Page 1

l Rabu Pon l 10 Oktober 2018 TAHUN KE-33 NO: 162

Harga Eceran Rp 3.000 Harga Langganan Rp 70.000

Tanggul Lapindo Ambles 5 Meter

SIDOARJO - Tanggul penahan lumpur Sidoarjo yang ambles di titik 67 di Desa Gempol Sari, Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo mulai ditinggikan. Dua ekskavator sedang melakukan peninggian tanggul. Menurut Humas PPLS Hengky Listria Adi tanggul selain peninggian tanggul, pemindahan air yang berada di pond (kolam) terus dilakukan. “Air yang berada di pond tersebut sudah menurun, sehingga mulai tadi pagi tanggul mulai di tinggikan,” kata Hengky di lokasi, Selasa (9/10). Hengky mengatakan sebenarnya sejak awal penanganan tanggul yang ambles sepanjang 100 meter dengan kedalaman 5 meter itu sudah dilakukan. Namun penanganan hanya sebatas mengurangi aliran semburan yang mengarah ke pond 67. Dan mengalir ke ke pond yang lain kemudian di pompa dengan kapal keruk ke Kali Porong. Bersambung ke hal 7 kol 3

AMBLES: Tanggul penahan lumpur Porong, Sidoarjo, Jawa Timur ambles di titik 67 Gempol Sari, Tanggulangin, Selasa (9/10). n Foto:dok/cnn

Pelapor Korupsi Diganjar Rp200 Juta n KPK Sambut Positif JAKARTA - Pemerintah menerbitkan Peraturan Pemerintah nomor 43 tahun 2018 tentang tata cara pelaksanaan peran serta masyarakat dan pemberian penghargaan dalam pencegahan dan pemberantasan tindak pidana korupsi.

Amien Dipersilakan Bongkar Korupsi Asal Bukan Fitnah JAKARTA - Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma’ruf Amin, Arsul Sani mempersilakan Amien Rais membongkar kasus dugaan korupsi yang mengendap lama di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) selama itu bukan fitnah. Sedianya Anggota Dewan foto:dok Pembina Badan Pemenangan Arsul Sani Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno itu bakal diperiksa penyidik Polda Metro Jaya, Rabu (10/10) terkait kasus dugaan hoaks penganiayaan Ratna Sarumpaet. Selesai diperiksa nantinya Amien bakal membongkar kasus dugaan korupsi yang bakal menarik perhatian khalayak. “Kalau itu disampaikan ke masyarakat yang penting itu bukan fitnah,” kata Arsul di Rumah Cemara, Jakarta, Selasa (9/10). Bersambung ke hal 7 kol 3

PP 43/2018 tersebut menyebutkan bahwa pelapor atau masyarakat yang memberikan informasi kepada penegak hukum mengenai dugaan korupsi akan mendapatkan penghargaan dalam bentuk piagam dan premi yang besarannya maksimal Rp200 juta. Pasal 17 ayat (1) PP 43/2018 menyebutkan besaran premi diberikan sebesar dua permil dari jumlah kerugian keuangan

negara yang dapat dikembalikan kepada negara. “Besaran premi yang diberikan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) paling banyak Rp200.000.000 (dua ratus juta),” demikian bunyi pasal 17 ayat (2) PP tersebut, seperti dikutip dari laman Setneg.go.id, Selasa (9/10). Sementara untuk pelapor tindak pidana korupsi berupa suap, besar premi yang dibe-

rikan sebesar dua permil dari nilai uang suap dan/atau uang dari hasil lelang barang rampasan dengan nilai maksimal Rp10 juta. Peraturan tersebut telah diteken Presiden Joko Widodo dan diundangkan oleh Kementerian hukum dan HAM (Kemenkumham) tertanggal 18 September 2018. PP43/2018 itu telah masuk dalam lembaran negara RI tahun 2018 nomor 157.

Namun dalam PP itu disebutkan setiap pelapor kasus korupsi yang menerima penghargaan itu, harus memenuhi kriteria yang telah ditetapkan pemerintah. Salah satunya, mendapat penilaian dari penegak hukum. Penegak hukum akan melakukan penilaian terhadap tingkat kebenaran laporan yang di-

Bersambung ke hal 7 kol 3

75 Ribu Orang Eksodus dari Palu Usai Gempa JAKARTA - Panglima Komando Tugas Gabungan Terpadu (Kogasgabpad) TNI Mayjen Tri Suwandono mencatat sekitar 75 ribu orang telah keluar dari wilayah Kota Palu, Kabupaten Donggala dan Kabupaten Sigi usai bencana gempa dan tsunami menerjang ketiga wilayah tersebut pada 28 September 2018. “Tujuan mereka beragam, mulai dari Makassar, Kendari, Gorontalo, Jakarta, Bandung, dan lain-lain,” kata Tri Suwandono, Selasa (9/10). Tri mengimbau agar masyarakat yang keluar, kembali lagi ke Palu, Donggala dan Sigi. Ia juga mengingatkan agar masyarakat yang hendak keluar dari ketiga wilayah tersebut agar mengurungkan niatnya. Sebab, Tri mengklaim kondisi perekonomian dan pelayanan publik

Bersambung ke hal 7 kol 1

EVAKUASI: Warga terdampak gempa dan tsunami menunggu masuk ke dalam pesawat untuk dievakuasi di Palu, Sulawesi Tengah.n Foto: dok/cnn

Menikmati Wisata Kuliner di Kampung Entog

Segitiga Emas Dongkrak Ekonomi Warga

Bertarif Rp 40 Juta EVI Masamba sudah tak asing lagi di dunia dangdut tanah air. Juara satu D’Academy 2 ini berhasil memukau Indonesia dengan suara emasnya. Evi yang punya nama asli Evi Anggraini dulunya hanya anak kampung yang miskin dari pelosok Sulawesi Selatan. Namun kini, paling tidak dibutuhkan dana Rp 40 juta rupiah untuk bisa menghadirkan Evi Masamba di panggung. Penyanyi yang akan segera menikah ini dulunya kerja serabutan. Mulai dari menjadi pengasuh bayi sampai jadi penjemur rumput. Evi kerap menyanyi dari satu panggung kecil. n dtc-skh

Di tengah sejuknya udara dan semilir angin, terhidang sepiring rica-rica entog lengkap dengan mendoan dan aneka sayuran khas pedesaan. Dilengkapi segelas kopi dengan rasa khas, kopi Sonya. Sudah terbayang nikmatnya....

Foto: kpl

SUASANA dan hidangan tersebut bisa dinikmati saat berkunjung ke Kampung Entog yang terletak di Desa Sunyalangu, Kecamatan Karanglewas, Kabupaten Banyumas. Mungkin hidangan serupa bisa dijumpai ditempat lain, namun suasana sejuk pedesaan hanya ada di Sunyalangu. Tak hanya itu, Kampung Entog yang berdiri di tanah milik desa seluas 25 ubin tersebut, merupakan

bukti kerja keras dan sinergitas masyarakat desa dengan Karang Taruna dan pihak desa sendiri.

Kades Sunyalangu, Tolhah Mansyur menjelaskan, Kampung Entog berdiri berlan-

WISATA KULINER:Kampung Entog merupakan salah satu wisata kuliner di Desa Sunyalangu, Kecamatan Karenglewas, Kabupaten Banyumas yang berhasil mendongkrak perekonomian warga desa. n Foto: Hermiana E. Effendi

daskan keinginan warga desa untuk mengembangkan wisata kuliner di desa tersebut. Sinergitas terlihat dari pola pengelolaannya, dimana warga desa yang berternak entog menitipkan entog-entog yang sudah siap potong di Kampung Entog. Sebagai gantinya, mereka membawa pulang bibit entog yang masih kecil untuk dipelihara di rumah. Saat sudah besar, kembali di bawa ke Kampung Entog dan seterusnya. Di Kampung Entog, hewan peliharaan tersebut diolah sesuai pesanan pengunjung, ada yang diolah menjadi rica-rica entog, sate entok dan ada juga mi entog. Masakan entog tersebut dilengkapi dengan berbagai sayur khas pedesaan dan mendoan, yang masak juga asli warga sini. Yang khas lainnya adalah kopi Bersambung ke hal 7 kol 3


Rabu Pon, 10 Oktober 2018

Menangkal Peredaran Narkoba di Sekolah

Percepat Masa Pemulihan TERASA menggembirakan, melihat perkembangan dan geliat kebangkitan yang terjadi di Palu, Donggala, dan Sigi, Sulawesi Tengah (Sulteng), setelah diterpa bencana gempa bumi dan tsunami yang merenggut korban jiwa lebih dari seribu orang. Setelah beberapa hari kegita wilayah itu berada dalam kondisi memprihatinkan, karena tidak ada aliran listrik, air bersih, makanan, tempat pengungsian yang layak, bahan bakar minyak (BBM), sambungan telekomunikasi, dan lain-lain, kini berangsur-angsur ada kepulihan di ketiga wilayah tersebut. Bukan hanya aliran listrik, BBM, air bersih, dan sambungan telekomunikasi yang mulai pulih, namun juga geliat perekonomian dan kehidupan warga pun tampak bangkit. Pasar-pasar tradisional dan pertokoan, serta Stasiun Bahan Bakar Umum mulai hidup kembali, meskipun reruntuhan bangunan infrastruktur yang porak-poranda serta sejumlah jalan yang rusak masih belum teratasi semuanya. Kita pantas berbangga hati melihat begitu besarnya wujud simpati dan empati yang datang dari seluruh penjuru Tanah Air dalam berbagai bentuk bantuan. Bahkan dunia internasional pun menunjukkan perhatian dan rasa solidaritas dengan memberikan bantuan kemanusiaan dalam bentuk peralatan yang dibutuhkan, seperti jenset untuk penerangan, obatobatan, tenda pengungsian, instalasi penjernih air, dan sebagainya. Kita berharap hal itu akan mempercepat masa pemulihan di Palu dan Donggala. Kita juga bersyukur atas kesigapan aparat pemerintah, Badan Nasional Penganggulangan Bencana (BNPB), TNI, Polri, dan seluruh kementerian, Palang Merah Indonesia (PMI), para relawan, serta berbagai kelompok masyarakat, membuat penanganan bancana di Palu dan Donggala menjadi lebih cepat. Hal itu membuktikan, rasa kebangsaan dan persaudaraan masih melekat kuat dalam masyarakat Indonesia. Dengan semangat kebersamaan dan kegotongroyongan, masa tanggap darurat dapat berjalan dengan lancar. Sehingga prioritas-prioritas penanganan dalam masa pemulihan kita harapkan dapat berlangsung lebih cepat. Hal ini tentu menjadi tantangan tersendiri, baik bagi pemerintah maupun masyarakat Indonesia. Sebagaimana terjadi di Lombok, pascabencana gempa bumi, NusaTenggara Barat, dengan munculnya Gerakan Lombok Bangkit, kita harapkan pula segera muncul gerakan serupa di Palu dan Donggala. Gerakan itu bukan hanya sekadar jargon kosong, melainkan benar-benar dibumikan secara konkret dalam bentuk aksi-aksi nyata untuk pemulihan. Sehingga, kita harapkan, langkah tanggap darurat hingga masa pemulihan dapat berjalan dengan baik dan cepat, karena didukung oleh semua pihak dan elemen masyarakat, tanpa adanya kepentingan-kepentingan terselubung di luar aspek solidaritas kemanusiaan, kepedulian sosial, dan kebangsaan. Untuk itu, marilah kita singkirkan segala perbedaan kepentingan yang ada.■

Polri selidiki dana Danau Toba Ratna. Jika terbukti, terlalu! *** KPK: Pelapor korupsi akan dapat hadiah. Kalau koruptor tidak takut, terlalu!

(Takutnya hanya dengan yang di rumah)

PENDIRI PEMIMPIN UMUM PEMIMPIN REDAKSI/PENANGGUNG JAWAB PEMIMPIN PERUSAHAAN WAKIL PEMIMPIN PERUSAHAAN

: Ir H Budi Santoso : Irianto Joko Moelyono : Muhammad Aulia A : Sarsa Winiarsih Santoso : Djoko Sutedjo

Oleh Kukuh Setia Sukmana SPd SD

M

UNGKIN ada guru yang menganggap bahwa siswa nakal merupakan musuh nyata, karena dapat menurunkan bahkan menghancurkan nama baik sekolah. Sebenarnya kenakalan siswa merupakan salah satu anugerah Tuhan Yang Maha Esa, sebagaimana firman Allah SWT dalam surah Assyams ayat yang ke 8, yang artinya bahwa Allah telah mengilhamkan alfujur dan at-taqwa. Alfujur adalah jalan kefasikan (nakal) termasuk jalan tersebut. Artinya, kenakalan anak sebagai salah satu ilham dari Allah Tuhan Yang Maha Kuasa, maka anak yang nakal tidak boleh dimusuhi namun harus diperlakukan secara khusus. Tujuannya, untuk meminimalisir kenakalan, atau dapat mengubahnya menjadi anak yang baik. Salah satu sumber pengaruh buruk itu adalah adanya obat-

ALAMAT REDAKSI : Jl. Kawi No 20 Semarang - 50251, Telp (024) 8507070, Faks (024) 8502727 redaksi@koranwawasan.com ALAMAT IKLAN - PEMASARAN : Jl. Kawi No 20 Semarang-50251, Telp. (024) 8507070 Faks (024) - 8313717 iklan@koranwawasan.com pemasaran@koranwawasan.com ALAMAT TATA USAHA Kompleks Pertokoan Simpang Lima Blok A/10 Semarang Telp.: (024) 8314170 Faks. (024) 8317113 REKENING BANK : PT Sarana Pariwara Semarang BANK JATENG 1.034.07578.9 CIMB NIAGA 453.0100081.00.0 PENERBIT : PT Sarana Pariwara Semarang/Anggota SPS. IZIN TERBIT : SK Menpen RI No. 027/ SK/Menpen/SIUPP/A7 Tanggal 23 Januari 1986. TERBIT PERDANA : Tanggal 17 Maret 1986

hindarkan, karena jam istirahat yang melebihi waktu dari ketetapan yang ada dapat menimbulkan ekses negatif bagi siswa. ■ Jajanan Sekolah Kemudian senantiasa memberikan sosialisasi pada siswa dan orangtua/ Wali murid tentang bahaya narkoba, serta mewaspadai peredarannya yang disinyalir telah masuk ke warung-warung di perdesaan. Berikutnya menata kantin sekolah secara tertib, dan makanan/minuman yang dijual diusahakan dari anggota warga sekolah. Seperti, istri atau keluarga penjaga sekolah, keluarga satpam sekolah, penjaga malam, tukang kebun, istri atau suami guru yang masih wiyata bakti ataupun wali murid yang rumahnya dekat dengan sekolah. Dan yang paling penting menutup akses pedagang dari luar sekolah. Mengontrol jajanan kantin secara berkala dan menyosialisasikan tentang jajanan sehat tanpa zat aditif. Dilarang menjual minuman yang dapat menjadikan siswa ketagihan, termasuk coffei drink bagi siswa di sekolah. Membuat aturan tentang anjuran siswa jajan di kan-

Penulis, guru SDN 1 Karangreja, Kutasari, Purbalingga.

Si Aktif yang Menguntungkan Oleh Dyah Prasetyaningrum SPd

S

EKARANG ini, banyak bermunculan siswa aktif dan kreatif yang disebabkan oleh keberhasilan seorang pendidik dalam menerapkan ilmu di sekolahnya. Mereka yang aktif dan kreatif itu akan menjadi suatu kebanggaan bagi pendidiknya. Tapi adakalanya, siswa itu menjadi terlalu aktif serta tidak terkontrol, dan itu yang tidak kita inginkan. Sebagai pendidik, kita hanya wajib menjadikan siswa itu aktif dan kreatif sebatas pengetahuan dan keterampilan di sekolah. Jika mereka ingin lebih, bisa mendalaminya kelak saat dewasa. Di pendidikan menengah pertama, kita hanya mendidik, mengarahkan dan membimbing mereka agar tidak salah jalan. Memang sesuatu yang berlebihan akan menjadi tidak baik nantinya. Lalu, bagaimanakah aktif yang menguntungkan itu? Aktif menurut Kamus Bahasa Indonesia itu berarti giat (bekerja, berusaha). Jadi aktif

yang dimaksudkan disini adalah siswa aktif dalam bertanya dan berdiskusi selama proses pembelajaran. Sebagai seorang pendidik, tentunya kita pernah mempunyai dan bahkan mungkin sangat menguntungkan mempunyai siswa yang aktif dan kreatif. Disini, saya hanya akan membahas tentang keaktifan seorang siswa yang membawa mereka ke arah kebaikan. Beberapa dari siswa saya ada yang sangat aktif selama proses pembelajaran berlangsung. Pembelajaran yang kita harapkan dapat tercapai dengan menumbuhkembangkan kebiasaan yang membuat siswa kita untuk bisa aktif, baik itu bertanya, mengerjakan tugas atau melakukan hal lain yang berkaitan dengan pembelajaran. Hal ini tentunya ada keuntungan dan kerugian buat siswa itu sendiri dan lingkungan belajarnya. Keuntungan yang didapat adalah ketika dia ingin tahu lebih banyak. Siswa tersebut akan langsung bertanya tanpa rasa takut. Itu yang kita harapkan, berarti terjadi timbal balik antara siswa dan pendidik tentang suatu materi yang disampaikan. Dengan begitu, akan merangsang temantemannya untuk bertanya jika mereka kurang memahaminya. ■ Ingin Tahu Persaingan akan membawa

kemajuan siswa satu kelas. Itulah letak hebatnya si aktif. Teman yang lain akan berusaha untuk menjadi aktif, atau paling tidak sama dengan teman yang sudah lebih paham. Ada beberapa contoh yang pendidik temukan selama proses pembelajaran. Siswa ini selalu aktif bertanya dan berkomentar tanpa disuruh. Awal-awal memang mengganggu konsentrasi teman sebangku dan yang lainnya, karena rasa ingin tahunya, dia mengungkapkan dengan muka lucu dan bahasa Inggris yang terlalu kental logat Jawanya. Dan harap maklum, karena sekolah di tempat pendidik mengajar itu sekolah yang dengan kemampuan menengah ke bawah. Dengan dia bertanya, maka temannya yang lain tentunya akan memperhatikan dia, dan mungkin ingin tahu apa yang akan dia tanyakan. Walaupun mereka tidak paham dengan apa yang ditanyakan si aktif, paling tidak mereka akan memperhatikan si aktif ini. Nah, dengan memperhatikan, kemungkinan besar mereka akan mencerna sedikit apa yang disampaikan si aktif. Sedikit demi sedikit lama-lama akan menjadi bukit, itulah yang harus kita pegang teguh. Selama ini, banyak siswa yang hanya menggunakan ‘ilmu batin’-nya saja,

tanpa berani untuk mengutarakannya. Hal inilah yang harus kita coba untuk hilangkan dan kita tumbuhkan semangat untuk aktif di dalam pembelajaran. Sebenarnya untuk membuat siswa menjadi aktif itu, menurut penulis, gampang-gampang susah. Akan lebih gampang mengarahkan siswa yang sudah aktif ketimbang yang pendiam. Dengan mereka yang sudah aktif, pendidik hanya memberi umpan, dia sudah bisa menangkap dan akan segera mencari pertanyaan jika dia kesulitan. Hal sebaliknya jika siswa kita pasif, untuk menarik dia dari zona nyamannya, kita akan kesulitan. Upaya kita untuk menarik rasa keingintahuan mereka akan terkendala oleh beberapa hal. Hal yang paling utama, menurut penulis, adalah mereka kesulitan menggunakan bahasa Inggris untuk bertanya. Hal ini yang harus kita upayakan bagaimana cara agar mereka terbiasa menggunakan bahasa Inggris dalam setiap pembelajaran. Sebagai pendidik, kita akan diuntungkan jika sekolah menggunakan Kurikulum 2013. Di kurikulum ini, siswa akan dituntut untuk lebih aktif dalam segala hal, karena kita sebagai pendidik hanya sebagai fasilitator saja.■ Penulis, guru SMP Negeri 5 Blora.

Kantin Kejujuran Mendidik Jiwa Antikorupsi

REDAKTUR SENIOR: Sosiawan, Widiyartono R. REDAKTUR PELAKSANA: Budi Sutomo, Achmad Ris Ediyanto. KOORDINATOR LIPUTAN: Heri Suyanto, Didik Saptiyono PERSONALIA REDAKSI: Samsudin Bakrie. REDAKTUR: Eddy Tuhu PW, Adlan Heriyudi, Sosro Margono, Sucito, Kusmiyanto, Aman Ariyanto, Yunan Hidayat, Soetjipto, Wisnu Setiaji, Yanuar Dwi Sarjono, Sunarto, Siti Khajarwati. Reporter: Unggul Subagyo, Sapto Sari Jati, Felek Wahyu, Jaka Nuswantara, Nurul Wahid, Rusmanto Budi, Ernawaty, Sunardi, Arix Ardana. Koresponden Kedu: Tri Budi Hartoyo (Koordinator), Widyas Cahyono, Ali Subechi. Banyumas: Joko Santoso (Koordinator), Hermiana Englaningtyas, Ady Purwadi. Pekalongan : Janti Artati (Koordinator), Eko Saputro, Hadi Waluyo, Probo Wirasto. Pati : Wahono (Koordinator), Budi Santoso, Ali Bustomi. Surakarta: Tulus Premana (Koordinator), Bagus Atas Adji W, Sutyatmoko W, Suti Hapsoro. MANAJER IKLAN/PROMOSI: Agung Wahyu Jawoto. MANAJER PEMASARAN: Teguh Slamet Widodo. MANAJER SDM: Sosro Margono SH MANAJER TU: Yetti Ismiyati. KABAG KEUANGAN: Siti Aisyah.

obatan terlarang atau narkoba, yang sasarannya bukan lagi hanya orang dewasa. Salah satu sasaran empuk adalah anak sekolah, termasuk siswa yang masih duduk di bangku SD. Hancurnya bangsa dan rusaknya moral masyarakat salah satu penyebabnya adalah narkoba. Beberapa kejadian yang terjadi akhir-akhir ini ramai di medsos di antaranya peristiwa 56 siswa di suatu sekolah yang menyayat tangan sendiri tidak terasa sakit. Apakah berita ini benar atau tidak, kita sebagai seorang pendidik wajib melakukan pencegahan atas beredarnya narkoba. Ada beberapa hal yang dapat dilakukan oleh sekolah untuk mencegah masuknya bahan psikotropika kepada para siswa. Antara lain, guru proaktif mengisi berbagai kegiatan positif di sekolah termasuk ekstrakurikuler pendidikan agama dan Pramuka. Jangan sampai ada guru yang apatis terhadap perilaku siswa yang mulai melakukan pelanggaran terhadap tata tertib sekolah. Mungkin masih ada sekolah yang jam istirahatnya lebih lama dari ketentuan. Hal ini harus di-

tin sekolah dan larangan siswa jajan di luar sekolah serta pemberian sanksinya jika siswa jajan di luar sekolah. Sekolah diupayakan telah diamankan oleh pagar keliling dan pintu gerbang. Mengunci pintu gerbang sekolah saat kegiatan pembelajaran berlangsung. Jika siswa olahraga ke tanah lapang desa, atau keluar dari sekolah, guru harus mengingatkan siswa tentang jajanan yang boleh dan yang tidak boleh dibeli. Apabila sekolah tidak dapat mengupayakan kantin sendiri, maka kepala sekolah atau guru wajib secara berkala dan rutin memberi sosialisasi kepada pedagang tentang makanan sehat. Dan yang paling akhir dilakukan dalam menangkal peredaran narkoba yakni, sekolah wajib membuat dan memasang spanduk/poster antinarkoba atau kawasan sekolah antinarkoba yang isinya berupa pesan-pesan agar warga sekolah terhindar dari narkoba. Tak hanya itu sekolah wajib kerja sama dengan orangtua atau wali murid dan pihak terkait agar pencegahan narkoba di sekolah dapat berhasil maksimal, tanpa korban seorang pun.■

Oleh Sri Sulikah SPd

D

EWASA ini kita banyak membaca dan mendengar berita mengenai tindakan korupsi yang dilakukan pejabat negara. Hal ini menunjukkan banyak di antara mereka tidak jujur, dan tidak amanah akan tugas serta tanggung jawabnya. Mengerikan bukan? Sebagai tenaga pendidik tentunya kita harus memerangi hal ini. Bagaimana caranya? Salah satu caranya adalah membentuk karakter siswa, khususnya menyangkut kejujuran. Sudahkah kita sebagai tenaga pendidik menanamkan kejujuran kepada siswa setiap sehari? Saat KBM (kegiatan Belajar mengejar) tentunya kita sudah menanamkan kejujuran kepada siswa. Misalnya, pada saat ulangan siswa tidak boleh mencontek, tidak meminta jawaban dari temannya, tetapi siswa harus mengerjakan sendiri secara jujur sesuai kemampuan masing-masing. Lantas bagaimana caranya

menanamkan kejujuran kepada siswa kita diluar KBM? Salah satu cara yang dapat kita lakukan, sebagai tenaga pendidik untuk menanamkan karakter kejujuran baik di pendidikan SD, SMP, SMA/SMK dengan mengadakan Kantin Kejujuran. Kantin ini menjual makanan/minuman yang tidak dijaga oleh seseorang. Bahkan ketika dilakukan transaksi pembelian makanan ataupun minuman hanya disediakan kotak uang. Apabila ada pengembalian uang karena ada kelebihan, maka siswa sendiri yang melakukannya tanpa pengawas. Di Kantin Kejujuran inilah siswa akan dituntut untuk selalu bersikap jujur, tanpa diawasi oleh guru atau penjaga kantin. Untuk selalu mengingatkan akan kejujuran dapat dipasang tulisan-tulisan yang mengingatkan akan pentingnya kejujuran. Misalnya tulisan “Tuhan Melihat, Malaikat Mencatat”. Dengan membaca tulisan ini siswa akan selalu teringat akan Tuhan, dan tidak akan berbuat curang karena perbuatannya akan selalu dicatat oleh Malaikat. Dengan kata lain Tuhan akan selalu menjadi CCTV terbaik yang akan selalu melihat tindakan siswa. Tentunya, kita juga harus selalu mengingatkan apabila makanan ataupun minuman

yang diambil siswa tanpa membayar pasti tidak akan membawa berkah. Apabila pembiasaan jujur ini dilakukan mulai dari pendidikan dasar hingga tinggi pasti akan melahirkan generasi penerus bangsa yang jujur. Sehingga kelak apabila mereka bekerja ataupun menjadi pejabat negara akan selalu jujur dalam keadaan apapun, artinya antikorupsi. ■ Pilihan Manfaat lain dengan adanya Kantin Kejujuran ini adalah melatih siswa untuk mandiri. Lantas bagaimana apabila ada siswa yang berbuat curang? Apakah harus diberi hukuman? Jawabannya tentu saja tidak. Dalam hal ini siswa benar-benar dibebaskan dalam bertindak. Mereka akan berbuat jujur atau curang, itu adalah murni pilihan siswa. Itu adalah urusan mereka kelak di hadapan Tuhan. Apa yang siswa lakukan saat ini, itulah kelak yang akan mereka tuai. Sebagai bentuk konsekuensi dari tindakan yang mereka lakukan. Hal inilah yang harus kita tanamkan dalam membentuk siswa berkarakter jujur. Sebagai tenaga pendidik kita tidak boleh bosan dan harus selalu mengingatkan tentang hal ini. Pemberian hukuman ketika mereka ketahuan berbuat curang

bukan merupakan metode yang baik untuk mendidik siswa. Hukuman tidak akan membuat mereka jera atau berhenti melakukan perbuatan curang. Justru dengan adanya hukuman dapat menimbulkan sikap mereka akan melawan di kemudian hari dan bahkan bisa melakukan perbuatan curang yang lebih besar lagi. Dengan manfaat tersebut maka Kantin Kejujuran akan dapat membiasakan siswa untuk selalu berbuat jujur dan menaati semua peraturan yang ada, yang kelak apabila bekerja akan tetap menjadi sebuah pembiasaan jujur, disiplin, mandiri dan tanggung jawab. Sikap-sikap inilah yang harus selalu kita tanamkan kepada anak didik kita, sehingga ke depannya akan melahirkan generasi penerus bangsa yang antikorupsi. Ayo tunggu apa lagi? Buatlah Kantin Kejujuran di sekolah Anda masing-masing untuk menanamkan karakter kejujuran. Sifat jujur merupakan penangkal yang paling efektif dari virus korupsi. Tanpa kejujuran praktik korupsi akan tetap tumbuh subur di negeri kita ini. Berperilaku jujur memang sulit, namun bukan berarti tidak mungkin dilakukan. ( Mahatma Gandi ). Jujur itu indah, jujur itu membawa berkah. Salam jujur!!■ Penulis, Guru Pemasaran SMK Negeri 2 Blora.


Rabu Pon, 10 Oktober 2018

SMPN 10 Sekolah Ramah Anak Pertama di Salatiga SALATIGA - SMP N 10 Salatiga menjadi Sekolah Ramah Anak yang pertama di Kota Salatiga. Sekolah ramah anak yang dimaksud yaitu satuan pendidikan formal, nonformal dan informal yang aman, bersih dan sehat, peduli dan berbudaya lingkungan hidup. Juga mampu menjamin, memenuhi, menghargai hak hak anak dan perlindungan anak dari kekerasan dan diskriminasi. Peresmian dilaksanakan Walikota Salatiga Yuliyanto. Peresmian ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman antara Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A),

Sri Satuti, Kepala SMP 10, Yati Kurniawati, Plt Kepala Dinas Pendidikan Salatiga, Yuni Ambarwati, dan disaksikan Wali Kota Salatiga, Yuliyanto. Dalam kesempatan tersebut para siswa menampilkan ke-

mampuannya untuk menghibur para tamu undangan. Hiburan mulai dari tari topeng, drumband,tari jaranan, serta pameran hasil literasi anakanak, demo melukis tempat sampah dan penampilan lainnya. “SMP N 10 merupakan sekolah pertama di Kota Salatiga yang bersedia menjadi sekolah ramah anak. Maka untuk memberikan apresiasi kepada segenap pihak sekolah, peresmian kita lakukan sekarang. Saya berharap sekolah lain di Saltiga bias mengikuti langkah SMP N 10. Dengan deklarasi ini, semoga menjadi inspirasi sekolah-sekolah ini melakukan hal sama,” harap Yuliyanto. Yati Kurniawati menjelas-

kan bahwa sekolahnya sejak tahun 2017 suadah menyiapkan diri menjadi sekolah yang ramah anak. Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A), Sri Satuti berkomitmen, dninas yang dipimpinnya akan terus memberikan dukungan kepada sekolah-sekolah untuk menjadikan sekolah ramah anak. “Kami berharap kegiatan tidak akan berhenti hanya di sekolah ini saja. Termasuk Puskesmas ramah anak, kawasan belajar khusus anak, dan beberapa kegiatan teori dan praktik yang harapannya dapat membuka wacana masyarakat mengenai hak anak,” ucapnya. ■ rna-skh

PENANDATANGANAN: Peresmian dilaksanakan Walikota Salatiga, Yuliyanto di halaman SMP Negeri 10 Salatiga ditandai dengan ucapan selamat kepada para siswa, kemarin.■ Foto: Ernawaty

PTS Didorong Berakreditasi A SEMARANG- Melihat potensi Universitas Semarang (USM) untuk bisa mencapai akreditasi unggul “A”, maka penguatan dan percepatan sistem penjaminan mutu perguruan tinggi sebagai kunci dalam pengembangan USM. Hal itu dikemukakan Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah VI Jateng Prof Dr DYP Sugiharto, dalam acara Pengarahan Ketua LLDIKTI Wilayah VI Jawa tengah dengan mengusung tema “Peran LLDIKTI dalam Meningkatkan Akreditasi USM”, di USM. LLDIKTI yang saat ini bergeser mindset dari Kopertis, sebagai pendampingan untuk peningkatan dan pengembangan mutu baik di PTN/PTS

ARAHAN: Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah VI Jateng Prof Dr DYP Sugiharto memberikan pengarahan kepada civitas akademika USM.■ Foto: Felik Wahyu

di satu wilayah dengan penguatan pada komponen-komponennya. “Untuk Efesiensi peningkatan Akreditasi sebagai indikator mutu tersebut, kami mendampingi perguruan tinggi dalam pengisian Sembilan kreteria untuk instrument baru, yang di back-up oleh 24 standar nasional pendidikan tinggi yang dilakukan,” terangnya. Sebanyak 24 standar nasional itu terdiri dari delapan dharma pendidikan, delapan dharma pengabdian dan delapan dharma penelitian. Dalam Peningkatan mutu di tahap awal, lakukan 24 standar tersebut secara optimal. Percepatan dan penguatan mutu yang perlu diperhatikan bagi USM, meliputi percepatan

dan penguatan mutu kelembagaan, kepemimpinan, dan dosen. Menurut Prof DYP, akreditasi USM saat ini mampu berubah untuk berakreditasi unggul. Karenanya, perlu adanya penguatan tekad dengan tiga kata kunci yakni membenahi, menjaga dan meningkatkan USM JAYA. “Membenahi komponen dan proses internal, untuk itu saya tekankan agar USM jangan menjadi Sri Gunung. Kemudian Menjaga keberlanjutan trust masyarakat, agar cita-cita USM menjadi menara air bisa terwujud. Terakhir, meningkatkan kualitas dan peringkat progdi maupun perguruan tinggi,” jelas dia. Selain itu, Perguruan tinggi harus responsive terhadap pe-

rubahan jika tidak akan tergilas di era revolusi 4.0. Empat ciri dari revolusi 4.0 (Sangat cepat, sulit diprediksi, kompleks dan multi tafsir). Sebab itu, Perubahan peta tantangan perubahan tinggi harus disiapkan dalam menghadapi era revolusi tersebut yakni pertarungan antara fasilitasi (online-offline) dan reputasi (aktif-proaktif). Salah satunya dengan mempersiapkan program studi online. Ketua Yayasan Alumni Undip, Prof H Muladi SH merespon beberapa masukan dari Prof DYP tersebut agar Rektor USM beserta jajarannya segera membentuk masing-masing penanggung jawab dalam implementasi 24 standar nasional perguruan tinggi.■ lek-skh

OSIS SMP N 2 Boja Galang Dana untuk Palu Manfaat Berorganisasi bagi Pelajar Oleh : Dra Ismayawati

R

EMAJA merupakan salah satu masa dimana pertumbuhannya sangat cepat menuju kedewasaan. Sehingga mudah terpengaruh pada globalisasi. Dalam lingkungan sekolah banyak sekali ekstrakulikuler, yang bisa diikuti. Ekstrakurikuler melatih siswa dalam berorganisasi. Pelajar diusahakan mengikuti kegiatan ekstrakurikuler sehingga waktu luang yang tersisa setelah pembelajaran sekolah itu tidak terbuang dengan sia-sia. Di dalam ekstrakulikuler mengajarkan berorganisasi serta organisasi itu sendiri merupakan salah satu wadah dalam suatu kegiatan yaitu dimana kita masuk dan ikut berperan disana. Organisasi adalah sebuah wadah sekelompok orang yang memiliki tujuan yang sama sehingga terciptanya kerja sama dalam kelompok tersebut untuk mengembangkan kreatifitas dan inovasi. Dalam organisasi siswa dapat memanfaatkan sarana dan prasarana, dana, material di lingkungan sekolah yang bertujuan untuk mencapai target yang sama. Dengan visi misi yang sama,organisasi banyak mengajarkan kita untuk menjadi orang yang lebih dari orang lain. Seperti orang-orang yang mengikuti organisasi memiliki keistimewaan tersendiri yaitu pandai berbicara di hadapan orang banyak, mental yang kuat serta memiliki kreatifitas yang tinggi. Kebanyakan orang sukses itu lahir dari organisasi. Jadi, orang yang mengikuti organisasi kemungkinan besar berpeluang untuk menjadi orang yang hebat serta sukses. Tak kalah pentingnya berorganisasi membuat kita banyak mengenal hal-hal baru serta wawasan yang lebih dan menjadikan diri kita memiliki jiwa leadership. Waktu yang luang bagi anak untuk berorganisasi sangatlah berharga karena mereka memanfaatkan waktu luang untuk mengembangkan diri dan mengasah kekreatifitas. Juga mudah bergaul serta memiliki sifat solidaritas yang tinggi. Kebersamaan akan terasa jika kita mengikuti organisasi, mengahdapi sebuah masalah. Siswa menjadi tambah dewasa. Selain itu melatih disiplin dan bertanggungjawab. Sebab di dalam organisasi selalu diajarkan disiplin terhadap waktu dan tanggung jawab atas tugas dan kewajiban masing-masing. Disisi lain organisasi mengajarkan sifat kepimimpinan. Manfaat dari sebuah organisasi yaitu mencapai tujuan dengan lebih maksimal dan efektif, menambah pengetahuan dan wawasan. Juga pola pikir siswa akan menyesuaikan dengan zaman yang terus berkembang. Manfaat lain berorganisasi adalah mengembangkan sifat leardership dimana sifat tersebut dapat keluar dengan sendirinya dan harus dikembangkan. Di dalam organisasi juga diperlukan sifat kepemimpinan untuk mengatur jalannya kegiatan agar berlangsung dengan baik serta berorganisasi untuk mengajarkan menghargai waktu. Seseorang yang mengikuti organisasi akan kehilangan sedikit waktu untuk belajar karena mereka juga harus meluangkan waktunya untuk belajar berorganisasi. Disitulah melatih kemampuan seseorang yang harus di dahulukan dan mana yang lebih penting. Tujuan dari sebuah organisasi sendiri adalah sebagai tempat di mana banyak digunakan untuk mencapai sebuah maksud yang harus dilakukan dalam jangka pendek atau jangka panjang. Tujuan dari organisasi sendiri akan berpengaruh pada cara kerja dari organisasi tersebut dan juga mencari anggota baru agar bisa mengembangkan serta menjaga kaderisasi anggota. Sedangkan kaderisasi memiliki maksud agar organisasi bisa tetap berjalan dan bertahan dalam waktu yang cukup lama. Beroganisasi sebagai langkah awal menuju masa depan dengan berbekal pengalaman dan wawasan serta pengetahuan yang lebih untuk menyongsong masa depan yang gemilang. Marilah wahai semua pelajar organisasi di sekolah adalah wadah yang paling tepat untuk membekali diri jika kita kelak terjun di masyarakat. Alangkah beruntungnya bila kita bisa belajar berorganisasi di sekolah selain mendapat pendidikan secara formal dari bapak ibu guru.■ Penulis, guru SMA N 1 Grobogan.

KENDAL- Sebagai bentuk kepedulian dan simpati bagi para korban bencana gempa dan tsunami di Palu, Sigi dan Donggala, Sulawesi Tengah, anggota OSIS SMP Negeri 2 Boja Kendal melakukan penggalangan dana. Adapun penggalangan dana yang dilakukan puluhan anggota OSIS tersebut dilakukan mulai dari lampu merah pertigaan Jalan Pemuda Boja, Kawasan Polsek Bojo dan toko-toko dan PKL di sekitarnya. Kepala SMP N 2 Boja, Hartanto, saat dikonfirmasi, kepada Wawasan, Selasa, (9/10) mengatakan, kegiatan penggalangan dana tersebut dilakukan murni inisiatif ari siswa khususnya anggota OSIS. “Kegiatan ini murni dilakukan oleh siswa sendiri, sehingga saya secara pribadi mengapre-

siasi,” katanya. Menurutnya, aksi peduli sesama ini patut didukung sebagai bentuk kepedulian siswa terhadap sesama yang tertimpa musibah. Ia menjelaskan, nilai yang diambil sebagai bentuk pendidikan karakter secara nyata. “Saat saya konfirmasi kepada OSIS, pengumpulan dana terkumpul kurang lebih Rp 5, 6 juta. Alhamdulillah,” ujarnya. Sementara itu, Ida Rosida selaku wakil urusan kesiswaan, mengatakan bahwa kegiatan serupa juga telah dilakukan berupa penggumpulan pakaian pantas pakai untuk lombok. “Selain di lakukan di luar sekolah, penggalangan dana juga dilakukan di dalam sekolah yaitu penggalangan dana diperoleh dari siswa dan guru serta karyawan,” tutupnya. ■ M13-skh

GALANG DANA: Para siswa khususnya OSIS SMP N 2 Boja Kendal melakukan penggalangan dana untuk Palu, kepada para pengguna jalan serta para penjual di toko-toko.■ Foto: dok

Budai Award Dorong Pendidikan Islami SEMARANG - Almarhum KH Muhammad Yarkazyi, pendiri Podok Modern Darussalam Gontor Ponorogo, meraih penghargaan Budai Award dari Unissula Semarang. Dalam kesempatan ini, diserahkan kepada Prof Dr Amal Fathullah Zarkasyi mewakili keluarga almarhum Imam Zarkasyi. Alasan pemberian penghargaan karena, almar-

hum berperan dan berdedikasi dalam mengembangkan pendidikan Islami. Penghargaan diserahkan dalam rapat senat terbuka oleh Rektor Unissula Ir Prabowo Setiyawan PhD, dalam rangkaian peringatan tahun baru Hijriyah Muharram 1440 H, di kampus Jalan Kaligawe, Selasa (9/10). Dalam sambutannya rektor mengatakan, Budai, ada-

lah budaya akademik Islami. Dimana dalam pola pembelajarannya, tidak hanya mengedepankan ilmu pengetahuan, namun juga ahlak. Sehingga bisa melahirkan generasi khaira ummah. ‘’Langkah-langkah strategis itu telah tempuh oleh rektor-rektor terdahulu. Selanjutnya, dalam empat tahun mendatang, kami

AWARD: Rektor Unissula Semarang Prabowo Setiyawan (kiri) menyerahkan Budai Award kepada keluarga, Alhamarhum KH Muhammad Yarkazyi, pendiri Podok Modern Darussalam Gontor Ponorogo.■ Foto: Siti KH

akan menuju kampus yang Islamic, green, eco, dan smart (IGES),’’ jelasnya. Peringatan Muharram Unissula tahun ini mengambil tema “Muhasabah Muharram sebagai Momen Kebangkitan Islam Menghadapi Era Revolusi Industri 4.0”. Untuk mencapai cita-cita IGES Campus tersebut dirumuskanlah strategi pencapaian yang meliputi peningkatan kualitas berjamaah, pengembangan manajemen Islami dan pembudayaan gerakan mahabah. Pembelajaran di lingkungan perguruan tinggi Islam diinginkan mampu beradaptasi dengan kemajuan zaman. Salah satunya juga dalam menyongsong kehadiran revolusi industri digital. Revolusi industri sekaligus membuat pergeseran dan perubahan gaya hidup manusia seiring keberadaan internet, data elektronik, hingga teknologi kecerdasan buatan. Hadir juga Ir Muhaimin Iqbal, Chairman of Indonesia Startup Center, sebagai keynote speaker. Dia bicara tentang hijrah peradaban. Dalam kesempatan ini juga ditandatangani kerja sama antara Unissula dengan Indonesia Startup Center untuk pengembangan tri darma perguruan tinggi. ■ skh-jie


AKADEMIKA

Rabu Pon, 10 Oktober 2018

Sagusabu, Guru Wajib Buat Satu Buku GROBOGAN- Dikenalkan program cepat menulis dalam program satu guru satu buku (Sagusabu), guru di Kabupaten Grobogan memberi kejutan. Dimana, dengan kemampuan menulis yang didapat sedikitnya 97 naskah buku hasil tulisan guru siap masuk cetak. Kepala Dinas Pendidikan Grobogan Amin Hidayat, Selasa (9/10), mengatakan peserta workshop diberi tenggat waktu menyelesaikan satu buku dalam waktu sebulan. Tantangan itu membuahkan hasil, dimana, kata Amin Hidayat, dari 196 peserta workshop yang mengikuti pelatihan bulan Agustus lalu sebanyak 97 guru yang sudah siap menerbitkan 97

judul buku. ‘’Ada 97 guru yang karyanya sudah siap dibukukan. Karya ini akan kami tampilkan di Festival Literasi November mendatang,” kata Amin Hidayat yang menyampaikan hal senada di workshop “Literasi Asyik Mendesain Peta Cerita (Enikki)” di Hotel Kyriad Grand Master Purwodadi. Banyaknya judul buku siap

BAKAR SEMANGAT: Kepala dinas Pendidikan Kabupaten Grobogan saat membakar semangat menulis bagi guru di Kabupaten Grobogan. Semangat menulis menghasilkan 97 judul buku karya guru di Grobogan. ■ Foto: Felek Wahyu

produksi, tentu menjadi hal yang patut direspon positif. Di mana, guru yang serius mengi kuti pelatihan dan sukses mem buat buku menunjukan keseri usan guru dalam dunia literasi. Namun begitu, diakui Amin, tidak semua guru mampu menu lis dan membuat sebuah buku. ‘’Terkadang, untuk memulai menulis itu kebingungan. Mereka yang sudah berhasil membuat buku ini harus diapresiasi,” tambahnya. Sekretaris Daerah Grobogan Moh Soemarsono ketika melakukan pelantikan Asosiasi Guru Penulis Grobogan (AGPG) masa bakti 2018-2021, mengaku bangga, banyak guru TK, SD, SMP berhasil membuat buku dengan beragam tema. “Apa

yang sudah dihasilkan ini tentunya memberi sumbangsih dan menguatkan Grobogan sebagai kabupaten litersasi yang sudah dicanangkan sejak 2016 lalu,” kata Soemarsono. Dia berharap menulis menjadi kemampuan guru. Dengan begitu guru akan mendapatkan dampak positif dan mendukung kenaikan pangkat golongan serta meningkatkan ekonomi guru. ‘’Sudah menjadi komitmen Pemkab Grobogan untuk meningkatkan kualitas sum berdaya manusia (SDM) teru tama kemampuan literasi pada guru. Dengan upaya mencer daskan generasi bangsa gerakan literasi harus terus digelo rakan,” ujarnya. ■ lek-skh

Ide Kreatif Dukung Kualitas Proposal SEMARANG – Kesuksesan dalam penyusunan proposal Program Kreativitas Mahasiswa (PKM), dengan cara menggabungkan unsurunsur seperti communication, collaboration, critical thingking, dan creativity. Termasuk dalam penggunaan metode model SCAMPER (Subtitute, Combine, Adapt, Modify, Put to other uses, Eliminate, Rearange). Hal tersebut disampaikan dosen Unimus Eko Yulianto

Spd MSi, dalam workshop penulisan proposal PKM bagi mahasiswa angkatan 2016, 2017 dan 2018 Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Unimus di kampus Terpadu Kedungmundu Semarang, Selasa (9/10). Eko Yulianto merupakan salah satu dosen pembimbing Unimus, yang berhasil mengantarkan anak didiknya untuk maju ke PIMNAS 31 tahun 2018 di Yogyakarta (UNY). Mereka

adalah mahasiswa dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Unimus, dengan PKM berjudul ‘Pop-Up Chemistry for Kids Menumbuhkan Critical Thinking & Pro Lingkungan’. Di ajang tersebut, mereka bergabung dalam 1.520 mahasiswa peserta dari 136 perguruan tinggi di Indonesia. “Kegiatan ini, dilaksanakan dengan tujuan

memberikan bekal kepada mahasiswa, supaya memiliki kemampuan menulis, mengkonsep ide kreatif serta menghasilkan proposal PKM yang berkualitas. Sekaligus dapat mempersiapkan mahasiswa, dalam menyongsong pengajuan proposal PKM 2019 mendatang yang diadakan oleh Dikti,” papar Dekan FKG Unimus drg Budiono, disela kegiatan. ■ rix-skh

MEMAPARKAN: Dosen Unimus Eko Yulianto Spd MSi, saat memaparkn materi dalam workshop penulisan proposal PKM bagi mahasiswa angkatan 2016, 2017 dan 2018 FKG di kampus Terpadu Kedungmundu Semarang, Selasa (9/10). ■ Foto: Arixc Ardana

Antara Malu dan Malu PRESIDEN pertama Republik Indonesia, Bung Karno menegaskan, bangsa ini harus dibangun dengan mendahulukan pembangunan karakter (character building). Pasalnya pembangunan karakter inilah yang akan membuat Indonesia menjadi bangsa yang besar, maju, dan jaya, serta bermartabat. Oeh: Sri Mulyani SPd Kalau ini tidak dilakukan maka bangsa Indonesia akan menjadi bangsa kuli. Pendidikan karakter di Indonesia ini bersumber pada khazanah budaya dan agama yang ada di Indonesia. Tentu kita yakin banyak budaya tradisi bangsa dan ajaran agama, agama apapun yang memberikan perintah, tuntunan, dorongan, contoh-contoh teladan untuk menjadi manusia yang berkarakter baik dalam pikiran, hati, atau perilaku. Menurut Helen G Douglas dalam Samani, dkk (2013:41) : “Character isn’t inherited. One builds its daily by the way one thinks and acts, thought by thought, action by action”. Bahwa karakter tidak diwariskan, tetapi sesuatu yang dibangun secara berkesinambungan hari demi hari melalui pikiran dan perbuatan, pikiran dan mencipta). demi pikiran, tindakan demi tindakan. Dengan demikian, peserta Beberapa karakter bangsa Indonesia yang didik terbiasa berpikir tingkat perlu dibangun adalah beriman dan bertakwa tinggi sehingga mereka dapat kepada Allah SWT, jujur, kerja cerdas, adil, berpikir secara luas dalam disiplin, amanah, malu, mawas diri, kreatif mendalami mata pelajaran. Agar dan lain-lain. semua berjalan dengan baik dan Malu pada dasarnya merupakan sifat lancar , maka peran serta seluruh terpuji karena dengan memiliki rasa malu ini, pemangku pendidikan sangat manusia entah berkedudukan sebagai anak, diperlukan. Pemerintah orang tua, siswa, guru, pejabat, petani, dan sebaiknya memberikan pelatihan- lain-lain akan terhindar dari perbuatan pelatihan yang berkaitan dengan tercela. Seperti hadist nabi Rasullullah SAW penyusunan soal-soal HOTS. “Iman itu enam puluh sekian cabang, dan Selain itu, para pendidik malu adalah salah satu cabang dari iman” diharapkan aktif mencari (HR. Bukhari 9, Muslim 3). informasi sendiri yang berkaitan Rasa malu merupakan karakter bangsa dengan cara maupun conohIndonesia yang mempengaruhi pola hidup conoh penulisan soal-soal masyarakat baik dalam individu atau HOTS.Ternyata banyak pendidik kelompok. Semakin beradab suatu bangsa yang belum memahami tentang semakin kukuh budaya malu menjadi pijakan soal-soal HOTS sehingga dalam mereka dalam kehidupan sehari-hari. Tetapi penilaian sering menggunakan belakangan ini rasa malu ini semakin hari soal-soal berpikir tingkat rendah semakin terkikis dalam kehidupan (LOTS) yaitu mengingat, bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. memahami, dan mengaplikasi. Fenomena perbuatan tercela yang tidak Jika semua pihak saling punya rasa malu dilingkungan pelajar sering mendukung maka akan tercipta kita lihat seperti : tawuran, mencontek, peserta didik yang kritis , kreatif, membuang sampah sembarangan, kurang dan mampu berpikir tingkat menghormati guru atau orang yang lebih tua, tinggi sesuai harapan dari berpakaian kurang sopan, dan lain-lain. Dan pemerintah. Para peserta didik yang sering terjadi di lingkungan sekolah pun tidak akan merasa kesulitan adalah perbuatan mencontek dan kurang lagi jika menghadapi soal-soal menghormati guru. HOTS. ■ Pelajar dengan tanpa rasa malu mencontek ketika ujian dengan dalih apalagi ketahuan paling hanya dihukum mengulangi tes saja. Penulis, guru SMP Negeri 2 Kemudian sikap kurang menghargai guru Blora

Soal HOTS Menyulitkan Siswa PENYEMPURNAAN Kurikulum 2013 dilakukan pada beberapa standar pendidikan, salah satunya adalah standar penilaian. Standar penilaian memberi ruang pada pengembangan instrument penilaian yang mengukur berfikir tingkat tinggi. Penilaian hasil belajar diharap kan dapat membantu peserta didik untuk meningkatkan kemampuan berpikir tingkat tinggi (Higher Order Thinking Skills/HOTS), karena berpikir tingkat tinggi dapat mendorong peserta didik untuk berpikir secara luas dan mendalam tentang materi pelajaran. Selama ini sebagian besar pendidik sasaran kurikuum 2013 dalam menyusun soal untuk mengukur keterampilan siswa kebanyakan tentang soal mengingat (recall),sehingga para siswa kurang terbiasa menghadapi soal-soal HOTS. Berdasarkan fakta, ketika para siswa menghadapi soal-soal UNBK, terutama mata pelajaran matematika dan juga mata pelaja ran lain mereka banyak yang mengeluh karena merasa kesulit an mengerjakan soal tersebut yang memang berbeda dengan penilaian biasanya. Soal-soal ter tentu dibuat lebih sulit dan mem butuhkan daya nalar tinggi, atau higher order thinking skills (HOTS). Masalah tersebut menyulitkan siswa. Apa sebenarnya konsep Hi gher Order Thinking Skills yang sedang ramai dibicarakan ini? Alice Konsep Benjamin S Bloom dkk. dalam buku Taxonomy of Educational Objectives (1956) itu, sejatinya merupakan tujuantujuan pembelajaran yang terbagi dalam tiga ranah. Ketiga ranah tersebut adalah Kognitif, merupakan keterampi lan mental (seputar pengetahu an); Afektif, sisi emosi (seputar sikap dan perasaan), dan Psikomo torik, yang berhubungan dengan kemampuan fisik (keterampilan). Ranah kognitif ini kemudian dire visi oleh Lorin Anderson, David Krathwohl, dkk. pada 2001. Urutannya diubah menja di mengingat, memahami, mengaplikasikan, menga nalisis (analyze), mengeva luasi dan mencipta (create). Tingkatan 1 hingga 3, sesuai konsep awalnya, dikatego rikan sebagai kemampuan berpikir tingkat rendah (LOTS). Sedangkan butir 4 sampai 6 dikategorikan sebagai kemampuan berpikir tingkat tinggi (HOTS) Sebagai seorang pendidik terutama pendidik sasaran kurikulum 2013 mulai sekarang diharapkan dalam melakukan penilaian membiasakan menyusun soal-soal HOTS sesuai ranah empat sampai dengan enam (menganalisis, mengevaluasi,

seperti ketika bertemu Rasa malu dikalangan Oleh: Devy Listyowati SP dengan guru atau orang lebih pelajar seperti malu bertanya tua tidak menyapa atau kepada guru tentang materi menggangguk kepala terlebih pembelajaran, malu untuk dahulu, hal ini dianggap biasa mengungkapkan pendapat, saja dengan alasan tidak kenal malu menegur teman atau meskipun guru mengajar di guru yang salah, malu untuk sekolah yang bersangkutan. beribadah, dan lain-lain. Sedangkan di lingkungan Sedangkan untuk para masyarakat kecenderungan profesional (pegawai, pekerja, pelajar menggunakan pakaian atau birokrat) rasa malu yang kurang sopan tidak tampak seperti malu mempunyai rasa malu memberitahukan kebaikan mengumbar auratnya. dan kebenaran kepada teman Sedangkan untuk kalangan kerja atau orang yang profesional (pegawai, pekerja, dihormati, malu hidup dan birokrat) perbuatan sederhana, dan sebagainya. tercela yang memalukan yang Sehingga sifat malu ini sering kita lihat seperti : membuat manusia melalaikan berbuat tidak adil, tidak amanah, plagiat, sebagian apa yang menjadi haknya dan halkorupsi, menipu, dan lain-lain. Dan yang hal lain yang biasanya terjadi sehingga tujuan sering terjadi adalah korupsi untuk untuk meningkatkan pemahaman keilmuan, kepentingan pribadi atau kelompoknya. menjalani kebaikan dan kebenaran terhambat. Bagaimana dengan guru? Ada beberapa guru Untuk itu pendidikan karakter rasa malu yang meninggalkan jam pelajaran tanpa ini harus dibentuk dan dilatih sejak dini alasan yang jelas dan tanpa memberikan secara berkesinambungan, dan terus menerus tugas untuk siswa ini berari mengurangi hak dalam hati, pikiran, dan perilaku manusia siswa, memberikan contoh pergaulan yang Indonesia sesuai kedudukan masing-masing keblabasan dengan adanya guru yang manusia tersebut untuk menuju bangsa yang bermasalah dengan hukum melakukan tindak besar, maju, dan berbudaya. ■ asusila, memberikan contoh adab makan minum yang tidak tepat misal makan sambil Penulis, guru SMK Negeri 3 Salatiga berdiri atau jalan-jalan dan minum menggunakan tangan kanan, dan lain-lain. Seharusnya untuk manusia yang bertakwa dan beriman kepada Tuhan Yang Maha Esa ketika akan melakukan perbuatan tercela akan mempunyai rasa malu dalam diri terhadap Tuhan Yang Maha Esa karena Dia Maha melihat apa yang manusia lakukan bahkan apa yang ada di dalam hati dan pikiran manusia. Bahkan ketika perbuatan tercela tersebut diketa hui manusia lain sewajarnya juga menimbulkan rasa malu pada diri manusia dan tidak akan mengu langi perbutan tercela tersebut. Tetapi meskipun sifat malu tersebut terpuji, namun malu juga merupakan sifat tercela jika malu menghalangi manusia untuk meraih suatu ilmu, kebaikan, dan kebenaran. Seperti pepatah malu bertanya sesat di jalan atau orang yang pemalu tidak akan meraih ilmu, demikian juga orang yang sombong.


Rabu Pon, 10 Oktober 2018

UNGARAN-SALATIGA-SOLO RAYA

■ Terkait Dugaan Korupsi Bank Salatiga

Sekda Dicecar 28 Pertanyaan SALATIGA - Kejaksaan Negeri (Kejari) Salatiga memeriksa Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Salatiga, Drs Fakruroji dalam kasus dugaan korupsi PD BPR Bank Salatiga, Selasa (9/10). Fakruroji diperiksa sebagai saksi atas kemelut di tubuh bank milik Pemkot Salatiga itu. Pemeriksaan sekda juga dibenarkan Kasi Intel Kejari Salatiga, Subhan saat ditemui di Kantor Kejari, kemarin. Ia menyebut, Sekda Fakruroji tiba di kejari pukul 08.55 WIB dikawal ajudan dandidampingi Kabag Hukum Pemkot, H Arief. Sekda diperiksa Hingga pukul 13.15 WIB dan dicecar 28 pertanyaan. “Kapasitas yang

bersangkutan (sekda) sebagai Dewan Pengawas (DP) PD BPR Bank Salatiga. Yang jelas siapa pun yang patut dianggap mengetahui akan kita mintai keterangannya,” ungkap Subhan. Fakruroji ditanya seputar tiga pokok fungsinya sebagai Dewan Pengawasan di PD BPR Bank Salatiga. Disinggung perkembangan kasus PD

Kawanan Kera Rusak Tanaman Pertanian Warga BANYUBIRU - Kawanan kera ekor panjang turun gunung merusak dan memakan tanaman pertanian warga Desa Sepakung, Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang. Adanya serangan puluhan ekor kera ekor panjang yang merusak tanaman di lahan pertanian pada musim kemarau ini sempat dipergoki warga, Selasa (9/10). Warga melihat kawanan kera turun dari gunung ketika hendak mengantarkan orang tuanya ke pasar. Dalam perjalanan ke pasar terlihat kawanan kera ekor panjang berlarian di lahan pertanian milik warga. Melihat itu, warga berusaha mengejar dan merekam video kawanan kera ekor panjang tersebut. ??’‘Lahan pertanian yang ditanami pohon pisang dirusak dan dimakan kera. Saya membawa bibit pisang raja dari NGasem Bandungan sekitar 50 pohon, tapi setelah ditanam dirusak kera,’‘?? ungkap Ramin (37), warga Dusun Gowono, Desa Sepakung, Kecamatan Banyubiru, Selasa (9/10). Warga Dusun Gowono lainnya, Partini (40) mengungkapkan, kera juga merusak dan memakan tanaman singkong di lahan pertanian milik warga.’‘ ??Kalau tanaman <I>pohong<P> (singkong) masih kecil dicabuti dan dimakan kera,??’‘ ujarnya. Terpisah, Kepala Desa Sepakung, Ahmad Nuri mengatakan, pengurangan populasi kera di Sepakug pernah dilakukan tahun 2006 silam. Namun populasi kera yang kala itu pernah dikurangi saat ini sudah bertambah lagi mencapai sekitar 7 sampai 8 kelompok kera. ?’‘?Tahun 2006 sudah pernah dilakukan pengurangan populasinya, tapi karena kembang biak kera begitu cepat, sampai sekarang ini populasi kera sudah mencapai tujuh sampai delapan kelompok,??’‘ bebernya. Menurut Ahmad, pada musim kemarau seperti saat ini adanya serangan kera ekor panjang sangat mengganggu keberadaan tanaman yang ada di lahan pertanian warga. Selain merusak tanaman pagi, kera yang datang berkelompok juga masuk ke area lain yang ditanami benih jagung, buah, serta sayur. ??’‘Saat musim kemarau kera merusak tanaman warga, bahkan tanam apa saja kalau tidak ditunggui pasti dirusak kera. Hampir seluruh wilayah Desa Sepakung dijajah kera,’‘?? ungkapnya. Kata Ahmad, area pertanian di Desa Sepakung yang terkena dampak jelajah kera dapat dipastikan bakal mengalami kerusakan lebih dari 70 persen. Setidaknya ada empat dusun dari 12 dusun yang terkena serangan paling parah, yakni Dusun Srandil, Jengkol, Gowono, dan Dusun Kenongo. ??Total area pertanian di Desa Sepakung lebih kurang ada 786 hektar. ‘’Kalau tidak ada solusi, dalam tujuh tahun ke depan jelajah kera bisa saja masuk ke areal pemukiman,’‘?? ujarnya sembari berharap adanya solusi pengurangan populasi kera agar tidak meresahkan warga. ■ rbd/SR

BPR Bank Salatiga, Kasi Intel menambahkan, sejauh ini penyidik Kejari Salatiga tengah menunggu hasil hitung kerugian negara dilakukan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Termasuk berkoordinasi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). ‘’Saat ini masa penahanan tersangka MHS telah diperpanjang hingga 60 hari. Dijadwalkan, MHS akan menjalani pemeriksaan sebagai tersangka pekan depan,’‘ jelasnya. ■ rna/SR TERTUTUP: Pemeriksaan Sekda Kota Salatiga, Fakrurojo dalam kasus dugaan korupsi PD BPR Bank Salatiga di Kejari dilakukan tertutup, Selasa (9/10). ■ Foto: Ernawaty/SR

Pembangunan Menara Al Aqsha Terlambat 8 Persen KLATEN - Pembangunan menara Masjid Al Aqsha Klaten setinggi 35 meter terus dikebut untuk mengejar keterlambatan proyek sekitar 8 persen dari target. Dari target capaian sebesar 50 persen, baru tercapai 42 persen, sehingga harus dilakukan percepatan agar bisa selesai pada akhir masa kontrak. Senin (8/10), Bupati Sri Mulyani didampingi sejumlah pejabat melakukan peninjauan ke lokasi proyek di Desa Jonggrangan, Kecamatan Klaten Utara. Tahun ini, Pemkab Klaten mengalokasikan anggaran Rp 3,9 miliar untuk menyelesaikan pembangunan menara Masjid Agung Al Aqsha. ‘’Menara dianggarkan sebesar Rp 3,99 miliar dengan masa kontrak akan berakhir pada 23 November 2018. Dari target 50 persen baru tercapai 42 persen,

karena agak terlambat mulainya tapi masih bisa dikejar,’‘ kata Plt Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perwaskim) Klaten, Juwito. Dia yakin sisa pekerjaan masih bisa dikebut dengan melakukan percepatan antara lain dengan penambahan alat, tambah tenaga dan menambah lembur. Kalau pun tidak bisa rampung pada akhir masa kontrak, kontraktor akan kena denda. Namun masih bisa dikejar karena hanya kurang sedikitsedikit. ‘’Untuk mengatasi keterlambatan kuncinya hanya tiga, lembur, tambah alat dan tambah tenaga. Itu karena perlu menyiapkan bahan bangunan terlebih dahulu. Sekarang sudah mulai kelihatan bentukan, Insya Allah cantik,’‘ ujar Juwito kepada wartawan.

■ Keluhkan Keramik Saat meninjau pembangunan menara, Bupati Sri Mulyani sempat mengeluhkan penggunaan keramik di menara yang warnanya serupa di dalam bangunan masjid. Dia menginginkan penggunaan warna keramik yang cerah agar menara masjid terlihat lebih cantik. Soal keluhan bupati, Juwito menegaskan bahwa pemakaian warna keramik bagian bawah yang sama memang bertujuan agar kedua bangunan itu bisa senada. Sedangkan bagian atas menara tidak dipasang keramik tapi dengan cat. ‘’Kalau keramik memang biar <I>match<P> dengan masjid. Untuk bagian atas, biar Ibu Bupati yang memilih warna catnya,’‘ ujar Juwito. Manajer Proyek PT Maharani Globalindo,

Purnomo mengakui ada beberapa kendala dalam pengerjaan menara, karena tingkat kesulitannya cukup tinggi. Namun menurutnya semua masih <I>on the track<P> dan bisa dikebut agar bisa selesai pada akhir masa kontrak. ‘’Untuk keramik yang digunakan sudah sesuai spesifikasi dalam kontrak. Keramik memiliki tipe yang berbeda tapi sudah termasuk warnanya sehingga tidak bisa memilih. Kami tidak bisa me ngubah karena kalau diubah maka speknya tidak sesuai dengan kontrak,’‘ ujar dia. Dia akan mengkomunika sikan kepada Bupati soal pemilihan keramik, karena warna yang digunakan menyangkut merek dan tipenya yang ada dalam kontrak. Namun, untuk penggunaan cat menara masih bisa dipilih warnanya yang sesuai. ■ SMN/F5-SR

Pencuri Ponsel Dibekuk SOLO - Polsekta Serengan, Polresta Surakarta berhasil mengungkap kasus pencurian telepon selular (ponsel) yang melibatkan dua residivis dan seorang buruh. Menyusul ditangkapnya AR (32) dan MAW ( (25) demikian dua residivis tadi, serta YBB (25) yang sehari hari bekerja sebagai buruh. Dari ketiga tersangka asal Pasar Kliwon Surakarta, polisi juga menyita barang bukti berupa Satu unit sepedamotor AB 2738 FN dan sebuah ponsel Samsung Galaxy note 3. “AR dan YBB diancam pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara. Sedangkan MAW dituding melanggar pasal 480 KUHP dengan ancaman hukuman empat tahun penjara,” terang Kapolsekta Serengan, Kompol Giyono, Selasa (9/10). Kompol Giyono didampingi Kasi Humas AIPTU Suharyanto menambahkan, dua di antara tiga tersangka yakni AR dan MAW merupakan residivis. AR baru sekitar empat bulan menghirup udara bebas setelah diganjar hukuman 16 bulan penjara terkait kasus pencurian. Sedangkan MAW baru sekitar tiga bulan bebas dari kurungan setelah menjalani hukuman dua tahun penjara berkaitan kasus narkoba. Dengan kata lain keduanya saling kenal saat menjalani hukuman di lembaga pemasyarakarat. ■ K-2/SR

MINTAI KETERANGAN: Kapolsekta Serengan Polresta Surakarta, Kompol Giyono (paling kanan) sedang memintai keterangan tersangka MAW (dua dari kanan) dan YBB (tiga dari kanan) serta AR (empat dari kanan) terkait tindakannya mencuri ponsel. ■ Foto: Bagus Adji W-SR

MENARA MASJID : Bupati Klaten, Sri Mulyani bersama sejumlah pejabat meninjau pembangunan Menara Masjid Al Aqsha, Senin (8/10). ■ Foto: SMN/Merawati Sunantri-SR

■ Berdekatan dengan Pintu Perlintasan KA

Pasar Hewan Jeron Digeser ke Lokasi Baru BOYOLALI - Rencana penggeseran Pasar Hewan Purworejo di Desa Jeron, Nogosari, Boyolali kian dimatangkan. Setelah proses pengusulan anggaran pembangunan pasar hewan yang baru di sebelah barat lokasi lama masuk dalam usulan di tim anggaran pemerintah daerah. Direncanakan pasar hewan baru ini menempati lokasi baru yang jaraknya sekitar 100 meter dari pasar hewan yang sekarang ini berdiri. “Iya, ada rencana pemindahan lokasi pasar hewan yang baru. Laporan yang masuk saya lokasi barunya tak jauh dari tempat yang lama. Semoga segera terealisasi,” kata Camat Nogosari Sri Hanung Mahendra, kemarin. Hanung mengatakan, penanggaran pemindahan pusat jual beli ternak ini bakal diambil dari kas APBD Kabupaten Boyolali. “Iya,

(anggaran pemindahan pasar hewan-red) juga sudah diajukan. Semoga lekas cair dan direalisasikan di lapangan,” imbuhnya. ■ Lintasan KA Dikatakan, alasan pemindahan pasar hewan ini dikarenakan lokasinya yang tak jauh dari pintu perlintasan kereta api (KA) SoloSemarang. Apabila ada pasaran hewan, kendaraan pengangkut ternak diparkir hingga mendekati pintu perlintasan KA. Selain itu, pedagang hewan dari luar daerah juga tidak kesulitan mencari-cari pasar hewan ini. Mantan Camat Nogosari Wagino itu mengimbuhkan, pada saat perlintasan Kalioso hendak ditutup karena ada KA yang hendak melintas. Ada saja kendaraan pembawa ternak yang hendak masuk. Menurutnya, kondisi ini amat berbahaya bila ada KA melintas, sementara ada

kendaraan yang tertahan. “Nah sebagai antisipasi pemerintah memiliki rencana memindahkan posisi pasar menjauh dari perlintasan KA,” katanya. Wakimin, warga Trobaya, Kalijambe, Sragen mengaku sepakat dengan pemindahan pasar hewan

Purworejo. Menurutnya, lokasi pasar yang lama sudah tidak bisa mengakomodasi penjual dan pembeli ternak karena area parkir terbatas. “Saya sih sepakat saja dipindah kan, asalkan fasilitas parkirnya juga oke,” katanya. ■ SMN/J5-SR

SEGERA DIPINDAH: Warga melintasi bangunan Pasar Hewan Purworejo di Desa Jeron, Kecamataan Nogosari, Boyolali, yang segera dipindah ke tempat baru. ■ Foto: SMN/Budi Sarmun-SR


Rabu Pon, 10 Oktober 2018

Terendam Rob, Aktivitas TPI Terganggu

TERGANGGU: Aktivitas TPI Kota Pekalongan terganggu akibat terjangan rob, kemarin. ■ Foto: Janti Artati

PEKALONGAN-Aktivitas TPI Kota Pekalongan terganggu akibat terjangan rob yang menggenangi areal pelelangan ikan, Selasa (09/10). Air rob sempat menggenangi halaman parkir, tempat sandar dan bongkar ikan. Para nelayan harus ekstra hati-hati jika tidak ingin celaka. Menurut seorang nelayan, Manto terjangan rob terjadi selama dua pekan ini. Praktis, kendaraan yang hendak masuk dan keluar TPI harus menerjang air rob. Ketinggian air rob yang berkisar 1525 cm itu sangat mengganggu aktivitas nelayan dan pekerja. “Kondisi ini memang dikekuhkan nelayan, namun mereka tidak mampu berbuat apa-apa. Saat ini cuaca tidak baik, bahkan hasil tangkapan pun menurun dratis,” kata Manto. Berdasarakan pantauan Wawasan, rob juga terjadi di beberapa titik seperti di Jalan WR Supratman Panjang Wetan Pekalongan Utara Kota Pekalongan. Sejumlah wilayah tersebut bahkan sudah tergenang. Berdasarkan data di Bappeda Kota Pekalongan, erosi pantai mencapai 1 meter per tahun dan dikategorikan daerah berisiko besar terdampak rob dan banjir. Kondisi itu memicu persoalan sosial yang kompleks seperti munculnya kawasan kumuh akibat prasarana dan sarana perumahan atau permukiman yang terendam rob. Sedangkan lokasi terparah terdampak rob akibat abrasi terjadi di Pantai Sari Kelurahan Panjang Wetan, Kecamatan Pekalongan Utara. Ratusan kepala keluarga di wilayah tersebut sangat akrab dengan rob yang setiap hari menerjang. Puluhan hektare kawasan rawan rob tersebar di Kelurahan Degayu, Krapyak, Kelurahan Pajang Wetan, Kelurahan Panjang Baru, Kelurahan Kandang Panjang dan Kelurahan Bandengan. Sementara kawasan rawan bencana abrasi di sepanjang pantai Pekalongan dengan luas sekitar 12 hektare. ■ K-28/Ct

Sapi Mati atau Hilang Diganti Rp 10 Juta ■ Di Kabupaten Grobogan GROBOGAN-Warga Kabupaten Grobogan bisa lebih berlega diri. Pasalnya, ketika sapi mereka mengalami insiden kecelakakan, seperti luka atau bahkan tewas, peternak bisa mendapatkan uang pengganti hingga Rp 10 juta. “Tidak hanya jika ada insiden sapi mati, tapi sapi hilang juga diberi uang pengganti,” kata Riyanto, kepala Dinas Pertenakan dan Perikanan Kabupaten Grobogan kepada Wawasan, Selasa (9/10). Riyanto mengatakan, uang ganti rugi diberikan dalam pro-

gram asuransi hewan ternak yang diberikan pemerintah pusat kepada peternak. “Tahun kemarin (2017) ada 500 peternak yang mengasuransikan ternak mereka. Beberapa mendapat keuntungan dengan program asuransi ini. Seperti peternak dari Gubug, sapinya

yang hilang mendapat asuransi Rp 10 juta. Ada juga yang sapinya sakit karena terpeleset. Namun, nilai tanggungan tertinggi yang diberikan hanya Rp 10 juta,” katanya. Tidak saja tindak kriminal, asuransi juga meng-cover bagi hewan milik peternak yang menjadi korban insiden kebakaran. Dimana, sejumlah ternak menjadi korban kebakaran pada kemarau 2018. “Jika diasuransikan, hewan yang terbakar juga bisa mendapat ganti,” tuturnya. Pada 2018, jumlah peternak di Kabupaten Grobogan yang tercover asuransi meningkat

hingga dua kali lipat. “Nilai premi tetap sama Rp 40 ribu per tahun dan nilai klaim asuransi masih sama yakni Rp 10 juta membuat peternak banyak yang mengasuransikan hewan ternak mereka,” kata Riyanto. Selain bantuan tanggungan asuransi, Dinas Perternakan dan Perikanan juga berupaya membina warga dengan membantu di bidang permodalan dan pemasaran. “Kita dalam kegiatan expo tahunan juga member kesempatan peternak dan perbangkan. Agar peternak bisa mendapat modal usaha,” ujarnya. ■ lek-Ct

BERMAIN: Seorang bocah bermain bersama ternak sapi milik peternak di Grobogan. Asuransi sapi menjadi solusi bagi peternak untuk menghindari kemungkinan kerugian akibat kematian dan kecelakakan yang dialami ternak mereka. ■ Foto: Felek Wahyu

Inflasi Blora Terendah di Jateng BLORA-Bupati Blora, H Djoko Nugroho mengatakan tingkat inflasi di daerahnya tergolong terendah di Jawa Tengah, dan berharap kesetabilan harga bahan pokok di bidang pertanian bisa terus terjaga. Harapan itu disampaikan saat memimpin rapat koordinasi (rakor) bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID), Selasa (9/10), di ruang pertemuan Setda setempat. “Masyarakat miskin di Blora 70 persennya adalah petani. Saya berharap jumlah tersebut bisa ditekan, dan inflasi tetap terjaga di level rendah,” tuturnya. Dalam rakor itu, Bupati Djoko Nugroho didampingi Sekda Komang Gede Irawadi, dihadiri Kepala BPS Heru Prasetyo, dan Kepala Divisi Pengembangan Ekonomi Kantor

Perwakilan Bank Indonesia (BI) Jawa Tengah Dian Nugraha. “Meski BBM naik, dan nilai

tukar rupiah terhadap dolar di atas Rp. 14.000, tingkat inflasi di Kabupaten Blora secara keselu-

RAKOR TIPD: Bupati Blora, H Dojok Nugroho (depan kanan) memimpin rakor bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah (TIPD), Selasa (9/10). ■ Foto: Wahono

ruhan aman,” kata Bupati. Kepala Badan Pusat Statisitk (BPS) setempat, Heru Prasetyo, memaparkan bahwa inflasi atau kenaikan harga dari waktu ke waktu akan terus meningkat. Blora pernah deflasi pada Maret, dan tertinggi pada Januari 2018, karena awal tahun dan juni adalah Lebaran dan musim masuk sekolah. Di acara yang sama, Kepala Divisi Pengembangan Ekonomi Kantor Perwakilan BI Jawa Tengah, Dian Nugraha, menyebut Inflasi yang tinggi akan memicu rendahnya daya beli masyarakat. Sedangkan daya beli yang rendah, akan memicu rendahnya konsumsi komoditas di pasar barang, harga-harga komoditas akan menurun, dan di sisi produksi maupun konsumsi akan mengalami kontraksi. ■ K-9/Ct

Tamzil Siap Bantu Pasarkan Beras Bulog KUDUS-Bupati Kudus, HM Tamzil mengatakan siap membantu pemasaran beras dari Perum Bulog. Upaya tersebut dilakukan mengingat beras Bulog adalah beras yang diperoleh dari penyerapan beras petani. “Apalagi, beras yang ditawarkan oleh Perum Bulog sudah dikemas dengan kemasan berbagai ukuran, termasuk beras

kemasan mini atau saset,” kata Bupati Kudus HM Tamzil saat mengunjungi gudang bulog di Kecamatan Kaliwungu, Selasa (9/10). Guna membantu pemasaran, Bulog dipersilakan keliling ke desa-desa untuk menawarkan beras yang dimilikinya. Apalagi Bulog juga memiliki banyak produk beras dari kemasan 200 gram, kemasan 5 kilogram, dan

KUNJUNGI BULOG: Bupati Kudus HM Tamzil saat mengunjungi gudang bulog di Kecamatan Kaliwungu, Selasa (9/10 ). ■

curah dengan kemasan 50 kg, serta daging kerbau, gula pasir, minyak goreng, dan tepung terigu kemasan. “Setiap pekan, kami juga persilakan Bulog untuk buka stan di pendapa agar para ASN bisa ikut membeli,” kata Tamzil. Tamzil mengatakan, kehadirannya ke gudang Bulog salah satunya memastikan bahwa Perum Bulog juga siap membantu menyerap beras petani. Namun demikian, Pemkab juga siap membantu Bulog memasarkan produknya. Hal ini,kata Tamzil, tak lepas dari peran Perum Bulog yang awalnya hanya penyalur beras untuk masyarakat prasejahtera, kini kebijakannya berbeda karena perusahaan milik pemerintah itu harus mandiri untuk menjual produknya sendiri. “Meskipun saat ini, ada jalur lain yang bisa diambil petani selain harus menjualnya kepada Bulog melalui mitra,” ujarnya. ■ Harus Dijual Sementara itu Kepala Perum Bulog Subdivre II Pati, Muhammad Taufiq berterima kasih atas kesediaan Pemkab

Kudus yang siap membantu memfasilitasi pemasaran beras dari Bulog. Ia mengakui Perum Bulog harus berjuang memasarkan produknya sendiri karena saat ini tidak ada lagi program Rastra sehingga stok beras yang tersedia harus bisa dijual kepada masyarakat agar stok di gudang bisa terkurangi. Khusus untuk stok beras di gudang bulog yang ada di Kabupaten Kudus, katanya, mencapai 3.100 ton, meliputi beras medium sebanyak 2.350 ton dan beras premium sebanyak 744 ton. Stok beras sebesar itu, katanya, memiliki ketahanan hingga Mei 2019. Untuk itulah, kata dia, kunjungan Bupati Kudus M Tamzil sekaligus dimanfaatkan untuk memperkenalkan beras kemasan mulai dari kemasan mini dengan berat 200 gram, kemasan 5 kilogram, hingga beras curah dengan kemasan 50 kg. Produk lain yang dimiliki oleh Perum Bulog, yakni daging kerbau impor, gula pasir, minyak goreng, dan tepung terigu dalam bentuk kemasan. ■ Tom/

Kepala Bekraf Terima Penghargaan Peduli UMKM SOLO-Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta bakal menganugerahkan Dharma Kridha Bharaya Adikarya Anugraha kepada Triawan Munaf, kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraft) pada Kementerian Pariwisata. Dia mendapat penghargaan kategori perorangan Peduli Pengembangan UMKM terbaik. “Penyerahan penghargaan bakal berlangsung dalam 7th UNS SMEs Summit & Awards 2018,” kata Rektor UNS Prof Dr Ravik Karsidi MS di ruang kerja, Selasa (9/10). Rektor didampingi Kepala Pusat Studi Pendampingan (PSP) Kegiatan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (KUMKM) Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) UNS Dr Heru Irianto dan ketua panitya Yayan Suherlan. Dia menjelaskan, penghargaan kepada Kepala Bekraft merupakan keputusan senat UNS. Penerima penghargaan dinilai mempunyai ‘track record’ yang sangat bagus dalam pengembangan UMKM. Selain Triawan Munaf terdapat 10 calon penerima penghargaan lainnya dalam katagori berbeda yang penyerahannya berlangsung 13 Oktober 2018. Penghargaan diberikan kepada pemerhati UMKM baik lembaga maupun perorangan atas perannya dalam memberdayakan UMKM. Sekaligus dimaksudkan pula untuk mendeseminasikan hasil kajian, pengetahuan maupun pengalaman pemberdayaan UMKM. Baik dalam aspek sosial, ekonomi maupun teknologi dari pemangku kebijakan, peneliti dan pengabdi maupun praktisi untuk direkomendasikan sebagai arahan serta strategi pemberdayaan UMKM. Masih dalam kesempatan sama Kepala PSP KUMKM LPPM UNS Dr Heru Irianto mengemukakan sejumlah kegiatan akan digelar pada 10- 12 Oktober dalam 7th UNS SMEs Summit & Awards 2018. Di antaranya Pameran Produk UMKM yang diikuti 24 peserta. Para pesertra pameran adalah UMKM dampingan Instansi/ perusahaan yang focus dalam pengembangan Usaha Mikro Kecil dan menengah merlalui program PKBL/ CSR binaan PSP KUMKM UNS. Pameran produk diramaikan lomba Dance Gemu Mamire dan live music. Kegiatan berikutnya yakni Seminar International Conference on Small and Medium Enterprise Empowerment (ICSMEE) yang berlangsung 11 Oktober. Kegiatan lainnya yakni Talkshow UMKM Naik Kelas. ■ K-2/Ct


Rabu Pon, 10 Oktober 2018

Diperlukan Regulasi Khusus Anggaran Madrasah & Ponpes SEMARANG – Dukungan pemerintah daerah terhadap pendidikan Madrasah maupun Pondok Pesantren harus diperjelas. Sebab dalam Raperda Penyelenggaraan Pendidikan, belum memberikan tekanan agar satuan organisasi tata kerja (SOTK) Pendidikan sebagai penyelenggara sekolah umum, harus bersinergi dengan Madrasah. Ketua Fraksi PKB DPRD Jawa Tengah M Hendri Wicaksono mengatakan, dalam Raperda tersebut, tidak menyinggung sama sekali dukungan Pemerintah Daerah terhadap pendidikan pesantren dan madrasah secara lebih konkret. “Padahal keberadaan Madrasah dan pesantren merupakan lembaga yang turut menjadi instrumen pendidikan karakter,” ujarnya dalam “Public Hearing tentang Raperda Penyelenggaraan Pendidikan sebagai upaya penguatan Madrasah dan Pesantren di Jawa Tengah” yang digelar Fraksi PKB DPRD Jawa Tengah di Gedung Berlian, kemarin. Menurut Hendri, karena Madrasah dan pesantren merupakan instrumen dalam penguatan pendidikan karakter, maka sudah seharusnya di dalam Raperda juga perlu meregulasi alokasi khusus anggaran di dalam APBD. “Ini dalam rangka pertanggungjawaban Negara untuk penguatan Madrasah dan pesantren dalam kerangka pendidikan karakter,” sebutnya. Sebab realitas selama ini, kata Hendri, menunjukkan bahwa Madrasah dan lembaga keagamaan lainnya sebagai lembaga pembentuk karakter bangsa masih menjadi lembaga yang hidup seadanya. “Mayoritas dikelola swadaya serta gurunya digaji apa adanya,” katanya. Hendri berpendapat, seharusnya kebijakan anggaran harus adil dan merata. Apalagi, semua dituntut mutu yang sama. Meski demikian, dirinya sebagai ketua FPKB mengapresiasi beberapa poin dalam raperda. Salah satunya yang sudah memuat pasal tentang kesejahteraan, terutama bagi Guru Tidak Tetap. “Hal ini karena masukan terus menerus dari para aktivis guru agar ada keadilan tentang hak tambahan penghasilan bagi para pengajar swasta,” paparnya.n smn—sn

75 Ribu...(Sambungan hlm 1) sudah mulai bangkit usai diterpa bencana gempa dan tsunami yang memporak-poran - dakan kehidupan masyarakat di daerah tersebut. “Jangan eksodus karena ekonomi sudah berjalan, bank-bank telah dibuka, rumah sakit telah operasional, listrik sudah mengalir baik, sekolah, air bersih juga sudah mulai normal,” katanya. Selain itu, Tri juga menegaskan bahwa proses penanganan tanggap darurat gempa dan tsunami sudah berjalan baik. Meskipun, ia menyadari masih banyak kekurangan dalam penanganannya. “Karena memang bencana kali ini begitu masif, dimana terjadi tiga bencana yakni tsunami, gempa bumi, dan likuifaksi,” kata Tri. Kata Tri, saat ini pihaknya masih berupaya untuk membenahi beberapa akses jalan yang belum bisa ditembus agar proses penanganan bencana dapat berjalan baik. Ia mengatakan prioritasnya saat ini untuk menolong dan mengevakuasi masyarakat yang belum tersentuh pertolongan dan bantuan sama sekali di tiga wilayah tersebut “Memang kalau dilihat kondisi darurat hanya dua minggu, namun yang menjadi prioritas kita adalah bagaimana menolong masyarakat yang menjadi korban bencana gempa bumi dan tsunami terlebih dahulu,” ujar Tri.n cnn—sn

GNP RENT FORKLIFT.Mlyni Unit Baru Truk,Crane.7600601/ 081326129130

SANTOSOJAYA KRS WC&LBH, TANJUNG 8 (024)3542438 - 3542439 - 3548090

WWS 10 J9

WWS 10 J9

kepada pihak yang menudingnya menerima suap dari koruptor. “Silakan saja kalau memang ada buktinya, toh siapa pun yang dituduh segala macam, termasuk Pak Tito kan punya hak juga membela diri, menuntut balik, karena ternyata tuduhan-tuduhan yang disampaikan itu nggak benar, nggak bisa dibuktikan,” ucap dia.

Lebih jauh Arsul juga meminta publik tak merespons secara ramai atas agenda Polda Metro Jaya memeriksa Amien sebagai saksi. Menurutnya, respons publik secara ramai justru menimbulkan upaya untuk menekan kepolisian. “Kalau buat saya menimbulkan upaya pressure terhadap kepolisian,” ujarnya. Polda Metro Jaya berencana

memeriksa Amien dalam kasus dugaan kabar bohong atau hoaks yang dilakukan Ratna, Rabu hari ini. Amien sendiri bakal memenuhi panggilan pemeriksaan tersebut. Amien mengaku usai pemeriksaan nanti akan membeberkan kasus dugaan korupsi yang mengendap lama di KPK. n cnn—sn

tanggung jawab pihak pelaksana proyek. Perbaikan tanggul ini ditinggikan seperti semula dengan elevasi 11 meter,” tambah Hengky. Sementara itu M. Yasin (51) salah satu warga Desa

Gempol Sari Tanggulangin Sidoarjo mengaku, tanggul penahan lumpur yang ambles sudah dilakukan perbaikan oleh pihak PPLS. Warga merasa tenang meskipun perbaikan belum sempurna.

“Meskipun belum sempurna, yang jelas warga sekitar agak tenang, warga khawatir kalau tanggul belum diperbaiki dan tiba-tiba hujan turun,” tandas Yasin. dtc—sn

laporan atau alat bukti, dan risiko bagi pelapor. Pemerintah juga akan memberikan perlindungan hukum bagi pelapor yang laporannya mengandung kebenaran. Dalam memberikan perlindungan hukum, penegak hukum akan bekerjasama dengan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban. Menurut PP 43/2018 masyarakat dapat memberikan informasi mengenai dugaan tindak pidana korupsi kepada pejabat yang berwenang pada badan publik atau penegak hukum. Pemberian informasi kepada

penegak hukum dapat berbentuk laporan tertulis atau lisan baik melalui media elektronik maupun nonelektronik. Laporan mengenai dugaan korupsi harus sedikit memuat identitas pelapor dan uraian mengenai fakta tentang dugaan telah terjadi korupsi. Pelapor juga wajib melampirkan fotokopi KTP atau identitas diri lain dan dokumen atau keterangan terkait tindak pidana korupsi yang dilaporkan. Nantinya, Pelapor juga berhak mengajukan pertanyaan tentang laporannya yang

diberikan kepada Penegak Hukum. Setelah melaporkan, pelapo juga berhak mendapatkan perlindungan hukum. KPK menyambut positif Peraturan Pemerintah (PP) nomor 43 tahun 2018 yang mengatur pemberian hadiah bagi pelapor korupsi. PP itu diharapkan memperkuat pemberantasan korupsi. Febri mengatakan KPK terlibat sejak awal pembahasan PP tersebut. Dia mengatakan KPK menyarankan adanya pemberian penghargaan yang patut bagi para pelapor kasus korupsi. n cnn—sn

Segitiga...(Sambungan hlm 1)

buka pasar secara luas, tutur Kades Masyur.

Sonya, produk kopi Desa Sunyalangu yang sedang kita kembangkan, terang Pak Kades. Desa Sunyalangu memang terus berbenah menuju desa wisata. Potensi di desa tersebut sangat mendukung, dikelilingi pegunungan dan merupakan salah satu kawasan penyangga daerah wisata Baturaden. Di desa tersebut juga terdapat 600 hektare hutan rakyat. Saat ini sebagian dimanfaatkan warga untuk budi daya tanaman kopi. Untuk memberikan aroma dan rasa khas pada produk kopi Sonya, di sekeliling tanaman kopi ditanam nanas. Kita ingin ada komoditi khas dari Sunyalangu yang dikenal luas dan saat ini kopi Sonya sudah mulai dikenal. Beberapa kafe dan restoran di Kota Purwokerto sudah banyak yang pesan dan penjualan juga dilakukan secara online. Hanya saja, kita masih terkendala dengan stok biji kopi yang masih sangat terbatas, sehingga belum berani mem-

n Segitiga Emas Tak berhenti sampai di situ, potensi wisata di Sunyalangu juga berlimpah. Ada Curug Dadap, Munggangsari dan Bukit Gadog. Bukit Gadog dikenal sebagai bukit sejuta bintang, karena menawarkan pemandangan yang sangat indah. Bukit ini terletak di Grumbul Cibun, Desa Sunyalangu. Saat ini juga tersedia area camping yang dilengkapi dengan sarana umum. Warga menyebut tiga lokasi wisata tersebut sebagai segitiga emas yang mendongkrak perekonomian warga desa. Sunyalangu juga tengah merintis paket wisata dari mulai makan di Kampung Entog kemudian wisata ke Curug Dadap, Munggangsari dan Bukit Gadog. Ketua Karang Taruna Sunyalangu, Khoerudin mengatakan, ada peningkatan kunjungan wisata yang cukup signifikan setelah Kampung Entog dibuka, terutama dari kalangan komunitas. Seperti

komunitas goes sepeda gunung, para petani gula kelapa dari Jogjakarta, Cilacap, Purbalingga dan acara-acara reunian. Kemarin waktu habis lebaran, kita sampai kewalahan melayani pesanan untuk reuni, begitu pula saat libur panjang ataupun libur akhir pekan, kata Khoerudin. Geliat ekonomi mulai dirasakan warga desa, seiring dengan banyaknya kunjungan wisata. Maka, dilandasi keinginan memajukan desa, karang taruna dan pihak desa saat ini sedang membangun Gubugan Angkruk Logawa. Tempat makan yang dilengkapi dengan sarana pendidikan pertanian bagi anak-anak, seperti bercocok tanam dan beternak, area camping dan dilengkapi dapur umum. Gubugan Angkruk Logawa ini lebih luas dari Kampung Entog, berdiri di tanah desa seluas 1 hektare. Nanti kita suguhkan hidangan tradisional seperti nasi takir, kemudian area pertanian terpadu untuk belajar bagi anak-anak, perta-

nian organik dimana pengunjung bisa memetik dan memasak langsung sendiri, karena kita sediakan dapur umum juga. Intinya kita ingin mengenalkan pertanian kepada generasi milenia supaya tertarik dan mau terjun di pertanian, cerita Khoerudin. Meskipun baru dilaunching pada tahun baru nanti, Gubugan Angkruk Logawa sudah mulai dibanjiri pesanan. Ambisi warga desa untuk memajukan desa dan ekonomi warganya, ditopang semangat gotong-royong dan saling berbagi, menjadi modal dasar dibangunnya Kampung Entog maupun Gubugan Angkruk Logawa. Sampai saat ini, modal pendirian gubugan hanya dari investasi warga desa, kaum muda berinvestasi tenaga untuk membangun dan warga yang mampu dengan senang hati urunan untuk membeli material bangunan. Saling bahu-membahu menuju desa wisata yang bisa menopang perekonomian warga. n Hermiana E. Effendi—sn

Amien....(Sambungan hlm 1) Arsul menegaskan, Amien cukup membeberkan fakta yang dimilikinya kepada kepolisian sebagai dasar pembelaan. Arsul menambahkan, pihakpihak yang dituduh punya hak untuk melakukan menuntut balik. Seperti yang dilakukan Kapolri Jenderal Tito Karnavian melakukan tuntutan balik

Tanggul...... (Sambungan hlm 1) “Karena proses peninggian tanggul ini sepenuhnya masih

Pelapor....(Sambungan hlm 1) sampaikan oleh pelapor dalam upaya pemberantasan atau pengungkapan tindak pidana korupsi. Penilaian itu dilakukan dalam waktu paling lama 30 hari kerja terhitung sejak salinan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap diterima oleh jaksa. Dalam memberikan penilaian, penegak hukum mempertimbangkan peran aktif pelapor dalam mengungkap tindak pidana korupsi, kualitas data

Hlg:STNK H.6690.JZ An.Watini.JlLembanyung Rt007 Rw004 Semarang PLG 10 J2

Hlg:STNK H.4152.AMG An.Joko Pramono.Srondol Kln Rt003 Rw 007Smg PLG 10 J2

Hlg BPKB SPM Vario Thn 2011 R 5616 ML An ENDAH CIPTO RESMI Alamat Purbalingga. NOKA MHIJF91 11BK494434, NOSIN JF91E1485010 Star Alm, Folding Gate,Rdoor, Tkrey. MT.Haryono 664 Ph.3511181-3586666 WWS 10 J9

Savitri Canopy, PGR,Balkon, RTangga F.GATE. PH: 3541874-08566511117 WWS 10 J9

- KENDARAAN SEWA SEWA HIACE Th`2018 SEAT 15 Bus Wisata,Travel Semarang-Kudus, PatiTayu,Telp.024-3581515/3569728 WWS 10 J9

SEWA BUS PARIWISATA AC/ NON AC 27,31,35,39,55 Seat, SEWA Non AC Dpt AC Ekonomi, menerima antar jemput karyawan. Hub. 024-6718303 /0851 0911 2889 /0851 0044 5558 WWS 10 J9

- JASA PROPERTY GAMBAR RUMAH Detail + 3 Dimensi + RAB 800Rb Hub: 085 329 004 433 WWS 10 J9

BANGUN DESIGN RUMAH, GUEST HOUSE Hotel. Pengalaman, Terpercaya, 3D Tampak, 1,2Jt. 0815 7570 5999

BUS NUGROHO AC/Non AC/Ekonomis 59/50/40/38/31 Seat Th`2016 Melayani Tour Jl.Kawi I/13 Smg Ph (024) 8318454-8504071-70286647. WWS 10 J9

- TOUR/TRAVEL Promo Kuala Lumpur-Genting 3H 2M Tgl.10-12 Okt 2018 Hanya Rp.3jt Hub: Linda 081338374482

WWS 10 J9

WWS 10 J9

STNK R2893CLan.Abu Muchudin K. Pegandekan,Rt2/2,Kemangkon,Pbg WWS 10 J9

Hlg BPKB KBM Suzuki Ertiga 2012 R 8470 JH An BPJS Kesehatan Purwokerto Almt Jl Jend Sudirman No 925 RT 02/04 Berkoh PWT Sltn WWS 10 J9

Hlg BPKB SPM Honda Thn 2006 R 6790 UH An SANTOSA `IRFAAN No D No 7939665

AKUNTING Paham perpajakan. Min S1 Akuntansi.Pria/Wnt max30th pglmn min 2th.Lancar Komputer. Lamaran ke CV. Sinar Maju Jl. Puspowarno Selatan II/43 Semarang. Email: cv.sinar.maju43@gmail.com WWS 10 J9

DIBUTUHKANkrywn min.S1,wanita mahir bhs.inggris,pnglmn handle buyer bidng furniture,max.35th krm lmrn:CV.KA(KusminAntik)Jl. Raya Bawu Mojo RT16. RW3 BatealitJepara.Pnmptndijepara.0291595329 email:kusmiantiek@yahoo.com WWS 10 J9

CV Jaya Abadi Perkasa,mmbthkn sgr: 1.Grader kayu(P),2.Ahli flooring timber (P),3.Driver (P). diutmkn brpnglaman, Tdk Buta Warna.Krm Lmrn(CV,FC KTP Foto 4x6)ke:Prm Sembungharjo Permai blok E no.1 Genuk Smg. atau email ke : hesti@jayaabadiperkasa.com

WWS 10 J9

WWS 10 J9

Hlg STNK SPM Honda Beat Thn 2014 R 6380 BJ An INAWATI Alamat Dusun I RT 02/03 Rawalo Banyumas

WWS 10 J9

WWS 10 J9

JL:Mits.PAJERO DAKAR Limited AT 2013,Silver,Nopol B,Pjk Panjang, Tgn1,Istw,Hrg 307jt. 08122819269 WWS 10 J9

- TOYOTA INNOVA DIESEL `09,Manual,Silver,Istw Km 44rb,Pjk Pjg.185Jt. 081326701966

KURNIA MUSIK BULAN KREDIT Proses Cepat 3 Menit.Tunggu & Langsung Bawa! Semua Alat Musik & Sound System. Pandanaran 70 A Smg

BthSgr Pengjr Sjrh,Mat,Pskts, Bhs Ind & Ing,Diut Wnt Alumni PTN. Hub LKBB IC Smg. T.3569737/ 085879738245(Asih) WWS 10 J9

TERIMA LES untuk SD, SMP, SMA. Guru Berkualitas & Harga Murah. Hub: 085225089530 / 082327769990 WWS 10 J9

WWS 10 J9

Jl:AGYA G 1.0MT`2014.Slvr.pol H Tgn1.Istw.Hrg 92,5jt.08122912249 WWS 10 J9

WWS 10 J9

Pijat Bp Catur. 081 575 909 414 Panggilan pasti sembuh WWS 10 J9

SIMOEH CAR LEATHER,1 Hari Jadi CoverJok, Doortrim, Karpet Dsr, Stir Plafon,T0247603207,085100468000 3M Kaca Film mobil 400 rb. Sedia LLumar, CPF1, Sunmaster, Johnson, sparta. Mulai 200rb. autodecor.co.id Hub: 024 8314174 / 08112892538 WWS 10 J9

Ingin Santai & Rileks ( Pijat Capek2 ) Hub: SELVI 081 325 40 40 18 WWS 10 J9

PONGCUNG POU (obat) atasi impoten/ejakulasi dini/besar/pjg/tahan lama keras. Hub: 081236663401

Penyelesaian Kartu Kredit/KTA hanya bayar 30% hutang lunas 100% Legal 0812 81539552 Tinah

WWS 10 J9

Terima Kos Karyawati, Rumah baru, Tgh Kota,Fas:Km dlm,AC, Bersih,Parkir Luas. Hub: 081641888575(tidak SMS)

DIKNTRKAN Rumah 6x17m,3KT,1KM, R.Tamu,Dapur,900Wt,PAM,Jl.Lamper Tengah Gg.I/553 Smg.082231772443

- DAIHATSU -

WWS 10 J9

BPR RESTU MRANGGEN MAKMUR Bunga Mulai 1% Jam: BPKB / Sertifikat Nova /Nia: (024) 6710084 / 6710019

Bor Sumur, Servis Pompa, Bor Peil. Hub. 081391521985 / 085875637932

WWS 10 J9

RENOVASI SOFA K.Tamu,Ukir, K.Mkn Dll.Budiman.3515411/ 085100128709

WWS 10 J9

WWS 10 J9

PUTRA KEMBAR SdtWC/Lmbh,Mrh,24Jm Tdk Bau. 085600080030/08121535300 WWS 10 J9

WWS 10 J9

- KOMPUTER SERVICE/JUAL/BELI , CPU/print/ Laptop/LCD, 3511176-085799650720 WWS 10 J9

ACCU MOBIL Massiv NS40 TT 325rb Smg Indah E2/12A. Hp.08122912629 WWS 10 J9

WWS 10 J9

JUAL RUMAH TANAH Kijang Utara III Blok D7 No.1 Smg. Ls.+-405m2. Hub: 081327090309 & 081266365151

- HONDA -

WWS 10 J9

RUMAH 2Lt HM di BSB GTP Lengkap Furniture.Fas:Kolam Renang & Tempat Olah Raga Hub.0821 3533 2719

Disewakan Tmpt Usaha,cck u/ Supermarket,Workshop. Jl.Pamularsih, LT / LB: 3336/2071m2. Alex 08112828990

WWS 10 J9

TERIOS TX`2011(H) ISTIMEWA TT/Krdt.Hub:081393531956

WWS 10 J9

- SUMUR/WC -

SEDOT WC MAMPET (GRNSI) Wastafel, Sal Got Tnp Bongkar.082322503878

WWS 10 J9

WWS 10 J9

Biznis Hasilkan $$$ di Rmh. Trading Onlen: Profit Konsisten. Saldo10jt jd Ratusan Jt ! Kursus Profit $. WA: 085743344303 SMS: 085879738245

WWS 10 J9

WWS 10 J3

WWS 10 J9

SPESIALIS....AC,AC, Kulkas, m.cuci Lbr buka,024-7624896-081229772224

WWS 10 J9

Jual Cepat Rmh Tua, Jl. Kp. Rahayu 1/533, LT. 100m2, Rp. 250jt, Apartment Star Hotel L.7 No.15, Rp.625jt. Furniture komplit, tmpt tidur, Toilet, Korden. Hub. 085100172277

WWS 10 J9

WWS 10 J9

P.MAN 085103069700 B.SUMUR BUR P.Air,M.Cuci,W.Heater,Klks,K.Gas

DEMPEL BARU 500m dari Arteri Sukarno - Hatta Promo Perum Bumi Banjardowo Indah T.36 DP Mulai 4Jtan, Sedia / Jual Tanah Kavling. Bonus AC dan Spring Bed. Hub: 76729318 / 76586905

Mnrima Pggl ke Htl, Pijet Urut Reflexi Terapi ED Maks 2Jam.Tarif 300rb. Tlp: 085100281295 (No SMS)Open 24Jam

SRT MOVERS Jasa Pindahan Rumah Packing,Trucking. Hub: 024-761 8570 081 2853 7261 / 081 701 96266 - SERVIS (PANGGILAN) -

WWS 10 J9

JUAL RUMAH TINGGAL HM & JOGLO Pendopo (Ukiran JAWA). 4KT,5KM, Terawat, Cocok Untuk Usaha,Di Perum Grand Duta Keman tren C-7 Sumber Cirebon, Lt/Lb: 475m2 / 350m2,Dekat Swalayan & Kawasan Perkantoran Harga 4M/Nego, Hub: 0821 34755171

WWS 10 J9

WWS 10 J9

- PENGIRIMAN BARANG -

2 Unit Rmh Br Siap Huni,Harga tidak Naik,SHM,Lt120 Lb.85m2, 3Kt, 2Kmd, R.Tamu,R.Kel,Dpr,Carport,Baja ringan, Gntg Beton, Plafon Gypsum, Lt.Granit, Sdh Pgr dpn/blk, Jl.Prambanan Tgh II Manyaran, dkt Akses Tol /Bandara, Bebas banjir, Hub:081225676709

WWS 10 J9

MASSAGE FULL BODY CAINS & JAVA 100% Djamin OC.082133227130 RINA

WWS 10 J9

WWS 10 J9

Ijazah S1 FE UNDIP Hilang an Yezsa Bella Nugroho, yg menemukan mohon Hub 08111200166

- MITSUBISHI -

NEW MOBILIO 160jtan/Dp 10JT ready. OPEN INDENT NEW BRIO Hub: Tlp & WA 081227008545 WWS 10 J9

- MAZDA -

Bimb CPNS 2018 Sstm CAT. Trbts u/ 100org mjdPNS brsm IC Smg. 085659 700671 (Kurnia) /085640095960(Asih) WWS 10 J9

MAZDA-2, 2011,1500cc,Hijau Metalik, MT,H,115Jt Nego, HP:081229082949 WWS 10 J9

LES ORGAN/ KEYBOARD/ VOCAL PRIVAT DtgKeRmhAnda. Hub:Christine/Steve 0816 4884 992/ 0816 4884 991 Smg WWS 10 J9

JUAL GUDANG LT:370m2, LB:290m2 SHM.Lbr Dpn 9m.Listrik 2300W,Air Sumur. Almt Desa Karanglo Jl Raya Cilongok Ajibarang.Hrg 5,7Jt/m2 0858 0160 2598. WA: 0857 4712 2545 WWS 10 J9

RUMAH STRATEGISdi Tengah Kota, dkt PasarWage Purwokerto,Ls.220 m2,SHM,Jl.Karangturi. Serius Hub 0813 1367 0123, 0858 6748 5003 WWS 10 J9

TNH Jl.CANDI PRAMBANAN 1A/1203 (12x35=420m). 081.5656.2277 WWS 10 J9

Jual Tanah SHM 157M2 Mangunsari Gn.Pati Semarang langsung pemilik Hub: HP/WA 0821-2533-9319 WWS 10 J9

Inv.TanahMrh 58jt/Kav:DIY-MglWngiri.Hny 70kav.SMS/WA: `Tnh` ke 085848906132 WWS 10 J9


Rabu Pon, 10 Oktober 2018

BANJIR PESANAN: Musim kampanye yang telah berlangsung membuat sejumlah pengusaha sablon rumahan banjir pesanan atribut partai.n Foto:dok/detik

n Buntut Mogok GTT/PTT di Wonogiri

Camat Terpaksa Ikut Mengajar WONOGIRI - Aksi mogok mengajar yang dilakukan GTT/PTT di wilayah Wonogiri, Selasa (9/10) masih terus berlanjut. Atas peristiwa tersebut, seluruh komponen telah berupaya untuk ikut turun ke sekolah agar anak tetap mendapatkan pendidikan di sekolah. Suprapto, Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Cabang Wonogiri, mendesak kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Wonogiri segera mencari solusi agar hak anak untuk mendapatkan pendidikan yang layak. ‘’Kami juga mengimbau dan menyeru kepada relawan untuk dapat ikut mengajar di sekolah, dengan mengajarkan sesuai keahliannya. Sedangkan kepada para Guru Tidak Tetap (GTT) dan Pegawai Tidak Tetap (PTT) untuk segera menghentikan aksinya,’’ pinta Suprapto. Sementara, pantauan di lapangan, berbagai komponen ikut turun ke sekolah membantu memberikan pelajaran. Seperti yang dilakukan Danang Erwanto, Camat Eromoko, turun ke sekolah untuk mengajar pendidikan agama Islam. Hal serupa juga dilakukan Agus Hendradi Camat Ngadirojo. Edy Santosa, Wakil Bupati Wonogiri, ketika dikonfirmasi perihal banyaknya pegawai yang turut mengajar di sekolah, menjelaskan bahwa itu bersifat sementara dengan harapan untuk menjaga kondusifitas di daerah. . n Pm—sn

CAMAT MENGAJAR: Akibat GTT dan PTT masih mogok, Danang Erwanto turun ke sekolah untuk ikut mengajar. n Foto: Tulus PE

Cekik Istri, Blantik Sapi Dijerat Pasal Berlapis BOYOLALI - Cekcok antara Handoko (36) dengan istrinya, Novi Septiyani (22), malam itu berujung maut. Han doko mencekik Novi hingga tewas. Kasus ini terungkap setelah makam Novi dibongkar polisi. Handoko kini harus meringkuk di sel tahanan Mapolres Boyolali. Sempat berusaha menutupi tindakannya itu, blantik atau pedagang sapi ini akhirnya tidak bisa berkutik di hadapan polisi. Kapolres Boyolali AKBP Aries Andhi didampingi Kasat Reskrim AKP Willy Budiyanto, menjelaskan kronologi kejadian itu. Percekcokan terjadi ketika tersangka Handoko, sepulang dari tempat hiburan Karaoke di Boyolali, pada Minggu (30/9) malam. Handoko sampai rumah Dukuh Gumukrejo, Desa Kebongulo, Kecamatan Musuk, Boyolali

sekitar pukul 22.00 WIB. Sebagai istri, Novi menegur suaminya itu yang pulang malam dan dalam kondisi mabuk. Sehingga percekcokan terjadi. Lalu Handoko masuk kamar dan berbaring di tempat tidur. Jengkel, Novi pun mengambil telepon seluler suaminya itu yang ditaruh di atas meja. Dia pun menemukan nomor seorang perempuan berinisial Y. Kasat Reskrim Polres Boyolali, AKP Willy Budiyanto mengatakan diduga Y memiliki kedekatan dengan Handoko. Antara Handoko dengan Y, diduga juga sudah sering berkomunikasi. “Ya, ada kedekatan (antara Y dan Handoko). Makanya istrinya menghubungi (Y) dengan HP Handoko,” kata Willy saat dihubungi wartawan, Selasa (9/10). n dtc—sn

REKA ULANG: Tersangka Handoko diminta memeragakan aksi pembunuhan terhadap Novi, istrinya saat reka ulang di Desa Gumukrejo, Desa Kebongulo, Musuk, Boyolali, Selasa. n Foto:detik

n Kasus Tewasnya Menwa UMK

Polisi Bakal Panggil Rektor KUDUS – Kasus tewasnya calon Menwa Universitas Muria Kudus (UMK) saat mengikuti Pra Pendidikan Dasar Satuan Resimen Mahasiswa (Pra Diksar Menwa) 923 Gondowingit di jembatan Kali Gelis di Desa Jurang, Kecamatan Gebog, nampaknya bakal berbuntut panjang. Polisi bergerak melakukan penyelidikan guna memastikan apakah ada unsur pidana dalam kejadian tersebut atau tidak. Kapolres Kudus AKBP Agusman Gurning melalui Kasat Reksrim AKP Agus Supriyadi menyatakan saat ini pihaknya telah bergerak dengan memanggil dua orang saksi untuk dimintai keterangan. “Kami sampai saat ini sudah melakukan pemeriksaan terhadap dua saksi. Masing-masing berinisial P dan A. Keduanya sudah kami mintai keterangan,” kata Kasat Reskrim, Selasa (9/10). Ia mengatakan dari hasil sementara dua saksi tersebut, penyebab kematian mahasiswa semester pertama itu tidak ada unsur kekerasan. Hanya saja, pihaknya masih melakukan penye-

lidikan kasus tersebut. “Dari keterangannya mereka tidak melakukan kekerasan,” ungkapnya. Selain melakukan pemeriksaan saksi-saksi, pihak kepolisian juga masih menunggu hasil visum korban. Visum tersebut akan menjadi alat bukti adanya kekerasan atau tidak. “Kami masih menunggu visum. Rencananya kami juga akan memanggil pihak lain, termasuk Rektor UMK,” tukasnya. Disinggung mengenai dugaan adanya faktor kelalaian dalam kasus tewasnya korban, Kasat Reskrim belum mau memastikan. Menurutnya, polisi masih akan mendalami kasus ini

lebih jauh. “Dijerat karena kelalaian atau apa kami masih belum bisa berpendapat. Kasus ini masih penyelidikan,” tandasnya. Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Kukuh Muhammad Isa (18) mahasiswa semester pertama jurusam teknik mesin UMK asal Desa Plangitan Kecamatan Kota, Kabupaten Pati tewas saat mengikuti Pradiksar Resimen Mahasiswa UMK, Jumat (5/10)lalu. Kejadian ini cukup ironis mengingat di tahun 2011, kasus yang sama juga terjadi.Saat itu, seorang mahasiswa bernama Munthoha juga tewas saat mengikuti Pradiksar di Desa Menawan, Kecamatan Gebog. Dari versi universitas, korban sempat pingsan di tengah kegiatan dan sempat dilarikan ke RSI Kudus sekitar pukul 17.00 WIB. Korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Islam (RSI) Sunan Kudus. Korban pun sempat mendapat perawatan di ruang Intensive Care Unit (ICU), sebelum akhirnya menghembuskan nafas terakhir sekitar pukul 22.00 WIB.

n Tinjau Ulang Rektor UMK DR Suparnyo secara tegas membantah korban meninggal dunia akibat kekerasan. Namun demikian, pihaknya siap melakukan evaluasi karena tewasnya calon Menwa dalam Pradiksar telah terjadi untuk kedua kalinya. Sementara, mantan Ketua BEM UMK, Suwoko meminta pihak Rektorat perlu meninjau kembali setiap kegiatan yang memiliki risiko mencelakakan fisik bahkan sampai menyebabkan kematian. Jika memang tetap dilakukan, perlu ada pengawasan yang sangat ketat. Apalagi ini sudah terjadi kali kedua. Suwoko juga menambahkan, kalau perlu Rektorat juga meninjau ulang fungsi semua Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) yang ada. ”Harus dilihat, apakah keberadaan UKM tersebut memiliki fungsi akademis yang bisa meningkatkan kualitas inteleltual, atau, bisa mengembangkan bakat mahasiswa.Kalau tidak ya lebih baik dibekukan saja,” tukasnya. n Tom—sn

Warga dan TNI Bersihkan Sisa Kebakaran 9 Rumah SURUH - Pascakebakaran di Dusun Pojok RT 05 RW II, Desa Dadapayam, Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang ratusan warga dibantu TNI membersihkan sisa-sisa kebakaran di lokasi, Selasa (9/10) siang. Personel TNI yang terlibat baik dari Koramil 08/Suruh Kodim 0714 Salatiga, anggota Polsek Suruh dan warga Dadapayam sekitar lokasi kejadian kebakaran. Tampak pula di lokasi, Dandim 0714/Salatiga diwakili Pasandi Kodim 0714/Salatiga Letda Inf Supriyanto didampingi staf teritorial Kodim 0714/Salatiga dan Kades Dadapayam Joko Cahyono

beserta staf. Selain karya bakti, Kodim 0714 Salatiga juga menyerahkan bantuan kepada korban kebakaran dalam bentuk sembako. “Semoga bantuan ini dapat bermanfaat bagi keluarga korban yang tengah mengalami musibah kebakaran,” ungap Pasandi Kodim 0714/Salatiga Letda Inf Supriyanto didampingi staf teritorial Kodim 0714/Salatiga dan Kades Dadapayam Joko Cahyono. Sementara, sejumlah korban yang tertimpa musibah kebakaran hutan numpang di rumah kerabat dan keluarga terdekat. n rna—sn

KERJA BAKTI: Anggota TNI dan warga saling membantu membersihkan puing kebakaran, kemarin. n Foto: Ernawaty

Pemanggilan Amien Tak Perlu Disikapi Berlebihan JAKARTA - Wakil Ketua Umum Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi - Ma’ruf Amin, Abdul Kadir Karding mengatakan pemanggilan terhadap Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais oleh kepolisian terkait kebohongan Ratna Sarumpaet, tidak perlu disikapi berlebihan oleh kubu Prabowo-Sandi. Apalagi sampai mau mengerahkan massa. ‘’Pemanggilan oleh kepolisian itu kan cuma ingin dimintai keterangan dalam mencari bukti terkait kasus Ratna Sarumpaet, ‘’kata Karding yang juga anggota Komisi III DPR dari FPKB di sela-sela diskusi Forum Legislasi ‘Cegah Selewengkan Dana Bantuan Sulteng: Bagaimana Regulasi dan Pengawasannya?’ bersama Ketua Komisi VIII Ali Taheer Parasong, pengamat politik Siti Zuhro di Media Center DPR, Selasa (9/10). Karenanya menurut wakil

rakyat dari Dapil VI Jawa Tengah ini sebaiknya Amien Rais datang saja dan tidak perlu kuatir kalau memang dia merasa tidak bersalah. ‘’Justru kalau mengerahkan massa menunjukkan akan ketakutan dan bahkan merasa dirinya bersalah. Massa itu akan

menimbulkan kesan ke publik seakan-akan dia bersalah. Padahal pemeriksaan itu biasa saja,” ujar Kaeding Karding menegaskan, semua harus mengikuti aturan dan menyerahkan proses hukum kepada aparat tanpa ada tekanan politik dari siapa pun.

DISKUSI: Anggota Komisi III yang kuga Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf Amin berbicara mengenai pencegahan Selewengkan Dana Bantuan Sulteng : Bagaimana Regulasi dan Pengawasannya?’ di Media Center DPR. n Foto:arya

“Kepolisian tak boleh diintervensi oleh siapa pun, sehingga bisa bekerja profesional,” pungkasnya. Sebelumnya, Ketua Umum PA 212 Slamet Marif akan menggerakkan 500 orang untuk mengawal pemeriksaan Amien Rais. Pengawalan itu karena Amien merupakan Ketua Dewan Penasihat PA 212. Sementara mengenai pencegahan dana bantuan bencana agar tidak diselewengkan, menurut Karding dana bantuan sebaiknya dipusatkan dalam satu titik. Kalau yang dibolehkan oleh Undang-undang taitu BNPB. ‘’Atau orang yang ditunjuk pemerintah misalnya Pak Jusuf Kalla atau Pak Wiranto sebagai Menkopolhukham, ‘’katanya. Selain itu, katanya pemerintah harus punya sistem untuk mendeteksi seluruh pengumpulan dana baik dari maayarakat maupun bantuan dari luar negeri. n aa—sn


Rabu Pon, 10 Oktober 2018

9

24°C 34°C

24°C 33°C

24°C 34°C

24°C 33°C

24°C 34°C

23°C 31°C

Sumber : BMKG Jawa Tengah

n Anggaran Revitalisasi Kota Lama Melonjak jadi Rp 200 Miliar

Paving Diganti Andesit Batu Alam KOTA LAMA- Anggaran pembangunan dan revitalisasi Kota Lama melonjak menjadi Rp200 miliar seiring dengan perubahan penggunaan paving biasa menjadi andesit batu alam. Hal itu disampaikan Ketua Badan Pengelola Kawasan Kota Lama (BPK2L) Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu kepada Wawasan di Kota Lama, Selasa (9/10). Menurutnya, selain susunan dossier yang diajukan ke Unesco, perubahan juga terjadi pada struktur jalan dimana anggaran sebelumnya hanya sekitar Rp156 miliar. “Tapi setelah Kementerian PUPR meninjau lokasi, mereka menginginkan prosentase pemasangan batu andesit 50 persen. Dengan demikian diharap kan akan semakin indah dan menarik,” terangnya. Dijelaskan, pemasangan batu andesit itu dimaksudkan untuk menambah keindahan estetika Kota Lama. Sehingga, nantinya struktur jalan akan KRAPYAK - Sidang perdana pemeriksaan Chesar Aurora Agradipura bin Jalintar Simbolon, mahasiswa salah satu perguruan tinggi swasta yang terjerat kasus narkoba digelar di Pengadilan Negeri Semarang. Mahasiswa Semester VI Fakultas Hukum ini diadili atas dugaan kepemilikan dan pemakaian narkoba jenis sabu dan tembakau gorila. Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Semarang Supinto Priyono dalam dakwaannya menjerat terdakwa Chesar dengan pasal berlapis.

berwarna warni yang juga akan menjadi daya tarik bagi wisatawan. Ita mengaku telah meninjau langsung pemasangan batu andesit tersebut pekan lalu. Selain meninjau, ia juga mengevaluasi proses pemasangan agar tidak asal-asalan. “Pemakaian batu andesit diperuntukan bagi Jalan Letjen Suprapto saja. Sementata untuk area luar di antaranya Jalan Empu Tantular dan Cendrawasih nantinya hanya akan dipasang paving biasa. Kami juga mengundang ahli landscape terkait keindahan Kota Lama. Sehingga tidak perlu bekerja dua kali,” tukasnya.

Mahasiswa Nyabu Dijerat Pasal Berlapis

Bersambung ke hlm 10 kol 3

“Primair pasal 112 ayat (1) UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika. Subsidair 127 ayat (1) huruf a dalam undang-undang yang sama,” jelas jaksa pada sidang kemarin. Sidang perkara nomor 658/Pid.Sus/2018/PN Smg digelar dengan majelis hakim pemeriksa terdiri Bakri sebagai ketua, Bayu Isdiyatmoko dan Efy Suwanto selaku hakim anggota dibantu Panitera

BERDEBU: Revitalisasi Kawasan Kota Lama masih berlangsung seiring perubahan penggunaan paving menjadi batu andesit sehingga kondisi jalan masih berdebu, Selasa (9/10). n Foto: Nurul Wakhid-Ks

Pengganti Tri Susiani. Sesuai dakwaan, pria 22 tahun kelahiran 25 Juni 1996, warga asli Bacang, Pasar Minggu Jakarta Selatan atau domisili di Jagakarsa Jakarta Selatan dinilai bersalah atas kepemilikan narkoba. Bermula saat terdakwa Chesar di Jalan Pusponjolo Barat Kota Semarang pada 13 Juli 2018 lalu mengajak saksi Indra Sanjaya mengurus surat kuliah di Se-

Denok Kenang Galang Dana untuk Donggala KARANGKIDUL - Sedikit meringankan korban gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah, Mal Ciputra Semarang menyelenggarakan event Pray for Palu 2018. Acara ini digelar untuk penggalangan dana yang selanjutnya disumbangkan kepada korban bencana gempa di Palu, Donggala, Sulawesi. Promotion Manager Mal Ciputra Semarang, Catur Agus Joko Widodo, Selasa (9/10) mengata-

kan, acara ini terselenggara atas kerja sama Mal Ciputra Semarang dengan Komunitas Cah Semarang (KCS), Semarang Entertainer Gathering (SEG) dan PMI Kota Semarang. “Penggalangan dana untuk korban bencana di Palu, Donggala dan Sigi. Penggalangan dana oleh Mal Ciputra Semarang dengan lembaBersambung ke hlm 10 kol 3

MENGGALANG DANA: Komunitas Denok Kenang saat membantu menggalang donasi di atas panggung di Atrium Mal Ciputra, Selasa (9/10).n Foto: Unggul Subagyo-Ks

marang. Sesampainya di Semarang, terdakwa menghubungi Mamik (DPO) dan dijanjikan akan diberikan paket narkotika jenis sabu seberat setengah gram. Sabu itu diletakkan di daerah Pusponjolo Barat yang kemudian diambil terdakwa bersama saksi Indra. Saat mengambil sabu-sabu itu, kemudian ada petuga polisi yang melakukan penangkapan.

n Ditemukan Saat dilakukan penggeledahan, di dalam mobil terdakwa ternyata ditemukan barang bukti lain, yakni sejumlah rokok berisi tembakau Gorila. Dari keterangan terdakwa, tembakau gorila itu didapat dari Jakarta, dari seorang teman bernama Billy (DPO). Dari terdakwa, diamankan satu plastic klip kecil berisi shabu dilakban warna hitam, satu plas-

Gelapkan Voucher Belanja, Yuniati Disidang KRAPYAK - Yuniati Kwik binti Indro Istanto (42), warga Jalan Bintoro Raya, Pandean Lamper Kecamatan Gayamsari Kota Semarang diajukan ke persidangan atas dugaan penggelapan belanja voucher. Mantan karyawan PT Hartono Raya Motor itu diajukan ke meja hijau oleh bekas perusahaannya sendiri. Yuniati segera diadili setelah perkaranya dilimpahkan ke pengadilan. “Perkara Yuniati Kwik sudah masuk ke pengadilan. Perkara terdaftar nomor 687/Pid.B/2018/PN Smg. Perkaranya ditangani penuntut umum Darwin Situmeang,” kata Noerma Soejatiningsih, Panitera Muda Pidana pada Pengadilan Negeri (PN) Semarang, Selasa (9/10). Informasi yang dihimpun di pengadilan menyebutkan, saat penyidikan Yuniati tidak ditahan. Dia ditahan kota saat di penuntutan sejak 27 September lalu. Kasus terjadi Juni sampai Desember 2013 lali di kantor PT Hartono Raya Motor Semarang di Jalan Raya Semarang KM 10 turut Kelurahan Tambakaji Kecamatan Ngaliyan Kota Semarang. Bermula, Yuniati Kwik bekerja di PT TRM sejak 22 Agustus 2007

SEBELUMNYA Pencanangan Kampung KB ada di Kelurahan Dadapsari, Semarang Utara, yang diresmikan 2017. Kemudian di Keluarahan Kuningan Semarang utara yang diresmikan pada 2017. Kampung di komplek TPU Bergota, RW V, Kelurahan Randusari, Semarang Selatan juga disiapkan menjadi kampung KB.

Ketua RW 9, Kelurahan Gajahmungkur, Dwiyanto mengatakan, latar belakang pencanangan Kampung KB di wilayah ini, salah satunya banyaknya pasangan usia subur, yakni 307 pasangan. Angka ini lebih tinggi dibandingkan usia lansia, sebanyak 248 orang. Kemudian usia remaja sebanyak 177 orang.

Kamis (11/10)

DHUHUR

n Jalan Tugas dan tanggung jawab yaitu melakukan pengontrolan terhadap semua jalannya transaksi penjualan dan transaksi pengeluaran baik meliputi purchasing dan operasional perusahaan. Serta melaporkan semua kegiatan keuangan tersebut kepada accounting perusahaan yang bergerak di bidang penjualan, servis, spare part mobil merk Mercedes benz. Selama bekerja ia mendapat gaji Rp 11 juta. Kasus terungkap Rabu 27 September 2017 saat pemilik PT Hartono Raya Motor menemukan adanya kwitansi pembelian voucher belanja di Ace Hardware Simpang Lima Semarang Rp 50 juta. Namun voucher belanja tersebut fisiknya tidak ada hanya kwitansinya saja. Pemilik perusahaan lalu meminta saksi Shirley Gunawan mengaudit dan mengecek atas kuitansi pembelian voucher itu. Hasil audit ditemukan voucher belanja senilai Rp 50 juta atas pem-

11.29

Tekan Pertumbuhan Penduduk, Kampung KB Digalakkan Demi menekan angka pertumbuhan penduduk, Pemkot Semarang terus menggalakkan Kampung Keluarga Berencana (KB). Kali ini penggalakan kampung KB ada di RW9, Kelurahan Gajahmungkur, Kecamatan Gajahmungkur.

Rabu, 10 Oktober 2018

sampai 31 Juli 2017 dengan jabatan Manager Finance.

Bersambung ke hlm 10 kol 1

Kemudian, kepadatan penduduk yang sudah tinggi. Saat ini sebanyak 599 kepala keluarga yang tinggal di sana. Apun julah penduduknya mencapai 1.915 orang, terdiri dari 990 laki-laki dan 925 perempuan. Alasan lain, warga ingin fokus pada program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat. ‘’Tidak hanya menekan angka pertumbuhan penduduk, Kampung KB diharapkan bisa memberayakan masyaraBersambung ke hlm 10 kol 3 PENILAIAN: Tim penilai Kampung KB saat mensurvei warga di RW 9, Jalan Tumpang, Kelurahan Gajahmungkur, Kecamatan Gajahmungkur, Selasa (9/10). Foto:SMNetwork-Ks

tic klip warna hitam berisi tembakau yang diduga mengandung narkotika, satu bungkus struk Bank BRI yang berisi tembakau yang diduga mengandung narkotika, satu bungkus rokok Gudang Garam Signature Mild yang berisi 1 (satu) pak cigarette paper merek Smoking dan satu linting rokok tembakau yang mengandung narkotika. “Dari pemeriksan, serbuk yang ditemukan positif sabu-sabu, dan sejumlah lintingan rokok merupakan tembakau gorila yang positif 5-Fluro-ADB & FUBAMB,” kata jaksa. n rdi-Ks

14.31

17.36

18.44

04.03

Sumber: Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Tengah.Ks

Tertarik Dunia Hukum ISTILAH ini mungkin sudah lumrah di masyarakat Indonesia saat ini bahwa Hukum timpang sebelah atau dalam tanda kutip “Tajam ke bawah dan Tumpul ke atas”. Maksud dari istilah tersebut adalah salah satu sindiran nyata bahwa keadilan di negeri ini lebih tajam menghukum masyarakat kelas menengah. Coba bandingkan dengan para koruptor yang notabene adalah para pejabat kelas ekonomi atas dengan pencuri kelas teri. Pandangan itu yang perlahan harus dibenahi. Salah satu upaya itu dilakukan oleh Lengkao Artha Ully, wanita 28 tahun. Dari awalnya bertugas mengawasi para hakim yang nakal. Kini wanita yang lolos menjadi calon hakim akan berbalik diawasi. Dunia hukum diawali Artha, panggilan akrabnya sejak dirinya kuliah S1 Hukum di Universitas Bengkulu. Bersama sang adik, anak pertama dari 4 bersaudara ini kemudian melanjutkan S2 di Universitas Diponegoro. Akhir 2017 lalu, sebelumnya, Artha merupakan salah satu Asisten Penghubung Komisi Yudisial Republik Indonesia wilayah Jawa Tengah. Namun sejak dinyatakan lolos seleksi calon hakim, dia mengundurkan diri dan kini tengah mengikuti pendidikan. Perempuan kelahiran Bengkulu, 28 Januari ini sudah bekerja di KY selama 4 tahun. Sebelumnya, ia pernah menjadi dosen tidak tetap di beberapa Universitas di Bengkulu selama setahun usai lulus S2. Kepada wartawan belum lama ini, Artha mengaku awalnya ingin

Foto: Sunardi

Bersambung ke hlm 10 kol 3


10 SIMPANGLIMA Gala Dinner Peserta Goesmart AKAN digelar Gala Dinner Pemerintah Kota Semarang dengan peserta Goesmart 2018, Rabu (10/10) pukul 18 30 WIB di Ruang Lokakrida Lt. VIII Gd. Moch. Ichsan. n rdi-Ks

Sosialisasi Perda Reklame ACARA Sosialisasi Peraturan Daerah Kota Semarang No. 6 Tahun 2017 tentang Reklame, Kamis (11/10) pukul 09.00 WIB di Ruang Rapat Kantor Dinas Kominfo Kota Semarang. n rdi-Ks

Reuni Akbar SMP 15 Semarang SMP 15 Semarang akan mengadakan reuni akbar untuk angkatan 1985-2012, Minggu (14/10), pukul 09.00. Acara diselenggarakan di SMP 15 Semarang, Jalan Supriyadi Semarang. Kegiatan dimeriahkan bazar, pameran, aksi peduli, dan sebagainya. Informasi selengkapnya hubungi Yayuk 024-6720455, 081398422840 dan Dwi 082136091018.n rdi-Ks

Bagi pembaca di Kota Semarang yang akan mengadakan kegiatan di sekitar lingkungan maupun organisasi, bisa mengirimkan agenda kegiatan tersebut melalui email: simpanglima@koran wawasan.com. (Red)

SEMARANG HARI INI

Rabu Pon, 10 Oktober 2018

n Pejabat TNI-Polri Nonbar Film Sultan Agung

Kekompakan Sangat Diperlukan SEKAYU- Pejabat utama jajaran Kodam IV/Diponegoro dan Polda Jateng beserta Persit dan Ibu Bhayangkari menggelar Nonton Bersama (Nobar) Film Sultan Agung The Untold Story di Cinema XXI Paragon Jalan Pemuda No. 119 Semarang, Selasa (9/10). Acara yang dipersembahkan dalam rangka memperingati HUT ke 73 TNI dan HUT ke 68 Kodam IV/Diponegoro ini, dihadiri oleh Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Wuryanto, Kapolda Jateng Irjen Pol Condro Kirono, Produser Film Hj DR BRA Mooryati Soedibyo, Kakanwil BRI Fidri Arnaldy, perwakilan keluarga keturunan Sultan Agung , ibu-ibu Persit dan para wartawan. Film berdurasi dua jam lebih ini menggambarkan perjuangan Raja Mataram Sultan Agung yang tidak ingin ditindas oleh penjajah Belada. Namun dalam perjuangan beliau, ternyata tidak didukung oleh beberapa kelompok. Terdapat kelompok kecil yang berseberangan dan menghianati raja serta memanfaatkan keadaan tersebut untuk memenuhi kepentingan pribadinya. Mereka berusaha merusak strategi Sang Raja dengan menjadi mata-mata

MENYAMPAIKAN: Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Wuryanto dan Kapolda Jateng Irjen Pol Condro Kirono, Produser Film Hj. DR BRA Mooryati Soedibyo menyampaikan makna pesan di dalam film Sultan Agung The Untold Story, kemarin. n Foto: Shodiqin-Ks para generasi muda banyak yang Belanda, sehingga perjuangan katanya. Menurutnya, bahwa perjuang- menonton film ini dihadapkan beliau banyak menelan banyak an zaman dahulu dan perjuangan dengan era kekinian itu luar korban jiwa. Usai Nobar, Pangdam IV/Di- zaman sekarang adalah sama. biasa. Selain perjuangan melawan ponegoro menyampaikan, bahwa Ada kelompok-kelompok terten- ancaman dari luar, ternyata diKodam dan Polda sudah tu yang mendukung dan ada pula dalam sendiri perlu adanya sobeberapa kali menggelar acara kelompok yang menghianati pe- liditas, “sangat diperlukan”, nonton bersama, karena Kodam merintah hanya untuk kepen- imbuhnya. Dan apa yang dilakukan Kodan Polda memang sudah sangat tingan sendiri dengan cara meng hambat perjuangan yang telah dam dam Polda adalah untuk solid dan kompak. memberikan gambaran bahwa direncanakan. Pelajaran “Disini menunjukkan bahwa TNI-Polri di Jawa Tengah sangat “Sepertihalnya film yang baru kita saksikan, dari sana banyak kedalam, soiliditas, kekompakan solid. Dan soliditas ini juga harus pelajaran yang dapat kita ambil. dan kerja sama sangat diperlukan dilakukan oleh semua komponen Selain semangat patriotisme, dalam mencapai sebuah keme- masyarakat, bukan hanya TNI dan Polri saja. n nasionalisme dan kejuangan yang nangan”, tegas Pangdam. M13-Ks Apabila masyarakat terutama ditunjukkan oleh Sultan Agung,”

DPRD Keberatan Pasar Ikan Hias Dipindah Dosen Unnes Siap Mengajar di Arab Saudi SEKARAN – Dosen Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Unnes Hasan Busri SPDI MSI, melalui program Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA), akan mengajar di Jeddah – Madinah Arab Saudi. Selama tiga bulan, sejak 10 Oktober – 10 Desember 2018, dirinya akan mengajar bahasa Indonesia bagi penutur asing yang berada di wilayah tersebut, yang kurang fasih berbahasa Indonesia. “BIPA merupakan program pembelajaran keterampilan berbahasa Indonesia termasuk berbicara, menulis, membaca, dan mendengarkan bagi penutur asing,” paparnya. Sementara, Wakil Rektor I Prof Rustono menjelaskan, kegiatan ini merupakan Implementasi kerja sama antara Unnes dengan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah, melalui program Guest Lecture Mobility 2017 lalu. “Dalam perjanjian kerja sama itu diantaranya menyebutkan bahwa KJRI memerlukan tenaga dosen, untuk mengajar BIPA untuk warga Indonesia yang berada di Jeddah dan Madinah yang kurang fasih berbahasa Indonesia,” paparnya. n Umum Ketidak fasihan berbahasa Indonesia ini umumnya dialami oleh warga Indonesia, yang dilahirkan dan menetap di luar negeri, atau bahasa Indonesia tidak menjadi bahasa pengantar dalam keseharian. Prof Rustono berharap, dengan terselenggaranya program BIPA ini warga Indonesia yang berada di Jeddah dan Madinah, bisa meningkatkan kefasihan berbahasa Indonesia. n Rix-Ks

BALAIKOTA - DPRD Kota Semarang minta agar Pasar Ikan Hias di Jalan Kenari Purwodinatan Semarang Tengah jangan dipindah. ‘’Jika ada penggusuran PKL pasti rakyat kecil yang menjadi korban. Tapi bila memang, pedagang kecil harus dipindah jangan sampai menyengsarakan. Justru harus didukung sarana prasarana yang mendukung,’’ tegas Ketua Komisi B DPRD Kota Semarang, Agus Riyanto Slamet usai menerima perwakilan pedagang ikan hias, Selasa (9/10). Ia mengatakan, pedagang ikan hias Jalan Kenari sudah menjadi ikon masyarakat Kota Semarang. Apalagi, di lokasi tersebut dekat dengan area Pasar Johar. Dia mengaku semasa kecil juga pernah berjualan ikan hias. Pasar

ikan hias Jalan Kenari tersebut menjadi jujugannya untuk mengisi stok dagangannya. ‘’Kan daerah tempat tersebut dekat dengan Pasar Johar, apalagi nanti kalau Pasar Johar selesai dibangun pasti tambah ramai. Saat ini di area tersebut hanya dilakukan perbaikan drainase saja, termasuk dalam revitalisasi Kota Lama,’’ imbuhnya. Dia mendorong jika benarbenar area pasar ikan hias menjadi tempat jualan pedagang lagi maka harus serius dilakukan penataan. Seperti dibangunkan selter yang beragam sehingga lebih tertata rapi dan memiliki daya tarik. Ketua Paguyuban Pedagang Ikan Hias, Chafidin meminta agae sebelum ditemukam solusi tidak dilakukan relokasi. Pihaknya

bersedia direlokasi namun nantinya tetap bisa kembali ke lokasi tersebut. n Bersedia ‘’Jika pun disuruh pindah selama proses revitalisasi tersebut kami bersedia. Tapi dengan catatan harus jelas dulu, jangan abu-abu seperti ini. Tapi setelah jadi kami minta bisa berjualan di lokasi semula,’’ ungkap Chafidin. Dia menerangkan ada sekitar 50 pedagang yang berjualan di lokasi tersebut sejak 1991. Setiap harinya para pedagang tersebut membayar retribusi Rp 4 000. Menurutnya seharusnya lokasi yang ditempati pedagang saat ini merupakan daerah perdagangan. Apalagi dekat dengan Pasar Johar yang sedanf dibangun kembali.

‘’Kami berharap pemerintah memperhatikan pasar ikan hias ini, kami pun siap jika diminta membangun shelter secara swadaya. Sebab, pasar ini sudah terkenal dan bisa melengkapi Kota Lama dan Pasar Johar,’’ujarnya Sekretaris Komisi B DPRD Kota Semarang, Syahrul Qirom mendukung revitalisasi Kota Lama. Tapi pihaknya meminta agar pemerintah memperhatikan para pedagang ikan hias tersebut yang memiliki karakter beda dengan pedagang lainnya. ‘’Kami mendukung revitalisasi Kota Lama tapi jangan sampai mendzholimi pedagang. Pedagang ikan hias itu bisa jadi destinasi wisata juga di Kota Lama, apalagi selama ini lokasi tersebut sudah terkenal,’’ tandasnya. n bgy-Ks

Tertarik......

sangat menarik karena menelisik segala sisi. Seperti sosial, sejarah, dan efek untuk masyarakat. “Selain itu, yang menarik lagi adalah agaimana hukum itu lahir, bagaimana prosesnya, bagaimana efeknya, jadi itulah yang menarik,” lanjutnya. Kini Artha mengaku terus fokus di dunia hukum. Focus dan cintaannya itu membuahkan hasil. Menurut Artha dalam

kehidupan sehari-hari kita sering menemui perkara-perkara kecil tapi dianggap besar dan terus dipermasalahkan yang sebenarnya bisa di selesaikan dengan sikap kekeluargaan, namun berlangsung dengan persidangan yang tidak masuk akal. Sementara, di luar masih banyak koruptor yang berkeliaran dengan senang dan santainya menikmati uang rakyat yang acap kali disalah gunakan untuk hal yang bersifat pribadi,

bukannya untuk menyejahterakan rakyat, namun malah digunakan untuk hal-hal yang membuat seseorang itu menderita. “Penegakan hukum berbagai kasus harus berkeadilan dan tidak boleh mengingkari rasa keadilan yang menyengsarakan masyarakat. Diskriminasi hukum kerap dipertontonkan aparat penegak hukum,” kata dia.n rdi-Ks

kalau umurnya terlalu muda dan banyak anak, repot ngurusnya, resikonya juga tinggi,” ujarnya.

dan bina yg lain. ‘’Hal ini yang nanti akan digarap oleh teman-teman Dinas Pengendalian Penduduk dan KB (Disdaldukkb), untuk mengembangkan dan meningkatkan masyarakat menuju kesejahteraan,” jelas Hamdani yang juga Sekretaris Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Semarang. Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan KB (Disdaldukkb) Kota Semarang, Edi Riyanto pernah mengatakan, capaian KB baru masih

rendah, yakni 14.123 atau 50 persen dari target peserta KB Baru domisili. Adapun Peserta KB sejumlah 197.955 (76,33%) dari jumlah Pasangan Usia Subur (PUS) sebanyak 259.315. ‘’Di Semarang jumlah penduduknya 1.604.419. Laju Pertumbuhan Penduduk 0,57 %, dan Angka Kelahiran Total 2,01 pertahun. Pengendalian penduduk melalui program Kependudukan KB dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) masih perlu ditingkatkan,’’ tuturnya. n SMNewtwork-Ks

n Bencana “Semua donasi yang terkum-

pul sejak Sabtu, lalu, sam pai Selasa (9/10) akan lang sung kami hitung dan selanjutnya, diserahkan untuk korban bencana di Sulteng melalui lembaga Aksi Cepat Tanggap (ACT)”, ujar Catur Agus Joko Widodo. Dikatakan, bagi Mal Ciputra, kegiatan sosial Mal Ci putra seje nis ini, bukan kali pertama dila kukan. Sebelum nya, Mal Ciputra juga meng ga lang aksi

kemanu siaan untuk korban bencana tsu nami Aceh, gempa Padang dan erupsi Merapi. Event charity ini dikemas dalam aksi panggung. Seperti musik performan oleh para artis Semarang, puisi oleh Bengkel Puisi Taman Maluku, sulap oleh Invisible Magic, fashion show Denok Kenang dan Jazz In The Mall oleh Komunitas Jazz Ngisoringin.n bgy-Ks

Site Operational Manager PT Abipraya Dimas Yudha Pradipta mengatakan, pekerjaan molor karena adanya desain yang berubah termasuk pergantian material paving dengan batu adesit. “Saat ini juga dalam proses pengerjaan saluran, ducting dan pemasangan paving dan batu andesit serta pemancangan tiang pancang di Berok dan Bubakan,”

ujarnya. Dimas menerangkan, dengan adanya perubahan desain itu berpengaruh terhadap jadwal penyelesaian proyek. Untuk itu, pihaknya sedang mengupayakan permohonan perpanjangan waktu. Pasalnya, jika tetap memakai kontrak waktu sebelumnya yaitu sampai Desember 2018, maka pekerjaan tidak akan selesai.

“Kami juga melakukan pecepatan revitalisasi, apalagi sebentar lagi memasuki musim penghujan. Tapi semua saluran sudah kita selesaikan dan langsung dialirkan ke Kali Semarang. Untuk selesainya proyek ini dipastikan mundur karena adanya perubahan desain itu, sebelumnya Desember 2018 sudah harus selesai,” imbuhnya. n hid-Ks

(Sambungan hlm 9) menjadi seorang Diplomat. Keinginannya kandas, karena ia gagal dalam Test of English as Foreign Laguage (TOEFL). Ia lalu menjadi Asisten di Komisi Yudisial Jateng. “Saya kira bahasa inggris saya sudah baik, tapi ternyata belum memenuhi standar,” kata Artha. Bagi Artha, dunia hukum

Tekan...(Sambungan hlm 9) kat. Bisa menggali potensi yang ada di kampung ini,’’ ujar Dwiyanto, saat acara penilaian dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Semarang, Selasa (9/10). Warga RW 9, Ika Susanti (35) mendukung adanya program KB. Saat ini, dia sudah memiliki dua anak dan tidak mau tambah lagi. “Saya cukup punya dua anak dan sekarang ikut program KB. Nanti MELEPAS : Wakil Rektor I Prof Rustono beserta jajaran saat melepas dosen FBS Hasan Busri SPDI MSI, untuk mengajar bahasa Indonesia ke Arab Saudi di Rektorat Kampus Sekaran Gunungpati, kemarin. n Foto Arixc Ardana-Ks

Gelapkan....... (Sambungan hlm 9) belian di Ace Hardware Simpang Lima Semarang. Atas voucher belanja yang dibeli senilai Rp 50 juta itu, ditemukan voucher belanja senilai Rp 17,1 juta untuk kebutuhan kantor, voucher Rp 1,5 juta yang diberikan pelaku ke tig karyawan bernama Burhanis, Yoganes Joko dan Sugiarto. Voucher Rp 3 juta yang diberika ke tiga customer. Ditemukan pula beberapa barang yang dibeli pelaku menggunakan voucher belanja dan diklaimkan lagi ke PT Hartono Raya Motor. Atas klaim tersebut telah dibayarkan kepada pelaku. Dari audit tersebut PT Hartono Raya Motor mengaku dirugikan Rp 33,5 juta akibat penggunaan voucher belanja yanv tidak dilaporkan ke perusahaan itu. “Perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 374 KUHP jo. Pasal 64 ayat (1) KUHP,” sebut Darwin SM Situmeang.n rdi-Ks

Denok.... (Sambungan hlm 9) ga terkait tersebut dilakukan sejak Sabtu (6/10),” katanya menjelaskan. Teknis penggalangan dana, kata Catur, saat event dilakukan dengan tiga cara. Pertama, pengunjung dapat mengisi kotak donasi yang diletakkan di lantai dasar. Kedua, pengunjung dapat mengisi kotak donasi yang diedarkan oleh Denok Kenang

Paving...(Sambungan hlm 9) n Percepatan Saat ini, proses revitalisasi Kota Lama sedang dalam percepatan akibat adanya keterlambatan yang disebabkan perubahan desain. Berdasarkan data hingga September lalu, progres pekerjaan telah mencapai 35 persen.

n Gerakkan Masyarakat Adapun Ketua Tim Penilai Kampung KB Kota Semarang, Hamdi, mengatakan, kampung KB perlu dikomandani Ketua RW, Lurah dan Camat untuk menggerakan masyarakatnya sehingga ada kelompok-kelompok bina. Ada bina keluarga, bina balita, bina remaja, bina lansia Semarang. “Cara terakhir, Mal Ciputra membidik komunitas,” tambahnya. Sejumlah komunitas mengumpulkan donasi dari para anggotanya, dan selanjutnya diberikan saat event. Di antaranya komunitas Innova Jateng, Mercy, Go Splits yang merupakan paguyuban pengemudi ojek online Gojek.


11

Rabu Pon, 10 Oktober 2018

■ Terjadi di Kota Semarang

Fenomena Hari Tanpa Bayangan KALIBANTENG - Fenomena menarik terjadi di Kota Semarang dan sekitarnya yakni Hari Tanpa Bayangan. Fenomena ini terjadi di Bulan Oktober pada Kamis (11/10) hari ini tepatnya pukul 11.25 WIB. Kepala Seksi Data dan Informasi Stasiun Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Semarang, Iis Widya Harmoko kepada Wawasan, kemarin, mengatakan fenomena ini terjadi akibat posisi matahari tegak lurus di sekitar Pulau Jawa. Menurutnya, Foto: Dok fenomena siang Iis Widya Harmoko tanpa bayangan terjadi setahun dua kali pada bulan Februari dan Oktober. “Hal yang sama juga terjadi di beberapa kota di Jawa, beda menit dan jam. Untuk Kota Semarang tepat pukul 11.25 Wib,” jelas Iis. Dia menjelaskan fenomena siang hari tanpa bayangan akan terjadi dalam durasi waktu sekitar 1-5 menit. Saat fenomena terjadi, bayangan diri manusia bila berdiri di bawah matahari tidak akan tampak akibat posisi matahari yang tegak lurus. “Kalau penasaran bisa dirasakan sendiri,” ujarnya. Ia menghimbau masyarakat tidak usah khawatir dengan adanya fenomena siang hari tanpa bayangan ini. Hal ini merupakan fenomena biasa yang terjadi. ■ Panas

Hanya saja, lanjut dia, pada bulan Oktober ini cuaca panas mencapai puncaknya di Kota Semarang. Rata-rata suhu pada siang hari bisa mencapai 35,9 derajat celcius. “Panas akan turun pada awal November. Kami menyarankan agar banyak minum air putih dan waspada bahaya kebakaran seperti tidak membakar sampah secara sembrono dan membuat puntung rokok sembarangan,” jelasnya. Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Lembaga Penerangan dan Antariksa Nasional (Lapan) Jasyanto mengatakan fenomena siang hari tanpa bayangan disebut hari Nirbayangan. Peristiwa ini terjadi karena bumi beredar mengitari matahari pada jarak 150 juta kilometer dengan periode sekitar 365 hari. Menurutnya, garis edar bumi berbentuk agak lonjong, sehingga Bumi kadang bergerak lebih cepat dan kadang bergerak lebih lambat. Fenomena alam yang terjadi setahun dua kali ini akan mengitari Indonesia pada bulan MaretApril dan September-Oktober. ■ M13-Ks

KERJA SAMA: Walikota Hendrar Prihadi menyaksikan penandatanganan naskah kerja sama, kemarin.■ Foto: Nurul Wakhid-Ks

Pasokan Air PDAM Semarang Bertambah BALAIKOTA- Persoalan pasokan air bersih di Kota Semarang akan segera terpenuhi seiring dengan kerjasama Pemkot Semarang dengan konsorisum penyedia air bersih. Hal itu disampaikan Kabag Humas Pemkot Semarang Wing Wiyarso kepada Wawasan melalui rilis, kemarin. Menurutnya, solusi telah dicapai seiring penandatanganan Head Of Agreement (HOA) dengan Badan Usaha Sistem Penyediaan Air Minum Semarang Barat di Bali. “Kerjasama tersebut dilakukan untuk merealisasikan project Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Semarang Barat yang mulai dibangun pada tahun 2019, dan ditargetkan mulai beroperasi pada tahun 2021. Nantinya SPAM Semarang Barat akan memproduksi air bersih yang diperuntukkan bagi masyarakat di Kecamatan Semarang Barat,

Ngaliyan, dan Tugu,” terangnya. Dijelaskan, dengan kapasitas produksi air bersih sebanyak 1.000 liter per detik, SPAM Semarang Barat berpotensi untuk dapat mengaliri air bersih kepada lebih dari 70.000 KK di 3 kecamatan tersebut. Adapun hingga tahun 2017 tercatat jumlah KK yang ada di 3 kecamatan tersebut adalah sekitar 102.000 KK, sedangkan yang telah menjadi pelanggan PDAM Tirta Moedal Kota Semarang adalah sebanyak 32.000 KK. Walikota Semarang Hendrar Prihadi optimis, SPAM Semarang Barat dapat mencapai target 100% akses air bersih di wilayah tersebut. Ia mengaku lega dan bersyukur atas tercapainya kesepakatan pembangunan SPAM Semarang Barat tersebut. ■ Terlaksana

“Syukur Alhamdulillah penan-

datanganan kerja sama ini akhirnya terlaksana. Kerjasama ini penting mengingat pemenuhan air bersih juga menjadi salah satu fokus Pemerintah Kota Semarang saat ini dalam menyejahterakan masyarakat. Selain itu terbangunnya SPAM Semarang Barat juga menjadi salah upaya penting bagi Pemerintah Kota Semarang untuk mengendalikan penggunaan air bawah tanah di Kota Semarang,” tukasnya. Adapun eksploitasi air bawah tanah di Kota Semarang memang menjadi salah satu fokus Hendi dalam memipimpin Kota Semarang. Pasalnya dalam penanganan rob dan banjir di Kota Semarang, dirinya juga menghadapi tantangan penurunan muka tanah 4-10 cm setiap tahunnya akibat dari penggunaan air bawah tanah oleh masyarakat secara masif di Kota Semarang.

“SPAM Semarang Barat ini akan memanfaatkan air baku dari Waduk Jatibarang untuk menyuplai air bersih kepada masyarakat. Jadi salah satu semangatnya juga adalah menekan penggunaan air bawah tanah dengan mengelola air permukaan semaksimal mungkin”, tegas Hendi. Terkait pembangunan SPAM Semarang Barat sendiri akan dikerjakan oleh PT Air Semarang Barat, sebuah perusahaan konsorsium yang dibentuk oleh PT Aetra Air Jakarta dan PT. Medco Infrastruktur Indonesia. Project pembangunan tersebut akan dilakukan dengan skema bangunguna- serah dengan menelan biaya sebesar 458 milyar, dan akan dikerjakan dalam jangka waktu kerja sama selama 2 tahun untuk masa pembangunan dan 25 tahun untuk masa pengoperasian.■ hid-Ks

Usai Transaksi, Pecandu Sabu Dibekuk GENUK - Pengguna sabusabu Andika Wibowo (33), warga Gabahan, Semarang Tengah ditangkap Uni Reserse Kriminal Polsek Genuk usai melakukan transaksi dengan pengedar barang terlarang tersebut di depan rumah di Bangetmulyo Raya I, Bangetayu Wetan, Genuk, kemarin. TUNJUKKAN BUKTI : Pengguna sabu-sabu Andika Wibowo (33), menunjukkan barang bukti saat gelar perkara di Mapolsek Genuk, Selasa (9/10) siang.■ Foto: SMNetwork-Ks

Dalam penindakan tersebut petugas menyita barang bukti berupa sabu-sabu seberat 1 gram dan alat isap. Kapolsek Genuk Kompol Zaenul Arifin mengatakan, penangkapan terhadap residivis kasus pencurian tersebut bermula saat pihaknya yang menggelar patroli rutin curiga dengan gerakgerik Andika yang bolak balik melintas di lokasi tersebut dengan mengendarai sepeda motor Yamaha Vega H-2114-CA. “Anggota curiga karena ada pengendara motor yang bolak balik melintas di depan rumah tersebut,” ungkap Za-

enul, Selasa (9/10) siang. Dari kecurigaan tersebut, lanjutb dia, pihaknya kemudian mengamati gerak-gerik Andika. Hingga saat pengendara sepeda motor tersebut mengambil sesuatu di pot bunga di depan rumah tersebut pihaknya langsung melakukan penangkapan. ■ Dipegang

“Kami sergap dan ternyata bungkusan yang dipegangnya itu adalah sabu-sabu seberat 1 gram. Saat digeledah lebih lanjut kami menemukan bong atau alat isapnya,” ujarnya. Zaenul

membeberkan, awalnya pengguna tersebut sempat menggelak kalau itu bukan barang terlarang mililknya. Namun pihaknya berusaha mencari bukti kalau itu memang sabu-sabu miliknya. Hingga petugas menemukan kamera CCTV di sekitar lokasi tersebut. “Kami meminta izin kepada warga yang memiliki CCTV tersebut untuk melihatnya,” jelasnya. Dalam rekaman tersebut, lanjut dia, terlihat jelas wajah Andika dan satu orang pengedar yang sedang melakukan transaksi barang terlarang tersebut.■ SMNetwork-Ks


KEDU - BANYUMAS Pemkot Bantu Air Bersih untuk Grabag MAGELANG- Pemerintah Kota Magelang memberikan bantuan air bersih bagi masyarakat Dusun Wanteyan,Desa Lebak, Kecamatan Grabag, Kabupaten Magelang yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih dalam dua bulan terakhir. “Bantuan air ini merupakan wujud kepedulian Pemerintah Kota Magelang terhadap masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan masyarakat setempat,” kata Wakil Walikota Magelang Windarti Agustina, Selasa (9/10). Windarti mengatakan, pemberian bantuan air bersih tersebut dilaksanakan secara spontanitas. Kebetulan PDAM Kota Magelang memiliki persediaan air sehingga dapat segera didistribusikan ke warga yang membutuhkan. Pada kesempatan itu, Pemkot Magelang menyalurkan bantuan air bersih sebanyak dua tangki dan masing-masing armada tangki berisi 5000 liter air.■ ias-Tj

CLC Gelar Donasinema untuk Gempa Palu PURBALINGGA- Pegiat film yang tergabung dalam Cinema Lovers Community (CLC) Purbalingga bersama beberapa komunitas beragam latar, seperti Info Cegatan Purbalingga (ICP), Gusdurian Purbalingga, Purbalingga Masa Kini (Braling), Komunitas Pecinta Ebeg Purbalingga (Cope’e), dan Bela-Beli Purbalingga berencana menggelar Donasinema pada Sabtu (13/10) pukul 19.30 WIB, di Alun-alun Purbalingga. “Donasinema dengan (tagar) #PaluKuat merupakan program penggalangan dana bagi korban tsunami Palu dan Donggala dengan cara memutar film-film pendek karya pembuat film asal Palu,” kata Direktur CLC Purbalingga, Bowo Leksono, Selasa (9/10). Sejak program yang diinisiasi Sinekoci dan Sudut Pandang ini dibuka pada 3 Oktober 2018 lalu, sedikitnya ada 25 komunitas film se-Indonesia yang menggelar nonton film dari Palu sekaligus berdonasi untuk Palu. Batas donasi tahap I ini hingga 20 Oktober 2018. Bowo Leksono mengatakan, Donasinema ini merupakan wujud solidaritas komunitas film seluruh Indonesia dengan menggandeng komunitas lain di masing-masing kota. “Seperti halnya Purbalingga, Palu merupakan salah satu kota, yang komunitas filmnya aktif dalam berkarya,” jelasnya. Ada 12 film pendek, dari fiksi, dokumenter, dan animasi yang akan diputar, antara lain Cermin sutradara Sarah Adilah, Anganku Tinggi ke Bawah sutradara Charles Edward, Umar dan Amir sutradara Ancha Latief, Wrong Day sutradara Yusuf Radjamuda. Seluruh donasi akan diberikan prioritas kepada filmmaker yang menjadi korban (rumah hancur, cedera dsb), keluarga filmmaker, korban anak-anak Sikola Pomore di Sirenja Donggala dan sisanya disalurkan ke Posko Forum Sudut Pandang yang akan menyediakan bantuan sandang dan pangan kepada korban masyarakat kota Palu yang belum tersalurkan bala bantuan.■ ST-Tj

Rabu Pon, 10 Oktober 2018

Tak Rekam Data EKTP, Database akan Dinonaktifkan MAGELANG- Warga yang masuk usia kategori wajib memiliki KTP (Kartu Tanda Penduduk) diminta segera melakukan rekam data ke Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil). Pemerintah akan memberikan sanksi tegas bagi mereka tak melakukan rekam data hingga batas akhir 31 Desember 2018. Database kependudukannya akan dinonaktifkan. Dampak dari sanksi tersebut adalah semua akses ditutup. Misal, akses perbankan, pengurusan pertanahan, pengurusan kartu hape, haji atau umrah, pembuatan SIM, perizinan, BPJS. “Dasar aturannya, hasil Rapat Koordinasi Nasional Kependudukan II di Semarang 12-14

September 2018 lalu,” kata Pardi Sriono, Kepala Disdukcapil Kabupaten Magelang, Selasa (9/10) kemarin. Disebutkan pula, rencana penonaktifan data base kependudukan bagi warga usia dewasa yang mengabaikan pentingnya rekam data, segera diumumkan hingga ke pelosok desa melalui kecamatan. Saat ini administrasinya masih dalam proses. Meski demikian, Disdukcapil Kabupaten Magelang berusaha aktif jemput bola dalam proses

melakukan perekaman data ke desa-desa. Tujuannya, untuk meminimalisasi jumlah warga wajib KTP yang dinonaktifkan data base kependudukannya. ■ Masih Banyak Pardi mengemukakan, jumlah remaja yang melakukan rekam data, lumayan banyak. Padahal mereka baru akan berusia 17 tahun saat Pemilu 2019 nanti. Mereka yang telah perekaman data akan mendapatkan Suket (surat keterangan) Perekaman. “Suket Perekaman tersebut hendaknya dibawa saat akan menggunakan hak suaranya di TPS (Tempat Pemungutan Suara) pada Pemilu 2019. Di TPS petugas akan memberi yang bersangkutan Suket Biodata,” katanya.

Bagi yang belum melakukan perekaman data, bagi warga yang nasuk golongan usia ini, diperbolehkan menggunakan hak suaranya saat pemilu. Koordinasi dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Magelang berlangsung intensif. Pihak Disdukcapil telah menyerahkan data sekitar 37 ribu remaja yang akan berusia 17 tahun sebelum Pemilu 2019. “KPU menetapkan mereka masuk DPT (Daftar Pemilih Tetap) termasuk lokasi TPS-nya,” ujar Pardi Sriono. Pasca perekaman data, lanjut dia? memerlukan waktu untuk proses penunggalan, agar tak terjadi duplikasi data. Setelah itu bisa dilakukan cetak KTP elektroniknya.■ TB-Tj

Owabong Bangun 22 Rumah untuk Korban Gempa PURBALINGGA- Tim kemanusiaan Perusahaan Daerah (PD) Objek Wisata Air Bojongsari (Owabong) Purbalingga untuk korban gempa Palu dan Donggala, berada di lokasi bencana. Mereka memberikan bantuan dan membantu para korban bencana. Selain bahan makanan, bantuan yang mendesak dibutuhkan berupa rumah singgah sementara. “Kami membuatkan rumah tinggal sementara untuk korban gempa di Palu. Rumahnya sederhana, setiap rumah Rp 5 juta yang diisi satu keluarga. Setidaknya kami akan membangun 22 rumah,” kata Direktur PD Owabong, Drs Hartono, Selasa (9/10). Hartono berangkat bersama tiga relawan lainnya dari Owabong. Mereka bergabung dengan relawan lainnya di Kota Palu. Ketika di Palu, pihaknya juga bertemu dengan Tim SAR Purbalingga yang menjadi relawan. Menurut Hartono, pihaknya membuatkan rumah tinggal sementara karena hampir sebagian besar bantuan yang datang

SERAHKAN BANTUAN : Direktur Owabong Hartono menyerahkan bantuan kepada perwakilan relawan untuk korban gempa di Palu.■ Foto : Dok berupa bahan makanan dan minuman. “Karena belum banyak yang memikirkan tempat tinggal, maka kami membuatkan rumah tinggal sementara,” kata Hartono. Diungkapkan Hartono, hampir 50 persen warga Kota Palu

sudah keluar kota untuk mengungsi. Yang banyak di kota hanya relawan. Banyak rumah kosong ditinggal pemiliknya. Sampai sekarang, anak-anak juga belum ada yang sekolah. “Sampai saat ini hanya ada 1-2

warung, sehingga sangat sulit cari makanan di luar. Makanan hanya ada di dapur umum posko bantuan. Untuk toko swalayan juga sudah tidak ada yang buka, kecuali Transmart, semunya sudah dijarah,” imbuhnya. ■ ST-Tj


Rabu Pon, 10 Oktober 2018

13

PANTURA TIMUR

■ Gebyar GBK dan Pesona Wisata Demak

Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik DEMAK - Ibarat ungkapan, sekali merengkuh dayung dua tiga pula terlampaui. Begitu pun Pemkab Demak menggelar ‘Gebyar Gelar Budaya Kerja dan Pesona Wisata Kabupaten Demak’. Tak hanya meningkatkan kualitas kinerja ASN dalam pelayanan publik, namun sekaligus semakin memopulerkan Kota Wali sebagai kabupaten sejuta pesona wisata di tingkat nasional. Bupati HM Natsir menyampaikan, reformasi birokrasi pada dasarnya untuk menciptakan birokrasi pemerintah yang profesional dan berintegritas tinggi. Ketika ASN sudah memahami dan membudayakannya pada kinerja keseharian, maka optimistis bakal terwujud pelayanan publik yang murah, cepat, efektif, efisien dan transparan. Sehubungan itu Pemkab Demak mengagendakan kegiatan berskala nasional, Gebyar Gelar Budaya Kerja (GBK) yang dirangkai dengan promosi wisata unggulan Kabupaten Demak. “Selain dimaksudkan meningkatkan kinerja profesional,

akuntabelitas serta integritas ASN di masing-masing OPD, dimaksudkan juga sebagai implementasi Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 39/2012 tentang Pedoman Pengembangan Budaya Kerja.,” kata bupati, di sela persiapan Gebyar GBK, Selasa (9/10). Di sisi lain, Sekda dr H Singgih Setyono MMR menuturkan, kegiatan yang dipusatkan di Pendapa Kabupaten Demak dan halaman setda itu diagendakan pada 2426 Oktober. Mengundang para peninjau dan pemerhati masalah kinerja pegawai negeri sipil se-Indonesia, yang sejauh ini sudah ada sekitar 200

kabupaten/kota memberikan konfirmasi kehadiran. Agenda Gebyar GBK dan Pesona Wisata Kabupaten Demak hari pertama adalah seminar nasional tentang budaya kerja. Menghadirkan narasumber dari KemenPAN RB, pimpinan KPK, Gubernur Jateng, Undip, praktisi ESQ serta Bupati Demak. Dilanjutkan eksibisi gelar budaya kerja tiga pemda, masing-masing dari dari Lampung, Jatim dan Jabar. Serta tampilan gelar seni budaya para seniman dan seniwati dari Kedung Sapur dan Pakudjembara, pada malam harinya. Sedangkan agenda hari kedua diawali penampilan teatrikal plus inovasi baru gelar budaya kerja tujuh OPD, tiga kecamatan, dan tiga puskesmas terbaik di lingkungan Pemkab Demak. Semuanya fokus pada pelayanan publik yang profesional dan berintegritas tinggi. Dilanjutkan kembali dengan pertunjukan seni budaya rakyat oleh para seniman dan seniwati Kedung Sapur juga Pakudjembara.

RAKOR PERSIAPAN: Wabup H Joko Sutanto didampingi Sekda dr H Singgih Setyono, saat memimpin rakor persiapan Gebyar GBK dan Pesona Wisata Kabupaten Demak, yang melibatkan semua OPD di lingkungan pemda serta didukung instansi samping. ■ Foto: sari jati/SR ■ Pesona Wisata Yang tak kalah penting dan menariknya, lanjut Singgih Setyono, adalah agenda Gebyar GBK dan Pesona Wisata Kabupaten Demak hari terakhir. Satu hari penuh diisi kegiatan wisata, yang oleh panitia ditawarkan empat paket senilai masing-masing Rp 100 ribu per orang. Meliputi wisata religi, ecowisata mangrove di pesisir

Kerusakan Jalan Blora-Randublatung Makin Parah BLORA - Kerusakan jalan kelas kabupaten antara BloraRandublatung semakin memprihatinkan, selain berlubang juga bergelombang dan licin saat hujan turun. Meski rusak serius, terutama pada fisik ruas jalan aspal hotmix (lama), Pemkab Blora memastikan tahun ini tak akan memperbaiki. Hasil pantauan, Selasa (9/10), tingkat kerusakan jalan tampak semakin merata di banyak titik, kondisi paling

parah di kawasan hutan jati. Selain berlubang dan bergelombang, berm kanan-kiri jalan juga banyak yang rusak. Praktis, selain dikeluhkan warga, kondisi ini membahayakan lalu-lintas umum. “Jalan bolong-bolong, dan berluban. Gak tahu kayak apa nanti saat musim hujan,” beber Sulasno (56), pedagang konveksi di Pasar Randublatung, Blora. Sofyan (39), warga

MERATA: Kerusakan Jalan Blora-Randublatung pada ruas aspal hotmix (lama) merata. Selain penuh lubang, jalan juga bergelombang. ■ Foto: Wahono/SR

Randublatung juga mengluhkan terhadap kerusakan Jalan BloraRandublatung. Selain banyak lubang, dan bergelombang, memastikan jika turun hujan akan licin. “Jalan yang rusak berlubang makin banyak, pernah ditutup dengan tanah grosok, tepati tetap tak nyaman,” ungkapnya. ■ 18 Kilometer Masfuah (51), pegawai salah satu koperasi di Kota Blora juga mengeluhkan rusaknya Jalan Blora-Randublatung yang semakin parah, terutama fisik jalan yang beraspal hotmix. “Tiga kali dalam sepekan saya tugas wilayah selatan, badan pegel-pegel karena jalan rusak berlubang-lubang,” ungkapnya. Jalan kabupaten itu sebenarnya sudah dilakukan perbaikan dengan rigit pavement (tehnik perkerasan kaku/cor beton) di lima titik, dengan panjang sekitar 10 kilometer. Namun sisanya, sekitar 18 kilometer, masih berupa aspal hotmix. Kerusakan jalan kabupaten itu,

lebih banyak disebabkan lalulalangnya puluhan truk bermuatan pasir hitam Bengawan Solo dengan tonase di atas 15 ton. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Blora, Sam Gautama Karnadjaja membenarkan kerusakan jalan berkontruksi aspal hotmix Blora-Randubnlatung. Menurutnya, jalan sepanjang 28 kilometer yang sudah berkontruksi rigit pavement di lima titik atau sekitar 10 kilometer, dan akan terus dilanjutkan agar lebih kokoh, dan tidak cepat rusak. Sam memastikan, tahun ini jalan Blora-Randublatung tidak ada dana perawatan untuk perbaikan kerusakan, karena tahun depan (2019) jkalan itu akan dilanjutkan dengan kontruksi cor beton, dan hotmix pada titik tertentu. “Untuk perbaikan tahun depan dengan cor beton, tahun ini hanya sekitar 1.000 meter di dalam Kota Kecamatan Randublalung,” jelasnya. K9/SR

154 Pedagang Terdampak Pembangunan Trotoar GROBOGAN - Percepatan renovasi pedestrian di sejumlah jalan protokol di Kota Purwodadi berimbas pada akses perekonomian warga. Sebanyak 154 pedagang harus memindahkan lapak dagangan lantaran trotoar yang selama ini digunakan untuk jualan dipugar untuk dibangun kembali. Karsono, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Grobogan menjelaskan, pedagang harus terkena dampak percepatan pekerjaan pembangunan jalan yang dilakukan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Grobogan. Pasalnya, pembangunan yang direncana dilakukan satu sisi namun untuk percepatan langsung dilakukan di dua sisi trotoar. “Karena ada percepatan pembangunan trotoar pedagang ditampung sementara di di sejumlah tempat berbeda. Jika sebelumnya direncanakan akan

memanfaatkan sisi timur trotoar sebelum pekerjaan selesai sekarang semua harus keluar dari Jalan R Soeprapto,” ungkap Karsono, saat ditemui di kompleks Kantor Setda, Selasa (9/10). ‘’Yang terjadi pedagang ha rus dipindahkan di sisi utara perempatan kantor Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) hingga ke RS Yakkum. Ada yang di sekitar Yakkum, ada yang menempati di depan kantor Dinas Lingkungan Hi dup Jalan Dr Sutomo. Monggo mereka milih yang mana hingga proses pembangunan pasat kuliner selesai dilakukan,” katanya. Jika pusat pusat kuliner yang diperkirakan dua bulan lagi bisa digunakan, maka 70 pedagang akan dimasukkan ke pusat kuliner. “Pusat kuliner dua bulan lagi bisa dipakai. Saat ini tinggal buat rollingdoor dan toilet umum. “Sebagian pedagang lainnya akan sisanya sekitar 80 pedagang akan dibangun

menggunakan dana dari Dinas Koprasi. Terkait desain dan konroksinya bagaimana cek langsung ke sana,” tambahnya. ■ Diburu Waktu Sebelumnya, dalam kesepakatan awal, PKL baru pindah setelah trotoar sisi barat selesai dikerjakan. Menurut Sekretaris Dinas PUPR Endang Sulistyoningsih pemindahan lantaran pihaknya diburu tenggat waktu pengerjaan. ‘’Perhitungan awal kami ternyata salah. Pengerjaan trotoar tersebut membutuhkan banyak waktu dan tenaga bila harus sesuai perhitungan awal. Jadi kami atur ulang, dengan mengerjakan di empat titik sekaligus, yakni dua sisi selatan dan dua sisi utara,” katanya dalam rapat koordinasi dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan, serta APKLI Grobogan di Aula Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Grobogan, kemarin.

Pihaknya meminta agar PKL memahami kondisi tersebut. Menurutnya, itu dilakukan demi mendukung berjalannya pembangunan di Kabupaten Grobogan saat ini. Endang menjelaskan, untuk lokasi relokasi PKL nantinya akan ditempatkan hamparan lahan kosong di depan kantor DLH. Sebanyak 154 pedagang nantinya akan menempati lokasi di sana. Untuk fasilitas PKL, seperti air, listrik, dan pengelolaan sampah, pihaknya akan berkoordinasi dengan instansi terkait lainnya. ‘’Kami akan membantu aliran listrik dan delapan titik penerangan yang mengarah ke jalan dan ke tenda pedagang. Pengelolaan sampah nanti bisa langsung ditangani DLH dan air, nanti kami koordinasi dengan PDAM. Sementara, kelengkapan tenda dan gerobak dari pedagang sendiri,” jelasnya. ■ lek/SR

Sayung, Karangtengah, Bonang juga Wedung. Serta agrowisata di perkebunan jambu. Selama tiga hari itu pula, imbuh sekda, diadakan pameran produk unggulan UMKM juga industri kreatif. Termasuk di antaranya aneka kuliner, batik, serta oleh-oleh khas Demak, yang diharapkan bisa menjadi buah tangan semua tetamu Gebyar GBK dan

Pesona Wisata Kabupaten Demak. “Diharapkan mereka terkesan, sehingga kemudian mengajak teman juga keluarganya berkunjung ke Demak lagi dan lagi. Hingga bermuara pada geliat ekonomi lokal serta peningkatan kesejahteraan masyarakat Demak tentunya,” pungkas Singgih Setyono. ■ ssi/SR

DWP Gelar Lomba Tulis Surat Berbahasa Jawa JEPARA - Berangkat dari keprihatinan, penggunaan bahasa Jawa dalam komunikasi keluarga, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Jepara menggelar lomba menulis surat untuk ibu, dengan menggunakan Bahasa Jawa. Kegiatan dilaksanakan, Selasa (9/10) pagi, di Gedung Shima Jepara, dan diikuti 51 anggota perwakilan Dharma wanita se-Kabupaten Jepara. Dalam lomba tersebut, para peserta diberikan batas waktu 30 menit untuk menulis surat yang ditujukan kepada ibu. Terpenting dalam lomba ini mereka diwajibkan menulis dengan Bahasa Jawa komunikatif. Ketua DWP Persatuan Kabupaten Jepara, Susi Sholih mengatakan, saat ini sangat sedikit sekali masyarakat yang menggunakan Bahasa Jawa untuk bahasa komunikasi di lingkungan keluarga. Padahal bahasa jawa ini, sangat baik jika diterapkan dan diajarkan sejak dini kepada anak. “Sebagai orang Jawa kita harus <I>njawani<P>, termasuk bersikap dan berprilaku. Sudah saatnya, ajaran Jawa kembali dihidupkan dalam keseharian,” ujar Susi Sholih, Selasa (9/10). Sementara Ketua Panitia Kegiatan, Ambar Istono mengatakan, sesuai dengan kriteria lomba, surat harus ditulis tangan dengan Bahasa Jawa. Sedangkan tema yang harus dipilih antara lain <I>Atur Nuwun Kagem Ibu, Ngemuti Jasa Ibu, dan Hikmah saking Piwulanganipun Ibu<P>. Sebanyak tiga dewan juri sebelumnya sudah ditunjuk. Mereka adalah Dian Wida Kusworo (Guru Bahasa Jawa SMPN 4 Jepara), Den Hasan (Sanggar Rumah Ilalang) dan Sulismanto (Diskominfo Jepara). Setelah dilakukan penilaian, Juara I berhasil diraih wakil dari DWP Satpol PP Jepara, kemudian <I>runner up<P> diraih wakil dari DWP Kemenag. Sedangkan peringkat ketiga diraih wakil dari DWP BPN Jepara. “Sebanyak 30 persen peserta masih bagus menulis dengan menggunakan Bahasa Jawa. Mereka masih bisa menggunakan, kapan menggunakan bahasa kromo (Jawa halus), atau bahasa Jawa sehari-hari (ngoko),” ujar Sulismanto, salah seorang anggota dewan juri. ■ dis/SR

SURAT BAHASA JAWA: Para ibu-ibu anggota Darma Wanita Kabupaten Jepara tengah serius menuliskan surat berbahasa Jawa dalam lomba surat kepada ibu dalam Bahasa Jawa, Selasa (9/10). ■ Foto: Budi Santoso/SR

Bupati Demak Canangkan Gerakan Cegah Kaki Gajah

OBAT ANTI KAKI GAJAH : Bupati HM Natsir, Wabup H Joko Sutanto, Dandim Letkol Inf Abi Kusnianto, Ketua TP PKK Kabupaten Demak Hj Suntari Natsir dan sejumlah pejabat saat bersama minum obat antifilariasis pencegah penyakit kaki gajah. ■ Foto: sari jati/SR

DEMAK - Demak ditargetkan bebas penyakit kaki gajah pada 2020. Karenanya sebanyak 1.070.025 warga mulai usia dua hingga 70 tahun pun disasar untuk mengonsumsi obat anti filariasis selama lima tahun berturut. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Demak Ghuvrin Heru Putranto SKM MM menyampaikan, sejak tahun 2015 sebanyak 46 kasus filariasis ditemukan di 12 Kecamatan di Kabupaten Demak. Untuk mengantisipasi hal itu, lanjut Guvrin,

dibutuhkan peran aktif bersama guna memutus mata rantai perkembangbiakan cacing filaria. Salah satu caranya yakni dengan minum obat antifiliriasis. Yang efektif ketika diminum rutin setahun sekali selama lima tahun berturutan. “Gerakan minum obat antifiliariasis yang dipusatkan di Kecamatan Karanganyar pada 2018 ini adalah tahun ke tiga. Sebelumnya, tahun pertama dilaksanakan di Kecamatan Bonang. Sementara tahun ke dua yang sempat dihadiri Menteri Kesehatan

Nila F Moeloek dan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo berlangsung di Kecamatan Gajah,” ujarnya, Selasa (9/10). Di sisi lain, Bupati HM Natsir yang jadir bersama Wabup H Joko Sutanto menyampaikan, kader kesehatan wajib memastikan setiap warga minum obat pencegah kaki gajah. “Semangati dan motivasi mereka, serta beri penjelasan dan informasi selengkap lengkapnya kepada masyarakat tentang bahaya filariasis,” tegasnya.

Kaki gajah memang bukan penyakit mematikan. Namun cacat permanen yang ditimbulkan dapat menghalangi aktifitas penderitanya. Bupati Natsir berharap kegiatan minum obat kaki gajah yang dilaksanakan serentak tersebut dilaksanakan secara tuntas setiap bulan Oktober. Sebagai teladan, bupati, wabup dan jajaran pejabat OPD mengawalinya dengan minum obat antifiliariasis serentak di Gedung IPHI Karanganyar tersebut. ■ ssi/SR


PANTURA BARAT

Rabu Pon, 10 Oktober 2018

■ Kondisi Jalan Sulit

Lulusan SMA di Pegunungan Banyak Menganggur KAJEN- Permasalahan jalan yang menjadi perhatian masyarakat akan diselesaikan secara bertahap sampai tahun 2019. Hingga akhir tahun 2018, Pemkab Pekalongan mengejar pekerjaan jalan di beberapa daerah bawah, melalui kegiatan yang telah dianggarkan. Hal itu disampaikan Bupati Asip Kholbihi, saat kunjungan kerja di Kecamatan Lebakbarang, Minggu (7/10). Dikatakan, masalah infrastruktur jalan sangat menjadi perhatian masyarakat. Sampai saat ini masih terdapat beberapa titik kerusakan jalan di daerah bawah, dan banyak titik di daerah atas. Kerusakan tersebut mengganggu aktivitas masyarakat, dan memperlambat perekonomian, sehingga menjadi perhatian khusus untuk diselesaikan. Sebagaimana diketahui, wilayah Kabupaten Pekalongan secara relief terbagi menjadi dua bagian, yaitu bagian bawah hingga pesisir di belahan utara, dan

bagian pegunungan di belahan selatan. “Untuk tahun 2018, sampai akhir tahun ini akan diselesaikan perbaikan titiktitik kerusakan jalan di daerah bawah. Saya bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang juga telah merencanakan anggaran perbaikan jalan di daerah atas untuk tahun 2019,” kata Bupati. Dalam kegiatan Sonjo Deso yang dilaksanakan selama dua hari dan menginap di Desa Timbangsari, Kecamatan Lebakbarang, Bupati mendapatkan banyak keluhan terhadap permasalahan jalan dan jembatan dengan kondisi rusak. “Di daerah atas banyak

sekali yang masih rusak dan sudah ada perencanaan anggaran untuk menyelesaikannya di tahun 2019. Selain Petungkriyono, banyak desa di Lebakbarang juga butuh perhatian, termasuk beberapa daerah atas lainnya,” tandasnya. Potensi Tinggi Menurutnya, daerah-daerah atas di Kabupaten Pekalongan memiliki potensi perekonomian sangat luar biasa. Seperti di Kecamatan Lebakbarang, prototipe desa setempat menunjukkan kekayaan luar biasa, karena terdapat perkebunan kopi, gula aren, cengkih, dan sebagainya. Namun dengan kondisi infrastruktur yang masih rusak menjadikan aktivitas masyarakat terbatas, kemudian beberapa desa dengan akses cukup sulit juga membuat banyak pemuda lulusan SMA masih menganggur, dan akan segera diatasi. “Banyak permasalahan ketika kita melakukan ‘sonjo

PANTAU KONDISI JALAN : Bupati Pekalongan Asip Kholbihi dan jajarannya meninjau kondisi jalan tembus Lebakbarang-Paninggaran. ■ Foto : Hadi Waluyo-Tj deso’ di daerah terpencil Kabupaten Pekalongan, mulai dari air bersih, hama babi

Ansor Tidak Terikat Politik PEMALANG- Ketua Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Pemalang, Maghfudin, menegaskan bahwa pihaknya secara oganisasi netral dan tidak memihak pada salah satu konstestan atau politik dalam kondisi yang saat ini yang menghangat. Kirab Satu Negeri yang digelar mulai 16 September salah satu maksudnya adalah untuk menyatukan Indonesia, dan menunjukkan bahwa semuanya sama. “Saat ini sudah banyak oknum yang ingin mengganti merah putih, Negara Kesatu an Republik Indonesia dan Pancasila. Karena itu diharap semua elemen bangsa dan organisasi masyarakat bersatu menjaga persatuan dan kesatu an, serta mengawal merah putih sampai akhir hayat,” tan dasnya, di sela apel Kirab Satu Negeri di halaman pendapa kabupaten, Selasa (9/10). Kirab Satu Negeri sendiri menurut Maghfudin, terbagi

KIRAB : Kirab Satu Negeri GP Ansor saat singgah di pendapa Kabupaten Pemalang untuk diteruskan menunju Kabupaten Purbalingga, kemarin. ■ Foto : Probo Wirasto-Tj dalam lima cabang yakni Sabang, Merauke, Miangas, Rote dan Nunukan. Yang melintas Kabupaten Pemalang setelah dari Pekalongan adalah yang dari Merauke, pataka dan bendera merah putih selanjutnya akan dikirab menuju Kabupaten Purbalingga untuk diteruskan ke titik akhir yakni puncak

acara di Yogyakarta. Sebenarnya saat memasuki Kabupaten Pemalang dari Pekalongan, rencana awal ada 400 sepeda motor dan 20 mobil yang siap mengawal, namun karena diperkirakan akan mengganggu arus lalulintas karena kepadatannya, maka akhirnya diputuskan hanya 60 kendaraan yang

mendampingi rombongan. Di setiap kecamatan yang dilalui pengurus Ansor yang ada secara beranting ikut meramaikannya. Ancaman Disintegrasi Dalam apel tersebut Bupati Pemalang H Junaedi yang diwakili Asisten, Ainurofik, saat melepas rombongan Ki rab Satu Negeri menuju Purba lingga menyatakan, kebhinne kaan yang ada sedang meng hadapi ancaman dari segenap kelompok yang memaksakan kepentingan sendiri, sehingga berpotensi membahayakan keutuhan bangsa. Dengan keberagaman yang ada seharusnya menjadi modal dasar melanjutkan pembangunan yang dirintis pendiri negeri, pelaksanaaan apel dan kirab membuktikan Gerakan Pemuda Ansor berkomitmen untuk mengajak masyarakat menghargai kemajemukan dan keberagaman yang dimiliki. ■ obo-Tj

Tantangan Organda Semakin Berat PEMALANG- Ketua Organda Jawa Tengah, Mursidi Budi Anggoro mengatakan, saat ini tantangan organisasi angkutan darat semakin berat. Sebab persaingan yang terjadi semakin berat, selain dengan angkutan yang lain juga tuntutan akan adanya keamanan dan kenyamanan, sehingga harus selalu mencari solusi bagaimana agar masyarakat kembali tertarik menggunakan angkutan umum. Di depan pengurus DPC

Organda Kabupaten Pemalang yang baru saja dikukuhkan, Selasa (9/10), ia juga mencontohkan kondisi yang dialami oleh para awak angkutan barang. Di satu sisi sampai saat ini tarif angkutan barang masih terlalu murah, sehingga untuk menutup biaya operasional kemudian mereka terpaksa mengangkut barang semaksimal mungkin. Di sisi lain para awak harus berhadapan dengan ancaman tindakan pelanggaran karena over domension over load

ORGANDA : Pengurus DPC Organda Kabupaten Pemalang dikukuhkan oleh ketua Organda Jawa Tengah. ■ Foto : Probo Wirasto

(ODOL). “Organda sudah mengajukan agar tarif disesuaikan pada pemerintah tetapi belum terealisir, sehingga tidak menutup kemungkinan pelanggaran ODOL masih kerap ditemui di jalan,” tandasnya. Prioritas Bersama Kondisi yang dialami pengusaha angkutan juga disampaikan oleh Ketua Panitia Musyarah Cabang 1 Organda Pemalang, Djumadi, menurutnya saat ini memang menjadi tantangan bagi para pengusaha untuk bisa memuaskan masyarakat di tengah bisnis persaingan angkutan yang justru semakin berat, selain harus adanya komitmen untuk selalu mentaati peraturan yang ada. “Karena itu pemerintah daerah hendaknya menempatkan isu tentang angkutan umum sebagai salah atu prioritas penanganan, terkait persoalan tarif, keselamatan maupun ketaatan hukum. Sebab isu pelayanan publik khususnya dalam

bidang angkutan adalah isu bersama,”ungkapnya. Sementara itu Kanit Dikyasa Satlantas Polres Pemalang, Ipda Djoko, pada para pengusaha angkutan yang hadir juga meminta agar Organda ikut berperan membenahi persoalan angkutan yang terjadi, seperti masih banyaknya trayek yang bermasalah, kepatuhan terhadap hukum lalu lintas dan sebagainya. Sedangkan dari pihak Heri dari Jasa Raharja, menyampaikan masih adanya angkutan-angkutan yang belum melaksanakan kewajibannya karena trayek sepi. Padahal bila kondisinya angkutan tersebut memang sudah tidak beroperasi, maka harus segera melapor sehing ga datanya bisa dihapus, sebab jika tidak masih dihitung sebagai kewajiban karena itu merupakan jaminan bagi penumpang angkutan umum. Hadir pula dalam musyawarah perwakilan Dinas Perhubungan Pemalang. ■ Obo-Tj

hutan dan monyet, jalan, serta anak-anak lulusan SMA menganggur, dan lainnya.

Insya Allah ini semua akan segera terselesaikan,” jelas Bupati. ■ haw-Tj

Walikota Pertanyakan Pengajuan Satu Calon Wakil Walikota PEKALONGAN- Walikota sekaligus Ketua PKB Kota Pekalongan HM Saelany Machfudz, akan mempertanyakan ke hal tersebut ke Ketua DPP PKB pusat maupun Ketua DPW PKB Jateng, menyusul DPP PDIP telah merekomendasikan hanya satu calon wakil walikota yakni Achmad Afzan Arslan Djunaid, yang notabene merupakan adik kandung walikota almarhum yang meninggal terkena serangan jantung. Hal itu dilakukan, menyusul sesuai aturan partai pengusung harus mengajukan dua calon wakil walikota yang kemudian diajukan ke sidang parpurna DPRD setempat untuk dipilih. Jadi bukan satu nama saja sebagaimana yang diajukan saat ini. Menurutnya kepada wartawan, kemarin, dengan munculnya naman calon satu saja, justru menjadi pertanyaan. Karena jika tidak sesuai peraturan yang ada, pengajuan tersebut tidak masalah, artinya diperbolehkan atau sebaliknya. Untuk itu, dirinya perlu memperoleh kejelasan yang lengkap. Apalagi sebelunnya beradar santer jika DPC PDIP Kota Pekalongan mengusulkan dua calon wakil wali kota ke DPP PDIP, yakni Achmad Afzan Arslan Djunaid dan Titik Restuningsih (Ketua DPC PDIP Kota Pekalongan). Namun belakangan yang disetujui DPP PDIP hanya satu calon saja. .”Untuk itu, kami akan menanyakan hal ini ke DPP PKB pusat maupun DPW PKB jateng, bagamanai ini,”katanya. Seperti diberitakan Wawasan (8/10), DPP PDIP menetapkan Achmad Afzan Arslan Djunaid yang notaben adik kandung walikota Alex, menjadi calon wakil Wali Kota Pekalongan.Hal itu terkuak, adanya surat yang ditujukan ke DPC PDIP Kota Pekalongan pada 2 Oktober lalu, ditandata ngani Ketua Hendrawan Supratikno dan Sekretaris Hasto Kristiyanto. Hal itu dilakukan, setelah DPP PDIP melakukan kajian, fit and proper test pada 19 September lalu. ■ K28-Tj

60% Penduduk Kota Pekalongan Pakai Kontrasepsi PEKALONGAN- Sebanyak 60 persen warga Kota Pekalongan telah sadar melakukan pembatasan kelahiran anak, dengan cara menggunakan alat kontrasepsi dari program keluarga berencana (KB). Sebagai besar mereka memilih menggunakan alat kontrasepsi jangka pendek seperti kondom, pil, implan dan IUD. Demikian diungkapkan Kepala Dinas Sosial Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana (Dinsos P2KB), Gunindyo dalam Seminar Sehari Peringatan Hari Kontrasepsi Dunia, di Ruang Amarta Setda, Selasa (9/10). Menurut Gunindyo, kurang minatnya masyarakat menggunakan kontrasepsi jangka panjang seperti Medis Operatif Wanita atau MOW dan Medis Operatif Pria atau MOP, lantaran mereka ketakutan dengan efek samping jika hal itu dilakukan. Selain itu pemasangannya juga dinilai kurang praktis dan berbelit. Hal itu terjadi, dilatarbelakangi kekurangtahuan mereka. Padahal jika sebenarnya, kontrasepsi jangka panjang, lebih menguntungkan. Mengingat setelah dipasang, pengguna baru akan melakukan kontrol paling cepat tiga tahun kemudian. Resiko kebobolanyapun kecil, lain jika dibandingkan dengan kontrasepsi jangka pendeka, karena jika lupa bisa berdampak hami. “Semuanya perlu proses,” katanya. Walikota HM Saelany Machfudz menuturkan, untuk meningkatkan cakupan penggunaan kontrasepsi, Pemkot akan menggerakkan seluruh kader baik dari BKN maupun organisasi wanita, untuk mengajak masyarakat turut serta dalam program keluarga berencana. ■ K28-Tj

■ Razia Dishub-Satlantas

Kendaraan Roda Tiga Angkut Orang Langsung Ditilang BREBES- Dinas Perhubungan bekerjasama dengan Satuan Lalu-Lintas Polres Brebes melakukan razia terhadap pengemudi kendaraan roda tiga yang mengangkut orang. Tilang tersebut diberlakukan karena kendaraan roda tiga merupakan kendaraan angkutan barang, sehingga mengancam keselamatan apabila digunakan untuk mengangkut orang. “Seluruh jenis kendaraan sepeda motor roda tiga yang mengangkut penumpang umum merupakan pelanggaran dan dikenakan

sanksi tilang,” jelas Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Achmad Satibi MSi melalui Kepala Seksi Manajemen Rekayasa dan Pengendalian Lalu Lintas Reza Prisman MSc, di sela-sela giat penindakan pelanggaran terhadap kendaraan roda tiga di jalur Pantura Bulakamba, Selasa (9/10). Reza menambahkan, kendaraan roda tiga yang sedianya digunakan untuk angkutan barang namun digunakan untuk mengangkut penumpang umum, maka ditilang. Pasalnya, kendaraan

tersebut melanggar hukum sebagaimana termuat dalam peraturan perundangundangan diantaranya, Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan dan Peraturan Pemerintah Nomor 55 Tahun 2012 tentang Kendaraan serta Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2014 tentang Angkutan Jalan. Dalam kegiatan itu, penindakan perdana dilakukan di ruas jalan Pantura Bulakamba tepatnya di depan SMA Negeri 1 Bulakamba dan SMP Negeri 2

Bulakamba, mulai jam 06.30 sampai jam 07.00 pagi. “Tindakan berupa tilang, sesuai dengan hasil kesepa katan pada forum lalu lintas dan angkutan jalan yang dilaksanakan pada 20 Septem ber 2018 lalu,” lanjut Reza. Dikatakan, selain kendaraan sepeda motor roda tiga yang digunakan untuk mengangkut penumpang umum, target selanjutnya adalah penertiban terhadap becak motor dan odong-odong yang digunakan untuk mengangkut penumpang. ■ ero-Tj

RAZIA : Petugas gabungan dari Dishub dan Satlantas Polres Brebes menggelar razia kendaraan roda tiga di jalur Pantura Bulakamba, Brebes, Selasa (9/10). ■ Foto : Eko Saputro


Terima Bonus

Rabu Pon,10 Oktober 2018

15

BERKAT raihan medali emas di Asian Games 2018, membuat Jonatan Christie kembali menerima kucuran bonus. Kali ini dari klub yang menaunginya, PB Tangkas Intiland. Bonus sebesar Rp 300 juta diserahkan Ketua Umum PB Tangkas Intiland, Justian Suhandinata, dalam acara di Jakarta Royal Golf Club, Senin (8/10) malam lalu. ■ Am-Yn Foto :bs

Atlet Jateng Pantas jadi ’Super Selebriti’ SEMARANG- Atletatlet Jateng yang memiliki prestasi baik di even tingkat nasional maupun internasional, harus merasa bangga. Sebab, mereka sudah memberikan kontribusi dengan mengharumkan nama daerah dan bangsa. Mereka pantas menjadi ‘super selebriti’ daerahnya. CEO Suara Merdeka Group, Kukrit Suryo Wicaksono menyatakan hal itu, saat melakukan pertemuan dengan Ketua Umum KONI Jateng, Brigjen TNI (Purn) Subroto MPd MM, Selasa (9/10), di Kantor KONI Jateng, Kompleks GOR Jatidiri, Semarang. Ikut mendampingi dalam pertemuan itu, Wakil Ketua II Drs Sudarsono, Wakil Ketua III Hery Nuryanto SE MM, dan beberapa pengurus lainnya. Ditambahkan Kukrit, pihaknya akan mendukung penuh KONI Jateng dalam setiap even. Tidak terkecuali even Porprov di Solo, yang akan berlangsung bulan ini. “Silakan manfaatkan jaringan yang kami miliki. Saat ini kami memiliki 10 penerbitan dan online, satu televisi juga jaringan 100 radio yang ada di Jateng,” ujar Kukrit. Suara Merdeka, papar Kukrit, saat ini juga memiliki 350 papan baca di seluruh kabupaten/kota.

SALAM KOMANDO: Ketua Umum KONI Jateng, Subroto (keempat dari kanan) melakukan salam komando dengan CEO Suara Merdeka Group , Kukrit Suryo Wicaksono (keempat dari kiri), dalam pertemuan di Kantor KONI, kemarin. ■ Foto: Wisnu Aji Dimana dari survei yang ada, setiap satu papan baca dibaca sedikitnya 100 orang. Itu artinya, arus informasi yang ada tidak terkecuali berita-berita olahraga, bisa diketahui masyarakat. ■ Gayeng Dalam pertemuan yang gayeng dan penuh keakraban itu, Subroto menjelaskan, prestasi atlet-atlet Jateng sangat membanggakan. Salah satu tolok ukurnya, di ajang Asian Games lalu, atlet-atlet menyumbangkan lima medali emas, enam perak, dan 14

perunggu. Jumlah atlet dan ofisial Jateng yang memperkuat Indonesia di Asian Games juga signifikan, ada sejumlah 58 orang. Subroto berharap, capaian prestasi mereka bisa menjadi konsumsi publik lewat media. “Jika ada berita olahraga, saya ingin bukan saya yang selalu ditampilkan. Justru mereka (atlet-red) yang perlu ditonjolkan. Apalagi jika mereka berprestasi di sebuah kejuaraan,” tandas Subroto. Even paling dekat adalah Porprov XV/2018, yang akan berlangsung 19-25 Oktober

mendatang di Solo. Di mana, atlet-atlet terbaik Jateng dari 35 kabupaten/kota akan berlaga di 46 cabang olahraga. Ditambahkan Subroto, saat ini sport tourism sedang berkembang. Penggabungan even olahraga dengan sektor pariwisata, bisa menjadi peluang bagi Jateng, yang kaya akan destinasi wisata dan populernya olahraga di sini. Untuk itu, ke depan sport tourism bisa menjadi andalan provinsi ini, jika pengelolaannya bisa dilakukan secara baik dan benar. ■ De-Am

PASI Blora Yakin Rebut 8 Medali Emas BLORA- Atlet atletik Blora, menyatakan optimistis bakal bisa memenuhi target merebut delapan medali emas, di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jateng XV/2018, yang digelar di Surakarta, 19-26 Oktober mendatang. Optimisme atlet atletik Blora untuk mewujudkan ambisinya mengejar target itu, selain dibuktikan dengan prestasi juara di berbagai even Nasional, juga semangat tinggi mereka

menjalani program TC yang digelar di Cepu sejak Juni 2018. “Sejak Juni, atlet yang akan turun di Porprov Jateng XV/2018, wajib masuk TC dan latihan serius,” tandas pelatih PASI setempat, Hery Sutiyono, Selasa (9/10). Dia menyebut, target delapan emas Porprov bukan hanya sekadar target, namun harus bisa dibawa pulang ke Blora, sekaligus perbaikan target di Porprov XIV, yang digelar di

Banyumas, dengan meraih tujuh medali emas. Dalam program training center (TC) Porprov yang digeber di Lapangan Atletik PPSDM Migas Cepu, selain diwajibkan latihan setiap hari dua kali pagi, dan siang/sore, mereka “dikandangkan” di mess atlet. “Dalam sepekan, atlet latihan 12 kali, pagi, siang/sore, Minggunya libur,” tambah Hery. Di Porprov XV, Krisna Wahyu dan kawan-kawan, akan

FOTO BERSAMA: Usai latihan, para atlet PASI Blora yang akan turun di Porprov XV, berfoto bersama di Lapangan Atletik PPSDM Migas Cepu, Blora, Selasa (9/10). ■ Foto: Wahono

turun di 26 nomor, 16 nomor putra serta 10 nomor putri. Atlet yang akan turun sebanyak 20 orang, 12 putra, dan delapan putri. ■ Semua Atlet Delapan medali emas yang diincar Blora, di antaranya atlet putra di nomor 100 meter, 4x400 meter, 300 meter STchase, half marathon (21,195 meter), dan tolak peluru. Untuk tim putri, nomor 800 meter, 1.500 meter, dan half marathon. “Kami tidak menyebut nama atlet, cukup nomor yang jadi target emas,” tambah Hery Sutiyono lagi. Terpisah, Wakil Ketua KONI Kabupaten Blora, Sukiman, menambahkan saat ini semua atlet Porprov sedang konsentrasi menjalani pemusatan latihan, dibawah koordinasi pelatih cabor masing-masing. Atlet Blora yang akan berlaga di Proprov Jateng sebanyak 151 orang turun di 23 cabor, didampingi pelatih dan ofisial, dengan total jumlah kontingen 227 orang. Atlet sudah menjalani cek kesehatan (tes medis) dan hasilnya semua bagus. Dibeirtakan sebelumnya, Proprov XV di Surakarta, KONI Blora bertekad masuk delapan besar dengan membidik 25 medali emas. Di Porprov 2013 di Banyumas, Kabupaten Blora menempati peringkat 12 dengan perolehan 16 medali emas, 11 perak dan 16 perunggu.■ K-9-Am

Timnas Tak Didampingi Luis Milla JAKARTA- Timnas Indonesia dipastikan tak didampingi pelatih kepala Luis Milla, saat melakoni laga uji coba lawan Myanmar, yang dijadwalkan berlangsung di Stadion Wibawa Mukti, Rabu (10/10). Milla dikabarkan masih berada di Eropa, untuk penyegaran lisensi kepelatihan UEFA. Hal itu membuat dia tidak bisa mendampingi skuad Merah Putih di Indonesia. Pemain belakang timnas, Ricky Fajrin menyatakan, ketiadaan Milla bukan hambatan, lantaran skuad Garuda masih didampingi asisten pelatih Bima Sakti, yang

sudah bekerja sama dengan pelatih asal Spanyol itu sejak lama. “Kami tidak khawatir, karena coach Bima juga sudah dikenal para pemain. Apalagi coach Bima sudah satu setengah tahun dengan coach Milla. Materi yang diberikan dan pola permainan sama, jadi tidak ada masalah. Jadi semua tetap dipertahankan,” kata Ricky kepada para wartawan, di Hotel Grand Zuri, Selasa (9/10). Lebih lanjut, Ricky mengaku tidak sabar melawan Myanmar. Dia pernah beberapa kali bertemu dengan tim berjuluk Singa Asia itu. “Mereka tim

bagus dan kami berencana semaksimal mungkin bisa meraih kemenangan,” katanya. ■ Tak Pusing Senada dengan Ricky, Bima Sakti pun tidak khawatir dengan absennya Milla. Mantan kapten Timnas Indonesia itu optimistis, dapat menggantikan peran pelatih asal Spanyol itu, sembari mengesampingkan segala pembicaraan mengenai kesempatan menjadi pelatih utama. “Milla sudah bersama saya lebih dari setahun, kami punya karakter dan cara main Indonesia. Itu harus kami

pertahankan,’’ ungkap Bima, seperti dikutip dari cnnindonesia, Selasa (9/10). ‘’Paling tegangnya saya itu adalah melihat proses main dan staretegi yang diterapkan itu berjalan atau tidak. Saya tak pernah pusing jadi pelatih Timnas Indoneia atau tidak. Yang penting bekerja baik, jujur, dan etos kerja diperbaiki,” imbuh dia. Timnas Indonesia sendiri akan beruji tanding dengan Myanmar, pada Rabu (10/10), dan Hong Kong, Selasa (16/10) mendatang, sebagai persiapan menuju Piala AFF 2018. ■ Am-Yn


16

Rabu Pon, 10 Oktober 2018

JAKARTA- Atlet andalan Indonesia di cabang olahraga tenis meja, David Jacobs, berhasil merebut medali emas, pada Asian Para Games 2018, di nomor tunggal putra TT10, Selasa (9/10). Pada laga final yang digelar di Ecovention Ancol, Jakarta Utara, Davids mengalahkan atlet Cina, Lian Hao.

mampu bangkit pada set ketiga dan keempat, sehingga memastikan medali emas masuk genggaman. Ini menjadi emas ketujuh bagi Indonesia atau yang kedua pada hari ketiga penyelenggaran even empat tahunan itu. Selain David Jacobs, hari itu Indonesia juga menyabet medali emas melalui Elsa Maria di nomor tenpin bowling. “Puji Tuhan saya bersyukur karena bisa memberi medali emas pertama untuk tenis

meja,” kata David, usai upacara pengalungan medali. ■ Sisihkan Bonus Atlet asal Jakarta ini berharap, prestasinya pada Asian Para Games ketiga ini bisa memberikan inspirasi untuk anak-anak muda disabilitas Indonesia. “Sekarang perhatian pemerintah untuk atlet paralympic sangat besar, jadi saya berharap anak-anak muda untuk ikut olahraga dan berpres-

Pertandingan berlangsung cukup ketat dalam empat set. David Jacobs memenangi pertandingan dengan skor 11-4, 7-11, 116, 17-15. David sebenarnya tampil cukup meyakinkan pada set pertama dan menyudahi perwalanan Lian dengan cepat. Namun dia gagal mempertahankan momentum, sehingga kalah pada set kedua. Beruntung, dia

tasi,” ungkapnya. Meraih medali emas, David Jacobs juga akan mendapat bonus sama seperti atlet Asian Games, yakni sebesar Rp 1,5 miliar. Dia berencana untuk menyisihkan bonusnya untuk korban gempa Palu dan Donggala. “Kalau bonus sih untuk keperluan pribadi dan keluarga. Juga untuk korban gempa di Palu dan Donggala,” katanya. Setelah meraih medali emas pada nomor tunggal, David akan tampil pada nomor ganda putra Asian Para Games 2018. ■ Am-Yn

SELEBRASI: Petenis meja Indonesia, David Jacobs, melakukan selebrasi bersama pelatihnya, usai meraih medali emas Asian Para Games cabang tenis meja TT 10, di Ecovention Ancol, Jakarta, Selasa (9/10).■ Foto: bc

Tinggalkan Blind Judo, Ganti Catur JAKARTA- Miftahul Jannah, atlet Blind Judo Indonesia di ajang Asian Para Games 2018, akhirnya membuat sebuah pengakuan. Dikatakan Miftahul, dia sebenarnya sudah mengetahui adanya aturan larangan penggunaan penutup kepala (jilbab-red), dalam olahraga yang ditekuninya. Namun Miftah sengaja bersikeras bertanding, demi mendobrak aturan itu. Seperti diberitakan Wawasan, Selasa (9/10), Miftahul Jannah dilarang tampil oleh wasit, pada pertandingan Blind Judo kelas -52 kg putri, pada Senin (8/10). Alasannya, Miftah enggan melepas jilbabnya, karena tidak diperbolehkan dalam aturan itu. Aturan itu memang berasal dari Federasi Judo Internasional (IJF) pada Artikel 4 Poin 4 yang berbunyi, “Kepala tidak boleh ditutupi kecuali oleh balutan dari alasan medis, per-

judo di Asian Para Games aturan ini harus dipatuhi.” 2018, tak membuat Miftahul Meski dilarang bertanding, Jannah patah namun Miftah mengaku tak arang. Wanita kecewa. GANTI berusia 21 “Saya tidak kecewa kaCABOR: Atlet rena itu sudah pendirian. Judo Indonesia, MifSebab, sejak jauh-jauh tahul Jannah (kanan), mehari juga saya sudah nyatakan ak an beralih ke tahu (adanya aturan soal cabang olahraga catur, dan larangan penggunaan meninggalkan cabor penutup kepala-red),” blind judo.■ Foto: kata Miftahul Jannah, idn dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (9/10). “Walaupun saya sudah tahu aturan ini, namun saya ingin mencobanya. Mungkin ada peluang untuk mendobrak aturan itu. Namun setelah mendengar hasil technical meeting, ya sudah, saya mengambil komitmen tidak akan ikut bertanding jika jilbab Miftah harus dibuka,” ucap dia lagi.

tahun itu mengaku akan beralih profesi menjadi atlet catur di masa depan. Atlet asal Aceh itu mengaku tidak asing dengan catur, karena sudah diajarkan orang tuanya ketia dia masih berusia empat tahun. Miftah juga mengatakan, pernah meraih prestasi di olahraga asah otak itu. “Hobi yang sangat

KLASEMEN SEMENTARA

Miftah cintai itu catur. Catur itu bagai sahabat buat Miftah, jadi Miftah ingin menjadi atlet catur. [Balik lagi ke judo?-red] Enggak. Miftah berkomitmen berusaha menjadi atlet catur, meskipun banyak rintangan tapi Miftah akan lewati,” sebut Miftah. ■ Am-Yn

■ Cabor Catur Batal tampil sebagai atlet

1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. 12. 13. 14. 15. 16. 17. 18. 19. 20. 21. 22. 23. 24. 25. 26. 27. 28. 29. 30.

Cina Korea Selatan Uzbekistan Jepang Iran Indonesia Thailand India Malaysia Vietnam Kazakhstan Hongkong Filipina Singapura Taipei UEA Kuwait Saudi Arabia Sri Lanka Laos Irak Myanmar Macao Oman Suriah Jordania Timor-Leste Korea (COR) Mongolia Turkmenistan

66 23 18 16 15 8 6 6 6 4 3 3 2 2 1 1 1 1 1 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

31 19 9 26 12 13 10 8 7 2 6 3 3 1 6 4 3 3 3 0 4 2 1 1 1 1 0 0 0 0

28 10 3 31 17 17 18 13 11 8 6 9 4 3 4 1 2 1 1 0 4 1 1 1 1 0 1 1 1 1

Terkabulnya Doa Khabib Nurmagomedov JAKARTA- Meski pertarungan Khabib Nurmagomedov kontra Conor McGregor, sudah berakhir, namun cerita dua petarung Ultimate Fighting Championships (UFC) itu, belum usai.

Seperti yang diungkapkan, Khabib Nurmagomedov, kalau dirinya terus berdoa, agar bisa mendapatkan kesempatan satu ring melawan Conor McGregor. Khabib sendiri ternyata

sudah lama berharap bisa bertarung dan bertukar pukulan dengan McGregor. Hal itu terungkap dalam acara penyambutan Khabib di Anzhi Arena,

BERI SAMBUTAN: Khabib Nurmagomedov saat memberikan sambutannya di depan para pendukungnya, usai sukses mempertahankan gelarnya di Kelas Ringan UFC-229.■ Foto: cnn

Senin (8/10) waktu setempat atau Selasa pagi WIB. “Saya berdoa kepada Tuhan untuk satu hal, agar dibiarkan berada sendirian di Oktagon bersama badut itu (McGregor-red). Saya meminta hal itu setiap hari,” ucap Khabib, seperti dikutip dari RT, Selasa (9/10). Kemarahan Khabib pada McGregor, seperti dilansir dari cnnindonesia Selasa (9/10), juga dipicu peristiwa penyerangan bus yang ditumpangi Khabib oleh McGregor dan rekan-rekannya, di Brooklyn, AS, April lalu. “Saya berdoa, agar kami berdua tidak mengalami cedera, kami melakukan timbang badan, mengumpulkan kekuatan, dan akhirnya dikunci di Oktagon. Akan ada banyak hal yang dikatakan di luar Oktagon, dan saya berkata, ketika pintu Oktagon tertutup, saya tak bertanggungjawab atas aksi saya,” ungkap Khabib. Duel itu akhirnya resmi diumumkan terwujud pada awal Agustus. Setelah duel itu resmi diumumkan, serangan verbal dari McGregor ke kubu Khabib semakin kencang. Hal itulah yang menambah motivasi Khabib untuk mengalahkan McGregor. ■ Perbedaan Sementara itu, kepulangan Khabib

ke negaranya di Rusia, disambut meriah puluhan ribu pendukungnya. Tingginya antusiasme suporter Khabib untuk menyambut kepulangan sang pahlawan, membuat acara penyambutan harus dilakukan di tempat yang lebih luas. Khabib kemudian disambut di Stadion Anzhi Arena, Dagestan, markas klub Anzhi Makhachkala. Pada stadion berkapasitas 26.500 itu, sekitar 10 ribu orang berkumpul untuk melihat Khabib. Di tengah lapangan, panitia mendirikan panggung untuk Khabib, dan tribun di belakang panggung memang sengaja dikosongkan. “Saya ingin menunjukkan kepadanya (McGregor-red), perbedaan dari orang-orang kita dengan orang-orang mereka. Kita tahu sejarah kita, leluhur kita, dan apa yang telah bangsa ini lalui. Tidak ada yang bisa merusak itu,” tutur Khabib, yang kemudian disambut meriah para pendukungnya. Pada pertarungan itu, Khabib berhasil menaklukkan McGregor lewat submission di ronde keempat, dalam laga UFC 229 di Las Vegas, Sabtu (6/10) atau Minggu WIB. Pertarungan Khabib vs McGregor makin dibicarakan, karena aksi Khabib menyerang rekan McGregor, Dillon Danis seusai pertandingan.■ Am-Yn

WAWASAN 10 Oktober 2018  

KORAN WAWASAN

WAWASAN 10 Oktober 2018  

KORAN WAWASAN

Advertisement