Page 1

AUTOMOTIVE 2019 Corvette ZR1 • Return of the King -

The Inflight Magazine of Lion Air

Kidung Hening

Tanjung Puting Merajut Pesona Bawah Laut

Taman Nasional Komodo

TIDAK DIBAWA PULANG

JANUARI 2018


Contents

Januari 2018 124.13

14. 14

Traveling Tanjung Puting

20

Contents

42.

Traveling Labuan Bajo

26

Travel Sketch Cirebon

30

Special Destinasi Wisata Prioritas

36.

56. 36

Destination Hainan

42

Automotive Chevrolet Corvette

48

Destination Gunung Merapi

52

Destination Kuil Shri Mariamman

56

Destination Museum MACAN


INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

3


64.

14.

60. Michael Waleleng

Pria yang akrab dipanggil Kellet ini, menemukan kecintaannya pada laut pada tahun 2005 ketika ia pertama kali belajar scuba diving di tanah kelahirannya, Sulawesi Utara. Sejak itu, ia tak bisa berhenti. Hobinya ini telah membawanya ke jenjang karir yang lebih serius di dunia selam sebagai PADI Master Scuba Diver Trainer dan Underwater Photography. Michael tinggal di Manado bersama istri dan Khalessy, anak perempuannya. Pada kesempatan ini Michael mengajak pembaca menikmati keindahan alam Labuan Bajo baik di atas air maupun di bawah air.

Regular

Lion Air Section

10

74

News Around

Info

14

76

Leisure

Aircraft Fleet

16

77

Wisdom in The Air

Welcome Aboard

60

78

Culinary

Route Map

64

80

Hot Stuff

KidZone

70

Postcard

Contributors

Valentino Luis

Pria kelahiran Maumere, Flores ini menyelesaikan studi di Fakultas Sastra Universitas Udayana Denpasar dan Institut fßr Sprache & Komunikation Hannover, Jerman. Mulai berkelana ke berbagai negara sejak 2007 dan menjadi kontributor untuk majalah wisata dalam dan luar negeri (Nature’s Best Photography, Merian Germany, National Geographic Traveler, Travelxpose, dll). Valentino mengajak pembaca ke Tanjung Puting, suaka yang melegenda bagi orangutan Kalimantan, dengan perjalanan naik kapal kayu menyusuri sungai sehitam air tinta.


Cockpit’s Note

Lion Air Group Perkuat Jumlah Armada Penumpang yang budiman,

President Director Rudy Lumingkewas Director of Safety & Security Capt. Eduard Kallisto Pardede

Pertama kami mengucapkan “Selamat Tahun Baru 2018”. Semoga di tahun ini Tuhan Yang Maha Esa tetap melimpahkan rahmat dan perlindungan kepada kita. Dan di tahun baru ini pula kita mendapatkan pembaruan semangat demi kesuksesan. Semangat tahun baru ini pula yang mendorong kami terus berupaya memberikan yang terbaik kepada seluruh penumpang. Kualitas sumber daya manusia terus kami tingkatkan demi kenyamanan penumpang sekalian terbang bersama kami. Demikian juga dengan armada pesawat yang dipakai, secara bertahap kami terus menerima kiriman pesawat baru langsung dari pabriknya. Selama tahun 2017, Lion Air Group telah menerima kiriman pesawat Boeing 737 MAX8 sebanyak 8 unit. Ini sesuai kontrak di tahun 2017. Di tahun 2018 ini Lion Air Group akan menerima delapan pesawat Airbus A320 CEO untuk memperkuat armada Batik Air. Selain itu, kami juga akan menerima dua pesawat jenis ATR 72-600 untuk Wings Air dan empat unit Boeing 737 MAX8 untuk Thai Lion Air atau Malindo Air. Selain itu, kami juga terus menambah rute baru baik domestik maupun internasional, serta menambah frekuensi terbang pada rute yang sudah ada. Terimakasih atas kepercayaan penumpang sekalian, selamat menikmati penerbangan Anda.

Director of Operation Capt. Zwingly Silalahi Director of Technics Beni Purnama Director of Commerce Achmad Hasan Director of General Affairs & Finance Edward Sirait General Manager Service Ari Azhari

Publisher & Editor In Chief Makhfud Sappe Editor Ristiyono, Faisyal, Riman Saputra N, Dody Wiraseto, Priyanto Sismadi Marketing Fransiska Ririn Tri Astuti, Sahman Ahmad Tjambolong, Fernandito Haka (Bali) Art Director Gerald Manuel

Salam,

Illustrator & Designer Richard Archie F. Mandagie, M. Saleh Hanif

Rudy Lumingkewas President Director Lion Air

Finance & Administration Ade Kristanti, M. Zaky, M. Solichin

Advertising Hotline Lionmag: 0821 10 88 22 00 Fax.: +62 (21) 3151668 Email: edlionmag@gmail.com

Issn: 1979-4185

Beragam informasi tentang dunia traveling dan lifestyle di Lionmag ini bisa dibaca di www.lionmag.net www.lionmag.net LIONMAG INFLIGHT MAG

6

LIONMAG JANUARI 2018

www.issuu.com/lionmagazine


Vibrant Social Hub

INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

7


EDITOR’S NOTE Membuka edisi awal tahun ini, Valentino Luis mengajak kita menyusuri pusat konservasi orangutan di Tanjung Puting, Kalimantan Tengah. Masih dalam semangat pelestarian alam, kita ikuti petualangan Tri Suswati—istri Kapolri Jenderal (Pol) Muhammad Tito Karnavian—mengeksplor keindahan alam bawah laut perairan Taman Nasional Komodo yang penuh kejutan. Lewat perjalanan bawah lautnya, ia memberikan gambaran betapa alam bawah laut Taman Nasional Komodo perlu dilestarikan dan tidak kalah indah dibanding panorama perbukitan di sekitarnya. Puas menikmati keindahan Taman Nasional Komodo, perjalanan kita lanjutkan ke Cirebon. Menjelajah kota ini dalam goresan sketsa gambar yang menarik. Selanjutnya, kami bawa Anda pada perjalanan offroad penuh tantangan menyusuri Gunung Merapi, Yogyakarta. Sebuah perjalanan mendebarkan yang memacu adrenalin. Kota Magelang menjadi perjalanan kita selanjutnya. Kemegahan Candi Borobudur di kota ini sungguh mengagumkan. Bahkan, oleh Kementrian Pariwisata Indonesia komplek wisata Candi Borobudur ini dimasukkan dalam salah satu destinasi wisata prioritas selain Mandalika, Danau Toba, dan Labuan Bajo.

Rasanya sangat sayang melewatkan kuliner khas Kota Magelang. Kami menyuguhkan mangut beong, sego godhog, kupat tahu, dan sop senerek untuk melengkapi pengalaman perjalanan Anda. Selain itu, kuliner khas rumah makan Padang juga melengkapi pilihan cita rasa Anda. Selanjutnya kita menuju Kota Medan. Di kota ini berdiri megah Kuil Shri Mariamman, kuil Hindu tertua yang hingga kini masih dijadikan tempat bersembahyang umat Hindu dan pusat perayaan festival Deepawali dan Thaipusam. Masih banyak destinasi wisata lain yang menarik untuk kita sambangi di negeri ini. Dan pasti akan mengisi lembar perjalanan Anda dengan cerita-cerita menyenangkan. Juga masih banyak informasi menarik dan terkini dalam edisi kali ini yang kami berikan untuk menemani perjalanan Anda selama berada di pesawat Lion Air. Selamat memasuki tahun 2018

Makhfud Sappe


NEWS AROUND

Teknologi Digital Dapat Meningkatkan Pariwisata

Batik Air

Buka Tiga Rute Baru Setelah sukses menerbangkan armadanya menuju Silangit dari Bandara Internasional Soekarno – Hatta, 1 Desember 2017, maskapai Batik Air kembali membuka rute baru, Labuan Bajo dan destinasi internasional menuju Kinabalu, Malaysia. Dan penerbangan mulai 15 Desember 2017. Kedua rute tersebut diterbangkan dari Cengkareng melalui Bandara Internasional Soekarno – Hatta, tanpa transit. Corporate Communication Lion Air Group, Ramaditya Handoko menyampaikan, pembukaan akses menuju Labuan Bajo dilakukan Batik Air salah satu tujuannya adalah mendukung pemerintah dalam mempromosikan dan memperkenalkan 10 destinasi wisata Bali Baru. Wings Air Siap Mengudara di Putussibau dan Sintang Wings Air dengan pesawat baling–baling, tipe ATR 72-500/600 telah melayani penerbangan dari Pontianak melalui Bandar Udara Supadio menuju Putussibau dan Sintang sejak 15 Desember 2017. Penerbangan menuju Putussibau dan Sintang dioperasikan satu kali jadwal penerbangan perhari. “Pembukaan rute ini merupakan hal penting bagi poros transportasi udara bagi warga Putussibau maupun Sintang menuju Pontianak. Memudahkan mereka dalam melakukan perjalanan,” ujar Ramaditya Handoko, Corporate Communication Lion Air Group.

10

LIONMAG JANUARI 2018

Teknologi digital, memberikan dampak positif terhadap industri pariwisata di Indonesia. Hasil survei yang dilakukan Travelport, Indonesia diklaim menjadi negara di peringkat ke tiga terbesar dalam kategori wisatawan sadar digital menggunakan telepon pintar. Peringkat pertama diduduki oleh China dan selanjutnya adalah India. Ketika merencanakan perjalanan, 93 persen wisatawan Indonesia menggunakan video dan foto dari media sosial (review), 71 persen menggunakan pencarian suara, 84 persen masih lebih memilih untuk berkonsultasi pada agen perjalanan.

AccorHotels Jakarta Greater

Lanjutkan Misi Sosialnya

AccorHotels wilayah Jakarta dan sekitarnya kembali mengadakan rangkaian kegiatan berupa penyuluhan bahaya narkoba dan pemberian imunisasi DTTD dan HPV. Perwakilan staf dari 35 hotel dari berbagai brand (Raffles, Fairmont, Pullman, Grand Mercure, Novotel, Mercure, ibis Styles, ibis, dan ibis Budget) yang tersebar di Jakarta dan sekitarnya secara aktif terlibat dalam acara yang berlangsung 4-5 Desember 2017. “Kegiatan seperti ini rutin kami adakan untuk para pelajar dengan jenjang usia serta sekolah yang kami tuju berbeda-beda setiap tahunnya,”kata Carlos Monterde, Ketua program CSR AccorHotels Greater Jakarta.


NEWS AROUND One Stop Destination untuk MICE di Kota Bandung

Tuan Rumah Acara APTISI

Hotel yang terletak di Kawasan Terpadu Trans Studio Bandung ini hadir sebagai one stop destination untuk MICE dan leisure di Bandung. Ibis Bandung Trans Studio memiliki fasilitas MICE yang terdiri dari 13 ruang pertemuan, dan 1 ballroom dengan kapasitas mencapai 1200 orang yang dapat mengakomodir acara sekelas nasional bahkan internasional. Ballroom hotel ini berlokasi di lantai dasar Mesjid Agung Trans Studio Bandung. Keseluruhan ruangan meeting sangat eco-friendly dengan berbagai fasilitas yang ditawarkan kepada para tamu.

Universitas Esa Unggul kembali dipercaya menjadi tuan rumah acara Rembug Nasional Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) dengan tema “Revolusi Pendidikan Tinggi Dalam Menghadapi Digital Disruption� 29 November lalu. Acara yang dihadiri 500 Rektor dari univeritas swasta seluruh Indonesia ini juga dihadiri Presiden Republik Indonesia Joko Widodo sebagai keynote speaker. Pembukaan diawali pidato Ketua panitia Rembug Nasional 2017 sekaligus Rektor Universitas Esa Unggul, Dr.Ir. Arief Kusuma A.P., M.B.A.

Artotel

Hadir Di Yogyakarta Artotel Group bekerjasama dengan Rasanto Group, secara resmi membuka Artotel Yogyakarta pada 7 Desember 2017. Terletak di Jl. Kaliurang KM 5.6 No. 14, Caturtunggal, Sleman, Artotel Yogyakarta memadukan arsitektur modern dengan pesona budaya lokal Yogyakarta. Hotel ini menawarkan 105 kamar artistik yang berukuran 23 sqm, 25 sqm, dan 41 sqm. Sama seperti properti Artotel lainnya yang mendukung seniman lokal beraliran seni kontemporer yang menetap di daerah hotel itu berada, Artotel Yogyakarta berkolaborasi dengan 6 seniman lokal.

Universitas Esa Unggul

Hilton Garden Inn Bali Ngurah Rai Airport

Persembahan Khusus Bagi Penumpang Lion Air Bali merupakan lokasi yang pas untuk liburan tahun baru. Apa lagi jika ke Bali naik pesawat Lion Air dan menginap di Hilton Garden Inn Bali Ngurah Rai Airport. Ada diskon khusus bagi penumpang Lion Air yang mau menginap di hotel ini. Cukup dengan menunjukkan boarding pass Lion Air periode penerbangan 28 Desember 2017 - 31 Januari 2018, Anda dapat menikmati potongan harga sampai 30 persen menginap di Hilton Garden Inn Bali Ngurah Rai Airport dan mendapat potongan 20 persen untuk food and beverage, dengan maksimum menginap selama lima malam.

Sky House BSD+

Rumah Pintar Terkemuka Konsep hunian pintar dan modern ditawarkan Sky House BSD+. Hunian ini mengusung konsep perumahan di negara-negara maju, menggunakan Intelligent Security System (Sistem Keamanan Pintar) dan Seven Layered Landscape Gardens (Taman Susun Tujuh). Apartemen Sky House BSD+ berdiri di atas tanah seluas 8.3 hektare, terdiri dari 12 menara, berlokasi persis di sebelah pusat perbelanjaan terkemuka AEON Mall BSD, yang termasuk dalam Kawasan Ekonomi Terpadu (CBD) BSD City. Terdapat banyak varian unit yang ditawarkan. INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

11


LEISURE

Toraja Coffee House

Cita Rasa Kuliner Toraja

Hidangan Peneman Rapat Istimewa di Harris CafĂŠ

Rapat dan makan siang adalah dua hal yang saling berkaitan erat. Untuk itu, Harris Suites fX Sudirman menghadirkan dua fasilitas yang sangat mendukung kegiatan tersebut yakni Harris CafĂŠ dan Harris Meeting Room. Hidangan yang disajikan mempunyai sentuhan variasi rasa berbeda, dimulai dari masakan Barat, Eropa, serta masakan Indonesia. Sedangkan Harris Meeting Room dilengkapi empat meeting room dari berbagai macam ukuran seperti Simple, Unique, Friendly dan Happy, serta salah satu meeting room yang dapat mengakomodasi hingga 130 orang.

Kopi Toraja mendapat tempat di hati masyarakat hingga di kancah Internasional. Namun sebenarnya, Toraja tidak hanya sebatas kopi, ada banyak kuliner khas Toraja yang menarik untuk dicicipi dan semua itu tersedia di Toraja Coffee House. Berlokasi di kawasan Jalan Casablanca, Jakarta Selatan, coffee house ini menyajikan menu istimewa seperti Tollo Pamarrasan. Menu ini berupa daging lembut dengan kuah hitam menggunakan keluak dipadu bumbu rempah yang digunakan seperti lada, kunyit. Semakin nikmat dengan sambal Katokkon yang pedas menyegarkan.

Black Sheep

Restoran Tradisional Italia di Selatan Jakarta Arkipela Spa

Black Sheep mengusung konsep traditional Italian restaurant. Restoran yang berada di kawasan Kemang, Jakarta Selatan ini menyajikan kreasi menu koki asal Italia Michele Cuozzo. Pizza berbentuk panjang dan aneka hidangan laut segar khas Italia Selatan yang wajib dinikmati. Coba juga menu pembuka, Carpaccio di Tono. Sebagai menu utama Risotto Torre Saracena adalah pilihan tepat selain pizza-nya yang istimewa. Restoran ini juga menyajikan menu sarapan, cocok untuk Anda yang memiliki mobilitas tinggi.

12

LIONMAG JANUARI 2018

Warisan Budaya Indonesia Arkipela Spa merupakan fasilitas terbaru yang diberikan MĂśvenpick Resort & Spa Jimbaran Bali. Spa ini mengandalkan resep dan proses turun temurun yang akan meninggalkan kesan menyegarkan dan memberikan energi baru bagi tamu. Memadukan kearifan lokal dalam segi kesehatan dengan menggunakan ramuan herbal tradisional, Arkipela Spa adalah cerminan semangat sejati Nusantara. Arkipela Spa memiliki sembilan ruang perawatan yang tenang, sauna dan pilihan ruang pijat shiatsu dan bisa diakses lewat Samasta Lifestyle Village.


INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

13


Traveling Tanjung Puting

Kidung Hening Tanjung Puting Suaka melegenda bagi orangutan Kalimantan, dengan perjalanan naik kapal kayu menyusuri sungai sehitam air tinta. Teks & Foto Valentino Luis

Siswi orangutan betina yang terkenal. LIONMAG JANUARI 2018 14


INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

15


S

etelah 30 menit meninggalkan Kota Pangkalan Bun, bus menurunkan kami di Dermaga Kumai. Saat itu pukul 21.00. Dari gerbang dermaga yang tampak masih baru, saya bisa melihat kapal-kapal kayu berayun di atas sungai. Usai mengurusi dokumen, kami bergegas menuju kapal-kapal tersebut. Dua di antaranya ternyata telah menunggu kami.

16

LIONMAG JANUARI 2018

Ini merupakan satu bagian dari rentetan perjalanan kami di Kalimantan Tengah. Terdapat hampir dua puluhan orang dalam grup kami, terdiri atas grup penulis dan grup perwakilan agen wisata. Kami diundang oleh Forum Tata Kelola Pariwisata (FTKP) yang didukung pemerintah daerah serta lembaga pengembangan destinasi SwissContact Wisata, dengan misi menjelajahi tempat-tempat menarik.

Malam ini, usai beberapa hari masuk rimba belantara yang dijaga Suku Dayak Tomun, giliran kami hendak dibawa menuju Tanjung Puting, sebuah taman nasional yang didedikasikan bagi satwa Kalimantan, khususnya orangutan. Bertahuntahun saya mengimpikan perjalanan ke Tanjung Puting, sehingga ketika mendapatkan undangan dari FTKP dan SwissContact Wisata serasa menang lotre!


sangat antusias. Dari kalimatkalimat ramahnya menyambut kami, tidak butuh waktu lama bagi saya menyadari bahwa ia sangat berpengalaman dan mengenal baik seluk beluk Tanjung Puting. ‘’Sudah dua puluh tujuh tahun Pak Bowo keluar masuk Tanjung Puting,� bisik Mas Dwi, pendamping kami. Saat klotok melaju di bawah malam gulita, saya merasakan letup sensasi perjumpaan nyata yang akan saya alami dengan orangutan di habitat aslinya, seperti riak-riak keperakan Sungai Kumai.

Liku-Liku Sekonyer Mesin klotok tiba-tiba dimatikan dan kami berhenti melaju. Rupanya sudah tengah malam. Kami telah berpindah dari Sungai Kumai yang lebar ke Sungai Sekonyer yang lebih sempit, menyerupai kanal. Di muara ini kami bermalam, tetap di atas klotok. Kiri kanan sungai dijejali pohon nipah (Nypa frutican), sepintas mirip pohon salak, berjejer sepanjang sungai ke timur. Pak

Bowo telah berhenti bercerita dan tidak ada lagi suara yang terdengar selain semilir angin. Tidur saya pun amat pulas. Esok paginya, kami bangun lebih awal. Kasur dan kelambu dirapikan, diganti dengan meja serta kursi. Sarapan berupa nasi goreng, roti, kopi, dan buah-buahan terhidang. Saya kerap bermalam di atas laut. Sebenarnya pengalamannya sama bila tidur di kapal, tetapi rasanya agak beda melakukannya di atas sungai yang dibekap hutan. Lebih syahdu, hening, romantis. Taman Nasional Tanjung Puting memiliki sejumlah pintu masuk yang disebut camp, baik di kiri maupun kanan Sungai Sekonyer. Tiap camp menyediakan feeding station atau tempat memberi makan orangutan. Menurut Pak Bowo, semua orangutan benar-benar bebas berkeliaran di area taman nasional seluas 3,040 km persegi ini. Hanya pada jam-jam tertentu petugas akan memanggil mereka makan di feeding station. Itu pun

(kiri) Sebuah klotok melewati jalur Black River. (kanan) Kelambu yg melindungi tidur dari serangan serangga malam.

Agar sampai ke kawasan konservasi Tanjung Puting, satusatunya moda yang digunakan adalah klotok (kapal motor dari kayu). Sebagaimana diketahui, Kalimantan merupakan surganya sungai. Dari zaman dahulu klotok menjadi transportasi andalan untuk menjangkau wilayah-wilayah yang terpisahkan sungai. Klotok kami, untuk grup penulis, dipandu Pak Bowo, seorang yang INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

17


(atas) Pantai Seger Mandalika, Lombok. (bawah) Pulau Kelor, Labuan Bajo.

tanpa paksaan. Orangutan dibebaskan bepergian ke mana pun semaunya untuk mencari makanan sendiri. ‘’Karena orangutan dibiarkan bebas, kita tidak bisa bersua mereka dalam jumlah yang pasti saat berkumpul di feeding station,” ujar Pak Bowo menerangkan. Mendekati Camp Tanjung Harapan, kami bertemu orangutan pertama, bergelayut sendirian di batang pohon. Orangutan tidak hidup dalam kelompok, Mereka hewan semi-soliter, tidak seperti kera atau simpanse. Orangutan jantan selalu memisahkan diri dan yang betina biasanya hanya ditemani beberapa anaknya yang masih kecil. Mereka juga digolongkan hewan arboreal, yakni beraktivitas di atas pohon. Sedangkan gorilla dan simpanse adalah hewan terrestrial, hidup di tanah.

18

LIONMAG JANUARI 2018

Kami tidak mampir di Camp Tanjung Harapan. Sasaran kami adalah Camp Leakey yang paling ujung. Meskipun jauh dan klotok tidak melaju secepat sekoci, saya sangat menikmati lika-liku jalur Sungai Sekonyer. Usai melewati Tanjung Harapan, Sungai Sekonyer terbelah menjadi dua lintasan dengan warna berbeda. Klotok berbelok ke lintasan sebelah kanan dengan air sungai berwarna hitam legam seperti tinta. Belum pernah saya jumpai sungai seperti ini. ‘’Warna hitamnya bukan karena polusi, tapi berasal dari kayu serta dedaunan yang mengendap di dasar sungai berpuluh hingga ratusan tahun,” kata Pak Bowo menerangkan. Jalur sungai berair pekat ini dijuluki ‘’Black River’’ oleh penjelajah asing. Tampak menakjubkan sekaligus menyeramkan, apalagi vegetasi

berubah lebih didominasi pohonpohon tinggi menjulang rimbun dan liar, nyaris menutupi awan. ‘’Nanti malam, sepulang dari Camp Leakey, kita menginap di jalur sungai hitam ini. Kalau bangun pagipagi, suasana sangat mistis karena sepanjang sungai terlingkupi kabut dan satwa-satwa akan berkidung dalam keheningan,” Mas Dwi berkata. Uh, dia tahu apa yang saya bayangkan.

Mencari Tom Kami tiba di Camp Leakey. Pengunjung sudah banyak di sini, padahal sepanjang perjalanan tadi kami hanya berpapasan dengan segelintir klotok. Sepertinya Camp Leakey adalah camp paling difavoritkan. Selain apik, tempat inilah yang mula-mula sekali menggagas


Saya bisa melihat dengan dekat bagaimana orangutan berdatangan dari berbagai arah saat hidangan berupa pisang dan tebu ditebar. Menyaksikan bagaimana mereka menjalani kehidupan dengan bebas di hutan ini, jelas jauh lebih baik ketimbang menonton dari balik kandang kebun binatang di kota-kota. (kiri ke kanan) Pengunjung menyaksikan orangutan di feeding station. • Pengunjung mengamati foto garis keturunan orangutan. • Hunian suku Dayak di Kalimantan Tengah.

konservasi orangutan sejak 1971 dan menjadi semacam sanctuary bagi peneliti dari berbagai belahan dunia. “Selain itu, karena di sini ada Tom, orangutan jantan paling dominan di seluruh wilayah Taman Nasional Tanjung Puting. Ia adalah raja, penguasa segala orangutan di sini,” Pak Bowo menjelaskan lagi. Kehidupan orangutan bagaikan kerajaan, primata terkuat dan paling berwibawa akan mengusai teritorial. ‘’Jika Tom muncul, semua akan menyingkir jauh,” kata Pak Bowo sungguh-sungguh. Trek jalan kaki di Camp Leakey terdiri atas jembatan kayu melalui zona mangrove, lalu dilanjutkan dengan rute-rute menembus hutan dalam jumlah amat banyak. Kami singgah di pusat informasi sekaligus mini museum untuk mengetahui seluk beluk tempat ini serta bagaimana konservasi orangutan bermula. Gerimis tidak menghalangi kami menuju feeding station demi bersua Tom, si raja orangutan.

Sayang, hari itu Tom tidak tampak. Menurut staf Orangutan Foundation (pengelola Camp Leakey), Tom sedang mengembara di wilayah selatan. Toh, saya bisa melihat dengan dekat bagaimana orangutan berdatangan dari berbagai arah saat hidangan berupa pisang dan tebu ditebar. Menyaksikan bagaimana mereka menjalani kehidupan dengan bebas di hutan ini, jelas jauh lebih baik ketimbang menonton dari balik kandang kebun binatang di kota-kota. Kami meninggalkan Camp Leakey dan bergerak pulang ke arah semula. “Besok siapa tahu kita bertemu Tom

di Camp Pondok Tanguy,” kata Pak Bowo. Sekonyong-konyong saya jadi terobsesi untuk mencari Tom. Seperti diuraikan Mas Dwi, klotok kami akan bermalam di Black River, dekat Camp Pondok Ambung. Pak Bowo menjanjikan untuk membawa kami melakukan petualangan malam, night trekking, mencari satwa-satwa nocturnal seperti tarantula, tarsius, kelelawar, burung-burung, dan rusa. Saya tidak sabar menunggu malam tiba, juga ingin bangun subuh melihat kabut membuntal Sungai Sekonyer sembari mendengar kidung memecah hening. INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

19


Traveling Labuan Bajo

20

LIONMAG JANUARI 2018


Merajut Pesona Bawah Laut Taman Nasional Komodo Teks Tintin Ryanti Foto Michael Waleleng

INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

21


T

ermotivasi menikmati keindahan alam Indonesia dengan cara yang sedikit berbeda dibandingkan pelancong biasa, Tri Suswati —istri Kapolri Jenderal (Pol) Muhammad Tito Karnavian— dan saya memilih olahraga selam. Melalui olahraga ini, kami bisa menikmati keindahan bawah laut perairan Indonesia yang begitu memesona untuk lebih menebalkan cinta pada Tanah Air dan, tentu, memberikan pengalaman personal yang mengesankan. Bukankah keindahan alam bawah laut Indonesia telah nyata menjadi tujuan utama para penyelam dari segala penjuru dunia? Sebagai negara kepulauan yang terletak di daerah tropis, pesona alam bawah laut Indonesia telah diakui dunia. Salah satu ‘’surga bawah laut’’ di Bumi. Realitas ini pula yang menggerakkan kami mulai menjelajah berbagai titik penyelaman yang tersebar di wilayah perairan Indonesia. Dalam kapasitas sebagai istri Kapolri, saat mendampingi sang suami bertugas ke sejumlah daerah, Tri Suswati terus berusaha mengajak seluruh anggota Bhayangkari untuk selalu mencintai alam Nusantara, khususnya alam bawah laut, serta melestarikannya. Seluruh anggota Bhayangkari juga diimbau aktif mempromosikannya di media sosial agar keindahan alam Indonesia semakin diketahui publik luas, nasional maupun dunia. Kali ini perjalanan membawa Tri Suswati dan saya mengeksplorasi keindahan perairan di kawasan Taman Nasional Komodo, Nusa Tenggara Timur. Kini perjalanan ke Labuan Bajo juga semakin mudah karena maskapai Batik Air membuka penerbangan langsung dari Bandara SoekarnoHatta, Cengkareng, menuju Bandara

22

LIONMAG JANUARI 2018

Komodo di Labuan Bajo. Waktu tepat menikmati pesona alam bawah laut di kawasan ini adalah Mei hingga September. Setiba di Labuan Bajo, kami melakukan persiapan akhir sebelum menuju beberapa titik penyelaman. Semua peralatan rampung dicek dan siap memulai perjalanan ke titik-titik penyelaman di kawasan perairan Taman Nasional Komodo secara Liveon-Board (LoB) dengan kapal pinisi. Sengaja kami lebih memilih tinggal beberapa hari di atas kapal pinisi. Selain mengasyikkan, LoB juga lebih memudahkan serta menghemat waktu tempuh untuk mencapai beberapa titik penyelaman favorit. Pemandangan yang bisa dinikmati selama perjalanan dengan kapal pinisi sungguh menakjubkan. Gugusan pulau eksotis menyembul di antara hamparan luas biru air laut. Kami menyempatkan menjejakkan kaki di bukit-bukit yang dilalui kapal pinisi kala berlayar mengelilingi kawasan Taman Nasional Komodo menuju titiktitik penyelaman. Dari banyak titik penyelaman yang tersebar di kawasan perairan Taman Nasional Komodo, kami menentukan Batu Bolong sebagai titik penyelaman pertama. Area titik ini tidak terlalu luas. Pada sisi kanan-kirinya kadang muncul arus bawah yang harus dihindari para penyelam. Meski tidak terlalu luas, biota laut di titik penyelaman Batu Bolong sangat beragam. Aneka ragam dan warna karang, black tip shark, white tip shark, ikan napoleon, penyu, dan masih banyak lainnya bisa dinikmati. Puas menikmati keindahan bawah laut di titik penyelaman Batu Bolong, kami kembali ke pinisi untuk rehat serta bersiap melanjutkan ke spot berikut. Penyelaman pun berlanjut ke titik Taka Makassar yang menuntut kami ekstrahati-hati karena arusnya


INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

23


24

LIONMAG JANUARI 2018


cukup kencang. Di spot ini, kami dipuaskan oleh lambaian cantik manta ray. Di sini pula, jika beruntung, kita bisa jumpa sting ray. Kami benarbenar sudah merasa beruntung. Titik penyelaman lain dalam daftar wajib dieksplorasi adalah Crystal Rock. Hiu-hiu karang ‘’parkir’’ memicu kekaguman kami pada titik ini. Titik penyelaman ini memang dikenal sebagai area ‘’parkir’’ hiu-hiu karang usai lelah mengarungi perairan Taman Nasional Komodo. Sangat unik! Hiu-hiu itu tampak begitu diam dan nyaman di dasar laut. Seolah mereka tidak risau kehadiran kami. Lagi-lagi pengalaman yang sangat menyenangkan. Selain dua titik tersebut, banyak titik penyelaman lain masih bisa didapati di perairan Taman Nasional Komodo. Sebutlah Castle Rock, Shoot Gun, dan sejumlah lainnya yang harus kami selami. Setiap titik penyelaman memberikan sensasi berbeda-beda yang membuat kami antibosan dan enggan berhenti menyelam. Namun, perlu diingat, kawasan perairan Taman Nasional Komodo tidak disarankan bagi para penyelam pemula. Untuk menyelam di kawasan ini, setidaknya penyelam mengantongi sertifikat Advance dan minimal telah melakukan 50 kali penyelaman. Menikmati langsung pesona dan keunikan habitat bawah laut di perairan Taman Nasional Komodo, apresiasi layak diberikan kepada pemerintah daerah setempat sejak beberapa periode sebelumnya yang begitu sadar menjaga kelestarian alam bawah laut mereka. Pelestarian berbuah eksotisme yang mampu memberikan pendapatan daerah berkesinambungan hingga kini. Wisatawan lokal dan mancanegara tiada henti berdatangan untuk menikmati keindahan sekaligus keunikan alam bawah laut perairan Taman Nasional Komodo.

Penghargaan juga layak diberikan atas partisipasi positif masyarakat setempat yang semakin menyadari urgensi menjaga kawasan taman nasional tersebut dari tangan-tangan jahil orang tidak bertanggung jawab yang ingin mengusik dan merusaknya. Pemerintah daerah dan masyarakat terus berikhtiar menjaga kelestarian kawasan Taman Nasional Komodo. Penyelam seharusnya juga sadar dan selalu tergerak untuk berpartisipasi dalam pelestarian. Oleh karena itu, dalam rangkaian penyelamannya, Tri Suswati selalu menekankan pentingnya para diver terus meningkatkan kemampuan serta pengetahuan, sehingga juga tertanam kuat kesadaran dan tanggung jawab untuk melestarikan lingkungan. Misalnya, dalam berbagai kesempatan, Tri Suswati juga tiada henti menyerukan agar tidak mengonsumsi ikan-ikan yang dilindungi. Keindahan Taman Nasional Komodo tidak hanya pada alam bawah lautnya. Di sela-sela jadwal menyelam, kami juga menikmati panorama daratan yang eksotis, trekking di beberapa lokasi, atau sekadar mainmain di pantai yang tidak kalah menawan seperti Pink Beach. Ditemani seorang ranger, trekking kami lakukan di Pulau Komodo untuk melihat komodo, hewan purba berwujud kadal raksasa, di habitat aslinya. Sebuah pengalaman yang, lagi-lagi, luar biasa. Bentang alam Taman Nasional Komodo yang begitu indah kian memesona kala senja menjelang dan matahari beranjak ke peraduan. Semburat jingga menghias langit luas, memantulkan warna keemasan di lautan lepas. “Menjadi tanggung jawab semua menjaga kelestarian perairan Taman Nasional Komodo ini,” kata Tri Suswati. INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

25


Travel Sketch Cirebon

Yuk Liburan ke Cirebon 26

LIONMAG JANUARI 2018


Kisah Keraton Cirebon

Kasepuhan Cirebon.

Berada di pesisir utara Jawa atau lebih dikenal dengan jalur Pantura (Pantai Utara), pada masa silam Cirebon merupakan salah satu jalur utama penyebaran Islam di Jawa Barat. Peninggalan bersejarah pun banyak didapati di kota ini. Teks Faisyal ILUSTRASI Archie Mandagie

Keraton Kasepuhan merupakan Kerajaan Islam sekaligus pusat pemerintahan Kasultanan Cirebon, Jawa Barat. Keraton ini terdiri atas dua kompleks bangunan bersejarah, yaitu Dalem Agung Pakungwati serta Kompleks Keraton Pakungwati yang kini disebut dengan Keraton Kasepuhan. Seperti keraton-keraton di wilayah Cirebon, bangunan Keraton Kasepuhan menghadap ke arah utara. Pada bagian depan terdapat alun-alun sebagai tempat latihan prajurit. Alun-alun juga digunakan sultan sebagi tempat untuk menyampaikan pengumuman kepada rakyat serta tempat rakyat mengadukan permasalahan mereka kepada sultan. Di sebelah barat Keraton Kasepuhan terdapat masjid megah yang didirikan Para Wali, yaitu Masjid Agung Sang Cipta Rasa. Sementara dulu, di sebelah timur alun-alun, merupakan lokasi perekonomian, yaitu pasar. Sekarang tempat tersebut adalah Pasar Kasepuhan yang sangat terkenal dengan pocinya. Keraton menghadap utara dengan bangunan masjid di sebelah barat serta pasar di sebelah timur, dengan alunalun di tengah, merupakan model-model keraton pada masa itu, terutama yang terletak di daerah pesisir. Bahkan, hingga kini model tersebut banyak diikuti seluruh kabupaten/kota, khususnya di Jawa. Di depan gedung pemerintahan terdapat alun-alun dengan masjid di sebelah barat. Sebelum memasuki gerbang kompleks Keraton Kasepuhan, dijumpai buah pendopo. Di sebelah barat disebut Pancaratna, tempat para punggawa keraton dan lurah (sebutan saat ini pamong praja) berkumpul. Sedangkan pendopo sebelah timur disebut Pancaniti, tempat para perwira keraton saat digelar latihan keprajuritan di alun-alun. INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

27


Jejak Sunan di Cirebon

Masjid Agung Sang Cipta Rasa —dikenal pula dengan Masjid Agung Kasepuhan atau Masjid Agung Cirebon— berada dalam kompleks Keraton Kasepuhan, Cirebon. Inilah masjid tertua di Cirebon yang dibangun sekitar 1480 M, semasa Wali Songo menyebarkan Islam di tanah Jawa. Konon pembangunan masjid ini melibatkan sekitar 500 orang yang didatangkan dari Majapahit, Demak, serta Cirebon sendiri. Dalam pembangunannya, Sunan Gunung Jati menunjuk Sunan Kalijaga sebagai arsitek. Sunan Gunung Jati juga memboyong Raden Sepat, arsitek dari Majapahit yang menjadi tawanan Perang Demak-Majapahit, untuk membantu Sunan Kalijaga merancang bangunan masjid tersebut. Masjid tersebut dibangun tanpa menara, beratap limas, serta tanpa hiasan di ujung, entah itu bulan sabit atau hiasan atap khas Jawa yang disebut memolo. Konon, hiasan di atap Masjid Agung Kasepuhan dipindahkan ke atap Masjid Agung Banten. Setelah masuk melewati gerbang, wisatawan bisa menyaksikan bangunan utama masjid tersusun dari bata, berdinding merah, dengan

Masjid Agung Sang Cipta Rasa.

perluasan teras ke segala sisi. Atap pada bagian pelataran dibuat cukup rendah seperti rumah joglo. Terdapat tempat berwudhu ala tradisional berupa bak bulat serta kendi besar berisi air.

Tempat Meditasi Sultan

Gua Sunyaragi atau Taman Air Sunyaragi merupakan tempat beristirahat serta meditasi para sultan dan keluarga. Kompleks

Gua Sunyaragi.

28

LIONMAG JANUARI 2018

Tamansari Sunyaragi terdiri atas dua bagian, yaitu pesanggrahan serta bangunan gua. Bagian pesanggrahan dilengkapi serambi, ruang tidur, kamar mandi, kamar rias, ruang ibadah, serta dikelilingi taman lengkap dengan kolam. Saat menerima bawahan untuk bermufakat, sultan menggunakan Bangsal Jinem dan beristirahat di Mande Beling. Bagian bangunan gua berbentuk gunung-gunungan, dilengkapi terowongan penghubung bawah tanah serta saluran air. Bagian luar kompleks bermotif batu karang dan awan. Pintu gerbang luar berbentuk candi bentar, sedangkan pintu dalam berbentuk paduraksa. Pada bangunan gua terdapat Gua Peteng (Gua Gelap) untuk bersemedi dan Gua Padang Ati (Hati Terang) sebagai tempat khusus para sultan bertapa. Juga Gua Pande Kemasan sebagai tempat pembuatan sekaligus penyimpanan senjata. Untuk perbekalan dan makanan prajurit disimpan di Gua Pawon. Sementara Gua Pengawal, berada di bagian bawah, sebagai tempat jaga para pengawal. Pada masa silam kompleks


gua ini dikelilingi Danau Jati, tetapi kini telah mengering. Gua Sunyaragi merupakan salah satu bagian dari Keraton Pakungwati, yaitu Keraton Kasepuhan. Terdapat dua versi tentang berdirinya gua ini. Versi pertama adalah berita lisan yang disampaikan turun-temurun oleh para bangsawan Cirebon atau keturunan keraton. Versi ini lebih dikenal dengan versi Carub Kanda. Yang kedua adalah versi Caruban Nagari, berdasarkan buku Purwaka Caruban Nagari tulisan tangan Pangeran Kararangen atau Pangeran Arya Carbon. Menurut versi ini, Gua Sunyaragi didirikan pada 1703 Masehi oleh Pangeran Kararangen, cicit Sunan Gunung Jati. Kompleks Sunyaragi telah beberapa kali mengalami perombakan dan perbaikan.

Batik Cirebon

Kampung Batik Trusmi merupakan pusat industri batik di Cirebon sekaligus tempat wisata kuliner. Kampung ini terletak di Plered, Cirebon, sekitar 4 kilometer arah barat dari Kota Cirebon. Di sepanjang jalan utama Desa Trusmi sampai Panembahan terdapat puluhan tempat pembuat batik. Berbagai papan nama tempat pembuatan batik berjejer menghiasi setiap bangunan di tepi jalan. Munculnya berbagai showroom ini tak lepas dari tingginya minat masyarakat, terutama dari luar kota, untuk mendapatkan batik Cirebon, baik melalui showroom maupun online shop. Batik Cirebon termasuk golongan batik pesisir meski sebagian terbilang dalam kelompok batik keraton

sebagai pengaruh dua keraton yang ada di kota tersebut, yaitu Keratonan Kasepuhan dan Keraton Kanoman. Dari dua keraton tersebut muncul beberapa desain batik cirebonan klasik yang hingga kini masih dikerjakan sebagian masyarakat Desa Trusmi, di antaranya, mega mendung, paksinaga liman, patran keris, patran kangkung, singa payung, singa barong, banjar balong, ayam alas, sawat penganten, katewono, gunung giwur, simbar menjangan, simbar kendo, dan lain-lain. Kisah membatik di Desa Trusmi berawal dari peranan Ki Gede, salah seorang pengikut setia Sunan Gunung Jati. Ia mengajarkan seni membatik sembari menyebarkan Islam di Cirebon.

Batik Trusmi. INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

29


Special Destinasi Wisata Prioritas

Pilihan Destinasi Wisata Prioritas Teks & Foto Dody Wiraseto

30

LIONMAG JANUARI 2018


M

embuka tahun 2017 yang baru lewat, Kementerian Pariwisata Republik Indonesia kian gencar mempromosikan destinasi wisata prioritas bertajuk ‘’10 Bali Baru’’ yang dicanangkan sejak akhir 2016. Sepuluh destinasi pariwisata prioritas

tersebut adalah Danau Toba (Sumatera Utara), Belitung (Bangka Belitung), Tanjung Lesung (Banten), Kepulauan Seribu (DKI Jakarta), Candi Borobudur (Jawa Tengah), Gunung Bromo (Jawa Timur), Mandalika Lombok (Nusa Tenggara Barat), Pulau Komodo (Nusa Tenggara Timur), Taman Nasional Wakatobi (Sulawesi Tenggara), dan Morotai (Maluku Utara).

Panorama Danau Toba dari Menara Tele, Samosir. INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

31


Meski dinamai ‘’Bali’’, bukan berarti 10 destinasi wisata tersebut dibuat seperti Bali. Kepopuleran mereka yang diproyeksikan bisa seperti Bali karena 10 destinasi prioritas tersebut memiliki ciri khas tersendiri yang, tentu, menghadirkan pengalaman yang menyenangkan maupun mengesankan. Menjelang pengujung 2017, program tersebut dipersempit menjadi empat destinasi wisata prioritas. Penetapan dilakukan setelah Menteri Pariwisata Arief Yahya mengikuti rapat terbatas yang dipimpin Presiden RI Joko Widodo membahas pengembangan 10 destinasi wisata baru. Memasuki 2018, empat destinasi wisata prioritas berkelas dunia itu bisa Anda masukkan dalam daftar liburan bersama keluarga, kerabat,

32

LIONMAG JANUARI 2018

maupun rekan. Terlebih akses, atraksi, dan amenitas yang tersedia menjamin liburan Anda nyaman dan menyenangkan. Berikut empat destinasi prioritas itu:

Danau Toba, Sumatera Utara Pariwisata Sumatera Utara tidak bisa lepas dari Danau Toba, ikon pariwisata provinsi yang ber-Ibu Kota Medan ini. Danau Toba merupakan danau terluas di Asia Tenggara dan terbesar kedua di dunia setelah Danau Victoria di Afrika, juga danau terdalam di dunia dengan kedalaman mencapai 450 meter. Saking luasnya, tujuh kabupaten berbatasan langsung dengan Danau Toba. Ada dua pintu masuk utama menuju Danau Toba, yaitu Bandara Internasional Kualanamu, Medan, serta

Bandara Internasional Silangit, Tapanuli Utara. Jika memilih jalur Medan, menuju Danau Toba butuh waktu sekitar enam jam perjalanan darat menuju Parapat. Sedangkan dari Bandara Silangit, hanya butuh waktu sekitar satu jam mencapai Samosir, salah satu kabupaten favorit untuk menikmati Danau Toba, atau hanya satu jam menuju Balige, salah satu titik menikmati budaya di pesisir Danau Toba. Selain keindahan magis alamnya, budaya di sekitar Danau Toba juga sangat memikat. Salah satunya di Kabupaten Samosir dengan rumahrumah bolon (rumah khas berujung meruncing) dalam dominasi budaya Batak. Letak rumah-rumah tersebut bahkan ada yang di atas bukit. Belum lagi budaya muda-mudi, seperti Gondang Naposo yang memikat. Beberapa desa


(kiri ke kanan) Kawasan perbukitan Samosir. • Arupadhatu, bagian teratas Candi Borobudur. • Turis asing mengabadikan momen di samping stupa Candi Borobudur.

adat di Samosir siap membuat liburan Anda penuh makna. Untuk penginapan, sejumlah wilayah telah melengkapi diri dengan hotel dan homestay. Pilihan menginap bisa di kawasan Parapat maupun Samosir di wilayah Tuktuk serta di sepanjang Pantai Parbaba.

Candi Borobudur, Magelang Candi Borobudur, sebuah mahakarya peninggalan Dinasti Syailendra, dibangun pada periode 780—840 Masehi. Terletak di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, ia merupakan candi Buddha terbesar di dunia dan tertua di Asia Tenggara. Sisi

historis menjadikan Candi Borobudur salah satu destinasi wisata kelas dunia di Indonesia. Keindahan arsitektur serta panorama alam sekitarnya menarik minat sekaligus mengundang decak kagum para wisatawan dari berbagai belahan dunia. Berwisata ke Candi Borobudur bisa diakses melalui Yogyakarta. Menuju candi tersebut dari Bandara Internasional Adisutjipto, Yogyakarta, hanya butuh waktu sekitar dua jam. Jika tidak menyewa kendaraan pribadi, terdapat beberapa pilihan, di antaranya memanfaatkan jasa Bus Damri rute Magelang, lantas dilanjutkan menggunakan bus kecil hingga gerbang masuk Candi Borobudur. INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

33


Special Taman Hiburan

Dari gerbang, kemegahan Candi Borobudur sudah memicu kekaguman. Beragam fasilitas yang telah tertata rapi semakin menambah kenyamanan berlibur. Borobudur dibangun dengan gaya Mandala yang mencerminkan alam semesta dalam kepercayaan Buddha. Struktur bangunannya berbentuk kotak dengan empat pintu masuk dan titik pusat berbentuk lingkaran. Candi ini sarat makna duniawi hingga manusia menuju moksa. Dari luar ke dalam dibagi menjadi dua bagian, yaitu alam dunia yang terbagi atas tiga zona pada bagian luar serta alam nirwana di bagian pusat. Tiga zona pada bagian luar sebelum menuju alam nirwana adalah Kamadhatu, Rupadhatu, dan Arupadhatu. Di seluruh bangunan

34

LIONMAG JANUARI 2018

candi terdapat pula 504 relief Buddha dengan sikap meditasi dan enam posisi tangan berbeda. Untuk tempat menginap, di sekitar kawasan Candi Borobudur terdapat resort dan homestay, sehingga membuat liburan Anda semakin berkesan.

Mandalika, Nusa Tenggara Barat. Kawasan Ekonomi Khusus yang diresmikan Presiden Joko Widodo pada Oktober 2017 ini merupakan pilihan tepat bagi pecinta wisata bahari. Mandalika memang belum setenar Gili Trawangan, tetapi


kawasan tersebut memiliki bentang alam nan memikat. Lokasinya pun tidak jauh dari Bandara Internasional Lombok. Hanya sekitar 45 menit sudah sampai di pintu masuk kawasan ini. Banyak hotel dan homestay membuat Anda leluasa memilih tempat menginap. Mandalika memiliki pesona pantai memikat. Garis pantai panjang berpasir putih halus serta ombak tenang cocok sebagai tempat liburan keluarga. Terdapat beberapa pantai menarik di sini, di antaranya, Pantai Seger, Pantai Kuta Mandalika, dan Pantai Tanjung Aan. Jika ingin trekking, Bukit Merese merupakan tempat yang pas. Di sini pula bisa menikmati keindahan magis matahari terbenam dari atas bukit.

(kiri ke kanan) Bukit Marese yang menjadi satu bagian dari kawasan Mandalika, Lombok. • Pantai Seger Lombok dengan Tugu Mandalika yang ikonik. • Senja di Labuan Bajo.

Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur Inilah mutiara Indonesia di Nusa Tenggara Timur. Labuan Bajo merupakan ‘’keajaiban’’ di Flores yang dikelilingi pulau-pulau kecil memukau. Tujuan utama di Labuan Bajo adalah menyusuri pesona Taman Nasional Komodo. Menyaksikan dari dekat dan berfoto bareng komodo, kadal terbesar di dunia. Bandara Internasional Komodo merupakan pintu masuk menuju Labuan Bajo. Dari sini, Anda bisa mengakses lewat jalur darat menuju pusat kota. Di pusat kota banyak pilihan untuk bisa menikmati

keindahan pulau-pulau, mulai dari liveaboards hingga menyewa perahu motor. Di pusat kota juga didapati hotel-hotel berbintang serta operatoroperator selam. Salah satu pulau terbesar yang menjadi habitat komodo adalah Pulau Rinca. Di pulau ini, Anda bisa trekking dan menikmati lanskap menawan dari puncak serta hilir mudik perahu motor dan kapal ferry bersanding lekuklekuk pulau cantik. Pilihan aktivitas lainnya adalah snorkeling dan diving. Bagi pecinta trekking, selain Pulau Rinca, tampaknya wajib pula menyusuri Pulau Padar. INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

35


Traveling Sanya

Taman Luhuitou

Pesona Sanya dari Ketinggian Sebuah patung tentang kisah cinta tradisional menghuni taman puncak bukit yang menampilkan pemandangan indah Sanya, Semenanjung Luhuitou, dan Laut China Selatan. Sajian menawan hasil perpaduan perkotaan modern dan kesejukan alam. TekS & Foto Riman Saputra N.

36

LIONMAG JANUARI 2018


T

aman Luhuitou merupakan taman puncak bukit dengan sajian keindahan pemandangan Sanya dan sebuah patung kisah cinta tradisional rakyat setempat. Taman Luhuitou terletak sekitar 4 km ke arah barat daya dari pusat Kota Sanya di Semenanjung Luhuitou. Pesawat Lion Air, yang telah membuka rute penerbangan Jakarta-Sanya,

memberikan saya kesempatan menyambangi taman tersebut sekaligus mereguk pengalaman baru di “surga� tropis China. Siang itu bus yang membawa saya dan rombongan berhenti di area parkir yang tidak jauh dari patung sepasang rusa dan anaknya. Mereka serasa menyambut kedatangan kami di halaman luas yang berdekatan dengan loket tiket masuk.

INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

37


Terdapat dua pilihan bisa sampai ke puncak taman bukit. Pertama, dengan berjalan kaki sekitar 15 menit dari tempat penjualan tiket. Kedua, dengan kereta listrik (tampilannya mirip odong-odong) yang siap membawa pengunjung sampai gerbang taman puncak bukit. Kami memilih opsi kedua. Yang senang tantangan, bisa memulainya dengan mendaki dari dasar bukit.

Sanya dari Ketinggian Tiba di gapura masuk taman, pesona Sanya telah terlihat dari pinggiran. Tampak bangunanbangunan menjulang tinggi dan tersusun rapi, sehingga enak dipandang. Susunan perkotaan ini lebih memikat dibarengi bukit-bukit hijau menjulang berpayung langit

38

LIONMAG JANUARI 2018

biru. Mulut Sungai Sanya membuka indah ke Laut China Selatan. Sejumlah kapal pesiar tampak berlalu lalang maupun sedang bersandar. Namun, dari semua bangunan tersebut, saya kira yang tercantik adalah panorama Pulau Phoenix dengan lima gedung menjulang tinggi. Daratan kecil ini memanjang dan menjorok ke lautan. Sebuah jembatan menghubungkan daratan ini dengan daratan utama Kota Sanya. Pemandangan Sanya nan menakjubkan, dibatasi pegunungan tertutup pepohonan hijau serta Semenanjung Luhuitou yang menjorok ke Laut China Selatan di sisi kanan, menemani langkah kaki sembari menikmati suasana segar dari dedaunan dan indah bunga tropis. Taman Luhuitou memiliki hutan

seluas 82,8 hektare dan mencakup lima perbukitan. Puncak tamannya mencapai 275,1 meter. Tak jauh dari gerbang, penjaja pernak-pernik dan tempat kuliner ikut menyambut. Pengunjung bisa menikmati keindahan Kota Sanya dari ketinggian sambil makan-minum. Kian menjauh dari gerbang, sajian Kota Sanya pun menjadi berbeda. Bukan lagi lima gedung tinggi yang menjorok di tengah laut, tetapi perbukitan serta lembah menghijau dengan tepian Pantai Dadong melingkar. Tampak nun jauh sebuah dermaga memanjang ke laut, kapal-kapal pesiar, dan pengunjung sedang melakukan aktivitas air seperti speedboat maupun water hoverboard. Keindahan perkotaan modern yang bersisian langsung dengan kecantikan pantai.


Patung Kisah Cinta Di puncak bukit, sebuah patung berdiri kokoh dengan bentuk seekor rusa, seorang perempuan, serta seorang lelaki. Patung-patung ini didedikasikan untuk kisah percintaan yang populer di kalangan Suku Li di Provinsi Hainan. Bentuknya berhubungan erat dengan nama Luhuitou. Luhuitou, yang berarti ‘’rusa menoleh ke belakang (bentuk monumen rusa)’’, diambil dari kisah cinta yang mengharu biru. Alkisah, seorang kaisar tiran menghendaki sepasang tanduk rusa yang berbulu. Kaisar memaksa Ahei, seorang lelaki muda dari Suku Li, berburu rusa di daerah pegunungan. Saat berburu, Ahei melihat seekor rusa berbintik cantik dikejar panther. Ahei memanah mati panther, lantas mengejar rusa tersebut selama sembilan hari sembilan malam.

Usai melewati 99 bukit, Ahei dan rusa itu tiba di Coral Cliff, Sanya. Si rusa tidak bisa lagi melarikan diri selain melompat ke laut. Ketika Ahei bersiap memanah, tiba-tiba rusa itu menoleh ke belakang, menjelma sebagai gadis cantik, lalu berjalan ke arahnya. Pemburu dan gadis jelmaan rusa pun jatuh cinta dan menikah. Akhirnya, gadis peri itu bersama saudara lelakinya mengalahkan kaisar tiran dan menetap di tebing. Setelah beberapa generasi, mereka mengembangkan Coral Cliff menjadi lahan pertanian nan indah. Sejak saat itu, bukit romantis ini disebut Luhuitou. Patung yang menggambarkan kisah cinta mereka pun dibangun setinggi 9 meter, lebar 4,9 meter, dan tinggi 12 meter di atas bukit. Kisah tersebut juga membuat Kota

Sanya dijuluki “Kota Rusa”. Patung ini berkembang menjadi simbol cinta sejati sekaligus tempat romantis sehingga banyak pasangan muda datang ke tempat ini untuk mengekspresikan rasa sayang mereka. Bahkan, ada juga yang menemukan pasangan di sini. Selain panorama laut luas, pegunungan, dan Kota Sanya dari puncak bukit yang fantastis, dalam Taman Luhuitou juga terdapat jalur berkelok-kelok, stasiun observasi komet Halley yang dibangun di atas gunung, sebuah paviliun pendengaran gelombang putih, kios Guanghai merah, Pulau Cinta, serta tempattempat indah lain seperti Monkey Mountain, Deer House, Hut Suku Li, Heaven Turtle, dan Immortal Pond. Lebih seru lagi, Anda bisa mencicipi kelapa merah khas Hainan. INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

39


40

LIONMAG JANUARI 2018


INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

41


Automotive

2019 Corvette ZR1

Return of the King Corvette tercepat dan paling powerful yang pernah diproduksi demi mengambil kembali mahkota supercar-nya. Dialah 2019 Corvette ZR1 berteknologi mutakhir. Teks Riman Saputra N Foto Dok. Chevrolet

42

LIONMAG JANUARI 2018


INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

43


44

LIONMAG JANUARI 2018


S

ang raja telah kembali dan lebih kuat dibandingkan para pendahulunya. Inilah Corvette ZR1, yang kembali untuk mengambil mahkota supercar-nya. Chevrolet memperkenalkan 2019 Corvette ZR1, sebuah supercar yang mendorong warisan performa Corvette berdaya tertinggi, performa trek terbesar, serta teknologi termutakhir dalam sejarah produksi mereka. ‘’Saya tidak pernah mengemudikan Corvette yang seperti ini sebelumnya, juga tidak seorang pun, karena memang tidak pernah ada yang seperti ini sebelumnya. Performanya luar biasa. Tak pernah ada performa seperti ini sebelumnya sehingga membuat semua supercar global lain turut memperhatikan bahwa ZR1 telah kembali,’’ kata Mark Reuss, Executive Vice President, Global Product Development, Purchasing and Supply Chain Chevrolet. Mesin supercharged LT5 eksklusif Corvette ZR1, dengan 755 tenaga kuda (563 kW) dan torsi 715 lbft (969 Nm) bersertifikat SAE, membangun tolok ukur baru dalam hal performa. ZR1 juga meningkatkan kemampuan trek Corvette dengan paket aerodinamis dua saluran angin, termasuk ketersediaan High Wing (sayap pada posisi yang tinggi) penghasil sekitar 950 pon downforce (tekanan ke bawah pada mobil untuk mengurangi gaya angkat yang muncul akibat kecepatan tinggi). INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

45


Paling Powerful Mesin LT5 6.2L V-8 pada ZR1 menghasilkan warisan supercharging Corvette, dimulai dengan generasi keenam ZR1 pada 2009 serta dilanjutkan generasi ketujuh Z06 pada 2015. Mesin LT5 memberikan output tertinggi bagi semua kendaraan produksi Chevrolet, yang sebagian dihasilkan oleh sistem supercharger intercooled baru yang lebih efisien dengan tawaran perpindahan 52 persen lebih banyak dibandingkan supercharger LT4 Z06. Sistem injeksi bahan bakar ganda milik GM, dengan injeksi langsung primer serta injeksi port tambahan, membantu mesin LT5 mencapai rekor output. Kemampuan luar biasa mesin LT5 didukung transmisi manual tujuh kecepatan dan paddle-shift (tuas pemindah gigi) otomatis delapan

46

LIONMAG JANUARI 2018

kecepatan. Penyematan transmisi otomatis ini yang kali pertama terjadi pada ZR1.

Tercepat Penampilan agresif dari 2019 Corvette ZR1 juga diperlihatkan melalui fungsi yang berkontribusi menciptakan keunikan serta pembeda dalam menegaskan Corvette sebagai yang tercepat sepanjang yang diproduksi hingga kini. Fasia depan baru dan atap serat karbon andil menopang tampilan ZR1 yang semakin garang. Fasia depan baru dirancang untuk menyalurkan udara bagi sistem penggerak dan pendinginan drivetrain, dengan empat radiator baru pengantar total heat-exchanger hingga 13. Hood (penutup) serat karbon “halo” dibuat terbuka di tengah guna

membersihkan rakitan supercharger/ intercooler mesin LT5. Fitur tambahan lain termasuk paket aero dengan sayap stanchion yang membantu mendorong ZR1 lebih keras ke trek untuk handling yang lebih percaya diri, serta waktu putaran yang lebih cepat. Kecepatan tertinggi ZR1 ini bisa mencapai lebih dari 210 mph. Kirk Bennion, Exterior Design Manager, mengatakan, ‘’Sebagai Corvette dengan performa terbaik, desain ZR1 mendukung kemampuannya dalam segala hal. Contohnya, sayap baru yang membantu menghasilkan downforce lebih besar tanpa menambah drag sekaligus meningkatkan road holding dan kecepatan tertinggi.’’ Dua paket aero membuat tampilan ZR1 semakin gahar. Pertama, Low Wing belakang standar yang


Siap dirilis ke pasar pada musim semi berikutnya, 2019 Corvette ZR1 memang disiapkan untuk menghadapi yang terbaik di dunia. It’s good to be the King.

memberikan kecepatan tertinggi secara maksimal. Kedua, High Wing dua arah yang bisa disesuaikan dan menawarkan downforce maksimal di trek untuk mencapai putaran tercepat – downforce yang dihasilkan lebih besar sekitar 60 persen ketimbang Z06 dengan Z07 Performance Package-nya. Selain itu, kali pertama oleh Chevrolet, semua model memiliki underwing depan yang mendukung peningkatan downforce. High Wing yang bisa disesuaikan merupakan bagian dari ZTK Performance Package baru, juga termasuk splitter depan dengan tutup serat karbon, ban Michelin Pilot Sport Cup 2, serta sasis khusus dan pengatur Magnetic Ride Control untuk grip lebih baik saat menikung. Kedua sayap ZR1 dibuat menyatu pada sasis, seperti pada mobil balap Corvette Racing C7.R, untuk memberikan kekuatan dan stabilitas lebih baik. Opsi aksesoris tersebut tidak hanya menambah garang tampilan supercar ini, tetapi juga meningkatkan performa kendaraan.

Desain Sebring Orange Corvette ZR1 diperkenalkan Chevrolet dengan debut dinamis. Diyakini kembali menjadi raja supercar, ZR1 tampil dinamis dengan

opsi paket desain berwarna Sebring Orange. Fokus pada warna eksterior Sebring Orange, paket ini juga mencakup kaliper rem oranye, rocker dan garis aksen splitter oranye, sabuk pengaman oranye, jahitan interior unik berwarna oranye, serta trim interior aluminium berwarna perunggu. Alhasil, tampilan ZR1 semakin menarik dipandang. Paket desain baru tersebut melengkapi tradisi Corvette ZR1 yang menawarkan performa maksimal dengan penyempurnaan serta desain khas. Kokpit yang fokus pada

pengemudi mencakup kursi kulit dengan sisipan microfiber sebagai standar. Tersedia pula opsi tempat duduk berpori dari kulit Napa serta lingkar roda kemudi berbahan serat karbon, kursi sport, Performance Data Recorder (perekam data performa), sistem audio premium Bose, dan masih banyak lagi. Siap dirilis ke pasar pada musim semi berikutnya, 2019 Corvette ZR1 memang disiapkan untuk menghadapi yang terbaik di dunia. It’s good to be the King. INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

47


Traveling Jodipan Destination Gunung Merapi

Merapi Lava Tour

Memacu Adrenalin Kala Hujan Jip bermanuver di jalanan tanah basah. Sekali-sekala melindas kubangan air yang cukup dalam. Inilah sensasi pada Merapi Lava Tour. Trek yang lebih ekstrem kala hujan kian memacu adrenalin. TekS & Foto Riman Saputra N.

48

LIONMAG JANUARI 2018


P

esona Yogyakarta seakan tak pernah habis, termasuk destinasi wisata petualangannya. Merapi Lava Tour di Kaliurang salah satunya. Sebuah petualangan di kaki Gunung Merapi dengan menaiki jip menyusuri bekas aliran lahar pascaletusan gunung tersebut. Merapi merupakan salah satu gunung berapi paling aktif di Indonesia. Pada 2010, lahar dari erupsi besar Gunung Merapi menerjang sisi selatan dan menyisakan

lautan pasir. Kawasan inilah yang dijadikan wisata petualangan Merapi Lava Tour. Nyaris setiap empat tahun Gunung Merapi ini erupsi kecil dan memuntahkan material vulkanik ke desa-desa sekitar. Toh, gunung ini ‘’tetap dicintai’’ sehingga warga tetap memilih tinggal di lerengnya. Saya bertolak dari Artotel Yogyakarta di Jalan Kaliurang. Hanya butuh perjalanan sekitar 30 menit menuju operator Merapi Lava Tour. Beberapa rekan dari Artotel Yogyakarta menemani petualangan ini.

Trek Lebih Ekstrem Cuaca mendung tak menghalangi niat kami menjajal Merapi Lava Tour. Bahkan, saat hujan petualangan dikatakan lebih menantang. Sensasinya jauh berbeda ketimbang dilakukan saat cuaca panas. Hujan mulai mengguyur selagi kami di perjalanan. Sesampainya di lokasi, empat jip tipe Willys telah menanti. Jip terbuka berpenampilan garang ini melengkapi petualangan yang ekstrem. Jip tipe ini ditumpangi maksimal empat orang dewasa. Jip lain adalah tipe Land INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

49


Cruiser dengan harga tergantung rute yang diambil, mulai dari Rp 350 ribu (rute pendek) hingga Rp 600 ribu (rute panjang). Hujan terus mengguyur. Kami pun harus memakai jas hujan. Kami mulai menyusuri jalan beraspal di atas jip Willys ditemani kabut, sehingga jarak pandang terbatas. Usai jalan beraspal, trek menantang menghampar, menanti dilewati. Jalanan tanah becek serta berbatu pun mulai kami susur. Sekali-sekala, kubangan air cukup dalam kami lintasi. Kemahiran pengemudi andil memacu adrenalin kami kala melewatinya. Keterampilannya di belakang kemudi membuat kami ‘’digoyanggoyang’’ di jip, memaksa kami berpegangan kencang jika tidak ingin terpelanting. Kadang pengemudi

50

LIONMAG JANUARI 2018

menginjak rem atau menarik gas secara mendadak. Air dari kubangan muncrat tak karuan hingga membuat kami lebih basah kuyup. Guncangan hebat jip membuat rekan di sebelah saya berteriak. Adrenalin kami benar-benar dipacu saat melewati trek sulit dan terjal, ditambah basah. Kondisi seperti ini terus kami rasakan hingga tiba di Museum Mini Sisa Hartaku.

Museum Mini Sisa Hartaku Museum ini menyisakan kenangan atas kedahsyatan erupsi Gunung Merapi pada 2010 yang menelan cukup banyak korban. Setelah adu teriak dengan “goyangan maut” di atas jip, giliran kini saya dibuat miris, penuh rasa haru, kala menyaksikan sisa-sisa hasil erupsi di Museum Mini Sisa Hartaku.

Letusan kala itu turut menyapu Dusun Petung, Desa Kepuharjo, Kecamatan Cangkringan, Kabupaten Sleman, Yogyakarta. Semua rumah tersapu awan panas, termasuk rumah yang kini disulap menjadi museum sederhana ini. Di rumah tersebut tersimpan sejumlah koleksi yang cukup lengkap tentang segala yang tersisa dari letusan Merapi. Sepasang kerangka sapi yang diletakkan di bagian depan adalah salah satu saksi sisa erupsi Merapi. Pada bagian dalam terdapat banyak barang sisa erupsi, seperti bekas botol, peralatan rumah tangga, gelas dan piring pecah tertutup debu, uang logam meleleh, sendok, bagian televisi yang meleleh, bahkan pakaian-pakaian yang setengahnya hangus terbakar.


Flash Info

Juga terdapat sebuah jam dinding yang menunjukkan angka 12.04.42. Inilah saksi kapan bencana ganasnya Merapi melanda rumah tersebut. Pada bagian depan bangunan lain terdapat empat kerangka motor. Memasuki museum tersebut tidak dipungut biaya. Hanya disediakan kotak sumbangan bagi yang ingin membantu. Inilah salah satu tujuan wajib Merapi Lava Tour. Museum Mini Sisa Hartaku, wisata untuk mengenang sisa erupsi Merapi.

Batu Alien Tempat selanjutnya yang kami singgahi adalah Wisata Batu Alien. Letaknya tidak jauh dari bibir jurang Kali Gendol. Sesuai namanya, tentu batu ini memiliki bentuk unik. Disebutkan, batu berukuran cukup besar ini awalnya keluar dari mulut Gunung Merapi saat erupsi pada 2010. Batu berdiameter sekitar 5 meter tersebut tampak seperti kepala manusia dengan mata, hidung, mulut, telinga, dagu, kening, bahkan tahi lalat. Warga menyebutnya ‘’Batu Alien’’ juga karena bentuknya itu. Batu ini terlempar dari Merapi, kemudian terbawa aliran lahar sampai Kampung Jambu. Pada awalnya, penduduk setempat menyebutnya ‘’watu alihan’’ dalam bahasa Jawa. Dalam bahasa Indonesia berarti ‘’batu pindahan’’ karena telah berpindah dari Puncak Merapi dan terseret sejauh 7 kilometer hingga di tempatnya saat ini. Dilihat dari sisi lain, batu tersebut juga tampak seperti kepala singa. Masih di sekitaran tempat Batu Alien, di tengah hujan Gunung Merapi menampakkan siluet indah. Layerlayer bukit di bawah pun terlihat begitu indah. Gunung berketinggian 2.965 meter di atas permukaan laut ini juga terlihat tiada henti mengepulkan asap sulfatara. Gunung Merapi tetap menunjukkan sisi indahnya kala hujan.

Kali Kuning Spot terakhir yang kami jajal adalah Kali Kuning. Banyak yang mengatakan, ini momen yang paling dinantikan para wisatawan kala melakukan Merapi Lava Tour. Kami kembali diajak untuk menguji nyali dengan naik jip mengarungi bebatuan serta aliran sungai. Kala melakukan Merapi Lava Tour saat cuaca panas, Kali Kuning merupakan satu-satunya tempat bermain air, berbasah-basah ria. Namun, kami merasakan spot ini kian menantang karena aliran air lebih dalam dan deras. Spot offroad ini berada di bawah Jembatan Kali Kuning, Umbulharjo, Cangkringan, Sleman. Roda jip mulai memecah air jernih di Kali Kuning. Jip Willys ini membawa kami berputarputar menerjang bebatuan dan air. Dengan cekatan pengemudi membawa kami mencebur ke air cukup dalam. Nuansa offroad memacu adrenalin benar-benar terasa. Sesekali terdengar teriakan ngeri bercampur senang saat jip membelah keras air. Keekstreman kawasan itu saat hujan bisa nyata dirasakan. Salah satu jip yang ditumpangi rekan saya terperosok dalam air dan bebatuan. Insiden tersebut malah menjadikan suasana lebih seru. Jip yang terjebak menjadi bulan-bulanan jip-jip lain yang melintas membelah air. Jip ‘’nahas’’ tersebut baru bisa memutar lagi setelah dibantu jip lain. Kali Kuning menjadi penutup sempurna Merapi Lava Tour. Sebuah pengalaman yang begitu berkesan. Melakukan Merapi Lava Tour saat hujan tentu bukan masalah. Malah adrenalin semakin dipacu oleh trek-trek yang lebih ekstrem. Pengalaman adventure yang takkan pernah terlupakan menjadi imbalannya.

Travel Wifi Router Jawaban Tepat Bagi Traveler

Bagi para traveler, kebutuhan update status dan upload foto-foto di medsos saat traveling sepertinya sudah menjadi sebuah keharusan. Dan salah satu kendala adalah konektifitas internet, apalagi di negeri orang. Nah, salah satu jawabannya adalah dengan travel wifi, yaitu wifi router yang dapat dengan mudah dibawa traveling ke manapun karena bentuknya yang kecil dan mudah dimasukkan saku. Dengan travel wifi router memungkinkan smartphone dan laptop kita terhubung dengan internet saat kita traveling ke berbagai Negara. Memang di beberapa bandara di luar negeri sudah ada jasa penyewaan wifi router ini. Namun, jangan khawatir karena kita sudah bisa menyewanya sejak dari Jakarta dengan harga sewa harian mulai dari Rp.70 ribu hingga Rp.150 ribu dengan kuota unlimited. Jasa penyewaan travel wifi router ini antara lain Wi2Fly dan JavaMifi. Menariknya, Wi2Fly bisa digunakan di 56 negara, seperti di Jepang, Korsel, Rusia, Thailand, Vietnam, Taiwan, Kamboja, Maladewa, Singapura, Malaysia, Hongkong, China, Macau, Australia, AS, Kanada, dan hampir semua negara di Eropa. (foto: www.javamifi.com, www. wi2fly.com)

INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

51


Destination Kuil Shri Mariamman

Kuil Shri Mariamman

Kuil Tertua Beratap Para Dewa 52

LIONMAG JANUARI 2018


D

Deru suara kendaraan bermotor mendominasi Kampung Madras, Medan, Sumatera Utara. Pada jalan yang seharusnya satu arah, kadang terselip motor yang mencoba melawan arah. Dulu Kampung Madras dikenal sebagai Kampung Keling. Salah satu daerah padat di Medan, tetapi menyimpan kekayaan budaya yang menarik ditelusuri. Teks & Foto Dody Wiraseto

i Kampung Madras berdiri Kuil Shri Mariamman, kuil Hindu tertua di Kota Medan. Hingga kini kuil tersebut masih difungsikan sebagai tempat bersembahyang umat Hindu. Di kuil ini pula perayaan festival Deepawali dan Thaipusam lazim dipusatkan. Keberadaan Kuil Shri Mariamman berkaitan erat dengan Kampung Madras. Pada awalnya, kampung ini menerima banyak pendatang dari Suku Tamil, India. Mereka diperkirakan tiba di Medan sejak abad ke-3 Masehi. Selain berdagang, kedatangan mereka juga bertujuan menyebarkan agama Hindu dan Buddha. Untuk mengakomodasi sarana ibadah para pendatang dari India tersebut, atas inisiatif Rengga Sani Naiger, pada 1884 dibangunlah Kuil Shri Mariamman. Inilah kuil pertama yang dibangun oleh masyarakat keturunan India di Medan. Arsitekturnya mirip kuil-kuil Hindu di India. Dua kali dipugar, hingga kini kuil tersebut merupakan salah satu bangunan kuno yang menawan di Kota Medan. Selain sebagai tempat sembahyang, Kuil Shri Mariamman juga salah satu destinasi wisata sejarah yang ikonik di Ibu Kota Provinsi Sumatera Utara itu. INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

53


Inspirasi Dewi Shri Mariamman Hanya jam-jam tertentu untuk bisa mengunjungi Kuil Shri Mariamman. Pada pagi hari, kuil dibuka untuk umum mulai pukul 06.00 hingga 12.00 WIB dan sore hari mulai pukul 16:00 hingga 20.00 WIB. Dari luar, kekhasan Kuil Shri Mariamman terletak pada bagian atap. Bentuknya berupa menara berwarna emas serta memiliki ukiran-ukiran sangat detail. Selain menjadi ikon, ukiran-ukiran itu juga sarat makna hidup seperti dikandung dalam ajaran Hindu. Ukiran pada menara menggambarkan hubungan abadi antara manusia dan Tuhan. Di puncak atap terdapat senjata Trisula – simbol penghancur kejahatan: keinginan (iccha), tindakan (kriya), dan pengetahuan (jnana). Tiga kondisi ini senantiasa ada, berhimpun, dan bersatu dalam jiwa-raga manusia. Di sekitar menara bisa didapati patung dewa-dewa dalam warna senada dengan menara.

54

LIONMAG JANUARI 2018

Penamaan ‘’Shri Mariamman’’ diambilkan dari nama Dewi Mariamman. Menurut kepercayaan umat Hindu, Dewi Mariamman memiliki kekuatan menyembuhkan berbagai penyakit, mengenyahkan wabah penyakit ringan maupun berat, serta mampu menurunkan hujan ketika kemarau kerontang. Dewi Mariamman banyak dipuja di sejumlah wilayah di belahan selatan India seperti di Negara Bagian Andhra Pradesh, Tamil Nadu, dan Karnataka. Selain untuk Dewi Mariamman, kuil tersebut juga untuk memuja dewadewa lain dalam ajaran Hindu seperti Dewa Wisnu, Dewa Ganesha, Dewa Siwa, Dewa Durga, dan lainnya.

Patung Dewa Dominasi Interior Berbeda dengan luar, bagian dalam kuil memiliki ruangan agak lapang dengan Patung Trimurti, tiga patung utama yaitu Patung Dewa Brahma (Sang Pencipta), Dewa Wisnu (Sang Pemelihara), dan Dewa Siwa (Sang

Pemusnah). Juga ada patung-patung dewa lain serta lukisan-lukisan bunga warna-warni hingga atap. Lampu gantung mengkilap kian menguatkan suasana elegan. Terdapat pula ruangan luas, dengan dinding-dinding berhiaskan ukiran-ukiran khas India, untuk berdoa.


Flash Info

Informasi Wisata Berformat

Mobile Application Sekarang untuk mencari berbagai informasi tentang destinasi wisata yang akan dituju semakin mudah, yaitu lewat aplikasi mobile. Beberapa daerah sudah meluncurkan aplikasi yang bisa diunduh di Google Store untuk yang berbasis Android dan Apple Store bagi pengguna Apple.

Penamaan ‘’Shri Mariamman’’ diambilkan dari nama Dewi Mariamman. Menurut kepercayaan umat Hindu, Dewi Mariamman memiliki kekuatan menyembuhkan berbagai penyakit, mengenyahkan wabah penyakit ringan maupun berat, serta mampu menurunkan hujan ketika kemarau kerontang. Pada bagian tengah terdapat ruangan untuk sembahyang, tempat Patung Dewi Shri Mariamman. Di kuil ini juga didapati Patung Dewa Ganesha serta dewa-dewa lain dalam kisah Ramayana. Letak Patung Ganesha dan dewa-dewa lain tidak jauh dari altar Dewi Shri Mariamman.

Ruangan yang tenang dan sejuk memberikan suasana nyaman bagi yang datang untuk bersembahyang maupun berwisata. Kuil Shri Mariamman merupakan peninggalan sejarah nan unik, ikonik, sekaligus membuka wawasan tentang ajaran Hindu.

Daerah-daerah yang sudah memiliki aplikasi mobile tersebut antara lain: Touch Samosir, yang berisi info tentang destinasi wisata, event, kuliner, dan penginapan di Samosir. Informasi wisata di Jogja, ada aplikasi Artur, yang dibuat oleh Artur Studios yang berisi informasi transportasi menuju destinasi dan deskripsi objek tersebut. Adalagi Solo Destination, sebuah informasi lengkap yang akan membuat wisata di Kota Surakarta ini semakin mantap. Kota Padang pun juga punya aplikasi informasi yang keren yakni, Padang: Offline Travel Guide yang diproduksi oleh Inicall.com. Informasinya berupa rencana rute, atraksi wisata hingga pencarian destinasi wisata secara offline tanpa koneksi internet. Banyuwangi juga tidak mau kalah dengan meluncurkan aplikasi Banyuwangi Tourism. Kesemua informasi yang diberikan dalam format mobile application ini membuat perjalanan wisata semakin mudah layaknya menggenggam ponsel pintar Anda. INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

55


Destination Museum MACAN

56

LIONMAG JANUARI 2018


Museum macan

Demi Gairah Ekologi Seni Indonesia Tidak hanya untuk pengunjung dewasa, Museum MACAN juga memberikan kesempatan kepada anak-anak belajar berpikir kritis dengan memahami seni modern dan kontemporer Indonesia maupun dunia. TekS Faisyal Foto Riman Saputra N.

M

useum of Modern and Contemporary Art in Nusantara (MACAN) merupakan institusi pertama di Indonesia yang memberikan akses publik pada koleksi seni modern serta kontemporer yang signifikan Indonesia maupun dunia. Selain memperkenalkan seni pada masyarakat, visi museum yang berada di AKR Tower, Jalan Panjang No 5 Kebun Jeruk, Jakarta Barat, ini

adalah pendidikan interdisipliner serta pertukaran budaya. Museum MACAN juga menawarkan berbagai program dan pameran, wadah penting bagi seniman nasional dan global untuk mempresentasikan serta memperkenalkan karya mereka kepada masyarakat, meningkatkan kualitas seni lokal dan internasional, serta memperluas perspektif seni kontemporer di dalam dan luar Indonesia. Demi visi dan sejumlah tujuan tersebut, Museum MACAN

menawarkan kesempatan bagi seniman, kurator, serta pegiat seni lainnya untuk bersamasama membangun ekologi seni Indonesia agar terus bergairah. Museum MACAN berpandangan, seni memiliki kekuatan untuk mengubah cara orang berpikir serta berkehidupan. Paparan publik terhadap seni mampu mendorong pemahaman masyarakat tentang seni dan budaya. INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

57


‘’Berangkat dari pandangan tersebut, Museum MACAN hadir sebagai institusi pendidik dan tempat masyarakat mengenal seni. Museum MACAN memberikan kesempatan masyarakat untuk mengenal seni. Selain melihat koleksi, juga belajar tentang karya-karya seni,’’ kata Communication Officer Museum MACAN Nina Hidayat menjelaskan. Museum MACAN, tutur Nina, hadir atas inisiatif Haryanto Adikoesoemo, pengusaha Indonesia yang juga kolektor seni. Selama 25 tahun lelaki penerima penghargaan ‘’Authenticity, Leadership, Excellence, Quality, Seriousness in Art’’ ini mengumpulkan karya-karya seni, mulai dari seni rupa modern Indonesia hingga seni modern dan kontemporer dari seluruh dunia. ‘’Selain di Indonesia, Haryanto juga mencari karya-karya seni di berbagai negara. Butuh proses panjang untuk mengumpulkan

58

LIONMAG JANUARI 2018

berbagai karya seni. Dari muda ia memang sudah suka seni,” ujar Nina.

800 Karya Seni Museum MACAN bisa menjadi salah satu lokasi wisata baru di Ibu Kota. Menempati bagunan dengan total luas 4.000 meter persegi yang dirancang bergaya kontemporer, museum ini siap menjadi pusat pembelajaran seni lewat seni yang dipamerkan sekaligus memberikan berbagai program dan kegiatan seni pada pengunjung. Museum MACAN memiliki 800 karya seni. Semuanya koleksi pribadi Haryanto, sang pemilik. Dari total karya tersebut, 50 persen merupakan karya-karya seni terkemuka Indonesia dan sisanya berasal dari belahan Eropa, Amerika Utara, China, serta sejumlah negara lain di Asia. Untuk karya-karya seni maestro Indonesia, di antaranya, adalah karyakarya Raden Saleh, Joko Pekik, S

Sudjojono, Sudjana Kerton, Afandi, Dullah, serta beberapa lainnya. Terdapat pula karya Arahmaiani, Lingga-Yoni, yang dulu sempat hilang dan menjadi kontroversi. Selain seni rupa dari berbagai negara, juga terdapat berbagai seni instalisi, seperti Beetle Sphere (mobil VW berwarna kuning dibentuk bulat seperti bola) karya seniman Ichwan Noor. Salah satu karya seni paling diminati pengunjung adalah Infinity Mirrored Room–Brilliance of the Souls (ruang cermin tak terhingga) karya Yayoi Kusama yang memadukan cermin, panel kayu, LED, panel akrilik, dan air. Berada dalam ruang tersebut, pengunjung akan merasa mengambang dalam hamparan ribuan lampu warna-warni. Dalam ruangan remang itu terpasang bola-bola lampu dengan warna dan intensitas selalu berubah. Cahaya lampu dipantulkan pada tiap


sisi ruangan secara berulang dan tidak terhingga hingga hilang dari pandangan. Infinity Mirrored Room– Brilliance of the Souls menghadirkan hubungan antara bentuk dan ruang dengan menganalogikan batin dan dunia luar seolah melebur menjadi satu. Konon, karya tersebut hadir berkaitan dengan perjalanan hidup Yayoi Kusama. Sejak kecil, perempuan seniman asal Jepang ini menderita rijinsho, gangguan mental yang

membuat penglihatan dipenuhi selubung dan halusinasi. Pengalaman mental ini lantas ia tuangkan dalam bentuk karya seni. Museum MACAN tidak hanya ditujukan bagi pengunjung dewasa. Karena tidak semua karya seni bisa dipahami anak-anak, museum juga menghadirkan ruang seni anak. Di ruang ini dengan bantuan pemandu, anak-anak diajak memahami seni melalui pengenalan pada satu per satu karya seni yang dipajang.

Menurut Nina, melalui seni anakanak diperkenalkan pada lingkungan, sosial, dan budaya. Proses pengenalan dilakukan sesuai usia mereka. ‘’Ketika mereka melihat lukisan hutan, kita jelaskan fungsi hutan bagi kehidupan.’’ Misalnya, pada karya instalasi Entang Wiharso berjudul Taman Apung, anak-anak diajak untuk berpikir tentang alam sebagai bagian dari kehidupan mereka sehari-hari. ‘’Kita mengajarkan anak cara melukis hingga menghasilkan sebuah karya seni. Melalui kreativitas dan seni, kita mendorong anak-anak untuk kritis,” ujar Nina. INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

59


Culinary Selera Minang

Sambal Hijau

Paru Goreng Selain dendeng, di rumah makan Padang juga disajikan paru goreng. Rasa gurih dan renyah dari paru sapi yang digoreng tipis ini sangat cocok menjadi pendamping kala menikmati sepiring nasi beserta lauk lainnya.

Mencecap Kuliner Minang Salah satu kuliner yang dapat dibilang telah merambah hingga pelosok negeri ini adalah masakan khas Sumatera Barat yang telah terlanjur dikenal oleh masyarakat awam sebagai masakan Padang. Masakan Sumatera Barat dikenal banyak menggunakan santan dan daging, memiliki rasa pedas dari penggunaaan bumbu dan rempah-rempah. Hampir disetiap kota dapat kita temukan rumah makan Padang dari yang berjualan dengan mobil keliling hingga restoran besar. Beberapa menu yang ada antara lain, rendang daging, gulai, dendeng balado, ikan bakar, gulai kepala ikan, dan masih banyak lagi. Berikut adalah beberapa di antaranya. Teks & Foto Ristiyono

60

LIONMAG JANUARI 2018

Gulai Ayam Bahan utama masakan ini tentu saja ayam yang dimasak dengan bumbu gulai. Gurihnya santan dan rempah-rempah khas masakan Padang menjadikan sepotong ayam ini sangat nikmat.


Gulai Nangka

Gulai Tunjang Bahan utama masakan ini adalah tunjang alias kikil. Menu satu ini pasti ada di setiap rumah makan Padang. Biasanya menggunakan kaki sapi yang direbus lama hingga kikil menjadi lunak dan sedikit kenyal. Sangat nikmat disantap dengan nasi putih hangat dan sambal hijau.

Daun Singkong

Ikan Bakar Ikan bakar juga menjadi salah satu menu utama di rumah makan Padang. Biasanya ikan yang dibakar adalah ikan kembung dan bawal.

INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

61


Culinary Magelang

Jelajah Kuliner Magelang Magelang tidak hanya tentang Candi Borobudur. Layaknya daerah-daerah lain di Indonesia, Magelang di Provinsi Jawa Tengah juga memiliki ciri khas kuliner yang menarik untuk dinikmati. Menunya pun variatif dengan ragam bahan baku berkualitas serta cita rasa nikmat. Di Magelang, sajian sejumlah rumah makan legendaris masih laris manis hingga kini. Teks & Foto Dody Wiraseto

62

LIONMAG JANUARI 2018

Kupat Tahu Magelang Menikmati kuliner Magelang, rasanya tak lengkap jika tidak mencicipi kupat tahu Magelang. Nah, Kupat Tahu Magelang Pak Slamet layak masuk daftar wajib dikunjungi. Kuliner kupat tahu memiliki beragam variasi. Yang membedakan kupat tahu Magelang dengan lainnya terletak pada bahan yang digunakan. Kupat tahu Magelang berbahan dasar ketupat, tahu yang digoreng, dan bumbu kacang. Ada tambahan irisan kol, tauge, bakwan, dan mi. Kupat tahu menggunakan tahu putih yang digoreng serta bumbu kacangnya ditumbuk kasar. Cita rasa Kupat Tahu Pak Slamet dominan manis gurih. Aneka gorengan yang disediakan warung ini menambah godaan nikmat. Tiap jam-jam makan siang, Kupat Tahu Pak Slamet selalu dipenuhi tamu dari beragam kalangan. Selain di Kupat Tahu Pak Slamet, terdapat pula beberapa alternatif untuk dikunjungi seperti Warung Tahu Pojok dan Tahu Kupat Bapak Haji Pangkat.


Sop Senerek Memang namanya cukup unik dan tidak biasa. Namun, soal rasa, sop senerek patut dicoba jika ke Magelang. Kata “senerek” berasal dari hidangan Belanda snert soup yang bermakna ‘’sop kacang polong’’. Sop senerek adalah sop kacang merah dengan kuah bening. Aneka isian sop senerek, antara lain, kacang merah, bayam, wortel, daun bawang, dan daging sapi. Sedikit tambahan rempah kian memperkaya cita rasa sop senerek. Sop senerek bisa dinikmati di sejumlah tempat. Namun, beberapa yang kesohor di antaranya adalah Sop Senerek Bu Atmo di Jalan Mangkubumi No 3 serta Sop Senerek Pak Parto di Jalan Jenderal Sudirman, Magersari.

Sego Godhog Selanjutnya, tidak lengkap jika belum bertandang ke Pusat Jajanan Tuin Van Java di Alun-Alun Magelang. Inilah pusat kuliner utama di Magelang. Salah satu yang wajib dicoba adalah Warung Bakmi Jawa Pak Manto dengan menu andalan sego godhog. Mulanya di warung gerobak, Pak Manto menyajikan sego godhog sejak 1980-an. Kini Pak Manto kerap menerima pesanan dari pejabat-pejabat daerah di Kabupaten Magelang. Sego godhog Pak Manto berisi nasi putih, telur, daging ayam suwirsuwir, mi, kubis, tomat, wortel, kaldu, daun bawang, serta seledri. Bahan bahan tersebut dikombinasikan dengan kuah kaldu yang diberi bumbu-bumbu rempah ala mi jawa serta dimasak di atas wajan arang. Gurih sego godhog akan memberikan pengalaman tersendiri saat berada di Alun-Alun Magelang.

Mangut Beong Kuliner ini bisa didapati di sekitar Candi Borobudur, tepatnya di Rumah Makan Mangut Beong Borobudur Asli. Kuliner tersebut adalah masakan khas tepian Kali Progo dengan bahan utama beong, ikan air tawar khas kali itu. Bumbunya yang pedas menggigit membuat kuliner ini layak dicoba. Selain Mangut Beong Borobudur Asli, alternatif lainnya adalah Mangut Beong Sehati di Desa Kembanglimus, Kecamatan Borobudur. INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

63


Hot Stuff

Alpha 1S bisa dikendalikan lewat smartphone berbasis iOS serta Android melalui koneksi Bluetooth. Semua gerakan Alpha 1S bisa diatur lewat PC atau laptop dengan aplikasinya. Ubtech menyediakan sederetan pilihan aksi gerakan yang bisa langsung dipilih, dikustomisasi, serta disimulasikan oleh pengguna, lalu dikirimkan ke aplikasi mobile-nya di smartphone. Asupan tenaga Alpha adalah baterai lithium ion 2200mAh untuk pemakaian hingga sekitar 60 menit. (foto: www.ubtrobot.com)

Sony Aibo

Robot Pintar Zaman semakin berkembang. Manusia pun kian maju dan pintar. Banyak kreasi luar biasa yang awalnya dirasa tidak mungkin, kini tercipta melalui berbagai eksperimen. Salah satunya robot. Meski bentuknya tidak selalu menyerupai manusia (ada yang dibuat menyerupai hewan, cakram, galon, atau lengan), robot-robot ini diciptakan dengan ‘’otak dan kemampuan seperti manusia’’. Mereka dibekali kecerdasan buatan alias artificial intelligence (AI), sehingga bisa mengobrol, berjalan, membersihkan ruangan, menuangkan air minum, hingga memberitahu

64

LIONMAG JANUARI 2018

rutinitas sehari-hari. Selain untuk membantu aktivitas manusia, robotrobot ini juga menjadi teman bermain. Berikut beberapa robot pintar yang cukup menarik serta bisa membantu atau menemani manusia dalam urusan keseharian:

Ubtech Alpha 1S Robot Alpha 1S dari Ubtech tidak hanya untuk hiburan, tapi juga teman bagi keluarga, termasuk teman olahraga anak. Mengusung model humanoid, Alpha 1S hadir dengan 16 desain engsel servo yang membuatnya bisa bergerak sangat fleksibel, presisi, dan bisa melakukan beragam variasi gerakan seperti manusia.

Robot terbaru besutan Sony, berbentuk lebih menyerupai anjing sungguhan, serta dibekali teknologi AI sehingga bisa berinteraksi lebih dekat dan lebih baik dengan pemiliknya. Robot ini juga mampu bereaksi pada objek sekitar. Sepasang mata Aibo (layar OLED) mampu berinteraksi serta memberikan beragam ekspresi. Di belakang sepasang mata Aibo terdapat kamera untuk mendeteksi objek serta


Asus Zenbo Zenbo merupakan robot canggih yang bisa berfungsi layaknya asisten rumah tangga serta juga mampu menghibur setiap anggota keluarga. Dengan suara, Zenbo memiliki kemampuan seperti mengingatkan jadwal bertemu dokter, jadwal olahraga, dan jadwal apa pun yang disimpan penggunanya. Ia juga bisa mengirim pesan darurat ke anggota keluarga lainnya ketika terjadi hal-hal krusial. Robot yang memiliki wajah sekaligus merupakan layar sentuh tersebut dibekali sistem gerak, sehingga bisa leluasa menjelajahi rumah. Zenbo juga dapat berinteraksi dan menemani anak-anak bermain, membacakan dongeng, dan masih banyak lagi. Robot ini pun mampu terhubung dengan berbagai perangkat pintar di rumah seperti lampu, TV, AC, dan sebagainya. Bahkan, Zenbo bisa memberitahukan siapa yang berdiri di depan pintu ketika terkoneksi dengan kamera yang dipasang di depan rumah. (foto: zenbo.asus.com) mengambil gambar jika diperintah. Gerakannya lebih natural dan variatif berkat perangkat aktuator canggih. Beragam trik baru pun dapat diajarkan melalui layanan cloud. (foto: www. sony.net)

Gita Piaggio melebarkan sayap ke dunia robotik melalui anak perusahaa Piaggio Fast Forward. Mereka mengenalkan robot perdana Gita, berdesain bulat disertai roda pada kedua sisi yang dirancang untuk mengangkut barang dengan bobot hingga 18 kg. Gita menggunakan sistem penggerak elektrik, bisa dikendalikan atau berjalan otonom di lingkungan yang telah dikenali. Berkecepatan hingga 35 km/jam, Gita juga bisa berjalan di atas trotoar. (foto: www.piaggiofastforward.com)

POWERbot Star Wars™ Limited Edition Samsung Powerbot VR7000 edisi Star Wars hadir dengan lapisan khusus desain dua karakter utama Star Wars, yaitu Darth Vader dan Stormtrooper. Keduanya juga memiliki efek suara seperti kedua karakter tersebut. Untuk robot vacuum versi Darth Vader dilengkapi konektivitas Wi-Fi dan peranti kendali jarak jauh (remote). Spesifikasi Samsung Powerbot VR7000 edisi Star Wars sama dengan versi orisinilnya, serta teknologi seperti AutoShutter yang otomatis menurunkan penghalang kala menyapu debu di tepian. Terdapat juga fitur Visionary Mapping Plus yang bekerja otomatis dengan memetakan ruangan untuk dibersihkan. (foto: www.samsung.com) INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

65


Hot Stuff

The Odyssey

Motor Futuristik dari Bandit9 Desain modern yang ramping dan minimalis ditampilkan oleh Bandit9 terbaru yang diberi nama The Odyssey. Tidak ada mesin berombak, lubang lumpur, atau ban tracking knobby. The Odyssey adalah motor futuristik yang dibangun untuk abad selanjutnya. The Odyssey terinspirasi oleh pesawat terbang dan menggunakan Avionics untuk membimbing dan mengelola perjalanan. Motor ini dibekali mesin V-Twin 1400cc atau motor elektrik silent duel drive, tergantung preferensi daya yang diinginkan. Mesinnya terlindung dalam cangkang stainless steel, fork Marzocchi, rem Beringer Aerotec, kulit anak sapi Italia, sistem OLED, dan tampilan tembus pandang yang modern. The Odyssey dibanderol mulai dari US$44.000. (foto: www. bandit9motors.com)

Powerbank Tesla

Powerbank Berdesain Monumen Supercharger Produsen kendaraan serta panel listrik, Tesla, merilis powerbank untuk gadget seperti smartphone dan tablet. Desainnya seperti monumen supercharger di Tesla Design Studio di California dengan lubang besar di tengahnya. Powerbank ini dilengkapi kabel USB, microUSB, dan lightning. Kapasitasnya 3350mAh yang didapat dari sel baterai 18650 yang diklaim sama dengan sel baterai pada mobil listrik buatan Tesla. Powerbank ini dapat mengeluarkan daya maksimal 5V/1,5A. Powerbank Tesla dibanderol US$45. (foto: shop.tesla.com)

66

LIONMAG JANUARI 2018


Panasonic Lumix G9 Fokus untuk Fotografi

Panasonic Lumix G9 masih berbagi spesifikasi dengan GH5 yang mengandalkan sensor Micro Four Third (MFT) CMOS 20.3 megapixel tanpa low pass filter untuk hasil foto lebih tajam. G9 bisa menghasilkan foto JPEG dengan warna lebih akurat dan minim noise di ISO tinggi. G9 juga dilengkapi mode High Resolution, dimana G9 akan mengambil 8 foto untuk digabung menjadi satu foto dengan resolusi 80 megapixel di format JPEG atau RAW. Untuk pengaturan ISO, mulai dari ISO 200 hingga 25600. G9 juga memiliki fitur penstabil 5 sumbu dengan dukungan teknologi Dual I.S 2.0 di bodinya. G9 diklaim mampu menyajikan kinerja autofokus tercepat di kelasnya dengan kecepatan hanya 0.04 detik. Sementara video yang dihasilkan di resolusi maksimum 4K/60p. Untuk membantu memotret, G9 dilengkapi jendela bidik elekronik dengan 3.68 juta titik dengan cakupan padangan 100%. Bodinya yang mirip kamera DSLR hadir dengan fitur tahan cuaca, debu dan anti beku hingga -10° C. Panasonic Lumix G9 dibanderol US$1700. (foto: www.panasonic.com) INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

67


Hot Stuff

Touring/xS

Wireless Speaker Mewah yang Ringkas Geneva Labs meluncurkan wireless speaker dengan desain mewah dalam ukuran ringkas, yaitu Geneva Labs Touring/ xS, varian baru paling ringkas yang melengkapi lini Touring. Geneva Labs Touring/xS memiliki dimensi 170x45x82mm dengan bobot 725gram serta bodi dari bahan aluminium yang dilapis kulit sehingga terlihat mewah. Seluruh kontrolnya ada pada tombol di bagian atas. Wireless speaker ini menggunakan koneksi Bluetooth 4.1 dan port audio jack 3,5mm. Geneva Labs Touring/xS juga dibekali sepasang driver 40mm, sementara suaranya diolah menggunakan Digital Audio Processing dan diperkuat dengan amplifier internal. Geneva Labs Touring/xS tersedia dalam warna merah, cognac, hitam, dan putih yang dibanderol US$175. (foto: eu.genevalab.com)

Demerbox

Speaker Portabel Super Tangguh Demerbox memiliki bodi dengan material khusus untuk menjadikannya tangguh dan tak bisa hancur. Tampilannya seperti koper berbahan plastik dari pabrikan Pelican yang tahan cuaca dan telah diuji ketahanan standar militer Amerika Serikat. Demerbox dilengkapi speaker 3 inci, baterai lithium Ion 2600mAh yang mampu bertahan hingga sekitar 50 jam, konektivitas Bluetooth, dan port USB. Desainnya yang berbentuk koper ini juga membuatnya bisa dipakai untuk menyimpan beragam gadget atau aksesoris lain seperti dompet, kunci dan lainnya. Demerbox yang hadir dalam pilihan warna hitam, oranye, biru, dan hijau army ini dibanderol US$399. (foto: www.demerbox.com)

Casio GZE-1 EYE

Kamera Aksi untuk Aktifitas Ekstrem Casio GZE-1 EYE, kamera aksi dengan desain garang dan bodi tangguh untuk menemani aktifitas ekstrem. Bodinya tahan banting dan mampu meredam benturan ketika jatuh dari ketinggian maksimal 4 meter. Kamera ini juga anti air hingga kedalaman 50 meter, serta anti suhu ekstrem sampai -10 derajat Celcius. Cocok bagi penyuka BMX, skateboarding, snowboarding, selancar, dan sebagainya. Casio GZE-1 EYE dibekali sensor 1/2.3 inchi BSI CMOS resolusi 6.9 MP, serta lensa wide-angle f/2.8. Kamera ini juga mampu merekam 1080p di 30 fps dengan sudut pandang hingga 170,4 derajat. Terdapat juga fitur Slow Motion dan aplikasi khusus untuk smartphone. Casio GZE-1 EYE dibanderol US$413 (foto: www.casio-intl.com)

68

LIONMAG JANUARI 2018


Hydrofoiler XE-1 Sensasi Baru Bersepeda Hydrofoiler XE-1, sepeda hidrofoil keluaran Manta5 menawarkan konsep baru bersepeda. Hydrofoiler XE-1 terbuat dari aluminium dan memiliki dua serat hidrofoil karbon. Sepeda ini mampu meluncur di sepanjang tepi danau, sungai, dan laut lepas dengan kecepatan tinggi berkat motor pedal 400 watt. Pengendara pun bisa melaju bermil-mil tanpa terlalu lelah. Jika kehilangan keseimbangan dan jatuh ke dalam air, Hydrofoiler XE-1 memiliki kemampuan untuk memulai kembali saat masih terendam air. Manta5 juga merancangnya dalam ukuran ringkas agar sesuai dengan bagasi untuk petualangan di laut, ataupun danau. (foto: manta5.com)

INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

69


Postcard


h

sul

esi tenga aw

01.01.2018

DO

N ES

Togean

Pesona Pulau Papan Kepulauan Togean Pulau yang wajib dikunjungi bila berkunjung ke Taman Nasional Kepulauan Togean, di Sulawesi Tengah adalah Pulau Papan. Pulau yang dihuni oleh Suku Bajo dengan rumah khas di atas air dan batu karang ini bisa dikunjungi dari Kota Palu, menempuh perjalanan darat atau udara ke Kota Ampana, dilanjut naik kapal cepat di pelabuhan Ampana ke Pulau Papan sekira 3 jam. Air laut yang biru jernih dan terumbu karang indah serta jembatan papan yang menghubungkan Pulau Papan dengan pulau sebelah menjadi daya tarik tersendiri. Terdapat juga puncak batu karang yang menjadi tempat favorit wisatawan untuk berfoto, mengabadikan landskap Pulau Papan dan menyaksikan matahari terbit ataupun terbenam. Imran Rosadi PALU

I

A

I

N


Postcard

Tarakan kal

I

A

01.01.2018

N

DO

Iraw Tengkayu

ra

antan uta im

NE

SI

Tahun 2017 merupakan tahun ke-9 pelaksanaan Iraw Tengkayu, pesta adat pesisir dari suku asli Tidung, Kota Tarakan. Mereka melarung sebuah perahu yang disebut “Padaw Tuju Dulungâ€? dengan warna khas kuning, hijau, dan merah sebagai bentuk rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas hasil laut dan pertanian yang baik. Kegiatan 2 tahun sekali ini dilakukan di Pantai Amal Lama, sekitar Âą 30 menit dari pusat kota.

Aries Utomo TARAKAN

Jonggol

Gunung Batu

DODY WIRASETO JAKARTA

Kirimkan foto Anda beserta cerita di balik foto tersebut ke email : postcard.lionmag@gmail.com

A

01.01.2018

N

I

Terletak di Desa Sukaharja, Sukamakmur, Bogor, Jawa Barat, Indonesia, Gunung Batu merupakan salah satu destinasi wisata menarik di Jonggol. Dari puncaknya, momen matahari terbit begitu memukau dengan jajaran perbukitan yang eksotik. Mendaki gunung setinggi 758 Mdpl ini terbagi menjadi 3 pos sebelum sampai puncak. Pendakian bisa dimulai dari pos 1 ataupun pos 2 dengan lama pendakian sekitar 2 jam.

a barat jaw

DO

NE

SI


SSQ

Routine Safety Measures

Tindakan Keselamatan Rutin Seluruh awak pesawat menerima pelatihan secara rutin setiap tahun. Dalam setiap pelatihan tersebut kami mengingatkan mereka terhadap sejumlah tugas serta tanggung jawab, termasuk langkah-langkah keselamatan kabin penumpang saat persiapan lepas landas dan pendaratan. Mungkin sebelumnya tidak dijelaskan secara detail kepada penumpang mengapa awak pesawat selalu mengingatkan tentang beberapa tindakan rutin keselamatan setiap lepas landas dan mendarat. Awak pesawat kami akan meminta penumpang yang duduk di dekat jendela untuk membuka penutup jendela saat lepas landas dan mendarat. Saat lepas landas dan mendarat, awak pesawat memiliki akses visual terbatas ke mesin. Jika terjadi keadaan darurat, penumpang yang duduk dekat jendela bisa melihat mesin dan sekitarnya sehingga bisa dengan cepat mengingatkan awak pesawat. Alasan penting lainnya, terutama pada malam hari, jika terjadi evakuasi darurat, sangat penting untuk memiliki tingkat cahaya yang sama di ruang dalam dan di luar pesawat untuk menghindari kebutaan saat meninggalkan pesawat terbang. Tindakan pengamanan lainnya yang mungkin belum dijelaskan dengan benar adalah mengapa semua penumpang harus mematikan semua perangkat elektronik saat lepas landas dan mendarat. Alasan paling tepat adalah menghindari gangguan sistem navigasi pesawat dan sinyal antara pesawat dan stasiun di bumi. Bagaimana mungkin perangkat elektronik masih digunakan saat pesawat mencapai batas ketinggian jelajah, termasuk ponsel di maskapai tersebut yang dilengkapi dengan sinyal Wi-Fi. Lepas landas dan pendaratan merupakan fase penerbangan yang menuntut ketepatan maksimal seluruh instrumen dalam pesawat. Inilah alasan perlunya melindungi peralatan pesawat terbang dari gangguan sinyal elektronik yang dimiliki semua perangkat elektronik. Saat ini jumlah perangkat elektronik portabel sangat banyak, komputer, tablet, telepon genggam, radio, buku elektronik, dan sebagainya. Terbukti bahwa setiap dari kita rata-rata membawa dua perangkat portabel. Kombinasi pemakaian semua medan elektronik pada saat bersamaan kabin pesawat mendekati tanah merupakan ancaman serius yang harus dikurangi. Jadi matikan semua perangkat elektronik. Semoga yang terbaik bersama Anda pada tahun 2018. Selamat menikmati penerbangan yang aman dan menyenangkan. Capt. Jose Fernandez Corporate Safety Director Lion Group

Every year our Crews receive recurrent training where we remind them many of their duties and responsibilities, including the Safety measures on the preparation for the passenger cabin during take-offs and landings. But perhaps we do not explain clearly to our passengers the reason why our Crews remind you some Safety routine measures, every takeoff and landing. Our crews will request the passengers seated on the window seats to open window’s blinder during take-off and landing. During take-off and landing, the cabin crew members have limited visual access to the engines. In case of an emergency, those passengers located in a window seat, could be able to see the engines and surrounding so they could alert the crew without delay. There is another important reason, especially during the night, in case of emergency evacuation it is also very important to have the same level of light in the interior and the exterior of the aircraft to avoid blindness when leaving the aircraft. Another Safety measure not properly explained is why all the passengers have to turn-off all the electronic devices during takeoff and landings. The most straight forward reason is to avoid the interference of the plane’s navigation system and the signals between the plane and the ground stations. However, how it is possible to use the electronic devices once the aircraft is reaching cruise level, including mobile phones in those airlines equipped with Wi-Fi signal. The take-off and landing are phases of the flight where it is necessary to have the maximum precision of the on board instruments, Reason why it is required to protect the aircraft equipment from the electronic fields that all electronic devices have. Nowadays the number of portable electronic devices is huge, computer, tablets, hand phones, radios, electronic books, etc. It is proven that everyone of us carry on board and average of two portable devices, the combination of all the electronic fields present at the same time in the aircraft cabin near the ground is a serious threat that must be reduced, by switching off all electronic devices. My best wishes for the year 2018. Have a safe and pleasant flight.


LION GROUP FLEET

1 UNITS Boeing 747 - 400 506 seats ECONOMY

3 UNITs AIRBUS A330-300 440 SEATS ECONOMY

70 UNITS Boeing 737 - 900 ER 215 SEATS ECONOMY

35 UNITS BOEING 737 - 800 NG 189 SEATS ECONOMY Rata-Rata usia pesawat : 3 Tahun 6 Bulan

8 UNITS Boeing 737 MAX 8 180 seats economy

6 UNITS Boeing 737 - 900 ER TOTAL 180 SEATS : 168 seats economy - 12 seats business

8 UNITS Boeing 737 - 800 NG

TOTAL 162 SEATS : 150 seats economy - 12 seats business

37 UNITS AIRBUS A 320-200 CEO TOTAL 156 SEATS : 144 seats economy - 12 seats business Rata-Rata usia pesawat : 7 Bulan

6 UNITS Boeing 737 - 900 ER TOTAL 180 SEATS : 168 seats economy - 12 seats business

23 UNITS Boeing 737 - 800 NG

TOTAL 162 : 150 seats economy - 12 seats business

16 UNITS ATR 72-600 Rata-Rata usia pesawat : 1 Tahun

17 UNITS Boeing 737 - 900 ER 215 SEATS ECONOMY

10 UNITS Boeing 737 - 800 NG TOTAL 162 150 seats economy - 12 seats business Rata-Rata usia pesawat : 7 Bulan

1 UNITs AIRBUS A330-300 440 SEATS ECONOMY

20 UNITS ATR 72-500 72 seats economy.

34 UNITS ATR 72-600 72 seats economy. Rata-Rata usia pesawat : 2 Tahun 6 Bulan

2 UNITS HAWKER 900XP Rata-Rata usia pesawat : 2 Tahun 5 Bulan


WELCOME ABOARD

Selamat Datang

Apa yang harus Anda ketahui tentang keamanan, kenyamanan dan keselamatan Anda di dalam pesawat. What you need to know about the security, comfort and safety in the aircraft.

PERALATAN ELEKTRONIK Electronic devices Untuk penggunaan laptop dan PDA boleh dipergunakan setelah fasten seatbely “OFF” dengan menggunakan flight mode. Setelah fasten seatbelt “ON” untuk persiapan mendarat makan penumpang harus mematikan penggunaan laptop dan PDA tersebut. For the use of laptops and PDAs may be used after the fasten seat belt off and using flight mode. After the fasten seat belt on in preparation for landing, the passengers have to turn off the laptop and PDA users. BARANG-BARANG BERBAHAYA LAINNYA Dangerous goods Barang-barang yang mudah terbakar (seperti korek api), meledak (petasan), material yang mengandung magnet, baterai, tabung gas, tidak diperbolehkan untuk dibawa. The goods are flammable (such as matches), explode (firecrackers), containing material magnets, battery, gas cylinders, are not allowed to be brought. MEROKOK Smoke Peraturan Pemerintah melarang kegiatan merokok selama dalam penerbangan. Terdapat detektor asap di semua toilet dan akan dikenai sanksi bagi yang melanggar aturan. Government regulations prohibit smoking during in-flight activities, there are smoke detectors in all toilets and will be subject to penalties for those who break the rules. BAJU PELAMPUNG Live vest Jaket/Baju Pelampung merupakan salah satu peralatan keselamatan di pesawat untuk kondisi darurat di atas air, jangan keluarkan jaket/baju pelampung dari tempat dalam kondisi normal dan tidak untuk dibawa pulang. Penumpang akan mendapatkan hukuman bagi yang mencuri jaket/ baju pelampung berdasarkan Peraturan Pemerintah Pasal 54 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2009.

Live vest is one of safety equipment in the aircraft for emergency condition on water, please do not remove live vest from the place in normal condition and do not to take home. Passengers will get punishment who stole the live vest based on Government regulations. Article 54 of Law No. 1 of 2009 (Pasal 54 undangundangnomer 1tahun 2009). MINUMAN BERALKOHOL Alcohol beverage Lion Air tidak menyediakan minuman beralkohol di seluruh penerbangannya, dan seluruh penumpang Lion Air dilarang mengonsumsi minuman beralkohol selama penerbangan berlangsung. Lion air does not provide alcohol in lion air flight service, passengers are prohibited from consuming alcohol during the flight. WANITA HAMIL PREGNANCY WOMEN Usia kehamilan di atas 28 minggu diwajibkan menyertakan surat keterangan medis yang menyatakan penumpang sehat secara medis untuk ikut dalam penerbangan. Dan mengisi formulir pertanggungan risiko Form of Indemnity (FOI). A pregnancy age over 28 weeks is required to include a medical certificate stating that passengers are medically fit to participate in the flight. And fill out the form of risk called Form of Indemnity (FOI). PERJALANAN DENGAN ANAK-ANAK Travelling with kids Lion Air tidak menyediakan makanan bayi untuk rute domestik dan popok tidak disediakan di pesawat. Lion Air hanya menyediakan air panas untuk susu bayi. Lion air does not provide baby food for domestic service, diapers are also not provided on the plane. Lion air only provide hot water for baby milk. UTAMAKAN KESELAMATAN Safety Priority • Sabuk pengaman harus selalu terpasang sewaktu take-off dan landing. Dianjurkan untuk selalu memasang seat belt selama penerbangan. Seat belts should always be installed during take-off and landing. It is recommended to always put the seat belt during flight. • Barang bawaan harus diletakkan di atas kepala atau di bawah kursi di depan Anda. Luggage must be placed on top of the head or under the seat in front of you.

• Silahkan membaca kartu instruksi keselamatan yang terdapat di dalam kantong kursi. Di kartu tersebut Anda bisa mengetahui pintu darurat dan letak jaket pelampung. Please read the safety instruction card that is present in the seat pocket. In the card you can determine the location of the emergency exit and a life jacket. • Perhatikan baik-baik demo keselamatan dan instruksi yang diberikan oleh cabin crew. Look carefully the safety demonstration and instructions which given by the cabin crew BAGASI Baggage Barang atau benda tajam harus dipak dalam bagasi dan tidak diperkenankan untuk dibawa ke dalam bagasi kabin. Bawalah benda berharga dalam tas yang Anda bawa sendiri. Goods or sharp objects should be placed in the trunk and not allowed to be brought into the cabin baggage. Bring precious objects in the bag you carry yourself. Perhatikan berat bagasi Anda. Note the weight of your luggage - Carry on baggage (Bagasi Kabin) tidak lebih dari 7 kg Carry-on baggage (bagasi kabin) not more than 7KG - Bagasi untuk Rute Domestik & Internasional Baggage for domestic & international route: Kelas Ekonomi / Economy class: 20 kg

40 cm

PONSEL Mobile phone Semua ponsel dan peralatan elektronik yang menggunakan pemancaran radio tidak diperbolehkan selama berada di dalam pesawat, hal ini sangat mengganggu sistem navigasi dan komunikasi dengan menara pengawas setempat. All mobile phones and electronic devices that use radio transmission is not allowed during the flight, it can be disturbing system navigation and communication with local control tower

30 cm

20 cm


LION AIR GROUP ROUTE MAP

78

LIONMAG JANUARI 2018


INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

79


KIDZONE

80

LIONMAG JANUARI 2018


INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

81


82

LIONMAG JANUARI 2018


INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

83


84

LIONMAG JANUARI 2018


INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

85


86

LIONMAG JANUARI 2018


INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

87


88

LIONMAG JANUARI 2018


INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

89


90

LIONMAG JANUARI 2018

LIONMAG JANUARI 2018  
LIONMAG JANUARI 2018  
Advertisement