Issuu on Google+

CMYK

KAMIS 15 SEPTEMBER

Pembobol Sel Tahanan Polres Banyuwangi

25

TAHUN 2011

1. Renza Adi Umur : 35 tahun Kasus : penipuan dan penggelapan Alamat : Alasmalang, Desa Alasrejo, Wongsorejo, Banyuwangi 2. Agus Budiono Umur : 24 tahun Kasus : pencurian dan pemberatan

Alamat

: Dusun Solek, Desa Karangharjo, Kecamatan Silo, Jember

KRONOLOGI VERSI KEPALA JAGA:  Renza dan Agus ditahan di blok tengah sel tahanan polres  Pintu sel tengah terkunci  Sekitar pukul 03.00, keduanya kabur dengan cara merusak jeruji besi sebelah utara (belakang).

KRONOLOGI VERSI PETUGAS JAGA: Renza dan Agus tidak berada di blok tengah sel tahanan polres Keduanya berada dalam lorong di depan tiga blok sel tahanan Pintu sel blok tengah tidak terkunci Sekitar pukul 03.00, keduanya kabur dengan cara merusak jeruji besi sebelah utara (belakang).

Dua Tahanan Kabur Kecoh Penjagaan, Rusak Jeruji Besi BANYUWANGI - Polres Banyuwangi kecolongan. Dua tersangka yang menghuni rumah tahanan (rutan) Mapolres Banyuwangi kabur Rabu dini hari kemarin (14/ 9). Mereka adalah Renza Adi, 35 (tahanan kasus penipuan dan penggelapan) dan Agus Budiono, 24 (tahanan kasus pencurian dengan pemberatan). Keduanya kabur diperkirakan pukul 03.00 sampai pukul 04.00. Modus yang digunakan adalah merusak jeruji besi sebelah utara. Dugaan itu semakin kuat lantaran satu ruas jeruji besi sepanjang 30 cm terlepas. Usai merusak jeruji, keduanya melompat tembok pemisah ruang tahanan dan gedung mapolres. Hingga kemarin, pihak polres terus memburu dua taha-

nan yang kabur tersebut. Kapolres AKBP Rastra Gunawan langsung mengerahkan enam tim untuk melacak pelarian buron kasus penipuan dan pencurian tersebut. Sebagian tim juga mendatangi rumah Renza di Dusun Alasmalang, Desa Alasrejo, Kecamatan Wongsorejo, dan rumah Agus di Dusun Solek, Desa Karangharjo, Silo, Jember. “Memang benar ada dua tahanan yang melarikan diri. Upaya pencarian dipimpin langsung Bapak Kapolres. Kita langsung menerjunkan enam tim untuk memburu tahanan yang kabur,’’ jelas Wakapolres Banyuwangi Kompol Heru Prasetyo. Sekadar diketahui, ruang tahanan Mapolres Banyuwangi ada tiga blok, yakni blok selatan, tengah, dan utara. Selama ini, Renza dan

Agus tinggal di blok tengah. Hampir sebulan ini keduanya tinggal di hotel prodeo Mapolres Banyuwangi tersebut. Selama mendekam di tahanan, Renza dan Agus tidak menunjukkan gelagat mencurigakan. Penjagaan tahanan di sana juga super ketat. Beberapa personel ditempatkan di pos penjagaan. Kontrol tahanan rutin dilakukan sesuai shift jaga masing-masing. Meski cukup ketat, kedua tahanan itu berhasil mengecoh konsentrasi petugas jaga. Lantas, bagaimana keduanya bisa kabur? Menurut Wakapolres Heru Prasetyo, ada dua keterangan berbeda yang disampaikan kepala jaga dan petugas piket ■  Baca Dua... Hal 35

GALIH COKRO/RaBa

DIRAZIA: Enam ponsel milik penghuni sel tahanan polres.

GALIH COKRO/RaBa

LOKASI KABUR: Jeruji besi menutup sebagian atap sisi utara sel tahanan Polres Banyuwangi. Petugas menemukan ada bagian jeruji besi sepanjang 30 cm di lokasi tersebut yang sengaja dirusak.

PT. PLN (PERSERO) DITRIBUSI JAWA TIMUR UNIT PELAYANAN & JARINGAN BANYUWANGI KOTA

PEMADAMAN LISTRIK Sehubungan dengan adanya Pemeliharaan jaringan SUTM 20KV, dengan ini diberitahukan bahwa akan dilaksanakan pemadaman tenaga listrik sewaktu-waktu dilokasi saudara, pada: Hari : KAMIS Tanggal : 15 September 2011 Jam : 08.00 WIB s/d 16.00 WIB Daerah yang padam: Ds Jambesari, Ds Kemiren, Ds Tamansuruh, Ds Kampung Anyar, Ds Kalibendo, dan Ds Kenjo. Demi keamanan, bilamana pelanggan memanfaatkan Genset (Pembangkit sendiri), agar pembangkit tersebut terpisah dengan sistem jaringan PLN dan apabila kegiatan tersebut telah selesai, maka aliran tenaga listrik sewaktu-waktu akan dinyalakan kembali. Demikian disampaikan dan atas kegiatan tersebut diatas, kami mohon ma’af serta agar menjadikan maklum.

BEC

Peserta Digembleng di Licin BANYUWANGI - Para peserta Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) akan digembleng secara khusus di Gedung Diklat di Desa Tamansari, Kecamatan Licin. Workshop tersebut rencananya akan dimulai tanggal 19 hingga 30 September 2011 mendatang. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Kadisbudpar) Banyuwangi, Suprayogi mengatakan, workshop di Licin tersebut akan diikuti 323 siswa. ‘’Mereka berasal dari 47 sekolah se-Banyuwangi,’’ ujarnya dalam sosialisasi BEC kepada puluhan kepala sekolah (kasek) di aula Minak Jinggo, Pemkab Banyuwangi,  Baca Peserta...Hal 35 kemarin (14/9) ■

HAJI

Sopir Pilih Tabrak Pohon Raperda Reklame Rem Blong, Cegah Terancam Kandas Tabrakan di Pertigaan BANYUWANGI - Sebuah truk bermuatan tebu menabrak pohon dan terguling di Jalan Argopuro, Banyuwangi, sekitar pukul 19.00 Selasa malam kemarin (13/9). Kecelakaan tunggal yang terjadi di sebelah barat lampu merah Sukowidi tersebut diduga akibat rem truk blong. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Sopir truk, Hariyanto, 54, warga Kelurahan Bakungan, Kecamatan Glagah, Banyuwangi, hanya mengalami luka ringan. Sopir itu terluka di bagian tangan dan kaki kiri. Hariyanto mengakui, kecelakaan tersebut terjadi karena rem kendaraan yang dia kemudikan blong. Kondisi rem yang blong tersebut sudah terasa sejak truk tersebut melintasi perlintasan kereta api di Jalan Argopuro. Saat kejadian, truk Mitsubishi Fuso bernomor polisi P 9770 UW tersebut tengah mengangkut tebu berbobot satu ton. Begitu tahu remnya blong, Hariyanto berniat menghentikan truk itu di perlintasan KA tersebut. Namun, sopir itu mengurungkan

GALIH COKRO/RaBa

TERGULING: Posisi truk sesaat setelah menabrak pohon di Jalan Argopuro Selasa malam kemarin.

niat tersebut, karena dia takut akan ditabrak kereta api. Setelah berhasil melintasi rel KA, Hariyanto mulai berusaha meng-

hentikan laju truknya. Namun, upaya tersebut sia-sia karena kondisi jalan menurun ■

 Baca Sopir...Hal 35

BANYUWANGI - Dari sembi- akan membahas satu raperda lan draf atau rancangan pera- inisiatif dari DPRD tentang jaturan daerah (raperda) yang minan kesehatan daerah diajukan ekse(jamkesda). “Kakutif, ternyata tirena ada yang dak semua ditemenolak, dua rarima anggota perda pembahaDPRD Banyuwasannya belum ngi. Dalam sikita masukkan dang paripurna dalam empat internal dengan pansus,” cetus agenda memRuliyono. bentuk panitia Kedua raperda khusus (pansus) yang nasibnya yang digelar di “digantung” itu ruang utama adalah Raperda DOK. RaBa DPRD Selasa Penyelenggaraan Ruliyono lalu (13/9), sebaReklame dan Ragian anggota dewan menolak perda Sekretariat Dewan Pemembahas dua raperda yang ngurus KORPRI Banyuwangi. baru diajukan. “Nasib kedua raperda itu terDalam sidang paripurna ter- gantung hasil pandangan tutup untuk publik yang di- umum (PU) fraksi,” ungkapnya. pimpin Wakil Ketua DPRD BaBila dalam PU yang akan rennyuwangi, Ruliyono, itu para cananya dilaksanakan pada wakil rakyat membentuk Kamis mendatang (15/9) sebaempat pansus. Keempat pan- gian besar fraksi menghendaki sus itu akan membahas sembi- dibahas, maka kedua raperda lan raperda yang telah diaju- itu akan dibahas ■  Baca Raperda...Hal 35 kan eksekutif. Pansus juga

Melihat Kreativitas Suporter Laros Jenggirat

Dukung Tim Persewangi Lewat Lagu GILANG GUPTA/RaBa

PERIKSA: Petugas memeriksa tekanan darah seorang CJH di Puskesmas Kabat kemarin.

Divaksin Meningitis dan Suntik Influenza KABAT - Ratusan calon jamaah haji (CJH) Banyuwangi mulai menjalani tes kesehatan di Puskesmas Kabat kemarin (14/9). Mereka juga langsung mendapatkan vaksinasi meningitis sebelum berangkat ke tanah suci Makkah. Kepala Bidang Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit (Kabid P2P) Dinas Kesehatan Banyuwangi, dr. Indah Sri Lestari mengatakan, vaksinasi meningitis merupakan syarat mutlak CJH ■  Baca Divaksin...Hal 35

http://www.radarbanyuwangi.co.id

Sepak bola Banyuwangi tidak bisa lepas dari Persewangi. Ragam kreasi dukungan terus diperlihatkan barisan pendukungnya, suporter Laros Jenggirat. Syair dan lagu juga terus dikumandangkan untuk mendukung tim Laskar Blambangan. NIKLAAS ANDRIES, Banyuwangi Iwak peyek, iwak peyek sego jagung Sampek elek, sampek tuwek tetep dukung Persewangi, Persewangi hohohohoho Persewangi, Persewangi hohohohoho

BAIT lagu tersebut tentu tidak asing lagi bagi sebagian besar telinga penggemar sepak bola di Banyuwangi. Setiap Persewangi berlaga di Stadion Diponegoro, barisan suporter seolah tidak pernah berhenti menyanyikan syair lagu tersebut. Sepele, tapi efeknya cukup luar biasa. Sebagai pemain ke12, lagu tersebut menjadi pemompa semangat bertanding skuad Persewangi di lapangan hijau. Hal itulah yang menginspirasi empat pemuda, yakni Garlis Hermanto, Roni Arif Berlian, Qowim Pradana, dan Ahmad Sukron, untuk memberikan dukungan spesial bagi tim kesayangannya, Persewangi. Tergabung dalam wadah supoter Laros Jenggirat, pemuda asal Prejengan, Kecamatan Rogojampi, itu memberikan dukungan lewat syair lagu. Berbeda dengan lagu dukungan suporter yang biasa dikumandang-

Dua tahanan Polres Banyuwangi kabur.

Tak mungkin nekat kalau di “dalam” ada istri dan hiburan

Jumlah pekerja seks di Klopoan menyusut

Saat transaksi, takut kejatuhan kelapa kali ya…

NIKLAAS ANDRIES/RaBa

LOYAL: Garlis dan kawan-kawan menunjukkan CD lagu karyanya.

kan saat Persewangi berlaga. Garlis dkk menuangkan ekspresi dukungannya dalam alunan musik dan lagu bernuansa rock dan pop.

“Saya dan teman-teman sudah buat lima lagu dukungan untuk Persewangi,” katanya ■

 Baca Dukung...Hal 35 email: radarbwi@gmail.com/radarbwi@yahoo.com


26

Kamis 15 September 2011

Ratusan Warga Duduki Kampung 56

POLRES BANYUWANGI For RaBa

DEMO TAMBANG: Warga bergerombol di kawasan petak 78 dan 79, Kampung 56, Gunung Tumpang Pitu, Kecamatan Pesanggaran, Selasa sore kemarin (13/9).

PESANGGARAN - Ratusan penambang emas kembali melakukan pendudukan di areal petak 78 dan 79, Kampung 56, Gunung Tumpang Pitu, Kecamatan Pesanggaran. Sehari pasca terjadinya ketegangan antara aparat Polres Banyuwangi dan marinir di Pos Penjagaan Pantai Lampon, pagi kemarin (14/9), ratusan warga kembali naik ke Gunung Tumpang Pitu. Sebagaimana aksi sebelumnya, ratusan warga yang diduga selama ini melakukan kegiatan penambangan di Gunung Tumpang Pitu tersebut, naik ke petak 78 dan 79 secara bergiliran dengan melalui jalur-jalur tikus. Pada siang hari, jumlah mereka mulai terlihat banyak di atas Gunung Tumpang Pitu. ‘’Jumlahnya sekitar dua ratusan orang Mas, tapi mereka naik ke gunung tidak bersamaan, ada yang berangkat dua orang, lima orang dan seterusnya,” kata Kapolsek Pesanggaran AKP Supriyadi. Mantan Kapolsek Kalibaru itu menuturkan, dalam aksi sebelumnya (13/09), sekitar dua ratus warga yang naik ke gunung tersebut pada petang hari sudah turun. Namun, kemarin pagi (14/9), mereka kembali naik sebagaimana aksi yang dilakukan sebelumnya. Begitu sampai di atas, mereka tidak melakukan aktivitas apapun. “Mereka hanya duduk-duduk,

tapi kami dari kepolisian tetap mengawal dan menghimbau mereka untuk turun. Dan sekarang kami dalam perjalanan turun mengawal warga,” kata Kapolsek dihubungi pukul 17.30, petang kemarin. Di sisi lain, perwira polisi asal Desa Jajag, Kecamatan Gambiran, itu juga menyebutkan, bahwa puluhan aparat kepolisian dibantu Brimob dari Polda Jatim, masih disiagakan di Pesanggaran. Puluhan petugas tersebut, berjaga menyebar di beberapa pos di Gunung Tumpang Pitu. Bagaimana hubungan dengan marinir pasca terjadinya ketegangan? Kapolsek mengaku sudah membaik. ‘’Sudah nggak ada masalah apa-apa dengan marinir Mas,” pungkasnya. Seperti diberitakan kemarin, ketegangan antara aparat kepolisian dengan marinir terjadi di Pos Ksatrian Lampon, Kecamatan Pesanggaran. Aparat Marinir yang bertugas di wilayah Pantai Lampon terpaksa mengeluarkan dua peluru tembakan ke udara begitu melihat puluhan polisi memasuki wilayah tugasnya. Sontak mendengar dua kali peluru tembakan ke udara tersebut, puluhan polisi yang dipimpin Kasubag Ops Polres Banyuwangi, AKP. I Nyoman Suparta, langsung menarik diri. (azi/aif)

Paino Hanya Divonis Dua Bulan Penjara MASIH ingat dengan Paino, pelaku penambangan emas ilegal di kawasan Tumpang Pitu bebarapa waktu lalu? Pria berusia 46 tahun itu akhirnya divonis dua bulan penjara. Putusan yang dibacakan Ketua Majelis Hakim Made Sutrisna itu lebih ringan dari tuntutan jaksa. Sebelumnya jaksa penuntut umum (JPU) Eka Sabana menuntut Paino dengan hukuman 3 bulan penjara. Putusan itu dibacakan pada persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Banyuwangi 8 September 2011 lalu. Lima hari setelah putusan, Paino langsung menghirup udara bebas. Kamis 13 September, pria yang tinggal di Desa Pesanggaran/Kecamatan Pesanggaran itu meninggalkan Lapas Banyuwangi. Dalam persidangan itu, Paino hanya dijerat pasal 480 KUHP perihal penadah. JPU tidak bisa menerapkan Undang-Undang Kehutanan karena memang tidak ada celah untuk menjerat ke arah sana. Sehingga, sejak kasusnya

DIJUAL MTS Kuda VB5W GLS (solar) th 2001 merah tua mtl hrg 82,5 jt nego brg istw, Bisa cash/kredit hub (0333) 631526 – 635176 , 0811351148

DIJUAL Suzuki SB416 Escudo (jeep) th 2000 biru mtl hrg 92,5 jt nego brg istw , Bisa cash/

DIJUAL Mts T120ss pu 1.5 FD (pick-up) th 2009 hitam KNZI hrg 71,5jt nego brg istw Bisa , Kash/kredit hub (0333) 631526 – 635176 ,

DIJUAL Isuzu panther TBR 54F Turbo H.Touring th 2008 hitam hrg 192,5 jt nego brg istw, Bisa cash/kredit hub (0333) 631526 – 635176 , 0811351148

Djual cpat, lokasi jl.KH.Agus Salim 108 bwi, Bngunan 108m2, Tnh 680m2, tepi jln besar, cck unt rmh pribadi/usaha, 550jt nego, bisa kredit

masih berada di tingkat penyidikan Polres Banyuwangi, Paino tetap dijerat pasal 480 KUHP. ”Sulit memang untuk menjerat terdakwa Paino dengan UU Kehutanan. Bukti ke arah sana memang tidak ada. Jeratan kasus 480 KUHP itupun dikaitkan dengan kasus Nasrul yang perkaranya sudah divonis sejak tahun 2009,’’ jelas JPU yang menangani kasus Paino, Eka Sabana. Pernyataan Eka Sabana dibenarkan Kasi Pidum Kejaksaan E.R. Chandra. Dia menjelaskan kalau jeratan kasus Paino memakai pasal 480 KUHP, bukan UU nomor 41 tahun 1999 tentang kehutanan. ”Dari keterangan saksi ahli, jeratan UU Kehutanan sulit dibuktikan. Sebab, terdakwa Paino hanya lapis tiga dalam perkara ini,’’ jelas Chandra yang kemarin datang ke kantor Radar Banyuwangi. Seperti pernah diberitakan, Paino ditangkap polisi karena kesandung kasus penambangan emas ilegal. Dia diduga

DOK/RaBa

DIAMANKAN: Polisi mengangkat peralatan pengolah emas tradisional dari rumah Paino di Desa/Kecamatan Pesanggaran, akhir Juli 2011 lalu.

memiliki peran penting dalam kasus penambangan emas illegal di kawasan Gunung Tumpang Pitu.

Paino juga dikenal sebagai juragan gelondong (tempat pengolahan material emas dari para penambang). (aif)

DIJUAL MTS L300 DS (pick-up) th 2006 coklat tembakau hrg 87,5 jt nego brg istw , Bisa cash/kredit hub (0333) 631526 – 635176, 0811351148

Pemimpin Redaksi: Elly Irwan Suryanto. Redaktur Pelaksana: Rahman Bayu Saksono. Redaktur: Syaifuddin Mahmud, Ali Sodiqin. Staf Redaksi: AF Ichsan Rasyid, Abdul Aziz, Niklaas Andries, Agus Baihaqi, Ali Nurfatoni (Banyuwangi), Edy Supriyono, Sigit Hariyadi (Situbondo). Fotografer: Galih Cokro Buwono. Copy Editor: Minhajul Qowim. Lay Out/Grafis: Khoirul Muklis, Cahya Heriyanto, Muhammad Isnaeni Wardhan Iklan: Sidrotul Muntaha, Tomy Sila, Yusroh Abdillah. Administrasi Iklan: Yetty Maya Purwosari. Desain Iklan: RodyaYuliani. Keuangan: Citra Puji Rahayu. Kasir: Anissa Windyah Sari. Pemasaran/Event: Gerda Sukarno Prayudha, Iwan Setiono, Benny Siswanto, Samsuri (Situbondo). Penerbit: PT Banyuwangi PENDORONG PERUBAHAN DAN PEMBARUAN Intermedia Pers. SIUPP:1538/SK/Menpen/SIUPP/1999. Direktur: Samsudin Adlawi. General Manager: A. Choliq Baya. Alamat Redaksi/Iklan: Jl. Yos Sudarso 89 C Banyuwangi,Telp: (0333) 412224-416647 Fax Redaksi: 0333-416647, Fax Iklan/Pemasaran: (0333) 415153, Biro Genteng: Jalan Raya Jember nomor 47 Genteng, Telp : (0333) 845860. Biro Situbondo: Jl. Wijaya Kusuma 60 Situbondo, Telp : (0338) 671982. Email: radarbwi@jawapos.co.id, radarbwi@yahoo.com, radarbwi@gmail.com. Rekening: Giro Bank Mandiri Nomor Rekening 1430002019030. Surabaya: Yamin Hamid, Graha Pena Lt .15, Jl Ahmad Yani 88 Telp. (031) 8202259 Fax. (031) 8295473. Jakarta: Gunawan, Jl Raya Kebayoran Lama 17, Telp (021) 5349311-5, Fax. (021) 5349207. Tarif Iklan Display: Rp 14.000,-/mm kolom hitam putih, Rp 22.500,-/mm kolom full colour depan, Rp 17.500,-/mm kolom full colour belakang,Iklan Baris Umum Rp. 20.000,- /baris, Lowongan: Rp 30.000,-/baris, Sosial: Rp 10.000,-/mm kolom. Percetakan: Temprina Media Grafika, Jl Imam Bonjol 129 Jember Telp (0331) 320300. J

Wartawan Radar Banyuwangi dilarang menerima uang maupun barang dari sumber berita.

J

Wartawan Radar Banyuwangi dibekali dengan kartu pers yang dikenakan selama bertugas.

J

Materi iklan/advertorial di luar tanggung jawab Radar Banyuwangi


cmyk

27

Kamis 15 September 2011

Truk Nyungsep ke Sawah

ALI NURFATONI/RaBa

BELUM DIEVAKUASI: Truk masih terperosok ke sawah di Dusun Garit, Desa Alasmalang, Singojuruh, kemarin (14/9).

SINGOJURUH - Truk bermuatan 3 ton daun cengkih menabrak pohon di tepi jalan raya Dusun Garit, Desa Alasmalang, Kecamatan Singojuruh. Akibatnya, moncong truk ringsek dan pintu samping kanan nyaris lepas. Beruntung, si pengemudi tidak mengalami luka serius dalam kecelakaan tunggal tersebut. Meski begitu, nyelonongnya truk bernomor polisi DK 8817 BZ pada Selasa lalu (13/9) pukul 06.00 itu sempat mengundang perhatian warga sekitar. Apalagi, beberapa warga di dekat lokasi kejadian malah kecipratan rejeki. Sebab, sang sopir meminta pertolongan warga untuk menurunkan seluruh muatan daun cengkih di bak truk tersebut. “Kami yang membantu menurunkan daun cengkih diberi imbalan Rp 200 ribu,’’ ungkap Subandrio, salah satu saksi mata, kepada RaBa kemarin (14/9). Tidak hanya itu, rejeki tak disangka itu juga datang pada malam hari. Subandrio mengaku kembali mendapatkan Rp 150 ribu sebagai uang jaga. Mungkin, duga dia, saat akan menaikkan daun cengkih ke truk juga dapat upah lagi. “Lumayan untuk kebutuhan keluarga,’’ ucapnya penuh syukur. Subandrio menceritakan, laka lantas tersebut terjadi saat dia sedang mengisi bahan bakar bensin ke sepeda motor yang melintas n  Baca Truk...Hal 35

ALI NURFATONI/RaBa

TRUK NUNGGING: Muatan daun cengkih dalam karung masih dibiarkan ditumpuk di tepi jalan raya tempat kecelakaan kemarin.

Hama Wereng Masih Mengganas

BAGAIMANA INI

Serang Ratusan Hektare Sawah

ALI NURFATONI/RaBa

TANPA KACA: Mobil pikap tidak layak jalan ini berhenti di SPBU Karangsari, Sempu.

Tanpa Kaca Masih Jalan SEMPU - Mobil pikap bernomor polisi P 9107 VE ini sudah tidak layak jalan. Betapa tidak, kaca bagian depan tidak ada. Praktis, hal itu bisa membahayakan si pengemudi dan para penumpang. Kemarin (14/9), kendaraan tersebut tengah mengangkut barang rongsokan dan berhenti di SPBU Desa Karanganyar, Kecamatan Sempu, untuk mengisi bahan bakar. Menurut sopir mobil pikap yang enggan dikorankan namanya itu, sejak dahulu kondisi mobil tersebut sudah seperti itu. “Gini malah lebih enak. Ya lebih isis (sejuk, Red) saat digunakan,’’ jawabnya dengan enteng saat ditanya RaBa kemarin. Mobil bermuatan bahan-bahan bekas tersebut hendak menuju rumah pengepul di Dusun Nganjukan, Desa Karangsari, Kecamatan Sempu. Muatan itu diangkut dari Dusun Melik, Desa Parijatah Kulon, Kecamatan Srono. (ton/irw)

CLURING - Beban yang dialami petani mengundang keprihatinan sejumlah kalangan, menyusul kegagalan panen di sejumlah lahan pertanian di beberapa daerah karena diserang wereng. Salah satu pihak yang prihatin adalah Supono, ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Lumbung Informasi Rakyat (Lira) Banyuwangi. Di sela-sela meninjau padi rusak di Dusun Cemetuk, Desa/Kecamatan Cluring, kemarin (14/9) Supono menegaskan bahwa gagal panen seharusnya menjadi perhatian serius pemerintah. “Kalau dibiarkan terus seperti ini, mau jadi apa petani kita?’’ sergahnya. Menurut aktivis yang akrab disapa Cak Pono itu, dampak wereng yang membuat petani menjerit menjadi tanggung jawab semua elemen, termasuk Dinas Pertanian. Kalau tidak segera ada tindakan nyata, kata dia, maka akan timbul persoalan baru. “Harus ada tindakan tegas dari pemerintah. Saya ikut sedih melihat petani terus-terusan mengalami musibah,’’ sesalnya. Diakuinya, sebagian lahan memang terlihat bagus karena ada petani yang mampu membeli obat wereng. Namun,

ALI NURFATONI/RaBa

DISERANG WERENG: Petani di Dusun Cemetuk, Desa/Kecamatan Cluring, terpaksa menyabit padi untuk pakan ternak kemarin (14/9).

bagi petani yang biasa-biasa saja, tukas dia, mustahil terus menyemprotkan insektisida ke tanamannya. “Kalau petani biasa, pasti tidak akan mampu membeli obat,’’ imbuhnya. Sementara itu, luas lahan gagal panen padi di sejumlah daerah di Banyuwangi diperkirakan mencapai ratusan hek-

tare. Seperti yang terjadi di dua desa di Kecamatan Cluring dan Bangorejo. Menurut Legiman, juru pengairan Desa/ Kecamatan Cluring, wereng mengganas di persawahan Dusun Cemetuk. Luas lahan pertanian yang diserang mencapai 83 hektare. “Di desa sini (Cluring, Red) ada delapan blok. Rata-rata tiap blok 83

hektare,’’ sebutnya. Legiman menuturkan, meski tiga kali gagal panen, tapi belum ada penanganan serius dari pemerintah. Sekadar meninjau lokasi atau memberikan masukan kepada petani saja tidak ada, apalagi memberikan bantuan. “Belum ada sama sekali petugas PPL (penyuluh pertanian lapangan) yang datang ke sini,’’ sesalnya. Sebagian petani di Dusun Cemetuk terpaksa menyabit tanaman padinya kemarin. Meski tidak mendapatkan hasil, menurut mereka lebih baik tanaman padi dimanfaatkan untuk makanan ternak. Keluhan serupa disampaikan Katubi, salah satu petani di Dusun Kedung Agung, Desa Sambirejo, Kecamatan Bangorejo. Tanaman padi di desa tersebut juga rusak. Mayoritas petani terpaksa mengganti dengan tanaman palawija. “Saat dilihat rusak, warga kompak menanami jagung,’’ ungkapnya kepada RaBa kemarin. Berapa luas lahan di desa tersebut yang diserang wereng? Diungkapkannya, setidaknya setiap blok sekitar 45 hektare. Satu desa ada 8 blok. “Total tanaman yang rusak hampir 300 hektare,’’ taksir Katubi. Praktis, serangan wereng di desa tersebut paling besar pada musim ini. Musim sebelumnya tidak separah tahun ini. “Kalau yang kemarin-kemarin masih bisa panen meski tidak seratus persen, hanya sekitar 60 persen,’’ sebutnya. (ton/irw)

Jumlah PSK Klopoan Menyusut Sepakat Libur Beroperasi Setiap Hari Jumat SEMPU- Jumlah pekerja seks komersial (PSK) di lokalisasi pelacuran Klopoan, Desa Gendoh, Kecamatan Sempu, ternyata sudah berkurang. Tidak tanggung-tanggung, penyusutannya separoh lebih dibanding sebelum Lebaran lalu. Hal itu terungkap dalam pertemuan antara para PSK, mucikari, dan jajaran Muspika Sempu di sebuah ruang terbuka di lokalisasi Klopoan, kemarin pagi (14/9). Dalam pertemuan yang dipimpin Camat Sempu Drs Lukman Hakim S, itu terungkap bahwa jumlah PSK yang kembali lagi setelah Lebaran sebanyak 53 orang. Namun sepekan lalu, jumlah tersebut kembali berkurang menjadi 31 orang. “Hari ini (kemarin, Red) jumlahnya

tinggal 21 orang. Rinciannya tujuh orang asli Banyuwangi, sisanya orang luar daerah,” ungkapnya kepada RaBa, kemarin. Lukman menuturkan, selain terungkap berkurangnya jumlah PSK di Klopoan, dalam kesempatan tersebut juga tercapai kesepakatan. Disepakati bahwa setiap hari Jumat kegiatan di lokalisasi dihentikan. “Sedangkan Kamis malam Jumat atau Jumat malam, kami mengimbau agar ada siraman rohani,” terangnya. Mantan Sekretaris Kecamatan Kalibaru itu menegaskan, pihaknya bersama jajaran Muspika lain akan terus melakukan sosialisasi dan pembinaan kepada semua PSK dan mucikari di Klopoan. Tujuannya, agar para PSK dari luar daerah bisa kembali lagi ke daerah asalnya. “Bagi para PSK yang berkeinginan beralih profesi atau berhenti, akan kita berikan pembinaan ketrampilan dan bantuan modal usaha,” janjinya. (azi/irw)

ABDUL AZIZ/RaBa

PENGARAHAN: Camat Sempu Lukman Hakim dan jajaran Muspika saat memberi pembinaan kepada penghuni lokalisasi Klopoan, kemarin (14/9).


PARIWARA

Kamis 15 September 2011

28

PT. BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO), TBK. Kantor Cabang Banyuwangi, Jalan Jenderal Achmad Yani No. 12 Telp. (0333) 421444, 412285, 412777, 424888, fax. (0333) 424616, 412286 Banyuwangi

PENGUMUMAN KEDUA LELANG EKSEKUSI HAK TANGGUNGAN DAN FIDUCIA Nomor: B. 4016 / KC-XVI / ADK / 09 / 2011 Menunjuk Pengumuman Kedua Lelang Eksekusi Hak Tanggungan dan Fiducia tanggal 08 September 2011 berdasarkan Pasal 6 Undang-Undang Hak Tanggungan No. 4 Tahun 1996 dan Undang-Undang Fiducia No. 42 Tahun 1999 PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero), Tbk. Kantor Cabang Banyuwangi selaku pemegang Hak Tanggungan Peringkat Pertama atas kekuasaan sendiri akan menjual Obyek Hak Tanggungan melalui perantaraan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Jember dan berdasarkan Surat Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Jember Perihal Penetapan Jadwal Lelang, terhadap: 1. Debitur : DIDI LIMANTO, Dsn. Tratas, Rt.04 Rw.05, Ds. Kedungringin, Kec. Muncar, Kab. Banyuwangi. a. Tanah bangunan, luas 5.805 m2, SHM No. 2319 a/n. DIDI LIMANTO, Ds. Kedungrejo, Kec. Muncar, Kab. Banyuwangi, dan mesin-mesin yang berdiri diatasnya, harga limit Rp. 5.300.000.000,- (Lima milyar tiga ratus juta rupiah). Uang jaminan Rp. 1.600.000.000,- (Satu milyar enam ratus juta rupiah). b. Persediaan barang-barang berupa bahan aval, bijih plastik dan kantong plastik, harga limit Rp. 1.500.000.000,- (Satu milyar lima ratus juta rupiah). Uang jaminan Rp. 450.000.000,- (Empat ratus lima puluh juta rupiah). c. Tanah bangunan, luas 4755 m2, SHM No. 132 dan Tanah bangunan, luas 3.500 m2, SHM No. 82, keduanya a/n. DIDI LIMANTO, Ds. Kedungringin, Kec. Muncar, Kab. Banyuwangi, dan mesin recycling plastic WT 130/WO yang berdiri diatasnya, harga limit Rp. 4.595.000.000,- (Empat milyar lima ratus sembilan puluh lima juta rupiah). Uang jaminan Rp. 1.379.000.000,- (Satu milyar tiga ratus tujuh puluh sembilan juta rupiah). d. Tanah sawah, luas 3.660 m2, SHM No. 2579 dan Tanah sawah, luas 3.095 m2, SHM No. 2742, keduanya a/n. DIDI LIMANTO, Ds. Kedungrejo, Kec. Muncar, Kab. Banyuwangi, harga limit Rp. 912.000.000,- (Sembilan ratus dua belas juta rupiah). Uang jaminan Rp. 274.000.000,- (Dua ratus tujuh puluh empat juta rupiah). 2. Debitur: H. MOCH. RUBAI, Dsn. Krasak, Rt.05 Rw.02, Ds. Kaotan, Kec. Rogojampi, Kab. Banyuwangi. a. Tanah bangunan, luas 1170 m2, SHM no. 263 an. RUBAI, Ds. Kaotan, Kec. Rogojampi, Kab. Banyuwangi, harga limit Rp. 290.000.000,- (Dua ratus sembilan puluh juta rupiah). Uang jaminan Rp. 87.000.000,- (Delapan puluh tujuh juta rupiah). b. Tanah bangunan, luas 129 m2, SHM No. 960 a/n. DENI LUTYAWATI, Ds. Balak, Kec. Songgon, Kab. Banyuwangi, harga limit Rp. 80.000.000,- (Delapan puluh juta rupiah). Uang jaminan Rp. 24.000.000,- (Dua puluh empat juta rupiah). Lelang akan dilaksanakan pada: Hari / Tanggal Pukul Tempat

Temu Kangen setelah 38 Tahun

: Kamis, 22 September 2011 : 10.00 WIB : Gedung Lantai 3 Kantor Cabang BRI Banyuwangi, Jl. A. Yani No. 12 Banyuwangi

SYARAT-SYARAT LELANG : 1. Setiap peserta diwajibkan menyetorkan uang jaminan sesuai yang tertera dalam masing-masing point ke rekening Penampungan Lelang KPKNL Jember nomor : 143.0009894476 pada PT. Bank Mandiri Cabang Jember Alun-alun paling lambat 1 (satu) hari kerja sebelum pelaksanaan lelang telah efektif diterima, dengan menyebutkan identitas penyetor (dan kuasanya) serta nomor urut barang yang akan ditawar dan bagi peserta lelang penawarannya dianggap tidak sah apabila barang yang ditawar tidak sesuai dengan obyek yang disebutkan pada waktu menyetor uang jaminan. Terhadap barang yang sama setiap peserta hanya dapat mengajukan 1 (satu) penawaran. 2. Lelang dilaksanakan dengan penawaran secara tertulis dalam amplop tertutup atau akan ditentukan kemudian saat pelaksanaan lelang. 3. Peserta lelang wajib melakukan pendaftaran kepada Pejabat Lelang dengan menunjukkan identitas diri dan bukti setoran asli/sah. 4. Peserta yang tidak ditunjuk sebagai pemenang dapat mengambil kembali uang jaminan lelang tanpa dikenakan potongan apapun setelah lelang berakhir. 5. Pemenang lelang yang ditunjuk wajib melunasi harga lelang dan bea lelang sebesar 1% dalam waktu 3 (tiga) hari kerja sejak ditunjuk sebagai pemenang lelang dan BPHTB sesuai ketentuan yang berlaku. 6. Apabila sampai dengan waktu yang telah ditentukan pemenang lelang belum melunasi harga lelang, maka pemenang lelang tersebut dinyatakan wanprestasi dan uang jaminan lelang menjadi milik Negara yang disetorkan ke Kas Negara. 7. Semua barang yang akan dijual dalam kondisi sesungguhnya, di lokasi dan dengan semua cacat dan kekurangannya, kami menganjurkan peminat untuk melihat, memeriksa obyek yang bersangkutan sebelum mengikuti pelelangan. 8. Apabila karena sesuatu hal terjadi pembatalan / penundaan lelang terhadap salah satu barang atau beberapa barang tersebut diatas, pihak-pihak yang berkepentingan / peminat lelang tidak dapat melakukan tuntutan dalam bentuk apapun baik pidana maupun perdata kepada KPKNL Jember dan PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero), Tbk. 9. Keterangan lebih lanjut dapat menghubungi PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero), Tbk. Kantor Cabang Banyuwangi Nomor Telepon (0333) 421444, 412285, 412777, dan 424888. 10. Syarat-syarat lainnya akan ditentukan pada saat lelang. Demikian pengumuman lelang ini dan atas perhatian dan partisipasinya disampaikan terima kasih. Banyuwangi, 15 September 2011 PT. BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO), Tbk. KANTOR CABANG BANYUWANGI Ttd.

PITOYO ASMORO Pemimpin Cabang

BANYUWANGI •RUMAH• DJL Rmh Jl. Adi Sucipto 56 Bwi, LB 600m2, LT 1742m2, Hub: 08123461944/8918785

•KERTANEGARA• DJL Rmh Jl. Kertanegara/Baluk Bgn 76M2 Tanah 200M2 Blkg bisa ditingkat. Lsg bisa ditempati, harga nego TP. Hub 081-803587-755

•RUMAH & BANGUNAN• DJL Rmh & Bgnn L 320M2 Letak Strategs Didpn Pintu Masuk ASDP, Ketapang Bwi Hub: 081358436164

•PERUM PURI BRAWIJAYA• DJL Cepat Rmh Siap Huni DiPerum Puri Brawijaya Blok B No1. Sertifikat Hak Milik Hub: 081231130245

•OPER KONTRAK• RUMAH 3Kmtdr, 3 Km Mnd, Perum Graha Blambangan Blok A6 Hub:08122114228

•PROPERTY• PERUMAHAN Brawijaya Asri Blok B-5.Jl Kerta negara Bwi. Tipe 36/216 Renovasi. Hub 08123254317

•PROPERTY• DIBANGUN 4Unit Ruko 2Lt (DIJUAL) Lok Jl Agussalim (Blkg Untag) Bwi Hub Anugerah Fotocopy Tlp.081233669969

•PROPERTY• DIBANGUN 4Unit Ruko 2Lt (DIJUAL-Sisa 1 unit Ruko) Lok Jl Agussalim (Blkg Untag) Bwi Hub Anugerah Fotocopy Tlp.081233669969

•DIJUAL CEPAT• RMH Jl Adi Sucipto 63 Dpn Kntr Golkar & Togamas, Strategis, Pusat Kantor Hub: 081336450163 (A. Rofik)

RUMAH & TOKO DJL. Tk+Rmh Tkt 2, full perabot , strategis Jl. Kembar Lt. 310/490m, uk. 10X31 M, marmer, ksnjati, Tk. SriwijaYA JL.Gajah mada 274 gtg-bwi H. sugiarto 081233499888,031703388181

BANYUWANGI

SITUBONDO •HONDA•

•TANAH - MOBIL• DJL Tanah SHM L 271M2 Jl Melati VI/9, 90Jt/Rmh+Toko GPM A14, Panther 91, 43Jt, Trm Carter Avanza;08123463642

•SAWAH TEPI JALAN•

•READY STOCK•

BANYUWANGI

DJL Sawah L 8500m2 SHM lok bts kota Ds Bakungan tp Jln aspal. 450Jt. 081234535857

NEW Jazz MMC, CRV, Freed DP 10Jt + Lucky Dip All Color. Ready Stock Info 082131080096

TANAH 1900m2, Ds Kedayunan, ada phn durian dll, dlm kampung,T.426449/ 081911695857

•TANAH KEBUN• DJL Tanah Kebun L22.250 Dsn Kejoyo Tambong Ada 100Phn Kelapa 1000Pepaya, bs Ut Usaha Batu Bagn Hub 085258759917

•TANAH L 4,65 HA• DJL Tanah 4,65 Ha, SHM Pinggir Jl, Hrg 65rb/M2 (Nego). Lokasi Kaliputih Gtg Wetan Bwi Hub: 081-249-760-49

•SAWAH•

BANYUWANGI •ISUZU PANTHER•

•PULSA ELEKTRIK• DAPATKAN HP NOKIA C7 GRATIS, Syrt jadi agen PULSA Elektrik Yg Serius.TULIS :REG#C7#Nama#Alamat Lengkap, SMS KAN Ke-085268357775.Tbts Utk8 Org

•SEPEDA MOTOR• DJL Salah Satu Vario Techno CBS Th2010 & Jupiter MX 2007 Hub 081234590052

DJUAL Sawah Dlm Kota, SHM 1Ha 400Jt Nego Hub: (0333)424368

•TOYOTA•

•TANAH DIJUAL•

DJL Toyota Corola Altis G 03’ Silver Vcool VL 17 Pemakai 08124626104 BUC

•KESEHATAN• ANDA Telat Bulan ??? Solusi Cepat dan Tepat Untuk Melancarkan Haid Secara Teratur Dalam Waktu Singkat, 3 jam di jamin lancarHub. 085257454364

LUAS 2480M2 Lokasi Pakis Jalio, SHM, Berminat Serius Hub: 0877-55723445

•GRAND EXTRA 92•

•STAR BOX•

•SAWAH•

DJL KIJANG Grand Ext 92 Akhir, Abu2 Met ist t-pki (P). 087857405353

DIJUAL / Disewakan Mesin Karaoke + Koleksi Lagu + 35.000. Berminat!! Hub: Jl Jendral Sudirman 199 Bwi Telp. (0333) 421678

DJUAL Sawah Dlm Kota, SHM, 4500M2, Dpn Perumahan 170Jt Nego Hub: 081346293265

•TANAH KAPLING• DJL 2 Tnh Kapling Gandeng SHM, L. 10x40M2, Hrg NEGO. Dan1 Tnh Kapling.Lok Pinggir Jln L. 10x20 M2 Harga NEGO, SHM, Cck u/ Investasi, lok.JL.Sutawijaya (Dpn Prm Istana Brawijaya). TP. Hub; 0333-8930348.

•L300• DIJUAL L300 Th 2000, Adiputra warna abu-abu metalik.Original, Hrg Rp 65jt Nego. Hub 081934884336

•TOYOTA• DIJUAL Kijang Inova E Bensin '06 Silver Plat DK Hub. 085648819475

•TANAH KAPLING•

•GEBYAR DISCOUNT DAIHATSU•

DIJUAL Tanah L 2600 M Jl. Mega segara Berminat Hub. 081558705503

GEBYAR Discount Xenia 4Jt, Terios 4Jt, Luxio 15Jt, GM MB 7Jt, GM PU 9Jt/DP 5Jtan, Brhadiah Uang 1M, 8Terios, 18 Xenia Diundi Agustus Hub: TOPAN 081 331928140/085859493336

SITUBONDO •TANAH 271M2• DJL CPT SHM L 271m2, Jl. Melati VI/9. 90jt / Rmh toko GPM A14, Panther ‘91 43jt, trm carter Avanza, 08123463642

•PRIMA MOBIL• RDY Xenia05,06,07.Avanza05,06,07.Kjg LGX03.Inova05,(dsl, bnsin), Panther99, 00,03. CRV09.Zebra07. Taruna04. Advntr97.Cart0 4,PUL300'09, PUFUT'09. PU Zebra06. H 0811301676,0333411655

•PRIMA MOBIL• RDY New Car.Avanza,Inova, Yaris, Xenia, Terios,PUGrandMax,Honda All New Jazz MMC,All New CRV,Nissan,G-Livina, Juke,March,Fortuner,APV,Swift ,Splash, PUT120SS. H. 0811301676, 0333411655

DJL Rmh SHM Lt. 92 M2 4 Kt dr , Rt. 2 Km Perum Panper Blk CC 16 H-0341-715472 /TP

•INGIN WIRAUSAHA • FASHION, Tour&Ticketing,Salon,Kursus/ Bimbel,Spa&Clinic?Anda tdk tau caranya?Hub SBC 7742121 mdl mulai dr 500rb-25jt.

DJL Panther Super Royal HI-GLX 97 biru met istimewa. Hub: 08121732210

•RUMAH SEWA•

•DIJUAL CEPAT•

SITUBONDO

ALL New Jazz 11’ Polish Metal, KM 4rb, V-kool, Alarm, Anti Karat Elektronik, Dll Hrg 195Jt Nego TPHub 085852378900

•TANAH 1900M2•

Rmh+UangSewa2ThnTunai.PenatabanPggrJln BsrLt.1750Lb + 390 SHM Andre08211380580

SITUBONDO

BANYUWANGI •DIJUAL• DJL Ruko 2Lt, 5,5mx12m. Jl Raya 157 Rogojampi Bwi Ex.Sawerigading, SHM, IMB,PLN, Telp, PDAM Hub: 087857211611

•JIMNY•

•KULINER• TELAH Dibuka Wrg”ENA’ Yo” Jl Ltjn Sutoyo Dpn Lap Futsal Scudeto Blkg SD Brawijaya. Sedia Lontong Mie, Mie Ayam, Nasi Bakmoy, Es Rainbow, Dll.

•INVESTASI• ANDA karyawan/ibu RT/pensiunan ingin memiliki tabungan & investasi dgn keuntungan 100%, legal, aman&terjamin? hub.smartvest 8930726, 087755501166.

•PELATIHAN• INGIN usaha? Daftarkan sgr di pelthan entrepreneur. Dijamin! Biaya ringan, lulus lgsg memiliki usaha&bantuan modal. Daftar 5-15 Sep. disc 50%. Hub 085738511018, 7742121

•SOUVENIR• CETAK Mug Kaos Pin Ganti Kunci Jam Untuk Promo Toko Kantor Souvenir Ultah Nikah hrga Murah. Jula Kaos & Souvenir Bwi Partai & Ecran Ruko Karibia B-3 Jakgung Suprapto 0333-417992-081913906633

•JUAL MESIN BUBUT• JUAL Mesin Bubut Taiwan panjang 1,25 meter 0331-7181378,0812348558

DJL Jimny Htm Th 90 Modif Variasi AC DVD Plat (P) Hub: 087875505157 Hrg 40Jt Nego

SITUBONDO JEMBER •SUMBERSARI• DJL Tnh &Bgn SHM, Tingkat, 11Kmr, Cck U/ Kos, Dkt Kmps UNEJ, L141M2. Jl Halmahera GgII No05 Hub(031) 70971222/085258759917

BANYUWANGI •TANAH 8050M2• DJL SEGERA Tanah 8050m2+bangunan rumah. Ada 63 pohon rambutan dan 2 bekas kolam pemancingan, di dusun Pekulo, SHM, harga 375 juta (nego), peminat serius Hub: 081554147502.

•TANAH 1665M2• DJL CPT Tnh 1665m2 d blkg Bulog Ketapang Bwi, Hrg 250jt. H: 08123461944

•TANAH 300 M2/• DJL Tnh Kapling SHM L +- 300 M2/ 1 1/2 Kavling Lok. Dlm Kota, Gg Makning Hrg Nego Berminat Hub. 08123444291/0333-423537

Repro : IWAN SETIONO/RaBa

NOSTALGIA : Menyanyi bersama di Hall Restoran Pondok Wina Banyuwangi (1/9).

•DIPLOMA 1•

BANYUWANGI

BANYUWANGI

•ANUGERAH FOTOCOPY•

•ARSITEK•

DBTHKN SGR, 1. Tng Admin (pr, min SMA sdrjt, pnglmn, dtmptkn di Bandung); 2. Pengasuh anak (pr, maks 25th, blm mnikah); 3. PRT. Hub Anugerah Fotocopy, Jl. Agus Salim (sltn Untag) Bwi, 0333-427190.

PODOMORO Grup Melayani Jasa Arsitek Untuk Rumah Kantor Gudang Gbr IMb Dll Hub: 082141840559.Murah Berkualitas

BANYUWANGI

•PEMBANTU• CARI Pembantu Gj 700, B.Sitter Gj 1,5jt, bersih krj di Bali. H: 0361-488315/ 487706.

•BUTUH SEGERA• PT BANK Syariah Mandiri Lamaran Kirim Ke Jl Basuki Rachmad 93 Banyuwangi.

•OUTSOURCHING• PRSHN Outsourching skala nas btuh Tenaga Manager, adm, sekertaris, Custm Service, dll Syarat : mahasiswa/min llsn SMU , tdk terikat dgn prshn lain. Hub. Jl. Kol Sugiono 40 Hub. 087857241887-7742121

BHS Inggris & Manajemen Bisnis. Perkuliahan Okto ‘11. SPP 199ribu/bln, dosen luar & dlm negeri, psti kerja. H: 0361-237367

•PELUANG BISNIS•

BANYUWANGI

WWW.program5milyar.com/?id=chocolate Saatnya Uang Bkrj u/ Anda.Buktikan!

•STNK• HLG STNK Nopol 6624YL an.Ika Handayani, Jl. Kapten PiereTendean 32 RT 01/03 Krgrejo, Bwi.

Hotline Iklan:

HLG STNK NopoL 1375 ZN Kusnadi Dsn. Krajan II RT.03/07,Kembiritan Genteng BWI.

(0333) 412224

HLG STNK Nopol P 4910 TE Didik Adrian Al. Dsn. Banyulor Desa Bayu Songgon BWI

Reuni Angkatan ’73 SMEAN Banyuwangi BANYUWANGI- Bermula dari pertemuan dengan sebagian kecil dari alumni SMEAN Banyuwangi angkatan tahun 1973, akhirnya tercetus ide untuk menggelar acara reuni. Reuni dilaksanakan pada tanggal 1 September 2011 lalu itu dihadiri sekitar 160 alumni SMEAN Banyuwangi angkatan 1973. Hadir pula perwakilan alumni angkatan tahun 1971, 1972, 1974 dan 1975. “Dalam reuni ini, yang datang khusus alumni SMEAN tanpa membawa anak dan istri,’’ kata Ketua Panitia Reuni, Toyib Kamino. Acara tersebut juga diisi santunan kepada warga kurang mampu. Karena masih banyak alumni yang hidupnya masih kurang dari kecukupan, mere-

ka yang sukses memberikan bingkisan kepada teman-temannya. “Mereka peduli dengan keberadaan dan kehidupan temannya yang kurang mampu,’’ jelas Kamino. Dalam kesempatan tersebut, ada pula pemberian beasiswa

kepada siswa SMKN 1 Banyuwangi. Mereka berprestasi di bidang akademik dan non akademik namun berasal dari keluarga yang kurang mampu. “Merupakan wujud kepedulian kita terhadap almamater,’’ kata Kamino. (adv/bay)

REUNI: Alumni SMEAN Banyuwangi yang sukses berfoto bersama di Hall Pondok Wina.


CMYK

34

Kamis 15 September 2011

Stadion Diponegoro Mengkhawatirkan TIDAK hanya persoalan pendanaan yang membuat Persewangi kini pusing tujuh keliling. Persoalan lain seperti sarana infrastruktur Stadion Diponegoro juga menjadi pekerjaan rumah bagi pengurus The Lasblang. Tanpa tribun yang mencukupi, serta tidak adanya lampu penerangan untuk bermain malam hari, menjadi nilai minus penilaian kandang Persewangi ini. Ketua Persewangi Nanang Nur Ahmadi menuturkan, kondisi stadion Diponegoro tidak layak untuk menggelar pertandingan professional. Ada beberapa aspek bangunan yang menjadi perhatian PSSI dalam melakukan verifikasi kesiapan Persewangi. “Hasilnya Stadion Diponegoro tidak layak,” bebernya saat menghadiri gesah bareng

bersama Laros Jenggirat Ahad lalu (11/9). Tokoh MWC NU Rogojampi itu ini menyebut, ada beberapa bagian stadion yang mendapat sorotan. Di antaranya, Stadion Diponegoro tidak memiliki ruang untuk media dan ruang kesehatan. Kondisi ruang ganti pemain juga terlalu kecil, dan ruang wasit dianggap tidak standar. Praktis, hasil verifikasi ini menimbulkan kekhawatiran baru. Persewangi terancam tidak bisa menggelar laga kandang dalam Liga Indonesia tahun ini. Namun kekhawatiran itu cukup direspons oleh petinggi Persewangi. Nanang mengaku akan te-

rus berusaha agar Persewangi tetap bisa bermain di Banyuwangi. Dia berencana akan melobi PSSI agar Persewangi tidak terusir untuk menggelar laga kandang di kompetisi mendatang. (nic/bay)

TAK LAYAK: Stadion Diponegoro belum mempunyai lampu untuk pertandingan malam.

GALIH COKRO/RaBa

BASKET

Yusuf Dijadwalkan Buka LBP BANYUWANGI – Liga Bola Basket Pelajar (LBP) 2011 bakal ditabuh mulai besok (16/9). Tim dari tingkat sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP), dan sekolah menengah atas (SMA) yang menjadi kontestan di ajang ini bersiap bersaing memburu gelar juara. Kejuaraan bola basket antar-pelajar ini rencananya akan dibuka Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) sekaligus Wakil Bupati Banyuwangi, Yusuf Widyatmoko. Tahapan menuju kejuaraan ini pun terus dimatangkan oleh Pengurus Kabupaten Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Pengkab Perbasi) sebagai motor kompetisi. Tahap penyelenggaraan pun sudah dilaksanakan. Setelah registrasi peserta DOK/RaBa sudah dilalui, tahap berikutnya Yusuf Widyatmoko adalah temu teknik. Pembahasan teknis pertandingan itu akan dilaksanakan di GOR Sahabat siang ini (15/9). Di sini, peserta akan dilibatkan dalam pembahasan aturan permainan, kompetisi, hingga aturan tambahan yang diberikan oleh penyelenggara. Ini ditujukan sebagai langkah antisipasi sekaligus meminimalkan persoalan yang muncul di kemudian hari. “Kita ingin selalu ada yang baru dalam setiap kejuaraan. Seperti di antaranya penerapan aturan permainan terbaru dalam permainan. Jadi ini menguntungkan bagi peserta agar mereka bisa mengikuti tren dan perkembangan olahraga ini dalam setiap kejuaraan yang digelar,” jelas Ketua Perbasi Banyuwangi, Hendarto. Animo peserta mengikuti kejuaraan ini pun cukup tinggi. Tim basket mulai tingkat SD, SMP, dan SMA yang tersebar di penjuru Banyuwangi siap bertarung. Peserta yang sudah mendaftar sebanyak 78 tim. Jumlah ini melebihi peserta LBP tahun lalu. (nic/bay)

Muscablub Terancam Molor BANYUWANGI – Dampak tidak adanya kucuran dana APBD, ternyata berdampak beruntun. Selain mengancam partisipasi keikutsertaan Persewangi dalam Liga Indonesia Level II yang akan digelar PSSI tahun ini, nihilnya suntikan uang rakyat itu juga mempengaruhi jalannya kehidupan organisasi Pengkab PSSI Banyuwangi. Efek yang ditimbulkan di antaranya adalah terancam molornya gelaran musyawarah cabang luar biasa (muscablub) PSSI Banyuwangi yang diagendakan digelar bulan ini. Padahal, kelangsungan organisasi menjadi mutlak agar komponen di dalamnya dapat berjalan dengan baik.

Pelaksana tugas (Plt) Pengkab PSSI Banyuwangi, Ahmad Taufik mengakui, tidak adanya dana APBD untuk membiayai muscablub PSSI itu memang sangat memberatkan. Pasalnya, PSSI sampai saat ini tidak memiliki dana sepeser pun yang bisa digunakan untuk melaksanakan muscablub untuk memilih pengganti ketua PSSI sebelumnya, Michael Edi Hariyanto yang mengundurkan diri. Kondisi ini sebenarnya sudah dikonsultasikan ke tim anggaran pemkab dan Komite Olahraga Nasional (KONI) Banyuwangi. Namun hingga kemarin,

belum ada solusi masalah tersebut. Justru dalam pertemuan itu, PSSI diminta nemblongi pembiayaan muscablub. “Kita tidak masalah minjami dulu. Tapi tidak ada kepastian diganti, itu yang repot,” ujar Taufik. Praktis dengan tidak adanya kepastian pendanaan sampai saat ini, muscablub PSSI pun bisa diprediksi molor. Selain itu, Taufik menyebut bahwa faktor dana bukan satusatunya penyebab molornya muscablub PSSI. Politisi asal PKB ini menyebut, belum

adanya kepastian utusan dari Pengprov PSSI Jawa Timur juga menjadi penyebab. Keberadaan utusan ini penting sebagai monitoring dari pelaksanaan muscablub yang akan dilaksanakan oleh PSSI Banyuwangi. Seperti diberitakan kemarin, harapan publik bola Banyuwangi melihat tim kesayangannya, Persewangi, tampil di level II Liga Indonesia musim ini boleh jadi bisa tinggal impian. Beberapa faktor di antaranya pendanaan hingga kesiapan tim yang belum jelas, disebut-sebut menjadi calon pengganjal partisipasi The Lasblang dalam mengikuti kompetisi Liga Indonesia tahun ini. (nic/bay)

Persiapan Tim Jalan terus PERSOALAN anggaran yang menerpa Persewangi dalam menatap kompetisi Liga Indonesia level II memang cukup pelik. Namun hal itu tidak mematahkan semangat petinggi klub untuk menyerah pada keadaan. Di tengah ketidakjelasan finansial, The Lasblang dipastikan tetap menjalankan program persiapan.

Setelah merampungkan negosiasi dengan pelatih kepala Yudi Suryata, petinggi klub berkostum merahhitam itu menjadwalkan akan tetap menggelar seleksi tahap kedua. Rencananya agenda pemilihan calon skuad Persewangi ini akan digelar di Stadion Diponegoro Jumat besok (16/9). Seleksi tahap II tersebut se-

kaligus akan menjadi tugas perdana bagi Yudi Suryata. Tugas awalnya adalah memilih calon pemain yang akan mengenakan seragam Persewangi musim ini. Setidaknya ada 50 pemain yang akan turut dalam seleksi tahap dua ini. Selain diikuti pemain yang masuk dalam penjaringan 50 pemain itu. Persewangi besar kemungkinan juga akan membuka keran bagi masuknya NIKLAAS ANDRIES/RaBa peminat dari luar daerah. n BEBAS: Seleksi Persewangi tak hanya diikuti pemain lokal. Pemain  Baca Persiapan...Hal 35

dari luar daerah juga boleh ikut seleksi Jumat besok.


Kamis 15 September 2011

BERITA UTAMA

35

HALAMAN SAMBUNGAN

Sita Ponsel Milik Tahanan ... ■ DUA... Sambungan dari Hal 25

Versi kepala jaga, dua tersangka yang kabur tinggal di blok tengah dengan kondisi pintu sel terkunci. Sementara out, versi

petugas piket, kondisi sel tidak terkunci dan dua tersangka tinggal di lorong tahanan. “Makanya provost masih terus memeriksa personel yang piket. Kalau memang ditemukan pelanggaran, ya harus bertang-

gung jawab,’’ tegas Heru Prasetyo. Informasi yang diperoleh koran ini menyebutkan, dua tahanan itu kabur dengan cara merusak jeruji besi. Menggunakan alat apa, polisi masih menyelidiki. Usai merusak jeruji, dengan

mudah kedua tahanan tersebut melarikan diri dari mapolres. Aksi keduanya tidak terendus penjagaan lantaran konsentrasi pertugas jaga berada di depan. “Kami menduga mereka kabur lewat belakang. Buktinya ada

Sudah Keluar Sebelum Ditolong ■ SOPIR... Sambungan dari Hal 25

Akhirnya, sopir itu nekat membanting stir ke kanan dan kiri agar laju truk melambat. Namun, bukannya berhenti, truk tersebut malah melaju semakin kencang. Hariyanto pun

panik karena posisi kendaraan itu sudah mendekati pertigaan lampu merah Sukowidi yang ramai warga dan kendaraan. Akhirnya, Hariyanto nekat membanting setir ke kiri dan menabrakkan truk ke pohon di utara jalan sebelah barat lampu merah. Saking kerasnya benturan, truk

bermuatan tebu itu langsung terguling. Warga sekitar lokasi langsung berlari menyelamatkan sopir truk. Namun, belum sempat warga memberikan pertolongan, Hariyanto sudah keluar dari kabin depan truk dengan luka ringan. Atas inisiatif sang sopir itu, musibah besar di

pertigaan lampu merah Sukowidi pun berhasil dicegah. Malam itu juga, truk yang mengangkut tebu dari kebun Desa Seneporejo, Kecamatan Siliragung, dengan tujuan Pabrik Gula (PG) Asembagus itu langsung dievakuasi ke Mapolres Banyuwangi. (mg-1/bay)

Dibahas oleh Empat Pansus ■ RAPERDA... Sambungan dari Hal 25

“Kalau fraksi dalam PU menolak membahas kedua raperda itu, maka pembahasannya akan kita tunda,” cetusnya. Mengenai alasan dewan tidak memasukkan kedua raperda itu dalam pembahasan di empat pansus yang baru dibentuk, politisi Partai Golkar itu menyebut masih dalam perdebatan. Raperda penyelenggaraan reklame, sejumlah wakil rakyat menghendaki

pembahasan menunggu rencana tata ruang wilayah (RTRW) selesai. “Untuk raperda KORPRI, ada yang khawatir hal itu akan membebani APBD,” dalihnya. Paripurna internal yang membentuk empat pansus itu juga sudah ditetapkan bidang garapannya. Dengan ditinggalkan dua raperda tersebut, berarti tinggal delapan raperda yang akan dibahas empat pansus itu. “Empat pansus itu disesuaikan jumlah komisi di DPRD. Anggota pansus juga

anggota komisi itu,” jelasnya. Pansus pertama akan membahas raperda tentang sumber kekayaan/pendapatan desa; dan raperda tentang tata cara pembentukan, pengelolaan, pertanggungjawaban badan usaha milik desa. “Setiap pansus membahas dua raperda,” cetusnya. Pansus kedua, jelas dia, membahas raperda tentang tata cara penyerahan urusan pemerintah kabupaten pada desa; dan raperda tentang pembentukan, penghapusan,

penggabungan desa, perubahan status desa menjadi kelurahan. “Pansus ketiga membahas Jamkesda dan RPJPD (rencana pembangunan jangka panjang daerah),” ungkapnya. Dua raperda yang tersisa, yakni raperda tentang badan penanggulangan bencana daerah dan raperda tentang Satpol PP dan Linmas akan digarap pansus keempat. “Kita buat empat pansus demi optimalisasi peran anggota dewan,” sebut Ruliyono. (abi/bay)

Siswa yang Ikut Dapat Dispensasi ... ■ PESERTA... Sambungan dari Hal 25

Sementara itu, selain diikuti para pelajar, sebanyak 60 orang yang berasal dari masyarakat umum juga direncanakan ikut meramaikan acara tersebut. Sehingga, total peserta yang mengikuti workshop tersebut adalah 383 orang. ‘’Dari jumlah peserta tersebut akan diciutkan menjadi 300 peserta,’’ ujar Suprayogi. Dalam workshop tersebut, peserta akan digembleng dasar koreografi, tari, kostum, dan ekspresi. Selanjutnya, mereka diharapkan benar-benar siap mengikuti BEC yang akan digelar 22 Oktober 2011 mendatang. Suprayogi mengatakan, para kasek sengaja diundang agar mereka mendukung para siswa dalam BEC. “Ini pergelaran yang

KONSOLIDASI: Para kasek menyimak sosialisasi BEC di Aula Minak Jinggo, Pemkab Banyuwangi, kemarin.

Sambungan dari Hal 25

CJH yang telah divaksin meningitis mendapat sertifikat. Dia menambahkan, CJH nanti wajib menunjukkan sertifikat vaksin meningitis tersebut ketika berada di Saudi Arabia. Selain itu, calon jamaah haji juga mendapatkan vaksin

pertama, dan kita butuh dukungan masyarakat,” ujarnya. Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Dispendik Banyuwangi, Sulihtiyono menambahkan, siswa yang mengikuti workshop akan mendapatkan dispensasi. “Setiap siswa tidak mengikuti workshop selama

dua minggu penuh. Mungkin saja hanya ikut workshop empat hari,” jelasnya. Sekkab Sukandi yang hadir dalam pertemuan bersama para kasek itu menjelaskan, BEC lebih menonjolkan budaya lokal Banyuwangi. Acara tersebut mengusung tema Da-

marwulan, Kundaran, dan Gandrung. Pemkab mengharap BEC sukses, sehingga bisa menarik wisatawan domestik dan mancanegara ke Banyuwangi. “Jika banyak tamu yang datang, maka ekonomi Banyuwangi bisa meningkat,” kata Sukandi. (mg-1/bay)

influenza. “Jika tidak ada bukti telah divaksin meningitis, maka tidak bisa menjalankan ibadah haji,” jelasnya. Indah mengatakan, meningitis merupakan penyakit serius karena letaknya dekat otak dan tulang belakang. Penyakit yang disebabkan organisme Neisseria meningitis tersebut menyebar melalui bersin, batuk, dan

bicara. “Dalam banyak kasus, penyakit ini sering menyerang jamaah haji,” katanya. Dalam tes kesehatan tersebut, CJH pria dan wanita dipisahkan. Khusus CJH perempuan wajib menjalani tes kehamilan. Sebab, perempuan yang sedang hamil tidak boleh divaksin. “Jika dites ternyata positif hamil, maka tidak bisa

berangkat haji,” ujarnya. Sementara itu, vaksinasi tersebut akan diikuti 1153 CJH. Jumlah tersebut belum termasuk kuota tambahan sebanyak 70 CJH. Kegiatan yang dijadwalkan selesai kemarin itu ternyata tidak bisa selesai, sehingga dilanjutkan di Dinkes Banyuwangi hari ini (15/9). (mg-1/bay)

Pemain Luar Boleh Ikut Seleksi ■ PERSIAPAN... Sambungan dari Hal 34

Ketua Persewangi, Nanang Nur Ahmadi mengatakan, untuk seleksi mendatang, besar kemungkinan akan diikuti sejumlah pemain dari luar daerah. Diperbolehkannya pemain

rutan. Begitu mendengar informasi ada tahanan kabur, wakapolres langsung melakukan inspeksi mendadak (sidak) di semua blok. Beberapa tahanan yang kedapatan membawa handphone langsung dirampas. Dalam sidak itu, orang nomor dua di Mapolres Banyu-

wangi itu berhasil menyita enam buah ponsel milik penghuni sel. “Untuk mengusut kaburnya tahanan, kita juga memeriksa petugas jaga. Di mana letak kelalaian dan pelanggarannya, masih kita periksa,’’ tandas mantan Wakapolres Situbondo itu. (aif)

Warga Sekitar Ketiban Rejeki ■ TRUK... Sambungan dari Hal 27

Saat itu, dari arah utara muncul truk itu. Dari arah berlawanan mobil sedan melaju terlalu ke kanan. Kontan saja, pengemudi truk banting setir ke kiri hingga roda keluar dari aspal. Lantaran bermuatan berat, truk oleng ke kiri. Celakanya, truk menghantam pohon di tepi jalan. Pada siang hari, truk lain men-

coba menarik badan truk yang nyemplung tersebut. Namun, truk itu tidak mampu menarik. Bahkan, truk yang mengalami kecelakaan itu justru tambah nyungsep ke sawah dan belum bisa dievakuasi hingga kemarin siang. “Tidak bisa ditarik, malah tambah masuk sawah,’’ tutur Subandrio. Setelah peristiwa tersebut, sopir truk kembali ke Singaraja, Bali. Sementara itu, kernetnya berada di Desa Macan

Putih, Kecamatan Kabat. Namun, yang membuat Subandrio bertanya-tanya, hingga kemarin belum ada satu pun polisi yang datang melihat kecelakaan tersebut. “Tidak ada polisi yang datang ke sini,’’ ujarnya heran. Informasi yang diterima Subandrio, muatan daun cengkih tersebut rencananya akan dibawa ke Lumajang. “Barang tersebut berasal dari Singaraja, Bali,” bebernya. (ton/irw)

Eksekutif Sampaikan Laporan ke DPRD ■ EMPAT... Sambungan dari Hal 36

Menurut Zeiniye, sesuai tatatertib (tatib) DPRD, sidang paripurna harus dihadiri 50 persen plus satu anggota. Artinya, batas minimum kehadiran anggota adalah 24 orang. “Jadi, sidang paripurna kami tunda karena jumlah anggota tidak quorum,” kata wanita berjilbab tersebut. Untuk mengetahui akar persoalan ketidakhadiran puluhan anggota dewan, politikus perempuan asal partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini langsung menggelar rapat pimpinan DPRD. Hasilnya, pimpinan dewan sepakat

menggelar pertemuan dengan eksekutif dan ketua seluruh fraksi di DPRD Situbondo. Dari pertemuan bersama eksekutif diketahui bahwa aksi boikot oleh sejumlah fraksi itu bersumber dari persoalan rencana penyaluran DPID dan DPPID dari pusat ke Situbondo. “Karena belum ada kesepakatan dan kepastian pengalokasian dua dana tersebut, maka sesuai rekomendasi Badan Anggaran (Ban-Ang) DPRD dua dana tersebut dikeluarkan dari rancangan P-APBD,” jelasnya. Andaikan dana tersebut cair, maka dana yang bersumber dari pusat itu dapat dicairkan dan digunakan untuk proses

pembangunan infrastruktur daerah. “Dengan catatan, pihak eksekutif dalam hal ini bupati Situbondo harus menyampaikan surat pengantar bahwa Situbondo memperoleh kucuran dana tersebut. Surat pengantar itu harus dilengkapi dokumen pendukung, mulai pengusulan sampai pencairan,” bebernya. Syarat lain, lanjut Zeiniye, setelah menggunakan DPID dan DPPID, maka pihak eksekutif harus menyampaikan laporan kepada pimpinan dewan. “Pada akhir tahun, penggunaan dana tersebut harus dilaporkan pada realisasi anggaran,” pungkasnya. (sgt/aif)

Mangga Gadung Rp 10.000 per Kg GILANG GUPTA/RaBa

CJH Perempuan Tes Kehamilan ■ DIVAKSIN...

kerusakan jeruji besi di bagian belakang. Itulah awal pelarian kedua tersangka,’’ jelas Wakapolres Heru saat mendampingi Kapolres AKBP Rastra Gunawan kemarin. Sementara itu, kaburnya dua tahanan itu membuat polres meningkatkan penjagaan di

luar masuk dalam seleksi ini adalah hal lumrah. Ini sekaligus akan menjadi ujian sekaligus menambah persaingan pemain untuk masuk dalam skuad utama. “Ada beberapa pemain dari luar daerah yang akan ikut seleksi,” kata Nanang. Langkah ini sekaligus meru-

pakan bukti bahwa pengurus berusaha agar Persewangi tetap tampil di level II. Persoalan pendanaan yang kini menerpa kini tengah dicarikan solusinya. “Soal dana kita sedangkan opsi lain selain APBD yang tidak diberi oleh pemerintah,” katanya. Pembahasan dengan pihak ke-

tiga pun terus dilakukan. Diharapkan dalam waktu dekat, titik temu untuk menyokong penampilan Persewangi di Liga Indonesia mendatang dapat diketahui. Beberapa calon mitra yang menyatakan kesediaannya akan mendapat porsi pembicaraan lebih intensif. (nic/bay)

Finishing Butuh Waktu Dua Bulan ■ DUKUNG... Sambungan dari Hal 25

Berbeda dengan lagu dukungan yang banyak muncul berbahasa Using dan musik asli banyuwangian, Garlis menggunakan syair berbahasa Indonesia. Garlis yang tergabung dalam grup band The New Camera itu tentu bukan tanpa alasan memilih syair berbahasa Indonesia. Dia ingin agar lagu dukungan kepada Persewangi itu diterima semua khalayak bola di Indonesia. Selain itu, keberadaannya juga dapat menjadi penumbuh semangat bagi Laros Jenggirat untuk terus memberikan dukungan kepada tim pujaan. Itu sekaligus mempromosikan potensi Banyuwangi kepada khalayak. Galis tidak segan memasukkan kata Persewangi dalam headline lagu dan syairnya, an-

tara lain “Kota Kecil di Timur”, “Laros Jenggirat”, “Persewangi Banyuwangiku”, “Prestasi Kita”, “Sedikit Bicara Banyak Berkarya”. Dari judulnya saja sudah cukup untuk menggambarkan api semangat yang ingin diberikan kepada Persewangi. “Lagu Kota Kecil di Timur. Kita ingin berikan wawasan bahwa meski kota kecil, Banyuwangi punya tim hebat dan besar bernama Persewangi,” ujarnya. Merangkum semangat suporter dalam syair dan lagu memang tidak mudah. Butuh tiga tahun bagi Garlis dkk untuk menyelesaikan lagu kreasinya tersebut. Sebetulnya, satu lagu rata-rata membutuhkan finishing dua hingga tiga bulan. Namun, kesulitan dana yang dialami grup band tersebut membuat Garlis belum bisa mewujudkan impiannya membuat video klip. Biayanya tentu tidak murah, sehingga

lagu buatannya baru dibuat dalam bentuk master dan disebarkan lewat ponsel ke ponsel. Tidak dikomersialkan? Garlis tidak memasang target lagu ciptaannya untuk dikomersialkan. Sebab, tujuan utamanya ingin memberi sumbangsih kepada Persewangi dan perjuangan militansi Laros Jenggirat selama ini. Dia pun tidak menolak seandainya lagu buatannya itu nanti dikomersialkan. “Tidak masalah kalau ada yang minat. Tapi saya lebih bangga lagu kami diputar saat sebelum dan jeda pertandingan Persewangi,” tuturnya. Selain menggarap lagu berbahasa Indonesia, kini Garlis juga tengah menggarap lagu dukungan kepada Persewangi berbahasa Using. Kini syair dan lagu masih dalam proses penyelesaian. (bay)

■ MULAI... Sambungan dari Hal 36

Hal serupa juga terjadi pada mangga jenis gadung, golek, dan harum manis. Saat ini, harga masing-masing jenis mangga tersebut hanya Rp 10 ribu, Rp 8 ribu, dan Rp 7.500 per kg. “Pada tahun-

tahun sebelumnya, saat puncak musim mangga, harga mangga akan turun drastis hingga dua puluh lima persen lebih,” jelas wanita berjilbab tgersebut. Alga memprediksi, saat puncak musim panen, harga mangga manalagi dan mangga gadung hanya sebesar 7.500 per

kg. Pada saat yang sama, mangga golek hanya akan dijual seharga Rp 6 ribu per kg. Mangga harum manis akan dijual ke tangan konsumen seharga Rp 5 ribu per kg. “Sebab, saat puncak musim panen, stok mangga akan sangat melimpah,” pungkasnya. (sgt/aif)

Orang Tua Saritem Mencak-Mencak ■ POLISI... Sambungan dari Hal 36

Tidak ingin gegabah, keluarga Saritem melakukan kroscek kepada pelaku. Mereka justru mendapat pernyataan yang sangat mengejutkan. Pasalnya, Nagud tidak menampik bahwa dia telah mencabuli Saritem. Kontan, orang tua

Saritem mencak-mencak. Dengan tekad bulat, mereka melaporkan kejadian memalukan yang menimpa putrinya itu kepada pihak berwajib. Dirasa cukup bukti, aparat langsung “menjemput” pelaku untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Bahkan, kemarin pelaku masih diamankan di Mapolres Situbondo. (sgt/aif)

MARI ATASI ASAM URAT DENGAN HERBAL “Kalau asam urat kambuh, saya sering kesemutan. Kondisi itu sudah berlangsung selama 2 tahun,” ujar Soewondo, yang berprofesi sebagai seorang Purnawirawan TNI Angkatan Laut. Karena aktifitasnya sering terganggu akibat asam urat, upaya pun telah dilakukan oleh ayah 5 orang anak itu. Sampai akhirnya, sekitar 4 bulan yang lalu, pria yang juga dikenal sebagai pengajar tersebut mulai tertarik untuk mencoba Gentong Mas. “Teman saya menyarankan untuk mencoba Gentong Mas. Baru mengkonsumsi 2 minggu, manfaatnya sudah terasa. Kini sudah 4 bulan saya minum Gentong Mas. Alhamdulillah sekarang badan terasa sehat dan segar, asam urat sudah tidak ada. Gentong Mas memang solusi yang tepat untuk mengatasi keluhan saya.” Terang pria berusia 75 tahun tersebut penuh syukur. Asam urat bukanlah nama suatu penyakit, namun ia adalah suatu zat sisa metabolisme zat yang bernama purin yang berasal dari makanan yang kita konsumsi. Keadaan dimana tubuh mengalami kelebihan kadar asam urat disebut hyperuricemia. Pada kondisi normal, kelebihan purin ini akan dikeluarkan melalui urine dan feses. Namun jika purin yang masuk dalam tubuh terlalu banyak, maka ginjal akan kesulitan mengeluarkan zat tersebut sehingga terjadi penumpukan sisa metabolismenya (asam urat). Penumpukan sisa metabolisme zat purin di persendian dapat menyebabkan bengkak dan rasa nyeri. Dengan tubuh yang sehat, pria yang berdomisili di Jombang, Jawa Timur tersebut kini dapat men-

jalani aktifitasnya dengan prima.Ia pun tidak segansegan membagi pengalaman sehatnya dengan orang lain, “Mudah-mudahan pengalaman saya ini bermanfaat bagi orang lain.” Harap Soewondo. Gentong Mas adalah minuman herbal dengan kandungan vitamin dan nutrisi bermutu. Bahan utama Gentong Mas yaitu Gula Aren dan Nigella Sativa (Habbatussauda) terbukti memiliki banyak manfaat. Habbatussauda bermanfaat untuk menormalkan metabolisme, termasuk metabolisme purin sebagai pembentuk asam urat yang dipercaya dapat meningkatkan pengeluaran asam urat dari darah melalui urine. Selain itu, Gula Aren dalam Gentong Mas tak hanya memiliki rasa yang manis dan lezat, juga bermanfaat menurunkan penyerapan lemak dan perbaikan sistem saraf. Untuk hasil maksimal, kontrol makanan yang dikonsumsi seperti makanan yang mengandung banyak purin (diet rendah purin), mengurangi makanan kacangkacangan dan beberapa jenis sayuran tertentu seperti brokoli, bayam, kangkung, kol dan tauge, serta banyak minum air putih, sekitar 8 gelas sehari. Kini, seiring dengan semakin banyaknya masyarakat yang merasakan manfaat Gentong Mas membuat tingkat permintaan melonjak secara signifikan. Untuk informasi lebih lanjut silahkan kunjungi www.gentongmas.com. Bagi anda yang membutuhkan Gentong Mas bisa didapatkan di apotek/ toko obat terdekat atau hubungi : 085234398441. Banyuwangi: 085 234 398 441. Situbondo : 082 143 391 646, Depkes:P-IRT. 812.3205.01.114


CMYK

36

Jawa Pos-nya Kota Santri

Kamis 15 September 2011

Empat Fraksi Boikot Paripurna Eker-Ekeran Soal Kucuran Anggaran dari Pusat Rp 2 M SITUBONDO - Sidang paripurna pembahasan Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) 2011 di DPRD Situbondo diwarnai aksi boikot sejumlah fraksi. Akibatnya, sidang paripurna tersebut diundur hingga lebih dari dua jam karena jumlah anggota dewan yang hadir tidak memenuhi quorum. Tidak tanggung-tanggung, empat fraksi di DPRD memilih tidak hadir dalam sidang paripurna yang sedianya akan dilangsungkan mulai pukul 09.00 kemarin (14/9) itu. Fraksi-fraksi tersebut, di antaranya Fraksi Karya Nurani (FKN), Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (F-PDIP), Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (F-PKB), dan Fraksi Partai Demokrat (F-PD). Anggota dewan yang hadir di ruang sidang hanya berasal dari dua fraksi, yakni Fraksi Partai Kebangkitan Ulama (F-PKNU) dan Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (FPPP). Akibatnya, dari 45 wakil rakyat di DPRD Situbondo, yang hadir ke ruang sidang hanya 19 orang, termasuk empat pimpinan dewan. Sumber kuat koran ini menyebutkan, aksi

boikot tersebut dilatarbelakangi eker-ekeran tentang rencana pengucuran anggaran dari pusat senilai Rp 2 miliar. Sejumlah kalangan di internal DPRD sepakat tidak melanjutkan pembahasan Rancangan P-APBD jika besaran, peruntukan, dan sistem pengalokasian dana dalam bentuk Dana Penyesuaian Infrastrukutur Daerah (DPIP) dan Dana Percepatan Pembangunan Infrastruktur Daerah (DPPID) belum jelas. “Sebelum pengesahan P-APBD, DPR meminta kejelasan peruntukan dana tersebut,” ujar sumber kuat tersebut. Ketua DPRD Situbondo, Zeiniye, tidak menampik sidang paripurna pembahasan Rancangan P-APDB tersebut terpaksa ditunda karena jumlah anggota dewan yang hadir tidak quorum. “Sesuai kesepakatan Badan Musayawarah (Banmus) DPRD, sedianya rapat akan dilaksanakan sejak pukul 09.00 hari ini (kemarin). Tetapi, setelah kami tunggu selama dua jam, dari 45 anggota dewan, ternyata yang hadir hanya 19 orang,” ungkapnya n

Sesuai kesepakatan Banmus DPRD, rapat dilaksanakan pukul 09.00. Setelah kami tunggu 2 jam, dari 45 anggota dewan, yang hadir 19 orang Zeiniye Ketua DPRD Situbondo

 Baca Empat...Hal 35

Golkar Akan Panggil Ketua FKN SEMENTARA itu, ada fenomena menarik di balik aksi boikot sidang paripurna pembahasan Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) 2011 kemarin. Salah satu pihak yang mengusung pasangan Bupati Dadang Wigiarto dan Wakil Bupati (Wabup) Rachmad juga ikut-ikutan memboikot agenda penting tersebut, yakni Fraksi Karya Nurani (FKN). Anggota FKN adalah Golkar dan Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura). Nah, fraksi tersebut kemarin juga ikut-ikutan memboikot sidang paripurna. Padahal, sebagaimana diketahui, Rachmad yang saat ini menjabat sebagai wabup adalah ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD)

Partai Golkar (PG) Situbondo. Dikonfirmasi via telepon, Sekretaris DPD PG Situbondo, Agus Rejeki Wartono, mengaku akan memanggil ketua FKN yang notabene adalah wakil rakyat asal PG. “Kami akan memanggil ketua fraksi (ketua FKN, Red) untuk menjelaskan ketidakhadirannya dalam sidang paripurna,” ujarnya. Pria yang karib dipanggil Toton itu menambahkan, sebenarnya tidak ada alasan kader PG, baik yang menduduki jabatan eksekutif maupun legislative, untuk berbeda pandangan tentang segala hal demi kepentingan masyarakat. “Sekali lagi kami tegaskan ketua fraksi akan kita panggil ke kantor DPD untuk mengklarifikasi dinamika yang terjadi,” pungkasnya. (sgt/aif)

SIGIT HARIYADI/RaBa

PENCABULAN

Mulai Banjir Buah Mangga

Polisi Periksa Lima Saksi SITUBONDO - Kasus pencabulan yang dilakukan Nagud, 17 (nama samaran), warga Desa Talkandang, Kecamatan Situbondo, terhadap bocah berusia 7 tahun, sebut saja namanya Saritem (juga nama samaran) terus didalami aparat kepolisian setempat. Hingga kemarin (14/9), unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Situbondo, pihak yang menangani kasus yang mengundang keprihatinan banyak pihak itu, telah memanggil lima saksi untuk dimintai keterangan. Hal itu disampaikan Kasatreskrim Polres Situbondo AKP Sunarto melalui Kanit PPA Bripka Slamet Yuwono. Menurut Slamet, selain mempelajari hasil visum, pihaknya juga memanggil sejumlah saksi. “Sejauh ini kita sudah memintai keterangan lima saksi,” ujarnya. Personel polisi asal Tulungagung itu menambahkan, perbuatan tersangka dijerat Pasal 81 subsidair Pasal 82 Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak. “Ancaman hukuman maksimal lima belas tahun kurungan,” ungkapnya. Diberitakan sebelumnya, karena tidak kuasa menahan hasrat seksual, Nagud mencabuli tetangganya sendiri yang masih berusia tujuh tahun. Perbuatan bejat itu dilakukan di bibir sungai tidak jauh dari kediaman korban. Peristiwa yang terjadi akhir bulan Agustus 2011 lalu itu berawal saat korban bersama beberapa rekannya asyik mencari capung di bibir sungai yang berjarak sekitar seratus meter dari tempat tinggalnya. Di saat bersamaan, Nagud sedang buang hajat di sungai tersebut. Entah setan apa yang merasuki pikiran Nagud. Ketika melihat Saritem, libidonya langsung naik. Anak baru gede (ABG) yang satu itu langsung menarik tangan Saritem hingga tubuh Saritem terkapar di tanah. Tanpa basabasi, dia langsung memelorotkan celana yang dikenakan korban. Tentu saja korban berontak. Bahkan, beberapa rekannya yang melihat kejadian itu berusaha menolong Saritem. Seorang bocah perempuan memukul tubuh pelaku menggunakan sebatang kayu. Namun sayang, upaya menyelamatkan Saritem dari perbuatan biadab pria jebolan sekolah dasar (SD) tersebut sia-sia. Orang tua korban baru mengetahui peristiwa tragis yang menimpa putrinya selang beberapa hari kemudian ketika beberapa teman korban meledek saritem. “Enak ya kamu habis tindihtindihan sama Nagud,” ujar sumber kuat koran ini menirukan ucapan rekan korban. Mendapati hal itu, keluarga korban langsung menginterogasi putrinya. Tanpa bisa mengelak, Saritem membenarkan dia telah dicabuli Nagud n  Baca Polisi...Hal 35

SIGIT HARIYADI/RaBa

MASIH MAHAL: Beberapa penjual mangga eceran menjajakan dagangannya di sekitar Alun-Alun Situbondo.

SITUBONDO - Situbondo memang layak menyandang predikat sebagai sentra penghasil mangga, khususnya di wilayah Jawa Timur. Betapa tidak, meski puncak panen raya mangga diprediksi baru akan terjadi pada November mendatang, keberadaan buah berasa manis tersebut saat ini sudah sangat melimpah. Di sejumlah ruas jalan raya di Kota Santri, kini hampir selalu terdapat pengepul buah mangga. Stok yang dimiliki para pengepul kebanyakan dijual kepada para pedagang besar di luar kota, seperti Surabaya, Jakarta, dan beberapa kota lain. “Banjir” mangga di Situbondo juga dimanfaatkan sebagai ladang mengais rupiah oleh beberapa pedagang kecil. Salah satu sentra pedagang mangga eceran terdapat di Jalan Raya PB Sudirman, tepatnya di sekitar Alun-Alun Situbondo. Meski tergolong pedagang kecil, mereka mengaku bisa menjual ratusan kilogram (kg) mangga dalam sehari. Seperti diungkapkan Ny. Alga, 35, pedagang mangga eceran yang menjajakan dagangan di pusat kota. Menurut dia, kebanyakan para pembeli buah mangga yang mampir ke tempat dia berjualan adalah para pengguna jalan yang melintas. “Mereka biasanya hanya membeli satu atau dua kilo. Tetapi, jika diakumulasi, dalam sehari saya bisa menjual seratus kilo lebih,” ujarnya. Menurut Alga, saat ini harga mangga lebih murah dibanding beberapa bulan lalu. Mangga manalagi, misalnya, pada awal Agustus harganya sekitar Rp 12 ribu per kg, saat ini hanya dipasarkan seharga Rp 10 ribu per kg n  Baca Mulai...Hal 35

Truk Muatan Migor Terguling BANYUPUTIH – Diduga mengangkut muatan melebihi kapasitas maksimal, satu unit truk pengangkut minuman ringan dan minyak goreng (migor) terguling di jalur pantura Taman Nasional (TN) Baluran, sore kemarin (14/9). Truk nahas itu meluncur ke curam sedalam tiga meter yang sisi kanan jalan hingga nyaris seluruh muatannya tercecer. Beruntung, tidak ada korban jiwa pada peristiwa yang terjadi sekitar pukul 16.00 tersebut. Padahal kendaraan bernopol N 8807 UF, itu sempat terguling dan menghantam batu besar yang berlokasi di tepi jalan. Sesaat setelah terguling, Lukito, 42, sopir truk, langsung mengevakuasi muatannya yang berhamburan di jalan. Warga sekitar yang mengetahui peristiwa itu juga langsung bahu-membahu membantu Lukito menyelamatkan barang bawaannya.

Menurut Lukito, sesaat sebelum kejadian, dia mendadak mengganti persneling karena bus yang mendahuluinya mendadak berhenti tepat di depan bodi truk yang dia kemudikan, karena bus tersebut tidak kuat melaju kencang saat melewati tanjakan. “Saat itulah, baut persneling lepas. Akibatnya truk saya mundur lalu masuk ke curam ini,” ujarnya. Tidak ingin barang-barang bawaannya dijarah pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab, Lukito kemudian memberikan uang senilai Rp 300 ribu kepada warga untuk membantu mengevakuasi ratusan kardus yang berceceran tersebut ke tepi jalan. Kasat Lantas Polres Situbondo, AKP Yusuf Suryadi membenarkan terjadinya kecelakaan tunggal tersebut. “Kami akan menyelidiki penyebab pasti kejadian,” ujarnya. (sgt/aif)

SIGIT HARIYADI/RaBa

ANGKUT KARDUS: Warga ikut mengevakuasi muatan truk yang terguling di Baluran, kemarin.


Radar Banyuwangi 15 September 2011