul 11.40, Kuala Lumpur-Jakarta pukul 15.30.


NEWS Aston

Kenalkan 20 Hotel Baru

A

JANUARI 2012

ston Internasional menggelar konferensi pers di Aston Rasuna, Kuningan, Jakarta, pada 20 Desember 2011. Acara tersebut digelar dalam rangka memperkenalkan 3 hotel yang baru saja dibuka dan 17 hotel yang direncanakan akan beroperasi pada tahun 2012. Hotel-hotel teranyar tersebut termasuk beberapa properti, layaknya hotel bintang 5 Grand Aston Yogyakarta, yang dibuka pada 17 Desember lalu, serta beberapa hotel bintang 4 yang direncanakan akan beroperasi di Bekasi, Cirebon, Jambi, Kupang, Makassar dan Purwokerto.

WINGS MAGAZINE

6

Adapun beberapa hotel dengan layanan terpilih favehotel termasuk yang baru saja dibuka, favehotel Cenang BeachLangkawi, favehotel Seminyak-Bali, serta hotel bintang 3 Quest Hotel di Cebu, dan Filipina. “Kami akan terus berkembang di Indonesia, namun dalam waktu dekat ini kami akan memperkuat posisi terdepan kami dalam negeri dan melanjutkan ekspansi ke luar negeri. Dengan ini kami sangat yakin, Aston Internasional akan mengoperasikan setidaknya 50 hotel atau lebih, sebelum akhir tahun 2012.” Ungkap Norbert Vas, Wakil Presiden Penjualan dan Pemasaran Aston Internasional.

‘Green Opening’

POP! Hotel Festival CTlink Bandung Acara ‘Green Opening’ dari POP! Hotel Festival CTlink Bandung diadakan pada tanggal 17 Desember 2011 yang dihadiri oleh owning company, perwakilan dari TAUZIA Hotel Management maupun perwakilan dari komunitas lokal. POP! Hotel Festival CTlink – Bandung akan menawarkan 175 kamar, ‘shower pod’ yang inovatif, iPad check-in, fasilitas gratis wi-fi, area ‘quick bite’ dan akses langsung ke Festival CTlink Mal. Saat itu juga diumumkan pemenang ‘Green Art Festival’. ’Green Art Festival’ adalah inisiatif POP! Hotels untuk kampanye kesadaran lingkungan ke tingkat yang lebih jauh. Diikuti oleh 10 Sekolah Menengah Atas di Bandung dimana mereka berkompetisi untuk menciptakan karya seni yang kreatif dan terbuat dari material daur ulang. Ini akan menjadi acara regular yang akan diadakan disetiap pembukaan POP! Hotels di seluruh Indonesia. “Kami yakin bahwa mereka adalah generasi POP! Hotels yang mana nantinya acara ini akan menjadi suatu wadah untuk penyebaran kesadaran lingkungan kepada para tamu kami dan juga masyarakat luas,” tutur Christophe Glass, Director dari TAUZIA Hotel Management.

10 Tahun Clark Hatch Fitness Center & Spa Clark Hatch Fitness Center & Spa berlokasi di lt.3 Hotel Sari Pan Pacific Jakarta merayakan hari jadi yang ke 10 di akhir November 2011. Tempat olahraga dan fitnes yang dilengkapi dengan peralatan gym, aerobic, golf swing area, sauna, steam room, punching bags, kolam renang outdoor dan spa, mengundang para member untuk potong tumpeng bersama. Seluruh staff meramaikan acara dengan dance performance dan member disediakan banyak hadiah seperti vocer menginap di hotel berbintang dan Lucky Draw 1 tahun Membership. Acara ini diselenggarakan bersamaan dengan special promo akhir tahun Rp.3.000.000/tahun plus T-shirt Clark Hatch ‘LOVE YOUR BODY’. Untuk informasi selanjutnya dapat menghubungi Clark Hatch Fitness Center & Spa telepon: 021-29932737


MUSEUM BECAK INDONESIA

kayu, karet, dan plastik yang rirangkai menjadi sebuah struktur bangun sebuah kendaraan. Akan tetapi ia juga akan bercerita tentang profesi manusia yang telah digeluti setia hampir satu abad lamanya. Rencananya Museum Becak Indonesia ini akan diresmikan pada tanggal 12 Desember 2012.

JANUARI 2012

11 November lalu telah dicanangkan rencana pendirian Museum Becak Indonesia di Makassar yang digagas oleh Ir. Arwan Tjahjadi dan Fintje Tjahjadi dengan perencana/kepala museum oleh Shaifuddin Bahrum. Tujuan dari pendirian Museum Becak Indonesia ini selain untuk mengumpulkan dan mendokumentasikan becak yang pernah ada di Indonesia dari beberapa kota, juga memaparkan kepada warga dunia bagaimana becak turut berperan dalam kehidupan sosial ekonomi masyarakat. Museum Becak, tidak hanya akan bercerita tentang sebuah moda transpotrasi tradisional dengan bentuknya yang unik yang digerakkan oleh tenaga manusia. Ia tidak akan sekedar bercerita tentang serangkaian benda-benda yang terdiri dari logam,

Komodo Pasca The New Seven Wonders

7 WINGS MAGAZINE

eminar mengenai “Komodo the new seven wonders : what’s next”, yang digelar di Universitas Paramadina Jakarta, pada 7 Desember 2011, dalam rangka mensyukuri kemenangan Pulau Komodo sebagai The New Seven Wonders. Pada acara ini dihadiri oleh beberapa pembicara antara lain, Sofyan Winandi, Emmy Hafild (Koordinator pemenangan komodo), YW Junardy (mantan Presiden Indonesia Marketing Association), dan Wijayanto (Managing Director Paramadina Public Policy Institute). Dalam seminar ini H.M. Jusuf Kalla sebagai keynote speaker, menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan kepada seluruh masyarakat yang telah mendukung Pulau Komodo sebagai The New Seven Wonders. Menurut JK, program Komodo sebagai The New Seven Wonders dapat dijadikan alasan untuk menjaga persatuan, asalkan ada tiga faktor

yang menunjang yaitu, selama masyarakat mengetahui tujuannya dengan jelas, mayarakat dipastikan bahagia atas tujuan yang dicapai, jangan ada kepentingan pribadi. Komodo merupakan ikon yang tepat untuk dijadikan sebagai brand, karena memang satu-satunya yang ada di dunia. Adapun tujuan seminar ini

yakni membahas mengenai langkah dan strategi apa yang perlu diambil untuk meningkakan kesejahteraan rakyat NTT dan sekitarnya karena diperlukan upaya kreatif dan serius untuk menjadikan Komodo sebagai ikon kelas dunia yang mampu meningkatkan kesejahteraan rakyat NTT dan sekitarnya.


REFLECTION

Memilih

Gerbang Kebahagiaan

WINGS MAGAZINE

8

“

Bukan latar belakang yang menentukan kebahagiaan seseorang, melainkan latar depan.

S

“

JANUARI 2012

By: Jemy V. Confido

etiap orang ingin hidupnya bahagia tentu saja. Bukan hanya orang yang bersangkutan semata, tetapi juga orang-orang terkasih di sekeliling orang-orang itu. Seorang ibu yang baru melahirkan berharap anaknya akan menjalani hidupnya kelak penuh dengan kebahagiaan. Lebih dari itu, sang ibu berharap anaknya akan menjadi anak yang membanggakan orang tua, bangsa, negara dan agama. Harapan besar yang melambung tinggi sejak kita semua masih kecil perlahan-lahan bergeser tergantikan realita saat kita mulai menelusuri jalan kebahagiaan. Sebelum kita membahas bagaimana realita yang kita temui dalam mencapai kebahagiaan, ada baiknya kita sedikit mengulas apa sebenarnya yang dimaksud dengan kebahagiaan. Masing-masing kita tentu saja boleh memiliki persepsi yang berbeda mengenai apa itu yang dimaksud dengan bahagia. Secara umum, ada tiga persepsi mengenai kebahagiaan dimana masing-masing memiliki argumennya sendiri-sendiri. Yang pasti, ketiga persepsi ini setuju bahwa bahagia tidak selalu identik dengan kelimpahan materi. Persepsi yang pertama menyatakan bahwa bahagia adalah bisa mendapatkan apa yang diinginkan. Tantangannya di sini adalah bagaimana menentukan apa yang diinginkan karena keinginan manusia bisa jadi tidak terbatas. Persepsi yang ke-dua mengatakan bahwa bahagia adalah bagaimana kita bisa mensyukuri apa yang kita miliki.

Persepsi ini bersifat tidak agresif untuk meraih apa yang belum dimiliki dan sebaliknya berusaha untuk bersikap positif terhadap apa yang sudah ada. Tantangannya di sini adalah bagaimana seseorang menjadi lebih proaktif dalam mewujudkan kebahagiaan yang ideal menurut persepsinya karena bila salah menyikapi maka seseorang bisa menjadi tidak bergairah untuk menjadi lebih baik dengan dalih dia sudah cukup bahagia. Persepsi yang ke-tiga mengatakan bahwa bahagia bukan ditentukan oleh apa yang sudah kita raih namun ditentukan oleh bagaimana menggunakannya untuk membahagiakan orang lain. Di sini, persepsi terhadap kebahagiaan sudah mendorong seseorang untuk bersikap proaktif untuk memberikan apa yang dimilikinya terhadap orang lain. Tantangannya di sini adalah bagaimana menentukan siapa orang lain yang akan ia bahagiakan tersebut? Ada orang yang mengatakan orang lain tersebut adalah seluruh umat manusia. Ada juga yang berpendapat bahwa orang lain tersebut adalah orang-orang yang memiliki kesamaan dengan dirinya. Pendapat lain mengatakan orang lain tersebut adalah keluarga besar dan sahabatnya. Sebagian berpendapat orang lain tersebut adalah keluarga kecilnya. Bahkan ada juga yang mengatakan orang lain tersebut adalah dirinya sendiri. Nah..., yang manapun persepsi yang kita pilih, semua persepsi tersebut mensyaratkan seseorang harus bisa mengenyam standar hidup yang layak untuk bisa melangkah ke gerbang kebahagiaan. Paling tidak, ia harus


JANUARI 2012

merupakan pilihan yang paling membutuhkan tekad yang kuat dan otak yang lumayan encer. Pilihan ke-dua, ia bisa memilih sekolah kejuruan, segera mendapatkan pekerjaan yang layak, membantu keluarga, terutama adiknya sambil sedikit menabung dengan harapan suatu saat ia bisa melanjutkan pendidikan ke tingkat diploma. Dari sana ia bisa berupaya untuk mencapai tingkat sarjana. Pilihan ini merupakan pilihan yang cukup menantang namun lebih realistis dibandingkan pilihan pertama. Pilihan ke-tiga, Rahma bisa langsung bekerja dengan bekal ijasah sekolah menengah tingkat pertama. Di sini, tidak banyak tawaran yang menarik baginya untuk bisa membantu keluarganya. Bila ia memutuskan untuk menjadi pengusaha, ia bisa saja mulai dari skala yang sangat kecil dengan modal yang sangat terbatas. Ada juga orang yang berhasil memulai dari situ, namun dengan perpaduan antara kejelian, kegigihan, kesempatan dan mungkin keberuntungan. Pilihan ke-empat, Rahma bisa saja memutuskan untuk menikah karena alasan ekonomi. Dengan usia yang masih sangat dini, ia akan melalui pernikahan yang sangat rentan dan hanya bisa berharap agar ia mendapatkan suami yang baik dan berkecukupan. Tentu kita tidak bisa menentukan seperti apa perjalanan Rahma yang sesungguhnya. Bisa saja ia mengalami halhal lain di luar ke-empat kemungkinan di atas. Poinnya adalah perjalanan yang akan dilalui oleh seorang Rahma adalah perjalanan yang panjang dan berliku dengan berbagai pilihan yang mana masing-masing tidak bisa segera memberikan jawaban terhadap kebahagiaan yang ia cari, yang manapun versi kebahagiaan yang ia yakini. Kondisi seperti Rahma di atas adalah kondisi umum yang terjadi terhadap banyak remaja dan pemuda di seluruh dunia. Namun demikian, setiap orang akan membuat kombinasi pilihannya masing-masing untuk menuju gerbang kebahagiaan. Pilihan mana yang paling baik tentu juga tergantung kepada perbedaan kondisi yang dialami masing-masing. Di sini tentu saja membutuhkan kejelian dalam mencocokkan antara liku-liku perjalanan yang akan dilalui dan sumber daya yang dimiliki. Tentu saja bukan merupakan pilihan yang mudah. Namun yang lebih penting lagi adalah komitmen yang kuat untuk melaluinya. Tidak sedikit juga orang yang terlahir dengan kondisi yang jauh lebih baik dari Rahma namun mencapai akhir tidak sebaik dari apa yang bisa diraih oleh seorang Rahma. Ada pun bagi seorang Rahma, perjalanan harus dilalui dengan segala keterbatasan yang ia miliki. Ia tidak bisa lagi mempersoalkan semua keterbatasan yang ada. Yang harus ia lakukan adalah memilih gerbang yang tepat dan memiliki komitmen yang cukup kuat untuk mencapai kebahagiaan. (www.jemyconfido.com)

9 WINGS MAGAZINE

bisa memiliki sesuatu yang bisa membuat dirinya merasa cukup dan selebihnya bisa ia bagikan kepada orang-orang di sekitarnya. Oke, berbicara persepsi tentu kita tidak akan mudah mendapat kata sepakat karena persepsi adalah sesuatu yang subyektif. Karena itu, untuk lebih kongkritnya, marilah kita melihat situasi ilustrasi berikut ini. Rahma (bukan nama sebenarnya), terlahir dalam kondisi normal, sehat jasmani dan rohani. Sebagaimana banyak anak di negeri ini, ia tumbuh dalam keluarga yang sangat sederhana. Rahma memiliki satu orang adik laki-laki dan mereka berdua sempat menikmati pendidikan sampai sekolah menengah tingkat pertama di sekolah bantuan pemerintah di kampung mereka. Dengan gigih, sang ayah yang mencari nafkah sebagai buruh bangunan dan sang ibu yang bekerja sebagai buruh cuci melakukan segala upaya agar kedua anak mereka bisa mengenyam pendidikan sampai ke tingkat menengah pertama. Sampai sini, mungkin kisah Rahma sama dengan ribuan anak perempuan yang bernasib mirip dengan dirinya, terlahir di sebuah keluarga yang pas-pasan dan hampir tidak pernah mengenyam kenikmatan materi serta hanya memiliki kesempatan mengenyam pendidikan yang sangat terbatas. Marilah kita melihat kemungkinan-kemungkinan yang akan terjadi dengan Rahma setelah ia lulus bangku sekolah menengah tingkat pertama. Rahma bisa memutuskan untuk meneruskan sekolah ke tingkat menengah atas dengan tekad yang kuat sambil bekerja sambilan dengan harapan mendapatkan bea siswa untuk melanjutkan ke bangku kuliah. Atau, ia juga bisa tetap melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi dengan membiayai sendiri kuliahnya asalkan ia juga bisa mendapatkan pekerjaan sampingan yang memberikan hasil lebih dibandingkan saat ia bekerja sewaktu masih sekolah di tingkat menengah atas. Tentu saja sedikit bantuan dari orang-orang sekitarnya akan sangat bermakna bagi Rahma. Ini mungkin pilihan yang paling ambisius dari seorang Rahma sekaligus


SPECIAL

Menyambut Tahun Baru China (Imlek)

JANUARI 2012

Wisata Sejarah Klenteng Tua di Indonesia

WINGS MAGAZINE

10

Bangunan kuno berusia tua yang menggambarkan peradapan etnis Tionghoa dengan ukiran naga serta warna yang mempesona. Teks & Foto : Ridwan

J

anuari kembali datang, inilah bulan yang menandakan awal pergantian tahun. Tahun 2011 telah berlalu, kini saatnya menyambut tahun baru 2012. Pada awal bulan ini, telah memasuki tahun 2012. Selain menyambut perayaan pergantian tahun, tahun baru China (Imlek) pun jatuh di bulan ini. Karenanya membahas beberapa Klenteng maupun Vihara yang unik dan memiliki sejarah panjang di bumi nusantara. Ya, pada tahun 2011 lalu, tahun baru Imlek jatuh pada 3 Febuari 2011, dan merupakan Tahun Baru China ke2562 dengan Shio Kelinci Unsur Logam Yin. Sedangkan tahun 2012 ini, tahun baru Imlek jatuh pada 23 Januari 2012, dan merupakan Tahun Baru China ke2563 dengan Shio Naga Unsur Air Yang. Tahun Baru China merupakan hari raya yang paling penting bagi masyarakat China. Seperti halnya agama-agama lain yang masuk ke Indonesia. Keberadaan umat beragama Kong Hu Cu beserta lembaga-lembaga keagamannya di Nusantara atau

Indonesia ini sudah ada sejak berabadabad yang lalu, bersamaan dengan kedatangan perantau atau pedagangpedagang Tionghoa ke tanah air kita ini, mereka membawa serta sanak saudara, budaya, bahkan agama dan kepercayaannya. Meski keberadaannya sempat tidak diakui, penyebaran agama ini turut menyertai pelajaran sejarah bangsa. Terlihat dari peninggalan tempat ibadah yang rata-rata berusia cukup tua. Pada beberapa klenteng tua dapat ditelusuri dari prasasti yang terdapat di dalamnya. Jika menelusuri lebih dalam tentang keberadaan klenteng, maka banyak cerita dan kisah terkandung di dalamnya, antara lain, pengetahuan sejarah kuno, cerita legenda, cerita rakyat, ajaran Kong Hu Cu dan Budha. Ada yang menamainya Vihara sebagai tempat ibadah agama Budha dan ada pula yang menyebut Klenteng untuk pengamal ajaran Kong Hu Cu. Dalam hal ini akan membahas Klenteng maupun Vihara yang memiliki usia cukup tua serta memiliki cerita dan kisah yang terkandung di dalamnya.

Klenteng Jin De Yuan (Petak Sembilan) Atmosfer religius langsung terasa saat memasuki kawasan tempat ibadah ini. Meski kelenteng ini berada di pusat kota, namun suasana tenang dan damai begitu membangkitkan jiwa ketika berada di dalamnya. Di antara lebih dari seratus Klenteng yang ada di Jakarta, terdapat beberapa Klenteng tua yang terkenal. Salah satunya adalah Klenteng Jin De Yuan. Klenteng yang berada di kawasan Pecinaan, Glodok, Jakarta Barat ini didirikan pada tahun 1650 oleh Letnan Kwee Hoen dan diberi nama Koan-Im Teng. Awal mulanya Klenteng ini disebut Guan Yin Ting (Koan Im Teng) atau disebut dengan Paviliun Guan Yin. Pada tahun 1740, Klenteng yang dipersembahkan untuk Dewi Koan-Im (Dewi Welas Asih) ini turut dirusak dalam peristiwa pembantaian terbesar etnis Tionghoa dalam sejarah kolonialisme Belanda di Indonesia. Meski terdapat goresan sejarah kelam yang terus dikenang Klenteng


WINGS MAGAZINE

11

JANUARI 2012


JANUARI 2012

SPECIAL

WINGS MAGAZINE

12

ini, namun lima belas tahun kemudian tepatnya pada tahun 1755, seorang kapten Tionghoa memugar kembali Klenteng tersebut dan kemudian memberi nama baru dengan sebutan Jin De Yuan (Kim Tek Le) yang artinya “Klenteng Kebajikan Emas�. Lokasinya berada di kawasan pecinaan padat, namun hal ini tidak menyurutkan orang untuk beribadah. Bahkan setelah ditetapkan sebagai bangunan cagar budaya, pengunjung kian berdatangan meski tujuan mereka tidak untuk beribadah. Selain menjadi tempat ibadah, Klenteng yang dikenal dengan sapaan Klenteng Petak Sembilan ini berfungsi pula sebagai destinasi wisata sejarah.

Vihara Budhayana (Dewi Kwan Im) Hijau pepohonan nan rindang sepanjang jalan masih tampak menghias, sederetan rumah warga pun masih terlihat khas dengan bangunan tradisional. Itulah yang terlihat di sepanjang jalan menuju Vihara Dewi Kwan Im, terletak di Desa Burung Mandi, Kecamatan Manggar, Belitung Timur. Di tengah geliat wisata Belitung yang dikenal dengan pantainya yang biru, bersih dan batu granit berukuran raksasa terselip sebuah peninggalan sejarah yang memiliki nilai religius. Peninggalan sejarah tersebut berupa Vihara Budhayana atau dikenal juga dengan nama Vihara Dewi Kwan Im. Apa sebenarnya yang ada di Vihara ini? dan cerita apa yang tersimpan di Vihara ini? Vihara Budhayana yang diberi nama Vihara Dewi Kwan Im terletak di lereng bukit dekat pesisir pantai masuk ke dalam wilayah pantai Burung Mandi. Awalnya Vihara ini dibangun sebagai tempat beribadah

masyarakat setempat sejak ratusan tahun lalu, kemudian diresmikan pada tahun 1987. Selain digunakan sebagai Vihara, tempat ini juga telah menjadi destinasi wisata sejarah, konon katanya di sini juga terdapat jasa meramal. Tempat nan bersih dan nyaman ini begitu terasa damai. Disekelilingnya masih banyak pohon-pohon besar yang sudah tahunan. Sesekali terdengar suara anjing menggonggong dari kejauhan. Vihara ini dibangun tahun 1747 sebagai salah satu bukti peninggalan sejarah dari peradapan agama Budha di pulau Belitung. Vihara ini terdiri dari beberapa kuil kecil dan satu bangunan utama berarsitektur khas China, dengan warna

merah dan ornamen patung naga hijau melilit pilar-pilarnya. Berdiri di atas ketinggian 200 meter dari permukaan laut. Untuk mencapai kuil utamanya harus melewati 45 anak tangga. Menurut cerita, lokasi Vihara ini dipilih karena sebuah petunjuk. Pada suatu hari patung Dewi Kwan Im yang dibawa pelaut hilang di sekitar perairan Belitung. Para awak kapal pun tidak menemukannya meski sudah bersikeras mencarinya. Anehnya, beberapa lama kemudian seseorang melihat patung tersebut di atas tumpukan batu, tepat di lokasi Vihara sekarang. Meski letaknya yang cukup jauh, namun ada saja pengunjung yang datang, pengunjung tersebut tak


JANUARI 2012 WINGS MAGAZINE

13

hanya berasal dari daerah sekitar, bahkan ada juga yang datang dari luar daerah. Saat memasuki sebuah ruangan yang cukup luas, diruangan tersebut banyak berbagai properti budaya Tionghoa yang tentunya memiliki nama dan arti. Terdapat beberapa patung mini Budha, lilin berwarna merah, maupun bakaran dufa. Soal ramalan, tanpa ragu seorang juru kunci Vihara ini pun turut menjelaskan kepada setiap pengunjung yang datang. Menurut penjelasannya, di sini memang bisa meramal atau memprediksi seseorang lewat ritual yang dipercaya dengan adanya kekuatan Dewi Kwan Im. Seperti memprediksi hal jodoh, rezeki maupun kesehatan. Perlu diperhatikan,

bagi pengunjung yang datang dan ingin diramal, di tempat ini dipercayai dapat meramal dengan artian hanya memprediksi bukan mengabulkan. Pada kebenarannya memohon sesuatu agar dikabulkan hanyalah kepada Tuhan Yang Maha Esa. Belitung memang layak menjadi destinasi favorit, berbagai budaya, festival dan perayaan besar kerap dirayakan di pulau ini. Tak hanya popular dengan laskar pelangi, akan tetapi potensi wisata religi pun dapat menjadi daya pikat wisatawan. Dari cerita Klenteng maupun Viraha yang memiliki usia tua di Indonesia ini, biasanya pada saat menyambut perayaan tahun baru Imlek di tempat-tempat ini umat

Kong Hu Cu maupun Budha sudah tampak mendatangi Klenteng sekaligus Vihara untuk melakukan berbagai persiapan ritual menyertai peribatan nanti, dan para pengurus klenteng pun mulai sibuk dengan mempersiapkan berbagai hal, seperti memasang ratusan lilin berbagai ukuran, menyediakan tumpukan kertas kim yang akan dibakar usai melakukan sembahyang, dan lain-lain. Adapun persiapan lain yang dilakukan petugas klenteng, yakni membersihkan lingkungan dalam Vihara, memandikan Rupang atau patung para dewa, memasang lampion di lingkungan Vihara, serta membersihkan semua tempat yang digunakan untuk sembahyang lilin.


JANUARI 2012

DESTINATION

WINGS MAGAZINE

14

SUTERA WAJO

Komunikasi dengan Leluhur Perkawinan antara benang sutera Cina dengan benang sutera Jepang melahirkan tenun sutera Wajo dengan corak, warna dan pesona tersendiri. Bagaimana mendapatkan warna alaminya? Teks & foto: Yusuf Ahmad


JANUARI 2012 WINGS MAGAZINE

15

agi suku Bugis, tepatnya di Kota Sengkang, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, kurang lebih 250 km dari kota Makassar, menenun sutera bukanlah sekedar mata pencaharian, namun lebih dari itu merupakan cara mereka berkomunikasi dengan para leluhur. Memastikan bahwa warisan tersebut tetap lestari dari generasi ke generasi. Pelestarian menenun sutera ini membawa Sulawesi Selatan menjadi penghasil tenun sutera terbesar di Indonesia. Tentu kita kenal dengan warna-warni baju bodo dan sarung

sutera yang menawan coraknya. Bukan hanya kainnya yang dikenakan untuk busana keseharian, pesta pernikahan atau pesta adat saja, tapi satu hal yang membedakan tenun sutera ini dengan tenun lainnya seperti tenun ikat Flores atau tenun songket Sumatera ada pada benangnya. Benang tenun sutera Sulawesi menggunakan benang ulat sutra hasil persilangan ulat sutra Cina dan ulat sutra Jepang. Dengan persilangan ini, tenun sutera Sulawesi memiliki pesonanya sendiri. Selain benangnya yang dihasilkan dari persilangan ulat sutera, para penenun masih mempertahankan proses pewarnaan tradisional

dengan bahan-bahan pewarna tenun dari alam. Alasan mereka mempertahankan pewarnaan dari bahan alami ini sangatlah sederhana. Masyarakat Kampung Sabbangparu, Wajo, melakukannya karena itulah yang diajarkan leluhur mereka. Masalah pewarnaan alam yang ramah lingkungan itu adalah warisan kearifan lokal leluhur yang hidup berdampingan dengan alam, karenanya mereka senantiasa membuat tenun ikat dengan segenap hati dan rasa cinta pada alam semesta. Bukan hanya pewarnaan yang dipertahankan tetap tradisional, melainkan seluruh proses pengerjaan


JANUARI 2012

DESTINATION

WINGS MAGAZINE

16

Kain tenun sutera Sulawesi Selatan tidak hanya dipakai orang Bugis saja. Masyarakat Indonesia dari kepulauan lain maupun turis mancanegara banyak meminati kain sutera ini.

tenun, mulai dari alat yang masih merupakan warisan nenek moyang hingga motif-motif yang tercetak di atas hamparan kain. Menggunakan bahan alam sebagai pewarna tenun terbilang rumit karena butuh proses panjang dan lama. Karena itu tidak jarang penenun beralih menggunakan pewarna kimia yang biasa dipakai untuk tekstil. Tapi, bagi penenun di pelosok Sulawesi ini, kerumitan tersebut bukanlah halangan. Untuk mendapatkan warna kuning, misalnya, penenun di Sulawesi hanya tinggal mencari daun mangga. Mencarinya tidak sulit. Daun mangga banyak ditanam di halaman rumah. Uniknya, proses mendapatkan warna

itu dilakukan seperti memasak. Daun mangga yang telah dipetik direbus dengan air, setelah mendidih diangkat dan didinginkan. Bersama dengan rebusan tersebut benang-benang sutera dicelupkan dan berubah warna. Warna abu-abu pada kain didapatkan dengan mencelup benang berwarna putih ke dalam air rebusan serbuk batang kelapa. Proses pewarnaan tidak berhenti sampai di situ, masih banyak bahan pewarna alam lainnya yang digunakan penenun. Jika perlu warna cerah, para pengrajin tenun sutra tinggal membeli pewarna di toko sesuai warna yang diinginkan lalu mencelupnya. Sayangnya, kain sutera yang ini tidak dapat dicuci


JANUARI 2012 WINGS MAGAZINE

17

dengan deterjen, apalagi dengan mesin cuci. Keistimewaan kain sutera ini adalah pada proses pembuatannya. Dari menunggu ulat membuat kokon (rumah larva), kemudian pemintalan benang, pewarnaan hingga tenun, butuh waktu sedikitnya tiga bulan. Ulat sutera baru mampu membuat kokon setelah berusia 20 hari dan kokon baru dapat dipanen setelah berusia 8 hari. Ulat sutera Sulawesi banyak dihasilkan di kota Soppeng, kabupaten yang berdekatan dengan Wajo. Dari kota kelelawar (julukan kota Soppeng-red) inilah tenun sutera berasal. Namun, pengrajin kainnya diwarisi oleh warga Bugis di Sengkang.

Rata-rata satu kain sarung dikerjakan selama 1-2 minggu bergantung pada motif kainnya. Soal harga jual, tenun sutera yang menggunakan bahan pewarna tradisional memiliki tempatnya sendiri. Sarung sutera asli 100% (bahan dan pewarna alami) dijual seharga Rp 500.000 – 2 juta, tapi bila menggunakan bahan pewarna kimia atau benangnya dicampur dengan benang katun harganya lebih murah.   Kain tenun sutera Sulawesi Selatan tidak hanya dipakai orang Bugis saja. Masyarakat Indonesia dari kepulauan lain maupun turis mancanegara banyak meminati kain sutera ini. Selain bahannya yang

lembut, warna-warni kain sutera yang menjadi ciri khas Sulawesi Selatan ini memiliki daya tarik tersendiri. Batik misalnya, beberapa perancang ternama mulai menawarkan disain eksentrik dengan memadupadankan batik dengan kain tenun sutera alami. Batik Solo, Batik Sampang Madura yang terkenal dengan warna-warninya juga mulai menggunakan bahan utama sutera. Hanya, mengingat batik sebagai busana telah menjadi bagian dari mode yang memiliki siklus popularitas, menjadi tantangan bagi perancang untuk menghasilkan disain baru busana dari batik untuk mengimbangi terus berkembangnya ragam hias batik sutera.


DESTINATION

Patehan

JANUARI 2012

Prosesi Minum Teh A la Bangsawan

WINGS MAGAZINE

18

Teks & Foto : Ristiyono

udah pasti kita mengenal jenis minuman teh ini dengan baik. Ya, hampir tiap hari menjadi minuman pelepas dahaga maupun pendamping saat santai dengan bertemankan sepiring pisang goreng. Sebagai orang awam biasanya minum teh ya asal minum saja tanpa ada embel-embel khusus. Nah, apa jadinya jika untuk minum teh kita dilayani secara khusus bak seorang bangsawan dengan prosesi yang khusus pula? Pastinya akan menjadi pengalaman yang sangat menarik. Langkah gemulai para abdi dalem wanita nampak anggun dalam balutan busana tradisional Jawa dengan atasan kain kemben dan bawahan kain jarik serta Samir yang dikalungkan di bagian leher. Dengan membawa ubo rampe prosesi minum teh, mereka menuju para tamu yang sudah menunggu di Pringgitan. Acara minum teh ini dikenal dengan nama Patehan yang merupakan tradisi minum teh Kraton Yogyakarta yang telah dilakukan sejak

masa Sri Sultan Hamengku Buwono I. Nama Patehan sendiri diambil dari sebuah bangsal yang berada di Kraton, yang terletak di sebelah barat bangsal Srimangdi. Bangsal Patehan kemudian dijadikan tempat untuk memproses penyajian teh yang akan disajikan untuk Sri Sultan Hamengku Buwono. Kebiasaan Patehan yang dilakukan Sri Sultan Hamengku Buwono semasa itu sebanyak dua kali yaitu pada saat jam dua siang dan jam empat sore. Untuk menikmati Patehan ini sebenarnya kita tidaklah harus ke Kraton. Kita bisa menikmatinya di Ambarrukmo Palace Hotel Yogyakarta. Sebuah hotel yang sangat melegenda di Yogyakarta yang dibangun atas inisiatif Presiden pertama Indonesia, Soekarno bersama Sri Sultan Hamengku Buwono IX yang dibuka pada tahun 1966 ini berlokasi tepat di area bersejarah. Dimana hotel ini satu lokasi dengan Kedaton yang menjadi tempat tinggal keluarga Sri Sultan Hamengku Buwono VII yang saat ini telah ditetapkan sebagai situs bersejarah nasional. Ambarrukmo


WINGS MAGAZINE

19

JANUARI 2012


DESTINATION

JANUARI 2012

Acara minum teh ini dikenal dengan nama Patehan yang merupakan tradisi minum teh Kraton Yogyakarta yang telah dilakukan sejak masa Sri Sultan Hamengku Buwono I.

WINGS MAGAZINE

20

Palace Hotel Yogyakarta lahir kembali dengan segala kemewahan tanpa meninggalkan sejarah budaya bangsa. Kembali soal Patehan, seperti sore itu tepatnya di pendopo kita benar-benar merasa seperti layaknya seorang bangsawan. Bagaimana tidak, dengan busana adat Jawa dimana kita yang laki-laki memakai surjan lengkap dengan kain, blangkon dan keris, sementara yang perempuan memakai baju kebaya dijamu untuk menikmati segarnya teh di sore hari. Prosesi Patehan yang diadopsi oleh hotel ini dari Kraton Yogyakarta benarbenar mirip seperti aslinya. Tentu ini dimaksudkan agar kita para tamu benar-benar merasakan pengalaman yang tidak dapat ditemui ditempat lain. Iring-iringan petugas Patehan ini dilakukan oleh lima abdi dalem wanita yang dipimpin oleh seorang Bekel. Dimana iring-iringan ini dimulai dari Bekel yang paling depan yang diikuti oleh abdi dalem yang membawa paying, ini disebut songsong. Kemudian berikutnya abdi dalem yang bertugas membawa Klemuk,

yaitu kendi yang terbuat dari tembaga sebagai tempat air sumur dari bangsal Patehan yang dikeramatkan. Biasanya air Klemuk ini menjadi minuman setelah meminum teh itu dilakukan. Nah, abdi dalem pada posisi setelah songsong dan pembawa klemuk disebut Sebintang. Abdi dalem ini bertugas membawa nampan yang isinya dua teko yang berisi teh yang ditutup kain putih. Selanjutnya abdi dalem keempat membawa dua teko berisi kopi yang juga ditutup kain putih. Dan untuk abdi dalem pada barisan terakhir bertugas membawa ceret yang berisi air panas. Wah, unik juga! Sudah tentu para abdi dalem

ini dalam membawa dan menyajikan minuman ini harus jalan dengan cara jongkok tanpa alas kaki. Dengan sigap dan terlatih mereka melayani para tamu yang hadir waktu itu. Setelah semua tamu dilayani dengan meracik dan menuang teh maupun kopi, para abdi dalem ini duduk bersimpuh berjajar tidak jauh dari para tamu yang asyik menikmati minuman dengan duduk lesehan. Bertemankan pisang dan tempe goreng menjadikan rasa teh dan kopi semakin nikmat. Sore itu benarbenar menjadi pengalaman yang tak mudah untuk dilupakan, bak seorang bangsawan meski hanya sehari.


TIPS

Mengambil

Foto

Dengan Kamera Ponsel

P

Komposisi: Untuk warna putih adalah warna dasar yang paling baik untuk menyerap warna lainnya, sedangkan hitam sebaliknya, karena cahaya membangun karakter. Bagaimana agar hasil pemotretan dengan kamera ponsel bisa mendapatkan hasil yang baik? Ya, ketika kamera yang digunakan kapabilitasnya minim seperti ponsel maka tetap berkreasi di empat unsur, selain pencahayaan, komposisi, sudut pandang dan momen, juga bisa diatur melalui pengaturan di ponsel anda mengenai ketajaman, cahaya dan zoom. Sudut Pandang: Penempatan objek foto sebaiknya memperhatikan latar depan dan belakang, karena bagian dari salah satu hal tersebut bisa menguatkan isi cerita yang ingin diangkat. Sepertiga, dalam sebuah foto sebenarnya ada bidang-bidang

21

tertentu yang bisa memberikan warna serta komposisi lain dari sebuah foto. Tidak harus selalu di tengah, melainkan ada bidang lain yang melintang dan titik tertentu dengan objek yang bisa memberikan seni pada sebuah foto. Momen: Rana atau kecepatan yang terbatas dapat disiasati dengan berbagai tips. Memang kemampuan yang dihasilkan kamera ponsel tentu sangatlah berbeda dengan kamera digital, maka pengambilan bisa dilakukan dengan mendekat ke subyek. Memotret dalam jarak jauh memang sulit jika menggunakan kamera ponsel, selain diafragmanya terbatas, sudut pandangnya pun tidak terlalu lebar, maka carilah celah terbaik seperti lebih mendekat ke obyek foto. Hindarkan goyangan saat memotret. Seringkali tangan pengguna bergoyang ketika mengambil sebuah gambar, maka harus dibiasakan agar tangan tetap tegap. Penggunaan dua tangan juga disarankan ketika mengambil sebuah gambar. Begitulah kira-kira penjelasan empat hal dasar yang perlu diperhatikan, jika memotret dengan kamera ponsel. Dari penjelasan ini, tentunya menjadikan hasil foto anda lebih baik dan sempurna. Tak mesti menggunakan kamera digital jika memang hanya mempunyai kamera ponsel. Jadi manfaatkanlah fasilitas yang ada. Selamat mencoba...

WINGS MAGAZINE

Pencahayaan: Pencahayaan adalah peran penting dalam sebuah fotografi, karena dengan pencahayaan yang akurat hasil gambar dapat terlihat sempurna. Sang fotografer harus pandai membaca cahaya pada sebuah tempat yang dijadikan objek foto. Kemungkinan cahaya alam paling baik untuk pemotretan mulai pukul 08.00-16.00, karena arah datangnya sinar matahari langsung membentuk mahkota di kepala manusia. Jangan mengadukan sinar matahari, karena hasilnya akan gelap.

JANUARI 2012

ada dasarnya memotret/mengambil gambar dengan kamera ponsel sama halnya dengan menggunakan kamera digital, namun hanya saja menggunakan kamera ponsel tidak seleluasa menggunakan kamera digital dengan segala isi menu di dalamnya. Dalam hal ini agar hasil yang didapatkan sempurna serta selayaknya kamera digital maka yang perlu diperhatikan adalah, pencahayaan, komposisi, sudut pandang dan momen. Berikut penjelasan empat hal di bawah ini:


JANUARI 2012

SPOT

WINGS MAGAZINE

22

Serabi Ngampin, Nikmatnya Kuliner Jalanan Teks & Foto : Ristiyono


JANUARI 2012

23

kedua untuk duduk pengunjung secara lesehan. Tidak perlu menunggu lama untuk menikmati seporsi serabi Ngampin ini. Bedanya dengan serabi pada umumnya adalah serabi Ngampin ini cara makannya dengan diberi kuah santan yang dicampur dengan gula merah. Nah, untuk serabinya sendiri ada dua pilihan, tawar dan manis. Untuk yang tawar berwarna putih atau hijau sedang yang manis berwarna coklat karena dicampur dengan sedikit gula merah. Konon para penjual serabi ini sudah ada sejak tahun 1970-an. Cara memasak serabi ini benarbenar tradisional. Jika diperhatikan di setiap gubuk pasti ada tungku kecil dengan bahan bakar kayu. Di atas tungku diletakkan wajan tanah liat yang berukuran kecil pula. Nah, adonan serabi dituang di atas wajan tanah liat kemudian ditutup dan dibiarkan

sesaat hingga matang. Serabi-serabi yang sudah matang diletakkan dalam sebuah nampan yang ditutup dengan plastik mengerucut ke atas. Fungsinya selain untuk melindungi serabi dari asap kendaraan yang lewat di depannya juga untuk menarik perhatian. Satu porsi berisi lima potong serabi yang dihidangkan dalam mangkuk dan diguyur kuah santan manis yang masih panas. Biasanya juga ditambahkan sebungkus tape ketan di dalamnya. Ya, tidak sia-sia mampir di Ngampin ini. Semangkuk serabi ludes dalam waktu yang tidak begitu lama sudah berpindah tempat di perut. Rasa gurih, manis dan kuah yang panas membuat semangkuk serabi ini begitu menyegarkan. Apalagi jika menikmatinya diantara gerimis dengan udara sedikit dingin, nikmat‌!

WINGS MAGAZINE

eksturnya yang lembut dengan rasa gurih terpadu manis terasa segar disantap dengan kuah santan hangat. Ya, siapa yang tak kenal kue yang satu ini, Serabi. Jika ditelusuri rupanya serabi ini banyak macamnya. Sebut saja Serabi Notosuman, Serabi Bandung, Serabi Hijau, Serabi Paw dan bisa jadi masih banyak ragam lainnya di wilayah nusantara ini dengan nama lain. Seperti waktu itu ketika dalam perjalanan dengan mobil dari Yogyakarta menuju Semarang. Jalan yang berkelok-kelok dengan sisi kanan kiri jalan terhampar pepohonan hijau menjadikan perjalanan cukup menyenangkan. Di tengah-tengah perjalanan tersebut ada yang menarik perhatian. Tepatnya di daerah Ngampin – Ambawara, Jawa Tengah, di pinggir jalan berderet lapak-lapak atau lebih menyerupai gubuk-gubuk kecil berwarna biru tempat menjajakan makanan. Ya, mereka itu penjual kue serabi yang lebih dikenal dengan nama Serabi Ngampin. Dikenal dengan nama begitu karena serabi ini dijual di daerah Ngampin, Ambarawa. Wah kebetulan, sekalian rehat sejenak tidak ada salahnya mampir untuk mencicipi salah satu makanan khas Ambarawa ini. Jika diperhatikan tidak ada yang begitu istimewa dari tempat jualan serabi ini. Sebuah gubuk kayu sederhana dengan luas tidak lebih dari dua meter persegi. Secara umum gubuk ini terbagi menjadi dua bagian. Pertama tempat untuk memasak dan menyiapkan serabi dan tempat


LEISURE The Legendary Ambarrukmo

JANUARI 2012

Reborn !

WINGS MAGAZINE

24

Nama Ambarrukmo sudah tidak asing lagi di kalangan masyarakat Yogyakarta. Ambarrukmo sebagai hotel mewah pertama kali yang dibuka di kota Yogyakarta sejak tahun 1966. Sekarang hotel yang sudah melegenda ini hadir dengan tampilan baru setelah direnovasi sejak tahun 2010. Keistimewaan yang hanya dimiliki oleh hotel ini adalah tepat berada di sebelah Keraton yang oleh Sultan Hamengku Buwono VI diberi nama Pesanggrahan Arjapurna. Keraton ini juga pernah menjadi tempat peristirahatan Sultan Hamengku Buwono VII. Jadi tidak salah jika berlibur ke Yogyakarta memilih menginap di Ambarrukmo Palace Hotel ini, karena kita pasti akan merasakan pengalaman yang “Yogya banget!�. Bisa dibilang hotel yang bisa ditempuh dalam waktu 10 menit dari Bandara Internasional Adisucipto itu merupakan perpaduan antara peninggalan masa lalu dan sentuhan modern. Terdiri dari 247 kamar yang semuanya memiliki balkon dengan view Keraton atau gunung Merapi. Setiap kamar memiliki kelengkapan standar hotel berbintang, seperti tempat tidur yang nyaman, televisi, saluran internet, dan jaringan telepon internasional. Jadi tunggu apa lagi?

Swiss-Belinn Medan

AMBIL ALIH OPERASIONAL HOTEL DI MEDAN

S

wiss-Belhotel International kembali mengoperasikan hotel di Medan. Hotel yang secara resmi diambil alih pengelolaannya pada tanggal 1 Desember 2011 ini sebelumnya adalah My Dream Hotel dengan 8 lantai serta di desain dengan gaya modern. Hotel yang kemudian berganti nama menjadi Swiss-Belinn Medan ini, memiliki 175 kamar, restoran, bar, ruang

pertemuan, business centre, gym, spa dan fasilitas pijat, serta sebuah minimart. Swiss-Belinn Medan terletak di lokasi yang strategis yaitu di Jalan Surabaya No. 88, hanya berjarak satu kilometer dari pusat kota Medan dan 5 km dari bandara Polonia. Hotel ini menyediakan fasilitas dan pelayanan setaraf hotel berbintang 3 bertaraf internasional, sangatlah tepat untuk menjadi pilihan bagi para pelaku bisnis maupun wisatawan.

“Peresmian Swiss-Belinn Medan ini telah menambah daftar penting hotel dalam pertumbuhan portfolio perusahaan yang telah mengelola sejumlah hotel, resort dan service apartemen di Indonesia dan SwissBelhotel International bangga telah terpilih sebaga pengelola hotel yang sudah berjalan dengan baik ini� komentar Gavin M. Faull selaku Chairman dan Presiden Swiss-Belhotel International.


HOTEL SANTIKA BENGKULU

Hospitality from The Heart

Menempati sebuah ruko kecil di jalan Arief Rate No. 23 B, Makassar, sebuah resto dengan tampilan yang antik dan unik. Begitulah kesan pertama yang muncul ketika melihatnya dari luar. Dengan desain yang berbau jadul tentu sangat antik dan menarik. Semua interiornya dibuat bergaya campuran antara Jawa Kuno dan Oriental. Di atas langit-langitnya dihiasi dengan lampu dalam sangkar burung, sehingga mengesankan sesuatu yang unik. Kopitiam Oey didirikan oleh Bondan Winarno. Setelah sukses membuka outlet pertamanya di jalan Sabang, Jakarta. Sekarang sudah ada 13 outlet di Indonesia, yang mana outlet pertama di luar jawa dibuka di Makassar. Selain menu-menu khas Kopitiam Oey, menu lokal juga tersedia di sini, seperti nasi kuning, sarabba, songkolo, dan lain-lain. Juga menyediakan beberapa minuman andalan yang bisa kita coba dan nikmati, yang sangat istimewa dan baru pertama kali di Makassar yaitu, kopi susu Vietnam. Kopi dari Indonesia dengan cara seduh ala Vietnam. Menurut Taufik, pemegang franchise Kopitiam Oey di Makassar, Kopitiam kopinya diracik di Bandung. Berikutnya akan dibuka outlet-outlet di Samarinda dan Balikpapan. Di sini kita dapat menikmati kenyamanan bersama keluarga, kerabat, maupun teman. Serta dilengkapi dengan adanya fasilitas free Wi-Fi.

PEMBUKAAN GRAND ASTON YOGYAKARTA HOTEL & CONVENTION CENTER Aston International mengumumkan pembukaan hotel bintang 5 Grand Aston pertama di Jawa pada tanggal 17 Desember 2011, Grand Aston Yogyakarta Hotel & Convention Center. Hotel ini secara resmi dibuka oleh Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, yang diwakili oleh Sri Paduka Paku Alam IX dan dirayakan dengan makan malam serta penampilan spesial Titi DJ. Hotel ini terletak di Jalan Urip Sumoharjo berdekatan dengan Mal Galleria dan dekat Jalan Malioboro. Hotel ini menawarkan 141 kamar dan 3 kamar suite yang bertemakan desain Jawa, Cina dan Barat. Terdapat juga sebuah Sky Lounge terbuka yang elegan dengan pemandangan gunung dan kota yang menakjubkan, kolam renang yang luas dengan ruang olahraga terlengkap, spa dengan pelayanan lengkap dan sebuah pusat konferensi dengan peralatan mutakhir serta beberapa ruangan konferensi dan Grand Ballroom.

25 WINGS MAGAZINE

Antik dan Unik dari Kopitiam Oey Makassar

JANUARI 2012

B

erkunjung ke kota Bengkulu akan membawa kita kepada masa pemerintahan Inggris, dimana Thomas Stamford Raffles pernah berjaya menjabati posisi Gubernur sebelum akhirnya berganti penguasaan kepada pihak kolonial Belanda. Di kota inilah, 15 Desember lalu Hotel Santika Bengkulu dibuka. Hotel yang berlokasi di Jl. Raya Jati No. 45, Sawah Besar ini sangat ideal untuk menjelajahi beragam hiburan di pusat kota, diantaranya adalah Benteng Marlborough yang merupakan peninggalan bangsa Inggris. Hotel Santika Bengkulu memiliki 82 kamar, terdiri atas Superior, Deluxe, Executive dan Executive suite. Dilengkapi Beberapa fasilitas diantanya adalah Serunai Restoran, The Lobby Lounge, Fitness Centre, Kolam Renang, Business Centre dan 5 buah Meeting room yang mampu menampung hingga 600 orang. Harga promosi yang ditawarkan adalah Rp. 475.000 berlaku hingga 31 Januari 2012. Santika Indonesia Hotels & Resorts memiliki ciri khas Hospitality from The Heart yang terangkum dalam Indonesia Home dengan nilai-nilai pelayanan khas Indonesia, tradisi lokal, nilai-nilai kekeluargaan, sentuhan alam, dan kesegaran.


TRAVEL

Perahu Sandeq Unhas

JANUARI 2012

Tiba Darwin, Australia Napak Tilas Keperkasaan Pelaut Sulawesi Lima Abad Silam

WINGS MAGAZINE

26

im Korps Pencinta Alam (Korpala) Universitas Hasanuddin merapat di Darwin, Australia, 21 November 2011, setelah berlayar selama 40 hari sesuai waktu yang dijadwalkan. Para pelaut perkasa itu terdiri atas Ahmad (Fakultas Hukum), Guswan Gunawan (Fisip), Abdul Jalal (Teknik), Fadli (Peternakan), Rusmin (Teknik), dan Lukman mahasiswa S-2 (Ekonomi). Bertindak sebagai nakoda adalah Abdul Jalal. Rektor Unhas Prof. Dr. dr. Idrus A. Paturusi yang disertai Wakil Rektor I Prof. Dr. Dadang Ahmad Suriamiharja, Wakil Rektor II Dr. dr. Andi Wardihan Sinrang, M.S. Dan beberapa stafnya, menyambut resmi para pelaut ulung Unhas itu di Darwin, di depan Darwin Sailing Club yang berdiri sejak tahun 1963. Pelayaran dimulai 11 Oktober 2011, saat dilepas di Dermaga Lantamal VI oleh Rektor Unhas. Mereka dibekali dengan berbagai perlengkapan pelayaran seperti Kompas, GPS, Hp Satelit, Radio Marine band, alat navigasi/komunikasi, dan motor 15 PK sebagai cadangan jika ketiadaan angin dan diperlukan. Sebelum memulai pelayaran dengan perahu sepanjang 10 meter dan lebar 1 meter itu, mereka telah melakukan try out dengan melayari jalur MakassarMajene, Selayar, dan Kepulauan Spermonde beberapa kali. Perahu sandeq dengan nama ‘’Biru Langit’’ itu selanjutnya mengisi museum Darwin. Dengan adanya perahu sandeq

Pelaut Mahasiswa Unhas bergambar bersama salah seorang pengurus Darwin Sailing Club

Unhas ini, maka hingga kini sedikitnya ada tiga perahu dari Sulawesi Selatan yang disimpan di Darwin, yakni dua perahu (jenis Padewakang ‘Hati Marege’ dan Lambo yang disimpan di Gallery and Art Museum) Northern Territory, Darwin. Hati Marege berlayar ke Darwin Desember 1987 dan tiba di Darwin 16 Januari 1988 dengan 13 pelaut Sulawesi Selatan yang dipimpin Peter Spillet yang meninggal dunia Desember 2004 di Bali.


JANUARI 2012 WINGS MAGAZINE

27

(atas) Tim Korpala memulai pelayaran dari Makassar (kiri bawah) Sandeq Korpala Unhas melakukan pelayaran perpisahan di perairan Darwin bersama Rektor Unhas (kanan bawah) Salah seorang warga Aborigin menyerahkan lukisan proses pembuatan perahu kepada Rektor Unhas Idrus A Paturusi

Wakil Konsul Indonesia di Darwin, Nadia Sumampouw ketika bertemu dengan Rektor Unhas Prof. Dr. dr. Idrus A Paturusi dan rombongan, menjelaskan, hubungan historis antara Darwin dengan Makassar selalu menjadi wacana yang mengakrab ketika Wakil Perdana Menteri Northern Territory menyampaikan kesannya saat bertemu dengan Konsuler Indonesia di Darwin. Setelah tiba di Darwin, perahu yang diberi nama BIRU LANGIT (Blue Sky) itu Akan menghuni Museum Kota Darwin. Perahu sandeq sepanjang sepuluh meter dengan lebar dan tinggi sekitar 90 cm itu ditarik menggunakan trail ke darat. Sebelum ditarik, Rektor Unhas, Wakil Rektor I, II, dan Dekan FKIP Unhas Prof. Dr. Ir, Andi Niartiningsih, MP

menyempatkan berlayar perpisahan dengan perahu yang sudah menapaktilasi perjalanan pelaut Sulawesi menangkap taripang di Australia lima abad silam. Warga Darwin, khususnya anggota Darwin Sailing Club menyambut gembira kedatangan para mahasiswa yang menurut mereka sebagai “the crazy� (si gila)’ karena keberanian mereka berlayar dengan menggunakan perahu kecil melintasi Samudra Hindia Dan Laut Arafuru. Sebagai bentuk sambutan mereka terhadap para mahasiswa itu, warga Australia itu akan mengajaknya nenikmati beberapa tempat rekreasi di Ibu Kota Northern Territory tersebut. Teks & Foto: M.Dahlan Abubakar


JANUARI 2012

SPOT

WINGS MAGAZINE

28

Api Abadi Mrapen

Bekas Tongkat Sunan Kalijaga Secara sain, api abadi Mrapen adalah fenomena keluarnya gas alam dari dalam tanah yang tersulut api. Secara hikayat, muncul api usai Sunan Kalijaga menancapkan tongkatnya. Teks dan foto: Gegen

D

alam konteks olah raga modern, api atau obor masuk dalam agenda. Di mana selama even olah raga itu berlangsung, sebuah kaldron di stadion akan disulut oleh obor, lalu menyala hingga akhir even. Di arena olimpiade, api obor berasal dari Olympia, Yunani. Namun api tersebut sebenarnya berasal dari sinar matahari yang difokuskan oleh cermin parabolik dalam sebuah upacara. Di Mrapen, Jawa Tengah, kisahnya lain lagi. Api muncul dari dalam tanah, di sela tumpukan batu. Dan hal itu telah berlangsung berabad-abad, sehingga tempat munculnya api itu kini dinamai “Api Abadi Mrapen”. Lokasinya di desa Manggarmas, kecamatan

Godong, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah. Persis di pinggir jalan raya ini terletak di tepi jalan raya Purwodadi - Semarang, atau berjarak 26 km dari kota Purwodadi. Secara sains, api abadi Mrapen merupakan fenomena geologi alam. Yakni keluarnya gas alam dari dalam tanah yang tersulut api sehingga menciptakan api yang tidak pernah padam. Meski turun hujan sekalipun. Nah, api abadi ini memberi inspirasi dalam even olah raga di Indonesia. Tercatat, api abadi menjadi sumber api untuk obor pesta olahraga internasional Ganefo I pada 1 November 1963. Selain itu, api abadi Mrapen juga digunakan untuk menyalakan obor Pekan Olahraga Nasional (PON), mulai PON X


JANUARI 2012

Grobogan itu, karena para prajurit keletihan, sementara tidak ada mata air untuk air minum. Konon di tempat itulah Sunan Kalijaga berdoa lalu menancapkan tongkatnya. Tancapan pertama, setelah ditarik, dari lobangnya kemudian menyemburkan api, yang menyala hingga kini. Di tempat tancapan kedua, tak jauh dari situ, setelah tongkat ditarik, menyembur air bersih dan bening, yang kemudian diminum oleh awak ekspedisi. Tempat kedua itu kemudian bernama Sendang Dudo. Nah, ketika pasukan tiba di Demak, ternyata ada barang yang tertinggal di Mrapen, yakni sebuah batu ompak. Batu itu tidak jadi diambil untuk disusulkan ke Demak. Oleh para murid Sunan Kalijaga, batu

29 WINGS MAGAZINE

tahun 1981, POR PWI tahun 1983 dan HAORNAS. Bahkan untuk obor upacara hari raya Waisak. Terakhir, digunakan untuk menyulut obor yang dibawa oleh pendaki gunung tuna daksa Indonesia, Sabar, pada pembukaan ASEAN Paragames ke-6 di Stadion Manahan, Solo, 15 Desember 2011. Namun ada cerita lain soal api ini. Persisnya saat peralihan runtuhnya Kerajaan Majapahit dan berdirinya Kesultanan Demak, antara tahun 1500-1518 Masehi. Saat itu Raden Patah, pemimpin Kesultanan Demak memerintahkan memboyong barangbarang dari Majapahit ke Demak. Pendapa Majapahit, umpamanya, dijadikan serambi mesjid agung Demak. Ekspedisi boyongan dipimpin oleh Sunan Kalijaga menuju Demak kemudian terhenti di wilayah

itu ditempatkan dekat api abadi, dan kini dikenal dengan nama Batu Bobot. Adapun Sendang Dudo kemudian telah berobah fisiknya. Air sumur itu di kemudian hari digunakan untuk menyepuh keris pusaka milik Kyai Sangkelat. Sonatk air berobah menjadi keruh dan mendidih, mengluarkan gelembung-gelembung, tetapi tidak panas. Di kemudian hari diteliti, air itu banyak mengandung mineral dan zat kimia. Konon sering digunakan untuk penyembuhan sakit gatal-gatal. “Ya, Anda bisa lihat sendiri, seperti mendidih tetapi tidak panas. Uniknya, di kawasan ini tidak tercatat ada semburan-semburan lain seperti ini,” ujar Muryo Prasetyo, 50, salah satu Juru Kunci Mrapen. Muryo dan keenam saudaranya yang lain hingga kini secara bergantian menjadi Juru Kunci Mrapen. Mereka adalah keturunan ke-7 dari Sultan Trenggono. Kini, api abadi Mrapen diproyeksikan untuk menjadi api untuk menyulut obor even-even olah raga internasional lainnya di Asia. Semoga.


SPECIAL

PEMENANG LOMBA BLOG POLANTAS MAKASSAR

JANUARI 2012

Ayah yang Tak Pernah Keren

WINGS MAGAZINE

30

U

siaku masih sangat muda ketika aku mulai dirundung rasa cemburu. Bukan pada apa-apa, tapi pada teman-temanku yang sudah mengendarai sepeda motor. Dua belas tahun. Kelas satu di Sekolah Menengah Pertama. Belum bisa kencing lurus. Dan aku hanya bisa menatap mereka penuh harap dengan mimpi yang mengawang-awang. Sebutlah nama kawanku ini Abu, dia adalah remaja pertama di kampung kami yang bisa membeli Suzuki Crystal, motor paling keren saat itu. Mesin 100 cc dengan knalpot racing yang dibuat melingkar di bawah setang. Suara mesinnya melengking seperti beruang bangun pagi. Abu teman SDku. Dulu sering aku pinjam sepedanya, tapi sekarang tak mungkin aku pinjam motornya. Menurutku dia tak akan keberatan bila aku pinjam, tapi aku sendiri tidak bisa mengendarainya. Kata bapakku, anak SMP belum boleh pakai motor. Dilarang Pak Polisi. Kalau sudah 16 tahun baru boleh, karena sudah punya Surat Izin Mengemudi. Wah, itu artinya harus menunggu setidaknya sampai kelas 2 SMA. Masih lama. Tapi kenapa temanku itu bisa naik motor ke sekolah? Tanyaku heran. Setahuku bapak temanku ini bukan polisi. Apa dia tidak takut ditilang?

Bapakku tak bisa jawab. Sebenarnya bisa saja Bapak membeli sepeda motor untukku. Saat itu ekonomi keluarga sedang bagus. Bapak bahkan bisa beli mobil Mitsubhisi colt. “Naik sepeda dulu saja ya,� kata bapakku menghibur. “Nanti bisa boncengan sama kakakmu.� Ah, sepeda mana keren! Batinku membantah. Tapi aku tak berani menolak terang-terangan. Untuk anak SMP, sepeda juga bolehlah. Jadilah akhirnya aku punya sepeda merk Golden yang ternyata ketika stiker panace body-nya lepas tiba-tiba berubah jadi Oyama. Tapi semakin hari, semakin banyak temanku yang ke sekolah naik sepeda motor. Keadaan ini cukup membuat galau. Setiap pagi setibanya di halaman sekolah dadaku bergejolak. Campuran antara rasa iri yang buncah dan napas

ngos-ngosan karena mengayuh sepeda jauh-jauh. Motor-motor mereka digabung di tempat parkir yang sama dengan sepeda-sepeda kami, dan semakin hari kami para pesepeda semakin tersingkir. Lahan parkir kami semakin sempit. Mengobati kemarahanku, aku akhirnya menerima ajakan untuk bergabung dengan PKS. Ini bukan nama partai. Saat itu PKS yang partai belum lahir, partai masih tiga biji dan selalu dimenangkan Golkar. PKS ini adalah singkatan Patroli Keamanan Sekolah. PKS ini semacam polisi-polisi cilik. Anggotanya anak kelas 1 dan 2. Bekerja sama dengan OSIS, kami direkrut oleh Pak Polisi betulan dan diajari ilmu lalu lintas. Seingatku, dulu setidaknya tiga sekali seminggu aku datang ke kantor polisi pada sore hari untuk belajar rambu-rambu dan isyarat-isyarat lalu lintas. Supaya keren,


menjadi raja jalanan. Kali ini dia malah semakin menjadi-jadi. Roxy sudah berani adu balapan dengan bertaruh uang. Dengan motor keluaran terbaru, Roxy tak punya banyak lawan. Hampir semua adu balapan dimenangkannya. Hingga kemudian keriaannya kembali terhenti. Dalam sebuah adu balap liar tengah malam, tiba-tiba seperti ada petugas ronda yang menggedor tiang listrik dengan sangat bernafsu. Rupanya Roxy yang menabrak besi pendiam tak bersalah itu setelah sebelumnya bersenggolan dengan lawannya. Lawannya, anak muda seusia dia juga, tewas dengan motor remuk tak berbentuk. Roxy masih selamat. Sekitar 3 minggu kemudian, Roxy sudah bisa meninggalkan rumah sakit. “Saat motor pertamaku hilang dan ayahku bilang, ‘mungkin memang sebaiknya kamu tidak punya motor dulu’, seharusnya saya mengerti apa yang dia maksud. Itu peringatan. Dan mungkin ini maksudnya....” Kata Roxy sambil memegangi dadanya yang sudah dipasangi lempengan pin besi dan menatap nanar ke kaki sebelah kirinya yang diamputasi sebatas lutut. Begitulah aku ceritakan kembali kisah ini kepadamu. Seperti aku yang akhirnya bisa memahami kenapa aku tak pernah punya motor ketika remaja dulu --dan tak menjadi keren karena itu, mudah-mudahan kau pun sama memahami. Bahwa rasa sayang itu, Nak, kadang mencelakakan. Fauzan Mukrim http://riversnote.blogspot.com/2011/12/ ayah-yang-tak-pernah-keren.html Pemenang lainnya dapat dibaca di http://www.polantasmakassar. com/2011/12/pengumumanpemenang-lomba-blog-polantas/

JANUARI 2012

alun untuk mengebut di jalan-jalan kota. Dan pada malam hari mereka dikerubuti gadis-gadis. Aku terpuruk dalam kesedihan berkepanjangan. Anehnya, tak lama setelah itu, aku tak berminat lagi untuk punya motor. Seingatku ini gara-gara sebuah cerita: Ada seorang anak muda, sebutlah namanya Roxy. Usianya baru 15 tahun ketika ia tergila-gila pada motor RGR, motor sport paling baru saat itu. Keluarga Roxy termasuk berkecukupan, ayahnya punya toko kelontong. Meski demikian, saat Roxy meminta dibelikan motor itu, ayahnya merasa cukup berat. Tapi karena Roxy anak laki-laki satu-satunya, maka setelah menabung cukup lama, terbelilah motor itu atas nama rasa sayang. Motor itu sontak membuat Roxy menjadi anak paling populer di sekolah. Setiap sore, meski belum punya SIM, dia suka mengebut di pusat kota dengan geng motornya. Bila Roxy melaju, dari jauh suara motornya sudah bisa kedengaran. 150 cc, Boy! Tiba-tiba pesta harus berakhir. Roxy harus turun panggung. Suatu malam, saat berkumpul bersama teman-temannya di taman kota, motor kebanggaannya itu moksa dari tempat parkir, hilang dicuri orang. Roxy sedih bukan main. Apalagi ayahnya. “Mungkin memang sebaiknya kamu tidak punya motor dulu,” kata ayahnya, mencoba menenangkan. Namun Roxy tetaplah anak kesayangan orangtuanya. Orangtuanya tak ingin melihat Roxy bersedih terlalu lama. Kira-kira hanya berselang dua bulan dari peristiwa hilangnya RGR itu, Roxy sudah mendapatkan gantinya. Motor baru yang persis sama dengan miliknya yang hilang. Mendapatkan motor baru itu, Roxy menemukan dunianya lagi. Dia kembali

31 WINGS MAGAZINE

kami dilengkapi dengan lencana, handband garis-garis, peluit dan selempang. Komandanku dulu --kalau tidak salah-- namanya Aidil, anak kelas 1C. Dia terpilih karena paling tinggi dan ganteng. Bergabung dengan PKS cukup menghibur hatiku. Aku merasa lebih percaya diri. Setiap hari, aku selalu datang lebih pagi untuk melaksanakan salah satu tugas mulia kami, yaitu menyeberangkan teman-teman. Aku suka menyeberangkan temantemanku, apalagi yang cewek. Dengan kekuasaan yang dipercayakan kepada kami, kami bisa menyuruh semua kendaraan berhenti supaya temanteman kami bisa menyeberang jalan dengan selamat. Aku juga senang meniup sempritan dan menyuruh teman-temanku yang mengendarai motor untuk berhenti di garis yang kami tetapkan. Senang rasanya melihat mereka mematuhi perintahku. Itu kejadian waktu aku SMP. Menginjak bangku SMA, sepeda motor bukan lagi hal yang mewah –bagi teman-temanku. Adapun aku, masih tetap dengan sepeda kayuh yang sudah berganti merek menjadi Federal. Rasanya tak tertahankan lagi keinginan untuk mengendarai sepeda motor. Aku sangat mengidamkan sepeda motor RX-King hitam. Kata temanku, itu motor rampok. Perampok paling sering pakai motor itu karena tenaganya kuat dan tak terkejar. Tapi aku tak terpengaruh, bagiku itu adalah motor paling hebat. Tapi tetap saja tak bisa aku miliki. Setahun menjelang usiaku boleh punya SIM, keluarga kami mengalami “malaise”. Badai ekonomi sedang luculucunya. Orangtuaku dengan terus terang bilang tak mampu membelikan aku motor. Alamak, padahal inilah masanya pengendara motor berjaya. Teman-temanku yang punya motor hampir setiap sore bertemu di alun-


JANUARI 2012

SPOT

WINGS MAGAZINE

32

Pasar Rumput

Sarangnya Toko Sepeda BERMACAM JENIS SEPEDA DENGAN KULITAS GANDA SERTA GARANSI PASTI Teks & Foto : Ridwan

enggunakan sepeda bukan hanya sebagai alat transportasi, selain membuat tubuh menjadi sehat, juga bagian dari gaya hidup. Di Indonesia sendiri begitu banyak jenis sepeda dari berbagai macam golongan, mulai dari anak-anak, remaja, dan dewasa sekali pun. Bisa dikatakan, komunitas sepeda dewasa ini justru semakin berkembang. Selain tidak berpolusi juga ramah lingkungan, bahkan di Jakarta sudah banyak diciptakan jalur khusus untuk para pengerdara sepeda.

Sebut saja salah satunya di kawasan Blok. M, Jakarta Selatan, yang lalu telah diresmikan oleh Gubernur DKI Jakarata, Fauzi Bowo. Di kawasan Pasar Rumput, Jakarta Selatan. Sepanjang jalan ini banyak terdapat kios-kios toko sepeda. Di tempat ini begitu banyak ragam jenis sepeda yang di jual, mulai dari rakitan, sudah jadi, sepeda yang masih baru, bahkan bekas sekali pun. Dahulu, kios-kios toko sepeda ini berada di seberang jalan, kini beranjak pindah ke seberangnya, lantaran para penjual sepeda semakin banyak dan berkembang.

Menurut Doni, pelayan sekaligus mekanik yang sedang merakit sepeda di salah satu kios yang ada di sepanjang jalan Pasar Rumput, “Sejak tahun 80an hingga tahun 1991, kioskios sepeda ini berada diseberang jalan, lalu pindah ke seberang sini. Dulu masih sedikit kios sepeda, sekarang sudah banyak, dan sekarang semakin berkembang, karena pengguna dan yang hobi sepeda semakin banyak, termasuk saya. Saya sendiri mulai tahun 1999 kerja di toko sepeda ini.� Memang, Pasar Rumput sangat dikenal sebagai sarangnya toko


JANUARI 2012

sepeda, dengan banyaknya jenis sepeda yang tersedia di sini membuat para pengunjung berdatangan dari mana saja. Ada yang buatan lokal dalam Negeri bahkan luar Negeri. Sebut saja United Blade, Wim Cycle, sedangkan yang buatan luar dari Taiwan seperti Elemant, Pasipic, yang mana merupakan sepeda gunung dan sepeda lipat. Hal lain yang perlu diketahui, di Pasar Sepeda ini tak hanya menjual sepeda yang baru saja, ada juga sepeda yang bekas serta tersedia juga berbagai macam spare part. Sepedasepeda ini didatangkan langsung dari agennya, terletak di daerah Jambatan Lima, Jakarta Pusat. Pemesanan tidak semuanya sudah jadi, tetapi ada juga yang merakit sendiri, dan kebanyakan toko-toko di sini memesannya yang belum jadi. “Dari penjualan, hampir semua jenis sepeda sangat laris, tapi

kebanyakan sepeda untuk anak-anak yang sangat laris. Standar harga yang paling murah adalah sepeda anak-anak jenis sepeda mini buatan China. Waktu musimnya sepeda fixie, itu sangat laris, di jual dari yang paling murah hingga yang paling mahal. Mulai dari 900 ribu sampai jutaan lebih, tergantung spare part-nya. Kalau mountain bike paling murah berkisar dari 1,2 - 1,5 juta, tergantung spare part-nya juga.” Ucap Doni. “Kami memberikan pilihan sesuai keinginan pembeli. Mau yang biasa atau yang bagus tinggal sebut saja tipenya mau yang seperti apa. Soal garansi, hanya jenis sepeda merek United Blade dan Wim Cycle yang mendapat garansi, garansi pabrik sampai 5 tahun.” Pungkasnya. Dengan gambaran harga, kualitas serta garansi tentu tak perlu ragu, harga yang ditawarkan di sini bisa terbilang murah dan terjangkau,

tergantung bagaimana bisa tawar menawarnya. Kualitas pun terjamin dengan garansi yang diberikan. Seperti pernyataan Ibu Aminah, Warga Menteng Tenggulun yang sedang membeli sepeda roda tiga untuk cucunya, “Toko sepeda di sini sangat lengkap, harganya pun terjangkau. Bisa tawar menawar sampai mendapatkan harga yang cocok. Sudah tiga kali saya beli sepeda di sini, dan kali ini saya beli sepeda roda tiga merek Alvrek untuk cucu saya, seharga 250 ribu. Pelayanan di sini juga sangat baik. Kualitas barang pun sangat bagus, hampir semua sepeda yang saya beli dari sini sangat awet.” Nah, untuk yang hobi bersepeda. Jangan ragu lagi untuk berkunjung ke toko sepeda Pasar Rumput. Di sini anda bisa memesan atau merakit sepeda dengan segala spare part yang anda inginkan. Tentu sangat berkualitas dan bergaransi jelas.

WINGS MAGAZINE

33


HOT STUFF TRAVEL Philips Esee Cam 150 Tahan AiR Philips telah merilis kamera video atau camcorder saku yang tahan air, Philips Esee CAM 150 merupakan camcorder portabel yang sangat cocok untuk kegiatan outdoor, bertahan dalam keadaan cuaca yang eksrtim, seperti salju dan mampu bertahan di air. Philips Esee CAM 150 ini didukung sensor CMOS dengan 1/3.2 inci dan 8 megapixel, dilengkapi dengan lensa fokus anti goyang via gyro dan fitur image stabilization system, camcoder ini disematkan 2 inci layar, 128 MB on board pada memori serta dilengkapi oleh slot card microSD hingga 32 MB termasuk fitur USB dan port HDMI. Adapun fasilitas merekam dengan Full HD 1920 x 1080 pixel untuk sebuah resolusi video dan mampu merekam 30 frame perdetik. Dapat mengirimkan video yang berkualiatas rendah melalui internet dan foto 8 megapixel.

Android USB Hub

S

ejauh ini sudah banyak perangkat

gadget yang menggunakan OS Android termasuk aksesorisnya, bagi

JANUARI 2012

penyuka OS Android kali ini aksesoris USB Hub dapat menjadi salah satu pilihan untuk menjadi pelengkap, seperti Android USB Hub desain dari ikon Android yang memiliki dua hub USB dibagian depannya, sehingga dapat

34

memenuhi flash disk dua sekaligus. Android

WINGS MAGAZINE

USB Hub ini berdimensi 80 x 54 x 90 mm dengan bobot 43 gram, serta memiliki warna hijau. Menempel pada USB, laptop maupun PC komputer. Selain itu juga terdapat LED untuk menunjukan status koneksi.

Sony Tablet P

Dengan Dual Touchscreen Terbaru dari Sony, yakni Sony Tablet P yang hadir dengan desain clamshell compact, didominasi dengan layar sentuh ganda. Sony Tablet P ini memiliki desain dengan lekukan yang dinamis dan futuristik. Tablet ini memiliki layar 5.5 inci touchscreen dengan resolusi 1024 x 480 pixel, prosessor 1GHz dual core Nvidia Tegra 2, Ram 1 GB, serta menggunakan OS Android 3.2 Honeycomb. Selain itu memiliki tampilan dual LED backlit HD display, juga dilengkapi dengan fitur kamera belakang 5 megapixel, sedangkan untuk kamera depan terdapat kamera VGA. Dilengkapi dengan slot card microSD, speaker mono, konektivitas Bluetooth 2.1, WiFi, 802.11b/g/n, dan Hi-Speed. Berdimensi 180 x 158 x 13 mm dengan bobot 372 gram.


Uclear HBC100

Bluetooth Helmet Communicator Dalam keadaan darurat, terkadang kita terpaksa menerima telepon saat berkendara sepeda motor, walaupun hal ini sangat membahayakan pengendara tersebut, akan tetapi untuk mencegah dan meminimalkan resiko berkomunikasi saat berkendara, kini telah hadir UClear HBC100 Bluetooth Helmet Communicator perangkat headset nirkabel yang khas serta mampu berkomunikasi dengan suara yang jernih. UClear HBC100 Bluetooth Helmet Communicator sama halnya menggunakan teknologi di militer, yang dapat berkomunikasi walaupun dalam keadaan bising, sehingga memungkinkan untuk membuat panggilan ponsel dan aktifitas ponsel lainnya. Selain itu memiliki dua Powerful Hi-Fidelity Speaker yang terpasang dengan baik jika diaplikasikan di dalam helm.

Camcoder 3D

Vivitar DVR 790HD Vivitar hadirkan kamera video baru, yaitu Vivitar DVR 790HD. Perangkat baru ini memiliki dual-camera array yang mampu menangkap video maupun foto 3D dalam bentuk yang sangat baik. Vivitar DVR 790HD merupakan sebuah camcorder 5.1 megapixel dengan fokus shooter 4x digital

zoom dilengkapi dengan 2.0 USB dan port HDMI, juga terdapat memory card

SD hingga 32 GB. Camcorder ini memiliki LCD berukuran 2.7 inci dan mampu menampilkan gambar dan video 3D. Selain itu, perangkat ini mampu merekam video 720p 3D atau 1280 x 720 pixel pada 25 frame per detik, dapat menghasilkan gambar maksimal dengan resolusi 2592 x 1944 pixel, dilengkapi dengan image

stabilization dan Face Detection.

Penampilan unik dari sebuah USB Flash Drive diperkenalkan oleh Kickstarter Inc, yakni Cypteks USB Flash Drive Dengan Sistem Pengunci. Produk USB ini didesain mempunyai bentuk fisik sebagai pengunci yang tersimpan di bagian dalam dengan rangkaian konstruksi yang baik. Memiliki fitur 256 bit AES Hardware Encryption, dilengkapi dengan pengunci total terdapat sistem 14,348,907 kombinasi penguncian yang memungkinkan merubahnya setiap saat dan aman. Cypteks USB ini merupakan USB Flash Drive ekstra aman dengan kombinasi keamanan dalam kerahasiaan data didalamnya, dan tetap terjaga karena menggunakan paduan alumunium kuat dan kokoh serta ringan. Tersedia tiga model USB dengan memori 4 GB, 8 GB, dan 16 GB.

35 WINGS MAGAZINE

Dengan Sistem Pengunci

JANUARI 2012

Cypteks USB Flash Drive


TIPS

Manfaat Pepaya

JANUARI 2012

Bagi Kecantikan dan Kesehatan

WINGS MAGAZINE

36

ernah mendengar lirik lagu musik anak lawas? “Pepaya Mangga Pisang Jambu�. Tentu pernah kan... semua jenis buah-buahan ini masingmasing menyimpan manfaat, salah satunya pepaya, yang kali ini akan saya bahas tentang manfaat dan khasiatnya bagi kecantikan serta kesehatan tubuh. Buah yang satu ini begitu familiar kedengarannya, terutama di Indonesia. Bentuknya lonjong, berwarna hijau kemerah-merahan serta memiliki biji berwarna hitam dan mudah didapat di pasar-pasar. Perlu diketahui, manfaat pepaya sudah tersohor sejak zaman nenek moyang kita, konon katanya pepaya juga dikenal sebagai tanaman obat yang mujarab. Manfaat dari pepaya ini tidak hanya didapat dari buahnya saja, tetapi hampir semua bagian dari pepaya bisa dimanfaatkan khasiatnya. Sebut saja buah dan daunnya, berikut penjelasan dari keduanya...

Manfaat Buah Pepaya Manfaat dari pepaya yang sering kita peroleh adalah dari buahnya. Dengan rasanya yang enak, manis juga biasa dijadikan untuk pelengkap buah rujak. Buah pepaya mengandung berbagai macam enzim, vitamin, maupun mineral. Vitamin yang terkandung dalam buah ini diantaranya adalah Vitamin A, Vitamin C, Vitamin B kompleks, dan Vitamin E. Hal lain yang bermanfaat dari buah ini yakni mempercepat proses pencernaan protein, sebab buah ini mengandung enzim papain. Enzim papain ini memiliki fungsi yang sangat banyak, seperti memecah protein menjadi arginin, dan mencegah makanan menjadi berbagai macam protein atau asam amino sehingga dapat diserap oleh tubuh.

Manfaat Daun Pepaya Daun dari pepaya juga banyak menyimpan banyak khasiat, simak penjelasan di bawah ini... Daun pepaya dapat dijadikan sebagai obat jerawat, untuk mengatasi keluhan dengan jerawat yang tumbuh di wajah, maka gunakanlah daun pepaya yang dapat dijadikan serta dibuat sebagai masker. Cara membuatnya adalah, sediakan 2-3 lembar daun pepaya yang agak tua, kemudian jemur daun tersebut hingga kering dan halus, dan lumatkan dengan setengah sendok air, lalu tempelkan pada bagian wajah yang berjerawat. Daun pepaya dapat menambah nafsu makan, mungkin manfaat yang satu ini masih jarang diketahui. Untuk itu apabila anda mengalami kesulitan untuk makan karena nafsu makan anda berkurang, maka anda perlu menggunakan resep ini: sediakan daun pepaya yang masih segar seukuran telapak tangan, lalu tambahkan air hangat dan sedikit garam. Setelah itu blender campuran tadi dan peras lalu saring airnya. Kemudian minum air tersebut.. Daun pepaya untuk memperlancar pencernaan, yang terkandung dalam daun pepaya memiliki kemampuan untuk membunuh beberapa mikroorganisme yang dapat mengganggu pencernaan. Dari dua ulasan di atas mengenai manfaat buah serta daun pepaya, semoga dapat membantu anda dalam mengatasi keluhan yang anda alami, semoga keluhan anda dapat teratasi dengan menyimak tips ini. Selamat mencoba dan semoga bermanfaat.


JANUARI 2012 WINGS MAGAZINE

37

BALI SECTION Bali memang tidak ada matinya. Selalu ada spot baru yang mampu menarik perhatian. Menyusuri Pulau Dewata ini seakan tak pernah puas mereguk keelokannya. Berbagai destinasi liburan siap mengisi album kenangan setiap insan yang datang.


WINGS MAGAZINE JANUARI 2012

BALI SECTION

38

WET ADVENTURE


Ladies and gentleman, now we are going to Nusa Penida Island by Quicksilver Cruise. Proximately at 60 minutes we are riding over the top waves…..please enjoy your trip….

08.45

AT THE BEGINNING OF ADVENTURE Hari yang dinantikanpun tiba, setelah melakukan boarding kami menunggu beberapa saat menanti kapal berlabuh sambil cek ulang perlengkapan yang harus dibawa seperti handuk, pakaian ganti, kamera, sun glasses dan yang tidak boleh ketinggalan sun block. Sesaat kemudian Nampak kapal yang menurut saya bentuknya unik dengan tipe wave piercing catamaran dan mayoritas berwarna silver mendekati pelabuhan. Kebetulan saat itu kami bersama sekitar 350 orang, jadi terbayang kan bagaimana antriannya untuk masuk ke kapal? Sampai di atas kapal kami langsung mencari tempat duduk di Bridge Deck, yaitu lantai dua dari tiga

lantai dari kapal ini. Sambil menikmati sarapan, beberapa acara ditampilkan selama perjalanan. Seperti peragaan kreasi kain pantai yang diperagakan oleh awak kapal.

10.30

IT IS TIME FOR ANDRENALIN BOOSTER Sekitar 60 menit kami menari-nari diatas ombak akhirnya kami sampat tempat tujuan yaitu Quicksilver Mega Pontoon. Sebuah bangunan besar terdiri dari dua lantai yang mengapung di perairan pantai Toyapakeh. “We are ready for adrenalin booster!”, teriakan kami bertiga menggema seketika sampai di Mega Pontoon. Kami beruntung karena saat itu cuaca sedang bagus . Disini kami bisa melakukan berbagai aktivitas yang semuanya dapat memacu adrenalin. Seperti layaknya anak kecil yang dapat mainan baru, kedua teman saya Edoy dan Dito sudah tak sabar ingin menguji nyali mereka. Setelah berganti pakaian. Mereka mengambil life jacket dan peralatan snorkeling, kemudian langsung saja …. Byurrrr! Keindahan terumbu karang dengan berbagai jenis dan warna begitu mengagumkan. Kalau dipikir-pikir beberapa saat sebelumnya kedua teman saya berusaha meyakinkan saya untuk ikut snorkeling karena mereka melihat

kekuatiran dimata saya, maklum saya belum pernah! Tapi setelah semua terjadi, saya jadi tahu pantas saja banyak orang berani mengalahkan rasa takutnya untuk snorkeling di laut lepas bila dibanding dengan pengalaman yang bakal didapat. Selanjutnya kami mencoba banana boat, yaitu perahu karet yang berbentuk pisang dinaiki beberapa orang dan ditarik speedboat. Kalau ditariknya pelan sih ga masalah, tapi kali ini benar-benar ngebut! Begitu mendebarkan! Karena keasyikan tak sadar kalau rupanya kami bermain banana boat ini sampai beberapa kali. Waktu satu setengah jam sepertinya tak begiu terasa bagi kami. Setelah mencoba berbagai aktifitas seperti snorkeling, banana boat, waterslide dan ocean water treatment akhirnya dihentikan oleh rasa lapar yang mendera. Kurang dari jam dua belas kami makan siang beramai-ramai. Berbagai macam menu makanan disajikan dalam bentuk buffet yang melimpah. Berbagai macam salad dihidangkan seperti lettuce mimosa, corn on the cob, tomato and onion rings, kimchi sampai gado-gado juga ada. Maincourse disajikan berbagai pilihan juga seperti deep fried of spicy chicken, spaghetti, mie goreng, tumis sayuran dan masih banyak lagi. Setelah menikmati makan siang, petualangan kali ini membawa kaki

39 WINGS MAGAZINE

engumuman dari kapten kapal tersebut memecah lamunan tentang petualangan yang bakal saya alami bersama dua sahabat, Dito dan Edoy. Sudah sekian lama kami bertiga menantikan liburan seru ini. Biasanya kalau liburan kami isi dengan petualangan di seputar daratan, kali ini kami ingin merasakan sensasi berbeda dengan liburan di atas air.

JANUARI 2012

Teks & Foto: Ristiyono


JANUARI 2012

BALI SECTION

WINGS MAGAZINE

40

saya melangkah masuk ke Underwater Observatory. Yaitu sebuah ruangan bawah laut dengan beberapa jendela kaca yang berada tepat dibawah Mega Pontoon. Disini saya bisa melihat berbagai biota laut tanpa harus menyelam Sementara yang lain kembali bercengkerama dengan alam laut dengan mengikuti aktivitas tambahan lain seperti Scuba Diving, Fish Feeding dan Jetski.

13.00

EXPLORING THE NUSA PENIDA ISLAND Petualangan kami lanjutkan dengan mengikuti tur ke pulau Nusa Penida yang terletak diantara pulau Bali dan pulau Lombok dengan menggunakan perahu kecil yang berkapasitas kurang lebih 20 orang. Sebelum kesana kami sempatkan ke salah satu aktivitas lagi yaitu ke semi kapal selam. Disini kami bisa menikmati kehidupan bawah laut tanpa harus berbasah-basah ria Sekitar 20 menit kemudian perjalanan kami lanjutkan ke pulau Nusa Penida. Pulau ini lebih besar

dibanding pulau Lembongan dan Ceningan, dulunya dipakai tempat pengasingan bagi penjahat dan pengkhianatan pada masa kerajaan Klungkung. Lembutnya pasir putih, jernihnya air laut dan deretan perahu nelayan yang berwarna-warni menjadikan lanskap ini sangat menarik untuk diabadikan. Di pulau ini kami juga bisa melihat proses pembuatan kain tenun tradisional, belanja souvenir khas Bali, berfoto dengan penyu dan yang tidak boleh dilewatkan adalah menyaksikan atraksi adu ayam yang sudah begitu terkenal dipulau ini. Awesome!

15.00

UNFORGETTABLE MOMENT Dari kejauhan suara klakson kapal terdengar begitu nyaring sebagai tanda panggilan kepada setiap orang untuk kembali ke kapal. Dengan

terdengarnya suara tersebut berarti segala aktivitas di Mega Pontoon dan sekitarnya harus sudah selesai dan semua penumpang harus masuk ke dalam kapal untuk pulang ke Tanjung Benoa. Dalam perjalanan pulang ini tampak wajah-wajah kelelahan namun terpancar juga kepuasan. Di bagian Main Deck digelar acara live music dimana para penumpang diminta untuk bernyanyi, seru juga sih! Apalagi waktu itu ada kejadian yang cukup lucu sehingga membuat semua penumpang tertawa. Seorang wanita asal Jepang dengan pedenya maju ke panggung untuk bernyanyi. You know what ? Dengan semangat bernyanyi lantang namun suaranya benar-benar fals sampai semua orang tak berhenti tertawa. Hitung-hitung sebagai hiburan dikala lelah. Walau suara pas-pasan untungnya dia cantik. hmmm‌‌ unforgettable moment!


Beberapa wahana di dalamnya antara lain Speed Slider, Wave Slider, Spiral Slider, Speed Water Boom dan Lazy River untuk dewasa. Serta Slider Tube, Phinisy Game, Mini Slider dan Spilled Bucket untuk anak-anak. Circus Waterpark juga memiliki beberapa outlet yang menunjang wahana permainan tersebut, antara lain Club House yang dapat digunakan sebagai sarana ramah tamah, ulang tahun, serta acara-acara lainnya dengan kapasitas 300 orang sampai 500 orang dengan pemandangan menghadap ke area wahana itu sendiri. Dengan jam operasional dari pukul 09.00-18.00 Wita setiap harinya, Circus Waterpark siap menyambut liburan anda di seputaran Jl. Kediri, Kuta Bali.

TEMPAT BELANJA

SPA

TEMPAT MENARIK

PURA

JANUARI 2012

W

ahana Permainan Air teranyar di Pulau Dewata, alternatif wisata hiburan air yang dapat dinikmati oleh siapa saja dari berbagai kalangan dan umur. Nama Circus digunakan karena “Sirkus� identik dengan keceriaan dan kegembiraan, begitu pula konsep Circus Waterpark, yaitu siapapun yang mengunjungi hiburan ini akan merasakan kebahagiaan dan pengalaman menarik.

TEMPAT PENGINAPAN

41 WINGS MAGAZINE

CIRCUS WATERPARK

RESTO / KAFE


JANUARI 2012

BALI SECTION

WINGS MAGAZINE

42

Pan Pacific Nirwana Bali Resort

Surga

K

eelokan pulau Bali memang tak tertandingi. Nama besarnya begitu harum menyebar seantero dunia. Ya, siapa tak kenal dengan pulau satu ini yang juga mendapat julukan Pulau Dewata. Pulau nan eksotis tempat perpaduan indahnya alam dengan seni budaya yang adiluhung. Dan sebagai tujuan wisata, Bali memang menjadi impian banyak orang. Salah satu yang menawarkan pengalaman akan keindahan dan kemewahan adalah Pan Pacific Nirwana Bali Resort. Resor seluas 103-hektar yang terletak di pantai barat daya Bali Jalan Raya Tanah Lot, Kediri, Tabanan ini telah melakukan renovasi pada

di Pantai Barat Daya Bali

278 kamar dan villa, restoran dan bar, Nirwana Spa, pusat kegiatan anak-anak, 3 kolam renang dan swimming lagoon, fasilitas rapat, lobby dan lainnya. Menyusuri resor ini seakan berada di keindahan nirwana. Ya, suasana yang nyaman, tenang dan segar menjadikan setiap orang ingin berlama-lama di sini. Dari resor ini kita bisa melihat dengan jelas Pura Tanah Lot yang begitu kesohor di Bali. Bagi penyuka olah raga golf siapsiap merasakan pengalaman bermain di lapangan golf 18hole kelas dunia rancangan Greg Norman, yang berhasil meraih penghargaan terkenal termasuk ‘Best Course in Asia’

dan ‘Best Course in Indonesia’ dan dinobatkan sebagai ‘Asia’s Leading Golf Resort Asia’ oleh World Travel Awards. Nirwana ali Resort memiliki pemandangan spektakuler gunung vulkanik dan Samudera Hindia, resor ini menawarkan rekreasi kelas dunia dilengkapi dengan fasilitas banquet indoor dan outdoor.


WINGS MAGAZINE

43

JANUARI 2012


WINGS MAGAZINE

44 JANUARI 2012


WINGS MAGAZINE

45

JANUARI 2012


WINGS MAGAZINE JANUARI 2012

ROUTE MAP

46


WINGS MAGAZINE

47

JANUARI 2012


Selamat Datang... Apa yang harus anda ketahui

JANUARI 2012

Tentang keamanan, kenyamanan dan keselamatan Anda didalam pesawat

WINGS MAGAZINE

48

PONSEL Semua ponsel dan peralatan elektronik yang menggunakan pemancaran radio tidak diperbolehkan selama berada didalam pesawat, hal ini sangat mengganggu sistem navigasi dan komunikasi dengan menara pengawas setempat. PERALATAN ELEKTRONIK Untuk penggunaan Laptop dan PDA boleh dipergunakan setelah fasten seatbelt “OFF” dengan menggunakan flight mode. Setelah fasten seatbelt “ON” untuk persiapan mendarat maka penumpang harus mematikan pengguna laptop dan PDA tersebut. BARANG -BARANG BERBAHAYA LAINNYA Barang- barang yang mudah terbakar (seperti korek api), meledak (petasan), material yang mengandung magnet, baterai, tabung gas, tidak diperbolehkan untuk dibawa. MEROKOK Peraturan Pemerintah melarang kegiatan merokok selama dalam penerbangan, Terdapat detektor asap disemua toilet dan akan dikenai sanksi bagi yang melanggar peraturan. PERJALANAN DENGAN ANAK-ANAK Wings Air tidak menyediakan makanan bayi untuk rute domestik dan popok tidak disediakan dipesawat. Wings Air hanya menyediakan air panas untuk susu bayi.

BAGASI Barang atau benda tajam harus di pak dalam bagasi dan tidak diperkenankan untuk dibawa kedalam bagasi kabin. Bawalah benda berharga dalam tas yang anda bawa sendiri. Perhatikan berat bagasi anda. • Bagasi untuk Rute Domestik Kelas Ekonomi : 25 kg - MD Series : 15 kg - ATR

UTAMAKAN KESELAMATAN • Sabuk pengaman harus selalu terpasang sewaktu take-off dan landing. Dianjurkan untuk selalu memasang seat belt selama penerbangan. •

Barang bawaan harus diletakan di atas kepala atau dibawah kursi di depan anda.

Silakan membaca kartu instruksi keselamatan yang terdapat di dalam kantung kursi. Di kartu tersebut anda bisa mengetahui pintu darurat dan letak jaket pelampung.

Perhatikan baik-baik demo keselamatan dan instruksi yang diberikan oleh cabin crew.


WINGS MAGAZINE

49

JANUARI 2012


WINGS MAGAZINE

50 JANUARI 2012

Wings Januari 2012  

IMLEK, Wisata Sejarah Klenteng Tua | Patehan, Prosesi Minum Teh Ala Bangsawan

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you