Issuu on Google+

Selasa, 24 April 2012

Harga Eceran Rp. 3.500,-

Hujan Lebat, Tetap Khidmat raha, kP Rangkaian HUT Sultra kemarin sempat molor digelar. Hujan lebat yang mengguyur Kota Raha, membuat rangkaian seremoni tertunda sekitar 45 menit. Sedianya Pawai budaya digelar pukul 14.00 Wita, baru bisa digelar pukul 14.45 Wita. Gubernur Sultra Nur Alam melepas parade pawai yang diiringi marching percusion Universitas Haluoleo dari Galampano Kantolalo dan berakhir di SOR La Ode Pandu, kompleks pameran pembangunan. Barisan kedua, pasukan berkuda dari Muspida dan kepala daerah. Nur Alam beserta Bupati Muna LM Ba-

Baca kHidmat di Hal 7

humas pemda muna for kendari pos

Pawai budaya ikut memukau warga di jalan-jalan kemarin. Ribuan orang tumpah untuk menyaksikan jalannya prosesi ini hingga ke SOR Muna. Lebih menarik, suguhan Muspida dan kepala daerah yang berkuda.

Kendari Pamer Adipura, Butur Hasil Laut

Melinda Datang Malam-malam

SELEBRITI

Kuliah Bareng Suami keJarlah ilmu sampai ke negeri China. Mungkin peribahasa itu yang pantas ditujukan kepada Dian Sastro. Hal itu ikarena dirinya ingin mengambil kembali kuliah S2. “Sudah ada rencana untuk itu karena memang aku yang mau,” ujarnya saat ditemui di Senayan, Jakarta Selatan. Meski begitu, ia belum mengetahui fakultas apa yang ingin diambilnya kelak. Dian masih ingin memikirkannya dan berdiskusi dengan sang suami. “Kalau sama si bapak bos dia bilangnya mau juga sekolah lagi sama aku. Jadi sama-sama S2 kita tapi mungkin nanti nunggu si kecil sudah bisa dilepas,” jelasnya seraya tersenyum. Bagi Dian pendidikan sangatlah penting. Tak peduli berapa usia dan status seseorang untuk belajar. “Justru punya anak saat kuliah lagi itu semangatnya dobel dong, sudah sama suami eh ada anak juga,” katanya seraya t e r s e n y u m . (bas)

kendari, kP Diam-diam, terpidana korupsi mantan anggota DPRD Kota Kendari, HS Melinda akhirnya menyerahkan diri. Agar luput dari pantauan wartawan, Melinda memilih datang Jumat malam lalu sekita pukul 20.00 Wita. Sebelumnya dia sakit-sakitan hingga proses eksekusinya molor dari jadwal yang ditetapkan. Dengan begitu, tersisa satu mantan anggota DPRD yang belum jalani eksekusi. Dia adalah La Ningkata masih terbaring di rumah sakit. Melinda datang tidak sendiri. Dia didampingi sanak keluarga dan kuasa hukumnya untuk menjalani putusan MA RI nomor 1751 K/PID.SUS/2010. melinda divonis 2 tahun penjara. Melinda juga dikenakan denda Rp 50 juta dan uang pengganti Rp 69,4 juta.

kemeriahan rangkaian HUT menarik. Sultra di Kota Raha, menjadi ajang Buton Utara misalnya, mempamer bagi 12 kabupaten Kota. Mupromosikan ikan katapai (ikan lai keberhasilan asap), rumput laut, kepiting tingkat nasional bakau raksasa dengan berat 1,5 hingga hasil laut kg, beras merah, produk olahan maupun bumi. rumah tangga manisan kelapa, Untuk menarik Baca adipura di Hal 7 pengunjung, stand pamerPresiden SBY saat menyerahkan an dibuat Adipura pada Wali Kota Kendari Ir Asrun di Istana Merdeka Jakarta, beberapa indah waktu lalu. Prestasi ini-lah yang d a n juga menghiasi stand Pemkot Kendari di HUT Sultra, Kabupaten Muna.

Jika tidak membayar denda maka akan diganti hukuman 6 bulan penjara. Begitu pula uang pengganti jika tidak dibayar akan diganti dengan penjara 1 tahun 6 bulan. Kejaksaan telah mengeksekusi lima anggota DPRD Kota Kend-

dukumentasi humas pemkot kendari for kendari pos

Baca mELiNda di Hal 7

Kisah Perjalanan Tim Umroh Kendari Pos

Mendaki Bukit Jodoh, Belanja Pakai Rupiah Melelahkan namun asyik. Begitulah yang dirasakan tim umroh Kendari Pos yang berjumlah sebelas orang (terdiri tujuh “senior” dan empat anggota keluarganya). Usai melaksanakan serangkaian ibadah di Kota Madinah selama empat hari, mereka melanjutkan ibadah di Kota Mekah. Laporan: M. Djufri Rachim, Mekah

Jarak Kota Madinah dan Mekah kurang lebih 490 km atau ditempuh sekitar lima jam naik bus. Pemandangan sepanjang perjalanan ini menyaksikan hamparan bukit batu

foto istimewa

Penulis mengenakan pakaian ihram usai melaksanakan sa’i di Masjidil Haram, Mekah

dan pasir. Sesekali menemui masjid dan restoran, seperti Rumah Makan Aljazerah, tempat kami singgah ke toilet dan membeli sejumlah gelas teh susu dan kopi. Ketika ke Mekah, Senin (16/04/2012) siang, dari hotel tempat menginap di Madinah kami telah mengenakan pakaian ihram. Pakaian ihram, bagi laki-laki, tidak lebih dari sekadar dua helai kain putih polos. Satu helai dililitkan pada badan bagian bawah, seperti memakai sarung, dan selebihnya lagi untuk menutupi badan bagian atas. Tidak diperkenankan memakai ce-

lana dalam, atau pakaian yang berjahitan. Maknanya agar sang pemakai melepaskan diri dari sifat-sifat buruk yang melekat pada dirinya, seperti merasa bangga, suka pamer kemewahan, sombong atau takabur. Pakaian ihram juga mengingatkan pemakaiannya bahwa ketika lahir tidak seutas benangpun yang melekat dibadannya dan kelak ketika meninggal dunia maka pakaian yang melekat di badannya hanya kain putih yang tak berjahit sebagai pembungkusnya. Pakaian ini wajib

Baca umroH di Hal 8


2

Kendari Pos | Sabtu, 21 April 2012

PAN Tak Perlu Setir Nurhayati Agar Seret Anis Matta Jakarta,KP Ketua Fraksi FPAN di DPR, Tjatur Sapto Edy, menyatakan bahwa partainya tidak akan mencampuri kasus dugaan suap dana Percepatan Pembangunan Infraskturtur Daerah (PPID) dengan tersangka anggota FPAN DPR Wa Ode Nurhayati (WON). PAN juga tidak menyuruh Nurhayati agar mengungkap keterlibatan Wakil Ketua DPR, Anis Matta. “Apa yang dikatakan Bu Wa Ode adalah perasaan Bu Wa Ode, apa yang diketahui dia. Saya juga tidak mencampuri juga, dan tidak menyetel-nyetel juga. Sepenuhnya itu inisiatif dia (Wa Ode),” kata Tjatur, kepada wartawan, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (20/4). Lantas apakah PAN akan meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil Anis Matta yang juga Sekjen PKS itu? Tjatur mengatakan, semuanya terserah KPK. “Kita serahkan sajalah kepada KPK, Nanti kalau kita dorong, (kita) dibilang intervensi,” jelasnya.

Guru ....... dah perintahkan Diknas untuk menganalisa masalah ini. Jangan sampai dua oknum guru itu hanya jadi korban. Kita harus pra duga tak bersalah agar tidak salah mengambil keputusan,” kata Asrun. Secara terpisah, Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Kendari Makmur mengatakan, untuk melakukan pemecatan memang tidak mudah. Ada aturan kepegawaian. Sampai

YASIN HABIBI/ RAKYAT MERDEKA

Wa Ode Nurhayati usai menjalani pemeriksaan di kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, beberapa waktu Seperti diketahui, Nurhayati usai diperiksa KPK, Rabu (18/4), menyatakan bahwa dua pimpinan Banggar DPR, Tamil Linrung dan Olly Dondokam-

bey telah mengubah keputusan rapat Banggar tentang alokasi dana PPID untuk sejumlah daerah. Tamsil dan Olly kemudian mengirip surat ke Anis Matta

Menpora Minta PON Tetap Lancar Jakarta,KP Terbongkarnya kasus korupsi pembangunan Wisma Atlet SEA Games, Jakabaring, Palembang dan kasus gratifikasi proyek Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-18 Provinsi Riau, memerlihatkan dunia olahraga kerap menjadi sasaran empuk korupsi. Namun, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Andi Alfian Malaranggeng, menepis kalau hanya proyek di bidang olahraga saja yang kerap menjadi sasaran korupsi. “Kalau korupsi kan bukan hanya soal olahraga, tapi di segala macam ada saja penyimpangan,” kata Andi, kepada wartawan, di sela-sela rapat kerja

Pemecatan Tidak Mudah

dengan Komisi X DPR, Jumat (20/4), di Gedung DPR, Senayan, Jakarta. “Jadi, siapa yang melakukan ya harus bertanggung jawab secara hukum. Tapi, yang tidak salah, ya tidak usah (bertanggungjawab),” kata Sekretaris Dewan Pembina Partai Demokrat, itu. Seperti diketahui, dalam kasus Wisma Atlet, terdakwa bekas Bendahara Umum Partai Demokrat, M. Nazarudin, divonis empat tahun 10 bulan penjara oleh Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jumat (20/4). Kasus ini juga menyeret bekas Wakil Sekjen Partai Demokat, Angelina Sondakh, Sekretaris Menpora Wafid

Muharam, pengusaha Rosa, dan lainnya. Sedangkan kasus PON Riau, sejauh ini KPK sudah menetapkan empat tersangka. Yakni, anggota DPRD Riau, M. Faisal Aswan dan Muhammad Dunir, Kepala Seksi Pengembangan Sarana Prasarana Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Pemprov Riau Eka Dharma Putra, dan staf PT Pembangunan Perumahan (PP) Persero, Rahmat Syaputra. “Proses hukum berjalan terus, tentu saja ini proses tersendiri. Tapi, kesuksesan PON juga harus berjalan dengan baik,” kata Andi Malaranggeng. (boy/jpnn)

selaku Wakil Ketua DPR. “Itu jelas siapa pelakunya, mulai dari Pak Anis Matta yang kemudian cenderung memaksa Menkeu (Menteri

Keuangan) untuk menandatangani surat yang bertentangan dengan dokumen putusan rapat Banggar,” ujar Nurhayati. (boy/jpnn)

Tersangka Suap Dana PON Ditahan di Empat Rutan Jakarta,KP Empat tersangka kasus dugaan suap dana PON Riau yang diboyong penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ke Jakarta, Jumat (20/4) dititipkan di 4 rutan yang tersebar di Jakarta. Tersangka anggota DPRD Riau atas nama Muhammad Faisal Aswan (Golkar) dititipkan di Rutan Salemba. Sedangkan Muh Dunir (PKB) ditahan di Rutan Cipinang. Tersangka lainnya adalah pegawai Dinas Pemudan dan Olahraga Riau, Eka Dharma Putra yang dititipkan KPK di Rutan Polda Metro Jaya. Satu tahanan lainnya, Rahmat Saputra (PT PP) ditahan di Polres

Jakarta Selatan. Juru Bicara KPK Johan Budi menyatakan, setibanya di Bandara Soekarno Hatta, keempat tersangka langsung di bawa empat lokasi tersebut. “Tersangka kasus PON Riau langsung dibawa ke empat lokasi ini, tidak ke kantor KPK dulu,” kata Johan Budi singkat. Johan Budi menegaskan, para tersangka ini dibawa ke Jakarta untuk kepentingan penyidikan. Terkait kasus ini, mulai pekan depan pemeriksaan saksi-saksi akan dilakukan di Jakarta. Tapi tidak tertutup kemungkinan KPK juga melakukan pemeriksaan saksi lainnya di Pekanbaru.(fat/jpnn)

saat ini Diknas Kota Kendari belum mengambil sikap lebih tegas karena menunggu langkah hukum selanjutnya. “Kita tidak boleh ceroboh dalam bertindak. Mesti mengikuti aturan main yang ada. Apalagi kita belum bisa pastikan bagaimana kronologis yang sebenarnya. Kalau memang mereka terbukti, tentu ada aturan kepegawaian yang akan dijatuhkan pada mereka. Untuk saat ini masih sebatas nonaktif mengajar,” ungkap Makmur. (fya)

Saling Klaim PSSI Lima ....... sesuai hasil managers meeting klub peserta kompetisi yang dilaksanakan 11 April di Jakarta. Selain itu hasil rapat manejemen Badan Liga Amatir Indonesia (BLAI), yang diselenggarakan 18 April tahun ini. Katanya, pembagian grup dan skema telah dirampungkan, pertandingannya akan dilaksanakan Sabtu 28 April 2012. “Ini iven resmi menuju divisi satu. Jumlah klub untuk keseluruhan 46 yang terbagi hingga grup I. Nah, tim Sultra berada grup H, yang dimainkan hingga lima putaran,”ujarnya, kemarin. Dijelaskan, pemain yang akan turun kelahiran 1 Januari 1990. Nah, seluruh klub terlebih dahulu menyerahkan kelengkapan yang diajukan pada pengprov PSSI, untuk dilakukan screening pemain. Hasilnya, akan diserahkan pada BLAI selambat-lambatnya 21 April. Lebih jauh ketua bidang organisasi KONI Sultra ini mengungkapkan, bagi pelatih sepakbola, harus segera memberikan siapa atlet terbaik yang akan diturunkan. Pasalnya, kejuaraan ini merupakan langkah awal menuju divisi utama. “Sekarang pengprov PSSI sedang mempersiapkan diri untuk kejuaraan,”paparnya. Lantas bagaimana dengan dualisme kepemimpinan di Sultra. Wakil ketua DPRD Sultra ini menegaskan, PSSI di Bumi Anoa hanya ada satu pemimpin resmi. Sebab pemerintah maupun KONI Sultra hingga saat ini masih mengakui dirinya. Bagi mereka yang menganggap sebagai ketua PSSI kata Sabaruddin, sama sekali tidak mempunyai legalitas. “Mereka mau jalan silahkan, kita biarkan saja tidak ada yang mengakui mereka di daerah. Secara organisasi, sampai hari ini saya sebagai pemimpin PSSI di Sultra secara resmi,”katanya. Menurut Sabaruddin, Djohar Arifin telah menunjuk seorang karateker untuk memimpin PSSI di Sultra. Sementara keputusan tersebut sangat tidak

rasional karena keberadaan Djohar tidak dipercaya lagi untuk memimpin organisasi sepakbola di Indonesia. Alasannya kata dia, masa kepemimpinanya tidak berjalan dengan baik dan tidak secara profesional, karena banyak pelanggaran yang telah dilakukan dengan membuat kompetisi yang tidak sesuai dengan statuta. “Kami sudah tidak percaya lagi dengan kepemimpinannya, sehingga kami yang pernah memilih mencabut mandatnya dalam kongres luar biasa. Itu jumlahnya 81 perserta dari 108 pemilik suara sah. Nah, kita juga semua telah sepakat menolak tidak mengakui Djohar Arifin. Logikanya, bagaimana mungkin di Sultra mau ada ketua PSSI lagi selain saya. Sedangkan Djohar tidak diakui apalagi karateker di Sultra,”tegasnya. Ia juga menyinggung tentang Musdalub yang akan digelar oleh untuk menetapkan ketua PSSI definitif di Sultra, merupakan khayalan semata. Karena, tidak berguna dan tidak ada yang mengakui kegiatan tersebut. Sabaruddin menerangkan sebagai salah satu pengurus KONI, ia turut dalam verifikasi seluruh cabor-cabor yang memiliki kepengurusan sah. Sementara itu, ketua panitia Musawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub) PSSI Sultra Elvis Basri Uno menuturkan, SK kepemimpinan Sabaruddin Labamba telah dibekukan, karena organisasi yang diikuti tidak berada dalam nauangan PSSI, sehingga ketua PSSI pusat menunjuk karateker baru Asfian SE untuk mengisi kekosongan dengan SK resmi. Lalu kedua segera diadakan Musdalub untuk memilih pemimpin definitif sesuai arahan pusat. “Sekarang pemimpin PSSI Sultra itu adalah karateker yaitu Pak Asfian. Tidak ada lagi pemimpin PSSI di Sultra selain itu,”tegasnya. Elvis menjelaskan, rencananya Musdalub akan dilaksanakan hari ini, yang diikuti oleh seluruh perserta berdasarkan surat yang telah diedarkan. Soal figur yang maju, tergantung dari siapa yang mendaftar dan dipilih oleh seluruh peserta. “Kalau ada penjelasan bahwa kepemimpinan PSSI itu tidak diakui oleh daerah dan KONI itu dari versinya mereka. Buktinya, kita sudah mengadakan pelatihan wasit yang dihadiri oleh Dispora maupun KONI Sultra,”paparnya. (m1)


3

SelaSa, 24 April 2012

Royalti Tambang Sangat Minim IM3 Sasar Anak Muda Kendari, KP Untuk menata kawasan pertambangan, Pemerintah pusat membentuk panitia khusus (Pansus). Salah satu anggotanya adalah Komite II Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Ir. Abd Jabbar Toba. Sebagaimana diketahui Jabbar Toba merupakan utusan asal Sultra di DPD RI. Saat ditemui dikediamannya di Kendari, Jabbar menjelaskan pansus itu bertugas membuat grand design hingga 30 tahun ke depan. Pembentukan itu karena banyaknya pengelolaan pertambangan yang mengesampingkan lingkungan. “Banyak usaha pertambangan yang tidak mengikuti aturan termasuk di Sultra, misalkan pertambangan yang menggunakan jalanan umum. Padahal seharusnya mereka melewati jalan yang harus dibuat sendiri,” terangnya. Jabbar juga menyorot pemerataan dalam pembagian royalti. Katanya selama ini profit dari usaha pertambangan sebanyak 86,5 persen milik perusahaan.

Abd Jabbar Toba Kemudian 13,5 diserahkan kepada pemerintah. Daerah mendapat porsi tapi sangat kecil. Apalagi harus dibagi rata dengan daerah lain yang tidak memiliki pertambangan. Bagi Jabbar hal itu tidak adil karena efek dari pertambangan sangat dirasakan masyarakat daerah sekitar tambang. ‘’Sementara masyarakat tidak memperoleh apapun, bahkan lingkungan

mereka rusak. Terlebih kerusakan lingkungan yang menanggung masyarakat sekitar. Untuk itu dalam peraturan yang sedang dibuat porsi royalti daerah 80 persen dari bagian yang ada dan 20 persen ke pusat. Termasuk porsi perusahaan tambang tentunya akan ditinjau kembali,” paparnya. Selama ini kata Jabbar Toba, investor adalah pihak yang diuntungkan dalam usaha pertambangan. Contohnya di Papua pertambangan Emas milik Amerika. Royalti yang diberikan ke pemerintah hanya dua persen, 98 persen adalah milik mereka. Begitu halnya keberadaan investor tambang di Sultra, juga memiliki kasus yang tidak berbeda. “Untung saja PT Antam, karena merupakan perusahaan BUMN, tapi yang lainnya bisa kita lihat sendiri, kontribusinya terhadap daerah minim,” ujarnya. Dalam perhatiannya terhadap daerah, bukan hanya pada royalti. Namun investor diharapkan juga bisa melibatkan masyarakat lokal. Misalkan

jabatan di perusahaan tersebut sekiranya SDM daerah diperhitungkan. “Kalau kemampuan mereka masih minim, tentunya disekolahkan melalui program CSR. Jadi kedepannya mereka bisa turut mengelolanya, jangan hanya datang mengeruk tapi tidak memperhatikan tenaga kerja lokal,” katanya. Yang tak kalah pentingnya menurut Jabbar program reklamasi lahan tambang, harus menjadi perhatian utama. Setidaknya dengan menghijaukan daerah lokasi tambang. “Seperti kita tahu efek dari tidak adanya program reklamasi pertambangan, banyak merugikan masyarakat karena lingkungan rusak,” katanya. Dalam peraturan pertambangan pemerintah dapat diberikan pada BUMN dan BUMD.”Tupoksi pemerintah hanya sebagai pengawasan saja, melalui grand design tersebut. Kalau sekarang masih goverment to busines, tapi ke depan sudah busines to business,” pungkasnya. (lis/awl)

AKEI Hadir di Kendari Kendari, KP Asosiasi kelistrikan yang hadir di Sultra kini bertambah jumlahnya. Rabu (18/4) lalu, Asosiasi Kontraktor Elektrikal Indonesia (AKEI) Sultra baru saja menggelar Musda pertama sekaligus melantik pengurusnya. Sekadar diketahui Musda I AKEI Sultra merupakan Musda yang ke 10 secara nasional dan Musda ke 3 se-Sulawesi. Ir Totok Irfandi Selaku Ketua Umum

AKEI yang hadir menjelaskan AKEI sebagai salah satu usaha disektor ketenagalistrikan, khususnya dibidang jasa pembangunan dan pemasangan. ‘’Asosiasi ini harus tanggap menghadapi tantangan sekaligus peluang usaha dengan adanya perubahan lingkungan kegiatan usaha. Sebagai komuditi utama, listrik merupakan suatu hal yang sangat penting dalam pembangunan ekonomi dan peningkatan kesejahter-

aan,’’ jelasnya. Ketersediaan listrik kata Totok tentunya harus didukung oleh para pelaku usaha penunjang yang profesional untuk mewujudkan instalasi listrik yang aman, andal dan ramah lingkungan.Makanya AKEI mengembangkan suatu perangkat teknologi yang tepat guna untuk nelayan yang diberi nama mesin nelayan non BBM. Sebanyak 30 unit telah digunakan oleh nelayan

di Kabupaten Muna yang pengadaanya sejak Januari 2012. Untuk program secara nasional, AKEI memiliki agenda yakni mensukseskan NYABAR (nyalakan dulu, kepada masyarakat baru masyarakat akan membayar kepada kita) dan program GASS (Gerakan aksi sambung segera). ‘’Kalau bisa dikerjakan satu minggu kenapa harus menunggu dua bulan,” terang Totok. (p12/ awl)

Helat Kegiatan di 10 Kota

Kendari, KP Indosat serius menggarap segmen anak muda. Ssetelah sukses menghadirkan program IM3 Seru Anti Galau, Indosat menggelar “IM3 Seru Anti Galau Fun Fest, A Talent Competition“. Sebuah ajang kreatifitas yang menyajikan berbagai kegiatan kreatif untuk anak muda. Head Marketing Communication Indosat, Andrini Novie Hastuti mengatakan bila kegiatan ini akan hadir di 10 kota di Indonesia yaitu Jakarta, Bandung, Medan, Palembang, Tangerang, Yogyakarta, Jember, Solo, Malang dan Denpasar, mulai pertengahan April sampai Mei 2012 mendatang. “IM3 Seru Anti Galau Fun Fest mengkolaborasikan kegiatan kompetisi dalam IM3 Seru Anti Galau Fun Fest, A Talent Competition, dan pameran yang terdiri dari kategori Band, Fashion, Dance baik itu Shuffle, Break Dance, Cheer Leaders, serta Flash Mob,” katanya. Kegiatan olahraga juga akan dihadirkan seperti Basket Free Style, Aerobic dan tidak ketinggalan Fun Bike. Sedangkan kegiatan pameran akan menyajikan modifikasi otomotif untuk sepeda, motor dan mobil. Kegiatan ini dapat di ikuti oleh anak muda dan komunitas

dengan cara mendaftar langsung ke radio partner dan tim mobile pencari peserta yang akan melakukan seleksi di sekolah–sekolah dan komunitas di kota-kota yang di singgahi. Pendaftaran gratis bagi pelanggan IM3 hanya dengan melakukan pembelian voucher minimum Rp. 10 ribu. “IM3 Seru Anti Galau Fun Fest, A Talent Competition merupakan bagian dari komitmen kami untuk memberikan wadah kreatifitas bagi para pelajar dan anak muda melalui kegiatan positif sehingga mereka bisa menjadi generasi muda yang berbakat serta berprestasi“, paparnya. Industri musik dan seni di Indonesia saat ini sedang berkembang sangat pesat, memberikan banyak inspirasi kepada anak muda untuk menjajal kemampuan dan bakat seni yang dimilikinya. Kegiatan yang pada awalnya hanya sekedar hobi menjadi sebuah prestasi yang bisa dibanggakan. “Selama dua bulan ke depan, kami menawarkan kesempatan kepada anak muda Indonesia untuk berpartisipasi mengasah hobi dan bakat serta kreatifitas dalam IM3 Seru Anti Galau Fun Fest ini,“ tambah Andrini Novie Hastuti. Bagi masyarakat yang ingin menikmati semua pertunjukan dapat membeli tiket masuk berupa voucher Indosat senilai Rp 10 ribu atau Starterpack

IM3. Pembelian dapat dilakukan di Alfamart dan Indomaret mulai 16 April 2012. Untuk setiap pembelian voucher Indosat senilai Rp. 50 ribu, akan mendapatkan gratis sebuah tiket masuk dan voucher Rp 100 ribu akan mendapatkan gratis dua tiket masuk, (perstruk tidak berlaku kelipatan). Dua buah tiket gratis juga bisa langsung didapatkan melalui pembelian paket bundling IM3 Nokia, Samsung dan Nexian senilai Rp 1 juta dan 1 tiket gratis untuk transaksi senilai Rp 500 ribu, berlaku mulai 16 April 2012 sampai dengan hari H di setiap kota di merchant manapun yang menjual paket bundling IM3. Melalui IM3 Seru Anti Galau Fun Fest, Indosat mengajak seluruh anak muda Indonesia untuk lebih berani mengekpresikan diri melalui berbagai kegiatan positif yang dapat mengasah hobi, bakat dan semangat kreatifitas untuk menciptakan karya baru. “Sebagaimana kita bangga menggunakan produk Indonesia, kita juga harus bangga mempunyai generasi muda yang kreatif yang diharapkan dapat mengharumkan nama bangsa di kancah internasional. Jadi nantikan ajang ini di 10 kota di Indonesia dengan dengan puncak acara yang akan dimeriahkan oleh penampilan artis dan band ternama,” pungkasnya. (lis/awl)


Selasa, 24 April 2012

email : bumianoa@gmail.com

Langganan Luar Kota Rp. 67.500,-

Honorer K2 Membengkak Usulan Pemkab Capai 1100 Orang Rumbia, KP Jumlah honorer kategori dua (K2) di Pemkab Bombana mengalami pembengkakan. Hingga sepekan menjelang batas akhir pengisian formulir data base dari MenPAN dan RB, honorer yang digaji dari dana non APBN dan APBD mencapai 1100 orang. Jumlah tersebut, terdiri dari honorer yang diusulkan kepala BKD saat ini, Ridwan, sebanyak 407 orang. Yang diusulkan kepala BKD sebelumnya 2010, Karena takut terjatuh, warga lebih memilih berjalan kaki melewati lumpur yang merembet ke badan jalan.

Hariman/KP

Poros Baubau - Pasarwajo Berlumpur Dampak Pelebaran Jalan Pasarwajo, KP Perjalanan para pengendara roda empat dan kendaraan roda dua tujuan Baubau - Pasarwajo atau sebaliknya terpaksa harus terganggu. Pasalnya, saat hujan, Minggu (22/4), tanah

hasil pelebaran jalan yang sementara dikerjakan, merembet hingga ke badan jalan. Antrian yang terjadi akibat merembetnya tanah hingga jalan poros membuat antrian kendaraan hingga 1 km. Untuk mengantisipasi agar antrian tidak semakin panjang, pihak perusahaan yang menangani proyek pelebaran jalan menu-

runkan dua unit eksavator untuk menyingkirkan tanah dan menimbun jalan agar tidak licin. Sesekali kendaraan roda dua dan roda empat dipersilakan melintas untuk menghindari antrian panjang. Karena banyaknya lumpur dan licinnya jalanan, membuat sejumlah pengendara roda dua tidak da-

pat bergerak maju karena tertahan kumpulan lumpur pada ban motor. Sementara ada juga beberapa kendaran yang terpeleset karena licin. Salah seorang pengguna jalan yang hendak menuju ke Pasarwajo, Ahmad, saat itu rela turun dari mobilnya untuk

Baca PoroS di Hal 6

KemenPAN Beri Ruang Verifikasi Ulang Raha, KP Kabar gembira khusus honorer yang mengabdi sejak dibawa tahun 2005, namun belum lolos pada pengumuman kategori I di Muna. Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara (KemenPAN) memberikan kelonggaran kepada Pemkab,

Wabup dan Dewan Tinjau UN SMP Andoolo, KP Ujian nasional yang serentak di laksanakan tingkat SMP dan ujian Sekolah Dasar mendapat perhatian dari pemkab Konsel. Kemarin (23/4), wakil Bupati Konsel Sutoardjo Pondiu menyempatkan meninjau pelaksanaan UN di sejumlah SMP mulai di Kecamatan Ranomeeto, Mowila dan Landono. Sementara kepala Dinas Pendidikan,

Baca Un di Hal 6

Dua Pekan, Ruang Humas Dibobol Maling Unaaha, KP Dua pekan belakangan ini ruang kerja Bagian Humas Telematika dan Sandi Setkab Konawe disantroni maling. Terbaru, kemarin (23/4), ruang kerja Kepala Bagian Humas, La Ode Sahidi disantroni maling. Satu unit printer berhasil dibawa kabur. Sebelumnya pekan

Baca MaLIng di Hal 6

PLN Bombana Terus Lakukan Pemadaman Rumbia, KP PLN ranting Bombana sepertinya tidak mampu mengatasi pemadaman bergilir di daerah itu. Buktinya, sampai kemarin, konsumennya di Bombana masih saja disuguhkan dengan pemadaman. Parahnya, PLN mengambil kebijakan tersebut tidak mengenal waktu. Entah itu pagi, siang maupun malam hari, selalu melakukan pemadaman secara tiba-tiba. “Hari ini saja

Baca PLn di Hal 6

untuk melakukan verifikasi kembali. “Angka 54 honorer yang diumumkan memenuhi syarat oleh BKN, dapat berkurang dan dapat bertambah, “ungkap Fatahillah Taate, Ketua Komisi I, pasca konsultasi di KemenPAN. Rombongan Komisi I,

BKD dan perwakilan honorer diterima oleh Tumpak Hutabarat, Kepala Humas KemenPAN. Komisi I, lanjut legislator Patriot itu, mempertanyakan dua hal di KemenPAN yakni, tenaga honorer KI (54 yang dinyatakan lulus verifikasi) yang tidak memenuhi kriteria

dan memenuhi kriteria. “Kalau tidak memenuhi kriteria, nasib mereka selanjutnya bagaimana,” katanya. Kemudian, mereka yang betul-betul mengabdi sejak dibawah tahun 2005, tapi tidak masuk kelompok 991

Baca VerIfIKaSI di Hal 6

Mushaddad, 332 orang, karena 16 diantaranya sudah dinyatakan lulus dan memenuhi syarat menjadi CPNS oleh MenPAN. Sedangkan 361 lainnya, tidak jelas siapa yang mengusulkan. “Honorer yang diusulkan masuk K2 jumlahnya, 1100 orang. Jumlah ini akumulasi pengusulan honorer mulai 2010 hingga 2011,” kata Syahrullah, Kepala Bidang Perencanaan dan Pengadaan Pegawai BKD Bombana kemarin. Saat ini kata Syahrullah, BKD tengah membuka pengisian formulir data tenaga honorer kategori 2, sesuai dengan surat edaran MenPAN dan RB. Sesuai

surat edaran MenPAN, pengisian formulir akan ditunggu sampai akhir April nanti. Sumber di BKD Bombana menyebutkan, selain sibuk menerima pengisian formulir K2, BKD saat ini juga tengah berjuang menambah kuota honorer K1. Sebab mereka yang dinyatakan memenuhi syarat hanya sedikit yakni 16 orang, padahal jumlah yang diusulkan sebanyak 348 orang. “Nama-nama yang masuk di 348 itu perlu dicurigai kebenarannya, karena banyak honorer yang siluman, karena memanipulasi data pengangkatan,” ungkap sumber tersebut. (nur)

Masyarakat Harus Kantongi Izin Terkait Pengelolaan Kawasan Bukan Hutan Pasarwajo, KP Meski pembebasan lahan kawasan hutan menjadi kawasan bukan hutan telah dilakukan beberapa waktu lalu oleh Gubernur Sultra, Nur Alam di Kecamatan Sampolawa, Kabupaten Buton, tidak serta merta hutan tersebut langsung bisa dikelolah masyarakat. Pj Bupati Buton, Nasruan menegaskan sebelum dikelola,

pemprov akan membentuk satu tim sesuai dengan putusan yang dikeluarkan oleh pemerintah pusat. “Sebelum dikelola nanti akan dibentuk terlebih dahulu tim dari provinsi. Tetapi dengan catatan dari pusat sudah ada semacam putusan dan untuk melaksanakan putusan tersebut nanti akan ada tim faktual yang akan turun meninjau kelokasi hutan yang akan dikelola oleh masyarakat,” kata Nasruan. Meski telah dialihkan fungsi hutan, pemerintah masih tetap

menguasai pengelolaan hutan nantinya. Namun, dari pemerintah daerah akan memberikan izin kepada masyarakat untuk mengelola hutan yang telah dialihkan fungsinya. Dalam penggarapannya nanti, masyarakat harus mengantongi izin pelestarian dan aspek lingkungan yang terabaikan. Penggarapan hutan harus lebih selektip dan ada konsep yang akan dikeluarkan agar pengelolaan-

Baca IzIn di Hal 6


6

Kendari Pos | Selasa, 24 April 2012

Jembatan di desa Mandiodo, Kecamatan Molawe, Konawe Utara, tak bisa lagi difungsikan, akibat sebelumnya sering dilewati kendaraan tambang yang diperkirakan lebih dari 10 investor tambang yang beroperasi di wilayah itu. Akses satu-satunya masuk ke Desa Mandiodo harus melewati rakit yang disewakan sejumlah warga. HelMIN/KP

Hari Ini, Buton Rayakan Hari Jadi Pasarwajo, KP Tidak terasa Kabupaten Buton kini memasuki usianya yang ke-53. Puncak perayaan hari jadi Kabupaten Buton digelar, Selasa (24/4) di pelataran halaman rujab Bupati Buton di Kecamatan Pasarwajo. Pj Bupati Buton, Nasruan menjelaskan perayaan hari jadi Buton tahun ini akan dirangkaikan hari jadi Ibu Kota Kabupaten Buton yakni Kecamatan

Pasarwajo yang ke-8. “Pagi kita akan dilakukan upacara bersama di Pasarwajo, kemudian diacara puncak akan dilakukan ramah tamah dipelataran halaman rujab,” jelas Nasruan. Dalam rangkaian kegiatan itu, Pj Bupati Buton bersama para kepala SKPD juga melakukan donor darah yang dipusatkan di aula gedung Kantor Bupati Buton. Sebanyak 60 kantong darah ditargetkan dalam

kegiatan donor darah tersebut. Selain itu, ditingkat PKK juga menggelar kegiatan lomba olahraga dan seni serta pendidikan anak usia dini. Pemenang dalam lomba tersebut rencananya akan ditampilkan dalam malam puncak perayaan HUT Buton. “Tentu selain dimeriahkan artis lokal, akan dihadirkan juga artis KDI,” tambahnya. Kata dia, puncak perayaan

HUT Kabupaten Buton sengaja tidak dipusatkan di tengah lapangan agar menghindari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan. Meski demikian, posisi panggung yang dalam acara tersebut dipasang di luar areal rujab menghadap ke arah jalan raya agar bisa mudah diakses masyarakat umum. “Kegiatan itu akan dimeriahkan dengan pesta kembang api,” ujar Nasruan. (m4)

Maling...

narkan aksi pencurian diruang kerjanya. “Semua laci lemari dan laci meja saya juga dicongkel,” ujar La Ode Sahidi kemarin. Aksi garong itu diketahui La Ode Sahidi ketika hendak masuk kerja. Ia terkejut mengetahui pintu ruang kerjanya tidak lagi berfungsi baik. Me-

lihat gagang pintu yang rusak akibat dibuka paksa membuat La Ode Sahidi sadar jika ruang kerjanya kemalingan. “Waktu saya mau masuk diruang kerja tadi pagi, saya kaget lihat grendel pintu dirusak,” bebernya. La Ode Sahidi menengarai aksi pencurian itu dilakukan malam hari, antara Sabtu (21/4)

atau Minggu malam (22/4). Menyikapi tindak kriminal yang terjadi dilingkup Setkab Konawe itu, La Ode Sahidi mengatakan proses pengamanan di kompleks perkantoran tersebut belum berjalan maksimal. “Penjagaan dan pengamanan kompleks perkantoran ini harus diperketat,” tukasnya. (din)

listrik setiap hari, namun sampai kemarin belum diantisipasi baik itu PLN sendiri maupun pemerintah daerah Bombana. “Suratnya dari Pemkab mesin PLN rusak. Masa sudah berjalan tujuh bulan tidak bisa diantisipasi. Semestinya pemerintah dalam hal ini Bupati turun tangan mencari solusinya. Sebab listrik ini kepentingan masyarakat umum,” kritiknya.

Menurut mantan anggota DPRD Bombana ini, pelayanan PLN di Bombana saat ini, masih lebih baik dimasa kepemimpinan Pj Bupati Bombana, Muhammad Hakku Wahab. Kata Aras Tarika, saat Hakku Wahab, listrik di Bombana jarang padam. Jika itu terjadi, interval waktunya tidak parah seperti sekarang ini. Bahkan listrik menyala 24 jam seperti sekarang, merupakan buah tangan dari Hakku

Wahab.”Listrik ini menjadi fasilitas fital masyarakat. Harus ada antisipasi dari Pemkab, jangan cuma investor di Kabaena yang diurus,” sambungnya. Akibat pemadaman bergilir yang belum teratasi ini, Aras mengaku sangat merasakan dampaknya. Setiap bulan, dia harus mengeluarkan uang tambahan sebesar Rp 2 juta, untuk biaya operasional gensetnya setiap terjadi pemadaman bergilir. (nur)

pada peserta disampaikan untuk mengosongkan jawaban di nomor yang bermasalah tersebut. “Pelaksanaan UN SMP dan ujian SD pada hari pertama berjalan baik dan lancar. Seluruh peserta hadir dan menyelesaikan soal-soal yang telah disiapkan. Tetapi untuk soal paket D di nomor 22 dan 23 tersebut secara keseluruhan dikosongkan dan telah disampaikan ke pihak Dinas Pendidikan dan

Unhalu,” ujar kepala Dinas Pendidikan Konsel Beangga Haryanto, kemarin. Ditambahkan untuk pengawasan dan tempat-tempat pelaksanaan ujian nasional semua terlaksana dengan baik. “Dari pantauan sejumlah sekolah, pelaksanaan UN berjalan baik. Kepada peserta yang tidak hadir di hari pertama, akan diberikan kesempatan di ujian susulan pekan depan,” tandasnya.

Pelaksanaan UN SMP juga mendapat perhatian dari DPRD Konsel. Kemarin dua anggota DPRD Konsel, Tasbin Tadjuddin dan Abdul Malik, juga memantau pelaksanaan UN SMP. “Pantauan kami di sejumlah SMP, proses ujian nasional berjalan normal. Pengawas dan pihak keamanan juga turut mensukseskan pelaksaan ujian tahun ini,” ujar Tasbin, usai meninjau pelaksanaan UN SMP Palangga. (era)

lalu brankas kosong yang ada di ruang staf humas, Muliadin dibawa kabur. Pencuri berhasil masuk ke ruang kerja La Ode Sahidi setelah mencongkel jendela, lalu keluar melalui pintu. Kabag Humas La Ode Sahidi membe-

PLN... (kemarin), sudah tiga kali dilakukan pemadaman. Ini belum lagi sebelumnya. Apa mesinnya rusak atau hanya mengirit BBM saja,” keluh Sarkiwan, warga Doule. Aras Tarika, warga Doule lainnya juga memprotes pemadaman bergilir yang dilakukan PLN. Katanya, sudah tujuh bulan masyarakat Bombana menikmati pemadaman

UN... Pemuda Olahraga Beangga Harianto di SMP Konda, Wolasi dan Palangga. Dalam tinjuan tersebut ditemukan lembar soal pada nomor 22 dan 23 pada paket D tidak ada narasi pilihan yang harus di jawab oleh peserta. Temuan tersebut, langsung dikomunikasikan di Dinas Pendidikan Provinsi dan Unhalu selaku pencetak soal. Ke-

Mantan Istri Bupati Dipensiunkan KNPI Sorot Kabinet Tafdil Kendari, KP Karir Andi Radjiah di birokrasi Bombana, berakhir Rabu (18/4) lalu. Istri Atikurahman (Mantan Bupati Bombana, red) yang menjabat Kadis Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) diganti H Nuhung yang sebelumnya menjabat Sekretaris Dinas Pertambangan setempat. Andi Radjiah yang merupakan mantan Ketua PKK setempat, kini memasuki masa pensiun. Menariknya pelantikan Nuhung dilakukan Sekab Bombana, Rustam Supendy diruangannya. Padahal diwaktu bersamaan, Bupati Tafdil dan Wakil Bupati Masyhura masih berada di Bombana. Itulah yang disorot KNPI Bombana. Kinerja Baperjakat setempat dianggap tak profe-

Izin... nya dapat bermanfaat bagi masyarakat. “Jika dikelola dengan baik, masyarakat juga akan mendapatkan pekerjaan, mengingat lokasi tersebut merupakan sumber

Poros... membantu mengatur arus lalu lintas. Dirinya mengaku, sudah sekitar empat jam menunggu hingga bisa lolos dari antrian kendaraan. “Sudah hampir empat jam mobil saya terjebak dalam antrian. Adapun kalau kita

Verifikasi... (data yang diverifikasi oleh BKN). KemenPAN, ungkap Fatahillah, memberikan ruang kepada tenaga honorer untuk melengkapi dan memasukan berkas kembali ke BKD. Nanti BKD yang akan mengirim berkas tersebut ke BKN. “Syarat yang harus dipenuhi para honorer sesuai dengan surat edaran MenPAN no 05 tahun 2010, yaitu, mengabdi sejak dibawah

sional. Perombakan eselon II selama pemerintahan Tafdil dianggap sebagai balas jasa, bukan berdasarkan kinerja. ‘’Kami berharap Bupati Tafdil kembali mengevaluasi pejabatnya. Jangan sampai penempatan mereka bukan karena kapasitas yang dimiliki, tapi lebih pada pendekatan,’’ terang Sekretaris KNPI Bombana, Andi Mashap kemarin. Sorotan itu kata Mashap karena saat ini eselon II dalam kabinet Tafdil, dinilai belum berbasis kinerja. Ia mencontohkan Kadis Kehutanan, pasca perombakan dijabat Rukisah AMa Pd (mantan guru,red). Padahal Kehutanan merupakan instansi teknis yang vital ditengah masalah kasus pengrusakan hutan merebak karena banyaknya izin tambang. ‘’Temuan KNPI bila di Dishut bukan saja Kadis yang merupakan mantan guru SD, Sekretaris dan seorang Kabid di Ke-

hutanan juga berlatar belakang guru. Bahkan beberapa camat yang dilantik banyak yang berasal dari guru,’’ jelasnya. Dizaman Hakku Wahab sebagai Pj Bupati kata Mashap, Kadishut yang berlatar belakang guru SD (Muhram) dicopot dan digantikan La Djuhana yang merupakan alumni magister IPB. ‘’Sekarang ini malah ada alumni magister STPDN yang nota bene dibiayai daerah, malah diparkir dari jabatan eselon II,’’ sindir Mashap. Yang tak habis dipikir kata Mashap ada juga mantan terpidana korupsi yang sudah menjalani hukuman semisal La Ifa (Kabid di BKD) masih diberi jabatan. ‘’Sebagai pemuda kami berharap kinerja Bupati Tafdil dapat lebih maksimal, makanya kami menyoroti hal itu karena jangan sampai penempatan pejabat karena bisikan, bukan karena analisis Baperjakat,’’ tukas Mashap. (p12)

benih jati,” kata Nasruan. Sebelumnya, Gubernur Sultra, Nur Alam menurunkan status kawasan hutan di Kecamatan Sampolawa, Kabupaten Buton. Perubahan stautus kawasan tersebut sesuai SK Menteri Kehutanan Nomor 486/

Menhut-II/2012 tentang, perubahan peruntukan kawasan menjadi bukan kawasan hutan. Lahan yang dibebaskan seluas 10,52 hektar dan untuk perubahan antara fungsi kawasan hutan mencapai 115.111 hektar. (m5)

sudah lolos dari antrian, kita masih harus hati-hati lagi karena jalan licin,” kesalnya. Mengingat lokasi kejadian berada tidak jauh dari perbatasan antara Kota Baubau dan Kabupaten Buton, pihak Satlantas Polres Baubau dan Polres Buton yang mendapat informasi kejadian tersebut

langsung meluncur ke TKP untuk mengatur arus lalu lintas. Sekitar pukul 17. 50 Wita antrian kendaraan sudah mulai berkurang. Untuk menghindari antrian, kendaraan dari Pasarwajo yang ingin menuju Baubau terpaksa harus dialihkan berputar melewati Kecamatan Sampolawa. (m5)

tahun 2005 dan tidak pernah putus-putus. Lalu sumber pembayaran gaji harus jelas, dari APBN atau APBD yang dibuktikan dengan DAS dan SPM,” terangnya. Bagi honorer yang pembayaran gaji mereka diluar dari APBN dan APBD, direkomendasikan masuk K II. Verifikasi, kata Ketua komisi I itu, akan dilakukan oleh daerah berdasarkan syarat dalam surat MenPAN no 05 tahun 2010, dimana akan dibentuk tim verifikasi. SKPD dianjurkan

untuk memberikan data honorernya yang betul-betul mengabdi. Bagi yang melakukan rekayasa, akan direkomdasikan keproses hukum. “Sebelumnya BKD akan bersurat ke BKN bahwa verifikasi di Muna belum selesai, “ujarnya. Sampai kapan verifikasi akan dilakukan? Fatahillah mengatakan, batas verifikasi akan diketahui melalui surat balasan dari BKN yang akan memberikan limit waktu. (awn)


8

Kendari Pos | Selasa, 24 April 2012

Saksikan Padang Arafah dari Bukit Umroh ....... dikenakan mulai saat Miqat. Sebelum memasuki Kota “Haram” Mekah, bagi yang akan melaksanakan ibadah umroh, diwajibkan untuk mengambil Miqat atau sembahyang ihram dengan niat untuk melaksanakan ibadah umroh. Bahkan yang sudah telanjur berada di dalam Kota Mekah, harus keluar kota haram, mencari salah satu masjid guna melaksanakan Miqat atau batas waktu/tempat untuk memulai ihram umroh. Usai Miqat inilah setiap orang diwajibkan memantang sejumlah hal. Misalnya, tidak boleh memakai wangi-wangian, tidak bisa lagi menggosok gigi pakai odol, apalagi mandi atau sekadar cuci muka memakai sabun. Kalau melepas angin atau ke kamar kecil membuang air masih diperbolehkan dengan catatan harus kembali berwudhu. Hal yang tak boleh juga adalah membunuh nyamuk, lalat atau binatang lain. Serta menjaga rambut dan bulu-bulu tubuh lainnya untuk tidak rontok, sehingga menggaruk bagian badan yang gatal pun harus berhatihati. Kalau itu dilanggar maka Anda diwajibkan membayar denda berupa menyembelih seekor kambing seharga 300 real, atau Rp 750 ribu. Satu real Saudi Arabia setara Rp. 2.500. Rombongan umroh Kendari Pos tiba di Mekah pada malam hari. Bertepatan waktu salat Isya. Sejak dalam bus perjalanan dari Madinah, kami sudah berniat untuk salat di Masjidil Haram, menggabungkan

salat maghrib yang sudah lewat dengan salat Isya. Namanya salat jama takhir. Tentu saja melakukan itu setelah makan malam dan cek in di Hotel Dar Al-Ghufran, tempat kami menginap. Terletak di kompleks hotel tujuh menara Abdulaziz, dimana terdapat jam terbesar dunia yang memiliki empat muka dengan ukuran diameter 43 meter. Tingginya mencapai 400 meter, pencakar langit kedua tertinggi dan terbesar di dunia. Keberadaan jam raksasa ini digadang-gadang akan menjadi pencatat waktu resmi bagi kaum Muslimin di dunia, bukan Greenwich. Sisi jam ini dihiasi lebih dari 90 juta keping mosaik kaca berwarna, pada setiap sisinya masing-masing menorehkan tulisan besar “Allah” yang bisa terlihat jelas dari seluruh Kota Mekah. Hotelnya lumayan bagus, bintang lima. Namun yang lebih baik lagi karena jaraknya dengan Masjidil Haram sangat dekat. Sekitar 50 meter sudah ketemu halaman masjid, pada pintu satu. Banyak diantara jamaah yang melaksanakan salat persis di jalanan depan hotel tersebut. Bahkan, azan di Masjidil Haram ikut disebarkan pada pengeras suara di lorong-lorong hotel. Dengan demikian sangat rugi rasanya bila tidak melaksanakan salat di masjid. Itulah yang dirasakan rombongan umroh Kendari Pos yang tidak mau ketinggalan untuk melaksanakan salat wajib dan aneka salat sunat di masjid utama tersebut. Di lingkungan hotel ini juga ada mal dan pertokoan yang menjual aneka kebutuhan. Toko di Mekah

dan juga Madinah terbuka mulai usai salat subuh, dan serentak tutup ketika waktunya salat tiba. Berbelanja di dua kota ini, bagi orang Indonesia tidak terlalu sulit. Pedagang rata-rata bisa komunikasi bahasa Indonesia, mereka juga menerima mata uang rupiah. Pengalaman saya ketika membeli sesuatu seharga 150 real, saya memberikannya uang Rp. 400 ribu, sang penjual mengembalikan dengan mata uang 10 real. Dalam komunikasi dagang ini, bila penjual menyatakan “halal,” itu maknanya adalah setuju. Rombongan umroh Kendari Pos benar-benar ke tanah suci untuk ibadah. Sedikitnya tiga kali melaksanakan ibadah umroh. Pertama, pada Senin (16/04/2012) malam ketika baru tiba di Mekah, setelah melaksanakan serangkaian ibadah di Kota Madinah. Umroh kedua dilaksanakan pada Rabu (18/04/2012) dan ketiga adalah pada Kamis (19/04/2012). Dua umroh terakhir ini dilaksanakan siang hari, sekitar pukul 13.00, saat matahari memancarkan sinar yang sangat panas. Namun semangat untuk tawaf mengalakan semuanya, demikian pula dengan sa’i hingga tahallul alias potong rambut sebagai tanda selesainya ibadah umroh. Tawaf adalah berjalan berputar mengelilingi Kabah sebanyak tujuh kali, dimulai dan diakhiri pada garis coklat yang ditarik dari titik Hajar Aswad. Jika situasi dan kondisi memungkinkan, bagi lakilaki disunnahkan untuk mencium Hajar Aswad terlebih dulu, namun jika tidak memungkinkan dapat dilakukan dengan mengangkat

tangan (istislam), sebagai tanda seseorang yang berbaiat, berjanji kepada Allah SWT untuk terus menerus memegang janji dalam syahadatnya. Tawaf merupakan ritual untuk mengasah komitmen dan integritas kepada Allah SWT. Komitmen tidak sekedar janji di mulut, tapi harus diwujudkan dalam tindakan yang nyata dan terukur. Di dalam tawaf kita melakukan pembangunan mental untuk selalu menjadikan Allah sebagai komitmen, sebagai prinsip, serta memegang teguh ketulusan dan kejujuran. Sedangkan sa’i adalah salah satu rukun ibadah umroh (tentu juga ibadah haji) dengan berjalan dan berlari-lari kecil antara Bukit Shafa dan Bukit Marwah. Praktik ibadah ini dimaksudkan untuk menghayati perjalanan istri Nabi Ibrahim, yaitu Siti Hajar, mencari air minum untuk putranya, Ismail, yang kehausan. Hajar berlari bolak-balik antara Bukit Shafa dan Marwah di tengah terik panas matahari. Dia berlari sebanyak tujuh kali sebelum akhirnya mendapatkan air. Putaran tersebut dimulai dari Bukit Shafa dan pada hitungan ketujuh akan berakhir di bukit marwah. Saat ini, tempat lari tersebut telah menyatu dengan Masjidil Haram. Selain melaksanakan umroh dan serangkaian ibadah lainnya, tim Kendari Pos juga mengunjungi tempat bersejarah di Kota Mekah dan sekitarnya, seperti Jabal Tsur dan Jabal Rahmah. Jabal Tsur atau gunung Tsur terletak 5 km dari Kota Mekah. Adalah gunung tertinggi

di Mekah dengan tiga puncak yang bersambungan dan berdekatan, di puncak gunung ini terdapat gua yang bernama Tsur tempat Rasulullah dan sahabatnya Abu Bakar RA bersembunyi dari kejaran kaum kafir Quraisy, pada tahun 622 M sewaktu Rasulullah akan hijrah menuju Kota Madinah. Atas pertolongan Allah SWT, orang kafir yang mengejar Rasulullah terkecoh, mereka menemukan pintu gua dimana Rasulullah bersembunyi ditutupi sarang laba-laba dan burung merpati yang sedang bertelur. Hingga mereka berfikir tidak mungkin Rasulullah masuk ke gua tersebut, sebab jika masuk sarang laba-laba dan sarang burung merpati yang sedang bertelur pasti akan rusak. Tak kalah menariknya, tempat yang dikunjungi juga adalah Jabal Rahmah, yang berarti bukit penuh rahmat. Dikisahkan, di bukit inilah Nabi Adam dan Hawa bertemu setelah 100 tahun mereka dipisahkan dan diturunkan dari syurga oleh Allah SWT setelah melakukan kesalahan memakan buah khuldi yang terlarang. Konon, di tempat ini sangat baik untuk berdoa meminta jodoh. Dan semua anggota tim umroh Kendari Pos ikut mendaki dan mencapai bukit jodoh tersebut. Apabila seseorang berdoa di atas bukit ini untuk meminta pendamping hidup, niscaya doanya dikabulkan Allah SWT. Wallahualam, yang jelas penciptaan Adam dan Hawa menjadi sejarah nyata bagi kehidupan seluruh umat di dunia. Jejak-jejak keberadaan dua makhluk pertama di dunia ini dapat

kita jumpai di beberapa tempat. Seperti Jabal Rahmah yang berada di bagian timur Padang Arafah, Kota Mekah, serta makam Hawa di Jeddah. Konon berdasarkan cerita ahli sejarah, Nabi Adam diturunkan di negeri India, sedangkan Siti Hawa diturunkan di Irak. Setelah keduanya bertaubat untuk memohon ampun, akhirnya atas ijin Allah mereka dipertemukan di bukit ini. Setelah pertemuan ini, Adam dan Hawa melanjutkan hidup mereka dan melahirkan anak-anak keturunanya sampai sekarang. Di bukit setinggi kuranglebih 60 meter ini terdapat sebuah monumen yang terbuat dari beton persegi empat dengan lebar kurang lebih 1,8 meter dan tingginya 8 meter. Tidak terlalu sulit untuk mencapai puncak bukit. Dari bukit ini kita bisa menyaksikan hamparan padang Arafah yang setiap tahunnya dipadati oleh jamaah dari seluruh penjuru dunia ketika musim haji tiba. Juga dapat menyaksikan matahari yang terbit atau juga sinar jingga yang mengiringi terbenamnya matahari. Jabal Rahmah juga merupakan tempat wahyu terakhir kepada Nabi Muhammad SAW tatkala melakukan wukuf. Wahyu tersebut termuat dalam QS Al-Maidah (5) : 3, “Pada hari ini orang-orang kafir telah putus asa untuk (mengalahkan) agamamu, sebab itu janganlah kamu takut kepada mereka dan takutlah kepada-Ku. Pada hari ini telah Ku sempurnakan kepadamu nikmatKu, dan telah Ku ridhai Islam itu jadi agama bagimu. (***)


Info Pengaduan Sirkulasi

0401 3367613 081341971661

SelaSa, 24 April 2012

Langganan Dalam Kota Rp. 65.500,-

Relawan Tony-Yani Konsolidasi Kendari, KP Tim relawan untuk pemenangan pasangan kadidat calon wali kota dan wakil wali kota, Tony Herbiansyah-Yani Kasim Marewa terus memantapkan konsolidasi. Akhir pekan lalu, mereka kembali berkumpul di Posko Induk Relawan dan dihadiri sekitar seribuan relawan dari 64 posko pada tiap kelurahan. Ketua Posko Relawan Wuawua, Muhammad Edi, S.Sos menjelaskan kegiatan ini adalah bentuk silaturahmi dan komunikasi sesama relawan. Salah satu komunikasinya dalah memastikan semua agenda politik pasangan Tony-Yani hingga ke tingkat bawah berjaland engan baik. ‘’ Kami juga melakukan konsolidasi rutin mulai dari tingkat kecamatan sampai kelurahan untuk menggalang kekuatan demi memenangkan pasangan ini. Dengan melihat tingkat elektabilitas yang cenderung semakin membaik, maka kami memutuskan untuk lebih pro aktif dalam mensosialisasi hingga ke arus bawah. Meskipun kinerja tim tidak diragukan lagi, namun harus tetap bekerja seperti yang telah diinstruksikan dengan memaksimalkan sumber daya demi meraih dukungan serta memantapkan kekuatan dalam merebut kursi wali kota dan Wawali Kendari,’’ papar Edi panjang lebar. Kegiatan silaturahmi itu sendiri berlangsung sangat sederhana dan penuh kekeluargaan. Di sela-sela kegiatan tersebut, Ketua Posko Relawan Kelurahan Bende, Maranginan juga menimpali, temu relawan itu juga untuk menyamakan persepsi mengetahui sejauh mana kinerja tim dan cara mengatasi kendala di lapangan dalam meningkatkan elektabilitas pasangan Tony-Yani mengingat Pilwali tak lama lagi .’’ Banyaknya relawan yang hadir membuktikan pasangan ini mendapat kepercayaan untuk memimpin Kota Kendari ke depan,’’ timpal Ketua Posko Relawan Mandonga, Dertin, yakin. (p1/cok)

Materi Soal UN SMP Bermasalah Kendari, KP Hari pertama gelaran Ujian nasional (UN) SMP yang berlangsung Senin (23/4) kemarin, meninggalkan cerita masalah. Peserta yang melaksanakan ujian Bahasa Indonesia, salah satunya di SMPN 2 Kendari pun protes, karena kuat dugaan terjadi kesalahan

dalam pembuatan soal. Untuk materi tes nomor 22 dan 23 dengan bentuk soal drama ternyata tak punya ilustrasi namun langsung berbentuk pertanyaan. Siswa pun komplain karena tidak mengerti dan paham maksud soal tersebut. Pihak Dinas Pendidikan Nasional Kota Kendari telah melaku-

kan kroscek dan melaporkan pada Inspektorat Pendidikan Pusat. Kadis Diknas Kota Kendari, Kasman Arifin yang sempat melakukan pemantauan di SMPN 1, 2 dan SMPN 6 mengaku akan segera melakukan verifikasi terhadap kesalahan soal tersebut. ‘’ Harus ada pihak yang bertanggung jawab karena

telah lalai dalam membuat soal UN. Belum bisa dipastikan itu kesalahan siapa, tapi yang jelas kalau bukan pembuat soal, bisa saja pihak percetakan. Namun kita juga tak tahu apakah itu kesalahan murni atau memang sudah sesuai dengan bentuk soal yang diinginkan penyusun soal,” tandasnya. (p2/cok)

SUWARJONO/KENDARI POS

Aksi kriminal di Metro kendari kian meningkat. Berbagai modus operandi dilakukan, termasuk menjambret di dalam angkutan umum dengan berpura-pura menjadi penumpang untuk mengincar korbannya. Tampak tersangka perampokan dengan kekerasan yang berhasil dibekuk aparat kepolisian beberapa waktu lalu

ARIFUDDIN MANGKA/KENDARI POS

Pasangan bakal calon wali kota dan wakil wali Kota Kendari melalui jalur independen, La Ode Geo-Unggul saat menyerahkan syarat dukungan masyarakay ke KPU, akhir pekan lalu

Geo-Unggul Hampir Terdepak Serahkan Dukungan Jelang Injuri Time Kendari, KP Pasangan bakal calon wali kota dan wakil wali kota Kendari, La Ode Geo - Oscar Silverius Unggul (Geo-Unggul) yang maju melalui jalur perseorangan (independen) hampir saja terdepak. Pasalnya, Geo-Unggul menyerahkan dukungan

Baca hampir di Hal 10

Awas, Jambret Beraksi di Angkot ! Kendari, KP Aksi penjambretan terus berkembang tak hanya di jalan poros. Kini aksi kejahatan perampasan itu telah merambah hingga ke atas mobil angkutan kota (Angkot). Pelakunya pun telah tertangkap. Seorang pemuda bernama Wawan Herianto, warga Kampung Baru, Kendari Barat mendekam di jeruji besi Polsek Kemaraya dalam kasus penjambretan di Angkot. Pemuda berusia 17 tahun itu dibekuk massa usai menjambret tas seorang wanita bernama Eva, pada pekan lalu sekitar

pukul 22.30 Wita. Kapolsek Kemaraya melalui Kanit Reksrim, Aiptu Supratman Ambon menjelaskan saat ini modus penjambretan sudah jarang dilakukan di atas sepeda motor melainkan di dalam angkot. “ Masyarakat diminta untuk semakin waspada,’’ katanya, kemarin. Dalam kasus Wawan, Kanitreskrim menjelaskan, saat itu pelaku berhasil menarik paksa tas Eva, mahasiswi sebuah universitas di Kendari. Semula korban naik mobil Angkot dari Mandonga menuju pulang

Kepala SMPN 1 Kutip Sewa Kantin Kendari, KP Pimpinan di SMPN 1 Kendari tak habis-habisnya menuai sorotan. Kali ini karena mengutip retribusi kantin, Kepala SMPN 1 Kendari, Mahdin diadukan ke DPRD Kota Kendari. Sekelompok massa yang melakukan aksi protes menilai pimpinan sekolah rintisan sekolah berstandar internasional itu melakukan tindakan komersialisasi fasilitas negara di lingkup lembaga pendidikan. Dibeberkan, pungutan untuk kantin di SMPN 1 Kendari terjadi sejak 10 bulan lalu di tahun 2011. Dalam sehari, pedagang kecil yang ada di sekolah itu diharuskan menyetor antara Rp. 50 ribu hingga Rp. 100 ribu. Tindakan itu sama sekali tak memiliki alasan hukum sebab, sekolah merupakan aset pemerintah dan milik negara. Kepala SMPN 1 Kendari, Mahdin mengaku, pihaknya tak pernah melakukan pengutipan seperti yang ditudingkan tersebut. Versi pembelaannya, sekolah dan para pemilik kantin telah menyepakati akan merehabilitasi ruang dangan catatatan pihak kantin harus menyetor 25 persen dari hasil

pendapatan. “ Dana yang disetor dari para pemilik kantin tidak dipakai secara pribadi, tetapi digunakan untuk bayar listrik, air dan pemungut sampah. Lebih jelasnya silakan datang ke sekolah untuk melihat pembukuannya,” tantang Mahdin sambil menambahkan bila item pembiayaan ekstra itu memang tak masuk dalam dalam APBD atau APBD. Kepala Dinas Pendidikan Kota Kendari, Kasman Arifin sendiri menganggap, langkah yang dilakukan pihak SMPN 1 itu usaha sekolah untuk maju di dunia pendidikan dengan melakukan inovasi serta kreasi. Meski demikian, Ketua Komisi III DPRD Kota Kendari Lubis didampingi Wakil Ketua DPRD, Suri Zam-zam tetap berjanji akan turun melakukan kroschek atas kebenaran tudingan tersebut. “Apakah memang ada pungutan atau bagaimana. Jika ada, tapi sebelumnya sudah terjadi kesepakatan antara pihak sekolah dan pedagang di kantin, saya rasa itu tidak masalah. Tapi tetap akan kami cek di lapangan,” janji Lubis. (p2/p15/fya)

ke rumahnya di Lorong Cumi-cumi, Kendari Barat. Dalam Angkot tersebut, ada empat penumpang lainnya, dua wanita dan dua lelaki, termasuk Wawan. Di depan Lapangan Benubenua, seorang penumpang pria, turun dari Angkot. Beberapa menit kemudian, tiba-tiba Wawan, meminta sopir angkot untuk berhenti. Sambil melangkah turun dari mobil, Wawan langsung merampas paksa tas hitam milik Eva. Aksi saling tarik pun terjadi. Seorang penumpang wanita bernama Beby akhirnya ber-

teriak meminta pertolongan kepada warga yang sedang berkumpul di tepi jalan. Teriakan itu pun akhirnya mendapat respon dan warga berhasil menangkap Wawan untuk kemudian diamankan di kantor polisi. “ Untung saja warga belum sempat menganiaya pelaku,” kata Supratman. Tersangka yang tidak memilik pekerjaan tetap tersebut diancam hukuman 14 tahun kurungan penjara karena melanggar pasal 365 subsider 362 tentang pencurian dan penganiayaan. (ano/cok)

Polisi Belum Terima DPO Thamrin Tene Kendari, KP Pantas saja keseriusan aparat kejaksaan negeri (Kejari) Kendari dalam menuntaskan eksekusi hukuman terhadap terpidana kasus pemalsuan dan penipuan sertifikat Ruko, Thamrin Tene, diragukan berbagai kalangan. Terungkap bila sampai kini pihak Kejari belum juga meminta bantuan dan menyerahkan Daftar Pencarian Orang (DPO) Thamrin Tene kepada kepolisian. Padahal, beberapa waktu lalu petinggi korps adhyaksa kota itu telah mengatakan segera menyebar foto-foto terpidana dengan meminta bantuan pada kepolisian. Kabidhumas Polda Sultra, AKBP Fahrurrozi yang ditemui kemarin justru membantah. Sebab menurutnya, Hingga kini jajaran Polda Sultra belum menerima secara resmi surat DPO, Thamrin Tene. “ Kami hanya menbaca di media cetak tentang DPOnya tetapi secara resmi kami belum menerima dari Kejari Kendari. Kami siap jika pihak kejaksaan meminta untuk menyebar foto Thamrin Tene.

Sebab antara kepolisian dengan kejaksaan itu satu kesatuan yang tidak bisa terpisahkan. Namun bila pihak Kejaksaan tidak menginginkan dibantu dalam penyebaran foto tersebut, Kami tak memiliki wewenang. Persoalannya, karena hal itu internal kejaksaan,” katanya. Memang sebelum kasus tersebut ditangani pihak kejaksaan, penyidik kepolisian telah melakukan pemeriksaan kepada Thamrin Tene dan sempat menyita beberapa bukti tentang kasus penggelapan sertifikat tanah. Saat pelimpahan ke Kejari kata Fahrurrozi, semuanya telah diserahkan. “Kami sudah tidak ada urusan lagi dengan kasus itu, semuanya sudah menjadi tanggungjawab pihak kejaksaan untuk mengeksekusi Thamrin Tene termasuk soal DPO itu,” terang Kabid Humas Polda Sultra. Di tempat terpisah, Kapolresta Kendari, AKBP Yuyun Yudhantara, pekan lalu juga menyatakan hal yang sama

Baca poLisi di Hal 10


Metro

10

Kendari Pos | Selasa, 24 April 2012

Dody Djalante Pimpin PPM Sultra Kendari, KP Kinerja Dody Djalante sebagai birokrat dalam memangku jabatan eselon II pada posisi Kadis Kimpraswil Sultra dianggap maksimal dan berbuah apresiasi. Makanya, organisasi Pemuda Panca Marga (PPM) Sultra pun mendaulatnya secara aklamasi untuk menjadi ketua di periode 2012-2016 menggantikan Firdaus Tahrir. Pemilihan tersebut berlangsung dalam musyawarah daerah VI PPM Sultra sejak tanggal 21 hingga 22 April lalu dihadiri Sekjen DPP PPM, Ishak Tan. “ Sebagai salah satu organissi kepemudaan, Kita harus bisa menunjukkan eksistensi di

masyarakat. Setidaknya mampu mengambil peran dan menjadi mitra solutif bagi pemerintah daerah. Makanya, kerjasama harus dibangun dalam segala aspek untuk mengembangkan PPM di Sultra,” harap Ishak Tan kepada pengurus baru dan anggota PPM Sultra. Ishak menjelaskan, di tingkat pusat, PPM sudah membangun kerjasama dengan beberapa lembaga pemerintah maupun sosial, salah satunya Basarnas. Dalam MoU itu, diatur jelas bagaimana kegiatan dan program kerja yang akan dilakukan oleh Basarnas dan PPM, dalam rangka melakukan kegiatan-kegiatan sosial. Oleh-

nya itu, pengurus di pusat berharap, apa yang sudah digagas tersebut ditindaklanjuti oleh seluruh pengurus di daerah. Selain itu, September mendatang DPP PPM juga akan menggelar dialog dengan veteran se-Asia. Pengurus PPM di Sultra diharapkan dapat berpartisipasi dalam kegiatan itu. Rencananya, program tersebut akan diisi dengan kegiatan pameran. Ketua DPD PPM Sultra, Dody Djalante saat terpilih mengaku jabatan itu merupakan tanggung jawab dan amanah yang cukup berat. Apalagi, OKP PPM itu berada pada payung TNI yang semua anggotanya merupakan keluar-

ga besar anggota tentara TNI. Meski demikian, Dody tidak surut langkah dan akan berupaya membawa PPM Sultra ke arah yang lebih baik. Bukan hanya dalam menjalin kerjasama dengan pemerintah daerah, tapi dalam segala aspek kegiatan kemasyarakatan yang berorientasi sosial. “ Agenda prioritas yang akan saya kerjakan dalam waktu dekat adalah menginventarisir kembali kepengurusan PPM Sultra. Bukan itu saja, tapi kita juga akan bekerjasama dengan BNN untuk membebaskan Indonesa dari Narkoba,” terang Dody sambil berharap peran aktif dan kerjasama seluruh pengurus. (fya/cok)

Geo Akui Ada Empat Ribu Dukungan Belum Diserahkan Hampir... bakal pasangan calon ke KPU Kendari sekitar 20 menit sebelum batas injuri time. La Ode Geo menyerahkan dokumen pendukungnya sekitar pukul 23.40 wita, Minggu (22/4) lalu. Detik-detik terakhir penutupan penyerahan dukungan bakal calon perseorangan, Geo bersama beberapa pendukungnya berhasil menyetor dokumen dukungan ke KPU Kota Kendari. Dokumen tersebut kemudian dihitung ulang oleh panitia penyerahan dukungan bakal pasangan calon. Proses penghitungan dukungan langsung dilaksanakan saat itu juga dan tuntas sekitar pukul 07.00 wita, Senin (23/4). “Jumlah dukungan yang berhasil diserahkan ke KPU Kota Kendari sebanyak 16.672 orang. Itu telah melebihi dari standar yang ditetapkan yakni 16.232

orang atau minimal 5 persen dari jumlah penduduk Kota Kendari,” terang La Ode Abdul Natsir Muthalib, Ketua Pokja Pencalonan KPU Kota Kendari. Setelah dihitung jumlah dukungan, KPU pun memberikan tanda terima dukungan. Namun, apakah Geo-Unggul sudah dinyatakan lolos pencalonan ? La Ode Abdul Natsir mengungkapkan, tahapan kali ini baru sebatas penyerahan dukungan saja. Data tersebut masih akan diverifikasi oleh KPU dan perangkat-perangkat baik secara administrasi maupun faktual. Setelah memenuhi penyerahan dukungan bakal pasangan calon, data tersebut langsung diserahkan ke PPS untuk diverifikasi administrasi yang berlangsung 23-25 April. Kemudian PPS melakukan verifikasi faktual mulai 25 April - 3 Mei 2012. Hasilnya akan diverifikasi kembali oleh PPK

mulai 6-12 Mei 2012. Tanggal 13 April hasil verifikasi akan diserahkan kembali ke KPU Kota Kendari. Sebelumnya, La Ode Geo bersama pasangannya, Unggul datang ke KPU Kota Kendari sekitar pukul 16.30 wita. Ia diterima oleh anggota KPU Kota Kendari dan Panwaslu Kota Kendari dalam menyerahkan dukungan ke KPU. Sayangnya, pasangan independen tersebut hanya membawa rekapitulasi pendukung dan persentase sebaran pada beberapa kecamatan di Kota Kendari. Padahal, persyaratan penyerahan dukungan adalah bukti-bukti dukungan baik nama, alamat, umur, tanda tangan, dan identitas kependudukan pendukungnya. Akhirnya, GeoUnggul kembali memperbaiki dan melengkapi dukungannya. Mereka pun berhasil melengkapinya dan menyerahkan dukungannya pada detik-detik

terakhir penyerahan dukungan ditutup. “ Memang kami belum dipisahkan berkas dukungan per kelurahan dan hanya menggandakan 2 lembar setiap KTP. Ternyata harus 5 lembar. Kami baru menerima syaratsyarat penyerahan dukungan itu, dua hari lalu. Berkas dukungan yang dikumpulkan sebanyak 32 ribu, namun belum diverifikasi secara faktual sehingga saat ini masih menyerahkan 17.889 berkas dukungan,” aku Geo. Terkait sebaran dukungan setiap kecamatan, Geo mengatakan seluruh kecamatan punya dukungan. Setelah dilakukan penghitungan dukungan, ternyata jumlah dukungan yang masuk ke KPU Kota Kendari hanya 16.672 orang. Namun, Geo mengaku masih ada sekitar 4 ribu dukungan yang belum diserahkan ke KPU Kota Kendari. (p2/aka)

SARFIAYANTI/KENDARI POS

Dody Djalante saat dilantik menjadi Ketua DPD Pemuda Panca Marga Sultra periode 2012-2016 dalam pemilihan yang berlangsung secara aklamasi.

Negatif, Tes Urine BNN Kota Kendari, KP Kian memprihatinkannya bahaya penyalahgunaan dan peredaran Narkoba secara nasional, memang membutuhkan antisipasi kebijakan serta strategi pemberantasan efektif pada berbagai dimensi. Salah satu upaya pemberantasan penyalahgunaan Narkoba ditunjukkan 24 orang personil Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Kendari, akhir pekan lalu. “ Semua personil termasuk sekuriti, cleaning

service dan pramusaji bahkan sopir lingkup BNN Kota Kendari melakukan tes urine. Hasilnya semua dinyatakan negatif,” kata Kepala BNN Kota Kendari, Dra. Hj. Murniaty M, MPH.Apt. Ia mengatakan, tes urine tersebut sebenarnya tidak diagendakan, karena pada akhir pekan itu hanya merencanakan rapat tiga bulanan tentang capaian kinerja triwulan I tahun 2012, sekaligus pembahasan kendala-kendala dan alternatif

pemecahan masalahnya, termasuk rencana kerja BNN. “ Nanti diakhir rapat baru kami instruksikan untuk tes urine. Bahkan personil yang tidak berada di kantor pun kami telepon untuk menjalani pengecekan,’’ sambung Murniaty. Ia berharap, dari test urine tersebut, BNN Kota Kendari dapat memberi teladan kepada masyarakat untuk bisa dan tetap mengatakan ‘’TIDAK’’ pada Narkoba dan tetap semangat dalam bekerja . (fas)

Khawatir Thamrin Tene Menghilang Lagi Polisi... bila memang saat ini belum ada surat resmi untuk membantu mencari Thamrin Tene. “ Jika surat dan selebaran DPO telah ada di tangan kepolisian

maka sesegera mungkin akan disebar ke seluruh polsek yang ada di wilayah hukum Polres Kendari,” terangnya. Anehnya, Kasipidum Kejari Kendari, Irzan Zulfikar Djafar, SH yang dikonfirmasi tak mau memberikan keterangan soal

DPO Thamrin Tene. “Off the Record dulu ya,” katanya, kemarin sambil mengatakan, jika pihaknya terus ditanyai tentang kasus itu, justru dikhawatirkan Thamrin Tene akan menghilang lagi. (p2/ ano)


Kendari Pos | Selasa, 24 April 2012

Pulang Pacaran Dapat Bogem Kendari, KP Apes itulah yang dialami Iwan, 20, warga Kecamatan Polipolia, Kolaka. Jauh-jauh mendatangi kekasihnya bernama Mifta di BTN Kehutanan Kelurahan Wundudopi, Baruga pada Minggu (22/4) lalu sekitar pukul 02.30 Wita, ia justru menerima hadiah bogem dari beberapa pemuda yang tidak dikenalinya. Sampai saat ini pelaku belum berhasil diidentifikasi oleh kepolisian. Diharapan penyidik Polres Kendari, Iwan mengatakan jika dirinya bertandang di rumah kos Mifta yang terletak di bilangan Lepolepo, Kendari. Karena telah larut malam akhirnya Iwan pun berpamitan kepada kekasihnya untuk ke rumah keluarganya di bilangan Wuawua, Kendari. Hanya beberapa meter dari rumah kos Mifta, beberapa orang langsung mendatanginya dan tanpa banyak bertanya beberapa pemuda tersebut langsung menghujani pukulan. Akibat penganiayaan itu Iwan mengalami luka lebam di bagian muka dan tubuhnya. Bukan hanya itu saja korban pun mengalami luka robek dibagian pelipis karena sayatan benda tajam. “Saya tidak tahu mengapa pemuda itu memukuli saya,” akunya. Kasatreskrim Polres Kendari, AKP Rofikoh membenarkan ada kejadian penganiayaan tersebut. Sampai saat ini pihaknya belum berhasil mengidentifikasi para pelaku. Karena saat penganiayan terjadi korban tidak mengidentifikasi satu dari orang pelaku. “Rupanya pelaku sengaja menganiaya ditempat gelap agar dirinya tidak ditandai ciri-ciri fisiknya,” katanya, kemarin. (ano)

SUWARJONO/KENDARI POS

Keselamatan penumpang kapal cepat dari Pelabuhan Kendari ke Raha dan Bauba kadang diabaikan pihak pengusaha pelayaran dan luput dari pengawasan pihak Syahbandar. Penumpang yang tak mendapat seat, bahkan harus duduk di atas kapal

Metro

11

Polisi Periksa Saksi Kasus Akper PPNI Kendari, KP Proses hukum terhadap laporan dugaan pengrusakan gedung perkuliahan di kampus Kampus Akper PPNI Kendari terus dilakukan aparat kepolisian. Kabidhumas Polda Sultra, AKBP M. Fahrurrozi mengaku, laporan warga Agus Panggaibali tentang pengrusakan itu terus didalami dengan memeriksa sejumlah saksi. “ Sampai saat ini kami sudah memeriksa empat saksi terkait kasus tersebut, termasuk pelapor. Kami juga masih menunggu dua saksi lainnya. Jika bukti-bukti sudah cukup maka kami akan melakukan penangkapan,” jelas Fahrurrozi, kemarin. Untuk diketahui, proses pembangu-

BPN Didesak Tuntaskan Sengketa Tanah Kendari, KP Puluhan demonstran Lintas Masyarakat (Lima) Sulawesi Tenggara mendesak pihak Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sultra memberikan kepastian atas kepemilikan tanah tukar guling di Bundaran Stainless, By Pass, Kendari. Versi Lima-Sultra, Gunawan menukarkan tanahnya seluas 109 m persegi dengan kaplingan warga bernama Madatuang seluas 266 meter persegi. Namun setelah proses penukaran, tanah Madatuang itu ternyata bukan miliknya melainkan atas nam Kanal. Inilah awal yang membuat Gunawan merasa dirugikan. Pihak BPN yang ditemui massa itu mengaku belum mengetahui adanya

masalah tanah tersebut. Pihak BPN berjanji akan meninjau tanah tersebut agar status kepemilikannya jelas untuk mencegah timbulnya konflik antara pemilik tanah. ‘’ Laporan ini baru kami dengar, karena tidak tahu kalau ada tukur guling dan ini akan disampaikan ke Kanwil BPN” ungkap Kasi Sengketa BPN Sultra, Hariani. Sementara itu, Kabid Survey Pengukuran dan Pemetaan, Carlis mengaku, masalah ini sebenarnya menjadi domain BPN Kota Kendari karena masuk dalam wilayah mereka. ‘’ Jika diselesaikan, harus ada data-data, supaya dipelajari dan mendalami duduk permasalahannya agar bisa dituntaskan sesuai prosedur,’’ timpal Carlis. (p2)


13

Kendari Pos | Selasa, 24 April 2012

Nikita Willy Blak-blakan Kagumi Diego Michels

Nikita Willy

Jakarta,KP Pesinetron Nikita Willy sejauh ini masih malu-malu disebut berpacaran dengan Diego Michiels. Meski demikian, Nikita tak mampu menyembunyikan kekagumannya terhadap pemain Persija Jakarta versi Liga Primer Indonesia (LPI) tersebut. Nikita bahkan tidak ragu menyebut Diego sebagai pria yang sangat manis. “You so sweet tonight @DiegoMichiels24 hahaha.... Enjoy Madiun,” kata Nikita dalam akun twitter miliknya, @nikitawily. Nikita juga tak sungkan menyebut Diego sebagai pria yang lucu dan selalu mengingatkannya untuk shalat. “Dia memang lucu. Juga selalu mengingatkan saya untuk shalat,” jelasnya. Sempat beredar gambar di kemesraan keduanya di tempat tidur. Dalam foto tersebut Diego terlihat memeluk mesra Nikita Willy saat sedang tertidur. Namun yang aneh, lengan pria dalam foto tersebut tidak memperlihatkan adanya tatto. Padahal di sekujur tubuh Diego terdapat tatto. Nikita yang sempat ditanya soal hal ini hanya tertawa mengomentari gambar yang beredar luas di internet tersebut. (jpnn)

Titi DJ

Cari Suami Mampu Tanggung 4 Anak SEPANJANG hidupnya, Titi DJ layak menyandang rekor artis tanah air yang paling banyak bercerai. Mungkin karena itu pula, Titi harus mengerem sifat mudah jatuh cintanya. Sang biduan janji akan lebih selektif memilih pasangan sejak terakhir berpisah dengan Ovy, /RIF. “Belum pikir ke arah sana lagi. Mana mau juga ya, janda empat anak. Berat diongkos lho,” ujarnya. Mengurus empat anak yang sudah mulai beranjak dewasa tak lagi merepotkan baginya. Titi sangat menikmati masamasa tumbuh kembang keempat anaknya. Mengenai bakat dan minat anak-anaknya, toh Titi tidak pernah memaksakan

Titi DJ kehendak agar anak mengikuti jejak orangtuanya, menjadi public figure.

“Saya nggak pernah memaksa, mereka memang senang bernyanyi, tapi nggak senang tampil, padahal si kembar punya band di sekolahnya. Mereka nggak mau seperti mamanya. Terserah mereka, saya nggak mau maksa,” terang pemilik album Sang Dewi ini. Si kembar Salma dan Salwa Mucthar kini sudah berusia 16 tahun dan Daffa Mucthar berusia 15 tahun, sedangkan Stephanie Dougherty berusia 13 tahun. “Nggak repot anak sudah besar.Repotnya justru pas bayar SPP, kayak abis dirampok,” candanya. Titi kini sangat menikmati masa-masa santainya menjadi ibu, ketika empat buah hatinya mulai dewasa, ia berusaha

menikmati hidup. “Nggak berat, kalau dinikmati, saya cari nafkah dengan hibur orang jangan dianggap berat, dinikmati saja,” tambahnya. Titi pun punya kenangan manis sekaligus lucu ketika dirinya masih remaja. Ternyata, Titi pernah jatuh cinta pada penyanyi dan koreografer Denny Malik. “Waktu umur 15 tahun, saya naksir Denny Malik, dia tahu banget tuh saya naksir dia,” kenangnya seraya tertawa. Namun rasa suka yang dirasakan Titi hanya sepihak. Denny saat itu hanya menganggapnya sebagai adik. “Saya malah berusaha dekat-dekatin dia. Tapi dasar dia begitu, saya tetap dianggap adik,” ucapnya lagi.(jpnn)

Ine Febriyanti Tolak Main Sinetron Jakarta, KP Lama tidak muncul di dunia akting, Ine Febriyanti langsung menggebrak dengan me-

nyutradarai dua film sekaligus. Dua film yang disutradarai Ine berjudul “Selamat Siang Risa” (produksi KPK) dan “Tuhan Pada Jam 10 Malam”. Menurut Ine, menjadi sutradara sudah menjadi keinginannya sejak 1996, waktu pertama kali terjun ke dunia film. “Saya nggak cocok main di sinetron, pake make up tebal, dan terlalu banyak purapura,” kata Ine di Jakarta, Minggu (22/4). Ia mengaku

lebih senang main di teater yang berproses dari nol. Meski demikian, gadis asal Semarang tersebut tetap bersedia akting di layar lebar jika menemukan karakter yang cocok. “Saya mau akting di layar lebar kalau ada satu karakter yang memu n gk i n k a n saya diberi ruang untuk mengeksplore. Saya nggak mau berperan sebagai cewek siapa atau macamnya siapa,” jelas pemeran Beth dalam film “Beth” tahun 2002.

Ine Febriyanti

Dari dua film yang telah ia garap, Ine mengaku lebih suka film “Tuhan Pada Jam 10 malam” dibanding film KPK. “Saya lebih suka film ini (Tuhan Pada Jam 10 Malam). Soalnya dekat banget dengan saya. Bukannya sombong, ternyata bisa juga saya bikin film kayak gini,” ungkapnya. Di Film “Tuhan Pada Jam 10 Malam” Ine sama sekali tidak mencari referensi. Sementara di film KPK, wanita yang menikah pada 1 Desember 2003 ini harus mencari referensi. (jpnn)


14

Kendari Pos | Selasa, 24 April 2012

Dua Siswa MTsS Pesri Tak Ikut Ujian

Nama Siswa SMK Bhakti Husada Dikorbankan Kendari, KP Kasus jual beli soal yang menyebutkan salah seorang siswa SMK Bhakti Husada Kendari sebagai pengedar soal palsu, diklarifikasi Kepala SMK Bhakti Husada Ruth Mongan, B.Sc., S.Pd., M.Pd. Tudingan yang dianggap menyudutkan ditepis dengan mengatakan siswanya bukan pengedar, tetapi yang terjadi adalah dikorbankan. Ditemui di ruang kerjanya Jumat (20/4), Ruth mengaku sangat tertampar dengan terlibatnya salah satu siswanya dalam kasus jual beli soal palsu. Katanya, sangat tidak menyangka siswanya menjadi korban jual beli soal palsu. Pihaknya sudah mewarning siswanya agar tidak memercayai dan terkecoh setiap soal yang beredar. “Kami mengakui ada siswa kami bernama Dinda di SMK Bhakti Husada, pemberitaan yang menyebutkan Esa Sakti sebagai alumni kami itu tidak betul. Esa Sakti itu bukan alumni SMK kami. Sekolah kami baru menyelenggarakan UN untuk pertama kalinya-- belum ada alumni kami,’’ katanya.

Menurutnya. sekolah kami sangat dirugikan dengan penyebutan Esa alumni kami. Adapun Dinda hanyalah korban yang ditawari soal dan jawaban oleh Anggraeni dari SMAN 2 Kendari. Ruth mengatakan, Anggraeni dan Dinda memang satu SMP dulu, mereka berteman dekat. Namun beda sekolah, Dinda di SMK dan Anggaraeni SMAN 2 Kendari. Dikatakan, menurut pengakuan Dinda, Anggraeni meyakinkan Dinda bahwa ada soal dan jawaban yang pasti benar. Akhirnya karena merasa tidak mungkin teman dekatnya membohongi, Dinda bersedia membeli soal dan jawaban itu. Jadi Dinda hanya korban, sumbernya semua dari Anggraeni dan Esa Sakti. “Kami sangat menyayangkan siswa kami masih bisa tertipu seperti ini, padahal selaku pihak sekolah selalu memperingatkan dan mewaspadai agar tidak memercayai soal dan jawaban yang beredar. Tidak mungkin ada kebocoran soal karena dijaga aparat keamanan,” katanya.(p7)

Sekolah adiwiyata saat melakukan longmarch saat memperingati hari bumi. YENI/KP

Tak Ikut UN, Kabur dengan Kekasih Kendari, KP SMPN 2 Sampara dan SMPN Satap 1 Besulutu bergabung mengikuti ujian nasional (UN) yang dilaksanakan di SMPN 2 Sampara. Dua siswa SMPN Sampara tak ikut ujian karena dilarikan kekasihnya. ‘’Setelah dicek ke rumah orang tuanya, siswa bersangkutan dilarikan pacarnya. Perkenalan itu melalui jejaring sosial,’’ kata Kepala SMPN 2 Sampara, Abdul Halis S.Pd. MM di ruang kerjanya, kemarin (23/4). Dikatakan, peserta UN untuk SMPN 2 Sampara yang terdaftar 47 orang, yang hadir hanya 37 orang. Sepuluh orang tidak hadir dengan alasan ketidaksertaan beragam. ‘’Sedangkan dua siswa lainnya pindah ke Makassar dan Ambon mengikuti orang tuanya. Calon peserta lain tidak ada pemberita-

huan jelas,’’ katanya. Dikatakan, sekolah yang memiliki kurang dari 20 peserta UN tidak bisa memenuhi syarakat menyelenggarakan ujian. Sedangkan SMPN Satap masuk rayon Sampara. Menurut dia, sebenarnya sekolah sudah berupaya menemui siswa bersangkutan untuk memberikan kartu ujian. Namun setelah ditunggu tidak datang dan tanpa kabar yang bisa dipercata. ‘’Artinya pihak sekolah sudah punya upaya untuk mencari tahu penyebab ketidakikutan siswa, selebihnya diserahkan ke siswa dan orang tua,’’ ujarnya. Pada kesempatan itu, Kepala SMPN Satap 1 Besulutu mengatakan siswa yang terdaftar 12 orang, namun yang ikuti hanya 10 orang. Dua orang tidak hadir, semua tanpa pemberitahuan. (p7)

Kendari, KP Hari pertama melaksanakan UN Madrasah Tsanawiah Swasta (MTsS) Pesri Kendari, berlangsung tertib dan berjalan lancar dengan mata pelajaran Bahasa Indonesia. Jumlah peserta sebanyak 100 orang, yang dibagi dalam enam bilik. Sebenarnya jumlah siswa yang sudah didata 102 orang, tetapi dua orang yang tidak ikut ujian. ‘’Dari dua orang tersebut yang satu pindah sekolah dan yang satunya keluar. Karena sudah ada nomor peserta, akhirnya pada bilik ke enam tetap dipakai dan jumlah pesertanya dua orang,’’ kata Sekertaris UN Pesri Kendari, Nurhayati,S.Pd UN hari pertama dipantau Kementrian Agama Sultra bersama pengawas dan guru-guru lain. Peserta diharapkan harus percaya diri menjawab soal UN, karena sudah banyak dibekali pengetahuan. (p5)

Pendekatan Anak Sangat Penting Kendari, KP Mendidik anak usia dini memerlukan perhatian penuh dari guru. Pendekatan kepada anak sangat penting, terutama ketika awal masuk sekolah seperti di TK. ‘’Kita harus pandai-pandai mengambil hati anak, agar tidak minta ditunggui orang tuanya. Guru TK harus sabar, ulet, cerdas dan ceria menghadapi anak-anak,” Rijana,S.Pd kata guru TK Islam Kemaraya Kendari, Rijana,S.Pd, Kamis (19/4), akhir pekan lalu. Dikatakan, dalam ruang kelas yang jumlah siswanya 25 orang memiliki karakter berbeda-beda. Seorang guru harus berjalan mengelilingi dan menyapa siswa, agar semua mendapatkan perhatian. ‘’Sebagai guru TK kita harus tetap mengumbar senyum di hadapan anak-anak. Dalam keadaan apapun selalu menyapa mereka selama proses pembelajaran,’’ kata guru yang telah 20 tahun mengajar di TK. Kepiawaian seorang pendidik harus mampu ditunjukkan karena anak-anak masih sangat polos, serta daya ingatnya tinggi. Kalau melihat ibu guru di sekolah suka marah-marah dia bisa cerita kepada orang tua dan keluarga maupun temannya. Kalau ibu gurunya galak, dan anak-anak takut datang ke sekolah. Menurutnya, pada proses belajar mengajar berlangsung, media pembelajaran sudah disiapkan juga buat siswa agar mereka tidak saling berebut. Keberadaan media sangat penting agar peserta didik lebih terfokus karena melihat fakta yang konkret. (p5)


Kendari Pos | Selasa, 24 April 2012

Sebanyak 42.380 Peserta UN Sultra Kendari, KP Ujian nasional (UN) untuk siswa satuan pendidikan SMP di Sultra diikuti sebanyak 42.380 siswa, terdiri dari SMPN negeri, swasta dan SMP Terbuka. Ujian yang berlangsung empat hari dari 23 s.d 26, tiap hari hanya satu mata pelajaran. Kadis P dan K Sultra, H Damsid menjelaskan, peserta terbanyak dari Kabupaten Muna sebanyak 6.076 orang. Kemudian disusul Kabupaten Kolaka dengan jumlah siswa 5.620, Buton 5.519, Kota Kendari 4.794, Konawe 4.769, Konawe Selatan 4.630, Kota Bau-Bau 2.456, Bombana 2.291, Wakatobi 2.054, Kolaka Utara 1.883, Buton Utara 1.207, dan Konawe Utara 1.082. Sejak hari pertama hingga keempat mata pelajaran yang dijadwalkan adalah bahasa Indonesia, bahasa Inggris, dan IPA. Bagi siswa yang tidak mengikuti UN karena berhalangan atau sakit akan mengikiuti UN susulan yang dijadwalkan (30/4) s.d (4/5). Namun tak serta merta siswa yang tak mengikuti UN dapat mengikuti UN susulan. Mereka harus dibuktikan dengan surat keterangan yang sah. H. Damsid M.Si berharap suluruh siswa tetap kosentrasi dengan naskah UN dan tak terpengaruh dengan isu-isu. Karena hal itu tidak menguntungkan justru dapat merugikan diri sendiri. (m2)

UN SMPS Kartika Satu Siswa Tak Hadir Kendari,KP Pelaksanaan ujian nasional (UN) tingkat SMP dimulai sejak, Senin (23/4). UN ini akan berlangsung selama empat hari yakni 23 s.d 26 April mendatang. Untuk pelaksanaan UN di SMPS Kartika berlangsung dengan aman dan lancar. ‘’Mata pelajaran yang diujikan kemarin (23/4) adalah Bahasa indonesia yang diikuti sebanyak 213 siswa yang terdiri dari 11 bilik. Sebernarnya total peserta UN SMPS Kartika sebanyak 214 siswa, satu yang tidak hadir karena sakit,” kata Kepala SMPS Kartika Kendari, M.Pausi,M.Pd. Dikatakan, setiap ruangan diawasi dua pengawas yang berasal dari dari SMPN 1, SMPS Sejahtera, dan SMPS Hasrati. Guru yang mengawas dilakukan secara silang. “Persiapan yang kami lakukan dengan memberikan kisi-kisi tentang gambaran materi yang akan diujiankan. Guru yang melakukan telaah sebelum melakukan penggemblengan,’’ katanya. (p12)

Kampus

15

Prof Syarif Pimpin Fekon Unhalu Kendari, KP Prof. Syarif terpilih sebagai Dekan Fakultas Ekonomi (Fekon) Unhalu periode 2012/2016, kemarin (23/4). Syarif berhasil mengungguli Prof. Dr. Hasbuddin dengan perolehan 20 : 14 suara. Awalnya, pemilihan yang dimulai sekitar pukul 09.00 Wita di ruang rapat senat Fekon dengan tahap penjaringan kandidat calon dekan. Ruang yang dihadiri 23 anggota senat fakultas tersebut disaksikan langsung Rektor Unhalu Prof. Dr Usman Rianse. Hasilnya, ada empat nama calon yang diperoleh, yakni Prof. Hasbuddin dengan perolehan 13 suara, Prof. Syarif 8 suara, Prof. Samdin 12 suara dan Prof. Buyung Sarita 1 suara. Dari empat calon tersebut, mengerucut menjadi dua calon dekan, yakni Hasbuddin dan Syarif. Sesuai ketentuan pemilihan dekan tahun 2012, rektor memiliki suara 35 persen dalam penentuan dekan di lingkup Unhalu. Tak heran saat penentuan dekan (Hasbuddin vs Syarif) yang dilakukan se-

cara tertutup itu, Prof Usman pun menggunakan hak suaranya tersebut sehingga hasil akhir kondisi perolehan suara menjadi berbanding terbalik 20 suara untuk kemenangan Syarif dan 14 suara berada pada posisi Hasbuddin. Usai pemilihan Syarif memasikan bahwa Fekon adalah milik bersama sehingga harus menjadi komitmen civitas akademika Fekon khususnya dan Unhalu pada umumnya. Tepatnya ada emapt nprioritas yang menjadi target ke depan. Targetr tersebut terdiri dari perbaikan administrasi, fasilitas perkuliahan dan fasilitas pendukung dan kualitas dosen. Kesemuanya itu dimaksudkan untuk menjalankan proses pembelajaran serta kesadaran mahasiswa harus ditingkatkan lagi. Dengan demikian tentu akan memajukan kualitas SDM agar dapat memiliki kompetensi standar nasional hingga internasional sehingga memudahkan lapangan kerja. “Soal kabinet saya melihat berdasarkan kompetensi karena ini perlu komitmen yang

kuat untuk memajukan fakultas. Saya hanya bertindak sebagai pembawa bendera, saya tidak mungkin bisa memajukan fakultas tanpa kebersamaan. Pada awal pemilihan, kami sudah membangun proses, siapapun yang terpilih kita akan dukung bersama dan komit untuk memajukan Fekon Unhalu demi meningkatkan kesejahteraan civitas akademika,” tandas Guru Besar Bidang Ekonomi Pembangunan ini. Terkait suara 35 persen yang menjadi hak suara rektor, dijelaskan Prof. Usman, sebelum menentukan pilihan dirinya mempelajari visi misi masing-masing kandidat, termasuk keseriusan mereka menjadi calon dekan. “Saya tidak tidur semalam mempelajari visi misi para kandidat calon dekan, dan hasilnya ada yang tidak memenuhi syarat. Soal layak menjadi dekan, semuanya calon layak, hanya saja yang harus menjadi pertimbangan saya adalah kesesuaian visi misi dengan dengan visi misi Unhalu, sasaran strategis, program serta arah kebijakan. Dari situlah rektor

menentukan bobot penilaiannya,” terang Prof. Usman, saat dikonfirmasi kemarin. Lanjutnya, saat penjaringan calon dekan diikuti 6 calon dekan, ada dua calon dekan Fekon yang tidak memilih siapapun tapi saat pemilihan dekan yang diikuti empat calon, keduanya justru menggunakan hak pilihnya dengan memilih salah satu calon. “Sikap tersebut sangat tidak konsisten, sehingga saya pun memutuskan untuk memilih pada salah satu kandidat yang menjadi pilihan saya. Sikap saya pun tidak mutlak 35 persen pada salah satu calon dekan. Saya pun memilih hari ini, bukan atas kepentingan pribadi untuk kepentingan pemilihan rektor mendatang. Semua yang menjadi calon adalah teman dekat, soal suku tidak ada hubungannya dengan pemilihan dekan. Yang jadi ukuran adalah visi misi menjadi indiaktor penting, saya pasrah pada Allah apakah dipilih atau tidak saat pemilihan rektor mendatang,” pungkas Ketua Forum Rektor Se Indonesia ini. (lia)

Tertib, Ujian Nasional di SMPN 1 Kendari Kendari, KP Ujian nasional (UN) tingkat satuan pendidikan SMP sedikit berbeda dengan UN SMA. Di SMP terlihat sangat tenang dan tak berhembus berbagai isu, seperti yang terlihat di SMPN 1 Kendari. Peserta mengikuti UN pun terlihat tertib dan menerima aturan yang telah ditetapkan oleh para pengawas. Dalam pelaksanaannya, siswa RSBI binaan Mahdin M.Pd tersebut mengikuti ujian dan melepas semua atribut bawaan seperti tas dan telepon genggam. Bahkan kepala sekolah dan para pengawas mengamankan telepon genggam yang dikumpulkan hingga satu dos. Hanya peralatan UN yang diperbolehkan dibawa masuk. “Memang banyak siswa yang membawa tas dan telepon genggam. Namun kami sudah memberikan pengarahan kepada pengawas untuk mengamankan tas dan semua alat komunikasi mereka. Dan peserta UN bisa mengambilnya setelah selesai,” ujarnya. Pihaknya telah mempersiapkan peserta didiknya dengan sebaik mungkin seperti tambahan jam belajar hingga try out. Mahdin juga mengaku tetap mem-

Suasana ujian nasional di SMPN 2 Sampara yang digabung dengan SMPN SATU ATAP. berikan motivasi secara moral bahwa UN bukanlah hal yang menegangkan, tetapi UN adalah ujian seperti biasa yang harus dihadapi tanpa rasa takut dan menegangkan. “Saya ingin mengimbau pada siswa

agar tetap percaya diri bahwa UN sama saja dengan ulangan, ujian sekolah, atau ujian akhir sekolah. Dan mereka juga sudah mengikuti try out, jadi jangan menganggap UN ini sebagai suatu hal yang menegangkan, “ imbuhnya.

YENI/KP

Ia berharap UN tahun ini yang diikuti 257 siswa bisa berjalan dengan baik dengan hasil yang memuaskan seperti tahuntahun sebelumnya. Hingga saat ini pun tak ada siswa yang tak hadir dalam ujian, mulai US hingga UN. (m2)


16

Kendari Pos

Selasa, 24 April 2012


45 Kendari Pos | Selasa, 24 April 2012

Barca

Chelsea

Kejar Ketertinggalan Barcelona, KP Kekalahan Barcelona menghadapi Real Madrid menggambarkan keterpurukan tim tersebut. Kini Barca lebih fokus menghadapi Chelsea untuk memperebutkan tiket menuju final Liga Champion. Laga penentuan itu membuat Barca harus kerja keras mengejar ketertinggalan. Barca pun bersiap membongkar pertahanan lawan agar bisa sampai ke final. Akhir pekan lalu Barca mengalami kekalahan dalam partai El Clasico kontra Real Madrid. Untuk Barca, ini adalah pukulan telak dalam persaingan kedua tim berebut gelar juara La Liga Primera. Baca KEJAR di Hal. 18

Chelsea Siap “Tempur” London, KP Ancaman gempuran Barcelona yang dipastikan akan bermain sangat ofensif di leg kedua semifinal Liga Champions terus diantisipasi oleh Chelsea. Si Biru pun terus berlatih mengasah kemampuannya dan mempelajari kelemahan Barca. Kemampuannya memenangkan dua laga berturut-turut dalam menghadapi lawan yang tangguh membuat percaya diri tim Chelsea semakin meningkat. Terbukti, meskipun penguasaan bola pada pertemuan pertama dengan Barca, namun mampu menaklukkannya. Tapi, kubu The Blues sendiri sadar mereka akan menghadapi gempuran dahsyat dari Lionel Messi dkk. di Camp Nou. Namun, hasil dua laga teraktual membuat mereka berangkat ke Spanyol dengan penuh percaya diri. “Itu adalah latihan yang hebat, menghadapi pemainpemain seperti Robin van Persie, yang sedang sangat bagus musim ini, dan merupakan salah satu penyerang terbaik di dunia. Tidak ada yang lebih berat bukan daripada sepekan ini. Menghadapi pemain-pemain seperti Messi, kemudian Van Persie, kemudian Messi lagi dan teman-temannya,” ucap bek Chelsea, Gary Cahill seperti dikutip Sky Sports. Dalam dua laga terakhir, Chelsea sukses menangkal serangan bergelombang dari tim lawan meski terus-terusan digempur. Setelah mengalahkan Barca di Stamford Bridge, mereka juga membuat Arsenal frustrasi di Emirates

Stadium. Alhasil, gawang Petr Cech pun tetap perawan di dua laga itu. “Jadi, bisa tetap clean sheet dalam dua pertandingan menyenangkan kami sebagai keseluruhan tim,” kata bek internasional Inggris ini. Diakui Cahill, tugas Chelsea di kandang Barca akan sangat berat. Dia pun berharap timnya dinaungi dewi fortuna. “Saya pikir kami membutuhkan hal yang sama dengan pertandingan kandang: sedikit elemen keberuntungan, bertahan sebagai sebuah unit di mana setiap pemain menjalankan tugasnya dan berkonsentrasi,” tuturnya. (jpnn/aka)

Didier Drogba

AFP PHOTO/ADRIAN DENNIS

Pertandingan antara Chelsea melawan Barcelona pada semifinal leg pertama Liga Champions di Stamford Bridge di London, Inggris pada tanggal 18 April 2012. Barcelona kalah 0-1. Rabu (25/4), Barcelona akan menjamu kembali Chelsea pada semifinal leg kedua di Camp Nou.


18

Kendari Pos | Selasa, 24 April 2012

City Siap Rebut Tahta MU Manchester, KP Manchester City kembali ke jalur perebutan juara Liga Inggris. Hal ini didapat setelah City berhasil memangkas jarak dengan Manchester United yang kini memumncaki kelasmen menjadi tiga poin saja. Raihan ini tak lepas dari kemenangan 0:2 yang diraih City saat bertandang ke markas Wolverhampton Wanderers (Wolves) serta haRoberto Mancini sil imbang 4:4 yang diderita MU saat menjamu Everton di Old Trafford Minggu (22/4) malam atau Sabtu (21/4) waktu setempat. Dari 35 laga MU kini mengoleksi 83 angka sementara City mengintai diposisi kedua dengan 80. Kedudukan ini bisa saja berbalik jika City memenangi laga Derby Manchester di Etihad Stadium akhir pekan ini. Jika poin imbang jumlah gol City masi lebih banyak dari tetangganya itu. Dalam laga yang berlangsung di Molineux Stadium, Wolverhampton, West Midlands, tadi malam City membuka kemenangan di menit ke 27. Gol ini ditorehkan striker mereka asal Argentina, Sergio “Kun” Aguero yang memaksimalkan umpan Gael Clichy dan menaklukan penjaga gawang Dorus De Vries. Gol ini sendiri didapat setelah serangkaian jual beli serangan yang terus menerus sejak menit pertama. Selepas gol ini City terlihat benar-benar mendominasi pertandingan. Namun hingga turun minum tak ada gol lain yang tercipta. Sementara itu gol kedua The Citizen lahir di menit 74 melalui tendangan gelandang Prancis, Samir Nasri. Mantan pemain Arsenal ini sukses mengelabui De Vries setelah memaksimalkan hasil kerjasama apik Yaya Toure dan Carlos Tevez. Skor kini menjadi 2:0. Tuan rumah yang tertinggal sebenarnya mempunyai banyak peluang. Namun sayang hingga laga berakhir mereka tak mampu membalas. (zul/aka)

Kejar ................... Kekalahan itu sendiri disebutkan punggawa Barca, Xavi Hernandez, telah membuat timnya tak sabar lagi ingin segera bangkit. Caranya, dengan meraih kemenangan atas Chelsea yang tengah pekan lalu mengalahkan Barca di leg I semifinal Liga Champions. “Aku berharap kami bisa menghadapi Chelsea pada hari Senin. Kami ingin membalikkan ketinggalan dari Chelsea dan menunjukkan kami layak masuk final,” serunya di The Sun. Barca akan menjamu Chelsea di Camp Nou, Rabu (25/4) pukul 02.45 wita. Pada leg I di Stamford Bridge lalu, ‘Si Biru’ menang berkat gol tunggal Didier Drogba lewat permainan yang dituding banyak kalangan amat defensif. “Aku membayangkan Chelsea akan menumpuk pemain di lapangan (pertahanan) sendiri jadi kami akan berusaha mencari ruang untuk ‘membuka kalengnya’,” lanjut Xavi beranalogi. (jpnn/aka)

Serasa Sudah Juara

Barcelona, KP Real Madrid memang belum juara. Tetapi, atmosfer pesta juara sudah mulai terasa di Plaza de Cibeles, Madrid, kemarin dini hari. Ribuan fans Real tumpah ruah ke jalanan merayakan kemenangan 2-1 (1-0) atas rival abadinya Barcelona di Nou Camp. Memang, secara matematis, Real belum juara. Mereka hanya unggul tujuh angka atas Barca (88-81). Namun, dengan sisa empat pertandingan, Real punya peluang memastikan gelar Liga Primera ke-32 sebelum pekan AFP PHOTO / Javier Soriano Kapten Barcelona Carles Puyol berusaha menghalau pemain depan Real terakhir ditandingkan. Bila segalanya ber- Madrid, Karim Benzema saat Liga El clasico di Nou Camp stadion pada tanggal 21 April 2012. jalan lancar, maka Real sudah bisa mengunci gelar ketika bertandang ke San Mames, mealias top scorer Liga Primera. nantang Athletic Bilbao (2/5). Dengan cata“Bagi saya, Cristiano adalah pemain tan, mereka harus menang pada laga sebelterbaik di dunia. Dia memberikan kami umnya ketika menjamu Sevilla di Santiago momen-momen hebat. Musim lalu dia memBernabeu (29/4). bawa kami juara Copa del Rey dan sekarang “Kami telah melewati langkah raksasa dia akan memberikan kami gelar lain,” kata dengan mengalahkan Barca di Liga PrimAitor Karanka, asisten pelatih Real. era. Masih ada sisa poin yang diperebutkan Kedahsyatan Ronaldo juga ditopang oleh dan kami harus respek kepada lawan-lawan, para pemain lainnya yang cukup subur. Total, tetapi kemenangan di sini (Nou Camp) adasebanyak 14 pemain Real pernah mencetak gol lah langkah penting menuju juara,” kata musim ini. Di Liga Primera, Ronaldo terbanIker Casillas, kiper Real, kepada Marca. yak dengan 42 gol, disusul Gonzalo Higuain (21 Lebih dari sekadar tiga angka, kemenangan gol), dan Karim Benzema (18 gol). itu menjadi pembuktian bagi Real dan sang Musim ini, Real juga mencatat rekor gol pelatih Jose Mourinho. Dia akhirnya merebut terbanyak dalam satu musim dengan 109 gol kemenangan kedua atas Barca dalam 11 perdari 34 pertandingan. “Saya pantas memberi tarungan di el clasico. Juga merupakan kemeselamat kepada rekan-rekan saya atas sukses nangan pertama Real di Nou Camp sejak 2007. ini. Kami senang bisa menang di Nou Camp Real pantas menang kali ini. Mereka dan memecahkan rekor gol di Liga Primera,” memiliki lebih banyak peluang dan bermain kata Ronaldo. Kemenangan itu menjadi sunlebih efektif. Mereka unggul lebih dulu melatikan motivasi tanding yang besar sebelum lui Sami Khedira pada menit ke-17. Sempat second leg semifinal Liga Champions meladisamakan Alexis Sanchez pada menit ke-70, wan Bayern Munchen, Kamis dini hari (26/4). tetapi Cristiano Ronaldo membawa Real me“Bayern tim hebat, tetapi kami bermain di nang di menit ke-73. hadapan fans kami,” terang Ronaldo. “Ini laga yang komplet. Dalam dua bentrok Di sisi lain, gelandang Barca Sergio Bussebelumnya di sini, kami pantas dapat lebih. quets menolak menyerah dalam perburuan Bagaimanapun, kali ini kemenangan mengelar Liga Primera. “Kami akan memberikan jadi milik kami. Nou Camp adalah tempat segalanya di sisa musim ini dan menjadikan di mana Barca sangat sering menang, tetapi semua pertandingan layaknya final,” bilang kami bisa mengalahkan tim yang disebut Busquets, seperti dikutip Goal. terbaik dunia,” lanjut Casillas. Soal kekalahan dari Real, dia menolak angPujian pantas dilayangkan kepada Ronalgapan Real bermain lebih baik. “Kami tetap do sang penentu kemenangan. Dia mencetak percaya dengan gaya bermain kami dan kami gol kedua sekaligus gol ke-42 musim ini di memang bermain lebih baik ketimbang mereLiga Primera. Saat ini winger asal Portugal ka. Real selalu menumpuk pemain di belakang itu memimpin dalam perburuan el pichichi sepanjang laga,” ketus Busquets. (ham/aka)

Hery Faisal

Siap Majukan

Persepakbolaan di Sultra Kendari, KP Ketua PSSI Sultra terpilih, Hery Faisal berjanji akan memajukan persepakbolaan di Sultra. Ia akan meniti kemajuan dunia sepakbola sesuai dengan amanah yang diberikan kepadanya. Direktur Utama (Dirut) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Konawe Utara (Konut) itu terpilih sebagai ketua pengprov PSSI Sultra periode 2012-2016 setelah mengalahkan karateker pelaksana PSSI Asfian SE pada Musyawarah Luara Biasa (Musdalub) yang digelar disalah satu hotel di Kendari, pekan lalu. “Saya memang senang dengan sepakbola. Dulu waktu di Kabupaten Sidrab Sulsel, saya pernah menjadi pengurus pencab. Lalu di Kendari, saya menjadi wakil dari karateker Asfian. Yang jelas saya maju karena ingin berpartisipasi untuk mengembangkan olahraga sepakbola,” janji Hery Faisal. Kemajuan sepakbola di Sultra, kata dia, sangat banyak atlet yang memiliki talenta berkualitas. Hanya saja, pola pembinaan tidak berjenjang dan belum tepat sasaran membuatnya belum kelihatan sampai saat ini. Rata-rata anak usia muda pasti mempunyai patokan ingin berlaga di tingkat nasional bahkan internasional. Kendalanya, kompetisi tidak berjalan dengan baik. Heri mengungkapkan, pasca terpilih ia kini akan melakukan pembenahan internal dalam organisasi, lalu menggali sumber daya yang ada, kemudian menelorkan program kerja. “Kalau fokusnya, pembinaan yang berjenjang terstruktur dan sistematis. Dengan sasaran mengarah pada prestasi bukan prestise. Saya melihat Sultra tidak terbelakang dalam sepakbola. Hanya memang bagaimana penataan dan kepengurusan itu yang tidak tertata dengan baik, “tandasnya. Disisi lain, Ketua PSSI Sultra itu juga menyinggung ersoalan polemik internal PSSI Sultra. Heri menjelaskan, sebelum memutuskan masuk menjadi calon ketua PSSI Sultra. Ia terlebih dahulu

mempelajari, sejauh mana keabsahan dari proses Musdalub. Hasilnya, penyelenggaraannya memang sesuai dengan mandat dari PSSI, yang menginstrusikan kepada karateker terpilih untuk melaksanakan Musdalub dalam kurun waktu enam bulan kepemimpinan. Apalagi kata dia, kegiatan ini memegang statuta FIFA. “Kalau mekanisme Musdalub berjalan sangat demokratis. Sebab, pelaksanaan berjalan sesuai mekanisme, ya saya mengucapkan terimah kasih kepada teman di PSSI. Amanah yang diberikan merupakan sebuah kehormatan buat saya, dan kini menjadi tanggungjawab saya bersama rekan-rekan pengurus untuk mengembangkan sepakbola Sultra kearah lebih baik,”ujarnya. Pada Musdalub tersebut, Hery meraih dukungan delapan suara yaitu, pengcab Buton, Muna, Wakatobi, Konawe Konut, kolaka ditambah dua klub PS Sinar Abadi dan PS Kendari Utama. Sedangan lawannya Asfian, hanya meraih tiga suara dari Buton Utara (Butur), Konawe Selatan (Konsel) dan satu klub PS Dafi Mulya. Ditempat terpisah, Ketua Panitia Pelaksana Musdalub, Elvis Basri Uno menegaskan, mekanisme pelaksanaan Musdalub merujuk pada SK pembekuan ketua PSSI pengprov Sultra yang dijabat Sabarudin Labamba. Lalu, dikeluarkannya SK karateker karena saat itu Sabaruddin tidak merunut pada naungan PSSI atau berada pada kubuh KPSI sehingga PSSI pusat mengambil sikap membekukan kepengurusan PSSI Sultra periode 2009-2013. “Jadi prosesnya sudah sesuai ketentuan, mulai dari pencalonan, lalu diadakan edaran surat ke pengcab dan klub yang mempunyai hak suara. Tentunya harapan kita dengan terpilihnya Heri Faisal sepakbola Sultra mencapai prestasi yang lebih baik dari sebelumnya. Kita tidak mengabaikan juga Sabarudin Labamba, yang telah banyak memberi kontribusi. Tapi memang faktanya telah dibekukan,” katanya. (m1/aka)


19

Kendari Pos | Selasa, 24 April 2012

Uji Coba Tim PON Sultra

Timnas akan Bertandang ke Kendari

Kendari, KP Tim Nasional (Timnas) usia 17 tahun akan bertandang ke Kendari, 19 Mei mendatang. Mereka akan melakukan uji coba dengan tim PON Sultra. Laga uji coba tersebut akan berlangsung di Lapangan Lakidende Kendari. Tak hanya tim PON Sultra akan ditantang, tapi juga Tim Sultra usia 17 akan unjuk kebolehan. “Ini kesempatan baik bagi tim Sultra dalam meningkatkan kemampuan. Ini merupakan program dari PSSI untuk memberikan kesempatan kepada daerahdaerah. Jika ada atlet yang berbakat akan langsung diboyong ke Jakarta,” ujar inspektur wasit Sultra, Elvis Basri Uno, kemarin. Rencananya, timnas 17 akan menghadapi laga perdana, 20 Mei menghadapi tim PON. Kemudian laga kedua, 21 Mei menghadapi tim usia 17 Sultra. Elvis menerangkan, siapapun pelatih yang menangani ini merupakan kesempatan, untuk mengukur kemampuan anak didiknya. Apalagi timnas hadir bersama tim pemantau bakat. “Ada salah seorang anak Sultra berusia 12 tahun bernama Fikri, kini berlatih di Jakarta. Ia berasal dari PS Amali. Tidak menutup kemungkinan akan ada lagi putra Sultra yang direkrut,” paparnya. Meski begitu, kata Elvis, yang menjadi polemik adalah stadion Lakidende. Sebab, lapangan kebanggaan Kota Kendari ini tidak tertata dengan baik. Sementara PSSI menginginkan, pertandingan dilaksanakan di ibukota provinsi. Alternatifnya kata dia, jika stadion lakidende tidak memungkinkan, maka tidak menutup kemungkinan PSSI akan meminta izin dari pemda Konut, untuk menggunakan stadiona utama andoolo. “Ya kita berharap, dalam kurun waktu dekat ini ada pembenahan, sehingga kehadiran timnas bisa menggunakan stadion yang layak,”ujarnya. Sementara itu pelatih PS Kendari Utama Ajis meneangkan, sebuah kebanggaan bagi Sultra bisa berhadapan dengan timnas usia 17. Pasalnya, sangat jarang timnas mau berkunjung dan hadir pada daerah-daerah, apalagi Sultra yang masih dibilang minim prestasi sepakbola. Katanya, nama Sultra pasti akan dikenal, yang menjadi pembelajaran atau barometer. “Ini sangat menggembirakan, berarti kita masih mendapat kepercayaan,”ucapnya. Ia juga menjelaskan, stadion lakidende yang akan digunakan sangat layak. Sebab, stadion itu bertaraf nasional. Hanya saja, perawatan yang tidak berjalan dengan baik, sehingga kondisi didalam stadion ditumbuhi rerumputan yang menjulang hingga ketembok pagar. “Bisa digunakan, yang penting rumputnya dibersihkan. Kan kita juga malu kalau timnas datang, lalu mereka bilang kok stadionnya jadi ladang rumput?,” ledeknya. (m1/aka)

Kerja Keras di Derby Manchester Manchester, KP Wayne Rooney akhirnya mengakhiri paceklik golnya ke gawang Everton lima tahun terakhir. Itu seiring lesakan dua golnya, masing-masing pada menit ke-41 dan ke-69, di Old Trafford tadi malam. Dua gol yang menggenapi koleksi gol Rooney selama memperkuat Manchester United menjadi 180 sekaligus menyalip capaian dua legenda klub, George Best AFP PHOTO / ANDREW YATES DIBATASI dan Dennis Violett. Tapi, dua gol Rooney Gelandang Manchester United, Antonio Valencia saat berhadapan dengan bek Everton, Sylvain tidak mampu memberikan Distin selama Liga Utama Inggris sepak bola kemenangan bagi United. pertandingan antara Manchester United dan Klub berjuluk Setan Mer- Everton di Old Trafford di Manchester, barat laut ah tersebut harus puas Inggris pada 22 April 2012. bermain seri 4-4, gara-gara kebobolan dua gol dalam rentang City yang sejatinya hampir medua menit via Nikica Jelavic (83”) lempar handuk dalam perburuan dan Steven Pienaar (85”). gelar setelah tertinggal delapan Jelavic juga mencetak gol pertama angka awal bulan ini, akan kempada menit ke-34, sedangkan satu gol bali sebagai kandidat juara. Selainnya sumbangsih dari Marouane bab, The Citizens -sebutan CityFellaini (69”). Dari United, selain masih akan menjamu United Rooney, Danny Welbeck dan Nani dalam derby Manchester di kanmencetak masing-masing satu gol di dang sendiri, Stadion Etihad, pemenit ke-57 dan ke-61. kan depan (30/4). Hasil seri jelas kerugian besar “Kami memberikan keuntunbagi United dalam perburuan titel gan kepada rival. Laga di Etihad Premier League musim ini. Unitkini sangat menentukan. Kami ed memang leading enam angka harus bekerja keras di sana (83-77) dari rival utama, Mankarena kami dituntut meraih chester City. Tapi, City mereduksi sebuah hasil (angka, Red),” kata gap menjadi tiga angka setelah pelatih United Sir Alex Ferguson membekuk Wolverhampton Wansebagaimana dilansir Sky Sports derers, kemarin malam. 1. (fuz/aka)

Gulung AS Roma, Juve Kian Berjaya Torino, KP Juventus semakin kokoh di puncak klasemen Liga Italia setelah menggulung AS Roma dengan skor telak 4:0 pada laga Senin (23/4) dini hari tadi. Kini Juve mengoleksi 71 poin dari 33 laga. Sementara AC Milan yang sebelumnya memimpin klasemen, kini berada di posisi kedua denga 68 angka. Poin ini juga tak lepas dari hasil imbang 1:1 yang didapat Milan kala menjamu Bologna di San Siro, beberapa jam sebelumnya. Pesta gol tuan rumah di Juventus Arena dimulai pada menit keempat ketika Arturo Vidal memanfaatkan umpan Paolo De Ceglie. Gol cepat ini membuat Roma tak mampu mengembangkan permainan. Posisi ini kemudian dimaksimalkan Juve dengan mengendalikan permainan. Hasilnya kembali terlihat pada menit ke-8. Umpan Mirko Vucinic membuat Arturo Vidal kembali mencatatkan namanya di papan skor. Skor kini menjadi 2:0. Roma yang berusaha bangkit dari serbuan Pasukan Kuda Zebra harus mendapat petaka pada menit ke 26. Upaya Stekelenburg menghalangi laju Marchisio di kotak terlarang dianggap sebagai pelanggaran keras. Meski menuai protes, wasit M. Bergonzi? tak bergeming. Ia, tetap mengusir Stekelenburg dari lapangan setelah sebelumnya mengeluarkan kartu merah dan menunjuk titik putih. Andrea Pirlo yang ditunjuk sebagai eksekotor sempat gagal mengeksekusi bola. Tendangan mantan gelandang AC Milan ini bisa dibaca Gianluca Curci. Namun, Pirlo menebus kesalahan dengan langsung menyambar bola muntahan yang berujung gol. Skor 3:0 membuat tuan rumah di atas angin. Roma sendiri bukannya tanpa peluang. Dalam kepungan Juve, anak asuh Luis Enrique ini sempat menghasilkan beberapa peluang. Namun hingga turun minum tak ada gol balasan tercipta. Meski sudah unggul jauh, Juve tak mengendorkan serangan. Menit ke-53

Arturo Vidal

giliran Claudio Marchisio mencetak gol keempat dalam pertandingan ini setelah memanfaatkan umpan Mirko Vucinic. Pesta gol tak membuat pelatih Juve, Antonio Conte berpuas diri. Ia memasukkan tenaga baru. Mantan pemain Roma, Marco Boriello masuk pada menit ke-57 menggantikan Mirko Vucinic. Selain itu, bomber gaek Alessandro del Piero juga dimasukkan pada menit ke-61 menggantikan Fabio Quagliarella. Suntikan penyerang ini membuat serangan Juve semakin padu. Namun hingga laga berakhir, tak ada gol tambahan dihasilkan. Kekalahan ini membuat Roma, harus terlempar diposisi enam kelasmen dengan 50 poin. Artinya harapan tim ibu kota Italia itu untuk berlaga di Liga Champions musim depan semakin tertutup. (zul/aka)


untuk transportasi. Disebutkan, Pemerintah sedang membuat aturan untuk memastikan agar aplikasinya di lapangan bisa berjalan baik. Diakuinya tidak mudah mengatur orang per orang, mobil per mobil. Misal kendaraan 1500cc ke atas tidak boleh gunakan BBM subsidi. “Ini sulit, maka diatur. Kita kerjasama dengan Polantas dan Kementrian Perhubungan, mobil diberi stiker khusus agar tidak dipalsukan, penempatannya juga mudah dilihat oleh petugas SPBU,” jelas Wacik. Menteri ESDM itu meminta masyarakat bersabar dan Ia juga mengharapkan agar media ikut membandu memberikan edukasi serta informasi yang baik kepada masyarakat. “Kendaraan di atas 1500 cc nanti pindah ke Pertamax dan BBG, kendaraan pemerintah (pemerintah pusat sampai kementrian, BUMN dan BUMD) harus pakai Pertamax. Dispenser Pertamax juga akan ditambah,” tegasnya. (fat/jpnn)

24 April 2012

Ketika Ridwan memerintah di Muna, hutan jati di wilayah itu perlahan memang habis karena ditebang serampangan. Illegal loging luar biasa tinggi dan nyaris tidak tersentuh petugas karena mafia kayu ikut bermain. Ironisnya, banyak rakyat Muna yang memiliki jati di kebun atau lahan miliknya, tidak bisa dimanfaatkan. Jika nekad menebang, lalu diangkut dan dijual, lang Ketika itulah Ridwan berpikir untuk membuat regulasi buat rakyatnya agar para pemilik lahan bisa juga menikmati hasil jatinya. Ia lalu menetapkan proses perizinan bernama Izin Pengolahan Kayu Tanah Milik (IPKTM). Saat itu di Muna hanya ada satu orang yang memiliki izin IPKTM yakni Sirad Imbo, sedangkan rakyat, kendati punya tanaman jati yang banyak, tidak bisa ia manfaatkan. “Saya cari tahu aturannya, dan bisa juga kita kasih izin IPKTM itu. Sejak saat itu, banyak sekali orang mengurus agar bisa diberikan IPKTM, tentu dengan syarat ketat termasuk melibatkan Dinas Kehutanan, Pertanahan dalam proses identifikasi lahan dan kayu,” kata Ridwan. Ketika kebijakan seperti ini diterapkan, banyak masyarakat merasakan dampaknya. Banyak yang memiliki tanaman jati bisa memanfaatkan agar berdaya secara ekonomi. Tapi ternyata ini jadi masalah baru karena mafia

juga masuk di celah ini, dengan memanfaatkan kapital. Modusnya, banyak cukong memodali rakyat yang memiliki lahan untuk mengurus IPKTM, setelah itu kayunya diambil. Modus lainnya, luas lahan dengan banyaknya pohon seringkali dimanipulasi saat pengurusan izin, tentu dengan bekerja sama dengan pihak-pihak terkait. Tujuannya, agar biaya pengurusan izin sedikit dan hasil banyak. Padahal, ide awal memberikan ruang yang sama bagi warga untuk memiliki IPKTM adalah agar warga yang juga memiliki pohon jati di lahan atau kebunnya, bisa memanfaatkan untuk ekonomi keluarganya. Faktanya, penebangan kayu justru kian merajalela tanpa bisa dicegah. Aparat, cukong dan warga seperti berkolaborasi untuk melakukan illegal loging hingga kerusakan hutan terjadi dimana-mana. “Begini saja, kalau betul saya yang kasih rusak itu jati di Muna, saya yakin tidak mungkin semua orang yang pernah suruh menebang jati, jual jati mau ditutup mulutnya. Pasti ada yang bicara bahwa disuruh Ridwan. Sekarang, kalau benar saya yang merusak hutan, mengambil keuntungan, tolong tunjukan buktinya siapa orang yang pernah saya suruh menebang pohon. Kerusakan hutan jati itu terjadi saat Perhutanda masuk dan IPKTM yang kemudian disalahgunakan,” tukasnya.(adv)

IPKTM Hadir Buat Sejahterahkan Rakyat

Dahulu, tumpukan kayu jati seperti ini sangat mudah terlihat di Muna. Kayu-kayu ini biasanya akan dilelang dan hasilnya justru masuk ke Pemprov. Setelah Ridwan jadi Bupati, ia membuat kebijakan agar semua hasil lelang disetor ke kas daerah agar bisa dipakai Muna membangun

Kendari Pos

“Haram Bagi Saya makan Uang Jati”

rati agar mencabut Perda nomor 9 tentang pembentukan Perhutanda. Ridwan juga menyurati DPR RI termasuk Menteri Kehutanan dan ditemuinya secara langsung dan diminta segera mengevaluasi kembali PP Nomor 6 tahun 1968. Kenapa Ridwan ngotot ingin mengambil alih pengelolaan jati di daerahnya? Ia merasa bahwa rakyat dan daerah yang ia pimpin dizolimi Pemprov Sultra karena sistem bagi hasil penjualan jati selama ini tidak pernah ada. Kalaupun ada yang diterima, itupun hanyalah pembagian uang letak yang besarannya hanya 7 persen dari hasil penjualan. “Itu bukan bagian Pemda, jangan sampai dikatakan pembagiannya tidak adil, bukan begitu. Kalau dikatakan tidak adil berarti ada bagian, tapi ini memang tidak ada bagian Pemkab Muna. Kami hanya capek mengawasi dan menjaga, hasilnya malah orang lain yang menikmati, bukan masyarakat Muna,” kata Ridwan, ketika itu memberikan alasan utamanya “melawan” Gubernur Kaimoeddin. Ridwan menghitung, andai kewenangan itu diberikan, suntikan terhadap Pendapatan Asli Daerah begitu tinggi. Diluar penjualan saja, PAD sudah mendapatkan suntikan sebesar Rp 12 sampai 20 Miliar pertahun. Nilai tersebut sangat besar bila dikonversi dengan nilai mata uang ketika itu. Jika diperhitungkan dengan hasil penjualan jati, Pemkab Muna akan lebih leluasa. Singkat cerita, perjuangan Ridwan mengambil alih pengelolaan jati di daerahnya itu berhasil. Pemda Muna pun diberikan otoritas mengantur pengelolaan jati. Memang, belakangan muncul berbagai masalah karena makin kebablasannya penebangan jati di Muna tapi setidaknya, PAD Muna bisa bertambah dari hasil alamnya sendiri. “Saya kan tidak melawan Kaimoeddin secara pribadi tapi Gubernur dan kebijakannya yang saya tolak. Ini semua saya lakukan demi membuat rakyat saya bisa lebih sejahtera dan daerah saya bisa menikmati sepenuhnya apa yang dihasilkan. Tujuannya, dana-dana itu digunakan untuk membangun Muna. makanya, kalau urusan rakyat, saya siap lawan kebijakan yang merugikan Muna,” kata Ridwan.(adv)

Pembatasan BBM Bersubsidi Segera Diumumkan

Bicara Soal Hutan Muna

Jakarta,KP Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jero Wacik mengatakan pemerintah segera mengumumkan kebijakan pengendalian penggunaan BBM subsidi untuk kendaraan pribadi dan kendaraan dinas. “Pembatasan BBM ini kami sebut pengendalian dan dalam waktu singkat akan diumumkan,” kata Jero Wacik dalam konferensi Pers di kantor Kementrian ESDM, Senin (23/4) usai menyaksikan penandatanganan MoU penggunaan Gas dok/jpnn

PP Nomor 6 tahun 1968. Dalam aturan ini dijelaskan bahwa hutan khusus di Kawasan Timur Indonesia KTI pengelolaannya yang semula menjadi hak daerah tingkat II diserahkan kepada pemerintah provinsi. Ridwan melihat ada yang keliru dengan sikap Gubernur Kaimoeddin. Bagi Ridwan, seharusnya aturan itu sudah gugur ketika muncul UU Otonomi Daerah dan PP Nomor 25 tahun 2000 yang memberi peluang pengelolaan jati diatur pemerintah kabupaten. Ridwan bahkan menambah satu kekuatan regulasi untuk bisa mengambil alih kekuasaan pengelolaan jati ke daerah yang ia pimpin yakni Keputusan Menteri Kehutanan No 50 tahun 2000 yang menyebut pengelolaan hutan dan tata niaga jati menjadi kewenangan Pemkab. PD Perhutanda, BUMD yang dibentuk Pemprov Sultra untuk mengelola jati di Muna menjadi target untuk dibekukan aktivitasnya karena selama ini perusahaan itulah yang dinilai Ridwan mengambil hak yang seharusnya diterima Pemkab Muna untuk kemudian bisa dipakai membangun daerah. Faktanya, jati Muna habis tertebang secara illegal, uang hasil penjualannya juga tidak banyak yang diterima Muna. Ketika itu, Ridwan berjuang mati-matian agar tata niaga jati bisa dikembalikan ke Muna. Dengan sengit ia menolak PD Perhutanda hadir di Muna. Alasannya logis, perusahaan itu milik Pemprov Sultra tapi berkantor hanya di Muna dan cuma mengurus hutan jati Muna, tidak ada kegiatan lainnya di kabupaten lain. “Karena itu saya nyatakan Perhutanda bubar,” katanya saat itu. Dalam perjuangannya, Pemkab Muna bersurat ke berbagai lembaga dan pejabat terkait. DPRD Sultra disu-

Demo penolakan kenaikan BBM oleh Gerakan Mahasiswa Pembebasan Jawa Barat

hanya diikuti oleh orang-orang Kabupaten Muna pernah sangat tertentu yang memiliki jarinterkenal sebagai penghasil jati terbesar dan gan khusus dengan Perhutanterkenal di Sultra. Ribuan hektar hutan jati terRidwan BAE da. hampar di hampir seluruh wilayah itu. Tapi ce“Saya masuk, dan meminrita terebut kini hanya jadi nostalgia dan hikayat ta sistem ini dirubah. Saya bagi anak-anak kecil, sebagai pengantar tidur menghadap gubernur mereka. Butuh puluhan bahkan ratusan tahun meminta Perhutanda ditulagi untuk melihat kembali hijaunya hutan jati tup, sistem lelang kayu hadi Muna. rus terbuka luas bagi semua Penebangan serampangan hingga berakhir pengusaha. Hasilnya saya pada habisnya hutan jati di Muna banyak terjaminta dibagi, 80 persen di saat Ridwan Bae menjadi Bupati Muna, yakni Muna, 20 persen Pemprov, tapi periode 2000-2005 dan 2005-2010. Banyak pihak lalu menGubernur Kaimoeddin gaitkan bahwa penebangan jati di Muna itu karena direstui tidak mau. Saya puBupati termasuk mengambil keuntungan dari penebangan lang, dan menutup illegal itu. “Untuk semuanya tahu bahwa saya haramkan diri Perhutanda. Lelang dan keluargaku makan uang jati,” tegas mantan Bupati Muna, saya buka luas, Ridwan saat ditanyakan soal isu kerusakan jati Muna. hasilnya saya Ia pun bercerita panjang soal kerusakan jati di Muna. simpan di kas Saat itu, kata Ridwan, ketika ia menjadi bupati, ada Perusadaerah,” cerita haan Daerah (PD) Perhutanda milik Provinsi Sultra yang Ridwan. berkantor di Muna. Salah satu tugas dan peran lembaga ini Hal inilah adalah mengatur proses lelang jati temuan yang diamankan yang kemudiaparat. Jati-jati tebangan tanpa pemilik itulah yang dilelang an memulai dan hasilnya masuk ke Perhutanda, dan Muna tidak membabak konperoleh apa-apa dari semua proses itu, kecuali uang letak fik dirinya yang nilainya tak seberapa dibanding kerusakan hutan. dengan KaiRidwan pun mempelajari regulasi soal lelang jati ini m o e ddin dan kesimpulannya ada mafia besar yang menggerakan (alm). Bagi semua proses, mulai dari penebangan jati, temuan jati, K a i m oedhingga proses lelang. “Modusnya, ada oknum tertentu din, pengeloyang sudah menjadi bagian dari mitra Perhutanda, yang laan hutan menggaji warga menebang pohon. Jati-jati yang sudah jati di Muna rebah itu kemudian ditinggalkan dengan dibubuhi pentetap menjadi anda. Setelah petugas datang dengan asumsi menemukewenangan Pemkan jati, kayu-kayu itu dikumpulkan untuk dilelang,” prov Sultra. Dasar urai mantan anggota MPR RI ini. hukumnya, adalah Tangan-tangan mafia belum berhenti. Tidak banyak yang tahu bahwa ternyata kayu-kayu itu sebenarnya sudah ada pemiliknya, yakni mereka yang mengongkosi penebangan illegal itu. Setelah kayu terkumpul, sebenarnya sudah ketahuan siapa sebenarnya pemilik kayu-kayu itu, karena sudah ada kode-kode tertentu di batang yang rebah. Lelangnya pun tidak transparan karena

Aneka 20


21

Kendari Pos | Selasa, 24 April 2012

BM, AM dan NA Berebut PBB La Ode Songko Juga Tertarik

DOK/KP

Partai Golkar kini sedang menunggu Fatwa MA terkait keputusan KPU Butur yang menganulir kemenangan pasangan RIDHA di Butur. Gambar ini diambil saat Golkar Sultra yang dipimpin Ridwan BAE menggelar Rapimda beberapa waktu lalu yang salah satu pointnya adalah menetapkan Ridwan sebagai Cagub Sultra.

DPP Golkar Tunggu Fatwa MA • Terkait Penolakan Kemendagri • Soal Rekomendasi KPU Butur Kendari,KP Hasil pleno KPU Buton Utara (Butur) yang menggugurkan kemenangan pasangan Ridwan Zakariah-Harmin Hari (RIDHA) di Pilkada daerah itu tidak mendapat respon dari Kemendagri. RIDHA yang kini sudah memerintah di Butur dinilai “Jakarta” sudah memenuhi syarat untuk tetap menjalankan pemerintahan di daerah pemekaran Muna tersebut. ini bagi RIDHA, dan parpol pengusungnya saat Pilkada 2010 lalu cukup melegakan,

tapi tidak buat Golkar yang sangat berkepentingan dengan keputusan KPU Butur tersebut. Andai Kemendagri mengakomodir hasil keputusan KPU Butur, maka pasangan Sumarni Ansyaad Mbai-Abu Hasan yang diusung Golkar itulah yang akan menggantikan RIDHA, karena saat Pilkada tampil sebagai pemenang kedua. Tapi Golkar belum patah arang. Ketua DPD I Golkar Sultra, Ridwan BAE mengatakan bahwa DPP Golkar sudah mempertanyakan keabsahan Undang-Undang (UU) Pemda Nomor 32 Tahun 2002 yang mengatur soal pengguguran calon yang tim kampanyenya terbukti melakukan money politik, seperti yang terjadi di Butur. “Karena Mendagri tidak mengakomodir UU tersebut,

maka kami sekarang sedang meminta Fatwa di Mahkamah Agung (MA), mempertanyakan Diktum sejauh mana keabsahan penetapan KPU terhadap seorang Bupati, yang kemudian karena sesuatu hal yang diatur UU maka dicabut kembali penetapan itu oleh KPU, dan menetapkan orang lain,” kata Ridwan BAE. Lebih lanjut diungkapkannya keputusan Mendagri tersebut lebih kepada pertimbangan kepentingan politik dan stabilitas, sedangkan Golkar lebih kepada persoalan UU. Oleh karena itu melalui surat terakhir yang dikirim langsung DPP Golkar meminta Fatwa ke MA, karena Kemendagri juga menunggu itu. Baca Fatwa di Hal. 22

Hari Ini, Ketua PAN Butur Dilantik Plus Reuni Relawan NUSA Kendari, KP Ridwan Zakariah terkenal sebagai seorang birokrat tulen yang meniti karier dari bawah. Kini, setelah ia menjadi Bupati Buton Utara (Butur), mantan Kepala Bappeda Sultra itu ternyata mencoba memilih jalur pengabdian yang lain yakni politik. Ia saat ini menjadi Ketua PAN Butur, hasil Musda tahun 2011 lalu. Seremoni pelantiknya akan dilakukan hari ini di Buranga, oleh Ketua DPW PAN Sultra, Nur Alam. Hari ini, Nur Alam memang dijadwalkan akan ke Butur guna melakukan beberapa kegiatan. Selain melantik pengurus PAN Butur, gubernur Sultra itu juga akan menghadiri reuni relawan Nur Alam-Saleh Lasata (NUSA), para tenaga lapangan yang berperan penting dalam prosesi kemenangan NUSA di Pilgub 2007 silam. Rencananya, Nur Alam beserta perangkat pemenangannya akan bertolak ke Butur, setelah meresmikan bandara Sugimanuru yang ada di Raha. Sementara itu, Asfian selaku Sekretaris Bapilu PAN mengatakan bahwa acara yang akan berlangsung di Buranga itu sudah dipersiapkan dengan matang. “Jadi, untuk persiapan dua agenda ini, pelantikan dan reuni NUSA kami sudah fiksasi mulai dari tempat dan pelaksa-

naanya, serta berapa jumlah massa yang akan hadir ditempat itu,” ujarnya. Menurut data dari penyelenggara reuni kepada Asfian, sedikitnya ada sekitar 1000-an orang yang masuk dalam daftar relawan NUSA pada Pilgub lalu. Namun, relawan Nur Alam yang baru juga tidak sedikit, dalam artian jika digabungkan dengan yang relawan lama akan ada sekitar 4000 orang Butur yang siap memenangkan Nur Alam di Pilgub kali ini.

Asfian menerangkan bahwa sebagian dari para relawan NUSA yang lalu ini juga telah menjadi pengurus dan akan dilantik hari ini. Ini berarti PAN Butur menambah kuantitas dalam struktural kepengurusannya. “Harapannya, penambahan kualntitas di struktural PAN ini akan menjadi kekuatan beras bagi pemenangan Pilgub kali ini,” tandas penanggungjawab pemanangan Nur Alam walayah Buton dan Muna ini.(p4)

Kendari,KP Setelah tiga pekan membuka Penjaringan calon gubernur (Cagub) Sultra, dua kursi Partai Bulan Bintang (PBB) di DPRD Sultra cukup banyak peminatnya. Setidaknya, ada empat Cagub yang telah mengambil formulir pendaftaran masingmasing yaitu Buhari Matta (BM), Nur Alam (NA), Ali Mazi (AM) dan La Ode Songko. Hanya saja, hanya dua orang yang terlihat serius karena mengembalikan formulir. “Dua calon yang mengembalikannya yaitu Buhari Matta pada 13 April dan Nur Alam

Ruksanan pada 22 April 2012. Meskipun formulir telah dikembalikan, tetapi berkas kedua calon itu masih ada yang kurang leng-

kap seperti surat keterangan kelakuan baik, dan surat keterangan tidak pernah terhukum dari pengadilan,” kata Ketua Tim Penjaringan DPW PBB Sultra, Ruksanan. Apakah mereka mendaftar dengan partai?, Ruksanan menuturkan mereka mendaftar masih personal dan tidak membawa koalisi partai sebagaimana pernyataan dalam formulir, tanpa menyertakan usulan dari partai lain. “Begitu pula dengan Cawagub, sebenarnya PBB menerima pasangan calon tetapi dua calon belum membawa pasangannya. Kalau pun sampai batas waktu yang ditetapkan selain kami masih tetap menunggu dari mereka, kecuali kandidat tersebut telah

membawa partai pengusungnya, kami pun menawarkan kader terbaik sebagai wakilnya nanti,” tuturnya sambil merinci kader PBB dimaksud seperti Ahmad Al Jufri, Dr Izat Manarfa, Dinamis Yunus dan Asri Jauhar. Mengenai komunikasi intens yang telah dibangun kedua calon yang telah mengembalikan berkas, diakuinya baru mulai dilakukan keduanya ketika pendaftaran, tetapi sebagai kepala daerah yaitu Nur Alam yang juga Gubernur Sultra sebagai pembina Parpol di Sultra, sedangkan Buhari Matta yang juga Bupati Kolaka sebagai pembina Parpol di Kolaka, Baca Berebut di Hal. 22


22

Kendari Pos | Selasa, 24 April 2012

Pekan Ini, Enam Calon Panwas Pilgub Diseleksi Kendari,KP Jika tidak ada aral melintang, Bawaslu RI akan melakukan fit and proper test enam orang yang dinyatakan lulus seleksi wawancara oleh tim Seleksi Panwaslukada Sultra. Nantinya, Bawaslu akan mencari tiga orang terbaik untuk kemudian ditetapkan menjadi anggota Panwas Pilgub Sultra. “Informasi dari Bawaslu, fit and proper test Panwaslukada Sultra akan dilakukan pada minggu ini, tetapi kepastian harinya belum ditentukan,

dok/kp

Suasana seleksi wawancara panwaslu pilgub yang dilakukan tim seleksi beberapa waktu lalu. dari seleksi ini ada enam yang dinyatakan lolos dan akan disaring lagi pekan ini oleh Bawaslu, menjadi tiga orang. karena tim Bawaslu akan datang ke Kendari setelah terlebih dahulu melakukan fit and

proper test Panwaslukada Sulsel,” beber Ketua Tim Seleksi Panwaslukada Sultra, Abdul

Kadir via telepon selulerya. Dengan adanya informasi tersebut, dirinya berharap enam orang yang akan mengikuti fit and proper test Bawaslu RI, dapat mempersiapkan diri. “Persiapan diri penting, mengingat ketiga orang yang terseleksi oleh tim Bawaslu RI merupakan orangorang yang kapabel, kredibel, mengusai aturan perundangundangan serta punya nyali menerapkan aturan dan mengawasi tahapan-tahapan Pilkada,” tukasnya. (fas)

PBB Tawarkan Cawagub Internal Berebut... tentunya keduanya senantiasa membangun komunikasi dengan Parpol, tidak terkecuali PBB. “Khusus La Ode Songko, tidak menutup kemungkinan tidak terusung pasalnya sebagai warga negara memiliki hak yang sama untuk mencalonkan diri, sehingga partai sebagai kendaraan politik untuk menuju kursi kepemimpinan daerah dan negara pun berhak didapatkan setiap warga negara yang memenuhi persyaratan,” ungkapnya. Ditanya mana yang penting syarat atau mahar bagi lolos-

nya calon yang diusung hingga DPP pun memutuskan demikian, jawabnya tentunya harus berimbang disamping kontribusi lain yang harus dipenuhi calon seperti dana infak untuk membangun partai pengusung dengan nominal tidak sebesar mahar, pasalnya mahar untuk mensosialisasikan calon yang diusung sehingga tidak semua dipergunakan untuk partai. “Selain itu perlu kami jelaskan proses penjaringan ini bukan soal jual mahalnya penentuan sikap partai, mengingat penjaringan berjalan sesuai petunjuk teknis dari pusat, karena segala sesuatu harus sesuai mekanisme partai. Misalnya jika sampai ba-

tas akhir pendaftaran yaitu 30 April 2012 hanya dua calon yang mendaftar, maka oleh DPW menyatakan dua pasang calon yang direkomendasikan dan DPP akan memilihnya,” jawab Wakil Ketua III Bidang Penjaringan dan Perekrutan Organisasi (PPO) DPW PBB Sultra ini. Sehubungan selentingan kabar jika BM membutuhkan dua kursi lagi dan PBB salah satu partai yang memiliki dua kursi tersebut, Dekan Fakultas Pertanian (Faperta) Unsultra ini menjelaskan memang ada teman-teman DPP yang menyahuti itu, tetapi tidak serta merta DPP memutuskan BM yang mengambil kursi PBB Sultra

karena dia sangat butuh kursi. Pasalnya DPW juga punya hak karena sekitar 75 persen ditentukan DPW, sehingga DPP hanya bisa menetapkan dari pandangan DPW, siapa yang memiliki kapabilitas yang layak untuk diusung dan menang. “Dengan begitu kami menghimbau kepada calon yang telah mengembalikan formulir untuk melengkapi berkas, selain calon yang sudah mengambil formulir tetapi belum mengembalikan berkas, mengingat minimal dua pasang dan maksimal tiga pasang Cagub-Cawagub yang akan diusul DPW PBB, untuk selanjutnya bulan Juni akan ditetapkan DPP,” jelasnya. (fas)

PDIP Bangga Punya Tokoh Sekuat Mega Jakarta, KP Peringatan Hari Kartini yang digelar DPP PDI Perjuangan di Jakarta, Sabtu (21/4) pagi lalu, kembali mengguratkan bukti bahwa kepemimpinan perempuan di Indonesia sudah berjalan, bahkan menorehkan catatan membanggakan. Majalah Forbes edisi 6 September 2004 bahkan menempatkan Megawati Sukarnoputri sebagai perempuan terkuat ke delapan di dunia di antara 100 perempuan lainnya. “Di antara perempuan-perempuan perkasa dunia lainnya adalah Sonia Gandhi urutan ketiga, Gloria Arroyo kesembilan, Khadela Zia PM Bangladesh ke-14, Presiden Srilanka urutan 44, Aung San Suu Kyi ke 45 dan mantan perdana menteri Margareth Thatcher ke 21,” kata Yanti Sukamdani, Ketua DPP Bidang Perempuan PDI Perjuangan, Sabtu (21/4) lalu. Menurutnya, pengakuan dunia ini menjunjukkan betapa kuatnya perjuangan dan kepemimpinan Megawati. “Pengakuan ini sepatutnya harus menjadi kebanggaan dan

tauladan para perempuan Indonesia untuk dapat memahami makna perjuangan yang hakiki bagi perempuan,” ujarnya. Anggota DPR Fraksi PDI Perjuangan Dewi Aryani, juga meyakini bahwa ketauladanan Megawati harus menjadi cambuk bagi kader-kader muda perempuan PDIP, untuk dapat bersama-sama dengan pria sebagai mitra dalam perjuangan dan pembangunan Indonesia menuju kesejahteraan rakyat yang berkeadilan. “Kader muda harus bisa meneruskan langkah perjuangan Megawati hari ini dan ke depan. Megawati adalah Kartini masa kini, dan ke depan harus ada kartinikartini muda yang mampu meneruskan perjuangan Megawati, memimpin partai sekaligus menjadi pemimpin negeri ini,” ujarnya. “Apapun bentuknya perjuangan dan kiprah perempuan Indonesia amat dinantikan dunia,” tegasnya yang juga anggota pengurus DPP PDI Perjuangan bidang perempuan itu. (jpnn)

Golkar Masih Berharap Pimpin Butur Fatwa... “Pengajuan surat tersebut dilakukan karena Golkar bukanlah organisasi yang suka turun jalan dan anarkis, tetapi mengaluri persoalan perjalanan dari UU, jika UU mengatakan demikian maka kami minta fatwanya, kalau fatwanya mengatakan demikian maka Golkar akan menerima, tetapi jika fatwa mengatakan Golkar benar maka Kemendagri harus mengikuti Golkar,” ungkap mantan Bupati Muna ini. Seperti diketahui, polemik soal ini bermula ketika se-

orang tim kampanye RIDHA bernama Gamsir yang juga anggota DPRD Butur terbukti melakukan money politik saat Pilkada Butur. Sedikit banyaknya, aksi money politik itu mempengaruhi hasil Pilkada. Sesuai aturan, jika calon atau tim kampanyenya terlibat politik uang, maka pasangan calon wajib digugurkan, baik pencalonannya maupun kemenangannya. Persoalannya, putusan pengadilan itu baru memiliki kekuatan hukum akhir 2011 silam dengan vonis satu tahun penjara kepada Gamsir. Sedangkan RIDHA sudah

dilantik menjadi Bupati dan Wakil Bupati Butur. Tapi KPU jalan terus. Begitu menerima salinan putusan pengadilan, empat komisionernya melakukan pleno, dan menggugurkan pencalonan dan kemenangan RIDHA. Ketika masalah ini diajukan ke Kemendagri untuk diproses, lembaga itu tidak menerima dengan dalih sudah terjadi pelantikan dan akan ada instabilitas jika ada perubahan keputusan. RIDHA dipersilahkan tetap menjalankan tugas dengan tenang. Golkar pun meradang karena kepentingannya gagal dikabulkan.(fas)


23

Kendari Pos |Selasa, 24 April 2012

Berbicara Sambil Mencari Mencari sesuatu sambil berbicara ternyata cukup bermanfaat. Sambil ngomel mencari sesuatu yang terlupakan posisi letaknya bisa membantu orang tersebut menemukannya lebih cepat, ketimbang hanya diam-diam mencari. Dalam penelitian sebelumnya telah diketahui saat anak berbicara sendiri hal itu bisa membantu membimbing perilakunya. Misal anak berbicara sendiri sambil mengikat tali sepatu, maka itu membantunya bagaimana melakukan hal tersebut. Peneliti pun mencoba mencari tahu apakah hal ini juga bisa terjadi pada orang dewasa, maka Gary Lupyan dari University of Wisconsin-Madison dan Daniel Swingley dari University of Pennsylvania mencoba mengamatinya. Partisipan dewasa yang terlibat dalam studi ini diperlihatkan 20 foto dari objek yang berbeda lalu diminta untuk mencari salah satu dari objek

tersebut. Selain itu peserta juga diminta melakukan beberapa tes. Sementara itu peserta juga diminta memberikan nama untuk objek yang dicarinya dan memintanya berbicara sendiri. Hasilnya orang yang berbicara sendiri akan menemukan barang lebih cepat. Hasil ini dipublikasikan secara online dalam Quarterly Journal of Experimetal Psychology. Sedangkan pada percobaan kedua, peserta diperlihatkan barang-barang yang biasa ditemukan di rak supermarket dan diminta mengidentifikasinya. Didapatkan peserta akan lebih cepat menemukan barang jika mereka memberi nama untuk barang tersebut, seperti dikutip dari HealthDay. Penulis menyimpulkan hasil ini membuktikan bahwa berbicara sendiri bisa mempengaruhi beberapa aspek dari proses pencarian visual, walaupun peneliti belum

mengetahui dengan pasti bagaimana prosesnya. Meski begitu ada kemungkinan ketika seseorang berbicara sendiri sambil mencari

barang, maka akan merangsang bagian tertentu di otak sehingga membuatnya lebih mudah menemukan barang yang dicarinya. (jpnn/aka)

Sulit Nikmati Seks Keleluasaan dalam menentukan sikap dan posisi akan memberikan kepuasan tersendiri dalam melakukan hubungan intim. Namun, terkadang perempuan mengaitkan seks dengan kepasrahan. Perempuan menganggap dirinya sebagai penurut dan tunduk terhadap pasangan saat berhubungan intim. Situasi tersebut dapat membuat perempuan mengalami kesulitan dalam menikmati seks. Dalam serangkaian penelitian terhadap beberapa orang mahasiswi, peneliti dari Universitas Michigan menemukan bahwa perempuan yang banyak mengaitkan seks dengan kepasrahan lebih sulit terangsang secara seksual. Namun hubungan ini tidak terlihat

pada pria muda. Perempuan ini tampaknya telah menginternalisasi peran seksualnya sebagai penyerahan diri. Hal ini mungkin terjadi karena para perempuan menyesuaikan perilaku seksual dan keinginannya dengan budaya, namun tidak menyadari bahwa hal itu dapat merusak gairah seksualnya. Seorang peneliti dari University of Michigan menggunakan uji asosiasi bawah sadar untuk mengetahui sejauh mana perempuan mengaitkan seks dengan kepasrahan. Sebanyak 36 orang mahasiswi berpartisipasi dalam penelitian ini. Para mahasiswi diminta menyelesaikan kategorisasi kata sederhana. Caranya adalah diinstruksikan untuk memilah mana tulisan yang merupakan kata dengan yang bukan kata dengan menekan tombol bertanda ‘bukan kata’ atau ‘kata’ pada keyboard secepat mungkin. Setelah disediakan kata-kata acak, tulisan akan disajikan di layar komputer. Tulisan akan tetap berada di layar sampai peserta menekan tombol ‘bukan kata’ atau ‘kata’ kemudian dicatat waktunya. “Respon perempuan cenderung lebih cepat ketika kata-kata yang mengandung arti kepasrahan seperti mematuhi, tunduk, budak, dan lemah diawali dengan kata seks dibandingkan kata lain yang netral. Hal ini menunjukkan bahwa para perempuan ini mengaitkan seks dengan kepatuhan,” kata peneliti, Amy Kiefer, PhD seperti

dilansir WebMD. Perempuan yang responnya paling cepat lebih banyak mengaku pasrah saat melakukan aktivitas seksual. Selain perempuan, mahasiswa pria juga direkrut untuk menjalani tes yang sama. Hasilnya, pria jauh lebih kecil kemungkinannya untuk mengaitkan seks dengan kepasrahan. “Kami menemukan bahwa perempuan cenderung mengaitkan seks dengan kepasrahan tanpa disadari. Perempuan nampaknya tidak didesain untuk tunduk secara seksual, dan kesadaran yang lebih besar mengenai hal ini dapat membantu perempuan untuk mencapai kepuasan seksual yang lebih besar,” kata Kiefer. Dalam penelitian lanjutan, para peneliti meminta peserta perempuan menjawab serangkaian pertanyaan untuk mengukur dampak perilaku pasrah dengan gairah seksualnya. Para perempuan yang mengaku lebih banyak pasrah dalam perilaku seksualnya cenderung lebih rendah gairah seksualnya. Laura Berman, PhD, penulis buku ‘Secrets of the Sexually Satisfied Woman’, mewawancarai beberapa ribu perempuan dalam penyusunan bukunya. Menurut Berman, sebagian besar perempuan akan terpuaskan secara seksual jika merasa nyaman dengan tubuhnya, mampu mengkomunikasikan kebutuhan seksualnya dengan pasangan dan memiliki perasaan bahwa pasangan mengerti kebutuhannya. “Unsur-unsur pemberdayaan adalah kunci untuk mencapai kepuasan seksual perempuan. Jadi masuk akal jika respon seksual perempuan yang merasa kurang berinisiatif juga kurang begitu bagus,” kata Berman. (jpnn/aka)


24

H. ASRUN

ADVETORIAL

Selasa, 24 April 2012

SESUAI agenda, hari ini 24 April 2012 pasangan H.Asrun- H.Musadar Mappasomba akan menggelar deklarasi sebagai bakal calon wali kota dan wakil wali kota periode 2012-2017. Disebutkan, kegiatan ini dihadiri empat partai pendukung yang sudah pasti berupaya memenangkan pasangan incumbent tersebtu dalam perhelatan demokrasi Juli mendatang. Tanggal 24 April dipilih untuk deklarasi itu bukannya tanpa alasan. Disaat yang bersamaan, Asrun yang baru saja menyelesaikan studi S3 di Universitas Brawijaya itu berulang tahun yang ke-51. “Insya Allah besok (hari ini) Saya akan melaksanakan deklarasi dengan empat partai yang sudah pasti bersama kami, yakni PAN, PKS, Golkar dan PPP. Partai Demokrat belum ikut dalam deklarasi, karena keputusan usungan dari DPP untuk Pilwali belum turun. Tapi Kami tetap undang pengurusnya untuk hadir dalam deklarasi,” ungkap Asrun kemarin. Menurutnya, dari hasil kesepakatan tim, massa yang akan hadir meramaikan deklarasi itu sekitar tiga ribuan orang, yang seluruhnya adalah simpatisan dan warga Kota Kendari. Agenda penting yang akan mengisi kegiatan itu adalah pidato politik Asrun dan Musaddar, selaku bakal calon wali kota dan wakil wali kota Kendari, juga penandatanganan perjanjian politik dari partai pandukung. “ Kami harap deklarasi bisa terlaksana dengan aman dan lancar,” pungkas Asrun. Secara terpisah, Ketua Tim Pemenangan Asrun-Musaddar, Abdul Rasak mengungkapkan, segala persiapan untuk penyelenggaraan deklarasi sudah tuntas. Bahkan kemarin, tim pemenangan telah melaksanakan rapat persiapan untuk memaksimalkan kegiatan hari ini. “ Partai pendukung sudah siap untuk ikut dalam deklarasi. Kalau partai Demokrat sampai sekarang belum ada kepastian karena secara resmi belum ada keputusan dukungan dari DPP. Tapi kita tetap tunggu, mudah-mudahan dukungannya bersama AsrunMusaddar,” tutup Ketua DPRD Kota Kendari tersebut. (fya/cok)

H.MUSADAR MAPPASOMBA

POROS PEDAGANG DUKUNG ASRUN-MUSADAR

Chulafaau Rasyidin, SH

Syahrir Najamuddin

Paguyuban pelaku usaha pasar yang tergabung dalam Poros Pedagang Pasar se-Kota Kendari (P3SK) menyatakan komitmen dan sikap untuk mendukung penuh AsrunMusadar sebagai pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Kendari periode 2012-2017. Fakta itu dinyatakan dalam bentuk tandatangan ribuan pedagang dari enam Pasar di Metro ini. Pembina P3SK, Chulafaau Rasyidin, SH mengatakan ini pernyataan tersebut tulus dan ikhlas tanpa intervensi subjektif pihak luar. Sebab semua bertolak dari kesadaran dan penilaian kondisi real serta empiris terhadap prestasi gemilang yang telah diukir pasangan tersebut. Dalam kepemimpinan AsrunMusadar pada periode awaldianggap telah membawa pembangunan Kota Kendari secara terencana, dinamis, akseleratif, komprefensif dan terintegratif. “ Terutama kebijakan program pembangunan ekonomi yang berpihak pada pemberdayaan dan penguatan struktur modal masyarakat pedagang berekonomi kecil, dalam hal

ini pedagang pasar dan kaki lima. Termasuk pembangunan di bidang fisik dan infrastruktur serta sosial budaya,’’ terangnya. Sementara itu, Koordinator P3SK, Syahrir Najamuddin juga mengungkapkan, sikap dukungan mereka itu lahir oleh keinginan pedagang secara umum dari pasar yang ingin pasangan incumbent itu melanjutkan karya mereka. Hal senada juga dikatakan Wakil Koordinator P3SK, Subhan, ST. ‘’ Secara infrastruktur fisik, pasangan Asrun-Musadar secara cepat terus membangun pasar diantaranya Pasar Sentral Kota, Pasar Baru dan Paddy’s Market. Ini perwujudan komitmen serius dan sungguh-sungguh yang akan mengadvokasi kepentingan masyarakat ekonomi kecil dan endingnya nanti pada penguatan struktur modal,’’ timpalnya. Dukungan tandatangan itu mulai digalang sejak Sabtu (21/4) lalu dan direncanakan berlangsung selama seminggu. Meski begitu, hari ini mereka ingin menyatakan dukungan

itu, bersamaan dengan deklarasi pasangan Asrun-Musadar. Di kesempatan yang sama Sekretaris P3SK, Hendra Kusuma Kadir ingin menegaskan terkait adanya penolakan dukungan yang mengatasnamakan pedagang pasar. Hal tersebut hanya dinyatakan segelintir pedagang yang bila dipresentasekan tak lebih dari satu

persen. Pernyataan dan tanda tangan itu membuktikan sebagian besar pedagang masih menginginkan pasangan tersebut maju kembali. ‘’ Hingga kini sudah sekitar lebih dari seribu pedagang yang telah bertanda tangan dan akan terus bertambah mengingat masih beberapa hari lagi kegiatan ini berlangsung,’’ pungkasnya. (p1/cok)


Kendari Pos Edisi 24 April 2012