Page 1

CMYK

JUMAT 16 SEPTEMBER

33

TAHUN 2011

Kurang Promosi, BEC Tak Optimal Oleh: A. CHOLIQ BAYA

RENCANA menggelar even akbar Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) yang beberapa waktu lalu sering dilontarkan Bupati Abdullah Azwar Anas dalam setiap kesempatan hingga kini belum terasa gaungnya. Padahal, even yang diharapkan bisa mengangkat Banyuwangi go international itu pelaksanaannya sudah bulan depan, tepatnya 22 Oktober 2011. Namun, untuk menghasilkan sebuah karya spektakuler yang diharapkan bisa menarik

TAHANAN KABUR

Diduga Pakai Gergaji BANYUWANGI - Dua tahanan yang kabur dari rumah tahanan (rutan) Polres Banyuwangi, Renza Adi, 35, dan Agus Budiono, 24, belum berhasil ditangkap hingga kemarin (15/ 9). Aparat kepolisian juga belum berhasil mengendus keberadaan kedua tersangka yang diduga terlibat dalam kasus penipuan dan pencurian itu. Enam tim yang dibentuk Kapolres Banyuwangi, AKBP Rastra Gunawan, hingga kini masih memburu kedua tersangka. “Kita terus berusaha menangkap lagi kedua tersangka yang kabur, tapi belum berhasil,” cetus Wakapolres Banyuwangi, Kompol Heru Prasetyo, usai menghadiri rapat paripurna di DPRD siang kemarin. Menurut Wakapolres Heru, Renza yang tinggal di Dusun Alas Malang, Desa Alasrejo, Kecamatan Wongsorejo, dan Agus Budiono asal Dusun Solek, Desa Karangharjo, Kecamatan Silo, Jember, itu dulu ditangkap dalam waktu hampir bersamaan ■

ratusan ribu wisatawan dalam dan luar negeri, rasanya masih sangat jauh. Gebrakan dan upaya signifikan panitia pelaksana dan instansi terkait yang bisa meyakinkan berbagai pihak hingga kini hampir tak terlihat wujudnya. Persiapan secara teknis dan non-teknis, selain masih belum terlihat aktivitasnya secara mencolok, agendanya juga molor dari yang sudah diplot sebelumnya. Itu menunjukkan leading sector yang

menjadi pengendali even itu, yaitu Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Banyuwangi, bergerak sangat lamban. Beberapa gagasan hasil hearing dan sharing yang sudah disepakati bersama beberapa pihak terkait, tak kunjung direalisasikan. Padahal, pertemuan membahas gawe akbar dengan instansi terkait itu sudah beberapa kali dilakukan, bahkan sudah dimulai sejak Juni lalu. Anehnya, tak ada kemajuan yang berarti. Ala-

san klasik yang sering dikemukakan pihak Disparbud adalah karena anggaran belum cair. Untuk rekrutmen peserta dan workshop yang sudah diagendakan pada awal hingga pertengahan Agustus, sudah dipastikan molor. Panitia baru akan menggelar workshop untuk peserta BEC yang direkrut dari 47 sekolah se-Banyuwangi itu pada 19-23 September mendatang di Gedung Diklat Desa Tamansari, Kecamatan Licin ■  Baca Kurang...Hal 43

Iftitah Dituntut 3,5 Tahun Kasus Korupsi Jamkesmas Rp 1 M SURABAYA - Ini perkembangan terbaru kasus dugaan korupsi setoran uang pajak Jamkesmas Rp 1 miliar dengan terdakwa Iftitah Widyasari. Mantan Bendahara Dinas Kesehatan (Dinkes) Banyuwangi itu dituntut hukuman berlipat oleh majelis hakim Pengadilan Tipikor Surabaya. Dalam kasus korupsi pajak, Iftitah dituntut 3,5 tahun penjara. Bukan hanya itu, oleh jaksa penuntut umum (JPU), Ifititah juga didenda Rp 50 juta subsi-

der empat bulan penjara. Itu belum cukup, Iftitah juga diwajibkan membayar ganti rugi Rp 900 juta subsider 1,5 tahun penjara. Tuntutan itu dibacakan tim JPU pada persidangan di Pengadilan Tipikor Senin lalu (12/ 9). Tim JPU diketuai Yadi Mulyadi beranggota Agus Taufiqurrahman dan Ocha Mahendra. “Terdakwa kita jerat Pasal 3 Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang perubahan atas UU No. 31 Tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi,’’ tegas

Korupsi Jamkesmas

 Baca Diduga...Hal 43

Terdakwa

: Iftitah Widyasari (mantan bendahara Dinkes Banyuwangi) Kerugian negara : Sekitar Rp 1 M

ADA APA LAGI

Tuntutan : ■ 3,5 tahun penjara ■ Denda Rp 50 juta (subsider 6 bulan kurungan) ■ Ganti rugi Rp 900 juta (subsider 1,5 tahun) Jeratan hukuman:  Pasal 3 UU No. 31 Tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi.

GALIH COKRO/RaBa

anggota tim JPU, Agus Taufiqurrahman. Menurut Agus, Pasal 3 menjelaskan bahwa setiap orang dilarang dengan sengaja menguntungkan diri sendiri atau orang lain atau suatu korporasi, menyalahgunakan kewenangan, kesempatan atau sarana yang ada padanya karena jabatan atau kedudukan yang dapat merugikan keuangan negara atau perekonomian negara. “Dalam perkara ini, terdakwa kita jerat Pasal 3 UU Korupsi,’’ tegas Agus. Sebelum tuntutan dibacakan, Ifititah menjalani rangkaian persidangan yang cukup panjang. Sidang yang dipimpin ketua majelis hakim Supriyono itu menghadirkan 40 saksi, termasuk kepala dan bendahara puskesmas. JPU juga menghadirkan saksi ahli dari Inspektorat Banyuwangi. “Dalam persidangan selanjutnya Senin besok (19/9) terdakwa diberi kesempatan menyampaikan pembelaan,’’ kata Agus. Apa reaksi Iftitah dengan tuntutan 3,5 tahun itu? Penasihat hukum Iftitah, Ribut Puryadi, menilai tuntutan itu sah-sah saja. Untuk menjawab tuntutan JPU, pihaknya sudah menyiapkan pembelaan yang akan dibacakan pada persidangan Senin besok (19/9). “Jaksa menuntut 3,5 tahun itu sah-sah saja untuk membuktikan dakwaan,’’ kata Ribut ketika berada di Pengadilan Negeri (PN) Banyuwangi ■  Baca Iftitah...Hal 43

MENELITI: Iftitah saat pemeriksaan di Kejaksaan Negeri Banyuwangi beberapa waktu lalu. Dia menjalani sidang di Surabaya kemarin. GALIH COKRO /RaBa

KOPLO: Nur Rohim diamankan bersama puluhan pil dextro di Mapolres Banyuwangi kemarin.

Kulakan Dextro di Toko Jamu SILIRAGUNG - Anggota Satuan Narkoba (Satnarkoba) Polres Banyuwangi meringkus pengecer obat daftar G di Kecamatan Siliragung, Banyuwangi, sekitar pukul 15.30 Rabu sore kemarin (14/9). Pengecer obat jenis dextro tersebut adalah Nur Rohim bin Ngaidi, 24, warga Dusun Sumberurip, Desa Barurejo, Kecamatan Siliragung. Tersangka ditangkap saat mengecer pil dextro di kampungnya. Dari tangan Nur Rohim, polisi berhasil menyita sejumlah barang bukti (BB) berupa 57 butir pil dextro, uang Rp 100 ribu, dan satu dompet warna hitam ■

Raperda Reklame dan Korpri Terpental BANYUWANGI - Dua rancangan peraturan daerah (raperda) tentang pengaturan reklame dan raperda sekretariat Korps Pegawai Negeri (Korpri) resmi ditolak DPRD Banyuwangi kemarin (15/9). Dalam sidang paripurna dengan agenda pandangan umum (PU) fraksi atas diajukannya sembilan raperda oleh eksekutif kemarin, tujuh fraksi sepakat menolak membahas kedua raperda tersebut. Sejumlah partai pendukung pasangan Bupati Abdullah Azwar

Anas dan Wabup Yusuf Widyatmoko, yakni PDIP, PKNU, PKB, Partai Golkar, ternyata juga tidak mendukung raperda reklame dan raperda sekretariat Korpri. “Raperda tentang sekretariat Korpri ditangguhkan dulu,” tegas juru bicara FPDIP Dadang Wahyu. Dadang menjelaskan, pembuatan peraturan daerah (perda) tentang sekretariat Korpri dianggap belum penting. Bila itu dilakukan, bisa menyedot dana APBD. “Raperda pengaturan reklame bagi

fraksi kami juga belum bisa dibahas,” kata politisi asal Muncar itu. Pembahasan raperda pengaturan reklame ini, jelas Dadang, harus dibarengkan dengan raperda rencana tata ruang wilayah (RTRW). “Kita berharap eksekutif segera mengajukan draf raperda tentang RTRW, karena harus dibahas secara bersamaan,” tegasnya. Fraksi Gerindra dengan juru bicara Heru Budianto, malah berpendapat lebih keras lagi ■  Baca Raperda...Hal 43

GALIH COKRO/RaBa

JAGAL SEMPU: Terdakwa Haidori dan Andi Aziz keluar ruang sidang Pengadilan Negeri Banyuwangi kemarin.

Tetangga Dengar Suara Gaduh

 Baca Kulakan...Hal 43

PENYEBERANGAN

GALIH COKRO/RaBa

PENOLAKAN: Suasana rapat paripurna pandangan fraksi terhadap pengajuan 9 raperda di DPRD Banyuwangi.

BANYUWANGI - Sidang kasus pembunuhan keluarga Rosan kembali digelar di Pengadilan Negeri (PN) Banyuwangi kemarin (15/9). Agenda sidang tersebut adalah pemeriksaan saksi, yakni Miswan, yang merupakan tetangga keluarga Rosan di Desa Karangsari, Kecamatan Sempu.

Miswan mengatakan, pada pukul 23.00 malam kejadian, dirinya sempat terbangun ke kamar mandi. Ketika itu, dia mendengar kegaduhan dari rumah Rosan. Dia menduga, gaduh tersebut adalah pertengkaran antara suami istri yang tinggal tak jauh dari rumahnya ■  Baca Tetangga...Hal 43

Suka-Duka Pustakawan di Mobil Perpustakaan Keliling GALIH COKRO/RaBa

ISTIRAHAT: Kendaraan masuk dermaga MB2 pada arus balik Lebaran beberapa hari lalu.

Dermaga MB2 Berhenti Operasi KALIPURO - Angkutan Lebaran 2011 di pelabuhan lintas Ketapang-Gilimanuk sudah tuntas kemarin (15/9). PT. Indonesia Ferry (IF) Ketapang langsung melakukan evaluasi internal terhadap sarana dan prasarana pelabuhan. Salah satu hasil evaluasi, akan dilakukan penutupan sementara aktivitas di dermaga mobile bridge (MB) 2. Penghentian sementara MB 2 itu berlaku mulai pukul 07.00 hari ini hingga pukul 19.00 malam. Manager Operasional PT. IF Ketapang, Saharuddin Koto mengungkapkan, penutupan sementara dermaga itu dalam rangka maintenance (pemeliharaan) rutin. Dermaga MB 2 sudah waktunya dilakukan pemeliharaan setelah sekian lama digunakan aktivitas bongkar muat melayani penyeberangan dan angkutan Lebaran 2011 ■  Baca Dermaga...Hal 43 http://www.radarbanyuwangi.co.id

Jam Kerja Menyesuaikan Kondisi Langit Setiap hari mobil perpustakaan keliling rutin mangkal di tempat publik. Sesekali mobil itu juga menyambangi daerah pelosok. Jam kerja petugasnya pun berbeda dengan pegawai pemkab pada umumnya. GILANG GUPTA, Banyuwangi

MOBIL jenis big SUV (sport utility vehicle) itu sudah dimodifikasi sedemikian rupa. Sebagian besar kabin kendaraan itu sudah berubah fungsi sebagai rak buku. Tiap hari, mobil tersebut berkeliling dari satu kecamatan ke kecamatan lain. Ketika sore hari, mobil perpustakaan keliling berwarna biru tersebut

sering mangkal di Taman Sri Tanjung. Setiap hari Senin sampai Kamis, mobil itu selalu mendatangi tempat keramaian, seperti pasar, arena hiburan, dan sekolah. Pada Jumat dan Sabtu, perpustakaan keliling fokus mangkal di seputaran Kota Banyuwangi. Petugas perpustakaan keliling tersebut merupakan pegawai Kantor Perpustakaan Arsip dan Dokumentasi Banyuwangi. Mereka bergiliran dan disesuaikan jadwal tugas masing-masing. Bagaimana jam kerja mereka? Ali Murtadho, salah satu pustakawan mobil itu mengatakan, petugas yang jaga siang dan sore berbeda. Jika sudah bertugas sore hari, keesokan hari mereka wajib masuk kantor pada siang hari. “Yang jadwal pagi, tugasnya keliling ke kecamatan-kecamatan sesuai jadwal yang dikunjungi,” jelasnya. Ali mengaku tak keberatan terkait

Enam cakades keberatan biaya pelantikan Rp 22 juta

Biar murah, gabung saja dengan upacara apel pagi di Pemkab

Raperda reklame dan raperda sekretariat Korpri terpental

Terlalu banyak ‘PR’ itu tak baik GILANG GUPTA/RaBa

MANGKAL: Pustakawan merapikan buku di mobil perpustakaan keliling.

bertambahnya jam kerja tersebut. Sebab, dengan menjadi petugas perpustakaan keliling, mereka bisa menyervis masyarakat yang ingin membaca. “Tidak ada masalah untuk jam kerja,” cetusnya. Menurut Ali, jadwal tutup per-

pustakaan keliling menyesuaikan kondisi cuaca. Jika jarum jam sudah menunjukkan pukul 17.00, tapi situasi langit tetap terang, maka perpustakaan tetap buka sampai langit terlihat gelap ■  Baca Jam...Hal 43

email: radarbwi@gmail.com/radarbwi@yahoo.com


34

Jumat 16 September 2011

Potensi Desa Kedayunan, Kecamatan Kabat

Produksi Tape, Datangkan Singkong dari Bondowoso PRODUK KEDAYUNAN: Paving produksi UD Timur Bersaudara

Paving Kedayunan Dikirim ke Bali KEDAYUNAN - Kualitas paving buatan UD Timur Bersaudara Kedayunan, Kecamatan Kabat, telah dikenal sampai di seluruh wilayah Banyuwangi. Bahkan, pihak perusahaan telah mengembangkan pangsa pasar sampai ke Sanur, Bali. Produksi UD Timur Bersaudara antara lain jenis paving stone K 300, kanstin, uskup, eternet, wales 8 ton. Produk-produk itu mampu menguasai pasar paving.” Kita memulai usaha pembuatan paving sejak tahun 2007,’’ kata Ir. Ahmad Yani pemilik usaha paving Kedayunan. Pekerja paving berjumlah 66 orang berasal dari Desa Dadapan dan warga sekitar pabrik. Produksi paving memakai mesin besar dan mesin kecil.” Kita berdayakan warga sekitar dan sekaligus mengurangi angka pengangguran,’’ jelasnya. (aif).

UJI KIR

KEDAYUNAN – Desa Kedayunan, Kecamatan Kabat, punya potensi ekonomi yang terus dikembangkan. Salah satunya adalah produksi tape. Berbagai macam jenis tape bisa didapatkan di kedai tape Kedayunan, Kecamatan Kabat. Mulai dari dodol tape, tape bakar, prol tape, suwar-suwir, dan tape spesial. Dengan empat karyawan yang berasal dari tetangga, mereka memproduksi tape menjadi jajanan yang enak untuk dinikmati. “ Untuk singkongnya kita import dari Binakal Bondowoso,’’ kata Nur Hasanah pemilik kedai Tape Kedayunan. Nur Hasanah menjelaskan, singkong yang ada di Binakal

Bondowoso tersebut mempunyai kualitas yang baik yakni kadar air rendah, warna kuning, rasanya beda dan tahan lama.Dalam 3 hari sekali mengimport 5-7 kwintal singkong dari Bondowoso.” Singkong dari Banyuwangi kualitasnya kurang baik, hanya daerah Songgon yang kualitasnya lumayan,’’ jelas Nur Hasanah. Dengan kondisi seperti ini, Nur Hasanah berharap agar di daerah Banyuwangi ada kualitas singkong yang baik. Mungkin hanya membeli bibit singkong saja namun pemeliharaan dilakukan di Banyuwangi sehingga bisa mengurangi pengeluaran yang ada. “Semoga komoditas tape bisa berkembang baik di Banyuwangi,’’ harap Nur Hasanah. (aif)

FOTO-FOTO: IWAN SETIONO/RaBa

LEZAT: Nur Hasanah menunjukkan dodol tape di kedai tape Kedayunan kemarin.

OPINI Sudah Saatnya Banyuwangi Berbenah

SIGIT HARIYADI/RaBa

TELITI: Petugas memeriksa kendaraan yang melakukan uji kir di UPTD PKB Situbondo kemarin (15/9)

Sebulan 400 Kendaraan SITUBONDO – Maraknya kasus kecelakaan lalu-lintas yang terjadi di hampir seluruh daerah, membuat kepala Unit Pelayanan Terpadu Daerah (UPTD) Pengujian Kendaraan Bermotor (PKB) Situbondo, Hendra Seputra angkat suara. Menurut Hendra, salah satu fungsi uji berkala terhadap kendaraan (uji kir) adalah mengurangi dan mencegah kemungkinan terjadinya laka-lantas. Sebab, selain faktor kelalaian manusia, tidak jarang kasus kecelakaan yang terjadi diakibatkan kondisi kendaraan yang tidak laik jalan. “Salah satu tujuan pengujian kendaraan adalah untuk memberikan jaminan keselamatan secara teknis terhadap penggunaan kendaraan bermotor. Jika tingkat kepakeman rem, dan lain sebagainya memadai, otomatis potensi suatu kendaraan mengalami kecelakaan dapat diminimalisasi,” ujarnya. Fungsi lain uji kir yang tidak kalah penting adalah untuk memberikan informasi kepada masyarakat, dalam hal ini para pemilik kendaraan, tentang kondisi kendaraan serta saransaran perawatannya. Selain itu, pengujian kendaraan juga bertujuan untuk melestarikan lingkungan dari kemungkinan pencemaran yang diakibatkan oleh penggunaan kendaraan. Hendra mengungkapkan, dalam sebulan, rata-rata jumlah kendaraan yang melakukan uji kir sebanyak 400 unit. “Uji kendaraan dilaksanakan secara periodik, yakni enam bulan sekali. Jika oleh tim penguji, sebuah kendaraan dinyatakan tidak lulus, maka pemiliknya diberi waktu untuk memperbaiki kendaraannya. Setelah diperbaiki, kendaraan tersebut akan diuji kembali,” ungkapnya. (sgt/aif)

KITA kagum dengan perkembangan Banyuwangi. Lapangan Terbang Blimbingsari kini telah beroperasi. Diharapkan, transportasi tidak menjadi kendala lagi bagi calon investor yang ingin menanamkan modal di Banyuwangi. Selain itu, juga diluncurkannya Sabuk Nusantara 57 dan 58 yang menghubungkan Banyuwangi dengan pulau-pulau kecil. Jalur Lingkar Selatan Pulau Jawa juga akan membuat wilayah Banyuwangi Selatan lebih hidup. Sektor pariwisata juga tidak luput dari perhatian. Pantai Plengkung dan Gunung Ijen kini menjadi wisata unggulan Jawa Timur sebagai magnet penarik wisatawan, baik domestik maupun mancanegara. Bahkan, kini Kawah Ijen telah diusulkan masuk dalam peta wisata dunia. Kebijakan lain juga tak kalah menarik untuk disimak, seperti pembatasan izin berdirinya pasar modern. Itu sangat bagus agar pedagang kecil dapat berkembang dan mengurangi pesaing (competitor) bagi usaha kecil/retail yang bermodal pas-pasan. Tidak ketinggalan, penandatangan memorandum of understanding (MoU) dengan Bank Umum Nasional dalam rangka kerjasama penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Kabupaten Banyuwangi. Dengan mempermudah masyarakat mengakses dana KUR, maka akan mendorong masyarakat Banyuwangi mengembangkan usaha. Itu akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi regional yang berkembang dengan mantap (steady growth). Permasalahan Ekonomi Banyuwangi Pada akhir tahun 2010, pertumbuhan ekonomi Banyuwangi mengalahkan Kabupaten Jember, Bondowoso, dan Situbondo; yaitu mencapai 6,81 persen.

O l e h

Ridwan Wahyudi* Produk domistik regional bruto (PDRB) Banyuwangi juga paling tinggi dibanding kabupaten–kabupaten tersebut, yaitu mencapai Rp. 25,964 triliun (17/ 3). Itu merupakan pencapaian yang positif dan perlu diapresiasi bersama. Akan tetapi, capaian yang mengalahkan daerah lain tersebut dinodai dengan pendapatan asli daerah (PAD) yang kecil Rp. 87,091 miliar. Bahkan, kita lebih rendah daripada Jember yang sudah diatas Rp. 100 miliar. Itu merupakan sebuah gejala unsynchronized. Padahal, menurut Darwanto (2007), korelasi antara pertumbuhan ekonomi PDRB dan PAD sangat signifikan. Artinya, jika pertumbuhan ekonomi PDRB suatu daerah besar, maka PAD-nya pun juga besar. Namun, yang terjadi di Banyuwangi adalah sebaliknya, PAD Banyuwangi kalah dengan Jember yang faktanya pertumbuhan ekonomi PDRBnya lebih kecil daripada Banyuwangi. Sebenarnya, melalui reformasi birokrasi yang efektif dalam arti yang seluas– luasnya, minimnya PAD dapat kita tekan sehingga tidak banyak penerimaan yang mrembes yang dapat mengurangi target penerimaan yang direncanakan. Selain itu, ada korelasi positif antara PAD dan belanja daerah (govern-

ment expenditure) yang dapat memacu pertumbuhan ekonomi. Pengalokasian PAD harus efisien dalam menunjang infrastruktur, sehingga dapat menarik investor berinvestasi di Banyuwangi. Itu sangat penting dilakukan. Sering kita jumpai sarana dan prasarana tidak mendukung iklim investasi. Hal itu menimbulkan pertanyaan bagaimana sebenarnya alokasi PAD terhadap belanja modal, apakah PAD rendah ataukah alokasinya yang kurang tepat? Sebagai perbandingan terhadap masalah ini, pernah disampaikan Abdullah dalam Prilaku Oportunistik Legislatif dalam Penganggaran Daerah (2004). Abdullah menemukan per-bedaan preferensi eksekutif dan legislatif dalam pengalokasian spread PAD ke dalam belanja sektoral. Alokasi untuk infrastruktur dan DPRD mengalami kenaikan, tapi alokasi untuk belanja modal (capital expenditure) justru mengalami penurunan. Abdullah menduga power legislatif yang sangat besar menyebabkan diskresi atas penggunaan spread PAD yang tidak sesuai preferensi publik dan tidak bernilai investasi. Potensi yang Terabaikan Kita patut berbangga karena Banyuwang;i kini penuh inovasi dan kreasi. Banyak muncul ide baru yang cerdas dan aktual dalam bentuk kebijakan guna membangun dan menyejahterakan rakyat Bumi Blambangan. Akan tetapi, hal tersebut masih kurang representatif karena ada hal penting yang terlupakan. Dalam memacu pertumbuhan ekonomi yang berarti proses kenaikan output perkapita diproduksi dengan produk domestik regional bruto perkapita (Boediono:1985), maka investor lokal harus diprioritaskan dengan sebaik– baiknya oleh pemerintah. Investor lokal

adalah para TKI (tenaga kerja Indonesia) yang telah menggerakkan perekonomian lokal pedesaan. Melalui remmitance yang dikirimkan ke keluarganya, terjadi peningkatan konsumsi dan tabungan keluarga TKI. Sebetulnya itu adalah sesuatu yang baik dan wajar, karena gaji yang didapat di luar negeri jauh lebih besar disbanding di negeri sendiri. Jika mantan atau keluarga TKI memiliki jiwa entrepreunership yang mampu memproduksi barang dan jasa serta sanggup menyerap tenaga kerja lokal, kenapa tidak diberdayakan. Kenyataanya, banyak TKI yang bingung hendak membuka usaha apa setelah pulang ke kampung halaman. Sebab, mereka kurang diarahkan dan kurang diberdayakan. Tidak ada pilihan lain, mereka akan kembali menjadi TKI lagi. Alasan yang mudah bagi mereka adalah “Di sini mau kerja apa?” Mengapa tidak diberdayakan? Padahal mereka punya modal. Hingga hari ini, TKI dianggap sebagai komponen yang tidak begitu penting bagi pemerintah. Padahal, mereka telah memberikan kontribusi yang sangat besar. Minimnya perhatian dan pemenuhan hak atas TKI merupakan gejala inkonsisten pemerintah dalam menyikapi permasalahan ini. Sebagai bukti, Undang–Undang tentang perlindungan TKI terbukti tidak mampu melindungi TKI. Meski telah didorong banyak pihak untuk direvisi, hingga kini belum direvisi. *) Koordinator Divisi Informasi dan Dokumentasi DPC Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) Banyuwangi dan Pengamat Ekonomi.

Pemimpin Redaksi: Elly Irwan Suryanto. Redaktur Pelaksana: Rahman Bayu Saksono. Redaktur: Syaifuddin Mahmud, Ali Sodiqin. Staf Redaksi: AF Ichsan Rasyid, Agus Baihaqi, Abdul Aziz, Niklaas Andries, Ali Nurfatoni (Banyuwangi), Edy Supriyono, Sigit Hariyadi (Situbondo). Fotografer: Galih Cokro Buwono. Editor Bahasa: Minhajul Qowim. Lay Out/Grafis: Khoirul Muklis, Cahya Heriyanto, Mohammad Isnaeni Wardan Iklan: Sidrotul Muntaha, Tomy Sila, Yusroh Abdillah. Administrasi Iklan: Yetty Maya Purwosari. Desain Iklan: RodyaYuliani. Keuangan: Citra Puji Rahayu. Kasir: Anissa Windyah Sari. Pemasaran/Event: Gerda Sukarno Prayudha, Iwan Setiono, Benny Siswanto, Samsuri (Situbondo). Penerbit: MENDORONG PERUBAHAN DAN PEMBARUAN PT Banyuwangi Intermedia Pers. SIUPP:1538/SK/Menpen/SIUPP/1999. Direktur: Samsudin Adlawi. General Manager: A. Choliq Baya. Alamat Redaksi/Iklan: Jl.Yos Sudarso 89 C Banyuwangi,Telp: (0333) 412224-416647 Fax Redaksi: 0333416647, Fax Iklan/Pemasaran: (0333) 415153, Biro Genteng: Jalan Raya Jember nomor 47 Genteng, Telp : (0333) 845860. Biro Situbondo: Jl. Wijaya Kusuma No. 60 Situbondo, Telp : (0338) 671982. Email: radarbwi@jawapos.co.id, radarbwi@yahoo.com, radarbwi@gmail.com. Rekening: Giro Bank Mandiri Nomor Rekening 1430002019030. Surabaya: Yamin Hamid, Graha Pena Lt .15, Jl Ahmad Yani 88 Telp. (031) 8202259 Fax. (031) 8295473. Jakarta: Gunawan, Jl Raya Kebayoran Lama 17, Telp (021) 5349311-5, Fax. (021) 5349207. Tarif Iklan Display: hitam putih Rp 18.000/mmk, berwarna depan Rp 30.000/mmk, berwarna belakang Rp 27.500/mmk, Iklan Baris Umum: Rp. 30.000/baris, Lowongan: Rp 45.000/baris, Sosial: Rp 12.000/mmk. Percetakan: Temprina Media Grafika, Jl Imam Bonjol 129 Jember Telp (0331) 320300.  Wartawan Radar Banyuwangi dilarang menerima uang maupun barang dari sumber berita.

 Wartawan Radar Banyuwangi dibekali dengan kartu pers yang dikenakan selama bertugas.



Materi iklan/advertorial di luar tanggung jawab Radar Banyuwangi


cmyk

35

Jumat 16 September 2011

Panen, Wereng Datang lagi

KDRT

Sering Dikasari, Istri Polisikan Suami SEMPU - Merasa tak tahan sering dikasari, Sukarti, warga Dusun Awu-Awu, Desa Temuasri, Kecamatan Sempu, nekat melaporkan suaminya ke polisi, kemarin. Atas laporan tersebut, sang suami, Buang alias Bambang Sukirman, 59, akhirnya dicokok polisi di rumahnya. Usai menjalani pemeriksaan, Buang langsung dijebloskan ke ruang tahanan Mapolsek Sempu. Kapolsek Sempu AKP Toha Choiri mengatakan, selain dilaporkan istrinya atas dugaan tindak pidana kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), Buang diduga juga melakukan pencabulan terhadap putri kandungnya sendiri. Hanya saja, sejauh mana dugaan kasus KDRT dan pencabulan yang dilakukan tersangka, Kapolsek belum bisa menjelaskannya secara detail. Sebab, dua kasus yang menjerat Bambang, masih dalam proses penyidikan. ‘’Yang bersangkutan masih dimintai keterangan, detailnya belum bisa kita sampaikan,” kata Kapolsek. Meski demikian, polisi sudah memiliki bukti permulaan yang kuat untuk menangkap dan menahan Bambang. Bahkan, polisi juga sudah memintakan visum at repertum atas nama Saritem, 12 (nama samara), korban dugaan pencabulan. ‘’Visumnya sudah kita mintakan ke Puskesmas, tinggal nunggu hasilnya,” imbuh Kapolsek. Atas dugaan dua tindak pidana tersebut, tersangka dijerat dengan Undang-Undang (UU) Nomor 23/2004 tentang penghapusan kekerasan dalam rumah tangga dan UU NOmor 23/2002 tentang perlindungan anak, dengan ancaman hukuman minimal tiga tahun dan maksimal 15 tahun penjara. (azi/aif )

ALI NURFATONI/RaBa

DIBABATI: Sejumlah petani di Dusun Cemetuk, Desa Cluring terpaksa memanen padi hanya untuk pakan hewan ternak.

Protes Biaya Pelantikan Enam Cakades Dibebani Rp 22 Juta

ABDUL AZIZ/RaBa

DITAHAN: Bambang saat menjalani pemeriksaan penyidik di Polsek Sempu, kemarin.

GLENMORE- Mengaku ditarik biaya untuk pelantikan, calon kepala desa (cakades) terpilih Desa Sumbergondo, Kecamatan Glenmore, Norman, merasa keberatan. Sebab, biaya sekitar Rp 22 juta lebih untuk enam cakades tersebut dinilai memberatkan. ‘’Awalnya kami berenam dimintai biaya Rp 24.730.000, tapi setelah kami menyampaikan keberatan kepada Kabag Pemerintahan, Pak Cletto, akhirnya turun menjadi Rp 22 juta lebih sedikit,” ungkap Norman kepada RaBa, kemarin. Norman yang juga ayah kandung ang-

Penyidikan Kasus Wayan Lamban Berkasnya Belum Dilimpahkan ke Kejaksaan CLURING – Penyidik Polsek Cluring terus mengebut pemeriksaan I Wayan Bagiarta, bos Hotel Garden Cottage yang menghalangi kinerja wartawan. Tidak lama lagi, Berita Aacara Pemeriksaan (BAP) tersangka Wayan Bagiarta segera dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Banyuwangi. Kapolsek Cluring AKP Agung Setyo Budi mengatakan, pihaknya telah melakukan proses penyidikan sesuai prosedur. Penyidikan agak lamban karena

tersangka dalam sebulan terakhir memang dalam kondisi tidak sehat. ‘’Masih belum sembuh, saya tahu sendiri kalau dia baru saja dioperasi penyakit prostat,’’ jelasnya. Kapolsek menegaskan, dalam waktu dekat, BAP tersangka Wayan akan dilimpahkan ke kejaksaan. ‘’Baru senin kemarin kami periksa lagi, dalam waktu dekat berkasnya akan kami limpahkan ke kejaksaan,’’ janjinya. Sementara itu, penanganan kasus yang menciderai jurnalis Banyuwangi itu mengundang reaksi Hary Ramzy. Korban kekerasan Wayan itu akan terus mengawal perkembangan kasus Wayan. ‘’Saya kecewa dengan pihak penyidik,

SINGOJURUH- Penderitaan para petani padi di Dusun Kedungliwung, Desa Kemiri, Kecamatan Singojuruh, tampaknya belum juga berakhir. Baru dua kali menikmati panen padi, mereka kembali harus merasakan gagal panen karena serangan hama wereng. Seperti yang terlihat kemarin, hamparan padi yang hampir panen di dusun tersebut tampak rusak parah karena serangan hama wereng. Bahkan kondisinya sudah tidak memungkinkan lagi untuk panen. Menurut Mahfud, seorang buruh tani setempat, tanaman tersebut adalah milik juragannya,H. Abdurrahman. ‘’Sudah dua panen ini Mas rusak terus diserang wereng,” ujar Mahfud saat ditemui koran ini di pematang sawah kemarin. Dia menuturkan, beberapa bulan lalu, para petani di Dusun Kedungliwung, sempat merasakan dua kali panen setelah dua tahun lamanya gagal panen karena serangan hama tikus dan wereng. Namun kegembiraan petani menyambut dua kali panen tersebut, kembali terhapus karena tanpa diduga hama wereng kembali datang. ‘’Semua tanaman padi di sini banyak yang rusak,” kata Mahfud. (azi/aif)

lamban sekali dalam kasus ini,’’ sesalnya. Hary menegaskan, kalau penanganan perkara ini terus-terusan lamban, piahknya tidak segan-segan akan melaporkan perkara tersebut ke Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Jatim. ‘’Bukti-bukti kaset akan saya kirim ke Polda Jatim,’’ ancam Hary. Sekadar tahu, pemilik hotel Garden Cottege melakukan ancaman kepada tiga jurnalis saat peliputan pasangan mesum di hotel tersebut. Ketiga korban adalah M.Iqbal, Handoko dan Hary Ramzy. Namun, sudah tiga bulan kasusunya berjalan, berkasnya tak kunjung dilimpahkan ke kejaksaan. (ton/aif)

gota DPRD Banyuwangi, Viky Septalinda tersebut menyebutkan, bahwa anggaran Rp 22 juta lebih tersebut dibagi enam orang cakades. Enam cakades terpilih tersebut, adalah dia sendiri, cakades Tegalharjo, Kecamatan Glenmore, Sempu, Pesucen, dan Siliragung. ‘’Satu lagi kades terpilih saya lupa namnya,” imbuhnya. Meski mengaku keberatan dengan beban biaya pelantikan tersebut, Norman dan lima cakades terpilih lainnya mengaku tidak bisa berbuat banyak. Sebab, semua cakades mengaku ingin segera dilantik setelah terpilih dalam ajang demokrasi tingkat desa tersebut. ‘’Teman-teman ingin segera dilantik, jadi ya nggak bisa menolak juga,”tandas Nor-

man yang mengaku belum tahu kapan waktu pelantikan tersebut digelar. Sementara itu, Kabag Pemerintahan Pemkab Banyuwangi, Anacletto Dasilva merasa aneh dengan sikap Norman. Sebab, ketua panitia pelantikan cakades terpilih adalah Norman. ‘’Lho, ketua panitianya kan Norman sendiri, kok justru protes ke saya,” ujar Anacletto dihubungi via ponselnya, kemarin. Mantan Camat Kalibaru, itu menuturkan, beberapa waktu lalu, pihaknya memang menggelar rapat persiapan pelantikan dengan enam cakades terpilih di ruangannya. Saat menggelar rapat bersama tersebut, Cletto, mengaku sudah menyampaikan apa yang harus dipersiapkan termasuk

anggaran untuk pelantikan. Khusus terkait anggaran, Cletto mengaku sudah menyampaikan beberapa biaya rincian biaya di antaranya konsumsi, pengamanan dan publikasi. ‘’Saya sampaikan perkiraan jumlah anggarannya, dan mereka silahkan mengambil kesepakat. Nah kalau mereka sendiri sudah sepakat jumlah biayanya, mengapa sekarang justru ada yang keberatan,” tandasnya. Apakah tidak ada anggaran dari APBD untuk pelantikan? Adik kandung mantan pejuang Timor Leste, Eurico Gueteres itu mengaku tidak ada. ‘’Selama ini, biaya pelantikan memang ditanggung para calon kades terpilih. Di APBD memang nggak ada anggarannya,” tegasnya. (azi/aif)


PARIWARA

Jumat 16 September 2011

36

Jawa Pos Hot Sale 2011 Di Hi-Tech Mall PRODUK paling hot dengan harga super hot. Semua bisa ditemui di ajang Jawa Pos Hot Sale 2011 ini. Even yang digelar mulai besok hingga 2 Oktober 2011 itu bakal memajang produk-produk TI terbaik yang dimiliki Hi-Tech Mall. Hi-Tech Mall memang selalu aktif untuk ambil bagian dalam pagelaran hot sale yang digelar Jawa Pos tiap tahun. Anda bisa membuktikan langsung lewat penawaran Toshiba NB520, Win7 harganya Rp.3,7juta menjadi Rp.3,35juta. Dell 4110 i5, core i5, 4 GB, 640 GB HDD seharga Rp.6,75juta turun jadi Rp.6,3juta. Acer AMD E350, 1 GB DDR3, 500 GB HDD, ATI Radeon 256 MB, Win7 ditawarkan Rp.3,95juta dari Rp.4,05juta free modem, supercare, dan anti virus. Ada pula, Anote CA 9242, Core 2 Duo, 12" seharga Rp.3,199juta kini menjadi Rp.2,75juta saja. Lenovo G460, Core i3, 2 GB DDR3, 500 GB HDD ditawarkan Rp.3,999juta yang sebelumnya Rp.4,243juta. Asus eeePC 1015B harga Rp.2,45juta jadi Rp.2,25juta free flashdisk. Zyrex SKY LM 1211, N455, 1 GB, seharga Rp.2,099juta turun menjadi Rp.1,899juta. Anda juga bisa mendapatkan

Canon IP 2770 + modif seharga Rp.425ribu saja. Epson L100 seharga Rp.1,25juta free 2 botol tinta color. Mengusung Resolusi SUGA (800x600) free screen 70", LG projector BS275 turun dari harga Rp.3,5juta jadi Rp.3,299juta. Disusul Monitor LG 3D “W63D”, 23" seharga Rp.3,5juta yang turun menjadi Rp.3,299juta saja. Android Sale Paket produk berbasis android ini juga memberikan kejutan spesial untuk pengujung pameran. Dimulai Wearnes Litepad LP-1021 sebelumnya Rp.6,497juta kini seharga Rp.5,497juta saja plus free modem 3G, TShirt, ponsel + pulsa Rp.150ribu. Onepad SP1113G, NVidia Tegra, 10", seharga Rp.3,999juta turun menjadi Rp.3,499juta yang menggandakan bonusnya dengan memberikan 16 GB Micro SD dan folder Onepad gratis. Asyiknya lagi, VTab VT 751, 7", memory 4 GB bisa anda miliki hanya dengan harga Rp.999ribu. Huawei S7 Slim seharga Rp.3,199juta jadi Rp. 2,95juta free 90 hari internetan. AHAPad S7 Slim seharga

Banjir Bonus Hingga Notebook

Rp.3,177juta jadi Rp.2,9jutaan free headset dan internetan unlimited 60 hari. Vandroid T1R hanya Rp.2,199juta. Olivepad seharga

Halal Bihalal KPRI Cita Suraya

Sosialisasi Hasil Rakernas VII PKK BANYUWANGI – Camat Banyuwangi H.M. Luqman membuka sosialisasi hasil Rakernas VII PKK di pendapa Kecamatan Banyuwangi kemarin (15/9). Kegiatan itu bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat, melalui Tim Penggerak PKK sampai tingkat dasa wisma. Sosialisasi itu dihadiri oleh ketua dan pengurus Tim Penggerak PKK Kecamatan Banyuwangi, ketua dan pengurus PKK Kelurahan se Kecamatan Banyuwangi serta para undangan. Bentuk kegiatan berupa pembekalan kepada seluruh kader PKK Se Kecamatan Banyuwangi.” Peserta pembekalan berjumlah 225 orang yang terdiri dari PKK Kelurahan berjumlah 198 orang dan PKK Kecamatan berjumlah 27 orang,’’ jelas ketua panitia sosialisasi, Titik Bidayati Suyanto.

Sementara itu, Camat Luqman menyambut baik sosialisasi Rakernas PKK tersebut. Karena kegiatan itu sangat bermanfaat untuk kemajuan dan kiprah PKK. Peran PKK sangat dibutuhkan untuk per-

Rp.2,88juta jadi Rp.2,449juta free akses 2 GB internet. Inforce 7” DM 70 harga Rp.1,4 juta menjadi Rp.1,1juta. (*)

kembangan dan kemajuan di Banyuwangi. “Para peserta bisa memahami dan menyosialisasikan serta membina kader PKK yang lain, keluarga serta masyarakat di lingkungannya,’’ harap Luqman. (adv)

IWAN SETIONO/RaBa

KOMPAK : H.M. Luqman bersama tim penggerak PKK Kecamatan Banyuwangi kemarin.

BANYUWANGI - Untuk mempererat tali siraturahmi antar-anggota KPRI Cita Suraya dan jajaran UPTD Pendidikan Kecamatan Banyuwangi menggelar acara halal bihalal di Gedung Wanita Paramitha Kencana kemarin (15/9). Dan dalam kesempatan tersebut, digelar temu pisah antara Kepala UPTD yang lama Drs Adnan Kohar dengan Kepala UPTD Banyuwangi yang baru Nurhamim SPd, Msi. Acara tersebut sekaligus menjadi ajang sosialisasi lembaga UPTD Pendidikan Banyuwangi. “Kalau dahulu namanya UPTD TK/SD,’’ kata Nurhamin. Nurhamin mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran pendidikan terutama di wilayah Kecamatan Banyuwangi, karena telah memberikan sumbangsih pikiran dan prestasi yang patut di bang-

BANYUWANGI

DIJUAL Nissan Xtrail 2.5L ST AT th 2003 hitam hrg 152,5 jt nego brg istw, Bisa cash/ kredit hub (0333) 631526 – 635176 , 0811351148

DIJUAL Suzuki ST 100 SP th 2000 biru mtl hrg 47,5 jt nego brg istw , Bisa cash/kredit hub (0333) 631526 – 635176, 0811351148

DIJUAL Suzuki SB416 Escudo (jeep) th 2000 biru mtl hrg 92,5 jt nego brg istw , Bisa cash/ kredit hub (0333) 631526 – 635176, 0811351148

IWAN SETIONO/RaBa

HADIR : (Dari kiri ) Maskyur, Ust Usolin, Catur Pamarto, Camat M.Luqman, dan Nurhamin beserta istri.

BANYUWANGI

SITUBONDO

SITUBONDO

•TANAH 1900M2•

•HONDA•

•TANAH - MOBIL•

TANAH 1900m2, Ds Kedayunan, ada phn durian dll, dlm kampung,T.426449/ 081911695857

ALL New Jazz 11’ Polish Metal, KM 4rb, V-kool, Alarm, Anti Karat Elektronik, Dll Hrg 195Jt Nego TPHub 085852378900

DJL Tanah SHM L 271M2 Jl Melati VI/9, 90Jt/Rmh+Toko GPM A14, Panther 91, 43Jt, Trm Carter Avanza;08123463642

•READY STOCK•

BANYUWANGI

•KERTANEGARA•

•SAWAH TEPI JALAN•

DJL Rmh Jl. Kertanegara/Baluk Bgn 76M2 Tanah 200M2 Blkg bisa ditingkat. Lsg bisa ditempati, harga nego TP. Hub 081-803587-755

DJL Sawah L 8500m2 SHM lok bts kota Ds Bakungan tp Jln aspal. 450Jt. 081234535857

•PERUM PURI BRAWIJAYA• DJL Cepat Rmh Siap Huni DiPerum Puri Brawijaya Blok B No1. Sertifikat Hak Milik Hub: 081231130245 DIJUAL Mts T120ss pu 1.5 FD (pick-up) th 2009 hitam KNZI hrg 71,5jt nego brg istw Bisa , Kash/ kredit hub (0333) 631526 – 635176 , 0811351148

ngi H.M. Luqman, Catur Pamarto dari Dinas Pendidikan Banyuwangi. Hadir pula para pengawas sekolah, kepala sekolah, serta para guru se Kecamatan Banyuwangi. (adv)

•RUMAH•

DJL Rmh & Bgnn L 320M2 Letak Strategs Didpn Pintu Masuk ASDP, Ketapang Bwi Hub: 081358436164

DIJUAL Daihatsu F70R-R Taft (jeep) solar th 1989 hitam hrg 52,5 jt nego brg istw, Bisa cash/ kredit hub (0333) 631526 – 635176 , 0811351148

gakan. “Semoga prestasi ini dapat dipertahankan bahkan dapat ditingkatkan lagi,’’ harapnya. Acara halal bihalal dikalangan guru tersebut dihadiri Camat Banyuwa-

DJL Rmh Jl. Adi Sucipto 56 Bwi, LB 600m2, LT 1742m2, Hub: 08123461944/8918785

•RUMAH & BANGUNAN•

Djual cpat, lokasi jl.KH.Agus Salim 108 bwi, Bngunan 108m2, Tnh 680m2, tepi jln besar, cck unt rmh pribadi/usaha, 550jt nego, bisa kredit

Bukan Hi-Tech Mall kalau tak menyediakan bonus tambahan. Axioo HNMP022, Dual Core B940, 1 GB DDR3, 320 GB HDD seharga Rp.3,399juta free upgrade memory 1 GB memberikan kesempatan bagi anda untuk memenangkan lucky draw mobil Xenia. Sebuah USB Mini Bluetooth dan T-Shirt keren gratis diberikan jika anda membeli produk Wearnes Quadra CNT-1301, Core 2 Duo, 13", 2 GB DDR, 500 GB HDD turun harga dari Rp.4,3juta jadi Rp.3,797juta. Dapatkan promo menarik dari broadband-broadband seperti Telkomsel, AHA, XL, 3, Quicknet, Flexinet dan Smartfren yaitu modem mulai Rp.100ribuan. Dan seperti biasa, Hi-Tech Mall juga kembali memberikan hadiah langsung selain bonus-bonus yang diberikan para vendornya itu. Hadiah langsung mulai puluhan printer, notepad hingga notebook dan ratusan hadiah langsung lainnya untuk setiap pembelanjaan produk berstiker Hi-Tech Mall minimal Rp 2 juta dan pembelian minimum pembelanjaan Rp 500 ribu untuk mug eksklusif yang tercetak langsung foto Anda. Masih menimbang-nimbang untuk datang di pagelaran paling hot ini? Tak perlu berpikir panjang. Hi-Tech Mall memang jagonya produk murah dan unggul. Ingat IT, Ingat Hi-Tech Mall dong. (*)

•TANAH KEBUN• DJL Tanah Kebun L22.250 Dsn Kejoyo Tambong Ada 100Phn Kelapa 1000Pepaya, bs Ut Usaha Batu Bagn Hub 085258759917

•TANAH L 4,65 HA•

•ISUZU PANTHER•

•PULSA ELEKTRIK•

DJL Panther Super Royal HI-GLX 97 biru met istimewa. Hub: 08121732210

DAPATKAN HP NOKIA C7 GRATIS, Syrt jadi agen PULSA Elektrik Yg Serius.TULIS :REG#C7#Nama#Alamat Lengkap, SMS KAN Ke-085268357775.Tbts Utk8 Org

•SAWAH•

DJL Salah Satu Vario Techno CBS Th2010 & Jupiter MX 2007 Hub 081234590052

DJUAL Sawah Dlm Kota, SHM 1Ha 400Jt Nego Hub: (0333)424368

RUMAH 3Kmtdr, 3 Km Mnd, Perum Graha Blambangan Blok A6 Hub:08122114228

•TANAH DIJUAL•

•PROPERTY•

LUAS 2480M2 Lokasi Pakis Jalio, SHM, Berminat Serius Hub: 0877-55723445

PERUMAHAN Brawijaya Asri Blok B-5.Jl Kerta negara Bwi. Tipe 36/216 Renovasi. Hub 08123254317

•SAWAH•

•PROPERTY•

•PROPERTY• DIBANGUN 4Unit Ruko 2Lt (DIJUAL-Sisa 1 unit Ruko) Lok Jl Agussalim (Blkg Untag) Bwi Hub Anugerah Fotocopy Tlp.081233669969

•DIJUAL CEPAT• RMH Jl Adi Sucipto 63 Dpn Kntr Golkar & Togamas, Strategis, Pusat Kantor Hub: 081336450163 (A. Rofik)

RUMAH & TOKO DJL. Tk+Rmh Tkt 2, full perabot , strategis Jl. Kembar Lt. 310/490m, uk. 10X31 M, marmer, ksnjati, Tk. SriwijaYA JL.Gajah mada 274 gtg-bwi H. sugiarto 081233499888,031703388181

DJUAL Sawah Dlm Kota, SHM, 4500M2, Dpn Perumahan 170Jt Nego Hub: 081346293265

•TANAH KAPLING• DJL 2 Tnh Kapling Gandeng SHM, L. 10x40M2, Hrg NEGO. Dan1 Tnh Kapling.Lok Pinggir Jln L. 10x20 M2 Harga NEGO, SHM, Cck u/ Investasi, lok.JL.Sutawijaya (Dpn Prm Istana Brawijaya). TP. Hub; 0333-8930348.

•TANAH KAPLING• DIJUAL Tanah L 2600 M Jl. Mega segara Berminat Hub. 081558705503

SITUBONDO •TANAH 271M2• DJL CPT SHM L 271m2, Jl. Melati VI/9. 90jt / Rmh toko GPM A14, Panther ‘91 43jt, trm carter Avanza, 08123463642

•RUMAH SEWA• Rmh+UangSewa2ThnTunai.PenatabanPggrJln BsrLt.1750Lb + 390 SHM Andre08211380580

SITUBONDO •DIJUAL CEPAT• DJL Rmh SHM Lt. 92 M2 4 Kt dr , Rt. 2 Km Perum Panper Blk CC 16 H-0341-715472 /TP

•DIJUAL• DJL Ruko 2Lt, 5,5mx12m. Jl Raya 157 Rogojampi Bwi Ex.Sawerigading, SHM, IMB,PLN, Telp, PDAM Hub: 087857211611

•DIKONTRAKAN•

JEMBER •SUMBERSARI•

BANYUWANGI •TANAH 1665M2• DJL SEGERA Tanah 8050m2+bangunan rumah. Ada 63 pohon rambutan dan 2 bekas kolam pemancingan, di dusun Pekulo, SHM, harga 375 juta (nego), peminat serius Hub: 081554147502.

•TANAH 1665M2• DJL CPT Tnh 1665m2 d blkg Bulog Ketapang Bwi, Hrg 250jt. H: 08123461944

•TANAH 300 M2/• DJL Tnh Kapling SHM L +- 300 M2/ 1 1/2 Kavling Lok. Dlm Kota, Gg Makning Hrg Nego Berminat Hub. 08123444291/0333-423537

•SEPEDA MOTOR•

•TOYOTA• DJL Toyota Corola Altis G 03’ Silver Vcool VL 17 Pemakai 08124626104 BUC

•KESEHATAN• ANDA Telat Bulan ??? Solusi Cepat dan Tepat Untuk Melancarkan Haid Secara Teratur Dalam Waktu Singkat, 3 jam di jamin lancarHub. 085257454364

•GRAND EXTRA 92•

•STAR BOX•

DJL KIJANG Grand Ext 92 Akhir, Abu2 Met ist t-pki (P). 087857405353

DIJUAL / Disewakan Mesin Karaoke + Koleksi Lagu + 35.000. Berminat!! Hub: Jl Jendral Sudirman 199 Bwi Telp. (0333) 421678

•L300• DIJUAL L300 Th 2000, Adiputra warna abu-abu metalik.Original, Hrg Rp 65jt Nego. Hub 081934884336

•TOYOTA• DIJUAL Kijang Inova E Bensin '06 Silver Plat DK Hub. 085648819475

•GEBYAR DISCOUNT DAIHATSU• GEBYAR Discount Xenia 4Jt, Terios 4Jt, Luxio 15Jt, GM MB 7Jt, GM PU 9Jt/DP 5Jtan, Brhadiah Uang 1M, 8Terios, 18 Xenia Diundi Agustus Hub: TOPAN 081 331928140/085859493336

•PRIMA MOBIL• RDY Xenia05,06,07.Avanza05,06,07.Kjg LGX03.Inova05,(dsl, bnsin), Panther99, 00,03. CRV09.Zebra07. Taruna04. Advntr97.Cart0 4,PUL300'09, PUFUT'09. PU Zebra06. H 0811301676,0333411655

•PRIMA MOBIL•

BANYUWANGI

Rukan Luas 170 m2 ( 10X17 m) ada kt 2,km2, dpr, r.klrg. lok jln agus salim14 Bwi. Sblh brt BKD

DJL Tnh &Bgn SHM, Tingkat, 11Kmr, Cck U/ Kos, Dkt Kmps UNEJ, L141M2. Jl Halmahera GgII No05 Hub(031) 70971222/085258759917

BANYUWANGI

•INGIN WIRAUSAHA • FASHION, Tour&Ticketing,Salon,Kursus/ Bimbel,Spa&Clinic?Anda tdk tau caranya?Hub SBC 7742121 mdl mulai dr 500rb-25jt.

DJL Tanah 4,65 Ha, SHM Pinggir Jl, Hrg 65rb/M2 (Nego). Lokasi Kaliputih Gtg Wetan Bwi Hub: 081-249-760-49

•OPER KONTRAK•

DIBANGUN 4Unit Ruko 2Lt (DIJUAL) Lok Jl Agussalim (Blkg Untag) Bwi Hub Anugerah Fotocopy Tlp.081233669969

NEW Jazz MMC, CRV, Freed DP 10Jt + Lucky Dip All Color. Ready Stock Info 082131080096

RDY New Car.Avanza,Inova, Yaris, Xenia, Terios,PUGrandMax,Honda All New Jazz MMC,All New CRV,Nissan,G-Livina, Juke,March,Fortuner,APV,Swift ,Splash, PUT120SS. H. 0811301676, 0333411655

•JIMNY• DJL Jimny Htm Th 90 Modif Variasi AC DVD Plat (P) Hub: 087875505157 Hrg 40Jt Nego

•KULINER• TELAH Dibuka Wrg”ENA’ Yo” Jl Ltjn Sutoyo Dpn Lap Futsal Scudeto Blkg SD Brawijaya. Sedia Lontong Mie, Mie Ayam, Nasi Bakmoy, Es Rainbow, Dll.

•INVESTASI• ANDA karyawan/ibu RT/pensiunan ingin memiliki tabungan & investasi dgn keuntungan 100%, legal, aman&terjamin? hub.smartvest 8930726, 087755501166.

•PELATIHAN• INGIN usaha? Daftarkan sgr di pelthan entrepreneur. Dijamin! Biaya ringan, lulus lgsg memiliki usaha&bantuan modal. Daftar 5-15 Sep. disc 50%. Hub 085738511018, 7742121

•SOUVENIR• CETAK Mug Kaos Pin Ganti Kunci Jam Untuk Promo Toko Kantor Souvenir Ultah Nikah hrga Murah. Jula Kaos & Souvenir Bwi Partai & Ecran Ruko Karibia B-3 Jakgung Suprapto 0333-417992-081913906633

•JUAL MESIN BUBUT• JUAL Mesin Bubut Taiwan panjang 1,25 meter 0331-7181378,0812348558

•PENGOBATAN• TIGA Therapi Alternatif , Refleksologi, Accupresure dan TA Hubungi: 03338919141, 082140734262

BANYUWANGI BANYUWANGI

•ARSITEK•

•ANUGERAH FOTOCOPY•

PODOMORO Grup Melayani Jasa Arsitek Untuk Rumah Kantor Gudang Gbr IMb Dll Hub: 082141840559.Murah Berkualitas

DBTHKN SGR, 1. Tng Admin (pr, min SMA sdrjt, pnglmn, dtmptkn di Bandung); 2. Pengasuh anak (pr, maks 25th, blm mnikah); 3. PRT. Hub Anugerah Fotocopy, Jl. Agus Salim (sltn Untag) Bwi, 0333-427190.

•PEMBANTU•

BANYUWANGI

CARI Pembantu Gj 700, B.Sitter Gj 1,5jt, bersih krj di Bali. H: 0361-488315/ 487706.

•STNK-BPKB•

•BUTUH SEGERA•

HLGBPKBNopol P 1481 VB an Posiugek Jl Basuki Rahmat 159 Rw 03/03 Bwi

PT BANK Syariah Mandiri Lamaran Kirim Ke Jl Basuki Rachmad 93 Banyuwangi.

•STNK•

•OUTSOURCHING•

HLG STNK NopoL 1375 ZN Kusnadi Dsn. Krajan II RT.03/07,Kembiritan Genteng BWI.i

PRSHN Outsourching skala nas btuh Tenaga Manager, adm, sekertaris, Custm Service, dll Syarat : mahasiswa/min llsn SMU , tdk terikat dgn prshn lain. Hub. Jl. Kol Sugiono 40 Hub. 087857241887-7742121

HLG STNK Nopol P 4910 TE Didik Adrian Al. Dsn. Banyulor Desa Bayu Songgon BWI HILANG STNKB Yamaha Mio Soul Nopol P-5302- XJ atas nama Rumani BWI.

SITUBONDO •DIPLOMA 1• BHS Inggris & Manajemen Bisnis. Perkuliahan Okto ‘11. SPP 199ribu/bln, dosen luar & dlm negeri, psti kerja. H: 0361-237367

BANYUWANGI •PELUANG BISNIS• WWW.program5milyar.com/?id=chocolate Saatnya Uang Bkrj u/ Anda.Buktikan!

•BUTUH CEPAT• BTH. Cpt Karyawan/Ti Min SMU Sdrjt, Lamrn Dtg Lgsng Ke delta Group Ruko Mutiara Blambangan A 4.


41

Jumat 16 September 2011 ADVERTORIAL PERTANIAN

GP3K Solusi Atasi Krisis Pangan BANYUWANGI - Pernahkah terbayangkan beras dan komoditas pangan lainnya hilang dari peredaran? Bukan lantaran ditimbun oleh tengkulak atau pengusaha nakal, melainkan raibnya komoditas itu disebabkan stoknya memang tidak ada. Bisa dibayangkan dampak buruknya bagi kehidupan manusia. Bahaya kelaparan, peperangan, krisis sosial hingga bahaya kelaparan dapat menjadi fenomena yang muncul dari tidak adanya ketersediaan pangan. Dan kini, ancaman bahaya krisis pangan tersebut bukan sekadar isapan jempol belaka. Faktor pendukungnya seperti perubahan iklim global melanda kehidupan manusia di bumi saat ini banyak dituding menjadi salah satu penyebab krisis pangan. Perubahan suhu bumi berdampak pada proses produksi pangan. Ditambah dengan mewabahnya hama dan penyakit cukup untuk membuat produksi pangan turun di tengah permintaan yang tetap, bahkan meningkat. Ironisnya ancaman krisis pangan ini merata tidak hanya terjadi di Indonesia, tapi merata hampir di seluruh dunia. Termasuk di beberapa wilayah di Indonesia seperti Banyuwangi. Ketergantungan terhadap impor boleh jadi hanya

SEBAR : Pupuk diberikan 10 hari sebelum bibit padi ditanam.

menjadi solusi jangka pendek. Sebab banyak negara produsen pangan saat cenderung mengamankan produksinya untuk kebutuhannya sendiri. Sebagai gambaran dalam kuartal III tahun 2011 ini, produksi pangan nasional khususnya padi mengalami grafik penurunan. Beberapa daerah sebagai penyangga pangan belum bisa memenuhi stok produksi pangan yang diharapkan. Tengok saja produksi pangan Provinsi Jawa Timur yang masih mengalami defisit 4 juta ton. Idealnya stok aman di Jawa Timur berada di level 22 juta ton. Kini produksi pangan baru tersedia 18 juta ton saja. Hal yang juga terjadi di Banyuwangi yang produksi padinya mengalami penurunan. Malah gagal panen lahan pertanian seluas 2000 hektare sempat menghantui petani. Tidak heran kondisi tersebut cukup mempengaruhi tingkat produksi yang dihasilkan oleh petani. Sebagai gambaran dibandingkan tahun sebelumnya sampai dengan bulan Agustus, produksi pangan kini hanya mampu mencapai 62 %. Capaian ini menurun dari hasil yang dicatatkan sebelumnya di mana produksi yang dihasilkan bisa mencapai 64 % hingga 67 %. “Bila dibiarkan tidak hanya Indonesia maupun dunia. Banyuwangi pun bisa terkena krisis pangan,” beber Pratmadja Gunawan Kabid Tanaman Pangan Dinas Pertanian Banyuwangi. Situasi ini tentu saja memantik perhatian pemerintah pusat untuk menugaskan perusahaan BUMN membantu meningkatkan produksi pangan nasional. Melalui empat BUMN yang menaungi bidang ketahanan pangan dan pertanian, pemerintah menginginkan agar stok aman pangan bisa tercukupi. Cara yang ditempuh di antaranya dengan menggandeng petani lewat program kemitraan yang diberi nama program Gerakan Peningkatan Produksi Pangan berbasis Korporasi (GP3K). Program ini melibatkan seluruh distributor Pupuk Kaltim di Banyuwangi. Lewat program ini, pemerintah berharap petani mampu meningkatkan produksi pertaniannya khususnya padi. Program ini dilaksanakan dengan memberikan pinjaman pupuk kepada petani tanpa bunga. Paket pemupukan berimbang yang diterapkan terdiri dari NPK Pelangi sejumlah 300 kg/Ha, Urea

150 Kg/Ha, dan Zeorganik sebanyak 500 Kg/Ha menjadi paket stimulus dari bentuk pinjaman kepada petani dari PT. Pupuk Kaltim. Belum cukup sampai di sana keistimewaan dari program ini, untuk menanggulangi mewabahnya hama dan penyakit tanaman, program ini juga menyiapkan pinjaman pestisida bagi petani. Penyediaannya akan disesuaikan dengan kondisi riil yang terjadi mulai awal tanam sampai panen. Pemberian pinjaman ini menjadi penting bagi petani untuk memulai menggarap lahannya. Ada fakta di lapangan untuk memulai musim tanam, petani biasanya dihadapkan pada persoalan klasik, di antaranya kesulitan modal awal untuk membeli sarana produksi pertanian seperti benih, pupuk dan pestisida. Selain itu minimnya pengetahuan petani soal pupuk turut memberikan andil terhadap penurunan hasil produksi pangan. “Lewat GP3K ini dimana petani mendapat pinjaman untuk memperoleh sarana produksi pertanian sesuai dengan teknologi yang akan diterapkan, diharapkan petani mulai dapat berubah dalam melaksanakan penanamannya yang tadinya hanya mengandalkan pupuk urea kearah pelaksanaan pemupukan berimbang sehingga dapat meningkatkan hasil pertaniannya,” cetus Jajat Sudrajat, Staf Direktur Komersil PT Kaltim. Untuk pelaksanaan GP3K di Banyuwangi yang dilaksanakan oleh PT. Pupuk Kaltim, ditargetkan 6000 hektare lahan yang akan digunakan untuk menyukseskan program ini. Lahan yang ada tersebar di beberapa kecamatan seperti Songgon, Sempu, Srono, Singojuruh, Kabat, Rogojampi, Glenmore, Kalibaru, Purwoharjo, Glagah, Licin, Genteng dan kecamatan lainnya. “Animonya lumayan besar. Untuk Kecamatan Songgon saat ini saja sudah terdaftar 870 Ha,” beber Michael Edi Hariyanto, Direktur CV. Panen Raya. Program ini boleh diikuti oleh petani yang memulai tanam paling lambat bulan September 2011 dan maksimal panen pada bulan Desember tahun ini. Selain itu petani yang sudah memulai tanam dan belum dipupuk juga bisa mengikuti program ini. Diharapkan dengan sisa empat bulan ini, stok pangan yang dihasilkan bisa mencukupi untuk memenuhi kebutuhan yang ada saat ini. (nic/bay)

SRATEGI: Sistem tanam legowo 2-1 memudahkan pupuk terserap padi dengan merata.

Disarankan Pakai Sistem Tanam Legowo 2-1 SALAH satu usaha untuk meningkatkan hasil gabah per hektar, dapat diusahakan juga melalui penerapan sistem tanam Jajar Legowo, diantaranya dengan sistem tanam legowo 2-1. Maksud dari sistem tanam Jajar Legowo 2-1 adalah sistem tanam dimana seolah-olah tanaman padi ditanam di pinggir pematang sawah, yang biasanya mempunyai pertumbuhan tanaman yang lebih bagus dibandingkan dengan tanaman yang berada di tengah sawah. Hal ini disebabkan tanaman yang berada di pinggir pematang sawah akan mendapatkan penyinaran matahari yang lebih banyak dan aliran udara yang lebih baik. Pada sistem tanam jajar legowo 2-1 dengan jarak tanam 50 cm x 25cm x 12,5 ini terdapat penambahan populasi tanaman per hektar sekitar 50 ribu rumpun dibandingkan dengan yang menggunakan jarak tanam 25 cm x 25 cm. Dengan penambahan jumlah rumpun tersebut dapat terjadi potensi kenaikan hasil sebesar 1.3 ton/ha. Sistem tanam ini dilaksanakan dengan mengatur jarak tanam antar bibit tanaman padi dalam sebuah barisan. Dari sini akan terjadi pemadatan padi dalam

CEK LAPANGAN : Petugas Pupuk Kaltim memberikan arahan kepada petani tentang pola tanam.

barisan dan melebar jarak antar barisan. Saat disaksikan secara kasat mata, seolah-olah padi berada di barisan pinggir. Pola tanam ini terbukti memiliki beberapa keuntungan bagi petani yang menerapkan pola ini. Di antara keuntungan yang diperoleh adalah penggunaan pupuk yang tidak terlalu boros serta memudahkan dalam pemeliharaan tanaman, seperti pada saat penyiangan gulma dan pengendalian hama dan penyakit. Di samping itu, pola ini juga menghasilkan lebih banyak gabah, dibanding pola penanaman yang banyak dianut petani saat ini. Rahasianya terletak dengan adanya ruang yang ada antara bibit. Kondisi ini dapat menjadikan bibit pada padi akan lebih banyak tumbuh.”Tata air, pupuk hingga pengendalian hama dapat dilakukan dengan mudah. Otomatis hasil diperoleh juga memuaskan. Pola tanam ini sebaiknya perlu mulai diterapkan oleh petani dalam mengatur penanaman bibit padi,” tutur Pratmadja Gunawan, Kabid Tanaman Pangan pada Dinas Pertanian Perkebunan dan Kehutanan Banyuwangi. (nic/bay)

INTERAKTIF : Petani bertanya tentang aturan dan mekanisme pengajuan pinjaman.

DIALOG : Suasana sosialisasi di kantor Kecamatan Songgon.

PENJELESAN: Michael memberikan penjelasan di kantor kecamatan Srono.

LUNAK: Kelompok tani langsung mengajukan paket pinjaman tanpa bunga.

FOTO-FOTO : NIKLAAS ANDRIES/RaBa

LUMPUR : Direktur CV Panen Raya Michael Edy Hariyanto mengecek lahan sawah yang akan ditanami padi.

Banyuwangi Dapat 6.000 Hektare dari Program GP3K PT. Pupuk Kaltim SEMENTARA itu, GP3K merupakan program untuk petani yang dibuat untuk mendukung program ketahanan pangan nasional. Lewat program ini, diharapkan dapat mendongkrak peningkatan hasil panen gabah sebesar 1 sampai 2 ton per hektare (ha). Program GP3K secara nasional pada tahun 2011, ditargetkan melibatkan 570 ribu ha sawah di sejumlah provinsi. Empat BUMN di antaranya PT Pusri (Holding), PT Sang Hyang Seri, PT. Pertani dan Perhutani ditugaskan oleh Menteri BUMN untuk melaksanakan program ini. Diantara keempat BUMN tersebut, PT Pupuk Kaltim yang merupakan bagian dari PT Pusri Holding awalnya mendapat penugasan mendukung GP3K untuk 18.000 ha sawah terdiri dari 5.000 ha lahan persawahan di Bali, dan sisanya 13.000 ha di Sulawesi Selatan. Dan untuk Banyuwangi, petani di ujung timur Pulau Jawa

PENCANANGAN: Direktur CV Panen Raya Michael Edy Hariyanto (kiri) bersama perwakilan Pupuk Kaltim dan Plt Kadis Pertanian Banyuwangi.

ini patut berbangga. Sebab ada alokasi penambahan penugasan kepada PT. Pupuk Kaltim sebesar 6.000 ha dialokasikan di Kabupaten Banyuwangi. Dalam program ini, PT Pupuk Kaltim telah memulai Program Gerakan Peningkatan Produksi Pangan Berbasis Korporasi (GP3K). Program Gerakan Pen-

ingkatan Produksi Pangan Berbasis Korporasi atau GP3K, merupakan komitmen Perusahaan untuk melaksanakan penugasan dari pemerintah. Selain untuk mendukung program ketahanan pangan nasional juga sesungguhnya dapat meningkatkan pendapatan bagi petani peserta GP3K itu sendiri.(nic/bay)

Cukup Lewat Kios atau Kelompok Tani HARAPAN tinggi terhadap ketahanan pangan nasional disematkan dalam program GP3K ini. Sematan sebagai pahlawan pangan pun menjadi apresiasi dari pemerintah, bagi mereka yang dengan sukarela dan berkeyakinan hati untuk mengikuti kegiatan ini. Sebab kelangsungan hidup masyarakat, sedikit banyak sangat ditentukan dari kesuksesan dan partisipasi petani dalam program ini. Berdasarkan konsep korporasi (kemitraan), program GP3K ini merupakan wujud perhatian kepada petani. Dengan pendukung pinjaman pupuk dan pestisida dari perusahaan BUMN pelaksana program GP3K (PT. Pupuk Kaltim), diharapkan produksi pangan dapat meningkat. Dan mekanisme untuk mengikuti program ini seperti biasanya yang dilakukan petani untuk membeli pupuk, hanya bedanya, cara pembayrannya setelah panen atau lebih dikenal dengan pola Yarnen,” ujar Michael Edi Hariyanto, Direktur CV Panen Raya. Petani yang memenuhi kriteria peserta program ini adalah mereka melakukan penanaman pada bulan September dan panen pada bulan Desember tahun ini. Atau petani yang sudah menanam, tetapi belum melakukan pemupukan. Keikutsertaan program GP3K dapat dilakukan dengan mendaftarkan

katanya. Terkait masuknya pupuk organik di dalam program ini, ada beberapa keuntungan yang bisa diperoleh. Mengingat lahan-lahan pertanian kita sekarang ini sudah dalam keadaan sakit, karena miskin bahan organik. Maka sudah waktunya petani kita menggunakan pupuk organik untuk menyehatkan kembali lahan pertaniannya. Lahan yang miskin bahan organik, tanahnya menjadi padat, sehingga perakaran tanaman tidak bisa tumbuh dengan baik, akibatnya perakaran tanaman hanya mempunyai kemampuan penyerapan yang rendah terhadap PELANGI: Pupuk Kaltim bisa mening- unsur hara yang ada di dalam tanah. Demikian katkan hasil produksi tanam. pula pada tanah yang diri lewat kios atau kelompok padat karena miskin bahan ortani yang ada di daerah petani ganik, maka penambahan pupuk kimia menjadi kurang efektif tersebut berasal. Setelah dianggap memenuhi karena akan lebih banyak yang syarat tersebut di atas, maka pinja- terbuang. Dengan kombinasi man pupuk dapat segera digunak- penggunaan pupuk organik dan an petani untuk memulai proses pupuk anorganik, maka tanaman produksi tanaman pangannya. bisa lebih banyak menyerap unKemudahan lain yang ditawarkan sur hara yang disediakan tersebut program ini, petani dapat melaku- untuk pertumbuhan dan peningkan pembayaran pinjaman setelah katan hasil panen, beber Staf masa panen selesai. “Pembayaran- Direktur Komersil PT Kaltim, nya bisa dilakukan setelah panen,” Jajat Sudrajat. (nic/bay)


CMYK

KOMUNIKASI BISNIS

42

Jumat 16 September 2011

ADVERTORIAL SOSIAL

FOTO-FOTO: ISTIMEWA

CALON HAJI: Sebanyak 35 anggota AKLI Banyuwangi dan 16 keluarga AKLI yang akan berangkat ke Tanah Suci tahun 2011.

35 Anggota AKLI Berangkat ke Baitullah Berdoa supaya Banyuwangi Bisa Lebih Baik BANYUWANGI - Sebanyak 35 anggota Asosiasi Kontraktor Listrik dan mekanikal Indonesia (AKLI) Banyuwangi menggelar halal bihalal dan walimatul hajj di hall Pondok Wina kemarin (15/9). Acara ini dihadiri oleh Ketua DPD AKLI Jatim Suwandi serta seluruh keluarga besar serta mitra AKLI. Rombongan yang berangkat

haji tak hanya 35 anggota AKLI. Sebanyak 16 keluarga dan empat di antaranya karyawan PLN Banyuwangi turut berhaji tahun ini. Dengan demikian, total rombongan berjumlah 51 orang. Ketua AKLI Banyuwangi, H. Bambang Ruswandi mengatakan, digelarnya walimatul hajj secara bersama-sama ini bertujuan untuk meminta dukungan doa kepada seluruh mitra dan masyarakat agar dalam me-

laksanakan ritual haji nanti bisa maksimal. Diakui, pelaksanaan haji berbeda dengan ibadah yang lain. Dibutuhkan kesiapan fisik dan mental yang optimal, guna memaksimalkan rangkaian haji. Saat berhaji di Tanah Suci, jamaah akan menghadapi berbagai kondisi khusus yaitu suhu dan cuaca yang sangat ekstrem dibandingkan dengan suhu di Tanah Air. Selain itu, jamaah juga akan be-

rada dalam kerumunan manusia yang luar biasa banyak sehingga rentan terhadap penularan penyakit. “Untuk itu, kami berpesan agar sebelum melakukan perjalanan ibadah haji, kita wajib menjaga kebugaran fisik. Semakin bugar, kita semakin mudah melakukan berbagai ritual dalam ibadah haji. Jika sudah memutuskan untuk berhaji, sangatlah penting anda menjaga dan mempersiapkan kondisi tubuh sebugar mungkin,” kata Bambang yang sebelumnya telah menyempurnakan rukun Islam kelima itu. Yang tidak kalah penting, lanjut dia, persiapan ilmu untuk menggapai haji mabrur sangat penting. Salah satu ilmu yang paling penting adalah manasik

MAAF: Seluruh anggota dan mitra AKLI saling bermaafan.

haji. Dikatakan, untuk menggembleng anggota AKLI yang rencananya berangkat tahun 2011 ini, pihaknya menggandeng Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) Sabilillah Banyuwangi yang sudah berpe-

ngalaman menangani manasik haji. Tidak hanya di tanah air, calon jamaah haji juga akan dibimbing hingga tanah suci. “Untuk itu kami mohon dukungan doa agar perjalanan anggota AKLI menuju Baitullah Mak-

kah menjadi mabrur. Insyaallah di sana kami akan mendoakan agar Banyuwangi bisa lebih baik,” pungkas Bambang Ruswandi yang kemarin didampingi Sekretaris AKLI Banyuwangi, H. Ainul Yakin. (ikl/bay)

Anggota AKLI yang Berhaji 2011

TERIMA TAMU: Pengurus AKLI menerima undangan yang datang di acara halal bihalal dan walimatul hajj kemarin.

PRESENSI: Acara halal bihalal dan walimatul hajj dihadiri anggota dan mitra AKLI.

n n n n n n n n n n n n n n n n n

H. Bambang Ruswandi H.M. Ainul Yakin Mudjari Asmadi Supardi, ST Ir. Edi Utomo Santoso S. Nasuha Edy Susanto Ir. Gito Purwadi Siti Mutmainnah M. Mabrur Fierdian Hariyanto, ST Leny Mahanani Lusiana Setiarini Sutikman, ST Andy Prasetyo

n n n n n n n n n n n n n n n n n n

Nurika Kartini, ST Ramdan Fazri Mujianto Kadarwati Drs Priyo Suyitno Misiyah Kusnoto Barisiyanto Irin Widiarini Susiyani Sucianah Salimun, ST Arbuati Kosri, SH Solihien Sudarmanto, ST M. Imam Kurdi Djarwono, ST

UNDANGAN: KH Maksum Syafii (kanan) hadir dalam acara halal bihalal AKLI.


Kamis 15 September 2011

BERITA UTAMA

35

HALAMAN SAMBUNGAN

Sita Ponsel Milik Tahanan ... ■ DUA... Sambungan dari Hal 25

Versi kepala jaga, dua tersangka yang kabur tinggal di blok tengah dengan kondisi pintu sel terkunci. Sementara out, versi

petugas piket, kondisi sel tidak terkunci dan dua tersangka tinggal di lorong tahanan. “Makanya provost masih terus memeriksa personel yang piket. Kalau memang ditemukan pelanggaran, ya harus bertang-

gung jawab,’’ tegas Heru Prasetyo. Informasi yang diperoleh koran ini menyebutkan, dua tahanan itu kabur dengan cara merusak jeruji besi. Menggunakan alat apa, polisi masih menyelidiki. Usai merusak jeruji, dengan

mudah kedua tahanan tersebut melarikan diri dari mapolres. Aksi keduanya tidak terendus penjagaan lantaran konsentrasi pertugas jaga berada di depan. “Kami menduga mereka kabur lewat belakang. Buktinya ada

Sudah Keluar Sebelum Ditolong ■ SOPIR... Sambungan dari Hal 25

Akhirnya, sopir itu nekat membanting stir ke kanan dan kiri agar laju truk melambat. Namun, bukannya berhenti, truk tersebut malah melaju semakin kencang. Hariyanto pun

panik karena posisi kendaraan itu sudah mendekati pertigaan lampu merah Sukowidi yang ramai warga dan kendaraan. Akhirnya, Hariyanto nekat membanting setir ke kiri dan menabrakkan truk ke pohon di utara jalan sebelah barat lampu merah. Saking kerasnya benturan, truk

bermuatan tebu itu langsung terguling. Warga sekitar lokasi langsung berlari menyelamatkan sopir truk. Namun, belum sempat warga memberikan pertolongan, Hariyanto sudah keluar dari kabin depan truk dengan luka ringan. Atas inisiatif sang sopir itu, musibah besar di

pertigaan lampu merah Sukowidi pun berhasil dicegah. Malam itu juga, truk yang mengangkut tebu dari kebun Desa Seneporejo, Kecamatan Siliragung, dengan tujuan Pabrik Gula (PG) Asembagus itu langsung dievakuasi ke Mapolres Banyuwangi. (mg-1/bay)

Dibahas oleh Empat Pansus ■ RAPERDA... Sambungan dari Hal 25

“Kalau fraksi dalam PU menolak membahas kedua raperda itu, maka pembahasannya akan kita tunda,” cetusnya. Mengenai alasan dewan tidak memasukkan kedua raperda itu dalam pembahasan di empat pansus yang baru dibentuk, politisi Partai Golkar itu menyebut masih dalam perdebatan. Raperda penyelenggaraan reklame, sejumlah wakil rakyat menghendaki

pembahasan menunggu rencana tata ruang wilayah (RTRW) selesai. “Untuk raperda KORPRI, ada yang khawatir hal itu akan membebani APBD,” dalihnya. Paripurna internal yang membentuk empat pansus itu juga sudah ditetapkan bidang garapannya. Dengan ditinggalkan dua raperda tersebut, berarti tinggal delapan raperda yang akan dibahas empat pansus itu. “Empat pansus itu disesuaikan jumlah komisi di DPRD. Anggota pansus juga

anggota komisi itu,” jelasnya. Pansus pertama akan membahas raperda tentang sumber kekayaan/pendapatan desa; dan raperda tentang tata cara pembentukan, pengelolaan, pertanggungjawaban badan usaha milik desa. “Setiap pansus membahas dua raperda,” cetusnya. Pansus kedua, jelas dia, membahas raperda tentang tata cara penyerahan urusan pemerintah kabupaten pada desa; dan raperda tentang pembentukan, penghapusan,

penggabungan desa, perubahan status desa menjadi kelurahan. “Pansus ketiga membahas Jamkesda dan RPJPD (rencana pembangunan jangka panjang daerah),” ungkapnya. Dua raperda yang tersisa, yakni raperda tentang badan penanggulangan bencana daerah dan raperda tentang Satpol PP dan Linmas akan digarap pansus keempat. “Kita buat empat pansus demi optimalisasi peran anggota dewan,” sebut Ruliyono. (abi/bay)

Siswa yang Ikut Dapat Dispensasi ... ■ PESERTA... Sambungan dari Hal 25

Sementara itu, selain diikuti para pelajar, sebanyak 60 orang yang berasal dari masyarakat umum juga direncanakan ikut meramaikan acara tersebut. Sehingga, total peserta yang mengikuti workshop tersebut adalah 383 orang. ‘’Dari jumlah peserta tersebut akan diciutkan menjadi 300 peserta,’’ ujar Suprayogi. Dalam workshop tersebut, peserta akan digembleng dasar koreografi, tari, kostum, dan ekspresi. Selanjutnya, mereka diharapkan benar-benar siap mengikuti BEC yang akan digelar 22 Oktober 2011 mendatang. Suprayogi mengatakan, para kasek sengaja diundang agar mereka mendukung para siswa dalam BEC. “Ini pergelaran yang

KONSOLIDASI: Para kasek menyimak sosialisasi BEC di Aula Minak Jinggo, Pemkab Banyuwangi, kemarin.

Sambungan dari Hal 25

CJH yang telah divaksin meningitis mendapat sertifikat. Dia menambahkan, CJH nanti wajib menunjukkan sertifikat vaksin meningitis tersebut ketika berada di Saudi Arabia. Selain itu, calon jamaah haji juga mendapatkan vaksin

pertama, dan kita butuh dukungan masyarakat,” ujarnya. Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Dispendik Banyuwangi, Sulihtiyono menambahkan, siswa yang mengikuti workshop akan mendapatkan dispensasi. “Setiap siswa tidak mengikuti workshop selama

dua minggu penuh. Mungkin saja hanya ikut workshop empat hari,” jelasnya. Sekkab Sukandi yang hadir dalam pertemuan bersama para kasek itu menjelaskan, BEC lebih menonjolkan budaya lokal Banyuwangi. Acara tersebut mengusung tema Da-

marwulan, Kundaran, dan Gandrung. Pemkab mengharap BEC sukses, sehingga bisa menarik wisatawan domestik dan mancanegara ke Banyuwangi. “Jika banyak tamu yang datang, maka ekonomi Banyuwangi bisa meningkat,” kata Sukandi. (mg-1/bay)

influenza. “Jika tidak ada bukti telah divaksin meningitis, maka tidak bisa menjalankan ibadah haji,” jelasnya. Indah mengatakan, meningitis merupakan penyakit serius karena letaknya dekat otak dan tulang belakang. Penyakit yang disebabkan organisme Neisseria meningitis tersebut menyebar melalui bersin, batuk, dan

bicara. “Dalam banyak kasus, penyakit ini sering menyerang jamaah haji,” katanya. Dalam tes kesehatan tersebut, CJH pria dan wanita dipisahkan. Khusus CJH perempuan wajib menjalani tes kehamilan. Sebab, perempuan yang sedang hamil tidak boleh divaksin. “Jika dites ternyata positif hamil, maka tidak bisa

berangkat haji,” ujarnya. Sementara itu, vaksinasi tersebut akan diikuti 1153 CJH. Jumlah tersebut belum termasuk kuota tambahan sebanyak 70 CJH. Kegiatan yang dijadwalkan selesai kemarin itu ternyata tidak bisa selesai, sehingga dilanjutkan di Dinkes Banyuwangi hari ini (15/9). (mg-1/bay)

Pemain Luar Boleh Ikut Seleksi ■ PERSIAPAN... Sambungan dari Hal 34

Ketua Persewangi, Nanang Nur Ahmadi mengatakan, untuk seleksi mendatang, besar kemungkinan akan diikuti sejumlah pemain dari luar daerah. Diperbolehkannya pemain

rutan. Begitu mendengar informasi ada tahanan kabur, wakapolres langsung melakukan inspeksi mendadak (sidak) di semua blok. Beberapa tahanan yang kedapatan membawa handphone langsung dirampas. Dalam sidak itu, orang nomor dua di Mapolres Banyu-

wangi itu berhasil menyita enam buah ponsel milik penghuni sel. “Untuk mengusut kaburnya tahanan, kita juga memeriksa petugas jaga. Di mana letak kelalaian dan pelanggarannya, masih kita periksa,’’ tandas mantan Wakapolres Situbondo itu. (aif)

Warga Sekitar Ketiban Rejeki ■ TRUK... Sambungan dari Hal 27

Saat itu, dari arah utara muncul truk itu. Dari arah berlawanan mobil sedan melaju terlalu ke kanan. Kontan saja, pengemudi truk banting setir ke kiri hingga roda keluar dari aspal. Lantaran bermuatan berat, truk oleng ke kiri. Celakanya, truk menghantam pohon di tepi jalan. Pada siang hari, truk lain men-

coba menarik badan truk yang nyemplung tersebut. Namun, truk itu tidak mampu menarik. Bahkan, truk yang mengalami kecelakaan itu justru tambah nyungsep ke sawah dan belum bisa dievakuasi hingga kemarin siang. “Tidak bisa ditarik, malah tambah masuk sawah,’’ tutur Subandrio. Setelah peristiwa tersebut, sopir truk kembali ke Singaraja, Bali. Sementara itu, kernetnya berada di Desa Macan

Putih, Kecamatan Kabat. Namun, yang membuat Subandrio bertanya-tanya, hingga kemarin belum ada satu pun polisi yang datang melihat kecelakaan tersebut. “Tidak ada polisi yang datang ke sini,’’ ujarnya heran. Informasi yang diterima Subandrio, muatan daun cengkih tersebut rencananya akan dibawa ke Lumajang. “Barang tersebut berasal dari Singaraja, Bali,” bebernya. (ton/irw)

Eksekutif Sampaikan Laporan ke DPRD ■ EMPAT... Sambungan dari Hal 36

Menurut Zeiniye, sesuai tatatertib (tatib) DPRD, sidang paripurna harus dihadiri 50 persen plus satu anggota. Artinya, batas minimum kehadiran anggota adalah 24 orang. “Jadi, sidang paripurna kami tunda karena jumlah anggota tidak quorum,” kata wanita berjilbab tersebut. Untuk mengetahui akar persoalan ketidakhadiran puluhan anggota dewan, politikus perempuan asal partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini langsung menggelar rapat pimpinan DPRD. Hasilnya, pimpinan dewan sepakat

menggelar pertemuan dengan eksekutif dan ketua seluruh fraksi di DPRD Situbondo. Dari pertemuan bersama eksekutif diketahui bahwa aksi boikot oleh sejumlah fraksi itu bersumber dari persoalan rencana penyaluran DPID dan DPPID dari pusat ke Situbondo. “Karena belum ada kesepakatan dan kepastian pengalokasian dua dana tersebut, maka sesuai rekomendasi Badan Anggaran (Ban-Ang) DPRD dua dana tersebut dikeluarkan dari rancangan P-APBD,” jelasnya. Andaikan dana tersebut cair, maka dana yang bersumber dari pusat itu dapat dicairkan dan digunakan untuk proses

pembangunan infrastruktur daerah. “Dengan catatan, pihak eksekutif dalam hal ini bupati Situbondo harus menyampaikan surat pengantar bahwa Situbondo memperoleh kucuran dana tersebut. Surat pengantar itu harus dilengkapi dokumen pendukung, mulai pengusulan sampai pencairan,” bebernya. Syarat lain, lanjut Zeiniye, setelah menggunakan DPID dan DPPID, maka pihak eksekutif harus menyampaikan laporan kepada pimpinan dewan. “Pada akhir tahun, penggunaan dana tersebut harus dilaporkan pada realisasi anggaran,” pungkasnya. (sgt/aif)

Mangga Gadung Rp 10.000 per Kg GILANG GUPTA/RaBa

CJH Perempuan Tes Kehamilan ■ DIVAKSIN...

kerusakan jeruji besi di bagian belakang. Itulah awal pelarian kedua tersangka,’’ jelas Wakapolres Heru saat mendampingi Kapolres AKBP Rastra Gunawan kemarin. Sementara itu, kaburnya dua tahanan itu membuat polres meningkatkan penjagaan di

luar masuk dalam seleksi ini adalah hal lumrah. Ini sekaligus akan menjadi ujian sekaligus menambah persaingan pemain untuk masuk dalam skuad utama. “Ada beberapa pemain dari luar daerah yang akan ikut seleksi,” kata Nanang. Langkah ini sekaligus meru-

pakan bukti bahwa pengurus berusaha agar Persewangi tetap tampil di level II. Persoalan pendanaan yang kini menerpa kini tengah dicarikan solusinya. “Soal dana kita sedangkan opsi lain selain APBD yang tidak diberi oleh pemerintah,” katanya. Pembahasan dengan pihak ke-

tiga pun terus dilakukan. Diharapkan dalam waktu dekat, titik temu untuk menyokong penampilan Persewangi di Liga Indonesia mendatang dapat diketahui. Beberapa calon mitra yang menyatakan kesediaannya akan mendapat porsi pembicaraan lebih intensif. (nic/bay)

Finishing Butuh Waktu Dua Bulan ■ DUKUNG... Sambungan dari Hal 25

Berbeda dengan lagu dukungan yang banyak muncul berbahasa Using dan musik asli banyuwangian, Garlis menggunakan syair berbahasa Indonesia. Garlis yang tergabung dalam grup band The New Camera itu tentu bukan tanpa alasan memilih syair berbahasa Indonesia. Dia ingin agar lagu dukungan kepada Persewangi itu diterima semua khalayak bola di Indonesia. Selain itu, keberadaannya juga dapat menjadi penumbuh semangat bagi Laros Jenggirat untuk terus memberikan dukungan kepada tim pujaan. Itu sekaligus mempromosikan potensi Banyuwangi kepada khalayak. Galis tidak segan memasukkan kata Persewangi dalam headline lagu dan syairnya, an-

tara lain “Kota Kecil di Timur”, “Laros Jenggirat”, “Persewangi Banyuwangiku”, “Prestasi Kita”, “Sedikit Bicara Banyak Berkarya”. Dari judulnya saja sudah cukup untuk menggambarkan api semangat yang ingin diberikan kepada Persewangi. “Lagu Kota Kecil di Timur. Kita ingin berikan wawasan bahwa meski kota kecil, Banyuwangi punya tim hebat dan besar bernama Persewangi,” ujarnya. Merangkum semangat suporter dalam syair dan lagu memang tidak mudah. Butuh tiga tahun bagi Garlis dkk untuk menyelesaikan lagu kreasinya tersebut. Sebetulnya, satu lagu rata-rata membutuhkan finishing dua hingga tiga bulan. Namun, kesulitan dana yang dialami grup band tersebut membuat Garlis belum bisa mewujudkan impiannya membuat video klip. Biayanya tentu tidak murah, sehingga

lagu buatannya baru dibuat dalam bentuk master dan disebarkan lewat ponsel ke ponsel. Tidak dikomersialkan? Garlis tidak memasang target lagu ciptaannya untuk dikomersialkan. Sebab, tujuan utamanya ingin memberi sumbangsih kepada Persewangi dan perjuangan militansi Laros Jenggirat selama ini. Dia pun tidak menolak seandainya lagu buatannya itu nanti dikomersialkan. “Tidak masalah kalau ada yang minat. Tapi saya lebih bangga lagu kami diputar saat sebelum dan jeda pertandingan Persewangi,” tuturnya. Selain menggarap lagu berbahasa Indonesia, kini Garlis juga tengah menggarap lagu dukungan kepada Persewangi berbahasa Using. Kini syair dan lagu masih dalam proses penyelesaian. (bay)

■ MULAI... Sambungan dari Hal 36

Hal serupa juga terjadi pada mangga jenis gadung, golek, dan harum manis. Saat ini, harga masing-masing jenis mangga tersebut hanya Rp 10 ribu, Rp 8 ribu, dan Rp 7.500 per kg. “Pada tahun-

tahun sebelumnya, saat puncak musim mangga, harga mangga akan turun drastis hingga dua puluh lima persen lebih,” jelas wanita berjilbab tgersebut. Alga memprediksi, saat puncak musim panen, harga mangga manalagi dan mangga gadung hanya sebesar 7.500 per

kg. Pada saat yang sama, mangga golek hanya akan dijual seharga Rp 6 ribu per kg. Mangga harum manis akan dijual ke tangan konsumen seharga Rp 5 ribu per kg. “Sebab, saat puncak musim panen, stok mangga akan sangat melimpah,” pungkasnya. (sgt/aif)

Orang Tua Saritem Mencak-Mencak ■ POLISI... Sambungan dari Hal 36

Tidak ingin gegabah, keluarga Saritem melakukan kroscek kepada pelaku. Mereka justru mendapat pernyataan yang sangat mengejutkan. Pasalnya, Nagud tidak menampik bahwa dia telah mencabuli Saritem. Kontan, orang tua

Saritem mencak-mencak. Dengan tekad bulat, mereka melaporkan kejadian memalukan yang menimpa putrinya itu kepada pihak berwajib. Dirasa cukup bukti, aparat langsung “menjemput” pelaku untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Bahkan, kemarin pelaku masih diamankan di Mapolres Situbondo. (sgt/aif)

MARI ATASI ASAM URAT DENGAN HERBAL “Kalau asam urat kambuh, saya sering kesemutan. Kondisi itu sudah berlangsung selama 2 tahun,” ujar Soewondo, yang berprofesi sebagai seorang Purnawirawan TNI Angkatan Laut. Karena aktifitasnya sering terganggu akibat asam urat, upaya pun telah dilakukan oleh ayah 5 orang anak itu. Sampai akhirnya, sekitar 4 bulan yang lalu, pria yang juga dikenal sebagai pengajar tersebut mulai tertarik untuk mencoba Gentong Mas. “Teman saya menyarankan untuk mencoba Gentong Mas. Baru mengkonsumsi 2 minggu, manfaatnya sudah terasa. Kini sudah 4 bulan saya minum Gentong Mas. Alhamdulillah sekarang badan terasa sehat dan segar, asam urat sudah tidak ada. Gentong Mas memang solusi yang tepat untuk mengatasi keluhan saya.” Terang pria berusia 75 tahun tersebut penuh syukur. Asam urat bukanlah nama suatu penyakit, namun ia adalah suatu zat sisa metabolisme zat yang bernama purin yang berasal dari makanan yang kita konsumsi. Keadaan dimana tubuh mengalami kelebihan kadar asam urat disebut hyperuricemia. Pada kondisi normal, kelebihan purin ini akan dikeluarkan melalui urine dan feses. Namun jika purin yang masuk dalam tubuh terlalu banyak, maka ginjal akan kesulitan mengeluarkan zat tersebut sehingga terjadi penumpukan sisa metabolismenya (asam urat). Penumpukan sisa metabolisme zat purin di persendian dapat menyebabkan bengkak dan rasa nyeri. Dengan tubuh yang sehat, pria yang berdomisili di Jombang, Jawa Timur tersebut kini dapat men-

jalani aktifitasnya dengan prima.Ia pun tidak segansegan membagi pengalaman sehatnya dengan orang lain, “Mudah-mudahan pengalaman saya ini bermanfaat bagi orang lain.” Harap Soewondo. Gentong Mas adalah minuman herbal dengan kandungan vitamin dan nutrisi bermutu. Bahan utama Gentong Mas yaitu Gula Aren dan Nigella Sativa (Habbatussauda) terbukti memiliki banyak manfaat. Habbatussauda bermanfaat untuk menormalkan metabolisme, termasuk metabolisme purin sebagai pembentuk asam urat yang dipercaya dapat meningkatkan pengeluaran asam urat dari darah melalui urine. Selain itu, Gula Aren dalam Gentong Mas tak hanya memiliki rasa yang manis dan lezat, juga bermanfaat menurunkan penyerapan lemak dan perbaikan sistem saraf. Untuk hasil maksimal, kontrol makanan yang dikonsumsi seperti makanan yang mengandung banyak purin (diet rendah purin), mengurangi makanan kacangkacangan dan beberapa jenis sayuran tertentu seperti brokoli, bayam, kangkung, kol dan tauge, serta banyak minum air putih, sekitar 8 gelas sehari. Kini, seiring dengan semakin banyaknya masyarakat yang merasakan manfaat Gentong Mas membuat tingkat permintaan melonjak secara signifikan. Untuk informasi lebih lanjut silahkan kunjungi www.gentongmas.com. Bagi anda yang membutuhkan Gentong Mas bisa didapatkan di apotek/ toko obat terdekat atau hubungi : 085234398441. Banyuwangi: 085 234 398 441. Situbondo : 082 143 391 646, Depkes:P-IRT. 812.3205.01.114


CMYK

44

Jawa Pos-nya Kota Santri

Jumat 16 September 2011

Tabrakan, 3 Nyawa Melayang Malam Hari Tidak Nyalakan Lampu

SIGIT HARIYADI/RaBa

RAZIA OFENSIF: Polisi memeriksa seluruh sudut bus. Pemeriksaan ini terkait dengan antisipasi kerusuhan di Ambon beberapa waktu lalu.

Antisipasi Rusuh Ambon, Polisi Razia Pantura PANJI - Guna mengantisipasi merembetnya kerusuhan yang terjadi di Ambon, aparat Polres Situbondo menggelar razia ofensif di ruas jalan raya Pantura, tepatnya di depan Mapolsek Panji, Rabu malam (14/9). Sasaran razia yang digelar sejak pukul 21.00 tersebut adalah senjata tajam (sajam), bahan peledak (handak), dan senjata api (senpi). Dibantu aparat Polsek Panji, puluhan personel polisi dari Polres Situbondo diterjunkan untuk menggeledah sejumlah kendaraan yang melintas di jalur utama Pantura yang menghubungkan BanyuwangiSurabaya tersebut. Berbekal metal detector, petugas melakukan penggeledahan terhadap kendaraan jenis bus, mobil boks, dan mobil pribadi, yang dicurigai dijadikan sarana menyelundupkan senpi

dan benda berbahaya lain. Tidak ingin kecolongan, selain memeriksa seluruh sudut kendaraan, petugas juga menggeledah tubuh dan barang bawaan seluruh penumpang. Kapolres Situbondo AKBP Imam Thobroni melalui Kasatsabhara AKP Hariyono mengatakan, razia opensif tersebut digelar untuk menindaklanjuti instruksi Kapolda Jatim Irjen Pol Hadiatmoko agar seluruh polres menggelar razia rutin untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Menurut Hariyono, razia yang dilakukan Rabu malam itu dilaksanakan sebagai antisipasi agar masyarakat Jatim pada umumnya, dan masyarakat Situbondo pada khususnya, tidak terprovokasi kerusuhan di Ambon. “Kami berupaya menjaga situasi kondusif di masyarakat,” ujarnya. (sgt/aif)

SITUBONDO - Kecelakaan tragis terjadi di jalan Desa Jatisari, Kecamatan Arjasa, Rabu malam kemarin (14/9). Dua pengendara sepeda mo tor mengalami tabrakan gara-gara tidak menyalakan lampu depan di malam hari. Akibat kecelakaan itu, tiga orang tewas. Musibah terjadi sekitar pukul 20.30. Malam itu Soni, 17, warga Dusun Delep, Desa Jatisari, mengendarai sepeda motor merek Honda Supra X 125 dengan kecepatan tinggi dari arah timur. Saat melintas di jalan di persawahan Desa Jatisari itu, dia membonceng dua rekannya, yakni Abdul, 18, dan Sukron, 14, tetangganya sendiri. Sesampai di sekitar tem-

pat kejadian perkara (TKP), sepeda motor dengan tiga penumpang itu berpapasan dengan sepeda motor merek Honda Supra Fit yang dikemudikan Kholifah, 18, juga warga Desa Jatisari. Ironisnya, saat itu Kholifah tidak menyalakan lampu depan kendaraan yang dia kendarai bersama tetangganya, Duya, 18. Akibatnya sungguh sangat fatal. Dua kendaraan roda dua tanpa pelat nomor polisi tersebut bertabrakan. Kholifah dan Duya seketika tewas di lokasi kejadian akibat luka berat di bagian kepala. Nasib buruk juga dialami Soni. Pemuda yang masih tercatat sebagai siswa kelas 2 salah satu SMP negeri di Kota Santri itu tewas saat dalam perjalanan menuju Rumah Sakit (RS) dr. Abdoerrahem, Situbondo n  Baca Tabrakan...Hal 43

SIGIT HARIYADI/RaBa

GELEDAH: Polisi memeriksa penumpang bus jurusan Bali yang melintas di jalan raya Pantura.

Sempat Memboikot, Empat Fraksi Akhirnya Melunak Pengesahan P-APBD Berlangsung Mulus SITUBONDO – Aksi boikot yang dilakukan empat fraksi di DPRD dalam rapat paripurna Raperda tentang perubahan kedua atas Perda nomor 1 Tahun 2010 tentang investasi daerah tahun anggaran 2010 dan Raperda tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) 2011, ternyata hanya

”gertak sambal”. Lihat saja, emmenyampaikan pemandangan pat fraksi yang semula memumum (PU)-nya, saat pada boikot, akhirnya melunak. sidang pagi hari kemarin diberiMeski disertai beberapa kan ruang untuk PU, malah mecatatan, semua fraksi di nyatakan tidak perlu menyamDPRD menyatakan menypaikan PU tersebut. Begitu juga etujui dua Raperda tersebut dengan Fraksi Partai Demokrasi untuk disahkan menjadi Indonesia Perjuangan (FPDIP) DOK.RaBa Perda, lewat pemandangan yang sebelumnya menyatakan Zeiniye akhir masing-masing fraksi. perlu melakukan koordinasi Bahkan, Fraksi Karya Nurani (FKN) internal untuk menentukan menyamyang sebelumnya menyatakan perlu paikan PU atau tidak, serta Fraksi Partai

Kebangkitan Bangsa (FPKB) yang tidak memberikan suara. “Sedangkan tiga fraksi lainnya, yakni Fraksi Partai Partai Persatuan Pembangunan (FPPP), Fraksi Partai Kebangkitan Nasional Ulama (FPKNU), dan Fraksi Partai Demokrat (FPD), sejak awal menyatakan tidak perlu menyampaikan PU-nya,”ujar Ketua DPRD Situbondo, Zeiniye, saat dikonfirmasi usai memimpin rapat paripurna kemarin n  Baca Sempat...Hal 43

SIGIT HARIYADI/RaBa

MEREGANG NYAWA: Keluarga korban kecelakaan saat berada RS dr. Abdoerrahem, Situbondo, Rabu malam (14/9).

Radar Banyuwangi 16 September 2011  

Radar Banyuwangi

Advertisement