Issuu on Google+

Jumat, 2 Juli 2010

http://www.kendaripos.co.id

Harga Eceran Rp. 3.500,-

Yusril Laporkan Hendarman ke Mabes Polri (FOTO: DITA PUTRI/JAWA POS)

PERKENALKAN TROFI: Dari kiri, Ed Winkle (NBA Asia), Tri Rismaharini, Trevor Ariza, dan Azrul Ananda (Jawa Pos) membuka tudung yang menutupitrofiNBALarryO'Briendalamseremoni pembukaan weekend terakhir NBA Madness presentedbyJawaPos,Kamis1Juli,diSupermal Pakuwon Indah Surabaya.

Cak Ariza Hebohkan Surabaya SURABAYA NBA Madness presented by Jawa Pos akhirnya menghadirkan bintang tamu weekend penutupnya. Yakni, pemain Houston Rockets, Trevor Ariza. Pemain berposisi small forward itu kemarin (1/7) menyapa penggemarnya di atrium Supermal Pakuwon Indah (SPI) Surabaya sekitar pukul 14.00. Penampilan perdana Ariza kemarin diawali dengan sebuah seremoni sederhana. Seremoni itu menandai dimulainya grand final weekend NBA Madness, sekaligus diadakan untuk memperingati ulang tahun Jawa Pos ke-61 yang jatuh kemarin. “Terima kasih kepada semua pengunjung yang telah hadir. Dua tahun terakhir, sudah empat bintang NBA yang hadir di sini, dan itu tidak mungkin terjadi kalau warga Surabaya tidak mendukung. Mudah-mudahan Surabaya

Baca CAK ARIZA diHal. 7

SELEBRITI

Terusik Video Mesum KABAR beredarnya video porno Bunga Citra Lestari alias BCL dan Ariel sudah ramai dibicarakan. Tapi pengacara Ariel mengganggap, isu itu sengaja dihembuskan untuk menyudutkan posisi Ariel yang sekarang terpuruk di bui karena kasus video porno. “Kasihan klien kami (Ariel-red), sudah dipenjara masih harus diberitakan yang tidak-tidak, ibarat sudah jatuh tertimpa tangga, digigit anjing pula,” ujar kuasa hukum Ariel dan Luna Maya, Afrian Bondjol.(gie)

Bunga Citra Lestari

Jakarta, KP Mantan Menteri Hukum dan HAM yang dijadikan tersangka korupsi Sistem Adminstrasi Badan Hukum (Sisminbakum) oleh Kejaksaan Agung, Yusril Ihza Mahendra, melaporkan Jaksa Agung Hendarman Supandji ke Mabes Polri. Dasar laporan Yusril karena Hendarman diduga telah menyalahgunakan wewenang. Laporan Yusril itu merupakan buntut penetapan Yusril sebagai tersangka kasus bersama Hartono Tanoesoedibjo. Selain Hendarman, Yusril juga mempidanakan Direktur Penyidikan pada jaksa agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Arminsyah dengan sangkaan pidana pencemaran nama baik. Dua laporan ini dilayangkan Yusril ke Bareskrim Mabes Polri dengan nomer laporan TPL/247/ VII/2010/Bareskrim dan TPL/ 248/VII/2010/Bareskrim tertanggal 1 Juli 2010. Untuk Hendarman, Yusril menganggap apa yang dilakukan Jaksa Agung tersebut sejak 20 Oktober 2009 (termasuk menetapkan dirinya sebagai tersangka) adalah penyalahgunaan wewenang.

Baca YUSRIL diHal. 2

RAKADENNY/JAWAPOS

Tersangka kasus Sisminbakum Yusril Ihza Mahendra datang ke Kejaksaan Agung (Kejagung).

Polri Ultah, Banjir Kado Kritik Jakarta, KP Kemarin, genap 64 tahun usia korps kepolisian. Berbagai lembaga dan kelompok masyarakat melakukan evaluasi terhadap kinerja satu tahun terakhir institusi bersemboyan Rastra Sewakotama ( abdi utama bagi nusa bangsa) itu. Hasilnya, semua kompak menilai Polri belum berubah, sebaliknya justru menurun prestasinya. “Kalau diberi skor ya bisa dikatakan terancam tidak naik kelas,” ujar Nasir Jamil, anggota Komisi Hukum (III) DPR yang membidangi pengawasan terhadap institusi kepolisian di Jakarta kemarin. Beberapa kasus besar yang menjadi sorotan media hingga kini belum tuntas. Yang terbaru, soal transaksi mencurigakan sejumlah perwira polisi. Nasir mencontohkan, kasus Gayus Tambunan juga belum tuntas disidik. Oknum anggota yang dikenai sanksi juga sebatas pada level penyidik muda setingkat komisaris polisi, yakni AKP Sri Sumartini dan Kompol Arafat Enanie. “Jendral-jendralnya yang disebut-sebut terkait belum diklarifikasi. Belum tersentuh,” kata politisi asal Nanggroe Aceh Darussalam itu. Belum lagi usai kasus Gay-

Pejabat Dishut Berulah, Bupati Kena Sorotan Kendari, KP Wa Ode Aliba dan dua puteranya mengaku sangat kesal dengan kelakuan Sunadi, suami dan ayah mereka. Betapa tidak, Sunadi yang dahulu tak mendapat jabatan di Dinas Kehutanan dan menderita penyakit kejiwaan, Aliba tetap sabar. Bahkan, merawat Sunadi dari penyakit gila, Aliba tetap sabar. Bukan cuma Wa Ode Aliba yang disibukkan saat Sunadi sakit gila, tetapi jajaran keluarganya pun turut direpotkan. “Sunadi ini kan pendatang. Ketika dia gila dan dimasukkan di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Kendari, dia sempat pecahkan plafon. Dia naik di atas plafon. Kepala RSJ waktu itu meminta ganti rugi seluruh kerusakan yang dilakukan oleh Sunadi,” tutur Wa Ode Alina, adik kandung Wa Ode Aliba. Keinginan Aliba agar suaminya sembuh tak pernah surut. Tak bisa disembuhkan secara medis, Aliba memanggil “orang pintar” di salah satu kampung di Muna. Akibat sentuhan “orang pintar” itulah Sunadi sembuh. “Setelah sembuh, saya bicaralah sama keluarga yang kebetulan pejabat di Dishut Sultra. Saya minta bantuan agar suami saya diberikan kesibukan tambahan di Dishut. Jadilah Sunadi ini dipindahkan

Baca POLRI diHal. 8

Buhari Matta di Kolaka sedangkan saya dan anak-anak tetap di Kota Kendari. Di Kolaka ternyata mulai dapat uang. Ketika banyak uangnya, dia mulai rajin ke kafe dan di sanalah dia dapat perempuan yang belakangan saya tahu, perempuan itulah yang jadi isterinya sekarang. Betul-betul kelewatan kelakuan bapaknya anakanakku,” tutur Wa Ode Aliba. Dari kelakuan ini, Aliba kemudian meminta Bupati Kolaka,

Baca PEJABAT diHal. 2

Soekirno Martosoekardjo, Kembali ke Tanah Air setelah 48 Tahun “Terjebak” di Rusia

Hanya Obati Rindu, Belum Ingin Jadi WNI Lagi Setelah hampir setengah abad “terjebak” di Negeri Beruang Merah, Prof Dr Soekirno Martosoekardjo, kemarin bisa bertemu kembali dengan anak dan familinya di Indonesia. Mengapa dokter itu tetap memilih tinggal di tanah air keduanya?

ZULHAM MUBARAK, Jakarta RUANG Nusantara di lantai 2 Gedung Kemenlu di Jalan Pejambon, Jakarta Pusat, kemarin dipadati puluhan orang berkulit pucat yang mengenakan emblem bendera Rusia. Hari itu, pemerintah RI memang sedang mengadakan seminar yang merupa-

kan peringatan 60 tahun hubungan RI-Rusia. Praktis, mayoritas tamu dan undangan adalah wakil dari Negeri Beruang Merah tersebut. Namun, ada sedikit pemandangan yang terasa janggal. Duduk di antara belasan wakil negara Rusia itu, tampak seseorang berambut putih, mengenakan jas abu-abu, dan berwajah lokal. Dia sangat fasih berbicara dengan logat Rusia. Pria tersebut adalah Prof Dr Soekirno Martosoekardjo, seorang WNI yang kini menjadi warga negara Rusia. Bagi Soekirno, kemarin merupakan hari bersejarah. Sebab, untuk kali pertama setelah 48 tahun tinggal dan melanjutkan

RAKADENNY/JAWAPOS

hidup di Rusia, dia kembali ke tanah air kemarin. Dia menjadi tamu kehormatan dalam peringatanhubunganRI-Rusia.Diajuga mendapat kado dipertemukan dengan sanak keluarga yang telah kehilangan kontak selama puluhan tahun. “Saya sampai sekarang masih belum percaya bisa kembali, bisa melihat Indonesia lagi. Saya sangat senang bisa bertemu putri dan keluarga saya,” ujar Soekirno dengan bahasa Indonesia yang terbata-bata kepada para hadirin. Isak tangis haru kemudian pecah memenuhi seisi ruangan.

ki-ka: Soetoto,Helyawati, Dubes RI untuk Rusia Hamid Awaludin, Soekirno, Katarina di Deplu Jakarta.

Baca OBATI RINDU diHal. 2


2

Kendari Pos | Jumat 2 Juli 2010

Sulit Berharap Polisi Mengusut Para Jenderal Polisi Cicak ......................... rekening salah satu pejabat Polri sebesar Rp95 miliar dianggap sah dan diperoleh dari kegiatan bisnis yang legal. Selain diduga melindungi oknum perwira yang terindikasi bermasalah, saat ini para aktivis antikorupsi itu menangkap kesan seolah-olah Polri berusaha mengalihkan perhatian dari pokok masalah. Bukannya mengungkap rekening

jenderal, lanjut Danang, Polri justru berupaya mengusut asal-usul pembocoran data PPATK yang terkategori rahasia dan berencana menggugat majalah Tempo. Media tersebut justru dinilai membuka aib Polri. Menurut Danang, KPK menjadi satu-satunyalembagayangmungkin membongkar kasus ini. PenangananolehKPKdiharapkandapatmenghindari konflik kepentingan, lebih obyektif dan minim intervensi. “Sulit berharap penyidik polisi

bertindak obyektif dan tegas dalam melakukan pemeriksaan terhadap rekan seprofesi. Semangat membela institusi masih kuat,” katanya. Pengalaman di Hongkong dan Singapura dirasakan dapat menjadi contoh. Di negara tersebut, pemberantasan korupsi di kepolisian baru berhasil ditangani oleh lembaga eksternal kepolisian yang independen. Selain itu, dukungan penuh dari presiden dan DPR juga sangat diharapkan.(rnl)

Di Pengadilan Agama Kolaka Gagal, di PA Kendari Lolos Pejabat ..................... Buhari Matta agar memberikan hukuman berat. Kalau didukung aturan, ia bahkan meminta Bupati Kolaka memecat Sunadi yang kini menempati posisi bagus di Dinas Kehutanan Kolaka. “Jabatannya tak begitu tinggi, tapi basah. Banyak dapat uang di tempatnya sekarang. Tetapi, dengan uang yang banyak itu ternyata justeru membawa penderitaan dan malapetaka bagi saya dan anak-anakku,” ujarnya. Bagaimana dengan Sunadi? Dalam surat permohonan cerai di PA Kendari, ternyata salah satu alasan kuat yang dia sebutkan adalah pernyataan isterinya dan itu sangat melukai hatinya. “Sudah berapa lama kita menikah biar kursi tidak punya,” begitu lontaran isterinya versi Sunadi. “Kalimat ini sangat menyinggung perasaan pemohon (Sunadi) karena merasa diremehkan dan direndahkan,” demikian salah satu kalimat dari surat Sunadi. Disamping itu, sudah enam tahun dia berpisah dengan isterinya dan ketika diajak ditempat tugas, Wa Ode Alibat menolak. Ini jugalah yang menjadi alasan Sunadi melakukan gugat cerai. Ternyata, Wa Ode Aliba sudah menunjuk A Suleman Zubair SH sebagai pengacaranya untuk urusan ini. Bukan cuma mewakili Aliba untuk bersurat ke Bupati Kolaka meminta Sunadi diberikan hukuman, tapi, Suleman Zubair juga menjadi pengacara dalam mengh-

adapi Sunadi ketika menggugat cerai di Pengadilan Agama (PA) Kendari yang kemudian PA memutuskan cerai talak. “Gugatan cerai dari Sunadi ini untuk yang kedua kalinya. Gugatan pertama dilakukan di Kolaka tapi tak dikabulkan karena Sunadi tak mendapatkan izin atasan. Lucunya, di PA Kendari justeru lolos tanpa izin atasan. Sunadi tak sanggup memperlihatkan surat izin atasan dalam gugatan perceraian itu. Ini artinya, Sunadi memang kuat dari sisi hukum,” ujar Suleman. Bukti kekuatan itu juga, lanjut Suleman Zubair, tampak pada laporan kliennya di Polres Kolaka pada Maret 2004 lalu yang hingga kini tak jelas justerungannya. “Di hadapan penyidik polisi, Sunadi mengaku telah melakukan perkawinan kedua dengan perempuan Yuliana Sio Abadi tanpa izin atasan. Karena itu, kuat alasan bagi Bupati Kolaka untuk menghukum Sunadi,” tutur Suleman Zubair sambil mengemukakan kekecewaannya atas PA Kendari yang mengabulkan gugatan Sunadi yang berstatus PNS tanpa izin perceraian dari atasan.” Soal ini, majelis hakim PA Kendari yang diketuai Drs Zainal Arifin dengan anggota Drs H Abdul Kadir Wahab SH MH dan Drs Samsudin SH menganggap bahwa Sunadi telah memiliki izin atasan, tapi izin itu telah digunakan pada gugatan perceraian yang pertama di PA Kolaka. Majelis hakim berpendapat, surat izin atasan bagi PNS bukan hukum acara yang berlaku di pengadilan. “Sesuai surat edaran Mahkamah

Agung bahwa apabila pemohon tidak mendapatkan surat izin atasan atau penolakan maka mejalis hakim wajib mengingatkan akan sanksi kepegawaian,” demikian bunyi salinan putusan yang ditandatangani Panitera PA Kendari, H Syamsuddin T SAg. Walaupun begitu, Wa Ode Alina, keluarga Wa Ode Aliba tetap apriori dengan keputusan majelis hakim PA Kendari. Alasannya, dalam proses persidangan, saksi yang ingin diajukan oleh Wa Ode Aliba tak diterima. “Apakah betul dalil-dalil yang dikemudian oleh Sunadi? Apakah betul isterinya tak ingin bersama suaminya tinggal di Kolaka. Tahukah hakim kalau Sunadi itu tak pernah menafkahi isterinya? Tahukah hakim kalau Sunadi itu tak pernah menafkahi anak-anaknya? Mestinya ini yang harus dikonfrontir. Tapi mau diapa, saksi yang kami ajukan ditolak. Upaya mendamaikan mestinya harus ada. Kalau pun ada upaya, jangan mendesak. Kalau berhalangan saat itu, majelis hakim mestinya memberikan kesempatan kedua. Ini tidak ada, langsung divonis. Kok enak sekali seorang PNS meninggalkan anak-anak dan isterinya tanpa sanksi apapun. Terus terang, tindakan seperti ini sangat berpeluang terjadi pada ibu-ibu lainnya yang bersuamikan PNS. Mentangmentang banyak uang, apa saja bisa dilakukan. Karena itu, Bupati Kolaka harus memberikan sanksi berat terhadap Sunadi,” kata Wa Ode Alina, adik kandung Wa Ode Aliba.(rif/ong)

Yusril Dihadang di Pintu Gerbang Kejagung Yusril ........................ Pasalnya, Yusril menganggap sejak tanggal itu, Hendarman belum dilantik lagi sebagai Jaksa Agung untuk periode kedua dalam Kabinet Indonesia Bersatu jilid II. Kepada wartawan di Mabes Polri, Kamis (1/ 7) siang, Yusril menyatakan bahwa sebagai pejabat setingkat menteri mestinya Hendarman Supandji juga harus dilantik kembali atau diberhentikan ketika periode jabatannya yang pertama berakhir. Guru besar hukum tata negara ini menyebut ketentuan tersebut diatur dalam UU No 16/2004 dan Kepres 31/ P 2007. “Dia (Hendarman) tidak pernah dilantik sebagai Jaksa Agung (untuk periode kedua). Jadi sebenarnya dia menyebutkan diri sebagai jaksa agung itu ilegal. Jadi kalau dia ilegal, maka segala tindakannya yang melakukannya tidak membuat sah

dalam hukum. Segala tindakan perintah yang disampaikan itu tidak perlu diikuti oleh rakyat Indonesia,” ujar Yusril. Karenanya Yusril memandang, apa yang dilakukan Jaksa Agung saat ini merupakan hal illegal dan melawan hukum. “Kalau kejaksaan itu satu kesatuan tidak sah dan illegal maka tindakan kejaksaan sejak terhitung mulai 20 oktober 2009 itu semua tidak sah,” tandasnya. Pagi hari sebelumnya, Yusril Ihza tidak berkenan diperiksa sebagai tersangka. Dia tidak bersedia di-BAP. Penolakan pemeriksaan ini disampaikan Yusril kepada Direktur Penyidikan Kejaksaan Agung. Meski begitu, seorang penyidik berusaha menghalang-halangi Yusril dengan meminta mantan Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) itu menemui Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus). Yusril lagilagi menegaskan dirinya tidak me-

miliki kepentingan untuk bertemu dengan Jampidsus. Akibatnya, mobil Yusril dilarang meninggalkan Kejaksaan Agung karena provost menutup pintu gerbang dan menggemboknya. Dalam mobil Volvo berwarna hitam itu, Yusril bersama adiknya, Yusron Ihza Mahendra, Ali Muchtar Ngabalin serta pengacaranya Maqdir Ismail. Selain itu, juga tampak pengacara senior Mohammad Assegaf dan Teguh Priyono. “Ini apa-apaan! Saya kan tamu, kenapa seperti ini?,” tegas Yusril dengan marah. Setelah ‘disandera’ selama kurang lebih satu jam, Yusril akhirnya diperkenankan meninggalkan Kejagung. Merasa tak terima dengan perlakuan itu, Yusril akhirnya melaporkan kejadian itu ke Mabes Polri. Namun, bukan hanya soal perbuatan tak menyenangkan itu yang akan dilaporkan. Dia juga melaporkan soal legalitas jabatan Hendarman.(awa)

Tak Lagi Hapal Lagu Indonesia Raya Obati Rindu ............... Sang putri, Helyawati, 49, yang datang dari Jogjakarta, langsung memeluk dan menangis di pundak Soekirno. Helyawati ditinggalkan Soekirno ketika masih berusia setahun. Yang membuat pertemuan itu kian istimewa, pria tersebut adalah kakak kandung Soetoto, yakni ayah kandung pebulu tangkis top Indonesia Sigit Budiarto. “Ini kemenakan saya juara dunia ya,” ujarnya sembari menahan haru. Setelah melepas kangen, pria 73 tahun itu duduk dengan tenang sembari sesekali mengelap kacamata tebal yang dikenakan. Dia mengaku selama bertahun-tahun tidak berani kembali menginjakkan kaki di Indonesia. Apalagi, sejak meninggalkan Indonesia pada 1962, Soekirno kehilangan komunikasi dengan sanak keluarga di Indonesia, sehingga membuat dirinya harus membuka lembaran hidup baru di Rusia. “Ini masih terasa seperti mimpi bagi saya,” ungkapnya tak kuasa menahan haru. Soekirno merupakan salah seorang di antara sekian mahasiswa RI yang bersekolah di Eropa Timur yang menjadi korban pergolakan politik pasca jatuhnya Soekarno, sehingga tertahan di luar negeri. Bagi pemerintah Indonesia dan Rusia, reuni Soekirno dengan keluarga itu merupakan kado manis peringatan 60 tahun hubungan kedua negara. Soetoro, sang adik, tampak tak kuasa melepas rindu dengan kakaknya yang terpisah selama puluhan tahun tersebut. “Ini kisahnya panjang. Saya bersyukur bisa bertemu lagi dengan panjenengan, Mas,” katanya kepada Soekirno. Soekirno lantas mengenang kembali masa-masa saat dirinya tertahan di Rusia yang ketika itu bernama Uni Soviet. Pada 1962, dia menjadi salah seorang mahasiswa pilihan untuk mewakili Indonesia menempuh studi di Rusia dalam program pertukaran pelajar. Di sana, Soekirno memenuhi cita-cita sebagai mahasiswa program studi kedokteran di Moskow. Tiga tahun berselang, tepatnya 1965, terjadi pergolakan politik di Indonesia. Setahun kemudian, Presiden Soekarno tidak lagi berkuasa. “Ketika itu Persatuan Pelajar Indonesia (PPI) di Rusia membentuk organisasi mahasiswa progresif yang

tidak setuju dengan “kudeta” Soeharto,” kenang dia. Soekirno memang aktif dalam organisasi yang notabene mendukung Presiden Soekarno tersebut. Namun, keikutsertaan itu justru menjadi bumerang. Bersama 12 anggota pimpinan organisasi tersebut, paspor Soekirno dicabut pemerintah atas perintah Presiden Soeharto. Dia dan belasan pelajar Indonesia pun terkatung-katung tanpa kewarganegaraan. Karena itu, mereka tidak mungkin bisa meninggalkan Rusia, apalagi pulang ke tanah air. “Itu masamasa sulit ya. Saya tidak ingin terlalu banyak mengenangnya,” ujarnya. Karena tertahan di Rusia, peraih gelar doktor di bidang kedokteran tersebut akhirnya memutuskan menikah lagi dengan warga Rusia pada akhir 1974. Di sana, dia dikarunia dua anak dan tiga cucu. Saat ini, Soekirno sedang menunggu kelahiran cucu keempat. Putri dari istri keduanya di Rusia bernama Katerina turut hadir mendampingi. Namun, perempuan yang lebih fasih berbahasa Rusia daripada bahasa Inggris itu terlihat canggung dan tidak banyak berbicara. Soekirno mengaku rindu tanah air. Namun, dia memilih tinggal di Rusia karena sudah memiliki kehidupan baru di sana, termasuk anak dan cucu. Dia memang menjadi warga negara Rusia sejak 1992. Karena itu, jika memutuskan menetap di Indonesia, dia merasa khawatir tidak bisa bekerja lagi. “Selama di sana, saya selalu berpikir kapan saya bisa kembali ke Indonesia. Yang terpenting bagi saya sekarang sudah bisa datang ke sini tanpa halangan,” ujar konsultan di bidang kedokteran tersebut. Pertemuan dengan keluarga di Indonesia itu diprakarsai Dubes RI untuk Rusia Hamid Awaludin. Sejak bertugas pada 2008, Hamid intens berkomunikasi dengan para WNI yang terjebak di Rusia. Ketika itulah dia bertemu Soekirno yang menceritakan kisahnya dan ingin bersua lagi dengan kerabat di Jogjakarta. Berbekal keterangan Soekirno dan sederet nama keluarga yang masih diingat, Hamid lantas menghubungi sejumlah kolega di Indonesia. Hasilnya, salah satu nama saudara Soekirno, yakni Soetoto, diketahui cocok dengan nama ayah Sigit Budiarto. Hamid yang pernah aktif di Pelatnas Bulu Tangkis pun langsung mencoba menghubungi Sigit dan orang tuanya. “Hasilnya, ternyata benar

bahwa Soekirno adalah paman Sigit. Langsung saya arrange pertemuan ini,” jelas mantan Menkum HAM itu ketika mendampingi Soekirno. Mantan anggota KPU tersebut menyatakan membutuhkan setidaknya 17 bulan untuk membujuk Soekirno agar mau kembali ke Indonesia. Sebab, ada kekhawatiran yang sangat besar dalam diri pria tersebut terhadap rezim pemerintah di Indonesia. Menurut Hamid, Soekirno belum yakin situasi di tanah air sudah kondusif, terutama stigma terhadap para mahasiswa yang dicap terkait dengan komunisme karena menempuh ilmu di negeri komunis. Namun, dia tidak patah arang hingga akhirnya terwujudlah keinginan mempertemukan kembali Soekirno dengan keluarganya di Indonesia. “Sebab, ini menyangkut masalah kemanusiaan. Saya memiliki seorang anak laki-laki dan perempuan, tak bertemu dua hari saja sudah pusing. Bagaimana dengan Pak Soekirno yang tidak bertemu putrinya selama 48 tahun?”katanyasambilmenahanharu. Hamid yang duduk berdampingan dengan Soekirno kemudian menjelaskan bahwa telah terjadi perubahan hukum kewarganegaraan di negeri ini. Dengan demikian, Soekirno berhak mengklaim kembali paspor Indonesia yang sudah dicabut. Namun, dengan keleluasaan itu, Soekirno justru mengaku tidak nyaman. Dia beralasan Indonesia belum bisa menyetujui WNI yang ingin memiliki kewarganegaraan ganda. Soekirno menyatakan kepada Hamid, dengan berat hati dirinya ingin mempertahankan statusnya sebagai warga Rusia. “Terutama karena usia. Saya pilih tinggal di sana.” Soekirno kemudian mengakhiri wawancara. Namun, sejurus kemudian, dia mengisyaratkan untuk memberikan pernyataan penutup kepada para wartawan. Dengan tulus, dia mengutarakan penyesalan dirinya kepada rakyat Indonesia. Sebab, ilmu tinggi yang dia peroleh saat muda tidak bisa dimanfaatkan bagi rakyat di negeri ini. Padahal, dia berangkat ke Rusia dengan niat untuk bisa berbakti kepada bangsa dan negara, walaupun akhirnya upaya itu berakhir tidak sesuai harapan. “Saya sebenarnya belajar kedokteran untuk bekerja di tanah air. Tapi, takdir berkata lain. Kini saya hanya bisa mengharap maaf dari bangsa ini,” ungkapnya.(agm)


3

Kendari Pos | Jumat 2 Juli 2010

Hangus, Ratusan Juta Dana Kemitraan di PT Pos

IST/KP

Salah seorang SPG Sharp memperlihatkan produk anyar dari Sharp yakni LCD Layar Sentuh 3D, yang bisa dilihat tanpa kacamata khusus. LCD ini bisa menampilkan tampilan gambar yang terang dan jelas serta mampu dialihkan modusnya dari 2D.

Sharp Kembangkan LCD Layar Sentuh 3D Bisa Dilihat Tanpa Kacamata Khusus Jakarta, KP Inovasi terhadap produk-produk terus dikembangkan raksasa elekronik, Sharp. Paling anyar, pabrikan yang sudah terkenal puluhan tahun itu saat ini mengembangkan LCD layar sentuh 3D (3 dimensi) yang menampilkan tampilan gambar yang terang dan jelas serta mampu dialihkan modusnya dari 2D menjadi 3D. Istimewanya, pengguna dapat melihat gambar 3D tanpa menggunakan kacamata khusus, sehingga menjadikan LCD ini cocok untuk penggunaan perangkat mobile seperti kam-

era, telepon genggam, dan smartphones. LCD 3D yang baru saja dikembangkan ini menggunakan sistem pemisah parallax atau perbedaan dalam posisi yang nyata dari obyek yang ditampilkan sepanjang dua baris yang berbeda dari pandangan dan diukur dengan sudut atau semi-sudut inklinasi antara dua garis, untuk menampilkan gambar 3D yang mana mempunyai serangkaian celah vertical diintegrasikan ke dalam monitor LCD biasa untuk jalan cahaya yang mencapai mata kanan dan kiri sehingga menciptakan kesan kedalaman gambar. LCD 3D ini juga secara signifikan mengalami peningkatan kualitas gambar dengan menghasilkan gambar yang terang dan crosstalk rendah atau gam-

bar ganda yang dihasilkan dari hasil tumpang tindih gambar dari kanan dan kiri. Hal ini disebabkan oleh penggunaan teknologi CG-Silicondan optimasi pemisah parallax. Teknologi CGSilicon terdepan mampu mendekatkan jarak kabel dengan panel LCD yang membuat lebih banyak cahaya yang masuk dan melipatgandakan kecerahan gambar (500 cd/m2) dibandingkan dengan model LCD konvensional. Sharp juga telah mengembangkan LCD non layar sentuh 3D dan memulai produksi masalnya pada April 2010. Sharp berharap televisi 3 Dimensi mampu menggantikan televisi 2 Dimensi, sama seperti televisi berwarna menggantikan televisi hitam-putih.(lis)

Menurun, Produktivitas Tanaman Jagung di Sultra Kendari,KP Pantas saja beberapa waktu lalu di Sultra sering terjadi kekurangan jagung. Dari hasil hasil perhitungan pihak Badan Pusat Statistik (BPS) Sultra, pada tahun 2009 produksi jagung di daerah ini mengalami penurunan. Data yang di rilis BPS, produksi jagung sepanjang tahun lalu hanya 71.655 ton pipilan kering. Jumlah tersebut mengalami penurunan 21 persen dibanding produksi tahun 2008. Penyebabnya karena pada tahun 2009, luas areal panen mengalami menurunan sebesar 10.035 hektar. Namun dari prediksi yang ada di tahun 2010 hingga angka ramalan (Aram) II produksi jagung bakal meningkat. Kepala BPS Sultra, Mawardi

Perbankan Dorong Pertumbuhan Zakat Jakarta, KP Dana zakat, infak, sedekah, dan dana kemanusiaan yang dikumpulkan Rumah Zakat Indonesia (RZI) pada 2009 mencapai Rp 107 miliar. Di antara jumlah tersebut, 40 persen dibayarkan secara langsung dan 60 persen melalui fasilitas perbankan. Tahun ini RZI menargetkan pengumpulan dana Rp 212, 4 miliar. “Pada 2009, penerimaan melalui bank mengambil porsi 60 persen (sekitar Rp 64,2 miliar). Biasanya, donasi zakat terbesar masuk menjelang Ramadan atau Idul Fitri) serta hari raya Idul Adha (kurban),” ujar CEO Rumah Zakat Indonesia Rachmat Ari Kusumanto, dua hari lalu (30/06/10). Oleh karena itu, pihaknya mulai mengoptimalkan pengumpulan dana melalui program ‘’Ayo ke Bank, Berzakat di Teller Kami’’ dengan memanfaatkan semua electronic-channel bank mitra. RZI ingin menggandeng bank sebanyak-banyaknya agar masyarakat bisa membayar melalui automatic transfer machine, teller, atau virtual account. Sebelumnya, RZI telah menggandeng 18 bank untuk memudahkan pengumpulan dana. RZI bahkan kembali menandatangani kerja sama dengan sepuluh bank lain untuk membantu mengumpulkan dana zakat, infak, sedekah, dan dana kemanusiaan milik nasabah. “Januari hingga Juni 2010, kontribusinya baru 20 persen. Tapi, nanti pasti meningkat menjelang Lebaran,” terangnya. Kesepuluh Bank yang baru saja menandatangani kesepakatan dengan RZI adalah BNI Syariah, Bank OCBC NISP Syariah, Bank Permata Syariah, Bank CIMB Niaga Syariah, Bank Muamalat, Bank Jabar Banten Syariah, Bank Bukopin Syariah, BTN Syariah, Bank Mega Syariah, dan Bank Danamon Syariah. Rachmat mengharapkan ada lagi perluasan layanan perbankan di mitra perbankan yang lain. (jpnn)

Arsyad saat menyampaikan hasil pendataan lembaganya kepada sejumlah wartawan kemarin. Ia mengatakan, bila di tahun 2010 sesuai perhitungan yang ada diperkirakan panen di Aram II akan mencapai 72.030 ton pililan kering. Data tersebut menunjukkan akan ada peningkatan panen sekitar 375 ton, atau meningkat 0,52 dibanding produksi tahun 2009. Kondisi tersebut dilihat berdasarkan bertambahnya luas areal panen yang mencapai 1.632 hektar. “Walaupun dari sisi produktivitas di tahun 2010 ini mengalami penurunan sekitar 1,36 kuintal per hektar,” terangnya, kemarin. Mawardi juga memaparkan tentang Nilai Tukar Petani (NTP) yang terjadi di Juni 2010 tercatat untuk subsektor pangan 86,69, holtikultura 121,48 perkebunan rakyat 130,03, peternakan 94,81, perikanan 106,94. “Data tersebut menunjukkan bila NTP Sultra tercatat 108,61 atau terjadi penu-

runan sebesar 0,23 persen, dibanding bulan sebelumnya yang berada pada urutan ke sembilan belas secara nasional. Untuk saat ini NTP nasional sebesar 101,39 atau naik sebesar 0,22 persen,” paparnya. Pada bagian lain, Mawardi juga memaparkan perkembangan inflasi di daerah ini. Untuk inflasi di Kota Kendari pada Bulan Juni 2010 sebesar 0,06 persen dengan kenaikan indeks harga kelompok (IHK) pada kelompok bahan makanan 0,72 persen. Sementara laju inflasi Kota Kendari tahun kalender 2010 (Januari - Juni) sebesar 0,50 persen. “Kalau secara nasional inflasi tertinggi terdapat di Kota Jambi sebesar 3,23 persen dan deflasi terbesar terjadi di Kota Manado yaitu 1,07 persen,” ujarnya. Menyinggung akan naiknya Tarif Dasar Listrik (TDL), kata dia, tentunya akan berpengaruh bagi inflasi di daerah ini. Hanya saja sampai saat ini, hal

tersebut belum dirasakan karena TDL belum naik. “Kalau inflasi saat ini masih dipengaruhi oleh makanan jadi, hal itu wajar. Itu menunjukkan bila peningkatan perekonomian di daerah ini bagus. Selama ini tingkat inflasi di daerah ini masih wajar,” pungkasnya. (lis)

Kendari,KP Sejak tahun 2009 hingga saat ini, Program Kemitraan Bina Lingkungan (PKBL) PT Pos Sultra sudah tidak berjalan karena tidak ada penyaluran lagi. Alasannya kemacetan terlalu banyak, sehingga perusahaan memberhentikan suntikan dana untuk digulirkan. Bahkan dari rekapitulasi terakhir di perusahaan plat merah itu, sebanyak Rp 400 juta dana kemitraan tersebut hangus, atau tidak mungkin bisa dikembalikan lagi, karena identitas peminjam yang tidak jelas lagi. Koordinator PKBL PT Pos Sultra, Riswan mengatakan, data yang ada, kemacetan dana PKBL di PT Pos sampai saat ini masih Rp 4 miliar. Hasil rekapitulasi Juni 2010 dari jumlah kemacetan sebanyak Rp 400 juta dipastikan tidak akan kembali lagi. Pasalnya identitas peminjam sudah tidak diketahui rimbanya, sehingga sulit untuk bisa dilakukan pelacakan. “Kalau untuk pinjaman Rp 3,6 miliar, masih ada kesediaan mengembalikan karena alamat peminjam masih ada. Walaupun masih setengah mati kalau ditagih,” terang Riswan saat ditemui di kantornya kemarin.

Menurutnya, meski ratusan juta itu dinyatakan hangus, bukan berarti pinjaman itu bisa diputihkan. Pemutihan tersebut bisa dilakukan atas persetujuan Kementrian BUMN, karena semua itu adalah uang negara. Hanya saja di PT Pos data tersebut disendirikan, artinya tidak bisa lagi ditindak lanjuti, seperti peminjam yang alamatnya jelas. Padahal pinjaman macet atau hangus itu merupakan program dana bergulir kemitraan PT Pos yang disalurkan sejak tahun 1992 dulu. Sisanya, yakni tiga miliar lebih itu sampai saat ini pengembaliannya pun susah. Apalagi lokasi yang berjauhan, tentunya menjadi masalah dalam penagihan. Diantaranya berada di Kolaka dan di Binongko (Wakatobi), bila menuju daerah sana, tentunya biaya penagihannya tidak sedikit. “Apalagi sudah ditagih jauhjauh, biayanya tinggi, sampai di sana tidak ada hasil,” paparnya. Selama dua tahun tidak ada penyaluran PKBL, itu artinya PT Pos tidak ada kontribusi dari program CSR kepada masyarakat sekitar? Hal tersebut dibantah Riswan, pasalnya meskipun di Sultra tidak ada,

tapi PT Pos pusat tetap menyalurkannya. Walaupun dari 32 provinsi yang ada di daerah ini, hanya empat daerah yang memperolehnya yaitu Manado, Kupang, Bengkulu dan Surabaya. Untuk wilayah lain saat ini diblack list, karena NPL (kemacetan) pinjamannya yang sangat tinggi. Kenapa hanya PT Pos, sementara BUMN lain di daerah ini tidak bermasalah? Menurut Riswan SDM di PT Pos pada bagian PKBL itu terbatas, sehingga pasca pemberian pinjaman, pantauannya jarang dilakukan. “Sementara kami hanya menunggu, mereka membayar cicilan dan mendatangi kantor PT Pos. Bagi masyarakat yang sadar untuk memenuhi kewajibannya membayar, bagi yang tidak sadar tidak datangdatang setelah diberikan bantuan,” katanya memberikan alasan. Untuk itu, sejak tahun 2007 lalu, PT Pos masih menyalurkan PKBL, hanya saja mereka sudah selektif, dan diutamakan mitra lama yang loyal dan berasal dari Kendari. Bahkan untuk menghindari kemacetan, PT Pos mengharuskan jaminan, untuk memudahkan penagihan. (lis)

Subsidi BBM Dialihkan Jadi Transpor Gratis Jakarta, KP Kementerian Perhubungan setuju dengan rencana pembatasan BBM (bahan bakar minyak) bersubsidi yang dilaksanakan sebelum September tahun ini. Namun, Kemenhub meminta dana yang didapat dari program itu digunakan untuk penyediaan transportasi gratis. “Kalau dari sisi Kemenhub, kami setuju harga BBM mahal atau sesuai harga keekonomi-

an untuk golongan kaya, nggak perlu disubsidi,” ujar Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kementerian Perhubungan Denny Siahaan dalam seminar Pengembangan Cetak Biru Transportasi Multimoda, kemarin (29/6). Alasannya, Kemenhub merupakan pihak yang menginginkan jumlah kendaraan berkurang. Meski begitu, Denny mem-

inta dana hasil pengetatan itu dialokasikan dengan benar, yaitu untuk pembangunan infrastruktur transportasi masal yang lebih baik bagi masyarakat. “Sekarang ini kan nggak jelas dananya ke mana. Jadi, kalau ada hasil pengurangan subsidi, seharusnya itu digunakan untuk pembangunan transportasi. Misalnya, jumlahnya menjadi lebih banyak,” ujarnya. (jpnn)


4

Kendari Pos | Jumat 2 Juli 2010

Kocok ulang Ketua Komisi Dewan Kota Jangan sampai lebih parah Pemprov lakukan rasionalisasi anggaran Biar korupsi berkurang toh 157 PNS dan PHTT terjaring razia Semoga bukan razia untuk pegawai rendahan

Unhalu Kembali Wisuda Sarjana SEBUAH seremonial yang sakral kembali berlangsung di kampus Universitas Haluoleo (Unhalu) Kendari kemarin. Seribuan sarjana baru dari seluruh fakultas yang ada di Unhalu plus sarjana dari program pasca mengikuti prosesi yang mengukuhkan mereka untuk memperoleh gelar akademik. Prosesi ini tentu membahagiakan bagi para wisudawan dan keluarganya. Setelah bertahun-tahun bergelut dengan buku dan berbagai kegiatan akademik yang melelahkan, jauh dari pantauan orangtua serta berbagai romantika kehidupan khas kampus dilalui, hasilnya diperoleh dengan ganjaran sebuah gelar kesarjanaan yang menjadi impian semua orang. Namun demikian, perlu juga diingat bahwa wisuda bukanlah puncak dan akhir dari segalanya. Malahan, ini adalah awal yang baru semua alumni untuk mengamalkan ilmu pengetahuan yang selama bertahun-tahun di peroleh di bangku kuliah berupa teori. Ajang sesungguhnya adalah ketika kita mampu menerapkan ilmuyang kita peroleh dalam kehidupan di masyarakat. Sebuah beban tentunya, bila menyandang gelar kesajarnaan namun tidak mampu menerapkan ilmu yang sudah mati-matian dikejar. Tentu ini tidak boleh disikapi pesimis dan apriori. Namun seorang sarjana tentulah harus bagaimana untuk mengamalkan ilmu yang sudah diperolehnya. Apalagi di masa pembangunan daerah sekarang ini yang membutuhkan tangan-tangan terampil untuk memberi sentuhan Iptek dalam segala bidang pembangunan. Seorang sarjana harus mampu menerapkan ilmunya sendiri tanpa harus bergantung dengan peluang dan kesempatan dari orang lain. Karena peluang dan kesempatan itu seharusnya dapat kita ciptakan sendiri berbekal ilmu pengetahuan yang sudah kita peroleh. Maka itu tidaklah bijak kiranya, jika ada sarjana yang terpaksa harus menganggur karena belum mendapat kesempatan kerja. Apalagi di era seperti sekarang, dimana kebebasan berekspresi dan berkarya serta berinovasi terbuka lebar bagi mereka-mereka yang kreatif. Banyak sector kehidupan di daerah kita yang membutuhkan sentuhan tangantangan kreatif untuk diolah dan dikembangkan demi kemajuan daerah ini. Jika ini dapat kita terapkan maka wisuda yang penuh dengan canda tawa dan dan begitu mengharu birukan, akan lebih bermakna jika kelak ilmu yang kita peroleh di kampus dapat kita amalkan dan terapkan di tengah-tengah kehidupan masyarakat yang memang masih butuh pengetahuan. Hanya selama ini, masih ada pandangan yang tidak sepenuhnya benar. Bahwa, pengamalan ilmu pengetahuan hanya dapat dilakukan jika kita berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS), ataupun karyawan swasta. Padahal, masih banyak lapangan kerja yang membutuhkan sentuhan dan polesan dari mereka-mereka yang memang punya disiplin ilmu yang memadai. Sehingga tidak seharusnya kita pesimis akibat ketatnya persaingan angkatan kerja yang semakin menggila setiap tahunnya. Kita tentu berharap dari seribuan wisudawan kemarin semuanya dapat terserap dalam lapangan kerja yang tersedia di daerah kita. Kalaupun tidak, kita juga berharap mereka dapat lebih kreatif dan berbesar hati untuk berkarya secara mandiri sehingga dapat menciptakan peluang kerja bagi orang lain.(***)

Kendari Pos Inspirasi dan Aspirasi Masyarakat Sultra

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, semua wartawan Harian Pagi Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Untuk menghindari aksi-aksi tidak bertanggungjawab dari oknum tertentu, masyarakat yang merasa ragu atau mencurigai seseorang yang mengatasnamakan wartawan Kendari Pos segera menghubungi Kantor Redaksi Harian Kendari Pos.

Tragedi Demokrasi (Restorasi Pemilukada Konawe Selatan) Oleh : Arafat

A

khir-akhir ini media cetak dan elektronik nasional sering menyoroti pelaksanaan Pemilukada yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum maupun KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota. Hal ini dapat dilihat dari berbagai sudut pandang antara lain. (1) KPU masih segar dalam ingatan kita ketika pemilu legislatif hingga presiden yang tidak konsisten dalam mengeluarkan berbagai keputusan-keputusan dan kebijakan KPU secara hirarki yang dijadikan pedoman/acuan, sehingga terjadi pembiaran terhadap KPU Provinsi dan KPU kab/kota menghadapi sendiri masalah-masalah yang dihadapinya. (2) KPU dalam hal Kebijakan-kebijakan yang dilakukan dalam menangani pemilukada tidak mempertimbangkan situasi sosial politik yang terjadi disetiap daerah contoh nyata terakhir kasus rusuh publik anarkisme amuk masa di Toli-Toli, kasus pemilukada di Tanah Toraja, Gowa, Sengkang terjadi anarkisme masyarakat terhadap penyelenggara KPUD. Padahal disatu sisi KPU sebagai penyelenggara Pemilukada, juga wajib melakukan langkah-langkah koordinatif/komunikatif terhadap terhadap lembaga-lembaga Negara didaerah dalam hal ini muspida baik legislatif, yudikatif, eksekutif dalam rangkah mendukung upaya-upaya penyelenggaraan pemilu secara baik, benar, tepat, karena semua upaya tersebut merupakan bagian dari meningkatkan dan mencerdaskan kualitas pelaksanaan demokrasi untuk melahirkan pemimpin yang amanah. Komisi Pemilihan Umum sebagai alat perjuangan sipil society dalam pengelolaan peningkatan Kualitas Demokrasi dimana pemerintah dan partai politik menyerahkan sipil society dalam penyelenggaraan Pemilu sebagai Tuntutan gerakan Reformasi. Tragedi Demokrasi di Konawe Selatan Jujur saya akui saya tidak menduga putusan MK ‘’sesadis’’ ini yaitu pemungutan ulang diseluruh TPS dengan pertimbangan dilakukan secara sistematis ,terstruktur dan massif. Kenapa saya katakan Tragedi , Pertama, hampir seluruh bahkan seluruhnya putusan MK terhadap gugatan sengketa hasil Pemilukada dimenangkan oleh KPU kalaupun ada itu hanya terjadi pemilukada ulang pada beberapa TPS. Kedua, karena sejarah pertama direpublik Indonesia putusan MK mengharuskan pemungutan suara ulang pada seluruh TPS. Ketiga, karena Pemilukada Konsel akan menjadi sorotan nasional pelajaran berharga bagi seluruh incUmbenT, khususnya dan kasus pertama diindonesia. Pasca keputusan MK ini hemat penulis ditandai dengan penjadwalan pilkada 11 Juli 2010 oleh KPUD Konsel masih mengundang polemik publik yang dianggap terlalu singkat persiapannya padahal dalam pertimbangan hukum MK harus diakui Pertama,

Bahwa Keputusan KPUD Konsel memenangkan incumbent teranulir dengan sendirinya. KPU Konawe Selatan baik secara sadar maupun tidak sadar berdasarkan pertimbang Mahkamah Konstitusi (MK) menyatakan batal dan tidak sah Keputusan KPU Konawe Selatan Nomor 25/kpts/KPUKAB.027.433563/V/2010 tentang Pengesahan dan Penetapan Hasil Perolehan Suara Yang Diperoleh Setiap Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati dalam Pemilukada Konawe Selatan dan Keputusan Nomor 26/ Kpts/KPUKAB.027.433563/V/2010 tentang Penetapan dan Pengumuman Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Terpilih. Karena itu, MK memerintahkan pemungutan suara ulang di TPS se-Kabupaten Konawe Selatan. Kedua, Bahwa penyebabnya pula incumbent dimana MK dalam pertimbangan hukumnya berpendapat sesuai fakta hukum dalam proses penyelenggaraan Pemilukada terjadi pelanggaran serius, baik pelanggaran administrasi maupun pelanggaran pidana yang bersifat sistematis, terstruktur, dan masif yang merusak sendi-sendi Pemilukada yang langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil (luber dan jurdil) sehingga mempengaruhi hasil Pemilukada. Belajar dari Konawe Selatan ini menggambarkan hampir seluruh incumbent Peserta Pemilukada secara nasonal dimenangkan oleh incumbent. Mungkin pembuktian penggugat di MK tidak menguntungkan buat Incumbent di Konawe Selatan, padahal sudah menjadi rahasia umum dimasyarakat incumbent menggunakan cara cara seperti apa yang ditulis oleh Toto Sugiharto Pilkada : Menuju Demokrasi Subtansial. Erat hubungannya Pemilukada yang telah berlangsung juga diwarnai Money politik, penyalahgunaan kekuasaan oleh calon yang menjadi incumbent di daerah sulit bagi politisi pendatang baru untuk memenangkan kompetisi, Tingginya angka kemenangan incumbent menurutnya disebabkan oleh beberapa faktor, Pertama, Karena banyaknya sumber daya keuangan yang dimiliki baik keuangan pribadi ataupun dari sumber keuangan lain seperti dari pengusaha lokal dan uang Negara. Kedua, Incumbent memiliki peluang untuk memanfaatkan infrastruktur, jaringan birokrasi dan berbagai sumber daya lainnya, pemakaian berbagai infrastruktur dan jaringan birokrasi ini menimbulkan ketidak seimbangan dan ketidak adilan kompetisi. Pada sisi kontestan yang lain pula sudah pasti menggunakan berbagai cara juga dengan segala potensinya namun kalah diuntungkan oleh incumbent. Restorasi Keadilan Demokrasi diKonawe Selatan Pengertian ringkas Restorasi berasal dari kata to restore, menurut Web-

ster’s Third New International Dictionary to restore diberi arti to bring back or to put back into the former or original state, atau to bring back from a state of changed condition. Jadi menurut Webster restorasi bermakna mengembalikan pada keadaan aslinya, atau mengembalikan dari perubahan yang terjadi. Kalau disimak secara subtansial putusan Mahkamah Konstitusi, baik pertimbangan hukum maupun putusannya, serta beberapa uraian penulis diatas, maka ada dua pokok masalah fundamental pemilukada di Konawe Selatan yaitu (1) Incumbent. (2), KPUD Konawe selatan. MK memandang penyelenggaraan Pemilukada Kabupaten Konawe Selatan diwarnai dengan pelanggaran-pelanggaran yang cukup serius, sehingga yang diperlukan adalah pemungutan suara ulang. Hal ini disebabkan karena pelanggaran-pelanggaran yang dapat dibuktikan di hadapan sidang MK sifatnya sudah sistematis, terstruktur, dan masif yang dilakukan menjelang dan selama pencoblosan. Penyelenggara Pemilukada maupun institusi terkait di Kab. Konawe Selatan tidak berupaya dengan sungguhsungguh untuk menindaklanjuti temuan pelanggaran dengan mengemukakan alasan-alasan yang bersifat formalistik belaka. Melihat realitas yang terjadi dimana KPUD Konawe Selatan melaksanakan pemilukada 11 Juli penulis melihat terlalu tergesa-gesa, namun kondisi psikologis yang dihadapi KPUD Konsel kita juga harus memahami namun seharusnya KPU provinsi secara hirarki maupun struktural dapat melakukan langkah-langkah satu, mempertimbangkan kondisi sosial politik publik dan para pihak di Konawe Selatan dan melakukan langkah-langkah koordinatif dan komunikatif dengan unsur-unsur Eksekutif, yudikatif, legislatif baik ditingkat provinsi maupun Kabupaten Konawe Selatan. Sebab masalah pemilukada bukan hanya masalah KPUD walaupun domain KPUD menyelenggarakan Pemilukada, namun bukan berarti mengabaikan unsur-unsur lembaga pemerintahan yang ada seperti eksekutif, yudikatif, legislatif. Dua, KPU Provinsi sebaiknya mempertimbangkan kembali petunjuknya kepada KPU Konsel pelaksanaan Pemilukada 11 Juli yang menurut hemat penulis terlalu terburu-buru dengan menyederhanakan masalah hanya dengan alasan perintah MK untuk melaksanakan Pemilukada ulang diseluruh TPS dengan waktu yang sesingkat-singkatnya. KPUD Provinsi seharusnya membahas secara kolegial pleno dengan beragam pemikiran sebagai legitimasi hukum, bagaimana jalan keluar dan tindakan apa yang harus dilakukan terhadap situasi paska putusan MK demi untuk kepentingan publik Konawe Selatan, tidak dengan hanya

Marak Pencurian di Samaturu dan Wolo

Bayar Ambil Ijazah di MTsN Tirawuta

081341533355 Di Kecamatan Samaturu dan Wolo Kabupaten Kolaka, marak terjadi pencurian sapi, cokelat dan traktor. Mohon Pak Polisi lakukan operasi.

085341575477 Di MTsN Tirawuta, ambil ijazah bayar Rp 85 ribu, Pak Kepala Kementrian Agama setempat, tolong tegur kepala madrasahnya, soalnya pungutan ini tanpa sepengetahuan komite.

memberikan petunjuk personal sebagai bentuk legitimasi, KPUD Provinsi seharusnya bisa belajar mengambil hikmah berbagai kerusuhan anarkisme Pemilukada diberbagai daerah Indonesia yang berakibat KPU sasaran dari amuk masa. Mendagri secara subtansial berita yang termuat dalam (Kendari pos, 29/ 06/2010) persoalan yang terjadi setiap pemilukada ada dua pokok masalah yang mengakibatkan kerusuhan/anarkisme Pemiliukada pertama, Para calon Kontestan yang tidak siap kalah dengan cara memobilisasi para pendukung dan masyarakat untuk mengacaukan hasil pemilukada dengan macam-macam dalil, money politik, pemilih fiktif, Daftar pemilih tetap, pengelembungan suara dan lain-lain ( baca opini penulis menggugat Eksitensi Deklarasi Siap menang dan Siap kalah edisi 3,4 Juni Kendari post). Kedua, Kerusuhan Pemilukada akibat kinerja KPU untuk itulah KPUD diharapkan agar hati-hati memahami dan menterjemahkan peraturan perundang-undangan yang berlaku sehingga semua pihak diperlakukan secara adil dan fair oleh KPU sesuai dengan Undang-Undang Republik Indonesia no 22 Tahun 2007 tentang Penyelenggara Pemilu secara khusus bagaimana penyelenggara KPUD menerapkan, mengaplikasikan baik dalam bentuk pikir, sikap, dan tindakan Asas penyelenggara Pemilu. Untuk mengembalikan Restorasi keadilan demokrasi di Konawe Selatan maka langkah yang harus dilakukan KPUD pertama, KPU Provinsi secara Internal Menonaktifkan sementara KPU Konawe Selatan dan seluruh tugas tugas diambil alih oleh KPU Provinsi dan melakukan pemeriksaan KPUD Konawe Selatan. Belajar dari sikap KPU Provinsi terhadap KPU Bau-bau dalam pemilu Legislatif dengan menonaktifkan seluruh anggota KPU bau-bau kemudian melakukan langkah pemeriksaan dan hasil pemeriksaan tersebut memberikan sanksi mengganti dua orang anggota KPU Bau-bau kemudian mengaktifkan bagi mereka yang tidak bersalah . Kedua, KPU Provinsi secara eksternal melakukan langkah koordinatif/ komunikatif kepada Legislatif, Eksekutif, Yudikatif, DESK Pemilukada yang telah terbentuk atau stakeholder lainnya baik ditingkat provinsi maupun kabupaten dalam rangka meminimalkan kondisi-kondisi terburuk bagi masyarakat konsel terhadap situasi sosial politik dalam menindaklanjuti putusan Mahkamah Konstitusi. Ketiga, KPU Provinsi memediasi para Kontestan dan tim kampanye masing-masing calon untuk bersepakat dalam pelaksanaan pemilukada khususnya siap menang dan siap kalah dan mematuhi proses hukum dan peraturan perundang-undangan. (**) Penulis Ketua Lembaga Peduli Pemilu Cerdas (LP2C) dan Sulawesi Tenggara Monitoring Demokrasi (SulTra DeMo)

Usul Buat Gubernur 081341725019 Pak Gubernur, mohon ditinjau ulang pembangunan Jembatan Bahteramas. Lebih baik dana Rp 700 miliar itu, digunakan untuk pembangunan PLTA.

Pemimpin Umum : PP. Bittikaka Pemimpin Redaksi/Penanggungjawab : Milwan Redaktur Pelaksana : Sawaluddin Lakawa, Hasanuddin Koordinator Liputan : La Ode Diada Nebansi Redaktur : Luther Bittikaka, Manan Rachman, Ruslan Amrullah, Abdi Mahatma, Awal Nurjadin, Darwin Sihombing, Yenni Yusuf, Reporter : Sulis Setiarini, Emilia, Linri Merinda, Arifuddin, Awaluddin Usa; Koresponden : Yafruddin Yaddi, Syamsuddin (BaubauButon), Fitri Ashari (Buton Utara), Eliazer Alex Tato (Kolaka-Kolaka Utara), Arwan Mannaungeng (Jakarta), Hasruddin Laumara (Konawe), Herman (Konsel), Nuryadi (Bombana) ; Fotografer : Suwarjono ; Design Grafis : Muh Hajar Siddiq ; Karikatur : Arham Rasyid; Redaktur Khusus : La Paa, M Djufri Rachim; Sekretaris Redaksi : Ariyani Arifin; BPSDM : M Djufri Rachim; Teknologi Informasi : Sahdar ; Pracetak : Muhrisan (koordinator), Aser Rerung, Gunawan Chandra, Yusri Zubair, Samiruddin; Telepon Redaksi : (0401) 326513, Faks. Redaksi : (0401) 326512, Faks. Bisnis dan Keuangan : (0401) 323771; E-mail : bumianoa@plasa.com; Percetakan : PT Fajar Utama Intermedia Cabang Kendari; Alamat Perwakilan : Jakarta: Mu’min Rolle, Komp Widuri Indah, Blok A1-2, Jl. Palmerah Barat No.353 Telp (021) 5330976, Jakarta 12210; Biro Baubau-Buton-Wakatobi : Syamsuddin, Kolaka-Kolaka Utara :Eliazer Alex Tato; Harga Langganan : Kota Kendari dan Luar Kota (Sultra) Rp 65.000/Bulan, Luar Kota Rp 67.500/Bulan termasuk ongkos kirim, Eceran dalam Kota Rp 3.500,-Eksemplar-Eceran Daerah Rp. 3.500,-.

Penerbit : PT Media Kita Sejahtera, SIUPP : SK/Menpen No.191/SK/Menpen, SIUPP/B.I/1986/Tanggal 25 Juni 1986 No.131/Ditjen PPG/ K/1995 Tanggal 3 Agustus 1995, No 42/Ditjen/PPG/K/1996 Tanggal 12 April 1996, Terbit Sejak Tanggal 6 Juni 1970. Pembina : HM Alwi Hamu; Komisaris Utama : Syamsu Nur, Komisaris : PP.Bittikaka, Denny Ari, Benyamin B, Ridwan Arief Direktur Utama : Milwan; Direktur : Purwanto Sanam ; Ombudsman : Ramli Akhmad (Ketua), M Djufri Rachim, La Paa, Muhammad Saiful, SH, MH, Ariyani Arifin (Sekretaris) Manager Keuangan : Agus Tranhadi; Manager Iklan/Sponsorship : Haeruddin; Manager Sirkulasi : Muji Suwarno ; Manager Event Organizer : Rustam, Alamat Redaksi/Tata Usaha : Jl. Malik Raya No. 50 (0401)-3126515, Iklan: (0401)-3126110, Sirkulasi :(0401)3126515, Fax (0401)-3126512. Alamat Biro : Baubau Jl. Imam Bonjol No. Tlp (0402)-2826129/085241854000; Kolaka Jl. Pramuka No.5 Tlp (0405)-24211. Alamat Agen: Raha Jl. Lakilaponto, Tlp (0403)-21538, Pomalaa Jl.Nusantara No. 28 Tlp.(0405)-310105; Konawe (Unaaha) Halide, Jl. Sandela No.129 Tlp.(0408)-21506; Bombana (Rumbia) Tajudin Tlp/HP:085241659216, Aswin HP:085241605817. Kota Kendari : Kampung Salo Mintarsih, Sodohoa Hamisu, Tlp. 3125723, Tipulu Yusuf Tumora, Tlp.3127924, Wuawua Rusli, Tlp.3193008, Mandonga Theresia, Tlp.3122393, Puwatu Usman, Tlp. 3007069, Perumnas Incang, Tlp.3192061, Anduonohu Maxi, Tlp.3125474. Bank: BRI Cabang Kendari: 1.00000192-01-000428-30-4 (Rec. Giro), 2.0192.01.008593.50.1 (BRITAMA)


Jumat, 2 Juli 2010

email : bumianoa@gmail.com

Warga Keracunan Kerang Mengandung Arsen Baubau, KP Pemkot Baubau mengeluarkan himbauan kepada warganya untuk tidak mengkonsumsi kerang dan jenis makanan laut lainnya yang berptensi menyebabkan keracunan. Kadis Kesehatan, dr. Sudil Baenu menyebut, banyak pasien keracunan setelah menyantap kerang-kerangan, baik mabe dan jenis lainnya. ‘’ Kita tung-

gu hasil penelitian Balai POM apa penyebab keracunan itu. Apa memang dari kerang atau limbah kimia pabrik,’’ katanya seperti dikutip Kepala Badan Komunikasi Informasi dan Pengolahan Data Kota Baubau, Sadarman. Sejak kemarin, pihak Dinkes Kota Baubau telah mengirim sampel kerang yang

diduga mengandung racun ke Balai POM Sultra dan akan mengetahui hasil penelitiannya pada pekan depan. Untuk diketahui, beberapa waktu lalu beberapa pasien yang dicurigai keracunan makanan laut itu dirawat di RSUD Baubau dan beberapa Puskesmas seperti di Wajo dan Bungi. Pasien tersebut adalah warga Baubau dan sebagian

dari Siompu. ‘’ Memang tidak ada korban jiwa akibat keracunan itu. Dalam kerang juga terdapat berapa persen arsen. Zat kimia ini bila dikonsumsi akan menimbulkan keracunan bahkan berakibat pada kematian. Mereka yang keracunan saat ini mengalami alergi dan badan terasa keram,’’ jelas Sudil Baenu lagi. (k1)

Dana Hibah Australia Butuh Sharing APBD Wangiwangi, KP Kebutuhan warga Wakatobi akan air bersih tak lama lagi akan terjawab. Sebuah bantuan luar negeri dalam bentuk hibah pemerintah Australia sebanyak Rp 25 miliar akan dikucurkan untuk pembangunan instrumen penyediaan air bersih tersebut. Syaratnya, pemerintah setempat harus menyediakan dana pendamping sebesar Rp 2 miliar, jika ingin menikmati dana hibah itu. Dirut PDAM Wakatoi, H. Mane mengatakan, proposal permintaan penggunaan dana hibah dari pemerintah Austra-

Info Berlangganan/ Pengaduan atas Pelayanan Pelanggan Koran Harian Kendari Pos untuk wilayah Kolaka/ Kolaka Utara Hubungi : (0405)2324211 atau SMS : 0852 4172 4083

lia sebesar Rp 25 miliar nantinya akan digunakan untuk perluasan jaringan air bersih. Pro-

gram itu sendiri telah masuk ke Dirjen Pengembangan Air Bersih dan Dirjen Cipta Karya

Departemen Pekerjaan Umum.

Baca DANA di Hal 6

Langganan Luar Kota Rp. 67.500,-

Anggaran Minim, ADD Diangsur Kasipute, KP Transferan dana yang masuk ke kas Pemkab Bombana yang lumayan besar ternyata tak mampu menjawab semua kebutuhan program kerja di daerah itu. Krisis keuangan tetap melanda pemerintahan yang dipimpin Atikurahman tersebut dan terus dikeluhkan seluruh Satuan Kerja Perangkat Daearah (SKPD). Tak hanya itu, seluruh desa dan kelurahan di daerah tersebut ikut merasakan imbasnya. Realisasi pembayaran Alokasi Dana Desa (ADD) bagi

138 wilayah pemerintahan tersendah itu baru dinikmati untuk triwulan keempat tahun 2009 lalu pada bulan Juni 2010. Tidak hanya itu, anggaran ADD sebesar Rp 25 juta tiap desa dan kelurahan tak semuanya diterima. “ Bagaimana tidak mengeluh, sudah terlambat Kami terima, uang yang dibayarkan pun hanya 20 juta rupiah. Sedangkan lima juta sisanya belum kami terima. Mengapa tidak dibayarkan sekaligus,” keluh salah seorang Kepala Desa di wilayah

Poleang. Ia menambahkan, mereka sebenarnya telah menanti proses pencairan ADD triwulan keempat tahun 2009 lalu itu sejak lama. Pasalnya, dana tersebut akan diperuntukkan bagi gaji kepala Desa dan perangkatnya hingga biaya operasional pemerintahan. Selama dana itu belum dicairkan, kepala desa ini mengaku mengutang dan menggunakan dana pribadi untuk menutupi kebutuhan rutin. “Rencananya ka-

Baca ANGGARAN di Hal 6


6

Kendari Pos | Jumat 2 Juli 2010

Pembahasan SKPD Baru tak Jelas Andoolo, KP Persiapan proses pemungutan suara ulang dalam Pemilukada Konsel memang begitu menyita perhatian seluruh kalangan. Tak terkecuali anggota DPRD yang notabene berasal dari partai politik yang punya jago masing-masing dalam ‘’pertarungan’’ tersebut. Karena ‘’kegiatan’’ itu pulalah membuat para wakil rakyat justru mengabaikan tugas utama mereka dalam menyerap aspirasi konstituennya, termasuk men-

gulur waktu bagi mitranya, eksekutif. Beberapa agenda DPRD dan jaring aspirasi telah terabaikan. Bahkan untuk agenda pembahasan penetapan SKPD baru yang diajukan pemerintah kabupaten, hingga saat ini belum jelas. Minimnya aktifitas di kantor parlemen itu diakui langsung Ketua DPRD Konsel, Edy. “Memang semestinya dalam bulan Juni lalu, enam Raperda yang diajukan eksekutif sudah dapat ditetapkan pasca pem-

bahasan di DPRD. Namun lagilagi di kantor DPRD itu sendiri saat ini hampir seluruh anggota sibuk dengan agenda masingmasing. Normalnya kegiatan di DPRD bisa dipastikan setelah pemungutan suara ulang mendatang,” ujar Edy, kemarin. Menurutnya, selain enam Raperda pembentukan SKPD, agenda DPRD lainnya juga adalah mendengar Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati, Anggaran Pendapatan Belanja Daerah-

Perubahan (APBD-P). “ Kalau untuk kedua poin itu, DPRD tinggal menunggu kesiapan eksekutif mengajukan di DPRD. Sementara aspirasi lainnya masih berjalan baik,” kilahnya. Edy membenarkan, minimnya kegiatan di DPRD itu dikarenakan dengan belum adanya hasil Pemilukada, sehingga masing-masing anggota DPRD dari Partai yang berbedai-beda juga sibuk membantu pasangan calon yang diusungnya. (era)

Korea Lirik Sektor Pertanian Baubau, KP Hubungan kerjasama Pemkot aubau dengan pemerintah Korea Selatan terus merambah pada berbagai sektor. Paling baru, dua pemerintahan itu sepakat berkolaborasi dalam perkembangan pertanian di Baubau. Akhir pekan lalu, Kementerian Pertanian Korea melakukan pembicaraan bersama di ruang rapat Wali Kota Baubau, Amirul

Tamim. Pemerintah Korea akan memberi pengetahuan tata cara menanam padi agar memperoleh hasil tuaian yang lebih baik. Pola tersebut pernah dicoba pada beberapa negara dan menghasilkan dua kali lebih banyak. Pakar Pertanian Korea, DR. Hae Yeoug Ryu mengatakan, pola sejenis diterapkan karena Baubau termasuk daerah tropis. ‘’ Kami

juga akan membuat buku pintar bergambar tentang cara bertani padi yang benar,’’ jelas Ryu. Amatan pakar pertanian Korea itu, hasil panen petani di Kota Baubau saat ini hanya mencapai empat ton setiap hektar. Sekab Baubau, Suhufan pada kesempatan itu menjelaskan, untuk lokasi persawahan yang akan menjadi sasaran penanaman nantinya

akan ditempatkan di Kecamatan Sorawolio. ‘’ Setelah berhasil di sana baru dikembangkan lagi ke Bungi dan Lea-Lea. Kerja sama ini bukan hanya untuk padi saja, tetapi juga tanaman lain. Bahkan Kepala SKPD menginginkan ada kerjasama dibidang peternakan dan lainnya sehingga masyarakat Baubau bisa sejahtera seperti warga Korea,’’ harapnya.(k1)

BPPKB Cacah Kepala Keluarga Andoolo, KP Setelah BPS melakukan sensus penduduk di Konawe Selatan, kini giliran Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (BP2KB) yang melakukan pencacahan. Namun kali ini fokus sensus tak fokus pada jumlah jiwa, melainkan kepala keluarga. Bupati Konsel, H. Imran dan kelu-

Anggaran ................... lau dananya sudah cair, baru di lunasi,” sambungnya. Bendahara Bantuan Sekretariat Kabupaten Bombana, Zainal mengatakan, pihaknya sengaja tidak merealisasikan seluruh anggaran alokasi dana desa tahun 2009 lalu karena Pemkab tidak mampu mem-

arga menjadi orang pertama yang mendapat giliran pendataan. Pencacahan keluarga di Konsel itu sendiri dimaksudkan untuk memperoleh angka nyata jumlah rumah tangga, besaran penghasilan hingga keadaan rumah tangga itu sendiri. ‘’ Pendataan ini merupakan salah satu program un-

tuk mengetahui data real rumah tangga, untuk selanjutnya menjadi data kabupaten. Selama ini jumlah kepala keluarga dalam setiap program KB dan pemberdayaan Perempuan berbeda-beda, baik itu ditingkat desa mau pun di kecamatan,” ujar Kepala BP2KB Konsel, Hj. Suryana Rahman, kemarin.

Selain itu pendataan juga untuk mengetahui angka rumah tangga sejahtera, menengah dan rumah tangga miskin. “ Tugas kami adalah bagaimana memberdayakan rumah tangga, terkhusus perempuan dan terus meningkatkan program Keluarga Berencana,” tandasnya. (era)

bayar. ‘’ Keuangan menipis. Tidak cukup dananya, makanya dicicil,” katanya. Zainal membantah tudingan sebagian kepala desa dan lurah yang menganggap ADD mereka disunat karena tidak sepenuhnya diterima. “ Tidak benar itu dipotong anggarannya, tiap desa memang terima 20 juta sedangkan lima juta sisanya akan diba-

yarkan kemudian,” alasannya. Kepala Bagian Pemerintahan Setkab Bombana, Arief Djaya Pimpie juga membantah bila ada dana desa yang dipotong. “ Yang benar dicicil,” katanya. Mantan Camat Lantari Jaya menuturkan, dari 116 Desa dan 22 Kelurahan di Bombana, yang menerima ADD sebesar Rp 20 juta per desa dan kelurahan

berjumlah 83 wilayah. Sedangkan 55 desa lainnya tidak diketahui pasti karena pembayarannya langsung berhubungan dengan bendahara bantuan. “Kemungkinan besar, sisa ADD yang lima juta rupiah itu akan dibayarkan bersamaan dengan pembayaran ADD tahun 2010 ini,” ungkap Arief Djaya Pimpie. (nur)

HASRUDDINLAUMARAKENPOS

Pj Bupati Konut, Herry Silondae duduk bersama Sekab Konawe, Mustari dalam acara peringatan HUT Bhayangkara Ke-64, kemarin di Polres Unaaha. Keduanya disebut akan bersaing dalam Pemilukada Konut

Harganas, Keluarga Bupati Didata Unaaha, KP Hari Keluarga Nasional (Harganas) diperingati 1 Juli, kemarin. Di Konawe, Momentum itu ditandai dengan pendataan seluruh anggota keluarga Bupati Konawe, Lukman Abunawas di rumah jabatannya. Lukman Abunawas didampingi isterinya, Hj. Yati Lukman menjawab 82 pertanyaan tim dari Kepala Bidang serta Kepala Seksi Badan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan (BKB dan PP) Konawe selama 45 menit. Lukman Abunawas memberikan jawaban akurat terkait jumlah anggota keluarga, pendidikan, usia subur dan ekonomi. Lukman Abunawas mengaku menyambut baik kegiatan pendataan keluarga ini. “Saya berharap kegiatan ini berjalan lancar dan menghimbau seluruh

masyarakat Konawe memberikan jawaban dan data-data benar. Para petugas, saya himbau agar menjalankan tugas dengan baik. Data-data itu akan sangat membantu kita dalam pembangunan ke depan. Sebab, kesalahan pendataan dapat merusak rencana program pembangunan,” ujar Lukman Abunawas di Rujab Bupati, kemarin. Bupati dua periode itu juga menginstruksikan para camat, termasuk Kepala UPTD Badan KB dan PP Se-Konawe untuk melakukan pendataan dengan pendekatan Pos Koordinasi (Posko) dan menjalin kerjasama dengan unsur Pemkab hingga ke jenjang bawah serta segera melaporkan kepadanya setelah pendataan tuntas. Kepala Badan KB dan PP Konawe, Hj.Nani Anmafia mengatakan pendataan keluarga ini

mencakup data pasangan usia subur, peserta KB, data keluarga dan individu anggota keluarga, data tahapan keluarga sejahtera dan ciri-ciri penduduk. “ Data ini sangat strategis untuk digunakan sebagai peta kerja dan kepentingan operasional dilapangan serta sebagai data dasar untuk perencanaan, pengendalian dan penilaian program untuk memantapkan pelaksanaan fungsi-fungsi institusi masyarakat,” kata Hj Nani Anfamia, didampingi Pembina KB Kec.Anggaberi, Nurasiah usai mendata Bupati Konawe, Lukman Abunawas. Pendataan juga dilakukan pada keluarga Sekab Konawe, Mustari dan Ketua DPRD, Kerry Saiful Konggoasa yang kemudian dilanjutkan di rumah masyarakat. (din)

Pencegahan Narkoba Dikampanyekan Wangiwangi, KP Sebagai daerah tujuan wisata dunia, Wakatobi pun otomatis membuka akses masuk beragam bias bahaya, termasuk peredaran Narkoba. Untuk mengantisipasi itu semua, Organisasi Bayangkari Polres Wakatobi mulai menggagas kampanye penyadaran pada generasi muda tentang bahaya mengkonsumsi Narkoba. Ketua Seksi Kebudayaan Bay-

Dana ......................... Namun, sesuai petunjuk awal dari pusat, masih ada persyaratan yang harus dipenuhi agar dana hibah miliaran rupiah itu turun. Pemkab diwajibkan mengucurkan sharing dana. ‘’ Proposal itu harus ditin-

angkari Polres Wakatobi, Ny. Salmi Nur Mansur Husain mengatakan, pihaknya akan menyelenggarakan ceramah Narkoba, besok dengan melibatkan remaja bayangkari, utusan remaja mesjid dan pelajar yang ada di Pulau Wangiwangi. ‘’ Semoga remaja dan generasi muda yang ada di Wakatobi bisa mengenal lebih dekat lagi tentang bahaya Narkoba,’’ ujar

isteri Kasat Intel Polres Wakatobi itu. Ia membenarkan, tak menutup kemungkinan Wakatobi sebagai tujuan wisata akan dipengaruhi budaya para wisatawan dalam dan luar negeri. ‘’ Perang terhadap Narkoba itu harus dimulai sedini mungkin, karena jika sudah merasuk ke dalam diri anak-anak, maka penanggulangannya susah dilakukan,’’ tambah Salmi. (cr1)

daklanjuti dengan Memorandum of Understanding antara Pemkab Wakatobi dengan pihak donator, disertai dengan dana pendampingan sebagai syarat pencairan. Kalau sudah masuk ke Dirjen Cipta Karya Departemen Pekerjaan Umum, maka tinggal menung-

gu realisasi pencairan anggaran. Dari 350 PDAM seluruh Indonesia yang mendapat hibah tersebut, sudah 10 perusahaan yang menerima anggaran karena telah menyetor perjanjian dan dana pendampingan sesuai persyaratan,’’ jelas Mane. (cr1)


7

Kendari Pos | Jumat 2 Juli 2010

Hati-Hati, 7500 Prodi Belum Terakreditasi Jakarta, KP Dirjen Pendidikan Tinggi (Dikti) Djoko Santoso menerangkan, pihak Kementerian Pendidikan Nasional (Kemdiknas) merencanakan untuk tidak menjadikan Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN PT) sebagai satu-satunya penentu status akreditasi. Djoko menjelaskan, program studi (prodi) yang belum terakreditasi hingga saat ini jumlahnya ribuan. Padahal, Kemendiknas pernah menargetkan pada 2012 seluruh pergu-

ruan tinggi harus sudah terakreditasi. “Maka dari itu, kami menilai bahwa BAN PT sebagai lembaga satu-satunya penentu akreditas,i tidak akan mampu mengejar target itu,” terang Djoko di Jakarta, Kamis (1/7). Dengan kondisi ini, Djoko mengatakan bahwa pihaknya juga tengah memikirkan inovasi baru seperti apa untuk mengejar target itu. Di samping itu, Kemdiknas juga belum dapat memastikan apakah akan membentuk badan baru selain BAN

PT atau tidak untuk penentuan akreditasi kampus. Akan tetapi, lanjut Djoko, walapun tidak dibentuk badan baru bisa saja legalitas program studi mengacu pada standar akreditasi internasional. “Namun sebelumnya kita lihat UU-nya dulu. Badan akreditasi kan tidak independen dan bisa lebih dari satu,” jelasnya Sebelumnya Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) Mohammad Nuh berharap masyarakat agar berhati-hati memilih program studi di per-

guruan tinggi yang belum terakreditasi. Calon mahasiswa harus cermat melihat apakah program studi di perguruan tinggi yang dituju sudah terakreditasi atau belum. Calon mahasiswa juga diharap jangan tergiur dengan iklan dan promosi tentang perguruan tinggi yang belum tentu sesuai dengan kenyataanya. Mendiknas juga menegaskan kepada seluruh perguruan tinggi baik negeri ataupun swasta, harus mengumumkan program studi mana yang belum ter-

Jalan-jalan, Dibuntuti Puluhan Fans Cak Ariza .................. terus jadi kota terhebat dan makin banyak even-even internasional seperti ini di Surabaya,” kata Direktur Jawa Pos Azrul Ananda dalam sambutannya kemarin. Seremoni itu dihadiri oleh sejumlah tamu penting, antara lain Senior Director Business Development & Marketing Partnerships NBA Asia Ed Winkle, Public Affairs Officer Konsul Jenderal Amerika Serikat di Surabaya Andie DeArment, Tri Rismaharini, Direktur MPM Motor Honda Jatim Suwito M., General Manager Marketing MPM Motor Honda Jatim Dendy Sean T., External Communication Telkom Flexi Area Jawa-Bali-Nusra Ivone Andayani, dan Marketing Director Pakuwon Jati Sutandi Purnomosidi. Dalam kesempatan itu, Ed Winkle mengutarakan pujiannya terhadap Surabaya sebagai kota dengan gairah basket terhebat di Indonesia. “Selamat datang Surabaya. Welcome to the final in the capital of basketball in Indonesia,” tandasnya saat didaulat maju ke tengah lapangan untuk memberikan sambutan. Winkle melanjutkan pidatonya dengan berkelakar. “Sekarang sudah masuk weekend final, dan kita siap pergi ke bulan. Untuk pergi ke bulan, kita perlu roket. Karena itulah hari ini kami membawa sebuah roket (Trevor Ariza, Red) ke Surabaya,” tandas Winkle disambut tawa dan tepuk tangan semua hadirin. Akhir pidato Winkle itu sekaligus menjadi penanda bagi Ariza untuk masuk ke tengah lapangan. Pemain bertinggi 203 cm itu langsung menjadi pusat perhatian. Sorotan kamera dan kilatan lampu blits tak henti terarah kepadanya. Bintang yang kemarin mengenakan T-Shirt NBA Madness hitam dipadu celana basket merah itu tampak ceria saat menyapa para penggemarnya. “Saya sangat excited. Kota ini sangat indah, tapi juga panas. Tapi, saya suka cuaca panasnya. Orang-orangnya juga menakjubkan,” kata Ariza. Pemain yang berlaga di NBA itu kemudian menerima cinderamata dari pemkot Surabaya. Tri Rismaharini menyerahkannya dalam wujud piagam penghargaan serta beskap dan ikat kepala yang biasa dipakai Cak Surabaya. Pakaian khas Surabaya itu dipakaikan langsung oleh Risma, panggilan akrab Tri Rismaharini. Saat menerima pakaian tersebut, Ariza terus tersenyum. Kemudian, minggu final NBA Madness itu dibuka secara simbolis dengan pembukaan selubung yang menutupi Larry O’Brien Trophy, trofi juara NBA, oleh Ariza, Azrul, Risma, dan Winkle. Ariza, yang tahun lalu meraih champion NBA bersama L.A. Lakers, juga memamerkan cincin juara NBA yang sengaja dibawanya dari Amerika Serikat. Tepuk tangan pengunjung kembali membahana melihat cincin yang baru pertama kali dipamerkan di Indonesia itu. Setelah seremoni pembukaan kemarin, Ariza benarbenar memanjakan penggemarnya. Dia bukan hanya bermain games bersama pengunjung, tapi juga royal membagi-bagikan tanda tangan dan meladeni permintaan foto. Di belakang ruang ganti, pengunjung bergerombol menunggu

giliran memotret Ariza, atau kalau beruntung, mendapatkan tanda tangan dan foto bersama dia. Salah seorang pengunjung yang beruntung mendapatkan tanda tangan Ariza adalah Irawan Haryono. Pria yang juga manajer tim National Basketball League (NBL) Indonesia, Aspac, itu datang langsung dari Jakarta untuk memburu tanda tangan Ariza. Di lengan kanan dan dada polo shirt kuning yang dipakainya kemarin, terpampang tanda tangan Ariza. “Sore

ini, setelah nonton Madness, saya langsung balik ke Jakarta. Senang sekali rasanya bisa ketemu dan dapat tanda tangannya,” kata Irawan. Setelah menyapa penggemar di venue, sekitar pukul 19.00 kemarin malam Ariza dan rombongan NBA juga menghadiri acara kenegaraan. Bertempat di Ballroom Hotel JW Marriott Surabaya, mereka menjadi tamu dalam peringatan hari kemerdekaan Amerika Serikat ke-234 yang jatuh pada 4 Juli mendatang.

Hari ini, Trevor Ariza akan kembali memanjakan pengunjung NBA Madness di Supermal Pakuwon Indah. Dia akan bermain dalam berbagai kompetisi seru even tersebut dan memberikan tanda tangan serta kesempatan foto bersama bila si penggemar memang beruntung. Ariza akan terus berada di Surabaya hingga Minggu (4/ 7). Selain mengikuti NBA Madness, dia juga akan mengikuti program NBA Cares, mengunjungi mereka yang kurang mampu. (rum)

akreditasi dan yang sudah. Hingga kini ada 7.500 program studi yang belum terakreditasi. Itu data yang terlihat di www.pts.co.id. Dari website itu pula, diketahui sejumlah program studi di

perguruan tinggi swasta yang belum terakreditasi diantaranya Pendidikan Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan Guru TK di IKIP PGRI Bali. Jurusan Manajemen Informasi dan Administrasi di Akademi Manaje-

men Belitung, Teknik Elektro, Elektronika, Teknik Mesin, Perawatan Dan Perbaikan Mesin, Biologi, Perikanan, Manajemen, Akuntansi, Sosiologi dan Ilmu Hukum di Universitas Bangka Belitung.(cha)


8

Kendari Pos | Jumat 2 Juli 2010

Validasi Honorer Daerah Molor Lagi

Jakarta, KP Hingga kemarin (1/7), Tim Verifikasi dan Validasi Data Tenaga Honorer belum juga turun ke daerah. Padahal, sesuai kesepakatan antara pemerintah dan DPR RI, tim yang terdiri dari tujuh kementerian/ lembaga ini sudah harus bekerja Juni lalu. Tujuannya, agar pada Oktober mendatang tenaga honorer

tercecer yang telah diverifikasi bisa ditetapkan. “Timnya belum turun karena masih menunggu pencairan dana APBNP 2010,” ujar Kabag Humas Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN&RB), FX Dandung Indratno, Kamis (1/7). Meski demikian Indratno menegaskan, molornya waktu

pelaksanaan validasi dan verifikasi tidak akan berpengaruh pada jadwal seleksi CPNS. Alasannya, karena penyelesaian tenaga honorer akan dilakukan secara bertahap. “Kan di tingkat instansi terkait sudah dibahas berapa kebutuhan CPNS. Jadi tinggal tunggu persetujuan DPR saja,” ungkapnya. Indratno menambahkan, jika

DPR RI menetapkan tenaga honorer tercecer yang masuk tahun ini 150 ribu orang, maka itu dulu yang akan diselesaikan. “Yang honorer tercecer kan tidak perlu dites lagi. Jadi meski turun Juli atau Agustus tidak masalah, karena mereka toh tinggal pemberkasan dan NIP saja,” tandasnya. Namun Indratno tetap berharap dana dari APBN untuk

Tim Validasi segera cair demi keabsahan data di lapangan. “Kalau waktu validasinya lebih banyak kan lebih baik agar tingkat error-nya berkurang,” sambung Indratno seraya menambahkan, kementrian PAN juga menghimbau agar daerah tidak mudah percaya jika ada pihak-pihak tertentu yang mengaku akan melakukan pencocokan data honorer.(Esy)

ICW : Polri Kehilangan Kepercayaan di Seluruh Level Polri .......................... us, mantan Kabareskrim Komjen Susno Duadji dijerat dengan dugaan korupsi PT Salmah Arowana Lestari dan dugaan korupsi saat dia menjabat sebagai Kapolda Jawa Barat. Padahal, Susno-lah yang membuka isu Gayus ke publik. “Masyarakat membacanya ini sebagai permasalahan dan konflik internal. Secara langsung ini menurunkan trust pada Polri,” katanya. Benny K Harman, Ketua Komisi Hukum DPR sependapat dengan Nasir. Benny menyebut, kasus terbaru di tubuh Polri yakni polemik soal rekening dengan transaksi mencurigakan para jendral sangat mencoreng citra lembaga pengayom itu. “Presiden perlu untuk segera bertindak. Kami usul agar dibentuk Dewan Kehormatan untuk memeriksa jendral yang disebut-sebut itu. Orang-orangnya sebaiknya independen,” kata politisi Partai Demokrat itu. Menurut Benny, ulang tahun Polri hari ini harus jadi titik balik dan sarana intropeksi seluruh anggota polisi di Indonesia. “Koreksi diri, lihat kembali kesalahan dan pulihkan kepercayaan masyarakat. Bagaimanapun, warga butuh polisi,” katanya. Kritik yang lebih ekstrim dilontarkan oleh Kontras. Lembaga yang didirikan almarhum Munir itu menyebut Polri sudah kehilangan kepercayaan masyarakat hampir di semua level. “Program trust building yang digemborkan sejak tahun lalu ternyata gembos,” ujar Wakil Koordinator Kontras Indria Fernida kemarin. Aktivis yang kerap disapa Indri itu menilai, salah satu penyebab kinerja Polri buruk adalah penghasilan yang rendah. Dalam studi terakhir yang dilakukan Kontras dan Komite Reformasi Polri, disebutkan bahwa setiap anggota Polri kurang memiliki hak untuk memperoleh standar kesejahteraan yang memadai, seperti jam kerja yang layak, kondisi kerja yang aman dan kesempatan untuk promosi jabatan. “Padahal, tanpa hal-hal di atas, sulit membayangkan anggota Polri dapat bekerja dengan profesional sehingga menjadi pelindung keamanan masyarakat,?katanya. Dari berbagai kasus yang terjadi, Kontras melihat anggota Polri kerap memilih jalan pintas, seperti melakukan penyiksaan dalam menangani kasus kejahatan. Jalan pintas seperti ini dilakukan karena biaya operasional yang dibutuhkan dalam menangani sebuah kasus kejahatan tidak memadai. Menurut Indri, daripada harus susah-susah mengembangkan teknik investigasi dalam pengumpulan barang bukti dan pencarian saksi, penyidik justru tergoda untuk memulai kerjanya dengan segala cara untuk mengeruk informasi atau pengakuan dari tersangka di depan matanya. “Ini bukan fitnah. Kami mengadvokasi langsung kasus Aan, mantan pekerja yang dianiaya oleh oknum polisi agar mengakui kepemilikan narkoba, padahal dia sama sekali tidak bersalah,” katanya. Kasus Aan ini sudah divonis bebas 17 Mei 2010 di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Majelis hakim menganggap pemeriksaan polisi penuh rekayasa. Data penelitian Kontras menyebut, anggaran untuk penyelidikan dan penyidikan Polri sangat kecil. Misalnya setiap tahunnya hanya berkisar Rp 500 miliar dari total anggaran Polri sekitar Rp 24,8 triliun (2009). Bila dirinci lagi biaya penyelidikan dan penyidikan tersebut dipecah menjadi Rp 4 juta untuk penanganan kasus kecil, dan Rp 20 juta untuk kasus besar. Akibatnya, angka kekerasan

yang masih dilakukan oknum polisi terhadap orang yang baru diduga melakukan kejahatan meningkat. “Ini berlawanan dengan fungsi mereka sebagai pelindung dan unsur penegak hak asasi manusia,” katanya. Hasil riset Biro Litbang Komite untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) menyebutkan ada belasan kasus kekerasan oleh polisi yang dilaporkan warga. Misalnya, pada 28 September 2009 terjadi penyiksaan yang dilakukan oleh aparat Polres Gowa dan Polwiltabes Makassar. Aparat tersebut melakukan penyiksaan terhadap M. Aswin untuk kasus pencurian. Korban disiksa dengan cara dipukul, disetrum dan di tendang pada saat pemeriksaan. Bulan November 2009, tiga anggota Polres Seram Barat, Briptu Zedek Marasabessy, Bripda Yasin Abas dan Bripda Rence Lilipori menganiyaiya pelajar SMA LKMD, Hairun Kaldera hingga tewas. Korban dianiaya karena dituduh mencuri telepon genggam.

Lalu pada 2 Desember 2009, anggota Polsek Kebun Jeruk menganiaya Beni, direktur sebuah perusahaan kargo karena tertangkap tangan membawa 200 butir ekstasi. Korban juga disetrum pada kemaluannya. Masih di bulan Desember 2009, sejarahwan JJ Rizal ditangkap secara sewenangwenang dan dipukuli selama 15 menit oleh anggota Polsek Beji, Depok. Ketiga pelaku adalah Briptu Supratman, Briptu M Syahrir, Briptu Antoni dan Brigadir Sarijanto. “Masih banyak data kasus kekerasan yang kalau kami rinci panjang sekali. Juga soal penembakan terduga teroris yang ternyata identitasnya belum bisa dipastikan. Akhirnya mereka harus dimakamkan tanpa nama. Ini memprihatinkan sekali,” kata Indri. Dari sisi pemberantasan korupsi, Indonesia Corruption Watch menilai Polri adalah institusi yang loyo dan cenderung mendiamkan kasus-kasus korupsi. “Kalau dihitung ada puluhan kasus korupsi yang

mangkrak dan tidak ditangani Polri,” kata aktivis ICW Emerson Juntho. Menurut Emerson, data ICW dari tahun 2002 hingga 2009 ada sekitar 20 kasus yang belum diproses. “Kerugiannya triliunan rupiah, Pertanyaan besar kenapa polisi membiarkan mangkrak. Apakah ada tebang pilih atau memang sengaja dibiarkan saja dengan motif tertentu,” katanya. Bagaimana reaksi Mabes Polri terhadap kritik-kritik itu Wakil Kepala Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Zainuri Lubis justru berterimakasih. “Itu merupakan bukti bahwa rakyat saying dengan polisi. Terimakasih, itu jadi evaluasi dan cambuk untuk kami lebih kerja keras lagi,” katanya. Namun, terhadap beberapa pihak yang dinilai mengkritik di luar kepatutan, Polri ambil langkah tegas.Misalnya, terhadap pemberitaan majalah Tempo tentang rekening perwira dengan simbol karikatur polisi membawa tiga ekor celengan babi. “Kami mendapat-

kan laporan dari seluruh Indonesia, anggota Polri merasa dicemarkan nama institusinya,” kata jenderal bintang satu itu. Karena itu, menurut Zainuri, Tempo akan digugat secara perdata dan pidana. Untuk perdata, tuntutannya adalah meminta maaf pada institusi kepolisian. Sedangkan secara pidana, akan dijerat dengan pasal penghinaan. “Anggota Polri dan keluarga kecewa. Termasuk saya, tidak pernah menggiring celengan babi,” katanya. Untuk menyiapkan materi gugatan itu, saat ini kepolisian sedang mempelajari gambar pada sampul majalah Tempo. “Rasanya etikanya kurang. Tidak pakai hati,” katanya sembari memegang dada kanan. Secara terpisah, dikonfirmasi soal rencana gugatan Polri, pimpinan redaksi Tempo Wahyu Muryadi mengaku siap menghadapi proses hukum. “Kami yakin (sampul) itu tidak dimaksudkan untuk menghina. Kalau mereka keberatan, silahkan saja ada prosesnya,” ujar Wahyu.(rdl)

‘Cicak’ Duga Rekening Gendut Berbau Suap Jakarta, KP Beberapa elemen masyarakat yang menamakan diri Cinta Indonesia Cinta Antikorupsi (Cicak) menilai, selain terkait dengan isu pencucian uang, kasus rekening gendut perwira Polri juga terindikasi dugaan suap dan manipulasi pelaporan kekayaan. Ada dugaan ketidakjujuran sejumlah pejabat Polri dalam memberikan laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN) kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Laporan harta kekayaan diduga sengaja disembunyikan atau dialihkan kepada pihak ketiga untuk menghindari sorotan publik atau pemeriksaan KPK. Elemen-elemen tersebut yakni ICW, Kontras, Parsia dan BEM RI. Wakil Koordinator ICW, Danang Widyoko menga-

takan, dengan gaji pokok paling tinggi Rp1,9 juta, sulit diterima akal sehat jika seorang perwira Polri punya rekening miliaran rupiah. Apalagi ada ketentuan pelarangan anggota Polri untuk berbisnis. Sejauh ini, langkah Polri menindaklanjuti kasus rekening gendut para jenderal dinilai mengecewakan. Sejak Kapolri dijabat Da’i Bachtiar sampai Bambang Hendarso, kasus ini tidak kunjung tuntas. “Terakhir, tindakan yang diambil Kabareskrim pun hanya meminta klarifikasi, bukan proses hukum berupa penyelidikan atau penyidikan,” kata Danang usai bertemu dengan pimpinan KPK, Kamis (1/7). Hasil klarifikasi sementara versi Bareskrim menyebutkan,

Baca CICAK diHal. 2


Langganan Dalam Kota Rp. 65.000,-

Jumat, 2 Juli 2010

Gaji 13 PNS Pemkot Dibayar Bulan Ini Kendari,KP Para pegawai lingkup Pemkot Kendari tampaknya harus bersiapsiap menerima gaji 13. Rencananya pemkot akan segera membayarkan setelah penerimaan gaji bulan Juli ini. “Dua minggu lalu kami telah menerima surat dari Menkeu RI Dirjen

Perbendaharaan Negara, tentang petunjuk teknis (Juknis) pembayaran gaji 13 tahun anggaran 2009-2010. Dengan demikian sudah jelas 8.150 PNS lingkup Pemkot akan menerima gaji 13, pada Juli ini,” kata Asisten Administrasi Pemkot Kendari, Abdul Madjid, saat ditemui di ruang kerjanya kemarin (1/7).

Abdul Madjid

Dijelaskan gaji 13 secepatnya akan dibayarkan, tepatnya setelah gaji bulanan dibayarkan dengan jumlah yang setara dengan gaji pokok bulanan. “Gaji 13 akan segera dibayarkan karena telah dianggarkan sebesar Rp 22 miliar, mengingat jumlah PNS tersebut termasuk 457 PNS baru,” jelasnya. Mengenai gaji bulanan PNS baru,

dirinya menandaskan telah di Rapel sejak April, sehingga saat ini gaji mereka telah dibayarkan layaknya PNS lama. “Karena itu para pegawai lingkup pemkot, tidak perlu khawatir gaji 13-nya akan terlambat dibayarkan. Saat ini dananya telah ada dan telah diinstruksikan pusat, harus dibayarkan pada Juli 2010 ini,” tandasnya. (cr6)

Kapolda Minta Keterlibatan Masyarakat Sultra Ubah “Wajah” Polisi Jadi Lebih Baik SOSOK

Pionir Terbentuknya Tim Yustisi MESKIPUN baru beberapa bulan memimpin Dinas Pemadam Kebakaran Kota Kendari, tetapi obsesinya untuk mengembalikan tupoksi dinas tersebut cukup besar. Menurutnya, Dinas Pemadam seharusnya sekaligus sebagai dinas penanganan bencana, karena dinas tersebut bersifat mencegah sekaligus menangani masalah. “Tentunya hal itu akan tercapai dengan terlebih dahulu mengoptimalkan kinerja yang telah diprogramkan. Termasuk pemenuhan segala kebutuhan pelaksanaan tugas, dan sebagai kepala dinas kantor pemadam kebakaran, tentunya saya harus membenahi semua aspek, mulai dari pegawai, peralatan hingga pelaksanaan tupoksi yang salah satunya pengoptimalan pelaksanaan Perda retribusi,” jelas Yan Bela. Berkenaan dengan perjalanan kariernya selama menjadi PNS, dirinya merinci menjadi PNS pada 1986 sebagai staf perdagangan pemYan Bela rov, Kasi Perdagangan Dalam Negeri (PDN) Disperindag Sultra pada 1987, Kasi Promosi Ekspor pada 1988, Kasi Pengembangan Ekspor pada 1989, Kasi Promosi pada 1990, serta akhirnya pindah ke Pemkot Kendari sejak 2000 dan menduduki jabatan masing-masing Kabid Perencanaan Badan Penanaman Modal (BPM) dan Energi), Kabid Perdagangan Luar Negeri (PLN) Disperindagkop Kota Kendari, Kabid Pendapatan Dispenda, Sekretaris Dispenda, Pembantu Inspektur Wilayah I Kota Kendari, dan setelah 2010 menjadi Kepala Kantor Pemadam Kebakaran Kota Kendari. “Selain tertantang menduduki jabatan sebagai Kepala Kantor Pemadam Kebakaran, saya juga tidak dapat melupakan pengalaman sewaktu menjadi Kabid Pendapatan Dispenda. Pasalnya pada saat itu saya dianggap mampu menyelesaikan penagihan tunggakan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), serta perhitungan kembali potensi peralihan status tanah dan bangunan, yang nilainya mencapai Rp 2,3 miliar,” kenang alumni S1 Manajemen Unhas ini.

Baca PIONIR di Hal. 10

SUWARJONO/KP

PERIKSA BARISAN: Kapolda Sultra Brigjen Pol. Drs Sukrawardi Dahlan saat memeriksa barisan pada HUT Bhayangkara ke 64, di Mapolda kemarin (1/7).

386 Personil Polda dan Jajaran Naik Pangkat Kendari, KP Hari Ulang Tahun (HUT) ke 64 Bhayangkara, sebanyak 386 personil Polda Sultra dan jajarannya yang dianugerahi kenaikan pangkat. Prosesi kenaikan pangkat tersebut resmi dilaksanakan di Lapangan Upacara Mapolda Sultra, kemarin. Personil yang mendapat

anugerah kenaikan pangkat tersebut untuk perwira menengah (pamen) sebanyak 7 orang. Dari 7 perwira menengah tersebut, kenaikan pangkat dari AKBP menjadi Kombes polisi sebanyak 1 orang yakni Kombes Pol. Drs. Edi Setio Budi Santoso yang selama ini menjabat Direktur Lalu Lintas Polda Sultra.

Untuk kenaikan pangkat dari Kompol ke AKBP sebanyak 5 orang yakni AKBP Nurkhamida, AKBP Muslimin, AKBP Yossi Kusuma, AKBP Sony Adrianto, dan AKBP Gazaluddin. Dari pangkat AKP menjadi Kompol diberikan kepada Kompol Arif Gunawan. Selain perwira menengah, yang mendapatkan anugerah

kenaikan pangkat adalah 379 bintara. Dari pangkat Aipda ke Aiptu sebanyak 18 orang, Bripka ke Aipda sebanyak 72, Brigadir ke Bripka sebanyak 29 orang dari Briptu ke Brigadir sebanyak 49 orang dan dari Bripda ke Briptu sebanyak 162 orang. Sementara untuk perwira

Baca PANGKAT di Hal. 10

BNI Kendari Sumbang Darah

SULIS/KP

DONOR DARAH: Pemimpin BNI Kendari, Budiamin saat melakukan donor darah di HUT ke 64 BNI kemarin (1/7) lah anggotanya, yang berpranserta dalam donor darah saat ini,” terang Budiamin, sebelum mendonorkan darahnya kemarin (1/7).

Baca KAPOLDA di Hal. 10

Dewan Malas Bakal Diumumkan ke Publik

Peringati HUT ke 64 Kendari, KP Pada 5 Juli 2010 nanti, usia BNI genap 64 tahun, di setiap daerah tentunya menyelenggarakan banyak kegiatan untuk memperingatinya. Meyambut momentum tersebut, BNI Kendari menyelenggarakan sejumlah kegiatan sosial, diantaranya donor darah yang diikuti sejumlah karyawan BNI, termasuk para nasabah yang datang dan warga lingkungan sekitar. Pemimpin BNI Cabang Kendari, Budiamin menjelaskan, bila kegiatan ini merupakan rutinitas tahunan BNI. Program tersebut merupakan bentuk kepedulian BNI kepada masyarakat, yaitu menyumbangkan darah melalui donor darah tersebut. “Selain para karyawan BNI, Kami meminta mereka nasabah yang bersedia untuk berpartisipasi, termasuk Kapolsek setempat dan sejum-

Kendari, KP Kapolda Sultra, Brigjen Pol. Drs. Sukrawardi Dahlan meminta keterlibatan masyarakat dalam mengubah “wajah” polisi ke arah yang lebih baik. Kontribusi masyarakat dinilai sangat besar dalam memperbaiki kepolisian baik individu maupun institusi Polri itu sendiri. Hal tersebut diungkapkan saat perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 64 Bhayangkara, kemarin (1/7). Selain menjadi kontrol dalam pelaksanaan tugas-tugas kepolisian, masyarakat memiliki peranan penting dalam membentuk calon polisi yang berkualitas di masa mendatang. Pendidikan keluarga dalam meningkatkan moralitas dan etika generasi muda sangat penting dalam mencetak generasi berkualitas. “Jika moral bagus, maka etika akan bagus. Persoalan cerdas intelektual itu bisa dibentuk, tapi merubah sifat bawaan, itu yang sulit. Saat ini, tak ada lagi

Katanya, setelah kegiatan donor darah tersebut juga akan dilaku-

Baca BNI di Hal. 10

Kendari, KP Unsur pimpinan DPRD Sultra rupanya cukup gerah, dengan tingkat kehadiran para legislator Sultra. Utamanya saat menghadiri rapat paripurna dewan. Sudah beberapa kali paripurna dilaksanakan, namun tidak semua senator tampak hadir. Buntutnya, terhitung 6 kali rapat paripurna di dewan yang batal dilaksanakan karena tidak kuorum. Upaya teguran pun telah dilakukan, dengan mengirimi surat kepada anggota DPRD oleh pimpinan Dewan. Namun hal tersebut, masih diindahkan oleh beberapa wakil rakyat. Nah, terhitung sejak 21 Juni pimpinan DPRD Sultra mulai berlaku tegas. Muh Endang S Sos, Wakil Ketua DPRD Sultra mengingat-

kan anggota DPRD didalam rapat Badan Musyawarah (Banmus). Kata politisi Partai Demokrat itu, hasil kesepakatan rapat pengesahan tata tertib (tatib) DPRD Sultra, bagi Senator yang tidak hadir tanpa keterangan sebanyak 3 kali paripurna akan diproses oleh Badan Kehormatan (BK). Bahkan dalam rapat pimpinan yang akan dilaksanakan hari ini (2/7), akan diusulkan bagi anggota DPRD yang malas diumumkan dipublik 3 bulan atau 6 bulan sekali. “Bagi anggota Dewan yang mendapat teguran nanti jangan kaget, “terangnya. Harapannya dengan langkah tersebut, gairah anggota DPRD untuk masuk kantor dan mengikuti

Baca DEWAN di Hal. 10

Kesalahan Jurnalistik Selesaikan dengan Mekanisme Jurnalistik. Gunakan Hak Jawab Anda karena Dijamin Undang-Undang


Metro

10

Diusul Tiga Bulan Sekali Dipublikasi Dewan .................... rapat paripurna meningkat. “Selama rapat paripurna, tidak pernah sekalipun 45 anggota DPRD hadir. Pernah hanya sekali, tapi itupun kala pelantikan anggota DPRD,” ungkapnya.

Kebijakan lainnya, absensi rapat paripurna dimulai 5-10 menit ketika paripurna akan dilaksanakan. Diluar dari itu, dinyatakan tidak hadir. Hal ini mengacu beberapa kejadian, rapat paripurna yang molor berjam-jam karena menunggu quorumnya paripurna.

Bicara sanksi, lanjut Sekretaris Partai Demokrat Sultra itu, diatur dalam tatib Dewan. Dimana 3 kali tidak hadir akan diberikan teguran lisan, lalu tertulis dan bisa jadi usulan pemberhentian. Namun alat kelengkapan Dewan yang berhak melakukan proses dan klar-

ifikasi adalah BK. Endang mengungkapkan, pasca 21 Juni lalu, dewan telah melakukan 3 kali paripurna. Dirinya, sudah meminta kepada Sekretaris Dewan (Sekwan) nama-nama anggota DPRD yang tidak menghadiri rapat paripurna tanpa keterangan. (awn)

Polda Buat MoU dengan Kanwil Hukum dan HAM Kapolda .................. remaja-remaja yang mengisi mesjid-mesjid, para orang tua sibuk mencari uang. Jika anakanak kita terkikis moralitasnya sejak kecil, remaja dan setelah tamat SMA langsung daftar polisi. Saat mereka lulus, orang tua saja kadang mereka tidak hargai, apalagi orang lain,” ungkap Brigjen Pol. Drs. Sukrawardi Dahlan. Mantan Kapolres Jakarta Pusat tersebut menilai, kontribusi masyarakat dalam membentuk kualitas generasi bangsa sangat besar. Ia berharap agar para orang tua mampu mencetak anak yang berkualitas sejak lahir dengan memberikan bekal moralitas yang tinggi, etika dan pola berperilaku yang santun. Institusi Polri dinilai terbentur pada tantangan reformasi kultural untuk menyukseskan reformasi birokrasi di tubuh Polri. Mengubah reformasi struktural dan instrumental itu jauh lebih mudah

dibanding dengan mereformasi sifat bawaan personil Polri itu sendiri. “Polri tengah melaksanakan reformasi birokrasi untuk merubah mind set dan culture set sehingga terbentuk jati diri Bhayangkara sejati. Langkah yang telah saya terapkan yakni menyebarkan nomor handphone seluruh pejabat, sehingga perilaku personil Polda Sultra dan jajaran di lapangan dapat terpantau. Selain itu, kami berusaha membangun kemitraan dengan para tokoh agama, tokoh adat, pemuda dan seluruh elemen dalam mereduksi potensi konflik yang mungkin terjadi,” jelasnya. Prosesi perayaan HUT ke 64 Bhayangkara di Mapolda Sultra kemarin berjalan cukup khidmat. Berbagai atraksi dipertontonkan untuk menghibur hari jadi Polri mulai dari sejarah terbentuknya Polri, keterlibatan dalam merebut kemerdekaan RI, hingga berdiri sendiri menjadi institusi Polri yang mandiri. Selain itu,

modernisasi Polri dalam menumpas kejahatan, mengungkap kasus, memberikan quick respon, dan memburu terorisme turut dipamerkan. Tak hanya atraksi, perayaan HUT tersebut juga dimeriahkan dengan pembagian puluhan door prize. Bahkan salah seorang rekan wartawan turut mendapatkan hadiah sepeda gunung dalam pembagian door prize tersebut. Dalam perayaan HUT ke 64 Bhayangkara tersebut dihadiri oleh seluruh muspida baik tingkat I maupun tingkat II. Namun sayangnya, tak satu pun perwakilan dari Pemprov Sultra yang hadir dalam prosesi perayaan HUT Polri tersebut, baik gubernur, wakil gubernur maupun utusan lainnya. Prosesi HUT Bhayangkara di Mapolda Sultra juga dirangkaikan dengan penandatanganan tiga Memorandum of Understanding (MoU) yakni MoU antara Polda Sultra dengan Kanwil Dephum dan HAM Sultra dalam pengawasan orang asing di wilayah Sultra, pembentu-

kan, sosialisasi, penyuluhan dan pemberian konsultasi hukum dan ham. Selain itu, juga penandatanganan MoU antara Polda Sultra dengan Kanwil XXV Ditjen Perbendaharaan Kendari tentang penelaahan, pengesahan revisi DIPA, pelaksanaan dan pertanggungjawaban anggaran seluruh satker jajaran Polda Sultra. MoU lainnya diresmikan antara Direktur Narkoba Polda Sultra dengan Kalakhar BNP Sultra dalam Pencegahan, penanggulangan dan sosialisasi bahaya peredaran dan penggunaan narkotika di Sultra. “MoU dengan Kanwil Kementrian Hukum dan HAM lebih kepada peningkatan kualitas bagaimana pengawasan keberadaan warga asing di Sultra. Sebab, kedepan akan banyak investor asing yang masuk ke Sultra, kita harus memberi rasa nyaman kepada mereka, termasuk kunjungan wisatawan asing dan pekerja asing dengan kerjasama terhadap instansi terkait,” terang Kapolda Sultra. (rif)

Kendari Pos | Jumat 2 Juli 2010

Kenaikan Pangkat Bukan Hadiah Pangkat .................. pertama (Pama) tidak ada yang mengalami kenaikan pangkat. Kapolda Sultra, Brigjen Pol. Drs. Sukrawardi Dahlan mengatakan, kenaikan pangkat tersebut bukan hadiah dari perayaan

HUT ke 64 Bhayangkara, tapi kenaikan pangkat tersebut dilakukan melalui proses seleksi atas prestasi yang ditorehkan selama ini. Ia mengharapkan, anugerah pangkat yang diberikan dapat memberikan motivasi dalam mengukir prestasi gemilang di masa mendatang.

“Kenaikan pangkat ini bukan hadiah, tapi melalui proses seleksi dari prestasi yang didapatkan. Saya mengharapkan, kenaikan pangkat ini dapat lebih memotivasi untuk mengemban tugas dengan penuh kasih sayang pada masyarakat,” imbau Brigjen Pol. Drs. Sukrawardi Dahlan. (rif)

Tuntaskan Tunggakan PBB dan Peralihan Status Aset Pinor ....................... Yan Bela juga sebagai pionir terbentuknya tim Yustisi

Kota Kendari, setelah sukses menuntaskan masalah penagihan tunggakan PBB dan peralihan status tanah. “Pembentukan tim Yustisi sangat ber-

manfaat bagi penegakkan kebijakan dan program pemerintah, sehingga saat ini keberadaanya terus dipertahankan,” pungkasnya. (cr6)

Stok Darah di UTDD Cukup Tersedia BNI ........................... kan anjangsana ke rumah pensiunan pegawai BNI, dan kegiatan sosial lainnya. “Kami berharap dalam kegiatan ini bisa bermanfaat. Mudah-mudahan program sosial ini bisa menjadi rutinitas tahunan kami,” jelas Budiamin. Dengan umur BNI yang sudah semakin dewasa, sebagai bank pertama di negeri ini, tentunya pihaknya akan lebih memahami masyarakat. Sejumlah program utama perbankan yakni melayani masyarakat dalam hal transaksi keuangan, diharapkan lebih profesional. Hal itu ditandai dengan tata cara atau kinerja BNI yang terus memperlihatkan kemajuannya. “Kalau dahulu kita masih

menunggu nasabah datang. Tapi saat ini tidak, pegawai BNI harus jemput bola melayani masyarakat. Segara aspek pelayanan kami lakukan evaluasi untuk mewujudkan optimalnya kepuasan customer,” ujarnya. Demikian Pemimpin Bidang Pelayanan BNI Kendari, Stella M.W, mengatakan, bila kegiatan donor darah merupakan salah satu sumbangsih BNI kepada masyarakat. Kegiatan itu juga wahana untuk menjalin silaturahmi antara BNI dan mitra termasuk customer, dimana selama ini mereka telah ikut andil pada kesuksesan BNI. “Setelah tahun 2005, kami mengalami perubahan, yakni pada sisi pelayanan. Keramahan dan kepuasan pelayanan menjadi prioritas kami, karena suksesnya sebuah kinerja harus diawa-

li dengan pelayanan yang memuaskan,” tuturnya. Pada donor darah kemarin, BNI menggandeng Unit Tranfusi Darah Daerah (UTDD) Sultra. Hj. Nuryati, teknisi dalam kegiatan donor darah UTDD mengaku, bila saat ini semakin banyak lembaga peduli akan pentingnya darah. Saat ini stok darah di UTDD cukup tersedia. Apalagi tahun ini, banyak daerah yang mengagendakan kegiatan donor darah, mulai lingkup Pemkab Konsel, Bombana maupun Konawe Utara. “Ini merupakan partisipasi yang sangat membantu pihak kami. Mudahmudahan semua instansi juga melakukan kegiatan serupa, sehingga ketersediaan darah tersedia setiap saat,” harap Nuryati. (lis)


Metro LKPJ Kota Segera Diserahkan ke Dewan

11

Kendari Pos | Jumat 2 Juli 2010

Kendari,KP Kesan terlambat pada penyerahan laporan keterangan pertanggung jawaban (LKPJ) yang dilontarkan pihak DPRD Kota Kendari, ditanggapi bijak pihak Bappeda dan Penanaman Modal (PM) Kota Kendari. “LKPJ merupakan laporan keterangan bukan laporan keuangan pertanggung jawaban kepala daerah, sehingga yang tercover dalam laporan tersebut hanyalah menyangkut pelaksanaan program bukannya pencapaian target dari suatu pro-

gram pembangunan kepala daerah, selama satu tahun. Yang untuk DPRD Kota Kendari berfungsi memberikan rekomendasi berupa saran, jika terdapat suatu program pembangunan yang tidak berjalan,” terang Kepala Bappeda dan PM Kota Kendari, Alamsyah Lotunani. Dikatakan, belum diserahkannya LKPJ Kota Kendari tahun anggaran 2009, yang menurut aturan paling lambat diserahkan tiga bulan setelah setahun pemerintahan berjalan, lebih dikarenakan belum

keluarnya opini dari badan pemeriksa keuangan (BPK). “Berbeda dari tahun 2009 yang LKPJ hanya berdasarkan realisasi program tahun sebelumnya, di tahun ini kami mengingingkan LKPJ harus berdasarkan opini sementara BPK. Lagi pula meskipun LKPJ lebih cepat kami serahkan, rekomendasi dewan nanti keluar setelah keluarnya opini BPK, yang mana saat ini opini BPK belum keluar,” lanjutnya. Alamsyah juga memperlihatkan dokumen LKPJ yang telah

rampung, tetapi masih menunggu cermatan dan tanda tangan Wali Kota Kendari. “Ini perlu kami tunggu, pasalnya LKPJ ini menyangkut kinerja Walikota selama setahun melaksanakan program pembangunan. Misalnya untuk LKPJ 2009 lalu tergambar target pendapatan Kota Kendari sebesar Rp 485 miliar, dengan target belanja Rp 554 miliar dan pembiayaan (investasi) sebesar Rp 69 miliar, sehingga defisit anggaran dapat tertalangi dengan adanya pembiayaan,” jelasnya. (cr6)

Pemadam Kebakaran Genjot PAD Kendari,KP Sumbangsi kantor pemadam kebakaran Kota Kendari terhadap pendapat asli daerah (PAD), tampaknya mulai terlihat, menyusul implementasi Perda No 9 Tahun 1999, tentang adanya retribusi alat pemadam api ringan (Apar) bagi pelaku usaha. “Pentingnya penggunaan Apar telah lama kami sosialisasikan, baik bagi rumah tangga maupun pelaku usaha. Nah, seiring dengan sosialisasi yang tetap berlangsung, kami pun mulai memberlakukan retribusi Apar berdasarkan volume tabung,” kata Kepala Kantor Pemadam Kebakaran Kota Kendari, Yan Bela.

Mantan Inspektur Pembantu Wilayah I Kota Kendari, kembali mengingatkan agar masyarakat memiliki Apar, sehingga peristiwa kebakaran tidak sering terjadi. Terutama bagi pelaku usaha dan perumahan yang padat, serta akses kendaraan ke wilayahnya tersebut sangat sempit. “Selain itu sehubungan dengan penarikan retribusi, karena baru beberapa kali kami Sidak Apar, maka saat ini hanya sekitar 100 Apar pelaku usaha yang kami tarik retribusinya. Tetapi ke depannya akan kami lakukan Sidak insentif pada pelaku usaha, seiring dengan semakin bertambahnya pelaku usaha di Kota Kendari, disamping pada

saatnya nanti sanksi Perda akan kami berlakukan,” ingatnya. Mengenai target ke depan instansi yang baru saja dipimpinnya ini, Yan Bela mengungkapkan berencana menindaklanjuti tawaran Depot Pertamina Kendari dalam hal sharing kemampuan petugas pemadam kebakaran. “Selain itu karena peralatan pemadam kebakaran masih terdapat yang tidak layak, maka kami berharap agar dalam APBD Perubahan nanti anggarannya dapat ditambah. Mengingat dana yang kami terima masih jauh dari ideal, baik pemeliharaan maupun pengadaan peralatan baru,” ungkapnya.

Yan mencontohkan biaya operasional mesin pompa dan mobil yang menggunakan empat jenis pelumas, yang saat ini hanya dianggarkan Rp 1 juta per triwulan. Padahal idealnya tujuh unit mobil membutuhkan pemeliharaan yang intens, dengan dana BBM plus pelumas sekitar Rp 83 juta per tahun. “Kebutuhan anggaran ini belum di tambah dengan dibutuhkannya mobil pemadam kebakaran, yang dapat menjangkau gedung berlantai tiga. Yang mana saat ini mobil pemadam kita hanya dapat menjangkau lantai dua, itu pun tiga diantaranya bertangki dan berselang bocor,” tandasnya. (cr6)

Komisi DPRD Sultra Butuh Staf Ahli Kendari, KP Alat kelengkapan DPRD Sultra membutuhkan staf ahli. Staf pegawai negeri sipil yang disiapkan sekretariat dewan (Sekwan) ini, untuk menunjang kinerja wakil rakyat itu dianggap oleh dewan tidak maksimal. Komisi di DPRD pun menutut agar segera disiapkan staf ahli. “Staf yang diperbantukan di komisi, hanya bisa mengetik. Biar membuat teks surat,

kami yang membuat,” ungkap Rachmawati Badallah, Ketua Komisi III DPRD Sultra. Padahal banyak persoalan yang dihadapi oleh Dewan, sehingga membutuhkan pendamping yang memiliki keahlian, guna meringankan kinerja Dewan. “Energi kami habis, biar urusan kecil yang bisa diselesaikan staf. Kita yang harus menyelesaikan,” terangnya. Permintaan politisi PAN itu,

cukup berdasar. Dalam tata tertib (Tatib) Dewan diamanahkan, untuk membantu kinerja Dewan diperbolehkan menggunakan staf ahli. “Sekertariat harus menyiapkan staf ahli,” harapnya. Sementara itu, Sekwan Sultra Drs Iskandar mengakui, staf sekretariat DPRD Sultra, banyak memiliki keterbatasan. Untuk permitaan dewan menyiapkan staf ahli, sekretariat akan segera me-

nyiapkan. Apalagi, dirinya sudah menerima SK Gubernur tentang pengangkatan tenaga ahli, untuk diperbantukan di komisi. Nantinya untuk perekrutan tenaga ahli, diserahkan kepada kebutuhan masing-masing komisi. “Nanti komisi sendiri yang melakukan seleksi, “timpalnya. Harapannya, dengan adanya staf ahli kinerja anggota Dewan akan semakin meningkat. (awn)

ARIFUDDIN/KP

OKNUM PNS NARKOBA: Penyidik saat memeriksa dua tersangka pengguna narkoba di Mapolda kemarin.

Sanksi Kepegawaian Tunggu Putusan Pengadilan Oknum PNS Narkoba Pemkot Kendari,KP Pegawai negeri sipil (PNS) merupakan abdi masyarakat, sehingga sudah sepantasnya menjunjung tinggi harkat diri dan institusinya. Tidak segansegan jika terjadi pelanggaran terhadap kode etik kepegawaian, oknum PNS akan terkena sanksi administrasi hingga pemecatan dengan tidak hormat. Misalnya, oknum PNS Pemkot Kendari, Arifin (42) yang ternyata Arifin termasuk residivis pengguna dan pengedar narkoba yang pernah divonis 6 bulan penjara beberapa waktu silam. Akibat perbuatannya tersebut tidak menutup

kemungkinan jeratan UU No 35 Tahun 2009 tentang psikotropika, dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara akan dijalaninya. Sehubungan dengan sanksi kepegawaian, Kasubid Pengawasan dan Pengendalian Pegawai BKD Kota Kendari, Maman Firmansyah, menjelaskan sanksi terberat yang akan diberikan berdasarkan UU Kepegawaian No 43 1993 dan PP No 30 1980, yaitu pemecatan dengan tidak hormat, jika pidana lebih dari empat tahun akan dijalani oknum PNS bersangkutan. “Namun demikian dalam pemberian sanksi, pihak kami masih menunggu putusan dari pengadilan. Sehingga tidak serta merta langsung memberikan

sanksi berat, tetapi diawali dengan sanksi lisan, tertulis dan administrasi misalnya tidak dipertimbangkan dalam kenaikan pangkat dan jabatan,” terang Maman Firmansyah. Dijelaskannya, peristiwa yang terjadi lebih dikarenakan faktor internal oknum bersangkutan. “Selama ini pihak kami telah optimal melakukan pembinaan, yang mana untuk kedisiplinan jam kerja saja telah diberlakukan sanksi, apalagi untuk kasus narkoba dan pelecehan seksual yang pernah terjadi beberapa bulan belakangan ini. Karena itu, saat ini pihak kami masih menunggu putusan sanksi, untuk selanjutnya dapat memberikan sanksi setara dengan perbuatan oknum bersangkutan,” tandasnya. (cr6)

Permen Keadaan Bahaya Disosialisasikan Kendari, KP Dirjen Kuathan Kemhan, Mayjen TNI Suryadi, MSc menggelar sosialisasi Peraturan Menteri (Permen) pengganti Undang-undang tentang keadaan bahaya di Rektorat Unhalu, kemarin (1/7). Sosialisasi yang dibuka Rektor Unhalu, Prof Dr Ir H Usman Rianse MS, dihadiri civitas akademika Unhalu. Surjadi menjelaskan, jika suatu negara terancam oleh bahaya atau kehidupannya berada dalam bahaya, maka

perhatianya harus dipusatkan pada kedudukanya sendiri. Karenanya, ada kalanya terpaksa diadakan perubahan dalam susunan, pembagian dan sifat kekuasaan negara serta dalam kedudukan negara terhadap penduduk negeri. “Untuk kasus Ariel-Luna Maya, bukan menjadi pekerjaan pertahanan dan keamanan, tapi bagaimana anak-anak kita bisa mengakses videonya dengan mudah. Intinya, dalam keadaan darurat sipil penguasa yang bersangkutan dapat mengeluarkan

peraturan-peraturan polisi, mengeledah tiap-tiap tempat, dll,” tandas Suryadi, kemarin. Salah seorang dosen Fakultas Hukum, Safaruddin Sinapoy, menyarankan harusnya ada testimoni untuk menentukan keadaan bahaya apakah disampaikan secara lisan atau tertulis, kriteria standarisasi darurrat militer di daerah seperti apa, harus ada standar darurat militer atau darurat sipil. Bagaimana UU ini bisa mendudukkan bahwa negara dalam keadaan darurat. (emi)


Kendari Pos | Jumat 2 Juli 2010

Hiburan

Sherina

Perhatikan Kecantikan dan Keindahan Mata BAGI Sherina, mata merupakan aset berharga. Dengan mata, dia bisa melihat dan merasakan banyak hal. Mulai kesenangan, kesedihan, kepercayaan, hingga cinta. Karena itu, dara yang satu ini sangat memperhatikan kecantikan dan keindahan matanya. “Mata itu jujur. Kadang kita tidak perlu mendengar orang banyak bicara. Sebab, lewat matanya, kita bisa mengerti perasaannya,” katanya hari (30/ 6) saat ditemui di BlackCat, Plaza Arcadia, Senayan. Menurut kekasih Rizki, gitaris band Alexa, tersebut, kemampuan mata menjadi kekuatan. Sherina mengaku introvert. Pelantun Geregetan itu tidak terlalu suka mengumbar hal yang bersifat pribadi kepada orang lain. Dia juga moody. “Kalau sudah begitu, hanya dari

mata kita bisa mengungkapkan sesuatu ataupun membaca maksud seseorang,” imbuhnya. Dari segi fisik, penyanyi yang pernah berkolaborasi dengan Westlife itu gemar mendandani bola mata. Berganti warna lensa kontak sering dia lakukan. Maklum, dua mata Sherina minus 3. Karena itu, dia menggunakan kacamata. “Tapi, aku

nggak mungkin memakai kacamata setiap hari, apalagi ketika ada even. Solusinya, aku memakai lensa kontak. Itu lebih fleksibel ketika aktivitasku banyak,” tuturnya. Abu-abu menjadi warna andalan untuk pemakaian sehari-hari. Sudah tiga tahun belakangan Sherina menggunakan lensa kontak. Dia baru memakai kacamata minus ketika santai di rumah atau sedang bangun tidur. “Karena minusku lumayan banyak, aku harus pakai alat bantu. Kalau tidak, pandanganku jadi burem,” ujarnya. Sherina mengatakan tidak repot ketika melakukan perawatan khusus seperti merendam lensa secara rutin ataupun melepasnya sebelum tidur. “Nggak pernah kebawa tidur sih. Pasti langsung aku lepas karena sudah terbiasa,” tuturnya. (jpnn/yen)

Krisdayanti

Beli Pudel untuk Menarik Hati Anak PENYANYI Krisdayanti sedang punya kesibukan baru. Perempuan yang akrab disapa KD itu baru saja membeli dua ekor anjing pudel. Memelihara anjing jadi aktivitas pengisi sepi setelah dirinya berpisah dari Anang Hermansyah dan putus dari Rahul Lemos. Pernyataan tentang aktivitas baru KD tersebut didapat dari Elsie Lontoh, sahabatnya. Melalui sambungan telepon kemarin (30/6), Elsie menyebut bahwa anjing pudel milik KD itu

juga menjadi penarik hati anaknya, Aurel dan Azriel, supaya sering bertandang ke rumahnya. “Dia baru beli pudel. Dari dulu kan dia itu suka anjing. Cuma, Mas Anang nggak suka. Maka, dulu nggak beli,” katanya. Kini setelah sendiri, KD bebas membelinya. Apalagi ternyata, Aurel dan Azriel juga suka pudel. “Bahasa halusnya, KD beli anjing supaya anak-anaknya makin sering main ke rumah. Selama membuat anak-

anaknya senang, dia pasti lakukan. Tapi, masih dalam batas wajar loh ya,” lanjutnya. Pada awal perceraian, Anang sangat ketat menjaga anaknya dari KD. Tapi, kini hal itu tidak lagi dilakukan Anang. Pasangan duet Syahrini tersebut menyerahkan sepenuhnya kepada Aurel dan Azriel. Soal pekerjaan KD, Elsie menyatakan bahwa sekarang sahabatnya tersebut lebih pilih-pilih job. Lebih banyak perhitungan tepatnya. (jpnn/yen)

13

Tiga Delegasi Top Model Sultra Bakal ke Jakarta Kendari, KP Ajang modelling di Sulawesi Tenggara (Sultra) mulai nampak. Dari beberapa kali dilaksanakan pemilihan top model, peserta selalu antusias mengikuti seleksi. Kali ini pada grand final top model Indonesia Sultra terjaring tiga orang peserta yang nantinya akan mewakili daerah ini mengikuti ajang serupa di tingkat nasional di Jakarta. Seleksi top model yang diselenggarakan Rabu (30/6) lalu diikuti puluhan peserta. Kegiatan yang diprakarsai oleh Ian Studio itu berhasil menentukan tiga kategori pemenang. Kategori remaja “the best of the best” diraih Herda Claudya yang merupakan siswi SMAN 4 Kendari, kategori dewasa sebagai juara umum disabet oleh Shelly Purnama Sari Sidik dan kategori cilik dimenangkan oleh Indri Wijaya. Pemilik sanggar Ati’s Budy, Hayati Aras, didampingi pemilik Ian Studio Alim Aras mengatakan, secara umum potensi anak-anak di Sultra untuk terjun di dunia model cukup besar. Sayangnya, hal itu tidak disertai dengan kesadsaran dari orang tua serta masyarakat bahwa untuk masuk dalam dunia model perlu pengorbanan materi yang cukup besar. Untuk tampil dengan sempurna tentunya butuh biaya, dan penampilan tidak akan maksimal jika tidak ditunjang dengan busana, konstum ataupun dandanan yang sepadan dengan tema yang ada. “Selain kesadaran masyarakat yang masih rendah terhadap bagaimana mekanisme dalam dunia model, kendala yang kami rasakan dalam pengembangan modelling di Sultra ini, masih kurangnya wadah sebagai tempat bagi anak, untuk menyalurkan bakat dan potensi yang mereka miliki,” terangnya. Wanita yang juga tercatat sebagai

guru Seni Budaya SMAN 4 Kendari itu mengatakan, peserta yang menjadi pemenang akan tampil di iven serupa tingkat nasional tanggal 4 Juli mendatang. Untuk itu ia berharap, peserta yang belum beruntung bisa terus berlatih agar bisa tampil dengan lebih baik lagi kedepannya. Indry Putri Widjaya, Sabet Top Model Indonesia Cilik Indry Putri Widjaya, putra pasangan Endro Wijaya-Nurbaji SE ini, sukses menyabet gelar Top Model Indonesia kategori cilik yang digelar tanggal 30 Juni di salah satu hotel di Kendari. Indry, sapaan akrabnya, berhasil menyisihkan 40-an orang peserta yang turut meramaikan iven yang digelar setahun sekali tersebut. Tak salah bila juri menentukan murid kelas II SMPN 9 Kendari ini, sebagai pemenang. Selain hoby modeling, Indry yang juga binaan Studio 28 didukung sepenuhnya oleh kedua orang tua yang bealamat di Jl Ahmad Yani No 88E, Kendari. Berkat minat, bakat dan support dari kedua orang tuanya, anak tunggal yang sejak berumur 4 tahun menekuni modelling ini, mencatat seabgreg prestasi yang membanggakan. Tahun 2004, Indry meraih juara berbakat satu, di tahun yang sama juara III Putri Bunga Se Indonesia di Batam, tahun 2005 tercatat sebagai juara busana terbaik dan tahun 2007 juara II TVRI kategori busana nusantara, pada tahun yang sama menyabet juara Fotogenic di Kendari TV. Tahun 2009 juara III Putri Citra Cilik, pada tahun yang sama tercatat sebagai juara the best of the best super model, selanjutnya tercatat sebagai juara umum top model Indonesia tahun 2010. Meski meraih seabreg prestasi, Indry yang bercita-cita jadi dokter sp-

esialis anak ini, tidak sombong dan tetap memprioritaskan pendidikan. Apalagi, semua pelajaran disukainya sehingga memudahkan dalam proses belajar di sekolah. Saat ini, Indry sedang menyiapkan diri ke ajang pemilihan Top Model Indonesia kategori cilik tingkat nasional yang diselenggarakan awal Juli mendatang. Didampingi ibunya, Nurbaji, pehobi modeling dan nyanyi ini, bahkan sudah mengantongi tiket tanggal 2 Juli ke Jakarta. “Doakan mba, semoga saya bisa berprestasi di tingkat nasional. Saya ingin cita-cita saya terwujud, sekaligus bisa menjadi artis terkenal,” ungkap pemilik tinggi 145 cm. (cr5/emi/yen)


Edukasi Siswa SMP Terbuka Uji Kemampuan PSB di Kota Kendari Lancar 14

Kendari, KP Peningkatan kualitas pendidikan tak hanya melalui pembelajaran formal di sekolah reguler. Selain pendidikan non formal, pemerintah juga getol mengembangkan mutu sekolah terbuka untuk melihat sejauh mana kemajuan yang dihasilkan. Tahun pelajaran 2010/2011 sebanyak tiga SMP terbuka di Kota Kendari, yakni SMP Terbuka 2, SMP Terbuka 3 dan SMP Terbuka 7 mengikuti kegiatan lomo jari, yaitu lomba motivasi belajar siswa mandiri di aula Dinas Pendidikan Kota Kendari. Pada lomba tersebut, peserta berupaya menunjukkan kemampuan dengan menjawab soal-soal yang diberikan dewan juri. Selain ingin menunjukkan kualitas, para siswa sangat antusias menjadi perwakilan kota Kendari ke iven serupa tingkat provinsi yang akan diselenggarakan 4 Juli mendatang. “Selain untuk seleksi ke tingkat provinsi, kegiatan lomo jari juga dilaksanakan untuk melihat sejauh mana kualitas yang dihasilkan dalam pengelolaan SMP Terbuka di Kota Kendari. Pasalnya, meski perlakuan dengan sekolah reguler disamakan,

Kendari Pos | Jumat 2 Juli 2010

Kendari, KP Penerimaan siswa baru (PSB) sejak hari pertama hingga keempat di Kota Kendari berjalan lancar. Di beberapa sekolah, belum menemukan masalah serius penyelenggaraan program tahunan itu. Salah satu cara yang dilakukan Dinas Pendidikan Kota Kendari adalah dengan melakukan pemantauan langsung di lapangan. Baik dalam pelaksanaan PSB maupun dalam hal penentuan kelulusan siswa dilakukan pengecekan untuk memastikan jika proses pendaftaran tidak bermasalah. Dari beberapa titik pemantauan Diknas, antara lain SMKN

5 Kendari, SMPN 4 Kendari dan SMPN 12 Kendari, tidak ditemukan adanya masalah yang serius. Meski tidak semua sekolah memiliki aturan yang sama dalam penyelenggaraan PSB, namun secara umum sistem penilaian yang diterapkan tidak jauh berbeda. Salah satu fokus pemantauan adalah, penerimaan siswa di sekolah standar nasional (SSN) tidak boleh melebihi 32 siswa per rombel. Sesuai aturan, hal itu merupakan salah satu upaya untuk mengefektifkan proses belajar mengajar. Selama ini diakui membludaknya siswa dalam satu kelas membuat suasana belajar kurang efektif. Lebih-leb-

ih guru dituntut untuk mengajar 24 jam dalam satu minggu, sehingga konsentrasi guru akan terganggu jika dalam kelas yang ia tangani, siswanya padat dan sesak. “Sebanyak 32 orang per rombel adalah paten untuk SSN. Makanya banyak siswa yang memiliki nilai rendah tidak tercover di sekolah sasaran. Selain pembatasan kuota, nilai ujian akhir juga menjadi kriteria penilaian. Untuk itu diharapkan siswa yang tidak tercover di sekolah negeri bisa mencari sekolah swasta untuk melanjutkan pendidikan,” ungkap Makmur M Pd, Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Kendari kemarin. (cr5)

Hijaukan Kampus, Gandeng Pemkot SARFIAYANTI/KP

Peserta lomo jari di aula Dinas Diknas Kota Kendari kemarin. tapi dalam hal proses pembelajaran tetap berbeda,” terang Makmur M Pd, Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Kendari kemarin. Diakui, saat ini pemahaman masyarakat mengenai SMP Terbuka masih kurang baik,

apalagi dengan jadwal pembelajaran yang tidak full dalam seminggu. Meski demikian, jika dilihat baik dari segi penetapan standar kelulusan, serta ijazah terakhir, tetap mendapat perlakuan yang sama dengan alumni sekolah reguler.

“Mudah-mudahan dengan kegiatan-kegiatan seperti ini, dapat memacu semangat dan motivasi siswa untuk lebih mengembangkan kemampuan, baik dalam hal akademik maupun dalam pengembangan potensi diri,” katanya. (cr5)

Surabaya, KP Kompleks kampus Universitas Negeri Surabaya yang dikelilingi perumahan elite di Surabaya Barat akan menyesuaikan diri dengan lingkungan sekitar. Rektor baru Unesa Muchlas Samani berencana untuk menyulap kampus di Lidah Wetan sebagai hutan kota. “Lokasi Unesa sangat strategis untuk hutan kota,” tegas Muchlas. Lahan kampus Lidah Wetan masih cukup luas, yaitu 83 hektare. Itu sangat cocok untuk digunakan sebagai paru-paru kota. Apalagi,

lokasinya diapit perumahanperumahan elite seperti Pakuwon Indah, CitraLand, dan Graha Famili. Menurut Muchlas, zona atau kawasan yang masih kosong akan disulap menjadi taman. Dia mencontohkan lokasi di dekat danau depan kampus. Muchlas mengatakan, selain ditanami pohon, di tempat itu bakal dibangun tempat duduk, jogging track, dan fasilitas taman lainnya. Dengan demikian, masyarakat sekitar bisa menikmati indahnya danau tersebut. Selama ini, tempat itu memang dijadikan jujukan masyarakat sekitar untuk ber-

santai dengan keluarga sebagai penghilang penat. Selain itu, banyak warga yang juga memancing ikan. Namun, belum ada fasilitas mendukung yang bisa dinikmati warga. “Saya sudah membicarakan itu kepada Wali Kota Surabaya Bambang D.H.,” ucapnya. Sebab, untuk pembangunan kota, Unesa akan menggandeng pemkot. Dia juga akan mengajak pengembang-pengembang yang ada untuk membahas rencana tersebut. Selain di dekat danau, pihaknya akan meninjau zona-zona lain yang masih memungkinkan untuk dijadikan hutan kota. (lum)


Edukasi 15 Laboratorium SMPN 12 Kendari Rusak Ijazah Pendaftar Ditahan Satu Malam Kendari Pos | Jumat 2 Juli 2010

Kendari, KP Sesuai ketentuan dinas pendidikan mengenai penyelenggaraan penerimaan siswa baru (PSB) di satuan pendidikan, sekolah diberikan kewenangan untuk melakukan penahanan berkas pendaftar ketika memasukkan berkas pendaftaran. Hal itu dilakukan untuk mengindari penumpukan jumlah pendaftar pada satu sekolah. Di SMPN 4 Kendari berkas pendaftaran siswa ditahan satu malam. Jika pada proses per-

angkingan nilai siswa yang bersangkutan dianggap tidak lulus, berkas akan dikembalikan keesokan harinya. “Tiap hari panitia PSB melakukan input dan merangking nilai pendaftar. Tujuannya untuk membatasi jumlah pendaftar. Mereka yang memiliki nilai dibawah dari nilai standar minimal dapat segera mencari alternatif sekolah lain untuk mendaftar,” terang Kepala SMPN 4 Kendari, Drs Supion Bake, kemarin.

Disampaikan pada proses penerimaan siswa baru kali ini, pihaknya memang selektif menentukan kelulusan. Selain nilai UASBN, jarak sekolah asalah dengan sekolah yang dituju juga menjadi pertimbangan. Nilai 0,1 untuk yang berjarak sedang, 0,2 untuk jarak sedang dan 0,3 untuk jarak jauh. Untuk pendaftar luar daerah mendapat kuota 10 persen dari total yang akan diterima. “Tahun ini kami akan merekrut sebanyak sembilan kelas.

Masing-masing akan ditempati oleh 32 siswa berdasarkan ketentuan SSN. Saat ini pendaftar sudah mencapai 600 orang. Dapat dipastikan jika sekitar rautsan pendaftar telah tersingkir,” ungkapnya. Dalam rangka pengembangan kualitas sekolah, mantan Kepala SMPN 12 Kendari itu mengatakan, kedepan pihaknya akan melakukan terobosanterobosan pembelajaran untuk menggenjot prestasi belajar siswa. (cr5)

MAS Lasalimu Selatan Bangun RKB Pasarwajo, KP Untuk memaksimalkan program pendidikan di wilayah Kabupaten Buton, pemerintah terus mengoptimalkan pembangunan sarana dan prasara-

na. Ketersediaan itu yang akan mampu mendorong peningkatan kualitas pendidikan di berbagai aspek. Salah satu yang menjadi perhatian adalah pengembangan sekolah yang

berbasis agama. Pengembangan Madrasah Aliyah Swasta (MAS) Lasalimu, Kecamatan Lasalimu Selatan dilakukan dengan menambah ruang kelas baru (RKB) agar

mampu menampung siswa. Sekolah yang berbasis agama itu didirikan masyarakat dengan swadaya sejak tahun 2006. Saat MAS Lasalimu berada di bawah naungan salah satu yayasan yang diketuai Kepala Desa Lasalimu Selatan, Muh. Martinus. (yaf)

Kendari, KP Kualitas pendidikan tak hanya ditentukan kemampuan peserta didik menyerap ilmu pengetahuan, tetapi turut dipengaruhi faslitas pembelajaran yang memadai. Di SMPN 12 Kendari yang sudah berstatus SSN, saat ini masih mempunyai kendala serius dalam meningkatkan proses pembelajaran. Kendala tersebut menurut Kepala SMPN 12 Kendari, Drs Abdul Rahim adalah kondisi gedung laboratorium IPA yang saat ini rusak parah. Meski masih bisa difungsikan secara darurat, namun kerusakan atap dan plafon gedung itu membuat alat praktikum basah jika hujan turun. Kondisi tersebut tentu saja membuat siswa tak dapat melakukan praktikum secara maksimal. Menurut Abdul Rahim, pihaknya sudah berkali-kali mengirim proposal permohonan bantuan. Baik ke Dinas Pendidikan Kota Kendari, maupun ke Dinas Pendidikan Sultra bahkan sampai ke pusat, namun hingga saat ini belum ada respon. Untuk memperbaiki gedung itu menurutnya membutuhkan biaya yang cukup besar.

SARFIAYANTI/KP

Kondisi laboratorium SMPN 12 Kendari yang atapnya rusak parah. Meskipun tidak sebanyak merehab berat atau membangun gedung baru, namun pihak sekolah sama sekali tidak mempunyai sumber dana untuk itu. Inisiatif untuk melibatkan komite dan orang tua siswa sama sekali tidak akan berarti apaapa, lebih-lebih dengan isu pendidikan gratis yang saat ini melakat kuat di benak masyarakat. “Kalau kualitas guru, alh a m d u l i l l a h sekolah kami sudah terpenuhi. Yang menjadi masalah serius adalah kondisi laboratorium IPA.

Saat ini memang masih kami fungsikan, sayangnya kondisinya sudah tidak layak karena atap beserta plafonnya sudah rusak parah,” terang Abdul Rahim. Untuk tenaga guru kata mantan Kepala SMPN 5 Kendari itu mengatakan, saat ini memiliki 48 guru, tiga diantaranya berkualifikasi magister (S2). Olehnya itu kedepan pihaknya akan tetap berupaya mengharapkan bantuan agar laboratorium IPA mendapat perhatian dari pemerintah dalam rangka meningkatkan kualitas pembelajaran di sekoah itu. (cr5)


KOMUNIKASI BISNIS

16

Kendari Pos | Jumat 2 Juli 2010

PROMOSI TEPAT, USAHA MANTAP: Anda ingin mempromosikan usaha/bisnis anda? pasang iklan dalam bentuk berita + foto di Rubrik Komunikasi Bisnis (Kombis). Dengan biaya promosi yang relatif terjangkau, kami memberi jaminan promosi usaha/bisnis anda akan tepat dan maksimal. Hubungi team Kombis. Call/SMS 081341772227

EXCELLENT, Kaca Film tolak Panas 95% Garansi 5 Tahun

KACA film merupakan kebutuhan primer bagi pengendara mobil. Kaca film diproduksi mengikuti fungsi yang dikehendaki konsumen. Ada kaca film yang memiliki fungsi hanya untuk mempercantik penampilan (fashion), ada yang berfungsi untuk melindungi keselamatan pengendara (security), dan ada pula yang memiliki fungsi tolak panas (heat rejection). Saat ini di Indonesia kaca film tolak panas paling dibutuhkan karena Negara ini memiliki iklim tropis. Kaca film Excellent merupakan solusi menjawab tantangan tersebut, karena kaca film ini mampu menolak sinar ultraviolet (UV) hingga 99% dan sinar Inframerah (Infra red) hingga 95%. Selain itu kaca film dari USA ini menggunakan proses sputtered technology dalam proses produksinya dengan materi dupont polyester sehingga membuat kaca film Excellent mudah lebih tahan lama, dan pandangan waktu berkendara men-

jadi lebih jernih. Kaca film Excellent memiliki beberapa varian tipe, warna dan tingkat kegelapan yaitu Ex Clear, silver netral kehijauan dengan tingkat kegelapan 10%, Ex 50, silver netral dengan kegelapan 20%, Ex 35, silver netral dengan kegelapan 40%, Ex 20, silver netral dengan kegelapan 60%, Ex 10, silver netral dengan kegelapan Dapatkan kaca film Excellent di Autocar Variasi, Jl. 80% serta Ex Black 60, Jend. A. Yani no. 168 E, Kendari. hitam solid dengan kegelapan 60%. Ex Black 80, hitam 25% untuk pemasangan 1 unit mobil solid dengan kegelapan 80%, sangat di Auto Car Variasi, Jl. Jend. A. Yani cocok pada tampilan kendaraan no. 168 E, Kendari Telp : (0401) 3194364. anda, khususnya pada kendaraan Selain kaca film Auto Car Variasi juga built up. Apapun pilihan anda, kaca menyediakan variasi & audio untuk film Excellent merupakan solusi yang mobil anda dengan merek-merek yang tepat saat ini karena memberikan sudah terpercaya kualitasnya seperti harga yang ekonomis dengan garansi Kenwood, Kenwood, Ameron, Avix, Silima tahun. Dan dapatkan DISKON erra dan merek lainnya. (adv)

Diskon 3M dari DLU Berlaku Untuk Juara Kelas TK, SD, SLTP dan SMU PT DHARMA LAUTAN UTAMA (DLU) merupakan salah satu perusahaan pelayaran nasional yang menyediakan jasa angkutan laut dan penyeberangan dengan segmen pasar muatan penumpang, kendaraan, dan barang. Menariknya selama Juni dan Juli 2010, DLU menjalankan program bertajuk “Dharma Ceria Paket 3 M (Murah, Meriah dan Menyenangkan)� yang dikhususkan bagi penumpang berprestasi (juara kelas) untuk tingkat pendidkan TK, SD, SLTP dan SMU. DLU menyiapkan diskon tiket 50 persen yang berlaku mulai 12 Juni 30 Juli 2010 bagi siswa-siswi yang juara kelas (masuk 10 besar). Jangan sia-siakan kesempatan emas ini, segera dapatkan harga berlayar khusus juga hadiah-hadiah menarik dan penghargaan lainnya dari DLU.

Mengikuti program ini sangat mudah, saat pembelian tiket KM Dharma Ferry 3, tunjukan Foto Copy Raport (masuk 10 besar) atau Piagam juara kelas tahun 2010 pada loketloket pembelian tiket DLU. Dapatakan pula harga khusus tiket kendaraan umum yang berlaku 14 Juni hingga 30 Juli 2010. Manfaatkan kesempatan terbaik ini, karena se-

mua akan anda dapatkan jika berlayar bersama KM Dharma Ferry 3 tujuan Baubau - Makassar - Balikpapan. Berangkat dari Baubau setiap hari Selasa pukul 10.00 Wita. Info lebih lanjut, hubungi kantor PT Dharma Lautan Utama (DLU) Jl. M Husni Thamrin No.3 Baubau, Telp: 04022826832. Prestasi kalian adalah kebanggaan DLU. (adv)

Ahli Pengobatan Mata Tanpa Operasi Ditangani Langsung Tabib Ranjit Singh dari INDIA RANJIT Singh seorang ahli pengobatan alternatif penyakit mata, juga berpengalaman menyembuhkan ambeien, lemah syahwat dan berbagai penyakit lainnya. Ranjit yang asli India sudah berpengalaman lebih dari 17 tahun memiliki keahlian menyembuhkan penyakit mata tanpa operasi. Ilmu pengobatan tersebut diperoleh leluhurnya dari India. Dengan keahlian yang jarang dimiliki orang banyak, Ranjit Singh membuka klinik dengan Izin dari Dinkes No.0644.1999 bertujuan untuk membantu masyarakat yang

memiliki berbagai keluhan penyakit dengan biaya yang terjangkau. Ranjit Singh membuka Klinik Mata India diberbagai daerah dan salah satunya berada dikota kendari. Dengan pengalaman puluhan tahun tersebut, Ranjit Singh telah berhasil menyembuhkan puluhan ribu pasien keluhan mata diantaranya; glaukoma, katarak, radang kornea, iritasi mata minus, cylindris, plus pada remaja, retinitis pigmentosa, pendarahan retina, syaraf mata rendah, dan tretionphaty diaebetic, dan lainnya. Ranjit Singh juga mengobati penyakit ambeien baru atau lama tanpa operasi, lemah syahwat dan kecing manis. Metode yang digunakan, dengan menggunakan ramuan herbal murni

dari India dan tumbuh-tumbuhan dari Indonesia tanpa menggunakan obatobatan kimia sehingga tanpa efek samping dengan jaminan sekali berkunjung penyakit akan sembuh. Kunjungi langsung Klinik Mata India cabang Kendari di JL. R Suprapto No.18 (depan PO. Hasnur) Mandonga, Kendari. (adv)

ANCES, Karet Seal Tabung Gas yang Paling Aman Segera Ganti Karet Seal Tabung Gas Anda Dengan Karet Seal Merk ANCES LEDAKAN kompor gas biasanya terjadi karena tabung gas mengalami kebocoran. Tabung gas akan meledak atau terbakar bila melibatkan tiga unsur sekaligus yaitu adanya udara (oksigen), suhu, dan gas yang keluar. Biasanya penyebab paling utama kebocoran Gas Elpiji adalah akibat karet seal yang tidak aman, sehingga bisa mengakibatkan Gas menjadi Boros / Bau, dan beresiko tabung MELEDAK seperti yang sering terjadi akhir-akhir ini. Lindungi harta serta nyawa keluarga anda dari kebocoran Gas Elpiji

dengan segera mengganti Karet Seal Gas Elpiji Anda dengan karet seal anti bocor merk Ances yang terkenal kualitasnya. Kenapa harus karet seal Ances : Bahan baku import, tidak mengeras bila terkena gas, lebih elastis dan lentur karena terbuat dari karet berkualitas, bisa digunakan berulang-ulang selama karet tidak rusak, serta melindungi anda dari kebocoran gas. Dapatkan ANCES di tokotoko terdekat di kota anda. Untuk pemesanan (pembelian secara grosir) hubungi Toko Surya Telp : 0411-323828, Makassar. Selalu periksakan kondisi selang, regulator dan kompor anda, dan jangan menyalakan api bila tercium bau gas. (adv)

Cuci Motor Hidrolik dan Snow Wash

Tersedia Paket Hemat Sistem Voucher

AL-ISHLAH Dosmering merupakan tempat pencucian khusus untuk kendaraan roda dua (motor) yang menggunakan peralatan hidrolik dan mengandalkan bahan

pembersih snow wash (busa salju) untuk menghasilkan pencucian yang maksimal dan memuaskan. Menariknya, denganperalatantersebutselainmotorandalebihmengkilap, cat motor akan nampak lebih baru dan lebih tahan terhadap radiasi sinar matahari karena menggunakan busa salju yang digunakan saat pencucian. Adapun kelebihan cuci motor di Al-Ishlah Dosmering adalah: Proses pengerjaan cuci motor bagian bawah lebih mudah, tidak membutuhkan waktu lama, hasil cucian lebih bersihdibanding dengan cara manual. Untuk soal harga, Al-ishlah Dosmering saat menawarkan harga promo Rp 10 ribu sekali cuci. Selain itu tersedia pula paket hemat dengan sistemvoucheryakni;VoucherRp30ribu(4xcuci),VoucherRp50 ribu (7 x cuci), dan Voucher Rp 100 ribu (15 x cuci). Al-Ishlah Dosmering beralamat di Jl. AH Nasution Poros Anduonohu Telp. (0401) 3194062 Kendari. Al-Ishlah Dosmering buka setiap hari pukul 07.00 Wita – 18.00 Wita. (adv)

Pusat Variasi dan Aksesoris Mobil New AW Variasi, Kendari BERLOKASI di pusat niaga Senapati Land Kendari, New AW Variasi menyiapkan beragam perlengkapan kendaraan segala merk dan type. Untuk aksesoris mobil (semua merk) meliputi: Audio (lokal dan paket) merk fenom, ameron, JBL, sansui dan lainnya. Kaca film merk spectrum, solor screen, sparta dan riben hitam. Selain itu, disiapkan pula TV mobil, AC, alarm sistem, central lock, kaca film, power window, spoiler, body kit, bumper depan, belakang dan sayap, cover spion dan lampu, antena, spion, lampu, footstep, sarung jok, jok patent, karpet dasar, stabilizer, bamper, garnish,

velg impor, velg variasi, stir variasi dan impor, vendertreen, doormirror, ban, rollber, dan lainnya. Seluruh jenis pekerjaan di tempat ini ditangani langsung oleh tenagatenaga terampil dan handal, dan AW Variasi menyiapkan harga paket pemasangan sistem audio mulai dari harga 3 Jutaan. New AW Variasi boleh dikatakan spesialis audio mobil, buktinya beberapa saat lalu saat kontes mobil Kendari Motor Show 2, April 2010. AW Variasi berhasil menggondol The Best City Car. Percayakan segala jenis servis dan variasi mobil anda kepada New AW Variasi sebab segala jenis pekerjaan ditempat ini tentunya dengan harga yang lebih kompetitif. New AW Variasi berlokasi di kawasan bisnis Senapati Land No.37 A, JL. Laode Hadi, Bay Pass. (adv)

Herbal Alami Ternama di Dunia Sembuhkan Ragam Penyakit Akut SAAT ini banyak produk herbal tersebar didunia, namun herbal Intra buatan Lifestyles, Kanada yang menghasilkan nutrisi ekstrak 23 herbal alami, tetap yang terbaik (No. 1). Intra merupakan solusi hidup sehat setiap hari, Intra telah dikonsumsi lebih dari 30 negara termasuk Indonesia. Produk ini memiliki sertifikat HACCP, GMP, IOC, POM, Halal serta

memiliki hasil tes ORAC 13.031 mcmol TE/L, tertinggi dintara semua suplemen antioksidan. Intra membantu menyembuhkan kista, kanker, thypus, kolesterol, gula darah, trigliserida, tekanan darah tinggi, asam urat, susah tidur, alergi, polyp akut, asma, diabetes, persendian, dengkuran, saraf, otot, haid tidak lancar, penyempitan pembuluh darah, sakit kepala menahun (migrain), maag akut, obesitas, tidak punya keturunan, menghilangkan toxin (racun) dalam tubuh, ketahanan

tubuh dari beragam penyakit, kebugaran, cocok untuk pemulihan orang sakit, aman untuk segala usia dan ibu hamil, dan lainnya. Konsultasi kesehatan gratis Dr. Libbi Ghazali 08129162418. Untuk pemesanan, hubungi L.M RIZAL, Jl. Jati Raya No.60 Kendari. HP: 081341551334. (adv)


BAGAIAMANA bentuk skuad Jerman yang disiapkan untuk menghadapi Argentina di babak delapan besar masih teka teki. KOndisi dua pemain pilar Lukas Podolski dan Mesut Ozil masih tanda tanya.

Hal 18

Kendari Pos | Jumat, 2 Juli 2010

TATAP SEJARAH BARU

PRESTASI tertinggi tim asal Afrika selama terjun pada Piala Dunia hanyalah perempat final. Pada Piala Dunia 2010 Afrika Selatan, Ghana punya motivasi besar melampaui torehan terbaik itu dengan lolos ke semifinal. Apalagi, Piala Dunia dilangsungkan di benua Afrika. Namun, mereka harus melewati Uruguay di perempat final. Sama halnya dengan Ghana, tim besutan Oscar Washington Tabarez itu juga berambisi kembali ke semifinal setelah 40 tahun. Ya, kali terakhir Uruguay menembus semifinal adalah di Piala Dunia 1970 Meksiko, setelah itu prestasi terbaik mereka adalah dua kali tampil di babak 16 besar pada Piala Dunia 1986 dan 1990. Sekarang, Uruguay punya peluang menembus semifinal. Nah, bentrok dua tim yang sama-sama penuh motivasi tersebut bakal dihelat di Stadion Soccer City, Johannesburg, dini hari nanti. Tim manakah yang melaju dan mencatat sejarah? (tayangan langsung RCTI pukul 01.30 WIB). ”Kami sama sekali tidak memikirkan tekanan itu. Kami telah bermain baik di Piala Afrika dan kami siap membuktikan bahwa kami merupakan tim yang siap berkompetisi. Kami tetap rileks,” bilang Milovan Rajevac, pelatih Ghana, seperti

dilansir Canadian Press. Sebagai satu-satunya tim asal Afrika yang masih bertahan pada Piala Dunia 2010, Ghana berharap dukungan dari seluruh penjuru Afrika. ”Kami akan membuat semuanya bangga. Bukan hanya Ghana, tapi untuk seluruh Afrika,” papar Asamoah Gyan, striker Ghana. Kendati mengandalkan pasukan muda yang minim pengalaman, tapi di Piala Dunia 2010, The Black Stars (julukan Ghana) telah menunjukkan mereka patut diwaspadai. Ghana adalah tim dengan skuad termuda, yakni 24,1 tahun. Mereka telah membuktikan diri bahwa mereka tak menggantungkan pada satu atau dua bintang lapangan saja. Faktanya tanpa jenderal lapangan tengah Michael Essien yang cedera dan harus ditinggal, Ghana tetap sukses melaju ke perempat final. Pasukan muda Ghana, bekas skuad Piala Dunia U-20 yang juara pada tahun lalu, dipadukan dengan para pemain senior seperti John Mensah, John Paintsil, Sulley Ali Muntari, dan Stephen Appiah. Selain itu, suntikan tenaga dari Kevin-Price Boateng, pemain berdarah Ghana-Jerman. Namun, semangat berlipat-lipat untuk mencatat sejarah saja tak cukup untuk mengatasi Uruguay. Tim berjuluk La Celeste

AFP/PHOTO

WASIT— Pengadil lapangan kini jadi buah bibir piala dunia. Apalagi kalau bukan keputusan kontraversi. Nah, untuk laga perempat final, tim-tim lolos sudah mewanti untuk mengawal keputusan wasit.

Ingin Wasit Bertindak Benar SUHU pertandingan babak kuarter final antara Jerman versus Argentina mulai memanas. Kepemimpinan wasit yang selama ini kerap menjadi sorotan menjadi kekawatiran sendiri bagi kubu Jerman. Takut kejadian serupa terjadi di laga Sabtu malam WIB lusa ( siaran langsung RCTI pukul 21.00 WIB), gelandang Jerman Bastian Schweinsteiger meminta agar wasit yang memimpin pertandingan selalu membuat keputusan yang benar dan tidak terpengaruh oleh segala bentuk intervensi dan “akting” yang dilakukan pemain. Partai Jerman versus Argentina di babak delapan besar akan dipimpin oleh wasit Ravshan Irmatov dari Uzbekistan. “Hal yang paling utama adalah kami harus mencegak diri kami sendiri untuk tidak melakukan provokasi ( kepada wasit) dalam bentuk apapun,” kata Schweinsteiger seperti dilansir Associated Press. “Saya juga sangat berharap wasit tidak akan terpengaruh oleh apapun yang dilakukan oleh Argentina,” sambung pemain tengah Bayern Munchen itu. Schweinsteiger menuding pemain-pemain Argentina sering mengganggu dan mempengaruhi wasit ketika sedang bermain. Salah satu contohnya adalah saat Argentina berhadapan dengan Meksiko di babak 16 besar. Saat itu wasit Roberto Rosetti tetap mengesahkan gol Carlos Tevez yang berdiri offside setelah dia dikerubungi oleh pemain-pemain Argentina,” Jika melihat pertandingan antara Argentina melawan Meksiko, di babak pertama wasit tampil buruk,” bebernya. Tidak hanya mengecam para pemain, pemain yang akrab disapa Schweny itu juga menyebut suporter Albiceleste, sebutan timnas Argentina, sebagai suporter yang tidak tahu aturan. “Kita sudah melihat bagaimana fans Argentina mengambil tempat duduk yang se-

mestinya bukan untuk mereka. Mereka juga menghentikan para suporter yang memiliki tiket resmi untuk beranjak dari tempat mereka. Saya kira itu menunjukkan bahwa Argentina sangat percaya diri dalam menggunakan hak-hak mereka dan bahkan yang bukan menjadi haknya,” paparnya. Schweinsteiger sepertinya sengaja ingin membuat kubu Argentina panas. Sebab hal-hal lain juga tak ketinggalan dia

Baca INGIN Hal 18

alias biru langit tersebut memiliki performa yang hebat di Piala Dunia 2010. Mereka juga punya duet striker yang luar biasa. ”Kami tidak boleh lengah. Mereka memiliki striker yang cepat, tajam, dan berpengalaman. Tidak akan mudah untuk membendung Luis Suarez dan Diego Forlan. Kami

tidak boleh kehilangan konsentrasi,” papar Hans Sarpei, bek senior Ghana. Selain lini depan yang hebat, Uruguay juga memiliki lini pertahanan yang kokoh. Bahkan, tiga laga di fase grup, mereka tidak pernah kebobolan. Mereka juga punya kiper Fernando Muslera, yang masih berusia 24

tahun, tapi punya skill hebat. Namun, Diego Forlan menilai, faktor pelatih yang bakal memberikan pengaruh besar pada hasil laga versus Ghana. ”Kami memiliki pelatih yang tenang dan sarat pengalaman. Atmosfer Piala Dunia telah dia rasakan selama Piala Dunia 1990,” puji Forlan. (ham)


18

Kendari Pos | Jumat, 2 Juli 2010

Penasaran dengan Premier League

Pelajar-Mahasiswa Bentrok di Nine Ball

AFP/PHOTO

PERFORMA gemilang Ghana pada Piala Dunia 2010 membuat kiper Richard Kingson berharap bisa berimbas pada karirnya di level klub. Saat ini dia telah dilepas klubnya Wigan Athletic. Kingson berharap ada klub Inggris lainnya yang berminat padanya. Sejak bergabung dengan The Latics (julukan Wigan) pada 2008, kiper berusia 32 tahun tersebut gagal mendapatkan tempat utama. Bahkan, mantan pemain Birmingham City itu hanya mendapat kesempatan empat kali tampil membela Wigan selama dua musim. Akibatnya, manajer Wigan Roberto Martinez, memutuskan untuk tak lagi menggunakan tenaganya. Karena itu, saat ini, dia sedang berada dalam posisi tanpa klub. Dengan perfoma di Piala Dunia 2010, dia berharap dapat membuat klub lain berminat. ”Saya ingin membuktikan diri di Premier League. Itu

merupakan misi yang tak terselesaikan bagi saya. Tidak mudah bagi saya di Wigan, tapi saya tetap berusaha positif dan memperbaiki segalanya,” beber Richard Kingson, kiper Ghana, seperti dilansir Sky Sport. ”Saya telah lama menunggu peluang dan tidak juga datang. Sekarang saya berada di Piala Dunia. Saya bermain, saya tenang dan senang. Semua orang bisa melihat apa yang saya lakukan di lapangan,” jelas pemain yang mencatat caps 83 laga itu. Kingson sejak 2007 bermain di Inggris. Sayang, karirnya kurang bisa berkembang. Bersama Birmingham, Kingson hanya sempat sekali bermain di Premier League. Namun, dia terlanjur betah dengan suasana kompetisi di Inggris. Yang lebih penting, Kingson ingin membuktikan bahwa dirinya layak tampil di Premier League. ”Saya masih ingin ber-

tahan di Inggris. Sebab, saya percaya bisa mendapatkan kesempatan bermain setiap pekan di Premier League,” urai Kingson. Pengalaman pahit sempat menjadi kiper keempat di Wigan tidak bikin Kingson kapok. Menurut dia, itu bukti ketatanya kompetisi di Inggris. ”Saya sekarang ada di sini dan mereka tidak. Semua orang bisa melihatnya,” papar Kingson. Ya, pada musim lalu, Wigan mengandalkan Chris Kirkland sebagai kiper utama. Sedangkan, Mike Pollit menjadi kiper kedua. Mereka berdua tidak mendapat panggilan dari timnas Inggris yang dilatih pelatih asal Italia Fabio Capello. ”Tidak perlu banyak bicara. Biar orang menilai dari performa saya di lapangan. Tapi, saya sedikit terkejut dengan pernampilan Inggris yang buruk karena sebagian besar pemain mereka menjalani musim yang bagus,” beber Kingson. (ham)

CEDERA——Ozil dan Padolski masih tanda tanya tim Panser, apakah mereka akan tampil atau tidak. Sebab dua penyerang Jerman ini dirundung cedera.

Teka – Teki Ozil dan Podolksi BAGAIAMANA bentuk skuad Jerman yang disiapkan untuk menghadapi Argentina di babak delapan besar masih teka teki. KOndisi dua pemain pilar Lukas Podolski dan Mesut Ozil masih tanda tanya. Dalam latinhan terakhir dua pemain itu tidak ikut bergabung latihan bersama para pemain yang lain. Podolski dikabarkan mengalami cedera otot ringan sedangkan gelandang Mesut Ozil sengaja istirahat di hotel untuk mengembalikan lagi energinya yang terkuras. Masih menjadi teka-teki apakah dua pilar itu bisa main melawan Argentina atau tidak. “Lukas Podolski mengalami cedera otot ringan. Tapi itu tidak membahayakan pertandingan ( kemunmgkinan bisa main),” kata manajer tim Jerman Oliver

Bierhoff seperti dilansir Reuters. Sedangkan Mesut Ozil menurut Bierhoff pemain Werder Bremen itu memang lebih baik tidak mengikuti sesi latihan agar tidak semakin lelah. “Terkadang mungkin lebih baik melewatkan sesi latihan dari pada semakin kelelahan,” beber Bierhoff. Dengan lebih banyak istirahat Ozil diharapkan bisa fit untuk menghadaapi partai kuarter final. Sementara itu, striker Cacau yang absent saat Jerman menghajar Inggris di babak 16 besar kondisinya belum juga pulih. Pemain keturunan Brazil itu mengalami masalah di otot perut dan kemungkinan akan kembali absent di babak delapan besar melawan Argentina. “Partisipasinya sepertinya sulit,” terang Bierhoff. (ali)

Kendari, KP Geliat POBSI Sultra menelorkan atlet berbakat terus dikebut. Kali ini membidik kalangan pelajar dan mahasiswa, yang diadu dalam iven bilyard nine ball. Kejuaraan yang mulai digelar hari ini ( 2 Juli) akan memperebutkan total hadiah Rp 5,5 juta plus trophy. Ketua Panitia Andre mengatakan, sampai kemarin sudah tercatat 40 pebiliar ikut ambil bagian. Jumlah tersebut diperkirakan akan bertambah menjelang pembukaan sebagaimana lazimnya di kejuaraan bilyard. Kejuaraan tersebut akan berlangsung sampai 4 Juli, di salah satu rumah bilyard, Anduonohu. Selain untuk menjaring bibit baru jelang Porda dan PraPON, dipilihnya level mahasiswa dan pelajar kata Andre, karena mereka selama ini mendominasi rumah-rumah bilyard. “Selama ini dengan menggunakan sitem Open Tournament, kita sudah bisa tahu siapa-siapa juaranya. Jadi dengan kelas mahasiswa dan pelajar, kita mulai dari awal,” katanya. Kejuaraan tersebut terang Andre akan menjadi tolok ukur pelaksanaan kejuaraan ke depannya. Jika sukses, maka akan dibuat seri selanjutnya. “Kesuksesannya bukan hanya antusiasme peserta, tapi juga kecakapan mereka bermain di kompetisi. Kita harapkan ini jadi agenda rutin,” tandasnya. (*)

Ingin ................... komentari. Antara lain penyataan pelatih Diego Maradona yang mengatakan wasit tidak melindungi pemain bintangnya itu. Menurut Schweny hal itu memang sudah biasa dalam sepakbola dan apa yang dialami Messi itu adalah pelanggaran. “Jika seorang pemain terlalu lama menguasai bola, maka cepat atau lambat anda harus melanggarnya. Tapi saya kira tidak ada pemain Jerman yang seperti itu ( suka melanggar lawan). Itu bukan karakter kami. Schweny juga menegaskan, dalam partai delapan besar antara Jerman versus Argentina nanti tidak hanya Messi yang akan menjadi pusat perhatian. Tapi, pemain FC Barcelona itu tetap harus mendapat perhatian lebih. “Lionel Messi, tidak bisa disangkal lagi dia adalah pemain yang bisa dengan muda melawati dua hingga tiga pemain untuk membuka peluang mencetak gol bagi dirinya sendiri atau salah satu rekan timnya. Jadi kami harus membuat upaya kolektif untuk menghetikannya. Tim-tim lain sudah sukses melakukan cara itu karena dia belum juga bisa mencetak gol sejauh dan saya harap itu akan terjadi saat melawan kami,” paparnya. (ali)


19

Kendari Pos | Jumat, 2 Juli 2010

Anak Sakit Wajib Makan

Cukup Setengah Sendok Teh Garam NATRIUM merupakan salah satu mineral yang dibutuhkan tubuh. Namun, jumlahnya tidak boleh berlebihan, apalagi kurang. Sebab, jika itu terjadi, proses metabolisme tubuh dapat terganggu sehingga memunculkan penyakit. Menurut Eli Ernawati, kadar natrium di dalam tubuh sekitar dua persen di antara total mineral yang dibutuhkan. Tubuh orang dewasa sehat mengandung 256 gram senyawa natrium klorida (NaCl) yang setara dengan 100 gram unsur natrium. Kadar natrium normal pada serum 310-340 mg/dL. “Kita memerlukan minimum 200-500 miligram natrium setiap hari untuk menjaga kadar garam dalam darah tetap normal. Yaitu, 0,9 persen dari volume darah di dalam tubuh,” kata perempuan 25 tahun itu. National Research Council of The National Academy of Sciences merekomendasikan konsumsi natrium per hari sebanyak 1.100-3.300 mg. Jumlah tersebut setara dengan setengah hingga satu setengah sendok teh garam dapur per hari. Untuk penderita hipertensi, konsumsi natrium dianjurkan tidak lebih dari 2.300 mg per hari. Jumlah tersebut sama dengan 6 gram NaCl atau lebih kurang satu sendok teh garam dapur. Ahli gizi RS Mitra Keluarga Waru tersebut mengatakan, kekurangan konsumsi natrium dapat mengakibatkan volume darah menurun. Damp-

aknya, tekanan darah drop, denyut jantung meningkat, kepala pusing, kadang-kadang kram otot, serta tubuh lemas dan lelah. Terkadang penderita mengalami kehilangan selera makan, daya ingat menurun, dan daya tahan terhadap infeksi menurun. Nah, konsumsi natrium berlebihan tetap harus dicegah karena dapat menimbulkan efek negatif. Yakni, penyakit tekanan darah tinggi alias hipertensi. “Sumber bahan natrium perlu diketahui. Selain garam, ada sumber natrium lainnya,” terang Eli. Misalnya roti, biskuit, crackers, ataupun kue. Makanan tersebut sebaiknya dihindari oleh pengidap hipertensi. Sebab, biasanya makanan tersebut dicampuri garam dapur yang terbuat dari natrium klorida dan soda kue berbahan natrium bikarbonat. Begitu juga makanan seperti

dendeng, abon, sarden, dan ikan pindang ataupun buah, sayur, dan asinan yang dikemas dalam kaleng. Jenis makanan tersebut biasanya dicampuri bahan natrium benzoat. Ia berperan sebagai pengawet makanan. “Bahan makanan yang membuat kita bersendawa pun sebaiknya dihindari. Biasanya, bahan makanannya dicampuri natrium nitrit,” tegasnya. Untuk menekan kenaikan natrium, kita perlu mengimbangi dengan mineral kalium. Cara kerja kalium adalah kebalikan dari natrium. Konsumsi kalium yang banyak akan meningkatkan konsentrasinya di dalam cairan intraseluler sehingga cenderung menarik cairan dari bagian ekstraseluler dan menurunkan tekanan darah. “Sumber kalium yang baik adalah buah-buahan. Pilihannya, pisang dan jeruk,” tutur Eli. (ai/c8/nda)

ANAK sakit tentu membuat orang tua gelisah. Sebab, ketika sakit, nafsu makan anak hilang. Meski sakit baru terjadi, kadang-kadang itu membuat berat badan si kecil berkurang. “Walau nafsu makan turun, anak tetap butuh makanan. Perhatikan tekstur, jenis, jumlah, dan cara pemberian makanan kepada anak yang sedang sakit ini,” kata Andriyanto SH MKes. Dia mencontohkan anak sakit panas. Sebaiknya, beri anak makanan yang bertekstur lembut. “Semakin panas (suhu tubuh, Red) anak, beri makanan dengan tekstur lembut,” tutur dosen Akademi Gizi (Akzi) Surabaya tersebut. Suhu normal tubuh adalah 37 derajat Celsius. Ketika anak sakit dan suhu tubuhnya naik satu derajat Celsius, makanan yang diberikan dianjurkan semakin lembut. Yakni, bubur tim. Bila suhu anak lebih dari 39 derajat Celsius, makanan diolah lebih lembut menjadi bubur. Kalau suhu naik lebih dari 40 derajat Celsius, makanan dianjurkan berbentuk cair. “Bila masih menyusui, ibu tetap memberikan ASI, meski anak sedang sakit,” ujar Andriyanto. Mungkin, awalnya, anak menolak

makan. Namun, orang tua jangan putus asa. Tetap berikan makanan, sesuai dengan porsi dan keinginan anak. “Sedikit-sedikit, tapi sering. Itu yang baik. Jangan langsung paksa anak makan dalam porsi seperti biasa. Tentu, anak akan menolak memakannya,” tutur ketua Persatuan Ahli Gizi Indonesia (Persagi) Jatim itu. Membaiknya kondisi anak dapat dilihat dari nafsu makannya. Bila porsi makanan yang dimakan lebih banyak daripada sebelumnya, itu berarti kondisi buah hati agak membaik. Perlahan-lahan, tekstur makanannya berubah ke asal. Bila sakit, makan bubur tim atau bubur kasar. Kalau kondisi buah hati sembuh total, dia bisa kembali makan nasi. “Pada bayi yang baru sembuh dari sakit, teruskan pemberian ASI semau bayi. Teruskan pemberian MP ASI lebih banyak sampai berat badan bayi kembali ke normal,” ujar Andri. Sebaliknya, orang tua harus tanggap bila sakit si kecil tak kunjung membaik. Padahal, dia sudah minum obat yang dijual bebas. “Segera ke dokter jika anak sakit menolak minum atau diare, feses (kotoran) mengeluarkan darah, batuk, susah

bernapas, dan demam tinggi,” tegasnya. Bila perlu, lanjut dia, buah hati dapat menjalani rawat inap untuk observasi penyakitnya. Bentuk Makanan dan Cara Pemberian - Makanan cair dibuat dengan atau tanpa susu. Makanan cair tidak mengandung bumbu yang merangsang. Porsi kecil tapi sering diberikan pada suhu hangat. - Makanan saring diberikan kepada anak dengan infeksi akut saluran pencernaan, tetanus, sukar menelan, KEP (kurang energi protein) dengan nafsu makan membaik. Sifatnya, mudah dicerna, rendah serat, tidak menimbulkan gas, tidak mengandung bumbu yang merangsang, porsi kecil tapi sering, suhu makanan hangat. - Makanan lunak diberikan kepada anak yang demam tinggi. Makanan harus mudah dicerna, rendah serat, tidak menimbulkan gas, tidak mengandung bumbu yang merangsang, porsi kecil tapi sering, dan tidak digoreng. (ai/c8/nda)

Konsultasi :

Pengantin Baru Hiperseks? Oleh : Hudi Winarso, Androlog Dokter, dalam kondisi apa seseorang dikatakan hiperseks? Saya baru dua bulan menikah dan hampir setiap hari kami ML. Bahkan, terkadang sehari kami dua kali ML. Apa hal tersebut tak membahayakan? RR, Surabaya — ISTILAH hiperseks dipahami sebagai hubungan seks yang frekuensinya berlebihan. Kondisi itu terjadi karena gairah seks yang tinggi. Tapi, yang bersangkutan menikmati dan mengalami kepuasan seks. Hubungan seks yang sering tersebut dianggap gangguan atau kelainan jika tidak ada rasa puas. Atau, pasangan cenderung melakukan hubungan seks terus-menerus dengan motivasi yang tidak benar. Frekuensi hubungan seks berbeda pada tiap pasangan. Pengantin baru dengan umur yang relatif muda lazimnya melakukan hubungan suami

istri dengan frekuensi tinggi atau sering. Pria pada umur sampai 30 tahun umumnya berada dalam penampilan potensi seks yang paling prima. Sedangkan pria berusia 45 tahun lebih umumnya mulai mengalami penurunan kadar hormon seks (testosteron). Konsekuensinya, terjadi penurunan potensi seks. Namun, faktanya bersifat individual. Jika kesehatan pria tersebut baik, misalnya tak punya penyakit kencing manis, obesitas, dan psikologisnya bugar, potensi seks pada umur yang lebih tua bisa jadi masih prima. Menentukan frekuensi hubungan seks suami istri yang baik bergantung kondisi serta kesepakatan suami dan istri. Jangan membandingkan frekuensi hubungan seks satu pasangan dengan pasangan lain atau kajian penelitian tertentu. Pertimbangannnya, kondisi fisik dan psikologis tiap pasangan berbeda. Jika suami dan istri mendapatkan kesenangan dengan frekuensi hubun-

gan seks yang dilakukan, hal tersebut baik untuk pasangan itu. Yang penting adalah komunikasi seks pasangan suami istri, keterbukaan dalam komunikasi, dan kejujuran. Dengan begitu, hubungan seks yang dilakukan memang dinikmati dan dilakukan secara nyaman. Agar komunikasi seks lebih baik, sampaikan hal yang baik dan disenangi. Sebaliknya, hal yang tidak disenangi dikomunikasikan agar kekurangan bisa diminimalkan ataupun dihilangkan. Jangan melakukan komunikasi verbal yang sifatnya menghakimi pasangan atau menyalahkan pasangan. Berbeda halnya dengan hubungan seks dalam fokus reproduksi. Pada alasan tersebut, yang penting adalah hubungan seks saat istri mengalami masa subur atau sekitar masa subur. Target reproduksi ditentukan dalam waktu setahun pernikahan. Kalau melewati masa tersebut istri belum hamil, sebaiknya pasangan suami istri mulai berkonsultasi ke dokter. (*/c8/nda)


20

Kendari Pos | Jumat 2 Juli 2010

DPD Anggap Telat, Golkar Positif Jakarta, KP Usul dana aspirasi yang disampaikan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) memunculkan beragam reaksi dari DPR. PDI Perjuangan salah satu yang menganggap usul itu terlambat disampaikan. Menurut Wakil Ketua DPR dari PDIP Pramono Anung, kontroversi dana aspirasi yang

pernah diusulkan Fraksi Partai Golkar tersebut sebenarnya berakhir sejak hasil akhir Badan Anggaran DPR yang hanya menjadikan itu sebagai catatan. “Usul DPD itu terlambat,” ujar Pramono di gedung DPR, Senayan, Jakarta, kemarin. Pramono menambahkan, pembahasan RAPBN 2011 akan dimulai Juli ini. Sedangkan finalisasinya bakal dilakukan 16 Agustus mendatang. Pada saat itulah, presiden akan menyampaikan dalam bentuk nota keuangan RAPBN 2011 di hadapan DPR. Meski demikian, Pramono menyatakan bahwa DPR yang mempunyai fungsi anggaran akan tetap menerima usul tersebut untuk dijadikan pertimbangan. Sesuai keten-

tuan, DPD berhak memberikan pertimbangan dalam pembahasan anggaran antara DPR dan pemerintah. “Kalau ada tambahan baru dari DPD, ya tentu DPR tetap akan menyampaikan ke menteri,” imbuh mantan Sekjen PDIP itu. Namun, Pramono tetap mengingatkan, usul tersebut rawan penyalahgunaan. Anggota dewan bisa terseret ke ranah hukum jika tidak hati-hati. Dia lantas menunjuk sejumlah kasus yang menjerat anggota DPRD di berbagai daerah. “Saya khawatir kalau tidak ada landasan hukum kuat akan rawan persoalan. Apa lagi kalau tidak jelas kontrol dan transparansinya. Bisa diaudit atau tidak. Di level bawah, untuk menyerap dana ini

Partai Pendukung Rustam Setuju Pemilu Ulang 11 Juli Andoolo, KP Ancaman Boikot pemungutan suara pada tanggal 11 Juli mendatang mendapan reaksi keras dari beberapa partai pendukung pasangan calon Bupati Konsel. Diantaranya dari Partai Pemuda Indonsia (PPI) dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang nota bene pengusung pasangan calon Rustam TammburakaBambang Setio Budi. Menurut mereka, ancaman boikot Pemungutan suara ulang yang ditetapkan tanggal 11 Juli oleh tim sukses SUTRA dan AMAN di Jakarta merupakan profokasi yang dapat membingungkan masyarakat. “Saya selaku ketua DPC PPI Konsel yang mengusung HARUS SETIA tidak sepakat dengan apa yang disampaikan

oleh tim sukses pasangan lain. Kalau berani menggugat, kenapa tidak berani ikut bertarung ulang. Dan saya pikir tidak ada yang bermasalah dengan jadwal KPU yang telah ditetapkan,” ujar ketua DPC PPI Konsel, Agusran Saelang SH, kemarin. Kata Pls Ketua DPD PPI Sultra itu mengaku, ancaman boikot itu sangat menyesatkan dan tidak demokratis. “Kami selaku pengusung pasangan HARUS SETIA akan selalu mengikuti apa yang diputuskan KPU selaku penyelenggara Pemilu. Dan apa yang dijadwal oleh KPU itu berdasarkan putusan MK yang memerintahkan KPU untuk menyelenggarakan Pemungutan suara ulang diseluruh TPS di Konsel,” akunya. Ketua DPC PKB Konsel Bambang S

menambahkan, sejak diputuskannya oleh MK untuk digelar pemungutan suara ulang, pasangan HARUS SETIA belum mengeluarkan statemen resmi, termasuk partai pendukungnya yang terdiri PKB, PPI, Hanura dan PBB. “Kami belum pernah rapat apalagi membahas menolak atau menunda. Yang jelas, kami mengikut dengan apa yang diputuskan KPU,” katanya. Bagi dia, memboikot pemilu ulang sangatlah tidak mencerminkan tindakan demokrasi. “Statemen itu akan membuat masyarakat makin bingung dan tidak memberikan pendidikan Politik. Dihimbau kepada seluruh masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terprofokasi,” tandas Bambang.(era/ong)

Heri Disarankan Terus Terang Mengenai Penundaan Pemilukada Konut Kendari, KP Rencana penundaan Pemilukada Konut dari jadwal yang ditunjuk KPUD 25 Juli mendatang menggelinding seperti bola salju. Beberapa elemen mulai bersuara melakukan penolakan. Heri Silondae bahkan dituding “bermain” dengan penundaan tersebut karena menunggu surat pengunduran dirinya sebagai Pj Bupati dari Mendagri. Kondisi tersebut terang saja membuat gerah politisi PAN. Pasalnya Heri merupakan Cabup usungan PAN. Abdurrah-

man Shaleh, anggota F-PAN DPRD Sultra mengatakan, seharusnya Heri berterus terang dengan kondisi keuangan Konut agar penundaan tersebut tidak menggelinding semakin besar dan menjadi preseden buruk bagi dirinya. “Pemilu yang baik itu kan harus memenuhi semua unsur pelaksanaan termasuk pendanaan. Karena itu, Pj Bupati harus sampaikan dengan transparan mengenai ketiadaan dana di kas Konut. Apakah memang karena tidak ada dana atau ada kepentingan di balik itu,” ujarnya. Menurut mantan anggota DPRD Kendari ini, PAN memang tidak sampai detail memahami kondisi keuangan Konut kare-

na itu domain Heri sebagai Pj Bupati. Namun ia meminta agar semua calon dan pihak yang merasa punya kepentingan di Pemilukada Konut untuk berpikir positif. Dalam kondisi apapun katanya, Pemilukada tidak akan bisa terlaksana tanpa anggaran. “Seharusnya pemerintah, KPU dan DPRD duduk kembali untuk membahas anggaran Pemilukada. Para calon Bupati juga tidak usah risau kalau memang diundur karena yang memilih tetap masyarakat,” katanya. “Yang paling bagus, jangan pernah beranggapan bahwa penundaan ini menguntungkan salah satu calon. Ini konotasinya tidak ada pendanaan,” imbuhnya.(cr2/ong)

tidak gampang,” paparnya. Di sisi lain, Wakil Ketua DPR dari Partai Golkar Priyo Budi Santoso menyambut gembira usul DPD tersebut. Menurut dia, usul itu mengukuhkan usul fraksinya atas wacana dana aspirasi selama ini. “Sekarang ada instrumen DPD. Jadi, kami akan lebih percaya diri untuk berusaha mengegolkan usul ini,” tegasnya. Meski demikian, dia menambahkan, pihaknya masih dalam posisi menunggu respons presiden dalam penyampaian nota keuangan RAPBN 2011 pada 16 Agustus nanti. “Kami menunggu ada atau tidak sinyal positifnya. Kalau sinyalnya bagus, tentu akan kami tindak lanjuti,” imbuhnya.

Secara terpisah, PKS menilai berkembangnya kembali wacana dana aspirasi Rp 15 miliar masih memerlukan pengkajian lebih lanjut. Wasekjen DPP PKS Mahfudz Siddik menyatakan, harus ada evaluasi ulang terhadap sistem perencanaan pembangunan dan penyusunan anggarannya. “Agar alokasi anggaran yg dikelola pusat makin ditarik ke daerah tingkat II sesuai dengan kebijakan otda (otonomi daerah),” kata Mahfudz. Meski begitu, evaluasi ulang untuk sistem yang dimaksud kecil kemungkinan segera terealisasi. Itu terjadi karena —untuk 2011 pemerintah dan DPR—masih sepakat menggunakan sistem yang ada. (dyn)

Demokrat Tak Ingin Kecolongan Lagi Muh Endang : Kuasa Hukum DPP Demokrat Siap Membela Baharuddin-Malik di MK Kendari, KP Partai Demokrat Sultra belajar dari pengalaman. Keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang mengabulkan permohonan pasangan Surunudin-Muhtar (Sutra) menggugat hasil Pemilukada di Konsel, dijadikan pelajaran berharga. “Kita tidak akan lengah lagi seperti Konsel. Semua sumber daya akan kami gunakan di MK. Tapi sesuai dengan ketentuan yang digariskan,” ungkap Muh Endang, Sekertaris Demokrat Sultra. Untuk Demokrat sendiri, sudah melakukan koordinasi dengan DPP Demokrat. Demokrat menyiapkan pengacara Dr Danny Kailimang, Ketua Advokasi Hukum dan HAM DPP Demokrat. Meski yang digugat adalah KPU Muna, namun pasangan DAMAI yang diusung oleh Demokrat, PDI-P dan PAN menjadi pihak

yang terkait. “Kita tidak ingin kecolongan lagi,” tegasnya. Wakil Ketua DPRD Sultra itu sudah melihat materi gugatan yang diajukan pasangan RAMAH (LM Rusman Emba-Haridin). Diantaranya, persoalan DPT, kekerasan politik (intimidasi tim), money politik dan diakomodirnya pasangan La Pili-Halami (ILHAM). Dari gugatan itu, Endang berasumsi, gugatan tersebut lemah. Alasannya, untuk kekerasan politik, money politik dan diakomodir pasangan ILHAM ranahnya adalah pidana, berarti terkait dengan kinerja Panwas. Anehnya lagi, selama Pemilukada berlangsung, tidak ada laporan ke Sentra Gakumdu terkait adanya kekerasan. Begituhalnya diakomodirnya pasangan ILHAM, dilakukan sudah terlambat. “Seharusnya saat tahapan Pilkada dimulai, sudah disuarakan,” terangnya. Bila Pemilukada sudah berakhir, kemudian pasangan ILHAM disorot sudah terlambat. “Dimata saya, gugatan RAMAH lemah dan dibuatbuat saja,” pungkasnya.(awn/ong)

Perkara Pemilukada Konsel Dibawa ke DPR RI Kendari, KP Perkara Pemilukada Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) yang disuarakan pendukung Imran-Sutoardjo beberapa waktu lalu, disikapi DPRD Sultra. Pernyataan sikap yang berisi tentang penolakan Pemilukada ulang Konsel telah di bawa ke DPR RI akhir bulan lalu. Wakil Ketua DPRD Sultra, Sabaruddin Labamba MSi mengatakan, pihaknya telah meneruskan ke Komisi III DPR-RI, terkait aspirasi ratusan masyarakat Konsel yang menolak pelaksanaan pemilukada ulang di Konsel yang dijadwalkan tanggal 11 Juli mendatang. “Kami telah menyampaikan penolakan Pemilukada ulang di Konsel kepada Ketua DPR-RI, Komisi III, serta ke Sekretaris Negara. Kami meminta aspirasi itu dilaporkan langsung kepada presiden dan juga ke Mahkamah Agung (MA) RI,” beber Sabaruddin Labamba. Menurut Wakil Ketua DPW PAN Sultra ini, aspirasi pendukung Imran-Sutoardjo didasarkan atas keluarnya putusan Mahkamah Konstitusi (MK), yang menegaskan pelaksanaan pemilukada ulang. Sebelumnya, hasil penetapan pleno yang diumukan KPU Konsel, pasangan Imran-Sutoarjdo Pondiu lah yang meraih suara terbanyak, namun MK membatalkan dan memutuskan pemilukada ulang harus dilaskana-

kan secepat-cepatnya. Sabaruddin Labamba juga meminta kepada lembaga Negara yang berkompeten supaya menyikapi secara hukum dalam mengimpleimentasi peraturan dalam pelaksanaan Pemilukada yang diputuskan MK. Menyangkut bagaimana putusan MK yang dikeluarkan, apakah sudah memenuhi syarat keadilan dan kebenaran. Mengingat putusan tersebut, terjadi perbedaan pandangan hukum antara kelompok masyarakat maupun dari para ahli hukum. “MK juga manusia biasa dalam menelaah aturan-aturan hukum. Sehingga boleh jadi mereka juga memiliki keterbatasan melihat secara utuh fenomena Pemilukada. Usulan yang diajukan, tidak seratus persen apakah permasalahan pemilukada yang terjadi di seluruh Indonesia, berakhir pada MK sudah benar dan efektif dan apakah keputusan tersebut adil dan benar,” ujarnya. Terakhir, legislator PAN ini menilai, bahwa kejadian di daerah berdasarkan laporan boleh jadi pemahaman dalam persoalan yang terjadi dalam Pemilukada tidak diketahui. “Naif sekali kalau Pemilukada ulang dilakukan di semua kabupaten, karena tidak mungkin secara menyeluruh pelanggaran pemilu kada terjadi di semua kecamatan,” pungaks Wakul Ketua DPRD Sultra ini.(emi/ong)


21

Kendari Pos | Jumat, 2 Juli 2010

Sejarah Sistem Nomor Punggung KAPAN nomor punggung di kostum pemain bola mulai digunakan? Jawabannya, di tanggal 25 Agustus 1928, Arsenal dan Chelsea menorehkan nomor punggung di baju mereka saat bertanding melawan The Wednesday (kemudian jadi Sheffield Wednesday) serta Swansea Town di hari yang sama. Setelah beberapa kali eksperimen – tentu ada pihak kontra yang beranggapan nomor punggung bisa merusak warna kostum – maka Inggris memutuskan memberlakukan nomor punggung sebagai bentuk permanen dari kostum pesepakbola. Awalnya, sebelas pemain starting memakai pakaian bernomor punggung yang dirunut dari angka 1 hingga 11, dan seorang pemain dapat menggunakan nomor punggung berbeda dalam satu musim. Walau tak ada aturan pasti yang menentukan nomor punggung mewakili posisi tertentu di lapangan, secara de facto sebuah standar telah muncul dan dipakai sebagian besar tim sepakbola, dengan beberapa pengecualian. Secara umum para penjaga gawang memakai nomor punggung 1. Kesepakatan tak tertulis ini nyaris diterima secara universal. Bek atau pemain belakang mengunakan nomor 2 dan 6. Para gelandang kebanyakan memakai nomor 4, 6, 7, 8, 10, serta 11 (nomor 11 dan 7 secara tipikal digunakan para pemain sayap kiri dan kanan). Sementara para striker suka menggunakan nomor 9 dan 10, dan kadang walau kurang populer nomor 7, 8, serta 11. Tatkala sistem pergantian pemain diperkenalkan dalam sepakbola di tahun 1965, pemain cadangan mengambil nomor punggung 12; saat pemain pengganti kedua diperkenankan, mereka mengenakan nomor 14. Yap, para pemain kala itu masih gentar memakai nomor 13 karena masih percaya takhyul angka tersebut bisa mendatangkan sial. Pemakaian nomor punggung yang ditetapkan secara pasti pada tiap pemain dalam sebuah skuad diperkenalkan pada Piala Dunia 1954. Setiap pemain dari masing-masing negara yang masuk daftar 22 pemain memakai nomor punggung tertentu dan sama sepanjang turnamen berlangsung. Hasilnya, nomor punggung 12 hingga 22 bisa diberikan pemain lainnya di dalam skuad, tanpa perlu memperhatikan posisi pemain bersangkutan di lapangan.

Baca SEJARAH Hal 22

RAWAN DI GELANDANG Port Elizabeth, KP Brazil seperti belum mengerahkan seluruh kekuatannya dalam empat laga pertama di Piala Dunia 2010 ini. Namun, memasuki perempat final, mereka tidak boleh menyimpan kekuatan lagi. Sebab, mereka harus berhadapan dengan Belanda yang disebut-sebut sebagai generasi terbaik (siaran langsung RCTI, pukul 21.00 WIB). Sejatinya, penampilan Belanda pun belum bisa dibilang maksimal. Dengan karakter total football plus strategi ofensif, mereka mestinya bisa meledak. Kenyataannya, Arjen Robben dkk hanya bisa memetik kemenangan tipis atas lawan-lawannya. Terakhir, melawan Slovakia di 16 Besar (28/6), Oranje—sebutan Belanda—hanya menang 2-1. Namun, itu bukan alasan Brazil untuk menganggap remeh tim asu-

han Bert van Marwijk tersebut. Bagaimanapun juga, Belanda memasuki babak ini dengan kepercayaan diri membuncah. Tren menanjak plus pulihnya winger Arjen Robben membuat mereka optimistis mampu mengatasi tekanan Seleccao, sebutan Brazil. ”Ini adalah pertemuan dua kekuatan klasik sepak bola dunia. Pasti sangat menarik,” kata Robinho, striker Seleccao, seperti dikutip Associated Press. ”Belanda bukan tim yang gampang ditaklukkan. Mereka sudah melalui 23 laga tanpa terkalahkan. Gaya permainan mereka juga mirip dengan tim-tim Amerika Selatan,” timpal pelatih Carlos Dunga. Jika Belanda bisa tampil dengan kekuatan terbaik, Brazil sebaliknya. Dunga tidak bisa memainkan gelan-

Baca RAWAN Hal 22

PARIS HILTON

Bukan Jalan-jalan Biasa PIALA Dunia (PD) 2010 menyisakan waktu 10 hari lagi. Kemeriahannya memang tak lantas berkurang, justru sebaliknya kian semarak seiring kian dekatnya partai puncak. Tapi bagi Paris Hilton PD tak sekedar merayakan kemenangan tim perebut trofi juara. Memangnya tim mana yang mau dibelanya. Langkah Portugal yang memiliki pemain yang pernah dikencani, Cristiano Ronaldo, sudah terhenti. Amerika Serikat (AS), negara kelahirannya juga sudah angkat koper di babak 16 besar. Hilton memang tak pernah menyatakan menyukai sepak bola atau menjadi supporter salah satu klub sepak bola. Dia lebih sering tampil pada pesta-pesta sosialita ketimbang hadir di lapangan. Bisa jadi Hilton cuma akan mejeng di sana. Kok bisa? Intip saja barang bawaannya. Meski PD menyisakan waktu 10 hari, tak lantas membuat bawaannya mini menuju Afrika Selatan (Afsel). Dia tetap berbekal koper cukup banyak. Sampai Daily Mail tak mendapatkan jumlah pasti. Sebagai gambaran, setidaknya satu koper memuat hanya satu pakaiannya untuk satu hari. Bukan cuma soal jumlah yang tak baisa, Hilton juga tak sembarangan memilih merk bawaannya itu. Di dalam koper-koper

Baca BUKAN Hal 22

Johan Cruyff, Legenda Sepak Bola Belanda

Mengubah Sejarah SAYA tidak akan membayar tiket hanya untuk melihat Brazil. Karena mereka dipercaya akan menampilkan permainan yang memalukan di ajang Piala Dunia ini. Saya sangat menyayangkan Selecao, julukan Brazil, yang sebelumnya dikenal sebagai tim dengan modal bakat alam justru akan bermain defensif dalam pertandingan nanti. Kalau mereka bermain defensif, maka akan sangat tidak menarik dan mengecewakan. Saat ini, Dunga telah membuang gaya tradisional Brazil yang bebas dan mengalir khas Samba. Sebaliknya, dia mengubahnya dengan permainan sepak bola yang lebih disiplin dan bertipikal defensif. Tentu saja, di sini sejarah sepak bola Brazil mengalami pergeseran.

Permainan defensif seperti saat ini akan membuat banyak orang kecewa. Sebab, kapasitas Brazil di Piala Dunia kali ini adalah sebagai tim yang permainannya dinantikan oleh banyak orang.

Mereka adalah salah satu tim terbaik yang difavoritkan sebagai juara. Tonjolan keunggulan bakat pemain Brazil sebenarnya sangat dinantikan. Para pendukung Brazil biasanya akan menikmati per-

mainan timnya berikut fantasinya. Namun mereka tidak akan mendaptkan hal itu di Piala Dunia kali ini. Ke mana magis Brazil selama ini? Di kubu Brazil sebenarnya

punya legenda seperti Gerson, Tostao, Falcao, Zico, dan Socrates. Tapi sayangnya, saat ini saya hanya melihat orang-orang seperti Gilberto, Felipe Melo, Michel Bastos, Julio Baptista. Saya bisa mengerti alasan Dunga mengambil sejumlah pemain. Tapi mana yang punya skill sebagai playmaker, dan benar-benar unggul di lini tengah? Brazil harus bermain dengan intensites lebih tinggi. Mereka juga harus lebih menggigit dalam menekan pertahanan lawan. Mereka harus melakukan itu karena mereka saat ini bukan tim spesial. Mereka tak lebih seperti tim-tim lainnya di ajang Piala Dunia. Bagi saya, tim terbaik yang saya lihat selama ini adalah Cile. Ya,

Baca MENGUBAH Hal 22


22

Kendari Pos | Jumat, 2 Juli 2010

Rawan ................. dang sayap Elano yang cedera engkel, serta Ramires yang kena akumulasi kartu. Julio Baptista dan Felipe Melo pun belum tentu bisa dimainkan mengingat keduanya masih menjalani pemulihan cedera. Jalan keluarnya, Daniel Alves bakal kembali menempati pos gelandang sayap kanan, ditemani Gilberto Silva di tengah, dan Josue di kiri. Kaka menjadi penyerang lubang yang dipasang di belakang dua striker. Skema itu sudah pernah dipakai saat meladeni Cile di 16 Besar, dan hasilnya cukup efektif. Samba menang besar 3-0. ”Itu adalah penampilan terbaik Brazil sepanjang turnamen. Kami bisa memetik kemenangan besar atas Cile karena para pemain sudah kompak. Kami tidak lagi punya masalah dengan soliditas antarlini,” ungkap striker Luis Fabiano. ”Saya dengan Kaka, misalnya. Kami sudah saling mengerti. Saya hanya perlu menempatkan diri di posisi yang bagus, dan dia secara otomatis bakal mengalirkan bola kepa-

Bukan .................. yang dibawanya, terdapat lusinan hasil karya designer terkemuka pula. Tasnya saja keluaran produsen langganan selebritas papan atas Louis Vuitton. ‘’Semua sudah siap dipak dan siap menuju PD. Sangat menarik,” ujar wanita berusia 29 tahun itu pada twitter-nya. Nanti di sana dia tak sendirian. Sau-

da saya,” lanjutnya. Pernyataan ini seolah menyindir Belanda yang diguncang isu keretakan antarpemainnya. Seperti diberitakan, penyerang Robin van Persie marah kepada Van Marwijk lantaran diganti saat melawan Slovakia. Dia juga dikabarkan mengecam rekan setimnya, Wesley Sneijder. Namun, Sneijder menegaskan bahwa kondisi internal timnya sudah membaik. ”Robin (Van Persie) meyakinkan saya bahwa dia tidak mengatakan hal-hal buruk tentang saya. Dan saya percaya. Saya tidak ada masalah dengan dia,” ungkap Sneijder, seperti dilansir Sky Sports. ”Kami akan bersatu melawan Brazil, dan bakal tampil dengan 120 persen kemampuan,” tegas playmaker Inter Milan itu. Kubu Belanda menyadari, ketika berhadapan dengan tim yang sudah lima kali mencatatkan namanya di trofi Piala Dunia, mereka bakal dipandang sebagai underdog. Van Marwijk mengaku tidak keberatan dengan titel itu. Sebaliknya, tidak diunggulkan justru

bisa menghilangkan beban dari pundak anak buahnya, sekaligus bisa membuat mereka main lebih lepas. ”Untuk kali pertama, kami bakal diposisikan sebagai underdog. Tidak apa-apa, kami tetap percaya diri,” tutur Van Marwijk. ”Konfidensi Brazil pasti juga sangat tinggi. Sepertinya mereka tidak terkalahkan. Tapi kami berada di Afsel untuk satu tujuan. Yakni merebut gelar juara. Kami harus yakin,” tegas pelatih 58 tahun tersebut. Belanda memang merupakan satu-satunya tim besar yang belum pernah merebut trofi Piala Dunia. Prestasi terbaik mereka adalah masuk final edisi 1974, setelah menyingkirkan Brazil di semifinal. Namun, di dua pertemuan selanjutnya di PD 1994 dan 1998, Brazil selalu berhasil mempecundangi Belanda lewat adu penalti. ”Permainan kami semakin membaik. Kami menang atas salah satu tim paling atraktif di 16 Besar (Slovakia, Red). Brazil tidak akan menjadi penghalang kami untuk merebut trofi pertama kami,” tegas Van Marwijk. (na)

dara perempuannya Nicky akan menemani selama Hilton tinggal di Paris. Memang bagi Hilton bersaudara bepergian ke manapun dan dengan bawaan sebanyak apapun bukanlah masalah serius. Mereka bisa mengandalkan jet pribadi dengan fasilitas lux. Nicky pun tampak antusias jelang keberangkatan ke Afsel kemarin. ‘’Datang ke dokter untuk vaksinasi sebe-

lum terbang ke Afsel. Tak sabar nunggu safari dan PD,” tutur Nicky di twitter-nya. Tak kalah seru, Hilton meretweet: ‘’Saat berbelanja dengan Nicky Hilton di Chanel, Mac and Intermix. Membeli banyak perlengkapan lucu untuk perjalanan.” Tunggu saja sebenarnya apa yang mau dilakukan si cantic berambut blonde itu di Afsel. (vem)

Richard Sambera, Mantan Perenang Nasional

Brasil Harus Menang Di Lini Tengah LAGA Belanda versus Brasil di babak perdelapan final ini adalah sebuah partai yang menjanjikan pertarungan sengit. Sejauh ini, keduanya berhasil menunjukkan konsistensi permainan tim. Brasil lewat kolektifitas timnya. Sedang Belanda melalui permainan menyerangnya yang cantik. Nah, dalam pertarungan sarat

Mengubah ........... Cile bermain dengan gaya dan ciri khasnya sendiri. Mereka menciptakan peluang lebih dari sekedar mengkombinasikan strategi yang dimiliki tim lain. Itu telah menjadi salah satu kualitas yang selama ini kami miliki. Hal semacam itu bermanfaat untuk menawarkan satu tontonan tambahan bagi penonton. Karenanya, tim kami (Belanda) selalu menjadi bahan perbincangan banyak orang meski kami tidak pernah memenangkan gelar juara Piala Dunia. Saat ini, Cile telah mengambil alih peran itu.

Sejarah ............... So, ini berarti sebuah tim dapat memasukkan pemain sebagai starter tanpa perlu mengutamakan pemain bernomor punggung 1 hingga 11. Meski nomor punggung 1 sampai 11 cenderung diberikan pada para pemain dalam lingkup line-up inti, fakta di lapangan tak mesti harus begitu dengan berbagai macam alasan. Contoh paling beken adalah Johan Cruyff yang bersikeras menggunakan nomor 14. Timnas Argentina melakukan penomoran saat Piala Dunia 1978 dan 1982 dengan cara berbeda, yakni mengurutkan sesuai nama sang pemain secara alphabet. Hasilnya, para pemain di bangku cadangan (bukan kiper) dapat menggu-

gengsi ini, Brasil saya prediksi akan mampu menang. Brasil adalah tipe tim turnamen seperti Jerman. Artinya dari pertandingan ke pertandingan mereka selalu memperbaiki penampilan. Jadi tak perlu khawatir jika Brasil sempat terseok-seok dan tampil meragukan di sejumlah laga pemanasan PD 2010.

Pelatih Brasil, Dunga, menurut saya sukses melakukan revolusi terhadap gaya main Brasil. Dari permainan individu menuju ke permainan tim. Lihat saja, meski sempat tak diperkuat Kaka, toh Selecao, julukan Brasil, tetap bisa meraih kemenangan. Inilah kekuatan Brasil yang sesungguhnya. Kebersamaan. Di sisi lain, Belanda juga

tampil meyakinkan. Tiga pemain mereka, Dirk Kuyt, Wesley Sneijder, dan Arjen Robben adalah aktor sukses The Oranje, julukan Belanda sejauh ini. Dan Brasil akan bisa menang jika mampu memampatkan serangan ketiga pemain itu. Berdasarkan pertimbangan diatas, saya menjagokan Brasil menang 2-1 atas Belanda. (dra)

Terus terang, saya saat ini mendukung good footbal ketimbang sepak bola yang mengedepankan hasil akhir belaka. Sayang, pandangan semacam itu sekarang tidak dimiliki oleh pelatih Bert van Marwijk. Dia menekankan agar tim Belanda bermain dengan mengutamakan penguasaan bola dan lebih sabar dalam membongkar pertahanan lawan. Di dalam turnamen yang diikuti 32 tim, hanya akan ada satu juara. Jadi, jika kesempatan untuk menang sangat terbatas, maka peluang untuk menyenangkan penonton yang melihatmu berada di tanganmu.

Beruntung, Cile sudah melihat hal tersebut. Sebagaimana diketahui Cile yang disebut Cruyff sebagai entertainer baru adalah tumbal Brazil ketika melaju ke babak delapan besar. Dalam pertandingan 28 Juni lalu, Brazil memukul pasukan Marcelo Bielsa dengan skor 3-0. Cile memang kalah di sisi skor akhir. Namun dalam laga tersebut, Humberto Suazo dkk bermain cukup impresif. Terlepas dari ungkapan Cruyff sebagai entertainer, yang pasti Cile mengambil inisiatif penyerangan dalam laga tersebut. Tapi nama besar dan kualitas

pemain membuat alur serangan yang didominasi umpan langsung kerap patah. Itu sebabnya, Brazil tidak kehilangan kontrol permainan meski bola lebih banyak dikuasai pemain Cile. Di sisi lain, lolosnya Belanda juga tak bisa dipungkiri tak lepas dari filosofi sepak bola yang dikembangkan oleh Van Marwijk. Dengan permainan praktis, Van Marwijk telah mengantarkan Belanda pada hasil cukup gemilang. Sejauh ini, Belanda berhasil mengalhkan semua lawan-lawannya. Di antaranya, Slowakia, Kamerun, Jepang, serta Denmark. (uan/telegraph/mirrorfootbal/diq)

nakan nomor punggung 1. Belakangan dalam sebuah regulasi turnamen ditetapkan bahwa nomor punggung 1 mesti diberikan pada kiper. Kini para pemain bebas mengenakan nomor punggung berapapun (sepanjang itu menjadi representasi ciri khas sang pemain di dalam skuad) antara 1 sampai 99. Tahun 2003, kiper FC Porto Vitor Baia menjadi pemain pertama yang memakai nomor punggung 99 dalam final Liga Champion UEFA. Bahkan Hicham Zerouali diijinkan memakai nomor punggung 0 saat membela klub Aberdeen FC di Liga Premier Skotlandia. Tak heran para fan memberi julukan pada Hicham sebagai “Zero.” Para pemain bola secara

umum tidak diperkenankan mengubah nomor punggung mereka sepanjang musim. Seorang pemain baru dapat mengubah nomor punggungnya jika ia pindah ke klub lain di pertengahan musim, lalu klub barunya memberikan nomor anyar yang berbeda. Para pesepakbola boleh saja mengubah nomor punggungnya di musim berikut – pindah dari nomor besar menjadi nomor kecil antara 1 sampai 11 mungkin dengan melihat indikasi bahwa klub berpikir sang pemain pantas diturunkan secara regular di musim berikutnya. Dalam perkembangannya nomor punggung kostum berkembang menjadi sesuatu yang penting bagi sebuah klub atau timnas.

Hal ini biasanya terjadi karena nomor punggung itu digunakan pemain hebat, dan merupakan suatu kehormatan besar jika diperkenankan memakai nomor punggung yang sama. Sebuah contoh menyolok adalah nomor punggung 7 di Manchester United. Nomor punggung dipakai para pemain hebat di eranya masing-masing seperti George Best, Bryan Robson, Eric Cantona, David Beckham, hingga Cristiano Ronaldo saat menjadi pemain Manchester United. Belakangan di Italia sering muncul angka diatas 30, mungkin karena ingin menunjukkan kalau dia berhak mendapatkan nomor yang di perhitungkan, seperti no 99, karena posisi dia sebagai striker. Malahan pernah ada yang nomor punggungnya 1+8. (*)


Kendari Pos | Jumat, 2 Juli 2010

233


FOTO-FOTO SUWARJONO/KP

Persipan Matang: Panitia Campus Exhibitions 2010, terus menyiapkan sejumlah fasilitas jelang pembukaan pameran pendidikan pertama dan terbesar di Sultra, Sabtu 3 Juli mendatang di Alun-alun MTQ Square. Kemarin (1/7), tenda utama telah berdiri kokoh dan tinggal di pajangi ornamen agar terkesan menarik pengunjung.

Diharapkan Jadi Ajang Tahunan Rekrut Lebih Banyak UKM

SUWARJONO/KP

Kemeriahan Piala Dunia 2010: Moment piala dunia di Afrika Selatan (Afsel), tak ingin terlewatkan begitu saja. Di ajang Campus Exhibition 2010 yang akan berlangsung mulai 3-9 Juli nanti, para peserta pameran menyuguhkan aneka macam permainan seperti sepak bola. Nampak salah seorang peserta mewarnai kostum salah satu tim yang bertanding di piala dunia Afsel 2010, yang akan diperagakan selama Campus Exhibitions.

CAMPUS Exhibition 2010 yang merupakan ajang pameran terbesar sekaligus pertama di Sultra, khususnya yang bergerak di bidang pendidikan akan berlangsung pada 3-9 Juli ini. Tidak tanggung-tanggung acara pembukaannya akan berlangsung pada pukul 15.30 wita, yang direncanakan akan dibuka Gubernur Sultra. “Direncanakan Campus Exhibition akan dibuka oleh Gubernur Sultra. Selain itu dalam acara pembukaan tersebut akan disuguhkan penampilan seni budaya, melalui tampilan tari daerah,” kata Manager Event Organizer (EO) Inter Media Prpmotion Kendari Pos, Rustam, kemarin (1/7). Sesuai dengan tema yang diusung yaitu pameran pendidikan dan multi produk yang akan berlangsung di alun-alun MTQ Square Kendari, maka selain terdapat stand yang diperuntukkan bagi kampus juga terdapat stand perusahaan yang bersentuhan langsung dengan kegiatan kampus misalnya perusahaan seluler, otomotif dan lembaga finance. “Tidak ketinggalan para pelaku usaha kecil mikro (UKM), yang juga menjual berbagai kebutuhan yang berkenaan dengan kebutuhan kampus dan pelajar, mulai dari alat tulis

hingga pakaian seragam sekolah,” jelasnya. “Mengingat manfaat yang diperoleh bagi peserta pameran, maka kami masih membuka pendaftaran hingga hari pelaksanaan tiba. Karena itu bagi kampus, serta perusahaan dan UKM yang bersentuhan langsung dengan pendidikan bersegeralah mendaftarkan diri ke Graha Pena Kendari Pos,” tambahnya. Sementara itu, Koordinator UKM Campus Exhibition 2010, Salman mengungkapkan hingga kemarin (1/7), telah terdaftar 100 orang lebih pelaku UKM.

“Melihat antusias yang besar ini kami berharap semoga ajang serupa dapat kembali dilaksanakan, kalau bisa waktunya lebih diperpanjang lagi. Pasalnya pengalaman pameran lainnya yang pernah dilaksanakan EO Intermedia Kendari Pos, hasil dagangan para pelaku UKM meningkat dua kali lipat,” ungkap Salman. Permintaan senada juga dituturkan Direktur Akademi Bahasa Asing (ABA) Barakati Kendari, Akib SPd MPd, jika ajang Campus Exhibition yang merupakan hasil kerja sama Kopertis Wilayah IX Sulawesi

dan Harian Kendari Pos dapat dijadikan ajang tahunan lingkup perguruan tinggi swasta (PTS) dan negeri (PTN). “Ajang seperti ini sangat tepat dilaksanakan setiap tahunnya, apalagi saat ini bertepatan dengan penerimaan mahasiswa baru (Maba). Dengan begitu diharapkan ajang ini dapat menjadi ajang promosi program, sehingga para mahasiswa baru dapat lebih mengetahui program studi yang ditawarkan. Yang diharapkan mereka dapat tertarik dan mendaftar sebagai Maba,” tutur Akib. Ia merinci tampilan yang akan disuguhkan pihaknya pada standnya nanti, diantaranya biaya pendaftaran yang sangat terjangkau yaitu hanya Rp 25 ribu. “Dengan nominal tersebut para calon Maba dapat ter-

daftar sebagai Maba ABA Barakati Kendari, padahal jika di kampus pendaftarannyabisamencapaiRp100ribu. Setelah mendaftar di stand, maka pada 12 Juli-7 Agustus diharapkan mereka dapat mendaftar ulang di Kampus ABA Barakati,” rincinya. Karena itu tidak ada salahnya jika masyarakat, khususnya para pelajar yang telah tamat SMA sederajat dapat berkunjung ke Campus Exhibition 2010 di Alun-Alun MTQ Square. “Siapa tahu prodi D3 Bahasa Inggris Komputer dan Internet, serta Bahasa Inggris Jurnalistik, Kewirausahaan dan Pariwisata yang kami tawarkan dapat menjadi target pendidikan selanjutnya,” ajaknya. (cr6)


Kendari Pos Edisi 2 Juli 2010