Page 1

UNIVERSITAS GADJAH MADA

Nawala Kreativitas UGM Edisi 39 / April 2019

kreativitas.ugm.ac.id

J

+62 822-4334-6611

kreativitas@ugm.ac.id

@kreativitasugm

UGM RAIH PROPOSAL PKM 5 BIDANG TERBANYAK DIDANAI NASIONAL 2019

elang pengumuman Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) didanai, Subdirektorat Kreativitas Mahasiswa bersama PKM Center bersigap adakan Workshop Persiapan Pelaksanaan PKM 2019 pada 16 Maret 2019 di Auditorium Fakultas Filsafat. Mengundang PKM Corner dari setiap fakultas di UGM, acara ini salah satunya bertujuan untuk menindaklanjuti hasil Training of Trainers (ToT) PKM UGM. Dalam acara tersebut, Direktur Kemahasiswaan, Dr. R. Suharyadi, M.Sc. mengatakan bahwa PKM Center dan PKM Corner semestinya dapat memilah tanggung jawab secara sinergis. Beliau juga menyampaikan bahwa PKM Center dan PKM Corner diharapkan dapat membantu dalam identifikasi permasalahan yang sering muncul dalam pelaksanaan PKM di UGM disertai dengan solusinya. “Pada masa unggah proposal yang lalu, banyak sekali ditemui permasalahan yang sifatnya administratif,” ujar Suharyadi. Pengumuman Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) 5 Bidang Didanai akhirnya resmi diumumkan oleh Kemenristekdikti pada Sabtu (23/03/2019). Sebanyak 168 proposal UGM berhasil didanai dengan rincian 98 PKM Penelitian Eksakta, 13 PKM

Penelitian Sosial Humaniora, 20 PKM Karsa Cipta, 14 PKM Kewirausahaan, 18 PKM Pengabdian kepada Masyarakat, dan 5 PKM Teknologi. Dengan raihan tersebut, UGM kembali mengulang sejarah dengan total PKM 5 Bidang Didanai terbanyak nasional. Menindaklanjuti pengumuman tersebut, UGM dalam hal ini Subdirektorat Kreativitas Mahasiswa dan PKM Center menggelar Konsolidasi PKM 5 Bidang UGM Didanai 2019. Acara tersebut diadakan pada Senin (25/03/2019) di University Club, UGM. “Kami mengucapkan selamat atas lolosnya proposal yang didanai. Harapannya, para mahasiswa yang lolos bisa mengulang sukses menjadi juara umum PIMNAS. Untuk menjadi juara, tentu kita tidak bisa bersantai. UGM akan terus mengawal dan memfasilitasi dalam menjalankan misi bersama ini,” tutur Rektor UGM, Prof. Ir. Panut Mulyono, M.Eng., D.Eng., dalam sambutan acara tersebut. Wakil Rektor Bidang Pendidikan, Pengajaran, dan Kemahasiswaan, Prof. Dr. Ir. Djagal Wiseso Marseno, M.Agr. yang turut hadir dalam konsolidasi tersebut mengemukakan bahwa proposal didanai terbanyak merupakan kabar yang menggembirakan.


“Tahun lalu dari 227 proposal didanai hanya 13 yang lolos PIMNAS. Belajar dari pengalaman tahun lalu, yang perlu kita cermati bukan hanya sekadar angka, tapi bagaimana kita berjuang nanti,” ujar Djagal.

DEA. juga menerangkan bahwa kiat sukses pelaksanaan PKM adalah pelaksana memiliki rencana kerja dan pembagian kerja yang terstruktur dan jelas. Pada bulan pertama pengerjaan program, ia menerangkan bahwa setiap tim perlu rutin melakukan koordinasi dan dokumentasi, membuat konsep laporan keuangan, serta menyusun rencana pelaporan tahap pertama untuk Monitoring Evaluasi (Monev) Internal UGM. Pada Monev Internal UGM, tim PKM diharapkan melaporkan secara jujur kemajuan dan hambatan yang dialami sehingga para reviewer bisa menyarankan solusi yang tepat.

Dalam konsolidasi tersebut, Dosen Pembina PKM UGM, Dr. Med. dr. Indwiani Astuti menyampaikan bahwa para peserta memiliki waktu efektif dalam mengerjakan programnya selama 3,5 bulan. Setiap kegiatan perlu dituliskan di logbook, baik kegiatan yang berhasil maupun yang masih belum tercapai. Dosen Pembina PKM UGM, Dr. Ir. Endy Suwondo,

F

SOSIALISASI KBMK 2019

ebruari lalu, Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Ditjen Belmawa Ristekdikti) merilis edaran dan panduan kompetisi Mahasiswa Nasional Bidang Ilmu Bisnis, Manajemen dan Keuangan (KBMK) 2019. Pada tahun ini, KBMK mengangkat tema “Mendorong Kemajuan Ekosistem Dunia Usaha dengan Inovasi dalam Ilmu Bisnis, Manajemen dan Keuangan yang Menguatkan Identitas Tanah Air dan Memanfaatkan Teknologi bagi Sebesar-besarnya Kesejahteraan Bangsa.”

keuangan. Meskipun begitu, terdapat cabang lomba yang menuntut adanya pemanfaatan teknologi sehingga diperlukan kolaborasi dengan departemen lain seperti teknik dan MIPA,” ujar Suherman, S.Si., M.Sc., Ph.D., Kepala Subdirektorat Kreativitas Mahasiswa, dalam pembukaan acara tersebut. “Walaupun Ketua diwajibkan berasal dari bidang ekonomi dan bisnis, tidak menutup kesempatan adanya kolaborasi dari bidang lain. Pada cabang analisis kasus bidang pemasaran, aspek teknologi juga perlu dibahas,” tutur Choirunnisa, S.E., M.Sc., Ph.D.

Tidak hanya mengevaluasi kemampuan akademik dan nalar mahasiswa, adanya KBMK juga merupakan upaya untuk membentuk kemitraan antara akademisi, pemerintah, dan dunia usaha. Pada Jumat (22/03), Subdirektorat Kreativitas Mahasiswa mengadakan Sosialisasi KBMK 2019 di Auditorium Djarum Foundation, Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) UGM. Kompetisi yang terbilang baru ini melombakan empat cabang lomba yaitu perencanaan bisnis dengan aspek pemanfaatan teknologi, analisis kasus bidang pemasaran, riset investasi, dan audit investigatif. “Kompetisi ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengakomodasi kreativitas mahasiswa di bidang ilmu sosial khususnya bisnis, manajemen, dan

Rangkaian perlombaan cukup panjang yang diawali dengan tahap seleksi karya tingkat universitas dilanjutkan dengan pendaftaran tim sejumlah maksimal 4 tim per universitas secara daring pada


laman resmi Ditjen Belmawa. Jika lolos di babak penyisihan tingkat nasional maka peserta dapat melaju ke babak final, kemudian babak grand final. Proses penilaian pada tahapan perlombaan dimulai dari babak penyisihan hingga babak grand final dilakukan oleh tim juri yang terdiri atas kelompok akademisi, praktisi bisnis, dan pemerintah/BUMN/asosiasi.

dan/atau entry-level position,” pungkas Choirunnisa.

“Pada kompetisi ini, finalis juga akan diuntungkan dengan beragam kegiatan pendamping seperti show-case beberapa perusahaan dan asosiasi profesi serta sesi talent recruitment untuk internship

A

MAPRES UGM 2019 RESMI TERPILIH

cara Supercamp Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (Pilmapres) UGM 2019 usai dilaksanakan pada Sabtu (09/03). Bertempat di Hotel Atria Magelang, kegiatan ini diikuti oleh 35 Mapres dari berbagai fakultas. Berdasarkan proses penilaian dan verifikasi oleh 13 juri, telah ditetapkan 2 Mapres yang akan menjadi wakil UGM di tingkat nasional. Kedua mapres tersebut adalah Hibatul Ghazi Zulhasmi dari Fakultas Teknik sebagai Mapres 1 Sarjana dan Tirta Meyrizka Lubis dari Sekolah Vokasi sebagai Mapres Program Diploma. Sementara itu, gelar Mapres 2 Sarjana dan Mapres 3 Sarjana diraih oleh Jesita Wida Anjani (Fakultas Ekonomika dan Bisnis) dan Annisa Fajriani (Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan). Untuk meraih gelar tersebut, para Mapres harus menjalani tiga jenis seleksi yaitu seleksi karya tulis ilmiah (KTI), portofolio prestasi, dan kemampuan Bahasa Inggris. Ketiga jenis seleksi tersebut selaras dengan yang dilakukan pada Pilmapres tingkat nasional termasuk pembobotannya. “Terima kasih kepada semua pihak yang sudah mendukung. Sebelumnya saya tidak mengira akan terpilih, karena itu saya sangat bersyukur bisa menjadi Mapres 1 Program Sarjana. Saya akan berupaya semaksimal mungkin sehingga tidak mengecewakan orang-orang yang sudah memilih saya. Pada kegiatan ini saya juga senang bisa bertemu teman-teman hebat dari berbagai fakultas,” tutur Ghazi. “Sebelum berkuliah di sini, saya sudah berjanji untuk aktif berkontribusi di organisasi, prestasi, maupun pengabdian masyarakat sehingga UGM tidak menyesal telah menerima saya. Alhamdulillah niat

ikhlas untuk membanggakan UGM dan orang tua, membuat saya terpacu untuk semakin berprestasi hingga sampai titik ini. Saya akan berusaha semaksimal mungkin sehingga terpilihnya saya sebagai Mapres Program Diploma bukan sekadar nama,” ucap Tirta. Pada penutupan acara tersebut, Kepala Subdirektorat Kreativitas Mahasiswa Suherman, S.Si., M.Sc., Ph.D. mengharapkan Mapres terpilih memiliki komitmen kuat dalam menjalani proses persiapan jelang laga nasional. “Yang terpilih bukan berarti sudah perfect, ada banyak catatan juri yang harus diperhatikan melalui pelatihan sekitar 1 bulan ini,” kata Suherman.


TIRTA MEYRIZKA LUBIS: BUKTIKAN HASIL BELAJAR DENGAN PRESTASI mirip dengan Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (Pilmapres) Tingkat Nasional itu, ia berlomba dengan 127 mahasiswa dari seluruh Indonesia. Gelar juara tersebut ia dapatkan melalui berbagai penilaian yaitu seleksi karya tulis ilmiah (KTI), portofolio prestasi, kemampuan Bahasa Inggris, dan indeks prestasi kumulatif (IPK).

T

irta Meyrizka Lubis, gadis asal Nganjuk ini telah berhasil merebut gelar Mahasiswa Berprestasi (Mapres) Program Diploma UGM 2019. Lahir pada 20 Mei 1998, sejak masih kecil ia sudah bercita-cita untuk berkuliah di UGM. Orangtuanya yang ia sebut sebagai support system, selalu mendukung cita-citanya dalam keadaan apapun. “Jika belajar adalah ibadah, maka berprestasi adalah dakwah,” ucap Tirta. Ia meyakini bahwa proses pembelajaran merupakan sarana ibadah yang dapat dibuktikan dalam bidang akademik, organisasi, dan pengabdian masyarakat. Mahasiswa jurusan Teknologi Instrumentasi UGM angkatan 2016 ini sudah berulang kali mengikuti kompetisi. Baginya kompetisi yang paling berkesan adalah saat ia mendapat juara 2 Mahasiswa Berprestasi Akademi Nasional. Pada kompetisi yang

Sembari mempersiapkan diri menuju ajang Pilmapres tingkat nasional, ia juga disibukkan dengan kegiatan pendidikan dan sosial di Tirta Foundation, organisasi yang didirikannya. Organisasi tersebut sudah berkembang sebanyak 20 chapter di Indonesia. Prestasinya yang tak sedikit itu membuat ia kerap diundang untuk menjadi pembicara dalam diskusi atau kegiatan ilmiah di Indonesia, salah satunya adalah saat ia diundang berbicara dalam Oral Speaker National Internet of Things Competition. Untuk menjadi berhasil, ia selalu meniatkan kegiatan yang dijalani untuk ibadah, membanggakan keluarga dan almamater, serta bermanfaat untuk masyarakat. Ia juga mengatakan bahwa segala perbuatan harus didasari ilmu, maka ia harus menimba ilmu melalui media apapun baik melalui buku, wawancara, maupun mencari ilmu dari tanda-tanda alam dengan melakukan perjalanan. “Jika kita sudah mempunyai mimpi, jangan biarkan hanya sebagai angan belaka. Perjuangkan dengan semangat dan komitmen yang kuat,” pungkas Tirta.

INFO PENDAFTARAN SANG JUARA Berbeda dari tahun sebelumnya, mulai 2019 Pendaftaran Sang Juara UGM dilakukan di laman Simaster UGM (simaster.ugm.ac.id). Perubahan ini bertujuan agar data kemahasiswaan UGM lebih terintegrasi. Info lebih lanjut dan tata cara pengajuan klik pranala ugm.id/formprestasi2019

Penanggung Jawab: Dr. R. Suharyadi, M.Sc. Editor in Chief: Suherman, S.Si., M.Sc., Ph.D. Editor: R. Yuswantoro Sidqi, S.AP., Zaenudin, A.Md, S.ST.Ars, Arijanto, Peni Purwatiningsih, Sri Utari, Dasih Rahmawati, Muhammad Yusya A., Asti Aryudhea U., Afiffah Nuur M. H. Penyusun Konten: Nurul Fajriati S. Desain & Tata Letak: Seta Respati Tjahya Indra Subdirektorat Kreativitas Mahasiswa, Direktorat Kemahasiswaan Universitas Gadjah Mada Blok F11, Bulaksumur, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta

Profile for Kreativitas UGM

Nawala 39  

Nawala 39

Nawala 39  

Nawala 39

Advertisement