Page 1

Kamis, 8 Juli 2010

http://www.kendaripos.co.id

IN MEMORIAM

Harga Eceran Rp. 3.500,-

Kompolnas Salut Polda Sultra Polda Sultra Turunkan Ribuan Personil ke Konsel

Keamanan dan Ketertiban Pemilukada Muna Bisa Dijadikan Teladan di Seluruh Pemilukada Nasional Jakarta, KP Anggota Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) Koordinator Wilayah Timur,

Baca SALUT diHal. 7 La Ode Husen Biku

FOTO : FEDRIK TARIGAN/INDOPOS

Almarhum pencipta lagu anak-anak AT Mahmud dimakamkan Rabu (7/7/) Pagi di TPU Menteng Pulo, Jakarta Selatan. Tangis keluarga mengiringi pemakaman pencipta lagu 'Pelangi' tersebut. Saat jenazah AT Mahmud dimasukkan ke liang lahat, tampak ketiga anak pencipta lagu itu, Ruri Mahmud, Rika Mahmud dan Reyvina Ayu Mahmud, menangis. Turut hadir juga dalam pemakaman AT Mahmud Mantan Menteri di Era Orde Baru Emil Salim.

Kendari, KP Untuk mengantisipasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kantibmas) pada prosesi pemungutan suara ulang (PSU) atau pemilukada ulang di Kabupaten Konsel, Minggu (11/7) mendatang, Polda

Sultra menyiagakan seribuan personil. Rencananya, besok akan diberangkatkan ke Kabupaten Konsel. Kabid Humas Polda Sultra, AKBP Drs.

Baca POLDA diHal. 7

Calon Bupati Bombana Enam Pasang Kasipute, KP Rapat pleno penetapan calon Bupati Bombana periode 2010-2015 berakhir sekitar pukul 02.00 wita dinihari, kemarin. Rapat yang dipimpin Ketua Komisi Pemilihan Umum Bombana, Drs Alpian itu dihadiri semua anggotanya. Mereka kemudian menetapkan enam calon Bupati dan wakil Bupati dalam pemilihan kepala daerah (Pemilukada) yang akan dihelat 8 Agustus nanti. Sesuai rapat pleno dan berita acara nomor 270/110/KPU/BBN/VII/2010, enam pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Bombana periode 2010-2015 terdiri dari empat pasangan yang didukung partai politik dan koalisinya serta dua pasangan melalui jalur perseorangan. Empat calon Bupati yang lolos lewat partai politik yakni DR. H. Atikurahman MS - Drs. H. Hasmin Marunta. Pasangan ini

mendapat tiket Pemilukada dengan didukung 10 partai politik yakni Hanura, PBR, PKPI, Patriot, PDIP, Barnas, Pelopor, PPPI, PMB dan Partai Buruh dengan persentase 33,65 persen. Pasangan berikutnya yang lolos verifikasi berkas di KPU Bombana adalah Drs. H. Muhtar AH - Ahmad Yani SPd, MSi. Pasangan ini didukung lima partai politik yakni Gerindra, PBB, PPIB, PDP dan PDK dengan jumlah kursi atau dukungan pemilih 29 persen. Pasangan ketiga yang memenuhi syarat menjadi peserta pemilihan umum Bupati dan Wakil Bupati Bombana tahun 2010 adalah Muhammad Subhan Tambera SE MSi - Drs. H. Abdul Aziz Baking. Dua kandidat 01 dan 02 Bombana ini didukung sembilan partai yakni Golkar,

Baca CALON diHal. 7

SELEBRITI

Foto Bugilnya Beredar BARU saja namanya mencuat setelah resmi menggantikan Megan Fox di film Transformers, Rosie Huntington sudah mengalami masalah. Foto bugil Huntitnon saat sesi pemotretan tersebar di dunia maya. “Ya, itu memang dia (Huntington-red), aku melihatnya sedang melakukan pemotretan tanpa busana,” beber seorang sumber seperti dikutip ShowbizSpy. Di foto itu, Huntington tampak sedang menunjukkan payudaranya. Model berusia 23 tahun tersebut juga terlihat memegang rokok yang sedang menyala dengan rambutnya yang terurai. Di gambar lain, kekasih dari Jason Statham itu berpose dengan menggunakan lingerie tetapi tak menutupi bagian dadanya. Di gambar lainnya memperlihatkan model asal Inggris itu sedang duduk dengan menggunakan kemeja. Ini bukan pertama kalinya, model seksi itu berpose ‘panas’. Beberapa waktu lalu, Huntington juga sempat tampil bugil untuk majalah GQ pada edisis Mei lalu. Setelah itu, Huntington j u g a tampil topless untuk sebuah iklan m u s i m panas 2010 Thomas Wylde.(gie)

ROSIE HUNTINGTON

Ketua KPU Muna Bukan-bukaan di MK Jakarta, KP Tidak diverifikasinya berkas pasangan calon perseorangan La Pili-La Ode Halami (ILHAM) yang menjadi pokok perkara pemohon LM Rusman EmbaHaridin (RAMAH) terbantahkan. Lima dari 21 saksi yang dihadirkan untuk memperkuat pokok perkara RAMAH itu ternyata berasal dari satu kecamatan yakni Kecamtan Marobo, bukan dari PPK. Hal itu terungkap pada sidang lanjutan pokok perkara No 64/PHPU.D-VIII/2010 di Gedung Mahkamah Konstitusi (MK) Jalan Merdeka Barat, Jakarta, Rabu (7/ 7) malam. Ketua KPU Muna, Al Munardin mengatakan kepala desa yang di-

hadirkan sebagai saksi tidak punya kewenangan karena yang melakukan verifikasi berkas calon perseorangan adalah PPS bukan kepala desa. “Enam saksi itu Kades dari Kecamatan Marobo. Jadi terkait masyarakat yang dinyatakan tidak memberi dukungan, kepala desa tidak bisa memastikan karena yang memverifikasi berkas calon adalah PPS dan PPK. Itu juga sudah dilakukan verifikasi dua tahap dan ada berita acara dari PPK,” katanya. Sidang yang dipimpin Mahfud MD (Ketua Panel), M Arsyad Sanusi dan Maria Farida Indrati (anggota) juga terungkap adanya penyerahan uang dari

Almunardin SH Mengaku Dipengaruhi untuk Menambah 5000 Suara untuk Pasangan RAMAH dengan Imbalan Rp 1,7 Miliar

Baca KPU MUNA diHal. 7

RAKADENNY/JAWAPOS

Tersangka kasus dugaan suap PT Salma Arowana Lestari Komjen Pol Susno Duadji dilimpahkankeKejaksaanNegeriJakartaSelatan,Rabu(7Juli2010).MantanKabareskrim inididugamenerimauangsebesarRp500jutadalampenanganankasustersebutdiRiau.

Susno Segera Disidang Jakarta, KP Mantan Kabareskrim Komjen Pol Susno Duadji tak lama lagi bakal duduk di kursi pesakitan sebagai terdakwa dalam kasus PT Salmah Arowana Lestari. Itu setelah penyidik Polri melimpahkan tersangka dan barang bukti ke Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan kemarin (7/7). Susno tiba di Kejari Jaksel sekitar pukul 11.10 dengan menumpang mobil Toyota Alphard warna hitam Nopol B 2037 IB. Sebelumnya dia dijemput dari Rutan Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok. Dengan pengawalan ketat, Susno yang mengenakan batik sama sekali tak memberikan pernyataan kepada pers. Pemeriksaan saat pelimpahan berlangsung sekitar 45 menit dilakukan oleh jaksa Hartadi dari bidang pidana khusus Kejaksaan Agung. Namun Susno baru keluar dari Kejari Jaksel pukul 13.35. “Terima kasih ya, terima kasih,” kata mantan Kapolda Jawa Barat itu singkat. Susno tetap menjalani penahanan di Mako Brimob dengan status titipan kejaksaan. Kuasa hukum Susno, Efran Helmi Juni, juga tak banyak memberikan komentar soal pelimpahan tahap dua kliennya itu.

Dia hanya menegaskan kesiapan kliennya untuk menghadapi proses persidangan. “Tentu saja kami siap,” katanya sembari berlalu. Jaksa Hartadi menuturkan, kasus Susno terkait dengan dugaan gratifikasi dan suap dalam penanganan kasus PT Arowana. Susno dijerat pasal pasal 5 ayat (2), pasal 11, pasal 12a, pasal 12 b, dan atau pasal 12 B UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Hartadi mengungkapkan beberapa barang bukti yang disertakan dalam pelimpahan kemarin. Misalnya, surat pengangkatan Susno sebagai Kabareskrim dan bukti parkir kendaraan di Hotel Sultan. “Ada juga transkip SMS antara Susno dengan Syahril Djohan (tersangka yang lain, Red),” bebernya. Namun dia tidak menyebut barang bukti berupa uang suap. Kepala Kejari Jaksel Yusuf mengatakan, pihaknya telah menunjuk lima jaksa yang diketuai Hartadi sebagai penuntut umum di persidangan. “Rencana dakwaannya sudah ada. Kami segera siapkan surat dakwaan dengan cermat, lengkap,

Baca SUSNO diHal. 7

Fotografer.net, Situs Komunitas yang Berkembang Jadi Perusahaan

Member Wajib Sertakan KTP, Jual Kamera pun Boleh Di antara portal khusus fotografi tanah air, situs www.fotografer.net (FN) mungkin termasuk yang dikelola secara rapi dan profesional. Situs yang semula hanya memajang karya itu kini berkembang menjadi perusahaan dengan berbagai aktivitas yang dikelola.

TRIMUJOKO BAYUAJI, Jakarta DIDIRIKAN pada 30 Desember 2002, situs FN mulanya hanyalah situs komunitas kecil. Situs tersebut awalnya dimaksudkan sebagai forum untuk memajang foto-foto para fotografer kawan pendirinya: Kristupa Saragih dan Valens Riyadi. Kristupa merupakan fotografer profesional, sedangkan Valens adalah programer komputer.

F- MORTEN KAPARANG FOR JAWA POS

Foto bersama anggota Fotografer.net (FN) di Manado dalam rangkaian acara gathering tahunan FN, Sabtu (26/06) di Manado. Acara ini dihadiri pendiri FN dan penggiatpenggiat fotografi di Sulawesi Utara dan sekitarnya.

Kristupa bertugas menyiapkan konten dan Valens mendesain tampilan situs FN. Menu awal yang disediakan situs tersebut berupa halaman galeri yang disediakan untuk para fotografer. “Awalnya buat kumpul-kumpul sesama fotografer saja,” ujar Kristupa. Halaman galeri yang disuguhkan memberikan kesempatan bagi para “tamu” untuk menilai foto yang ditampilkan. Seperti halnya situs komunitas, untuk menilai, seseorang harus menjadi anggota situs FN. Anggota FN harus menggunakan akun nama asli sebagai penanda keanggotaan. Itu wajib dibuktikan dengan meng-up load scan identitas diri calon anggota seperti KTP, SIM, atau paspor. “Kami amat ketat dalam soal keang-

Baca MEMBER diHal. 7


2

Kendari Pos | Kamis 8 Juli 2010

Sebut Kasus Sisminbakum Rekayasa

Susul Jaksa, Antasari Resmi Ajukan Kasasi

Terdakwa Romli Diperiksa untuk Tersangka Yusril

Jakarta, KP Antasari Azhar tak mau kalah oleh langkah kejaksaan yang mengajukan kasasi dalam kasus pembunuhan Dirut PT Putra Rajawali Banjaran (PRB) Nasrudin Zulkarnaen. Mantan ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) itu menempuh langkah serupa, yakni mengajukan upaya hukum ke Mahkamah Agung (MA). AntasariAzhar Diwakili kuasa hukumnya, Juniver Girsang dan Denny Kailimang, Antasari resmi mengajukan kasasi ke MA melalui Pengadilan Negeri Jaksel, kemarin. Antasari berharap MA memberikan putusan berbeda dari PN Jaksel dan PT DKI Jakarta yang memvonisnya 18 tahun penjara. “Putusan pengadilan tinggi belum mencerminkan rasa keadilan,” kata Juniver. Dia menguraikan, putusan banding PT DKI tidak memperhatikan sejumlah bukti-bukti yang bisa meringankan Antasari. Misalnya, peluru yang menembus kepala Nasrudin. “Hakim tidak pernah membahas bukti senjata yang kami ajukan di sidang. Padahal, pelurunya tidak sesuai dengan jenis senjata yang digunakan,” terang Juniver. Selain itu, jarak tembak antara eksekutor dan korban tidak dibahas. Yakni, apakah tembakan dilakukan dari jarak dekat atau jauh. Alasannya, barang bukti berupa baju yang dikenakan oleh Nasrudin tidak ditunjukkan. “Tidak dihadirkan beberapa barang bukti. Pengadilan tinggi hanya mengatakan tidak ada masalah,” jelas pengacara senior itu. Dalam kasasi, tim kuasa hukum juga menyoal adanya skenario yang sengaja disusun untuk menjerat Antasari. Misalnya, rekaman pertemuan antara Antasari dan Rani Juliani di salah satu kamar Hotel Gran Mahakam. Kemudian, rekaman di rumah Sigid Haryo Wibisono (terdakwa lain kasus pembunuhan Nasrudin). Menurut Juniver, rangkaian skenario itu pernah disinggung Antasari dan tim kuasa hukum dalam pembelaan (pleidoi) dan memori banding. “Pengadilan tinggi tidak cermat dalam menggali rangkaian alur skenario itu,” ujar dia. Langkah Antasari mengajukan kasasi tersebut menyusul upaya kejaksaan yang lebih dulu mendaftarkan kasasi di PN Jaksel. Kejaksaan mendaftarkannya Kamis lalu (1/7) untuk empat terdakwa kasus pembunuhan Nasrudin, yakni Antasari, Sigid, Wiliardi Wizar, dan Jerry Hermawan Lo. PT DKI Jakarta dalam putusannya menguatkan vonis PN Jaksel. Yakni, hukuman untuk Antasari (18 tahun), Sigid (15 tahun), Wiliardi (12 tahun), dan Jerry (5 tahun). Majelis hakim PT dalam putusan itu hanya mengubah sedikit hal terkait dengan kualifikasi tindak pidana terdakwa. (agm)

Jakarta, KP Polemik keabsahan jaksa agung tak membuat penyidikan kasus dugaan korupsi biaya akses Sistem Administrasi Badan Hukum (Sisminbakum) dengan tersangka mantan Menkeh HAM Yusril Ihza Mahendra vakum. Kemarin (7/7), tim penyidik pidana khusus Kejaksaan Agung memeriksa mantan Dirjen Administrasi Hukum Umum (AHU) Romli Atmasasmita, salah satu terdakwa kasus Sisminbakum, sebagai saksi. Juniver Girsang, kuasa hukum Romli mengatakan, materi pemeriksaan terhadap Romli di antaranya berkaitan dengan peran Yusril dalam kebijakan Sisminbakum. “Ditanya peran Yusril di mana,” kata Juniver seusai mendampingi pemeriksaan Romli di Gedung Bundar, Kejagung. Dia mengungkapkan, selain peran Yusril, pertanyaan juga seputar asal mula adanya Sisminbakum. “Sejak awal sudah menjadi proyek yang harus diselesaikan mengingat banyak kelu-

Juniver Girsang han masyarakat nasional maupun internasional bahwa pengurusan dan pengesahan (badan hukum) sangat bertele-tele dengan biaya yang tidak jelas,” urai Juniver. Dalam pemeriksaan, lanjut Juniver, pihaknya kembali menanyakan tentang surat asli perjanjian tanggal 25 Juli 2001 antara Ditjen AHU dan Koperasi Pengayoman tentang pembagian dana akses fee. Sebab, berdasarkan surat itu Romli divonis bersalah dan dihukum 2 tahun penjara di tingkat Pengadilan Negeri, kemudian menjadi 1 tahun di tingkat banding.

Namun surat yang diminta itu tidak ada. Romli beberapa waktu lalu telah membuat laporan ke Polda Metro Jaya tentang tindak pidana pemalsuan. “Tersangkanya Pak Basuki (ketua koperasi, Red). Dengan demikian sebetulnya dakwaan (Romli) cacat hukum,” kata pengacara senior itu. Di tempat yang sama, Romli Atmasasmita juga mengungkapkan ada rekayasa dalam kasus Sisminbakum. Misalnya penetapan dirinya sebagai tersangka pada November 2008 dan bukti surat perjanjian palsu. “Sekarang Yusril dan Hartono (pengusaha Hartono Tanoesoedibjoe, Red) tiba-tiba jadi tersangka. Seharusnya sudah (tersangka) bersama-sama dengan saya. Ini ada apa? Pasti rekayasa,” ungkapnya. Bukti-bukti dalam kasus itu dinilai tidak jelas, seperti kerugian negara. Seharusnya, audit dilakukan oleh BPK dan BPKP. “Kok sekarang (Kejaksaan) bisa menghitung sendiri ada kerugian negara? Yang saya sayangkan hakim di pengadilan juga sama, bisa menghitung sendiri kerugian,” keluh guru besar Universitas Padjadajaran itu. Romli menyebut Kejaksaan tidak independen dalam menan-

Hendarman Supandji gani perkara itu. Dia mencontohkan, seseorang yang seharusnya menjadi tersangka namun tidak ditetapkan sebagai tersangka. Namun setelah ada campur tangan pihak lain, baru dijadikan tersangka. “Dia tanggungjawab apa yang dia lakukan. Tidak perlu ada perintah-perintah atau campur tangan pihak luar. Kejadian ini kan karena intervensi,” tudingnya. Dia membandingkan penanganan perkara yang membelitnya dengan kasus Bank Century sebe-

sar Rp 6,7 triliun serta kasus BLB yang mencapai ratusan triliun. Bagaimana ini?. Dalam kesempatan sebelumnya, pihak Yusril juga menyebut kasus yang menjadikan mantan ketua umum Partai Bulan Bintang (PBB) itu sebagai tersangka sarat dengan muatan politik. Misalnya ada desakan dari anggota DPR untuk melanjutkan kasus Sisminbakum dengan menetapkan Yusril dan Hartono sebagai tersangka. Namun Jaksa Agung Hendarman Supandji dengan tegas membantahnya. Menurutnya, anggota DPR hanya menanyakan sejauh mana perkembangan kasus Sisminbankum yang ditangani Kejagung. Penetapan tersangka tidak lain hanya didasari dengan alat bukti serta putusan Mahkamah Agung terhadap Yohanes Waworuntu, salah satu terdakwa kasus Sisminbakum. “Putusan dari MA, perbuatan dalam Sisminbakum merugikan negara sekian banyak miliar. Dilihat dari alat bukti itu maka ditetapkan tersangkanya., bukan karena didesak,” kata Hendarman. Dia juga membantah ada suap USD 3 juta yang diterimanya. “Nggak ada itu,” tegasnya.(fal)

Dahlan Iskan Suguhkan Makanan ke Karyawan PLN Dahlan ...................... kan sehingga proses pengerjaannya pun bisa selesai. “Proyek ini bisa saja cepat selesai, bila tenaga kerjanya ditambah, dan peralatannya sudah siap semua,” ungkapnya lagi. Tanpa demikian, laporan pimpinan proyek kalau pekerjaan bisa rampung sesuai waktu pada Oktober, Dahlan Iskan berkali-kali menyatakan tidak yakin. Ini sesuai dengan kenyataan di lapangan, bahwa proses pembangunan proyek PLTU 1 X 25 MW tersebut, baru sebagian kecil. Sebahaagian mesinnya masih berada di Tiongkok. Bahkan pembangunan dermaga yang ditangani PT Barata,

belum menunjukkan kemajuan sama sekali. Dua buah alat untuk pemancangan tiang pancang, hanya terdengar sesekali melakukan aktivitas. “Kalau melihat kegiatannya itu, hanya sekedar biar tak ngangghur saja,” kritik Dahlan serius. Dahlan Iskan nampak marah melihat ketidak seriusan penanganan proyek tersebut. Padahal, bila jadwal pengoperasinnya kian mundur, maka akan memperpanjang nilai kerugian PLN. Sebab, dengan pembangkit yang menggunakan BBM seperti sekarang, kian memperbanyak kerugian yang diderita PLN NTB. Dirut PLN Dahlan Iskan bersama sembilan direksinya, selama tiga hari sejak Senin lalu berkunjung ke Nusa Tenggara Barat

(NTB). Kunjungannya itu berawal dari Bima, hujung timur Pulau Sumbawa. Di sana, juga tengah dibangun PLTU. Tapi lucunya, meski tiang pancang sudah dimulai, namun gambar rencana pembangunan PLTU dari Tiongkok belum juga ada. Lantas Dahlan Iskan meminta untuk berangkat ke China, agar menagih gambar rencana pembangunan PLU tersebut. “Berangkat ke Tiongkok sana, tungguin biar segera selesai. Kalau dengan surat-menyurat saja, untuk terjemahnya saja memakan waktu,” jelas Dahlan Iskan yang fasih berbahasa Mandarin itu. Dari Bima dengan menggunakan pesawat carter menuju ke Sumbawa Besar. Selama dua hari bermalam di sana. Di tempat

itu pula digelar rapat direksi yang dihadiri oleh seluruh direksi di jajaran PLN. Salah satu diantara 16 keputusan penting yang dihasilkannya, adalah percepatan pembangunan proyek dengan mengangkat kepala proyek yang akan mengawasi pekerjaan serta melakukan eksekusi di lapangan. Terobosan ini dilakukan, karena salah satu kendala selama ini, karena tidak adanya yang bisa langsung mengambil keputusan di lapangan. Mereka harus menunggu keputusan dari general manager (GM) yang membawahi sejumlah proyek PLN. “Mulai sekarang kami mengobah sistemnya, dengan mengangkat kepala proyek yang berwenang untuk menentukan di lapangan. Sebel-

umnya tidak ada kepala proyek sehingga keputusan di lapangan terkesan lamban,” ungkapnya. Di tengah-tengah keseriusannya tersebut, Dahlan Iskan masih bisa juga mengambil hati bawahannya. Kemarin dia melayani sendiri para karyawan yang hadir untuk menyuguhkan makanan ringan. “Ayo kapan lagi dirut melayani,” kelakarnya. Karena merasa dilayani pimpinan nomor satu di PLN itu, karyawannya pun dengan penuh malu-malu mengambil makanan yang berupa kacang, pohong, pisang dan lain-lainnya yang disuguhkannya itu. “Lho kok ngambilnya sedikit. Tambah lagi,” kata Dahlan Iskan, sembari menyodorkan makanan kepada mereka.(din)


3

Kendari Pos | Kamis 8 Juli 2010

Kenaikan TDL tak Beratkan Bisnis Kendari, KP Kenaikan tarif dasar listrik (TDL) per 1 Juli dinilai tidak mengganggu roda perekonomian. Ini karena kenaikan tersebut hanya berlaku untuk pelanggan dengan daya 1.300 VA ke atas alias segmen menengah atas. Kenaikan tarif itu juga tidak akan memberatkan mayoritas masyarakat Sultra. Sebab, dari 131 ribu pelanggan PLN Cabang Kendari, sekitar 117ribu merupakan pelanggan dengan daya 450 VA dan 900 VA. ‘’Dengan kata lain, 89 persen pelanggan PLN di Sultra tidak merasakan perubahan harga listrik,’’ Jelas Nur Akhsin, Asisten Manager Niaga PLN Cabang Kendari kemarin. Untuk tingkat nasional kata Nur Akhsin berdasarkan perhitungan PLN, Kenaikan TDL 2010 akan hanya berdampak terhadap 17 persen pelanggan (6,9 juta pelanggan) dari total 40,1 juta pelanggan PLN. Nur Akhsin menambahkan tarif untuk pelanggan 450 VA dan 900 VA tetap. Untuk pelanggan rumah tangga (R1) dengan daya 450 VA, tarif listrik masih Rp 415 per kilowatt hour (kWh) dan pelanggan R1 dengan daya 900 VA Rp 605 per kWh. Dia merinci, tarif listrik pelanggan golongan R1 dengan daya 1.300 VA, naik 18 persen menjadi Rp 790 per KWh dibandingkan sebelumnya Rp 672 per kWh. Untuk industri dengan daya 1.300 VA, tarif naik 6 persen menjadi Rp 765 per kWh. Sedangkan tarif listrik untuk pelanggan bisnis dengan daya 1.300 VA menjadi Rp 795 per kWh dari Rp 685 per kWh. Walaupun ada kenaikan, dunia usaha masih bisa bernapas lega. Sebab, pemerintah memberikan skema tarif yang lebih simpel. Ia mencontohkan beberapa tahun lalu ada tarif Max Plus yang mengenakan tarif dua kali bila ada kelebihan penggunaan saat beban puncak. Sekarang aturan itu dihapuskan. Demikian tarif multiguna. ‘’Sebelumnya kami juga memberlakukan bila nyala lampu dibawah 40 Jam tetap

Pabrik Pakan Ternak Beroperasi 2011 Kendari,KP Keinginan para peternak untuk membeli produk pakan dengan harga murah segera terwujud. Dinas Pertanian Sultra tengah mengupayakannya. Apalagi Dirjen Peternakan, telah menyetujui dengan menganggarkan dana Rp 2 Miliar melalui APBNP tahun 2010. Kasi Peternakan Dinas Pertanian Sultra, Muh. Nursyamsi mengatakan rencana awal perusahaan yang ekspansi akan eksis tahun ini, tapi karena kemudian pendanaan harus masuk pada anggaran perubahan, sehingga diprediksi pabrik baru akan eksis nanti 2011, walaupun proses pendirian akan dilakukan tahun 2010. “Selama ini permasalahan yang selalu dihadapi peternak adalah kelangkaan pakan dan harganya yang mahal. Melalui pendirian pabrik ini, diharapkan bisa menjadi solusi bagi para peternak,” terangnya kemarin. Nantinya pabrik itu mutlak dikelola oleh asosiasi peternak yang ada di Sultra. Pasalnya selama ini mereka yang sering berkeluh kesah tentang kondisi pakan yang selalu langka, sehingga menjadi hambatan produksi mereka. Termasuk tenaga ahli dan bahan bakunya seperti jagung dan tepung ikan, semua disuplai di daerah ini. “Keberadaan dinas hanya sebagai pengawas dan mengevaluasinya,” ujarnya. Menurut Nursyamsi, keberadaan pabrik ini harus didukung bersama, karena akan membawa kesejahteraan bersama, khususnya para peternak. Dinas hanya menyediakan sarana, karena dari survei memang sudah sangat di butuhkan. Saat ini sektor peternakan Sultra sedang tumbuh. Apalagi kebutuhan ayam dan telur, selama ini sebagian besar masih disuplai dari daerah lain. Bila sektor tersebut berkembang dan didukung, setidaknya dalam waktu dekat peternak lokal bisa mensuplai kebutuhan lokal sekitar 50 persen. (lis)

Nur Akhsin dibebankan biaya sebesar 40 jam. Kini aturan itu dihapus,’’ tambahnya.

Nur Akhsin menandaskan bila kenaikan TDL adalah kewenangan pemerintah bersama legislatif. Katanya berdasarkan UU No 30 tahun 2009 tentang ketenagalistrikan, PLN saat ini hanyalah salah satu operator yang siap menjalankan apapun keputusan pemerintah terkait TDL. ‘’Dengan kenaikan TDL pemerintah meminta PLN memperbaiki energy mix, menekan susut jaringan, menanggulangi daerah krisis dengan cara meningkatkan kemampuan pembangkit serta meningkatkan penyambungan baru untuk rumah tangga dan rumah sederhana sehat,’’ tukasnya. (awl)

Indosat Boyong Mitra ke Malaysia Kendari,KP Indosat sebagai salah perusahaan jasa telekomunikasi, senantiasa berkomitmen meningkatkan taraf hidup pelanggan dan mitranya. Hal itu terbukti melalui program “Grand Prize Point Reward” yakni memberikan apresiasi kepada mitranya untuk melakukan wisata ke Malaysia. Syaratnya mereka menjadi salah satu mitra yang masuk anggota FMC (frontliner Mentari dan Im3 Club), sebuah komunitas garis depan Indosat khusus penjualan. Kini mitra diberangkatkan ke Kuala Lumpur. “Kami terus memberikan apresiasi kepada mitra. Dengan adanya reward seperti ini akan memberikan semangat baru kepada para mitra yang menjadi garis depan pada peningkatan penjualan kami,” Ungkap Muhammad Hilmi Pimpinan Indosat Kendari Pemenang Program wisata

kali ini jatuh pada ibu Waode Netti Anggraeni sekeluarga, anggota FMC asal Kota Baubau. “Yang bersangkutan adalah anggota FMC yang sudah aktif sejak lima tahun lalu dan juga aktif mengikuti setiap program yang ditawarkan oleh indosat. Program ini adalah program nasional, dan telah berlangsung dari Januari sampai dengan

maret 2010,” Ungkap Apriani Pabumbun Koordinator Indirect Sales Indosat Kendari. Penentuan pemenang ditentukan lewat poin yang dikumpulkan lewat aktivasi kartu perdana Indosat. “Ibu Nety akan berangkat menuju Malaysia. Sebelumnya akan berkumpul di Jakarta bersama temanteman FMC dari daerah lain.

Bagi yang belum beruntung akhir Juli nanti kami punya kejutan lagi yakni jalan-jalan ke Hongkong jadi ditunggu saja ” ungkap Apri. Menurutnya Indosat terus memanjakan mitra kami, baik itu berupa tur wisata, Hadiah motor maupun uang tunai. “Semoga hal tersebut dapat memberikan nilai lebih bagi peningkatan pelanggan kami di Sulawesi Tenggara,” Tutup Hilmi. (lis)


4

Kendari Pos | Kamis, 8 Juli 2010

Pemprov serahkan tujuh aset ke Pemkot Mudah-mudahan aset itu tak dijadikan milik pribadi Terendam banjir, ratusan hektar sawah puso Beras akan mahal lagi Jeruk Wabula masuk pasar Biar banyak pilihan lokal

Miras Makan Korban Lagi MEMPRIHATINKAN sekaligus memilukan mendengar adanya tiga warga di kelurahan Pondidaha Kabupaten Konawe yang tewas setelah mengkonsumsi minuman keras (Miras) oplosan. Selain tiga korban tewas, juga terdapat seorang yang sedang kritis. Sebuah kejadian yang benar-benar membuka mata dan hati kita untuk lebih introspeksi mengenai apa saja yang selama ini membuat kita terlena, karena buaian semu yang berakhir maut. Seringkali kita mendengar di berbagai media elektronik jatuhnya puluhan korban setelah mengkonsumsi Miras oplosan. Tetapi ternyata itu hanya bagaikan angin lalu, tanpa kita dapat menarik hikmah dari peristiwa yang teramat memilukan itu. Padahal, berbagai peristiwa yang akhirakhir ini memang kerapkali menghiasi wajah media massa kita seharusnya menjadi pelajaran berharga demi menghindarkan diri dan keluarga kita dari akibat seperti itu. Peristiwa ini seharusnya memberikan pelajaran kepada kita semua untuk tidak mentolerir terhadap produk-produk yang illegal. Apalagi Miras yang sudah jelas-jelas diharamkan oleh setiap agama, dibuat illegal pula. Sebuah perbuatan yang benar-benar keji dan tidak berperikemanusiaan. Hanya masalahnya, kenapa warga kita begitu gemar mengkonsumsi barang haram seperti itu. Tak hanya yang oplosan dan illegal. Bahkan yang dinyatakan resmi oleh pemerintah pun sebenarnya sudah diharamkan agama. Setetes atau sebotol atau sepuluh botol Miras sama hukumnya, haram. Lalu kenapa kita tidak tegas dalam hal ini. Kita masih mengelompokkan dalam berbagai level sesuai kadar alkoholnya. Padahal dalam masyarakat kita yang masih menjunjung tinggi nilai-nilai religius, seharusnya ini dapat dikaji dan dicegah. Apalagi para pemimpin dan wakil rakyat kita banyak yang datang dari partai-partai berbasis agama. Beberapa waktu lalu, kita dibuat tercengang oleh salah satu DPRD di Sultra. Masalah Miras bahkan dibahas bertahuntahun tanpa hasil yang signifikan. Berbagai alasan yang sangat materialistis dikemukakan untuk memberikan pembenaran terhadap keberadaan barang haram tersebut. Demi Pendapatan Asli Daerah (PAD) lah, demi lapangan kerja-lah, demi investasila-lah, dan berbagai alasan yang terkesan hanya untuk memberikan pembenaran dalam mendukung kepentingan mereka. Padahal sebagai daerah yang kaya dengan sumber daya alam ini meskipun tanpa harus dimbel-embeli dengan bisnis Miras akan lebih berkah. Kita dapat melihat sebagian besar peristiwa kriminal yang terjadi diakibatkan Miras. Hampir semua pelaku penganiayaan, pemerkosaan, pembunuhan dan bahkan kecelakaan lalulintas akibat pengaruh Minuman keras. Banyaknya generasi muda kita yang terjun ke dunia malam akibat pengaruh Miras. Banyak yang jadi generasi malas, manja dan hanya senang bersenang-senang akibat pengaruh Miras. Bahkan berbagai penyakit yang diderita manusia banyak juga akibat konsumsi Miras. Tetapi kita tidak peduli dengan itu semua. Kita lebih silau dengan banyaknya PAD, dengan maraknya kehidupan malam serta makin banyaknya kemaksiatan yang terjadi. Seharusnya setelah jatuh korban seperti yang terjadi di Pondidaha, kita jadikan moment untuk menjadi lebih baik. Kasihan bangsa ini, daerah ini, generasi ini, kalau kita tidak memproteksi mereka dengan berbagai hal yang kemungkinan akan menghancurkan masa depan mereka kelak. Pemimpinpemimpin kita yang kelak akan mempertanggung jawabkan kepemimpinannya seharusnya lebih tawadhu dalam memberantas kemaksiatan. Tidak malah mencari-cari alasan demi PAD, demi kehidupan malam, demi modernisasi dan demi globalisasi. Kita berharap peristiwa Pondidaha menjadi yang terakhir. Amien.(**)

Kendari Pos Inspirasi dan Aspirasi Masyarakat Sultra

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, semua wartawan Harian Pagi Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Untuk menghindari aksi-aksi tidak bertanggungjawab dari oknum tertentu, masyarakat yang merasa ragu atau mencurigai seseorang yang mengatasnamakan wartawan Kendari Pos segera menghubungi Kantor Redaksi Harian Kendari Pos.

Karakteristik Pendidikan Guru Untuk Membangun Peradaban Bangsa M

embangun peradaban se buah bangsa pada hakikat nya adalah pengembangan watak dan karakter manusia unggul dari sisi intelektual, spiritual, emosional, dan fisikal yang dilandasi oleh fitrah kemanusiaan. Fitrah adalah titik tolak kemuliaan manusia, baik sebagai bawaan seseorang sejak lahir atau sebagai hasil proses pendidikan. Nelson Black dalam bukunya yang berjudul “Kapan Sebuah Bangsa Akan Mati” menyatakan bahwa nilai-nilai akhlak, kemanusiaan, kemakmuran ekonomi, dan kekuatan budaya merupakan sederet faktor keunggulan sebuah masyarakat yang humanis. Sebaliknya, kebejatan sosial dan budaya merupakan faktor penyebab kemunduran sebuah peradaban. Ia juga menulis, “Kebejatan sosial akan tampak pada pengingkaran atas konstitusi dan instabiltas ekonomi.” Pada Kongres Pendidikan se-Indonesia yang digelar di Yogyakarta bulan Oktober 1949, almarhum Ki Hadjar Dewantara dari Taman Siswa mengatakan bahwa “Hidup haruslah diarahkan pada kemajuan, keberadaban, budaya dan persatuan, dan kita seharusnya tidak menolak elemen-elemen yang datang dari peradaban asing. Ini adalah demi mendorong proses pertumbuhan dan pemerkayaan yang lebih lanjut bagi kehidupan nasional, dan secara mutlak untuk menaikkan kebanggaan bangsa Indonesia. Terlepas dari persoalan kuantitatif tersebut, dalam konteks pembangunan sektor pendidikan, guru merupakan pemegang peran yang amat sentral dalam proses pendidikan. Karena itu, upaya meningkatkan profesionalisme para pendidik adalah suatu keniscayaan. Guru harus mendapatkan program-program pelatihan secara tersistem agar tetap memiliki profesionalisme yang tinggi dan siap melakukan adopsi inovasi. Guru juga harus mendapatkan penghargaan dan kesejahteraan yang layak atas pengabdian dan jasanya. Sehingga, setiap inovasi dan pembaruan dalam bidang pendidikan dapat diterima dan dijalaninya dengan baik. Di sinilah kemudian karakteristik pendidikan guru memiliki kualitas ketika menyajikan bahan pengajaran kepada subjek didik. Kualitas seorang guru dapat diukur dari segi moralitas, bijaksana, sabar dan menguasai bahan pelajaran ketika beradaptasi dengan subjek didik. Sejumlah faktor itu membuat dirinya mampu menghadapi masalah-masalah sulit, tidak

Oleh : Ferdinan Lekman, SPd MPd

mudah frustasi, depresi atau stress secara positif, dan tidak destruktif. Karakteristik Pendidikan guru Menurut Lickona dkk (2007) terdapat 11 prinsip agar Karakteristik Pendidikan guru dapat berjalan efektif: (1) kembangkan nilai-nilai etika inti dan nilai-nilai kinerja pendukungnya sebagai fondasi karakter yang baik, (2) definisikan ‘karakter’ secara komprehensif yang mencakup pikiran, perasaan, dan perilaku, (3) gunakan pendekatan yang komprehensif, disengaja, dan proaktif dalam pengembangan karakter, (4) ciptakan komunitas sekolah yang penuh perhatian, (5) beri siswa kesempatan untuk melakukan tindakan moral, (6) buat kurikulum akademik yang bermakna dan menantang yang menghormati semua peserta didik, mengembangkan karakter, dan membantu siswa untuk berhasil, (7) usahakan mendorong motivasi diri siswa, (8) libatkan staf sekolah sebagai komunitas pembelajaran dan moral yang berbagi tanggung jawab dalam pendidikan karakter dan upaya untuk mematuhi nilainilai inti yang sama yang membimbing pendidikan siswa, (9) tumbuhkan kebersamaan dalam kepemimpinan moral dan dukungan jangka panjang bagi inisiatif pendidikan karakter, (10) libatkan keluarga dan anggota

masyarakat sebagai mitra dalam upaya pembangunan karakter, (11) evaluasi karakter sekolah, fungsi staf sekolah sebagai pendidik karakter, dan sejauh mana siswa memanifestasikan karakter yang baik. Dalam karakter pendidikan guru penting sekali dikembangkan nilainilai etika inti seperti kepedulian, kejujuran, keadilan, tanggung jawab, dan rasa hormat terhadap diri dan orang lain bersama dengan nilai-nilai kinerja pendukungnya seperti ketekunan, etos kerja yang tinggi, dan kegigihan—sebagai basis karakter yang baik. Guru harus berkomitmen untuk mengembangkan karakter peserta didik berdasarkan nilai-nilai dimaksud, mendefinisikannya dalam bentuk perilaku yang dapat diamati dalam kehidupan sekolah sehari-hari. Yang terpenting, semua komponen sekolah bertanggung jawab terhadap standar-standar perilaku yang konsisten sesuai dengan nilai-nilai inti. Karakter yang baik mencakup pengertian, kepedulian, dan tindakan berdasarkan nilai-nilai etika inti. Karenanya, pendekatan holistik dalam pendidikan karakter berupaya untuk mengembangkan keseluruhan aspek kognitif, emosional, dan perilaku dari kehidupan moral yang akan dipahami siswa untuk membantu menciptakan komunitas bermoral, mendengar ceri-

ta ilustratif dan inspiratif, dan merefleksikan pengalaman hidup melalui pendekatan yang komprehensif menggunakan semua aspek persekolahan sebagai peluang untuk pengembangan karakter. Ini mencakup apa yang sering disebut dengan istilah kurikulum tersembunyi, hidden curriculum (upacara dan prosedur sekolah; keteladanan guru; hubungan siswa dengan guru, staf sekolah lainnya, dan sesama mereka sendiri; proses pengajaran; keanekaragaman siswa; penilaian pembelajaran; pengelolaan lingkungan sekolah; kebijakan disiplin); kurikulum akademik, academic curriculum (mata pelajaran inti, termasuk kurikulum kesehatan jasmani), dan program-program ekstrakurikuler, extracurricular programs (tim olahraga, klub, proyek pelayanan, dan kegiatan-kegiatan setelah jam sekolah). Pendidikan karakter yang efektif harus menyertakan usaha untuk menilai kemajuan. Terdapat tiga hal penting yang perlu mendapat perhatian: (1) karakter sekolah: sampai sejauh mana sekolah menjadi komunitas yang lebih peduli dan saling menghargai? (2) Pertumbuhan staf sekolah sebagai pendidik karakter: sampai sejauh mana staf sekolah mengembangkan pemahaman tentang apa yang dapat mereka lakukan untuk mendorong pengembangan karakter? (3) Karakter siswa: sejauh mana siswa memanifestasikan pemahaman, komitmen, dan tindakan atas nilai-nilai etis inti? Hal seperti itu dapat dilakukan di awal pelaksanaan pendidikan karakter untuk mendapatkan baseline dan diulang lagi di kemudian hari untuk menilai kemajuan. Semoga karakteristik pendidikan guru tidak berhenti hanya wacana karena tidak termasuk dalam program 100 hari pemerintah SBY-Boediyono. Pada poin 13, reformasi di bidang pendidikan, hanya disebut: ‘Menyambungkan atau mencegah mismatch antara yang dihasilkan lembaga pendidikan dan lembaga pelatihan dan keperluan pasar tenaga kerja. Banyak yang dihasilkan perguruan tinggi, oleh sekolah-sekolah kejuruan, oleh balaibalai latihan kerja, tidak selalu klop dengan yang diminta pasar tenaga kerja.’ Lagi-lagi hanya soal pekerjaan, lalu di mana pendidikan karakter? (**) Penulis pemerhati Pendidikan, Artikel ini diikutsertakan dalam Lomba Penulisan Artikel Pendidikan, sebagai rangkaian memperingati Hardiknas 2010.

Aspirasi Hukum di Daerah H

ukum berfungsi sebagai per lindungan kepentingan manu sia. Agar kepentingan manusia terlindungi, hukum harus dilaksanakan. Pelaksanaan hukum dapat berlangsung secara normal, damai, tetapi dapat terjadi juga karena pelanggaran hukum. Dalam hal ini hukum yang telah dilanggar itu harus ditegakkan. Melalui penegakan hukum inilah hukum itu menjadi kenyataan. Dalam menegakkan hukum ada tiga unsure yang selalu harus diperhatikan yaitu : (1). Kepastian hukum (Rechtssicherheit), (2). Kemanfaatan (zweckmassigkeit), (3). Keadilan (gerechtigkeit). Hukum harus dilaksanakan dan ditegakkan. Setiap orang mengharapkan dapat ditetapkannya hukum dalam hal terjadi peristiwa yang konkrit. Bagaimana hukumnya itulah yang harus berlaku, pada dasarnya tidak boleh menyimpang. Hal tersebut sejalan dengan azas fiat justitia et pereat (mundus meskipun dunia ini runtuh hukum harus ditegakkan). Bahwa Berdasarkan teori hukum tersebut diatas, ternyata dalam prakteknya masih banyak masyarakat termasuk para penegak hukum itu sendiri cenderung mengabaikan dan tidak taat terhadap ketentuan hukum dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Khususnya kepada masyarakat awam kecenderungan melakukan pelanggaran hukum dan HAM karena mereka tidak memahami dan mengetahui hukum, sedangkan dalam asas hukum menegaskan bahwa ketidak

Oleh. Drs. H. Kamaruddin, MH tahuan akan hukum bukanlah suatu alasan pembenar. Dan kalau faktanya memang demikian. Maka sesungguhnya yang bertanggung jawab penuh dalam hal ini adalah pihakpihak terkait khususnya Departemen Hukum dan HAM. Untuk itu diharapkan kepada pihak Departemen Hukum dan HAM agar lebih banyak memberikan pendidikan hukum dan HAM melalui penyuluhan hukum kepada masyarakat, agar masyarakat dapat mengetahui secara jelas batasanbatasan hukum dan HAM itu sendiri, misalnya : (1). Melakukan penyuluhan Hukum dan HAM sampai ke daerah pedalaman. Hal tersebut dimaksudkan agar masyarakat yang tidak terjangkau dengan pasilitas informasi media, cetak maupun electrinik dapat memahami batasanbatasan hukum dan HAM itu sendiri. Jangan hanya melakukan penyuluhan hukum dan HAM terbatas di tempat-tempat mewah saja seperti dihotel-hotel mewah yang pesertanya justru kebanyakan orang-orang yang sudah memahami hukum dan HAM

itu sendiri. Kemudian jangan melakukan penuyuluhan hukum dan HAM terbatas hanya 1 kali setahun. Penyuluhan hukum dan HAM sebaiknya dilaksanakan setiap tri wulan, dengan sasaran yang tepat, jangan melakukan suatu kegiatan justru hanya memhamburhamburkan biaya dan tidak tepat sasaran. (2). Membuat Kerjasama dengan pihakpihak terkait seperti Kepolisian, Universitas dan LSM. Hal tersebut dimaksudkan karena pihakpihak yang terkait, seperti Kepolisian, Universitas, LSM dapat membantu mensukseskan program kerja Departemen Hukum dan HAM yang ada di daerah, karena ketiga lembaga tersebut program kerjanya juga bersentuhan langsung dengan masyarakat yang berada di daerah dan di pedalaman yang belum tersentuh dengan berbagai informasi dan media; (3). Mendirikan Kanwil Departemen Hukum dan HAM di tiap-tiap Kabupaten dan Kota. Hal tersebut dimaksudkan agar fungsi pelayanan Departemen Hukum dan HAM dapat cepat terjangkau kepada masyarakat yang ada di

pedalaman. Selain itu aspirasi masyarakat yang terkait dengan plaksanaan penegakan Hukum dan HAM dapat tersalurkan secara merata keseluruh wilayah hukum Departemen Hukum dan HAM di Provinsi Sulawesi Tenggara. Dan kalau pihak Departemen Hukum dan HAM sudah melakukan ketiga hal tersebut diatas, insya allah masyarakat akan memiliki kedasadaran hukum untuk tidak melakukan perbuatan yang bertentangan dengan norma-norma hukum yang berlaku. Hasilnya dapat mengurangi tindak criminal dan tindak pidana lainnya yang terjadi dimasyarakat. Apabila tindak kriminal dan tindak pidana lainnya sudah mengalami penurunan dan pengurangan di masyarakat, maka program pemerintah sudah pasti tercapai. Selain itu, untuk lebih mengefektifkan kinerja Departemen Hukum dan HAM, maka diharapkan agar Kanwil Depatemen Hukum dan HAM seyogyanya di dirikan di Tiap-tiap daerah Kabupaten dan Kota, seperti keberadaan lembaga Kepolisian, Kejaksaan, Pengadilan, dsb. Hal tersebut diharapkan agar Deprtemen Hukum dan HAM dapat mengontrol kenerja tiap-tiap instansi penegak hukum yang ada di daerah tersebut. Termasuk mengontrol dan mengawasi secara langsung perbuatan-perbuatan melawan hukum yang dilakukan oleh masyarakat yang berada di daerah. (**) Penulis anggota DPD RI asal Sultra

Pemimpin Umum : PP. Bittikaka Pemimpin Redaksi/Penanggungjawab : Milwan Redaktur Pelaksana : Sawaluddin Lakawa, Hasanuddin Koordinator Liputan : La Ode Diada Nebansi Redaktur : Luther Bittikaka, Manan Rachman, Ruslan Amrullah, Abdi Mahatma, Awal Nurjadin, Darwin Sihombing, Yenni Yusuf, Reporter : Sulis Setiarini, Emilia, Linri Merinda, Arifuddin, Awaluddin Usa; Koresponden : Yafruddin Yaddi, Syamsuddin (BaubauButon), Fitri Ashari (Buton Utara), Eliazer Alex Tato (Kolaka-Kolaka Utara), Arwan Mannaungeng (Jakarta), Hasruddin Laumara (Konawe), Herman (Konsel), Nuryadi (Bombana) ; Fotografer : Suwarjono ; Design Grafis : Muh Hajar Siddiq ; Karikatur : Arham Rasyid; Redaktur Khusus : La Paa, M Djufri Rachim; Sekretaris Redaksi : Ariyani Arifin; BPSDM : M Djufri Rachim; Teknologi Informasi : Sahdar ; Pracetak : Muhrisan (koordinator), Aser Rerung, Gunawan Chandra, Yusri Zubair, Samiruddin; Telepon Redaksi : (0401) 326513, Faks. Redaksi : (0401) 326512, Faks. Bisnis dan Keuangan : (0401) 323771; E-mail : bumianoa@plasa.com; Percetakan : PT Fajar Utama Intermedia Cabang Kendari; Alamat Perwakilan : Jakarta: Mu’min Rolle, Komp Widuri Indah, Blok A1-2, Jl. Palmerah Barat No.353 Telp (021) 5330976, Jakarta 12210; Biro Baubau-Buton-Wakatobi : Syamsuddin, Kolaka-Kolaka Utara :Eliazer Alex Tato; Harga Langganan : Kota Kendari dan Luar Kota (Sultra) Rp 65.000/Bulan, Luar Kota Rp 67.500/Bulan termasuk ongkos kirim, Eceran dalam Kota Rp 3.500,-Eksemplar-Eceran Daerah Rp. 3.500,-.

Penerbit : PT Media Kita Sejahtera, SIUPP : SK/Menpen No.191/SK/Menpen, SIUPP/B.I/1986/Tanggal 25 Juni 1986 No.131/Ditjen PPG/ K/1995 Tanggal 3 Agustus 1995, No 42/Ditjen/PPG/K/1996 Tanggal 12 April 1996, Terbit Sejak Tanggal 6 Juni 1970. Pembina : HM Alwi Hamu; Komisaris Utama : Syamsu Nur, Komisaris : PP.Bittikaka, Denny Ari, Benyamin B, Ridwan Arief Direktur Utama : Milwan; Direktur : Purwanto Sanam ; Ombudsman : Ramli Akhmad (Ketua), M Djufri Rachim, La Paa, Muhammad Saiful, SH, MH, Ariyani Arifin (Sekretaris) Manager Keuangan : Agus Tranhadi; Manager Iklan/Sponsorship : Haeruddin; Manager Sirkulasi : Muji Suwarno ; Manager Event Organizer : Rustam, Alamat Redaksi/Tata Usaha : Jl. Malik Raya No. 50 (0401)-3126515, Iklan: (0401)-3126110, Sirkulasi :(0401)3126515, Fax (0401)-3126512. Alamat Biro : Baubau Jl. Imam Bonjol No. Tlp (0402)-2826129/085241854000; Kolaka Jl. Pramuka No.5 Tlp (0405)-24211. Alamat Agen: Raha Jl. Lakilaponto, Tlp (0403)-21538, Pomalaa Jl.Nusantara No. 28 Tlp.(0405)-310105; Konawe (Unaaha) Halide, Jl. Sandela No.129 Tlp.(0408)-21506; Bombana (Rumbia) Tajudin Tlp/HP:085241659216, Aswin HP:085241605817. Kota Kendari : Kampung Salo Mintarsih, Sodohoa Hamisu, Tlp. 3125723, Tipulu Yusuf Tumora, Tlp.3127924, Wuawua Rusli, Tlp.3193008, Mandonga Theresia, Tlp.3122393, Puwatu Usman, Tlp. 3007069, Perumnas Incang, Tlp.3192061, Anduonohu Maxi, Tlp.3125474. Bank: BRI Cabang Kendari: 1.00000192-01-000428-30-4 (Rec. Giro), 2.0192.01.008593.50.1 (BRITAMA)


Kamis, 8 Juli 2010

email : bumianoa@gmail.com

Dana Cair, Senator Muna ke Jakarta Kendari, KP ‘’Perjuangan’’ La Ode Koso dalam menyoroti keadaan kas pemkab Muna yang kosong, tuntas. Begitu dana rutin sejumlah SKPD termasuk DPRD dicairkan, Ketua Komisi III di parlemen daerah itu langsung ‘’terbang’’ ke Jakarta bersama sejumlah senator lainnya. Soal keberangkatan ke ibu kota negara itu, politisi PAN tersebut tidak membantahnya. Alasan La Ode Koso, kepergian mereka untuk melakukan konsultasi ke Mendagri. Men-

yangkut kas kosong yang diungkapnya, setelah ditelusuri, ternyata baru direspon pihak Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Muna dan mencairkan SuratPencairanDana(SPT)yang diajukan. ‘’ Sebagian anggaran SKPD mulai dicairkan, seperti dinas kesehatan,’’ katanya. Meski begitu, Ia tetap ngotot bila kas Pemkab Muna memang sempat kosong. Alasannya, setiap bulan, harusnya dana rutin SKPD tetap ada. Apalagi sumber anggaran dari DAK dan

Ad hock, tersedia. Saat ini dana di Pemkab Muna telah ada, tapi belum maksimal. “ Kenapa permintaan dana rutin bulanan tidak terlayani. Ini yang kita telusuri. Program SKPD tidak akan berjalam maksimal bila tak ada anggaran,” ngototnya. Penelusurannya ke SKPD beberapa waktu lalu juga melihat sejauh mana daya serap APBD untuk mencapai target di tahun ini. Misalnya target PAD Muna sebesar Rp 78 miliar, telah berapa besaran yang terealisasi. ‘’Bila biaya operasional rutin

tiap bulannya tidak diberikan, bagaimana bisa mencapai target PAD. Basis kinerja itu, faktor pendukung utamanya biaya rutin,” tegas La Ode Koso. Menurutnya, DPRD tetap menelusuri ke setiap SKPD seberapa besar capaian PAD yang ada hingga kini. Sebab pada tahun 2009 lalu, jumlah pendapatan asli daerah hanya mencapai Rp 20 miliar. DPRD Muna sendiri konsisten mendorong pembentukan Pansus untuk mengungkap aliran penggunaan keuangan Pemkab Muna. (awn)

Langganan Luar Kota Rp. 67.500,-

Endang akan Dilapor ke Polisi 16 Anggota DPRD Tersinggung Dianggap Palsukan Tanda Tangan Penolakan Pemilukada

Andoolo, KP Pernyataan Ketua Tim Sukses SEHATI, Muh. Endang SA yang mensinyalir adanya pemalsuan tanda tangan sejumlah anggota dewan untuk menolak Pemilukada 11 Juli mendatang membuat 16 legislatif Konsel meradang. Endang kini dituntut untuk menarik kembali ucapannya sekaligus memohon maaf karena pernyataan tersebut dianggap membuat perasaan para senator tersebut tidak menyenangkan dalam

waktu dua kali 24 jam. Jika tidak diindahkan, maka mereka siap melaporkan Endang ke kepolisian. Untuk diketahui, sebelumnya Wakil Ketua DPRD Sultra itu mengatakan, mensinyalir tandatangan lima dari 17 anggota DPRD yang menolak anggaran pemungutan suara ulang, dipalsukan. 16 anggota dewan yang mengaku keberatan dengan statement Endang tersebut adalah Irham Kalenggo, Tasbin Tadjuddin, Haeruddin, Harun Makati (Golkar), Rasyid, Tri Haryono, Armalaka, Andi Mansyur (PKS) Sarifuddin Pariwusi, Asryanto (PPP), Sahrun, Wawan Suhendra (PKB), Abdul Malik Silondae (PDIP), Turi Sanjaya (PNBKI), Awaluddin (Hanura) dan Abdul Halik (PBB).

“ Intinya kami sangat keberatan dengan pernyataan Endang. Dalam pernyataan itu ia menyebut telah ada pemalsuan tanda tangan lima anggota dewan lainnya,” ujar Haeruddin, diamini rekannya Wawan Suhendra dan Abdul Malik Silondae di kantor DPRD, kemarin. Menurutnya, Sekretaris DPD I Demokrat Sultra itu harus menyebut nama lima anggota DPRD Konsel yang tanda tangannya dipalsukan. Termasuk siap orang yang memalsukan teken tersebut. “ Dengan pernyataan itu membuat kami dimata masyarakat seakan-akan menolak pemungutan suara ulang Pemilukada Konsel. Padahal yang kami tolak sebe-

Baca ENDANG di Hal 6

Penyidik Polda Bidik Rustam Supendy

EKOMARDIATMO-KENPOS

Gubernur Sultra, Nur Alam saat berdialog bersama warga Konda dalam rencana pembebasan lahan terkait pembangunan jalan dua jalur di daerah itu.

Pemprov Lebarkan Poros Lepolepo-Ambesea Kendari, KP Jalur transportasi Ranomeeto-Ambaipua, tak juga tuntas. Tapi Pemprov Sultra kembali menggagas pelebaran dan pembangunan ruas Lepolepo-Punggaluku-Ambesea. Untuk menyukseskan rencana tersebut, Gubernur Sultra, Nur Alam turun tangan langsung menyelesaikan potensi masalah, seperti pembebasan lahan warga. Gubernur mengundang langsung masyarakat Kecamatan Konda yang tanahnya akan

Puluhan Warga Jadi Korban Keracunan Baubau, KP Tercatat, puluhan warga Kota Baubau menjadi korban keracunan makanan dalam kurun waktu sebulan belakangan ini. Penduduk pun mulai phobia untuk mengonsumsi makanan terutama hasil laut seperti ikan dan kerang. Di Puskesmas Wajo pada Juni lalu terinventarisir 20 pasien yang mendapat perawatan medis karena keracunan tersebut. Tak ada korban jiwa. Kepala Puskesmas Wajo, dr. Edy Natsir menjelaskan, para penderita keracunan yang masuk perawatan rata-rata mengalami gejala muntah-muntah, keram dan tingkat kesadaran menurun setelah mengkonsumsi kerang dan ikan. Pihaknya telah melakukan koordinasi dengan Dinas Kesehatan Kota Baubau untuk mengambil 10 jenis kerang yang dijual di pasaran untuk diteliti Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Kendari. Sejumlah pasien yang sempat ditemui, Ari, Adi dan Hedry mengaku mereka tak curiga dengan kerang yang dikonsumsi sebagai penyebab keracunan. “ Setelah konsumsi kerang, Saya mulai rasa pening. Tapi saat itu saya belum curiga kalau keracunan. Karena enaknya, pas malamnya saya tambah

Baca KORBAN di Hal 6 InfoBerlangganan/ Pengaduanatas PelayananPelanggan Koran Harian Kendari Pos untuk wilayah Kolaka/ Kolaka Utara Hubungi: (0405)2324211 atau SMS : 0852 4172 4083

terkena penggusuran untuk perluasan poros tersebut. Warga yang hadir langsung sepakat meminta harga ganti rugi Rp 7500 tiap meter dari harga standar Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) di Konda Rp 15 ribu. “ Dari harga itu, provinsi akan menanggung 5500 rupiah, selebihnya dibayar Pemkab Konsel,” ujar Gubernur yang disepakati Bupati Konsel, H. Imran dan Wakilnya, Sutoardjo Pondiu. Setelah sepakat, Pemprov dan

Pemkab Konsel bisa menyediakan anggaran untuk langsung melakukan pengaspalan sekitar 10 persen. “ Jadi bukan hanya pengerasan saja. Kalau sudah dilakukan pengaspalan, kita bisa mengajukan poros tersebut ditingkatkan statusnya menjadi jalan strategis nasional agar mendapatkan dana APBN,” imbuhnya. Pada pertemuan yang juga dihadiri Ketua DPRD Konsel, Edi, Sekab, Sardjun Mokke, Kadis PU Sultra Doddy Djalante. Soal pembayaran ganti rugi

tanah warga, Gubernur yang juga kelahiran Konda itu berujar tidak perlu dikhawatirkan karena sudah tersedia di APBD. Sementara itu Kadis PU Sultra, Doddy Djalante mengatakan jalan tersebut akan dibangun dua jalur. Tahun ini direncanakan bukan hanya pelebaran tetapi juga langsung pengaspalan sepanjang 1,4 kilometer. Luas lahan yang akan terkena gusuran kata Dody mencapai 167.9 meter persegi dan 964 KK akan direlokasi. (cr2)

Kendari, KP Setelah berhasil mengungkap kasus dugaan proyek pengadaan mobil dinas (Mobdis) fiktif di lingkup Dinas Kesehatan Bombana, Satuan Tindak Pidana Korupsi Direktorat Reskrim Polda Sultra kembali membidik Plt Sekab Bombana, Rustam Supendy. Pengganti Idrus Effendy Kube ini berpotensi menjadi calon tersangka dalam kasus dugaan penyalahgunaan pos dana bantuan yang diperkirakan merugikan negara hingga Rp 1 miliar. Kabid Humas Polda Sultra,

AKBP Moch. Fahrurrozi mengatakan, tim penyidik Tipikor Polda Sultra sedang melakukan penyelidikan kasus itu serta telah memanggil 15 saksi, termasuk Rustam Supendy dan Kabag Keuangan Setkab Bombana. “ Kami akan menerbitkan surat pemberitahuan dimulainya penyidikan atau SPDP atas penanganan kasus dugaan penyalahgunaan pos dana bantuan di Bombana. Pemeriksaan saksi sedang dilakukan, namun belum ada penetapan tersangka dalam kasus tersebut,” terang Fahrurrozi di ruang ker-

janya, kemarin. Soal kepastian besarnya anggaran yang diduga diselewengkan dalam kasus tersebut, penyidik masih menunggu hasil audit BPKP. “ Dalam waktu dekat, Kami akan melakukan pemanggilan kembali pada Plt Sekab Bombana untuk pemeriksaan selanjutnya. Jika memang penyidik menyatakan telah memiliki bukti awal yang kuat, maka bisa saja yang bersangkutan ditetapkan jadi tersangka. Namun, sampai saat ini, status Rustam Supendi masih sebatas saksi,” tandasnya. (rif)


6

Kendari Pos | Kamis 8 Juli 2010

Tak Mampu Bayar, Bayi Ditinggal di RSUD Baubau KP Ny. Alfian kebingungan. Pasca bersalin pada akhir pekan lalu, Ibu muda ini meninggalkan bayinya begitu saja di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Baubau. Dugaan kuat sementara, wanita berusia 22 tahun itu tak mampu membayar biaya persalinannya. Saat ini bayi dengan bobot tiga kilogram yang dilahirkan pada pukul 11.00 Wita Jumat (2/7) lalu itu masih diberada di ruang perawatan (Perinatologi). Kabag Humas RSUD Baubau, La Akuba yang ditemui menjelaskan, Ny. Alfian yang berdomisili di kelurahan Wangkanapi, Baubau itu memang

tidak memiliki kartu Jamkesmas atau pun Bahteramas. Pihak rumah sakit pun mengenakan tarif umum untuk persalinan normalnya sebesar Rp 500 ribu. ‘’ Sejak sore kemarin (Selasa (6/7)), pasien itu meninggalkan rumah sakit tanpa pamit. Padahal jika memang tidak mampu membayar, pihak RSUD punya kebijakan meringankan beban dengan membuat surat pernyataan mengangsur biaya dengan batasan waktu yang disanggupinya,” terang La Akuba. Pihak RSUD melalui Kabag Perawatan Bayi, Ny. Murni pun telah mendatangi ibu bayi tersebut di kediamannya den-

gan menawarkan solusi terbaik, tapi hingga kini tak kunjung kembali ke RSUD. ‘’ Demi kesehatan dan keselamatan bayi tersebut, maka segala perawatan mulai dari susu dan obatobatan di tanggung pihak RSUD Baubau. Kami juga tidak bisa menggratiskan semua perawatan tersebut, karena itu menjadi bahan laporan kami di Pemkot. Tugas rumah sakit hanya mengobati pasien yang datang bagaimana bisa sembuh dan selamat. Soal kemiskinan pasien merupakan urusan kelurahan yang bersangkutan agar warganya bisa mendapatkan Jamkesmas,” tandasnya. (k1)

Istri Sekab Pimpin DWP Konsel Andoolo, KP Lama vakum karena tak memiliki pimpinan organisasi, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Konsel akhirnya kembali beraktivitas. Itu setelah Hj. Sitti Rahmi Sardjun Mokke terpilih secara aklamasi untuk menjadi Ketua DWP Konsel menggantikan Hj. Nulian Rustam Tamburaka dalam sebuah musyawarah. Dengan terpilihnya Sitti Rahmi tersebut, organisasi kewanitaan dan istriistri pejabat di Konsel itu diharap menjadi lebih baik dari periode sebelumnya.

Bupati Konsel, H. Imran pada kesempatan itu mengingatkan agar ketua baru DWP memperhatikan empat hal, mulai dari konsep pemberdayaan organisasi yang semestinya tak lagi bertumpu pada paradigma pasif dan menerima, tetapi harus mengacu pada sikap mandiri. Para istri PNS dalam DWP juga harus lebih memahami tugas tanggungjawabnya sebagai mitra suami maupun dalam pembinaan anak-anaknya. ‘’ DWP harus dapat memberi dampak positif bagi pemanfaatan potensi penampung aspira-

si dan mampu mengembangkan pengetahuan,’’ harap Imran dalam pelantikan tersebut. Hj. Sitti Rahmi saat didaulat memberikan sambutan juga mengatakan, kepercayaan yang diberikan kepadanya menjadi tantangan untuk menjadikan DWP sebagai salah satu wadah perekat persaudaraan sesama istri pegawai negeri sipil di Konawe Selatan. “ Organisasi ini akan kita besarkan dan selalu mengembangkan apa yang menjadi program kerja bersama,’’ jelas istri Sekab Konsel, H. Sardjun Mokke itu. (era)

Cegah Korupsi, DPRD-Jaksa Kerjasama Wangiwangi, KP DPRD Wakatobi menduga ada kejahatan terorganisir di lingkup Pemkab Wakatobi selama ini. Potensi yang dikhawatirkan merusak tatanan pemerintahan di wilayah itu pun coba disikapi dengan bekerja sama pihak kejaksaan. Ketua DPRD Wakatobi, Daryono Moane mengatakan, nota kesepahaman sudah dibuat bersama.

Endang ...................... narnya adalah penganggaran yang disetujui sepihak oleh Ketua DPRD tanpa melalui rapat Badan Anggaran,” ketus Haeruddin. Di tempat yang sama, anggo-

Kesepakatan itu menyangkut hukum perdata dan tata usaha negara yang meliputi bantuan, pertimbangan, pelayanan dan tindakan hukum lainnya. Dibidang pemberantasan tindak pidana korupsi, meliputi tukar menukar informasi untuk percepatan penanganannya. ‘’ Ke depan akan ada kerjasama dengan BPK. Hasil audit lembaga itu akan dilaporkan

ke DPRD untuk dicermati sebelum dikonfirmasi ke Kejari Wangiwangi jika terjadi penyalahgunaan anggaran. Jika kerugian keuangan daerah dan negara terjadi, maka harus secepatnya dikembalikan ke kas. Bila tidak, maka DPRD akan melakukan koordinasi secepat mungkin dengan kejaksaan untuk ditindak sesuai hukum yang berlaku,” tandasnya.(cr1)

ta DPRD lainnya, Sukri membantah jika ikut bertanda tangan dan dipalsukan. “ Saya tidak ikut bertanda tangan, jadi apa yang mau dipalsukan. Karena di 17 anggota dewan itu tidak ada nama Sukri,”ujarnya singkat. Muh. Endang yang di-

hubungi kemarin, enggan berkomentar soal langkah 16 senator Konsel tersebut untuk menuntut dirinya. ‘’ Nanti saja Kita lihat,’’ jawabnya sambil mengaku masih berada di luar Sultra untuk sebuah urusan dinas. (era/awn)

Pemkab Bangun Jembatan di Bukit ? Kantor Bupati Butur Dipindahkan ke Ereke Kulisusu,KP Sejak awal, penempatan Buranga sebagai ibu kota Kabupaten Buton Utara memang terkesan hanya sebagai pelengkap administrasi syarat pemekaran. Pasca itu, dengan berbagai dalih Pemkab Butur mulai mengarahkan fokus pembangunan infrastruktur pemerintahan di Ereke. Itu terlihat dengan mulainya disusun Rencana Tata Ruang Wilayah dan

Kota (RTRWK) hingga penempatan Kompleks Bumi Praja Sara’ea di Ereke, sebagai sentra kantor bupati dan SKPD. Penegasan pergeseran aktivitas publik tersebut kian terlihat dalam pertemuan antara Bupati Butur, Ridwan Zakariah bersama Wakilnya, Harmin Hari dan Kadis PU Butur, Hado Hasina, termasuk Ketua DPRD, Andri Afif dalam rencana pembangunan jembatan di puncak bukit Kompleks Praja Sara’ea. Dalam pembicaraan itu, Hado Hasina mempresentasikan RTRWK Butur yang membutuhkan sekitar 500 hektar lahan

untuk membangun fasilitas umum di kawasan tersebut, termasuk 247 hektar lainnya untuk pendirian kantor Bupati Butur. ‘’ Jika proyek pembangunan jembatan di atas bukit Kompleks Praja Sara’ea terwujud, ini akan memiliki nilai estika dan eksotis sebagai objek wisata nantinya,’’ kata Ridwan Zakariah. Kasubag Infokom dan Film Humas Setkab Butur, Naadji,S membenarkan semua rencana itu. Menurutnya, selain presentasi soal RTRWK, Kadis PU juga menjelaskan soal rencana lokasi pusat perdagangan, perta-

nian hingga pertanian, di kawasan itu. Jika Pemkab Butur mewujudkan pembangunan berdasarkan RTRWK tersebut, maka ibu kota Butur di Buranga tinggal menjadi sejarah pemekaran saja. Pembangunan kantor Bupati Butur yang telah dikerjakan sebelumnya di sekitar Buranga tiga tahun lalu pun akan terbengkalai. Jika Ereke menjadi pusat pemerintahan nantinya, dipastikan pula puluhan ribu warga Butur di Bonegunu, Kambowa, Wakorumba Utara, Kulisusu Barat akan menempuh jalur transportasi yang sulit. (tri)

sudah ditransferkan ke rekening masing-masing SKPD,” sambungnya. Salah satu SKPD yang sudah menindaklanjuti arahan Bupati itu adalah Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Bombana. Menurut kepala BKD, Mushaddad, khusus honorer tidak tetap, telah direalisasikan pembayaran gaji mereka hingga dua triwulan. “ Begitu juga dengan gaji 13, kami sudah bayarkan,” ungkapnya. Di Konawe lain lagi. Kepastian pembayaran gaji plus itu baru mendapat janji akan terealisasi hari in. Kabag Keuangan Setkab Konawe, Jahiud-

din membantah pihaknya telat menunaikan hak para PNS di daerah itu. “Hari ini (kemarin) dicairkan di BPD. Pembayarannya besok (hari ini). Total dana yang dicairkan sekitar 22 miliar. Keterlambatan selama ini karena Kami menunggu Juknis dari pusat terkait mekanisme pembayarannya,” ujar Jahiuddin, kemarin sambil mengaku tidak tahu jumlah PNS yang akan menerima gaji 13. Mantan Camat Meluhu itu juga membantah isu yang beredar jika Pemkab Konawe sengaja menahan pembayaran gaji 13 PNS. (nur/din)

Rp 22 Miliar Disalurkan Bayar Gaji 13, Honor dan Rapelan CPNSD Kasipute, KP Pemkab Bombana ternyata telah membayar gaji 13 seluruh Pegawai Negeri Sipilnya (PNS). Realisasi pembayaran dilakukan sejak 2 Juli lalu pada masing-masing Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Plt Sekab Bombana, Rustam Supendy mengaku, sebelum gaji 13 dibayarkan pihak sekretariat kabupaten telah menyiapkan dana sekitar Rp 22 miliar. Penggunaannya selain untuk gaji rutin dan 13 PNS, dana itu

juga buat membayarkan gaji CPNSD yang diterima sejak akhir tahun 2009 lalu. Gaji calon pamongnya itu dibayar sekaligus selama lima bulan, terhitung sejak mereka diangkat. Tidak hanya itu, dana Rp 22 miliar tersebut juga diperuntukan bagi gaji seluruh honorer di semua SKPD. “ Ini sesuai instruksi Bupati (Atikurahman),” kata Rustam. Ia pun memerintahkan pemegang kas kabupaten untuk mentransferk dana itu ke rekening semua SKPD. “ Jadi tidak ada lagi,honorer yang tak terima gaji karena uangnya

Kolono Utusan Sultra di Nasional Andoolo, KP Kerja keras pemerintah kabupaten (Pemkab) Konawe Selatan untuk menjadikan Kelurahan Kolono menjadi yang terbaik di ajang lomba kelurahan tingkat provinsi, terwujud. Hasil lomba itu menunjuk Kolono sebagai wakil Sultra di tingkat nasional nanti. Keberhasilan itu merupakan kali pertama yang diraih daerah tersebut untuk kategori Kelurahan. Sebelumnya, dalam lomba desa sudah beberapa kali

Korban ...................... lagi, porsinya juga lebih banyak kerang dari nasi,” cerita Ari yang masih terbaring lemas dengan infus di tangan. Hendry (12) lain lagi. Ia mengaku mengkonsumsi ikan yang

menyabet hasil terbaik, bahkan Desa Sindang Kasih meraih juara tiga level nasional pada tahun 2007 lalu. “ Pekan lalu tim lomba sudah mengirimkan surat kepada Pemkab Konsel tentang hasil penilaian dan menunjuk Kolono sebagai juara satu tingkat provinsi,” jelas Kepala BPMD Konsel, H. Ismail Camari di dampingi Sekretarisnya, DR. Sahlul, kemarin. Menurut Ismail, keberhasilan tersebut akan menjadikan moment ter-

baik untuk mempersiapkan Kolona menjadi lebih matang di ajang nasional. “ Apa yang masih kurang di hasil lomba kelurahan pada saat penilaian akan dibenahi dalam persiapan di ajang lomba tingkat nasional. Harapannya dapat menyamai atau lebih dari hasil lomba desa tingkat nasional tahun 2007 lalu,”katanya. Mantan Kepala BP2KB itu menambahkan, lomba kelurahan tingkat nasional akan dilaksanakan pada akhir Juli ini.

Untuk itulah BPMD dan instansi teknis lainnya bersama pemerintah Kecamatan Kolono, kelurahan dan masyarakat setempat akan maksimal mempersiapkan segala persyaratan lomba. “ Pesaingnya sangat berat, terlebih lagi di provinsi lain banyak kelurahan yang diwakili dari ibu kotaprovinsi.Namunitulahyang kami harus perbuat untuk menjadi terbaik. Hal itu dapat dilihat dengan partisipasi masyarakat akan menjadi poin penting,” tandasnya. (era)

dibeli ibunya. Setelah menyantap, lidah terasa tebal dan keram. Dia mengalami muntahmuntah dan buang air besar. Selain dia, saudaranya juga mengalami keluhan yang sama setelah mengkonsumsi ikan. Atas kejadian tersebut, Wali

Kota Baubau, H. MZ Amirul Tamim meminta warganya lebih berhati-hati dan memperhatikan kehigienisan makanan yang akan dikonsumsi. ‘’ Jangan sampai menyantap makanan yang sudah terkontaminasi zat-zat yang meracuni kita sep-

erti akhir-akhir ini. Kalau ikan, lihat dulu insangnya. Kalau kerangm perhatikan wujud dan warnanya. Karena makanan yang masuk di daerah ini bukan hanya hasil tangkapan dari Baubau, tetapi juga dari luar,” himbaunya. (yaf)


7

Kendari Pos | Kamis 8 Juli 2010

Mendagri Tunda Satpol PP Bersenpi Tolak ......................... hat persoalan utama di Satpol PP sebenarnya terletak pada cara kerja, sistem organisasi hingga mindset mereka. Para anggota Satpol PP harusnya menyadari apa fungsi mereka. Sebelum melakukan tindakan represif, terlebih dahulu harus dilakukan tindakan preventif (mencegah). Tindakan preventif ini sendiri harus digunakan dengan cara-cara persuasif. “Jika tidak, tanpa diberi senjata saja, Satpol PP tetap berbahaya,” kata Imam. Mendagri Tunda Satpol PP Bersenpi Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Gamawan Fauzi akhirnya menunda penerapan kebijakan tentang petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) yang dibekali senjata api (Senpi). Meski demikian, Mendagri tidak akan mencabut Permendagri yang memungkinkan penggunaan senpi oleh Satpol PP. Kebijakan itu merupakan respon atas kritik yang dalam dua hari ini diala-

matkan ke Kemendagri. Kepada wartawan di Kemendagri, Rabu (7/7) sore, Gamawan menyatakan bahwa dirinya telah berkonsultasi ke Menko Polhukam, Djoko Suyanto. Hasilnya, jika memang diperlukan Gamawan akan mengeluarkan Surat Edaran Mendagri tentang penundaan penerapan Satpol bersenpi. “Kemarin saya bicara dengan Pak Djoko (Menkopolhukam Djoko Suyanto), dalam waktu dekat waktu ini jangan diijinkan saja dulu (penggunaan Senpi). Cukup pentungan dan alat kejut,” ujar Gamawan. Gamawan mengatakan, kebijakan penundaan itu karena keadaan memang belum memungkinkan. “Bisa saja saya nanti buat SE (Surat Edaran) kepada kepala daerah agar tidak diadakan (senpi untuk Satpol PP) terlebih dahulu,” ucapnya. Mantan Gubernur Sumatera Barat itu menambahkan, jika nanti pembinaan Satpol PP sudah baik, kebijakan Satpol bersenpi baru bisa diterapkan.

“Mungkin tiga atau empat tahun lagi,” tandasnya. Meski demikian Gamawan juga menegaskan, PP Nomor 6 Tahun 2010 tentang Satpol PP tetap memungkinkan itu pengunaan Senpi. Gamawan menegaskan, penerapan Satpol bersenpi juga dengan syaratsyarat khusus. “Nanti dinilai dulu oleh kepolisian dan ada diklat (pendidikan dan pelatihan penggunaan senpi). Dan itu pun hanya peluru gas, hampa dan kejut,” sambungnya. Sebelumnya Wakil Ketua DPR RI, Taufik Kurniawan, menilai kebijakan Mendagri itu terlalu berlebihan dan tidak pada tempatnya. Taufik beralasan, jika tugas Satpol PP hanya menegakkan Peraturan Daerah (Perda) dan menjaga ketertiban, tentunya tidak perlu harus dibekali dengan senjata api. “Kebijakan Mendagri dengan mengijinkan Satpol PP untuk memegang senjata api itu bukan solusi,” ujar Taufik. Berbeda dengan TNI/Polri yang memiliki jenjang kepangkatan, di Satpol PP tidak dikenal kepangkatan. Selain

itu, TNI/Polri kebijakannya terpusat, sementara pengambilan keputusan tentang penugasan Satpol PP diserahkan ke daerah masing-masing. Taufik justru khawatir dengan ekses yang akan terjadi jika Satpol PP harus dibekali senpi. “Dampak negatifnya akan jauh lebih besar, karena Satpol PP tidak memiliki kualifikasi seperti TNI/Polri,” tandas Sekjen Partai Amanat Nasional (PAN) itu. Kritik senada juga disampaikan Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso. Politisi Golkar itu menilai kebijakan Mendagri itu sama saja memfasilitasi Satpol PP untuk menjadi centeng. Menurutnya, justru kebijakan diperlukan bagi Satpol PP adalah perbaikan akhlak. “Yang diperlukan adalah memperbaiki akhlak Satpol PP yang terlanjur akrab dengan kekerasan.Bukanmemberimereka senjata. Satpol PP jangan sampai jadi centeng dan tukang pukul sekaligus bersenjata yang secaramudahdimanfaatkanoleh pejabat pemerintahan di daerah,” ulasnya. (ara/fas)

Hari Ini, Para Cabup Bombana Cabut Nomor Urut Calon ........................ PPD, PPDI, PNI Marhaenisme, PDS, PNBKI, PPP dan PPRN. Mereka berdua memiliki persentase dukungan sebesar 15,35 persen. Pasangan terakhir dari partai politik yang lolos adalah H. Tafdil SE, MM - Ir. Hj. Masyura Ila Ladamai. Pasangan ini memiliki persentase 22,02 persen

dengan didukung enam partai yaitu PKNU, PSI, PKB, PKPB, Republikan dan PAN. Sedangkan dua calon Bupati yang memenuhi syarat melalui jalur perseorangan lain yakni Drs.H. Abustam M.Si - Abdul Rauf Abidin, SPd serta Drs. Syamsahril - Mansur Lababa dengan jumlah kursi atau dukungan pemilih masing-masing sebesar 6,6 persen. Meski tidak dihadiri pasan-

gan calon termasuk pendukungnya, rapat pleno penetapan calon Bupati dan Wakil Bupati Bombana dinihari kemarin mendapat pengawalan ketat dari personil Polres Bombana. Bahkan Kapolres Bombana, AKBP Yan Sultra dan beberapa perwiranya turun langsung di kantor KPU untuk memantau pelaksanaannya. “40 an personil kami turunkan untuk pengamanan,” kata Kapolres.

Iskandar, Ketua pokja penjaringan KPU Bombana mengatakan, setelah penetapan namanama calon Bupati dan Waki Bupati yang lolos, KPU Bombana akan melanjutkan pengundian nomor urut. “Rencananya, hari ini (Kamis, 8/7) pencabutan nomor urut. Semua calon dan pasangannya yang sudah ditetapkan akan kami undang,” tambah Alpian usai pleno dinihari kemarin.(nur/ong)

Situs Komunitas Para Fotografer Member ..................... gotaan situs ini. Biar tidak mainmain,” tegas Kris, panggilan Kristupa. “Jadi, data-data identitas diri anggota itu wajib hukumnya. Jika dipalsukan, identitas yang bersangkutan tidak bisa diverifikasi,” tambahnya. Yang jelas, FN terus berkembang. Anggotanya bertambah banyak. Padahal, informasinya hanya dari mulut ke mulut. Kris menjelaskan, enam bulan setelah diluncurkan, ribuan member terus mencoba masuk menjadi bagian dari FN. Hal tersebut mengakibatkan server FN ketika itu tidak mampu menampung luberan pengunjung. Akibatnya, FN sempat sering mengalami gagal akses. Akhirnya, Juni 2003, Kris bersama Valens mengambil keputusan besar. Keduanya dengan biaya sendiri kemudian mempertangguh server sekaligus memperbaiki sistem di FN. Mereka juga merekrut tenaga IT untuk mendukung tampilan situs. “Bayangkan, dalam waktu enam bulan, sudah ada sekitar 16 ribu member. Terus terang, kami kewalahan,” kata Kris. Padahal, target awal FN ketika itu adalah 500 member pada tahun pertama. Berbagai fitur pun mulai berkembang seiring bertambahnya member. Setelah memajang galeri, FN mulai memasang fitur-fitur seperti foto pilihan, fotografer pilihan, serta mengadakan lomba foto bulanan. Untuk lomba foto bulanan, FN bekerja sama dengan salah satu merek penyedia kamera profesional terkenal. Kris menyatakan, selain fitur khas foto, FN menyediakan forum diskusi dan rubrik artikel. Salah satu fitur yang paling banyak diakses adalah fitur bursa. Setiap member FN dipersilakan untuk menjual berbagai macam kamera maupun aksesorinya. “Bursa itu 100 persen gratis (pemasangannya). Tidak ada motivasi bisnis,” ujar Kris. Sebab, kata dia, FN adalah situs yang netral dan terbuka. Siapa saja bisa bergabung, bisa memajang foto, dan bisa mengkritik sekaligus dikritik. Anggota bisa memperoleh rating dengan memasang foto karyanya dan mengkritik foto-foto anggota yang lain. “Yang ketahuan memasang foto bukan karya asli pasti dikritik habis-habisan,” ungkapnya.

Sebaliknya, yang memiliki foto berkualitas pasti terus bertambah rating-nya. Selain itu, jika member secara sukarela menulis artikel, tambahan rating juga bisa diperoleh dari anggota-anggota yang memperoleh manfaat dari artikel tersebut. “Jadi, inilah esensi dunia fotografi yang kental akan semangat kebersamaan dan saling membantu dalam arti positif samasama dipupuk,” tutur mantan koresponden majalah remaja Hai tersebut. Karena itu, Kris menolak jika FN disebut sebagai klub foto. Menurut dia, siapa pun orangnya, asalkan menyukai foto, boleh bergabung di situs FN. Di FN, kata dia, tidak dibeda-bedakan antara seseorang yang profesional maupun yang pemula sekalipun. “Di FN, Anda adalah Anda, tidak boleh membawa embel-embel apa pun,” tegasnya. Hingga 2010, terdata 310.000

member FN yang bergabung. Pertumbuhan anggotanya mencapai angka rata-rata 158 orang per hari. Setiap hari ada 690 foto yang di-up load dan 7.805 kritik yang diberikan anggota. Berbagai acara hunting bersama, baik di dalam maupun luar negeri, juga mereka adakan yang dilanjutkan dengan pameran karya bersama. Selain itu, dijalin kerja sama dengan portal foto luar. Pada Mei 2004, misalnya, mereka mengadakan Central Java Photo Trip yang juga diikuti peserta dari Singapura (situs Clubsnap) dan Filipina (Offstone). “Kumpul bersama antaranggota hampir dilakukan setiap minggu,” ujar Kris yang saat dihubungi sedang bertemu member FN di Manado. Sejak 2008, para pendiri FN aktif merekrut karyawan yang secara khusus menjalankan fungsi-fungsi pengelolaan dan pengembangan FN. Kini, ada 20 karyawan yang setiap hari

memperbarui tampilan situs dan melayani kebutuhan member di kantor pusat mereka di Jogja. Untuk membiayai situs tersebut, termasuk membayar gaji karyawan,FNsangatbergantung pada para pemasang iklan yang ternyata juga terus mengalir. Dengan makin banyaknya karyawan dan makin tingginya tuntutan untuk mengembangkan FN, Kris cs pun memutuskan membentuk sebuah badan hukum berupa perseroan terbatas (PT). Karena itu, secara pengelolaan, wibesite tersebut kini menjadi PT Fotografer Net Global (PT FNG). Dalam akta pendiriannya, PT FNG ditetapkan didirikan pada Selasa, 20 Januari 2009, bertepatan dengan pelantikan Presiden Amerika Serikat Barack Obama. “Ini semua tuntutan keadaan. Kami harus profesional dalam mengelola. Biar tidak sia-sia,” tegas Kris.(ari)

MK Mulai Periksa Saksi DAMAI KPU Muna ................. Tim ILHAM ke Al Munardin. Namun Al Munardin lagi-lagi membantahnya. Kata dia, justru pihaknya tidak pernah menerima uang dan pernyataan dari La Pili sendiri terkait dengan uang Rp 50 juta itu sudah dicabut. “Justru Abdul Azis yang mempengaruhi saya melakukan penambahan sebesar 5000 suara untuk pasan-

gan nomor lima (Rusman Emba-Haridin) dengan imbalan akan diberikan uang Rp 1,7 Miliar. Tapi saya tidak lakukan dan saya empat malam menginap di masjid sekitar 40 kilometer dari Kota Raha,” kata ketua KPU Muna di sidang MK. Sementara adanya penelenjangan dari pendukung RAMAH, saksi dari pasangan La Ode Baharuddin-Abdul Malik Ditu (DAMAI) sesuai dengan

janjinya telah membantah lewat video rekaman. Lima saksi yang dihadirkan oleh pihak terkait masing-masing Kaharuddin, La Ode Arsyad Walendo, La Ode Ahmad Yani, Syahrir Baitul dan La Ode Amiluddin. Kelimanya menjelaskan bahwa selama mulai tahapan Pemilukada dan saat pleno rekapitulasi penghitungan suara berjalan aman dan tidak ada perselisihan angka.(awa)

Susno Dituduh Terima Suap Rp 500 Juta Susno ........................ dan teliti,” kata Yusuf. Kepala Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta Soedibyo yang kemarin juga ada di Kejari Jaksel mengatakan, pihaknya akan menangani kasus tersebut secara profesional. Namun, dia belum bisa memastikan kapan perkara Susno akan dilimpahkan ke penga-

dilan. “Jangan ditarget-target. Pokoknya dalam waktu dekat,” tegas Soedibyo. Dalam kasus Arowana, Susno ditetapkan sebagai tersangka setelah diduga menerima suap sebesar Rp 500 juta. Uang itu diterima dari Haposan Hutagalung yang menjadi pengacara seorang investor asal Singapura, melalui perantara Syahril Djohan.

Selain Susno, Kejari Jaksel kemarin juga menerima pelimpahan tahap dua atas nama tersangka Andi Kosasih dalam kasus sindikasi mafia pajak Gayus Tambunan. Andi dijerat dengan pasal 5 ayat (1) huruf b, pasal 21, pasal 22 UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, serta pasal 6 ayat (10 UU Tindak Pidana Pencucian Uang.(fal/ari)

Pengamanan Konsel Dioptimalkan Polda ........................ Moch. Fahrurrozi mengatakan, siagaoperasipengamananPemilukada Ulang di Konsel akan dimaksimalkan dalam menjaga kantibmas saat PSU. Seribuan personil yang disiapkan untuk memback up pengamanan pemilu di Konsel berasal dari personil Polda Sultra, Brimobda Sultra, Polresta Kendari, Polres Konawe, Polres Kolaka, Polres Bombana dan Polres Konsel sendiri. “Kami mengoptimalkan pengamanan di Konsel untuk menjaga hal-hal yang tidak diinginkan,sesuaitugaspokokdanfung-

si kepolisian. Untuk Polda Sultra sendiri, akan memberangkatkan 610 personil. Sisanya akan diback up dari polres-polres tetangga seperti Polresta Kendari, Polres Konawe, Polres Kolaka, Polres Bombana dan Polres Konsel,” terang AKBP Drs. Moch. Fahrurrozi, kemarin. Dalam pelaksanaannya nanti, tiap-tiap Polsek di Konsel akan ditunjuk satu perwira menengah atau perwira pertama (minimal berpangkat AKP) menjadi koordinator tim konsultasi pengamanan. Koordinator itulah yang akan melakukan pengawasan menyeluruh terhadap personil yang mengamankan TPS dan PPK masing-

masing kecamatan. “Tugas koordinator tersebut akan memantau dan memonitor situasi Kantibmas selama pemungutan suara ulang di Konsel. Mereka akan mengamankan situasi kantibmas di Konsel sampai selesai penetapan pemenang hasil pemilukada ulang,” jelasnya. Sampai saat ini, lanjutnya, situasi kantibmas di Konsel masih cukup kondusif. Ia mengharapkan, seluruh komponen masyarakat dapat turut serta memberikan partisipasinya, membangun kemitraan dengan kepolisian dalam menjaga ketertiban dan keamanan di Kabupaten Konsel. (rif/ong)

Bisa Jadi Pemilukada Telada Se Indonesia Salut ......................... Prof DR La Ode Husen Biku SH MH mendukung langkah-langkah yang diambil Kapolda dan seluruh jajaran kepolisian di Sultra dalam pengamanan Pemilukada di Sultra. Bukan cuma mendukung, Husen Biku bahkan mengacungkan jempol, khususnya sikap dan profesionalisme Polri dalam pengamanan Pemilukada di Kabupaten Muna. Hasil pengamatan Kompolnas terhadap pelaksanan Pemilukada di Muna, lanjutnya, sangat lancar dan aman. Polri sangat netral dan profesional dalam melaksanakan pengamanan di Muna. “Pemilukada di Muna bisa menjadi teladan seluruh

Pemilukada di Indonesia. Sangat aman, tidak gangguan yang berarti,” ujarnya. Ketika ditanya soal gugatan pasangan calon bupati Muna, LM Rusman Emba-Haridin terhadap KPU Muna yang sebagian materinya menyangkut ancaman dan teror, Husen Biku menganggapnya sebagai langkah keliru. “Dengan gugatan (Rusman Emba-Haridin) itu seolah-olah pelaksanaan Pemilukada di Muna tidak aman. Saya sebagai Koordinator Wilayah Timur di Kompolnas merasa bangga dengan kinerja kepolisian yang telah menunjukkan kerja profesionalnya,” terangnya. Karena itu, sebagai pakar hukum, Prof Husen menyatakan bahwa mereka yang telah mem-

berikan kesaksian palsu di sidang Mahkamah Konstitusi (MK) bisa diproses hukum pidana. Dengan proses hukum itu, maka akan menghapus kesan yang muncul di MK bahwa seolah-olah Pemilukada di Muna penuh dengan teror dan intimidasi. Via telepon, Husen Biku berharap prestasi membanggakan yang ditorehkan polisi di Pemilukada Muna akan pula diterapkan dalam Pemilukada ulang di Konawe Selatan (Konsel). “Dalam rangka pelaksanaan tahapan Pemilu sesuai putusan MK di Konsel, saya berharap Polri tetap menjaga netralitas. Yang lebih diharapkan adalah Polri tidak berpihak kepada salah satu pihak,” pungkasnya.(awa)


8

Kendari Pos | Kamis 8 Juli 2010

PNS di Daerah Harus Punya Kerjaan

F-NASARUDDINISMAIL/JAWAPOS

Dirut PLN Dahlan Iskan menawarkan makanan ringan kepada karyawan PLN Lombok, kemarin.

Bersama Dahlan Iskan, Karyawan PLN Tercengang Mataram, KP Dirut PLN Dahlan Iskan, ternyata susah juga untuk dibohongi anak buahnya. Pengalaman membangun PLTU miliknya di Samarinda, membuat orang nomor satu di jajaran PLN ini banyak tahu tentang proyek pembangkit listrik bertenaga uap tersebut. Kritikan itu dilontarkan Dahlan Iskan saat berkunjung ke proyek pembangunan PLTU Taman Jeranjang, Lombok, NTB, Rabu siang kemarin. Ada dua hal yang dikritik dirut PLN di depan karyawannya di Mataram. Pertama tentang adanya serikat buruh yang ingin mendukung dirinya serta direksi lainnya. Kata Dahlan, serikat buruh (SP) fungsinya untuk memper-

MenkumHAM Tolak Satpol PP Bersenpi Jakarta, KP Menteri Hukum dan HAM (Menkum HAM) H Patrialis Akbar mengaku tidak setuju jika Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) diberi senjata api karena langkah tersebut jelas tidak akan meyelesaikan masalah secara komprehensif. “Ah ah ah, Satpol PP diberi senjata api? Jelas saya tidak setuju, karena akan menambah masalah baru,” jawab Patrialis Akbar sembari ketawa, di Jakarta, Rabu (7/7). Dia dimintai tanggapan atas terbitnya Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 26/2010 tentang Permendagri Nomor 26 Tahun 2010 tentang Pedoman Pelaporan Satpol PP, yang di alamnya mengatur penggunaan senpi bagi Stpol PP. Selain akan menambah masalah baru, lanjut Patrialis, Satpol PP yang dipersenjatai sekaligus juga mengambil-alih tugas dan peran kepolisian selaku institusi yang ditugaskan negara untuk menjaga ketertiban umum masyarakat. “Saya pikir, tidak sesederhana itu masalahnya,” tegas Patrialis. Penolakan terhadap Satpol PP dipersenjatai juga datang dari Ketua Eksekutif Setara Institute, Hendardi. Menurut Hendardi, Satpol PP bukanlah aparat penegak hukum. “Satpol PP bukan aparat penegak hukum. Tapi yang paling kita sesalkan, sepertinya Mendagri sangat-sangat ego dalam meluncurkan Permendagri Nomor 26/ 2010 itu tanpa memperhitungkan multyflier effect yang ditimbulkan,” tegas Hendardi. Mestinya, sebelum meluncurkan keputusan tersebut harusnya Gamawan Fauzi memberikan ruang terhadap publik guna merespon kebijakannya. “Karena ruang publik sama sekali tidak dia beri, tentu keputusannya tersebut akan menjadi kontro produktif bagi institusinya sendiri. Saya pikir, termasuk saya, harus lebih banyak belajar lah tentang mengurus masyarakat ini,” tegasnya. Sikap yang sama juga dinyatakan oleh Koordinator Komisi Untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras), Usman Hamid. “Kita semua menyayangkan kebijakan Gamawan Fauzi yang mempersenjatai Satpol PP tapi tidak didahului dengan diskusi publik. Kebijakan itu keliru dan tidak fair,” kata Usman. Sementara Sosiolog UI, Imam Budidarmawan Prasodjo, meli-

Baca TOLAK diHal. 7

juangkan nasib karyawan, bukan nasib direksi. Untuk direksi, tegasnya, justru karyawan harus meminta turun bila pekerjanya tak becus. “Direksi itu jangan didukung. Justeru kalau kerja kami tak benar, harus minta dihentikan dari jabatan. Itu baru serikat buruh,” paparnya yang membuat karyawan PLN tercengang. Tentang pembangunan PLTU Taman Jeranjang, Dahlan Iskan merasa tak yakin kalau pembangunan PLTU yang sangat dinanti-nantikan oleh jutaan masyarakat di Pulau Lombok yang masih kekurangan listrik ini bisa selesai tepat waktu pada Oktober 2010 nanti. Alasannya, secara fisik pembangunan tersebut masih jauh

dengan yang diharapkan. Sebab itu, berkali-kali dia menyatakan tidak yakin kalau pembangunan PLTU tersebut bisa selesai tepat waktu. “Saya tak yakin kalau pembangunannya bisa selesai pada Oktober nanti,” kritik Dahlan Iskan saat memberikan pengarahan di hadapan pegawai PLN dan kontraktor yang mengerjakan proyek PLTU tersebut. Meski demikian, lanjut kakek lima cucu itu, bisa saja proyek tersebut diselesaikan tepat waktu. Syaratnya ada dua hal. Pertama dengan menambah jumlah tenaga kerja, sehingga volume pekerjaan pun semakin cepat. Yang kedua, peralatannya segra didatang-

Baca DAHLAN diHal. 2

Jakarta, KP Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN&RB) akan memastikan bahwa setiap Pegawai Negeri Sipil (PNS) punya kerjaan. Menteri PAN&RB, EE Mangindaan, menyatakan, setiap instansi pusat maupun daerah wajib memberikan job pada PNS. Alasan Mangindaan, job yang jelas akan digunakan untuk mengukur besaran tunjangan kinerja (remunerasi). Ditemui dalam acara launching Reformasi Birokrasi tahap II, Rabu (7/7), Mangindaan mengatakan bahwa dengan pelaksanaan reformasi birokrasi gelombang kedua yang dimulai tahun ini, pihaknya meminta agar seluruh instansi memberikan jabatan pada setiap PNS. “Jabatan itu bukan hanya untuk pegawai

EE Mangindaan golongan III ke atas. Yang golongan I juga wajib diberikan jabatan,” ujar Mangindaan. Lebih lanjut Mangindaan menegaskan, setiap PNS yang kinerjanya jelas, apapun golongannya tetap berhak mendapat tunjangan kinerja. “Kita jangan pandang remeh pegawai rendahan yang kerjanya antar surat, bersih-bersih ruangan

maupun toilet. Justru mereka itu punya job jelas dan terukur kinerjanya,” ucap Mangindaan. Menurut mantan Gubernur SulawesiUtarayangpernahmenjadi Ketua Komisi II DPR itu, semua PNS di Kementrian yang dipimpinnya telah mendapatkan job sesuai jabatan masing-masing. Sehingga, untuk dasar pemberian tunjangan kinerja nanti, semuanya jadi terukur. “Saya ingin Kementerian PAN&RB menjadi contoh bagi instansi lain. Reformasi birokrasi bukan hanya restrukturisasi saja tapi juga perubahan ketatalaksanaan,” pungkasnya. Pada kesempatan sama Mangindaanmenambahkan,remunerasi untuk TNI/Polri sudah diputuskan untuk dibayarkan pada akhir tahun ini. “Tahun ini mudahmudahan sudah bisa direalisasikan. Saya juga berharap secepat-

nya dapat,” kata Mangindaan. Pensiunan petinggi TNI itu menambahkan, remunerasi untuk PNS di Kemenko Perekonomian, Bappenas dan BPKP yang sedianya dibayarkan pada Maret-April lalu, urung direalisaikan karena masih harus menunggu keluarnya PP remunerasi. Demikian juga TNI/Polri yang direncakan bisa mendapatkan remunerasi pada pertengahan tahun, terpaksa diundur. “Kalau PP sudah diteken presiden, remunerasinya sudah bisa langsung direalisasikan. Kita harapkanpertengahanatauakhir tahun ini sudah ada,” ujarnya. Selain TNI dan Polri, instansi lainnya yang akan dapat tunjangan kinerja tahun ini adalah Kejagung, Kemenpan & RB, Kemenhan, Kemenhumham, Kemenko Polkam serta Kemenko Kesra.(esy)


Langganan Dalam Kota Rp. 65.000,-

Kamis, 8 Juli 2010

Kota Kendari Defisit Rp 69 M Pembayaran Mendesak

SUWARJONO/KP

PADDY'S MARKET: Pembangunan padd's market yang terletak di Jalan Lawata, Mandonga, menjadi salah satu sorotan utama DPRD Kota Kendari, yang hingga kini belum selesai pembangunanya.

Pengerukan Teluk dan Paddy’s Sorotan Utama Dewan Pembahasan LKPJ Wali Kota SOSOK

Tingkatkan Disiplin Pegawai TUGASNYA sebagai Kasubid Pengawasan dan Pengendalian Pegawai lingkup Pemkot Kendari, tentunya tidaklah mudah karena harus mampu menerapkan kedisiplinan dalam menjalani rutinitas di kantor. Apalagi jika terdapat oknum PNS yang melanggar kode etik kepegawaian, dan bersentuhan langsung dengan pelanggaran pidana. Tentunya hal ini menjadi pekerjaan rumah (PR), bagi bidang yang dibawahinya. “Guna meminimalisir hal tersebut kami telah melakukan kegiatan pembinaan hingga pengawasan, disMaman Firmansyah amping tetap memberlakukan apel pagi dan siang. Dengan begitu mulai dari kehadiran pegawai dapat menjadi indikator kenaikan pangkat dan jabatan serta tunjangan,” ungkap Maman Firmansyah.

Kendari, KP Pengerukan Teluk Kendari dan Paddy’s Market merupakan dua mega proyek selama masa kepemimpinan Ir Asrun-Musadar Mappasomba, yang menguras APBD hingga miliaran rupiah. Tak heran, dalam pembahasan laporan keterangan pertanggungjawaban keuangan (LKPJ) wali kota nanti, anggota

DPRD Kota Kendari, khususnya dari fraksi PAN Kota, bakal menyoroti dua proyek besar itu yang tak kunjung ada hasilnya. “Kami dari Fraksi PAN akan menyoroti dan merekomendasikan ke pemerintah kota perihal Teluk Kendari dan Paddy’s Market. Sampai sekarang, dalam perjalanannya, pengerukan Teluk dengan dana Rp 1,2 miliar, realisasinya hampir tidak ada. Kemudian Paddy’s Market, anggaran disiapkan dari tahun

2008, tapi sampai tahun lalu dan tahun ini, belum diresmikan. Kita rekomendasikan dipercepat agar masyarakat bisa segera memanfaatkan,” kata anggota Fraksi PAN Kota Kendari, Samsudin Rahim, kemarin. Bukan hanya pengerukan dan pasar semi modern yang akan disorot dewan, perbaikan infrastruktur juga tak luput dari perhatian dewan. Menurutnya, prestasi Kota Kendari yang ber-

Baca PENGERUKAN di Hal. 10

Kendari, KP Opini BPK Sultra atas Laporan keuangan pengelolaan Daerah (LKPD) Pemkot Kendari tahun 2009, mendapat nilai bagus. Tapi, dibalik ukiran prestasi itu, Kota Kendari mengalami defisit anggaran. Tak tanggungtanggung, nilainya mencapai Rp 69 miliar. Hal itu diakui Kepala Inspektorat Kota Kendari, Hj Nahwa Umar SE MM kemarin. Meski mengalami defisit, namun Kota Kendari tidak pernah kehabisan saldo di akhir tahun anggaran seperti yang dialami kabupaten/kota lain di Sultra. Bahkan, hal tersebut (defisit, red) bisa teratasi, karena masih banyak potensi lain yang belum dikelola. “Iya, benar angkanya segitu dan memang defisit. Tapi, kita tidak pernah kekurangan uang di akhir tahun. Karena kita sudah perhitungkan. Khusus defisit, masih banyak potensi yang belum dikelola dan dalam waktu dekat kami akan rapat

untuk tutupi defisit,” katanya. Di tempat terpisah, Kadispenda dan Aset Kota Kendari Zainal Arifin, menjelaskan terjadinya defisit anggaran lebih disebabkan terdapatnya program yang awalnya tidak masuk dalam penganggaran, tetapi karena sifatnya mendesak maka harus segera dibayarkan. “Sifat mendesak dan harus dibayarkan seperti pembebasan lahan terminal Baruga, maka harus tetap dibayarkan,” aku Zainal Arifin. Menurutnya, terjadinya defisit anggaran, tidak sertamerta dapat dikatakan jika pengelolaan keuangan Pemkot Kendari tidak terlaksana dengan baik. “Perhitungan akhir defisit 2009 sebesar Rp 69 miliar, tetapi dapat teratasi dengan adanya pembiayaan atau investasi. Karena itu ke depannya solusi penalangan defisit, antara lain dengan mengoptimalkan PAD, yang ditargetkan Rp 45 miliar dari sektor jasa, selain upaya perolehan dana perimbangan misalnya Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) dan Bea Perolehan Hak

Baca KOTA di Hal. 10

Pemprov Proses Rumah untuk Ali Mazi Dua Pekan Lagi, BPK Sejumlah Anggota DPRD Sultra Sambut Positif Kendari, KP Diantara para mantan Gubernur Sultra, hanya Ali Mazi yang belum mendapatkan fasilitas penghargaan dari pemerintah. Karenanya, Gubernur Nur Alam, saat pertemuan beberapa hari lalu dengan seniornya itu, memerintahkan kepada Biro Umum untuk segera mempersiapkan pemberian rumah bagi Ali Mazi.

Kepala Biro Umum Setda Sultra Kahar Pagala kemarin, mengatakan saat ini dia bersama Biro hukum tengah mengurus administrasi poemberian rumah itu. Katanya perlu melibatkan kajian dari biro hukum untuk menghindari gratifikasi yang bisa menyeret pemprov dan Ali Mazi ke perkara hukum. “Itu bukan gratifikasi. Bukan baru kali ini kita berikan untukmantan Gubernur, tapi juga untuk mantan gubernur lainnya” ujar Kahar. Memang sampai saat ini kata Kahar, pemprov belum menen-

tukan rumah yang mana yang akan diberikan untuk Ali Mazi. Namun, kriteria rumah yang akan diberikan diantaranya harus strategis dan representatif. “Harus yang layak untuk ditempati seorang gubernur. Tapi kita tidak akan bangun rumah baru, kita akan berikan rumah yang sudah ada. Harus yang letaknya di dekat jalan protokol agar aksesnya mudah,” ungkapnya. Lantas kapan Ali Mazi bisa menempati rumah tersebut? man-

Baca PEMPROV di Hal. 10

Serahkan LPJK Pemprov Kendari, KP Dua bulan sudah Laporan Pertanggung Jawaban Keuangan (LPJK) Pemprov Sultra diperiksa Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) Perwakilan Sultra. Sesuai batas waktu pemeriksaan, seharusnya BPK sudah merampungkan dan membuat laporannya. Tapi sampai saat ini masih belum terealisasi. Kepala Perwakilan BPK Sultra Rochmadi Saptogiri, yang ditemui kemarin, mengatakan

pemeriksaan LPJK Pemprov Sultra baru saja dirampungkan BPK, hanya saja belum bisa diserahkan karena belum dibuatkan pelaporannya. Mengenai pelaporan tersebut kata Rochmadi, kemungkinan besar baru akan diserahkan ke DPRD satu atau dua minggu ke depan. “Kalau pemeriksaan keuangan pemprov (LPJK) baru selesai. Kenapa belum diserah-

Baca DUA di Hal. 10

Baca TINGKATKAN di Hal. 11

Kunjungan Kerja DPD RI, Mengetahui Kondisi Kelistrikan Sultra

PDAM

Genset Boster PDAM Rusak Debit Air Pelanggan Berkurang MASYARAKAT Kota Kendari sepertinya perlu bersabar akan mengalirnya air PDAM secara normal, pasalnya saat ini terjadi penurunan debit air PDAM, akibat kerusakan genset boster di Puuwatu, Kota Kendari. Hal ini dikatakan Humas PDAM Kota Kendari, Sarmin, kemarin. “Saat ini kapasitas debit air PDAM mengalami penurunan, akibat adanya kerusakan genset boster Puuwatu. Dengan demikian air yang mengalir dari penampungan Pohara, tidak langsung ke boster tetapi langsung ke instalasi pengolahan air (IPA) Punggolaka. Akibatnya debit air berkurang dari 319 liter per detik menjadi

Baca GENSET di Hal. 11

DPD Dianggap Terlambat Serap Aspirasi Kenaikan TDL

SUWARJONO/KP

pembangkit listrik yang didominasi tenaga diesel mesin tua sehingga biaya operasional sangat tinggi dan efisiensi rendah. Selain itu, juga terjadi permasalahan kelistrikan di kabupaten pemekaran misalnya Bombana, Wakatobi, Kolut, Konut dan Butur yang belum dapat terlayani 24 jam, belum adanya investasi di bidang kelistrikan serta kondisi geografis daerah kepulauan, yang membutuhkan adanya kebijakan khusus dalam pengembangan energi alternatif dengan memanfaatkan potensi yang ada. “Kapasitas listrik yang terpasang saat ini sebesar 122.246 MW, dengan kapasitas terbesar terdapat pada Kota Kendari sebesar 69.680 MW sedangkan kapasitas terendah pada Bombana, yaitu 2.030 MW. Untuk total potensi PLT-Panas Bumi se-Sultra sebesar 190 MW

PLN: Manager PLN Cabang Kendari, Komang Artana Suyasa saat memperkenalkan listrik pra bayar beberapa waktu lalu.

Baca DPD di Hal. 10

Sebagai bagian dari kunjungan kerja (Kunker) maka anggota DPD RI asal Sultra, antara lain Kamaruddin pada Komisi I DPD RI dan Djabar Toba pada Komisi II, kemarin (7/7) melakukan pertemuan dengan instansi terkait, sehubungan dengan kondisi kelistrikan di Sultra.

Ulfah Sari Sakti TEPAT pukul 09.00 wita, pertemuan antara instansi terkait, sehubungan dengan penghimpunan aspirasi kondisi kelistrikan di Sultra berlangsung di Aula Kantor Gubernur Sultra. Sharing informasi tersebut diawali dengan pemaparan kondisi kelistrikan Sultra oleh Asisten II Sultra, H Sattar yang juga selaku pemimpin dialog. Dari pemaparan tersebut terungkap permasalahn kelistrikan di Sultra, diantaranya

Kesalahan Jurnalistik Selesaikan dengan Mekanisme Jurnalistik. Gunakan Hak Jawab Anda karena Dijamin Undang-Undang


Metro

10

Ali Mazi Punya Kontribusi Besar Pembangunan Sultra Pempov .................. tan calon Pj Bupati Konut dan Butur ini mengaku secepatnya pemprov akan menyelesaikan administrasinya agar bisa diberikan. “Kita usahakan secepatnya, makanya kita libatkan biro hukum karena ada kajian-kajian tata cara pemberian rumah ini,” tukasnya. Sementara sejumlah anggota DPRD Sultra, menyambut positif rencana Gubernur Sultra Nur Alam yang akan memberi-

kan hadiah bagi mantan Gubernur Ali Mazi. “Saya kira niatan Gubernur cukup baik, sebagai bentuk penghargaan kepada Ali Mazi,” kata Ryha Madi, Wakil Ketua Komisi IV. Namun politisi gaek itu mengingatkan, harus sesuai dengan prosedur, jangan sampai tersangkut korupsi gratifikasi seperti yang sempat dialami mantan Wali Kota Kendari. Meski akhirnya tidak terbukti. Jika dulunya mobil yang diberikan, tidak mesti lewat persetujuan DPRD. Tapi kini, untuk pem-

berian rumah beserta lahannya, harus persetujuan DPRD. Dewan sendiri, sampai saat ini belum mendapat pemberitahuan dari Gubernur terkait pemberian hadiah rumah. “Mungkin baru niatan Gubernur, sehingga belum disampaikan,” timpalnya. Sementara koleganya, Mudin Musa merespon positif langkah Gubernur. “Secara pribadi saya mendukung pemberian rumah bagi mantan Gubernur Ali Mazi,” katanya. Niatan Gubernur perlu didukung, mengingat jasa-jasa Ali Mazi,

dalam memberikan kontribusi pembangunan di Sultra sangat besar, baik itu pembangunan bandara Haluole, MTQ Square dan lainnya. Bagi Senator Golkar itu, pemberian hadiah bagi mantan pejabat yang telah berjasa, hal yang lumrah. Wakil Presiden Yusuf Kalla, setelah jabatannya usai mendapat hadiah rumah. “Kenapa tidak Ali Mazi diberikan juga hadiah,” jelasnya. Apalagi Ali Mazi sebagai mantan Gubernur Sultra, tidak memiliki rumah di bumi anoa. (awn)

Penyerapan Aspirasi Rakyat Tak Ada yang Terlambat DPD ......................... sedangkan total potensi PLTAPLTM se-Sultra sebesar 259 MW,” beber H Sattar. Dalam sesi dialog, para peserta mempertanyakan biaya penyambungan baru yang tinggi tanpa standar yang jelas, selain itu masih terjadinya listrik padam misalnya di Kabupaten Buton. Menanggapi hal tersebut Manager PLN Cabang Kendari, Komang Artana Suyasa mengatakan proses penyambungan baru melibatkan tiga pihak masing-masing PLN, AKLI dan konsultan listrik. “Kami hanyalah operator BUMN yang berkewajiban memenuhi kebutuhan listrik

masyarakat. Sedangkan AKLI bertugas untuk melakukan penyambungan instalasi ke masingmasing rumah, dengan sebelum penyambungan dilakukan maka perlu adanya sertifikasi kelayakan dari konsultan listrik, sehingga listrik aman untuk dipasang,” kata Komang. Menyangkut kenaikan tarif dasar listrik (TDL) per 1 Juli lalu, yang rekeningnya baru dibayar bulan Agustus nanti. Dirinya mengungkapkan secara otomatis membuat pihaknya harus dapat memberikan pelayanan prima bagi pelanggan. “Sebagaimana yang ramai diberitakan di berbagai media, jika Kementerian ESDM dalam peraturan menterinya mengungkapkan bila pelanggan lis-

trik yang wilayahnya terkena pemadaman listrik akan dikurangi tagihan listriknya sebesar 10 persen. Dengan begitu diharapkan tarif yang diberlakukan, sebanding dengan pelayanan yang diberikan,” ungkapnya. Parahnya salah seorang peserta dialog mengatakan jika penyerapan aspirasi DPD RI sudah terlambat, mengingat telah diputuskannya kenaikan TDL oleh Komisi VII DPR RI. “Semestinya yang perlu diteruskan ke pusat yaitu kekurangan daya yang terjadi di PLN Cabang Kendari, sehingga perlu digodok pembahasan pembangunan baik PLT-Panas Bumi maupun PLTA dan PLTM. Dengan begitu diharapkan

masalah listrik di Sultra, termasuk terpenuhinya listrik hingga ke pelosok desa dapat terwujud,” kata Karo Hukum Setda Sultra, Nasruan. Mendengar pernyataan tersebut, Djabar Toba, mengatakan penyerapan semua aspirasi rakyat termasuk TDL, tidak ada kata terlambat, mengingat pada 13 Juli nanti DPD RI akan melakukan rapat pleno, untuk selanjutnya hasilnya akan disampaikan ke Presiden RI. “Kalau pun TDL tidak dapat diturunkan sebagaimana sebelumnya, mengingat juga bermanfaat pada penghematan negara. Tetapi setidaknya meskipun TDL naik, servis pelanggan juga meningkat,”ujar mantan penyuluh pertanian Sultra ini. (*)

Kendari Pos | Kamis 8 Juli 2010

Pajak dan Retribusi Sumbang 20 Persen PAD Kota Kota ......................... atas Tanah dan Bangunan (BPHTB),” jelasnya. Walau beberapa tahun terakhir terjadi defisit anggaran, tetapi telah dapat ditalangi. Yang mana penyelesaiannya belum sampai dalam fase mengkhawatirkan yaitu menjual aset. “Malahan Pemkot Kendari masih memiliki tabungan aset untuk melunasi defisit tersebut misal kendaraan berusia tua, yang masih dapat beroperasi tetapi biaya operasionalnya cukup besar, seh-

ingga mesinnya masih dapat dilelang. Begitu pula dengan bangunan Pemkot yang akan direhab, tetapi bahan bekas bangunannya masih layak untuk di lelang,” ungkapnya. Sehubungan dengan Perda yang akan semakin digenjot guna pencapaian target PAD, dirinya mengatakan akan lebih didominasi oleh Perda pajak dan retribusi. “Hal ini dilakukan mengingat Kota Kendari sebagai kota jasa, serta telah berlakunya UU No 28 Tahun 2009 yang mengatur tentang kewenangan daerah dalam memu-

ngut pajak berdasarkan potensi yang dimiliki, sehingga semua SKPD memiliki potensi yang sama untuk mengenjot pajak dan retribusinya. Misalnya pajak restoran dan rumah makan serta hotel,” tambahnya. “Karena itu selain menggodok Perda dalam rangka penyesuaian UU ini, kami pun berkoordinasi dengan bagian hukum tentang Perda yang belum dioptimalkan oleh suatu SKPD. Mengingat pajak dan retribusi menyumbang 20 persen PAD Kota Kendari,” pungkasnya. (dri/cr6)

Dewan Masih akan Pelajari LKPJ Wali Kota Pengerukan ........... hasil merebut piala adipura adalah sesuatu yang harus diapresiasi. “Namun terasa janggal, adipura diraih tapi kondisi jalan sangat memprihatinkan, penuh dengan debu dan lubang,” ujarnya. Pendapat senada diutarakan Ketua DPRD Kota Kendari, Abd Rasak. Katanya, dewan akan

fokus melihat kinerja Dinas PU Kota Kendari selama ini. “Kita akan melihat realisasi infrastruktur, jalan usaha tani (JUT), drainase, karena ini jadi kendala riil di masyarakat,” jelasnya. Makanya, untuk melihat sejauh mana realisasi pembangunan dengan anggaran yang sudah diloloskan, dewan akan mengkaji seberapa besar keberhasilan yang telah dicapai. “LKPJ sudah diserahkan dari

BPK dan kita wajar dengan pengecualian. Tentu sebuah prestasi, tapi harus dibarengi peningkatan kesejahteraan masyarakat. Nah, fraksi akan memberikan kajian strategis untuk ditindaklanjuti. Karena itu, kami akan tentukan Pansus, siapa orang-orangnya dan akan ditentukan tahapan pembahasannya. Intinya, akan kita pelajari dan kita bahas,” tandasnya. (dri)

BKP akan Koordinasi dengan DPRD Sultra Dua .......................... kan, kan ada proses internal di BPK,” ujarnya. “Sekitar satu atau dua minggu lagi kita serahkan ke DPRD,” imbuhnya. Sebenarnya lanjut kata Roch-

madi, BPK menjadwalkan akan melakukan penyerahan hasil pemeriksaan LPJK minggu depan, tapi karena baru selesai diperiksa dan belum ada koordinasi dengan DPRD Sultra maka belum jadi kepastian. “Kita rencanakan minggu depan, tapi kita

akan koordinasikan dulu dengan DPRD,” terangnya. Mengenai hasil pemeriksaan dan opini yang diberikan BPK terhadap LPJK Pemprov, Rochmadi belum mau berkomentar. “Nantilah kalau sudah kita sampaikan ya,” tukasnya. (cr2)


Metro

Kendari Pos | Kamis 8 Juli 2010

Bendahara DPRD Kota Diringkus Terlibat Pengguna Narkoba Kendari, KP Setelah oknum PNS yang sehari-hari bekerja di sekretariat Pemkot Kendari, Arifin diciduk tim Idik Narkoba Polda Sultra, kini giliran oknum PNS Pemkot lainnya dijebloskan ke tahanan dalam kasus yang sama. Oknum tersebut bernama Jusrin alias Yus (40) yang selama ini menduduki jabatan Bendahara DPRD Kota Kendari. Pria yang berdomisili di Jalan

Mekar Damai, Kelurahan Kadia, Kecamatan Kadia itu dibekuk oleh Tim Idik Narkoba Polda Sultra di sebuah rumah kos di Lorong Peduli, Jalan Manunggal, Kelurahan Anduonohu, Kecamatan Poasia, Selasa (6/7) sekitar pukul 15.00 wita. Jusrin tertangkap saat hendak melakukan pesta shabu-shabu bersama beberapa orang rekannya dengan barang bukti 1 paket dalam bungkus plastik kecil, narkoba jenis shabu-shabu. Kabid Humas Polda Sultra, AKBP Drs. Moch. Fahrurrozi mengatakan, penangkapan ter-

hadap Jusrin berawal dari informasi masyarakat tentang gelagat tersangka yang mencurigakan. Tim Idik Narkoba Polda Sultra pun melakukan penyelidikan terhadap informasi tersebut. “Saat tersangka menuju rumah kos milik wanita berinisial AY di Jalan Manunggal, polisi melakukan penggeledahan. Ternyata di rumah kos itu ada pesta miras, tersangka bersama dua rekannya,” terang AKBP Drs. Moch. Fahrurrozi saat ditemui di ruang kerjanya, kemarin. Polisi pun langsung melakukan penggeledahan terhadap

target operasi. Usaha tersebut tak sia-sia. Satu paket dalam bungkus plastik kecil narkoba jenis shabu-shabu ditemukan dibawah kasur dalam kamar yang ditempati Jusrin bersama wanita berinisial AY itu. “Setelah dilakukan introgasi terhadap tiga orang yang ada di kamar kos AY, mereka menyatakan, barang bukti itu milik Jusrin yang rencananya akan digunakan berpesta shabu saat itu. Jusrin akhirnya diboyong ke Mapolda Sultra untuk penyidikan lebih mendalam, termasuk AY untuk dimintai keterangan sebagai saksi,” jelasnya. (rif)

Jaksa Tetap Pada Tuntutan Pembacaan Replik Kasus JP

Kendari, KP Kasus dugaan korupsi mantan Kadispenda Provinsi, Jusuf Ponea (JP) kembali disidangkan kemarin (7/7). Agenda kali ini, pembacaan replik Jaksa Penuntut Umum (JPU). Dalam replik jaksa, terdakwa diduga melakukan tindak pidana korupsi senilai Rp 4 miliar, sesuai pasal 3 UU 31/1999, tentang pemberantasan tindak pidana korupsi. Saat pembacaan Replik di Pengadilan Negeri Kendari, jaksa berkeyakinan terdakwa JP diduga kuat melakukan tindak pidana korupsi yang mengakibatkan kerugian negara khususnya penyalagunaan uang pajak dan retribusi yang mestinya disetor ke kas daerah tahun 2008/2009. Karenanya, Baharuddin SH,

Suleman Zubair JPU, tetap berkeyakinan terdakwa melanggar pasal 3 UU 31/ 1999, sehingga tetap menuntut terdakwa JP 30 bulan penjara dengan denda, dan uang pengganti Rp 115 juta. Sesuai agenda persidangan, pekan depan, dijadwalkan sidang dengan agenda duplik dari terdakwa. “Putusan akan dilakukan setelah sidang agenda duplik tentunya. Soal putusan bukan wilayah jaksa, tapi sepenuh-

nya kewenangan majelis hakim. Yang pasti JPU telah menentukan sikapnya yang tetap sama saat tuntutan pada terdakwa JP sebelumnya,” ungkap Baharuddin yang juga Kasipidsus Kejari Kendari ini. Syamsul Tahir dan Asri Bonea Dihilangkan Jaksa? Marjuddin Malik, salah satu terdakwa korupsi Dispenda Sultra sudah divonis PN Kendari dengan hukuman 16 bulan penjara dan denda Rp 100 juta. Selain itu membayar uang pengganti sebesar Rp 5 Juta. Namun ia merasa janggal dengan penyelidikan yang dilaksanakan Kejati Sultra. Pasalnya dua nama lainnya yakni mantan Wakadispenda Syamsul Tahir dan Plt Kadispenda La Ode Asri Bonea turut menikmati dana, namun tidak diproses. Padahal keduanya dalam tuntutan JPU pada Marjudin dimasukkan. Pilih kasihnya jaksa dalam mengungkap kasus itu dike-

mukakan Suleman Zubair, SH selaku pengacara Marjuddin. Saat ditemui ia merinci dalam pemeriksaan saksi-saksi di PN Kendari terungkap tanggung jawab Syamsul Tahir pada dana yang bermasalah sebesar Rp 128,62 juta. Begitupun tanggung jawab Drs La Ode Asri Bonea sebesar Rp 172,46 juta. ‘’Bisa jadi timbul dugaan, mereka tidak diproses karena sudah diamankan. Padahal di PN terbukti mereka terlibat,’’ ungkapnya. Suleman sempat merinci bila uang dugaan korupsi yang dialamatkan pada kliennya sebenarnya sudah disetor termasuk pada Syamsul Tahir dan Asri Bonea. Yang disesalkan terdakwa lainnya yang terungkap di persidangan hanya beberapa yang diproses Jaksa semisal Jusuf Ponea dan Sutan Ramli. ‘’Kami bukan cari teman, tapi begitulah realitasnya,’’ tukas Suleman didampingi istri Marjudin. (emi/awl)

Sulit Mengubah Karakter Orang Tingkatkan ............. Tidak heran alumni STPDN Jatinangor ini senantiasa menerapkan disiplin dalam kehidupam sehari-hari, utamanya dalam melaksanakan tugas. “Sebagai Kasubid Pengawasan dan Pengendalian Pegawai lingkup Pemkot Kendari, tentunya saya harus memberikan

contoh kedisiplinan. Lagipula obsesi saya bagaimana terus meningkatkan kedisiplinan pegawai. Tentunya dengan memberlakukan sanksi tegas sesuai dengan peraturan yang berlaku sebagai efek jera,” jelasnya. Dirinya juga mengaku jika pada bidang ini, merasa tertantang untuk melaksanakan tugas semaksimal mungkin.

Yang mana perjalanan kariernya berawal dari staf BKD pada 2003, Saf Kecamatan Mandonga pada 2004, Kasi Pemerintahan Kelurahan Alolama pada 2005 serta Kasubid Pengawasan dan Pengendalian Pegawai BKD Kota Kendari sejak 2008 lalu. “Jelas saja saya tertantang, karena mengubah karakter seseorang dari tidak disiplin

menjadi disiplin, tidaklah mudah. Dibutuhkan pendekatan lebih. Selain kedisiplinan, sebagai abdi masyarakat tentunya seorang PNS dituntut untuk dapat melayani masyarakat dengan sebaik mungkin, termasuk bersikap jujur dalam melaksanakan amanah yang diemban,” pungkas pria berusia 29 tahun ini. (cr6)

11

PAW Zainuddin Disoal Golkar Kota Kendari, KP Zainuddin Monggilo sudah resmi ditetapkan oleh KPU Kota Kendari, sebagai Pengganti Antar Waktu (PAW) Aminuddin Silondae di DPRD Kota Kendari. Pelantikannya tinggal menunggu surat keputusan pelantikan dari Gubernur Sultra, Nur Alam. Tapi, penunjukkan Zainuddin sebagai PAW, mengundang reaksi dari kader Golkar Kota Kendari. Mereka kemudian mendatangi gedung DPRD Kota, guna mempertanyakan legalitas pelantikan kader Golkar yang tengah bermasalah dengan hukum itu. Apalagi jika melihat UU parlemen pasal 390 yang dikatakan, seorang anggota dewan yang menjadi terdakwa perkara tindak pidana khusus (termasuk korupsi) harus berhenti sementara.

“Kami mempertanyakan pelantikan Zainuddin Monggilo, apakah tidak melanggar aturan, karena yang bersangkutan masih tersangkut hukum dan kasusnya sampai sekarang belum ada keputusan hukum tetap dari pengadilan,” tanya Ir Gamal, mewakili temannya dari Tim 11 Golkar Kendari, pada anggota dewan, kemarin. Menanggapi pertanyaan itu, Ketua DPRD Kota Kendari, Abd Razak, mengatakan, dewan akan tetap melantik Zainuddin Monggilo. Sebab, sudah jelas aturannya dan KPU Kota bahkan sudah menetapkan peraih suara kedua terbanyak di Dapil IV setelah Aminuddin Silondae itu, sebagai PAW kader Golkar Kota yang meninggal akibat penyakit komplikasi yang diderita. “Pasal 390 tentang pember-

hentian sementara setelah dilantik, ini yang akan jadi bahan diskusi kami. Tapi, kami akan tetap melantik Zainuddin sesuai surat KPU Kota Kendari. Sisa kita tunggu peresmian dari gubernur,” ujarnya. Menurut pria berkacamata itu, apabila calon PAW (Zainuddin,red) terbukti dan ditetapkan jadi terdakwa dan belum punya kekuatan hukum tetap, maka dewan akan mengkaji. Kajian tersebut, kata dia, akan dilakukan Badan Kehormatan (BK) DPRD Kota Kendari. “Masalah kasus sudah ada rekomendasi dari PN bahwa belum punya kekuatan hukum tetap karena masih berproses di MA dan intinya bisa dilakukan pelantikan. Karena kalau tidak, kita melanggar aturan,” tandasnya. (dri)

PU Kota dan Provinsi Saling Lempar Tanggung Jawab Soal Jalan Chairil Anwar Kendari, KP Jalan Chairil Anwar, Wuawua termasuk jalan yang sangat rawan dan sering terjadi kecelakaan lalu lintas (Lakalantas). Sayangnya, kondisi jalan yang sangat memprihatinkan, ternyata tidak sedikit pun menggugah perhatian dinas terkait. Justru, dua dinas yang sama-sama mengurusi infrastruktur yakni Dinas PU Kota Kendari dan Dinas PU Sultra, saling lempar tanggung jawab. Ini yang kemudian membingungkan anggota DPRD Kota Kendari, Aladin. Padahal, sebagai wakil rakyat dari Dapil III Baruga-Wuawua, masyarakat berharap padanya, agar jalan segera diperbaiki. Tapi, sampai saat ini, perbaikan tak kunjung dilakukan dan dia sebagai wakil rakyat Baruga-Wuawua di DPRD Kota, terpaksa harus terus menerima

pertanyaan serupa. “Kondisi jalan Chairil Anwar sudah tidak layak jadi jalan. Saya pernah tanya ke Kadis PU Kota, jalan itu siapa yang punya bagian? kadisnya bilang PU Provinsi. Saya tanya ke kadis PU provinsi, katanya itu wewenangnya kota. Mana yang benar? Ini yang membingungkan” katanya. Menurut ketua komisi C DPRD Kota itu, kondisi jalan yang terletak di samping kantor PLN Wuawua tersebut, sudah sangat memprihatinkan. Hampir tiap hari terjadi kecelakaan. Parahnya, warga menanami pohon pisang di pinggir jalan, untuk memberi sinyal, kalau jalanan rusak dan penuh kubangan. “Nanti dilihat kondisinya. Masyarakat terpaksa tanam pohon di pinggir jalan sebagai kode supaya hati-hati. Saya himbau, kalau itu kewenangan kota, kadis PU harus prioritaskan Jalan Chairil Anwar di perubahan nanti. Tapi, kalau provinsi, kadisnya harus lihat

kondisi jalan disana. Sudah 5 tahun jalanannya begitu terus. Pernah ditempel tahun lalu, tapi tidak bagus,” tandasnya. Ketika hal itu dikonfirmasi ke Kadis PU Kota Kendari, Syamsul Bahri Sangga, membantah tudingan saling lempar tanggung jawab. Dia menjelaskan, panjang Jalan Chairil Anwar 4 kilo meter. Dari panjang tersebut, PU Kota mengerjakan sepanjang 2 kilo meter, selebihnya dikerjakan Dinas PU provinsi. Guna memperkuat jawabannya, Samsul memerintahkan Kasi Pembangunan Jalan Bina Marga Dinas PU Kota, Tigor SE, untuk menjelaskan posisi dua dinas tersebut. Menurut Tigor, pengerjaan Jalan Chairil Anwar, dikerjakan bersama oleh Dinas PU Kota dan Sultra. Adapun, wilayah masing-masing sudah dibagi. Kota Kendari mengerjakan 2 kilo dari depan Kantor Camat Puwatu sampai jembatan di Kelurahan Watulondo. (dri)

Masih Menunggu Pembelian Alat Boster Genset .................... 193 liter per detik,” kata Sarmin. Ia menjelaskan penurunan debit tersebut, hampir semua daerah layanan PDAM seKota Kendari tidak dapat teraliri sebagaimana mestinya.

Daerah yang paling terkena imbas, meliputi daerah ketinggian seperti di Kelurahan Kadia dan Wua-wua, seperti Jalan Mekar, Jl Flamboyan, Pertanian, Ilmiah, Lorong Makmur, Jalan Gersamata, Durian dan Haeba Atas, Lorong Tunggala, Sanggula, serta BNT Latjinta dan BTN

III Pembakaran Uang. “Karena terdapat komponen genset boster yang harus dibeli dari luar kota, sehingga perbaikan alat menunggu datangnya komponen tersebut. Tetapi kami upayakan dalam bulan ini air dapat mengalir normal yaitu tiga hari sekali,” tandasnya. (cr6)


Hiburan

Kendari Pos | Kamis 8 Juli 2010

13

Peserta Top Model Sultra, Raih A.T. Mahmud Berpulang Predikat “Best Of The Best” ke Pangkuan yang Mahakuasa ABDULLAH Totong Mahmud atau lebih dikenal dengan A.T. Mahmud berpulang ke pangkuan Yang Mahakuasa hari Selasa (6/7). A.T Mahmud yang dikenal sebagai pencipta lagu anak-anak meninggal dalam usia 80 tahun karena infeksi paru-paru. Pria kelahiran Palembang itu meninggal pukul 13.10 di rumahnya, Jalan Tebet Dalam, Jakarta Selatan. Sebelum meninggal, pencipta lagu Ambilkan Bulan, Pelangi, dan Amelia itu dirawat di Rumah Sakit MMC Tebet selama satu minggu. Menurut putri kedu-

anya, Rika Vitrina, saat dirawat di rumah sakit, ayahnya susah

Enno Lerian Trauma Pacaran UPAYA Enno Lerian untuk membangun rumah tangga kandas lagi. Enno mengaku baru saja putus cinta dengan seorang lelaki bernama Ade. Padahal hubungannya dengan sang pacar sudah sangat dekat. “Sedih banget ya, hubungan kita udah serius. Disayangkan banget,” kata Enno saat ditemui di kantor MD Entertainment, Jakarta Pusat, baru-baru ini. Soal asmara, janda beranak satu ini menyerahkan pada Tuhan. Tapi ia mengaku trauma kembali mencari lelaki yang tepat untuk jadi penamping hidup. “Namanya jodoh siapa yang tahu? Tapi saya sedih juga harus putus cinta lagi, makanya aku jadi trauma banget,” ungkapnya. Tak ingin terus terbebani asmara, bintang sinetron Melati Untuk Marvel berusaha melupakan kegagalan cintanya dengan menyibukkan diri di dunia entertainment. “Aku instrospeksi banyak banget dari kesalahan yang kemarin, makanya aku mau fokus dengan pekerjaanku dulu,” tukasnya. Apalagi, Enno masih memiliki tanggung jawab untuk mengurus buah hatinya, Bumi Pradipa Pria Untara, anak hasil pernikahan pertamanya dengan Muhammad Nayaka Untara. “Aku masih punya banyak pilihan dalam hidup aku, salah satunya membesarkan anakku dengan baik,” tutup Enno. (jpnn/yen)

makan. Ayah tiga anak tersebut mengucap sudah lelah dan ingin pergi. ‘’Ketika dirawat di rumah sakit, memang sempat mengatakan seperti itu,’’ tutur Rika. Pensiunan pengawas Kantor Wilayah Depdikbud DKI Jakarta itu, menurut putrinya, mengalami stroke lima tahun lalu. Namun, belakangan yang membuat kesehatannya menurun adalah infeksi paru-paru. Jenazahnya akan dimakamkan hari ini pukul 10.00. Banyak pihak yang terkejut atas meninggalnya sang maestro itu. Salah satunya Jan Djua-

na, produser Sony Music. Sebelumnya, keluarga A.T. Mahmud mengabari Jan bahwa A.T. Mahmud masuk rumah sakit. ‘’Saya pikir kondisinya sudah baikan. Tapi, ternyata saya dapat kabar lagi beliau berpulang,’’ katanya. Selama ini, A.T. Mahmud telah memercayakan lagu-lagu ciptaannya kepada Sony Music. Hingga saat ini, ada sekitar 600 lagu A.T. Mahmud di bawah label Sony. “Selama ada penjualan, kami akan memberikan royaltinya kepada ahli waris,” ujar Jan. (jpnn/yen)

Hari Sandra Dewi Diisi Kesibukan Kerja SANDRA Dewi, 26, sedang menikmati masa emas di dunia hiburan. Wajah cantiknya memikat banyak rumah produksi, stasiun televisi, maupun produsen barang untuk menjadikannya presenter, bintang iklan, bintang sinetron sampai film. Tak heran kalau hari-hari Sandra saat ini diisi kesibukan kerja. Rutinitas hariannya dimulai dari pukul 5 pagi hingga larut malam. Tiap hari hanya ada waktu 4-5 jam untuk tidur. ‘’Saya memang harus bangun pagi karena mengisi acara musik Derings,’’ ucapnya di Kantor MD Entertainment pada Senin malam (5/7).

Beruntung, kata Sandra, saat memandu acara musik itu dia dipasangkan dengan orang-orang yang gemar melucu, seperti Oki Lukman, Azis Gagap, dan Adul. Jadi, mereka bisa membuat model iklan sampo itu tertawa dan bersenang-senang. ‘’Di lokasi syuting saya sering cekikikan dan ketawa ngakak gara-gara mereka,’’ terangnya. Diakui Sandra, bekerja pada pagi terkadang masih menyisakan rasa kantuk. Tapi, perasaan itu sementara bisa dilupakan pemeran Sandra di sinetron Bumi dan Langit berkat polah tiga rekannya tersebut. Rutinitas pagi tersebut hanya sebagian kecil dari seluruh kegiatan bintang film Quickie Express itu. Setelahnya, pemilik nama lengkap Monica Nicholle Sandra Dewi Gunawan Basri ini harus melakoni pekerjaan lain, seperti syuting striping dan mengisi beberapa acara. (jpnn/yen)

Langsung Ditawarkan Casting Sinetron

Kendari, KP Upaya dan kerja keras IAN Studio menyelenggarakan iven top model Sultra beberapa waktu lalu, tidak sia-sia. Dari hasil seleksi yang dilakukan pada acara serupa tingkat nasional yang berlangsung di Jakarta 4 Juli lalu, peserta dari Sulawesi Tenggara (Sultra) mampu menggeser 39 peserta lain dari seluruh Indonesia. Herda Caludia Pratiwi Ningsih yang baru saja terdaftar sebagai salah seorang pelajar di SMAN 4 Kendari, mengaku sangat bangga dengan prestasi yang diraihnya. Lebih-lebih, ia juga secara langsung mendapat kepercayaan untuk ikut dalam casting sinetron. Plus, satusatunya peserta yang dipanggil oleh sebuah manajemen artis di Jakarta yakni Pratama Management Remaja berwajah oriental yang memiliki tinggi 167 cm itu, saat ini tengah mempersiapkan diri untuk menetap di Jakarta. Sekitar tiga bulan kedepan kata Herda, setelah merampungkan persiapannya, ia akan merantau ke Jakarta untuk ikut dalam tawaran casting yang sudah ia sepakati. Untuk memperdalam kemampuan aktingnya, ia akan ikut sekolah akting dan tetap akan melanjutkan studinya di salah satu sekolah di Jakarta. “Kebanggaan yang luar biasa saya rasakan, ketika dinobatkan sebagai peserta terbaik pilihan juri saat seleksi top model itu. Bagaimana tidak, peserta dari daerah lain juga tidak kalah bagusnya dalam menampilkan kebolehan mereka di atas catwalk. Dengan usaha dan doa, akhirnya saya juga bisa menyisihkan peserta lainnya,” terang Herda penuh bangga. Ikut dalam arahan, IAN Studio memberikan banyak pengalaman dan pelajaran bagi alumni SMPN 9 Kendari itu. Meski tidak memperoleh arahan secara khusus untuk tampil di atas panggung, namun ia mendapatkan sesuatu yang bernilai dengan prestasi yang diraihnya dalam seleksi itu. Sementara itu, Dra Hayati Aras, Pemilik sanggar Aty’ Budi sekaligus pembina IAN Studio mengatakan, penobatan Herda sebagai peserta terbaik memang sangat tepat. Selain memiliki potensi dari segi postur dan wajah, putri pasan-

gan Dapis dan Sri Astuti Dianingsih itu juga mampu menyerap arahan yang diberikan dengan cepat. “Kita tidak perlu waktu khusus dan lama untuk mengarahkan Herda bagaimana beracting di atas catwalk, karena meski diucapkan saja, ia sudah mengerati dan mampu mengikuti apa yang diinginkan pelatihnya. Olehnya itu, saya sangat yakon dan optimis, Herda bisa sukses di Jakarta,” katanya. Selain peserta, penyelenggara tom model di Sultra, yakni IAN Studio juga mendapat apresiasi yang luar biasa dari pihak penyelenggara top model di Jakarta. Pasalnya, IAN Studio kini dipercaya untuk menjadi managemen artis, yang akan mewadahi model-model berbakat untuk dikirim ke Jakarta. “melalui prestasi ini, setidaknya bisa menunjukkan kepada publik, bahwa apa yang kami lakukan tidaklah sia-sia dan mendapat apresiasi yang besar dari manajemen top model di Jakarta, dan mudah-mudahan kedepan kami bisa kembali melahirkan model-model berbakat,” harapnya. (cr5/yen)


Edukasi

14

Kendari Pos | Kamis 8 Juli 2010

Guru Berprestasi Bakal ke Jepang Dinas Pendidikan Nasional (Diknas) Kota Kendari, mewanti-wanti agar tidak ada kekerasan fisik pada pelaksanaan Masa Orientasi Siswa (MOS) disemua jenjang jenjang sekolah. Tampak para peserta pra MOS di SMKN 1 Kendari beberapa hari lalu. SARFIAYANTI/KP

STAIN Kendari

Terima Mahasiswa Baru Secara Online Kendari, KP Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Qaimuddin Kendari, tahun ini telah menerima calon mahasiswa baru secara online. Pendaftaran tersebut, dilakukan sejak tanggal 14 sampai 30 Juni 2010 ang serentak dilaksanakan diseluruh Perguruan Tinggi Agama Islam (PTAI) se-Indonesia. Calon mahasiswa baru yang telah dinyatakan lolos seleksi berkas, telah mengikuti ujian masuk yang dilaksanakan hari Selasa (6/7)

kemarin. Ketua Panitia Penerimaan Calon Mahasiswa Baru, Drs. Herman, M.Pd.I mengatakan penerimaan mahasiswa baru tahun ini merupakan penerimaan mahasiswa dengan sistem baru yakni sistem online. Setidakna, STAIN Kendari telah menerima pendaftaran untuk tiga jurusan yakni jurusan Tarbiyah dengan program studi Pendidikan Agama Islam, Pendidikan Bahasa Arab dan Kependidikan Islam. Kemudian untuk Jurusan

Syariah, program studinya adalah Hukum Perdata Islam, Muamalah dan Ekonomi Islam. Sementara Jurusan Dakwah, program studi ang ditawarkan yakni Komunikasi dan Penyiaran Islam serta Bimbingan dan Konseling Islam. Calon mahasiswa baru, juga telah mengikuti beberapa tes. Diantaranya, tes potensi akademik, tes bidang studi dasar, tes wawasan keislaman dan tes bidang studi prediktif. “Soal ujian kali ini, sama dengan soal yang di-

ujiankan pada PTAI yang ada diseluruh Indonesia,” katanya. Setelah penerimaan mahasiswa baru dengan sistem online, STAIN Kendari bakal membuka pendaftaran mahasiswa baru reguler dan ekstensi tahun 2010 yang dimulai hari Rabu tanggal 7 sampai 9 Agustus 2010 mendatang. Untuk lokasi pendaftaran, dilakukan di kampus II STAIN Kendari dan pada Stand Pameran STAIN Kendari di Campus Exebition Kendari Pos. (ano/yen)

Kendari, KP Sukses menjadi juara pada pemilihan guru berprestasi tingkat provinsi tahun 2009 lalu, Sudarso M Pd kembali memperoleh peluang untuk mengembangkan pengetahuan kependidikannya. Oktober 2010 mendatang, guru SMAN 9 Kendari itu akan berangkat ke Jepang bersama empat peserta lainnya dari luar Sulawesi Tenggara (Sultra), yakni Pejang Lebong, Bantul, Barito Utara dan Gorontalo. Keikutsertaan para guru tersebut, menurut Kabid Tendik Dinas Pendidikan Sultra, Drs Mansyur Putu M Si berkat kemampuan yang ditunjukkannya ketika mengikuti seleksi guru berprestasi di Jakarta beberapa waktu lalu. Meskipun belum berhasil meraih nominasi pertama, namun penampilan Sudarso sudah memukau dewan juri, sehingga ia terpilih untuk mengikuti kegiatan Wisata Kajian Pendidikan di Jepang. Selama 15 hari para peserta akan melakukan berbagai kegiatan-kegiatan edukasi. Selain bersosialisasi langsung dengan masyarakat, nantinya merekapun akan melakukan studi banding di beberapa

Sudarso sekolah yang sudah maju. “Hampir setiap tahun, ada guru yang dikirim ke Jepang untuk kegiatan serupa. Tapi siapa guru yang dimaksud, bukan wewenang kami untuk menentukan. Mereka ditunjuk langsung oleh Kementrian Pendidikan Nasional, setelah dinilai layak mewakili Indonesia. Hal itu, dilihat berdasarkan seleksi pada lomba Guru Berprestasi tingkat nasional,” terang Mansyur. Sementara itu, Sudarso mengatakan dirinya tengah mempersiapkan berbagai hal jelang pemberangkatan ke Jepang. Diantaranya, mempelajari bahasa-bahasa umum yang biasa digunakan dalam percakapan.

Sehingga ketika tiba di Jepang nanti, ia bisa bersosialisasi dengan penduduk menggunakan bahasa setempat. “Sebenarnya bahasa Inggris, sudah bisa mewakili untuk melakukan interaksi dengan masyarakat. Tapi saya juga belum tahu apakah penduduk bisa berbahasa Inggris, makanya saya sedikit-sedikit mempelajari kata-kata umum yang biasa dipakai oleh orang Jepang saat berkomunikasi agar tidak kaku ketika berhadapan dengan mereka nantinya,” terang Sudarso. Memperoleh kesempatan tersebut, tentulah kebanggaan luar biasa bagi guru IPS Sejarah itu. Sebab kemampuannya, ternyata mendapat apresiasi. Meskipun tidak melalui juara, namun ia bangga bisa terpilih sebagai peserta mewakili Sultra. “Tentunya ketika pulang nanti, saya akan berupaya untuk membagi pengetahuan dan pengalaman mengenai sistem pengelolaan sekolah yang diterapkan oleh Jepang. Kalau bisa diadopsi, apa salahnya kalau kita terapkan di sekolah kita agar bisa menunjang mutu dan kualitas pembelajaran yang ada,” tandasnya. (cr5/yen)


Kendari Pos | Kamis 8 Juli 2010

Edukasi

Kelas Unggulan, untukSiswa Berprestasi Kendari, KP Strategi peningkatan mutu memang harus dimiliki oleh setiap pimpinan lembaga pendidikan. Pasalnya, setiap tahun kualitas menjadi salah satu indikator pengakuan masyarakat terhadap kemampuan sekolah mengelola sistem pembelajaran, sehingga jika hal itu tidak dipacu, maka sekolah akan tertinggal dari sekolah lain. Terkait hal itu, SMPN 4 Kendari mempunyai program terbaru pada tahun ajaran 2010/2011 ini. Siswa yang berprestasi akan digabung dalam sebuah kelas unggulan. Selain untuk memacu motivasi belajar, persainganpun perlu ditingkatkan untuk menambah semangat dan rangsangan bagi siswa lain untuk meningkatkan prestasi. Kepala SMPN 4 Kendari, Drs Supion Bake, mengatakan, penggabungan siswa terbaik dari setiap kelas, merupakan salah satu upaya untuk menggenjot kemampuan peserta didik. Meskipun sebelumnya dimasuk-

kan dalam kelas yang tersebar (heterogen) juga memberi pengaruh baik, namun metode ini dianggap akan lebih bermanfaat. Bukan hanya siswa yang berprestasi akademik, tapi siswa lain yang masih memiliki keterbatasan kemampuan bisa terus menggali potensi yang dimiliki untuk bersaing dengan teman yang masuk dalam kelas unggulan. “Untuk tahun ajaran baru, kami akan membentuk kelas-kelas unggulan di setiap jenjang. Namun yang prioritas adalah kelas VIII dan IX. Siswa yang masuk dalam kelas itu, akan direkrut dari siswa terbaik setiap kelas. Tentu saja dengan mempertimbangkan kemampuan akademik dan moralitas siswa yang bersangkutan. Pasalnya, selain untuk memberikan apresiasi bagi mereka, sekolah juga tidak kesulitan lagi mencari bibit-bibit siswa berprestasi untuk mengikuti lomba atau kegiatan-kegiatan bernuansa akademik,” terangnya. Untuk mewujudkan hal itu menu-

rut Supion, pihaknya sudah mempunyai bekal yang kuat, meskipun dari segi sarana gedung masih cukup memprihatinkan, namun dari sumber daya guru pihaknya sudah cukup siap. Saat ini SMPN 4 kendari memiliki 80 guru dari 1.100 siswa. 80 persen dari guru tersebut cukup potensial untuk memberikan materi pembelajaran kepada siswa, sedangkan 20 persen masih perlu pembinaan peningkatan kompetensi. Selain program kelas unggulan, mulai tahun ini pihaknya juga akan mengefektifkan jam pembelajaran siswa di sekolah dengan mengaktifkan guru-guru piket. Mereka yang bertugas sebagai piket selain menjaga keluar-masuknya siswa, juga diberi tugas tambahan untuk mengecek keaktifan pembelajaran di setiap kelas. Jika ada guru yang absen, guru piket yang mengambilalih untuk mengajar atau mengarahkan siswa masuk ke perpustakaan. Tujuannya, agar siswa tidak kehilangan waktu belajar. (cr5)

15

SMA DDI Kendari Masih Minim Fasilitas Kendari, KP Sebagai sekolah swasta berbasis Islam, SMA DDI Kendari terus menunjukkan perkembangan dari tahun ke tahun. Hal ini, bisa dilihat dari jumlah peminat di sekolah itu yang mengalami peningkatan cukup signifikan setiap tahun ajaran baru. Sayangnya, semangat siswa untuk melakukan proses pembelajaran di sekolah itu, tidak ditunjang dengan fasilitas pembelajaran yang memadai. Meskipun beberapa sarana sudah disiapkan, namun masih ada fasilitas pembelajaran yang belum bisa dinikmati siswa. Wakasek Humas SMA DDI Kendari, Sarmada S Pd mengatakan fasilitas pembelajaran yang belum bisa dinikmati siswa di sekolahnya antara lain alat dan bahan praktikum IPA. Untuk praktik biasa, siswa memang masih dapat memfungsikan beberapa alat. Namun untuk melakukan praktikum secara kompleks, saat ini pihaknya masih minim peralatan. “Laboratorium IPA sudah ada, tapi alat dan bahan praktik masih terbatas. Olehnya itu, selama ini kami masih melakukan praktikum secara sederhana untuk mata pelajaran IPA,” terangnya kemarin. Berbeda dengan laboratorium IPA, untuk laboratorium komputer, pihaknya sudah mempunyai 24 unit komputer yang bisa dimanfaatkan siswa dalam proses pembelaja-

SARFIAYANTI/KP

Beberapa alat praktikum yang dimiliki SMA DDI Kendari. ran. Selain itu, juga difungsikan untuk melakukan pelatihan kepada siswa secara intensif. Pasalnya, selain akhlak yang mulia, orientasi sekolah dalam menelorkan siswa setiap tahunnya adalah, harus mampu mengoperasikan IT setelah tamat dari sekolah itu. Keterbatasan sarana, menurut alumni FKIP Unhalu itu, tidak membuat pihaknya merasa terkendala. Sebab, proses pembelajaran masih dapat berlangsung secara efektif, meskipun masih mempunyai keterbatasan fasilitas, tidak heran jika pendaftar setiap tahun terus bertambah. “Rencananya

tahun ini, kami akan menerima tiga kelas dengan jumlah siswa 32 per rombongan belajar. Meskipun besok (hari ini, red) kami sudah mulai melaksanakan masa orientasi siswa (MOS), namun kami masih membuka pendaftaran siswa baru hingga tanggal 8 Juli,” tandasnya. Selain laboratorium yang minim alat praktik, SMA DDI juga belum mempunyai perpustakaan. Hal itu, tentu saja membuat siswa kewalahan mencari referensi atau bukubuku penunjang pembelajaran. “Kami berharap kepada pemerintah, agar perhatian kepada sekolah swasta lebih ditingkatkan. Lebihlebih dalam hal sarana pembelajaran, kami masih kekurangan,” harapnya. (cr5/yen)


Kendari Pos | Kamis, 8 Juli 2010 6

Agus Hariyanto. H Sman 1 Pomalaa Evenwarefirst@gmail.com “Pernah, menurut ku, popularitas novel terjemahan lbh baik di bandingkan dgn novel lokal,menurut ku kekuatan novel terjmahan trdpt pada asal ceritanya yang sangat unik! Genre novel terjemahan ku horor!!,” (*)

Eryndah Saptharina SMA 1 Ranomeeto eryndahchander@yahoo.co.id “Aq siy nggak begitu tau banyak ya tentang perbedaan novel terjemahan dan novel lokal,tapi novel jenis apa pun itu semuanya pasti mempunyai kualitas yg baik yaah, but for me i like horor...yahh gtu deh,” (*)

Ansriyanto Fairus Sman 1 Pomalaa anto_vertusmail@yahoo.co.id “Yess’sy pernah membeca novel terjemahan menurut saya popularitas novel terjemahan lebih axsis daripada lokal sebab novel terjemahan ceritanya dari awal,isi dan endingnya semua membuat orang terkesima,dan pengarang favortku pastinya Robert wilson .kalo genre novel yang ku suka mistery,romance n detective thanks sob,” (*)

Aura Dwi Mutya auradwimutya@yahoo.co.id MAN 1 Ranomeeto “Yapz, pasti pernah donk. Menurut aku popularitas novel terjemahan lebih bagus and kekuatan dari novel tersebut yaitu cerita yang seru sehingga membuat para pembaca terkesima. Novel favoritku adalah horror (LIKE THIS...),” (*)

Rifandi SMAN 1 Kendari Rheyfandy@gmail.com “Baca novel sangat jarang,karena ceritanya yang panjang dan rumit tapi ada satu novel yang tidak membuat boring, yaitu novel karya J.K Rowling berjudul “harry potter” dan saya rasa novel tersebut kegemaran semua remaja,” (*)

Ayhu Mandela SMPN 2 Raha ayumandelaprahasti @yahoo.co.id “Wah law baca novel terjemahan sich sering, malahan di school tuch banyak banget novel.terutama di pelajaran bahasa persatuan kitorang INDONESIA, tapi kebanyakan novel dari teman.nggak baca juga ampe habis sich,soalnya bikin sakit mata karena nggak ada gambarnya yang ada cuman tulisan doang dari SABANG ampe MERAUKE.TaPi nggak asoy aja law nggak baca ampe habis apalagi law novel tentang petualangan horor getoe buat penasaran,aq paling suka novel terjemahan karena isi critanya cool and ampe di filmkan (biasanya),aq dah lupa nama novel yang pernh aq baca tapi yang jelas critanya tentang ZOMBI-zombi gituw.mungkin sumber kerennya itu dari pikiran pengarangnya dalam merangkai kata-katanya yang ampe qta ikut-ikutan masuk ke cerita,” (*)

Bagi sobat-sobat X-genk yang pengen gabung ngasih komentar via Facebook di rubrik kesayangan kamu ini, silahkan add Facebook X-Presi :

expresikp @yahoo.com

Xpresi INVASI dunia luar ke daerah, kita hampir sudah nggak bisa dibendung lagi. Bukan cuman dari sisi ekonomi, bahkan sisi kebudayaan dan kreativitas juga sudah hampir memenuhi setiap ruang dan peluang yang ada. Lihat saja sisi kesusastraan kita yang seakan nggak mampu mendekati hegemoni luar negeri. Berbagai bacaan sebut saja novel macam Harry Potter, Sherlock Holmes, Twilight bahkan komik macam Naruto dan novel karangan Marvell atau Walt Disney’s menjadi idola melebihi bacaan karya kita sendiri. Jika kondisinya seperti itu, nggak sedikit dari kita yang bahkan nggak mengenal novel dalam negeri. Kalau tanggapan X_genk gimana sih?. Sepertinya setali tiga uang juga. Beberapa X_genk yang ditemui mengaku lebih sering membaca novel terjemahan (dari luar negeri) dibanding novel dalam negeri. Untung saja ada Ketika Cinta Bertasbih dan Laskar Pelangi yang dibuat sampai tetralogi yang bisa mendongkrak popularitas kesusastraan modern dalam negeri. Diantara X_girls kita, ada Dyna pelajar SMKN 1 Kendari yang membela novel dalam negeri. Katanya hanya strategi pemasaran saja yang membuat noveldalam negeri jadi agak seret. “Aku membaca novel terjemahan kalau nggak salah cuman sekali. Aku juga kurang begitu tertarik dengan novel terjemahan,” katanya. “Kalo menurut aku lebih populer novel lokal daripada novel terjemahan,” imbuh cewek yang hobi renang ini. Sedangkan Fenny, mahasiswi STIK Avicenna Kendari berujar nggak terlalu memilih novel yang akan dibacanya. Katanya sih, yang terpenting dari novel adalah gimana ceritanya bisa menarik perhatian dari pembaca. Tapi kalau ditanya soal popularitas, novel terjemahan katanya lebih baik dari novel lokal. Selain promosinya lebih baik, ceritanya juga lebih menarik. Yang paling penting terangnya, novel terjemahan mampu membuat pembaca jadi ketagihan sehingga punya rasa ingin tahu sampai akhir cerita. “Aku paling suka dengan genre horor dan percintaan remaja. Kalau pengarang favorit, aku suka dengan Dhany Lorie,” tutur Mahasiswa jurusan gizi ini. Riska, pelajar SMAN 4 Kendari memberikan apresiasi yang sama antara novel terjemahan dengan novel lokal. Selain karena memang suka membaca novel, dia juga senang dengan perkembangan novel modern lokal yang sudah bisa mengikuti keinginan pembaca. “kalau soal novel, aku ini paling up to date. Hmm, kalau soal novel lokal dan terjemahan, kayaknya hampir sama deh. Soalnya sekarang udah banyak penulis novel lokal yang tulisannya menarik untuk dibaca sama pecinta novel. Untuk aku novel terjemahan itu kekuatan utamanya ada diplot cerita,” ungkapnya. Sepertinya Winda, alumni SMAN 3 Kendari juga nggak milih-milih membaca novel. Katnaya noveldari manapun itu asalkan menarik, dia pasti membacanya. Tapi kalau

disuruh memilih, dia lebih berat ke novel lokal. Katanya sih ceritanya lebih mudah dimengerti. “Untuk pengarang novel terjemahan aku nggak menfavoritkan siapa.

SHARE Sarmada, S.Pd (Guru Bahasa dan Sastra Indonesia SMA DDI Kendari)

Menginspirasi Remaja untuk Menulis Membaca novel, nampaknya sudah menjadi bagian dari hobi beberapa remaja. Jadi nggak heran, kalo di toko-toko buku, rak novel dipadati oleh remaja ketimbang orang dewasa. Disamping ceritanya yang menarik, tentu saja ada hal positif yang mereka bisa dapatkan dengan membaca novel. Baik itu novel lokal, maupun novel asing yang sudah diterjemahkan. Salah satu manfaat yang bisa diperoleh remaja dengan membaca novel, adalah menginspirasi mereka untuk menulis. Yup, kalo seseorang intens membaca, otomatis ia pasti bisa menulis, en kita bisa membuat karya kalo kita mampu memahami isi tulisan atau cerita yang pernah kita baca. Cobalah, mengambil intisari dari cerita yang dibaca. Kemudian, cobalah untuk menulis. Kalau tulisan kamu meraik, jangan malu untuk meminta komentar rekan-rekanmu. Kalau hal itu kamu tekuni dengan baik, otomatis kedepan kamu bisa jadi penulis novel yang hebat. (Ka’_Piyan/ yen)

Model X-presi Pengin wajahmu tampil sebagai model X_presi ? Gampang kok, gratis lagi. Info lebih lanjut hubungi 0813 415 96037. Ayo, buruan...!

16

Tapi kalo lokal sech ada, aku favorite ama Andrea Hirata. Genre yang aku favoritkan itu horor, remaja, dan pendidikan,” tandas Winda. (p1/p2/Ka’_Eyko/yen)

CUAP-CUAP Wd. Rahmi Yuliandri S. Oda (Pengurus OSIS SMKN 1 Kendari)

Pernah Ikutan Nangis Novel terjemahan, emang banyak digandrungi remaja. Soalnya, ide ceritanya keren banget en sesuai dengan jiwa para remaja seusia saya. Selain itu, kisah yang ditampilkan, nggak jauh-jauh beda dengan kehidupan sehari-hari, sehingga alurnya lebih mudah dipahami. Saya pernah lho, dibuat terharu karena membaca novel terjemahan. Bahkan, saya juga sempat menitikkan air mata karena kisah sedih yang ada dalam cerita itu. Tapi saya merasa puas dengan apa yang saya baca, karena saya paham isinya en saya juga dapat mengambil hikmah dari cerita yang ditampilkan. (Ka’_Piyan/yen)

Sepak Pojok


17

Kendari Pos | Kamis 8 Juli 2010

DITA PUTRI/JAWA POS

DIPTA/JAWA POS

IDOLANYA IDOLA: Dari kiri, Wijaya Saputra, Ruslan, Isman Thoyib, Amin Prihantono (bersalaman), Trevor Ariza, dan Ponsianus ”Koming” Nyoman Indrawan saat tampil di hari terakhir NBA Madness presented by Jawa Pos Minggu (4/7) di Supermal Pakuwon Indah. Bagi para pemain NBL Indonesia ini pun, bertemu bintang NBA seperti Ariza adalah sebuah kehormatan besar.

AKSI ANDALAN: Selama tampil, berkali-kali Ariza memukau penonton dengan melakukan slam dunk.

Gairah Baru Trevor Ariza setelah Jadi Bintang Tamu NBA Madness presented by Jawa Pos

Janji Superstar demi Surabaya Kesan mendalam dirasakan Trevor Ariza dalam kunjungannya selama lima hari di Surabaya dalam rangkaian NBA Madness presented by Jawa Pos. Sambutan hangat para fans dan warga kota membuat dia terlecut untuk berbuat lebih pada musim depan. Lebih dari melanjutkan tradisi Danny Granger dan David Lee yang jadi All-Star, dia ingin menjadikan dirinya superstar untuk Surabaya.

DITA PUTRI/JAWA POS

BELAJAR BUDAYA INDONESIA: Salah seorang anak Panti Asuhan Diponegoro mencium tangan Ariza saat NBA Cares Sabtu (3/7).

SENO/DETEKSI

KAGUM: Dari kiri, Ed Winkle, Trevor Ariza, Azrul Ananda, dan rombongan NBA saat mengunjungi lapangan basket di DBL Arena Minggu lalu.

ARIZA merupakan bintang keempat NBA yang datang ke Surabaya. Namun, tidak banyak bocoran yang dia dapatkan mengenai Kota Pahlawan. Termasuk dari rekan setimnya di Houston Rockets, Kevin Martin, yang tahun lalu menjadi bintang tamu Indonesia Development Camp yang diselenggarakan DBL Indonesia. Padahal, perasaan waswas biasanya menghampiri orang Amerika Serikat yang akan datang ke Indonesia. Pertama, biasanya karena jaraknya yang begitu jauh. Kedua, tentu saja karena alasan keamanan. Namun, hal itu tidak dirasakan Ariza. Perasaannya nyaman sejak dirinya hendak meninggalkan Negeri Paman Sam dari Los Angeles. Sepanjang perjalanan sekitar 20 jam, dia banyak tidur. Jadi, perjalanan yang melelahkan bagi sebagian besar orang itu terasa singkat bagi juara NBA bersama LA Lakers pada 2009 tersebut. ’’Saya tidur hampir sepanjang penerbangan,’’ ungkap Ariza yang sebelum ke Indonesia transit di Singapura. Dia mulai berinteraksi dengan fans basket dan warga Surabaya pada Kamis lalu (1/7) dalam opening ceremony pekan terakhir NBA Madness presented by Jawa Pos di Atrium Supermal Pakuwon Indah. Wow! Mungkin kata itulah yang bisa menggambarkan kesan yang dia rasakan. ’’Para fans basket di sini luar biasa. Orang-orangnya juga sangat ramah,’’ puji Ariza tentang warga Surabaya. ’’Sambutan itu benar-benar di luar perkiraan. Saya belum sempat bertanya apa-apa kepada Kevin yang tahun lalu ke Surabaya. Kini, saya bisa merasakan sendiri bagaimana hebohnya acara ini,’’ lanjutnya. Mendapat sambutan begitu luar biasa, Ariza pun terlecut untuk memberikan sesuatu yang spesial bagi Surabaya. Selama menjadi bintang tamu NBA Madness, dia sudah tampil all-out. Lebih dari itu, dia ingin memberikan hadiah yang lebih istimewa saat sudah

DITA PUTRI/JAWA POS

AJAK KOMPAK: Trevor Ariza bersama para peserta DBL Basketball Clinic di venue NBA Madness Sabtu (3/7).

kembali ke AS. Apa itu? Dia ingin melanjutkan tradisi Danny Granger dan David Lee yang masuk All-Star beruntun setelah menjadi bintang tamu even NBA yang diselenggarakan Jawa Pos di Surabaya. Granger masuk All-Star pada 2009, Lee pada even perang bintang itu Februari lalu. ’’Saya akan berlatih keras musim panas ini agar bisa memperbaiki permainan saya demi terpilih bermain di All-Star,’’ tegas Ariza. Tahun depan, NBA All-Star diselenggarakan di Los Angeles. Seperti musim-musim sebelumnya, NBA AllStar akan dilakukan bersamaan dengan jeda musim reguler pada Februari. ’’Apalagi, All-Star akan diselenggarakan di Los Angeles, kota tempat saya mulai terkenal di NBA,’’ ujarnya. Sebagai catatan, Ariza mulai menjadi pemain top NBA setelah turut mengantarkan LA Lakers juara pada 2009. Dengan kemampuan defense yang hebat, dia menjadi penyeimbang Kobe Bryant yang hebat dalam urusan mencetak poin. Sukses itu mengubah jalan karir Ariza. Menjelang musim 2009-2010, dia diminati banyak tim. Pemain jebolan University of California, Los Angeles (UCLA), itu akhirnya memutuskan menjadi free agent. Dia akhirnya direkrut raksasa NBA lainnya, Houston Rockets. Perubahan peran dirasakan Ariza selama di Rockets. Jika di Lakers menjadi role player alias pemain pendukung, di Rockets, dia menjadi bintang utama alias franchise

player. Sebab, bintang utama Rockets, Yao Ming, absen sepanjang musim lalu karena menjalani operasi kaki. Singkatnya, Ariza menjadi Kobe-nya Rockets. ’’Tantangan sebagai pemain utama tersebut membuat skill saya berkembang dengan cepat. Saya sangat senang dengan kesempatan yang diberikan Rockets,’’ beber Ariza. Karena superstar, jatah main Ariza pun sangat tinggi. Sepanjang musim lalu, rata-rata dia turun 36,5 menit per pertandingan dengan rata-rata 14,9 poin dan 5,6 poin per pertandingan. Ariza banyak belajar dari Kobe untuk menjadi seorang franchise player. MVP final NBA 2010 itu memang merupakan salah seorang franchise player dalam sejarah NBA dengan lima cincin juara. ’’Saya ngobrol dengan Kobe untuk meminta saran agar saya bisa menjalankan peran sebagai scorer dengan baik,’’ ungkap Ariza. ’’Bahkan, dua hari sebelum ke Surabaya, saya sempat menelepon dan berbicara dengan dia,’’ katanya tanpa menjelaskan isi pembicaraan itu. Nah, peran sebagai franchise player itulah yang akan diasah Ariza sekembali dari Surabaya, selain menjadi All-Star seperti Granger dan Lee. Pulihnya Yao Ming membuat peluang Ariza merebut cincin juara kedua semakin besar. Plus Luis Scola dan Kevin Martin, Rockets akan menjadi salah satu tim paling solid di NBA musim depan. Hal itu pun akan membuat sinar kebintangan seorang Ariza semakin terang. Wah, bangganya Surabaya kalau itu kelak benar-benar terjadi. (rocky padila/c5/ang)

DITA PUTRI/JAWA POS

DITE SURENDRA/JAWA POS

DITE SURENDRA/JAWA POS

DANDAN SUROBOYOAN: Trevor Ariza dan pasangannya, Bree Anderson (kanan), saat mengunjungi Balai Kota Surabaya Sabtu (4/7).

MALAM PERPISAHAN: Dari kiri, Neil Brodie (NBA Asia), Trevor Ariza, Bree Anderson, Sukanya Winkle, dan Ed Winkle (NBA Asia) saat VVIP Party bersama fans dan kolega Jawa Pos di ballroom JW Marriott Hotel Surabaya Minggu malam (4/7).

KENANG-KENANGAN: Ariza menyerahkan sepatu basketnya kepada Azrul Ananda saat VVIP Party Minggu malam.


18 Jong Tae-Se, Tinggalkan Jepang Menuju Jerman

Janji Cetak 10 gol dalam satu musim Korea Utara berhasil kembali merasakan atmofir Piala Dunia setelah menunggu 44 tahun. Meksi sudah terhenti di babak penyisihan grup, tapi performa beberapa pemainnya mendapat banyak perhatian. Salah satunya adalah Jong Tae-se. Gaya mainnya ngotot dan tek kenal menyerah. Meski berposisi sebagai penyerang pemain bertubuh dempal itu sering turun ke bawah untuk mendapatkan bola atau membantu pertahanan. Gaya mainnya yang full power itu membuatnya dijuluki Wayne Ronney nya Asia. Dialah Jong Tae-se. Gaya main penyerang 26 tahun itu sekilas memang mirip dengan Rooney. Sama-sama ngeyel dan bertenaga. Sayang sekali, kiprah Jong Tae-se di Piala Dunia 2010 tidak banyak terlihat karena Korsel sudah tereliminasi di babak penyisihan grup. Di Piala Dunia edisi ke-18 ini Choillima, sebutan timnas Korut tergabung di Grup G yang disebut-sebut sebagai grup maut. Sebab di grup ini bercokol Brazil, Portugal, dan Pantai Gading. Jong Tae-se tampil di tiga pertandingan yang dimainkan KOrut. Sayang dia gagal mencetak satu gol pun. Meski begitu, performanya yang diatas rata-rata sudah mampu membuat klub Eropa meliriknya. Yaitu klub Divisi Bundesliga, VLF Bochum. Jong Tae-se pun mencatat sejarah sebagai pemain Korut pertama yang bermain di klub Eropa. Sejak 2006, Jong Tae-se bermain di J-League bersama Kawasaki Frontale. Meski sudah resmi bergabung dengan Bochum, sayang tidak dijelaskan berapa nilai kontrak yang didapatkan pemain bertinggi 180 centimeter itu. “Saya sangat kecewa tidak bisa mencetak satu gol pun di Piala Dunia. Saya ingin melampiskan frustasi saya di Jerman. Target saya adalah mencetak minimal 10 gol dalam satu musim,” kata Jong Tae-se kepada media di Bandara Narita Tokyo seperti dilansir AFP. Pemain lulusan Universitas Korea di Tokyo itu menegaskan dirinya tidak akan minder bermain di Jerman hanya karena dirinya berasal dari Asia “Saya akan tegas baik dalam kehidupan sehari-hari maupun di lapangan. Saya ingin membawa kembali tim ( Bochum) kembali promosi ke Divisi Utama dengan kepercayaan diri tinggi,” lanjutnya. Di musim 2009/2010 lalu Vlf Bochum hanya bisa menempati posisi ke-17 klesemen akhir Bundesliga dan harus terdegradasi. Musim depan Jong Tae-se akan mengenakan kostum VfL Bochum. Tapi pemain yang punya caps 25 kali ( 15 gol) itu dengan terus terang mangakui jika sebenarnya dirinya sangat mendambakan bisa bermain di Premier League Inggris. “Mimpi saya adalah Premier League,” cetusnya. (ali)

Kendari Pos | Kamis, 8 Juli 2010

Rp 1,1 Triliun untuk Kaka-Torres London, KP Pamor Kaka dan Fernando Torres kurang bersinar di Piala Dunia 2010. Meski begitu, dua pemain tersebut masih punya nilai jual tinggi. Buktinya, ada klub yang siap merogoh anggaran besar untuk mendapatkan dua pemain tersebut. Klub itu adalah Chelsea. Menurut laporan The People, Chelsea menyiapkan bujet 100 juta euro atau sekitar Rp 1,14 triliun. Peluang The Blues – julukan Chelsea – mendapatkan dua pemain itu memang terbuka. Di Real Madrid, Kaka tidak selalu menjadi starter. Nah, keberadaan pelatih Carlo Ancelotti di Chelsea menjadi daya tarik bagi Kaka untuk meninggalkan Real. Kaka dan Ancelotti pernah bersama di AC Milan. Chelsea memang gencar berburu amunisi baru, terutama untuk lini tengah. Hal itu seiring dengan rencana mereka melepas tiga gelandangnya. Yaitu, Michael Ballack, Joe Cole, dan Deco. Peluang untuk menggaet Torres juga tidak kecil. Selama dua musim di Liverpool, mantan penggawa Atletico Madrid itu tidak sekalipun mengecap gelar juara. Nah, perginya pelatih asal Spanyol, Rafael Benitez juga disebut-sebut makin membuat Torres tidak betah di Anfield, markas Liverpool. Belum lagi masalah nonteknis berupa krisis finansial yang menghantam The Reds, julukan Liverpool. Kaka dan Torres ditawar dengan harga sama: 50 juta euro. “Saat ini fokussayahanyaPialaDunia.Sayatidakinginberpikirtentanghallain. Yang pasti, saya bahagia bersama Liverpool,” kata Torres. (ali/ca)


19

Kendari Pos | Kamis, 8 Juli 2010

Bisa Diatasi dengan Dua Tahap Operasi KELAINAN microtia, telinga tidak terbentuk dengan sempurna, tak sepenuhnya tak bisa ditangani. Tapi, memang sejauh ini jalan satu-satunya hanya bedah estetis. Yakni, membuatkan daun telinga imitasi yang berbentuk mirip telinga normal. Bahannya dari tulang rawan iga pasien. ‘’Mirip, tapi tetap tak seindah bentuk aslinya. Itu perlu dibicarakan dengan pasien dan orang tua. Dengan begitu, pasien tidak kecewa,’’ kata dr Bambang Wicaksono SpBP. Angka kejadian microtia, jelas dia, adalah satu dalam 6.000 kelahiran. Pria lebih banyak menderita kelainan ini daripada perempuan. Perbandingannya 2 : 1. Namun, belum ada penelitian yang bisa menjelaskan kenapa lebih banyak pria yang mengalami microtia. Kelainan pembentukan telinga tersebut bisa terdeteksi sejak bayi. Namun, operasi baru dilakukan saat pasien berusia 10-12 tahun. Sebab, dalam usia tersebut, lingkar dada pasien telah mencapai 60 sentimeter. Itu hampir sama dengan lingkar dada pasien dewasa. ‘’Karena menggunakan tulang rawan iga, perlu dipastikan bahan tersebut tak bertambah besar atau lebar. Karena itu, operasi menunggu hingga perkembangan lingkar dada mencapai optimal,’’ papar spesialis bedah plastik RSAL dr Ramelan, Surabaya, tersebut. Sebelum operasi, kata dia, dilakukan general checkup kondisi pasien. Termasuk, kondisi organ pendengaran. Pada kasus Putra, telinga kiri tak berfungsi. Namun, telinga kanan bisa digunakan. Bambang menyatakan, operasi dilaku-

kan dua tahap. Pertama, memasang daun telinga. Kedua, tahap elevasi daun telinga tersebut. Pada tahap pertama, dokter membuat kerangka daun telinga dari lekuk tulang rawan iga ke-6 hingga ke9. Untuk microtia telinga kanan, lekuk tulang rawan yang diambil juga dari dada bagian kanan. ‘’Jika diambil dari dada kiri, lengkung telinga jadi terbalik,’’ ungkapnya. Dengan pisau khusus, tulang rawan itu lalu dibentuk hingga menyerupai daun telinga. Sebelum daun telinga buatan dipasang, telinga pasien yang berbentuk tak normal diambil. Setelah itu, dokter memasang semacam slang di belakang telinga. Tujuannya, mencegah terjadinya pembekuan darah. Kontur telinga pun diharapkan terbentuk dengan baik. ‘’Pasien diobservasi terus minimal 2-3 hari setelah operasi. Tujuannya, memastikan tak terjadi pembekuan darah di bagian yang dioperasi,’’ lanjut Bambang. Langkah selanjutnya, dokter memasang bolster sutures, semacam perban yang melapisi daun telinga baru. Bambang menjelaskan, pemasangan bolster bertujuan mempertahankan lekuk daun telinga. ‘’Kalau tak dipasang bolster, terkadang hasilnya tak berbentuk seperti daun telinga.’’ Operasi tahap kedua dilakukan enam bulan kemudian. Teknik menegakkan daun telinga itu dilakukan dengan menarik daun telinga yang semula menempel pada kulit. Untuk menutupi bagian belakang telinga, digunakan flap dari kulit di sekitar pelipis. (ai/jpnn/c5)

Bisa Diatasi dengan Dua Tahap Operasi KELAINAN microtia, telinga tidak terbentuk dengan sempurna, tak sepenuhnya tak bisa ditangani. Tapi, memang sejauh ini jalan satusatunya hanya bedah estetis. Yakni, membuatkan daun telinga imitasi yang berbentuk mirip telinga normal. Bahannya dari tulang rawan iga pasien. ‘’Mirip, tapi tetap tak seindah bentuk aslinya. Itu perlu dibicarakan dengan pasien dan orang tua. Dengan begitu, pasien tidak kecewa,’’ kata dr Bambang Wicaksono SpBP. Angka kejadian microtia, jelas dia, adalah satu dalam 6.000 kelahiran. Pria lebih banyak menderita kelainan ini daripada perempuan. Perbandingannya 2 : 1. Namun, belum ada penelitian yang bisa menjelaskan kenapa lebih banyak pria yang mengalami microtia. Kelainan pembentukan telinga tersebut bisa terdeteksi sejak bayi. Namun, operasi baru dilakukan saat pasien berusia 10-12 tahun. Sebab, dalam usia tersebut, lingkar dada pasien telah mencapai 60 sentimeter. Itu hampir sama dengan lingkar dada pasien dewasa. ‘’Karena menggunakan tulang rawan iga, perlu dipastikan bahan tersebut tak bertambah besar atau lebar. Karena itu, operasi menunggu hingga perkembangan lingkar dada mencapai optimal,’’ papar spesialis bedah plastik RSAL dr Ramelan, Surabaya, tersebut. Sebelum operasi, kata dia, dilakukan general checkup kondisi pasien. Termasuk, kondisi organ pendengaran. Pada kasus Putra, telinga kiri tak berfungsi. Namun, telinga kanan bisa

digunakan. Bambang menyatakan, operasi dilakukan dua tahap. Pertama, memasang daun telinga. Kedua, tahap elevasi daun telinga tersebut. Pada tahap pertama, dokter membuat kerangka daun telinga dari lekuk tulang rawan iga ke-6 hingga ke-9. Untuk microtia telinga kanan, lekuk tulang rawan yang diambil juga dari dada bagian kanan. ‘’Jika diambil dari dada kiri, lengkung telinga jadi terbalik,’’ ungkapnya. Dengan pisau khusus, tulang rawan itu lalu

dibentuk hingga menyerupai daun telinga. Sebelum daun telinga buatan dipasang, telinga pasien yang berbentuk tak normal diambil. Setelah itu, dokter memasang semacam slang di belakang telinga. Tujuannya, mencegah terjadinya pembekuan darah. Kontur telinga pun diharapkan terbentuk dengan baik. ‘’Pasien diobservasi terus minimal 2-3 hari setelah operasi. Tujuannya, memastikan tak terjadi pembekuan darah di bagian yang dioperasi,’’ lanjut Bambang. (ai/jpnn/c5)


20

Kendari Pos | Kamis 8 Juli 2010

SUTRA Siap Tarung 11 Juli Kendari, KP Pemilukada ulang di Kabupaten Konsel sudah pasti dihelat 11 Juli nanti. Meskipun sempat ngotot menolak keputusan KPU Konsel tersebut, namun pasangan Surunuddin Dangga-Muhtar Silondae, tidak akan mundur dari ring pertarungan perebutan posisi Bupati-Wakil Bupati Konsel. Pasangan dengan akronim SUTRA itu, menyatakan seratus persen kesiapannya mengikuti Pemilukada ulang. Tim pemenangan SUTRA, Adi Jaya Putra mengatakan, SUTRA sangat siap mengikuti jalannya Pemilukada 11 Juli. Apalagi, kekuatan pasangan nomor urut 3 pada Pemilukada 8 Juni lalu itu, makin bertambah besar. Adi Jaya mengklaim, kekuatan tersebut bertambah seiring bergabungnya beberapa tim dari pasangan lainnya. “Dari awal kita terima, yang penting sesuai mekanisme. SUTRA sangat siap bertarung. Kami yakin bisa menang,” kata Adi Jaya yang kini tengah be-

rada di Jakarta. Adi menjelaskan, dari awal SUTRA tidak menolak Pemilukada 11 Juli. Substansinya, kata dia, bukan tanggal yang dipersoalkan, melainkan isi dari tahapan Pemilukada yang ada dalam jadwal. Ia mencontohkan, masalah daftar pemilih tetap (DPT) yang dianggap tidak becus oleh pasangan SUTRA. Terbukti dengan masa perbaikan yang hanya 10 hari pasca keluarnya putusan Mahkamah Konstitusi (MK). Sementara, dalam aturan KPU, perbaikan minimal dilakukan 40 hari. Yang juga diprotes Adi, sikap KPU konsel yang tidak memplenokan perbaikan DPT. Menurut dia, hasil perbaikan DPT harusnya diplenokan, lalu diumumkan dan pada kandidat Bupati-Wakil Bupati yang bertarung harus diundang pada pengumuman tersebut. “Aturan mainnya tidak boleh mundur. Pihak SUTRA tidak permasalahkan jadwal Pemilukada. Tapi, tahapannya yang tidak sesuai mekanisme, itu

yang kita soroti. Tapi, pada intinya, SUTRA siap kapanpun. Bahkan, besok pun kita siap,” jelasnya. Di sisi lain, Adi Jaya menjelaskan, berita mengenai MK mengizinkan KPU Konsel menggelar Pemilukada 11 Juli yang terbit di koran ini edisi kemarin, dan diklaim sebagai jawaban surat permohonan atas penolakan SUTRA dan 2 pasangan lain terhadap Pemilukada 11 Juli, tidaklah benar. Yang benar adalah surat MK ke KPU itu, merupakan balasan atas surat KPU Sultra, yang dilayangkan ke MK tertanggal 3 Juli lalu. Hal tersebut ia ketahui setelah dirinya menanyakan ke MK kebenaran pernyataan tersebut. “Saya baru saja ke MK dan ternyata isinya bukan membenarkan KPU Konsel, tapi jawaban bahwa tidak memberikan fatwa. Yang benar cuma menjawab surat KPU tanggal 3 Juli dan dibalas 5 Juli. Jadi, tidak benar MK membenarkan,” tandasnya.(dri/ong)

Kursi Nurpati di KPU Harus Diisi Jakarta, KP Koordinator Komite Pemilih Indonesia (TePI), Jeirry Sumampow mengatakan, pergantian Andi Nurpati pascadiberhentikan Dewan Kehormatan Komisi Pemilihan Umum (DK KPU) sangat mendesak. Menurutnya, dengan masuknya orang baru di KPU bisa menstimulasi perbaikan kinerja KPU atau paling tidak mampu meminimalisir anggota KPU sekarang agar tak leluasa melakukan praktek ‘kotor’ yang terjadi selama ini. “Harus segera diganti sesuai dengan aturan Undang-undang. Justru kalau tak ada pergantian, akan terjadi pelanggaran karena mengabaikan UU. Pergantian anggota KPU sudah sangat jelas diatur dalam UU Penyelenggara Pemilu. Bila ada anggota KPU yang berhenti atau diberhentikan, UU No 22 tahun 2007 sudah mengatur mekanis-

me pergantiannya,” kata Jeirry saat dihubungi di Jakarta, kemarin. Jeirry menegaskan tidak ada ruang tafsir dan politik dalam pergantian anggota KPU karena pergantian hanya masalah administrasi. Pergantian anggota KPU itu sudah diatur dengan jelas dalam UU tentang Penyelenggara Pemilu yaitu UU No 22 Tahun 2007 pasal 29 ayat 4 butir (a) mengenai pergantian anggota KPU. Jeirry menjelaskan, pergantian anggota KPU dilakukan dengan ketentuan anggota KPU digantikan oleh calon anggota KPU urutan peringkat berikutnya dari hasil fit and proper test yang dilakukan oleh DPR. “Masalahnya sudah jelas, tinggal dilihat saja siapa calon terpilih yang berada pada nomor urut delapan, diverifikasi ulang secara administrasi maka nama itulah yang mengganti-

kan anggota KPU diberhentikan,” jelasnya. Sehubungan dengan itu, kata Jeirry pula, meskipun anggota KPUyangsekarangmerasasudah mampu bekerja dengan jumlah enam orang dan rencana DPR untuk memperpendek masa kerja KPU, namun hal itu tidak bisa dijadikan alasan. “Kekosongan satu orang harus segera diisi secara otomatis. Pergantian ini sebaiknya tetap dilakukan sebagai wujud kepatuhan terhadap UU,” katanya. Sebagaimana diketahui, berdasarkan hasil seleksi anggota KPU tahun 2007 lalu, nomor urut delapan ditempati Saut Sirait. Menurut Jeirry, pemerintah harus segera melantik Saut Sirait sebagai anggota KPU. Jika tidak, kemungkinan akan diperkarakan akan terbuka lebar. Selain Saut Sirait, berturutturut di bawahnya ada nama M Jafar dan Helviani. (awa)

Jafar Hafsah Terus Gerilya ke Daerah

Jakarta, KP Politisi Partai Demokrat, Jafar Hafsah, terus berupaya memuluskan langkah untuk bisa menggantikan Prabowo Subianto di kursi Ketua Umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI). Selain mencari dukungan dari para pengurus HKTI di daerah, Tim Sukses Jafar Hafsah juga berusaha mendekati para tokohtokoh di bidang pertanian. Sekretaris Tim Sukses Jafar Hafsah, Kamhar Lakumani, menyatakan, Jafar Hafsah terus gencar bersilaturahmi dengan para tokoh-tokoh pertanian.

Beberapa tokoh bahkan diklaim telah memberi dukungan ke Jafar untuk menahkodai HKTI. Kepada wartawan, Kamhar mengatakan, sejumlah tokoh penting di bidang pertanian nasional yang telah memberi dukungan ke Jafar antara lain Ketua DewanPenasehatHKTI,Siswono Yudo Husodo, dua mantan Menteri Pertanian yaitu Soleh Solahuddin dan Bungaran Saragih, serta ahli ekonomi pertanian, Dr Benny Pasaribu. “Kita akan terus berupaya memperluas dukungan,” ujar Kamhar. Sementara disinggung soal jumlah dukungan dari pengu-

rus HKTI daerah yang sudah berkomitmen mendukung Jafar Hafsah, Kamhar memang tidak menyebut angka pasti. Namun ditegaskannya, jumlah pengurus HKTI daerah yang menjadi pendukung wakil Ketua Komisi IV DPR itu untuk menjadi ketua umum HKI sudah lebih dari 50 persen. “Karena menurut teman-teman di daerah, Pak Jafar bukan orang asing di HKTI dan kiprahnya juga jelas. Dan kini di DPR juga duduk di komisi pertanian, jadi upaya untuk memperjuangkan sektor pertanian akan lebih maksimal,” pungkasnya.(awa)

DOK/KP

Pasangan Imran-Sutoardjo (kiri) dan pasangan Surunuddin-Muhtar Silondae dalam suatu acara di KPU Konsel.

Imran Tetap Yakin Menang Imran : LSI dalam Pemilukada Awal 44 Persen, Pemilukada Ulang Naik Menjadi 56 Persen Kendari, KP Tiga calon Bupati Konsel meminta pemungutan suara ulang Pemilukada Konsel diundur dari tanggal yang ditetapkan KPUD Konsel 11 Juli mendatang. Ketika tuntutan itu tidak tercapai, ketiganya malah mengancam akan memboikot. Kondisi itu membuat, Imran kebingungan.

“Saya juga bingung, kan mereka yang mengajukan ulangan. Kalau memboikot, gimana yah, selama di pemerintahan saya belum pernah mendengar kata-kata memboikot (Pemilukada),” katanya. Calon Bupati incumbent yang kemenangannya Mei lalu digugat di MK oleh pasangan Surunuddin Dangga-Muhtar Silondae (Sutra) ini, merasa hal itu hanya mengada-ada. “Saya tidak ingin komentari itu karena saya juga kandidat. Tapi saya tidak pernah dengar itu karena di luar konteks ketatanegaraan. Kalau hukum tatanegara, termasuk yang mengatur otonomi

daerah, seingat saya tidak ada itu (pemboikotan Pemilukada), tapi siapa tahu ada istilah lain ya,” guraunya. Namun calon Bupati usungan Demokrat dan PAN ini, tetap tenang dengan ancaman boikot calon lain. Alasannya, meskipun diboikot, pemungutan suara ulang akan tetap dilakukan 11 Juli. “Matipun tetap ada kartu suaranya, tidak ada lagi urusan itu, you mau boikot tetap saja kartu suara jalan, sekarang kan itu haknya KPU. Kalau empat orang itu (para calon Bupati Konsel) tidak mau ikut, tidak ada alasannya,” tegasnya.

Imran sendiri meski heran dengan para kompetitornya tetap tampak tenang-tenang saja. Apalagi katanya dari hasil survey LSI terbaru, elektabilitasnya mencapai 56 persen. “LSI kemarin naik, kita sudah survey 56 persen. Margin error antara dua sampai empat persen,” katanya. Angka tersebut terang Imran, justru meroket dibanding survey LSI yang lalu sebesar 44 persen. “Survey LSI yang lalu kita hanya 44 persen, tapi kami kampanye 60 persen. Jadi kalau hasilnya yang lalu disekitar 44 persen, sudah saya tahu dari awal,” imbuhnya. (cr2/ong)


21

Kendari Pos | Kamis, 8 Juli 2010

Cape Town, KP Belanda menjadi tim pertama yang meraih tiket ke final Piala Dunia 2010, setelah mengalahkan Uruguay 3-2 dini hari kemarin. Mereka bakal menghadapi pemenang semifinal kedua antara Spanyol melawan Jerman yang masih berlangsung dini hari tadi. Ini merupakan final ketiga bagi tim berjuluk Oranje tersebut. Tiga gol Belanda disumbangkan kapten Giovanni van Bronckhorst di menit ke-18, plus dua gol beruntun dari Wesley Sneijder dan Arjen Robben di menit ke-70 dan 73. Gol balasan La Celeste—sebutan Uruguay—dicetak Diego Forlan (40) dan Maxi Pereira di masa injury time. Sukses Belanda melaju jauh di turnamen kali ini tidak lepas dari strategi ofensif yang konsisten diperlihatkan pasukan Bert van Marwijk tersebut. Berkat performa seperti itu, mereka menjadi satu-satunya semifinalis yang bisa menyapu bersih lima kemenangan. Selain Argentina, hanya Wesley Sneijder dkk yang bisa memenangi tiga laga fase grup. ”Anak-anak bisa bermain baik melawan tim yang sangat tangguh, dan itu membuat saya sangat optimistis,” papar Van Marwijk kepada Reuters. ”Tanpa menghilangkan respek kepada pelatihpelatih Belanda yang dulu, sukses ini berkat kerja keras yang saya bangun

Final Dulu, Lalu Pensiun Sebagai seorang bek, Giovanni van Bronckhorts jarang mencetak gol. Di antara yang sedikit itu, salah satunya adalah gol cantik yang disarangkan Van Bronckhorts ke gawang Uruguay kemarin dini hari. Siapa sangka, gol itulah yang

dua tahun. Saya menekankan pada mereka untuk sebisa mungkin memainkan sepak bola cantik dan menghibur. Meskipun, tujuan utamanya tetap kemenangan,” paparnya. K e b e r h as i l an menembus final bagi Belanda mem a n g sedikit di luar duga a n . Pasaln y a , mereka belum cukup teruji mela-

wan tim-tim besar. Mereka menjadi tim Eropa pertama yang lolos ke putaran final hanya karena saat kualifikasi tergabung di grup paling buncit, yang hanya berisi lima tim. Saingannya pun cukup ringan, yakni Norwegia, Skotlandia, Masedonia, dan Islandia. Tidak banyak yang heran kalau Oranje akhirnya bisa lolos setelah menyapu bersih kemenangan dalam delapan laganya. Namun, berikutnya tidak ada lagi yang menyangsikan kekuatan Oranje. Mereka memenangkan semua laga uji coba, termasuk tiga laga terakhir jelang kickoff awal Juni lalu. Terakhir, Hungaria yang digunduli dengan

Baca TETAP Hal 22

kemudian membuka jalan kemenangan bagi Belanda. Dengan usia yang sudah menapak 35 tahun, karir Van Bronckhorst memang tak lagi panjang. Karena itu, dia mimilih partai final Piala Dunia 2010 sebagai laga pemungkasnya sebagai penggawa Oranje, julukan Belanda. Defender yang sudah 14 tahun membela Belanda itu memutuskan pensiun dari timnas setelah Piala Dunia kali ini. ”Semoga final nanti menjadi pertandingan yang paling indah dalam hidup

saya,” kata Van Bronckhorst sebagaimana dilansir Associated Press. ”Game terakhir dalam karir internasional saya adalah final Piala Dunia. Tidak ada yang lebih menyenangkan dari itu,” lanjut pemain Feyenoord Rotterdam itu. Karir Van Bronckhorst sebenarnya hampir habis setelah Euro 2008. Namun, pelatih Bert van Marwijk masih memberinya kepercayaan. Bahkan, karena usianya paling senior, Van Bronkhorst didapuk sebagai kapten menggantikan kiper Ed-

Ghana Terima Bonus Rp 180 Juta Accra, KP Para pemain Ghana tak perlu terlarut dalam kesedihan berkepanjangan meratapi kekalahan menyakitkan dari Uruguay (2/7) lalu. Sebab, setelah sampai di kampung halaman, Asamoah Gyan dkk mendapatkan berbagai pelipur lara. Mulai penghormatan dari warga Afrika, hingga pesta penyambutan bak pahlawan oleh warga Ghana. Belum cukup disitu, pasukan Milovan Rajevac tersebut dikabarkan akan

skor 6-1. Sempat muncul keraguan lagi ketika langkah Belanda tidak terlalu mulus di fase grup. Beda dengan Jerman yang langsung menggebrak dengan skor telak 4-0 atas Australia, mereka hanya bisa menang 2-0 atas Denmark, 1-0 atas Jepang, dan 2-1 atas Kamerun yang sudah tersingkir. Keraguan atas kekuatan Belanda belum hilang meski sudah menyingkirkan tim kejutan Slovakia dengan skor 2-1. Namun, konsistensi Belanda akhirnya menjawab semua keraguan itu. Melawan Brazil di perempat final, mereka dengan percaya diri menggunakan strategi ofensif. Justru juara dunia lima kali itu yang banyak dikritik akibat permainan pragmatisnya. Belanda pun melenggang ke semifinal dengan percaya diri. Berkat kemenangan itu, banyak yang mengunggulkan Sneijder dkk jadi

menerima bonus dari pemerintah Ghana sebenar USD 20 ribu (sekitar 180 juta). Sementara para offisial tim akan menerima USD 10 ribu (sekitar 90 juta) Dibandingkan dengan janji manis negara maju lainnya, bonus tersebut memang jauh lebih kecil. Di awal perhelatan Piala Dunia 2010 setiap pemain Spanyol dijanjikan EUR 550 ribu (sekitar Rp 7 miliar) jika memenangi Piala Dunia. Seandainya Inggris mampu meraih gelar juara, per pemain juga

akan menerima EUR 450 ribu (sekitar Rp 5,7 miliar). Para pemain Brazil juga harus menahan impian menerima EUR 300 ribu (sekitar Rp 3,8 miliar) yang dijanjikan jika memenangi Piala Dunia kali ini. Tapi yang terpenting sebenarnya bukan hal soal bonus. Di mata Presiden Ghana Profesor John Atta-Mills skuad Ghana juga diapresiasi dalam bentuk penghormatan nasional. ”Mereka memang tidak memenangi Piala Dunia, tapi mereka mem-

bawa bendera Ghana berkibar. Bukan hanya untuk Ghana sendiri tapi untuk seluruh Afrika,” kata Presiden Mills seperti yang dikutip Goal. Di sisi lain, John Atta-Mills menyatakan bahwa sepak bola bisa mempersatukan perbedaan. Karena itu, dia juga mengajak warganya untuk mendukung timnya memajukan sepak bola Ghana. ”Mari mendukung semua upaya untuk membuat Ghana tempat yang lebih baik bagi kita semua,” ujar dia. (uan)

win van der Sar yang pensiun dari timnas. Ternyata, di pengujung karirnya, Van Bronckhorst membawa Belanda ke partai puncak kompetisi paling akbar dunia. Bagi pemain yang berposisi asli sebagai bek kiri itu, gol ke gawang Uruguay kemarin sangat istimewa. Tendangan kerasnya sempat menyentuh tiang gawang sebelah kiri sebelum bergulir menerjang jala. Dia mengaku masih merayakan sukses Belanda melaju ke final sejam setelah pertandingan berakhir.

United Ngebet Sneijder Manchester, KP Nama Wesley Sneijder meramaikan bursa kandidat pemain terbaik dan top scorer Piala Dunia 2010. Gelandang Inter Milan itu untuk sementara memuncaki daftar pencetak gol sementara Piala Dunia Afsel dengan lima gol. Sama dengan yang dibukukan penyerang Spanyol, David Villa. Sebelum berlaga di Piala Dunia, Sneijder sejatinya sudah main bagus saat membela Inter Milan. Musim lalu, pemain yang punya umpan-umpan akurat dan free kick mematikan itu menjadi kunci keberhasilan Nerazzurri, sebutan Inter Milan, meraih treble winners ( Liga Champions, Serie A, dan Copa Italia). Performa Sneijder yang konsisten itu membuat klub raksasa Inggris, Manchester United tidak ragu untuk melayangkan tawaran. The Red Devils, sebutan Manchester United dikabarkan sudah membuat penawaran senilai 35 juta Euro atau sekitar Rp 400 miliar untuk mendatangkan Sneijder ke Old Trafford. Jika tawaran itu diterima, Inter akan mendapat keuntungan berlimpah. Sebab, saat mendatangkan Sneijder dari Real Madrid di akhir musim 2008/ 2009 lalu Inter hanya mengeluarkan duit sebesar 13 juta Euro atau sekitar Rp 148 miliar. Penawaran dari United itu diungkapkan langsung oleh Presiden Inter Milan Massimo Moratti. Dia mengatakan tidak akan mengabaikan tawaran UNited jika harganya cocok. Sayang MOratti tidak menyebut nilai berapa yang diinginkan oleh Nerazzurri. “Ketertarikan dari Manchester United adalah riil. Saya tidak melihat hal itu hanya akan menjadi upaya percobaan saja,” kata MOratti seperti dilansir The Sun. Agen Sneijder Soren Lerby mengatakan jika dalam waktu dekat akan bertemu dengan jajaran direktur Inter Milan untuk membicarakan masa depan kliennya. “Wesley ( Sneidjer bisa bertahan di Inter sampai 2015. Setelah Piala Dunia kami akan terbang Milan dan bicara dengan jajaran direktur,” katanya. United sendiri ngebet mendapatkan Wesley Sneijder karena pelatih Sir Alex Ferguson menilai mantan pemain Ajax Amsterdam itu sangat cocok untuk menggantikan Paul Scholes yang sudah dimakan usia. (ali)

”Saya merasa seperti anak remaja lagi. Saya berjingkrak-jingkrak kegirangan bersama teman-teman di pinggir lapangan. Setelah meninggalkan stadion pun kami masih berpesta,” katanya. ”Tidak ada air mata haru, kami bersenang-senang,” lanjut Van Bronckhorst. Bemain di mana pun, Van Bronchorst bisa mengukir sukses. Dia mengantar Rangers, Arsenal dan Barcelona merebut titel domestik. Apakah dia juga bakal sukses mengantar Belanda merebut gelar Piala Dunia?. (na/ca)


22

Kendari Pos | Kamis, 8 Juli 2010

Sambutan ........... harus menjadi sasaran kemarahan suporter menyusul kegagalan memalukan di Piala Dun-ia 1966. Saat itu, Italia dipermalukan tim gurem Korea Utara. Padahal, nasib Italia di Afrika Selatan tak jauh berbeda. Gagal menang dari tim lemah Selandia Baru dan menduduki peringkat paling buncit sehingga tersingkir di babak penyisihan. Ironisnya, mereka berstatus juara bertahan. Saat mendarat di bandara Fiumicino, Roma, mereka sungguh beruntung karena hanya disambut sekelompok kecil yang sekadar melontarkan makian. “Memalukan,” teriak mereka. Kapten Fabio Cannavaro yang mengenakan kacamata hitam hanya diam saja tak bereaksi saat mendorong troli. Sementara Fabio Quagliarella hanya berucap, “Banyak yang kecewa. Jadi bisa dipahami [reaksinya].” Jepang: Pahlawan Kami Okada Kisah Jepang yang berakhir sukses. Jepang terpaksa gagal melaju ke perempat-final setelah kalah dalam adu penalti melawan Paraguay. Namun kegagalan itu tak membuat The Blue Samurai pulang dengan kepala tertunduk. Mereka disambut bak pahlawan. Bagaimana tidak. Tim asuhan Takeshi Okada untuk pertama kalinya berhasil melewati babak penyisihan grup di Piala Dunia yang di luar Jepang. Tak heran bila kedatangan mereka di bandara Kansai disambut tidak kurang 4.000 suporter yang tiada hentinya mengelu-elukannya. Nyaris semua suporter mengenakan kostum warna biru. Pelatih Okada menjadi pusat perhatian. Suporter memasang banner, ‘Okada, Kebanggaan Jepang’ dan ‘Pahlawan Kami Okada’. Okada menanggapinya dengan meminta maaf karena Jepang gagal melangkah lebih jauh. Inggris: Tak Ada lagi Gembar-Gembor Shaun Wright-Phillips masih tampak mengantuk, Frank Lampard membawa cindera mata vuvuzela saat tim Inggris tiba di bandara Heathrow di hari yang masih pagi. Diiringi senyum pramugari, mereka keluar dari pesawat. Fans terpaksa melihat mereka dari jarak jauh. Demikian pula fotografer yang ingin mengabadikan kedatangannya. Hari-hari selanjutnya, para pemain kembali mulai kucingkucingan dengan paparazzi. Tabloid tentu berharap mere-ka bisa bercerita tentang kegagalan The Three Lions di Piala Dunia. Pasalnya, penampilan Inggris memang memalukan. Mere-ka hanya mampu bertahan sampai 16 besar sebelum dihentikan Jerman dengan skor tel-ak 4-1. Wayne Rooney menghilang dengan berlibur bersama keluarga. Yang lain masih berani muncul di depan umum den-gan makan di restoran, menghadiri pesta dan terlihat tersenyum. Hanya tak ada lagi gembargembor. Manajer Fabio Capello yang sempat terancam pemeca-tan memilih untuk fokus di kualifikasi Piala Eropa 2012. Ia kembalimerebutsimpatikarena akan membuang pemain veteran dan memanggil pemain muda. Brasil: Dunga Dan Melo Jadi Sasaran Kasihan Felipe Melo yang menjadi sasaran kemarahan saat pulang ke Brasil. Bahkan petugas keamananharus menyibak jalan agar dia bisa lewat saat tiba di Rio de Janeiro. Melo paling dihujat karena sundulannya justru meneruskan bola Wesley Sneijder ke gawang sendiri saat melawan Belanda di perempat-final. Parahnya, ia melakuan kesalahan dengan menginjak kaki Arjen Robben. Lengkap sudah kepedihan gelandang Juventus ini. Tak hanya dirinya. Pelatih Dunga juga menjadi korban kekecewaan. Ia dianggap paling bertanggung jawab atas kegagalan Brasil dan langsung dicopot. Slovenia: Tetap Dijamu Presiden Tim paling muda di Afrika Selatan karena Slovenia baru merdeka dari Yugoslavia pada 1991. Meski demikian, mereka tampil heroik. Namun, nasib

Slovenia berakhir tragis. Kekalahan 1-0 dari Inggris sesungguhnya tak berpengaruh seandainya Landon Donovan tidak mencetak gol di menit terakhir yang menjadikan Amerika Serikat unggul 1-0 saat menghadapi Aljazair. Gol tunggal Donovan membawa AS ke 16 besar bersama Inggris. Saat tiba di Ljubljana, mereka disambut meriah. Lebih dari 2.000 suoporter dengan setia menunggu kedatangan mereka di bandara. Sementara, tidak kurang 10.000 suporter menunggu para pemain yang dijamu resmi oleh presiden. Korea Utara: Siaga Penuh, Tanpa Sambutan Pelatih Kim Jong Hun pernah berujar, timnya akan pulang dengan disambut pasukan yang bersenjata terbuka alias bersiaga penuh. Artinya, petugas keamanan akan melindungi tim secara ketat karena banyak suporter yang menunggu untuk menyambut mereka. Pasalnya, Kim sangat optimistis dengan kemampuannya tim. Kenyataannya, Korut tiga kali menelan kekalahan. Bahkan mereka dibantai Portugal 7-0. Inimerupakan kekalahan terbesar sepanjang Piala Dunia 2010. Korut finis di peringkat terbawah. Saat tiba di Pyongyang, mereka memang disambut dengan pasukan yang bersiaga penuh. Namun tidak ada massa yang dikerahkan yang menyambut mereka. Kontras saat mereka berangkat ke Afrika Selatan. Mereka diantar oleh ribuan suporter seperti saat tampil untuk pertama kalinya di Piala Dunia 1966.

Tetap .................. juara. ”Awalnya tidak mudah menerapkan strategi itu. Kadang kami main bagus dan cantik. Kadang tidak cantik. Tapi kami selalu berusaha, sebisa mungkin main dengan cantik untuk meraih kemenangan. Saya kira, konsistensi kami terbayar lunas di turnamen ini,” ungkap Sneijder, seperti dilansir AFP. Namun, dasar masih amatir di final Piala Dunia, Van Marwijk masih mencemaskan mental anak buahnya. Sekali lagi, dia mewanti-wanti penggawanya untuk tidak meluapkan euforia secara berlebihan.

Dia takut akhirnya Belanda jadi antiklimaks sebagaimana yang terjadi di dua final sebelumnya. ”Ini benar-benar sesuatu yang baru buat kami. Bahkan, banyak penggawa kami yang belum lahir saat Belanda menembus final 1974 dan 1978. Kami harus berhati-hati, jangan sampai over-confident,” tegas Van Marwijk. ”Seperti yang terjadi di masa lalu, ketika kami terlalu memuja sepak bola indah, Belanda akhirnya kalah di final. Kunci dari semua ini adalah mental anak-anak. Selama mereka bisa bertahan dari tekanan, kami akan tetap berusaha menampilkan sepak bola menyerang,” janjinya. (na)

Pemeriksaan ....... kekecewaan warga Nigeria. Maklum, sebagai salah satu negara dengan penduduk terbanyak di Afrika, Nigeria harus terpuruk di dasar klasemen Grup B hanya dengan satu poin.

Hal itulah yang membuat semakin gerap Presiden Goodluck Jonathan yang lantas mencetuskan pembekuan timnas dan sepak bolanya dari aktifitas internasional. Nah, FIFA menanggap langkah Goodluck tersebut dianggap sebagai ben-

tuk intervensi politik pada ranah sepak bola. Karena itu, FIFA membalas ancaman Goodluck dengan rencana cekal sepak bola Nigeria dan menghentikan bantuan tahunan USD 250 ribu (sekitar Rp 2,25 miliar). (uan)


23

Kendari Pos | Kamis, 8 Juli 2010

Final Ketiga Belanda PARIS HILTON

Disponsori Jutawan Gelap RUPANYA keberangkatan Paris Hilton ke Afrika Selatan (Afsel) bukanlah inisiatif sendiri. Tapi ada pihak lain yang mensponsori keberangkatan pewaris dinasti Hotel Hilton itu. Asia One melaporkan adalah seorang jutawan Malaysia yang menjadi penyokong dana keberangkatan Hilton nonton Piala Dunia (PD) 2010. Namun hingga kemarin identitas donator itu masih gelap. Hanya diketahui Hilton dan rombongan terbang ke Johannesburg dengan pesawat pribadi. Kemudian rombongan itu juga disambut dengan khusus di restoran Rosebank plus penjagaan ketat. Bukan Hilton seorang yang mendapatkan biaya perjalanan, tapi sekaligus 20 orang lainnya dalam rombongan. Tapi justru keberangkatan itu membawa sial bagi Hilton. Dia dan Jennifer Rovero nyaris dipenjara setelah kedapatan polisi Afsel membawa mariyuana. Waktu itu keduanya sedang berada dalam bus bersama-sama penonton lainnya, termasuk Leonardo DiCaprio saat polisi mengadakan pemeriksaan. Tepatnya setelah keduanya nonton pertandingan Brazil kontra Belanda di Stadion Nelson Mandela, Port Elizabeth. Pihak kepolisian mengatakan menemukan mariyuana local yang akrab disebut dagga dalam tas tangan milik Hilton. Keduanya sempat diciduk dan diwajibkan hadir di ruang sidang Federasi Sepakbola Dunia (FIFA). Akhirnya Rovero yang terbukti sebagai pemilik barang terlarang itu. Dia didenda 1000 Rand (Rp1,17 juta) atau dihukum penjara selama 30 hari. Laporan terakhir menyebutkan, Rovero lalu dideportasi dari Afsel. Juru bicara Paris juga menegaskan jika kejadian itu hanyalah kesalahpahaman. Jadi wajar jika Hilton dibebaskan. Makanya Hilton sekaligus mengucapkan terima kasih kepada aparat setempat. ‘’Saya sudah membantu investigasi polisi dan menjawab semua pertanyaan,” ujar Hilton pada Twitter-nya sesaat setelah bebas. Persoalan hukum bukan kali pertama ini saja mendera Hilton. Pada 2007 lalu dia dijatuhi hukuman penjara 45 hari karena menyetir dalam kondisi mabuk. Sayang, dia juga ogah buka suara siapa jutawan Malaysia itu. (vem)

PENANTIAN panjang itu berakhir sudah. Belanda akhirnya mampu melaju ke final Piala Dunia setelah 32 tahun menunggu. Arjen Robben dkk memastikan diri lolos ke partai puncak Piala Dunia 2010 setelah mengandaskan Uruguay dengan skor 3-2 dalam pertandingan ketat di Green Point Stadium, dini hari kemarin (7/7). Ini merupakan final ketiga Belanda sepanjang sejarah sepak bola negeri kincir angin tersebut. Final pertama dan kedua diraih dalam dua edisi beruntun, yakni pada PD 1974 di Jerman, serta PD 1978 di Argentina. Sayang, di dua edisi tersebut, Belanda selalu bertekuk lutut kepada tuan rumah. Nah, kali ini, Piala Dunia diselenggarakan di tempat netral. Kans Belanda untuk merebut juara untuk kali pertama pun bertambah besar. Hanya saja, sebelum itu mereka harus berhadapan dengan Spanyol atau Jerman yang masih bentrok dini hari tadi. ”Tentu saya sangat, sangat, sangat happy dan bangga terhadap anak-anak. Negeri kami sangat kecil, tapi bisa masuk final turnamen akbar, ini sulit dipahami,” kata Bert van Marwijk, pelatih Belanda, seperti dilansir AFP. ”Ini hasil kerja keras dan proses panjang selama dua tahun. Dan selagi berada di final, saya tidak ingin anak-anak puas. Kami harus menuntaskan tugas (menjadi juara),” tambah pelatih yang mulai menangani Belanda usai Euro 2008 tersebut. ”Ya, kami sudah sangat dekat. Tidak ada yang lebih besar dari juara Piala Dunia,” sambung Sneijder, yang kini sudah mengoleksi lima gol sepanjang turnamen. ”Kalau kami memenangkan Piala Dunia, nama kami akan abadi, setidaknya di Belanda. Kami akan melakukan apa pun untuk merebut trofi itu untuk kali pertama,” timpal Robben. Laga kemarin sejatinya sedikit di luar perkiraan. Sebelum laga, kedua kubu tidak menjanjikan permainan cantik demi mengamankan kemenangan. Kenyataannya, baik Belanda maupun Uruguay menampilkan performa yang cukup impresif. Tekanan Oranje—sebutan Belanda—bisa diimbangi oleh Uruguay yang tampil tanpa bomber Luis Suarez dan kapten Diego Lugano. Belanda yang lebih dominan di menit-menit awal laga unggul le-

wat tendangan jarak jauh yang sangat cantik dari Giovanni van Bronckhorst di menit ke-18. Namun, lima menit sebelum babak pertama usai, Diego Forlan membalasnya dengan tendangan yang tak kalah cantik dari luar kotak penalti. Belanda kembali unggul lewat dua gelandang andalannya, Wesley Sneijder (70) dan Arjen Robben (73). Tapi meskipun terdominasi, La Celeste—sebutan Uruguay—mampu membuat serangan balik yang berbahaya. Terbukti, gol pertama yang dicetak Forlan terjadi dari strategi tersebut. Anak buah Oscar Washington Tabarez itu juga sempat mengambil kendali laga di awal babak kedua, sebelum akhirnya Belanda yang keluar dari tekanan kembali unggul dua gol dalam kurun tiga menit. Uruguay akhirnya memperkecil ketinggalan lewat Maxi Pareira di masa injury time. Sayang, waktu yang tinggal dua menit tidak cukup bagi La Celeste—sebutan Uru-

Paul Breitner dan Gerd Muller. Nah, Jerman yang sekarang juga punya Thomas Muller. Hanya saja, masih sangat muda, tapi sangat berbahaya. Bila bersua Spanyol, bukan berarti tugas Oranje lebih ringan. Bagaimanapun, Spanyol masih berstatus juara Eropa, dan merupakan salah satu tim paling solid di helatan PD kali ini. Mereka sangat disiplin menggalang kerjasama antarlini, dan sangat tajam di depan gawang lawan. Penguasaan bola yang jadi andalan bakal sangat merepotkan tim yang juga berkarakter ofensif seperti Belanda. ”Saya selalu mengingatkan anak-anak bahwa masih ada laga berikutnya. Mereka boleh menikmati sukses melaju ke final, tapi tak boleh terlena. Kami akan kembali mempersiapkan diri,” tegas Van Marwijk. ”Kami harus menunggu dan melihat siapa lawan kami di final. Spanyol dan Jerman sama-sama hebat. Tapi kalau Jerman yang

masuk final, saya bakal lebih termotivasi,” tegas Robben, seperti dikutip Goal. ”Saya tidak akan membiarkan Belanda kalah dari Jerman. Karena teman-teman saya dari Bayern Munchen bakal menertawai saya habis-habisan sepanjang musim,” tambah winger Bayern tersebut. Uruguay, di sisi lain, juga tidak bisa bersantai. Mereka harus kembali bersiap menghadapi laga perebutan juara ketiga melawan Jerman atau Spanyol Sabtu mendatang (11/7). Tabarez pun mengaku tidak terlalu menyesali pencapaian anak buahnya. ”Kalau disuruh memilih bagaimana kami harus takluk, kami memilih jalan seperti ini. Setidaknya, kami kalah terhormat dari Belanda,” tuturnya kepada Reuters. ”Laga Sabtu nanti menjadi kesempatan kami untuk menunjukkan intensi Uruguay, untuk bermain sejajar dengan tim raksasa Eropa. Perebutan tempat ketiga tetap penting buat kami,” tegasnya. (na)

Pemeriksaan Pejabat Sepak Bola Berlanjut PEMERINTAH Nigeria memang sudah mencabut larangan ambil bagian di even internasional pada sepak bolanya. Namun bukan berarti pemerintahan yang dipimpin Presiden Goodluck Jonathan itu menghentikan pemrosesan atas dugaan korupsi yang dilakukan tiga mantan pejabat Federasi Sepak Bola Nigeria (NFF). Ketiga mantan pejabat tersebut adalah mantan presiden NFF Abdullahi Sani Lulu, wakil presiden NFF Amanze Uchegbulam dan anggota komite eksekutif Taiwo Ogunjobi. Mereka dipecat setelah Nigeria terdepak di fase grup Piala Dunia. Kemarin (7/7) seorang pejabat pemerintah menyatakan bahwa

Yakin Moncer Setelah Tumpul BINTANG Manchester United Wayne Rooney dibuat tak berkutik di Piala Dunia 2010. Sejalan dengan performa Inggris di Piala Dunia 2010 sebagai favorit yang tampil mengenaskan, Rooney juga tampil sebagai bintang yang tak mencetak sebiji golpun di Afsel. Apakah ini menjadi sinyal atas kebintangan Rooney yang mulai meredup? ”Tidak, saya kira ada harapan atas dirinya di masa mendatang. Jangan lupa, itu baru awal dari semuanya dan dia akan menjadi bintang yang lebih cemerlang dari (Lionel) Messi atau (Cristiano) Ronaldo,” ujar pelatih Manchester United Sir Alex Ferguson. Lebih lanjut, pria asal Skotlandia tersebut mengakui bahwa Rooney memang bermain bukan pada top performanya. Namun, fia meyakini bahwa Rooney akan kembali pada top performanya. Bahkan pengalaman di Piala Dunia 2010, lanjut Fergie, akan dijadikan modal utama bagi Rooney utnuk menjadi hebat dan kuat. Di sisi lain, Fergie mengaku heran dengan penampilan Three Lions –sebutan Inggris. ”Apa yang sebenarnya terjadi dan mengapa mereka, Saya melihat permainan mereka dan saya bingung dengan apa yang saya lihat,” tukasnya. Yang dilihat Fergie di tim Inggris justru berseberangan dengan kondisi yang tercipta di skuad Jerman. Fergie bahkan tanpa segan mengakui kondusifitas jerman sangat terjaga. Ditambah fakta bahwa Bundesliga beristirahat sebulan pada Januari memang sangat membantu vitalitas Jerman. ”Sementara semua pemain tim Inggris bermain di Premier League, sehingga mereka semua dipengaruhi oleh kurangnya liburan musim dingin,” kata Fergie. Di sisi lain, penampilan buruk Inggris di Afsel belum me mbuat gelandang Steven Gerrard patah arang. Diapun membantah akan pensiun dari even internasional dalam waktu dekat ini. Sebagaimana dikabarkan bahwa arsitek Inggris Fabio Capello berencana menggunakan tenaga muda di skuadnya pada Euro 2012 nanti. Gerrard sendiri akan menginjak usia yang tak lagi muda, 32 tahun ketika even tersebut dihelat di Polandia dan Ukraina. ”Tidak bisa, saya inginkan pertandingan melawan jerman sebagai laga penutup karir saya,” kata bintang Liverpool itu. (uan)

guay—untuk menyamakan kedudukan demi memaksakan perpanjangan waktu. ”Kami memutuskan untuk bermain lebih bebas dan berani maju. Tidak mengandalkan permainan negatif. Memang sempat ada kesalahan yang menyebabkan terjadinya gol pertama Uruguay, tapi kami langsung memperbaikinya,” jelas Van Marwijk. ”Anakanak sebenarnya cukup sering bikin kesalahan, tapi setelah mereka unggul 2-1, saya cukup percaya diri,” lanjutnya. Ini berarti, akan terjadi all European final di Afrika Selatan. Satu tiket final lagi diperebutkan Spanyol kontra Jerman di Durban, dini hari tadi. Siapapun yang lolos ke puncak, dipastikan bukan lawan yang mudah bagi Oranje. Jika jumpa Jerman, itu berarti mereka mengulang pertemuan di final 1974. Tapi, dalam even yang dihelat di Jerman itu, Belanda harus mengakui keperkasaan tuan rumah dengan skor 2-1. Saat itu, dua gol Jerman dicetak oleh

tiga pejabat tersebut berada dalam pengawasan pemerintah. Bahkan, dia mengatakan bahwa saat ini ketiganya juga sedang di bawah pemeriksaan lembaga Anti Korupsi Nigeria. ”Orang-orang itu sedang diselidiki terkait kesalahan dalam manajemen dana,” kata Femi Babafemi Jubir Komisi Kejahatan Ekonomi dan Keuangan Nigeria pada AFP. Selain ketiga pria yang telah keluar dari organisasi NFF tersebut, Sekretaris Umum NFF Bolaji Ojo-Oba yang masih aktif di NFF juga dalam penyelidikan. Lebih lanjut, Femi menyatakan bahwa komisi tersebut dijadwalkan menyodorkan sejumlah pertanyaan pada para pejabat itu.

”Tentunya hal itu dimaksudkan untuk menjelaskan bagaimana mereka mengelola jutaan dolar yang menjadi tanggung jawab mereka sebagai pejabat,” tambahnya. Meski demikian, pemerintah Nigeria harus berhati-hati jika berurusan dengan NFF. Sebab, FIFA tetap mengawasi gerak-gerik pemerintah Nigeria agar tidak mengintervensi NFF. Jika terbukti melanggar, FIFA tak segan memberikan tindakan tegas. Maklum, sebelumnya FIFA dan pemerintah Nigeria sempat berselisih. Penampilan buruk Ayegbeni Yakubu dkk di Piala Dunia Afsel bukan hanya memantik

Baca

PEMERIKSAAN Hal 22

Sambutan Tim-Tim Yang Gagal Di Piala Dunia Saat Pulang Tim-tim yang berguguran di Piala Dunia 2010 harus angkat koper lebih cepat. Mereka membawa duka meski ada yang tetap disambut sebagai pahlawan. Inilah sambutan dari tim-tim yang gagal saat kembali ke negaranya. Nigeria: Lebih Dari Sekadar Pertandingan Kabar buruk bagi timnas Nigeria. Hukuman berat langsung dijatuhkan kepada Nigeria setelah gagal lolos dari penyisihan grup Piala Dunia 2010. Presiden Goodluck Jonathan mengancam menjatuhkan larangan tampil di turnamen internasional selama dua tahun. Tak hanya itu. Pimpinan Federasi Sepakbola Nigeria (NFF) harus menerima kenyataan mengalami pemecatan. Dengan adanya larangan tampil, federasi diharapkan bisa melakukan pembenahan. Apalagi, pimpinan federasi mengalami pergantian. Repotnya, campur tangan pemerintah berbuntut panjang. FIFA mengeluarkan ancaman menjatuhkan sanksi kepada NFF karena telah diintervensi pemerintah. Pasalnya, FIFA memangti-

dak menghendaki pemerintah ikut campur urusan federasi masing-masing negara. Namun, FIFA mengirim delegasi lebih dulu untuk menjadi mediator pemerintah dengan NFF. Delegasi dipimpin oleh pejabat paling senior di federasi, Amos Adamu. Mediasi tersebut akhirnya membuahkan hasil. Presiden Jonathan mencabut sanksi yang dijatuhkan hanya satu jam dari batas waktu yang diminta FIFA. Meski demikian, presiden mengajukan syarat FIFA harus menerima pencopotan pimpinan federasi dan dilakukan pemilihan yang transparan. Pejabat tinggi NFF juga harus diaudit keuangannya karena federasi disebutsebut sebagai sarang korupsi. Bagaimana dengan The Super Eagles sendiri tak lama setelah mendarat di Lagos? Mereka mendapat pengawalan ketat dari petugas kepolisian dan penjaga keamanan. Petugas melindungi para pemain agar tidak menjadi sasaran kekecewaan suporter. Selandia Baru: Disambut Barikade Pemadam Suasana berbeda dirasakan

tim Selandia Baru. Meski samasama tersingkir di babak awal, The All Whites mendapat sambutan luar biasa. Saat pesawat yang membawa tim mendarat di bandara Auckland, dua mobil pemadam menyemprotkan air yang membentuk konfigurasi air mancur. Ini merupakan bentuk penghormatan yang hanya diberikan kepada ‘pejabat atau orang penting, tim Olimpiade atau saat dilakukan inagurasi penerbangan’. Di terminal penyambutan sekitar 100 fans yang terdiri anak muda menyambut mereka. Seorang siswi SMU membentangkan plakat, ‘Paston Saya Cinta Anda’. Mark Nelson Paston tak lain kiper Selandia Baru yang tampil gemilang sepanjang babak penyisihan. Terutama saat menghadapi Italia. Pantas bila Selandia Baru pulang dengan kebanggaan. Mereka tak terkalahkan dan nyaris mempermalukan Italia yang baru bisa mencetak gol untuk menyamakan kedudukan dari titik penalti. Argentina: Mereka Tetap Pahlawan Argentina sesungguhnya tak pantas tersingkir di 16 besar.

Meski lawan yang mendepaknya tidak kalah tangguh, Jerman. Hanya, Albiceleste kalah mencolok 4-1. Ini jelas kekalahan yang memalukan. Saking takutnya menjadi sasaran kekecewaan fans, tim Argentina memilih tiba di Buenos Aires di pagi hari saat warga masih terlelap. Bahkan area yang dilalui tim sudah ditutup dan ‘dibersihkan’ dari fans. Di luar dugaan, sambutan fans sungguh luar biasa. Ribuan suporter sudah memadati kantor pusat federasi sepakbola Argentina. Mereka mengelu-elukan pasukan Diego Maradona sebagai pahlawan. Sambutan yang mengejutkan sekaligus menegaskan posisi unik Maradona. Dia memang sosok tidak pernah salah di mata Argentina. Bahkan tak sedikit yang berharap Maradona dipertahankan sebagai pelatih timnas.

ala Dunia diusut lebih lanjut. Pemain melakukan mogok latihan menjelang laga terakhir melawan Afrika Selatan sebagai aksi solidaritas terhadap rekannya Nicolas Anelka yang dipulangkan. Sudah melakukan aksi mogok, kalah lagi. Prancis meninggalkan Afsel dengan kepala tertunduk. Tentu tak ada sambutan meriah dari fans. Bila perlu, mereka tiba secara diam-diam dan mendarat di Bourget, bandara kecil di luar kota Paris. Mereka tiba dengan pengawalan ketat dari kepolisian. Thierry Henry meminta audiensi dengan presiden untuk menyampaikan peristiwa yang terjadi. Namun, ia datang ke Elysee Palace dengan menyelinap lewat pintu samping. Mundurnya presiden federasi sepakbola Prancis dan pelatih Raymond Domenech setidaknya menyelamatkan muka timnas.

Prancis: Audiensi Dengan Nicolas Sarkozy Lagi-lagi, pemerintah merasa perlu ikut campur dengan urusan sepakbola. Kali ini, Presiden Prancis Nicolas Sarkozy yang meminta agar aksi mogok pemain di Pi-

Italia: Tak Ada Lagi Lemparan Tomat Tak ada lemparan tomat busuk yang menyambut kedatangan tim Italia. Berbeda saat tim Azzurri

Baca

PEMUTIHAN Hal 22


SUWARJONO/KP

SUWARJONO/KP SUWARJONO/KP GELIAT UKM: Selain menampilkan keunggulan setiap stand perguruan tinggi di ajang Campus Exhibitions, alun-alun MTQ Square, di pameran TEHNIK UMK: Untuk memikat calon Maba, pihak Universitas Muhammadiyah STIE 66: Sejumlah cara dilakukan manajemen perguruan tinggi swasta (PTS) pendidikan ini juga disuguhi aneka macam asesoris ruangan seperti lukisan, Kendari (UMK) menampilkan, miniatur hasil karya para mahasiswa tehnik dalam menggaet mahasiswa baru. Salah satu cara yang dilakukan STIE 66 UMK di Campus Exhibitions 2010. dengan menampilkan foto-foto hasil karya mahasiswanya. jenis ukiran dan perhiasan lainnya.

Perputaran Uang Capai Rp 120 Juta Per Malam di Campus Exhibitions SEBAGAI ajang pertama lingkup perguruan tinggi swasta (PTS) se-Sultra, Campus Exhibition 2010 patut diberikan apresiasi mengingat manfaatnya baik bagi PTS dan mahasiswa baru (Maba), maupun masyarakat dan usaha kecil menengah (UKM). Lihat saja antusias masyarakat Kota Kendari yang mengunjugi areal Campus Exhibition 2010 di Alunalun MTQ Square, setiap malamnya. Sedikitnya ribuan masyarakat dari segala penjuru datang berbondong-bondong ingin menyaksikan apa saja yang ditampilkan dalam Campus Exhibition tersebut. “Sampai dengan saat ini sedikitnya 2 ribu orang per malam, jumlah kunjungan di ajang Campus Exhibition ini. Bayangkan saja jika setiap orang rata-rata membelanjakan Rp 60 ribu, berarti sedikitnya Rp 120 juta jumlah uang beredar di ajang ini,”

SUWARJONO/KP

MOTOR BAJAJ: Tak hanya menampilkan jenis mobil, PT Kumala Prima Auto, Kendari juga memperkenalkan motor elegan merek Bajaj.

TYPE TERBARU: Ajang Campus Exhibitions benar-benar dimanfaatkan sejumlah dealer mobil seperti yang dilakukan PT Kumala Prima Auto Kendari dalam memperkenalkan, type mobil terbarunya kepada pengunjung di pameran pendidikan Alun-alun MTQ Square sejak 3-9 Juli. SUWARJONO/KP

ujar Manager Event Organizer (EO) Intermedia Promotion, Rustam, kemarin (7/7). Rustam menjelaskan jumlah tersebut diasumsikan dengan terjadinya transaksi, antara lain meliputi biaya transportasi pulang pergi (PP) pengunjung

senilai Rp 5 ribu per orang, pembelian makanan Rp 10 ribu per orang, permintaan jasa aneka permainan senilai Rp 5 ribu per orang per permainan, serta belanja souvenir dan produk lainnya. “Kalau ditotalkan jumlah-

nya sejak 3 Juli lalu dibuka hingga saat ini, transaksi yang terjadi mencapai Rp 600 juta. Tentunya keuntungan ini sangat membantu pelaku UKM dalam penambahan modal, guna peningkatan usahanya,” bebernya. (cr6)

Kendari Pos Edisi 8 Juli 2010  

Edisi 8 Juli 2010

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you