Issuu on Google+

Sabtu, 3 Juli 2010

http://www.kendaripos.co.id

Harga Eceran Rp. 3.500,-

Ariza Bintang Tamu Paling Lucu Sore Nanti Berikan Basketball Clinic kepada Pengunjung Surabaya, KP Trevor Ariza tidak hanya mendapat tantangan menunjukkan kebehatannya dalam berbagai permain basket yang ada di NBA Madness presented by Jawa Pos. Dia juga mendapat tantangan bermain dolanan (permainan) tradisional ketika tampil di depang pengunjung di Supermal Pakuwon Indah Surabaya, kemarin (2/7).

INTERNASIONAL

Seoul Tolak Tawaran Pyongyang SEMENANJUNG Korea masih bergolak. Hingga kemarin, Korea Utara (Korut) masih tetap belum bersedia mengakui kesalahan mereka dalam insiden tenggelamnya Kapal Cheonan pada 26 Maret lalu. Namun, diam-diam, Pyongyang mengajak Seoul membahas insiden tersebut dalam pertemuan tertutup. Korut berpendapat, insiden yang menewaskan 46 pelaut Korsel itu harus diselesaikan secara internal dua negara. Tidak perlu melibatkan masyarakat internasional dan Dewan Keamanan (DK) PBB, seperti yang dilakukan Korsel. Namun, sebagai pihak yang merasa dirugikan, Seoul jelas menolak permintaan Pyongyang. Apalagi, hasil temuan tim investigasi multinasional jelas menyebut Korut bersalah. ”Pemerintah (Korsel) harus fokus pada pembahasan insiden (Cheonan) tersebut di tingkat DK PBB,” tandas Jubir Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Korsel, Kim Young-Sun, seperti dilansir Agence France-Presse kemarin. Dengan tegas, Kemenlu menolak ajakan Korut untuk membahas insiden di Laut Kuning itu tanpa

Permainan tradisional tersebut ada l a h MenyunggiTampah. Yaitu, permainanyang mengharuskan pesertanya meletakkan tampah (sejenis nampan dari bambu dalam ukuran besar) di atas kepala, lalu berjalan tampa memegang tampah itu sampai garis tertentu. Namun, di NBA

(FOTO: DITA PUTRI/JAWA POS)

BIKIN KETAWA: Trevor Ariza (kanan) dan Direktur Jawa Pos Azrul Ananda bermain Nyunggi Tampah dalam NBA Madness presented by Jawa Pos di Supermal Pakuwon Indah Surabaya, 2 Juli 2010.

Baca ARIZA diHal. 7

Berkas ILHAM Tidak Diverifikasi Tiga Anggota KPU Muna Buat Surat Pernyataan

Jakarta, KP Sikap mengejutkan dipertontonkan tiga anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Muna selaku penyelenggara

Pemilu Kepala Daerah (Pemilukada). Tiba-tiba, ketiganya membuat surat pernyataan berkas dari calon perseorangan La Pili-La Ode Halami (Ilham) yang menyebutkan bahwa berkas calon independen itu tidak diverifikasi. Mereka adalah Ilyas, Habo Arfa, dan La Uluiha. Hal itu terungkap dalam sidang

perdana gugatan Pemilukada Muna No 64/PHPU.D-VIII/2010 di Gedung Mahkamah Konstitusi (MK) Lantai III, Jalan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Jumat (2/7). Masalah itu juga menjadi bagian dari pokok perkara oleh pemohon pasangan calon LM Rusman Emba-P Haridin (RAMAH) pada sidang yang dipimpin Moh Mah-

fud MD (Ketua Panel), M Arsyad Sanusi dan Maria Farida Indrati (anggota). ”Saya juga kaget karena baru muncul di persidangan ini. Muncul surat pernyataan bahwa mereka tidak pernah melakukan verifikasi tentang dukungan pasangan calon perseorangan, tetapi dalam setiap pengambilan kepu-

tusan, bulan Maret dan April waktu verifikasi, dan kita tidak tanda tangani bersama,” kata Ketua KPU Muna, Al Munardin usai sidang. Sesama anggota KPU, Al Munardin dan La Ode Muh Amin menyesalkan tindakan rekan-re-

Baca BERKAS diHal. 8

Baca SEOUL diHal. 7

SELEBRITI

Nikita Willy Ultah ke-16 ULANG TAHUN ke-16 Nikita Willy dirayakan dengan sangat meriah dan mewah. Pesta ultah artis remaja tersebut diadakan Kamis malam (1/7) di Indochine, FX Plaza. Mengambil tema sirkus, Nikita pun tampil cantik dengan kostum ala mayoret drumband. Hari ulang tahun artis berdarah Minang itu sebenarnya jatuh pada 29 Juni. Tapi, perayaannya baru bisa diadakan tiga hari kemudian sembari m e n yesuaikan jadwal Nikita yang padat karena syuting dan

Baca NIKITA diHal. 8

NIKITA WILLY

DOK/KP

Permasalahan di Pemilukada Muna nampaknya masih panjang. Dalam sidang di Mahkamah Konstitusi kemarin muncul data mengejutkan soal tidak diverifikasinya data pasangan perseorangan yaitu La Pili dan Laode Halami (ILHAM). Gambar diambil ketika pasangan ILHAM melakukan sosialisasi (kiri). Hasil penghitungan sementara Pemilukada Muna yang dirilis JSI sebelum ditetapkan KPUD Muna (atas).

Pemkab Muna Berhutang ke BPD Sultra Jumlahnya Rp 5,7 M, Peruntukannya Belum Jelas Kendari, KP Soal kosongnya kas Pemkab Muna, DPRD setempat nampaknya bersemangat melakukan penelusuran. Setelah mengunjungi Dinas Kesehatan dan RSUD Muna, giliran Dinas Pendidikan, Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa (BPMD) dan

Perikanan yang ditemui para Legislator Muna yang tergabung di komisi A. Di penelusurannya itu, DPRD menemukan surat tagihan hutang dari BPD Sultra tertanggal 6 Mei 2010, nomor: 347/135.000/05/krd, berperihal pembayaran angsuran kredit ke-4 sebesar Rp 5.739.124.750. Komisi A tentu saja kaget dengan temuan tersebut. Apalagi selama ini, DPRD tidak ada pemberitahuan terkait adanya hutang Pemkab Muna di BPD

Sultra. ”Kami tidak tahu MoU apa antara Pemkab Muna dan BPD sebagai, alasan peminjaman uang tersebut,” ungkap La Ode Koso, anggota komisi A. Senator PAN itu juga tidak tahu persis berapa jumlah hutang Pemda Muna di BPD. Hanya surat tagihan ke-4 sebesar Rp 5,7 M yang komisi A temukan. Dialokasikan pembangunan apa anggaran dari BPD Sultra itu, La Ode Koso juga tidak tahu persis. Han-

ya dia mencoba meraba-raba. ”Mungkin pembangunan RSUD Muna atau pasar tradisional,” tebaknya. Bahkan, kata pria yang juga menjabat sebagai Ketua komisi III itu, tidak menutup kemungkinan Pemda Muna punya hutang di Bank lain. ”Kita akan telusuri di Bank-bank lain,” janjinya. Terkait penelusuran kas kosong di Pemkab Muna, komisi A dibawah pimpinan Ir Fatahila Taape (wakil Ketua komisi A)

beranggotakan dirinya, Minarti dan Zaidin Kammil menyambangi sejumlah instansi diantarannya BPMD. Di BPMD, ungkap La Ode Koso, pihaknya menemukan, dana subsidi desa sebesar Rp 11 Miliar untuk 213 Desa di Muna, belum tersalurkan. Biasanya, triwulan pertama pencairan January-Juni dan triwulan kedua Juli-Desember. ”Dana subsidi Desa itu be-

Baca PEMKAB MUNA diHal.8

Robert Steven, Master Bonsai Dunia dari Indonesia

Tak Pernah Jual Karya, Jadwal Padat hingga 2011 Laman Webecoist.com menyebut hanya ada enam master bonsai yang karyanya dinilai luar biasa di dunia. Yaitu, John Naka, Ben Oki, Masahiko Kimura, Lindsey Bebb, Qunquan Zhao dan Robert Steven. Nama yang terakhir itu adalah orang Indonesia.

AGUS WIRAWAN, Jakarta KETERTARIKAN Robert pada dunia bonsai muncul tanpa sengaja pada 1980-an. Bermula dari jalan-jalan ke Puncak, Bogor, dia melihat sebuah pohon kerdil yang indah. Dia lalu membelinya. ”Sejak itu saya tertarik mem-

buat bonsai. Nggak pakai sekolah khusus karena memang saya suka seni lukis dan patung,” ujar Robert saat ditemui di rumahnya, Jl Batu Tulis VIII No 27-A, Jakarta Pusat, pekan lalu. Praktis, Robert hanya mengandalkan insting seninya dalam membuat bonsai. Tak lama kemudian, pria kelahiran Binjai, 1958, tersebut bergabung dengan PPBI (Perkumpulan Penggemar (ROBERT STEVEN FOR JP)

Master bonsai dunia Robert Steven sedang mengkolaborasikan paradigma holtikultura dan estetika dalam membentuk salah satu bonsainya.

Bonsai Indonesia). ”Nah, justru dari situlah saya mulai bingung karena bonsai saya dikritik. Mereka bilang ini salah, nggak sesuai pakem, nggak sesuai aturan,” ungkapnya. Tapi, di dalam hati, Robert berontak. Dia hampir saja memutuskan untuk tidak lagi mendalami bonsai. Sebab, dia menganggap hobi bonsai tidak sesuai dengan cita rasa seninya yang meledak-ledak. Suratan takdir berkata lain. Menteri kehakiman waktu itu, Ismail Saleh, yang merupakan penasihat PPBI mengajak Robert belajar bonsai ke Tiongkok. Ala-

Baca TAK PERNAH diHal. 7


Wawancara

2

Kendari Pos | Sabtu 3 Juli 2010

Drs Mawardi Arsyad MSi, Kepala BPS Sultra

Pendekatan Sensus Itu Tempat Tinggal, Bukan KTP Sejak 1 Mei hingga 15 Juni 2010 lalu, BPS menggelar sensus penduduk Indonesia secara nasional dan serentak di seluruh wilayah nusantara. Di Sultra, hajatan kependudukan itu juga sudah tuntas digelar. Ratusan petugas diturunkan untuk melakukan pencacahan masyarakat diseluruh wilayah. Apa hasilnya dan kendala apa saja yang ditemukan para petugas di lapangan, berikut petikan wawancara Kepala BPS Sultra, Drs Mawardi Arsyad MSi kepada wartawan Kendari Pos Abdi Mahatma di ruang kerjanya, kemarin. Setelah lebih sebulan menggelar sensus penduduk, apa hasil yang sudah diperoleh BPS Sultra? Sejauh ini kami masih melakukan pengolahan data. Nanti, pengumuman resmi itu akan disampaikan secara nasional oleh presiden pada bulan Agustus nanti. Untuk provinsi akan disampaikan gubernur, di kabupaten oleh bupati dan seterusnya. Nantinya akan tergambar rasio kependudukan, jumlah penduduk secara nasional dan yang lainnya. Dari sisi pendataan, kami sudah selesai tapi kami masih menampung sampai 16 Juli, bagi mereka yang ketika Mei masih di Sultra, dia lahir atau ada di Sultra di bulan Mei ini Apa esensi sensus sesungguhnya selain hanya menghitung jumlah penduduk? Oh, banyak sekali. Sensus itu kan memperlihatkan wajah kependudukan, tingkat kemajuan, tingkat pendidikan kita, 10 tahun lalu berada di posisi mana, ada kaitannya dengan MDGS pendidikan, tingkat kematian, kelahiran, tingkat pertumbuhan penduduk, tingkat kesejahteraan penduduk semua terbaca dari sensus secara makro. Artinya, sensus itu bukan sekedar jumlah tapi komposisi penduduk kita itu dilihat. Kalau dulu misalnya banyak lakilaki atau perempuan, atau terjadi migrasi, an migration atau out migration, ada pola kependudukan itu. Nanti akan terlihat kecenderungan daerah yang migrasi banyak di kabupaten mana, pola itu perlu dibaca. Apa pentingnya buat pemerintah Sultra? Sensus itu kan kemudian membaca tingkat kesehatan masyarakat, tingkat pengangguran, dalam arti kata, orang banyak mengetahui bekerja di sektor apa, apakah benar dugaan sementara 53 persen bekerja di sektor pertanian, apakah masih seperti itu dalam 10 tahun terakhir ini, sejak tahun 2000 lalu Lembaga lain juga punya data kependukan yang bisa dipakai untuk penyaluran bantuan pemerintah atau pendataan untuk partisipasi politik penduduk. Dimana bedanya? Sensus itu beda dengan statistik, inventarisasi kependudukan apalagi mau disamakan dengan yang ada di catatan sipil atau lembaga pemerintah lain. Sensus penduduk itu didata berdasarkan tempat tinggal. Maksudnya, banyak sekali kita temukan di Sultra, orang itu berada di Sampara, tapi berKTP Kota Kendari, nah sensus itu pendekatannya adalah tempat tinggal. Seorang pencacah harus face to face, bertemu muka dengan yang dicacah, minimal pada wakil anggota keluarga, dan tidak bisa didaftar dari daftar Kartu Keluarga di Keluarkan dan kita menghindari sekali itu. Kami sangat mencela sekali kalau ada petugas sensus bermain dan melanggar Standar Operasional Prosedur (SOP) Memang ada ya petugas yang melanggar SOP itu? Iya banyak. Ada yang didapat. Sampai 28 Mei lalu, ada beberapa yang terpaksa kita ulang, dengan menerjunkan tenaga task force (petugas khusus milik BPS). Kami menemukan beberapa oknum petugas, baik itu petugas dari BPS maupun yang mitra BPS yang jadi pencacah di lapangan. Kira-kira ada sekitar 2 persen. Mereka itu malas, dan ini karena persoalan karakter, tapi akan kita segera perbaiki.

Kemalasan itu misalnya, dia menghitung bangunan dengan hanya melihat saja dan sudah mengatakan kosong, namun ada juga memang dalam arti kata respon error atau warga yang tidak mau dicacah. Soal kelakuan petugas tadi, moral rendah itu, kami temukan dua sampai tiga persen, makanya kami menurunkan petugas task force, di beberapa kabupaten yang ada, dan Insya Allah, menurut saya berjalan cukup baik. Bagaimana meminimalisir potensi error dan ketidakakuratan data tadi, apalagi sudah ketahuan ada oknum petugas yang tidak jujur bekerja? Setelah ini, Juli nanti kita akan lakukan paska evaluasi sensus, untuk mengetahui ketidakaturan. Bahasa sensus itu sebenarnya tidak ada error tapi namanya juga pekerjaan manusia, manusiawi jika ada kesalahan. Artinya dalam bahasa tanda petik, kemungkinan itu pasti ada, tapi akan kita masih menampung, menelusuri, sampai 16 Juli nanti siapa tahu ada yang dicacah dobel, atau tidak teliti. Maksud anda?

Misalnya begini, kenapa harus dua kali didatangi petugas karena potensi ketidaktelitian itu. Saya misalnya, mungkin orang akan menyebut saja ini suku Palembang, padahal saya ini Melayu Lahat, nah itu sudah beda. You orang Kendari padahal you orang Buton. Kendari itu kan Tolaki. Petugas juga harus tahu soal migrasi penduduk, makanya ada pertanyaan soal lama anda tinggal dan dimana anda tinggal lima tahun lalu. Tujuannya supaya terbaca bagaimana pola perpindahan penduduk itu sendiri selama lima tahun terakhir. Kemudian, seseorang dianggap penduduk suatu daerah bila sudah menetap selama enam bulan atau punya rencana tinggal lebih dari enam bulan. Karena asumsi sensus itu, enam bulan itu sudah cukup bagi seseorang mengenal topografi suatu wilayah Apa sensus ini juga membaca pendapatan penduduk dan income? Tidak. Sensus ini hanya memetakan struktur ekonomi atau apa mata pencaharian sedangkan income itu kita baca dari hasil sensus ekonomi.

Meski belum rampung, apa BPS sudah bisa memproyeksi berapa penduduk di Sultra? Itu nanti akan dibacakan gubernur, Agustus nanti tapi dugaan saya, angka itu, tidak terlalu beda dengan proyeksi BPS. Saya memproyeksi penduduk di Sultra ini sekitar 2,17 juta atau tidak sampai satu persen jumlah penduduk Indonesia Kondisi lapangan sensus seperti apa kerumitannya pak? Di Sultra ini enak dibanding daerah lain di Indonesia, petugas tidak banyak menemui kendala. Di daerah lain itu satu kecamatan penduduknya bisa sampai puluhan ribu, sedangkan di Sultra kadang tak sampai 10 ribu sementara insentif petugas di Jawa sama dengan di Sultra. Makanya di sini Koordinator Sensus Kecamatan (KSK) itu enak, apalagi disini tidak ada daerah sulit Kalau mudah, kenapa lama mengolah datanya? Kami sejauh ini masih dalam hal penyesuaian, atau di pengolahan. Khusus untuk kinerja petugas, Sultra ini relatif lebih

baik. Jauh-jauh hari kita tekankan supaya mereka bekerja maksimal. Beberapa KSK itu ada yang dicopot karena mereka bekerja tidak becus, dan itu sudah kami lihat sejak awal pelatihan Indikasinya? Kelihatan dong, mulai dari kedatangan di lokasi pelatihan, track recordnya, latar belakang kinerja, bahkan ada yang sementara pelatihan kami copot. Bahkan ada yang saya temukan sendiri di lapangan. Waktu itu saya ke Asera dan Wiwirano di Konut, di sana warga cerita bahwa mereka tidak dicacah hanya ditempelkan stiker, mantri statistiknya langsung disterilkan (dicopot). Mereka juga nantinya tidak akan diikutkan lagi di sensus sekolah, sensus ekonomi karena mental-mental seperti itu akan mempengaruhi kebijakan nasional, ibarat bubur, kalau terkontaminasi kotoran pasti rasanya sudah lain Bagaimana dengan penerimaan penduduk? Oh, masyarakat Sultra ini rata-rata wellcome dan terbuka dengan petugas kami, apalagi sejak jauh hari sosialisasi terus kami lakukan.(*)

Drs Mawardi Arsyad MSi


3

Kendari Pos | Sabtu 3 Juli 2010

Harga Pertamax Naik Rp 250 Per Liter Jakarta, KP Di tengah rencana pengetatan BBM (bahan bakar minyak) bersubsidi, PT Pertamina (Persero) memutuskan menaikkan harga BBM nonsubsidi, Pertamax. Padahal, produk itu akan menjadi pengganti premium jika pengetatan BBM bersubsidi dilaksanakan. “Terhitung 30 Juni 2010 pukul 00.00 WIB sebagian besar harga BBM nonsubsidi Pertamina naik,” ujar Vice President Communication Pertamina Basuki Trikora Putra, kemarin (1/7). Selain bensin premium yang disubsidi pemerintah, Pertamina memiliki produk nonsubsidi. Di antaranya, Pertamax, Pertamax Plus, dan

Bio Pertamax. BUMN Migas itu menyesuaikan harga Pertamax, Pertamax Plus, dan Bio Pertamax di kisaran Rp 200-Rp 250 per liter. Sebagai contoh, harga Pertamax di UPms I (Sumatera Utara), UPms III (Jakarta dan Jawa Barat), UPms V (Jawa Timur), dan wilayah Bali naik Rp 200 per liter. Pertamax Plus naik di UPms I, UPms III, dan UPms V dengan rata-rata kenaikan Rp 200-Rp 250 per liter. Tapi, di beberapa tempat, Pertamina justru menurunkan harga BBM nonsubsidi dengan besaran hingga Rp 300 per liter. Misalnya, untuk UPms II (Sumatera Selatan) dan Upms IV (Jawa Tengah) serta di

wilayah Bangka dan NTB (Nusa Tenggara Barat). “Perubahan harga ini terjadi di seluruh unit pemasaran Pertamina. Bukan hanya Jakarta, tapi juga beberapa wilayah di Indonesia,” tegasnya. Sementara itu, pengamat migas dari Reforminer Institute Priagung Rahmanto menegaskan bahwa pemerintah harus berani mengeluarkan kebijakan tegas dan tidak populer terkait pembatasan BBM bersubsidi. “Kalau targetnya sebelum September, saya kira yang paling realistis harus membuat kebijakan yang gampang tapi tegas. Yaitu, semua mobil pribadi dilarang beli BBM bersubsidi,” jelasnya. (jpnn)

PLN Buat Standar Mutu Pelayanan IWAN TRI WAHYUDI/JAWA POS

Seorang pengunjung sedang memperhatikan instalasi pameran bertajuk Contemporaneity di Galeri Nasional. Pameran karyakarya yang mendapat award dan karya-karya yang masuk nominasi Contemporaneity di bingkai dalam Biennole Indonesia award 2010 ini berlangsung akhir bulan lalu.

BNI Siapkan Rp 300 Juta KUR Kendari,KP Sepanjang semester pertama tahun 2010 ini, Bank Negara Indonesia (BNI) tahun telah sukses menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan nilai Rp 300 juta. Jumlah tersebut telah disalurkan kepada para pemilik usaha mikro kecil di daerah ini. Sebenarnya masih banyak lagi sektor yang menjadi target BNI untuk dibiayai, tapi karena terbatasnya sumber daya manusia (SDM) untuk melakukan survei, maka penyalurannya belum optimal. Pemimpin BNI Kendari, Budiamin melalui unit pemasarannya Rahmad Dahlan mengatakan, penyaluran KUR di BNI besarannya dari bervariasi, mulai dari Rp 5 juta hingga Rp 500 juta. Dari jumlah tersebut nasabahnya mulai para pedagang maupun usaha jasa, bahkan diantaranya adalah home industri. “Dari nasabah KUR kami, yaitu pada home industri, berupa produk kerajinan, yang saat ini sudah bisa “ekspor” sampai ke ke Surabaya,” terang Budiamin. Menurutnya, selain KUR ada juga kredit wira usaha atau biasa disebut KWU BNI. Kredit ini diperuntukkan bagi mereka sektor usaha mikro kecil

menengah yang besaran pinjamannya dari Rp 5 juta hingga Rp 1 miliar. Program tersebut selama ini baru eksis di Kendari, tapi Agustus nanti sudah bisa terlayani di Kolaka. “Selama ini semua kredit yang kami berikan selalu melalui cabang Kendari, tapi bulan depan Kolaka sudah bisa melayani sendiri. KWU ini kami harapkan bisa lebih meningkatkan program penyaluran kredit BNI di sektor ritel terhadap masyarakat,” katanya menjelaskan. Lebih jauh dipaparkan, kalau dari dua jenis kredit di sektor ritel tersebut saat ini cukup lancar. Hal ini terlihat dari non performing loan (NPL) atau kemacetan yang tidak mencapai 2 persen dari jumlah penyaluran. Untuk penyerapan kredit atau load to deposite ratio (LDR) diakui masih dibawah 80 persen. Itu artinya antara jumlah dana pihak ke tiga (DPK) yang dihimpun masih lebih banyak ketimbang dana yang dikeluarkan berbentuk kredit. Belum optimalnya penyaluran kredit di BNI ini, versi Rahmad, karena di BNI SDM yang ada masih terbatas. Sementara untuk melakukan survei kepada calon nasabah membutuh-

kan evaluasi dan peninjauan yang matang. Bagaimana pun bank masih menggunakan sistem prudencial atau kehatihatian dalam menyalurkan kredit. Jangan heran jika kemudian nasabahnya rata-rata merupakan masyarakat Kendari, dengan alasan lebih mudah melakukan survei. “Tapi dengan akan dibukakan layanan KWU BNI di Kolaka ini, kami harapkan bisa lebih maksimal dalam melayani masyarakat, khususnya dalam hal kredit. Di Kolaka nasabah BNI juga cukup banyak, setidaknya kami tidak hanya menghimpun dana, tapi kami juga harus berkontribusi menyalurkan permodalan kepada para pelaku usaha di daerah tersebut,” paparnya. Rahmad menambahkan, selama ini BNI juga telah terbantu dengan program Konsultasi Keuangan Mitra Bank (KKMB), yakni lembaga yang beberapa tahun lalu diprakarsai Bank Indonesia (BI) untuk mencetak tenaga konsultan UMKM. Merekalah yang akan melakukan survei dan melatih usaha mikro dari sisi menagemen maupun produksi, sehingga layak untuk dibiayai bank.

Belanja Cokelat, Dapat Satu Kilo Silver Queen Promo Terbaru di Metroku Swalayan Kendari,KP Banyak cara dilakukan pihak Swalayan Metroku untuk menggaet pengunjung. Jangan heran jika nyaris tiap hari, pengunjung di tempat belanja itu selalu membludak setiap harinya. Program terbaru, Metroku bekerjasama dengan PT Fajar Lestari Abadi, distributor coklat Silver Queen, mengadakan promo undian produk Silver Queen. Pengunjung yang membeli dua peace Silver Queen mendapatkan undian.Nantinya, mereka yang beruntung dapat memperoleh beragam jenis Silver Queen dari 9 gram hingga 1 kilo gram. Nah, kemarin dua orang pengunjung beruntung masingmasing mendapatkan satu kilo gram Silver Queen. Presiden Direktur (Presdir) Swalayan Metroku Kendari, Tirta Fernandy mengatakan, bila program tersebut bukan omong kosong, tapi terbukti. Pasalnya setiap pembeli dua peace Silver Queen langsung memperoleh hadiah berupa undian. Setiap undian yang diambil semua ada hadiahnya, yakni produk dari Silver Queen. “Bagi yang beruntung, mereka akan mendapatkan satu kilo gram Silver Queen, seperti yang diperoleh oleh ke dua pengunjung kami kali ini,” terang Tirta. Promo senang dan menang bareng Silver Queen ini sudah berlangsung tiga minggu. Namun untuk hadiah satu kilo gram Silver Queen baru ber-

SULIS/KP

Keluarga yang beruntung mendapatkan Silver Queen satu kilogram setelah berbelanja di Metroku Swalayan. langsung empat hari. Program ini akan terus berlanjut, sejumlah hadiah pun akan terus di suplai dari distributor cokelat itu. “Bagi penggemar coklat, silahkan datang ke Swalayan Metroku dan nikmati hadiah coklat menarik ini,” kata Tirta berpromosi. Lebih jauh Tirta mengatakan, bukan hanya untuk produk Silver Queen, tapi item lain di Metroku juga memiliki banyak hadiah. Tapi yang berupa undian baru Silver Queen, produk lain berupa hadiah langsung, seperti perlengkapan dapur dan perlengkapan rumah tangga lainnya. Menurutnya, belum satu bulan Metroku eksis, tapi masyarakat cukup antusias. Dari data di bagian pengamanan, bila awal bulan seperti dua hari terakhir ini dalam satu malam, pengunjung mencapai 1.250 orang. Kemudian untuk

kendaraan roda empat sebanyak 150 unit dan sepeda motor 263 unit. “Tapi kalau rata-rata pengunjung setiap hari-hari normal berkisar 300 - 500 orang. Membludak saat tanggal muda, mungkin orang ingin memenuhi kebutuhan bulanannya, lagi pula tanggal muda habis terima gaji,” ujar Putra pemilik PT Senapati Land ini. Bila melihat antusias pengunjung yang cukup banyak, managemen Swalayan Metroku pun ingin mengembangkan usaha ini. Yakni luas bangunan yang selama ini hanya tuju petak, akan diperluas lagi. Termasuk kelengkapan item produk yang disediakan tentunya akan ditambah. “Kami akan melakukan survei di dua bulan ini, bila pada bulan ketiga ,masih banyak pengunjung tentunya sudah harus ada perluasan lokasi lagi,” pungkasnya. (lis)

“Sudah ada beberapa nasabah kami binaan KKMB, tapi masih terbatas, itu karena konsultan KKMB juga masih terbatas. Sehingga binaannya pun masih belum banyak, padahal eksistensi KKMB memudahkan pihak bank, yang SDM nya terbatas seperti BNI Kendari. Apalagi rekomendasi KKMB, tentunya mereka sudah memahami bagaimana sistem usaha yang baik, dan benar-benar layak untuk dibiayai bank,” kata Rahmad menambahkan. (lis)

Jakarta, KP Sesuai dengan keputusan pemerintah dan Komisi VII DPR, tarif dasar listrik (TDL) naik rata-rata 10 persen mulai kemarin, 1 Juli 2010. Untuk mengimbangi kenaikan beban pelanggan itu, pemerintah meminta Perusahaan Listrik Negara (PLN) membuat standar mutu pelayanan di setiap unit PLN. Jika mutu pelayanan tidak terpenuhi, PLN harus mengurangi tagihan kepada pelanggan. “Dalam peraturan yang baru itu, diatur untuk PLN wajib meningkatkan dan mengumumkan mutu pelayanan listrik di setiap unit pelayanan. Dan, kewajiban bagi PLN mengurangi tagihan listrik kepada para pelanggannya jika tingkat mutu pelayanan tersebut tidak

terpenuhi,” ujar Menteri Energi dan Sumber daya Mineral (ESDM) Darwin Zahedy Saleh di kantornya, kemarin. Darwin menegaskan, setiap unit wilayah PLN diwajibkan untuk mengumumkan apa saja yang menjadi standar mutu pelayanannya. Dengan begitu, masyarakat bisa menuntut haknya dan tidak merasa dibohongi. Sebab, sampai saat ini, masih banyak masyarakat yang sama sekali tidak mengetahui apa saja yang menjadi standar mutu pelayanan PLN di suatu wilayah. “Hal ini yang membuat masyarakat terkesan pasrah,” ujarnya. Pemerintah meminta PLN memperbaiki bauran energi di pembangkitnya dengan mengalihkan penggunaan bahan bakar

minyak (BBM) ke gas, batubara, dan air. PLN juga diminta menurunkan loses atau susut jaringan, meningkatkan penyambungan baru untuk rumah tangga dan rumah sederhana sehat, serta penanggulangan daerah krisis dengan peningkatan kemampuan pembangkit. Sementara itu, Direktur Bisnis dan Manajemen Risiko PLN Murtaqi Syamuddin mengatakan, PLN menyambut baik keputusan itu. Menurut dia, mutu layanan yang akan diatur, antara lain, lama gangguan, frekuensi gangguan, kesalahan baca rekening, kecepatan pelayanan penyambungan, dan kecepatan pelayanan gangguan. “Ini akan ditetapkan oleh setiap PLN wilayah distribusi,” jelasnya. (jpnn)


4

Kendari Pos | Kamis, 1 Juli 2010

Kocok ulang Ketua Komisi Dewan Kota Jangan sampai lebih parah Pemprov lakukan rasionalisasi anggaran Biar korupsi berkurang toh 157 PNS dan PHTT terjaring razia Semoga bukan razia untuk pegawai rendahan

Unhalu Kembali Wisuda Sarjana SEBUAH seremonial yang sakral kembali berlangsung di kampus Universitas Haluoleo (Unhalu) Kendari kemarin. Seribuan sarjana baru dari seluruh fakultas yang ada di Unhalu plus sarjana dari program pasca mengikuti prosesi yang mengukuhkan mereka untuk memperoleh gelar akademik. Prosesi ini tentu membahagiakan bagi para wisudawan dan keluarganya. Setelah bertahun-tahun bergelut dengan buku dan berbagai kegiatan akademik yang melelahkan, jauh dari pantauan orangtua serta berbagai romantika kehidupan khas kampus dilalui, hasilnya diperoleh dengan ganjaran sebuah gelar kesarjanaan yang menjadi impian semua orang. Namun demikian, perlu juga diingat bahwa wisuda bukanlah puncak dan akhir dari segalanya. Malahan, ini adalah awal yang baru semua alumni untuk mengamalkan ilmu pengetahuan yang selama bertahun-tahun di peroleh di bangku kuliah berupa teori. Ajang sesungguhnya adalah ketika kita mampu menerapkan ilmuyang kita peroleh dalam kehidupan di masyarakat. Sebuah beban tentunya, bila menyandang gelar kesajarnaan namun tidak mampu menerapkan ilmu yang sudah mati-matian dikejar. Tentu ini tidak boleh disikapi pesimis dan apriori. Namun seorang sarjana tentulah harus bagaimana untuk mengamalkan ilmu yang sudah diperolehnya. Apalagi di masa pembangunan daerah sekarang ini yang membutuhkan tangan-tangan terampil untuk memberi sentuhan Iptek dalam segala bidang pembangunan. Seorang sarjana harus mampu menerapkan ilmunya sendiri tanpa harus bergantung dengan peluang dan kesempatan dari orang lain. Karena peluang dan kesempatan itu seharusnya dapat kita ciptakan sendiri berbekal ilmu pengetahuan yang sudah kita peroleh. Maka itu tidaklah bijak kiranya, jika ada sarjana yang terpaksa harus menganggur karena belum mendapat kesempatan kerja. Apalagi di era seperti sekarang, dimana kebebasan berekspresi dan berkarya serta berinovasi terbuka lebar bagi mereka-mereka yang kreatif. Banyak sector kehidupan di daerah kita yang membutuhkan sentuhan tangantangan kreatif untuk diolah dan dikembangkan demi kemajuan daerah ini. Jika ini dapat kita terapkan maka wisuda yang penuh dengan canda tawa dan dan begitu mengharu birukan, akan lebih bermakna jika kelak ilmu yang kita peroleh di kampus dapat kita amalkan dan terapkan di tengah-tengah kehidupan masyarakat yang memang masih butuh pengetahuan. Hanya selama ini, masih ada pandangan yang tidak sepenuhnya benar. Bahwa, pengamalan ilmu pengetahuan hanya dapat dilakukan jika kita berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS), ataupun karyawan swasta. Padahal, masih banyak lapangan kerja yang membutuhkan sentuhan dan polesan dari mereka-mereka yang memang punya disiplin ilmu yang memadai. Sehingga tidak seharusnya kita pesimis akibat ketatnya persaingan angkatan kerja yang semakin menggila setiap tahunnya. Kita tentu berharap dari seribuan wisudawan kemarin semuanya dapat terserap dalam lapangan kerja yang tersedia di daerah kita. Kalaupun tidak, kita juga berharap mereka dapat lebih kreatif dan berbesar hati untuk berkarya secara mandiri sehingga dapat menciptakan peluang kerja bagi orang lain.(***)

Kendari Pos Inspirasi dan Aspirasi Masyarakat Sultra

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, semua wartawan Harian Pagi Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Untuk menghindari aksi-aksi tidak bertanggungjawab dari oknum tertentu, masyarakat yang merasa ragu atau mencurigai seseorang yang mengatasnamakan wartawan Kendari Pos segera menghubungi Kantor Redaksi Harian Kendari Pos.

Tragedi Demokrasi (Restorasi Pemilukada Konawe Selatan) Oleh : Arafat

A

khir-akhir ini media cetak dan elektronik nasional sering menyoroti pelaksanaan Pemilukada yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum maupun KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota. Hal ini dapat dilihat dari berbagai sudut pandang antara lain. (1) KPU masih segar dalam ingatan kita ketika pemilu legislatif hingga presiden yang tidak konsisten dalam mengeluarkan berbagai keputusan-keputusan dan kebijakan KPU secara hirarki yang dijadikan pedoman/acuan, sehingga terjadi pembiaran terhadap KPU Provinsi dan KPU kab/kota menghadapi sendiri masalah-masalah yang dihadapinya. (2) KPU dalam hal Kebijakan-kebijakan yang dilakukan dalam menangani pemilukada tidak mempertimbangkan situasi sosial politik yang terjadi disetiap daerah contoh nyata terakhir kasus rusuh publik anarkisme amuk masa di Toli-Toli, kasus pemilukada di Tanah Toraja, Gowa, Sengkang terjadi anarkisme masyarakat terhadap penyelenggara KPUD. Padahal disatu sisi KPU sebagai penyelenggara Pemilukada, juga wajib melakukan langkah-langkah koordinatif/komunikatif terhadap terhadap lembaga-lembaga Negara didaerah dalam hal ini muspida baik legislatif, yudikatif, eksekutif dalam rangkah mendukung upaya-upaya penyelenggaraan pemilu secara baik, benar, tepat, karena semua upaya tersebut merupakan bagian dari meningkatkan dan mencerdaskan kualitas pelaksanaan demokrasi untuk melahirkan pemimpin yang amanah. Komisi Pemilihan Umum sebagai alat perjuangan sipil society dalam pengelolaan peningkatan Kualitas Demokrasi dimana pemerintah dan partai politik menyerahkan sipil society dalam penyelenggaraan Pemilu sebagai Tuntutan gerakan Reformasi. Tragedi Demokrasi di Konawe Selatan Jujur saya akui saya tidak menduga putusan MK ‘’sesadis’’ ini yaitu pemungutan ulang diseluruh TPS dengan pertimbangan dilakukan secara sistematis ,terstruktur dan massif. Kenapa saya katakan Tragedi , Pertama, hampir seluruh bahkan seluruhnya putusan MK terhadap gugatan sengketa hasil Pemilukada dimenangkan oleh KPU kalaupun ada itu hanya terjadi pemilukada ulang pada beberapa TPS. Kedua, karena sejarah pertama direpublik Indonesia putusan MK mengharuskan pemungutan suara ulang pada seluruh TPS. Ketiga, karena Pemilukada Konsel akan menjadi sorotan nasional pelajaran berharga bagi seluruh incUmbenT, khususnya dan kasus pertama diindonesia. Pasca keputusan MK ini hemat penulis ditandai dengan penjadwalan pilkada 11 Juli 2010 oleh KPUD Konsel masih mengundang polemik publik yang dianggap terlalu singkat persiapannya padahal dalam pertimbangan hukum MK harus diakui Pertama,

Bahwa Keputusan KPUD Konsel memenangkan incumbent teranulir dengan sendirinya. KPU Konawe Selatan baik secara sadar maupun tidak sadar berdasarkan pertimbang Mahkamah Konstitusi (MK) menyatakan batal dan tidak sah Keputusan KPU Konawe Selatan Nomor 25/kpts/KPUKAB.027.433563/V/2010 tentang Pengesahan dan Penetapan Hasil Perolehan Suara Yang Diperoleh Setiap Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati dalam Pemilukada Konawe Selatan dan Keputusan Nomor 26/ Kpts/KPUKAB.027.433563/V/2010 tentang Penetapan dan Pengumuman Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Terpilih. Karena itu, MK memerintahkan pemungutan suara ulang di TPS se-Kabupaten Konawe Selatan. Kedua, Bahwa penyebabnya pula incumbent dimana MK dalam pertimbangan hukumnya berpendapat sesuai fakta hukum dalam proses penyelenggaraan Pemilukada terjadi pelanggaran serius, baik pelanggaran administrasi maupun pelanggaran pidana yang bersifat sistematis, terstruktur, dan masif yang merusak sendi-sendi Pemilukada yang langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil (luber dan jurdil) sehingga mempengaruhi hasil Pemilukada. Belajar dari Konawe Selatan ini menggambarkan hampir seluruh incumbent Peserta Pemilukada secara nasonal dimenangkan oleh incumbent. Mungkin pembuktian penggugat di MK tidak menguntungkan buat Incumbent di Konawe Selatan, padahal sudah menjadi rahasia umum dimasyarakat incumbent menggunakan cara cara seperti apa yang ditulis oleh Toto Sugiharto Pilkada : Menuju Demokrasi Subtansial. Erat hubungannya Pemilukada yang telah berlangsung juga diwarnai Money politik, penyalahgunaan kekuasaan oleh calon yang menjadi incumbent di daerah sulit bagi politisi pendatang baru untuk memenangkan kompetisi, Tingginya angka kemenangan incumbent menurutnya disebabkan oleh beberapa faktor, Pertama, Karena banyaknya sumber daya keuangan yang dimiliki baik keuangan pribadi ataupun dari sumber keuangan lain seperti dari pengusaha lokal dan uang Negara. Kedua, Incumbent memiliki peluang untuk memanfaatkan infrastruktur, jaringan birokrasi dan berbagai sumber daya lainnya, pemakaian berbagai infrastruktur dan jaringan birokrasi ini menimbulkan ketidak seimbangan dan ketidak adilan kompetisi. Pada sisi kontestan yang lain pula sudah pasti menggunakan berbagai cara juga dengan segala potensinya namun kalah diuntungkan oleh incumbent. Restorasi Keadilan Demokrasi diKonawe Selatan Pengertian ringkas Restorasi berasal dari kata to restore, menurut Web-

ster’s Third New International Dictionary to restore diberi arti to bring back or to put back into the former or original state, atau to bring back from a state of changed condition. Jadi menurut Webster restorasi bermakna mengembalikan pada keadaan aslinya, atau mengembalikan dari perubahan yang terjadi. Kalau disimak secara subtansial putusan Mahkamah Konstitusi, baik pertimbangan hukum maupun putusannya, serta beberapa uraian penulis diatas, maka ada dua pokok masalah fundamental pemilukada di Konawe Selatan yaitu (1) Incumbent. (2), KPUD Konawe selatan. MK memandang penyelenggaraan Pemilukada Kabupaten Konawe Selatan diwarnai dengan pelanggaran-pelanggaran yang cukup serius, sehingga yang diperlukan adalah pemungutan suara ulang. Hal ini disebabkan karena pelanggaran-pelanggaran yang dapat dibuktikan di hadapan sidang MK sifatnya sudah sistematis, terstruktur, dan masif yang dilakukan menjelang dan selama pencoblosan. Penyelenggara Pemilukada maupun institusi terkait di Kab. Konawe Selatan tidak berupaya dengan sungguhsungguh untuk menindaklanjuti temuan pelanggaran dengan mengemukakan alasan-alasan yang bersifat formalistik belaka. Melihat realitas yang terjadi dimana KPUD Konawe Selatan melaksanakan pemilukada 11 Juli penulis melihat terlalu tergesa-gesa, namun kondisi psikologis yang dihadapi KPUD Konsel kita juga harus memahami namun seharusnya KPU provinsi secara hirarki maupun struktural dapat melakukan langkah-langkah satu, mempertimbangkan kondisi sosial politik publik dan para pihak di Konawe Selatan dan melakukan langkah-langkah koordinatif dan komunikatif dengan unsur-unsur Eksekutif, yudikatif, legislatif baik ditingkat provinsi maupun Kabupaten Konawe Selatan. Sebab masalah pemilukada bukan hanya masalah KPUD walaupun domain KPUD menyelenggarakan Pemilukada, namun bukan berarti mengabaikan unsur-unsur lembaga pemerintahan yang ada seperti eksekutif, yudikatif, legislatif. Dua, KPU Provinsi sebaiknya mempertimbangkan kembali petunjuknya kepada KPU Konsel pelaksanaan Pemilukada 11 Juli yang menurut hemat penulis terlalu terburu-buru dengan menyederhanakan masalah hanya dengan alasan perintah MK untuk melaksanakan Pemilukada ulang diseluruh TPS dengan waktu yang sesingkat-singkatnya. KPUD Provinsi seharusnya membahas secara kolegial pleno dengan beragam pemikiran sebagai legitimasi hukum, bagaimana jalan keluar dan tindakan apa yang harus dilakukan terhadap situasi paska putusan MK demi untuk kepentingan publik Konawe Selatan, tidak dengan hanya

Marak Pencurian di Samaturu dan Wolo

Bayar Ambil Ijazah di MTsN Tirawuta

081341533355 Di Kecamatan Samaturu dan Wolo Kabupaten Kolaka, marak terjadi pencurian sapi, cokelat dan traktor. Mohon Pak Polisi lakukan operasi.

085341575477 Di MTsN Tirawuta, ambil ijazah bayar Rp 85 ribu, Pak Kepala Kementrian Agama setempat, tolong tegur kepala madrasahnya, soalnya pungutan ini tanpa sepengetahuan komite.

memberikan petunjuk personal sebagai bentuk legitimasi, KPUD Provinsi seharusnya bisa belajar mengambil hikmah berbagai kerusuhan anarkisme Pemilukada diberbagai daerah Indonesia yang berakibat KPU sasaran dari amuk masa. Mendagri secara subtansial berita yang termuat dalam (Kendari pos, 29/ 06/2010) persoalan yang terjadi setiap pemilukada ada dua pokok masalah yang mengakibatkan kerusuhan/anarkisme Pemiliukada pertama, Para calon Kontestan yang tidak siap kalah dengan cara memobilisasi para pendukung dan masyarakat untuk mengacaukan hasil pemilukada dengan macam-macam dalil, money politik, pemilih fiktif, Daftar pemilih tetap, pengelembungan suara dan lain-lain ( baca opini penulis menggugat Eksitensi Deklarasi Siap menang dan Siap kalah edisi 3,4 Juni Kendari post). Kedua, Kerusuhan Pemilukada akibat kinerja KPU untuk itulah KPUD diharapkan agar hati-hati memahami dan menterjemahkan peraturan perundang-undangan yang berlaku sehingga semua pihak diperlakukan secara adil dan fair oleh KPU sesuai dengan Undang-Undang Republik Indonesia no 22 Tahun 2007 tentang Penyelenggara Pemilu secara khusus bagaimana penyelenggara KPUD menerapkan, mengaplikasikan baik dalam bentuk pikir, sikap, dan tindakan Asas penyelenggara Pemilu. Untuk mengembalikan Restorasi keadilan demokrasi di Konawe Selatan maka langkah yang harus dilakukan KPUD pertama, KPU Provinsi secara Internal Menonaktifkan sementara KPU Konawe Selatan dan seluruh tugas tugas diambil alih oleh KPU Provinsi dan melakukan pemeriksaan KPUD Konawe Selatan. Belajar dari sikap KPU Provinsi terhadap KPU Bau-bau dalam pemilu Legislatif dengan menonaktifkan seluruh anggota KPU bau-bau kemudian melakukan langkah pemeriksaan dan hasil pemeriksaan tersebut memberikan sanksi mengganti dua orang anggota KPU Bau-bau kemudian mengaktifkan bagi mereka yang tidak bersalah . Kedua, KPU Provinsi secara eksternal melakukan langkah koordinatif/ komunikatif kepada Legislatif, Eksekutif, Yudikatif, DESK Pemilukada yang telah terbentuk atau stakeholder lainnya baik ditingkat provinsi maupun kabupaten dalam rangka meminimalkan kondisi-kondisi terburuk bagi masyarakat konsel terhadap situasi sosial politik dalam menindaklanjuti putusan Mahkamah Konstitusi. Ketiga, KPU Provinsi memediasi para Kontestan dan tim kampanye masing-masing calon untuk bersepakat dalam pelaksanaan pemilukada khususnya siap menang dan siap kalah dan mematuhi proses hukum dan peraturan perundang-undangan. (**) Penulis Ketua Lembaga Peduli Pemilu Cerdas (LP2C) dan Sulawesi Tenggara Monitoring Demokrasi (SulTra DeMo)

Usul Buat Gubernur 081341725019 Pak Gubernur, mohon ditinjau ulang pembangunan Jembatan Bahteramas. Lebih baik dana Rp 700 miliar itu, digunakan untuk pembangunan PLTA.

Pemimpin Umum : PP. Bittikaka Pemimpin Redaksi/Penanggungjawab : Milwan Redaktur Pelaksana : Sawaluddin Lakawa, Hasanuddin Koordinator Liputan : La Ode Diada Nebansi Redaktur : Luther Bittikaka, Manan Rachman, Ruslan Amrullah, Abdi Mahatma, Awal Nurjadin, Darwin Sihombing, Yenni Yusuf, Reporter : Sulis Setiarini, Emilia, Linri Merinda, Arifuddin, Awaluddin Usa; Koresponden : Yafruddin Yaddi, Syamsuddin (BaubauButon), Fitri Ashari (Buton Utara), Eliazer Alex Tato (Kolaka-Kolaka Utara), Arwan Mannaungeng (Jakarta), Hasruddin Laumara (Konawe), Herman (Konsel), Nuryadi (Bombana) ; Fotografer : Suwarjono ; Design Grafis : Muh Hajar Siddiq ; Karikatur : Arham Rasyid; Redaktur Khusus : La Paa, M Djufri Rachim; Sekretaris Redaksi : Ariyani Arifin; BPSDM : M Djufri Rachim; Teknologi Informasi : Sahdar ; Pracetak : Muhrisan (koordinator), Aser Rerung, Gunawan Chandra, Yusri Zubair, Samiruddin; Telepon Redaksi : (0401) 326513, Faks. Redaksi : (0401) 326512, Faks. Bisnis dan Keuangan : (0401) 323771; E-mail : bumianoa@plasa.com; Percetakan : PT Fajar Utama Intermedia Cabang Kendari; Alamat Perwakilan : Jakarta: Mu’min Rolle, Komp Widuri Indah, Blok A1-2, Jl. Palmerah Barat No.353 Telp (021) 5330976, Jakarta 12210; Biro Baubau-Buton-Wakatobi : Syamsuddin, Kolaka-Kolaka Utara :Eliazer Alex Tato; Harga Langganan : Kota Kendari dan Luar Kota (Sultra) Rp 65.000/Bulan, Luar Kota Rp 67.500/Bulan termasuk ongkos kirim, Eceran dalam Kota Rp 3.500,-Eksemplar-Eceran Daerah Rp. 3.500,-.

Penerbit : PT Media Kita Sejahtera, SIUPP : SK/Menpen No.191/SK/Menpen, SIUPP/B.I/1986/Tanggal 25 Juni 1986 No.131/Ditjen PPG/ K/1995 Tanggal 3 Agustus 1995, No 42/Ditjen/PPG/K/1996 Tanggal 12 April 1996, Terbit Sejak Tanggal 6 Juni 1970. Pembina : HM Alwi Hamu; Komisaris Utama : Syamsu Nur, Komisaris : PP.Bittikaka, Denny Ari, Benyamin B, Ridwan Arief Direktur Utama : Milwan; Direktur : Purwanto Sanam ; Ombudsman : Ramli Akhmad (Ketua), M Djufri Rachim, La Paa, Muhammad Saiful, SH, MH, Ariyani Arifin (Sekretaris) Manager Keuangan : Agus Tranhadi; Manager Iklan/Sponsorship : Haeruddin; Manager Sirkulasi : Muji Suwarno ; Manager Event Organizer : Rustam, Alamat Redaksi/Tata Usaha : Jl. Malik Raya No. 50 (0401)-3126515, Iklan: (0401)-3126110, Sirkulasi :(0401)3126515, Fax (0401)-3126512. Alamat Biro : Baubau Jl. Imam Bonjol No. Tlp (0402)-2826129/085241854000; Kolaka Jl. Pramuka No.5 Tlp (0405)-24211. Alamat Agen: Raha Jl. Lakilaponto, Tlp (0403)-21538, Pomalaa Jl.Nusantara No. 28 Tlp.(0405)-310105; Konawe (Unaaha) Halide, Jl. Sandela No.129 Tlp.(0408)-21506; Bombana (Rumbia) Tajudin Tlp/HP:085241659216, Aswin HP:085241605817. Kota Kendari : Kampung Salo Mintarsih, Sodohoa Hamisu, Tlp. 3125723, Tipulu Yusuf Tumora, Tlp.3127924, Wuawua Rusli, Tlp.3193008, Mandonga Theresia, Tlp.3122393, Puwatu Usman, Tlp. 3007069, Perumnas Incang, Tlp.3192061, Anduonohu Maxi, Tlp.3125474. Bank: BRI Cabang Kendari: 1.00000192-01-000428-30-4 (Rec. Giro), 2.0192.01.008593.50.1 (BRITAMA)


Sabtu, 3 Juli 2010

email : bumianoa@gmail.com

Langganan Luar Kota Rp. 67.500,-

PNS Konsel Nikmati Gaji 13 Andoolo, KP Senyum sumringah tak dapat disembunyikan 6090 Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkup Pemkab Konawe Selatan. Bulan ini, selain menerima gaji reguler di awal Juli, aparatur negara itu juga langsung menikmati tambahan pemasukan dari gaji 13 yang dibayar bersamaan. Dinas Pendapatan Pengelolaan dan Aset Daerah (DPPKAD) sebagai ‘’loket’’ pembayaran gaji PNS se-Kon-

sel menggelontorkan anggaran sebesar Rp 14,8 miliar untuk gaji plus tersebut dan Rp 17 miliar lebih bagi gaji bulanan PNS. “ Sejak tanggal 30 Juni, gaji 13 PNS di Konsel sudah dibayarkan melalui bendahara di Dinas masing-masing. Sementara ntuk gaji bulanan sudah mulai dibayarkan pada tanggal 1 Juli hingga saat ini,” jelas Kepala DPPKAD Konsel, Hj. Isma, SE di ruang ker-

janya, kemarin. Menurutnya, gaji 13 yang dibayarkan itu sudah termasuk untuk CPNSD atau PNS berstatus 80 persen. Pembayaran gaji tersebut juga lebih banyak dibanding dengan tahun sebelumnya. “ 14 miliar rupiah lebih itu banyak terserap untuk gaji guru se Konsel. Jumlahnya mencapai angka delapan miliar lebih dari 2071 pengajar yang ada di kabupaten,’’ rinci Ismi. (era)

Hanya Dua Calon Sekab Ikut Seleksi Buhari Matta Ajukan Empat Kandidat

ELIAZER-KENPOS

MOBIL ATAS NAMA RAKYAT—Meski kembali terancam krisis keuangan untuk kedua kalinya akibat defisit anggaran, Pemkab Kolaka rupanyamasihmampumenyediakankendaraanmewahbagiunsurpimpinanDPRD.TigaunitToyotaFortunebagiKetuadanduaWakil KetuatelahlebihdarisepekanparkirdidepangedungtempatbermarkasnyaparawakilParpoldiparlemenKolaka.SumberdiSekretariat DPRDKolakamenyebutkan,tigaunitkendaraanmewahtersebutdianggarkanlebihdariRp1,3miliar.Pengadaankendaraandinasbaru bagi para wakil-wakil Parpol tersebut dinilai beberapa kalangan sebagai sikap ‘’tutup mata’’ legislatif atas nama rakyat terhadap fakta banyaknya masalah yang muncul akibat defisit APBD Kolaka. Sejumlah kalangan juga memastikan mobil-mobil mewah itu nanti akan bernasib sama dengan kendaraan DPRD lainnya yang diambil pemakainya setelah masa jabatan berakhir 4 tahun lagi.

Kabaena Diserbu Kandidat Cabup

Atiku, Subhan, Tafdil dan Muchtar Bergiliran Menjelajah

Kasipute, KP Jelang pemilihan umum kepala daerah, (Pemilukada) Bombana, Pulau Kabaena mulai sering dikunjungi para kandidat. Tak hanya calon incumbent seperti Bupati, Atikurahman dan Wakil Bupati, Muhammad Subhan Tambera. H. Tafdil dan H. Muchtar dua bakal calon bupati Bombana juga rutin menginjakan kaki di Pulau Kabaena. Uniknya, waktu kunjungan keempat kontestan kuat itu hampir selalu bersa-

maan. ‘’Rutinitas’’ kunjungan seperti itu kembali terlihat sepanjang Juni, lalu. Diawali kedatangan H. Muhtar Aliehasan pada 13 Juni lalu. Selama sepekan, Muhtar bersama rombongannya bertemu masyarakat pada enam Kecamatan di Kabaena. 15 Juni lalu, Tafdil dan Mashyura juga masuk ‘’menjelajah’’ daerah itu kurang lebih sepekan. Agendanya sama, bertemu dengan masyarakat di pulau Kabaena. Kunjungan yang hampir bersamaan juga terlihat antara Subhan Tambera dan Atikurahman. Dua pejabat Bombana yang samasama bersaing di Pemilukada mendatang ini saling menyusul

ke Kabaena. Buktinya, dua hari setelah Subhan Tambera berada di daerah itu, Atikurahman juga melakukan kunjungan serupa. Subhan tiba di Kabaena Rabu (22/6) lalu. Selama seminggu, Subhan dan rombongannya mengelilingi puluhan desa di enam Kecamatan. Selain memantau infrastruktur daerah itu, Ketua DPD II Golkar Bombana ini juga bertemu dengan tokoh masyarakat. “Dalam waktu dekat Bombana akan melaksanakan Pemilukada, jadi semua warga yang hadir dalam setiap pertemuan selalu Saya ingatkan untuk menyambutnya dengan damai dan tertib. Sebab ajang lima

tahunan itu menjadi penentu arah pembangunan Bombana ke depan,” kata Subhan Tambera. Menurutnya, Kabaena perlu mendapat pembenahan sarana dan prasarananya. Sedangkan Atikurahman tiba di Kabaena Jumat (25/6) lalu. Selama lima hari mengelilingi pulau itu, Bupati juga membawa rombongannya. Agendanya, selain bertemu dengan masyarakat, Atiku pun menyerahkan bantuan genset serta mesin katinting. “ Ada beberapa desa diberikan bantuan. Yang menerima, perwakilan dari masing-masing desa,” ungkap Indra Jaya, salah seorang rombongan Atikurahman. (nur)

Kompor Meledak, Tiga Tewas Terpanggang Raha,KP Nasib Wa Ode Tini (43) bersama dua anaknya Itin (6) dan Ade (5) begitu memiriskan. Ketiganya tewas terpanggang api yang membakar kios milik keluarga itu di Desa Mabolu, Kecamatan Lohia. Peristiwa tragis tersebut terjadi Kamis (1/7) lalu sekitar pukul 03.00 Wita. Informasi yang diperoleh dari olah TKP kepolisian menyebutkan, api yang menghanguskan bangunan berukuran 3 X 3 meter bersama ibu dan anak itu berasal dari kompor yang dipakai Wa Ode Tini me-

InfoBerlangganan/ Pengaduanatas PelayananPelanggan Koran Harian Kendari Pos untuk wilayah Kolaka/ Kolaka Utara Hubungi: (0405)2324211 atau SMS : 0852 4172 4083

masak saat itu. Jarak kompor hanya sekitar satu meter dari sebuah jerigen bensin dari 11 wadah yang ada dalam kios. Saat menyalakan kompor, api pun langsung menyambar belasan jerigen yang masing-masing berisi 20 liter bensin. Dalam hitungan menit, ketiga korban yang berada dalam kios pun ikut menjadi ‘’santapan’’ si jago merah. ‘’ Kami telah melakukan olah TKP dan menemukan barang bukti berupa satu buah kompor minyak tanah dan 11 jerigen bensin. Sedangkan jenazah ketiga kor-

ban yang terbakar telah diambil keluarganya,” jelas Kapol-

res Muna, AKBP Rachmat Pamudji, kemarin. (tri)

Kendari, KP Empat nama diajukan Bupati Kolaka, Buhari Matta sebagai calon Sekretaris Kabupaten (Sekab) menggantikan Andi Syahruddin yang telah pensiun setelah dua kali masa perpanjangan masa kerja. Namun saat dilakukan uji kelayakan dan kepatutan oleh tim Baperjakat, hanya dua saja yang hadir. Kepala Bappeda dan Penanaman Modal, Fachruddin Rahim dan Asisten II, Ahmad Safei terlihat mengikuti tes yang dilaksanakan di aula BKD

Ahmad Safei

Fachruddin Rahim

Sultra sejak pukul 9.00 hingga 15.40 Wita. Dua calon lainnya, Asisten III, Haerun Dahlan dan

Kadis PU Kolaka, Arman Wahab tidak terlihat hadir.

Baca HANYA DUA di Hal 6


LINGKUNGAN

6

Mari Bersahabat dengan Alam

Jati

Kendari Pos | Sabtu 3 Juli 2010

Butuh Keberpihakan Pemkab TIDAK bisa dipungkiri jika Muna terkenal di seantero nusantara bahkan keluar negeri karena jatinya yang lebih berkualitas. Yang mana berdasarkan hasil penelitian institut pertanian bogor (IPB), jika Kabupaten Muna merupakan tempat penyebaran jati terbesar kedua di Indonesia setelah Jawa. Tetapi kenyataannya saat ini banyak areal jati yang telah habis ditebang oleh oknum yang tidak bertanggung jawab, misalnya yang terdapat di tanah adat Kontu. Meskipun demikian, saat ini geliat masyarakat untuk menanam jati semakin tampak, dengan adanya swadaya masyarakat dalam menanam jati di tanah milik. “Hari ini potensi jati di hutan Muna telah habis, tetapi untung saja masih terdapat masyarakat yang mau menanam jati secara swadaya guna mempertahankan jati diri Muna, disamping untuk kesejahteraan mereka. Dengan menanam jati, masyarakat berarti telah melestarikan lingkungan sekaligus menambah PAD kabupaten, tidak kalah penting image masyarakat sebagai perusak jati sirna,” terang Community Organizer (CO) LSM Swadaya Masyarakat Indonesia (Swami), LM Handro di depan

Muna

anggota DPRD Muna pada 28 Juni lalu, ketika menggelar audience bersama tim journalistr trip (JT) wartawan lingkungan Sultra. Handro juga mengungkapkan jika saat ini masyarakat Muna telah memiliki wadah petani hutan jati milik (PHJM), tetapi Pemda belum mendukungnya dengan belum terdapatnya regulasi pendukung. Padahal dengan adanya PHJM layaknya koperasi hutan jaya lestari (KHJL) di Konawe Selatan (Konsel), masyarakat dapat mengorganisasi diri untuk mensejahterakan diri. “Hal ini diperparah dengan adanya retribusi yang tinggi serta rantai birokrasi yang cukup pajang. Misalnya retribusi untuk kayu jati tipe A1 (diameter 30 cm keatas) sebesar Rp 300 ribu, A2 (diameter 20-29 cm) sebesar Rp 150 ribu dan A3 (diameter 20 cm ke bawah) Rp 750 ribu, bandingkan dengan kabupaten Buton yang retribusi kayu jati A1-nya hanya Rp 25 ribu, A2 Rp 50 ribu dan A3 Rp 75 ribu,”ungkapnya. Senada dengan Handro, Ketua Komisi B DPRD Muna (Paramesi) juga mengakui jika pada 1986 lalu Kabupaten Muna masih memiliki 60 ribu hektar dengan 10 ribu hektar merupakan hasil tanam di era kolonial

Belanda. Tetapi sejak 1998 lalu, jati alam Muna banyak yang dirambah, tepatnya seluas 4 hektar. “Karena itu pada saat saya masih menjadi Kadishut Muna, saya telah menanam 3.500 pohon jati. Tetapi setelah tidak lagi menjabat dan pengawasan kurang, lagi-lagi jati tersebut juga habis dirambah,” aku Paramesi. Sebagai anggota dewan, pihaknya sebenarnya telah menganggarkan pembibitan jati, hanya saja pihak Dishut tidak dapat melakukan pemeliharaan dan pengawasan dengan baik. Selain itu saat ini pihaknya juga sementara menggodok program hutan tanaman rakyat (HTR) di dalam kawasan hutan. “Karena itu pada prinsipnya Komisi B mendukung terbentuknya PHJM, dan tetap menganggarkan pengadaan bibit jati untuk masyarakat. Sedangkan untuk regulasi pendukung tentunya membutuhkan koordinasi dengan Pemkab melalui instansi terkait,” tambahnya. Anggota Komisi lainnya, La Ode Koso juga mengingatkan jika masih terdapat areal jati Muna yang harus tetap dilestarikan, seperti daerah warangga dan Tongkuno karena jangan sampai jati Muna lenyap dari peredaran bahkan

parahnya jika jati yang di tanam di Muna justru bibit jati dari daerah lain. “Ingat jika jati Muna punah, tentunya salah satu cara yang diguanakan untuk tetap membudidayakannya yaitu melalui rekayasa genetik, yang membutuhkan biaya cukup tinggi. Karena itu secepatnya legislatif dan eksekutif harus duduk bersama, yang berawal dengan inventarisasi areal hutan milik dan negara sehingga tidak menimbulkan konflik seperti tragedi Kontu Berdarah beberapa waktu lalu,” ingatnya. Dosen Jurusan Kehutanan Unhalu, Faisal Danu Tuheteru S Hut MSi yang ikut hadir dalam audience tersebut juga mengungkapkan Kabupaten Muna masih memiliki potensi jati, baik yang dibudidayakan pemerintah maupun masyarakat. Dibuktikan dengan masih terdapatnya jati pada beberapa areal, dan paling banyak dikembangkan di lahan masyarakat. Yang mana masyarakat dengan sadar secara swadaya mau membudidayakan jati untuk tetap mempertahankan jati diri Muna dan kesejahteraan mereka. “Karena itu secara akademik saya merekomendasi alangkah bijaknya jika Pemda harus menjaga basis jati seperti di cagar alam Napabalano, Warangga dan Tongkuno, selain perlu dilakukan inventarisasi potensi jati agar potensi jelas serta dapat diketahui areal mana saja yang menjadi lokasi penanaman. Tidak kalah penting pengembangan tekhnologi pendukung, misalnya sistem agroforestry yaitu mengkombinasikan tanaman kehutanan dengan tanaman lain misalnya memadukan

penanaman jati dengan tanaman semusim atau pun ternak, seperti yang terjadi di Parigi, disamping pentingnya regulasi pendukung yang tetap berpihak pada masyarakat,” rekomendasinya. Sementara itu Kadishut Muna, Mukadimah yang ditemui di ruang kerjanya membantah jika pihaknya tidak dapat melakukan pengawasan terhadap kawasan hutan jati. Bahkan pihaknya juga telah memberikan bibit kepada masyarakat seluas 130 ribu hektar. “Selain itu pada 2006-2008 lalu program Gerhan jati antara lain telah dilaksanakan di Kecamatan Lasalempa. Mengenai kendala yang kami hadapi yaitu tidak tercukupinya biaya operasional para Polhut, mengingat mulai dari mengangkut barang temuan hingga melakukan penyelidikan terhadap kasus penebangan jati pada areal yang sangat luas, tentunya tidaklah mudah,” bantahnya. Terlepas dari saling tuding pelaksanaan Tupoksi masing-masing pihak, alangkah bijaknya jika secepatnya Pemkab melakukan penindakan terhadap oknum pengrusak jati, serta memperjelas status kepemilikan lahan, agar masyarakat dapat menanam jati untuk kesejahteraan tanpa khawatir untuk diusir. Jika tidak demikian, bukannya kesejahteraan yang akan diperoleh, tetapi hilangnya jati diri Muna sebagai penghasil jati dengan kualitas terbaik, bahkan akan semakin banyak bermunculan konflik antara Pemkab dengan masyarakat setempat. •••ULFAH SARI SAKTI

Staf dan Pejabat Kompak Malas Berkantor Andoolo, KP Tak hanya anggota dewan yang malas masuk kantor jelang pemungutan suara ulang Pemilukada Konsel 11 Juli 2010. Para PNS di otoritas H. Imran-Sutoardjo Pondiu itu juga malas beraktivitas menjalankan kewajiban sebagai abdi daerah. Bukan hanya staf, pejabat dan pimpinan SKPD pun ikut-ikutan tak masuk kantor. Di Kantor Bupati Konsel

misalnya, hanya terdapat beberapa staf dan pejabat yang bekerja. Gedung dengan dua lantai itu hanya dihuni lima staf termasuk Asisten III Setkab, Ruslan. Pemandangan serupa juga terlihat di kantor lainnya. Pelayanan aktif hanya terlihat seperti di Kantor DPPKAD, Dinas Pertanian, Dinas Pendidikan dan Dinas BPPKB. Selainnya itu sepi dari aktifitas dan pelayanan.

Sepinya pelayanan di sejumlah kantor pemerintah Konsel ini juga menjadi tradisi setiap akhir pekan. Warga yang menginginkan pelayanan di Pemkab Konsel pada setiap hari Jumat, sebaiknya menunda dulu. “ Sebenarnya tidak ada kegiatan lain. Yang pastinya mereka sudah ditekankan untuk selalu hadir. Hari ini para PNS lagi antri menerima gaji 13,”ujar Asisten III, Ruslan saat

ditemui di ruang kerjanya. Minimnya pelayanan kantor di akhir pekan, khususnya Jumat membuat banyak pihak menginginkan agar hari kerja di lingkup Pemkab dikembalikan seperti sedia kala, enam hari. “ Kalau Jumat kan hari pendek. Jadi PNS sudah malas masuk, apalagi ditunjang para pejabatnya juga tidak masuk,” sindir Agus, warga Andoolo.(era)

Bupati Diminta tak Balas Dendam Kulisusu, KP Hanya mendapat sedikit dukungan dalam Pemilukada beberapa waktu lalu, mantan calon wakil bupati Butur, Aidin Duudi kembali mengomentari satu persatu masalah dalam pemerintahan Bupati definitif, Ridwan Zakariah. Terbaru, Aidin mensinyalir bupati bersama Wakilnya, Harmin Hari telah menyusun kabinet baru dalam borokrasi. Namun penyusunan komposisi pejabat baru

Hanya Dua ................. Ketua tim Baperjakat yang juga Sekprov Sultra, Zainal Abidin mengatakan Haerun Dahlan dan Arman Wahab berhalangan hadir karena sakit. Setelah ujian tersebut, tim Baperjakat yang terdiri dari Sekprov Sultra (ketua tim), Asisten III, Thamrin Patoro, Kepala BKD Sultra Tony Herbiansyah dan Kepala Inspektorat akan

yang akan duduk dalam pemerintahan dianggap sebagai ajang balas dendam bagi para penjabat yang tak mendukung Ridwan Zakariah saat pemilihan bupati ketika itu. Isu mutasi ‘’balas dendam’’ ini membuat Aidin Duudi meminta agar bupati tak terlalu jauh melangkah. ‘’ Kabinet baru Pemkab Butur harus berdasarkan kompetensi, profesionalisme dan merata. Tidak hanya menempatkan para penjabat

dari Ereke semata. Sebab Butur itu ada pula Kambowa, Bonegunu, Wakurumba Utara dan Kulisusu barat,’’ sentil Ketua Front Pembala Rakyat Merah Putih (FPRMP) Butur tersebut. Informasi bongkar pasang kabinet apsca HUT Butur ke-3 sepertinya membuat Aidin cemas. Ia mensinyalir, orang-orang di sekiling Ridwan Zakariah bisa mengintervensi Bupati Butur itu agar membalas jasa penjabat yang menduku-

ngnya saat Pemilukada lalu. “ Ridwan Zakariah adalah birokrat tulen. Pastilah hal balas jasa dan dendam tidak dilakukan dalam menyusun kabinetnya. Tapi orang di sekitarnya, tidak menutup kemungkinan akan mempresur melakukan hal itu. Jika hal ini terjadi, maka kita tinggal menunggu kehancuran, kemiskinan dan kesengsaraan masyarakat Butur lima tahun kedepan,” komentarnya. (tri)

melakukan perankingan berdasarkan jawaban yang diberikan peserta. “ Kami rapatkan dulu dengan tim. Tidak ada tenggat waktu tapi Kami harapkan secepatnya. Jalannya fit tadi bagus. Biasa, kita bertanya terkait apa saja yang mereka sampaikan di visi dan misinya,’’ jelas Zainal Abidin. Kepala BKD Sultra, Tony Herbiansyah menimpali, sesuai aturan tidak ada pelanggaran

yang dilakukan Pemkab Kolaka terkait hanya dua orang yang mengikuti fit. Pasalnya Bupati telah mengusulkan empat nama. “ Minamal yang diusulkan itu tiga nama, kalau empat nama yang diajukan Bupati itu boleh,” ungkapnya.Pemaparanvisimisi masing-masing calon kata Tony dinilai berdasarkan PP no 5 tahun 2005. Dari penilaian tersebut akan dilakukan pembobotan untuk dilaporkan hasilnya

ke Gubernur. “Paling lambat SeninatauSelasasudahadahasil pembobotannya,” tandasnya. Selain melakukan uji kelayakan terhadap calon Sekab Kolaka, tim Baperjakat juga melakukan ujian yang sama terhadap tiga calon Sekab Buton Utara. Namun tidak ada keterangan lebih lanjut dari Baperjakat tentang siapa saja yang mengikuti tes untuk posisi tersebut. (cr2)

ELIAZER-KENPOS

Enam peserta Mekongga Off Road adu nyali dalam kompetisi memperingati HUT Bhayangkara ke64 di Kolaka, kemarin.

Off Road Meriahkan HUT Polri Kolaka, KP Enam peserta Mekongga Off Road adu nyali di sirkuit kilometer 2 Kolaka. Ajang ketahanan kendaraan dan ketangkasan pengendara menaklukkan medan tak bersahabat ini berlangsung mulai kemarin hingga akhir pekan. Seremoni pembukaan Off Road yang merupakan rangka-

ian HUT Bhayangkara ke-64 tersebut dilakukan Kapolres Kolaka, AKBP Rojak Sulaeli didampingi Wakil Ketua DPRD, M.Tajuddin di pelataran Mako Polres Kolaka. Enam peserta yang sebagian berasal dari Makassar, Malili dan Kendari langsung melakukan Spesial Competition Stage (SCS) dengan track yang lu-

mayan menantang. Enam peserta selanjutnya akan melakukan lomba menaklukkan track yang disiapkan panitia dalam hitungan waktu. Setelah di kilometer 2, peserta lebih ditantang untuk menaklukkan kawasan wisata milik KSDA Kolaka. Di kawasan tersebut peserta sekaligus melakukan penanaman bibit pohon. (zer)

Wanita Diajar Berbisnis Baubau, KP Tak hanya berperan sebagai ‘’pengelola’’ urusan rumah tangga, namun wanita berpotensi membantu mendongkrak ekonomi keluarga melalui pengembangan usaha kecil dan menengah. Sayang, bidang wiraswasta itu ternyata kerap menemui hambatan pada ketersediaan modal, keterampilan, pengetahuan dan ke-

percayaan diri. Hal itu diakui Ketua Penggerak PKK Baubau, Hj. Yusni Amirul, kemarin dalam sebuah sosialisasi, Peningkatkan Bisnis Perempuan di Aula Palagimata. ‘’ Padahal perempuan potensial melakukan berbagai kegiatan produktif yang menghasilkan pendapatan bagi ekonomi keluarga yang pada akhirnya berdampak pada pen-

ingkatan nasional juga. Dengan potensi ini, perempuan sebenarnya berperan dalam proses recovery ekonomi negara,’’ yakinnya. Istri Wali Kota Kendari, H. MZ Amirul Tamim itu mengharapkan, selain membantu meningkatkan ekonomi keluarga, wanita tetap tak bisa meninggalkan tugas utama sebagai pendamping suami dan pendidik anak-anak. (k1)


7

Kendari Pos | Sabtu 3 Juli 2010

Desak DK PBB Ambil Tindakan Tegas Seoul ......................... melibatkan masyarakat internasional. ”Akan lebih baik jika krisis ini diselesaikan dalam konsep gencatan senjata oleh United Nations Command (pasukan multinasional yang oleh PBB ditugaskan di Korsel) serta militer Korut,” lanjut Kim Young-Sun. Sayangnya, dari dulu, Korut tidak pernah bersedia duduk satu meja dengan United Nations Command yang dipimpin militer Amerika Serikat (AS) guna menyelesai-

kan krisis dua Korea. Proposal Korut untuk membahas krisis dua Korea secara internal, juga disampaikan ke DK PBB. Dalam surat bertanggal 29 Juni 2010 yang dialamatkan kepada Meksiko -pemegang kepemimpinan bergilir DK PBB- Korut juga minta restu DK PBB untuk melakukan pertemuan langsung dengan Korsel terkait insiden Cheonan. Tapi, tidak jelas apa respons DK PBB atas permintaan Korut tersebut. Selain itu, konon Korut juga minta dukungan dari DK PBB untuk menggelar investigasi sendiri. Sebab, mereka tidak

yakin, rudal yang menenggelamkan Cheonan benar-benar milik militer Korut. Meski tim investigasi multinasional menegaskan bahwa pada rudal itu tertulis nomor seri militer Korut, Pyongyang tidak percaya. Karena itu, bulan lalu, mereka minta izin untuk melihat sendiri barang bukti yang dimaksud. Juga, untuk terlibat dalam proses investigasi yang dilakukan tim multinasional. Tapi, dua permohonan itu tidak dikabulkan Seoul. ”Ini seperti seorang perampok atau pembunuh yang ngotot ingin menginvestigasi sendiri tempat ke-

Hari Ini Bisa Foto Bareng Ariza jadian,” dalih Menteri Pertahanan Korsel Kim Tae-Young. Sementara itu, Korsel tetap mendesak DK PBB menjatuhkan sanksi yang berefek jera kepada Korut. ”Kami mohon kepada DK PBB untuk merespons aksi provokasi Korut dengan setimpal,” tulis pemerintahan Presiden Lee Myungbak dalam surat resmi bertanggal 4 Juni 2010, yang dilayangkan ke DK PBB. Kemarin, Dubes Korsel untuk PBB Park In-kook kembali mengingatkan organisasi terbesar dunia itu untuk segera menyikapi insiden tersebut.(hep/dos)

Jadi Sekjen Federasi Bonsai Asia-Pacific Tak Pernah ................. sannya sederhana, Robert bisa berbahasa Mandarin sehingga bisa jadi penerjemah sekaligus belajar tentang bonsai yang memang berasal dari Tiongkok sejak lebih dari 1.300 tahun lalu. Di Tiongkok, Robert mendapat pencerahan mengenai seni bonsai yang lain dari biasanya. ”Di sana tidak diajarkan mengenai peraturan-peraturan, tapi falsafah serta aspek seni dan estetikanya. Saya pikir inilah yang bener karena seni itu memang nggak ada aturannya, nggak ada benar nggak ada salah,” tegasnya. Setelah pulang dari Tiongkok, dia baru menyadari bahwa di dunia bonsai tak ada yang secara khusus mendalami estetika bonsai. Semua buku yang ada hanya mengajarkan teknik pembuatan dan kriteria-kriteria bonsai. ”Itulah yang ditelan mentah-mentah oleh penggemar bonsai dan dianggap sebagai aturan baku,” katanya. Robert berani mempertahankan argumennya bahwa membuat bonsai tidak boleh mengikuti aturan secara membabi buta. ”Semua aturan dalam buku saya catat. Mana yang dianggap salah dan mana yang dianggap benar. Ternyata, semua itu ada alasannya. Yaitu, aspek estetika seni dan aspek hortikultura yang berkaitan dengan fisiologi dan morfologi tanaman,” terangnya. Sejak saat itu, Robert mulai menulis artikel soal bonsai dan mencetak buku pertamanya berjudul Vision of My Soul yang akhirnya jadi best seller di dunia. ”Saat itulah konsep saya dikenal di seluruh dunia dan mulai banyak diundang untuk memberikan ceramah serta mengajar di berbagai negara,” jelasnya. Sebelum itu, banyak pencinta bonsai yang mengalami gejolak batin karena bonsai terlalu banyak aturan. ”Tapi, kok banyak bonsai yang menyimpang dari aturan justru terlihat lebih indah. Nah, sekarang mereka mendapatkan pembenarannya dari konsep saya itu,” ujarnya. Cara pandang Robert akhirnya diakui dunia. Hingga sekarang, dia telah memenangi lebih dari 200 kompetisi bonsai tingkat nasional maupun internasional. Dia juga dipercaya menjadisekretarisjenderalAsiaPacific Bonsai Friendship Federation (ABFF) dan menjadi duta Bonsai Clubs International (BCI) serta Dewan Direksi BCI sejak 2002 hingga sekarang. Karena dianggap sebagai salah seorang guru bonsai terbaik dunia, Robert kini dipercaya menjadi pakar di beberapa situs bonsai dunia serta menjadi penulis tetap di berbagai majalah bonsai di Amerika dan Eropa. Buku-buku Robert laris-manis di berbagai negara hingga harus cetak ulang. Akhir 2008, dia kembali mengeluarkan buku keduanya berjudul Misson of Transformation yang juga menjadi salah satu buku panduan bagi penghobi bonsai dunia. Dia berasumsi, segala model pohon di alam tidak terbentuk secara kebetulan, tapi selalu ada alasannya. ”Misalnya, di mana letak sumber airnya, di mana arah sinar mataharinya, anginnya, serta faktor ekternal lain akan memengaruhi bentuk pohon. Contohnya, pohon beringin di alam terbuka pasti berbeda dari yang hidup di pinggir sungai,” tuturnya. Jadi, menurut Robert, bonsai yang bagus adalah bagaimana membentuk tanaman kecil tapi dapat membuat orang yang

melihat membayangkannya seperti pohon besar yang tumbuh di alam. ”Tanpa pendekatan hortikultura dan estetika, bonsai akan terkesan artifisial seperti kerajinan tangan yang semua hampir sama,” cetusnya. Aspek alam dan aspek seni estetika itu tidak pernah diajarkan di buku mana pun. Karena itu, buku-buku Robert selalu menjadi rujukan. Robert juga selalu tak lupa menekankan filsafat bonsai. Yaitu, membuat pohon bernuansa cuplikan alam nyata dalam ukuran mini. Jadi, bonsai harus sedekat mungkin seperti pohon besar di alam. Beruntung, Indonesia memiliki sumber daya alam yang sangat kaya akan jenis tanaman serta iklim yang sangat menunjang. Dengan demikian, dia tidak perlu susah-susah mencari bibit yang potensial. Bahkan, ada pedagang yang khusus menyediakan bibit bonsai. Jenis pohon yang sering dijadikan bonsai, antara lain, cemara udang, santigi, wahong, dan kelingkit. Awalnya, bibit tanaman ditaruh dalam pot besar lebih dulu untuk mem-

bentuk struktur percabangan. Ketika struktur sudah terbentuk, baru pohon dipindahkan ke pot kecil. ”Untuk membuat pohon bonsai, diperlukan waktu relatif lama, 4?5 tahun. Jadi, nggak bisa instan, harus melatih kesabaran,” katanya. Kini, ayah dua anak itu semakin sibuk mengurusi kegiatan para penghobi bonsai. Sebab, dua minggu sekali Robert harus pergi ke luar negeri mengajar di berbagai organisasi bonsai di negara tersebut. ”Saya sudah dibooking hingga 2011, mengajar bonsai di berbagai negara,” tutur pemilik usaha bahan stempel merek Mark Stamp itu. Robert kini memiliki lebih dari 500 bonsai yang sebagian besar diletakkan di taman miliknya di Jl Taman Pluit Putra Putri. Dia menilai semua bonsai buatannya adalah masterpiece (karya terbaik) karena dirinya tidak pernah membuat pengulangan. “Jadi, satu sama lain pasti berbeda,” ungkapnya. Meski sudah tenar sebagai master bonsai dunia, dia menolak menjual karya-karyanya, walau ditawar dengan harga

berapa pun. “Awalnya banyak yangmenawar.Tapi,karenatahu saya nggak pernah jual, mereka jadi nggak berani nawar lagi. Untuk koleksi saja, dinikmati sendiri. Mungkin saya satu-satunya yang seperti itu,” katanya. Namun, Robert menyatakan masih bisa mendapat penghasilan lebih dari hobinya. Yaitu, menjadi satu-satunya importer peralatan bonsai di Indonesia. Bahkan, tahun lalu, dia membuat replika pot antik dari zaman Dinasti Qing. “Pot itu saya bakar di salah satu tempat pembakaran pot tertua di dunia, di Tiongkok. Usianya sudah 500 tahun tapi masih berfungsi,” ungkapnya. Pot model kuno tersebut dibuat dalam jumlah terbatas (limited edition), hanya 500 buah. Sebuah pot memiliki nomor dan sertifikat yang ditandatangani Robert sebagai master bonsai dunia. “Pot tersebut mendapat tanggapan yang luar biasa dari seluruh dunia dan sekarang tinggal sedikit sisanya. Karena itu, pantas dikoleksi,” ujarnya lantas tersenyum. (ari)

Ariza ......................... Madness kemarin, permainan tersebut dimodifikasi. Pesertanya harus menyunggi tampah, plus membawa dua bola basket. Panitia DBL Indonesia menyebut permainan ini Tampah Race. Sebelum tantangan dimulai, Ariza sempat mencoba lebih dulu di belakang venue. ”Ini sulit. Kepala saya kecil, dan saya tidak punya rambut untuk menahan supaya benda ini tidak jatuh,” katanya sambil terus membolak-balik tampah dengan raut wajah penasaran. Lalu, permainan dimulai. Ariza tidak sendirian. Peserta lainnya adalah Senior Director Business Development & Marketing Partnerships NBA Asia Ed Winkle, Direktur Jawa Pos Azrul Ananda, serta Priscilla Karina, mahasiswi Universitas Kristen Petra Surabaya. Ketika Tampah Race baru berjalan beberapa menit, Ariza sudah tak tahan untuk menang. Curang, Ariza berlari sembari memegang tampah di kepalanya. Pengunjung yang melihat tingkah kocaknya tertawa-tawa. Ariza masih terus berlari, memegang tampah dan bola, sekaligus membuat kode ”Ssssttt” dengan meletakkan jari telunjuk di bibir. Melihat itu, Winkle dan Azrul

Ananda ikut berlari dan memegang tampah. Hanya Priscilla yang tetap mengikuti aturan. Priscilla pun jadi pemenang. ”Saya tidak pernah membayangkan melakukan ini (Tampah Race, Red) di lapangan basket, ha ha ha. Fun sekali,” kelakarnya setelah bertanding. Bukan hanya itu ulah iseng Ariza. Di lapangan, dia banyak menjahili sesama peserta games, pengunjung, maupun panitia. Misalnya, saat MC sedang menyapa pengunjung. Ariza sering tiba-tiba menembakkan bola ke ring dan membuat perhatian pengunjung teralih kepadanya. Azrul Ananda pun terkena ulah iseng Ariza. Saat games Dell-Microsoft 3-Point Shoot Out, ketika Azrul sedang menembakkan bola dari salah satu rak, dia tiba-tiba nyelonong ke rak bola terakhir, dan menghujani ring dengan bola asal. Sehingga Azrul kesulitan memasukkan bola. Lalu, begitu bola habis, dia ngeloyor pergi dengan wajah yang dibuat-buat seolah tidak tahu apa-apa. Membuat pengunjung makin tertawa. ”Dia ini bintang tamu paling lucu,” kata Azrul. Selain memancing tawa, Ariza juga mengumbar keramahannya kepada pengunjung NBA Madness. Saat banyak pengunjung berkerumun di dekat ruang ganti, mencuri-curi

kesempatan mengambil fotonya, dia bukannya menjauh, tapi malah menghampiri. Ariza juga menunjukkan kecintaannya pada anak-anak. Saat Marvel Manuel Singgih dan ayahnya, Petrus Singgih, minta foto bersama, Ariza menepuk-nepuk punggung Marvel. Tanpa sungkan, dia juga mengangkat Marvel dari pelukan ayahnya, kemudian menggendong balita berusia dua tahun itu. ”Ternyata orangnya (Ariza, Red) suka anakanak ya. Baik banget, nggak sombong. Sama fans seperti kami, dia nggak menciptakan jarak,” kata Petrus. Sore ini sekitar pukul 15.45 WIB, di lokasi acara NBA Madness di Supermal Pakuwon Indah Surabaya, dia akan memberikan basketball clinic kepadasejumlahmasyarakatSurabaya. Pengunjung juga bisa menyaksikan clinic tersebut secara gratis dari sekeliling lapangan. Dia juga bakal membagikan tanda tangan dan kesempatan foto bareng lewat autograph session. Selain aktivitas di lapangan, pemain yang pada musim 20082009 membawa LA Lakers menjadi juara tersebut juga akan mengikuti program NBA Cares. Dia akan berbagi kebahagiaan di salah satu panti asuhan di Surabaya.(rum)


8

Kendari Pos | Sabtu 3 Juli 2010

Ada Kemungkinan Dialihkan ke Item Lain

PemkabMuna ............ lum ada yang tersalurkan. Semua permasalahannya dipendanaan,” tuturnya. Alokasi dana untuk Desa itu, berasal

dari Dana Alokasi Umum (DAU). Yangpalinganeh,danarutinBPMD di semester ke-4 tahun 2009, sebesar Rp300Jutadinyatakanhangus.”Saya tidak tahu siapa yang bakar,” timpalnya, sembari tertawa. Ada kemungkinan anggaran

tersebut dialihkan ke posko pembelanjaan lain. Jika itu terjadi, cukup beresiko karena telah menyalahi tata pengelolaan keuangan. Setelah mengumpulkan informasi dari semua Dinas, Dewan akan membentuk pani-

Rifai Pedansa: Tidak Mungkin DAMAI Curang Berkas ....................... kannya itu. Bahkan dalam persidangan, Al Munardin yang akrab disapa Power minta kepada hakim konstitusi untuk menyurati KPU Pusat dan KPU Sultra agar ditindak lanjuti. ”Saya tidak tahu motivasinya apa,” tambahnya. Kuasa Hukum RAMAH, Heru Widodo mengungkapkan untuk memenuhi persyaratan calon perseorangan, ILHAM melakukan kecurangan dengan melampirkan dukungan masyarakat dari KTP dan Surat Keterangan Domisili tanpa sepengetahuan pemiliknya. Salinan KTP itu dicuri dari kantor BRI Cabang Wakuru melalui Satpam. ”Dari KTP yang palsu itu dilampirkan permohonan dari beberapa desa di kecamatan, blanko dukungan itu dipalsukan. Berbeda sekali dengan tanda tangan yang ada di KTP,” ujarnya. Lolosnya ILHAM sebagai pasangan calon sangat merugikan bagi RAMAH. Karena calon wakil bupati La Ode Halami merupakan kader Golkar yang juga sama-sama satu daerah asal di Tongkuno. ”Padahal kita meyakini pasangan independen ini, wakilnya adalah kader Golkar sehingga mengambil dukungan pasangan nomor lima (RAMAH),” tambahnya. Selain, Daftar Pemilih Tetap (DPT), adanya aksi premanisme juga disoal pemohon. Kata Heru, terjadi aksi penelanjangan salah seorang tokoh masyarakat berpengaruh oleh Satgas Tim Pemenangan La Ode Baharuddin-Malik Ditu (DAMAI). Setelah itu, dibawah ke atas panggung dan dipaksa duduk dibelakang DAMAI saat kampanye. ”Kami belum bisa sebutkan identitasnya karena bisa saja diintimidasi,” katanya. Dalam sidang juga terungkap

Berharap Lebih Sukses Nikita .......................

sekolah. Banyak artis yang menghadiri pesta tersebut. Ada Vidi Aldiano yang datang bersama Widi Vierra, Putri Titian, Teuku Wisnu, Dude Harlino, Shireen Sungkar dan Alice Norin yang bertindak sebagai DJ. Nirwan, teman dekat Nikita, juga terlihat mendampingi. Dia maju ke panggung dan memberikan hadiah cincin untuk peraih gelar aktris terfavorit Panasonic Gobel Awards 2010 itu. ”Nirwan kemarin sudah kasih gelang, terus sekarang ngasih cincin,” tutur bintang sinetron Safa dan Marwah itu. Ketika ditanya tentang arti cincin yang diberikan, Nirwan mengatakan bahwa itu hanya simbol persahabatan di antara mereka. Menurut mereka berdua, hubungan yang terjalin saat ini memang masih sekadar sahabat. Sebab, Nikita belum diperbolehkan pacaran oleh orang tuanya. ”Kami berdua hanya sahabat. Saya belum dikasih lampu hijau untuk pacaran,” jelas Nikita. Tentang pesta bertema sirkus, menurut Nikita, itu merupakan hadiah ulang tahun dari orang tuanya. ”Hadiah dari mama papa ya pesta ini. Ini semua mereka yang buat. Senang banget. Saya bisa ketemu sekalian reuni sama temanteman SMP,” tuturnya. Dengan bertambahnya umur, Nikita memiliki harapan bisa cemerlang di karir dan pendidikan. ”Alhamdulillah, tahun ini banyak rezeki. Tapi, aku tetap pengen pendidikanku juga sukses,” tutur siswi kelas 2 SMA tersebut.(jan/ayi)

bahwa salah seorang dosen berstatusPegawaiNegeriSipil(PNS) terlibat kampanye yang dilakukan DAMAI. Tim kuasa hukum RAMAH menyebut masuk dalam jabatan struktural. Namun, pernyataan itu disanggah oleh Mahfud MD dan mengajari para pengacara RAMAH. ”Dosen itu jabatan fungsional, jadi perlu dibedakan,” katanya. Kuasa Hukum KPU Muna, LM Bariun yang menanggapi sikap anggota KPU Muna yang membuat surat pernyataan mengatakan tidak akan membatalkan pleno KPU karena memang yang menandatanganikeputusanadalah Ketua KPU sendiri. Kata dia, berkas ILHAM sudah diverifikasi. ”Tidak betul, memang waktu verifikasi pertama dinyatakan belum lengkap, tapi saat verifikasi kedua itu sudah lengkap dan semua anggota tandatangan,” tambahnya. Terkait dengan KTP yang

diambil di BRI, Bariun mengatakan gugatan itu salah alamat dan tidak ada hubungannya dengan KPU Muna. ”Itu pernyataan konyol dan salah alamat. Masalah itu tidak ada hubungannya dengan KPU tapi seharusnya dilaporkan ke Panwaskada karena masuk tindak pidana,” tambahnya. Sementara itu, Ketua Tim Pemenangan DAMAI, La Ode Rifai Pedansa mengatakan tidak mungkin DAMAI melakukan kecurangan sebagaimana yang dituduhkan RAMAH. Kata dia, justru RAMAH yang melakukan kecurangan karena didukung oleh Bupati Muna Ridwan BAE. ”Mana ada penelanjangan, malahan kita panggil kasi pake baju untuk dia bicara. Orang itu menghalangi kampanye DAMAI dan dipanggil untuk menyampaikan bahwa dia disuruh oleh kepala BKD untuk menghalangi kampanye DAMAI,”

ucapnya. Mantan Ketua DPD PDIP Sultra menyebutkan bahwa pelanggaran dengan melibatkan perangkat pemerintah semakin nyata. Kata dia, mobil-mobil dinas itu bergerilya seperti pencuri di tengah malam dengan memalsukan nomor polisinya. ”Ada semua buktinya, bukan DAMAIyangmelakukankecurangan. Masuk akal masyarakat yang mengintimidasi Camat dan Pak Desa. Pasti yang melakukan intimidasi calon yang didukung bupati. Kita masyarakat menjaga aparatyangbergerak,janganganggu masyarakat dalam minggu tenang,” ucapnya. Sidang lanjutan akan kembali digelar, Selasa (6/7) pada pukul 14.00 WIB pekan depan. Hakim konstitusimemanggilPanwaskada Muna untuk mendengarkan keterangannya, termasuk pemeriksaan saksi-saksi yang akan dihadirkan pemohon.(awa)

tia khusus (Pansus) untuk meningkatkan penyelidikan. ”Kita tidak ingin, ketika mengundang Dinas Pengelolaan Keuangan Daerah (DPKAD), tidak memiliki data. Kita tidak ingin menurut katanya,

tapi kita sajikan dengan bukti yaitu surat pencairan dana,” urainya panjang lebar. Termasuk juga mengungkap pinjaman Pemda Muna ke BPD dan dugaan ke sejumlah Bank. Ditambahkan,Dewanmelaku-

kan penelusuran terhadap keuangan daerah sesuai dengan fungsinya, melakukan pengawasan anggaran. Apakah dana yang sudah disiapkan, diperuntukan sesuai atau tidak yang tercantuk dalam APBD.(awn)


Langganan Dalam Kota Rp. 65.000,-

Sabtu, 3 Juli 2010

Setumpuk PR Polisi Masih Menanti Mulai Kasus Pembunuhan, Pertambangan, Ilegal Logging, dan Korupsi

K

orps Bhayangkara kini memasuki usia ke 64 tahun. Tingkat kedewasaan dalam menangani berbagai kasus tindak kejahatan mestinya dapat lebih, profesional, cepat dan tepat. Namun, beberapa kasus masih cukup lamban penanganannya, meskipun ada pula sebagian yang telah dilaksanakan dengan cepat.

Baca SETUMPUK di Hal. 10

Sejumlah Kasus Kriminal Belum Tuntas Kasus Pembunuhan • • • • •

Muhammad Ihsan (Pedagang Mall Basah Mandonga) Dwi Fungsiyana (siswi SMPN 9 Kendari) La Ndiolo (seorang sopir angkot) Ernawati (Mahasiswa Akper tahun 2004) Ratni (Mahasiswa Akper tahun 2006)

Kasus Dugaan Korupsi •

Optimalkan Kemitraan dengan Masyarakat SEIRING dengan bertambahnya usia korps Bhayangkara ke-64 pada 1 Juli lalu, tantangan tersendiri untuk lebih mandiri, profesional, dan meraih kepercayaan dari masyarakat menuju institusi yang memiliki kemampuan memberikan pelayanan prima bagi masyarakat, Juga semakin besar seiring dengan beragam permasalahan dan penanganannya, serta keinginan masyarakat dalam menindaklanjuti suatu permasalahan. Selain itu sebagai penegak hukum, keterlibatan pihak kepolisian tentunya sangat dibutuhkan. Salah satunya dalam penegakan Perda, sebagaimana yang dituturkan Kabag Hukum Pemkot Kendari, Yusrianto. “Sebagai Kabag Hukum kaitannya dengan penegakkan Perda, pihak kepolisian senantiasa mendukung kami, dengan selalu ikut sertanya mereka dalam operasi Yustisi yang kami laksanakan. Karena itu kemitraan yang telah lama terjalin ini, harus tetap dipertahankan,” tutur Yusrianto. Dirinya juga mengungkapkan kemudahan lainnya yang di peroleh pihaknya, sehubungan dengan sharing penyidiYusrianto kan terhadap suatu kasus. Selain itu jika berkepentingan untuk menemui unsur pimpinan kepolisian mulai dari Polsek hingga Polda,tidak terdapat sekat atau mata rantai birokrasi yang berbelit-belit. Sehubungan dengan kinerja kepolisian, menurutnya sudah cukup baik, meskipun sayangnya di tingkat Mabesnya masih dipenuhi serangkaian tindakan atau kebijakan, yang tidak sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. “Fenomena saat ini kinerja kepolisian paling banyak dipengaruhi image di tingkat atas. Pasalnya pada saat ini terdapat kasus yang melibatkan unsur pimpinan institusi kepolisian RI. Misalnya saja kasus Susno Duadji dan hasil investigasi Tempo soal rekening jajaran petinggi Polri. Padahal kepolisian di tingkat daerah, telah berupaya semaksimal mungkin meningkatkan kinerja,” tambahnya. Mengenai pengungkapan serangakaian kasus pembunuhan dan demonstrasi yang masih menjadi pekerjaan rumah (PR) kepolisian lingkup

Baca OPTIMALKAN di Hal. 10

• • •

Neneng Cs (Dugaan pengadaan Mobdis fiktif Bombana) Rustam Supendi (Dugaan Penyalahgunaan Dana Bantuan Bombana) Rusda Mahmud (Dugaan Pemalsuan Surat Keterangan Pengadilan) Theresina Cs (Dugaan Pemalsuan Ijazah di Unhalu)

Kasus Perdata •

Kasus Pertambangan di Kabupaten Kolaka PT Antam dan PT Tambang Rezeki Kolaka

Kasus Ilegal Logging INDRI MELINDRA/KP

Ilegal Logging: Sejumlah kasus yang ditangani jajaran kepolisian Sultra belum tuntas. Salah satu kasus penanganannya yang hilang adalah penangkapan kayu ilegal logging yang ditangkap beberapa waktu lalu.

Penangkapan ratusan kubik kayu ilegal di Polda Sultra dan jajaranya

Dua Dipecat, Seratusan Oknum Diberi Sanksi Langgar Disiplin dan Kode Etik Polri

SUWARJONO/KP

DEMO POLISI: Kasus kriminal yang terjadi di depan kampus Unhalu, juga hingga kini belum tuntas. Bahkan, pelaku penjarah dagangan warga sekitar Unhalu, serta pembakaran motor salah satu wartawan TV nasional, juga hilang tanpa jejak.

Sabaruddin Labamba: Kinerja Polisi Diintensifkan Utamanya Perkara yang Tidak Tuntas USIA Bhayangkara yang ke-64, diharapkan kinerja jajaran Polda Sultra harus lebih ditingkatkan. Itu disampaikan Wakil Ketua DPRD Sultra, Sabarudin Labamba

M.Si, kemarin. Meski dalam hal memelihara ketertiban dan keamanan di daerah sudah maksimal, namun kinerja aparat kepolisian dari segi penegakkan hukum masih harus diintensifkan. Mengingat, sejumlah perkara yang tidak jelas rimbanya hingga saat ini, masih menjadi

misteri. Semisal, kasus pembunuhan Ernawaty yang belum jelas sampai sekarang. “Kita tetap mengharapkan kepolisian terus mengintensifkan penangganan perkara apapun, supaya tidak terkesan menjadi

Baca SABARUDDIN di Hal. 10

DALAM mengimplementasikan program reformasi birokrasi di tubuh Polri, Polda Sultra tak tanggung-tanggung memberikan sanksi terhadap oknum polisi yang melakukan pelanggaran baik pelanggaran disiplin maupun pelanggaran kode etik. Selama bulan Januari-Juni 2010, Bidang Propam Polda Sultra telah memproses 135 oknum polisi yang memiliki kasus pelanggaran disiplin. Kabid Humas Polda Sultra, AKBP Drs. Moch. Fahrurrozi mengatakan, selain 135 kasus pelanggaran disiplin, juga ada 22 oknum polisi yang diproses hukum, karena melakukan tindak pidana. Empat orang lainnya terancam diberhentikan tidak dengan hormat (PTDH) dan dua lainnya telah dipecat. “Pelanggaran disiplin yang melibatkan 135 oknum polisi karena melanggar beberapa peraturan internal polri baik yang tidak melaksanakan tugas, tidak ikut apel atau pelanggaran-pelanggaran disiplin lainnya. Sedang, 22 oknum polisi

yang diberi sanksi pidana umum karena melanggar tindak pidana baik penganiayaan, penyalahgunaan narkotika, maupun kasus-kasus lainnya,” terang AKBP Drs. Moch. Fahrurrozi, kemarin. Untuk tahun 2010, hingga bulan Juni, sebanyak enam oknum Polri yang telah dan akan di PTDH. Mereka yang masuk daftar PTDH dan telah dipecat bulan Juni kemarin adalah Briptu Adriyono alias Leri karena terlibat kasus pencurian, penganiyaan, dan pembocoran soal Ujian Nasional tahun 2009. Selain itu, oknum Polri lainnya yang telah dipecat pada tahun 2010 adalah Bripda Sugiarto alias Betet karena dianggap mangkir dan memiliki sejumlah pelanggaran lain. Satu orang diantara 4 oknum yang terancam dipecat adalah MH yang terlibat kasus sabu-sabu. “Tiga oknum polisi lainnya adalah anggota yang bertugas di jajaran Polda Sultra. Dua nama yang telah di PTDH dan satu masuk listing PTDH selama tahun 2010 adalah anggota Polda Sultra yang melakukan

Baca DUA di Hal. 10

Kesalahan Jurnalistik Selesaikan dengan Mekanisme Jurnalistik. Gunakan Hak Jawab Anda karena Dijamin Undang-Undang


Metro

10

Gubernur Hambat Penyerahan Aset ke Pemkot Kendari, KP Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari sudah lama menanti penyerahan 7 aset Pemprov dari 16 yang diusulkan. Namun meski sudah cukup lama mengajukan, aset tersebut belum juga diserahkan. DPRD Sultra dianggap sebagai biang kerok, karena sampai saat ini belum melakukan pembahasan penyerahan ke 7 aset tersebut. Dituding sebagai pengganjal penyerahan aset, dewan Sultra menepis. “Kita ingin menyampaikan ke masyarakat. Bukan karena kami (DPRD) yang menahan penyerahan aset. Namun, kami menunggu persetujuan gubernur,” ungkap Muh Endang, Wakil Ketua DPRD Sultra. Perkataan gubernur secara lisan, tidak bisa jadikan dasar untuk pengambilan keputusan. “Kita membutuhkan persetujuan tertulis dari gubernur. Saat ini tidak ada surat persetujuan yang masuk dari gubernur,” terangnya. Bahkan untuk mempercepat

penyerahan asert, Komisi I dan II DPRD Sultra, sudah merespon permintaan surat dari Wali Kota terkait penyerahan ke 7 aset tersebut. Pekan depan, Senin (6/7) DPRD Sudah mengagendakan pemanggilan Gubernur untuk membahas permasalahan aset tersebut. Sekretaris Demokrat Sultra itu, lalu menyebutkan dua diantara 7 aset yang akan diserahkan, yaitu kantor DPRD dan kantor Wali Kota Kendari. Hal senanda dikatakan, Muh Poli SPd, Ketua Fraksi PKS. Poli menuding, tidak ada niatan DPRD Sultra untuk memperlambat penyerahan aset. DPRD tinggal membutuhkan surat perpsetujuan dari Gubernur, yang selanjutnya akan diparipurnakan di Dewan. “Kita (PKS) sudah merekomendasikan untuk mengundang Gubernur. Guna menyampaikan aset apa saja yang akan diserahkan lebih dahulu,” terangnya. Sekaligus juga, mempertanyakan penyerahan aset yang dilakukan secara bertahap. Di-

mana dari 16 aset, tahap pertama akan diserahkan 7 aset terlebih dahulu. “Kenapa tidak diserahkan secara keseluruhan, “tanyanya. Belum pastinya aset yang dimiliki oleh Pemkot, membuat masalah dalam neraca pelaporan pertanggung jawaban keuangan Kota Kendari. Selain itu, belum jelasnya status aset Pemkot Kendari mendatangkan masalah dalam pengembangan sarana dan prasarana. “Mau dikembangkan sarananya, bukan miliknya. Tidak dikembangkan, menghambat pemberian pelayanan, “terangnya. Wakil Ketua Komisi III itu kemudian mengingatkan Pemprov Sultra, soal tanggung jawab. Bila merujuk aturan, menjadi kewajiban Pemerintah Provinsi untuk membantu penyerahan aset, bila terjadi pemekaran. Ia berharap, pada rapat pembahasan nanti Gubernur atau diwakili wakil gubernur dapat hadir memberikan penjelasan. (awn)

Dekranas Harusnya Punya Anggaran Khusus Kendari, KP Setelah berkunjung ke Dekranasda Sultra, ibu menteri Koperasi dan UKM, Inggrid Maria Palupi Kansil, mengatakan sudah seharusnya Dekranasda diberikan anggaran khusus dari APBN untuk pengembangan potensi kerajinan dan budaya daerah. Menurut istri menteri Koperasi dan UKM Syarifuddin Hasan, selama ini Dekranasda memiliki peran penting untuk memperkenalkan potensi daerah tapi luput dari perhatian pemerintah. “Seharusnya memang ada anggran khsus untuk Dekranasda sehingga bisa lebih intensif membina potensi daerah. Sela-

Inggrid Maria Palupi Kansil ma ini terkesan jalan sendiri,” katanya didampingi ibu Wagub Hj. Itoh Tohariah dan ibu Sekda Hj. Dachriany.

Pemerintah pusat katanya sudah memiliki komitmen untuk pengembangan Dekranasda, salah satunya dnegan akan dibangunnya pusat Dekranas di Jakarta. Gedung yang akan ditempati pusat Dekranas itu nantinya akan dijadikan kantor perwakilan seluruh Dekranasda di Indonesia. Dari kunjungan di Dekranasda Sultra, mantan artis itu mengatakan selama kunjungannya di seluruh Dekranasda di Indonesia, Dekranasda Sultra yang paling bagus. “Di sini arealnya luas dan nyaman. Masing-masing Kabupaten juga memiliki tempat di sini sehingga promosinya terpusat,” tukas anggota DPR RI ini. (cr2)

CT Scan RSUD Provinsi “Diparkir” Akibat Pemadaman Bergilir Beberapa Bulan Lalu Kendari, KP Kondisi kelistrikan di sistem Kendari yang belum stabil, berimbas buruk sampai ke sektor kesehatan di Sultra. Alat CT Scan yang baru beberapa bulan difungsikan setelah dibeli dengan taksiran harga lebih dari Rp 8 miliar, harus “diparkir” untuk menghindari kerusakan akibat tegangan listrik yang tidak stabil. Kepala RSUD Provinsi dr. Nurdjajadin Aboe Kasim mengatakan beberapa waktu lalu, saat sedang dilakukan pemindaian kondisi kesehatan, seorang pasien dengan CT scan, mendadak terjadi pemadaman oleh PLN. Meski hanya sesaat, tapi pemadaman tersebut membuat kerusakan kecil pada alat modern yang didatangkan dari Belan-

pelanggaran berat dan sudah disidang kode etik beberapa waktu lalu,” jelasnya. AKBP Drs. Moch. Fahrurrozi menilai, tindak tegas yang dilakukan pengambil kebija-

kan Polri di lingkup Polda Sultra sebagai bukti keseriusan Polri ingin berubah ke arah yang lebih baik. Oknum personil yang melanggar disiplin akan diberi sanksi disiplin, oknum Polri yang melanggar tindak pidana akan diberi sanksi pidana umum,

sanksi disiplin, dan sanksi kode etik baik penahanan, penurunan pangkat, hingga tingkat pemecatan jika keputusan sidang kode etik yang bersangkutan tidak layak lagi dipertahankan. “Kita tidak main-main dalam menangani kasus yang ada.

Peserta Diprediksi Lampaui Target Kendari, KP Direktorat Lalu Lintas Polda Sultra mengajak seluruh lapisan masyarakat Sultra untuk ikut berpartisipasi berolahraga sehat melalui Bhayangkara Fun Bike (bersepeda santai) yang rencananya akan digelar 4 Juli 2010 (besok, red). Pelaksanaan Bhayangkara Fun Bike, digelar secara serentak di seluruh Indonesia dengan jumlah peserta minimal 150 ribu orang. Untuk wilayah Sultra, pelaksanaan Bhayangkara Fun Bike dilaksanakan di masingmasing kabupaten/kota. Khusus Kota Kendari, Bhayangkara Fun Bike akan dilepas oleh Gubernur Sultra bersama Kapolda Sultra dengan mengambil garis star di MTQ Square. Peserta yang ikut dalam kegiatan tersebut diperkirakan akan melampaui target yang diberikan yakni

Oknum personil Polri saja akan ditindak tegas, termasuk masyarakat umum yang melakukan kejahatan. Penindakan terhadap oknum Polri yang melanggar bukti nyata bahwa polisi berusaha menjadi yang terbaik di masyarakat,” pungkasnya. (rif/lan)

Mencari Pelaku Kriminal Butuh Waktu Identifikasi Setumpuk .............. Seperti pada beberapa kasus pembunuhan yang terjadi di Kota Kendari, namun sampai saat ini belum terungkap pelakunya. Kasus pembunuhan yang teranyar adalah insiden penikaman yang menewaskan Muhammad Ihsan, pedagang barang campuran di Pasar Mandonga (samping Makorem 143 Haluoleo), 23 Mei lalu hingga kini pelakunya belum tertangkap meskipun identitas tersangka sudah dikantongi polisi. Kasus pembunuhan lainnya yang belum terungkap sampai saat ini adalah pembunuhan terhadap seorang siswi SMPN 9 Kendari bernama Dwi Fungsiyana, Jumat (30/3) lalu, kasus pembunuhan terhadap La Ndiolo, seorang sopir angkot trayek Kota Lama-Kampus Baru Kota Kendari, Rabu (12/4). Kasus pembunuhan terlama dan belum ada hasil penyelidikan kepolisian adalah pembunuhan terhadap Ernawati dan Ratni. Kasus Ernawati terjadi sejak tahun 2004 dan kasus Ratni terjadi sejak tahun 2006 dan belum terungkap pembunuhnya sampai saat ini. Kini kepolisian memiliki lima utang nyawa yang belum terbayar. Konsep quick respon terhadap penanganan kasus di lingkup kepolisian sampai memasuki usianya ke 64 tahun belum bisa menjadi sebuah kebanggaan dalam menyukseskan program quck wins. Kelambanan tersebut baru pada tataran kasus pembunuhan, belum lagi kasus lainnya. Selain itu, penanganan kasus korupsi di lingkup kepolisian juga terkesan berjalan cukup lamban. Meskipun Tim Tipikor Polda Sultra baru-baru ini telah melimpahkan kasus dugaan pengadaan Mobdis fiktif

Bombana yang melibatkan Neneng Cs, namun tindak lanjut terhadap Muh. Amin Razak alias Bobby yang terjerat pada kasus yang sama belum ada tindakan tegas kepolisian. Muh. Amin Razak yang kini menjadi salah satu anggota DPRD Kota Kendari belum ada kejelasan penahanannya, meskipun sudah jelas statusnya sebagai tersangka. Alasannya masih berkutat pada kelengkapan berita acara pemeriksaan (BAP), Padahal, penetapan Amin Razak sebagai tersangka telah dilakukan sejak 3 Juni lalu. Dalam kasus yang sama, penyidikan yang dilakukan kepolisian menyimpan sejuta tanda tanya. Pasalnya, dalam kasus tersebut, CV Tujudua Bersaudara dan CV Razakti Perkasa sebagai perusahaan pengadaan barang tidak ikut dalam proses tender. Namun, kepolisian tidak pernah menyentuh panitia tender pengadaan Mobdis Bombana tersebut. Alasannya pun klasik. Polisi menilai, proses tender sudah sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Padahal, sudah jelas yang memenangkan tender adalah CV Anugrah Mandiri yang dialihkan ke CV Tujudua Bersaudara untuk anggaran Rp 719.809.200,-, CV Cemerlang untuk anggaran Rp 445 juta dan CV Fasco Karya Mandiri untuk anggaran Rp 209.715.000,-. Kontrak CV Cemerlang dan CV Fasco Karya Mandiri dialihkan ke CV Razakti Perkasa. Semua ini disetting oleh Ketua Panitia Tender Proyek Pengadaan Mobdis Puskesmas Keliling Bombana. Selain itu, ketidakterbukaan kepolisian terhadap penanganan kasus korupsi menjadi kendala pemantauan setiap tugas kepolisian. Dengan berdalih akan mengganggu proses peny-

idikan, kepolisian kadang enggan berbagi informasi. Seperti penanganan dugaan kasus penyalahgunaan pos dana bantuan di Pemda Bombana yang melibatkan Plt Sekda Bombana, Rustam Supendi serta beberapa pejabat lainnya. Kepolisian telah melakukan pemanggilan terhadap Sekda Bombana, meskipun masih dalam status sebagai saksi kasus tersebut. Sayangnya, lagilagi polisi masih berdalih belum bisa dipublikasikan hingga belum ada kejelasan mengenai penanganan kasus tersebut sampai saat ini. Pada kasus tindak pidana umum, pelaksanaan sedikit lebih terbuka. Namun, kelambanan proses penyidikan terhadap beberapa kasus besar seperti dugaan pemalsuan surat keterangan pengadilan yang dilakukan oleh Bupati Kolaka Utara, Rusda Mahmud, dinilai terkendala akibat belum turunnya izin presiden. Begitu pula kasuskasus lainnya. Penangan ijazah palsu yang cukup menggembirakan dengan menetapkan tujuh tersangka dan pengungkapan sekitar 40 pengguna ijazah palsu sampai saat ini belum ada tindakan penahanan terhadap sejumlah tersangka tersebut. Alasannya, para tersangka cukup kooperatif dalam setiap pemeriksaan yang akan dilakukan oleh kepolisian, kecuali Theresina yang kini ditetapkan jadi DPO. Kasus yang belum juga memiliki kejelasan penyidikan masalah tindak pidana tertentu (Tipiter) seperti beberapa kasus pertambangan yang ada di Kabupaten Kolaka. Sengketa tambang antara PT Antam dan PT Tambang Rezeki Kolaka yang diajukan oleh PT Antam melalui nomor polisi LP/114/ V/2010/Reskrim tertanggal 8 Mei 2010. Kasus tersebut telah

EKO MARDIATMO/KP

TAK BERFUNGSI: CT Scan di RSUD Sultra, seharga Rp miliar lebih tak berfungsi akibat tidak stabilnya aliran listrik di Kendari selama ini. da itu. “Itu sudah kita perbaiki, jadi sekarang kondisinya bagus. Hanya saja untuk mengantisipasi kejadian serupa, kita tidak operasikan dulu sampai menunggu pembelian

stavolt untuk menstabilisasikan tegangan listrik PLN,” katanya. RSUD kata dr Nurdjajadin, sebenarnya mampu untuk membeli stavolt (stabilizer

voltage/penstabil tegangan) tersebut karena memiliki dana di kas. Hanya karena mekanisme pembelanjaan rumah sakit plat merah tersebut harus melalui mekanisme penganggaran di APBD, maka RSUD harus menunggu penetapan anggaran di APBD perubahan. “Pak Gubernur juga sudah perintahkan untuk membeli stavolt itu. Kita sudah masukkan di perubahan. Jadi setelah penetapan kita sudah bisa membeli stavolt tersebut dan memfungsikan kembali CT scan,” imbuhnya. Selain CT scan, alat USG di RSUD juga mengalami gangguan karena ulah PLN. Hanya saja kata ahli syaraf itu, USG sudah bisa dioperasikan normal lagi karena telah dilengkapi dengan stavolt. “Tapi dalam kondisi darurat kita akan tetap operasikan CT scan jika diperlukan,” tandasnya sembari menyebut nilai Rp 100 juta untuk membeli stavolt. (cr2)

Besok, Bhayangkara Fun Bike Dihelat

Tindakan Tegas Oknum Pelanggar, Bukti Keseriusan Polri Dua ..........................

Kendari Pos | Sabtu 3 Juli 2010

disidik kepolisian dengan memeriksa 16 saksi. Namun, sampai saat ini pihak kepolisian belum menyentuh direksi perusahaan dan kejelasan status tersangka belum ada. Begitu pula dengan kasus-kasus tambang lainnya. Tindak pidana tertentu yang ditangani kepolisian adalah penangkapan ratusan kubik kayu ilegal baik Polda Sultra maupun jajaran. Namun, dari ratusan kubik untuk puluhan kasus ilegal logging tersebut, umumnya kepolisian hanya meringkus oknum yang membawa kayu tersebut baik sopir mobil, maupun nahkoda kapal yang mengangkut. Pemilik kayu masih bebas menghirup udara segar. Alasannya, pemilik kayu tidak diketahui, padahal, polisi sudah meringkus orang yang mengangkut tersebut dan bisa menjadi sumber pengungkapan identitas pemilik kayu. Kapolda Sultra, Brigjen Pol. Drs. Sukrawardi Dahlan mengatakan, prinsip sebuah kejahatan akan lidik dan tidak akan berhenti untuk diproses secara hukum. Yang pasti tidak satu pun kasus apalagi pembunuhan yang dibiarkan. Semua kasus yang ditangani kepolisian tingga menunggu waktu penyelidikan. Soalnya, mencari pelaku butuh waktu identifikasi. “Sesungguhnya langkah yang dilakukan, mencoba secara proaktif dengan eberadaan polisi di lapangan untuk mencegah potensi kerawanan yang ada di masyarakat. Mengukur kinerja polisi bukan hanya pada pengungkapan kasus, tapi memperkecil persoalan yang akan muncul baik tindak kriminalitas maupun masalahmasalah sosial lainnya menjadi indikator keberhasilan polisi,” terang Brigjen Pol. Drs. Sukrawardi Dahlan. (rif/lan)

6.300 peserta khusus di Polda Sultra dan jajarannya. Direktur Lalu Lintas Polda Sultra, Kombes Pol. Drs. Edi Setio Budi Santoso mengatakan, pihaknya sangat mengharapkan kehadiran dan partisipasi seluruh masyarakat Sultra dalam memeriahkan Bhayangkara Fun Bike tersebut. Puluhan door prize telah disediakan panitia untuk menghibur peserta. “Mari kita meriahkan kegiatan ini. Saya atas nama pribadi dan Polda Sultra mengajak seluruh masyarakat Bumi Anoa untuk turut serta ambil bagian dalam Bhayangkara Fun Bike 2010 ini. Kegiatan ini bersifat hiburan, olah raga, dan partisipasi masyarakat Sultra dalam mengurangi polusi udara yang disebabkan oleh pembakaran tak sempurna kendaraan bermotor,” terang Kombes Pol. Drs. Edi Setio Budi Santoso, kemarin. Jumlah peserta yang akan ikut dalam kegiatan tersebut diprediksi akan melebihi tar-

Pendaftar Bhayangkara Fun Bike Lingkup Polda Sultra NO 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11

KESATUAN

JUMLAH

Dit Lantas Polda Sultra Polresta Kendari Polres Kolaka Polres Konawe Polres Konsel Polres Bau-Bau Polres Muna Polres Bombana Polres Kolut Polres Wakatobi Polres Buton

Total Peserta get minimal yang diberikan untuk Polda Sultra. Pasalnya, untuk Polda Sultra dan jajarannnya saja, hingga kemarin, pendaftar sudah mencapai 4.962 orang. Jumlah tersebut belum ditambah dengan peserta dari instansiinstansi lain seperti TNI, Pemprov, Pemkab/Pemkot, dan dunia pendidikan.

685 790 450 407 230 511 562 267 215 345 500

4.962 “Kami sangat mengharapkan dukungan masyarakat Sultra untuk menyukseskan kegiatan Bhayangkara fun bike 2010. Hadiah utama yang akan dipersembahkan dalam kegiatan ini adalah sepeda motor keluaran terbaru Suzuki dan puluhan hadiah lainnya,” pinta mantan Wadir Lantas Polda Kepri tersebut. (rif)

Profesionalitas “Hilang” Jika Oknum Polisi Terlibat PERINGATAN hari Bhayangkara baru saja usai 1 Juli lalu, tentunya momentum peringatan HUT ke 64 tersebut, dapat menjadi kilas balik kinerja kepolisian selama ini, mulai dari jajaran terbawah yaitu Polsek hingga Polda. Terlepas dari euforia serangkaian kegiatan peringatannya, ternyata masih terdapat masyarakat yang masih meragukan kinerja kepolisian. Rasa keadilan belum juga mereka peroleh, akibat belum terungkapnya kasus yang menimpa mereka. Seperti yang juga dialami keluarga Almarhumah Ernawati. “Menurut saya kinerja kepolisian, utamanya dalam pengungkapan kasus pembunuhan masih perlu ditingkatkan lagi, mengingat masih terdapat kasus pembunuhan yang salah tangkap seperti kasus pembunuhan Ratmi pada April 2006 yang salah tangkap. Serta kasus pembunuhan adik saya Almarhumah Ernawati pada Juni 2004, yang BAPnya belum juga dilimpahkan

dari Polresta Kendari ke Polda Sultra,” ungkap kakak kandung Ernawati, Ridwan Rani, saat ditemui beberapa waktu lalu. Menurutnya, dibandingkan kasus pembunuhan, kasus narkoba, ilegal logging dan perampokan cenderung lebih cepat terselesaikan. Dan bukan rahasia lagi, jika kebanyakan dugaan kasus pembunuhan yang melibatkan oknum kepolisian, terkesan lambat tertangani, bahkan hampir dipastikan akan hilang dari peredaran. “Saya juga heran mengapa hal tersebut senantiasa terjadi, mengingat fungsi kepolisian sebagai pelayan, pengayom dan pelindung masyarakat.

Yang membuat saya bertambah heran, tatkala menanyakan kasus pembunuhan adik saya (Ernawati) yang katanya BAPnya telah dilimpahkan dari Polresta Kendari ke Polda, ternyata BAP-nya belum juga dilimpahkan. Malah petugas yang saya tanyai balik bertanya dari mana inforamsi itu saya peroleh,” kenangnya. Karena itu, ia mengharapkan yang perlu dibenahi di tubuh kepolisian, yaitu keprofesinalisme para personilnya baik dalam hal penyidikan kasus maupun prioritas kasus berdasarkan ada tidaknya sumbangan dana dari keluarga korban. “Tentunya ini perlu dibenahi agar kepercayaan masyarakat tentang kinerja kepolisian tetap bagus. Kalau tidak jangan salahkan masyarakat, jika tidak kooperatif membantu aparat kepolisian. Yang juga berarti penegakan supremasi hukum sekaligus revitalisasi Polri dalam meningkatkan profesionalisme kerja menuju pembangunan kemitraan dengan masyarakat tidak akan terwujud,” pungkasnya. (cr6/lan)

ini diterapkan kepolisian, yaitu pendekatan persuasif dan musyawarah perdamaian, dengan hasil yang diterima dan menguntungkan semua pihak telah cukup memuaskan masyarakat. Karena itu menurut saya kepercayaan masyarakat kepada kepolisian daerah masih bagus, terlepas dari masih terdapatnya kekurang puasan sekelompok

masyarakat,” ungkapnya. Karena itu ke depannya kepolisian perlu meningkatkan program kemitraan dengan masyarakat, sehingga masyarakat merasa menjadi bagian bahkan memiliki institusi kepolisian. “Dengan begitu penegakkan supremasi hukum, guna pemenuhan keadilan masyarakat dapat tercipta,” harapnya. (cr6/lan)

Ridwan Rani

Butuh SDM Memadai Optimalkan ........... Kota Kendari dan Sultra, Yusrianto kembali mengingatkan jika penyelesaiannya bukanlah perkara yang mudah. Selain membutuhkan sumberdaya manusia memadai, juga membutuhkan dana yang tidak sedikit. “Khusus kasus demonstrasi, pola pendekatan yang selama

Pengamanan Pemilukada Sudah Bagus Sabaruddin ............ hilang atau sengaja dihilangkan. Mungkin tidak mudah untuk mengungkap setiap perkara, perlu tenaga dan waktu ekstra. Akan tetapi, kesimpulan akhir harus jelas sesuai prosedur hukum dan penegakkan hukum yang ada,” ungkap Sabarudin Labamba, kemarin. Dengan perayaan HUT Bhayangkara, yang diperingati 1 Juli, secara pribadi maupun sebagai unsur pimpinan, legislator PAN ini, berharap kinerja polisi ke

depan supaya lebih profesional, khususnya dalam melaksanakan fungsi pengaman sekaligus penegakkan hukum. Kalau pun ada aparat yang melanggar hukum, tidak boleh ditolelir. Apalagi Kapolda Sultra telah menegaskan, sampaikan dan laporkan kepadanya secara langsung bila ada aparat kepolisian yang melanggar hukum. Dilain pihak, menurut mantan dosen Fisip Unhalu ini, jajaran Kepolisian di Sultra baik dalam hal memelihara ketertiban dan keamanan di Sultra, telah maksimal. Terutama di-

namika politik di daerah. “Saya melihat antisipasi pengamanan dalam rangka menciptakan keamanan di sultra sangat bagus, saya secara khusus berikan apresiasi kepada Polda dan jajarannya, khususnya terkait pelaksanaan Pemilukada di beberapa daerah yang sebelumnya diprediksi akan muncul gejolak. Ternyata pengalaman beberapa daerah, seperti Butur, Konsel dan Muna, justru indikasi pergelolakan berhasil diredam oleh aparat kepolisian,” pungkas Wakil Ketua DPW PAN Sultra ini. (emi/lan)


Kendari Pos | Sabtu 3 Juli 2010

Kampus

11

Menteri Koperasi dan UKM Beri Kuliah Umum Kendari, KP Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) RI, Dr Syarief Hasan MM M.Ba, memberi kuliah umum bagi mahasiswa di Auditorium Mokodompit Unhalu, kemarin (2/7). Kegiatan yang hadiri Rektor Unhlau, Prof Dr Ir Usman Rianse MS dan Gubernur Sultra, Nur Alam SE, ini sekaligus menandai MoU antara Unhalu dengan Kementerian Koperasi dan UKM tentang pengembangan kewirausahaan bagi sarjana wirausaha baru. Syarief Hasan mengatakan, semakin tinggi pertumbuhan ekonomi, pihak swasta akan melakukan investasi, masyarakat tingkat per kapitanya pun akan naik sevingnya akan naik pula yang akan masuk ke perbankan selanjutnya akan disalurkan lagi ke masyarakat termaksud untuk

koperasi dan UKM serta pendidikan. Anggaran pendidikan sebesar 20 persen sudah dipenuhi pemerintah selama dua s.d tiga tahun terakhir ini. Komitmen pemerintah merupakan peluang menjadi wirausaha pemula. Karenanya, para wirausaha baru tidak ada alasan untuk tidak jadi wirausaha pemula. “Sudah saatnya untuk membangun dari merubah dari mencari pekerjaan menjadi pencipta pekerjaan. Dan ini harus dilakukan sekarang jangan menunggu waktu. Sumber daya manusia Indonesia masih baik, sebab kepedulian pemerintah terhadap pendidikan sudah dipenuhi. Apalagi seorang sarjana telah memiliki kemampuan dan kapasitas di atas ratarata. Kalau ada yang mengatakan SDM Indonesia rendah, saya akan mengatakan tidak

demikian. Saya akan mengatakan orang Indonesia bagus,” terangnya, saat membawakan kuliah umum di hadapan civitas akademika dan alumni Unhalu. Menjadi wirausaha pemula, lanjut Syarief Hasan yang pernah menempuh pendidikan di Kabupaten Kolaka ini, dibutuhkan keberanian dan tekad. Sementara itu, Rektor Unhalu, Usman Rianse mengungkapkan, kehadiran Syarief Hasan yang didampingi istrinya, Ingrid Kansil merupakan kehormatan dan berkah buat unhalu, terutama para sarjana calon wirausaha. Apalagi ditandai dengan MoU dalam bidang pengembangan kewirausahaan bagi sarjana wirausaha baru. Gubernur Sultra, Nur alam, yang turut mendampingi Menteri Koperasi dan UKM, beharap kebijakan dan program

kewirausahaan disinkronkan dengan kebijakan pemerintah dalam pengembangan Bahteramas dan mendorong usaha koperasi dan UKM bermitra dengan bank perkreditan rakyat. Ia menambahkan, lembaga Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Unhalu, juga dapat berperan memberi pembekalan kepada para alumni yang baru menyelesaikan studi untuk pengembangan dan membuka kerjasama dengan lembaga-lembaga ekonomi. Apalagi Sultra memiliki potensi besar seperti pertanian, kelautan perikanan, kehutanan, sehingga peluang untuk membukan usaha masih terbuka luas termaksud dari sektor rill. Tergantung dukungan kebijakan ekonomi untuk didiskusikan dan dikembangkan antar kementerian koperasi dan UKM bersama Pemprov sultra. (emi)

Rekson Minta Rektor Tidak Intervensi Kendari, KP Suksesi pemilihan Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) mulai ditabuh. Wacana yang berkembang, ada tiga nama yang mencuat untuk menjadi calon dekan periode 2010-2014 mendatang. Terdiri dari Rekson S. Limba, Prof Nasrudin, Syaifudin S. Dari tiga nama tersebut, Rekson S. Limba, selaku pelaksana dekan menyampaikan keinginannya kepada media untuk tarung dalam pemilihan yang menurut jadwal diagendakan tanggal 5 Juli. Dengan tegas, ia menyampaikan kesiapannya memimpin fakultas dengan catatan Rektor Un-

Rekson S. Limba halu tidak boleh intervensi pemilihan yang akan diikuti 20 anggota senat fakultas.

“Pemilihan dekan adalah murni otonomi fakultas, sehingga apapun alasannya rektor tidak bisa intervensi. Saya berharap, suksesi dekan ini berjalan lancar, apa adanya dengan menghormati aturan main. Siapapun yang menang secara fair, pasti kita dukung demi kebesaran fakultas dan Unhalu pada umumnya,” ungkap Rekson S. Limba, kemarin. Terkait kemenangannya dalam suksesi dekan, Ketua Paguyuban Masyarakat Mornene ini, mengaku telah melakukan konsolidasi dengan sejumlah anggota senat yang punyak hak suara dalam pemi-

lihan dekan tersebut. Jika terpilih menggantikan posisi yang pernah dijabat Damsid, Mantan Pembantu Dekan I FISIP berjanji akan menjalankan visi fakultas dengan mengembangkan program studi. “Target saya, pengembangan sumber daya dan kualitas para dosen untuk melanjutkan studi. Dengan melanjutkan studi dari program magister lanjut ke program doktor pencapaian target akan terwujud. Makanya saya berharap, jika pemilihan dekan tidak bisa dilakukan secara musyawara mufakat, maka akan dilakukan pemilihan langsung,” pungkasnya. (emi)

EMILIA NINGSIH/KP

Pelantikan Pejabat struktural dan non struktural lingkup Unhalu, salah satu yang ikut dilantik adalah Dekan Fakultas Teknik, Ir H Ridway Balaka M Eng, pada tanggal 30 Juni lalu.

IAI Seminar Strategi Tata Kelola Keuangan Kendari, KP Pembangunan di Indonesia memerlukan sebuah paradigma baru dalam manajemen pembangunan yang dikenal dengan Good Governance. Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) adalah wadah pembinaan dan pengembangan profesi akuntan yang akan meningkatkan pengabdian profesi dalam pembangunan nasional, termasuk di dalamnya upaya mewujudkan good governance. IAI yang berpusat di Jakarta, senantiasa berusaha tanggap terhadap perkembangan yang terjadi baik dalam lingkup nasional, regional maupun global khususnya yang memengaruhi dunia usaha dan profesi akuntan. Berkaitan dengan itu IAI mengawali kiprahnya tahun 2010 dengan menyelenggarakan seminar nasional tanggal 8

Juli dengan tema Strategi Tata Kelola Keuangan dalam upaya pencapaian opini wajar tanpa pengecualian. Ketua Panitia Seminar, Prof Dr H Hasbudin SE, M.Si, Ak, QIA, menjelaskan, seminar nasional yang akan diawali dengan pengukuhan pengurus IAI Cabang Provinsi Sultra diharap dapat menggali permasalahan dan solusinya terkait upaya peningkatan opini LKPD, baik dari sudut pandang pemeriksa, entitas yang diperiksa, akademisi, dan profesi akuntansi,s erta pihak penentu regulasi di bidang pengelola keuangan daerah. “Banyak yang kita harapkan dari seminar ini, antara lain mengembangkan dan mendayagunakan potensi akuntan di Sultra sehingga terbentuk suatu

cipta dan karya dalam upaya pemberantasan KKN dan peningkatan penerapan prinsipprinsip Good Governance. Target kegiatan ini juga mendayagunakan profesi akuntan dalam pengembangan pemerintahan, perguruan tinggi, perbankan, akuntan, praktisi akuntansi dan pihak lainnya,” tandas Prof Hasbudin. Seminar Nasional di salah satu hotel ternama di Kendari ini, rencananya akan melibatkan BPK RI Dr Moermahadi Soerja Djanegara SE, M.M., Ak, Auditor utama KN VII BPK RI/Guru Besar Fakultas Ekonomi Unpad Prof Dr. Hj Ilya Avianti, M.Si., Ak, Gubernur Sultra Nur Alam SE serta Dirjen Bina Administrasi Keuangan Daerah Kementrian Dalam Negeri Ir Timbul Pudjianto, MPM. (emi)


Kendari Pos | Sabtu, 3 Juli 2010

Xpresi

12

Mindriyani Universitas Sulawesi Tenggara indyimoet13@yahoo.com “Rencana Aq, LibUran ini mw k WakaToBi cOz kyknya tempatnya cocok sekali buatt RefReshing steLah mnjLni aKtifitas kuLiah yg mLeLahKan. Planingnya dAh dri 2 bLn yg LaLu ini Liburan saat ini n yg lalu, Gak jauh beda degh coz Aq jg Liburanx kLuar Kota,”

Nining Hajeniati Alumni SMAN 1 Lambuya nining_hajeniati@yahoo.co.id “Liburn kale ne d’izi dgn mMperziakn sgaLa sswtu wad mzuk univerzitaz ja, palg rncna mau ngek0st jd byk ut mmperziapkn perlngkapn2x sja.. perbdaan librn ta0n lalu dgn tahun ini lw ta0n lalu librannya sngkat bgt, tp ta0n nhe lbh traza lama lg cmn wad perziapn jd Maba ja,”

Athien Universitas Haluoleo Kendari Attinjie@yahoo.co.id “Rencana liburan kali ini tdk ada, hax mempersiapkan rutinitas yg akan ditambh. ada,, kalau ta0n lalu msh bisa kekampg halaman tmn brg teman2 kampuz, low skrg udah kagak bisa, udah padat kegiatan.. lagi pada menggarap skripsi jd nda ada kata liburan deh udah dri bln 1 sblm lbr, udah harus dipikirkan mateng2 untk mencapai kesuksesan,”

Ahmad Rifai SMKN II Pomalaa rifai99@ymail.Com “Klu bsa gue pengen ke kampung naik motor, tp tdk trcapai. perbedaannya, ntuk liburan kli ini tdk seperti yg sblmx ke kampung halaman.Kbnyakan di rumah urus urusan skolah apa lagi setelah PRAKERIN sibuk buat laporan. kegiatan slama liburan kali ini ke pantai bareng teman2 tiap sore jika ada waktu senggang, sekaligus membuat laporan kerja praktek,”

Ifha SMAN 5 Kendari XI IPA hajrah_metalic@yahoo.co.id “Kalw sya rncna lburan sic, kpngenx ktmu ma org tua. Tpi, ksian mamah gk ada uang, jd drmh aja. lburan ato gknya sama aja.Kgtan khusus slama lburan, kalw aku ngebntuin nene aku,”

Arna Astira SMPS Antam Pomalaa Renaren77@yahoo.co.id “Lbrn kali’ini sih sbnrnx rencna ada, tp ortu tdk ngijinin, tp biarlah insyaALlaH Klw BLN puasa pzth pulkam..& lbrn ini, sih kegIaTAN ada, cz_biarPUn tdk LbRn Ke’ luarkota, tp Di Kota ndiri udh nyamAN, hmM kegiatan siH Ada, lg plaqwu mau koNsen DnGN kGiatan mNArIqwu, cz soalnnya tngGL Bberapa hri lg nich mau pentas, jd yaCh aSyk2 jg,Bsh kumpul-kumpul ma tmN-tmn,”

Wiwhynk Munto wiwinmunto91@gmail.com STIK Avicenna “Wadduh dah liburan ya! ga da rencana apa2 seh. scara aq ga da libur. rncanax blan ini mau final, so musti studi hard!! bis final d’lanjutind dengan praktek so, sama ajja ga da libur khan. beda banget dgan taon lalu. taon lalu aq puas2ind stay at home, tpi ckarag udah ga bisa lgi. kgiatan taon ini yg pasti ada lah, tpi ga da yg khusus. tetep ujian final. udah kwajiban sbagai mahasiswa, so d’trima aja deh,”

A. Anugrah Agung SMAN 1 Ranomeeto Uwgha93@gmail.com “Rencana buat liburan kali ini DIisi dgn membaca buku-buku ilmu Pengetahuan, PERbedaan liburan tahun lalu dgn tahun ini: kalo tahuN LAlu masih bisa santai2, sdgkan tahun ini udah gak bisa lagi. apalagi skarang udah klS X11, Yang penting buwat akU LIburan bisa SANtai.. tapi BLAjar nya juga JANgan SAMPAI dikeSAMpingkan,”

Aura Dwi Mutya SMAN 1 Ranomeeto auradwimutya@yahoo.co.id

WAKTU apa yang paling ditunggu dari masamasa sekolah?.. nggak usah jawab yang konservatif deh, bebaskan imanjinasimu dan teriak liburaaaan. Yups, tanpa mengesampingkan jadwal pelajaran yang sudah dilalui selama satu semester, liburan menjadi waktu yang paling ditunggu-tunggu untuk menghilangkan semua kepenatan di otak karena rutinitas belajar. Otak dan tubuh khan perlu juga relaksasi agar fit untuk menyongsong tahun ajaran baru. Nah saat liburan juga harus diisi dengan halhal positif dan baru. Kebayang nggak sih kalau liburannya dari tahun ke tahun itu-itu melulu, yah pasti liburannya jadi menjemukan juga. Makanya sebagian X_genk sudah merencanakan liburannya dengan matang agar menjadi momen spesial yang bisa diceritakan dengan teman kalu sudah masuk waktu sekolah lagi. Ria, pelajar SMAN 4 Kendari misalnya, ia sudah merencanakan untuk mengisi liburannya kali ini untuk ke luar kota bersama keluarganya. Memang sih nggak berlibur total karena tujuannya juga untuk mengunjungi sanak famili. Kalau itu terwujud, maka itu akan jadi destinasi yang berbeda dengan liburannya tahun lalu. “Tahun kemarin liburannya di Kendari aja. Yang sekarang berliburnya di rumah keluarga yang ada di Makassar,” katanya. Di rumah familinya itu, ia juga sudah menyusun beberapa rencana yang harus dieksekusi. Salah satunya yang paling ngebet dia lakukan adalah ke pantai bersama keluarga. “Untuk itu sudah direncanakan jauh sebelumnya supaya bisa berjalan lancar tanpa hambatan,” ujar cewek berambut sebahu ini. Pantai juga nampaknya menjadi destinasi primadona bagi Titis. Pelajar SMPN 3 Kendari, ini sangat tertarik dengan eksotika yang ditawarkan pantai. Bagaimana tidak? hamparan pasir putih, deburan ombak, semilir angin pantai, nyiur melambai dan histeria orang-orang yang saling berkejaran sudah membayangi otaknya sejak menjelang liburan. Menurutnya tempat yang menyajikan pantai tereksotis di Indonesia itu bisa ditemukan di Bali. Makanya bersama saudaranya, ia sudah berencana ke Bali untuk liburan. “Aku sama kakak mau berkunjung ke Bali. Aku merencanakan semua itu sebelum waktu liburan tiba,” ujarnya semangat. Meski jauh dan cenderung beresiko, tapi katanya ia dan kakaknya sudah bertekad bulat akan ke Bali. untuk mewujudkan mimpinya tersebut, Titis dan kakaknya bahkan rela tidak liburan bareng Ortunya yang akan ke Makassar dengan famili di sana. “Kakakku khan sudah dewasa, jadi nanti dia yang jadi body guard aku. hehehe,” Kata Titis Tapi gini lho X_genk, liburan seru dan baru itu nggak melulu harus ke luar kota, ke pantai atau ke tempat eksotis lainnya. Di dalam kota juga sudah cukup asalkan diisi dengan materi liburan yang berbeda dan menarik.

GRAFIS : ARHAM RASYID

Susun Strategi Buat Liburan

11

Seperti Riko, X_boys yang skull di SMPN 2 Kendari. Liburan kali ini dia nggak bakalan ke luar kota karena konsen ngurusin bandnya yang baru dibentuk. Jadi selama masa liburan ini dia bakalan pulper (pulang-pergi) rumah-studio band. “Liburan itu kapan aja bisa, tapi untuk yang satu itu nggak bisa ditunda. Apalagi aku udah gabung ama teman-teman bikin band, jadi untuk liburan ini nggak ada dech rencana keluar daerah,” ungkapnya.

CUAP-CUAP

SHARE

Weby Hardianti (Utusan Sultra pada Lomba Paduan Suara Tingkat Nasional Tahun 2004)

La Mangenda, S.Pd (Wakasek SMPN 9 Kendari)

Kesempatan Kembangkan Bakat dan Hobi Asyik... akhirnya liburan tiba. Saya bisa melakukan banyak kegiatan untuk mengisi hari libur. Paling banyak, saya manfaatkan libur untuk mengembangkan bakat dan hobiku. Kebetulan. saya hobi menari. Mumpung nggak skul, saya manfaatin buat latihan. Kebanyakan teman, punya agenda piknik Saat libur. Kalau aku rasa bermanfaat, biasanya seh aku ikut. Tapi kalau aku pikir ngga perlu, aku milih di rumah aja. Bisa istrahat, bantu Bonyok (Bokap-Nyokap) skaligus kembangkan potensi yang aku miliki dibidang seni. (Ka’_Piyan/yen)

Prioritaskan Hal Positif saat Liburan Masa liburan adalah saat yang dinanti para siswa. Biasanya, seabrek kegiatan yang nggak sempat dilakukan saat skul, dikerjakan saat libur. Tapi ingat, prioritaskan kegiatan yang positif. Urusan pelajaran, tetap harus diutamakan. Dalam situasi bagaimanapun, upayakan kita tidak lupa untuk belajar. Terutama, mengerjakan tugas sekolah atau mengulang pelajaran yang belum dikuasai. Tentunya setelah libur, kita ingin ada perubahan positif dalam diri kita ketika kembali bersekolah. Apalagi kalau perubahan itu mengenai kecerdasan kita, pasti kita akan bangga dengan diri kita sendiri. Nah, mumpung belum terlambat, ngga ada salahnya dicoba. (Ka’_Piyan/yen)

“Hmm..... Rencana lbran taun ini aku k jawa (semarang) kangen pengen ngumpul” sm family d jw. N kangen jg sm kuburan alm. Kakek tercinta yg d jw. Prbedaan lbrn taun nhe ma kmrn cm t4ny ajha. Taun kmrn aku jln” k balik papan, ngumpul ma family dcna. Kgiatan khusus d lbran nhe kykny ngluyur ja ma tmn” kcl ku.. Cz dh lamaaaa bgd qt ga prnh ngluyur bareng... hehehe... (^^),”

Sepak Pojok

Iswahyudi USN Kolaka iswahsweetydancer@yahoo.com “Rncnax mw buat study club cm gk treallisasi, ada thn lalu bs kluar kota tp thn ni drmh aja, kgiatn pling bntu ortu drmh, sjak msh ktmu ma tmn2,”

Gugus Suryaman Universitas 19 November Kolaka gsuryaman@yahoo.com “Hmm.. liburan pnjg?! g ada rencana pasti. beda dunk. sblmx bisa pulang kampwng, skrg.. g dulu ah.. maunya sih naek gunung atw lintas hutan, bertualang lagiee gtc.. eh.. salam 4r u all,”

Begitu juga dengan Ika. X_girls SMAN 9 Kendari ini berkata liburannya kali ini akan dihabiskan di Kendari saja bersama teman-temannya. Pasalnya mereka sudah punya rencana untuk membuat acara menjelang penerimaan rapor. “Hmm, cuma party kecil-kecilan aja, biar liburan kita jadi lebih rame dan berwarna hehehe,’ terangnya. Liburan kali ini cukup berbeda bagi pelajar yang hobinya jogging ini. Soalnya liburan tahun lalu, dia habiskan bersama dengan ortu. (p1/p2/Ka’_eyko/yen)

Bagi sobat-sobat X-genk yang pengen gabung ngasih komentar via Facebook di rubrik kesayangan kamu ini, silahkan add Facebook X-Presi :

expresikp @yahoo.com


Kendari Pos | Sabtu, 3 Juli 2010

Trevor Ditantang Dolanan Tradisiona Sore Nanti Berikan Basketball Clinic kepada Pengunjung Surabaya, KP Trevor Ariza tidak hanya mendapat tantangan menunjukkan kebehatannya dalam berbagai permain basket yang ada di NBA Madness presented by Jawa Pos. Dia juga mendapat tantangan bermain dolanan (permainan) tradisional ketika tampil di depang pengunjung di Supermal Pakuwon Indah Surabaya, kemarin (2/7). Permainan tradisional tersebut adalah Menyunggi Tampah. Yaitu, permainan yang mengharuskan pesertanya meletakkan tampah (sejenis nampan dari bambu dalam ukuran besar) di atas kepala, lalu berjalan tampa memegang tampah itu sampai garis tertentu. Namun, di NBA Madness kemarin, permainan tersebut dimodifikasi. Pesertanya harus menyunggi tampah, plus membawa dua bola basket. Panitia DBL Indonesia menyebut permainan ini Tampah Race. Sebelum tantangan dimulai, Ariza sempat mencoba lebih

Kostum Seksi Bikin Percaya Diri AKSI Fernando Llorente saat lawan Portugal banyak mendapat pujian. Sebab, meski hanya menjadi ban serep Fernando Torres, tapi masuknya bomber Athletic Bilbao itu mampu mengubah situasi. Tubuhnya yang kekar dan ditunjang tenaga prima, pemain yang baru tujuh kali memperkuat timnas Spanyol itu hampir selalu menang dalam body charge. Keunggulan itu pula yang membuat barisan belakang Portugal keteteran. Hasilnya, La Furia Roja-julukan timnas Spanyol berhasil memecah kebuntuan lewat David Villa. Tapi, tak hanya performa apiknya saja yang menjadi pusat perhatian. Namun juga kostum seksi yang dia kenakan. Di Piala Dunia 2010, Spanyol memang tampil dengan kostum ketat. Nah, Llorente adalah pe-

main yang memiliki postur besar dan kekar. Tinggi badannya mencapai 1,95 meter. Dengan kostum seksi yang melilit tubuhnya, Llorente tak buahnya seperti sosok Hulk. “Semua orang tertawa karena konstum yang saya pakai sangat ketat dan seksi. Jadi, saya terlihat seperti Hulk,” ujara Llorente seperti dilansir Reuters. “Tapi saya merasa nyaman dan percaya diri dengan kostum ini. Kostum ini juga membantu performa fisik saya,” sambung pemain 25 tahun ini. Meski tampil bagus di babak 16 besar, Llorente sepertinya masih harus puas duduk di bangku cadangan. Pasalnya, pelatih Vicente del Bosque masih memberi kepercayaan kepada bomber Liverpool Fernando Torres yang sejauh ini belum mencetak satu gol pun. (ali/bas)

Tebus Kekecewaan Piala Dunia 2010 adalah Piala Dunia ketiga bagi penjaga gawang Paraguay Justo Villar. Pada Piala Dunia 2002, Villar masuk skuad yang dibawa ke Piala Dunia Korsel-Jepang. Tapi saat itu dia hanya menjadi pelapis kipper legendaris Jose Luis Chilavert. Di Piala Dunia 2006 Villara naik pangkat menjadi penjaga gawang utama setelah Chilavert pensiun. Tapi sial tidak bisa ditolak. Di Piala Dunia yang digelar di Jerman itu Villar hanya main tujuh menit di laga perdana penyisihan grup melawan Jerman. Ketika pertandingan berjalan tujuuh menit dan gawangnya bobol oleh gol bunuh diri carlos Gamarra, Villar cedera cukup parah dan digantikan Aldo Bobadilla. Cedera itu memaksa Villar absent di dua laga penyisihan grup berikutnya dan hingga Paraguay tersingkir di babak penyisihan grup. Nah, di Piala Dunia Afsel, Villar kembali dipercaya menjadi penjaga gawang utama dan bahkan dilengannya melingkar ban kapten.skuad La Albirroja, sebutan timnas Paraguay. Hasilnya luar biasa. Berkat kerja kerasnya, gawang Paraguay hanya kebobolan satu gol dari empat pertandingan. Kiper klub Liga Primera, Real Valladolid itu pun siap menghadapi Spanyol di babak kuarter final. “Ini momen yang tak terlupakan,” cetus Villar seperti dilansir Associated Press. Ini adalah kali pertama sepanjang sejarah Paraguay lolos ke babak delapan besar Piala Dunia. Bagi Villar prestasi itu menjadi kado sangat istimewa bagi ulang tahunnya yang ke-33 yang jatuh Rabu kemarin ( 30/06). “Ini menjadi hari ulang tahun yang luar biasa. Sebab kami

lolos ke babak kuarterfinal. Ini hal terindah yang pernah terjadi dalam kehidupan saya. Saya benar-benar bahagia,” beber penjaga gawang bertinggi 179 centimeter itu. Villa mengungkapkan, timnya sangat antusias menghadapi

Baca TEBUS Hal 18

Trevor Ariza (Houston Rockets) NBA Madness Presented by Jawa Pos Supermal Pakuwon Indah Surabaya Hari ini, 3 Juli 2010 Jadwal Tampil 15.45, 17.00 Autograph Session 17.15 dulu di belakang venue. ”Ini sulit. Kepala saya kecil, dan saya tidak punya rambut untuk menahan supaya benda ini tidak jatuh,” katanya sambil terus membolak-balik tampah dengan raut wajah penasaran. Lalu, permainan dimulai. Ariza tidak sendirian. Peserta lainnya adalah Senior Director

Business Development & Marketing Partnerships NBA Asia Ed Winkle, Direktur Jawa Pos Azrul Ananda, serta Priscilla Karina, mahasiswi Universitas Kristen Petra Surabaya. Ketika Tampah Race baru berjalan beberapa menit, Ariza sudah tak tahan untuk menang. Curang, Ariza berlari sembari memegang tampah di kepalanya. Pengunjung yang melihat tingkah kocaknya tertawatawa. Ariza masih terus berlari, memegang tampah dan bola, sekaligus membuat kode ”Ssssttt” dengan meletakkan jari telunjuk di bibir. Melihat itu, Winkle dan Azrul Ananda ikut berlari dan memegang tampah. Hanya Priscilla yang tetap mengikuti aturan. Priscilla pun jadi pemenang. ”Saya tidak pernah membayangkan melakukan ini (Tampah Race, Red) di lapangan basket, ha ha ha. Fun sekali,” kelakarnya setelah bertanding. Bukan hanya itu ulah iseng Ariza. Di lapangan, dia banyak menjahili sesama peserta games, pengunjung, maupun panitia. Misalnya, saat MC sedang menyapa pengunjung. Ariza sering tiba-tiba menem-

Baca TREVOR Hal 14


14

Kendari Pos | Sabtu, 3 Juli 2010

Peluang Villa Kalahkan Raul SEBELUM Piala Dunia 2010 dimulai, dari skuad Spanyol nama Fernando Torres digadang-gadang bakal menjadi salah satu kandidat kuat top scorer. Itu karena Torres punya catatan gol luar biasa bersama klubnya Liverpool. Tapi apa yang terjadi, karena baru pulih dari cedera, hingga empat pertandingan mantan bomber Atletico Madrid itu belum satupun mencetak gol di Piala Dunia Afsel. Beruntung, di saat Torres macet Spanyol memiliki David Villa. Penyerang yang baru saja ditransfer FC Barcelona dari Valencia itu tampil impresif dengan mencetak empat gol dari empat pertandingan. Torehan itu membuat Villa menjadi salah satu top scorer sementara Piala Dunia 2010 bersama Gonzalo Higuain ( Argentina ), dan Robert Vitek ( Slovakia). Kini, total David Villa sudah mencatatkan 42 gol bersama La Furia Roja, sebutan timnas Spanyol. Tambahan empat itu membuat Villa kian dekat memecahkan rekor pencetak gol terbanyak dalam sepanjang sejarah timnas Spanyol yang saat ini dipegang Raul Gonzalez. Yaitu 44 gol. Hebatnya, 42 gol David Villa itu tercipta hanya dalam 62 pertandingan. Sedangkan Raul Gonzalez butuh 102 pertandingan untuk bisa mencetak 44 gol bersama timnas. Bisa jadi, melihat performa Villa yang tengah on fire, rekor Raul Gonzalez bisa dipecahkan David Villa di Piala Dunia 2010. Jika gagal memecahkan rekor Raul di Afsel, Villa masih punya kesempatan besar untuk menorehkan namanya sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa di timnas Spanyol. Sebab saat ini usianya baru 28 tahun dan masih punya banyak kesempatan bermain untuk timnas. Saat ini pemain yang dijuluki El Guaje ( The Kid) itu sudah menahbiskan dirinya menjadi pemain Spanyol yang paling banyak mencetak gol di Piala Dunia. Yaitu tujuh gol. Dia mengalahkan legenda – legenda Spanyol lainnya, seperti Emilio Butragueno, Fernando Hierro, Fernando Morientes, dan Raul Gonzalez yang masing-masing mencetak lima gol. Villa sendiri tidak begitu antusia berkomentar tentang peluang menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah timnas Spanyol. Pemain yang ditransfer Barca dari Valencia dengan harga 40 juta Euro itu malah masih percaya tandemnya di lini depan, Fernando Torres, bisa segera menemukan performa terbaiknya. “Satu-satunya kekurangan Torres saat ini adalah dia belum mencetak gol. Semangatnya bersama tim benar-benar spektakuler,” kata Villa seperti dilansir AFP. “Kami tau bagaimana kondisi lututnya satu bulan lalu dan saya tidak setuju dengan mereka yang bilang bahwa penampilan Torres sudah menurun. Torres tidak dalam kondisi buruk. Dia memiliki karakter yang mengagumkan dan kami semua tau momentumnya di Piala Dunia akan segera datang. Mudahmudahan itu terjadi saat melawan Paraguay,” sambungnya. (ali)

Lawan Spanyol Jilid III Bagi Caniza LAGA melawan Spanyol di babak delapan besar dini hari nanti menjadi momen special bagi bek veteran Paraguay Denis Caniza. Sebab ini akan menjadi “perang” jilid III Caniza melawan timnas Spanyol. Denis Caniza adalah pemain paling senior dalam skuad Paraguay. Saat ini Caniza berusia 35 tahun dan sudah empat kali merasakan tampil di putaran final Piala Dunia. Sebelumnya klub Leon itu memperkuat Paraguay di Piala Dunia 1998, 2002, dan 2006. Nah di Piala 1998, Paraguay dan Spanyol berada dalam satu grup. Di edisi 1998 pertandingan berakhir seri 0-0 dan pada edisi 2002 skor akhirnya adalah 3-1 untuk kemenangan Spanyol. Di Piala Dunia 2010, Caniza baru sekali dimainkan. Yaitu saat Paraguay bermain seri 0-0 melawan Selandia Baru di babak penyisihan grup. Setelah timnya mencetak sejarah kali pertama lolos ke fase kuarter final Cariza pun mendambakan diberi kesempatan dan bisa kembali bentrok melawan Spanyol. “Kami punya skuad luar biasa dan generasi pemain yang hebat.Percampuran antara pemain berpengalaman dengan bakat-bakat muda,” ujar Caniza. “Kami adalah keluarga besar dan saling menyayangi dan menghormati satu sama lain. Kami adalah kawan yang bagus,” sambung pemain yang sempat mengundurkan diri dari timnas usai tampil di Piala Dunia 2006 itu. Caniza yang sudah 94 kali memperkuat timnas berharap timnya bisa mengulang penampilan 12 tahun lalu. Saat itu Paraguay berhasil menahan imbang tanpa gol La Furia Roja, sebutan timnas Spanyol di SaintEtienne. JIka performa itu bisa diulangi pemain yang pernah berkiprah di Liga Meksiko dan Paraguay itu yakin bisa menghentikan langkah Iker Casillas dkk. Caniza pun yakin kesempatan tampil di partai Piala Dunia Afsel bukan mimpi belaka. “Kenapa kita tidak bermimpi paling tidak bisa tampil di babak final,” tegasnya. (ali)

PARAGUAY V SPANYOL

Kans Akhiri Kutukan ( siaran langsung RCTI pukul 01.30 WIB)

SPANYOL menjadi salah satu tim yang diunggulkan menjadi juara dunia 2010. Sebab, tim berjuluk La Furia Roja itu datang dengan bekal meyakinkan. Yaitu berpredikat juara Piala Eropa 2008 dan dalam 52 pertandingan terakhir Spanyol hanya kalah dua kali. Namun, bukan berarti Spanyol tidak memiliki celah. La Furia Roja lekat dengan “kutukan” setelah menapaki babak delapan besar. Sejak digelar mulai tahun 1930, Spanyol pernah terhenti empat kali di babak kuarterfinal ( 1934, 1986, 1994, dan 2002). Ranah Afrika Selatan juga kurang bersahabat dengan timnas Spanyol. Dua kekalahan dari 52 laga terakhir Spanyol terjadi di Afsel. Yaitu ketika kalah 0-2 dari Amerika Serikat (AS) di Piala KOnfederasi tahun lalu dan kalah 0-1 dari Swiss di pertandingan perdana babak penyidihan Grup H Piala Dunia 2010. Tap pelatih Vicente del Bosque tidak mau tau dengan kutukan itu. Mantan pelatih Real Madrid itu mengatakan saat ini timnya sudah siap untuk menundukkan Paraguay dini hari nanti ( siaran langsung RCTI pukul 01.30 WIB) dan lolos ke semifinal sekaligus mengulang prestasi tertinggi Spanyol di Piala Dunia ( 1950). Piala Dunia 1950 di Brazil hanya diikuti 13

negara. Juara grup dari empat grup yang ada di adu dengan sistem round robin ( saling ketemu) untuk menentukan tim juara. Uruguay akhirnya jadi kampium. “Kami tau, saat ini kami dalam kondisi bagus,” kata Del Bosque seperti dilansir Associated Press. “Kami sudah lebih dari 30 hari berlatih bersama sebagai tim dan saya kira para pemain ingin membuat sejarah,” lanjutnya. Del Bosqeue juga menolak anggapan jika timnya mendapat lawan paling mudah di babak kuarter final. “JIka diberi kebebasan memilih salah satu dari tujuh tim yang lolos delapan besar, saya tidak tahu tim mana yang paling mudah,” bebernya. Menurut Del Bosque seperti timtim Amerika Latin lainnya Paraguay adalah tim yang berkarakter dengan pemain-pemain yang biasa tampil menyerang. “Mereka adalah para pemain yang tahu kualitasnya, dengan atau tidak membawa bola dan mereka punya gaya yang mirip dengan Cile yang kami sudah tahu seperti apa,” ungkapnya. Gelandang Spanyol Andres Iniesta mengatakan, sejauh ini timnya belum tampil dengan permainan terbaik. “Banyak momenmomen bagus dan momen sulit dalam pertandingan. Tapi yang penting adalah kami sudah menca-

pai kuerterfinal,” katanya. Sementara itu, pelaith Paraguay Gerardo Martino mengatakan timnya memiliki semua yang dibutuhkan untuk mengalahkan Spanyol. Pelatih asal Argentina itu berkoar bahwa tidak ada tim yang lolos ke babak delapan besar yang memiliki semangat seperti tim besutannya. ITu setelah timnya membuat sejarah untuk kali pertama lolos ke

babak delapan besar Piala Dunia. “Saya tidak tahu jika tim-tim lain punya hati seperti Paraguay. Lebih dari 20 hari pelaksanaan Piala Dunia belum ada tim yang pernah bertemu dengan kami. Sekarang kami punya 90 atau 120 menit dengan waktu tambahan. Saya kira semua serba mungkin,” kata Martino seperti dilansir situs Goal. “Spanyol memiliki gaya ber-

main yang membuat kami membuka celah. Mereka adalah tim yang bermain untuk menang. Dalam situasi seperti itui kami punya kans lebih baik untuk memaksimalkan opsi penyerangan. Saya berharap Spanyol akan member ruang bagi kami untuk main seperti itu sehingga kami tidak harus mengambil inisiatif sepanjang pertandingan,” lanjutnya. (ali)

Hari Ini Bisa Foto Bareng Ariza Trevor ................. bakkan bola ke ring dan membuat perhatian pengunjung teralih kepadanya.

Tebus .................. Spanyol yang diatas kertas lebih diunggulkan. “Kami akan terus fight dan memberi public sesuatu untuk dibicarakan.

Azrul Ananda pun terkena ulah iseng Ariza. Saat games Dell-Microsoft 3-Point Shoot Out, ketika Azrul sedang menembakkan bola dari salah satu rak, dia tiba-tiba nyelonong ke

rak bola terakhir, dan menghujani ring dengan bola asal. Sehingga Azrul kesulitan memasukkan bola. Lalu, begitu bola habis, dia ngeloyor pergi dengan wajah yang dibuat-buat

seolah tidak tahu apa-apa. Membuat pengunjung makin tertawa. ”Dia ini bintang tamu paling lucu,” kata Azrul. Selain memancing tawa, Ariza juga mengumbar keramahannya

Sabtu ini akan menjadi kesempatan besar untuk terus melaju. Ini bukan pertandingan “tua”, ini babak knock out Piala Dunia dan kami melawan tim berkualitas, Spanyol. Tentu saja kami

sangat tertantang. Ini akan menjadi pertandingan yang sangat indah untuk disaksikan dimana dua gaya sepakbola akan bertemu. Satu tim akan tampil menyerang dengan mengandalkan

skill pemain, sementara kami akan mencoba menghentikan mereka dan mencoba mencari keuntungan dengan peluang-peluang yang kami dapatkan,” bebernya. (ali)

kepada pengunjung NBA Madness. Saat banyak pengunjung berkerumun di dekat ruang ganti, mencuricuri kesempatan mengambil fotonya, dia bukannya menjauh, tapi malah menghampiri. Ariza juga menunjukkan kecintaannya pada anak-anak. Saat Marvel Manuel Singgih dan ayahnya, Petrus Singgih, minta foto bersama, Ariza menepuk-nepuk punggung Marvel. Tanpa sungkan, dia juga mengangkat Marvel dari

pelukan ayahnya, kemudian menggendong balita berusia dua tahun itu. ”Ternyata orangnya (Ariza, Red) suka anakanak ya. Baik banget, nggak sombong. Sama fans seperti kami, dia nggak menciptakan jarak,” kata Petrus. Sore ini sekitar pukul 15.45 WIB, di lokasi acara NBA Madness di Supermal Pakuwon Indah Surabaya, dia akan memberikan basketball clinic kepada sejumlah masyarakat Surabaya. Pengun-

jung juga bisa menyaksikan clinic tersebut secara gratis dari sekeliling lapangan. Dia juga bakal membagikan tanda tangan dan kesempatan foto bareng lewat autograph session. Selain aktivitas di lapangan, pemain yang pada musim 20082009 membawa LA Lakers menjadi juara tersebut juga akan mengikuti program NBA Cares. Dia akan berbagi kebahagiaan di salah satu panti asuhan di Surabaya. (rum)


16

Kendari Pos | Sabtu 3 Juli 2010

SAHID Optimis Tarung di Pilkada Bombana Kendari, KP Tahapan perbaikan berkas calon Bupati dan Wakil Bupati oleh KPU Bombana, dimanfaatkan pasangan Sahrun GausZainal Abidin. Duet yang berakronim SAHID itu telah menyerahkan tambahan dokumen yang digunakan untuk perbaikan berkas, tepat dimasa penutupan yakni 14 Juni lalu. Juru bicara tim SAHID, Adrizal Usman yang bertandang ke Kendari Pos kemarin menjelaskan sesuai jadwal tahapan Pemilukada yang dikeluarkan KPU Bombana, masa 814 Juni 2010, adalah masa yang diberikan pada semua pasangan calon melengkapi berkas. Dimana hal itu sesuai dengan UU no.22 tahun 2007 tentang Pemilukada dan Peraturan KPU nomor 68 tahun 2009 tentang Pedoman Teknis Tata Cara Pemilihan Umum Kepala Daerah dan Wakil Kepala daerah. ‘’Adapun berkas tambahan yangkamimasukkanantaralain dokumen tentang persyaratan administrasi pasangan calon dan juga dokumen dukungan partai politik,’’ terang Adrizal seraya merinci Parpol yang dimaksud adalah Partai Pelopor, Partai Matahari Bangsa dan Partai Persatuan Daerah. Berkas-berkas itu kata Adrizal dinyatakan lengkap oleh staf KPUD Bombana yang jadi Panitia Pokja penerimaan berkas administrasi pasangan calon Pemilukada, yang dibuktikan dengan berita acara se-

Sahrun Gaus rah terima berkas oleh tim pemenangan SAHID. ‘’Jadi SAHID yang diusung Partai Demokrat dan beberapa partai non sheet sudah memenuhi persyaratan sebagai pasangan calon karena lebih 15 persen dukungan parpol,’’ tambahnya. Di kesempatan kemarin, Adrizal sempat merinci surat yang dikeluarkan oleh KPUD Bombana tertanggal 7 Juni 2010 yang diterima adalah penyampaian yang menyangkut syarat dukungan pencalonan berupa pencapaian 15 persen kursi atau 15 persen jumlah suara. Surat

itu meminta pada bakal pasangan calon yang belum mencukupi syarat diberikan kesempatan untuk melengkapi dokumen persyaratan administrasi termasuk dokumen dukungan partai politik, pada masa tenggang waktu tanggal 8-14 Juni sesuai dengan jadwal tahapan Pilkada Bombana. ‘’Kami tak menggunakan parpol lain, kecuali parpol yang mengusung kami sejak pendaftaran yang kepengurusannya sah menurut Dewan Pimpinan Pusat atau Dewan Pimpinan Daerah masing-masingpartaisesuaiden-

gan Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga masing-masing partai tersebut,’’ tukasnya. Di tempat terpisah, Safarullah, SH pengacara yang selama ini banyak bergelut dengan sengketa pemilukada saat dihubungi menjelaskan bila mencermati apa yang terjadi di Kabupaten Bombana, dia minta KPU setempat berhati-hati dalam menetapkan calon Bupati-Wakil Bupati yang berhak bertarung. Katanya salah menetapkan bisa menyebabkan terjadi pemilukada ulang, bukan pemungutan suara ulang dimana semua proses tahapan dimulai dari awal lagi. ”Dalam masa perbaikan berkas, tidak salah pasangan calon memasukkan dokumen atau berkas dukungan parpol, asal jangan memasukkan parpol yang tidak digunakan pada waktu pendaftaran. Kalau terdapat parpol dukungan ganda, KPU hendaknya memverifikasi kembali sampai sejauh mana kebenaran dukungan parpol tersebut” sarannya. Safarullah memberi masukkan semua proses tahapan jadwal yang telah disusun oleh KPU harus mengacu kepada Undang-undang nomor 22 tahun 2007, PP No. 6 tahun 2005 dan perubahannya, Peraturan KPU nomor 62 tahun 2009 dan Peraturan KPU nomor 68 tahun 2009. ‘’Semua itu harus dilewati, kecuali dengan beberapa alasan tertentu seperti masalah dana, huru-hara dan keamanan,” pintanya. (awl)

Tiga Penggugat Kompak Minta Pilkada Siantar Diulang Jakarta, KP Mahkamah Konstitusi (MK) menggelar persidangan perdana perkara sengketa pemilukada Kota Pematangsiantar di gedung MK, Jakarta, kemarin (2/7). Sidang perdana ini agendanya adalah penyampaikan materi gugatan yang diajukan oleh tiga pasangan calon. Ketiganya minta majelis MK memutuskan pemilukada Pematangsiantar diulang. Hanya saja, ada perbedaan tuntutan mengenai pasangan mana saja yang berhak ikut pemilukada ulang. Ketiga tim kuasa hukum ketiga penggugat duduk dalam deretan satu meja. Mereka bergantian membacakan pointers materi gugatan. Materi gugatan pasangan Mahrum Sipayung-H. Evra Sassky Damanik ada kesamaan dengan gugatan pasangan Moh. Heriza Syahputra - Horas Silitonga. Melalui kuasa hukum masing-masing, kedua pasangan ini mempersoalkan mengenai keabsahan ijazah SDN 6 Tahun No,4 RK Pematangsiantar yang dipergunakan Hulman Sitorus (calon wako Siantar yang ditetapkan sebagai pemenang) yang dipergunakan sebagai kelengkapan administrasi pendaftaran calon ke KPU Pematangsiantar. Ijazah SLTP Hulman yang diterbitkan Kepala Sekolah Menengah Tingkat Pertama Bumiputera Pematangsiantar juga dipersoalkan kedua pasangan tersebut. ”Karena hanya dua tahun di SMP,” ujar kuasa hukum Mahrum Sipayung-H. Evra Sassky Damanik, Leden Simangunsong, SH, saat membacakan materi permohonan gugatan. Dia juga menyebutkan, KPU Pematangsiantar sendiri sudah mengakui ijazah sarjana milik Burhan bermasalah, yang dibuktkan dengan adanya pengumuman di media massa dan pengumuman yang ditempelkan di TPS-TPS. Dia memohon majelis hakim MK yang diketuai Akil Mochtar, dengan anggota Hamdan

Zoelva dan Moh Alim, memutuskan pemilukada Pematangsiantar harus diulang, dengan tanpa menyertakan pasangan Hulman Sitorus-Koni Ismail Siregar dan pasangan RE Siahaan-Burhan Burhan Saragih. Sedang kuasa hukum Moh. Heriza Syahputra dan Horas Silitonga, M Ainul Yakin, SH, terkait dengan ijazah Hulman dan Burhan, mengatakan bahwa KPU Pematangsiantar tidak cermat melakukan verifikasi dan proses penetapan pasangan calon dilakukan saat proses klarifikasi soal ijazah belum selesai. Sama dengan tuntutan pasangan Mahrum SipayungH. Evra Sassky Damanik, pasangan heriza-Horas juga minta pemilukada diulang, tanpa disertai pasangan Hulman Sitorus-Koni Ismail Siregar dan pasangan RE Siahaan-Burhan Burhan Saragih. Bagaimana dengan materi gugatan pasangan RE SiahaanBurhan Burhan Saragih. Dalam paparannya, kuasa hukum pasangan ini, yakni Nur Alamsyah juga mempersoalkan ijazah Hulman. Dia juga mempersoalkan izin atasan dari Koni Ismail Siregar sebagai PNS yang ikut maju di pemilukada. Hanya saja, terkait dengan ijazah sarjana Burhan, Nur menjelaskan, bahwa klienya

sangat dirugikan dengan sikap KPU Pematangsiantar. Dikatakan, kelengkapan syarat pendidikan Burhan telah diverifikasi dan ditetapkan oleh KPU Pematangsiantar pada tahap pencalonan. ”Seandainya pun gelar kesarjanaan H Burhan saragih diragukan keabsahananya, harusnya termohon (KPU Pematangsiantar) mengembalikan persyaratan tersebut kepada yang bersangkutan pada saat penelitian persyaratan administrasi dan menetapkan ijazah pendidikan SLTA yang dimiliki H Burhan Saragih, sesuai ketentuan pasal 58 huruf c UU Nomor 32 Tahun 2004, junto pasal 9 ayat 91) huruf c Peraturan KPU Nomor 68 Tahun 2009 tentang pedoman teknis tata cara pencalonan pemilukada dan wakada,” beber Nur. Yang membuat pasangan RE Siahaan-Burhan dirugikan, yakni langkah KPU Siantar yang membuat pernyataan di beberapa media cetak tentang ijazah dan gelar kesarjanaan Burhan. “Yang isinya mendiskriditkan eksistensi H Burhan Saragih sebagai calon wakil walikota Pematangsiantar,” ujar Nur. Dia juga memohon MK memutuskan pemungutan suara ulang, tanpa disertai pasangan Hulman Sitorus-Koni

Ismail Siregar. Bagaimana tanggapan KPU? Melalui kuasa hukumnya, yakni Aswin Jafari Lubis, SH, KPU Pematangsiantar menyatakan bahwa materi gugatan pemohon sama sekali tidak menyinggung soal sengketa perolehan hasil suara yang bisa mempengaruhi pemenang. “Permohonan tidak jelas dan kabur,” ujar Aswin membacakan tanggapan klienanya. Masalah tuduhan tidak cermat melakukan verifikasi persyaratan pendidikan, dikatakan bahwa KPU Pematangsiantar sudah melakukan verifikasi. Terkait langkah menempelkan pengumuman mengenai Burhanyangtidakberhakmenggunakan gelar sarjananya, Aswin langkah itu dilakukan sebagai upaya menciptakan proses pemilukada yang memenuhi azas jujur dan adil. Aswin bersama timnya, sekaligus merangkap sebagai kuasa hukum pasangan Hulman Sitorus-Koni Ismail Siregar. Pasangan yang dinyatakan menag ini tak hadir di persidangan. Sedang RE Siahaan hadir dan menyalami kuasa hukumnya usai sidang. Dari KPU Pematangsiantar, hadir Ketuanya, Raja Ingat Saragih, dan tiga anggotanya, yakni Mangasi, B Manurun, dan Dirlan. (sam/jpnn)

Senin, MK Putuskan Tiga Sengketa Pemilukada Jakarta, KP Pada Senin (5/7) pekan depan, Mahkamah Konstitusi (MK) akan membacakan putusan perkara sengketa Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) di tiga daerah. Yakni Kota Dumai, Okan Komering Ulu (OKU), dan Manggarai Barat. Untuk sengketa pemilukada OKU, Pemohonnya HM Nasir Agun dan Priyatno Darmadi, dengan kuasanya Prof Dr (Jur) OC Kaligis, dkk. MK juga sudah menjadwalkan pengucapan putusan perkara sengketa pemilukada walikota dan wakil walikota Kota Dumai yang diajukan H Zulkifli AS dan H Sunaryo. Kuasa pemohonnya Dwi Putri Cahyawati, dkk. Sorenya, MK memutus perkara sengketa pemilukada Kabupaten Manggarai Barat yang diajukan oleh pasangan W Fidelis Pranda dan Pata Vinsen-

sius, pasangan Ardis Yosef dan Bernandus Barat Daya, dan pasangan Antony Bagul Dagur dan Abdul Asis. Kuasa pemohon Dr Maqdir Ismail, dkk. Di hari yang sama, pagi harinya, MK akan memeriksa kasus sengketa Pemilukada Kota Medan yang diajukan pasangan Sofyan Tan dan Nelly Armayanti. Agenda lain, pukul 13.00 Wib, MK juga memeriksa perkara nomor 59/PHPU.DVIII/2010 atas permohonan keberatan penetapan Bupati dan Wakil Bupati terpilih Kabupaten Bengkalis. Pemohonnya H Sulaiman Zakaria dan H Arwan Mahidin Rani. Kuasa Pemohon Rusmin Widjaya, dkk. Pukul 12.30 hari Senin, MK memeriksa perbaikan perkara dan pembuktikan tahap kedua mengenai keberatan penetapan Walikota dan Wakil Walikota terpilih Kota Banjarmasin itu

diajukan oleh H Achmad Yudhi Wahyuni dan H Haryanto. Senin, pukul 10.30 Wib, MK akan melanjutkan pemeriksaan perkara sengketa Pemilukada Kabupaten Bulungan, yang diajukan H Anang Dachlan Djauhari dan H DT M Syukur. Pada waktu yang sama, MK juga memeriksa perkara sengekat pemilukada Sumenep, yang diajukan pasangan KH Ilyas Siraj dan H Rasik Rahman. Besoknya, Selasa (6/7), MK memeriksa perkara yang diajukan calon pasangan Bupati dan Wakil Bupati Labuhan Batu yang diajukan Hj Adlina dan Trisno. Pada hari yang sama, MK memeriksa perkara keberatan atas penetapan Walikota dan Wakil Walikora terpilih Kota Pekalongan. Pemohonnya H Abu Almafachir dan Masrof. Kuasa Pemohonnya Taufiq dan Rachmat Prijohartono.(gus/jpnn)

Kalah di MK, Kejar Tindak Pidananya Sidang Sengketa Pemilukada Musi Rawas Jakarta, KP Majelis Mahkamah Konstitusi (MK) yang diketui Moh Mahfud MD menolak gugatan pasangan calon bupati-wakil bupati Musi Rawas (Sumsel) HM Isa Sigit dan Agung Yubi Utami yang menuntut pemilihan ulang di tujuh kecamatan. Kalah di MK, tim Isa-Agung mengaku tidak putus asa dan akan terus mengawal proses hukum terhadap dugaan tindak pidana pemilu yang dilakukan pasangan Ridwan MuktiHendra Gunawan, yang rencananya dilantik pada 5 September 2010. ”Konklusi. Dalam eksepsi, menolak eksepsi Termohon (KPUD Mura) dan Pihak Terkait (Ridwan Mukti). Dalam pokok perkara, menolak permohonan Pemohon untuk seluruhnya,” kata Mahfud membacakan putusan di gedung MK, Jakarta, Jumat (2/7). Hakim menilai, dugaan kecurangan dan money politic tidak dilengkapi dengan saksi dan bukti yang kuat. Kendati demikian, hakim tetap menyebut kekurangan penyelenggaraan Pemilukada yang digelar KPUD Mura. ”Di Desa Sukarena ada beberapa warga yang tidak memperoleh undangan pencoblosan. Ini merupakan kekurangan penyelenggaraan

Pemilukada. Tapi pemilih yang tidak mendapatkan undangan jumlahnya tidak signifikan,” kata hakim Maria Farida Indriati. Hakim juga menolak klaim Isa-Agung tentang 20 persen atau 3.319 pemilih di Kecamatan Muara Beliti tidak diberikan hak pilih. ”Permohonan itu tidak dapat dibuktikan.” Mengenai dalil pemohon bahwa dalam rangkaian acara pelantikan Lembaga Adat Kecamatan se-Kabupaten Musi Rawas program Mura Darussalam di Pendopo Rumah Dinas Bupati Musi Rawas telah terjadi money politic berupa pembagian uang Rp150 ribu kepada masingmasing pemangku adat. ”Menurut Mahkamah, berdasar keterangan saksi Pemohon dan alat bukti berupa rekaman video memang terjadi pembagian uang Rp150 ribu oleh HM Daud, Camat Ulu Rawas. Pembagian uang tersebut juga diakui oleh HM Daud. Menurut HM Daud, uang yang dibagikan itu adalah uang pribadinya, karena saksi merasa bertanggung jawab terhadap pemangku adat dari Kecamatan Ulu Rawas, karena mereka warganya. Dengan demikian, dalil pemohon tidak beralasan hukum dan harus dikesampingkan,” papar hakim Hamdan. Atas putusan MK, pihak IsaAgung menyatakan menghormati putusan MK, namun mereka akan menindaklanjuti laporan pidana. ”Kami sudah lapor ke Panwas soal money politic

dan kecurangan pemilu. Buktibukti sudah disampaikan ke Panwas. Keputusan Mahkamah, majelis mengatakan itu bukan kewenangan mahkamah, tapi kewenangan Panwas, karena itu kami akan tindaklanjuti ke Panwas. Akan kami tanya tindaklanjut laporan yang sudah masih dalam tenggang waktu itu. Setelah ke Panwas, lalu ke polisi. Ini kan pidana pemilu,” kata kuasa hukum Isa-Agung, H Indra Cahaya. Selain itu, pihak Isa-Agung juga akan mempermasalahkan kecurangan pemilu, pembakaran baliho, penghilangan hak atau penghambatan hak orang menggunakan hak pilihnya dalam Pemilukada Mura, sebagaimana yang dilaporkan ke Panwas. ”Kalau soal keputusan MK, ini adalah keputusan hukum yang harus dihormati. Ini bukan soal menang kalah. Di negara demokrasi ini kita harus tertib. Tapi, soal pidana pemilu akan kami tindaklanjuti sepulang dari sidang MK ini,” papar Indra. Soal rencana gugatan pidana oleh tim Isa-Agung, KPUD Mura mengaku tak khawatir. ”Itu bukan urusan KPUD, tapi kewenangan Panwaslu, kepolisian, dan pengadilan umum. KPUD tidak berwenang mengurusi pidana. Tapi, rencana pemohon mengajukan gugatan pidana, ya silahkan saja, itu adalah hak,” papar Kenny anggota Divisi Hukum KPUD Musi Rawas.(gus/jpnn)


17

Kendari Pos | Sabtu, 3 Juli 2010

ARGENTINA V JERMAN (siaran langsung RCTI pukul 21.00 WIB)

BARA DENDAM

Cape Town,KP Kekalahan Argentina dari Jerman via adu penalti di Piala Dunia 2006 masih menyisakan dendam di dada pemain Argentina. Mereka bersiap menuntut balas pada laga malam ini di Stadion Cape Town (siaran langsung RCTI pukul 21.00 WIB). Empat tahun lalu, Argentina kalah pada babak perempat final. Pada Piala Dunia 2010, kedua seteru klasik itu kembali bertemu pada fase yang sama. Bentrok kedua tim menjanjikan permainan menarik, intrik, dan juga bara dendam. �Sekarang yang dipikirkan oleh para pemain adalah segera masuk ke lapangan dan membalas dendam atas

kekalahan di Piala Dunia 2006. Saya tidak lagi khawatir akan penalti,� tutur Diego Maradona, pelatih Argentina, seperti dikutip AP. Sejatinya, setelah bentrok terakhir di Piala Dunia empat tahun lalu, mereka pernah bersua di laga persahabatan. Hasilnya, Argentina menang tipis 1-0 atas Jerman di Munchen pada 3 Maret lalu. Gonzalo Higuian jadi penentu kemenangan. Namun, kemenangan pada laga persahabatan itu tidak melunturkan dendam yang terpantri. Bagaimana bisa lupa, setelah sepakan penalti dari Esteban Cambiasso ditepis kiper Jens

Baca BARA Hal 20

Kiper Argentina Siap Adu Penalti KEKALAHAN via adu penalti pada perempat final Piala Dunia 2006 tidak membuat para pemain Argentina trauma. Mereka menyatakan siap bila kembali harus menentukan hasil pertandingan melalui adu penalti pada Piala Dunia 2010. Pada Piala Dunia 2006 lalu, Argentina kalah lantaran dua penendang mereka yakni Roberto Ayala dan Esteban Cambiasso gagal. Sepakan kedua pemain tersebut mampu ditepis kiper Jerman kala itu Jens Lehmann. Alhasil Jerman menang 4-2. Kiper Argentina Sergio Romero menyatakan siap apabila laga harus

diakhiri dengan adu penalti. Kiper klub Belanda AZ Alkmaar itu mengaku telah mempelajari rekaman pertandingan empat tahun lalu serta sejumlah rekaman penalti lainnya. Empat tahun lalu, Lehmann mencontek tulisan yang dia bawa ketika akan menghadapi setiap penendang. Kabarnya, itu adalah catatan tentang kebiasaan dan rekor penendang Argentina. Romero juga bersiap, tapi bukan dengan cara yang sama. �Ya, saya telah melihat banyak video dan mempelajari mereka. Apa

Baca KIPER Hal 20

Lothar Matthaus, mantan kapten timnas Jerman

Der Panser Lebih Galak tanpa Ballack Saya tidak yakin Jerman bisa melaju terlalu jauh di Piala Dunia 2010. Namun, saya suka dengan permainan Jerman. Mereka tampil hebat. Mereka bermain dengan gaya yang menarik. Permainan yang asyik ditonton, cepat, dan sarat kejutan. Di tengah dominasi wakil Amerika Selatan pada perempat final, Der Panser (julukan Jerman) mampu menunjukkan jati dirinya. Mereka merebut hasil yang positif, melaju ke perempat final. Mengalahkan tim kuat lainnya, Inggris. Lebih dari itu, Jerman menjadi kumpulan pemain muda yang energik. Yang membuat saya terpukau adalah cara mereka bermain. Hanya

saja, sulit dibayangkan mereka mampu melewati perempat final. Saya tidak berharap mereka tersingkir. Namun, mereka tim yang sangat muda. Salah satu yang termuda di Piala Dunia 2010 dan mereka masih miskin pengalaman. Situasi itu nanti yang bisa menjadi batu sandungan bagi Jerman. Yang perlu diingat, inilah Piala Dunia, segalanya sulit diprediksi. Sekarang Jerman menjadi salah satu favorit dan setiap Piala Dunia, Jerman memang selalu menjadi favorit. Karena itu, tak perlu itu menjadi beban bagi pasukan Joachim Loew. Mereka mampu melebihi ekspektasi. Sisanya adalah bonus. Inilah tim masa depan dan mereka

Lothar Matthaus akan banyak belajar. Kehilangan Michael Ballack jelang Piala Dunia 2010 memang merupakan kehilan-

gan besar. Hanya, justru situasi itu menghadirkan keberuntungan dalam kemalangan. Tanpa Ballack, Jerman justru lebih galak. Mereka memiliki sederet pemain muda yang gesit dan visioner. Ada Sami Khedira, Mesut Ozil, dan Bastian Schweinsteiger. Perpindahan bola menjadi lebih cepat dibanding saat lini tengah dikendalikan Ballack. Saya tidak bermaksud bersikap kurang hormat kepada Ballack. Dia pemain hebat. Dia adalah sosok pemimpin alami bagi Jerman. Hanya, absennya Ballack ternyata membuat Joachim Loew memberi kesempa-

Baca DER PANSER Hal 20


18

Kendari Pos | Sabtu, 3 Juli 2010

Bara .................... Lehmann, perkelahian antarpemain kedua tim sempat pecah. Sederet pemain yang menjadi penggawa Argentina empat tahun lalu juga masih menjadi bagian dari skuad sekarang, seperti Javier Mascherano, Carlos Tevez, Gabriel Heinze, dan Maxi Rodriguez. Di kubu Jerman, masih ada Bastian Schweinsteiger, Philipp Lahm, dan sederet pemain lain. Sebelum perkelahian di pengujung laga perempat final Piala Dunia 2006, rivalitas Argentina kontra Jerman sudah terjadi. Mereka bahkan dua kali bertemu di final Piala Dunia. Hasilnya, Argentina menang pada Piala Dunia 1986 dan Jerman menang di Piala Dunia 1990. Baik Argentina maupun Jerman adalah dua tim yang selalu

Kiper ................... yang terjadi di Piala Dunia 2006 memang luar biasa. Tak ada yang mengira bahwa dia akan menonton video dan menulisnya di secarik kertas agar bisa mengingatnya,” jelas Romero, kepada situs resmi FIFA. ”Bagaimanapun, saya pikir, menghadapi penalti lebih kepada intuisi daripada hal lain. Kamu bisa saja menonton 800 penalti, tapi jika kamu tetap menjatuhkan diri ke yang sesuai dengan video, ternyata bola datang ke sudut yang berbeda, maka tak berguna,” papar

Ketat .................. Polisi tadi mengaku tidak tahu. Di antara stadion-stadion yang menjadi host piala dunia, Mbombela termasuk baru. Stadion berkapasitas 46 ribu penonton itu khusus dibangun untuk menjadi host piala dunia 2010. Mulai dibangun Februari 2007, dan benar-benar bisa difungsikan pada Februari 2009 setelah beberapa kali mundur

menjadi favorit di Piala Dunia. Argentina dua kali merasakan gelar juara Piala Dunia pada 1978 dan 1986, sedangkan Jerman tiga kali juara pada 1954, 1974, dan 1990. Sejak masih bernama Jerman Barat, kedua telah 18 kali bentrok dan hasilnya delapan kali dimenangkan Argentina, tujuh kali Jerman menang, dan sisanya berakhir imbang. ”Mereka lebih kuat dari Meksiko, tapi pemain yang tepat akan mengalahkan mereka,” koar Maradona. Boleh saja, Maradona penuh percaya diri. Argentina saat ini juga telah berbeda jauh dibandingkan empat tahun lalu. Ada sosok Lionel Messi yang bisa menghadirkan perbedaan. Bila gagal membendungnya, maka Messi bisa merajelela. Namun, Jerman bukan tim sembarangan. Kendati berstatus

underdog pada laga ini, bukan berarti Jerman lebih lemah. Mereka telah membuktikan dengan menghajar Inggris 4-1 pada babak 16 besar. Mereka memiliki spirit yang luar biasa. Lagipula, arsitek Jerman Joachim Loew menyatakan telah memegang kelemahan Argentina. ”Saya sudah mempelajari dan mengetahui kelemahan mereka. Tapi, hanya para pemain saya yang akan saya beritahu,” ujar Loew, seperti dikutip Goal. Jerman punya sederet pemain yang cepat. Itu bisa menjadi keuntungan ketika berhadapan dengan bek-bek Argentina yang sedikit lamban. Apalagi, bila Walter Samuel belum bisa dimainkan. Itu artinya di jantung pertahanan Argentina akan dihuni Martin Demichelis dan Nicolas Burdisso.(ham)

Romero. Bagi Romero, bukan bergantung kepada hafalan atau cacatan yang sesuai dengan video, tapi mengikuti insting seorang kiper. ”Kadang kamu memang harus mengambil risiko. Bisa saja benar, bisa juga salah,” ungkap kiper berusia 23 tahun itu. Mantan kiper Racing Club itu menyadari di hampir setiap tim, posisi kiper sangatlah vital. Sedikit saja seorang kiper berbuat kesalahan, maka tim yang dibelanya bisa kalah. Karena itu, kiper harus tetap menjaga performa tetap stabil.

Lihat saja, betapa Inggris harus kecewa berat pada Piala Dunia 2010 lantaran tidak memiliki kiper yang mantap. Robert Green membuat blunder di partai perdana melawan Amerika Serikat, kemudian David James juga tidak cemerlang di laga lainnya. Saat laga antara Argentina versus Jerman, kedua tim samasama punya kiper yang masih muda dan miskin pengalaman. Hanya saja, kedua kiper itu memang menjanjikan. Kiper Jerman Manuel Neuer telah memberi bukti sejak laga pertama Piala Dunia 2010. (ham)

penyelesaiannya. Nama Mbombela diambil dari nama kota tempat berdirinya stadion tersebut. Jika di Indonesia, Mbombela adalah semacam kota administratif di Provinsi Mpumalanga. Kata Mbombela dalam bahasa setempat berarti: Banyak orang yang berkumpul di tempat kecil. Stadion Mbombela rupanya sengaja dibangun di tempat yang strategis, yakni dekat den-

gan Bandara Kruger-Mpumalanga (sekitar 11 kilo meter) dan juga tak seberapa jauh dari taman nasional Kruger yang terkenal itu. Mungkin karena dekat dengan Taman Nasional Kruger itulah, maka desain stadion tersebut dibikin seperti bernuansa satwa. Yakni, beberapa tiang penyangganya dibikin bentuknya mirip dengan leher jerapah, hewan khas di kota itu.(kum)

Nakamura Pensiun Tokyo, KP Tak ada lagi nama Shunsuke Nakamura di skuad Jepang. Menyusul kegagalan tim Samurai Biru-julukan timnas Jepang melaju ke babak perempat final Piala Dunia 2010, mantan penggawa Glasgow Celtic itu pun memutuskan untuk meninggalkan pentas internasional. ‘’Ya, tak ada lagi satu penampilan saya bersama Jepang,” cetus Nakamura kepada wartawan seperti dikutip Reuters. ‘’Saya sungguh tak ingin membicarakan ini. Karena saya tahu publik pasti akan bertanya-tanya. Saya merasa sedih, tapi itu tak mudah buatku,” timpalnya. Nakamura memang tak lagi menjadi pilihan utama. Kare-

Der Panser .......... tan kepada pemain lainnya. Hasilnya, para pemain itu benar-benar membalas dengan layak. Lihat saja performa Khedira. Dia berani mengambil tanggung jawab yang tidaklah ringan. Kerugian dari ketiadaan sosok seperti Ballack adalah kemampuan menghadapi tekanan. Saat ini, Jerman memang punya spirit yang luar biasa. Mereka juga sangat termotivasi. Tapi, bagaimana jika mereka berada dalam tekanan di pertandingan. Mereka terbukti kesulitan ketika menghadapi tekanan akibat kartu merah di laga melawan Serbia. Jerman memiliki modal untuk menang atas Argentina.

na performanya yang terus menurun, pelatih Takeshi Okada pun lebih mempercayai Keisuke Honda. ‘’Sangat menyedihkan saya tak bisa berbuat sesuatu di Piala Dunia. Namun, saya belajar dari pengalaman itu. Saya harus menerima fakta bahwa saya memang tidak dalam kondisi terbaik,” keluh gelandang 32 tahun itu. Sepanjang karirnya, Nakamura yang membuat debut internasional pada 1998, sudah 98 kali membela Jepang. Pemain yang dikenal memiliki tendangan bebas mematikan itu, pernah berkiprah di pentas Eropa bersama klub Skotlandia, Glasgow Celtic. Kemudian, pada 2009 dia bermain bersama klub Spanyol, Espanyol. Tapi, kare-

Tapi, semua orang tentu tahu bagaimana kualitas Argentina. Jerman harus tetap tampil tanpa beban. Biarkan lawan yang menjadi favorit dan Jerman yang bakal memberi kejutan. Argentina yang dihadapi kali ini bukanlah lawan yang sama seperti empat tahun lalu. Ini adalah Argentina yang lebih matang dan bergairah. Bahkan, banyak yang bilang inilah tim yang punya modal besar membawa pulang gelar. Mereka punya pelatih yang bermental juara. Mereka punya deretan pemain hebat. Tapi, yang paling mengerikan adalah Lionel Messi. Striker Barcelona itu begitu luar biasa. Sulit sekali menghentikan pergerakannya di lapangan.

Jepang, Yokohama Marinos.

na kontribusinya minim, dia pun dilepas dan kemudian bergabung dengan klub Liga

Gagal Penalti, Tetap Dapat Medali Yuichi Komano dianggap sebagai biang keladi kegagalan Jepang di babak 16 besar. Sebab, dia gagal menjalankan tugasnya sebagai algojo dalam adu penalti lawan Paraguay. Meski gagal, pemerintah distrik Wakayama, tempat asal Komano tetap memberikan apresiasi. Rencananya, pemerintah Wakayama akan memberikan medali kehormatan bagi Komano. Kami ingin menghadiahi Komano medali penghargaan lantaran telah menghidupkan mimpi dan emosi publik,” puji Yoshinobu Nisaka, Gubernur Wakayama, kepada Reuters. (dra/bas)

Dia seringkali melewati beberapa pemain sekaligus. Karena sulitnya menghentikan pergerakan dia di lapangan, seringkali para pemain lawan menghentikannya dengan melakukan pelanggaran. Tapi, ingat, Argentina bukan hanya Messi. Dengan permainan kolektif yang dimiliki Jerman, mereka seharusnya bisa mencari cara untuk menghentikan Messi. Toh, ada tim lain yang pernah menghentikan Messi. Selain itu, Jerman juga harus fokus mengekslorasi skill pemainnya. Salah seorang pemain Jerman yang membuat saya terpukau adalah Thomas Muller. Striker Bayern Munchen tersebut masih berusia muda dan

punya masa depan yang cerah. Saya senang dengan cara dia mengacak-acak benteng pertahanan lawan. Banyak yang memprediksi bintang pada Piala Dunia 2010 adalah pemain seperti Gonzalo Higuain, David Villa, atau beberapa pemain top lainnya. Namun, siapa yang menyangka ternyata Muller yang baru semusim di level senior bikin kejutan. Bukan hanya karena tiga gol yang dia ciptakan, lebih dari itu, Muller memiliki determinasi dan sangat kuat ketika berlari. Dia adalah salah satu dari beberapa pemain muda Jerman yang memiliki masa depan cemerlang dan akan menjadi tumpuan Jerman di masa datang. (fifa/ham/ang)

Nakamura


19

Kendari Pos | Sabtu, 3 Juli 2010

Sukses Patahkan Mitos Angka 13 JIKA ingin bermain di Piala Dunia (PD), lebih baik tak memilih nomor punggung 13. Kecuali anda bernama Mueller. Pesan itu bukan hanya gurauan belaka. Sejarahlah yang memunculkan kalimat tersebut. Tercatat hanya empat pemain yang sukses mencetak sejarah sejak PD dihelat pada 1954 dengan angka yang dikenal dengan angka sial itu. Pertama, Portugal yang sukses menempati urutan ketiga PD karena peran pemain bernomor punggung 13nya, Eusebio. Meski mengenakan nomor 13, pemain kelahiran Mozambique itu menyumbangkan 9 gol, empat di antaranya pada perempat final. Dia sekaligus menuai sepatu emas sebagai apresiasi pemain top skorer. Hingga saat ini Eusebio masih tercatat sebagai pemain terbaik Portugal. Kemudian Jerman yang menang atas Hungaria pada final PD 1954. Kedua tim membawa pemain bernomor 13, tapi bintangnya adalah pemain Jerman Max Morlock yang menjadi kunci kemenangan 3-2. Selanjutnya striker Italia Angelo Domenghini pada 1970. Meski Italia kalah dari Brazil 14, Domenghini berperan mengantarkan Gli Azzuri menjadi runner up. Empat tahun kemudian Gerd Mueller yang juga mengenakan kstum 13 menjadi penentu kemenangan Jerman Barat atas Belanda di laga final PD. Nyatanya Thomas Mueller yang mengenakan kostum bernomor punggung 13 menjadi bintang di Timnas Jerman. Dia sukses menyumbangkan tiga gol dalam empat laga tim berjuluk Der Panzer itu. Satu gol disumbangkannya saat menumbangkan Australia. Dua gol lainnya memaksa Timnas Inggris angkat koper dari Afrika Selatan (Afsel). Pemilihan kostum bernomor punggung 13 memang sebuah kecelakaan. Sejatinya kostum itu milik kapten Michael Ballack. Tapi dia cedera dan tak dibawa serta oleh sang arsitek Joachim Loew. Tak takut dengan mitos yang berkembang tentang kesialan nomor 13? ‘’Saya tak memikirkan sampai sana. Nomor yang anda gunakan tak akan memengaruhi penampilan di lapangan. Saya tak percaya takhayul,” ujar Mueller seperti dilansir Associated Press. Sejatinya tak hanya satu Muller ini yang sukses dengan nomor punggung 13. Di era yang berbeda Gerd Muller, juga tak terbendung saat membela Timnas Jerman dengan nomor punggung 13. Striker legendaris Gerd Mueller. Tentu saja karena kesamaan nama belakang dan insting gol yang dimilikinya. Saat penentuan nomor kostum timnas Jerman, kemunculan Mueller disebut-sebut mirip dengan Gerd dengan mendapatkan nomor 13. Nomor punggung yang digunakan Gerd saat membela TImnas Jerman pada PD edisi 1974. Pada laga kontra Australia (13/6) publik kembali dibuat terkenang akan aksi Gerd di lapangan. Terjadinya gol Mueller mirip dengan gol penentu kemenangan Jerman di final PD 1974 ke gawang Belanda. Salah satu yang persamaannya, Mueller sempat memutar tubuhnya sebelum mengeksekusi bola ke gawang lawan. Tapi soal hasil masih ahrus menunggu. Bisakah Jerman menolakbala angka 13? (vem)

Perang Bomber DUEL wakil Latin versus wakil Eropa mewarnai babak perempat final Piala Dunia 2010. Setelah Brazil bentrok melawan Belanda tadi malam WIB, giliran Argentina yang akan menjajal Jerman malam nanti WIB. Duel Tim Tango –sebutan Argentina– kontra Panser (sebutan Jerman) berlangsung di Stadion Green Point, Cape Town. Laga di Green Point itu tak ubahnya pertarungan dua tim tersubur di Piala Dunia. Argentina dan Jerman sama-sama sudah mengemas sembilan gol dari empat laga. Itu menunjukkan betapa suburnya pemain kedua tim. Dari sembilan gol yang dikoleksi Argentina, dua pertiga di

antaranya dicetak pemain depan. Dengan raihan empat gol, Gonxalo Higuian merupakan top scorer Tango, sekaligus turnamen bersama Robert Vittek (Slovakia) dan David Villa (Spanyol). Sedangkan dari sembilan gol yang sudah dicetak Jerman, delapan di antaranya dicetak pemain yang berposisi sebagai penyerang. Salah satunya Thomas Muller. Rising star berusia 20 tahun asal Bayern Munchen itu kini berstatus leading scorer sementara Panser dengan koleksi tiga gol. ”Argentina memang punya deretan pemain depan yang bagus. Tapi, lini belakang mereka tidak sebagus lini depan. Itu terlihat saat melawan Meksiko (dalam

babak 16 besar, 27/6, Red),” kata Muller dalam sesi konferensi pers yang disiarkan langsung di Media Center Stadion Ellis Park, Johannesburg, kemarin. ”Jika kami mampu mengeksploitasi dan memaksimalkannya, saya yakin kami bisa meraih hasil positif,” kata Muller yang baru mengoleksi enam caps itu. Muller menganggap lini belakang Argentina sebagai titik lemah karena ada sosok Martin Demichelis. Dia tak lain rekan setimnya di Bayern. Muller pun sudah mengantongi kelemahan defender 30 tahun itu. ”Tapi, saya tidak akan menyebutkannya di sini,” jelasnya. Di pihak lain, Demichelis ogah disebut sebagai celah Argentina.

Demichelis pun siap menunjukkan performa berbeda antara di timnas dan klub. Demichelis membalas pernyataan Muller dengan mengatakan, dirinya-lah yang sangat paham cara meredam aksi Muller. Tidak hanya Muller, Demichelis juga familier dengan penyerang Jerman lain seperti Miroslav Klose yang juga rekan di Bayern maupun Lukas Podolksi, eks rekan setim di Bayern sebelum hengkang ke FC Koln setahun lalu. ”Ucapan siapa yang benar, bakal dibuktikan di lapangan. Bagi saya pribadi, membela timnas memiliki atmosfer yang berbeda dan saya bangga mengenakan kostum albiceleste (sebutan lain

timnas Argentina, Red),” urai Demichelis. Jika defender Inter MilanWalter Samuel bisa dimainkan lagi sebagai pendamping Demichelis, penggemar Argentina bisa berharap besar pada pertahanan Tango. Sebab, kolaborasi Demichelis dan Samuel lebih kompak dibandingkan Demichelis dan Nicolas Burdisso. Saat melawan Meksiko, Demichelis memang dipasangkan dengan Burdisso seiring cederanya Samuel. ”Saya menjalin komunikasi baik dengan Walter (Samuel) maupun Nicolas (Burdisso) dan setiap pemain punya tipikal berbeda. Lagipula, keputusan siapa yang dimainkan bukan dari saya,” tegas Demichelis. (dns/cfu)

Nelspruit Lengang, Stadion Dijaga Ketat Nelspruit, KP Kota Nelspruit setelah tak lagi menjadi host pertandingan piala dunia, tampak lengang. Ketika Jawa Pos berkeliling ke kota yang jumlah penduduknya tak sampai 300 ribu itu, tak sekali pun bertemu dengan suporter dari negara lain, seperti ketika berada di Durban, Cape Town, Rustenberg atau Pretoria. Ketika Jawa Pos (Grup Kendari Pos) Kamis sore (1/7) datang ke

Stadion Mbombela yang lokasinya sekitar 7 kilo meter dari pusat kota Nelspruit, pintu gerbangnya ditutup. Beberapa mobil kontainer tampak berada di sekitar stadion yang tiang-tiangnya berbentuk leher jerapah itu. Jawa Pos sebenarnya ingin masuk ke dalam stadion itu untuk melihat langsung apa yang terjadi di dalamnya, dan apa yang dilakukan truk-truk kontainer tersebut. Tapi ketika sudah berada di

pintu masuk, dua penjaga mencegat. Mereka melarang Jawa Pos masuk, meski ID Card dari FIFA sebagai peliput resmi piala dunia ditunjukkan. “Kartu itu (ID Card dari FIFA, Red) hanya untuk masuk ke stadion jika ada pertandingan. Di sini sudah tak ada lagi pertandingan, mengapa kamu ingin masuk?,” kata salah seorang dari dua penjaga itu. Berbagai alasan pun coba disampaikan Jawa Pos, tapi tetap saja tak mem-

buahkan hasil. Mungkin karena melihat Jawa Pos sedang bersitegang dengan penjaga keamanan, dua polisi pun datang. Mereka menegaskan kepada Jawa Pos, bahwa untuk saat ini stadion masih dalam pengawasan ketat. Hanya orang-orang dari pihak tertentu saja yang boleh masuk ke dalam stadion tersebut. Untuk wartawan, salah seorang dari polisi yang nada bicaranya lebih sabar itu menegaskan, juga tak boleh

masuk ke arena stadion. Kecuali jika ada izin khusus. Misalnya, ijin khusus dari FIFA. Sedangkan ID Card FIFA yang ditunjukkan kepada petugas keamanan tadi memang hanya untuk meliput pertandingan. Ketika ditanya, apakah stadion masih sedang berkemas-kemas? Polisi tadi menganggukkan kepalanya. Sampai kapan penjagaan ketat dilakukan?

Baca KETAT Hal 18

Nuansa Sambut Piala Dunia di Satu-Satunya Masjid di Kota Nelspruit

Takmir Siap Bantu Wartawan Muslim Peliput World Cup Di Kota Nelspruit, ada sebuah kawasan yang paling banyak terdapat komunitas muslim. Di sana juga berdiri satu-satunya masjid di kota itu. Untuk ikut menyemarakkan piala dunia, di pintu masuk masjid tersebut dipasang banner mencolok bertuliskan: Marhaban World Cup 2010. —————————————— KURNIAWAN MUHAMMAD, Nelspruit MENCARI masjid di Kota Nelspruit, tidak sulit. Selain kota itu memang tak seberapa luas (dengan jumlah penduduk sekitar 300 ribu), di sana hanya ada satu masjid. Yakni di kawasan Valencia. Bangunan masjid itu cukup megah, berdiri di pinggir jalan. Ada menara yang tingginya kirakira 40 meter. Bentuk kubah men-

dominasi bangunan tersebut. Ruangan salatnya, kira-kira dapat menampung hingga seribuan jamaah. Untuk tempat wudunya juga dibikin nyaman. Selain tersedia sedikitnya 30-an tempat wudhu dengan pilihan air panas dan air dingin, di beberapa titik juga disediakan handuk-handuk kecil untuk mengelap wajah dan tangan setelah berwudhu. Ketika sore menjelang maghrib Jawa Pos berada di sana, disambut ramah oleh seorang pria bercambang lebat. Dia sedang duduk-duduk di halaman masjid bersama empat orang lainnya, semuanya bercambang lebat. Rupanya mereka sedang menunggu waktu maghrib. Pria yang menyambut ramah Jawa Pos tadi, bernama Mohamad Choksi. Ternyata pria 39 tahun itu adalah imam di masjid terse-

but. Setelah mengucapkan sala, pertama kali Choksi menanyakan asal Jawa Pos. Ketika disebut Indonesia, wajah Choksi terlihat berseri-seri. “Masya Allah...Indonesia,” katanya. Meski belum pernah ke Indonesia, Choksi sangat kagum dengan Indonesia. “Yang saya tahu tentang Indonesia, pemerintahnya sangat rapi dalam mengorganisir para jamaah haji. Saya iri dengan muslim di Indonesia,” kata pria keturunan Pakistan ini. Dia mengatakan, saat berhaji tiga tahun lalu, dia banyak berkenalan dengan para jamaah haji asal Indonesia. Dari para jamaah itulah Choksi mendapatkan gambaran tentang pemerintah Indonesia dalam mengorganisir haji. Choksi juga menanyakan tujuan Jawa Pos datang ke Afrika Selatan (Afsel), terutama di Kota

Nelspruit. Ketika dikatakan untuk meliput piala dunia, Choksi kembali menunjukkan aura gembiranya. “Umat muslim di sini sangat gembira menyambut piala dunia. Kami akan berusaha membantu setiap wartawan muslim yang datang ke mari, apa yang mereka inginkan?.” katanya. Dia menceritakan, Valencia adalah kawasan yang paling banyak dihuni muslim di Kota Nelspruit. Jumlahnya kira-kira 3.000 orang. Kebanyakan dari mereka adalah keturunan India dan Pakistan. “Dan masjid ini, kami bangun sendiri sejak 1980,” paparnya. Saat itu, Choksi menanyakan kepada Jawa Pos, apakah sudah dapat tempat untuk menginap selama berada di Kota Nelspruit. “Jika Anda kesulitan tempat menginap, Anda bisa menginap di rumah kami,” katanya, ramah.

Sambutan masjid itu terhadap piala dunia salah satunya ditunjukkan dengan adanya banner yang dipasang di depan pintu masuk. Banner itu dipasang mencolok dalam bahasa Inggris dan Bahasa Arab. Di bagian atas tertulis: Your comfort, our goal. Kemudian di bagian bawah ada huruf Arab yang bunyinya: Marhaban (selamat datang), dilanjutkan dengan kata “welcome” 2010. Choksi menambahkan, sebagai warga Afsel, dia bangga negaranya menjadi tuan rumah piala dunia. Karena itu, dia sudah menyampaikan kepada para pengurus masjid (semacam takmir) agar membantu siapa saja yang datang ke masjid untuk minta bantuan. “Kami tidak hanya membantu muslim saja. Siapa pun hamba Allah yang datang kemari, Insya Allah kami bantu semampu kami,” katanya. (*)


Hari Ini, Gubernur Buka Campus Exhibition Sekaligus Launching Media On Line Kendari News.Com Kendari,KP Hari ini (3/7), sekitar pukul 15.30 wita di Alun-alun MTQ Square, dipastikan Gubernur Sultra Nur Alam, akan membuka Campus Exhibition 2010 sekaligus melaunching Media On Line Kendari Pos yang bernama Kendari News.Com. “Kepastian pembukaan

Nur Alam

oleh gubernur telah kami terima, sehingga dipastikan besok (hari ini, red) gubernur akan membuka ajang pendidikan pertama dan terbesar di Sultra. Dalam acara pembukaan tersebut, sekaligus akan dilaunching media on line Kendari News.Com, media on line milik harian Kendari Pos yang akan menyajikan semua berita terkini yang terjadi selama sehari penuh,” kata Manager EO Intermedia Promotion Kendari Pos, Rustam, kemarin (2/7). Rustam menandaskan jika semua peserta pameran,

khususnya perguruan tinggi negeri maupun swasta akan menyajikan pagelaran dan hasil karya para mahasiswanya. “Misalnya kampus STAIN Sultan Qaimuddin Kendari yang akan menampilkan kesenian berupa aksi teater, pidato bahasa Inggris dan Arab serta film dokumenter STAIN. Karena itu jangan lewatkan acara pembukaan kampus exhibition hari ini, apalagi bagi tamatan sekolah menengah atas sederajat, dapat memudahkan dalam pemilihan kampus yang berkualitas,” tandasnya. (cr6)

SUWARJONO/KP

Geliat UKM : Tak hanya peserta pameran Campus Exhibitions, yang akam menampilkan keunggulan lembaga pendidikannya, namun para pedagang usaha kecil menengah, juga berlomba menarik pengujung dengan menampilkan dagangnya yang terjangkau dan kompetitif.

STAIN Qaimuddin Kendari

Jadikan Ajang Pertanggung Jawaban Program Foto-Foto Suwarjono/KP

PERSIAPAN PEMBUKAAN: Panitia Campus Exhibitions 2010, terus menyiapkan sejumlah fasilitas jelang pembukaan pameran pendidikan pertama dan terbesar di Sultra, yang rencananya akan dibuka Gubernur Sultra Nur Alam, hari ini (3/7), di Alun-alun MTQ Square. Kemarin, tenda utama telah berdiri kokoh dan tinggal di pajangi ornamen agar terkesan menarik pengunjung.

Kendari,KP Satu persatu perguruan tinggi negeri (PTN) dan swasta (PTS) di Kota Kendari akhirnya ikut bergabung dalam ajang Campus Exhibition yang akan dihelat hari ini (3/7). Segudang harapan dan manfaat melalui ajang ini dituturkan pihak kampus, seperti yang juga dituturkan Ketua STAIN Sultan Qaimuddin Kendari, Dr. Nur Alim. “Pihak kami sangat mengapresiasi ajang Campus Exhibition ini, pasalnya ajang ini dapat kami jadikan sebagai ajang pertanggung jawaban program kampus. Disamping sebagai ajang menarik simpati

Nur Alim calon mahasiswa baru (Camaba),” tutur Nur Alim, kemarin. Menurutnya, sudah sewajarnya jika Campus Exhibition

ini dijadikan sebagai ajang tahunan kampus se-Kota Kendari bahkan se-Sultra, mengingat hubungan antara kampus sesama kampus,maupun dengan masyarakat harus senantiasa terbina, misalnya melalui pengenalan program yang telah, sedang dan akan dilakukan. “Dengan begitu kampus kita akan semakin dikenal, serta dapat menjadi referensi sekaligus target para pelajar untuk menempuh jalur pendidikan selanjutnya. Misalnya untuk STAIN Sultan Qaimuddin Kendari yang saat ini terdiri dari tiga jurusan dan delapan program studi (Prodi), masing-masing jurusan Tarbiyah, Syariah

dan Da’wah. Yang telah dilengkapi dengan laboratorium yang memadai serta dosen yang berkualifikasi S2 dan S3,” lanjutnya. Nur Alim menjelaskan jika pada stand STAIN Qaimuddin Kendari, akan membuka pendaftaran mahasiswa baru (Maba), dengan biaya pendaftaran Rp 150 ribu. “Pendaftaran lokal masih kami buka hingga 2 Agustus nanti, sehingga ketika masyarakat berkunjung ke stand kami, dapat langsung mendaftarkan putera-puterinya sesuai dengan Prodi pilihannya,” ujar Nur Alim, promosinya. (cr6)

Suwarjono/KP

EKONOMI RAKYAT: Jika pengunjung merasa kelaparan, tak perlu jauh-jauh mencari warung makan. Di arena Campus Exhibitions nanti, masyarakat pemilik warung telah menyiapkan aneka macam menu sesuai selera masing-masing. Nampak para pemilik warung mulai mendirikan tenda-tenda utuk menggelar dagangan mereka.


Kendari Pos Edisi 3 Juli 2010