Page 1

CMYK

25

SELASA 13 SEPTEMBER TAHUN 2011

Syafi’i Pernah Masuk RSJ Tidak Gila tapi Diduga Depresi

Sementara itu, tersangka tunggal kasus tragedi “Sampangan Berdarah”, Syafi’i, 40, masih diamankan di Mapolsek Muncar. Lelaki yang mengamuk dan membacok beberapa tetangganya secara membabi buta itu diduga mengalami depresi. Informasi yang diperoleh wartawan koran ini menyebutkan, dua hari sebelum kejadian, adik kandung

MUNCAR - Para korban tragedi “Sampangan Berdarah” masih dirawat di rumah sakit (RS) AlHuda, Kecamatan Gambiran, hingga kemarin (12/9). Bapak-anak Turi, 64, dan Busriono, 38, warga Dusun Sampangan, Desa Kedungrejo, Kecamatan Muncar, kini masih menjalani perawatan untuk memulihkan luka mereka.

Syafi’i pernah mengajak tetangganya membelikan obat penenang di apotek. Namun, petugas apotek tak bisa melayani permintaan obat tersebut. ‘’Dua hari sebelumnya, adiknya mengajak saya beli obat di apotek, tapi tidak bisa karena harus ada resep dokter,’’ ujar seorang lelaki, tetangga Syafi’i yang enggan dikorankan namanya, saat menjenguk kedua korban di RS Al-

Huda kemarin. Selain itu, Manisa, 42, kakak Busriono, juga mengakui Syafi’i pernah menjalani rehabilitasi di rumah sakit jiwa (RSJ). Setelah perawatan di RSJ, Syafi’i bisa hidup normal kembali seperti sedia kala. Namun, sesekali dia kambuh. ‘’Dia sudah pernah masuk rumah sakit jiwa, tapi ya kadang kambuh,’’ terang Manisa. Sementara itu, Turi dan Busriono kompak mengaku tidak ada selisih paham dengan Syafi’i ■  Baca Syafi’i...Hal 35

ALI NURFATONI/RaBa

LEMAS: Turi (kiri) dan Busriono di RS Al-Huda, Gambiran, kemarin.

Pesta Sabu, Mantan TKI Digerebek

BUDAK NARKOBA: Hendriz dan Seger serta peralatan nyabu milik mereka diamankan di Mapolres Banyuwangi kemarin.

BANYUWANGI - Pesta sabu-sabu (SS) di rumah Giman di Dusun/Desa Sukorejo, Kecamatan Bangorejo, digerebek anggota Satuan Narkoba (Satnarkoba) Polres Banyuwangi Minggu sore kemarin (11/9). Dua warga yang diduga akan nyabu berhasil ditangkap polisi. Kedua tersangka adalah Hendriz Prayaga, 40, mantan tenaga kerja Indonesia (TKI) asal Dusun/Desa Sukorejo, Kecamatan Bangorejo; dan Seger, 39, asal Dusun Sumberjati, Desa Grajagan, Kecamatan Purwoharjo. “Kedua tersangka kita tangkap saat akan pesta sabu,” cetus Kasatnarkoba Polres Banyuwangi AKP Watiyo kemarin (12/9). Dari tangan kedua tersangka, anggota Satnarkoba berhasil menemukan sejumlah peralatan nyabu, termasuk dua paket SS seberat 0,38 gram dan 0,20 gram. Peralatan tersebut meliputi satu set bong; dua korek api gas; satu kotak berisi empat pipet kaca dan potongan sedotan. Selain itu, juga ada dua buah telepon seluler (ponsel) dan uang tunai Rp 400 ribu. “Semua peralatan nyabu itu kita amankan,” kata Watiyo. Terbongkarnya pesta SS di Dusun/Desa Sukorejo, Kecamatan Bangorejo, itu bermula saat petugas melacak peredaran narkoba di wilayah Banyuwangi Selatan. Dalam pelacakan itu, petugas mengincar Hendriz yang diduga bertindak sebagai pengedar SS. “Ada kabar sedang transaksi, kita segera meluncur,” terang Watiyo ■  Baca Pesta...Hal 35

GALIH COKRO/RaBa

Dewan Tagih Janji Raperda Penyuluh

SUE GER POJOK

.. BAWA ANAK: Pengendara motor masuk halaman parkir Pelabuhan Ketapang kemarin.

GALIH COKRO/RaBa

GILANG GUPTA/ RaBa

Tergila-Gila Kucing KUCING memang binatang yang lucu dan menggemaskan. Tak heran, banyak orang yang suka memelihara binatang berbulu lembut tersebut. Tidak terkecuali, Ervira Kemalasari. Gadis yang berprofesi sebagai teller salah satu bank di Banyuwangi itu tidak bisa lepas dari kucing kesayangannya. Seberapa pun sibuk bekerja, dia selalu berusaha meluangkan waktu untuk kucingkucing kesayangannya. Baginya, kucing merupakan teman manusia yang baik. “Kucing bisa menjadi hiburan saat bosan,” cetusnya ■  Baca Tergila-Gila...Hal 35

BAGAIMANA INI...

Diprediksi Tuntas Tiga Hari Lagi KALIPURO - Angkutan balik Lebaran sudah berakhir sejak H plus tujuh lalu. Namun, arus balik Lebaran ternyata belum tuntas di penyeberang Ketapang-Gilimanuk hingga H plus 12 kemarin (12/9). Warga yang kembali ke Pulau Dewata masih mewarnai aktivitas penyeberangan Jawa-Bali tersebut. Hanya pemudik pengguna kendaraan roda empat (R4) yang sudah tuntas seratus persen. Dari jumlah pemudik berkendaraan R4 61 ribu unit, yang balik hingga H plus 11 sudah melebihi 64.652 unit. Sementara itu, pengendara roda dua (R2) dan penumpang pejalan kaki diperkirakan belum semua kembali. Untuk pemudik pe-

ngendara R2 jumlahnya mencapai 95 ribu unit. Yang sudah kembali hingga H plus 12 baru mencapai 81.847 unit. Pada H plus tujuh saja, PT. Indonesia Fery (IF) Ketapang hanya menyeberangkan sekitar tujuh ribu unit sepeda motor. Dari 15 ribu kendaraan yang tersisa, pada H plus 13 masih tersisah sekitar 5.000 unit. Sepanjang hari kemarin, kendaraan R2 masih terus mengalir. “Penumpang kendaraan R2 masih tersisa sekitar 5.000. kita prediksi tuntas pada H plus 15,” ujar Kacab PT. IF, Supriyanto, melalui Manager Operasional, Saharuddin Koto ■  Baca Diprediksi...Hal 35

BANYUWANGI - Pengajuan lima rancangan peraturan daerah (raperda) yang dilakukan eksekutif pada Jumat lalu (9/9) ternyata mengundang kekecewaan sejumlah anggota DPRD Banyuwangi. Janji eksekutif membuat raperda tentang badan penyuluh ternyata belum ditepati. Padahal, dalam paripurna pengesahan peraturan daerah (perda) tentang organisasi perangkat daerah (OPD), eksekutif berjanji aturan untuk badan penyuluhan pertanian, peternakan, perikanan, dan kehutanan, akan dibuatkan perda khusus. “Perda ini (perda badan penyuluh) sangat penting. Sejumlah fraksi di dewan menginginkan itu, dan eksekutif juga sudah janji,” kata Wakil Ketua DPRD Banyuwangi, Ruliyono. Tetapi nyatanya, lanjut Ruliyono, perda yang sudah dijanjikan itu tidak masuk dalam kelima raperda yang diajukan eksekutif. Bahkan, dalam rencana eksekutif mengajukan tiga raperda setelah pengesahan

DOK. RaBa

Ruliyono

kelima raperda itu juga tidak ada raperda tentang badan penyuluh. “Ini (perda badan penyuluh) sangat dibutuhkan rakyat,” katanya. Bila ada perda yang mengatur badan penyuluh, imbuh Ruliyono, peningkatan hasil pertanian, peternakan, dan perkebunan, bisa ditingkatkan ■

Kisah Juaminah Selamat dari Tusukan Pisau Suami

Trauma Sekaligus Lega karena Ancaman Telah Tiada

IWAN SETIONO/RaBa

Pembatas Jembatan Rontok JEMBATAN di Desa Dadapan, Kecamatan Kabat, Banyuwangi cukup membahayakan. Tembok pembatas jembatan di sisi timur jalan itu ambruk. Untuk menghalangi agar kendaraan tak terperosok sungai, warga memasang pembatas darurat berupa alat penyaring pasir. Kalau ada kendaraan yang nyelonong, tentu akan langsung tercebur ke sungai sedalam sepuluh meter tersebut. Sebab, pembatas darurat itu tak akan mampu menahan. Kapan diperbaiki? (bay) http://www.radarbanyuwangi.co.id

 Baca Dewan...Hal 35

Sejak ditusuk suaminya sendiri, Juaminah, 43, warga Dusun Pacemengan, Desa Buluagung, Kecamatan Siliragung, hingga kini masih trauma. Meski begitu, dia cukup lega karena Sutiono, 46, suaminya, akhirnya tewas setelah menenggak racun. ALI NURFATONI, Siliragung

PENUSUKAN perut yang mengakibatkan ususnya keluar rasanya masih sulit dilupakan Juaminah. Tragedi tersebut sangat sulit dihapus olehnya. Sebab, kejadian itu membuat perasaannya dibayangi trauma. Namun, kini ada perasaan lega dalam diri perempuan tersebut.

Sebab, rentetan penderitaan yang sering dia alami tak akan terulang. Sebelum penusukan tersebut terjadi, Juaminah memang sudah sering mengalami kejadian mengenaskan. Dia pernah dihajar semalam suntuk oleh suaminya sendiri, Sutiono. Pukulan tangan bahkan menggunakan senjata tajam (sajam) sudah pernah dia alami. Juaminah mengaku pernah disiksa fisik sejak pukul 19.00 hingga pukul 03.00 dini hari beberapa bulan lalu. Lantaran rumah itu hanya dihuni pasutri tersebut, praktis tidak ada yang mengetahui tindak kekerasan dalam rumah tangga yang dilakukan sang suami. Apalagi, rumah pasutri tersebut dikelilingi pagar tembok. Semua pintu rumah dan pagar dikunci oleh suami. Sang suami pun bisa bebas menganiaya istri di dalam kamar. Saat itu, Juaminah mengalami luka di leher dan di beberapa ba-

Syafi’i pernah masuk rumah sakit jiwa

Saat tes nyanyi, lagunya “Aku masih seperti yang dulu’’

Pesta sabu, mantan TKI digerebek polisi

Makanya jangan niru budaya buruk negeri orang ALI NURFATONI/RaBa

TRAGIS: Juaminah di Ruang Iman RS Al-Huda, Gambiran, kemarin.

gian tubuhnya. Suaminya melukainya menggunakan sebilah celurit. ‘’Ini bekas luka saya yang masih ada,’’ ujar Juaminah sambil menunjukkan lehernya saat di RS AlHuda kemarin (12/9). Dia baru bisa meloloskan diri ke-

tika suaminya keluar rumah. Melihat ada celah, perempuan itu langsung keluar rumah. ‘’Waktu itu suami saya keluar, saya pelanpelan ikut keluar dan minta tolong,’’ kenangnya ■  Baca Trauma...Hal 35

email: radarbwi@gmail.com/radarbwi@yahoo.com


26

Selasa 13 September 2011

Geliat Desa Sumberasri, Kecamatan Purwoharjo

Andalkan Bedul, Raih Juara I Lomba Desa PURWOHARJO – Desa Sumberasri, Kecamatan Purwoharjo kini tengah bergeliat. Desa dengan jumlah penduduk 6.400 jiwa itu terus berupaya memajukan potensi wisatanya. Maklum, desa yang dipimpin Kepala Desa (Kades) Drs. Suyatno itu menyimpan potensi wisata yang bisa mendongkrak pendapatan desa. Salah satu wisata andalannya adalah kawasan wisata alam blok Bedul masuk area Taman Nasional (TM) Alas Purwo. Dalam mengelola Bedul, pihak desa menjalin kolaborasi dengan TM Alas Purwo. ‘’Kerjasama ini untuk meningkatkan kualitas konservasi kawasan TM Alas Purwo serta untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar kawasan hutan,’’ jelas Kades Suyatno. Lebih lanjut Suyatno mengatakan, pengelolaan wisata alam blok Bedul dimulai ada pertengahan tahun 2009. Pengelolaan wisata ini menawarkan keelokan ekosistem hutan tropis, mangrove, segoro anak dan keindahan pantai selatan.

KADES SUMBERASRI FOR RaBa

SUNSET: Pengunjung naik perahu tradisional gondang-gandung menuju Segoro Anak kawasan wisata Pantai Bedul.

Setiap hari kawasan ini selalu dikunjungi wisatawan nusantara dari berbagai wilayah Indonesia serta wisatawan mancanegara. Selama berwisata di pantai Bedul, wisatawan bisa naik perahu tradisional gondang– gandung menuju segoro anak sambil melihat keelokan tekstur hutan mangrove. Di tempat ini,wisatawan juga bisa melihat beraneka burung dan satwa. ”Pengunjung juga bisa meli-

hat lokasi penetasan penyu, melihat sunset, serta makan bersama keluarga di bawah pohon tepi pantai selatan. Keelokan kawasan ini menjadi daya tarik tersendiri,’’ kata Suyatno berpromosi. Selain itu, lanjut Suyanto, di kawasan wisata Bedul juga terdapat sumur Randu Telu. Air di tempat ini banyak digunakan oleh masyarakat dari berbagai wilayah. Wisatawan dari Jawa,

Sumatera, Kalimantan, Bali, Sulawesi, Maluku, bahkan Malaysia berebut air ”ajaib” tersebut. Air ini diyakini bisa untuk terapi kesehatan. Caranya pengunjung bisa mandi maupun meminumnya. ”Efek air sumur Randu Telu yang nyata bagi penyembuhan berbagi penyakit membuat tempat ini selalu ramai pengunjung,’’ ungkap alumnus IKIP Malang jurusan Pendidikan Luar Sekolah (PLS) itu. Selain ”menjual” sektor wisata, Desa Sumberasri juga memiliki potensi ekonomi dari sektor pertanian dan peternakan. Dua sektor ini tergolong maju. Sebab, tak sedikit warganya banyak yang memelihara sapi. Makanya, tak heran dalam lomba desa se-Kabupaten Banyuwangi 2011, Desa Sumberasri berhasil dinobatkan sebagai juara I. ”Prestasi ini tak lepas dari kekompakan warga. Kita akui swadaya di desa Sumberasri cukup bagus,’’ ujar pria yang menjabat kades selama dua periode itu. (aif)

Dipadati Jamaah Istighotsah SEMENTARA vitu, pantai wisata Bedul mengundang daya tarik tersendiri bagi wisatawan lokal maupun mancanegara. Selain jadi tempat wisata, pantai Bedul kerap jadi tempat pengajian. Seperti yang terlihat Minggu (11/9) siang kemarin. Kawasan tersebut berubah jadi lautan manusia menyusul digelarnya doa bersama dan halal bihalal jamaah istighotsah Ihsaniyyah. Sejak pukul 06.00, jamaah yang lebih dikenal dengan istighotsah terong, berduyun-duyun memadati halaman parkir wisata Bedul. Saking membeludaknya jamaah, terop yang disedikan panitia tidak mencukupi untuk menampung peserta istighotsah. Sehingga sebagaian besar jamaah berteduh di bawah pohon jati, masuk kawasan Perhutani. Kegiatan istighotsah dan halal bihalal ini dimulai pukul 10.00 dan berakhir pukul 12.00. Kegiatan diawali dengan

HALAL BIHALAL: Doa bersama dan istighotsah di pantai Bedul, Desa Sumberasri, Purwoharjo, Minggu kemarin (11/9). KADES SUMBERASRI FOR RaBa

sambutan Kiai Mursidi dari Banyuwangi selaku pimpinan induk istighotsah Ihsaniyyah. Sambutan berikutnya dari Kiai Basirun Abdul Azis selaku panitia lokal dan sambutan Kades Sumberasri Drs. Suyatno. Acara inti diawali dengan tausiyah lalu dianjutkan dengan istighotsah dan doa yang dipimpin oleh KH. Ishom Sholeh dari Gembolo. Sementara barokah doa dari KH. Agus Sholthon Latif dari Jampes, Kediri. ”Acara seperti selalu dihadiri ribuan ja-

maah,’’ kata Kades Sumberasri Suyatno. Dalam tausiyahnya, KH. Ishom Sholeh menyampaikan bahwa istighotsah Ihsaniyyah diadakan dalam upaya membina umat Islam untuk selalu mendekatkan diri kepada Allah. ”Selain itu, secara bersama-sama mendoakan rakyat dan pemerintah Banyuwangi, serta bangsa Indonesia agar mendapatkan petunjuk, bimbingan dan keberlimpahan rezeki untuk kemakmuran rakyat,’’ kata Kiai Ishom Sholeh. (aif)

Hari Minggu Pakem Wajib Tutup Muspika Sidak Lokalisasi BANYUWANGI - Jumlah Wanita Pekerja Seks ( WPS ) yang mangkal di lokalisasi di Banyuwangi cukup banyak. Belum lagi dengan masuknya WPS dari luar Banyuwangi. Untuk mengantisipasi lonjakan jumlah WPS, kemarin Muspika Banyuwangi mengadakan inspeksi mendadak (sidak) di lokalisasi Pakem, Kelurahan Kertosari. Sidak tersebut melibatkan petugas Satpol PP, Koramil Kota Banyuwangi, Polsek Blambangan, dan petugas Kecamatan Banyuwangi. Camat Banyuwangi H.M. Luqman bersama Kapolsek Blambangan AKP Ari Murtini mengecek langsung setiap wisma di Pakem. Sayang, selama sidak tidak menemukan WPS. Rombongan Muspika akhirnya menemui salah satu mucikari. Di depan mucikari, Muspika menyosialisasikan aturan baru untuk penghuni lokalisasi Pakem.” Kita akan terus melakukan sidak dan mendata WPS yang masuk, baik

DIJUAL MTS Kuda VB5W GLS (solar) th 2001 merah tua mtl hrg 82,5 jt nego brg istw, Bisa cash/kredit hub (0333) 631526 – 635176 , 0811351148

DIJUAL Suzuki SB416 Escudo (jeep) th 2000 biru mtl hrg 92,5 jt nego brg istw , Bisa cash/

DIJUAL Mts T120ss pu 1.5 FD (pick-up) th 2009 hitam KNZI hrg 71,5jt nego brg istw Bisa , Kash/kredit hub (0333) 631526 – 635176 ,

DIJUAL Isuzu panther TBR 54F Turbo H.Touring th 2008 hitam hrg 192,5 jt nego brg istw, Bisa cash/kredit hub (0333) 631526 – 635176 , 0811351148

Djual cpat, lokasi jl.KH.Agus Salim 108 bwi, Bngunan 108m2, Tnh 680m2, tepi jln besar, cck unt rmh pribadi/usaha, 550jt nego, bisa kredit

yang lama maupun yang baru,’’ kata Camat Luqman. Luqman menjelaskan, ada beberapa aturan baru yang wajib ditaati ketua RT, mucikari, dan penghuni lokalisasi. WPS wajib memiliki KTP yang masih berlaku. Bila ditemukan WPS dari luar Banyuwangi, akan langsung dikembalikan ke kota asalnya. Peraturan lainnya adalah jam kerja tidak boleh melebihi pukul 12 malam. Sedangkan untuk hari Minggu dan hari libur nasional, lokalisasi Pakem wajib tutup.” Bila diketahui melanggar akan kena tindakan tegas,’’ kata Luqman. Luqman berharap dengan peraturan baru ini dapat mengurangi jumlah WPS yang ada di Banyuwangi. Apabila ada WPS yang mau beralih profesi menjadi yang lebih baik, pihaknya kan memberikan solusi berupa keterampilan dan pemberian modal.” Dengan pemberian keterampilan dan modal diharapkan mereka bisa menyesuaikan ke lingkungan yang baru,’’ tandasnya. (mg-1/aif)

IWAN SETIONO/RaBa

SOSIALISASI: Camat Banyuwangi H.M. Luqman memberikan pengarahan kepada mucikari lokalisasi WPS di Pakem, kemarin.

DIJUAL MTS L300 DS (pick-up) th 2006 coklat tembakau hrg 87,5 jt nego brg istw , Bisa cash/kredit hub (0333) 631526 – 635176, 0811351148

Pemimpin Redaksi: Elly Irwan Suryanto. Redaktur Pelaksana: Rahman Bayu Saksono. Redaktur: Syaifuddin Mahmud, Ali Sodiqin. Staf Redaksi: AF Ichsan Rasyid, Abdul Aziz, Niklaas Andries, Agus Baihaqi, Ali Nurfatoni (Banyuwangi), Edy Supriyono, Sigit Hariyadi (Situbondo). Fotografer: Galih Cokro Buwono. Copy Editor: Minhajul Qowim. Lay Out/Grafis: Khoirul Muklis, Cahya Heriyanto, Muhammad Isnaeni Wardhan Iklan: Sidrotul Muntaha, Tomy Sila, Yusroh Abdillah. Administrasi Iklan: Yetty Maya Purwosari. Desain Iklan: RodyaYuliani. Keuangan: Citra Puji Rahayu. Kasir: Anissa Windyah Sari. Pemasaran/Event: Gerda Sukarno Prayudha, Iwan Setiono, Benny Siswanto, Samsuri (Situbondo). Penerbit: PT Banyuwangi PENDORONG PERUBAHAN DAN PEMBARUAN Intermedia Pers. SIUPP:1538/SK/Menpen/SIUPP/1999. Direktur: Samsudin Adlawi. General Manager: A. Choliq Baya. Alamat Redaksi/Iklan: Jl. Yos Sudarso 89 C Banyuwangi,Telp: (0333) 412224-416647 Fax Redaksi: 0333-416647, Fax Iklan/Pemasaran: (0333) 415153, Biro Genteng: Jalan Raya Jember nomor 47 Genteng, Telp : (0333) 845860. Biro Situbondo: Jl. Wijaya Kusuma 60 Situbondo, Telp : (0338) 671982. Email: radarbwi@jawapos.co.id, radarbwi@yahoo.com, radarbwi@gmail.com. Rekening: Giro Bank Mandiri Nomor Rekening 1430002019030. Surabaya: Yamin Hamid, Graha Pena Lt .15, Jl Ahmad Yani 88 Telp. (031) 8202259 Fax. (031) 8295473. Jakarta: Gunawan, Jl Raya Kebayoran Lama 17, Telp (021) 5349311-5, Fax. (021) 5349207. Tarif Iklan Display: Rp 14.000,-/mm kolom hitam putih, Rp 22.500,-/mm kolom full colour depan, Rp 17.500,-/mm kolom full colour belakang,Iklan Baris Umum Rp. 20.000,- /baris, Lowongan: Rp 30.000,-/baris, Sosial: Rp 10.000,-/mm kolom. Percetakan: Temprina Media Grafika, Jl Imam Bonjol 129 Jember Telp (0331) 320300. J

Wartawan Radar Banyuwangi dilarang menerima uang maupun barang dari sumber berita.

J

Wartawan Radar Banyuwangi dibekali dengan kartu pers yang dikenakan selama bertugas.

J

Materi iklan/advertorial di luar tanggung jawab Radar Banyuwangi


cmyk

27

Selasa 13 September 2011

ADA APA LAGI

Gelandangan Melahirkan Bayi KALIBARU - Seorang gelandangan yang selama ini hidup di tepi Jalan Raya Kalibaru, Dusun Tegalpakis, Desa Kalibaru Wetan, Kecamatan Kalibaru, menghebohkan warga sekitar kemarin (12/9). Perempuan yang diduga bernama Nur, asal Kelurahan Sumberejo, Kecamatan Kota Banyuwangi, itu sedang hamil. Sekitar pukul 11.00 dia melahirkan di Puskesmas Kalibaru Kulon. Kontan, kejadian tersebut mengundang perhatian warga sekitar. Mereka langsung berbondong-bondong ke rumah pasangan suami-istri (pasutri) Asmawi dan Marsini, warga Dusun Tegalpakis. Di situlah, Nur untuk sementara ditampung. Asmawi menuturkan, sejak empat bulan lalu perempuan tersebut tinggal di tepi jalan raya. Selama ini, dia hidup sebatang kara. “Dia hanya diam si situ, tidak jalan ke mana-mana. Kalau makan dikasih warga sini yang kasihan,” tuturnya kemarin siang. Nah, awal Ramadan lalu, Marsini berinisiatif merawat perempuan tersebut di rumahnya. Apalagi, diketahui perut wanita yang biasa dipanggil Nur itu buncit. “Saya mandikan dan kami rawat di rumah. Kami merasa kasihan,” kata Marsini. Selama dirawat di rumah Asmawi, Nur tidak pernah berbuat onar. Dia hanya diam seribu bahasa. Terkadang bicara, tapi bicaranya ngelantur. “Dia diam saja, kadang-kadang saja bicara tapi nggak jelas apa yang diomongkan,” ungkapnya. Kemarin pagi, lanjut Marsini, perempuan tersebut terlihat hendak melahirkan. Bersama suami dan warga setempat, Marsini membawanya ke Puskesmas Kalibaru Kulon. “Sekitar jam 11.00, dia melahirkan,” ceritanya. Bagaimana perawatan selanjutnya? Asmawi dan Marsini akan merawat bayi perempuan tersebut. “Ibunya juga akan kami rawat. Jadi, ibu dan bayinya kami rawat,” janjinya. Sementara itu, Sekretaris Desa Kalibaru Wetan Joko Pamungkas mengungkapkan, ada yang mengenal wanita tersebut. Dia diduga bernama Nur dan beralamat di Kelurahan Sumberejo, Kecamatan Banyuwangi. “Kapan hari katanya ada yang menghubungi keluarganya. Tapi nggak tahu. Katanya keluarganya mau ke sini, tapi kok belum datang,” jelasnya. (azi/irw)

GALIH COKRO/RaBa

RUNWAYKURANG: Pesawat Merpati Airlines jenis MA-60 terpaksa kurangi penumpang karena landasan pacu Bandara Rogojampi kurang panjang.

Runway Kurang 100 Meter Pesawat Merpati Siap Terbang Setiap Hari

ABDUL AZIZ/RaBa

PUNYA BAYI: Wanita yang diduga bernama Nur sesaat setelah melahirkan kemarin (12/9).

ROGOJAMPI - Terjawab sudah alasan teknis Merpati Airlines mengosongkan beberapa kursi di pesawat MA-60. Ternyata hal itu berkaitan dengan persoalan panjang runway (landasan pacu, Red) di Bandara Rogojampi yang masih kurang panjang. Saat ini, panjang runway Bandara Rogojampi baru 1.500 meter. Padahal, kebutuhan normal untuk landing pesawat jenis MA

60 adalah 1.600 meter. Praktis, panjang landasan pacu itu kurang 100 meter. Saat dikonfirmasi kemarin (12/9), Direktur Niaga PT. Merpati Airlines, Toni Aulia Rahman mengakui, sejak beroperasi beberapa waktu lalu, animo masyarakat menggunakan jasa penerbangan Merpati Airlines sangat tinggi. Namun, karena alasan teknis, ungkap dia, 56 kursi yang disediakan hanya bisa ditempati 50 penumpang. “Sisanya kita kosongkan karena panjang runway kurang 100 meter. Jadi, ini persoalan teknis,” bebernya saat dihubungi RaBa. Masalah kurang panjang runway terse-

but, lanjut dia, sudah disampaikan kepada Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas sebelum berangkat studi ke Amerika Serikat. “Insya-Allah, setelah pulang dari Amerika, beliau (bupati, Red) akan memperpanjang runway sehingga semua kursi pesawat bisa terisi,” kata pria yang saat dihubungi sedang berada di Jakarta itu. Bila Pemkab Banyuwangi bersedia memperpanjang runway sepanjang 2.200 meter, lanjut Toni, pihaknya siap mengoperasikan pesawat jet jurusan Banyuwangi-Jakarta. Opsi perpanjangan runway 2.200 meter tersebut juga sudah

disampaikan kepada Bupati Anas. “Yang jelas, pesawat kami siap,” tandasnya. Toni mengaku bangga terhadap pemkab dan masyarakat Banyuwangi yang menyambut baik Merpati Airlines di Bandara Rogojampi. Apalagi, besarnya dukungan pemkab selama ini juga dibarengi tingginya animo masyarakat memanfaatkan jasa Merpati. Saat ini, pihaknya berusaha minta dukungan semua pihak agar bisa melakukan penerbangan setiap hari. “Saya yakin, masyarakat bangga Merpati bisa beroperasi demi menunjang pembangunan di Banyuwangi,” cetusnya. (azi/irw)

ADVERTORIAL PENDIDIKAN

Universitas PGRI Banyuwangi Jaring 1.293 Mahasiswa Baru Dibuka Rektor Teguh, Pejabat Akademisi Kompak Datang BANYUWANGI–Sebanyak 1.293 mahasiswa baru Universitas PGRI Banyuwangi (Uniba) mendapat briefing dari Rektor Drs. H. Teguh Sumarno di aula Kampus Bumi Kertosari, kemarin (12/9). Acara itu berlangsung meriah dan diikuti penuh antusias oleh para mahasiswa. Dalam pembukaan orientasi program studi dan pengenalan kampus (Opspek) itu, rektor menekankan dua hal. Pertama, perubahan perilaku sebagai seorang mahasiswa. Menurutnya, belajar di tingkat perkuliahan merupakan aktivitas psikologis maupun fisik, untuk menguasai suatu kemampuan tertentu. Aktivitas belajar merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi dan berperan penting dalam pembentukan pribadi dan prilaku individu. Bahkan, perubahan yang fungsional dapat dimanfaatkan untuk kepentingan hidup individu yang bersangkutan, baik untuk kepentingan masa sekarang maupun masa mendatang. Misalnya, seorang mahasiswa belajar tentang psikologi pendidikan. “Pengetahuan dan keterampilannya dalam psikologi pendidikan dapat dimanfaatkan untuk mempelajari dan mengembangkan prilaku dirinya sendiri maupun mempelajari dan mengembangkan prilaku,” terangnya. Perubahan prilaku seorang mahasiswa, kata rektor, belajar bukan hanya sekadar memperoleh pengetahuan semata. Tetapi termasuk memperoleh pula perubahan dalam sikap dan keterampilannya. “Mahasiswa belajar tentang teori belajar, disamping memperoleh informasi atau pengetahuan, dia juga memperoleh sikap tentang pentingnya menguasai teori dan keterampilan,” jelas Teguh. Tak kalah pentingnya, mahasiswa baru itu juga mendapat penjelasan tentang dunia kerja. Menurut Teguh, kesuksesan seseorang usai menamatkan pendidikannya di perguruan tinggi dan terjun ke dunia kerja, bukanlah karena keterampi-

PROGRAM STUDI (PRODI) A. FAKULTAS KEGURUAN & ILMU PENDIDIKAN Prodi: 1. Pendidikan Sejarah 2. Pendidikan Pancasila & Kewarganegaraan 3. Bimbingan Konseling B. FAKULTAS OLAHRAGA KESEHATAN Prodi: Pendidikan Jasmani Kesehatan & Rekreasi

PERHATIAN KHUSUS: Rektor Teguh Sumarno bersama pejabat Universitas PGRI Banyuwangi (Uniba).

C. Fakultas Bahasa dan Seni Prodi: Pendidikan Bahasa Inggris D. FAKULTAS MIPA Prodi: 1. Pendidikan Matematika 2. Biologi 3. Kimia E. Fakultas Teknik Prodi: 1. Teknik Elektro 2. Teknik Mesin Konsentrasi Otomotif F. FAKULTAS PERTANIAN Prodi: 1. Pengolahan Hasil Pertanian 2. Pengolahan Hasil Perikanan 3. Pemanfaatan Sumber Daya Perikanan

FOTO-FOTO: ISTIMEWA

SELAMAT YA: Rektor Teguh Sumarno menyalami mahasiswa baru usai membuka opspek di Kampus Uniba kemarin (12/9).

lan teknis. Melainkan karena kualitas dirinya, seperti keterampilan lunak (soft skill) atau keterampilan berhubungan dengan orang lain. Sementara, kurikulum yang diterapkan pada mahasiswa saat ini lebih meni tikberatkan pada kemampuan hard skill sekitar 90 persen dan penerapan keterampilan soft skill itu hanya sekitar 10 persen. “Untuk memenuhi kebutuhan soft skill bagi calon tamatan perguruan tinggi, agar kelak

berhasil di dunia kerja, diterapkan kegiatan ekstra kurikuler kemahasiswaan,” imbuhnya. Rektor yang sukses membawa Uniba itu menambahkan, saat ini Uniba memiliki berbagai prestasi yang tidak kalah dengan universitas lain di Jawa Timur. Misalnya, prestasi dalam jabatan. Uniba sebagai perguruan tinggi ditunjuk sebagai pelaksana sertifikasi guru. Jika sebuah kampus sudah ditunjuk menjadi

pelaksana sertifikasi, maka kampus tersebut berhak menjadi pembimbing dalam sertifikasi guru dalam pelatihan PPG (Pendidikan Profesi Guru). Tak hanya itu, Uniba juga berhasil memenangkan dana hibah dari Menpora untuk peningkatan fasilitas kampus Uniba. “Ini tidak mudah dilakukan, namun berkat kepercayaan Menpora terhadap Uniba, maka kami mendapat hibah tersebut,” ungkap Teguh. (ikl/irw)

PENERUS BANGSA: Setiap tahun Uniba berhasil menjaring lebih dari seribu mahasiswa baru. KOMPAK: Pejabat Kampus Uniba, mulai Pembantu Rektor 1, 2, 3, serta dosen hadir dalam pembukaan opspek.

PELAKSANA OPSPEK: BEM Uniba menjadi garda depan dalam membentuk karakter mahasiswa baru Uniba.

LENGKAP: Laboratorium olahraga standar nasional dibangun untuk memenuhi standar kualitas pendidikan.


28

Selasa 13 September 2011

RUMAH SAKIT NAHDLATUL ULAMA’ BANYUWANGI Jl. Raya Mangir Rogojampi – Banyuwangi

PENGUMUMAN LELANG No : 01 / Pan Lelang – RSNU / IX / 2011 Panitia Lelalng barang pada Rumah Sakit Nahdlatul Ulama’ Banyuwangi akan melaksanakan pelelangan ( umum / sederhana ) dengan pascakualifikasi untuk paket pekerjaan barang sebagai berikut : 1. Paket Pekerjaan Nama Barang : Pengadaan Mobile X – Ray Lingkup Pekerjaan : Pengadaan Mobile X – Ray di RSNU Banyuwangi Nilai Total Pagu : Rp. 200.000.000 ( Dua ratus juta rupiah ) Sumber Pendanaan : Dana Jasmas Tahun Anggaran 2011 2. Persyaratan Peserta 1. Memiliki SIUP bidang / subbidang ALKES / Kedokteran yang masih berlaku. 2. AKTE Pendirian Perusahaan 3. TDP / tanda perusaan yang masih berlaku. 4. Perusahaan yang berdiri lebih dari 3 Tahun. 5. PPh pasal 25 atau pasal 21 / pasal 23 atau PPN sekurang-kurangnya 3 bulan. 3. Pendaftaran di buka Mulai tanggal 13 – 17 September 2011 4. Jadwal selanjurtnya bisa di lihat di sekretariat panitia lelang Dengan Alamat : RSNU Banyuwangi Jl. Raya Mangir Rogojampi – Banyuwangi RSNU Banyuwangi, Panitia Lelang TTD AGUS BAIDLAWI R Ketua

Gadis Embat Ponsel BANYUWANGI - Maisaroh binti Sahawi, 19, warga Lingkungan Kerobokan, Kelurahan Kampung Mandar, Kecamatan Banyuwangi, kena batunya. Gadis tersebut ditangkap warga karena mencoba mengutil dua unit telepon seluler (ponsel) milik Susanoto, warga Lingkungan Jogolatri, Kelurahan Sumberejo, Kecamatan Banyuwangi, kemarin (12/9). Saat ditangkap, Warga menemukan dua ponsel merek Nokia dari tangan Maisaroh. Kini tersangka dan dua ponsel milik Susanoto diamankan ke Polsek Blambangan. “Tersangka masih kita amankan. Dua ponsel yang sempat dicuri kita amankan sebagai barang bukti,” jelas Kapolsek Blambangan AKP Ary Murtini. Pencurian ponsel itu terjadi di rumah Susanoto sekitar pukul 09.00. Saat kejadian, rumah itu tengah sepi karena pemilik sedang pergi. Kebetulan, pintu rumahnya tidak dikunci. “Tersangka masuk ke rumah korban, langsung menuju kamar belakang,” kata kapolsek. Di rumah korban, tersangka melihat dua buah ponsel tergeletak di atas meja. Gadis itu langsung mengambil ponsel tersebut kemudian pergi. Tetapi, sebelum keluar rumah, pemilik rumah mengetahui. “Saat dipergoki, ngaku pengemis,” kata kapolsek. Lantaran curiga, sementara

GALIH COKRO/RaBa

KENA: Aiptu Monip menasihati Maisaroh di Mapolsek Blambangan kemarin.

tersangka dilarang pergi. Setelah tahu dua ponsel di atas meja raib, korban langsung menggeledah tersangka. “Dua buah ponsel dengan dua buah

charge ternyata diambil tersangka,” ujarnya. Dengan bukti dua buah ponsel dan charge tersebut, korban segera menghubungi tetangga.

Selanjutnya, ada warga yang melapor ke polsek. “Ada informasi pencuri tertangkap, kita langsung meluncur ke lokasi kejadian,” kata AKP Ary. (abi/bay)

Tukang Sumur Masih Dirawat

BANYUWANGI •RUMAH• DJL Rmh Jl. Adi Sucipto 56 Bwi, LB 600m2, LT 1742m2, Hub: 08123461944/8918785

SITUBONDO •DIJUAL CEPAT• DJL Rmh SHM Lt. 92 M2 4 Kt dr , Rt. 2 Km Perum Panper Blk CC 16 H-0341-715472 /TP

•KERTANEGARA• DJL Rmh Jl. Kertanegara/Baluk Bgn 76M2 Tanah 200M2 Blkg bisa ditingkat. Lsg bisa ditempati, harga nego TP. Hub 081-803587-755

•RUMAH & BANGUNAN• DJL Rmh & Bgnn L 320M2 Letak Strategs Didpn Pintu Masuk ASDP, Ketapang Bwi Hub: 081358436164

•PERUM PURI BRAWIJAYA• DJL Cepat Rmh Siap Huni DiPerum Puri Brawijaya Blok B No1. Sertifikat Hak Milik Hub: 081231130245

•OPER KONTRAK• RUMAH 3Kmtdr, 3 Km Mnd, Perum Graha Blambangan Blok A6 Hub:08122114228

•PROPERTY• PERUMAHAN Brawijaya Asri Blok B-5.Jl Kerta negara Bwi. Tipe 36/216 Renovasi. Hub 08123254317

•PROPERTY•

SITUBONDO

•TANAH KEBUN• DJL Tanah Kebun L22.250 Dsn Kejoyo Tambong Ada 100Phn Kelapa 1000Pepaya, bs Ut Usaha Batu Bagn Hub 085258759917

•TANAH L 4,65 HA• DJL Tanah 4,65 Ha, SHM Pinggir Jl, Hrg 65rb/M2 (Nego). Lokasi Kaliputih Gtg Wetan Bwi Hub: 081-249-760-49

ALL New Jazz 11’ Polish Metal, KM 4rb, V-kool, Alarm, Anti Karat Elektronik, Dll Hrg 195Jt Nego TPHub 085852378900

NEW Jazz MMC, CRV, Freed DP 10Jt + Lucky Dip All Color. Ready Stock Info 082131080096

DJL Panther Super Royal HI-GLX 97 biru met istimewa. Hub: 08121732210

•JUAL MESIN BUBUT•

•TANAH - MOBIL•

JUAL Mesin Bubut Taiwan panjang 1,25 meter 0331-7181378,0812348558

•PRIMA MOBIL• RDY New Car.Avanza,Inova, Yaris, Xenia, Terios,PUGrandMax,Honda All New Jazz MMC,All New CRV,Nissan,G-Livina, Juke,March,Fortuner,APV,Swift ,Splash, PUT120SS. H. 0811301676, 0333411655

JEMBER

•SEPEDA MOTOR•

•SUMBERSARI•

DJL Salah Satu Vario Techno CBS Th2010 & Jupiter MX 2007 Hub 081234590052

DJL Tnh &Bgn SHM, Tingkat, 11Kmr, Cck U/ Kos, Dkt Kmps UNEJ, L141M2. Jl Halmahera GgII No05 Hub(031) 70971222/085258759917

DIJUAL Tanah 8.000m2 Di Olehsari, SHM, Tepi Jalan Aspal, Hrg 400Jt NEGO. Hub: 087755723445

DJL Toyota Corola Altis G 03’ Silver Vcool VL 17 Pemakai 08124626104 BUC

•TANAH DIJUAL•

SITUBONDO

•ISUZU PANTHER•

•TOYOTA•

DJUAL Sawah Dlm Kota, SHM 1Ha 400Jt Nego Hub: (0333)424368

BANYUWANGI

BANYUWANGI

•TANAH 8000M2•

•SAWAH•

Korban adalah pemilik sumur tersebut. Saat kejadian, dia ikut membantu pemasangan mesin bor di dasar sumur di belakang rumahnya. “Kedalaman sumurnya 30 meter, tapi airnya masih kecil,” terang Kapolsek Sudarsono. Dua korban lain adalah Suriyadi, 30, tetangga Sulam, dan Agus Supriyanto, 31, warga Lingkungan Karanganom, Kelurahan Karangrejo, Kecamatan Banyuwangi. “Agus ini tukang sumur bor,” jelasnya. Mulanya, Agus bersama Sulam turun ke dasar sumur untuk memasang mesin pompa air. Lantaran sumur terlalu dalam, mereka sudah memasang bantuan udara untuk pernapasan. Ketika mesin sumur mulai dihidupkan, asap yang keluar dari mesin mengepul di sekitar sumur. Akibatnya, kedua orang itu kesulitan bernapas. Upaya penyelamatan dengan cara naik ternyata tidak berhasil.

•HONDA•

•READY STOCK•

BANYUWANGI

BANYUWANGI - Duka mendalam masih dirasakan para korban sumur beracun di Dusun Pancoran, Desa Ketapang, Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi. Hingga kemarin, dua tukang gali sumur masih menjalani perawatan di RSUD Blambangan (12/9). Tragedi sumur beracun di Desa Ketapang itu terjadi sekitar pukul 11.30 Sabtu lalu (10/9). Ketika itu, tiga warga yang sedang memasang mesin bor di dasar sumur dengan kedalaman sekitar 30 meter itu tiba-tiba ambruk. Satu dari ketiga korban akhirnya meninggal saat akan dibawa ke rumah sakit. Sementara itu, kedua korban lain yang kritis langsung dilarikan ke RSUD Blambangan oleh warga. “Satu meninggal dalam perjalanan ke rumah sakit,” ujar Kapolsek Kalipuro AKP Sudarsono. Korban yang meninggal adalah Sulam, 39, warga Dusun Pancoran, Desa Ketapang.

•GRAND EXTRA 92• DJL KIJANG Grand Ext 92 Akhir, Abu2 Met ist t-pki (P). 087857405353

•L300•

BANYUWANGI •TANAH 1665M2•

BANYUWANGI

HLG STNK Nopol P 4637 YO an. H. Adro’i, al: Jl. Trunojoyo 13 Kel. Kebalenan, Bwi.

FASHION, Tour&Ticketing,Salon,Kursus/ Bimbel,Spa&Clinic?Anda tdk tau caranya?Hub SBC 7742121 mdl mulai dr 500rb-25jt.

•EXCREW SHIP• NEED Excrew ship, All position, send CV to asnawa69@gmail.com or call 081337304299/03617912170

HLG STNK Nopol P 6364YK an.Sukarmin al: Dsn Kalitelepak, Tulungrejo RW 02/03 Bwi.

•PULSA ELEKTRIK•

•ANUGERAH FOTOCOPY•

•STNK•

DBTHKN SGR, 1. Tng Admin (pr, min SMA sdrjt, pnglmn, dtmptkn di Bandung); 2. Pengasuh anak (pr, maks 25th, blm mnikah); 3. PRT. Hub Anugerah Fotocopy, Jl. Agus Salim (sltn Untag) Bwi, 0333-427190.

HLGSTNKNo.P5284ENan.Alwan.Sekarputih RW 10/03 Trebungan, Mangaran, Stb.

DAPATKAN HP NOKIA C7 GRATIS, Syrt jadi agen PULSA Elektrik Yg Serius.TULIS :REG#C7#Nama#Alamat Lengkap, SMS KAN Ke-085268357775.Tbts Utk8 Org

•KESEHATAN• ANDA Telat Bulan ??? Solusi Cepat dan Tepat Untuk Melancarkan Haid Secara Teratur Dalam Waktu Singkat, 3 jam di jamin lancarHub. 085257454364

•PROPERTY•

•SAWAH•

•TOYOTA•

DIBANGUN 4Unit Ruko 2Lt (DIJUAL-Sisa 1 unit Ruko) Lok Jl Agussalim (Blkg Untag) Bwi Hub Anugerah Fotocopy Tlp.081233669969

DJUAL Sawah Dlm Kota, SHM, 4500M2, Dpn Perumahan 170Jt Nego Hub: 081346293265

•TANAH 1900M2•

DIJUAL Kijang Inova E Bensin '06 Silver Plat DK Hub. 085648819475

TELAH Dibuka Wrg”ENA’ Yo” Jl Ltjn Sutoyo Dpn Lap Futsal Scudeto Blkg SD Brawijaya. Sedia Lontong Mie, Mie Ayam, Nasi Bakmoy, Es Rainbow, Dll.

TANAH 1900m2, Ds Kedayunan, ada phn durian dll, dlm kampung,T.426449/ 081911695857

•INVESTASI•

•GEBYAR DISCOUNT DAIHATSU•

•SAWAH TEPI JALAN• DJL Sawah L 8500m2 SHM lok bts kota Ds Bakungan tp Jln aspal. 450Jt. 081234535857

RUMAH & TOKO

•TANAH KAPLING•

•PRIMA MOBIL•

DIJUAL Tanah L 2600 M Jl. Mega segara Berminat Hub. 081558705503

RDY Xenia05,06,07.Avanza05,06,07.Kjg LGX03.Inova05,(dsl, bnsin), Panther99, 00,03. CRV09.Zebra07. Taruna04. Advntr97.Cart0 4,PUL300'09, PUFUT'09. PU Zebra06. H 0811301676,0333411655

•RUMAH SEWA• Rmh+UangSewa2ThnTunai.PenatabanPggrJln BsrLt.1750Lb + 390 SHM Andre08211380580

SITUBONDO •TANAH 271M2• DJL CPT SHM L 271m2, Jl. Melati VI/9. 90jt / Rmh toko GPM A14, Panther ‘91 43jt, trm carter Avanza, 08123463642

•JIMNY• DJL Jimny Htm Th 90 Modif Variasi AC DVD Plat (P) Hub: 087875505157 Hrg 40Jt Nego

BHS Inggris & Manajemen Bisnis. Perkuliahan Okto ‘11. SPP 199ribu/bln, dosen luar & dlm negeri, psti kerja. H: 0361-237367

PT BANK Syariah Mandiri Lamaran Kirim Ke Jl Basuki Rachmad 93 Banyuwangi.

DJL CPT Tnh 1665m2 d blkg Bulog Ketapang Bwi, Hrg 250jt. H: 08123461944

DJL. Tk+Rmh Tkt 2, full perabot , strategis Jl. Kembar Lt. 310/490m, uk. 10X31 M, marmer, ksnjati, Tk. SriwijaYA JL.Gajah mada 274 gtg-bwi H. sugiarto 081233499888,031703388181

SITUBONDO Hotline Iklan:

•PEMBANTU•

LUAS 2480M2 Lokasi Pakis Jalio, SHM, Berminat Serius Hub: 0877-55723445

•DIJUAL CEPAT•

•DRAFTER•

CARI Pembantu Gj 700, B.Sitter Gj 1,5jt, bersih krj di Bali. H: 0361-488315/ 487706.

•KULINER•

ANDA karyawan/ibu RT/pensiunan ingin memiliki tabungan & investasi dgn keuntungan 100%, legal, aman&terjamin? hub.smartvest 8930726, 087755501166.

•PELATIHAN• INGIN usaha? Daftarkan sgr di pelthan entrepreneur. Dijamin! Biaya ringan, lulus lgsg memiliki usaha&bantuan modal. Daftar 5-15 Sep. disc 50%. Hub 085738511018, 7742121

(0333) 412224 •DIPLOMA 1•

•BUTUH SEGERA•

•OUTSOURCHING• PRSHN Outsourching skala nas btuh Tenaga Manager, adm, sekertaris, Custm Service, dll Syarat : mahasiswa/min llsn SMU , tdk terikat dgn prshn lain. Hub. Jl. Kol Sugiono 40 Hub. 087857241887-7742121

•BUTUH CEPAT• BTH. Cpt Karyawan/Ti Min SMU Sdrjt, Lamrn Dtg Lgsng Ke delta Group Ruko Mutiara Blambangan A 4.

BANYUWANGI

•SOUVENIR•

BANYUWANGI

•DIJUAL•

CETAK Mug Kaos Pin Ganti Kunci Jam Untuk Promo Toko Kantor Souvenir Ultah Nikah hrga Murah. Jula Kaos & Souvenir Bwi Partai & Ecran Ruko Karibia B-3 Jakgung Suprapto 0333-417992-081913906633

PODOMORO Grup Melayani Jasa Arsitek Untuk Rumah Kantor Gudang Gbr IMb Dll Hub: 082141840559.Murah Berkualitas

DJL Ruko 2Lt, 5,5mx12m. Jl Raya 157 Rogojampi Bwi Ex.Sawerigading, SHM, IMB,PLN, Telp, PDAM Hub: 087857211611

SITUBONDO

PRIA 18-30th, menguasai autocad, lamaran ke Hotel Ketapang Indah, Jl. Gatot Subroto KM 6, Bwi

DIJUAL / Disewakan Mesin Karaoke + Koleksi Lagu + 35.000. Berminat!! Hub: Jl Jendral Sudirman 199 Bwi Telp. (0333) 421678

GEBYAR Discount Xenia 4Jt, Terios 4Jt, Luxio 15Jt, GM MB 7Jt, GM PU 9Jt/DP 5Jtan, Brhadiah Uang 1M, 8Terios, 18 Xenia Diundi Agustus Hub: TOPAN 081 331928140/085859493336

•STNK• HLG STNK Nopol 6624YL an.Ika Handayani, Jl. Kapten PiereTendean 32 RT 01/03 Krgrejo, Bwi.

•INGIN WIRAUSAHA •

•STAR BOX•

•TANAH KAPLING•

BANYUWANGI

HLG STNK Nopol P 3628 TO an. Arsad, al. Kendal RT 04/02 Sragi, Songgon, Bwi.

BANYUWANGI

•TANAH 8050M2•

RMH Jl Adi Sucipto 63 Dpn Kntr Golkar & Togamas, Strategis, Pusat Kantor Hub: 081336450163 (A. Rofik)

ISTIMEWA

DJL SEGERA Tanah 8050m2+bangunan rumah. Ada 63 pohon rambutan dan 2 bekas kolam pemancingan, di dusun Pekulo, SHM, harga 375 juta (nego), peminat serius Hub: 081554147502.

DJL 2 Tnh Kapling Gandeng SHM, L. 10x40M2, Hrg NEGO. Dan1 Tnh Kapling.Lok Pinggir Jln L. 10x20 M2 Harga NEGO, SHM, Cck u/ Investasi, lok.JL.Sutawijaya (Dpn Prm Istana Brawijaya). TP. Hub; 0333-8930348.

Sejumlah warga berdatangan dan langsung berupaya keras mengeluarkan ketiga korban. “Saat dievakuasi, semua masih hidup. Sulam meninggal dalam perjalanan ke rumah sakit,” sebut Mistari, warga sekitar. (abi/bay)

MAUT: Warga mengevakuasi korban keracunan sumur di Dusun Pancoran, Desa Ketapang, Kecamatan Kalipuro, Sabtu lalu.

DJL Tanah SHM L 271M2 Jl Melati VI/9, 90Jt/Rmh+Toko GPM A14, Panther 91, 43Jt, Trm Carter Avanza;08123463642

DIJUAL L300 Th 2000, Adiputra warna abu-abu metalik.Original, Hrg Rp 65jt Nego. Hub 081934884336

DIBANGUN 4Unit Ruko 2Lt (DIJUAL) Lok Jl Agussalim (Blkg Untag) Bwi Hub Anugerah Fotocopy Tlp.081233669969

“Suriyadi berusaha menolong dengan cara turun ke dasar sumur,” jelas seorang warga. Upaya Suriyadi menolong ternyata gagal, Suriyadi sendiri malah tergeletak di dasar sumur bersama kedua korban lain.

•ARSITEK•

BANYUWANGI •PELUANG BISNIS• WWW.program5milyar.com/?id=chocolate Saatnya Uang Bkrj u/ Anda.Buktikan!


CMYK

34

Selasa 13 September 2011

Tunggakan Listrik Rp 4 M

Persewaan Tenda Siap Layanan Ekstra BANYUWANGI–Kelengkapan hajatan maupun pesta, seperti pernikahan maupun kenduri dan sejenisnya, sangat menentukan kelancaran suatu acara. Dibutuhkan sarana yang benar-benar siap untuk mendukung pelaksanaan acara. Hal itulah yang menjadi perhatian dari penyewaan tenda dan peralatan pesta milik Sugiharto. Penyewaan tenda dan perlengkapan pesta itu menyediakan ragam sarana pendukung acara. Mulai dari tenda semua ukuran, piring, kursi, genjot (pentas) hingga perlengkapan dapur. Didukung tenaga terampil dan alat pendukung pesta yang berkualitas. Sugiharto menjamin harga yang ditawarkan lebih bersaing. Dalam kurun waktu tujuh hari dalam sepe-

kan, Sugiharto siap memberikan pelayanan maksimal kepada pelanggannya. Soal tenda, Sugiharto yang berpengalaman puluhan tahun memberikan alternatif ragam tenda. Mulai dari yang bentuk biasa hingga kombinasi, dapat menjadi pilihan untuk kenyamanan dan segala jenis macam acara. Sugiharto juga menyediakan layanan pesan tenda dan peralatan pesta via telepon. Cukup kring, maka jasa layanan pesta maupun lainnya, siap hadir di tempat konsumen dalam waktu cepat. “Informasi lebih lengkap bisa datang langsung ke Sugiharto, Jalan Basuki Rahmat Nomor 134 Banyuwangi,” kata Abdullah Sahroni, manajer penyewaan tenda dan peralatan pesta Sugiharto.(nic/irw)

PDAM

27.500 Pelanggan Belum Bayar

NIKLAAS ANDRIES /RaBa

TEDUH: Suasana pesta dengan dukungan tenda dari Sugiharto menjadi lebih nyaman.

Internet School dari Telkomsel

NIKLAAS ANDRIES / RaBa

PUASKAN PELANGGAN : PDAM memasang meteran baru.

Luncurkan Program Baru BANYUWANGI–Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Banyuwangi terus mendekatkan diri kepada pelanggan. Komitmen terus melayani digalakkan dengan menggeber sejumlah program yang ditujukan kepada konsumen. Program yang digalakkan itu di antaranya, dengan tera dan ganti meter gratis, dan balik nama gratis, serta angsuran sambungan bebas bunga, untuk masyarakat berpenghasilan rendah, dan percepatan. Tahun ini, PDAM juga akan meluncurkan program layanan Sippama, Siadi, dan Smart. Semua program yang diluncurkan itu bertujuan demi kepuasan pelanggan. “Sesuai motto kami, senyum pelanggan juga adalah senyum kami. Program ini untuk pelanggan,” tegas Hang Surya, direktur PDAM, kemarin (12/9). Kemunculan program itu bukan tanpa sebab. Di antara penyebabnya adalah sambutan masyarakat terhadap program PDAM yang diluncurkan itu cukup tinggi.n Baca Luncurkan...Hal 35

TELKOMSEL memberikan bantuan dalam rangka meningkatkan pengetahuan siswa dengan memberikan bantuan information technology (IT) berupa netbook, modem, serta sound system kepada sembilan sekolah di wilayah kerja Branch Kediri. Program ini memudahkan siswa dan guru untuk mendapatkan beragam informasi terkini dengan jaringan koneksi terbaik TelkomselFlash. Program bantuan Internet Sekolah Telkomsel bertujuan, untuk mengelola dan mendapatkan informasi melalui ranah digital. Dengan kemampuan dan kepeloporan di bidang komunikasi data, Telkomsel menghidupkan fungsi kependidikan dalam bentuk media digital melalui sekolah sebagai pusat pendidikan dasar siswa. Program ini juga merupakan sebagai salah satu keuntungan yang bisa didapat bagi sekolah yang tergabung dalam Telkomsel School Community (TSC). Asnam, Manager Branch Kediri mengatakan, melalui bantuan program internet sekolah, Telkomsel mendo-

istimewa

BANTUAN: Telkomsel menyerahkan bantuan netbook.

rong peningkatan pemahaman dan pengetahuan mengenai teknologi informasi. Pihaknya selalu memberikan yang terbaik untuk sekolah yang tergabung dalam komunitas TSC. Ada sembilan sekolah yang diberi program bantuan internet sekolah, yakni MAN 3 Kediri, SMP 3 Tulungagung, SMA 1 Tugu, SMK 2 Pacitan, SMA 1 Slahung, MAN Takeran, SMK 1 Bojonegoro, SMA 1 Parengan, dan SMK 2 Nganjuk. Perangkat netbook, modem, koneksi internet Telkomsel-

Flash, dan sound system itu diharapkan dapat membantu sekolah, dalam menunjang seluruh kegiatan. Baik yang bersifat kesiswaan, ekstrakurikuler maupun kegiatan keagamaan. Telkomsel juga melakukan perbaikan dan pengecatan lapangan basket di sekolahsekolah. “Program ini juga merupakan wujud komitmen Telkomsel dalam memberikan kontribusi terbaik untuk seluruh sekolah yang tergabung secara konsisten di TSC,” tegas Asnam. (ikl/*/irw)

BANYUWANGI–Tunggakan tagihan listrik pelanggan Perusahaan Listrik Negara Area Pelayanan Jaringan (PLN APJ) Banyuwangi sangat tinggi. Tidak tanggung-tanggung, sebanyak 27.500 pelanggan belum membayar rekening listrik. Nilai tunggakannya mencapai Rp 4 miliar. Manajer PLN APJ Banyuwangi Agung Surana mengatakan, saat ini pelanggan yang menikmati aliran listrik sejumlah 330 ribu pelanggan. Nilai rekening listriknya mencapai Rp 35 miliar. Namun hingga periode terakhir ini,

jumlah pelanggan yang membayar rekening listrik baru Rp 31 miliar. “Jadi, masih ada sisa Rp 4 miliar yang masih nyantol di pelanggan,” ungkapnya kepada Radar Banyuwangi (RaBa) di kantornya, kemarin (12/9). Diungkapkan, pelanggan dari jenis rumah tangga memberikan kontribusi piutang terbesar. Untuk mengatasi masalah itu, PLN akan bertindak tegas. Salah satunya dengan cara memutus aliran listrik ke pelanggan yang menunggak tersebut. “Untuk itu, agar tidak terjadi pemutusan, maka diharap pelanggan yang menunggak tagihan listrik segera menyelesaikan tagihannya,” imbaunya. (ikl/*/irw)


Selasa 13 September 2011

BERITA UTAMA

35

HALAMAN SAMBUNGAN

Istri-Anak Pergi ke Madura ■ SYAFI’I... Sambungan dari Hal 25

‘’Saya tidak ada masalah dengan dia (Syafi’i, Red),’’ ujar Busriono. Sebelum kejadian, tiba-tiba Syafi’i datang menemui Turi. Tujuannya, meminta maaf atas segala kesalahan yang pernah dilakukan. ‘’Dia datang untuk

minta maaf kepada bapak saya. Lalu, Bapak (Turi) bilang, masalah apa? Saya dengan kamu tidak ada masalah sama sekali,’’ ujar Busriono menirukan ucapan ayahnya ketika itu. Selama ini, hubungan keluarga Turi dan Syafi’i terjaga dengan baik. Bahkan, sering sekali Syafi’i curhat kepada Busriono. Maklum, selain meru-

pakan tetangga dekat, mereka juga senasib sebagai nelayan. ‘’Sering sekali cerita kepada saya tentang masalah uang dan pekerjaan. Tapi saya bilang, tidak perlu dipikirkan berlarut-larut,’’ ujar Busriono menasihati Syafi’i. Namun, entah mengapa tibatiba Syafi’i membacok Busriono dan Turi. ‘’Saya heran mengapa

dia melakukan itu kepada keluarga saya,’’ kata Busriono. Saat peristiwa itu terjadi, Busriono sedang mencuci pakaian anaknya yang masih bayi. Tiba-tiba Syafi’i datang dan langsung menebas tangannya dengan golok. Sontak dia kaget bukan kepalang. Sebab, dia tidak melihat aba-aba pembacokan tersebut. ‘’Dia datang

Seger Beli SS ke Hendriz ■ PESTA... Sambungan dari Hal 25

Dalam upaya memburu para pengedar SS, polisi mendapat informasi bahwa sasaran akan pesta SS di rumah Giman, paman Hendriz. “Kita dapat info para tersangka sudah mulai nyedot, langsung kita gerebek,” ungkapnya. Saat aparat kepolisian menggerebek, dua tersangka sedang

berada di sebuah kamar. Di tempat itu, peralatan nyabu sudah siap dipakai, termasuk dua paket plastik berisi SS. “Kita belum nyabu, masih menyiapkan peralatan,” dalih Hendriz. Hendriz mengaku, kedua paket SS yang akan disedot bersama Seger itu berasal dari dirinya. Barang haram itu diperoleh dari salah satu kenalan Hendriz yang alamatnya tidak

jelas. “Saya ketemu di jalan. Saya beli satu bungkus seharga Rp 400 ribu,” cetusnya. Hendriz mengaku kali pertama mengenal SS saat menjadi tenaga kerja Indonesia (TKI) di Malaysia beberapa tahun lalu. Selama ini, nama Hendriz santer disebut-sebut sebagai pengedar SS. Saat digerebek di rumah pamannya, ternyata ditemukan banyak bungkus plastik kosong yang biasa

digunakan wadah kristal haram tersebut. Dugaan itu diperkuat pengakuan Seger, tersangka yang tinggal di Dusun Sumberjati, Desa Grajagan, Kecamatan Purwoharjo. Seger mengaku datang ke Desa Sukorejo untuk membeli SS kepada Hendriz. “Saya akan membeli SS ke Hendriz. Satu paket harganya Rp 400 ribu,” ungkapnya. (abi/bay)

Yang Belum Kembali 5.000 Motor ... ■ DIPREDIKSI... Sambungan dari Hal 25

Penumpang pejalan kaki yang ke Jawa pada mudik lalu mencapai 563 ribu orang, tapi yang balik baru 444.547 orang. Hasil evaluasi PT. IF Ketapang, jumlah pemudik tahun 2011 rata-rata meningkat 13,2 persen. Pertumbuhan penumpang paling besar terjadi pada penumpang kendaraan R2 yang naik hingga 20 persen dari tahun 2010.

Pertumbuhan terbesar kedua terjadi pada penumpang pejalan kaki, yakni sebesar 13 persen. Penumpang kendaraan R4 peningkatannya hanya sekitar sepuluh persen. Peningkatan penumpang itu secara otomatis berdampak pada jumlah trip kapal yang melayani penyeberangan. Pada tahun 2010 jumlah trip kapal hanya 2.783 selama arus mudik. Tahun 2011 ini, trip kapal naik

jadi 3.004 trip atau naik sekitar sembilan persen. “Peningkatan trip dipengaruhi jumlah kapal. Tahun lalu kapal yang beroperasi 31 unit, tahun 2011 hanya 30 unit,” ujar Saharuddin. Waktu kapal sandar di dermaga juga lebih cepat daripada tahun lalu. Pada H minus tiga hingga H plus empat tahun 2010 lama sandar 11 menit, tahun 2011 dipercepat menjadi 10 menit. “Semua meningkat karena ada peningkatan

penumpang,” katanya. Angkutan mudik tahun ini, ungkap Saharuddin, berlangsung lebih baik daripada tahun 2010. Tahun ini tidak ada kejadian menonjol, baik pada pengguna jasa maupun pada petugas lapangan yang bertugas selama Lebaran. “Gangguan kesehatan pengguna jasa tidak ada yang parah. Semua persoalan kesehatan pemudik bisa diselesaikan di posko yang ada,” ungkapnya. (afi/bay)

Belum Bentuk Pansus Sembilan Raperda ... ■ DEWAN... Sambungan dari Hal 25

Sebab, perda itu juga mengatur peningkatan sumber daya manusia (SDM) bagi para penyuluh. “Eksekutif lupa atau gimana, saya tidak tahu,” cetusnya. Menurut Ruliyono, bila eksekutif tidak punya waktu membuat raperda badan penyuluh, dewan akan membuat

raperda itu melalui hak inisiatif. Tetapi, sebelum hak inisiatif itu dilaksanakan, pihaknya akan minta keterangan kepada eksekutif terlebih dahulu. “Dewan melalui hak inisiatif bisa mengajukan raperda sendiri,” ungkapnya. Sementara itu, terkait kesiapan DPRD menuntaskan pembahasan sembilan raperda pada pekan ketiga Oktober

2011 sesuai permintaan eksekutif, Ruliyono mengaku belum bisa memastikan. Sebab, semua tergantung kerja panitia khusus (pansus) yang membahas. “Pansus yang akan membahas raperda itu belum kita bentuk,” ujarnya. Rencananya, DPRD akan menggelar paripurna internal untuk membahas pengajuan sembilan raperda tersebut. Se-

suai jadwal yang telah ada, kata dia, pembahasan sembilan raperda itu akan selesai pada 19 atau 20 Oktober 2011. Tetapi, hal itu bisa berubah tergantung kondisi pembahasan yang dilakukan pansus. “Banyak syarat dan aturan dalam pembahasan raperda. Itu yang terkadang membuat pembahasan lambat,” bebernya. (abi/bay)

Usus Terburai Masih Tetap Sadar ■ TRAUMA... Sambungan dari Hal 25

Saat itu juga, kerabatnya langsung melaporkan kejadian itu kepada pihak berwajib. Tanpa menunggu lama, polisi langsung menangkapnya. ‘’Keluarga langsung lapor ke polisi,’’ jelasnya. Nah, meski empat bulan di penjara ternyata lelaki itu belum jera. Setelah istri bersedia rujuk dengan alasan demi kedua anaknya yang sudah besar, tabiat buruknya ternyata tidak hilang. ‘’Saya diajak rujuk, saya mau karena anak-anak sudah besar,’’ ujarnya. Setelah beberapa waktu mengarungi rumah tangga dengan harapan baru, Juaminah kembali curiga dengan sikap suaminya. Sebab, suaminya sering mengasah pisau. Tidak hanya itu, suaminya juga sering membawa tali tampar. Rasa waswas pun tiap hari menyelimuti pikiran Juaminah. Setelah rujuk sebulan, Juaminah mencoba mencari ketenangan dan pulang ke

rumah anaknya di Dusun Selo Agung, Desa/Kecamatan Siliragung. Sekitar dua pekan lamanya Juaminah tinggal bersama anak dan menantunya di rumah tersebut. Selama itu pula, Sutiono meminta Juaminah kembali pulang ke rumahnya. Namun, ajakan itu ditolak Juaminah. Sebab, Sutiono tidak menunjukkan perubahan sikap. Lantaran khawatir, dia tetap tinggal di rumah anak kandungnya. Akhirnya, musibah yang dia takutkan pun terjadi. Saat itu, Juaminah bermaksud keluar rumah untuk membeli pulsa dan makan bakso. Sebelum keluar beli pulsa, dia berdandan terlebih dahulu. Tiba-tiba suaminya datang dan langsung menusuk perutnya. ‘’Saya macak (berdandan, Red) dulu mau keluar rumah. Saat itu habis Magrib. Tiba-tiba suami saya sudah di dalam rumah dan langsung menusuk perut saya,’’ jelasnya. Juaminah langsung terkapar dan hanya bisa berteriak minta tolong. Saat itu juga suaminya langsung melarikan diri.

Diperkirakan, Sutiono sudah menyiapkan sebilah pisau dari rumah. ‘’Dia bawa sendiri, diselipkan di balik baju,’’ kenangnya. Dalam sekejap warga pun berdatangan menolong Juaminah. Saat itu, Juaminah masih sadar sambil melihat ususnya terburai. Dalam perjalanan dari lokasi kejadian hingga rumah sakit, perempuan itu tetap dalam keadaaan sadar. ‘’Kuasa Illahi, saya dari rumah sampai rumah sakit ini masih sadar,’’ ucapnya. Terkait masalah dalam keluarganya, Juaminah mengaku sebenarnya tidak ada masalah besar. Penghasilan untuk kebutuhan sehari-hari cukup. Namun, sepertinya akhir-akhir ini ada sedikit masalah ekonomi. ‘’Dulu sih punya toko,’’ ujarnya. Namun, karena suaminya sudah meninggal dunia, masalah tersebut dia nilai sudah menjadi takdir. ‘’Ya mau bagaimana lagi, suami saya sudah meninggal dunia. Saya tidak mau masalah itu diperpanjang lagi,’’ ujarnya. (bay)

Gondol Motor, Residivis Dicokok MUNCAR - Hendrik Prastyawan alias Yundrik, 25, harus berada di balik jeruji besi lagi. Pasalnya, warga RT 06 RW VII, Dusun Krajan, Muncar, itu ketahuan mencuri. Kejahatan serupa sudah pernah dia lakukan beberapa bulan silam hingga dia harus meringkuk di balik jeruji besi. Namun, pria tersebut tampaknya tidak kapok. Kali ini, dia berulah lagi dengan mencuri sepeda motor Supra Fit milik Syaiful Anwar, tetangganya. Pencurian motor bernomor polisi P 5227 VR itu dilakukan sekitar pukul 01.00 Kamis (8/9) lalu. Namun, polisi berhasil meringkuknya selang beberapa menit usai ada laporan dari korban. Kronologi pencurian itu bermula saat korban nongkrong bersama dua temannya. Bersama Budi Hartono dan Wawan,

ALI NURFATONI/RaBa

DIBEKUK: Yundrik dikawal polisi di Mapolsek Muncar kemarin (12/9).

korban duduk-duduk di sebelah timur Pura Agung Blambangan, Muncar. Entah karena perkataan apa, tiba-tiba korban berselisih pa-

ham dengan Budi. Budi tidak terima, dan tak lama kemudian temannya yang bernama Yundrik datang. Yundrik langsung mengham-

piri Syaiful. Sejurus kemudian, korban pun minta maaf kepada tersangka. Namun, permohonan maaf tersebut ditolak mentah-mentah. Melihat tersangka marah, korban bersama Wawan melarikan diri. Namun, motornya ditinggal di lokasi kejadian. Saat dilihat lagi, ternyata kendaraan tersebut sudah dibawa kabur tersangka. Korban pun langsung melaporkan kejadian itu ke Polsek Muncar. Menerima laporan tersebut, polisi langsung bergerak dan berhasil membekuk tersangka di rumahnya. “Kami menangkap pelaku di rumahnya,’’ tegas Kapolsek Muncar Kompol Mustaqim di markasnya kemarin (12/9). Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 365 KUHP. “Ancaman hukumannya lima tahun penjara,’’ sebut Mustaqim. (ton/irw)

dari arah belakang dan saya tidak tahu. Dia langsung menyabetkan golok ke lengan saya,’’ jelasnya. Lantas, Busriono berusaha melindungi kepalanya dari sabetan berikutnya. Namun apes, pertahanan menggunakan tangan itu membuat jari manisnya nyaris putus. ‘’Saya berusaha melindungi kepala saya, tapi jari ini kena. Beruntung kepala saya tidak kena,’’ terangnya. Akhirnya, Busriono lari keluar rumah dan mencari tempat berlindung di rumah saudaranya. Tetapi, Syafi’i terus memburunya. Tersangka juga nekat merusak rumah saudara korban. ‘’Kakak saya mengunci pintu rumah, tapi kaca-kaca rumah dipecahi sama dia,’’ kenangnya. Setelah itu, Syafi’i memutuskan balik kanan dan masuk ke

rumahnya sendiri. Anehnya, saat berada di dalam rumah, Syafi’i langsung memutar musik dengan suara keras. ‘’Dia pulang malah memutar musik,’’ kata Busriono dengan nada keheranan. Dia menambahkan, istri Syafi’i sebenarnya tidak meninggalkan suaminya. Menurut informasi yang didengarnya, istri Syafi’i pergi ke luar kota dengan alasan mendaftarkan anaknya yang akan kuliah. ‘’Istrinya pergi ke Madura untuk mendaftarkan anak pertamanya. Anak yang kecil juga dibawa,’’ tandasnya. Oleh karena itu, pikiran tersangka diduga kalut. Busriono menegaskan, Syafi’i tidak gila. Tersangka mungkin depresi. ‘’Dia tidak gila, tapi stres,’’ pungkasnya. Sementara itu, Turi mengaku

tengah tertidur di dalam kamar saat peristiwa tragis itu terjadi. Mendengar teriakan di dalam rumah, dia langsung bangun. Tidak sampai turun dari kasur, Syafi’i sudah masuk dan menyerangnya. ‘’Saya panggilpanggil anak saya, kenapa teriak-teriak,’’ ujarnya. Tanpa diduga, Syafi’i menghampirinya dan menyabetkan golok secara membabi buta. Saat itu, ada bantal dan guling yang menjadi pelindung kepalanya. ‘’Untung saja, ada bantal guling, kalau tidak pasti kepala saya sudah kena,’’ ujar Turi. Setelah puas menghajar Turi, Syafi’i keluar rumah. Dia tidak tahu apa yang terjadi lagi. Sebab, saat itu dia meringis kesakitan dan tetap bertahan di dalam kamar. ‘’Saya tidak keluar karena kesakitan,’’ jelasnya. (ton/bay)

Kucing Kampung Sampai Persia ... ■ TERGILA-GILA... Sambungan dari Hal 25

Setiap hari, Vira selalu menyempatkan diri memanjakan kucing-kucingnya. Entah itu memberi makan ataukah sekadar mengelusnya. “Kucing itu binatang yang manja,” ujar gadis

kelahiran 8 November 1986 itu. Saat ini, dia memiliki beberapa ekor kucing. Jenisnya pun bermacam-macam, mulai kucing lokal, Anggora, hingga Persia. Kucing-kucing tersebut sudah dianggap bagian dari keluarga Vira. “Kalau di rumah nggak ada kucing, rasanya ada

yang kurang,” ujarnya. Kecintaan Vira terhadap kucing dimulai sejak dia masih kecil. Dari orang tuanyalah dia mengenal kucing. Semua anggota keluarganya juga sangat mencintai binatang yang satu itu. Kebiasaan tersebut terbawa sampai saat ini. (mg-1/bay)

Balik Nama Tanpa Biaya ■ LUNCURKAN... Sambungan dari Hal 34

Hingga Juli 2011, program ganti meter gratis mampu menyerap 1000 unit meteran air. Antusias tersebut membuat program itu direncanakan akan terus- menerus diadakan hingga empat tahun ke depan. Diharapkan, ke depan meteran air pelanggan dapat selalu beroperasi prima. Bak gayung

bersambut, program lainnya juga mendapat respons luar biasa. Di antaranya, balik nama pelanggan. Pelanggan dapat melakukan balik nama sambungan rumahnya di seluruh kantor PDAM secara gratis tanpa biaya. Nantinya, program tersebut dapat menyempurnakan database pelanggan dan akurasi pelayanan pelanggan secara cepat dan tepat. Di samping

program tersebut, selama kurun waktu 2011 ini, PDAM memfokuskan diri pada kegiatan lain, yaitu penambahan cakupan pelayanan melalui perpipaan sepanjang 10 km. PDAM juga membuka sambungan rumah (SR), yang terdiri dari 500 SR murah berangsuran dan reguler sebanyak 1500 unit SR. “Kita akan terus berinovasi untuk kepuasan pelanggan,” janji Suryo.(nic/irw)

Terbukti Bersalah Bisa Disanksi ■ PNS UPTD... Sambungan dari Hal 35

Tidak berhenti sampai di situ, Aminah juga menengarai Hudai menjalin asmara terlarang dengan dua wanita idaman lain (WIL). “Salah satu WIL suami saya berinisial LL, seorang guru di Kecamatan Jatibanteng. Seorang WIL-nya yang lain adalah rekan kerjanya di UPTD Kecamatan Banyuglugur, yakni tenaga sukwan berinisial Rh,” tukas ibu tiga anak tersebut. Menurut Aminah, sebenarnya dia telah melaporkan ulah suaminya itu kepada atasannya di UPTD Banyuglugur dan Dinas Pendidikan (Dispendik)

Situbondo. Namun sayang, sampai saat ini persoalan yang menimpanya itu tidak terselesaikan dengan baik. Oleh karena itu, Aminah memberanikan diri mendatangi kantor Inspektorat yang berlokasi di kompleks Kantor Bupati Situbondo, Jalan Raya PB. Sudirman, Situbondo. “Saya berharap, suami saya dan dua WIL-nya diberhentikan dari tempat mereka bekerja,” katanya dengan nada tinggi. Aminah berharap pihak Inspektorat segera mengatasi persoalan tersebut. “Jika tidak ada tanggapan serius, saya akan melapor langsung kepada bupati,” harapnya.

Kepala Inspektorat Pemkab Situbondo Bambang Priyanto, melalui Kasubbag Perencanaan Inspektorat Bakhtiar, mengakui pihaknya menerima laporan dari Aminah. “Laporannya sudah kami tampung. Namun, beliau (Aminah) kami sarankan membuat laporan tertulis,” ujarnya. Bakhtiar menuturkan, pihaknya akan menyelidiki kasus tersebut. Jika berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP), Hudai terbuti bersalah maka dia akan disanksi sesuai tingkat pelanggaran yang dia lakukan. “Hal itu sesuai Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 53 Tahun 2010 tentang disiplin PNS,” pungkasnya. (sgt/aif)

ASAM URAT PERGI, IBADAH PUN LANCAR “Saya menderita asam urat di tumit, kalau pakai sepatu jadi sulit karena terasa sakit, bahkan shalat pun sambil duduk.’ Papar Slamet Haryanto. Pria berusia 48 tahun ini menceritakan, sudah lebih dari 10 tahun kesehatannya terganggu karena terserang asam urat. Asam urat bukanlah nama suatu penyakit, namun ia adalah suatu zat sisa metabolisme zat yang bernama purin yang berasal dari makanan yang kita konsumsi. Keadaan dimana tubuh mengalami kelebihan kadar asam urat disebut hyperuricemia. Pada kondisi normal, kelebihan purin ini akan dikeluarkan melalui urine dan feses. Namun jika purin yang masuk dalam tubuh terlalu banyak, maka ginjal akan kesulitan mengeluarkan zat tersebut sehingga terjadi penumpukan sisa metabolismenya (asam urat). Penumpukan sisa metabolisme zat purin di persendian dapat menyebabkan bengkak dan rasa nyeri. Badan terasa linu, nyeri terutama di malam hari atau pagi hari saat bangun tidur, sendi terlihat bengkak, kemerahan, panas dan nyeri luar biasa pada malam dan pagi, timbul benjolan-benjolan kecil dari mulai sebesar biji beras sampai kacang hijau di daun telinga bawah (tofus) adalah gejala-gejala asam urat. Sudah beberapa macam pengobatan dijalani oleh ayah 3 orang anak tersebut, namun belum ada perubahan. Akhirnya ia mencoba Gentong Mas, minuman herbal dengan kandungan vitamin dan nutrisi bermutu. Bahan utama Gentong Mas yaitu Gula Aren dan Nigella Sativa (Habbatussauda) terbukti memiliki banyak manfaat.

Setelah 1 bulan minum Gentong Mas secara rutin, anggota TNI Angkatan Darat ini merasa kesehatannya sudah lebih baik, “Alhamdulillah, sekarang kondisi saya sudah lebih baik, pada tumit sudah tidak terasa sakit, naik turun tangga bukan masalah lagi dan ibadah pun jadi lancar.” Ujar warga Banyuwangi, Jawa Timur tersebut dengan bahagia. Kini, ia tidak segan-segan membagi pengalaman baiknya itu dengan orang lain, “Mudahmudahan pengalaman saya mendapat kesehatan dengan cara alami ini dapat bermanfaat bagi orang lain.” Harapnya. Habbatussauda bermanfaat untuk menormalkan metabolisme, termasuk metabolisme purin sebagai pembentuk asam urat yang dipercaya dapat meningkatkan pengeluaran asam urat dari darah melalui urine. Selain itu, Gula Aren bermanfaat menurunkan penyerapan lemak dan perbaikan sistem saraf. Untuk hasil maksimal, kontrol makanan yang dikonsumsi dan banyak minum air putih, sekitar 8 gelas sehari. Kini, seiring dengan semakin banyaknya masyarakat yang merasakan manfaat Gentong Mas, tingkat permintaan pun melonjak secara signifikan. Untuk informasi lebih lanjut silahkan kunjungi www.gentongmas.com. Bagi Anda yang membutuhkan Gentong Mas bisa didapatkan di apotek/ toko obat terdekat atau hubungi: 085 234 398 441. Banyuwangi: 085 234 398 441. Situbondo : 082143391646 Depkes:P-IRT.812.3205.01.114


CMYK

36

Jawa Pos-nya Kota Santri

BersihBersih Gepeng dan Orgil SITUBONDO - Banyaknya gelandangan dan pengemis (gepeng) dan orang gila (orgil) yang berkeliaran di sejumlah tempat umum memaksa Satpol PP setempat melakukan razia. Sebab, kehadiran mereka dinilai merusak keindahan dan ketertiban kota. Selain menimbulkan kekumuhan, gepeng dan orgil juga kerap mengganggu warga yang sedang berada di sekitar mereka. Untuk menertibkan gepeng dan orgil, kemarin siang petugas Satpol PP Kota Santri melakukan sapu bersih. Dari pantauan wartawan koran ini, 20 aparat Satpol PP diterjunkan untuk melakukan razia di tempat-tempat yang biasa dijadikan tempat mangkal gepeng dan orgil. Petugas menyisir sejumlah lokasi di seantero Situbondo mulai pukul 14.00. Hasilnya, 13 gepeng dan orgil berhasil diciduk. Mereka terdiri atas delapan laki-laki, dan sisanya berjenis kelamin perempuan. Setelah itu, mereka diangkut menuju markas Satpol PP di PB Sudirman, Situbondo. Kepala Seksi (Kasi) Operasional, Pengawasan, Penyidikan, dan Penindakan (Opswasdikdak) Satpol PP, Usman mengatakan, seluruh gepeng dan orgil yang terjaring razia akan dibersihkan dan diberi baju layak pakai. “Usai dimandikan, malam harinya mereka akan kami deportasi ke daerah lain,” jelas Usman. Razia dilaksanakan untuk menindaklanjuti keluhan masyarakat yang merasa terganggu dengan kehadiran gepeng dan orgil. Untuk itu, pihak Satpol PP segera berkoordinasi dengan Dinas Sosial. (sgt/aif)

Selasa 13 September 2011

LAKA TUNGGAL: Polisi dibantu warga sekitar mengevakuasi mobil travel yang terguling di jalan raya TN Baluran Minggu sore (11/9) kemarin.

SIGIT HARIYADI/RaBa

Travel Nyemplung Curah Tangis Satu Penumpang Tewas, Sembilan Luka-Luka

SIGIT HARIYADI/RaBa

TERJARING RAZIA: Gelandangan diciduk petugas saat mangkal di Alun-Alun Situbondo kemarin.

APA POLEH

PNS UPTD Banyuglugur Telantarkan Anak Istri SITUBONDO - Merasa ditelantarkan suaminya, Aminah Bachmid, 47, warga Jalan Semeru, Desa/Kecamatan Besuki, mendatangi Kantor Inspektorat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Situbondo kemarin (12/9). Dia nekat melaporkan Hudai, 49, karena Hudai tidak menafkahinya dan tiga putranya. Menurut Aminah, pria yang bekerja di Unit Pelaksana Te k n i s D a e r a h (UPTD) Kecamatan Banyuglugur itu suSIGIT HARIYADI/RaBa dah tidak pernah KORBAN KDRT: Aminah. memberi nafkah lagi selama dua tahun. Alasan lain yang mendasari Aminah melaporkan pria yang telah menikahinya puluhan tahun lalu itu, karena pria tersebut sering melakukan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) kepadanya. Kasus terakhir terjadi sekitar bulan Juli 2011 lalu. “Bahkan, anak saya yang nomor dua dan nomor tiga juga menjadi korban KDRT yang dilakukan suami saya,” ujar Aminah saat dikonfirmasi Radar Banyuwangi n  Baca PNS UPTD...Hal 35

BANYUPUTIH - Kecelakaan tunggal menimpa sebuah mobil travel jurusan SitubondoDenpasar, Bali, di jalan raya Taman Nasional (TN) Baluran, Kecamatan Banyuputih, Minggu sore (11/9). Saking tragisnya, seorang penumpang tewas di lokasi kejadian. Peristiwa tragis itu disebabkan travel Bali Permata bernopol DK 9155 JE tersebut melaju terlalu kencang hingga ban pecah saat melintas di tikungan. Akibatnya, travel sarat penumpang itu gerguling hingga keluar badan jalan. Tidak hanya menewaskan seorang penumpang, kecelakaan tersebut juga mengakibatkan dua penumpang luka serius. Dibantu puluhan warga, aparat kepolisian yang datang ke

lokasi kejadian kesulitan mengevakuasi mobil travel tersebut. Sebab, bodi mobil tersebut masuk ke jurang Curah Tangis sedalam satu meter. Dugaan sementara, laka-lantas tunggal itu terjadi karena pengemudi mobil travel, Matlani, 42, warga Kecamatan Wongsor e j o, m e m a c u mobil terlalu kencang hingga tidak mampu mengendalikan kendaraan. Hal itu diperparah dengan salah satu ban sebelah kiri pecah. Beberapa bagian mobil jenis minibus itu pun ringsek setelah terguling. Seorang penumpang travel bernama Yoyok, warga Desa Trigonco, Kecamatan Asembagus, tewas di lokasi kejadian. Kepalanya tergencet bodi mobil. Dua penumpang lain mengalami luka berat dan tujuh penumpang mengalami luka ringan. Seluruh korban luka

langsung dievakuasi ke rumah sakit terdekat untuk memperoleh perawatan medis. Seorang personel Satlantas Polres Situbondo yang terjun langsung di lokasi kejadian mengatakan, pihaknya akan melakukan penyidikan untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan. “Namun sayang, polisi kesulitan melakukan pemeriksaan terhadap sopir karena sampai saat ini (Minggu sore) dia tidak sadarkan diri,” ujarnya. Kasatlantas Polres Situbondo AKP Yusuf Suryadi membenarkan adanya kecelakaan travel tersebut. Menurutnya, penyidikan intensif mutlak diperlukan untuk mengetahui penyebab pasti laka-lantas tunggal tersebut. “Kasus yang menyebabkan satu nyawa melayang itu masih kami selidiki,” kata Yusuf. (sgt/aif)

Polisi Masih Selidiki Penyebab Keracunan Korban Keracunan Berjanji Tak Menuntut Penjual Kue Apem BESUKI - Sehari pasca-keracunan masal yang menghebohkan Warga Dusun Padegan, Desa/Kecamatan Besuki, petugas aparat kepolisian masih terus menyelidiki kasus tersebut hingga kemarin. Keracunan tersebut mengakibatkan 20 orang kelenger. D u g a a n aw a l , keracunan itu disebabkan kue apem yang mereka konsumsi. Sebab, beberapa saat sebelum terkapar, semua korban mengonsumsi kue tradisional yang dijajakan salah seorang warga sekitar tersebut. Meski demikian, polisi masih menjunjung tinggi asas praduga tidak bersalah. Maka dari itu, hinggi kini aparat masih menunggu hasil tes laboratorium terhadap sisa apem itu. “Jika kami temukan bahan kimia berbahaya, misalnya bahan pengawet jenis formalin dan sebagainya, maka akan kami tindak lanjuti,” ujar Kasatreskrim Polres Situbondo AKP Sunarto.

ISTIMEWA

JALANI PERAWATAN: Puluhan korban keracunan kue apem asal Desa/Kecamatan Besuki saat di RSD Besuki.

Sementara itu, korban keracunan mengaku tidak akan menuntut orang yang menjual kue apem tersebut. “Peristiwa ini adalah musibah. Sebab, selama ini kami sudah sering mengonsumsi apem yang dijajakan orang itu, tapi kami baik-baik saja kok,” ujar Ny. Maryani, ibu salah satu korban. Diberitakan sebelumnya, puluhan warga Dusun Padegan tiba-tiba pusing dan

mual-mual lalu muntah sesaat setelah mengkonsumsi apem. Agar kondisinya tidak terlalu parah, mereka langsung dilarikan ke Rumah Sakit Daerah (RSD) Besuki untuk menjalani perawatan medis. Dr. Ni Made Rai, petugas medis yang menangani puluhan pasien asal Dusun Padegan, mengatakan bahwa gejala yang dialami seluruh korban memang mirip

gejala keracunan. Namun, untuk memastikan, pihak RSD Besuki akan mengirimkan sampel cairan yang dikeluarkan pasien ke laboratorium untuk diperiksa. Begitu juga dengan apem yang diduga menjadi biang keladi keracunan puluhan warga tersebut. “Gejalanya memang seperti keracunan. Tetapi, untuk memastikan perlu pemeriksaan di laboratorium,” tukasnya. (sgt/aif)

Ketika Bupati Dadang Wigiarto Mengawali Peringatan Harjakasi ke-39

Gelar Layanan KB Gratis hingga Datangkan Crosser Nasional Gebyar layanan KB gratis yang dipelopori oleh Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Situbondo dan Kodim 0823, mengawali rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Situbondo (Harjakasi) ke-39 tahun 2011. Kegiatan yang dicanangkan Bupati Situbondo Dadang Wigiarto itu dilaksanakan di lapangan Kendit kemarin (13/9). SIGIT HARIYADI, Kendit RENCANANYA, kegiatan serupa akan dilaksanakan hingga 15 hari mendatang di 17 kecamatan. Berpusat di masing-masing Puskesmas, masyarakat akan diberi pelayanan kontrasepsi, baik Metoda Operasi Pria (MOP) atau yang lebih dikenal dengan vasektomi maupun Metoda Operasi Wanita (MOW) atau tubektomi secara gratis.

Bupati Dadang mengatakan, keberhasilan program KB tidak terlepas dari partisipasi masyarakat, sehingga Situbondo mendapat berbagai penghargaan nasional di bidang KB. Pada kesempatan yang sama, bupati juga menyampaikan rasa terimakasihnya kepada (TP-PKK), Kodim 0823, serta Dinas Kesehatan, atas kerjasama dan kerja keras yang ditunjukkan selama ini sehingga kesadaran masyarakat dalam ber-KB semakin lama semakin meningkat. “Atas dukungan berbagai pihak, Situbondo berhasi meraih beberapa penghargaan prestisius di bidang KB,” ujarnya. Kepala Dinas (Kadis) Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Budpora), Sugiyono menjelaskan, Harjakasi ke-39 dipastikan berlangsung semarak. Di samping kegiatan pokok berupa upacara, istighotsah, dan ziarah ke makam Bupati terdahulu, Harjakasi tahun ini juga akan dimeriahkan dengan beberapa kegiatan baik yang bernuansa religi, tradisi, serta kegiatan olahraga prestasi dan rekreasi. Puncak Harjakasi akan jatuh pada tanggal 19 September mendatang. Pada hari itu, akan dilaksanakan upacara serentak di

SYAMSURI/RaBa

GEBYAR: Bupati Dadang Wigiarto melepas balon tanda dimulainya peringatan Harjakasi di Lapangan Kecamatan Kendit kemarin (12/9).

seluruh kecamatan, dan dilanjutkan ziarah ke makam para pendiri dan serta Bupati Situbondo terdahulu. Kegiatan itu akan berlangsung sampai tanggal 20 September 2011. Tang tidak kalah menarik, menurut rencana, Panitia Harjakasi juga akan menghadirkan pergelaran musik religi dengan tajuk “Semarak Harjakasi Bersama Debu,”. Sekadar diketahui, Debu adalah grup musik islami bertaraf internasional. Acara akbar itu akan dihelat tanggal 24 September 2011. Bertempat di Alun-Alun Situbondo, konser musik tersebut akan dimulai pukul 19.00. Kejutan lainnya, Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga dan Pengairan, juga akan ikut ambil bagian menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) Situbondo. Dinas tersebut menggandeng Zarah Enterprise sebagai event organizer (EO) untuk menggelar seri motor cross nasional. Beberapa crosser handal tanah air, seperti Aep Dadang (Bandung); Zulfikar (Aceh), serta crosser papa atas asal Bali dan Kalimantan, akan ambil bagian pada perhelatan yang dijadwalkan berlangsung di Lapangan Bataan, Kecamatan Panarukan, tanggal 15 sampai 16 Oktober 2011 tersebut. (aif)

Radar Banyuwangi 13 September 2011  

Radar Banyuwangi

Advertisement