Page 1

AUTOMOTIVE McLaren P1â„¢ GTR by McLaren Special Operations

The Inflight Magazine of Lion Air

FEBRUARI 2019

Kampung Bekelir Warna Baru Kota Tangerang

TIDAK DIBAWA PULANG


Contents

Februari 2019 137.14

14.

Contents

14

Special Budaya Tionghoa

20

52.

Travel Sketch Tanimbar

26

Traveling Sumba Barat Daya

32

Culinary Sushi

38

Automotive McLaren

46

Destination Tangerang

26.

38.

52

Destination Taman Nasional Lore Lindu

58

Inside Batam


INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

5


Contents

Regular

Lion Air Section

10

74

News Around

Info

60

76

Culinary

Aircraft Fleet

62

77

Hot Stuff

Welcome Aboard

68

78

Route Map

Postcard

80

64.

KidZone

86

Lady in The Air

86.

60. Contributors

Imran Rosadi

Mahendra Moonstar Simanjuntak

Pria kelahiran Bangka yang akrab disapa Moonstar ini menekuni dunia fotografi sejak 2003 waktu kuliah di ITHB Bandung. Ia sempat bekerja di Kompas Gramedia, tabloid Nova, dan editor foto di Info Gading Group. Konsisten menekuni bidang fotografi membuatnya berhenti bekerja di dunia majalah pada 2015. Kemudian, freelance photographer yang berdomisili di Bali ini pun menjelajah pulau-pulau di Indonesia.

Fotografer lepas yang berdomisili di Kota Palu ini mengenal fotografi sejak kuliah Ilmu Komunikasi di Universitas Tadulako, Palu. Serius menggeluti foto perjalanan setelah resign dari Bank pada 2015, kemudian aktif sebagai Ketua Komunitas Foto Instanusantara Palu. Karyanya pernah dimuat di beberapa majalah seperti Natgeo Traveler Indonesia dan beberapa inflight magazine. Foto-fotonya bisa dilihat di instagram @imranrosadi_ime dan @imranrosadi2008.


Cockpit’s Note

Lion Air Terus Perluas Jangkauan Pelanggan yang budiman, Pertama kami mengucapkan “Selamat Tahun Baru Imlek 2570� kepada seluruh pelanggan yang merayakannya. Kiranya di tahun baru ini kesuksesan dan kesejahteraan melimpah dalam kehidupan kita semua. Lion Air terus memperluas jangkauan dengan membuka rute baru. Awal bulan lalu, Lion Air telah melayani rute penerbangan SurabayaSamarinda. Awalnya penerbangan ini dilayani sekali sehari, kemudian ditambah frekuensinya menjadi dua kali sehari. Di saat yang sama, Lion Air juga membuka rute penerbangan Balikpapan-Kertajati, Majalengka yang dilayani tiap hari. Tentu kami tidak berhenti pada dua rute baru ini saja, memperluas jangkauan layanan penerbangan terus kami upayakan. Setelah melakukan sosialisasi mengenai bagasi, Lion Air sebagai maskapai LCC mulai 22 Januari 2019 tidak lagi memberikan gratis biaya bagasi. Kepada pelanggan sekalian kami anjurkan untuk membeli kapasitas bagasi sebelum melakukan pembayaran tiket atau juga dapat dibeli enam jam sebelum penerbangan. Sister company kami, Wings Air, Malindo Air, dan Thai Lion Air juga terus membuka rute baru. Wings Air membuka dua rute baru yaitu, Yogyakarta-Kertajati dan Halim Perdanakusuma-Kertajati. Sementara Malindo Air juga membuka rute baru Kota Kinabalu-Tawau. Thai Lion Air juga membuka rute baru Jakarta-Osaka dan Jakarta-Fukuoka. Kedua penerbangan ini melalui Bandara Don Mueang Bangkok. Kami berharap dengan pembukaan rute-rute baru ini akan memudahkan perjalanan udara pelanggan sekalian ke seluruh tempat yang diterbangi maskapai naungan Lion Air Group. Penambahan rute ini tentu dibarengi dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia dan ketersediaan armada pesawat yang jumlahnya terus bertambah. Harapan kami, pelanggan sekalian merasa nyaman dan aman terbang bersama kami. Terimakasih atas kepercayaan pelanggan sekalian, selamat menikmati penerbangan Anda. Salam,

Rudy Lumingkewas President Director Lion Air

President Director Rudy Lumingkewas Director of Safety and Security Capt. Eduard Kallisto Pardede Director of Operation Capt. Zwingly Silalahi Director of Technics Muhammad Rusli Director of Commerce Achmad Hasan Director of General Affairs & Finance Edward Sirait General Manager Service Ari Azhari Corporate Legal Dr. Harris Arthur Hedar, S.H., M.H.

Publisher & Editor In Chief Makhfud Sappe Editor Ristiyono, Faisyal, Riman Saputra N, Dody Wiraseto, Priyanto Sismadi Marketing Fransiska Ririn Tri Astuti, Sahman Ahmad Tjambolong, Fernandito Haka (Bali) Art Director Gerald Manuel Wangsasaputra Illustrator & Designer Richard Archie F. Mandagie, M. Saleh Hanif Finance & Administration Ade Kristanti, M. Zaky, M. Solichin

Advertising Hotline Lionmag: 0821 10 88 22 00 Fax.: +62 (21) 3151668 Email: edlionmag@gmail.com

Issn: 1979-4185

Beragam informasi tentang dunia traveling dan lifestyle di Lionmag ini bisa dibaca di www.lionmag.net

8

LIONMAG INFLIGHT MAG LIONMAG FEBRUARI

2019 www.issuu.com/lionmagazine

www.lionmag.net


INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

9


FOTO: MAHENDRA MOONSTAR SIMANJUNTAK

EDITOR’S NOTE Edisi ini kami menyajikan beragam informasi tentang perkembangan budaya Tionghoa. Informasi ini sejalan dengan momen Tahun Baru Imlek yang akan jatuh di Februari. Di edisi ini kami membahas tentang kampung pecinan hingga wayang potehi yang sampai kini masih eksis di tengah masyarakat Indonesia yang beragam. Destinasi selanjutnya berada di kampung tematik yang kini jadi warna baru Kota Tangerang. Kota ini kini bertransformasi jadi lebih berwarna menyajikan nuansa yang instagramable. Ada tiga kampung tematik yang kami sajikan di edisi ini, yakni Kampung Bekelir, Kampung Markisa, dan Kampung Batik Kembang Mayang. Dari wisata yang ikonik, pilihan perjalanan bisa dilanjutkan ke Tanimbar, Maluku Tenggara Barat. Tidak hanya lansekap yang menawan, Tanimbar juga memiliki budaya menenun yang dikenal dengan Tenun Ikat Tanimbar. Semakin lengkap dengan budaya yang masih terjaga hingga kini. Pesona Tanimbar diabadikan dalam bentuk travel sketch yang kreatif.

Perjalanan berikutnya kami mengajak Anda melihat bentang Sumba Barat Daya dengan segala destinasi wisata yang indah. Aneka destinasi wisata di Sumba Barat Daya kami sajikan agar jadi rekomendasi selama mengunjungi kabupaten eksotik ini. Selain itu, di bagian automotif kami menginformasikan tentang Mclaren P1TM GTR by Mclaren Special Operation. Mobil sporty nan futuristik yang juga sarat dengan teknologi mutakhir. Senyum Adinda Prima Aprilyani, pramugari Lion Air keturunan Manado ini menjadi penutup kita kali ini sambil menikmati perjalanan Anda bersama maskapai Lion Air. Masih banyak informasi menarik dan terkini dalam edisi kali ini yang kami sajikan untuk menemani perjalanan Anda selama berada di pesawat Lion Air.

Makhfud Sappe


Feel Welcome FOR THOSE WHO LOVE THE BEST RATES

BOOK NOW FOR THE BEST PRICE AT ACCORHOTELS.COM


Lion Air Group News

Rute Baru Lion Air Group Lion Air melayani rute Surabaya-Samarinda mulai 11 Januari 2019 menggunakan pesawat terbaru Boeing 737-800NG (189 kursi kelas ekonomi), Boeing 737 MAX 8 (189 kursi kelas ekonomi), dan Boeing 737900ER (215 kursi kelas ekonomi). Penerbangan dioperasikan reguler pergi-pulang (PP) berjadwal satu kali setiap hari. Lion Air lepas landas melalui Bandar Udara Internasional Juanda Surabaya, Jawa Timur pukul 10.25WIB, mendarat di Bandar Udara Aji Pangeran Tumenggung Pranoto, Samarinda, Kalimantan Timur pukul 12.55WITA. Rute sebaliknya, Lion Air lepas landas dari Samarinda pukul 13.30 WITA, diperkirakan tiba di Surabaya pukul 14.05WIB. Sejalan dengan peningkatan potensi bisnis, perdagangan, industri kreatif, jasa, dan sektor lainnya di kedua kota, Lion Air menambah frekuensi terbang menjadi dua kali sehari efektif 16 Januari 2019. Dari Surabaya pukul 14.45WIB dan dari Samarinda pukul 17.50WITA. Pada 11 Januari 2019, Lion Air juga meresmikan inaugural flight Balikpapan-Kertajati, Majalengka PP. Lion Air melayani rute Kertajati-Balikpapan terjadwal tiap hari dengan pemberangkatan pukul 12.00WIB, tiba di Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan, Balikpapan pukul 13.00WITA. Penerbangan sebaliknya dari Balikpapan pukul 13.40WITA, tiba di Kertajati 16.40WIB. Penerbangan ini menggunakan pesawat jenis Boeing 737-800 dengan kapasitas 189 penumpang.

12

LIONMAG FEBRUARI 2019

Sementara maskapai Wings Air membuka dua penerbangan sekaligus dari Bandara Kertajati. Pada 11 Januari 2019, Wings Air membuka penerbangan dari Bandara Internasional Adisutjipto Yogyakarta yang berangkat pukul 12.20 WIB dan tiba di Kertajati pukul 13.30 WIB. Sebaliknya berangkat pukul 13.50 WIB dari Kertajati, tiba di Yogyakarta pukul 15.00 WIB. Penerbangan ini dilakukan sekali setiap hari Senin, Rabu, dan Jumat. Selanjutnya pada 12 Januari 2019, Wings Air membuka penerbangan Halim-Kertajati yang berangkat dari Bandara Internasional Halim Perdanakusuma pukul 10.35WIB, tiba di Bandara Kertajati pukul 11.30WIB. Sebaliknya dari Kertajati pukul 11.55WIB, tiba di Halim pukul 12.50WIB. Ketiga penerbangan ini merupakan langkah kedua Lion Air Group meramaikan bandara termegah di Jawa Barat. Lion Air Group telah beroperasi tiap pekan untuk penerbangan umrah ke Madinah dari Bandara Kertajati. Lion Air Group menargetkan secara keseluruhan menyumbang 1 juta penumpang pada 2019 untuk semua penerbangan di Kertajati. Sebelumnya, Malindo Air juga pada 7 Desember 2019 melakukan inaugural flight yang berangkat dari Kota Kinabalu International Airport (KKIA) pada 08.10 dan tiba di Tawau Airport pada 09.00 waktu Malaysia. Penerbangan sebaliknya dari Tawau berangkat pada 09.40 dan tiba di KKIA pada 10.40 waktu Malaysia. Penerbangan yang dilakukan setiap hari ini menggunakan Boeing 737-800 dengan 12 Business Class dan 150 Economy Class.


INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

13


News Around

MPHG

Peduli Lombok Milestone Pacific Hotel Group (MPHG) yang terdiri dari lima brand, yaitu Nite & Day Hotels, All Nite & Day Hotels, MaxOne Hotels, Hotels Zia dan Marc Hotels - mengadakan kegiatan sosial bernama MPHG LOVE yaitu program CSR.

Rute Baru Thai Lion Air Pada 7 Desember 2018, Thai Lion Air membuka rute Jakarta via Bangkok (Don Mueang) menuju Tokyo (Narita), Jepang. Penerbangan ini menggunakan pesawat Airbus 330-300 yang dilengkapi tempat duduk eksklusif dan juga in-flight entertainment. Penerbangan internasional ini juga menawarkan gratis bagasi 20kg. Selain itu, Thai Lion Air akan terbang setiap hari dari Bangkok (Don Mueang) menuju Colombo, Sri Lanka mulai 30 Januari 2019. Mulai 15 Februari 2019, Thai Lion Air juga membuka rute baru Jakarta via Bangkok (Don Mueang) menuju Fukuoka, Jepang. Selain itu pada 28 Maret 2019, Thai Lion Air akan terbang dari Jakarta via Bangkok (Don Mueang) menuju Osaka, Jepang, 5 kali seminggu. Selain itu, Thai Lion Air juga terbang ke Nagoya, Taipei, Shanghai, Guangzhou, Dhaka, Kathmandu, dan Mumbai. Perkembangan Thai Lion Air begitu pesat, bahkan media Routesonline.com, media online dari Inggris menobatkan Thai Lion Air sebagai maskapai dengan pertumbuhan bisnis terpesat dunia. Maskapai naungan Lion Air Group ini menunjukkan penambahan kapasitas kursi tercepat dibanding maskapai lainnya. Thai Lion Air memiliki peningkatan kapasitas sebesar 40,7 persen menjadi 13.577.267 penumpang pada 2018, tertinggi dibandingkan maskapai sekawasan. Hingga kini, Thai Lion Air memiliki 35 armada dan telah mengangkut lebih dari 10 juta penumpang per tahun.

14

LIONMAG FEBRUARI 2019

Program yang bertajuk “You Can Help Lombok” ini ditujukan untuk meringankan beban masyarakat di Lombok yang terkena musibah. “Dana yang telah terkumpul akan dialokasikan untuk mendirikan gedung sekolah di SDN 6 Tanjung, Dusun Karang Langu, Kabupaten Lombok Utara,” ujar Utut Adianto, Corporate Marketing Communication Manager MPHG.

Potensi Wisata Sumenep Salah satu potensi besar Kabupaten Sumenep adalah potensi wisata. Mulai dari wisata religi, sejarah, budaya, alam hingga wisata kuliner tersedia di Kabupaten Sumenep. Yang tak kalah menarik adalah kehadiran Pulau Gili. Untuk memajukan sektor wisata, pemerintah Kabupaten Sumenep melakukan beberapa terobosan, diantaranya pembangunan bandara yang sudah terkoneksi dengan jadwal penerbangan nasional. Upaya lainnya dengan menyelenggarakan berbagai macam event wisata yang digelar sepanjang tahun 2019.


Barongstay! Menginap di BATIQA Hotels dan pilih sendiri HOKI mu! Diskon kamar dan Lucky Dip Spesial Hari Imlek*. www.batiqa.com NOW OPEN: KARAWANG • CIREBON • JABABEKA • PALEMBANG • PEKANBARU • LAMPUNG • SURABAYA UPCOMING: JAKARTA • BOGOR *berlaku di BATIQA Hotel yang berpartisipasi

15

INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR www.batiqa.com


Special Budaya Tionghoa

Budaya Tionghoa di Tengah Arus Zaman

16

LIONMAG FEBRUARI 2019


Budaya Tionghoa merupakan budaya tertua dan kompleks di dunia. Di Indonesia, warga negara keturunan Tionghoa, dapat ditemui hampir di semua kota. Teks Faisyal FOTO Dok.Lionmag

INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

17


(kiri ke kanan) Pantai Mandalika tempat diadakannya Festival Bau Nyale-Foto: Dody Wiraseto • Salah satu performance di Java Jazz FestivalFoto: Dody Wiraseto • Gunung Bromo tempat dilangsungkannya Nyadnya Kasada-Foto: Reza Fitriyanto.

Jejak China Perantau Pecinan atau kampung China adalah sebuah wilayah yang penghuninya mayoritas orang Tionghoa. Pecinan banyak terdapat di kota-kota besar di berbagai negara, seperti di Amerika Serikat, Kanada dan negara-negara Asia Tenggara – termasuk di Indonesia. Di Indonesia cukup banyak pecinan, terutama di kota-kota besar seperti Medan, Pontianak, Semarang, Surabaya, dan Jakarta. Di Jakarta misalnya ada Glodok. Berbagai toko bernuansa Tionghoa tempo dulu – berdiri megah di sini. Di kawasan ini ada yang namanya Petak Sembilan – di sana banyak sekali ragam kuliner dan berbagai pernak-pernik khas Tionghoa. Anda bisa menemukan pernik

18

LIONMAG FEBRUARI 2019

seperti patung dewa-dewi, lampion, angpao, dan berbagai hal lainnya. Di Kalimantan Barat, ada Singkawang, salah satu pecinan paling besar di Indonesia. Penduduk yang menghuni lokasi ini mayoritas etnis Tionghoa. Mereka berkumpul dan akhirnya membentuk sebuah peradaban sembari berbaur dengan penduduk lokal Kalimantan.

Memaknai Potehi Wayang potehi, produk seni budaya Tiongkok bagian selatan yang sudah lama ada di Indonesia. Bahan untuk membuat wayang ini adalah kain berbentuk kantong yang diberi baju sesuai dengan tokoh. Potehi dalam lafal Hokkian berasal dari kata poo berarti kain, tay berarti kantong dan hie bermakna wayang

– kemudian disebut sebagai boneka kantong, dan belakangan dikenal dengan nama wayang potehi. Asal-mulanya berawal dari lima orang narapidana pada masa Dinasti Tang (617-918 M) yang dijatuhi hukuman mati. Sambil menunggu hari eksekusi, mereka mengisi waktu dengan memainkan sepotong kain berbentuk empat persegi panjang. Salah satu ujung kain diikat menyerupai kepala orang. Dengan memasukkan telunjuk ke ikatan tersebut, lalu menggerakannya sesuai dengan tokoh-tokoh yang diperankan. Gerakan boneka kain diiringi musik dari alat-alat makan dan masak yang ada dekat mereka. Pertunjukkan tersebut terdengar oleh raja, kemudian raja membebaskan mereka karena jasanya menciptakan seni pertunjukkan.


FOTO Fachrudin Abdulah

Kemunculan wayang potehi di Indonesia tak diketahui secara pasti. Namun, di kawasan Depok, ada satu sanggar yang masih memainkan wayang potehi hingga kini, yakni Sanggar Budaya Cinta Wayang.

Gerakan Sang Singa Setiap Tahun Baru China, masyarakat Tionghoa – termasuk di Indonesia mengadakan pertunjukkan yang berhubungan dengan kebudayaan mereka. Salah satunya Barongsai. Pertunjukkan Barongsai bukanlah baru di Indonesia – sudah ada sejak ratusan tahun lalu. Barongsai memiliki sejarah ribuan tahun. Catatan pertama tentang tarian ini bisa ditelusuri pada masa Dinasti Chin sekitar abad ke-3 sebelum masehi. Barongsai adalah

seni tari tradisional China dengan menggunakan sarung atau kostum yang menyerupai singa. Menurut kepercayaan tradisional masyarakat Tionghoa, singa adalah simbol dari keberanian, stabilitas, dan keunggulan. Seni tari barongsai secara umum dikelompokkan dalam dua jenis, yaitu singa utara dan singa selatan. Singa utara bersurai ikal, berkaki empat, dan penampilannya terlihat alami dan lebih mirip singa. Sementara singa selatan memiliki sisik serta jumlah kaki bervariasi, antara dua atau empat kaki. Kepala singa selatan juga dilengkapi tanduk. Gerakan singa utara dan singa selatan juga tidak sama. Singa selatan terkenal dengan gerakan kepala yang keras dan melonjak-lonjak seiring tabuhan gong dan tambur. Sementara, singa

utara cenderung lebih lincah serta penuh dinamika. Salah satu gerakan klimaks barongsai adalah saat singa memakan amplop berisi uang. Di atas amplop biasanya disertai sayuran selada air sebagai perlambang hadiah bagi sang singa.

Kue Persembahan Bagi Leluhur Kue bulan adalah hidangan tradisional masyarakat Tionghoa pada perayaan musim gugur. Kue tersebut disajikan untuk penghormatan kepada leluhur dan dilakukan saat panen tiba. Perkembangan zaman menjadikan kue bulan berevolusi dari sesajian khusus pertengahan musim gugur menjadi penganan dan hadiah. Namun tetap terkait dengan perayaan festival musim gugur. INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

19


Dalam tradisi rakyat Tionghoa, seluruh keluarga besar akan berkumpul untuk menyantap kue bulan setiap bulan penuh atau bulan purnama. Biasanya anggota keluarga yang terpisah jauh dengan keluarga, akan kembali berkumpul dengan keluarga besarnya. Oleh karena itu, perayaan kue bulan menjadi hari raya masyarakat Tionghoa kedua terbesar selain hari raya Imlek.

Tempat Mengasah Iman

Beberapa legenda menyebutkan bahwa kue bulan berasal dari Dinasti Ming, yang dikaitkan dengan pemberontakan heroik Zhu Yuanzhang yang memimpin para petani Han melawan pemerintah Mongol. Kue bulan tradisional pada dasarnya berbentuk bulat, melambangkan kebulatan dan keutuhan. Seiring dengan perkembangan zaman, bentuk-bentuk

20

LIONMAG FEBRUARI 2019

lainnya muncul menambah variasi dalam komersialisasi kue bulan. Pembuatan kue bulan di Indonesia pada dasarnya berasal dari gaya pembuatan Guangdong dan Chaozhou. Kue bulan juga tidak luput dari pengaruh lokal melalui penggunaan bahan-bahan yang mudah didapatkan di Indonesia seperti daun pandan, kacang kenari dan durian, sehingga muncul varian rasa baru.

Klenteng adalah sebutan tempat ibadah penganut kepercayaan tradisional Tionghoa di Indonesia. Tidak ada catatan resmi bagaimana istilah klenteng muncul, tetapi yang pasti istilah ini hanya terdapat di Indonesia. Asal mula kata klenteng berasal dari bunyi “teng-teng-teng” dari lonceng dari dalam klenteng sebagai bagian ritual ibadah, sehingga masyarakat menyebut klenteng. Klenteng juga disebut sebagai “bio” yang merupakan dialek Hokkian dari karakter (miao). Ini adalah sebutan umum bagi klenteng di China. Pada mulanya “Miao” adalah tempat penghormatan pada leluhur “Ci” (rumah abu). Masing-masing marga membuat “Ci” untuk menghormati para leluhur mereka sebagai rumah abu. Klenteng selain sebagai tempat penghormatan para leluhur, para dewa-dewi, pun berfungsi sebagai tempat mempelajari agama, juga digunakan sebagai tempat yang damai untuk semua golongan.


INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

21


Travel Sketch Tanimbar

Tebar Harta Tanimbar Bandar Udara Mathilda Batlayeri, di Saumlaki memberi impresi perdana tentang Pulau Yamdena, pulau terbesar di Kepulauan Tanimbar, Maluku Tenggara Barat. Langit biru cerah dengan awan putih yang berarak perlahan. Inilah wilayah Indonesia yang tidak ada bosannya untuk dijelajahi. Tiap pulau di Indonesia timur selalu punya cerita, termasuk di Saumlaki. Teks Dody Wiraseto ILUSTRASI Archie Mandagie

22

LIONMAG FEBRUARI 2019


dan kuat oleh kondisi cuaca apapun. Perahu batu ini dibuat kurang lebih pada abad 16 Masehi dan memiliki ukuran lebar lambung 9,8 meter dan panjang 18 meter menghadap ke arah timur. Di depannya terdapat pamaru dan bagian belakang terdapat meja batu yang berfungsi sebagai tempat sesajian dan meja persembahan ketika dilaksanakan ritual adat pada sidang adat, rapat desa maupun saat menerima tamu.

Tenun Ikat Tanimbar

Selain bentang alam memesona, di pulau ini juga terkenal sebagai penghasil kain tenun ikat Tanimbar yang khas. Tenun ikat Tanimbar dikenal dengan nama “Tais Pet� dengan warna khas coklat dan hitam, di mana para penenunnya merupakan perempuan asli

Tanimbar yang menguasai filosofi motifmotif Tanimbar. Tenun ikat Tanimbar biasanya dipakai oleh kaum bangsawan Tanimbar untuk menghadiri beberapa acara adat. Memang motifnya sangat beragam, yang mengandung nilai luhur sebagai jati diri masyarakat. Motifnya antara lain, sair (bendera), tunis (anak panah), eman matan (mata cawat), luhun walun (wajah lesung) dan katkatan walun (wajah penjepit). Selain itu ada motif yang menggambarkan flora dan fauna, seperti lelemuku (bunga anggrek), ulerati (ulat kecil), wulan lihir (bulan sabit), lakbuka (cicak/kadal hutan), kilunka isa (daratan menjorok keluar), inelak (laut dangkal), lau nifan (gigi kuda laut) dan lak matan (mata musang).

Tenun ikat Tanimbar dikenal dengan nama “Tais Pet� dengan warna khas cokelat dan hitam, dimana para penenunnya merupakan perempuan asli Tanimbar yang menguasai filosofi motif-motif Tanimbar.

Natar Sori.

Natar Sori Fampompar

Natar Sori Fampompar merupakan peninggalan yang menjadi warisan leluhur masyarakat Tanimbar berupa perahu batu dan tangga batu yang terletak di Desa Sangliat Dol, Kecamatan Wertamrian, Kabupaten Maluku Tenggara Barat. Situs sejarah dan budaya ini selalu mengandung nilai holistik, sakral, dan historis. Bergaya zaman megalitikum, penyusunan batu ini terlihat kokoh

Tenun Ikat Tanimbar. INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

23


Saat diresmikan pada 2004, monumen ini diberkati oleh Duta Vatikan untuk Indonesia Mgr. Ranjit Patabendigde. Ada 3 tema patung di sini, Yesus Kristus yang tengah memberkati, penyaliban, dan Bunda Maria. Saat diresmikan pada 2004, monumen ini diberkati oleh Duta Vatikan untuk Indonesia Mgr. Ranjit Patabendigde. Ada tiga tema patung di sini, Yesus Kristus yang tengah memberkati, penyaliban, dan Bunda Maria. Jarak ketiga patung tersebut pun berdekatan, sehingga saya bisa melihat keindahan laut Aru dan monumen ini secara keseluruhan.

Kerajinan Patung Tumbur

Monumen Pembaptisan Pertama.

Monumen Pembaptisan Pertama

Jejak penyebaran agama Katolik di Maluku Tenggara Barat dimulai di Desa Olilit. Dibalut dengan keindahan alamnya, menjadi kombinasi wisata sempurna untuk desa Katolik tertua di Maluku Tenggara Barat ini. Tujuan pertama di desa ini adalah Monumen Pembaptisan Pertama. Monumen ini berada di Olilit Timur dengan pemandangan langsung ke Laut Arafura. Monumen Pembaptisan Pertama ini yang dijadikan sebagai monumen peringatannya orang-orang Olilit saat pertama kali dibaptis. 14 Agustus 1913, Pastor Mathias Nieuwenhuis menyampaikan berita

24

gembira ke Belanda bahwa pada tahun itu telah dibaptis orang-orang Olilit yang saat itu menjadi stasi induk. Lebih lanjut dijelaskan, momen itu jadi kabar gembira para misionaris, karena setelah mereka menetap di Desa Olilit sejak 1911, barulah pada 1913 dilaksanakan pembaptisan pertama orang-orang Olilit. Hal ini merupakan awal perkembangan pewartaan misi gereja di Tanimbar, dari sinilah gereja mulai meneruskan karyanya ke desa-desa lain sampai ke Tanimbar Utara dan Fordata. Tidak jauh dari Monumen Pembaptisan Pertama inilah, berdiri tegak Monumen Kristus Raja yang menjadi ikon Tanimbar.

Setelah sekitar 30 menit perjalanan dari situs perahu batu, saya tiba di Desa Tumbur, Kecamatan Wertamrian, Maluku Tenggara Barat. Tempat ini memang terkenal akan patungnya yang bertemakan era kehidupan nenek moyang suku Tanimbar. Patung yang dipahat berbahan dasar kayu

Kerajinan Patung Tumbur. LIONMAG FEBRUARI 2019


Pulau Matakus.

eboni atau lebih dikenal dengan kayu hitam. Oleh masyarakat di desa ini kayu tersebut dipahat dengan detail luar biasa. Selain patung, di sini juga terdapat karya lainnya berupa aksesoris suku Tanimbar. Yang paling khas adalah belusu atau akrab disebut sebagai mas kawin. Aksesori-aksesori ini berupa gelang, kalung, anting dan aksesoris lainnya yang digunakan sebagai tanda seserahan oleh seorang pria untuk melamar wanita suku Tanimbar. Semakin banyak bulatan gelang yang dipakai, semakin tinggi pula tingkat strata perempuan tersebut. Kepulauan Tanimbar sudah langsung perlihatkan kekayaan seni dan budayanya. Indonesia Timur memang selalu punya seribu satu pesona yang memikat untuk ditelusuri. Tanimbar adalah salah satu harta dari timur yang harus dikunjungi lagi dan lagi.

Pulau Matakus

Pulau Matakus adalah salah satu pulau favorit turis saat menyambangi Kepulauan Tanimbar, Kabupaten Maluku Tenggara Barat. Pulau yang masih kuat dari sisi budaya dan tradisional. Budaya khas timur yang selalu menjadi daya tarik tersendiri bagi saya. Di sebuah dermaga sederhana, akhirnya Perahu Johnson saya berlabuh di Pulau Matakus. Sepanjang mata memandang, pantai yang jernih berpadu dengan aktivitas nelayan tradisional di tepiannya, membuat perjalanan selama 1 jam menyeberangi Laut Arafura terbayar sepadan. Pulau ini terdiri atas hanya 102 kepala keluarga ini. Selain tradisi memasak, pulau ini juga terkenal sebagai penghasil kain tenun ikat khas Tanimbar. Dermaga dari kayu berwarna abuabu tampak masih kokoh. Atasnya dijadikan tempat anak-anak dan remaja

Pulau ini terdiri atas hanya 102 kepala keluarga ini. Selain tradisi memasak, pulau ini juga terkenal sebagai penghasil kain tenun ikat khas Tanimbar. warga Pulau Matakus memancing ikan. Alat-alat mereka pun hanya seutas tali dengan umpan udang. Pulau Matakus juga memiliki pesona pantai dengan keindahan pasir putih halus dengan air jernih dibarengi terumbu karang yang masih terjaga kelestariannya. Bahkan terumbu karang bisa ditemui tidak jauh dari tepi pantai. Kearifan lokal dan keindahan lanskap alam Pulau Matakus merupakan pertanda Indonesia Timur memang selalu didamba. Untuk para pecinta alam bawah laut dan pantai berpasir putih halus, Pulau Matakus merupakan salah satu destinasi tepat. INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

25


Traveling Sumba Barat Daya

28

LIONMAG FEBRUARI 2019


Jelajah Pesona Sumba Barat Daya Banyak yang menarik untuk dijelajahi di Sumba Barat Daya. Mulai dari ragam keindahan pantainya yang cocok untuk berenang maupun surfing hingga matahari terbenam. Teks & FOTO Mahendra Moonstar Simanjuntak

Mandi di Danau Weekuri yang berbatasan dengan lautan. INFLIGHT langsung MAGAZINE OF LION AIR

29


Pesona terasering Bukit Panyaweuyan yang memiliki tekstur cantik.-Foto: Dody Wiraseto.

K

abupaten Sumba Barat Daya terbentuk atas pemekaran Kabupaten Sumba Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur, berdasarkan UU No. 16 tahun 2007. Peresmiannya dilakukan oleh penjabat Mendagri waktu itu, Widodo A.S. pada 22 Mei 2007. Banyak yang menarik untuk di jelajahi di Sumba Barat Daya ini. Mulai dari ragam keindahan pantainya yang cocok untuk berenang maupun surfing hingga matahari terbenam. Di samping itu, kita juga bisa menikmati ragam budaya Sumba Barat Daya, salah satunya adalah kebiasaan makan sirih dan pinang saat bertemu orang baru. Untuk menuju kabupaten yang berada di Pulau Sumba ini cukup

30

LIONMAG FEBRUARI 2019

mudah. Bandara Tambolaka yang berada di Kabupaten Sumba Barat Daya menjadi gerbang utama setiap wisatawan yang ingin mengeksplorasi keindahan alam dan budayanya. Wings Air, salah satu maskapai naungan Lion Air Group melayani rute ke Bandara Tambolaka. Tentu ini akan lebih memudahkan wisatawan yang ingin berkunjung ke Tambolaka. Tambolaka sendiri merupakan ibu kota Kabupaten Sumba Barat Daya. Kita dapat mencari penginapan di kota ini sebelum menjelajahi keindahan pantai, adat dan budaya, serta keramahan masyarakatnya. Untuk menjelajah wilayah ini, ada baiknya mencari pemandu wisata lokal dikarenakan masih minimnya penanda arah menuju beberapa destinasi wisatanya.

Berikut ini beberapa tempat yang layak dijelajahi dan menjadi tujuan favorit kala kita berkunjung ke Sumba Barat Daya.

Danau Weekuri Danau Weekuri menjadi salah satu tempat wisata yang paling diunggulkan di Sumba Barat Daya. Bisa jadi danau ini merupakan danau air asin satu-satunya di Indonesia. Beningnya air danau yang berwarna kehijauan ini menjadi daya pikat bagi para wisatawan yang mengunjunginya. Danau ini berada di wilayah Kodi Utara. Keindahan danau ini seakan tak terbantahkan. Dikelilingi batu karang turut menguatkan karakternya sebagai danau yang berbatasan langsung dengan lautan lepas. Inilah mengapa air Danau Weekuri berasa asin, karena


(kiri) Keindahan Pantai Mandorak dilihat dari atas (kanan) Pantai Bwanna dengan pesona karang bolongnya.

dipercaya airnya keluar dari sela-sela batu karang yang berbatasan langsung dengan laut lepas. Di danau ini kita dapat berenang tanpa ada ombak yang mengganggu. Karena airnya berasal dari laut, maka volume air danau sangat tergantung pada pasang surut air laut. Jadi, jangan kaget bila kadang kita dapati air danau surut. Surutnya air tidaklah mengubah pesona danau ini, malah kita bisa bermain di pinggiran danaunya.

Pantai Mandorak Pantai Mandorak menduduki posisi kedua setelah Danau Weekuri sebagai objek wisata favorit di Sumba Barat Daya. Lokasi pantai ini tidak jauh dari Danau Weekuri, sehingga bisa dijadikan satu paket perjalanan. Pemandangan Pantai Mandorak sangatlah eksotis,

karena pantai ini berada di balik tebing curam dan bisa melihat lautan lepas. Deburan ombak silih berganti menghantam batu karang, menciptakan suara nan menggetarkan. Karena kondisi pantainya yang berbatu karang dan ombaknya yang besar, maka pantai ini sangat berbahaya untuk direnangi. Kita bisa menikmati deburan ombak dan jernihnya air laut dengan jalan di atas batu karang. Ada baiknya kita memakai alas kaki yang tepat saat berjalan di atas batu karang ini sambil menikmati indahnya pemandangan lautan lepas.

Pantai Bwanna Kabupaten Sumba Barat Daya terkenal dengan keindahan pantaipantainya. Selain Pantai Mandorak,

masih ada lagi beberapa pantai lainnya. Pantai Bwanna, salah satunya. Pantai ini berada di Desa Kahale, Kecamatan Kodi Balaghar. Kita dapat mengendarai motor atau mobil untuk menuju pantai ini. Kondisi jalanan aspal yang mulus serta kiri kanan jalan terdapat pepohonan dan beberapa rumah tradisional Sumba menjadikan perjalanan menuju Pantai Bwanna begitu mengesankan. Pantai Bwanna sering disebut juga karang bolong atau pantai bercincin karena terdapat karang besar setinggi kurang lebih 5 meter yang berlubang di bagian tengahnya. Saat air laut surut, kita bisa turun dan berjalanjalan melewati karang yang bolong ini. Namun, saat air laut pasang jangan kuatir, kita masih bisa menikmati keindahan pantai ini dari atas tebing. INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

31


(kiri) Kerbau yang dilepas liar di Bukit Lendongara. (bawah) Aktivitas menenun yang dilakoni para ibu atau wanita di Sumba Barat Daya. (kanan) Bentuk rumah adat Sumba.

Pantai Pero Pantai Pero menjadi destinasi berikutnya untuk dijelajahi. Pantai ini berada di Desa Pero Konda, Kecamatan Kodi. Menuju pantai ini dapat ditempuh dengan kendaraan bermotor sekitar 50 menit dari Kota Tambolaka. Keunikan pantai ini adalah pada gulungan ombaknya yang besar dan karang-karang yang tersebar di antara pasir putihnya. Karena ombak dan karangnya ini, maka dipantai ini ada larangan berenang. Namun demikian, pesona ombak pantai ini nyatanya sangat menarik bagi para peselancar. Jadi, terkadang kita bisa menjumpai para peselancar menari-nari di atas gulungan ombak dengan papan selancarnya. Selain itu, Pantai Pero juga terkenal akan pesona matahari terbenam yang begitu memikat. Nah, di pantai ini juga kita dapat menikmati ikan segar yang dapat kita beli dari nelayan yang berada di sekitar Pantai Pero.

32

LIONMAG FEBRUARI 2019

Pantai Mananga Aba Pantai Mananga Aba merupakan salah satu pantai yang berada tidak terlalu jauh dari bandara atau dari Kota Tambolaka. Tepatnya berada di Desa Rama, Kecamatan Loura. Pasir putih nan lembut begitu menyatu indah dengan air lautnya yang berwarna hijau tosca. Pantai yang landai ini menjadi tempat yang tepat untuk berenang dan bersantai

menikmati angin dan deburan ombak. Apalagi di Pantai Mananga Aba ini terdapat beberapa lopo, yaitu tempat berteduh dari teriknya matahari yang akan membuat para wisatawan betah berlama-lama di pantai ini. Jika ingin tinggal beberapa hari sambil menikmati pesona pantai ini, jangan kuatir karena di daerah ini terdapat penginapan yang siap menerima kunjungan wisatawan.


Bukit Panyaweuyan saat ini memang menjadi primadonanya Majalengka. Hijaunya bentang alam perbukitan dengan teraseringnya benarbenar bisa memberikan kesegaran tersendiri di tengah kepenatan kehidupan ibu kota.

Bukit Lendongara Puas menjelajahi pantaipantainya, tidak ada salahnya kita juga menjelajahi pesona alam lainnya di Sumba Barat Daya ini, salah satunya adalah Bukit Lendongara. Bukit ini terletak tidak jauh dari Kota Tambolaka, tepatnya di Kecamatan Loura. Lokasi bukit ini tidak jauh dari Pantai Mananga Aba. Jadi, pagi hingga siang kita bisa bermain di pantai dan sorenya menikmati keindahan alam Bukit Landongara. Menariknya lagi, di bukit ini jika beruntung kita bisa melihat kawanan kuda dan kerbau yang bebas berkeliaran. Kuda dan kerbau

ini bukan berarti tak ada pemiliknya. Binatang ini milik warga yang dilepas liar di area bukit dan pada masing-masing binatang diberi tanda. Pemiliknya kadang seminggu atau satu bulan sekali mengecek kondisi binatang peliharaanya.

Tenun Sumba Selain keindahan alamnya, Sumba Barat Daya juga terkenal akan seni budayanya. Salah satunya adalah kerajinan kain tenun. Berada di tengah-tengah keseharian masyarakat lokal tentu akan menjadi pengalaman menarik dan mengesankan. Apalagi mereka memiliki budaya yang berbeda.

Di Desa Kodi, kita bisa melihat aktivitas para ibu menenun. Pekerjaan ini kebanyakan masih dilakoni oleh para ibu atau wanita yang ada di Sumba Barat Daya. Untuk menelusuri proses pembuatan kain tenun ini, ada baiknya kita memakai jasa pemandu lokal. Selain kita menjadi lebih terarah juga untuk memudahkan akses dalam mengabadikan aktivitas para penenun tradisional ini dalam menghasilkan selembar kain tenun khas Sumba. Oleh masyarakat setempat, kain tenun ini dipakai sebagai ikat kepala, ikat pinggang, serta dipakai saat ritual adat masyarakat Sumba Barat Daya. INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

33


Culinary Sushi

Harmoni Sushi & Sashimi Teks Dody Wiraseto FOTO Dok.Lionmag

34

LIONMAG FEBRUARI 2019


Lewat sentuhan kuliner dari sushi dan sashimi, keunikan kuliner Jepang ini kian mendunia. Mulai dari varian yang lebih beragam hingga ke cara menikmatinya yang terus berkembang.

INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

35


J

epang tidak hanya mampu menyebarkan pengaruhnya di bidang automotif ke seluruh dunia. Negara berjuluk “Negeri Matahari Terbit” ini juga mampu menyebarkan budayanya ke masyarakat lebih luas. Salah satunya lewat sentuhan kuliner. Dari sushi dan sashimi, keunikan kuliner Jepang ini kian mendunia. Mulai dari varian yang lebih beragam hingga ke cara menikmatinya yang terus berkembang. “Budaya orang Jepang, kalau ingin menikmati tuna atau salmon memang

36

LIONMAG FEBRUARI 2019

tidak ingin dibuat yang macammacam dan cenderung ingin cita rasa asli tuna atau salmon tersebut,” ungkap Andri Dionysius, Corporate Chef Akira Back Restaurant. Itulah yang mendasari munculnya sashimi yang hanya dinikmati dengan soyu dan wasabi. Sashimi sendiri memiliki arti makanan berbentuk irisan. Selain tuna dan salmon biasanya dalam satu paket sashimi juga terdapat udang, makarel dan scallop. Rasa hidangan ini kuncinya terletak pada kesegaran ikan yang digunakan. Untuk menjaga

kesegarannya pun tidak ada cara lain selain mengatur jadwal pengiriman ikan salmon yang akan disajikan. “Biasanya, pengiriman ikan segar salmon dan tuna untuk sashimi itu pada Selasa dan Jumat. Jadi bila tuna dan salmon yang masuk hari Selasa, harus digunakan sebelum pengiriman ikan pada hari Jumat datang. Bila lebih dari itu, kami tidak menggunakannya untuk sashimi. Kami menyadari tingkat kesegaran ikan yang digunakan adalah kunci utama, sehingga menjaga kualitas adalah hal mutlak. Terutama beberapa tamu kami memang dari kalangan orang Jepang,” ungkap Ignatius Suyanto, Manager Aoki Japanese Cuisine. Berbeda dengan sashimi, sushi tidak hanya mengandalkan ikan mentah, tetapi juga dipadukan dengan nasi. Untuk sushi tradisional, selain isiannya yang sederhana, cara memakannya pun hanya dengan


INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

37


tambahan soyu dan wasabi. Dari keduanya ini yang menambah rasa pada sushi. “Kami menyediakan beberapa macam sushi tradisional, seperti Kappamaki, yakni sushi berisi timun, Tekkamaki yaitu sushi dengan tuna di tengahnya. Adalagi Sushi Handroll dan Nigiri Sushi dengan topping-nya ikan mentah,” ungkap Yanto. Yanto menambahkan, walau tampilannya sederhana, bagi orang Jepang, memakan sushi adalah sama halnya seperti ritual. Mereka tidak menambahkan aneka rasa di dalam sushi. “Cara makan sushi pun hanya menyentuhkan sisi ikan ke soyu bukan mencelupkan semua bagian sushi ke dalam wadah,” jelas pria yang sudah bekerja di Aoki Japanese Cuisine sejak pertama kali dibuka pada 1998 ini.

Sushi dan Sashimi Kian Familiar Seiring berkembangnya restoran Jepang di kota-kota besar di Indonesia, menu sushi dan sashimi pun semakin mudah ditemui. Apalagi semenjak restoran-restoran Jepang semakin banyak di pusat-pusat perbelanjaan,

38

LIONMAG FEBRUARI 2019

maka permintaan sushi pun semakin meningkat. Saat permintaan semakin tinggi, maka kreativitas pun ikut terangkat demi memenuhi keinginan masyarakat Indonesia. Fenomena ini yang memunculkan sushi fusion ke permukaan. “Sejak 10 tahun belakangan ini seiring makin banyak restoran di mal, makin banyak pula muncul varian sushi fusion, tidak hanya sebatas yang tradisional. Yang mereka cari dari sushi fusion yang terus dikembangkan ini adalah rasa,” ujar Yanto. Sushi mulai dikembangkan dalam

beragam bentuk dan rasa. Cita rasa tradisionalnya mulai luntur seiring kombinasi bahan baku dan karakter masakan dari negara lain seperti Amerika. Cita rasa masyarakat Indonesia memang tidak bisa disamakan dengan Jepang. Jadi butuh kreasi demi tercipta rasa yang sesuai lidah masyarakat Indonesia. Namun, satu hal yang menjadi catatan Chef Andri, bahwa ikan salmon cukup favorit bagi masyarakat Indonesia. Hal ini pula yang membuat salmon menjadi bahan baku yang


kerap di kembangkan. “Ikan ini memang enak untuk dijadikan bahan sushi-sushi fusion mulai dari ditambah mayo hingga topping-nya yang dibakar,” ungkap Chef Andri. Apalagi semakin banyak pula bahan yang ditambahkan sehingga makin kaya rasa. “Semakin berkembangnya sushi fusion otomatis penggunaan soyu dan wasabi tidak lagi memegang peranan penting. Kalau di Akira Back malah kami tidak terlalu menyarankan tamu menggunakan soyu, karena sushi kami sudah kaya rasa. Ada yang pedas dan creamy, jadi kalau ditambah dengan soyu, rasanya malah semakin aneh,” ujar Chef Andri. Sejalan dengan sushi, sashimi pun juga bisa dikembangkan. Hal ini mengingat banyak orang Indonesia yang masih ragu untuk makan makanan mentah. Oleh karena itu menurut Chef Andri, sashimi

bisa dikembangkan dengan menggunakan aneka saus seperti saus jalapeno untuk menambah rasa. “Untuk sashimi-nya di potong tipis kemudian disiram sedikit dengan sesame oil panas, jadi membuat sashimi matang di permukaan tapi di dalamnya masih mentah ini cocok untuk orang yang sama sekali belum pernah makan sashimi,” beber Chef Andri.

Rekomendasi Menikmati Sushi dan Sashimi di Jakarta Dari sekian banyak restoran Jepang yang ada di Jakarta, ada dua restoran yang patut untuk dikunjungi. Aoki Japanese Cuisine yang terletak di Gran Mahakam Hotel di kawasan Mahakam, Jakarta Selatan dan Akira Back di MD Place Penthouse Level 12, Jalan Setiabudi Selatan. Mengingat lokasi dan

keberadaannya yang sudah hampir 20 tahun, Aoki Japanese Cuisine bisa menjadi rekomendasi untuk menikmati sushi dan sashimi mulai dari yang tradisional hingga fusion. Sedangkan untuk menikmati ragam sushi dan sashimi modern, Akira Back memiliki beberapa menu khas. Seperti pada menu sashimi, pilihannya adalah Akira’s Chirashi dan Sashimi Platter yang terdiri dari 6 Nigiri dan Rainbow Roll pilihan. Tidak hanya itu, pilihan menu sushi yakni Krakatoa, “Half Baked”, dan Brother from Another Mother adalah rekomendasi yang wajib dicoba. Sushi dan sashimi kini bukan lagi sekadar menikmati kekayaan budaya kuliner Jepang, perlahan menumenu ini semakin melebur dalam keseharian masyarakat dunia. Yang bisa dinikmati kapan saja dan oleh siapa saja dengan cara apa saja. INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

39


Automotive

McLaren P1â„¢ GTR by McLaren Special Operations

Tribut bagi Ayrton Senna

40

LIONMAG FEBRUARI 2019


MSO melengkapi bespoke unik McLaren P1™ GTR dalam perayaan ulang tahun ke-30 Ayrton Senna mengamankan kemenangan pertamanya di Formula 1 World Championship. Sasisnya diselesaikan dalam grafis khusus yang merupakan penghormatan kepada McLaren MP4/4 dan pembalap Brasil-nya. Teks Riman Saputra N Foto Dok. McLaren

INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

41


M

cLaren Automotive dikenal sebagai salah satu kreator sportcar dan supercar mewah dengan performa tinggi. Setiap kendaraannya dirakit di McLaren Production Centre (MPC) di Woking, Surrey, Inggris.Kini, McLaren Special Operations (MSO) telah menyelesaikan proyek bespoke (dipesan lebih dahulu) McLaren P1™ GTR yang unik untuk menandai ulang tahun ke 30 Ayrton

42

LIONMAG FEBRUARI 2019

Senna yang pertama menjuarai Formula 1 World Championship. McLaren P1™ GTR yang mencolok dibuat dalam warna-warna ikonik dari sponsornya, yaitu Marlboro - identik dengan McLaren selama lebih dari 20 tahun - saat mereka tampil pada MP4/4 yang mendorong Ayrton Senna untuk mencapai yang pertama dari tiga gelar F1. Pembuatan mobil tersebut ditugaskan oleh seorang kolektor McLaren yang terinspirasi oleh Ayrton

Senna sejak usia muda dan ingin membuat tribut yang menggemakan perfeksionisme trademark Brasil. Bekerja dalam kolaborasi erat dengan tim MSO selama tiga tahun terakhir, pemilik turut mengawasi setiap detail dari proyek tersebut, menghasilkan mobil yang layak untuk Senna sendiri. Warna inti yang digunakan pada McLaren P1™ GTR ini adalah McLaren Rocket Red dan Anniversary White yang terkenal. Paduan kedua warna itu menggaungkan brand Marlboro. Detail


yang terdapat pada mobil ini termasuk Senna Brand Trademark pada splitter depan serta di depan intake udara dan di setiap pintu, dengan skrip ‘Senna’ dan slogan ‘Driven to Perfection’ di pintu dan intake. Pintu-pintu McLaren P1™ GTR ini juga memperlihatkan bendera Brasil dan kode batang yang digunakan sebagai pengganti skrip Marlboro ketika diminta oleh pembatasan iklan. Dalam pembuatannya, lebih dari 800 jam dihabiskan untuk melukis

dan poin eksternal lainnya termasuk nomor balap ‘12’ milik Senna pada 1988 di bagian hidung mobil. Bespoke 30th anniversary kemenangan di balik jendela samping dan branding tersembunyi menyatakan berbagai mitra teknis McLaren dulu dan sekarang. Diberi nama ‘Beco’ oleh pemiliknya - dengan restu penuh dari keluarga Senna, untuk menghormati nama panggilan yang diberikan kepada Ayrton oleh orang tuanya - mobil yang sangat istimewa ini memiliki

spesifikasi mesin unik yang dilengkapi dengan kaca depan emas 24 karat, penutup belakang Lexan, dan modifikasi selubung mesin bay. Bekerja dalam kombinasi dengan motor elektrik pada powertrain hybrid McLaren P1™ GTR, hasilnya adalah - menurut pemiliknya ‘suitably pleasing (kesesuaian yang menyenangkan)’ dalam hal peningkatan daya. ‘Beco’ juga telah mengalami beberapa modifikasi eksternal INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

43


untuk memanfaatkan peningkatan performa mesin pembakaran internal. Membutuhkan program aerodinamis penuh, fitur aero baru meningkatkan downforce ke tingkat yang luar biasa, di sekitaran 800kg. Penambahan ini mencakup dive plane (moncong depan mobil yang menyerupai bentuk moncong depan kapal selam) depan baru, splitter depan yang lebih lebar, dan di bagian belakang terdapat penutup Gurney dan papan tongkang baru yang mengalirkan aliran udara lebih baik di sepanjang sisi mobil. Sayap belakang juga memiliki fitur endplate yang jauh lebih

44

LIONMAG FEBRUARI 2019

besar daripada yang ada di sayap McLaren P1™ GTR standar - yang menggemakan tampilan sayap MP4/4. Sementara downforce tambahan dihasilkan oleh elemen sayap sekunder inboard. MP4/4 sendiri adalah mobil Grand Prix paling sukses dalam sejarah Formula 1 McLaren yang terkenal dan kehadirannya yang kompetitif bertepatan dengan kedatangan Gordon Murray, yang kemudian akan menciptakan roadcar McLaren F1. Berkompetisi di tahun terakhir dalam formula turbo 1,5 liter, duo pembalap bintang Ayrton Senna dan Alain Prost

sepenuhnya mengeksploitasi mesin Honda MP4/4 dan sasis lowline untuk mengklaim 15 dari 16 balapan dalam satu musim - tingkat dominasi yang belum pernah ada dan diulang. Senna menang delapan kali, mengklaim gelar juaranya di babak kedua terakhir di Suzuka, Jepang. McLaren memenangkan gelar konstruktor dengan tiga kali poin dari saingan terdekatnya. Pemilik ‘Beco’ tidak akan ragu bahwa mereka duduk dalam sesuatu yang benar-benar unik. Setelah masuk, reproduksi tanda tangan Senna dapat dilihat pada sasis serat karbon yang menyertai salah satu quote-nya, yang


pasti akan membuat pengemudi antusias dalam suasana hati yang sesuai. Roda kemudi multi-fungsi McLaren P1™ GTR telah dipangkas dalam Alcantara dengan jahitan yang warnanya disesuaikan dengan roda MP4/4. Selain itu, Alcantara juga digunakan untuk penutup panel facia. Branding Senna terdapat pada roda kemudi dan panel dasbor penumpang disertai dengan garis merah tipis yang membentang di sepanjang panel pintu dan dasbor. Pengemudi maupun penumpang sama-sama duduk di Super Lightweight Racing Seats (kursi balap super ringan) yang

dikembangkan untuk McLaren Senna. Penggunaan kursi tersebut memberikan kontribusi pada rezim pengurangan berat. MSO juga telah menciptakan helm kecelakaan bespoke untuk komisi pelanggan, guna melengkapi corak warna mobil. Ansar Ali, Managing Director McLaren Special Operations mengungkapkan, “Dengan penambahan tambahan bespoke yang nyaris tanpa batas yang tersedia dari McLaren Special Operations, klien kami hanya dibatasi oleh imajinasi mereka dan kami tentu saja dapat membantu

dengan mewujudkan imajinasi tersebut.Kami juga merasa luar biasa dengan memiliki kesempatan untuk turut memberikan tribut kepada sejarah indah brand kami, terutama tahun ini yang menandai peringatan 30 tahun gelar Formula 1 World Championship pertama Ayrton Senna bersama McLaren. Proyek ini telah menjadi pekerjaan cinta untuk MSO; dengan mesin yang luas dan peningkatan aerodinamis, di samping perawatan kosmetik khas yang telah diterima mobil ini, ini tentu saja merupakan pencapaian yang sangat penting.� INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

45


46

LIONMAG FEBRUARI 2019


INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

47


Destination Tangerang

Kampung Tematik

Warna Baru Kota Tangerang

Pemandangan Kampung Bekelir dilihat dari atas - foto: Makhfud Sappe.

48

LIONMAG FEBRUARI 2019


Munculnya beberapa kampung tematik di Kota Tangerang tak hanya mengubah wajah wilayah tersebut, budaya masyarakat pun turut semakin baik. Kampung Bekelir, Kampung Batik Kembang Mayang, dan Kampung Markisa merupakan kampung tematik yang telah menjadi destinasi baru yang “instagrammable” di Kota Tangerang. Teks Riman Saputra N FOTO Dok.Lionmag

K

ampung tematik yang telah terbentuk di sejumlah wilayah merupakan bagian dari program “Tangerang Berbenah” untuk menjadi kota layak huni, layak investasi, layak dikunjungi, dan Kota Pintar. Pembentukan kampung tematik tak hanya mengubah wajah wilayah tersebut tetapi juga budaya dan pola hidup masyarakatnya. Kampung tematik dapat mengubah lokasi kumuh menjadi tidak kumuh, bahkan menjadi sebuah destinasi wisata baru. Masyarakat pun secara aktif berpartisipasi dalam pembentukan serta perawatan kampung tersebut.

Kampung Bekelir Kampung Bekelir merupakan kampung tematik yang berwarnawarni di Jalan Perintis Kemerdekaan, RW 01 Kelurahan Babakan, Kota Tangerang. Kampung Bekelir lokasinya berhadapan dengan Sungai Cisadane. Jika dilihat dari atas, atapatap rumahnya berwarna-warni, menciptakan suasana unik yang menyolok di lingkungannya. Kampung tematik yang diresmikan pada 19 November 2017 ini kini banyak dikunjungi wisatawan, terutama mereka penyuka swafoto. Tak hanya warna-warni, di Kampung Bekelir terdapat ratusan mural yang menghiasi dinding. Hal tersebut tentunya menciptakan spot instagrammable yang sangat memanjakan para penyuka swafoto. INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

49


Ada empat gapura untuk masuk dan blusukan di Kampung Bekelir. Di salah satu gapura - bagi saya adalah yang paling menarik – terdapat payung berwarna-warni yang menggantung, ditambah kiri kanan jalannya dihiasi perkebunan hidroponik dan tentu saja mural yang menarik. Pemandangan rumah yang dicat dengan beragam warna langsung tersaji kala memasuki areal kampung. Mural berukuran besar menghiasi dinding rumah warga. Di jalan paving pun dihiasi motif berwarna-warni. Dikatakan Ahmad Rasidi, Ketua RT 03 RW 01 Kelurahan Babakan, bahwa di Kampung Bekelir yang memiliki luas 4 hektare ini terdapat 1.220 mural. Mural yang dibuat oleh para seniman Indonesia dari berbagai daerah ini mengangkat kearifan lokal, menggambarkan bahwa kampung ini multikultur. Di bagian luar pekampungan di sepanjang bantaran Cisadane dibuat menjadi taman cantik berhiaskan caping dan lampu ondel-ondel. Di malam hari, tempat ini menjadi pusat kuliner di mana yang berjualan adalah warga Kampung Bekelir. Mereka menyajikan beragam kuliner, seperti kue pancong, sate maranggi, nasi ulam, kue dongkal, ayam bakar, soto, hingga angkringan yang buka mulai jam lima sore. Perubahan kampung RW 01 menjadi Kampung Bekelir merupakan kesepakatan warga dan pengurus untuk menghilangkan predikat kampung kumuh. Dalam prosesnya menjadi kampung tematik tentu harus mendapatkan dukungan dari seluruh warga karena semua dibuat sesuai desain yang telah ditentukan. Hasilnya, kini Kampung Bekelir telah menjelma menjadi sebuah destinasi wisata baru di Kota Tangerang.

50

LIONMAG FEBRUARI 2019

Kampung Markisa Kampung tematik lainnya di Kota Tangerang ada Kampung Markisa. Sebutan markisa di sini bukanlah merujuk pada buah markisa, melainkan singkatan dari “Mari Kita Sadar”. Kampung tematik yang diresmikan pada 21 Juli 2018 oleh Walikota Tangerang, Arief R Wismansyah ini berlokasi di RW 02 Kelurahan Pasar Baru, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang. Kampung yang dulunya kumuh ini kini menjadi pemukiman kaya warna nan asri. Ketua RW 02, Muhammad Ali Nurdin mengatakan bahwa selama 35 tahun dari 1980, kampung ini dijadikan sebagai tempat untuk membuang sampah. Baru pada 2015 kampung ini mulai berbenah di mana setiap minggu warganya bekerja bakti membersihkan sampah. Warga kampung pun semakin giat dengan diadakannya lomba PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat), program dari Pemkot Tangerang yang bertujuan membentuk kemandirian masyarakat dan mewujudkan pemukiman warga yang bersih dan sehat Di Kampung Markisa, setiap rumah “dipaksa” untuk menanam, apa pun jenis tanamannya. Berbagai tanaman ditanam dari pot-pot yang memanfaatkan barang bekas, seperti botol air mineral hingga sepatu. Dengan terciptanya lingkungan yang bersih dan hijau tentunya dapat membuat pengunjung nyaman. Di Kampung Markisa terdapat ratusan mural bernuansa Asian Games dan perkebunan yang menghiasi tembok di sepanjang jalan dan menjadikan tempat ini spot berswafoto yang instagrammable. Pengunjung juga bisa melihat perkebunan markisa dan tanaman organik, di mana pengunjung bisa belajar menanam atau berkebun hingga mencicipi


(atas) Salah satu mural di Kampung Bekelir. • Tembok bertuliskan Kampung Bekelir yang ada di pinggir jalan, seberang Sungai Cisadane• Gapura masuk Kampung Bekelir yang dihiasi payung dan tanaman hidroponik. (bawah) Salah satu gang masuk Kampung Markisa yang berhiaskan mural bertema Asian Games• Perkebunan markisa dan tanaman organik di mana pengunjung bisa ikut belajar menanam.

INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

51


(searah jarum jam) Bekas botol air mineral yang dijadikan tempat menanam. • Suasana di dalam Kampung Markisa yang dihiasi beragam tanaman hijau yang menciptakan suasana adem. • Sepatu yang dijadikan pot tanaman • Tembok-tembok yang dicat motif batik di Kampung Batik Kembang Mayang. • Safira, cucu salah satu perajin batik, yang jari-jemarinya sudah terbiasa membatik.

52

LIONMAG FEBRUARI 2019


hasil perkebunan. Ada juga lokasi kuliner yang menyajikan makanan khas Tangerang, seperti laksa, dodol ataupun makanan kekinian es manohara dan miredagi (mie rebus dan ginseng).

Kampung Batik Kembang Mayang Kampung tematik lainnya ada Kampung Batik Kembang Mayang atau sering juga disebut Kampung Batik Larangan. Di kampung batik yang berada di Jalan Mayang RT 002 RW 011, Larangan Selatan, Kota Tangerang, pengunjung bisa berwisata sembari melestarikan budaya Indonesia, bahkan ikut belajar membatik. Di kampung batik ini yang dibuat adalah batik tulis dan cap. Kampung Batik Kembang Mayang yang diresmikan oleh walikota Tangerang, Arief R Wismansyah pada 15 September 2018 ini memiliki tembok-tembok rumah yang dicat dengan motif batik dari berbagai daerah di Indonesia, seperti Jawa Tengah, Bali, hingga Papua. Motif yang dituangkan dalam temboktembok rumah warga ini membuat suasana kampung batik ini semakin menarik. Hal itu tentunya menjadi buruan para penyuka selfie untuk berfoto dengan latar tembok yang instagenik. Sebelum diresmikan, Kampung Batik kembang Mayang telah melakukan soft launching pada 2 Oktober 2017 yang bertepatan dengan Hari Batik Nasional. Dilandasi semangat melestarikan batik sebagai warisan budaya tak benda yang diakui UNESCO, Farah beserta ibu-ibu di kawasan Larangan, mengenalkan batik khas Kota Tangerang lewat Kampung Batik Kembang Mayang. Farah, koordinator pembatik di Kampung Batik Kembang Mayang menjelaskan bahwa gagasan mendirikan kampung batik ini

berawal dari saran Ketua RT 002 RW 011, Budi Darmawan, yang juga penggagas Rumah Batik Palbatu yang sudah dimulai sejak 2011. Farah beserta kawan-kawannya pun belajar membatik di Rumah Batik Palbatu, mulai dari proses nyanting, nyolet, hingga ngelorod. Ilmu membatik yang diserap ibuibu yang mayortias bekerja sebagai ibu rumah tangga ini dibawa ke lingkungannya. Di Kampung Batik Kembang Mayang, kegiatan membatik dilakukan setiap Rabu dan Jumat mulai dari jam 10.00WIB di sanggar yang memanfaatkan bangunan Posyandu di Kelurahan Larangan Selatan. Motif yang dibuat pun mencerminkan kekhasan Kota Tangerang. Dari 10 motif batik yang ada, tiga diantaranya dibuat di sini. Ketiga motif tersebut adalah Tangerang Herang, Kembang Mayang, dan Nyimas Melati. Motif Kembang Mayang memiliki 11 tangkai bunga yang mewakili RW 11 Larangan Selatan, 5 bunga setiap tangkai mewakili 5 rukun Islam, dan 6 daun mewakili 6 rukun iman yang artinya “guyub”, warga sering berkumpul dan bergotong royong. Sementara motif Tangerang Herang terdiri dari gambaran pendopo, pintu air, perahu naga, dan melati, yang semuanya menceritakan Kota Tangerang. Selain itu, keberadaan kampung batik ini sekaligus menjadi wahana edukasi membatik untuk beragam usia. Safira, salah satu cucu dari perajin batik, jari-jemarinya tampak sudah terbiasa membatik. Proses men-canting dan mewarnai kain pun menjadi media mewarnai yang menyenangkan baginya. Kini, rombongan SD, SMP, SMA, dan mahasiswa pun banyak yang berkunjung, baik itu untuk belajar membatik maupun mengerjakan tugas perkuliahan. INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

53


Destination Taman Nasional Lore Lindu

Jelajah Taman Nasional Lore Lindu Teks & Foto Imran Rosadi

54

LIONMAG FEBRUARI 2019


M

endengar nama Taman Nasional Lore Lindu tidaklah setenar bila mendengar nama Taman Nasional Bromo Tengger Semeru di Jawa Timur atau Taman Nasional Komodo di Nusa Tenggara Timur. Terletak di Sulawesi Tengah, taman nasional yang masuk dalam kawasan Kabupaten Sigi dan Poso ini memiliki luas sekitar 2.180 km2 dan ditetapkan sebagai Cagar Biosfer oleh United Nations Educational Scientific and Cultural Organization (UNESCO) sejak 1977. Taman Nasional Lore Lindu selain mempunyai flora dan fauna endemik Sulawesi, taman nasional ini juga memiliki panorama alam yang sangat menawan. Mulai dari pesona sunrise di Danau Lindu, dinginnya Danau Tambing, indahnya lansekap pegunungan dihiasi pohon pinus, serta situs peninggalan zaman megalitikum di tiga lembah utama, Lembah Napu, Lembah Besoa, dan Lembah Bada. Untuk menikmati itu semua, membutuhkan waktu beberapa hari, selain karena jalur untuk mencapai tempat-tempat indah tersebut berbeda-beda dan jaraknya yang cukup jauh dari Kota Palu, akses jalan pun menjadi pertimbangan, karena di beberapa titik mengalami kerusakan serta medan jalan berkelok dan naik turun gunung menembus hutan. INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

55


Eksotika Danau Lindu Perjalanan menuju Danau Lindu dapat ditempuh kurang lebih tiga jam dari Kota Palu menggunakan kendaraan roda dua atau roda empat menuju Desa Sadaunta sekitar 65km. Desa ini merupakan gerbang masuk kawasan Taman Nasional Lore Lindu. Perjalanan dari desa ini dilanjutkan dengan medan jalan yang naik turun gunung dan berkerikil, melalui hutan dengan jarak pandang terbatas. Disarankan berangkat siang hari menggunakan kendaraan roda dua agar lebih leluasa. Terakhir kali mengunjungi Danau Lindu, sekitar tahun 2016 bersama

56

LIONMAG FEBRUARI 2019

teman-teman komunitas fotografi. Saat ini pun jalur yang kami lalui mulai ada perubahan. Di beberapa ruas jalan mulai perbaikan dengan semen cor dan beberapa tiang listrik tertancap kuat di sisi jalan. Danau Lindu merupakan danau terbesar kedua di Sulawesi Tengah setelah Danau Poso, berada di ketinggian 1000mdpl dan termasuk dalam cagar biosfer kawasan Taman Nasional Lore Lindu serta menjadi salah satu tujuan utama pariwisata di Kabupaten Sigi. Sering juga diadakan acara tahunan seperti “Festival Danau Lindu�.

Di pinggiran Danau Lindu terdapat lima desa biasa disingkat PLTA (Puro’o, Langko, Tomado, dan Anca) serta Desa Olu di sisi seberang danau yang penduduknya banyak berprofesi sebagai petani dan nelayan ikan mujair. Di sini juga terdapat gazebo yang biasa dijadikan tempat bermalam bagi wisatawan. Danau Lindu pun tak lepas dari legenda dan cerita rakyat tentang asal mula terbentuknya. Walaupun memiliki beberapa versi cerita, tapi yang paling sohor adalah tentang perkelahian seekor anjing milik Sawerigading dan belut besar di sekitaran Lindu.


siluet nelayan lalu lalang akan menjadi pengalaman luar biasa yang sayang untuk dilewatkan. Di Desa Puro’o, selain dermaga yang menjadi tempat menyeberang masyarakat ke ladang di sisi danau, tempat ini juga dihiasi hamparan padang hijau sebagian berlumpur dan menjadi tempat favorit bagi kerbau dan kuda untuk merumput. Burung bangau hilir mudik dan hinggap di atas kerbau. Selain itu, masyarakat juga mempercayai bahwa di Danau Lindu terdapat batu yang menahan aliran danau agar tidak keluar. Jika batu tersebut bergeser, maka lembah di sekitaran Sigi dan Kota Palu akan tergenang oleh air danau tersebut. Danau Lindu memang terkenal dengan pemandangannya yang masih alami. Letaknya yang dikelilingi punggung pegunungan serta panorama alam dan pesona eksotik danaunya menjadikannya selalu menarik untuk dikunjungi. Bangun lebih pagi, menyaksikan mentari terbit di antara celah gunung dengan

Situs Megalitikum Cagar Budaya Lore Lindu menjadi salah satu lokasi peninggalan kebudayaan zaman megalitikum tertua di Indonesia. Peninggalan batuan megalit ini pertama kali ditemukan di Lembah Bada sekitar tahun 1908. Berbentuk tugu (menhir), bejana batu (kalamba), meja batu (dolmen), tempat jenazah (sarkofagus), atau punden berundak. Batuan megalit ini tersebar di dalam kawasan Taman Nasional Lore Lindu. Berdasarkan data Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Sulawesi Tengah, saat ini terdapat 432 objek

situs megalitikum yang tersebar di Lembah Bada, Lembah Besoa, Lembah Napu, dan Kulawi. Meski tak setenar Patung Moai di Pulau Paskah atau Batu Guci di Laos, batu megalit yang terletak di jantung Sulawesi ini tak pernah sepi dikunjungi peneliti dan wisatawan. Tak heran bila kawasan cagar budaya yang berusia ratusan bahkan ribuan tahun ini dipersiapkan untuk menjadi situs warisan dunia. Lembah Napu dan Lembah Besoa memiliki jalur yang sama, sehingga kebanyakan wisatawan sekali jalan bila ingin berkunjung ke sini. Jalur yang dilalui melewati Danau Tambing kemudian turun ke Lembah Napu. Akan lebih menghemat waktu bila langsung ke Lembah Besoa dulu. Meski harus menambah waktu perjalanan sekitar dua jam, akan lebih nyaman untuk mendirikan tenda. Di Besoa terdapat beberapa situs, tapi yang paling terkenal dan sering dikunjungi adalah situs Pokekea, situs Tadulako, dan rumah adat Tambi. INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

57


Situs Pokekea adalah salah satu situs yang paling banyak ditemukan kalamba. Di sini terdapat banyak kalamba berbentuk seperti loyang besar berbagai ukuran. Masyarakat meyakini sebagai tempat mandi putri raja. Juga ada yang menganggap sebagai kuburan orang-orang dulu. Juga terdapat menhir berbentuk manusia. Posisinya di tengah-tengah situs ada yang berdampingan dan berdiri sendiri di belakangnya.

58

LIONMAG FEBRUARI 2019

Selain situs Pokekea, sempatkanlah mengunjungi patung Tadulako. Tadulako dipercaya sebagai panglima perang yang tersisa dari sebuah perang suku. Tadulako oleh masyarakat Sulawesi Tengah banyak digunakan untuk penamaan, baik nama lembaga, komunitas ataupun universitas. Menikmati matahari terbit dibalut kabut tipis diikuti irama kicauan burung akan menjadi pengalaman luar biasa di lembah ini. Di Lembah Behoa

ini sebenarnya masih banyak megalit yang tersebar dan membutuhkan waktu cukup lama bila ingin mengunjungi semua. Dalam perjalanan pulang, kita akan disambut lembah padang ilalang. Di Lembah Napu selain batuan megalit yang banyak didapati di pekarangan rumah warga, terdapat juga hutan pinus. Sejauh mata memandang tersaji hamparan bukit hijau dihiasi pohon pinus, ditambah suasana yang begitu tenang, dan udara segar jauh dari polusi. Di sini juga banyak dijumpai tumbuhan langka seperti kantung semar. Sedangkan untuk bisa sampai ke Lembah Bada, dari Kota Palu, wisatawan disarankan menggunakan kendaraan roda empat, mengingat jarak cukup jauh sekitar 370km dan cuaca yang kadang tidak menentu. Perjalanan ini akan melewati beberapa kabupaten, yakni Kabupaten Donggala,


Parigi Moutong, dan Poso. Persiapan yang matang sangat diperlukan, mulai dari logistik, peralatan, dan perlengkapan pribadi. Setelah menempuh perjalanan sekitar sepuluh jam dengan jalur berkelok dan naik turun gunung, kita akan disambut dengan hawa sejuk khas lembah dan hamparan tanah datar yang hijau dikelilingi perbukitan. Pemandangan indah ini akan menghilangkan rasa lelah selama perjalanan. Untuk mengunjungi situs patung megalit, bisa menghubungi juru jaga yang ada di desa untuk mendampingi kita menuju lokasilokasi situs yang jaraknya berjauhan. Patung Palindo (Sang Penghibur) yang terletak di Desa Kolori Kecamatan Lore Barat disebut juga patung Sepe dengan posisi miring dan tinggi batu mencapai 4 meter

merupakan salah satu patung tertinggi dan paling sering dikunjungi. Selain itu, di sekitar perkampungan terdapat beberapa situs seperti patung Loga dan patung Langka Bulava. Di Desa Lengkeka juga terdapat replika bangunan adat etnis Lore, rumah Tambi, yang digunakan untuk tempat tinggal keluarga. Terdapat juga bangunan agak luas yang disebut Dhunga, yang difungsikan sebagai tempat berkumpulnya masyarakat untuk menyelesaikan perkara atau perselisihan. Bangunan lainnya ada Buha yang difungsikan sebagai lumbung bagi warga desa. Namun yang unik dari rumah Tambi adalah di dalam satu rumah bisa ditinggali enam sampai delapan kepala keluarga dengan satu dapur. Desain ruangannya menyerupai aula kemudian di pinggirpinggir dinding diberikan sekat seperti

bilik yang menandakan batas untuk satu keluarga, dan di tengah-tengah rumah terdapat perapian atau dapur untuk seluruh keluarga. Alfian menjelaskan, “Sebenarnya desain rumah asli mempunyai pintu rahasia untuk keluar dengan mudah karena di sini dulu sering perang antar suku. Namun, sekarang suku asli sudah tidak ada yang menggunakan rumah seperti itu, sudah menyesuaikan dengan perkembangan zaman. jadi tinggal replikanya saja�. Mengabadikan peninggalan kebudayaan zaman megalitikum di kawasan Taman Nasional Lore Lindu akan menjadi pengalaman tak terlupakan bila berkunjung ke Sulawesi Tengah. Saya pun berharap agar tempat ini tetap terjaga dan menjadi salah satu destinasi utama di Indonesia. INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

59


Inside Batam

Titip Rindu

di Pulau Batam

Kota Batam adalah kota terbesar di Kepulauan Riau. Tidak hanya itu, Batam juga merupakan kota dengan populasi terbesar ketiga di wilayah Sumatera setelah Medan dan Palembang. Secara tata letak, Batam berada di jalur strategis, karena berada di jalur pelayaran internasional. 60

LIONMAG FEBRUARI 2019


S

isi lain yang menarik dari Batam adalah dekat dengan Singapura dan Malaysia. Ketika Anda melihat dari menara tinggi di Singapura, tampak Pulau Batam dan Bintan yang berkilau dengan nuansanya sendiri. Sekitar satu jam, naik kapal ferry – kita sudah bisa sampai Singapura.

Transportasi

Lion Air adalah maskapai yang dapat Anda gunakan jika hendak berkunjung ke Pulau Batam. Selain terbang dengan Lion Air, Anda juga bisa menggunakan penerbangan Batik Air. Anda bisa menggunakan transportasi air, salah satunya naik kapal ferry di Batam Center Feri Internasional menuju Singapura dan Malaysia. Pulau Batam mempunyai enam terminal ferry, yaitu di Sekupang,

Waterfront City, Batam Center, Harbour Bay, Nongsapura, dan Telaga Punggur. Batam juga menerima kedatangan ferry dari Singapura dan Johor. Ferry yang menuju Harbour Bay membawa penumpang yang ingin berkunjung ke Nagoya, pusat bisnis di Batam.

Objek Wisata

Pantai Marina adalah salah satu tempat wisata di Batam yang paling terkenal. Terletak di bagian barat Pulau Batam. Selain pemandangan yang indah, pantai ini juga mempunyai taman hijau yang cocok digunakan sebagai tempat bermain. Jembatan Barelang merupakan sebuah bangunan yang telah menjadi ikon Kota Batam. Jembatan tersebut menghubungkan tiga pulau (Batam, Rempang, dan Galang), sekaligus untuk memajukan perindustrian. Setelah itu jangan lupa ke Pulau Galang – sebuah pulau yang banyak

menyimpan kisah pilu pengungsi Vietnam. Pulau ini dinamakan Kampung Vietnam. Lokasi lainnya ada Ocarina Park yang sering disebut Ancol-nya Batam. Menempati lahan seluas kurang lebih 40 hektare, Ocarina Park menawarkan berbagai wahana permainan.

Penginapan

Selain dikenal sebagai pusat industri dan bisnis, Batam juga dikenal sebagai pusat wisata. Tak hanya masyarakat yang tinggal di sekitar Pulau Batam – masyarakat Jakarta pun banyak yang berkunjung ke sana. Wajar, bila di Batam bertebaran berbagai resort dan hotel. Salah satu penginapan yang bisa kunjungi adalah Holiday Inn Resort Batam. Selain kamar yang nyaman, hotel yang berada di Marina City ini menyediakan fasilitas olahraga, spa dan hiburan. Selain itu ada Harris Resort Waterfront – tempatnya sangat nyaman, bersih dan pemandangannya memukau.

Belanja & Kuliner

Berbicara masalah kuliner, setiap daerah pasti mempunyai menu andalan. Begitu pula dengan Batam. Batam punya gonggong, sejenis siput. Gonggong dapat mudah ditemukan ketika air laut sedang surut. Gonggong memiliki tekstur kenyal yang biasanya disajikan dengan sambal. Salah satu souvenir khas Batam adalah Kaos Kombat. Kombat sendiri memiliki arti Kaos Oblong Mania Batam. Misi dari Kaos Kombat ini adalah menjadi kaos karakter Batam yang mendunia. Ada pula kerajinan yang dibuat dari gonggong. INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

61


Culinary

Cinta Cokelat

Ada momen spesial di bulan ini, yaitu hari kasih sayang. Hari yang ditunggutunggu, khususnya bagi mereka yang ingin menyatakan rasa cintanya terhadap seseorang. Meski sebenarnya untuk mengungkapkan rasa sayang tidaklah mesti di 14 Februari yang dikenal sebagai Valentine Day saja, tapi mestinya setiap hari kasih sayang itu harus terpancar dalam kehidupan kita. Cokelat dan bunga biasanya menjadi sarana untuk ungkapkan rasa cinta di momen ini.

62

Teks & Foto Ristiyono LIONMAG FEBRUARI 2019


INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

63


Hot Stuff

gradasi perak-hitam pada pelana dan penyangga. Garpu berbentuk khusus untuk kontrol getaran. Mercedes-Benz Style Endurance Bike tersedia dalam dua pilihan komponen — Ultegra Di2 yang menampilkan pengalihan elektronik dengan roda FSA Trimax 40 Carbon dan grup Ultegra dengan roda Trimax 30. Ultegra Di2 memiliki fitur baterai isi ulang terintegrasi dengan indikator level pengisian daya. Rem hidrolik berteknologi tinggi hadir sebagai perlengkapan standar pada kedua model opsi. (foto: media.daimler. com)

Helm + Kacamata

Cycling Lifestyle Saat ini, bersepeda sudah menjadi tren baru. Selain sebagai sarana transportasi, bersepeda juga menjadi sarana olahraga, bahkan telah masuk dalam ranah lifestyle (gaya hidup). Bersepeda dapat dilakukan mulai dari anak-anak hingga orang tua. Sekarang ini juga banyak kita jumpai para pekerja yang bersepeda ke kantor ataupun siswa maupun mahasiswa yang bersepeda ke tempat mereka menuntut ilmu. Maka jangan heran jika di daerah perkotaan sering terlihat pengendara-pengendara sepeda. Banyak alasan mengapa bersepeda kini menjadi lifestyle. Selain ramah lingkungan, bersepeda juga banyak manfaatnya bagi kesehatan, seperti menyehatkan jantung; meningkatkan kekuatan otot kaki, pinggul, paha, dan lutut; mengontrol berat badan atau mencegah obesitas; meningkatkan keterampilan koordinasi tubuh, seperti meningkatkan fungsi otak, mulai dari melakukan perencanaan,

64

LIONMAG FEBRUARI 2019

memori, hingga sinkronisasi; dapat mengurangi stres dan depresi; serta memperkuat sistem kekebalan tubuh. Bagi Anda yang memang rutin bersepeda ataupun serius dalam hal bersepeda, tentu diperlukan peralatan yang dapat menunjang kegiatan tersebut. Berikut adalah beberapa peralatan umum yang sebaiknya digunakan saat bersepeda.

Sepeda Sepeda tentunya menjadi perangkat terpenting untuk bersepeda. Sepeda yang digunakan mencerminkan kepribadian sang pengendara. Mulai dari warna, desain, stang, hingga teknologi menjadi pilihan Anda. Salah satu sepeda dengan desain eksklusif dengan performa tinggi adalah MercedesBenz Style Endurance Bike, hasil kolaborasi Mercedes-Benz dengan Argon 18. Penampilannya eksklusif dengan rangka berwarna perak dan

Helm menjadi salah satu faktor penting bersepeda karena bisa melindungi kepala Anda saat terkena benturan. Selain untuk bergaya, teknologi helm pun semakin canggih. Sementara kacamata berfungsi untuk melindungi mata dari hembusan angin, debu, hingga silaunya matahari. Vanquish MIPS dari Giro adalah salah satu helm yang sudah dilengkapi kacamata (Magnetic Vivid shield by Zeiss) bersepeda kinerja tinggi, menampilkan desain inovatif TransformAir yang secara aktif merampingkan aliran udara untuk mengurangi drag (hambatan). Di dalam Vanquish terdapat liner EPS dengan pelapisan progresif, dan sistem RocLoc Air yang terintegrasi dengan Teknologi MIPS untuk meningkatkan kenyamanan dan daya pendinginan sembari memberikan perlindungan tambahan. (foto: www.giro.com)


memudahkan pesepeda yang sedang gerah untuk mendapatkan angin segar. Di bagian panel belakang jersey juga disediakan kantong untuk menyimpan botol minum. Bahan atau material yang nyaman juga menjadi pertimbangan utama. Nelmezzo RoS Jersey dari Castelli bisa menjadi salah satu pilihan. Tenunan yang lebih rapat dan Nano Flex Xtra Dry yang baru membuatnya bisa dipakai di jalan yang basah atau di bawah hujan/ kabut ringan. Jersey ini lebih hangat dibandingkan jaket termal standar namun lebih breathable dari jaket windproof. Sementara Free Aero Race bisa menjadi pilihan celana Anda karena mengoptimalkan aerodinamika. Celana ini menggunakan kain vortex untuk kinerja aero, kain forza pada bagian dalam dengan konten Lycra, konstruksi Doppio V di depan, dan bantalan kursi udara Progetto X2 untuk kenyamanan lebih. (foto: www.castellicycling.com)

Bike Computer

Sepatu Sepatu sepeda dirancang khusus untuk bersepeda yang akan membantu mengayuh pedal dengan sempurna. Selain itu juga berguna sebagai pelindung kaki dan grip. Sepatu sepeda rata-rata dilengkapi dengan cleat yang bisa diikatkan dengan pedal khusus. t-4 air carbon composite dari Sidi bisa menjadi salah satu pilihan sepatu Anda kala bersepeda. Bagian atasnya menggunakan bahan “politex�, dibuat dari beberapa lapisan yang tumpang tindih dengan sifat fisik-mekanis berbeda, PVC yang dipadatkan kemudian digabungkan ke dua kain lalu dicelup untuk retensi warna tahan lama. “Politex� menawarkan ketahanan yang kuat terhadap robekan, laserasi,

peregangan, dan pemudaran. Tumitnya diperkuat untuk menjaga kaki dalam posisi optimal dan menghindari sepatu menjadi cacat. Pad tumit ini bisa dilepas dan diganti untuk berjalan. Sementara sol Twelve Carbon Composite dibuat dengan dua bahan berbeda yang dicampur, nilon dan serat karbon. (foto: www.sidi.com)

Jersey Jersey sepeda didesain sedemikian rupa untuk menunjang pesepeda. Jersey dirancang ketat agar saat melaju dalam kecepatan tinggi, tidak banyak hambatan udara yang masuk sehingga tidak mengganggu kecepatan laju sepeda. Di bagian depan jersey terdapat resleting untuk

Bike computer dapat menyimpan catatan di mana Anda berada, kapan, dan seberapa cepat Anda melaju. Garmin Edge 520 adalah salah satunya. Garmin Edge 520 dilengkapi GPS dan juga dapat terhubung dengan perangkat pengukur daya atau pengukur detak jantung. Melalui aplikasi Strava, Garmin Edge 520 dapat terhubung dengan smartphone untuk tracking langsung, notifikasi seperti teks dan panggilan telepon, serta berbagi lewat media sosial. Garmin Edge 520 juga melacak kecepatan, jarak, elevasi, irama mengayuh, dan menampilkan peta (tidak memiliki navigasi belokan demi belokan). Baterainya dapat bertahan hingga 15 jam. Bike computer berukuran 1,4x1,9 inci ini memiliki rating tahan air terhadap cipratan dan hujan, serta terendam maksimal 30 menit pada kedalaman kurang dari satu meter. (foto: buy.garmin.com) INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

65


Hot Stuff

FlyNano Electric Flying Watercraft FlyNano adalah brand untuk terbang dengan menyenangkan - tanpa penumpang, tanpa muatan - hanya Anda dan birunya langit. FlyNano 100% elektrik dengan berat di bawah 70kg. FlyNano hanya dioperasikan di air dan tidak memerlukan lisensi pilot. Powertrain yang sepenuhnya elektrik (mengisi penuh dalam satu jam) mampu melesat hingga 7mph di udara. Jika Anda ingin bersenang-senang menggunakan FlyNano, Anda perlu menyiapkan sekitar US$ 91.244. (foto: flynano.com)

TinyMOS Nano1

Kamera Astronomi Terkecil Tim inovatif di TinyMOS memungkinkan konsumen menjelajahi bintang-bintang dengan astro-kamera terkecil, yaitu Nano1. Nano1 memiliki ukuran 2,46x1,65x1,13 inci dan berat dasar sekitar 3,5 ons. Kamera ini dibekali sensor CMOS 12-megapiksel IMX377 Sony, panel sentuh 2,33 IPS, baterai 1.200mAh, sistem dudukan ganda untuk digunakan dengan adaptor M12, dan sistem pemasangan terbalik yang memasangkan kamera dengan teleskop berdaya tinggi. Bersamaan dengan “pengurangan noise gelap� yang inovatif dari kamera, Nano1 menggunakan peta bintang augmented reality yang memandu pengguna melalui rasi bintang bersama dengan pengaturan pencahayaan untuk menyederhanakan astrophotografi. Nano 1 dibanderol US$350+. (foto: www.tinymos.com)

66

LIONMAG FEBRUARI 2019


Futurelight Camper

Kolaborasi BMW Designworks X The North Face The North Face dan BMW Designworks berkolaborasi menciptakan Futurelight Camper, sebuah pandangan baru inovatif akan tempat tinggal di luar yang protektif di masa mendatang. Teknologi nanospinning baru revolusioner milik The North Face yang dijuluki “futurelight,” bahan tahan air sangat canggih yang menjadi komponen utama Futurelight Camper. Trailer unik ini terinspirasi oleh BMW GINA Light Visionary Model 2008, menggunakan cangkang luar geodesik yang ditutupi kain fleksibel. BMW dan The North Face memperkenalkan “futurelight” untuk menunjukkan bahwa bahan yang sangat berpori (tetapi juga dapat menyerap udara) mengantar ke era baru aplikasi multi-tier. Futurelight Camper rencananya sudah dapat dilihat pada musim gugur tahun ini. (foto: www.press.bmwgroup.com)

INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

67


Double Chronograph Top Gun Ceratanium Watch

Jam Tangan Spesial untuk Film Top Gun: Maverick Pabrikan jam tangan mewah IWC pada pemutaran perdana Top Gun: Maverick akan merilis Double Chronograph Top Gun Ceratanium Watch yang mencerminkan Strike Fighter Tactics Instructor Program dari Angkatan Laut A.S. Jam tangan 44mm ini memiliki case 16.88mm yang terbuat dari campuran titanium dan keramik. Berkat bahan komposit yang tahan lama, jam tangan ini tahan gores dan hampir tidak bisa pecah. Jam tangan ini memiliki gerakan 79230 otomatis dan rattrapante (split-seconds chronograph) dari IWC yang mampu mengukur dua periode waktu singkat yang terpisah. Jam tangan tangguh ini juga anti-magnetis dan teruji tekanan untuk daya tahan maksimum. Double Chronograph Top Gun Ceratanium dibanderol US$16,500. (foto: www.iwc.com)

ASUS ROG Mothership Redefine How You Play

ASUS ROG Mothership adalah laptop gaming pertama ASUS yang layarnya bisa dilepas pasang. Saat layar 17.3 incinya dilepas dari keyboard, ROG Mothership berfungsi seperti tablet PC. Konsep 2-in-1 yang ditawarkan ASUS ROG Mothership memang sangat unik. Selain itu, spesifikasinya sangat bertenaga. ASUS ROG Mothership dibekali prosesor Intel Core i98950HK, kartu grafis Nvidia GeForce RTX 2080 8GB, RAM hingga 64GB, dan ruang penyimpanan SSD 512GB. Panel layarnya telah mendukung cakupan warna sRGB 100%, refresh rate 144Hz dan waktu respon 3 milidetik. Untuk mengimbangi performanya, ASUS melengkapinya dengan sistem pendingin yang mumpuni. ASUS berencana melepas produk ini ke pasaran di akhir kuartal pertama 2019. (foto: rog.asus.com)

Klipsch T5 True Wireless

Earbud Kecil Berperforma Tinggi Brand merek audio hi-fi legendaris, Klipsch, meluncurkan earbud nirkabel T5 True Wireless mereka di ajang CES tahun ini. Earbud ini memiliki case yang terinspirasi Zippo, yang kemungkinannya dapat mengisi daya baterai saat bepergian. T5 True Wireless masuk dalam keluarga headphone in-ear Klipsch T5 berukuran kecil dan berat, namun kuat dalam kinerja, teknologi, material, dan kenyamanan. Setiap modelnya memiliki tip telinga oval untuk kenyamanan tertinggi dan seal yang sangat baik untuk isolasi kebisingan dan bass yang ditingkatkan. Ada empat headphone dalam jajaran ini, termasuk earbud T5 True Wireless, active lifestyle, dan versi professional, dan model wired (kabel). Harganya berkisar dari US$ 59-199 (US MSRP) yang akan tersedia musim semi 2019. (foto: www.klipsch.com)

68

LIONMAG FEBRUARI 2019


Everdure 4K

Smart Charcoal Barbecue

Koki Michelin bintang 3, Heston Blumenthal, dan mereknya Everdure, mengambil inspirasi dari karya seni memasak Kamado yang berusia 4.000 tahun ketika menciptakan smart charcoal barbecue 4K. Panggangan ini terbuat dari aluminium die-cast solid, logam lembaran tebal, dan stainless steel. 4K memiliki fitur-fitur cerdas (termasuk konektivitas Bluetooth dan kontrol nirkabel), sistem aliran udara presisi (untuk kontrol suhu yang tidak diketahui), dan beberapa jenis memasak (termasuk smoking, roasting, direct grilling, dan memanggang dengan panas tinggi). 4K akan tersedia pada musim semi 2019 dengan banderol US$2.699. (foto: www.everdurebyheston.com) INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

69


Postcard


s

ra

atera uta um

01.02.2019

Tanah Karo

Sunrise di Danau Toba Danau Toba merupakan salah satu destinasi paling menarik untuk dikunjungi karena kondisi alamnya yang unik dan beragam tradisi leluhur yang selalu terjaga dari generasi ke generasi. Hamparan perbukitan dan jernihnya air danau memberikan pesona tiada duanya. Sunrise dari ketinggian Tanah Karo tersaji dengan indahnya. Matahari yang muncul dari balik gunung dengan warna keemasan sangat kontras dengan suasana danau yang terlihat seperti awan. Barisan bukit yang berjajar rapi pun turut melengkapi keindahan alam Danau Toba.

Citra resmi wulandari TANJUNGPINANG

I

A

IN

D O N ES


Postcard

Sleman

Senja di Candi Ijo Menikmati senja di Candi Ijo, Sleman, Yogyakarta adalah atraksi utama di sini. Candi ini juga merupakan candi tertinggi di Yogyakarta yakni 375 meter di atas permukaan laut (mdpl). Komplek Candi Ijo berteras-teras yang meninggi ke sisi timur dengan bagian belakangnya sebagai pusat percandian. DODY WIRASETO JAKARTA

72

LIONMAG FEBRUARI 2019


gyakarta yo 01.02.2019

DO

I

A

I

N

N ES

INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

73


Postcard

Seattle

Let There Be Light

E

RI

KA

AM

01.02.2019

T

shington wa

K A SER

I

Musim salju di Seattle, WA, USA tidak terlalu sering terjadi. Jika salju turun dengan lebatnya di Seattle akan membawa kita ke nuasa fairy tale di mana bangunan yang usianya ratusan tahun, seperti Denny Hall, akan terselimuti salju. Denny Hall merupakan bangunan tertua University of Washington yang dibangun pada 1894 dengan motto universitas “Lux Sit” yang artinya “let there be light”.

Rita Ismail DEPOK

Ambarawa

Fort Willem 1

Graece Tanus JAKARTA

Kirimkan foto Anda beserta cerita di balik foto tersebut ke email : postcard.lionmag@gmail.com

a tengah jaw

A

01.02.2019

N

I

Ambarawa, kota kecil yang sejuk terletak 48km dari Kota Semarang ini merupakan saksi bisu penjajahan VOC Belanda di abad ke-18. Salah satu saksi bisu yang masih berdiri kokoh adalah Fort Willem 1 atau dikenal dengan Benteng Pendem Ambarawa. Sekilas benteng ini mengingatkan akan bangunan Colloseum di Kota Roma, Italia. Buat para wisatawan bila sedang berada di Kota Ambarawa, jangan melewatkan kesempatan untuk mengunjungi benteng ini yang tak jauh dari Museum Kereta Ambarawa. Inilah sensasi Ambarawa rasa Roma.

DO

NE

SI


SSQ

Integrated Effort Prior to each flight there are hundreds of people who worked for months, weeks and Capt. Eduard Kallisto Pardede Director Corporate Safety & days to ensure the safe Quality Lion Air Group conduct of the flight. However, around 90 minutes before the estimated time of departure of the flight all task previously conducted must be integrated. All the information collected in the check-in counters about the number of passengers, the weight of the luggage and the cargo expected in the flight, is sent in timely manner prior to the flight to the personnel working in the ramp to ensure the loading of the aircraft is performed in a safe way. The ramp services in the airport must work coordinated as in a “Formula 1” race to have all the services in place during the scheduled aircraft turnaround time. Unloading, loading, fueling, electrical supply and other ground services work in coordinated way during a very short period of time. At the same time the flight must be planned in accordance with international regulations and company requirements and communicated to the Air Traffic Control Center (ATC), responsible for the safe operations of the flight on the ground and in the air. ATC watch the sky to ensure that no aircraft get close in hazardous separation distance to each other during the flight. Engineers and mechanics carry out multiple checks once the aircraft is at gate, prior to the next departure. On board, Flight Attendants are responsible for the Safety but also the service to passengers. Prior to boarding the Flight Attendants will attend a briefing to discuss and refresh safety related matters. Once on board, before the boarding of the passengers, Flight Attendants must check and confirm all necessary emergency equipment and some others comfort necessities for the flight. The pilots need more than one hour to check, filter, verify and double check all the information available, assembling it into a unified and safe overall plan to transport the passenger to the destination safely. In summary, the minutes and hours prior to the departure of each flight is the integration of multiple tasks that will ensure passenger’s safety and satisfaction. Have a safe and pleasant flight.

Upaya Terpadu Sebelum setiap penerbangan berlangsung, ada ratusan orang yang bekerja selama berbulan-bulan, berminggu-minggu dan berharihari untuk memastikan keselamatan penerbangan. Semua pekerjaan tersebut harus sudah terintegrasi paling tidak 90 menit sebelum jadwal keberangkatan. Semua informasi yang terkumpul di check-in counter mengenai penumpang, berat bagasi dan kargo, dikirim pada waktu yang tepat sebelum jadwal penerbangan kepada petugas ramp untuk memastikan pengangkutan yang aman. Petugas ramp yang ada di bandara harus berkoordinasi layaknya arena balap “Formula 1” agar semua tugas terlaksana pada alokasi waktu turnaround. Menurunkan dan memuat bagasi, pengisian bahan bakar, suplai listrik dan pekerjaan lapangan lainnya dilakukan secara terkoordinasi dalam waktu yang sangat singkat. Pada waktu yang bersamaan penerbangan harus direncanakan sesuai dengan peraturan Internasional dan persyaratan perusahaan, serta dikomunikasikan kepada Air Traffic Control Center (Pusat Kontrol Lalu Lintas Udara – ATC), yang bertanggung jawab terhadap keselamatan lalu lintas penerbangan di darat dan udara. ATC harus memastikan bahwa tidak ada pesawat yang saling berdekatan pada jarak yang berbahaya selama penerbangan. Ketika pesawat berada di area embarkasi, maka teknisi dan mekanik melakukan beberapa pemeriksaan pra-keberangkatan. Di dalam pesawat, awak kabin bertanggungjawab terhadap keselamatan dan juga pelayanan penumpang. Sebelum penerbangan awak kabin akan melakukan briefing untuk mendiskusikan hal-hal terkait keselamatan. Awak kabin harus memeriksa dan memastikan semua peralatan emergency tersedia dan valid, selain juga memastikan pelayanan untuk kenyamanan penerbangan. Para pilot membutuhkan lebih dari satu jam untuk melakukan pemeriksaan, pemilahan, verifikasi dan pemeriksaan ulang atas semua informasi yang ada, menggabungkannya menjadi satu kesatuan perencanaan penerbangan yang aman untuk Anda. Singkatnya, menit dan jam sebelum keberangkatan setiap penerbangan merupakan keterpaduan berbagai pekerjaan dan tugas yang menjamin keselamatan dan kepuasan penumpang. Selamat menikmati penerbangan dengan aman dan nyaman.


LION GROUP FLEET

1 UNITS Boeing 747 - 400 506 seats ECONOMY

3 UNITs AIRBUS A330-300 440 SEATS ECONOMY

67 UNITS Boeing 737 - 900 ER 215 SEATS ECONOMY

37 UNITS BOEING 737 - 800 NG 189 SEATS ECONOMY Rata-Rata usia pesawat : 3 Tahun 6 Bulan

11 UNITS Boeing 737 MAX 8 180 seats economy

LION AIR: TOTAL 119 UNITS

6 UNITS Boeing 737 - 900 ER TOTAL 180 SEATS : 168 seats economy - 12 seats business

8 UNITS Boeing 737 - 800 NG

TOTAL 162 SEATS : 150 seats economy - 12 seats business

41 UNITS AIRBUS A 320-200 CEO TOTAL 156 SEATS : 144 seats economy - 12 seats business Rata-Rata usia pesawat : 7 Bulan

BATIK AIR: TOTAL 55 UNITS 6 UNITS Boeing 737 - 900 ER TOTAL 180 SEATS : 168 seats economy - 12 seats business

23 UNITS Boeing 737 - 800 NG

TOTAL 162 : 150 seats economy - 12 seats business

13 UNITS ATR 72-600 Rata-Rata usia pesawat : 1 Tahun

MALINDO AIR: TOTAL 42 UNITS 3 UNITs AIRBUS A330-300 440 SEATS ECONOMY

17 UNITS Boeing 737 - 900 ER 215 SEATS ECONOMY

11 UNITS Boeing 737 - 800 NG TOTAL 162 SEATS : 150 seats economy - 12 seats business Rata-Rata usia pesawat : 7 Bulan

3 UNITS Boeing 737 MAX 9 180 seats economy

THAI LION AIR: TOTAL 34 UNITS 19 UNITS ATR 72-500 72 seats economy.

45 UNITS ATR 72-600 72 seats economy. Rata-Rata usia pesawat : 2 Tahun 6 Bulan

WINGS AIR: TOTAL 64 UNITS 2 UNITS HAWKER 900XP Rata-Rata usia pesawat : 2 Tahun 5 Bulan


WELCOME ABOARD

Selamat Datang

Apa yang harus Anda ketahui tentang keamanan, kenyamanan dan keselamatan Anda di dalam pesawat. What you need to know about the security, comfort and safety in the aircraft.

PERALATAN ELEKTRONIK Electronic devices Untuk penggunaan laptop dan PDA boleh dipergunakan setelah fasten seatbely “OFF” dengan menggunakan flight mode. Setelah fasten seatbelt “ON” untuk persiapan mendarat makan penumpang harus mematikan penggunaan laptop dan PDA tersebut. Laptops and PDAs may be used after the fasten seat belt off and using flight mode. After the fasten seat belt is on in preparation for landing, passengers have to turn off the laptops and PDAs. BARANG-BARANG BERBAHAYA LAINNYA Dangerous goods Barang-barang yang mudah terbakar (seperti korek api), meledak (petasan), material yang mengandung magnet, baterai, tabung gas, tidak diperbolehkan untuk dibawa. Flammable goods (such as matches), explosives (firecrackers), material containing magnets, battery, gas cylinders, are not allowed to be brought on board. MEROKOK SmokING Peraturan Pemerintah melarang kegiatan merokok selama dalam penerbangan. Terdapat detektor asap di semua toilet dan akan dikenai sanksi bagi yang melanggar aturan. Government regulations prohibit smoking during flight. There are smoke detectors in all toilets and those who break the rules will be subject to penalties. BAJU PELAMPUNG LiFe vest Jaket/Baju Pelampung merupakan salah satu peralatan keselamatan di pesawat untuk kondisi darurat di atas air, jangan keluarkan jaket/baju pelampung dari tempat dalam kondisi normal dan tidak untuk dibawa pulang. Penumpang akan mendapatkan hukuman bagi yang mencuri jaket/ baju pelampung berdasarkan Peraturan Pemerintah Pasal 54 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2009.

Life vest is one of safety equipment in the aircraft for emergency landing on water. Please do not remove live vest from the aircraft. Passengers who steal the life vest will be punished based on Government regulations. Article 54 of Law No. 1 of 2009 (Pasal 54 undangundangnomer 1tahun 2009). MINUMAN BERALKOHOL AlcoholiC beverage Lion Air tidak menyediakan minuman beralkohol di seluruh penerbangannya, dan seluruh penumpang Lion Air dilarang mengonsumsi minuman beralkohol selama penerbangan berlangsung. LionAir does not provide alcohol on Batik Air flight service. Passengers are prohibited from consuming alcohol during the flight. WANITA HAMIL PREGNANT WOMEN Usia kehamilan di atas 28 minggu diwajibkan menyertakan surat keterangan medis yang menyatakan penumpang sehat secara medis untuk ikut dalam penerbangan. Dan mengisi formulir pertanggungan risiko Form of Indemnity (FOI). Over 28 weeks women pregnant are required to include a medical certificate stating that passengers are medically fit to fly. And fill out the form of risk called Form of Indemnity (FOI). PERJALANAN DENGAN ANAK-ANAK Travelling with kids Lion Air tidak menyediakan makanan bayi untuk rute domestik dan popok tidak disediakan di pesawat. Lion Air hanya menyediakan air panas untuk susu bayi. Lion Air does not provide baby food for domestic service, diapers are also not provided on the plane. Batik Air only provides hot water for baby milk. UTAMAKAN KESELAMATAN Safety Priority • Sabuk pengaman harus selalu terpasang sewaktu take-off dan landing. Dianjurkan untuk selalu memasang seat belt selama penerbangan. Seat belts should always be fastened during take-off and landing. It is recommended to always put the seat belt during flight. • Barang bawaan harus diletakkan di atas kepala atau di bawah kursi di depan Anda. Luggage must be placed in the overhead lockers or under the seat in front of you.

• Silahkan membaca kartu instruksi keselamatan yang terdapat di dalam kantong kursi. Di kartu tersebut Anda bisa mengetahui pintu darurat dan letak jaket pelampung. Please read the safety instruction card that is present in the seat pocket. In the card you can determine the location of the emergency exit and a life jacket. • Perhatikan baik-baik demo keselamatan dan instruksi yang diberikan oleh cabin crew. Look carefully the safety demonstration and instructions which is given by the cabin crew. BAGASI Baggage Barang atau benda tajam harus dipak dalam bagasi dan tidak diperkenankan untuk dibawa ke dalam bagasi kabin. Bawalah benda berharga dalam tas yang Anda bawa sendiri. Goods or sharp objects should be placed in the check in bags and not allowed to be brought into the cabin. Bring precious objects in the bag you carry yourself. Perhatikan berat bagasi Anda. Note the weight of your luggage : - Carry on baggage (Bagasi Kabin) tidak lebih dari 7 kg Carry-on baggage not more than 7KG - Bagasi untuk Rute Domestik & Internasional Baggage for domestic & international routes: Kelas Ekonomi / Economy class: 20 kg

40 cm

PONSEL Mobile phoneS Semua ponsel dan peralatan elektronik yang menggunakan pemancaran radio tidak diperbolehkan selama berada di dalam pesawat, hal ini sangat mengganggu sistem navigasi dan komunikasi dengan menara pengawas setempat. All mobile phones and electronic devices that use radio transmission are not allowed during the flight, as they can disturb system navigation and communication with local control tower.

30 cm

20 cm


LION AIR GROUP ROUTE MAP

80

LIONMAG FEBRUARI 2019


INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

81


82

LIONMAG FEBRUARI 2019


INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

83


84

LIONMAG FEBRUARI 2019


INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

85


86

LIONMAG FEBRUARI 2019


INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

87


LADY IN THE AIR

Adinda Prima Aprillyani

Semangat Sosial Dalam Kehidupan

E

ksistensi sudah menjadi bagian dalam keseharian Adinda Prima Aprillyani sedari sekolah. Gadis yang kerap dipanggil Dinda ini pun punya catatan prestasi yang baik. Ia pernah menjadi juara di lomba bertema keilmuan, serta juara di lomba bertema penampilan. Kedua aktivitas dalam dan luar sekolah juga turut berlanjut hingga kuliah. Baginya semakin banyak kegiatan yang diikuti, semakin banyak pengetahuan didapatkan, semakin bertambah pula tingkat kesadaran sosial yang ia rasakan. “Dulu sering ikut ekstrakulikuler, salah satunya teater. Ada momen paling berkesan yang sampai sekarang masih saya kenang, yakni waktu mengunjungi yayasan panti sosial. Saya bersama rekan-rekan datang untuk menghibur mereka dengan bermain teater. Dari situ saya jadi bisa merasakan kehidupan sehari-hari mereka. Selalu ceria di tengah beragam keterbatasan yang mereka rasakan,” ujar putri dari pasangan Ade Sutardi S.H dan Sulastri Bangka Paputungan. Dari kegiatan-kegiatan sosial tersebut, ia merasakan sebuah semangat baru untuk berusaha berbuat kebaikan. Ketika menginjak bangku kuliah ia pun masih tetap rutin ikut dalam beragam kegiatan sosial. Satu hal yang ia ingin tularkan kepada mereka, yakni semangat dalam menjalani hidup dan tidak mudah menyerah menghadapi cobaan. “Pernah suatu ketika saya datang ke sebuah yayasan yang menaungi orangorang yang terkena kanker. Saya diceritakan bagaimana mereka bertahan hidup hingga bagaimana mereka tetap menjalani kehidupan sebaik mungkin. Di situ saya merasa mereka adalah pahlawan kehidupan sebenarnya. Tidak pernah mengeluh dan saling menguatkan antara satu dengan lainnya,” ujar gadis kelahiran Jakarta, bertinggi badan 160 cm ini. Pengalaman-pengalaman hidup yang langsung ia temui juga memberi inspirasi dalam dirinya. Di mana sebisa mungkin, ia memberi manfaat bagi lingkungan sekitar. Selain itu, ia jadi lebih bersyukur atas segala yang didapatkan saat ini. Tidak mudah mengeluh dan juga selalu mengingatkan akan pentingnya berbagi dan beramal untuk sesama. “Saya jadi lebih menghargai kesehatan, waktu dan rezeki yang didapatkan, ditambah sebisa mungkin menyisihkan pendapatan untuk berbagi ke sesama,” jelas pramugari yang tergabung dalam batch 193 ini. TEKS Dody Wiraseto FOTO Riman Saputra N. WARDROBE Artina, Jl. Tebet Timur Dalam 8X No. 2 Jakarta Selatan. LOKASI The Sultan Hotel & Residence Jakarta

88

LIONMAG FEBRUARI 2019


INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

89


90

LIONMAG FEBRUARI 2019


Profile for Bentang Media Nusantara

LIONMAG FEBRUARI 2019  

lionmag, lion air, travel, leisure, budaya tionghoa, tanimbar, lore lindu, sumba baratdaya, sushi, mclaren gtr, kampung bekelir, kampung mar...

LIONMAG FEBRUARI 2019  

lionmag, lion air, travel, leisure, budaya tionghoa, tanimbar, lore lindu, sumba baratdaya, sushi, mclaren gtr, kampung bekelir, kampung mar...

Advertisement