Issuu on Google+

automotive : New Bentley Continental V8 - bila yang kaya sadar lingkungan

The Inflight Magazine of Lion Air

FEBRUARI 2012

ROMANTIC DINNER

TIDAK UNTUK DIBAWA PULANG

CELEBRATE YOUR VALENTINE

THE SENTOSA connect with nature

INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

i


ii

LIONMAG FEBRUARI 2012


INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

1


2

LIONMAG FEBRUARI 2012


INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

3


ASEAN - CHINA FREE TRADE INTERNATIONAL EXPO & FORUM | Jakarta Convention Center

Pameran | Forum & Seminar | Business Matching | Business Meeting | Launching Program Presentasi Peluang Investasi Daerah | Gelar Seni dan Budaya | Lomba & Kreasi | Penganugerahan “ Award “

4 INFO +6221 8370 3265 LIONMAG FEBRUARI 2012

www.otonomiexpo.com


INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

5


FEBRUARI 2012

COVER HIT connect with nature LOKASI : THE SENTOSA SINGAPORE FOTO : dok THE SENTOSA SINGAPORE

REGULAR

56

FOTO: DOK InterContinental Bali Resort

SPECIAL

CHECK IN

14

NEWS AROUND

16

LEISURE

20

WISDOM IN THE AIR

24

ECONOMIC FILE

28

AUTOMOTIVE

76

CULINARY

82

TIPS

84

GADGET

86

GALLERY

90

POSTCARD

100

LADY IN THE AIR

CONTENT 30

TRAVELING | toraja

VALENTINE-ROMANTIC DINNER

36

EVENT |

JAKARTA BIENNALE

Bermacam cara untuk menyatakan cinta, mulai dari sebatas kata saja atau memberi hadiah. Mengirim kartu ucapan atau memberi setangkai bunga mawar hingga mengatur makan malam yang romantis di tempat istimewa.

40

EVENT |

VOR ABU DHABI

46

DESTINATION |

50

TRAVELING |

64

DESTINATION |

70

DESTINATION | SOLO

80

DESTINATION | TAMAN BENGKIRAI

CHECK OUR DIGITAL COPY @

6

12

www.issuu.com/lionmagazine LIONMAG FEBRUARI 2012

LIONMAG INFLIGHT MAG

BANYUWANGI

NAIROBI CIREBON


INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

7


Contributors

Sukarman (Karman) Mustamin Menggeluti dunia kewartawanan sejak tahun 1988 di bidang otomotif dan menjadi wartawan pertama dari Indonesia yang mendapat akreditasi peliputan F1 pada tahun 1993. Karman, sapaan akrabnya, adalah salah seorang pendiri Majalah Autocar edisi Indonesia (2000). Sekarang, lulusan Jim Russell Racing School, UK ini, aktif di dunia road safety dengan mendirikan Smart Driving Institute (SDI) pada 2007.

8

LIONMAG FEBRUARI 2012

Paul I. Zacharia

Bondan Winarno

Peter Milne

Penggemar foto dan travel ini belajar memotret sejak usia 10 tahun, dan acap menjadi juri lomba foto lokal dan nasional sejak 1987. Sebagai fellow perdana di Indonesia dari lembaga fotografi Royal Photographic Society, Inggris, ia kerap menulis di media nasional.

Bondan Winarno, 62 tahun, kelahiran Surabaya. Dikenal sebagai kolumnis kritis dan jurnalis investigatif andal sebelum kemudian populer sebagai pengamat kuliner Nusantara tepercaya.

Lahir di Inggris, Peter Milne telah tinggal dan bekerja selama 14 tahun di Indonesia. Saat ini bekerja dan menetap di Jakarta sebagai konsultan pembangunan. Pada kesempatan ini Peter bercerita tentang Kenya, khususnya Nairobi


INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

9


COCKPIT’s NOTE PRESIDENT DIRECTOR Rusdi Kirana DIRECTOR OF PRODUCTION Capt. Ertata Lananggalih DIRECTOR OF OPERATION Capt. Adi Widjajanto

MELANGKAH PASTI DI TAHUN INI

DIRECTOR OF TECHNICS Rai Pering Santaya

Penumpang yang berbahagia, seribu langkah di depan tidak akan pernah bisa kita capai tanpa kita berani mengawali satu langkah pertama. Demikian juga dengan Lion Air, kami seperti sekarang ini karena keputusan yang tepat untuk kami mulai melangkah. Langkah yang pasti dengan semangat, ketekunan dan usaha yang gigih pastilah membuahkan hasil yang baik. Semangat memberi yang terbaik menjadi dasar dalam usaha jasa transportasi udara ini. “We Make People Fly”, kami ingin membuat semua orang bisa terbang bersama Lion Air.

DIRECTOR OF COMMERCE Achmad Hasan

Di tahun ini kami terus menambah pesawat baru, membuka rute baru dan menambah jadwal penerbangan di beberapa rute yang sudah ada. Mungkin banyak penumpang yang tidak tahu bahwa dalam sehari kami harus mengatur lebih dari 500 penerbangan kesuluruh rute baik domestik maupun regional. Tentu hal ini tidaklah mudah. Banyak hal yang harus diatur, mulai dari armada pesawat, penjadwalan kru, maintenance, agar semua penumpang dapat merasakan pelayanan yang nyaman dan aman. Untuk mencapai semua itu kami selalu berusaha meningkatkan kualitas sumber daya manusia, secara rutin kami melakukan berbagai pelatihan. Selamat Tahun Baru Imlek bagi penumpang sekalian yang merayakannya. Kiranya di tahun ini kita semua dapat melangkah dengan pasti untuk meraih kesuksesan.

DIRECTOR OF GENERAL AFFAIRS & FINANCE Edward Sirait GM SALES & MARKETING Rudy Lumingkewas GM SERVICE Ari Azhari

PUBLISHER & EDITOR IN CHIEF Makhfudz Sappe EDITOR Ristiyono, A Gener Wakulu, Priyanto Sismadi, Safari A. Husain REPORTER Wisnu Ridwan Maulana MARKETING MANAGER A Gener Wakulu MARKETING Fransiska Ririn Tri Astuti, Irma Herliana, G. Hardianto, Rusman Madjulekka, Amrul Alam, M. Lottong Makkaraka

Selamat menikmati penerbangan Anda.

ART DIRECTOR Gerald Manuel Wangsasaputra Richard Archie F.M. (Illustrator) Muhammad Saleh Hanif (Illustrator)

Salam,

FINANCE Ade Kristanti

Rusdi Kirana President Director

CIRCULATION M. Solichin BALI REPRESENTATIVE Fernandito Haka, Yurison Suryantara PUBLISHED BY PT BENTANG MEDIA NUSANTARA ADVERTISING Tel.: +62 (21) 98494404 Fax.: +62(21)3151668 Email: edlionmag@gmail.com editorial@lionmag.com HOTLINE LIONMAG: 0821 10 88 22 00 ISSN: 1979-4185

10

LIONMAG FEBRUARI 2012

Majalah LIONMAG terbit setiap bulan dan di distribusikan ke seluruh pesawat Lion Air. LIONMAG juga dapat dibaca di seluruh outlet The Coffee Bean, Walnut Cafe dan Dome Coffee.


INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

11


CHECK IN

THE SENTOSA

Connect With Nature

B

agi orang Indonesia Singapura sudah tidak asing lagi. Negeri Singa ini seakan menawarkan berjuta pesona yang sangat layak menjadi tujuan utama liburan. Ya, orang Indonesia sangat akrab dengan Singapura sebagai tujuan wisata belanja. Mungkin dalam bayangan kita yang belum pernah berkunjung ke sini, Singapura merupakan hutan pencakar langit. Penuh dengan gedung-gedung yang menjulang tinggi, sebuah negara yang selalu sibuk dengan segala urusan bisnis. Hingga bisa jadi menimbulkan sebuah pertanyaan apakah seluruh wilayah negeri ini penuh dengan bangunan modern tanpa ada sedikitpun ruang hijau? Tidak! Ada satu tempat yang benar-benar berbeda, sebuah resor mewah yang berada di tengah-tengah hutan tropis. Sejuk dan segar diantara pepohonan rindang dengan gemericik air terjun

menambah pesona alam yang tidak mungkin untuk dilewatkan. Dan itu ada di Singapura! The Sentosa Resort & Spa bisa dikatakan menjadi penghubung antara pesona megapolitan dengan indahnya alam yang tumbuh alami. Bak oase yang dapat memberi ketenangan, kenyamanan, kesegaran dan relaksasi yang mendalam bagi setiap tamu yang bermalam. The Sentosa menawarkan pengalaman yang sangat berbeda saat kita berkunjung ke Singapura. Berbagai fasilitas mewah dapat kita nikmati disini. Kamar yang menawan dan nyaman, berbagai menu makanan yang tentu saja nikmat dan fasilitas spa di

Spa Botanica menjadi pengalaman yang sangat mengesankan. Suasana makan pagi yang sangat berbeda dari resor lainnya dimana kita bisa menikmatinya diantara pepohonan rindang diiringi kicauan burung-burung yang terbang bebas. Bahkan disaat kita sarapan kita bisa melihat beberapa burung merak yang bebas berkeliaran diantara para tamu yang sedang menikmati indahnya suasana pagi. The Sentosa Resort & Spa benar-benar memberi pengalaman dan kenangan nyata saat kita bersentuhan dengan pesona hutan tropis alami. Amazing!

2 bukit maNis road, sentosa, singapore 099891 | P. +65 6275 0331 F. +65 6275 0228 | www.thesentosa.com

12

LIONMAG FEBRUARI 2012


INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

13


NEWS AROUND PT. Pos Indonesia Luncurkan Perangko Shio Naga Air

Kaca Film CPF1 CPF1 merupakan kaca film yang di impor langsung dari Amerika oleh PT. Jaya Kreasi Indonesia. Sebagai pemegang brand kaca film no.1 di Indonesia, nyatanya begitu dikenal oleh pihak ATPM. Dengan mutunya yang tinggi, CPF1 memperkenalkan diri langsung ke pasar retail Indonesia. Menurut Yungistira, General Marketing Manager CPF1, “penjualan kami di pasar retail begitu meningkat tajam dan permintaan produk-produk CPF1 oleh cabang di daerah pun peningkatannya sangat tinggi, hal ini merupakan dampak positif dari kepercayaan masyarakat untuk memilih produk CPF1.” Sementara menurut Fendi, Presiden Direktur PT. Jaya Kreasi Indonesia, “Dengan memiliki 50 cabang, berarti tidak hanya masyarakat jakarta saja yang bisa menikmati keunggulan produk CPF1, tetapi seluruh masyarakat Indonesia bisa menikmati keistimewaan produk-produk CPF1.”

Dalam menyambut tahun baru China, PT. Pos Indonesia kembali mengeluarkan seri terbaru perangko Naga Air yang sesuai dengan shio tahun 2012. Peluncuran ini diselenggarakan di Grand Indonesia, pada 17, Januari 2012. Pada sambutannya, Direktur Utama PT. Pos Indonesia, Ketut Mardjana mengatakan, “Salah satu fungsi perangko adalah sebagai perekam peristiwa dan sebagai media perekat antar bangsa. Perangko dengan tema shio merupakan perwujudan pembauran budaya antar bangsa dan warga negara, antara budaya Indonesia dan budaya Tionghoa.” Selain peluncuran perangko seri Naga, dalam kesempatan yang sama PT. Pos Indonesia juga memperkenalkan maskot filateli, yaitu sepasang anak laki-laki dan perempuan bernama Phila dan Tely. Seperti halnya setiap perangko mempunyai sejarah, arti gambar, tempat dibuat, tahun dan cerita lain.

Kedutaan Inggris Rayakan 200 Hari Menuju Olimpiade London 2012

K

edutaan Inggris menggelar acara 200 hari menuju upacara pembukaan Olimpiade London 2012 di Kedutaan Inggris Jakarta, pada 9 Januari 2012. Direncanakan bahwa Kedutaan Inggris di Jakarta akan mengibarkan bendera Olimpiade sebagai tuan rumah pesta olahraga dunia, serta memasang poster-poster diseluruh bangunannya. Dalam acara ini juga digelar konferensi pers oleh Duta Besar Inggris, Mark Canning, serta dihadiri oleh perwakilan dari Komite Olimpiade Indonesia, para sponsor, dan siswa-siswa dari program Internasional Inspiration yang diprakasai oleh British Council. “Olimpiade London adalah sebuah kesempatan untuk saling memberikan inspirasi dan membina hubungan dengan seluruh negara melalui sebuah perayaan yang luar biasa.” Ungkap Duta Besar Inggris, Mark Canning dalam sambutannya. “Menjadi tuan rumah Olimpiade dan Paralympic merupakan sebuah kehormatan, dan kami bangga menyambut dunia termasuk Indonesia untuk datang ke London.” Tambahnya.

14

LIONMAG FEBRUARI 2012


INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

15


LEISURE Ibis Solo, Strategis di Jantung Kota Solo Ibis Solo tepat di jantung Kota Solo, hanya 5 menit dari stasiun kereta api dan 20 menit dari Bandara Internasional Adi Sumarmo. Sebagai bagian dari grup Accor, ibis Solo dirancang untuk memenuhi kebutuhan bussiness traveller. Dengan 152 kamar yang dilengkapi televisi layar datar, free internet di kamar, serta meja kerja kamar, memungkinkan para tamu bekerja secara nyaman. Hotel dengan fasilitas kolam renang dan WiFi di lobi, restoran dan bar dilengkapi empat meeting room dengan kapasitas hingga 230 orang. Restoran La Table dihadirkan untuk memenuhi kebutuhan tamu dengan sajian masakan ala nusantara dan Western diiringi live music acoustic. Rendez vous Bar hadir sebagai pelengkap kebutuhan tamu yang ingin bersantai dan menikmati aneka pilihan minuman. In Balance Spa dan fitness centre adalah salah satu nilai plus dari ibis Solo. Tamu bisa menikmati paket spa di kamar melalui layanan kamar atau datang langsung. Ibis Solo menghadirkan kenyamanan tinggal dengan harga yang terjangkau dan ekonomis. Promo RAGU?RUGI! dapat dipesan melalui website www.ibishotel. com/6530 dengan harga Rp.390.000,net termasuk sarapan pagi untuk 2 orang.

16

LIONMAG FEBRUARI 2012

Antik dan Unik dari Kopitiam Oey Makassar

M

enempati sebuah ruko kecil di jalan Arief Rate No. 23 B, Makassar, sebuah resto dengan tampilan yang antik dan unik. Begitulah kesan pertama yang muncul ketika melihatnya dari luar. Dengan desain yang berbau jadul tentu sangat antik dan menarik. Semua interiornya dibuat bergaya campuran antara Jawa Kuno dan Oriental. Di atas langitlangitnya dihiasi dengan lampu dalam sangkar burung, sehingga mengesankan sesuatu yang unik. Kopitiam Oey didirikan oleh Bondan Winarno. Setelah sukses membuka outlet pertamanya di jalan Sabang, Jakarta. Sekarang sudah ada 13 outlet di Indonesia, yang mana outlet pertama di luar jawa dibuka di Makassar. Selain menu-menu khas Kopitiam Oey, menu lokal juga tersedia di sini, seperti nasi kuning, sarabba, songkolo, dan lain-lain. Juga menyediakan beberapa minuman andalan yang bisa kita coba dan nikmati, yang sangat istimewa dan baru pertama kali di Makassar yaitu, kopi susu Vietnam. Kopi dari Indonesia dengan cara seduh ala Vietnam. Menurut Taufik, pemegang franchise Kopitiam Oey di Makassar, Kopitiam kopinya diracik di Bandung. Berikutnya akan dibuka outlet-outlet di Samarinda dan Balikpapan. Di sini kita dapat menikmati kenyamanan bersama keluarga, kerabat, maupun teman. Serta dilengkapi dengan adanya fasilitas free Wi-Fi.


INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

17


LEISURE

INDONESIA a surprise 10 karya pemotret terkemuka Indonesia dalam sebuah buku berjudul Indonesia a Surprise, Indonesia adalah negeri yang tak terduga. Mereka adalah: Jay Subyakto, Kemal Jufri, Jez O’hare, Julian Sihombing, Yori Antar, Hermanus Prihatna, John Suryaatmaja, Riza Marlon, Ardiles Rante dan Oscar Motuloh dilengkapi dengan puisi-puisi Goenawan Mohamad. Para pemotret selain mengabadikan sudut-sudut Keindahan Indonesia juga mengabadikan bencana yang menimpa Indonesia. Buku ini berisi bukan hanya sekedar sebuah kumpulan foto pemandangan atau manusia, tapi juga puisi keindahan Indonesia. Beberapa foto menarik tersebut mulai dari foto sebuah perahu yang berusaha melewati gelombang di kampung Sawai, Seram Utara karya Jay Subyakto atau foto spread di halaman 50-51 gaya seorang Lamafa menyaksikan seekor paus di Lamalera karya Ardiles Rante, sampai foto seorang perempuan yang memandang sisa tsunami Aceh karya Kemal Jufri. Buku setebal 199 halaman plus 6 halaman tambahan ini terbagi dalam tiga bagian yaitu Sejauh (As far as), Mata (The eyes), Memandang (Can see). Goenawan Mohamad menutup buku ini dengan puisi :

Sebuah Jalan Indonesia, meskipun sulit, adalah sebuah mimpi yang tak henti-henti. Ia adalah amanah dari hasrat dan imajinasi masa lalu Juga sebuah panggilan masa depan. Bagi berjuta-juta manusia yang menyebut dirinya ’Orang Indonesia’ ia adalah sebuah takdir...

18

LIONMAG FEBRUARI 2012

Jakarta: Estetika Banal

S

eorang pedagang sapi, mungkin foto ini diambil saat Idul Qurban dengan latar belakang gedung BNI menjadi cover buku setebal 192 halaman karya Erik Prasetya. Buku yang berjudul Jakarta: Estetika Banal ini adalah karya Erik yang dikerjakan selama lebih dari sepuluh tahun merekam kehidupan Jakarta. Sebagai orang yang hidup di kota Jakarta, Erik piawai merekam setiap waktu dan siklus kehidupan Jakarta dan warganya. Buku yang memuat lebih dari 200 foto ini semuanya dalam format hitam putih dan terbagi dalam lima bagian. Bisa dikatakan buku ini menjadi bukti kejelian Erik merekam kegembiraan kehidupan Jakarta, kendaraan umum sampai konser Iwan Fals. Ini adalah buku street fotography pertama untuk Jakarta.

Ijinkan Aku Berbagi Harapan Buku ini adalah Sebuah perbincangan dengan diri sendiri yang sebagian besar ditulis dalam upaya melepas rindu dan berbagi harapan di perantauan beribu mil dari tanah air ketika penulisnya sedang menyelesaikan S3 di Princeton University, USA. Buku yang terdiri esay-esay dengan tema yang berbeda-beda namun memiliki benang merah berbagi harapan bukan hanya mencerahkan tetapi juga mempesona. Dengan buku setebal 204 halaman ini Vivi berbagi kisah dalam melakoni peranannya sebagai anak, sebagai ibu, sebagai sesama insan, sebagai peneliti kemiskinan dan sebagai makhluk. Seperti komentar Anies Baswedan”Buku ini mengalir dari kecemerlangan. Vivi membaca, merenungkan, dan mengekspresikan persentuhan hidupnya dalam kalimat reflektif dan dalam deretan doa-doa mulia. Sebuah kombinasi yang indah, mencerahkan, dan membangun optimisme. Tak pernah lewat, keikhlasan itu dipesankan dan dimaknai di tiap sendi buku ini. Sebuah pantulan atas kecemerlangan-Nya.”


INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

19


WISDOM IN THE AIR

Love Story OLEH: Jemy V. Confido

” How long does it last can love be measured by the hours in a day?” Love Story by Carl Sigman

K

isah-kisah cinta romantis selalu menggetarkan hati. Betapa tidak? Sebut saja kisah Romeo dan Juliet yang terkenal itu misalnya. Sepasang sejoli yang saling mencintai ini sama-sama mati demi cinta mereka. Namun apakah dalam kehidupan nyata kita bisa menemukan ketangguhan cinta seperti itu? Dalam realita, kita sepertinya justru lebih sering menemukan kejadian yang sebaliknya. Pertikaian sepasang kekasih atau suami istri yang berujung pada putusnya hubungan cinta atau bahkan perceraian menjadi berita yang seringkali muncul dalam keseharian. Tidak jarang pengkhianatan cinta menjadi penyebab disamping karena urusan harta atau tingkah laku yang dinilai melewati batas. Banyak pernikahan yang berlangsung sangat singkat bahkan di antaranya ada juga yang hanya berumur beberapa jam. Meskipun proses hukumnya sendiri masih membutuhkan waktu beberapa tahun. Jadi seberapa kuatkah cinta bisa bertahan? Sebelum menjawab pertanyaan tersebut, pertama-tama kita harus bisa menjawab apakah sebenarnya cinta itu. Cinta adalah perasaan yang tidak kasat mata dan karenanya cinta hanya bisa dikenali dari gejala-gejalanya dan bentuk manifestasinya. Dalam sebuah penelitian yang dilakukan oleh para psikolog, mereka sepakat bahwa seseorang dikatakan jatuh cinta ketika terjadi perubahan gejala-gejala fisiologis seperti detak jantung yang bertambah cepat, lidah yang menjadi kaku, tubuh yang tiba-tiba berkeringat dan sebagainya khususnya saat berdekatan dengan orang yang dicintai. Gejala-gejala fisiologis ini juga dibarengi dengan gejala-gejala perilaku yang keluar dari kebiasaan seperti memberi dan mencari perhatian, perasaan salah tingkah dan sebagainya. Singkat kata, para ahli ini setuju dengan lirik lagu “Jatuh Cinta” yang dinyanyikan oleh Titiek Puspa. Yang menarik, dalam penelitian tersebut disimpulkan bahwa perasaan yang kita kenal sebagai ‘cinta’ ternyata secara rata-

20

LIONMAG FEBRUARI 2012

rata hanya bertahan 4 tahun. Tentu saja ini angka rata-rata. Tapi hal ini menunjukkan bahwa secara rata-rata gelora cinta yang bertahan lama seperti diceritakan dalam kisah-kisah romantis merupakan sesuatu yang langka. Lalu bagaimana dengan mereka yang bisa mempertahankan hubungan cinta mereka hingga berpuluh-puluh tahun? Dalam penelitian itu juga bisa disimpulkan bahwa pada umumnya pasangan yang bisa mempertahankan hubungan mereka sampai puluhan tahun kebanyakan sudah tidak lagi memiliki cinta sebagaimana mereka rasakan di tahun-tahun pertama hubungan mereka. Kesimpulan ini membuktikan bahwa cinta bukanlah hal satu-satunya yang mempersatukan sepasang kekasih atau suami istri selama puluhan tahun. Ternyata ada hal-hal lain yang membuat pasangan-pasangan tersebut bisa bertahan sangat lama bahkan sampai akhir hayat mereka. Apa sajakah itu? Saya mencatat paling tidak ada 7 pilar yang menjaga kelanggengan hubungan sepasang insan yang pada gilirannya akan menjaga keutuhan cinta mereka.

Kegairahan Pilar yang pertama perlu ada dalam menjaga keutuhan cinta atau asmara adalah kegairahan. Tanpa kegairahan maka hubungan asmara akan terasa hambar dan lambat laun cinta menjadi pudar. Kegairahan ini bisa dipicu oleh hal-hal yang baru dan ‘kejutan-kejutan’ khususnya yang bersifat menyenangkan. Dalam sebuah reality show, pasangan-pasangan yang sudah mengalami kejenuhan diajak untuk mengalami sebuah petualangan dan ternyata setelah menemukan kegairahan baru termasuk keyakinan bahwa mereka saling memiliki maka gejolak cinta mereka kembali membara.

Tanggung Jawab dan Komitmen Kegairahan saja tidak cukup. Mungkin Anda mengamati banyak kisah cinta para selebritis yang kebetulan sedang


INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

21


WISDOM IN THE AIR

ada job di lokasi yang sama ternyata hanya bertahan seumur jagung. Mengapa bisa demikian? Hal ini diantaranya disebabkan karena hadirnya kegairahan tersebut ternyata tidak diikuti dengan tanggung jawab. Ketika tuntutan untuk bertanggung jawab muncul, misalnya saat terjadi masalah atau adanya kebutuhan dari salah satu pihak, maka kegairahan menjadi terganggu. Tanggung jawab akan menjadi ujian jangka pendek bagi cinta. Selanjutnya tanggung jawab perlu dibarengi dengan komitmen yang merupakan tekad dan keyakinan untuk menelusuri jalan cinta dalam segala situasi. Berat, ringan, susah, senang, sakit, sehat, semua siap dijalani. Bila tanggung jawab lebih bersifat sesaat, maka komitmen lebih bersifat jangka panjang. Bila tanggung jawab lebih bersifat tindakan nyata maka komitmen lebih bersifat janji. Tentu saja yang saya maksud adalah berikut pemenuhannya. Sepasang insan bisa melangsungkan upacara pernikahan karena tanggung jawab namun belum tentu dilandasi komitmen.

Pencapaian

Pengertian sangat penting untuk menjaga agar cinta bisa bertahan lebih lama. Dalam hubungan cinta, perasaan yang menggelora bisa berubah menjadi tuntutan untuk terus mendapat perhatian. Kadang-kadang, tuntutan yang berlebihan ini membuat salah satu pihak menjadi lupa bahwa pasangannya juga membutuhkan ruang untuk dirinya sendiri atau hal-hal lainnya. Di sinilah pengertian mengambil peranan. Memang dibutuhkan pengorbanan dari pihak yang memberikan pengertian. Karenanya, pengertian harus diberikan oleh kedua belah pihak agar tercipta keharmonisan cinta.

Pilar yang juga bisa menopang kekuatan cinta adalah pencapaian. Yang dimaksud pencapaian di sini tidak hanya pencapaian secara materi dan status sebagai pasangan yang berhasil tetapi yang lebih penting adalah pembuktian kekuatan cinta mereka dalam mengatasi berbagai kesulitan. Lamanya waktu yang telah dilalui bersama bisa menjadi salah satu pencapaian yang menguatkan hubungan cinta. Dalam sebuah sidang perceraian, sepasang suami istri hampir saja menandatangani perjanjian cerai. Tiba-tiba nostalgia perjuangan mereka yang memulai rumah tangga dari keadaan yang serba pas-pasan sampai akhirnya mereka bisa memiliki anak-anak yang berhasil menjadi faktor yang mengurungkan niat mereka untuk berpisah.

Keterbukaan

Visi

Pilar lain yang juga bisa menopang kekuatan cinta adalah keterbukaan. Pada saat melakukan pendekatan, sang lelaki dan sang perempuan perlu saling memahami karakter masing-masing. Hal ini tidak mudah karena pada saat-saat yang menyenangkan ini masing-masing pihak berusaha menampilkan diri mereka yang paling sesuai dengan harapan calon pasangannya. ‘Topeng’ ini perlahan-lahan akan terkuak seiring berjalannya waktu. Biasanya, masing-masing pihak akan saling kecewa ketika mengetahui diri pasangannya yang sesungguhnya. Tanpa adanya keterbukaan sejak awal, maka cinta akan lebih cepat retak dan menjadi rapuh.

Akhirnya, cinta harus menuju sesuatu. Bukti bahwa sebuah pasangan berhasil mewujudkan cinta mereka adalah apa yang mereka lalui dan hasilkan selama mereka menjalin cinta tersebut. Hal-hal seperti bagaimana kelak mereka akan membagi tugas dan tanggung jawab, bagaimana mereka akan menjalani rumah tangga mereka dan yang terpenting bagaimana mereka akan membesarkan anak-anak mereka perlu dibicarakan sejak dini. Berbagai bentuk hambatan yang berpotensi muncul bisa terdeteksi lebih awal sehingga mereka bisa menyiapkan antisipasinya. Pasangan yang harus melalui perjalanan cinta yang panjang akan menjadi lebih kuat bila mereka memiliki visi yang jelas dalam hubungan cinta mereka. Setelah menelusuri pilar-pilar di atas, kita mungkin bisa sepakat bahwa ternyata kisah cinta tidak bisa berdiri begitu saja. Ia perlu totalitas yang cerdas dan bijak. Semoga tulisan ini bisa menjadi bekal untuk keabadian cinta Anda seperti baris lirik lagu “Now and Forever� yang dilantunkan Richard Mark: Until the day the ocean doesn’t touch the sand... (www.jemyconfido.com)

Pengertian

Kekuatan untuk Memaafkan Dalam perjalanan cinta, tentu tidak selalu semuanya berjalan mulus. Meskipun komitmen sudah diungkapkan, tidak menjadi jaminan sepasang insan ini bisa benar-benar menjaga komitmen mereka. Ada kalanya pasangan cinta berbuat salah dan kemarahan dari pihak yang merasa dikhianati bisa berujung pada berakhirnya cinta. Di sinilah dibutuhkan kekuatan untuk

22

memaafkan. Memaafkan bukanlah hal yang mudah. Khususnya bila orang yang menyakiti justru adalah orang yang paling dicintai. Karena itu, kehadiran pilar yang satu ini menjadi sangat penting untuk menjaga keutuhan cinta.

LIONMAG FEBRUARI 2012


INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

23


ECONOMIC FILE

Asuransi Mikro Membantu Kaum Miskin Menghadapi Kejadian Tak Terduga

S

aat ini sekitar sepertiga penduduk Indonesia, atau 77 juta jiwa, tidak memiliki simpanan yang dapat diandalkan jika mereka mendapatkan musibah yang tak terduga. Bayangkan akibat yang terjadi saat pencari nafkah suatu keluarga meninggal, ketika seorang anak dari keluarga tak mampu harus dirawat di rumah sakit, atau ketika tanaman milik keluarga petani rusak karena kekeringan atau banjir. Bencana-bencana seperti itu mengancam kelangsungan rumah tangga miskin, dan biasanya membuat mereka makin terperosok ke dalam kemiskinan dan keputusasaan. Dalam hal itulah ‘asuransi mikro’ dapat menjadi penolong utama bagi para keluarga berpenghasilan rendah terhadap musibah yang tak terduga, dan mencegah mereka untuk makin terperosok ke dalam jurang kemiskinan. Asuransi mikro bukanlah suatu jenis produk khusus atau terbatas kepada jenis pemberi layanan tertentu. Asuransi ini menyediakan alternatif pengalihan risiko untuk keluarga berpenghasilan rendah dan ditawarkan dalam berbagai bentuk: sebagai contoh, untuk membiayai pendidikan anak bila tulang punggung pencari nafkah keluarga meninggal; untuk membiayai rumah sakit anak-anak; atau untuk melindungi petani kecil terhadap ancaman gagal panen karena kekeringan atau kejadian iklim ekstrim lainnya. Di Indonesia, pasar utamanya adalah para pekerja sektor informal, seperti buruh tani dengan penghasilan yang tidak menentu. Bagi para petani, model usaha pedesaan tradisional yang mengandalkan agen dan atau kantor cabang tidak akan dapat berjalan dengan baik. Karena besarnya potensi yang ada, perusahaanperusahaan asuransi kini mulai tertarik untuk membuat produk-produk yang sesuai dengan kebutuhan pasar

24

LIONMAG FEBRUARI 2012

tersebut. Namun, perkembangan asuransi mikro di Indonesia masih menemui beberapa tantangan. Kurangnya pengetahuan akan asuransi di kalangan masyarakat; minimnya variasi produk asuransi yang ditujukan bagi masyarakat berpenghasilan rendah; pandangan bahwa asuransi hanyalah bagi orang kaya; dan kurangnya kepercayaan karena reputasi perusahaan asuransi di Indonesia dan pengalaman buruk yang menimpa mereka saat berurusan dengan penyedia jasa asuransi di waktu yang lalu. Sedangkan dari sisi penyedia jasa asuransi, kontraknya sangatlah rumit; pembayaran klaim memakan waktu terlalu lama dan penuh dengan birokrasi; serta tingginya biaya transaksi membuat produk-produk asuransi menjadi terlalu mahal bagi kaum miskin. Agar dapat berjalan baik, asuransi mikro haruslah terjangkau dan menarik bagi rumah tangga berpenghasilan rendah. Para pemberi jasa harus menawarkan produk-produk dengan biaya terjangkau, distribusi yang efektif dari segi biaya dan proses pembayaran klaim yang lebih sederhana. Produkproduk asuransi mikro juga harus memberikan tingkat


ketersediaan dan fleksibilitas yang tinggi. Telepon selular (ponsel) dapat membantu distribusi asuransi mikro ke daerah terpencil dan pedesaan. Sebagai contoh, seorang petani di daerah terpencil dapat membayar premi untuk asuransi kekeringan dengan menggunakan aplikasi asuransi mikro khusus yang tersedia pada ponselnya. Pemegang polis dengan arus kas yang tidak menentu dapat membayar tambahan premi ketika memiliki dana yang lebih, dan membayar lebih sedikit ketika keadaan keuangannya sedang menurun. Aset bernilai rendah juga dapat diasuransikan untuk jangka pendek; suatu petak sawah, misalnya, dapat diasuransikan terhadap kekeringan selama satu masa panen, yang berlangsung selama empat bulan. Selain faktor-faktor diatas, asuransi mikro juga harus disesuaikan dengan kondisi dan situasi dalam negeri. Kerjasama antara sektor swasta dan pemerintah dapat menghasilkan berbagai produk-produk inovatif yang sesuai dengan permintaan. Bank Dunia di Indonesia sedang membantu pengembangan inovasi ini dengan mempertemukan para penyusun kebijakan dengan penyedia jasa asuransi, serta membagikan pengetahuan dan pengalaman praktek asuransi mikro dari berbagai negara. Seiring dengan tersedianya produk-produk asuransi mikro ini, masyarakat harus diberikan penyuluhan mengenai manfaat produk asuransi mikro. Bersamaan dengan itu, keterampilan lembagalembaga terkait dan pihak-pihak yang berpotensi sebagai penyalur produk asuransi juga harus diperkuat, untuk menciptakan lingkungan yang mendukung penyaluran asuransi mikro. Indonesia akan mengambil suatu langkah besar menuju pengentasan kemiskinan, sekaligus mendorong sektor swasta dan ekonomi secara keseluruhan. Ketika hal-hal buruk terjadi pada hidup kita, sesuatu yang tidak terelakan, sebagian dari kita mengandalkan tabungan atau polis asuransi yang kita miliki. Asuransi mikro menawarkan kesempatan bagi keluarga berpenghasilan rendah untuk tetap bertahan ketika kesulitan datang, tanpa memberi tambahan beban keuangan. Yoko Doi adalah spesialis keuangan yang menangani hal yang berkaitan dengan akses terhadap jasa keuangan di kantor Bank Dunia Jakarta.

INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

25


ECONOMIC FILE

Micro-insurance: Helping Indonesia’s Poor Cope with the Unexpected

I

n Indonesia today, about one third of the population, or about 77 million people have no financial protection or savings to fall back on. Imagine the consequences when a poor family’s breadwinner dies, when a child from a poor household is hospitalized, or when a family’s crops are destroyed by drought or flooding. Such catastrophes threaten the very existence of poor households, and usually drive them deeper into poverty and despair. This is where the use of ‘microinsurance’ can be of tremendous help. Micro-insurance is not a specific product line or limited to a specific provider type. It provides coverage to low-income households and is offered in multiple forms: for example, to cover children’s schooling in the event of the death of a bread-winner; to cover children’s hospitalization; or to cover small farmers’ against crop failure due to drought or other extreme climatic events. Micro-insurance helps lowincome families cope when things do go wrong, and prevents them from falling deeper into poverty. In Indonesia’s case, the target market is mainly the rural poor who work in the informal sector, i.e. farm laborers whose earnings are volatile and unpredictable. For farmers, the traditional “urban” business model of agent-based and branch-based brokers fails to work. Given the size of the potential market, private sector insurance

26

LIONMAG FEBRUARI 2012

companies are now seeing the attractions of developing products to serve this market. However, several factors have so far prevented micro-insurance from flourishing in Indonesia. On the demand side there is a lack of awareness; a lack of insurance products addressing the needs of the poor; the perception that insurance is strictly for the rich; and finally a lack of trust due to the poor reputation of Indonesia insurance companies and people’s bad experiences dealing with providers in the past. On the supply side, financial contracts are overly complicated; claim settlements are too time-consuming and riddled with red tape; and high transaction costs make existing insurance products ultimately too expensive for the poor. For micro-insurance to work, it has to be affordable and attractive to lower-income households. Providers need to offer products with low transaction costs, cost-effective distribution, and simpler settlement processes. Micro-insurance products should also offer a high degree of accessibility and flexibility. Mobilephones could be used to help bring micro-insurance to rural and remote areas. For instance, a farmer in a remote area could pay premiums for drought insurance using a special micro-insurance application on his mobile phone. Policyholders with irregular cash flows could pay more premiums when funds are available, and pay less when cash flow is tight. Low-value assets could also be insured for short time periods: a single rice paddy, for example, could

be insured against drought for a single crop rotation of say, four months. Ultimately, for micro-insurance to succeed in Indonesia, the solutions need to be homegrown. Collaborations between the public and private sectors could lead to a range of innovative products, driven by demand. The World Bank in Indonesia is helping to foster this innovation by bringing together regulators and insurance providers, and sharing global knowledge. Once these micro-insurance products become available, lower-income households would need to be educated on the benefits of microinsurance. At the same time, the skills of relevant institutions and potential intermediaries would need to be strengthened, in order to create an enabling environment for micro-insurance. The hope is that through nationwide access to micro-insurance, Indonesia will be making a major step towards the alleviation of poverty, while also providing a boost to the private sector and the overall economy. When things go wrong in our lives, as they inevitably do, many of us have some money set aside or an insurance policy to fall back. Micro-insurance offers the opportunity for lower income families to make their ends meet and weather these hardships, without added financial strain. Yoko Doi is a finance specialist working on financial inclusion issues at the World Bank office in Jakarta.


Swiss-Belinn ska Pekanbaru is a 3-star international hotel, strategically located in the busy suburb area of Pekanbaru, with easy access to the business and government district. Situated in ska Mall, one of the popular lifestyle mall complexes in the city, the hotel provides a wide range of entertainment, shopping and dining options. Offers enthralling and affordable accommodation, the hotel’s 108 well appointed guestrooms include non-smoking and rooms for disable, are ready to welcome both business and leisure travellers.

INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

27


AUTOMOTIVE

New Bentley Continental V8

Bila yang Kaya Sadar Lingkungan

Mobil mewah dengan mesin powerful, identik dengan haus bahan bakar dan kurang bersahabat dengan lingkungan. Bentley mencoba menepisnya. Teks: Karman Mustamin | Foto: Bentley Motors

28

LIONMAG FEBRUARI 2012


M

emang, sepertinya tak adil bila mobilmobil mewah yang dimiliki kaum jetset dan miliuner, menyedot sumber energi alam berupa bahan bakar yang banyak. Apalagi bila kemudian mesinnya yang haus menghasilkan emisi buruk. Tetap saja, masyarakat biasa menjadi korbannya. Ini pun menjadi salah satu dasar pemikiran para produsen mobil mewah seperti Bentley untuk mencoba berperan aktif memperbaiki kualitas udara. Namun, tentu saja tanpa mengorbankan kualitas dan performa produk yang memang menjadi andalan utama. Kehadiran dua model New Bentley Continental bermesin V8 yang tampil perdana di ajang North American International Auto Show di Detroit, pekan kedua Januari 2012 silam, menjadi contoh konkret. Dua produk terbaru Bentley ini, masing-masing Continental GT coupe serta GTC convertible, dipersenjatai mesin 4.0 liter yang diimbuhi twin turbocharged. Tenaga yang dihasilkan mesin ini pun melonjak menjadi 500 hp yang dicapai pada 6000 rpm. Sedangkan torsinya mencapai 660 Nm yang bisa diraih antara 1.700 – 5.000 rpm. Bentley pun memadukan mesin ini dengan transmisi tipe close ratio 8 percepatan. Hasilnya, akselerasi 0 – 100 km/jam diraih hanya dalam tempo 4.6 detik dengan kecepatan puncak 303 km/jam. Wow, membayangkannya saja, Anda akan berpikir mobil ini tentulah peminum bensin yang hebat. Faktanya, tidak demikian. Continental GT coupé maupun GTC convertible, ternyata berhasil meraih standar keseimbangan performa dengan emisi, power-to-emissions. Itu bila diukur dari kelasnya sebagai the high luxury sports car. Model V8 Continental, sukses meraih level luar biasa untuk pengurangan emisi CO2 hingga 40%. Bahkan persentase yang sama, juga berlaku bila bicara soal konsumsi bahan bakar. Bentley mengklaim, mobil ini bisa mencapai jarak JakartaSurabaya atau kira-kira sejauh 800 km hanya dengan sekali mengisi penuh tangki bahan bakar. Tentu, kabar yang cukup menggembirakan untuk upaya memperbaiki kualitas lingkungan di masa depan. Dan Anda berminat tahu harganya? Siapkan saja 124,000 Poundsterling untuk memboyong model GT dan 136.250 Poundsterling untuk model GTC.

INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

29


TRAVELING

TORAJA

Mappasilaga Tedong, acara yang paling 30 dinanti-nantikan LIONMAG FEBRUARI 2012


Rambu solo

Mengantar Arwah ke Nirwana

Meski menelan biaya hingga ratusan juta rupiah atau lebih, upacara Rambu Solo’ di Tana Toraja terus berlangsung sebagai identitas kebudayaan. Sebenarnya, inilah cermin sikap tolongmenolong, gotong-royong hingga menghormati orang tua. teks & foto: makhfudz sappe

INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

31


TRAVELING

TORAJA

A

khir Desember tahun lalu seorang teman dari Reuters mengajak ke Tana Toraja menyaksikan acara adat Rambu Solo. “Ini acara yang terbesar dalam beberapa tahun terakhir, Datu Sarongaloo akan diupacarakan”, demikian promosi teman tadi. Sebenarnya saya sudah menyaksikan beberapa kali Rambu Solo di Tana Toraja tapi acara unik ini tetap saja selalu menarik untuk dilihat, setiap Rambu Solo berbeda, karena lokasinya yang selalu berubah. Dari Bandara Hasanuddin, Makassar perjalanan dilanjutkan dengan mobil selama 8-9 jam untuk sampai ke Rantepao. Ada beberapa perusahaan bus yang melayani rute Makassar – Rantepao dengan tarif antara Rp 80.000 – Rp 130.000. Saya melanjutkan perjalanan ke Rantepao malam hari. Bagi yang melakukan perjalanan siang hari bisa menikmati pemandangan pesisir pantai barat Sulawesi Selatan, begitu memasuki daerah Enrekang pemandangan pegunungan sangat menarik selama perjalanan. Sesampai Rantepao tidak terlalu banyak yang berubah dari kunjungan saya beberapa tahun lalu, kecuali lalu lintas kendaraan yang tambah padat. Dan sekarang wilayah Tana Toraja sudah terbagi menjadi

32

LIONMAG FEBRUARI 2012

dua kabupaten, Kabupaten Tana Toraja dan Toraja Utara. Kota Rantepao ini ada di Toraja Utara. Dalam masyarakat Toraja beberapa adat budaya leluhur masih lestari sampai hari ini. Antara lain Rambu Tuka, upacara naik rumah baru dan Rambu Solo, upacara kematian. Dalam kepercayaan Aluk Tudolo, seorang yang meninggal dunia dianggap belum betul betul meninggal dunia jika belum dipestakan, yang meninggal dianggap “sakit”. Jadi mereka tetap disemayamkan dalam rumah dan tetap disediakan rokok atau kopi layaknya masih hidup. Upacara Rambu Solo ini dimaksudkan untuk mengantar arwah­­­­ke alam selanjutnya, Puya, alam arwah dan persembahan persembahan itu adalah bekalnya. Bagi keluarga yang ditinggalkan wajib melaksanakan pesta Rambu Solo sebagai penghormatan terakhir kepada almarhum. Datu Sarongallo Ibu Agnes Datu Sarongallo adalah bangsawan terpandang di daerah Siguntu. Sejak bulan Agustus 2011 setelah Ibu Agnes meninggal dunia dalam usia 72 tahun, jasadnya disemayamkan di rumahnya, di Tongkonan Siguntu, beberapa kilometer dari kota Rantepao. Tidak perlu menunggu lama jenazah Ibu Agnes untuk diupacarakan, praktis hanya empat bulan sejak meninggalnya, upacara Rambu Solo siap digelar.


Tidak jarang seseorang yang meninggal dunia jasadnya harus menunggu bertahun tahun kemudian ‘dilepas� dalam upacara Rambu Solo. Acara Rambu Solo ini dimulai hari itu, 25 Desember 2011, rangkaian acara Rambu Solo ini bisa sampai sepekan. “Ini termasuk Rambu Solo Sapurandanan, pesta yang lengkap, bukan hanya kerbau dan babi yang menjadi persembahan tapi juga ada rusa dan kuda.� jelas Endy yang masih keponakan dari Ibu Agnes. Mengantar ke Lakkiang Hujan gerimis terus berlangsung saat persiapan acara mengarak jenazah tidak mengurangi khidmat prosesi ini. Setelah kebaktian dan makan siang, jenazah akan diantar ke Lakkiang. Disini jenazah akan menunggu sebelum acara penguburannya. Jenazah dimasukkan kesebuah keranda beratap Tongkonan Toraja selanjutnya diarak, cucu almarhum dengan berbaju putih berbaris didepan jenazah, dan para keluarga berbaris dibawah bentangan kain merah yang disebut lamba lamba. Iringan panjang lamba lamba merah mengikuti keranda jenazah yang diarak menuju ke Rante, lokasi tempat Rambu Solo dilaksanakan dan akan disemayamkan di Lakkiang. Ribuan orang menyaksikan prosesi ini, antara lain terlihat Prabowo Subiyakto,

beberapa anggota DPR RI dan Gubernur Sulawesi Selatan. Setelah mayat disemayamkan di Lakkiang, acara penerimaan tamupun dimulai, ini biasa berlangsung beberapa hari. Para rombongan keluarga dari berbagai daerah berdatangan memberikan penghormatan terakhir kepada almarhumah sambil membawa persembahan berupa kerbau dan babi. Kerbau- kerbau persembahan ini berharga puluhan sampai ratusan juta rupiah perekor. Salah satu rombongan keluarga sore itu ada yang membawa kerbau belang (Tedong Bonga) berharga 360 juta, wah.. ini seharga sebuah mobil! Disinilah mahalnya sebuah acara Rambu Solo. Dalam satu kali perayaan puluhan bahkan lebih seratus kerbau dan babi dipersembahkan. Bisa dibayangkan berapa biaya keseluruhan pesta ini. Di Toraja kerbau kadang menjadi alat ukur status sosial, bila seekor kerbau harganya tinggi maka semakin tinggi pula gengsi yang didapat. Para rombongan keluarga dijemput oleh barisan penjemput yang berpakaian adat kemudian diantar ke bangunan tengah yang menjadi bangunan penerima (Dari kiri ke kanan) Mengantar jenazah ke lokasi pesta, para keluarga mengikuti dibawah lamba lamba; Mengarak jenazah ke Lakkiang; Jenazah dinaikkan ke Lakkiang sebagai tempat disemayamkan selama pesta Rambu Solo berlangsung.

INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

33


bisa dibayangkan bagaimana jika terinjak kerbau seberat satu ton yang lari liar ini. Sebelum adu kerbau beberapa kali panitia melalui loudspeaker menyampaikan supaya penonton berhati hati, apabila ada yang terinjak kerbau bukan menjadi tanggung jawab keluarga atau anak cucunya, yaa.. resiko tanggung sendiri.

tamu. Tidak jauh dari tempat penerimaan tamu sekelompok orang berpakaian hitam melakukan ritual ma’badong, sambil bepegangan tangan membuat lingkaran menyanyikan syair-syair sedih. Selanjutnya para tamu diantar ke lantang, rumahrumah Tongkonan yang dibuat dari bambu dan kayu yang sudah disiapkan bagi para keluarga yang datang selama acara pesta berlangsung. Menjelang sore, setelah penerimaan tamu diadakan acara hiburan yaitu mappasilaga tedong , adu kerbau. Inilah acara yang paling meriah dan ditunggu -tunggu penonton. Acara ini  dilakukan setiap hari selama pesta berlangsung. Riuh sorak penonton meneriakkan kerbau jagoannya, dan taruhan diluar arenapun mengalir. Sore itu di dalam arena Bholongk dan Rambo sudah saling berhadapan, dua ekor kerbau ini siap bertarung. Terdengar beberapa kali bunyi keras saat kedua kepala kerbau saling bertubrukan. Akhirnya Rambo menyerah dan lari keluar arena menyeruduk liar kearah penonton hingga semua berhamburan menyelamatkan diri. Tidak (Searah jarum jam) Arak-arakan didahului oleh cucu almarhum membawa salib; Ma’badong, menyanyikan syair-syair sedih; Seekor Tedong Bonga bisa seharga satu buah mobil.

34

LIONMAG FEBRUARI 2012

Penguburan Pada hari terakhir Rambu Solo adalah acara Meaa, penguburan mayat. Dari Lakkiang jenazah diturunkan dan diantar ke tempat kuburan yang sudah disiapkan, yang akan menjadi tempat peristirahatan terakhirnya. Sehari sebelumya dilakukan Mattiggoro sekitar 30 kerbau sekaligus, dagingnya dibagikan ke masyarakat sekitar dan para tamu, hari ini menjelang penguburan beberapa kerbau yang tersisa dilelang dan hasilnya diserahkan ke tempat ibadah, gereja dan masjid. Menurut catatan panitia total kerbau yang dipersembahkan sebanyak 117 ekor, 5 diantaranya adalah Tedong Bonga. Sekitar jam dua siang rombongan seluruh keluarga sudah mulai bersiap untuk mengantar jenazah ke peristirahatan terakhir dan ‘melepas’ arwahnya ke Nirwana. Sebuah bangunan menyerupai Tongkonan dari beton tidak jauh dari tempat pesta menjadi kuburan Ibu Agnes. Penguburan ini akhir pesta Rambu Solo yang melibatkan tenaga dan biaya yang tidak sedikit. Sebenarnya, melalui upacara Rambu Solo ini, ada nilai yang ingin diwariskan oleh masyarakat Toraja yakni gotong-royong, tolong-menolong, kekeluargaan dan menghormati orang tua. Tradisi ini tak berubah. Bagi orang Toraja, kematian bukanlah akhir, melainkan bagian dari proses panjang menuju dunia arwah. Deretan makam di dinding tebing, dalam Gua Londa ataupun peti peti yang tergantung di Kete’ Kesu’ menjadi saksi kepercayaan ini.


INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

35


EVENT

jakarta biennale

Jakarta Biennale#14.2011

Keindahan

diantara Hingar-Bingar

Metropolitan Teks & foto: Toto Santiko Budi

J

alinan kawat berselubung pembungkus berwarna jingga itu saling bersilangan, berpola rumit dan tampak memusingkan.  Itu yang terjadi bila kita melihatnya terlalu dekat.  Ambilah jarak maka jalinan kawat tersebut akan terlihat sebagai tiga objek tertentu. Mereka mencuri perhatian siapa saja yang melintas di depan Taman Menteng, tempatnya berada.  Sudah pasti karena bentuk, warna, dan ukurannya yang tak biasa itu. Siapapun yang lahir sebelum era digital melanda negeri ini pasti dengan mudah mengenali bentukbentuk kreasi kelompok desainer itu.  Ya, mainan tradisional.   Seni instalasi itu nyatanya terinspirasi dari gasing, yoyo dan burung mainan berukuran raksasa.  Karya berjudul “Fly Me to the Past” buah kreatifitas Artura, sebuah kelompok desain profesional asal Jakarta.  Rupanya mereka mengajak kita kembali ke masa lalu, masa kanak-kanak, masa bermain yang

36

LIONMAG FEBRUARI 2012

penuh kebersamaan. Sejak awal Desember tahun lalu hingga pertengahan Januari 2012 ini,  seni instalasi ini hadir menghias taman kota favorit warga Jakarta sebagai bagian dari Jakarta Biennale 2011. Sesuai namanya, Jakarta Biennale adalah perhelatan seni rupa kontemporer tingkat internasional dua tahunan.  Hajatan seni ibukota kali ini adalah yang ke-14 sejak digelar pertama kalinya di tahun 1968.  Sebagai ajang unjuk karya seni rupa, penyelenggaraan biennale merupakan acuan pencapaian diri para seniman secara internasional. “Maximum City”, adalah tema yang diangkat tahun ini.  Karyakarya yang dipamerkan merupakan ekspresi para seniman dalam memandang problematika kota dan manusia yang hidup di dalamnya. Karya yang hadir adakalanya sederhana dan lugas, vulgar dan penuh kengerian menghadirkan realitas kota yang semakin lama semakin menenggelamkan warganya dalam kegilaan.  Ada kalanya karya mereka terlihat jenaka dan penuh humor.  

(atas) Instalasi berwujud mainan tradisional raksasa menghiasi Taman Menteng. (kiri bawah) “Berjuang Hidup” karya I Putu Edy Asmara. (kanan bawah) “Monggo Pakne..Ayo Bune..Sumuruping Semangat” karya Lhaksmi Shitaresmi.


INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

37


SPECIAL Klenteng boen tek biao

Beberapa karya memerlukan perenungan lebih dalam untuk bisa menangkap maksud seniman pembuatnya. Karya-karya mereka adalah potret kita, kaum urban di tengah kota yang senantiasa berubah. Pesta seni rupa kontemporer kali ini melibatkan 180 seni rupawan dalam negeri maupun internasional, terdiri dari senirupawan muda berbakat hingga para maestro

dibidangnya.  Karya senirupawan kelas dunia dari Cina, Ai Wei Wei pun bisa dilihat dan dinikmati di Galeri Nasional Jakarta Kali ini panitia tidah hanya memamerkan karya-karya para seniman tersebut di galeri-galeri yang jauh dari jangkauan awam. Sudut-sudut kota di mana ruang publik berada pun menjadi ajang pamer kreasi para seniman peserta biennale kali ini.

(searah jarum jam dari atas) Suasana pameran di dalam Galeri Nasional | Ekspresi saling curiga dalam “99 Wajah”, karya RE. Hartanto. |“The Victim DV” karya Abdi Setiawan | “Grape” karya Ai We Wei, seniman kenamaan dari China.

38

LIONMAG FEBRUARI 2012


Berbagai bentuk karya seni, baik yang dua matra maupun tiga matra sempat hadir dan menghiasi bunderan HI,  taman Ayodya, underpass Grogol, pos polisi Jl. Thamrin, eks tiang pancang monorail Senayan, kali Ciliwung, stasiun Gambir, Pasar Baru, kelenteng Petak Sembilan, pusat perbelanjaan Central Park, hingga kereta komuter Jabotabek. “Hubungan antara seni dan kota saling mempengaruhi.  Seni yang baik membutuhkan tempat yang kondusif untuk tumbuh dan berkembang.  Sebaliknya, kota yang semakin maju, sewajarnya memberi ruang bagi seni.  Dalam konteks inilah, Jakarta Biennale menjadi penting untuk tetap ada, bahkan terus berkembang”,  dikutip dari Renjani Damais-Arifin, Direktur Eksekutif Jakarta Biennale 2011 pada katalog pameran. INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

39


EVENT

VOR ABU DHABI

Festival Layar

Abu Dhabi Pertautan Tradisional-Modern 40

LIONMAG FEBRUARI 2012


Dhow Racing Festival Abu Dhabi, sebuah tradisi lomba layar perahu tradisional yang kali ini ikut dimeriahkan pelaut modern. Teks: Karman Mustamin | Foto: Marc Bow & Ian Roman

INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

41


EVENT

VOR ABU DHABI

B

agi penggemar lomba layar, apa yang tersaji di sepanjang pantai Abu Dhabi, kota kebanggaan Uni Emirat Arab (UAE) pada awal Januari lalu, tentulah sebuah pengalaman yang sangat sayang bila dilewatkan. Selama 10 hari, para turis yang kebetulan berkunjung ke kota ini mendapatkan sajian atraksi menakjubkan. Ya, berbagai aktivitas bisa dinikmati seiring penyelenggaraan Festival Lomba Layar. Sejak 4 Januari 2012, tepatnya pukul 14.30, sudah terlihat aktivitas dan keramaian yang meningkat

42

LIONMAG FEBRUARI 2012

di Corniche Destination Village. Maklum, inilah tempat yang dipilih bagi seluruh peserta Volvo Ocean Race (VOR) 2011-2012 melakukan stopover sebelum melanjutkan perlombaan mereka melintasi Samudera Hindia menuju Sanya, Cina. Volvo Ocean Race sendiri, sejak beberapa tahun lalu dikenal sebagai lomba perahu layar paling bergengsi dengan mengandalkan teknologi kelautan dan navigasi paling mutakhir. Beberapa hari sebelumnya, sejak 2 Januari, Corniche Destination Village pun sudah riuh-rendah dengan suara para remaja. Mereka itu, terlibat aktivitas pelatihan berupa Junior Sailing Clinic. Ini semacam upaya memberikan pengetahuan pada kaum muda untuk mencintai

lautan melalui olahraga layar. Namun, yang patut disebut sebagai puncak dari festival ini, tak lain dari digelarnya Dhow Racing Festival, 6 – 7 Januari. Tercatat 75 perahu layar tradisional yang dikenal dengan nama dhow itu, ambil bagian dalam lomba yang memperebutkan hadiah total 1 juta dolar AS ini. Perahu dhow sendiri, sejak dahulu kala dikenal sebagai alat transportasi tradisional untuk mengangkut berbagai bahan kebutuhan dari pelabuhan pantai ke pelabuhan pantai lainnya. Wujudnya, mirip perahu tradisional suku Bugis bernama Lambo atau Phinisi. Selain sebagai alat transportasi, perahu ini juga merupakan andalan para penyelam mutiara tradisional.


Perahu dhow yang dipakai di Dhow Racing Festival di Abu Dhabi, memiliki panjang total 60 feet atau sekitar 18 meter. Salah satu ciri khasnya, yakni penggunaan layar warna putih yang lebarnya terkadang hampir sama dengan luas lapangan tenis. Ciri khas lainnya, perahu ini sama sekali tidak diperlengkapi alat canggih. Andalan tim perahu dhow yang berlomba dalam meraih kemenangan, tergantung pada kekuatan otot para awak dalam mengendalikannya. Sedangkan untuk kemampuan navigasi dan membaca arah angin, juga dipelajari secara tradisional. Boleh jadi karena itulah, lomba layar perahu dhow ini menjadi amat popular di kawasan Laut Merah, Teluk Persia dan di beberapa

tempat di kawasan Samudera Hindia. Mengacu pada sifat dasar perahu dan lombanya itu pula, maka Dhow Racing Festival di Abu Dhabi kali ini memiliki nilai keunikan tersendiri. Betapa tidak, selain para awak perahu dengan pengetahuan tradisional itu, juga bergabung ke dalam tim, para atlet layar papan atas perahu modern yang sedang melakukan stopover di even Volvo Ocean Race. Dua awak PUMA Ocean Racing misalnya, Tom Addis dan Amory Ross, memanfaatkan peluang mereka untuk merasakan pengalaman pertama ikut lomba perahu dhow dengan bergabung di tim favorit, Alzeer. Awak tim ini dipimpin Sheikh Hamdan Bin Mohammed Al Maktoum. Sedangkan tugas skipper

diserahkan kepada Mohamed Rashed Shaheen Al Marar. “Kehadiran para pelaut dari tim Puma sangat bermanfaat bagi kami. Mereka mampu mengadaptasi perlengkapan dengan tepat selama lomba,” ujar Al Marar. Kendati demikian, Al Marar mengaku tidak akan ikut andaikan diajak bergabung di tim mengikuti lomba layar Volvo Ocean Race. “Tidak. Kabarnya lomba ini sangat berat, “ imbuhnya. Selain tim Alzeer, beberapa tim lain juga diperkuat para pelaut modern. Sebut saja partisipasi skipper Ian Walker. Juga tak ketinggalan Chris Nicholson yang merupakan kru tim CAMPER serta Jean-Luc Nélias dari tim Groupama dan Joca Signorini dari tim Telefónica.

INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

43


EVENT

VOR ABU DHABI

Lomba perahu dhow Abu Dhabi ini mengarungi bentang samudra sejauh 12 mil laut. Tapi sebelum para penonton dan turis menyaksikan perahu-perahu itu melaju saling mendahului, pemandangan di garis start pun tak kalah memukau. Perahu yang berjajar di garis start, membentang hingga sekitar 1.5 kilometer. Dalam lomba ini, Alzeer kembali

44

LIONMAG FEBRUARI 2012

membuktikan keandalannya dengan melakukan start yang sempurna. Bahkan sepanjang pertarungan, embusan angin terus membawa Alzeer di garis terdepan dan akhirnya tampil sebagai pemenang. Sementara itu, Jean-Luc Nelias yang merupakan navigator dari tim Groupama sukses mendukung Abdullah Juma Al Marzouqi yang mengomandoi

perahu dhow Zelzal untuk merebut tempat ketiga. Festival Layar Abu Dhabi, memang tak hanya menyajikan kemeriahan olahraga kelautan dan hadirnya atraksi aerobatic di garis cakrawala. Tapi, juga akhirnya menjadi ajang berbagi pengalaman antara pelaut atau atlet layar modern dengan para awak perahu tradisional.


Best Western International THE WORLD’S LARGEST HOTEL CHAIN

Wherever you go, BEST WESTERN is there. BEST WESTERN is the world largest hotel chain. Over 4,200 hotels, over 88 countries and NOW in Indonesia.

ONLINE BOOKING: WWW.BESTWESTERN.COM For reservations: Phone : +62 21 5793 6108, 5793 2030 E-mail : reservation@bestwestern.web.id

BEST WESTERN PREMIER HOTEL SOLO (Solo, Central Java)

BEST WESTERN MANGGA DUA HOTEL & RESIDENCE (Jakarta)

BEST WESTERN RESORT KUTA (Bali)

BEST WESTERN KUTA BEACH (Bali)

BEST WESTERN KUTA VILLA (Bali)

Opening Soon:

Bali (2012), Bandung (2012), Banjarmasin (2012), Bogor (2013), Jakarta (2012), Makasar (2012), Manado (2013), Palu (2012), Samarinda (2012), Semarang (2012), Serpong (2012).

INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

45


destination

Banyuwangi

Terkantuk & Mabuk Antara Ketapang Gilimanuk Teks & Foto: Paul I.Zacharia

S

iang malam mereka mondar mandir tanpa henti. Membawa mobil, motor, manusia, dagangan, makanan dan apa saja. Denyut alunan ombak seakan tanpa henti menerpa lambung armada ferry yang berkelana antara Ketapang, Banyuwangi dan Gilimanuk, Bali. Dalam ferry berlantai tiga ini, kendaraan terparkir rapi dan rapat di dek bawah, sementara penumpang diminta untuk langsung ke dek atas. Sederetan kursi tertancap di lantai besi karena penyeberangan tak menjamin landasan dapat tenang. Di suatu dinding ada layar TV dengan tayangan VCD Dangdut Campursari. Canda penyanyi yang seronok kadang cukup menghibur, tapi sebagian besar penumpang lebih memilih senyap dengan pikiran masing-masing. Kadang nampak beberapa turis yang menjadi pusat perhatian penumpang sekitarnya. Sementara ada kantin yang menyediakan dari Kopi sampai Pop Mie, dari Camilan sampai obat ringan. Penjual nasi bungkus, kacamata dan beragam mainan Cina aktif mempresentasikan dagangan. Sering mereka membagikan barang kepada penumpang untuk

46

LIONMAG FEBRUARI 2012

membuatnya ‘makin dekat di hati’. Setelah presentasi penggunaan dan manfaatnya, mereka mendatangi penumpang yang dipinjami tadi, untuk menagih – kalau jadi mengambilnya. Beberapa cukup sukses menjebak penumpang dari desa yang terkesan. Nampak ibuibu yang baru saja membayar sudah kebingungan menyalakan mainannya. Saat penjualnya ditanya, dengan enteng dia menjawab, baterainya harus dibelikan baru. Dermaga beton yang rapi dan sangat siap sebetulnya cukup mampu melancarkan penyeberangan yang dulu bisa memakan jam antri berjam-jam. Uniknya sekarang penumpang tetap juga mengantri, hanya tidak di daratan! Mereka mengantri di lautan, menanti dermaganya kosong, karena keberangkatan dan ketibaan sering tak sinkron, sehingga walau keberangkatan suatu feri terasa lancar, ketibaannya yang harus mengantri giliran sandar. Akhirnya durasi penyeberangan yang hanya sekitar 45’ saja menjadi lebih lama. Toh penumpang merasa lebih siap ngantri di lautan daripada di pelataran aspal. Walau disana mereka harus terkantuk (atas) Mondar-mandir 7/24 di atas perairan selat Bali (bawah) Beberapa calon penumpang melompat masuk tanpa tiket


INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

47


destination

Banyuwangi

dan bahkan mabuk. Bila saja kapal-kapal feri ini dapat berkisah perenungan jutaan manusia yang telah dibawanya, pastilah dapat terbayang suatu buku yang penuh dinamika. Sekelompok mahasiswa yang sedang berlibur, pedagang antar pulau, sopir bis, dan turis pas-pasan semua perlu bersyukur untuk servis sederhana tapi vital ini. Sempat ada wacana, untuk menghubungkan saja Jawa dan Bali. Namun pengarungan suatu selat di lautan tetap memiliki romantika yang tak tergantikan. Seperti jembatan Suramadu yang menghapus jurang pemisah suku Madura dengan Surabaya, suatu jembatan ke Bali walau lebih nyaman dan aman - akan mengakhiri atmosfir pengembaraan dengan penyeberangan feri. Semoga jayalah terus feri penyeberangan Jawa – Bali! (hal 40, searah jarum jam) Penyeberangan berakhir, para turis membopong ransel masing-masing | TV kecil menayangkan VCD artis-artis dangdut | Beberapa lebih asyik mengamati lawan jenis dari mancanegara (hal 41, searah jarum jam) Beberapa tetap memenuhi kewajiban sholatnya | Sementara pedagang kacamata mengusik keasyikan membaca koran | Toko terapung ini sangat strategis untuk segala kebutuhan | Sementara sopir-sopir siaga menderumkan mesin truknya

48

LIONMAG FEBRUARI 2012


INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

49


TRAVELING

NAIROBI

Nairobi

Gateway to Africa TEXT & PHOTOS: PETER MILNE

50

LIONMAG FEBRUARI 2012


M

y first ever experience of the African continent was the city of Nairobi, Kenya’s capital. I was on a trip to climb Mount Kenya, the country’s highest peak, and the continent’s second-highest after Kilimanjaro, just across the southern border with neighbouring Tanzania. But before doing battle with the mountain, I had a few days to acquaint myself with Kenya’s modern metropolis and centre of political power. Perhaps it had something to do with never having been to Africa before, and not really knowing quite what to expect, but I was impressed: Nairobi, I discovered, had lots to see and many aspects that made it a unique and attractive place for a visitor to spend a few days before heading into the African hinterland and Kenya’s famous nature reserves. I had my first taste of the surprises in store as my flight approached Juomo Kenyatta International Airport. I was to learn later that, as one comes in to land, the Nairobi National Park lies to the left. Seated in the lefthand side window seat, as I gazed out at a wide expanse of savannah below I was surprised to see a group of four or five zebras grazing close to the perimeter fence. How many airports serving a capital city can boast that? Rather more worrying, numerous large birds of prey, perhaps vultures, circled above the aircraft as we landed, apparently not in the least concerned by the arrival of a Boeing 777. In the early years of the British colonial presence, before Kenya existed as a nation state, the area that would later become Nairobi was little more than an isolated swamp. The British East Africa Protectorate, as it was then called, was administered from Mombasa on the coast. What was to change things was the construction of a railway linking British possessions in Uganda to the west with Mombasa on the coast. In the 1890s, a railway depot was established in a Maasai tribal area close to a stream known to the locals as uaso nairobi, and this base, called Nairobi by the British, was used in the years that followed to open up the interior to major white colonial settlement. Its high elevation at 1,700 metres and cool temperatures made it highly attractive to European settlers and also meant that it escaped the curse of malaria found at lower altitudes. Nairobi grew rapidly with the colonial influx in the early years of the twentieth century. With its expanding commercial importance it became the capital of British East Africa

in 1907. Later the city became the capital when Kenya was declared a Crown colony in 1920 and then the seat of government when Kenya achieved its independence in 1963. Today it is a transport hub for East Africa and also the centre of United Nations operations in this part of Africa. Nairobi’s pre-eminence was to bring with it tragedy in 1998, when suicide truck bombers linked to Al Qaida bombed the US embassy in the centre of the city, killing more than 200 people, mostly Kenyans. Half of the personnel of the US Embassy were killed, but most of the US casualties were marines who tried to prevent the truck bomb from being driven into the building. Had they not stopped the truck the number of casualties would have been far higher. That terrible day in Nairobi’s recent history is remembered in the American Embassy Memorial Garden on the site of the former embassy. The small garden is a peaceful haven from the bustle of the city and frequented by many locals for a chat with friends or a quiet read. The garden contains a memorial wall with the engraved names of all the victims of the tragedy. One of the most wonderful attractions of Nairobi for me, as someone who had never seen African wildlife in its natural habitat, was the Nairobi National Park. This was Kenya’s first national park and dates from 1946. Early city residents had been forced to carry guns at night to protect themselves from lions. However, as the city grew, and hunters and farmers gained the upper hand, the locals started to threaten the wildlife populations on the outskirts of the city. Hence the creation of the national park on the Athi plains to the south and southeast of the city, which aimed to fence the wildlife out of the suburbs. Originally designed as an open system that would allow animals to migrate back and forth to the Great Rift Valley, unfortunately urban population growth over-spilling from Nairobi has made the migration corridor untenable and today the park is in most practical senses a closed system. On my own personal safari in the park with a jeep and driver, it was an exhilarating experience for me to come across a small herd of giraffe at close proximity, and then pass by a group of zebra, warthogs running for cover, and herds of impala and gazelle. But half an hour into our trip something totally unexpected occurred: we suddenly spotted a lioness with three small cubs 100 (top) A view of the modern skyline of Nairobi, seen from the top of the Kenyatta Conference Centre. (bottom) An incongruous sight: a giraffe in Nairobi National Park, with the cityscape visible in the background.

INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

51


TRAVELING

NAIROBI

metres ahead on the dirt road along which we were driving. The driver cut the jeep’s engine and we waited in silent awe to see what would happen next. Lo and behold, the lioness led her family slowly towards us up the track, at one point carrying one of her charge in her mouth by the back of the cub’s neck. Perhaps the mother felt the track was easier for the small cubs to walk along than the rough scrub. Incredibly, the little family group came within a couple of metres of our vehicle before passing us to one side. It is quite remarkable that such a variety of wildlife can exist and still thrive while bordering a major capital city. It is also quite incongruous to say the least to observe animals such as giraffes, zebras and impalas with a modern cityscape backdrop on the notso-distant horizon. However, the animals appear to be not in the least concerned, having grown accustomed to the aircraft passing overhead and the view of skyscrapers. But it is also surprising to realize that the largest slum in Africa, Kibera, lies just a kilometre from the park’s main entrance. Kibera is home to tens of thousands of Kenyans without land, who scrape a living by working in the city. Most Kibera residents have never had the chance to witness the wildlife on their doorstep, the US$40 entrance fee being beyond them. Inside the park, but close to the main entrance is the spot where in 1989 then Kenyan President Daniel arap Moi organized the burning of 12 tons of ivory worth around US$2 million back then. It was a symbolic gesture aimed at improving Kenya’s poor image for conservation; at the time elephant herds were being decimated by poachers hunting elephant tusks. A pile of black ash marks to spot today. Nairobi, it has to be said, hasn’t always had the most positive of reputations for safety, and in the past used to be known as ‘Nairobbery’. While it is undoubtedly unwise to walk the streets after sundown, and taking a taxi is the safest option even for fairly short distances, the government has cracked down hard on crime in recent years, apparently with some degree of success. Most of the major problems that do occur take place in and around the shanty towns. That said, it is wise to leave valuables, credit cards and documents in your hotel before venturing out. One of my first excursions into the city was to visit the iconic Kenyatta Conference Centre, designed by a Norwegian architect and built in the early 1970s A lioness and her three cubs come within metres of the jeep.

52

LIONMAG FEBRUARI 2012

in a supposedly traditional African style. Not the most architecturally stunning of buildings, to my eye it looks more like a rather dated-looking hotel in need of renovation. For a small sum, visitors can go to the top and admire the stunning views across the city. The main lift goes up to the 27th floor, and then a couple of floors need to be mounted by the stairs until one arrives at the helipad on the very top of the building. The area around the conference centre it mainly government and public administration buildings. There is a proliferation of concrete and a feeling that you are caught in a timewarp from the 1960s, despite the growing number of high-rise buildings. Kenya’s National Museum is also worth an hour’s visit. One of the nice things about this museum is that bright young university students on work experience offer their services as guides to the museum free of charge. Using one certainly adds greatly to a visit. Some of the highlights include a gallery of over 900 species of birds found in Kenya and a display of hominid fossil bones taken mainly by the famous archaeologist Richard Leakey and his team from the Lake Turkana area in the north of the country. Together they discovered the skull of a Homo habilis thought to be 2.5 million years old, the first stage at which our ancestors first started to make use of tools, and a skeleton of a


INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

53


TRAVELING

NAIROBI

Homo erectus boy dating back to 1.6 million years ago, the first example of a human to walk upright. Despite this major step forward for mankind, Homo erectus seems to have disappeared about 200,000 years ago, perhaps displaced in competition with Homo sapiens. Once you’re done with the museum and in need of sustenance, you can head to a little drivers’ restaurant outside on the edge of the car park where you can try some Kenyan dishes such as ugali, a beef stew with maize and vegetables. Not too far from the National Museum is the suburb of Karen, named after Karen Blixen, the famous Danish writer. Her farmhouse is located here and is now a museum, donated to the Kenyan government by the Danish government at the time of independence in 1963. Karen Blixen, whose real name was Isak Dinesen, was the author of the book Out of Africa, released as an award-winning blockbuster film in 1985, starring Meryl Streep and Robert Redford. Blixen came to Kenya from her native Denmark in 1914 to start a coffee plantation with her husband. Her life was full of sadness and heartbreak: her marriage broke down not long after she arrived, but not before she had contracted syphilis from her unfaithful husband. Later, she started an affair with a British playboy pilot, but this led Blixen to further heartache when he was killed when his plane crashed. With her farm failing and her personal life in shreds she decided to return to Denmark in 1931, where she started the writing that would make her famous. Although not used in the making of the film, as it was too small, the colonial farmhouse cum museum gives a good idea of the life she led in the 1920s. Similar to many cities in developing countries, Nairobi certainly has its share of traffic woes and poor public transportation. Nairobi is far smaller than Jakarta, with only some 4 million residents and far fewer cars, and strangely very few motorbikes. Unlike Jakarta, pollution is therefore not a major problem, at least not yet. However, traffic jams are a problem, especially during rush hour. At these peak times Nairobi’s inadequate road system, with its lack of major expressways, struggles to cope with even the relatively

(top) The peaceful haven of the American Embassy Memorial Garden in the centre of downtown Nairobi. (bottom) Downtown Nairobi, with ubiquitous matatus in the background, Nairobi’s equivalent of Jakarta’s angkot.

54

LIONMAG FEBRUARI 2012

small number of vehicles and it grinds to a halt. Roundabouts seem to cause any vestige of discipline to break down, and add to the gridlock. The Chinese government is now stepping in with other donors to help with major investment in road infrastructure. When I made my visit the race was on to complete a much-needed ring-road to allow trucks to avoid having to pass through the centre of the city. The main means of getting about for local people are matatus—small, cramped minibuses driven by halfcrazy drivers. Although now safer than previously, with their engines restricted to a maximum 80 km/hour, matatus do not have the safest of reputations. So, unlike Jakarta, you will see many Kenyans preferring to walk along the roadside, with an umbrella in hand during the rainy season. While far less numerous than in Jakarta, there are also the Kenyan equivalent of ojek, which the locals call boda-bodas. Bicycles seem to be rare, as I was told many Nairobi residents feel that they are a sign of poverty, and so prefer to walk instead. But for the visitor to Nairobi jumping in a taxi is by far the easiest option.


INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

55


DESTINATION SPECIAL VALENTINE ujung genteng

ROMANTIC DINNER Cinta, hanya akan menjadi sebuah kata tanpa makna jika tidak dituangkan dalam tindakan nyata. Seperti nyala lilin yang ditaruh dibawah gantang, takkan bisa menerangi gelapnya malam. Cinta merasuk dalam relung hati dan menjelma menjadi sebuah kebutuhan hakiki setiap insan manusia. Tanpa cinta manusiapun takkan punya makna. Banyak cara untuk menyatakan cinta. Bukan hanya sebatas kata tapi juga sebuah asa untuk mewujudkan suasana indah yang akan dikenang sepanjang masa. Ya, di bulan ini ada satu hari istimewa sebagai hari kasih sayang yang umum disebut Valentine Day. Biasanya hari ini menjadi saat yang paling tepat untuk menyatakan cinta dan kasih sayang kepada pasangan maupun orang terdekat kita. Meski sebenarnya menyatakan kasih sayang itu seharusnya setiap hari. Bermacam cara untuk menyatakan cinta ini, mulai dari sebatas kata saja atau memberi hadiah. Mengirim kartu ucapan atau memberi setangkai bunga mawar hingga mengatur makan malam yang romantis di tempat istimewa. Nah, berbicara tentang makan malam yang romantis ini kita akan menelusuri beberapa tempat istimewa yang dapat menjadi referensi sebagai tempat untuk menyatakan kasih sayang kepada pasangan kita.

56

LIONMAG FEBRUARI 2012

ROYAL PITAMAHA, Romantisme di keindahan alam Ubud

T

entu akan menjadi pengalaman romantis yang tidak akan pernah dilupakan. Menikmati makan malam romantis di sebuah Pool Villa, yaitu villa mewah dengan konsep tradisional Bali lengkap dengan kolam renang pribadi diantara rimbunnya taman tropis. Pengalaman ini bisa kita nikmati di The Royal Pita Maha. Sebuah resor menawan yang terhampar di tengah rimbunnya pepohonan tropis


InterContinental Bali Resort Romantisme di perahu tradisional Resor mewah yang berlokasi di Jimbaran Bali ini menawarkan pengalaman romantis nan menawan untuk menyambut hari Valentine. Dan bisa jadi akan menjadi paket romantis yang paling spesial di pulau Bali. Saat berada di resor ini kita bisa menikmati spa dengan lulur coklat yang mengesankan. Nah, dalam paket Villa’ntine Indulgence ini sudah termasuk dua atau tiga malam menginap di villa mewah yaitu Jivana atau Imperial. Tentu saja paket ini akan menjadikan pengalaman romantis kita semakin lengkap dengan layanan spesial diantaranya terapi pijat selama 90 menit, cocktail, makan malam romantis buat pasangan dan tentu saja sekuntum bunga mawar buat pujaan hati tercinta. Menariknya, dalam menyambut hari Valentine ini InterContinental Bali Resort menyiapkan tiga pilihan tempat untuk romantic dinner. Pertama, pasangan dapat menikmati makan malam yang romantis di atas perahu tradisional yang di set diatas air di kolam utama. Atau jika pasangan ingin suasana yang lebih intim dapat memilih di sebuah tenda pribadi. Pilihan ketiga adalah menikmati makan malam yang romantis di pavilion tepi pantai.

mengikuti kontur tanah yang turun menuju sungai Ayung di Ubud, Bali. Menikmati menu spesial Romantic candlelight dinner yang ditata begitu rapi di tepi kolam menjadi lebih lengkap dengan sebotol Champagne. Selain makan malam yang romantis, dengan membayar US$ 1730++ kita sudah dapat menikmati paket Royal Romance yang didalamnya sudah termasuk menginap selama 3 malam di Pool Villa. Selain itu kita juga dimanjakan dengan spa di Kirana Spa Suite Villa selama 3 jam tentu termasuk menikmati berbagai fasilitasnya antara lain kolam, sauna dan Jacuzzi. Bukan hanya itu saja, tentu masih banyak layanan dan fasilitas yang disiapkan untuk memanjakan kita selama di sana. Yang pasti selama tiga malam di The Royal Pita Maha akan menjadi kenangan romantis yang tak akan mudah dilupakan. INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

57


DESTINATION ujung genteng

HOTEL MULIA SENAYAN Sweet Valentine

Cinta merupakan perasaan yang paling indah di dunia ini. Dan tentu saja sangat layak untuk dirayakan. Hari yang istimewa ini dapat kita rayakan di Hotel Mulia Senayan dalam suasana yang romantis dan set menu yang tentu saja sangat istimewa. Kita dapat menikmatinya di Orient8, iL Mare, Table8, Edogin dan The CafĂŠ. Tidak ketinggalan pula sekuntum bunga mawar dan hadiah Valentine akan menjadi kenangan indah untuk dibawa pulang.

58

LIONMAG FEBRUARI 2012


INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

59


THE LAGUNA Nikmatnya segelas Champagne di gazebo

The Laguna, sebuah resor mewah yang berada di Nusa Dua bali ini memiliki cara tersendiri dalam menyiapkan makan malam yang sangat romantis bagi setiap pasangan yang ingin merayakan hari Valentine. Sebuah gazebo di tepi pantai yang sudah didekor dengan sangat indah dan elegan tanpa meninggalkan ciri khas adat Bali siap menambah suasana semakin romantis. Ditambah dengan set menu istimewa yang secara khusus disiapkan oleh tim kuliner yang telah berpengalaman pasti menjadikan makan malam kita sempurna. Segelas Champagne menjadi pembuka makan malam romantis ini. Selanjutnya tiram segar yang disajikan dengan irisan mangga dan cabe membangkitkan selera makan. Bukan hanya itu saja, masih ada Scallop carpaccio, Panco Fried Veal Sweet Bread, Tataki of Ahi Tuna, Lime Sorbet dan sebagai menu utamanyanya disajikan Slow Braised Wagyu Beef Short Rib. Fruit salad dan tiramisu menjadi penutup yang sempurna makan malam romantis diantara deburan ombak laut dan temaram sinar bulan di atas laut Bali.

60

LIONMAG FEBRUARI 2012

ST. REGIS Malam yang sangat mempesona untuk diingat Pesona makan malam yang romantis juga dapat kita nikmati di St. Regis Bali Resort. Resor mewah ini mengerti betul bagaimana menjamu pasangan yang ingin menikmati momen romantis. Sambutan hangat dari seorang Romantic Services Butler menyapa begitu pasangan tiba di resor dan tidak ketinggalan karangan bunga yang indah turut mempercantik sepanjang jalan menuju chapel yang berada tidak jauh dari pantai. Menikmati makan malam romantis bersama kekasih dalam ruang yang penuh dengan tebaran cahaya lampu-lampu Kristal Swarovski pastinya akan menjadi kenangan indah nan spektakuler. Menyantap hidangan istimewa sebanyak tujuh menu terasa semakin nikmat diiringi alunan piano tunggal yang membawakan nada-nada romantis. Ya, malam yang sangat mempesona untuk selalu dikenang.


PAN PACIFIC NIRWANA BALI RESORT

M

enikmati makan malam bersama pujaan hati diantara tebing yang berumput hijau dengan pemandangan laut lepas atau bisa juga Pura Tanah Lot sepertinya akan menjadi pengalaman yang sangat istimewa. Ya, mimpi ini dapat kita wujudkan di Pan Pacific Nirmana Bali Resort yang berada tidak jauh dari Pura Tanah Lot. Sebuah bale bengong akan di set sedemikian rupa untuk menambah suasana menjadi lebih romantis dengan taburan cahaya lilin disekitarnya. Sebastien sang executive chef akan menjamu dengan menu-menu pilihan yang nikmat dan istimewa.

INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

61


DESTINATION soe

GH UNIVERSAL Romantisme di Chapel of The Angels

S

epertinya Bandung menjadi kota yang tepat untuk menikmati suasana romantis. Udara yang sejuk, kerlapkerlip lampu kota terlihat indah dari ketinggian. Tepat berada di Roof Top GH Universal Hotel manjakan pasangan kita dengan Romantic Dinner di Chapel of The Angels. Berada disini serasa menikmati malam romantis yang dikelilingi para malaikat. Kita akan terhanyut dalam keindahan pemandangan kota Bandung di waktu malam, alunan nada-nada romantis, taburan bunga mawar merah lengkap dengan lilin yang menyala. Satu hal lagi, pelayan pribadi dan makanan mewah akan membuat kita bagai raja dan ratu.

62

LIONMAG FEBRUARI 2012


INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

63


DESTINATION

CIREBON

Panjang Jimat

Menyambut Maulud Nabi Menjelang tanggal kelahiran Nabi Muhammad, kraton-kraton di Cirebon menggelar perayaan unik. teks & foto: teguh sudarisman

64

LIONMAG FEBRUARI 2012


J

alan menuju Kraton Kanoman ini rapat kedua sisinya oleh para pedagang. Mulai dari pedagang baju, sepatu, mainan, bakso, martabak, aromanis (cotton candy), hingga obat penyakit kulit dan jasa membuat tatto. Padahal di hari-hari biasa saja ujung depan jalan ini sudah sempit oleh para pedagang pasar yang terutama menjual buah dan sayur. Ditambah lagi dengan banyaknya pengunjung yang berjalan

dari kedua arah, membuat saya ingin segera melepaskan diri dari kerumunan manusia ini agar bisa menghirup udara segar. Tapi begitu terlepas dari jalan, saya sampai ke sebuah alun-alun yang setiap jengkalnya kini dipenuhi oleh aneka wahana permainan, mulai dari karousel kuda-kudaan, becak angkasa yang seperti kincir air raksasa, ombak banyu (seperti karousel, tapi penumpangnya diayun hingga tampak bergelombang seperti ombak), rumah hantu, hingga tong

setan. Di wahana terakhir ini, para pengunjung rela antri di tanah becek, menunggu giliran untuk bisa menonton atraksi ngebut dengan sepeda motor meraung-raung di dalam tong kayu raksasa. Setiap bulan Maulud, kota Cirebon memang menjadi jauh lebih ramai dibanding bulan-bulan lainnya, bahkan lebih ramai daripada saat Lebaran. Di bulan Maulud ini, orang-orang keturunan Cirebon yang tinggal di mana saja, berusaha pulang kampung untuk merayakan

INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

65


DESTINATION wakatobi

Maulud Nabi, yang jatuh pada 12 Maulud. Tahun ini bertepatan dengan malam tanggal 4 Februari. Tak lain, karena ketiga kraton di Cirebon, yakni Kasepuhan, Kanoman, dan Kacirebonan, merayakan acara Maulud Nabi, yang di sini dikenal sebagai upacara Panjang Jimat. Perayaan ini dilakukan secara besarbesaran dan berbarengan. Konon perayaan ini mulai ada sejak abad ke15, di masa kepemimpinan Pangeran Cakrabuana, yang menjadi cikal-bakal pendiri kerajaan di Cirebon, yang di masa-masa berikutnya kemudian melahirkan ketiga kraton tersebut. Ritual untuk menyambut Maulud Nabi sendiri sudah berlangsung sejak 1 Syafar (bulan sebelum Maulud), dan melibatkan banyak prosesi pendukung, yang akan berakhir pada 15 Maulud. Selama sebulan menjelang Mauludan, di alun-alun ketiga kraton juga digelar pasar malam. Berbagai dagangan serta

66

LIONMAG FEBRUARI 2012

pertunjukan tradisional digelar. Kesibukan makin meningkat mulai 7 Maulud, karena para abdi dalem kraton mulai mempersiapkan segala sesuatu untuk ritual Panjang Jimat pada tanggal 11 malam 12 Maulud itu. Mulai dari membuat lilin besar, membuat garam, minyak kelapa, menghaluskan bumbu-bumbu untuk membuat nasi kebuli dan nasi jimat, mempersiapkan kembang tujuh rupa, mengumpulkan buahbuahan, memandikan pusaka-pusaka, dan sebagainya. Pada tanggal 11 Maulud, sambil menunggu acara Lamaran atau Panjang Mios pada jam 4 sore (yakni gladi resik untuk acara Panjang Jimat malamnya), di rumah-rumah petinggi kraton juga berdatangan masyarakat umum yang ingin sowan. Sambil membawa aneka hasil bumi, seperti beras, buah-buahan, sayur-mayur, gula, kopi, dan sebagainya, mereka juga membawa selembaran kertas

dan pasfoto ukuran 3x4 atau 4x6 cm. Itu yang saya lihat ketika bertamu ke rumah Pangeran Raja Muhammad Qodiran, patih Kraton Kanoman. Ternyata, pasfoto dan kertas yang berisi biodata pribadi itu merupakan permohonan agar mereka -para rakyat biasa itu- diberi piagam oleh pihak kraton, sebagai ‘penegasan’ bahwa mereka merupakan bagian dari keluarga abdi dalem kraton tersebut. Sungguh menarik bahwa bagi masyarakat awam, pengakuan tersebut sangat berarti bagi mereka. Jam 4 sore, acara Panjang Mios dimulai. Parade mulai bergerak dari rumah Sultan Kanoman XII, Pangeran Raja Muhammad Emiruddin, diawali oleh barisan pembawa bendera Macan Ali, bendera kebesaran Kanoman. Lalu barisan prawan sunthi yang berbaju kuning dan membawa pusaka-pusaka mengikuti di belakangnya. Dulu prawan sunthi dipilih dari wanita-wanita yang


Kunjungi Dealer CPF1 terdekat di kota Anda Jakarta Serimpi Motor 021-654 6861 / 021-658 6813

Bandung Fenyen Motor 022-521 1561 / 022-523 0228

Makassar Audio Style 0411-575 0899 / 0411-363 1920

Varia Baru 021-565 6677

Semarang UD. Iman Sejati 024-844 5689 / 024-331 60971

Kupang Ferari Variasi 0380-822 4491

Tangerang Serimpi Motor 021-538 2377 021-9546 9776 Cirebon D’Boy 0231-911 3838

Yogyakarta Star Variasi 0274-623 414 Surabaya Masagung Auto Film 031-545 5940

Lampung R&B Variasi 0721-483 838 Batam Jaya Ban 0778-430483 0778-453192

Pontianak ERA Motor 0561-739 384 / 0561-737 81 Palembang Dolphin Car Acc 0711-790 3898 / 0711-361 053 Medan Merlin Jaya Service 061-821 4385 / 061-821 6410 Manado KK Motor 0431-334 5285

(bukti struk)

Kami yang bayar kembali Sebesar Rp. 500.000,-

Follow us : CPF1 Window Film

@CPF1WindowFilm

www.cpf1.co.id *Syarat dan ketentuan berlaku INFLIGHT LION AIR Dapatkan belanja gratis di semua supermarket seharga Rp. 500.000,- | Berlaku untuk pemasangan kaca film full body, kaca depan clear 65, MAGAZINE samping danOF belakang VIP/Black 80 (pilihan) | Berlaku dari tanggal 15 Feb s/d 15 Mar 2012

67


tidak menikah sampai tua, namun kini siapa saja wanita dari Desa Ciawi Palimanan (desa khusus yang dipilih pihak kraton untuk acara ini) boleh ikut asalkan tidak sedang haid. Barisan ini membawa bunga tujuh rupa dan pusaka-pusaka kraton. Diikuti di belakangnya oleh barisan pengiring, terdiri dari para pria berpakaian hitam-hitam yang dipilih dari Desa Kedungpane, yang membawa keramik-keramik kuno, serta memanggul keranjang berisi buah-buahan, nasi putih, nasi kebuli, dan nasi kuning. Selama beberapa tahun belakangan ini, kondisi kesehatan Sang Sultan kurang begitu baik, sehingga ia hanya menyerahkan pusaka-pusaka di kediamannya, dan Sang Patih-lah yang memimpin gladi resik dan ritual utama. Parade gladi resik yang dipimpin oleh Sang Patih dan mengikutkan ulama-ulama ini berjalan melewati gerbang kraton, lalu bergerak menuju Masjid Agung Kraton Kanoman, dan kembali ke kraton melalui rute jalan-jalan sempit di kampung sekitar kraton. Akhirnya

68

LIONMAG FEBRUARI 2012

bunga, buah, nasi, benda-benda pusaka, disimpan di mushala kraton. Di sini, para wanita yang berstatus ‘Ratu’ (anggota kerabat sultan) mengolah sesajian itu menjadi nasi jimat. Ini adalah nasi putih yang ditanak lagi dengan minyak kelapa dan bumbu-bumbu istimewa, memakai alat masak khusus. Jam 9 malam, setelah sambutan dari pemerintah daerah Jawa Barat –biasanya Gubernur menyempatkan diri hadir– acara puncak Panjang Jimat dimulai. ‘Panjang’ di sini berarti ‘meneruskan, melestarikan’ sedangkan ‘jimat’ berarti ‘siji kang mesti dirumat’ atau ‘satu yang mesti dijaga’. Tak lain, yang harus dijaga adalah kalimat syahadat, pilar utama Islam. Kali ini barisan bertambah dengan adanya pasukan pembawa payung dan pembawa lilin-lilin yang sudah dinyalakan. Sang Patih sendiri kini memakai jubah emas kebesaran Kraton Kanoman. Parade berjalan memakai rute yang sama seperti tadi siang, hanya saja kali ini sesajian dan pusakapusaka itu akan ditaruh di masjid agung, yang kemudian dengan

dipimpin oleh para ulama senior, dilakukan pembacaan barzanji, shalawat Nabi, dan doa-doa lain, hingga menjelang pukul 12 malam. Begitu prosesi doa selesai, parade kembali membawa pusaka-pusaka dan nasi jimat itu ke kraton melalui jalan yang sama sewaktu berangkat. Nantinya nasi jimat itu dibagikan kepada perwakilan-perwakilan abdi dalem kraton yang ikut dalam prosesi Panjang Jimat itu. Jadi tidak untuk diperebutkan oleh masyarakat yang menonton prosesi seperti di Grebeg Maulud di Jogja. Namun ribuan orang tetap datang dan memadati semua sisi jalan, dan setia menunggu hingga prosesi ini berakhir. Tanggal 12 Maulud esoknya diadakan acara Buang Takir, berupa syukuran di dalam kraton atas selesainya rangkaian acara Maulud Nabi, dan dikembalikannya pusakapusaka kraton ke Bangsal Pejimetan. Tanggal 15 Maulud diadakan syukuran lagi yang bertempat di makam-makam leluhur kraton yang ada di berbagai tempat di Cirebon, dan keseluruhan prosesi menyambut Maulud Nabi pun selesai.


INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

69


DESTINATION

solo

WAYANG

S BOCAH Lakon Besar Pelaku Kecil

“La wis piye to mo, nek dudu awake ndhewe sing nguri-uri kabudayan kita njuk kon sopo maneh? Ojo nganti nembe mburine keturunane dhewe arep sinau kabudayan malah menyang negoro liyo‌.negoro Walondo kae to mo!â€? Teks & Foto: Ristiyono

70

LIONMAG FEBRUARI 2012

epenggal dialog meluncur dari bibir mungil seorang bocah yang masih berusia delapan tahun ini cukup membuat para penonton tertegun. Dia didapuk memerankan tokoh Gareng dan saat itu sedang berbincang dengan Romo Semar sambil sesekali diselingi guyonan yang mampu menggelitik penonton untuk tertawa. Jika boleh diterjemahkan secara bebas, dialog di atas bermaksud mengajak untuk melestarikan budaya Jawa. Jangan sampai anak cucu kita nanti mau belajar budayanya sendiri malah ke negara lain.


INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

71


DESTINATION

solo

Berbagai ekspresi dan kemampuan anakanak dalam melakonkan wayang orang yang jelas tidak kalah dengan orang dewasa

Panggung wayang orang di Taman Sriwedari Solo yang biasanya digunakan untuk pementasan seniman dewasa saat itu seperti terasa terlalu besar buat anak-anak yang mementaskan wayang bocah. Mereka boleh jadi anak-anak, tapi soal kemampuan melakonkan wayang orang ini tidak kalah dengan para seniman dewasa yang sudah berpengalaman. Mengagumkan! Bisa dibayangkan, anak-anak berusia mulai dari 8 tahun hingga yang paling besar sekitar 16 tahun mampu menampilkan pertunjukan kesenian wayang orang yang mengagumkan.

72

LIONMAG FEBRUARI 2012

Seperti hari itu, gedung wayang orang di Taman Sriwedari Solo penuh dengan penonton yang sebagian besar anak-anak. Semua mata tertuju pada panggung utama dimana para wayang bocah ini menari mengikuti irama gamelan sambil sesekali berdialog serta nembang dengan aksen yang tentu saja sangat khas wayang orang. Mereka tidak kalah dengan

orang dewasa! Tepuk tangan dan gelak tawa penonton membahana ketika para Punakawan yang terdiri dari Semar, Gareng, Petruk dan Bagong muncul di panggung. Jelas polah tingkah dan guyonan mereka ditunggu-tunggu penonton. Ya, mereka harus menampilkan kepiawaian dalam mengolah gerak dan dialog sebagai lawakan agar suasana panggung semakin meriah.


INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

73


DESTINATION

solo

(atas) Ibu Sarwiyati Hartono bersama anak-anak didiknya sebelum pementasan (bawah) Tokoh Gareng yang diperankan oleh anak berumur 8 tahun (kanan) Antusiasme anak-anak yang menonton pertunjukan wayang bocah ini dengan merekam melalui telepon genggam

Selain penampilan para Punakawan yang menyegarkan suasana, ada juga yang mengagumkan khususnya buat saya pribadi. Seorang anak kecil berusia sekitar 8 tahun memerankan tokoh Buto Cakil. Gerakan tangan dan hentakan tubuh serta kaki sangat luwes mengikuti irama tabuhan gamelan. Bahkan hingga lompatan salto pun bisa dia lakukan dengan sempurna. Luar biasa! Membuat semua penonton berdecak kagum

74

LIONMAG FEBRUARI 2012

dan bertepuk tangan. Tidak tanggung-tanggung, hari itu saya menyaksikan tiga kali pementasan dengan lakon yang berbeda dan dibawakan oleh sanggar yang berlainan pula. Salah satunya adalah Sanggar Sarwi Retno Budoyo Surakarta. Sanggar yang dipimpin oleh Sarwiyati Hartono ini telah berdiri sejak tahun 1974 dan saat ini mendidik lebih dari 75 anak. “Aku pinter nek ra tak tularke marang bocah-bocah trus kepriye?

Aku ra gelem nek mung mandek nang aku thok!� (Saya pandai tapi kalau tidak saya ajarkan ke anakanak bagaimana? Saya tidak mau kepandaian ini hanya berhenti di saya saja!), ujar wanita setengah baya ini. Beruntung masih ada orang yang sangat perhatian dengan kelestarian budaya wayang orang ini. Sebuah pertunjukan yang sangat mengagumkan lahir dari anak-anak kecil yang masih begitu mencintai budayanya. Salut!


INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

75


CULINARY

Vietnam

Pho Bo & Bun Bo

teks : Bondan winarno | FOTO: RISTIYONO

76

LIONMAG FEBRUARI 2012


H

o Chi Minh City (d/h Saigon) adalah salah satu tujuan Lion Air yang kian populer. Sejak dibukanya rute ini lima tahun yang lalu, makin banyak orang Indonesia memilih Saigon sebagai destinasi wisata. Saigon adalah salah satu destinasi wisata kuliner dengan peta kuliner yang sangat seronok. Harga-harganya murah, rasanya pun cocok dengan lidah kita. Salah satu ikon kuliner Vietnam adalah pho. Pho (dibaca: feg) adalah kuetiau kuah yang telah “berkibar” di seluruh dunia. Di Jakarta pun sudah ada beberapa gerai yang menyajikan kuliner khas ini. Kunci kelezatan sajian ini adalah pada kaldu sapi beningnya yang sungguh segar dan gurih. Di Saigon, pho tidak hanya hadir di restoran, melainkan juga dijual di kaki lima. Mi lebarnya dibuat dari bahan beras, dimasak agak kenyal (tidak terlalu empuk), disajikan dengan beberapa irisan tipis daging sapi (mentah maupun matang), banyak sayur-mayur, dan diguyur kuah mendidih. Kuah mendidih ini akan membuat dagingnya menjadi matang. Di piring terpisah, tersaji berbagai sayur-mayur – tauge, berbagai jenis basil, mint, dan daun ketumbar. Kondimennya adalah irisan cabe dan jeruk nipis. Semuanya dicampur ke kuah kaldu yang akan membuat citarasanya menjadi lengkap dan sungguh-sungguh mengagumkan. Umumnya pho disajikan dengan daging sapi (irisan tipis, cincang, maupun sandung lamur) dan disebut pho bo. Juga ada versi ayam yang disebut pho gai. Jarang sekali ada pho yang disajikan dengan daging babi. Ada pula sejenis pho dengan gaya kuah yang berbeda. Jenis ini disebut bun bo Hue. Hue adalah nama salah satu provinsi di bagian tengah Vietnam, tempat kuetiau kuah ini berasal. Selintas penampilannya sangat mirip, sekalipun tiap warung mempunyai ukuran lebar kuetiau yang berbeda. Bagi teman-teman Muslim, harap waspada bila memasuki warung bun bo Hue karena kebanyakan kaldunya memakai tulang dan lutut babi. Isinya sendiri justru dari daging sapi, termasuk buntut sapi. Kaldunya agak pedas dengan “tendangan” rasa asam-pedas dan aroma trasi yang nyata. Semangkuk bun bo juga dihidangkan dengan sambal trasi sebagai kondimen. Bun bo juga sering disajikan dengan gorengan darah babi yang dipotong dadu. Uniknya, ada sayur tambahan dalam sajian bun bo, yaitu rebusan jantung pisang. Kuah bun bo lebih gurih dibanding kuah pho bo yang mencuatkan kesan segar dan ringan. Di beberapa warung pho di Saigon juga tersaji berbagai kue tradisional. Misalnya ca kue goreng yang bisa dimakan bersama pho. Juga ada beberapa kue kukus dari tepung beras, seperti banh nam yang memakai udang cincang. Waspada, ada juga yang diisi daging babi cincang, namanya banh bot loc. Banyak gerai Pho 24 (Bill Clinton bersama Chelsea pernah makan di sini) dan Pho 2000 yang populer di Saigon. Tetapi, favorit saya adalah Pho Hoa di Jalan Pasteur, Saigon. INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

77


78

LIONMAG FEBRUARI 2012


INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

79


DESTINATION

taman bengkirai

KAWASAN WISATA BUKIT BENGKIRAI

Sang Maskot di Taman Raksasa Di dalam kawasan ini terdapat canopy bridge pertama di Indonesia. Mau jadi orang tua asuh untuk pohon? Di sini tempatnya. teks : makhfudz sappe

H

utan tropis, pohon berumur ratusan tahun, tambang, berbagai flora dan fauna langka. Itu yang terlintas dipikiran kita kalau mendengar Pulau Kalimantan. Semua itu tidak salah. Jika Anda berada di Balikpapan dan punya waktu setengah hari, sebagian objek tadi bisa Anda nikmati di Kawasan Wisata Bukit Bengkirai. Kawasan ini terletak dalam hutan Kalimantan, dari kota Balikpapan di km 38 kearah Samarinda, kemudian belok ke arah barat. Persisnya ada dalam wilayah Kecamatan Semboja, Kabupaten Kutai Kartanegara. Kawasan Wisata Bukit Benkirai adalah kawasan wisata hutan hujn tropis (tropical rain forest) alami yang

80

LIONMAG FEBRUARI 2012

masih asli. Statusnya adalah kawasan hutan konservasi yang dapat juga dijadikan sebagai obyek penelitian. Kawasan ini dibuka pada tahun 1998, dan berada dalam area PT Inhutani I. Sebelum memasuki kawasan, terdapat deretan tempat pembibitan pohon Bengkirai milik PT Inhutani I. Dalam kawasan juga tersedia sarana penginapan dan rumah panjang berbentuk rumah tradisional Dayak yang dapat digunakan sebagai ruang pertemuan.


Pada kawasan seluas 1500 hektar dihuni berbagai jenis pohon yang berusia puluhan sampai lebih dari seratus tahun. Jenis pohon Bengkirai menjadi maskot kawasan ini. Pengunjung dapat melakukan trecking tanpa harus kuatir tersesat. Pasalnya, setiap saat ada pemandu yang menemani untuk menyelusuri trek trek yang sudah disiapkan. Kalau Anda punya waktu, bisa pilih trek yang lebih panjang. Ada yang sampai enam kilometer. Saya sendiri menyusuri trek jalan tanah. Tapi karena cuaca kelihatan akan turun hujan, jadi saya memilih trek pendek dan langsung ke canopy bridge yang menjadi tempat favorit di kawasan ini. Trek yang dimaksud melewati sela-sela pohon pohon tua setinggi 25 sampai 40 meter. Dari puncak pohon sesekali terdengar kicau burung. Pada beberapa pohon terdapat keterangan bahwa telah masuk program adopsi. Di antaranya sebuah pohon tertulis telah diadopsi oleh Humas Pemkab Kutai. Sepanjang trek tersedia shelter untuk istrahat sambil mengamati burung. CANOPY BRIDGE Daya tarik lain dari kawasan ini adalah Canopy Bridge, semacam jembatan gantung sepanjang 64 meter

yang menghubungkan lima pohon Bengkirai dengan ketinggian 30 meter dari muka tanah. Untuk sampai ke jembatan, kita melewati anak tangga yang berputar mengelilingi sebuah pohon Bengkirai besar. Dari atas jembatan, kita akan merasakan hembusan angin kencang. Jika cuaca cerah kita dapat menikmati hamparan hutan tropis serta melihat burung burung yang ada dalam kawasan ini. “Jembatan gantung ini adalah yang pertama di Indonesia dan yang kedua di Asia,� jelas pemandu yang mengantar. ADOPSI POHON Banyak orang tidak tahu, bahwa di dalam Kawasan Wisata Bukit Bengkirai ini terdapat program “Adopsi Pohon�. Apa maksudnya? Jadi begini, program ini bermaksud mengajak pihak luar, baik instansi pemerintah maupun perusahaan swasta untuk menjadi orang tua asuh dari pohon yang tumbuh di kawasan ini. Caranya dengan membayar sejumlah iuran yang akan digunakan untuk pemeliharaan pohon tersebut. Selain adopsi pohon, bagi pengunjung yang ingin meninggalkan kenang-kenangan setelah berkunjung di kawasan ini bisa menanam pohon di areal yang telah disiapkan pengelola kawasan.

INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

81


TIPS

Cara Mudah Mengatasi

Darah Tinggi

G

aya hidup yang penuh dengan aktifitas dan pola makan yang salah membuat tekanan darah rentan untuk naik. Bila itu terjadi maka bersiaplah mengkonsumsi obat-obatan secara rutin untuk mengontrol tekanan darah. Cara ini tentu tidak baik untuk tubuh anda dalam jangka waktu yang panjang, sebab obat-obatan tersebut sedikit banyak akan mempengaruhi organ tubuh anda. Berikut beberapa cara mudah mengatasi tekanan darah tinggi tanpa harus menggunakan obat-obatan : • Melakukan olahraga selama 30 menit sehari, dapat menurunkan tekanan darah secara signifikan. Orang yang aktif secara fisik biasanya dapat mengurangi konsumsi jumlah asupan obat hipertensi. Untuk menunjangnya, pilihlah jenis kegiatan yang anda sukai seperti berjalan, berlari, berenang, atau bersepeda. • Mereka yang mengalami hipertensi harus mencukupi kebutuhan jumlah kalium dalam diet mereka. Orang dewasa harus mendapatkan setidaknya 4.700 miligran perhari. Adapun beberapa sumber makanan yang kaya kandungan kalium diantaranya pisang, kentang panggang dengan kulit, jus jeruk, dan yoghurt tanpa lemak atau rendah lemak. • Kurangi konsumsi garam. Pedoman diet merekomendasikan bahwa orang dengan hipertensi harus membatasi asupan garam kurang dari 1.500 miligram (600 miligram sodium) sehari. • Stop merokok. Perokok adalah kelompok yang beresiko tinggi mengidap hipertensi. Kandungan tembakau dan nikotin dalam rokok menyebabkan lonjakan tekanan darah sementara, meskipun rokok itu sendiri bukan penyebab tunggal hipertensi kronis. Jadi berhenti merokok dapat membantu anda menurunkan sedikit tekanan darah. • Menurunkan berat badan. Sedikit saja kehilangan berat badan, dapat memiliki dampak besar pada

82

LIONMAG FEBRUARI 2012

tekanan darah anda. Kelebihan berat badan membuat jantung bekerja lebih keras. • Kurangi alkohol. Mengkonsumsi alkohol lebih dari dua gelas sehari dapat meningkatkan resiko hipertensi bagi pria dan wanita. • Kelola stres. Mengelola stres secara efektif dapat membantu mengurangi tekanan darah. • Melakukan yoga. Yoga adalah cara terbaik untuk mengatasi stres. Latihan pernafasan yoga dapat mengurangi tekanan darah pada orang dengan hipertensi. • Hindari kafein kopi. Karena dalam jangka pendek kafein dapat memicu lonjakan tekanan darah. Selain dengan cara di atas, alangkah baiknya jika anda juga mengkonsumsi obat herbal yang memang khusus untuk menjaga kesehatan tubuh anda, terutama menjaga tekanan darah anda. Semoga bermanfaat...


INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

83


gadget

Tablet

Semakin Marak di Indonesia

P

erkembangan tablet dengan inovasi serta harga dari berbagai merek sangat berpengaruh terhadap pengguna gadget di Indonesia. Hal ini memang tidak bisa dipungkiri, karena tablet bagian dari fungsi multimedia yang lebih tinggi dari sekedar laptop. Menggunakan tablet sangatlah tepat bagi yang gemar traveling. Selain penggunaannya sangat praktis, dapat mempermudah kerja di manapun kita berada. Berikut beberapa jenis tablet yang belakangan marak digunakan banyak orang. iPad 2 iPad 2 mengusung display berdiameter 9.7 inci dengan resolusi 1024x768 pixel, juga memiliki dua kamera yang disiapkan untuk mendukung fitur FaceTime atau video call versi Apple. Selain berbagai fitur yang sama dengan generasi sebelumnya desain iPad 2 ini tampak lebih ramping. Sony Tablet P Sony Tablet P yang hadir dengan desain clamshell compact, didominasi dengan layar sentuh ganda. Memiliki layar 5.5 inci touchscreen dengan resolusi 1024 x 480 pixel, prosessor 1GHz dual core Nvidia Tegra 2, Ram 1 GB, serta menggunakan OS Android 3.2 Honeycomb. Dilengkapi dengan slot card microSD, speaker mono, konektivitas Bluetooth 2.1, WiFi, 802.11b/g/n, dan Hi-Speed. Samsung Galaxy Tab P1000 Lite Samsung Galaxy Tab P1000 Lite memiliki layar 7 inci dengan resolusi 600 x 1024. Pada fungsi transfer data dan proses charging, piranti ini mempunyai colokan khusus sehingga lebih cepat prosesnya dibanding mini USB. Juga terdapat kamera autofocus, baterai mampu bertahan 7 jam, bisa jadi wifi hotspot, dan bisa juga digunakan untuk menelepon. Toshiba Thrive Tablet terbaru ini berbasis pada platform generasi Nvidia Tagra 2 dengan desain Easy Grip yang kuat dan tahan lama serta memiliki ketebalan 0.47 inci. Teknologi Adaptive Display and Resolution merupakan tambahan dalam tampilan video. Hal lainnya juga dilengkapi internal penyimpanan 16 GB hingga 32 GB serta OS yang dijalankan menggunakan Android 3.2.

84

LIONMAG FEBRUARI 2012


INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

85


GALLERY

Lens Cap Strap Holder Solusi Untuk Photografer

Bagi pecinta fotografi, sebuah momen adalah hal penting untuk diabadikan, akan tetapi kadang kita lupa membuka tutup lensa yang menempel di bagian depan lensa, bahkan ketika harus terburu-buru untuk mengejar sebuah momen kita pun suka lupa dalam meletakannya, sehingga tutup lensa tersebut bisa saja hilang. Dalam hal ini solusinya adalah menggunakan Lens Cap Strap Holder, yaitu perangkat untuk menjaga tutup lensa yang diletakkan pada tali kamera, holder ini memberikan solusi dari kebuntuan fotografer mencari tutup lensa yang lupa ditaruh dimana. Holder sangat bermanfaat, dipasang pada tali kamera dan dapat disesuaikan dudukanya sesuai keinginan pengguna, merekat kuat serta aman saat melakukan pembidikan objek.

French Press Travel Mug

B

agi penggemar kopi, khususnya kopi press ala Perancis, kini tidak perlu repot lagi dalam membuatnya bahkan bisa membawa kopi kesukaan anda kemana saja, sehingga dapat dinikmati kapan saja anda inginkan. Pasalnya telah hadir sebuah alat portable untuk menikmati kopi press dari Perancis, yaitu French Press Travel Mug. Press Travel Mug berfungsi untuk pembuatan yang unik, dengan memasukkan bubuk kopi lalu diseduh dengan air panas dan matang, kemudian ditekan untuk menghasilkan kopi yang nikmat. Bukan hanya kopi saja yang dapat disajikan, bahkan minuman lain seperti teh juga dapat dinikmati, karena di dalamnya terdapat gelas penampung air untuk ditekan, serta cangkir yang terbuat dari stainles steel yang mampu menahan panasnya minuman.

86

LIONMAG FEBRUARI 2012

Ultra Portable USB Scanner Telah hadir Ultra Portable USB Scanner, sebuah perangkat scanner portable dengan ukuran yang cukup mini dan praktis, lebih fleksibel dengan ukuran yang sangat mini dan dapat diletakkan di kantong dengan bobot 2 ons saja. Ultra Portable Scanner ini memiliki lebar scanner untuk mentransfer data scan yang berukuran 2.12 inci, sangat cocok dengan ukuran kartu nama, artikel sebuah majalah maupun koran, juga dilengkapi sensor kontak foto hingga 300 dpi dan disertai software untuk mengedit serta mengatur file.


SpnKiX Sepatu Bermesin Setiap tahunnya dunia teknologi selalu melahirkan inovasi-inovasi yang semakin canggih dan berkembang, seperti di tahun 2012 ini sebuah inovasi dapat diwujudkan secara nyata, yakni sebuah sepatu bermotor yang dilengkapi sepatu beroda dua dari SpnKiX, bagaikan alat transportasi. SpnKiX dirancang dengan konsep mendetail, tak lain berupa sepatu roda yang diaplikasikan dengan sepatu, memiliki mesin dan merasakan kenyamanannya saat digunakan. Teknologi ini mempunyai mesin di dalamnya yang bertenaga satu set baterai untuk menjalankan roda tersebut. Selain itu SpnKiX ini juga dilengkapi dengan remote control berfungsi untuk mengontrol lajunya roda yang dapat diletakkan di lengan dan dikendalikan secara nirkabel.

LG Kenalkan Ponsel Prada Teranyar LG kembali meluncurkan handphone terbarunya, yaitu Prada. Ponsel yang akan mengisi jajaran pasar smartphone ini merupakan generasi ketiga Prada. Prada yang didukung oleh LG berbasis LG 3.0 kini sudah beredar lebih dulu di kawasan Korea Selatan, selanjutnya akan menyusul Eropa dan beberapa bagian Asia di Januari 2012. Handphone ini berlapis warna hitam glossy, dengan fitur touchscren yang juga memiliki warna senada dengan cashing-nya pada tampilan depan. Bentuk dan ukuran minimalis 8,5 mm, sementara fitur dan fasilitasnya dilengkapi dengan dual core/dual channel 1.0 GHz untuk mendukung kinerjanya. Prada juga merupakan ponsel berbasis Android 2.3 Gingerbread. Fitur lainnya terdapat pula kamera 8 megapixel WVGA dan layar sentuhnya berukuran 4,3 inci. INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

87


Pusat pengobatan tradisional dan klinik spesialis pria dan wanita

Fu Shou Tang Pusat Pengobatan Gabungan Metode Timur & Barat Spesialis Penyakit Pria dan Wanita Untuk mengatasi keluhan masyarakat luas mengenai penyakit pria dan wanita yang pengobatannya lama tetapi tidak sembuh, saat ini telah resmi dibuka Pusat Pengobatan Gabungan Metode Timur dan Barat Spesialis Penyakit Pria dan Wanita yang pertama di Indonesia , dengan bergabungnya beberapa ahli berpengalaman dari China, menggunakan perlengkapan dan teknologi kedokteran berstandar internasional yang terkini, membantu anda mengatasi berbagai macam gangguan penyakit.

Tempat terbaik mengobati penyakit

EJAKULASI DINI, KELENJAR PROSTAT DAN MASALAH BAU BADAN Dalam mengobati penyakit pria dan wanita, Kami paling Profesional! Pengobatan Barat Spesialis Penyakit Pria: Satu kali pengobatan langsung mengatasi ejakulasi dini sampai ke akarnya, kulit alat vital terlalu panjang, operasi plastik alat vital versi Korea, pembesaran alat vital, pembesaran prostat(hypertrophy prostat), radang prostat, sering buang air kecil dan buang air kecil tidak tertahan, saluran kencing menetes cairan putih, tidak ada tenaga untuk buang air kecil, kesulitan buang air kecil, infeksi mikroba Mycoplasma dan Chlamydia, penyakit Mangga(Gonorrhea), Herpes, Condyloma(Kutil), Syphilis, gangguan fungsi seksualitas dan Penyakit Menular Seks(PMS) lainnya.

Pengobatan Barat Spesialis Penyakit Wanita: Hanya dengan satu kali tindakan penanganan mengatasi penyakit Cervical Erosion(pengikisan leher rahim), tumbuh daging pada leher rahim, dan kista leher rahim, perbaikan selaput dara, mengecilkan organ intim, memperindah bibir dalam organ intim. Mengobati keputihan yang berlebihan, keputihan bercampur darah, dan berbau; peradangan organ intim seperti:terasa terbakar, pedih, gatal, bengkak, merah, dan tumbuh daging; gangguan menstruasi seperti: haid tidak teratur/terlambat haid, terasa menyiksa dan sakit yang luar biasa waktu haid, sakit saat berhubungan seksual, pendarahan organ intim di luar masa haid, penurunan libido, radang panggul, appendagitis(memasang dan melepas spiral), kemandulan menahun,kista ovarium(indung telur), myoma, kista dan benjolan berisi nanah pada vestibular gland, dan penyakit kelamin seperti:syphilis, gonorrhea, condyloma acuminatum(kutil), dan herpes.

Informasi selengkapnya: Mangga Dua Square Jl.Gunung Sahari Raya No.1, Road Level 2A,2B,2C,3 Jakarta Utara Telp: 1. Untuk Informasi PENGOBATAN TRADISIONAL: (021)6231 3520 2. Untuk Informasi PENGOBATAN BARAT/MEDIS: (021)6231 8500 Fax:(021)6231 3519 | welaskasihsehat@gmail.com www.welaskasihsehat.com | www.dokterurologi.co | www.dokterkandungan.co | www.sinshe.co | www.doktertulang.co

Buka setiap hari, Hari Minggu & Libur TETAP BUKA Jam Praktek : 09.30-13.00WIB, Siang 14.00-18.00WIB, Istirahat : Jam 13.00-14.00WIB 88

LIONMAG FEBRUARI 2012


Pusat pengobatan tradisional dan klinik spesialis pria dan wanita

Spesialis TCM Sinshe Senior Han Jian Fang. dilahirkan dalam keluarga yang berprofesi di bidang pengobatan tradisional sehingga dari usia muda sudah belajar tentang pengobatan tradisional. Beliau lulusan Universitas Pengobatan Tradisional Beijing China pada tahun 1964, pernah berguru kepada “Shi Jin Mo” yang merupakan salah satu dari 4 sinshe terkenal di Bei Jing. Dengan penelitian klinis selama 40 tahun berhasil menyimpulkan “Cara menguatkan dan menormalkan fungsi ginjal sebagai patokan utama untuk mengobati penyakit diabetes, stroke, lever, ginjal dan memadukan obat-obatan herbal dan akupuntur, dengan cara melakukan pengobatan dari dalam dan pengobatan dari luar, serta mengutamakan penyembuhan sampai ke akar penyakitnya. Dengan pengalaman praktek selama 40 tahun lebih menjadikan beliau memiliki sistem pemikiran dan teori ilmu tersendiri. Menggunakan obat minum dan rendam dari herbal serta akupuntur untuk mengobati penyakit yang sering ditemui yang hasilnya sangat efektif. Mempunyai keahlian khusus dalam mengobati penyakit diabetes yang menyebabkan luka (borok), pembengkakan, nyeri, kesemutan pada kaki, fungsi ginjal menurun (gagal ginjal), ureum dan kreatinin tidak normal

Sinshe Spesialis tulang dan nyeri Prof Dr Zhang Wei Hua, ­ lulusan Universitas ­Pengobatan Tradisional ­Beijing China, merupakan murid terbaik penemu metode pengobatan spesial “Zhen Dao”(Acuphotomology) dan pernah belajar di ­Universitas Pe­ngobatan Jordan. Dalam mena­ ngani penyakit tulang, nyeri(pegal) dan saraf, Beliau ­mempunyai ­pandangan tersendiri dan cara pengobatan yang baru dan ajaib.Khusus mengobati pusing yang disebabkan oleh sakit leher yang ­membandel, sakit kepala, leher, pundak, tangan, punggung, pinggang, dan pinggul, tangan ­kesemutan, ­bantalan tulang pinggang keluar(LDP), saraf kejepit, pengapuran, tulang keropos, radang sendi lutut, pembengkakan dan sakit pada kaki, ber­bagai jenis penyakit saraf, kesemutan(baal), mengobati sakit bahu dan pinggang pada remaja yang disebabkan oleh tulang punggung miring atau tidak lurus. Pasien yang belum mendapat hasil dari akupuntur dan Tui Na , Silakan datang ke klinik kami untuk mendapatkan hasil ­pengobatan yang terbaik.

. Juga ahli dalam mengobati alergi pada hidung, radang tenggorokan akut dan kronis, bronkitis, radang paru-paru, berbagai macam penyakit lambung, radang usus besar, fungsi ginjal menurun(gagal ginjal), dan ginjal bocor yang diakibatkan dari gangguan organ ginjal, linu/ngilu pada pinggang yang disebabkan dari lemah ginjal, batu ginjal, batu saluran kencing, penyakit lever (hepatitis) dan empedu, SGOT dan SGPT tinggi, pembengkakan di perut yang diakibatkan dari pengerasan lever, fatty lever (lemak hati), radang kandung empedu, rasa pusing, sakit kepala, insomnia / susah tidur, jantung berdebar yang disebabkan oleh kolesterol, trigliserida, hypertensi (darah tinggi), dan gula darah tinggi serta penyakit pembuluh darah jantung dan otak yang disebabkan dari kekurangan darah pada jantung, jantung koroner, kekurangan suplai darah ke otak, stroke dan pasca stroke.Menggunakan metode akupuntur dan obat kompres pada 6 titik akupuntur untuk mengobati penyakit reumatik, imunitas tubuh menurun, maag, sakit kepala, insomnia (susah tidur) , radang hidung, asma dan sistem pernafasan. Penyakit anak-anak yang sering ditemui, penyakit menstruasi, pendarahan akibat ketidaknormalan fungsi rahim, gejala menopause pada wanita, penyakit kelenjar payudara, flek pada muka serta gatalgatal pada kulit yang semua pengobatannya mempunyai khasiat yang sangat bagus. Untuk penderita tumor digunakan cara pengobatan dengan” Memperkuat daya tahan tubuh dan Menghilangkan faktor perusak” untuk memperpanjang usianya.

Testimoni Pasien PENYAKIT PRIA Saya Nuryasin umur 35 tahun, memiliki keluhan ejakulasi dini selama 5 tahun. Kemudian saya berobat di Klinik Welas Kasih Sehat/Fu Shou Tang di Mangga 2 Square, lantas ejakulasi dini yang saya alami akhirnya hilang. Saat itu kata dokter, keluhan saya ini harus ditangani dengan operasi sayatan kecil syaraf-syaraf alat vital yang supersensitif agar dimatikan sebagian. Setelah dioperasi, hasilnya benar-benar diluar dugaan. Hubungan seks yang biasa saya lakukan dengan istri berlangsung cepat, sekarang bisa bertahan lama. Di klinik ini juga melayani operasi pembesaran alat vital, demi dicintai istri saya turut mencobanya, dan hasilnya benar-benar memuaskan. Terima kasih Klinik Welas Kasih Sehat yang telah mengembalikan rasa percaya diri saya. No HP Saya : 081585926928. Testimoni Pasien sinshe Zhang Wei Hua Saya Nina umur 36tahun, saya telah berobat di Fu Shou Tang( Welas Kasih Sehat) dengan metode Zhen Dao( Acuphotomology), Chiropraktik, dan minum ramuan. Sakit di leher, tulang belakang dan pinggang saya sudah ada 10 tahun lebih, dikarenakan pekerjaan kantor saya yang kebanyakan duduk dan pakai komputer. Setelah diobati 3 kali dengan jarak seminggu sekali, keluhan saya hilang semua dan tidak pernah kambuh lagi… Saya sudah referensi banyak teman-teman ke situ dan hasilnya pada memuaskan. Terima Kasih Fu Shou Tang! No. HP saya : 08568326111.

INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

89


POSTCARD

Bromo, Jawa TImur

Selamat Pagi Bromo Setiap sisi Bromo seakan tak ada habisnya menawarkan keindahan. Kalau anda hanya melihat sunrise dari Penanjakan, lalu ke puncak tangga Bromo, anda tidak akan melihat pemandangan seperti ini, karena lokasi ini difoto dari pinggir jalan antara Desa Ngadas Kidul yang menuju Desa Ranupani. Tepatnya, di titik yang disebut Bantengan. Yang menjulang di sisi kiri adalah Gunung Kursi dengan bukit-bukit kecil menghijau di dasarnya yang disebut Bukit Teletubbies. Di sisi kanan adalah Gunung Jantur, sedangkan garis putih di bawah adalah jalan beton yang berakhir di padang savana. Jika diteruskan hingga ke ujung lalu membelok ke kiri, barulah sampai ke Lautan Pasir Bromo Teguh sudarisman TRAVELING WRITER

90

LIONMAG FEBRUARI 2012


Kirimkan foto Anda beserta cerita di balik foto tersebut ke email : postcard.lionmag@gmail.com

INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

91


POSTCARD

Kepulauan Sangihe-Talaud, Sulawesi Utara

SNORKLING PARADISE Indonesia memang memiliki alam dengan pemandangan yang sangat mengagumkan. Decak kagum terlontar saat melihat indahnya pemandangan Kabupaten Kepulauan Sangihe-Talaud Provinsi Sulawesi Utara dari balik kaca pesawat terbang dalam perjalanan dari Manado. Kepulauan dengan kontur berbukit hijau tampak indah berkeliling birunya lautan. Ya, Snorkling Paradise Kabupaten Kepulauan Sangihe-Talaud ini sangat layak menjadi destinasi wisata. anggi septia irawan KARYAWAN

Pulau Kalimantan

borneo dari ketinggian Pantulan sinar di atas permukaan lika liku sungai membias, menghasilkan warna warni pelangi yang indah, menggambarkan lukisan yang Maha sempurna karya Sang Pencipta di atas garis khatulistiwa. Di sanalah letak keagungan Tuhan yang di sampaikan dengan jujur melalui keelokan alam. diah kusumantara

92

LIONMAG FEBRUARI 2012

Kirimkan foto Anda beserta cerita di balik foto tersebut ke email : postcard.lionmag@gmail.com


S P E C I A L

A D V E R T O R I A L

KLINIK KESEHATAN TRADISIONAL

MAHARDHIKA ACUPUNCTURE - ACUPRESSURE - PHYTOTHERAPHY - MOXIBUSTION

Drs. I. Yongky Sugiarto, Apt., Acp. Apoteker & Ahli pengobatan Tradisional.

Membantu anda untuk menGATASI MASALAH-MASALAH BERIKUT: TINGGI BADAN | RAMBUT RONTOK | EJAKULASI DINI | DISFUNGSI EREKSI | SULIT MEMPEROLEH KETURUNAN

BERPENGALAMAN LEBIH DARI 17 TAHUN MENINGGIKAN BADAN

IXANTHINTM - treatment by Mahardhika

Memiliki postur tubuh yang tinggi ideal merupakan impian setiap orang. Dalam bidang karier dan pekerjaan, orang yang memiliki postur tinggi ideal memiliki lebih banyak pilihan profesi , karena saat ini beberapa macam pekerjaan dan karier menggunakan tinggi badan minimum. Ini menunjukkan bahwa memiliki tinggi badan ideal adalah penting bagi anda. Selain penting dalam menunjang karier dan pergaulan sehari-hari, bagi kaum pria memiliki postur badan tinggi ideal juga sangat menunjang penampilan, karena akan terlihat lebih gagah, lebih dewasa dan lebih berwibawa. Pada umumnya, masa pertumbuhan manusia terjadi sebelum melewati usia 21 tahun. Pada usia sebelum 21 tahun tersebut, pertumbuhan tinggi badan terjadi secara alami yang dipengaruhi oleh beberapa faktor tertentu, antara lain adalah faktor keturunan, faktor asupan nutrisi harian, faktor aktifitas olahraga, dan beberapa faktor penting lainnya.

Rambut adalah mahkota bagi setiap insan dan memberi kontribusi lain terhadap penampilan anda. Jika rambut anda indah dan terawat rapi maka anda akan merasa lebih nyaman baik bagi wanita maupun para pria, tetapi jika anda mengalami sesuatu pada rambut, misalnya kerontokan, pecah, patah-patah, kusam, dan lain-lain, akan membuat anda cemas terhadap penampilan anda.

Di Klinik Mahardhika, kami dapat membantu Anda untuk mewujudkan keinginan untuk memiliki tinggi badan ideal dengan cara yang aman dan terjamin (MAKSIMAL 21 THN). Obat yang kami gunakan diformulasi oleh Apoteker yang sekaligus merupakan Ahli pengobatan tradisional. KAMI SIAP MEMBANTU ANDA! VIBELECTRIC METHOD + INFRA RED & HERBATERAPI (DILENGKAPI DENGAN AKUPUNKTUR)

Dengan teknik akupunKtur yang dilakukan SATU KALI di klinik kami, dapat mengurangi rambut rontok Anda. Selanjutnya Anda hanya perlu melakukan perawatan dengan HAIR TONIC herbal sendiri di rumah. Selain itu kami juga dapat membantu untuk menyuburkan kumis, cambang, jenggot, bulu dada, dan lainnya. KAMI JUGA DAPAT MEMBANTU ANDA YANG BERUSAHA

: EJAKULASI DINI, DISFUNGSI EREKSI, & SULIT MEMPEROLEH KETURUNAN

MENGATASI

“ Sebelumnya saya sulit hamil, setelah mengikuti terapi di Klinik MAHARDHIKA oleh Pak Yongky, saya akhirnya mendapat kehamilan. Saat ini (saat iklan ini mulai dicetak), anak saya sudah berusia 3 bulan. Puji Syukur kepada Tuhan, Amin.� - Indah Novitasari -

KLINIK KESEHATAN TRADISIONAL MAHARDHIKA Merupakan sebuah klinik kesehatan tradisional dengan ahli pengobatan tradisional yang berpengalaman lebih dari 17 tahun mengatasi masalah seperti ejakulasi dini, disfungsi ereksi, sulit memperoleh keturunan, meninggikan badan, menyuburkan rambut, dan lainnya. Dengan cara yang aman tanpa menggunakan obat kimia.

BINTARO JAYA SEKTOR 3A - Jl. MANDAR XV BLOK DE 6 NO 32 TANGERANG SELATAN (dekat Jakarta Selatan)

T. +62 21 7357639 | 73883519 www.klinikmahardhika.com INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

93


POSTCARD Jawa Tengah

Gunung MERBABU Gunung Merbabu, adalah gunung yang terletak di Jawa Tengah. Perjalanan menuju puncak gunung ini sangat menarik dan Indah. terdapat savana, tanaman liar bahkan Masih terdapat burung elang Jawa di Gunung ini. Foto ini di ambil dari Jembatan angin. kira kira satu jam lagi menuju puncak. pada ketinggian 2700 mdpl. Kita bisa melihat Dataran Tinggi Dieng dan Gunung Telomoyo bayu winata

Parangtritis, Yogyakarta

MANUVER CALYPSO JUPITER AEROBATIK TEAM Moment MANUVER CALYPSO JUPITER AEROBATIK TEAM ini saya abadikan diketinggian 8000 feed diatas laut Prangtritis Yogyakarta, saat Tim Aerobatik Team TNI AU dengan pesawat KT-1 Wong Bee buatan Korea, melakukan latihan sebelum tampil dalam HUT TNI AU april 2011 lalu. Untuk pengambilan gambarnya, saya diterbangkan oleh Mayor Pnb. Deddy Susanto salah seorang instruktur penerbang yang saat ini sudah berpangkat Letnan Kolonel dan menjabat sebagai komandan Skadron Pendidikan 102 Lanud Adisucipto Yogyakarta. didik Yusuf fotografer

94

LIONMAG FEBRUARI 2012

Kirimkan foto Anda beserta cerita di balik foto tersebut ke email : postcard.lionmag@gmail.com


INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

95


AIRCRAFT FLEET Boeing 747 - 400 Total 2 units 484 seats (all economy) 22 seats business

Boeing 737 - 900 ER 51 UNITS IN SERVICE 127––– UNITS ON ORDER TOTAL 178 UNITS 213 seats (all economy) 195 seats economy. business class 10 seats.

Boeing 737 - 400 Total 9 units. 168 seats (all economy)

Boeing 737 - 300 Total 2 units. Economy Class 149 seats (all economy)

MD 90 Total 4 units. 166 seats (all economy)

96

LIONMAG FEBRUARI 2012


WELCOME ABOARD

Selamat Datang Apa yang harus anda ketahui Tentang keamanan, kenyamanan dan keselamatan Anda di dalam pesawat Ponsel Semua ponsel dan peralatan elektronik yang menggunakan pemancaran radio tidak diperbolehkan selama berada didalam pesawat, hal ini sangat mengganggu sistem navigasi dan komunikasi dengan menara pengawas setempat.

PERALATAN ELEKTRONIK Untuk penggunaan Laptop dan PDA boleh dipergunakan setelah fasten seatbelt “OFF” dengan menggunakan flight mode. Setelah fasten seatbelt “ON” untuk persiapan mendarat maka penumpang harus mematikan pengguna laptop dan PDA tersebut.

BARANG -BARANG BERBAHAYA LAINNYA Barang- barang yang mudah terbakar (seperti korek api), meledak (petasan), material yang mengandung magnet, baterai, tabung gas, tidak diperbolehkan untuk dibawa.

MEROKOK Peraturan Pemerintah melarang kegiatan merokok selama dalam penerbangan, Terdapat detektor asap di semua toilet dan akan dikenai sanksi bagi yang melanggar peraturan.

BAGASI • Barang atau benda tajam harus di pak dalam bagasi dan tidak diperkenankan untuk dibawa kedalam bagasi kabin. • Bawalah benda berharga dalam tas yang anda bawa sendiri. Perhatikan berat bagasi Anda. - Carry on baggage (Bagasi Kabin) Tidak lebih dari 7 kg

PERJALANAN DENGAN ANAK-ANAK

UTAMAKAN KESELAMATAN • Sabuk pengaman harus selalu terpasang sewaktu take-off dan landing. Dianjurkan untuk selalu memasang seat belt selama penerbangan. • Barang bawaan harus diletakan di atas kepala atau dibawah kursi di depan anda. • Silakan membaca kartu instruksi keselamatan yang terdapat di dalam kantung kursi. Di kartu tersebut anda bisa mengetahui pintu darurat dan letak jaket pelampung. • Perhatikan baik-baik demo keselamatan dan instruksi yang diberikan oleh cabin crew. SEKARANG ANDA BISA MELAKUKAN CHECK-IN ONLINE MELALUI : www.lionair.co.id

40 cm

Lion Air tidak menyediakan makanan bayi untuk rute domestik dan popok tidak disediakan dipesawat. Lion Air hanya menyediakan air panas untuk susu bayi.

30 cm

20 cm

- Bagasi untuk Rute Domestik Kelas Ekonomi : 20 kg Kelas Bisnis : 30 kg - Bagasi untuk Rute Internasional Kelas Ekonomi : 20 kg Kelas Bisnis : 30 kg

INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

97


ROUTE MAP

98

LIONMAG FEBRUARI 2012


INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

99


LADY IN THE AIR

Penantang

Istana Boneka

C

hempaka Amalia, seperti bunga di padang ilalang. Terselip tak kelihatan, oleh tingginya rerumputan. Gadis kelahiran Cilacap, Jawa Tengah ini sebenarnya sudah lama bergabung dengan Lion Air. Ia tercatat dalam batch ke-25 flight attendant. Tapi kini ia tersamar di antara ratusan pramugari angkatanangkatan terbaru. Jadi jelas, jangan heran ia fasih akan nama-nama pramugari teman seprofesinya, baik yang masih aktif maupun tidak. Baik angkatan sebelum maupun sesudahnya. Tentu, ia kini jadi “cabin one”, koordinator awak kabin yang menyapa dan memberi info kepada penumpang via alat komunikasi di dalam pesawat saat hendak tinggal landas ataupun mendarat. “Ya jadi cabin one kan enak, gak kelihatan orangnya, suaranya saja terdengar, sementara yang lain sibuk peragaan,” candanya sambil tertawa. Tapi, ia mengaku banyak orang tidak percaya bahwa ialah cabin one-nya. Mungkin karena

penampilannya yang tak tampak seperti seorang senior. “Aku banyak tertawa. Always consider my life is happy,” ungkap gadis kelahiran 2 Oktober 1986 ini. Di luar kabin, aktivitas putri pasangan Soejoedi asal Surabaya dan HR Soelistyowathy asal Jakarta ini terserap pada hobinya mendengarkan musik, menonton film, jalan-jalan dan tentu saja makan. “Ah, gak ada diet, rugi. Aku bisa mencoba segala banyak makanan, itu untungnya jadi pramugari, kesana-kemari mencicipi makanan,” susulnya. Noni, panggilan Chempaka dari ibunya, hingga SMP menghabiskan waktunya di Cilacap, sebelum pindah ke Malang dan lulus SMA tahun 2004. Setahun kemudian ia mendaftar jadi pramugari Lion Air. Alasan masuk pekerjaan barunya itu, “Aku ini orangnya tidak betah diam, bergerak terus.” Toh, meski mengaku banyak bergerak, postur tubuhnya stabil saja, dengan tinggi 165 cm dan bobot 60 kg, plus rambut panjang hitam yang tergerai hingga

pinggangnya. “Hari gini, gak zaman tipis-tipis. Big is beautiful,” candanya. “Syukuri saja yang dikasih Tuhan. Jangan lihat kekurangan, tonjolkan kelebihan. Maaf ya, aku memang ceplasceplos,” tambah bungsu dari tiga bersaudara ini. Namun, walau punya dua kakak laki-laki yang kerap diposisikan jadi “pengawal”nya, Noni mengaku bisa lebih galak dari keduanya. “Kalau ada apa-apa, bisa aku duluan yang smack-down,” ungkapnya berseloroh. Astaga, jangan-jangan gadis ini memang penyuka tantangan? “Oh iya, memang. Lihat saja kalau aku ke Dufan, Ancol, pasti aku cari tantangan favorit,” tantangnya balik. “Maksudnya, pasti kamu ‘sikat’ semua wahana yang memacu adrenalin? Ibarat menyantap makanan; appetizer-nya Hysteria, main course-nya Halilintar, Kicir-Kicir, Tornado, dessert-nya Kora-kora, begitu?’ tanya kami penasaran. “Bukan. Cuma Istana Boneka.”

teks: Gegen | foto: ristiyono

100

LIONMAG FEBRUARI 2012


CHEMPAKA AMALIA INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

101


LION facility

SIMULATOR PESAWAT LION AIR

Lebih Tinggi Dari Standar Pemerintah Jika pemerintah mensyaratkan seorang pilot aktif harus menjalani

simulator training sebanyak dua kali dalam setahun, berbeda dengan Lion Air. Di Lion Air setiap pilot aktif harus menjalani simulator training ini sebanyak tiga kali dalam setahun.

A

pa itu simulator? Mudahnya, bayangkan Anda berada di kokpit pesawat. Duduk sebagai pilot maupun co-pilot. Lalu buat pesawat bermanuver seperti sebagaimana sehari-hari itu terjadi. Lepas landas, terbang dalam berbagai kondisi cuaca, lalu mendarat. Hanya, benda itu ada di darat. Sebuah penggalan struktur pesawat, khususnya kokpit Lion Air sendiri saat ini memiliki dua buah simulator pesawat Boeing 737900 ER, satu simulator pesawat ATR 72-500 dan satu simulator pesawat

102

LIONMAG FEBRUARI 2012

MD-Series. Di Lion Training Center juga ada sarana pelatihan Wet Drill bagi awak kabin yang digunakan sebagai simulasi pendaratan darurat di perairan. Nah, untuk setiap pilot baru yang akan menerbangkan tipe pesawat tertentu, maka ia harus melalui proses pelatihan ground school dan simulator training. Untuk simulator, ada 12 sesi latihan yang mesti dilalui. Ground school sendiri berlangsung selama satu bulan. Kemudian, setelah simulator selesai, pilot tersebut mesti menempuh 100 jam terbang – sebenarnya minimum 75 jam terbang dalam konteks “line training” bersama pilot senior. Sebagai catatan, di Lion Air,

untuk menjadi captain pilot, seorang penerbang mesti memiliki minimal 40 jam terbang sebagai co-pilot dan 100 jam sebagai penerbang jet. Pada simulator ini, ada sebuah kokpit dan panel untuk instruktur. Dari dua layar monitor instruktur itu bisa tampak ratusan “skenario”, misalnya mesin terbakar. Pokoknya semua keadaan yang mungkin timbul dalam penerbangan. Nah, hasil dari simulator yang tampak di monitor bisa di print. Dan jangan salah, bisa saja ada penerbang yang gagal dalam latihan ini. Artinya, yang bersangkutan mesti mengulang latihan dari awal lagi.


INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

103


104

LIONMAG FEBRUARI 2012


INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

105


106

LIONMAG FEBRUARI 2012


LIONMAG FEBRUARI 2012