Issuu on Google+

SPECIAL : BUDGET HOTEL - MURAH TIDAK BERARTI MURAHAN

The Inflight Magazine of Lion Air

JUNI 2012

LION BIZJET

TIDAK UNTUK DIBAWA PULANG

SIAP TERBANG DALAM 3 JAM

SEMARANG NIGHT CARNIVAL 2012

INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

i


ii

LIONMAG JUNI 2012


INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

1


2

LIONMAG JUNI 2012


Bank Mandiri Dorong Pengembangan Sektor Hulu Bank Mandiri terus mengembangkan sektor usaha kecil dan menengah (UKM) di sektor hulu, sebagai salah satu penggerak utama perekonomian nasional. Melalui unit Business Banking, unit bisnis Bank Mandiri yang fokus menyalurkan kredit kepada pelaku UKM dengan plafond kredit antara Rp100 juta sampai dengan Rp10 milliar, Bank Mandiri mencatatkan kenaikan portofolio kredit di segmen ini dengan rata-rata peningkatan sebesar 30% per tahun sejak 2005-2011. Portofolio kredit UKM Mandiri Business Banking sampai akhir Maret 2012 mencapai lebih dari Rp30 triliun, yang disalurkan kepada lebih dari 35 ribu pelaku UKM di Indonesia. Penyaluran ini berarti mengalami kenaikan 32,7% dari Maret 2011 yang pada saat itu tercatat sebesar Rp23 trilliun. Dari kredit UKM Rp30 trilliun tersebut, sebesar 24% atau sekitar Rp7,2 trilliun telah disalurkan ke sektor hulu termasuk diantaranya adalah pertanian tanaman pangan. Sebagai wujud komitmen pengembangan UKM dan peningkatan produksi pangan di Indonesia, Bank Mandiri mengucurkan pembiayaan kepada 600 orang petani untuk membiayai kebutuhan penanaman 2400 hektar padi di Sumatera Selatan. Kredit akan disalurkan dengan skim Kredit Ketahanan Pangan dan Energi (KKP-E) senilai Rp15 milliar. Perjanjian kredit ditandatangani oleh Suagus Tantono selaku Business Banking Center Manager Bank Mandiri dan perwakilan kelompok tani yang disaksikan Direktur Commercial & Business Banking Bank Mandiri Sunarso. KKP-E merupakan salah satu skim kredit yang ditujukan untuk membantu permodalan petani, peternak dan nelayan dalam membiayai produksi pangan dan sumber energi nabati. Sumber dana kredit 100% berasal dari bank dengan bunga kredit yang dikenakan perbankan adalah bunga komersial. Namun demikian, efektif bunga yang harus dibayar oleh petani, peternak dan nelayan hanya berkisar 5% sampai dengan 7%. Sedangkan selisih antara bunga komersial dengan bunga yang dibayar oleh petani, perternak dan nelayan tersebut menjadi tanggungan pemerintah dalam bentuk subsidi bunga. Hingga akhir Maret 2012 Bank Mandiri telah menyalurkan KKP-E sebesar Rp212 miliar dan diperkirakan akan mencapai lebih dari Rp277 miliar pada akhir 2012. Sunarso mengatakan bahwa strategi penyaluran KKP-E secara linkage yang diterapkan Bank Mandiri dapat membantu meningkatkan aksesbilitas petani terhadap pemodalan untuk berkontribusi dalam pertumbuhan ekonomi daerah dan nasional melalui pengembangan industri berbasis pertanian, demikian juga dalam rangka peningkatan produksi pangan dan perluasan lapangan kerja. Selain dengan skim KKP-E, Bank Mandiri mendukung pengembangan UKM sektor hulu dengan berbagai produk lain diantaranya Kredit Perkebunan Plasma Skim Kredit Pengembangan Energi Nabati – Revitalisasi Perkebunan (KPEN-RP), Kredit Usaha Pembibitan Sapi (KUPS), dan Kredit Usaha Rakyat (KUR). Dengan berbagai skim kredit tersebut, Bank Mandiri telah menyalurkan kredit kepada sektor hulu sebesar Rp12,80 miliar sampai akhir Maret 2012, atau meningkat 43% dari periode yang sama tahun sebelumnya yaitu sebesar Rp8,97 miliar.

“UKM merupakan sektor yang banyak menyerap tenaga kerja dan menjadi penopang ekonomi sebagian besar bangsa Indonesia. Kenapa kami fokus kepada sektor hulu pertanian dalam mengembangkan UKM? Karena kami ingin pelaku usaha di sektor ini dapat memiliki aksesibilitas yang tinggi terhadap kepemilikan fixed asset misalnya lahan dan peralatan pertanian sederhana maupun aksesibilitas terhadap pemodalan. Dengan demikian, usahanya dapat terus berkembang secara sustainable dan berdampak positif bagi pertumbuhan ekonomi nasional yang juga sustainable.” ujar Sunarso. Pengembangan bisnis di segmen UKM oleh Mandiri Business Banking juga menyediakan layanan yang cepat dan mudah kepada para pelaku UKM. Kemudahan layanan tersebut dapat dirasakan di 184 kantor layanan UKM terdiri dari 34 Business Banking Center, 70 Business Banking Floor, dan 80 Business Banking Desk sampai dengan akhir tahun 2011. Kemudahan akses terhadap layanan UKM tersebut akan diperluas lagi dengan penambahan jaringan kantor layanan UKM menjadi sejumlah 214 kantor yang terdiri dari 41 Business Banking Center, 80 Business Banking Floor, dan 93 Business Banking Desk, dan optimalisasi kantor Cabang Bank Mandiri melalui penerapan melalui konsep Sales Point agar dapat menjangkau pelaku UKM yang lebih luas tersebar di seluruh Indonesia. Selain penambahan jaringan, Mandiri Business Banking juga meningkatkan kualitas SDM yang menangani UKM secara berkesinambungan serta memperbaiki sistem dan proses bisnis secara terus menerus. ”Kami ingin setiap nasabah dapat merasakan kecepatan dan kemudahan dalam mengakses seluruh layanan Business Banking, ” ujar Sunarso. Jika diperluas sampai ke sektor usaha mikro sehingga menjadi usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), Bank Mandiri telah menyalurkan kredit lebih dari Rp45 triliun hingga Maret 2012, naik 31,7% dari Rp34 triliun pada akhir Maret 2011. Sementara total kredit Bank Mandiri yang disalurkan untuk seluruh pelaku usaha di sektor pertanian juga mencatatkan peningkatan dari Rp29,5 triliun menjadi Rp35,6 trilliun atau meningkat sebesar 20,7%.

INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

3


JUNI 2012

COVER HIT PASOLA LOKASI : SUMBA FOTO : YUSUF AHMAD

CONTENT 38

TRAVELING | CHINA

42

SPECIAL | HUT JAKARTA

54

DESTINATION | SEMARANG

58

SPECIAL | LION BIZJET

68

SPECIAL | BUDGET HOTEL

78

DESTINATION | BANDUNG

82

DESTINATION | MAKAM BUNG KARNO

88

DESTINATION | SUMBA

REGULAR

48

SEMARANG NIGHT CARNIVAL 2012 Rupanya wabah karnaval sedang merebak di Indonesia. Dengan dipopulerkannya oleh Jember Fashion Carnaval 11 tahun yang lalu, hampir semua kota sekarang ikutan berkirab ria dengan tajuk masing-masing. Untuk kali kedua Semarang mengadakan kirab akbar mereka dalam rangka

4

LIONMAG JUNI 2012

CHECK IN

12

NEWS AROUND

16

LEISURE

22

NEWS

28

WISDOM IN THE AIR

34

AUTOMOTIVE

96

GALLERY

102

POSTCARD

108

CULINARY

116

LADY IN THE AIR

FOTO: PAUL I. ZACHARIA

DESTINATION

HUT kota yang ke 465.

10

36

58


INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

5


Contributors

Campbell Bridge Sehari- hari Campbell Bridge adalah seorang pengacara di Sidney, Australia. Hobinya pada fotografi telah membawanya pada setiap kesempatan ke pelosok Asia Tengah, Himalaya, hingga Asia Tenggara. Dia sangat terpesona dengan budaya keramahan penduduk Indonesia. Sejak tahun 2007 telah aktif menulis kisah-kisah perjalanan di Majalah ini.

52

72

6

LIONMAG JUNI 2012

96

Paul I. Zacharia

Yusuf Ahmad

Penggemar foto dan travel ini belajar memotret sejak usia 10 tahun, dan acap menjadi juri lomba foto lokal dan nasional sejak 1987. Sebagai fellow perdana di Indonesia dari lembaga fotografi Royal Photographic Society, Inggris, ia kerap menulis di media nasional.

Fotografer jurnalistik, alumni Jurnalistik Universitas Hasanuddin, Makassar. Memulai karier fotografi tahun 1998 di Harian Fajar, Makassar. Menjadi Editor Foto Harian Tribun Timur Makassar selama tiga tahun. Bergabung dengan Kantor Berita Reuters tahun 2003 hingga sekarang.

Sukarman (Karman) Mustamin Menggeluti dunia kewartawanan sejak tahun 1988 di bidang otomotif dan menjadi wartawan pertama dari Indonesia yang mendapat akreditasi peliputan F1 pada tahun 1993. Karman, sapaan akrabnya, adalah salah seorang pendiri Majalah Autocar edisi Indonesia (2000). Sekarang, lulusan Jim Russell Racing School, UK ini, aktif di dunia road safety dengan mendirikan Smart Driving Institute (SDI) pada 2007.


INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

7


COCKPIT’s NOTE

PRESIDENT DIRECTOR Rusdi Kirana MANAGING DIRECTOR Capt. Ertata Lananggalih

12 Tahun Melayani

DIRECTOR OF OPERATION Capt. Adi Widjajanto

Penumpang yang budiman, pada bulan ini Lion Air memasuki tahun ke-12 mengabdi dan melayani bangsa dan negara dalam bidang transportasi udara. Rasa syukur dan terimakasih terutama kepada Tuhan YME atas segala anugerah yang dilimpahkan sehingga Lion Air tetap maju dan berkembang hingga sekarang. Terima kasih kepada para pendiri bangsa yang telah gigih berjuang dan mewariskan sebuah bangsa yang besar. Kepada para pemimpin negeri yang telah menciptakan iklim ekonomi yang kondusif bagi para pelaku usaha dalam menjalankan roda bisnisnya, termasuk di dalamnya Lion Air. Rasa terima kasih juga kepada Menteri Perhubungan yang telah membina dan menaungi kami. Kami juga berterima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh masyarakat yang telah mempercayakan perjalanannya kepada Lion Air. Memang tidak mudah menjalani dari tahun ke tahun untuk mewujudkan pelayanan terbaik. Banyak pertimbangan yang harus kami pikirkan, mulai dari armada pesawat, kenyamanan, keselamatan, potensi ekonomi, sumber daya manusia hingga aspek pelayanan penumpang. Namun semua itu menjadi tantangan kami untuk terus maju. Pada bulan ini kami juga meluncurkan Lion Bizjet, yaitu pelayanan private jet atau charter pesawat jet bagi individu maupun perusahaan dengan menggunakan dua unit pesawat Hawker XP900. Selamat menikmati penerbangan Anda.

DIRECTOR OF TECHNICS Rai Pering Santaya DIRECTOR OF FINANCE Yunita Sastrasanjaya DIRECTOR OF COMMERCE Achmad Hasan DIRECTOR OF GENERAL AFFAIRS Edward Sirait GM SALES & MARKETING Rudy Lumingkewas GM SERVICE Ari Azhari

PUBLISHER & EDITOR IN CHIEF Makhfudz Sappe EDITOR Ristiyono, A Gener Wakulu, Priyanto Sismadi, Safari A. Husain REPORTER Wisnu Ridwan Maulana MARKETING Fransiska Ririn Tri Astuti,G. Hardianto, Rusman Madjulekka, M. Lottong Makkaraka. Aman Sugandhi (Surabaya), Qurratu Ainie Partono (Surabaya), Fernandito Haka (Bali), Yurison Suryantara (Bali). ART DIRECTOR Gerald Manuel Wangsasaputra Richard Archie F.M. (Illustrator) Muhammad Saleh Hanif (Illustrator)

Salam,

Rusdi Kirana President Director

FINANCE Ade Kristanti CIRCULATION M. Solichin PUBLISHED BY PT BENTANG MEDIA NUSANTARA ADVERTISING Tel.: +62 (21) 98494404 Fax.: +62(21)3151668 Email: edlionmag@gmail.com editorial@lionmag.com HOTLINE LIONMAG: 0821 10 88 22 00 ISSN: 1979-4185

CHECK OUR DIGITAL COPY @

8

www.issuu.com/lionmagazine LIONMAG JUNI 2012

LIONMAG INFLIGHT MAG


INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

9


CHECK IN

Pan Pacific Nirwana Bali Resort

Surga di Pantai Barat Daya Bali

K

eelokan pulau Bali memang tak tertandingi. Nama besarnya begitu harum menyebar seantero dunia. Ya, siapa tak kenal dengan pulau satu ini yang juga mendapat julukan Pulau Dewata. Pulau nan eksotis tempat perpaduan indahnya alam dengan seni budaya yang adiluhung. Dan sebagai tujuan wisata, Bali memang menjadi impian banyak orang. Salah satu yang menawarkan pengalaman akan keindahan dan kemewahan adalah Pan Pacific Nirwana Bali Resort. Resor seluas 103-hektar yang terletak di pantai barat daya Bali Jalan Raya Tanah Lot, Kediri, Tabanan ini telah melakukan renovasi pada 278 kamar dan villa, restoran dan bar, Nirwana Spa, pusat kegiatan anak-anak, 3 kolam renang dan

10

LIONMAG JUNI 2012

swimming lagoon, fasilitas rapat, lobby dan lainnya. Menyusuri resor ini seakan berada di keindahan nirwana. Ya, suasana yang nyaman, tenang dan segar menjadikan setiap orang ingin berlama-lama di sini. Dari resor ini kita bisa melihat dengan jelas Pura Tanah Lot yang begitu kesohor di Bali. Bagi penyuka olah raga golf siap-siap merasakan pengalaman bermain di lapangan golf 18hole kelas dunia rancangan Greg Norman, yang berhasil meraih penghargaan terkenal termasuk ‘Best Course in Asia’ dan ‘Best Course in Indonesia’ dan dinobatkan sebagai ‘Asia’s Leading Golf Resort Asia’ oleh World Travel Awards. Nirwana ali Resort memiliki pemandangan spektakuler gunung vulkanik dan Samudera Hindia, resor ini menawarkan rekreasi kelas dunia dilengkapi dengan fasilitas banquet indoor dan outdoor.


INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

11


NEWS AROUND Peluncuran Kamera Olympus

Indonesia Memilih Kaca Film CPF1 CPF1 merupakan kaca film yang di impor langsung dari Amerika oleh PT. Jaya Kreasi Indonesia. Sebagai pemegang brand kaca film no. 1 di Indonesia, nyatanya begitu dikenal oleh pihak ATPM. Dengan mutunya yang tinggi, CPF1 memperkenalkan diri langsung ke pasar retail Indonesia. “Penjualan kami di pasar retail begitu meningkat tajam dan permintaan produkproduk CPF1 oleh cabang di daerah pun peningkatannya sangat tinggi, hal ini merupakan dampak positif dari kepercayaan masyarakat untuk memilih produk CPF1.” Ungkap General Marketing Manager CPF1 Yungistira, di kantor pusat baru, Alam Sutra, Serpong. Sementara menurut Fendi, President Direktur PT. Jaya Kreasi Indonesia, “Dengan memiliki 50 cabang, tidak hanya masyarakat Jakarta saja yang bisa menikmati keunggulan produk CPF1, tetapi seluruh masyarakat Indonesia bisa menikmati keistimewaan produk-produk CPF1.”

Peluncuran Kamera Olympus yang digelar di Grand Indonesia pada Rabu, 2 Juni 2012 membahas kamera compact yang saat ini tergerus dengan gencarnya smartphone, namun hanya untuk rentang harga tertentu yakni dibawah Rp. 1,2 juta. Karenanya saat ini produsen kamera sedang berkonsentrasi di kamera compact premium atau midle high. Menurut Sandy Chandra, Marketing Manager Olympus, “Saat ini produsen kamera sedang konsentrasi di kamera compact midle high, karena bagaimanapun untuk kamera compact di bawah Rp. 1,2 juta pasti kena fenomena smartphone.” “Sedangkan bagi Olympus, untuk kisaran harga di bawah Rp. 1,2 juta, pasar kamera compact-nya mengalami penurunan 30 persen. Berbanding terbalik, untuk kamera compact premiumnya justru melonjak hingga 40 persen. Tergerusnya kamera compact murah itu merupakan bagian dari perkembangan teknologi,” tambahnya.

FESTIVAL ADAT ERAU

Magnet Wisata Budaya Kutai Kartanegara Tahun ini even akbar Erau kembali digelar dari 1-8 Juli 2012. Rangkaian ritual adat yang dihelat di keraton Kesultanan Kutai Kartanegara sangat menarik untuk disaksikan. Dalam rangka festival ini panitia juga mengadakan lomba foto yang terbagi menjadi dua kategori yaitu kategori umum dan jurnalis dengan total hadiah sebesar 47 juta rupiah. Menurut Sri Wahyuni, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten

12

LIONMAG JUNI 2012

Kutai Kartanegara melalui lomba foto ini memberi kesempatan kepada para pecinta fotografi untuk berkreasi dan berekspresi dengan foto-foto kegiatan Erau. Melalui foto, informasi tentang budaya daerah dapat ditampilkan dari berbagai sisi seperti keunikannya, kesakralannya, keramaiannya dan keindahannya. Melalui lomba foto masyarakat dapat lebih mengenal budaya dan atraksi seni khas Kutai Kertanegara. Sementara Direktur Utama BPD Kaltim, H. Zainuddin Fanani menegaskan bahwa sudah menjadi kewajiban baginya untuk mendukung kegiatan Pemerintah yang memberi dampak positif bagi kemajuan daerah, seperti lomba foto dalam pesta rakyat Erau di Kabupaten Kutai Kartanegara. Karena misi BPD Kaltim adalah bagaimana mempromosikan daerah agar tercipta iklim pembangunan yang mampu memberikan konstribusi bagi kesejahteraan masyarakat Kalimantan Timur. Informasi Lomba Foto dapat diakses di : www. tourismkutaikartanegarakab.go.id


INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

13


NEWS AROUND GROUND BREAKING DARI HARRIS RESORT BOGOR RAYA

MAKIN RAMAI DENGAN

Acara Ground Breaking dari HARRIS Resort Bogor Raya diadakan bulan lalu untuk menandakan dimulainya pembangunan hotel. Acara dihadiri oleh perusahaan pemilik, perwakilan dari TAUZIA Hotel Management dan juga dari HARRIS Resort Sentul City – Bogor. HARRIS Resort Bogor Raya berlokasi di Perum Bogor Raya (Bogor Lake Side) hanya 45 menit dari Jakarta. Nantinya akan memilik sejumlah 300 kamar, HARRIS Café, HARRIS Juice Bar, wedding chapel, ruangan rapat, ruangan serbaguna, spa, fitness center dan Water Park. ”HARRIS Resort Bogor Raya dengan 18 lantainya akan menjadi gedung tertinggi di Bogor,” tutur Christophe Glass, Director dari TAUZIA Hotel Management, “Dimana HARRIS Resort Bogor Raya ditujukan untuk menarik pasar bisnis/MICE juga para tamu yang ingin berakhir pekan dan menjauh dari keramaian ibukota Jakarta.”

GROSIR SEPATU DAN SANDAL

Night in the City Dalam upaya untuk menunjukkan penghargaan kepada klien, perusahaan serta agen perjalanan yang telah memberikan kontribusinya selama ini, Hotel Millennium Sirih Jakarta menggelar pesta apresiasi; Night In The City pada 20 April 2012 lalu. Hotel Millennium Sirih Jakarta mengundang lebih dari 300 klien corporate, perwakilan agen perjalanan, staf kedutaan dan mitra media untuk hadir di malam apresiasi ini. Makan malam diadakan di Java Ballroom dimana kedatangan para tamu disambut oleh manajemen dan staff hotel. Setelah menikmati makan malam, para tamu dihibur oleh serangkaian acara; penampilan ilusionis, tarian salsa serta penyanyi ternama Rio Febrian di puncak acara. Pada kesempatan ini, Bapak David Loy selaku Financial Controller mengumumkan bahwa Hotel Millennium Sirih Jakarta baru menyelesaikan peremajaan pada 400 kamar termasuk dekorasi baru furnitur serta kamar mandi yang diharapkan memberi nuansa segar dan modern.

14

TAMAN TOPI SQUARE

LIONMAG JUNI 2012

Pasar Anyar - Bogor merupakan salah satu pusat grosir sepatu dan sandal tertua di Indonesia. PT Wangsa Dharma Properti selaku pengembang dan pengelola Taman Topi Square telah mengumpulkan ratusan pedagang grosir sepatu dan sandal tersebut, khususnya yang berasal dari Pasar Anyar yang lokasinya berseberangan dengan Taman Topi Square. Para pedagang tersebut merupakan pensuplai utama untuk sepatu dan sandal ke area perniagaan Senen, Tanah Abang, Jatinegara, Mangga Dua hingga ke seluruh penjuru kota besar di Indonesia bahkan manca negara. Hal ini dapat dibuktikan dengan berbagai ragam sepatu dan sandal mulai dari sepatu kerja, olah raga, kasual hingga sandal gunung yang tersedia dalam berbagai tipe. Sedangkan dalam segi harga yang ditawarkan sangat murah dan kompetitif. Kiat PT Wangsa Dharma Properti dalam meramaikan pusat grosir ini dengan mengadakan promo menarik, seperti “Banjir Hadiah” untuk para pengunjung yang belanja seperti Voucher KFC, Voucher Amazon, LCD, Blackberry dan Sepeda Lipat dengan Grand Prize berupa Sepeda Motor.


INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

15


LEISURE

NIKMATI LIBURAN BERSAMA AMARIS HOTEL MANGGA DUA SQUARE Libur telah tiba, hore hore, hatiku gembira.. begitulah bunyi bait lagu anak-anak saat mengungkapkan kegembiraan menyambut liburan sekolah. Menjelang liburan sekolah yang jatuh dibulan Juni, Amaris Hotel Mangga Dua Square berkerja sama dengan Taman Impian Jaya Ancol (Ancol Baycity) mengadakan paket liburan ke Taman Impian Jaya Ancol. Paket promo ini berlaku bagi semua tamu yang menginap

di Amaris Mangga Dua Sguare, dengan memperoleh potongan harga 15% untuk Dufan, Atlantis dan Ocean Dream Samudra serta 20% untuk Fantastique. Selain itu, Amaris Mangga Dua Square juga memberikan fasilitas antar jemput ke unit-unit rekreasi sesuai yang diinginkan tamu secara gratis. Hotel ini berkonsep bed & breakfast, gaya chic dan colorful. Saat ini, sudah ada 18 unit Amaris yang dikelola oleh Santika

Indonesia Hotels & Resorts. Amaris Hotel Mangga Dua Square terletak strategis di jantung kota Jakarta bagian utara yaitu di kawasan area Mall Mangga Dua Square dan dekat dengan pusat perbelanjaan ITC Mangga Dua. Terdapat beberapa tipe kamar yaitu, Smart Room, Smart Superior Room dan Smart Hollywood Room. Dan fasilitas lainnya adalah meeting room, @ expres, WiFi dan safe deposit box.

HOTEL CIPUTRA SEMARANG

THE MOST PREFFERED HOTEL IN TOWN Hotel Ciputra Semarang (HCS) terletak di jantung kota Semarang, tepat berada di kawasan Simpang Lima. Sejak diresmikan tahun 1995, HCS selalu memberikan pelayanan terbaik bagi tamu yang berkunjung maupun menginap. Hotel berbintang milik Grup Ciputra yang dikelola oleh jaringan hotel berstandar internasional, yaitu Swiss-Belhotel International ini menjadi salah satu ikon yang unik, karena adanya perpaduan yang sangat kuat antara budaya Jawa dan desain modern dalam arsitektur bangunannya. Dari waktu ke waktu, HCS selalu memanjakan tamunya dengan pelayanan dan fasilitas terbaik. Memiliki 199 kamar yang terdiri dari Kamar Superior, Deluxe, Grand Deluxe, Executive, Junior Suite dan Presidential Suite. Untuk pilihan tempat bersantap yang hingga kini menjadi favorit para tamu dan pengunjung, dengan pemandangan ke arah Simpang Lima, The Gallery Restaurant yang terletak di mezzanine floor menawarkan sajian kuliner spesial yang terkenal sebagai Signature Dish, seperti Nasi Ulam, Sop Buntut, dan Nasi Goreng Simpang Lima.

16

LIONMAG JUNI 2012


INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

17


LEISURE Swiss-Belhotel Borneo Banjarmasin Swiss-Belhotel Borneo Banjarmasin merupakan hotel berbintang yang terletak di pinggir sungai Martapura, berada ditengah kota Banjarmasin. 45 menit dari Bandara Syamsudin Noor dan 15 menit dari pusat perbelanjaan. Hotel ini memiliki 60 buah kamar yang terbagi atas 4 tipe, 2 kamar Presidential Suites, 2 kamar Junior Suites, 4 kamar Deluxe dan 52 kamar Superior. Adapun fasilitas Ballroom dengan kapasitas 300 orang serta terdapat ruangan Antasari 3 kapasitas 70 orang dan Antasati 1 dan 2 untuk meeting 10-20 orang. Selain itu Swiss-Belhotel Borneo Banjarmasin juga memberikan paket-paket menarik, salah satunya adalah, paket meeting. Full Board Twin Share, Full Board Single, Full Day Package dan Half Day Package. Fasilitas lainnya, Jukung Coffee Shop, TV Lounge dan Musik Lounge.

ESCAPE TO TRAWANGAN

S

elain Bali sebagai destinasi wisata favorit rupanya Lombok semakin hari semakin mencuri perhatian para pelancong. Dengan keindahan alam yang tak kalah eksotis, Lombok memang layak masuk dalam daftar wisata kita. Salah satu yang wajib kita kunjungi adalah Gili Trawangan yang terkenal dengan keindahan pantai dan pesona bawah lautnya dan Queen Villa & Spa bisa menjadi pilihan yang sangat tepat manakala kita berlibur ke Gili Trawangan. Sebuah resor yang eksotis dengan 125 kamar lengkap dengan layanan spesial menjadi tempat yang cocok untuk menikmati keindahan sunset di senja hari. Nah, bagi penggemar diving jangan khawatir karena ada Bee Diver di Queen Villa ini yang siap membawa kita menjelajah pesona bawah laut di sekitar Gili Trawangan yang terkenal dengan keragaman biota laut dan kejernihan airnya. Segala peralatan diving tersedia disini. Juga tenaga instruktur professional siap melatih para tamu yang ingin menyelam. Dipastikan liburan Anda akan menjadi pengalaman yang sangat menyenangkan. Jadi tunggu apa lagi?

18

LIONMAG JUNI 2012


INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

19


LEISURE Greatness and Happiness

Kisah, Pemikiran dan Kebijaksanaan yang Menginspirasi Setelah lebih dari 4 tahun hadir di inflight magazine ‘Lionmag’ dan menemani perjalanan penumpang Lion Air, kompilasi artikel ‘Wisdom in the Air’ akhirnya diluncurkan. Selama kurun waktu tersebut, telah banyak pembaca yang memberikan komentar, dukungan dan ucapan terima kasih di blog penulis atau bahkan meminta artikel secara langsung kepada penulis. Karena itu, kehadiran buku yang diberi judul Greatness and Happiness: Kisah, Pemikiran dan Kebijaksanaan yang Menginspirasi ini benar-benar sebuah momentum yang telah ditunggutunggu oleh banyak orang. Buku ini dikelompokkan ke dalam lima bagian yaitu determinasi, pembelajaran, strategi, pencerahan dan kepemimpinan. Kelima bagian tersebut masing-masing mencerminkan tahapan yang dilalui oleh seseorang dalam mencapai keagungan jiwa (greatness). Keagungan jiwa adalah kondisi mutlak yang diperlukan agar seseorang bisa merasakan kebahagiaan (happiness) yang merupakan keinginan setiap manusia dalam menjalani hidup di muka bumi ini. Buku ini sangat tepat bagi Anda yang memang berkeinginan mencapai tingkat yang lebih tinggi dalam perjalanan menuju keagungan jiwa dan menciptakan kebahagiaan tidak hanya untuk diri Anda sendiri tetapi juga orang-orang di sekitar Anda.

LEBIH DARI 50 RUKO DISULAP JADI HOTEL Inilah bukti dari sebuah inovasi sukses yang ditunjukkan oleh Quest Hotel dengan merevitalisasi daerah Central Park Kuta menjadi komplek hotel yang unik. Dengan penggabungan lebih dari 50 ruko menjadikan desain Quest Hotel ini sangat unik hingga memenangkan penghargaan Indonesia Design Editors Choice Award. Dalam usianya yang masih satu tahun, hotel ini telah berkembang menjadi hotel kelas menengah favorit yang didominasi tamu dari Indonesia, Australia serta Asia Tenggara. Soal kenyamanan kamar tidak perlu diragukan lagi. Dengan 226 kamar yang luas dan kontemporer baik tipe studio maupun suite siap menerima para tamu yang datang dengan segala kenyamanannya. Tidak hanya itu, kita juga bisa menikmati beragam fasilitas rekreasi yang ada. Memang Quest Hotel ini tidak berada di tepi pantai, tapi jangan khawatir para tamupun bisa menikmati indahnya pantai Legian karena hotel ini memiliki tempat di sana dengan disediakannya tenda dan kursi khusus buat tamu hotel. Dengan shuttle car yang sudah terjadwal kita bisa diantar ke beberapa tujuan yang salah satunya adalah ke pantai tadi. Hmmm….menarik!

20

LIONMAG JUNI 2012

KINI HIDANGAN PRANCIS TAK PERLU RUMIT DAN MAHAL

M

emang yang namanya hidangan Prancis identik dengan waktu penyajian yang agak lama, mahal, presentasi yang bagus dan tentu saja nikmat. Tapi kita akan mendapati hal yang berbeda saat berada di Orient8 Hotel Mulia Jakarta. Inovasi terbaru yang dikemas oleh Chef Florian Lamelot menghadirkan “BISTROT BUSINESS LUNCH”. Ini menjadi jawaban bagi para penikmat makanan Prancis yang memiliki waktu bersantap terbatas. Jika “bistrot” atau lebih umum dikenal “bistro” diartikan sebagai rumah makan kecil yang menyediakan hidangan ringkas dengan harga terjangkau dan dinikmati ditengah suasana yang nyaman, maka konsep bistro ala Orient8 adalah sajian hidangan yang istimewa, dimasak ala masakan rumahan dengan menggunakan bahan-bahan yang sehat dan berkualitas premium, namun dikemas dengan harga yang terjangkau dalam suasana restoran Orient8 yang mewah dan elegan. Tidak perlu menunggu lama kita sudah bisa menikmati set menu yang istimewa dan tentu saja sangat nikmat.


INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

21


NEWS

LION AIR

12 TAHUN LION AIR

Tahun Diversifikasi

Lebih dari 78 kota di Indonesia telah dilayani oleh Lion Air, membentuk jembatan udara yang massif menghubungkan “Sabang sampai Merauke�, bahkan secara regular sudah melayani jalur penerbangan ke Jeddah dan Madinah. Kini, muncul pula Lion Bizjet.

22

foto: DOk. BOEING JUNI 2012 LIONMAG


S

“

abang sampai Merauke�? Lagu, moto atau mimpi? Yang benar, dalam konteks rute penerbangan yang sudah saling terhubung, Lion Air didukung sister company-nya, Wings Air telah menjangkau kedua kota di ujung barat dan ujung timur Indonesia itu. Dua kota yang telah jadi simbol gelaran Tanah Air Indonesia Raya. Ya, dengan didukung armada Boeing 737-900ER, Boeing 747-400 dan ATR 72-500, Lion Air telah lengkap menghubungkan semua kota di Indonesia. Telah begitu banyak orang bergantung pada jejaring penerbangan Lion Air. Ya, karena banyak orang lupa berpikir, bahwa jalur-jalur penerbangan yang dilayani Lion Air itu ternyata sangat vital. Tiang-tiang utama pemerintahan, ekonomi sosial banyak bergantung di situ. Ya benar, karena Lion Air telah secara massif menjangkau pelosok Tanah Air Indonesia dengan membentuk jembatan udara. Untuk itu, maskapai yang pada 30 Juni ini berusia genap 12 tahun ini, menumpukan kekuatan armadanya pada 2 unit Boeing 747-400, 61 unit Boeing

737-900ER (kontrak pembelian 408 pesawat termasuk di dalamnya 29 pesawat Boeing 737 MAX). Tentu dengan dukungan sister company-nya, Wings Air yang ditopang 30 pesawat ATR 72-500. Sungguh sebuah pekerjaan raksasa dengan integritas tinggi yang nyaris luput dari pandangan keseharian banyak orang. Kalau mau dilihat dari awalnya, seperti maskapai penerbangan pada umumnya, Lion Air juga pernah melalui pasang surut di industri yang sangat kompetitif ini. Tantangan yang dihadapi pun semakin besar seiring dengan perkembangan pesat maskapai ini dalam beberapa tahun terakhir. Namun, semua itu dilalui Lion Air dengan penuh percaya diri sehingga mampu bertahan di tengah berbagai cobaan dan tantangan yang sama sekali tidak ringan. Penerbangan merupakan industri yang sarat dengan aturan (highly regulated) sehingga tidak semua orang mampu bertahan di industri ini tanpa kegigihan dan tanggung jawab. Tuntutan masyarakat kepada maskapai penerbangan pun semakin tinggi. Di tengah persaingan yang ketat, maskapai yang INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

23


foto: GENEr wakulu

24

LIONMAG JUNI 2012

foto: DOk. BOEING

tidak mampu memberikan jaminan keselamatan dan pelayanan yang makin baik akan ditinggal pelanggan. Lion Air merupakan salah satu maskapai yang mampu bertahan, bahkan mampu terus berkembang, tidak hanya di dalam negeri tetapi juga sudah merambah ke regional. Tidak banyak maskapai swasta nasional yang mampu melakukan hal ini. Ambisi Lion Air tidak sebatas wacana. Sejumlah rencana disusun untuk terus mengepakkan sayap maskapai ini hingga ke penjuru dunia. Meski masih tetap berkonsentrasi pada pasar domestik, ekspansi Lion Air ke pasar penerbangan internasional sudah dekat. Boeing Company telah menjadikan Lion Air sebagai launch customer pesawat jarak menengah generasi baru, Boeing 737-900 Extended Range (ER) dan menjadi pengguna pertama 737 MAX di kawasan Asia. Lion Air dinilai paling potensial dibandingkan ratusan maskapai lain di kawasan. Lion Air memesan 408 unit Boeing 737-900 ER 窶電i dalamnya termasuk 29 unit Boeing 737 MAX. Komitmen Lion Air dan Boeing bukan sekadar isapan jempol. Jumlah pesawat ini akan terus bertambah setiap bulan. Kepercayaan produsen pesawat sekelas Boeing tentu tidak datang begitu saja. Lion Air telah menunjukkan kinerja yang meyakinkan kepada investor dan berhasil melalui seleksi dalam persaingan yang ketat. Pemesanan itu sebenarnya juga tidak sekaligus. Awalnya, memesan 60 unit pesawat itu pada Juli 2005.

Kontrak pembelian 230 pesawat Boeing 737 MAX antara Lion Air dengan The Boeing Company pada 18 November 2011 disaksikan Barack Obama (atas) Boeing 737 MAX pesanan Lion Air (bawah)

Perjanjian pemesanan pesawat dilangsungkan di pabrik Boeing di Seattle, AS. Lalu, maskapai ini memesan lagi 40 pesawat pada Paris Airshow 2007 serta 22 pesawat tambahan pada Langkawi International Airshow pada akhir 2007. Karena dinilai belum cukup, Lion Air kembali memesan 56 pesawat tersebut pada Singapore Airshow 2008 sehingga total pesanannya menjadi 178 unit. Kemudian, pada 18 Novermber 2011 di sela-sela KTT ASEAN di Bali, Lion Air dan Boeing menandatangai kesepakatan pembelian 230 pesawat lagi, disaksikan Presiden AS Barack Obama. Sedangkan kontraknya ditandatangani di Singapore Air show, 15 Februari lalu.


INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

25


KATA MEREKA Dua Belas Tahun Lion Air Untuk mendukung ekspansi itu, Lion Air juga membangun sarana pendukung, antara lain Lion Center yang dilengkapi fasilitas pelatihan, bengkel, gudang, dan mess bagi awak pesawat. Termasuk dua simulator Boeing 737-900ER, satu simulator MD dan satu simulator ATR 72-500. Nah, tambahan pesawat baru dalam jumlah cukup besar itu tentu saja harus diimbangi dengan ekspansi rute yang gencar. Pada 2007, Lion Air menghidupkan kembali strategi go international. Selain memperkuat rute regional yang sudah eksis, seperti rute Singapura dan Malaysia, Lion Air terbang lagi ke Ho Chi Minh, Jeddah dan Madinah (untuk rute ke Jeddah dan Madinah menggunakan Boeing 747-400). Lion Air juga bersiap membuka basis penerbangan di sejumlah negara di kawasan regional, antara lain Thailand, Malaysia, Vietnam, Bangladesh, dan Australia. “Namun demikian, konsentrasi kami sebenarnya masih lebih utama melayani pasar domestik, di dalam negeri kita. Tahun 2011 lalu kami melakukan terobosan pada jalur internasional. Sejauh ini kami sudah berjalan baik,” ujar Rusdi Kirana, Presiden Direktur Lion Air. Sebagai tambahan, kini Lion Air merambah bisnis baru dalam layanan sewa private jet, namanya namanya Lion Bizjet. Layanan maskapai ini menawarkan jasa carter flight untuk individu maupun perusahaan –baik di sektor privat maupun pemerintahan. Saat ini Lion Bizjet mengandalkan dua unit pesawat jet Hawker Beechraft 900XP. “Kita masuk ke bisnis ini karena sudah mengerti bisnis ini. Ini hanya diversifikasi. Ke depannya kita bisa menggunakan sampai 10 pesawat. Tahun ini 2 pesawat, tahun depan 4 pesawat lagi dan seterusnya,” tambah Rusdi. Lion Bizjet sendiri berbasis di bandara Halim Perdana Kusumah, Jakarta, beroperasi 24 jam sehari, tujuh hari seminggu dan siap terbang dalam tiga jam sejak dipesan. teks: GENEr wakulu

26

LIONMAG JUNI 2012

Hampir dua belas tahun Lion Air mengangkasa. Menjadi jembatan udara penghubung kota -kota di Nusantara, dalam kurun waktu itu Lion Air telah banyak memberikan kontribusi nyata dalam penguatan pembangunan industri penerbangan nasional, hingga akhir tahun 2011 jumlah penumpang pesawat domestik mencapai 55 juta orang, dan Lion Air punya konstribusi nyata dan peningkatan jumlah penumpang tersebut. Lion Air turut berkontribusi menggerakkan segala aspek ekonomi nasional, baik secara langsung maupun tidak langsung. Hampir seluruh untaian kota - kota di Nusantara tersambung oleh berbagai rute Lion Air setiap hari. Sebagai perusahaan transportasi swasta nasional yang terbesar dan leading dalam industri penerbangan nasional, Lion Air telah membuktikan bahwa, Lion Air bukan hanya menawarkan harga yang terjangkau kepada penumpang, dengan membuat masyarakat dapat menikmati jasa angkutan udara dari sesuatu yang eksklusif dan mahal menjadi sangat terjangkau, namun juga memberikan suasana perjalanan udara yang aman, menyenangkan, dapat diandalkan dan nyaman.  Dan dengan motto “ We Make People Fly” Lion Air telah membuktikan komitmennya. Kini menyambut 12 tahun Lion Air, semoga Lion air dapat terus berkiprah dan memberikan konstribusi terbaik bagi industri penerbangan nasional. Selamat ulang tahun ke 12 bagi lion Air. Dra. Yasti Soepredjo Mokoagow Ketua komisi V DPR RI

Jangkauan yang luas Sistem anggaran di APBN dan APBD untuk Perjalanan Dinas saat ini hampir seluruhnya sudah menggunakan sistem harga tiket harga terbayar (at cost). Sehingga dengan keberadaan Lion Air yang selalu menawarkan tiket dengan harga murah tentunya harus dimanfaatkan sebagai peluang dan kesempatan menghemat pengeluaran keuangan terkait Perjalan Dinas yang menggunakan sistem transportasi udara. Selain itu, pengalaman kami bertugas di daerah sangat diuntungkan dengan banyaknya frekwensi terbang serta luasnya jangkauan daerah yang dituju oleh Lion Air. Kita berharap di era Reformasi Birokrasi, janganlah pikiran aparatur pemerintah justru dengan at cost lalu ingin menggunakan tiket yang mahal dengan pelayanan penuh. Walaupun susah tapi mindset ini harus diubah, mari kita gunakan anggaran perjalanan dinas yang menggunakan transportasi udara dengan seefisien dan seefektif mungkin. Dr. Andi Taufik, M.Si. Pegawai Negeri Sipil

LION AIR STORY I took my first flight with Lion Air in September 2003 from Jakarta to Makassar. Over the years since then I have flown many times and countless thousands of kilometres all over the country literally from Aceh to Papua. With Lion Air flying now to so many remote destinations of Indonesia, it not only provides a wonderful service bringing Indonesia closer together, but also allows Indonesians and nonIndonesians alike to see and experience the extraordinary people and cultures which this amazing country has to offer Campbell Bridge Lawyer, Sydney


INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

27


WISDOM IN THE AIR

Unconscious Incompetence OLEH: Jemy V. Confido

“The end of education is to see men made whole, both in competence and in conscience� John Dickey

D

imas, seorang mahasiswa, hidup bahagia. Ia mengendarai sepeda motornya untuk bepergian dari tempat kostnya ke kampus dan ketempat-tempat lainnya. Motor kepunyaan Dimas ini bukan motor paling mahal tetapi sudah cukup membuat Dimas nyaman. Ia bisa pergi dengan cepat dari satu tempat ke tempat lainnya. Memang sekali waktu ia kewalahan karena harus membawa banyak barang atau ia harus rela kehujanan karena tidak sempat berteduh ataupun mengenakan jas hujan ketika tiba-tiba hujan turun dengan lebat. Namun semua pengalaman tersebut Dimas nikmati sebagai bagian dari petualangannya dengan sepeda motor kesayangannya itu. Ketika Dimas lulus kuliah dan mulai bekerja, Dimas masih dengan

28

LIONMAG JUNI 2012

nyaman menggunakan motornya. Sampai suatu saat ia memperhatikan bahwa teman-temannya di kantor sudah menggunakan mobil. Awalnya Dimas berpikir bahwa menggunakan mobil tidak diperlukan karena selain harganya lebih mahal, mobil juga akan menguras gaji Dimas baik untuk biaya operasional maupun pemeliharaan. Namun ketika Dimas mulai memikirkan bahwa suatu saat ia akan menikah dan memiliki anak, Dimas mulai menyadari bahwa ia akan kesulitan membawa mereka semua di atas sepeda motornya. Namun, sebelum Dimas berpikir lebih jauh tentang memiliki mobil, Dimas baru tersadar bahwa ia belum bisa mengendarai mobil. Setelah menyadari bahwa ia belum bisa mengendarai mobil, maka Dimas pun mulai mencari kursus mengemudi.

Kurang lebih dua minggu Dimas diajari mengemudi oleh seorang pelatih dari lembaga keterampilan tersebut. Setelah sempat tersendatsendat, akhirnya Dimas mulai bisa mengemudikan mobil. Namun, untuk bisa mengemudikan mobil, Dimas harus tetap mengingat langkahlangkah dan petunjuk yang diajarkan oleh pelatihnya tersebut. Hal ini berlangsung beberapa lama sampai Dimas akhirnya bisa mengemudi dengan cukup lancar. Beberapa minggu kemudian, Dimas sudah benar-benar lancar mengemudi. Sekarang, ia malah bisa mengemudi sambil menerima telepon atau melakukan hal-hal lainnya. Dari ilustrasi di atas, kita bisa membagi tahapan Dimas belajar mengemudi menjadi empat tahap. Tahap pertama adalah ketika Dimas tidak sadar bahwa ia tidak bisa mengemudikan mobil. Tahap ini disebut unconscious incompetence atau tidak sadar apa yang tidak diketahui/dikuasai. Tahap ke-dua adalah tahap ketika Dimas sudah menyadari bahwa ia belum bisa mengemudikan mobil namun ia belum belajar mengemudikannya. Tahap ke-dua ini disebut conscious incompetence atau sadar apa yang tidak dikuasai. Tahap ketiga adalah tahap ketika Dimas sudah bisa mengemudikan mobil namun ia belum benar-benar bisa mengemudikannya dengan lancar. Pada tahap ini, Dimas masih harus mengingat-ngingat petunjuk pelatihnya agar ia bisa menghidupkan dan mengendarai mobil. Tahap ini disebut conscious competence atau dengan sadar menggunakan suatu kemampuan. Artinya, seseorang harus benar-benar dengan sadar untuk bisa melakukan sesuatu. Dimas misalnya. Ia harus benar-benar mengikuti petunjuk tahap demi tahap agar bisa mengemudikan mobil. Ia benar-benar mengingat setiap


INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

29


langkah mulai dari memasukan kunci, men-starter, menginjak kopling, memasukan persneleng, menginjak gas, melepas kopling dan mulai mengemudi. Tahap ke-empat adalah tahap dimana Dimas sudah benar-benar lancar mengemudikan mobil bahkan ia bisa mengemudi sambil melakukan hal-hal lainnya. Tahap ini disebut unconscious competence atau tidak sadar dalam menggunakan sesuatu kemampuan. Pada tahap ini, Dimas sudah tidak pernah mengingatngingat lagi urutan langkah-langkah dalam mengemudikan mobil. Dimas berjalan ke arah mobil dan duduk di kursi mobil sambil bercakap-cakap dengan temannya menggunakan handphone. Selanjutnya, Dimas tiba-tiba sudah meluncur di jalan raya. Seluruh tahap mulai dari memasukan kunci hingga melepas kopling terjadi dengan sangat cepat dan tanpa disadari pada tahap ini. Dari keempat tahap penguasaan keahlian atau kompetensi di atas, tahap yang paling menantang adalah saat seseorang beralih dari unconscious incompetence menjadi conscious incompetence. Ada dua alasan mengapa peralihan dari unconscious incompetence menjadi conscious incompetence bisa menjadi sangat menantang. Alasan pertama adalah karena seseorang merasa hidupnya sudah baik-baik saja. Ia tidak merasa perlu memiliki kompetensi atau keahlian tertentu. Kembali ke contoh Dimas di atas, saat Dimas kuliah, ia tidak merasa perlu bisa mengendarai mobil karena ia merasa seluruh kebutuhannya sudah terpenuhi dengan mengendarai sepeda motor. Anda bisa segera menyimpulkan bahwa ketiadaan kebutuhan terhadap suatu keahlian tertentu membuat seseorang tetap berada dalam tahap unconscious incompetence. Dalam kasus seperti Dimas ini, ketika seseorang

30

LIONMAG JUNI 2012

menyadari bahwa ia membutuhkan skill tertentu, maka ia pun segera menyadari bahwa dirinya berada dalam tahap unconscious incompetence. Alasan ke-dua yang lebih menantang lagi adalah bila seseorang berada di dalam tahap unconscious incompetence karena ia merasa bahwa ia sudah conscious competence. Perasaan merasa sudah menguasai suatu keahlian inilah yang kemudian membuat pikiran seseorang menjadi tertutup sehingga ia tidak menyadari bahwa sesungguhnya ia masih berada dalam tahap unconscious incompetence. Abraham Lincoln barangkali merupakan contoh yang menarik untuk kasus ini. Lahir dalam keluarga yang berkekurangan dan tumbuh dengan menempuh berbagai kesulitan hidup, Lincoln yang kemudian menjadi seorang pengacara, sangat ulung dalam mengungkapkan fakta-fakta untuk memojokkan lawannya. Keahlian ini sayangnya menjadi kurang pas ketika digunakan dalam karir politiknya karena selain membuat lawan-lawan politik Lincoln menjadi defensif, masyarakat pun menjadi tidak simpati terhadap Lincoln. Salah satunya adalah pidato Lincoln di Kongres Pusat tahun 1848 yang menyerang kebijakan pemerintah untuk melakukan Perang Mexico. Meskipun Lincoln memiliki argumen kuat berdasarkan undangundang, pidato tersebut membuat popularitasnya menurun khususnya di kalangan para pendukung partai Demokrat yang cukup dominan di State Illinois tempat asal Lincoln. Pengalaman tersebut membuat Lincoln akhirnya menyadari bahwa ada cara yang lebih cerdik dan elegan untuk membuat orang lain menerima pemikirannya. Dan untuk mencapai hal tersebut, Lincoln sadar bahwa ia harus menjadi

orang yang diterima oleh pihak lain baik masyarakat maupun lawan politiknya. Lincoln telah menyadari bahwa ia memiliki satu unconscious incompetence yang menjadi batu sandungan baginya untuk memenangkan pemilihan menuju kursi kepresidenan. Dengan latihan yang keras, Lincoln akhirnya berubah dari seorang yang sarkastik menjadi seorang yang empatik. Kesadaran Lincoln yang membuat ia bisa mengatasi unconscious incompetence yang dimilikinya menjadi conscious incompetence dan kemudian conscious competence sampai akhirnya menjadi unconscious competence telah memberikan kesempatan kepada Lincoln untuk dipilih menjadi calon presiden dari Partai Republik untuk maju dalam pemilihan tahun 1860 dan sekaligus memenangkan pemilihan tersebut pada tahun yang sama. Tidak berhenti sampai di situ, Lincoln juga dikenal sebagai salah satu presiden paling humanis yang pernah dimiliki Amerika Serikat sepanjang masa. Apakah Anda memiliki unconscious incompetence? Jika jawabannya adalah tidak, maka kemungkinan besar Anda sesunnguhnya memilikinya. Hanya saja, sesuai namanya, Anda biasanya belum menyadari bahwa Anda memiliki unconscious incompetence. Jika jawabannya adalah ya, maka Anda harus bersyukur karena Anda sudah pasti lolos dari kemungkinan yang ke-dua yaitu merasa sudah conscious competence. Namun sebelum Anda benar-benar yakin, ada baiknya mengeceknya dengan orang-orang yang bisa memberikan masukan secara terbuka dan jujur kepada Anda. Siapa tahu, gara-gara unconscious incompetence yang satu ini, Anda kalah dalam pemilihan dan tidak bisa menjadi presiden. (www.jemyconfido.com)


INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

31


32

LIONMAG JUNI 2012


INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

33


AUTOMOTIVE

SLK 55 AMG & Streetfighter 848

Rayuan Bagi Kolektor

34

LIONMAG JUNI 2012


Bila Anda penggemar sekaligus kolektor produk otomotif, Mercedes-Benz SLK 55 AMG dan Ducati Streetfighter 848 ini bisa menjadi pilihan. Teks : Karman Mustamin | Foto : DOK. Mercedes-Benz

INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

35


M

ercedes-Benz dan AMG, adalah dua nama yang sudah lama secara bersama membangun reputasi untuk memuaskan para car enthusiasts yang mengedepankan performa. Di pihak lain, Ducati menjadi perlambang teknologi terdepan produk sepeda motor berteknologi tinggi asal Italia. Kolaborasi antara MercedesBenz dengan Ducati, terutama di sektor marketing sejak tahun 2010 lalu yang disepakati di Los Angeles Motor Show, tentu saja menghasilkan godaan yang sulit ditepis. Apalagi, dengan memberikan sentuhan khusus seperti pada SLK 55 AMG ini dengan Ducati ‘Streetfighter’ 848. SLK 55 AMG yang dari sisi performanya tentu tak perlu diragukan, ditampilkan lebih eye catching dengan sapuan eksterior warna kuning khusus yang mencolok. Sebagai padanannya, beberapa bagian diberi aksen kontras warna hitam. Panel tengah pada pintu misalnya, dibalut kulit nappa berkelir hitam. Begitu pula sandaran tangan atau armrests, roll-over bars, dashboard, tongkat transmisi hingga lingkar kemudi. Daya pikat ekstra ini, tampaknya dipilih Mercedes-Benz untuk

36

LIONMAG JUNI 2012

melengkapi keunggulan SLK 55 AMG yang kini disebut-sebut sebagai most powerful SLK sepanjang masa. Sumber tenaga mobil dengan dua tempat duduk ini, berasal dari mesin V8 AMG 5.5 liter. Mesin bongsor ini, mampu memproduksi tenaga hingga 422 hp dengan torsi maksimum 540 Nm. Seperti trend sedan high performance lainnya, SLK 55 AMG juga dirancang tidak terlalu boros mengkonsumsi bahan bakar. Untuk melaju sejauh 100 km, hanya butuh 8.4 liter bahan bakar dengan emisi gas buang lebih rendah 30 persen dari generasi sebelumnya. Sumber tenaga yang impresif ini, mengantarkan SLK 55 AMG mampu mencapai kecepatan 100 km/jam dari keadaan diam, hanya dalam waktu 4.6 detik. Walaupun untuk kecepatan tertingginya, mobil ini tak bisa digeber lebih dari 250 km/jam. Tapi, jangan terburu memandang sebelah mata pada kemampuan lajunya ini. Pasalnya, MercedesBenz memang memasang perangkat pembatas kecepatan yang bekerja secara elektronis. Sementara itu, Ducati Streetfighter 848 bukanlah jenis sepeda motor yang diperuntukkan bagi penunggang yang ingin bersantai. Sosok 848 yang senantiasa menggoda, oleh Ducati dikombinasikan dengan teknologi

inovatif. Sumber tenaga berupa mesin Testastretta 11°yang menghasilkan tenaga maksimum 132 hp dengan torsi 93.5 Nm dipadu control traksi (DTC) yang diracik khusus. Tujuannya, untuk memudahkan penunggangnya mengatur aliran tenaga mesin agar diperoleh performa dan stabilitas optimal. Dari kombinasi dan paduan seperti itu, pihak Ducati menjamin Sreetfighter akan memberikan sensasi yang setara di berbagai kondisi. Baik saat digeber di lintasan sirkuit, maupun ketika melaju di jalan umum. Sapuan warna kuning yang dipadu frame berkelir Racing Black, tentu saja untuk menegaskan bila Streetfighter 848 satu ini memiliki perbedaan khas. Pasalnya, 848 secara tradisi sebenarnya lebih sering tampil dengan dominasi warna merah. Artinya, melalui produk ini, Ducati berhasil menunjukkan kemampuan menyatukan state-of-the-art teknologi dengan gaya dan desain kontemporer. Anda tertarik menjadikan keduanya sebagai penghuni garasi? Cukup sediakan dana 72.590 Euro (sekitar Rp 860 juta) untuk memboyong SLK 55 AMG. Namun sayangnya, tak disebutkan berapa harga Ducati Streetfighter 848.


The name says it all‌ CPF1 window film series adalah karya seni automotive di segment kaca film pada saat ini, dan ini adalah kaca film dengan segala perlindungan yang terbaik. Kaca film CPF1 mempunyai teknologi menolak panas secara maksimum, menghalangi sinar UV sampai dengan 99%, membuat anda nyaman, melindungi interior mobil anda serta memberikan perlindungan dari efek sinar matahari.

Kunjungi Dealer CPF1 terdekat di kota Anda Bandung Fenyen Motor 022-521 1561 / 022-523 0228 Cirebon D’Boy 0231-911 3838 Makassar Audio Style 0411-575 0899 / 0411-363 1920 Manado KK Motor 0431-334 5285

Lampung R&B Variasi 0721-483 838 Jakarta Serimpi Motor Kemayoran 021-654 3828 / 021-658 68513

Medan Merlin Jaya Service 061-821 4385 / 061-821 6410

Surabaya Masagung Auto Film 031-545 5940

Palembang Dolphin Car Acc 0711-790 3898 / 0711-361 053

Yogyakarta Star Variasi 0274-623 414

Serimpi BSD 021-538 2377 / 021-954 69776

Pontianak ERA Motor 0561-739 384 / 0561-737 819

Varia Baru 021-565 6677

Semarang UD. Iman Sejati 024-844 5689 / 024-331 60971

Kupang Ferari Variasi 0380-822 4491

Batam Jaya Ban 0778-430 483 Pekanbaru Ideal Variasi 0761-848 111

Tidak sama dengan produk competitor. Kaca film CPF1 tidak menggangu sinyal GPS, keyless entry mobil, deteksi radar, hand phone dan teknologi sinyal radio lainnya. Pastikan mobil anda menggunakan kaca film CPF1, produksi CPFilms Inc. Martinsville VA, USA.

kaca film merk lain

CPF1 Window Film

PT. Jaya Kreasi Indonesia Komplek Techno 8 (T8) Kav. 50-52, Alam Sutera, Serpong - Tanggerang 15325 t : 021 290 47373, f : 021 2904 7242

@CPF1WindowFilm

INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

37


TRAVELING

CHINA

“Impression Sanji Liu”

600 Penari di Sungai Li Inilah gelaran berjadwal yang telah dipersiapkan selama lima tahun sebelum pertunjukan perdananya. Inspirasinya dari alam. TEKS & FOTO: MAKHFUDZ SAPPE

38

LIONMAG JUNI 2012


A

nda mungkin sudah biasa menonton konser-konser indoor maupun outdoor atau pertunjukan kolosal semacam pembukaan even akbar dunia seperti pembukaan Piala Dunia, Olimpiade atau pertunjukan musikal. Pertanyaannya, mau coba yang berbeda? Datanglah ke Yangshuo, Guilin, Provinsi Guangxi, China. Adalah pertunjukan “Impression Sanji Liu” yang menggunakan sungai Li sebagai panggungnya dengan 12 gunung karst sebagai backdrop. Ini adalah landscape theatre terbesar di dunia. Bukitbukit, cahaya bulan yang memberikan refleksi di sungai, hembusan angin dan gemercik air sungai mencuatkan warna lain pada pertunjukan ini. Setiap hari, cuaca yang berbeda atau musim yang berganti memberikan suasana yang berbeda pula setiap kali Anda menontonnya. Para penonton sendiri duduk dikelilingi pepohonan dan tebing-tebing karst. Ini adalah auditorium alam yang memadu suara, angin dan suasana malam menjadi kesatuan dalam satu pertunjukan. Sungai Li sendiri menjadi popular setelah menjadi lokasi produksi film Liu Sanji pada tahun 1961. Sanji Liu adalah seorang perempuan petani dari legenda

etnik Zhuang yang terkenal akan kecantikannya dan bersuara sangat merdu. Dia menentang penindasan oleh tuan tanah dengan menyanyi, kemudian karena alasan keamanan dirinya maka ia melarikan diri hingga ke daerah sekitar Sungai Li. Pertunjukan “Impression Sanji Liu” bukan cerita kehidupan pribadi Sanji Liu, melainkan drama musikal tentang kehidupan sehari-hari masyarakat sekitar Sungai Li. Pertunjukan selama 60 menit ini melibatkan 600 penari yang semuanya berasal dari daerah setempat, kebanyakan berlatar belakang etnik Zhuang and Yao. Pertunjukan ini terbagi menjadi tujuh bagian, dibuka dengan lagu dan sosok Sanji terlihat samarsamar, kemudian perlahan dua belas bukit muncul dan kapal-kapal nelayan mendekat dari arah bukit. Inilah “Legenda Bukit dan Sungai “ yang jadi pendahuluan. Selanjutnya, Red Impression : Lagu rakyat, puluhan nelayan dengan rakit bambu mendayung sambil mengangkat sutra merah. Bagian kedua; Green Impression: Taman, lampu berwarna hijau menyinari pepohonan dan sungai. Warna hijau melambangkan alam serta vitalitas. Pada bagian ini terlihat pengembala dengan ternaknya dan para wanita mencuci di sungai. Intinya menceritakan kehidupan masyarakat yang bahagia dan sejahtera.

INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

39


Selanjutnya, bagian ketiga, yakni Gold Impression: Lampu Nelayan, tampak ratusan rakit kecil dengan lampu pancing tersebar di atas sungai, rakit bergoyang perlahan bak tarian emas di atas air. Lalu ada jubah bertopi jerami melambangkan kesederhanaan orang sekitar sungai Li. Bagian keempat adalah Blue Impression: Lagu Cinta, di bawah langit biru dan air yang berwarna biru pekat, di sini pemeran Sanji menyanyikan lagu-lagu cinta, kemudian bulan sabit bergerak perlahan dengan peri yang menari menawan, termasuk sekelompok gadis cantik berbaju merah dan putih mandi di sekitar perahu. Dan bagian terakhir adalah Silvery Impression : Perayaan, di mana lebih dari 200 gadis Zuang berbaris melintasi jembatan Sungai Li dengan baju perak berkilauan memberikan refleksi misty ke atas air.

40

LIONMAG JUNI 2012

Pada epilog, Rakit dan Nelayan perlahan menjauh dari penonton sementara lagu-lagu indah Sanji masih terdengar di antara bukit bukit dan para penari menghampiri penonton untuk berterimakasih. Inspirasi dari pertunjukan ini adalah alam “Kami hanya mengerjakan setengahnya. Setengahnya lagi sudah disiapkan oleh alam,� jelas Zang Yimau, sang sutradara, yang juga menjadi sutradara acara pembukaan Olimpiade Beijing 2008. Gelaran Sanji Liu sendiri telah dipersiapkan selama lima tahun, dan pertunjukan perdananya pada Maret 2004. Jika berada di Yangshuo, pertunjukan ini sayang Anda lewatkan. Buatlah reservasi karena biasanya 2500 kursi habis terjual. Kalau Anda mau memotret sebaiknya duduk di bagian atas supaya seluruh stage yang panjangnya dua kilometer bisa terlihat.


INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

41


AVIATIONHUT SPECIAL FILE JAKARTA HANGAR 7

Buaya Ini Enak Dimakan

Membesarkannya tak butuh waktu lama, dan ketika sudah dipanggang, aroma dan rasanya enak sekali. Teks & Foto: Teguh Sudarisman & Made Wahyuni

“Sudah ketemu tokonya, nanti siang kita boleh berkunjung.” SMS dari teman saya pagi itu memastikan bahwa kami boleh melakukan liputan siang ini. Saya sudah tak sabar juga, mengingat lokasi tokonya ternyata di depan Pasar Kebayoran Lama. Saya pernah tinggal selama 3 tahun di Permata Hijau, tak jauh dari pasar itu, namun tidak ngeh kalau ada sesuatu yang unik di situ. Saat saya dan Uni, teman saya, tiba di ruang depan toko, beberapa pria tengah sibuk membungkusi sesuatu dengan plastik. Suara mesin pemotong terasa mengusik telinga. Saya permisi melewati bapak-bapak itu, masuk ke ruang tengah. Di sini lebih sibuk lagi. Seorang pemuda tengah sibuk membuat adonan, seorang lagi tengah menggunting-gunting bagian kuku seekor buaya putih besar, sementara tiga buaya besar lainnya berjejer kalem di bawah kakinya. Seorang pria muncul dari belakang dengan wajah berkilat-kilat karena keringat, menyangga sebuah baki besar berisi buaya yang sudah matang kecoklatan dan membawanya ke ruang depan. Kesibukan ini merupakan pemandangan biasa di toko Terang Jaya Bakery, di depan Ramayana Pasar Kebayoran Lama, Jakarta

42

LIONMAG JUNI 2012

Selatan. Terlebih menjelang bulan haji, yang dikenal sebagai ‘musim kawin’. Ya, yang sedang mereka kerjakan adalah membuat roti buaya, penganan khas yang harus ada di setiap pernikahan etnis Betawi. Toko milik Pak Atmaja ini adalah salah satu dari beberapa toko roti yang masih membuatnya. Dari luar, toko yang sudah berdiri sejak 1978 ini tampak seperti toko roti biasa. Etalase berisi roti memenuhi hampir separuh ruangan. Yang membedakannya adalah deretan roti-roti buaya yang sudah dibungkus rapi layaknya kado, berhias pita pink dan diselimuti plastik, lengkap dengan nota nama pemesannya. Ruang tengah merupakan tempat kerja, dengan meja aluminium besar sebagai pusat pembuatan roti, lengkap dengan karung-karung tepung terigu merk Cakra, ragi, dan alat penggiling adonan. Dan bagian belakang adalah ruang pemanggang, dengan Pak Didi menjadi pengendali dua buah oven kuno setinggi 1,75 meter. Proses pembuatan roti buaya sebenarnya hampir sama dengan roti biasa. Untuk membuat satu buah roti buaya diperlukan adonan 2 kilogram tepung, ditambah gula, ragi, garam dan kalsium. Setelah semuanya diaduk di dalam alat khusus, adonan kemudian dipres sebanyak 30-40 kali. Nah, bedanya dengan roti biasa adalah di proses pembentukannya. Butuh keahlian tersendiri untuk membuat bentuk buaya dari adonan tepung. Pertama dibuat kakinya dulu, baru badan dan ekornya. Untuk adonan badan ditambahkan isi sesuai pesanan, bisa cokelat, selai stroberi, ataupun keju. Setelah selesai dibentuk, memang tidak terlihat seperti bentuk buaya karena masih kecil, dan butuh didiamkan dulu sekitar 2 jam agar adonan mengembang sempurna. Setelah buaya menjadi ‘dewasa’, sekarang saatnya membuat kuku dan duri-duri di badan dan ekornya. Sebelumnya, buaya diberi hiasan garis-garis berwarna merah dari adonan yang sama, agar terlihat lebih menarik. Membuat kuku dan durinya gampang


sekali. Hanya dibutuhkan sebuah gunting. Ujung-ujung tangan dan kaki buaya serta di atas badan dan ekornya ‘dicubiti’ dengan gunting sehingga ada bagian yang mengerucut dan menyerupai kuku dan duri. Nah, buaya tinggal didiamkan lagi sekitar setengah jam untuk kemudian dipanggang. Di ruang belakang terdapat dua oven besar made in Thailand buatan tahun 1975 untuk memanggang roti buaya dan juga roti-roti lain. Satu lemari oven cukup untuk memanggang 2 buah roti buaya berukuran sedang. Untuk roti buaya yang berukuran jumbo, proses pemanggangan badan dan ekornya dipisah karena terlalu besar untuk ukuran oven. Setelah 30 menit dipanggang, akhirnya si buaya... eh, roti buaya, sudah jadi. Sekarang saatnya buaya itu dihias. Petugasnya sudah siap di ruang depan. Roti buaya diletakkan di papan tripleks yang sudah dilapisi kertas kado bermotif cerah ceria. Buaya dihiasi pita, lalu dibungkus dengan plastik transparan bermotif cantik. Khusus untuk roti buaya berukuran jumbo, pada proses ini juga dilakukan penggabungan antara badan dan ekor buaya. Cara penggabungannya sederhana saja, hanya menggunakan selotip bening sehingga tidak terlihat batas potongannya. Yang unik, roti buaya yang dipesan selalu sepasang, jantan dan betina. Membedakannya, tentu saja bukan memperhatikan jenis kelaminnya. Tapi pada roti buaya betina pasti ada satu roti buaya kecil di sampingnya, sebagai ‘anaknya’. Sepasang roti buaya berukuran satu meter dijual Rp 160.000, sedangkan yang berukuran 1,5 meter dijual Rp 225.000. Biasanya di bulan haji, Terang Jaya Bakery bisa menjual hingga 30 pasang roti buaya. Pemesan tidak hanya dari Jakarta, tapi juga dari Cianjur hingga Kalimantan. Memang, di pernikahan adat Betawi, roti buaya menempati posisi penting. Roti buaya yang dibawa oleh pihak calon mempelai pria ini melambangkan kesetiaan. Konon katanya, buaya itu menikah, eh... setia dengan satu pasangan saja seumur hidupnya. Puas melihat proses pembuatan roti buaya, tidak lengkap kalau tidak mencoba makan roti buayanya. Karena pasti tidak mungkin makan roti buaya versi besar sendirian, saya memilih roti buaya versi mini dengan rasa cokelat, yang baru diangkat dari oven. Hmm... rotinya empuk sekali, sangat pas jika dimakan dengan ditemani kopi atau teh. Selain roti buaya versi mini, ada juga roti berbentuk kura-kura. Kedua roti ini dijual seharga Rp 2.500 saja. Lalu ada roti-roti tawar, yang harganya Rp 6.000 dan Rp 12.000, tergantung ukuran. Satu kotak oleh-oleh roti buaya mini dan pengetahuan tentang pembuatan roti buaya pun menutup perjalanan saya yang menyenangkan di hari Sabtu itu.

INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

43


DESTINATION SPECIAL HUT JAKARTA MADURA

Marvellous Menteng

Jakarta’s Historical Oasis TEXT & PHOTOS: CAMPBELL BRIDGE

E

arly in the morning I find myself walking around a park on the the edge of picturesque suburban lake. People jog around me for their morning exercise, cyclists leave their bikes next to the lake while they do some fishing or just have had a rest. Looking past the fountain across the water and the lily pads, mansions adjoining the park and large trees filling the park and lining the road complete an almost idyllic suburban scene. The most surprising thing perhaps is that I am there just before office hours on a weekday, with the skyscrapers CBD visible in the distance and the roar of ever present Jakarta traffic just audible. Taman Situlembang in Menteng is truly tranquil yet it is in the heart of Jakarta.

44

LIONMAG JUNI 2012

While it is today perhaps Jakarta’s most picturesque historical residential districts, Menteng is a fascinating mix of modern culture and sophistication with delightful tree-lined streets complete with many historical mansions going back to the Dutch colonial era. The street layout and the many surviving houses clearly show that Menteng was designed originally in the 1910s to become a residential area for Dutch people and high officials. Many of the common perceptions and realities of life here – such as it impossible to pleasantly walk anywhere in Jakarta - are simply not true in Menteng. Walking the streets here is endlessly rewarding. By Jakarta standards, the traffic noise and volumes somewhat surprisingly do not pose an immediate threat to the pleasure of wandering on foot as one would any European city.

While Menteng offers much to do and see, you will get the most out of it if you approach it with a clear recognition of its almost European ambulance. The houses themselves are worthy of recognition not only for their architecture but also for their present and past residents - President Suharto lived here for many years and today a large number of Indonesia’s elite and many members of Jakarta’s extensive diplomatic community live here today. A stroll down Jl Besuki in the heart of Menteng will take you to Besuki State Elementary School - the former school of Jakarta’s most famous exstudent. As the inscription on the statue of the 10-year-old boy just inside the gate of the school says “A young boy named Barry played with his mother, Ann in the Menteng area. He grew up to be the 44th president of the United States and Nobel Peace Prize winner Barack Obama”.


INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

45


On the weekends, Menteng maintains its wonderful blend of European and Indonesian lifestyle. Another of its beautiful parks is Taman Supropati. While during the week it is beautiful but fairly quiet horseshoe shaped park full of large trees and green grass providing respite from the chaos of Jakarta, on weekends and Sunday in particular it becomes a very special place. Young classical musicians gather here to practice their violins and other classical instruments under the watchful eyes of teachers as they play individually and then form themselves into small orchestras. Many Indonesians come here to picnic on the grass among the preserved early 20th century houses of the Governor of Jakarta and numerous ambassadors. Modern statues blend in with the

46

LIONMAG JUNI 2012

tall tropical trees of the park while in the background many vendors sell the usual assortment of tahu, gado gado, and sate to the accompaniment of street musicians. The blending of history and superb food is a real feature of Menteng. One of Jakarta’s finest colonial buildings is the old Dutch Immigration Office. With its superb white exterior, arched entrances, balconies and windows, it is impressive enough from the outside. Inside it has been turned into a superb bar and restaurant known as Bistro Boulevard (www.bistroboulevard.com). The architecture and restoration alone makes it worth a visit and the food is just great. Other Jakarta institutions famous for food in Menteng include Natrabu (Padang food), Bakoel Koffie (having its origins in 1878 selling

delicious rich coffee from Bandung), and the famous living museum-like restaurant Lara Djonggrang. What story about a trip to Jakarta would be complete without mentioning shopping. Among many exquisite boutiques and other expensive quality shops of Menteng lies Jalan Surabaya. This street of only a couple of blocks is lined with dozens of shops on one side which contain every imaginable “antique� and Indonesian artefact from very old to very new. Here you should bargain hard for an extraordinary array of merchandise from brass ship chandlery to vast numbers of wayang golek (wooden puppets) representing everybody from the characters of the Ramayana to Barack Obama. Souvenirs and artefacts from the far-flung provinces and islands of Indonesia like Flores, Sumba and Dayak weapons including swords and blowguns are sold here. There are photographers, old records and gramophones, and you can even watch craftsmen sitting outside their shops making objects in wood and silver. When the bargaining and the heat of the afternoon sun becomes too much, seek refuge with a coffee and a delicious sandwich in the Cali Deli just across on the other side of Jalan Surabaya. Many of us living or working in Jakarta find that our lives there involve only living in only three different worlds - an office, our home or hotel, and shopping malls - not to mention the time spent travelling between them and the traffic. Menteng provides a completely different experience to what is regarded as normal in Jakarta. With this wonderful food, culture, history and relaxing ambience, any time just wandering in Menteng fascinating and so enjoyable in many ways.


INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

47


DESTINATION

SEMARANG

Semarang

Night Carnival 2012 Teks & Foto: Paul I.Zacharia

48

LIONMAG JUNI 2012


INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

49


Rupanya wabah karnaval sedang merebak di Indonesia. Dengan dipopulerkannya oleh Jember Fashion Carnaval 11 tahun yang lalu, hampir semua kota sekarang ikutan berkirab ria dengan tajuk masingmasing. Untuk kali kedua Semarang mengadakan kirab akbar mereka dalam rangka HUT kota yang ke 465. 50

LIONMAG JUNI 2012

T

ak kurang dari 1500 peserta dari berbagai instansi, lembaga pendidikan, kecamatan, komunitas masyarakat dan pribadi meramaikan jalan protokol kota dengan kostum yang meriah dan maksimalis. Tentu tak lepas juga dandanan wajah yang ingin kreatif dan unik. Tercatat ada belasan kelompok peserta antara lain: Rebana Kayun Mubakin, Kelompok Denok Kenang, Komunitas Parkour, Komunitas Capoeira, Komunitas Pencak Silat, Komunitas Breakdance, Konser Tek-Tek Taruna Akademi Kepolisian, bahkan Indonesia Chef

Association dengan asesori berbagai panci, sutil dan wajan mereka. Peserta terbesar tentunya adalah lima kelompok besar remaja dan pemuda bertemakan bunga yang personilnya mendominasi suasana dengan kelopak bunga dan kostum yang berwarna-warni ceria. Sejak 15.00 jalanan utama Semarang mulai dipadati massa yang mencari posisi menonton di sepanjang trotoar rute yang dilewati. Kirab resmi mulai sekitar 18.45 diawali dengan sambutan oleh Wawali Kota Semarang Bpk.Hendrar Prihadi, M.Si. yang dilanjutkan dengan pemukulan bedug dan tembakan confetti. Karnaval akbar ini mengambil rute dari depan Balai Kota Semarang - Jalan Pemuda-Tugu Muda--Jalan Pandanaran dan berakhir di Lapangan Simpang Lima. Walau bertema “Ungkapkan Dengan Bunga”, karnaval ini diawali defile Rebana Kayun Mubakin yang tampil rancak dan dinamis. Kemudian defile demi defile berlalu dengan lancar. Bahkan agak terlalu cepat. Terbukti pada pukul 19.30 seluruh defile sudah habis melewati garis start, atau seluruh karnaval habis lewat dalam empat puluh menit saja! Yang menjadi bintang dari semua defile adalah Konser Tek-Tek dari Akademi Kepolisian yang tampil dengan sangat dinamis dan atraktif. Dalam kostum akademis resmi dan berbekal alat musik sejenis angklung yang dipegang mendatar, mereka sungguh profesional dalam melantunkan musik sambil berkoreografi. Selain itu senyum cerah semua personil seakan melampiaskan sukacitanya dengan melepas gengsi resmi mereka. Sungguh suatu sajian yang menyegarkan dan layak dicontoh semua kota lain! (atas) Rebana Kayun Mubakin secara rancak mengawali kirab (bawah)Model defile bunga yang beragam, tapi jarang yang tersenyum


INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

51


Di beberapa titik yang telah ditentukan,  peserta karnaval menyuguhkan atraksi  yang mampu memikat atensi penonton yang penuh sesak memadati seluruh rute karnaval. Dari sekian banyak defile yang disuguhkan sayangnya tidak terlihat adanya presentasi dari Warak Ngendog yang dianggap ikon kota Semarang. Yang ada hanya satu sosok warak kecil di salah satu sudut defile kesenian gamelan. Yang namanya kondisi cuaca alam memang tidak bisa dilawan. Sayang sekali menjelang tengahtengah perjalanan turun hujan lebat sekali yang membuyarkan seluruh peserta karnaval dan penontonnya.  Sebenarnya melaksanakan even kirab akbar

seperti ini pada malam hari yang pekat memang banyak terkendala. Selain kondisi cuaca, juga kondisi penerangan sepanjang rute akan menjadi masalah, karena semua warna-warni akan terbenam lampu merkuri yang jingga monokrom. Kalau kita perhatikan, kotakota pelaksana karnaval di dunia semua memilih melaksanakannya pada siang hari, kecuali bila malam hari mereka sanggup menyediakan penerangan memadai untuk menerangi pesertanya. Sebagai cermin, festival CHINGAY di Singapura yang sudah berkelas internasional dan berbayar tiket mahalpun masih belum mampu menerangi sirkuit yang dilaluinya secara merata. Mungkin hanya yang

(searah jarum jam) Tek Tek Akademi Kepolisian yang atraktif dan menyegarkan | Keluarga minta foto bersama di setiap kesempatan | Senyum ceria di tengah kelelahan menambah gairah kepada pengunjung dan fotografer

52

LIONMAG JUNI 2012

sudah sekelas Mardi Gras di Rio de Janeiro, Brazil - yang sudah mampu menerangi rute karnaval menjadi bak siang hari. Mungkin perlu dipikirkan untuk melaksanakan karnaval pada sore hari.  Kalau kendala cuaca panas yang menjadi alasannya, karnaval seyogyanya dimulai pukul 17.00, karena terik matahari yang dikuatirkan menjadi kendala pelaksanaan siang hari sudah jauh menyurut. Selain itu justru keindahan langit yang mulai temaram, atau disebut blue hour, akan menjadi latar yang cantik untuk seluruh defile yang masih tampak marak dengan sisa surya senja. Namun terlepas dari semua itu, Pemkot Semarang sudah berhasil melaksanakan karnaval yang mampu melibatkan dan menghibur masyarakat kota Semarang, termasuk penontonnya yang datang dari berbagai daerah.


INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

53


DESTINATION

SEMARANG

FOTO: MAKHFUDZ SAPPE

Mencicipi Pesona Semarang

D

i udara yang cerah, pagi itu pesawat Lion Air mendarat dengan mulus di Bandara Ahmad Yani Semarang. Secerah mentari pagi begitu pula wajah-wajah sumringah turut menghiasi hiruk-pikuk Bandara yang kian padat. “Selamat pagi pak, mau di antar kemana?”, tanya supir taksi taksi dengan ramah khas Semarangan. “Tolong antar saya ke Hotel Ciputra di Simpang Lima pak!” jawabku seraya tersenyum. Sepanjang jalan dari Bandara menuju kawasan Simpang Lima meski sudah banyak berubah namun tetap ada beberapa bagian yang tak asing seolah membuka kenangan lama. Ya, semasa kecil saya pernah tinggal di perumahan dekat bandara ini. Wah,

54

LIONMAG JUNI 2012

liburan kali ini bakal seru! Selain membuka kenangan lama, sudah tentu mencicipi pesona kota yang terkenal dengan cemilan loenpia ini. Apa sih yang menarik di kota ini? Ok, saat berlibur di kota ini kita bisa mengunjungi beberapa tempat yang menarik dan layak dijadikan destinasi wisata favorit. Tanpa membuang waktu ayo kita cicipi beberapa sisi Semarang yang mempesona.

Lawang Sewu

Destinasi satu ini tak boleh dilewatkan saat kita berada di Semarang. Lawang Sewu, sebuah bangunan kuno dibangun pada tahun 1904 ini sarat dengan sejarah. Gedung yang berhadapan dengan Tugu Muda ini dulunya merupakan

Teks & Foto: Ristiyono

kantor Nederlands-Indische Spoorweg Maatschappij (NIS). Tidak salah jika pemerintah kota Semarang memasukkan bangunan ini menjadi salah satu bangunan bersejarah yang dilindungi. Mengingat pada masa perjuangan gedung ini menjadi lokasi peristiwa Pertempuran lima hari di Semarang pada tahun 1945 antara Angkatan Muda Kereta Api (AMKA) melawan Jepang. Selain arsitektur bangunan kuno yang indah dengan lorong-lorong tinggi serta pintu dan jendela besar, ada satu yang menarik yaitu kaca patri yang begitu indah. Selain itu yang menjadi favorit para pengunjung di Lawang Sewu adalah menyusuri misteri penjara bawah tanah yang tentu saja cukup menegangkan.


INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

55


menjadi sangat megah ini merupakan bekas tempat persinggahan dan pendaratan pertama seorang Laksamana Tiongkok yang bernama Zheng He (Cheng Ho). Patung Laksamana Zheng He berukuran besar berdiri gagah di pelataran komplek klenteng yang terletak di daerah Simongan ini seolah siap menerima setiap orang yang berkunjung.

Masjid Agung Jawa Tengah

Gereja Blenduk - Kota Lama

Perjalanan berikutnya kita ke kawasan kota lama, menikmati keindahan gedung-gedung tua dengan arsitektur khas Eropa tahun 1700-an. Kota Lama juga sering disebut Outstadt atau Little Netherland. Menyusuri kawasan ini lebih enak pagi hari dengan berjalan kaki atau naik sepeda. Salah satu gedung yang terkenal adalah Gereja Blenduk. Bangunan dengan bentuk heksagonal dan memiliki kubah besar diatasnya ini dibangun pada 1753.

Pagoda Avalokitesvara

Semarang juga dikenal sebagai destinasi wisata religi, salah satunya adalah Pagoda Avalokitesvara yang

56

LIONMAG JUNI 2012

berada tepat di depan Makodam IV Diponegoro. Pagoda ini merupakan salah satu bagian dari komplek Vihara Buddhagaya. Pagoda yang bernuansa oriental ini merupakan bangunan suci sebagai perwujudan Metta Karuna (Cinta kasih) para Buddha di alam semesta ini. Komplek yang begitu asri menyambut setiap tamu dengan pohon Bodhi yang rindang.

Klenteng Sam Poo Kong

Dari Pagoda Avalokitesvara perjalanan kita lanjutkan ke sebuah klenteng yang sudah begitu kesohor, yaitu Klenteng Gedung Batu Sam Poo Kong. Sebagai tempat ibadah dan ziarah, klenteng yang sudah dipugar

Inilah masjid kebanggaan warga Jawa Tengah yang wajib dikunjungi saat berada di Semarang. Masjid ini bergaya arsitektur campuran Jawa, Islam dan Romawi. Ya, saat masuk komplek masjid agung langsung terlihat bangunan 25 pilar dipelataran masjid bergaya koloseum Athena di Romawi berhiaskan kaligrafi yang indah. Sementara bangunan utama masjid beratap limas dan bagian atasnya dilengkapi kubah yang besar. Empat menara setinggi 62 meter ditiap penjuru atapnya. Daya tarik lainnya selain 6 payung raksasa otomatis yang dibuka setiap shalat Jumat adalah Al Husna Tower setinggi 99 meter dimana pada lantai 18 terdapat kafe Muslim yang dapat berputar 360 derajad.


INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

57


SPECIAL

58

LION BIZJET

LIONMAG JUNI 2012


LION BIZJET Siap Terbang Dalam 3 Jam Lion Air mengopErasikan Lion Bizjet, carter pesawat jet dengan layanan prima selama 24 jam. Pesawat siap berangkat 3 jam setelah pemesanan. foto: Hawker Beechcraft Media Center

INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

59


60

LIONMAG JUNI 2012


A

pa yang terjadi ketika seorang CEO di Jakarta mendadak mesti meninjau tambangnya di Kalimantan atau Papua? Tidak mungkin menunggu jadwal pesawat komersial. Apalagi pulangnya belum pasti jadwalnya. Nah, kini, bagi pengguna jasa transportasi udara, baik untuk keperluan bisnis atau plesiran umpamanya terbuka banyak alternatif, bukan hanya penerbangan komersial regular –baik yang premium full service atau low cost. Karena kini ada yang namanya Lion Bizjet. Layanan maskapai ini menawarkan jasa carter flight untuk individu maupun perusahaan –baik di sektor privat maupun pemerintahan. Lion Bizjet menjamin klien mereka akan sebuah pengalaman kelas dunia yang luar biasa. Senada dengan perusahaan induknya, Lion Air, maskapai penerbangan terbesar di Indonesia, tim yang berpengalaman di Lion Bizjet akan melayani kliennya dengan luar biasa. Dengan dukungan 13.000 staf niaga, teknik dan operasional, Lion Air Group telah mengembangkan kota tujuan mereka menjadi 78 kota di Indonesia. Itu mencakup 4.100 penerbangan setiap minggunya. Dengan dukungan itu, Lion Bizjet menjamin kliennya akan menerima nilai jasa yang sangat layak, plus kenyamanan prima. Ya, bagaimana tidak, infastruktur dan sumber daya Lion Air yang luar biasa tentunya memberi manfaat sangat besar bagi bisnis dan operasional Lion Bizjet. Dan satu yang perlu dicatat, dengan biaya yang sangat kompetitif. Bersaing.

INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

61


Lion Bizjet sendiri saat ini menggunakan pesawat jet Hawker Beechraft 900XP. Ke depannya kita bisa menggunakan sampai 10 pesawat. Tahun ini 2 pesawat, tahun depan 4 pesawat.

62

LIONMAG JUNI 2012


INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

63


Dengan demikian bisa dipahami kenapa Lion Air masuk ke bisnis ini. Rusdi Kirana, Presiden Direktur Lion Air membeberkan jawabannya. “Karena kita lihat begini, pertama, kita masuk ke bisnis jet pribadi ini dengan pertimbangan yang matang. Kita punya perwakilan di 72 atau lebih kota. Selain itu, dari segi operasional dan perawatan kita sudah tidak masalah, infrastruktur kita sudah bagus. Berbarengan dengan itu adalah mapannya jalur distribusi kita,” papar Rusdi. Berkaitan dengan soal pasar Rusdi mengatakan, “Kalau dilihat dari sisi pasar juga berkembang, karena perekonomian Indonesia berkembang. Sementara kalau dilihat dari jenis usahanya, sekarang banyak pengusaha yang berusaha menghemat waktu dan mencari kenyamanan dalam bepergian. Nah, tujuannya, kita mau bisnis jet ini kita kembangkan

64

LIONMAG JUNI 2012

sehingga menjadi bisnis jet yang harganya bisa bersaing. Kita kan sudah punya infrastruktur, sehingga harganya bisa kita minimumkan.” Lion Bizjet sendiri saat ini menggunakan pesawat jet Hawker Beechraft 900XP dan terbuka kemungkinan jenis pesawat jet pribadi lainnya. Sementara dilihat dari jangkauan operasionalnya, Lion Bizjet saat ini dirancang menyediakan jasanya di Indonesia dan kawasan Asia lainnya dengan tetap mempertimbangkan koneksitas poin-to-point untuk memenuhi kebutuhan klien. “Kita kan sudah punya infrastruktur. Kita masuk ke bisnis ini karena sudah mengerti bisnis ini. Ini hanya diversifikasi. Ke depannya kita bisa menggunakan sampai 10 pesawat. Tahun ini 2 pesawat, tahun depan 4 pesawat lagi dan seterusnya,” tambah Rusdi.

Dengan basis di bandara Halim Perdana Kusumah, Jakarta, Lion Bizjet memang menyiapkan layanan yang bisa menerbangkan klien dengan segera, dengan tetap nyaman dan memuaskan. Layanan ini tersedia 24 jam dalam sehari, 7 hari dalam seminggu dan siap takeoff dalam 3 jam sejak pemesanan. teks: gener wakulu


INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

65


66

LIONMAG JUNI 2012


INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

67


SPECIAL

BUDGET HOTEL

BUDGET HOTEL

Murah Tidak Berarti Murahan!

68

LIONMAG JUNI 2012


D

ikenal dengan sebutan Budget hotel atau cheap hotel, membuat setiap hotel yang masuk dalam kelompok ini identik dengan harga kamar yang murah. Tapi jangan salah, meski murah bukan berarti menjadi hotel murahan dengan fasilitas dan layanan ala kadarnya! Jika kita cermati beberapa tahun belakangan budget hotel dengan kategori hotel bintang dua plus ini makin menjamur di Indonesia. Investor maupun manajemen hotel yang telah mengoperasikan hotel bintang tiga keatas pun turut berlomba membuka budget hotel ini. Kenapa banyak yang tertarik dengan bisnis hotel ini? Yang jelas nilai investasinya lebih kecil, tidak memerlukan tanah yang luas dan yang paling penting adalah tingkat okupansi yang selalu tinggi sehingga investasi cepat kembali. Selain murah, dengan kisaran harga antara 300 – 450 ribu permalam, beberapa ciri umum yang bisa kita temukan di beberapa budget hotel antara lain: lokasi hotel yang sangat strategis (biasanya di tengah kota), komplek hotel tidak terlalu luas, desain hotel yang simpel, minimalis dan modern serta luas kamar berkisar 16 m2. Sementara fasilitas yang tersedia juga cukup lengkap seperti ranjang single maupun twin, kamar mandi dengan shower, AC, TV kabel, dan jaringan internet bahkan ada juga yang menyediakan safe deposit box di dalam kamar. Nah, hotel seperti ini tentu menjadi tempat yang cocok bagi para business traveler yang jumlahnya makin meningkat di Indonesia. Tidak hanya itu, tentu para wisatawan baik domestik

maupun mancanegara juga banyak memanfaatkan budget hotel sebagai tempat menginap selama berlibur. Nah, beberapa budget hotel berikut ini dapat menjadi pilihan saat kita sedang melakukan perjalanan bisnis maupun liburan bersama keluarga.

Bed & Breakfast Gaya Amaris Hotel

AMARIS Hotel merupakan Smart Hotel yang dimiliki oleh jajaran Grup Santika Indonesia Hotels & Resorts. Mengusung konsep smart, low cost, simple, minimalis, efisien, trendy full colour, dan modern terasa cocok untuk para eksekutif muda yang saat ini banyak bepergian ke luar kota. Meski masuk dalam jajaran budget hotel, Amaris mengutamakan layanan dan fasilitas yang berkualitas. Disebut dengan “Bed & Breakfast”, kita dapat merasakan tempat tidur yang sangat nyaman yang biasa mereka sebut “Amaris Dream” dan makan pagi prasmanan dengan berbagai pilihan menu di @Xpress. Saat masuk ke dalam kamar kita akan temui sebuah kamar yang terasa kompak. Mereka biasa menyebutnya dengan “Smart Room”. Fasilitas kamar sesuai dengan

kebutuhan tamu seperti LCD TV, Safe Deposit Box dan dilengkapi dengan kamar mandi yang simpel. Untuk memudahkan para business traveler dapat selalu online di Amaris juga menyediakan fasilitas Wifi dan high internet access. Beberapa Amaris Hotel saat ini juga dilengkapi dengan fasilitas ruang meeting yang berkapasitas hingga 50 peserta. Amaris Hotel dikenal dengan image sebagai hotel “bersih” dan pelayanan yang berkualitas. Lokasi yang strategis dan dekat pusat bisnis & belanja menjadikan hotel ini pilihan tepat bagi kita yang selalu dinamis. Hingga saat ini Santika Indonesia Hotels & Resorts telah mengelola 18 Amaris yang tersebar di 11 kota berbeda. Kota-kota tersebut adalah Jakarta, Bogor, Bandung, Jogja, Semarang, Bali, Banjar – Kalimantan Selatan, Pekanbaru – Riau, Makassar, Palangkaraya – Kalimantan Tengah dan Ambon. Dan akan menambah jumlah Amaris Hotel di Cirebon, Embong - Malang, dan dua unit lagi di Jakarta, yaitu Juanda dan Panglima Polim 2 serta satu Amaris yang berekspansi ke Negara Singapura.

INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

69


Fun, Fresh & Friendly

Sepertinya tidak salah tagline yang diusung oleh budget hotel satu ini. Fun, Fresh & Friendly terasa benar saat berada di favehotel, di kota manapun juga. Ya, budget hotel garapan Aston International yang diluncurkan sejak Juli 2009 lalu nyatanya mampu mencuri perhatian orang. Dengan warna dominan magenta baik eksterior maupun interiornya favehotel ini pusat perhatian manakala kita melewatinya. Seperti salah satunya yang berada di Jalan Wahid Hasyim Jakarta terasa sangat berbeda dari deretan gedung-gedung disebelahnya. Paduan warna magenta dengan putih menjadikan

70

LIONMAG JUNI 2012

eksterior hotel ini terlihat fresh & fun. Pelayanan yang ramah langsung terasa saat kita masuk dan bertemu dengan front officer, begitu friendly dan mampu membuat para tamu merasa nyaman. Rasa nyaman juga dapat dirasakan saat berada di dalam kamar. Menggunakan tempat tidur berkualitas dengan brand Serta, linen yang terbaik, fasilitas bathroom yang nyaman dengan shower, fasilitas free WiFi berkecepatan tinggi di seluruh area publik maupun di kamar, TV LCD dan meja kerja yang ergonomis. Tentu ini akan membuat para

business traveler merasa nyaman dan terjawab kebutuhannya. Selain itu, fasilitas check-in dan check-out juga sangat cepat. Perlu dicatat juga bahwa di beberapa favehotel juga memiliki fasilitas kolam renang dan meeting room. Saat ini favehotel yang sudah beroperasi ada 2 di Bali, 1 di Surabaya, 1 di Jakarta, 1 di Solo, 1 di Bandung dan 1 di Langkawi Malaysia. Tahun ini direncanakan pembukaan 20 hotel baru yang meliputi berbagai destinasi wisata seperti Bali (5 hotel), Balikpapan, Bandung, Bogor, Jakarta (4 hotel), Serpong (2 hotel), Solo Baru dan Yogyakarta. 


INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

71


Max One Hotels – Maksimal Untuk Pelayanan Nomor Satu

Saat berkunjung ke Jakarta dan mencari penginapan maka Max One Hotel menjadi salah satu pilihan yang tepat. Dengan harga terbilang cukup murah kita mendapatkan hotel yang berlokasi di tengah kota Jakarta tepatnya di Jl. Agus Salim No. 24 Jakarta Pusat. Memasuki hotel ini memang terasa berbeda desain yang menarik mulai dari area lobi dengan citarasa seni serta warna dominan hijau terang. Pelayanan yang ramah membuat setiap tamu yang datang merasa nyaman. Hotel ini memiliki beberapa pilihan kamar seperti, Happiness Room sebagai standard, Warmth Room sebagai deluxe dan Love Room sebagai suite. Masing-masing kamar memiliki fasilitas seperti kamar mandi pribadi dengan shower, air conditioner, televisi dengan satelit/ tv kabel. Adapun fasilitas lainnya yang diberikan di dalam hotel Max One yaitu, free Wifi, coffee shop, mini mart, dan ATM. Selain fasilitas tersebut, juga memberikan layanan 24 jam Security, laundry/ dry cleaning dan taxi service. Menariknya lagi disetiap kamar kita akan menjumpai empat buah bantal. Tentu ini untuk kenyamanan para tamu dimana memberi pilihan bagi tamu yang suka bantal yang lembut atau yang padat.

Simplicity With Style

Sebagai smart traveler tentu kita akan mencari hotel yang terjangkau namun berkualitas bagus baik dari sisi pelayanannya maupun sisi propertinya. Nah, jika kita sedang mengadakan perjalanan dinas maupun liburan di Yogyakarta, ada satu hotel yang dapat menjawab kebutuhan tersebut yaitu Whiz Hotel yang berlokasi di daerah wisata dan bisnis Malioboro. Lokasinya yang sangat strategis berdekatan

72

LIONMAG JUNI 2012

Whiz Hotel Room

dengan pusat makanan, hiburan dan wisata tentu akan memudahkan kita mengakses tempat-tempat wisata tersebut. Satu lagi yang dapat kita rasakan langsung saat berada di hotel ini adalah keramahan para stafnya dalam memberi pelayanan yang khas kepada para tamu. Jika berbicara tentang kamarnya kita akan menemukan desain kamar yang modern minimalis serta kualitas kasur dan linen nomor satu sudah tentu akan membuat kita bisa tidur dengan nyaman. Fasilitas lainnya yang dapat kita nikmati seperti akses internet cepat menggunakan broadband internet cable, serta jaringan TV kabel yang

menayangkan siaran lokal maupun internasional. Satu lagi, Whiz Hotel juga menyediakan fasilitas untuk kebutuhan meeting. Yogyakarta adalah kota pertama yang menjadi lokasi pembangunan Whiz Hotel tahun 2010. Berlokasi di daerah wisata dan bisnis malioboro, Whiz Hotel Yogyakarta cukup banyak menyerap minat tamu - tamu untuk beristirahat dan menjadikan Whiz Hotel sebagai pilihan akomodasi mereka. Berangkat dari kesuksesan ini, Whiz Hotel mengembangkan jaringannya ke kota - kota lain di Indonesia seperti Semarang, Bali, Balikpapan, Palangkaraya, Bogor, Jakarta, dan lain - lain.


A DVERTOR I A L

INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

73


Pop! Hotels For The Smart Traveler Inilah budget hotel yang sepertinya sangat cocok buat generasi muda yang gemar traveling. Desain yang unik dengan warna yang menyala hijau dan orange membuat hotel ini terlihat fresh dan enerjik. Menariknya lagi keberadaan hotel ini juga ditujukan untuk menjadi sebuah sarana dalam mempromosikan kesadaran akan lingkungan, juga untuk menjadi sebuah contoh dikalangan para tamu hotel, pemasok, penduduk sekitar juga para rekanan bisnis.

74

LIONMAG JUNI 2012

Mereka menyebutnya dengan “Ecofriendly�. Sebagai saudara muda dari Harris Hotel yang juga dikelola oleh Tauzia Hotel Management keberadaannya menjadi jawaban bagi para pelancong yang mengutamakan hotel yang murah namun berkualitas. Ada yang menarik di dalam kamar hotel yang berukuran 16 m2 ini, yaitu kamar mandi shower berbentuk kapsul yang inovatif. Sementara untuk tempat tidurnya menggunakan

TAUZIA king size bed yang dibuat secara eksklusif oleh King Koil, 100% cotton linen. Masih ada lagi yaitu tempat tidur ke 3 yang nyaman bagi anggota keluarga atau teman. Fasilitas Lain dengan harga yang terjangkau, kita akan mendapatkan fasilitas wifi gratis, 60-saluran TV kabel, keamanan yang selama 24 jam, kamera CCTV dan juga disediakan “Nasi Jinggo� sebagai sajian sarapan. Menarik juga untuk dicoba! Dari beberapa hotel ini, sebagai smart traveler sudah tentu kita akan memilih diantara mereka sebagai akomodasi yang tepat saat melakukan perjalanan baik bisnis maupun liburan. Karena dengan harga yang sangat terjangkau kita memperoleh kualitas layanan dan fasilitas yang sangat baik. Harga murah tidak berarti murahan dengan layanan seadanya!


INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

75


76

LIONMAG JUNI 2012


INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

77


DESTINATION

BANDUNG

Suka Ria di Saung Angklung Udjo Teks & Foto: Toto Santiko Budi

B

ohemian Rhapsody dikenal sebagai salah satu komposisi hit abadi karya grup musik rock Queen. Lagu yang ditulis sang vokalis Freddie Mercury dibawakan dengan begitu megahnya oleh Queen, tak cuma suara gitar yang melengking dan penuh distorsi, namun juga sangat kental dengan nuansa orkestrasi klasiknya. Kerumitan aransemennya masih ditambah lagi dengan teknik menyanyi ala paduan suara gospel.

78

LIONMAG JUNI 2012

Namun Sabtu sore itu orkestrasi instrumentalia dari sebelas muda-mudi yang piawai memainkan angklung, dipimpin oleh Kang Daeng Udjo (salah satu putra Mang Udjo) secara luar biasa berhasil menghadirkan lagu Bohemian Rhapsody itu dengan rohnya yang berbeda. Vibrasi dan bunyi yang dihasilkan alat musik bambu khas Jawa Barat itu sungguh unik luar biasa. Tepuk tangan penonton seakan tak terputus kala lagu itu usai dimainkan.

Sanggar Saung Angklung Udjo (SAU) berlokasi di Jl. Padasuka No 118, Bandung. SAU didirikan oleh Udjo Ngalagena bersama Uum Sumiati pada tahun 1966. Mang Udjo demikian ia akrab disapa merupakan murid dan asisten Daeng Sutigna, sang maestro angklung. Sang guru ini mempunyai filosofi yang dikenal sebagai 5M dalam mengembangkan kesenian tradisional Sunda, yaitu: Mudah, murah, mendidik, menarik, dan massal. Konsep ini mewarnai


kegiatan paguyuban kesenian Sunda yang dibentuk keluarga besar Daeng Sutigna di tahun-1950an. Bambu menjadi fokus kegiatan paguyuban seni mereka mulai dari alat musik, kursi pertunjukan, hingga panggung pertunjukannya. Mang Udjo kemudian menambahkan M yang keenam yaitu meriah dalam mengembangkan konsep pertunjukan Kaulinan Urang lembur, yaitu memadukan unsur kesenian Sunda yang atraktif dan pendidikan. Benar saja dengan konsep yang diusung ini pertunjukan yang digelar SAU menjadi benar-benar menarik dan jauh dari unsur membosankan. Lagu-lagu lain secara bergantian mengalun dalam orkestrasi angklung. Puluhan komposisi dalam maupun luar negeri,

nostalgia, pop maupun klasik ala Mozart yang akrab dengan telinga kita sehari-hari digubah sedemikian rupa. Tepuk tangan tak kunjung henti oleh penonton tatkala usai dimainkan. Sebelum telinga penonton dimanjakan oleh beragam lagu yang dimainkan oleh alat musik angklung, gelaran seni tradisi Sunda secara marathon terlebih dulu mengawali pertunjukan. Wayang golek membuka pertunjukan, kita dapat menikmati aksi kocak Si Cepot sekaligus mimik wajah penuh ekspresi sang dalang. Panggung pertunjukan kemudian dipenuhi puluhan anak-anak berpakaian adat (kiri) Semua kursi penuh oleh penonton setiap pertunjukan (kanan atas) Kolaborasi alat musik tradisional (kanan bawah) Anak-anak SAU piawai memainkan angklung mini.

INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

79


tradisional Sunda berwarna-warni. Mereka menyanyi dan menari menampilkan prosesi helaran (khitanan) lengkap dengan tandu dan permainan angklungnya. Tari topeng tradisional Sunda pun tak ketinggalan ditampilkan. Kolaborasi calung, arumba, angklung dan sejumlah alat musik moderen pun tampil menawan. Menyaksikan pertunjukan di SAU sungguh tak akan bosan meski dari awal hingga akhir telinga kita

dirasuki terus oleh suara angklung. Apa sebab? Karena penonton tak hanya pasif mendengarkan puluhan lagu serta menyaksikan atraksi budaya Sunda yang dipentaskan. Penonton pun terlibat aktif dalam pertunjukan itu sendiri. Penonton diajak untuk memainkan sebuah lagu dengan angklung di tangan. Angklung yang dibagikan mempunyai kode tertentu. Masing-masing menghasilkan nada suara yang berbeda. Kang Daeng

(atas) Kang Daeng memandu penonton memainkan angklung (bawah) Wisatawan asing antusias mencoba angklung (kanan) Foto Udjo Ngalagena (Mang Udjo) sang pendiri.

80

LIONMAG JUNI 2012

memandu kami dalam memainkan angklung, dengan jari tangan ia memberi kode kapan angklung satu harus berbunyi dan kapan angklung lain diam secara bergantian. Maka lagu klasik macam Song of Joy pun dapat kami mainkan bersama dalam waktu singkat. Keriaan makin memuncak di akhir pertunjukan saat anak-anak berpakaian tradisional Sunda aneka warna mengajak kami dan seluruh penonton termasuk para wisatawan asing turun ke lantai pertunjukan. Lagu-lagu permaianan seperti Nona Manis Siapa yang Punya, Anak Kambing Saya dimainkan secara medley mengiringi kami berbaris, bergoyang, menari bersama dalam atmosfer kegembiraan. Pertunjukan dua jam sarat tradisi yang dikemas secara apik tak terasa menghibur akhir pekan kami semua kala itu. Suasana asri dalam suasana pedesaan yang akrab menjadi kekuatan SAU, tak hanya menyaksikan kesenian tradisi di SAU kita juga bisa belajar membuat angklung dan mempelajari kesenian serta permainan tradisional Sunda lainnya.


INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

81


DESTINATION

MAKAM BUNG KARNO

Makam & Museum Bung Karno Kalau bukan karena makam Bung Karno, mungkin BLITAR tetap akan menjadi kota kecil di Jawa Timur yang hanya asri, tapi kurang dikunjungi. Tapi dengan dikembangkannya kompleks peristirahatan terakhir Presiden pertama kita ini, betapa makam Bung Karno kini sudah identik dengan kota yang tenang ini. Teks & Foto: Paul I.Zacharia

K

ompleks makam yang juga mencakup museum, galeri dan perpustakaan Bung Karno terdapat di Kecamatan Sanawetan, di lahan seluas 1,8 hektar. Setelah mengalami pemugaran pada tahun 2001 dan diresmikan pada tanggal 3 Juli 2004 oleh Presiden Megawati Soekarno Puteri banyak yang tidak mengira betapa makam Bung Karno bukan lagi suatu joglo biasa. Tapi

suatu kompleks megah, rapi dan profesional yang sangat layak dikunjungi setiap anak bangsa. Sebelum memasuki makam melalui pintu selatan kita disambut oleh patung tembaga Bung Karno yang sangat hidup dan prima. Posisinya yang sedang duduk di kursi seakan menyambut para pengunjung yang memasuki lobby ‘rumah’nya. ‘Lobby’ itu adalah sebuah atrium yang diapit oleh sebuah perpustakaan yang cukup megah dengan design arsitektur modern

(kiri) Patung Bung Karno menyambut pengunjung dari gerbang utama (kanan) Pengunjung berfoto di Kolam selasar penghubung museum dengan Joglo Astono Mulyo

82

LIONMAG JUNI 2012

yang memukau. Di sebelahnya ada museum kecil yang menggelar banyak foto dan lukisan tentang Bung Karno. Mengamati foto-foto bersejarah ini kita seakan dibawa kembali menghormati bagian penting dari perjalanan bangsa ini dalam proklamasi kemerdekaan pada 17 Agustus 1945. Dalam museum yang cukup rapi terpelihara ini juga terdapat beberapa barang peninggalan bersejarah milik Bung Karno misalnya seragam kebesaran Bung Karno, keris, dan lainnya. Di balik museum ini ada sebuah amfiteater terbuka untuk menggelar acara-acara seni budaya dan berbagai fungsi pertunjukan.


INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

83


Sebagai backdrop ada sebuah banner besar dengan wajah Bung Karno yang sumringah. Dari kompleks amfiteater, perpustakaan dan museum ini ada satu selasar terbuka dengan sebuah kolam air dangkal yang anggun di tengahnya. Kolam tenang berhias bunga kamboja jepang ini menghubungkan kompleks museum dengan makam Bung Karno. Di dinding timur selasar dipahatlah relief dari titik-titik penting kehidupan putra bangsa yang penting ini. Keteduhan kolam ini bersama relief tentang Bung Karno seakan menyiapkan pengunjung secara mental untuk mengheningkan cipta.

Sementara di sepanjang kolam di sisi barat terdapat tiang-tiang obor tinggi yang cantik megah dengan dekorasi puncaknya dari perunggu. Semua memberi kesan kemuliaan bak mengantar kita menapaki tangga menuju Cungkup Makam Bung Karno. Cungkup ini berupa bangunan Joglo khas Jawa, yang dikenal dengan Astono Mulyo. Di dalam joglo ini hanya ada satu pelataran rendah dari marmer dengan tiga nisan yaitu nisan Bung Karno diapit oleh nisan Ayahanda Rd Mas Soekemi Sosrodiharjo beserta nisan Ibunda Ida Ayu Nyoman Rei. Bung Karno wafat pada hari Minggu 21 Juni 1970 di Jakarta,

(atas) Joglo Astono Mulyo menaungi nisan Bung Karno dengan orang tuanya (kiri) Kompleks makam dan museum dengan akses Selatan yang leluasa. (kanan) Jas otentik Bung Karno yang bersejarah

84

LIONMAG JUNI 2012

yang tertatah di sebuah batu pualam hitam besar. Pada batu yang permukaannya bergelombang ini tertera juga kata-kata: ‘Disini dimakamkan Bung Karno Proklamator Kemerdekaan Dan Presiden Pertama Republik Indonesia. Penyambung Lidah Rakyat Indonesia.’ Makam Bung Karno ini dulunya tertutup untuk umum dan berdinding kaca, namun sejak tahun 2001 makam dibiarkan terbuka, sehingga peziarah bisa langsung menyentuh batu nisan Presiden Pertama RI tersebut. Betapa berbedanya suasana dengan tabu dan larangan di kraton-kraton. Kebebasan bercengkerama di kawasan yang biasanya disakralkan itu ternyata membangun kedekatan batin yang menyentuh. Tak dapat dihindari kesan haru saat kita menyaksikan betapa ekspresi ribuan pengunjung sangat mengasihi bapak mereka itu. Setelah berjalan dari lokasi parkiran yang cukup jauh, dengan bergantian rapi para peziarah ini bersila di sekitar nisan dan larut dalam kesenyapan. Banyak yang berdoa, bahkan membawa pulang sedikit taburan bunga di depan nisan sebagai oleh-oleh. Sebagian memberi amal di sebuah kotak di depan makam sebelum meninggalkannya. Nampaknya ini menjadi semacam pengganti digratiskannya mereka memasuki makam yang pasti membutuhkan biaya perawatan. Yang jelas, semua pasti berfoto bersama di dekat nisan. Semuanya seakan merasa almarhum masih ada bersama mereka. Kunjungan ke makam ini bukan lagi suatu ziarah atau wisata sejarah biasa. Ia sudah menjadi momen masing-masing kita untuk mereapresiasi momen emas sejarah yang tak pernah akan terulang.


INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

85


86

LIONMAG JUNI 2012


INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

87


DESTINATION

88

LIONMAG JUNI 2012

SUMBA


Sekelumit Cerita Pasola

Perekat dan Simbol Kemakmuran

Masyarakat Sumba Teks & foto: Yusuf Ahmad

INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

89


H

anya butuh perjalanan tiga jam untuk sampai ke Desa Kodi Pengedo, dari Bandara Tambolaka.  Sebuah desa yang terletak di Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur. Diterpa panas matahari yang menyengat, perjalanan menuju ke Desa Kodi tidak membuat para pengunjung bosan. Di sepanjang perjalanan rumah-rumah adat bisa kita lihat dengan jelas. Di bawah rumah Nampak warga sibuk dengan kegiatan tenunnya.

90

LIONMAG JUNI 2012


Sejak dulu, Sumba lebih dikenal sebagai Pulau Cendana dan merupakan daerah yang dikenal melahirkan penunggang kuda terbaik di Nusantara. Kuda sumba sendiri adalah hasil perkawinan silang antara kuda arab dan kuda lokal sehingga ukuran tubuhnya lebih besar dari kuda lokal umumnya. Sumba memiliki kemegahan alam dan budaya yang luar biasa sekaligus magis yang nyaris belum tersentuh oleh modernisasi. Konturnya yang berbukit-bukit tidak banyak tanaman yang tumbuh di atasnya karena

terbentuk dari batuan kapur yang miskin unsur hara. Keindahan alam yang sungguh menawan dan ibarat tujuan wisata yang sedang tertidur, menjadi gambaran ketika menginjakkan kaki di tempat ini. Salah satu budaya yang masih dapat disaksikan adalah budaya Pasola. Di Desa Kodi, daerah yang sering malaksanakan ritual tahunan Pasola. Rangkaian upacara tradisional yang dilakukan orang Sumba penganut agama asli Marapu yang diselenggarakan sekitar bulan Februari dan Maret. INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

91


Dua kelompok berkuda yang terdiri dari puluhan hingga ratusan orang saling memegang tombak kayu berdiameter sekitar 1,5 centimeter dengan ujung tumpul. Setiap kelompok yang terdiri sekitar 100 orang. Perangperangan ini bukan tidak memiliki aturan. Salah satunya adalah mereka yang telah jatuh, dilarang untuk diserang. Juga dilarang menyerang lawan yang sudah menghadap belakang. Demikian sekelumit laga dalam Perang Pasola, ritual adat masyarakat untuk meminta restu Yang Maha Kuasa agar mendapat hasil panen yang baik. Jika di antara mereka ada yang terkena tombak, dan berdarah, itu dianggap sebagai tumbal atas kesalahankesalahan masyarakat pada masa lalu dan setiap darah yang keluar itu diyakini dapat menyuburkan tanah dan bermanfaat bagi panen berikutnya. Pasola sendiri berasal dari kata Sola yang berarti kayu. Mendapat awalan ‘Pa’ kata Pasola memiliki arti permainan ketangkasan yang menggunakan kayu seperti alat olahraga lembing. Ritual turun-temurun yang terus digelar dengan baik ini juga menjadi alat perekat bagi warga Sumba.

92

LIONMAG JUNI 2012

Pasola sendiri berasal dari kata Sola yang berarti kayu. Mendapat awalan ‘Pa’ kata Pasola memiliki arti permainan ketangkasan yang menggunakan kayu seperti alat olahraga lembing.


INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

93


Bulan Berkunjung ke Jember 2012

Datang dan Nikmati Kehebohannya

K

ompetisi kemajuan sebuah kabupaten, menjadi tuntutan yang tak bisa terelakkan. Satu dengan yang lain berikhtiar untuk menaikkan daya tarik dan daya jual dalam segala hal. Masing-masing kabupaten berusaha untuk mengolah, mengembangkan serta menawarkan segala bentuk potensi, sumber daya alam, sumber daya manusia kepada public. Tak terkecuali dengan Kabupaten Jember. Dengan jumlah penduduk yang mencapai sekitar 3 juta jiwa, Jember harus memperbaiki diri guna meningkatkan daya jualnya. Mengerahkan semua kekuatan untuk membuat daerah ini lebih dikenal oleh masyarakat luas, baik nasional maupun iternasional. Bulan Berkunjung ke Jember (BBJ) sebagai sebuah event yang dimiliki masyarakat Jember, dengan tiga demensi utama, historis, prestasi dan ekonomis, adalah sebuah potensi besar untuk meraih semua obsesi itu. Digelarnya event BBJ, dikandung maksud, agar sector perekonomian, mulai dari skala kecil, menengah maupun dunia investasi, dapat bergerak secara baik. Trend yang berkembang di Kabupaten Jember akhir-akhir ini menunjukkan pada kecenderungan positif. Hal ini ditandai dengan semakin tumbuhnya perhotelan, pertokoan dan ekonomi yang berbasis pada masyarakat. Dan ini yang pada akhirnya menjadikan Jember memiliki daya tahan cukup baik. BBJ digelar sebagai bagian upaya untuk mewujudkan cita-cita besar, yaitu ma-

94

LIONMAG JUNI 2012

syarakat yang sejahtera, baik lahir maupun bathin. Banyak event yang digelar dalam momentum BBJ ini. Kita berharap, semua masyarakat, baik masyarakat Jember sendiri, maupun internasional, dapat menikmati. Semua diundang untuk hadir dan menikmati suguhan dan tampilan yang ada. Salah satunya adalah Jember Fashion Carnival (JFC), sebuah ajang rutin tahunan yang digelar oleh Dynand Fariz, salah satu manusia kreatif, dan banyak mendapatkan penghargaan dari berbagai lembaga. Pagelaran event ini aka dihelat pada tanggal 8 Juli, bertempat di jantung kota, alun-alun Jember. Tentunya akan banyak turis, wartawan, baik dalam maupun luar negeri, di samping juga masyarakat Jember dan sekitarnya, diharapkan akan datang untuk menyaksikan kehebohan dan penampilan spektakulernya. Belum lagi event yang lain, seperti Jember City Carnival (JCC), lomba bola voli, panjang pinang, lomba permainan rakyat dan event lainnya. Dengan jargon lovely destination, Jember ingin mengangkat citra, bahwa daerah ini adalah daerah yang ramah dan siap menerima siapapun serta investasi apapun di Kabupaten Jember. Tentunya dengan potensi sumber daya alam (SDA) yang banyak dan dimungkinkan akan sangat menguntungkan. Diantara SDA tersebut, adalah tambang, pariwisata, ide kreatif, pertanian, tembakau, kopi kakao dan potensi lain yang sangat beragam di Kabupaten Jember. Bagi masyarakat dunia yang ingin meng-update, dapat mengakses di www.bbj.or.id

EXPO & 01 LAUNCHING BBJ 15 JEMBER OTOMOTIF SHOW SHOPPING 02 JEMBER FESTIVAL PANJAT 16 LOMPERA PINANG 03 KEJUARAAN KASTI RACE 17 ROAD “YAMAHA CUP RACE 2012” KOONG 04 LOMBA PERKUTUT BURUNG 18 LOMBA BERKICAU PENCAK SILAT 05 SEMI PROFESIONAL 3 JUNI 2012, ALUN-ALUN JEMBER

22 JUNI-8 JULI 2012, BALAI SERBAGUNA

14 JUNI- 14 JULI 2012, PERTOKOAN DAN RESTORAN

17 JUNI 2012, ALUN - ALUN JEMBER

2-15 JUNI 2012, ALUN-ALUN JEMBER

23-24 JUNI 2012, ALUN-ALUN JEMBER-GOR

8 JULI 2012, LAPANGAN GOR KALIWATES

25-30 JUNI 2012, ALUN-ALUN JEMBER

06

LOMBA KARAPAN SAPI NASIONAL

9-15 JUNI 2012, LAPANGAN TANGGUL WETAN

07 DRAG BIKE

9-10 JUNI 2012, BANDARA JEMBER (IMI KEJURDA)

08 09

JEMBER CARNIVAL CITY DAN FESTIVAL DRUM BAND 16 JUNI 2012, GOR-ALUN ALUN JEMBER

BBJ ADVENTURE TRAIL JEMBER 2012 16-17 JUNI 2012, GOR PKPSO JEMBER

10

GOLF OPEN BBJ CUP

11

MANAKIB QUBRO

10 JUNI 2012, GLANTANGAN 19 JUNI 2012, ALUN - ALUN JEMBER

NASIONAL 12 KONTES AYAM SERAMA & AYAM KETAWA

9-10 JUNI 2012, GEDUNG SERBAGUNA

1 JULI 2012, ALUN-ALUN JEMBER

VOLLEY 19 JEMBER BALL INVITATION

8-13 JULI 2012, GOR PKPSO

MURI 20 REKOR “BAKAR 1.000

KAMBING GULING”

29 JUNI 2012, JL. RAYA SULTAN AGUNG-ALUN ALUN

MURI 21 REKOR “MOU RS BINA SEHAT” 5 JULI 2012, RS BUNA SEHAT

NASIONAL 22 SEMINAR “AYO MBANGUN JEMBER” 7 JULI 2012, PENDOPO/NEW SARI UTAMA JEMBER

& ARTIS 23 TOKOH PULANG KAMPUNG

6 JULI 2012, ALUN-ALUN JEMBER

FASHION 24 JEMBER CARNAVAL (JFC) XI 8 JULI 2012, ALUN-ALUN-GOR PKPSO

25 PARALAYANG/ PARAMOTOR

30 JUNI - 1 JULI 2012, BANDARA NOTOHADINEGORO

JALAN 26 GERAK TAJEMTRA

14 JULI 2012, ALUN-ALUN TANGGUL

HONDA 13 JAMBORE ULUNG NASIONAL 27 INVITASI SEPAKBOLA FAR EAST JAVA CUP

14

30 JUNI-1 JULI 2012 EKS BRIGIF 9 JEMBER

JAMBORE HONDA TIGER NASIONAL

JUNI - JULI 2012, STADION NOTOHADINEGORO

28 SHOOT ON JEMBER

9-10 JUNI 2012, GEDUNG SERBAGUNA JEMBER

24-30 JUNI 2012, TAMAN ANGGREK REGENCY


INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

95


GALLERY

Sepatu Gunung Salomon Comet 3D GTX

K

ondisi medan yang berbatu bahkan berlumpur membuat para pendaki gunung harus memilih perlengkapan yang pas untuk menyertakan hobi yang satu ini. Maka lengkapilah petualangan anda dengan alas kaki ideal seperti Salomon Comet 3D GTX.

Salomon Comet 3D GTX dirancang khusus dengan waterproof split suede leather yang menjadikannya tahan terhadap air saat hujan ataupun genangan air. Dengan bahan yang ringan membuatnya sangat nyaman ketika melangkah disegala medan. Tentunta tak perlu khawatir terluka akibat gesekan ranting maupun batu, karena desain bentuknya yang menyerupai boots dapat melindungi hingga bagian mata kaki. Salomon Comet 3D GTX terdapat tiga pilihan warna, yaitu hitam, coklat, serta perpaduan antara hitam, merah dan abu-abu.

96

LIONMAG JUNI 2012

Kamera Kardus Oleh IKEA Pada umumnya kamera terbuat dari bahan yang solid, baik kamera digital maupun analog. Namun ada hal unik dari sebuah kamera yang terbuat dari kardus, tak lain gebrakan baru dari IKEA. IKEA adalah sebuah perusahaan pembuat furnitur asal Swedia. Kamera kardus ini merupakan kamera digital yang menggunakan baterai AA, dan terdapat sebuah port USB. Kamera ini mampu mengambil gambar hingga 40 foto. Di desain oleh Jasper Kouthoofd. Kamera unik nan praktis ini bentuknya sangat tipis, sehingga tidak merepotkan untuk dibawa kemanamana, juga mudah diselipkan kedalam tas ataupun saku.

Jaket Motor Touring ADN 05 (DRAGONFLY) Untuk seorang bikers, hal utama yang perlu diperhatikan adalah sebuah kelengkapan berkendara. Demi suatu kenyamanan saat berkendara di jalan raya, salah satu kelengkapan penting adalah jaket. Ya, jaket merupakan hal penting dalam berkendara, selain dapat melindungi badan dari angin yang masuk, juga dapat melindungi tubuh dari goresan aspal ketika jatuh. Jaket Motor Touring ADN 05. Sebuah jaket motor yang berbahan cordura serat D-300 variasi jala hitam diperut dan pada bagian lengan terdapat reflektor yang bisa menyala jika tersorot sinar lampu. Bahannya anti air 90% dan anti angin 95%. Terdapat ventilasi udara di dada, juga memiliki pelindung (softpard) di siku berbahan antislip, tidak mudah robek sehingga aman ketika jatuh. Tersedia varian warna hitam abu-abu dan hitam merah.


INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

97


GALLERY Privacy Pop Biasanya ruang privasi berada pada kamar masing-masing, namun bagaimana jika anda tidak sendirian di kamar? Mungkin anda satu kamar bersama kakak atau adik. Dengan ini anda tidak memiliki ruang privasi sendiri, namun untuk mengatasi hal tersebut dapat menggunakan Privacy Pop yang akan memberikan anda ruang privasi. Privacy Pop adalah sebuah tenda yang dapat ditempatkan pada tempat tidur. Dengan ditambahkannya resleting pada pintu maupun jendela, maka anda tidak akan mengalami kurang cahaya atau udara. Produk ini juga dapat dilipat sehingga dapat dengan mudah dimasukkan ke dalam tas. Sekarang anda dapat melakukan aktivitas yang anda inginkan tanpa diganggu oleh orang lain atau teman sekamar, baik sedang menelpon, bekerja, hingga tidur.

SMART TRAVELER & PHOTOGRAPHER CHOICE Kata Pro-Light flyby-74 mempunyai profil ramping dan ringan yang dirancang untuk kemudahan dalam perjalanan, penyimpanan dan digunakan untuk bekerja. Desain sekat yang memungkinkan Anda bisa menggunakannya menjadi tas sehari hari. Tas ini dapat memuat 1 sampai 2 body kamera DSLR dengan 6-8 lensa, bahkan bisa muat lensa 400 mm, flash dan aksesoris foto lainnya. Sekat-sekatnya menggunakan modul aeriform dan bisa disesuaikan dengan kebutuhan atau peralatan yang akan dibawa. Kompartemen belakang bisa memuat laptop 15.4�. Ukuran tas dirancang sesuai dengan dimensi yang diperbolehkan dibawa ke dalam kabin pesawat.

98

LIONMAG JUNI 2012

WeWood Jam Tangan 100% Kayu Sekarang ini telah banyak model jam tangan serta desainnya yang unik dan menarik, jam tangan tak hanya berfungsi sebagai petunjuk waktu, tetapi juga sebagai penunjang dalam dunia fashion. Dengan desainnya yang unik, maka jam tangan juga dapat dipadukan dengan gaya berpakaian. Pernahkah terbayang jika sebuah jam tangan terbuat dari kayu? Ya, WeWood adalah sebuah jam tangan yang menggunakan bahan 100% dari kayu. WeWood menggunakan empat jenis kayu, yakni Maple, Ebony, Guaiaco, dan Red Wing Celtis. Perbedaan unik dari jam tangan ini adalah, menjadikan kayu indah dengan ukiran-ukiran yang menambah nilai lebih dari jam tangan pada umumnya.


INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

99


Pusat pengobatan tradisional dan klinik spesialis pria dan wanita

Fu Shou Tang Pusat Pengobatan Gabungan Metode Timur & Barat Spesialis Penyakit Pria dan Wanita Untuk mengatasi keluhan masyarakat luas mengenai penyakit pria dan wanita yang pengobatannya lama tetapi tidak sembuh, saat ini telah resmi dibuka Pusat Pengobatan Gabungan Metode Timur dan Barat Spesialis Penyakit Pria dan Wanita yang pertama di Indonesia , dengan bergabungnya beberapa ahli berpengalaman dari China, menggunakan perlengkapan dan teknologi kedokteran berstandar internasional yang terkini, membantu anda mengatasi berbagai macam gangguan penyakit.

Tempat terbaik mengobati penyakit

EJAKULASI DINI, KELENJAR PROSTAT DAN MASALAH BAU BADAN Dalam mengobati penyakit pria dan wanita, Kami paling Profesional! Pengobatan Barat Spesialis Penyakit Pria: Satu kali pengobatan langsung mengatasi ejakulasi dini sampai ke akarnya, kulit alat vital terlalu panjang, operasi plastik alat vital versi Korea, pembesaran alat vital, pembesaran prostat(hypertrophy prostat), radang prostat, sering buang air kecil dan buang air kecil tidak tertahan, saluran kencing menetes cairan putih, tidak ada tenaga untuk buang air kecil, kesulitan buang air kecil, infeksi mikroba Mycoplasma dan Chlamydia, penyakit Mangga(Gonorrhea), Herpes, Condyloma(Kutil), Syphilis, gangguan fungsi seksualitas dan Penyakit Menular Seks(PMS) lainnya.

Pengobatan Barat Spesialis Penyakit Wanita: Hanya dengan satu kali tindakan penanganan mengatasi penyakit Cervical Erosion(pengikisan leher rahim), tumbuh daging pada leher rahim, dan kista leher rahim, perbaikan selaput dara, mengecilkan organ intim, memperindah bibir dalam organ intim. Mengobati keputihan yang berlebihan, keputihan bercampur darah, dan berbau; peradangan organ intim seperti:terasa terbakar, pedih, gatal, bengkak, merah, dan tumbuh daging; gangguan menstruasi seperti: haid tidak teratur/terlambat haid, terasa menyiksa dan sakit yang luar biasa waktu haid, sakit saat berhubungan seksual, pendarahan organ intim di luar masa haid, penurunan libido, radang panggul, appendagitis(memasang dan melepas spiral), kemandulan menahun,kista ovarium(indung telur), myoma, kista dan benjolan berisi nanah pada vestibular gland, dan penyakit kelamin seperti:syphilis, gonorrhea, condyloma acuminatum(kutil), dan herpes.

Informasi selengkapnya: Mangga Dua Square Jl.Gunung Sahari Raya No.1, Road Level 2A,2B,2C,3 Jakarta Utara Telp: 1. Untuk Informasi PENGOBATAN TRADISIONAL: (021)6231 3520 2. Untuk Informasi PENGOBATAN BARAT/MEDIS: (021)6231 8500 Fax:(021)6231 3519 | welaskasihsehat@gmail.com www.welaskasihsehat.com | www.dokterurologi.co | www.dokterkandungan.co | www.sinshe.co | www.doktertulang.co

Buka setiap hari, Hari Minggu & Libur TETAP BUKA Jam Praktek : 09.30-13.00WIB, Siang 14.00-18.00WIB, Istirahat : Jam 13.00-14.00WIB 100

LIONMAG JUNI 2012


Pusat pengobatan tradisional dan klinik spesialis pria dan wanita

Spesialis TCM Sinshe Senior Han Jian Fang. dilahirkan dalam keluarga yang berprofesi di bidang pengobatan tradisional sehingga dari usia muda sudah belajar tentang pengobatan tradisional. Beliau lulusan Universitas Pengobatan Tradisional Beijing China pada tahun 1964, pernah berguru kepada “Shi Jin Mo” yang merupakan salah satu dari 4 sinshe terkenal di Bei Jing. Dengan penelitian klinis selama 40 tahun berhasil menyimpulkan “Cara menguatkan dan menormalkan fungsi ginjal sebagai patokan utama untuk mengobati penyakit diabetes, stroke, lever, ginjal dan memadukan obat-obatan herbal dan akupuntur, dengan cara melakukan pengobatan dari dalam dan pengobatan dari luar, serta mengutamakan penyembuhan sampai ke akar penyakitnya. Dengan pengalaman praktek selama 40 tahun lebih menjadikan beliau memiliki sistem pemikiran dan teori ilmu tersendiri. Menggunakan obat minum dan rendam dari herbal serta akupuntur untuk mengobati penyakit yang sering ditemui yang hasilnya sangat efektif. Mempunyai keahlian khusus dalam mengobati penyakit diabetes yang menyebabkan luka (borok), pembengkakan, nyeri, kesemutan pada kaki, fungsi ginjal menurun (gagal ginjal), ureum dan kreatinin tidak normal

Sinshe Spesialis tulang dan nyeri Prof Dr Zhang Wei Hua, ­ lulusan Universitas ­Pengobatan Tradisional ­Beijing China, merupakan murid terbaik penemu metode pengobatan spesial “Zhen Dao”(Acuphotomology) dan pernah belajar di ­Universitas Pe­ngobatan Jordan. Dalam mena­ ngani penyakit tulang, nyeri(pegal) dan saraf, Beliau ­mempunyai ­pandangan tersendiri dan cara pengobatan yang baru dan ajaib.Khusus mengobati pusing yang disebabkan oleh sakit leher yang ­membandel, sakit kepala, leher, pundak, tangan, punggung, pinggang, dan pinggul, tangan ­kesemutan, ­bantalan tulang pinggang keluar(LDP), saraf kejepit, pengapuran, tulang keropos, radang sendi lutut, pembengkakan dan sakit pada kaki, ber­bagai jenis penyakit saraf, kesemutan(baal), mengobati sakit bahu dan pinggang pada remaja yang disebabkan oleh tulang punggung miring atau tidak lurus. Pasien yang belum mendapat hasil dari akupuntur dan Tui Na , Silakan datang ke klinik kami untuk mendapatkan hasil ­pengobatan yang terbaik.

. Juga ahli dalam mengobati alergi pada hidung, radang tenggorokan akut dan kronis, bronkitis, radang paru-paru, berbagai macam penyakit lambung, radang usus besar, fungsi ginjal menurun(gagal ginjal), dan ginjal bocor yang diakibatkan dari gangguan organ ginjal, linu/ngilu pada pinggang yang disebabkan dari lemah ginjal, batu ginjal, batu saluran kencing, penyakit lever (hepatitis) dan empedu, SGOT dan SGPT tinggi, pembengkakan di perut yang diakibatkan dari pengerasan lever, fatty lever (lemak hati), radang kandung empedu, rasa pusing, sakit kepala, insomnia / susah tidur, jantung berdebar yang disebabkan oleh kolesterol, trigliserida, hypertensi (darah tinggi), dan gula darah tinggi serta penyakit pembuluh darah jantung dan otak yang disebabkan dari kekurangan darah pada jantung, jantung koroner, kekurangan suplai darah ke otak, stroke dan pasca stroke.Menggunakan metode akupuntur dan obat kompres pada 6 titik akupuntur untuk mengobati penyakit reumatik, imunitas tubuh menurun, maag, sakit kepala, insomnia (susah tidur) , radang hidung, asma dan sistem pernafasan. Penyakit anak-anak yang sering ditemui, penyakit menstruasi, pendarahan akibat ketidaknormalan fungsi rahim, gejala menopause pada wanita, penyakit kelenjar payudara, flek pada muka serta gatalgatal pada kulit yang semua pengobatannya mempunyai khasiat yang sangat bagus. Untuk penderita tumor digunakan cara pengobatan dengan” Memperkuat daya tahan tubuh dan Menghilangkan faktor perusak” untuk memperpanjang usianya.

Testimoni Pasien PENYAKIT PRIA Saya Nuryasin umur 35 tahun, memiliki keluhan ejakulasi dini selama 5 tahun. Kemudian saya berobat di Klinik Welas Kasih Sehat/Fu Shou Tang di Mangga 2 Square, lantas ejakulasi dini yang saya alami akhirnya hilang. Saat itu kata dokter, keluhan saya ini harus ditangani dengan operasi sayatan kecil syaraf-syaraf alat vital yang supersensitif agar dimatikan sebagian. Setelah dioperasi, hasilnya benar-benar diluar dugaan. Hubungan seks yang biasa saya lakukan dengan istri berlangsung cepat, sekarang bisa bertahan lama. Di klinik ini juga melayani operasi pembesaran alat vital, demi dicintai istri saya turut mencobanya, dan hasilnya benar-benar memuaskan. Terima kasih Klinik Welas Kasih Sehat yang telah mengembalikan rasa percaya diri saya. No HP Saya : 081585926928. Testimoni Pasien sinshe Zhang Wei Hua Saya Nina umur 36tahun, saya telah berobat di Fu Shou Tang( Welas Kasih Sehat) dengan metode Zhen Dao( Acuphotomology), Chiropraktik, dan minum ramuan. Sakit di leher, tulang belakang dan pinggang saya sudah ada 10 tahun lebih, dikarenakan pekerjaan kantor saya yang kebanyakan duduk dan pakai komputer. Setelah diobati 3 kali dengan jarak seminggu sekali, keluhan saya hilang semua dan tidak pernah kambuh lagi… Saya sudah referensi banyak teman-teman ke situ dan hasilnya pada memuaskan. Terima Kasih Fu Shou Tang! No. HP saya : 08568326111.

INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

101


POSTCARD

102

LIONMAG JUNI 2012


Kirimkan foto Anda beserta cerita di balik foto tersebut ke email : postcard.lionmag@gmail.com

South Afrika

Table Mountain Table Mountain , yang dalam bahasa Afrikanya disebut Tafelberg berada di Afrika Selatan dan menjadi icon Cape Town. Gunung dengan puncak rata mirip meja ini bersama dengan Komodo dari Indonesia, Halong Bay dari Vietnam, Amazone dari Amerika Selatan juga terpilih menjadi salah satu New Seven Wonder of Nature. Table Mountain terbentuk akibat erosi selama enam juta tahun dan menjadi tempat hampir 1500 spesies flora. Rulie Nasrullah Arifin Telecommunivation enginer, Malta

INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

103


Kuntul Perak

Intermediate Egret

Unggas ini banyak sekali terbang bergerombol di dengan aksi2 menangkap ikan di kolam BTDC Lagoon Nusa Dua - Bali, (kira2 15 km dari Bandara Ngurah Rai ke arah selatan menuju Tanjung Nusa Dua-Bali) ) di ambil kira2 jam 08.00 pagi. Tempat ini sangat cocok bagi yang gemar wildlife photography dan birdwatching.  YUYUN YANWAR

Nara Park, Jepang

Toko Mochi Nakatanido Ketika berjalan pulang menuju Stasiun Nara, setelah puas berkeliling Nara Park, mampirlah ke Toko Mochi Nakatanido. Para pegawai toko dengan sangat atraktif akan mendemonstrasikan pembuatan kue mochi dari tepung ketan. Dan setelah selesai, kue yang sangat lezat ini langsung habis di borong oleh pengunjung yang berkerumun dengan antusias. TEGUH ISMAIL

Kirimkan foto Anda beserta cerita di balik foto tersebut ke email : postcard.lionmag@gmail.com

104

LIONMAG JUNI 2012


INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

105


106

LIONMAG JUNI 2012


Kirimkan foto Anda beserta cerita di balik foto tersebut ke email : postcard.lionmag@gmail.com

Angkor Wat, Kamboja

Acara ritual ‘pemberkatan’ seorang anak yang akan menjadi bikhsu. diantar oleh keluarganya, pemberkatan dilakukan di salahsatu ruangan dalam candi Angkor Wat. Angkor Wat salah satu kompleks candi Hindu yang terbesar di dunia, terletak di Angkor, Kamboja dan menjadi simbol Kamboja. Dibangun oleh Raja Suryavarman II pada pada awal abad ke 12. MAKHFUDZ SApPE

INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

107


CULINARY

Ketupat Kandangan & Lontong Orari

A

teks:bondan winarno

da satu jenis makanan sederhana yang justru sangat memukau saya di Banjarmasin. Makanan ini dikenal dengan nama Ketupat Kandangan. Kandangan adalah sebuah kota di Kalimantan Selatan, tidak seberapa jauh dari Banjarmasin. Ketupat adalah makanan yang sangat umum dan dapat dijumpai di berbagai wilayah Nusantara dengan ciri khas masing-masing. Dari Sabang sampai Merauke, kita dapat menemukan berbagai hidangan ketupat dengan ciri-ciri kedaerahan yang khas. Dalam catatan saya, beberapa sajian ketupat yang paling saya sukai adalah: ketupat sayur di Banda Aceh; ketupat dengan sayur pakis di Sicincin, Sumatra Barat; ketupat sayur dengan lauk pindang bandeng di Kebayoran Lama, Jakarta; lontong kari di Bandung; lontong capgomeh di Semarang; topat rujak di Madura; tipat cantok di Bali; dan ketupat kandangan ini.

108

LIONMAG JUNI 2012

Ketupat kandangan disajikan hanya dengan guyuran kuah santan mirip opor, berwarna kekuningan, ditaburi bawang merah goreng. Cara makannya sangat khas. Sekalipun berkuah, ketupat ini justru harus disantap tanpa sendok, melainkan dengan tangan. Ketupatnya hanya dibelah dua ketika disajikan, lalu “dihancurkan� dengan tangan. Beras Banjarmasin memang tidak pulen seperti di Jawa. Ditanak sebagai nasi pun hasilnya seperti nasi pera yang tidak lengket satu sama lain. Ketika dimasak menjadi ketupat pun nasinya masih mudah tercerai-berai lagi. Setelah nasi ketupat itu “bubar jalan�, masing-masing akan menyerap kuah santan, sehingga mudah pula disuap dengan tangan. Sungguh, cara makan yang sangat unik. Pendamping yang cocok untuk ketupat kandangan ini adalah ikan haruan goreng, atau ikan haruan masak habang (seperti bumbu bali atau bumbu balado). Ikan haruan mirip ikan gabus yang di Jawa sering disebut


sebagai iwak kutuk, tetapi durinya tidak terlalu banyak. Ikan haruan Banjarmasin lebih mirip ikan gabus dari Danau Sentani di Papua Barat yang juga sedikit durinya, dan dagingnya lebih gurih. Di Banjarmasin, juga ada sajian lontong yang membuat saya langsung “jatuh cinta” dan terpaksa “memadu” ketupat kandangan. Sajian yang menggetarkan ini dikenal warga Banjarmasin dengan nama Lontong Orari. Dulu, rumah yang sekarang dipakai untuk berjualan makanan ini adalah markasnya para aktivis radio amatir yang tergabung dalam ORARI (Organisasi Radio Amatir Republik Indonesia). Seperti kita ketahui, para breakers ini selain gemar cuap-cuap di udara juga sering melakukan “kopi darat” agar dapat saling bertemu muka. Kebetulan, tidak jauh dari tempat mereka berkumpul itu ada seorang penjual lontong yang sungguh enak. Lama-kelamaan, penjual lontong itupun “diakuisisi” dan kini lontong lezat itu “go public” – tidak lagi hanya dapat dinikmati para breakers. Rumah besar itu selalu ramai oleh para pelanggan setianya. Lontongnya berbentuk segitiga lebar dan pipih. Satu porsi full berisi dua lontong. Porsi ini benarbenar kelas berat. Seperti ketupat kandangan, lontongnya juga diguyur opor nangka muda. Warna kuahnya tidak sekuning ketupat kandangan, karena bumbunya memang tidak memakai kunyit. Cara makannya mirip dengan ketupat kandangan, yaitu memakai tangan – tidak memakai sendok. Lauknya disajikan dalam piring terpisah – sebutir telur rebus dan ikan haruan goreng masak habang. Kuah lauk berwarna merah ini setelah bercampur dengan kuah putih lontong akan menghasilkan warna yang mengagumkan. Lontong Orari ini termasuk kategori mak nyuss! Sungguh memukau.

INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

109


110

LIONMAG JUNI 2012


INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

111


AIRCRAFT FLEET Boeing 747 - 400 Total 2 units 484 seats (all economy) 22 seats business

Boeing 737 - 900 ER 61 UNITS IN SERVICE 213 seats (all economy) 195 seats economy. business class 10 seats.

Boeing 737 - 400 Total 9 units. 168 seats (all economy)

Boeing 737 - 300 Total 2 units. Economy Class 149 seats (all economy)

112

LIONMAG JUNI 2012


WELCOME ABOARD

Selamat Datang Apa yang harus anda ketahui Tentang keamanan, kenyamanan dan keselamatan Anda di dalam pesawat Ponsel Semua ponsel dan peralatan elektronik yang menggunakan pemancaran radio tidak diperbolehkan selama berada didalam pesawat, hal ini sangat mengganggu sistem navigasi dan komunikasi dengan menara pengawas setempat.

PERALATAN ELEKTRONIK Untuk penggunaan Laptop dan PDA boleh dipergunakan setelah fasten seatbelt “OFF” dengan menggunakan flight mode. Setelah fasten seatbelt “ON” untuk persiapan mendarat maka penumpang harus mematikan pengguna laptop dan PDA tersebut.

BARANG -BARANG BERBAHAYA LAINNYA Barang- barang yang mudah terbakar (seperti korek api), meledak (petasan), material yang mengandung magnet, baterai, tabung gas, tidak diperbolehkan untuk dibawa.

MEROKOK Peraturan Pemerintah melarang kegiatan merokok selama dalam penerbangan, Terdapat detektor asap di semua toilet dan akan dikenai sanksi bagi yang melanggar peraturan.

PERJALANAN DENGAN ANAK-ANAK Lion Air tidak menyediakan makanan bayi untuk rute domestik dan popok tidak disediakan dipesawat. Lion Air hanya menyediakan air panas untuk susu bayi.

BAGASI • Barang atau benda tajam harus di pak dalam bagasi dan tidak diperkenankan untuk dibawa kedalam bagasi kabin. • Bawalah benda berharga dalam tas yang anda bawa sendiri. Perhatikan berat bagasi Anda. - Carry on baggage (Bagasi Kabin) Tidak lebih dari 7 kg

• Sabuk pengaman harus selalu terpasang sewaktu take-off dan landing. Dianjurkan untuk selalu memasang seat belt selama penerbangan. • Barang bawaan harus diletakan di atas kepala atau dibawah kursi di depan anda. • Silakan membaca kartu instruksi keselamatan yang terdapat di dalam kantung kursi. Di kartu tersebut anda bisa mengetahui pintu darurat dan letak jaket pelampung. • Perhatikan baik-baik demo keselamatan dan instruksi yang diberikan oleh cabin crew. MULAI 30 MEI 2012 PENERBANGAN TUJUAN • DENPASAR • MAUMERE • BIMA • ENDE • TAMBOLAKA • LABUAN BAJO Berangkat (check in) dan tiba di TERMINAL 3 BANDARA SOEKARNo - HATTA

40 cm

UTAMAKAN KESELAMATAN

30 cm

20 cm

- Bagasi untuk Rute Domestik Kelas Ekonomi : 20 kg Kelas Bisnis : 30 kg - Bagasi untuk Rute Internasional Kelas Ekonomi : 20 kg Kelas Bisnis : 30 kg

INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

113


ROUTE MAP

114

LIONMAG JUNI 2012


INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

115


LADY IN THE AIR

SAGITA EKA KARTIKA

No Make Up, Please

H

idup seperti benang lurus, seperti itu kira-kira jalan hidup Sagita Eka Kartika, flight attendant yang bergabung ke Lion Air pada awal tahun 2008 di batch 42 ini. Pada display picture di identitas Blackberry Messangernya ia menampilkan gambar kupu-kupu. “Tidak ada yang spesial banget. Tapi kupu-kupu itu kan terbang, kesana kemari. Pramugari juga terbang kesana kemari. Begitu kehidupanku saat ini,” argumen Gita –nama panggilannya. “Aku jalani keseharianku dengan happy saja,” sambungnya sambil menerangkan bahwa kopernya pun sama seperti koper pramugari lainnya. Isinya pun kebanyakan sama, seragam, pakaian bebas, alat mandi dan sebagainya. Kecuali plus gantungan Doraemon. “Ya, Doraemon punya baling-baling bambu, bisa terbang juga, bahkan menembus dimensi,” susulnya sambil tertawa. Dengan keterikatan pekerjaannya, Gita memang tidak punya banyak waktu luang. Meski rumah orang tuanya ada di Cibubur, sebelah timur Jakarta, tetapi ia memilih tinggal di mess Lion Air di Bandara Mas, Cengkareng. “Sesekali aku pulang ke Cibubur,” ujar gadis kelahiran Jakarta 9 Desember 1988 ini. Sejak kecil, sulung dari tiga bersaudara ini memang tinggal di Jakarta, hingga menamatkan sekolah menengahnya di SMA Budiwarman II di Jakarta Timur, lalu lanjut masuk ke Lion Air. Ketika disinggung bagaimana setelah lima tahun bekerja, ia menjawab bahwa hal itu relatif, bergantung pada

Teks: Gegen | Foto: Makhfudz

116

LIONMAG JUNI 2012

orangnya, ada yang bisa hidup hemat dan menabung lalu punya aset, ada pula yang tidak. “Tapi kalau disiplin dan pandai me-manage diri, saving kita bisa banyak. Asal jangan sekali keluar mess langsung ‘belanja kalap’, haha..,” candanya penuh tawa. “Tapi aku paling shopping keperluan perempuan. Girllylah. Parfum iya, tapi ke salon pun hanya sesekali. Aku malah gak suka make up, no make up please, kecuali kalau mau bertugas,” ujarnya putri pasangan Soedaryo dan Ernawati asal Jogjakarta dan Palembang ini. “Sebagai wanita, aku natural saja,” ujar wanita dengan postur tinggi 169 cm bobot 52 kg ini. Makanya rambut panjang hitam Gita terbilang ‘stabil’ sejak dulu. “Aku gak ikut-ikut memendekkan dan mengecat rambut. Nggak gue banget itu,” cetusnya lagi. Kegemaran traveling (dan shopping) Gita tidak saja membawanya menjadi flight attendant maskapai, tetapi juga memberinya kesempatan menunaikan Umroh di sela penugasannya di Jeddah. “Ya itu blessing in disguise, rizki, sempat dua setengan bulan di Jeddah, aku Umroh ke Mekkah,” ia bercerita. Lalu, apa yang didoakannya di Mekkah? “Aku minta kesehatan, rizki, keselamatan, kelancaran hidup,” sambungnya. Lalu kini apalagi yang diinginkannya? “Aku Cuma mau menjadi a better person, seseorang yang lebih baik dari hari kemarin. Belajar dari kekurangan-kekurangan di masa lalu. Experience is the best teacher,” tutupnya.


INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

LOKASI: G.H. UNIVERSAL HOTEL - BANDUNG

117


118

LIONMAG JUNI 2012


INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

119


120

LIONMAG JUNI 2012


INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

121


122

LIONMAG JUNI 2012


LIONMAG JUNI 2012