Page 1

CMYK

Harian Pertama Kebanggaan Wong Tegal 20 HALAMAN - Rp. 2.500,-

SABTU, 3 APRIL 2010

INDEKS

EdmonRaja Saling Lempar

KPK Kembali Panggil Pejabat HAL. BREBES DAN BUIAYU

KPU Tolak Revisi SK HAL. METROPOLIS

Pendapatan Naik 27,3 Persen HAL. PEMALANG

Refresh Otak Lewat Class Meeting HAL. XPRESI

APA MANING...

Dugaan Kelalaian Pengawasan Penyidikan Kasus Gayus JAKARTA - Pemeriksaan kode etik terhadap dua jendral polisi terkait kasus Gayus Tambunan menemukan fakta-fakta baru. Dua jenderal bintang satu itu saling lempar terkait dugaan kelalaian pengawasan penyidikan kasus Gayus. Brigjen Edmon Ilyas menegaskan pihaknya sudah melakukan pengawasan terhadap proses pemberkasan kasus Gayus sampai dirinya tidak lagi menjabat

AGUS WIBOWO/RADAR SLAWI

MENGENASKAN – Sejumlah petugas memeriksa korban yang jatuh dari KA barang.

Jatuh dari KA, Warga Kendal Tewas WARUREJA - Munawar (42) warga asal Dukuh Wonosari RT 001 RW 002 Desa Sukodadi Kecamatan Kangkung Kabupaten Kendal, Jumat (2/4) kemarin, ditemukan tewas di perlintasan areal sawah masuk Dukuh Panjatan Desa Kedungkelor Kabupaten Tegal. Korban yang diduga terjatuh dari KA barang tersebut mengalami luka di bagian kepalanya. Dari hasil olah TKP, polisi juga menemukan uang jutaan rupiah dari kantong celana korban. Insiden penemuan mayat tersebut sempat menggemparkan warga Desa Kedungkelor Warureja Kabupaten Tegal. Meski lokasinya susah dijangkau warga, termasuk kendaraan bermotor, warga yang penasaran tetap saja mendatangi lokasi kejadian guna melihat kondisi korban yang tergeletak persis di pingghir rel KA jalur dua tersebut. Informasi yang dihimpun Radar dari beberapa sumber di lokasi kejadian menyebutkan, kali pertama yang menemukan korban tewas yakni warga setempat, sekitar pukul 08.30 WIB. Warga setempat yang hendak memanen padi mendadak kaget saat melihat sosok terjatuh dari KA barang. Saksi mata lalu langsung melaporkan kejadian tersebut ke desa hingga akhirnya dikoordinasikan ke mapolsek setempat. Mendapatkan laporan tersebut, jajaran petugas sektor Warureja langsung turun ke TKP ke hal 19 kol 1

sebagai Direktur II Ekonomi Khusus Bareskrim. “Saya hanya sampai masuk Kejaksaan, tapi setelah itu saya tidak tahu lagi. Itu sudah orang lain,” ujar sumber Jawa Pos di lingkungan tim menirukan pernyataan Edmon. Perwira itu menjelaskan, Edmon dan Raja diperiksa secara terpisah. “Menurut Pak Edmon setelah dirinya menerima TR sebagai Kapolda Lampung tanggal 17 Oktober 2009 dia sudah tidak lagi mengawasi,” ujarnya. Keterangan itu, berbeda dengan yang disampaikan Raja Erizman. Menurut Raja yang sekarang masih menjabat sebagai Direktur ke hal 19 kol 1

ZULHAM MUBARAK/JAWA POS

RESEPSI TERMAHAL - Ardiansyah Bakrie dan Nia Ramadhani dalam resepsi yang dihelat di Ballroom Hotel Mulia Kamis (1/4) lalu. Pernikahan mereka diklaim termahal di Indonesia.

Disebut Resepsi Termahal di Indonesia Pernikahan Ardi Bakrie-Nia Ramadhani PERNIKAHAN pengusaha muda Anindra Ardiansyah Bakrie (Ardi Bakrie) dan artis Prianti Nur Ramadhania (Nia Ramadhani) berlangsung meriah. Resepsi pernikahan putra pengusaha Aburizal Bakrie, salah seorang terkaya di Indonesia, itu disebut-sebut sebagai pesta “termahal” di Indonesia. Seperti apa?

Artis cantik Luna Maya tampak gerah. Berkali-kali dia membenahi kebaya warna biru gelap yang dikenakan. Walaupun suhu udara di Ballroom Hotel Mulia mencapai 18 derajat Celsius, kekasih musisi Ariel “Peterpan” itu terlihat tidak nyaman. Maklum, dia harus berdiri dan mengantre bersama ratusan tamu lain yang hendak masuk ruang resepsi pernikahan putra bungsu Aburizal Bakrie tersebut. Antrean mengular sepanjang 100 meter terjadi karena panitia pernikahan berkali-kali menghentikan arus

tamu yang hendak bersalaman dengan sang empunya hajat. “Maaf, masih dibenahi make upnya sebentar. Pengantin sudah satu jam berdiri,” ujar Cathy, salah seorang penerima tamu, kepada para undangan. Tak sedikit raut muka di ruangan itu yang berubah setelah mendengar kalimat tersebut, termasuk Luna Maya. Tetapi, kekecewaan para undangan sedikit terobati. Dekorasi nan mewah berkonsep Eropa dan tata cahaya kuning keemasan menyambut sekitar 3 ribu undangan ke hal 19 kol 5

Grow with Character ! (69/100) Series by Hermawan Kertajaya

Titanic, Saving Private Ryan dan Wall Street! BERSAMAAN dengan krisis Asia yang sedang hebat-hebatnya, ada sebuat film Hollywood yang sukses besar. Titanic! Masih ingat ceritanya? Film ini bercerita tentang sebuah kisah nyata dari arogansi seseorang. Terlalu percaya atau overconfidence pada kapalnya yang besar dan mewah. Bahkan, saat berangkat pada “pelayaran perdana”, Titanic diumumkan sebagai kapal yang tidak bisa tenggelam! Semua penumpang

pun jadinya sangat percaya dan just enjoy dengan pelayan Trans-Atlantic itu. Pesta digelar setiap malam. Bahkan, ketika kapal mulai miring, musik pengiring dansa masih berbunyi. Arogansi itu pula yang membuat Titanic menabrak gunung es. Kelihatan kecil di permukaan laut, tapi sangat besar di bawah permukaan. Ketika terjadi kepanikan di Titanic, terlihat bahwa semua orang mau menyelamatkan diri masing-masing. Tidak peduli orang lain lagi. Saya memakai analogi Titanic ini ketika menjelaskan krisis di Indonesia ketika itu. Di permukaan, kelihatan perusahaan yang susah, hanya kesulitan cash flow. Penjualan

turun, utang bertumpuk, kapasitas terpasang, dan karyawan jadi “beban”. Tapi, kalau didalami, sebetulnya ada struktur keuangan yang salah. Rasa percaya diri berlebihan ditambah iming-iming bunga murah utang USD, membuat debt equity ratio jadi sangat berbahaya. Kebesaran utang, sehingga lupa pada bankruptcy cost. Padahal, ini “hanya” pelajaran financial management 101! Ditambah overconfidence kepada Pak Harto yang waktu itu dianggap “selalu” bisa menyelesaikan masalah apa pun. Karena itu, proyek banyak di-mark up dan uang pinjaman pun dilarikan ke luar negeri untuk

pribadi. Kalau nggak begitu, biasanya kapasitas terpasang pun dibikin berlebihan. Mumpung bisa kan! Itulah yang saya katakan waktu itu sebagai suatu mata rantai over confidence to “over-investment to over-capacity. Padahal, masalah sebenarnya yang ada “di dasar paling bawah” gunung es itu adalah masalah marketing! Tidak peduli PDB! No clear positioning, no solid differentiation and no strong brand! Di waktu krisis, perusahaan yang punya PDB kuat masih bisa bertahan dari kebangkrutan. Selain itu, setiap penambahan kapasitas kan harus dilihat dari perkembangan pasar yang mau diambil. ke hal 19 kol 5

Nok Slentik

Edmon-Raja Saling Lempar * Wedi keciduk?

Disebut Resepsi ”Termahal” di Indonesia * Bapane klalen karo Lapindo?

CMYK


WACANA

2

SABTU 3 APRIL 2010

RADAR TEGAL

Salah Memahami UU BHP Buron Culun Oleh: Muh. Abduh DALIPAN baru nggenah melihat wajah Gayus. Tentu saja melihatnya cuma di foto yang terpampang di media massa dan telivisi. Muda dan gemuk serta bersih. Dari tampilan itu, sudah cukup bisa dikatakan Gayus sudah makmur. Meski kemakmuran tak bisa diukur dari fisik. Tapi sudah lumrah, orang menilai kemakmuran hidup dari ukuran badan dan perut. “Wah potongane wis kaya bos ah. Lemu, bersih maning. Uripe wis makmur ya.” Begitu sering kita dengar bila saudara yang lama tak bersua tiba-tiba terlihat di depan mata. Begitu pula ketika Gayus di tanah air. Memang tak sedikit juga yang berteriak maling kepadanya. Mereka juwet dengan polah Gayus yang memainkan uang pajak. Lebih juwet lagi, dia berkolaborasi dengan beberapa pejabat lainnya. Termasuk pejabat peradilan. “Memang njuweti nemen. Duit pajak dipangan. Belih ngerti nggolete adus kemringet. Sikil nggo ndas. Ndas nggo sikil. Pimen kuwe wa!” tutur Panjul. Dalipan hanya pesam-pesem. Panjul yang masih jarang membayar pajak, kok bisa-bisanya merasa juwet dengan Gayus. Kini ketika muncul gerakan yang menolak membayar pajak gara-gara kasus Gayus, Panjul ikut-ikutan juga. Belih ngerti, akibat buruk bila semuanya mogok membayar pajak. Negara bisa tekor. “Sampeyan melu juwet, kayong bayar pajak!” “Ha ha ha...kan dadine duite slamet!” Drama kepulangan Gayus, yang sempat bersembunyi di Singapura, dilakukan dengan pendekatan sederhana oleh Sekretaris Satuan Tugas Pemberantasan Mafia Hukum Denny Indrayana di Meritus Mandarin Hotel di kawasan Orchard Road. cukup ditakut-takuti penjara Singapura. “Penjara nang Singapura ora kena dianyang. Ngger nang Indonesia bisa dianyang. Kaya kuwe wa?” Yang pasti, Gayus telah dibujuk untuk berpikir lebih jernih lagi. Sebab, menghadapi proses hukum akan jauh lebih bermanfaat ketimbang menjadi buronan. Karena menghindari proses hukum sangat melelahkan. Dan rayuan Satgas itu berhasil membawa Gayus pulang kampung. Masih mudahnya Gayus luluh diajak pulang menandakan Gayus merupakan makelar kasus ‘’angkatan baru’’, tapi bisa sukses bermain di level atas dengan cara cepat. Akibatnya, dia belum cukup lihai untuk menyembunyikan harta hasil memakelari kasuskasus pajak. “Hasil sing digarong memang gede. Tapi ia masih amatiran.” Gayus bukan tipe-tipe penggarong uang yang ketika ada gelagat tertangkap berupaya menghilang untuk selamanya. Berbagai cara untuk menghilangkan identitas. Ganti wajah dan ganti nama. Kabur dari Indonesia dan tak pernah berpikir lagi untuk kembali. “Gayus esih culun wa!” Banyak yang sangsi apakah niat kabur Gayus betul-betul dilakukan secara khusus untuk bersembunyi secara profesional khas maling kelas kakap dengan pertimbangan: daripada hartanya kembali diambil negara dan dia hidup dalam penjara, lebih baik tidak tinggal di Indonesia. Bagi orang kaya baru (OKB) macam Gayus dan istrinya, godaan shopping dan jalan-jalan di Singapura pasti jauh lebih besar daripada niat melarikan diri. Bagi orang-orang Indonesia yang biasa berbelanja di Singapura, food court Lucky Plaza merupakan tempat paling gampang untuk mencari makanan khas Indonesia. Dan benar, Gayus Tambunan dipergoki Denny Indrayana ketika sedang ngantre makanan untuk istrinya di sana. “Konangane gampang nemen. Ora pantes buron gedean.” Yang sulit adalah mengurai jaringan Gayus. Menangkap siapa saja yang menerima aliran uang Rp 25 miliar yang mengucur dari rekeningnya hasil korupsi pajak pasti akan alot. Tapi, melihat keluguan Gayus, penelusuran sebenarnya bisa lebih cepat. Dia telah menyebut nama-nama pejabat yang terlibat dalam kasus makelar kasus pajak itu. Yang akan memakan waktu adalah ketika masuk ranah pembuktian yang melibatkan pucuk-pucuk pimpinan lembaga penegak hukum. Sebab, biasanya akan ada bawahan yang dikorbankan dan menjadi kambing hitam. Pengusutan akan berputar di situ, akhirnya tak pernah menyentuh pucuk pimpinan yang terlibat. Kalau itu yang terjadi, adakah Susno masih menyimpan kunci kasus lain dan akan menggelindingkan bola yang baru lagi? (*)

Oleh M. Hadi Shubhan SANGAT mengejutkan dan cukup memprihatinkan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang membatalkan UndangUndang Nomor 9 Tahun 2009 tentang Badan Hukum Pendidikan (BHP). Sebab, UU BHP sejatinya merupakan sebuah ikhtiar untuk mengubah pengelolaan pendidikan di Indonesia menuju perbaikan. Lahirnya UU itu merupakan amanat UU No 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas). Dalam UU Sisdiknas dikatakan, penyelenggara dan/atau satuan pendidikan formal yang didirikan oleh pemerintah atau masyarakat berbentuk BHP. Filosofi penyeragaman institusi pengelola pendidikan dalam suatu badan hukum, antara lain, adalah penertiban. Banyak pihak yang berkedok mendidik bangsa, tapi sejatinya mengomersialkan pendidikan. Modusnya, mereka menggunakan yayasan atau satuan lain dalam penyelenggaraan pendidikan. Berlindung di balik kegiatan pendidikan seperti itu adalah memanfaatkan sifat sosial yayasan. Pertimbangannya, yayasan atau satuan usaha pendidikan diberi banyak insentif

dan kemudahan pada bidang perpajakan dan perizinan. Pihak yang memanfaatkan faktor tersebut pada hakikatnya hanya mencari keuntungan dari dalam yayasan atau satuan itu. Selain itu, tidak sedikit pihak yang memanfaatkan lembaga pengelola pendidikan untuk menadah dana-dana najis, baik dari dalam maupun luar negeri. Dana-dana tersebut tidak digunakan untuk mengembangkan pendidikan, malah dimanfaatkan buat kepentingan pribadi atau golongan maupun misimisi tertentu di luar pendidikan. Ibaratnya, lembaga tersebut dikelola sebagai wahana untuk mencuci uang. Praktik-praktik semacam itu jelas sangat merugikan, bahkan mencoreng misi utama pendidikan. Praktik tersebut perlu ditertibkan dengan menyeragamkan pengelola pendidikan dalam wadah BHP. Dengan demikian, akuntabilitas dan transparansi dapat dilaksanakan. Ada kewenangan dari pemerintah untuk mengawasi BHP. Selain itu, ada sanksi hukum yang tegas jika terjadi pelanggaran akuntabilitas dan transparansi tersebut. Berdasar ketegasan UU BHP, dapat ditebak pihak-pihak yang

kepentingannya terusik itu melawan sampai titik darah penghabisan. Mereka berupaya memprovokasi berbagai elemen masyarakat untuk menolak UU BHP. Tidak cukup provokasi, mereka juga melakukan upaya-upaya hukum untuk menghadang UU itu. Celakanya, masyarakat terprovokasi sehingga sangat apriori terhadap UU tersebut. UU BHP, KOMERSIALISASI? Banyak pihak yang mengkhawatirkan komersialisasi pendidikan jika UU BHP diimplementasikan. Kekhawatiran itu jelas kurang tepat. Dengan UU BHP (vide: pasal 41), penyelenggara tidak boleh mendanai pendidikan dengan menarik uang kepada masyarakat (peserta didik) lebih dari 30 persen atau sepertiga jumlah seluruh dana pengoperasian pendidikan. Artinya, betapa negara sangat melindungi masyarakat agar penyelenggara pendidikan tidak membebankan biaya itu dengan semena-mena. Misalnya, menaikkan SPP dengan sangat tinggi. UU BHP mendorong penyelenggara pendidikan untuk menggali dana bukan lewat penarikan uang SPP kepada

masyarakat, melainkan memberdayakan sekolah atau kampus dalam menggali potensipotensi yang dimiliki guna memperoleh dana. Misalnya melalui investasi atau usaha lain. Potensi di perguruan tinggi (PT), hasil penelitian sangat prospektif untuk diproduksi secara masal serta bernilai ekonomis. Selain itu, banyak pihak telah salah memahami UU BHP. Menurut mereka, ketika penyelenggara pendidikan berubah menjadi BHP, akses masyarakat miskin menjadi sempit. Pemikiran tersebut jelas tidak tepat. Yang akan terjadi justru sebaliknya. Akses masyarakat itu dijamin melalui UU tersebut. Pasal 46 UU BHP secara tegas menyatakan bahwa BHP wajib menjaring masyarakat pandai tapi kurang mampu minimal 20 persen. UU tersebut juga merupakan sebuah ikhtiar negara dalam mengejar ketertinggalan pendidikan di Indonesia agar tidak terlalu jauh dengan negaranegara luar, terutama negara tetangga. Ketika dunia sudah menjadi ikatan global, pendidikan mengalami hal sama. Dengan kondisi sekarang, hanya segelintir PT yang dapat

Berantas Korupsi Birokrasi! SEORANG Gayus Tambunan yang ‘’hanya’’ pegawai negeri sipil (PNS) golongan IIIA tiba-tiba menjadi perhatian. Publik terperangah melihat tingkat kekayaan (rumah dan mobil), rekening (sekitar Rp 25 miliar), serta sepak terjangnya dalam menjadi makelar kasus perpajakan. Sebagai abdi negara, Gayus sebetulnya sudah digaji cukup. Sebab, dia adalah karyawan di Ditjen Pajak, Departemen Keuangan, yang selama ini sudah menerapkan remunerasi. Melihat golongan dan masa kerjanya yang relatif belum lama, pendapatan lebih dari Rp 12 juta yang dia terima sudah lebih baik jika dibanding rata-rata PNS di

Indonesia. Lalu, mengapa Gayus masih melakukan korupsi? Kasus Gayus merupakan fenomena gunung es. Di permukaan, problem korupsi di birokrasi kita masih sangat berat dan belum tersentuh. Kebanyakan modus korupsi di birokrasi malah terjadi di bawah permukaan, jauh dari perhatian publik, serta berada di arus yang tenang, sehingga sulit dideteksi. Misalnya, ada data menarik di birokrasi kita. Setiap pegawai mestinya mendapat jatah uang makan setiap kali mereka masuk kantor. Namun, kenyataannya, jatah itu sangat jarang atau bahkan tidak pernah diklaimkan. Apakah pegawai negeri kita sudah demikian

makmur, sehingga uang makan yang menjadi jatah mereka tidak diklaimkan? Jawabannya tentu bukan karena mereka sudah makmur. Apalagi karena mereka rela berkorban untuk menghemat uang negara. Tapi, justru karena alasan sebaliknya. Mereka dapat uang jauh lebih besar jika tidak mengklaim uang makan tersebut. Bagi orang awam, sepintas logika itu susah dimengerti. Apa untungnya menolak uang makan? Dalam tubuh birokrasi kita, mulai daerah sampai pusat, ada praktik manipulasi yang sangat populer: perjalanan dinas fiktif (PDF). Praktik yang banyak menghabiskan anggaran tersebut sudah ber-

langsung lama dan hingga kini belum tersentuh. Para pegawai, terutama golongan III (sekelas Gayus) yang penyerapan dananya besar, lebih senang namanya ‘’dicatut’’ untuk PDF daripada mengklaim uang makan. Sebab, kalau uang makan (sekalipun mereka masuk kantor), mereka hanya menerima Rp 10 ribu-Rp 20 ribu per hari. Sementara itu, sekali namanya ‘’dipinjam’’ atasannya masuk PDF, hari itu bisa mendapat ratusan ribu rupiah. Itu hanya salah satu contoh betapa bobroknya mental para anggota birokrasi kita. Masih banyak praktik lain dalam birokrasi untuk mengorupsi uang

Pendiri: H. Mahtum Mastoem (Alm), Komisaris Utama: HM Alwi Hamu, Komisaris: Lukman Setiawan, Dwi Nurmawan, Direktur Utama: Yanto S. Utomo, Direktur : Moh. Sukron Pemimpin Umum: Moh. Sukron. Pemimpin Redaksi: M. Abduh. Wakil Pemimpin Redaksi: Wawan Setiawan. Redaktur Pelaksana: Suyuti Abdul Ghofir. Redaktur: Hesti Prastyani, Zuhlifar Arrisandy, M. Riza Pahlevi. Sekretaris Redaksi/Persh: Kharisma Dewi. Kota Tegal: Hermas Purwadi, M Saekhun, Laela Nurchayati, Rohman Gunawan. Brebes: Abidin Abror. Bumiayu: Teguh Supriyanto. Slawi: Iman Teguh Supriyono (Kepala Perwakilan), Agus Wibowo, Khikmah Wati, Arief Nur Rahardian Sidiq, Pemalang: Embong Sriyadi (Kepala Perwakilan), Ali Basara, Moh. Khasanudin. Pekalongan: Ade Asep Syarifuddin. Pracetak: Feri Setiawan, Dian Prayudi Aji, M Yahya, Dedy Irawan, Dwi Nanda P. Desain Iklan: A.Sekhudin. Iklan: Moch. Arifin (Manajer Tegal), Yully Trieyani, Arifudin Yunianto, Riyanto Harjo, Teguh Widodo Nawawi, Agus Mutaalimin, Indani Dwi Oktina, Wahyudi. Pemasaran: Umaman Sahareka, Yuyuk Darwati, Muslih, Zaenal Muttaqin, Sunarjo. Keuangan: Yela Rahmadiah, Lita Rahmiati, Dwi Titi Lestari, Mubin, Djuhaeri Effendi, Moh. Erlin, Imron Rosyadi. Promosi (Off Print): Taufiq Ismail. Alamat Redaksi/Pemasaran/Tata Usaha: Jl. Perintis Kemerdekaan Tegal telp. (0283) 340900 (hunting), Fax (0283) 340004. Pekalongan: Jl. Irian No 10 telp (0285) 432.234. Semarang: Anang Bastomi. Jakarta: Samsu Rijal, Ferdinan Syah, Azwir AR, Arif Badi K, Eko Suprihatmoko. Alamat: Komp. Widuri Indah Blok A-3 Jl. Palmerah Barat No 353, Jakarta 12210 Telp (021) 5330976, 5333321 Fax: (021) 5322629. Eceran: Rp 2.500/eks. Percetakan: PT Wahana Java Semesta Intermedia Kompleks LIK Dampyak -Tegal.

MAJELIS Klp kepala sekolah ( MKKS ) ini setiap ada bantuan dapat dana katanya untuk menjalankan program. Emang programya apa ya? Mohon perjuangkan kesejahteraan guru dan karyawannya, bukan untuk sendiri. 081902564xxx

Ujung-ujunge Dikorupsi DALAN sing wis pada rusak ora diurusi tapi ning bayar pajak njaluke cepetan, ju2ge lah pada dikorupsi. Pemerentah pernah sekolah ora sih? Duwe pendidikan ora? 02839198xxx

Karo Nganjlokna Meteran ASLINE aku ora pengin ngresula, tapi daripada tak bungkem mengko kena stroke, kayane pegawai sing jaluki tunggakan listrik kayong langka ati nuranine. Senenge mencak2 nang umahe wong. Trus lungane karo nganjlokna meteran. 081542076xxx

Aja Gelem Dingein Amplop KANGGO Dishubkominfo, donge tah aja mantau tok yah soale percuma bae sampai saiki PKL nang sepanjang Jalan Gopek-PLN kuwe esih ana bae. Sing jelas ganggu karo mbahayakna wong liwat soale dalane karo lampu merahe ketutupan PKL, mendingan ditegasi bae wong kuwi dalan koh dudu pasar. Terus aja pada gelem dinein amplop yah. Thanks. 08156908xxx

Tarif Iklan: Umum/Display: Rp 22.000/mm kolom, Sosial/ Keluarga: Rp 15.000/mm kolom, Iklan Baris Laris: Rp 15.000/baris, Iklan Colour: Rp 33.000/mm kolom, Iklan halaman 1 (depan): Tarif + 200%, Creative ad: Tarif + 50% NPWP No: 01.994.052.7-501.000. Bank: Bank Mandiri Cab. Tegal a.n. PT Wahana Semesta Tegal No. Rek: 139.0002152787. Bank Jateng Cab. Tegal No. Rek: 1.004.02598.5 a.n. PT Wahana Semesta Tegal

Semua wartawan Radar Tegal dilengkapi tanda pengenal/surat tugas dan tidak dibenarkan meminta/menerima imbalan dalam bentuk apapun dari narasumber.

PAK Bupati dan Pak Kapolres Slawi? Pasar Suradadi tulunglah digawekna setopan lampu abang ijo nggo njuguli pulisi lantas sing gunane metingsot tok karo udud nonton TV neng pos ngarepe pasar, padahal saben esuk kendaraan banter2. 085842236xxx

Masa Ditanggapi Beleh WIS LAH ora usah pada ngresula, masa ditanggapi beleh, wong sing berkepentingan lagi pada mikiri wetenge dewek2. Mendingan pada ndonga bae ben yangbersangkutan pada sadar. 085869168xxx

Kena Nggo Ngurug Sumur KEPADA Pemda Brebes tolong tembung Pabrik Gula Jatibarang, soale tiap nggiling lateke (awune)ora kira-kira, kayong kena nggo ngurug sumur. Sekali lagi tolong cari solusinya, soale wis ora wajar polusine! 087870717xxx

Kuwe Duit Rakyat RADAR Tegal tulung kaya kie dalan sadawane dalan mluduk kabeh Tegal kanti Pemalang. Bupati ora ana dana apa duwite disaki teruz? Kuwe duwit rakyat. Tulung pelek motore aku kosi semplek gara2 dalan. Karo Lurah Latu, Tejo,

negara. Praktik yang sudah berlangsung lama dan sistemik tersebut sulit dibongkar karena mereka mengatur ‘’legal-formal’’ cukup rapi. Dalam kasus PDF itu, misalnya, si pegawai tersebut menandatangani tugas perjalanan dinas, sehingga anggarannya bisa dicairkan (meski kenyataannya tidak). Sudah lebih dari satu dekade kita melakukan reformasi di berbagai bidang. Tapi, rasanya reformasi birokrasi paling terlambat. Padahal, birokrasi memegang peran penting. Tanpa birokrasi yang punya kecakapan, bersih dari korupsi, dan efisien, pembangunan di segala bidang yang sedang kita lakukan terus terhambat. (jpnn)

nginung sirup ping pira malah gon maca dewek (ning kemasan tulisane menurut petunjuk dokter). Lha wong priksane ning kono ya haruse dijawab yah, tolong dibina maning ya pak endah aja pada sekarepe dewek karo nyepelekna tugase. Suwun. 08156908xxx

Emang Programnya Apa Ya?

Tulung Digawekna Stopan Harian Pertama Kebanggaan Wong Tegal

tembus di kelas internasional. Itu pun terbatas dan didominasi PT yang sudah menjadi badan hukum milik negara (BHMN). UU BHP berusaha memberikan terobosan dalam pengelolaan pendidikan dengan mengubah sistem yang selama ini berlaku. Sistem BHP itu telah terbukti sukses dilaksanakan oleh PT BHMN, yang idenya hampir sama dengan BHP. Terbukti, PT tersebut berhasil masuk dalam peringkat dunia. Misalnya UI, UGM, ITB, dan Unair. Mereka masuk dalam peringkat 400 besar dunia. Berdasar proposisi-proposisi tersebut, kiranya perlawanan orang yang mengkhawatirkan bisnis pendidikannya bangkrut karena BHP berhasil dengan gemilang. Sebab, UU BHP telah dibatalkan. Sementara itu, salah pemahaman terhadap UU BHP memperoleh legitimasi. Sangat disayangkan, sebuah ikhtiar negara untuk mengubah sistem pendidikan menemui tembok tebal. (*) *). Dr M. Hadi Shubhan SH MH CN, dosen mata kuliah sengketa pemerintahan fakultas hukum dan sekretaris Universitas Airlangga.

Mana Nyalimu? dalane njaluk diaspal. By: Ali sing Kertayasa. 081932999xxx

Daning Akeh Bolonge NYONG pan ngresula apa ya? Oya, dalan sepanjang jalur pantura ka daning akeh bolongan sih pak? Nyong dang liwat mono wedi, sung! 081902598xxx

Benahi Pantura Dong MOHON sangat segera kepada Pemda untuk membenahi, memperbaiki, memuluskan jalan2 vital yg sekarang telah rusak dan berlubang, khususnya jalan pantura Tegal-PemalangPekalongan. 085649205xxx

Dari Barat Diperboden BAPAK Kasat Lantas Polresta Tegal, saya mohon karena jalur pantura kota Jalan Gajah Mada sekarang padat sekali, saya usul agar di pertigaan Pasar

Mambo jalur yang dari barat diperboden belok kanan atau menyebrang ke arah selatan karena sangat bahaya dan sering juga terjadi kemacetan dan kecelakaan. Trimakasih 081327578xxx

Sidak Mung Mlaku-mlaku Tok KECURANGAN UN angel dibuktikaken, soale sekolahan, dinas pendidikan karo dewan pendidikan ora serius kanggo ngungkap malah nutup2i. Ana sidak mung mlaku2 tok niliki ruang ujian. Jare nyong perlu digawe satgas khusus kaya satgas pemberantasan markus. 081542038xxx

Donge Sing Ramah PAK Kepala Dinkes tolong anak buahe sing ning Puskesmas Slawi Kulon diomongi yen lagi nglayani wong sing pada priksa ya sing ramah, aja pada judes terus mangkate aja pada awan2. Masa ana wong takon aturane

PEMERINTAH lemah dalam mengatasi permasalahan Pasar Kimpling karena tidak ada ketegasan, akhire berlarut-larut, mana nyalimu? 081911653xxx

Hanya di Bibir Saja Tegal gotong-royong tinggal slogan semata, visi Pertiwi (Pertanian, Industri, Pariwisata) hanya di bibir saja. Tegal yang bercorak religiusitas hanya di atas kertas. 081390591xxx

PENGIRIM NGRESULA YANG BERUNTUNG : 1. 2. 3.

085642920072 081911660222 081327578382

Anda mendapatkan Hadiah masing-masing 1 dus Susu Bubuk Kedelai AFIS, hadiah dapat diambil di Harian Pagi Radar Tegal dengan melampirkan fotokopi KTP dan menunjukan no HP anda.

Anda pernah merasa tidak puas dengan pelayanan publik? Anda pernah kecewa karena mendapatkan pelayanan yang tidak semestinya dari instansi tertentu? Layangkan perasaan anda ke rubrik Ngresula ini, via SMS 08159440722, Kota Tegal SMS ke (0283) 9136789, email rateg2000@yahoo.com, surat ke Radar Tegal Jalan Perintis Kemerdekaan No. 32 Tegal. Tulis dengan bahasa yang sopan dan bisa menggunakan bahasa Tegal. Bagi tiga pengirim Ngresula yang beruntung masing-masing mendapatkan satu dus (200 gr) susu bubuk kedelai produk AFIS Tiap Harinya. Produk tersebut dapat diambil di Kantor Radar Tegal dengan menyerahkan fotocopy KTP dan menunjukan no HP anda.


CMYK

SABTU, 3 APRIL 2010

METROPOLIS RADAR TEGAL

3

Polusi Lebihi Baku Mutu KLH Giatkan Program Sak Wong Sak Wit

Cara Siswa Lepaskan Kepenatan, Usai Ujian Nasional (UN)

MEMANJAKAN DIRI Sambil Berlibur

SELESAI sudah ketegangan siswasiswi SMA/SMK/MAN dan SMP/ MTs dengan berakhirnya Ujian Nasional (UN). Tidak sedikit pelajar yang memanfaatkan waktu berkumpul bersama teman, nongkrong di pusat perbelanjaan dan sebagainya. Meski belum mengetahui hasil UN, tetapi para siswa tampak enjoy menikmati

beragam hiburan yang ada, baik yang membayar maupun gratisan. Dita (17) salah seorang siswi SMA swasta di Kota Tegal mengatakan, berakhirnya UN beberapa hari silam membuat beban berat yang menempel serasa hilang. Untuk itu, dia dan teman-temannya sengaja jalan-jalan ke mall untuk melepas

penat setelah berjuang menyelesaikan soal-soal UN. Meski belum diumumkan hail UN tersebut, dia optimis bisa lulus dan melanjutkan ke perguruan tinggi. Apalagi, jelasnya, akhir pekan kali ini bertepatan dengan liburan panjang sehingga suasana menjadi lebih ramai dari hari biasa. Setelah berkeliling ke hal 9 kol 1

TINGKAT polusi udara beberapa titik di Kota Tegal, sudah melebihi ambang batas. Tinngkatannya didasarkan hasil uji debu tahun 2009 lalu. Untuk menguranginya, di 2010, Pemkot melalui Kantor Lingkungan Hidup (KLH) menggiatkan gerakan penanaman pohon, dengan jargon “Sak Wong Sak Wit”. Kasi Pengendalian Pencemaran Lingkungan KLH, Daryati, mengatakan, uji debu dilaksanakan kantornya secara rutin. Dalam setahun, KLH melakukannya sebanyak dua kali, baik udara ambien (udara bebas) atau emisi gas buang kendaraan bermotor. “Untuk pengujian udara ambien dilaksanakan dua kali setahun. Sedang uji emisi gas buang kendaraan bermotor hanya satu kali,” katanya. ke hal 9 kol 5

Dewan Minta Perpusda Diperbaiki SKPD Diminta Layangkan Surat SIDAK pengerjaan pembangunan proyek Perpustakaan Daerah (Perpusda) di J KH A Dahlan Tegal yang dilakukan Komisi III DPRD Kota Tegal menghasilkan beberapa catatan. Di antaranya, meminta kepala Kantor Arsip dan Perpustakaan Daerah (Arpusda) melayangkan surat desakan kepada rekanan, untuk secepatnya melakukan perbaikan. ke hal 9 kol 1

Lubang Pantura Mengkhawatirkan Putra Walkot Dikhitan Massal BELUM tersetuhnya upaya perbaikan lintas Pantura wilayah hukum Polresta, mulai mengkhawatirkan sejumlah pengemudi angkutan barang. Kondisi lintasan yang bergelombang dan berlubang mengancam pengemudi angkutan barang terhadap kendaraan yang dibawanya. Patah as kendaraan, dan ter-

CMYK

jerembab dalam lobang menjadi momok para pengemudi angkutan barang antar kota khususnya dimalam hari. Ini seperti yang terjadi diruas Pantura Gajahmada. Truk pengangkut material mengalami patah as, dan harus terongok di tepi jalan. Kejadian ini mengakibatkan arus sekitar mengalami kemacetan khusus-

nya di jam sibuk dan rawan macet. Kapolresta AKBP Drs Ahamd Husni melalui Kasatlantas AKP Anak Agung Sukreta SH, menyatakan, upaya melakukan koordiansi dengan instansi terkait telah dilakukan. Di antaranya, untuk mengatasi buruknya kondisi lintasan pantura. ke hal 9 kol 5

SALAH satu rangkaian acara peringatan hari jadi Kota Tegal ke430, 11 April mendatang, adalah sunatan missal yang digelar Pemkot bersama RSU Kardinah, Kamis (1/ 4). Kegiatan tersebut diikuti 187 anak dari seluruh kecamatan. Menariknya, dari total peserta tadi seorang di antaranya adalah putra orang nomor satu di Kota Tegal, Ikmal Jaya. Meski begitu,

pelaksanaannya pun tidak ada perlakuan khusus. Hanya saja, ruangan khitan dipisah dari peserta lain. Ikmal menegaskan, bahwa anak seorang walikota itu tidak ada bedanya atau sama saja dengan lainnya. Dengan demikian, melalui massal atau pun tidak pada intinya khitan merupakan kewajiban yang ke hal 9 kol 1

M SAEKHUN/RATEG

TINJAU PERPUSDA - Anggota Komisi III melihat-lihat kondisi Perpusda yang menghabiskan anggaran Rp 2,9 miliar.


PEMALANG

4

SABTU 3 APRIL 2010

RADAR TEGAL

NGENDONG Sosialisasikan Teknis Nyoblos PEMALANG - Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Pemalang 2010 sekarang sudah gencar disosialisasikan. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pemalang melakukannya dengan bermacam cara. Mulai dari rapat-rapat, hingga pemasangan baliho. Ketua KPU Kabupaten Pemalang HM. Arief Efendi SSos saat dikonfirmasi Radar di ruang kerjanya baru-baru ini menjelaskan, sesuai Undang-Undang (UU) No. 32 Tahun 2004, pihaknya mensosialisasikan hajat demokrasi DOK RADAR PEMALANG daerah itu menggunakan teknis menyoblos. Arief Efendi ’’Kita nanti nyoblos lagi,’’ tegasnya. Terkait istilah yang dihafal masyarakat dengan sebutan Pilkada, dijelaskan Arief, KPU menyosialisasikannya dengan sebutan Pemilukada. ’’Kepanjangannya sama saja dengan kepanjangan dari Pilkada,’’ ujarnya. Sosialisasi yang terakhir kali dilakukan adalah dengan memasang baliho berukuran besar di lokasi-lokasi strategis. Pada awalnya, diakui Arief, pemasangan baliho tersebut tidak disertai perizinan. Namun, saat dikonfirmasi ke aparat terkait penertiban yakni Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pemalang, terungkap bahwa izin diurus oleh Kesbangpolinmas. Selain gencar mensosialisasikan teknis dalam proses pemungutan suara dengan nyoblos, dikatakan Arief, kegiatan lainnya adalah mengusulkan calon anggota Panitia Pengawas (Panwas) Pemilukada Kabupaten ke Panwas Provinsi Jawa Tengah (Jateng). (ali)

KETRAMPILAN

Pendapatan Naik 27,3 Persen PEMALANG - Jumlah pendapatan per kapita di Kabupaten Pemalang mengalami peningkatan. Peningkatan tersebut dilihat dalam perkembangan tahun 2009, yang besarnya mencapai Rp 2.373.358 atau meningkat sebesar 27,3 persen per tahun. Hal ini diungkapkan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pemalang H Noor Rosyadi SE MM Akt kepada Radar kemarin, terkait penilainya terhadap hasil

Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) bupati tahun 2009. Pendapatan per kapita masyarakat Pemalang pada tahun 2009 mengalami kenaikan yang sangat signifikan, dibanding tahun 2007 dan 2008,” jelasnya. Dia menyebutkan, jumlah pendapatan per kapita untuk tahun 2007 sebesar Rp 2.255.100, tahun 2008 Rp 2.166.279, sedangka pada tahun 2009 jumlah pendapatan mencapai Rp

2.373.358. Kendati jumlahnya mengalami peningkatan, menurut Noor Rosyadi, angka tersebut masih di bawah batas ideal untuk standar capaian Propinsi Jawa Tengah (Jateng) yang besarannya mencapai kurang lebih Rp 3 juta. Di sisi lain, lanjutnya, laju pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Pemalang pada tahun 2009 telah menunjukan angka sebesar 4,99 persen.

Sedangkan, laju inflasinya sebesar 4,10 persen. Kondisi tersebut masih di atas tingginya laju inflasi yang ada di Jateng yaitu sebesar 03,19 persen, dan inflasi tingkat nasional sebesar 2,78 persen. ’’Dengan tingginya laju inflasi tersebut, maka dapat disimpulkan daya beli masyarakat Pemalang mengalami peningkatan, sehingga laju inflasinya terus naik,’’ jelasnya. ’’Kenaikan inflasi ini dimung-

kinkan karena barang yang ada tidak sebanding dengan besarnya jumlah permintaan. Sehingga harga cenderung terus meningkat,’’ lanjutnya. Lebih lanjut dijelaskan Noor Rosyadi, dengan tingginya angka inflasi, maka pemerintah ke depan harus lebih intensif melakukan operasi pasar. Langkah ini, menurutnya, ditempuh dengan harapan harga di pasaran dapat terkendali oleh pemerintah. (mg1)

Turun Langsung ke Lapangan PEMALANG – Anggota DPR RI Drs H Abdul Hakam Naja MSi selaku wakil ketua Komisi X Bidang Pendidikan baru-baru ini melakukan monitoring pelaksanaan Ujian Nasional (UN) di Kabupaten Pemalang. Kegiatan monitoring yang dipusatkan di SMP Negeri 2 Taman, Kabupaten Pemalang, tersebut dimaksudkan untuk mengetahui sejauhmana pelaksanaan UN di lapangan. Kehadiran anggota DPR RI tersebut mendapat disambut hangat oleh Sekretaris Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olah Raga (Dindikpora) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pemalang Wismo MPd, Pengawas SMP Martono MPd, kepala sekolah (kepsek) setempat, serta peserta UN. Kunjungan Hakam Naja yang didampingi oleh Ketua DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Drs Bambang Agus Rohim, Anggota Komisi D DPRD Pemalang Sukriyanto, dan Pembatu Ketua STIT Puji Dwi Darmoko adalah dalam rangkaian kegiatan resesnya, yang dilakukan di sejumlah kabupaten/ kota di Daerah Pemilihan (Dapil) X (sepuluh). Hakam Naja bersama rombongan setibanya di lokasi, oleh Kepala SMP Negeri 2 Taman Hernanto MPd diperkenankan masuk dalam ruangan.

Di sela-sela acara penyambutan, dia mencoba meminta penjelasan terkait pelaksanaan UN, sekaligus upaya-upaya persiapan. Kepala SMP Negeri 2 Taman Hernanto MPd menjelaskan, untuk kelancaran dan kesuksesan dalam pelaksanaan UN, pihaknya selaku penyelenggara UN di lingkungan sekolahnya, telah banyak melakukan upaya persiapan-persiapan. Di antaranya, menyiapkan mental siswanya, juga melakukan kegiatan try out sebanyak 4 kali serta acara istighosah dan doa bersama yang dilakukan oleh dewan guru bersama semua siswa kelas IX (sembilan) dan orangtua/walimurid. ’’Upaya persiapan telah kami lakukan untuk memberikan motivasi dan dorongan semangat kepada siswa, serta untuk mengurangi rasa ketegangan,’’ ujarnya. Di samping itu, lanjutnya, siswa juga diajaknya untuk bermain agar mereka dalam kondisi fresh tanpa ada beban, sehingga saat menghadapi UN betul-betul siap. Setelah acara penyambutan, Hakam Naja diberi kesempatan berdialog langsung dengan para siswa peserta UN, setelah selesai mengerjakan soal matematika. (agus pratikno)

AGUS PRATIKNO/RADAR PEMALANG

DISAMBUT – Anggota DPR RI Drs H Abdul Hakam Naja MSi selaku Wakil Ketua Komisi X Bidang Pendidikan disambut hangat oleh siswa SMP Negeri 2 Taman, saat melakukan monitoring.

AGUS PRATIKNO/RADAR PEMALANG

RIAS PENGANTIN – Seorang peserta sedang menata rias pengantin saat mengikuti kegiatan uji kompetensi di TUK Melati milik HARPI Cabang Pemalang.

29PesertaTunjukkanKemampuan PEMALANG – Sebanyak 29 orang perias pengantin dari Kabupaten Pekalongan dan Pemalang Jumat (2/4) di Tempat Uji Kompetensi (TUK) Melati milik Himpunan Ahli Rias Pengantin Indonesia (HARPI) Cabang Pemalang, mengikuti kegiatan uji kompetensi. Kegiatan tersebut dimaksudkan untuk membangun usaha mandiri guna membantu penghasilan keluarga, serta sebagai upaya untuk menciptakan perias pengantin yang profesional. Ketua HARPI Cabang Pemalang Hj Suhari Karistanti yang juga sebagai ketua TUK Melati mengatakan, kegiatan uji kompentensi rias pengantin angkatan ke-II (dua) periode 2010 ini diikuti 29 peserta yang berasal dari Kabupaten Pekalongan dan Pemalang. ’’Untuk materi, dalam kegiatan ini mengupas tentang tata rias pengantin Solo putri. Adapun tim pengujinya dari Propinsi Jawa Tengah (Jateng) sebanyak 3 orang, yaitu Ny Hj Amandar, Ny Hj Joko Wahyudi, dan Ny Aminto,” jelasnya. Menurutnya, kegiatan uji kompetensi yang diselenggarakan kali kedua ini bertujuan untuk meningkatkan kemandirian atau sebagai upaya pengembangan usaha mandiri, sekaligus untuk membantu ekonomi keluarga. Selain itu, juga untuk menciptakan profesionalisme para perias dan peningkatan mutu perias pengantin. ’’Dengan mengikuti uji kompetensi ini, para peserta nantinya juga akan mendapatkan sertifikat sebagai bentuk hasil telah mengikuti kegiatan uji kompetensi semacam ini,” tandasnya. (mg1)

Dari Peringatan Maulid Nabi di Desa Pecangakan, Kecamatan Comal

Ajak Jamaah Pilih Pemimpin yang Peduli Kondisi Rakyat Memberikan hak suara dalam proses pemilihan umum atau yang lebih dikenal masyarakat dengan istilah mencoblos, bagi umat beragama wajib hukumnya. Mengapa? LAPORAN: SUMITRO PENCOBLOSAN merupakan sarana dan upaya umat untuk mendirikan kepemimpinan. Setiap warga mempunyai kewajiban untuk menyukseskannya. Terlebih sejak diberlakukannya pemilihan langsung bagi setiap warga negara Indonesia, bukan lagi melalui lembaga perwakilan DPR. Dalam arti, langsung dari rakyat, oleh

rakyat, dan untuk rakyat. Namun, ada beberapa hal yang harus diketahui oleh umat Islam dalam mendirikan kepemimpinan. Salah satunya, dengan memilih calon-calon yang mempunyai rasa kasih sayang dan peduli terhadap umat Islam. Termasuk sering menyantuni anak-anak yatimpiatu dan warga miskin, sering mengikuti pengajian, yasinan, serta manaqiban. Hal ini disampaikan Kyai Hasan Bisri saat menyampaikan tausyiah-nya dalam peringatan Maulid Nabi sekaligus sosialisasi calon bupati (cabup) dan calon wakil bupati (cawabup) dari PPP di Desa Pecangakan, Kecamatan Comal, Kabupaten Pemalang, Kamis (1/4) lalu. ’’Pilihlah calon yang peduli

terhadap umat Islam. Salon yang sering mengikuti pengajian dan menyantuni anakanak yatim piatu,” ajak Hasan Bisri di hadapan jamaah pengajian Maulid Nabi. Sosialisasi yang dikemas dalam pengajian Maulid Nabi Muhammad SAW tersebut, dihadiri ratusan ibu-ibu dan pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC) PPP Kecamatan Comal. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Cawabup Agung. Sementara, Cabup Junaedi yang sedianya akan datang, ternyata berhalangan hadir. Selain mempunyai rasa kasih sayang dan peduli terhadap umat Islam, lanjut Hasan Bisri, jamaah juga diajak untuk memilih cabup dan cawabup yang istiqomah, tidak sombong, dan tahu betul permasalahan yang

SUMITRO/RADAR PEMALANG

SAMBUTAN – Jamaan pengajian menyimak sambutan yang disampaikan Cawabup Pemalang Agung Mukti Wibowo dalam Pengajian Maulid Nabi Kamis (1/4) di Desa Pecangkan, Kecamatan Comal, Kabupaten Pemalang.

dihadapi rakyatnya. ’’Karena pemimpin-pemimpin yang semacam inilah yang akan membawa Kabupaten Pemalang

menjadi lebih baik lagi. Mantapkan hati dan pilihlah calon pemimpin istiqomah dan tidak sombong.’’ (*)


METROPOLIS

SABTU 3 APRIL 2010

5

RADAR TEGAL

TELEPON PENTING Hotel Bahari Inn Tegal Hotel Karlita Orange Karaoke

(0283) 343399 (0283) 358050 (0283) 322022

KPU Tolak Revisi SK Penetapan Caleg Terpilih Sah HASIL konsultasi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tegal ke KPU Provinsi, terkait surat Calon Anggota Legislatif (Caleg) DPRD yang teranulir, ternyata tetap mengesahkan penggunaan Peraturan KPU Nomor 15 Tahun 2009. Sehingga KPU Kota Tegal tak perlu merevisi SK KPU Kota Tegal Nomor 19 Tahun 2009. Divisi Hukum KPU Kota Tegal Agus Wijanarko, Kamis (1/4), mengatakan, menindaklanjuti surat dari 5 caleg teranulir, Rabu (31/3), dia telah melakukan konsultasi ke KPU Provinsi Jawa Tengah dan ditemui Divisi Hukum Fajar Saka SH MH. Pada prinsipnya, KPU Provinsi menyerahkan masalah ini ke KPU Kota Tegal. Namun, penggunaan dasar Peraturan

HIDUP sehat adalah harapan setiap orang. Dengan hidup sehat seluruh roda kehidupan dapat di jalankan secara optimal dan sumber daya manusia berkualitas akan tersedia. Untuk mewujudkan derajat kesehatan yang optimal terdapat 4 faktor yang berpengaruh yaitu lingkungan, perilaku, pelayanan kesehatan dan genetic. Faktor lingkungan dan perilaku merupakan Faktor dominan yang saling terkait. Faktor ini juga merupakan faktor yang berbasis komunitas (masyarakat), sehingga untuk mencapainya peran serta masyarakat menjadi mutlak. Tahun 2010 Pemerintah kota Tegal mengambil langkah strategis dengan menetapkan tahun tersebut sebagai Tahun kota Tegal Sehat. Berkaitan dengan aspek masyarakat maka pilar pencapaian akan di fokuskan pada peningkatan peran serta masyarakat dan perubahan perilaku kearah hidup bersih sehat dan mandiri. Empat pilar untuk mewujudkan Tegal sehat 2010 adalah perilaku hidup bersih dan sehat di masyarakat, Lingkungan sehat, Kemandirian masyarakat dalam memecahkan masalah kesehatannya dan akses layanan kesehatan yang bermutu dan terjangkau.

TRADISIONAL

ADI MULYADI/RATEG

SULIT DIPATENKAN – Enam motif batik Tegalan kesulitan mendapat hak paten, lantaran belum ditemukan penciptanya.

Enam Motif Sulit Dipatenkan BATIK tulis Tegalan merupakan aset yang dimiliki Kota. Namun, dari beberapa motif yang ada, enam di antaranya belum mendapatkan hak paten dari pemerintah pusat. Alsannya, prosedur pengajuannya belum sesuai. Sekretaris Dekranasda yang juga Staf Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah Perindustrian Perdagangan (Diskop UMKM Perindag) Kota Tegal, Umi Hayatun, mengatakan, pihaknya sudah mengusulkan enam motif batik tulis Tegalan itu pada pemerintah pusat untuk mendapatkan hak paten sejak tahun kemarin. Tapi sampai dengan sekarang, usulan tersebut belum bisa disetujui oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM). “Dalam pengajuan hak paten tersebut harus memenuhi prosedur yang ditentukan oleh pusat. Salah satunya adalah motif-motif itu sudah ditemukan penciptanya. Yang menuangkan ide kreatif dalam menciptakan karya tersebut,” katanya kemarin. Menurutnya, ini berbanding terbalik. Karena berdasarkan penelitian yang diperoleh, sebagian besar perajin batik tulis belum ditemukan siapa pencipta motif sebenarnya. Dengan demikian seharusnya pemerintah pusat perlu mengadakan penelitian secara mendalam tentang motif batik tulis Tegalan. (adi)

KPU Nomor 15 Tahun 2009, dalam SK penetapan Calon Anggota DPRD sah dan sudah sesuai dengan ketentuan. Sehingga, SK revisi tertanggal 4 Agustus 2009 legal dan tidak perlu dilakukan revisi ulang. “Peraturan KPU No. 60 Tahun 2009 yang merupakan revisi Peraturan KPU No. 15 Tahun 2009, terbit 13 Oktober 2009. Karena peraturan tersebut tidak berlaku surut, sehingga kami tidak bisa menggunakan dasar dalam SK revisi KPU Kota Tegal yang terbit 4 Agustus 2009. Selama belum ada revisi, Peraturan KPU Nomor 15 tetap berlaku,” kata Agus. Menurut Agus, pihaknya sangat menghargai langkah para caleg, untuk menuntut keadilan. Tapi, pihaknya tidak bisa menuruti permintaan mereka, dengan merivisi SK KPU Nomor 19 Tahun 2009. Sebab keberadaannya legal dan sudah sesuai dengan ke-

tentuan. Kalaupun mereka tidak puas, pihaknya mempersilahkan mereka untuk melakukan upaya hukum dan KPU siap mengahadapinya. “Kami menolak revisi SKP KPU Nomor 19 Tahun 2009, karena sudah sah. Kalau tidak puas, kami persilahkan melakukan upaya perlawanan hukum, agar bisa tercipta keadilan,” tuturnya. Sedangkan saat ditanya soal konsideran Peraturan KPU Nomor 60 Tahun 2009, yang merupakan pengganti Peraturan KPU Nomor 15 Tahun 2009. Agus menyatakan belum tahu persis, karena sampai saat ini belum menerima peraturan tersebut. Bahkan atas saran dari KPU Propinsi pihaknya diminta ke KPU Pusat, meminta copyan peraturan tersebut. “Untuk mengetahui isi dan konsideran Peraturan KPU Nomor 60 Tahun 2009 secara pasti, dalam waktu dekat kami

akan ke KPU Pusat. Sehingga kami lebih jelas, dan menjawab secara tertulis atas surat dari 5 Caleg yang merasa keberatan atas revisi SK KPU Nomor 19 Tahun 2009, tentang penetapan anggota DPRD Kota Tegal terpilih,” paparnya. Terpisah, Imam Syafrudin, membenarkan, kalau peraturan KPU Nomor 60 Tahun 2009 terbit 13 Oktober 2009. Namun, terbitnya revisi peraturan KPU yang merupakan dasar penetapan caleg terpilih imbas dari putusan MA. Melalui fatwa MA, peraturan KPU Nomor 15 Tahun 2009 sejak 22 Juli 2009 tidak berlaku lagi. Dengan begitu, penggunaan dasar Peraturan KPU Nomor 15 Tahun 2009 dalam SK penetapan caleg terpilih tidak benar. Dengan begitu, SK tersebut Ilegal. Sehingga KPU harus merivisi SK tersebut, dengan mengacu dasar hukum yang masih berlaku.

“Kami tetap pada pendirian awal, bahwa SK KPU Nomor 19 tahun 2009 ilegal. Sehingga harus direvisi, tidak sah SK menggunakan dasar hukum yang sudah tidak berlaku lagi. Bahkan KPU Pusat secara gentle juga mengakui telah melaksanakan putusan MA, sehingga KPU daerah juga harus menuruti kebijakan KPU pusat,” ungkap Imam. Ditambahkan Imam, kalau KPU Kota Tegal mengabaikan surat dari pihaknya, bersama 4 caleg lainnya, dengan sangat terpaksa, pihaknya akan melakukan upaya hukum. Sebab, hasil pertimbangan dari sejumlah pakar hukum SK KPU Kota Tegal Nomor 19 tahun 2009 tidak sah. “Kalau KPU siap menghadapi langkah atau gugatan hukum, kami juga siap mengajukan gugatan. Kalau memang KPU tidak beritikad baik,” tambahnya. (hun)

Stok Menipis, Harga Naik HARGA gula pasir di sejumlah pasar tradisional di Kota Tegal merangkak naik. Kondisi tersebut dikarenakan stok yang menipis, sementara permintaan tetap tinggi. Meski kenaikan tidak terjadi secara signifikan, tetapi kondisi tersebut dikhawatirkan bisa memicu kenaikan harga gula pasir menjadi lebih tinggi lagi. Tuti (45), pedagang di Pasar Pagi Kota Tegal, mengatakan, dalam tiga hari terakhir harga gula pasir mengalami kenaikan antara Rp 400 hingga Rp 500 per kilogram. Gula pasir kualitas sedang sebelumnya dijual antara Rp 10.400 hingga Rp 10.500 per kilogram, kini naik menjadi Rp 10.750 hingga Rp 11.000 per kilogram. Untuk kualitas baik dijual Rp 11.500 hingga Rp 11.700 per kilogram dari sebelumnya sekitar Rp 11.000 hingga Rp 11.400 per kilogram. Berdasarkan pengalaman sebelumnya, harga gula pasir bisa terus melambung hingga stok yang ada cukup melimpah. “Kalau kami hanya mengikuti harga pasar saja, saat naik maka akan kami jual naik, begitu sebaliknya,” katanya. Pedagang lainnya, Bowo (48), mengungkapkan, pasokan yang sedikit terlambat membuat pedagang cemas jika sewaktu-waktu terjadi kenaikan di tingkat agen. Akibatnya, harga satu pedagang dengan lainnya berbeda. Meskipun demikian, dari segi permintaan tidak terjadi penurunan berarti meski ada kenaikan harga. “Mudah-mudahan saja harga bisa kembali normal sehingga pedagang dan pembeli sama-sama untung,” terangnya. Dian (35), salah seorang pembeli, membenarkan, jika terjadi kenaikan harga gula pasir meski masih di bawah Rp 500 per kilogram. Menurutnya, kenaikan yang terjadi lebih dikarenakan berkurangnya stok sehingga pengecer mulai menaikkan harga. “Jika stok melimpah, maka harga justru akan turun, tidak seperti saat ini,” tukasnya. (gun)

ROCHMAN GUNAWAN / RATEG

HARGA NAIK – Menipisnya stok gula pasir di pasaran, membuat harga di tingkat pengecer meningkat.

Tipu Investor, Direktur Gadungan Dicokok BERAKHIR sudah petualangan Abdul Aziz (40), warga Jl Semanggi V No. 22 Mejasem Barat, Kabupaten Tegal. Dia tak berkutik, ketika diringkus petugas di RSUI Harapan Anda saat menunggui anaknya yang sakit. Dia sudah menjadi incaran petugas, setelah dianggap melakukan aksi penipuan senilai Rp 500 juta pada warga Jl

Werkudoro, Kelurahan Selrok, Kota Tegal. Dalam aksinya, tersangka mengaku sebagai direktur CV Ishikawa yang memenangkan tender pembangunan ruko di Pelabuhan Tegal. Tersangka saat itu menawarkan investasi pembangunan ruko kepada korbannya, Dwi Pranoto (34), warga Jl Werkudoro 72. Korban pun menggelontorkan modal sebesar Rp

500 juta, sebagai investasi dengan janji akan mendapatkan laba keuntungan mingguan dan bulanan. Kapolresta AKBP Drs Ahmad Husni melalui KBO Reskrim Iptu Heriyanto SH, menyatakan, kasusnya terkuak ketika korban tidak mendapatkan keuntungan bagi hasil yang dijanjikan tersangka. “Korban melaporkan insiden tersebut dan setelah kami la-

kukan identifikasi, ternyata yang bersangkutan bukan direktur CV Ishikawa. Dia sempat buron dua tahun, sebelum keberadaaannya terendus di rumah sakit,” terangnya, Jumat (2/4). Namun dari cek pembayaran yang dilakukan selama dua kali oleh korban, tersangka mengaku tidak menerima uangnya, dan tidak merasa menanda-

tangani tanda bukti penerimaan uang tersebut. “Tanda bukti tanda tangan itu kami kirim ke Labrim Polda Jateng. Silahkan dia mengelak tidak mengakui menerima uang dan menandatangani kuitansinya. Kami akan buktikan kebohongan dia,” ujarnya. Dalam kasus ini tersangka bakal dijerat pasal 378 KUHP tentang penipuan. (her)


BREBES & BUMIAYU

6

SABTU 3 APRIL 2010

RADAR TEGAL

TELEPON PENTING RSUD Brebes RSU Bhakti Asih

(0283) 671431 (0283) 671279 / 673481

KPK Kembali Panggil Pejabat Pemeriksaan Dilakukan di Jakarta BREBES - Setelah memanggil pejabat dan mantan pejabat di lingkungan Pemerintah Daerah (Pemda) Brebes, Kamis (1/4) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memanggil mereka.

INFRASTRUKTUR Puluhan Pedukuhan Belum Tersentuh Pembangunan BREBES - Sedikitnya 25 kampung pedukuhan di Kabupaten Brebes belum tersentuh pembangunan sehingga kondisinya terisolasi. Selain belum tersentuh listrik, sejumlah pedukuhan yang tersebar di berbagai wilayah itu juga banyak yang belum memiliki jalan beraspal. ’’Menurut data yang saya miliki, paling tidak, ada 25 pedukuhan di Kabupaten Brebes yang masih terisolir dan belum tersentuh pembangunan. Bahkan, 9 pedukuhan kondisinya parah dan memprihatinkan. Salah satunya, Dukuh Banjangsari, Desa Randusanga Kulon, Kecamatan Brebes,” ungkap Anggota Komisi A DPRD Provinsi Jawa Tengah (Jateng) Wahyudin Noor Aly saat melaksanakan reses di Kota Bawang belum lama ini. Goyud –sapaan akrabnya- mengatakan, dirinya sudah melakukan kunjungan langsung ke berbagai wilayah tersebut. Keberadaan 25 pedukuhan terisolir itu, kata Goyud, tersebar di tujuh kecamatan di Kabupaten Brebes. ’’Di Kecamatan Salem ada dua pedukuhan, Kecamatan Bantarkawung sedikitnya dua pedukuhan, serta di kecamatan lain seperti Paguyangan, Ketanggungan, Larangan, Brebes, dan Losari juga masih ada pedukuhan yang memprihatinkan. Bahkan, ada pedukuhan yang warganya harus melalui alur sungai untuk ke ibukota kecamatan,” akunya prihatin. Menurut Goyud, puluhan pedukuhan tersebut mestinya diprioritaskan dalam pembangunan. Padahal, menurutnya, Pemerintah Provinsi Jateng telah mengucurkan dana yang tidak sedikit melalui program akselerasi ‘Bali Desa Mbangun Desa’ tahun 2010 dengan kucurkan anggaran sebesar Rp 47,5 miliar, yang dialokasikan bagi 475 desa se-Jateng. 22 desa di antaranya untuk desa di Kabupaten Brebes dengan nilai bantuan setiap desa Rp 100 juta. (cw1)

Pemanggilan mereka oleh KPK kali ini juga dengan tujuan untuk dimintai keterangan terkait dugaan markup tanah tahun 2003 senilai Rp 11,8 miliar. Namun, pemanggilan kali ini tidak dilakukan di Mapolres Brebes, seperti pemanggilan sebelumnya. Tapi, di Kantor KPK di Jakarta. Dari informasi yang berhimpun Radar, pejabat dan mantan pejabat yang dipang-

Perayaan Misa Jumat Agung BREBES - Sikap peduli dan rela berkorban pada sesame merupakan ajaran penting yang harus dilakukan. Dengan kasih itulah mereka yang lemah bisa diberdayakan atau dibantu, sehingga derajat kehidupannya terangkat lebih tinggi. Hal ini disampaikan Pendeta HKBP Henry ButarButar MMin, bersamaan peringatan Jumat Agung kemarin (2/4). Pengorbanan Yesus Kristus, lanjut Henry, hendakanya oleh segenap umat Kristiani diteladani sebagai sosok yang rela berkorban untuk manusia. ’’Apa yang telah dilakukan Yesus Kristus patut diteladani sebagai sosok yang mau berkorban, peduli, dan mau melakukan aksi sosial,” kata Henry didampingi Wandi Simarmata. Mereka yang dalam kehidupan sehari-harinya lemah tidak berdaya, dikatakan Henry, maka janganlah dibiarkan. Ke-

wajiban kita sebagai manusia adalah menolong mereka. Begitupun pada yang membutuhkan bantuan, maka kita wajib pula membantunya. Sikap ini, lanjut Henry, penting dimiliki umat Kristiani. ’’Karena Yesus yang kita imani adalah sosok yang tidak ngeblok atau membeda-bedakan,” kata Henry saat ditemui Radar usai acara Misa Jumat Agung. Diakui Henry, hidup yang sedang dijalani penuh dengan tantangan, pergumulan, dan diskriminasi. Namun, tantangan tersebut hendaknya jangan sampai menyurutkan niat untuk melakukan yang terbaik. Semua tantangan, menurutnya, hendakanya dijadikan harapan sekaligus peluang. ’’Di tengah situasi penuh gejolak, yang justru di situ sebagai tantangan.’’ Sebagai orang Kristiani, lanjutnya, berkewajiban untuk mendoakan terhadap kelangsungan bangsanya. Hal itu sebagaimana tertuang dalam Injil. (din)

Lokasi Menentukan Laku atau Tidaknya Produk

LAPORAN: ISMAIL FUAD BANYAK kiat dilakukan orang guna menyiasati laris tidak-

nya barang dagangannya. Seperti yang dilakukan dua orang pedagang sepatu dan sandal kulit Andra (35) dan Sunarto (43). Warga Tanggulangin, Sidoarjo, itu menggelar dagangan di pinggir setiap kota yang dilewatinya. Tak sungkan-sungkan 1.200 pasang sepatu dan sandal kulit mereka pajang sepanjang 20 meter di bahu jalan. ’’Saya sudah lama jualan di pinggir jalan di beberapa daerah, asal tidak hujan saja. Hasilnya lumayan untuk pemasukan keluarga,” ujar Andra saat ditemui di jalan raya Pejagan-Ketanggungan Brebes kemarin. Dengan bermodal mobil mini

’’Wah, saya tidak tahu. Saya tahunya dari Anda (wartawan, Red), karena seminggu ini saya banyak melakukan kegiatan. Dan panggilan itu kan untuk individu, dan mungkin saja,” jelas Supriyono saat dikonfirmasi Radar melalui telepon genggamnya kemarin (2/4) sekitar pukul 18.30 WIB. Menurut Supriyono, lain halnya jika panggilan itu dengan meminta bantuan dari

Setda Brebes, maka pihaknya segera menghubungi yang bersangkutan. Sejauh ini, menurutnya, untuk pemanggilan dari KPK langsung ditujukan pada individu bersangkutan. Saat disinggung lebih lanjut mengenai sejauhmana proses pemeriksaan terhadap Bupati Brebes Indra Kusuma, Supriyono memilih untuk menolak berkomentar. (din)

Berkorbanlah untuk Kemanusiaan

Kiat Untung Berbisnis Sandal dan Sepatu Banyak jalan menuju Roma. Pepatah itu seolah mencambuk Andra dan Sunarto untuk meraih sukses. Pedagang sepatu asal Sidoarjo itu tak sungkan kelilingi Indonesia untuk menjajakan barang dagangannya, meski di pinggiran jalan. Bagaimana kiat mereka untuk sukses?

gil KPK berjumlah sekitar empat orang. Sedangkan terkait nama pejabat yang dipanggil, sejauh ini masih dirahasiakan. Asisten I Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Brebes HM. Supriyono saat dikonfirmasi Radar terkait pemanggilan pejabat dan mantan pejabat Pemda Brebes tersebut menyatakan, pihaknya tidak tahu.

box yang disulap menjadi toko nomaden, Andra dan Sunarto sudah melanglang ke penjuru Pulau Jawa. Meski demikian, dalam memuluskan kiatnya mengais rizki mereka mengaku harus pintarpintar mencari lokasi berjualannya yang stragetis. Jalan di mana ramai lalu lalang manusia beraktivitas. ’’Laku tidaknya itu sangat tergantung dengan lokasi. Jadi harus pintar mencari tempat yang ramai,” tutur Sunarto. Di samping itu, kualitas barang dagangan juga mempengaruhi minat pembeli maupun pejalan untuk sekadar manawar. ’’Sepatu dan sandal kami merupakan hasil home industri

warga, dengan kualitas terjamin. Bahannya dari kulit dan pama atau sintetis,” imbuhnya. Mereka juga mengaku, model sepatu dan sandal yang ditawarkan juga tak kalah dengan merek ternama yang banyak dijual di toko terkemuka. ’’Model dijamin juga tidak ketinggalan, sebab kami selalu mengikuti perkembangan mode, supaya tidak ketinggalan jaman,’’ ujar Andara menimpali. Soal harga jualnya, sangat terjangkau tergantung dari model dan disesuaikan dengan bahan pembuatnya. ’’Untuk sepatu kantoran kami lepas Rp 60 ribu dan sepatu santai Rp 40 ribu. Harga ini bisa diterima pembeli.’’ (*)

ABIDIN ABROR/RATEG

KHIDMAT - Segenap umat Kristiani dari suku Batak saat melangsungkan Misa Jumat Agung dengan penuh khidmat.


BREBES & BUMIAYU

SABTU 3 APRIL 2010

7

RADAR TEGAL

LINGKUNGAN Galakan Jumat Bersih CAMAT Bantarkawung Gunarto SIP MSi bekerja sama dengan jajaran dinas, pemerintahan desa, dan sekolah-sekolah di wilayah itu kini menggalakan kebersihan lingkungan. Kegiatan ini guna menciptakan kebersihan lingkungan, khususnya di wilayah kota Kecamatan Bantarkawung. ’’Kami bersama tim terkait sedang menggalakan kebersihan. Kegiatan juga melibatkan sekolah-sekolah. Dengan kegiatan ini diharapkan dapat dok/rateg menumbuhkembangkan kesadaran di Gunarto SIP tengah masyarakat akan pentingnya kebersihan lingkungan,” papar Gunarto kemarin. Menurutnya, dengan adanya kegiatan ini diharapkan dapat meminimalkan dampak negatif dari lingkungan kotor, terlebih di daerah rawan banjir ataupun rawan penyakit. Namun, sebagai upaya kesinambungan kegiatan tersebut agar tidak berhenti di tengah jalan, menurut Gunarto, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan semua kepala desa (kades) dan instansi yang ada untuk menekankan pelaksanaan ’Jumat Bersih’. ’’Kegiatan dapat diawali dengan membersihkan lingkungan sekitar baik kantor, sekolah, maupun perumahan. Selanjutnya, juga dilakukan kegiatan membersihkan lokasi jalan secara bersama-sama,” tandas dia. Selain itu, menurut Gunarto, kegiatan bersih-bersih juga sebagai media untuk penyampaian kepada masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan. ’’Jumat Bersih itu bertujuan memotivasi masyarakat menjaga kebersihan,” ujarnya. (pri)

PERTANIAN Lahan Bawah Tegakan Harus Dioptimalkan BANTARKAWUNG - Pemanfaatan lahan di bawah tegakan dinilai mampu meningkatkan taraf pendapatan petani kebun. Salah satunya, dengan memanfaatkan lahan di bawah tegakkan hutan jati rakyat dengan tanaman jahe.Hal tersebut diungkapkan Petugas Penyuluh Kehutanan Kecamatan Bantarkawung Muhammad Arifin. Dikatakannya, untuk Kecamatan Bantarkawung terdapat sedikitnya 75 hektar hutan rakyat yang ditanami jenis pohon jati. ’’Hutan tersebut berada di Desa Tambakserang seluas 25 hektar dan di Bantarkawung 50 hektar, semuanya ditanami pohon jati,” jelasnya.Penanaman jahe, menurut Arifin, dapat dilakukan dengan mamanfaatkan lahan di bawah tegakkan dengan masa panen setiap 6 bulan sekali. ’’Untuk hutan jati, masing-masing tegakan berjarak sekitar 5 meter. Nah, lahan kosong di antara tegakan tersebut dapat dimanfaatkan untuk ditanami pohon jahe, sehingga para petani juga mendapatkan penghasilan tambahan dari pemanenan jahe,” papar Arifin. Untuk itu, dikatakan Arifin, saat ini pihaknya tengah mengajukan pengadaan bibit tanaman jahe ke tingkat kabupaten melalui dinas terkait. (pri)

Rp 3 M untuk 12 Jembatan PAGUYANGAN - Sejumlah fasilitas infrastuktur sebagai sarana penunjang kebutuhan masyarakat dalam mengakses kegiatan ekonomi, mengalami kerusakan dan memerlukan penanganan. Hal tersebut tertuang dalam matrik usulan kegiatan Musrenbang Kecamatan Paguyangan tahun 2010. Dalam matrik usulan tersebut, sebanyak 12 jembatan di wilayah Paguyangan diusulkan untuk mendapatkan penanganan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Brebes akibat kondisi yang mengalami kerusakan. Ke-12 jembatan tersebut masing-masing adalah Jembatan Kali Pemali (Desa Pakujati), Kali Cipanas, Karangasem (Kedungoleng), Pemali Bulakamba (Wanatirta),Pakujati (Pakujati), Slamet, Kaslawi (Cipetung), Pengasinan (Taraban), Kalierang (Wanatirta), Cibeler (Kedungoleng), Longkrang, dan Jembatan Ancik (Cilibur). Terkait kondisi tersebut, Camat Paguyangan Akhmad Hermanto SIP mengatakan, upaya rehabilitasi sebagai langkah penanganan kerusakan jembatan selalu diusulkan ke pemkab. Namun, karena keterbatasan anggaran, upaya perbaikan akan dilakukan secara bertahap melalui penanganan skala prioritas. ’’Usulannya sendiri telah kami lakukan baik melalui proposal penanganan bencana maupun

dalam kegiata Musrenbang. Realisasi penanganan dilakukan secara bertahap berdasarkan skala prioritas yang ada di lapangan,” jelasnya. Sementara, Kepala DPU dan Tata Ruang UPTD Wilayah Bumiayu saat dikonfirmasi Radar melalui Staf Bina Marga Supandi mengatakan, kerusakan jembatan pada umumnya disebabkan oleh konstruksi bangunan yang sudah dimakan usia serta akibat bencana alam. ’’Seperti yang terjadi pada Jembatan Kali Pemali di jalan kabupaten ruas PaguyanganMapag (perbatasan Banyumas). Konstruksi atas dan bawah jembatan sudah sangat memprihatinkan dan perlu penanganan,” katanya. Dikatakan Supandi, kerusakan tersebut tidak sampai memutuskan jalur transportasi warga. Kendaraan maupun pejalan kaki masih dapat mengakses fasilitas penyeberangan tersebut. Namun, lanjutnya, jika kondisi ini tidak segera mendapat penanganan, dikhawatirkan kerusakan yang ada akan semakin parah. Dalam matrik usulan Musrenbang Kecamatan Paguyangan, menurut Supandi, untuk merehabilitasi jembatan tersebut membutuhkan dana hingga lebih dari Rp 3 miliar. ’’Untuk penanganan Jembatan Kali Pemali, misalnya, dana yang diusulkan hampir mencapai Rp 1 miliar,” ujarnya. (pri)

TEGUH SUPRIYANTO/RATEG

RUSAK - Jembatan Sungai Pemali yang melintas di Kecamatan Paguyangan diusulkan masuk daftar salah satu jembatan yang bakal mendapatkan perbaikan.

Upaya Produsen Hadapi Persaingan Usaha

Tingkatkan Kualitas, Rambah Sulawesi dan Kalimantan Selain dikenal sebagai daerah penghasil batik tulis, Kecamatan Salem juga memiliki sejumlah potensi usaha skala rumah tangga lainnya yang berpotensi menjanjikan. Sejauhmana para produsen agar tetap eksis di dunia usaha ini? LAPORAN: TEGUH S.

ABIDIN ABROR/RATEG

ANDALKAN PESTISIDA - Hektaran tanaman cabe di Kecamatan Tanjung, untuk pupuk masih menggandalkan pestisida.

Penggunaan Pestisida Masih Tinggi BREBES - Penggunaan pestisida untuk tanaman pertanian, menurut Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indinesia (HKTI) Brebes Masrukhi Bachro, masih tetap tinggi. Penggunaan bahan kimia untuk perkembangan tanaman, sejauh ini masih menjadi andalan, dan bahan itu dipakai untuk semua jenis tanaman. Penggunaan pupuk organik hampir ditinggalkan. Tingginya penggunaan bahan pestisida untuk tanaman, sehingga berdampak pada kelangsungan tanah. Dampak lain terutama terhadap hasil tanaman yang akan dikonsumsi. Karenanya, para petani dihimbau untuk pakai pupuk organik. ’’Memang sulit petani beralih pupuk organik, tapi itu harus dilakukan secara bertahap,” katanya. ’’Jangan terlalu dieksploitasi sedemikian rupa. Sebab, bagaimana pun di dalam tanah terdapat mahluk hidup, yang keberadaannya penting bagi kelangsungan alam. Karenanya, untuk menciptakan ramah lingkungan, sehingga penting meninggalkan bahan kimia, “ urainya. (din)

SEJUMLAH Usaha Kecil Menengah (UKM) yang tumbuh subur dan menjadi ladang penghidupan masyarakat selain batik, di antaranya kerajinan anyaman bambu dengan jenis produksi semisal tenggok, cepon (tempat nasi), dan dingkul. Usaha kerajinan ini terpusat di Desa Gunungtajem, Gandoang, Ganggawang, Gunung-

TEGUH SUPRIYANTO/RATEG

TINGKATKAN MUTU - Perajin sandal di Kecamatan Salem menjadi industri rumah tangga andalan, selain batik tulis yang telah dikenal masyarakat.

sugih, Kadumanis, dan Ciputih. Sementara, usaha kecil di bi-

dang pengolahan, seperti kopi, gula aren, dan sale pisang

banyak diminati warga di Desa Capar, Winduasri, Windusakti, Banjaran, Tembongraja, dan Gunungtajem. Kerajinan deklit (biasa digunakan untuk menjemur gabah) dan sandal, belakangan juga digeluti oleh warga Desa Banjaran dan Bentar. Bahkan, untuk produk sandal dari Desa Bentar, pemasarannya sudah merambah Sulawesi dan Kalimantan. Camat Salem HM. Adnan SIP mengatakan, sektor UKM memang tumbuh subur di wilayahnya. Hal itu merupakan konsekuensi dari minimnya lahan pertanian di Kecamatan Salem. Berdasarkan data yang ada, lanjutnya, lahan pertanian sawah hanya seluas 2.558,28 hektare. Sementara, lahan bukan sawah mencapai 12.650,83 hektare. ’’Terbatasnya sektor pertanian membuat masyarakat

kreatif menciptakan usaha di luar pertanian,” kata Adnan. Dalam buku ’’Kecamatan Salem dalam Angka 2008" yang dikeluarkan oleh Bappeda dan BPS Kabupaten Brebes, kecamatan dengan jumlah penduduk 60.537 jiwa tersebut memiliki 304 industri kecil dan 2.059 industri rumah tangga, yang tersebar di 21 desa. Dikatakan Adnan, dalam menghadapi persaingan pasar, beberapa program pembinaan terutama dalam meningkatkan kualitas produksi terus diberikan kepada perajin. ’’Pembinaan peningkatan kualitas memang masih menjadi prioritas kami untuk mengembang sektor usaha kecil yang digeluti masyarakat,’’ tandasnya. ’’Kondisi itu didasari dengan semakin tingginya persaingan produk, maka kualitas atau mutu produk menjadi prioritas utama,” ungkapnya. (*)


8

SLAWI METROPOLIS

SABTU 3 APRIL 2010

RADAR TEGAL

Tingkatkan Pelayanan Kepada Mayarakat UNTUK meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, kini Rumah Sakit Islam PKU Muhammadiyah Kabupaten Tegal telah menambah fasilitas ruang pelayanan bagi para pasien, yakni Gedung Multazam. Gedung VIP yang dibangun untuk menambah fasilitas pelayanan tersebut akan diresmikan Sabtu (3/4) hari ini oleh Ketua Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah Prof DR HM Din Syamsuddin MA. Direktur RSI PKU Muhammadiyah Kabupaten Tegal dr HM Noersinggih SpTHT melalui Humasnya Drs Al Azam SH mengatakan penambahan fasilitas baru ini diharapkan akan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Sehingga masyarakat yang membutuhkan pela-

CMYK

yanan kesehatan di RSI PKU Muhammadiyah akan semakin memadai. Sebelum pembukaan Gedung Multazam dilangsungkan, berbagai rangkaian kegiatan telah dilakukan, di antaranya pengobatan gratis. Untuk pengobatan gratis ini, terangnya, ada 300 pasien yang mendapatkan pelayanan pengobatan dasar secara cuma-cuma. Disamping itu, sebagai wujud syukur kepada Allah SWT, pada 20 Maret lalu juga telah dilangsungkan tasyakuran bersama 150-an orang yang merupakan warga sekitar rumah sakit. “Sebelum dilakukan grand opening, kami sebelumnya melakukan berbagai macam kegiatan, di antaranya pengobatan gratis dan tasyakuran bersama

warga sekitar. Ini dilakukan sebagai wujud syukur kita kepada Allah SWT,” ungkapnya Al Azam. Dia juga menambahkan, selain kegiatan tersebut, beberapa kegiatan lainnya juga sudah dilaksanakan dengan baik, di antaranya kegiatan donor darah yang juga dilangsungkan pada tanggal 20 Maret. Untuk donor darah ini, selain karyawan RSI PKU Muhammadiyah, juga diikuti masyarakat sekitar. “Ada sekitar 100 orang baik dari karyawan maupun, masyarakat yang ikut dalam kegiatan donor darah tersebut,” tuturnya. Di samping itu, juga telah berlangsung kegiatan silaturahmi Pengurus Daerah Muhamma-

diyah (PDM) dengan Diektur RSI dan dokter se-Kabupaten Tegal. Kegiatan silaturrahmi tersebut dimaksudkan untuk mempererat persaudaraan dan sekaligus untuk memperkenalkan gedung baru Multazam RSI PKU Muhammadiyah. “Dalam kesempatan itu, kurang lebih 90 dokter menghadiri acara silaturahmi,” tandasnya. Dalam Grand Opening ini, akan turut hadir Bupati Tegal Agus Riyanto SSos, jajaran Pengurus Daerah Muhammadiyah Kabupaten Tegal, Pemalang, Kota Tegal dan Kabupaten Brebes. Acara tersebut juga akan dihadiri Direktur RSI Muhammadiyah seJawa Tengah. “Termasuk juga pejabat di instansi-instansi terkait di wilayah Kabupaten Tegal,” terangnya. (harviyanto)

HARVIYANTO/RADAR SLAWI

TERLIHAT MEGAH - Bangunan Gedung Multazam RSI PKU Muhammadiyah Kabupaten Tegal terlihat megah dengan dominasi cat warna hijau.


ENTERTAINMENT

SABTU 3 APRIL 2010

9

RADAR TEGAL

Sarah Azhari

Tolak Tawaran Cabup Pacitan DARI sekian nama seperti Cici Paramida maupun Julia Perez, nama Sarah Azhari ternyata sempat mampir untuk dicalonkan sebagai Calon Bupati Pacitan. Ia didukung oleh partai-partai di koalisi 8. Sayangnya, Sarah memilih untuk menolak tawaran tersebut karena masih ingin menimba ilmu lebih banyak soal politik dengan mengambil gelar Master. Hal tersebut diungkapkan oleh Ani, manajer Sarah secara langsung. “Memang sebulan yang lalu ada orang yang datang ke kita dan menawarkan secara langsung kepada Mbak Sarah agar bersedia menjadi Calon Bupati Pacitan. Awalnya orang tersebut menghubungi saya dan minta saya dan Mbak Sarah untuk ketemu. Kemudian dari hasil pertemuan tersebut Mbak Sarah minta waktu, untuk memikirkan jadi atau tidak menerima tawaran tersebut, sekitar se-

minggu. Tapi setelah seminggu, Mbak Sarah mengaku belum siap untuk menjadi calon Bupati Pacitan,” tutur Ani. Dihubungi via telepon pada Jumat (2/4), Ani menjelaskan bahwa ketidaksiapan Sarah terjun ke dunia politik karena beberapa poin. “Yang pertama karena Mbak Sarah masih pingin meneruskan sekolahnya ke jenjang S2. Kedua, Mbak Sarah masih pengen belajar lagi serta menambah pengetahuan di bidang politik, meskipun bidang politik sudah dikuasai semenjak dia mendapat gelar S1 jurusan Hubungan Internasional, jadi wajar kalau Mbak Sarah menolak. Tapi kalau tawaran itu datang lagi di tahun selanjutnya, mungkin Mbak Sarah mau,” jelasnya. “Ya, sebenarnya, kalau bicara politik Mbak Sarah jago atau bisa lah, karena waktu kuliah dia sangat bagus dan yang pal-

ing utama Mbak Sarah melihat tidak semudah atau segampang untuk menjadi seorang Bupati seperti membalikkan telapak tangan,” sambung Ani. Diakuinya, Sarah sendiri yang berencana melanjutkan kuliah S2 di Amerika atau Eropa tahun ini, sudah sering sharing soal politik dengan dua kakaknya yakni Rahma dan Ayu. Pasalnya, ia tidak mau asal maju dan bukan sembarang memimpin. Kalau hanya asal-asalan saja, pasti bisa jadi bahaya. Dan mengenai banyaknya saingan dari kalangan artis, Sarah mengaku tidak takut. “Mbak Sarah nggak pernah mikirin hal itu. Siapapun saingannya dia terima saja, karena untuk jadi Bupati yang memilih bukan diri sendiri, tapi masyarakat banyak. Apalagi jadi pemimpin daerah atau pemerintahan. Ini bicara tanggung jawab,” tegas Ani. (kpl/hen/boo)

KHRISNA MUKTI

Bantah Nikah Siri BEBERAPA waktu lalu, sempat beredar kabar bahwa Khrisna Mukti sudah melepas masa lajangnya dengan sang kekasih, Christie Casslam. Foto-foto menunjukkan bahwa mereka telah menikah siri. Namun dengan tegas, presenter ternama ini membantah rumor tersebut. “Jadi itu abis dari sidang, kita kulonuwon, mengucap syukur dan ada satu kyai di sana, dan kita melakukan doa dan bertandang ke sana. Abis itu saya didoakan sambil memegang tangannya dan itu selesai, pulang, dan se-simple itu,” terang Khrisna, “(Tapi) tibatiba ada foto yang beredar dan saya kaget, dan di foto itu benar saya bersama Christie, saya dikabarkan telah menikah padahal tidak”. Ditemui di Dunkin Donuts Tebet, Jakarta Selatan, Kamis (1/4), Khrisna yang sempat terganjal kasus di Pengadilan Negeri (PN) Kendari menuturkan bahwa dirinya belum

siap untuk melangkah lebih jauh ke jenjang pernikahan. Baginya, menikah bukanlah pemaksaan kehendak dan akan lebih bijaksana jika pernikahan dilaksanakan secara sakral. Apalagi hubungannya dengan Christie baru kembali terjalin. “Hubungan saya dengan Christie masih dalam tahap rekonsiliasi, faktor ketemuan pun sangat jarang. Kita masih saling introspeksi diri, makanya kita sempat break dan balik lagi karena ada faktor rekonsiliasi dulu,” jelasnya. Hanya sayangnya, di saat proses rekonsiliasi itu hubungan mereka sempat merenggang. Beberapa hari lalu, Khrisna terlibat perkelahian. (kpl/hen/boo)

NIA - ARDIE

Satukan Darah Lewat Cincin PERNIKAHAN Nia Ramadhani dan Ardie Bakrie boleh saja disebut sebagai pernikahan termewah tahun ini. Pasalnya, pesta yang dilangsungkan diadakan selama beberapa kali mulai dari siraman, akad nikah, hingga dua kali resepsi. Namun jumlah fantastis ratusan miliar yang sempat heboh dikabarkan ditepis oleh keduanya. Hal tersebut terbukti saat ijab kabul yang dilangsungkan di Hotel Mulia, Jakarta, Kamis (1/4) kemarin. Bisa jadi hal yang paling spesial dari barang-barang pernikahan

Memanjakan Diri sambil Berlibur dari halaman 3 sejumlah pusat perbelanjaan, dia akan berjalan-jalan menikmati udara pantai sehingga pikiran bisa kembali tenang setelah mengalami ketegangan selama empat hari. “Sekarang kami bisa tertawa lepas meskipun belum mengetahui hasilnya,” katanya. Maya (16), menuturkan, meski hanya mengisi waktu luang dengan berjalan-jalan bersama teman atau keluarga. Dia mengaku puas karena bisa melewati masa-masa menegangkan tanpa hambatan berarti. Berbagai hiburan yang ada di Kota Tegal mulai yang gratisan hingga membayar menjadi pilihan ter-

sendiri untuk menghilangkan stres. Meski demikian, kebebasan tersebut masih menyisakan satu persoalan yaitu hasil kerja kerasnya yang belum diumumkan. Untuk sementara dia mengaku bisa kembali bermain dan berkumpul bersama rekan-rekannya untuk mengisi waktu luang. Baginya, yang terpenting adalah bisa melepas beban berat yang harus dihadapi saat mengikuti UN sehingga semuanya bisa kembali berjalan seperti biasa. Kali ini, dia mencoba berbagai permainan di mall setelah sebulan lebih mempersiapkan diri menghadapi UN. Meski harus kembali ber-

adaptasi dengan sejumlah permainan yang ada, dia mengaku senang karena bisa berkumpul dan bersenda gurau bersama teman-temannya. “Yang penting sekarang kami bisa bebas dan bisa kembali bermain dan ngerumpi,” terangnya. Lain halnya dengan Arina (14). Dia memilih menghabiskan waktu di rumah untuk menonton televisi, membaca komik dan sebagainya. Meski sesekali temannya datang berkunjung, dia belum bisa merasa tenang karena hasil UN belum diumumkan. Menurutnya, segala kemungkinan bisa saja terjadi, buat apa terlalu gembira dan merasa puas sebelum mengeta-

hui hasilnya. Dia mengaku bisa bernafas lega dan merasa bebas saat mendapatkan hasil maksimal. Tetapi, sesekali dia juga merasa jenuh dan pergi bersama temannya untuk mencari udara segar. Hanya saja, dia lbih memilih menikmati hiburan gratisan seperti duduk-duduk di Alunalun, berkunjung ke rumah teman dan sebagainya. Setelah pengumuman, dia baru akan merayakan semua keberhasilan dengan menggelar syukuran sehingga bisa melanjutkan ke jenjang lebih tinggi sesuai harapan kedua orang tua. “Sekarang UN telah berakhir, tetapi belum diketahui hasilnya,” tukasnya. (gunawan)

Putra Walkot Dikhitan Massal dari halaman 3 harus dilaksanakan oleh umat Islam. Selain itu, khitan dilaksanakan dalam rangka menjaga kesehatan serta menandakan bahwa anak tersebut sudah memasuki usia baligh. Sehingga diharapkan setelahnya anak akan melaksanakan apa yang diperintahkan oleh agama dalam keadaan bersih. “Memang kebanyakan orang untuk mengikutkan anaknya dalam sunatan massal terkadang merasa gengsi. Nah, di sini kita menunjukan bahwa bahwa di khitan melalui massal ataupun tidak hasilnya sama saja, entah itu anak Walikota, pejabat, dan masyarakat biasa. Karena inti dan tujuannya sama,” katanya di sela-sela acara. Menurutnya, keinginan disu-

nat massal ini, muncul dari anaknya sendiri, Mohammad Reksa (10), tanpa ada unsur paksaan. “Dari pihak keluarga juga semuanya mendukung dan menyetujuinya. Karenannya tanpa menunggu lebih lama lagi keluarga sepakat mengikutkan Reksa dalam acara tersebut.” Ikmal juga menyampaikan, sunatan massal ini bertujuan untuk menjalin silaturahmi, membangun kekeluargaan, kebersamaan, persaudaraan dan kesetiakawanan sosial. “Ini merupakan bagian dari peran bhakti sosial Pemerintah Kota Tegal terhadap masyarakat,” imbuhnya. Ketua Panitia yang juga Direktur RSU Kardinah, dr Abdal Hakim Tohari Sp RM MMR, menuturkan, pelaksanaan dibagi di dua tempat yaitu di ruang IGD

yang berjumlah 10 tempat dan di ruang Poliklinik Dewandaru yang berjumlah 15, sehingga semuanya berjumlah 25 bed. Dijelaskan, tim medis yang menangani sebanyak 26 tim, dengan masing-masing tim terdiri dari 2 tenaga medis. Dari sejumlah tim tadi, rinciannya dokter bedah 4 orang, umum 6 dokter, dan sisanya perawat. Total peserta yang mengikuti mencapai 187 anak dari empat kecamatan. Detailnya, Kecamatan Tegal Timur sebanyak 89, Tegal Barat 45, Tegal Selatan 33, dan Margadana 19 anak. Palaksanaan dibagi menjadi dua tahap, mulai sekitar pukul 07.30 sampai dengan selesai. “Peserta mendapatkan peci, sarung, baju koko serta bingkisan dan uang saku sebesar Rp 50 ribu peranak. Selain itu

ada pula uang saku yang langsung diberikan Ibu Walikota Ny Rosalina Ikmal Jaya. Terkait pengobatannya, bisa datang langsung ke RSU Kardina atau ke Puskesmas terdekat dan dilayani secara gratis hingga sembuh total,” paparnya. Salah seorang peserta, Feri Irawan (10) warga Jl Tanjung Kejambon Tegal Timur, mengatakan, merasa senang bisa ikut dalam sunat massal ini. Menurut Feri uang saku yang didapatkan akan digunakan untuk membeli alat-alat tulis keperluan sekolah. Berbeda dengan dengan Feri, orang tua peserta lainnya Slamet mengatakan uang saku yang di peroleh anaknya, akan digunakan untuk tambahan biaya selamatan. Rencananya akan dilaksanakan 10 April mendatang. (adi)

dari halaman 3 Dasarnya, sampai saat ini masih dalam masa pemeliharaan. Sehingga, jika terjadi kerusakan masih merupakan tanggung jawab rekanan. Anggota Komisi III, H Hadi Sutjipto, Kamis (1/4) kemarin, mengatakan, hasil sidak ada beberapa catatan terkait kondisi bangunan Perpusda. Selain ada beberapa titik keramik yang pecah, pihaknya juga menemukan retak-retak pada tembok bangunan dan atap tempat parkir. Komisinya minta Arpusda tidak memberitahukan kerusakan pada rekanan secara lisan, tapi harus ditindak lanjti secara tertulis. Selanjutnya, karena masih masa pemeliharaan maka

ci yang harus digunakan, apakah sudah sesuai dengan bestek dan RAB. “Kami minta Arpusda mengecek ulang semua kerusakan, selanjutnya rekanan harus secepatnya melakukan perbaikan. Jangan sampai setelah masa pemeliharaan habis, itu sama saja kong kalikong dengan rekanan,” ungkap Heri. Menanggapi temuan Komisi III DPRD Kota Tegal Kepala Kantor Arpusda, Akmal Rondli, menyatakan, saat ini pihaknya sedang melakukan inventarisasi kerusakan yang terjadi pada Perpusda, untuk disampaikan pada rekanan. Sesuai kontrak masa pemeliharaan akan berkahir sampai 23 Mei 2010. Sehingga kalau ada keru-

yang juga putra pengusaha, tidak memberikan sesuatu yang berlebihan. Tidak seperti yang dibayangkan sebelumnya, pengusaha muda ini hanya memberikan uang tunai senilai Rp2.015. Apa artinya ya? “Tadinya mau nyari mata uang yang nilainya Rp4 sesuai bulan, tapi di sini nggak ada. Jadi kita bikin tanggal 1 diwakili Rp1, bulan 4 diwakili 4 buah uang Rp1, tahun 2010 diwakili uang dua ribuan dan Rp10. Jadi jumlahnya Rp 2.015,” terang Ardie. (kpl/ato/boo)

TYAS MIRASIH-TRIA ‘CHANGCUTERS’

Masih Saling Mengenal BINTANG film dan sinetron Tyas Mirasih sudah lebih dari setahun ini pacaran dengan vokalis Changcuters, Tria. Meski sudah cukup lama, Tyas belum berminat menikah. Katanya, ia dan Tria masih saling mengenal. “Belum kepikiran, kita masih

tahap saling mengenal,” ujar Tyas saat ditemui di ulang tahun 9 Management Artist di Shisha Cafe, Jl. Kemang Raya, Jakarta Selatan, Kamis (1/4/ 2010) malam. Meski belum mau menikah, bukan berarti Tyas menjalani hubungannya dengan main-

main. Ia dan Tria cukup serius. Hal ini terbukti dengan sudah saling kenalnya keluarga pasangan kekasih itu. Saat ini, di mata bintang ‘Air Terjun Pengantin’ itu, sosok Tria adalah sosok yang penting. Bersama cowok bertubuh kurus itu, Tyas merasa nyaman. (eny/eny)

Polusi Lebihi Baku Mutu dari halaman 3 Di 2009 lalu, lanjut Daryati, pengambilan sampel tahap pertama dilakukan 25 sampai 27 Mei. Kemudian, tahap keduanya antara 8 hingga 12 Oktober. “Proses pengujian KLH bekerja sama dengan Balai Besar Teknologi Penanggulangan Pencemaran Industri Semarang.” Diterangkan pula, sesuai Keputusan Gubernur Jateng No. 8 tahun 2001, baku mutu partikel debu 10 mikron (PM10) untuk udara ambien seharusnya 150 Part Per Milion (PPM). Namun, hasil uji debu yang dilaksanakan dua tahap tadi di lima titik tadi, masih diambang batas baku mutu yang ditentukan. Lima titik itu antara lain, Perempatan Maya, Pertigaan Pasar Martoloyo, Terminal, Tempat Pengolahan Sampah Akhir (TPA), dan Pasar Pagi. Total partikel debu baik PM10 atau

debu yang bisa jatuhnya sudah tinggi, ada di dua lokasi yakni TPA dan Perempatan Maya. “PM10 sifatnya melayanglayang tidak bisa jatuh. Jadi, bisa dihirup oleh manusia. Efeknya dapat menyebabkan penyakit ISPA dan pernafasan lain,” ujarnya. Kepala KLH, Sugeng Suwaryo, menambahkan, meski hasil uji debu termasuk tinggi, jika dipersentasekan dari 2008 sampai 2009 justru mengalami penurunan. Dengan demikian, papar dia, dari tahun ke tahun tingkat polusi udara Kota Tegal semakin membaik. Karenannya, dia akan lebih meningkatkan peghijauan, agar bisa mengurangi tingkat polusi tersebut. Di tahun 2010, kantornya melaksanakan gerakan penghijauan “Sak Wong Sak Wit”. Pemkot meminta partisipasi aktif segenap masyarakat, bukan saja untuk ikut menanam tetapi juga merawatnya.

“Gerakan penanaman pohon ini akan dilaksanakan terus menerus. Sehingga Kota Tegal bisa menjadi kota yang sejuk dan asri,” pintanya. Dalam waktu dekat ini, ungkap dia lagi, KLH akan menanam pohon di jalan-jalan utama di Kota Tegal. Untuk perawatannya, diserahkan kepada pemilik rumah, took, atau kantor yang berada di dekatnya. “Ini adalah salah satu bentuk pertisipasi masyarakat berperan serta menghijaukan Kota Tegal.” Selain itu, jika ada informasi dari warga tentang lokasi yang masih kosong dan perlu ditanami, Sugeng meminta segera dilaporkan. Beberapa jenis pohon yang ditanam yaitu glodogan, mahoni, dan tanjung. Sementara, untuk pohon yang ditanam di sekolah dan perkantoran adalah jenis tanaman-tanaman langka seperti kecapi, matoa, duku, dan duwet. (adi)

Lubang Pantura Mengkhawatirkan

Dewan Minta Perpusda Diperbaiki rekanan harus melakukan perbaikan. Kalau tidak, rekanan yang bersangkutan bisa kena sanksi. Bahkan, bisa jadi rekanan diblack list dan tidak bisa mengerjakan proyek tahun 2010. “Kami minta Arpusda mendesak rekanan, untuk secepatnya melakukan perbaikan. Sebab proyek yang menghabiskan anggaran sekitar Rp 2,9 miliar diperkirakan masa pemeliharaanya sampai pertengahan bulan Mei 2010,” kata Sutjipto. Hal senada diungkapkan Heri Budiman. Selain temuan di atas, dia juga menemukan banyak cat yang terkelupas dan kunci pintu yang rusak. Karenanya, dia meminta Arpusda melihat kembali spesifikasi cat dan kun-

mereka ‘hanyalah’ cincin yang dipesan langsung dari Thailand. “Yang paling spesial itu adalah cincin nikah, di buat di Thailand,” kata Ardie. “Ini adalah ide kita berdua. Warna merah yang ada di cincin ini adalah darah kita berdua. Jadi ibaratnya di dunia, kita ini sudah jadi satu. Daripada hanya berlian, mending seperti ini karena ada maknanya,” sambung Nia seraya menunjukkan cincinnya. Berbicara mengenai mas kawin, Ardie yang dikenal sebagai Direktur Utama TVOne

sakan sebelum tanggal 23 Mei, maka masih menjadi tanggungjawab rekanan. Hasil inventariasi yang dilakukan staf Arpusda, selain temuan Komisi III DPRD pihaknya juga mencatat kerusakan pada genteng. Pada minggu ini surat akan dilayangkan pada rekanan, sehingga pada pertengahan April 2010 bisa dilakukan perbaikan. “Kalau rekanan mengabaikan surat dari kami, maka jaminan sebesar 5 persen dari nilai proyek atau sekitar Rp 140 juta tidak bisa kami cairkan. Karena itu merupakan konsekuensi rekanan, yang tidak melakukan perbaikan atas kerusakan yang terjadi saat masa pemeliharaan,” tegas Akmal. (hun)

dari halaman 3 “Selebihnya kami menerjunkan personil untuk mengantisipasi jatuhnya korban, di antaranya lewat patroli keliling di jam rawan kemacetan, khususnya di malam hari,” terangnya, Jumat ( 2/4) kemarin. Upaya patroli ini juga dibarengi dengan langkah tindak tegas terhadap pengemudi yang masih nekad menjalankan kendaraan melebihi muatan. Terpisah KBO Lantas Iptu Aries Heriyanto didampingi Kanit Dikyasa Aiptu Mulyastra, mengaku, tetap melakukan langkah persuasif lewat penyuluhan terthadap pengemudi angkutan barang maupun pemilik usaha transportasi barang. “Kami sarankan untuk ang-

kutan yang sudah tidak laik jakan untuk tidak dipaksakan turun kejalan. Bila sosialisasi ini tidak dijalankan, tentunya mereka akan mendapat tindakan tegas bila ditemui petugas di lapangan,” terangnya.

Keduanya mengakui kondisi pantura semakin mengkhawatirkan belakangan ini, sejalan belum berakhirnya musim penghujan yang membuat lintasan licin dan penuh kubangan air menutup lubang yang ada. (her)


CMYK

10

SABTU, 3 APRIL 2010

RADAR TEGAL

SENI TEATER,

PROFIL

Bukan Sekadar Akting MUHAMMAD RUDIYANTO

Dalami Dunia Teatrikal DUNIA teater sudah digilainya sejak masa kanakkanak. Terlihat dari kesukaannya menonton ketoprak atau wayang orang dengan ayahnya, (alm) Suparyo. Bahkan pria kelahiran 2 April 1979 ini semakin menggemari dunia seni peran ini setelah melihat latihan kelompok teater ketika masih SMP di Yogyakarta. ‘’Setelah lihat latihannya, pasti saya lihat pementasannya,’’ ungkap Rudi. Ayah Mohammad Ikbal Angin Utara ini, akhirnya memberanikan diri masuk kelompok teater di Madrasah Mualimin Muhammadiyah Yogyakarta. Sejak saat itu, pria yang akrab disapa Rudi Iteng ini semakin mendalami dunia seni peran hingga sekarang. Kecintaannya akan dunia teater ini makin terlihat baik di SMA maupun saat kuliah. Tak heran bila banyak temannya yang menganggap lulusan jurusan Ushuludin Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menjadikan kuliah sebagai sambilan saja. Sedangkan sekolah atau kuliah utamanya adalah di dunia teater. Hal tersebut benar-benar terbukti saat ini. Laki-laki yang didaulat sebagai pemuda pelopor Kota Tegal tahun 2008 lalu justru menjadikan teater sebagai ijasahnya. Dimana lulusan akta IV di kampus yang sama menjadi guru seni budaya serta pelatih ekstra teater. Bukannya menjadi guru agama sebagaimana titel yang membuntuti namanya, yaitu Sarjana Theologi Islam (SThI). ‘’Mungkin ini sudah jiwanya,’’ ungkap suami Viriastutu S ini. Sederet jabatan terkait teater berada di pundak pendiri Teater Qi. Mulai dari aktor, sutradara muda, penggagas berdirinya Teater Qi Kota Tegal, Pengurus Komite Tea-

ter Dewan Kesenian Kota Tegal, Guru kesenian dan pembina teater SMAN 1 Kota Tegal serta MAN 1 Brebes. Rudi beberapa kali menjadi pemain di teater Kidung dan Ayat (Ayat Indonesia Solo), kemudian tahun 2000 temanteman Ayat mengangkat menjadi Ketua dan Sutradara. Dari situlah sampai sekarang bergelut pada penyutradaraan. ‘’Alhamdulillah tahun 2001 mendapatkan beasiswa managemen pertunjukkan seni dari Yayasan Seni Budaya Kelola di Surabaya dan Bandung,’’ tambahnya. Sedikitnya 18 lakon telah disutradarinya sejak tahun 2000 hingga 2008. Seperti Pinangan, Paman Doblang, Nyanyian Angsa, Sang Jendral, Martoloyo Gugat, Persimpangan dan terakhir dengan produksi unggulannya adalah Titik Koma. Dengan menggandeng Theatre Embassy Belanda, Rudi keliling Jawa pada bulan Juni hingga Juli 2008. Serta dan keliling Kalimantan bulan November dan Desember 2008. Sementara sedikitnya 17 judul sudah diperankan sejak tahun 1999 hingga 2008. Antara lain Neker, Awal dan Mitra, kisah Cinta Hari Rabu, tanda silang, Sorak Soray Kemerdekaan, Empu Sendok, Kolaborasi damai, Titik Koma dan Bungkam. Karya sebagai penulis naskah pun digelutinya, terlihat dari sejumlah karya yang sudah dipentaskan. Seperti Sepasang Kidung, Pada Suatu Senja, Titik Koma dan Bungkam. Puluhan karya yang sudah diciptakannya tersebut tak pelak menyabet sejumlah penghargaan. Diantaranya Mandom Resolution Award tahun 2004, pemuda pelopor untuk Seni budaya dan pariwisara Kota Tegal tahun 2008 dan nominator sutradara terbaik nasional tahun 2006. (ela)

MENDENGAR kata teater mungkin yang ada dibenak kita langsung tertuju pada panggung lengkap dengan dekorasi dan lighting serta aktor dan lakon yang dibawanya. Atau bisa juga aksi simbolis ketika mahasiswa atau kelompok tertentu melancarkan demonstrasi kepada pemerintahan dan lainnya. Ya, itu adalah salah satu seni pertunjukkan yang ada dalam teater. Bila diibaratkan sebuah cangkir, maka teater adalah wadahnya sedangkan isinya adalah peran atau akting tersebut. Disisi lain, teater tidak hanya merujuk pada akting belaka. Namun, bagaimana sang aktor bisa mengenal dirinya sendiri sehingga mampu membawakan peran orang lain dalam menyapaikan pesan yang diinginkan. ‘’Ini yang mungkin belum disadari semua orang khususnya di dunia seni peran,’’ ungkap Rudi Iteng. Diakui pelatih teater ini, dunia seni peran kembali menggeliat di Kota Tegal saat ini. Sebagian besar melanda pelajar dan kaum muda, dengan membentuk kelompok teater baik di sekolah maupun di kampus. Impian menjadi aktor atau aktris seperti di layar televisi, menjadi alasan terbanyak dari mereka. ‘’Padahal menurut saya, artis sekarang lebih banyak karbitan atau instan dibandingkan yang benar-benar sebagia seorang aktor,’’ terang Rudi panjang lebar. Bisa dilihat dari film-film yang beredar di bioskop, kualitas aktingnya sangat jauh dibandingkan di luar negeri. Hanya dengan modal cantik atau tampan saja, bisa menjadi pemeran utama sebuah layar lebar meskipun mereka tidak memiliki latar belakang akting sekalipun. Tak heran perang sinetron pun dilancarkan oleh sejumlah seniman dan budayan yang tergabung di Dewan Kesenia Kota Tegal. Perang disini adalah dengan membelokkan niat awal penyuka seni peran ini agar kembali ke jalur sehingga mereka bisa total dalam mendalami teater ini. ‘’Jadi mereka tidak sok ngartis nantinya,’’ tambahnya. Diharapkan mereka benarbenar mendalami teater itu sendiri yaitu mencintai hidup, semangat hidup, dan juga kreatif. Hal ini memang wajar adanya, apalagi kawula muda tengah menjcari jati diri dan

LAELA NURCHAYATI/RATEG

AKTING – Seni teater bukan sekedar akting, tapi juga bagaimana mengolah rasa dan tanggung jawab.

memiliki imajinasi serta mimpimimpi yang tinggi. Secara harfiah, teater berasal dari bahasa Yunani dari kata teatron artinya takjub atau melihat. Dengan maknanya adalah sebuah seni pertunjukkan yang dilihat banyak orang. Sementara drama secara harfiah berarti laku, perbuatan atau action. Dalam teater lebih mengedepankan belajar rasa, moral tanggung jawab, dan hidup itu sendiri. Yaitu dengan memahami diri sendiri terlebih dahulu, sehingga nantinya bisa memerankan peran orang lain secara total dan bagus. Jadi tidak sekedar asal akting atau menirukan orang lain saja. Namun, ada ruh di dalamnya, sehingga ketika dilihat pun memang berisi tidak kosong mlompong. Biasanya hal ini dikarenakan mereka belum memahami diri sendiri ketika akan melakonkan peran yang dimainkannya. Selain itu, dunia teater juga memerlukan proses. Tidak bisa instan begitu saja.

Sebab butuh waktu laa untuk bisa belajar mengolah rasa dan lainnya. Kendati sudah ada bakat tersendiri, namun tetap saja harus diasah dan dilatih tidak hanya dalam hitungan hari saja. Untuk menjadi seorang aktor yang baik, harus mempunyai rasa, mental dan tanggung jawab yang besar. Sehingga jujur dan ikhlas pada aktingnya dan tidak sekedar ingin di-

hargai oleh orang lain. Sementara itu, totalitas aktor perlu sekali dan harus. Akan tetapi dengan kesadaran. Misalnya ketika lakon berdarah-darah atau mati tidak perlu real atau nyata seperti yang diperankan. Jika diprosentase maka 75 persen untuk peran yang diambil dan 25 persen itu untuk dia sendiri. ‘’Sehingga masih bisa dikon-

trol,’’ tambahnya. TEATER, BUKAN SEKEDAR AKTING Sementara terkait pornografi atau pornoaksi dalam dunia pertunjukkan sebagai dalih totalitas, menurutnya sangat subyekif. Sebab, semuanya kembali kepada pemikiran orang itu sendiri. Namun tetap ada pakem atau batasan. Yaitu dalam setiap gerakan atau peran yang dilakukan harus memiliki sebuah alasan atau penjelasan yang kuat. Misalnya tidak asal telanjang saja, namun memang ada alasan kuat untuk menyampaikan pesan melalui peran tersebut. Hal ini akan terlihat berbeda ketika hanya mengandalkan sensualitas dalam sebuah pertunjukkan saja. Nilai seni tidak akan terpancar atau terlihat dari lakon yang disuguhkannya. ‘’Ini memang masih dalam kontroversi, apalagi di lingkungan kita yang masih memegang adat ketimuran,’’ pungkasnya. (laela nurchayati)

Pekan Teater, Mantapkan Eksistensi

DOK./RATEG

KARYA SENI – Salah satu karya seni teatrikal yang dimainkan Teater Qi.

Kiprah Teater Qi di Tegal MENGGELIATNYA seni teatrikal kota bahari ini terlihat dari banyaknya kelompok teater yang hidup. Salah satunya adalah Teater Qi yang merupakan pelopor berdirinya kelompok teater yang lainnya. Teater yang berdiri di 29 Mei 2004 oleh Rudi Iteng dan Rias sebagai pencetus awal didukung oleh beberapa pemerhati teater dan seniman lainnya. Kelompok teater ini dalam berlatih dan berproses mengarah pada pola dan konsep profesional seperti pada programprogram yang ditetapkan. Diantaranya penciptaan dan pengembangan teater dengan melaksanakan latihan rutin sebagai pengembangan diri anggota, proses latihan menuju penciptan atau karya teater, dalam satu tahun minimal satu karya, serta mengadakan festival dan parade teater. Selain itu melaksanakan workshop dan penelitian serta

kerjasama teater. Diantaranya dengan memberikan pelatihanpelatihan teater pada masyarakat kampung atau desa, mahasiswa atau pelajar. Melaksanakan penelitian teater dengan tema tertentu, menjalin kerjasama kegiatan dan proyek teater, dalam negeri maupun luar negeri serta membuka Jaringan teater, sponsor, lembaga Seni Budaya, baik dalam negeri maupun luar negeri. Kegiatan lainnya adalah dengan mendirikan perpustakaan seni dan budaya melalui garasi baca Cengkring. Program ini dilaksanakan untuk menumbuhkan minat baca masyarakat umum. Selain itu memberikan wawasan dan pengetahuan seni dan budaya, menumbuhkan minat tulis serta mencari dan menerima bantuan buku. ‘’Harapan kami, Teater Qi bias memasyarakatkan teater di sekitar pantura dan menjadi teater yang berkembang me-

nuju profesional di Jawa Tengah bagian barat,’’ ungkap Rias. Teater Qi telah menjelajahi pementasan, yaitu KDCL Karya Arifin Noer, Sutradara Rudi Iteng, Pentas 6 kali di Tegal (728 agustus 2004). Lamaran (adaptasi pinangan) Karya Anton Chekov dengan Sutradara Rudi Iteng dan pentas 5 kali di Tegal, Brebes, Pekalongan (15 January-5 February 2005). Ada juga Bunga Dalam Mulut Karya Luigi Pirandello, Sutradara Rudi Iteng pentas 2 kali di Purwokerto dan Tegal (28 Juni-1 Juli 2005). Lakon Sepasang Kidung Karya/Sutradara, Rias, pentas di Aula Radio Sebayu FM Kota Tegal (30 September 2005), Tanda Silang Karya, Eugene Oneill, disutradarai, Dwi Ery Santoso, pentas di Slawi, Kabupaten Tegal (24 November 2005), dan berbagai pementasan lainnya. (ela)

PEKAN teater siap digelar untuk umum mulai tanggal 16 hingga 19 April 2010 mendatang. Parade teater untuk masyarakat ini sebagai ajang pementasan seni peran tersebut se eks karisidenan Pekalongan. Lima kelompok teater siap menyuguhkan kebolehannya dalam berakting di Gedung Kesenian Kota Tegal. Rudi Iteng, panitia kegiatan, menjelaskan, lima kelompok teater tersebut di antaranya Teater Tanam dari Pemalang, Teater Akur dari Brebes, Teater Zenit dari Pekalongan, Teater Akar dari Tegal dan Teater Fajar dari Magelang. ‘’Masing-masing akan membawakan lakon berbeda,’’ tambah Rudi. Mengawali pementasan, Jumat (16/4), akan tampil Teater Tanam membawakan lakon titik

balik karya Affan dengan sutradara Jeki Cun. Dilanjutkan, Sabtu (17/4), oleh Teater Fajar membawakan Mangirendezyo Us karya Pramoedya Ananta Toer dan disutradarai Dimas Timusius. Sementara, Minggu (18/4), ada Teater Zenit dengan lakon Jagat Ngendat. Dan tampilan terakhir dari Teater Akar FKIP UPS Tegal dengan lakon Njaluk Sunat 2 karya Lukman Al Faris dengan sutradara Budi Lukito. Rudi menambahkan, rencanya akan digelar parade teater pelajar tersendiri. Mereka akan diperkenalkan dengan seni pertunjukkan sebenarnya, melalui penjualan tiket yang ada. ‘’Paling tidak mereka akan lebih semangat dan maksimal dalam menyiapkan drama yang ditampilkan,’’ kata Rudi. (ela)

LAELA N/RATEG

SUGUHAN ALTERNATIF – pertunjukan teater bisa dijadikan pertunjukan senu alternatif.


CMYK

SABTU, 3 APRIL 2010

OLAHRAGA RADAR TEGAL

11

Man United v Chelsea

SERASA FINAL MANCHESTER - Hanya satu poin yang memisahkan Manchester United dan Chelsea di puncak klasemen Premier League hingga pekan ke-32. United mengoleksi 72 poin dan Chelsea 71 poin. Itulah sebabnya bentrok kedua tim di Old Trafford sangat krusial dalam penentuan gelar musim ini (siaran langsung ESPN pukul 18.45 WIB). Dengan hanya enam laga tersisa, United dan Chelsea tentu tidak akan melewatkan sebiji poin pun. Bagi Setan Merah (julukan United), kemenangan atas Chelsea bisa memperlebar gap menjadi empat poin. Di pihak lain, The Blues sebutan Chelsea - butuh kemenangan untuk menggulingkan United dari urutan teratas. “Inilah bagian paling penting musim ini dan sudah kami tunggu-tunggu. Laga lawan Chelsea serasa final,” kata skipper United Gary Neville sebagaimana dikutip The Independent. “Anda tidak bisa menderita kekalahan di momen seperti ini karena dampaknya sangat besar dalam upaya kami meraih trofi juara,” tambah bek kanan berusia 35 tahun itu. United memang mengalami kekalahan di laga terakhirnya. Setan Merah kalah menyakitkan 1-2 dari Bayern Munchen di first leg perempat final Liga Champions midweek lalu (30/3). Bandingkan dengan Chelsea yang punya modal bagus seiring kemenangan superior 7-1 atas Aston Villa di Premier League pekan lalu (27/3). “Secara fisik dan mental, Chelsea mungkin lebih baik karena mereka tidak lagi bermain di Eropa. Tapi, kami bermain di kandang sendiri dengan dukungan luar biasa fans kami,” sahut Nani, winger United, kepada United Review. Nani menyebut laga lawan

Chelsea bisa menjadi titik balik United dalam upaya merealisasikan tiga gelar musim ini. Satu gelar, Piala Carling alias Piala Liga Inggris, sudah diamankan United. “Kemenangan atas Chelsea bernilai besar. Apabila kami meraihnya, perjalanan kami di Premier League maupun Liga Champions bakal diliputi kepercayaan diri tinggi,” terang Nani. Pernyataan tidak berbeda jauh disuarakan pelatih Chelsea Carlo Ancelotti. Dalam pandangan Ancelotti, duel di Old Trafford memang bukan penentuan gelar Premier League, tapi sangat penting bagi tim yang memenangkannya. Setelah gagal di Liga Champions, praktis hanya gelar Premier League yang serius diburu John Terry dkk. “Kami terus terang tidak senang berada di peringkat kedua klasemen mengingat kami pernah delapan bulan di puncak. Kini, kami mendapatkan momen tepat kembali ke puncak,” terang Carletto, sapaan akrab Ancelotti, kepada Sky Sports. Duel lawan United dianggap Ancelotti sekaligus datang di momen tepat. “Kami mencetak 12 gol dalam dua laga terakhir dan kami ingin meneruskan episode positif itu,” tambahnya. Old Trafford sekaligus venue spesial bagi Ancelotti. Kali terakhir berlaga di stadion berjuluk Theatre of Dreams itu, Ancelotti mengangkat trofi Liga Champions 2003. Kala itu, dia mengantarkan AC Milan mengalahkan Juventus lewat adu penalti 3-2. “Old Trafford bukan hanya stadion fantastis bagi Sir Alex Ferguson, melainkan bagi saya. Jadi, kami dalam posisi seimbang,” pelatih kelahiran Reggiolo, Italia, 50 tahun lalu itu. (dns)

PERKIRAAN PEMAIN MAN UNITED (4-5-1) :

CHELSEA (4-1-2-1-2) :

1-Van der Sar (g); 2-Neville, 5Ferdinand, 15-Vidic, 3-Evra; 25Valencia, 24-Fletcher, 16-Carrick, 18-Scholes, 17-Nani; 9Berbatov

1-Cech (g); 19-Ferreira, 26Terry, 33-Alex, 18-Zhirkov; 12Mikel; 13-Ballack, 15-Malouda; 8Lampard; 11-Drogba, 39-Anelka

PELATIH: SIR ALEX FERGUSON

NEVILLE

CMYK

PELATIH : CARLO ANCELOTTI

ROONEY Diamankan, Drogba Dipaksakan WAYNE Rooney dipastikan absen lawan Chelsea malam nanti. Bomber andalan United itu mengalami cedera ligamen engkel kanan dan harus absen sekitar 2-3 pekan ke depan. Sekalipun ada suara yang meyakini Rooney bisa fit dalam derby Manchester 17 April nanti, pelatih United Sir Alex Ferguson berpendapat lain. Fergie - sapaan akrab Ferguson - mengaku bakal mengamankan Rooney. Artinya, Fergie baru akan memainkan pencetak 34 gol itu sampai benar-benar fit. “Rooney merupakan pemain penting bagi Manchester United. Tapi, Rooney sekaligus milik publik Inggris,” ucap Fergie kepada MUTV Online. “Tidak hanya klub yang panik dengan cederanya, seluruh Inggris tidak berhenti berdoa untuk kesembuhannya. Kami harus hatihati menjaganya,” sambungnya. Hal senada diungkapkan Fergie terkait kembali berlatihnya John O?Shea dan Owen Hargreaves di tim utama kemarin. O’Shea cedera kaki sejak November tahun lalu, sedangkan Hargreaves sudah mencatat debut di tim cadangan dua pekan lalu setelah dibalut cedera di kedua lututnya selama 18 bulan. “Keduanya telah bekerja keras memulihkan cedera masing-masing. Saya be-

rencana memasukkan salah satunya dalam daftar line up lawan Chelsea dengan tujuan mendongkrak motivasinya,” terang Fergie. Di sisi lain, absennya Rooney saat lawan Chelsea memang mengagalkan publik Inggris melihat pertarungan dua pemain tersubur di Premier League musim ini. Sebab, bomber utama Chelsea Didier Drogba direncanakan turun di Old Trafford. Drogba yang mengemas 24 gol itu hanya terpaut dua gol dengan Rooney. Drogba sempat absen saat Chelsea mengalahkan Aston Villa 7-1 (27/3) karena cedera lutut. Tapi, sebagaimana penuturan pelatih Chelsea Carlo Ancelotti, Drogba mengalami cedera lain, yakni hernia. Turunnya striker 32 tahun Pantai Gading itu pun sejatinya dipaksakan. “Selama 3-4 bulan terakhir, Didier terus bermain meski mengalami masalah hernia. Dia sebenarnya butuh operasi kecil,” kata Ancelotti tentang striker Pantai Gading itu di situs resmi klub. Tapi, seiring tuntutan bermain bersama Chelsea maupun memperkuat Pantai Gading di Piala Dunia 2010 dua bulan lagi, operasi Drogba terus tertunda. “Dia kemungkinan baru akan dioperasi setelah Piala Dunia. Toh, selama ini, dia tidak banyak mengeluh tentang hernianya,” imbuh Ancelotti. (dns)


ALL SPORTS

12

SABTU 3 APRIL 2010

RADAR TEGAL

BARI V AS ROMA

Menjaga Mimpi Scudetto BARI - Mimpi scudetto sudah bergelayut di kepala para pemain AS Roma. Hanya tertinggal satu poin di belakang Inter Milan yang bertakhta di pucuk klasemen sementara Serie A Liga Italia, peluang Roma mengkudeta sangat terbuka. Apalagi, perjalanan kompetisi di Serie A tinggal menyisakan tujuh partai lagi. Namun, mimpi scudetto bisa buyar kalau tidak mampu menjaga konsistensi. Roma harus menang meski malam nanti bertamu ke kandang Bari (Siaran langsung Vision 1 pukul 20.00 WIB).

“Dalam beberapa tahun terakhir banyak laga krusial yang kami hadapi layaknya Sabtu ini, tapi di banyak kesempatan kami gagal meraih hasil baik. Kali ini, kami harus bisa dan tetap percaya dapat merebut scudetto,” ungkap Francesco Totti, kapten Roma, seperti dikutip Reuters. Perjuangan Giallorossi (julukan Roma) mewujudkan mimpi merebut scudetto layaknya yang kali terakhir mampu mereka capai pada 2000-2001 mendapat suntikan tenaga dengan pulihnya Totti. Dia sudah bisa bermain sebagai

starter. Kabar gembira bagi allenatore Roma Claudio Ranieri. Sebab, pada musim ini, sudah empat kali Totti mengalami cedera dengan waktu yang bervariasi. Padahal, bila tampil dalam kondisi fit, Totti selalu memberikan kontribusi positif. Faktanya, meski kerap diterpa cedera, Totti tetap saja menjadi top scorer di Roma. Saat ini, pemain yang dijuluki Pangeran Roma tersebut sudah mencetak 10 gol dalam 14 pertandingan yang dilakoninya selama musim ini di Serie A. Dengan pulihnya Totti,

maka Ranieri memiliki banyak opsi untuk mengisi lini depan. Dia masih memiliki Mirko Vucinic dan Luca Toni. Sepertinya, Ranieri tidak akan menyia-nyiakan kesempatan itu dan punya rencana memasang mereka bertiga sebagai starter. Karena memainkan tiga striker sekaligus, maka Totti kemungkinan besar akan ditarik sedikit ke belakang pada posisi asalnya sebagai penyerang lubang, bukan sebagai targetman. Totti bertugas untuk menopang kinerja Toni dan Vucinic. Di sisi lain, kubu Bari tidak

akan merelakan jika Roma merajalela di markasnya, Stadion San Nicola. “Pertandingan yang wajib tonton lantaran Roma akan memainkan sepak bola yang hebat. Tapi, kami tidak bakal beri mereka banyak ruang,” kata Giampiero Ventura, pelatih Bari. Kendati menghadapi problem krisis pemain akibat cederanya Vitali Kutuzov, Sergio Almiron, dan Andrea Ranocchia, mereka tetap percaya diri. “Sangat menyenangkan bila melawan Roma dengan kekuatan penuh. Tapi, inilah yang kami miliki,” papar Ventura. (ham)

FRANCESCO TOTTI

TUGAS BERAT SANG CAPOLISTA MILAN - Tanpa empat pilar utama sekaligus yang absen karena akumulasi kartu kuning, itulah masalah yang dihadapi Inter Milan di pekan ke-32 Serie A Liga Italia. Tugas berat bagi Inter ketika menjamu Bologna dini hari nanti (Siaran langsung Telkomvision 2 pukul 20.00 WIB). Ya, akibat hujan kartu

kuning tatkala Inter bertamu ke AS Roma pada pekan lalu (27/3), tim berjuluk Nerazzurri tersebut tidak bisa menggunakan tenaga Javier Zanetti, Samuel Eto’o, Douglas Maicon, dan Lucio. Kekuatan Inter jelas terreduksi. Apalagi, gelandang serang asal Belanda Wesley Sneijder tidak dalam kondisi fit 100 persen. Kalau tetap dipaksa bermain pada tatkala bertanding melawan Bologna, dikhawatirkan cedera yang dialami bisa bertambah parah dan bisa absen di pentas Liga Champions. Padahal, Inter masih punya tugas berat pada second leg perempat final Liga Champions melawan CSKA Moskow pada 6 Maret mendatang. Hanya menang tipis 1-0 di partai kandang memaksa tim besutan Jose Mourinho itu lebih waspada. Tidak bermainnya beberapa pilar itu bisa jadi batu sandungan bagi Inter yang dituntut merebut tiga angka atas Bologna, kalau ingin tetap menjaga status capolista (pemuncak klasemen sementara Serie A, Red) pada pekan ke-32. Penyebabnya, saat ini Inter hanya unggul satu angka atas AS Roma, pesaing terdekat di klasemen sementara. Inter mengoleksi 63 poin dan Roma yang berada di posisi kedua menguntit ketat dengan 62 poin. AC Milan di posisi ketiga (60 poin). Hanya kemenangan atas Bologna yang bisa menjaga peluang mereka berada di puncak klasemen, sekaligus menjaga peluang untuk mengakhiri musim ini dengan merebut treble winners di Serie A, Coppa Italia, dan Liga Champions. (ham)


ALL SPORTS

SABTU 3 APRIL 2010

13

RADAR TEGAL

Persebaya v Persija

BERMAIN KERAS SURABAYA - Persebaya merasa sangat tidak nyaman berada di papan bawah. Setelah malu di kandang oleh PSPS Pekanbaru 0-1 (31/3) lalu, mereka wajib menang atas tamunya Persija dalam pertandingan yang berlangsung di Gelora 10 Nopember sore ini (Siaran Langsung ANTV mulai 15.30 WIB). Jika kembali gagal, beban Persebaya untuk memperbaiki posisinya di klasemen sementara kian berat. Kini Persebaya menyisakan delapan laga. Tiga di antaranya adalah laga home menghadapi Persija sore ini, Pelita Jaya (11/4), Persitara (14/ 4). Sedangkan lima laga lainnya dimainkan di kandang Persik (29/4), Persipura (16/5), Persiwa (19/5), Persisam (26/5), serta Bontang FC (30/5). Pelatih Rudy William Keltjes menyadari tuntutan menang melawan Persija sebagai itu tantangan yang harus dihadapi oleh timnya. Karena itu, dia ingin timnya berjuang keras di laga nanti. Menghadapi Macan Kemayoran - julukan Persija- Rudy mengaku akan menginstruksikan pemainnya untuk bermain keras meski tidak kasar. Dengan cara bermain keras dan cepat, dia berharap Bambang Pamungkas dkk tidak bisa mengembangkan permainan. “Intinya, para pemain kami besok (nanti sore) tidak boleh memberikan kesempatan mereka untuk berkembang. Jika

mereka berkembang, itu akan berbahaya karena para pemain Persija memiliki teknik tinggi,” ungkap Rudy. Untuk mendukung rencana tersebut, Rudy terus memaksimalkan persiapan anak asuhnya di tengah jadwal pertandingan yang berhimpitan. Pagi kemarin, pemain Persebaya berlatih sekitar 20 menit, dan sore hari mereka kembali berlatih sekitar 20 menit pula. Kondisi itu berbeda jika dibandingkan dengan persiapan John Tarkpor dkk H-1 sebelum pertandingan. Sebelumnya, mereka hanya berlatih sekali saja di pagi hari, sedangkan sore harinya digunakan untuk istirahat. Menurut Rudy, latihan kemarin menjadi bagian dari siasat atas padatnya jadwal pertandingan Persebaya. Meski demikian, mantan pelatih PSMS Medan tersebut menyatakan bahwa timnya dalam kondisi siap tempur. Tapi, Green Force “julukan Persebaya- tak bisa menurunkan gelandang Taufiq yang selama ini menjadi motor serangan. “Taufiq belum bisa turun karena cedera otot lateral,” ujar Heri Siswanto, dokter tim Persebaya. Untuk mengisi pos yang ditinggalkan Taufiq, Rudy punya beberapa pilihan di lini tengah. Di antaranya menurunkan Lucky Wahyu, atau Andik Vermansyah sejak awal. Tapi, pria keturunan BondowosoBelanda tersebut baru akan

memastikan para pemain yang akan turun beberapa saat jelang pertandingan. Sementara, Persija tidak bisa menurunkan kekuatan penuh. Dua pilar pertahanan, Abanda Herman dan Leonard Tupamahu harus absen lantaran mengantongi dua kartu kuning. Selain itu, kiper M. Yasir juga masih dibekap cedera engkel. Namun demikian, arsitek Persija Benny Dolo telah menyiapkan beberapa alternatif di posisi tersebut. Sebut saja, Aris Indarto, Erik Setiawan, atau legiun asing Papa Abdou Toure. Bendol - sapaan akrab Benny Dolo- mengaku tidak terlalu mempermasalahkan beberapa pemainnya absen. Bagi dia, yang terpenting wasit pada laga nanti berdikap netral dan memimpin laga dengan baik. “Setelah bermain lawan Persik (31/3) saya mendapat lebih dari 100 SMS yang menyatakan bahwa wasit tidak becus,” kata mantan arsitek Persita dan Arema itu. Dia mengakui kekalahan atas tuan rumah Persik 1-2 sangat menyakitkan. Bahkan, hal tersebut diakui bisa berpengaruh pada mental pemain. “Tapi kami tetap berupaya meredam pengaruh itu agar besok bisa bermain maksimal,” ujar dia. (uan)

FIRMAN

UTINA Pantang Lihat Terlalu Jauh, Haye Fokus Kalahkan John Ruiz MANCHESTER - Satu sabuk juara dunia sudah menjadi milik David Haye. Petinju Inggris itu menembus dominasi para petinju dari Negara pecahan Uni Soviet dengan memiliki sabuk juara versi WBA. Tapi, Haye masih jauh dari kata puas dengan berkoar ingin menantang salah satu dari Klitschko bersaudara, Vitaly atau Wladimir, dengan maksud menyatukan gelar. Hanya, sebelum laga unifikasi gelar itu terealisasi, Haye harus melakoni mandatory fight atau pertarungan wajib untuk mempertahankan gelarnya kali pertama. Dia harus mampu membuktikan kualitasnya saat menghadapi tantangan petinju Amerika Serikat (AS) John Ruiz. Pertarungan itu bakal dilangsungkan di “kandang” Haye, MEN Arena, Manchester, Inggris, Sabtu (3/4) malam waktu setempat atau Minggu dinihari WIB. Pertarungan tersebut menjadi duel perebutan gelar juara duni kelas

CMYK

GETTY IMAGE

SALING TATAP - John Ruiz saling tatap dengan David Haye saat timbang badan, kemarin, di Manchester, Inggris.

berat pertama yang digelar di Inggris Raya dalam sepuluh tahun terakhir. Kali terakhir terjadi saat juara dunia asal Inggris sebelumnya, Lennox Lewis mempertahankan gelarnya dengan kemenangan TKO (technical knockout) melawan Francois Botha (Afsel) pada Juli 2000. “Saya tak mau melihat masa depan terlalu jauh. Saya hanya ingin fokus untuk memastikan John Ruiz bisa saya kalahkan dengan gaya yang bagus. Setelah dia bisa saya depak, saya akan duduk lagi dan melihat bagaimana persaingan di kelas berat,” ungkap Haye pada AFP. Hingga saat ini, sabuk juara WBA yang dimiliki Haye adalah satusatunya gelar yang tak dimiliki Klitschko bersaudara. Sejak naik ke kelas berat dan mengalahkan Nikolay Valuev (Rusia) yang memiliki gelar sebelumnya, Haye selalu berkoar ingin menumpas Klitschko bersaudara.

Tapi, Haye tak bisa segera menantang salah satu dari Klitschko bersaudara. Vitali yang memiliki gelar versi WBC akan menghadapi Albert Sosnowski (Polandia) pada 29 Mei. Sementara Wladimir (pemilik gelar versi IBF dan WBO), menghadapi Alexander Povetkin (Rusia) pada September. Ada satu hal berbeda pada Haye sebelum duel tersebut. Dia tak banyak bicara seperti yang dilakukannya menjelang laga-laga sebelumnya. Jelang duel yang sudah pasti berjalan alot tersebut, Haye enggan banyak adu omongan. Selain rasa hormat, dia juga tahu lawannya memang irit kata-kata. “David punya rasa hormat lebih besar terhadap John Ruiz dibandingkan para petinju lain yang pernah dia hadapi. Makanya, dia tak perlu ada banyak perang katakata,” ungkap Manajer Haye, Adam Booth. “Ruiz berkata-kata di atas ring, saya sadar akan hal itu, sehingga

terlalu banyak hal verbal hanya akan jadi buang-buang waktu,” sambung Haye. Ruiz memang punya julukan The Quiet Man alias Si Pendiam. Saking diamnya, Ruiz tak banyak menanggapi ancaman Haye atau berbagai prediksi yang menyebutkan keunggulan haye.“Rencana selalu selalu menjatuhkan lawan. Saya percaya tak ada siapa pun di dunia yang mampu menerima hukuman karena saya siap bertukar pukulan selama 12 ronde,” sumbar Haye. Mendengar berbagai sesumbar Haye, Ruiz pun hanya memberikan jawaban diplomatis. Secara tak langsung dia mengungkapkan ingin membuktikan kualitasnya hanya di atas ring. “Saat ini saya merasa diri saya sudah komplet. Itu terjadi saat Anda sadar sedang berada di puncak dunia dan itulah yang akan saya buktikan,” tutur petinju 38 tahun itu. (ady)


CMYK

18

SABTU, 3 APRIL 2010

RADAR TEGAL

Safari Band

Penuh Optimisme MENJADI salah satu band sekolah, sebuah band tentunya harus memiliki sikap optimisme yang tinggi. Hal ini rupanya disadari betul oleh Safari Band dari SMP Negeri 2 Pagerbarang Kabupaten Tegal. Band ini digawangi Dodi (drummer), Lusi (gitaris), Herman (rhythm), Ade (bassis) dan Lisen (vokalis). Optimisme ini ditunjukkan band ini dengan berusaha tetap eksis meski sempat gagal meraih prestasi saat mengikuti lomba di tingkat kabupaten beberapa waktu lalu. “Ya, kita memang pernah ikut lomba tingkat kabupaten yang diadakan SK Fm Radio tahun 2009, tapi kita kurang beruntung,” cerita Dodi, sang drummer. Meski begitu, kegagalan itu tidak mematahkan semangat mereka untuk terus berlatih. “Kan ada peribahasa, kekalahan adalah kemenangan yang tertunda,” tambah dia. Selain mengikuti lomba, band yang satu ini juga sering manggung di berbagai even di sekolah seperti acara pelepasan siswa/i kelas tiga, lomba-lomba dan lain sebagainya. “Meskipun masih di lingkungan sekolah, ini jadi kebanggaan tersendiri,” ujar dia. Latian rutin biasa digelar setiap hari Minggu pukul 09.00 di studio sekolah sendiri dan kadang di luar. “Kadang kami patungan untuk maen di luar, ya mau bagaimana lagi, latihan di sekolah saja belum cukup,” tuturnya. Dengan optimis, dia berharap suatu hari bandnya bisa meraih prestasi dan mengharumkan nama orang tua dan almamaternya. “Harapan kami bisa menang di perlombaan tahun ini,” tandas dia. (mufrodi)

BELAJAR terus di dalam kelas tentu terkadang jenuh dan butuh selingan. Apalagi setelah berkutat dengan ujian yang bikin pusing. Sebagai penyegaran, hampir semua sekolah punya acara class meeting setelah ujian. Kalo diterjemahin sesuai katanya sih berarti pertemuan kelas. Tapi artinya sendiri menurut ResponX apa ya? Ngomongin soal itu, 54,25 persen dari 24 ResponX yang didata Tim Xpresi mengaku tahu artinya. ”Class meeting itu saat-saat dimana kita melakukan suatu kegiatan bebas di luar Kegiatan Belajar Mengajar (KBM), contohnya lomba antarkelas

dan sebagainya,” tutur Ade Rizqy Amanah, sisiwi Kelas 3 Akuntansi SMK Negeri 1 Dukuhturi Kabupaten Tegal. Sementara 16,67 persen menjawab nggak tau dan dengan prosentase yang sama menjawab antara tau dan nggak. Sisanya mengaku bingung. Menurut beberapa ResponX, kegiatan itu memang perlu diselenggarakan sekolah pada harihari tertentu. Mengenai kapan waktunya, 75 persen ResponX kompak mengaku tau waktunya. ”Biasanya sekolahku mengadakannya buat ngisi acara ulang tahun sekolah sama memperingati hari-hari tertentu,” kata Andi, salah satu ResponX dari SMA Negeri 1 Kota Tegal. Selain dia, 16,67 persen ResponX menjawab

antara tau dan nggak serta 8,3 persen sisanya mengaku nggak tau. Lalu, respon siswa terhadap kegiatan itu sebenarnya gimana ya? Kalo 62,5 persen ResponX sih mengaku senang ketika harihari buat class meeting tiba. Seperti kata Irma, salah satu ResponX dari SMP Negeri 7 Kota Tegal. ”Ya pastinya gembira kalo ikut acara lomba-lomba di sekolah. Acaranya pasti meriah dan bisa jadi ajang kompetisi,” ujarnya ceria. Selebihnya 29,12 persen menganggap kegiatan itu biasa saja, dan lainnya mengaku bingung, menjawab nggak tau, dan nggak menjawab. Agenda class meeting setiap sekolah tentunya berbeda-beda, termasuk berapa kali pelaksanaannya. Dari ResponX yang didata, 37,47 persen mengatakan kalo sekolahnya hanya satu

mengenang kejadian dulu. Kenangan menarik yang dialami Iftitah ini mewakili 50 persen ResponX lainnya. (tim I)

kali mengadakan class meeting dalam satu tahunnya. ”Biasanya setelah Ujian Nasional (UN),” ujar Fajar Subekhi, siswa Kelas XII PM SMK PGRI Kota Tegal. Jawaban 2 kali dipilih 25,12 persen ResponX. Sementara 8,3 persen menjawab lebih dari 2 kali dan 20,87 persen mengaku nggak tau berapa kali sekolah mengadakannya. Secara umum bayangan ResponX tentang class meeting rupanya mengasyikkan dan bisa meninggalkan kenangan. Seperti dialami Iftitah Indrawati, siswi Kelas XI IPA SMA Muhammadiyah Kota Tegal. “Aku punya kenangan menarik saat aku jadi supporter. Pada waktu itu, aku heboh banget, karena saking semangatnya memberi dukungan buat tim dari kelasku ,” ceritanya

PROSENTASE Apa kamu tau apa itu class meeting? Tahu 5 4,25 % Antara tahu dan nggak 16,67% Nggak tahu 6,67% Bingung 2,54% Apa kamu tau kapan biasanya class meeting diadakan di sekolahmu? Tahu 75% Antara tahu dan nggak 16,67% Nggak tahu 8,3% Bagaimana perasaanmu ketika hari-hari buat class meeting tiba? Seneng 62,5% Biasa ajah 9,12% Bingung 4,2% Nggak tahu 4,2% Nggak jawab 4,2%

TIM XPRESI KOORDINATOR : Khikmah Wati ANGGOTA TIM1: Nur Irma Rahmawati, Hendra Apriyadi , Mufrodi TIM 2: M Khaerul Anam, Intan Aji Purnamawati, Ikhsan B

PROFIL USIA :

JUMLAH :

13 - 17 tahun

24 ResponX di Kota/ Kabupaten Tegal

JENIS KELAMIN : PENDIDIKAN : Cewek 50 persen Cowok 50 persen

SMP 50 Persen SMA 50 Persen Metode : Random sampling

IL U

Cinta Mati III Mulan Jameela [intro] Em D C 2x Em C D kamu tak kan pernah mendapatkan cinta Em C cinta seperti yang aku berikan kepada kamu Am C D G kamu nanti pasti kan menyadarinya Em D C saat aku tak lagi ada Em C D kamu tak kan pernah tahu betapa aku Em C memuja kamu seperti ku memuja dewa cinta Am C D G kamu nanti pasti kan menyadarinya Em D C saat aku tak lagi ada [chorus] G D/F# cinta ini cinta yang tak perlu B Em Am mendapatkan balasan cinta D meski hatiku perih G D/F# menahan cinta yang terluka B Em Bm cinta yang buatku bertahan C D Em pasti ada air mata Em C D kamu tak kan pernah tahu betapa aku Em C memuja kamu seperti ku memuja dewa cinta Am C D G kamu nanti pasti kan menyadarinya Em D C saat aku tak lagi ada [chorus lagi] Em D C D cinta ini cinta yang tak kan tergantikan Em D C Am cinta ini cinta yang tak kan tergantikan D G inilah satu-satunya D/F# cinta yang tak perlu B Em A mendapatkan balasan cinta D meski hatiku perih G D/F# menahan cinta yang terluka B Em cinta yang buatku luka D C Bm cinta yang buatku bertahan C D E pasti ada air mata C D E meski ada air mata C D E meski ada air mata

CMYK

-X S P TI

ST

I: RAS

DNP

TEG /R A

Butuh Kerjasama Jaga Kekompakkan

BELAJAR terus menerus tentu bisa bikin otak dan fisik kita lelah. Terkadang kitapun merasa jenuh setelah berjam-jam bergelut dengan menu pelajaran di kelas. Belum lagi kalo ada ujian. Hal demikian juga dialami Siti Khumairoh, pelajar kelas XII Restoran SMK Negeri 1 Kota Tegal. Bagi cewek kelahiran Tegal, 13 Mei 1992 ini, ikut class meeting menjadi salah satu cara meyegarkan pikiran dan tenaga kita. “Biasanya sekolahku ngadain lombalomba. Aku juga ikut. Waktu itu aku dari perwakilan kelasku ikut lomba masukin paku ke dalam botol,” ungkap aktivis Pramuka ini. Siswi yang tinggal di Jalan Bekasi Selatan No. 26 RT 3/6 Kaligangsa Ke-

Siti Khumairoh Siswa kelas XII Restoran SMK Negeri 1 Kota Tegal

camatan Margadana Kota Tegal ini begitu menikmati tiap mata lomba yang diadakan sekolahnya untuk mengisi waktu class meeting. “Daripada cuma bengong, lebih baik ikut aja,” tambahnya. Biasanya sekolah-sekolah mengadakan class meeting setelah ujian. Soal ini, Umay, biasa dia disapa, punya beberapa tips. Simak yuk! 1. Manfaatkan dan nikmati acara class

meeting dengan ikut berpartisipasi di dalamnya. Langkah ini penting untuk menciptakan rasa sportivitas kamu. 2. Kalau lomba yang ada dalam bentuk tim, kita harus bisa bekerja sama dengan yang lain untuk menjaga kekompakkan. Selain itu, kita juga harus saling pengertian. 3. Kalau kita mau ikut lomba, ada baiknya lihat sikon kita. Kalau sakit ya jangan dipaksakan, nanti jadinya malah merepotkan teman yang lain. (irma)

X - SPORT

Unjuk Kemampuan dalam Pertandingan Voli DALAM rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-31 SMK Negeri 1 Adiwerna Kabupaten Tegal, ekstra kurikuler (ekskul) bola voli sekolah ini ikut meramaikannya dengan menggelar pertandingan. Even yang digelar Rabu (31/3) dan dimenangkan kelas 2 AP 2 tersebut menjadi salah satu wujud eksistensi ekskul cabang olahraga voli di sekolah itu. “Ekskul ini memang baru aktif tahun 2009,” ungkap Arif Al Maliki, kapten tim voli saat ditemui Tim Xpresi di sekolahnya. Menurut dia, sebelum latihan, biasanya mereka sering

mengadakan pemanasan telebih dahulu. Untuk latihan, dijadwalkan setiap Selasa dan Kamis pukul 15.00 WIB, sepulang sekolah. “Kami juga sering mengadakan latihan rutin untuk persiapan pertandingan,” ceritanya. Dikatakannya, timnya sangat antusias dalam mendukung dan mengikuti latihan setiap waktu yang ditentukan. “Terus terang aku senang dan bangga menjadi siswa sekolah ini karena fasilitasnya sangat menunjang termasuk fasilitas untuk sarana olahraga sangat lengkap,” tambah dia.

Selain dia, personil tim voli yang aktif mengikuti ekskul lainnya yakni Agung, Teguh, Firmanto, Ajiz, Khaerul, Dimas, dan beberapa siswa lainnya. Manfaat dari latihan voli sendiri diakuinya cukup banyak. Selain bisa menjaga kebugaran tubuh, ini juga melatih sportivitas dan rasa persaudaraan antara tim dan lawan mainnya. Untuk meraih juara, mereka pun mengaku harus selalu kompak serta menyusun strategi untuk bisa bermain dengan baik. (hendra)

KOMPAK Tim Voli SMK Negeri 1 Adiwerna Kabupaten Tegal berusaha untuk kompak dalam pertandingan. HENDRA APRIYADI/TIM XPRESI


SAMBUNGAN

SABTU 3 APRIL 2010

19

RADAR TEGAL

Jatuh dari KA, Warga Kendal Tewas dari halaman 1 yang dipimpin Kapolsek I Ngaken dan juga diback up oleh jajaran identifikasi Polres Tegal yang beberapa jam kemudian datang ke lokasi kejadian. Kapolsek Warureja AKP I Ngaken Putra mengatakan, dari keterangan saksi yang melihat kejadian bahwa pria yang naas

tersebut jatuh dari KA yang tengah melintas dari arah barat menuju timur. ‘’Di saku korban, kami menemukan KTP pria naas tersebut. Diketahui pria yang tewas itu bernama Munawar (42) warga Dukuh Wonosari RT 001 RW 002 Desa Sukodadi Kecamatan Kangkung Kabupaten Kendal. Sedangkan keluarganya juga

langsung kami kabari,’’ katanya. Menurutnya, selain identitas korban, pihaknya juga menemukan uang yang berjumlah Rp 2.430.000. Uang jutaan ini ditemukan di dalam lempitan celana levis yang dikenakan. ‘’Luka parah terlihat pada bagian kepalanya. Pada bagian kakinya juga mengalami patah

Titanic, Saving Private Ryan dan ... tulang,’’ jelas kapolsek. Banyaknya uang yang dibawa korban, membuat warga sekitar menduga-duga. ‘’Kok uangnya banyak kenapa menaiki KA barang? Apakah uang itu hasil curian, atau uangnya sendiri, termasuk apakah pria itu korban penodongan khan bisa saja terjadi,’’ ujar warga yang penasaran. (gus)

Edmon-Raja Saling Lempar dari halaman 1 II Ekonomi Khusus Bareskrim, dirinya sama sekali tidak mengetahui proses penyidikan itu. Sebab, saat proses berlangsung Raja belum menjabat di Direktur II. Pada 14 Juli 2009 sampai 17 Oktober 2009 Raja menjadi Wakil Direktur III Pidana Korupsi Bareskrim. Namun, Edmon beralasan berkas yang sudah disetorkan ke Kejagung pada 7 Oktober 2009 itu ditolak dan dikembalikan dengan perbaikan (status P-19) pada 21 Oktober 2009. Nah, setelah dikembalikan itu menurut Edmon, dirinya tak lagi terlibat. “Pada saat itu Edmon mengaku sudah tidak aktif lagi di Direktur II,” kata sumber itu. Dalam catatan Jawa Pos, TR (Telegram Rahasia) Edmon yang memutasinya sebagai Kapolda Lampung memang bertanggal 17 Oktober 2009 namun Edmon baru resmi dilantik sebagai Kapolda Lampung pada 30 Oktober 2009. Dua keterangan ini akan dicek ulang dengan keteranganketerangan penyidik yang levelnya dibawah mereka. “Besok (hari ini) juga ada jadwal pemeriksaan,” katanya. Beberapa pihak terkait juga akan diminta keterangannya sebagai saksi seperti dari pihak Kejaksaan Agung. “Masih dikoordinasikan dengan kejaksaan.” Secara terpisah, Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Edward Aritonang menjelaskan keterangan Edmon dan Raja yang diperiksa Propam masih seputar pelanggaran kode etik. “Pak Edmond saat ini masih diperiksa terkait dengan kode etik profesi. Karena dari pemeriksaan terkait dengan markus, belum muncul nama itu (markus) dari orang-orang diperiksa,” kata Edward. Edward menjelaskan, Edmond diperiksa saat duduk di posisi Dir Dit II Eksus Bareskrim. “Bagaimana peranannya mengendalikan tugas-tugas anak buahnya. Kasusnya dinyatakan terperiksa, namun kita tanya sebagai saksi dulu,” kata alumni Akpol 1977 itu. Penasihat ahli Kapolri Dr Kastorisu Sinaga yang menjadi bagian dari pengawas pemeriksaan menilai perbedaan keterangan adalah hal yang wajar. “Ini memang saling terkait. Misalnya, soal pembukaan

blokir yang dilakukan pak Raja, itu kan memang dilakukan setelah uang itu dinyatakan sebagai uang halal. Nah, sekarang uang itu ternyata bermasalah. Apakah pak raja tahu itu saat membuka blokir - Itulah yang penyidik dalami,” jelas Kastorius. Komitmen Polri dalam kasus ini kata dosen Universitas Indonesia itu sangat tinggi. “Pemeriksaannya dilakukan fair. Siapapun yang tersangkut nanti, bapak Kapolri sudah tegaskan agar ditindak. Meskipun pati (perwira tinggi, red) kalau kena, ada pelanggaran, ya dihukum,” katanya. Kemarin usai salat Jumat di Masjid Al Ikhlas Mabes Polri Kapolri jenderal Bambang Hendarso Danuri menegaskan komitmennya. “Ayo kita keroyok reserse. Yang memang tak mau berubah nanti akan terlindas dengan sendirinya,” kata BHD. Alumnus Akpol 1974 yang mengenakan baju koko muslim dan berpeci hitam itu juga mengumumkan pergantian Kapolda Lampung Brigjen Edmon Ilyas. “Ini untuk mempermudah pemeriksaan dan agar tugastugas disana tidak terganggu,” katanya. Saat ditanya apakah ada budaya setoran ke atasan di Polri, BHD langsung masam. “Kata siapa itu. Tidak ada. Yang ada justru kita menyejahterakan anggota. Tidak ada.” Kadivhumas Irjen Edward yang langsung menggelar jumpa pers usai pernyataan Kapolri menjelaskan pengganti Edmon akan dijabat oleh Brigjen Sulistyo Ishak yang sekarang menjabat sebagai Wakil Kepala Divisi Humas Mabes Polri . Selain Edmon, dalam rangka mutasi rutin juga diganti empat Kapolda yang lain yakni Kapolda Aceh Irjen Pol Adityawarman Diganti Irjen Pol Fajar Priyantoro. Adityawarman memasuki masa pensiun. Lalu, Kapolda Maluku Utara Irjen Pol Fajar Priantoro diganti oleh Brigjen Erlan Lukman Nur Hakim. Saat ini, Erlan masih menjabat Wakapolda Gorontalo. Kapolda Gorontalo Irjen Pol Sunaryono diganti Brigjen Pol Irawan Dahlan. Sunaryono diganti karena pensiun. Saat ini, Irawan Dahlan menjabat Kapuspaminal di Telematika Mabes Polri. Kapolda Bangka Belitung (Babel) Brigjen Pol Anton Setiadi diganti oleh

Kombes Pol M Rum Murkal. Anton Setiadi dimutasi sebagai staf ahli Kapolri. Edward menjelaskan, perkembangan kasus Gayus semakin terang. “Gayus sudah mengakui rekayasanya. Keterangan dengan Andi Kosasih juga sudah dikonfrontir,” katanya. Terkait pernyataan Komjen Susno Duadji bahwa ada aktor lain di luar Gayus, Edward meminta rekan satu angkatannya di Akpol itu untuk tunjuk hidung. “Kan beliau yang menyebut ada markus yang berkeliaran, tolong disampaikan kepada kami,” katanya. Dia menyesalkan sikap Susno yang justru menolak diperiksa. “Padahal saat beliau menjabat sebagai Kapolda Jawa Barat sering memeriksa anak buahnya dengan peraturan Kapolri. Kenapa sekarang tidak mau,” kata Edward. Secara terpisah, Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD mengapresiasi kinerja aparat penegak hukum dalam menindaklanjuti kasus penggelapan pajak yang melibatkan Gayus Tambunan. “Sejauh ini saya melihat agak baik lah. Tidak terlalu jelek,” kata Mahfud di rumah dinasnya, Komplek Widya Candra, Jakarta Selatan, kemarin. Mahfud mencontohkan kepolisian yang sudah “berani” menetapkan dua jenderalnya, yakni Brigjen Pol Edmond Ilyas dan Brigjen Pol Raja Erizman sebagai terperiksa. Menurut Mahfud, terperiksa itu dalam konteks penegakan kode etik internal. Dalam konteks hukum pidana, statusnya selevel dengan tersangka. “Artinya, sudah ada bukti yang cukup kuat, kalau terperiksa. Tapi, pidananya memang belum mendengar, mungkin karena tim terpisah,” ujarnya. Mahfud juga meminta agar kasus penggelapan pajak ini ditelusuri dan dibongkar setuntas-tuntasnya. Dia meyakini kejahatan tersebut tidak mungkin dikerjakan Gayus Tambunan sendiri. Pasti ada pihak lain yang juga ikut berperan. “Sampai paling atas itu ada, entah di Polri, Kejagung, Pengadilan, Depkeu atau Direktorat Pajak. Masih banyak EdmonEdmon dan Gayus-Gayus lainnya,” kata Mahfud. Mahfud juga menyampaikan Direktur Jenderal Pajak Mocha-

mad Tjiptardjo memiliki tanggungjawab institusional untuk melakukan pembenahan ke internal lembaganya. Mulai dari pengusutan sampai tindakantindakan hukum terhadap bawahannya yang terindikasi terlibat markus pajak. “Kalau tanggungjawab moral dan juridis jelas tidak, karena ini (kasus Gayus Tambunan, Red) terjadi pada 2007. Dirjennya lain. Dirjen yang sekarang (Mochamad Tjiptardjo) kan baru Juli (dilantik Juli 2009),” ungkap Mahfud. Anggota Komisi III Bambang Soesatyo menyampaikan setelah reses berakhir pada 4 April ini, Komisi III DPR akan segera mengagendakan rapat gabungan dengan Polri, Kejaksaan Agung, dan KPK. “Kami akan gelar perkara di situ,” katanya. Menurut Bambang, kalau memang benar ada dugaan markus di internal Polri, maka Komisi III akan meminta KPK untuk masuk memeriksa kerugian negara. Tak terkecuali, inspektorat pajak. Bambang melanjutkan, kasus penggelapan pajak ini berpotensi untuk menyeret jenderal bintang tiga di institusi Mabes Polri. Bambang menegaskan kasus ini akan terus bergerak ke atas. Kapolri Bambang Hendarso sendiri, imbuh dia, tidak akan mau mempertaruhkan jabatannya untuk melindungi bawahannya itu. “Jadi, ini akan naik ke bintang-bintang di atasnya. Bisa jadi ke bintang tiga,” katanya. Saat ditanya siapa bintang tiga yang dimaksud, Bambang hanya tersenyum simpul. Selain itu, Bambang menuturkan, berdasarkan informasi yang diperoleh dari masyarakat, ada markus yang masih berkeliaran di Mabes Polri. Pria bernama Syahril Johan ini bukan anggota Polri. Tapi, dia kerap terlihat di ruang-ruang petinggi Polri. “Dia diduga menjadi dirijen dari berbagai kasus di Mabes Polri. Ini akan sekalian kami tanyakan nanti saat Raker Gabungan Komisi III dengan Kapolri,” ujar legislator dari Fraksi Partai Golkar itu. Bambang menambahkan, dari data yang diperolehnya, Gayus Tambunan, sewaktu aktif, mengurusi pajak dari 149 perusahaan besar. Karena itu, menurut Bambang, kasus Gayus sebenarnya berpotensi ratusan triliun rupiah. (rdl/pri)

dari halaman 1 Bukan asal menambah kapasitas, bikin produk dan nanti mendorongnya ke pasar secara “ngawur”! Dengan memperlihatkan analogi seperti ini, orang jadi gampang “ngeh” tentang krisis. Dan, bagaimana sesudah krisis terjadi dan banyak aset perusahaan disita BPPN? Ya, persis seperti di Titanic, setiap perusahaan berusaha menyelamatkan diri sendirisendiri. Justru dengan krisis itulah, terbedakan karakter masingmasing. Ada pemilik perusahaan yang benar-benar melaporkan aset dan utangnya untuk menyelesaikan secara baikbaik. Namun, ada juga yang menyembunyikan banyak aset, tapi mengemukakan semua utangnya. Beberapa pengusaha malah jadi “tambah kaya” sesudah krisis, karena berhasil dapat hair cut dari sebagian besar utangnya. Analogi krisis Asia di Indonesia dengan Titanic ini sampai sekarang masih banyak diingat orang yang ketika itu mendengarkan saya. Saya juga menggunakan film garapan Stephen Spielberg untuk menggambarkan “landscape yang berubah”. Film itu namanya “Saving Private Ryan”. Ceritanya diawali dengan pendaratan tentara Sekutu di Pantai Normandy. Semua rencana dan strategi sudah dibuat berdasar asumsi dan intelijen yang ada. Tapi, ketika pendaratan dilakukan, mendadak langit jadi hitam dan hujan lebat. Dengan demikian, eksekusi pendaratan tidak cocok dengan

skenario semula. Selain itu, tentara Jerman yang diperkirakan masih tidur di pagi hari, ternyata malah menunggu. Dari tempat perlindungannya, tentara Jerman itu memuntahkan pelurunya pada pasukan Sekutu yang mendarat. Akibatnya? Banyak sekali korban jatuh. Walaupun, akhirnya bisa berhasil, tentara Sekutu mengeluarkan cost yang sangat tinggi untuk itu. Selain itu, banyak komandan lapangan yang tertembak mati. Prajurit pun bingung melihat pemimpin-pemimpinnya mati. Untungnya, beberapa sersan langsung mengambil alih kepemimpinan dan memberikan pengarahan kepada para prajurit! Krisis Asia yang hebat juga seperti itu! Para pemilik perusahaan besar yang KKN sudah mempunyai strategi pengembangan bisnisnya berdasarkan info yang ada. Mereka tidak pernah menyangka bahwa Pak Harto bisa “jatuh”. Waktu itu Pak Harto tersenyum saja, semua orang “bingung” memikirkan maksudnya. Apalagi kalau Pak Harto sudah bilang, “Serahkan pada saya!” Semuanya akan beres! Siapa sangka, krisis Asia ternyata memang tidak bisa diselesaikan Pak Harto. Walaupun sebenarnya pada lima tahun terakhir kepemimpinannya, Pak Harto kelihatan makin lemah. Tapi, perusahaan besar yang ber-KKN tetap saja tidak punya “skenario” lain kalau “landscape berubah”! Akibatnya? Cost-nya jadi tinggi ketika tahu-tahu “cuaca”” berubah. Mereka jadi bingung karena tidak pernah menduga hal itu. Banyak perusahaan yang lang-

sung bangkrut atau ditutup! Justru waktu itu, saya melihat perusahaan yang tidak terlalu besar “lebih kuat”. Overhead tidak besar sehingga tidak perlu PHK. Selain itu, karena nggak pernah KKN, ya sudah punya kompetensi. Perusahaan menengah kecil, bahkan para wirausaha kecil yang membentuk “ekonomi informal” ini, adalah seperti sersan-sersan di film Stephen Spielberg itu! Merekalah, waktu itu yang nggak punya utang USD, jadi bisa jadi motor survival ekonomi Indonesia! Sedangkan film Wall Street yang dibintangi Michael Douglas sering saya pakai sebagai analogi orang yang rakus. “Greed is Good!” Adalah katakata yang terkenal dari film itu. Para broker di Wall Street kan memang seperti itu. Banyak yang stres ketika mimpinya untuk cepat kaya tidak tercapai. Krisis waktu itu juga disebabkan oleh para pengusaha KKN yang tidak pernah puas. Sudah besar, masih kurang besar! Asyik ber-KKN ria dan tidak perlu ber-PDB! Pada waktu krisis datang, banyak yang stres, bahkan stroke dan gone! Nah, ketiga film itulah yang saya pakai untuk menjelaskan krisis Asia waktu itu. Pelajarannya? Orang selalu suka pada gaya story telling. Karena itu, penggunaan film yang banyak ditonton orang selalu bisa “menolong” untuk menjelaskan sesuatu yang ruwet jadi mudah. Dan, itu sudah “pas” dengan gaya saya bicara dan menulis! Sekali lagi, don’t underestimate it. Story-telling is so powerfull! (*)

Disebut Resepsi Termahal di ... dari halaman 1 yang memenuhi ballroom Kamis malam lalu (1/4). Panitia penyelenggara menyiapkan pengawalan superketat. Termasuk, menyiagakan puluhan pria berperawakan tegap dan berambut cepak. Metal detector dipasang di pintu masuk. Saat resepsi, para wartawan tidak diperbolehkan meliput. Semua kamera dan barang elektronik diperiksa secara seksama oleh penjaga pintu. Wartawan Jawa Pos yang diundang secara pribadi oleh Aburizal Bakrie tak kesulitan melewati pemeriksaan sehingga melenggang ke ruang resepsi dan menembus antrean panjang melalui pintu VVIP. Beberapa artis dan pejabat yang telanjur mengantre di deretan undangan umum juga tampak diarahkan satu per satu untuk masuk pintu VVIP. Jawa Pos menghitung, butuh waktu sedikitnya 45 menit bagi undangan umum untuk naik ke panggung utama dan bersalaman dengan dua mempelai serta orang tua-

nya. “Alhamdulillah, acaranya meriah. Resepsinya berlangsung dua kali, hari ini (Kamis, Red) dan besok (tadi malam, Red). Hari ini diutamakan keluarga besar Golkar dan teman-teman partai, besok saudara dan kolega,” ujar juru bicara keluarga Bakrie, Lalu Mara Satriawangsa, saat menemani Jawa Pos keliling ruangan resepsi. Sejak di pintu masuk, para tamu memang sudah dimanjakan dengan nuansa mewah. Di lorong masuk ballroom terdapat ruangan yang ditata layaknya ruang tunggu. Beberapa sofa kulit berwarna putih gading ditata berjajar di kanan kiri tamu yang mengantre masuk. Di dinding tergantung foto pre-wedding ukuran besar. Dua di antara belasan foto itu terlihat Ardi Bakrie berpose dengan mengenakan kostum FC Barcelona lengkap dengan sepatu bola. Di sisinya, berdiri Nia Ramadhani dengan gaun merah menyala. Foto dengan tata cahaya yang spektakuler itu dibuat di GOR Soemantri

Brodjonegoro, Kuningan, Jakarta Timur. “Ardi memang gibol alias penggila bola. Itu kostum klub favoritnya,” ujar Anindya Bakrie, kaka kandung Ardi yang juga anak sulung Aburizal Bakrie. Setelah melewati lorong, para tamu disuguhi alunan musik klasik dengan iringan Twilite Orchestra pimpinan Addie M.S. yang bermain di panggung kecil di kiri antrean. Twilite Orchestra bermain dengan background rangkaian dedaunan segar yang disusun menyerupai permadani dinding warna hijau berukuran 20x20 meter dan tergantung cantik. Tepuk tangan membahana memenuhi ruangan ketika penyanyi Yuni Shara tampil membawakan lagu Barry Manilow berjudul Can’t Smile Without You. Yuni yang tampil dengan gaun hitam tampak menyita perhatian para tamu dalam standing party tersebut. Penampilan Yuni lalu dilengkapi dengan Mike Idol yang juga didaulat jadi pengisi acara. (dwi)

KINERJA TAK TERHALANG SETELAH HIPERTENSI HILANG Banyak penyakit yang datang pada saat usia kita lanjut, diatas 50 tahun. Diantara penyakit pada usia senja, yang populer adalah Diabetes (kencing manis), Asam urat , Hipertensi (darah tinggi), Asam urat, Maag dan menurunnya vitalitas. Penyakit-penyakit diatas mudah menyerang, karena pada saat usia lanjut, organ dan daya tahan tubuh melemah. Keadaan diatas dialami pula oleh Abbas Basuni (55 th) warga Lampake Jaya no 38 , Lampake , Kecamatan Samarinda Hilir, Samarinda- Kaltim. “....memasuki usia kepala lima beberapa penyakit mulai datang sperti Rematik dan masuk angin.....namun yang paling berat adalah Hipertensi (darah tinggi ) yang mencapai 220...jika darah tinggi datang, rasa pusing dan kaku di leher memaksa beristirahat dari kerja...” tutur Abbas mengawali pembicaraan. Tentu saja, berhenti kerja identik dengan tersendatnya rejeki, sebab dirinya bukanpegawai kantoran yang bergaji tiap bulan melainkan perajin peralatan rumah yang bergantung pada order pelanggan. Abbas sudah ke dokter dan berulang kali minum obat, namun hasilnya kurang memuaskan karena hanya menghilangkan gejalanya sesaat.

Sampai suatu hari putranya membaca testimoni di surat kabar dan memberinya Gentong Mas untuk dicoba. Kurang lebih dua bulan mencoba, manfaat Gentong Mas sudah terasa. “ “..alhamdulillah...badan terasa hangat , segar dan lebih fit....rematik juga reda dan tak muncul lagi....tapi yang paling menggembirakan darah tinggi yang dideritanya tak muncul lagi....” ucap Abbas tak henti-hentinya bersyukur. Dengan Gula Aren dan Nigella Sativa (Habbatu-

ssauda) sebagai bahan utama , Gentong Mas terbukti memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Gentong Mas mengandung Niacin yang berfungsi mencegah dan memecah timbulnya timbunan asam urat (purin) dalam tubuh. Gentung Mas juga berisi zat aktif Arginine yang efektif mengatasi Hipertensi. Gentong Mas juga mengandung Ascorbic Acid,

Omega 3 dan Omega 6 yang memperkuat imunitas tubuh dari serangan radikal bebas dan penyakit. Menurut Jeff Nugent dalam Permaculture Plants (2004) Gula Aren , bahan utama Gentong Mas, memperlancar metabolisme darah dan memperkuat kekebalan tubuh (imunitas). Untuk hasil optimal, pola hidup sehat yaitu olahraga teratur, mengurangi rokok dan alkohol serta banyak minum air putih perlu dilakukan. Gentong Mas dibuat dari Gula Aren dan Nigela Sativa pilihan yang diproses tanpa menggunakan bahan kimia dan pengawet, sehingga aman dikonsumsi. Manfaat bagi kesehatan dan kelezatan rasanya membuat semakin banyak masyarakat yang mengkonsumsi Gentong Mas. Untuk informasi lebih lanjut silahkan kunjungi www.gentongmas.com dan bagi anda yang membutuhkan silahkan hubungi:081313322669/ 08156406404.Bagi anda yang ingin mendapatkannya sudah tersedia di Apotek / Toko Obat Terkemuka Di Kota Anda. Tegal:081990879809, Apt Medika Farma, Apt Ayu Farma, Apt Duta Sehat, Apt Kaliratu,Apt Adiwerna.Pemalang : Apt Sari Waras, Apt Hikmah. Depkes: P-IRT : 812.3205.01.114


KOMBIS

SABTU, 3 APRIL 2010

20

RADAR TEGAL

Perbankan Kian Pesat GELIAT dunia perbankkan di wilayah kerja Bank Indonesia (BI) Tegal berkembang semakin pesat. Itu dapat dilihat dari jumlah total usaha pengelolaan uang tersebut sudah mencapai angka puluhan. Jumlah itu akan kembali bertambah dalam waktu dekat dengan berdirinya satu lagi Bank Perkreditan Rakyat (BPR) baru di wilayah kerja BI Tegal. Untuk runningnya hanya tinggal menunggu proses perijinannya saja. Deputi Pemimpin BI Tegal Ilhanuddin Wahab mengatakan, perkembangan perbankkan di wilayah kerjanya sampai dengan saat ini sangat bagus. Banyak bank-bank yang aktivitas perbankkannya aktif. “Ini seiring dengan pertumbuhan perekonomian dengan sektor usaha di sini,” katanya singkat. Lebih lanjut Ilhanuddin menerangkan, jumlah total usaha perbankkan di wilayah kerjanya sampai sekarang mencapai 52 usaha. Rinciannya 22 berbentuk bank dan 30 berupa BPR.

SERBA SPESIAL - Langgan Motor Kota Tegal menawarkan program spesial selama bulan April. Tak hanya angsuran ringan, pelanggan juga bisa mendapatkan potongan angsuran satu kali.

“Tahun ini akan ada satu tambahan lagi berupa BPR baru yang akan dibuka. Saat ini sedang dalam proses pembuatan ijin usahanya. Apabila nanti persyaratannya sudah komplit, maka 2010 sudah bisa beroperasi. Sehingga nanti jumlah total BPR menjadi 31 usaha,” ujarnya. Dijelaskan pula mengapa banyak perbankkan beroperasi di wilayah Tegal, meskipun luas wilayahnya tak terlalu luas. Itu lantaran melihat potensi perekonomian dan sektor usaha di sini dinilai potensial dan bagus. Sehingga banyak bermunculan usaha di bidang perbankkan dan BPR. Melihat perkembangan itu, pihaknya waktu dekat akan mengadakan forum komunikasi antara Perbankan, Pemerintah Daerah (Pemda), dan dunia usaha. “Harapannya agar terjalin komunikasi yang intens antar ketiganya. Sehingga bisa saling mendukung dalam perekonomian,” pungkasnya. (adi)

LAELA NURCHAYATI/RATEG

Serba Spesial di Langgan Motor

ANGSURAN RINGAN, Dapat Potongan

SEBAGAI ungkapan terimakasih kepada pelanggan setia Honda, Langgan Motor Tegal memberikan serba spesial untuk semua tipe selama bulan April 2010 ini. Hanya dengan uang muka Rp 500 ribu, pelanggan bisa membawa pulang motor kesayangannya dengan angsuran ringan. Bukan itu saja, konsumen juga mendapatkan potongan satu kali angsuran untuk semua jangka waktu yang diinginkan. ‘’Untuk angsuran satu tahun berarti hanya membayar 11 bulan, demikian juga untuk yang dua tahun atau tiga tahun masing-masing mendapatkan bonus satu kali angsuran,’’ ungkap Waskito selaku Pimpinan Langgan Motor Kota Tegal. Serba spesial juga berlaku untuk motor jenis matic. Lebih spesial lagi,

setiap pembelian beat atau vario akan mendapatkan jaket dan kaos olahraga. Hal ini terkait jelang piala dunia atau FIFA World Cup yang akan digelar pertengahan tahun ini. ‘’Baik cash atau kredit, sama-sama dapat hadiah,’’ tambahnya. Program ini dilaksanakan sejak April hingga selesainya pertandingan akbar tersebut. Penawaran khusus lainnya tak kalah menarik yaitu kredit tanpa bunga atau tanpa uang muka. Penawaran ini sudah dilaksanakan di wilayah Tegal, Brebes, Slawi. Bahkan untuk Pegawai Negeri Sipil (PNS) hanya dengan menunjukkan identitas kepegawaian bisa langsung diurus. Waskito menambahkan, pihaknya tengah mengadakan pameran Honda di Pacific Mall Tegal lantai dasar. Sehingga masya-

rakat yang tertarik bisa memilih program serba spesial yang ditawarkan dalam pameran tersebut. Program yang digelar mulai awal hingga akhir April ini sekaligus sebagai penghargaan atas tingginya apresiasi konsumen terhadap Absolute Revo 110. Sebab, penjualan motor keluarga tersebut mencapai 90 ribu unit hanya dalam satu bulan di seluruh Indonesia. ‘’Untuk Kota Tegal sekitar 1000 unit,’’ ujarnya. Diakuinya, tipe ini memang menjadi favorit sebagai motor keluarga. Karena bisa digunakan untuk semua kalangan. Baik anak muda maupun orang tua. Selain itu absolute revo 110 juga mempunyai banyak keunggulan lainnya yang menarik. Diantaranya menggunakan Efficient and low-Friction Technology

(EFT), yaitu silinder dengan permukaan bertekstur mampu menyerap pelumas atau oli dengan baik. Sehingga kerja piston lebih ringan dan tenaga besar serta lebih irit bahan bakar. Selain itu kunci otomatis langsung menutup sendiri saat mengunci setang. Bahkan bila di tempat gelap, lanjut Waskito, kita tidak perlu meraba-raba mencari lobang kunci. Karena fosfor di bagian kunci akan terlihat seperti nyala lampu. Tipe ini menawarkan berbagai varian, antara lain spoke type dengan warna black red, black blue dan black silver. Sedangkan untuk cast wheel type tersedia phantom black, scarlet red, digital silver, dan anchor grey. Sementara untuk deluxe type terdiri dari affinity black, evening red dan illusive silver. (ela)

Daihatsu Hadirkan Xenia Matic Sensasi Berkendara Ekstra Nyaman TEGAL - Perkembangan kondisi lalu lintas jalan raya saat ini terus mengalami peningkatan. Pengetahuan pasar terhadap teknologi kendaraan berdampak terhadap meningkatnya permintaan akan kendaraan keluarga bertransmisi otomatis. Sayangnya, saat ini belum ada kendaraan keluarga bertansmisi otomatis yang terjangkau. Terdorong oleh tingginya permintaan ini, dengan menggunakan Daihatsu Xenia yang telah terbukti seba-

CMYK

gai kendaraan keluarga fenomenal di Indonesia sebagai basisnya, PT Astra Daihatsu Motor meluncurkan Xenia Matic sebagai The Most Affordable A/T Family Car. Telah 5 tahun sejak Xenia pertama kali diperkenalkan, sudah saatnya kini bagi para keluarga muda untuk dapat merasakan sensasi berkendara ekstra nyaman. PIC PT Astra Daihatsu Tegal Teguh mengatakan, dengan Xenia Matic, berkendaraan akan lebih menyenangkan bagi seluruh anggota keluarga dalam berbagai situasi jalan raya. Pada umumnya Xenia Matic mengadopsi konsep dasar Xe-

nia, yaitu kendaraan keluarga best value yang membanggakan, dengan tambahan konsep ekstra kenyamanan dan kemudahan berkendara. Menggunakan dap u r pacu 1300 cc VVTi DOHC, Xenia 1.3 Xi A/ T ini mengaplikasikan fitur-fitur terbaru, meliputi AT gate shift lever type. Transmisi otomatis yang dilengkapi dengan indika-

tor yang mudah terbaca sehingga lebih nyaman, akurat dan aman dalam penggunaannya. Digital trip meter, indikator mileage yang digital

sehingga lebih presisi dan mudah dibaca. Tambahan emblem AT di pintu belakang bagian bawah, sebagai identitas kebanggaan memiliki kendaraan Xenia Matic. Kehadirannya diharapkan menjadi solusi. (gun)

DOK./RATEG

PENGGERAK UTAMA - Kelompok Peralatan Pendidikan, Rekreasi dan Olah Raga merupakan komoditi penggerak utama indeks riil penjualan selama Februari 2010.

Indeks Penjualan Riil Meningkat SEMARANG - Hasil Survei Penjualan Eceran yang dilakukan Bank Indonesia Semarang pada Februari 2010 menunjukkan indeks riil penjualan secara umum mengalami peningkatan sebesar 3,03 persen (m-t-m), namun mengalami perlambatan apabila dibandingkan dengan bulan sebelumnya yang tercatat sebesar 4,61 persen. Namun demikian, secara tahunan (y-o-y) indeks riil penjualan pada Februari 2010 mengalami peningkatan sebesar 10,29 persen. Deputi Pemimpin BI Semarang Mahdi Mahmudy dalam keterangan tertulisnya menjelaskan, kelompok Peralatan Pendidikan, Rekreasi dan Olah Raga merupakan komoditi penggerak utama indeks riil penjualan selama Februari 2010 dengan kenaikan sebesar 22,56 persen, disusul kelompok Perumahan dan Bahan Bakar (9,80 persen), Obatobatan, Perawatan Jasmani dan Kosmetika (7,74 persen), Transpor dan Komunikasi (0,73 persen), Bahan Makanan (0,64 persen) dan kelompok Makanan Jadi, Minuman, dan

Tembakau (0,10 persen). Kelompok Sandang merupakan satu-satunya komoditi yang mengalami penurunan selama Februari 2010. Dengan mempertimbangkan kondisi saat ini, ekspektasi mayoritas responden terhadap kenaikan harga secara umum pada 3 dan 6 bulan relatif stabil. Sementara itu, suku bunga kredit pada 3 dan 6 bulan mendatang diekspektasikan oleh mayoritas responden akan mengalami penurunan. Hal ini ditunjukkan indeks ekspektasi (Balance Score) yang berada pada level 96,00 (di bawah 100). Stabilnya tingkat suku bunga acuan (BI Rate) beberapa waktu terakhir ini diperkirakan akan mendorong perbankan untuk menurunkan suku bunga kreditnya. Dari segi omset penjualan, responden pedagang optimis penjualan pada 3 dan 6 bulan mendatang akan mengalami peningkatan. Hal ini ditunjukkan oleh meningkatnya indeks ekspektasi omset penjualan pada Februari 2010 (dari level 116,00 menjadi 128,00). (*/ima)


CMYK

RADAR SLAWI

BERLANGGANAN (0283) 340 900 / SMS ke 0815.5643.6843

SABTU, 3 APRIL 2010

Nelayan Tewas Disambar KA

PRASARANA Talud Jalan Memprihatinkan ADIWERNA- Program pembangunan talud penahan jalan di Desa Tembok Luwung Kecamatan Adiwerna saat ini cukup memprihatinkan. Karena sering terjadi longsor dan jika dibiarkan akan membahayakan warga sekitar dan pengguna jalan. Hal itu diungkapkan anggota DPRD Kabupaten Tegal Nursidik kepada Radar Jumat (3/4) kemarin saat meninjau ke lapangan. Menurut Nursidik, kondisi talud tanpa banguanan penahan di Desa Tembok Luwung

KRAMAT - Tragis! Itulah kondisi Kardian (40), warga Desa Kertayasa RT 01 RW 02 Kecamatan Kramat Kabupaten Tegal. Pasalnya saat hendak pulang dari pelabuhan nelayan, Kardian yang menggunakan sepeda ontel tersebut pada Jumat (2/4) kemarin tewas disambar kereta api (KA). Kejadian naas itu terjadi di perlintasan KA tanpa palang pintu masuk Desa Bongkok Kramat. Akibat kejadian ini, pria yang baru setahun menikah dan

ke hal 9 kol 1

belum dikaruniai anak tersebut bersimbah darah karena kepalanya pecah. Insiden sontak membuat warga di sekitar Desa Bongkok Kramat, mendadak memenuhi lokasi kejadian. Apalagi, kondisi korban y a n g sangat tragis dengan kepala hancur, membuat ratusan warga yang terus berdatangan mendekati TKP. Kejadian naas yang dialami oleh warga Desa kertayasa tersebut langsung membuat jajaran peke hal 9 kol 5

YANVERA/RADAR SLAWI

TINJAU LOKASI - Anggota DPRD Kabupaten Tegal Nursidik tengah meninjau kondisi tanggul jalan di Desa Tembok Luwung Adiwerna yang memprihatinkan.

PENDIDIKAN Manfaatkan Alun-Alun untuk Belajar SLAWI - Kondisi alun-alun Slawi yang cukup sejuk dan rindang membuat beberapa sekolah tertarik untuk menjadikan lokasi belajar. Tempatnya yang bersih dan banyak ditumbuhi tanaman sangat cocok untuk memberikan berbagai pengetahuan kepada siswa. Seperti yang dilakukan TK Madinah Desa Procot beberapa hari yang lalu, dengan menggunakan dokar, puluhan siswa datang ke lokasi tersebut untuk belajar dengan konsep out bond. Dengan cara berkelompok, mereka secara langsung memdapatkan pengetahuan dari para pengajar TK tersebut. Meski sebagian dari para siswa terlihat lebih banyak bermain di lokasi tersebut, namun para pengajar dengan penuh perhatian tetap menyampaikan beberapa materi tentang profesi. Kepala TK Mandinah Desa Procot, Kokom AMA kepada Radar mengatakan, kegiatan belajar di alun-alun Slawi ini memang merupakan salah satu rangkaian dari kegiatan kunjungan profesi. Kegiatan tersebut selalu dilakukan sebnyak sepuluh kali selama setahun. ke hal 9 kol 1

CMYK

HARVIYANTO/RADAR SLAWI

TERLIHAT MEGAH - Bangunan Gedung Multazam RSI PKU Muhammadiyah Kabupaten Tegal terlihat megah dengan dominasi cat warna hijau.

Peresmian RSI PKU Muhammadiyah Kabupaten Tegal

Tingkatkan Pelayanan

KEPADA MAYARAKAT UNTUK meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, kini Rumah Sakit Islam PKU Muhammadiyah Kabupaten Tegal telah menambah fasilitas ruang pelayanan bagi para pasien, yakni Gedung Multazam. Gedung VIP yang dibangun untuk menambah fasilitas pelayanan tersebut akan diresmikan Sabtu (3/4) hari ini oleh Ketua Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah Prof DR HM Din Syamsuddin MA.

Direktur RSI PKU Muhammadiyah Kabupaten Tegal dr HM Noersinggih SpTHT melalui Humasnya Drs Al Azam SH mengatakan penambahan fasilitas baru ini diharapkan akan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Sehingga masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan di RSI PKU Muhammadiyah akan semakin memadai. Sebelum pembukaan Gedung ke hal 9 kol 1

AGUS WIBOWO/RADAR SLAWI

IDENTIFIKASI – Tim Polres Tegal tengah melakukan upaya identifikasi terhadap nelayan yang tewas di sambar KA, kemarin.

DPPKAD Dianggap Lamban Terkait Tunjangan Perangkat Desa SLAWI - Belum terbayarnya tunjangan perangkat desa selama tiga bulan di wilayah Kabupaten Tegal, menuai reaksi dari anggota dewan. Reaksi tersebut muncul dari Komisi I DPRD Kabupaten Tegal. Seperti diungkapkan Anggota Komisi I DPRD M Khuzaeni kemarin, dia mengatakan sangat menyesalkan lamban-

nya proses pencairan tunjangan perangkat desa tersebut. Apalagi tunjangan tersebut belum dibayarkan sejak bulan pertama tahun 2010 ini. Tidak terbayarkannya tunjangan tersebut, dikhawatirkan akan mengganggu proses pelayann kepada msyarakat di desa. Melihat kenyataan tersebut, katanya, hal itu memperlihatkan kalau selama ini DPPKAD tidak serius terhadap pemberian tunjangan kepada perangkat ke hal 9 kol 5


KABUPATEN TEGAL

8

SABTU 3 APRIL 2010

RADAR TEGAL

Liburan Panjang, Jalur Pantura Padat SURADADI – Masa liburan selama tiga hari bagi pegawai negeri mauapun swasta serta anak-anak sekolah banyak dimanfaatkan mereka untuk berlibur maupun mengunjungi familinya yang berada di luar kota. Ini terlihat dengan jalur Pantura Kramat-Suradadi-Warureja pada Jumat (2/4) kemarin nampak padat. Meski jalur padat dengan sejumlah kendaraan pribadi maupun armada bus antar kota yang dipenuhi dengan penumpang, namun jalur Pantura tidak mengalami kemacetan. Hanya saja memang di beberapa titik terlihat sejumlah kendaraan

terpaksa mengantri lantaran ada perbaikan jalan di ruas jalan pantura yang sudah mulai ditambal. Sebagian besar kendaraan pribadi yang melintas berplat B maupun D yang melaju ke arah timur. Marzuki (36) pengendara mobil Honda CRV B 8099 UN yang tengah mengisi BBM di Pom Bensin Muri Dampyak Kramat menjelaskan bahwa dirinya kini tengah bersama dua anaknya berlibur ke eyangnya yang berada di Pekalongan. “Kami berangkat dari rumah pagi tadi mas. Sedangkan kami hendak ke Pekalongan hendak berlibur ke rumah eyangnya

anak-anak. Mulai hari ini (kemarin-red) anak-anak kami liburan sekolah sampai nanti hari Minggu besok,” kata warga Jalan akses UI Kelapa Dua Depok Jakarta. Ditambahkan bahwa sejak pagi tadi dirinya berangkat perjalanan arah ke Pekalongan, memang situasi jalan padat. Termasuk tadi saat pihaknya melintasi tol di Kanci Jawa Barat juga padat. Hal sama juga dikatakan keluarga Iwan Setiawan (46) asal Kuningan Jawa Barat yang tengah berlibur bersama keluarganya di OW Purin Suradadi. “Pukul 10.00 WIB tadi, kami

sampai di Tegal di rumahnya pamannya anak-anak. Namun baru sampai di rumahnya, anakanak langsung meminta ke pantai. Aklhirnya kami ajak ke Purin,” jelasnya. Ditambahkan bahwa memang saat ini anak-anaknya yang duduk di bangku kelas dua SMP tengah berlibur sampai Minggu besok. Makanya anakanak juga minta berkunjung ke rumahnya pamannya. Sementara dari keterangan petugas Satklantas Polres Tegal yanbg bertugas di Pos LIK Kramat menambahkan bahwa sejak pagi tadi arus Jalur Pantura memang cukup padat. (gus)

AGUS WIBOWO/RADAR SLAWI

PADAT – Jalur arah Jakarta-Semarang jalan di Pantura kemarin nampak padat dilintasi banyaknya kendaraan pribadi berplat B yang hendak berliburan.


ENTERTAINMENT

SABTU 3 APRIL 2010

9

RADAR TEGAL

Tolak Tawaran Cabup Pacitan

NIA - ARDIE

Satukan Darah Lewat Cincin PERNIKAHAN Nia Ramadhani dan Ardie Bakrie boleh saja disebut sebagai pernikahan termewah tahun ini. Pasalnya, pesta yang dilangsungkan diadakan selama beberapa kali mulai dari siraman, akad nikah, hingga dua kali resepsi. Namun jumlah fantastis ratusan miliar yang sempat heboh dikabarkan ditepis oleh keduanya. Hal tersebut terbukti saat ijab kabul yang dilangsungkan di Hotel Mulia, Jakarta, Kamis (1/ 4) kemarin. Bisa jadi hal yang paling spesial dari barangbarang pernikahan mereka ‘hanyalah’ cincin yang dipesan langsung dari Thailand. “Yang paling spesial itu adalah cincin nikah, di buat di Thailand,” kata Ardie. “Ini adalah ide kita berdua. Warna merah yang ada di cincin ini adalah darah kita berdua. Jadi ibaratnya di dunia, kita ini sudah jadi satu. Daripada hanya berlian, mending seperti ini karena ada maknanya,” sambung Nia seraya menunjukkan cincinnya. Berbicara mengenai mas kawin, Ardie yang dikenal sebagai Direktur Utama TVOne yang juga putra pengusaha, tidak memberikan sesuatu yang berlebihan. Tidak seperti yang dibayangkan sebelumnya, pengusaha muda ini hanya memberikan uang tunai senilai Rp2.015. Apa artinya ya? “Tadinya mau nyari mata uang yang nilainya Rp4 sesuai bulan, tapi di sini nggak ada. Jadi kita bikin tanggal 1 diwakili Rp1, bulan 4 diwakili 4 buah uang Rp1, tahun 2010 diwakili uang dua ribuan dan Rp10. Jadi jumlahnya Rp2.015,” terang Ardie. (kpl/ato/boo)

DARI sekian nama seperti Cici Paramida maupun Julia Perez, nama Sarah Azhari ternyata sempat mampir untuk dicalonkan sebagai Calon Bupati Pacitan. Ia didukung oleh partai-partai di koalisi 8. Sayangnya, Sarah memilih untuk menolak tawaran tersebut karena masih ingin menimba ilmu lebih banyak soal politik dengan mengambil gelar Master. Hal tersebut diungkapkan oleh Ani, manajer Sarah secara langsung. “Memang sebulan yang lalu ada orang yang datang ke kita dan menawarkan secara langsung kepada Mbak Sarah agar bersedia menjadi Calon Bupati Pacitan. Awalnya orang tersebut menghubungi saya dan minta saya dan Mbak Sarah untuk ketemu. Kemudian dari hasil pertemuan tersebut Mbak Sarah minta waktu, untuk memikirkan jadi atau tidak menerima tawaran tersebut, sekitar seminggu. Tapi setelah seminggu, Mbak Sarah mengaku belum siap untuk menjadi calon Bupati Pacitan,” tutur Ani. Dihubungi via telepon pada Jumat (2/4), Ani menjelaskan

Masih Saling Mengenal

adalah sosok yang sulit dimengerti. “Menurutku, Angelina adalah sosok yang egois, suka mengontrol, tidak sabaran sama sekali. Dia juga psycho,” beber Billy, dilansir Examiner, Jumat (2/4). Billy menambahkan, hubungan Jolie-Pitt yang dulunya romantis, kini tidak sama sekali. Pasangan yang menjalin asmara sejak 2005 itu, sekarang

lebih sering bertengkar. Masih menurut Billy yang bekerja pada Jolie-Pitt sejak 2005, dulunya sering sekali ada canda-tawa terdengar saat pasangan dengan enam anak itu berduaan. Malah kadang mereka juga kerap melakukan hubungan intim secara spontan. Namun kini, pasangan dengan julukan Brangelina itu lebih sering tidur di kamar yang terpisah. Jolie pun makin sering

marah-marah pada Pitt. “Dia banyak berteriak dan membentak,” beber Billy. Billy adalah satu dari beberapa pihak yang kerap menyudutkan Jolie. Sebelum dia, sudah ada beberapa orang yang mengungkapkan betapa buruknya hubungan Jolie-Pitt sekarang ini. Anehnya, meski kerap dikabarkan berpisah atau bertengkar, sejoli itu tetap saja kompak. (eny/eny)

SANDRA BULLOCK

BEBERAPA waktu lalu, sempat beredar kabar bahwa Khrisna Mukti sudah melepas masa lajangnya dengan sang kekasih, Christie Casslam. Foto-foto menunjukkan bahwa mereka telah menikah siri. Namun dengan tegas, presenter ternama ini membantah rumor tersebut. “Jadi itu abis dari sidang, kita kulonuwon, mengucap syukur dan ada satu kyai di sana, dan kita melakukan doa dan bertandang ke sana. Abis itu saya didoakan sambil memegang tangannya dan itu selesai, pulang, dan sesimple itu,” terang Khrisna, “(Tapi) tiba-tiba ada foto yang beredar dan saya kaget, dan di foto itu benar saya bersama Christie, saya dikabarkan telah menikah padahal tidak”. Ditemui di Dunkin Donuts Tebet, Jakarta

Bullock dan James menikah pada 2005. Setelah perselingkuhan Jesse diketahui publik, Bullock tidak lagi tinggal di rumah yang ditinggalinya bersama Jesse sejak 15 Maret. Bullock hanya beredar di kalangan dekatnya saja dan tidak pernah muncul di depan publik. Bulock membatalkan sejumlah agenda yang dijadwalkan untuk dihadirinya. Ia pun tidak sedikit pun memberikan pernyataan atas skandal sang suami. Kabar terakhir peraih Oscar lewat ‘The Blind Side’ ini akan meminta cerai. (iy/ebi)

Talud Jalan Memprihatinkan dari halaman 3 atau tepatnya di blok RT43/RW IX sangat kritis. Karena kerusakan talud akibat longsor sudah diambang batas kewajaran. “Kondisi talud sudah sangat memprihatinkan. Sehingga butuh penanganan cepat dari Pemkab,” katanya.

Di musim penghujan sekarang ini, lanjut Nursidik, kondisi talud kalau tidak cepat ditangani bisa berakibat fatal bagi keselamatan warga. Di mana puluhan rumah warga yang berdiri tepat beberapa meter dari talud bisa terancam. “Dilihat dari sudut pandang mana pun kondisi ini seha-

rusnya cepat ditangani Pemkab, lantaran kondisinya cukup membahayakan,” tandas Nursidik. Lebih lanjut dia menjelaskan, cepat atau pun lambat, yang namanya pembangunan talud harus dilakukan Pemkab. Pasalnya puluhan warga sangat mengharapkan akan hal itu,

opening, kami sebelumnya melakukan berbagai macam kegiatan, di antaranya pengobatan gratis dan tasyakuran bersama warga sekitar. Ini dilakukan sebagai wujud syukur kita kepada Allah SWT,” ungkapnya Al Azam. Dia juga menambahkan, selain kegiatan tersebut, beberapa kegiatan lainnya juga sudah dilaksanakan dengan baik, di antaranya kegiatan donor darah yang juga dilangsungkan pada tanggal 20 Maret. Untuk donor darah ini, selain karyawan RSI PKU Muhammadiyah, juga

diikuti masyarakat sekitar. “Ada sekitar 100 orang baik dari karyawan maupun, masyarakat yang ikut dalam kegiatan donor darah tersebut,” tuturnya. Di samping itu, juga telah berlangsung kegiatan silaturahmi Pengurus Daerah Muhammadiyah (PDM) dengan Diektur RSI dan dokter seKabupaten Tegal. Kegiatan silaturrahmi tersebut dimaksudkan untuk mempererat persaudaraan dan sekaligus untuk memperkenalkan gedung baru Multazam RSI PKU Muham-

terlebih lagi kondisi itu juga sudah berlangsung sejak lama tanpa ada sentuhan perbaikan sama sekali. “Dalam waktu dekat saya bakal mengajak instansi terkait untuk meninjau kondisi talud di desa ini. Sebab saya meninginkan kondisi ini secepatnya diperbaiki,” pungkasnya. (k1)

madiyah. “Dalam kesempatan itu, kurang lebih 90 dokter menghadiri acara silaturahmi,” tandasnya. Dalam Grand Opening ini, akan turut hadir Bupati Tegal Agus Riyanto SSos, jajaran Pengurus Daerah Muhammadiyah Kabupaten Tegal, Pemalang, Kota Tegal dan Kabupaten Brebes. Acara tersebut juga akan dihadiri Direktur RSI Muhammadiyah se-Jawa Tengah. “Termasuk juga pejabat di instansi-instansi terkait di wilayah Kabupaten Tegal,” terangnya. (harviyanto)

Manfaatkan Alun-Alun untuk Belajar dari halaman 3 “Kegiatan Ini memang sudah menjadi kurikulum pembelajaran TK kami, kebetulan untuk kegiatan ke enam dalam tahun ajaran 2009/2010 ini dilakukan di alun-alun Slawi,” terangnya. Dikatakan, untuk kegiatan ini sekolah sudah menentukan

tema, yaitu pekerjaan. Tema ini dimaksudkan untuk memberikan pengetahuan kepada siswa tentang berbagai macam pekerjaan. Untuk menuju lokasi alunalun, tambah Kokom, pihaknya sengaja memanfaatkan alat angkutan umum berupa dokar. Selama dalam perjalanan, siswa

berusaha diberikan pengetahuan tentang pekerjan seorang kusir dokar. “Dengan konsep tersebut diharapkan peserta didik bisa menghargai seluruh profesi atau pekerjaan, baik itu sebagai kusir maupun pekerjaan lainnya,” tandasnya. Selain itu, tambahnya, dalam kegiatan ini sekolah juga me-

Selatan, Kamis (1/4), Khrisna yang sempat terganjal kasus di Pengadilan Negeri (PN) Kendari menuturkan bahwa dirinya belum siap untuk melangkah lebih jauh ke jenjang pernikahan. Baginya, menikah bukanlah pemaksaan kehendak dan akan lebih bijaksana jika pernikahan dilaksanakan secara sakral. Apalagi hubungannya dengan Christie baru kembali terjalin. “Hubungan saya dengan Christie masih dalam tahap rekonsiliasi, faktor ketemuan pun sangat jarang. Kita masih saling introspeksi diri, makanya kita sempat break dan balik lagi karena ada faktor rekonsiliasi dulu,” jelasnya. Hanya sayangnya, di saat proses rekonsiliasi itu hubungan mereka sempat merenggang. (kpl/ hen/boo)

Nelayan Tewas Disambar KA

Tingkatkan Pelayanan Kepada Masyarakat dari halaman 3 Multazam dilangsungkan, berbagai rangkaian kegiatan telah dilakukan, di antaranya pengobatan gratis. Untuk pengobatan gratis ini, terangnya, ada 300 pasien yang mendapatkan pelayanan pengobatan dasar secara cuma-cuma. Disamping itu, sebagai wujud syukur kepada Allah SWT, pada 20 Maret lalu juga telah dilangsungkan tasyakuran bersama 150-an orang yang merupakan warga sekitar rumah sakit. “Sebelum dilakukan grand

BINTANG film dan sinetron Tyas Mirasih sudah lebih dari setahun ini pacaran dengan vokalis Changcuters, Tria. Meski sudah cukup lama, Tyas belum berminat menikah. Katanya, ia dan Tria masih saling mengenal. “Belum kepikiran, kita masih tahap saling mengenal,” ujar Tyas saat ditemui di ulang tahun 9 Management Artist di Shisha Cafe, Jl. Kemang Raya, Jakarta Selatan, Kamis (1/4/2010) malam. Meski belum mau menikah, bukan berarti Tyas menjalani hubungannya dengan main-main. Ia dan Tria cukup serius. Hal ini terbukti dengan sudah saling kenalnya keluarga pasangan kekasih itu. Saat ini, di mata bintang ‘Air Terjun Pengantin’ itu, sosok Tria adalah sosok yang penting. Bersama cowok bertubuh kurus itu, Tyas merasa sangat nyaman. “Kalau ngejalanin hubungan intinya memang harus nyaman,” tandasnya. (eny/eny)

Khrisna Mukti Bantah Nikah Siri

Keluar dari Persembunyian SANDRA Bullock yang selama ini bersembunyi setelah skandal perselingkuhan suaminya terkuak, akhirnya muncul di depan publik. Artis yang dijuluki sebagai America’ Sweetheart’ itu untuk pertama kalinya dilihat publik saat berkunjung ke Los Angeles. Seorang sumber mengatakan Bullock ada di kota itu untuk mengunjungi temannya, Gabriel Brener, Rabu (31/3). Brener merupakan bos the Brener International Group, LLC, sebuah firma investasi pribadi yang berbasis di Beverly Hills. “Dia tidak sedang dalam urusan bisnis. Mereka berteman sudah lama,” kata sumber itu seperti dilansir nydailynews, Jumat (2/4).

bahwa ketidaksiapan Sarah terjun ke dunia politik karena beberapa poin. “Yang pertama karena Mbak Sarah masih pingin meneruskan sekolahnya ke jenjang S2. Kedua, Mbak Sarah masih pengen belajar lagi serta menambah pengetahuan di bidang politik, meskipun bidang politik sudah dikuasai semenjak dia mendapat gelar S1 jurusan Hubungan Internasional, jadi wajar kalau Mbak Sarah menolak. Tapi kalau

TYAS MIRASIH-TRIA ‘CHANGCUTERS’

Sifat Buruk Diungkap Mantan Pengawal AKTRIS Angelina Jolie kembali mendapat sorotan miring. Kali ini, gara-gara mantan pengawalnya membeberkan segala sifat buruknya. Salah satunya, sifat Jolie yang sering berkata-kata kasar pada Brad Pitt. Mantan pengawal yang menyebut dirinya sebagai Billy itu, mengungkapkan semuanya pada InTouch. Dalam pengakuannya, menurut Billy, Jolie

Sarah Azhari

tawaran itu datang lagi di tahun selanjutnya, mungkin Mbak Sarah mau,” jelasnya. “Ya, sebenarnya, kalau bicara politik Mbak Sarah jago atau bisa lah, karena waktu kuliah dia sangat bagus dan yang paling utama Mbak Sarah melihat tidak semudah atau segampang untuk menjadi seorang Bupati seperti membalikkan telapak tangan,” sambung Ani. Diakuinya, Sarah sendiri yang berencana melanjutkan kuliah S2 di Amerika atau Eropa tahun ini, sudah sering sharing soal politik dengan dua kakaknya yakni Rahma dan Ayu. Pasalnya, ia tidak mau asal maju dan bukan sembarang memimpin. Kalau hanya asal-asalan saja, pasti bisa jadi bahaya. Dan mengenai banyaknya saingan dari kalangan artis, Sarah mengaku tidak takut. “Mbak Sarah nggak pernah mikirin hal itu. Siapapun saingannya dia terima saja, karena untuk jadi Bupati yang memilih bukan diri sendiri, tapi masyarakat banyak. Apalagi jadi pemimpin daerah atau pemerintahan. Ini bicara tanggung jawab,” tegas Ani. (kpl/hen/boo)

latih motorik halus anak, yaitu dengan memberikan kejelian dan ketelitian dalam merangkai pernak-pernik. “Kami memang memberikan media berupa mute kepada mereka untuk bisa dirangkai menjadi pernak-pernik, tentunya dengan pola yang sudah ada,” tutur Kokom. (cw3)

dari halaman 3 tugas Polsek Kramat yang mendapatkan laporan datang ke TKP. Demikian pula dengan tim idetifikasi Polres Tegal yang beberapa menit kemudian ikut melakukan olah TKP. “Pengendara sepeda ontel itu melaju dari arah utara menuju selatan. Namun saat hendak menyeberang perlintasan rel tanpa palang pintu, dari arah barat menuju timur nampak KA yang juga hendak melintas. Karena jarak terlalu dekat, pengendara sepeda itu langsung disambarnya,” kata Tasirah (40)

warga Bongkok. Menurutnya, sebelum korban menyeberangan rel, saksi mata yang sempat melihat sempat meneriakan kalau ada KA yang hendak melintasnya. Namun entah kenapa, apakah korban tidak mendengarnya, pengendara sepeda itu tetap saja melintasnya hingga akhirnya KA tersebut langsung menyambarnya hingga korban terpental sekitar 50 meter dari lokasi kejadian. Sementara dari keterangan keluarga korban, Kardian baru saja dari pelabuhan. Dia adalah seorang nelayan yang hendak pulang ke rumah. “Kardian

memang belum memiliki anak. Sebab usia pernikahannya baru umur setahun saja,” jelasnya. Kondisi korban yang sangat mengenaskan juga langsung membuat jajaran petugas kepolisian sigap. Dengan cara membawa korban ke RSI Mitra Siaga Tegal, agar bisa dilakukan proses kelanjutannya. Sementara beberapa warga di Desa Bongkok berharap pemerintah maupun instansi terkait segera membuat palng pintu. Hal itu dilakukan agar korban yang berjatuhan di perlintasan, khususnya di jalan yang ramai bisa dihindarkan. (gus)

DPPKAD Dianggap Lamban dari halaman 3 desa. “Jelas DPPKAD tidak ada keseriusan dalam memberikan tunjangan kepada perangkat desa,” tuturnya. Diakui, selama ini pihaknya memang sudah banyak mendapatkan keluhan dari para perangkat desa. Keluhan tersebut selalu diutarakan saat dirinya turun ke desa-desa. “Meraka sudah mengharapkan a g a r t u n j a n g a n y a n g m e n jadi haknya agar bisa dicairkan setiap bulan,” ucap Khuzaeni. Diakui pemberian tunjangan kepada perangkat desa memang sebelumnya dibagikan setiap tiga bulan sekali. Namun

demikin, semestinya pemerintah melalui dinas yang ditunjuk bisa memberikan tunjangan tersebut setiap bulan sekali. Hal ini perlu dilakukan agar kebutuhan hidup mereka bisa terpenuhi. Tidak adanya kejelasan waktu pemberian tunjangan kepada perangkat desa ini lantaran sampai saat ini belum ada jadwal yang pasti kapan tunjangan tersebut dibagikan. “Inikan dampak dari tidak adanya kejelasan jadwal yang pasti terhadap proses pemberian tujangan kepada perangkat desa,” tandasnya. Untuk besaran tunjangan yang diterima perangkat saat ini sekitar Rp 560 ribu. Sementara bagi Kepala Desa ada kenaikan

tunjangan senilai Rp 50 ribu. Sementara itu Bendahara Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Kabupaten Tegal Dikrun Diarto mengarakan, sampi saat ini seluruh perangkat desa di Kabupaten Tegal belum menerima tunjangan sejak bulan Januari sampai Maret. Padahal tunjangan tersebut sangat dinantinantikan perangkat untuk bisa memenuhi kebutuhan hidup keluarga. Kami berharap kepada Pemerintah untuk sesegera mungkin mencairkan tunjangan tersebut. “Beberapa perangkat desa saat ini sudah banyak yang menanyakan tunjangan yang memang sudah menjadi hak mereka,” tutur Dikrun. (cw3)


CMYK

SABTU, 3 APRIL 2010

METRO SLAWI RADAR TEGAL

10

Gedung Multazam Beri Pelayanan VIP

HARVIYANTO/RADAR SLAWI

RUANG VIP - Gedung Multazam yang akan diresmikan Sabtu (3/4) hari ini menyediakan ruang VIP untuk pasien yang membutuhkannya.

RSI PKU Muhammadiyah SLAWI - Rumah Sakit Islam PKU Muhammadiyah Kabupaten Tegal sejak berdiri selalu mengalami peningkatan yang cukup berarti. Dalam kurun waktu empat tahun terakhir, RSI PKU Muhammadiyah telah mampu meningkatkan fasilitas, baik fasilitas medis maupun non medis yang dilakukan secara bertahap. Bahkan untuk lebih memantapkan pelayanan kepada masyarakat, kini RSI PKU Muhammadiyah membangun Gedung Multazam yang sesuai rencana akan diresmikan dan dibuka Ketua PP Muhammadiyah Prof DR HM Din Syamsuddin. Direktur RSI PKU Muhammadiyah Kabupaten Tegal dr

HM Noersinggih SpTHT melalui Humasnya Drs Al Azam SH mengatakan ruang perawatan Multazam I dan II memiliki 43 kamar yang semuanya merupakan kelas VIP. Kamar-kamar tersebut semuanya memiliki fasilitas berupa TV, AC, kulkas, telepon, kamar mandi dengan air panas dan dingin serta kamar yang luas dan nyaman. Selain ruang inap Multazam, sebelumnya juga telah ada ruang perawatan Madinah. Ruang tersebut memiliki sembilan tempat tidur yang semuanya merupakan kelas VIP tentunya didukung dengan berbagai macam fasilitas penunjang yang memadai. Tidak hanya itu, di RSI PKU Muhammadiyah Kabupaten Tegal juga terdapat ruang perawatan Muzdalifah, ruang perawatan Arafah, ruang perawatan Shofa dan

Marwah dan ruang perawatan Rahmah. “Dari ruang inap yang ada tersebut, kesemuanya memiliki fasilitas yang sangat-sangat memadai,” tutur Al Azam kepada Radar. Sementara untuk pelayanan 24 jam, RSI PKU Muhammadiyah juga memiliki fasilitas penunjang lainnya. Di antaranya, Instalasi Gawat Darurat (IGD), Instalasi Farmasi, Instalasi Laboratorium, Instalasi Radiologi, Instalasi Gizi, Mobil Ambulance, Mobil Pelayanan Khusus dan Mobil Pemulangan Jenazah. Bahkan sejak tahun 2006 lalu, tepatnya bulan Januari, RSI PKU Muhammadiyah juga sudah dapat melayani pasien ASKES baik sosial maupun komersil. Selain itu juga melayani program Jamkesmas. (cw3)

HARVIYANTO/RADAR SLAWI

DONOR DARAH - Beberapa karyawan dan masyarakat saat melakukan donor darah di RSI PKU Muhammadiyah Kabupaten Tegal beberapa waktu lalu.

Dikpora dan Trisakti Ikuti Latih Tanding Organisasi Masyarakat (Ormas) Pemuda Panca Marga Kabupaten Tegal, Jumat (3/4) kemarin mengadakan kegiatan latih tanding atau sparring partner antara jagoan bulu tangkis Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olah Raga (Dikpora) Kabupaten Tegal dengan atlet-atlet pelajar andalan Universitas Trisakti Jakarta. Kegiatan yang dilaksakan di Gedung Bulu Tangkis Haji Mukti Bumijawa tersebut bertujuan untuk membangun jalinan kerjasama yang baik antara kedua belah pihak di bidang pendidikan maupun lainnya. Ketua Panitia Kegiatan Agung Hidayat menyatakan, sasaran utama kegiatan latih tanding bulu tangkis ini adalah mempromosikan segala potensi-potensi pariwisata di wilayah Kabupaten Tegal, terutama Obyek Wisata Pemandian Air Panas Guci kepada semua orang. “Selain ingin menjalin kerjasama di bidang pendidikan dan silaturokhim, kegiatan ini juga untuk membangun kepercayaan masyarakat luar, bahwa potensi wisata di wilayah ini tidak kalah bagus dengan daerah lainnya,” ujar Agung kepada Radar Jumat (3/4) kemarin. Subtansi kegiatan latih tanding, lanjut Agung, adalah pengakraban antara kedua belah pihak, sebelum memasuki jenjang pembicaraan kerjasama di bidang pendidikan. Sehingga bisa dibilang langkah silaturokhim terlebih lagi, baik pihak Trisakti maupun Dikpora samasama menyukai bulu tangkis. Dan kondisi itu sendiri bisa dibuktikan di lapangan, di mana jagoan-jagoan bulu tangkis

Dikpora yang didominasi pejabat teras dan guru tersebut mampu mengimbangi permainan atlet-atlet muda potensial Trisakti. “Kegiatan ini adalah sarana untuk memasuksi babak awal penjajagan jalinan kerjasama di bidang pendidikan,” tandasnya. Kerjasama pendidikan dimaksud, jelas Agung, di bidang saling tukar pengalaman dan program-program lainnya, yang sejalan dari sasaran pokok implementasi program peningkatan mutu pendidikan. “Artinya saling butuh membutuhkan, seperti pihak Trisakti sewaktu-waktu jika ada kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) bagi para mahasiswanya, dapat menempatkan di wilayah ini. Begitu pula dengan Dikpora, bila hendak menempatkan para pelajar berprestasi bisa diterima di Universitas Trisakti Jakarta, dengan kata lainnya saling promosi,” tegasnya. Hal senada diungkapkan koordinator rombongan Universitas Trisakti Jakarta Agus Tri Waluyo SH. Pada dasarnya kegiatan latih tandaing atau sparring partner bulu tangkis ini adalah acara simbolis yang dilandasi kecintaan kedua belah pihak sambil mempromosikan keunggulan potensi dan program masing-masing. Di mana pihak Dikpora dengan kerjasama baiknya di bidang implementasi program peningkatan mutu pendidikan dan daerah wisatanya. Serta Trisakti menonjolkan kualitas nama baiknya di bidang manajemen pendidikan perguruan tinggi. “Kegiatan ini merupakan langkah awal sebelum memasuki agenda utama, yakni men-

jalin kerjasama baik antara kedua belah pihak di bidang pendidikan,” timpal Agus. Dilihat dari sudut pandang professional, tambah Agung, pihak Dikpora Kabupaten Tegal, sangat berpotensi untuk diajak kerjasama, terlebih Dikpora sudah membuka peluang. “Kami harap kerjasama ini bisa terwujud dengan baik. Karena, rombongan Trisakti yang berjumlah sekitar 40 orang, sangat berharap sekali,” tabah Agus singkat. Sementara itu, Kepala Bidang Sarana dan Prasarana SD/ SMP Dikpora Kabupaten Tegal Drs Waudin mengatakan, kegiatan latih tanding bulu tangkis dengan Universitas Trisakti Jakarta sangat bagus. Sebab selain bisa berolah raga sambil bersilaturokhim, kedua belah pihak juga dapat berinteraksi secara langsung. “Manfaat dari kegiatan ini sangat banyak sekali. Untuk itu saya dan teman-teman langsung memanfaatkan momentum langka ini dengan sebaik mungkin,” katanya. Kalau berbicara di bidang jalinan kerjasama, lanjut Waudin yang juga Ketua PGRI Kabupaten Tegal, pihaknya, sangat mendukung. Sebab bagaimana pun juga kerjasama itu nantinya akan berpengaruh baik terhadap kemajuan dunia pendidikan di wilayah ini. “Dilihat dari sudut pandang mana pun, kerjasama dengan pihak Universitas Trisakti di bidang pendidikan sangat positif. Lantaran tujuan utamanya adalah demi kemajuan dunia pendidikan di kedua belah pihak, khususnya di Kabupaten Tegal,” pungkasnya. (k1)

YANVERA/RADAR SLAWI

FOTO BARENG - Rombongan atlet bulu tangkis Universitas Trisakti Jakarta foto bareng.

HARVIYANTO/RADAR SLAWI

SILATURAKHIM - Sejumlah dokter saat menghadiri silaturakhim dengan jajaran direksi dan pengurus RSI PKU Muhammadiyah beberapa waktu lalu.

HARVIYANTO/RADAR SLAWI

TASYAKURAN - RSI PKU Muhammadiyah sebelumnya juga menggelar tasyakuran bersama masyarakat sekitar sebelum peresmian beberapa waktu lalu.


CMYK

RADAR PEMALANG

BERLANGGANAN (0284) 323575 / SMS ke 0815.4801.5578

SABTU, 3 APRIL 2010

Pendapatan Naik 27,3 Persen PEMALANG - Jumlah pendapatan per kapita di Kabupaten Pemalang mengalami peningkatan. Peningkatan tersebut dilihat dalam perkembangan tahun 2009, yang besarnya mencapai Rp 2.373.358 atau meningkat sebesar 27,3 persen per tahun. Hal ini diungkapkan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pemalang H Noor Rosyadi SE MM Akt kepada Radar kemarin, terkait penilainya terhadap hasil Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) bupati tahun 2009. Pendapatan per kapita masyarakat Pemalang pada tahun 2009 mengalami kenaikan yang sangat signifikan, dibanding tahun 2007 dan 2008,” jelasnya. Dia menyebutkan, jumlah pendapatan per kapita untuk tahun 2007 sebesar Rp 2.255.100, tahun 2008 Rp 2.166.279, sedangka pada tahun 2009 jumlah pendapatan mencapai Rp 2.373.358. Kendati jumlahnya mengalami peningkatan, menurut Noor Rosyadi, angka tersebut masih di bawah batas ideal untuk standar capaian Propinsi Jawa Tengah (Jateng) yang besarannya mencapai kurang lebih Rp 3 juta. Di sisi lain, lanjutnya, laju pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Pemalang pada tahun 2009 telah menunjukan angka sebesar 4,99 persen. ke hal 9 kol 5

Anggota DPR RI Monitoring UN SMP

TURUN LANGSUNG PEMALANG – Anggota DPR RI Drs H Abdul Hakam Naja MSi selaku wakil ketua Komisi X Bidang Pendidikan baru-baru ini melakukan monitoring pelaksanaan Ujian Nasional (UN) di Kabupaten Pemalang. Kegiatan monitoring yang dipusatkan di SMP Negeri 2 Taman, Kabupaten Pemalang, tersebut dimaksudkan untuk mengetahui sejauhmana pelaksanaan UN di lapangan. Kehadiran anggota DPR RI tersebut mendapat disambut hangat oleh Sekretaris Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olah Raga (Dindikpora) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pemalang Wismo MPd, Pengawas SMP Martono MPd, kepala sekolah (kepsek) setempat, serta peserta UN. Kunjungan Hakam Naja yang didampingi oleh Ketua DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Drs Bambang Agus Rohim, Anggota Komisi D DPRD Pemalang Sukriyanto, dan Pembatu Ketua STIT Puji Dwi Darmoko adalah dalam rangkaian kegiatan resesnya, yang dilakukan di sejumlah kabupaten/kota di Daerah Pemilihan (Dapil) X (sepuluh). Hakam Naja bersama rombongan setibanya di lokasi, oleh Kepala SMP Negeri 2 Taman Hernanto MPd diperkenankan masuk dalam ruangan. Di sela-sela acara penyambutan, dia mencoba meminta penjelasan terkait pelakke hal 9 kol 1

ke Lapangan

AGUS PRATIKNO/RADAR PEMALANG

DISAMBUT – Anggota DPR RI Drs H Abdul Hakam Naja MSi selaku Wakil Ketua Komisi X Bidang Pendidikan disambut hangat oleh siswa SMP Negeri 2 Taman, saat melakukan monitoring.

TELP PENTING RSUD Dr. M. Ashari (0284) 32161 RSU Santa Maria Pemalang (0284) 321251 / 5862051 (IGD)

NGENDONG Sosialisasikan Teknis Nyoblos PEMALANG - Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Pemalang 2010 sekarang sudah gencar disosialisasikan. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pemalang melakukannya dengan bermacam cara. Mulai dari rapat-rapat, hingga pemasangan baliho. Ketua KPU KabupaDOK RADAR PEMALANG ten Pemalang HM. Arief Arief Efendi Efendi SSos saat dikonfirmasi Radar di ruang kerjanya baru-baru ini menjelaskan, sesuai Undang-Undang (UU) No. 32 Tahun 2004, ke hal 9 kol 1

CMYK

Dari Peringatan Maulid Nabi di Desa Pecangakan, Kecamatan Comal

Ajak Jamaah Pilih Pemimpin yang Peduli Kondisi Rakyat Memberikan hak suara dalam proses pemilihan umum atau yang lebih dikenal masyarakat dengan istilah mencoblos, bagi umat beragama wajib hukumnya. Mengapa? LAPORAN: SUMITRO PENCOBLOSAN merupakan sarana dan upaya umat untuk mendirikan kepemimpinan. Setiap warga mempunyai kewajiban untuk menyukseskannya. Terlebih sejak diberlakukannya pemilihan langsung bagi setiap warga

negara Indonesia, bukan lagi melalui lembaga perwakilan DPR. Dalam arti, langsung dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat. Namun, ada beberapa hal yang harus diketahui oleh umat Islam dalam mendirikan kepemimpinan. Salah satunya, dengan memilih calon-calon yang mempunyai rasa kasih sayang dan peduli terhadap umat Islam. Termasuk sering menyantuni anak-anak yatim-piatu dan warga miskin, sering mengikuti pengajian, yasinan, serta manaqiban. Hal ini disampaikan Kyai Hasan Bisri saat menyampaikan tausyiahnya dalam peringatan Maulid Nabi sekaligus sosialisasi calon bupati (cabup) dan calon wakil

bupati (cawabup) dari PPP di Desa Pecangakan, Kecamatan Comal, Kabupaten Pemalang, Kamis (1/4) lalu. ’’Pilihlah calon yang peduli terhadap umat Islam. Salon yang sering mengikuti pengajian dan menyantuni anak-anak yatim piatu,” ajak Hasan Bisri di hadapan jamaah pengajian Maulid Nabi. Sosialisasi yang dikemas dalam pengajian Maulid Nabi Muhammad SAW tersebut, dihadiri ratusan ibu-ibu dan pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC) PPP Kecamatan Comal. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Cawabup Agung. Sementara, Cabup ke hal 9 kol 1

SUMITRO/RADAR PEMALANG

SAMBUTAN – Jamaan pengajian menyimak sambutan yang disampaikan Cawabup Pemalang Agung Mukti Wibowo dalam Pengajian Maulid Nabi Kamis (1/4) di Desa Pecangkan, Kecamatan Comal, Kabupaten Pemalang.


METRO TEGAL

4

SABTU 3 APRIL 2010

RADAR TEGAL

TRANSPORTASI Lubang Pantura Mengkhawatirkan BELUM tersetuhnya upaya perbaikan lintas Pantura wilayah hukum Polresta, mulai mengkhawatirkan sejumlah pengemudi angkutan barang. Kondisi lintasan yang bergelombang dan berlubang mengancam pengemudi angkutan barang terhadap kendaraan yang dibawanya. Patah as kendaraan, dan terjerembab dalam lobang menjadi momok para pengemudi angkutan barang antar kota khususnya dimalam hari. Ini seperti yang terjadi diruas Pantura Gajahmada. Truk pengangkut material mengalami patah as, dan harus terongok di tepi jalan. Kejadian ini mengakibatkan arus sekitar mengalami kemacetan khususnya di jam sibuk dan rawan macet. Kapolresta AKBP Drs Ahamd Husni melalui Kasatlantas AKP Anak Agung Sukreta SH, menyatakan, upaya melakukan koordiansi dengan instansi terkait telah dilakukan. Di antaranya, untuk mengatasi buruknya kondisi lintasan pantura. “Selebihnya kami menerjunkan personil untuk mengantisipasi jatuhnya korban, di antaranya lewat patroli keliling di jam rawan kemacetan, khususnya di malam hari,” terangnya, Jumat ( 2/4) kemarin. Upaya patroli ini juga dibarengi dengan langkah tindak tegas terhadap pengemudi yang masih nekad menjalankan kendaraan melebihi muatan. Terpisah KBO Lantas Iptu Aries Heriyanto didampingi Kanit Dikyasa Aiptu Mulyastra, mengaku, tetap melakukan langkah persuasif lewat penyuluhan terthadap pengemudi angkutan barang maupun pemilik usaha transportasi barang. “Kami sarankan untuk angkutan yang sudah tidak laik jakan untuk tidak dipaksakan turun kejalan. Bila sosialisasi ini tidak dijalankan, tentunya mereka akan mendapat tindakan tegas bila ditemui petugas di lapangan,” terangnya. Keduanya mengakui kondisi pantura semakin mengkhawatirkan belakangan ini, sejalan belum berakhirnya musim penghujan yang membuat lintasan licin dan penuh kubangan air menutup lubang yang ada. (her)

Polusi Lebihi Baku Mutu KLH Giatkan Program Sak Wong Sak Wit TINGKAT polusi udara beberapa titik di Kota Tegal, sudah melebihi ambang batas. Tinngkatannya didasarkan hasil uji debu tahun 2009 lalu. Untuk menguranginya, di 2010, Pemkot melalui Kantor Lingkungan Hidup (KLH) menggiatkan gerakan penanaman pohon, dengan jargon “Sak Wong Sak Wit”. Kasi Pengendalian Pencemaran Lingkungan KLH, Daryati, mengatakan, uji debu dilaksanakan kantornya secara rutin. Dalam setahun, KLH melakukannya sebanyak dua kali, baik udara ambien (udara bebas)

atau emisi gas buang kendaraan bermotor. “Untuk pengujian udara ambien dilaksanakan dua kali setahun. Sedang uji emisi gas buang kendaraan bermotor hanya satu kali,” katanya. Di 2009 lalu, lanjut Daryati, pengambilan sampel tahap pertama dilakukan 25 sampai 27 Mei. Kemudian, tahap keduanya antara 8 hingga 12 Oktober. “Proses pengujian KLH bekerja sama dengan Balai Besar Teknologi Penanggulangan Pencemaran Industri Semarang.” Diterangkan pula, sesuai Keputusan Gubernur Jateng No. 8 tahun 2001, baku mutu partikel debu 10 mikron (PM10) untuk udara ambien seharusnya 150 Part Per Milion (PPM). Na-

mun, hasil uji debu yang dilaksanakan dua tahap tadi di lima titik tadi, masih diambang batas baku mutu yang ditentukan. Lima titik itu antara lain, Perempatan Maya, Pertigaan Pasar Martoloyo, Terminal, Tempat Pengolahan Sampah Akhir (TPA), dan Pasar Pagi. Total partikel debu baik PM10 atau debu yang bisa jatuhnya sudah tinggi, ada di dua lokasi yakni TPA dan Perempatan Maya. “PM10 sifatnya melayanglayang tidak bisa jatuh. Jadi, bisa dihirup oleh manusia. Efeknya dapat menyebabkan penyakit ISPA dan pernafasan lain,” ujarnya. Kepala KLH, Sugeng Suwaryo, menambahkan, meski hasil uji debu termasuk tinggi,

kap dia lagi, KLH akan menanam pohon di jalan-jalan utama di Kota Tegal. Untuk perawatannya, diserahkan kepada pemilik rumah, took, atau kantor yang berada di dekatnya. “Ini adalah salah satu bentuk pertisipasi masyarakat berperan serta menghijaukan Kota Tegal.” Selain itu, jika ada informasi dari warga tentang lokasi yang masih kosong dan perlu ditanami, Sugeng meminta segera dilaporkan. Beberapa jenis pohon yang ditanam yaitu glodogan, mahoni, dan tanjung. Sementara, untuk pohon yang ditanam di sekolah dan perkantoran adalah jenis tanaman-tanaman langka seperti kecapi, matoa, duku, dan duwet. (adi)

Dewan Minta Perpusda Diperbaiki SKPD Diminta Layangkan Surat

HUT PEMKOT Putra Walkot Dikhitan Massal SALAH satu rangkaian acara peringatan hari jadi Kota Tegal ke430, 11 April mendatang, adalah sunatan missal yang digelar Pemkot bersama RSU Kardinah, Kamis (1/4). Kegiatan tersebut diikuti 187 anak dari seluruh kecamatan. Menariknya, dari total peserta tadi seorang di antaranya adalah putra orang nomor satu di Kota Tegal, Ikmal Jaya. Meski begitu, pelaksanaannya pun tidak ada perlakuan khusus. Hanya saja, ruangan khitan dipisah dari peserta lain. Ikmal menegaskan, bahwa anak seorang walikota itu tidak ada bedanya atau sama saja dengan lainnya. Dengan demikian, melalui massal atau pun tidak pada intinya khitan merupakan kewajiban yang harus dilaksanakan oleh umat Islam. Selain itu, khitan dilaksanakan dalam rangka menjaga kesehatan serta menandakan bahwa anak tersebut sudah memasuki usia baligh. Sehingga diharapkan setelahnya anak akan melaksanakan apa yang diperintahkan oleh agama dalam keadaan bersih. “Memang kebanyakan orang untuk mengikutkan anaknya dalam sunatan massal terkadang merasa gengsi. Nah, di sini kita menunjukan bahwa bahwa di khitan melalui massal ataupun tidak hasilnya sama saja, entah itu anak Walikota, pejabat, dan masyarakat biasa. Karena inti dan tujuannya sama,” katanya di sela-sela acara. Menurutnya, keinginan disunat massal ini, muncul dari anaknya sendiri, Mohammad Reksa (10), tanpa ada unsur paksaan. “Dari pihak keluarga juga semuanya mendukung dan menyetujuinya. Karenannya tanpa menunggu lebih lama lagi keluarga sepakat mengikutkan Reksa dalam acara tersebut.” Ikmal juga menyampaikan, sunatan massal ini bertujuan untuk menjalin silaturahmi, membangun kekeluargaan, kebersamaan, persaudaraan dan kesetiakawanan sosial. “Ini merupakan bagian dari peran bhakti sosial Pemerintah Kota Tegal terhadap masyarakat,” imbuhnya. Ketua Panitia yang juga Direktur RSU Kardinah, dr Abdal Hakim Tohari Sp RM MMR, menuturkan, pelaksanaan dibagi di dua tempat yaitu di ruang IGD yang berjumlah 10 tempat dan di ruang Poliklinik Dewandaru yang berjumlah 15, sehingga semuanya berjumlah 25 bed. Dijelaskan, tim medis yang menangani sebanyak 26 tim, dengan masing-masing tim terdiri dari 2 tenaga medis. Dari sejumlah tim tadi, rinciannya dokter bedah 4 orang, umum 6 dokter, dan sisanya perawat. Total peserta yang mengikuti mencapai 187 anak dari empat kecamatan. Detailnya, Kecamatan Tegal Timur sebanyak 89, Tegal Barat 45, Tegal Selatan 33, dan Margadana 19 anak. Palaksanaan dibagi menjadi dua tahap, mulai sekitar pukul 07.30 sampai dengan selesai. “Peserta mendapatkan peci, sarung, baju koko serta bingkisan dan uang saku sebesar Rp 50 ribu peranak. Selain itu ada pula uang saku yang langsung diberikan Ibu Walikota Ny Rosalina Ikmal Jaya. Terkait pengobatannya, bisa datang langsung ke RSU Kardina atau ke Puskesmas terdekat dan dilayani secara gratis hingga sembuh total,” paparnya. Salah seorang peserta, Feri Irawan (10) warga Jl Tanjung Kejambon Tegal Timur, mengatakan, merasa senang bisa ikut dalam sunat massal ini. Menurut Feri uang saku yang didapatkan akan digunakan untuk membeli alat-alat tulis keperluan sekolah. Berbeda dengan dengan Feri, orang tua peserta lainnya Slamet mengatakan uang saku yang di peroleh anaknya, akan digunakan untuk tambahan biaya selamatan. Rencananya akan dilaksanakan 10 April mendatang. (adi)

jika dipersentasekan dari 2008 sampai 2009 justru mengalami penurunan. Dengan demikian, papar dia, dari tahun ke tahun tingkat polusi udara Kota Tegal semakin membaik. Karenannya, dia akan lebih meningkatkan peghijauan, agar bisa mengurangi tingkat polusi tersebut. Di tahun 2010, kantornya melaksanakan gerakan penghijauan “Sak Wong Sak Wit”. Pemkot meminta partisipasi aktif segenap masyarakat, bukan saja untuk ikut menanam tetapi juga merawatnya. “Gerakan penanaman pohon ini akan dilaksanakan terus menerus. Sehingga Kota Tegal bisa menjadi kota yang sejuk dan asri,” pintanya. Dalam waktu dekat ini, ung-

ROCHMAN GUNAWAN / RATEG

RIANG – Usai pelaksanaan UN, sejumlah pelajar tampak santai menikmati hiburan di mall.

Memanjakan Diri Sambil Berlibur SELESAI sudah ketegangan siswa-siswi SMA/SMK/MAN dan SMP/MTs dengan berakhirnya Ujian Nasional (UN). Tidak sedikit pelajar yang memanfaatkan waktu berkumpul bersama teman, nongkrong di pusat perbelanjaan dan sebagainya. Meski belum mengetahui hasil UN, tetapi para siswa tampak enjoy menikmati beragam hiburan yang ada, baik yang membayar maupun gratisan. Dita (17) salah seorang siswi SMA swasta di Kota Tegal mengatakan, berakhirnya UN beberapa hari silam membuat beban berat yang menempel serasa hilang. Untuk itu, dia dan temantemannya sengaja jalan-jalan ke mall untuk melepas penat setelah berjuang menyelesaikan soal-soal UN. Meski belum diumumkan hail UN tersebut, dia optimis bisa lulus dan melanjutkan ke perguruan tinggi.

Apalagi, jelasnya, akhir pekan kali ini bertepatan dengan liburan panjang sehingga suasana menjadi lebih ramai dari hari biasa. Setelah berkeliling sejumlah pusat perbelanjaan, dia akan berjalan-jalan menikmati udara pantai sehingga pikiran bisa kembali tenang setelah mengalami ketegangan selama empat hari. “Sekarang kami bisa tertawa lepas meskipun belum mengetahui hasilnya,” katanya. Maya (16), menuturkan, meski hanya mengisi waktu luang dengan berjalan-jalan bersama teman atau keluarga. Dia mengaku puas karena bisa melewati masa-masa menegangkan tanpa hambatan berarti. Berbagai hiburan yang ada di Kota Tegal mulai yang gratisan hingga membayar menjadi pilihan tersendiri untuk menghilangkan stres. Meski demikian, kebebasan tersebut masih menyisakan satu persoalan yaitu hasil kerja

kerasnya yang belum diumumkan. Untuk sementara dia mengaku bisa kembali bermain dan berkumpul bersama rekan-rekannya untuk mengisi waktu luang. Baginya, yang terpenting adalah bisa melepas beban berat yang harus dihadapi saat mengikuti UN sehingga semuanya bisa kembali berjalan seperti biasa. Kali ini, dia mencoba berbagai permainan di mall setelah sebulan lebih mempersiapkan diri menghadapi UN. Meski harus kembali beradaptasi dengan sejumlah permainan yang ada, dia mengaku senang karena bisa berkumpul dan bersenda gurau bersama teman-temannya. “Yang penting sekarang kami bisa bebas dan bisa kembali bermain dan ngerumpi,” terangnya. Lain halnya dengan Arina (14). Dia memilih menghabiskan waktu di rumah untuk menonton televisi, membaca komik dan sebagainya. (gunawan)

SIDAK pengerjaan pembangunan proyek Perpustakaan Daerah (Perpusda) di J KH A Dahlan Tegal yang dilakukan Komisi III DPRD Kota Tegal menghasilkan beberapa catatan. Di antaranya, meminta kepala Kantor Arsip dan Perpustakaan Daerah (Arpusda) melayangkan surat desakan kepada rekanan, untuk secepatnya melakukan perbaikan. Dasarnya, sampai saat ini masih dalam masa pemeliharaan. Sehingga, jika terjadi kerusakan masih merupakan tanggung jawab rekanan. Anggota Komisi III, H Hadi Sutjipto, Kamis (1/4) kemarin, mengatakan, hasil sidak ada beberapa catatan terkait kondisi bangunan Perpusda. Selain ada beberapa titik keramik yang pecah, pihaknya juga menemukan retak-retak pada tembok bangunan dan atap tempat parkir. Komisinya minta Arpusda tidak memberitahukan kerusakan pada rekanan secara lisan, tapi harus ditindak lanjti secara tertulis. Selanjutnya, karena masih masa pemeliharaan maka rekanan harus melakukan perbaikan. Kalau tidak, rekanan yang bersangkutan bisa kena sanksi. Bahkan, bisa jadi rekanan diblack list dan tidak bisa mengerjakan proyek tahun 2010. “Kami minta Arpusda mendesak rekanan, untuk secepat-

nya melakukan perbaikan. Sebab proyek yang menghabiskan anggaran sekitar Rp 2,9 miliar diperkirakan masa pemeliharaanya sampai pertengahan bulan Mei 2010,” kata Sutjipto. Hal senada diungkapkan Heri Budiman. Selain temuan di atas, dia juga menemukan banyak cat yang terkelupas dan kunci pintu yang rusak. Karenanya, dia meminta Arpusda melihat kembali spesifikasi cat dan kunci yang harus digunakan, apakah sudah sesuai dengan bestek dan RAB. “Kami minta Arpusda mengecek ulang semua kerusakan, selanjutnya rekanan harus secepatnya melakukan perbaikan. Jangan sampai setelah masa pemeliharaan habis, itu sama saja kong kalikong dengan rekanan,” ungkap Heri. Menanggapi temuan Komisi III DPRD Kota Tegal Kepala Kantor Arpusda, Akmal Rondli, menyatakan, saat ini pihaknya sedang melakukan inventarisasi kerusakan yang terjadi pada Perpusda, untuk disampaikan pada rekanan. Sesuai kontrak masa pemeliharaan akan berkahir sampai 23 Mei 2010. Sehingga kalau ada kerusakan sebelum tanggal 23 Mei, maka masih menjadi tanggungjawab rekanan. Hasil inventariasi yang dilakukan staf Arpusda, selain temuan Komisi III DPRD pihaknya juga mencatat kerusakan pada genteng. Pada minggu ini surat dilayangkan, sehingga pertengahan April bisa diperbaiki. (hun)

M SAEKHUN/RATEG

TINJAU PERPUSDA - Anggota Komisi III melihat-lihat kondisi Perpusda yang menghabiskan anggaran Rp 2,9 miliar.


SAMBUNGAN

SABTU 3 APRIL 2010

9

RADAR TEGAL

Camat Dihimbau Segera Laporkan Bencana PEMALANG - Bencana alam yang akhir-akhir ini kerap menimpa beberapa wilayah di Indonesia disikapi oleh Bupati Pemalang HM. Machroes SH dengan menyiapkan langkah antisipasi. Dalam rapat koordinasi (rakor) pekan lalu, Machroes meminta camat untuk melaporkan kejadian bencana alam. ’’Laporkan kejadian bencana alam pada kesempatan pertama,’’ tegas Machroes dalam

rakor tersebut. Menurutnya, laporan cepat dan akurat dari bawahannya itu sangat penting untuk mengambil langkah-langkah antisipasi, evakuasi, dan distribusi bantuan bagi korban bencana alam. Sehingga, lanjutnya, penanganan bencana bisa lebih cepat dan tepat, serta bisa mengurangi beban akibat bencana tersebut. Rakor selain membahas persoalan bencana juga menying-

gung mengenai pentingnya menjaga situasi kondusif wilayah, terutama di desa yang akan melaksanakan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades). Pada 19 April mendatang, dijelaskan Machroes, Desa Beluk, Kecamatan Belik, Kabupaten Pemalang, akan melaksanakan Pilkades. Camat Belik diminta untuk berperan aktif agar proses demokrasi tersebut, agar berlangsung tertib dan lancar. (ali)

Sejumlah Perwira Jalani Mutasi PEMALANG - Sejumlah perwira Polres Pemalang menjalani mutasi ke tempat tugasnya yang baru. Mereka mulai bertugas per 1 April 2010. Mutasi ini menimpa perwira yang semula menjabat kapolsek hingga kaur. Beberapa perwira malah mengalami mutasi hingga antar-Polres. Kapolres Pemalang AKBP Burhanudin SIK didampingi Kasatreskrim AKP Suwarto SH

MH menandaskan, mutasi jabatan bukan suatu yang berlebihan.’’Mutasi adalah hal yang biasa dan itu menimpa sejumlah perwira Polres,” tegas dia Rabu (31/3) lalu. Perwira yang menjalani mutasi ini adalah Kaur Binops Lantas Iptu Pranata SH yang kini menjabat sebagai kapolsek Petarukan di jabatan Ajun Komisaris Polisi (AKP). Sementara, Kapolsek Petarukan

AKP Suryanto SH menjalani mutasi menjadi kapolsek Ampelgading. Kapolsek Ampelgading AKP Krisna Hadi menjalani mutasi ke Polres Brebes. Perwira lainnya yang dimutasi adalah Kaur Binops Reskrim Iptu Restu Semadhy SH yang menjabat sebagai kapolsek Pulosari. Sedangkan, Kapolsek Pulosari AKP Suraji menjalani mutasi ke Polres Magelang. (ali)

SUMITRO/RADAR PEMALANG

NEKAT - Selepas memanen padi, puluhan petani nekat naik di atas truk dengan cukup tinggi. Padahal, aksi nekat puluhan petani ini sangat membahayakan keselamatan mereka.

BPD Diharapkan Lebih Proaktif PEMALANG – Badan Perwakilan Desa (BPD) sebagai mitra dalam proses pembangunan desa hendaknya dapat menjalankan tugas dan fungsinya dengan baik. Hal ini ditegaskan Camat Taman Sultanto SIP yang mewakili Bupati Pemalang HM. Machroes SH dalam sambutannya seusai melantik BPD Jebed Utara, Kecamatan Taman, Kabupaten Pemalang, Rabu (31/3) lalu. Pelantikan yang berlangsung di Pendopo Kecamatan Taman tersebut diselenggarakan bersamaan dengan pelantikan BPD dari desa lain, yakni BPD Sitemu dan Desa Pedurungan.

Sultanto mengatakan, BPD diharapakan dapat turut serta dalam proses pembangunan. Yakni, dari perencanaan, pelaksanaan, hingga laporan serta evaluasinya. ’’Sesuai dengan tupoksi (tugas pokok dan fungsi, Red) BPD, agar dapat berperan dan menjadi mitra kerja desa,” kata dia. Secara khusus, bupati juga mengajak kepada BPD Jebed Utara untuk bersama-sama membangun masyarakat. Karena, sejak ada konflik di tingkat internal desa, proses pembangunannya mengalami masalah. Yakni, disebabkan Alokasi Dana Desa (ADD) dan

dana-dana lain dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pemalang tidak bisa dicairkan, sehingga praktis tidak ada pembangunan. Sementara, Kepala Desa (Kades) Jebed Utara Imam Haris mengungkapkan, pelantikan BPD desanya merupakan tindak lanjut dari musyawarah perangkat desa, tokoh masyarakat, dan kepala dusun desa setempat. Musyawarah tersebut menindaklanjuti pemberhentian pengurus BPD dengan hormat pada 15 Maret 2010 lalu. Dengan membentuk kepanitiaan pemilihan BPD, sesuai dengan mekanisme yang ada. ’’Musyawarah melibatkan

perangkat desa, tokoh masyarakat, dan kepala dusun,” ujarnya. Pengurus BPD, lanjut Imam, beranggotakan 11 orang. Ketua BPD terpilih adalah Drs Winarto yang juga kepala Unit Pengelola Pendidikan Kecamatan (UPPK) Taman. Selain pengurus inti, pengurus antarwaktu juga telah terbentuk, jumlahnya sama dengan pengurus inti, yakni 11 anggota. Pelantikan BPD sendiri, lanjut dia, sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Pemalang No. 17 Tahun 2006 pasal 11 ayat 2 dan pasal 22 ayat 4 tentang Pengesahan dan Pemberhentian Anggota BPD. (cw2)

Ajak Jamaah Pilih Pemimpin yang Peduli Kondisi... dari halaman 9 Junaedi yang sedianya akan datang, ternyata berhalangan hadir. Selain mempunyai rasa kasih sayang dan peduli terhadap umat Islam, lanjut Hasan Bisri, jamaah pengajian juga diajak untuk memilih calon bupati dan wakil bupati yang istiqomah, tidak sombong, dan tahu betul

permasalahan yang dihadapi rakyatnya. ’’Karena pemimpin-pemimpin yang semacam inilah yang akan membawa Kabupaten Pemalang menjadi lebih baik lagi,’’ tandasnya. ’’InsyaAllah, ibu-ibu. Mantapkan hati dan pilihlah calon pemimpin istiqomah dan tidak sombong, demi kemajuan dan kejayaan Pemalang ke depan,” lanjut dia.

JANGAN BIMBANG Lebih lanjut Hasan Bisri mengungkapkan, pencoblosan adalah sarana perbaikan umat yang paling efektif. Karena, menurutnya, melalui pencoblosanlah masa depan umat Islam dipertaruhkan. ’’Sehingga jangan segansegan, jangan takut, jangan bimbang, dan jangan ragu untuk memilih Junaedi-Agung,’’

ujar Hasan Bisri. ’’Satu-satunya calon bupati yang peduli. Jadi jangan takut dan bimbang, apalagi ragu-ragu. Pilih JunaediAgung,” ajak dia. Kabupaten Pemalang, lanjut Hasan, dengan semboyannya ’Ikhlas’, pemimpinnya haruslah cerdas, mempunyai wawasan luas, serta melas (kasihan) kepada orang-orang miskin. (*)

Sosialisasikan Teknis Nyoblos dari halaman 9 pihaknya mensosialisasikan hajat demokrasi daerah itu menggunakan teknis menyoblos. ’’Kita nanti nyoblos lagi,’’ tegasnya. Terkait istilah yang dihafal masyarakat dengan sebutan Pilkada, dijelaskan Arief, KPU

menyosialisasikannya dengan sebutan Pemilukada. ’’Kepanjangannya sama saja dengan kepanjangan dari Pilkada,’’ ujarnya. Sosialisasi yang terakhir kali dilakukan adalah dengan memasang baliho berukuran besar di lokasi-lokasi strategis. Pada awalnya, diakui Arief,

pemasangan baliho tersebut tidak disertai perizinan. Namun, saat dikonfirmasi ke aparat terkait penertiban yakni Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pemalang, terungkap bahwa izin diurus oleh Kesbangpolinmas.

Selain gencar mensosialisasikan teknis dalam proses pemungutan suara dengan nyoblos, dikatakan Arief, kegiatan lainnya adalah mengusulkan calon anggota Panitia Pengawas (Panwas) Pemilukada Kabupaten ke Panwas Provinsi Jawa Tengah (Jateng). (ali)

Turun Langsung ke Lapangan dari halaman 9 sanaan UN, sekaligus upayaupaya persiapan. Kepala SMP Negeri 2 Taman Hernanto MPd menjelaskan, untuk kelancaran dan kesuksesan dalam pelaksanaan UN, pihaknya selaku penyelenggara UN di lingkungan sekolahnya, telah banyak melakukan upaya persiapan-persiapan. Di antaranya, menyiapkan mental siswanya, juga melakukan kegiatan try out sebanyak 4 kali serta acara isti-

ghosah dan doa bersama yang dilakukan oleh dewan guru bersama semua siswa kelas IX (sembilan) dan orangtua/walimurid. ’’Upaya persiapan telah kami lakukan untuk memberikan motivasi dan dorongan semangat kepada siswa, serta untuk mengurangi rasa ketegangan,’’ ujarnya. Di samping itu, lanjutnya, siswa juga diajaknya untuk bermain agar mereka dalam kondisi fresh tanpa ada beban, sehingga saat menghadapi UN betul-betul siap.

Setelah acara penyambutan, Hakam Naja diberi kesempatan berdialog langsung dengan para siswa peserta UN, setelah mereka selesai mengerjakan soal matematika. ’’Bagaimana dengan soal-soal UN-nya? Apakah mudah atau sulit untuk dikerjakan?” tanya Hakam Naja kepada para peserta UN. Pertanyaan itu langsung dijawab oleh siswa secara beramai-ramai. Dikatakan para siswa, soal UN untuk mata pelajaran matematika, tingkat kesulitanya dinilai sedang-

sedang saja.’’Soalnya gampang-gampang susah, Pak,” kata salah satu siswa. Fitri, salah satu peserta UN dari SMP Negeri 2 Taman menuturkan, kesulitan soal UN tidak cukup banyak ditemukan. Karena, menurutnya, masih mudah bisa dipahami, tidak seperti soal try out yang justru lebih sulit. ’’Yang pasti, dengan soal UN seperti itu, mudah-mudahan saya bisa mengerjakannya dan bisa menjawab dengan benar,” kata Fitri. (agus pratikno)

AGUS PRATIKNO/RADAR PEMALANG

RIAS PENGANTIN – Seorang peserta sedang menata rias pengantin saat mengikuti kegiatan uji kompetensi di TUK Melati milik HARPI Cabang Pemalang.

29 Peserta Tunjukkan Kemampuan Uji Kompentensi Perias Pengantin PEMALANG – Sebanyak 29 orang perias pengantin dari Kabupaten Pekalongan dan Pemalang Jumat (2/4) di Tempat Uji Kompetensi (TUK) Melati milik Himpunan Ahli Rias Pengantin Indonesia (HARPI) Cabang Pemalang, mengikuti kegiatan uji kompetensi. Kegiatan tersebut dimaksudkan untuk membangun usaha mandiri guna membantu penghasilan keluarga, serta sebagai upaya untuk menciptakan perias pengan-

tin yang profesional. Ketua HARPI Cabang Pemalang Hj Suhari Karistanti yang juga sebagai ketua TUK Melati mengatakan, kegiatan uji kompentensi rias pengantin angkatan ke-II (dua) periode 2010 ini diikuti 29 peserta yang berasal dari Kabupaten Pekalongan dan Pemalang. ’’Untuk materi, dalam kegiatan ini mengupas tentang tata rias pengantin Solo putri. Adapun tim pengujinya dari Propinsi Jawa Tengah (Jateng) sebanyak 3 orang, yaitu Ny Hj Amandar, Ny Hj Joko Wahyudi, dan Ny Aminto,” jelasnya.

Menurutnya, kegiatan uji kompetensi yang diselenggarakan kali kedua ini bertujuan untuk meningkatkan kemandirian atau sebagai upaya pengembangan usaha mandiri, sekaligus untuk membantu ekonomi keluarga. Selain itu, juga untuk menciptakan profesionalisme para perias dan peningkatan mutu perias pengantin. ’’Dengan mengikuti uji kompetensi ini, para peserta nantinya juga akan mendapatkan sertifikat sebagai bentuk hasil telah mengikuti kegiatan uji kompetensi semacam ini,” tandasnya. (mg1)

Pendapatan Naik 27,3 Persen dari halaman 9 Sedangkan, laju inflasinya sebesar 4,10 persen. Kondisi tersebut masih di atas tingginya laju inflasi yang ada di Jateng yaitu sebesar 03,19 persen, dan inflasi tingkat nasional sebesar 2,78 persen. ’’Dengan tingginya laju in-

PERTAMA DI DUNIA, Jadikan Ponsel anda MESIN ATM pribadi, untuk segala jenis transaksi, Bukan MLM dan bukan Money Game. http:// www. k a r t u p u l s a . c o m / 2234561589 Hub. 0284-5803000 SMS: 0813 2687 3333.

flasi tersebut, maka dapat disimpulkan daya beli masyarakat Pemalang mengalami peningkatan, sehingga laju inflasinya terus naik,’’ jelasnya. ’’Kenaikan inflasi ini dimungkinkan karena barang yang ada tidak sebanding dengan besarnya jumlah permintaan. Sehingga harga cenderung

terus meningkat,’’ lanjutnya. Lebih lanjut dijelaskan Noor Rosyadi, dengan tingginya angka inflasi, maka pemerintah ke depan harus lebih intensif melakukan operasi pasar. Langkah ini, menurutnya, ditempuh dengan harapan harga di pasaran dapat terkendali oleh pemerintah. (mg1)


CMYK

MENUJU

SABTU, 3 APRIL 2010

G1-G2

RADAR TEGAL

10

PDIP Beberkan Rekomendasi DPP PEMALANG - DPC PDIP Pemalang menggelar jumpa pers untuk menunjukkan kepada publik mengenai rekomendasi bagi calon bupati wakil bupatinya. Rekomendasi dari DPP itu ditandatangani salah satu Ketua dan Sekjen. Ketua DPC PDIP Waluyo AT menunjukkan surat rekomendasi tersebut Kamis (1/4). Waluyo yang didampingi salah satu wakil ketuanya Ttang Kirana dan Ketua PAC Bantarbolang Taufik mengklarifikasi adanya kabar yang meragukan sudah turunnya rekomendasi tersebut. Dia mengungkapkan, rekomendasi pasangan balon bupati dan wakil bupati sudah turun dengan Nomor 3210/in/DPP/II/ 2010 Tanggal 13 Februari 2010. “Ini saya tunjukkan SK-nya, kertasnya khusus ada holo-

gramnya dan berstempel resmi,” kata dia seraya menunjukkan surat tersebut. Dalam rekomendasi disebutkan bahwa pasangan balon bupati dan wakil bupati yang ditetapkan oleh DPP untuk maju dalam pemilukada Pemalang 2010 adalah H Junaedi SH MM dan Mukti Agung Wibowo ST. Surat ditandatangani oleh Ketua DPP Adang Ruchiatna dan Sekretaris Ir Pramono Anung W MM. “Tidak ada calon lain dan hal itu wajib untuk diperjuangan oleh seluruh kader dan keluarga besar partai,” tegas Waluyo. Sementara adanya gerakan yang dilakukan dengan mengatasnamakan kader PDI Perjuangan untuk mengusung calon yang lain, dinilai sebagai gerakan liar dan diluar struktur partai. Disamping itu di dalam

PDIP tidak ada mekanisme road show untuk menjaring aspirasi balon bupati. Masyarakat tidak perlu terkecoh dengan intrik-intrik politik seperti itu. Karena berdasarkan SK DPP No 435 proses yang dilakukan DPC dalam penjaringan dan penyaringan pasangan balon bupati dan wakilnya sudah sesuai prosedur. Tidak benar harus ada empat pasangan balon diajukan ke DPP. Satu pasangan pun kalau sudah solid tidak masalah dan lebih baik. Ketua PAC PDIP Bantarbolang Taufik Hidayatullah menambahkan semua kader PDI Perjuangan dari tingkat ranting sampai DPC sudah solid mengusung pasangan Junaedi-Agung. Jika ada kader yang mbalelo maka menurutnya patut diusulkan untuk dipecat. (ali)

AGUS PRATIKNO/RADAR PEMALANG

SANTUNAN – Balon bupati Junaedi-Agung memberikan santunan kepada anak-anak yatim di Kecamatan Comal dan Ulujami Kabupaten Pemalang.

Muntoha: Junaedi-Agung Calon Pemimpin Pengayom Rakyat

ALI BASARAH/RADAR PEMALANG

REKOMENDASI - Ketua DPC PDIP Waluyo AT menunjukkan rekomendasi DPP PDIP bagi balon bupati wakil bupati H Junaedi SH MM-Mukti Agung Wibowo ST yang diusungnya.

Pengurus Wajib Sosialisasikan Junaedi-Agung COMAL – Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) PPP Kecamatan Comal, Maksun Sulaeman, menegaskan bahwa segenap pengurus PAC dan Pimpinan Ranting (PR), akan terus berupaya mensosialisasikan Cabup-Cawabup Junaedi-Agung hingga benarbenar dikenali masyarakat. Sehingga pada hari-H pemilihan, hasil suara yang diperoleh nantinya dimenangkan oleh pasangan tersebut. “Semua pengurus di PAC dan PR harus mensosialisasikan pasangan Junaedi-Agung,” kata dia kepada Radar di selasela pengajian Maulid Nabi Muhammad SAW di Desa Pecangakan, Kecamatan Comal, Kamis (1/4). Dia mengatakan, keputusan Pimpinan Cabang terkait Pemilu-Kada Kabupaten Pemalang 2010, hasilnya harus dimengerti dan dipahami oleh semua jajaran di bawahnya. Karena keputusan tersebut dibuat dengan mendengarkan aspirasi warga, melalui perwakilan PR. Tidak ada pengecualian, dan tidak boleh ada pengurus yang berseberangan dengan keputusan itu. “Pengurus yang tidak mensosialisasikan, apalagi berseberangan akan dikenai sanksi tegas,” kata Maksun. Namun begitu, Maksun menegaskan bahwa partai berlambang kabah di Kecamatan Comal, tingkat kesoliditasannya tidak perlu dipertanyakan lagi. Karena

CMYK

Maksun

Pengurus yang tidak mensosialisasikan, apalagi berseberangan akan dikenai sanksi tegas,

pertemuan dan konsolidasi internal senantiasa dilaksanakan secara rutin. Yakni untuk mengetahui apa saja yang telah dilakukan dimasing-masing ranting, beserta isu-isu berkembang dilapisan bawah. (cw2)

PEMALANG – Ketua DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Pemalang, menegaskan, pasangan balon bupati Junaedi-Agung yang telah didukung empat partai besar, yakni PDIP, PPP, PKB dan Partai Demokrat, merupakan calon pemimpin yang mampu mengayomi rakyat. Kedekatan dengan rakyat kecil tidak diragukan lagi. Jika nanti berhasil terpilih akan menjadi pemimpin yang betulbetul bisa mengayomi rakyatnya. “Junaedi sing dadi bupatine ngayomi rakyate, wakile Agung sing mampu membuka

lapangan pekerjaane,” kata Muntoha SH MHum dalam acara Muludan sekaligus penyerahan santunan kepada anak yatim di Kecamatan Comal dan Ulujami, kemarin. Lebih lanjut Muntoha menuturkan, dengan pemimpin yang tahu kondisi masyarakat kecil, diharapkan ke depan masyarakat Kabupaten Pemalang semakin sejahtera. Selain itu, memajukan pembangunan pendidikan juga bagian dari keinginannya, terutama pendidikan murah agar masyarakat yang tidak mampu bisa mengenyam pendidikan. “Ke depan jangan sampai

ada anak tidak sekolah, garagara tidak mampu membayar biaya pendidikan,” ujarnya. Sikap kejujuran yang dimiliki pasangan balon bupati Junaedi-Agung juga menjadi modal untuk membangun masyarakat Pemalang. Dengan kejujuran, sangat tidak mungkin keduanya mengeruk uang rakyat Pemalang. “Calon pemimpin ini orangnya betul-betul jujur,” ujarnya. Sementara Wakil Bupati Pemalang H Juneadi SH MM selaku balon bupati dalam acara tersebut mengajak semua masyarakat Pemalang,

khususnya di wilayah Kecamatan Comal dan Ulujami bersama-sama memberikan dukungan agar pada tanggal 31 Oktober 2010, saat pelaksanaan Pilkada, dapat meraih kemenangan. “Kami berdua bersama balon wakil bupati Mukti Agung Wibowo memohon doa restu serta dukungannya untuk maju ke Pilkada. Dan atas doa serta dukungan warga mudah-mudahan nantinya dapat berhasil dan setelah jadi nanti dapat bermanfaat untuk masyarakat se Kabupaten Pemalang,” tandasnya. (mg1)

Radar Tegal 3 April 2010  

Radar Tegal 3 April 2010

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you