Page 1

ISSN 2339-0530 Edisi III, Nopember 2013

CAT BKN UNTUK INDONESIA

EDISI KHUSUS X-Media, Media Kepegawaian Kanreg X BKN, edisi ke-3 | Oktober 2013 1


PENGANTAR REDAKSI

TIM REDAKSI Halo Pembaca Setia X-Media...

S

Penanggung jawab : Kepala Kantor Regional X BKN

ungguh merupakan suatu kebahagiaan yang patut disyukuri, X-Media dapat kembali hadir menyapa seluruh pem- Redaktur : Tatang Suratman baca setia. Sejumlah suguhan menarik seputar kepegaNi Made Purnami Astari waian kembali kami hadirkan pada edisi kali ini. I Ketut Buana

Topik besar yang diangkat adalah pemanfaatan Computer A-ssisted Test (CAT) untuk seleksi CPNS TA 2013. Diawali dengan wawancara eksklusif X-Media dengan Kepala BKN disela-sela kunjungannya guna meresmikan Station CAT Kantor Regional X BKN. Disini beliau mengupas tuntas peranan BKN dalam membangun sistem rekrutmen yang bermartabat termasuk kaitan CAT dengan reformasi birokrasi. Selanjutnya dengan penuh kebanggaan kami menghadirkan liputan yang dirangkaikan dengan jajak pendapat dalam pemanfaatan perdana Station CAT Kantor Regional X BKN untuk seleksi CPNS Alumni STAN Kementerian Keuangan. Sejumlah testimony peserta test dan Kepala BKD tentang CAT juga melengkapi informasi mengenai CAT yang merupakan salah satu quick win BKN. Semoga CAT benar-benar mampu menjawab harapan publik untuk pelaksanaan seleksi CPNS yang obyektif dan transparan. Tidak hanya itu, X-Media edisi kali ini juga menyuguhkan liputan seputar kegiatan Kantor Regional X BKN dan sejumlah artikel menarik tentang kepegawaian. Tidak lupa kami selipkan pojok wisata yang mengangkat tempat wisata menarik di wilayah kerja Kantor Regional X BKN dan sedikit humor yang mengundang gelak tawa. Akhir kata, dengan segala kerendahan hati kami haturkan XMedia Edisi III / Nopember 2013. Selamat membaca dan salam hangat dari Pulau Dewata.

X-Media, Media Kepegawaian Kanreg X BKN, edisi ke-3 | Oktober 2013 2

Ida Ayu Widyantari Arnawa Rama Beta Herdian Editor : Gusti Ayu Putu Lili Santina Kadek Putra Widyasrama Fotografer : I Nyoman Dedi Rupawan Desain grafis : Rai Rika Andriana Prabowo Dwi Saputro Sekretaris redaksi : Aryanto I Made Yudana

Alamat Redaksi : Redaksi X-Media Kantor Regional X Badan Kepegawaian Negara Denpasar Jl. By Pass I Gusti Ngurah Rai No. 646 Denpasar - Bali Telp : 0361-728384 Website : www.BKN.go.id/kanreg10 Blog : Kanreg10bkn.blogspot.com Email : kanreg10bkn@gmail.com


DAFTAR ISI X-Media Edisi Ketiga, Oktober 2013

Opini

Pengantar Redaksi .................................................................... 2

Album foto ..................................................................... 4

Pengembangan Karir Melalui Jabatan FUNGSIONAL ................................................. 28

Renungan Antara Ayah, Anak dan Burung

GAGAK .......................................................... 30

Warna-warni Posisi Duduk yang Baik & Sehat

Laporan Khusus BKN dorong Sistem Rekruitmen bebas

KKN .................................................................. 5

Testimoni CAT’ Kata Mereka tentang CAT................................ 9

Laporan Utama

Pojok IT

CAT Wujudkan Tes Obyektif dan Transparan, BKN Menjawab Harapan Publik..................... 10

Artikel

Latar Belakang dibangunnya Stasiun CAT KANREG X BKN DENPASAR ...................... 13

Event

Opini

100% Peserta Tes CPNS Yakin Tes Dengan Menggunakan CAT Transparan .................... 14 MAKLUMAT PELAYANAN KANREG X BKN DENPASAR ...................... 19

Sistem Rekrutmen CPNS dengan Computer Assisted Test (CAT) ....................... 24

Laporan Khusus Pelantikan Istiyarno sebagai Kepala Bidang

Umum Kanreg X BKN ..................................... 27

3 Cara Percepat Performa Komputer ......................................................... 32

Penataan Tata Naskah Kantor Regional X BKN Denpasar ............................ 33

Rekonsiliasi Data ............................................ 35

PNS punya usaha sampingan, BOLEHKAH? ..............................................

WORKSHOP HRMS, EVALUASI SAPK, EVALUASI PENERAPAN KPE DAN EVALUASI REKONSILIASI DATA ................................... 20

Saat Bekerja ...................................................... 31

Apa itu Adobe Flash Player .......................... 36

37

Kanreg Menjawab ........................................................................ 39

Pojok Wisata

Humor

Lembata, Eksotisme yang belum terungkap .......................................................................... 41

.......................................................................... 43

X-Media, Media Kepegawaian Kantor Regional X Badan Kepegawaian Negara Edisi Ketiga, Oktober 2013 X-Media, Media Kepegawaian Kanreg X BKN, edisi ke-3 | Oktober 2013 3


Album

X-Media, Media Kepegawaian Kanreg X BKN, edisi ke-3 | Oktober 2013 4


Laporan Khusus

BKN dorong sistem rekruitmen bebas KKN

KEMBALIKAN KEPERCAYAAN PUBLIK BKN DORONG SISTEM REKRUITMEN BEBAS KKN

Wawancara Ekslusif dengan Kepala BKN disela-sela kunjungan CAT di kantor Regional X Badan Kepegawaian Negara Denpasar

B

erbagai upaya terus dilakukan untuk menjawab tuntutan publik untuk mewujudkan proses seleksi yang obyektif dan transparan. Tidak mudah memang mengembalikan kepercayaan publik, perlu usaha dan komitmen semua pihak. BKN dalam perannya sebagai instansi pembina dan penyelenggara manajemen kepegawaian terus berinovasi untuk menjawab tuntutan publik. Untuk mengetahui bagaimana sistem seleksi CPNS tahun 2013 dan apa upaya BKN mewujudkan sistem seleksi yang obyektif dan transparan. Berikut wawancara X-Media dengan Kepala Badan Kepegawaian Negara, Drs. Eko Sutrisno, M.Si saat Launching CAT Station Kantor Regional X BKN Denpasar. Seleksi CPNS menjadi isu yang sensitif, terlebih dengan masih terjadinya beberapa permasalahan dalam proses rekruitmen CPNS yang bahkan berujung pada dakwaan tindakan pidana. Apa sebetulnya permasalahan yang masih terjadi terkait dengan proses rekruitmen CPNS ini?. Isu aktual saat ini pelayanan yang belum sesuai harapan masyarakat. Saya tidak bilang kinerja PNS itu jelek, namun banyak ruang yang bisa kita dorong supaya PNS bisa berkinerja lebih baik lagi. Pelayanan yang baik memerlukan PNS yang memiliki kompetensi yang memadai. Bicara kompetensi bukan sekedar kecerdasan, tetapi cerdas dan memiliki integritas. Mendapatkan CPNS yang kompeten terkait de-ngan bagaimana sistem rekruitmen. Dalam hal ini bagaimana merekrut CPNS yang memiliki kompetensi yang sesuai untuk mengisi jabatan-jabatan di lingkungan instansi pemerintah. Bagaimana sistem rekruitmen dibangun untuk mendapatkan CPNS yang kompeten? Banyak sistem rekruitmen yang bisa dipilih, tetapi

yang paling utama membangun sistem rekruitmen itu dari prosesnya maupun subtansi tesnya yang bisa diterima masyarakat dan bisa memilih calon yang memiliki kompetensi yang sesuai. Dari sisi proses infrastruktur menjadi penting dan tidak kalah pentingnya adalah media tes itu sendiri. Tentu perkembangan proses tes ini mengalami perkembangan dari waktu ke waktu. Dari murni manual sampai pemanfaatan teknologi komputer dengan LJK, sehingga pengolahan berbasis teknologi informasi. Namun jeda waktu pelaksanaan tes, pengolahan dan pengumuman tes menimbulkan resistensi dari masyarakat, tidak percaya dan sebagainya. Kita harus melakukan inovasi untuk membangun sistem yang dipercaya masyarakat. BKN sudah melakukan inovasi dengan membangun Computer Asisted Test (CAT) yang sudah diuji coba di BKN dan setelah dievaluasi hasilnya cukup menggembirakan. Karena itu penggunaan CAT ini akan didorong menjadi kebijakan Nasional. Apakah kendala yang masih ditemui dalam pembangunan CAT? Tantangan BKN saat ini adalah untuk menyiapkan insfrastruktur yang bisa digunakan secara nasional. Jadi tidak mudah dan mahal, padahal ide dasarnya dengan menggunakan CAT, CPNS bisa mengikuti tes kompetensi dasar sepanjang tahun, sehingga tidak perlu dibangun stasiun CAT di setiap kabupaten/kota. Stasiun CAT saat ini sudah ada di Kantor Pusat BKN di Jakarta dan di 12 Kantor Regional, syukur-syukur nantinya stasiun CAT bisa dibangun di setiap provinsi, sehingga bisa mendekatkan lokasi tes dengan pelamar. BKN sebagai instansi pembina dan penyelenggara manajemen kepegawaian tentunya mempunyai strategi dan solusi untuk mengatasi permasalahan tersebut. Menurut Bapak peran utama apa yang X-Media, Media Kepegawaian Kanreg X BKN, edisi ke-3 | Oktober 2013 5


Laporan Khusus bisa diambil oleh BKN pada umumnya, dan Kantor Regional pada khususnya untuk mengatasi kendala tersebut? Peran yang BKN pada fasilitasi, bagi instansi yang belum mempunyai CAT kita bantu install servernya. Kantor Regional sebagai kepanjangan tangan BKN mempunyai fungsi dan peran sangat strategis dalam melaksanakan berbagai fungsi BKN di daerah khususnya, termasuk fasilitasi penggunaan CAT yang ada di masing-masing Kantor Regional. Tahun ini akan dilakukan seleksi CPNS secara nasional baik instansi pusat maupun daerah, apa perbedaan mendasar seleksi tahun ini dengan tahun-tahun sebelumnya? Tes seleksi CPNS 2013 ini masih masa peralihan, instansi masih diberikan dua opsi, bagi instansi yang sudah siap bisa menggunakan CAT yang sudah ada di Kantor Regional dan Kantor BKN Pusat. Instansi juga bisa menyiapkan sendiri fasilitas komputernya atau bisa juga bekerjasama dengan sekolah-sekolah yang memiliki fasilitas komputer yang memadai dari spesifikasi dan jumlahnya. BKN dalam hal ini akan membantu install sistemnya. Sedangkan bagi yang belum siap menggunakan CAT dipersilahkan menggunakan LJK. Apa pertimbangan seleksi CPNS ada yang masih menggunakan LJK?. Kondisi masing-masing daerah masih berbeda-beda, ada sebagian daerah yang sudah menganggarkan bahan dan sarana prasarana dengan menggunakan LJK dan sudah mendapat persetujuan Dewan masing-masing daerah dan kalaupun dilakukan perubahan anggaran ini tidak mudah, sehingga masih menimbulkan beberapa hambatan. Masyarakat berharap proses rekruitmen bisa berlangsung transaparan dan obyektif. Menurut Bapak apa keunggulan penggunaan CAT jika dibandingkan dengan penggunaan metode konvensional yang sudah pernah ada? CAT itu memiliki bank soal yang cukup, sehingga peserta memiliki pilihan soal yang banyak macamnya. Sedangkan LJK model soalnya masih terbatas. Kita memiliki bank soal dengan jumlah dan variasi model soal yang banyak namun tetap dengan bobot soal yang sama. Soal juga diacak oleh sistem seX-Media, Media Kepegawaian Kanreg X BKN, edisi ke-3 | Oktober 2013 6

BKN dorong sistem rekruitmen bebas KKN

hingga kecil kemungkinan dari kebocoran. Hasil CAT langsung bisa diketahui sesaat setelah tes berlangsung, sehingga peserta tidak perlu menunggu lama untuk mengetahui hasil tes. Bagaimana dengan proses pembuatan soalnya? Kita membangun soal itu tidak sendiri, tetapi melibatkan ahlinya dan bekerjasama dengan berbagai pihak. Soal-soal juga sudah melalui serangkaian uji validasi untuk mengukur tingkat kesulitan soal dengan melibatkan mahasiswa beberapa perguruan tinggi . Apa kaitan penggunaan CAT dengan reformasi birokrasi? Reformasi birokrasi meliputi penataan Aspek Kelembagaan, Sumber Daya Manusia dan Tata Laksana yang diwujudkan dengan 8 area perubahan. Kaitannya, CAT adalah salah satu upaya perubahan sistem rekruitmen sumber daya manusia yang lebih transparan dan obyektif. Perbaikan sistem seleksi sebagai bagian yang sangat penting dalam rangka reformasi birokrasi. CAT adalah bagian dari usaha membangun sistem seleksi yang baik dan dipercaya masyarakat untuk mendapatkan CPNS yang sesuai kebutuhan birokrasi yang semakin hari tuntutannya semakin tinggi. Dalam visi BKN tersurat keinginan mewujudkan PNS yang profesional dan bermartabat. Apa kunci sukses rekruitmen untuk mewujudkan visi tersebut? Visi BKN menjadi lembaga pembina dan penyelenggara manajemen kepegawaian yang profesional dan bermartabat 2025. Untuk itu, tentunya langkah-langkah penataan kepegawaian mesti diarahkan kesana. Sistem rekruitmen yang dibangun tadi mengarah kesana. Sistem rekruitmen yang bermartabat itu gimana?. Tentu sistem rekruitmen yang tidak ada lubang-lubang untuk dimanipulasi. Dan saya harapkan pegawai BKN memahami betul hal ini. Bagi pegawai yang mengelola sistem ini kami menerapkan“zero tolerance�, kalau sampai ada yang main-main disini, tidak ada toleransi, Kepala BKN akan memberhentikan yang bersangkutan. Itu kata kuncinya, kita harus menjaga komitmen tersebut.


BKN dorong sistem rekruitmen bebas KKN

Apa rencana pengembangan sistem rekruitment kedepan? Sistem rekruitmen ini adalah salah satu sub sistem secara keseluruhan, yang kita lakukan untuk menyempurnakan sistem ini adalah menyesuaikan dengan perkembangan teknologi. Perkembangan soal juga mesti diperhatikan, untuk itu kualitas dan jumlah soal terus menerus di-update dan disesuaikan. Setelah itu bagaimana pegawai itu diarahkan dan dikembangkan setelah lulus tes.

Laporan Khusus Inteligensia Umum dan Tes Karakteristik Pribadi. Kita harapkan dari ketiga komponen tes ini, kita mendapatkan CPNS yang memiliki rasa nasionalisme yang tinggi, intelegensia yang cukup, dan juga

Apa harapan bapak terkait reformasi birokrasi secara umum khususnya seleksi rekruitment CPNS? Kami menyiapkan regenarasi dengan mempersiapkan kader Kepala BKN meninjau uji coba satsiun CAT Kanreg X Bali pengganti dimasa mendatang. Tidak ada kata berhenti, hari ini CAT kita sudah bagus, besok lusa belum tentu tentunya memiliki kematangan dan kepribadian bagus. Untuk itu tidak ada kata puas terhadap yang baik serta cocok posisinya sebagai pelayan inovasi yang telah kita lakukan. Kita dorong terus masyarakat, bukan bos masyarakat. Secara umum inovasi-inovasi dan kajian segala aspek. Tentu bukan hanya sistem rekruitmen, tapi segala aspeknya terus kita perbaiki untuk menyesuaikan dengan kemajuan dan tuntutan masyarakat. Apakah menurut Bapak CAT mampu menjawab keraguan yang dikeluhkan publik? Dengan kerja keras kita buktikan, biarkan masyarakat yang menilai. Yang bisa membuktikan para peserta tentu peserta tes. Untuk itu diperlukan evaluasi dalam bentuk survey-survey untuk mengkonfirmasi harapan dan apa yang dirasakan peserta setelah menggunakan CAT. Kita harus melakukan sosialiasi yang cukup mengenai mekanisme dari proses pembuatan soal sampai proses tes. Setelah dilakukan evaluasi tentu kita terbuka dengan berbagai masukan untuk perbaikan di masa mendatang. Apa output yang Bapak harapkan dari proses rekruitment tadi? Seleksi CPNS ini merupakan tes kemampuan dasar yang mencakup; Wawasan Kebangasaan, Tingkat

inilah harapan kita. Dengan tes lanjutan berupa tes kemampuan bidang tentunya mereka memiliki pengetahuan bidang sesuai dengan bidang tugasnya. Prinsipnya mencari bibitnya, sehingga hasil tes ini mencerminkan juga potensi bahwa orang tersebut bisa dikembangkan. Wah terima kasih Bapak, banyak hal yang kami dapatkan. Semoga BKN semakin sukses, terus berinovasi untuk mewujudkan pelayanan yang bermartabat. Amien. Terima kasih, sukses juga untuk semua. (Boent).

X-Media, Media Kepegawaian Kanreg X BKN, edisi ke-3 | Oktober 2013 7


Laporan Khusus

X-Media, Media Kepegawaian Kanreg X BKN, edisi ke-3 | Oktober 2013 8

BKN dorong sistem rekruitmen bebas KKN


Laporan Khusus

System Rekruitmen dengan CAT

TESTIMONY CAT

Kata Mereka Tentang CAT Anggara Pradnya Widiantara, Mataram Nusa Tenggara Barat (Peserta tes CPNS alumni STAN dengan nilai tertinggi) “Pengoperasian aplikasi ini sangat mudah, kalau mau mengubah pilihan jawaban sudah ada fasilitas, ada petunjuk sisa waktu. Sudah bagus sekali, pokoknya dari sistemnya sudah bagus sekali. Ruangan tes juga nyaman dan sarananya baru semua. Kalau bisa skalanya diperbesar, sehingga tes bisa bisa berlangsung secara massal. Ini langkah terobosan yang sangat bagus, sebagai peserta kita tidak tahu soal apa yang akan keluar, karena sistem yang mengacak soal, jadi benar-benar mampu mengukur kemampuan kita. Hasil tes langsung diperiksa sistem sehingga hasilnya langsung keluar sesaat setelah ujian. Soal lumayan sulit tapi bukan tidak mungkin untuk dikerjakan, jika sudah belajar maksimal dari berbagai sumber dan dibantu dengan kekuatan doa tidak ada yang tidak mungkin”. Oka, Buleleng. (Peserta tes CPNS alumni STAN) “Penggunaan Sistem ini lumayan mudah, cuma saya salah starategi, saya kehabisan waktu karena terpaku pada salah satu soal, justru soal yang mudah belum belum sempat saya kerjakan. Tes ini fair karena hasil langsung keluar dan saya percaya hasil yang keluar adalah hasil kerja saya sendiri. Saya puas penyelenggaraan tes dengan metode seperti ini” Gede Wijaya (Kepala BKD Badung) “Setelah mencoba sistem CAT , saya merasa sangat tertarik. Kalau saya sebagai peserta, bisa memberikan keyakinan bahwa tidak ada pengaruh subyektif yang bisa masuk kesana, itu murni sudah hasil dari kemampuan kita. Selaku wakil lembaga, keberadaan CAT, memberikan harapan yang sangat besar. Sebagai panitia kita merasa aman dan nyaman. Ide daripada CAT ini dapat memberikan rasa nyaman dan aman bagi panitia, karena unsur sub-

yektif hampir tidak bisa masuk dalam proses tes. Dengan sistem seperti ini hasil tes langsung diketahui sesaat setelah tes berlangsung. Saya yakin harapan pubik untuk mewujudkan proses tes yang transaparan dan akuntabel dapat kita wujudkan dan penuhi dengan sistem seperti ini. Terkait sistem rekruitmen,saya yakin sampai saat ini sistem ini sudah memberikan jaminan yang bagus untuk transparansi dan akuntabilitas sistem rekruitmen, kecuali di kesempatan mendatang ada perkembangan lagi. Karena teknologi terus berkembang. Untuk ide seperti ini hendaknya kita dukung dan pertahankan dan kembangkan di kesempatan mendatang”. IB Gede Sutawijaya ( Kepala Bidang Data dan Pe-rencanaan Kepegawaian BKPP Denpasar) “Saya sangat tertarik dengan sistem CAT ini, karena disamping kita bisa mengetahui hasil, kita tahu berapa soal yang sudah dijawab, ada batas waktu, hasil langsung diketahui sesaat setelah tes berlangsung. Kemampuan individu sangat terukur dengan sistem ini. Dibandingkan dengan LJK sistem ini jauh lebih mudah hanya menggunakan mouse, kalau pakai LJK ada hal non teknis yang bisa mempengaruhi hasil pengukuran kemampuan individu. Perlu antisipasi jika komputer hang sehingga waktu peserta tidak terpotong. Kami tertarik menggunakan CAT ini dan BKPP Kota Denpasar sudah bersurat ke BKN. Kita mencoba menjawab keraguan publik dengan sistem CAT ini dan inovasi BKN ini patut didukung. Mengenai kepercayaan publik, biarkan publik yang menilai”. Nengah Sumiarta, Perwakilan BKPP Provinsi NTB. “Kita sangat mendukung keberadaan CAT ini, sehingga penerimaan CPNS bisa lebih transparan dan lebih murah. Pengadaan dengan LJK dengan soal yang sangat besar biayanya besar, sedangkan dengan CAT, sarananya bisa digunakan berkali-kali. Kendalanya saat ini sarana CAT yang jumlahnya masih terbatas, untuk Itu CAT perlu ditambah”. X-Media, Media Kepegawaian Kanreg X BKN, edisi ke-3 | Oktober 2013 9


Laporan Utama

CAT Obyektif dan Transparan

CAT Wujudkan Tes Obyektif dan Transparan BKN Menjawab Harapan Publik

C

omputer Assisted Test (CAT) seakan menjadi trade mark baru bagi proses seleksi CPNS untuk tahun 2013. Bagaimana tidak, tahun ini merupakan tahun pertama CAT dipakai untuk seleksi CPNS secara nasional. Walaupun masih bersifat opsional, begitu diumumkan opsi penggunaan CAT ini, banyak instansi yang langsung menyatakan minatnya untuk mengunakan CAT dalam seleksi CPNS. Lalu

masih menimbulkan berbagai kritik. “Walaupun tes sudah menggunakan konsorsium perguruan tinggi, namun jeda waktu yang lama antara waktu tes dan pengumuman masih mendapat kritik dari masyarakat� ungkap Wakil Kepala BKN dalam Rapat Teknis Kepegawaian Wilayah Kerja Kantor Regional X BKN September lalu. Masih menurut Wakil Kepala BKN, re-

bagaimana kruitCAT menjawab haramen CPNS pan publik tentang tahun 2013 dibuat Peserta Test TKD dengan menggunakan CAT meka-nisme tes yang terobosan baru denlebih obyektif dan transparan, berikut ulasannya. gan menggunakan CAT. Namun dengan pertimbangan belum meratanya kesiapan infrastruktur Mekanisme tes CPNS mengalami perkem- masing-masing instansi yang menyelenggarakan bangan dari masa ke masa, berawal dari mekanis- rekruitmen CPNS tahun 2013, penggunaaan CAT me tes yang bersifat tertutup, kemudian menggu- masih bersifat opsional. Artinya instansi diberikan nakan opsional yang dikerjakan langsung pada soal keleluasaan memilih salah satu metode tes, mengkemudian penggunaan Lembar Jawaban Komputer gunakan CAT atau LJK. (LJK). Menurut Wakil Kepala BKN, DR. Ir. Bima Haria Wibisana, M. SIS, seiring perkembangan sarana Sementara itu Kepala BKN, Drs. Eko Sutrisdan tuntutan masyarakat atas mekanisme tes yang no, M. Si, di sela-sela acara Launching CAT Station obyektif dan transparan, sistem yang ada dinilai X-Media, Media Kepegawaian Kanreg X BKN, edisi ke-3 | Oktober 2013 10


CAT Obyektif dan Transparan

di Kantor Regional X BKN Denpasar menyatakan bahwa CAT hadir sebagai salah satu terobosan yang dikembangkan sejak 2007 yang mengadopsi kesuk-

Prosesi penyegelan server pleh Kakanreg X dan Kepala BKPP Kota Denpasar

Laporan Utama soal yang diujikan meliputi soal tes wawasan kebangsaan, tes intelegensia umum dan tes karakteristik pribadi. “Soal-soal yang diberikan sudah melalui serangkaian tes dan validasi sesuai level tingkat pendidikan” ungkap Kepala BKN. Untuk mempercepat penerapan CAT, BKN menawarkan dua opsi. Pertama, instansi yang bersangkutan bisa menggunakan CAT yang ada di Kantor Pusat BKN atau di 12 Kantor Regional. Kedua, instansi yang bersangkutan menyediakan komputer sendiri atau bisa juga bekerjasama dengan sekolah-sekolah komputer terdekat, tentunya yang memiliki standar minimal spesifikasi yang sesuai, dalam hal ini BKN membantu install sistemnya. “Silahkan memanfaatkan stasiun CAT kami yang tersebar di Kantor Pusat BKN dan 12 kantor Regional atau disediakan infrastrukturnya, BKN nanti membantu install sistemnya” ungkap Kepala BKN

sesan penggunaan CAT pada BKN khususnya. “Bagi BKN, CAT bukan barang baru, karena CAT sudah mulai digunakan sejak tahun 2007 dan telah terbukti memberikan hasil rekruitmen yang menggembira-

Keamanan sistem dari praktik-praktik kecurangan sejak pembuatan soal sampai saat berlangsungnya tes juga mendapat perhatian serius

kan” ungkap Kepala BKN. Dengan menggunakan CAT peserta bisa mengetahui langsung hasil tes begitu tes selesai dilakukan, soal yang diberikan juga bersifat acak dengan model yang bervariasi namun tetap dengan tingkat kesulitan yang sama. Adapun

dari Kepala BKN. Hal itu ditegaskan Kepala BKN ketika ditanya oleh wartawan salah satu stasiun TV di Denpasar. Wartawan sempat mempertanyakan potensi kecurangan yang mungkin terjadi karena sistem yang digunakan merupakan sistem buatan maX-Media, Media Kepegawaian Kanreg X BKN, edisi ke-3 | Oktober 2013 11


Laporan Utama

CAT Obyektif dan Transparan

Pengumuman hasil Tes Kompotensi Dasar Kota Denpasar menggunakan CAT

nusia dan rawan penyimpangan. Kepala BKN secara tegas dalam pernyataannya menjamin bahwa pengawasan masing-masing komponen atau individu yang terlibat dalam penyusunan dan implementasi CAT diawasi dengan ketat. Menurut Kepala BKN; pembuat soal, IT, pembawa soal dan semua yang terlibat dalam CAT menandatangani pakta integritas. Bahkan untuk menjamin tidak ada penyimpangan dalam proses tes ini, Kepala BKN memberi peringatan, “Siapapun pegawai BKN yang coba-coba menyalahgunakan CAT, ancamannya dipecat”, tegas Eko Sutrisno. Untuk itu Kepala BKN menegaskan bahwa instansi tidak perlu ragu menggunakan CAT, karena CAT menjamin obyektivitas dan transparansi proses tes CPNS. CAT tidak hanya bermanfaat langsung bagi peserta tes, bagi instansi penyelenggara keberadaan CAT dirasakan sangat membantu, terutama adanya otomatisasi sistem tes yang meminimalkan unsur subjektif dan memotong jeda waktu yang sangat signifikan antara waktu penyelenggaraan tes dengan pengumuman hasil tes. “Keberadaan CAT ini sangat nyaman dan aman bagi panitia, karena unsur subjektif yang menjadi momok bagi panitia selama ini hampir tidak bisa masuk dalam proses tes” ungkap Gede Wijaya Kepala BKD Badung. Dengan sistem seperti ini juga sangat efektif dan efisisen karena tidak memerlukan pembelian media tes setiap tahunnnya. Sistem LJK dengan soal yang sangat besar biayanya besar, sedangkan dengan CAT, sarananya cukup dibeli sekali dan bisa digunakan berkali-kali. “Saya yakin harapan pubik transaparansi dan akuntabel menjadi tujuan mereka dapat kita wujudkan dan penuhi dengan sistem seperti ini” ungkap Kepala BKD Badung optimis. Kehadiran CAT ini disambut dengan antusiasisme instansi yang menyelenggarakan rekruitmen CPNS, bahkan

X-Media, Media Kepegawaian Kanreg X BKN, edisi ke-3 | Oktober 2013 12

sesaat setelah diresmikan CAT Kantor Regional X BKN Denpasar, Stasiun CAT Kanreg X BKN Denpasar langsung digunakan untuk proses seleksi CPNS Kemenkeu khusus jalur alumni STAN. Pada hari Sabtu, 31 Agustus 2013 sebanyak 81 orang alumni program diploma STAN mengikuti CPNS dengan menggunakan CAT di Kanreg X BKN Denpasar. Kepercayaaan akan metode CAT ini tinggi hal itu terbukti dari jajak pendapat tentang CAT yang dilakukan terhadap peserta tes Kementrian Keuangan alumni STAN. Hasilnya, 93,67% peserta menyatakan operasional CAT mudah dan sangat mudah. Semua responden (100%) menyatakan yakin dengan transparansi tes yang dilakukan dengan menggunakan CAT. Sebanyak 94,87% responden menyatakan yakin dengan keakuratan hasil tes dan hanya 5% yang merasa kurang yakin dengan keakuratan hasil test. Yang lebih menggembirakan 98,73% responden menyatakan yakin dan sangat yakin bahwa proses tes dengan menggunakan CAT bebas KKN. Metode tes dengan menggunakan CAT ini yang sudah mulai dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, tentu hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi BKN karena kepercayaan publik ini mesti dijaga untuk menjamin obyektivitas dan transparansi tes. Diakui oleh kepala BKN perkembangan metode test terus berkembang dari masa ke masa, jika saat ini CAT masih yang terbaik namun, pada tahun-tahun mendatang tentu tidak tertutup kemungkinan terdapat pengembangan metode tes yang ada sehingga menjadi tantangan dari BKN untuk terus melakukan inovasi dan improvisasi untuk untuk mewujudkan mekanisme termasuk alat bantu tes yang semakin mendorong obyektifitas dan transparansi test untuk mewujudkan pegawai negeri sipil yang profesional dan bermartabat tahun 2025. (Boent).


stasiun CAT Kanreg X

Laporan Utama

LATAR BELAKANG DIBANGUNNYA STASIUN CAT KANREG X BKN DENPASAR BKN dan Manajemen PNS Sesuai ketentuan pasal 34 ayat (1) UndangUndang No. 43 tahun 1999 tentang pokok-pokok kepegawaian untuk menjamin kelancaran penyelenggaraan kebijaksanaan Manajemen PNS, maka dibentuklah Badan Kepegawaian Negara (BKN). Setelah ditetapkannya Undang-Undang No. 43 tahun 1999 tentang Pokok-Pokok Kepegawaian, kedudukan BKN semakin kuat dan strategis dalam manajemen PNS. Salah satu tugas BKN adalah menyelenggarakan fungsi pengkajian dan penyusunan kebijakan nasional di bidang kepegawaian. Tugas BKN mencakup kegiatan perencanaan, pengembangan kualitas Sumber Daya Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan admnistrasi kepegawaian, pengawasan dan pengendalian, penyelenggaraan dan pemeliharaan informasi kepegawaian, perumusan kebijakan kesejahteraan PNS serta memberikan bimbingan teknis kepegawaian kepada instansi pusat dan daerah (Pasal 34 ayat (1) UU 43 Tahun 1999). Computer Assisted Test (CAT) sebagai sebuah solusi. Menjawab tantangan sekaligus tuntutan masyarakat yang menginginkan rekrutmen CPNS secara cepat, transparan dan obyektif, BKN sesuai tugasnya dalam manajemen PNS meluncurkan CAT. CAT adalah metode ujian dengan menggunakan aplikasi komputer. Dalam penggunaannya CAT sangat efisien dan flexible. CAT dapat digunakan dalam rekrutmen dan seleksi CPNS ataupun untuk kepentingan rekrutmen dan seleksi di bidang kepegawaian lainnya. CAT merupakan hasil studi banding (bench mark) dari Negara-negara yang telah menggunakan CAT misalnya Civil Service Commission di Philipina, terutama untuk merekrut pegawai negeri sipil. Pada penerapannya di Indonesia CAT dikembangkan dengan beberapa perubahan yang disesuaikan dengan norma, situasi dan kondisi sistem kepegawaian yang ada. Tujuan rekrutmen dan seleksi dengan CAT adalah untuk mempercepat proses pelaksanaan ujian dari pemeriksaan hasil ujian, menciptakan standardisasi hasil ujian secara nasional dan menetapkan standar nilai. CAT juga dapat digunakan untuk seleksi CPNS

secara computerize bertujuan untuk menghindari kemungkinan adanya Kolusi Korupsi dan Nepotisme (KKN) dalam proses rekrutmen CPNS. Dalam aplikasinya, peserta tes dapat langsung mengetahui hasil/nilai setelah tes usai. Kelulusan ditentukan dengan scoring. TUJUAN PENGGUNAAN CAT 1. Mempercepat proses pemeriksaan dan laporan hasil ujian. 2. Menciptakan standarisasi hasil ujian secara nasional. 3. Menetapkan standar nilai Keunggulan/Manfaat Penggunaan CAT 1. Peserta tes dapat mendaftarkan melalui internet. 2. Peserta tes mengerjakan soal sesuai dengan kecepatannya dalam menjawab setiap pertanyaan. 4. Peserta tes dapat dinilai langsung sesuai dengan hasil yang diperoleh. 5. Komputer menyediakan keseluruhan materi soal 6. Kompetensi Dasar (Tes Pengetahuan Umum, Tes 7. Bakat Skolastik dan Tes Skala Kematangan). 8. Penilaian dilakukan secara obyektif. 9. Peserta ujian dapat mengakses dengan mudah terhadap pencapaian nilai (skor) yang diperoleh. Infrastruktur CAT Kantor Regional X BKN Denpasar antara lain yaitu : Ruangan tes CAT dengan jumlah 51 unit komputer dan rencana kedapan mendapat tambahan 50 unit komputer jadi total keseluruhan 100 unit komputer. - Ruangan Server. - Ruangan Monitoring - Ruangan Registrasi /Pendaftaran - Ruangan Lemari Locker informasi berkaitan CAT, silahkan menghubungi kami di Telp. : 0361-728384 Website : http //www.bkn.go.id/kanreg10 Blogspot : http //www.kanreg10bkn.blogspot.com Email : kanreg10bkn@gmail.com X-Media, Media Kepegawaian Kanreg X BKN, edisi ke-3 | Oktober 2013 13


Laporan Utama

Jajak Pendapat Tes CPNS STAN

Dari Jajak Pendapat Tes CPNS Alumni STAN Kemenkeu:

100% Peserta Tes CPNS Yakin Tes Dengan Menggunakan CAT Transparan

K

eberadaan CAT sebagai salah satu metode tes yang digunakan dalam rekruitmen CPNS tahun 2013 memberi harapan baru. Kepercayaan publik sedikit demi sedikit mulai pulih. Mekanisme CAT yang dirancang untuk menciptakan tes yang obyektif dan transparan mulai mampu menjawab harapan publik. Untuk mengetahui pendapat peserta tes yang menggunakan CAT dan sekaligus dijadikan bahan evaluasi penggunaan CAT di masa mendatang, X-Media, Buletin Kepegawaian Kantor Regional X BKN Denpasar melakukan survey pendapat peserta setelah mengikuti tes CPNS dengan menggunakan CAT. Pelaksanaan Survey pada tanggal 31 Agustus 2013 bertempat di Kantor Regional X BKN Denpasar. Survey dilakukan dengan menyebarkan kuisioner terhadap semua peserta tes CPNS Kemenkeu alumni program Diploma STAN. Dari 81 peserta tes yang dibagikan kuisioner, terdapat 3 kuisioner yang diisi dengan tidak lengkap, sehingga kuisoner dijadikan data sejumlah 79 kuisioner atau dengan kata lain angka partisispasi survey ini sebesar 97,53%. Populasi Kuisiner disebar Kuisioner diisi lengkap Tingkat partisipasi

81 81 79 97,53%

Masing masing peserta mengisi angket yang terdiri dari lima pertanyaan tentang pendapat peserta terhadap tingkat kesulitan soal, tingkat kemudahan operasional CAT, keyakinan terhadap keakuratan hasil tes, dan keyakinan transaparansi tes dengan menggunakan CAT bebas KKN. Responden juga diminta menuliskan kelebihan, kelemahan, kesan dan saran perbaikan CAT dimasa datang. Kuisoner disebar sesaat setelah peserta mengikuti tes dengan menggunakan CAT di Kantor Regional X BKN Denpasar. No.

Keterangan/Pertanyaan

Penilaian

1

Tingkat Kesulitan Soal

1. Sangat Mudah

2.Mudah

3.Sulit

4.Sangat Sulit

2

Kemudahan Operasional CAT

1.Sangat Mudah

2.Mudah

3.Sulit

4.Sangat Sulit

3

Keyakinan terhadap transparansi tes 1.Sangat Yakin

2.Yakin

3.Tidak Yakin

4.Sangat Tidak Yakin

4

Keyakinan terhadap keakuratan hasil tes

1.Sangat Yakin

2.Yakin

3.Tidak Yakin

4.Sangat Tidak Yakin

5

Keyakinan proses tes CAT bebas KKN 1.Sangat Yakin

2.Yakin

3.Tidak Yakin

4.Sangat Tidak Yakin

X-Media, Media Kepegawaian Kanreg X BKN, edisi ke-3 | Oktober 2013 14


Laporan Utama

Jajak Pendapat Tes CPNS STAN

Berikut rekapitulasi hasil survey persepei respon setelah menggunakan CAT: Tingkat kesulitan soal: Untuk mengetahui pendapat peserta tes terhadap tingkat kesulitan soal, responden diberi pertanyaan tentang tingkat kesulitan soal, dan berikut adalah rekapitulasi pendapat responden: Keterangan

Sangat mudah

Mudah

Sulit

Sangat sulit

Jumlah

Tingkat kesulitan soal

0

10

22

47

79

Persentase

0

12,66

27,85

59,49

100,00

Sebanyak 59,49% responden mengatakan kalau soal yang dikerjakan sulit, dan 27,85% responden mengatakan soal sangat sulit. Sementara hanya 12,66% responden yang menyatakan soal mudah dan tidak ada responden (0%) yang mengatakan soal sangat mudah. Tingkat kemudahan operasional CAT. Ketika ditanyakan kemudahan operasional CAT, dari 79 responden memberikan jawaban sebagai berikut:

X-Media, Media Kepegawaian Kanreg X BKN, edisi ke-3 | Oktober 2013 15


Laporan Utama Keterangan

Jajak Pendapat Tes CPN STANS

Sangat Mudah

Mudah

Sulit

Sangat Sulit

Jumlah

40

34

5

0

79

50,63

43,04

6,33

0,00

100,00

Kemudahan Operasional CAT Persentase

Sebanyak 93,67% menyatakan operasional CAT dirasakan mudah dan mudah sekali dan hanya 6,33% yang menyatakatan operasional CAT masih sulit dan tidak ada yang menyatakan operasional CAT sangat sulit. Tentu ini memberikan gambaran bahwa design CAT sudah cukup mudah digunakan oleh peserta tes yang baru pertama kali menggunakan sekalipun. Tranparansi Tes Untuk mengetahui pendapat peserta terhadap transparansi tes, responden diberikan pertanyaaan tingkat keyakian terhadap transparansi tes dengan menggunakan CAT. Dan berikut rekapitulasi pendapat responden: Keterangan Keyakinan terhadap transparansi tes Persentase

Sangat yakin

Yakin

Kurang yakin

Tidak yakin

Jumlah

43

36

0

0

79

54,43

45,57

0,00

0,00

100,00

Dari pertanyaaan terhadap keyakinan terhadap transparansi tes dengan menggunakan CAT, sebanyak 45,57% responden yakin dan bahkan 54,43% sangat yakin bahwa proses tes dengan menggunakan CAT berlangsung secara transparan. Tidak ada responden yang kurang yakin apalagi tidak yakin terhadap transaparansi tes dengan menggunakan CAT. Keakuratan Hasil Test: Untuk mengetahui pendapat responden terhadap keakuratan terhadap hasil tes, responden ditanyakan pendapatnya terhadap keyakinan keakuratan hasil tes dengan menggunakan CAT. Pertanyaan ini untuk mengetahui tingkat keyakinan peserta bahwa hasil tes yang diperoleh sesaat setelah tes berlangsung adalah hasil yang akurat dan merupakan hasil kemampuan yang masing-masing peserta. Berikut rekapitulasinya: Keterangan Keyakinan terhadap keakuratan hasil test Persentase

Sangat Yakin

Yakin

Kurang Yakin

Tidak yakin

Jumlah

39

36

4

0

79

49,37

45,57

5,06

0,00

100,00

X-Media, Media Kepegawaian Kanreg X BKN, edisi ke-3 | Oktober 2013 16


Laporan Utama

Jajak Pendapat Tes CPNS STAN

Dari 79 responden, 45,57% responden yakin dan bahkan 49,37% responden sangat yakin bahwa test CPNS yang menggunakan CAT akurat. Dan masih terdapat 5,06% peserta yang kurang yakin terhadap keakuratan hasil tes. Artinya peserta yakin bahwa hasil yang diterima sesaat setelah ujian benar-benar sesuai dengan kemampuan masing-masing dari responden. Keyakinan Test CAT Bebas KKN Untuk mengetahui pendapat peserta bahwa tes dengan menggunakan CAT bebas KKN, berikut hasil rekapitulasi pendapat responden : Keterangan Keyakinan Proses Tes CAT Bebas KKN Persentase

Sangat Yakin

Yakin

Kurang Yakin Tidak yakin

Jumlah

35

43

1

0

79

44,30

54,43

1,27

0,00

100,00

Dari 79 responden, 54,43% dan bahkan 44,30 % responden sangat yakin bahwa tes dengan menggunakan CAT bebas dari unsur KKN. Hanya 1,27 % atau 1 orang responden masih kurang yakin bahwa tes dengan menggunakan CAT kurang yakin dengan proses tes CPNS bebas KKN serta tidak ada responden yang menyatakan tidak yakin bahwa tes CPNS yang bebas dari KKN.

X-Media, Media Kepegawaian Kanreg X BKN, edisi ke-3 | Oktober 2013 17


Laporan Utama

Jajak Pendapat Tes CPNS STAN

Dari hasil rekapitulasi survey yang dilakukan diatas mencerminkan bahwa soal-soal CAT masih dirasakan sulit oleh peserta, walaupun soal-soal CAT sudah melalui serangkaian uji validasi dalam bentuk uji coba sesuai tingkat pendidikan. Dari

Kabag Umum memberikan pengarahan kepada peserta CAT

si Persiapan instalasi aplika

CAT

hasil range nilai tes CPNS alumni STAN mencatat nilai tertinggi 415 dan terendah 272 dari nilai maksimal 500. Secara umum design CAT mudah digunakan oleh peserta, bahkan oleh

Press conference sebelum dimulainya test TKD CAT Perdana

peserta yang menggunakan CAT untuk pertama kali sekalipun. Sebagian besar peserta yakin bahwa tes CAT berlangsung secara transparan dan yakin keakuratan hasil tes merupakan hasil yang akurat yang mencerminkan kemampuan masing-masing peserta. Keyakinan terhadap tes dengan menggunakan CAT bebas KKN terbilang sangat besar yaitu 98,73%. Ini mencerminkan kepercayaan peserta bahwa sistem CAT ini mampu menjawab harapan publik untuk mewujudkan tes CPNS bebas KKN, walaupun masih terdapat 1,27% yang kurang yakin bahwa tes dengan CAT bebas KKN. Menurut peserta kelebihan dari penggunaan CAT ini adalah efisiensi waktu, lebih mudah mengopeX-Media, Media Kepegawaian Kanreg X BKN, edisi ke-3 | Oktober 2013 18

rasikan, risiko non teknis kecil, ada petunjuk sisa waktu, le-bih transparan hasil langsung bisa diketahui sesaat setelah tes

CAT BKN

berlangsung. Sementara kekurangan yang masih dirasakan adalah jumlah CAT yang masih terbatas, sehingga belum bisa berlangsung serempak. Peserta terkesan dengan sistem yang dibangun BKN ini, karena untuk pertama kalinya mereka mengikuti tes hasil langsung bisa diketahui saat itu juga. Sedangkan peserta berharap jumlah stasiun CAT diperbanyak, penggunaan CAT untuk seluruh rekruitmen CPNS, dan mereka berharap BKN terus berinovasi untuk mewujudkan sistem rekruitmen yang bebas KKN. Tidak mudah memang mengembalikan keyakinan publik dalam waktu singkat, menjadi tantangan BKN untuk terus berinovasi, dan selanjutnya biarkan publik menilai (Boent).


Maklumat Pelayanan - Kanreg X BKN

MAKLUMAT PELAYANAN

KANREG X BKN DENPASAR

D

enpasar Kanreg X, Sesuai dengan Undang-Undang Nomor 25 tahun 2009 tentang Pelayanan Publik, Kantor Regional X BKN Denpasar meluncurkan Maklumat Pelayanan, Rabu (25/9). Apa yang dimaksud dengan Maklumat Pelayanan? Apakah hanya sekedar sebaris dua baris kalimat, dipigura dan dipasang di tempat yang terlihat oleh siapa saja? Tentu saja tidak sesederhana itu. Maklumat Pelayanan adalah persyaratan tertulis yang berisi keseluruhan rincian kewajiban dan janji yang terdapat dalam standar pelayanan. Hal ini merupakan tindak lanjut dari komitmen seluruh pegawai Kantor Regional X BKN Denpasar dalam mewujudkan layanan bermartabat. Kantor Regional X BKN merupakan salah satu pemberi layanan publik di bidang kepegawaian khususnya PNS di wilayah provinsi Bali, NTB dan NTT. Sebagaimana layanan publik lainnya, Kanreg X BKN dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat PNS harus didasarkan pada prinsip-prinsip layanan publik. Maklumat pelayanan merupakan bentuk legalitas yang memberikan hak kepada masyarakat pengguna layanan untuk mendapatkan akses pelayanan publik yang sesuai dengan harapan dan kebutuhannya, kepastian waktu penyelesaian, mengajukan keluhan, pengaduan dan melakukan pengawasan. Tujuannya tentu tidak lain memberikan kepastian hukum dalam hubungan antara masyarakat dan penyelenggara dalam layanan publik sehingga terpenuhinya penyelenggaraan publik sesuai dengan peraturan perundangan. Adapun Maklumat Pelayanan Kantor Regional X BKN Denpasar sebagai berikut:

Laporan Utama Kami Pegawai Kantor Regional X BKN Denpasar berupaya dengan sungguh-sungguh untuk : 1. Memberikan layanan kepegawaian yang cepat, tepat, mudah dan aman; 2. Menyajikan informasi kepegawaian yang terkini (up to date); 3. Memberikan rujukan peraturan bidang kepegawaian; 4. Merespon dengan cepat terhadap permintaan pengguna layanan; 5. Memiliki empati rasa peduli penuh perhatian ikhlas dan bertanggung jawab; 6. Menyiapkan sarana dan prasarana serta fasilitas yang nyaman dan tertata baik; 7. Senantiasa berpenampilan rapi dan siap melayani; 8. Mengedepankan kompetensi yang memadai dan bekerja dengan dedikasi yang tinggi serta berorientasi pada prestasi kerja; 9. Mewujudkan layanan Bermartabat meliputi jujur, tanggung jawab, disiplin, bersemangat, kerja sama dan pelayanan prima; 10.Melakukan kerjasama antar lembaga sesuai dengan peran dan fungsinya. Maklumat Pelayanan Kantor Regional X BKN Denpasar Maklumat pelayanan merupakan salah satu bukti kesungguhan pemberi layanan publik untuk menerapkan prinsip prinsip good governance (transparansi, akuntabilitas, keterbukaan dan keadilan) dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Maklumat pelayanan harus diartikan sebagai sebuah tanggung jawab besar yang disandarkan pada seluruh pegawai dari para pengguna layanan di Kanreg X BKN Denpasar. Tentu saja kita semua berharap ini bukan hanya sekedar slogan semata, tapi benar-benar merupakan tekad dari seluruh pegawai untuk memberikan pelayanan yang terbaik bagi pengguna layanan. (Youdha)

X-Media, Media Kepegawaian Kanreg X BKN, edisi ke-3 | Oktober 2013 19


Event

Workshop HRMS

WORKSHOP HRMS, EVALUASI SAPK, EVALUASI PENERAPAN KPE DAN EVALUASI REKONSILIASI DATA DI WILAYAH KERJA KANTOR REGIONAL X BKN DENPASAR

M

Foto Dok. Rakor HRMS dan evaluasi SAPK di Hotel Harris Kuta

enciptakan Data PNS yang up to date dan akurat adalah tujuan BKN. Demi tercapainya tujuan tersebut, pada tanggal 13 -14 Juni 2013 diadakan workshop Human Resources Management System (HRMS), Evaluasi Sistem Aplikasi Pelayanan Kepegawaian (SAPK), Evaluasi Penerapan Kartu Pegawai Negeri Sipil Elektronik (KPE) dan Evaluasi Rekonsiliasi Data. Seluruh kegiatan tersebut bertujuan untuk mewujudkan data PNS yang tepat dan akurat. Ke-giatan yang dilaksanakan di Hotel Haris Riverview Kuta ini mengundang seluruh BKD Provinsi/ Kabupaten/Kota se wilayah Bali, NTB dan NTT yang me-rupakan wilayah kerja Kanreg X BKN. Tujuan diadakannya Workshop HRMS, evaluasi SAPK, evaluasi penerapan KPE dan evaluasi Rekonsiliasi Data yaitu untuk memberikan pemahaman tentang fitur HRMS serta melakukan evaluasi terhadap penggunaan SAPK, proses KPE dan peX-Media, Media Kepegawaian Kanreg X BKN, edisi ke-3 | Oktober 2013 20

manfaatannya serta evaluasi terhadap proses rekonsiliasi data yang telah dilakukan sejak tahun 2012 serta tindak lanjutnya. Jumlah peserta yang hadir sebanyak 70 orang terdiri dari 1 (satu) orang Kepala BKD dan 1 (satu) orang pegawai yang yang menangani data PNS. Acara workshop ini diawali dengan laporan penyelenggara oleh Direktur Pengolahan Data, Iwan Hermanto,MIS dilanjutkan dengan ucapan selamat datang dari Kepala Kantor Regional X BKN Denpasar Drs. Made Ardita, M.Si. Dalam sambutannya Kakanreg X BKN menyampaikan bahwa kegiatan ini dilaksanakan agar mampu menangani permasalahan kepegawaian, dimana keinginan untuk mendapatkan kepuasan terhadap pelayanan manajemen PNS yang semakin tinggi. Data kepegawaian menjadi unsur vital bagi pemerintah untuk dapat mengambil kebijakan yang tepat, sehingga perlu adanya evaluasi terhadap kegiatan yang telah dilakukan.


Workshop HRMS

Kegiatan ini dibuka oleh Deputi Bidang Informasi Kepegawaian, Yulina Setyowati NN, SH,MM Dalam sambutannya Deputi INKA menyampaikan kegiatan ini digabung untuk melakukan efisiensi. Dimana seluruh kegiatan ini guna menuju data kepegawaian yang akuntabel. Upaya BKN untuk mewujudkan pelayanan kepegawaian yang modern yaitu memperbaiki data pns. BKN mempunyai tugas untuk membuat sistem informasi kepegawaian, tetapi BKN tidak bisa bekerja sendiri, harus ada kerja sama dengan BKD. Membangun data yang baik telah banyak dilakukan. Kegiatan PUPNS tahun 2003, posisi PNS 3,9 juta. Sampai dengan tahun 2011, 19.000 data tidak jelas. Saat ini tersisa 7.000 data yang tidak jelas, jika tidak ada BKD yang mengakui data-data tersebut, maka data akan dihapus. Jika data PNS masih aktif maka harus melalui sistem. Jika menggunakan cara manual, maka data tidak pernah akurat. Sebelum SAPK web base dibuat, sudah dibuat SAPK versi desktop dimana sudah terkoneksi 165 instansi, namun hambatan utamanya adalah masalah jaringan dan kesadaran penggunaan sistem informasi masih rendah. BKD harus mandiri dalam pemanfaatan sapk kecuali untuk wilayah timur. Tetapi dengan perkembangan teknologi permasalahan jaringan itu sudah semakin menurun. Telah banyak dilakukan perubahan dan perbaikan untuk aplikasi SAPK. Penyelesaian permasalahan harus diselesaikan dengan tepat. Pelayanan pensiun harus di-tingkatkan.

Event KPE nya 9.000. Tahun 2013 ini KPE untuk wilayah kerja Kanreg X BKN dialokasikan sebanyak 164.000. Bagaimana pemanfaatannya? BKD harus bekerja sama dengan pihak bank, sedangkan untuk perbaikan KPE harus ke BKN Pusat, setelah kegiatan masal ini selesai, maka cetakan periodik akan diserahkan di Kanreg. Rekonsiliasi data. Rekonsiliasi data dilakukan untuk percepatan untuk akurasi data. Tahun 2014 target data akurat 90 %. Seiring dengan tuntutan. Data kompetensi pns diperlukan, database kesejahteraan harus ada. Fitur Hrms : 1. Memfasilitasi penyusunan formasi yang sistematis, rasional, proporsional. 2. Fasilitasi promosi jabatan. 3. Fasilitasi konsep training yang dibutuhkan 4. Fasilitasi menyusun peningkatan kesejahteraan. Dari evaluasi ini , di susun rekomendasi untuk perbaikan. Setelah dilakukan pengarahan, dilanjutkan dengan pembukaan acara Workshop HRMS, evaluasi SAPK, evaluasi penerapan KPE, evaluasi rekonsiliasi data secara resmi dengan pemukulan palu oleh Deputi Informasi Kepegawaian. Dalam kegiatan ini ada beberapa pemateri antara lain: 1. Paparan Sistem Manajemen SDM Berbasis Kompetensi oleh Kepala Pusat Penilaian Kompetensi PNS Dra Sri Kusuma Ningsih. Fenomena yang banyak terjadi di lingkungan PNS seperti kondisi dibawah ini

KPE juga merupakan salah satu Quick Win reformasi kepegawaian. Ini juga merupakan rekonsiliasi data kepegawaian. Beberapa bulan sebelum pemotretan harus dilakukan validasi data. Sehingga perbaikan KPE dapat diminimalisir. SOP pencetakan KPE harus ditepati. Saat ini jumlah PNS Kanreg X sebanyak 296.000. Yang baru tercetak X-Media, Media Kepegawaian Kanreg X BKN, edisi ke-3 | Oktober 2013 21


Event Di daerah secara umum profil kompetensi belum ada. Seharusnya data tersebut masuk ke sistem, tujuannya, untuk mengetahui kompetensi masingmasing PNS untuk kebutuhan jabatan dan sebagainya. Sehingga seluruh BKD harus dilakukan standar kompetensi jabatan dan penilaian kompetensi jabatan. 2. Pemaparan tentang Human Resources Management System oleh Bajoe Loedi Hargono BKN memiliki Integrated system kepegawaian. Ada 3 pilar dalam integrated system kepegawaian. Strategi kebijakan, share application, monitoring. Semua berbasis database kepegawaian. BKN juga melakukan komunikasi dengan stakeholder yaitu dengan Kemendagri tentang E-KTP, KPK tentang laporan harta kekayaan, NPWP dan lain-lain. Pada aplikasi HRMS semua data tentang kompetensi jabatan sudah tersedia. 3. Monitoring dan Evaluasi Penerapan SAPK oleh Direktur Pengolahan Data Iwan Hermanto,MIS, Iwan Hermanto menegaskan bahwa BKD harus melakukan peremajaan data sesuai kewenangannya. Dimana data elektronik ini bisa dimanfaatkan untuk membuat statistik dengan berbagai variabel. Betapapun pentingnya data tersebut, jika data tidak diremajakan maka akan sia-sia. “Mari bangun data dengan baik untuk menunjukan kondisi riil di lapangan� ajak Iwan Hermanto.

Workshop HRMS

4. Pemaparan tentang Evaluasi Rekonsiliasi Data oleh Kepala Sub Direktorat Operasi Komputer dan Jaringan Nanang Subandi Nanang Subandi menyampaikan tentang statistik data rekonsiliasi dari masing-masing BKD dan file tentang perbedaan data antara BKN dan BKD akan diserahkan dalam bentuk soft copy ke masingmasing instansi untuk dilakukan tindak lanjut. Kendala dalam proses rekonsiliasi data antara lain banyak data yang kosong, data yang diberikan merupakan hasil ekspor dari SAPK dan tanpa dilakukan pengecekan kembali terhadap kondisi riil dan terjadinya anomali data, seperti PNS dengan pendidikan S1 tetapi golongan ruangnya II/c. Berikutnya akan diadakan pengecekan data anomali terhadap seluruh instansi dan akan diserahkan kembali untuk dilakukan pengecekan dan tindak lanjut. 5. Pemaparan oleh Direktur Pengolahan Jaringan dan Informasi Budi Hartono. Tugas BKN adalah menerbitkan KPE, akan digunakan atau tidak sebagai ATM itu tergantung Kepala Daerah masing-masing. Diharapkan KPE dimanfaatkan sebagai ATM karena akan ada rencana pemerintah untuk mengurangi uang kartal. Pada saatnya nanti Karpeg akan dihapus dan diganti dengan KPE. Sampai saat ini Karpeg dan KPE masih berlaku, menunggu regulasi selanjutnya.

Direktur LAHTA, Iwan Hermanto

X-Media, Media Kepegawaian Kanreg X BKN, edisi ke-3 | Oktober 2013 22

6. Evaluasi Implementasi / Pemanfaatan Kartu Pegawai Negeri Sipil Elektronik (KPE) oleh Rahmat AS. Pada kegiatan ini juga mengundang BPD Bali, BPD NTB dan BPD NTT untuk membahas tentang pemanfaatan KPE di wilayah Bali,NTB dan NTT, serta mencari solusi bersama untuk permasalahan yang dihadapi.


Event

Workshop HRMS

Hal – hal yang dapat disimpulkan dari kegiatan ini antara lain: - Dalam aplikasi HRMS terdapat data-data yang berhubungan dengan standar kompentensi jabatan, sehingga jika hal ini diterapkan, maka akan mudah di cari PNS yang memenuhi kriteria terhadap jabatan yang diperlukan dan dapat memberi gambaran terhadap pimpinan tentang tindak lanjut dalam hal meningkatkan kemampuan masing-masing PNS. - Seluruh BKD harus memanfaatkan aplikasi SAPK dan menggunakan dalam setiap mutasi kepegawaian serta wajib melakukan peremajaan data sesuai kewenangannya. - KPE harus dimaksimalkan pemanfaatannya. - Rekonsiliasi database PNS harus kita lakukan untuk terwujudnya database PNS yang akurat dan akuntabel. - Jika ada permasalahan data langsung disampaikan ke Kanreg BKN/BKN Pusat.

rta workshop

Registrasi pese

Foto dari kiri Kabid INKA (Sabar P. Sormin), Deputi INKA (Yulina), Ka kanreg BKN X (Made Ardita), Perwakilan Sucofindo, Direktur Jaringan (Budi Hartono), Kabid Jaringan BKN Pusat (Nanang Subandi)

X-Media, Media Kepegawaian Kanreg X BKN, edisi ke-3 | Oktober 2013 23


Opini System Rekruitmen dengan CAT

“CAT bukan KUCING”

nakan sistem Computer Assisted Test (CAT), atau

Sistem Rekrutmen CPNS dengan Computer Assisted Test (CAT) Oleh : I Made Yudana

G

una menghasilkan tenaga PNS (Pegawai Negeri Sipil) yang berkualitas, profesional dan handal tentu harus dimulai dari bagaimana PNS sebagai abdi negara tersebut diseleksi secara kompetitif, transparan dan jauh dari kesan Kolusi dan Nepotisme. Mungkin sudah sangat lazim dan bahkan sudah menjadi rahasia umum di masyarakat kalau mau menjadi PNS itu harus kena “pasal-pasal”. Pasal disini diistilahkan berapa rupiah kita harus membayar kepada oknum tertentu kalau mau diangkat menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Nah dalam pandangan masyarakat seperti ini semakin tertanam image bahwa hanya orang kaya saja yang bisa menjadi seorang PNS. Lalu bagaimana dengan orang miskin yang tergolong kalangan masyarakat menengah kebawah yang dalam hal pendidikan dan kualitas mungkin tidak kalah de-ngan mereka yang mempunyai uang banyak. Mereka juga mempunyai hak yang sama untuk diangkat menjadi PNS. Bahkan hal tersebut tertuang dalam Peraturan Pemerintah Nomor 98 tahun 2000 jo Peraturan Pemerintah Nomor 11 tahun 2002 tentang Pengadaan Pegawai Negeri Sipil bahwa setiap Warga Negara yang memenuhi syarat-syarat yang ditentukan mempunyai kesempatan yang sama untuk melamar menjadi PNS. Maka tidak salah jika masyarakat kita saat ini sangat merindukan proses rekrutmen CPNS secara bersih, transparan dan objektif yang bebas dari praktek KKN. Presiden Susilo Bambang Yudoyono melalui Inpres Nomor 1 Tahun 2013 menegaskan perlunya transparansi rekrutmen CPNS. Presiden memerintahkan seluruh instansi pemerintah agar dalam melakukan rekrutmen CPNS secara transparan dan akuntabel. Untuk menjawab tantangan sekaligus tuntutan masyarakat yang menginginkan rekrutmen CPNS yang bersih, transparan, objektif dan akuntabel Badan Kepegawaian Negara memperkenalkan sistem rekrutmen CPNS dengan menggu-

X-Media, Media Kepegawaian Kanreg X BKN, edisi ke-3 | Oktober 2013 24

lebih sederhana yakni sistem ujian dengan menggunakan komputer. Computer Assisted Test (CAT) Bagi orang awam dan tidak terbiasa dengan dunia komputer tentu ini merupakan istilah asing, tetapi kebanyakan di antara mereka sudah pernah melakukannya. Sistem ini memungkinkan peserta tes menjawab soal yang tertera di layar komputer kemudian memilih jawaban mana yang dianggap paling benar dengan cara mengklik atau memilih pada option (pilihan) yang tepat. Jawaban yang dipilih tadi akan langsung tersimpan ke dalam server CAT, sehingga sangat meminimalisir kecurangan. Mungkin sebagian besar dari kita pernah memainkan game di komputer seperti “who want to be a millionare”, di mana ada soal dan pilihan yang harus dijawab, dan pilihan tersebut jika sudah dipilih tidak akan dirubah lagi, nah kira-kira seperti itulah sistem CAT yang digunakan dalam tes CPNS. Pengertian Computer Assisted Test (CAT) adalah suatu metode seleksi dengan alat bantu komputer yang digunakan untuk mendapatkan standar minimal kompetensi dasar bagi pelamar CPNS. Standar kompetensi dasar CPNS diperlukan untuk mewujudkan profesionalisme PNS, dan CAT dipercaya bisa menjamin standar kompetensi dasar CPNS dalam Tes Kompetensi Dasar (TKD). Seleksi CPNS sistem CAT dalam hal ini, suatu program komputer diciptakan khusus untuk kebutuhan seleksi CPNS. Soal-soal CPNS yang telah ditetapkan panitia yang berwenang dibuat dan kemudian soal-soal ujian CPNS tersebut disajikan dalam bentuk program komputer


System Rekruitmen dengan CAT

dan proses seleksi bisa dilakukan cukup melalui layar komputer dengan instruksi-instruksi khusus. Pelamar yang telah melalui prosedur khusus melaksanakan ujian CPNS pada komputer tersebut. Soal seleksi dan kunci jawaban telah tersimpan dalam database komputer. Tes dilakukan melalui komputer dan penilaiannya di program otomatis. Nilai akan ditampilkan sesuai jumlah jawaban yang benar dalam soal seleksi model pilihan berganda (multiple choice) sehingga lebih objektif. Pada seleksi CPNS sistem CAT akan terdapat standar nilai yang harus dicapai peserta ujian agar bisa dikatakan lulus. Bagaimana pengaturan standar nilai kelulusan (passing grade) ini akan diatur dalam peraturan pemerintah. Peserta yang lulusi ujian CAT nantinya akan mendapatkan sertifikat kompetensi. Tes Kompetensi Dasar (TKD) Tes Kompetensi Dasar (TKD) terdiri dari tes wawasan kebangsaan (TWK), tes intelegensi umum (TIU), dan tes karakteristik pribadi (TKP). 1.

Tes Wawasan Kebangsaan

(TWK). Tes ini berisi materi soal yang berkaitan dengan dari Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, UUD 1945, Tata Negara, Kebijakan Pemerintah Pusat dan Daerah, Sejarah Indonesia, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris dan Pengetahuan dan Wawasan Umum. 2. Tes Intelegensi Umum (TIU) Tes ini berisi materi soal yang berkaitan dengan : a. Kemampuan verbal, yang terdiri atas : Tes Sinonim (persamaan kata); Tes Antonim (lawan kata): Tes Padanan hubungan kata; dan Tes Pengelompokan kata. b. Kemampuan numerik yang terdiri atas : Tes aritmetik (hitungan) : Tes Seri angka, Tes Seri huruf, Tes Logika Angka, dan Tes Angka dalam cerita. c. Kemampuan berpikir logis dan analisis Tes Logika Umum yang terdiri dari bagian : Tes Analisa Pernyataan, Tes Kesimpulan Silogisme, dan Tes logika Cerita.

Opini 3.Tes Karakter Pribadi (TKP). Tes ini menjadi bidang yang paling besar pengaruh nilai poinnya untuk penilaian passing grade. Tes ini berisi materi soal yang berkaitan dengan tes Integritas diri, tes semangat berprestasi, tes kreatifitas dan inovasi, tes orientasi pada pelayanan, tes orientasi kepada orang lain, tes kemampuan beradaptasi, mengendalikan diri, bekerja mandiri dan tuntas, belajar berkelanjutan, bekerja sama dalam kelompok dan kemampuan menggerakkan dan mengkoordinir orang lain. Perbedaan Seleksi CAT dengan Seleksi Manual Pada dasarnya yang membedakan ujian CPNS sistem CAT dengan ujian CPNS sistem manual hanya pada peralatan yang digunakan. Jika pada ujian manual, biasanya alat yang digunakan adalah pensil 2B dan papan ujian untuk menyelesaikan soal-soal CPNS pilihan berganda (multiple choice), sedangkan jika ujian CPNS dilaksanakan dengan sistem CAT, peralatan tersebut diganti dengan komputer yang sudah di program secara khusus. Namun dari sisi materi soal CPNS tidak akan jauh berbeda dengan sistem ujian biasa. Ujian CPNS CAT dilakukan untuk menyelesaikan soal CPNS Tes Kompetensi Dasar dimana pelaksanaannya dilakukan dengan sarana komputer. Kelebihan seleksi CPNS sistem CAT dengan seleksi CPNS sistem biasa dimana sistem CAT lebih menguntungkan, lebih mudah dilakukan, dan lebih murah biayanya serta lebih objektif dan cepat. Pada tahap awal memang biaya membangun jaringan peralatan CAT cukup besar. Tetapi jika jaringan telah dibangun maka peralatan CAT bisa digunakan berulang-ulang sesuai kebutuhan dengan biaya yang sangat murah dibanding seleksi CPNS manual. Namun yang lebih penting, sasaran utamanya adalah Standar Kompetensi Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) diperlukan untuk mewujudkan profesionalisme Pegawai Negeri Sipil. Untuk menjamin Standar Kompetensi Dasar CPNS dilakukan Tes Kompetensi Dasar melalui Computer Assited Test karena diyakini memiliki beberapa kelebihan. Sistem Rekrutmen dan Seleksi dengan Computer Assisted Test (CAT) maksud dan tujuannya yaitu untuk: X-Media, Media Kepegawaian Kanreg X BKN, edisi ke-3 | Oktober 2013 25


Opini a. Mempercepat proses pemeriksaan dan laporan hasil ujian b. Menciptakan standarisasi hasil ujian secara nasional c. Menetapkan standar nilai Keunggulan dan Manfaat Penggunaan CAT CPNS yaitu : a. Peserta tes dapat mendaftarkan melalui internet b. Peserta tes dapat dinilai langsung sesuai dengan hasil yang diperoleh c. Komputer menyediakan keseluruhan materi soal Kompetensi d. Penilaian dilakukan secara obyektif e. Peserta ujian dapat mengakses dengan mudah terhadap pencapaian hasil (skor) yang diperoleh. Persiapan Apa yang Diperlukan sebelum Mengikuti Ujian CAT? Secara garis besar, berikut ini adalah persiapan ujian CPNS CAT (Computer Assisted Test) yang mungkin perlu dipahami terutama bagi teman-teman yang awam: 1. Penguasaan materi Soal CPNS Pada ujian CPNS CAT, ingatlah bahwa komputer hanyalah sebagai alat. Tujuan Test Kompetensi Dasar (TKD) sendiri dimaksudkan untuk mengukur kemampuan dasar yang diperlukan untuk menunjang keberhasilan seseorang jika dia bekerja atau memangku jabatan sebagai PNS. Hal ini dilakukan dan diukur dengan standar tes TKD dengan memberikan soal-soal CPNS yang berisi materi-materi yang berhubungan dengan Tes Kompetensi Dasar (TKD). Jadi persiapan pertama yang perlu dipahami dan dikuasai betul dalam ujian CAT CPNS seperti halnya ujian biasa adalah penguasaan materi soal-soal CPNS yang nantinya akan diujikan. Adapun cara menguasai materi soal-soal CPNS adalah dengan banyak membaca atau memperbanyak latihan soal-soal CPNS. 2. Pemahaman CAT (Computer Assisted Test) Jika sekiranya anda telah cukup memahami materi soal-soal CPNS maka langkah selanjutnya yang tak kalah penting adalah pemahaman tentang metode ujian CAT. Mungkin anda sudah X-Media, Media Kepegawaian Kanreg X BKN, edisi ke-3 | Oktober 2013 26

System Rekruitmen dengan CAT

terbiasa dalam ujian biasa yang menggunakan pensil 2B, namun dengan penerapan CAT, sistem tersebut tentu sangat berbeda jauh. Anda harus memahami betul bagaimana metode ujian CAT, proses ujian CAT, proses penilaian dan sebagainya. Dengan memahami ini tentunya anda bisa mengambil keputusan dan langkah terbaik bagaimana harus bersikap. 3. Pemahaman Praktis Ujian CAT CPNS Katakan anda sudah cukup mempelajari materi soal-soal CPNS, anda juga sudah memahami bagaimana proses ujian CAT CPNS dan informasi lain yang terkait dengannya, selanjutnya yang perlu diperhatikan adalah pemahaman praktis ujian CAT itu sendiri. Artinya anda harus memahami secara teknis bagaimana mengerjakan ujian CAT CPNS atau dengan kata lain bagaimana cara menjalankan program komputer CAT yang nantinya ditugaskan kepada anda. Karena akan sia-sia pemahaman materi dan konsep ujian CAT yang telah anda kuasai jika langkah praktisnya anda tidak terampil. Sama saja seperti anda memahami bagaimana proses dan sistem sebuah mobil berjalan, anda juga memahami secara teori bagaimana mobil itu dijalankan, namun akan sia-sia jika pada prakteknya anda tidak mampu mengendarai mobil tersebut. Kesimpulannya, sebelum anda mengikuti ujian CAT CPNS yang perlu dipersiapkan adalah pahami dan kuasai betul materi soal-soal CPNS, pahami bagaimana ujian CAT CPNS sistem CAT dan kuasai secara praktek bagaimana mengoperasikan komputer saat ujian CAT. Jadi jika ingin lulus CPNS satusatunya cara adalah dengan belajar dan melakukan persiapan mantap. Semoga sukses dan diterima menjadi CPNS. Sumber : a. PP No. 98 tahun 2000 jo PP No. 11 tahun 2002 tentang Pengadaan Pegawai Negeri Sipil b. Inpres Nomor 1 Tahun 2013 tentang Aksi Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi tahun 2013 c. www.bkn.go.id d. http://abufarras.blogspot.com e. http://edukasi.kompasiana.com f. www.catcpns.com


Pelantikana Kabag Umum Kanreg X

KEPALA KANREG X BKN DENPASAR LANTIK ISTIYARNO SEBAGAI KEPALA BAGIAN UMUM

Denpasar-Kanreg X, Bertempat di Gedung Utama Kantor Regional X BKN Denpasar, Kepala Kantor Regional X BKN Denpasar Drs. Made Ardita M.Si mengambil sumpah dan melantik Istiyarno, S.IP sebagai Kepala Bagian Umum Kantor Regional X BKN Denpasar, Rabu (21/8). Hadir dalam upacara pelantikan ini Kepala Bagian Umum Kanreg I Yogyakarta Drs. Heru Purwaka, MM, Para Pejabat Eselon

Laporan Khusus gangkatan Istiyarno telah melalui pemikiran yang matang dari pimpinan BKN dengan memperhatikan kompetisi dan kompetensi yang bersangkutan untuk mengemban tanggung jawab sebagai Kepala Bagian Umum pada Kantor Regional X BKN Denpasar. Harapannya, Istiyarno dapat menyesuaikan diri dengan tugas-tugas yang baru, memposisikan diri pada unit kerjanya, melakukan persiapan dan mengambil langkah-langkah strategis untuk mendukung pelaksanaan peningkatan pelayanan bidang kepegawaian di Kantor Regional X BKN. Istiyarno yang sebelumnya sebagai Kepala Sub Bagian Perencanaan dan Keuangan pada Kantor Regional I BKN Yogyakarta dilantik menjadi Kepala Bagian Umum pada Kantor Regional X BKN Denpasar berdasarkan Surat Keputusan Kepala BKN Nomor : 190/KEP/2013 tanggal 15 Agustus 2013. Selamat mengemban tugas yang baru, semoga sukses selalu. (Youdha) Profil Kepala Bagian Umum Kantor Regional X BKN;

Made Ardita (kanan)

mengambil sumpah dan melantik Istiyarno sebagai Kabag Umum (tengah) Kanreg X BKN Denpasa r

Nama : ISTIYARNO, S.IP NIP : 196304101983071001 Pangkat/ Golongan : Penata Tk. I – III/d Tempat/Tanggal Lahir : Klaten, 10 April 1963 Jenis Kelamin : Pria Agama : Islam Status Perkawinan : Kawin Alamat : Grogol 02/4 Mangunan, Kalitirto Berabah, Sleman, Yogyakarta Pengalaman Jabatan : - Analis Kepegawaian Pelaksana Lanjutan (01-01-2003) - Analis Kepegawaian Penyelia (01-04-2005) - Kasubbag Perencanaan dan Keuangan Kanreg I BKN Yogyakarta (19-07-2006) - Kepala Bagian Umum Kanreg X BKN Denpasar (21-08-2013 s/d sekarang)

III dan IV dilingkungan Kanreg X BKN Denpasar dan undangan dari Dharma Wanita Persatuan Kanreg X BKN Dalam sambutannya Kepala Kantor Regional X BKN mengatakan bahwa dalam perspektif manajemen PNS, pergantian atau pengangkatan pejabat dalam suatu organisasi adalah suatu hal yang lumrah dan menjadi keharusan agar organisasi bisa dinamis. Hal tersebut merupakan agenda penting yang perlu dilakukan untuk pengembangan karir, memperluas wawasan dan peningkatan kemampuan, kesemuanya itu pada gilirannya akan mendukung langkah-langkah strategis Kanreg X BKN Denpasar dalam menyelenggarakan tugas pokok dan fungsinya dalam Para undangan yang menghadiri Upa cara Pelantikan Pejabat Eselon III manajemen PNS di wilayah kerja Kanreg X Kanreg X BKN Denpasar BKN Denpasar. Made Ardita juga meyakini bahwa penX-Media, Media Kepegawaian Kanreg X BKN, edisi ke-3 | Oktober 2013 27


Opini Pengembangan karir jabatan fungsional

PENGEMBANGAN KARIR MELALUI JABATAN FUNGSIONAL Oleh : Koming Diah Untari Analis Kepegawaian Pertama

P

enyelenggaraan suatu tata pemerintahan yang baik sangat ditentukan oleh kualitas dan kemampuan birokrasi. Birokrasi sebagai pemberi bentuk kebijakan publik dengan sumber daya aparatur, yaitu Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang profesional dan produktif, harus mampu mengimplementasikan kebijakan publik serta tugas-tugas pemerintahan dan pembangunan secara profesional agar visi dan misi organisasi dapat terwujud secara efektif dan efisien. Sebagaimana diamanatkan oleh Undangundang Nomor 43 Tahun 1999 tentang Perubahan Atas Undang-undang Nomor 8 Tahun 1974 tentang Pokok-pokok Kepegawaian, dalam Pasal 17 ayat (1) disebutkan bahwa Pegawai Negeri Sipil diangkat dalam jabatan dan pangkat tertentu. Yang dimaksud Jabatan adalah kedudukan yang menunjukkan tugas, tanggung jawab, wewenang, dan hak seorang Pegawai Negeri Sipil dalam suatu satuan organisasi Negara. Jabatan terdiri dari Jabatan Struktural dan Jabatan Fungsional. Sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 16 Tahun 1994 Pasal 1 ayat (1) Jabatan Fungsional adalah kedudukan yang menunjukkan tugas, tanggung jawab, wewenang, dan hak seseorang PNS dalam suatu satuan organisasi yang dalam pelaksanaan tugasnya didasarkan pada keahlian dan/atau ketrampilan tertentu serta bersifat mandiri. Jabatan fungsional pada hakekatnya adalah jabatan teknis yang tidak tercantum dalam struktur organisasi, namun sangat diperlukan dalam tugastugas pokok dalam organisasi pemerintah. Jabatan fungsional Pegawai Negeri Sipil terdiri atas jabatan fungsional keahlian dan atau jabatan fungsional keterampilan. Jabatan fungsional keahlian adalah kedudukan yang menunjukkan tugas yang dilandasi oleh pengetahuan, metodologi dan teknik analisis yang didasarkan atas disiplin ilmu yang bersangX-Media, Media Kepegawaian Kanreg X BKN, edisi ke-3 | Oktober 2013 28

kutan dan/atau berdasarkan sertifikasi yang setara dengan keahlian dan ditetapkan berdasar akreditasi tertentu. Jabatan Fungsional Keterampilan adalah Kedudukan yang menunjukkan tugas yang mempergunakan prosedur dan teknik kerja tertentu serta dilandasi kewenangan penanganan berdasar sertifikasi yang ditentukan. Keberadaan jabatan fungsional dalam organisasi memiliki posisi yang sangat vital , perubahan lingkungan organisasi yang begitu cepat menuntut setiap pejabat fungsional melaksanakan tugas secara profesional sesuai kompetensi yang dimiliki. Pengembangan karir melalui jabatan fungsional diarahkan untuk meningkatkan dan mengembangkan kualitas profesionalisme Pegawai Negeri Sipil dengan berdasarkan kompetensi dan bersifat mandiri. Pola karir merupakan arah pembinaan PNS yang menggambarkan karir yang menunjukkan keterkaitan dan keserasian antara jabatan, pangkat, pendidikan dan pelatihan jabatan, kompetensi, serta masa jabatan seseorang PNS sejak pengangkatan pertama dalam jabatan tertentu sampai dengan pensiun. Jadi hakekat dari pola Karir adalah lintasan perkembangan dan kemajuan pegawai dengan pola gerakan posisi pegawai baik horisontal maupun vertikal yang selalu mengarah pada tingkat posisi yang lebih tinggi. Pengembangan jabatan fungsional berbasis kompetensi dilakukan agar setiap pejabat fungsional meningkatkan kinerjanya sesuai dengan tujuan dan sasaran organisasi dengan standar kinerja yang telah ditetapkan. Kompetensi menyangkut kewenangan setiap individu untuk melakukan tugas atau mengambil keputusan sesuai dengan perannya dalam organisasi yang relevan dengan


Opini

Pengembangan karir jabatan fungsional

pengetahuan, keahlian, dan kemampuan yang dimiliki. Dengan demikian jabatan fungsional disini memiliki peran yang sangat penting dalam pelaksanaan roda pemerintahan.

sinambungan atas peraturan-peraturan tentang jabatan fungsional, agar calon/pemangku jabatan fungsional lebih memahami tugas pokok dan fungsi jabatannya.

Ada beberapa keuntungan bila kita mengikuti jabatan fungsional, antara lain : a. Aspek kesejahteraan, pemilik jabatan fungsional akan mendapat tunjangan fungsional yang besarnya bervariasi sesuai dengan jenis jabatan fungsionalnya. Semakin tinggi jabatan fungsional tentu saja tunjangannya semakin tinggi. b. Peluang untuk memperoleh kepangkatan lebih tinggi. c. Peluang untuk memperoleh kenaikan pangkat/ golongan lebih cepat. d. Motivasi lebih untuk meningkatkan ketrampilan dan pengetahuan sesuai dengan Jabatan Fungsional yang diikuti. e. Peluang untuk mengembangkan gagasan/ide kreatif lebih luas. f. Untuk beberapa jabatan fungsional tertentu, Batas Usia Pensiun (BUP) dapat diperpanjang sampai dengan 60 Tahun bahkan 65 Tahun

Komitmen dari pimpinan pun diperlukan baik dalam hal pengangkatan ke dalam jabatan fungsional maupun penempatan pejabat fungsional yang sesuai dengan butir kegiatannya. Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang formasinya jabatan fungsional seharusnya segera diangkat ke dalam jabatan fungsional sesuai dengan syarat dan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Demikian juga dalam hal pembinaan bagi Pegawai Negeri Sipil yang memangku jabatan fungsional seharusnya ditempatkan sesuai dengan tugas pokok dan fungsi jabatannya namun tidak membatasi ruang gerak pejabat fungsional dalam satu kotak. Dengan pembinaan pegawai yang tepat diharapkan visi dan misi organisasi lebih cepat tercapai.

Dalam pelaksanaannya tentu saja ditemui beberapa permasalahan/kendala dalam pengembangan jabatan fungsional, antara lain belenggu budaya organisasi / perilaku kerja, masih banyak pegawai yang malas untuk meningkatkan pengetahuan dan keahliannya, malas mengembangkan ideide kreatif atau tidak tahu bagaimana menyalurkan ide-idenya. Untuk itu diupayakan perubahan atas budaya kerja / perilaku kerja yang sudah tidak relevan, misalnya dengan memberikan pendidikan dan pelatihan teknis guna meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan pegawai serta meningkatkan kepercayaan diri mereka karena pendidikan dan pelatihan merupakan salah satu pendekatan utama dalam mengembangkan sumber daya manusia. Disamping itu kita harus bisa mengubah mindset / pola pikir pegawai bahwa pengembangan karir PNS tidak saja hanya melalui jabatan struktural melainkan melalui jabatan fungsional juga bisa, serta bukan hanya sekedar untuk memperpanjang BUP semata, sehingga pemangku jabatan fungsional bisa lebih profesional dalam pelaksanaan tugastugasnya. Penting untuk diadakan sosialisasi berke-

POJOK INSPIRASI Banyak sekali orang yang memiliki ide bagaimana orang lain harus berubah. Tetapi sedikit sekali orang yang memiliki ide bagaimana dirinya sendiri harus berubah. ~ L eo Tolstoy ~ Pemimpin mencapai suksesnya melalui pelayanan kepada orang lain, bukan dengan mengorbankan orang lain. ~ H. Jackson Brown, Jr. ~ Bantulah seseorang untuk maju. Kau akan selalu lebih tinggi dari orang lain bila ada orang lain yang berdiri di atas pundakmu. ~ B ob Moawad ~

X-Media, Media Kepegawaian Kanreg X BKN, edisi ke-3 | Oktober 2013 29


Renungan ANTARA AYAH, ANAK DAN BURUNG GAGAK Oleh : Haji Rochim

P

ada suatu petang seorang tua bersama anak mudanya yang baru menamatkan pendidikan tinggi duduk berbincang-bincang dihalaman sambil memperhatikan suasana disekitar mereka. Tiba-tiba seekor burung gagak hinggap di ranting pohon. Si ayah lalu menuding jari ke arah gagak sambil bertanya, “ Nak, apakah benda itu ? “ “ Burung gagak “, jawab si anak. Si ayah mengangguk-angguk, namun sejurus kemudian si ayah sekali lagi mengulangi pertanyaan yang sama. Si anak menyangka ayahnya kurang mendengar jawabannya tadi, lalu menjawab dengan sedikit kuat, “ Itu burung gagak, Ayah ! “ Tetapi sejurus kemudian si ayah bertanya lagi pertanyaan yang sama. Si anak merasa agak kesal dan sedikit bingung dengan pertanyaan yang sama diulang-ulang, lalu menjawab dengan lebih kuat, “ BURUNG GAGAK !! “ Si ayah terdiam seketika. Namun tidak lama kemudian sekali lagi sang ayah mengajukan pertanyaan yang serupa hingga membuat si anak hilang kesabaran dan menjawab dengan nada yang kesal kepada si ayah. “ Itu gagak, Ayah “. Tetapi kemudian si anak makin terkejut, karena si ayah sekali lagi membuka mulut hanya untuk bertanya hal yang sama. Dan kali ini si anak benar-benar hilang sabar dan menjadi marah. “ Ayah !!! Saya tidak tahu Ayah paham atau tidak. Ayah sudah 5 kali bertanya hal tersebut, dan saya juga telah memberikan jawabannya. Apa lagi yang Ayah mau saya katakan ???? Itu burung gagak, burung gagak Ayah .......... “, kata si anak dengan nada yang begitu marah. Si Ayah lalu bangun menuju ke dalam rumah meninggalkan si anak yang kebingungan, sesaat kemudian si ayah keluar lagi dengan sesuatu ditanganX-Media, Media Kepegawaian Kanreg X BKN, edisi ke-3 | Oktober 2013 30

Antara Ayah, anak dan gagak

nya. Dia mengulurkan benda itu kepada anaknya yang masih geram dan bertanya-tanya. Diperlihatkan oleh ayahnya sebuah diary lama. “ Coba kau baca apa yang pernah Ayah tulis di dalam diary ini “, pinta si Ayah. Si anak dengan hati yang masih kesal membaca paragraf di dalam diary itu . “Hari ini aku dihalaman melayani anakku yang genap berumur lima tahun. Tiba-tiba seekor burung gagak hinggap dipohon. Anakku terus menunjuk ke arah gagak dan bertanya, “ Ayah, apa itu ? “ Dan aku menjawab, “ Burung gagak “ Walau bagaimanapun, anakku terus bertanya soal yang serupa dan setiap kali bertanya aku menjawab dengan jawaban yang sama. Hingga 25 kali anakku bertanya demikian, dan demi rasa cinta dan sayangku, aku terus menjawab untuk memenuhi perasaan ingin tahunya. “ Aku berharap hal ini menjadi suatu pendidikan yang berharga untuk anakku kelak “ Setelah selesai membaca paragraf tersebut si anak mengangkat muka memandang wajah si Ayah yang kelihatan sayu. Si Ayah dengan perlahan bersuara, “ Hari ini Ayah baru bertanya kepadamu soal yang sama sebanyak 5 kali, dan kau telah hilang kesabaran serta marah “. Lalu si anak seketika itu juga menangis dan bersimpuh di kedua kaki ayahnya memohon ampun atas apa yang telah ia perbuat. Hikmah yang bisa dipetik : Jagalah hati dan perasaan kedua orang tuamu, hormatilah mereka. Sayangilah mereka sebagaimana mereka menyayangimu di waktu kecil. Kita sudah banyak belajar mengenai bagaimana seharusnya kita berbakti kepada kedua orang tua. Tetapi berapa banyak yang sudah dimengerti oleh kita apalagi diamalkan. Ingat ! Banyak ilmu bukanlah kunci kebahagiaan apabila kita tidak hormat dan patuh kepada kedua orang tua kita. Mari kita renungkan !.


Warna-warni

Posisi Duduk yang baik saat bekerja

POSISI DUDUK YANG BAIK & SEHAT SAAT BEKERJA “Aduh...! Pinggangku sakit sekali kalau terlalu lama duduk begini�, ujar Lili, salah satu pegawai BKN di sela-sela jam kerja. “Hati-hati, lho. Kalau terlalu lama duduk nanti bisa terkena ambeien� balas Santi, rekan sekerjanya.

P

enggalan obrolan diatas sering kita dengar di sekitar kita terutama di dunia perkantoran. Sebagian besar pekerja kantoran menghabiskan waktunya untuk duduk. Entah itu saat di kantor atau dalam perjalanan ke/pulang kantor. Kurangnya waktu bergerak, ditambah postur duduk yang salah menyebabkan para pekerja kantoran rentan mengalami nyeri fisik dan pegal-pegal. Survei dari American Osteopathic Association menyatakan, dua dari tiga pekerja kantorkan merasakan nyeri fisik dalam enam bulan terakhir. Survei tersebut melibatkan 1.000 orang pekerja kantoran Amerika Serikat yang berusia minimum 18 tahun. Hasil survei menunjukkan, dalam 30 hari terakhir ada 63 persen peserta yang merasakan nyeri punggung bawah, 58 persen di bahu, 33 persen di pergelangan tangan, dan 31 persen di punggung atas. Jadi apa yang menyebabkan demikian? Hampir seperempat dari peserta berpikir bahwa nyeri yang dialami merupakan bagian umum dari pekerjaan mereka. Dokter ahli tulang dan juru bicara AOA Lisa DeStefano mengatakan, orang menghabiskan banyak waktu di depan meja yang menyebabkan kelelahan otot dari postur mereka. Padahal pekerjaan seharusnya tidak menyebabkan nyeri fisik. DeStefano menyarankan, jika Anda menghabiskan banyak waktu di depan meja, penting juga untuk melakukan jeda setiap beberapa waktu untuk mengistirahatkan otot-otot dengan cara berdiri. Ketika berdiri, otot-otot kaki akan bekerja dan darah mengalir lebih lancar.

1. Tinggi monitor Posisikan monitor pada tinggi yang segaris dengan pandangan mata. Jaga posisi kepala Anda segaris dengan monitor untuk meringankan beban leher dan bahu. 2. Jarak monitor Pastikan jarak mata dengan komputer Anda mencapai jarak ideal yaitu sekitar 50 cm. 3. Siku, lengan, pergelangan tangan Jaga posisi siku dan lengan atas sejajar dengan lantai. Posisikan keyboard dengan tepat agar Anda mampu untuk mencapainya dengan menggeser siku. 4. Punggung Duduk Duduklah dengan posisi yang tegap dengan panggul ditarik ke depan sehingga membuat otot bahu dan leher lebih rileks. 5. Kaki Boleh-boleh saja bersandar di kursi, namun pastikan panggul tetap ditarik ke depan. Saat bersandar, tarik kursi Anda beberapa sentimeter. Semoga bermanfaat... (odagiri)

SUMBER : 1. Womens Health 2. http://www.tribunnews.com

Ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk memastikan postur tubuh Anda baik selama bekerja. X-Media, Media Kepegawaian Kanreg X BKN, edisi ke-3 | Oktober 2013 31


Pojok IT

3 cara percepat performa PC

3 Cara Percepat Performa Komputer

P

erkembangan teknologi yang pesat belakangan ini membuat umur penggunaan komputer semakin pendek, apalagi untuk PC gaming. Game yang dirilis di pasaran saat ini semakin membutuhkan spesifikasi komputer yang tinggi dan harga komponen yang mahal menyebabkan sebagian orang mungkin tidak sanggup untuk mengikuti perkembangannya. Lalu, bagaimana menyiasatinya? Salah satu caranya adalah dengan melakukan upgrade komputer untuk membuat komputer lama menjadi baru kembali. Berikut ini beberapa upgrade yang bisa dilakukan untuk buat percepat Performa Komputer tanpa harus keluar banyak biaya : Upgrade RAM adalah singkatan dari Random Access Memory yang digunakan oleh komputer sebagai bentuk performa ketika menjalankan proses. Apapun yang dijalankan pada komputer anda secara sementara akan dijalankan di RAM. Jika anda menjalankan aplikasi lebih dari kemampuan RAM, komputer akan mulai menggunakan hard drive untuk menyimpan data temporer. Masalahnya, memory hard drive (disk cache) jauh lebih lambat dibandingkan RAM. Semakin besar RAM yang anda miliki, maka komputer akan berjalan lebih cepat. Anda bisa menggunakan program system scanner Crucial untuk membaca spesifikasi komputer anda dan memberikan saran RAM apa yang cocok untuk digunakan. Dengan meningkatkan RAM, anda dapat memperpanjang umur penggunaan komputer anda. Upgrade Kartu Grafis Banyak kartu grafis yang menggunakan RAM untuk rendering grafis dan sebagian dari CPU untuk menjalankan proses grafik. Karenanya, melakukan upgrade kartu grafis yang memiliki memory dan processor sendiri bakal meningkatkan performa secara signifikan.

Sayangnya, upgrade ini hanya bisa dilakukan untuk pengguna desktop PC karena kartu grafis laptop tidak mudah untuk diganti. Sebagian besar kartu grafis saat ini menggunakan slot PCI-E x16. Jika PC anda berusia kurang dari 5 tahun, kemungkinan besar motherboard yang anda gunakan memiliki slot PCI-E. Jika anda kurang yakin, maka anda bisa periksa PC anda dengan membuka casing dan cek motherboard yang anda gunakan. Ukurannya sekitar 4 inci dengan penjepit di bagian ujungnya. Warnanya tidak selalu biru atau hitam. Setelah yakin motherboard anda memiliki slot PCI-Ex16, maka anda bisa segera membeli kartu grafis di toko komputer terdekat. Jika anda bukan gamer, maka kartu grafis yang disarankan adalah ASUS GeForce GT610. Harganya tidak terlalu mahal dan sudah cukup untuk meningkatkan performa komputer secara keseluruhan. Install OS yang Ringan RAM yang digunakan sudah maksimum dan anda adalah pengguna laptop yang tidak bisa mengganti kartu grafis semudah pada PC desktop? Solusinya adalah menggunakan OS yang ringan sehingga tidak membebani mesin komputer anda. Windows adalah OS yang bagus dan banyak digunakan, namun memakan banyak resource. OS yang bisa anda gunakan adalah Elementary OS, sebuah OS yang gratis dan cepat. OS ini pastinya akan membuat komputer anda jadi lebih ngebut. Tentu saja, proses instalasi ini mungkin tidak dapat dilakukan semua orang, apalagi yang awam. Bagi anda yang ingin mencobanya, pastikan anda menyimpan data-data penting di tempat lain sebelum menjalankan proses instalasi. Kesimpulan Dengan berbagai pilihan diatas, kamu dapat percepat performa komputer lama menjadi seperti baru kembali. Karenanya, jangan langsung membuang PC lama dan menggantinya dengan yang baru. Kamu punya tips membuat komputer lama menjadi baru kembali? (Beatz)

X-Media, Media Kepegawaian Kanreg X BKN, edisi ke-3 | Oktober 2013 32


Artikel

Penataan Tata Naskah Kanreg X

PENATAAN TATA NASKAH KANTOR REGIONAL X BKN DENPASAR

Winarsih, SE ( Kepala Seksi PPDK-II )

I

nstansi mempunyai kecenderungan mengabaikan hasil samping dari proses kegiatan pengelolaan arsip dan baru mengganggap suatu arsip menjadi penting ketika dicari tidak ditemukan. Oleh karena itu kita perlu mengubah sudut pandang bahwa arsip bukan hanya dilihat secara fisik sebagai kumpulan kertas yang lusuh tetapi akan lebih tepat sebagai suatu informasi atau sumber informasi untuk bahan pengambilan keputusan yang digunakan oleh organisasi. Selain itu perlu ditekankan bahwa arsip yang kita kelola adalah sebagai bahan pertanggung jawaban kegiatan dan sekaligus sebagai bahan bukti. Arsip merupakan sumber informasi, bukti nyata, benar, lengkap dimasa lampau, sekarang dan yang akan datang, bernilai guna, berbentuk berkas, file elektronik yang dibuat, diterima, dikelola oleh organisasi dan disimpan sebagai bukti kegiatan, memiliki fungsi yang sangat penting dalam proses pelaksanaan administrasi negara dan manajemen birokrasi serta pertanggung jawaban nasional. Sebagai sumber informasi, maka arsip dapat membantu memperlancar dalam rangka pengambilan keputusan secara cepat dan tepat mengenai suatu masalah. Oleh sebab itu, dapat dikatakan bahwa peranan arsip adalah sebagai berikut : 1. Alat utama ingatan organisasi 2. Bahan atau alat pembuktian (bukti otentik) 3. Bahan dasar perencanaan dan pengambilan keputusan 4. Barometer kegiatan suatu organisasi mengingat setiap kegiatan pada umumnya menghasilkan arsip.

Kegiatan penataan arsip, merupakan kegiatan yang bersifat mengatur, mencatat, menyusun dan menata dalam tatanan yang sistematis dan logis agar saat diperlukan dapat diketemukan kembali (fisik /informasinya) dengan cepat, tepat. Sistem penyimpanan arsip melalui kartu indek, memuat keterangan mengenai berkas arsip yang di simpan seperti kode klasifikasi, indeks berkas, unit nomor box penyimpanan, membutuhkan peralatan penyimpanan dan ruang dengan suhu yang berbeda. Lahirnya Peraturan Kepala BKN No. 18 tahun 2011 tentang Pedoman Pengelolaan Tata Naskah Kepegawaian PNS, dapat digunakan sebagai Pedoman bagi Instansi Pusat dan Daerah dalam Pengelolaan Tata Naskah Kepegawaian yang terintegrasi secara nasional dan pelayanan informasi kepegawaian yang efesien dan efektif. Untuk itu dalam menyusun dan memelihara arsip kepegawaian PNS yang tertib dan teratur diperlukan adanya : a. Prosedur Kegiatan b. Dokumen kepegawaian PNS yang lengkap dan akurat c. Pengelola arsip /tata naskah yang bekerja dengan tekun, teliti dan trampil. d. Sarana dan Prasarana Skema sistem penyimpanan dan penemuan kembali dapat digambarkan sebagai berikut : Berkas Arsip Mutasi Kepegawaian

Pengelompokan sesuai NIP berdasarkan tahun, bulan dan tanggal lahir serta TMT CPNS yang bersangkutan

Pencatatan kedalam kartu induk, daftar isi

Penyimpanan (storage) yang sistematis berdasarkan NIP ke File Cabinet unit penyimpanan

X-Media, Media Kepegawaian Kanreg X BKN, edisi ke-3 | Oktober 2013 33


Artikel

Penataan Tata Naskah Kanreg X

1. Memelihara, menjaga dan mengamankan terhadap perusakan kertas secara langsung. 2. Faktor eksternal dari lingkungan dimana arsip tersimpan, yang dapat merusak arsip secara tidak langsung. Eratnya kaitan antara arsip dengan ke-giatan akan secara otomatis baik langsung atau tidak langsung berpengaruh terhadap efektivitas kinerja organisasi. Oleh karena itu manajemen penanganan arsip mutlak diperlukan dalam suatu instansi pemerintah, baik dari tingkat yang paling sederhana sekalipun sampai yang paling rumit.

Proses penyiangan tata naskah

Ruang sementara penyimpanan tata naskah

Peranan arsip bagi suatu organisasi merupakan pusat ingatan dari setiap organisasi, berupa bahan atau alat pembuktian (bukti otentik), bahan dasar perencanaan dan pengambilan keputusan, barometer kegiatan suatu organisasi mengingat setiap kegiatan pada umumnya menghasilkan arsip, bahan informasi kegiatan ilmiah. Upaya memelihara arsip terutama ditujukan untuk melindungi, mengatasi dan mengambil tindakan-tindakan untuk menyelamatkan fisik, terutama informasi arsip, disamping menjamin kelangsungan hidup dari kemusnahan. Pemeliharaan arsip harus memperhatikan dua faktor pokok yang dapat menyebabkan kemusnahan pada fisik arsip :

X-Media, Media Kepegawaian Kanreg X BKN, edisi ke-3 | Oktober 2013 34

Lebih-lebih instansi yang besar dan banyak kegiatan yang dilaksanakan. Karena didalam organisasi atau instansi yang besar akan terjadi kompleksitas permasalahan, termasuk juga dalam masalah kearsipannya. Permasalahan yang timbul antara lain terjadinya akumulasi (penumpukan) arsip serta rumitnya penanganan arsip. Bahkan semakin besar organisasi dan makin banyaknya kegiatan cenderung semakin banyak pula permasalahan yang muncul. Sehingga untuk mencapai efektivitas kinerja yang lebih tinggi masalah kearsipan harus ditangani secara serius dan professional dengan memperhatikan 1 kaidah kearsipan serta berpedoman pada ketentuan peraturan perundangan yang berlaku. Seiring dengan kemajuan teknologi, dunia kearsipan yang selama ini hanya berkutat pada kertas-kertas lusuh dan berbau menyengat. Kini juga tak ketinggalan telah memanfaatkan teknologi sebagai alat untuk mengolah, mengakses dan penyebaran serta pelestarian arsip. Arsip-arsip kuno yang memiliki nilai guna informasi sejarah dan mengandung keunikan yang sangat menarik sekarang telah disajikan dan diakses melalui media elektronik. Dengan memungkinkan pengaksesan yang lebih luas, diharapkan arsip merupakan barang bukti yang sekaligus mampu berbicara tentang fakta dan peristiwa sejarah dan mampu memberikan arti dan manfaat dalam kehidupan manusia. Sehingga arsiparsip yang dulunya hanya dapat dilihat dan dibaca pada pusat-pusat arsip, kini dapat diakses secara online, dan bahkan layanannya telah mengarah pada sistem layanan otomatis.


Artikel

Rekonsiliasi Data

REKONSILIASI DATA Frederik Hendrik, SE Kasi. PDK

Apa yang dimaksud dengan rekonsiliasi data ?! Rekonsiliasi data adalah proses membandingkan data PNS yang ada pada instansi dengan data PNS yang ada pada BKN. Pada Tahun 2012 BKN telah melakukan rekonsiliasi data PNS tahap ke I bagi PNS yang menduduki jabatan struktural dan dilanjutkan pada Tahun 2013 BKN kembali melakukan rekonsiliasi data tahap ke II untuk menjaring seluruh data PNS yang memangku jabatan fungsional tertentu dan fungsional umum yang ada pada masing-masing instansi. Berkenaan dengan surat Deputi INKA Nomor : E.26-30/V.6-6/99 tanggal 08 Januari 2013 tentang Rekonsiliasi Data PNS tahap ke II, maka Kantor Regional X BKN Denpasar sebagai kepanjangan ta-ngan dari BKN Pusat telah melakukan upaya ke arah itu melalui surat Ka. Kanreg X BKN Nomor : 39/ KR.X.K/II/2013 tanggal 04 Pebruari 2013 menghimbau kepada BKD untuk segera mengirimkan : 1. Data elektronik dalam bentuk soft copy dengan format Microsoft excel dari BKD agar diserahkan ke Kantor Regional X BKN Denpasar paling lambat tanggal 28 Pebruari 2013 2. Disamping itu hasil rekonsiliasi data PNS tahap pertama (PNS yang menduduki jabatan struktural) yang telah disampaikan kepada BKD, mohon ditindaklanjuti dengan mengirim data pendukung ke Kantor Regional X BKN Denpasar dan melakukan updating data di BKD sesuai dengan kewenangan masing-masing. Tujuan dari Rekonsiliasai data adalah : 1. Mempercepat terwujudnya data base PNS yang akurat

2. Mempercepat terwujudnya Integrasi data antara BKN dengan Instansi daerah 3. Mempercepat pelayanan kepegawaian. Berikut laporan Rekonsiliasi Data PNS yang memiliki jabatan fungsional tertentu dan fungsional umum dari BKD Prop/Kab/Kota wilayah kerja Kanreg X BKN Denpasar yang berhasil dihimpun per tanggal 30 Juni 2013 oleh Tim Rekonsiliasi data Bidang INKA Kanreg X :

I. Propinsi Bali

II. Propinsi Nusa Tenggara Barat

III. Propinsi Nusa Tenggara Timur

Melalui rekonsiliasi data diharapkan dapat meminimalkan atau bahkan menniadakan perbedaan data PNS antara BKN dan BKD, sehingga dapat terwujud data PNS Nasional yang akurat.

X-Media, Media Kepegawaian Kanreg X BKN, edisi ke-3 | Oktober 2013 35


Artikel

Adobe Flash Player

Apa itu Adobe Flash Player,

mengapa SAPK kita sangat membutuhkan plugin tersebut ?!

A

untuk mengatur animasi yang ada didalamnya atau digunakan untuk berkomunikasi dengan program lain seperti HTML, PHP, dan Database dengan pendekatan XML, dapat dikolaborasikan dengan web, karena mempunyai keunggulan antara lain kecil dalam ukuran file outputnya Movie-movie Flash memiliki ukuran file yang

dobe Flash (dahulu bernama Macrome-

kecil dan dapat ditampilkan dengan ukuran layar yang

dia Flash) adalah salah satu perangkat

dapat disesuaikan dengan keinginan. Aplikasi Flash

lunak komputer yang merupakan produk

merupakan sebuah standar aplikasi industri peranca-

unggulan Adobe Systems. Adobe Flash digunakan un-

ngan animasi web dengan peningkatan pengaturan dan

tuk membuat gambar vektor maupun animasi gambar

perluasan kemampuan integrasi yang lebih baik. Banyak

tersebut. Berkas yang dihasilkan dari perangkat lunak

fitur-fitur baru dalam Flash yang dapat meningkatkan

ini mempunyai file extension .swf dan dapat diputar di

kreativitas dalam pembuatan isi media yang kaya de-

penjelajah web yang telah dipasangi Adobe Flash Player.

ngan memanfaatkan kemampuan aplikasi tersebut se-

Flash menggunakan bahasa pemrograman bernama Ac-

cara maksimal. Fitur-fitur baru ini membantu kita lebih

tionScript yang muncul pertama kalinya pada Flash 5.

memusatkan perhatian pada desain yang dibuat secara cepat, bukannya memusatkan pada cara kerja dan peng-

Sebelum tahun 2005, Flash dirilis oleh Macro-

gunaan aplikasi tersebut. Flash juga dapat digunakan

media. Flash 1.0 diluncurkan pada tahun 1996 setelah

untuk mengembangkan secara cepat aplikasi-aplikasi

Macromedia membeli program animasi vektor bernama

web yang kaya dengan pembuatan script tingkat lanjut.

FutureSplash. Versi terakhir yang diluncurkan di pasa-

Di dalam aplikasinya juga tersedia sebuah alat untuk

ran dengan menggunakan nama ‘Macromedia’ adalah

men-debug script. Dengan menggunakan Code hint un-

Macromedia Flash 8. Pada tanggal 3 Desember 2005

tuk mempermudah dan mempercepat pembuatan dan

Adobe Systems mengakuisisi Macromedia dan seluruh

pengembangan isi ActionScript secara otomatis.

produknya, sehingga nama Macromedia Flash berubah menjadi Adobe Flash.

Nah, SAPK kita merupakan aplikasi yang membutuhkan plugin yang telah disediakan oleh adobe flash

Adobe Flash merupakan sebuah program

player untuk menampilkan user interface yang cantik dan

yang didesain khusus oleh Adobe dan program aplikasi

interaktif, oleh karena itu, unit komputer yang belum ter-

standar authoring tool professional yang digunakan un-

install adobe flash player, SAPK tidak akan bisa berjalan.

tuk membuat animasi dan bitmap yang sangat menarik untuk keperluan pembangunan situs web yang interaktif

Bagi user SAPK yang kesulitan menemukan Ado-

dan dinamis. Flash didesain dengan kemampuan untuk

be flash player dengan versi terbaru, silahkan download

membuat animasi 2 dimensi yang handal dan ringan se-

aplikasinya pada situs resmi berikut : http://get.adobe.

hingga flash banyak digunakan untuk membangun dan

com/flashplayer/?promoid=JZEFT

memberikan efek animasi pada website, CD Interaktif

dan yang lainnya. Selain itu aplikasi ini juga dapat digunakan untuk membuat animasi logo, movie, game, pem-

Referensi

buatan navigasi pada situs web, tombol animasi, banner, menu interaktif, interaktif form isian, e-card, screen sa-

All New about Adobe Flash Player

ver dan pembuatan aplikasi-aplikasi web lainnya. Dalam

Flash, terdapat teknik-teknik membuat animasi, fasilitas

adobe Flash Player Now and History

action script, filter, custom easing dan dapat memasuk-

WW.Wikipedia.org

kan video lengkap dengan fasilitas playback FLV. Keunggulan yang dimiliki oleh Flash ini adalah ia mampu diberikan sedikit code pemrograman baik yang berjalan sendiri

X-Media, Media Kepegawaian Kanreg X BKN, edisi ke-3 | Oktober 2013 36

www.adobe.com/flash

(beatz)


Artikel

PNS punya usaha sampingan

PNS punya usaha sampingan, BOLEHKAH?

K

alau berbicara masalah jumlah gaji PNS di Indonesia, rasanya masih belum cukup untuk memenuhi semua kebutuhan hidup yang semakin lama semakin melambung tinggi. Untuk memenuhi kebutuhan pokok yang harganya selalu naik seiring dengan situasi politik membuat PNS di Indonesia harus sering memutar otak. Begitu mahalnya biaya pendidikan anak, biaya kesehatan di rumah sakit untuk saat ini membuat para PNS harus mencari hutang sana-sini. Untuk biaya kesehatan meskipun sudah ada ASKES tapi masih terasa berat juga. Dengan kata lain belum bisa membantu secara optimal. Namun sebuah fenomena baru terjadi di Indonesia, walau begitu kecilnya gaji PNS tetapi masih tetap saja menjadi idola bagi para pelamar kerja. Dengan pemikiran bahwa mereka akan mendapatkan uang pensiun setelah tidak bekerja lagi. Bahkan isunya ada yang rela membayar berapapun untuk bisa lulus menjadi PNS. Entahlah, mungkin pekerjaan PNS ini hanya sebuah gengsi saja ataukah begitu menjanjikannya masa depan menjadi PNS? Realitanya ketika diterima menjadi PNS banyak yang merasa tidak cukup. Padahal jika dipikir lagi sesungguhnya PNS itu memang bekerja untuk mengabdi kepada Negara. Dan seharusnya itu disadari, sehingga rasanya tidak terlalu pantas jika menuntut lebih banyak lagi kepada Negara. Sebagai manusia biasa, memiliki keinginan untuk mewujudkan hasil jerih payah kerjanya adalah sesuatu yang manusiawi. Jadi tidak salah jika mereka memiliki keinginan untuk memiliki sesuatu sebagai bentuk apresiasi diri. Tidak bisa dipungkiri bahwa profesionalisme yang selalu digembar-gemborkan pemerintah itu, sangat berkaitan sekali dengan jumlah gaji yang diterima. Bagaimana bisa menjadikan PNS yang profesionalisme sedangkan mereka masih harus

C.I.O Santi Adnyani

berpikir tentang kebutuhan hidup keluarga mereka yang pas-pasan. Kedua hal tersebut memang tidak bisa dipisahkan. Gaji menjadi motivasi seseorang untuk bekerja, semakin besar jumlah gajinya, seharusnya semakin meningkat pula kualitas kerjanya. Ketika para PNS dihadapkan pada situasi dengan jumlah gaji yang rendah dan harus tetap bekerja dengan penuh pengabdian. Maka satu-satunya jalan yang dipilih adalah mencari pekerjaan sampingan untuk memperoleh penghasilan tambahan. Yang menjadi pertanyaannya sekarang adalah, “bolehkah?� Adakah peraturan yang melarang PNS memiliki usaha sampingan? Sebenarnya sejak jaman orde lama peraturan yang mengatur larangan PNS untuk berbisnis ini sudah diatur, tetapi selalu menuai perdebatan karena dianggap menghapus hak seseorang untuk berwirausaha. Dan aturan itu masih dalam situasi abu-abu dengan kata lain masih tidak jelas. Larangan PNS itu diatur dalam PP No.06 Tahun 1974 tentang pembatasan kegiatan pegawai negeri dalam usaha swasta. Peraturan itu ditandatangani oleh Jenderal TNI Soeharto pada tanggal 05 Maret 1974. Di situ disebutkan, PNS golongan III/d ke bawah diperbolehkan melakukan bisnis lain tetapi harus seizin Menteri atau pejabat yang berwenang. Sedangkan PNS untuk golongan IV/a, tidak diizinkan sama sekali untuk membuka usaha lain. Dan soal sanksi tidak diatur dengan jelas dalam PP tersebut. X-Media, Media Kepegawaian Kanreg X BKN, edisi ke-3 | Oktober 2013 37


Artikel PP itu kemudian diperbaharui dengan dikeluarkannya PP No. 30 Tahun 1980 tentang Peraturan Disiplin PNS. Aturan itu berisi larangan PNS memiliki seluruh atau sebagian perusahaan swasta, memimpin duduk sebagai anggota pengurus atau pengawas suatu perusahaan swasta dan melakukan kegiatan usaha dagang, baik secara resmi maupun sambilan. Kemudian pada 6 Juni 2010, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengeluarkan PP No. 53 Tahun 2010 tentang Disiplin PNS. PP tersebut bisa dikatakan sebagai revisi dari beberapa PP sebelumnya termasuk PP Nomor 6 Tahun 1974 dan PP No. 30 Tahun 1980. Aturan itu memuat soal larangan bagi PNS dan sanksi jika melanggar. Di dalamnya, ada 15 poin dalam pasal 4 yang berisi laranganlarangan bagi PNS. Antara lain, PNS dilarang bekerja pada perusahaan asing, konsultan asing, atau lembaga swadaya masyarakat asing. Kemudian PNS dilarang memiliki, menjual, membeli, menggadaikan, menyewakan, atau meminjamkan barang-barang baik bergerak atau tidak bergerak, dokumen atau surat berharga milik negara secara tidak sah. PNS juga dilarang melakukan kegiatan bersama dengan atasan, teman sejawat, bawahan, atau orang lain di dalam maupun di luar lingkungan kerjanya dengan tujuan untuk keuntungan pribadi, golongan, atau pihak lain, yang secara langsung atau tidak langsung merugikan negara. Jika PNS kedapatan melakukan larangan yang tertuang diatas maka akan diberikan hukuman disiplin. Hukuman disiplin ini dibagi menjadi tiga yakni disiplin ringan, hukuman disiplin sedang dan hukuman disiplin berat. Hukuman disiplin ringan hanya berupa teguran-teguran. Sedangkan hukuman disiplin sedang cukup bervariasi. Tentunya dengan dikeluarkannya PP No.53 Tahun 2010 menjadi batu sandungan buat PNS untuk mencari penghasilan tambahan, mengingat penghasilan yang rendah tapi harus memenuhi kebutuhan hidup yang semakin tinggi. Bagaimana jika usaha sampingan tersebut dilakukan oleh PNS diluar jam kerja? Dan usaha yang dilakukan tidak ada yang terkait dengan pemerintahan, Seperti contohnya setelah pulang dari kantor, pegawai tersebut menjalankan usaha toko kelontongnya. Atau ketika pulang kantor, pegawai tersebut menX-Media, Media Kepegawaian Kanreg X BKN, edisi ke-3 | Oktober 2013 38

PNS punya usaha sampingan

jadi tukang ojek atau buruh bangunan “bolehkah?� Seperti yang dikatakan oleh Wakil Komisi XI DPR Harry Azhar Azis yang juga seorang politisi golkar tersebut mengatakan PNS boleh saja punya usaha. Sepanjang usaha tersebut tidak formal dan tidak menimbulkan konflik kepentingan. Dan usaha tersebut benar-benar dari modal sendiri tidak menggunakan fasilitas Negara. Peraturan antisipasi yang dibuat pemerintah itu benar-benar bagus, mengingat banyak kasus-kasus korupsi yang dilakukan oknum PNS seperti Gayus Tambunan dan Dana Widyatmika yang memiliki rekening gendut. Tapi bagaimana dengan PNS yang benar-benar bekerja dengan penuh pengabdian, jangankan rekening gendut, mungkin rekening tabungan saja mereka tidak punya. Untuk memastikan bahwa dana di rekening gendut PNS bukanlah dari hasil tindak pidana (misal: korupsi), sesuai dengan Pasal 5 angka 3 UU No. 28 Tahun 1999 tentang Penyelenggaraan Negara yang Bersih dan Bebas Dari Korupsi, Kolusi dan Nepotisme menentukan bahwa seorang PNS sebagai penyelenggara Negara berkewajiban untuk melaporkan dan mengumumkan kekayaannya sebelum dan setelah menjabat sebagai PNS. Lagi-lagi peraturan yang dibuat harus dilaksanakan dengan komitmen yang tinggi. Dan tidak terlalu banyak prosedur yang dipenuhi, agar mereka yang melaksanakannya bisa lebih mudah. Karena dengan komitmen yang tinggi bisa mendapatkan laporan yang lebih akurat, dan prosedur yang tidak terlalu rumit membuat orang tidak terlalu malas untuk melapor.


Kanreg menjawab

Kanreg Menjawab

Oleh: Maptuhah Rahmi

(Pemroses Kenaikan Pangkat) Bid. Mutasi Kanreg X BKN

1. PERTANYAAN: Apakah dimungkinkan seorang PNS dengan jabatan Pamong Belajar pindah ke jabatan Guru? JAWABAN: Pada prinsipnya, perpindahan antar jabatan dimungkinkan asalkan memenuhi persyaratan untuk diangkat dalam jabatan yang akan diduduki tersebut. Adapun untuk Pengangkatan Pegawai Negeri Sipil dari jabatan lain ke dalam Jabatan Fungsional Guru dapat dipertimbangkan dengan ketentuan sebagai berikut (sesuai pasal 32 Peraturan MENPAN-RB Nomor 16 Tahun 2009): a. Berijasah paling rendah Sarjana (S1) atau Diploma IV, dan bersertifikat pendidik. b. Pangkat paling rendah Penata Muda golongan ruang III/a. c. Setiap unsur penilaian pelaksanaan pekerjaan dalam Daftar Penilaian Pelaksanaan Pekerjaan (DP3) paling rendah bernilai baik dalam 1 (satu) tahun terakhir. d. Memiliki kinerja yang baik yang dinilai dalam masa program induksi. e. Memiliki pengalaman sebagai Guru paling singkat 2 (dua) tahun. f. Usia paling tinggi 50 (lima puluh) tahun. g. Pengangkatan Pegawai Negeri Sipil dalam Jabatan Fungsional Guru dilaksanakan sesuai dengan formasi Jabatan Fungsional Guru. 2. PERTANYAAN: Apa syarat-syarat kenaikan pangkat Penyesuaian Ijasah dan apa saja kelengkapan administrasinya? JAWABAN: Sesuai Keputusan Kepala BKN Nomor 12 Tahun

2002; • Syarat-syarat Kenaikan Pangkat Pilihan Pegawai Negeri Sipil yang memperoleh Surat Tanda Tamat Belajar atau ijasah/diploma : 1. Diangkat dalam jabatan/diberi tugas yang memerlukan pengetahuan /keahlian yang sesuai dengan ijasah yang diperoleh. 2. Sekurang-kurangnya telah 1 (satu) tahun dalam pangkat terakhir. 3. Setiap unsur penilaian prestasi kerja sekurangkurangnya bernilai baik dalam 1 (satu) tahun terakhir. 4. Memenuhi jumlah angka kredit yang ditentukan bagi yang menduduki jabatan fungsional tertentu. 5. Lulus ujian kenaikan pangkat penyesuaian ijasah. • Kelengkapan administrasi Kenaikan Pangkat Pilihan Pegawai Negeri Sipil yang memperoleh Surat Tanda Tamat Belajar atau ijasah/diploma : 1. Salinan/foto copy sah dari Surat Tanda Tamat Belajar/Ijasah/Diploma. 2. Salinan/foto copy keputusan dalam pangkat terakhir. 3. Foto copy sah daftar penilaian prestasi kerja/ DP-3 dalam 1 (satu) tahun terakhir. 4. Asli penetapan angka kredit bagi Pegawai Negeri Sipil yang menduduki jabatan fungsional tertentu. 5. Surat keterangan Pejabat Pembina Kepegawaian serendah-rendahnya pejabat eselon II tentang uraian tugas yang dibebankan kepada Pegawai Negeri Sipil yang bersangkutan kecuali bagi yang menduduki jabatan fungsional tertentu. 6. Salinan/foto copy sah surat tanda lulus ujian kenaikan pangkat penyesuaian ijasah kecuali bagi yang menduduki jabatan fungsional tertentu. X-Media, Media Kepegawaian Kanreg X BKN, edisi ke-3 | Oktober 2013 39


Kanreg Menjawab • Ijasah sebagaimana dimaksud diatas adalah ijasah yang diperoleh dari sekolah atau perguruan tinggi negeri dan /atau ijasah yang diperoleh dari sekolah atau perguruan tinggi swasta yang telah terakreditasi dan /atau telah mendapat ijin penyelenggaraan dari Menteri yang bertanggung jawab dibidang pendidikan nasional atau jabatan lain yang berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku berwenang menyelenggarakan pendidikan. • Ijasah yang diperoleh dari sekolah atau perguruan tinggi di luar negeri hanya dapat dihargai apabila telah diakui dan telah ditetapkan sederajat dengan ijasah dari sekolah atau perguruan tinggi yang telah ditetapkan oleh Menteri yang bertanggung jawab di bidang pendidikan nasional atau pejabat lain yang berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku berwenang menyelenggarakan pendidikan. 3. PERTANYAAN Seorang Pegawai Negeri Sipil lahir tanggal 5 Mei 1948, diangkat sebagai calon Pegawai Negeri Sipil sejak tanggal 1 Maret 1972 dan diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil pada tanggaL 1 Juni 1973. Pada tanggal 1 April sampai dengan 31 Maret 1996 yang bersangkutan mengambil cuti di luar tanggungan negara selama 2 (dua) tahun. Pada tanggal 1 April 1996 yang bersangkutan diaktifkan kembali sebagai Pegawai Negeri Sipil dan pada akhir bulan Mei 2004 yang bersangkutan mencapai batas usia pensiun dengan pangkat terakhir Penata Tingkat I golongan ruang III/d terhitung mulai 1 April 2004. Dalam hal demikan apakah yang bersangkutan dapat diberikan kenaikan pangkat pengabdian setingkat lebih tinggi menjadi Pembina golongan ruang IV/a? JAWABAN: Berdasarkan data tersebut, Pegawai Negeri Sipil yang bersangkutan dapat diberikan kenaikan pangkat pengabdian setingkat lebih tinggi menjadi Pembina golongan ruang IV/a terhitung mulai tanggal 1 Mei 2004 karena telah memiliki masa kerja sebagai Pegawai Negeri Sipil secara terus menerus selama 30 tahun 3 bulan (masa X-Media, Media Kepegawaian Kanreg X BKN, edisi ke-3 | Oktober 2013 40

Kanreg menjawab

selama cuti di luar tanggungan negara tidak dihitung sebagai masa bekerja dan telah 1 (satu) bulan dalam pangkat terakhir. Pegawai Negeri Sipil yang meninggal dunia atau akan diberhentikan dengan hormat dengan hak pensiun karena mencapai batas usia pensiun, dapat diberikan kenaikan pangkat pengabdian setingkat lebih tinggi apabila : 1. Memiliki masa bekerja sebagai Pegawai Negeri Sipil selama : a) sekurang-kurangnya 30 (tiga puluh) tahun secara terus menerus dan sekurang-kurangnya telah 1 (satu) bulan dalam pangkat terakhir; b) sekurang-kurangnya 20 (dua puluh) tahun secara terus menerus dan sekurang-kurangnya telah 1 (satu) tahun dalam pangkat terakhir; atau c) sekurang-kurangnya 10 (sepuluh) tahun secara terus menerus dan sekurang-kurangnya te-

lah 2 (dua) tahun dalam pangkat terakhir; 2. setiap unsur penilaian prestasi kerja sekurangkurangnya bernilai baik dalam 1 (satu) tahun terakhir; dan 3. tidak pernah dijatuhi hukuman disiplin tingkat sedang atau berat dalam 1 (satu) tahun terakhir.


Eksotsme yang belum terungkap

Pojok Wisata

Lembata,

Eksotisme yang belum terungkap (Bagian 2/selesai)

P

ojok wisata kali ini adalah Lanjutan dari ceritaku sebelumnya yakni kisah perjalanan kami di Pulau Nan Ekso-

tis, Lembata.

Dalam bagian ini aku akan berbagi kisah perjalananku ke Lamalera, Lamalera adalah sebuah kecamatan disisi selatan pulau lembata, lamalera dikenal di seluruh Dunia dengan Ksatria Pemburu Paus� dimana disini mata pencaharian penduduknya adalah nelayan Pemburu Ikan Paus dengan cara tradisional. Perjalanan ke lamalera kami tempuh kurang lebih 3 jam dari Lewoleba dengan menggunakan kendaraan sejenis jeep 4x4, karena jalanan yang tidak memungkinkan untuk dilewati kendaraan jenis lain kecuali truk dan roda dua, jalanan berkelok menyusuri tepian pantai penuh batu dan terjal. Kami mengambil jalur barat kemudian berbelok ke selatan menuju kampung Idalolong sebelum akhirnya kami mennginjakkan kaki di Lamalera. Di Lamalera masih mengenal adat istiadat yang sangat kental, dan memiliki Budaya yang masih menjunjung ketua adat yang sangat disegani oleh masyarakatnya, kebetulan kami bertemu langsung dengan ketua adat namanya jika tidak salah Bapak Paulus, Menurut ketua adat Korohama ini, nama Lamalera dahulunya berasal dari dua suku kata yakni Lama dan Lera artinya piring yang bercahaya atau disitilahkan cakaram matahari, dan hingga kini piring tersebut masih tersimpan di rumah adat marga korohama. Satu lagi keunikan adat di Lamalera adalah dipergunakannya Gading gajah sebagai mas kawin suatu pernikahan.

tikan menukar barang yang kita miliki dengan barang yang kita butuhkan, kami pikir cara bertransaksi seperti ini sudah tidak digunakan lagi, ternyata di salah satu dusun disini masih dilestarikan, wow Indonesia memang unik kawan. Kami tidak dapat melihat perburuan Paus secara langsung, karena kedatangan kami ke Lamalera bukan saat musim Paus bermigrasi, dan migrasi tersebut biasa berlangsung antara bulan Mei sampai September, dimana saat itu banyak Paus yang melintas di pantai Lamalera, mungkin sebuah cerita berikut dapat melengkapi tulisanku : Ketika musim berburu tiba, seorang tetua adat di masyarakat Lamalera, Lembata, selalu menggelar upacara pemanggilan. Mulutnya komat-kamit, melambungkan seruan agar kawanan ikan paus mendatangi perairannya. Orang Lamalera percaya panggilan ini didengar. Sejak Mei sampai September, puluhan paus selalu merangsek mendekati pantai. Orang-orang Lamalera segera mengepungnya dengan sejumlah perahu, lalu menikamnya dengan mata tombak bertali. Terkadang buruan bisa dilumpuhkan, tapi kerap malah mengamuk dan menyeret para nelayan bahkan sampai ke perairan Australia. Bagi mereka, menikam paus sudah menjadi tradisi sekaligus seni.

Oh ya selama perjalanan, sopir yang mengantar kami, Bapak Philipus tidak henti-hentinya bercerita, salah satu ceritanya yang kuingat yakni masih adanya pasar yang menggunakan sistem barter, barter bisa diar X-Media, Media Kepegawaian Kanreg X BKN, edisi ke-3 | Oktober 2013 41


Pojok Wisata Baleo…, baleo…, baleo...!” Teriakan tanda berkumpul ini selalu meletus di tepi perairan Sawu. Orang-orang yang hilir-mudik di pantai menoleh serempak ke tengah lautan. Anak-anak yang bermain berlarian di atas pasir basah pun terpaku sejenak. Di lautan nan biru, tampak semburan air ke udara, pertanda kawanan ikan paus telah datang.

Eksotisme yang belum terungkap

memberikan dirinya untuk menghidupi lelaki-lelaki ini dan keluarga mereka, cukup untuk bertahan hidup. Begitulah cara orang Lamalera berburu paus. Kegiatan ini dilakukan setiap saat ketika ada tanda-tanda kawanan mamalia laut itu merangsek ke dekat pantai. Tak ada yang tahu persis sejak kapan tradisi ini dimulai. Sesepuh Lamalera, Petrus Blikololong, menuturkan, “Sebe-

Pantai Lamalera dari atas bukit

Seruan itu dipekikkan terus, sambung-menyambung hingga bergema di kampung masyarakat Lamalera. Hampir semua kaum laki-laki segera menghentikan segala kesibukan. Mereka buru-buru menuju “pledang”, perahu pemburu paus, yang diparkir di pantai. Dengan sigap sekitar 12 lelaki tampak mendorong pledang ke laut. Tanpa menunggu rombongan lain yang masih mempersiapkan diri, mereka meluncur ke tengah sambil mengembangkan layar. Perburuan pun dimulai. Setelah dekat dengan lokasi mamalia laut itu, mereka menggulung layar. Kayuhan dayung pun dihentikan. Suasana menjadi hening. Mereka membiarkan pledang masing-masing bergoyang-goyang dipermainkan ombak. Mata lama fa, sang juru tikam, pada tiap perahu tampak awas. Menunggu kesempatan untuk menikamkan tombak yang mereka bawa agar Sang Paus dapat X-Media, Media Kepegawaian Kanreg X BKN, edisi ke-3 | Oktober 2013 42

enangkap

reka m ini cara me

Paus

lum gereja katholik berdiri pada 1820, nenek moyang kami sudah berburu paus”. hal itu juga diamini dan didokumentasikan oleh seorang Peneliti Universitas Oxford, R.H. Barnes, pada sebuah buku yang ditulisnya berjudul “Sea Hunters of Indonesia: Fisher and Weavers of Lamalera” tahun1996. disebutkan disana bahwa


Humor

Eksotisme yang belum terungkap

asal kata Lamalera berasal dari bahasa lokal yang berarti cakram matahari. Bagi masyarakat Lamalera, berburu paus, penduduk setempat menyebut ikan ini dengan nama “koteklama”, tak sekedar sebagai sumber penghidupan. Orang Lamalera menganggap berburu paus sebagai tradisi, sebuah perhelatan yang dinikmati orang sekampung. Ikan Paus Sperma adalah buruan satu-satunya yang dijalankan masyarakat Lamalera Atas ataupun Lamalera Bawah. Ikan paus biru (Balaenoptera musculus) pun sering berlalu di hadapan mereka sebagai mamalia air terbesar yang ada (cetacean). Namun paus itu tak pernah diburu, karena selain untuk menjaga kelestarian satwa laut besar ini, selain itu tradisi menyebutkan bahwa Lamalera dan Lembata pada umumnya pernah diselamatkan paus biru dulu kala. Secara tradisi, ikan paus yang didapat dikonsumsi untuk masyarakat desa dan tidak melebihi dari kebutuhan hidup secara keseluruhan secara sosial. Terkadang jumlah paus yang ditangkap berfluktuasi sesuai ketersediaan dan keperluan masyarakatnya. Kadang setahun hanya ada 4 paus dan kadang dapat mencapai 56 paus, jumlah tertinggi yang diraih pada tahun 1969. Seorang ahli biologi kelautan menyebutkan bahwa fluktuasi tergantung dari pola meteorologist dan pola populasi paus tersebut. Sepertinya sangat tidak wajar bila nelayan masyarakat desa Lamalera lebih memilih berburu ikan-ikan besar yang sebenarnya adalah termasuk ke dalam jenis-jenis ‘Mamalia Laut’ (Cetacean) yang besar dan sangat beresiko tinggi bila dibandingkan menangkap ikan lainnya, tapi itulah kenyataan yang terjadi dengan kondisi alam, topografi, serta bekal kemampuan yang digariskan secara turun menurun oleh nenek moyang mereka. Sehingga membuat mereka terbiasa dan pasrah akan bahaya yang selalu dihadapi untuk menyambung hidup dengan berburu paus. paus yang mereka buru hanya bertujuan untuk bertahan hidup bukan sebuah komoditas dagang untuk diambil keuntungannya, hal ini juga yang membuat kebiasaan masyrakat Lamalera

masih bertahan sampai saat ini dan tidak dilarang. Semua bagian paus adalah penting dan terpakai semua antara lain adalah daging, kulit, lemak, darah, dan tulang. Ketika ada satu ekor paus ditikam maka semua masyarakat Lamalera akan mendapatkan jatah semua, walaupun tidak ikut kelaut, karena bisa dibarter dengan ikan lain atau hasil bumi. (Beatz)

Pojok HUMOR

kisah Penjual Kue Di suatu kunjungan Bapak Presiden berkesempatan bertanya kepada seorang ibu tua penjual kue, Bpk Presiden : “Sudah berapa lama jualan kue” Ibu Penjual Kue : “Sudah hampir 30 tahun.” Bpk Presiden : “ Terus anak ibu mana, kenapa tidak ada yang bantu” Ibu Penjual Kue : “Anak saya ada 4, yang ke-1 di KPK, ke-2 di POLDA, ke-3 di Kejaksaan dan yang ke-4 di DPR, jadi mereka sibuk sekali pak” Bapak Presiden kemudian menggeleng-gelengkan kepala karena kagum... Lalu, berbicara kesemua hadirin yang menyertai beliau, “Meskipun hanya berjualan kue, ibu ini bisa menjadikan anaknya sukses dan jujur tidak korupsi... karena kalau mereka korupsi, pasti kehidupan Ibu ini sudah sejahtera dan tinggal dirumah mewah” Bpk Presiden

: “Apa jabatan anak di POLDA, KPK, KEJAKSAAN dan DPR” Ibu Penjual Kue : “Sama... jualan kue juga “ (Beatz)

X-Media, Media Kepegawaian Kanreg X BKN, edisi ke-3 | Oktober 2013 43


Redaksi X Media (c) 2013

X-MEDIA edisi 3  

Majalah Kepegawaian Kanreg X BKN

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you