Page 1

CMY

CMY Selasa, 20 September 2011

Harga Eceran Rp. 3.500,-

http://www.kendarinews.com

Kisruh Ibukota Butur Memuncak Massa Marah, Satu Mobil Dinas Dibakar Raha, KP Tuntutan masyarakat Buton Utara (Butur) terhadap pemerintah setempat agar berkantor di Ibukota Butur, Buranga menca-

pai puncaknya. Ribuan massa yang rata-rata berasal dari Ronta, Buranga dan Kambowa kemarin melakukan aksi. Rombongan Pemda Butur dihadang di simpang Ronta. Mereka menuntut, ibukota dikembalikan ke Buranga seperti ketetapan undang-undang pembentukan Kabupaten Butur. Selama ini, pusat pemer-

intahan berpusat di Ereke. Kurangnya akses informasi ke Buranga, wartawan koran ini kesulitan mendapatkan informasi yang lebih banyak lagi. Namun, diperoleh informasi dari seorang tokoh masyarakat Buranga yang minta namanya tak disebut, aksi massa dimulai sekitar pukul 10.00 Wita dengan tujuan Ereke.

Namun, belum juga tiba di Ereke, massa sudah dibangkitkan amarahnya setelah berpapasan dengan rombongan mobil dinas di wilayah Ronta, Kecamatan Bonegunu. Di sini, massa membakar mobil dinas tersebut yang belakangan dikabarkan bahwa mobil yang dibakar tersebut adalah mobil dinas Kepala BKKBN Butur, Halim

Sejak 2007, menurut lelaki 65 tahun ini, kedua kakinya sering mengalami pegal-pegal. Dan, seusai duduk, kakinya itu bahkan kerap sekali mengalami

Baca KRAM di Hal. 2

CATATAN

Setengah Tahun Fukushima TENTU saya sering menerima tamu dari Jepang. Kadang harus minta maaf karena waktu yang tersedia terlalu pagi: pukul 06.30. “Toh ini di Jepang sudah pukul 08.30,” gurau saya kepada tamu-tamu dari Jepang yang umumnya selalu serius itu. Dahlan Iskan Para tamu itu umumnCEO PLN ya dari kalangan kelistrikan. Setelah urusan bisnis selesai, biasanya saya manfaatkan untuk menggali informasi men-

Baca FUKUSHIMA di Hal. 2

SELEBRITI

Sindir Ustad Doyan Kawin DALAM acara halal bihalal bersama ustad Jeffry Al Buchori, akhir pekan lalu, Syahrini menyindir ustad yang tukang kawin. Di lagunya, Syahrini pun meminta para ustad tersebut untuk bertobat "Tadi aku juga ingetin ke ustad dengan nyanyi tobatlah tobat biar nggak kawin

Baca KAWIN di Hal. 7

Jakarta, KP Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPR, Wa Ode Nurhayati menantang dua Wakil Ketua DPR yakni Pramono Anung dan Priyo Budi Santoso membuka nama anggota Banggar yang memiliki 21 transaksi mencurigakan sebagaimana yang diserahkan oleh PPATK. “Mereka jangan berpolemik. Pernyataan mereka sangat politis sekali. Kalau memang ada anggota Banggar memiliki transaksi mencurigakan, buka saja namanya. Kalau itu mengarah ke saya, maka bawa ke lembaga hukum, saya siap mempertanggungjawabkan transaksi saya,” ujar Wa Ode kepada wartawan, kemarin. Diungkap Wa Ode, dirinya tidak merasa bahwa satu orang anggota Banggar yang dimaksud oleh Priyo dan Pram adalah dirinya. Tapi dari bisikbisik yang dimaksud mereka adalah dirinya. “Saya tidak pernah melakukan transaksi illegal, sejak ada aturan dalam undang-undang bahwa anggota DPR tidak boleh berbisnis dan mengerjakan proyek-proyek APBN dan APBD, maka bisnis saya mematuhi aturan itu,” jelasnya. Terhadap masalah pelaporan transaksi mencurigakan ini, Wa Ode menilai pimpinan DPR dan PPATK telah melakukan pelanggaran kode etik perbankan. "PPATK tugasnya apa dan DPR tugasnya apa, yang bertugas mengumumkan itu siapa, yang bertugas menyebutkan tidak wajar itu siapa. Apa benar PPATK yang menyebut itu? Apakah bukan justru Priyo atau Pramono?,” tanyanya.

Baca TANTANG di Hal. 7

Jakarta, KP Badan Kehomatan (BK) DPR membenarkan telah meminta Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) melakukan penelusuran terhadap rekening anggota dewan yang diadukan ke lembaga penegak kode etik itu. Dari sana, lantas terungkap adanya 21 transaksi keuangan seorang anggota Badan Anggaran (Banggar) yang mencurigakan. “Yang jelas terkait kasus dugaan pelanggaran etika yang sedang kami tangani. Tentunya yang tidak ditangani, tidak dong. Masak tidak ada apa-apa, terus diminta (ditelusuri PPATK, Red),”

Baca TRANSAKSI di Hal. 7

Hasan Mbou Kalah di MK Kendari, KP Gugatan pasangan Abdul Hasan Mbou-Buton Achmad yang memperkarakan KPU Buton, karena tak diloloskan sebagai calon Bupati-Wakil Bupati Buton akhirnya berakhir. Mahkamah Konstitusi (MK) memutuskan menerima ekspesi KPU Buton dimana gugatan Hasan Mbou dinyatakan tak dapat diterima, kemarin. Putusan MK yang dikeluarkan itu dipimpin Ketua MK, Mahfud MD yang dihadiri tujuh hakim

Wa Ode Nurhayati

Baca KALAH di Hal. 7

Bangkok: Terpaksa Ngurus Visa Kabur (11)

Fee Lancar, Urusan Beres dalam Hitungan Menit land)-Kamboja hanya sekitar 8 jam. Banyak travel di Khao San Road menyediakan akomodasi dan jasa perpanjangan visa. Tapi, pemohon harus booking sehari sebelumnya. Biaya transpornya sekitar 650 bath per orang. Sedangkan biaya pengurusan visa dan seterusnya nanti diurus agen di perbatasan. Pemohon hanya mengikuti petunjuk ini-itu. Karena urusan di Thailand belum selesai, saya harus memperpanjang visa. Saya pun pergi ke Kamboja. Pagi itu pukul 06.00 saya sudah stand by di kantor travel di Khao San Road. Menurut jadwal, minibus yang membawa saya ke Kamboja baru tiba pukul 07.45. Dua jam menunggu, sekitar pukul 08.00,

Istilah visa run atau visa kabur di Bangkok cukup populer. Yakni, wisatawan yang visanya habis bisa memperpanjang kembali. Caranya, masuk Kamboja atau Laos "karena letaknya cukup dekat dari Bangkok", lalu balik lagi ke Thailand. Visa pun diperpanjang lagi untuk jangka waktu 15 hari. Itu pula yang dilakukan wartawan Jawa Pos Bahari yang berhaji jalur darat.

Syahrini

Baca KISRUH di Hal. 7

BK Usut Transaksi Wa Ode

Wa Ode Tantang Pimpinan DPR

Dulu Kedua Kakinya itu Sering Mengalami Kram

Ashari. Satu mobil lainnya turut dirusak. Seorang tokoh masyarakat Butur mengaku bernama La Ode Hairun menjelaskan, massa yang kemarin melakukan aksi unjukrasa memutuskan untuk bermalam di Buranga

KAMBOJA menjadi pilihan utama para wisatawan untuk memperpanjang masa berlaku visa Thailand-nya yang akan habis. Sebab, jaraknya paling dekat dengan Bangkok. Sekitar 200 km dari Bangkok. Jalannya luas dan mulus. Bolakbalik ke perbatasan Aranyepratet (Thai-

MUHAMAD ALI/JAWAPOS

Pengurusan Visa Kamboja di Aranya Phratet.

Baca URUSAN di Hal. 7

CMY

CMY


2

Kendari Pos |Selasa, 20 September 2011

Merasa Tua, TK Ogah Nyapres Jakarta, KP Ketua MPR RI, Taufik Kiemas (TK) menantang Lingkaran Survey Indonesia untuk mensurvey calon presiden 2014 setelah Susilo Bambang Yudhoyono. “LSI kalau jagoan men-

deteksi siapa bakal presiden Indonesia terbaik pengganti SBY nanti (2014),” kata Taufik Keimas kepada pers di Jakarta, kemarin. Ia menambahkan, LSI jangan hanya mensurvey siapa-siapa

saja menteri yang akan direshuffle. “Tapi, LSI sebaiknya mencari siapa bakal presiden terbaik,” kata dia. Apakah Taufik juga minta disurvey sebagai calon presiden? “Tidak, saya ini sudah

tua, umur sudah tujuh puluh,” kata Taufik. Ia pun enggan menyebutkan ketika diminta saran siapa-siapa saja nama-nama yang mesti disurvey LSI. “Saya bukan pakar survey, LSI-lah yang harus

mensurvey (nama-nama),” kata Taufik yang juga suami Presiden RI kelima, Megawati Soekarnoputri itu. Menurut dia, sebenarnya tidak perlu lagi mensurvey kinerja SBY. Karena, tegasnya, sudah pasti SBY tidak akan mencalonkan diri lagi sebagai presiden. Kalau menurut dia, selama SBY memerintah sudah cukup bagus. “Beras ada, bensin ada,” kata Taufik. Seperti diketahui, LSI

merilis hasil surveinya bahwa kepuasan publik atas kinerja pemerintahan SBYBoediono ketika menginjak dua tahun ini mengalami penurunan tajam. Survei yang dilakukan pada September 2011 ini, kepuasan publik atas kinerja pemerintah hanya 37,7 persen. Kinerja ini paling rendah dibandingkan survei atas pemerintahan SBY-Boediono pada tahun sebelumnya

Hasil survei itu menyebut, Kabinet SBY-Boediono mengalami penurunan elektabilitas. LSI mencatat, terjadi penurunan 15 persen sejak 100 hari usia kabinet Indonesia Bersatu Jilid II. Saat itu, tingkat elektabilitas pemerintahan mencapai 52,3 persen. Namun seiring dengan sejumlah kasus yang mendera, tingkat elektibilitas menurun drastis menjadi hanya 37,7 persen.(boy)

Direktur PLTN Fukushima Tak Gajian Fukushima ................. genai kelistrikan di Jepang. Saya perlu belajar banyak dari para tamu dari negara maju itu. Dari mereka pulalah saya bisa terus memperbarui informasi mengenai kelanjutan nasib pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) Jepang setelah terjadi peristiwa kebocoran PLTN Fukushima akibat tsunami 11 Maret lalu. Semua PLTN di Jepang kini menjalani apa yang disebut stress test. Sebuah tes untuk mengukur tingkat ketahanan PLTN menghadapi stres besar, seperti stunami atau gempa yang besar. Tes itu masih terus berlangsung, di bawah pengawasan badan nuklir dunia. Yang tidak memenuhi syarat harus melakukan perbaikan dan dites ulang. Setelah 54 PLTN itu dinyatakan tahan terhadap stres besar, hasil tes itu kelak diberikan kepada pemerintah. Saat itulah pemerintah akan memutuskan: go atau no go. Tidak ada yang tahu kapan tes itu bisa selesai. Tapi, melihat tingginya tingkat ketakutan masyarakat terhadap nuklir, banyak

Raffi ......................... kesemutan. “Kadang-kadang malah kram,” ujar ayah tiga anak yang bernama Darsono ini. Sekalipun demikian, kakek lima cucu ini tak memeriksakan dirinya ke dokter. “Dari

yang pesimistis pemerintah bakal berani mengizinkannya kembali. Saat ini memang masih ada 12 PLTN yang beroperasi, tapi tidak lama lagi juga bakal dihentikan. Begitu tiba saatnya unit PLTN tersebut harus dipelihara, operasinya harus dihentikan. Kemudian, sekalian harus menjalani stress test. Pengoperasiannya kembali harus menunggu izin baru dari pemerintah. Berarti Jepang sedang dan akan kehilangan listrik sekitar 40.000 MW (seluruh listrik di Indonesia 35.000 MW). Memang angka itu hanya 15 persen dari total produksi listrik di Jepang, tapi konsekuensinya tetap besar. Semua industri besar di Jepang kini harus mengurangi konsumsi listriknya 15 persen. Untuk mengatasi itu tidak ada jalan lain. Pembangkit-pembangkit tua yang sudah puluhan tahun tidak dipakai itu cepat-cepat diperbaiki. Sebentar lagi bisa dijalankan kembali. Tapi, semua orang tahu pembangkit-pembangkit itu sudah sangat tidak efisien. Apa boleh buat. Jepang harus memproduksi listrik dengan cara yang sangat mahal. Bahan bakar

pembangkit-pembangkit tua itu adalah minyak solar. Jepang pun harus impor BBM senilai Rp 300 triliun/tahun. Karena itu, meski krisis listrik nanti akhirnya teratasi, persoalan baru segera muncul: siapa yang harus membayar kemahalan itu” Tidak ada rumus lain: konsumenlah yang akan menanggung. Jepang kini sudah siap-siap menghitung rencana kenaikan listrik yang kelihatannya bisa mencapai 30 persen. Kalau ini sampai terjadi, kalangan industri di Jepang bakal berteriak. Angka kenaikan tersebut akan membuat struktur bisnis di Jepang berubah total. Nilai kompetisi ekspornya akan hancur. Bagi pelanggan rumah tangga, ini mungkin tidak begitu berat. Memang tarif listrik rumah tangga di Jepang sudah sekitar USD 22 sen. Hampir empat kali lipat lebih mahal daripada tarif listrik di Indonesia. Berapa jadinya kalau harus naik 30 persen lagi? Tapi, karena pendapatan masyarakat di sana juga tinggi, tarif itu tetap terasa murah. Hanya 1,5 persen dari total pendapatan per rumah tangga. Saya perkirakan perdebatan

kenaikan tarif listrik di Jepang akan seru. Terutama antara masyarakat yang tidak mau nuklir dan industri yang menginginkan tarif listrik murah. Bayangkan, memproduksi listrik dengan minyak solar bisa lima kali lipat lebih mahal daripada nuklir. Bagaimana dengan kalangan akademisi? Sama juga dengan di Indonesia, mereka selalu mempersoalkan ini: mengapa tidak beralih ke energi baru? Bukankah potensi tenaga matahari di Jepang mencapai 500.000 MW? Bukankah potensi geotermalnya mencapai 20.000 MW? Bukankah Jepang dikelilingi laut sehingga potensi tenaga anginnya bisa mencapai 100.000 MW? Apa artinya kehilangan 40.000 MW? Memang selalu ada benturan antara logika akademisi dan logika perusahaan listrik. Mereka hanya selalu mengemukakan potensi. Akademisi selalu mengemukakan “yang mungkin dilakukan”. Sedangkan perusahaan listrik hanya melihat “yang bisa dilakukan?. Akademisi selalu berbicara masa depan. Perusahaan listrik harus mengatasi problem SAAT INI.

Kehilangan 40.000 MW adalah persoalan yang harus dipecahkan SAAT INI. Sedangkan listrik dari geotermal itu, kalaupun bisa dikerjakan, baru didapat tujuh tahun lagi! Persoalan geotermal di Jepang sama saja: potensi panas bumi itu berada di gunung-gunung dan di hutan-hutan lindung. Tidak boleh disentuh, apalagi dibongkar-bongkar. Biarpun itu untuk proyek geotermal yang misinya sama dengan si hutan lindung itu: memperbaiki lingkungan. Rupanya sesama program green tidak bisa saling menyalip. Di Jepang, persoalan geotermal lebih rumit lagi. Lokasilokasi panas bumi yang ada di pegunungan itu umumnya sudah dimanfaatkan untuk spa air panas! Atau spa yang mengandung belerang. Sudah menjadi pusat-pusat wisata mandi. Larisnya bukan main. Memang para teknolog akan bisa menemukan jalan keluarnya: lakukan bor miring! Artinya, gunung itu dibor dari samping, dari luar lokasi hutan, dari jarak yang sangat jauh. Para teknolog bisa menemukan jalannya. Tapi, selama ini su-

dah telanjur ada pameo: mimpi indah para teknolog adalah mimpi buruk para ekonom. Proyek sumur miring seperti itu akan menjadi begitu mahal. Kalau listrik di Jepang menjadi sangat mahal, persaingan Jepang dengan Korea semakin seru. Korea yang berambisi menggeser Jepang (yang sudah tergeser oleh Tiongkok tahun lalu) punya peluang lebih besar. Rakyat Korea yang tidak mempersoalkan nuklir bisa mendapat listrik jauh lebih murah. Dengan tarif listrik yang baru nanti, kalangan industri di Jepang memperkirakan tidak mungkin lagi berproduksi di dalam negeri. Mereka harus mengalihkan pabrik ke negara yang lebih murah listriknya, seperti Indonesia. Tentu mereka berharap masyarakat Jepang berubah sikap. Toh, seberat-berat Fukushima, terbukti sampai saat ini tidak ada satu pun orang meninggal akibat nuklir itu. Memang, ada tiga pegawai PLTN Fukushima yang dinyatakan terkena radiasi yang melebihi ambang batas yang bisa diterima manusia. Tapi, tiga orang itu baik-baik saja dan kini su-

dah kembali bekerja. Tiga orang itu masih terus diobservasi sampai aman benar. Hanya, penduduk yang diungsikan masih sangat besar. Belum tahu lagi kapan mereka bisa kembali ke kampung halaman. Ini persoalan besar. Traumanya begitu dalam. Masih banyak pekerjaan besar yang harus diselesaikan oleh direksi dan karyawan perusahaan listrik itu: membangun benteng yang bisa mengurung Fukushima rapat-rapat. Dengan demikian, radiasi tidak keluar dari reaktor. Demikian juga radiasi yang telanjur menyebar ke radius 20 km harus dibersihkan dulu. Setelah itu, kelak, entah kapan, pengungsi bisa kembali. Sebelum semua itu selesai, masyarakat listrik di Jepang masih sangat menderita. Terutama TEPCO, pemilik PLTN Fukushima, yang kini harus menanggung semua biaya itu. Begitu berat beban kerja dan keuangannya. Sampai-sampai semua direkturnya tidak boleh menerima gaji. Dan, gaji semua karyawannya harus dipotong 20 persen. Sampai waktu yang belum bisa ditentukan.(*)

dulu saya tidak suka berobat ke dokter,” ucapnya. Karena makin lama gangguan itu makin rajin muncul, purnawirawan TNI-AD ini pun mulai mencari solusi. Untunglah, tak lama setelah itu, ia melihat iklan MDL-525 di tele-

visi. Tertarik dengan manfaatnya, ia pun membeli lalu rutin mengonsumsinya. Ternyata kedelai bubuk instan yang kini telah berganti nama dengan New Mandala 525 tersebut cocok untuk mengatasi masalah penduduk Kampung Kaum,

Desa Ciranjang, Kecamatan Ciranjang, Kabupaten Cianjur, Provinsi Jawa Barat, itu. Buktinya? “Baru satu bulan meminumnya, sudah ada perubahan,” tuturnya. “Dan sekarang boleh dikata sudah tidak ada lagi keluhan itu,” timpalnya, saat ditemui di rumahnya akhir September 2010 lalu. Agaknya, yang dialami Darsono tersebut adalah gejala rematik. Penyakit ini banyak

macamnya, dan salah satunya adalah asam urat. Penyakit asam urat kini merupakan ancaman yang kasusnya meningkat tiap tahun. WHO (Badan Kesehatan Dunia) menyatakan, tahun 2002 penderita rematik di dunia mencapai 350 juta jiwa. Artinya, satu dari enam orang menderita rematik. Penyakit ini menyerang sendi dan jaringan di sekitarnya. Problem utama penderit-

anya adalah terganggunya fungsi sendi penyangga tulang. Tapi, ada kalanya rematik menyerang struktur penunjang tubuh sekitar sendi, seperti otot dan tulang. Keluhan yang dirasakan adalah nyeri dan kaku, lalu terjadi pembengkakan, baik pada sendi maupun jaringan penunjang. Rematik kadang juga menyerang bagian tubuh lainnya, termasuk organ dalam. Itu sebabnya banyak penderita yang mengeluh ia dijangkiti penyakit lain. Dr. Iskandar Junaidi, pengarang buku Rematik & Asam Urat, mengatakan bahwa hingga saat ini tak ada obat buat menyembuhkan penyakit ini, kecuali rematik dan asam urat yang diakibatkan infeksi. Menurutnya, obat hanya bisa mengatasi gejala penyakit itu. Karena itu, yang perlu dilakukan adalah menekan gejala itu. Untuk itu, salah satunya dibutuhkan

terapi herbal. Nah, bahan nabati yang digunakan dalam terapi itu bisa bermacam-macam. Mengonsumsi kedelai, yang kaya akan isoflavon, asam amino, vitamin, dan mineral, adalah salah satunya. Dalam bukunya Isoflavon, Dr. Hery Winarsi mengatakan bahwa isoflavon berpotensi melindungi sel tubuh dari kerusakan oksidatif sehingga struktur membran sel tetap utuh dan dapat berfungsi dengan baik. Saat ini sangat banyak kedelai bubuk beredar, namun, sebagai perintis keberadaan kedelai bubuk komersial di Indonesia, New Mandala 525 sangat laku di seluruh wilayah pemasaran karena manfaatnya nyata dan produknya diolah secara higienis. Ini amat ditunjang oleh mulai tumbuhnya kesadaran masyarakat masa kini untuk beralih ke bahan-bahan nabati dalam memelihara kesehatan. Produk ini bukan obat melainkan minuman kesehatan untuk keluarga, yang tersedia di apotek dan toko-toko obat terkemuka di wilayah Anda. Untuk konsultasi dan informasi lebih lanjut, kunjungi purwati-s@centrin.net.id atau telepon (021) 70288540 dan Distributor Sulawesi Tenggara 08124135934. (*)


3

Selasa, 20 September 2011

Jamsostek Peduli Usaha Kecil Pembayaran Klaim Hampir Rp 8 Miliar Kendari, KP Di tahun ini, PT Jamsostek Sultra sudah membayarkan pada anggotanya hingga Rp 8 miliar. Selain itu Jamsostek juga sudah menyalurkan dana program kemitraan bina lingkungan (PKBL) atau penambahan modal pada usaha kecil sebesar Rp 200 juta.

Kabid Pelayanan PT Jamsostek Sultra, Ashari mengatakan bila dari klaim yang telah dibayarkan itu,sebanyak Rp 7,8 miliar lebih pada program paket. Dari jumlah tersebut klaim tertinggi dibayarkan pada jaminan hari tua (JHT) sebesar Rp 6 miliar, sisanya untuk kesehatan dan jaminan kecelakaan. “Selain klaim program paket, kami juga telah membayarkan klaim untuk Jasa kontruksi

sebesar Rp 168 juta,” terangnya. Ashari juga mengatakan, bila selama ini pihaknya juga peduli kepada sektor usaha, yakni untuk bantuan usaha terhadap usaha kecil sudah tersalur sebesar Rp 200 usaha. Dana tersebut telah disalurkan kepada enam usaha yang ada di daerah ini. Jenis usahanya bervariasi, ada usaha dagang, industri maupun jasa. Program tersebut diberikan

baik anggota maupun bukan anggota Jamsostek, karena sistemnya peduli terhadap lingkungan. Setiap tahunnya Jamsostek selalu menyalurkan pinjaman yang jangka waktu pengembaliannya tiga tahun dengan bunga enam persen setiap tahunnya. “Selain kemitraan berupa modal usaha, kami juga kepedulian kepada bentuk layanan publik lainnya,” pungkasnya. (lis/awl)

ist/kp

Charles Bonar Sirait dan Ello saat menghadiri peluncuran Android AD 350 & CROSS G 900T di Planet Hollywood Jakarta, 15 September lalu.

Ponsel Cross Makin Banyak Peminat Terutama Produk Android AD 350 dan Cross G 900T Kendari, KP Cross Mobile Phone Indonesia kembali meluncurkan produk terbaru Android AD 350 dan CROSS G 900T belum lama ini di Planet Hollywood Jakarta. Hery Pradityo selaku Marketing Manager Cross Mobile Phone Indonesia menjelaskan dengan komitmen kualitas serta tekhnologinya, Cross mobile Phone Indonesia ingin terus bertanggungjawab atas

ekspektasinya kepada masyarakat di tanah air sebagai produsen ponsel kenamaan. Cross Android AD 350 yang dilengkapi dengan system OS Froyo 2.2, WIFI connection, 3D games, 3G, Camera 3 MP, dan desain yang slim dan elegan dapat mencuri perhatian kalangan professional muda pecinta gadget atau ponsel berbasis Android. Kemampuan akselerasi internetnya yang dilengkapi dengan fasilitas, seperti pemutar film berbagai format, music, games 3D dan Camera 3MP yang mampu menghasilkan visual berkualitas tinggi.

Charles Bonar Sirait, presenter sekaligus pengguna smartphone yang hadir di kesempatan itu menjelaskan bila dikantornya sebagai tempat kerja tidak hanya berada diruangan atau di dalam gedung. ‘’Akan tetapi my office is my phone” tuturnya. Satu lagi produk unggulan lainnya yakni Cross G 900T, sebagai ponsel music yang diproduksi dengan fitur yang canggih dengan tekhnologi 3D sound crystal speaker, yang membuat ponsel ini memiliki suara yang jernih. Ponsel ini dilengkapi dengan TV analog free, konseksi JAVA & WAP, kamera 1.3 MP, MP3/

MP4/FM radio, sound/video recording dan aplikasi E-buddy, Morange, Facebook, Twitter dan sebagainya. Artis penyanyi Ello yang menggunakan ponsel itu menjelaskan Cross G 900T sangat bagus untuk orang-orang yang senang akan musik. ‘’Apalagi dengan kualitas speaker yang sangat luar biasa tentunya membuat orang terasa nikmat mendengarkan music, kalau pakai earphone terus akan terasa panas. Saya juga tidak pernah tahu kapan inspirasi akan datang, jadi saya butuh alat yang bisa merekam ide-ide saya,” ujar Ello. (adv/awl)

Indosat Perkenalkan Bonus Terbaru Kendair,KP Indosat selalu hadir dengan berbagai kelebihan dan fasilitas layanan lengkap, serta terus berupaya menghadirkan paket dan program-program bagi pelanggannya. Dengan program terbaru, Indosat hadirkan Bonus Bicara “Pulsa Langsung Kembali” bagi pelanggan prabayar IM3, Mentari dan Indosat Mobile. Pelanggan dapat menelpon sepuasnya, sepanjang hari ke kerabat, teman dan keluarga. Semakin lama menelpon, makin banyak bonus yang diperoleh. Group Head Segment Management Indosat, Insan Prakasa mengatakan, Bonus Bicara ”Pulsa Langsung Kembali” ini merupakan persembahan Indosat kepada pelanggan setia IM3, Mentari dan Indosat Mobile. “Pelanggan dapat langsung menikmati bonus bicara tanpa harus registrasi, tanpa syarat minimal pulsa dan sesuai dengan kebutuhan komunikasi pelanggan saat ini,” terangnya melalui release yang diterima Kendari Pos kemarin. Silaturahmi dan komunikasi dengan kerabat, teman maupun keluarga dapat terus terjalin tanpa merasa khawatir. Indosat akan memberikan bonus bicara dari setiap panggilan telepon. Bonus Bicara langsung diberikan berdasarkan durasi waktu telepon pelanggan. Untuk panggilan telepon 1 menit, bonus 1 menit, Telepon 2 menit bonus 2 menit dan seterusnya. Bonus Pulsa Langsung Kembali merupakan program pemberian bonus bicara ke sesama Indosat untuk setiap pemakaian telepon ke sesama Indosat atau ke operator lain pukul

12.00 – 24.00. Pelanggan Indosat akan mendapatkan Bonus untuk panggilan ke sesama Indosat pada jam 00.00 – 17.00. Pelanggan juga dapat mengetahui jumlah bonus bicara melalui *555*2#.

Selain bonus bicara, Indosat juga menyediakan beragam pilihan Paket Nelpon, SMS dan Internet melalui Indosat Mobile dan IM3. Tersedia dalam paket Harian, Mingguan dan Bulanan, pelanggan Indosat

Mobile juga dapat menikmati tarif Rp. 300/menit ke semua operator. “Bagi anak muda, IM3 menghadirkan promo hanya kirim 2 SMS Gratis Nelpon dan SMS ke semua operator,” pungkasnya. (lis/awl)

Pemda tak Dibolehkan Menetapkan HET Elpiji Seenaknya Jakarta, KP Pemerintah Daerah (Pemda) dihimbau jangan seenaknya dalam menetapkan harga eceran tertinggi (HET) gas elpiji kemasan 3 kilogram diluar HET nasional. Selain membebani masyarakat, aturan Pemda itu bertentangan dengan kebijakan Menteri Koordinasi Perekonomian Hatta Rajasa lantaran dilakukan tanpa koordinasi. “Menko Perekonomian telah menyatakan kritikan tentang kenaikan HET elpiji 3 kg di beberapa daerah akibat kebijakan pemerintah daerah,” ujar Direktur Pu- Hatta Rajasa sat Studi Kebijakan Publik (Puskepi) Sofyano Zakaria dalam keterangannya, Minggu (18/9) lalu. Menurut Sofyano, sikap Menko Perekonomian tersebut pantas mendapat dukungan dari para wakil rakyat di DPR, terutama mendesak Menteri ESDM serta Menteri Dalam Negeri membatalkan peraturan yang memberi kewenangan Pemda dalam menetapkan HET elpiji 3 kg.Sesuai Peraturan Menteri (Permen) ESDM No 26/2009, khususnya pasal 24 ayat 4 membolehkan Pemda, Provinsi/Kabupaten/Kota menetapkan HET elpiji 3 kg untuk radius 60 km ke atas dari supply point (Stasiun Pengisian Bulk Elpiji/SPBE). Sofyano menilai, kebijakan itu bertentangan dengan Permen ESDM No 28/2008, khususnya pasal 1 ayat 1 yang menetapkan harga jual elpiji 3 kg sebesar Rp 12.750 per tabung. Kebijakan Pemda juga tak sejalan dengan rasa keadilan. Sebab, masyarakat pengguna elpiji 3 kg yang notabene orang miskin dipaksa menanggung ongkos angkut elpiji agen dan pangkalan. “Ini jelas membuktikan bahwa menetapkan adanya biaya ongkos angkut elpiji 3 kg kepada rakyat di daerah sama halnya dengan menaikan harga jual elpiji 3 kg secara terselubung dan ini telah ditentang oleh Menko Perekonomian Hatta Rajasa,” katanya.

Lebih lanjut ia mengatakan, distribusi dan penetapan HET elpiji 3 kg ternyata pula menggunakan pola distribusi minyak tanah, dimana ongkos angkut elpiji untuk radius 60 km di atas titik serah yakni SPBE tidak ditanggung oleh pemerintah tetapi dibebankan ke rakyat. Dan pola ini mirip kasus distribusi dan HET pada minyak tanah dulu, yakni biaya pengawasan minyak tanah dipungut Rp 50 per liter dari masyarakat pengguna minyak tanah dengan memasukkannya dalam komponen HET minyak tanah. Sofyano menilai, penetapan HET elpiji 3 kg oleh Pemda pada umumnya untuk masyarakat yang berdomisili di daerah luar kota yang belum memiliki fasilitas SPBE atau supply point. Padahal, kata dia, masalah tidak terdapatnya supply point atau SPBE pada wilayah tersebut harusnya menjadi tanggung jawab pemerintah untuk melengkapinya. Hatta Rajasa sebelumnya menentang kenaikan harga elpiji ukuran 3 kg oleh pemda. Ini lantaran gas elpiji 3 kg merupakan energi yang disubsidi dengan harga yang sudah ditetapkan. Apalagi, selama ini Pertamina saja sulit menaikkan harga gas elpiji nonsubsidi tabung 12 kg dan 50 kg. Pertamina harus mendapat izin dari pemerintah terlebih dulu jika ingin menaikkan harga. Sofyano menyarankan, harga jual elpiji 3 kg bersubsidi pada hakikatnya dapat diberlakukan sama dengan harga jual BBM bersubsidi yaitu dengan cara menyediakan dan menetapkan adanya pangkalan pangkalan elpiji baik skala besar ataupun kecil yang merata di tiap RT, desa atau kelurahan di seluruh Indonesia. Penetapan, pembinaan dan pengawasan pangkalan-pangkalan tersebut dapat diserahkan penuh kepada pemerintah daerah setempat dan bukan kepada Pertamina. “Pertamina hanya menetapkan dan membina para agen saja,” ucapnya. (jpnn/awl)


Selasa, 20 September 2011

email : bumianoa@gmail.com

Dua Kendaraan Dibakar Perkelahian Antar Pemuda di Raha

Raha, KP Akhir pekan di Raha, diwarnai dengan keributan di tiga titik. Akibat dari perkelahian antar pemuda itu, dua sepeda motor terbakar yaitu jenis Suzuki Spin dan RX King, empat korban luka serius dan mendapat perawatan di RSUD Raha. Titik pertama, antara pemuda jalan Rambutan yang bertikai dengan pemuda jalan Jambu Mete (lorong PK), Sabtu malam (17/9) dan berlansung sampai ke esokan malamnya

(Minggi malam. 18/9)). Dua sepeda motor dibakar masingmasing Suzuki Spin dan RX King, Minggu dini hari sekitar pukul 03.00 Wita. Dua korban luka serius terkena sabetan parang di kepala dan seorang lagi terkena busur di pelipis. Korban terakhir dirujuk untuk dilakukan operasi di RSUD Baubau. Pertikaian antara pemuda dari Rambutan dan lorong PK, diawali penganiayaan Abas, pemuda dari lorong PK. Pengakuan korban, dirinya didatangi oleh sekelompok pemuda dari Lorong Rambutan saat membantu tetangganya yang

mempersiapkan pesta pernikahan. Sekelompok pemuda itu langsung mengayunkan parang kepadanya. Akibat sabetan parang, Abas mengalami luka sobek pada kepala bagian kanan, luka sobek pada bibir dan dua giginya tanggal. Sementara itu, salah satu pemuda lorong PK juga terkena busur di bagian pelipis mata saat terjadi perkelahian. Korban bernaa Sam lalu dirujuk ke RSUD Bau-bau. Kemudian, Minggu malam (18/9), terjadi perkelahian antara pemuda jalan Panegoro dan pemuda lorong Puskesmas. Satu korban luka tertusuk keris. Dis-

aat yang bersamaan, juga terjadi keributan antara pemuda Wamponiki dan Lampogu. Satu korban terluka terkena busur. Polisi terkesan lamban, melerai perkelahian yang melibatkan pemuda jalan Rambutan dan Lorong PK. Dibantu oleh personil Kodim Muna, perkelahian dapat dilerai. Namun sampai saat ini, pemuda dari lorong PK dan Rambutan masih terus berjaga. Begituhalnya antara jalan Ponegoro dan lorong Puskesmas serta Wamponiki dan Lampogu, untuk sementara bisa diredam

Baca PEMUDA di Hal 6

Langganan Luar Kota Rp. 67.500,-

PT SPR Raih Penghargaan LKS Bipartit Terbaik Kendari, KP Setelah sukses menerapkan pola kerja yang baik dan aman bagi karyawannya dan dianugrahi penghargaan kategori perusahaan dengan kecelakaan nihil (Zero Accident Awad) oleh Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Drs H.A Muhaimin Iskandar, M.Si, PT Stargate Pasific Resource (SPR) kembali meraih gelar LKS Bipartit terbaik tingkat nasional 2011. Penghargaan yang dihelat di Jakarta tersebut, diterima setelah dalam penilaian yang dilakukan di tingkat kabupaten maupun provinsi, PT SPR mendapatkan poin tertinggi mengalahkan PT Antam dan PT Bina Muda Perkasa. ‘’Kami akan berusaha mempertahankan keharmonisan kerja di lingkungan perusahaan. Kami juga berharap agar perusahaan lain ikut termotivasi, sehingga hubungan buruh atau organisasi dan pengusaha berjalan baik. Kepada Disnakertrans kabupaten maupun provinsi kami ucapkan terimakasih,’’ ujar Ketua LKS Bipartit PT SPR, Sudibyo SH kemarin. Sementara itu, Kepala Bidang

IST/KP

Dari kiri— Ir Lomba Aidid (sekretaris LKS Bipartit,) Dohang SH (PembinaKabidHIdanPerlindunganTenagaKerjaDisnakertransos KonutsertaSudibyoSH(KetuaLKSBipartitPTSPR)usaimenerima penghargaan di Jakarta beberapa waktu lalu. Hubungan Industrial dan Perlindungan Tenaga Kerja Disnakertrans Kabupaten Konawe Utara, Dohang SH mengatakan, LKS Bipartit dibentuk untuk mendorong terciptanya hubungan industrial yang harmonis di perusahaan. ‘’Lembaga kerjasama Bipartit merupakan sarana konsultansi dan komuni-

kasi antara pekerja/buruh atau organisasinya dengan perusahaan untuk berbagai keperluan membangun hubungan industrial atau ketenagakerjaan. Dan terpenting lagi tidak mengambil alih peranan perundingan antara serikat pekerja/ serikat buruh dengan pengusaha.’’ katanya. (ani)

Warga Motui Desak PT BKA Hengkang Humas PT BKA: Penetepan PA Unaaha Belum Final

HARIMAN/KP

Ratusan kayu tak bertuan yang diamankan Satpolsek Kawasan Perairan dan Pelabuhan Murhum Kota Baubau, kemarin.

Ratusan Kayu Tak Bertuan Disita Baubau, KP Lebih dari 300 kayu kelas satu, jenis kayu besi diamankan Satpolsek Kawasan Perairan dan Pelabuhan Murhum Kota Baubau, kemarin. Kayu tersebut ditahan berkat kerjasama tim terpadu Polsek KP3, pejabat petugas pemeriksa kayu pelabuhan Murhum Kota Baubau dan PT Speel saat hendak dikirim menuju Pelabuhan Surabaya yang diselundupkan didalam kontainer bersamaan dengan kayu kelas dua jenis rimba campuran. Kapolsek Perairan dan Pela-

buhan Murhum Kota Baubau, AKP La Baco mengatakan, pihaknya mengamankan kayu tersebut karena tidak dilengkapi dengan dokumen serta suratsurat resmi terkait asal usul kayu tersebut. “Saat dilakukan pemantauan terhadap kayu yang hendak dikirim melalui jasa pengiriman PT Speel, kami tidak menemukan dokumen resmi kayu yang disimpan dalam kontainer itu,” ujar AKP La Baco kemarin. Dikatakan pihaknya tengah melakukan pendalaman terhadap kasus tersebut, guna

menyelidiki kepemilikan kayu tak berdokumen itu. Diduga kayu tersebut diselundupkan dari Kabupaten Buton Utara yang diselip bersamaan dengan kontainer kayu jenis rimba campuran. Sementara itu, Kepala PT Spell Edy mengaku pihaknya belum mengakomodir kayu tersebut untuk dikirim menuju pelabuhan Surabaya. Hal itu, dikarenakan kayu tersebut tidak memiliki kelengkapan dokumen resmi. Kata dia, kayu tersebut dibawa melalui ekpedisi PT BKM Trans yang dilan-

jutkan ke PT Spell. Namun pihaknya tidak mengakomodir kayu tersebut untuk dikirim karena tidak dilengkapi dengan dokumen resmi. Ditanya terkait dugaan adanya oknum seksi keamanan hutan Dinas Kehutan Kota Baubau yang bernama AB (inisial) yang diduga ikut membeck up meloloskan kayu tersebut, Edy mengaku dirinya memang pernah dihubungi via telepon seluler, diminta untuk menaikan kayu terse-

Baca KAYU di Hal 6

Satpol PP Bebaskan BBM Ilegal? Unaaha, KP Ratusan liter BBM yang diduga ilegal yang diamankan Satpol PP Konawe, Selasa (13/ 9) lalu, lantaran tidak dapat menunjukkan surat izin pemerintah, dibantah Pengelola SPBU Wawotobi, Jerry Sitorus. Menurut Jerry Sitorus, Andi Pasamang mengantongi izin dari kepala desa ketika mengisi jerigen di SPBU Wawotobi.

Jerry balik menuding Satpol PP tidak menerima surat izin yang diperlihatkan Andi Pasamang ketika diamankan ketika keluar dari SPBU. Menurut Jerry Sitorus, awalnya anak buahnya bernama Yuliatin mengisi bahan bakar untuk mobil pelanggan bernama Andi Pasamang. Lalu, Yuliatin mengisi jerigen milik Andi Pasamang setelah menunjuk-

kan surat izin yang dibawanya kepada operator, Yuliatin. “Pertama ditangki dulu mobil Andi Pasamang kalau tidak salah sebanyak Rp 50 ribu. Yang jelas itu menurut keterangan operator saya kemarin,” ujar Jerry. Sementara itu, Kasi PPN Satpol PP Konawe, Iskandar SH mengaku setelah di kantor Satpol PP, pelaku bisa menunjukkan surat keterangan dari kepa-

MTs Bantea Butuh Dana ProsesBelajar MengajarMenumpangi Gedung Balai Desa

Pasarwajo, KP Kondisi MTs Kecamatan Gu, Kabupaten Buton sangat memprihatinkan. Sekolah swasta yang didirikan oleh masyarakat setempat sejak tahun 2010 silam memiliki 8 orang guru dan memiliki 25 orang siswa. Namun, sudah satu tahun seiring berjalannya waktu, para siswa dan guru masih melakukan proses belajar mengajarnya dengan menumpang di ruang kosong milik

balai desa setempat. Humas MTs Bantea, Hariono SPd saat dikonfirmasi mengatakan, pendirian MTs Bantea ini dikarenakan jauhnya jarak 15 Km yang harus ditempuh oleh anak-anak mereka untuk bersekolah di Ibukota Kecamatan. Meski dengan fasilitas yang terbatas dan anggaran yang minim dirinya beserta masyarakat setempat bertekad untuk mengurangi angka putus sekolah di daerah tersebut. “Tujuan didirikan sekolah ini adalah agar anak-anak tetap bisa melanjutkan sekolahnya. Selain itu, pendirian sekolah ini juga sebagai motivasi para

kader muda Desa untuk terus melanjutkan pendidikannya ke jenjang yang lebih tinggi,” kata Hariono. Menariknya, selama setahun berdirinya MTs Bantea ini, 8 orang guru yang meluangkan waktu dan tenaganya untuk mengajar 25 orang murid tanpa mendapatkan upah selama setahun. Guru-guru yang mengajar di MTs Bantea merupakan masyarakat setempat yang telah menyelesaikan pendidikannya hingga ke jenjang sarjana. “Saat ini pihak pengelola belum mampu membayar gaji 8 orang guru yang telah mengajar sejak

la desa dan Distamben sehingga BBM yang dibelinya itu legal. “Awalnya dia tak menunjukkan izinnya saat diamankan di SPBU. Namun setelah usai diamankan, yang bersangkutan bisa menunjukkan dokumen, baik dari desa maupun dari Distamben. Saat di SPBU, dia tidak perlihatkan sehingga kita amankan,” tambah Iskandar. (din)

tahun 2010,” jelas Hariono. Hariono berharap kepada pihak pemerintah provinsi serta Kanwil Kementrian Agama Provinsi Sultra agar dapat memberikan bantuan guna meringankan beban pihak pengelola sekolah. Selain bantuan dana, MTs Bantea juga membutuhkan bantuan tenaga guru PNS. Sekedar diketahui, awal berdirinya MTs Bante pada tahun 2010 memiliki 12 orang murid yang saat ini telah duduk dibangku kelas VIII. Pada tahun 2011 pihak sekolah kembali membuka penerimaan dan mendatap tambahan murid sebanyak 13 orang. (p5)

Kendari, KP Puluhan ahli waris bersama mahasiswa asal Desa Motui, Kecamatan Motui, Kabupaten Konawe Utara, kemarin (19/9) mendatangi DPRD Konut dan kantor bupati setempat. Massa yang tergabung Aliansi Pemerhati Pertambangan Sulawesi Tenggara (Ampera-Sultra), itu menuntut agar PT Bumi Konawe Abadi (BKA) yang sebelumnya mencaplok lahan mereka seluas 483 hektar segera angkat kaki. “Ahli waris tak pernah menerima ganti rugi lahan. Kalaupun itu ada adalah oknum warga yang telah mengambil hak-hak mereka sebagai ahli waris,” ujar Musfan, salah satu presidium Ampera Sultra, dihadapan beberapa anggota DPRD Konut. Musfan menjelaskan kekuatan hukum ahli waris atas lahan tambang tersebut sesuai penetapan Pengadilan Agama

Unaaha, Nomor 3/Pdt.p/2011/ PA.Una, Tanggal 28 Juli 2011 berdasarkan bukti yang ada dan bukan rekayasa. “Penetapan ahli waris dari PA ini menandakan, kalau lahan yang kini dikuasai PT BKA adalah hakhak ahli waris,” kata Musfan. Bebasnya oknum-oknum yang telah mengambil hak ahli waris tersebut, setelah kepala desa Motui Abubakar, yang seharusnya melindungi dan mendengarkan keluhan masyarakatnya justru berpihak kepada PT. BKA yang ditunjukan dengan menandatangani surat pernyataan pembebasan lahan untuk dikelola PT. BKA. Tak hanya Kades Motui Abubakar yang membuat surat pernyataan, malah kades tetangganya, seperti Kades Lambulu, Kades Mata Ndahi, Kades Bende, dan Kades Wawoluri juga diduga turut serta. Itu dilakukan karena 91 orang ahli waris tersebar di lima desa tersebut. Usai melakukan orasi di kantor dewa, salah seorang anggota

Komisi B DPRD Konut, Nurtan Jaya Lahadi, akhirnya menemui warga. Di hadapan massa, Nurtan mengatakan bahwa pimpinanya sedang tidak ditempat, dan dirinya hanya akan menampung aspirasi masyarakat yang kemudian akan disampaikan kepada pimpinannya dan mengagendakan pertemuan antara pemilik tanah dan pihak DPRD. “Pimpinan kami dan ketua komisi B sedang tidak ditempat, kemarin mereka tugas keluar daerah (Jakarta-red) dan kembali hari kamis (22/9) nanti. Saya sebagai anggota hanya bisa menampung aspirasi, selebihnya aspirasi yang disampaikan akan saya sampaikan dan mengagendakan pertemuan dengan pemilik tanah,” janji Nurta Jaya. Tidak puas menyampaikan aspirasi mereka di Kantor DPRD, warga kemudian melanjutkan ke kantor Bupati berharap bisa menemui orang nomor satu di Konut tersebut.

Baca WARGA di Hal 6


6 Pemuda ..................... oleh pihak Polisi. Kapolsek Katobu, AKP Daniel, mengatakan, pihaknya telah mengantongi nama warga lorong Rambutan yang melakukan pemotongan terhadap Abas. “Inisialnya RM, “sebutnya. Terkait pemicu perkelahian, terang Dia, pihaknya masih melakukan penyelidikan. “Kita belum tahu apa penyebabnya. Sementara dilakukan penyelidikan, “sambungnya. Sementara itu, DPRD mulai mengam-

Kayu ........................ but diatas kapal untuk dikirim, namun pihaknya bersikeras enggan mengirim kayu tersebut tanpa ada dokumen resmi. “Iya, saya pernah ditelepon dari salah seorang pejabat dinas kehutanan yang mengaku sebagai atasan pejabat petugas pemeriksa kayu pelabuhan Murhum Kota Baubau, dia meminta agar kayu itu dinaikan saja dikapal untuk dikirim tapi kami tidak mau naikan karena memang kayu itu tidak memiliki dokumen resmi,” jelasnya. Kepala Ekpedisi PT BKM Trans yang dikonfirmasi via telepon selulernya, Hendrik mengaku tidak tahu menahu soal kayu yang diduga ilegal dan diamankan di KP3, karena pihaknya hanya sebagai jasa ekpedisi. Kata dia, kayu tersebut merupakan milik Arisman yang dibawa Mahmud kemudian menggunakan jasa ekspedisi pihaknya untuk dikirim. Namun terkait dokumen

Kendari Pos |Selasa, 20 September 2011

bil sikap atas terjadinya tawuran yang terjadi di tiga titik di Muna. “Bentrok antara pemuda, khususnya lorong PK dan Rambutan, tidak bisa didiamkan Karena sudah sering terjadi, “ujar Fattahillah Taate. Dalam waktu dekat, Ketua Komisi I itu akan memanggil Polres Muna, Pol PP dan Kesbang. Menurut Fattahillah, bentrok antar lorong tersebut sudah banyak yang menjadi korban. Meski laporannya baru sepihak, komisi I akan mengambil sikap tegas. Ia mendapat kabar, sudah ada korban yang dirujuk sampai ke Baubau. (awn)

dan surat-surat resmi, lanjut Hendrik, pihaknya tidak mengetahui hal itu. “Yang kami terima hanya nota kayu itu yang dibawa oleh Mahmud, soal dokumen-dokumen kayu itu saya tidak tahu,” tuturnya. Di tempat yang berbeda, Kadis Kehutanan Kota Baubau, Ir Bahara mengatakan, pihaknya belum mengetahui kalau ada dugaan oknum diintansinya ikut bermain dalam meloloskan kayu tersebut. Namun jika benar informasi tersebut maka pihaknya akan memberikan sangsi kepada petugasnya. “Jelas dalam aturan kalau dia memang terbukti terlibat dalam meloloskan kayu itu maka kami akan tindaki,” tuturnya. Terkait dengan kayu tersebut, dia mengaku tidak mengetahui pasti, namun jika benar kayu tersebut tidak memiliki dokumen resmi maka pihaknya mempersilakan pihak kepolisian untuk melakukan proses hukum sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku. (P4/P5)

TambangBermasalahDirekomendasiBerhenti Rumbia, KP Komisi II DPRD Bombana mulai serius mengurusi permasalahan tambang di wilayahnya. Setelah merekomendasikan penghentian aktivitas PT. Timah Eksplomin di Kecamatan Kabaena, komisi pimpinan Ahmad Yani itu kembali mengeluarkan rekomendasi berupa penghentian aktivitas semua perusahaan tambang yang bermasalah. Rekomendasi komisi II itu dikeluarkan kemarin, saat rapat bersama Dinas Pertambangan, Dinas Perhubungan, Badan Lingkungan Hidup Pertamanan Kebersi-

han dan Pemakaman, Dinas Kehutanan, Dinas Pendapatan Daerah, badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Dinas Pekerjaan Umum. Rekomendasi itu nantinya akan diberikan kepada Bupati Bombana, untuk ditindaklanjuti. Menurut Ahmad Yani, rekomendasi penghentian itu dikeluarkan lagi karena komisi dua menilai bahwa dari 84 Izin Usaha Pertambangan (IUP) yang disudah dikeluarkan Pemda Bombana kepada para investor, tidak ada satu pun yang memenuhi kewajiban penyelenggaraan usaha pertambangan seperti yang diamanahkan dalam

undang-undang. Kewajiban seperti landren, Amdal, royalti, CSR, DBH, pemenuhan dana jaminan reklamasi dan dana jaminan pasca tambang, serta puluhan kewajiban lain sejak 2008-2011 merupakan berbagai item pelanggaran yang tidak dipenuhi hingga menjadi sorotan dewan. Sementara Kepala Bidang Pertambangan Umum, Daeng Pasorong mengungkapkan, rekomendasi penghentian aktivitas pertambangan dapat dilakukan jika pihak perusahaan melalaikan teguran pemerintah daerah.

Kepala Dinas Pertambangan dan Energi Kabupaten Bombana, Cecep Trisnajayadi membantah, bila semua perusahaan tambang di wilayahnya melalaikan kewajibannya pada pemerintah daerah. Sepengetahuan Cecep, dari 84 IUP tambang yang ada, sekitar 75 persen perusahaan yang sudah memasukkan kewajiban-kewajibannya. Terkait kelalaian perusahaan tersebut, Distamben sudah memberikan teguran pertama hingga ketiga kalinya. “Jika teguran ketiga juga tidak diindahkan, baru diusulkan penghentian sementara,” ungkap Cecep. (nur)

Perkara Atiku Masuk Replik Baubau, KP Kasus dugaan korupsi APBD Kabupaten Bombana tahun anggaran 2007/2008 yang menjerat mantan Bupati Bombana Atikurahman bakal kembali disidangkan Kamis (22/9). Dalam sidang tersebut mantan orang nomor satu di Kabupaten Bombana itu, akan membacakan replik kepada majelis hakim. Hal itu diungkapkan anggotamajelis hakim

Pengadilan Negeri (PN) Baubau, Herry Kurniawan, kemarin. Dijelaskan pekan lalu perkara tersebut sudah disidangkan namun ditunda karena Ketua Mejelisi Hakim Sutarno SH Mh dan salah satu anggota majelis tengah mengikuti pelatihan di Jakarta. “Jadi perkara Atikurahman akan kembali disidangkan pada kamis nanti dengan agenda pembacaan replik,” tuturnya.

Dia menambahkan, setelah agenda pembacaan Replik selanjutnya sidang akan ditunda lagi satu atau dua minggu sebelum memasuki tahap putusan. Namun diperkirakan perkara dugaan korupsi APBD Kabupaten Bombana senilai Rp 5, 170 miliar itu akan diputus dibulan Sebtember ini. “Kita perkirakan sampai akhir Sebtember ini sudah putusan,” tambahnya.

Untuk diketahui, oleh jaksa penuntut umum Kejari Baubau yang diketuai Hijran Safar SH Mh, dan anggota Jolvis Himboa SH Mh, mantan Bupati Bombana Atikurahman dikenakan dakwaan berlapis, primer dan Subsider karena dianggap telah melakukan tindak pidana korupsi dengan jalan memperkaya diri sendiri atau orang lain secara bersama-sama dengan anaknya Muhamad Haikal. (p4)

Warga ....................

Kalaupun ada yang menerima gantirugitersebutadalahoknum,maka itu persoalan lain,” jelasnya. Sundu menyarankan jika memang tak ada solusi maka langkah yang dapat diambil ahli waris dengan menempu jalur hukum. “Ini untuk kepentingan masyarakat dan juga PT BKA. Dan masalah ini juga akan saya sampaikan ke bupati untuk segera kita tindaklanjuti,” ujarnya. Usai mendengarkan penjelasan Asisten I, massa akhirnya membubarkan diri dengan damai. Mereka minta agar Bupati dapat segera membuat kembali jadwal pertemuan dengan masyarakat Desa Motui. “Kami akan tetap meminta keadilan dan memperjuangkan hak kami sebagai ahli waris,” ujar Harami, salah seorang ahli waris. Sementara itu, Humas PT BKA, Joni Sulaiman menjelaskan bahwa keputusan PA Unaaha, yang dianggap masyarakat sebagai kekuatan hukum untuk mende-

sak supaya aktivitas PT BKA dihentikan dinilai sangat lemah. Menurutnya, keputusan tersebut hanya bersifat penetapan pemegang ahli waris dari leluhur mereka, bukan keputusan final atas kepemilikan tanah yang sebenarnya. Mestinya lanjut Joni, ketika masyarakat keberatan atas munculnya pihak lain yang menguasai tanah tersebut, gugatannya harus ditujukan ke Pengadilan negeri bukan pengadilan agama. Pihak PT BKA sangat patuh dengan hukum, makanya saat perusahaan akan memulai aktivitasnya, komunikasinya langsung kepada pihak yang mengaku sebagai pemilik lahan, dan itu dibuktikan dengan Surat Keterangan Tanah (SKT) yang dikeluarkan pemerintah desa dan diketahui oleh pemerintah kecamatan. “Perusahaan tidak ada urusan dengan pihak-pihak ahli waris seperti yang tertuang dalam keputusan pengadilan agama. Kami

hanya berurusan dengan pemilik lahan sesuai dengan SKT yang dikeluarkan oleh pemerintah desa dan kecamatan. Kalau pun mereka keberatan dengan pihak pemilik tanah, gugatannya bukan sama kami, tetapi pada siapa yang telah mengaku sebagai pemilik lahan,” jelas Joni saat dihubungi via ponselnya kemarin. Joni menambahkan,sebelum lebaran idul fitri lalu, pihak PT BKA keberatan atas putusan Pengadilan Agama. Dari penjelasan Ketua Pengadilan Agama Kabupaten Konawe ke camat Motui Hasran Abubakar, bahwa putusan tersebut yang hanya bersifat sebagai pengakuan ahli waris. Sayangnya kegiatan yang difasilitasi camat Motui tersebut tidak dihadiri para ahli waris. “Padahal camat sudah melayangkan undangan kepada semua nama-nama yang dinyatakan oleh PA sebagai ahli waris leluhur mereka,” pungkas Joni. (kendarinews/p2)

Sayangnya, Bupati juga tak berada ditempat. Mereka diterima Asisten I Pemkab Konut, Sundu B. “Pak Bupati sedang tidak ditempat, kemarin beliau ke Jakarta dan pak wakil ke tinobu dalam rangka panen rakyat,” terangnya. Menurut Sundu, masalah PT BKA sampai saat ini sudah dalam tahap surat menyurat antara Bupati dan PT BKA yang mempertanyakan kepemilikan tanah mereka (PT.BKA, red). Saat ini surat dari penasehat hukum tim penggungat (warga,red)0, yang ditujukan ke bupati telah disposisikan kepada wakil bupati dan asisten I. “Kami sudah menindak lanjuti, dan saat ini berkas-berkasnya sudah dipelajari. Kami juga sudah ketemu pihak manajemen PT BKA yang diwakili, Joni Sulaiman. Mereka katakan bahwa persoalan ganti rugi lahan sudah selesai.


7

Kendari Pos |Selasa, 20 September 2011

Ribuan Massa Menginap di Buranga Kisruh ....................... karena hari ini massa akan melanjutkan aksinya. "Mungkin aksi lanjutannya akan lebih besar lagi," ujar La Ode Hairun. Kapolres Muna, AKBP R Wawan Irawan yang dikonfirmasi, mengatakan, ada laporan dari bawahannya terjadi keributan di Buton Utara. “Saya sementara perjalanan menuju TKP di Ronta,” katanya. Ia bersama Kabag Ops Kompol, Honesto R Dasinglolo, SSos, Kasat Reskrim, AKP Agus Sugiarso berangkat ke Buton Utara, untuk mengecek lokasi kejadian. “Kami berangkat jam 14.00 wita,” sebutnya. Terkait informasi adanya mobil dinas yang dibakar, AKBP Wawan, -sapaanya-, belum bisa memastikan. “Nanti sebentar, kalau sudah dari TKP saya informasikan,” tutupnya. Sekembali dari TKP tadi

malam, Kapolres Muna AKBP R Wawan Irawan, membenarkan terbakarnya satu unit mobil dinas Pemda Butur. "Yg terbakar mobil dinas BKKBN DT 7000 N," katanya, semalam. Satu mobil dinas lagi dengan nopol DT 80120 N, dirusak oleh warga. Mobil tersebut nyaris saja dibakar oleh warga, tapi Polisi bisa mengamankan sehingga hanya mengalami rusak ringan. "Kaca-kacanya dan interior mobil saja yang rusak, "sebutnya. Pengganti Rachmad Pamudji itu, lalu menuturkan, rombongan Pemda Butur menurut informasi yang didapatnya hendak ke Kecamatan Labuan, guna menghadiri lomba Desa. Di simpang jalan Ronta, sekitar pukul 13.00 Wita, mereka dihadang oleh ribuan masyarakat. "Masyarakat yang menghadang jumlahnya ribuan, entah dari mana datangnya," ucapnya. Masyarakat menagih janji Bupati Ridwan Zakaria dan Ketua

DPRD, yang akan menemui mereka dua minggu setelah aksi yang dilakukan beberapa waktu lalu, terkait penempatan Ibukota Kabupaten yang seharusnya di Buranga. "Namun kedua petinggi Buton Utara itu, sulit dihubungi. Sehingga masyarakat marah dan melampiaskan dengan menghadang mobil rombongan Pemda Butur," terangnya. Kata AKBP R Wawan Irawan, sebenarnya dalam rombongan tersebut terdapat Ketua DPRD. Namun setelah diingatkan, ia langsung balik kanan kembali ke Ereke. Kondisi saat ini, sudah terkendali. Polisi langsung mengamankan TKP. Dari Kendari dilaporkan, Kabid Humas Polda Sultra, AKBP Drs. Moch. Fahrurrozi ketika dikonfirmasi mengatakan, polisi akan mengusut tuntas peristiwa tersebut dengan mengidentifikasi pelaku dan diproses sesuai aturan hukum yang berlaku.(awn/ong)

Hari Ini 4 Pimpinan Banggar Dipanggil KPK Jakarta, KP Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap empat orang pimpinan Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, hari ini (20/9). Pemeriksaan dalam rangka mengembangkan perkara dugaan suap di Kemenakertrans. “Terkait proses penyidikan kasus suap Kemenakertrans, kita besok merencanakan meminta keterangan sejumlah pimpinan Banggar DPR RI,” tutur Juru Bicara KPK, Johan Budi di kantornya, Senin (19/9). Pimpinan Banggar yang akan dimintai keterangan yakni Melchias Marcus Mekeng (Ketua Banggar), Olly Dondokambey (Wakil Ketua Banggar), Mirwan Amir (Wakil Ketua Banggar) dan Tamsil Linrung (Wakil Ketua Banggar). Namun, Johan mengaku tid-

Ketua BK Sebut Wa Ode Nurhayati Transaksi ................... kata Ketua BK M.Prakosa di Jakarta, kemarin. Menurut Prakosa, dugaan pelanggaran etik itu berkaitan dengan lika-liku penganggaran. “Kasus penganggaran ada satu. Tapi, terus berkembang, karena simpulsimpulnya banyak,” ujar dia. Dalam menangani dugaan pelanggaran etika itu, lanjut Prakosa, BK melakukan penyelidikan, verifikasi, dan pengumpulan data pendukung. Termasuk apabila ada rekening yang mencurigakan. “Karena itu, kami menyampaikan permintaan penelusuran ini ke pimpinan DPR agar diteruskan ke PPATK. Karena surat ke luar memang harus melalui pimpinan,” terang politisi PDIP, itu. Saat diminta keterangan soal kasus penganggaran yang dimaksud dan anggota dewan yang memiliki transaksi mencurigakan, Prakosa mengelak membocorkannya. Dia beralasan itu melanggar prinsip tata

beracara BK. “Saya tidak bisa menyampaikan itu,” katanya. Dia sendiri sampai sekarang belum menerima secara resmi tembusan surat dari PPATK. “Sampai saat ini saya belum pernah melihat surat itu,” tegas Prakosa. Kendati demikian, Prakosa mempersempit ruang spekulasi. Dia mengisyaratkan 21 transaksi mencurigakan itu tak berhubungan dengan sengkarut M.Nazaruddin. BK, kata Prakosa, memang pernah menangani dugaan kasus pemberian uang dari M.Nazaruddin kepada Sekjen Mahkamah Konstitusi (MK) Djanerdji M Gaffar. Tapi, BK tak lagi memproses setelah Nazaruddin dipecat Partai Demokrat. Transaksi mencurigakan itu juga tak terkait kasus suap wisma atlet dan beberapa anggota dewan yang tersangkut namanya. “Kasus suap Sesmenpora (wisma atlet) sudah menjadi masalah hukum di KPK. Kami tidak ingin nimbrung dulu,” katanya. Lebih lanjut, Prakosa memberi

petunjuk “kecil”. Dia menyatakan BK dalam waktu dekat akan mengambil kesimpulan dan keputusan terhadap dugaan pelanggaran kode etik anggota Banggar dari FPAN, Wa Ode Nurhayati. “Pimpinan anggaran sudah dipanggil. Wa Ode pernah. Saksi-saksi lain juga pernah panggil,” katanya. Jadi, ini memang kasus yang berkaitan dengan Dana Penyesuaian Infrastruktur Daerah (DPID) itu? “Ya mungkin saja,” jawab Prakosa. Saat dikonfirmasi, Wa Ode Nurhayati merasa tudingan mengenai 21 transaksi keuangan mencurigakan itu memang diarahkan kepadanya. “Saya sendiri kayaknya (yang dituju, Red),” kata Nurhayati, lantas tersenyum kecut. Namun, dia mengaku tidak takut dan memastikan dirinya klir. “Saya yakin ini justru akan mejadi agenda bersih-bersih DPR,” ujarnya. Selain menerima gaji anggota dewan, Nurhayati menyebut dirinya menjalankan bisnis jual beli mobil dan konveksi. “Saya pastikan semua transaksi itu

legal,” tegasnya. Terlepas dari itu, Nurhayati memprotes bila memang dirinya ikut ditelusuri PPATK. Karena dirinya diadukan ke BK oleh Ketua DPR Marzuki Alie terkait statementnya di acara Mata Najwa mengenai “penjahat anggaran” terkait dana DPID yang tayang pada 24 Mei 2011. Jadi, sama sekali tidak terkait dengan praktek mafia anggaran. “Ini betul-betul kriminalisasi dan sudah politis,” ujar Nurhayati. Sebaliknya, Nurhayati juga melaporkan tiga pimpinan Banggar ke BK. Mereka adalah Ketua Banggar Melchias Marcus Mekeng beserta dua Wakil Ketua Banggar, yakni Olly Dondokambey dan Tamsil Linrung. Ini terkait digelarnya rapat tertutup di Banggar pada 30 Mei 2011. Rapat itu sengaja digelar ketiga pimpinan Banggar untuk menerima pengaduan masyarakat mengenai Nurhayati yang dituding terlibat percalonan anggaran. Nurhayati merasa, pelaporan itu rekayasa untuk menyerang balik dirinya.(pri)

Urus Visa Cepat, Fee Pun Tergolong Murah Urusan ...................... datang seorang petugas. Rupanya, dia berasal dari perusahaan travel yang akan membawa saya ke Kamboja. Bersama saya, ada empat turis asal Jepang yang juga akan pergi ke Kamboja. "Pergi ke Kamboja, ikuti saya," kata petugas tadi. Saya menuju ke minibus. Di dalam, saya berbaur dengan 12 penumpang lainnya plus barang bawaan yang cukup banyak. Belakangan saya mengetahui agen atau travel di sekitar kawasan Khao San Road hanya menerima order alias pesanan. Ke mana pun turis bepergian akan dilayani. Setelah bayar, turis hanya diberi semacam kartu kupon. Si agen tinggal melapor ke pengepul travel. Esoknya, saat jam ditentukan, turis diminta stand by di agen tempat dia membeli tiket. Di sini tidak ada petugas travel. Nanti ada utusan pengepul travel, lalu mengajak turis ke kantor travel besar. Di sana sudah stand by kendaraan minibus untuk diberangkatkan bersama turis dengan tujuan sama. Sekitar pukul 08.30 minibus mulai merayap di tengah kemacetan Bangkok. Laju kendaraan baru bisa kencang setelah masuk tol dalam kota. Jalan menuju Distrik Aranyapratet, Thailand, yang berbatasan dengan Kamboja mulus dan lebar. Di kiri kanan jalan banyak persawahan Kalau jalanan sedang sepi, minibus bisa tancap gas hingga 120 km per jam. Sekitar pukul 12.30 minibus sampai di perbatasan Aranyepratet. Tapi, bus tidak langsung masuk border (perbatasan). Mereka mampir dulu ke warung sederhana. Ternyata warung itu merangkap kantor agen yang mengurus visa. Ada tiga orang agen. Dua laki-laki dan satu perempuan. Layaknya di kantor kedubes, para agen itu langsung mengeluarkan form pengajuan visa. Setelah meminta foto dan mengisi form, petugas tadi menyodorkan biaya tarifnya. Satu orang ditarik 1.200 bath dan biaya stempel 700 bath. Totalnya, 1.900 bath. Beres? Ternyata belum. "Fee...fee...," kata petugas setengah berbisik. Saya pun menyodorkan 100

bath. "Thank you," ujar petugas yang berbisik tadi seraya membungkukkan badan. Petugas perempuan travel bernama Kim Sophary Sim kembali mengecek form yang sudah diisi rekannya tadi. Kim adalah senior mereka. Kim tampak uring-uringan karena form pengisian belum lengkap. Setelah pengisian form pengajuan visa tuntas, saya dan para turis lain yang belum memiliki visa Kamboja dibawa Kim ke pintu masuk perbatasan. Dia begitu energik dan lincah. Dia tampak tak sabar kalau ada penumpang klemar-klemer. Tas penumpang pun diangkat. Brok, dimasukkan ke mobil. "Go...go...," ujarnya. Sebelum sampai pintu perbatasan, mobil dibelokkan ke Consulat General of the Kingdom Camboja yang lokasinya tak jauh dari perbatasan. "Five minutes," kata Kim, lalu turun dari mobil. Dia setengah berlari menuju kantor itu. Benar juga, lima menit kemudian Kim keluar kantor konsulat. Visa Kamboja pun sudah dikantongi. Cepat benar prosesnya. Oleh Kim, saya diserahkan kepada asistennya yang khusus ditempatkan untuk mengurus visa di perbatasan. Namanya, Ping Song Men. Orangnya

sedikit pendek, tapi sangat cekatan. Bahasa Inggrisnya cukup baik. "Ikuti saya," kata Ping. Dia lalu mengecek form. Ternyata ada yang belum diisi. Setelah beres, saya diminta antre di petugas imigrasi Kamboja nomor empat. Tak sampai lima menit, stempel visa masuk Kamboja pun beres. Malah dapat tiga bulan lagi. Di ujung pintu masuk, Ping muncul. Dia lalu meminta paspor saya. Lalu, saya disuruh menunggu di tempat yang rindang. "Ten minutes," ujarnya serius. Setelah mendapat stempel masuk Kamboja, giliran Ping yang mengurus stempel keluar Kamboja. Alamak! Hanya membutuhkan waktu sepuluh menit. Suasana perbatasan Kamboja-Thailand mirip pasar sore. Sedikit agak kumuh. Ramai sekali. Selain orang hilir mudik, banyak melintas truk di dua negara. Puluhan agen atau calo visa berseliweran di sini. Baik yang pakai keplek maupun yang tidak. Mereka umumnya calo dari warga Kamboja yang ingin masuk ke Thailand. Banyak gadis cantik Kamboja nongkrong di sebelah saya menunggu visa mereka yang diurus agen. Begitu sang agen membawa tumpukan paspor plus visa,

gadis-gadis tersebut bergegas antre di Imigrasi Thailand untuk segera masuk Negari Gajah Putih itu. Sepuluh menit lebih sedikit Ping sudah muncul dengan muka semringah. "Finish," katanya. Paspor lalu diberikan. Selanjutnya, giliran saya antre di Imigrasi Thailand untuk mendapat visa masuk. "Antre di nomor empat," pinta Ping. Setiap antre di petugas imigrasi, Ping memerintahkan nomor empat. Apakah itu sudah ada kerja sama dengan petugas, saya tidak bertanya. Yang memeriksa petugas perempuan. Mengeceknya sedikit lama jika dibandingkan dengan pria di sebelahnya. Beberapa orang tak diluluskan masuk Thailand. Karena antre agak lama, Ping mengintip di pintu keluar. Saya kasih kode tidak masalah. Masih antre. Akhirnya, visa masuk Thailand kembali saya dapatkan. Mengurus visa lewat agen tak lebih satu jam saja. Cukup singkat. Ping pun tampak senang. Saat ditanya minta fee berapa? Ping mengatakan terserah. Saat diberi 100 bath, Ping tampak puas. Dia bahkan memberikan kartu nama segala, mungkin ada teman yang membutuhkan bantuan. Dia siap membatu. (kum)

ak tahu menahu substansi pemeriksaan nanti. Dia hanya mengatakan, pemanggilan pada keempat anggota DPR RI tersebut terkait kasus di dugaan suap di Kemenakertrans yang hingga saat ini sudah ditetapkan tiga orang tersangka, yakni Kabag Perencanaan dan Evaluasi Kemenakertrans Dadong Irbarelawan dan Sekretaris Ditjen P2K Transmigrasi I Nyoman Suisnaya, serta Dharnawati dari pihak swasta. Sebelumnya, Ketua KPK Busyro Muqoddas sudah mengatakan bahwa KPK akan terus

mengembangkan kasus ini, termasuk menelusuri keterlibatan Banggar. “Peran Banggar sesungguhnya secara normatif ideal, itu kan strategis sekali. Ada beberapa kasus yang kami sedang tangani, diduga ada kaitannya dengan manajemen yang ada di Banggar. Sehingga kami tentu akan melakukan pelacakan sampai ke sana juga,” papar Busyro pada pekan lalu. Seperti yang diketahui, salah satu alat kelengkapan dewan ini disebut jelas dalam kasus Kemenakertrans ini. Menurut tersangka, ada se-

toran sebesar 10% dari nilai proyek yang harus diberikan. Setoran ini disebut-sebut akan dibagikan pada kementerian serta Banggar. Bukan hanya kasus dugaan suap menyuap di Kemenakertrans yang membawabawa nama Banggar. Kasus dugaan suap pembangunan Wisma Atlet di Palembang yang menyeret nama politisi Partai Demokrat Muhammad Nazaruddin sebagai tersangka, Banggar juga disebut menerima aliran dana proyek senilai Rp191 miliar itu.(gel)

Wa Ode Nurhayati Merasa Dipojokkan Tantang ..................... Pengungkapan data PPATK itu hanya boleh dilakukan untuk membantu proses penyidikan ketika yang bersangkutan jadi tersangka atau saksi. “Saya bukan tersangka atau terlibat dalam satu kasus, terus apa urgensinya PPATK melaporkan saya. Nazaruddin yang sudah diperiksa saja dan jadi tersangka tidak pernah tranksaksinya diumumkan.

Bahkan Nazaruddin tidak pernah diproses di BK, sementara saya di-BK-kan,” tegasnya. Diingatkannya, belum adanya proses maka tidak bisa dibilang bahwa suatu transaksi mencurigakan. Lagipula, kata Wa Ode, Ketua PPATK, Yunus Husein menjelaskan bahwa transaksi mencurigakan ratusan dan melibatkan lebih dari satu anggota dewan. "Jika disebutkan hanya satu, maka ini politis sekali. Ini saya sudah konfirmasi ke beberapa pihak,” tegasnya.

Wa Ode pun menegaskan bahwa dirinya siap untuk bukabukaan rekening yang dimilikinya namun untuk itu dirinya menantang bahwa semua anggota DPR wajib membuka rekening pribadinya ke publik. “Aneh kalau saya saja yang diminta dibuka rekeningnya, padahal saya bukan pelaku, lalu kalau saya yang bukan pelaku wajib membuka, maka yang lain dan semua anggota DPR juga wajib membukanya,” tukasnya.(fas)

KPU Buton Menang di MK Kalah ........................ lainnya saat sidang yang dihadiri kuasa hukum KPU Buton, Afiruddin Mathara SH MH dan dua orang kuasa hukum Hasan Mbou - Buton Achmad. Penolakan gugatan Hasan Mbou karena hakim MK menilai bila obyek gugatan yang diperkarakan terkait keputusan KPU Buton mengenai hasil

penetapan calon Bupati ButonWakil Bupati Buton, bukan masalah rekapitulasi perolehan suara. Artinya gugatan itu salah obyek dan MK tak berwenang menyidangkan. Selain itu gugatan Hasan Mbou dinyatakan lewat waktu karena batas akhir memasukkan gugatan adalah tanggal 12 Agustus 2011. Sementara Hasan Mbou memasukkannya tanggal 22 Agustus 2011. Kuasa hukum KPU Buton,

Afiruddin Mathara SH MH yang dihubungi kemarin tak dapat menyembunyikan kegembiraannya atas putusan MK. Katanya putusan tersebut sudah tepat karena hakim MK mempertimbangkan tanggapan termohon (KPU Buton, red). ‘’Jadi perkara yang disidangkan tinggal gugatan Umar Samiun dan La Uku Dani. Mudah-mudahan dalam minggu ini juga sudah diputuskan,’’ harap Afiruddin.(awl)

Anggap Lucu Digosipkan Pacaran dengan Ustad Kawin ....................... lagi, hehe. Biasanya kan mereka suka begitu," ujar Syahrini. Namun meski begitu, Syahrini yang memiliki banyak teman dari kalangan ustad mengaku tidak memiliki ustad yang tukang kawin. Dirinya mengaku memang kerap berinteraksi dengan para ustad untuk melakukan aktivitas pengajian. "Alhamdulillah nggak ada pengalaman tukang nikah dari teman yang ustad. Biasanya sama ustad Arifin Ilham tiap minggu di awal bulan, di rumah juga aktif. Pasca ditinggal almarhum ayah ya harus meneruskan per-

juangan. Walau masih seperti ini, jarang berbusana muslim, ya ke depannya pengen balance, ngejar dunia sampe mana, kan pengen juga ada sentuhan rohani, satu atau dua ayat kan bagus ke aku. Dengan begini terus kan diingetin," ujarnya. Lalu, adakah keinginan Syahrini untuk memiliki seorang suami dari kalangan ustad? "Belum ada ya, aku sih kepengin punya suami yang biasa-biasa aja. Belum ada keinginan punya suami," selorohnya. Baru-baru ini, Syahrini dikabarkan sedang dekat dengan Ustad Solmed. Kabar soal kedekatan Syahrini dengan ustad yang sedang naik daun

itu berawal ketika Syahrini hadir dalam suatu acara Ustad Solmed. Sejak saat itu, keduanya sering dikait-kaitkan. Namun, kabar ini langsung dibantah Syahrini. "Nggak benar itu. Mereka nggak ada apa-apa, mereka sebagai teman saja," kata Rani manajer Syahrini. Rani menambahkan Syahrini tak terganggu dengan rumor tersebut. Ia menanggapinya dengan santai. "Lucu saja dengar gosip begini," ucapnya. Meski demikian, Rani tak membantah jika pelantun Kau Yang Memilih Aku itu senang mendengarkan ceramah dari ustad muda tersebut. Syahrini memang ingin selalu menambah pengetahuannya soal Islam.(tia)


C M Y K

8

Kendari Pos |Selasa, 20 September 2011

C M Y K

SAWALUDDIN LAKAWA/KP

PRESENTASE LKTI 16 Tahun Kendari POS--(dari kiri ke kanan) Tim juri lomba karya tulis ilmiah (LKTI) bertemakan Bahteramas, Program Nyata Mengurangi Beban Rakyat, masing-masing M Djufri Rachim, SP. MSi, Dr Aris Badara, SPd. MPd, dan Ir Yusran Taridala menguji para finalis yang mempresentasikan karya tulisnya. Adapun para finalis dimaksud yakni, Adra Yudrika dan Linda Ayu Rizka Putri, Mas Jaya dan Mukminah Daeng Siama, serta Andi Ahmadi dan Anta Perdana Putra. Pengumuman juara para finalis akan dilakukan saat malam ramah tamah HUT Kendari Pos, yang dirangkaikan pelaksanaan halal bi halal di Swisbel Hotel, Senin malam (26/9)

PKS: Iklim Kabinet SBY Sudah tidak Sehat

INDRA HARDI/RM

Mantan Bendahara Umum Partai Demokrat M. Nazaruddin saat akan menjalani pemeriksaan lanjutan di Kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Senin (19/09). M. Nazaruddin yang menjadi tersangka kasus dugaan suap Wisma Atlet Palembang itu diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Timas Ginting pada kasus pengadaan dan pemasangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya proyek Kemenakertrans tahun anggaran 2008.

Nazar : Abdullah Hehamahua Bohong Jakarta, KP Tudingan miring kembali meluncur dari mulut M Nazaruddin. Mantan Bendahara Umum Partai Demokrat ini mengarahkan tudingannya kali ini pada Ketua Komite Etik KPK, Abudullah Hehamahua. "Pak Abdullah telah melakukan pembohongan publik yang mana saya sudah jelaskan bahwa saya ketemu Chandra di luar pertemuan dengan Komisi III itu lima kali," ujar Nazar pada wartawan sebelum memasuki gedung KPK, kemarin. Sayangnya, politisi Partai Demokrat yang datang menggunakan kemeja lengan panjang warna biru tua ini tak menjelaskan lebih lanjut soal tudingan tersebut. Dia langsung menuju ruang pemeriksaan dengan dikawal pengamanan dari KPK dan petugas Brimob. Beberapa waktu lalu, Abdullah Hehamahua selaku Ketua Komite Etik KPK usai melakukan pemeriksaan pada Nazaruddin mengakui adanya pertemuan antara Chandra Hamzah dan M Nazaruddin. Pertemuan tersebut dua kali digelar di kediaman pribadi Nazar, dua kali di KPK dan satu di luar. "Dalam pertemuan

tersebut membicarakan soal kasus, masalah KPK dan beberapa masalah lain," ujar Abdullah usai melakukan pemeriksaan pada Nazaruddin pekan lalu. Sementara itu, mantan Dubes Indonesia di Kolombia Michael Manufandu memenuhi panggilan KPK hari ini. Pria asal Papua ini tiba di gedung KPK di Jl HR Rasuna Said pukul 13.20 WIB untuk memenuhi panggilan Komite Etik KPK. “Saya dipanggil oleh Komite Etik,” kata Michael Manufandu saat dicegat wartawan di pintu masuk Gedung KPK, Jakarta, kemarin. Dia membantah mengenai kabar yang menyebutkan dirinya telah menggelapkan barang bukti milik M Nazaruddin selama proses pemulangan di Kolombia. Menurutnya, apa yang dia lakukan di Kolombia saat tersangka kasus suap Wisma Atlet, Nazaruddin ditangkap polisi di sana sudah sesuai dengan prosedur dan semata hanya untuk menjalani tugasnya. “Yang benar saya adalah Dubes RI Kolombia. Saya harus menjaga kehormatan bangsa Indonesia, dan apa yang saya lakukan adalah untuk kepent-

ingan negara,” tukasnya. Manufandu memaparkan, tas hitam milik Nazaruddin itu diambil oleh stafnya karena ditinggalkan oleh Nazaruddin. “Tas ditinggal Nazaruddin karena tangannya diborgol. Ketika itu saya keluar dari rapat dengan kepolisian interpol untuk memutuskan bahwa dia ini buronan sehingga perlu diamankan,” paparnya.

Jakarta, KP Wasekjen Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Fachri Hamzah mengatakan reshuffle kabinet adalah sesuatu yang wajar dilakukan presiden. Wakil Ketua Komisi III DPR RI ini menilai iklim kabinet yang dipimpin SBY sekarang sudah tidak sehat. “Mendengar dari kabinet, para menteri itu sudah berbicara dengan tidak baik dengan presiden. Tidak ada sharing diskusi diantara anggota kabinet. Menurut saya ini iklim kabinet yang sudah tidak sehat,” ujar Fachri di gedung KPK, kemarin. Dia mengatakan, salah satu faktor yang melatarbelakangi begitu banyaknya masalah tertunda di negeri ini, akibat dari sudah tidak sejalannya antara presiden dan pembantu-pembantunya. “Mau sejago apapun menterinya kalau presiden sudah tidak berdiskusi dengan dia, semua pekerjaannya tertunda karena dia tidak mau ambil resiko. Itulah yang terjadi dalam kasus Wisma Atlet yang di Palembang. Kenapa

semua jadi tertunda, karena menterinya nonton juga nggak berani ambil keputusan,” paparnya. Bukan hanya soal kasus di Kemenpora, lanjut Fachri, ada beberapa kementerian yang bermasalah sama diantaranya Kementerian Energi dan SDM, Kementerian PU. “Banyak masalah yang tertunda ini karena tidak lagi mengambil keputusan yang sehat,” tegasnya. Letak permasalahan menurut Fachri, konsep koalisi yang sekarang ini tidak dikembangkan lagi. “Presiden itu perlu teman. Diharapkan, reshuffle bisa mencari teman presiden. Mau siapapun menterinya klo presiden nggak mau ambil keputusan penting mau apa. Koalisi yang dibangun dari awal dengan konsep, itu yang harus dikembangkan,” tandasnya. PDIP Tak Berminat Masuk Kabinet PDI Perjuangan belum yakin akan ada reshuffle kabinet yang gencar disebut-sebut belakangan ini. Meskipun ada reshuffle, PDI Perjuangan tetap konsisten menjadi partai oposisi.

"PDI Perjuangan tetap di luar (kabinet) saja. Tapi, tetap kritis," kata Taufik Kiemas kepada pers di Jakarta, kemarin. Suami Megawati Soekarnoputri itu juga tidak bersedia menjawab jika ada reshuffle siapa saja menteri yang mesti dievaluasi atau diganti. "Saya tidak berani jawab saja," kata Taufik pendek. Seperti diberitakan, kabar reshuffle kabinet dari istana semakin terang. Staf Khusus Presiden bidang Komunikasi Politik Daniel Sparringa menegaskan pertimbangan dalam melakukan perubahan susunan kabinet tidak datang karena desakan yang datang dari ruang-ruang publik atau desakan survei. Faktor utamanya, kata dia, adalah keperluan untuk melakukan akselerasi perubahan. "Kata kuncinya adalah akselerasi. Yang dilakukan bukan hanya menggeser atau menggusur orang, namun juga membawa serta cara pandang baru, komitmen baru, semangat baru, dan orientasi baru," kata Daniel di Jakarta, kemarin.(boy)

Mengenai saksi, Manufandu mengatakan yang ada di sana adalah polisi Kolombia dan staf kedutaan. “Tidak ada orang Indonesia hanya saya dan staf saya,” ujarnya. Soal tudingan OC Kaligis kuasa hukum Nazaruddin yang mengatakan bahwa dia berbohong ditanggapi sinis Manufandu. “Dia orang tidak tahu, dia cuma ngomong saja,” sambungnya.(gel)

Mahfud MD: Reshuffle tak Perbaiki Keadaan

C M Y K

Jakarta, KP Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD mengaku pesimis akan terjadi perbaikan di Indonesia, khususnya dalam segi penegakan hukum, jika Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) akhirnya melakukan reshuffle kabinet. “Sangat mungkin (reshuffle,red), itu hasil UKP4, suara masyarakat,” kata Mahfud di gedung MK, Senin (19/ 9). Meski demikian, Mahfud mengaku pesimis reshuffle akan menimbulkan dampak perbaikan terutama dalam sisi penegakan hukum. Pasalnya, masalah di Indonesia sudah sangat rumit dan telah terjadi bertahun-tahun. “Ragunya apakah reshufle bisa lebih baik, siapapun orangnya, karena masalah sudah banyak, umumnya masalah penegakan hukum,” ujar mantan menteri pertahanan era Presiden Abdurrahman Wahid itu.

Dikatakan, persoalan di Indonesia dari segi kelembagaan sudah carut-marut sehingga siapapun menterinya pasti kalang-kabut untuk memperbaiki institusi yang dipimpinya. Bukan karena Sumber Daya Manusia (SDM)-nya yang tidak baik. Tetapi, kata Mahfud, permasalahan bangsa ini sudah sangat berat. “Misalnya kemenkumham. Sudah sejak dulu masalah Lembaga Pemasyarakatan itu bukan soal mudah, sehingga perlu adanya tindakan tegas dari yang lebih atas. Sama juga Kejaksaan Agung, Kepolisian, itu masalahnya banyak,” ujarnya. Menurutnya lagi, bila memang harus reshuffle, maka harus ada pengendalian yang lebih tegas dari atasan terhadap bawahan. “Pengendalian itu bukan intervensi penegakan hukum tapi meluruskan sesuai dengan arah penegakan hukum,” tandasnya.(kyd)

C M Y K


Metro

10

30 Persen Pengusaha Tunggak Pajak Kendari, KP Jika terealisasi maksimal, salah satu sumber PAD terbesar berasal dari pajak bumi dan bangunan (PBB). Sayangnya, belum semua wajib pajak sadar akan hal itu. 30 persen diantara penunggak pajak adalah pengusaha. Hal itu ditegaskan Kadis Pendapatan dan Aset Daerah, Yan Bela akhir pekan lalu. Menurut dia, ratarata tunggakan pajak pengusaha di atas Rp 5 juta. Lama tunggakannya bervariasi, ada yang menunggak selama dua tahun, tiga tahun, empat tahun bahkan ada juga yang sudah lima tahun tidak melunasi pajaknya. Mantan Kepala Kantor Pemadam Kebakaran itu mengatakan, pihaknya memberi batas waktu pada para pengusaha hingga 30 September tahun ini untuk melunasi kewajibannya. Jika tidak ditepati, Pemkot akan menurunkan tim yustisi dan memberikan sanksi tegas, mereka akan dipersulit dalam pen-

gurusan administrasi. Mulai dari tingkat RT/RW, kelurahan hingga ke pemerintah kota. “Sebenarnya, dari 3,1 M, kita bisa mendapatkan PAD hingga Rp 10 M jika semua penunggak pajak sadar akan kewajibannya. Peran seluruh instansi untuk saling berkoordinasi, agar masalah penunggakan pajak bisa segera teratasi,” katanya. Tidak ada yang sulit dalam pembayaran pajak. Justru pemerintah memberikan kemudahan untuk membayar. Entah karena persoalan sibuk atau enggan berurusan, pengusaha diimbau memberikan contoh positif kepada masyarakat. Masyarakatpun masih ada yang belum melunasi pajak. Meski demikian, warga kota juga tidak bisa melulu disalahkan, karena ada beberapa kemungkinan mereka tidak bayar pajak. Bisa karena lupa, atau surat tagihan yang tidak sampai ke tangan warga. Atau bisa juga karena SPPT yang tidak terbit, tapi sudah masuk dalam draft rencana

penerimaan. Dalam optimalisasi pelayanan, tahun depan kata Yan Bela akan memberlakukan sistem pelayanan pajak keliling. Mereka yang tidak sempat membayar pajak diloket yang sudah disiapkan, bisa membayar di rumah melalui petugas pajak keliling. Mengenai sifat bandel pengusaha dalam membayar pajak, Ketua Komisi II DPRD Kota Kendari, Harmina Andi Baso mengatakan, Pemkot harus beri sanksi tegas pada pengusaha yang tidak patuh. Pajak adalah kewajiban, jadi harus dilunasi sesuai aturan yang ada. “Pemerintah harus membuat regulasi yang jelas mengenai pajak. Mereka yang lalai dengan kewajibannya harus diberi sanksi,” katanya. Apapaun tindakan Pemkot, DPRD mendukung. Tentunya sejalan dengan aturan dan tidak merugikan masyarakat, dewan memberi apresiasi positif. (fya)

usaha perikanan, agar masalah itu dapat teratasi,” ungkap Agus Salim ditemui usai pembukaan pelatihan manajemen usaha perikanan tingkat Kota Kendari kemarin, (19/9). Ia berharap melalui melalui kegiatan itu, wawasan kelem-

bagaan para kelompok nelayan dapat lebih meningkat, agar dapat melakukan budidaya ikan lebih maksimal lagi. Kegiatan yang dilaksanakan Dinas Kelautan dan Perikaan, mendapat respon positif Sekot Kendari Amarullah. Ia memberi apresiasi atas upaya positif DKP dalam melakukan pembimbingan dan

Tak Ada Lagi Dana Eksodus Pengungsi... kejelasan,”ungkap M Dimas, Bendahara Umum Barisan Kesejahteraan Maluku Bersatu (Bahteramas). Menurut Dimas, klaim adanya anggaran berdasarkan koordinasi yang dilakukan langsung ke pusat. Makanya, mereka ingin kepastian yang lebih mendetail meski pihak provinsi susdah berkali-kali mengungkapkan bahwa anggaran tersebut sudah dihilangkan. “Masyarakat eks pengungsi rata-rata beranggapan anggaran itu ada. Toh, kalau ada dikemanakan uangnya. Ini yang kami ingin keterbukaan agar tidak ada lagi polemik,”paparnya. Menyikapi hal tersebut sekertaris komisi IV DPRD Sultra H Ryha

Madi menjelaskan, pemerintah pusat tidak lagi memberikan bantuan untuk eks pengungsi Ambon, sejak adanya kepres 25/2003 tentang keberadaan pengungsi. “Jadi, 2003 diadakan pendataan, mau pulang ke Ambon silakan, yang tidak mau juga silakan tinggal dan menjadi warga Sultra. Bantuanbantuan juga habis. Kami sudah ke menkokesra, kami ke DPR RI komisi VIII dan Kementerian Sosial, di situ kami diterangkan memang sudah tidak ada lagi bantuan untuk mereka di Sultra,”katanya. Menurutnya, apa yang mereka sampaikan dihadapan DPRD tentang ususlan Rp 10 juta per Kepala Keluarga (KK) itu sudah tidak ada alagi, atau tidak pernah dijanjikan. Ia mengaku ada bantuan yang diberikan namun berupa program

pemberdayaan ekonomi. Sebab, eks pengungsi kesulitan sektor ekonomi. Itupun dalam pelaksananaannya mempunyai prosedur. Misalnya, membuat sebuah kelompok untuk mengusulkan sebuah usaha. Kemudian, serahkan pada pihak kabupaten/kota, lalu provinsi untuk diajukan pada kementerian sosial. Dari situ kata Ryha, usulan akan diperjuangkan oleh komisi delapan terhadap kementerian keuangan agar bisa dianggarkan untuk masuk dalam APBN. “Artinya, menurut pengetahuan kami tidak pernah lagi ada dana eksodus, dan ini harus dipahami,”tandasnya. Mengenai dana pengungsi Timtim yang menerima bantuan sudah diberhentikan dan diminta untuk mengembalikan anggaran tersebut. (p2)

Dini Hari, Swastika Masuk Lagi ke Toko

Harapkan Wawasan Kelompok Nelayan Meningkat Kendari...

Kendari Pos | Selasa, 20 September 2011

Terpojok... peningkatan pengetahuan kelompok nelayan. “Dalam upaya mendukung pengembangan kelembagaan, peningkatan kualitas SDM nelayan menjadi suatu keharusan. Hal itu dapat mendukung terciptanya suatu unit usaha yang handal di kawasan pesisir, tentu berimbas pada peningkatan produksi perikanan kita,” katanya. (fya)

alasan kelelahan, ia tertidur di atas plafon lantai 3 Ruko Planet Elektronik. Ia pun memutuskan untuk tinggal seharian di atas plafon. “Selain takut kelihatan karena kesiangan, tersangka juga mendengar ada orang yang memperbaiki atap. Seng yang sempat dijebol sebagai tempatnya masuk sudah ditutup.

I Gede Swastika tidak terlihat saat itu karena bersembunyi di plafon ruangan lain yang tersekat dengan tembok,” ungkap mantan Kasat Reskrim Polres Konawe itu. Setelah seharian terjebak di plafon, Swastika memutuskan turun dari plafon saat hari mulai gelap (magrib, red). Ia masih sempat beristrahat di kamar pembantu yang kebetulan kosong hingga eksekusi terhadap korban dia lakukan.

Tak hanya itu, I Gede Swastika pun berbohong jika bukan dirinya yang merusak kabel CCVT. Namun, akhirnya dia mengakui jika kabel CCTV tersebut ia rusak agar tidak terdeteksi. Kebohongan lain yang mulai muncul saat Swastika mengaku jika ayahnya telah meninggal. Padahal, ayah kandungnya masih hidup dan hanya ibunya yang sedang sakitsakitan saat ini. (aka)

Seharusnya Ada Pemberitahuan Sampah... beberapa kali sampaikan agar tidak melakukan penebangan pohon, tapi tidak diindahkan. Padahal pohon yang mereka tebang adalah milik Pemkot yang berfungsi sebagai penghijauan lingkungan,” terangnya. Aksi nekat mantan Lurah Kemaraya itu ternyata tak sampai disitu, ia bahkan sudah berencana untuk melaporkan tindakan PT KCA ke pihak berwajib, dengan alasan tindakan pengrusakan. Ia mengatakan sekitar 27 pohon yang ditebang habis, sisanya dipangkas tanpa ada kordinasi dengan pemerintah. Bukan hanya itu, ia juga secara terang-terangan melarang perusa-

haan itu untuk membuang tumpukan ranting pohon tersebut di TPA. Jika kedapatan akan diangkut kembali dan dikembalikan lagi. “Kalau sudah ditempuh persuasif lalu tidak direspon, maka inilah yang akan mereka terima. Kalau mereka melakukan lagi, akan saya tumpahkan kembali ke kantornya. Pohon yang mereka tebang ditanam Pemkot dan itu menggunakan uang rakyat, jadi yang mereka tebang itu sama saja dengan uang rakyat,” tegas Agus. Secara terpisah Manajer PT KCA Agus mengungkapkan, dalam bekerja, pihaknya memang memprogramkan adanya pemeliharaan jaringan PLN. Salah satunya melakukan pemangkasan pohon. Tapi ia menolak jika semua penebangan pohon di-

lakukan oleh PT KCA. Ia juga mengakui, sebelumnya sudah melakukan perjanjian dengan pemerintah untuk tidak melakukan penebangan pohon. Setelah perjanjian itu, pihaknya sudah menyetop penebangan, hanya pemangkasan. Herannya, darimana tupukan ranting dan batang pohon itu berasal, karena tidak ada penebangan sama sekali kecuali pemangkasan. “Kami memang mengakui kesalahan kami, tapi untuk kali ini saya juga heran karena sejak bulan lalu, kami tidak lagi melakukan penebangan. Namun, saya akan berupaya untuk melakukan pembicaraan persuasif dengan kadis kebersihan, dengan harapan masalah tak berlarut-larut,” tandas Agus. (fya)


Kendari Pos | Selasa, 20 September 2011

Tanam Bunga di Halaman Keindahan... Bougenvil City. Sebab tujuan utamanya adalah Kendari akan dijadikan kota bunga. Nah ini sangat sejalan dengan program Green and Clean. Makanya kami ikut berpartisipasi menyumbang bunga bougenvil,” kata Basri Madjid. Untuk memperindah, bukan hanya tanggung jawab pemerintah tapi warga Kota Kendari juga harus terlibat. Caranya sangat mudah, cukup menanam bunga di halaman rumah masing-masing sudah bisa memperindah wajah kota. Hanya saja, setelah menanam harus dirawat dengan baik. Anoa Cailing Community (ACC) juga sudah memberikan bantuan bunga bougenvil. Bunga tersebut diserahkan Marni, Bagian Humas ACC. “Kami baca koran Kendari Pos bahwa ada program Green and Clean. Kami langsung tertarik membantu bunga meskipun tidak banyak,” ungkapnya. Kepedulian komunitas sepeda yang sudah memiliki anggota sekitar 100 ini, menurut Marni sudah menjadi tanggung jawab bersama dalam memperindah suasana Kota Kendari. “Kalau suasana Kota indah, saya yakin kehidupan warganya juga akan sehat,” ujarnya. Sementara itu, Manager Intermedia Promotion, Rustam, meminta kepada seluruh pihak yang berpartisipasi dalam Program Green and Clean, dapat memberikan bantuan bunga maupun pupuk. Bantuan dapat diserahkan langsung ke Kantor Harian Kendari Kendari Pos atau menghubungi hand phone 085241859222. (fya)

Metro

11

Rp 12,3 Juta Raib di Kamar Hotel Kendari, KP Apes nasib Amir (39), warga Jalan Pailan, Kabupaten Muna. Ia harus kehilangan duitnya Rp 12,3 juta saat menikmati tidur malamnya di salah satu hotel yang berlokasi di Kemaraya, Kendari, akhir pekan lalu. Padahal, uang tersebut disimpan di saku celana jeansnya. Insiden tersebut terjadi ketika Amir tiba di Kota

Kendari dan memilih salah satu hotel sebagai tempat inapnya. Ia memesan kamar dan menyimpan barangnya, lalu keluar. Korban kembali ke hotel sekitar pukul 23.30 Wita. “Pukul 06.00 Wita, korban terjaga. Saat melihat kondisi kamar, celana jeans korban telah raib. Padahal dalam saku celana jeansnya ada uang tunia Rp 12,3 juta,” terang AKP Andayani, Kasubag Humas Polres Kend-

ari, kemarin. Meskipun sempat mempertanyakan pada petugas hotel, namun tak ada yang mengetahui. Korban pun memilih melaporkan kejadian tersebut ke kantor polisi. “Kasus ini sedang dalam proses penyelidikan. Kami imbau agar masyarakat senantiasa mewaspadai para pelaku kejahatan dengan memastikan kondisi keamanan lingkungan sekitar,” imbau Andayani. (aka)

Jambret Mulai Beraksi Lagi Kendari, KP Kejahatan jalanan masih terus menghantui masyarakat. Misalnya, penjambretan kembali terjadi di Jalan By Pass, depan Kafe Blue, kemarin sekitar pukul 21.00 Wita. Korbannya seorang wanita bernama Nita Sabila, warga Kelurahan Puuwatu. Penjambretan berawal ketika korban hendak pulang ke rumahnya di Puuwatu dengan memilih jalan By Pass. Korban dari arah Kendari Beach menggunakan sepeda motor metic. Dalam perjalanan, tiba-tiba ada pengendara lain dari arah belakang yang mendekati kendaraan korban

dan menarik tas milik korban. Korban kaget dan tak bisa berbuat apa-apa. Untungnya, korban tidak jatuh dari kendaraannya. Namun, tas miliknya yang berisi uang tunai Rp 2,5 juta telah dibawa kabur pelaku. Kasubag Humas Polres Kendari, AKP Andayani membenarkan adanya kejadian tersebut. Pihaknya kini

masih terus melakukan penyelidikan. “Kasus ini masih penyelidikan. Mudah-mudahan pelakunya bisa cepat terungkap. Kami tetap mengimbau kepada masyarakat agar selalu waspada terhadap kejahatan, khususnya jambret dan pencurian. Hindari hal-hal yang bisa memancing kejahatan,” imbau AKP Andayani. (aka)


Hiburan

Kendari Pos |Selasa, 20 September 2011

Lindsay Lohan Diusir dari Pesta

Indah Dewi Pertiwi, Tegar meski Jomblo INDAH Dewi Pertiwi tak menganggap statusnya yang masih jomblo sebagai masalah besar. Indah pun menampik bahwa dirinya merasa kesepian tanpa adanya lelaki. “Banyak teman dekat. Kalau jalan-jalan aku sama timku, semuanya teman dekat. Hanya dekat. Mendekati nggak ada, semuanya teman,” kata Indah di Jakarta akhir pekan lalu. “Bukan mengabaikan cowok, tapi aku pengen fokus saja. Kalau ketemu dan cocok ya sudah, aku nggak kesepian,” imbuhnya. Untung, Indah sama sekali tak mendapat tekanan dari orang tua untuk cepat menikah. Sebab, menurut perempuan berusia 20 tahun itu, dirinya masih terlalu muda untuk memikirkan pacar dan menikah. “Orang tua aku tahu benar bahwa sekarang aku lagi fokus sama pekerjaan. Aku juga nggak mau buru-buru karena kalau punya pacar, bisa saja aku awalnya ngerti, tapi nanti nggak menger-

ti kan. Misalnya, waktu malam minggu dia mau jalan sama aku, sedangkan akunya nggak bisa karena harus nyanyi, bagaimana,” ucap pelantun Hipnotis itu. Masih berstatus jomblo, bagi Indah, tak masalah. Malah Indah memiliki banyak waktu untuk memilah-milah pria yang akan dijadikan kekasihnya. “Pokoknya, dia harus baik luar dan dalam. Bisa dekat sama aku dan keluargaku. Yang lebih penting, kalau dijalani sama restu orang tua ya lebih enak, makanya santai saja,” ujarnya. “Menikah masih jauhlah, umurku masih 20 tahun, nanti saja kalau sudah 28 tahun. Masih ingin konsentrasi di karir,” lanjut Indah. (jpnn/lia)

Indah Dewi Pertiwi

Sarah Sechan, Ngamuk Diberitakan Cerai ORANG tua juga dikabarkan tak mengetahui Sarah sudah menggugat cerai suaminya. Namun Sarah tegas menyatakan masih seatap dengan suami. Gonjang-ganjing kabar perceraian yang menimpa Sarah Sechan makin panas saja. Saat fakta mulai menemui titik terang, Sarah justru tambah mengelak. Bahkan, bekas VJ MTV itu kesal karena merasa disudutkan oleh media. Lewat account twitter-nya, @sarseh, presenter berusia 37 tahun itu mengamuk. Dia berkicau, menyuarakan ketidaksukaan karena gugatan cerainya jadi konsumsi publik. Dia merasa privasinya sebagai artis ternodai. “Eh btw, di sini gak ada hukum utk invasion of privacy ya? Kehidupan pribadi artis hrs jd milik publik? Why? Memangnya kita toilet umum?,” tulisnya. Pada tweet keduanya, artis film XL, Antara Aku, Kau dan Mak Erot, kembali mengungkapkan kekesalannya. “Cuma org cerdas yg mengerti bhw kehidupan pribadi seseorang, siapapun itu, bukan milik umum. Makanya ada kata2 ‘pribadi’. gak ush dipikirin,” tweet-nya lagi. Mendengar dirinya dikabarkan menggugat cerai, Sarah malah mengaku masih serumah dengan suami. “what a funny universe. people are so hyped about the latest news, sibuk cari tau, sementara saya lg bbm-an sm suami, janjian mkn soto di rmh ,” tulisnya. Manajer Sarah, Tini ikut mengamini. Katanya, Sarah masih akur saja dengan suami dan anaknya.

“Aku ke rumah masih sarapan bareng, bercanda-canda. Kalau aku nggak (tahu), aku lihat mereka masih bareng,” papar Tini. Keduanya juga masih melakukan liburan bersama pada bulan Agustus lalu. Sarah Sechan dan suaminya, Emir Hakim sudah delapan tahun menjalani biduk rumah tangga. Dari pernikahan keduanya, lahir seorang anak laki-laki bernama Rajata. Sarah diketahui mendaftarkan gugatan cerai ke Pengadilan Agama Depok, Juli lalu. Kamis lalu, Sarah dan Emir tidak datang di sidang perdana, sehingga sidang ditunda hingga 20 Oktober. “Penggugat dan tergugat wajib hadir di sidang kedua,” ungkap juru bicara Pengadilan Agama Depok, Jawa Barat, Kamis (15/9) petang. Kabar lain pun menyebutkan, orang tua Sarah tidak mengetahui anaknya telah menggungat sang suami. “Nggak tahu, mereka masih baik-baik saja kok. Orang kemarin juga baik-baik,” ungkap salah satu pekerja di rumah orangtuanya di Kawasan Cinere, Depok, Jumat (16/9). Sarah memang dikabarkan jarang berkunjung ke rumah bergaya etnik Jawa milik orangtuanya itu. Namun saat Ramadhan, Sarah dan Emir pernah datang untuk menjenguk sang ayah yang tengah sakit. “Kemarin datang kok buka puasa bersama, kalau lagi ada kesempatan juga sering nengokin ayahnya,” tutur perempuan berusia 60 tahun itu. Gugatan cerai yang dilayangkan Sarah juga tak dipercayainya. Selama ini keluarga melihat mereka sebagai pasangan yang harmonis. (jpnn/lia)

Sarah Sechan

13 New York, KP Wajahnya mungkin kerap muncul di media. Apalagi dia juga membintangi beberapa film produksi Hollywood. Namun, itu tidak berarti dia menjadi sosok yang bisa begitu saja hadir di sebuah pesta kalangan selebriti. Malah, dia diusir dengan tidak sopan. Itu dialami Lindsay Lohan Kamis malam (15/9). Perempuan yang baru saja bebas dari tahanan rumah akibat menyetir dalam keadaan mabuk tersebut diusir karena ngotot menghadiri pesta Marc Jacobs di Hotel Dream Downtown, New York. Penyelenggara menyatakan tidak mengundang Lohan. Beberapa nama besar yang lebih dahulu masuk dan terdapat pada daftar undangan berusaha memasukkan pemain film Mean Girls tersebut. Salah satunya, Vikram Chatwal, teman Lohan sekaligus pemilik hotel tempat berlangsungnya pesta. Namun, setelah duduk, beberapa petugas keamanan mendekatinya dan memintanya pergi karena Lohan termasuk tamu yang tak diinginkan. Tak ingin malamnya berlalu begitu saja, perempuan 25 tahun itu masuk ke tempat hiburan lain yang juga terdapat di hotel tersebut. Di sana dia bertemu kakaknya, Michael Lohan Jr., dan beberapa selebriti lain. Di antaranya, Owen Wilson, Mick Jagger, Rachel Zoe, dan Courtney Wilson. Ketika dihubungi media, publicist Lohan mengaku tidak

mengetahui kejadian tersebut. Itu hanya satu di antara sedikit berita negatif yang menyangkut Lohan. Sehari sebelumnya dia diketahui melempar minuman ke gerombolan fotografer dalam pesta Fashion Week. “Lindsay tidak melempar apa pun ke siapa pun. Banyak orang mengarang untuk membuat berita negatif tentang Lindsay.” Begitu kata publicisit Lohan sebagaimana dilansir Dailymail kemarin. (jpnn/lia)

Nina Tamam Datangi Ahli Gizi PENYANYI dan bintang film Nina Tamam nyaris stres dengan berat badannya yang tidak kunjung naik. Dengan postur tubuh yang kurus Nina sempat dibuat kebingungan. Dia bahkan mengalami sindrom tidak percaya diri di atas panggung dengan kondisi fisiknya tersebut. “Kalau orang punya masalah overweight, kalau Aku malah punya problem underwight, karena beratnya nggak pernah pas,” ujar Nina di Plaza EX, Jakarta Selatan. Itu sebabnya, dengan segala cara Nina berusaha mengembalikan kondisi tubuhnya tersebut, yakni dengan mengkonsumsi beraneka ragam makanan. Namun usaha yang tidak didukung rekomendasi ahli gizi ini sia-sia. “Gue sudah coba makan sebanyak-banyaknya, tapi ya gini, nggak ada perubahan,” ucap sedih. Pemilik nama asli Nuraini Sukoningrum Tamam ini pun akhirnya memutuskan untuk konsultasi terhadap ahli gizi untuk pertama kalinya. “Kata dokter, makanan yang aku konsumsi nggak sehat,” tukasnya. Konsultasi ini dilakukannya selama tiga bulan penuh. Selepas itu pelantun tembang Kembali Padamu ini pun mulai menjaga pola asupan makanan yang dikonsumsinya. Termasuk, meninggalkan makanan junk food yang sering dia konsumsi saat show. “Tiga bulan langsung berat badan aku

Nina Tamam stabil,” cerita Nina. Kini, Nina mengaku mulai percaya diri dengan berat badan. Akan tetapi, menurut dia dengan pola asupan makanan yang sehat dan teratur dirinya tidak lagi sering masuk RS lantaran kondisi berat badannya tersebut. ”Kalau sekarang 53 kilo, walau seharusnya 55 sih, tetapi Alhamdulilah saya senang-senang saja. Efek yang sangat terlihat, saya nggak masuk rumah sakit lagi,” tukas penyanyi asal Surabaya. (jpnn/lia)


Edukasi

14

Perlu Pemerataan Guru Kendari,KP Setiap tahun sekolah dimintai dari Dinas Diknas Kota Kendari akan data para gurunya, baik kekurangan maupun kelebihan guru. Meskipun demikian kekurangan guru bidang studi tertentu tetap saja dialami sekolah, sebagaimana yang diungkapkan Kepala SMAN 4 Kendari, Drs Triyanto. “Setiap tahun kami melaporkan data keadaan guru, baik kekurangan maupun kelebihan tenaga pendidikan. Untuk saat ini guru kami telah terpenuhi, kecuali guru TIK yang belum ada,” ujar Triyanto. Sebagai solusi yang ditempuh, pihaknya memberdayakan tiga orang guru bidang studi kompeten untuk mengajar, mengingat TIK merupakan bidang studi

wajib, sehingga ketersediaan gurunya sangat dibutuhkan. “Masalah kekurangan dan distribusi guru selalu menjadi bahan diskusi di musyawarah kerja kepala sekolah (MKKS) Kota Kendari. Selain itu, masalah rencana penambahan beban mengajar guru dan hal-hal urgen lainnya misalnya penerapan pendidikan karakter,” ungkapnya. Olehnya itu pihaknya berharap agar data kelebihan dan kekurangan guru di sekolahnya, dapat menjadi bahan pertimbangan untuk Diknas dalam pemerataan guru. “Data yang setiap tahun kami laporkan ke Diknas tentunya telah diteruskan ke BKD, sehingga diharapkan pemerataan guru dapat terwujud,” tutupnya. (fas)

JILC akan Laksanakan Lomba Rangking Kendari, KP Program televisi bertajuk ‘’Rangking Satu’’ yang ditayangkan di salah satu stasiun televisi, rupanya menginspirasi bimbingan belajar Jakarta Intensive Learning Center (JILC) Cabang Kendari menyelenggarakan acara bertajuk sama. Acara tersebut akan dikemas dalam bentuk lomba yang edukatif dan menguji pengetahuan umum peserta. Lomba ini terbagi dalam dua tingkatan, yakni tingkat sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP). Untuk itu, JILC akan mengundang seluruh SD dan SMP se-kota Kendari dengan mengikutsertakan siswa kelas VI dan kelas IX dalam lomba ini. Menurut ketua panitia, Syaifuddin, lomba ini mendapat dukungan dari Dinas Pendidikan Kota Kendari karena dinilai mendidik dan dapat menstimulasi jiwa berkompetisi yang positif antarsekolah yang menjadi peserta. “Minggu lalu kami telah menyurat ke Dinas Diknas Kota Kendari untuk memberitahukan perihal kegiatan ini dan lang-

sung mendapat respon baik. Pihak dinas bahkan memberikan surat rekomendasi untuk kami kirim ke sekolah-sekolah yang menyatakan dukungan,’’ katanya. Lomba yang baru pertama kali akan dilaksanakan di Kendari diarahkan untuk mencari siswa dengan predikat rangking satu tingkat SD dan SMP di lingkup. Para siswa yang akan mengikuti seleksi awal pada hari Minggu (25/9) ini. Mereka diharapkan bersungguh-sungguh agar dapat mewakili sekolah pada puncak lomba Basement Mal Mandonga (2/10) mendatang. Pada seleksi awal, dengan standar nilai tertentu, akan ditetapkan masing-masing 100 siswa SD dan SMP dengan nilai terbaik dari ribuan siswa SD dan SMP se-kota Kendari. Selanjutnya, merekalah yang akan mewakili sekolahnya pada puncak lomba rangking ini. “Selain memperoleh predikat rangking SD dan SMP se-Kota Kendari, para pemenang akan memperoleh hadiah dari panitia dan sponsor berupa uang tunai, tropi, dan voucher belajar. (p10)

Kendari Pos |Selasa, 20 September 2011

Kelulusan Ujian Capai 95 Persen Kendari,KP Pasca pelaksanaan ujian nasiolan pendidikan non formal program paket B dan C bulan Juli 2011 lalu, secara resmi pengumuman kelulusan telah dilakukan Dinas Diknas Kota Kendari pada 5 Agustus. Kelulusan mencapai 95 persen lebih. Demikian dikatakan, Kasi PLS dan PAUD Diknas Kota Kendari, Husni Mubaraq. “Untuk Kota Kendari dari 307 peserta ujian paket B yang merupakan siswa tidak lulus dan siswa non formal, kelulusan mencapai 258 orang sedangkan untuk paket C dari 517 peserta ujian kelulusan mencapai 96,63 persen,” kata Husni. Menurutnya pengumuman tersebut telah diinformasikan melalui panitia pelaksanan ujian, maupun ditempel di papan pen-

ARIF/KP

Situasi pelaksanaan UN Paket C di SMAN 1 Ranomeeto. gumuman Diknas dan di sekolahsekolah penyelenggara. “Berhubung ijazah akan dike-

luarkan satu bulan setelah ujian paket tahap II pada bulan Oktober nanti, untuk sementara peserta

yang dinyatakan lulus dapat mengambil surat keterangan lulus, sehingga mereka dapat secepatnya mendaftar di sekolah yang dituju,” lanjutnya. Mengenai penyebab ketidaklulusan jelasnya lebih dikarenakan nilai mereka yang tidak memenuhi standar, disebabkan mereka tidak tekun mengikuti pembimbingan menghadapi ujian serta tidak teliti dalam pengisian lembar jawaban komputer (LJK). “Tidak ada perbedaan antara ujian paket B dan C dengan ujian nasional (UN) karena selain ujian sekolah turut mempengaruhi kelulusan, nilai ujian paket pun harus memenuhi standar,” jelasnya sambil menuturkan peserta yang tidak lulus dapat kembali mengikuti ujian paket tahap II pada Oktober 2011 nanti. (fas)

Guru Tak Cukup Hanya Menjalankan Profesi Sepintas lalu sertifikasi bagi memberikan kesejahteraan. Namun seharusnya diimbangi dengan kemampuan yang profesional, termasuk kemampuan guru melakukan penelitian dan karya tulis. Mampukah menghasilkan penelitian selain melakukan PBM di dalam kelas? Sri Wulaningsih, Kendari MENYANDANG status tenaga pendidik, guru memiliki tugas untuk melakukan proses belajar dan mengajar di kelas. Tugas mereka adalah sebagai pusat informator, motivator, dan fasilitator untuk para peserta didiknya. Namun hanya itukah tugas yang harus diemban seorang guru? tentu banyak hal yang harus ditingkatkan untuk meningkatakan profesinalitas guru. Salah satunya kemampuan untuk melakukan penelitian dan menyusun karya tulis ilmiah. Dalam berbagai pelatihan yang diikuti para guru, salah satu kelemahan tenaga pendidik adalah belum mampu membuat sebuah penelitian dan menghasilkan tulisan. Kesimpulan itu disampaikan salah seorang motivator organisasi Lingkar Studi Ilmiah Penalaran (LSIP) Unhalu, Dr. Sri Wahyuni, M.Si. Menurutnya, menulis bukan sesuatu yang instan dan mudah untuk dilakukan guru. Namun

Dr. Sri Wahyuni, M.Si membutuhkan belajar sedikit demi sedikit. Masih cukup banyak guru yang buta dalam membuat sebuah tulisan. Tidak cukup dilakukan dengan mengikuti satu kali pelatihan saja. Namun belajar dari hal-hal yang kecil, dan dilakukan secara terus-menerus. Pandangan Ketua Program Studi Pendid-

ikan Kimia FKIP Unhlau itu bahwa meskipun tugas guru sebagai tenaga pendidik, namun tak seharusnya hanya menjalankan profesinya di kelas. Sedini mungkin guru juga harus memiliki keinginan untuk berkembang dan memiliki target, sehingga bisa lebih profesional. Kemungkinan guru terlalu banyak kosentrasi dalam proses di kelas. Namun demikian juga bisa untuk dijadikan bahan awal untuk melakukan penelitian—Kemudian membuatnya dalam bentuk tulisan ilmiah. Namun fenomena umum yang dihadapi guru saat ini adalah kurangnya pemahaman mereka terhadap IT. Inilah salah satu hambatan guru untuk berkembang. Karena tak dapat dipungkiri, saat ini masih banyak guru yang belum bisa mengoperasikan komputer. Maka langkah awal yang harus ditempuh adalah guru harus menguasai komputer dan internet. Melalui media tersebut, jika seorang guru ingin membuat tulisan, maka berbagai sumber dan literatur telah tersedia. Bahkan jika guru masih bingung dimana harus memulai tulisannya, guru bisa mencari contoh-contoh berbagai macam penelitian, bahkan karya tulis. Guru di kota maupun di desa, tidak ada alasan lagi untuk tidak mengenal internet. Karena hanya diperlukan jaringan, guru sudah bisa menggunakan modem untuk berinternet. Lemahnya kemampuan guru di bidang kepenulisan, tak heran jika banyak siswa yang tak bisa bersaing. Hal itu juga diakibatkan lembahnya bimbingan dari para guru yang paham kepenulisan. Jika guru mahir dalam menulis, tentu banyak siswa juga akan merasakan manfaat ilmu dari guru. Karena tak sedikit event baik skala lokal maupun nasional yang mengandalkan kemampuan menulis pelajar. Terpenting yang utama harus diubah adalah paradigma guru. Bahwa kewajiban mereka bukan hanya menjadi seorang tenaga pendidik saja. Namun harus memiliki keinginan untuk berkembang, sehingga bisa menyumbangkan profesinya untuk orang lain. (*)


Edukasi

Kendari Pos |Selasa, 20 September 2011

Masyarakat Jangan Malu Sekolahkan Anak di SLB Kendari,KP Masyarakat tak perlu malu menyekolahkan anaknya di sekolah luar biasa (SLB). Terpenting diketahui bahwa anak usia sekolah yang masuk ke lembaga pendidikan khusus, tentu berdasarkan hasil uji intelegensi dari psikolog. Berdasar rekomendasi itulah seorang anak harus disekolahkan di SLB. Kategori anak yang masuk pendidikan khusus di SLB adalah memiliki kebutuhan khusus. ‘’Anak yang seharusnya mendapat pendidikan khusus (PK) dan layanan khusus (LK) adalah yang masuk tuna grahita, tunarungu,tunanetra,autis,tuna daksa serta kebutuhan khusus lainnya,’’ kata Kepala SLB Mandara Kendari, Burhan, S.Pd, kepada koran ini, kemarin (18/9). Dikatakan, saat ini cukup banyak anak usia sekolah yang seharusnya membutuhkan pendidikan khusus. Namun terkadang para orang tua memaksakan anaknya masuk ke sekolah umum. Sikap orang tua tentu akan memengaruhi perkembangan anak tersebut dan rasa percaya diri apabila tergolong lambat belajar dibanding temanteman sebayanya. “Saya sependapat dengan psikolog jika anak yang tergolong lambat berpikir, tepatnya penderita tuna grahita jenis debil dimasukkan belajar ke SLB untuk dibina secara intensif. Idealnya dalam satu kelas SDLB hanya terdiri dari lima siswa, SMPLB delapan siswa dan SMALB 12 siswa, sehingga proses bina diri lebih maksimal,” ujar alumni S1 PLB Universitas Pendidikan Bandung itu. Ia mengatakan, terkadang orang tua malu dan bahkan menyembunyikan anakn-

ULFAH/KP

Burhan memperlihatkan piala prestasi siswanya. ya yang berkebutuhan khusus. Sikap kurang memahami kondisi anak, sehingga orang tua memilih memasukannya di sekolah umum. Padahal pendidikan di SLB sama saja dengan di sekolah umum karena juga melaksanakan ujian akhir sekolah (UAS) dan ujian nasional (UN). “Tidak hanya prestasi akademik yang bisa diperoleh di SLB, siswa juga dapat meraih prestasi sesuai dengan tingkat kebutuhan dan potensi yang dimiliki,’’ katanya. Dikatakan, dalam tahun 2011 ini sedikitnya sembilan piala yang diraih siswa SLB Mandara yaitu juara pertama seSultra untuk lomba balap kursi roda putera, seni lukis, lompat jauh, dan dance berbakat, serta juara II lomba pantomim dan bulutangkis. Rekomendasi tenaga ahli seperti psikolog untuk tuna grahita, dokter THT untuk tuna rungu, orthopodi untuk tuna daksa dan dokter mata untuk

tuna netra sangat dibutuhkan saat penerimaan siswa baru (PSB). Keterangan tersebut merupakan persyaratan penerimaan murid baru. Pada kesempatan itu, pihaknya berharap agar pemerintah menempatkan psikolog dan tenaga dokter di SLB. Tenaga ahli merupakan bagian dari upaya memaksimalkan layanan pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus. “Kehadiran tenaga ahli dan medis selain penting bagi proses pembinaan siswa, juga penting dalam perolehan sertifikat ISO 9001-2008 yang ditargetkan pada tahun 2012 mendatang. Kami berharap agar pemerintah dapat menempatkan tenaga ahli dan medis tersebut untuk bertugas di SLB Mandara,” katanya. (fas)

15

Sekolah Model jadi Percontohan Kendari, KP SMAN 1 Ranomeeto sebagai model telah menyandang kategori mandiri sejak tahun 2010. Sekolah tersebut sekaligus akan menjadi percontohan bagi sekolah lain di sekitarnya. Menurut Penanggung Jawab Sekolah Model SMAN 1 Ranomeeto, Sahrun HI Noor, S.Pd.,M.Si dengan disandangnya status sekolah model berarti sekolahnya harus menjalankan beberapan tahapan. “Salah satu dari 132 sekolah model di seluruh Indonesia, kami diberikan masa tiga tahun untuk pengembangan sekolah. Tahap pertama atau tahun 2010 adalah penataan. Kemudian tahun kedua yaitu tahapan pengembangan, dan tahun ketiga pemantapan,” ujarnya. Kini sekolah tersebut telah memasuki tahap kedua atau pengembangan. Ia menegaskan yang harus dimaksimalkan adalah delapan standar pendidikan, yang meliputi standar kompetensi lulusan, standar isi, standar pendidik dan tenaga kependidikan, standar proses, standar sarana dan prasarana, standar pembiayaan, standar pengelolaan, dan standar penilaian. “Setelah tahap kedua, tahun ketiga nanti sekolah model diharapkan presentasenya lebih maksimal. Minimal 75 persen delapan standar pendidikan sudah terpenuhi,” imbuhnya. Dengan tercukupinya 75 persen standar pendidikan, sekolah model juga memiliki tanggungan untuk menjadi sekolah yang menerapkan sistim 3 P, yaitu pe-

SUWARJONO/KP

Vocal grup dari SMAN Ranomeeto saat malam penganugrahan guru idola versi pembaca yang diselenggarakan Kendari Pos bersama sponsor beberapa waktu lalu. nampilan, pelayanan, dan prestasi. Jadi dengan menyandang sekolah model. Menurutnya, tak hanya statusnya, tetapi dari segi tampilannya juga bisa dicontoh. Kemudian dari segi pelayanannya bisa memberikan apa yang dibutuhkan

oleh sekolah lain sebagai pendukung PBM, serta memiliki prestasi yang menonjol. “Itulah fungsi dari sekolah model. Dengan menerapkan 3 P, sekolah model bisa menjadi contoh bagi sekolah di lingkungan sekitar,” tukasnya. (p1)


C M Y K

16

Xpresi

Selasa, 20 September 2011

Ayo...Tingkatkan Prestasi!!

6

ULva Ardillah Tapparang Ulva_simple@yahoo.com SMAN 1 Ranomeeto “KaLo bicara prestasi siapa sih yg ga bangga.Saran sy, jangan pernah puaslah kaLo udah dapat prestasi, harus INGIN, INGIN, dan INGIN Lagi ;) Hykmha CiiQueen Jihab’ Hikma.sulim@yahoo.co.id SMAN 1 Lainea “Hmm psti snank bnget lw qt pux sgdank prestasi, ap lg lw srink ngikut kgtan” yg brnlai psitif baek d’dlm mwpun d’luar schol, krn dgn itw cmua dpat mnmbh pnglaman qt n mndpktkn tmn” bru... pkokx seruu abieezzz. Kckckck...” Adhy Ja Adhyja97@yahoo.com SMAN 1 Rumbia “Prestasi memang ssuatu yang mbanggakan,,,tapi dblik itu butuh usaha dan krja kras untuk meraihnya... @_^ Imha Dierma Pakhuerelang dierma@rocketmail.com SMKN 2 Raha “Hummm,,,,, sbgai generasi mudah sbaik.x kt gunakan waktu u/ berprestasi.... so,,, prestasi dpt mnjamin hdup kt kelak....jdi s’lg kt msh d beri kepercayaan u/ berprestasi gunakn sbaik mungkin jgn smpai kelak kekecewaan akn dtg pda dri kt... oc...oc” Banu The’gansta Rasta Banurastamania@ymail.com SMKN 1 Baula “Waww sapa sih yg nggak mw berprestasi.... Psti semua org ingin berprestasi.....Psti org tua dan tmn” kita sendiri sangat bahagia skli pastinya. Yahh buat tmn” smua rajin”lah bljar psti kalian bisa berprestasi walaupun di sekolah. Hehehehe :D

Ddevhyanti Nathalia ghita_manizt@ymail.com SMK Farmasi Makasar “Yaaa yg pastix donkk kitaa paraa generasi mudaa tuhh harus lebih bxk bljar khan jika kelak ntar kita kan dpat prestasi yg dpat menyenangkan dan membanggakan kedua orang tua, kita jga mendapatkan bxk” pengalaman bersama teman, soo buat yg laen tingkatkan prestasi anda yaa semoga dpat menjadi orang yg sukses ok”

share

Nur Aida S.Pd (Guru Biologi SMAN 2 Kendari)

Prestasi tapi Jangan Sombong

C M Y K

C M Y K

Prestasi bukan hanya dengan menunjukkan bahwa kalian punya segudang prestasi di sekolah. Di mana pun, kamu harus cerdas dan berprestasi. Misalnya saja, setelah kamu unggul dalam bidang akademik, nilai sosial kamu pun membanggakan. Misalnya nich, saat bulan puasa, kamu jadi pemuda yang aktif di masjid. Selain mengisi beberapa kegiatan religius, kamu juga bisa ngisi ceramah. Wach... pasti hebat tuh. Itu berarti kamu gak hanya hebat di sekolah, tapi juga di luar sekolah. Pokoknya bisa memberikan spirit buat teman-teman yang lain. Pasti orang di sekeling kamu bangga dech!!! Dan ingat ya, jangan mentang-mentang kamu pintar, trus di lingkungan sosial kamu sombong. Jadi, harus bisa membawa diri dimana pun berada. Kan nilai kemampuan akademik kamu akan plus bila didukung dengan kecerdasan dalam lingkungan sosial, oke??? (Wulan)

MASING-masing orang pasti punya bakat alias talenta yang beda-beda. Mungkin ada yang berbakat di bidang musik, olahraga, seni teater, atau mungkin ada yang berbakat jadi penulis. Tapi, semua itu nggak bakalan ada artinya lho, kalau kita nggak mengasahnya, alias memendammnya..bakat terpendam githu, hehehe... Melalui bakat en kemampuan yang dimiliki, kita bisa terkenal lho, hah masa iya sech? So pasti, karena dengan potensi yang melekat pada diri seseorang, kita bisa mengukir prestasi, jadi kalo emang merasa punya bakat, harus dikembangin en cetaklah prestasi sebanyak-banyaknya. Seperti sobat Xpresi kita yang satu ini. Beny, siswa SMAN 9 Kendari yang suka banget sama musik. Ia sering ikut festival lho, karena emang ia jagonya main gitar. Makanya, kalo prestasi jangan ditanya, doi yang suka ngebanyol itu udah lumayan banyak ngukir prestasi. Bukan hanya dibidang musik lho, boys yang juga menjadi anggota Xpresi Lovers itu juga dinobatkan sebagai duta AIDS kota Kendari, hebat khan? makanya kalo merasa punya bakat jangan dipendam donk, terus kembangkan!! Apa yang diungkapkan Beny juga nggak jauh beda dengan pengalaman Yuyun. Cewek berambut panjang itu sangat hobi dengan seni peran. Saat kuliah, dia masuk dalam sanggar teater en ngembangin bakatnya, so udah banyak prestasi pentasnya. Bukan hanya dalam kota Kendari lho, tapi udah pentas ampe di luar daerah. Intinya kata Yuyun, jangan pernah merendah dengan apa yang kita miliki. harus optimis en percaya pada diri sendiri. Apalagi kalo kita emang udah merasa yakin, kenapa harus malu, tunjukkan donk kalo kita bisa. Daripada melakukan hal-hal yang nggak penting kata Yuyun, mending berupaya untuk mengasah kemampuan dan mencetak prestasi sebanyak-banyaknya. (fya)

cuap-cuap

Yoel (Anggota Pottriks Kendari)

Tingkatkan Bakat ekstrakurikuler

PRESTASI??? Ya pasti punya lah.. Tapi kalo saya sih lebih banyak prestasi yang di luar sekolah, ekstrakurikuler gitu. Yach.. menurutku gak papa sih, kita khan punya talenta sendiri. Kesuksesan orang khan bisa jadi dimulai dari bakat yang dikembangkan. Gak harus akademik melulu. Saat ini, salah satu prestasi yang sering saya dapatkan adalah di bidang musik. Sebagai anak SMA saya emang hobi dalam bidang musik. Dan saya menjadi anggota Pottriks alias pondok teater tari dan musik Kendari. Hmmm... senang sih bisa menyalurkan hobi yang kita punya. Udah gitu bisa punya kenalan dan pengalaman kemana-mana. Gak jarang lho saya juga manggung di beberapa event, misalnya aja nich event yang baru diselenggarakan Kendari Pos dalam rangka ulang tahunnya yang ke-16. Kejuaraan juga sering diraih grup musik saya. Tapi yang penting adalah pengalaman dulu. Mudahmudahan dengan prestasi yang kecil bisa menjadi awal dari kesuksesan kita. (Wulan)

C M Y K


Kendari Pos | Selasa, 20 September 2011

1 Levante v Real Madrid 0

AFP PHOTO/ ALBERTO PIZZOLI

Penyerang AC Milan Pato (tengah) mencoba meloloskan diri dari kawalan sejumlah pemain Napoli dalam laga diniharikemarin.Napoliberhasilmempecundangiraksasa Serie A itu dengan skor 3-1 di Stadion San Paolo, Naples.

3 Napoli v AC Milan 1

Tebar Ancaman Napoli, KP Edinson Cavani tampil ‘’menggila’’ membela Napoli menghadapi AC Milan, dinihari kemarin. Striker asal Uruguay itu mencetak hat-trick ke gawang Christian Abbiati, masingmasing menit 13, 36, dan 51. Kemenangan 3-1 ini membawa Napoli menggeser posisi Juventus di puncak klasemen sementara Liga Serie A. Napoli sempat tertinggal lebih dahulu melalui gol Alberto Aquilani. Pemain pinjaman dariLiverpool itu menciptakan gol pertamanya bersama i Rossoneri pada menit ke 12. Meski sukses mengalahkan AC Milan, Pelatih Napoli Walter Mazzarri masih belum puas dan mengkritik penampilan anak didiknya. Dia menilai Edinson Cavani Cs masih gugup dan sering melakukan kesalahan tak penting saat menghadapi tim besar. “ Kami memulai pertandingan dengan buruk. Jika kami melangkah ke lapangan melawan tim besar, selalu seperti ini dan kadang berakhir dengan buruk. Kami harus bisa meningkatkan sikap dan sisi psikologis kami,” ujar Mazzarri. Menurut Mazzarri, sikap minder para pemain Napoli mengakibatkan terbuangnya beberapa peluang emas. Paolo Cannavaro dkk juga kerap salah melakukan umpan dan

Baca ANCAMAN Hal 18

Fernando Torres

Gol Torres Tidak Membantu Manchester, KP Fernando Torres mengakhiri puasa golnya musim ini di Old Trafford, markas Manchester United, (18/9) kemarin malam. Sayang, sumbangan striker timnas Spanyol itu tidak mampu menyelamatkan Chelsea dari kekalahan 1-3 (0-3). Bagi Torres, itu adalah gol keduanya sejak dibeli The Blues, julukan Chelsea, dari Liverpool, pada bursa transfer tengah musim lalu. Sedangkan bagi United, kemenangan itu membuat mereka terus menjaga rekor selalu menang di Premier League musim ini. Kemenangan itu mengantar United memuncaki klasemen sementara dengan 15 poin dari lima kemenangan. Bersamaan dengan kemenangan United, rival sekota mereka Manchester City tertahan di Craven Cottage,

Baca TORRES Hal 18

AFP PHOTO/ JAIME REINA

Gelandang Real Madrid Sami Khedira (kiri) dalam penjagaan striker Levante, Bakero pada pertandingan lanjutan Liga Spanyol. Levante menang 1-0 dan Khedira dianggap sebagai biang kekalahan timnya usai diusir wasit karena mendapat kartu merah.

Valencia, KP Pada Jornada ketiga, Real Madrid harus menyerah di tangan Levante, setelah gol semata wayang striker Levante, Arouna Kone sukses menghukum Iker Casillas cs, saat Madrid bertamu ke Ciudad de Valencia, dini hari kemarin. Sejak awalnya laga, tempo permainan tak berubah, tetap tinggi karena kedua tim sama-sama ingin menang. Madrid ingin terus meriah poin penuh, sementara Levante tak ingin dipermalukan di depan publik Estadio Ciudad de Valencia. Kericuhan sempat terjadi di babak pertama, saat Di Maria ditekel Juanlu. Akibatnya, wasit Javier Alvarez harus mengeluarkan empat kartu kuning serta satu kartu merah. Sami Khedira harus diusir keluar lapangan karena tertangkap basah mengasari Sergio Ballesteros dalam kericuhan tersebut. Di babak kedua, Real Madrid kian tertekan. Sejumlah peluang mengancam Santo Iker. Namun masih dapat diamankan dengan baik. Melihat keadaan tersebut, entrenador El Real, Jose Mourinho memasukkan beberapa pemain baru. Sang mega bintang, Cristiano Ronaldo dimasukkan Mourinho menggantikan Karim Benzema, yang terlihat kurang memberi kontribusi maksimal. Sementara Gonzalo Higuain juga masuk menggantikan Kaka. Bahkan Mou harus mengorbankan satu beknya, Marcelo untuk memasukkan Mesut Ozil agar serangannya lebih agresif. Sempat asyik menyerang, tiba-tiba datang entah dari mana, Javi Venta berhasil mengirimkan umpan kepada Arouna Kone. Bomber asal Pantai Gading tersebut tak menyianyiakan peluangnya untuk menghukum Madrid di menit ke-67. Skor berubah 1-0 untuk keunggulan tuan rumah. Dalam situasi genting, di menit ke-75, hampir terjadi lagi kericuhan. Xavi Torres yang ingin memperlambat tempo, dikasari Pepe dan kembali tarjeta amarilla (kartu kuning) keluar dari kantong wasit. Los Blancos bukannya tanpa peluang, di babak kedua. Akan tetapi, bermain dengan 10 orang, plus Levante yang bermain defensif sejak gol Kone tadi, membuat para pemain Madrid kesulitan menembus tembok pertahanan Granotes yang dikomando Juanfran dkk, sampai akhir laga. Tumbangnya Real Madrid di markas Levante dini hari tadi jelas tak pernah diperkirakan banyak. Tim yang musim lalu berjuang keras hanya untuk bisa survive di kasta tertinggi menjungkalkan tim favorit juara. Hasil ini jelas noda bagi Si Putih. Pelatih Real Madrid mengaku kesal dengan gaya bermain lawan, selain itu juga murka kepada anak buahnya sendiri, Sami Khedira yang harus terusir keluar lapangan karena dua kartu kuning yang ia terima. Mou kesal kepada Khedira karena tidak menyimak instruksinya sebelum laga. Mou sebenarnya telah mewanti-wanti agar pasukannya tak terpancing emosi karena gaya bermain Levante yang cenderung provokatif. “ Iya saya menyalahkan Khedira karena di telah masuk ke jebakan yang mereka mainkan,” ucap The Special One dalam konferensi pers pasca laga. “ Atas hal itu saya menyalahkannya, karena ini menjadi bagian dari hasil kekalahan ini. Saya tidak masalah harus melakukan hal seperti ini. Namun perlu saya katakan,

Baca MEMALUKAN Hal 18

Novara v Inter Milan

Saatnya Menang Gasperini! Novara, KP Tanpa kemenangan dalam empat laga kompetitif di semua ajang secara beruntun pada awal musim ini membuat Inter Milan mencatat start terburuk sejak 1921. Situasi yang membuat tekanan begitu kencang terhadap pelatihInterGianPieroGasperini.Tuntutan untuk segera menang bukan hanya datang dari fans Inter, tapi juga petinggiNerazzurri,julukanInter.Nah,

peluang itu datang pada pekan ketiga Serie A Liga Italia, dini hari nanti, kala menantang Novara (siaran langsung Indosiar pukul 01.30 WIB). Di atas kertas, Novara yang merupakan tim promosi bukanlah lawan yang sepadan dengan Inter. Secara materi, mereka kalah jauh. Begitu juga dengan pengalaman. Novara baru kembali ke kasta teratas

Baca MENANG Hal 18

AFP PHOTO / GIUSEPPE CACACE

Gelandang Inter Milan Wesley Sneijder (kiri) diharap mampu membawa performa terbaik timnya yang diawal musim ini terus menuai hasil buruk dalam setiap pertandingannya.


CMY

CMY

20

Kendari Pos |Selasa, 20 September 2011

Lima BPC Tolak Hasil Musda HIPMI Ketua Terpilih Langgar AD/ART

NICK HANOATUBUN/RM

Ketua DPP PAN, Hatta Rajasa (mengangkat tangan) bersama Burzah Sanubi (berkopiah), Ketua DPP PBR dalam sebuah acara belum lama ini di Jakarta. Dua partai ini sepakat melebur dan semua pengurus PBR akan memperkuat barisan PAN agar bisa menang di Pemilu 2014 nanti.

Empat Partai Kecil Siap Gabung ke PAN Setelah PBR Surabaya, KP Peta politik menuju pemilu 2014 semakin dinamis. Partai Amanat Nasional (PAN) mulai menggandeng partai-partai kecil yang tidak lolos electoral threshold (ET) dan parliamentary threshold (PT) untuk bergabung. Target besar, minimal menembus angka dua digit dalam Pemilu ditargetkan. “Yang sudah pasti bergabung PBR (Partai Bintang Reformasi). Dalam waktu dekat ada empat partai lagi yang akan menyusul,” kata Ketua Umum PAN Hatta Rajasa saat berkunjung ke kantor redaksi Jawa Pos di Surabaya, Minggu (18/9) lalu. Sayangnya Hatta belum ber-

sedia menginformasikan empat partai yang akan bergabung dengan PAN tersebut. Menurut Hatta, langkah itu dilakukan karena PAN berambisi untuk mendapatkan tambahan suara yang signifikan pada pemilu 2014. “Saya sangat ingin PAN di pemilu 2014 mendapat dua digit (di atas 10 persen suara),” kata Menko perekonomian itu. Dalam menarik partai lain bergabung ke PAN, kata Hatta, pihaknya tidak akan melihat latar belakang ideologi partai tersebut. Yang terpenting parpol yang bergabung itu memiliki platform yang sama dengan PAN. Mencari kesamaan platform itu dinilai lebih mudah dan efektif daripada mem-

perdebatkan soal ideologi. Penggabungan partai itu dilakukan cukup ekstrem. Ketua Umum PBR Bursah Zarnubi mengatakan seluruh pengurus PBR ditransfer menjadi pengurus PAN. Itu dilakukan mulai dari level DPP hingga ranting. “Pengurus PBR yang jadi pengurus PAN otomatis berhenti jadi anggota PBR. Sebab ada larangan seseorang menjadi pengurus di dua partai,” kata Bursah. Namun Bursah sendiri sampai saat ini belum menjadi pengurus PAN. Di PBR, posisi ketua dan sekretaris, belum bergabung ke PAN. Sehingga sampai saat ini PBR masih eksis sebagai parpol. Kesepakatan lainnya, kata

Bursah, PBR mendapat kewenangan untuk mendirikan sayap baru organisasi PAN yang fokus menggarap isu buruh dan petani. “Nama organisasinya Petani Buruh Reformasi. PBR juga singkatannya,” kata mantan aktivis HMI itu. Sementara itu Hatta kemarin juga menyampaikan kebijakan PAN untuk melarang DPW dan DPC menerima upeti dari calon kepala daerah. “Istilahnya uang perahu. Itu saya larang keras,” kata Hatta. Uang perahu, kata Hatta, memicu terjadi korupsi. Seorang calon kepala daerah yang setor uang miliaran kepada parpol pendukungnya sudah tentu akan berpikir untuk mencari ganti dari APBN atau APBD.(jpnn)

Besok, Gugatan Ukudani Diputus Kendari, KP Proses persidangan sengketa Pilkada Buton yang dimulai sejak Kamis (8/9) lalu perlahan mulai ketahuan arahnya. Setelah gugatan pasangan Hasan Mbou-Buton Ahmad (SANTUN) ditolak MK-baca halaman utama-dua berkas lagi yang ditunggu public yakni gugatan pasangan La Uku-Dani (Ukudani) dan Umar Samiun-La Bakrie. Rencananya, Rabu (21/9), gugatan Ukudani juga akan diputus hakim. Terkabulnya gugatan tentu saja menjadi harapan mereka yang mengajuka permohonan ke MK, salah satunya adalah pasangan Ukudani. Menurut Mi’rajtullah Mahyuddin, sebagai pengacara Ukudani, ia yakin jika gugatan yang ia sampaikan akan terkabul. “Insya Allah, putusan akan disampaikan Rabu (21/9) besok, pukul 14.00 WIB di MK. Semoga kemenangan ada di pihak kami sebagai pemohon,” ka-

tanya, kemarin. Miraj tetap berkeyakinan, kliennya (UKUDANI -red) akan memenangkan sidang tersebut. Apalagi, dari semua bukti surat dan saksi yang telah dihadirkan, tidak pernah ditolak oleh majelis hakim yang menyidangkan perkara tersebut. Termasuk soal foto syur yang mirip Ketua KPU Buton, La Biru bersama dengan seorang wanita dan aksi hura-hura anggota KPU Buton yang masuk ke diskotik, kata Miraj, semakin menguatkan keyakinannya. Masuknya foto syur seseorang yang diduga Ketua KPU Buton sempat jadi bahan diskusi kalangan pengacara di Kota Kendari. Banyak yang menilai, itu tidak pantas karena tidak ada urusan dengan Pilkada. Wilayah seseorang, entah itu Ketua KPU atau siapun, itu masalah pribadi seseorang. “Lucu juga itu gugatan di MK,

ada yang kasih masuk bukti foto orang main peluk-pelukan, nanti hakim dia bilang, apa hubunganya tawwa Pilkada dengan ini cewek. Dia ikut verfikasi dukungan ka itu perempuan juga, hahaha, tapi kan tergantung mi hakim. Saya hanya pikir-pikir, kalau saya yang beracara, tidak enak kita bawabawa begitu,” kata seorang pengacara muda di Kota Kendari yang menolak namanya ditulis, sembari tertawa. Tapi Mi’raj ngotot. Katanyafoto syur dan aksi 5 anggota KPU, dalam pandangan hukum, bisa dimasukan sebagai bukti. Katanya, perbuatan melawan hukum, bukan saja terima uang. Sebab, dalam sumpah jabatan sebelum jadi anggota KPU, sudah dijelaskan bahwa calon anggota KPU akan melakukan seluruh tindakan yang tidak menyimpang dari hukum dan moralitas dan kebiasaan. “Itu kan menyangkut tin-

dakan amoral, sekiranya pejabat penyelenggara pemilu yang tabiatnya begitu, terus menjalankan tugasnya secara profesional bagaimana bisa dipercaya kalau sudah begitu. Pasti saya akan ditegur oleh hakim panel yang dipimpin Akil Muhtar dan anggotanya M Alim dan Hamdan Zulfa, kalau bukti begitu tidak bisa diajukan,” ujarnya. Bagaimana kalau majelis hakim menyatakan, pemilukada Buton yang telah dilaksanakan 4 Agustus lalu, sah? Miraj mengatakan, hanya bisa pasrah. Sebagai kuasa hukum, dia akan menerima putusan tersebut, karena keputusan majelis hakim adalah keputusan yang tidak bisa diganggu gugat. “Kalau tidak menang, mau gimana lagi. Itu sudah pertimbangan majelis. Tapi saya yakin dengan fakta formil baik bukti surat maupun saksi yang diajukan, kami bisa menang,” tandasnya.(dri)

Kendari, KP Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Sultra kini punya ketua yang baru yakni seorang wanita bernama Ningsih Atika. Ia terpilih secara “aklamasi” dalam Musda yang digelar, Minggu (18/9) tengah malam lalu di sebuah hotel di Kendari. Sayangnya, terpilihnya Ningsih ini justru jadi masalah baru. Lima Badan Pengurus Cabang (BPC) dengan tegas menolak Musda dan hasilnya, karena dianggap cacat hukum. Lima BPC ini sejatinya adalah pemilik suara di arena Musda, dengan masing-masing lima suara tiap BPC. Tapi mereka memilih untuk tidak lagi ikut pemilihan karena merasa ada yang keliru dalam proses penjaringan calon. “Ibu Ningsih itu sudah digugurkan Sterring Commite sebelum Musda, tapi entah bagaimana caranya, tiba-tiba namanya masuk lagi sebagai calon, ini yang kami anggap menyalahi prosedur,” kata Yusuf Yahya, Ketua BPC HIPMI Konawe Utara, mewakili rekan-rekannya dari HIPMI di daerah lain. Kemarin, Yusuf dan kawankawannya menyampaikan protes mereka terhadap hasil Musda itu. Selain Yusuf, BPC HIPMI lain yang protes adalah Konawe dengan ketuanya, Herman lalu ada Konawe Selatan yang dipimpin Apsar Yasin Togala, Kolaka ada Andi Wahyudin dan terakhir adalah Bombana yang diwakili Ketua I, Asrin Sarewo. “Kami semua bersepakat, termasuk kawan-kawan lainnya, menolak hasil Musda itu dan tidak mengakui kepemimpinan Ningsih

Atika,” kata Yusuf yang diamini rekan-rekannya. Ia bercerita, Musda HIPMI yang digelar sejak Minggu (18/ 9) pagi lalu awalnya berjalan mulus. Para peserta sudah mendapat informasi bahwa Sterring Commite (SC) menerima lima pendaftar calon ketua yakni Safiul Akbar, Hasriadi Basir, Ningsih Atika, Muh Samid dan Adi Jaya Surunuddin. Tapi, saat masuk Musda, dua lainnya oleh SC dianggap tak memenuhi syarat yakni Muh Samid dan Ningsih. “Salah satu alasan kenapa Ningsih itu belum pantas jadi calon ketua karena dia belum pernah jadi pengurus HIPMI satu periode penuh, ini kita tidak tahu kapan dia pernah jadi pengurus, tiba-tiba sudah mau jadi calon ketua. Ini kan sudah melanggar AD/ART HIPMI,” kata Yusuf lagi. Anehnya, nama itu rupanya tetap dipaksakan masuk oleh SC untuk jadi calon, hingga kemudian terpilih karena Musda berjalan tak sesuai jadwal dan hanya dihadiri tiga BPC, itupun tidak semua pemilik suara dari tiga BPC itu ikut. Seorang pengurus BPD HIPMI bercerita, Musda itu sendiri, usai pembukaan jam 13.00 Wita, ternyata tidak ada lagi acara apapun. Para peserta tidak diberitahu apa kelanjutan acara dan kapan sidang untuk pemilihan digelar. Tanpa banyak penyampaian, SC mendadak menggelar sidang pemilihan tanpa ada mekanisme pertanggungjawaban pengurus sebelumnya, pandangan umum BPC sebagai pemilik suara. Itupun peserta yang hadir dan memiliki suara hanya 7 orang. “Saat itu, calon ketua tinggal tiga orang yakni Hasriadi Ba-

sir, Adijaya dan Ningsih. Entah bagaimana ceritanya, Hasriadi ini sudah lemah semangatnya, dan ia mengalihkan dukungannya kepada Ningsih. Sementara Adi Jaya memilih menarik berkas pencalonannya karena tidak sepakat dengan mekanisme pencalonan yang sudah menabrak aturan. Peserta juga hanya tiga BPC yakni Muna, Kota Kendari dan Butur, itupun hanya tiga-tiga orang yang hadir satu BPC itu,” kata pengurus BPD yang menolak namanya ditulis itu. Kembali ke cerita Yusuf, ia berjanji akan menyampaikan ini kepada BPP HIPMI bahwa telah terjadi pelanggaran luar biasa dalam Musda HIPMI Sultra. Jika kemudian protesnya ini tidak diindahkan oleh BPP, maka Yusuf bersama semua pengurus lima BPC itu akan menyatakan diri keluar dari HIPMI dan akan melakukan aksi pembakaran atribut organisasi para pengusaha muda itu. “Intinya, kami semua menolak hasil Musda itu dan menilai terpilihnya Ningsih itu cacat hukum dan tidak legitimate. Kami tahu bahwa ada intervensi dari pihak tertentu yang memaksakan Ningsih ini terakomodir, tapi tidak begini kasar dong caranya. Arahan atau intervensi itu boleh saja ada tapi tetap harus sesuai standar aturan dalam AD/ART HIPMI,” timpal Asrin Sarewo, Ketua I BPC HIPMI Bombana. Sayangnya, tidak diperoleh konfirmasi terkait masalah ini ke pihak Ningsih. Ketua SC, Darman yang hendak dikonfirmasi Kendari Pos, ponselnya tidak aktif termasuk saat di SMS, sampai berita ini ditulis tak membalas. (p2)

Gerindra Sultra Terima Pengurus Baru

Yani Muluk

Kota di Sultra hanya 17 orang saja. “Saat rapim kami selalu mengusulkan. Sebab, tujuannya untuk mengantisipasi teman-teman di daerah dan ini sama juga dengan teman-teman dari provinsi lain. Toh, kalau 25 kita bisa lebih kepengurusannya,” paparnya. Sebelumnya, kata Yani DPD Sultra telah melakukan rapat bersama. Dalam rapat tersebut, menghasilkan persiapkan melakukan revisi anggaran dasar dan partai termasuk salah satunya kepengurusan. Meski begitu, dalam kepengurusan ini juga tidak serta merta

langsung diterima sebab, setiap pengurus harus memiliki basic dalam dunia politik. “Kalau semua masuk pengurus tidak mungkin, karena jumlahnya terbatas. Yang jelas pengurus yang masuk dia harus membesarkan nama partai,” tuturnya. Makanya Ia berharap, mudah-mudahan masyarakat yang ingin bergabung benarbenar menganggap Gerindra adalah tempat yang layak untuk menyampaikan aspirasi politik. Sebab, semua kesuksesan partai berada pada kesoldtan kepengurusan.(p2)

CMY

CMY

Kendari, KP Komposisi kepengurusan Partai Gerindra di Sultra terbilang lebih “kurus” dari partai-partai lainnya, khususnya yang memiliki kursi di DPRD. Kalau partai lain jumlahnya ada yang sampai 50-an orang, Gerindra malah tak sampai 20 orang. Makanya, dalam waktu dekat ini, Gerindra merencanakan rekrutmen kepengurusan untuk menambah kekuatan organisasi. “Formasi jumlah kepengurursan di Gerindra memang masih terbatas, tapi tujuan utama perombakan kepengurusan ini memang untuk menyempurnakan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga partai,” kata Ketua DPD Gerindra Sultra Ir Yani Muluk, kemarin. Menurutnya, perintah tersebut adalah arahan langsung Ketua Dewan Pembina Gerindra Prabowo Subianto saat Rapimnas Gerindra belum lama ini. “Ada dua keinginan saya jika ada yang akan bergabung. Pertama, saudara-saudara saya

harus bisa berbuat untuk daerah kedua harus sesuai dengan visi misi partai Gerindra,” terang anggota DPRD Sultra ini, kemarin. Ia menjelaskan, pengusulan penambahan pengurus memang sudah lama diusulkan. Sebabnya, sangat banyak masyarakat yang ingin berkecimpung di Gerindra. Makanya, ia kini serius mempersipakan penyegaran jumlah pengurus melalui hasil Munas. Selain itu, memang dalam kepengurusan minimal 25 orang sedangkan saat ini untuk Gerindra Kabupaten/

Kendari Pos Edisi 20 September 2011  

E_Paper Kendari Pos