Page 1

CMYK

RADAR TEGAL Harian Pertama Kebanggaan Wong Tegal

RABU, 20 NOPEMBER 2013

INDEKS Pelajar Harus Jaga Kesopanan HAL. METROPOLIS

Alat Komunikasi Lumpuh HAL. RADAR BREBES

UMK Pemalang Ditolak HAL. RADAR PEMALANG

Lampu Padam, Nenek Tewas Terpanggang HAL. INSIDEN

APA MANING...

Rp. 2.500,-

Indonesia – Australia Memanas Presiden SBY Sesalkan Australia Menolak Minta Maaf JAKARTA- Aksi penyadapan yang dilakukan intijen Australia membikin hubungan Indonesia dan Australia makin memanas. Suasana makin ti-

dak kondusif karena Perdana Menteri Australia Tony Abbott menolak meminta maaf kepada Indonesia terkait aksi penyadapan terhadap Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan sejumlah pejabat tinggi negara pada 2009 lalu. Presiden SBY pun menyesalkan sikap Australia tersebut. “Bapak Presiden mengikuti perkembangan terakhir dimana kami

mendengar bahwa tidak ada permintaan maaf atau klarifikasi dari mereka (Australia). Presiden menyayangkan atas sikap PM Australia yang tidak meminta maaf atau memberi klarifikasi yang jelas mengenai hal ini,” ujar Juru Bicara Kepresidenan Julian Aldrin Pasha di Bina Graha, Kompleks Istana Kepresidenan, kemarin (19/ 11). Julian melanjutkan, sejauh ini pe-

merintah Indonesia telah menunjukkan reaksi keras menyikapi aksi penyadapan tersebut. Diantaranya, pemerintah telah menarik Dubes RI di Australia dan telah mengirimkan nota protes terhadap pemerintah Australia. Dengan langkah-langkah tersebut, pemerintah berharap pihak Australia menunjukkan itikad baik untuk menangani persoalan ini. ke hal 7 kol 1

Marty Natalegawa

Dubes Nadjib Kembali Selasa Malam JAKARTA - Protes keras telah ditunjukkan oleh pemerintah Indonesia terhadap Australia dengan pemulangan duta besar (Dubes) RI di Canberra, Nadjib Riphat Kesoema. Nadjib dilaporkan kembali ke tanah air pada Selasa (19/11) malam. Informasi tersebut disampaikan oleh Juru Bicara Kementerian Luar Negeri, Michael Tene. Saat dihubungi kemarin, Tene masih belum bisa memberikan keterangan apakah dubes Nadjib akan langsung bertemu dengan Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa setibanya di Jakarta. “Pak Nadjib pulang malam ini,” ujar Tene dalam pesan sing-

ANTARA FOTO/SEPTIANDA PERDANA

TERSANGKA - Petugas BNN mengamankan sejumlah tersangka bandar narkoba di Medan, Sumut, Senin (18/11).

Pasutri Terlibat Jaringan Narkoba Internasional JAKARTA - Seorang ibu rumah tangga berinisial DD (39) beserta suaminya, KA (33) diciduk oleh tim gabungan Badan Narkotika Nasional (BNN) pusat dengan BNN Provinsi Sumatera Utara (Sumut) karena terlibat dalam sindikat narkoba internasional. Dari tangan pasangan suami istri (pasutri) tersebut, aparat sukses menyita 2,1 kilogram sabu dan 11.400 butir pil ekstasi. Selain sabu dan ribuan butir pil ekstasi, petugas juga menyita 1 set alat hisap sabu, lembar setoran bank, 1 unit mesin hitung, uang senilai Rp 32 juta, serta kendaraan dan alat komunikasi lainnya. Berdasarkan keterangan dari Kepala Bagian Humas BNN Komisaris Besar Sumirat Dwiyanto kemarin (19/11), pasutri pelaku bisnis haram tersebut diciduk di kediamannya Senin (18/11) di Jalan Pasar 4 Marelan Barat Perumahan Grand Puri No 25,Medan Marelan, Medan. Sumirat menjelaskan bahwa DD dan KK telah menjalankan bisnis haram tersebut selama satu tahun. “Namun BNN sudah mendalami kasus ini sejak empat bulan lalu,” ujar Sumirat.

MUHAMAD ALI/JAWAPOS

PENUHI PANGGILAN - Menteri Pertanian Suswono memenuhi panggilan KPK di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (19/11).

Sengman Mangkir, KPK Cecar Suswono

ke hal 7 kol 1

PERADILAN

MUHAMAD ALI/JAWAPOS

TIBA DI KPK - Gubernur Banten Atut Chosiyah tiba di gedung KPK guna memenuhi panggilan KPK Jakarta, Selasa (19/11). Atut dimintai keterangan dalam penyelidikan KPK terkait kasus dugaan korupsi pengadaan alat kesehatan di Pemkot Tangerang Selatan Provinsi Banten.

Status Atut Bisa Jadi Tersangka MUHAMAD ALI/JAWAPOS

BERI KESAKSIAN - Mantan Menpora Adhyaksa Dault memberikan kesaksian di Pengadilan Tipikor Jakarta, Selasa (19/11).

AdhyaksaTudingHambalang Tanggung Jawab Andi JAKARTA - Peluru tajam soal proyek Hambalang kembali mengarah ke mantan Menpora Andi Alvian Mallarangeng. Itu terjadi saat mantan Menpora sebelum Andi, Adhyaksa Dault menjadi saksi di sidang Tipikor untuk terdakwa Deddy Kusdinar. Menurutnya, yang paling bertanggung jawab soal mega proyek di bukit Hambalang, Bogor itu. Tuduhan itu didasarkan pada membengkaknya anggaran proyek dari yang sebelumnya Rp 125 miliar menjadi Rp 2,5 triliun. Dia meyakinkan majelis hakim kalau pada masa Andi Mallarangeng proyek itu bermasalah dengan dalih pada era kepemimpinannya tidak ada pembangungan fisik Hambalang. “Tidak ada daftar isian pelaksanaan anggaran (DIPA) murni yang keluar sampai saya selesai jadi menteri. Tidak ada pembangunan, hanya urusan sertifikat,” ujarnya. Dia ingat betul, anggaran Rp 125 miliar belum diutak-atik hingga dirinya selesai menjabat. Adhyaksa kaget begitu tongkat kepemimpinan berpindah, anggaran membengkak.

katnya. Pemulangan ini dilakukan oleh pemerintah Indonesia dalam menyikapi isu penyadapan yang dilakukan oleh intelejen Australia terhadap Presiden Susilo Bambang Yudhoyono beserta beberapa pejabat negara lainnya. Sementara itu, terkait pemanggilan kembali duta besar Australia di Jakarta, Greg Moriarty untuk dimintai keterangan hingga kini masih belum diputuskan kapan waktunya. Direktur Informasi dan Media Kemenlu, Siti Sofia mengatakan bahwa hingga kini informasi terkait pemanggilan tersebut masih belum diperolehnya. ke hal 7 kol 5

JAKARTA- Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah kembali diperiksa oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kemarin. Kalau sebelumnya soal saksi kasus dugaan suap sengketa Pilkada Lebak, kali ini tentang penyelidikan dugaan korupsi alat kesehatan di lingkungan Provinsi Banten. Ketua KPK Abraham Samad usai seminar Nasional “Peran Aparat Pengawasan intern Pemerintah (APIP) Dalam Mewujudkan Indo-

nesia Bersih Tanpa Korupsi,” di Gedung Bidakara, Jakarta Selatan mengatakan posisi Atut masih saksi. Namun, status itu disebutnya tidak kekal. Bisa saja berubah kalau Atut punya peran. Untuk itulah, pihaknya terus melakukan klarifikasi terhadap politisi Partai Golkar itu. Atut sendiri harus koperatif dan menyampaikan semua informasi dengan jujur agar kasus yang masih penyelidikan itu terang benderang. Apalagi, KPK sudah memiliki beberapa

temuan soal proyek Alkes tersebut. Saat ditanya soal kemungkinan Atut menjadi tersangka, Samad tidak mau berandai-andai. Menurutnya itu terlalu prematur karena pihaknya masih menyelidiki. “Tidak menutup kemungkinan kalau hasil pemeriksan berkelanjutan ditemukan dua alat bukti yang cukup, signifikan dan kuat. Statusnya bisa berubah dari saksi menjadi tersangka,” urainya. ke hal 7 kol 5

JAKARTA - Harapan masyarakat untuk tahu sosok Sengman Tjahja yang disebut-sebut sebagai utusan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di kasus suap pengaturan kuota impor daging sapi pupus. Sebab, dia tidak memenuhi panggilan penyidik KPK di kasus yang menyeret mantan Ketua PKS Luthfi Hasan Ishaaq itu. Sejatinya, Sengman, penga-

cara Ahmad Rozi dan Menteri Pertanian Suswono akan diperiksa untuk tersangka Maria Elizabeth Liman yang menjabat sebagai Direktur PT Indoguna Utama. Namun, hingga matahari berada di ufuk barat Sengman tidak kunjung menampakkan diri. Mentan Suswono dan Rozi yang memenuhi panggilan penyidik. ke hal 7 kol 1

Kapolri Izinkan Polwan Berjilbab JAKARTA - Polemik tentang boleh tidaknya polisi perempuan alias Polwan memakai jilbab menemukan titik terang. Kapolri Jenderal Sutarman memberikan izin bagi para polwan untuk mengenakan jilbab. Meski masih berupa ucapan lisan, pernyataan Kapolri tersebut memberikan angin segar pagi para

Polwan yang ingin mengenakan jilbab saat berdinas. Izin tersebut disampaikan Sutarman setelah beramah tamah dengan wartawan di Mabes Polri kemarin. Menurut dia, mengenakan jilbab merupakan hak asasi setiap perempuan muslim apapun profesinya. ke hal 7 kol 1

ke hal 7 kol 1

Indonesia – Australia Memanas * Aja kalah gras! Kapolri Izinkan Polwan Berjilbab * Dijamin tambah ayu!

CMYK


OPINI

2

RABU 20 NOPEMBER 2013

RADAR TEGAL

Belajar dari Bolivia dan Venezuela Oleh: Muhammad Najib

Masyarakat dan Politik Oleh: Iman Teguh S. POLITIK di Indonesia. Tidak semua masyarakat antusias ketika mendengar kata politik, ada yang terdiam, ada yang beranggapan bahwa memikirkan politik hanya akan membuang-buang waktu, namun di samping itu semua ada pula yang benar-benar mengikuti perkembangan perpolitikan di Indonesia. Terlebih khusus anak muda, pikiran dan benak mereka tentang politik mayoritas negatif, karena media cetak maupun eletronik yang ada di Indonesia selalu saja menggambarkan bahwa perpolitikan di Indonesia itu sangatlah kotor dan tidak baik, bahkan survey yang pernah ditayangkan di media elektronik menyatakan kebanyakan orang tua saat ini sangat takut dan tidak ingin anak-anak mereka terjun langsung ke dalam dunia politik. Kebencian anak muda dengan politik sangat mempengaruhi tingkat kepercayaan mereka kepada pemerintah yang mana terus berkurang. Namun itu semua harus diakui kebenarannya karena keadaan perpolitikan yang tergambar bagi generasi penerus memang seperti itu. Berdasarkan hasil survey oleh Plan Politika tentang tingkat kepercayaan anak muda terhadap pemerintah disebutkan bahwa 29,31% dari 429 anak muda usia 14-29 tahun memberikan nilai 6 (skala 10) dan 21,72% dari mereka memberikan nilai 5 (skala 10). Yang setidaknya menyimpulkan tingkat kepercayaan anak muda terhadap pemerintah itu sangatlah rendah. Mengapa harus tahu politik? Dalam bukunya, Pandji Pragiwaksono pernah mengatakan politik adalah hal yang paling dekat dengan keseharian kita dan bersinggungan langsung dengan kehidupan sehari-hari, politik yang baik juga ditentukan oleh masyarakat yang cerdas akan politik. Untuk itulah setidaknya sebagai warga negara dan pemuda yang baik diharapkan dapat mengerti keadaan perpolitikan yang berjalan dengan tujuan agar tidak mudah dibohongi oleh para pelaku politik yang kurang baik. Politik dalam sebuah negara pada hakikatnya adalah tanggung jawab seluruh warga negara yang berada di negara tersebut demi mewujudkan kebaikan bersama, seperti yang dinyatakan dalam teori klasik Aristoteles. Memang dalam pelakasaannya, politik selalu saja dan hanya dihubungkan dengan pemerintah, itu semua secara tidak langsung membentuk persepsi yang salah tentang politik bagi sebagian besar masyarakat khususnya anak muda. Selain itu, persepsi salah tersebut juga semakin membuat masyarakat dan anak muda apolitis. Padahal, pada tahun 2014 nanti diharapkan sebanyak 50 persen anggota kabinet Indonesia diisi oleh anak muda usia 25-45 tahun. Pemuda Dalam rangka memahami Indonesia, maka sudah seharusnya memahami perpolitikan yang berlangsung di Indonesia. Menurut Effendi Ghazali yang merupakan salah satu pakar komunikasi politik di Indonesia, perpolitikan di Indonesia telah mengalami sinisme yang membuat seluruh masyarakat skeptis dan memandang sinis kepada tokoh-tokoh politik. Bagaimana tidak? Di tahun 2013 ini saja perpolitikan Indonesia semakin jelas keterpurukannya, dimana semua parpol berebut kekuasaan, tidak berpolitik dengan sehat, bahkan mempolitiki segala hal dari manusia, media, dan lainnya. Lebih mudahnya, dapat dikatakan hampir tidak ada keinginan untuk mewujudkan kebaikan bersama dalam berpolitik. Beberapa waktu lalu dalam sebuah diskusi, ada sebuah pertanyaan terucap dalam diskusi tersebut yang berbunyi “Bagaimana perpolitikan di Indonesia?”, salah seorang menjawab dengan mengatakan tidak mengerti sama sekali tentang politik. Lainnya menjawab dengan mengatakan bahwa perpolitikan di Indonesia terlalu berat diungkapkan dengan katakata, karena hanya rasa pesimis yang terlintas ketika kita membahasnya. Mungkin ada benarnya, rasa optimis untuk memperbaiki itu kini sirna secara perlahan karena apa yang telah kita lihat saat ini. Tapi, dibalik setiap keterpurukan yang ada pastilah ada sebuah celah dan harapan untuk bangkit dan menjadi lebih baik. Jika guru-guru di Indonesia pernah diibaratkan sebagai air keruh dalam sebuah teko oleh Bapak Muhammad Nuh di sebuah pernyataannya, maka tidak ada salahnya para pemeran politik saat ini juga diibaratkan sebagai air keruh tersebut, dimana teko yang diibaratkan sebagai pemerintah sudah saatnya isinya yaitu air keruh dituangkan dan diganti dengan air yang masih bersih serta segar. Mungkin nanti ada yang langsung menyanggah dengan berkata air keruh itu tidak mungkin dituangkan semua dalam satu waktu kan? Iya, itu benar. Namun yang perlu diingat, kini sebagai para pemuda apakah kita pernah bertanya kepada diri masing-masing untuk bersiap menjadi air yang bersih nan segar untuk mengisi teko tersebut?. Politik juga merupakan urusan anak-anak muda, karena dalam rangka bersiap menjadi air bersih nan segar, belajar politik sangat diperlukan. Belajar politik juga sebagai salah satu sarana pencerdasan bangsa ini, dan semakin tua bangsa ini diharapkan dapat menjadi lebih cerdas. Khususnya di tahun ini, tahun yang akan menjadi awal perjalanan pemilu 2014 nanti, sering sekali pengamat-pengamat politik muda beraksi di media-media yang tentunya inspiratif dan peduli dalam mewujudkan kebaikan bersama. Kesempatan belajar politik itupun semakin terbuka. Belajar politik dapat dilakukan dengan mengikuti berbagai diskusi, aktif dalam organisasi, berpartisipasi di berbagai kegiatan perpolitikan dengan menyumbangkan pandangan ataupun opini, tulisan, serta aksi perubahan. Segala hal yang besar dimulai dari sebuah langkah kecil, maka sesuai dengan kapasitasnya yang tidak mungkin langsung menjadi pemeran politik di pemerintahan, anak muda dapat memberikan segala aspirasi yang menjadi masukan positif bagi pemerintah. Terlebih lagi di zaman demokrasi seperti saat ini, pemimpinpemimpin yang baik bagi bangsa ini hanya akan dihasilkan oleh mereka yang melek akan politik. Politik dapat memperdaya mereka yang tidak memahaminya, namun sebaliknya akan menyadarkan mereka yang memahaminya dengan baik dan benar akan arti politik itu sendiri. (*)

BUKAN berlebihan jika kita mengatakan bahwa Indonesia merupakan salah satu negara terkaya di dunia. Hasil alam melimpah, tanah subur—nenek moyang kita menyebutnya dengan Gemah ripah loh jinawe— dan sumber daya manusia pun cukup mumpuni. Dengan kata lain, dari lautan sampai daratan yang ada di Indonesia dipenuhi potensi luar biasa. Saking luar biasa dan banyaknya kekayaan yang dikandung negeri ini, membuat orang sulit menyebutkan suatu hal yang Indonesia tidak punya. Pertanyaannya, mengapa negeri ini masih terpuruk dan masih istiqomah dengan perihal kemiskinan? Apakah negeri ini tidak mampu mensejahterakan penghuninya, padahal semua yang dibutuhkan, negeri menyediakan. Amanat UUD mengatakan dengan sejelas-jelasnya bahwa bumi, air, udara dan kekayaan alam lainnya dikelola negara dan dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kesejahteraan rakyat. Namun, realita dilapangan sungguh tidak mencerminkan ketaatan konstitusi (inkonstitusi). Dari sini dapat disimpulkan bahwa penyelenggara negara tidak “konsisten” terhadap kebijakan dan mereka justru malah menghianati konstitusi yang mereka buat dan tetapkan sendiri. Pertanyaannya, jika penyelenggara negara saja sudah memberikan teladan untuk “menghianati” konstitusi, lantas bagaimana dengan rakyatnya sendiri? Tentu bisa disimpulkan sendiri. Belenngu Pihak Asing Enam puluh delapan sudah negeri ini terbebas dari penjajahan—melalui pengorbanan luar biasa yakni pikiran, tenaga, harta, bahkan nayawa—hingga akhirnya para pejuang bangsa berha-

sil meraih kemerdekaan. Meraih kemerdekaan bukan berarti bebas dari segala ancaman dan penindasan, akan tetapi mempertahankan kemerdekaan justru jauh lebih berat dibandingkan meraih kemerdekaan. Hal ini dibuktikan dengan adanya berbagai bentuk perlawanan pasca kemerdekaan misalkan, peristiwa bandung lautan api—kota Bandung luluh lantah akibat serangan tentara Inggris. Begitu para pendiri bangsa berjibaku sekuat tenaga untuk mempertahankan Indonesia dengan semangat luar biasa. Kini, kita tinggal meneruskan perjuangan dan cita-cita para pendiri bangsa—terwujudnya masyarakat adil dan makmur—tidak bisa mewujudkannya. Padahal, perjuangan saat ini sesungguhnya tidaklah sesulit zaman dahulu, sebab Indonesia adalah negara kaya akan sumber daya alam yang cukup untuk mensejahterakan rakyatnya. Namun, kekayaan tersebut justru malah membuat Indonesia tidak berdaya (baca: belenngu asing). Tidak Indonesia namanya jika semua lini tidak luput dari persoalan. Para penyelenggara negara yang harusnya menata negara justru malah merusaknya. Hal ini terbukti sampai detik ini mayoritas penduduk Indonesia masih istiqomah dengan kemiskinan dan kebodohan. Harusnya, kondisi Indonesia saat ini semakin membaik. Bagaimana tidak. Toh sumber daya alam kita melimpah ruah. Idealnya, dengan kenyataan bahwa Indonesia memiliki kekayaan alam melimpah, masyarakatnya sejahtera. Namun, apa yamg terjadi, sebagian besar masyakarat Indonesia hidup di bawah garis kemiskinan. Sungguh ironis, bukan?

Kita lihat saja Freeport telah mengeruk kekayaan bumi Indonesia; emas, perak, tembaga, dan lain-lain. Berjuta-juta ton SDA telah dieksploitasi oleh Freeport. Namun, dalam konteks pembagian hasilnya, Indonesia hanya mendapatkan bagian kurang dari 10%. Tidak hanya itu, PT Newmont yang mampu menghasilkan keuntungan kurang lebih Rp 2,6 triliun per hari, memberikan royalti selama 6 tahun hanya sebesar Rp 168,4 miliar. Sungguh, ironis sekali kekayaan negeri ini dikeruk secara membabi buta oleh kekuatan-kekuatan kapitalis dari luar, sehingga mereka mendapatkan kelimpahan, sedangkan rakyat negeri ini hanya menikmati bagian terkecilnya saja. Padahal konstitusi negara secara tegas menyatakan, “Bumi, air, dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dimanfaatkan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat.” Lebih parah lagi, eksploitasi secara besar-besaran yang dilakukan oleh perusahaan asing, telah menyebabkan perubahan topografi pada daerah yang telah diambil sumber daya alamnya. Misalnya, yang terjadi di Pulau Buru, eksploitasi besar-besaran tersebut telah meninggalkan jejak kerusakan lingkungan yang luar biasa dan akhirnya menimbulkan keresahan masyarakat. (Ali Mahmudi, 2012). Meneladani Bolivia dan Venezuela Belum lama ini tersiar kabar baik untuk negeri ini. Kekayaan yang lama dipangkuan pihak asing, kini akan kembali diperlukan bumi pertiwi. Kita diberikan kesempatan untuk mengelola sendiri kekayaam alam. Yang harus diperhatiakn bagi segenap jajaran pemerintahan dan pihak

yang bersangkutan adalah memikirkan bagaimana caranya mengelola dan memanfaatkan kekayaan sediri dan harus mengambil sikap tegas menolak perpanjangan dengan pihak asing, sebab kontrak pihak asing selama ini atas blok-blok migas jelas mengabaikan konstitusi yang tandas mengamanatkan bahwa sumber daya ekonomi yang menguasai hajat hidup orang banyak wajib dikuasai negara. Disamping itu, pengelolaan blok-blok migas oleh pihak asing juga terbukti relatif tidak menyejahterakan rakyat. Pihak yang diuntungkan hanya sedikit kelompok. Itulah para pemburu rente. Sementara rakyat kebanyakan sedikit sekali bisa menikmati manfaat ekonomi sumber daya migas ini. Buktinya, tingkat kemiskinan masih saja relatif tinggi. Kini, perusahaan-perusahaan nasional—entah BUMN ataupun swasta—boleh diandalkan dalam mengelola lapangan migas ini. Mereka memiliki kemampuan teknis-teknologis maupun ekonomis. Itu sudah mereka tunjukkan dalam mengelola sejumlah lapangan migas di dalam negeri atau bahkan di mancanegara. Dalam konteks itu, mereka jelas bersaing dengan perusahaan-perusahaan pertambangan milik raksasa kelas dunia seperti Total (Prancis), British Petroleum dan Shell (Inggris), juga Chevron dan ExxonMobil (Amerika Serikat). Jadi, sudah saatnya perusahaan-perusahaan nasional diberi kepercayaan melanjutkan pengelolaan blok-blok migas habis masa kontrak yang selama ini dikangkangi asing. Sekali lagi, kesanggupan mereka untuk itu relatif sudah bisa diandalkan. Ini

sekaligus juga menjadi landasan untuk mengoreksi kekeliruan sejarah: pengelolaan lapangan migas tidak mengindahkan amanat konstitusi. Dalam konteks itu, semangat nasionalisasi industri migas di Bolivia dan Venezuela bisa menjadi rujukan. Bukan saja nasionalisasi itu berlangsung relatif lancar dan aman, melainkan terutama nyata-nyata berdampak menyejahterakan rakyat. Mungkin nasionalisasi industri migas ala Bolivia dan Venezuela tak bisa begitu saja kita tiru. Secara politis, langkah seperti kedua negara itu amat resisten mengundang tekanan negaranegara maju yang menjadi asal perusahaan-perusahaan asing pemegang kontrak blok-blok migas di negeri kita. agaimanapun, negara-negara itu jelas tak akan diam seribu bahasa jika kita melakukan nasionalisasi industri migas ala Bolivia dan Venezuela. Sementara posisi tawar kita sendiri dalam berhadapan dengan mereka, patut diakui, relatif lemah. (Suara Karya, 29/10/ 2013). Oleh sebab itu, pemerintah dalam kondisi seperti ini harus tanggap dan tegas. Kekuatan Indonesia yang kita punya saat ini sungguh luar biasa dan untuk mengelola kekayaan alam seperti diatas tentu hanya persoalan mudah. Tinggal bagaimana sikap dan keputusan pemerintah saat ini, apakah percaya pihak asing—yang akan merugikan negara, atau mempercaya kepada generasi muda asli Indonesia? Kita tunggu saja. Wallau a’lam bi al-shawab.(*) Penulis adalah Peneliti Muda di Monash-Institute dan Aktivis HMI IAIN Walisongo Semarang

Tenaga Honorer Tidak Dapat Rapel TOLONG kepada Dinporabudpar, knp tenaga honorer sk dinas tdk dpt rapelan gaji? sedangkan petugas yg jaga palang pintu rel kreta api sk dinas, dpt rapelan gaji Rp. 6.080.000. Tolonglah kami, masa krja kami juga lbh lama ktmbng ptgs palang pintu, sama2 sk dinas masa tdk sama rata. Apalagi kenaikan BBM bener2 tdk mencukupi dgn gaji yg skrng. Tolong perhatikan dan kebijaksanaan para pejabat DINPORABUDPAR. 089676375098

Tanggapan : 1. PENYESUAIAN honor Pegawai Non PNS di Lingkungan Pemerintah Kota Tegal diperuntukkan bagi tenaga harian lepas yang diangkat berdasarkan Keputusan Walikota Tegal 2. Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tegal tidak memiliki tenaga honorer, yang ada merupakan tenaga kontrak SKPD yang diangkat berdasarkan surat tugas kepala dinas yang berlaku selama 1 tahun sejak tanggal 1 Januari sampai dengan 31 Desember tahun berjalan dan dapat diperpanjang sesuai kebutuhan dan ketersediaan anggaran Plt. Kepala Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tegal Sekretaris Drs. MOH. ALI ROSYIDI, MPd

Sudah Ada Perhatian ASSALAMUALAIKUM. kepada rateg, mengenai umk pada karyawan di PAS CABANG KTG sudah ada perhatian dari perusahaan tsb.masalah sdh selesai. dan apa bila ada kata2/kalimat yg slh atau krg enak di dengar mhn maaf karena ketdk tahuan.tks utk radar tegal 087848526693

Ngirim Barang Ora Anjog-Anjog ASSALAMUALLAIKUM... kang joooon, nyong heran maring pegawe karo sisteme kantor pos. Ngirim barang maring luar negri dijanjini 3dina anjog. Eh wis pan

seminggu ora anjog2 nganti sing luar negri ngamuk ngancem pan dilaporna mring kedutaan ana apa. Wis kaya kuwe nyong komplen ora durusi malah digayami. Dicek internet keterangane error terus... pimen dongen sih karepe? Niat kerja apa ora? Percuma digaji karyawane. 083861513653

Operasi Dinyatakan Gagal OM tlng di muat ya ... Aku merasa di kecewakn oleh pihak RS DEDY JAYA oprasi di nyatakan gagal oleh dokter ko tdk ada tindak lanjutnya trimakasih. 085865176269

Popda Pencak Silat Laka UM RATEG aku melu ngresula kyeh, aku tah heran maring pemerintah kab. Tegal, popda cabor pencak silat setara SMA laka apa pimen? Ora isin karo Kota Tegal 087830275754

Agar Lebih Indah SEHARUSNYA jalanan arah ke pantai randusanga itu diperbaiki dan pantainya dibersihkan dari sampah sampah yang berserakan , karna itu kan tempat pariwisata yang harus dinikmati alamnya dengan indah tanpa ada sampah dipinggir pantai dan sekitarnya . Dan tempatnya itu harus dirapihkan agar lebih indah dipandang. 085742018438

SD Tegalsari 1 Banyak Iuran “TOLONG !!!” Pak Walikota, Pak Wakil Walikota, Ka Disdik, Dll, sy hrs minta tolong ke siapa ? SD Tegal Sari 1 terlalu banyak iuran. Apa anak sy hrs pindah sekolah, Mengikuti yg lain ? Sy kira itu bukan solusi... PEMDA yg hrs nya bisa ambil tindakan TEGAS. Trima ksh. 085328077811

Anda pernah merasa tidak puas dengan pelayanan publik? Anda pernah kecewa karena mendapatkan pelayanan yang tidak semestinya dari instansi tertentu? Layangkan perasaan Anda ke rubrik Ngresula ini via SMS ke 085225272499, email rateg2000@yahoo.com atau melalui surat ke Radar Tegal Jalan Perintis Kemerdekaan No. 32 Tegal. Tulis dengan bahasa yang sopan atau bisa juga menggunakan Bahasa Tegal. Dapatkan Kaos Ngresula, yang berisi SMS Ngresula pilihan (hanya Rp 60.000/pcs).

Pendiri: H. Mahtum Mastoem (Alm), Penasihat: Dahlan Iskan, Komisaris Utama: HM Alwi Hamu, Komisaris: Lukman Setiawan, Dwi Nurmawan, Dirut: Yanto S. Utomo, Direktur: Moh. Sukron Pemimpin Umum: Moh. Sukron. Pemimpin Redaksi: M. Abduh. Wakil Pemimpin Redaksi: Wawan Setiawan. Redaktur Pelaksana: Iman Teguh Supriyono. Redaktur: Zuhlifar Arrisandy, Moch. Arifin, M. Riza Pahlevi, Khikmah Wati, Arief Nur Rahardian Sidiq. Sekretaris Redaksi/Persh: Yully Trieyani. Kota Tegal: M Saekhun, Laela Nurchayati, Rohman Gunawan, Abidin Abror, Agus Wibowo, Adi Mulyadi. Brebes: Hervianto, Ismail Fuad. Bumiayu: Teguh Supriyanto. Slawi: Iman Teguh Supriyono (Kepala Perwakilan), Hermas Purwadi, Yeri Novelli, M. Harian Pertama Kebanggaan Wong Tegal Ghoni, M. Fatkhurrohman. Pemalang: Embong Sriyadi (Kepala Perwakilan), Agus Pratikno, Moh. Khasanudin. Pekalongan: Ade Asep Syarifuddin. Pracetak: Feri Setiawan, M Yahya, Dedy Irawan, Dwi Nanda P, Asep Ariadi S, Novian Setyo W. Desain Iklan: A.Sekhudin. Iklan: Hesti Prastyani, Kharisma Dewi, Arifudin Yunianto, Riyanto Harjo, Teguh Widodo Nawawi, Agus Mutaalimin, Indani Dwi Oktina, Wahyudi. Pemasaran: Sunarjo (Manager), Umaman Sahareka, Muslih, Zaenal Muttaqin, Wahyu, Rokhim. Keuangan: Yela Ramadiah (Manager), Dwi Titi Lestari, Lita Rahmiati, Astri Prayudita, Syafriani Maulidah, Mubin, Djuhaeri Effendi, Moh. Erlin, Imron Rosyadi. Promosi (Off Print): Taufiq Ismail. Alamat Redaksi/Pemasaran/Tata Usaha: Jl. Perintis Kemerdekaan Tegal telp. (0283) 340900 (hunting), fax (0283) 340004. Semarang: M. Yusuf Abadi. Jakarta: Ferdinansyah, Eko Suprihatmoko. Alamat: Komp. Widuri Indah Blok A-3 Jl. Palmerah Barat No 353, Jakarta 12210 Telp (021) 5330976, 5333321 Fax: (021) 5322629. Eceran: Rp 2.500/eks. Percetakan: PT Wahana Java Semesta Intermedia Kompleks LIK Dampyak -Tegal. Semua wartawan Radar Tegal dilengkapi tanda pengenal/ Tarif Iklan: Umum/Display: Rp 25.000/mm kolom, Sosial/Keluarga: Rp 17.000/mm kolom, Iklan Baris Laris: Rp 17.000/baris, Iklan Colour: Rp 37.000/mm kolom. surat tugas dan tidak dibenarkan meminta/menerima Iklan halaman 1 (depan): Rp 75.000/ mmk. Tarif + 200%, Creative ad: Tarif + 50%. NPWP: No: 01.994.052.7-511.000. imbalan dalam bentuk apapun dari narasumber. Bank: Bank Mandiri Cab. Tegal a.n. PT Wahana Semesta Tegal No. Rek: 139.0002152787. Bank Jateng Cab. Tegal No. Rek: 1.004.02598.5 a.n. PT Wahana Semesta Tegal


NASIONAL

RABU 20 NOPEMBER 2013

3

RADAR TEGAL

4 Mantan Pejabat Pemda Jadi Tersangka Tersangka Bansos di Provinsi Kalsel Tahun 2010 - Mantan Sekda Propinsi Kalsel Muchlis Gafuri - Mantan Asisten II Propinsi Kalsel Fitri Rifani - Mantan Kepala Biro Kesra Provinsi Kalsel Akhmad Fauzan Saleh - Mantan Kepala Biro Kesra Provinsi Kalsel Anang Bakhranie

Korupsi Bansos Kalsel Rp 27,4 M JAKARTA - Jajaran Kejaksaan Agung (Kejagung) dari Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kalimantan Selatan (Kalsel) kemarin (19/11) menetapkan 4 orang mantan pejabat Pemerintah Daerah (Pemda) sebagai tersangka kasus penyimpangan Dana Bantuan Sosial (Bansos) di Provinsi Kalsel tahun 2010 senilai Rp 27,4 miliar. Mereka adalah mantan Sekda Propinsi Kalsel Muchlis Gafuri,

mantan Asisten II Propinsi Kalsel Fitri Rifani, Akhmad Fauzan Saleh dan Anang Bakhranie yang masing-masing merupakan mantan Kepala Biro Kesra Provinsi Kalsel. Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Setia Untung Arimuladi mengatakan bahwa penisbatan tersangka kepada keempat mantan abdi negara tersebut didasarkan oleh penemuan 2 alat bukti yang kuat. “Ditemukan bukti dugaan penyimpangan dana Bansos tahun Anggaran 2010 pada Biro Kesra Pro-

vinsi Kalsel,” kata Untung kemarin di Kejagung. Untung menjelaskan bahwa kasus tersebut bermula pada Tahun Anggaran (TA) 2010 Biro Kesra Provinsi Kalsel memperoleh dana anggaran untuk program Bansos sebesar Rp 27,5 miliar. Dana tersebut diperoleh dari Pemerintah Provinsi Kalsel yang telah menganggarkan dana politik alokatif untuk 55 orang anggota dewan yang mewakili 13 kabupaten/kota. “Setiap anggota DPRD mendapatkan kuota untuk menyalur-

kan kepada masyarakat melalui Biro Kesra sebesar Rp 500 juta,” ucap Untung. Nah, dari dana yang terkumpul tersebut, lanjut Untung, selanjutnya akan disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan di Provinsi Kalsel. Namun selama perjalanannya, dana bansos tersebut banyak mengalir ke tangan yang tidak memenuhi syarat sebagai penerima dana Bansos. “Banyak pemohon bantuan tersebut yang tidak sesuai ketetapan dalam Undang-Undang (UU),” ucap dia.

Namun Untung mengakui bahwa total kerugian negara dari penyimpangan dana Bansos tersebut belum diketahui dan masih dihitung oleh lembaga yang berkompenten. Dari hasil penghitungan sementara, diduga kerugian negara mencapai Rp 12 miliar dan akan terus meningkat. “Kerugian keuangan negara akibat perbuatan para tersangka sementara masih dalam perhitungan oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Wilayah Provinsi Kalsel,” terang Untung. (dod)

Tantang Unej Temukan Tebu Tahan Basah Dahlan Dapat Julukan Bapak Pangan Alternatif JEMBER - Kunjungan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan ke Universitas Jember (Unej) kemarin (19/ 11) dimanfaatkan pihak kampus untuk menunjukkan berbagai produk penelitian di bidang pertanian dan pangan alternatif. Dahlan juga berdialog dengan sekitar 3.000 mahasiswa. Jawa Pos Radar Jember melaporkan, salah satu isu yang diangkat dalam dialog tersebut adalah pembangunan pergulaan nasional. Sebelum itu, Dahlan dipameri varietas tebu transgenik tahan kering yang ditemukan Prof Bambang Sugiharto, peneliti Unej. Dahlan pun menantang Unej untuk melahirkan temuantemuan baru. “Saya minta peneliti Unej menemukan varietas tebu tahan basah,” katanya. Dahlan menuturkan, problem petani tebu bukan hanya menaklukkan lahan kering seperti di Madura dan beberapa daerah luar Jawa. Tren anomali cuaca yang cenderung basah sepanjang tahun membuat petani tebu harus merugi karena rendemen yang rendah. Curah hujan yang tinggi juga membuat tingkat kemanisan tebu berkurang. Karena itu, Dahlan menantang peneliti Unej untuk menemukan jenis tebu yang tetap manis meskipun sepanjang tahun terguyur hujan. “Saya minta PTPN membantu dana penelitian ke Unej untuk menemukan varietas tebu tahan basah. Mana tadi Pak Subiyono (Dirut PTPN X), tolong berdiri,” kata Dahlan. Pernyataan Dahlan tersebut langsung disambut tepuk tangan seluruh peserta dialog. Dahlan juga mengungkap salah satu strategi swasembada gula. Menurut dia, agar Indonesia swasembada gula, yang harus

dibenahi bukan hanya sektor produksi tebu, melainkan juga industri gula. Untuk bisa swasembada gula, Indonesia harus memiliki sedikitnya 15 pabrik gula baru. “Karena itu, BUMN saat ini mendirikan pabrik gula baru di Glenmore (Banyuwangi). Selama 20 tahun kita tidak punya pabrik baru. Pabrik gula baru di Glenmore itu nanti menjadi yang terbesar di Indonesia,” tegasnya. Dahlan menyampaikan apresiasi atas kontribusi Unej terhadap pembangunan pertanian. “Meski baru kali ini datang ke Unej, sebelumnya saya sudah melihat karya Unej di Wonogiri. Saya salut dengan temuan singkong yang dihasilkan peneliti Unej yang diproduksi masal di Wonogiri,” paparnya. Seandainya datang ke Wonogiri, mahasiswa Unej pasti akan menangis melihat begitu besar manfaat karya kampusnya bagi masyarakat setempat. “Dari penelitian Prof Bagio (Prof Achmad Subagio, guru besar Unej, Red), 90 persen penduduk Wonogiri itu tanam singkong. Jika masalah singkong diberesi, 90 persen masalah sudah selesai. Ini konkret sekali,” tandasnya. Dahlan juga diajak melihat sejumlah hasil penelitian Unej. Antara lain penemuan tepung mocaf, beras cerdas, tebu transgenik, mobil listrik, serta aneka makanan olahan dari koro-koroan. Atas kiprah Dahlan dalam pengembangan pangan alternatif bersama sejumlah BUMN, Unej menganugerahi mantan Dirut PLN tersebut dengan sebutan Bapak Pangan Alternatif Nasional. Dahlan datang ke Jember dengan naik kereta api Mutiara Timur. Dia sempat menjajal mobil listrik karya mahasiswa Fakultas Teknik Unej. Dahlan menyetir mobil listrik itu dengan didampingi Moh. Hasan, rektor Unej. (ram/har/JPNN/c9/ca)

BPOM Musnakan Obat Ilegal Senilai Rp 3 Miliar JAKARTA - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) melakukan pemusnahan secara simbolik terhadap delapan item obat tradisional mengandung bahan kimia obat dan atau ilegal beserta dua item produk obat yang digunakan sebagai campuran. Seluruh obat dan bahan campuran tersebut diperkirakan mencapai Rp3 miliar. “Pemusnahan ini sebagai hasil tindak lanjut operasi penertiban yang dilakukan BPOM pada April 2013 lalu, di wilayah Provinsi Banten dengan tersangka APN,” tutur Plt Kepala BPOM Hayati Amal saat memimpin acara pemusanahan obat ilegal di Lapangan BPOM, kemarin pagi. Hayati mengatakan, jumlah keseluruhan dari delapan item obat ilegal yang disita sebanyak 1,2 juta pieces. Sedangkan untuk dua item produk berbahaya yang digunakan sebagai campuran obat, berjumlah 263 ribu pieces yang terdiri dari Fenilbutazon dan Afitazon. Kedua jenis obat itu disebutt Hayati memang kerap ditemukan digunakan sebagai campuran obat tradisional. keduanya dicampurkan untuk menambah efektifitas dalam menyembuhkan penyakit rematik. Padahal menurut dia, konsusmsi zat-zat tersebut tanpa adanya dosis dan penggunaan yang tepat dapat mengakibatkan efek samping yang sangat berbahaya. “Ini bisa menyebabkan pembengkakan tubuh yang berbahaya, dan juga dapat menyebabkan kematian,” ungkap Hayati.

Lebih lanjut ia mengatakan, obat ilegal dan bahan campuran obat tersebut akan dimusnahkan lebih lanjut di tempat pemusnahan terakhir di daerah Karawang, Jawa Barat. Sementara itu, APN yang telah ditetapkan menjadi tersangka saat ini tengah menjalani proses hukum. Ia didakwa melanggar melanggar pasal 196 dan/atau pasal 197 dan/atau pasal 198 UU No.36/2009 tentang Kesehatan. Proses ini dilakukan sebagai tindakan penegakan hukum sekaligus untuk memberi efek jera terhadap para pelaku. Pasalnya, menurut Hayati, dampak kesehatan dari menkonsumsi obatobatan berbahaya ini jauh lebih besar kerugiannya dibanding nilai obat-obatan tersebut. Hayati menegaskan, BPOM akan terus melakukan pengawasan terhadap obat-obatan ilegal dan berbahaya yang ada dipasaran untuk melindungi masyarakat. tak hanya mengawasi dan menyita, BPOM juga akan berusaha menekan permintaan terhadap obatobat berbahaya tersebut dengan melakukan pendekatan melalui edukasi pada masyarakat. Dalam kesempatan itu, sekali lagi Hayati menghimbau masyarakat untuk ikut berkontribusi dalam pengawasan obat berbahaya. Ia berharap masyarakat mau melapor jika menemukan adanya obat ilegal dan berbahaya tersebut ke Unit Layanan Pengaduan Konsumen (ULPK) BPOM dengan nomor telepon 021-4263333 dan 021-32199000. (mia)

FERY PRADOLO/INDOPOS

DPT BERMASALAH - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra yang diwakili Ketua DPP Partai Gerindra bidang Advokasi Habiburokhman menunjukkan alat bukti berupa 120 ribu halaman print out Daftar Pemilih Tetap (DPT) bermasalah di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU), Jakarta, kemarin (19/11).

Gerindra Ungkap DPT Bermasalah di 17 Daerah Kirim Berkas dengan Mobil Boks ke KPU JAKARTA - Daftar pemilih tetap (DPT) Pemilu Legislatif 2014 masih memerlukan upaya lebih untuk menjadi data yang bersih. Meski Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyatakan bahwa upaya perbaikan data pemilih bermasalah hanya menyisakan 10,4 juta data pemilih, ternyata masih ditemukan jutaan DPT bermasalah di luar data atau angka yang disebutkan KPU. “Data 3,7 juta ini di luar angka 10,4 juta yang disebutkan KPU,” tegas Ketua Bidang Advokasi DPP Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Habiburokhman di kantor KPU, Jakarta, kemarin (19/11). Partai Gerindra kemarin resmi melaporkan 3.750.231 ka-

sus DPT bermasalah. Jutaan DPT bermasalah itu, menurut dia, tersebar di 17 kabupaten/ kota. Puluhan berkas DPT bermasalah tersebut dibawa Partai Gerindra denga menggunakan satu unit mobil boks. “Ini baru pemantauan sementara, masih bisa berkembang,” ujar Habib “sapaan Habiburokhman. Dia menjelaskan, DPT bermasalah itu ditemukan karena masih ada pemilih yang memiliki nama, alamat, tanggal lahir yang sama, namun nomor induk kependudukannya berbeda. Berdasar penelusuran data DPT yang diberikan KPU kepada Partai Gerindra, satu nama saja bahkan bisa memiliki lima NIK berbeda. “Tidak mungkin kan dalam satu rumah nama sama, tanggal lahir sama, tapi NIK-nya berbeda. Apalagi, jumlahnya banyak,” tuturnya.

Habib menyatakan, laporan tersebut sekaligus nota protes Partai Gerindra kepada KPU. Partai Gerindra meminta KPU bisa segera menindaklanjuti temuan Gerindra itu. Sebab, menurut dia, hanya KPU yang memiliki tenaga dan dana untuk menyisir daftar pemilih bermasalah. KPU harus bisa menutup terjadinya celah-celah kejahatan politik dalam DPT. “Kita kasih waktu KPU sepuluh hari dari sekarang khusus untuk 3,7 juta pemilih ini. Kita minta cek di lapangan. Itu kewajiban KPU untuk mengecek dan harus pasti,” katanya.Habib menambahkan, temuan 3,7 juta DPT bermasalah dilakukan setelah Gerindra menyisir sejak 2 November 2014 hingga 17 November. Jika digabung dengan data 10,4 juta DPT bermasalah, akan ada sekitar 14,1 juta DPT yang memerlukan perbaikan

oleh KPU. “Jadi, kalau kita hitung, bisa 64 kursi yang bermasalah. Partai yang saat ini disurvei hanya tujuh persen dengan tambahan 64 kursi, bisa mengajukan capres sendiri. Jadi, jumlah DPT bermasalah sangat signifikan menurut kami,” tandasnya. Menanggapi aduan itu, Ketua KPU Husni Kamil Manik menilai bahwa data yang disampaikan Partai Gerindra memerlukan verifikasi secara faktual. Kasus banyak NIK yang dimiliki satu nama kemungkinan terjadi karena perbedaan antara NIK kartu tanda penduduk lama dan eKTP. “Saat masuk ke sistem, bisa jadi karena perbedaan itu tidak dianggap data dobel,” ujar Husni. Menurut Husni, jika memang terbukti ganda, KPU akan menghapus salah satu

data itu. Bisa jadi, munculnya data pemilih bermasalah dalam DPT disebabkan ketidaktelitian panitia pemutakhiran data pemilih (pantarlih). “Apakah itu orang yang sama karena sejumlah perbedaan data kependudukan dia tidak terdeteksi oleh sistem,” lanjutnya. Husni menyebutkan, selain Partai Gerindra, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan telah menyerahkan aduan DPT kepada KPU. Dia menilai, aduan itu bukan berimbas negatif. Dia menyatakan, justru KPU membutuhkan masukan berbagai pihak demi penyempurnaan DPT. “Saya pikir parpol tidak ada gunanya menyudutkan KPU. KPU pada prinsipnya ingin mengoreksi, parpol menunjukkan. Itu bukan sesuatu yang berlawanan,” tandasnya. (bay/c4/fat)

350 Brimob Amankan Putusan Pilkada Tangerang MK Menangkan Pasangan Arief dan Sachrudin Pimpin Kota Tangerang JAKARTA - Sebanyak 350 personil Brimob bersenjata lengkap kemarin (19/11) dikerahkan untuk mengamankan sidang pembacaan putusan Perkara Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Pilkada Kota Tangerang di Gedung Mahkamah Konstitusi (MK). Penjagaan yang tidak biasa tersebut untuk mengantisipasi terjadinya kembali kerusuhan di dalam ruang sidang seperti kerusuhan putusan PHPU Maluku beberapa waktu lalu. Hal tersebut dibenarkan oleh Kapolsek Metro Gambir, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Jajang Hasan Basri. “Personel yang disiapkan 350 orang. Ini dilakukan sebagai antisipasi terjadinya kejadian ricuh,” terang Jajang di Gedung MK kemarin. Tidak hanya mengerahkan ratusan personil Brimob, Jajang juga menerangkan bahwa pihaknya juga menyiagakan kendaraan berat Baracuda serta water canon di depan Gedung MK. Selain itu, dia juga mengatakan bahwa beberapa personil-

FERY PRADOLO/INDOPOS

DPT BERMASALAH - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra yang diwakili Ketua DPP Partai Gerindra bidang Advokasi Habiburokhman menunjukkan alat bukti berupa 120 ribu halaman print out Daftar Pemilih Tetap (DPT) bermasalah di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU), Jakarta, kemarin (19/11).

nya juga diperintahkan untuk berjaga di dalam ruang sidang MK yang terletak di lantai 2, tempat putusan PHPU Kota Tangerang dibacakan. “Di dalam ruang sidang sekarang kita boleh masuk. Di sana kita tempatkan 10 personel,” ujar Jajang. Jajang menambahkan bahwa pengerahan ratusan personel Brimob kemarin memang diprioritaskan untuk mengamankan jalannya sidang pembacaan pu-

tusan PHPU. Tapi tidak menutuk kemungkinan juga akan dilakukan hal yang sama pada sidang-sidang lain di MK. “Sifatnya kondisional. Karena sifat manusia berbeda-beda. Bisa saja kita kerahkan untuk sidang pembuktian,” imbuh dia. Berdasarkan pengamatan Jawa Pos, selain diperkuat oleh satuan tugas Polri, secara internal MK juga telah melengkapi sistem keamanan barunya de-

ngan pengadaan 1 unit X-Tray di pintu masuk Gedung MK serta penerapan registrasi dan pembatasan terhadap pengunjung sidang. Selain itu, setiap pengunjung juga diwajibkan menggunakan ID Card”khusus dari MK selama berada di MK. Sementara itu, majelis hakim yang dipimpin oleh Hamdan Zoelva saat sidang pembacaan putusan PHPU Kota Tangerang kemarin memenangkan pasang-

an calon kepala daerah nomor urut 5, Arief R. Wismansyah dan Sachrudin. “Memerintahkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Banten untuk menetapkan pasangan calon Arief dan Sachrudin sebagai pasangan calon terpilih walikota dan wakil walikota Tangerang dalam Pilkada Kota Tangerang tahun 2013,” kata Hamdan dalam pembacaan amar putusan Nomor 115/PHPU.D-XI/2013. MK juga menyatakan membatalkan keputusan KPU Provinsi Banten tentang penetapan rekapitulasi hasil penghitungan suara Pilkada Kota Tangerang pada 6 September 2013. Berdasarkan amar putusan ditetapkan bahwa pasangan Arief dan Sachrudin memperoleh jumlah suara 340.810 jauh di atas tiga pasangan calon lainnya yaitu, pasangan nomor urut 1 Harry Mulya Zein”Iskandar dengan jumlah 45.627 suara, pasangan nomor 3 Tubagus Suwandi Gumelar” Suratno Abubakar sebanyak 121.375 suara, dan disusul oleh pasangan nomor urut 2 Abdul Syukur”Hilmi Fuad dengan total 187.003 suara. “Memerintahkan KPU Provinsi Banten untuk menetapkan hasil penghitungan perolehan suara dari masing-masing pasangan calon sesuai dengan putusan di atas,” ujar Hamdan.(dod)


INTERMEZO

4

RABU 20 NOPEMBER 2013

RADAR TEGAL

Berharap Diajak Rekaman

TELEPON PENTING 1. Pemadam Kebakaran

(0283) 325429

2. Pelayanan Gangguan PLN

(0283) 342245

3. Polresta Tegal

(0283) 356115

4. Rumah Sakit Umum Kardinah

(0283) 356067 / 341938

5. Pelayanan Gangguan PDAM

(0283) 356175 / 358316

6. Stasiun Besar Tegal

(0283) 353018

7. Terminal Bis Tegal

(0283) 354696 / 354695

Hotel dan Hiburan Hotel Bahari Inn Tegal (0283) 343399 Hotel Karlita (0283) 358050 Orange Karaoke (0283) 322022 Riez Palace Hotel (0283) 353773, hunting (0283) 358978 Flash Family Karaoke & Cafe (0283) 321284 Ajam Goreng Spesial Lombok Idjo - Jl. Karanganyar No. 21A Kejambon (0283) 342331 - d’POSO resto

(0283) 342330 (0283) 6144277

- Anggraeni Hotel

(0283) 881011

Jl. Ahmad Yani No. 159 Ketanggungan - Brebes

AGENDA HOTEL

JULIO Iglesias akan kembali menggelar konser di Jakarta, 3 Desember mendatang. Serunya, legenda hidup musik dunia itu menggandeng penyanyi Indonesia. Penyanyi asal Spanyol itu memilih Bunga Citra Lestari (BCL) untuk menemaninya di atas panggung. ”Awalnya dapat tawaran lewat manajemenku, katanya ada konsep duet dengan Julio. It’s not a question, nggak usah ditanya lagi, aku langsung bilang ya. Dia itu legenda hidup,” ujar BCL ditemui di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, kemarin. Konser pertama 1996 lalu, cukup menyedot perhatian pecinta musik. Selain BCL, sebenarnya ada beberapa nama yang menjadi alternatif. Tetapi dia langsung bergerak cepat agar tidak kehilangan kesempatan emas itu. ”Aku kirim profilku, albumku, dan semua yang

berhubungan dengan karirku. Akhirnya mereka memilihku,” katanya lalu melempar senyum bahagia. Istri Ashraf Sinclair itu tidak menyebutkan judul lagu yang akan dibawakan duet dengan Julio. Soal itu diakuinya masih dibicarakan. ”Ada beberapa lagu Julio yang (dinyanyikan) duet. Nah, aku akan menyanyikan salah satunya. Tetapi lagu yang mana, masih dalam proses. Tergantung Julio, aku tidak punya wewenang untuk bicara lagu,” ungkapnya. Sejauh ini, BCL memanfaatkan layanan internet untuk berkomunikasi dengan Julio. Penyanyi 30 tahun itu bertekad tampil

HOTEL KARLITA Rabu dan Sabtu, Show DJ and Dancer Performance pukul 23.0003.00 WIB di Zodiak Discotheque dan VIP Karaoke. HOTEL BAHARI INN Tegal - Setiap Hari Live Musik di Cafe Nelayan, Mulai Jam 19.00 WIB

maksimal di konser nanti. Jadi, berbagai persiapan sudah dilakukannya sejak jauh-jauh hari. ”Aku merasa beruntung bisa dipilih Julio berduet. Pokoknya, persiapannya yang paling oke untuk konser nanti,” tuturnya. ”Generasi memang berbeda, (Julio) seumuran papaku, tetapi lagu-lagunya kan long lasting banget, familiar banget. Kalau (membangun) chemistry ya susah ya, paling baru bisa bertemu pas dia sudah datang. Makanya, aku berusaha untuk terus teleconference dengan manajemen Julio dan Julio-nya,” sambung BCL. Diam-diam, putri pasangan Muchlis Rusli dan emmy Syarif itu berhasrat membuat single duet dengan Julio. Jadi, dia akan memberikan penampilan terbaiknya agar dilirik pria 70 tahun itu. ”Insyallah, siapa tahu nanti ada kemungkinan rekaman berduet,” ucapnya berharap. Rencananya, dalam konser bertajuk Julio Iglesias with Special Guest Star James Ingram itu Julio

akan menghibur penggemarnya selama 90 menit. Sederet hitsnya seperti When I Need You, To All The Girl I’ve Loved Before, dan When You Tell Me That You Love Me akan disuguhkan ayah penyanyi Enrigue Iglesias itu. Konser kedua yang akan berlangsung di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan itu pun diprediksi banyak orang akan sesukses yang pertama. ” Julio Iglesias sampai sekarang masih populer. Kita pasti tahu semua lagu-la-

gunya. Semua number one hits pasti akan dibawakan,” terang Marissa Nasution yang didapuk menjadi MC konser itu. Sebelum Julio naik panggung untuk mengobati kerinduan penggemarnya, James Ingram akan lebih dulu tampil menghibur selama 75 menit. Soal popularitas, James tak kalah dari Julio. Peraih dua Grammy Award itu punya segudang hits semisal Somewhere Out There, Just Once, dan I Don’t Have The Heart. (ash/ jpnn)

- Sabtu Happy Our di Musro Diskotik, Jam 20.00 - 03.00 WIB

RIEZ PALACE HOTEL - Senin sampai Sabtu Pick up service Gratis. Layanan antar jemput gratis setiap hari kerja. Dari atau ke Stasiun KA & Terminal Bus Tegal Spesial menu “Afternoon Tea” tiap pukul 17.00-19.00 WIB di Abunawas Resto lt.4 - Sabtu malam Minggu, jam: 20.00 - 23.00 WIB Live Music

Nikita Mirzani

Pensiun karena Sudah Kaya BUKAN Nikita Mirzani namanya kalau tak membuat sensasi. Pasca menikah dengan Ajad Sukra, pemain film Nenek Gayung tersebut mengaku akan mundur dari dunia artis dan akan menetap di Singapura. Ibu satu anak ini mengaku sedang membuat sebuah rumah di negeri singa. Rencananya, Maret 2014 mendatang dia akan pindah ke Singapura menemani suaminya yang berdomisili disana. “Pokoknya Maret (2014) pindah ke sana. Mulai bulan Maret, pasti nggak bakal kerja lagi Niki,” tukas wanita yang pernah berseteru dengan Jenny Cortez itu. Alasan kepindahannya, akunya, bolak-balik dua negara dia merasa capek. “Pulang pergi JakartaSingapura lumayan yah soalnya,” tambahnya. Tinggal di negeri seberang, maka rumah yang di Jakarta akan ditempati asistennya. “Ditempati sama asisten, kan orang kaya,” ucapnya lantas tertawa. Bahkan, pergantian tahun baru 2013 ke 2014, dia mengaku tidak akan mengambil job. “Suami duitnya ada yah, kasih ke yang lain aja,” tandasnya. Wanita yang dinikahi Sajad 11 Oktober lalu lebih memilih untuk bulan madu pada Januari 2014 mendatang. Tiga negara yakniJepang, Prancis dan Belanda menjadi pilihan mereka. “Honeymoon ke Jepang, Paris, Amsterdam. Tiketnya sudah dibeli, sekalian holiday sama honeymoon,” tuturnya. Di salah satu lokasi bulan madunya, mereka katanya sudah memesan sebuah hotel di tengah laut. “Ada satu hotel letaknya di laut. Aku memang paling suka laut tinggal nyebur kalau mau mandi,” katanya. Soal momongan, Niki mengaku dirinya tak pernah menunda kehamilan. “Bikin tapi nggak pernah jadi,” imbuhnya. (dew/jpnn)

Chelsea Olivia

Siap Dinikahi Glenn TAK terasa pasangan artis Chelsea Olivia dan Glenn Alinskie sudah enam tahun menjalin hubungan kasih. Merasa sudah saling mengenal, mereka mengaku siap menikah. ‘100 persen, yes,’ ujar Glenn ketika ditemui dikawasan Sudirman, Jakarta, akhir pekan lalu. Chelsea pun menimpali, kesiapan mereka untuk menikah hanya tinggal menunggu waktu. ‘Tinggal tunggu waktu saja, doain semuanya,” kata pemain sinetron Buku Harian Nayla itu. Keduanya mengaku sangat berhati-hati apalagi usia mereka masih muda. “Aku nggak mau salah pilih, nikah muda kayak gini butuh wejangan, jangan terburu-buru. Harus siap jadi ibu. Pacaran bisa putus, kalau nikah kan nggak bisa,” tambah wanita kelahiran Lampung, 29 Juli 1992 itu. Terlalu asyik menjalani hubungan dengan Glenn, Chelsea kerap tak sadar bahwa usia pacarannya sudah cukup lama. “Rasanya baru kemarin ditembak Glenn, ternyata sekaran sudah enam tahun. Aku masih 21 tahun ya, tapi muda belum tentu belum siap nikah. Semoga tahun depan nikah,” harapnya. Lantas, kapan hari bahagia itu akan mereka wujudkan? “Tinggal tunggu undangannya saja,” jawab Glenn. (dew/jpnn)

Bunga Citra Lestari (BCL) Zaskia Gotik

Cari Pria Jujur SETELAH mengalami pukulan berat atas cerita asmaranya dengan Vicky Prasetyo, membuat penyanyi Zaskia Gotik lebih berhati-hati dalam memilih pasangan. Lelaki kaya dan tampan pun tak lagi menjadi kriterianya. Dia ingin lelaki pendamping hidupnya hanya orang yang bisa jujur. Tentu keinginan Zaskia itu terus menguat. Malah sejumlah lelaki kini banyak yang tengah menjajaki si goyang itik tersebut. “Nggak perlu wajah ganteng, apa adanya saja, dan yang penting jujur aja. Kalau dia nggak kerja bilang nggak kerja, jangan hanya mengaku-ngaku orang kaya,” ucap Zaskia Gotik saat berada di kawasan Kebon Jeruk. Hanya saja, Zaskia tidak memungkiri kalau kebutuhan rumah tangga itu harus membutuhkan materi. Hanya saja, kebutuhan itu dibatasi dan sekedar cukup. “Kalau memilih calon suami bagaimana ya, karena materi itu kebutuhan kita nantinya. Kita harus usaha untuk masa depan anak-anak, nantinya kita butuh rumah, kendaraan buat kita, yang penting cukup,” ujarnya. Namun, Zaskia keberatan jika dibilang sedang dekat dengan seseorang yang berprofesi pengusaha. Orang yang sempat menemani Zaskia bergoyang di atas panggung belum lama ini dikabarkan sudah dekat dengannya. “Nggak kok. Semua dekat, aku cuma teman dekat saja, nggak bagaimanabagaimana sama dia,” ujarnya. Kini, atas gagalnya pernikahan dengan mantan calon suaminya Vicky Prasetya itu, Zaskia tidak lagi memikirkan soal pernikahan lagi. Dia lebih memilih untuk mengembangkan karir ketimbang urusan asmara. “Pokoknya sekarang karir saja sih dan membahagiakan orangtua,” jelasnya. Zaskia mengaku, sejumlah problem yang sebelumnya sudah dihadapi adalah menjadi modal pelajaran terbaik dalam hidupnya. Dengan begitu, Zaskia akan lebih berhati-hati lagi untuk mencari sosok pria pendamping hidupnya. “Kalau yang kemarin (Vicky. Red) buat pelajaran saja. Orangtua suka menasehati, jaga diri jangan sampai terulang lagi,” tuturnya. Zaskia mengaku, saat ini dirinya sudah tenang dan lebih terbuka pikirannya dalam mencari pasangan. Terbukti Zaskia tampak ceria dari biasanya. Dan diakui dia, banyak pria yang terus berusaha mendekati dirinya. ”Kalau yang dekatin sih ada tapi teman saja.” (dny/jpnn)

Nuri Maulida

Camer Sakit, Tunda Menikah JELANG pernikahan Nuri Maulida dengan Muhammad Adam Yahya, menghadapi cobaan. Karena calon mertuanya sedang sakit keras, Nuri memutuskan untuk mengundurkan pernikahan mereka yang rencananya dilangsungkan 22 Nopember mendatang. Saat ini, orangtua Adam berada di Timur Tengah untuk menjalani perawatan intensif. “Memang benar, Alhamdulillah Allah memberikan saya kesempatan bisa melangsungkan lamaran. Saya sudah menentukan tanggal pernikahan, persiapan resepsi juga sudah hampir 100 persen, tinggal pelaksanaan saja,” ujarnya ketika ditemui di Senayan, Jakarta. Dengan penundaan pernikahan,wanita kelahiran Bandung, 22 Nopember 1985 itu berusaha optimis terhadap apa yang dihadapinya. Menurutnya, itu merupakan ujian yang harus dihadapi sebelum menjadi ibu rumah tangga. “Allah punya kehendak lain, punya ujian buat saya harus lebih sabar. Di balik kesenangan yang akan saya raih, Allah memberikan ujian terlebih dahulu,” tutur pemain film Me Vs High Heels itu. Atas penundaan tersebut, wanita yang kini berhijab itu belum menentukan lagi tanggal pernikahannya. Dia menilai tidak etis di tengah kondisi calon mertuanya, Datuk Yahya, yang tengah terbaring sakit, membicarakan tanggal pernikahan. “Nuri minta doanya semua, mudah-mudahan Papa diberikan kesembuhan lebih cepat. Saat ini kurang etis kalau dibicarakan sekarang, karena sedang sakit,” tukas wanita yang sudah dua kali batal menikah, setelah sebelumnya hampir menikah dengan Ferry Setiawan, yang kini suami Eddies Adelia. Ditundanya pernikahan mau tak mau membuat segala persiapan pernikahan menjadi siasia. Apalagi dirinya dan Adam telah menyelesaikan pembayaran gedung juga katering. “Semuanya sudah dibayar tapi ini

bisa terjadi semua pasangan manapun, alasannya berbeda, sudah 80 persen,” ucapnya.

Agar tak mubazir, mereka memutuskan untuk mengalokasikan makanan untuk para tamu untuk dibagi para anak yatim. Karena itu, sebagai pengganti pernikahannya, Nuri menggelar pengajian dengan mengundang anak-anak yatim piatu. Sedangkan untuk tanggal 22 Nopember, yang bertepatan dengan hari ulang tahunnya juga akan digelar pengajian di rumahnya. “Untuk tanggal 24 sudah dibayar, akhirnya makanan yang disediakan buat tamu undangan akan diperuntukan untuk anak yatim di tanggal 24, tanggal 22 Nuri ultah kita ada acara di kediaman Nuri biasa dilaksanakan acara pengajian kita memanjatkan doa untuk ke ayah Adam, dan kumpul silaturahmi,” pungkasnya. (dew/ jpnn)


5

RABU, 20 NOPEMBER 2013

Anda Pun Bisa Mati karena Patah Hati

Pede dengan

Rambut Panjang BAGIsebagianorang,memiliki rambut panjang seringkali menimbulkan persoalan. Selain perawatan yang ekstra, memiliki rambut panjang juga dianggap bisa mengganggu aktivitas. Tetapi hal ini tidak berlaku bagi Indah Fatmala, dia justru memilih memanjangkan rambutnya dan merawatnya sendiri tanpa bantuan salon. Meski merepotkan, tetapi dia mengu bangga dengan rambutnya yang lebat dan panjang terurai. Baginya, rambut merupakan mahkota yang harus dirawat dengan baik. Dalam seminggu, dia mengaku minimal empat kali membersihkan rambut dengan shampo. Meski terlihat ribet, tetapi semua bisa berjalan dengan baik karena dia ingin rambutnya tetap terjaga sehat. Dengan rambut panjang, dia mengaku bisa melakukan berbagai hal seperti menyanggul rambut atau mengkreasikan model terbaru. Tetapi, dia menolak jika ada model baru yang mengharuskan rambutnya dipangkas. Dengan rambut panjang, meski kerap merasa panas di siang hari, tetapi dengan memanfaatkan berbagai cara, dia bisa

tetap menjalankan aktivitasnya sehari-hari. Bahkan, dari rambut panjang dan tebal yang dia miliki, ada pengalaman unik dimana rambut panjangnya ada yang menawar hingga jutaan rupiah untuk dibuat menjadi sanggul. Meski diimingimingi uang cukup besar, tetapi dia bersikukuh mempertahankan rambutnya hingga sekarang. “Rambut adalah mahkota jadi sudah sewajarnya jika dirawat secara maksimal,” jelasnya. Saat disinggung mengenai cara apa saja yang dilakukan untuk menjaga kondisi rambutnya tetap sehat. Wanita kelahiran 35 tahun silam mengaku semuanya dilakukan secara tradisional. Untuk menjaga kesehatan rambut misalnya, dia menggunakan minyal orang-aring serta minyak kemiri yang diyakini bisa menjaga kesehatan rambut. Pengalaman memiliki rambut panjang juga dia bagi kepada teman-temannya. Meski sekarang banyak model rambut yang

lebih keren, stylish dan sebagainya. Dia tetap menjaga rambutnya terurai panjang dan menjadi salah satu ciri khas yang dia miliki. “Meski agak repot menjaga dan memelihara rambut panjang, tetapi inilah adanya dan akan tetap saya pertahankan,” pungkasnya. (gun)

Indah Fatmala

Tips Bila Anak Kedapatan Susah Makan TAK sedikit orang tua yang kerepotan menghadapi anaknya yang mengalami masalah makan. Berikut ini beberapa problem yang sering dialami dan bagaimana cara penanganannya: 1. Makan Diemut Beberapa kemungkinan penyebabnya adalah karena anak mengalami sariawan, sakit gigi, atau radang tenggorokan. Selain itu, kemungkinan mengalami kelainan sensorik pada mulut, gangguan sistem pencernaan, atau merasa bosan dengan makanan yang disajikan. Untuk penangannnya, hindari memaksa anak mengunyah atau menelan. Berikan penjelasan bahwa makanan yang masuk ke mulut haurs dikunyah lalu ditelan. Beri makanan dalam suapan kecil, sajikan menu bervariasi, dengan penyajian menarik dan menggugah selera. Tak kalang penting, hindari makanan dengan rasa dan bau menyengat yang dapat memicu rasa mual. 2. Menolak Makan Beberapa anak menolak makan karena diduga sebelumnya mengalami kejadian trauma yang terkait dengan rasa, tekstur, bau atau penampilan makanan. Dalam hal ini, anak memiliki sensitivitas berlebihan terhadap rasa dan aroma makanan. Adapun penanganan yang bisa dilakukan diantaranya member contoh kebiasaan makan sehat. Kemudian, ciptakan wak-

tu makan tanpa ada gangguan misalnya mematikan teve. Selanjutnya berikan variasi makanan untuk menambah wawasan dan memberi pilihan berbagai makanan baru. Yang jelas, pastikan anak mendapat asupan zat gizi dan kalori harian yang cukup. Untuk anak, beri makanan dalam porsi kecil tapi sering. Hindari terlalu banyak minuman manis karena menurunkan nafsu makan. Sediakan makanan yang menggugah selera dengan tampilan yang menarik. 3. Pilih-pilih Makanan Pemilih makanan atau picky eater yaitu kebiasaan hanya mau makan itu-itu saja. Hal ini terjadi karena anak sedang belajar mengunyah, sedang sakit, sedang mengembangkan selera makan,

atau karena menu yang disajikan kurang variatif dan tak menggugah selera. Sebagai solusi, coba kenalkan kenalkan jenis makan variatif pada anak sesuai tahap keterampilan makan. Tak perlu memaksa atau menghukum bila ia menolak makan. Sajikan makanan dengan menarik, menggugah selera, dengan peralatan makan dan minum yang lucu serta hiasan makanan. Manfaat waktu makan bersama untuk menjelaskan manfaat aneka jenis makanan bagi tubuh. Terakhir, ciptakan suasana makan yang menyenangkan. 4. Alergi Makanan Ada beberapa penyebab alergi makanan di antaranya karena sistem pencernaan belum ma-

tang. Pada sistem pencernaan yang matang, terdapat selaput usus dan gerak peristaltik usus yang berfungsi melindungi dan menghalangi alergen masuk tubuh. Pada sistem pencernaan belum matang sistem pelindung itu belum berfungsi. Beberapa gangguan kesehatan sering dikaitkan dengan alergi, misal penyakit asma, daya tahan tubuh menurun dan faktor psikologis. Alergi juga bisa dipengaruhi factor genetik. Untuk penanganannya, cari faktor penyebab melalui tes alergi, misal tes kulit. Hindari makanan allergen atau pemicu alergi. Bila alergi disebabkan faktor keturunan, rujuk pada jenis makanan yang dihindari orangtua. (hkc)

UNGKAPAN mati karena patah hati tampaknya tak hanya sekadar omong kosong. Hasil penelitian menunjukkan, mungkin saja seseorang meninggal karena patah hati ditinggal pergi pasangannya. Dalam suatu riset para peneliti dari Harvard menemukan, ketika seorang suami ditinggal mati oleh istri atau sebaliknya, maka risiko kematian orang yang ditinggalkan pasangannya itu bakal meningkat. Risiko paling tinggi tercatat pada 3 bulan pertama seusai ditinggalkan, yaitu bisa mencapai 66 persen. Penelitian ini melibatkan lebih dari 26 ribu warga Amerika berusia lebih dari 50 tahun. Fokus riset adalah 12.316 partisipan yang menikah pada 1998, dan perjalanan mereka dipantau hingga 2008. Selama penelitian ini dilihat apakah responden menjadi janda atau duda. Peneliti juga mencatat kapan pasangannya itu meninggal dunia. Hasilnya, pada periode tersebut sebanyak 2.912 responden meninggal. Dari jumlah tersebut sebanyak 2.373 responden meninggalkan pasangannya, sedangkan 539 lainnya berstatus sebagai janda atau duda. Risiko meninggal janda atau duda lebih besar dibanding saat pasangannya masih ada. Sebanyak 50 orang dari 539 responden meninggal 3 bulan setelah ditinggal pasangannya. Sebanyak 26 lainnya menyusul dengan jangka waktu kurang

dari 6 bulan. Sedangkan 44 lainnya meninggal dengan kisaran waktu 6-12 bulan. Berbeda dengan riset sebelumnya yang menyatakan peluang pria lebih besar, penelitian ini membuktikan wanita juga memiliki risiko yang sama. Hal ini mungkin dikarenakan pengaruh salah satu pihak dalam menentukan pendapatan dan standar hidup di masa lampau. Peneliti mengatakan, mereka masih belum mendapat penjelasan yang tepat mengapa hal tersebut terjadi. “Bisa saja dikatakan hal tersebut memang sewajarnya. Namun hasil ini mengindikasikan perawatan pasangan yang sedang sakit mungkin menyebabkan penurunan kondisi pihak yang sehat. Saat sakit semakin parah, pihak yang sehat lantas melupakan sama sekali kesehatannya,” kata pimpinan riset Dr S V Subramanian. Riset ini memang hanya dilakukan pada responden berusia lebih dari 50 tahun sehingga tidak diketahui apakah pasangan yang lebih muda mengalami hal yang sama. Namun, menurut Subramanian, efek pada pasangan muda mungkin saja lebih kuat. Beberapa ahli menyatakan, hal ini dapat diakibatkan oleh perubahan gaya hidup. Setiap pasangan terbiasa melakukan sesuatu bersama-sama, tetapi kebersamaan itu tak lagi terwujud saat salah satunya meninggal. (hkc)

Beri Edukasi HIV pada Pegawai, Perusahaan Hemat Ratusan Miliar PERUSAHAAN diimbau untuk memberikan edukasi secara komprehensif tentang HIV/ AIDS kepada pegawainya. Dengan begitu, perusahaan ikut berkontribusi dalam upaya menekan epidemi HIV dan AIDS sekaligus menghemat pembiayaan kesehatan pegawainya. Program Manager Indonesian Business Coalition on AIDS (IBCA) Yuliana W. Simarmata mengatakan, jika ada satu orang dengan HIV (ODHA) saja yang ada dalam satu perusahaan, dalam setahun biaya yang perlu di keluarkan total untuk seluruh perusahaan mencapai Rp 740 miliar. “Biaya yang fantantis untuk sebuah pembiayaan kesehatan, padahal itu hanya untuk satu ODHA di setiap perusahaan,” ujarnya dalam pelatihan media bertajuk “Program Pencegahan dan Penanggulangan HIV dan AIDS di Tempat Kerja” di Jakarta, kemarin. Yuli merincikan, untuk setiap ODHA dalam sebulan rata-rata mengeluarkan biaya Rp 280.200. Sementara itu, jika anggota keluarga pegawai yang menjadi ODHA, biaya yang dikeluarkan membengkak menjadi Rp 474.000. Jika dibandingkan dengan biaya kesehatan rata-rata non ODHA per bulannya hanya mencapai

Rp 99.200. Karena itu, menurut Yuli, edukasi bagi pekerja harus dioptimalkan. Melalui edukasi, pegawai dapat mengetahui apa itu HIV dan AIDS, cara penularan dan melindungi diri, perilaku yang berisiko tertular, dan lain-lain. “Jika sudah teredukasi dengan baik, pegawai bukan hanya melindungi dirinya sendiri, tapi juga keluarganya,” tandas Yuli. Dalam kesempatan yang sama, Direktur Eksekutif IBCA Leo Indarwahono mengatakan, prevalensi HIV dan AIDS sangat berkaitan dengan isu tenaga kerja. Pasalnya, menurut data dari Kementerian Kesehatan hingga Juni 2013, sebanyak 83 persen ODHA berada pada usia produktif, yaitu usia 19-49 tahun. “HIV dan AIDS pada usia produktif akan berdampak serius

pada produktivitas yang memicu hilangnya sumber daya manusia yang terampil, situasi hubungan kerja yang terganggu stigma dan diskriminasi, serta menghambat investasi dan pertumbuhan usaha,” tuturnya. Oleh karenanya, Leo berharap semua perusahaan sadar akan pentingnya edukasi mengenai HIV dan AIDS untuk mengurangi prevalensinya. Sebagai informasi, di tahun 2013, persentase kasus HIV pada pengguna narkoba suntik sudah menurun drastis, akan tetapi pada kelompok ibu rumah tangga justru meningkat tajam. Kemungkinan besar mereka tertular dari suami yang melakukan seks berisiko selagi bekerja. Khususnya, bagi pegawai yang bekerja jauh dari keluarga selama berbulan-bulan. (hkc)

Bahan Kimia Plastik dan Kosmetik Picu Kelahiran Prematur? HASIL studi menunjukkan adanya keterkaitan antara paparan bahan kimia phthalate yang terdapat dalam plastik dan kosmetik, terhadap peningkatan risiko kelahiran bayi belum cukup bulan atau prematur. Penelitian mengungkapkan wanita yang melahirkan bayi sebelum waktu gestasi yang cukup atau kurang dari 37 minggu, memiliki kadar phthalate lebih tinggi pada urinnya. Berbeda halnya dengan wanita yang melahirkan cukup bulan pada usia kehamilan sekitar 39 minggu. Studi ini dipublikasikan online di JAMA Pediatrics, 18 November 2013. “Paparan phthalates hampir ada di mana-mana di Amerika, juga mungkin di seluruh dunia, dan kelahiran belum cukup bulan juga meningkat beberapa dekade terakhir. Kami belum tahu bagaimana cara mencegah kelahiran belum cukup bulan, namun faktor lingkungan bisa

jadi berpengaruh, dan masyarakat mungkin butuh mendapatkan edukasi mengenai hal ini,” jelas ketua tim peneliti John Meeker dari University of Michigan School of Public Health di Ann Arbor. Phthalate merupakan bahan kimia yang terdapat dalam berbagai produk untuk sejumlah alasan. Salah satunya untuk membuat plastik menjadi lebih fleksibel. Penelitian terdahulu juga menemukan bukti adanya keterkaitan antara bahan kimia dengan kelahiran prematur. Seperti keterkaitan antara paparan zat kimia dengan usia kehamilan yang lebih pendek dan bayi berat lahir rendah. “Banyak kemungkinan cara paparan bahan kimia ini ke tubuh. Umumnya, bahan kimia ini masuk ke tubuh melalui makanan dan minuman, atau terserap melalui kulit,” terang Meeker. Untuk studi terbarunya, para

peneliti menggunakan data dari studi yang diadakan di Brigham and Women’s Hospital di Boston antara 2006 dan 2008. Dalam penelitian ini, ibu hamil menjalani survei dengan menjawab sejumlah pertanyaan, dan memberikan sampel urin, se-

panjang kehamilan. Peneliti kemudian membandingkan ibu hamil yang melahirkan sebelum usia kehamilan 37 minggu, dan 352 ibu hamil yang melahirkan cukup bulan. Dari banyaknya sampel urin yang diberikan para ibu hamil

tersebut, peneliti mengambil tiga sampel urin untuk mengukur kadar Phthalate di tubuhnya. Peneliti kemudian mengamati ragam produk bahan kimia phthalate yang dikenal sebagai DEHP ini. Secara umum, ada dua produk, MEHP dan MECPP. Dua

produk bahan kimia ini banyak didapati pada urin wanita yang melahirkan bayi prematur. Produk bahan kimia lain, MBP, juga didapati pada urin wanita yang melahirkan bayi belum cukup bulan. Menurut Agen Perlindungan Lingkungan Amerika Serikat, produk bahan kimia tersebut biasanya digunakan dalam pembuatan pipa plastik, tirai mandi, dan kemasan makanan agar lebih lembut dan fleksibel. Setiap produk phthalate yang diteliti terkait dengan peningkatan risiko lahir prematur, dari 16 persen menjadi 65 persen. Beberapa studi, kata peneliti, sebenarnya sudah pernah mengungkapkan tidak adanya efek negatif dari phthalate. Namun studi tersebut hanya mengambil satu sampel urin. Sedangkan, level phthalate bisa berubah pada masa kehamilan. Meeker mengatakan studi terbaru tidak bisa membuktikan

kadar phthalate menyebabkan kelahiran prematur, juga tidak merekomendasikan ibu hamil untuk menghindari paparan bahan kimia ini. “Ibu hamil mungkin mau menghindari paparan bahan kimia ini jika mereka bisa, tapi pada beberapa kondisi, hal ini tidak mudah dilakukan,” ungkap Meeker. Shanna Swan, profesor dari Icahn School of Medicine di Mount Sinai, New York juga mengatakan sulit untuk menghindari bahan kimia ini karena kebanyakan paparan bahan tersebut tidak disadari atau tidak sengaja terpapar. “Jadi kita tidak tahu bagaimana cara menghindarinya,” tambah Swan. Jika memang bisa menghindarinya, sebaiknya jauhkan ibu hamil dari paparan phthalate. “Saya katakan, jika bisa, karena pada kenyataannya, sulit terhindar dari paparan bahan kimia ini,” ungkapnya. (hkc)


JAWA TENGAH

6

RABU 20 NOPEMBER 2013

RADAR TEGAL

EKSEKUTIF Anggaran Belum Terserap Maksimal KUDUS - Guna memaksimalkan serapan anggaran di setiap satuan kerja perangkat daerah (SKPD) yang belum mencapai 50 persen, Pemkab Kudus melaksanakan rapat koordinasi beberapa waktu lalu. Pemkab menarget akhir November serapan anggaran mencapai 80 persen. Wakil Bupati Kudus Abdul Hamid mengatakan, saat ini masih ada SKPD yang belum bisa menyerap anggaran hingga 100 persen. Karena ada beberapa kendala yang dihadapi. ”Kami sudah memberikan arahan guna memaksimalkan serapan anggaran. Terutama, bagi SKPD yang sebelumnya rendah dalam serapan anggaran,” ujarnya kemarin. Dia optimistis hingga pertengahan Desember serapan anggaran bisa maksimal walaupun belum bisa 100 persen. Karena ada beberapa proyek fisik yang tidak terlaksana. Untuk akhir November ini, lanjutnya, ditargetkan serapan anggaran mencapai 80 persen. Sebab, saat ini banyak pekerjaan fisik yang masih berjalan. Dia menambahkan, untuk proyek yang tidak bisa dilaksanakan tahun ini akan diluncurkan pada APBD 2014 mendatang. Ke depan serapan anggaran diharapkan bisa mencapai 100 persen. “Demi mencapai itu, semua SKPD akan diberikan pengawalan. Apalagi saat ini secara rutin dilakukan rapat koordinasi pejabat di eselon IV, III, dan II,” paparnya. Abdul Hamid mengaku, saat ini sedang mencari permasalahan apa yang ada di lapangan. Nantinya akan diupayakan mencari solusinya agar program pemerintah berjalan maksimal. Termasuk, pelaksanaan pembangunan fisik di Kabupaten Kudus. Kepala Dinas Bina Marga Pengairan dan ESDM Samani Intakoris mengakui, serapan anggaran tidak bisa mencapai 100 persen. Karena ada proyek yang tidak bisa dilaksanakan tahun ini. Salah satunya normalisasi Sungai Jumirah yang tidak bisa dilaksanakan karena hujan mulai turun. Secara umum, lanjutnya, serapan anggaran di SKPD yang dipimpinnya mencapai 85 persen. Dia optimitis pada 10 Desember mendatang, semua kegiatan selain yang gagal dilaksanakan bisa selesai. ”Yang belum terlaksana akan kami laksanakan tahun depan,” ungkapnya. (lis/ris)

PILKADES Calon Kades Diminta Patuhi Aturan KUDUS – Bupati Kudus Musthofa memberikan arahan dalam pelaksanaan pemilihan kepala desa (pilkades) di Kabupaten Kudus. Arahan tersebut disampaikan dalam rapat koordinasi sukses pilkades di lantai IV Gedung Setda Kudus kemarin. Bupati Kudus Musthofa mengatakan, pilkades yang serentak pada 24 November mendatang harus dilaksanakan sesuai aturan. Untuk itu, semua harus dikembalikan ke aturan. ”Ketika sesuai aturan, semua akan berjalan dengan baik,” ungkapnya. Pelaksanaan yang dilakukan sesuai aturan akan meminimalisasi gesekan dalam pelaksanaan pilkades. Dia yakin pelaksanaan pilkades mendatang tidak akan ada gesekan di masyarakat. Untuk itu, pihaknya meminta semua masyarakat untuk mendukung pelaksanaan pilkades. Dengan demikian, tidak terjadi keributan. Selain itu, dia juga meminta agar warga menggunakan hak suaranya dalam pilkades mendatang. ”Pemilihan ini penting untuk memimpin desa, sehingga semua warga harus ikut berpartisipasi,” terangnya. Dengan dipilihkan pemimpin yang baik di desa, nantinya bisa bersinergi dengan Pemkab Kudus untuk menjalankan program. ”Karena desa berperan penting dalam pelaksanaan program pemerintah agar masyarakat Kudus semakin sejahtera,” imbuhnya. Sebelumnya, Pilkades akan diselenggarakan 116 desa yang tersebar di sembilan kecamatan di Kabupaten Kudus. 116 desa yang melaksanakan pilkades ini akan diikuti oleh 279 calon kades. Untuk Desa Blimbing Kidul, Kecamatan Kaliwungu, masih belum ditentukan siapa yang lolos menjadi calon kades. Untuk kandidat terbanyak terdapat di Desa Colo, Kecamatan Dawe, yakni enam kandidat. Disusul Desa Nganguk, Kecamatan Kota juga ada enam calon. Sedangkan desa lainnya, berkisar antara dua hingga empat calon kades. (lis/ris)

PILKADES Lima Struktural Panwaslu Ikuti Pilkades KUDUS – Ada lima anggota struktural panitia pengawas pemilu mengikuti pemilihan kepala desa (pilkades). Lima anggota itu terdapat pada keanggotaan panitia pengawas kecamatan (panwascam) dan panitia pengawas lapangan (PPL). Anggota Divisi Organisasi dan Sumber Daya Manusia (SDM) Panwaslu Kabupaten Kudus Kasmi’an membenarkan hal ini. Ia mengatakan, ada dua anggota panwascam yang mencalonkan kepala desa. Yakni, anggota Panwascam Bae Munanji dan Ketua Panwascam Mejobo Nosi Dwi Anggoro. Sedangkan tiga struktural lainnya berasal dari anggota PPL. Di antaranya, anggota PPL Desa Demaan, Kecamatan Kota Rusli; anggota PPL Desa Lau, Kecamatan Dawe Agung Sudiarto; dan anggota PPL Desa Tergo, Kecamatan Dawe Masyfu’i. “Kami telah mendapatkan data tersebut setelah panwascam melakukan inventarisisasi struktural panwaslu yang mencalonkan diri menjadi kepala desa,” ujar Kasmian kepada Jawa Pos Radar Kudus kemarin. Menurutnya, pencalonan struktural panwaslu tak melanggar aturan. Kasmi’an menerangkan, dalam Undang-Undang No. 15 Tahun 2011 tak diatur secara jelas tentang adanya anggota struktural panwaslu yang mencalonkan diri menjadi kepala desa. Untuk itu, pihaknya telah mengonfirmasikan hal tersebut kepada Badan Pengawas Pemilu (Banwaslu) Jawa Tengah. “Mereka menyarankan agar struktural panwaslu yang berhasil menjadi kepala desa mengajukan pengunduran diri antarwaktu (PAW) kepada panwaslu kabupaten,” ujarnya. Pengunduran itulah, tambah Kasmi’an, yang akan dijadikan dasar untuk proses PAW. Di samping itu, yang menjadi dasar untuk persoalan ini adalah masalah etika dan profesionalitas. “Diharapkan struktural panwaslu yang berhasil menjadi kepala desa dapat mengundurkan diri agar fokus terhadap satu bidang kerja saja,” paparnya. Dia menambahkan, dalam Peraturan Daerah No 19 Tahun 2006 tentang pemilihan pegangkatan dan pemberhentian kepala desa juga tak mengaturnya secara jelas. Jadi, lanjutnya, pencalonan kepala desa struktural panwaslu tersebut sah-sah saja. Selain lima struktural panwaslu, ada tiga struktural KPU yang turut meramaikan bursa pemilihan kepala desa. Dua di antaranya dari anggota PPS dan satu anggota PPK Kota. Tak hanya itu, terdapat delapan calon legislatif DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah) Kabupaten Kudus. Namun, ia mengatakan, itu bukan ranah panwaslu. “Calon kepala desa dari struktural KPU dan caleg dapat dikonfirmasi kepada KPU Kudus,” tegas Kasmian. (him/ris)

DOK.IKLAN/ RADAR TEGAL

GOWES AS’IK – Masyarakat antusias mengikuti ’Gowes As’ik’, Minggu (17/11). Di kegiatan ini, Kartu As Telkomsel meraih penghargaan MURI sebagai pemrakarsa dan penyelenggara aktivasi paket Internet serentak dengan peserta terbanyak mencapai 105.165 di 20 kota se-Indonesia.

DOK.IKLAN/ RADAR TEGAL

REKOR MURI – GM Prepaid Marketing Communications Telkomsel Abdullah Fahmi (kanan) menerima penghargaan dari Senior Manager MURI Paulus Pangka.

105.165 Peserta, Pecahkan Rekor Muri Gowes As’ik Telkomsel PRESTASI kembali diukir Telkomsel, yang kali ini diusung oleh Kartu As dengan kegiatan bertajuk ’Gowes As’ik Telkomsel’. Gowes As’ik Telkomsel berhasil memecahkan rekor MURI sebagai aktivasi paket internet serentak dengan peserta terbanyak, dengan jumlah peserta 105.165 orang. Pemecahan rekor MURI tersebut dilaksanakan serentak di 20 kota di Indonesia. Kartu As Gowes As’ik 2013 berlangsung di 20 kota di Indo-

nesia. Antara lain, di Aceh, Medan, Pekanbaru, Batam, Jambi, Palembang, Bangka, Belitung, Lampung, Jakarta, Bandung, Semarang, Jogjakarta, Surabaya, Kupang, Pontianak, Banjarmasin, Balikpapan, Makasar, dan Manado. Khusus di Kota Kupang dan Manado, Kartu As Gowes As’ik diselenggarakan pada Sabtu (16/ 11). Sedangkan untuk 18 kota lainnya, event tersebut diselenggarakan pada Minggu (17/11). Sebelumnya, pada tahun 2012 lalu, Kartu As juga sukses meraih rekor MURI aktivasi kartu perdana operator seluler serentak

SPN Demo, Pantura Alami Kemacetan WIRADESA - Unjuk rasa ribuan anggota Serikat Pekerja Nasional sebabkan kemacetan panjang hingga 5 km di jalan Pantura Wiradesa Pekalongan, kemarin. Lautan pekerja dari berbagai perusahaan yang melakukan mogok kerja tersebut, mulanya berkumpul di tepi jalan sekitar IBC dan lapangan di Wiradesa. Kondisi ini sempat memutus arus lalu lintas Pantura Jakarta Semarang. Dalam orasinya, para buruh menuntut adanya kenaikan UMK 2014. Berdasar pantauan Radar, kemarin, ribuan massa tersebut berkumpul di lapangan setempat sejak pukul 9 pagi dengan mengendarai kendaraan. Sebagian massa ada yang menunggu di tepian jalan Pantura Wiradesa. Sehingga, aktivitas tersebut menghambat laju lalulintas. Sementara, beberapa aparat tampak berjaga menertibkan buruh dalam melancarkan aksinya tersebut. Puncak kemacetan terjadi saat para buruh beranjak dari lokasi menuju Kantor Bupati Pekalongan. Ribuan sepeda motor yang dikendarai para pekerja memadati ruas jalan Pantura Wiradesa, sehingga terpaksa arus lalulintas Jakarta Semarang ditutup sementara. Alhasil, kemacetan panjang terjadi hingga mencapai 5 km dari pusat keramaian. Di atas truk komando, Ketua DPC SPN Kabupaten Pekalongan, Ali Sholeh dalam orasinya mengatakan, Negara paling ren-

dah menerapkan upah minimum kerja adalah Indonesia, kemudian Provinsi paling rendah UMKnya adalah Jawa Tengah dan Daerah yang paling rendah menetapkan UMK adalah Kabupaten Pekalongan. Dengan begitu, lanjut dia, Kabupaten Pekalongan adalah Kabupaten yang menerapkan UMK terendah di alam semesta. “Ini merupakan ketidakadilan. Maka dari itu, mari kita perjuangkan nasib kita kawan,” tegasnya memberi komando kepada ribuan SPN. “Kenapa UMK kita sangat jauh dengan daerah lain. Padahal, harga kebutuhan pokok dimanamana sama mahalnya. Harga sabun di Kabupaten Pekalongan dan di Jakarta sama, begitu juga harga beras disini dengan harga beras di Jakarta sama. Kenapa jarak UMK kita sangat jauh,” jelasnya. Para buruh juga menyatakan kekecewaannya terhadap bupati Pekalongan yang telah menyatakan di media, bahwa kenaikan UMK di Kabupaten Pekalongan akan lebih rendah dari Kota Pekalongan dan lebih tinggi dari Kabupaten Batang. “Tapi nyatanya, setelah terbit SK Gubernur, UMK kita dibawah Kabupaten Batang. Ini tidak sesuai dengan pernyataan bupati Pekalongan di media sebelumnya,” celetuk Ali. Para buruh mengancam, jika tuntutannya tersebut tidak dipenuhi, maka mereka akan melakukan mogok daerah jilid II. (ap23)

ANDI PRATAMA

MACET - Ribuan massa SPN membuat Jalan Pantura Wiradesa macet total.

dengan peserta terbanyak, dalam funbike event Kartu As Gowes As’ik 2012 yang diikuti 49.679 peserta di 13 kota se-Indonesia. ’’Kami sangat menyadari keragaman karakteristik wilayah Indonesia, sehingga kami mencoba menyatukan kembali masyarakat Indonesia dan memeriahkan moment Hari Pahlawan yang masih terasa gaungnya hingga saat ini, melalui program yang mungkin sudah tak asing lagi dikalangan masyarakat yaitu ‘Kartu As Gowes As’ik’ yang diselenggarakan di 20 kota di tanah air,’’ jelas Vice President Market-

ing Communications Irlamsyah Syam. ’’Di sela-sela kegiatan ini juga dilakukan sosialisasi dan aktivasi paket internet Kartu As sebagai cerminan gaya hidup masyarakat di era digital lifestyle saat ini,’’ lanjutnya. Museum Rekor Dunia Indonesia mencatat kegiatan ini sebagai rekor pada urutan ke6.237. Senior Manager MURI Paulus Pangka mengatakan, ini merupakan rekor baru MURI untuk Aktivasi Paket Internet dipecahkan serentak di 20 kota dengan peserta terbanyak mencapai 105.165.

’’Bukan sekadar untuk pemecahan MURI, namun kegiatan ini ditujukan untuk memuaskan keinginan pelanggan akan kebutuhan internet,’’ tandasnya. GM Sales and Customer Care Telkomsel Region Jateng (Jateng) - DIJ Rukmono Cahyadi mengatakan, untuk penyelenggaraan di wilayah Jateng dan DIJ dilaksanakan di 2 kota yaitu Yogyakarta dan Semarang. ’’Pelaksanaan kegiatan ini di luar ekspektasi kami. Peserta Jogjakarta mencapai 18.000 orang, sekaligus menjadi jumlah peserta terbanyak di Indonesia,’’ ujar Rukmono. (hesti prastyani)

”Ganjar” pun Ditimpuk Sandal SEMARANG - Penetapan upah minimum kabupaten/kota (UMK) Jateng oleh Gubernur Ganjar Pranowo Senin (18/11) lalu, langsung menuai protes dari kalangan buruh. Kemarin (19/11), ribuan buruh yang tergabung dalam Aliansi Gerakan Buruh Bersatu Jawa Tengah (Gerbang), kembali mengepung kantor Gubernuran. Rombongan buruh mulai ‘menguasai’ Jalan Pahlawan sekitar pukul 09.00. Spanduk dan poster berisi kekecewaan, tuntutan, terus dibentangkan, di antarnya Tolak Politik Upah Murah, Prediksi Desember Plus Inflasi Dasar Penetapan, dan Ganjar Mengingkari Kontrasosial Dengan Buruh. Kekesalan buruh juga dilampiaskan melalui umpatan-umpatan kotor yang ditujukan kepada orang nomor satu di Jateng tersebut. “Ganjar Pranowo patut kita maki-maki. Cabut mandat Ganjar, karena tidak sesuai dengan janji-janji kampanyenya,” ujar koodinator lapangan Aliansi Gerbang, Ahmad Zainudin, dalam orasinya. Mereka kecewa penetapan yang lebih cepat dua hari dari jadwal itu tidak sesuai dengan harapan para buruh. “Surat Keputusan (SK) yang diputuskan Ganjar bohong, karena tidak sesuai dengan apa yang disampaikan kepada buruh saat audiensi,” ujar Ahmad Zainudin. Dia menambahkan, Gubernur Ganjar seharusnya menentang kebijakan yang memiskinkan buruh dan menolak politik upah murah. Memang menjadi tugas berat bagi seorang Ganjar Pranowo dengan warisan predikat tiga terendah, dalam hal UMK terendah, rata-rata UMK dalam satu provinsi terendah, dan UMK ibu kota provinsi metropolitan terendah. “Tetapi beratnya tugas Ganjar Pranowo ini bukan berarti tidak mungkin untuk dilakukan. Banyak kekuatan dan peluang bagi seorang Ganjar untuk menyejahterakan buruh,” terangnya. Sebagai gubernur, lanjut Ahmad Zainudin, Ganjar seharusnya belajar dari pengalaman gubernur sebelumnya. Ada LKPJ copy paste, ada surat buruh yang disembunyikan asisten, ada simpang siur revisi SK gubernur tentang UMK, dan sebagainya. “Ganjar seharusnya faham bahwa ada lingkaran antikesejahteraan buruh yang akan membenturkan buruh dengan dirinya,” tegas Ahmad Zainudin. “Persoalan upah adalah persoalan alamiah dan genuine (asli) kaum buruh. Gubernur tidak

M RIZAL KURNIAWAN/RADAR SEMARANG

PROTES GANJAR - Aliansi Gerakan Buruh Bersatu Jawa Tengah (Gerbang) saat demo di gubernuran kemarin.

boleh lagi mencandai sebuah tuntutan atau minim antusias dengan persoalan ini” Masih menurut Ahmad Zainudin, kesediaan buruh mengajukan konsep Road Map Pengupahan Setara-18 pada 4 September lalu adalah perwujudan transaksi gagasan, namun konsep tersebut ternyata tidak antusias dipahami. “Formula KHL prediksi Desember ditambah prediksi inflasi menjadi basis dasar UMK ada di konsep tersebut, tapi selalu dipertanyakan soal formula dari buruh. Sebagai basis dasar tentunya bisa ditambah lagi dengan parameter lain. Indeks harga konsumen misalnya.” Selain itu, adanya salinan dokumen diduga berasal dari KUAPPAS yang menjadikan lebih tingginya upah buruh di provinsi lain sebagai peluang. “Kondisi ini berbanding terbalik dengan salah satu poin kontrak sosial antara Ganjar dengan buruh SPN, di mana tidak akan menjadikan upah rendah sebagai daya tarik investasi,” ujarnya. Di sela aksi, para buruh juga menggelar teatrikal yang menggambarkan kekecewaan buruh terhadap Ganjar Pranowo. Salah seorang buruh mengenakan topeng berbentuk monyet kemudian dadanya ditempel sebuah kertas bertuliskan Ganjar. Sosok

Ganjar tersebut kemudian dipanggul, di tengah kerumunan, para buruh langsung menghujani ‘Ganjar’ menggunakan sepatu dan sandal. Dalam teatrikal juga menyentil Ganjar yang mendapat sogokan dari para pengusaha untuk menyetujui usulan UMK dari kabupaten/kota yang dinilai tak realistis. Setelah dihujani sepatu, sosok Ganjar juga diinjak-injak. Tak sampai di situ, teatrikal berlanjut dengan membakar kaos bergambar Ganjar dan Heru. Koordinator umum Gerbang Nanang Setiono menambahkan, aksi ini merupakan bentuk kekecewaan para buruh atas penetapan UMK oleh Gubernur Ganjar Pranowo. Sikap gubernur dianggap tidak sesuai visi dan misinya saat kampanye. “Dalam kampanyenya akan menata pembangunan ketenagakerjaan melalui peningkatan kesejahteraan upah buruh. Tapi, kenyataannya sangat bertolak belakang dengan kebijakan UMK tahun ini,” ujar Nanang. Menurutnya, ada mekanisme survei dan mekanisme penetapan KHL kabupaten/kota Jateng diabaikan oleh Ganjar. “Dan Ganjar lebih memiliki apa yang diinginkan pengusaha tanpa melihat realitas upah buruh,” tegasnya. (zal/aro)


INTERNASIONAL

RABU 20 NOPEMBER 2013

7

RADAR TEGAL

Bom Besar di Kedubes Iran BEIRUT – Dua serangan bom bunuh diri mengguncang Kedutaan Besar Iran di Beirut, Lebanon, kemarin (19/11). Sedikitnya, 23 orang tewas dan 146 lain terluka. Di dalam daftar korban tewas ada Atase Budaya Iran Sheikh Al Ansari. Dua orang warga sipil yang tinggal di sebuah gedung dekat kedutaan juga menjadi korban. Seorang polisi menjelaskan bahwa pelaku serangan bom bunuh diri yang pertama mengendarai sepeda motor. Dia membawa sekitar 2 kilogram bahan peledak, lalu meledakkan dirinya di gerbang utama Kedubes Iran. Serangan itu merusak gedung tiga lantai tersebut. Kurang dari dua menit kemudian, pelaku kedua mengen-

darai mobil yang telah dipenuhi sekitar 50 kilogram bahan peledak. Dia meledakkan diri sekitar 10 meter dari lokasi kejadian yang pertama. Sejumlah saksi menyatakan, api membubung dari sejumlah bangunan di dekat bangunan. Asap tebal menghitamkan angkasa beberapa saat setelah ledakan dahsyat terjadi. Api juga menghanguskan sejumlah mobil di tempat parkir di jalan sebelahnya. Pasukan Keamanan Dalam Negeri Lebanon menyebutkan, sedikitnya 6 gedung rusak parah. Duta Besar Iran untuk Lebanon Ghazafar Roknabadi meyakini, kompleks kedutaan tersebut memang menjadi target serangan. Namun, dia menegas-

kan, upaya apa pun untuk menggagalkan agenda nasional Iran tidak akan berhasil. ’’Kami tidak takut jika harus menghadapi lebih banyak lagi martir yang tewas saat mereka menjalankan tugas (negara),’’ tegas Roknabadi kepada Al Manar, stasiun televisi milik Hizbullah. Iran adalah pendukung utama Hizbullah, kelompok militan Syiah di Lebanon. Meski belum ada yang bertanggung jawab terhadap serangan tersebut, banyak pihak meyakini insiden itu terkait dengan konflik Syria. Serangan itu disebut-sebut sebagai upaya balas dendam dari kelompok garis keras Suni terhadap kelompok Syiah Hizbullah. ’’Orang-orang berperang di

luar Lebanon, tapi mengirim pesan lewat Lebanon dengan bom. Ini seperti layanan pesan singkat (SMS) yang mereka kirimkan,’’ ungkapnya. Motif di belakang serangan tersebut belum bisa dipastikan. Namun, ledakan terjadi di wilayah yang didominasi Hizbullah. Kelompok itu memang telah mengirimkan pejuangnya ke Syria untuk mendukung rezim Presiden Bashar Al Assad yang tengah menghadapi perang sipil. Perdana Menteri Lebanon Najib Mikati mengutuk serangan itu sebagai aksi teroris pecundang dan menyerukan agar masyarakat tetap tenang. ’’Kita akan melewati masa sulit ini,’’ tegasnya sebagaimana dilansir NNA. Mikati juga memerintahkan duta

Kapolri Izinkan Polwan Berjilbab Sebenarnya, penggunaan jildari halaman 1 bab sudah banyak dilakukan “Saya sudah sampaikan ke- oleh polwan di berbagai daerah. pada anggota, kalau misalnya Namun, hingga saat ini pengada anggota yang mau pakai gunaannya masih terbatas. Ha(jilbab), silahkan,” ucapnya. nya polwan-polwan yang berPolwan yang ingin berjilbab dinas di Intel dan Reserse yang harus menyediakan sendiri. Ma- mengenakan jilbab, karena mebes Polri belum menyediakan reka tidak terikat dengan aturan anggaran untuk pengadaan jil- seragam dinas. Dalam tugas sebab. Sebab, pada dasarnya hari-hari mereka tidak pernah penggunaan jilbab memang be- mengenakan seragam cokelat lum diatur dalam Perkap tentang Bhayangkara. seragam Polri. Komisi Kepolisian Nasional Untuk membeli jilbab pun, (Kompolnas) menyambut baik Sutarman menyarankan agar se- gebrakan Sutarman. Anggota suai dengan seragam dinas. Su- Kompolnas Hamidah Abdurdah ada beberapa contohnya, rachman menyebut pernyataan terutama yang dikenakan oleh tersebut sebagai keputusan polwan di jajaran Polda Aceh. yang bijak. Tentunya, keputusan “Mulai besok (hari ini, red), kalau itu sangat melegakan para polada yang mau pakai (jilbab) saat wan yang ingin menjalankan petugas, tidak masalah,” kata man- rintah agama. Keputusan lisan tan Kapolwiltabes Surabaya itu. tersebut harus segera ditindak-

lanjuti dengan langkah konktret. “Perlu penjelasan apakah (polwan berjilbab) menggunakan rok panjang atau celana panjang? ini bebas atau hanya berlaku untuk non uniform? Harus jelas,” ujarnya. Kemudian, pada anggaran 2014, Polri diminta menyediakan alokasi dana khusus untuk membuat seragam polwan yang dilengkapi jilbab. Yang mendesak untuk segera dibuat setelah pernyataan tersebut adalah aturan tertulis. Misalnya, membuat Perkap tentang seragam Polri muslimah. Yang dibahas terutama pada desain. “Paling tidak, apabila belum ada operkap, pakai surat edaran yang berisi ketentuanketentuan umum agar jelas,” katanya. Keputusan Sutarman kemarin disambut gembira polwan di se-

jumlah daerah. Di Surabaya, Kasubbaghumas Polrestabes Surabaya Kompol Suparti menyebut di jajarannya sudah cukup banyak polwan yang ingin berjilbab. Bahkan sebagian di antara mereka sudah berjilbab saat sedang tidak berseragam dinas. “Tentu kebijakan bapak kapolri ini disambut baik oleh temanteman polwan,” ujarnya saat dihubungi Jawa Pos kemarin Kepolisian di Surabaya sebenarnya sudah mengadakan berbagai kegiatan yang melibatkan polwan berjilbab. Sejak 2012, Polres Pelabuhan Tanjung Perak melengkapi polwan yang mengamankan kawasan religi Ampel dengan jilbab. Polrestabes Surabaya baru-baru ini juga menggelar fashion show yang menampilkan sejumlah polwan berjilbab. (byu/ca)

Adhyaksa Tuding Hambalang Tanggung Jawab Andi “Zaman saya, minta naik angdari halaman 1 garan Rp50 miliar saja susah,” Disamping itu, dia juga me- kenangnya. ngungkap kalau proyek itu haPria 50 tahun itu makin curiga rusnya single years. Kenapa dengan proyek itu karena hasil menjadi multi years, Adhyaksa kajian menyebut kalau tanah mengaku tidak tahu. Sebab, Hambalang tidak cocok untuk semua terjadi setelah dia tidak bangunan mewah. Itu menjadi lagi menjabat sebagai Men- salah satu pertimbangan saat dia pora. Itulah kenapa, Adhyaksa mengalokasikan bangunan hamengaku kaget saat ramai nya untuk atlet junior. pemberitaan soal anggaran Dia tidak yakin ada orang yang Hambalang yang jadi Rp 2,5 mau datang atau menonton pertriliun. tandingan di tempat yang dise-

butnya mirip tempat jin buang anak itu. Seingatnya, tanah disana hanya cocok untuk bangunan dua lantai karena kontur tanah yang rawan longsor. Malah, dia mengaku pernah mencoba menghentikan proyek itu karena terkendala sertifikat tanah. Dia merasa pesimistis karena bolak balik datang ke BPN tetapi sertifikat tidak juga terbit. Anggaran juga sempat tersendat karena tidak bisa cair lantaran ser-

tifikat bermasalah. Dia juga yakin ada yang menyuruh Deddy Kusdinar untuk melakukan tindak pidana. Alasannya, saat menjadi bawahannya Deddy merupakan orang yang patuh. Nah, dia disebutnya mau melakukan apa yang disuruh atasannya. Itulah kenapa Deddy masuk ke daftar naik pangkat istimewa di era Presiden Gus Dur. “Dia tak mungkin bekerja tanpa ada yang menyuruh,” katanya. (dim)

Indonesia – Australia Memanas dan PM Tony Abbott menjadi dari halaman 1 dingin, akibat aksi penyadapan “Yang jelas nota protes keras tersebut. Dia menuturkan, hingatas hal ini telah kita sampaikan ga saat ini, belum ada komunimelalui Menlu. Dan kami kira kasi yang terjalin antara dua kebahwa taruhan ini sangat besar pala pemerintahan tersebut. bagi kedua negara, karena kita “Yang saya ketahui belum (ada ingin bahwa kepentingan nasio- komunikasi), sampai saat ini benal kita di satu sisi dan kepen- lum. PM Australia maupun Pretingan nasional mereka (Austra- isden SBY belum melakukan lia) di sisi lain dalam kerjasama kontak telepon sampai siang ini strategis harusnya bisa didahu- (kemarin siang),” tegasnya. lukan,” jelasnya. Sementara itu, Menlu Marty Namun, lanjut Julian, peme- Natalegawa menuturkan pemerintah Indonesia masih menung- rintah Indonesia akan melakugu penjelasan lebih lanjut dari kan sejumlah langkah untuk mepemerintah Australia. Pihaknya negaskan protes keras terkait meyakini, sikap yang ditunjuk- aksi penyadapan tersebut. Nakan pihak Australia saat ini, be- mun, dia menegaskan, langkahlum final. “Presiden masih me- langkah yang dilakukan terus nunggu langkah-langkah lebih dievaluasi. Karena itu, Dubes RI lanjut. Kami tetap melihat bah- untuk Australia dipanggil pulang wa perkembangan hari ini (ke- untuk melakukan konsultasi. marin) belum final dari sikap pe“Kaya keran, satu-satu kita merintah Australia. Kita berha- tutup keran, ini kita kurangi. rap perkembangan positif untuk Sekarang, dubes kita panggil, penyelamatan lebih lanjut hu- kami akan konsultasi. Kita terus bungan kedua negara,” lanjut- men-downgrade hubungan nya. Australia dengan kita, biar nanti Meski begitu, Julian mengakui pihak mereka (Australia) dengan hubungan antara Presiden SBY kita yang ambil keputusan,” jelas

Marty di Kompleks Istana Kepresidenan, kemarin. Marty menegaskan, pemerintah Australia tidak bisa meremehkan dampak penyadapan terhadap pemerintah Indonesia. Di samping itu, pihak Indonesia tidak pernah memancing permusuhan dengan negara lain. Aksi penyadapan tersebut berasal dari pihak Australia. “Sekali lagi, bukan kita yang membawa masalah ini, melainkan pihak Australia. Sehingga pihak Australia yang harus mencari jalan penyelesaian ini dengan baik,” katanya. Memanasnya hubungan Indonesia-Australia tersebut berimbas pada review kerjasama hubungan bilateral kedua negara di berbagai bidang. Diantaranya, bidang pertukaran info dan intelijen. “Untuk memastikan tidak ada business as usual, tidak seperti biasanya,”imbuh Marty. “ Sementara itu, Mendikbud Mohammad Nuh memastikan bahwa kisruh aksi penyadapan, tidak sampai mengganggu akti-

vitas pendidikan mahasiswa asal Indonesia di negara Kanguru tersebut. Setidaknya, saat ini ada sekitar 19 ribu pelajar Indonesia di Australia. “Urusan sekolah itu tidak boleh terganggu dengan urusan dinamika politik. Pendidikan itu lintas negara, lintas politik lintas, lintas ideologi dan lintas macammacam,” kata Nuh di Kompleks Istana Kepresidenan, kemarin Meski begitu, Nuh berharap memanasnya hubungan politik antara Australia dan Indonesia, tidak sampai mempengaruhi kerjasama pendidikan antar dua negara. Sekalipun pihaknya menyayangkan penyadapan yang dilakukan intelijen Australia. Sebab, selama ini Indonesia sudah menjalin hubungan baik dengan Australia. “Bahasa kasarnya Indonesia ini kurang apa. Kita kan sudah all out memberi kepercayaan penuh kepada Australia. Anakanak kita dorong belajar di sana. Kalau dia kelakuannya seperti itu kan rasanya kurang tata kramanya,” imbuh Nuh. (ken)

Sengman Mangkir, KPK Cecar Suswono terangan selama kurang lebih dari halaman 1 empat jam itu mengatakan ti“Sengman diperiksa sebagai dak ada yang baru dari pemesaksi untuk MEL (Maria Eliza- riksaannya. Pertanyaan mebeth Liman),” ujar Kepala Bagian ngulang karena Suswono mePemberitaan dan Publikasi KPK, ngaku diperiksa oleh penyidik Priharsa Nugraha. yang berbeda. Intinya juga saTidak jelas kenapa dia memilih ma, masih seputar pertemuan untuk mangkir dari panggilan. di Medan yang mempertemuYang pasti, Mentan Suswono kan Luthfi Hasan dan Maria mengaku sempat dicerca pe- Elizabeth. nyidik soal sosok Sengman dam “Soal itu (Sengman dam BunBunda Putri tersebut. da Putri) tidak banyak disingSuswono yang dimintai ke- gung. Ya, pokoknya nggak ada

yang baru,” kata anggota Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera itu. Dalam kesempatan itu dia juga kembali menegaskan bahwa kasus pengaturan kuota impor daging sapi itu sudah jelas di pengadilan. Bahwa kasus tersebut merupakan permainan para calo yakni Ahmad Fathanah. Seperti diberitakan, nama Sengman ramai dibicarakan sejak disebut dalam sidang.

Saat itu, Ridwan Hakim, putra Ketua Majelis Syuro PKS Hilmi Aminuddin bersaksi untuk terdakwa Ahmad Fathanah. Fakta persidangan menunjukkan Fathanah memberitahu bawah Rp 40 miliar sudah beres dikirim melalui Sengman dan Hendra. Hakim penasaran dan bertanya siapa Sengman itu. Ridwan langsung menjawab kalau sepengetahuannya dia adalah utusan Presiden SBY. (dim)

Pasutri Terlibat Jaringan Narkoba Internasional daerah. Selain itu, kuat dugaan dari halaman 1 bahwa DD dan KK memiliki lebih Dia mengungkapkan bahwa dari 11.400 butir pil ekstasi yang barang bukti sabu dan ribuan pil saat ini disita aparat, mengingat ekstasi yang disita dari keduanya keduanya tergabung dalam sindiperoleh dari Malaysia dan telah dikat narkoba internasional. “Ekstasi sejumlah 11.400 butir berhasil diedarkan ke sejumlah

ini adalah sisa, karena 20 ribu butir lainnya sudah berhasil terjual,” kata Sumirat. Sementara itu, berdasarkan hasil dari pengembangan kasus yang dilakukan BNN, Sumirat mengatakan bahwa bisnis ter-

larang tersebut diotaki oleh seorang napi berinisial MK (49) yang kini mendekam di Lapas Tanjung Gusta, Medan. “Napi tersebut sudah diamankan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” ucap Sumirat. (dod)

besar Iran untuk memeriksa kembali prosedur perlindungan kepada dirinya. Dia juga menyatakan bela sungkawa. Hizbullah langsung merespons keras kekejaman berdarah

tersebut. ’’Kami ingin mengatakan kepada mereka yang melakukan serangan ini, kalian tidak akan mampu memecah belah kami,’’ ujar seorang anggota parlemen dari Hizbullah, Ali Mikdas,

kepada Am Mayadeen TV. ’Kamitelahmenerimapesanmereka dan kami tahu siapa yang melakukannya. Kami juga tahu bagaimana cara membalasnya,’’ tegasnya. (CNN/AFP/AP/cak/c16/dos)

Filipina Pantau Aliran Dana Supaya Tidak Digerus Korupsi TACLOBAN – Lebih dari sepekan setelah amuk topan Yolanda (Haiyan), bantuan dari berbagai negara mulai masuk Filipina. Bukan hanya bantuan pangan dan obat-obatan yang sifatnya segera, dana pun mulai mengalir. Tak ingin bantuan yang tidak sedikit itu menjadi sia-sia, pemerintah menciptakan situs khusus untuk memantau aliran dana. Presiden Filipina Benigno ”Noynoy” Aquino III yang menjadikan pemberantasan korupsi

sebagai agenda utama pemerintahannya mengumumkan situs transparansi dana bencana, Foreign Aid Transparency Hub. Melalui situs tersebut, publik yang berada di dalam dan luar Filipina bisa memantau langsung aliran dana untuk korban badai. Kabarnya, dana bantuan yang terkumpul mencapai USD 270 juta (sekitar Rp 3 triliun). ”Kami harus bisa memastikan bahwa bantuan dari berbagai negara itu benar-benar sampai pada yang membutuhkan. Yakni, mereka yang selamat dari badai,” kata Richard Moya, wakil menteri urusan informasi pada

Kementerian Anggaran dan Manajemen, kemarin. Melalui situs tersebut, pemerintahan Noynoy juga bisa langsung melaporkan pertanggungjawaban pemakaian dana bantuan tersebut. Selain merenggut sedikitnya 3.976 nyawa, badai yang menerjang kawasan tengah Filipina pada 8 November lalu itu mengakibatkan sekitar 1.600 warga hilang. Itu belum termasuk jumlah korban luka, mulai luka ringan sampai luka berat. Saat ini lebih dari 4 juta warga Filipina terpaksa bertahan di tempat penampungan karena rumah mereka hancur. (jpnn)

Dubes Nadjib Kembali Selasa Malam dari halaman 1 Sebelumnya, Kementerian Luar Negeri sudah pernah melakukan pemanggilan terhadap Moriaty. Pemanggilan terjadi saat awal muncul isu penyadapan ini. Namun, karena tidak ada tanggapan serius dari Australia terkait isu tersebut serta muncul kembali berita mengenai penyadapan Indonesia di media Australia, membuat pemerintah mengambil langkah tegas dengan memanggil pulang duta besar Indonesia di Australia. Bahkan, pemerintah Indonesia juga mengatakan akan mengkaji ulang beberapa kerja sama yang telah dilakukan oleh kedua negara. Sikap Presiden Susilo Bambang Yudhoyono terhadap aksi penyadapan oleh Australia langsung direspons jajarannya. Salah satunya Mabes Polri. Kapolri Jenderal Sutarman menyatakan siap memutuskan hubungan dengan Polisi Federal Australia jika

diperintahkan oleh Presiden. Selama ini, antara Mabes Polri (Indonesian National Police/ INP) memiliki sejumlah kerjasama dengan Australian Federal Police (AFP). “Kerjasama dahulu karena ada terorisme di Bali (Bom Bali I),” terangnya usai acara silaturahmi dengan insan pers di Ruang Rapat Utama (Rupatama) Mabes Polri kemarin. Pasca peristiwa memilukan itu, AFP banyak membantu Polri dalam pelatihan penanggulangan terorisme. Juga memberikan bantuan peralatan cybercrime dan sejumlah laboratorium kepolisian. Australia juga mendanai pembentukan sekolah polisi internasional atau yang biasa disebut JCLEC (Jakarta Centre for Law Enforcement Cooperation) dengan dana operasional AUD$ 36,8 juta selama lima tahun. Saat ini, lanjut Sutarman, kerjasama yang sudah terwujud antara lain penanggulangan trans-organize crime. Trafficking person,

people smuggling, dan terorisme. Seluruh bantaun Australia digunakan untuk menangani kejahatan transnasional. Kerjasama dilakukan secara langsung, yakni police to police dan masih berlangsung hingga saat ini. Terkait dengan isu penyadapan, Sutarman mengatakan bakal mengikuti sikap pemerintah. terlebih, setelah ada pernyataan Presiden untuk meninjau kembali segala bentuk kerjasama dengan Australia. Karena itu, dia memilih menunggu perintah dari presiden untuk menyikapi kerjasama yang dilakukan dengan AFP. “(Kita lihat) bagaimana nanti negara menyikapi masalah ini. Saya kira Presiden sedang merumuskannya,” lanjut perwira asal Sukoharjo itu. Bagaimana jika Presiden meminta agar kerjasama dihentikan? Sutarman menyatakan pihaknya bakal sami”na waatha”na (dengar dan taati). “Perintah Presiden akan kami laksanakan,” tambahnya. (mia/byu)

Status Atut Bisa Jadi Tersangka dari halaman 1 Tidak hanya itu, Samad juga menyampaikan kalau ipar Atut, Wali Kota Tangerang Selatan yakni Airin Rachmi Diany akan diperiksa. Entah untuk kasus yang membelit suaminya, Tubagus Chaeri Wardana di suap untuk Akil Mochtar atau untuk alkes juga. Seperti diberitakan, KPK juga menyelidiki dugaan korupsi proyek alkes di Pemkot Tangsel. “Statusnya juga masih saksi. Airin akan diperiksa nanti, hanya masalah waktu. Pasti akan diperiksa,” kata Samad. Terpisah, Atut sendiri bergeming saat ditanya soal penyelidikan proyek alkes dilingkungan kerjanya. Usai diperiksa penyelidik KPK selama tujuh jam dari pukul 10.00 WIB, dia tidak

mau menjawab pertanyaan wartawan. Apalagi, jika pertanyaan itu sudah menyinggung soal pertanggung jawaban dia sebagai kepala daerah. “Kita sudah memberikan keterangan dan klarifikasi terkait dengan sarana dan prasarana di Pemprov Banten,” jawab Atut singkat. Dia lantas meminta kepada para wartawan untuk memberikan jalan menuju mobil dengan nopol B 22 AAH yang sudah menunggunya. Selama perjalanan menuju mobil, Atut memilih untuk bungkam. Mulutnya baru terbuka saat ditanya apakah dia siap menjadi tersangka atau tidak. Namun, jawaban yang keluar tetap singkat. “Mohon maaf ya,” katanya sambil terus berjalan menuju mobil.

Kasus dugaan korupsi proyek alkes sendiri ada dua yang ditangani KPK. Di Pemkot Tangsel dan Pemprov Banten. Untuk kasus di Pemkot Tangsel sudah naik ke penyidikan dengan tiga tersangka. Mereka adalah Tubagus Chaeri Wardana, Dadang Prihatnadari PT Mikindo Adiguna Pratama dan MJ Mamak Jamaksari Kabid Sumber Daya Kesehatan dan Promosi Kesehatan (SDK dan Promkes) Tangerang Selatan (Tangsel). Oleh KPK, ketiganya disangka melanggar pasal 2 ayat 1 atau pasal 3 Undang-undang 31/1999 tentang Pemberantasan Korupsi jo pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP. Belum jelas kapan KPK menaikkan dugaan korupsi alkes di Provinsi Banten. Termasuk, mengumumkan siapa saja yang berpotensi menjadi tersangka. (dim)


CMYK

BISNIS

RABU, 20 NOPEMBER 2013

8

RADAR TEGAL

Launching di Tegal dan Pekalongan

Karimun Wagon R, Ramah Lingkungan dan Terjangkau TEGAL – Kehadiran Suzuki Karimun Wagon R di wilayah eks Karesidenan Pekalongan dikemas dalam dua lokasi berbeda. Acara pertama digelar di showroom PT Arindo Gedong Jembar Tegal, Senin (11/11) dan dilanjutkan di Cin Long Hall Gren Sahid Hotel Pekalongan, Jumat (15/11).

P

T Suzuki Indomobil Sa les (SIS) kini resmi me luncurkan Karimun Wagon R, sebagai bentuk komitmennya dalam mendukung program pemerintah mengenai mobil ramah lingkungan yang hemat energi dengan harga terjangkau. Ernest Panjaitan yang mewakili PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) saat menyaksikan launch-

ing Karimun Wagon R di Pekalongan mengaku senang atas respon positif dari pelanggan setia Suzuki. Karimun Wagon R menggunakan mesin generasi terbaru yaitu K10B berkapasitas 998cc, DOHC yang ringan dan bertenaga, Multi Point Injection serta penggerak roda depan. Metal timing chain dimana mesin digerakkan dengan rantai besi yang menekan biaya perawatan menjadi lebih murah dan tahan lama dibanding berbahan belt karet. Tidak hanya itu, mesin mobil ini dilengkapi dengan intake manifold berbahan plastik yang dapat meminimalisir penguapan bahan bakar dari radiasi mesin dan ditunjangbahan yang terbuat dari plastik sehingga membuat bobot mesin lebih ringan dan menghasilkan bahan bakar yang lebih efisien serta mesin lebih responsif. Selain itu untuk mendapatkan efisiensi bahan bakar yang mak-

ROCHMAN GUNAWAN/RATEG

PENUH KEMERIAHAN – Launching Karimun Wagon R di Pekalongan dimeriahkan beragam acara.

ROCHMAN GUNAWAN/RATEG

LAUNCHING TEGAL – Karimun Wagon R dilaunching di Tegal dan mendapat sambutan hangat dari konsumen.

simal, Karimun Wagon R dilengkapi dengan gear shift indicator yang memudahkan pengemudi untuk memindahkan gigi perseneling. Seluruh fitur tersebut menjadikan Karimun Wagon R sebagai kendaraan ‘Super’ yang unggul di kelasnya dan ditunjang dengan perawatannya yang mudah dan terjangkau. “Karimun Wagon R dipasarkan dengan harga On The Road (OTR) untuk wilayah Jawa Tengah, Karimun Wagon R-GA Rp

81.000.000, Wagon R-GL Rp 94.200.000 dan Wagon R-GX Rp 104.300.000,” jelasnya. Brach Manager PT Arindo Gedong Jembar Raymond Hartono menuturkan, Karimun Wagon R memiliki unsur ‘Super’, yaitu spacious, useful, practical, efficient, dan reasonable yang mengerti akan kebutuhan keluarga modern Indonesia yang selaras dengan tagline yang diusung yaitu ‘Lebih dari Cukup’. Karimun Wagon R-GX memiliki 8 pilihan warna menarik yaitu -

Lagoon Turquoise 3, Splash Green 2, Silky Silver, Cool Black, Pearl White, Radiant Red, Graphite Grey dan Burgundy Red. Karimun Wagon R-GL memiliki 7 pilihan warna yaitu Lagoon Turquoise 3, Splash Green, 2 Silky Silver, Cool Black, Radiant Red, Graphite Grey dan Burgundy Red. “Karimun Wagon R-GA memiliki 4 pilihan warna yaitu Silky Silver, Cool Black, Radiant Red dan Graphite Grey,” katanya. (gun)

Gebyar PRS, BRI Luncurkan Mocash BRI TAMAN – Gebyar Pesta Rakyat Simpedes (PRS) digelar di Lapangan Banjardawa Kecamatan Taman, Pemalang. Selain menyuguhkan berbagai hadiah menarik, dalam acara itu juga terdapat pawai, pasar dan panggung. Serangkaian kegiatan tersebut dalam rangka Pengundian Tabungan Simpedes periode Januari sampai Juni 2013, Sabtu (16/11) kemarin. BRI juga meluncurkan produk baru yaitu Mocash (Mobile Cash) yaitu pembayaran belanja yang dilakukan oleh pembeli tanpa melalui uang tunai atau cash tetapi pembeli menggunakan fasilitas SMS Banking dalam melakukan transaksi pembayaran. Asisten Manager Bisnis Mikro (AMBM) Untung Fatkhuri menyampaikan, melalui Mocash BRI tersebut, masyarakat semakin mudah dalam melakukan transaksi pembelian apapun, tanpa harus membawa uang dalam bentuk tunai atau cash. “Pembeli tinggal mentransfer jumlah nominal yang dibelanjakan ke nomor rekening penjual, selesai,” kata Untung. Oleh karenanya dia mengharap kepada masyarakat untuk bisa memanfaatkan fasilitas tersebut dengan cara membuka rekening dan terus meningkatkan saldo tabungannya. Disampaikan, Gebyar PRS diawali dengan pembukaan yang dilanjutkan dengan pawai diikuti kelompok bendera, drumband, mobil bedug, 2 mobil hadiah, dokar hias, sepeda hias, Punakawan, rombongan pekerja BRI, kelompok karate dan silat, Barongsai, sepeda motor hias BRI dan dari tani daerah. Pasar dan stand bazar juga meramaikan acara PRS di lokasi tersebut. Usai membuka acara, Pimpinan Cabang BRI dan Mus-

PERAIH JUARA - Peraih juara dalam lomba yang digelar untuk memeriahkan Gebyar Pesta Rakyat Simpedes berpose bersama.

M. RIDWAN/RADAR PEMALANG

KUNCI MOBIL – AMBM BRI Untung Fatkhuri memberikan kunci mobil kepada Pinca BRI Irwandi Madali sesaat setelah pengundian hadiah utama berupa mobil APV GE PS yang jatuh pada nasabah atas nama Tularsih dari BRI Bantarbolang di Lapangan Banjardawa, Taman, Pemalang, Sabtu (16/ 11) kemarin.

pida, selanjutnya berkesempatan untuk melihat-lihat stand peserta bazar. Ada 24 stand yang merupakan mitra dan merchand Mocash dari BRI. Pada kesempatan itu, Muspida juga memeriksa stand Akuisisi BRI dan berkesempatan membuka rekening baru Simpedes. Akuisisi Simpedes BRI diantaranya nasabah akan memperoleh keuntungan yaitu jika mereka menabung Rp 100 ribu sampai Rp 1 juta akan mendapatkan kalender + mug, Rp 1 sampai Rp 2 juta kalender + payung, Rp 2 sampai Rp 3 juta kalender + jam, Rp 3 sampai Rp 5 juta mendapatkan kalender + kaos, Rp 5 sampai

JOGET CESAR - Joget Cesar ikut memeriahkan Gebyar Pesta Rakyat Simpedes.

CMYK

Rp 10 juta mendapatkan kalender + tambahan saldo Rp 100 ribu. Dan jika membuka dan menabung di atas Rp 10 juta akan mendapatkan tambahan saldo sebesar Rp 200 ribu. Bupati Pemalang yang hadir dalam acara itu dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada BRI yang telah memberikan kontribusi dalam ikut memajukan dunia usaha terutama usaha mikro dan perekenomian di Pemalang. Melalui BRI, banyak pengusaha kecil dan menengah dapat tertolong khususnya dalam pengadaan modal usaha. Disampaikan pula, hingga sa-

at ini BRI telah memiliki 50 unit ATM yang tersebar di berbagai pusat perbelanjaan, perkantoran dan fasilitas umum di Pemalang, 28 kantor unit, 14 kantor Teras BRI, 2 Kantor Cabang Pembantu (KCP), 1 mobil teras keliling dan 1 gedung kantor cabang di Pemalang. Dengan fasilitas yang tersedia itu masyarakat bisa lebih mudah dalam melakukan transaksi perbankan. Pimpinan Cabang (Pinca) BRI Pemalang Irwandi Madali menyampaikan, kegiatan ini setiap tahun dilaksanakan. Biasanya acara digelar di bulan Mei dan sampai akhir tahun ini sudah 5 kali diadakan. Kegiatannya pa-

Pinca BRI Irwandi Madali memberikan sambutannya saat pembukaan acara.

wai, pasar, panen dan panggung. “Ini merupakan penghargaan kepada masyarakat dari BRI,” kata Irwandi. Tujuannya adalah penghargaan kepada masyarakat yang sudah memberikan kepercayaan atau amanah dengan baik kepada BRI. Penghargaan itu diberikan dalam bentuk hadiahhadiah dan berbagai kegiatan seperti pasar, pawai dan hiburan. BRI yang sudah 118 tahun berkiprah di masyarakat berharap masyarakat bisa terhibur dan yang paling penting adalah penilaian mereka terhadap BRI itu sendiri. “Dengan jargon ‘Melayani De-

ngan Setulus Hati’, BRI semakin meningkat dalam mendapatkan kepercayaan terhadap masyakat,” harapnya. Di sesi hiburan diisi dengan musik dangdut, penampilan drumband dari SMP Negeri 2 Taman, penampilan pencak silat dari Tim Satpam BRI dan Barongsai Singa Mas dari Slawi, Tegal serta Joget Cesar yang diikuti seluruh peserta baik yang di bawah maupun yang di atas panggung. Di ruang terpisah juga diadakan lomba mewarnai gambar tingkat TK/ SD sampai dengan kelas I. Di sela-sela hiburan, pemirsa dan tamu undangan dikagetkan dengan hadiah uang kaget dan bagi-bagi pulsa

iklan Holcim

dari panitia hingga istirahat dan dilanjutkan dengan pengundian hadiah. Saat undian berlangsung, Tularsih, nasabah BRI Bantarbolang beruntung mendapatkan hadiah utama berupa mobil APV GE.PS. Sayangnya, saat pengundian yang bersangkutan tidak hadir dan hadiah secara simbolis diterimakan dari AMBM kepada Pinca BRI Pemalang. Pengundian hadiah selesai dan dilanjutkan dengan hiburan panggung utama yang dilaksanakan pada malam harinya dengan menampilkan 2 grup band BRI ‘One, BRI Child dan hiburan utama Asky dan Feodal band dari Pemalang. (dok)


CMYK

RABU, 20 NOPEMBER 2013

METROPOLIS

9

RADAR TEGAL

Harus Jaga Kesopanan Sosialisasi Perundangundangan HAM KENDATI sudah tahu dan paham, tentang peraturan perundang-undangan Hak Azasi Manusia (HAM). Wali Kota Tegal, H Ikmal

Jaya SE Akt MH, mengimbau supaya seluruh pelajar di Kota Tegal, tetap menjaga kesopanan, terutama terhadap orang tua. Hal itu disampaikannya ketika membuka kegiatan sosialisasi Rencana Aksi Nasional Hak Azazi Manusia (RanHAM) tahun 2013, di Ruang Adipura Balai Kota, ke-

marin (19/11). Acara diikuti 100 pelajar SMP, SMA, SMK negeri, dan swasta. “Tujuan sosialisasi RanHAM pada pelajar, guna memberikan pengetahuan supaya mereka paham mengenai hak-haknya. Seperti hak mengeluarkan pendapat, hak memeluk agama, hak mendapatkan

pendidikan, dan hak mendapatkan kehidupan layak.” Namun, sambung Ikmal, sopan satun pada orang tua harus dikedepankan. “Jangan sampai setelah tahu mengenai HAM, pelajar malah berlaku kasar, atau durhaka dengan mengkambinghitamkan persamaan HAM,” paparnya.

Wali kota mencontohkan beberapa bentuk pelanggaran HAM. Di antaranya kebebasan mengeluarkan pendapat merupakan hak azasi. Bila aksi demo atau unjuk rasa anarkis dan melewati batas, itu merupakan bentuk pelanggaran HAM. ke hal 15 kol 5

KANCA BATIR AKP Budi Y Fajar SIP MH

Kesadaran Masyarakat Masih Rendah MINIMNYA kesadaran masyarakat, saat berada di jalan raya, berimbas pada banyaknya kecelakaan. Tak terkecuali sejumlah pelanggaran yang ditemui. Hal ini menunjukkan pola pengguna jalan, dalam menaati peraturan lalu lintas sangat rendah. “Kecelakaan bukan karena takdir. Menurut saya masih rendahnya masyarakat mematuhi aturan berlalu lintas, ketika berada di jalan raya,” ucap Kasat Lantas Polres Tegal Kota, AKP Budi Y Fajar SIP MH. Dijelaskan, bila dilihat dari data, bisa dipastikan dari tahun ke tahun, jumlah pelanggaran lalu lintas meningkat. Semua menunjukkan minimnya kesadaran pengguna jalan, tentang pentingnya menaati peraturan. Padahal manfaatnya demi kepentingan diri sendiri, selanjutnya kepada sesama pengguna jalan lain. “Data jumlah kecelakaan sejak 4 Oktober - 17 November 2013, ada 37 kejadian. Di antaranya korban meninggal dunia 3 orang, dan luka ringan 44. Jumlah ini bisa dikatakan cukup banyak.” ke hal 15 kol 5

SERTIJAB Kapolres Tegal Kota AKBP Darmawan Sunarko SIK, saat memimpin sertijab 4 perwira di jajarannya, kemarin, di Gedung Bhayangkari Cabang Tegal. AGUS WIBOWO/RADAR TEGAL

Tidak Ada Sifat Eksklusif di Polres Tegal Kota

SERTIJAB EMPAT PERWIRA

MESKI sempat tersiar kabar, di lingkungan Polres Tegal Kota memiliki sifat eksklusif, layaknya di kota besar, yang cenderung bersikap cuek. Namun justru sebaliknya. Sifat keguyuban dan rasa kebersamaan, bahkan kekompakan yang muncul selama ini. Demikian terungkap, ketika digelar serah terima jabatan (sertijab) empat perwira, di Polres Tegal Kota, kemarin (19/11), di Gedung Bhayangkari Cabang Tegal. Antara lain Kabag

Sumda Kompol Hundarto SH, menyerahkan jabatannya pada Kompol Umar Sanusi. Selanjutnya kabag Ren diserahkan dari Kompol Drs Warsidin MH, kepada AKP Suranto SH, yang sebelumnya menjabat kabag Ops Polres Tegal Kota. Pengganti kabag Ops yakni AKP Suwandi SH, yang sebelumnya menjabat Ka SKP Tegal. Jabatan Ka SKP Tegal diisi AKP Riyanto, yang sebelumnya kasubbag Dal Ops Polres Tegal Kota. ke hal 15 kol 1

LEGISLATIF BelajarSoalPenggalianPAD BADAN Anggaran (Banan) DPRD Kabupaten Subang, kemarin (19/11), melakukan kunjungan kerja ke DPRD Kota Tegal. Dalam upaya belajar soal peningkatan dan pengelolaan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Sebab, PAD Kota Tegal dinilai cukup besar. Wakil Ketua DPRD Kabupaten Subang, Agus Maskuri Rosyadi mengatakan, pendapatan daerah Kabupaten Subang saat ini Rp168 milliar. Padahal banyak potensi yang perlu digali. Untuk itu, Pemkab Subang perlu belajar ke Kota Tegal, yang Pendapatan Daerahnya Rp647,6 milliar. Walaupun secara luas wilayah, Kota Tegal jauh lebih sempit.

Panwaslu Bentuk Pokja Pengawasan Kesadaran Beri Asi Eksklusif Rendah

ke hal 15 kol 5

M SAEKHUN/RATEG

RAPAT - Panwaslu bersama Pokja kerja sama pengawasan pemilu 2014, menggelar rapat koordinasi.

GUNA memaksimalkan fungsi pengawasan, menjelang Pemilu Legislatif (Pileg) tanggal 9 April 2014. Panwaslu membentuk Kelompok Kerja (Pokja) kerja sama pengawasan, terdiri dari Organisasi Masyarakat Sipil (OMS), Dinas Pendidikan, perguruan tinggi, serta organisasi kemasyarakatan (ormas), disamping elemen masyarakat lainnya. Ketua Panwaslu, Toto Pranoto ST mengatakan, dasar pembentujan Pokja kerja sama adalah surat Bawaslu Propinsi Jateng Nomor 450/BawasluJtg/X/2013, perihal penyampaian petunjuk teknis pengelolaan kegiatan kerja sama dengan OMS, perguruan tinggi, dan media massa, selain surat Bawaslu RI Nomor 700/Bawaslu/IX/ 2013. ke hal 15 kol 5

Cakupan Belum Sesuai Target KESADARAN masyarakat di Kota Tegal untuk memberikan asi ekslusif kepada bayinya selama 6 bulan masih rendah. Itu dapat dilihat dari capaian cakupan pemberian asi ekslusif yang hanya 49,55 persen dari target 65 persen pada tahun 2013 ini. Hal tersebut diakui Wali Kota Tegal, H Ikmal Jaya SE Akt MH. Menurut dia pemenuhan asi ekslusif di Kota Tegal sampai saat ini masih memprihatinkan. Karena cakupan pemberian asi ekslusif di masyarakat

masih jauh dari harapan. Kondisi saat ini cakupannya baru 49,55 persen. Padahal targetnya 65 persen pada tahun ini dan rencana tahun 2014 mendatang hingga 80 persen. “Untuk itu, saya berpesan kepada seluruh masyarakat utamanya ibu hamil, tentang perlunya memberikan asi ekslusif minimal 6 bulan setelah melahirkan. Yaitu dengan tidak memberikan makanan terhadap bayi kecuali asi dari lahir hingga usia 6 bulan,” katanya saat membuka sosialisasi dan advokasi gerakan nasional sadar gizi Kota Tegal, di pendopo balai kota, kemarin (19/ 11). ke hal 15 kol 1

Sosialisasi dan Advokasi Gerakan Nasional Sadar Gizi Tingkat Kota 2013

Lulus Kelas Ibu Hamil, Delapan Ibu Hamil Diwisuda

AGUS WIBOWO/RATEG

BERMAIN - Meski sepanjang rel kereta api sangat berbahaya. Bagi warga di lingkungan Depo Panggung Baru Tegal, setiap sore kerap dijadikan tempat bermain anak-anak penduduk sekitar.

CMYK

Guna menyadarkan masyarakat akan pentingnya gizi, Dinas Kesehatan Kota Tegal menggelar sosialisasi dan advokasi gerakan nasional sadar gizi tingkat kota. Kegiatan dilaksanakan di Pendopo Balai Kota dan dibuka langsung oleh Wali Kota Tegal, H Ikmal Jaya SE Akt MH. Seperti apa? LAPORAN: ADI MULYADI

PAGI itu, Pendopo Ki Gede Sebayu Kota Tegal dipedati oleh ratusan ibu hamil, ibu menyusui, lansia dan jajaran SKPD. Para wanita yang perutnya membuncit duduk diatas sebuah matras. Sedangkan ibu-ibu yang menyusui dan balitanya duduk menggunakan karpet di bagian timur Pendopo. Sementara jajaran SKPD

ADI MULYADI/RATEG

KALUNGKAN SAMIR - Ketua PKK Kota Tegal, Rosalina Ikmal, mengalungkan samir kepada 8 ibu hamil yang telah lulus kelas ibu hamil.

duduk diatas karpet juga di bagian barat Pendopo. Untuk Wali Kota, Kepala Dinkes dan Ketua PKK dan pejabat lainnya duduk di hadapan para peserta sosialisasi dan advokasi gerakan nasional sadar gizi. Tepat pukul 09.00 pembawa acara mulai menyapa para peserta. Mereka diminta berdiri untuk menyanyikan lagu Indonesia Raya bersama-sama. Setelahnya acara dilanjutkan dengan pembacaan doa dan disambung penyampaian laporan kegiatan oleh Kepala Dinkes, dr Moehammad Hafidz MKes. ke hal 15 kol 1


PEMALANG

10

RABU 20 NOPEMBER 2013

RADAR TEGAL

NGENDONG Pantau Perkembangan SETIAP sekolah memiliki keragaman permasalahan yang berbeda utamanya menyangkut siswa dan berkaitan dengan prestasi. Adanya sharing memang sangat diperlukan untuk dapat mengetahui dan diambil jalan keluar agar tidak berlarut-larut dengan permasalahan tersebut, karena jika dibiarkan saja justru akan semakin merugikan sekolah. Sekolah sendiri mempunyai program berbeda- beda dalam mengadakan diskusi maupun DOK. pembinaan kepada siswa Nurhidayah SPd maupun para guru, seperti yang dilakukan Nurhidayah SPd SD yang sekarang menjadi Kepala SD Negeri 7 Sima selalu memantau perkembangan sekolah termasuk anak didik dan para tenaga pendidiknya. Utamanya yang berkaitan dengan peningkatan prestasi maupun kinerja guru. Karena, menurut dia, dengan mengetahui perkembangan tersebut maka dapat memberikan gambaran akan seperti apa nantinya dan bagaimana tindakan yang harus diambil. “Biasanya waktu luang saya manfaatkan untuk mengadakan pembinaan dan sharing dengan semua guru, yaitu pada hari sabtu diadakan kumpul bareng dengan tidak mengganggu berjalanya kegiatan belajar mengajar,” katanya, Senin (18/11). Dari situlah akan terpantau kekurangan dan kelebihan sekolah sehingga diketahui perkembanganya. Bukan tidak mungkin ke depan keinginan untuk menjadi sekolah yang lebih maju dapat terlaksana dengan baik, dengan mengetahui setiap saat perkembangan sekolah dan permasalahan yang terjadi di dalamnya. Adanya ekstrakurikuler juga dimaksudkan untuk mengetahui dan mengembangkan kinerja guru. “Mudah-mudahan untuk menjadi sekolah yang diharapkan dapat tercapai dengan baik, lancar, dan aman tidak ada hambatan,” pungkasnya. (maf)

UMK Pemalang Ditolak Buruh Kembali Turun ke Jalan PEMALANG - Ratusan pekerja PT Candi Mekar yang tergabung dalam PSP Serikat Pekerja Nasional Cabang Pemalang, Selasa (19/11), kembali melakukan aksi demo di Pendopo Kabupaten Pemalang. Aksi buruh tersebut untuk menuntut kenaikan upah minimum kabupaten atau UMK sebesar 1,9 juta. Demo yang dilakukan para buruh ini merupakan demo lanjutan yang sebelumnya pernah dilakukannya yaitu di depan gedung dewan menolak hasil keputusan rapat Dewan Pengupahan (DP) yang telah menyepakati UMK Rp 1.066.000. Dalam demo saat itu, DPRD diminta untuk ikut membantu para buruh dalam memperjuangkan nasibnya agar UMK di Kabupaten Pemalang dinaikan karena dinilai tidak sesuai dengan kebutuhan hidup layak. Karena perjuangannya hingga sekarang belum jelas hasilnya,

akhirnya para buruh kembali melakukan aksi demo. Kehadiran para buruh yang didampingi pengurus PSP-SPN PT Candi Mekar Pemalang ini menuntut agar bisa bertemu langsung dengan Bupati Pemalang H Junaedi. Aksi buruh ini juga mendapat pengawalan ketat oleh petugas Polres Pemalang, bahkan Kapolres langsung turun untuk ikut mengamankannya. Koordinator Aksi M Aidin mengatakan, kehadirannya bersama-sama karyawan PT Candi Mekar ini untuk menuntut kenaikan UMK Rp 1,9 juta. Alasannya, upah sebesar Rp 1,5 juta apabila dipenuhi pun tidak cukup. Apalagi jika hanya sebesar Rp 1 juta. “Bahkan UMK yang sebelumnya hanya sebesar Rp 908 ribu, jelas-jelas tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup.” Menurut Aidin, apabila tuntutannya tidak dipenuhi dan keinginannya untuk bertemu bupati tidak dikabulkan, pihaknya bersama seluruh pekerja yang ikut demo mengancam akan

menduduki pendopo. Yaitu melakukan aksi demo yang lebih besar dengan mengajak seluruh anggota keluarganya. Meski akhirnya para pendomo ditemui Sekretaris Daerah (Sekda) Pemalang H Budhi Rahardjo yang didamping anggota Komisi D Ikmaludin Aziz, namun belum membuahkan hasil. Karena aspirasi yang disampaikan para buruh, oleh Sekda tidak bisa diputuskan segera. Aspirasi tersebut akan ditindaklanjuti untuk dilaporkan kepada bupati. Sekda sendiri di hadapan pendemo menyampaikan alasan bupati tidak bisa menemui perwakilan para buruh, karena sakit. Sementara Ketua PSP-SPN PT Candi Mekar Pemalang Haryanto menjelaskan hasil petemuannya dengan pemkab yang diwakili Sekda. Dalam pertemuan itu Sekda minta batas maksimal nilai upah yang diajukan. Alasannya untuk bisa mengajukan ke Gubernur guna merevisi hasil keputusan gubernur terkait besarnya UMK tersebut.

Menurutnya berdasarkan hasil survei dilapangan untuk ambang batas upah yang sedikit bisa memenuhi kebutuhan hidup para buruh diperkirakan sebesar Rp 1.253.000. Besarnya nilai upah itu mengacu daerah lain yang menolak hasil kesepakatan soal UMK. Ia masih te-

tap berharap bisa bertemu dengan bupati meski aspirasinya sudah disampaikan melalui Sekda. “Mudah-mudahan besok bupati mau menemui kami, karena kebetulan besok ada rapat paripurna DPRD yang kemungkinan akan dihadiri bupati,” tandasnya. (apt)

Alat Peraga Segera Ditertibkan

PENTOL RAH Tingkatkan Kemampuan Teritorial PEMALANG - Untuk meningkatkan kemampuan teritorial untuk prajurit TNI dan seluruh jajarannya, Kodim 0711/Pemalang di Aula Makodim, Selasa (19/11), menggelar kegiatan bimbingan kesiapan aparat wilayah dan kemampuan teritorial (binsiap apwil dan puanter). Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh Danramil dan Babinsa. Komandan Kodim 0711/Pemalang Letkol (Arh) Rochim Setiawan Ranu Wijaya mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka upaya peningkatan kemampuan teritorial untuk para aparat wilayah, sehingga diharapkan nantinya dapat melaksanakan tugasnya dilapangan. Karena itu, para Babinsa perlu di disegarkan kembali yaitu dengan lima kemampuan teritorial. “Harapannya, apa yang harus mereka laksanakan nanti sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya,” katanya. Kemudian, lanjut Dandim, untuk bisa menjabarkannya dengan memprediksi kemungkinan-kemungkinan yang akan terjadi. Seperti halnya sekarang ini disaat menjelang akan dilaksanaknnya pemilu. “Meskipun kita tahu pemilu itu bukan ancaman tapi wajib untuk disukseskan oleh semua komponen masyarakat dan penyelenggara pemilu.” Apalagi, pemilu itu untuk suksesi kepemimpinan, sehingga apabila dalam suksesi pemimpinnya itu terganggu maka penyelenggaraan pemerintahannya nanti juga akan terganggu. Meski disadari, kondisi bangsa ini sudah semakin maju dan kondisi TNI juga sudah semakin modernisasi dengan ditandainya penggantian alusitanya yang sudah lama. Ini semua juga menunjukan adanya kemajuan di TNI. Dandim menjelaskan, dalam kegiatan pembinaan ini sebagai pesertanya adalah seluruh Babinsa dan Danramil. Sedang pelaksanaannya selama dua hari dengan materinya yaitu lima kemampuan teritorial beserta perkembangan kondisi saat ini. Dandim menegaskan sebagai titik berat dalam kegiatan ini karena Babinsa itu adalah petugas yang berhubungan langsung dengan masyarakat, tingkat komunikasi yang juga selalu meningkat. Sehingga personel TNI dituntut harus siap dan sigap dalam segala permasalahan yang terjadi yaitiu temu cepat dan lapor cepat apabila menemukan permasalahan-permasalahan yang terjadi di lingkungan masyarakat. Sehingga, nantinya dengan cepat dapat melakukan antisipasi, mengambil langkah-langkah melakukan kordinasi dengan pihak-pihak terkait. Harapannya, permasalahan yang terjadi tidak menimbulkan dampak yang lebih besar. Sekedar untuk diketahui materi kegiatan pembinaan ini meliputi pengetahuan teritorial yaitu sikap teritorial sebagai wujud nyata pengamalan dan penghayatan sapta marga, sumpah prajurit, delapan wajib TNI, dan kemanunggalan TNI-Rakyat. Adapun lima kemampuan teritorial meliputi temu cepat dan lapor cepat, menejemen teritorial, kemampuan penguasaan wilayah, pembinaan wanra, dan kemampuan komunikasi sosial (komsos). (apt)

AGUS P/RADAR PEMALANG

LAKUKAN ORASI - Kordinator Aksi Buruh M Aidin melakukan orasi di depan Pendopo Kabupaten Pemalang menuntut kenaikan UMK.

M RIDWAN/RADAR PEMALANG

TERIMA PENGHARGAAN – Para siswa SMK Al-Manaar yang berprestasi mendapat penghargaan dari sekolah.

Pacu Prestasi Penghargaan Siswa SMK Al Manaar Pemalang SMK Al-Manaar Muhammadiyah Pemalang dalam upaya memberikan rasa bangga dan rasa memiliki terhadap semua siswa dan tenaga pendidiknya, telah diberikan penghargaan. Penghargaan itu sebagai bentuk apresiasi kepada mereka yang telah berprestasi dan membawa nama baik SMK Al-Manaar Muhammadiyah Pemalang. Seperti yang diberikan terhadap tim Voly Putri SMK tersebut, mereka berhasil merebut juara 2 dalam Cabor Bola Voly Putri Popda tingkat Kabupaten kemarin dan telah menerima penghargaan dari kepala SMK AlManaar Muhammadiyah Pemalang, belum lama ini di halaman depan SMK setempat. Kepala SMK Al-Manaar, Sapto Suhendro SAg mengatakan, se-

lain tim bola voly putri yang mendapat juara 2 dalam popda, tenis meja juga menyabet juara 3. Kepada mereka, sekolah tidak sekedar memberikan penghargaan, tetapi mereka dibebaskan SPP selama 1 bulan. “sebelas anak dari tim bola voly putri dan tenis meja kita bebaskan SPP sebulan,” kata Sapto. Tidak itu saja bagi bagi pendamping juga mendapatkan tidak sekedar penghargaan, mereka juga diberi uang pendampingan. Semua itu dalam rangka memberikan apresiasi atau penghargaan yang lebih walaupun tidak sebesar yang mereka harapkan. ”Pemberian penghargaan tersebut tentunya atas persetujuan dari Komite Sekolah,” terang Sapto lagi. Wakil Kepala Sekolah Urusan (Wakarus) Kesiswaan, Ari Fitriadi ST MPd mengatakan, mereka sebelumnya sudah dipilih oleh

guru bersangkutan dan khusus menghadapi Popda, mereka melakukan latihan secara kontinue dan terarah. “Tahun kemarin hanya masuk semi final tahun ini menjadi juara 2.” Menurutnya, tidak sebatas pada bidang olahraga saja, di bidang apapun jika mereka berprestasi akan diberikan penghargaan. Siapapun yang berprestasi akan diberikan penghargaan. “Silakan berprestasi di bidang apa saja, sekolah akan memberikan penghargaan,” terangnya lagi. SMK Al-Manaar Muhammadiyah Pemalang yang menyelenggarakan ekstra kurikuler wajib yaitu beladiri dan Pramuka, juga menyelenggarakan ekstra kurikuler lainnya. “Porsi masingmasing sama, hanya saat-saat tertentu manakala ada lomba ataupun kegiatan khusus. Salah satu jenis ekstra itu dioptimalkan dan diberikan latihan tambahan,” terangnya. (rid)

PEMALANG - Sejumlah Anggota Komisi A DPRD Kabupaten Pemalang, di ruang komisi, Selasa (19/11), menggelar rapat kerja membahas Pemilu tahun 2014. Rapat kerja ini dilaksanakan dengan sejumlah dinas instansi terkait diantaranya KPU, Panwaslu, Kesbangpolinmas, dan Satpol PP setempat. Wakil Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Pemalang CH Sri Kuswandari SH mengatakan rapat kerja komi A yang baru saja dilaksanakan dengan dinas dan instansi terkait yaitu KPU, Panwaslu, Kesbangpolinmas, dan Satpol PP untuk membahas Pemilu 2014. “Adapun masalah-masalah yang dibahas di antaranya yaitu tentang persiapan pemilu dan penertiban alat-alat peraga kampanye seperti gambar-gambar caleg yang banyak terpasang di tempat-tempat yang tidak sesuai aturan yang ada,” katanya. Disamping itu, juga mengenai penentuan tempat atau zonazonanya. Karena sampai sekarang belum ada zona-zona yang ditentukan sesuai peraturan KPU Nomor 15 tahun 2013. Karena, menurutnya, dalam menentukan zona untuk menempatkan pemasangan tanda gambar seluruh peserta pemilu sangat sulit sebab harus dibutuhkan tempat yang luas. Sehingga akhirnya disepakati untuk satu desa masing-masing

caleg untuk satu gambar dan tidak harus lebih. Ketua KPU Abdul Hakim SHI mengatakan dalam rapat bersama komisi A ini banyak membahas berbagai hal yang ada dalam Pemilu 2014 termasuk mengenai Daftar Pemilih Tetap (DPT), kampanye, dan penertiban alat peraga kampanye. Sementara Ketua Panwaslu Hery Setiwan SH menambahkan, dalam rapat kerja bersama anggota Komisi A ini pada intinya untuk membahas berbagai persiapan untuk melaksanakan pemilu legislatif. Terkait masalah ini, Panwaslu akan akan segera merekomendasikan kepada Pemkab untuk segera melakukan penertiban terhadap pemasanagan alat-alat peraga kampanye yang melanggar peraturan KPU Nomor 15 tahun 2013. “Surat rekomendasi ini akan segera kami sampaikan kepada kepala daerah beserta jajarannya untuk menertibkan dan memindahkan atau mencabut semua alat peraga yang pemasangannya tidak sesuai aturan,” jelasnya. Dia berharap, seluruh partai peserta pemilu dan para calegcalegnya untuk menaati peraturan KPU Nomor 15 tahun 2013. Karena semua telah sepakat untuk segera melakukan tindakan untuk menjaga agar Pemilu 2014 nanti berjalan dengan baik dan sesuai aturan. (apt)

211 Desa akan Dibuatkan Website PETARUKAN - Sebanyak 211 Desa di Kabupaten Pemalang akan dibuatkan website gratis dari pengelola domain di Indonesia (PANDI). Website tersebut diharapkan bisa mengakses informasi dari masiang-masing desa agar potensi yang ada di desa itu bisa ditangkap oleh siapa saja sehingga peluang untuk menjadi desa mandiri dan berdaulat bisa terwujud. Demikian disampaikan Faskab PNPM-MPd, Kriswantoro Bayu Triyoga dalam kegiatan pelatihan manajemen kepala desa dan sekretaris BPD se-Kabupaten Pemalang. Disampaikan pula, desa sebetulnya kuat dan bisa berdaulat penuh, hanya saja perlu ada software dan hardware yang memadai dan bisa di mendukung hal tersebut, salah satunya harus mempunyai website. Jika desa mempunyai internet, maka semua potensi bisa dilihat dan diakses oleh siapapun. “Segala potensi dan keunggulan dari desa tersebut bisa diakses oleh siapa saja melalui website tersebut,” kata Bayu. Karenanya, salah satu materi yang disampaikan PANDI di antaranya adalah akan membuatkan website secara gratis kepada

Dikatakan pula, sesuai dengan pembahasan terakhir per 3 Oktober kemarin, masa jabatan kepala desa adalah 6 tahun 3 periode dan alokasi dana langsung ke desa adalah antara Rp 750 juta sampai Rp 1 miliar. Karenanya, pelatihan yang diikuti

M RIDWAN/RADAR PEMALANG

TINGKATKAN MANAJEMEN – Para Kades dan ketua BPD saat mengikuti pelatihan peningkatan manajemen pengelolaan desa di Hotel Regina Pemalang.

211 desa di Pemalang yang dalam kerjanya akan menggandeng salah satu provider ternama di Indonesia. Harapannya, desa tersebut akan menjadi desa yang mandiri dan berdaulat. Pemateri lainnya adalah dari Balai Diklat PMD Yogyakarta, dari staf ahli Badan legislative DPR RI dan dari Gerakan Desa Membangun. Materi tersebut merupakan lanjutan dari apa yang telah mereka dapatkan saat pelantikan kepala desa dulu. Di Pemalang Kades dan BPD-nya baru, karena baru maka lembaganya juga baru yang tentunya perlu pelatihan yang sifatnya

procedural yang harus memahami perundang-undangan dan itu sangat mendesak sekali. RPJM Desa tidak bisa tidak akan menjadi acuan desa tersebut dalam melaksanakan pembangunan. Karenanya visi dan misi desa harus jelas dan terstruktur. Sekarang banyak dana dan program yang masuk ke desa sangat luar biasa. Itu merupakan peluang bagi desa itu sendiri, namun juga merupakan ancaman baginya. Peluang kalau desa itu bisa mengelolanya engan baik dan akan menjadi ancaman manakala desa itu tidak bisa mengelolanya.

oleh 205 pada angkatan II ini dan 106 pada angkatan I yang total berjumlah 211 desa tersebut diberikan pelatihan managemen bagaimana desa itu mengelola keuangan dari mulai perencanaan sampai dengan pertanggung jawaban. (rid)

AGUS P/RADAR PEMALANG

RAPAT KERJA - Rapat kerja Komisi A DPRD Kabupaten Pemalang membahas alat peraga kampanye pemilu yang akan segera ditertibkan.


KABUPATEN TEGAL

RABU 20 NOPEMBER 2013

13

RADAR TEGAL

Desak Regulasi Parkir Banjaran PRAMUKA

YERRI NOVEL/RADAR SLAWI

FOTO BERSAMA - Pasukan Elit “Pasgabirawa” Gudep SMP 1 Dukuhturi usai menyapu bersih Tropi Kejuaraan Jambore Ranting Dukuhturi.

Pramuka Sturi Sarat Prestasi DUKUHTURI – Pramuka Pangkalan Gugusdepan (Gudep) SMP Negeri 1 Dukuhturi yang lebih akrab dengan sebutan Pramuka Sturi sarat dengan prestasi. Betapa tidak, pasukan penggalang khusus pangkalan setempat yang tergabung dalam “PASGABIRAWA” (Pasukan Penggalang Birawa) yang artinya Pasukan penggalang hebat/handal terbukti mampu menunjukan kehandalannya sebagai pasukan Elit Pramuka SMP N 1 Dukuhturi. Ketua Gudep SMP Negeri 1 Dukuhturi, Iman Hadi Purwono mengatakan anak didiknya yang tergabung dalam pasukan khusus pramuka “Pasgabirawa” dalam kurun waktu 3 bulan terakhir telah mengikuti 3 even Jambore dalam waktu yang berdekatan dan mampu menorehkan prestasi. “Pada 19-22 September 2013 adik–adik baru saja mengikuti Jambore Cabang dan Alhamdulillah berhasil membawa pulang Tropy juara III kategori Yel-yel,” ujarnya kemarin. Berlanjut satu bulan berikutnya, kata Iman, yakni pada 28-31 Oktober 2013 pangkalan Gudepnya terpilih menjadi duta Kabupaten Tegal untuk mengikuti even tingkat Provinsi Jawa Tengah yaitu Jambore Nasionalisme dan Karakter Bangsa di Yonif 413 Bremoro, Mojolaban Kabupaten Sukoharjo. “Prestasi kembali ditorehkan, syukur ahamdulillah pada ajang propinsi ini kita mampu menggondol Juara III tingkat provinsi untuk kategori K3 Pertendaan,” ungkapnya berseri seri. Iman melanjutkan, selang satu minggu kemudian, yakni tepatnya pada 8-10 November 2013 pasukan elit “Pasgabirawa” Gudep SMP 1 Dukuhturi kembali berlaga di arena Jambore Penggalang tingkat Kwarran Dukuhturi. Dan tidak tanggung tanggung, pada event Kecamatan tersebut, berhasil menyapu bersih tropy kejuaraan tergiat 1 dengan total sebanyak 7 tropi sehingga berhak menyandang Predikat Juara Umum. “Pada Jamran kita berhasil menyapu berhasil tropi seluruh kejuaraan, yakni juara 1 Lomba penyajian PKK, Juara 1 Lomba Karnaval, Juara 1 Lomba Pentas Seni, Juara 1 Lomba Pertendaan putra, juara 1 Lomba pertendaan Putri, Juara 1 Tergiat Putra, juara 1 Tergiat Putri,” paparnya. Terpisah, Kepala SMP Negeri 1 Dukuhturi, Drs. Alfatah M.Pd yang nota bene juga aktifis Pramuka mengaku bangga dengan prestasi yang telah di raih anak didiknya Gudep Pangkalan SMP N 1 Dukuhturi secara berturut–turut. “Kami selaku Ketua Mabigus selalu mendorong anak anak kami agar berprestasi, kami selalu tanamkan kemandirian dan survive sebagaimana Pramuka telah mengajarkan pada kita,” katanya saat penyerahan tropi kejuaraan pada upacara sederhana di sekolah setempat. (yer)

KRIMINAL Mayat Pria Ditemukan di Muara Sungai Ketiwon DAMPYAK - Warga Kelurahan Dampyak Kecamatan Kramat digemparkan dengan penemuan sosok mayat pria di Muara Sungai Ketiwon, Selasa (19/11) siang. Saat ditemukan, mayat tanpa identitas tersebut sudah dalam kondisi membusuk. Diperoleh informasi, mayat kali pertama ditemukan oleh warga setempat. Saat itu, mayat mengambang di muara tersebut dengan kondisi mengenaskan. Warga kemudian melaporkan peristiwa itu ke Polsek Kramat. “Berdasarkan pemeriksaan polisi, tidak ada tanda-tanda penganiayaan dan tidak ada identitasnya,” kata Kapolsek Kramat, AKP Ngakan Putra, di lokasi. Dari hasil penyelidikan, mayat pria itu diperkirakan berusia 55 tahun. Ciri-ciri mayat, berambut putih, mengenakan celana pendek warna hitam, dan kaos oblong warna putih. Saat ini, mayat sudah dibawa ke RS Mitra Siaga Kramat untuk diotopsi. “Jika dilihat dari fisiknya, korban berusia 55 tahun,” ujarnya. Humas RS Mitra Siaga, Nurcahyo, mengatakan, hingga sore kemarin, mayat masih berada di kamar jenazah. Dari pihak keluarga, belum ada yang datang untuk mengambil jenazah tersebut. Karena itulah ia mengimbau, jika ada masyarakat yang kehilangan anggota keluarganya, supaya lekas mendatangi RS Mitra Siaga. “Jenazah masih di kamar mayat,” tukasnya. (yer)

ADIWERNA - Makin tak terkendalinya kemacetan arus utama jalur penghubung Purwokerto yang ada di Kecamatan Adiwerna, mendorong pihak kecamatan setempat mencari solusi yang dianggap tepat. Disinilah keseriusan pemkab melalui SKPD yang berkompeten diminta dukungannya untuk melakukan regulasi atau penataan ulang areal parkir dikawasan tersebut. Camat Adiwerna, HM Soleh SSos pun berharap setidaknya minimal tahun depan kesemrawutan arus dijalur penghubung tersebut dapat terpecahkan, dengan solusi tertatanya lahan parkir di sepanjang bahu jalan. “Langkah koordinasi dengan Dishubkominfo sudah kami lakukan secara intensif. Wacana kami penataan areal parkir itu seyogyanya dilakukan mulai dari pertigaan kantor kecamatan hingga pertigaan Banjaran. Konsep awal penataan akan terpusat pada satu arah,” Selasa (19/ 11) kemarin. Dengan penataan areal parkir searah dilajur kanan, diharapkan dibarengi pula dengan penataan lahan parklir khusus mobil diareal tersebut. Terpisah, Kepala Dishubkominfo, Fajar Rokhwidi SIP melalui Kepala UPTD Parkir, Danu Uripto mengaku telah mematangkan konsep penataan areal parkir yang nantinya pelaksanaan penataan dilapangan akan dilakukan bersama muspika setempat. Dia meng-

HERMAS PURWADI/RADAR SLAWI

SEMRAWUT - Belum adanya regulasi penataan parkir yang benar makin memperparah kemacetan di lintasan utama jalur Purwokerto wilayah Banjaran, kemarin.

akui saat ini regulasi parkir dilintas jalur Purwokerto memang belum sepenuhnya tersentuh penataan. “Setidaknya dengan penataan areal satu arah akan membantu mengurai kemacetan arus disana. Dan aturan tegas nantinya akan diberlakukan bagi juru parkir ataupun pemilik kendaraan yang masih nekad parkir tidak pada tem-

patnya,” tegasnya. Dia juga menyadari dengan pola penataan parkir sedikit banyak akan membantu pemasukan yang tahun ini ditarget senilai Rp 1,5 milliar. Target PAD sektor parkir itu memang dipandang sangat memberatkan pihak UPTD yang selama ini hanya mengandalkan pemasukan dari par-

kir bahu jalan. Pihaknya pun sempat meminta pada pemkab agar bisa menjembatani revisi Perda Parkir yang sebelumnya telah ditetapkan oleh DPRD. “ Dengan hanya mengandalkan bahu jalan maksimal yang bisa kita raih dikisaran Rp 400 jutaan. Kami berharap nantinya rekening parkir yang selama ini dike-

lola masing-masing SKPD bisa disatukan dibawah UPTD Parkir. Beberapa SKPD seperti rumah sakit, pasar, dan obyek wisata mengelola parkir secara sendirisendiri. Disinilah perlu revisi Perda Parkir untuk menyeimbangkan pendapatan parkir yang saat ini lahan operasionalnya sangatsangat terbatas,” cetusnya. (her)

Awasi Keberadaan Orang Asing

YERRY NOVEL/RADAR SLAWI

DIRUWAT - Pancuran 7 OW Guci saat diruwat beberapa waktu lalu. Kolam pancuran itu ditebar sejumlah bunga berbagai jenis oleh masyarakat setempat.

Target Pendapatan Guci Mustahil Tercapai SLAWI - UPTD Pariwisata Air Panas Guci, Kecamatan Bumijawa mengaku tidak sanggup memenuhi target pendapatan di tahun ini. Karena target tersebut terlalu besar yaitu Rp 3,05 miliar. “Itu terlalu besar bagi kami (OW Guci). Mustahil bisa tercapai,” kata Kepala UPTD Pariwisata Guci, Sutanto Karno, kemarin. Perolehan OW Guci hingga pertengahan November kemarin, baru mencapai sekitar 70 persen dari target. Dengan sisa waktu di tahun ini yang tak lebih dari satu bulan setengah, pihak pengelola pesimistis dengan target tersebut. Hingga akhir Desember nanti, hanya ada sedikit hari libur yang bisa dioptimalkan untuk menambah target pendapatan. Selain libur semester se-

kolah, hanya ada libur Natal di mana kemungkinan jumlah wisatawan akan meningkat. Sedangkan hari libur tahun baru, sudah masuk dalam target pendapatan tahun berikutnya. ”Tahun lalu (2012), kami hanya ditarget 2,4 miliar. Dari target itu, kami mencapai sekitar 2,05 miliar atau hanya sekitar 80 persen. Sedangkan tahun ini, target justeru ditambah hingga Rp 3,05 miliar,” lanjut Sutanto. Kasubag TU, Kastolani menambahkan, target yang dipatok sebesar 3,05 miliar dinilai terlalu tinggi. Target tersebut dibuat berdasarkan survey masyarakat, di mana setiap orang yang masuk ke kawasan Guci dihitung sebagai wisatawan yang membayar retribusi. (yer)

SLAWI - Upaya memberikan gambaran tentang kelembagaan dan perlunya pengawasan terhadap keberadaan orang asing menjadi tujuan Kesbangpolinmas menggelar rapat koordinasi monitoring dan evaluasi pengawasan orang asing, Selasa (19/11) siang kemarin di aula BKD setempat. Gelar rakor tersebut melibatkan undangan dari pihak kecamatan dan desa, asisten, polres, serta sekda mewakili pj bupati. Hadir sebagai pembicara Kebangpolinmas Provinsi Jawa Tengah, dan Kepala Imigrasi wilayah III Pemalang. Kepala Kesbagpolinmas, Haji Agus Sunarja BA menyatakan, wilayah Kabupaten Tegal yang dinyatakan kabupaten paling aman dan kondusif se Indonesia perlu disikapi dengan kewaspadaan ancaman dari luar, terutama keberadaan orang asing yang selama ini menetap sementara di wilayah Kabupaten Tegal. “Kita jangan terlena dengan predikat tersebut, dan terus berupaya meningkatkan kewaspadaan

HERMAS PURWADI/RADAR SLAWI

WARNING - Sekda Drs haron Bagas Prakoso MHum digelar rakor kewaspadaan orang asing, kemarin.

terhadap keberadaan orang asing yang dimungkinkan bisa mengganggu stabilitas iklim yang sudah tercipta selama ini,” tegasnya. Sementara itu, sekda Drs Haron Bagas Prakoso MHum menegaskan bahwa kawasan Indonesia selama ini dikenal sebagai kawasan ekonomi dengan pertumbuhan ekonomi yang kuat selama lima tahun terakhir. “Du-

nia luar memandang Indonesia sedang bangkit dengan konsekuensi banyak orang dari luar yang mulai tertarik masuk ke Indonesia. Orang luar merasa punya kepentingan diberbagai aspek kehidupan di Indonesia. Hal ini menjadi kewaspadaan baru bagi kita. Mengingat santernya pemberitaan dimedia massa terkait penyadapan informasi,” tegasnya. (her)


RADAR BREBES

14

RABU 20 NOPEMBER 2013

RADAR TEGAL

TELEPON PENTING RSUD Brebes

(0283) 671431

RSU Bhakti Asih

(0283) 671279 / 673481

RSIA Mutiara Bunda Tanjung Brebes

(0283) 877222

RS Dera As Syifa Banjarharjo Brebes

(0283) 889588/ 889548

Hotel Dedy Jaya Brebes

(0283) 673133 / 673158

RS Dedy Jaya

(0283) 672145/ 672525

WONGE DEWEK Tiga Pansus Mulai Bekerja BREBES - Tiga panitia khusus (pansus) DPRD Brebes yang akan menggodok tiga Raperda sudah mulai bekerja. Tiga raperda tersebut merupakan inisiatif dewan, diantaranya raperda Pasar Modern, raperda tentang penataan, pembangunan, dan pengoperasian menara telekomunikasi terpadu di Kabupaten Brebes. Ada juga raperda tentang perlindungan lahan pertanian pangan berkelanjutan. Selasa (19/11), pansus sudah mulai memanggil mitra kerja eksekutif untuk membahas permasalahan tersebut. Pansus Pasar Modern, memanggil sejumlah pengelola pasar lingkup DOK.RADAR BREBES Pemkab Brebes untuk meminta keAbdullah Syafaat ST terangan terkait kondisi dan hambatan yang dihadapi. Kedepan, selain pengaturan keberadaan minimarket modern, pasar tradisional juga diharapkan bisa segera berbenah untuk meningkatkan daya saing. Ketua pansus pasar modern, Abdullah Syafaat ST menerangkan, keberadaan pasar tradisional sebagai urat nadi perekonomian rakyat kini mulai goyah, sejalan dengan ekspansi dan invasi pesat sektor ritel dan pasar modern yang cenderung kebablasan. Pemerintah semestinya memberikan proteksi agar invasi pasar modern tidak terus meluas dan mematikan pasar tradisional. “Raperda yang akan dibahas tentunya tidak hanya mengatur keberadaan pasar modern tapi juga berbagai pembenahan pasar tradisional,” ujarnya. Selanjutnya, keberadaan tower selular juga tumbuh kian pesat seiring perkembangan penyelenggaraan telekomunikasi khususnya penyelenggaraan telepon seluler. Meski bernilai positif keberadaanya juga diatur agar tidak menimbulkan masalah baru di lapangan. Pemerintah Daerah memiliki kewajiban untuk menyediakan ramburambu dalam pembangunan menara BTS dengan tidak boleh mengorbankan kepentingan masyarakatnya dalam kebutuhan untuk mendapatkan informasi dan berkomunikasi dengan mengakses layanan telekomunikasi. Tentunya, dengan tetap ikut serta membantu operator telekomunikasi menjaga dan meningkatkan kinerja jaringan yang sekaligus berdampak pada kualitas layanan, serta selanjutnya memberikan percepatan pertumbuhan ekonomi daerah. (ism)

AJIB AH...

ISMAIL FUAD/RADAR BREBES

GOTONG ROYONG - Warga RW Limbangan Wetan bahu membahu membangun musala di lingkungan mereka.

Warga Perumahan Limbangan Bangun Musala BREBES - Warga perumahan lingkungan RW 8 Kelurahan Limbangan Wetan, Kecamatan Brebes membangun musala baru untuk memenuhi kebutuhan tempat ibadah warga setempat. Gairah untuk membangun tempat ibadah bagi warga masyarakat Kabupaten Brebes sangat tinggi. Warga bahu membahu melakukan pengecoran. Sementara ibu-ibunya menyiapkan jajanan dan makanan penghilang lelah. Bendahara pembangunan, Asif Faozan SH mengatakan pembangunan musala yang diberi nama Al-Mubarokah itu sudah berlangsung dan telah menghabiskan biaya Rp 220 juta. Dana tersebut berasal hasil donasi dari swadaya masyarakat sekitar. “Insya Allah dalam waktu dekat, bisa selesai 100 persen karena tinggal finishing. Tapi meskipun belum selesai, musala Al Mubarokah sudah digunakan untuk sholat tarawih, sholat ied dan hari raya kurban 1434 hijriyah kemarin,” tutur Asif. Ketua panitia, Djuhaeri mengungkapkan pembangunan musala tersebut berdiri di tanah wakaf di wilayah RW 8 seluas 144 meter persegi. Atas usulan warga RW 08, sejak Juli 2013 pembangunan telah dilaksanakan dan kini telah mencapai 90 persen. Adanya musala tersebut diharap mampu untuk memenuhi kebutuhan tempat ibadah di daerah perumahan yang padat penduduk. (ism)

Alat Komunikasi Lumpuh Paska Tersambar Petir TONJONG - Instalasi listrik yang terhubung dengan sejumlah perlengkapan di Kantor Kecamatan Tonjong, disambar petir ketika hujan deras terjadi di wilayah tersebut. Bahkan akibat dari sambaran petir, sempat melumpuhkan alat komunikasi. Piranti komputer dan beberapa alat komunikasi seperti radio amatir maupun mesin fax rusak, karena tersambar petir pada Kamis (14/11) lalu. “Sempat menghambat aktifitas, mulai

yang ada di Kabupaten Brebes. Meski sudah lanjut usia, tambah Kapolres, tapi mereka masih tampak semangat dalam menjalankan aktifitas seharihari. “Kedatangan mereka ke Mapolres Brebes setidaknya menunjukkan bahwa para purnawirawan itu masih semangat dalam menjalankan aktifitasnya,” ujar dia. Untuk itu, dirinya berharap, sebagai purnawirawan Polri mereka diharapkan bisa mengisi kehidupannya dengan baik dan ikut memberikan pendidikan hukum kepada masyarakat lingkungan tempat mereka tinggal. “Di lingkungan tempat tinggal, saya harap mereka bisa membantu Polri dengan memberikan pendidikan hukum ke-

lain maupun dengan Pemerintah Kabupaten Brebes masih dalam kondisi rusak. Camat Paguyangan, Sumarno SIP membenarkan terjadinya kondisi tersebut. Menurut dia, saat ini pihaknya tengah mencoba melakukan perbaikan terhadap kerusakan yang ditimbulkan. “Kita tetap berupaya agar pelayanan tidak terganggu, saat ini e-ktp bisa tapi tidak maksimal. Mengingat untuk akses internet kita menggunakan piranti lain berupa modem, sehingga tidak seperti saat menggunakan layanan internet se-

belumnya,” terang Sumarno. Terjadinya perubahan cuaca yang cukup rawan mengakibatkan bencana alam di wilayahnya, Sumarno mengingatkan kepada masyarakat agar dapat meningkatkan kewaspadaan, terutama di wilayah yang rawan terhadap bencana alam. “Masyarakat kami ingatkan agar tidak lengah, terutama jika terjadi kondisi cuaca hujan disertai angin kencang maupun petir. Tetap waspada dan selalu memantau kondisi yang ada,” ingatnya. (pri)

UMK Brebes Diusulkan Rp 1 Juta

HARVIYANTO/RADAR BREBES

MENYANTAP – Kabag Humas dan Protokol Setda Brebes bersama stafnya tengah menyantap menu ikan burak

Menu Kapal Burak KABUPATEN Brebes yang merupakan daerah pesisir pantai Utara Jawa ternyata memiliki beraneka ragam jenis makanan khas yang berbahan dasar dari hasil laut. Salah satunya, yakni semur kepala ikan manyung atau yang sering disebut dengan menu kapal burak. Cita rasanya yang lezat, membuat jenis makanan ini banyak diburu oleh masyarakat Brebes. Istilah kapal burak sendiri sudah muncul sejak lama. Hal itu lantaran menu ikan tersebut mirip dengan kapal yang kondisinya sudah rusak parah atau yang dalam bahasa setempat disebut burak. Meski tampak berantakan, tapi menu tersebut banyak dikonsumsi lantaran memiliki kandungan protein yang tinggi. Bagi warga yang tinggal di pantura Brebes, rasanya kurang lengkap kalau belum mencicipi menu tersebut. Di Kabupaten Brebes ikan manyung biasa juga disebut

lele laut karena termasuk jenis ikan berkumis (siluriformes). Bedanya, manyung jauh lebih besar dari lele air tawar. Hal yang membedakan adalah aromanya amisnya yang cukup menyengat, layaknya ikan laut jenis lainnya. Untuk menghilangkan rasa amis itu, pengolahannya pun harus dengan resep khusus. Sebelum dimasak, kepala manyung dipanggang di atas bara arang hingga berwarna kecoklatan. Tirung (56), penjual masakan kapal burak menjelaskan, sebelum dimasak kepala manyung harus direbus terlebih dulu selama lebih kurang 30 menit dengan campuran bumbu jahe, serai, daun salam, dan daun jeruk nipis guna menghilangkan bau amis. Setelah itu, ikan kemudian dimasak dengan campuran santan dan cabai hijau. Agar rasanya lebih lezat, olahan ikan dibumbui dengan ketumbar, merica, kemiri, bawang, cabai merah, tomat, dan

lengkuas. Hasilnya, selain daging kepala yang kenyal, kuah santan yang bercampur irisan cabai juga terasa sangat segar. Pada saat disantap inilah, bentuk kepala ikan akan terlihat berantakan sehingga disamakan dengan kapal burak atau rusak. Kepala Bagian Humas dan Protokol Setda Brebes, Drs Atmo Tan Sidik mengatakan, menu makanan jenis kapal burak memang sudah dikenal masyarakat sejak lama. “Masyarakat Brebes sendiri sudah sangat familier dengan menu ini,” ujar Atmo, sembari menikmati ikan manyung di warung yang berada di Kelurahan Gandasuli Kecamatan Brebes. Banyaknya ikan manyung yang didapat oleh nelayan Brebes saat melaut, membuat menu ikan burak banyak dijumpai di sejumlah warung di kawasan Pantura Brebes. Dan masakan tersebut merupakan salah satu kekayaan kuliner khas Brebes. (harviyanto)

Hujan, Siap-siap Jalan Rusak BREBES - Memasuki musim penghujan, resistensi kerusakan jalan raya kembali menghantui jalur pantura Brebes seperti tahun-tahun sebelumnya. Pihak pengampu kebijakan diharapkan agar proaktif dan responsif terhadap munculnya kerusakan jalan raya. “Biasanya kalau musim hujan itu kondisi jalan pantura juga pada rusak bolong-bolong, perawatan mestinya harus siaga,” kata anggota Komisi III DPRD Brebes, Bambang Edi Prabowo, Selasa (19/11). Kowo (panggilan dia), me-

Beri Penghargaan Purnawirawan Polri BREBES - Kapolres Brebes, AKBP Ferdy Sambo,SIK,MH di dampingi Wakapolres Kompol Rio Tangkari,SH Selasa (19/11) memberikan penghargaan kepada puluhan purnawirawan Polri dan Warakawuri. Pemberian penghargaan yang dilangsungkan di Aula Mapolres Brebes itu sebagai upaya Polres dalam memberikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada mereka yang sudah melakukan pengabdian di tubuh Polri. Ditemui usai acara, Kapolres mengaku sangat senang bisa bertatap muka langsung dengan puluhan purnawirawan Polri. Kehadiran mereka, lanjut dia, setidaknya bisa memberikan suasana kebersamaan dan kekeluargaan antara Polres Brebes dengan para purnawirawan

dari komunikasi maupun pelayanan terhadap warga,” ungkap Agus, salah seorang Staf Kecamatan, Selasa (19/11). Dikatakan, petir juga merusak jaringan internet yang digunakan untuk mengakses data kependudukan dalam pelayanan aktifasi e-KTP. “Sementara untuk kordinasi atau penerimaan surat melalui faximile, terpaksa meminta bantuan Kecamatan Bumiayu sebagai wilayah terdekat,” jelasnya. Hingga kemarin alat komunikasi berupa radio amatir yang biasa digunakan untuk berkoodinasi dengan kecamatan

pada masyarakat lingkungan.” katanga. Sebagai bentuk penghargaan atas kiprah mereka selama menjalankan tugas, lanjut Kapolres, pihaknya juga telah memberikan penghargaan berupa bingkisan dan kenang-kenangan. “Saya berharap, hubungan baik antara anggota Polri dan para purnawirawan akan terus terjalin dengan baik demi terciptanya sikap kebersamaan dan kekeluargaan,” pungkas dia. Dalam acara itu, sebanyak 80 orang purnawirawan Polri menghadiri acara yang digagas oleh Polres Brebes. Kegiatan tatap muka itu juga dihadiri para Kepala Bagian dan Kepala Satuan yang ada di lingkungan Polres Brebes. (har)

ngatakan, perbaikan dan pemeliharaan jalan Pantura di Kabupaten Brebes ini cenderung dikenal lebih lamban dibandingkan daerah lain di Jawa Tengah. Padahal, fungsinya juga vital sebagai jalur transnasional sehingga perhatiannya pun harus ekstra. “Kabupaten Brebes itu mentang-mentang daerah perbatasan, seperti dianaktirikan oleh Provinsi. Binamarga di sana kurang respon dengan pantura Brebes, kalau ada korban karena jalan rusak, baru turun. Mestinya kalau masa pemeliharaan jalan

ya dikoordinasikan agar tidak sampai parah. Ini mumpung belum banyak kerusakan, pemeriharaan jalan harus siaga,” tandas Kowo. Pantauan di lapangan, kondisi jalur pantura Brebes masih relatif lancar untuk dilewati meski ada beberapa titik di beberapa ruas yang mulai berlubang. Kondisi jalan bergelombang dengan aspal berlipat, juga didapati terdapat di depan SMPN 3 Brebes dan ruas Bangsri, Bulakamba. Pengguna jalan dituntut untuk lebih waspada dan berhati-hati. (ism)

BREBES - Meski pemerintah Provinsi Jawa Tengah telah menyarankan agar Kabupaten/Kota melakukan revisi terhadap nominal Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) 100 persen dari kebutuhan hidup layak (KHL), tapi sampai dengan ini masih banyak daerah yang belum bisa memenuhi harapan itu. Bahkan di Kabupaten Brebes sendiri, saat ini UMK masih berada di angka 97,7 persen dari KHL. Sekretaris Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Brebes, Slamet Sunarto mengatakan, saat ini UMK di Kabupaten Brebes senilai Rp 859.000. Nilai tersebut sesuai dengan Surat Keputusan Gubernur Nomor: 561.4/58 Tahun 2012 tentang Upah Minimum di 35 Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Tengah. Namun demikian, Dewan Pengupahan melalui Pemerintah Kabupaten Brebes telah mengusulkan kepada Gubernur Jawa Tengah untuk menaikan UMK sebesar Rp 1 juta pada tahun 2014 mendatang. Apabila usulan tersebut disetujui oleh Gubernur, maka pa-

da tahun 2014 mendatang UMK Kabupaten Brebes sudah mendekati KHL dan bisa menempati posisi yang baik dibandingkan Kabupaten/Kota lainnya di Jawa Tengah. Sementara, Ketua Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Brebes, Albert Tambunan kepada wartawan menjelaskan, nominal KHL yang telah ditetapkan senilai Rp 1.023.644. Nilai tersebut berdasarkan hasil survei yang dilakukan oleh SPSI bersama Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) dan perwakilan Pemerintah Kabupaten Brebes (Tripartit) terhadap 60 komponen penghitungan. Namun dalam rapat tripartit dicapai kesepakatan UMK yang diusulkan ke Gubernur Jawa Tengah senilai Rp 1 juta atau lebih rendah Rp 23.000 dari nilai KHL. Menurutnya, Kabupaten Brebes bukan merupakan daerah industri. Sehingga SPSI dan SBSI memutuskan tidak meminta kenaikan upah terlalu tinggi. “Karena semua sektor usaha di Brebes baru termasuk kalangan kecil dan menengah,” ujar dia. (har)

TEGUH SUPRIYANTO/RADAR BREBES

DITEBANG - Sejumlah pohon yang berada kompleks lapangan Asri Bumiayu ditebang, kondisi tersebut disesalkan oleh sejumlah masyarakat.

Pebangan Pohon Peneduh Disesalkan DPRD Akan Panggil Binamarga BUMIAYU - Penebangan pohon peneduh di sepanjang jalur jalan Provinsi Bumiayu-Tuwel yang saat ini sedang dilaksanakan, disesalkan oleh sejumlah pihak. Seperti yang dilaksanakan di jalan Lapangan Asri Bumiayu, dimana sejak tiga hari terakhir kegiatan penebangan sudah dilaksanakan. Legislator Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Brebes drh H Agus Sutrisno MSi menilai, penebangan pohon tersebut sangat keliru, karena bertolak belakang dengan program pembangunan berbasis lingkungan yang saat

ini tengah digalakkan pemerintah. Dikatakan Wakil Ketua DPRD Brebes ini, pohon Mahoni sebagai peneduh yang ditanam disepanjang jalur tersebut saat ini, memiliki manfaat yang sangat besar karena menyerap CO2 lebih banyak, sehingga membantu mencegah terjadinya global warming. “Kecuali jika memang dilokasi ini akan dilaksanakan sebuah program semisal pelebaran jalan, sehingga memaksa ditebang, itu hal lain. Sementara ini kita belum tahu akan ada apa setelah penebangan ini. Untuk itu nanti kita akan panggil Binamarga, agar bisa menjelaskan,” terangnya. Menurutnya, Binamarga seharusnya menanam pohon pengganti terlebih dahulu. (pri)


SAMBUNGAN

RABU 20 NOPEMBER 2013

15

RADAR TEGAL

Sebagian Kapal Kecil Belum Melaut BERSAMAAN acara sedekah laut, yang diadakan di sungai Muarareja Kecamatan Tegal Barat, kemarin, sebagian kapal kecil jenis compreng, atau biasa disebut kapal tulak, belum seluruhnya berangkat melaut. Akibatnya terlihat dari jumlah kapal, yang menjual hasil tangkapan ikan, di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Jongor, Kelurahan Tegalsari. Kalau hari biasa jumlah kapal yang membongkar hasil tangkapan mencapai 15

buah. Usai ritual larung sesaji, kapal yang melaut dan membongkar hasil tangkapan ikan, sekitar 9 kapal. Sebagian kapal jenis compreng, memilih istirahat dengan menambatkan kapal di pinggiran sungai. Sehingga berdampak menurunnya jumlah produksi ikan. Jumlah hasil tangkapan dari kapal kecil, seperti terlihat di TPI jauh lebih sedikit dibanding biasanya. Hal itu, menurut pengusaha

ikan, Anam, karena kondisi cuaca memasuki musim barat yang kurang bersahabat. Selain gelombang tinggi, bila dipaksakan melaut, disamping menghabiskan biaya tak sedikit. Hasil tangkapan belum bisa dipastikan. Hal senada dilontarkan nelayan kapal kecil, Tarsono. Menurut, hasil tangkapan cukup lumayan. Meski hasilnya tak sebanding dengan biaya yang dikeluarkan. (din)

ABIDIN ABROR/RATEG

M SAEKHUN/RATEG

LELANG - Karena masih sedikitnya jumlah kapal tulak yang melaut, mengakibatkan jumlah ikan yang dilelang berkurang.

ANGKUT KOTORAN - Sejumlah tenaga kerja yang dipekerjakan DPU, mengambil sampah kirimam berupa enceng gondok, dan sampah rumah tangga di pintu air saluran Kalimati.

Lulus Kelas Ibu Hamil, Delapan Ibu Hamil Diwisuda

Musim Hujan, Waspadai Tiga Sungai

dari halaman 9 Dalam laporannya Hafidz mengatakan, dasar kegiatan ini bahwa upaya pemenuhan gizi baik di masyarakat adalah upaya pokok untuk menunjang terciptanya sumber daya manusia berkualitas di Kota Tegal. Ini harus diwujudkan oleh pemerintah bersama seluruh komponen masyarakat. Guna mendapat dukungan dari pemerintah serta masyarakat, perlu dilakukan gerakan massa yang tahun ini difokuskan pada gizi 1.000 hari terhitung sejak individu dalam kandungan (pranatal) hingga 2 tahun paska kelahiran. Penguatan dukungan itu dituangkan dalam kegiatan ini. Pada kegiatan itu juga diwarnai penyematan samir kepada 8 ibu hamil yang telah lulus kelas ibu hamil. Kelas ibu hamil sendiri di Kota Tegal sudah ada di masing-masing kelurahan. Selama

masa kehamilan minimal mengikuti kelas ibu hamil hingga 3 kali pertemuan. Bagi mereka yang sudah mengikuti kali ketiga, maka akan diberikan samir dan sertifikat atau seperti diwisuda. Ini tujuannya untuk merangsang masyarakat untuk mengikuti kelas ibu hamil. Pemberian samir, menurut Hafids baru kali pertama ini dilaksanakan dan akan dilanjutkan seterusnya. “Sehingga bisa membudaya dikalangan masyarakat. Muncul anggapan kalau tiodak mengikuti kelas ibu hamil tidak oke,” katanya sembari menyebutkan, proyeksi jumlah ibu hami di Kota Tegal tahun 2013 ini antara 4.500 hingga 5.000 orang. Selain penyematan samir, lanjut dia, dalam acara ini juga ada penyerahan secara simbolis sertifikat asi ekslusif kepada bayi yang telah mendapatkan asi ekslusif 6 bulan. Ini juga arahnya sama dengan pemberian samir

kepada ibu hamil yang lulus kelas ibu hamil. Tidak hanya itu. Kegiatan juga diisi penyerahan secara simbolis bantuan bahan makanan untuk buffer stok kepada Posyandu balita dan lansia. Untuk Posyandu balita berupa susu ibu hamil, biscuit, susu balita usia 2 tahun, kacang hijau, gula merah dan gula pasir. Sedangkan untuk lansia, antara lain susu lansia, biscuit, kacang hijau, gula merah serta gula pasir. Sementara itu, Wali Kota Tegal Ikmal Jaya menguraikan, bagi ibu-ibu hamil lainnya baik yang hadir di Pendopo atau pun tidak. Diharapkan bisa mengikuti jejak ke delapan ibu hamil yang sudah lulus kelas ibu hamil tadi. Kebijakan pemerintah dalam mendukung gerakan sadar gizi nasional dituangkan dalam Perwal Nomor 71 Tahun 2012 tentang pemberian asi ekslusif dan penyusunan rencana aksi dae-

rah untuk pangan dan gizi. Implementasi dari kebijakan tersebut telah diwujudkan delam bentuk kegiatan pembentukan kelompok peduli asi di 10 kelurahan yang kedapan ditargetkan ada disemua kelurahan. Pembentukan kelas ibu hamil di 27 kelurahan dan tahun depan akan dibuka di 198 lokasi, sehingga memudahkan akses ibu hamil guna mendapatkan pelayanannya. Dibukanya pusatpusat pemulihan gizi terhadap balita gizi kurang di 8 puskesmas yang ada di Kota Tegal. Serta semua pelayanan kesehatan menyediakan fasilitas untuk ibu menyusui. “Kaitannya dengan implementasi garakan 1.000 hari pertama kehidupan, mulai tahun 2014, pemkot meluncurkan program universal protection. Ini tujuannya memberikan perhatian khusus terhadap janin, bayi, balita dan ibu hamil,” pungkasnya. (*)

Kesadaran Beri Asi Eksklusif Rendah dari halaman 9 Lebih lanjut disampaikan, berbagai upaya sudah dilakukan untuk meningkatkan cakupan pemberian asi ekslusif selama 6 bulan. Hal itu dilakukan demi kesehatan kecerdasan maupun kebaikan anak-anak. Guna mendorong masyarakat untuk memberikan asi ekslusif perlu suatu peningkatan pengetahuan melalui satu gerakan. Itu, sambung Ikmal, sudah di lakukan Dinas Kesehatan (Dinkes) dengan adanya gerakan bertajuk ‘Pemufakatan Cinta’. Ini merupakan pemufakatan antara ibu dan bayinya untuk memberikan asi secara ekslusif selama 6 bulan. Gerakan tersebut diwujudkan dengan penandatanganan 1.000 ibu hamil dan ibu menyusui sejak tahun lalu. Adapun kaitannya dengan sadar gizi, Ikmal menguraikan, pemenuhan gizi masyarakat dalam usia pranatal atau sejak dalam usia kandungan, usia bayi dan balita sangatlah penting. Ini kenapa kemudian pemkot berencana memberikan perlindungan universal. “Perlindungan mulai

bayi-bayi masih didalam kandungan, termasuk kebutuhan gizinya dan kelas ibu hamilnya.” Sebagai wali kota dia sangat mendukung gerakan sadar gizi nasional di Kota Tegal yang tahun ini mengusung tema ‘Sinergitas Bersama Guna Menggalang Kekuatan Mencapai Keluarga Sadar Gizi Melalui Gerakan 1.000 Hari Pertama Kehidupan’. Sinergitas disini mengandung makna bahwa upaya perbaikan gizi tidak hanya diselesaikan oleh sektor kesehatan saja. Tapi perlu dukungan dari seluruh komponen dan elemen masyarakat serta lintas sektor untuk mengatasinya. Gerakan 1.000 hari pertama kehidupan maksudnya, perlunya secara khusus memberikan perhatian kepada anak-anak. Untuk mendapatkan asupan gizi yang baik dan tepat utamanya pasa saat usia pranatal hingga dua tahun paska persalinan. “Usia 0-2 tahun merupakan usia emas balita. Dengan perhatian penuh maka akan menciptakan generasi yang unggul dan mampu memiliki daya saing kedepannya. Karenanya mari seluruh masyarakat, para penentu

kebijakan dan pemangku kepentingan untuk berkomitmen, sekaligus membantu upaya promosi supaya semua keluarga yang ada di Kota Tegal menjadi keluarga yang sadar gizi,” ujar Ikmal sembari mengatakan, kepada lurah dan camat, supaya ikut memberikan bantuan dan pantauan kepada ibu-ibu hamil barangkali ada kendala atau kesulitan bisa diberikan pertolongan yang cepat, supaya ibu dan anaknya selamat. Kepala Dinkes Kota Tegal, dr Moehammad Hafidz MKes membenarkan, masih belum maksimalnya cakupan pemberian asi ekslusif selama 6 bulan di Kota Tegal. Menurut dia yang menyebebkan masih rendahnya angka cakupan itu ada beberapa faktor. Di antaranya produksi asi dari sang ibu yang kurang. Kemudian anak atau bayinya juga sudah dikenalkan makanan yang lain selain asi. Lalu kebiasaan masyarakat yang katanya merasa kasihan dan memberi makanan bayi, seperti pisang atau lainnya. “Mindset masyrakat yang seperti inilah yang membuat kami ber-

upaya keras untuk berikan edukasi. Ini kebiasaan atau budaya yang dilakukan nenek moyang.” Supaya produksi asi ibu hamil bagus, dinasnya mengupayakan dengan kegiatan kelas ibu hamil. Dimana didalamnya ada kegiatan breast care. Ini adalah kegiatan melatih ibu untuk menyiapkan payudaranya. Sehingga nantinya tidak kesulitan waktu menyusi anaknya. Lalu setelah anak lahir dilakukan IMD (inisiasi menyusui dini). Begitu anak lahir didekapkan keibunya supaya mencari puting susu ibunya. Dibeberkan, efeknya pemberian makan terhadap bayi adalah bayi belum disiapkan untuk menerima makanan keras. “Seperti halnya apabila kita tidak diberi kemampuan untuk mencerna sesuatu yang keras, pasti akan ada efeknya. Ibarat mesin jika kapasitasnya nuntuk ringan tapi digenjot maka akan rusak,” ujarnya. Seteleh 6 bulan pencernaan bayi sudah mulai berlatih untuk mencerna yang lebih keras, bukan makanan keras, itu diberi MP Asi atau makanan pendamping asi. Namun demikian asinya tetap terus sampai 2 tahun. (adi)

Tentunya harus diantisipasi oleh Polri, selaku aparat pengayom, pelindung, dan pelayan masyarakat, supaya tidak berkembang ke arah lebih buruk lagi.” Hal lain yang perlu dicermati, dan ditangani dengan cepat serta tepat, jelas kapolres, kasus tindak pidana yang relatif meningkat. Misalnya curat, curas atau curanmor. Disamping narkoba yang perlu jadi perhatian, selain dukungan semua pihak. “Kepada perwira yang baru menduduki jabatan, agar langsung menyesuaikan dan belajar. Khususnya pada kabag Rent yang sekarang mendekati pergantian tahun. Diharapkan dapat belajar dan melakukan upaya, supaya dalam tugasnya se-

suai aturan yang ada,” paparnya. Sebab, tutur Darmawan, kabag Rent yang harus menghitung dan merencanakan semua anggaran. Karena itu, pada perwira yang baru menduduki posisi tersebut, bisa cepat belajar. Bila memang dibutuhkan untuk sekolah, kapolres siap menjembatani. “Kekompakan dan kesolidan harus terjaga. Kondusifitas wilayah perlu dimulai dari diri sendiri, keluarga hingga lingkungan. Sehingga, dalam prakteknya semua pasti berjalan nyaman. Terlebih jika didasari rasa ikhlas dan penuh tanggung jawab. Sebab jabatan yang kita emban, tidak akan pernah abadi,” pungkasnya. (agus wibowo)

Sertijab Empat Perwira dari halaman 9 “Awal kami memasuki Polres Tegal Kota, sempat tersiar kabar, di sini memiliki karakter cuek atau eksklusif. Waktu masuk sekitar 3 tahun, justru sebaliknya. Tidak ada sifat seperti itu. Terbukti dengan keguyuban rekan-rekan. Semua kompak dan solid,” ungkap Kompol Hundarto SH, yang saat ini menjabat kabag Ops di Polres Pekalongan. Dia juga mengucapkan terima kasih, kepada Kapolres Tegal Kota AKBP Darmawan Sunarko SIK, yang telah memberikan bimbingan dan pengetahuan, bagaimana menjadi pemimpin yang baik. Termasuk pencerah-

an untuk bisa bertugas dengan baik serta profesional. “Ketika kami harus pindah tugas, semuanya berjalan baik,” imbuh perwakilan 4 perwira yang disertijab. Di tempat sama, Kapolres Tegal Kota AKBP Darmawan Sunarko SIK menegaskan, pergantian jabatan sebagai upaya mendinamisir organisasi, dan meningkatkan efektifitas kinerja Polri, dalam tugasnya mengantisipasi perubahan lingkungan strategis yang berubah dengan cepat. “Ditambah perkembangan situasi keamanan secara nasional, saat ini masih diwarnai kegiatan Pemilukada Kota Tegal, dan menyongsong Pilpres 2014.

KEBERADAAN tiga sungai besar yang melintasi Kota Tegal. Masing-masing sungai Ketiwon, Kaligangsa, dan Kemiri perlu diwaspadai. Setiap musim hujan, sering meluap lantaran banjir kiriman dari Kabupaten Tegal. Menurut Kepala Kesbangpolinmas, Drs Suripto, mengantisipasi banjir disiagakan 1.200

anggota Linmas, tersebar di 27 kelurahan. Mereka ditugaskan untuk melapor, bila terjadi luapan air sungai. “Warga juga kami imbau mengeruk saluran air di lingkungannya masing-masing, mencegah terjadinya banjir.” Dia menegaskan, wilayah rawan banjir selama ini, antara lain Kelurahan Kalinyamat Kulon,

Margadana, Sumurpanggang, dan Kaligangsa. Disamping Kelurahan Kraton, Panggung, Tegalsari serta Muarareja. Pihaknya mewaspadai rob yang terjadi sewaktu-waktu. “Untuk penanganan kami berkoordinasi dengan DPU serta menggelar pelatihan penanganan banjir,” imbuhnya. (hun)

Belajar Soal Penggalian PAD dari halaman 9 “Melihat realisasi PAD cukup besar, kami menilai tepat belajar di sini, terkait peningkatan dan pengelolaan PAD.” Menanggapi hal tersebut, Anggota Banggar DPRD Kota Tegal, Sutari SH MH menegaskan, Pendapatan Daerah khususnya PAD paling banyak di-

peroleh dari sektor retribusi dan pajak daerah, yakni Rp148,2 milliar. Kemudian dari pendapatan RSUD Kardinah saat ini mencapai Rp68 milliar. Sehingga total pendapatan daerah tahun 2013 sebelum perubahan APBD Rp647,6 milliar. “Khusus pendapatan dari hotel dan restoran belum maksi-

mal. Karena belum digunakan sistem billing. Ini akan jadi perhatian kami ke depan,” paparnya. Ditandaskannya, hasil Pendapatan Daerah Kota Tegal banyak dipakai kepentingan masyarakat. Misalnya program Jamkesta. Sehingga PAD dikembalikan ke rakyat, dan bisa lebih bermanfaat. (hun)

Panwaslu Bentuk Pokja Pengawasan dari halaman 9 “Maka kami membentuk Pokja kerja sama, melibatkan elemen masyarakat untuk bersama-sama mengawasi penyelenggaraan pemilu.” Dia menjelaskan, pembentukan Pokja kerja sama tindak lanjut hasil berdasarkan masukan masyarakat, serta tim yang ditunjuk Bawaslu RI, dan peraturan perundang-undangan berlaku, dalam kurun waktu satu tahun terakhir. Saat ini penyelenggaraan Pemilu Anggota DPR, DPD, DPRD Propinsi, serta DPRD kabupaten/kota memasuki tahapan krusial. Yakni tahapan penetapan DCT dan kampanye, serta DPT Pileg. “Sesuai amanah UU Nomor 15 Tahun 2011 tentang Penyelenggaraan Pemilu, dan UU Nomor 9 tahun 2012 tentang Pemilu Anggota DPR, DPD, DPRD Propinsi,

serta DPRD kabupaten/kota, Bawaslu memiliki kewenangan melakukan pengawasaan terhadap penyelenggaraan tahapan pemilu. Untuk menjaga agar pemilu sesuai koridor peraturan perundang-undangan, sehingga akhirnya diharapkan dapat dilaksanakan secara langsung, umum, bebas, dan rahasia serta jujur dan adil,” papar Toto lagi. Lebih lanjut dia memaparkan, guna mencapai tujuan tersebut, atas dasar surat Bawaslu RI dan Bawaslu Propinsi Jateng, Panwaslu diminta membentuk Pokja kerja sama, dalam menjalankan tugasnya, sebagai pengawas penyelenggaraan pemilu. “Kami telah membentuk Pokja, tinggal penandatangan MoU kerja sama.” Dia mengungkapkan, dengan pembentukan Pokja kerja sama, diharapkan dapat meningkatkan pengawasan partisipatif dengan ‘gerakan satu juta relawan

Pengawas Pemilu 2014.’ Pembentukan Pokja kerja sama, mempertimbangkan banyaknya pemilih pemula. Baik di Kota Tegal maupun nasional. Khusus Kota Tegal ada 10 ribu pemilih pemula. Sehingga diharapkan dengan adanya Pokja, para pemilih pemula tidak golput. “Tujuan pembentukan Pokja kerja sama, antara lain mewujudkan pengawasan penyelenggaraan pemilu berintegritas dan berkredibilitas. Mengupayakan dukungan optimal dari lembaga pemerintah, dan OMS dalam penyelenggaraan pemilu. Mendorong partisipasi masyarakat dan media massa, dalam penyelenggaraan pengawasan pemilu, serta mendukung pemberdayaan lembaga-lembaga independen, dalam melaksanakan kegiatan pemantauan penyelenggaraan pemilu dan pendidikan pemilih.” (hun)

Harus Jaga Kesopanan dari halaman 9 Sementara Kabag Hukum dan Organisasi Setda, Budi Hartono menuturkan, sosialisasi RanHAM tahun 2013 digelar 3 hari, mulai Rabu (19/11) hingga Jumat (21/11). Jumlah total peserta yang mengikuti 300 pelajar SMP, SMA dan SMK se-Kota Tegal. Dalam sosialisasi dipaparkan

materi Peraturan Perundangan tentang RanHAM, dengan narasumber dari UPS Tegal. Kemudian Peradilan dan Perlindungan Anak narasumbernya dari Kejaksaan Negeri Tegal serta Psikotropik. Sedangkan tentang Narkoba dan Pengendalian Minuman Keras oleh Kepolisian Resort Tegal Kota. Sebelumnya Ketua RanHAM

yang juga Wakil Wali Kota Tegal, Habib Ali Zaenal Abidin menyampaikan, sasaran sosialisasi RANHAM ini adalah 300 siswa dari SMA/SMK negeri dan swasta seKota Tegal. Dalam pelaksanaannya, sehari 100 siswa yang akan diberi sosialisasi. Para pelajar ini merupakan perwakilan dari masing-masing SMP, SMA dan SMK yang ada di Kota Tegal. (adi)

Kesadaran Masyarakat Masih Rendah dari halaman 9 Langkah yang dilakukan Satuan Lalu Lintas Polres Tegal Kota, dalam meminimalisir laka lantas, di antaranya operasi berkala yang rutin dilakukan tiap bulan. Bertujuan meningkatkan kesadaran tertib berlalu lintas, dan menekan angka kecelakaan. Ia menilai, pelanggaran lalu lintas menjadi penyebab awal terjadinya kecelakaan. “Kecelakaan selalu diawali dengan pelanggaran. Untuk itu,

kami menggelar operasi guna mengingatkan kembali kesadaran masyarkat dalam berlalu lintas,” papar Budi lagi. Sedangkan tindakan tegas tilang, yang diberikan juga ditujukan pada para pelanggar, yang membahayakan pengendara lain. Misalnya pelanggaran yang sering dilakukan, yakni melawan arus, melanggar rambu, stop line, dan marka jalan. “Meski terlihat sepele, pelanggaran tersebut berpotensi mengakibatkan kecelakaan,” be-

bernya. Kasat lantas juga menambahkan, kesadaran berlalu lintas harus dimulai dari diri sendiri. Masyarakat perlu tahu pentingnya mematuhi peraturan. Sebab tujuannya mengurangi kecelakaan. “Kami mengibau warga melengkapi kendaraan dengan SIM. Bagi orang tua, supaya tidak membiarkan putra-putrinya memakai kendaraan, tanpa dilengkapi SIM dan kelengkapan surat lainnya.” (gus)


RADAR TEGAL

RABU, 20 NOPEMBER 2013

FOKUS

Lampu Padam, Nenek Tewas Terpanggang

22 PGOT Terjaring Razia TIM gabungan dari Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans), Polres dan Satpol PP Kabupaten Pati berhasil menjaring puluhan pengamen, gelandangan, dan orang terlantar (PGOT). Mereka terjaring di sejumlah titik keramaian, seperti traffic light. Kepala Bidang (Kabid) Sosial dan Transmigrasi Dinsosnakertrans Kabupaten Pati Dodo Subagyo mengungkapkan, razia digelar karena terlihat banyak PGOT berkeliaran. PGOT yang terjaring akan dibina dan dikembalikan pada keluarganya. ”Kegiatan ini kami lakukan untuk mengurangi pandangan masyarakat umum tentang stigma negatif keberadaan PGOT. Kami identifikasi keberadaan mereka,” ungkapnya kemarin. Razia yang dilakukan mulai pukul 05.00 hinga 07.30 itu membawa 22 PGOT. Setelah dibawa ke Dinsosnakertrans, PGOT langsung diidentivikasi sesuai jenisnya. ”Kami kumpulkan mereka. Kalau masuk dalam kategori psikotik atau gangguan jiwa, kita bawa ke Balai Rehabilisasi Sosial di wilayah Kabupaten Rembang. (ery)

TEGAL - Tragis benar nasib Ny. Kusminah (70) warga Jalan Kemuning, RT 06 RW 03, No. 42, Kelurahan Kejambon, Kecamatan Tegal Timur, Kota Tegal. Nenek tersebut tewas terpanggang di dalam kamarnya sesaat setelah terjadi pemadaman lampu, Senin (18/11) sekitar pukul 22.30 WIB. Diduga kobaran api berasal dari lilin. Insiden kebakaran tersebut sontak membuat warga sekitar panik, tak terkecuali anak dan menantu korban yang tinggal satu atap dengannya. Mereka syok begitu melihat orangtuanya tewas dalam kondisi mengenaskan. “Selepas Maghrib, ibu masuk ke kamar untuk tidur. Waktu itu hujan deras dan lampu padam. Ibu lalu menyalakan lilin,’’ ungkap Nani anak korban. Sedangkan dirinya bersama suami, tak lama ikut menyusul masuk kamar untuk istirahat. Namun dia terbangun karena

Lilik “Goyang” Biduan SUNGGUH kasihan nasib Siti (20) penyanyi dangdut dari Semarang ini. Kenal cowok lewat FB akhirnya malah dirampok dan diperkosa di hutan. Paling tragis, untuk menyelamatkan diri, Siti terpaksa nekad lari telanjang bulat sejauh 2 Km demi mencari pertolongan. Wanita model apa pun pasti mendambakan punya wajah cantik. Padahal, sesungguhnya kecantikan tak selalu membahagiakan bagi pemiliknya. Justru di jaman era gombalisasi seperti sekarang, banyak perempuan jadi sengsara gara-gara kecantikannya. Lihat berita di koran dan teve, banyak artis atau penyanyi dangdut jadi korban pelecehan gara-gara kecantikannya. Jika sudah demikian, sungguh berbahagilah perempuan berwajah pas-pasan karena akan aman dari kejahatan syahwat. Siti, penyanyi dangdut dari Bawen Kabupaten Semarang, adalah salah satu penyanyi dangdut yang malang itu. Kecantikan wajahnya, bodi dan pantatnya yang megal-megol saat di panggung, menjadikan syahwat lelaki muda bernama Lilik (25) bangkit. Dengan alasan ada job untuk pentas, Siti dipedayai di tengah hutan di daerah Tembalang, Semarang. Bukan saja uang dan HP yang hilang, kehormatannya juga dirampas, sehingga Siti terpaksa lari telanjang bulat sejauh 2 Km demi menghindari kebuasan bajingan tengik nan angkara murka tersebut. Siti kenal dengan Lilik awalnya dari hobinya main internetan. Dalam jejaring sosial FB, mereka pun nyangkut. Setelah chatting sekian lama, keduanya bersepakat untuk kenalan langsung. Ternyata Lilik sangat terpesona pada Siti yang penyanyi dangdut itu. Wajahnya cantik, bodinya seksi menggiurkan. Apa lagi ketika dia menyaksikan bagaimana Siti beraksi di atas panggung, megal-megol pantatnya menjadikan otak Lilik semakin ngeres macam pasir urug. Sejak itu Lilik memantapkan diri bahwa cepat atau lambat harus bisa mendayagunakan penyanyi dangdut itu seoptimal mungkin. Apa lagi setan langsung mendukung langkah berani anak muda ini. Sebab dalam perspektif setan, menggauli paksa atau memperkosa wanita cantik, itu sebuah keniscayaan. ”Gerak-gerik Siti pancen merangsang, apa salahe digoyang?” kata setan memberi semangat. Mulailah Lilik memutar otak, bagaimana caranya menjebak penyanyi dangdut tersebut. Jika setan siap jadi sponsornya, pasti dengan mudah solusi itu didapat. Dan benar saja, seminggu setelah kenal, Lilik mengajak Siti ke suatu tempat dengan alasan ada job menarik yang perlu digarap. Tanpa curiga Siti pun menyanggupi. Setelah sepeda motornya dititipkan di parkiran RSUD Ungaran, keduanya menuju Semarang berboncengan naik sepeda motor. Ketika tiba di hutan Rowosari daerah Tembalang, kendaraan dibelokkan ke jalan sepi. Bukan ke lokasi calon pemberi job, melainkan Lilik ingin menunaikan hasratnya. Tiba-tiba saja Lilik menodongkan senjata tajam. Siti kemudian dikupas habis macam singkong yang putih nan mempur. Dalam kondisi diikat, Lilik secara keluasa menuntaskan nafsunya hingga beberapa kali. Saat bajingan tengik itu lengah, Siti segera kabur tanpa sempat mengenakan pakaian lagi. Dalam kondisi telanjang bulat dia berlari sepanjang 2 Km di tengah hutan, sampai ketemu pemukiman penduduk di Desa Kali Lateng, Kecamatan Ungaran Timur. Warga pun segera memberi pakaian pada gadis malang ini. Sementara Siti dilarikan ke rumah sakit, pengaduan diteruskan ke Polsek Tembalang. Selain kerugian kehormatan dan masa depan, uang tunai Rp 3 juta dan 2 HP miliknya juga amblas dirampok Lilik. Lilik kudu disunat entek nganti akar-akare! (wan/jpnn)

CMYK

16

AGUS WIBOWO/RADAR TEGAL

TERPANGGANG - Kapolsek Tegal Timur, Kompol HM Syahri SH, melihat dari dekat kondisi Ny. Kusminah yang tewas mengenaskan akibat terbakar di dalam kamarnya, kemarin.

Dipukuli Suami Siri, Lapor Polisi MARAH, jengkel bercampur kecewa. Itulah yang dialami Sug (46) warga Jalan Wologito Semarang. Betapa tidak, ibu rumah tangga itu menjadi pelampiasan emosi sesaat sang suami, Har (57), Senin (18/11) sekitar pukul 14.00. Pelaku adalah suami dengan status nikah siri. Akibatnya, korban mengalami sejumlah luka memar di tangan dan kepala. Tidak terima dengan perlakuan kasar, akhirnya Sug melaporkan kasus yang dialaminya ke Polrestabes Semarang. Pelapor mengaku ia memang menikah siri dengan Har. Keduanya kemudian memutuskan tinggal dalam satu rumah. Senin (18/11) sekitar pukul

14.00 merupakan hari yang tidak bisa dilupakannya. Sug mengaku menjadi korban pelampiasan emosi sang suami. ”Suami emosi dan langsung memukul saya dengan tangan kosong. Jadi sampai luka memar di tangan dan kepala,” akunya. Perempuan yang sehari-hari sebagai ibu rumah tangga ini mengaku tidak mengetahui penyebab pasti emosi sang suami. Tetapi diakui dalam beberapa hari terakhir kehidupan keluarganya mengalami sedikit masalah. Meski begitu, mereka masih tetap tinggal dalam satu rumah, karena statusnya sudah menikah mesti hanya siri. ”Mungkin tersinggung, tiba-tiba

ke rumah dan marah-marah,” imbuhnya. Usai melakukan aksi kekerasan dalam rumah tangga itu, seolah pelaku tidak bersalah. Tidak ada perkataan maaf atau upaya untuk memperbaiki hubungan rumah tangga yang sudah dibina selama ini. Sikap terlapor itu sontak membuat Sug kian jengkel. Kejengkelannya tidak terbendung, akhirnya kasus yang dialaminya dilaporkan ke polisi. ”Sudah tidak tahan, sering dipukul dan suami emosi,” tambahnya. Kasus dugaan kekerasan dalam rumah tangga itu masih dalam penyelidikan Unit PPA Satreskrim Polrestabes Semarang. (ton)

Petugas PMI Tewas Tersambar KA BATANG - Nasib naas menimpa seorang pria yang bernama Tarbu (58) warga Jalan Tangkuban Perahu, No. 22, RT 01 RW 06, Kelurahan Kauman, Batang, yang harus meregang nyawa setelah tertabrak kereta api (KA) Selasa (19/11) pagi. Akibat kejadian tersebut, tubuh pria yang juga bekerja di PMI Kabupaten Batang tersebut hancur dan susah dikenali lagi. Dari data yang berhasil dihimpun menyebutkan, seperti biasa Heru Suprawito dan Arif Saefudin yang merupakan petugas penilik jalur kereta api melaksanakan patroli dan pengecekan pada pagi hari. Namun sesampainya di TKP atau tepatnya di sekitar jalur hilir KA Km 80+600/700 yang masuk Kelurahan KasepuhanBatang, mereka dikagetkan dengan adanya potongan tubuh manusia yang tercecer, dan diduga korban tertabrak KA yang melintas dini hari. Heru yang merupakan warga Denasri menuturkan, dia bersama rekannya sudah secara rutin mela-

kukan pengecekan jalur KA pada pagi hari. Akan tetapi Selasa pagi ketika mengecek rel KA dikagetkan dengan adanya potongan tubuh manusia yang tercecer, karena penasaran akhirnya mengecek sekitar TKP hingga akhirnya menemukan tubuh korban yang sudah hancur. “Saat kami menjalankan tugas, ternyata menemukan potongan tubuh, dan ketika kami cek sekeliling ternyata ada tubuh manusia yang posisinya berada di selatan rel ganda sebelah utara dan kondisinya sudah hancur,” terang Heru. Penemuan itu kemudian dilaporkan ke Polsek Batang, dan tidak lama kemudian petugas datang. Petugas yang datang langsung meminta keterangan dari para saksi dan bersamasama mencari potongan tubuh lainnya yang tercecer. Saat ditemukan kondisi tubuh korban terlentang di selatan rel ganda rel sebelah utara, kepala hancur, tangan kiri hancur, kaki kanan remuk,

lengan tangan kanan robek, tulang tengkorak otak terlepas dan tercecer sepanjang kurang lebih 50 meter dari badan. Setelah dikumpulkan, kemudian tubuh dan potongan lainnya langsung dibawa ke RSUD Batang. Untuk jenis dan loko KA tidak diketahui, hal tersebut dikarenakan tidak adanya laporan dari masinis di stasiun terdekat, baik Stasiun Batang maupun Pekalongan. Setelah diketahui identitas korban, petugas langsung memberitahukan kepada keluarganya. Kapolres Batang, AKBP Widi Atmoko SIK melalui Kasubbag Humas, AKP Machsus ketika dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Namun pihaknya tidak mengetahui secara pasti KA apa yang menabrak korban karena tidak ada laporan dari masinis. “Ketika ditemukan kondisi tubuhnya hancur, namun identitasnya sudah diketahui dan sudah diserahkan pada keluarganya untuk dimakamkan,” terangnya. (rul)

nafasnya mendadak sesak. ‘’Saat saya terbangun, ternyata seluruh ruangan rumah sudah tertutup asap. Saat saya cari sumbernya, ternyata berasal dari kamar ibu. Rupanya api berasal dari lilin. Akhirnya saya membangunkan suami dan minta tolong tetangga,’’ ungkapnya. Saat pintu kamar ibunya dibuka paksa, lanjut Nani, ibunya sudah dalam kondisi sudah tak bernyawa, terpanggang di atas tempat tidur. Api juga dengan cepat melahap sejumlah barang yang ada di dalam kamar. Sementara, Kapolsek Tegal Timur, Kompol HM Syahri SH, menyatakan, berdasar hasil pemeriksaan sejumlah saksi di Tempat Kejadian Perkara (TKP), ditemukan bekas lumeran lilin. Dugaan sementara, api berasal dari lilin tersebut. ‘’Jenazah korban dimakamkan Selasa (19/11) siang,’’ katanya. (gus)

Korupsi Bansos, Mahasiswa Divonis 18 Bulan Penjara PENGADILAN Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Semarang menjatuhi pidana 18 bulan penjara kepada mahasiwa Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Semarang (nonaktif) Mario Zuhri. Ia dinyatakan bersalah kasus dugaan korupsi dana bantuan sosial (bansos) APBD Pemprov Jateng 2012 sebesar Rp 100 juta. Selain pidana badan, majelis hakim yang dipimpin Ifa Sudewi juga menjatuhi pidana denda sebesar Rp 50 juta setara 3 bulan kurungan jika tidak dibayarkan. Ifa menyatakan, Mahasiswa Fakultas Ekonomi semester VI itu terbukti melanggar dakwaan subsider jaksa. Ia secara sah dan meyakinkan melanggar Pasal 3 Jo Pasal 18 Undang-undang (UU) RI nomor 31 tahun 1999 sebagaimana telah ditambahkan dalam UU nomor 20 tahun 2001 tentang pemberantasan korupsi jo Pasal 64 ayat (1) KUHP. “Terdakwa terbukti melakukan korupsi secara berlanjut,” kata Ifa saat membacakan amar putusannya, Selasa (19/11) kemarin. Ifa didampingi Noor Edyono dan Kalimatul Jumro sebagai hakim anggota, juga menjatuhkan pidana tambahan berupa uang pengganti kerugian negara sebesar Rp 46,5 juta. Ketentuannya, jika tidak dibayar maka diganti dengan pidana 6 bulan penjara. Pidana uang pengganti dijatuhkan lantaran Mario terbukti menikmati uang hasil korupsi sebesar Rp 96,5 juta. Namun Mario telah mengembalikan uang Rp 50 juta yang dititipkan ke jaksa. Praktis, sisa kerugian negara Rp 46,5 juta dibebankan kepada Mario sebagai pidana tambahan. Berdasarkan bukti dan saksi,

Mario terbukti mengajukan proposal fiktif dana bantuan sosial dari anggaran dana hibah yang dikucurkan Pemprov Jateng 2012. Mario mengajukan proposal untuk beberapa kegiatan cabang olahraga yang digelutinya. Seperti kegiatan lomba pencak silat, tenis meja, lomba memanah dan sebagainya. Selain itu untuk kegiatan lainya seperti seminar pemuda dan HIV/AIDS, pelatihan kecantikan. Sedikitnya ada 10 proposal yang diajukannya. Masing-masing proposal cair sebesar Rp 10 juta. Ternyata dana yang cair, sama sekali tidak disalurkan sebagaimana mestinya. Melainkan digunakan untuk kepentingan pribadi. “Sesuai pengakuan terdakwa, uang digunakan untuk membayar uang kuliah,” paparnya. Untuk melancarkan aksinya, Mario juga mencatut nama pejabat kelurahan dan kecamatan, memalsukan stempel kelurahan dan kecamatan. Mario juga memalsukan nama-nama pengurus organisasi. “Dari Rp 100 juta yang diterima hanya Rp 3,5 juta saja yang dialokasikan untuk kegiatan pelatihan kecantikan, seminar dan pencak silat. Sisanya sebesar Rp 96,5 juta digunakan untuk kepentingan pribadi Mario,” tandasnya. Atas vonis tersebut, Mario didampingi penasihat hukumnya Agoeng Oetoyo SH menyatakan menerima putusan. “Saya terima putusan. Perihal kuliah saya di Untag, masih belum tahu. Kalau diperbolehkan oleh kampus saya tetap akan melanjutkan, dan selama menjalani pidana saya akan mengajukan cuti,” katanya saat ditemui usai sidang. (bud)


RABU, 20 NOPEMBER 2013

OLAH RAGA RADAR TEGAL

SHOW TIME

Motivasi dari Sponsorship

SAMBA

KALAU berhasil membawa Portugal lolos, Piala Dunia 2014 di Brasil bakal menjadi Piala Dunia yang ketiga bagi Cristiano Ronaldo. Bintang Real Madrid itu pertama tampil pada 2006 di Jerman, dilanjutkan 2010 di Afrika Selatan. Memang tidak akan mudah karena Portugal hanya menang 1-0 atas Swedia di leg pertama (15/ 11). Tapi, seperti dilansir Goal, Ronaldo punya sumber motivasi lain: mengejar kenaikan nilai kontrak sponsorship dari Nike. Ronaldo saat ini mengantongi uang sponsorship sebesar lima juta pound dari brand asal Amerika Serikat (AS) itu. Kontrak tersebut sudah berlangsung sejak 2010. “Tak ada pemain yang tak ingin tampil di Piala Dunia. Apalagi ini di Brasil, negeri raksasa sepak bola, jelas kami sangat termotivasi,” ujar Ronaldo. Nah, sebelum drawing playoff, Ronaldo dan Nike sebenarnya tengah dalam proses negosiasi kontrak baru dengan potensi kenaikan sebesar 2,5 juta pound (sekitar Rp 233,4 miliar). Tapi, tentu Nike punya syarat yang melekat untuk kelancaran negosiasi menuju kenaikan nilai kontrak itu. Salah satunya, Ronaldo mesti bisa membawa Portugal lolos ke Piala Dunia 2014. Seandainya gagal, mantan pemain Manchester United itu bakal sulit mendapatkan kenaikan nilai kontrak. Sebab, kalau itu terjadi, Nike berarti hanya punya satu ikon di Brasil nanti yakni Neymar. (ady/ttg/jpnn)

TORONTO - Serangkaian laga uji coba Brasil terus menuai hasil positif. Yang terakhir, tim berjuluk Selecao itu membinasakan Honduras 5-0. Karena itu, tak salah jika pelatih Brasil Luis Felipe Scolari langsung pede bahwa timnya bakal menjuarai Piala Dunia 2014. “Kami akan jadi juara dunia. Saya yakin 100 persen,” ungkap Scolari seperti dikutip The Star. Ungkapan pelatih 65 tahun itu memang bisa dianggap jemawa atau arogan. Tapi, tak bisa dipungkiri bahwa juara dunia lima kali itu memang sedang on fire. Dari enam kali laga uji coba, hanya sekali mereka menderita kekalahan. Yakni dari Swiss 0-1. Sisanya, mereka menang dengan skor besar. Mulai dari Australia (6-0), Portugal (3-1), Korea Selatan (2-0), Zambia (2-0), hingga yang terakhir Honduras (5-0). Yang mengagumkan, dalam enam laga itu mereka hanya kebobolan dua gol! Karena itu, di laga uji coba ke-7 melawan Chile pagi hari ini pukul 08.00 WIB di Stadion Rogers Centre, Toronto, Kanada, tak ada yang meragukan mereka. Apalagi, Chile selama 11 pertemuan dengan Brasil belum pernah sekalipun merasakan kemenangan. Dari sembilan laga terakhir, delapan di antaranya menjadi milik Brasil. Brasil juga semakin terus menyempurnakan line up. Mereka terus memperdalam skuad seiring dengan dipanggilnya nama-nama baru. Di antaranya winger Chelsea Willian, bek Bayern Munich Dante, dan gelandang Shakhtar

Cristiano Ronaldo

CALON BINTANG - Striker Brasil, Neymar (kiri) diprediksi menjadi salah satu bintang yang bersinar di Piala Dunia 2014 mendatang.

Workshop Jurnalistik Radar Tegal

Animo Dalami Dunia Wartawan Tinggi ADIWERNA - Roadshow workshop jurnalistik Radar Tegal menyambangi SMPN 1 Adiwerna, Selasa (19/11) siang, kemarin. Pihak sekolah sebelumnya telah menyiapkan ruang laboratorium sekolah untuk menggelar pelatihan singkat ilmu menulis tersebut. Kali ini siswa perwakilan yang duduk dibangku kelas VII dan VIII cukup antusias menyimak materi yang disampaikan langsung secara lugas oleh pimred Harian Pagi Radar Tegal Muhammad Abduh. Sebelumnya Kasek SMPN 1 Adiwerna Sukirman SPd Mpd berkesempatan membuka langsung gelar pelatihan singkat jurnalistik tersebut. “Maksimalkan waktu yang singkat ini untuk mendalami ilmu menulis berita atau lebih dikenal dengan ilmu jurnalistik,” tutur Sukirman. Dia juga memberi apresiasi yang cukup tinggi terhadap gelar pelatihan kali ini.

Setidaknya dari gelar pelatihan singkat ini bisa dimaksimalkan sebagai media pem-

belajaran anak didiknya. Selebihnya giat kali ini bisa digunakan untuk media melatih anak didiknya lebih kreatif dalam menulis, dan mengarahkan siswa didik untuk terinspirasi mendalami dunia jurnalistik. Dia berharap setelah menerima pembekalan singkat anak didiknya bisa me-

17

ngembangkannya untuk dituangkan dalam karya jurnalistik kreatif. “Siapa tahu dari sekian siswa yang kami libatkan dalam workshop kali ini ada yang terpanggil menekuni dunia jurnalis, dan kelak nantinya bisa menjadi wartawan yang berkarakter,” tegasnya. Sementara itu Pimred Harian Pagi Radar Tegal Muhammad Abdud dalam materinya lebih banyak mengupas tentang standart penulisan sebuah berita. Dia menegaskan bahwa ada empat bagian penting yang harus diperhatikan penulis pemula dalam membuat berita. Di mana standart berita atau tulisan itu berpatok pada pembuatan judul berita atau tulisan, pembuatan lead berita, tubuh berita, dan ending dari sebuah berita atau tulisan. Waktu dua jam dirasa kurang bagi para siswa yang banyak memanfaatkan sesi tanya jawab secara maksimal hingga kelar waktu pelaksanaan. (her)

Donetsk Bernard. Tiga pemain tersebut bahkan masuk dalam scoresheet saat menghadapi Honduras bersama bek kanan Douglas Maicon dan striker Hulk. Situasi superior di kubu Brasil membuat Chile tahu diri. Pelatih Chile Jorge Sampaoli mengakui bahwa laga bakal sangat sulit bagi anak asuhnya. “Melihat mereka begitu sempurna melawan Honduras, sangat sulit mencari kelemahan mereka,” katanya. “Keseluruhan tim, cara mereka bermain, tanggung jawab antarpemain, kerja keras individu-individu seperti Neymar... Kami harus berada dalam performa terbaik untuk bisa meladeni mereka,” imbuhnya. Sampaoli menambahkan, masih banyak waktu sebelum Piala Dunia digelar. Hasil apapun hari ini akan memberi pelajaran berharga bagi mereka. “Brasil adalah tim terbaik saat ini. Kami harus bermain menekan tapi pada saat yang sama tidak boleh kehilangan bola. Jangan sampai kita memberi mereka peluang,” ungkapnya. Meskipun begitu, Sampaoli tetap menyisakan optimisme. Pasalnya, grafik performa Chile saat ini juga terus menanjak. Dalam 10 laga terakhir mereka terus mendulang kemenangan. Terakhir, melawan Inggris 16 November lalu, mereka menang 2-0. Kemenangan itu bahkan mengakhiri streak 10 kali tim asuhan Roy Hodgson tersebut. Chile kini mengandalkan bintang Barcelona Alexis Sanchez. Dalam laga melawan Inggris, dia memborong dua gol. “Peran dia sangat penting bagi kami. Dia berada dalam momen dan performa yang luar biasa. Rasanya, dia adalah salah satu pemain terbaik dunia,” puji Sampaoli terhadap pemain depan 24 tahun itu. Laga tersebut menandai untuk pertama kalinya Brasil tampil di Kanada setelah 20 tahun. Ini pertama kali mereka tampil di Toronto. Terakhir kali mereka bertamu ke Kanada pada Juni 1994 di Edmonton. Saat itu mereka ditahan seri 1-1 oleh timnas Kanada di depan 51.936 fans di Stadion Commonwealth. Setelah laga itu, Brazil bablas menjadi juara Piala Dunia 1994 Amerika Serikat (AS). (aga/jpnn)


ALL SPORTS

18

RABU 20 NOPEMBER 2013

RADAR TEGAL

URUGUAY VS JORDANIA

BURSA URUGUAY VS JORDANIA Tuan Rumah Sapu Bersih JIKA di kandang lawan saja menang besar, apalagi berstatus tuan rumah. La Celeste (sebutan Uruguay) kembali difavoritkan memberondong gawang An-Nashama (julukan Jordania) dengan lebih banyak gol. Asian Handicap saja memberikan voor maksimal, 2 ¾. (dns/bas)

Bursa Laga

Home

Draw

Away

William Hill

1,05

13

34

Bet Victor

1,05

13

61

Totesport

1,06

11

29

You Win

1,04

8,8

24

3-0

6,25

(Betway)

4-0

8,5

(Betway)

5- 0

14

(Betway)

3-1

17

(Bet Victor)

INI BUKAN FRIENDLY Luis Suarez

Bursa Skor

MONTEVIDEO - Edinson Cavani menebar teror di Piala Dunia 2014. Bintang penyerang Uruguay menyebut kehadiran negerinya di Brasil tahun depan merupakan ancaman bagi tim manapun, tak terkecuali tuan rumah. Cavani mengingatkan memori “Maracanazo 1950” atau saat Uruguay meraih juara dunia keduanya dengan mempermalukan Brasil 2-1 di Estadio do Maracana. Sebagai catatan, Maracana merupakan venue utama di Piala Dunia 2014. Ta p i , bu-

Bursa Pencetak Gol Pertama Luis Suarez

3,55

(Unibet)

Edinson Cavani

4

(Bet365)

Diego Forlan

5,1

(888 Sport)

Christian Stuani

6

(Bet365)

Asian Handicap Uruguay vs Jordania

0:2¾

Selandia Baru vs Meksiko

1:0

Spesialisasinya Amerika Latin PLAYOFF internasional atau antarkonfederasi di Piala Dunia telah dimulai sejak edisi 1974. Negara-negara Amerika Latin boleh dibilang spesialis dalam playoff karena dari enam kali menjalani playoff, lima di antaranya wakil zona Conmebol berhasil lolos.

DALAM ANGKA 0 - Jordania belum pernah lolos ke putaran final Piala Dunia. Lolos sampai playoff internasional merupakan prestasi tertinggi. Jordania juga belum pernah bertemu Uruguay. 4 - Uruguay sebelas kali lolos Piala Dunia, dua kali meraih juara (edisi pertama pada 1930, lalu pada 1950). Tapi, dalam empat edisi terakhir, La Celeste selalu menjalani playoff.

1974 Cile (Lolos) Cile menghadapi wakil Eropa Uni Soviet untuk satu tiket ke Jerman Barat. Cile lolos setelah Uni Soviet menolak tampil dalam leg kedua di Santiago dengan alasan politis (kudeta di Cile dan tahanan yang dieksekusi di Stadion Santiago). Dalam leg pertama, kedua tim bermain seri 0-0. 1990 Kolombia (Lolos) Kembali mempertemukan wakil Latin (Kolombia) dan wakil Eropa (Israel). Gol semata wayang Alberio Usuriaga yang memenangkan Kolombia dalam leg pertama di kandang sendiri sekaligus menjadi satu-satunya gol playoff setelah leg kedua di Ramat Gan berakhir kacamata (0-0).

68-1990 - Pelatih Jordania Hossam Hassan merupakan top scorer sepanjang masa Mesir dengan torehan 68 gol. Hassan juga pernah tampil membela The Pharaohs “ sebutan Mesir di Piala Dunia 1990. 100 - Pelatih Uruguay Oscar Tabarez telah menjalani 100 laga sejak menangani Uruguay pada 2006 sampai sekarang. Overall, termasuk periode pertamanya menangani Uruguay (1988-1990) dan Olimpiade 2012, Tabarez telah menjalani 140 laga untuk La Celeste. (dns/bas)

1994 Argentina (Lolos) Argentina yang masih dikapteni Diego Maradona dan bintang senior seperti Claudio Caniggia, Sergio Goycochea, serta Gabriel Batistuta, Diego Simeone, Ariel Ortega di deretan young guns melawan wakil Oceania Australia. Setelah bermain seri 1-1 di Sydney, Tim Tango (julukan Argentina) memastikan lolos dalam pertandingan home seiring kemenangan 1-0. 2002 Uruguay (Lolos) Paolo Montero, Alvaro Recoba, Fabian Carini dkk hanya menemui kesulitan dari Australia yang diperkuat Mark VidukaHarry Kewell-Brett Emerton di leg pertama atau saat kalah 01. Dalam leg kedua, skuad asuhan Victor Pua menang telak tiga gol tanpa balas. 2006 Uruguay (Gagal) Dengan materi pemain hampir sama dengan empat tahun lalu, Uruguay di bawah asuhan Jorge Fossati harus menerima revans dari Australia. Kedua tim saling mengalahkan 1-0 dan laga berlanjut dengan adu penalti. Babak tos-tosan ini dimenangi Socceroos (sebutan Australia) dengan 4-2. 2010 Uruguay (Lolos) Kali ini, wakil Latin bertemu wakil CONCACAF. Uruguay versus Kosta Rika. Gol skipper Diego Lugano memenangkan La Celeste dalam leg pertama di kandang lawan. Walhasil, meski hanya seri 1-1 di Montevideo, Lugano dkk tetap lolos dengan agregat 2-1. (dns/bas/jpnn)

Selandia Baru vs Meksiko

Tuan Rumah Butuh Keajaiban Lebih WELLINGTON - Meski tipis, peluang Selandia Baru untuk merebut satu tiket ke Piala Dunia Brasil 2014 masih ada. Namun, dengan catatan, agar bisa keluar dari lubang jarum tersebut All Whites itu harus mampu mengalahkan Meksiko dengan selisih empat gol dalam leg kedua di Stadion Westpac, Wellington, Rabu (20/11) dini hari. Tim besutan Ricki Herbert ini memang rawan tergelincir setelah kalah telak 1-5 pada leg pertama, di Stadion Azteca, Meksiko City, Rabu (13/11) lalu. Nah, demi keluar dari mimpi buruk tersebut, Ricki berencana menggunakan formasi menyerang habis-habisan ke gawang tim tamu. “Saya berpikir bahwa satusatunya cara agar kami bisa keluar dari masa-masa sulit ini, hanya dengan mencetak gol lebih cepat di babak pertama. Tak

hanya itu, kami juga harus bisa mengendalikan pertandingan kali ini secepat mungkin,” ucap NZ Tommy Smith, kapten timnas Selandia Baru. “Dengan apa yang kami alami di Meksiko membuat dukungan kepada kami menurun. Jadi, kami harus mengumpulkan semua kekuatan untuk mengembalikan kepercayaan, serta membuktikan jika kami bisa melakukan sesuatu kepada negara,” ucap pemain 23 tahun itu. Kendati memiliki semangat tinggi, banyak pihak meragukan perjuangan negara yang baru dua kali tampil di Piala Dunia itu. Apalagi, posisi tim tamu sedang berada dalam puncak kepercayaan diri. Ya, setidaknya satu kaki Meksiko telah berada di Brasil, status itu akan semakin lengkap lewat perjuangan 90 menit di Selandia Baru. (dik)

OSCAR TABAREZ

Tunda Operasi demi Lolos Kualifikasi INI mungkin alasan sesi latihan Uruguay sepanjang tahun ini sulit dipantau media. Selain beberapa kali dilangsungkan tertutup, khususnya dalam lagalaga resmi, ada yang tak beres dengan kondisi kesehatan pelatih Uruguay Oscar Tabarez. Saat La Celeste (sebutan Uruguay) berlatih di kompleks milik AUF atau Federasi Sepak Bola Uruguay kemarin dini hari WIB (19/11), yang terlihat memegang komando justru asisten pelatih Jose Herrera. Taberez hanya duduk-duduk di bench. Pelatih berjuluk El Maestro itu terlihat asyik ngobrol dengan dokter tim Alberto Pan. Ketika sesi latihan hampir berakhir, dia baru beranjak dari tempat duduknya untuk menghampiri anak asuhnya yang hanya berjarak 200 meter. Yang tidak wajar, Tabarez berjalan dibantu tongkat. Ada apa dengannya ? Dalam sesi konferensi seusai latihan. Tabarez baru buka suara di hadapan sekitar 50 wartawan lokal, dari Jordania, maupun dari negara netral. “Saya mengalami masalah fisik di bagian tulang belakang dan lutut kiri” kata pelatih 66

tahun itu kepada El Observador. Gangguan tulang itu disebut membuat Tabarez tidak menjalani kehidupan sosial yang normal dalam beberapa bulan terakhir. Dari hasil pemeriksaan media, tak ada pilihan lain bagi Tabarez selain harus menjalani operasi untuk berharap penyembuhan. Tapi, seiring agenda padat Uruguay di kualifikasi dan dedikasinya memenuhi target lolos ke Piala Dunia 2014, Tabarez menunda operasi. Tabarez pun waswas seandainya memutuskan operasi dalam waktu dekat karena otomatis absen dalam drawing Piala Dunia 2014 di Bahia awal bulan depan (6/12). (dns/bas)

kankah Uruguay belum memastikan lolos di edisi ke-20 ajang empat tahunan tersebut ? Benar, tapi siapa yang berani meragukan La Celeste (sebutan Uruguay) bakal terjegal dari tim seperti Jordania ? Bermodal kemenangan lima gol tanpa balas di kandang Jordania dalam leg pertama (13/11), Uruguay tak ubahnya menjalani laga formalitas di Estadio Centenario Kamis pagi WIB (21/11). Sebagai catatan, La Celeste juga tak penah kalah home sejak Oktober 2009. Sebagian besar media

Uruguay bahkan memberi label laga tersebut sebagai friendly alias pertandingan persahabatan. Pelatih Uruguay Oscar Tabarez tentu saja kesal dengan sikap media negerinya. “Ini bukan friendly. Ini pertandingan serius dan bukan latihan. Kami akan menurunkan kekuatan terbaik,” tandasnya kepada AFP. Tabarez memastikan Diego Lugano dkk tidak akan kehilangan motivasi karena sudah surplus lima gol. “Pesepak bola terkadang menunjukkan motivasi hanya saat terdesak. Tapi, kami memiliki tujuan yang belum tercapai (lolos ke Piala Dunia 2014, Red). Saya percaya para pemain akan bermain sebagus mungkin karena ini akan menjadi pertandingan penutup tahun dan kami ditonton publik negeri sendiri,” papar pelatih yang meloloskan Uruguay dari playoff Piala Dunia 2010, bahkan menembus sampai semifinal itu. Bintang penyerang Uruguay Luis Suarez juga menolak bakal memberikan performa setengah-setengah. Di leg pertama, Suarez tidak tercantum dalam scoresheet. Itu bisa memberi spirit ekstra bagi striker yang musim ini telah menjaringkan 24 gol dari 28 laga bersama Uruguay dan Liverpool tersebut. “Kami tidak ingin terlena meski semenit pun. Kami harus memberikan konsentrasi yang sama seperti di leg pertama,” kata Suarez seperti dilansir Give Me Sport. Bagaimana dengan kubu Jordania ? Seusai kalah di leg pertama, pelatih Hossam Hassan masih saja berkoar AnNashama (sebutan Jordania) masih memiliki peluang lolos. Itu jelas sekadar pernyataan formal karena setibanya di Montevideo sejak awal pekan ini, Hatem Aqel dkk justru beberapa kali mengadendakan tur keliling kota. “Kami hanya mencoba mencari dukungan kecil-kecilan di tempat ini,” kata Hassan seperti dikutip The National. (dns/bas)


ALL SPORTS

RABU 20 NOPEMBER 2013

19

RADAR TEGAL

AJANG PENENTUAN

Seleksi 20 Pemain Menuju SEA Games 2013

JAKARTA - Timnas U-23 akan menjalani ujian terakhir di turnamen mini yang digelar di Jakarta besok (21/11) sampai 24 November mendatang. Dari ajang ini, pelatih Rahmad Darmawan akan menentukan siapa saja 20 nama akhir pemain yang akan dibawa ke SEA Games Myanmar 2013 Desember nanti. Sampai saat ini, Timnas memang sudah mendaftarkan 30 nama ke panitia SEA Games ke27 tersebut. Tapi, di pada H-1 pertandingan nanti, hanya 20 pemain yang bisa dimasukkan dalam skuad inti. Mereka sisanya, sebagai alternative pegganti jika nantinya ada pemain yang cedera. “Dari pertandingan disini, kami akan segera rapatkan dalam waktu dekat siapa saja namanama pemain yang akan dibawa ke Myanmar,” katanya saat ditemui di acara do more camp, kemarin (19/11). Meski sudah memiliki gambaran pemain inti dan namanama yang kemungkinan tidak dibawa, Rahmad belum memberikan bocoran. Hanya, dari ajang turnamen mini ini, dia berharap pemain yang belum menunjukkan performanya dengan maksimal, bisa mengeluarkan kemampuannya. Hanya, pelatih 46 tahun tersebut memberikan clue bahwa siapa yang lebih banyak dimainkan dan diturunkan di ajang ini, nantinya besar kemungkinan terpilih menuju SEA Games. Sebab, salah satu target utamanya adalah untuk menguji kesiapan akhir tim sebelum ke SEA Games. Saat ini, kondisi tim menurut Rahmad sudah mencapai angka 90 persen. Karena itu, di ajang ini bakal disimulasikan beberapa strategi skuad Garuda Muda untuk tampil di multieven khusus Negara se-Asia Tenggara tersebut. “Simulasi apa yang akan dilakukan di SEA Games nanti ada disini. Nanti akan kelihatan, siapa yang dikasih kesempatan dan bagus disini, itu yang saya pilih,” tegas mantan pelatih klub Arema Cronous tersebut. Rahmad tak menampik, jika di ajang turnamen mini bertajuk MNC Cup ini dirinya ingin melihat peningkatan performa lini depannya. Melawan negara secara level tak ada yang di atas Indonesia, Rahmad ingin banyak gol yang bisa diciptakan

JAKARTA - PB ISSI sudah berbulat tekad untuk memberangkatkan 38 atlet ke SEA Games XXVII Myanmar mendatang. Meski menurut technical handbook yang dirilis NOC (National Olympic Committee) tuan rumah hanya 26 atlet, 14 putra serta 12 putri, yang boleh turun. Sejauh ini, soal kuota atlet balap sepeda memang masih tarik ulur. Pada proses entry by name 15 September lalu, untuk balap sepeda tak ada batasan berapa atlet yang diijinkan turun di kategori road race, BMX, dan MTB. Pelatih kepala pelatnas balap sepeda Wahyudi kemarin (19/11) menyebutkan surat Risa Suseanty kepada Federasi Balap Sepeda Asia sudah terkirim. Wahyudi berharap induk organisasi balap sepeda se Asia itu mampu menengahi polemik soal kuota atlet di SEA Games ini. “Ini hanya akal-akalan tuan rumah buat menghabisi Indonesia. Selain Indonesia, tiap negara memiliki spesialisasi pada tiap kategori. Malaysia misal road race. Lha, kondisinya pembalap Indonesia itu bisa dapat medali semua di road race, BMX, dan MTB,” tegas Wahyudi. Wahyudi berharap hasil pertemuan para chef de mission (CDM) dan NOC pada 27 November di Myanmar menghasilkan hasil positif buat balap sepeda Indonesia. Dari informasi lain yang didapatkan, technical meeting menjelang lomba berlangsung, 8 desember, menjadi penentu akhir apakah Indonesia bisa menempatkan 38 pembalapnya. “Lebih baik berangkat 38 orang ke Myanmar lalu berjuang mendapatkan apa yang semestinya kita dapat yakni tanpa kuota. Daripada kita bawa 26 orang lalu baru berjuang memasukkan mereka disana,” tegas Wahyudi. Nah, bicara kemungkinan terburuk mengenai pemangkasan atlet, Wahyudi sudah menggelar rapat. Hasilnya hanya atlet yang presentase menggondol medali terbesar yang akan diterjunkan. Sebut saja Popo Ario, Risa Suseanty, atau Elga Kharisma. Di sisi lain, Ketua Satlak Prima Surya Dharma masih belum berani menggaransi berapa atlet balap sepeda yang diberangkatkan. Surya sendiri berharap apa yang sudah ada di technical handbook masing-masing cabor akan dipatuhi. (dra)

dan membuktikan ketajaman penyerangnya. Apa yang diharapkan Rahmad itu wajar. Pasalnya, dari rangkaian 16 kali uji coba yang telah dijalani, baru dua gol yang bisa diciptakan barisan striker yang dihuni oleh Fandi Eko Utomo, Sunarto, Aldaier Makatindu, dan Yandi Sofyan. Sisanya, dicetak oleh gelandang ataupun pemain belakang Timnas. Dengan apa yang telah ditunjukkan, Rahmad memang masih menunggu ketajaman lini depannya. Meski demikian, dia juga puas karena dengan proses gol yang tercipta, secara tim U-23 sudah cukup baik dalam membangun serangan hingga akhirnya tercipta gol. “Secara tim sudah bagus, kami berharap disini meningkat dan mencapai peak performance di SEA Games nanti,” tandasnya. Dalam turnamen ini mini ini, Indonesia akan mengawali pertandingan pada 21 November melawan Laos, kemudian dilanjutkan keesokan harinya (22/11) melawan Papua Nugini. Laga terakhir Timnas dimainkan pada Minggu (24/11) nanti. (aam)

Pakem Formasi Rahmad 4-2-3-1 dan 4-3-3 Striker dan Gol Fandi Eko Utomo Jumlah gol : 1 (vs Maroko di Islamic Solidarity games (ISG ) Sunarto Jumlah gol : 1 (vs Palestina di ISG) Aldaier Makatindu Jumlah gol : Yandi Sofyan Jumlah gol : -

ERWIN SAJJAH/RADAR LAMPUNG

AKSI - Pemain Timnas Inonesia U-23, Yandi Sofyan (atas) saat berusaha menaklukkan Kiper Lampung Selection M Reza Pratama, pada laga persahabatan di stadion Pahoman, Lampung, (2/11) lalu.

Enggan Gunakan Manajemen Lama REMBANG – PT Rembang Sportindo Mandiri (RSM) menyatakan enggan menggunakan manajemen dan tim pelatih lama untuk menangani tim kesayangan warga Rembang pada musim depan. Bahkan, pengelola tim berjuluk Laskar Dampo Awang ini pun menyatakan membuka kesempatan lebar bagi para pencinta sepak bola yang bersedia menangani manajemen tim oranye pada kompetisi musim depan. Chief Executive Officer (CEO) PT RSM Charis Kurniawan menyebutkan alasan utama kenapa tidak akan menggunakan manajemen dan tim pelatih lama pada musim depan. Yakni karena kegagalan tim PSIR pada babak playoff memperebutkan tiket unifikasi kemarin. ”Kalau musim depan masih menjadi pengelola, kami memastikan tidak lagi menggunakan manajemen dan tim pelatih musim ini,” tegasnya kemarin. Sementara itu untuk nasib pemain lokal Rembang pada musim depan, menurut Charis, semua pemain lokal Rembang kecuali Zaenal Arifin yang telah dikontrak PT RSM selama lima tahun bakal dikembalikan pada Pengcab PSSI Rembang. ”Ini karena kontrak semua pemain lokal Rembang telah habis,” ujarnya. Lebih lanjut untuk kriteria manajemen dan tim pelatih pada musim depan, Charis hanya memberikan gambaran mereka harus total menangani tim. ”Seratus persen mereka harus memikirkan tim dan kemenangan,” tegasnya.

Tetap Ngotot 38 Atlet

DONNY SETYAWAN/RADAR KUDUS

TERIKAT KONTRAK - Semua pemain lokal Rembang kecuali Zaenal Arifin (kanan) yang telah dikontrak PT RSM selama lima tahun bakal dikembalikan pada Pengcab PSSI Rembang.

Meski telah berencana bakal melakukan pergantian manajemen dan tim pelatih, Charis mengaku belum melakukan pembicaraan internal terkait rencana tersebut. ”Sejauh ini belum ada pembicaraan per-

siapan untuk musim depan, kami masih menunggu regulasi resmi dari PSSI,” bebernya. Dia menambahkan, hingga kini pengelola pun belum melakukan penggalian donasi untuk musim depan. (ali/aji)

Ingin Sesama Suporter Bersatu JEPARA - Ulang tahun kesembilan Barisan Suporter Persijap Sejati (Banaspati) distrik utara yang meliputi daerah Mlonggo hingga Keling dirayakan kemarin. Dalam ulang tahunnya, Banaspati ingin semakin loyal dalam memberikan dukungan kepada Persijap. Selain itu mereka juga berharap agar semua komponen suporter di Jepara dapat bersatu mengingat tujuan dari semua suporter adalah sama, yakni mendukung tim kesayangan untuk mencapai kemenangan. Salah satu dedengkot Banaspati distrik utara yang juga menjadi salah satu panitia hari jadi Banaspati, Hasan Khaeroni mengungkapkan, Banaspati distrik utara mengharapkan semua pihak yang ada di dalam naungan Banaspati lebih solid lagi. ”Ulang tahun kesembilan yang tepatnya jatuh pada tanggal 17 kemarin seyogyanya semakin memotivasi para suporter untuk lebih loyal,” ujarnya. Dirinya juga menandaskan rasa prihatin atas nasib Persijap saat ini serta berharap semua pihak baik pemerintah maupun pengusaha memberikan kontribusi agar Persijap bisa benar-benar memastikan diri sebagai peserta ISL musim depan. ”Ini kan tim kebanggaan kita semua, jadi ya semua pihak perlu lebih peduli pada kelanjutan masa depan Persijap,” ungkapnya. Dia pun berharap, ke depan semua elemen suporter yang menjadi basis pendukung Persijap bisa lebih menyatu. ”Ada tiga kelompok suporter di Jepara yakni Curva Nord, Banaspati, dan Jetman, semoga kita semua lebih menyatu karena keberadaan kita kan sebenarnya sama, sama-sama ingin Persijap menuai keberhasilan. Jadi semoga interaksi antarsuporter yang berbeda naungan bisa bertambah kuat,” terangnya. Sementara itu, Sengkrong, salah seorang dirigen Banaspati menandaskan, seandainya kelompok suporternya harus ikut serta dalam pendanaan tim Persijap, pihaknya mengaku siap. ”Seandainya manajemen menghendaki agar suporter harus turut berkontribusi dalam pendanaan tim, kami siap membantu demi mendukung Persijap,” tegasnya. (gul/aji)

Bisa Absen Tiga Bulan BINTANG Pelita Jaya Energi-MP Jakarta Andy “Batam” Poedjakesuma cukup kesulitan untuk bangkit dari tempat tidur kamar hotelnya kemarin (19/11). Namun, small forward berusia 33 tahun masih bisa berjalan meski tertatih dan dibantu kruk. “Beda dari sebelumnya,” ucap kapten PJ tersebut. Maksudnya, Batam merasa bahwa cedera lutut kiri yang didapatkannya saat melawan NSH GMC Jakarta (18/11) tersebut tidak sesakit pada cedera yang sudah-sudah. Dua tahun lalu, Batam juga sempat tumbang karena cedera medial collateral ligament (MCL) juga pada lutut kirinya. Itu juga didapatkan saat Batam berlaga di GOR Bimasakti Malang pada preseason tournament 2010. Saat itu, Batam harus absen bermain nyaris selama tiga bulan. Sesaat setelah mengalami cedera, Batam menjalani pemeriksaan di Rumah Sakit Panti Nirmala Malang. Berdasarkan hasil rontgen, fisioterapis PJ Raul Romero mengatakan bahwa Batam bisa saja mengalami fraktur pada tempurung tulut (patella bone fracture). “Dari perkiraan saya, dia akan absen antara dua hingga tiga bulan,” ucap pria asal Filipina tersebut. Untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut, Batam siang kemarin bertolak dari Malang ke Jakarta. Batam akan menjalani serangkaian tes lanjutan termasuk magnetic resonance imaging (MRI). “Semoga saja tidak ada hal yang parah di luar perkiraan saya. Nantinya, ini tergantung pada Batam sendiri. Kalau dia mengikuti program yang saya berikan, maksimal tiga bulan dia akan bisa kembali ke lapangan,” tegas Raul.

Andy Poedjakesuma

Batam sendiri menuturkan bahwa dia cukup shock dengan kejadian tersebut. Namun kadar kesakitannya sudah jauh berkurang ketimbang sehari sebelumnya. “Kalau ukurannya satu sampai sepuluh, sakitnya di sekitaran angka tujuh sampai delapan,” papar Batam. Jika benar Batam akan absen dalam tiga bulan, dia diperkiraan tidak akan bermian pada Seri II Jakarta 1119 Januari 2014 mendatang. “Batam pemain tidak tergantikan. Tentu ini adalah kehilangan besar tidak hanya bagi tim kami, tetapi juga bagi liga,” ujar Johannis Winar, asisten pelatih PJ. Batam cedera lutut kiri saat melawan NSH GMC Jakarta pada lanjutan seri I Speedy NBL Indonesia di Malang (18/11). Mantan pemain Aspac Jakarta itu jatuh dengan hanya bertumpu pada kaki kiri yang tidak seimbang. (nur)


CMYK

UPTD SMP NEGERI 1 TARUB

RABU, 20 NOPEMBER 2013

RADAR TEGAL

STRUKTUR KEPENGURUSAN MADING UPTD SMP NEGERI 1 TARUB

Ketua: M. Soleman

Sekretaris: Siti Magfiroh

Bendahara: Windi Ayu A

Penerbitan: Laela Ayu L

24

“BATIK KARYA SISWA EKSIS DI AJANG NASIONAL” SATU hal yang patut diacungi jempol dari SMP Terbuka 1 Tarub adalah ketrampilan membatiknya. Dibawah asuhan Bapak Soetrisno dan Ibu Tien Kusumawati, S.Pd. ( sekarang sudah mutasi di sekolah lain ) siswa SMP Terbuka 1 Tarub bisa unjuk gigi di pentas nasional dalam Lomba Motivasi Belajar Mandiri (LOMOJARI ) bidang ketrampilan 3 tahun berturut-turut mewakili Kabupaten Tegal. Sebuah kebanggaan dan pengalaman yang tidak terlupakan bagi anak didik kami menjadi delegasi dari Kabupaten Tegal. Mungkin tak pernah terlintas dalam bayangan mereka bisa ikut dalam kegiatan tingkat nasional dan bertemu dengan rekan-rekan dari seluruh nusantara dengan berbagai ragam budaya dan hasil ketrampilan yang beraneka ma-

cam pula. Bekal ketrampilan membatik yang diperoleh berkat bimbingan selama di SMP Terbuka 1 Tarub, membuat mereka percaya diri untuk unjuk kerja dihadapan pejabat Kemendikbud dan pengunjung pameran LOMOJARI. Bahkan, hasil karya yang dipamerkan laris manis bak kacang goreng karena diserbu pengunjung. Pameran yang berlangsung sekitar 3 hari tak membuat mereka kelihatan lelah, terbayarkan dengan berjuta pengalaman baru yang didapatkan selama kegiatan itu. Meski kami belum bisa meraih kejuaraan tingkat nasional, kami tetap bangga karena bisa berpartisipasi di tingkat nasional yang tidak semua orang bisa mendapatkannya. Hidup SMP Terbuka 1 Tarub !!!! (Reza Cesar/IXi)

Sharing KENTAL DENGAN SENINYA Penerbitan: Desi Wulandari

Editing: Reza Cesar T

Fotografer: Alfi Nur Alizah

Proses batik pola.

Proses batik tulis.

Perwakilan peserta membatik.

Editing: Ikhwan Naufal

Tim: Gema Fajar N

Tim: Shully Mumpuni K P

Proses batik cap.

Tim: Agung Budi A

Tim: Adhelya Putri Utami

Galery

suara Grup paduan RUB A T 1 PN M S

Hijab Comm unity SMPN 1 TARUB

kala SMPN 1 TARUB Anggota Teater Sendya

SENDYAKALA Band Si Kecil Cabe Rawit Sendyakala Band SMP Negeri 1 Tarub awalnya terbentuk sejak Tahun 2005. Dari setiap regenerasi selalu mempersembahkan prestasi yang sangat membanggakan dalam setiap Festival atau lomba yang diikuti setiap tahunnya hingga sekarang. Hal ini jelas bahwa Sendyakala Band telah menunjukan eksistensinya dalam bidang seni musik. Berbagai festival band baik antar pelajar SMP/MTs maupun Festival Umum di Tingkat Kabupaten Tegal maupun Kota Madya Tegal bahkan di Tingkat Pelajar Se-Eks karasidenan Pekalongan. Bukan hanya itu, grub band ini juga mampu meraih prestasi di Tingkat Jawa Tengah. Beberapa prestasi yang pernah di raih diantaranya adalah : 1. Juara II Festival Band Tingkat Pelajar SMP/MTs Tingkat Kabupaten Tegal yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dengan menggondol The Best Gitar 2. Juara I Festival Band Tingkat Pelajar SMP/MTs di Tingkat Kabupaten Tegal yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Pariwisata dan Kebudayaan dengan menggondol The Best Bass dan The Best Vokal 3. Juara II Festival Band Pelajar dalam rangka Milad SMK Pariwisata Slawi dengan menggondol The Best Vokal, The Best Bass 4. Juara I Festival Band Pelajar dalam rangka HUT SMK N 1 Slawi 5. Juara 1 Festival Band Pelajar dalam rangka HUT MAN Kota Tegal 6. Juara I dan Juara Umum Festival Band Pelajar dalam rangka HUT SMA Lab. School Panca Sakti Kota Tegal dengan menggondol The Best Vokal, The Best Bass 7. Juara I Festival Band dalam rangka HUT SMA N 3 Slawi dengan menggondol The Best Vokal, Bass, Gitar dan The Best Drum 8. Juara I Festival Band Pelajar dalam rangka HUT SMA N 1 Pangkah 9. Juara III Festival Tingkat Umum

N A M A saya YULI SARTIKA, menuntut ilmu di SMP Negeri 1 Tarub merupakan dambaan sejak masih duduk di bangku SD. Sekarang duduk di kelas IXB. Sebelum menimba ilmu disini, sama sekali tidak tahu menahu tentang apa itu seni. Heeeeeeee setelah digembleng selama dua tahun lebih, saya benar-benar merasa tahu apa arti seni yang sebenarnya. Dalam wadah Sanggar Seni Sendyakala di SMP Negeri 1 Tarub inilah saya dapat memahami bakat dan talenta. “Teater adalah kegiatan yang saya senangi. Luapan emosi, bakat dan ide tercurahkan di seni teater”. Hampir dua kali dalam seminggu bahkan lebih kegiatan positif ini berlangsung apalagi jika mendekati acara pementasan. Saya bangga sebagai siswa SMP Negeri 1 Tarub yang sangat kental dengan seninya. Bagi saya, sekolah disini tidak ada ruginya, justru sangat menguntungkan. Semoga kelak ilmu seni teater yang didapatkan, kelak mengantarkan saya ke dunia peran dan perfilman layar lebar, Amin Ya Allah. (*)

Pementasan teater dengan judul “Mahkota Hawa”

yang diselenggarakan oleh Departemen Koperasi Kab. Tegal dan menggondol The Best Gitar 10. Juara Harapan I Festival Umum Tingkat Jawa Tengah dalam rangka Dies Natalis Universitas Pancasakti. Keberhasilan Sendyakala Band dari Tahun ke Tahun ini berkat pihak sekolah yang sangat mendukung kegiatan ektra kurikuler di sekolah kami dalam memberikan sarana dan prasarana bagi siswa dalam rangka menyalurkan bakat seninya. Prestasi ini juga tidak terlepas berkat bidikan yang jeli serta peran serta tangan dingin dari seseorang praktisi musik yang mengabdi di sekolah kami. Walaupun beliau bukan dari jebolan sekolah musik ataupun berijazah sarjana. Bermodal arransement sederhana dengan mengutamakan harmonisasi. Congratulations untuk Sendyakala Band yang selalu membawa nama baik almamater SMP Negeri 1 Tarub dan semoga dapat dipertahankan. Amin. (Windi Ayu A/IX)

Cerita & Gambar: Alfi Nur Alizah

RADAR TEGAL 20 nopember 2013  
RADAR TEGAL 20 nopember 2013  

RADAR TEGAL 20 nopember 2013

Advertisement