Issuu on Google+

Senin, 23 Agustus 2010

Harga Eceran Rp. 3.500,-

http://www.kendaripos.co.id

Small is Beautiful, Betulkah?

Muhammad Hilmi

MENJELANG HUT RI baru-baru ini, Indonesia kembali dihebohkan wacana redenominasi yang dicetuskan Bank Indonesia . Pro-kontra pun bermunculan se-antero nusantara dengan satu pertanyaan sentral: apakah kebijakan ini akan menguntungkan masyarakat atau malah merugikan? Redenominasi adalah menyederhanakan denominasi (pecahan) Ru-

piah menjadi lebih kecil dengan mengurangi beberapa digit angka nol tanpa mengurangi nilai mata uang itu sendiri. Pemerintah akan menghilangkan tiga digit terakhir pada mata uang kita. Jika harga nasi bungkus selama ini Rp 10.000, nantinya akan berharga Rp 10. Secara paralel, harga barang-barang juga akan disesuai-

kan dengan mengurangi tiga digit terakhirnya. Pemerintah akan menerbitkan uang Rupiah baru (versi redenominasi) mendampingi Rupiah sekarang. Masyarakat dapat membeli nasi bungkus dengan uang Rupiah sekarang (Rp 10.000) atau dengan Rupiah baru (hanya Rp 10).

Baca SMALL di Hal. 8

Tongkat Komando Berganti Kendari, KP Brigjen Pol. Drs. Sukrawardi Dahlan dipastikan akan menyerahkan tampuk pimpinan Polda Sultra kepada Brigjen Pol. Drs. Sigit Sudarmanto SH MM, hari ini (23/8). Prosesi penyambutan Kapolda Sultra yang baru rencananya digelar di Mapolda Sultra sekitar pukul 13.00 wita. Kabid Humas Polda Sultra, AKBP Drs. Moch. Fahrurrozi mengatakan, prosesi penyambutan telah dipersiapkan sebelumnya. Acara ini akan dimeriahkan dengan tari Mondotambe yang merupakan tari penyambutan asal Sultra. “Seperti biasanya, penyambutan pejabat baru akan dihadiri oleh pejabat utama Polda, personil Polda, dan jajaran. Dengan adanya penyambutan tersebut, tentu diiringi dengan pelepasan Kapolda lama sambil silaturahmi dengan personil Polda dan jajarannya yang ada di Mapolda Sultra,” terang AKBP Drs. Moch. Fahrurrozi. Acara silaturahmi yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama di aula Lakidende Rujab Gubernur Sultra. “Selasa mendatang, Brigjen Pol. Drs. Sukrawardi Dahlan akan diantar ke Bandara Haluoleo untuk melanjutkan tugas sebagai Kapolda Kalbar,” jelasnya. Kepemimpinan Brigjen Pol. Drs. Sukrawardi Dahlan di Sultra mendapat apresiasi dari berbagai komponen masyarakat. Strategi kepemimpinan yang cukup demokratis dan transparan menjadi kesan bagi masyarakat Sultra. Awal kepemimpinannya, Brigjen Pol. Drs. Sukrawardi Dahlan menyebarluaskan nomor handphonenya, termasuk pejabatutama Polda Sultra dan jajarannya. “Langkah tersebut dilakukan untuk membuka akses seluas-luasnya kepada masyarakat agar informasi dapat lebih mudah diperoleh. Selain itu, masyarakat juga dapat menjadi kontrol terhadap kinerja polisi selama ini. Sehingga, perilaku personil Polri di lapangan dapat terkontrol,” ungkapnya.(aka/ong)

RAMADHAN dari tahun ke tahun mengajak kita untuk merenung dan introspeksi tentang bagaimana kehidupan yang sudah kita lalui sepanjang tahun. Bagi Wakil Ketua DPRD Sultra, Drs Sabaruddin Labamba MSi, ramadhan penting artinya dalam hal melatih kita untuk lebih peka terhadap persoalan-persoalan kemanusiaan yang ada di sekeliling kita. Menurut Sabaruddin, bagi seorang pemimpin ramadhan juga melatih untuk tetap tawadhu. Artinya, ucapan dan perbuatan harus sejalan. Tidak hari ini bicara A, besoknya bicara B. ”Puasa memberikan kita pelajaran bagaimana harus bertanggungjawab terhadap amanah yang begitu besar yang ada di pundak kita sebagai pemimpin. Makanya kita harus berupaya semaksimal mungkin agar sebagai pemimpin dapat menjalankan tanggung jawab tersebut secara konsisten,” kata Ketua Pengprov PSSI Sultra ini. Sabaruddin juga mengakui bahwa ramadhan, adalah saat dimana kita harus membersihkan jiwa dari segala kekotoran. Misalnya, dari sifat serakah, tidak mau peduli dengan sesama manusia serta tidak membangun silaturahmi.

Baca RAMADHAN di Hal. 8

Gubernur Siap Jadi Tumbal Soal Kesimpulan BPK dengan Discklaimernya Kendari, KP Gubernur Sultra, Nur Alam tidak terima jika pejabatnya di Pemprov disalahkan atas temuan BPK terkait pelaporan keuangan Pemprov tahun 2009. Ia menilai, terlalu prematur jika DPRD menilai Sekprov Zainal Abidin dan Kadispenda Ali Nur bersalah. Ia berpendapat, temuan BPK tidak boleh diartikan “telanjang” sebagai korupsi. Versi gubernur, temuan BPK ada yang bersifat administratif dan ada yang bersifat petunjuk lebih lanjut terhadap pos anggaran yang harus dipertanggungjawabkan.

Dua hal tersebut, sedang dilakukan perbaikan selama dua bulan seperti yang disyaratkan BPK. Hal itulah yang membuat gubernur menganggap pernyataan DPR pre-

Baca GUBERNUR di Hal. 7

Nur Alam

PNS Jangan Lagi Orientasi Proyek Jakarta, KP Para aparatur negara di daerah diharapkan tidak hanya berorientasi proyek. Disinyalir, selama ini ketika ada proyek Pegawai Negeri Sipil (PNS) rajin masuk kantor. Sebaliknya bila proyek berakhir maka malas ngantor. PNS pun sudah tak peduli bagaimana kelanjutan dari proyek tersebut. Tidak dipikirkan out put proyek tersebut, bermanfaat bagi masyarakat atau tidak. “Tinggalkan kebiasaan lama yang berorientasi proyek. Di mana PNS akan giat bekerja kalau proyek ada. Kalau tidak ada proyek jadi malas-malasan dan melupakan kalau kewajibannya melayani masyarakat,” kata Sekretaris Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Tasdik Kinanto kepada JPNN (Kendari Pos Group), akhir pekan lalu. Untuk mengubah pola pikir aparatur tersebut, lanjutnya, harus ada komitmen bersama seluruh jajaran pemerintah daerah, baik eksekutif maupun legislatif, bahwa tugas aparatur paling utama adalah melayani publik. Bukan semata-mata berpikir bagaimana bisa masuk dalam tim proyek biar dapat untung. “Eksekutif dan legislatif daerah diharapkan memberikan dukungan yang nyata terhadap program pelayanan publik melalui penganggaran dalam APBD masing-masing, guna mempertajam program pelayanan publik yang berbasis partisipasi masyarakat,” tuturnya. Pogram ini, terang Tasdik, diharapkn diterapkan pada kegiatan yang langsung menyentuh kebutuhan dasar masyarakat. Disamping relatif murah dan populis karena melibatkan masyarakat secara luas.(esy)

Ramadan di Kawasan “Merah” Little India, Singapura

Di Masjid Buka Puasa, di Luar Pub Tampilkan Tari Erotis dasar menuju dapur umum masjid. Dia lantas mengambil centong. Tangan pria 60 tahun tersebut terlihat cekatan memasukkan bubur ke dalam puluhan kantong plastik merah di depannya. Ali adalah salah seorang takmir masjid yang didirikan pada 1907 tersebut. “Tugas saya, salah satunya, membagikan bubur ini kepada jamaah yang hendak berbuka puasa,” katanya. Ratusan jamaah yang selesai salat tanpa dikomando antre mengular untuk mendapatkan bubur yang telah disediakan pengurus takmir. Mereka tertib dan sangat tenang. Tidak ada aksi saling dorong dan sikut. Saat beberapa petugas pembagi bubur mengatakan bahwa jatah sudah habis, puluhan jamaah yang tidak mendapatkan jatah lantas balik badan dalam diam. Tidak ada

Muslim Tamil dan India berusaha terus menjunjung toleransi keberagamaan di tengah persilangan budaya wilayah Little India, Singapura. Muslim di sana selalu berikhtiar untuk menjadi kelompok yang open minded terhadap kelompok berkeyakinan lain. Berikut laporan wartawan Jawa Pos (Kendari Pos Group) AHMAD AINUR ROHMAN yang minggu lalu berada di komunitas itu. PUKUL 17.15 waktu Singapura. Sayupsayup suara azan asar terdengar dari menara Masjid Abdul Gaffoor. Ratusan orang etnis Tamil dan India bersicepat memasuki masjid yang terletak di Dunlop Street, wilayah Ronchor Planning Area yang juga masuk kawasan Little India itu. Begitu jamaah penganut mazhab Imam Hanafi tersebut rampung mendirikan salat, Muhammad Ali bergegas turun ke lantai

JAWAPOS

Warga Liitle India saat berbuka puasa.

Baca MASJID di Hal. 7


2

Kendari Pos |Senin, 23 Agustus 2010

Kadin Sultra Diminta Bersatu Kendari, KP Polemik yang kini terus terjadi di tubuh organiasi pengusaha Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sultra, ternyata mengusik perhatian wakil ketua DPRD Sultra, Drs Sabaruddin Labamba MSi. Kepada Kendari Pos kemarin, Sabaruddin Labamba mengatakan, polemik di tubuh Kadin Sultra seharusnya tidak perlu ada. Apalagi, Dewan Pengurus Pusat (DPP) Kadin sudah mengeluarkan Surat Keputusan (SK). Sabaruddin mengaku sempat berdialog dengan Ketua Kadin Pusat, Adi Taher ketika berkunjung ke Kendari. Dan dari penjelasan Adi Taher, diketahui Musprov yang berlangsung di salah satu hotel itu, sudah sesuai AD-ART. ”Saya mengimbau kepada kawan-kawan pengusaha yang bernaung di bawah Kadin Sultra agar bersatu dan mendukung hasil Musprov. Itu kalau mereka mau besar. Tetapi kalau hanya berpolemik terus menerus, ka-

pan pengusaha kita bisa jadi besar. Apalagi saya dengar sudah ada SK. Seharusnya, mereka melakukan rekonsiliasi bersatu membangun visi agar punya daya bargaining di dunia usaha Sultra,” tegas Sabaruddin. Dia juga mengimbau Kadin Sultra agar membangun kemitraan dengan pemerintah dan berbagai stakeholder yang ada di Sultra. Ini penting artinya dalam rangka memberikan kesempatan kepada mereka untuk dapat membangun kekuatan yang lebih besar dalam dunia usaha di Sultra. Amran Yunus Cs Terus Melawan Adanya Surat Keputusan (SK) Kadin Pusat yang melegitimasi kepengurusan Kadin Provinsi Sultra dibawah pimpinan Herry Asiku, tak diterima kubu yang menolak Musprov. Mereka malah mendeklarasikan Presidium Kadin Daerah Sultra di sebuah hotel ternama di Kendari, akhir pekan lalu.

Menariknya saat deklarasi beberapa pengurus Kadin demisioner yang menjadi Ketua Asosiasi ikut serta. Mereka diantaranya Gunawan Yiedri (Ketua Apindo), M Saleh (Ketua Aspanji), Saipuddin (Ketua Inkindo), Roby Adrian (Ketua Hipmi) dan Amran Yunus (Ketua BPD Gapensi). Selain itu beberapa pengurus Kadin Kabupaten/Kota ikut serta, semisal Kadin Bombana, Konawe dan Kota Kendari. Amran Yunus yang didaulat menjadi juru bicara menjelaskan deklarasi itu dilatarbelakangi realitas Kadin Sultra yang gagal mengakomodir dan memperjuangkan kepentingan dunia usaha, terutama dalam mendorong terwujudnya kemitraan antara dunia usaha, pemerintah daerah dan stake-

holder lainnya. ‘’Ini adalah ekspresi kekecewaan kepada Kadin Indonesia dalam menyikapi kemelut hasil-hasil Musprov Kadin Sultra, yang berdampak terjadinya polarisasi Kadin Sultra dan pemerintah daerah sehingga menciptakan iklim yang kurang kondusif terhadap hubungan pemerintah daerah dan dunia usaha,’’ jelasnya. Kekecewaan tersebut kata Amran juga diakibatkan sikap Kadin Indonesia yang melanggar beberapa kebijakan yang dibuat. Ia mencontohkan Kadin Sultra sudah demisioner tetapi masih dipercaya menye-

lenggarakan Musprov, termasuk membentuk Kadin Kabupaten/Kota. Yang lebih parah menurut Amran sudah ada surat dari Kadin Pusat bila Musprov diundur dari tanggal 4-5 Agustus. Nyatanya malah hasil Musprov disahkan. Hal senada diutarakan Ketua Aspanji Sultra, Saleh Haming. Katanya tujuan deklarasi itu sebagai wahana atau forum konsolidasi dunia usaha dalam menciptakan hubungan kerjasama yang baik dengan pemerintah daerah dalam mendorong percepatan pembangunan ekonomi di Sultra. Selain itu sebagai upaya

membangkitkan dan menggairahkan institusi Kadinda Sultra yang benar-benar mampu menjembatani kepentingan dunia usaha dengan pemerintah daerah serta stakeholder lainnya. ‘’Kami akan membangun institusi Kadinda Sultra yang berpihak pada kepentingan dunia usaha dan bebas dari politisasi Kadin yang mementingkan kelompok tertentu saja,’’ tegasnya. Rencananya kata Saleh Haming pasca deklarasi mereka akan melapor ke Kadin Indonesia hari ini. Untuk Gubernur akan dilaporkan sebelum mereka terbang ke Jakarta. ‘’Setelah

dari Jakarta kami akan membentuk cabang-cabang se-Sultra,’’ tambahnya. Usai deklarasi, saat itu juga langsung ditetapkan program kerja presidium Kadinda Sultra. Diantaranya merumuskan pola hubungan kemitraan strategis antara Pemda dan dunia usaha dalam mendorong dan menopang lahirnya pelaku-pelaku ekonomi baru di daerah. Selain itu merumuskan pola pembinaan antara pengusaha dengan pemerintah setempat agar tercipta proses komunikasi dan konsultasi yang sehat antar keduanya.(awal/han)


3

Senin, 23 Agustus 2010

REI Sultra Tetap Kebagian 2.000 Sambungan Listrik Hasil Konsultasi Ketua REI dengan Dirut PLN

INTERNET

Di segmen high-end, Samsung kini meluncurkan Omnia. Samsung berharap ponsel ini menghadirkan fitur dan layanan canggih bagi konsumen

Ponsel Low-End Kuasai Pasar Jakarta, KP Hingga saat ini penjualan telepon seluler (ponsel) segmen lowend seharga di bawah Rp 1 juta masih menguasai pasar dengan pangsa lebih dari 50 persen. Ponsel middle-end seharga Rp 1 jutaRp 2 juta baru menguasai 30 persen pangsa pasar. ‘’Selebihnya, atau sekitar 20 persen pangsa pasar, disi ponsel high-end yang harganya di atas Rp 2 juta,’’ ujar Head of Mobile Phone Bussines PT Samsung Electronics Indonesia Hero Tjokroadi saat peluncuran ponsel Samsung Omnia kemarin (19/8). Menurut dia, ponsel low-end mendominasi pasar karena daya beli masyarakat belum begitu tinggi. Sebagian orang tak mementingkan kelengkapan

fitur, tetapi cenderung menggunakan ponsel hanya untuk mengirim pesan singkat atau short message service (SMS) atau melakukan voice call (panggilan suara). ‘’Fitur, seperti push mail, GPS (global positioning system), atau internet belum dirasa begitu penting buat kebanyakan orang,’’ tuturnya. Tapi, dia menilai tetap segmen pasar tertentu yang memilih ponsel berdasar fungsi atau kelengkapan fitur. Meski persentasenya kecil, jumlahnya relatif besar dibandingkan jumlah penduduk Indonesia yang lebih dari 200 juta. ‘’Samsung berusaha masuk ke semua segmen, baik low-end, middle-end, dan highend. Komposisi penjualannya hampir seimbang,’’ katanya.

Di segmen high-end, Samsung kini meluncurkan Omnia. Samsung berharap ponsel ini menghadirkan fitur dan layanan canggih bagi konsumen. ‘’Setelah dikenalkan di Singapura sebulan lalu, Omnia dirilis serentak diseluruh dunia minggu ini,’’ tuturnya. Kecanggihannya sebanding dengan harganya yang mencapai Rp 7,5 juta. Misalnya, ponsel setebal 12,5 milimeter itu dilengkapi kamera 5 megapiksel dengan smile shot and face detection (pendeteksi senyum), layar 3,2 inci, GPS, push mail, dan memori internal 16 GB serta eksternal 16 GB. Memori tersebut bisa menyimpan 23 film, 8 ribu lagu MP3, dan foto-foto 12 ribu megapiksel. (wir/dwi)

BPKB Rintis Pelaku Usaha Kecil Kendari,KP Demi menciptakan sektor usaha kecil, Balai Pengembangan Kegiatan Belajar (BPKB) melatih sekitar 30 warga di Poasia. Selain dididik pengelolaan managemen maupun produksi yang mampu mengembangkan kemampuan berwirausaha, pasca pelatihan masing-masing kelompok binaan diberikan modal untuk mengelola usahanya. Ketua Pokja Life skill BPKB Sultra, Andi Tenri Ampa menjelaskan, di masa kepemipinan Kepala BPKB Sultra Muh. Husein Tali, pelaku usaha kecil intens diberikan binaan. Mereka diharapkan bisa menjadi embrio pelaku usaha kecil di masing-masing wilayah. Mengingat peserta pelatihan merupakan warga kurang mampu yang diharuskan memiliki unit usaha secara berkelompok. Peserta pelatihan yang dibagi tiga kelompok juga diberikan materi tentang mengelola komoditi kelapa. Produk yang diharapkan adalah pengolahan Virgin Coconut Oil (VCO) dan nata decoco. “Ke dua komoditi ini kami lihat masih banyak di Kendari, dan pemanfaatannya belum optimal. Padahal ke duanya jika diolah bisa memiliki nilai ekonomi tinggi,” terang Andi Tenri yang sedang mengawasi para peserta pelatihan di rumah industri VCO, Ponpes Umu Shabri, kemarin. Menurutnya, Seminggu sebelumnya sekitar 30 orang tersebut telah diberikan materi tentang managemen usaha baik itu pembukuan maupun marketing sebuah produk di BPKB. Kemudian di akhir pelatihan merupakan pemilihan produk yang akan di pilih sekaligus praktek produksinya. Usai

SULIS/KP

Ketua Pokja Life Skill BPKB Sultra, Andi Tenri Ampa, sedang mengawasi pelatihan, yang diikuti oleh 30 warga dari Poasia. Kegiatan praktek produksi VCO ini berlangsung di Rumah Industri VCO, Ponpes Umu Shabri Kendari. praktek dan mereka dinyatakan mampu melakukan produksi, dan masing-masing kelompok akan diberikan modal sebanyak Rp 3 juta. “Kalau pemasaran produk mereka untuk sementara akan ditampung oleh Umushabri. Tapi ke depan kami pun akan coba untuk memasarkannya. Karena ternyata VCO itu banyak yang membutuhkan karena produknya sangat berkualitas,” tambah Ketua Pokja Life skill BPKB ini, didampingi Syaiful Azmi, Konsultan UMKM Sutra, sebagai pelatih produksi VCO dalam kegiatan tersebut. Pemberdayaan terhadap masyarakat tidak mampu ini, sebagai langkah pemerintah untuk menciptakan pelaku usaha kecil di daerah ini. Mereka digerakkan dan diberi pengetahuan agar bisa menghasilkan produk. Walaupun kecil pemberikan modal awal, itu hanya pancingan agar mereka bisa action di lapangan setelah mendapatkan

ilmu. Ke depan, BPKB pun akan bekerjasama dengan Dinas Koperasi dan UMKM agar bisa berkontribusi kepada sektor kecil binaan BPKB. Tugas BPKB bukan sekadar pada mengantarkan mereka memiliki unit usaha dan berproduksi. Namun, evaluasi dan bimbingan akan terus dilakukan untuk membesarkan mereka, hingga mereka menjadi besar dan mampu berdiri sendiri. “Pengelolaan kelapa, baru kali ini kita latihkan. Sebelumnya ada usaha abon ikan , mete dan sejumlah produk home industri. Hasilnya lumayan , usahanya semakin besar, bahkan produkya sudah eksis di pasaran.Kami pun berharap pada unit usaha pengolahan kelapa juga demikian. Apalagi produk VCO sudah di kenal di pasar internasional. Sementara bahan bakunya kelapa, di setiap wilayah di daerah ini bisa kita jumpai,” pungkas Andi Tenri. (lis/lia)

Program Baru untuk Pelanggan Baru TARIF bicara kian menjadi perhatian operator. Kali ini giliran PT XL Axiata yang merilis tarif baru sesama pengguna XL. Tarif tersebut berlaku untuk aktivasi pelanggan yang baru mengaktifkan nomor XL. Sebelumnya, XL pernah menempuh langkah serupa bagi pelanggan baru dengan memberikan akses gratis bagi pengguna data. Khususnya, layanan social networking. Program yang bertajuk muRAh MEriah (RAME) tersebut mulai berlaku kemarin (20/8). Dengan demikian, pelanggan yang baru mengaktifkan kartu perdana XL secara otomatis bisa mengakses tarif murah. “Kami berharap, paket kartu perdana baru ini lebih bermanfaat seh-

ingga menarik lebih banyak pelanggan baru,” terang VP XL East Region Djunaedy Hermawanto kemarin (20/8). Untuk tarif baru tersebut, setiap melakukan panggilan dikenai biaya Rp 25 per menit khusus pukul 00.00-17.00. Ditambah gratis seribu SMS ke semua operator setelah mengirimkan satu SMS dengan biaya per SMS Rp 150. Pada pukul 17.00-00.00, tarif Rp 25 per menit hanya berlaku untuk dua menit pertama. Pada menit selanjutnya, akan berlaku tarif Rp 25 per detik dan gratis seratus SMS ke semua operator setelah kirim satu SMS. Menurut Martono, manager management service XL East Region, program tersebut bertu-

juan untuk mengakomodasi kebutuhan pelanggan terhadap layanan suara. Menurut dia, pelanggan baru harus terus diberi program menarik yang disesuaikan dengan kebutuhan. “Untuk pelanggan lama, kami sudah menyediakan sejumlah layanan yang bisa menunjang kebutuhan baik SMS maupun telepon,” tuturnya. Dia mengatakan, karakter pelanggan di daerah-daerah berbeda. Pelanggan di Surabaya, misalnya, cenderung lebih suka melakukan panggilan daripada SMS. Di daerah lain, ternyata SMS jauh lebih digemari. “Di sisi lain, hal itu bisa memudahkan kami untuk mengoptimalkan jaringan yang ada,” ucapnya. (res/c8/tia)

Kendari,KP Realestate Indonesia (REI) Wilayah Sultra sempat gusar, saat menteri ESDM meningkatkan tarif sambungan listrik baru. Pasalnya, setelah tarif dasar listrik dinaikkan, MoU antara REI dengan PLN pusat yang menyebutkan Sultra memperoleh 2000 sambungan baru tahun 2010 terancam dibatalkan. Namun, hasil konsultasi dengan Dirut PLN Pusat, Dahlan Iskan tidak membatalkan jatah sambungan listrik REI Sultra. Ketua REI Sultra, Amiruddin Massa menjelaskan, awal tahun 2010 ada MoU antara Dirut PLN dan REI. Isi kesepakatan menyebutkan bila Sultra mendapat jatah 2000 sambungan baru. Artinya, dari kuota penyambungan baru PLN Kendari, ada kuota tersendiri untuk REI dan dibagi rata sesama anggota REI. Namun, Juli lalu, ada peraturan bahwa tarif penyambungan naik, dari Rp 390 ribu menjadi Rp 1 juta lebih, walaupun kapasitas dayanya juga ditambah. Menyikapi hal itu, Ketua REI Sultra pertengahan Agustus lalu menghadap dirut PLN untuk mempertegas bahwa kesepakatan itu tidak dibatalkan demi kenyamanan masyarakat Sultra. “Ternyata, hanya tarif sambungan listrik yang mesti mengikuti aturan pemerintah yang berlaku. Tapi dayanya tetap yaitu 900 watt, sesuai anjuran

Amiruddin Massa Dirut per sambungan dikenakan Rp 675, kenaikannya tidak tinggi,” terang Amiruddin. Dirut PLN yang dikutip ketua REI mengatakan, seandainya dari 2000 sambungan itu, sudah membayar uang muka sebelum ada peraturan baru, tentunya masih dikenakan tarif Rp 390 ribu. Di Kalimantan Selatan, mereka tetap membayar harga sesuai MoU karena sudah mambayar uang muka sebelumnya. “Tapi untuk Sul-

tra tetap MoU diberlakukan hanya tarifnya menyesuaikan peraturan baru,” kata Ketua REI mengutip pernyataan Dirut PLN. Menurut Amiruddin, sebelumnya memperoleh sambungan listrik bagi perumahan susah sehingga ada kesepakatan antara developer dengan masyarakat untuk berpartisipasi membangun jaringan. Dana yang akan ditarik disepakati Rp 750 ribu sampai Rp 1,5 juta. Alasan PLN belum bisa menerangi sejumlah perumahan karena belum ada investasi untuk membuat jaringan. Namun, saat pertemuan Dirut PLN dan ketua REI Sultra, yang juga didampingi ketua umum DPD REI, masyarakat dan developer justru dilarang membayar pembangunan jaringan. “Pembangunan jaringan PLN itu tanggung jawab pemerintah, yaitu PLN. Masa masyarakat mau dibebani untuk membangun jaringan. Pak Dirut PLN yang bilang, agar tidak boleh ada swadaya masyarakat. Karena Dirut PLN ingin agar masyarakat Sultra bisa memperoleh penerangan,” paparnya. Amiruddin sebagai ketua REI mengaku sangat apresiasi terhadap Dirut PLN. Pada tanggal 20 Agustus lalu ada utusan PLN ke Kendari untuk membuka secara simbolis jaringan dari 2000 sambungan itu. Hal tersebut diawali dengan 50 sambungan, dan akan berlanjut sesuai waktu yang ditetapkan sesuai kesepakatan. “Saya berharap upaya saya dan respon Dirut PLN ini bisa membawa kesejahteraan bagi masyarakat Sultra, khususnya dalam penerangan listrik,” pungkas Amiruddin. (lis/lia)

Akuntan Publik Palsu Berkeliaran Jakarta, KP Dengan jumlah penduduk 230 juta jiwa, jumlah akuntan publik yang hanya 920 orang saat ini dinilai tidak mencukupi. Akibatnya, ratusan akuntan publik palsu berkeliaran mencari untung. ‘’Jumlah akuntan publik di Indonesia sebenarnya hanya 920 orang yang bergabung di 501 kantor,’’ ujar Ketua Umum Institut Akuntan Publik Indonesia (IAPI) Tia Adityasih kemarin (20/8). Pihaknya menengarai, ratusan akuntan publik palsu berkeliaran karena instansi pemerintah maupun swasta yang perlu diaudit di Indonesia berjumlah ribuan. Tetapi, tugas anggota IAPI tidak bertam-

bah. Sebagai contoh, pihaknya pernah menemukan sebuah perusahaan yang ikut tender mengatakan telah mendapatkan audit dari seorang akuntan publik. Tapi ternyata, akuntan publik itu merasa tidak pernah menandatangani berkas audit tersebut. ‘’Ternyata, banyak oknum yang mengaku akuntan publik dengan memakai register dan stempel akuntan publik asli,’’ kata dia. Praktik seperti itu banyak ditemukan karena setiap perusahaan yang ikut tender harus menyertakan dokumen audit dari akuntan publik. Karena banyak perusahaan yang tidak ingin mengeluarkan uang dalam jumlah besar, mereka menggunakan

jasa akuntan publik palsu. ‘’Biayanya cuma ratusan ribu. Tentu saja perusahaan yang ikut tender pilih mereka,’’ lanjutnya. Jika dibandingkaan dengan negara lain, jumlah akuntan publik di Indonesia memang sangat sedikit. Bayangkan, Singapura yang jumlah penduduknya hanya 5 juta memiliki akuntan publik 15.000 orang. Demikian pula, Thailand yang jumlah penduduknya 66 juta jiwa memiliki 6.000 akuntan publik. Pasar akuntan publik lokal juga terancam masuknya akuntan asing jika liberalisasi jasa ASEAN diberlakukan pada 2015. Akuntan publik negara-negara tetangga bisa jadi masuk Indonesia. (wir/c6/oki)


4

Kendari Pos | Senin, 23 Agustus 2010

2.300 Honorer Pemprov Gagal Data Base Lebih baik digugurkan daripada berkasus ces 70 Titik Perbaikan Jalan Kota Semoga bukan kejar proyek semata Sekprov dan Kadispenda disalahkan Ayo penegak hukum apalagi ditunggu?

Pro-Kontra di Tubuh Kadin Sultra PRO-KONTRA hampir selalu jadi warna tersendiri dalam berbagai kegiatan dan kehidupan kita saat ini. Mulai dari Pilpres, Pilgub bahkan sampai pemilihan ketua RT prokontra terhadap hasil yang dicapai akan selalu ikut mewarnai, tak terkecuali dalam bidang dunia usaha. Musyawarah provinsi (Musprov) Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sultra yang berlangsung beberapa waktu lalu juga kini terus menjadi polemik. Sebagian anggota Kadin menganggap Musprov itu illegal karena telah melanggar Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga. Tetapi di pihak lain, juga terus berproses. Polemik ini tentu sah-sah saja terjadi. Apalagi system demokrasi yang kita anut saat ini memang sangat memungkinkan kita untuk berbeda pendapat. Sebagian menyatakan melanggar namun sebagian lagi menyatakan tidak melanggar. Dari kedua sisi tersebut seharusnyalah benang merah yang dapat mengakomodir kepentingan dua pihak yang beda pendapat tersebut. Ini penting untuk meminimalisasi polemic bahkan konflik internal organisasi yang mungkin saja dapat terjadi. Yang lebih penting lagi, organisasi Kadin sebagai sebuah organisasi yang cukup mapan, jangan sampai menjadi lahan yang dimanfaatkan oknum-oknum tertentu untuk mereguk keuntungan pribadi. Kadin seharusnya menghindarkan diri dari intervensi pihak-pihak luar yang mungkin saja punya agenda terselubung. Untuk menghindari itu, tentu dengan meminimalisir konflik kepentingan yang mungkin ada di balik pro-kontra tersebut. Kadin sebagai organisasi yang dari sisi manapun terlihat mapan, seharusnya dapat menyelesaikan sendiri apa yang jadi persoalan di internal mereka. Kalau ini terjadi, maka ke depan Kadin akan kembali ke masa-masa suram seperti dahulu. Dimana mereka menjadi kuda tunggangan penguasa dalam upaya mencapai tujuan. Independensi Kadin yang sudah tertata selama ini seharusnya dapat dipertahankan. Sehingga mereka punya nilai bargaining lebih besar ketimbang saat ini. Meskipun diklaim melanggar AD-ART oleh kubu yang kontra, namun kubu yang pro juga dapat membalasnya dengan menyatakan sudah mengantongi SK dari pengurus pusat. Meskipun belum secara resmi dilantik, tentu ini merupakan satu langkah maju. Sehingga tak perlu pro-kontra itu berlarut-larut. Tinggal bagaimana sekarang kubu yang pro dapat melakukan rekonsiliasi dengan kubu yang kontra sehingga diperoleh solusi yang tidak merugikan kedua belah pihak. Masyarakat Sultra tentu mendambakan orang-orang yang bergelut di dunia usaha dapat menjalankan usaha mereka secara sehat dan fair, sehingga perekonomian daerah ini juga dapat menjadi lebih stabil lagi.(***)

Kendari Pos Inspirasi dan Aspirasi Masyarakat Sultra Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, semua wartawan Harian Pagi Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Untuk menghindari aksi-aksi tidak bertanggungjawab dari oknum tertentu, masyarakat yang merasa ragu atau mencurigai seseorang yang mengatasnamakan wartawan Kendari Pos segera menghubungi Kantor Redaksi Harian Kendari Pos.

Legalitas Judi, Gagasan Kepentingan Kelompok Tertentu S

uatu hal yang aneh di negeri yang dibangun atas dasar Ketu hanan Yang Maha Esa, dengan penduduk mayoritas Islam dan merupakan negara dengan penduduk Islam terbesar di dunia kembali merilis suatu wacana tentang legalitas perjudian. Alasan utamanya hanyalah karena faktor keuntungan yang mencapai Rp 200-an trilyun setiap tahunnya bisa didapatkan dari retribusi pajak dari adanya lokalisasi perjudian untuk pendapatan daerah, bahkan pendapatan negara yang nantinya dapat dimanfaatkan untuk biaya pembangunan fasilias umum dan hal tersebut sangat disayangkan jika harus lari ke luar negeri. Penulis menilai sungguh ironis pemikiran seperti ini, jika harus menghalalkan sesuatu yang haram demi kepentingan perut kelompok tertentu semata yang mengatasnamakan negara di atas kehancuran ratusan juta penduduk negeri ini, karena masih banyak uang negara yang jumlahnya jauh lebih besar ke luar negeri jika dibandingkan dengan pajak judi yang diimpi-impikan tersebut. Alasan lain yang dikemukan oleh orang-orang yang pro legalitas judi di negeri ini adalah untuk meminimalisir banyaknya praktek-praktek perjudian yang dilakukan masyarakat di tempat-tempat tersembunyi, sehingga dengan adanya legalitas judi melalui lokalisasi perjudian diharapkan hanya orang-orang tertentu saja yang bisa melakukannya, sedangkan masyarakat golongan menengah ke bawah tidak dapat melakukannya. Alasan ini pun penulis nilai hanyalah sebuah isapan jempol belaka, dimana alasan tersebut sebelumnya pernah dijadikan dasar dalam sejarah melegalkan tempat prostitusi di negeri ini. Tapi kenyataannya apa yang terjadi saat ini? Dimana-mana tetap saja berkeliaran yang namanya Pekerja Seks Komersial (PSK), bahkan hal tersebut dapat kita lihat melalui tayangan di media massa setiap harinya tentang adanya razia Pekerja Seks Komersial (PSK) yang dilakukan oleh aparat

Oleh : Muhammad Rijal, SH berwajib. Justru penulis menilai bahwa dengan adanya payung hukum dalam legalisasi perjudian, menimbulkan motivasi yang besar kepada masyarakat kelas menengah ke bawah untuk mendapatkan uang dengan cara kriminal melalui pencurian, perampokan, penjambretan bahkan pembunuhan untuk mendapatkan uang sebagai modal judi. Memang perlu kita sadari bahwa Indonesia bukanlah negara yang berdasarkan hukum Islam, tapi negara yang dilandasi atas hukum nasional dimana Undang-Undangnya merupakan hasil produk dari wakil-wakil rakyat dari seluruh Indonesia. Bahkan di dalam hukum ketatanegaraan, kita mengenal bahwa suatu negara diibaratkan sebuah bangunan dimana bangunan tersebut mempunyai ruangruang tertentu, termasuk ruang tempat membuang air. Hal inilah yang dijadikan dasar kebijakan oleh intelek-intelek bahwa suatu negara itu sah-sah saja jika harus melegalkan sesuatu yang dianggap kurang baik bahkan sesuatu yang haram. Bukankah tidak lengkap jika suatu rumah hanya terdiri atas kamar-kamar dan ruang-ruang tanpa memiliki apa yang dinamakan dengan Kamar Kecil (WC) walaupun hal tersebut dianggap kurang baik (kata mereka)? Bahkan anehnya timbul suatu pemikiran dari masyarakat yang pro legalitas judi bahwa dengan melarang judi berarti membatasi hak asasi manusia untuk melakukan kebebasannya. Semua hal tersebut Penulis nilai sebagai suatu pemikiran yang perlu dikaji dan dipahami dengan sebenar-benarnya. Bukankah suatu kamar kecil dalam sebuah bangunan/ rumah mutlak adanya, sedangkan tempat-tempat lokalisasi judi atau apapaun namanya tidak mutlak? Negara Indonesia tetap akan berdiri tanpa adanya pajak dari lokalisasi perjudian, justru negara ini akan hancur jika pembangunannya berasal dari

uang yang haram. Kehidupan para PNS tidak akan barokah jika gajinya bersumber dari pajak perjudian. Dan memang seharusnya judi perlu kita berantas bukan karena hal tersebut membatasi apa yang dinamakan Hak Asasi Manusia (HAM), akan tetapi akan menginjak-injak hak-hak asasi manusia lainnya yang menjadi korban dari merebaknya minat penjudi jika hal tersebut sampai dilegalkan. Selain itu, jika kita mengambil dasar hukum saat ini tentang sejarah judi dalam penerapan hukumnya di Indonesia yang termuat dalam Kitab Undang-undang Hukum Pidana yang kita miliki, pasti timbul suatu pemikiran bahwa aturan judi sebelumnya diperuntukkan bagi orang-orang yg mempunyai kemampuan membuka suatu tempat usaha untuk berjudi, sedangkan bagi masyarakat yang melakukan atau mempergunakan waktu untuk bermain judi itu baru diatur setelah adanya UU No.7 tahun 1974 tentang Penertiban Perjudian tepatnya dalam Pasal 1, pasal 2, pasal 3, pasal 4, pasal 5 yang kemudian disisipkan dalam KUHP dengan apa yang kita lihat sebagai Pasal 303 bis sekarang ini. Bahkan jika kita mengkaji lebih jauh lagi, maka kita akan menemukan suatu Undang-Undang dalam sejarah Indonesia yang isinya sangat bertentangan dengan Pasal 303 KUHP yakni UU No 22 Tahun 1954 tentang Undian atau yang lebih kita kenal dengan nama Porkas. Akan tetapi, toh dalam perjalannya semua aturanaturan yang sifatnya berbau judi akhirnya dicabut juga demi kemaslahatan bangsa karena dinilai bahwa efek negatif yang ditimbulkan jauh lebih besar. Dari semua hal yang penulis uraikan, dapat ditarik suatu kesimpulan bahwa apapun bentuk dari legalitas judi di Indonesia hanyalah untuk kepentingan suatu kelompok tertentu saja yang mendapat persenan dari investor-investor judi yang bakal masuk di Indonesia yang nantinya akan menghancur-

Minta Razia Petasan

Keluhkan Pelayanan Sagori

085241805359 Pak Polisi, di sekitar dan di Pasar Basah Mandonga, setiap hari ada petasan meletus. Hal ini sangat mengganggu kami masyarakat dan penghuni pasar.

085756632081 Pimpinan Kapal Sagori, kenapa petugas tiketing diloket Sagori malas. Hanya karena malas mencari uang kembalian, penumpang disarankan mencari kapal lain. Padahal saya ini adalah pelanggan Sagori, kalau banyak orang diberlakukan seperti itu, bisa-bisa perusahaan merugi.

Pemimpin Umum : PP. Bittikaka Pemimpin Redaksi/Penanggungjawab : Milwan Redaktur Pelaksana : Sawaluddin Lakawa, Hasanuddin Koordinator Liputan : La Ode Diada Nebansi Redaktur : Luther Bittikaka, Manan Rachman, Ruslan Amrullah, Abdi Mahatma, Awal Nurjadin, Darwin Sihombing, Yenni Yusuf, Reporter : Sulis Setiarini, Emilia, Linri Merinda, Arifuddin, Awaluddin Usa; Koresponden : Yafruddin Yaddi, Syamsuddin (BaubauButon), Fitri Ashari (Buton Utara), Eliazer Alex Tato (Kolaka-Kolaka Utara), Arwan Mannaungeng (Jakarta), Hasruddin Laumara (Konawe), Herman (Konsel), Nuryadi (Bombana) ; Fotografer : Suwarjono ; Design Grafis : Muh Hajar Siddiq ; Karikatur : Arham Rasyid; Redaktur Khusus : La Paa, M Djufri Rachim; Sekretaris Redaksi : Ariyani Arifin; BPSDM : M Djufri Rachim; Teknologi Informasi : Sahdar ; Pracetak : Muhrisan (koordinator), Aser Rerung, Gunawan Chandra, Yusri Zubair, Samiruddin; Telepon Redaksi : (0401) 326513, Faks. Redaksi : (0401) 326512, Faks. Bisnis dan Keuangan : (0401) 323771; E-mail : bumianoa@plasa.com; Percetakan : PT Fajar Utama Intermedia Cabang Kendari; Alamat Perwakilan : Jakarta: Mu’min Rolle, Komp Widuri Indah, Blok A1-2, Jl. Palmerah Barat No.353 Telp (021) 5330976, Jakarta 12210; Biro Baubau-Buton-Wakatobi : Syamsuddin, Kolaka-Kolaka Utara :Eliazer Alex Tato; Harga Langganan : Kota Kendari dan Luar Kota (Sultra) Rp 65.000/Bulan, Luar Kota Rp 67.500/Bulan termasuk ongkos kirim, Eceran dalam Kota Rp 3.500,-Eksemplar-Eceran Daerah Rp. 3.500,-.

kan generasi bangsa. Sebagai acuan dan bahan perbandingan yang bisa ditarik adalah adanya legalitas minuman beralkohol yang diterapkan di daerah-daerah. Apa manfaat yang didapatkan? Justru di tempat-tempat itulah terjadi banyak tindakan-tindakan kriminal, pejabat-pejabat tertentu puas dengan peresnan yang tiap bulan mengalir ke kantong pribadinya walau tahu dan sadar bahwa tempat tersebut tidak sesuai dengan aturan yang dibuatnya sendiri bahkan disandangnya untuk ditegakkan sedangkan masyarakat banyak yang menjadi korbannya. Sekali lagi, bahwa Indonesia adalah negara yang bermartabat tapi penuh dengan korupsi di berbagai bidang pemerintahan. Indonesia belum saatnya mengikuti Singapura dan Malaysia sebagai negara tetangga yang melegalkan judi, akan tetapi yang perlu kita benahi saat ini adalah bagaimana menghapuskan budaya-budaya korup yang sudah mendarah daging di hati para pemangku-pemangku kekuasaan yang pada akhirnya kita tidak hanya memikirkaan nasib diri pribadi kita tapi nasib dan hajat seluruh umatlah yang perlu kita kedepankan dalam berbangsa dan bernegara.(**) Penulis anggota SAT SAMAPTA Polresta Kendari

TERIMA OPINI Redaksi Kendari Pos menerima opini dengan foto penulis. Panjang opini minimal 24 maksimal 28 karakter, dalam bentuk file flashdisk atau copy ke CD. Opini dimaksud adalah pendapat penulis. Referensi ilmiah/buku hanya sebagai pembanding.

Minta Perhatian Jalan Berlubang 081241898480 Walikota Kendari, mohon jalanan di Kendari diperhatikan. Kenapa jalanan yang berlubang sering diperbaiki, namun cepat bolong, apakah penyebabnya bisa seperti itu?

Penerbit : PT Media Kita Sejahtera, SIUPP : SK/Menpen No.191/SK/Menpen, SIUPP/B.I/1986/Tanggal 25 Juni 1986 No.131/Ditjen PPG/ K/1995 Tanggal 3 Agustus 1995, No 42/Ditjen/PPG/K/1996 Tanggal 12 April 1996, Terbit Sejak Tanggal 6 Juni 1970. Pembina : HM Alwi Hamu; Komisaris Utama : Syamsu Nur, Komisaris : PP.Bittikaka, Denny Ari, Benyamin B, Ridwan Arief Direktur Utama : Milwan; Direktur : Purwanto Sanam ; Ombudsman : Ramli Akhmad (Ketua), M Djufri Rachim, La Paa, Muhammad Saiful, SH, MH, Ariyani Arifin (Sekretaris) Manager Keuangan : Agus Tranhadi; Manager Iklan/Sponsorship : Haeruddin; Manager Sirkulasi : Muji Suwarno ; Manager Event Organizer : Rustam, Alamat Redaksi/Tata Usaha : Jl. Malik Raya No. 50 (0401)-3126515, Iklan: (0401)-3126110, Sirkulasi :(0401)3126515, Fax (0401)-3126512. Alamat Biro : Baubau Jl. Kamali (Samping Istana Ilmiah Kampus Unidayan Baubau) Tlp.(0402-2826600) HP.(081341752473) Kolaka Jl. Pramuka No.5 Tlp (0405)-24211. Alamat Agen: Raha Jl. Lakilaponto, Tlp (0403)-21538, Pomalaa Jl.Nusantara No. 28 Tlp.(0405)-310105; Konawe (Unaaha) Halide, Jl. Sandela No.129 Tlp.(0408)-21506; Bombana (Rumbia) Tajudin Tlp/HP:085241659216, Aswin HP:085241605817. Kota Kendari : Kampung Salo Mintarsih, Sodohoa Hamisu, Tlp. 3125723, Tipulu Yusuf Tumora, Tlp.3127924, Wuawua Rusli, Tlp.3193008, Mandonga Theresia, Tlp.3122393, Puwatu Usman, Tlp. 3007069, Perumnas Incang, Tlp.3192061, Anduonohu Maxi, Tlp.3125474. Bank: BRI Cabang Kendari: 1.00000192-01-000428-30-4 (Rec. Giro), 2.0192.01.008593.50.1 (BRITAMA)


Senin, 23 Agustus 2010

email : bumianoa@gmail.com

Langganan Luar Kota Rp. 67.500,-

Kembalilah, Surunuddin ! Andoolo, KP dan bupati definitif telah dilantik, Pak SuruPasca menjadi kontestan Pemilukada nuddin selaku anggota DPRD sudah kembali Konsel dengan kesibukan sosialisasi hingga aktif. Tapi hingga kini belum ada tanda,” ujarnya, kemarin. Menumobilitas pengurusan gugarut senator PPI itu, dengan tan hasil pemilihan di Mahsikap acuh yang diperlihatkamah Konstitusi (MK), Sukan Surunuddin maka runuddin Dangga ternyata tak badan kehormatan DPRD juga kunjung kembali beraktivitas di parlemen. Padahal, akan segera melayangkan sejak dilantik pada 2 Septemsurat teguran bahkan pangber 2009, Wakil Ketua DPRD gilan. “ Masalah ini akan Konsel itu belum sama sekali Kami rapatkan di tingkat BK, selanjutnya disampaimenghadiri rapat paripurna, Istimewa maupun di fraksi. kan ke Ketua DPRD untuk Terlebih lagi pasca mengamdibuatkan surat teguran bil cuti dalam keikutsertaanpada Surunuddin Dangga,” nya menjadi kandidat calon katanya. Andi Ahmad mebupati. Hingga medio Agusnambahkan, ketidakhadiran Surunuddin sejak tertus ini, Ketua DPD II Golkar Surunuddin Dangga pilih menjadi anggota dan Konsel itu belum melaporkan Wakil Ketua DPRD Konsel dapat dihitungg. diri untuk kembali aktif di legislatif. “ Sebenarnya Saya sudah laporkan ke KetWakil Ketua BK DPRD Konsel, Andi Ahua BK, Pak Try Hariono, tetapi tidak ditangmad membenarkan bila salah satu unsur pimpinan dewan itu belum melaporkan diri gapi. Namun demikian ini tetap akan menapakah akan tetap eksis di parlemen atau jadi perhatian dan agar ada jawaban yang tidak lagi. “ Harusnya, pasca ada putusan MK bersangkutan,” tandasnya. (era/cok)

ERITMAN/KP

Satlantas Polres Kolaka bersama aparat Dishub memasang plang tanda kawasan tertib lalulintas di jalan Pramuka. Kawasan itu dianggap sebagai salah satu zona rawan kecelakaan.

Waspadai Longsoran Simbune-Mowewe

SYAMSUDDIN/KP

Yacht milik para turis mancanegara peserta Sail Banda 2010 yang telah tiba di Kota Baubau. Hari ini mereka akan disambut dalam gelaran acara sederhana.

‘’Lari’’ dari Wakatobi, Berlabuh di Baubau Baubau KP ‘’Lari’’ dari Wakatobi pasca insiden perusakan instrumen dalam prosesi Kabuenga, para turis yang menjadi peserta Sail Banda 2010, akhirnya menuju Baubau. Hari ini direncanakan, para pelancong dengan kapal layar tersebut akan disambut Pemerintah Kota Baubau. Kadis Budpar Baubau, Muh Djudul mengatakan, pihaknya akan memberi pelayanan maksimal dalam kedatangan sejumlah turis itu. ‘’ Kedatangan mereka tentu saja menjadi moment penting bagi kami untuk mempromosikan potensi dan obyek wisata yang ada. Ini promosi paling efektif dalam memasarkan Baubau sebagai daerah tujuan wisata,’’ kata Djudul. Nantinya, rombongan peserta akan diajak untuk menikmati beberapa objek wisata. Akhir pekan lalu, peserta Sail Banda

yang lebih dulu tiba di Baubau bahkan telah mengunjungi Permandian Tirta Rimba yang merupakan salah satu objek wisata andalan dan terletak hanya sekitar tujuh kilometer dari Pantai Kamali. Rombongan juga disuguhkan keindahan Puncak Mardadi yang oleh masyarakat disebut sebagai Bukit Kolese, karena puncaknya menyerupai kapal. Michele, salah seorang turis mengaku senang dengan panorama Baubau. ‘’ Setiap daerah memiliki keunikan tersendiri, seperti halnya Baubau. Saya merasa senang berada di sini,’’ katanya. Rombongan kapal layar mewah hingga kemarin masih terus berdatangan dan telah mencapai 17 kapal. Sembilan kapal berlabuh di perairan Pantai Lakeba dan delapan lainnya sandar di Pantai Kamali. (k1/cok)

Kolaka, KP Mengantisipasi kerawanan kecelakaan menjelang mudik lebaran, Satuan Lalulintas Polres Kolaka mulai memperingatkan para pengendara untuk waspada. Sedikitnya ada empat titik rawan kecelakaan yang terdeteksi di wilayah Kolaka. Kapolres Kolaka, AKBP Jefri Edi melalui Kasatlantas, AKP Lalu MS Arif mengatakan, empat titik rawan tersebut diantaranya berada di

sekitar Pegunungan Simbune serta ketinggian antara Kecamatan Mowewe danKolaka. Pada dua lokasi tersebut sering terjadi longsoran tanah. Selain itu tepian curam yang tidak dibatasi pagar pengaman telah mengakibatkan beberapa kali kendaraan terperosok masuk jurang. ‘’ Apalagi dimusim hujan seperti sekarang. Kami menghimbau warga untuk berhati-hati membawa kendaraaan di wilayah tersebut,’’ pinta Lalu

MS Arif. Sementara untuk zona di dalam Kota Kolaka sendiri, titik rawan kecelakaan diinventarisir berada di jalan Pramuka. Untuk itu baru-baru ini Satlantas bersama Dinas Perhubungan telah menetapkan jalan sepanjang dua kilometer tersebut sebagai kawasan tertib lalulintas. Penetapannya bahkan tertuang dalam SK Bupati. Apalagi di area tersebut fasilitas rambu lalulintas dan traffic light telah cukup memadai. Seluruh ken-

daraan yang melintas dikawasan tersebut harus memenuhi standar keamanan seperti pemakaian helm standar SNI bagi pengendara sepeda motor hingga wajib menyalakan lampu disiang hari. Sementara bagi pengendara roda empat wajib menggunakan sabuk pengaman. ‘’ Kawasan ini akan dipantau melalui beberapa pos polisi yang sudah ada, mereka yang melanggar akan diberikan sanksi sesuai aturan berlaku,’’ tegas Kasatlantas. (cr3/cok)

PU Lamban Benahi Sarana Transportasi Rusak Kasipute, KP Kondisi infrastruktur jalan dan jembatan di Kasipute, sangat memprihatinkan. Pada sepanjang jalur di wilayah ibu kota Kabupaten Bombana itu, ditemui jalan yang lubang dan berlumpur. Tidak hanya itu, beberapa jembatan penghubung pun ambruk akibat longsor. Meski kondisi sarana umum itu sudah memiriskan, intansi teknis seperti Dinas Pekerjaan Umum ternyata tidak mampu melakukan upaya perbaikan. ‘’ Tak ada alasan buat Dinas PU Bombana untuk tidak melakukan perbaikan jalan dan jembatan yang rusak. Platform anggarannya sangat jelas, bahkan nilainya mencapai puluhan miliar rupiah,” kata Ketua Presidium Kudeta Bombana, Andi Mashab. Jangankan menuju pasar, ke kantor bupati dan perkantoran lainnya, warga Bombana tetap meni-

NURYADI/KP

Jembatan Talabente, salah satu infrastruktur transportasi rusak yang hingga kini

Baca RUSAK di Hal 6 tak juga kunjung dibenahi instansi teknis di Bombana.


6

Kendari Pos |Senin, 23 Agustus 2010

Polisi Sita Petasan di Dua Toko Kolaka, KP Berbeda dengan polisi di Kota Kendari sebagai induk provinsi, aparat bhayangkara yang ada di resort daerah ternyata lebih proaktif dalam upaya pengamanan petasan di bulan ramadhan. Setelah jajaran Polres Baubau menyita sejumlah bahan peledak mainan tersebut, kini giliran personil Polres Kolaka melakukan Operasi Cipta Kondisi dan berhasilmengamankanratusankemasan petasan berbagai merek seperti Snipe Pop, Ola, Five Fold Color, Roket, Havip Flower dan Gasin. Kapolres Kolaka, AKBP Jefri Edy melalui Kasatreskrim, AKP Try Handoko mengatakan petasan yang membahayakan tersebut disita dari dua toko yakni Amal Jaya Kado dan Sinar Galaxi. ‘’Operasi Cipta Kondisi ini dalam rangka memberikan ketenangan pada warga dalam men-

Ratusan dus petasan berbagai merek yang disita polisi dari dua toko penjual bahan peledak tersebut di Kota Kolaka. ERITMAN/KP

jalankan ibadah puasa,’’ terang Try di ruang kerjanya, akhir pekan lalu. Selain mengamankan petasan, polisi juga secara rutin merazia sejumlah tempat hiburan dan arena permainan ketangkasan biliar untuk memas-

tikan usaha tersebut tidak membuka kegiatan hingga pelaksanaan ibadah sholat taraweh usai. Beberapa pengunjung yang tengah bermain bola sodok itu sempat menjadi sasaran pemeriksaan polisi. (cr3/cok)

Fasilitas Minim, Maba Dibatasi Unaaha, KP Universitas Lakidende (Unilaki) Unaaha kewalahan “diserbu” calon mahasiswa baru (Maba). Banyaknya peminat membuat lembaga pendidikan tinggi tersebut harus menggugurkan 200-an pendaftar hanya karena kursi yang disiapkan tidak dapat lagi menampung. Penerimaan calon mahasiswa baru Unilaki dapat dikatakan over load. Itu dibenarkan Pembantu Rektor (Purek) I Unilaki yang juga Ketua Panitia Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB), DR. Tambunan Langguta. Menurutnya, mulai tahun akademik 2010 ini pihaknya membatasi jumlah pendaftar. Sebab, rasio mahasiswa saat ini sekitar 3000-an dengan fasilitas tidak signifikan. Ruang kuliah pun

masih terbatas. Begitu juga tidak berimbangnya mahasiswa dan tenaga pengajar. ‘’ Idealnya, dengan jumlah 3000-an mahasiswa, minimal tenaga pengajar lebih dari 100-an orang. Termasuk di dalamnya dosen luar biasa. Untuk itu, Kami juga akan merekrut tenaga pengajar baru. Mulai tahun ini kami batasi. Dalam satu kelas minimal 40 untuk jurusan non eksak dan 30 hingga 35 mahasiswa per kelasnya untuk jurusan eksakta. Kami mengutamakan kualitas dan pelayanan daripada kuantitas,” rinci magister humaniora Unhas ini, akhir pekan lalu. Alasan pembatasan itu demi pelayanan maksimal kepada mahasiswa. Sebab, selama ini sekitar 60 hingga 70 mahasiswa dalam satu

kelas. Olehnya itu, pihaknya memperketat SPMB 2010. “Apa yang dicapai calon mahasiswa baru, itulah hasilnya (untuk lolos masuk Unilaki). Yang tidak memenuhi syarat akan diberikan fakultas pilihan melalui seleksi gelombang kedua. Untuk diketahui, setiap tahun jumlah calon mahasiswa Universitas Lakidende terus meningkat. Tahun akademik ini, sekitar 894 calon mahasiswa baru mengikuti seleksi, Jumat (20/8) lalu. Jumlah itu mengalami peningkatan dibanding tahun sebelumnya yang hanya sekitar 860an. “Sementara kursi yang kami siapkan hanya sekitar 600-an. Jadi sekitar 200 calon mahasiswa baru harus mundur,” rinci Tambunan Langguta di ruang kerjanya. (din/cok)

Rusak ......................

70-an sentimeter dan miring, kalau ibu kota terputus karena tidak ada jalur alternatif lain,” tuturnya. Mashab mengatakan, pasca jembatan itu miring, Dinas PU memang sudah berupaya melakukan pengalihan arus di samping jembatan. Anehnya, sampai saat ini tidak pernah tuntas, karena hanya bronjong yang dipasang. Kondisi ini menunjukan tidak seriusnya Dinas PU maupun Pemkab terhadap persoalan yang dihadapi masyarakat Bombana. Ia meminta pihak DPRD pun untuk lebih peka melihat kondisi infrastruktur transportasi tersebut. “ Dewan jangan hanya mengejar perjalanan dinas keluar daerah atau

memenangkan calonnya di Pemilukada Bombana, tetapi perjuangkan juga infrastruktur jalan dan jembatan yang memiriskan sehingga rakyat yang diwakili bisa menikmatinya,” sindirnya. Presiden LIRA, Asrin Sarewo juga menyoroti lambannya gerakan Dinas PU menangani kerusakan jembatan dan jalan di Bombana. Ia menilai, selain karena kepala dinasnya tidak maksimal bekerja karena sering diganti, juga disebabkan kondisi keuangan yang tak ada. “ Jalan poros dan jembatan utama di dalam ibu kota saja lama penanganannya, bagaimana kalau di desa terpencil. Ini karena keuangan dan kinerja yang tidak maksimal,” ungkapnya. (nur/cok)

kmati jalan rusak. Yang memiriskan, menurut Mashab adalah jembatan Talabente. Meski sudah hampir dua bulan sebagian sudutnya ambruk, Dinas PU belum juga melakukan upaya perbaikan. Padahal, jembatan itu merupakan satusatunya penghubung menuju Kasipute, kantor bupati mau pun ke Kota Kendari. Yang dilakukan Dinas PU saat ini lanjut Mashab, justru mempercepat ambruknya jembatan Talabente. Itu terlihat dengan penambahan material tanah timbunan di atas jembatan yang sudah miring tersebut. “ Kondisi jembatan sudah turun

HMI Galang Dana Peduli Dhuafa Unaaha, KP Sudah menjadi tradisi sejak tahun 2004 silam, setiap bulan suci ramadhan, HMI Cabang Unaaha kerap mengumpulkan sumbangan dan pakaian layak pakai untuk disumbangkan kepada kaum Dhuafa. Tahun ini kegiatan itu kembali digelar dalam gerakan Peduli Umat, sejak Selasa (17/8) hingga H-7 lebaran nanti. Kegiatan itu sendiri dipusatkan di Kampus Unilaki. Aktifis HMI Cabang Unaaha dibantu empat komisariat HMI tingkat fakultas membangun posko di depan kampus Universitas Lakidende tersebut. Para aktivis mengumpulkan setiap rupiah dari pengguna jalan yang melintas. MereHASRUDDINLAUMARA/KP ka juga meminta partisipasi Aktifis HMI Cabang Unaaha menggelar gerakan Peduli Umat dengan masyarakat Konawe, termasuk mengumpulkan sumbangan untuk kaum dhuafa. mahasiswa dan civitas akademika sesuai keikhlasannya. “ Kegiatan ini sebagai bentuk dikumpulkan akan dikonversikan bahnya didampingi Ketua HMI Kosemangat kejuangan HMI dan tangdalam bentuk sembako dan kebutumisariat Eksakta (Fatek dan Fapergungjawab kami sebagai kader Hita), Ahmad Sucipto. Menurut Aljan, han kaum Dhuafa lainnya. “ Sumjau Hitam dalam membangun keantusiasme masyarakat Konawe bangan yang kami kumpulkan hingmaslahatan umat,” ujar Ketua HMI mendukung niatan suci mereka sanga saat ini mencapai Rp 1,3 juta. Cabang Unaaha, Aljan Indraprasta. gat tinggi. Ia pun tak lupa mengapreJumlah ini akan masih terus berNantinya, sumbangan dana yang siasi dukungan itu. (din/cok) tambah hingga H-7 lebaran,” tam-

Draft Perda Mulai Disosialisasikan Pasarwajo, KP Rancangan peraturan daerah (Perda) termasuk draft revisi Pengelolaan PAD Kabupaten Buton mulai dibahas seksama oleh eksekutif sebelum diserahkan ke legislatif nantinya. Asisten Administrasi Setkab Buton, dr. Zuhuddin Kasim, MM didampingi Kabag Hukum, La Ode

Hambali, SH mengatakan, untuk meningkatkan kinerja PNS dalam pengelolaan anggaran daerah, SCBD (Sustainable Capacity Building for Desetralization) bekerja sama dengan bagian Hukum Setkab Buton telah menyusun Perda untuk merivisi semua PAD seperti retribusi pasar, kesehatan dan parkir kendaraan.

‘’ Perda ini tentu saja bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, sebab akan berkaitan dengan peningkatan PAD yang berimplementasi pada ekonomi kerakyatan,’’ paparZuhuddindalampertemuanyang dihadiri seluruh Kepala SKPD lingkup Pemkab Buton dan stakeholder, LSM hingga tokoh masyarakat. (k1)


7

Kendari Pos |Senin, 23 Agustus 2010

Penyimpanan Dana Block Grant di Bank Swasta Diakui Gubernur Gubernur ................... matur. “Tidak seperti itu (Sekprov dan Kadispenda dituding bersalah oleh DPR). Mungkin perlu diluruskan pemahaman tentang temuan BPK tersebut,” ujarnya. Karena sedang dalam tahap perbaikan pelaporan, temuan BPK tersebut belum bisa dipertanggungjawabkan Pemprov

secara total. Apalagi, untuk item temuan BPK pada pendanaan block grant yang disoroti oleh DPRD, masih dalam tahun anggaran berjalan dan akan dilakukan finalisasi pada akhir tahun. Bahkan dengan jantan, gubernur mengaku bertanggung jawab jika akhirnya terbukti ada kecurangan penggunaan dana APBD. Sebabnya, sebagai pengelola anggaran Pemprov,

gubernur pasti tahu semua hal termasuk kebijakan terkait pengelolaan anggaran. “Saya tahu semua kejadian-kejadian atau kalau ada kebijakan di dalamnya. Oleh karena itu kita akan luruskan bentuk penempatan dan pos anggarannya. Kemudian yang bersifat pinjaman itu harus sudah dikembalikan. Tapi secara keseluruhan, itu akan dilakukan pada akhir tahun, jadi kita tidak bisa me-

nilai di dalam perjalanan,” ungkap ketua DPW PAN Sultra ini. “Maksud saya, ini harus kita lihat secara arif, bahwa dimana-mana ada temuan BPK, tapi tidak otomatis seseorang dikatakan korupsi atau bersalah, itu yang ingin saya sampaikan. Tapi yang pasti semua pengelolaan keuangan di provinsi itu tanggungjawab saya sebagai gubernur,” sambungnya.

Toleransi Antar Umat Beragama Dijunjung Tinggi Masjid ....................... protes dan keluh kesah. Sepuluh menit menjelang berbuka puasa, lebih dari 600 jamaah sudah duduk berhadap-hadapan di kursi memanjang yang disediakan takmir. Di atas meja depan mereka tersedia berupa-rupa menu berbuka puasa. Sajian utamanya adalah semangkuk bubur nasi. Jenis serupa dengan yang dibagikan selepas asar. Dalam bahasa Tamil, bubur nasi dengan campuran bawang bombay itu disebut Kanji-Kanji. Minumannya berupa susu manis dengan ekstrak bunga mawar. Kurma dan pepaya juga tersedia. Jawa Pos yang ikut berbuka puasa sore itu juga mendapat bagian menu khas muslim Tamil dan India. Sementara itu, di sekitar Masjid Abdul Gaffoor, aktivitas Dunlop Street mulai hidup. Kawasan yang sejak 1800-an menjadi salah satu pusat aktivitas pedagang Tamil tersebut mulai ramai oleh para pelancong dari seluruh dunia. Restoran-restoran semakin riuh. Tempat-tempat hiburan malam menggeliat. Berjarak dua bangunan di sebelah utara Masjid Abdul Gaffoor, panti pijat yang berlabel pijat tradisional Thailand ramai dipadati pengunjung. Setidaknya, terdapat tujuh panti pijat di jalan yang panjangnya hanya 350 meter tersebut. Selain panti pijat, ada tempat pelayanan pengurusan badan dan fitness centre untuk para turis. Tempat hiburan lain tidak kalah meriah. Pub-pub yang menyediakan tarian-tarian erotis khas Tamil dan India juga bertebaran di sekitar Dunlop Street. Hanya membayar SGD 15SGD 25 atau setara Rp 99 ribu-Rp 165 ribu, pengunjung bisa menikmati segelas bir dan menonton atraksi tari khusus dewasa itu. Memang, di Dunlop Street sangat banyak penginapan murah khusus backpacker. Kamar hostel backpacker biasanya berbentuk serupa asrama. Dalam satu kamar terdapat enam sampai delapan tempat tidur susun. Tarifnya relatif murah, SGD 25-SGD 28 (Rp 165 ribu-Rp 185 ribu) semalam. Muhammad Ali menyadari lokasi masjid yang berada di tengah tempat-tempat maksiat tersebut. Sejak lama Dunlop Street dan bahkan Little India mengalami persilangan budaya seperti itu. Para pelancong datang dan pergi, membawa dampak bagi komunitas yang mayoritas muslim di wilayah tersebut. “Namun, kami sadar atas kondisi itu. Memang seperti inilah keadaannya. Nuansa

Ramadan, tampaknya, tidak terasa kecuali di dalam masjid. Tapi, justru inilah yang menguatkan iman kami,” tegas Ali. Pria yang mengaku sering berkunjung ke Jogjakarta tersebut mengungkapkan, seperti halnya negara lain, tingkat ibadah populasi muslim di seluruh Singapura bermacam-macam. Ada yang sangat taat beribadah, banyak pula yang Islam KTP. Populasi muslim di Singapura memang cukup besar. Di antara 5 juta penduduk Singapura, diperkirakan 15 persen atau 750 ribu orang memeluk Islam. Jumlah tersebut hanya kalah oleh penganut Buddha yang mencapai 43 persen. Muslim Singapura juga terdiri atas berbagai etnis. Ada Tamil, India, Melayu, Pakistan, dan sedikit Tionghoa. Etnis Tamil dan India menjadi pemeluk muslim terbesar dengan 17 persen populasi. “Jadi, dengan jumlah itu, siapa pun bisa menjadi taat dan tidak. Bergantung masing-masing individu,” kata Ali. “Namun, dengan kondisi kebebasan seperti ini, kami merasa lebih sreg menjalankan perintah agama. Tidak ada beban dan paksaan,”

tambahnya menunjuk banyaknya bentuk tempat maksiat di Dunlop Street. Ali mencontohkan, salah satu pusat Islam di Singapura berada di Kampung Melayu (Melayu Village). Letaknya di wilayah Kampung Glam. Pada hari-hari besar Islam seperti Idul Fitri dan Idul Adha, banyak pedagang Kampung Melayu yang berjualan aneka suvenir khas hari raya. Ironisnya, meski menjadi pusat umat muslim, Kampung Melayu juga sangat dekat dengan pusat prostitusi terbesar Singapura, Geylang. “Tapi, semua itu tidak masalah bagi kami,” ujarnya lantas tersenyum. Warga asing juga nyaman dengan kondisi Dunlop Street. Meski sebagian besar penduduk asli wilayah tersebut adalah muslim, kebebasan berekspresi tetap dijunjung tinggi. Misalnya, yang diungkapkan Andrew Mavious. Pemuda 24 tahun asal Sydney, Australia, itu mengaku nyaman berada di komunitas Little India. Sudah seminggu ini Andrew menginap di 28 Hostel, penginapan murah di seberang jalan Masjid Abdul Gaffoor. Namun, dia tidak menemui sekali pun

perilaku resek komunitas muslim di sana. “Itulah yang saya suka dari Singapura. Toleransinya sangat tinggi,” ungkap petualang yang akan melanjutkan perjalanan ke Jerman dan Kanada tersebut. Bukan hanya toleransi antarumat beragama yang dijunjung tinggi komunitas muslim Little India. Dalam kelompok muslim berbeda mazhab pun, mereka saling bertenggang rasa. Misalnya, saat salat asar di Masjid Abdul Gaffoor. Takmir di masjid yang menjadi situs monumen nasional Singapura itu membagi pelaksanaan salat jamaah bagi dua mazhab berbeda. Pengikut mazhab Syafi”i diberi kesempatan pertama pukul 15.49 waktu setempat. Penganut mazhab Hanafi mendapat kesempatan kedua pada pukul 17.16. “Tidak ada problem. Sebab, waktu asar memang panjang. Justru dengan adanya perbedaan itu, kehidupan keberagamaan kami semakin indah. Kami saling menghargai,” tegas Abdul Karim, salah seorang jamaah mazhab Hanafi. Dia yakin, toleransi serupa terjadi di 69 masjid yang tersebar di antero Singapura. (ari)

Satu persatu kemudian gubernur mengklarifikasi tudingan DPRD dalam temuan block grant oleh BPK. Pemprov berani memberikan pinjaman kepada Konawe sebesar Rp 7,1 miliar agar dana PNPM dari pemerintah pusat yang jumlahnya lebih dari Rp 40 miliar untuk Konawe bisa dicairkan. Pasalnya dana PNPM tidak akan diberikan jika Konawe tidak mengalokasikan dana pendamping yang merupakan sharing dari APBD. Jika sampai deadline pemberian jaminan sharing dana pendamping tidak bisa dipenuhi Konawe, maka dana PNPM akan ditarik kembali oleh pusat. Pada saat itu gubernur mencoba bertindak cepat untuk menyelesaikan kendala Konawe. Jalan tercepat yang dirasa memungkinkan yakni dengan meminjamkan dana block grant yang belum disalurkan untuk Konawe. “Dengan catatan karena ini sifatnya insidentil, harus jadi pinjaman. Dalam tahun ini sudah mulai dikembalikan. Jadi sebenarnya ini hanya persoalan tekhnis penganggaran. Belum bisa langsung kita nilai bahwa ada korupsi atau pelarian uang negara,” papar gubernur berusia 43 tahun ini. Dana yang dipinjamkan itu jelasnya, tidak dikucurkan dengan semaunya. Kemungkinan peminjaman tersebut telah dikaji oleh BPMPD Sultra dan Biro Keuangan Setprov. Hasilnya lalu dikonsultasikan ke gubernur dan ia menyetujuinya. “BPMPD dan Biro Keuangan sudah konsultasikan kepada saya selaku penangung jawab anggaran. Jadi tidak ada yang terselubung di situ,” ketusnya. Termasuk temuan BPK men-

genai pengambilan dana block grant senilai Rp 5 miliar yang dilakukan Kadispenda Ali Nur, ditegaskan gubernur bukan untuk kepentingan pribadi. Dana tersebut diambil untuk kepentingan mendadak yang sifatnya urgen. Sayang gubernur tidak menyebutkan kepentingan apa yang dimaksud. Dana tersebut diambil karena pos anggarannya belum siap di APBD. “Oleh karena itu ada dana-dana yang kita gunakan sambil kemudian disesuaikan baik pos anggarannya atau programnya. Nah hal seperti ini akan dipertanggung jawabkan akhir tahun. Jadi itu bukan langsung ada kepentingan pengambilan orang per orang atau pejabat,” tandas gubernur. Sedangkan penyimpanan dana block grant di bank swasta, didasarkan pertimbangan bahwa bank swasta juga memi-

liki peranan penting terhadap perkembangan ekonomi khususnya ekonomi mikro di Sultra. Penyimpanan tersebut dianggap sebagai apresiasi pemerintah terhadap kontribusi bank swasta di Sultra. “Itu tidak sembarangan karena saya buatkan SK gubernur, dananya juga masih ada dan itu tidak merugikan pemerintah,” katanya. “Saya ingin meluruskan agar kita semua jangan terburu-buru menilai ada kesalahan fatal disitu. Yang penting bahwa apa yang menjadi sorotan BPK, saat ini sedang kita lakukan pebaikan-perbaikan, pembenahan administrasi termasuk pendudukan pos-pos anggaran sebagaimana yang dikehendaki baik PP no 17 maupun Permendagri, yang juga salah satu rujukannya adalah juklak APBD yang sudah diperdakan,” tukasnya (cr2/ong)


8

Kendari Pos |Senin, 23 Agustus 2010

Tujuannya Satu Kata: Penyederhanaan Small ........................ Penyederhanaan ini dilakukan agar transaksi-transaksi menjadi lebih efisien sekaligus sebagai upaya penyetaraan ekonomi dengan negara-negara lain di dunia. Kelak, nilai tukar Rupiah terhadap USD bukan lagi Rp 9.000 tetapi hanya Rp 9. Nilai tukar USD 1 = IDR 9 terdengar lebih “berwibawa” dibandingkan jika ditempeli lagi tiga digit nol aksesoris di belakangnya. Tujuannya satu kata: p-e-n-ye-d-e-r-h-a-n-a-a-n. That’s it! Jika sebuah negara “ternyata” suka kesederhanaan, apalagi yang namanya perusahaan. Small is beautiful, kan ? Pada sejumlah kasus pemasaran, perusahaan yang terasa sangat gemuk juga dilakukan penyederhanaan. Berbagai cara pun ditempuh, seperti merger perusahaan-perusahaan kecil menjadi satu, pengurangan divisi tertentu, penyatuan merek, hingga penyatuan gedung layanan. Perusahaan yang ramping lebih mudah menari-nari di pentas kompetisi. Keputusan menjadi lebih cepat dalam mendengarkan irama gendang sehingga respon terhadap keinginan pendengar (konsumen) juga dapat dilakukan dengan lebih baik. Lihatlah bagaimana cepatnya laju Bank Mandiri setelah dimerger dari empat bank pe-

Yang Membedakan Hanya Keimanan Ramadhan ................. ”Saatnyalah di bulan ramadhan ini, kita membangun kembali silaturahmi dengan sesama manusia yang mungkin terputus karena perbedaan pendapat atau perselisihan. Sebagai pemimpin kita juga dilatih, bagaimana memahami keberadaan manusia yang sama derajatnya di hadapan Allah SWT. Yang membedakan tentu hanya iman dan taqwanya. Jadi kita tidak sekedar puasa menahan lapar dan haus, tetapi lebih dari itu, kepekaan jiwa kita terhadap sesama manusia juga dilatih,” tegas Sabaruddin. Wakil Ketua DPRD Sultra ini juga berpendapat bahwa momen ramdhan bagi para pemimpin seharusnya menjadi momen rekonsiliasi. Ini penting dalam rangka membangun hubungan sesama mahluk. Sehingga ibadah yang dijalankan selain vertical kepada Allah SWT juga horizontal kepada sesama mahluk Allah.(han)

merintah ketika itu: Exim, BDN, Bapindo, dan BBD. Bank Mandiri terlihat lebih responsif menghadapi agresivitas pasar dan kini menjadi salah satu bank yang disegani di tanah air. Bank Lippo juga bergabung dengan Bank Niaga. Sony tidak ketinggalan menggabungkan teknologi ponsel Ericsson menjadi Sony Ericsson. Banyak lagi. Untuk tujuan mempercepat langkah, mengandalkan satu roda tidaklah cukup. Namun menggabung empat roda menjadi kendaraan roda empat, gerakan menjadi lebih cepat dan wibawa di mata tetangga (dunia) menjadi lebih baik. Yang perlu diingat bahwa setiap perusahaan (juga merek) sudah mempunyai karakter bawaan masing-masing. Penggabungan tidak hanya semata karena fisik tetapi lebih jauh dari itu adalah penggabungan karakter, budaya, insting, hingga kebiasaan-kebiasaan. Jangan sampai terjadi, tujuan efisiensi justru berdampak non-efisien karena ketidakmampuan mengakomodir faktor-faktor non fisik tadi. Sepanjang kekhawatiran tersebut dapat teratasi, maka penyederhanaan langkah sudah saatnya dilakukan agar gerbong kereta

tidak terlalu berat digerakkan di persimpangan kompetisi. Seperti halnya redenominasi rupiah, perusahaan dan merek-merek juga perlu di-refresh. Terlihat lebih ramping itu lebih baik. Small is beautiful. Isn’t it?(*)

Pengusutan Kasus Aktifis ICW Tak Jelas Jakarta, KP Lebih sebulan terjadi, kasus penganiayaan aktivis Indonesian Corruption Watch (ICW) Tama S Langkun, belum juga terungkap. Hingga kini belum diketahui pihak dibalik penganiayaan yang terjadi 8 Juli 2010 tersebut.

Penanganan kasus hukum yang lambat ini diprotes oleh Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta, Komisi Orang Hilang dan Tindak Kekerasan (Kontras) dan Indonesia Corruption Watch (ICW), dalam pernyataan sikapnya di Jakarta, Minggu (22/8). Mereka

sepakat untuk mendesak Polri agar sesegera mungkin menuntaskan kasus ini. Selain penganiayaan Tama, mereka juga meminta agar penyidik segera mengungkap aktor dibalik pelemparan bom Molotov di kantor majalah Tempo bulan lalu.

‘’Kami mendesak kepolisian untuk secepatnya menuntaskan dan menemukan seluruh pelaku dan pihak-pihak yang terlibat dalam penyerangan kantor Tempo dan Aktivis ICW,’’ ujar Haris Azhar dari Kontras di kantor ICW, Jakarta. (zul)


Langganan Dalam Kota Rp. 65.000,-

Senin, 23 Agustus 2010

Ruislag Harus Persetujuan DPRD Diizinkan Asal Tidak Rugikan Warga

kepemimpinan putra-putri Bumi Anoa. Dalam menghadapi desakan tersebut, pengurus Kwarda Sultra membentuk tim atau kelompok kerja (Pokja). Tim tersebut yang akan menjadi fasilitator atas keinginan Pemprov Sultra tanpa harus merugikan pramuka. Mereka pun menggelar rapat pemantapan tim yang dipimpin langsung oleh Ketua Kwarda

NIAT Gubernur Sultra Nur Alam untuk melaksanakan ruislag (tukar guling) tiga kantor Pemprov (PU Sultra, KONI Sultra, dan Gedung KNPI) termasuk gedung Kwarda, sepertinya akan mendapUmar Arsal at perlawanan dari gedung parlemen. Pasalnya, rencana menukar guling gedung-gedung itu hingga kini belum disampaikan secara resmi ke DPRD Sultra. “Idealnya, aset di atas Rp 5 miliar harus mendapat persetujuan dewan,” ujar Wakil Ketua DPRD Sultra, Muh. Endang SA,, akhir pekan lalu. Menurutnya, rencana gubernur mesti disesuaikan dengan ketentuan yang ada. ruislag yang melibatkan gedung-gedung provinsi senilai diatas Rp 5 miliar bukan kewenangan kebijakan sepihak gubernur, tapi harus melalui persetujuan DPRD Sultra secara kelembagaan. “Kalau nilainya dibawah itu, tidak masalah. Soal ada tanah yang diklaim bukan menjadi hak pemda, kita serahkan sepenuhnya pada proses hukum yang akan menjelaskan bukti kepemilikannya. Intinya, pengubahan status atau dialihfungsikan kalau nilainya di atas Rp 5 miliar berarti harus atas persetujuan DPRD,” tandas legislator Fraksi Demokrat ini. Bila gubernur bersikeras melaksana-

Baca KWARDA diHal.10

Baca RUISLAG diHal.10

PU direncanakan gabung satu kantor dengan Bappeda Sultra, Koni akan di tempatkan di Dinas Sosial dan Kwarda ditunjukkan satu tempat eks kantor BRI lama di kelurahan Sanua Kendari Barat. Tapi tampaknya Kwarda tidak terima dengan kantor baru mereka itu. Sebagai tambahan, Dinas PU akan diruislag dengan rumah sakit swasta ber-

taraf internasional, KONI akan digantikan dengan sekolah internasional dan Kwarda akan ditukar dengan mall. Karo Umum Kahar Pagala yakin jika ruislag yang dilakukan Pemprov akan berjalan mulus. Pasalnya lahan yang saat ini berdiri kantor Kwarda merupakan

SUWARJONO/KP

GEDUNG KWARDA: Salah satu aset daerah yang akan diruislag (tukar guling) adalah Kwarda Sultra. Nantinya lokasi yang terletak di Jalan MT Haryono, Wua-wua, ini akan dijadikan mall, karena posisinya berada di daerah perniagaan.

Kwarda Bentuk Tim Hadapi Ruislag

IZIN

Dishub dan Aptekindo akan Tertibkan TV Kabel MESKIPUN telah ada sejak 2005 lalu, tetapi Perda tentang izin usaha penyambungan TV Kabel, yang didalamnya mengatur tentang kewajiban kepemilikan surat izin tempat usaha (SITU) dan pembayaran retribusi bagi operator TV kabel. Rupanya belum memberikan efek jera bagi operator TV kabel. Pasalnya masih banyak, dari para opeartor TV kabel yang belum memenuhi kewajibannya tersebut. Hal inilah yang membuat Dishub Kota Kendari mengadakan rapat rencana penertiban TV kabel beberapa waktu lalu, di kantor Dishub Kota Kendari. Dengan mengundang bagian hukum, komisi penyiaran Indonesia daerah (KPID) Sultra dan Asosiasi Televisi Kabel Indonesia (Aptekindo). Seusai rapat Ketua Aptekindo Kota Kendari, Muh Natsir N mengatakan penertiban TV kabel sebenarnya telah lama diminta pihaknya. Bahkan, ia telah menghimbau kepada para anggota, untuk segera mengurus SITU dan surat izin penyambungan TV kabel. “Himbauan ini bertujuan menghindari konflik di lapangan, selain itu dari 56 operator penyelenggara TV kabel se-Kota Kendari, hanya sekitar 30 operator yang telah memiliki SITU. Tentunya hal ini melanggar Perda No 8 Tahun 2005, tentang izin usaha penyambungan TV Kabel,” ujar Muh Natsir N. Dia juga berharap agar pemkot dapat memfasilitasi pengadaan tiang TV kabel, mengingat selama ini para operator TV kabel menyewa tiang PLN Rp 5 ribu per tiang per bulan. Agar bentangan kabel tidak membahayakan dan menganggu keindahan. “Tentunya harga sewa ini cukup memberatkan para opeartor TV kabel, karenanya kami sangat antusias jika iuran yang kami bayarkan, dapat dijadikan Pemkot sebagai dana pengadaan tiang. Pastinya dengan sewa yang terjangkau, mengingat satu operator menggunakan 9 hingga 100 tiang,” lanjutnya. Sementara itu Kadishub Kota Kendari, As’ad Pagala didampingi Kabag Hukum, Yusrianto mengungkapkan rapat tersebut bertujuan bagi pem-

Baca DISHUB diHal. 11

KEPUTUSAN Pemprov Sultra yang akan melakukan tukar guling (ruislag) terhadap sekretariat Kwartir Daerah (Kwarda) Sultra belum menunjukan solusi yang terbaik. Ironinya, pengurus Kwarda hanya diberi kesempatan mengosongkan lokasi tersebut dalam jangka waktu 14 hari. Padahal, sekretariat Kwar-

da bukan aset Pemprov Sultra seutuhnya. Meskipun desakan Pemprov Sultra cukup keras, namun pengurus Kwarda tetap mempertahankan komitmennya. Mereka tidak mau melepas sekretariat Kwarda Sultra sebelum Gubernur Sultra, Nur Alam membangunkan fasilitas yang lebih baik. Pasalnya, sekretariat kwarda menjadi pusat pendidikan dan pengembangan gerakan pramuka di Sultra dalam membentuk moralitas dan jiwa

Pemprov Tetap Ngotot Ruislag Kwarda PEMPROV tetap ngotot dari rencana awalnya untuk melakukan ruislag terhadap tiga gedung kantor termasuk Kwarda. Meski ada penolakan, Pemprov akan mencari solusi agar ruislag berlangsung mulus. Kepala Biro Umum Setda Sultra Kahar Pagala mengungkapkan, beberapa waktu yang lalu, perwakilan tiga kantor yang

akan terkena ruislag yakni Dinas PU, KONI Sultra dan Kwarda diundang Wagub Saleh Lasata untuk membicarakan ruislag yang akan dilakukan Pemprov. Dari pembicaraan tersebut, ketiganya menyatakan setuju untuk pindah tempat sementara sambil menunggu kantor barunya selesai dibangun. Tempat relokasi sementaranya, Dinas

Baca PEMPROV diHal. 10

Nur Alam:

Kantor PU, KONI dan Pramuka Diruislag

pakan salah satu organisasi kepemudaan (OKP) yang tidak pernah melakukan aksi demonstrasi. “Menurut saya penolakan Ruislag Kwarda merupakan hal yang wajar, mengingat belum adanya penggantian lokasi dan kepastian pembangunan gedung serupa. Tetapi meskipun demikian,

K O N S E P pengembangan kota mem a n g harus menelan korban. Kali ini tiga kantor akan dipindahkan s e c a r a ruislag Nur Alam (tukar guling). Tiga kantor tersebut yakni Dinas PU Sultra yang akan dipindahkan ke Bappeda, KONI Sultra ke salah satu gedung di kantor Dinas Sosial dan Kwarda yang masih

Baca HARUS diHal. 10

Baca KANTOR diHal.11

SUWARJONO/KP SUWARJONO/KP

KONI SULTRA: Jika rencana ruislag mulus, maka kantor Dispora SultrayangjugakantorKONI,bakalberdirisekolahinternasional.

KANTOR PU: Selain gedung KONI dan Kwarda, kantor PU Sultra yang berada di jantung kota Kendari, tepatnya di Jalan Ahmad Yani, bakal dibangun rumah sakit swasta bertaraf internasional.

Ruislag Harus Dimusyawarahkan RENCANA Pemrov untuk melakukan tukar guling (Ruislag) beberapa aset, yang menurut Pemrov merupakan aset mereka. Salah satunya lahan beserta gedung Kwarda, mendapat tanggapan beragam dari berbagai pihak, tidak terkecuali ketua kwartir cabang (Kwarcab) Kota Kendari, Musadar Mappasomba. “Gerakan pramuka signifikan terhadap

pembinaan generasi muda, yang didalam dasa dharmanya terdapat asas patuh dan suka bermusyawarah. Sehingga segala sesuatu dalam pramuka baik manfaat maupun mudaratnya membutuhkan pertimbangan, melalui musyawarah begitu pula dengan permasalahan Ruislag Kwarda,” kata Musadar. Lagi pula menurutnya, Pramuka meru-


Metro

10 Pengurus Kwarda Minta Gubernur Bijaksana Kwarda ..................... Sultra, Drs. H. Masyhur Masie Abunawas, M.Si., di sekretariat Kwarda Sultra. Ketua Tim fasilitator Kwarda dipercayakan kepada H. La Ode Palaido yang juga menjabat Wakil Ketua Kwarda Bidang Binawasa. “Jika Pemprov mau ruislag, silakan. Pramuka selalu mendukung pembangunan di Sultra. Dengan catatan, sebelum ruislag maka, tanah, gedung dan segala fasilitas sekretariat Kwarda sudah disiapkan lebih dulu,” terang H. Masyhur Masie saat ditemui, kemarin. Ketua Tim/Pokja Kwarda, H. La Ode Palaido menambahkan, hasil pertemuan dengan anggota tim, pihaknya akan mengajukan persyaratan yang harus dipenuhi oleh Pemprov sebelum tukar guling dilakukan. Salah satu persyaratan yang paling prioritas yakni, ruislag menjadi upaya perhatian pemerintah dalam meningkatkan kualitas pramuka di Sultra, bukan sebaliknya. Selain itu, Pemprov harus menyediakan sarana dan prasarana yang lebih baik lagi dengan lokasi yang representatif sebelum dilakukan ruislag. “Dimana-mana, yang namanya ruislag itu, harus ada dulu bangunan pengganti sebelum tukar guling dilangsungkan,” terang La Ode Palaido. Mereka berharap agar pemerintah lebih bijak dalam memikirkan kemajuan pendidikan, ketimbang harus mendahulukan mal dan investor. Sekretaris Kwarda Sultra, Jainuddin Landasa kembali memaparkan, Pemprov beralasan bahwa tanah tempat Kwarda Pramuka statusnya hanya hakpakaisesuaisurattahun1987.Pada-

hal, tanah tersebut telah dihibahkan sejak tahun 1976 yang pengelolaannya diserahkankeKwartirNasional(Kwarnas). Maka, beberapa gedung yang dibangun dibiayai Kwarnas termasuk pengadaan 100 ranjang yang digunakan setiap ada kegiatan Pramuka. “Untuk aset yang ada di atas tanah hibah untuk pramuka ini, hanya 1 gedung yang dibangun dengan menggunakan dana APBD yakni aula, tahun 1999. Sedang Asrama Putra dan Asrama Putri dibangun melalui dana Kwarnas. Selain itu, ruang belajar dan kantor dibangun dengan menggunakan kucuran dana inpres tahun 1976 melalui Departemen Pendidikan dan Kebudayaan (Depdikbud),” jelas Jainuddin. Andalan Daerah Urusan Hukum Kwarda Sultra, Safarullah, SH menambahkan, dengan kondisi tersebut, upaya yang dilakukan pengurus kwarda hanya ingin membantu Pemprov agar tidak terjerat masalah hukum. Pasalnya, meratakan bangunan yang dibiayai APBD saja, harus melalui prosedur yang sesuai, apalagi jika gedung tersebut didanai oleh pusat (ada gedung miliki Kwarnas). “Jika digugat oleh Kwarnas, akan menjadi masalah besar di masa mendatang. Apalagi status tanah yang sudah dihibahkan akan memperkuat posisi Kwarda di depan hukum,” jelasnya. Pengurus Kwarda pun berharap agar Gubernur Sultra lebih bijaksana dalam mengambil keputusan. Mekanisme Ruislag dapat dilaksanakan jika memang sesuai dengan prosedur yang ada. Bangunan yang lebih presentatif harus disiapkan lebih awal sebelum ruislag. Bukan “mengusir” pengurus Kwarda seperti anak kos yang sudah habis masa kontrakannya. (aka)

Kwarda Salah Satu Aset Pemprov Pemprov .................... aset Pemprov dengan nomor sertifikat 97 tanggal 8 Maret 1987 seluas 9.833 meter pesegi. Kwarda hanya memiliki izin penggunaan. ‘’Kita punya sertifikatnya, dan itu masih masuk dalam daftar aset Pemprov,’’ ujarnya. Catatan yang dimiliki Pemprov juga menjelaskan bahwa tanah tersebut tidak pernah dihibahkan ke pihak manapun. ‘’Tanahnya

tidak dihibahkan. Kalau sudah dihibahkan pasti sudah dikeluarkan dari daftar aset,’’ imbuhnya. Kahar meyakinkan bahwa investor yang akan masuk kali ini sudah siap untuk melakukan pembangunan. Hal itu dikatakannya untuk menepis pendapat bahwa investor yang akan masuk kali ini sama seperti investor yang dibawa Gubernur Ali Mazi 2003 silam dan gagal. ‘’Pasti lainlah investornya. Ini sudah siap membangun,’’ tukasnya. (cr2)

Kendari Pos | Senin 23 Agustus 2010

Jangan Terjadi Polemik Berkepanjangan alangkah bijaknya jika Kwarda dan Pemrov memusyawarahkan permasalahan tersebut,” tambahnya. Lebih lanjut Wakil Wali Kota (Wawali) Kendari ini juga mengungkapkan, jika lebih baik untuk dipindahkan dari segi kestrategisan wilayah dan sarana yang akan disediakan, kenapa tidak. “Karena perlu kita sadari jika Gubernur Sultra juga merupakan seorang Pramuka Garuda, sehingga tidak mungkin merugikan Pramuka. Tentunya beliau juga akan memikirkan bagaimana ke depannya Pramuka se-Sultra semakin baik,” lanjutnya.

Walau pun tidak melihat niat tidak baik atas rencana Ruislag Kwarda, alumni Pertanian Unhalu ini kembali mengingatkan jika Pemrov tidak juga langsung melakukan penggusuran, jika belum ada kejelasan tempat dan bangunan. “Intinya permasalahan ini harus segera dimusyawarahkan, agar tidak menjadi polemik berkepanjangan dan merugikan semua pihak. Mengingat peruntukkan tempat yang baru, tentunya melibatkan Pemkot. Pasalnya mempertimbangkan multi player efect, misalnya Perda tata ruang wilayah dan ingatlah pendapat boleh saja berbeda tetapi tentunya mengarah kepada solusi,” pungkasnya. (cr6)

berbasis investor yang bonafid. “Kalau investor yang bonafid, semestinya ada keuntungan bagi masyarakat di sekitar situ. Termasuk dalam hal pemindahan lokasi,” pungkas anggota DPRD Sultra dua periode itu. Umar Arsal Dukung Rencana Gubernur Keinginan Gubernur Sultra Nur Alam melakukan ruislag sejumlah kantor pemerintah mendapat perhatian dari anggota DPR RI, Umar Arsal. Menurut politisi Demokrat ini, sebagai daerah yang menujuh proses kota moderent, sudah layaknya, pemerintah menyiapkan sejumlah fasilitas yang dibutuhkan masyarakat. Seperti pusat perbelanjaan (mall), pendidikan maupun pelayanan kesehata. “Rencana gubenur melakukan ruislag sejumlah aset daerah

(Pemprov) untuk dimanfaatkan buat kepentingan masyarakat, saya kira harus didukung. Apalagi kota Kendari sebagai ibukota provinsi Sultra dan menuju kota moderen, perlu memiliki fasilitas lengkap, buat kepentingan masyarakat,” ujar Umar Arsal, saat ditemui kemarin. Hanya saja, lanjut anggota komisi V DPR RI, proses ruislag harus sesuai dengan mekanisme yang benar dan tidak merugikan masyarat. “Kalau sudah dimusyawarakan, disejuai dewan dan tidak merugikan masyarakat, kita harus dukung. Lagi pula, dengan dibangunnya kantor baru PU dan KONI dan Kwarda di areal perkantoran Bumi Praja Anduonohu, sesuatu yang ideal sehingga semua kantor pemerintah terpusat dalam satu tempat,” jelasnya. (lia/lan)

Harus ........................

Rencana Gubernur Perlu Dukungan Ruislag ...................... kan ruislag tanpa melibatkan DPRD, tentu sebuah penyimpangan. Sikap dewan sendiri pasti tidak akan menerima begitu saja, gubernur pasti akan ditanya terkait kebijakannya yang sepihak. Meski mengaku belum menerima laporan resmi dari gubernur, La Pili, Wakil Ketua DPRD Sultra lebih menekankan pada asas manfaat terkait rencana ruislag tersebut. Ia mengatakan tukar guling gedunggedung pemprov harus memperhatikan dua hal. Pertama, jaminan bahwa aktivitas dari ketiga tempat mulai dari gedung Kwarda, Koni dan PU tidak terhambat. Kedua, yang hendak dilepaskan tidak tersangkut dengan masalah. “Jangan sampai masih ada pihak ketiga yang

terkait dengan itu. Semestinya menjadi hal yang harus dijalani Pemprov kalau dipindahkan harus ada kepastian tempat penggantinya dimana. Kalau belum ada kejelasan maka itu akan menjadi masalah sehingga untuk persoalan yang pertama ini kita akan memberikan persetujuan DPRD dengan catatan yang itu sudah tidak ada masalah Itu harus ada dulu,” ungkap La Pili. Legislator PKS ini, menegaskan bahwa kalaupun gedung-gedung akan diruislag harus dipindahkan di tempat lain dengan catatan harus sebanding, tidak merugikan pengguna yang dimaksud. Jangan sampai nilai ekonomis tempat itu sekian, setelah dipindahkan di tempat yang kumuh, jelas tidak mencerminkan keadilan. Mengingat yang akan menggunakan gedung-gedung


Metro

Kendari Pos | Senin 23 Agustus 2010

11

PUB Ilegal akan Dirazia Kendari, KP Belakangan ini khususnya di kota Kendari banyak berkeliaran Pungutan Uang dan Barang (PUB). Mereka meminta sumbangan atas nama panti asuhan atau panti sosial lainnya. Dengan dalih untuk sumbangan kemanusiaan, mereka berkeliling di pusat keramaian. Tapi tampaknya masyarakat harus waspada tinggi karena Dinas Sosial Sultra menyebut hampir semua PUB yang mereka dapati tidak memiliki izin atau telah kadaluarsa.

Lebih parah lagi karena beberapa diantara peminta sumbangan tersebut, panti sosialnya berlokasi di Sulawesi Selatan. Karena telah menyeberang provinsi, seharusnya izin dan rekomendasi mereka diteken oleh Menteri Sosial, tapi pada kenyataannya izin mereka hanya diteken oleh pejabat berwenang di Sulsel, itupun tidak diperpanjang sejak 2004 lalu. Dinas sosial yang menjadi penanggung jawab PUB sepertinya hanya diam saja meski masyarakat sudah resah. Kabid Ban-

jamsos Dinsos Sultra Hj.Surya Hutapea, membenarkan hal itu. Katanya Dinsos memang tidak tegas terhadap PUB. Padahal PUB tanpa izin melanggar Undang-undang No 9 tahun 1961. UU itu menyebut PUB ilegal terancam pidana tiga bulan. Tapi katanya mereka akan melakukan razia terhadap PUB ilegal yang berkeliaran di kota Kendari bekerjasama dengan Polisi. ‘’Yang berhak menangkap itu cuma polisi. Sebenarnya kita juga sudah pernah bekerjasama dengan polisi untuk menindaki PUB

ilegal tapi tidak terlaksana baik,’’ ujarnya. Sambil menunggu aksi bersama polisi, Hj.Surya menghimbau kepada masyarakat untuk lebih teliti memberikan sumbangan ke PUB di jalanan. Perhatikan izin PUB yang disertakan, jika lebih dari tiga bulan berarti izinnya telah kadaluwarsa karena PUB harus diperbarui tiap tiga bulan. Selain itu PUB juga harus memiliki rekomendasi dan lampiran mengenai profil panti sosialnya. ‘’Tapi sebenarnya lebih baik jika menyumbangnya langsung ke panti karena langsung pada

Lokasi Kwarda, KONI dan PU Jadi Pusat Niaga Kantor ....................... dalam proses mencari gedung baru. Ketiganya akan diruislag dengan investor. Kantor dinas PU yang ada saat ini akan dibangun rumah sakit swasta bertaraf internasional, KONI akan ruislag dengan sekolah internasional sedangkan gedung pramuka akan dibangunkan mall. Gubernur Nur Alam mengatakan saat ini ketiga kantor tersebut sedang dalam proses persiapan untuk pengambil alihan. ‘’Kita akan lakukan sesuai dengan mekanisme perundangan. Yang pasti bahwa investornya sudah siap, Pemerintah daerah juga sudah berkomitmen untuk pengembangan dan perluasan daer-

ah perniagaan yang sudah kita akomodir sesuai tata ruang kita,’’ ujarnya. Meski tidak menyebut berapa jumlah dana yang bergulir di proses ruislag tersebut, tapi gubernur menjamin pemerintah tidak akan dirugikan. Mantan wakil ketua DPRD Sultra ini berujar pemerintah sudah menghitung secara cermat. Karena dianggap menguntungkan, dilakukan ruislag. ‘’Justru kalau kita biarkan bisa menjadi mubazir dan pengelolaannya tidak efektif. Kantor-kantor kita sudah rusak dimana-mana. Untuk merehabilitasi itu perlu dana besar sementara banyak sektor prioritas yang berkaitan dengan ekonomi kerakyatan yang harus kita dahulukan,’’ terangnya. ‘’Ini (ruislag) akan memberi banyak manfaat,’’ im-

buhnya. Garansi persetujuan dari DPRD Sultra juga sudah tergambar dari hadirnya unsur pimpinan DPR saat prakondisi. Persetujuan tersebut diperlukan gubernur sebagai salah satu syarat yang harus dipenuhi. ‘’Kita harapkan dalam proses pembahasannya bisa cepat,’’ tandasnya. Gubernur juga tidak menyebut investor apa saja yang akan bekerjasama dengan Pemprov. Namun katanya relokasi kantor pemerintahan ke kompleks Bumipraja memang harus dilakukan untuk peningkatan konsentrasi pelayanan dan koneksi. Gubernur berujar karena konsekuensi dari planologi, banyak ruang terbuka yang strategis dimiliki pemerintah.

Untuk perkembangan kota, hal tersebut dirasa merugikan karena seharusnya menjadi daerah pusat perniagaan. ‘’Nah ini kalau kita tidak sharing dengan investor, kota kita tidak akan pernah berubah, tidak akan pernah hadir fasilitas yang memang saat ini sudah kita perlukan,’’ tegasnya. Justru dengan rusilag terangnya, ada tiga keuntungan yang bakalan diperoleh Sultra. “Pertama kita akan memfokuskan pelayanan pemerintahan di bumi praja karena lahannya siap. Kedua, kita bisa mengubah wajah kota Kendari sebagai ibukota provinsi. Ketiga, kita akan menyiapkan fasilitas yang diperlukan dalam pengembangan kawasan termasuk fasilitas perniagaan,’’ tuntasnya. (cr2)

sasaran dan kita tidak ragu apakah sumbangan tersebut sampai atau tidak,’’ katanya. Untuk tahun ini, dia merasa belum pernah sekalipun menandatangani perpanjangan izin PUB. Itu berarti jika ada PUB yang berasal dari luar Kendari lalu meminta sumbangan di dalam kota Kendari, bisa dipastikan izinnya sudah tidak berlaku lagi. ‘’Yang pasti saat razia nanti yang meminta-minta tanpa bawa surat lengkap, kita akan tangkap,’’ tukas istri kepala BKD Sultra Tony Herbiansyah ini. (cr2)

Pengusaha TV Kabel usul Pengadaan Tiang Dishub ....................... bentukan tim. Sehingga selanjutnya dapat dilakukan penertiban dan diambil tindakan tegas, yang berefek jera. “Misalnya dalam Perda telah diatur tentang kepemilikan SITU dan pembayaran retribusi, tetapi karena belum pernah dilakukan penertiban maka masih banyak juga operator TV kabel yang bandel. Olehnya itu kami rencanakan sebelum lebaran, tim akan melakukan razia SITU TV kabel,” ungkap As’ad. Ia mengaku retribusi Rp 500 per pelanggan per bulan, belum dibayarkan sekitar 80 persen opeartor TV kabel. Padahal menurutnya besaran retribusi tersebut, tentunya sangat terjangakau bagi pengusaha TV kabel. “Nominal retribusi sagat terjangkau karena para operator membebankan iuran Rp 20 ribu - Rp 25 ribu per bulan kepada pelanggan, tetapi sejak lima tahun terakhir sekitar 80 persen operator TV kabel belum juga membayarkan kewajibannya itu. Mengenai usulan pengadaan tiang pengganti tiang PLN, belum terpikirkan oleh kami mengingat pengadaan tiang membutuhkan biaya cukup besar, tetapi tidak menutup kemungkinan akan terealisasi jika telah mejadi kebutuhan mendesak,” rincinya. (cr6)


Kendari Pos

Senin, 23 Agustus 2010

Hiburan

13

Ariel Peterpan

Kemungkinan Lebaran di Bui

Nidji Belum Siap Nyanyi Religi SUDAH lima tahun grup band Nidji mewarnai industri musik tanah air. Selama kurun waktu itu banyak hits yang mereka buat. Di album perdananya, Breakthru (2005), band beranggota enam personel ini langsung menarik perhatian. Lagu seperti Sudah, Kau dan Aku, Bila Aku Jatuh Cinta, Hapus Aku, atau Disco Lazy Time langsung bertengger lama di tangga lagu Indonesia. Tak hanya dari karya, gaya vokalis Nidji, Giring Ganesha, dalam bernyanyi juga menjadi ciri khas tersendiri. Rambutnya yang keriting, serta gaya ‘’memetik jambu’’ saat dia bernyanyi menjadikan band ini unik dan

atraktif. Pencapaiannya di bidang musik terus meningkat. Beberapa penghargaan juga sudah mereka raih. Salah satunya melalui lagu Laskar Pelangi yang menjadi soundtrack film berjudul sama. Kini grup pembawa soundtrack film Laskar Pelangi itu kembali dipercaya mengisi theme song film Sang Pencerah. Yang dipilih lagu berjudul Tuhan Maha Cinta ciptaan Giring. Sang vokalis juga didapuk menjadi salah seorang pemain di film besutan Hanung Bramantyo tersebut. Ditemui di Studio Musica, Perdatam, Pancoran, Rabu lalu (18/8) Giring (vokalis), Rama (gitaris), Ari-

PENYANYI Nazril Irham alias Ariel, tersangka kasus video porno, sepertinya akan merayakan hari raya Idul Fitri di Bareskim Mabes Polri bersama tahanan lain. Pihak kepolisian menyatakan, masa penahanan Ariel sangat mungkin diperpanjang lagi. Masa tahanan Ariel yang kedua berakhir pada 23 Agustus mendatang. Kabidpenum Mabes Polri Kombespol Marwoto Soeto saat dihubungi menuturkan hal itu. Dia bilang, pihaknya memiliki wewenang untuk memperpanjang penahanan kekasih Luna Maya tersebut. ‘’Kewenangan kami bisa menahan yang bersangkutan ini sampai 120 hari,’’ kata Marwoto. Sampai saat ini bintang film Sang Pemimpi tersebut baru ditahan 60 hari. Lebih lanjut Marwoto menjelaskan, Ariel dituntut hukuman lebih dari sembilan tahun penjara. Jika begitu, lanjut dia, penyidik bisa memperpanjang masa tahanannya lagi. Apalagi. kepolisian masih harus melengkapi berkas perkara Ariel yang dikembalikan Kejaksaan Negeri (P-19). Itu berarti Ariel masih diperlukan untuk keperluan penyidikan. Sebab, tidak tertutup kemungkinan polisi memeriksa lagi demi melengkapi berkas perkara video porno yang melibatkan tiga artis papan atas Indonesia itu. ‘’Ya, itu bisa saja dilakukan. Yang pasti, kami akan mengumpulkan keterangan saksi-saksi lain,’’ ucapnya. Tak hanya berkas Ariel, berkas dua tersangka lainnya -Luna Maya dan Cut Tary- juga dikembalikan oleh kejaksaan.Ketika Ariel masih harus menghabiskan waktu dalam tahanan, dua tersangka lain Luna dan Tarymulai bisa menikmati hari-hari mereka. Pemberitaan tentang mereka berdua kini juga tidak terlalu kencangsepertisaat kali pertama kasus ini bergulir. (jpnn/awl)

el (gitaris), Adri (drumer), Andro (bassist), dan Randy (keybordist) memperkenalkan lagu tersebut. Tuhan Maha Cinta dimasukkan dalam album kompilasi religi produksi Musica Studio. Meski begitu, Nidji menolak kalau lagu tersebut dikatakan single religi. ‘’Momentumnya saja yang pas. Kami sendiri tidak mengatakan ini single religi. Lagu religi itu kan sifatnya syiar dan dakwah. Bagaimana kita berdakwah kalau kita pribadi masih bolong-bolong salatnya. Tarawih juga terjun bebas. Buat kami lebih baik memperbaiki diri sendiri dulu,’’ tutur Rama. (jpnn/awl)

Ariel


Edukasi

14

Kendari Pos

Senin, 23 Agustus 2010

Kejahatan Pengelola Proyek Kian Terkuak Kendari, KP Tabir kejahatan oknum pengelola Proyek Perluasan dan Peningkatan Mutu Pembelajaran Pendidikan Luar Biasa Dinas Pendidikan Sultra tahun anggaran 2010 semakin terkuak. Selain setoran wajib 10 persen dari kepala SLB dan penyelenggara sekolah iklusi kelas CIBI selaku penerima, tak tertutup kemungkinan terjadi manipulasi data fiktif siswa penerima. Kedok yang mengarah pada manipulasi data dilakukan para pengelola proyek, Sabtu (21/8) datang dari pengakuan Penanggung Jawab Kelas CIBI SMAN 4 Kendari, Idham, S.Pdi, M.Hum,

yang juga ditemui koran ini. Apakah itu sebuah kejujuran dari sekolah atau karena ketakutan atas tudingan manipulasi data karena hanya dilakukan berdasar konfirmasi tanpa sebuah surat kesepakatan. Berdasar pengakuan Idham bahwa berkaitan dengan perolehan beasiswa, sebanyak 53 siswa yang diusul ke Dinas Pendidikan Provinsi Sultra melalui Proyek Perluasan dan Peningkatan Mutu Pembelajaran PLB tahun 2010, justru kuota diberikan dari pengelola proyek sebanyak 59 orang. Menurut dia, keberanian menambah jumlah enam data fikti tersebut dikarenakan

adanya konfirmasi dari oknum pengelola proyek PLB sebelum penetapan SK untuk jumlah siswa calon penerima beasiswa. Isi konfirmasi itu adalah meminta sekolah agar menambah enam orang lagi untuk dimasukkan dalam perolehan beasiswa berdasarkan kuota dari Dinas Provinsi Sultra. Tentu berdasar konfirmasi itu, penanggung jawab memenuhi keinginan oknum pengelola proek melalui penambahan enam siswa yang dianggap berhak menerima beasiswa tersebut karena berprestasi secara akademik, tetapi kurang mampu secara ekonomi keluarga. (p1)

Kedok Pengelola Beasiswa PLB Harus Ditindak

Kendari, KP Isu adanya setoran sebesar 10 persen yang diwajibkan pengelola proyek perluasan dan peningkatan mutu pembelajaran pendidikan luar biasa (PLB) kepada siswa berkebutuhan khusus kembali mendapat reaksi. Kali ini datang dari Ketua Dewan Pendidikan Sultra. Ketua Dewan Pendidikan Sultra, Prof Abdullah Alhadza, di ruang kerjanya pekan lalu mengatakan, setoran yang diharus kepala SLB dari pengelola proyek, merupakan suatu kedok yang harus diusut secara hukum. Menurutnya, tindakan itu merupakan suatu perbuatan menyimpang, yang menodai citra pendidikan di daerah ini. “Kalau anak cacat saja tega diperlakukan seperti itu, bagaimana dengan anak normal? Tentunya itu bisa menjadi gambaran bagaimana kondisi pendidikan kita saat ini,” ungkap Abdullah. Menurut Rektor Universitas

Muhammadiyah Kendari itu, praktik-praktik pemotongan atau penyetoran dana proyek yang dilakukan pengelola proyek kegiatan harus mendapatkan tindakan yang tegas. Pasalnya, kondisi ini, akan membuat masyarakat tidak percaya lagi terhadap lembaga pendidikan. ‘’Tentunya itu akibat dari krisis kewibawaan dan kepercayaan yang disebabkan oleh ulah oknum yang tidak bertanggung jawab. Nantinya, meskipun tindakan pengelola proyek atau kasek sudah benar, akan dicurigai oleh masyarakat, karena adanya praktik seperti itu,” kata Abdullah. Dalam pemberian beasiswa atau dana bantuan pendidikan, kata Ketua Badan Akreditasi Sekolah Sultra itu, semuanya sudah ada porsinya. Pihak pengelola sudah memiliki tugas, dan honor tersendiri dalam pengelolaan kegiatan. Alangkah anehnya, kalau harus

merampas hak-hak orang lain lagi untuk memenuhi keperluan pribadi. Untuk itu kata Abdullah, Kadis Dinas Pendidikan Sultra, H Damsid, harus bertindak tegas untuk menyelesaikan persoalan itu. Kalau perlu diselesaikan secara hukum apapu dalihnya. Kepala sekolah juga seharusnya kompak. Jangan yang lain menyetor, yang lain tidak, karena itulah bisa membuat pengelola proyek semakin menjadi-jadi. Dalih sebagai ucapan terima kasih menurutnya, merupakan ungkapan yang diada-adakan. Kenapa harus dibebankan 10 persen kalau memang itu sumbangan sukarela. Lagipula dengan adanya penyetoran itu, tentu saja hak anak cacat yang berhak menerima bantuan sudah terpotong, dan tentunya itu adalah pelanggaran yang tidak bisa ditolerir, karena bisa saja itu menjadi budaya yang akan berlangsung terus-menerus. (cr5)

SARFIAYANTI/KP

Penyerahan bantuan Kepala SDN 1 Baruga, kepada Pengurus Panti Asuhan Al Ikhlas Baruga akhir pekan lalu.

SDN 1 Baruga Berbagi dengan Sesama Kendari, KP Tuntas menyelenggarakan kegiatan pesantren Ramadhan, murid SDN 1 Baruga melakukan anjangsana ke panti asuhan. Tak hanya sekedar memberikan bantuan, tetapi siswa diajak untuk memberi kepedulian terhadap sesama manusia yang membutuhkan. Sasaran anjangsana adalah panti Asuhan Al Ikhlas yang terletak di belakang terminal Baruga Kota Kendari. Kedatangan siswa, disambut hangat oleh pemilik panti asuhan dan 50 anak yatim piatu yang diasuh di tempat itu. Suasan harupun tak dapat terhindarkan. Lebihlebih saat anak SD yang berseragam muslim itu saling berjabat tangan dengan para anak yatim piatu yang hari itu penuh ceria bertatap muka dengan teman-teman mereka yang datang mengunjungi kediaman

mereka. Tak hanya siswa, tetapi guruguru SDN 1 Baruga turut serta hadir di tempat itu, mengantarkan sumbangan yang terkumpul dari siswa-siswa di sekolah. Selain beras, ada juga sumbangan lain berupa Indomie, dan sejumlah pakaian bekas layak pakai yang diperuntukkan untuk para anak yatim piatu di panti asuhan itu. Kepala SDN 1 Baruga, Hj Djasni mengatakan, anjangsana merupakan salah satu rangkaian dari pesantren Ramadhan. Kegiatan tersebut kata wanita berkerudung itu dilaksanakan rutin setiap tahun, melibatkan partisipasiorangtuasiswa,yang selalu siap dan ikhlas memberikan bantuan. “Memberi bantuan kepada mereka yang membutuhkan, merupakan kewajiban kita sebagai hamba Allah. Olehnya

itu, sejak dini kami mengenalkan siwa, pentingnya untuk hidup berdampinga, saling membantu dengan orang lain yang membutuhkan. Hal itu dapat menjadi motivasi mereka untuk meningkatkan prestasi belajar, agar bisa menjadi manusia yang lebih baik,” terang Djasni. Ia menambahkan, meskipun bantuan yang diberikan hanya ala kadarnya, tapi diharapkan dapat membantu para anak yatim piatu yang ada di pesantren itu. Lebih-lebih kata Djasni, saat ini pesantren itu sudah mulai mengalami perkembangan, diharap akan lebih banyak dermawan yang mau membagi rezeki dengan para anak yatim piatu yang ada di tempat itu. Pemilik Panti Asuhan Al Ikhlas, H. Andis mengatakan, kehadiran para derwaman san-

gat membantu kelangsungan panti asuhan yang didirikannya. Lebih-lebih kata pria berjanggut itu, selama ini kegiatan yang berlangsung di panti asuhannya hanya mengandalkan swadaya dari masyarakat dan dermawan yang peduli dengan kelangsungan panti itu. Kedepan kata Andis, ia akan mendirikan pesantren di tempat itu, sebagai sarana belajar para anak yatim piatu yang diasuhnya, itupun jika bangunannya sudah rampung. “Saya sangat bersyukur atas kedatangan dermawan, lebihlebih siswa yang peduli dengan anak-anak kami yang ada di panti ini. Apa yang diberikan, merupakan rezeki yang luar biasa bagi kami, untuk itu saya berharap mudah-mudahan apa yang mereka berikan mendapat balasan dari Allah AWT,” terangnya. (cr5)


Kendari Pos

Senin, 23 Agustus 2010

Edukasi

15

Prestasi Sekolah Diperkuat Siswa BI Kendari, KP SMPN 1 Kendari yang melaksanakan program rintisan sekolah bertaraf Internasional (RSBI) menuju SBI hingga sekarang. Perkembangannya sudah mulai maksimal, tidak sama dengan SMPN 9 Kendari yang malah dicabut. Khusus program siswa berbakat istimewa (BI) di Provinsi Sultra hanya dilaksanakan di SMPN 1 Kendari dan SMPN 3 BauBau yang merupakan program dari pemerintah pusat. Kepala SMPN 1 Kendari, Sudirham, S.Pd, M.Ed, mengatakan, BI yang dulu merupakan kegiatan ekstrakurikuler dari pekan olahraga dan seni (porseni) tahun 2005 lalu. Setelah itu diganti menjadi BI pada tahun 2008 yang terdiri dari tiga aspek.

‘’Aspek pertama adalah olahraga olimpiade siswa nasional (O2SN), olimpiade sains nasional (OSN) dan festival lomba seni siswa nasional (FLS2N). BI ini bukan hanya sekadar peningkatan bakat siswa,’’ katanya. Dikatakan, program khusus tentang potensi bakat anak yang paling menonjol, dan mempunyai penilaian tersendiri tiap semester . Selain itu, dilengkapi juga dengan kurikulum dan silabus tersendiri. sehingga evaluasi keberhasilan siswa dapat terdekteksi. Secara terpisah Kepala Urusan Kesiswaan, Armin, S.Pd, mengatakan, juara yang telah diraih baru-baru ini dari O2SN adalah juara pertama basket dan tenis lapangan putra-putri yang mewakili tingkat provin-

si. Prestasi yang diukir itu karena keberadaan siswa berbakat istimewa. Selainitukatanya,FLS2Njuga meraih juara pertama tingkat provinsi di bidang vokal grup, cipta lagu, desain motif batik dan musik tradisional. O2SN terdiri dari 10 cabang olahraga di antaranya atletik, basket, renang, bulu tangkis. Jumlah siswa yang berhasil ke tingkat nasional untuk O2SN adalah sebanyak 10 orang. Ditambahkan, perektrutan siswa baru untuk program BI diedarkan melalui pengisian angket. Keterbatasan dana merupakan kendala yang menyebabkan prestasi nasional menurun. Ini dipengaruhi kurangnya intensitas latihan yang dibanding dengan sekolah-sekolah di Jawa. (p1)

Siswa CIBI Dapat Bantuan Pemerintah Kendari, KP Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI) SMAN 4 Kendarisudahmemasuki tahun kedua membuka kelas cerdas intelektual berbakat internasional (CIBI). Penjaringan calon siswa CIBI melaui tiga tahap. Mulai tes potensi akademik, tes IQ dan tes wawancara. Saat ini tercatat sebanyak 53 orang yang dikategorikan siswa CIBI di sekolah tersebut. Namun yang masuk dalam kelas CIBI hanya 32 orang, sedangkan 21 siswa disebar pada beberapa kelas reguler. Kepala SMAN 4 Kendari, Drs. Muh. Ali, M.Si, mengata-

kan, sekolah yang dipimpin terdiri dari 17 rombongan belajar. Fasilitas terdiri dari dua buah laboratorium lomputer yang dilengkapi hot spot, sebuah laboratorium kimia, bilogi dan fisika. ‘’Sekitar 60 persen guru-guru SMAN 4 memiliki laptop sendiri, sehingga kemampuan mengoperasikan komputer berbasis IT hampiroptimal. Bahkantidak berlebihan kalau dikatakan guru yang profesional adalah guru yang mengajar, mendidik dan melatih siswa-siswi untuk lebih maju seiring dengan perkembangan zaman,’’ katanya. Penanggung jawab kelas CIBI

SMAN 4 Kendari, Idham, S.Pdi, M.Hum, yang juga ditemui koran ini mengatakan, kategori CIBI merupakan siswa yang memiliki rata-rata intelektual 115 s.d 120. Berkaitan dengan itu, guru-guru yang mengajar kelas CIBI juga diseleksi. ‘’Guru kelas CIBI harus kemampuan mengajar lebih, keterampilan IT yang lebih, menggunakan buku-buku yang bilingual. Sejumlah keterampilan itu akan dapat memotivasi guru-guru lain untuk meningkatkan kemampuan mengajar berbahasa Inggris yang umumnya menjadi program RSBI. (p1)

Mahasiswa Tak Khawatir Tentang Akreditasi Surabaya, KP Kabar belum keluarnya status terakreditasi dan tereakreditasi sepuluh program studi (prodi) di Universitas Airlangga tak merisaukan mahasiswa di prodi-prodi tersebut. Mereka sepenuhnya yakin, tak akan ada masalah terkait dengan legalitas ijazah mereka. “Setahu saya, akreditasi untuk S-2 memang masih diproses,” ungkap Yuni Kusumaningtyas, mahasiswa jurusan magister ilmu kesehatan masyarakat. “Sementara itu, jenjang S-1 Ilmu Kesehatan Masyarakat Unair memiliki akreditasi A,” tambahnya. Yuni menuturkan, tidak ada ketakutan sama sekali di pihaknya. “Proses akreditasi masih berlangsung dan hasilnya pasti segera ada,” ungkapnya. Karena itu, dia berharap agar pihak kampus segera menyelesaikan proses akreditasi tersebut. Salah seorang mahasiswa S-2 Ilmu-Ilmu Sosial Uniar yang namanya tak mau dikorankan juga sama sekali tak khawatir soal legalitas. “Pihak universitas pasti berusaha mengurus akreditasi,” ungkapnya. “Yang saya tahu, proses akreditasi atau reakreditasi memang lama,” tambahnya. Mengutip data di situs resmi Badan Akreditasi Nasional Per-

guruan Tinggi Kementerian Pendidikan Nasional, yakni ban-pt.depdiknas.go.id, hingga pukul 14.00 kemarin S-2 ilmu kesehatan masyarakat dan S-2 ilmu-ilmu sosial termasuk sepuluh prodi Unair yang belum tereakreditasi. Di daftar yang sama, ada prodi D-3 hiperkes dan keselamatan kerja yang juga dinaungi fakultas kesehatan masyarakat (FKM). Namun, Wakil Dekan III FKM Agus Salim SKM menduga, itu semata-mata disebabkan belum di-update-nya situs tersebut. Menurut data yang dimilikinya, prodi D-3 hiperkes dan keselamatan kerja tereakreditasi sejak Mei 2010 dengan nilai A. “Kami sudah dua periode dapat A. Dan, semua alumnus kami terserap di dunia kerja,” tandas pria asal Kertosono tersebut. Sedangkan untuk S-2 ilmu kesehatan masyarakat, lanjut dia, sudah melakukan proses reakreditasi dan divisitasi Februari lalu. Lutfi memperkirakan, dalam waktu dekat hasil reakreditasi tersebut keluar. Sementara itu, pihak Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) Unair yang program S-1-nya termasuk dalam daftar sepuluh prodi itu mengakui bahwa akreditasi prodi tersebut habis pada 30 Juni lalu. Salah seor-

ang dosen fakultas kedokteran hewan Prof Dr Imam Mustofa menjelaskan, reakreditasi telah mereka lakukan jauh-jauh hari. Pada 24-25 Juni lalu mereka bahkan divisitasi sebagai salah satu syarat akreditasi. “Unair dan FKH sudah memperoleh akreditasi internasional. Jadi, tidak mungkin kami tidak memperhatikan akreditasi nasional,” kata Imam. Sebelumnya, dalam wawancara dengan Jawa Pos, Wakil Rektor 1 Unair Prof. Dr Achmad Syahrani membantah bila disebut Unair tidak melakukan proses reakreditasi pada sepuluh program studi (prodi) seperti yang tercantum di website ban-pt.depdiknas.go.id. Syahrani menjelaskan, pihaknya sudah menyerahkan berkas atau formulir (borang) 39 program studi untuk kemudian menjalani proses akreditasi dan reakreditasi pada 2009. Sebagai catatan, akreditasi harus diperoleh kampus yang baru membuka program studi baru. Sedangkan reakreditasi wajib didapatkan oleh tiap program studi lama yang masa berlaku akreditasinya sudah habis. Reakreditasi dilakukan tiap lima tahun sekali. Prodi yang ingin mengeluarkan ijazah, harus sudah mengantongi akreditasi. Bila tidak, ijazah

ARIF/KP

Rektor UMK, Prof. H. Abdullah bersama jajarannya mengikuiti teleconference bersama 42 Universitas di Indonesia, World Bank Washington DC dan Hongkong University beberapa waktu lalu.

Peminat UMK Tak Imbang Daya Tampung Kendari, KP Universitas Muhammadiyah Kendari (UMK) tampaknya sudah mulai menunjukkan eksistensinya sebagai lembaga pendidikan yang berkualitas. Kelebihan itu dapat dilihat dari tingginya antusias pendaftar, pada proses penjaringan mahasiswa baru gelombag I dan II. Jika pendaftar gelombang I mencapai 700 orang, tahap II pendaftar mencapai 1.026 orang. Sementara, saat ini daya tampung untuk mahasiswa baru UMK hanya 1.000, sehingga diperkirakan 700 pendaftar bakal tereliminasi. Rektor UMK Prof Dr H Abdullah Alhadza dihadapan sejumlah wartawan pekan lalu mengungkapkan, proses penjaringan tahap I telah tuntas dilaksanakan. Saat ini tahapan II sedang dilaksanakan. Mulai 22 s.d 23 Agustus calon maha-

siswa baru mengikuti seleksi, terdiri atas seleksi kemampuan umum dan tes potensi akademik. Diakui Abdullah, saat ini jumlah peminat di UMK sangat tinggi. Pembangunan sarana yang dilakukan belum mampu mengimbangi antusias dari masyarakat. Daya tampung masih terbatas. saat ini, kata Abdullah proses perkuliahan dilakukan dalam tiga waktu yang berbeda, yakni pagi, siang dan malam hari. Upaya itu dilakukan agar bisa menanggulangi jumlah mahasiswa yang bertambah setiap tahun. Ia berharap agar pendaftar yang tidak terjaring bisa bersabar, dan mencari alternatif perguruan tinggi lain untuk melanjutkan studi. “Mahasiswa yang kami terima adalah yang betul-betul memiliki kualitas. Untuk itulah kami

melakukan seleksi secara obyektif, untuk memastikan siapa yang memang layak untuk menjadi bagian dari universitas ini,” terangnya. Selain seleksi akademik, ada persyaratan lain yang harus dipenuhi mahasiswa baru, yakni bersedia untuk menjaga prilaku dan ahlak selama menjadi mahasiswa di UMK, hal itu dipertegas dengan penandatanganan kontrak moral, yang diwajibkan bagi seluruh calon mahasiswa baru dan mahasiswa senior. Hal itu kata Abdullah, sebagai kontrol bagi mahasiswa, agar tidak melakukan tindakan di luar dari batas-batas aturan akademik, yang bisa menodai citra lembaga secara keseluruhan. Selain itu kata Ketua Badan Akreditasi Sekolah Sultra itu, dalam proses seleksi, juga dilakukan pemetaan terhadap kemampuan baca tulis Alqu-

ran kepada mahasiswa baru. Sebagai lembaga pendidikan Islam, seluruh mahasiswa diwajibkan untuk mampu membaca Alquran. Syarat itu kata Abdullah, merupakan tiket bagi mahasiswa untuk dapat menyelesaikan studi di UMK. “Tidak diwajibkan untuk bisa membaca Alquran ketika masuk, tapi kalau mau lulus kuliah, syaratnya harus bisa mengaji. Untuk itu, mereka diharapkan dapat memanfaatkan pengajian-pengajian yang ada di masyarakat, untukmempelajaribacaanAlquran,” ungkapnya. Pengumuman seleksi gelombang II akan dilaksanakan 24 Agustus. Sementara untuk pendaftaran ulang dilakukan setelah pengumuman hingga 31 Agustus, mereka yang tidak melakukan pendaftaran ulang, dianggap gugur alias mengundurkan diri. (cr5)

Amir Sahaka Lantik Taruna SMKN 2 Kolaka Kolaka, KP Wakil Bupati Kolaka, H.Amir Sahaka, melantik sebanyak 125 siswa taruna dan taruni SMKN 2 Kolaka angkatan VII akhir pekan lalu. Kegiatan tersebut dirangkaikan ramah tamah alumni tahun 2010, pengresmian Masjid An Nur SMKN 2 Kolaka dan buka pua-

sa serta tarwih bersama. . Mantan Kadis Dikmudora Kolaka itu dalam sambutannya berharap SMK dapat lebih profesional dan disiplin dalam menjalankan proses belajar mengajar guna menciptakan alumni yang berkualitas. “Apalagi kita ketahui SMKN 2 Kolaka merupakan

pusat data pokok SMK dan sebagai ICT Center Kabupaten Kolaka, sehingga pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi, menjadi kewajiban dalam meningkatkan akselerasi pembangunan dan kualitas pendidikan yang memiliki daya saing,” terangnya. Kepada siswa SMKN 2 Kolaka yang telah mengikuti latihan dasar disiplin korps (LDDK) selama kurang lebih satu bulan di Markas Pos Angkatan Laut Kolaka dan Akademi Ilmu Pelayaran, Amir Sahaka berharap agar pelatihan tersebut lebih menumbuhkan sikap disiplin siswa dalam

menjalani proses belajar. Di tempat yang sama Kepala SMKN 2 Kolaka, Yulis, MT mengatakan saat ini sekolah yang dibinanya telah membuka sejumlah program keahlian seperti nautika perikanan laut, nautika dan teknika, rekayasa perangkat lunak, dan dua program keahlian baru yakni pariwisata, serta teknologi komputer dan jaringan. “Penambahan program keahlian dilakukan untuk memenuhi kebutuhan dunia kerja dan permintaan masyarakat,” terang Yulis.Ditambahkan, SMKN 2 Kolaka juga telah melakukan kerjasama dengan dunia usaha dan industri terkait dengan kejuruan. (cr3)


KOMUNIKASI BISNIS

16

Kendari Pos | Senin 23 Agustus 2010

PROMOSI TEPAT, USAHA MANTAP: Anda ingin mempromosikan usaha/bisnis anda? pasang iklan dalam bentuk berita + foto di Rubrik Komunikasi Bisnis (Kombis). Dengan biaya promosi yang relatif terjangkau, kami memberi jaminan promosi usaha/bisnis anda akan tepat dan maksimal. Hubungi team Kombis. Call/SMS 081341772227

TVS Motor India Kualitas Dunia Bisa MP3, FM Radio Carg HP, Kredit DP mulai 1 Jutaan

Hanya 8 Jutaan, Bisa Kredit Rp.273.500/ bulan, Sisa 47 Kavling

MOTOR TVS dipersembahkan bukan sekadar motor tapi teknologi lebih diutamakan. TVS Motor Company, produsen sepeda motor asal India ini telah dipercaya lebih dari 13 juta pengendara di seluruh dunia, kini dipasarkan di Indonesia termasuk Kendari. TVS memiliki tiga produk unggulan yakni bebek TVS Neo 110cc, sport TVS Apache RTR 160cc, dan yang teranyar adalah super bebek TVS Rock Z 125cc. Banyak keuntungan memiliki motor TVS, salah satunya bagi anda yang membeli motor TVS type apapun, akan memperoleh TMC (TVS Motor Card) yang dapat digunakan untuk mendapatkan diskon/potongan harga belanjaan dan layanan jasa di: Honda Remaja Jaya, Hotel Aden, Indosat, pengiriman barang Kerta Gaya Pustaka dan PCP, Win‘s Elektronik, Surya Travel, Silvana Advertising, Raja Motor, RM Ratu Jimbaran, Toko Felicia, Toko Paris, Dior Collection, Strawbery Sweet, Loris, Meubel Jati Jaya, Jati Raya Meubel, Hotel Dewa Bintang, dan Hotel Zamil. Kunjungi segera Auto Rized Dealer TVS Motor kendari (sales-service-sparepart) di Jl. Saranani 126-127, Mandonga Kendari. TVS juga menyiapkan bengkel mitra didaerah Konawe, Kosnel dan Kolaka. Anda juga dapat mengunjungi pameran TVS motor di depan Hergo Mini-market, pasar baru Kendari. TVS Motor Tlp: 04013131039, HP. 085242062300. Motor TVS 10 besar didunia, Garansi mesin 5 tahun. (adv)

Bebek Sport Paling Tangguh dan Irit BBM Suzuki New Shogun 125 cc NEW Shogun tentunya memiliki peminat tersendiri, khususnya dari kalangan kawula muda. Motor yang bercc 125 ini hadir dengan tampilan penuh modifikasi dan inovasi sempurna karena mengusung teknologi moderen, model keren dan warna yang lebih atraktif. Selain itu, New Shogun dilengkapi spedometer yang didesain lebih lux menjadikan produk ini begitu sempurna, serta mengunakan central key system yang praktis dan multifungsi, bisa digunakan untuk starter dan membuka bagasi. New Shogun juga dilengkapi Tail Light berbohlam LED dengan desain modern yang lebih meruncing, lebih terang, hemat listrik, dan bebas perawatan

Buruan Beli Tanah Kavling di Bukit Baruga Kendari

serta memiliki posisi lampu sein yang menyatu sehingga tampak lebih trendi dan lebih jelas. Dengan penggunaan dua lampu depan plus lampu senja, memberikan penerangan lebih maksimal. New Shogun juga dilengkapi dengan combustion chamber modification yang merupakan inovasi pada ruang bakar yang membuat mesin lebih bertenaga sehingga lebih tahan lama dan tangguh. Untuk info lebih lanjut, anda bisa menghubungi langsung Dealer-dealer resmi Suzuki terdekat di kota anda. (adv)

BEBERAPA tahun kedepan, kiblat pusat pemerintahan, kawasan industri, layanan kesehatan, dan sarana pendidikan akan beralih ke daerah Baruga. Saat ini, satu persatu kantor pemerintahan maupun bangunan publik lainnya sudah dipersiapkan pembangunannya didaerah tersebut, dan salah satu faktanya, Gedung Rumah Sakit Modern Provinsi saat ini sedang dalam tahap perampungan di daerah Baruga. Selain itu bisnis perumahan di seputaran Baruga kian menjamur menawarkan kepada masyarakat hunian dari berbagai tipe. Sebagai persiapan investasi masa depan di wilayah yang terus berkembang, serta ditengah sulitnya memperoleh tanah yang murah dan strategis seiring dengan pesatnya pembangunan di kota Kendari, Bukit Baruga Kendari hadir memberi solusi, menawarkan kepada anda tanah Kavling tahap pertama yang siap bangun dan berlokasi sangat strategis, jalan masuk kompleks dua jalur ukuran 10 meter dan 7 meter, aman asri nan hijau, bebas polusi dan bebas banjir, 100 meter dari jalan poros Baruga, akses jalan menuju/ tembus Lepolepo dan Puwatu, dekat dengan Perum Beringin, BTN Barebo, BTN Green Baruga, Perum Teporombua, Perumahan PNS, Rumah Sakit Provinsi, akses mudah ke Stik Avicena dan Unhalu, mudah menjangkau jalur Gubernuran, Ranomeeto dan Konda.

Jangan sia-siakan kesempatan menarik ini yang berlaku hingga 31 Agustus 2010. Ukuran tanah Kavling: ukuran 10 x 15 meter bujur sangkar Rp.8.250.000, ukuran 11 x 18 meter bujur sangkar Rp. 11.880.000, dan ukuran 15 x 20 meter bujur sangkar Rp. 18.000.000. Berlaku DP (uang muka) minimal Rp 3 - 4 Juta. Bagi yang ingin kredit (bunga super ringan). Menariknya Anda sudah bisa membangun rumah sesuai tipe yang di inginkan walau kredit belum lunas. Jangan sia-siakan kesempatan ini, Info dan pemesanan hubungi 081341772227 (Tidak melayani calo tanah). (adv)

Diskon 10% di Rendy‘s Salon Juga Berlaku Potongan Langsung Rp.50 Ribu Rp.100 Ribu TELKOMSEL Kendari sebagai Provider seluler terbesar di Sultra, melalui divisi Community And Segmented Costumer saat ini bekerjasama dengan beberapa tempat usaha dan layanan jasa, memberikan discount dan penawaran menarik lainnya kepada pelanggan khusus pengguna Telkomsel baik Kartu Halo, Simpati dan kartu As. Percayakan perawatan rambut anda pada Rendy‘s Salon yang beralamat di Jl. A Silondae No.125 (samping Grapari Telkomsel). Dapatkan diskon khusus bagi pelanggan Telkomsel (Kartu As, Simpati dan Kartu Halo) sebesar 10%, atau poton-

gan langsung sebesar Rp.50 Ribu Rp.100 Ribu bagi pelanggan Telkomsel yang melakukan smoothing, keriting, atau colour hair. Untuk mendapatkan diskon tersebut sangatlah mudah, anda cukup mengunjungi beberapa merchant yang tertera logo Telkomsel, lalu anda cukup memperlihatkan red-light (cellbrodcast) pada henphone (logo Telkomsel) pada kasir atau resepsionis saat membayar belanjaan atau layanan jasa yang anda gunakan. Program ini berlaku untuk semua pelanggan pengguna Telkomsel. Adapaunmerchant-merchantyangbekerja sama dengan Telkomsel: Toko Buku Gramedia,HotelHorison,FreshHouse, Pusat Distro Red Light, Salon Nattaya, RumahMakanRatuJimbaran,Rendy‘s Salon dan Executive Lounge bandar udara Haluoleo. (adv)

Cantik dengan Akupuntur Hubungi Klinik 24 Jam Al-Ishlah

Viar, Motor Hebat Harga Murah Garansi Mesin 3 Tahun, Harga Hanya Rp. 8 Jutaan

VIAR Motor adalah sepeda motor rakitan Taiwan namun berteknologi Jepang yang sudah mendapat tempat ditengah masyarakat. Kualitas motor Viar tak perlu diragukan sebab jenis motor ini lebih mengutamakan kualitas namun berharga ekonomis. Sejak pertama kali diperkenalkan beberapa waktu lalu, produk-produk

Viar kebanjiran inden (pesanan) khususnya untuk pasaran Sultra, khususnya kota Kendari. Banyak keuntungan membeli motor Viar, diantaranya: Cukup dengan uang muka satu jutaan plus angsuran per bulan hanya tiga ratusan. Selain itu, servis gratis selama enam bulan, gratis oli mesin, garansi mesin tiga tahun, serta spare-part tersedia lengkap. Viar hadir dengan empat type, Star Z, Star Cx, Sport Vix-R dan roda 3 (karya). Anda berminat? silakan menghubungi atau mengunjungi langsung delaer resmi motor Viar ALIKHWAN MOTOR yang beralamat di jalan Saranani (samping Barata, Mandonga) HP: 081355027767, atau Bengkel Al-Ikhwan Motor di jalan bunga Kamboja (dekat SMK/Kampus Satria). Anda yang didaerah silakan mengunjungi/menghubungi dealer-dealer. BAUBAU, jalan W Monginsidi No.75 TOMBA (081241754253). RAHA, jalan Sukawati, samping kantor BRI Raha (081341778146). (adv)

Herbal Alami Ternama di Dunia SAAT ini banyak produk herbal tersebar didunia, namun herbal Intra buatan Lifestyles, Kanada yang menghasilkan nutrisi ekstrak 23 herbal alami, tetap yang terbaik (No. 1). Intra merupakan solusi hidup sehat setiap hari, Intra telah dikonsumsi lebih dari 30 negara termasuk Indonesia. Produk ini memiliki sertifikat HACCP, GMP, IOC, POM, Halal serta memiliki hasil tes ORAC 13.031 mcmol TE/L, tertinggi dintara semua suplemen antioksidan. Intra membantu menyembuhkan kista, kanker,

thypus, kolesterol, gula darah, trigliserida, tekanan darah tinggi, asam urat, susah tidur, alergi, polyp akut, asma, diabetes, persendian, dengkuran, saraf, otot, haid tidak lancar, penyempitan pembuluh darah, sakit kepala menahun (migrain), maag akut, obesitas, tidak punya keturunan, menghilangkan toxin (racun) dalam tubuh, ketahanan tubuh dari beragam penyakit, kebugaran, cocok untuk pemulihan orang sakit, aman untuk segala usia dan ibu hamil, dan lainnya. Konsultasi kesehatan gratis Dr. Libbi Ghazali 08129162418. Untuk pemesanan, hubungi L.M RIZAL, Jl. Jati Raya No.60 Kendari. HP: 081341551334. Toko Obat Oriental, Jl. MT Haryono No.4 Wuawua, Kendari 081242409318. Ibu Nila (Hotel 3 Dara, Raha) 081245978543/(0403) 2521179. Kolaka 081341900486, Baubau, 081245569944.(adv)

SIAPA bilang untuk cantik harus mengeluarkan biaya yang mahal, sekarang tidak lagi dengan kehadiran klinik 24 jam Al-Ishlah yang menawarkan paket facial laser hanya Rp 30 ribu, totok wajah Rp 30 ribu, facial laser dan terapi wajah Rp 50 ribu, serta terapi kecantikan Rp 150 ribu yang terdiri dari facial laser, totok wajah, akupuntur kecantikan, masker herbal dan kalo\ Akupuntur kecantikan adalah salah satu cara yang gen. alami untuk mengencangkan otot-otot wajah, menghilangkan flek, mengatasi jerawat, kerutan diwajah, kulit kusam, dan kantong mata. Selain itu, dengan akupuntur dapat pula memperbaiki bentuk hidung dan dagu. Fungsi dari Akupuntur ini untuk merangsang otototot wajah, membantu melancarkan sirkulasi darah, menaikkan aliran oksigen ke jaringan-jaringan kulit, serta mempercepat keluarnya racun dari sel-sel kulit, dan memperbaiki fungsi kulit sampai ke tingkat optimal sehingga mengurangi efek-efek penuaan. Penanganan terapi kecantikan di Klinik Al-Ishlah dilakukan secara

holistik atau menyeluruh. Klinik Al-Ishlah terletak di jalan jenderal A.H Nasution poros Anduonohu telp (0401) 3196576, Kendari. Praktek mulai pukul 09.00 19.00 Wita. Buka setiap hari kecuali hari Senin. (Gratis Konsultasi Dokter). (adv-kp)


Senin, 23 Agustus 2010

Suzuki-Kendari Pos Nyebrang ke Muna Unaaha, KP Tim safari Ramadhan SuzukiKendari Pos mengakhiri lawatannya di Masjid Badurrahman, Kecamatan Unaaha, Konawe. Selama dua hari di Unaaha, beragam lomba dilaksanakan oleh dealer motor Suzuki terbesar dan harian pertama dan terbesar di Sultra. Dihari terakhir, Suzuki-Kendari Pos menggelar lomba da’i cilik dan qasidah. Sebanyak 25 santri mengikuti lomba da’i cilik. Mereka berlomba menjadi yang terbaik. Para santri pun dengan lancar memberikan tauziah agama tanpa canggung. Seperti biasa, Suzuki-Kendari Pos memmberian dana pembangunan masjid dan terakhir ditutup dengan pengumuman pemenang lomba. Untuk lomba Qasidah, Suzuki-Kendari Pos memberikan hadiah sebesar Rp 600 ribu juara I, Rp 500 ribu juara II dan Rp 400 Ribu juara III. Sementara lomba da’i cilik dan tadarus Al-Quran, masingmasing memperoleh Rp 300 ribu juara I, juara II Rp 250 ribu dan juara III Rp 150 ribu. Senyum kebahagian terpancar dari mereka yang mendapat juara. Hadiah itu bisa menjadi tambahan THR menyambut Lebaran. Ugas, S Sos, Ketua tim safari Ramadhan berpesan, bagi mereka tahun ini belum mendapat juara, untuk belajar lebih giat lagi. Tahun depan,kegiatan serupa akan kembali digelar. Namun yang utama jangan menjadikan dasar belajar Islam karena tujuannya cuman kejar hadian. Tapi semua itu muncul dari hati sebagai orang islam. Usai menyambangi Konawe. Selanjutnya, tim Suzuki-Kendari Pos menyisir wilayah kepulauan. Hari ini, tim menuju Kabupaten Muna, di Masjid Al Hanif Kelurahan Mangga Kuning. Berikunya, BauBau di Masjid Al-Muttaqin, Kelurahan Wajo 26-27 Agustus. (awn)

Ass.Pak Ustaz? Apakah boleh zakat harta langsung di gunakan uangya untuk membangun masjid dengan membeli seperti semen,besi dll.Apakah syarat-syarat penyaluran zakat harta? Zakat ada dua macam, yakni zakat fitrah dan zakat maal.. Untuk zakat maal bisa dimasukkan untuk dana pembangunan masjid, tetapi untuk zakat fitra itu merupakan hak fakir miskin, maka tidak bisa dijadikan dana pembangunan masjid. Adapun syarat penyaluran zakat itu sesuai dengan tuntunan disalurkan kepada yang berhak menerimanya, kalau berdasarkan al Qur’ ada delapan asnap sebagai sasaran penyaluran zakat. Ass.Pak Ustaz. Pada saat berjema’ah baik itu wajib maupun sunat, apabila pa imam sudah membaca do’a iftitah ,alfatiha dan surat pendek, apakah kita sebagai makmun tidak usah lagi membaca do’a dan surat-surat tersebut,wassalam... Surah al Fatihah merupakan rukun shalat, maka seorang makmun tetap membacanya walaupun Imam membaca Fatihah. Itulah sebabnya seorang Imam setelah membaca fatihah berhenti sejenak tidak langsung membaca surah untuk memberikan kesempatan makmun membaca fatihah. Adapun doa iftitah dan surah hukumnya sunnat sehingga makmun kalau tidak membaca tetap sah shalatnya, bahkan ada ulama yang berpendapat bahwa makmum cukup mendengarkan surah yang dibaca oleh umam terutama pada saat imam membaca dengan keras seperti rakaat pertama dan kedua dalam shalat magrib, isya dan subuh.Tetapi pada

saat shalat dhuhur dan asar yang imam tidak kedengaran bacaanya maka makmum juga membaca surah. Do’a iftitah imam baca makmum juga boleh baca . Ass.Pak Ustaz. Bagaimana hukumnya jika dalam berpuasa atau sementara sholat lalu keluar/menetes air mani tanpa disengaja tolong penjelasanya.Apakah puasa dan sholatnya batal? Shalat dihentikan puasa jalan terus. Orang berpuasa lalu keluar air mani tanpa senganja sama dengan kentut, kencing tidak membatalkan puasa, tetapi orang yang shalat tiba tiba kentut atau kencing maka batal shalatnya. Harus berhenti dan pergi mandi, berwudhu, lalu mengulangi shalatnya. P.Ass.Pak Ustaz,saya mau nanya,boleh cukur rambut bulan puasa? Dan apakah tidak membatalkan puasa? Di kampung kampung tidak ada pangkas rambut malam hari, bahkan orang kampung mengatakan pamali memotong rambut kalau malam. Dan itu ada unsur pembenarannya karena terkait dengan peralatan, kurang terang dan seterusnya. Orang kampung itu menjelang idul fitri menganggap suatu kemuliaan tatkalah ia memotong rambut dan itu dilakukan pada siang hari saat berpuasa, dan memang tidak ada dalam hukum puasa bahwa memotong rambut membatalkan puasa. Ass.Pak Ustaz. Saya mau bertanya apakah orang yang belum mengalami menstruasi di bulan Ramadhan puas-

anya ada yang batal apakah wajib diganti pada hari lain di bulan Ramadhan? Menstruasi itu adalah rutinitas bulanan bagi wanita yang subur, tetapi terkadang ada wanita yang tidak lancar setiap bulan, sehingga kadang lewat satu bulan baru menstruasi. Kalau orang tidak menstruasi dalam satu bulan berarti puasanya bisa cukup satu bulan tidak ada halangan untuk berpuasa. Karena tidak ada yang ketinggalan tidak ada kewajiban untuk mengganti karena memang tidak ada yang perlu diganti Ass.pak Ustaz Yth : apa bisa dijama; qashar sholat jum’at (berjama’ah) dengan ashar (sendiri)? Kalau bisa bagaimana caranya? Trimakasih.. Pada saat kita Mushapir lalu diperjalanan berhenti shalat jum’at maka pasti yang kita temani shalat jum’at tidak semua musafir. Karena itu yang boleh jama kasar yang musafir. Caranya setelah selesai shalat jum’at berjamaah, langsung qamat lalu shalat ashar dua rakaat bagi yang musafir. Jadi kesimpulannya boleh jama qashar jum’at dan ashar, jum’at dilaksanakan berjamaah sedangkan shalat ashar dilaksanakan secara munfarid atau sendiri. Ass.Pak Ustaz,bagaimana hukumnya menikah dengan wanita hamil .apakah haram, atau menunggu setelah melahirkan baru di nikahi. sukran.. Harus dilihat proses kehamilannya, kalau ia hamil karena ada suaminya maka jelas tidak boleh menikah. Kalau dia hamil tanpa nikah, berarti walaupun sementara hamil boleh menikah tetapi yang menikahi adalah orang yang melakukan perbuatan sehingga menyebabkan ia hamil.


18

Kendari Pos | Senin, 23 Agustus 2010

Zidane Kagumi Scholes

Vettel Paling Oke

Manchester, KP Zinedine Zidane pernah menyebut bahwa Paul Scholes adalah salah satu gelandang terbaik di generasinya. Belakangan Zidane mengaku menyesal tak pernah bermain satu tim dengan Scholes. Scholes kini sudah berusia 35 tahun dan telah memasuki senja karirnya sebagai pesepakbola. Kendati fisiknya sudah tak sehebat kala ia berumur 20-an, Scholes dinilai masih punya insting bagus. Terbukti Sir Alex Ferguson kini lebih memercayainya untuk bermain lebih ke dalam. Dari sana Scholes pun

leluasa melepaskan operan, dan dalam dua laga terakhir—di Community Shield dan kala melawan Newcastle United— beberapa operannya berujung menjadi gol. Melihat sentuhan Scholes belum hilang, Zidane pun masih sama kagumnya seperti dulu. Maka, pujian sekali lagi keluar dari mulutnya. “Wajar apabila Anda memilih pemain terbaik menurut Anda dan bagi saya, tak diragukan lagi, Paul Scholes masih punya kelas tersendiri,” ujar Zidane seperti dilansir ESPN Star. “Dia hampir tak tersentuh. Saya tak pernah lelah melihatnya dia bermain. Jarang ada seorang pesepakbola yang komplet, tapi Scholes nyari sampai ke sana.” “Salah satu penyesalan saya adalah tak punya kesempatan bermain satu tim dengannya selama karir saya,” tukas Zidane. Selama karirnya dulu, Zidane pernah beberapa kali menghadapi Scholes, dan pria Prancis itu menyebut The Ginger Prince adalah salah satu lawan terberatnya. “Dia adalah lawan yang tangguh. Anda tak bisa membawa bola lama-lama jika ada dia. Dia akan menjaga Anda dan seperti membuat permainan Anda tid-

ak nyaman,” tukasnya. (aww )

SETELAH masa jeda, balapan F1 akan bergulir lagi pekan depan. Dengan tujuh seri sisa, persaingan kian memanas. Siapa yang bakal jadi juara? Mungkin Sebastian Vettel, pembalap yang didapuk Niki Lauda sebagai penampil terbaik sejauh ini. GP Belgia menanti untuk dijalani pada hari Minggu 29 Agustus mendatang. Inilah satu dari tujuh seri terakhir musim ini, selain Italia, Singapura, Jepang, Korea, Brasil dan Abu Dhabi. Saat balapan kali terakhir dijalani di GP Hongaria 1 Agustus lalu, Mark Webber dari Red Bull keluar jadi juara. Fernando Alonso yang membela Ferrari dan Sebastian Vettel yang rekan setim Webber ikut hadir di podium. Ketiga orang itu termasuk di antara lima pembalap dengan kans terbesar menjadi kampiun musim ini. Dua pembalap lainnya adalah duo McLaren, Lewis Hamilton dan Jenson Button. Kelima nama pembalap itu pula yang tengah mengisi posisi lima besar klasemen sementara. Webber memimpin dengan 161 poin, diikuti Hamilton (157), Vettel (151), Button (147) dan Alonso (141). Sengitnya persaingan kelima pembalap itu bukan hanya bisa dilihat dari tipisnya poin di

antara mereka, tetapi juga kenyataan bahwa dari 12 seri yang telah dilewati, kelima pembalap itulah yang selalu bergantian hadir di podium juara. Selain Webber yang sudah empat kali finis di posisi terdepan, keempat rivalnya berbagi rata dengan mengoleksi masing-masing dua podium teratas. Meski begitu, menurut Lauda yang juara dunia F1 sebanyak tiga kali, bukanlah Webber yang sudah tampil paling memesona sejauh ini. Lauda justru menyebut nama rekan setim pembalap asal Australia tersebut. “Masih tetap Sebastian Vettel,” tukas Lauda seperti dikutip Crash. “Apa yang sudah dia tunjukkan di sesi kualifikasi di Budapest dalam aspek kecepatan sudah mengalahkan semuanya, terutama karena rekan setimnya dan si pemenang balapan Mark Webber punya materi yang sama. Di belakangnya, tentu saja saya melihat Mark dan para pembalap lain, Hamilton, Alonso dan Button,” lugas dia. Berangkat dari pujian Lauda itu, apakah Vettel akan mampu menjaga performa dan bahkan meningkatkannya untuk jadi juara dunia? Mari kita tunggu bersama-sama. ( ham)

Mengapa Ibra Hanya Mimpi bagi Milan? Milan, KP Adriano Galliani mengakui bahwa Zlatan Ibrahimovic adalah seorang pemain yang sangat diinginkan AC Milan. Namun membelinya dari Barcelona adalah hal yang nyaris mustahil. Alasannya? Kasak-kusuk mengenai masa depan Ibra di Barca me-

mang ramai dibicarakan selama bursa transfer musim panas ini. Awalnya si pemain disebut akan dilego, namun lamalama pihak klub akhirnya memutuskan untuk mempertahankannya. Di antara beberapa peminat Ibra di luar Barca, tersebutlah Milan. Sejauh ini Rossoneri memang belum pemain kelas bintang satu pun. Keinginannya memang ada, tapi Galliani

mengakui bahwa klubnya punya beberapa kesulitan. “Ibrahimovic adalah pemain yang tak mungkin bisa dibayar oleh sepakbola Italia,” ujar Galliani di Football Italia. “Ada dua alasan untuk ini. Pertama, Barcelona menawar dua kali lipat dari Milan. Kedua, nilai pajak untuk pesepakbola di sana hanya 24 persen, sementara di Italia bisa dua kali lipat dari itu.”

“Rezim itu sudah tak ada lagi sejak 1 Januari 2010, tapi tidak ketika kita membicarakan kontrak lama. Inilah mengapa saya mengatakan, transfer Ibrahimovic ke Milan adalah 99,9 persen mimpi.” “Tapi, mimpi selalu menyenangkan untuk dinikmati. Jadi, kita lihat saja apa yang akan terjadi di pekan terakhir bursa transfer,” tandasnya. ( bas )


19

Kendari Pos | Senin, 23 Agustus 2010

Batasi Makanan Berkalsium Tinggi KURANG minum plus pekerjaan yang mengharuskan banyak duduk berpotensi mempercepat pembentukan batu di saluran kemih. Ada faktor lain yang tak boleh dianggap enteng. Yakni, kestabilan pH (kadar keasaman) urine. Kondisi itu memengaruhi terbentuknya batu. ‘’Kadar pH urine yang terlalu rendah (asam) atau malah sebaliknya, sangat tinggi (basa), mendorong terbentuknya kristal garam,’’ kata dr Ramzie Nendra Diansyah. Bila tidak segera dinetralkan, lanjut dia, hal itu akan memicu terbentuknya kencing batu. Kadar keasaman urine normal adalah 5,5-6,5. Di bawah 5,5 sudah tergolong asam. Lebih dari 6,5 termasuk basa. Dokter konsultan Laboratorium Parahita Sidoarjo tersebut mengatakan, urine yang terlalu asam atau basa sama-sama tak menguntungkan. ‘’Makananlah yang berperan pada pH urine,’’ tegasnya. Orang yang terbiasa mengonsumsi protein hewani, kacang-kacangan, vitamin C dosis tinggi, soft drink, dan alkohol membuat urinenya lebih asam. Sementara itu, urine menjadi lebih basa karena ada infeksi saluran kemih

(ISK) dan terlalu banyak makan sayur. Sering mengonsumsi makanan atau minuman yang mengandung bahan pengawet serta obat-obatan membuat pH urine meningkat. ‘’Saya sarankan untuk mengurangi makanan yang kaya kalsium seperti keju dan susu. Sebab, kebanyakan batu terbentuk dari kalsium,’’ jelas Ramzie. Kalsium memang berguna untuk pembentukan tulang. Namun, bila kadar kalsium dalam tubuh berlebihan, sel ginjal tak bisa menyerapnya dengan baik. Kelebihan kalsium yang tak terserap oleh ginjal itu berpotensi menjadi batu. Lantas, membuntu saluran kencing. ‘’Gejalanya dinamakan hypercalciuria,’’ jelas dokter 25 tahun itu. Kebanyakan penderita batu pada saluran kemih tersebut adalah pria berusia 30-40 tahun. Salah satu alasannya, ada hormon pada wanita yang mencegah pembentukan batu ginjal. Namun, penyakit itu tetap bisa diantisipasi. Dokter lulusan FK Unair

Asam Sitrat Lemon Cegah Batu Ginjal tersebut mengatakan, pemeriksaan kesehatan, terutama urine, secara rutin bisa memantau nilai pH. Serta, mengetahui ada atau tidaknya kristal dalam urine. ‘’Yakni, dengan pemeriksaan analisis urine lengkap (urinalisis) di laboratorium,’’ paparnya. Selain itu, dia mengingatkan tak

lupa minum air putih 8-10 gelas per hari. Perbanyak jalan jika pekerjaan mengharuskan duduk terusmenerus. Hal penting lainnya, tidak membiasakan diri menahan kencing serta berolahraga secara teratur. ‘’Batasi pula makanan dan minuman yang mempercepat pembentukan batu,’’ kata Ramzie. (ai/c7/nda)

Tungkai O Rentan Rematik

BENTUK tungkai berkaitan dengan risiko osteoartritis. Menurut penelitian yang dirilis Kementerian Kesehatan AS, seseorang yang lututnya menghadap keluar meningkatkan risiko menderita osteoartritis. Posisi tersebut membuat posisi lutut saling menjauh. Pergelangan kaki saling mendekat. Atau, gambaran mudahnya, tungkai membentuk O. Mirip bowleggedness, namun tak ter-

lalu ekstrem. Penelitian itu melibatkan 2.713 partisipan yang berusia 50-79 tahun. Mereka menderita artritis atau berisiko menderita artritis karena overweight atau sebelumnya pernah menderita sakit lutut. Pada osteoartritis alias radang sendi, ada keluhan sendi terasa nyeri akibat inflamasi ringan. Kondisi itu timbul karena gesekan ujung-ujung tulang penyusun sendi.

Orang juga mengenalnya sebagai rematik. Peneliti mengamati hasil pemeriksaan X-ray kaki satu per satu partisipan. Hal tersebut dilakukan lagi 2,5 tahun kemudian. Orang dengan gangguan tungkai berbentuk O (varus alignment) berisiko 1,5 kali mengalami osteoartritis jika dibandingkan dengan partisipan lain yang kondisi kakinya lurus. Menurut dr Leena Sharma, kepala

peneliti sekaligus ahli dari Northwestern University’s Feinberg School of Medicine di Chicago, sekitar 70 persen tekanan pada lutut muncul ketika posisi berjalan. Terutama, fokus di lutut bagian dalam. ‘’Ketika posisi lutut menghadap keluar, muncul tekanan luar biasa pada lutut,’’ jelasnya sebagaimana dilansir dari Healthday News. Itu meningkatkan risiko osteoartritis. ‘’Penelitian ini menyarankan, penderita varus alignment harus menjalani pengobatan.’’. (ai/c7/nda)

KHASIAT teh untuk kesehatan banyak diketahui. Tapi, minuman tersebut berisiko mempercepat pembentukan batu di saluran kencing. “Itu terjadi bila konsumsi teh kental dilakukan dalam waktu lama dan tak diimbangi minum air putih dalam jumlah cukup,” kata Prof Dr dr Sunaryo Hardjowiyoto SpB SpU(K). Spesialis bedah urologi dari RSUD dr Soetomo itu mengatakan, teh kental mengandung asam oksalat. Tiap hari, tubuh hanya butuh 45 mg asam oksalat. Asam oksalat bisa didapat dari luar (makanan). Namun, tubuh juga memproduksinya sendiri. “Kelebihan kadar asam oksalat dalam tubuh bisa mempercepat pembentukan batu. Kondisi ini disebut hyperoxaluria,” jelasnya. Sebaliknya, kekurangan asam sitrat bisa berefek sama. Menurut Sunaryo, asam sitrat pada lemon atau jeruk bisa mencegah terjadinya batu pada saluran kencing. “Jadi, bila diketahui ada batu ginjal, konsumsi asam sitrat bisa mengobatinya. Itu terjadi jika ukuran batu masih kecil dan jumlahnya tidak banyak,” paparnya. Problemnya, pasien umumnya baru berobat ketika masuk stadium lanjut. Padahal, batu di saluran kencing bisa dideteksi. Salah satu tandanya, muncul nyeri di saluran kencing. Nyeri itu muncul mendadak dan fluktuatif. Maksudnya, dalam waktu tertentu, nyeri muncul, lalu esoknya tidak muncul. Namun, kemudian nyeri muncul lagi. Begitu seterusnya. “Plus mual dan muntah,” kata guru besar FK Unair tersebut. Tanda lainnya, saat kencing, keluar batu. Sunaryo menyatakan, batu dengan diameter kurang dari lima milimeter bisa keluar sendiri. Bila mengalami gejala tersebut, dianjurkan segera berkonsultasi ke dokter urologi. “Jangan diobati sendiri. Sebab, obat atau jamu yang beredar di pasaran hanya mendorong batu untuk keluar, tidak mengobati,” jelasnya. Secara garis besar, terdapat dua penanganan batu saluran kemih. Yaitu, penanganan medis (obat-obatan) dan tindakan penghancuran batu (litotripsi). Sunaryo mengatakan, penanganan medis dilakukan untuk menangani batu yang berukuran kurang dari empat milimeter. Dengan konsumsi obat-obatan, diharapkan batu akan keluar spontan. Namun, pengobatan hanya boleh diberikan kepada pasien yang tidak mengalami penyumbatan ginjal, infeksi, dan demam. Penanganan batu saluran kemih dengan tindakan penghancuran batu dilakukan dalam beberapa cara. (ai/c8/nda)


Kendari Pos

Kendari Pos |Senin, 23 Agustus 2010

Advertorial

20

Masyarakat Dilibatkan Awasi Perilaku Polisi

Apa Kata Mereka? Anto Sopir Angkot

Polisi Lebih Ramah SEJAK kepemimpinan Brigjen Pol. Drs. Sukrawardi Dahlan, polisi-polisi yang saya temukan di jalan pada umumnya ada perubahan. Mereka ramah dan santun. Jika ada pelanggaran yang tidak disengaja, kadang diberi nasehat. Tidak seperti dulu, jika ada pelanggaran kecil, langsung main tilang. Selain itu, kami juga merasa aman dalam melaksanakan aktivitas. Nilai lebih yang dimiliki sejak pak Kapolda itu (Sukrawardi Dahlan, red) memimpin, kami bisa mengantongi nomor handphone perwira-perwira polisi. Dulu-dulunya tidak pernah kami tahu. Minimal kalau kami punya nomornya perwira polisi, ada rasa segannya polisi di lapangan berbuat yang tidak-tidak sama kami, khususnya para sopir angkot. (aka)

Herman Tukang Ojek

Tak Ada Sweeping Liar SAYA teringat sikap polisi zaman dulu. Ada rasa cemas kalau sedang berpapasan dengan lalu lintas. Soalnya, biasa tidak merasa bersalah, kok tiba-tiba ditahan dan ditanya-tanya. Pokoknya, tidak ada alasan membela diri. Malah, kalau membantah, bisa-bisa kendaraan kita diambil. Memang cukup berbeda situasinya saat ini. Sekarang, sweeping-sweeping yang tidak jelas (sweeping liar) tidak ada lagi. Bahkan, jarang lagi ditemukan sweeping di jalan. Mungkin ada juga sweeping, tapi itu pun biasanya pada saat hari-hari tertentu, misal waktu jelang puasa atau tahun baru. Aturannya juga semakin jelas sekarang sehingga kita dapat pertanyakan jika ada penyimpangan yang dilakukan oleh oknum-oknum polisi. (aka)

Drs. H. Baso Suamir Tokoh Agama

Kapolda Familiar dan Agamawan BRIGJEN Pol. Drs. Sukrawardi Dahlan adalah pemimpin yang sangat luar biasa. Selain orangnya familiar dan responsif, juga termasuk pejabat yang agamawan. Beberapa kali pertemuan yang saya ikuti dan Kapolda hadir, saya cukup terkesan. Lafalan ayatayat Alqurannya cukup fasih. Biasanya, pejabat-pejabat Polda sebelumnya, apalagi posisi sebagai Kapolda, kalau ketemu, kita sedikit segan untuk menyapa dan berbincang. Jauh berbeda dengan pembawaan pak Sukrawardi Dahlan. Jika ketemu langsung ada keinginan untuk diskusi dan langsung disambut. Terbukti waktu pertemuan pertama di aula Polres Kendari saat silaturahmi pertamanya dengan para stakeholder, Kapolda Sultra (Sukrawardi Dahlan, red) cukup transparan terhadap wajah Polri yang sesungguhnya. Meski masa jabatannya di Sultra cukup singkat, namun banyak perubahan yang erjadi, termasuk penanganan-penanganan kasus yang sedikit lebih cepat penanganannya. Saya berharap, Kapolda yang baru dapat mempertahankan dan meningkatkan pendekatan kemasyarakatan yang telah dilakukan pak Sukrawardi Dahlan. Terutama memprioritaskan pendekatan persuasif dalam menyelesaikan konflik, khususnya kasus di Unhalu dan sekitarnya. (aka)

Drs. Suleman, MBA Ketua Dewan Pembina Sentra Komunikasi Mitra Polisi (Senkom) Sultra

Prinsip Pendekatan Kemasyarakatan

Strategi Sukrawardi Dahlan Mengubah Wajah Polisi Kendari, KP Tuntutan yang harus dipenuhi institusi kepolisian dalam mencapai kesempurnaan dan meraih pengakuan internasional, harus ditempuh melalui pembuktian pemberian pelayanan prima dan rasa aman pada masyarakat. Polri diharapkan kedepan dapat lebih mandiri, profesional, dan meraih kepercayaan masyarakat serta meningkatkan profesionalisme kerja dalam mengemban tugas sebagai pelayan, pengayom dan pelindung. Perubahan tersebut menjadi pengharapan bagi Brigjen Pol. Drs. Sukrawardi Dahlan sejak bergabung di institusi Polri tahun 1983. Implementasi harapan tersebut berusaha dioptimalkan saat mendapat kepercayaan memimpin Polda Sultra sejak awal September 2009. Sayangnya, masa kepemimpinan Sukrawardi Dahlan di Polda Sultra hanya sekitar satu tahun. Namun, masa jabatan yang singkat itu dimaksimalkan dalam meraih perubahan pencitraan Polri di Sulawesi Tenggara. Sejak kepemimpinan Brigjen Pol. Drs. Sukrawardi Dahlan sebagai Kapolda Sultra, berbagai terobosan baru yang diterapkan dalam mendekatkan polisi dengan masyarakat. Langkah awal yang ditempuh mantan Kapolres Metro Jakarta Pusat tersebut adalah mempublikasikan semua nomor pejabat utama Polda Sultra dan pejabat-pejabat di jajarannya ke masyarakat. Keterbukaan tersebut disambut dengan hangat oleh masyarakat Sultra dalam berbagi informasi terkait masalah keamanan dan ketertiban masyarakat. Masyarakat mendapat kesempatan untuk memberikan masukan, saran, dan kritikan serta berbagai informasi demi tercapainya kesempurnaan di institusi Polri ke pejabat utama Polda Sultra dan jajarannya. Layanan informasi tersebut dinilai cukup signifikan dalam pelaksanaan tugas-tugas kepolisian, meskipun tak bisa dipungkiri masih adanya oknum polisi yang belum berubah sikap dan perilakunya di masyarakat. Strategi Sukrawardi Dahlan

HUMAS POLDA/ FOR KENDARI POS

Pisah Sambut: Kapolda Sultra kini berganti, dari Brigjen Pol. Drs. Sukrawardi Dahlan (kanan) ke pundak Brigjen Pol. Drs. Sigit Sudarmanto, SH., MM.

itu memberikan dampak yang cukup signifikan bagi Polri di Sultra. Masyarakat dijadikan mitra dalam mengontrol dan mengevaluasi kinerja personil Polri dalam kehidupan seharihari. Warga Sultra pun bebas menyampaikan kritik ke Kapolda Sultra, Brigjen Pol. Drs. Sukrawardi Dahlan jika ada perilaku oknum Polri yang tidak sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Selain itu, Polda Sultra juga memasyarakatkan polisi melalui gagasan cemerlang Drs. Sukrawardi Dahlan melalui program polisi ketentraman masyarakat (Poltramas). Anggota polri yang ditunjuk sebagai delegasi Poltramas pada masing-masing lingkungan diharapkan mampu menginvetarisir kondisi dan situasi masyarakat sekitar. Mereka dituntut untuk menjadi suri teladan masyarakat dan siap memberikan pelayanan kepada masyarakat kapan dan dimana pun dibutuhkan. Bahkan, dalam realisasi pelaksanaan penegakan hukum di lingkup Polda Sultra, Kapolda Sultra memberikan kebijakan terhadap penyelesaian kasus

Dr. Nur Alim

PRINSIP pendekatan kemasyarakatan yang dilakukan pak Sukrawardi Dahlan sangat luar biasa. Tak pernah pejabat Polda sebelumnya lebih transparan menyebarluaskan nomor handphonenya ke masyarakat dan memintan saran, kritik, serta tanggapan mengenai perilaku anggotanya di lapangan. Bahkan, konsep tersebut bisa membangun kemitraan dengan masyarakat lebih erat lagi. Saya pernah membuktikan komitmen Kapolda Sultra (Brigjen Pol. Drs. Sukrawardi Dahlan) dengan penyebaran nomor HP tersebut. Sebuah kasus penyakit masyarakat (main judi, red) saya informasikan ke Kapolda, ternyata informasi tersebut langsung direspon dan ditindaki. Kami berharap agar kemajuan yang telah diukir pak sukrawardi Dahlan selama menjabat Kapolda Sultra dapat dilanjutkan dan ditingkatkan oleh penggantinya. Semoga perjalanan Sukrawardi Dahlan pada tempat tugas yang baru, dapat lebih sukses lagi. (aka)

Ketua STAIN Kendari

Orangnya Cukup Merakyat JARANG pejabat yang mau berbaur dengan masyarakat pada semua strata sosial. Brigjen Pol. Drs. Sukrawardi Dahlan berbeda dengan yang lainnya. Tokoh perwira polisi yang satu ini cukup sederhana dan bersedia berinteraksi dengan seluruh lapisan masyarakat. Saya menilai, pak Sukrawardi Dahlan orangnya merakyat dan agamais. Kinerja Kapolda Sultra

tertentu pada tingkat pranata sosial dengan melibatkan tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, dan elemen lainnya yang dinilai mampu memperkokoh persaudaraan dan persatuan bangsa Indonesia. Kebersamaan tersebut dianggap cukup efektif dalam menciptakan situasi yang kondusif, aman dan tentram yang selama ini menjadi tanggung jawab kepolisian. Implementasi program Quick Wins dalam pelaksanaan tugas meliputi quick respon atau penanganan masalah dengan cepat, transparansi di bidang surat pemberitahuan perkembangan hasil penyidikan (SP2HP), transparansi di bidang pelayanan SIM, STNK dan BPKB (SSB) serta transparansi di bidang rekruitmen calon anggota Polri. Langkah- langkah yang telah dilakukan dengan membentuk posko quick respon pada masing-masing Polres dan Polda Sultra sendiri. “Mengubah struktur Polri itu mudah. Tapi mengubah kultur personil Polri tidak semudah membalikkan telapak tangan. Olehnya itu, dalam mengubah wajah Polri ke arah yang lebih baik, masyarakat memiliki peran yang sangat besar dalam men-

(Sukrawardi Dahlan, red) pada umumnya relatif bagus. Bahkan, perubahan yang paling terasa adalah tidak adanya lagi sweeping liar. Saya tidak pernah lagi ketemu dengan sweeping-sweeping di jalan. Kami berharap, Kapolda yang baru (Brigjen Pol. Drs. Sigit Sudarmanto) dapat melanjutkan apa yang telah dilakukan oleh pak Sukrawardi Dahlan. Bahkan, jika bisa, komunikasi yang telah dibangun dengan masyarakat, dapat lebih diintensifkan. Pa Sukrawardi Dahlan cukup terbuka kepada masyarakat. Kami berharap agar Kapolda yang baru bisa lebih terbuka lagi. (aka)

ingkatkan kualitas moral, etika, dan estetika generasi bangsa. Jika ini yang terjaga, maka generasi muda yang mendaftar polisi dan lulus dengan sendirinya akan membangkitkan citra kepolisian di masa mendatang,” ungkap Sukrawardi Dahlan beberapa waktu lalu. Dasar itulah yang menjadi konsep pemikiran bagi mantan Kapolwil Bogor tersebut cenderung memberdayakan peran dan partisipasi masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, tokoh adat, dan pemangku kepentingan (stakeholder) lainnya. Dengan merangkul seluruh komponen masyarakat, maka konsep penyelesaian konflik dapat teratasi lebih mudah. “Kita harus mampu mengidentifikasi peta konflik yang ada. Setelah itu, potensi-potensi konflik harus direduksi agar permasalahan yang muncul tidak rumit. Jadi, polisi tidak bertindak seperti pemadam kebakaran, tapi harus mampu mencegah permasalahan semaksimal mungkin sebelum terjadi,” jelasnya. Konsep penanganan masalah tersebut kadang disebut penyelesaian masalah di hulu jauh

H. Ramir, S.Si., M.Si Direktur PD Pasar

Ide-idenya Cemerlang KEHADIRAN Brigjen Pol. Drs. Sukrawardi Dahlan sebagai Kapolda Sultra sangat membantu. Hal ini dapat kami rasakan saat menyatukan persepsi antara Pemerintah Kota Kendari dengan pedagang Pasar Sentral Kota Lama saat jadwal relokasi telah ditetapkan. Konsep penyelesaian masalah yang ditawarkan Kapolda Sultra (Sukrawardi Dahlan) cukup spektakuler sehingga proses relokasi berjalan sukses, aman, dan tertib.

lebih baik daripada penyelesaian masalah dihilir. Dengan merangkul semua stakeholder, potensi-potensi konflik dapat diredakan dan hasilnya akan jauh lebih baik. Pemikiran tersebut dibuktikan pada kesuksesan pelaksanaan Pemilukada beberapa daerah di Sultra. Empat kabupaten telah menyelenggarakan pemilihan kepala daerah, semua dapat berjalan secara aman dan tertib. Bahkan, Pemilukada di Kabupaten Konsel sempat diulang, namun prosesi pemungutan suara ulang dapat berlangsung secara aman dan tertib. Gagasan-gagasan tersebut sangat diharapkan dapat dikembangkan lebih baik lagi oleh pejabat yang baru. Drs. Sukrawardi Dahlan diamanahkan untuk menjadi Kapolda Kalimantan Barat. Ia digantikan oleg Brigjen Pol. Drs. Sigit Sudarmanto, SH., MM., yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Akademik Sespim Polri. Masa jabatan Sukrawardi Dahlan sebagai Kapolda Sultra berakhir hari ini dan besok rencana akan berangkat ke Polda Kalbar mengemban tugas yang sama. (aka)

Semua stakeholder pada pembangunan Pasar Sentral dimediasi untuk menyatukan persepsi demi kepentingan bersama. Dengan merangkul seluruh komponen masyarakat pasar, maka muncul satu kesepekatan bersama dan proses relokasi pun berjalan. Ide-ide yang disampaikan cukup cemerlang dilengkapi dengan langkahlangkah yang sistematis sehingga masalah dapat terselesaikan. Harapan seperti itu pula kami inginkan bagi Kapolda yang baru agar apa yang telah dirintis, diimplementasikan, dan telah dicapai oleh pak Sukrawardi Dahlan dapat dilanjutkan dan ditingkatkan. Membangun komunikasi dan interaksi sosial pada seluruh komponen masyarakat sangat membantu menyelesaikan persoalan yang ada. (aka)

Jejak Brigjen Pol. Drs. Sukrawardi Dahlan Memimpin Polda Sultra

Dikenal Lebih Merakyat, Tuntaskan Konflik Mulai dari Hulu Menjadi Kapolda Sultra bukanlah mudah, apalagi bisa merebut hati masyarakat yang memiliki karakter dan budaya timur yang kental. Namun hal ini bisa dilakukan oleh Brigjen Pol Drs Sukrawardi Dahlan. Hanya beberapa bulan menjabat, ia sudah menyatu dengan masyarakat Sulawesi Tenggara.

Arifuddin KEPEMIMPINAN Brigjen Pol. Drs. Sukrawardi Dahlan yang berusaha mengubah karakter, moralitas, dan perilaku personil Polri bukan sekadar isapan jempol. Perubahan tersebut mulai terasa meskipun belum seoptimal yang diharapkan. Sikap arogan, sombong, congkak, dan emosional personil Polri di jajaran Polda Sultra mulai terminimalisir. Keberhasilan tersebut diraih Drs. Sukrawardi Dahlan tak lepas dari karakternya yang dikenal lebih merakyat, ramah, transparan, dan agamais. Ia menggalang seluruh pemangku kepentingan (stakeholder) baik tokoh agama, pemuda, masyarakat, dan unsur muspida sebagai ujung tombak dalam menciptakan situasi yang kondusif, aman, dan tertib. Pria kelahiran Padang, Sumatera Barat tahun 1953 itu menelorkan berbagai ide dalam membangun Sultra di bidang keamanan dan ketertiban. Berbagai permasalahan yang muncul di masyarakat berupaya diselesaikan secara persuasif berdasar asas kekeluargaan. Meskipunm pelanggaran pidana

tetap diproses sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Awal menjabat Kapolda Sultra, September 2009 lalu, Sukrawardi Dahlan diperhadapkan pada persoalan konflik relokasi Pasar Sentral Kota Lama. Strategi penuntasan konflik melalui musyawarah cukup sukses hingga Pemkot Kendari berhasil membongkar Pasar Sentral Kota Lama dengan lancar. Selain itu, prosesi pemilihan kepala daerah (Pemilukada) di beberapa kabupaten di Sultra membutuhkan kerja ekstra bagi Kapolda Sultra. Ia pun harus keliling daerah dalam menyatukan persepsi dan membangun komitmen untuk menjaga keamanan, ketertiban, dan kesuksesan pelaksanaan Pemilukada melalui sosialisasi Pemilukada damai. Alhasil, 4 kabupaten telah melaksanakan Pemilukada dan satu diantaranya harus diulang, proses pelaksanaan pemungutan suara hingga penetapan pemenang berjalan dengan tertib, aman, dan lancar. Begitu pula dengan penyelesaian konflik antara masyarakat Talaga Raya dengan PT AMI. Dengan sikap tegas, tapi tetap humanis, konflik besar tersebut dapat terselesaikan. Demikian pula halnya penyelesaian konflik di sekitar Kampus Unhalu yang diharapkan bisa terselesaikan melalui musyawarah mufakat berdasar asas kekeluargaan dengan melibatkan seluruh stakeholder. Namun, untuk tindak pidana penganiayaan, pemerasan, perampokan, penjarahan, dan pengrusakan tetap diproses secara hukum.

Temui Warga: Brigjen Pol. Drs Suklrawardi Dahlan saat menemui warga Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) beberapa waktu lalu. SUWARJONO/KP

Prestasi lain yang sukses diukir adalah penerimaan polisi secara transparan dan akuntabel tanpa dinodai KKN. Hampir setiap saat ia menghimbau masyarakat agar tidak tertipu dengan calo dan melakukan aksi sogok menyogok dalam seleksi anggota Polri. Bahkan melalui media massa ia meminta masyarakat untuk turut serta mengawasi atau melaporkan bilamana ada aksi sogok dalam rekruitmen angota Polri. Ia juga selalu memberi warning kepada anggotanya untuk tidak menjadi calo dalam penerimaan anggota Polri. Bahka, jika dalam rekruitemen anggota Polri ditemukan ketimpangan dan terbukti maka kelulusan calon anggota Polri tersebut akan dianulir. Bagi anggotanya yang terbukti bermesraan dengan calon anggota Polri maka akan diberi sanksi tegas. Salah seorang peserta seleksi calon polisi tahun akademik 2010/2011, La Ode Muhammad Agus yang selama ini berprofesi sebagai

wartawan salah satu media cetak di Sultra telah merasakan kemurnian penerimaan polisi. Ia mampu lolos sampai tahap akhir tanpa ada pungutan pembayaran sepeser pun. “Awalnya saya enggan mendaftar masuk anggota Polri. Hampir sama dengan presepsi banyak orang Sultra kalau masuk polisi itu harus sogok sini sogok sana. Hal itu menjadikan niat saya masuk anggota Polri sama sekali tidak ada,” ungkap La Ode Muhammad Agus saat dikonfirmasi via telepon selularnya, kemarin. La Ode Muhammad Agus yang akrab disapa Agus kini sedang menjalani pendidikan sebagai peserta Perwira Polisi Sumber Sarjana (PPSS) di Akpol Polri. Ia menilai pelaksanaan seleksi sangat ketat. Pasalnya, hanya persoalan gelar saja, bisa menjadi masalah. “Gelar saya adalah S.IP (Sarjana Ilmu Politik) sementara yang dibutuhkan adalah Sarjana Komunikasi. Untunglah saya diberi kebijakan oleh panitia

untuk mengurus keterangan dari Universitas Haluoleo tercinta, bahwa saya adalah Sarjana Komunikasi yang hanya bergelar Sarjana Ilmu Politik, karena status jurusan komunikasi pada saat itu masih di bawa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. Alhasil akhirnya saya diterima untuk mendaftar dengan nomor urut 001,” jelasnya. Setelah melalui beberapa tahap tes di daerah, akhirnya La Ode Muhammad Agus dinyatakan lulus. Ia pun mengikuti tes selanjutnya tingkat pusat yang digelar di Sepolwan Ciputat Jakarta. Modal disakunya pada saat itu, hanya belajar terutama psikologi, akademik, dan Undang-Undang kepolisian. “Sebenarnya, keluarga saya juga punya persepsi negatif. Mereka sempat bertanya, perlu uang berapa? jawaban saya pada keluarga tidak perlu, dan kalau ada yang minta uang ‘pelicin’, saya akan mengundurkan diri” ujar Agus. Intinya, kata dia, pelaksanaan seleksi mulai di tingkat daerah sampai pusat, tidak ada istilah sogok-menyogok seperti yang populer di masayarakat. Pelaksanaan sangat transparan, akuntabel dan humanis. Untuk ditingkat Polda transparansi ini sangat ditekankan oleh Kapolda Sultra, Brigjen Pol. Drs. Sukrawardi Dahlan. Bahkan, beliau menekankan akan menganulir kelulusan bilamana ada informasi sogok menyogok di dalamnya. Hal yang sama juga disampaikan oleh Kabid Humas Polda Sultra, bahwa Sukrawardi Dahlan sangat tegas untuk mewujudkan rekruitmen anggota Polri yang transparan, akuntabel dan humanis. (***)


Kendari Pos Edisi 23 Agustus 2010