Issuu on Google+

CMYK

RADAR TEGAL Harian Pertama Kebanggaan Wong Tegal

16 HALAMAN - Rp. 2.500,-

KAMIS, 18 OKTOBER 2012

INDEKS

Andi Sangkal Diminta Mundur

PERKEMBANGAN zaman salah satunya ditandai dengan kemajuan teknologi yang ada. Dunia semakin terasa sempit dan kecil, karena segala sesuatu bisa dilakukan tanpa terkendala ruang dan waktu. Hal inilah yang ingin lebih dikenalkan Aulia Diyu Alfiqi kepada teman-teman sekolahnya di SMPN 1 Dukuhturi. Baca di suplemen Kreasi!

Ibas: SBY Serahkan Kasus Hambalang ke KPK

Jatah Makan Siang Calhaj Hilang HAL. METROPOLIS

Pasca Mutasi, Pejabat Bingung HAL. PEMALANG

APA MANING...

NURCHOLIS/RADAR PEMALANG

BANGKAI BUS - Kondisi badan bus yang menggencet mobil Avanza.

HERMAS PURWADI / RADAR SLAWI

KOREK KETERANGAN - Kapolres AKBP Nelson Pardamean Purba SIK mengorek keterangan ketiga pelaku perekam video porno yang disertai pemerasan pada diri korban, kemarin.

Komplotan Pembuat Video Porno Diringkus SLAWI - Merebaknya rekaman video porno berdurasi 6 menit 45 detik didunia maya selama kurun waktu 5 bulan terkahir ini berhasil teridentifikasi pembuatnya oleh jajaran Reskrim Polres Tegal. Dari hasil pengamatan secara detail, rekaman video tersebut terbukti dilakukan di wilayah hukum Polres Tegal dan dilakukan oleh warga Kabupaten Tegal. Tiga pelaku perekam aksi pornografi itu terditeksi keberadaannya oleh petugas, setelah petugas mengamati dengan jeli sosok pelaku yang sempat terekam di video porno tersebut. Ketiga pelaku tercatat Makmur (23) warga Desa Danawarih RT 03/ RW II Kecamatan Balapulang, Hasanudin (23) warga Desa Danawarih RT 04/RW II Balapulang, dan Siswanto ( 23) warga Danawarih RT 02/ RW III ke hal 7 kol 5 Balapulang.

MARKETING SERIES E-Mail dari W Hotel Oleh Hermawan Kartajaya SAYA baru saja menerima e-mail berisi apps yang meminta orang memberikan review tentang pengalaman pribadi dari sebuah kesan perjalanan. Saya menulis komentar saya dua kali. Yang pertama mengenai ketidaknyamanan saya terhadap W Hotel di Koh Samui, Thailand. Yang kedua tentang kepuasan saya terhadap Niksoma Hotel di Legian. Di W Hotel, sebagai seorang loyalis Starwood Preferred Group atau SPG, ekspektasi saya sangat tinggi. Karena itu, wajar saja ketika saya lantas jadi lebih sensitif daripada orang lain yang nonloyalis. Saya tulis di situ bahwa speaker di luar kamar ternyata tidak berjalan semuanya. Petugas engineering tak bisa menyelesaikan masalah wifi saya di gadget pribadi. Sedangkan untuk Niksoma Hotel, saya tidak punya ekspektasi terlalu tinggi. Terletak di Legian Beach, tapi sepi dan nyaman. Karena langsung berhadapan dengan pantai, tapi jalan umumnya ditutup untuk semua jenis kendaraan bermotor. Yang ada hanya orang jalan kaki di depannya. Saya bisa berlamalama duduk di sofa sambil browsing internet dan menulis. Sebenarnya saya sudah lupa kalau pernah menulis dua komentar itu. Tapi, karena e-mail dari trip advisor tersebut, saya lantas teringat lagi. Di e-mail itu, diterangkan bahwa komentar saya tersebut dibaca 657 orang. Malah ditambahin lagi bahwa orang-orang itu selalu ke hal 7 kol 1

Andi Sangkal Diminta Mundur * Juga ora ungsum mundur dewek! Puluhan PKL Dirazia * Kon ngasab nang semestine?

CMYK

Bus Pengantar Haji Kecelakaan Tabrak Sepeda Motor dan Avanza, Satu Tewas BELIK - Kecelakaan maut terjadi di jalan Belik – Purbalingga, tepatnya di

Dusun Krajan, Desa Beluk Sekitar pukul 18.00 WIB, Rabu (17/10) tadi malam. Kecelakaan ini melibatkan bus pengantar rombongan haji ke Pemalang, sebuah motor dan mobil avanza. Akibat kejadian ini satu orang tewas.

Saksi mata, Darto (45) warga Dusun Krajan Desa Beluk mengungkapkan, saat kejadian dirinya tengah berada di dalam rumah. Tiba-tiba terdengar bunyi keras di luar. Ternyata sebuah bus dari

JAKARTA Menpora Andi Mallarangeng membantah kabar bahwa dirinya diminta mundur oleh Presiden SBY dari kursi menteri. Sekretaris Dewan Pembina Partai Demokrat (PD) itu tak ingin ambil pusing soal isu yang menyeruak seiring dengan semakin santernya namaDOK.RATEG nya disebut-sebut Andi Mallarangeng sebagai salah satu pihak di balik kasus proyek Hambalang. “Aduh, itu ada-ada saja orang bikin isu,” kata Andi di Kantor Presiden kemarin (17/ 10). Sambil tersenyum, dia menegaskan, untuk posisi sebagai menteri, dirinya diangkat dan diberhentikan oleh presiden. Kabar permintaan mundur tersebut muncul sesaat setelah acara tujuh bulanan menantu SBY, Aliya Rajasa, di Cikeas Minggu lalu (14/10). Diisukan, bersamaan dengan acara yang juga dihadiri Andi itulah permintaan mundur disampaikan SBY. “Saya memang hadir, tapi itu acara Mas Ibas (Edhie Baskoro Yudhoyono) ya, tapi nggak ada (pembicaraan minta mundur),” bantahnya lagi. Terkait dengan hal yang sama, anggota Dewan Pembina PD yang juga Menteri Koperasi dan UKM Syarif Hasan juga menyatakan tidak mengetahui kabar permintaan mundur tersebut. Dia justru mempertanyakan kevalidan informasi itu. “Saya pikir tidak. Pak Andi sangat komit dan full support ke KPK,” kata Syarif, juga ke hal 7 kol 5

ke hal 7 kol 5

SAID MUFTI/RIAU POS

SOLIDARITAS - Wartawan Riau melakukan aksi solidaritas seraya memperagakan aksi pemukulan oknum TNI kepada beberapa rekan media peliputan jatuhnya pesawat TNI Hawk 200 di Kab. Kampar kemarin Rabu (17/10). ABIDIN ABROR/RATEG

RAZIA - Setelah memberikan surat teguran petugas Satpol PP kemarin melakukan aksi penertiban pedagang kaki lima.

Puluhan PKL Dirazia TEGAL - Satuan Polisi Pamong Praja Kota Tegal kemarin melakukan aksi penertiban terhadap para pedagang kaki lim, yang selama ini berjualan di pinggiran jalan di kota ini. Utamanya para pedagang yang

membuka usahanya di atas trotoar. Aksi penertiban petugas tersebut tidak hanya terfokus pada para pedagang makanan dan maupun usaha lain yang sejenisnya. Karena, nyatanya mereka yang bergerak

dalam usaha non makanan tapi dijalankan di atas trotoar, seperti usaha tambal ban yang banyak dijumpai di pinggir jalan dan banyak lagi usaha sejenisnya, tak luput dari aksi petugas. ke hal 7 kol 1

Dewan Pers : TNI AU Tak Cukup Minta Maaf Demonstrasi Jurnalis Marak Di Berbagai Kota Tuntut PerwiraAU Disidang JAKARTA - Musibah jatuhnya pesawat Hawk-200 yang

berujung pada penganiayaan pada jurnalis terus dikecam. Desakan agar pelakunya dihukum direspon Panglima TNI kemarin (17/10). Panglima Laksamana Agus Suhartono menyampaikan permohonan ke hal 7 kol 1

Kisah Lettu Purwa, ABK KRI Dewaruci yang Keliling Dunia 277 Hari

Putra Diberi Nama Hafana, karena Lahir Saat Singgah Hafana Setelah berlayar selama 277 hari, KRI Dewaruci, Rabu pagi pukul 09.30 kemarin tiba di Surabaya. Kedatangan kapal latih tiang tinggi buatan Jerman 1953 ini, disambut meriah oleh prajurit dan keluarga ABK. Wakasal Laksdya TNI Marsetio dan Wamen Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sapta Nirwandar, juga ikut menyambutnya. M NASARUDDIN ISMAIL

LAPORAN: M NASARUDDIN I KADATANGAN KRI Dewaruci

BERTEMU ANAK ISTRI - Kisah Lettu Purwa, ABK KRI Dewaruci yang Keliling Dunia 277 hari menggendong anaknya yang diberi nama Kayla Hafana, Rabu pagi.

yang berlayar keliling dunia sejak 15 Januari 2012, Rabu pagi kemarin disambut meriah di Dermaga Koarmatim, Ujung, Surabaya. Kehadirannya disambut dengan berbagai macam tari-tarian. Sejumlah keluarga ABK, sejak pagi sudah menanti-nanti kedatangan kapal latih yang panjangnya 58,30 meter yang dilengkapi dengan 16 layar, dengan beragam ukuran ini. Maklum kapal layar tiang tinggi yang dikomandani Letkol Laut (P) Haris Bima Bayuseto ini, sudah sepuluh bulan meninggalkan Tanah Air. Selama 277 hari berlayar itu, berhasil menyinggahi 21 negara di Asia, Afrika, Amerika Serikat dan Eropa.

Di antaranya Honolulu, Panama. Miami, Boston yang semuanya di USA. Juga singgah di Saint John, Canada, Portugal, Spanyol, Port Said Mesir, Jeddah Saudi Arabia, Salala Oman dan terakhir Colombo Srilangka. Dengan demikian, praktis empat benua telah dilayarinya, atau sekitar 27.006 nautical mile. Muhibah kali ini, sekaligus mengikuti ‘’Operation Sail 2012’’, dalam rangka memperingati 200 tahun perang besar (200th Anniversary of the War). Kegeiatan ini, juga sekaligus untuk mendukung praktek pelayaran astonomi, kadet Akademi Angkatan Laut (AAL) Tingkat II, angkatan 59. ke hal 7 kol 1


OPINI

2

KAMIS 18 OKTOBER 2012

RADAR TEGAL

Lagi,Kekerasan terhadap Wartawan Oleh Muh. Abduh JATUHNYA pesawat tempur jenis Hawk 200 milik TNI Angkatan Udara (AU) di Pekanbaru, Selasa (16/10), berbuntut dengan kekerasan yang dialami sejumlah wartawan. Awak media yang akan mengambil gambar di lokasi dihadang oknum anggota TNI-AU. Tidak hanya itu. Wartawan yang ada di lokasi kejadian pascainsiden jatuhnya pesawat itu dilarang meliput. Kekerasan kemudian dimulai. Beberapa wartawan dipukul. Setidaknya tiga wartawan mengalami kekerasan fisik. Mereka adalah wartawan foto Riau Pos Didik Herwanto, wartawan TV One, dan LKBN Antara. Akibat pukulan oknum anggota TNI-AU, Didik Herwanto mengalami luka parah di bagian telinga. Selain dianiaya, kamera Didik juga dirampas. Ia ditahan dalam mobil TNI-AU, sebelum akhirnya dibebaskan. “Dongen bisane sampe kaya kuwe sih Wa? pesawate rahasia nemen? Ana apane sih bisane kayong rahasia, ora kena diliput? Wong wis genah tiba..pada weruh!” “Ndean isin diliput, pesawat tempur, urung tempur malah tiba dewek!” Kekerasan itu mendapat kritikan dari berbagai pihak. Tindakan oknum anggota TNI itu sangat tidak pantas. Hal tersebut merupakan pelanggaran sebagaimana diatur di dalam Pasal 4 Ayat 2 UU No. 40/1999 tentang Pers. Dalam pasal itu disebutkan, pers nasional tidak dikenakan penyensoran, pembredelan atau pelanggaran penyiaran. Pada pasal 3 disebutkan, untuk menjamin kemerdekaan pers, pers nasional mempunyai hak mencari, memperoleh, dan menyebarluaskan gagasan dan informasi. Sementara pada pasal 18 ayat 1 disebutkan, setiap orang yang secara melawan hukum dengan sengaja dan melakukan tindakan yang berakibat menghambat atau menghalangi pelaksanaan ketentuan Pasal 4 ayat 2 dan ayat 3 dipidana dengan pidana penjara paling lama 2 (dua) tahun atau denda paling banyak Rp500 juta. “Kweuh, kerja pers kuwe dipayungi undangundang. Toli dongen tah ora usah nganggo kekerasan. Wong ana dalan komunikasi sing apik.” “Kiye memang memprihatinkan.. Bisane ora nganggo dalan sing luwih beretika dan menggunakan komunikasi yang lebih elegan. Kaya preman bae, main gebug!” “Sing luwih memprihatinkan maning adalah ada perwira menengah sing katon agresif menyerang wartawan. Dongen tah, wong wis perwira, mestine luwih paham cara-cara berkomunikasi sing apik dengan media karena memang punya bekal ilmu yang memadai.” “Ibarat pepatah, nila setitik rusak susu sebelangga. Tindakan arogansi oknum TNI itu telah merusak citra aparat keseluruhan.” Kekerasan terhadap pekerja media ini sudah berulang kali terjadi. Peristiwa tidak mengenakkan ini mulai dari penganiayaan hingga katakata kasar yang diterima wartawan. Kekerasan tersebut tidak bisa didiamkan. Harus ada langkah tegas untuk menghentikannya. Di sisi lain, perusahaan tempat pekerja media bernaung juga harus menjadi ujung tombak untuk membela sang wartawan. Jangan sampai kekerasan kembali berulang. “Semoga insiden tersebut menjadi pelajaran bagi semua pihak. Pada-pada instrospeksine. Jurnalis hanya melaksanakan tugas. Bila ada hal yang tidak sesuai, bisa dikomunikasikan. Tidak ada masalah yang tidak bisa selesai jika dikoordinasikan dengan baik. Iya belih wa?” (*)

Harian Pertama Kebanggaan Wong Tegal Pendiri: H. Mahtum Mastoem (Alm), Penasihat: Dahlan Iskan, Komisaris Utama: HM Alwi Hamu, Komisaris: Lukman Setiawan, Dwi Nurmawan, Direktur Utama: Yanto S. Utomo, Direktur : Moh. Sukron Pemimpin Umum: Moh. Sukron. Pemimpin Redaksi: M. Abduh. Wakil Pemimpin Redaksi: Wawan Setiawan. Redaktur Pelaksana: Iman Teguh Supriyono. Redaktur: Zuhlifar Arrisandy, M. Riza Pahlevi, Khikmah Wati, Moch. Arifin, Arief Nur Rahardian Sidiq. Sekretaris Redaksi/Persh: Yully Trieyani. Kota Tegal: M Saekhun, Laela Nurchayati, Rohman Gunawan, Abidin Abror. Brebes: Agus Wibowo. Bumiayu: Teguh Supriyanto. Slawi: Iman Teguh Supriyono (Kepala Perwakilan), Hermas Purwadi, Pemalang: Embong Sriyadi (Kepala Perwakilan), Moh. Khasanudin. Pekalongan: Ade Asep Syarifuddin. Pracetak: Feri Setiawan, M Yahya, Dedy Irawan, Dwi Nanda P, Asep Ariadi S. Desain Iklan: A.Sekhudin. Iklan: Hesti Prastyani (Manajer Tegal), Kharisma Dewi, Arifudin Yunianto, Riyanto Harjo, Teguh Widodo Nawawi, Agus Mutaalimin, Indani Dwi Oktina, Wahyudi. Pemasaran: Umaman Sahareka, Astri Prayudita, Muslih, Zaenal Muttaqin, Sunarjo. Keuangan: Yela Rahmadiah, Lita Rahmiati, Dwi Titi Lestari, Mubin, Djuhaeri Effendi, Moh. Erlin, Imron Rosyadi. Promosi (Off Print): Taufiq Ismail. Alamat Redaksi/Pemasaran/Tata Usaha: Jl. Perintis Kemerdekaan Tegal telp. (0283) 340900 (hunting), Fax (0283) 340004. Pekalongan: Jl. Irian No 10 telp (0285) 432.234. Semarang: M. Yusuf Abadii. Jakarta: Samsu Rijal, Ferdinan Syah, Azwir AR, Arif Badi K, Eko Suprihatmoko. Alamat: Komp. Widuri Indah Blok A-3 Jl. Palmerah Barat No 353, Jakarta 12210 Telp (021) 5330976, 5333321 Fax: (021) 5322629. Eceran: Rp 2.500/eks. Percetakan: PT Wahana Java Semesta Intermedia Kompleks LIK Dampyak -Tegal.

Tarif Iklan: Umum/Display: Rp 25.000/mm kolom, Sosial/ Keluarga: Rp 17.000/mm kolom, Iklan Baris Laris: Rp 17.000/baris, Iklan Colour: Rp 37.000/mm kolom, Iklan halaman 1 (depan): Rp 75.000/ mmk. Tarif + 200%, Creative ad: Tarif + 50% NPWP No: 01.994.052.7-501.000. Bank: Bank Mandiri Cab. Tegal a.n. PT Wahana Semesta Tegal No. Rek: 139.0002152787. Bank Jateng Cab. Tegal No. Rek: 1.004.02598.5 a.n. PT Wahana Semesta Tegal

Semua wartawan Radar Tegal dilengkapi tanda pengenal/surat tugas dan tidak dibenarkan meminta/menerima imbalan dalam bentuk apapun dari narasumber.

Bencana Bangsa dalam Berbagai Aspek Oleh Sauqi Futaqib BANGSA ini, tampaknya, tidak pernah luput dari bencana mulai dari politik, sosial, ekonomi, hukum, hingga agama. Di mana telah mendudukkan bangsa berada pada situasi ketegangan, kegelisahan, dan ketakutan. Akibat bencana tersebut, jutaan orang tak jelas nasibnya. Entah dari mana bencana yang bertubi-tubi menghantam bumi pertiwi. PERTAMA, bencana politik. Bencana politik ditandai dengan penyelewengan terhadap fungsi politik. Politik ditafsirkan semata-mata sebagai ajang perebutan kekuasaan. Dan, kekuasaan kerap disalahgunakan untuk memenuhi kepentingan individu dan golongan. Beberapa kultur negatif politik. Seperti, tindakan korupsi, saling beradu hantam antarfraksi, persaingan tidak fair, dan politik uang (money politics). Di mana, semakin mengukuhkan bencana politik sedang terjadi di negeri ini. Belum sembuh dari kasus korupsi, muncul lagi kasus yang lain dan begitu seterusnya. Bahkan, niat baik untuk memberantas korupsi pun sengaja dihadang serta digagalkan. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sengaja dilemahkan geraknya dengan strategi basi. Yakni niat untuk merubah regulasi. Tentunya, ini sudah berbicara tentang politik yang sarat dengan kepentingan. Jadi, kompleksitas problem perpolitikan ini pada gilirannya semakin mengaburkan masya-

rakat mengenai makna ’’kebenaran’’, ’’kebijakan’’, dan ’’keadilan’’. Lebih parah ketika ketiga kata tersebut hanya dijadikan ’’bungkus’’ luarnya untuk menutupi kejahatan. Itu jauh lebih berbahaya dibanding kejahatan secara terang-terangan. Ketika fakta ini semakin menggumpal tanpa perbaikan secara mendasar, dipastikan terjadi letusan dahsyat (bencana besar) yang akan menelan banyak korban (rakyat). Kedua, bencana ekonomi. Bencana ekonomi meletus ditandai dengan kesenjangan yang semakin terbuka lebar. Isu kemiskinan semakin dipersempit dengan ketidakakuratan data. Pengangguran dianggap sebagai kewajaran. Anak putus sekolah dibiarkan hidup di jalanan. Bahkan, untuk menutupi buruknya kinerja pemerintah dalam menuntaskan kemiskinan, kebohongan dijadikan alternatifnya. Terlebih, oleh sebagian elite politik, program pemberantasan kemiskinan dipelintir menjadi senjata paling ampuh untuk menggalang suara. Tetapi tidak lama kemudian diabaikan begitu saja. Di samping itu, kapitalisme dan neoliberalisme menjadi satu-satunya ideologi pembangunan ekonomi di negeri ini. Pancasila hanya berupa kumpulan kata yang mengawang di udara. Regulasi ekonomi hanya menguntungkan si kaya dan pemilik modal. Prioritas ekonomi lebih diarahkan ke pencapaian ekonomi makro. Di mana, ke-

untungan hanya dimiliki pemilik modal. Sedangkan rakyat selalu diposisikan sebagai buruh kerja dan dijadikan korban bagi pembangunan industri. Ekonomi yang berbasis kerakyatan sebagaimana diamanatkan Pancasila semakin tidak mendapatkan tempat. Dalam hal ini, pemerintah justru bermain mata dengan pemilik modal asing (kapitalis Barat) untuk memenuhi kepentingannya. Industri asing bermunculan dengan menggeser lahan luas pertanian, menggusur rumah penduduk, dan tidak jarang pula mematikan usaha kecil. Akibatnya, rakyat miskin tetap menjadi miskin. Bahkan yang sebelumnya tidak miskin justru hampir menjadi miskin. Si kaya semakin kaya lantaran menghabiskan jatah orang miskin yang kemudian semakin miskin. Ketiga, bencana sosial. Bencana sosial ditandai dengan terjadinya disintegrasi sosial dan merenggangnya ikatanikatan sosial. Pudarnya ikatan ini di antaranya disebabkan semakin menguatnya sikap individualistik dan sempitnya ruang dialog bagi masyarakat dengan tingkat pluralitas tinggi. Sehingga, ketegangan-ketegangan sosial semakin tak terhindarkan. Ketegangan sosial semakin memuncak ketika lembaga (kepolisian) yang bertugas untuk menjaga kenyamanan publik justru lebih mementingkan urusan perut. Tidak jarang,

petingginya sibuk mengurusi kepentingan politik. Korupsi di tubuh lembaga itu muncul satu demi satu di permukaan. Keempat, bencana hukum. Lembaga penegak hukum yang selama ini dianggap sebagai payung masyarakat ketika guyuran hujan ketidakadilan tiba, justru rapuh dan rusak oleh terjangan angin penyimpangan dan ketidakadilan. Betapa tidak, pemberlakuan hukum bisa ditukar dengan uang. Sebesar apapun kasusnya, jika yang melakukan adalah para petinggi negara, putusan pengadilan kerap mengecewakan. Orang yang berdompet tebal, misalnya, dengan mudahnya mendatangkan pengacara untuk menampilkan bukti-bukti lain agar hukumannya diringankan atau bahkan terbebas dari hukuman. Parahnya lagi ketika penegak hukum sendiri justru mulai berani melanggar hukum. Tidak jarang penegak hukum di negeri ini menikmati praktek suap menyuap dan berbagi kepentingan. Belum lagi soal keberanian dan ketegasan dalam menghadapi kasus-kasus yang dilakukan pembesar negara. Parahnya, ketika pembuatan hukum selalu diwarnai pertarungan kepentingan antargolongan yang dalam hal ini mengakibatkan pendiskreditan publik. Jika yang terjadi demikian, ke mana lagi rakyat mencari barang suci bernama ’’keadilan’’. Kelima, bencana agama ternyata juga ikut-ikutan menghanyutkan manusia dalam si-

tuasi terancam. Pluralitas agama seringkali menimbulkan ketegangan, kepanikan, dan kekerasan di antara pemeluknya. Agama kerap dijadikan legitimasi praktik kekerasan oleh kelompok tertentu. Bahkan, karena perbedaan agama, orang saling bermusuhan dan membunuh satu sama lain. Dalam bentuknya yang berbeda, agama dipelintir menjadi semacam komoditas. Dunia hiburan tidak jarang menampilkan agama dengan cara yang sangat memalukan. Umrah dan haji dijadikan praktik bisnis yang cukup menggelisahkan umat beragama. Selain itu, organisasi keagamaan seringkali dijadikan sebagai alat politik untuk menggalang suara. Jika demikian, di mana kesucian agama yang sebenarnya. Inilah fakta bencana yang kini menghantam Indonesia. Barangkali bangsa ini akan bangkit menjadi bangsa yang besar. Sehingga, bencana datang bertubi-tubi untuk menguji mentalitasnya. Yang jelas, sikap optimistis untuk menjadi bangsa beradab dan sejahtera tentu harus tertanam dalam benak setiap anak bangsa. Setidaknya kenyataan di atas menjadi kesadaran nasional. Politisi, pemimpin, dan masyarakat sudah saatnya memaksimalkan peran masing-masing guna mencegah letupan bencana lebih besar lagi. (*) Mahasiswa Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga

Aja Tebang Pilih RADAR tolong dimuat kyeh. Kepada Dishub tolong dong nggawe aturan aja asal2an, yen sepanjang Jl A Yani parkir sebelah timur olih, ya ng Jl Diponegoro pada, kudu olih. Aja tebang pilih, apa jangan2 toko ng A Yani pada wenehi jth? (085741784479)

Tanggapan : PERLU kami sampaikan hal-hal sebagai berikut : 1. Untuk jalan A. Yani berdasarkan hasil analisa Manajemen Rekayasa Lalu Lintas pada ruas jalan tersebut, dihasilkan bahwa perbandingan antara permintaan ruang parkir yang ada lebih besar dari pada penawaran ruang parkir yang tersedia, sehingga diberlakukan parkir di tepi jalan umum pada sisi Timur ruas jalan tersebut yang dikhususkan untuk Sepeda Motor, dengan kondisi lebar jalan efektif masing-masing jalur sebesar 10,5 meter dan 8,5 meter. 2. Sedangkan jalan P. Diponegoro berdasarkan analisa Manjemen Rekayasa Lalu Lintas pada ruas jalan tersebut, dihasilkan bahwa perbandingan antara permintaan ruang parkir yang ada masih dapat terpenuhi dengan penawaran ruang parkir yang tersedia, dan secara teknis kondisi ruas jalan tersebut tidak memungkinkan untuk diberlakukan parkir pada sisi Timur jalan karena tidak terdapatnya bahu jalan, dengan kondisi lebar jalanefektif masing-masing jalur sebesar 7,4 meter dan 7 meter Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi Dan Informatika Kota Tegal Drs Khaerul Huda MSi

Aspale Jeglag-jeglug Yth om Rateg aku pan melu ngresula tolong disampekna nang Dinas PU Kota Tegal dalan nang jalan Gajah Mada ngarep Al Irsyad aspale jeglag-jeglug, akeh mobil lewat dastbore pada yarug aspal. Tolong jaluk diratakna. Mksh om rateg. (085842296433)

Tempat Karaoke YTH Walkot Tegal, Wawalkot, Anggota DPRD Kota Tegal dan Mahasiswa serta Dekan Ahli UPS. Mengenai Demo mahasiswa UPS menuntut ”Ditutupnya tempat karaoke” menjadi wacana politik kebijaksanaan peraturan Kota Tegal yang dg tegas memperbolehkan berdirinya tempat karaoke yang ditekankan pada pelayanan jasa hiburan semata. Ingat negara NKRI berdasarkan hukum ”DEMOKRASI PANCASILA” dan Kota Tegal bukan daerah otonom istimewa yg berhukum pada

AL~QUR’AN seperti Aceh/NAD. Jadi cobalah utk mengerti hukum dasar yg dipakai. Jadi belum tentu Wawalkotnya habaib, Tegal meniadakan tempat karaoke. Jgn suhudon dulu terhadap tempat karaoke. Cobalah introspeksi diri. Leonard (085741955642)

Perda Karaoke YTH: Dekan/Dosen dan Mahasiswa UPS. Tolong utk dozen/dekan ahli ilmu perpolitikan dan hukum UPS bimbinglah mahasiswanya, beri penerangan kedudukan PERDA perizinan tempat karaoke yg skrg. Sehingga mereka menyadari kedudukan permasalahannya dan beri mereka realita pelajaran perpolitikan bagaimana cara merefrendum status PERDA perizinan tempat karaoke hingga bisa memenangkan perkara dalam demo ”BATASI TEMPAT KARAOKE”. Diharapkan mereka sadar dan pandai dalam menerapkan ilmu perpolitikan dan hukum di UPS. Semoga UPS tetap berjaya dan mampu mencetak kader2 bangsa yg tangguh, cerdas dan bersih. Amien.,..! LEONARDS ANGGA DIRANA 085741955642

Jangan Sabtu UNTUK Radar Tegal : tolong dong berita/ngresula mengenai Peningkatan jl. A YANI Brebes dimuat pada hari-hari kerja, jangan hari Sabtu. Karena mungkin saja pada hari Sabtu ’semuanya’ tidak sempat baca koran karena sibuk mempercantik diri...rumah...serta mobil mereka. Maturnuwun. (081575058867)

SD Dipaksa Membeli Buku KPD Yth Dinas Pendidikan Kab Brebes. Kami SD se Kec Larangan dibuat resah dg adanya keharusan membeli buku tematik oleh CV Dhiya Mandiri yang min harus beli 5 utk kelas 1-3 paket dg harga Rp 2.300.000(dua juta tiga ratus ribu rupiah), sedangkan kalo untuk membeli buku dg mutu yang sama bisa untuk memenuhi kebutuhan siswa 1 sekolah. (081542168443)

Booming Karaokean PERMISI um.. lawas ora muncul kyeh pan melu nimbrung... kayong lagi boom-

ing wong pada bahas karaokean, diskotik.. Menurut aq (angger salah ya maaf) wajar2 bae lah wong jenenge kota berkembang daripada stres dgn pekerjaan butuh hiburan, sing penting ora merugikan org laen karo aja sakwudele dewek istilahe simbiosis mutualisme tp angger melanggar nurma karo hukum ya mending tempat kuwe ditutup bae.. Mtrnwun.. wassalam.. (085649205079)

Jalan Rusak UM Rateg, ikut ngresula. Semoga dibaca pemerintah. Jalan yang arahnya Balamoa ke timur atau arahnya yg ke Warureja, Parah sekali. Semoga cpt diperbaiki, mksh. (085842240601)

Aparat Kampanye OM Rateg aku pan melu ngresula. Priben yah nang desa Pedeslohor Adiwerna Tegal, wong ana calon lurah kampanye ko aparat desane pada melu grudag-grudug kampanye. Donge ta netral bae, kwe ta ora sesuai karo Pancasila dan UUD 1945. Ndelen pada introfeksi diri.. matur nuwun.. (085742209561)

Anda pernah merasa tidak puas dengan pelayanan publik? Anda pernah kecewa karena mendapatkan pelayanan yang tidak semestinya dari instansi tertentu? Layangkan perasaan anda ke rubrik Ngresula ini, via SMS ke 083861302125, email rateg2000@yahoo.com, surat ke Radar Tegal Jalan Perintis Kemerdekaan No. 32 Tegal. Tulis dengan bahasa yang sopan dan bisa menggunakan bahasa Tegal. Dapatkan kaos Ngresula, yang berisi SMS ngresula pilihan. Hanya Rp60.000/pcs.


ENTERTAINMENT

KAMIS 18 OKTOBER 2012

3

RADAR TEGAL

TELEPON PENTING 1. Pemadam Kebakaran

(0283) 325429

2. Pelayanan Gangguan PLN

(0283) 356371

3. Polresta Tegal

(0283) 356115

4. Rumah Sakit Umum Kardinah

(0283) 356067 / 341938

5. Pelayanan Gangguan PDAM

(0283) 356175 / 358316

6. Stasiun Besar Tegal

(0283) 353018

7. Terminal Bis Tegal

(0283) 354696 / 354695

Syahrini: Stop Urusin Pribadi Aku JAKARTA - Syahrini masih terus bungkam menguak penyebab kandasnya hubungan asmaranya dengan Bubu. Penyanyi kelahiran Sukabumi itu berharap media tidak lagi mengungkit hubungannya dengan Bubu. “Stop deh ngurusin urusan pribadi aku. Jangan terusterusan, Syahrini Bubu, Syahrini Bubu,” kata Syahrini saat ditemui di Studio RCTI Kebon Jeruk Jakarta Barat, Rabu (17/6). Ia meminta media lebih menyorot persoalan negara seperti busung lapar, atau kasus Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Polri yang menurutnya belum tuntas. “Rasa-rasanya urusan aku biar menjadi wilayah privasiku, sejak kapan dimana,” ungkap mantan pasangan duet Anang Hermansyah tersebut. Ia mengungkapkan cukup banyak persoalan negara yang harusnya lebih diangkat ke permukaan. Hal itu, k a t a Syahrini, l e b i h penting dibanding kehidupan pribadinya. “Orang enggak bisa masuk rumah sakit karena enggak punya uang, mau dikuburin juga enggak punya uang, yang mau sekolah enggak bisa sekolah, gelandangan masih merajarela, yang lapar masih banyak. Kita semua wajib nih merangkul hal itu, ketimbang bicara masalah pribadi,” jelasnya. (jpnn)

Hotel dan Hiburan Hotel Bahari Inn Tegal (0283) 343399 Hotel Karlita (0283) 358050 Orange Karaoke (0283) 322022 Riez Palace Hotel (0283) 353773, hunting (0283) 358978 Flash Family Karaoke & Cafe (0283) 321284 Ajam Goreng Spesial Lombok Idjo - Gerbang Mas Bahari Water Park Jl. DR. Wahidin - Pesurungan Lor

(0283) 341740

- Jl. Karanganyar No. 21A Kejambon (0283) 342331

(0283) 342330

- d’POSO resto

(0283) 6144277

Anggraeni Hotel

(0283)881011

Jl. Ahmad Yani No. 159 Ketanggungan - Brebes

AGENDA HOTEL HOTEL KARLITA Rabu dan Sabtu, Show DJ and Dancer Performance pukul 23.00-03.00 WIB di Zodiak Discotheque dan VIP Karaoke. HOTEL BAHARI INN Tegal - Setiap Hari Live Musik di Cafe Nelayan, Mulai Jam 19.00 WIB - Sabtu Happy Our di Musro Diskotik, Jam 20.00 - 03.00 WIB

RIEZ PALACE HOTEL - Senin sampai Sabtu Pick up service Gratis. Layanan antar jemput gratis setiap hari kerja. Dari atau ke Stasiun KA & Terminal Bus Tegal Spesial menu at abunawas resto “Afternoon Tea & Pick Up Service BUS PARIWISATA DEDY JAYA Teman Setia Dalam Perjalanan Lutfi Ghozali,SH : 085741888835 Ratno Robani,SH : 081391444447 / 0819 023 4444 7 Office: Jalan Raya Cimohong Bulakamba Brebes Phone : 0283 877668 : Fax: 0283 877 866

EMMA WATSON

Jarang Dekati Pria Inggris EMMA WATSON mengungkapkan, dirinya kerap kali menolak beberapa pria saat pertama kali bertemu. Namun,setelah lama berkenalan, dia merasa bahwa orang itu sangat berarti baginya. Bintang ‘Harry Potter’ ini mengakui, dia hampir tidak pernah bergaul dan mendekati pria Inggris. Menurutnya, pria Inggris selalu menjaga jarak dan agak berhati-hati jika dekat dengan wanita. Maka itu, wanita cantik ini tidak penah mendekatinya. “Pria Inggris itu memang sangat baik jika kita berkumpul bersamasama,” ungkap Emma ketika diwawancara Ellen DeGeneres. “Cara berpakaian mereka sangat baik dan sopan. Mereka juga bisa menjaga sikap. Tapi kalau dalam masalah berpacaran, mereka biasanya selalu cuek di bulan-bulan pertama. Aku sudah terbiasa dengan hal itu. Namun kemudian, dia akan menyadari keberadaanku. Aku pun juga begitu, lama-lama aku merasa dia sangat berarti yang akhirnya kita bisa melakukan hal apapun,” paparnya seperti dikutip Xinmsn, Rabu (17/10). Aktris ‘Perks of Being A Wallflower’ ini juga pernah punya pacar orang Amerika, dan sama-sama membingungkan baginya, khususnya dalam masalah selera alas kakinya. Bintang berusia 22 tahun yang sedang kuliah di Brown University ini mengatakan, ia sangat terkesan ketika diajak berkencan pertama kali saat datang ke kampus. “Mereka asyik dan sangat terbuka sekali. Tapi yang bikin aku terkejut, mereka hanya mengenakan sandal jepit. Saat itu aku merasa tidak tahu harus bilang apa. Apakah aku harus suka atau tidak,” serunya. (jpnn)

NICKY ASTRIA

Kolaborasi Mantan Suami Titi DJ JAKARTA - Lady rocker, Nicky Astria kembali meramaikan musik Indonesia. Penyanyi yang melejit lewat ‘Jarum-jarum Neraka’ itu berkolaborasi dengan Ovi, personel band rock RIF yang juga mantan suami Titi Dj. “Saya pikir kayaknya seru kalau kita kolaborasi daripada pengiring biasa. Bangga banget bisa kolaborasi dengan salah satu musisi besar Indonesia. Saya senang, karena enggak pedean,” tutur Nicky saat ditemui di Studio RCTI, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Rabu (17/10). Nicky dan Ovi merupakan dua musisi rock yang sama-sama berasal dari Jawa Barat. Makanya, Nicky tidak ada kesulitan kerjasama dengan Ovi. “Sama-sama orang Sunda, karena mereka sudah pengalaman jadi kerjasamanya enggak susah. Seru aja, nyambung, langsung,” akunya. Ovi sendiri menyatakan cukup nyaman berkolaborasi dengan Nicky Astria. (jpnn)

Mathias Muchus Jadi Bandit JAKARTA - Aktor senior Mathias Muchus mengaku sedang gemar mengenakan kupluk. Hal itu ia lakukan demi berakting di film terbarunya. “Karena masih ditahan-tahan supaya jangan dilihat dulu. Enggak sih, nanti kalau saatnya film ini mau di-launch, baru saya publikasikan,” ucap Mathias ditemui di peluncuran sinetron terbarunya, ‘Love In Paris’ di Plaza Indonesia, Jakarta Selatan, Selasa (16/10). Menurutnya, agar penampilannya berbeda di film terbarunya, ia sengaja melakukan perubahan pada bagian ke-

palanya. “Saya sendiri. Saya pribadi membentuk tokoh ini sedemikian rupa, sangat spesifik sekali. Bukan arahan dari sutradara, tapi inisiatif saya sendiri sebagai seorang pemain,” jelasnya. Di dalam film terbarunya nanti, Mathias berperan sebagai bandit dan perampok. Sayangnya, ia enggan membocorkan apa judul film terbarunya itu. “Berubah banget. Anda pasti enggak tahu siapa yang main. Tokoh-

HILLARY DUFF

Senang Jadi Ibu Muda HILLARY DUFF berharap teman-temanya dapat segera punya anak. Wanita berusia 25 tahun ini telah memiliki anak, Luca dari suaminya Mike Comrie. Luca saat ini sudah berusia hampir 7 bulan, dan Hillary sangat senang menjadi seorang ibu muda. Hillary mengakui, ini cukup berat karena dia dan temannya sudah dalam kondisi yang berbeda. “Aku merasakan sulit, karena tidak ada teman dekatku yang punya bayi seusia ku sekarang ini. Jadi aku memiliki

kondisi yang berbeda dengan teman-temanku. Tapi mereka senang bermain dengan Luca,” ujarnya kepada Parents, Selasa (16/10). Namun, dia mengakui ada sisi positifnya jika harus membangun sebuah keluarga di usia yang masih muda. “Aku punya energi, aku merasa hebat, dan aku tidak kesulitan saat hamil. Aku mau punya anak lagi, dan aku tidak sabar. Tapi aku tidak mau buru-buru, harus ada jeda waktunya,” terangnya.

Saat ini Hilarry tengah sibuk berusaha untuk menurunkan berat badannya, namun dia tidak merasa tertekan dengan kondisi ini. “Setiap hari ada saja fotografer yang mengikutiku. Kalian pasti bisa merasakan tekanan itu. Ini bukan soal aku melainkan soal ke selamatan bayiku. Padahal, terkadang aku keluar rumah hanya untuk beli kopi,” imbuhnya. (jpnn)

nya bandit dan perampok, namanya nanti aja deh. Rencana semula rilis di November 2012,” p u n g kasnya. (jpnn)

Vino-Marsha Nikah 20 Oktober JAKARTA - Kabar pernikahan Vino Giovanni Bastian dengan Marsha Timothy ternyata tak sekedar rumor. Keduanya berencana menggelar pernikahan pada di Jakarta pada 20 Oktober 2012. Pernikahan ini dibenarkan Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kebayoran Lama, Muhammad Z u h r i saat ditemui di kantornya jalan Jalan H. Saiman B u n t u Pondok

Pinang, Rabu (17/10). “Sampai hari ini enggak ada perubahan. Mereka memohon menikah pada tanggal 20 Oktober, akad nikah pada sore hari jam 15.00 WIB,” kata Muhammad Zuhri. Keduanya resmi mendaftar menikah pada tanggal 16 Oktober dengan nomor berkas 1723/R/2012. “Itu nomor pendaftaran per tanggal 16 Oktober 2012. Mereka diwakili utusannya,” jelas Zuhri. Status mereka saat mendaftar adalah jejaka dan perawan. Keduanya juga samas a m a muslim. “Iyalah h a r u s muslim,” tegasnya. (jpnn)

RIHANNA

Impikan Punya Pacar Pemberani RIHANNA, penyanyi berusia 24 tahun yang cukup banyak memiliki pengalaman di dalam kehidupan cintanya, ternyata sangat menginginkan seorang pria yang punya keberanian tinggi untuk bisa mendekati dirinya. Karena, dia sangat ingin bersenang-senang ketika sudah berpacaran. “Aku senang sekali kalau pergi kencan. Apakah kamu tidak berpikir demikian? Aku seorang wanita, muda, bersemangat, dan aku suka bersenang-senang,” serunya. “Tidak usah tanya lagi. Percaya saja padaku. Aku menunggu seorang laki-laki yang cukup percaya diri dan berani bekomitmen denganku,” kata pelantun ‘Umbrella’ ini. Seperti dilansir Xnmsn, Rabu (17/10), meskipun kisah cintanya tidak semulus yang dibayangkan, Rihanna kini dikabarkan telah kembali dekat dengan mantan pacarnya, Chris Brown. Rencananya, pasangan ini akan mengumumkan hubungan mereka pada saat Rihanna merilis album barunya ‘Unapologetic’ pada bulan November 2012 mendatang. C h r i s yang sempat ditahan ka-

rena melakukan kekerasan kepada Rihanna pada Februari 2009 lalu juga mengakui hanya cocok dengan wanita tipe tertentu, yakni seperti Rihanna. (jpnn)


OLAHRAGA

4

KAMIS 18 OKTOBER 2012

RADAR TEGAL

BUNGKAM DENMARK

Klose

Seperti Melawan 22 Pemain BERLIN - Pelatih Jerman Joachim Loew dibuat speechless seusai laga di Olympiastadion kemarin. Loew masih tak percaya anak asuhnya membiarkan para pemain Swedia mencetak empat gol beruntun dalam 28 menit terakhir untuk menggagalkan kemenangan Jerman setelah leading 4-0. Ya, siapapun mungkin merasa apabila Die Mannschaft “ sebutan Jerman “ bakal menang telak setelah Mesut Oezil mencetak gol keempat pada menit ke-56. Gol yang melengkapi torehan dua gol Miroslav Klose dan sebiji gol Per Mertesacker di babak pertama. Tapi, Swedia yang kalah agregat 0-5 dalam dua pertemuan terakhir di kandang Jerman tersebut seperti mendapat suntikan energi baru seusai tertinggal. Alhasil, Zlatan Ibrahimovic, Mikael Lustig, Johan Elmander, sampai Rasmus Elm silih berganti mengoyak gawang Manuel Neuer dan membungkam 72 ribu pendukung tuan rumah termasuk Kanselir Jerman Angela Merkel dan Perdana Menteri Fredrik Reinfeldt. Yang lebih menyakitkan, gol terakhir yang memastikan skor imbang 4-4 itu tercipta di menit ketiga injury time. “Saya shock. Jujur, sepuluh menit setelah pertandingan, saya tidak bisa berkata apa-apa. Saya sama sekali tidak memiliki penjelasan atas apa yang baru saja terjadi,” kata Loew kepada AFP. “Ketika Anda unggul 4-0 lalu berakhir 4-4, sudah pasti Anda melakukan kesalahan. Dan, kesalahan yang kami lakukan sangat banyak. Kami kehilangan konsentrasi,” sahut kapten Jerman Philipp Lahm yang bersama rekannya menerima boo dari fans seusai laga itu. Gelandang Jerman Bastian Schweinsteiger sedikit bersuara keras. Bintang Bayern Munchen itu mengritik beberapa pemain yang malas berlari. “Pertandingan tadi (kemarin, Red) sungguh sangat memalukan. Ada 2-3 pemain yang tidak banyak berlari menyelamatkan lini pertahanan. Saya pun tidak akan memedulikan apa yang media dan publik akan bicarakan tentang pertandingan ini,” tutur pemain yang kini mengoleksi 97 caps tersebut seperti dilansir ARD. Lalu, apa kunci sukses Swedia sehingga mampu mencetak empat gol balasan ? Ibrahimovic mencoba memberi jawaban. Kapten Swedia itu mengatakan, sebelas pemain Blagult “ sebutan Swedia - yang tampil di babak pertama sangat berbeda dengan di babak kedua. “Saya tidak tahu apakah hal ini bisa dijelaskan atau tidak, tapi seperti ada 22 pemain dalam tim kami. Di babak pertama, kami mungkin terlalu takut dan terlalu memberi respek kepada Jerman,” jelas bomber Paris Saint-Germain itu kepada Reuters. Pelatih Swedia Erik Hamren memberi tambahan. “Jika Anda pecudang, Anda mungkin akan pulang ke rumah setelah babak pertama. Tapi, kami tetap melawan di babak kedua. Saya sangat bangga kepada para pemain karena tak seorang pun dari kami yang percaya kami akan mendapatkan hasil setelah tertinggal 0-3 di babak pertama,” urainya di stasiun televisi Kanal 5. Bagi Jerman, hasil seri di matchday keempat kualifikasi Piala Dunia 2014 zona Eropa kemarin tidak mengusik posisi mereka sebagai pemuncak klasemen sementara grup C. Die Mannschaft tetap bertakhta dengan 10 angka atau terpaut tiga angka dari Swedia yang baru bermain tiga kali. Namun, kegagalan meraih tiga angka praktis menghentikan catatan seratus persen Jerman dalam 13 pertandingan kualifikasi terakhir (Piala Dunia dan Euro). Sedikit kegembiraan dari Jerman datang dari Klose. Dua golnya kemarin membawa bomber 34 tahun itu sudah mengoleksi 67 gol bagi Jerman. Itu hanya selisih satu gol dengan top scorer sepanjang masa Jerman, Gerd Mueller. (dns/bas)

MILAN - Italia nyaman di pucuk klasemen Grup B kualifikasi Piala Dunia Brasil 2014 zona Eropa, usai mengandaskan Denmark 3-1 di San Siro, Rabu (17/ 10) dini hari WIB. Gol Riccardo Montolivo, Danielle De Rossi, dan Mario Balotelli hanya mampu dibalas sebiji melalui William Kvist. Memulai laga tanpa diperkuat Gianluigi Buffon, Italia sempat tertekan di menit-menit awal. Beberapa kali Denmark melancarkan serangan yang hampir mebobol gawang Italia yang kali ini dikawal Morgan De Sanctis. Bermain di kandang membuat Gli Azzurri lebih ngotot mengejar kemenangan. Hasilnya, Andrea Pirlo dkk. mampu unggul pada menit ke-33 setelah Montolivo melepaskan tendangan keras dari jarak 16 meter. Berselang empat menit, tepatnya pada menit ke-37, De Rossi memperlebar keunggulan Italia menjadi 2-0. Menjelang babak pertama usai, Italia dikagetkan ledakan Tim Dinamit yang berhasil memperkecil kedudukan usai Kvist pada menit ke-45 membobol gawang De Sanctis. Babak pertama berkesudahan 2-1. Di babak kedua, baru memasuki menit 46 Italia harus bermain dengan 10 orang usai Pablo Daniel Osvaldo mendapat kartu merah. Namun, Denmark tak mampu memaksimalkan keunggulan jumlah pemain. Alih-alih mencetak angka untuk mengejar defisit gol, malah anak asuh Cesare Prandelli yang berhasil mencetak gol ketiga yang mengunci kemenangan usai sodokan Balotelli pada menit ke-54

menaklukkan kiper Denmark yang dikawal Stephan Andersen. Kemenangan ini membuat Italia makin nyaman di puncak klasemen Grup B dengan poin 10, unggul empat angka dari peringkat dua, Bulgaria yang baru mengumpulkan enam poin. Lalu disusul Republik Ceko di peringkat tiga yang mengoleksi lima biji poin, serta Armenia di posisi empat dengan tiga poin. Denmark sendiri terpaku di urutan lima dengan dua poin. Hasil sekali kalah dan dua kali imbang. Lalu di posisi buncit ada Malta tanpa poin. Sementara, Cesare Prandelli mengaku sangat terkesan dengan permain yang diperlihatkan anak asuhnya pada pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2014 keempat mereka. Meski Pablo Osvaldo harus menerima kartu merah, Prandelli mengataan seara keseluruhan permainan Italia telah berkembang. Pelatih berusia 55 tahun ini juga secara khusus memberi pujian kepada striker Mario Balotelli. “Kami sempat menemukan beberapa kesulitan karena Denmark bermain menekan. Kemudian Italia mampu memainkan permainan yang sangat baik di 20 menit akhir babak pertama. Meski bermain dengan 10 pemain, kami mampu mengatur ritme pertandingan, Saya rasa para pemain telah memperlihatkan semangat besar sebagai tim yang hebat,” kata Cesare Prandelli pada konferensi pers usai pertandingan.

Laga Inggris Mundur Sehari WARSAWA - Hujan lebat yang menggenangi lapangan di Stadion Narodowy memang menyebabkan duel Polandia versus Inggris mundur sehari. Laga yang sedianya dimainkan kemarin dini hari WIB (17/10) itu akhirnya dimainkan dini hari tadi WIB (18/ 10). Tapi, kubu Inggris mengklaim force majeure bukan sebagai alasan utama tertundanya laga. Human error juga ikut andil. Yakni, kelalaian dari pihak tuan rumah, khususnya panpel dari stadion yang menjadi venue pertandingan pembuka Euro 2012 itu. Di antaranya, panpel mengabaikan ramalan cuaca akan turun hujan saat hari H pertandingan. Panpel kabarnya beralasan hujan tidak akan turun dengan lebat sehingga membiarkan atap stadion yang untuk renovasi Euro menelan biaya GBP 400 juta (Rp 6,15 triliun) itu tetap terbuka sejak hujan mulai turun siang harinya. Seiring atap stadion terbuat dari bahan terpal, menutupnya di tengah hujan turun juga tidak akan menolong. . Pelatih Inggris Roy Hodgson juga mengritik pengelola stadion karena malas memotong rumput atau hanya sekali dalam seminggu. Hodgson sekaligus mewakili suara kekecewaan fans Inggris yang sudah pasti melewatkan laga karena tidak mungkin mengubah jadwal penerbangan pulang. “Yang menggelikan, ketika semua penonton telah meninggalkan kursinya,” urainya. (dns)

Hodgson

Ingin Pensiun di Maracana LONDON - Piala Dunia (PD) 2014 bakal jadi momen terakhir Howard Webb di lapangan hijau. Ya, wasit kontroversial asal Inggris tersebut mengatakan bahwa dirinya ingin gantung peluit di Brasil. Webb saat ini termasuk dalam daftar 52 wasit yang akan menjalani seleksi untuk memimpin laga PD 2014. Webb yang memimpin partai final PD 2010 di Afrika Selatan (Afsel) itu memiliki alasan khusus ingin pensiun di Brasil. Yakni, karena wasit yang identik dengan kepala plontos itu ingin tampil di Estadio do Maracana, venue utama PD 2014. “Ketika memimpin pertandingan final sepak bola pantai di Brasil tahun lalu, saya sempat melihat-lihat Maracana yang tak ubahnya sebuah bangunan katedral indah dalam dunia sepak bola,” kata Webb seperti dilansir Daily Mail. “Setelah saya memperoleh keberuntungan pergi ke stadion-stadion hebat di seluruh penjuru Eropa, saya pun ingin memperoleh kesempatan serupa di venue yang satu itu (Maracana, Red),” sambung wasit kelahiran Yorkshire 41 tahun lalu tersebut. Hanya, Webb tidak terlalu terobsesi untuk memimpin laga final PD Brasil yang memang digelar di Maracana. Sebab,

selain diplot untuk babak puncak, stadion berkapasitas hampir 77 ribu penonton di Rio de Janeiro tersebut juga menggelar empat laga di fase grup, satu laga babak 16 besar, dan satu laga perempat final. PD Brasil sekaligus menjadi kesempatan terakhir Webb tampil di PD. Itu terkait dengan aturan FIFA apabila batas maksimal usia wasit PD adalah 45 tahun. “Memang indah memimpin di final PD 2010, tapi bisa berpartisipasi di PD 2014 sudah sangat spesial. Saya juga merasa beruntung telah terlibat dalam tujuh turnamen sebelumnya, termasuk sekali PD (2010) dan dua kali Euro,” jelas Webb yang menjadi satu dari dua kandidat wasil asal Inggris selain Mark Clattenburg itu. Sekalipun berpengalan memimpin laga-laga besar, termasuk final PD

Sang pelatih terlihat sangat puas ketika menyatakan timnya bermain dengan fokus dan mampu mempertahankan determinasi tinggi di lapangan. “Sekali lagi, para pemain memperlihatkan sesuatu yang brilian dan fokus tinggi pada pertandingan,” ujarnya. (aam)

2010, Webb tak luput dari kritik. Di Afsel misalnya. Mantan pensiunan sersan polisi di Inggris itu

Howard Webb

mencatat rekor jumlah kartu Piala Dunia alias merogoh total 15 kartu (kuning maupun merah) dari sakunya sepanjang turnamen. (dns)

Riccardo Montolivo


KAMIS 18 OKTOBER 2012

NASIONAL

5

RADAR TEGAL

Ribuan Perangkat Desa Tuntut Upah Sesuai UMK SEMARANG Dua Motor Digasak Maling SEMARANG - Pelaku pencurian sepeda motor (curanmor) masih terus saja bergentayangan di Kota Semarang. Kemarin, setidaknya dua sepeda motor dilaporkan hilang di lokasi berbeda. Modus pelaku sama, yakni dengan menggunakan kunci palsu dan mencari kelengan korbanya. Nasib apes dialami Agus Budi Santosa, 25, warga Jalan Tumpang RT 2 RW 9, Gajahmungkur. Motor Honda Mega Pro warna hijau bernopol K 2058 GA miliknya digasak maling saat diparkir di teras Rabu (17/ 10) dini hari. Pelaku pencurian beraksi saat sang empunya sedang terlelap dalam tidur. Agus sendiri mengaku sudah mengunci kendaraanya sebelum ditinggal istirahat. “Saya masuk rumah dan meninggalkan motor Selasa (17/10) sekitar pukul 21.30,” katanya saat melapor. Setelah yakin terkunci, Agus masuk ke dalam rumah. Tanpa merasa khawatir Agus pun terlelap dalam tidur. Pagi hari saat terbangun betapa kaget saat keluar dari rumah. “Kaget, ternyata motor sudah hilang. Padahal sebelumnya sudah saya kunci,” imbuhnya. Nasib serupa dialami Nunik Erlina (28), warga Genuksari Atas No 15 RT 3 RW 9, Tegalsari, Candisari. Motor Kawasaki Ninja bernopol H 4844 WZ miliknya dibawa kabur saat dipakai berkunjung di rumah temannya di Jalan Parangsapto II No 3 Tlogosari, Pedurungan Selasa (16/10) sekitar pukul 20.45. Nunik mengaku awalnya bersama keluarganya datang ke lokasi sekitar pukul 19.30. Kedatanganya untuk bersilaturrahmi karena sudah lama tidak berjumpa. “Saya masuk ke dalam rumah, semua kendaraan sudah dalam keadaan terkunci,” akunya. Selang 30 menit kemudian, ia berniat pulang. Namun begitu keluar rumah, ia kaget mendapati kendaraannya sudah raib. “Tidak mendengar suara apa-apa, padahal hanya ditinggal sebentar,” katanya. (fth)

SiswaTawuranakanDitindakTegas SEMARANG - Cukup maraknya aksi tawuran siswa menjadi perhatian pihak kepolisian. Untuk mencegah, pihak polisi ataupun sekalah harus memberikan sanksi tegas. Apalagi tawuran pelajar dalam beberapa tahun terakhir kerap terjadi, tak terkecuali di Kota Semarang. Kapolsek Semarang Selatan AKP Bayu Suseno mengaku akan menindak tegas pelajar yang terlibat tawuran. Sebab ketentunya hukum sudah jelas. Seperti dalam Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan atau Pasal 170 tentang pengeroyokan. “Atau jika tawuran menyebabkan ada korban yang meninggal jelas bisa dikenakan saknsi tegas. Karena kasus pidana semuanya sudah ditentukan hukumannya,” katanya. Untuk antisipasinya, tambah Bayu, pihak sekolah ataupun keluarga harus ikut berperan aktif. Pihak sekolah bisa lebih tegas dan harus memberikan sanksi bagi siswanya yang terlibat tawuran. Tujuanya untuk memberikan efek jera, agar tidak mengulanginya dikemudian hari. “Mungkin jika sudah sering terlibat, sekolah bisa mengeluarkan siswanya. Sikap tegas itu agar memberikan efek jera baik bagi pelaku atau siswa lainnya,” imbuhnya. Berbagai faktor bisa menyebabkan aksi tawuran pelajar. Di antaranya, sikap untuk menunjukan jati diri atau sekedar ikut ajakan beberapa temanya. Berkaca dari itu, sekolah harus mampu mengetahui kejiwaan anak didik dan mengerahkannya. Sehingga, tawuran antar siswa bisa dicegah dan diarahkan ke berbagai aktifitas positif. “Kami sudah mulai mengadakan sosialisasi di beberapa sekolah untuk mengatasi hal itu. Senin (15/10) kemarin, kami memberikan sosialisasi di SMA Islam Sultan Agung 1, dan ini akan dilanjutkan di sekolah-sekolah Kota Semang,” katanya. (fth)

Eksekusi Untung Wiyono Tertunda SEMARANG - Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Semarang sampai sekarang belum menerima salinan putusan Mahkamah Agung (MA) atas kasasi Untung Sarono Wiyono Sukarno. Padahal putusan kasasi MA sudah turun sejak 18 September lalu. Mantan Bupati Sragen itu dijatuhi pidana 7 tahun penjara. Sebelumnya, di tingkat Pengadilan Tipikor Semarang, Untung diputus bebas. “Belum. (salinan) Putusan kasasi dari MA belum kami terima,” kata Juru Bicara Pengadilan Negeri (PN) Semarang Togar di kantornya, kemarin. Ia mengaku, sudah menanyakan kepada panitera MA yang menangani kasasi Untung Wiyono melalui telepon. Namun belum ada kepastian, sehingga Pengadilan Tipikor hanya bisa menunggu salinan putusan tersebut untuk segera dikirim. “Kami hanya bisa menunggu saja salinan putusan MA. Sebab, kami tidak punya kewenangan mendesak MA,” tuturnya. Dengan belum turunnya salinan putusan MA ini, Pengadilan Tipikor Semarang tidak bisa memerintahkan kejaksaan melakukan eksekusi terhadap Untung Wiyono. Yakni, berupa pemidanaan sebagaimana putusan MA. Seperti diketahui, MA menjatuhkan pidana penjara selama 7 tahun atas perkara korupsi APBD Sragen 2003-2010. Selain pidana badan, Untung juga dijatuhi pidana denda Rp 200 juta subsidair 6 bulan penjara. Majelis hakim kasasi MA yang dipimpin Hakim Agung Artidjo Alkostar dengan hakim anggota Leopold Hutagalung dan Surachmin juga menjatuhkan hukuman tambahan berupa pengembalian uang pengganti senilai Rp 11 milar subsidair kurungan penjara selama 5 tahun. Kepala Biro Hukum dan Humas MA Ridwan Mansyur sebelumnya menyatakan, perkara Untung tercatat sebagai pengajuan kasasi oleh Kejati Jateng dengan nomor perkara 1361/Pid.Sus.K/2012. Hal memberatkan putusan adalah Untung dinilai telah menikmati uang hasil korupsi sebesar uang pengganti Rp 11 miliar. (bud/aro/ce1)

UNGARAN - Ribuan anggota Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Kabupaten Semarang, Rabu (17/10) pagi, pukul 10.00, menggeruduk rumah dinas Bupati Mundjirin di Jalan A. Yani, Ungaran, Kabupaten Semarang. Mengendarai ratusan motor dan mobil, ribuan perangkat desa berkonvoi dari stadion Wujil menuju rumah dinas bupati. Dalam aksinya, mereka menuntut tunjangan sebagai perangkat desa, ditingkatkan sesuai upah minimum kabupaten (UMK). Namun, upaya bertemu dengan Bupati Mundjirin gagal. Sebab, pagi kemarin, Bupati Mundjirin sedang berada di Pringapus untuk kunjungan dinas. Para perangkat desa terus berorasi dan mengancam akan menduduki kantor bupati jika belum mendapatkan jawaban atas tuntutan mereka. Sekitar pukul 13.00, Bupati Mundjirin datang untuk berdialog dengan perwakilan perangkat desa. Unjuk rasa sempat memanas, karena ribuan perangkat desa berusaha merangsek masuk ke ruangan dialog. Beruntung anggota Polres Semarang berhasil menghalau massa. Usai berunjuk rasa di

PRISTYONO/RADAR SEMARANG

TUNTUT KELAYAKAN UPAH - Ribuan perangkat desa di Kabupaten Semarang menggeruduk rumah dinas Bupati Mundjirin, menuntut kelayakan upah.

rumah dinas bupati, massa menggeser aksinya ke kantor DPRD Kabupaten Semarang. “Total ada 2.600 perangkat desa di Kabupaten Semarang. Ini hanya separo kekuatan yang

hadir di sini. Sisanya, harus memberikan pelayanan kepada masyarakat. Kedatangan kami untuk menagih janji saat kampanye bupati yang akan menaikkan tunjangan perangkat

desa. Faktanya, kenaikan hanya Rp 25 ribu per bulan,” kata Ketua PPDI Kabupaten Semarang, Muhammad Abib. Abib mengatakan, tuntutan para perangkat desa adalah

kenaikan tunjangan yang nilainya sama dengan pegawai negeri sipil (PNS) atau tenaga honorer. Selama ini, uang tunjangan diterima per enam bulan sekali. Pada 2003, nilai tunjangan sebesar Rp 37.500/bulan. Mulai naik pada 2006 menjadi Rp 80.000/bulan. Pada 2009, menjadi Rp 500.000/bulan. Selanjutnya, pada 2012, masa kepemimpinan Bupati Mundjirin dinaikkan Rp 25.000. Sehingga total tunjangan yang diterima Rp 525.000/bulan. “Kami minta kesejahteraan perangkat disamakan dengan yang lainnya, minimal sesuai UMK. Kalau tuntutan kami tidak dipenuhi, kami akan ajukan mosi tak percaya dan akan kami boikot, termasuk menolak penarikan pajak di tingkat desa. Kami juga akan minta dewan melakukan bedah anggaran untuk mengetahui kemampuan keuangan daerah,” tuntut Abib. Bupati Mundjirin dalam dialog dengan perwakilan perangkat desa mengatakan, pihaknya menampung tuntutan PPDI yang akan ditindaklanjuti dengan mengusulkan ke Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kabupaten Semarang. (tyo/isk/ ce1)

Kecam Kekerasan Wartawan Don Optimistis Dapat Rekom SEMARANG - Aksi kekerasan anggota TNI terhadap seorang jurnalis Riau Pos, Didik saat mengambil gambar bangkai pesawat Hawk-200 yang jatuh di Pandau, Kabupaten Kampar, Riau mendapat kecaman keras. Didik mendapatkan perlakuan pemukulan dan kamarenya dirampas saat mengambil gambar, Selasa (16/10). Kemarin, puluhan Jurnalis Semarang menggelar aksi solidaritas di bundaran eks videotron Jalan Pahlawan Semarang. Mereka mengecam aksi kekerasan yang dilakukan anggota TNI terhadap awak jurnalis. Dengan membawa berbagai spanduk, puluhan jurnalis berjalan sambil menutup mulut. Semua itu dilakukan untuk menggambarkan kebebasan pers yang sudah hilang. Terbukti, dengan adanya kekerasan dan upaya TNI untuk menghalang-halangi jurnalis

saat mencari berita. Tidak hanya itu. Awak jurnalis juga melakukan teatrikal. Mereka menggambarkan bagaimana seorang anggota TNI melakukan kekerasan kepada wartawan Riau Pos. Ditendang, dicekik dan dirampas kameranya. Selain itu, mereka menanggalkan kamera, kartu pers, pena dan berbagai peralatan yang dibawanya. Seorang Jurnalis Semarang, Arif Slam Nugroho dengan tegas mengecam aksi kekerasan terhadap jurnalis. Apalagi aksi serupa sudah seringkali terjadi dan pelakunya anggota TNI. ”Pelaku kekerasan harus ditindak tegas, jangan sampai kejadian seperti itu terulang kembali,” katanya. Kekerasan kepada Jurnalis jelas merupakan bentuk pengekangan terhadap kerja jurnalis, padahal keberadaanya sudah dilindungan Undang Undang 40

Tahun 1999. Masih adanya kekerasan jurnalis membuktikan masih minimnya pemahaman penegak hukum, alat negara dan masyarakat terhadap fungsi dan peran jurnalis di tengah masyarakat. ”Padahal jurnalis mencari fakta dan berita dilapangan untuk kepentingan publik. Jika mereka dihalang-halangi tentu dengan sengaja mematikan tugas jurnalis,” tegasnya. Seperti diketahui jurnalis Riau Pos, Didik, dicekik anggota TNI AU saat mengambil gambar bangkai pesawat Hawk200 yang jatuh di Pandau, Kabupaten Kampar, Riau pada Selasa (16/10) kemarin. Saat mengambil gambar bangkai pesawat tiba-tiba ia ditendang anggota TNI. Tidak hanya itu, Didik dicekik dan dipukul. Sementara kameranya dirampas seorang anggota TNI lainya. Alasan TNI melakukan itu untuk melindungi barang bukti. (fth)

SEMARANG - Persaingan antar-bakal calon gubernur (bacagub) di internal PDIP disebut-sebut mengerucut pada dua nama. Kedua figur yang bersaing meraih restu Megawati Soekarnoputri adalah Bupati Sumedang Jawa Barat Don Murdono dan anggota DPR RI, Ganjar Pranowo. Rencananya, DPP PDIP akan menurunkan rekomendasi pada akhir tahun ini. Sebelum rekomendasi turun, partai akan melakukan survei terhadap 20 nama yang sudah mendaftar. Salah satunya, Don Murdono. Kepada wartawan, Don mengaku optimistis akan mendapat rekomendasi dari DPP PDIP. “Pilgub Jateng sangat strategis. Tentu partai tidak akan sembarangan memilih figur siapa yang bakal diusung, berkaca pada hasil rakernas PDIP di Surabaya akhir pekan lalu. PDIP memasang target

merebut semua pilgub di Jawa dan saya siap memenangkan PDIP,” ujar Don Murdono saat ditemui di kediaman keluarga besarnya di kawasan Cangkiran, Mijen, kemarin malam. Kakak kandung Ketua DPD PDIP Jateng (nonaktif) Murdoko itu mengatakan, yang ditargetkan DPP PDIP, merupakan hal wajar. Partai ingin merebut kekuasaan melalui jalan konstitusional, yakni melalui pilkada. Jateng sebagai provinsi besar di Indonesia dan telah lama menjadi basis terkuat kaum nasionalis, tak akan dilepaskan begitu saja. “Ini kesempatan PDIP untuk mempertahankan dominasinya di Jateng,” katanya. Jika PDIP mengusung kader sendiri dan memenangi pilgub, tentu bakal jadi nilai plus bagi partai saat menghadapi laga berikutnya: pemilu legislatif dan pilpres 2014. (zal/isk/ce1)

Melongok Bank Mini SMP Islam Terpadu PAPB Semarang

Pegawainya Para Siswa, Buka Seminggu Sekali Lembaga perbankan biasa dikelola oleh orang dewasa. Tapi bank mini di SMP Islam Terpadu PAPB Semarang ini dijalankan oleh para siswa. Seperti apa? RIKA FUTRI ADELIA, Palebon DI salah satu ruangan di sekolah yang berada di bilangan Jalan Panda Barat, Palebon, Pedurungan, tampak sejumlah siswa berseragam rapi tengah melayani nasabah yang hendak menabung. Ruangan tersebut di-setting layaknya kantor bank. Ada kursi antrean nasabah, papan nama petugas di atas meja kerja, serta posterposter ajakan menabung.

Ya, begitulah aktivitas bank mini yang dikelola siswa SMP Islam Terpadu PAPB. Praktis, kini para siswa yang ingin menabung maupun ambil uang tabungan tidak perlu repot pergi ke bank. Cukup di sekolah saja, semua transaksi perbankan bisa terlayani dengan baik layaknya bank umum. Hanya yang membedakan, ruang lingkup operasi bank dikhususkan untuk warga sekolah setempat, meliputi siswa, guru, dan karyawan. Yang menarik, semua petugas bank dilakukan oleh para siswa sendiri. Mulai bagian customer service, teller hingga sekuriti. “Ini dalam rangka melatih pendidikan perbankan dan keuangan pada anak, khususnya pembelajaran tentang uang dan bank,” jelas Direksi Bank Mini PAPB Purwi Hastuningsih.

RIKA FUTRI ADELIA/RADAR SEMARANG

PROFESIONAL - Sejumlah pegawai bank mini SMP Islam Terpadu PIPB saat melayani nasabah.

Ia menambahkan, pola kecil dari latihan menabung ini adalah merupakan implementasi

pendidikan karakter. Di antaranya, nilai kejujuran, hemat, disiplin, adil, kreatif dan ber-

tanggung jawab, serta kreatif dalam pengelolaan keuangan. “Jadi, siswa tahu bahwa menabung adalah cara menarik untuk mengelola keuangan sesuai dengan kegunaannya. Sehingga, tidak asal suka lalu dibeli, tetapi tepat menghemat dan mengelola keuangan demi masa depan lebih baik,” paparnya. Purwi Hastuningsih menjelaskan, untuk pengoperasian bank mini ini, siswa terlebih dahulu mengikuti pelatihan yang diselenggarakan oleh pihak bank yang digandeng sekolahnya. Prosesnya dimulai saat dewan direksi bank yang terpilih dari guru mapel IPS melakukan perekrutan ”pegawai” dengan terlebih dahulu membuka lowongan lengkap dengan syarat dan ketentuannya. (*/aro/ce1)


OLAHRAGA

6

KAMIS 18 OKTOBER 2012

RADAR TEGAL

BERHARAP PADA KARAKTER SEPANG KUALA LUMPUR - Musim lalu jadi musim terburuk bagi Valentino Rossi di kelas premier grand prix balap motor. Di musim pertamanya bersama Ducati,

MARKIS KIDO/ALVENT YULIANTO dia mengakhiri musim dengan hanya berada di peringkat ketujuh. Tahun ini, finis di posisi yang sama coba dihindarinya. Saat ini Rossi masih berada di posisi keenam. Dengan koleksi 137 poin, dia tertinggal tujuh poin dari peringkat kelima, Alvaro Bautista (Honda Gresini). Pesaing di bawahnya, Cal Crutchlow (Yamaha Tech 3), hanya tertinggal dua poin dari Rossi. Sebelum MotoGP Jepang pekan lalu, Rossi masih berada di posisi kelima. Namun, podium yang didapatkan Bautista di Motegi, dan Rossi hanya berada di posisi ketujuh, memberi bautista kenaikan peringkat di klasemen. Jika Ducati gagal menyediakan motor yang kompetitif, bukan sesuatu yang sulit Rossi akan turun peringkat lagi. Akhir pekan ini, Ducati datang ke Sirkuit Sepang, Malaysia, dengan mengusung harapan besar untuk bisa meraih hasil yang lebih baik. Tapi, tim yang bermarkas di Bologna itu belum berani memastikan target yang bisa dicapai. Sepang merupakan salah satu sirkuit yang menjadi favorit untuk uji coba musim dingin. Nah, setelah

Kido-Alvent Tembus Babak Utama ODENSE - Markis Kido/ Alvent Yulianto akhirnya berhasil melenggang ke babak utama Denmark Super Series Premier 2012. Itu setelah mereka berhasil mengalahkan pasangan tuan rumah dalam babak kedua kualifikasi di Odense Sports Park, kemarin (17/10). Pasangan merah putih tersebut menang atas pasangan Kasper Antonsen/Nikolaj Overgaard (Denmark) dengan dua game langsung 21-15, 21-12. Dalam pertandingan babak utama yang dimulai hari ini (18/10), Kido/Alvent belum mendapatkan lawan yang berat di atas kertas. Mereka akan berhadapan dengan ganda yang sama-sama lolos dari babak kualifikasi, Biao Chai/Nan Zang (Tiongkok). Sebelumnya Chai/Zang berhasil lolos ke babak utama

setelah mengalahkan Patrick Lundqvist/Jonathan Nordh (Swedia), 21-8, 21-13. Pasangan ganda putra Indonesia lainnya, Yonathan Suryatama Dasuki/Hendra Aprida Gunawan juga berhasil menembus babak utama. Itu setelah pasangan ini berhasil dipaksa bermain rubber game melawan unggulan tiga di babak kualifikasi, Anders Kristiansen/Anders Skaarup Rasmussen, 21-16, 20-22, 21-19. Dengan hasil ini, di babak utama terdapat lima pasangan ganda putra Indonesia yang siap beraksi di babak utama. Tiga pasang lainnya sudah langsung lolos pada babak utama. Mereka adalah Bona Septano/ Afiat Yuris Wirawan, Angga Pratama/Ryan Agung Saputra, dan Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan. (ovi)

Kalah Lagi, Lakers Tunggu Howard ANAHEIM - Tanda tanya besar melingkupi kubu Los Angeles lakers seputar kesiapannya menjelang musim baru NBA. Empat laga preseason yang sudah mereka jalani tak menunjukkan kualitas Lakers sebagai salah satu kandidat juara. Di empat game itu, semuanya berujung pada kekalahan. Kekalahan keempat mereka dapatkan kemarin (17/10) WIB, saat menghadapi Utah Jazz di Honda Center, Anaheim. Lakers menyerah 80-114. Itu adalah kekalahan kedua mereka dari Jazz, setelah tiga hari sebelumnya juga mengalami kekalahan di Staples Center. Kekalahan tersebut, lagi-lagi belum membuat Lakers khawatir. Pelatih Mike Brown bahkan berujar tak terlalu cemas meski jika tak mendapatkan satu pun kemenangan di laga preseason yang sudah dijad-walkan. Pernyataan tersebut juga mendapatkan dukungan dari para pilarnya. Dari empat game tersebut, Brown memang belum menurunkan semua kekuatan terbaiknya. Center Dwight Howard yang direkrut dari Orlando Magic belum sekali pun diturunkan di preseason. Kobe Bryant, Pau Gasol dan Steve Nash, juga belum mendapatkan menit bermain yang banyak secara bersama di lapangan.

Selain tak menurunkan Howard, untuk laga kemarin, Brown mengistirahatkan Gasol. Dia beralasan Gasol mengalami sedikit kelelahan setelah musim panas yang sibuk. Keputusan dan alasan yang sama juga diambil Brown kala mengistirahatkan Bryant pekan lalu. Sementara pertanyaan muncul seputar absennya Howard. Sang pemain selalu bersama tim saat preseason dan selalu hadir di latihan. Howard juga mengakui tak lagi merasakan sakit pada punggungnya yang baru sembuh dari cedera. “Semoga kami bisa mendapatkan kehadiran Dwight di lapangan dan bermain bersama. Makin sering kami melakukannya, makinbaik pula kami menjalani musim depan. Di latihan, kami melakukannya dengan baik. Itu yang terpenting, tampil dan main bersama,” kata Bryant. Kubu Lakers berkali-kali mengungkapkan mereka butuh waktu untuk membangun tim di sekitar Howard. Dalam latihan, Howards terlihat sudah nyaman dengan strategi offense yang diterapkan. Howard pernah menegaskan, tak akan bermain hingga dia merasa benar-benar sehat, tapi dia juga tak mau berspekulasi kapan itu dilakukannya. (ady)

Sertakan Pemain Naturalisasi

VALENTINO ROSSI

Pedrosa Sulit Harapkan Bantuan Stoner

DANI PEDROSA

Ducati sempat meraih hasil yang menjanjikan pada tes pertama, mereka justru mengalami kesulitan dalam uji coba kedua Februari, selama kunjungan tiga hari di sana, Rossi terpuruk di urutan kesepuluh dalam catatan waktu terbaik. Namun Ducati masih bisa berkilah bahwa hasil uji coba itu karena mereka masih dalam pengembangan awal pada rangka aluminium baru untuk Desmosedici GP12. Kini, Ducati datang dengan kepercayaan diri yang lebih baik setelah cukup yakin dengan rangka baru dan swingarm baru. Karakteristik sirkuit Sepang ikut membantu. Bila dibandingkan di Motegi, saat Rossi dan Nicky Hayden kesulitan dalam traksi untuk akselerasi tinggi, layout Sepang lebih mengalir. “Kami akan melihat apa yang terjadi di Sepang, karena kami tidak melakukan dengan sangat baik selama uji coba musim dingin. Selain itu, beberapa bulan sudah berlalu sejak itu, dan sekarang dengan rangka dan swingarm baru, motor sudah lebih baik,” ujar Rossi seperti dikutip Crash. Selain karakter lintasan, suhu sirkuit dan kelembapan di Sepang juga memberikan tantangan tambahan. Bukan cuma pada para pembalapnya, tapi juga pada setting motor. “Balapan dan sepanjang akhir pekan ini tentu akan sangat sulit karena temperatur yang tinggi, yang mana menghadirkan sebuah tantangan, baik untuk motor dan para pembalap. Tapi tentu saja ini bukan pertama kali bagi kami, dan kami tahu apa yang menjadi harapan. Kami akan mencoba melakukan yang terbaik,” beber Rossi. Sementara itu Hayden mengakui bahwa di MotoGP Malaysia ini dia akan mendapatkan beberapa bagian baru untuk dicoba. Juara dunia 2006 ini pun berharap cedera pergelangan tangan tak lagi terlalu mengganggunya. “Motegi sudah dilupakan, dan semoga di Malaysia kami meraih hasil yang lebih baik dan menghadapi akhir pekan yang lebih baik,” ujar pembalap Amerika Serikat, yang pekan lalu di Motegi finis di posisi kedelapan. “Kami perlu melakukan start yang lebih baik pada Jumat. Kami memiliki sejumlah komponen baru untuk dicoba pada pekan ini yang mungkin membantu, dan semoga pergelangan tangan saya lebih kuat, setelah tiga pekan sejak saya mengalami cedera,” ujarnya. (ady)

SEPANG - Pembalap Repsol Honda Dani Pedrosa terus menjaga peluangnya untuk meraih gelar pertama di MotoGP. Dua kemenangan beruntun membuatnya terus mempersempit jarak poin dengan pimpinan klasemen sementara Jorge Lorenzo (Yamaha Factory). Tapi, menyapu bersih kemenangan di seri terseisa tak memberikan jaminan pada Pedrosa untuk menyalip Lorenzo di saat-saat terakhir. Saat ini, Pedrosa memiliki 282. Dia tertinggal 28 poin dari Lorenzo yang menjadi runnerup secara beruntun di Aragon dan Jepang. Dengan tiga seri tersisa, Lorenzo cukup selalu berada di podium untuk meraih gelar keduanya. Pedrosa jelas tak bisa bertarung sendirian. Dengan keunggulan seperti yang dibuatnya di Aragon dan jepang, dia butuh pembalap lain di antara dirinya dan Lorenzo. Semakin banyak, semakin baik buatnya. Itu berarti semakin banyak pula Pedrosa mereduksi

selisih poinnya dari Lorenzo. Sejatinya Pedrosa berharap banyak pada rekan setimnya Casey Stoner. Pembalap Australia itu baru comeback di Jepang dari istirahat panjang setelah menjalani operasi engkel kanan. Tapi, kondisi fisik Stoner belum memungkinkan untuk langsung tampil kompetitif. Harapan untuk “memanfaatkan” Stoner juga makin tipis seiring pernyataan dari kubu HRC (Honda Racing Corporation). Dengan jelas HRC menyatakan tak akan menggunakan taktik team order di tiga balapan tersisa. “HRC tak pernah menerapkan team order, itu ada dalam sejarah kami,” tegas Vice President HRC Shuhei Nakamoto pada MCN. Pedrosa juga mengakui HRC atau siapa pun tak akan bisa mengekang kehendak Stoner. Apalagi, setelah musim 2012 berakhir, juara dunia 2007 dan 2011 itu sudah memasuki masa pensiun. “Casey adalah seorang pe-

menang, saya tak yakin dia akan mengalah di balapanbalapan terakhirnya untuk membantu saya. Kami juga tak pernah melihat Honda melakukan itu di masa lalu,” kata Pedrosa. Harapan Pedrosa bukan hanya pada Pedrosa. Dalam sambutan kemenangannya di Jepang, dia sempat mengeluhkan penampilan pembalap lain yang masih jauh dari dia dan Lorenzo. Nyaris mustahil untuk mengharapkan Lorenzo terlempar dari podium. Harapan besar sebenarnya ada pada Alvaro Bautista yang meraih dua podium di tiga balapan terakhir. Apalagi, bautista saat ini sudah memakai motor pabrikan Honda RC213V seperti yang dipakai Pedrosa dan Stoner. Selain itu, Pedrosa boleh berharap pada duo Yamaha Tech 3 Andrea Dovizioso dan Cal Crutchlow. Meski belum pernah juara, mereka adalah penantang kuat untuk podium. (ady)

JAKARTA - PSSI akan segera mendaftarkan nama penggawa timnas yang akan dibawa dalam ajang Piala AFF 2012. Dari 35 pemain yang akan didaftarkan, 24 pemain dipastikan berasal dari 24 nama pemain yang saat ini menghuni timnas senior. Koordinator timnas Bob Hippy menuturkan bahwa jumlah total pemain yang harus didaftarkan dalam entry by name berjumlah 35 pemain. Sisanya, akan ditambah sejumlah pemain naturalisasi dan pemain dari timnas U-23. “Kami juga masukkan nama pemain yang naturalisasi dan pemain yang main di luar negeri,” ujarnya, saat ditemui kemarin (17/ 10). Pemain naturalisasi yang dimaksud adalah stefano Lilip a l y p a d a J o h n Va n B e u kering. Sementara, nama pemain yang merumput di luar negeri yang akan dibawa adalah empat penggawa CS Vise Yericho Christiantoko , Syamsir Alam, Alfin Tuasalamony, dan Yandi Munawar. Dimasukkannya nama penain U-23 dan pemain yang merumput di lua negeri menurut Bob karena saat

ini timnas masih kekurangan pemain berkualitas. Meski demikian, Bob menegaskan tak akan memanfaatkan penyerang potensial Titus Bonai. Usaha Bob untuk mendaftarkan nama pemain naturalisasi itu sampai saat ini masih terkendala. Pasalnya, sampai saat ini kedua pemain tersebut tak bisa datang ke Indonesia karena masalah Paspor. Sementara, aturan dalam piala AFF penyerahan nama pemain harus disertakan dengan copy Paspor pemain bersangkutan. “Kami masih usahakan. Kami masukkan nama-nama pemain terbaik itu demi timnas,” ucapnya. Entry by name sendiri akan dilakukan paling lambat pada 25 O k t o b e r mendatang atau 30 hari menjelang turnamen. Sementara, untuk 20 pemain inti yang akan dibawa dalam kejuaraan nantinya akan berjumlah 20 pemain dan baru diumumkan pada saat manajer meeting. (aam)


SAMBUNGAN

KAMIS 18 OKTOBER 2012

7

RADAR TEGAL

Oknum TNI AU juga Ancam Bunuh Wartawan Kronologis Penganiayaan Wartawan Oleh Oknum TNI AU PEKANBARU - Inilah penuturan Didik Herwanto, fotografer Riau Pos tentang kronologis penganiayaan dirinya oleh oknum TNI AU berpangkat Letkol, saat meliput jatuhnya pesawat tempur Hawk200milikTNIAUdiJalanAmal Bhakti, Pasir Putih, Kabupaten Kampar, Riau. Selasa (16/10). Sekitar pukul 09.30 WIB pagi kemarin, Didik yang akan pergi ke kamar mandi dikejutkan oleh suara ledakan disusul teriakan bahwa ada pesawat jatuh. Didik yang tinggal di Jl Pahlawan Kerja, tak jauh dari Pangkalan Udara TNI AU dengan masih bercelana pendek

warna dongker dan baju warna hijau langsung berlari menyambar tas kamera dan pergi ke arah suara ledakan menggunakan sepeda motor. Lima menit kemudian dia tiba di lokasi kejadian. Didik adalah wartawan pertama yang sampai di lokasi itu. Meski warga sudah ramai, tetapi belum ada aparat dari TNI AU. Dia kemudian melakukan pekerjaan jurnalistik dengan melakukan pemotretan terhadap pesawat yang sedang terbakar hebat tersebut dari berbagai sisi. Sekitar 20 menit kemudian datanglah sejumlah wartawan media lain dan mengabadikan peristiwa tersebut. Beberapa saat setelah itu datang pasukan AURI. Untuk menghalau massa yang berada di dekat bangkai pesawat, pasukan AURI itu berteriak “Awas ada bom”. Didik yang berada cukup dekat kemu-

merampas kamera Didik. Belum puas menyiksa Didik, beberapa saat kemudian datang lebih dari lima tentara lain dan langsung menendang, menginjak-injak Didik secara bergantian. Padahal ketika itu Didik sudah mengaku sebagai fotografer Riau Pos dan menunjukkan Id-card Pers yang dikalungkan di lehernya. Namun Robert Cs tak mau peduli. “Tak peduli mau wartawan Riau Pos atau siapa,” ujarnya arogan. Meski dianiaya oleh Letkol Robert bersama anggotanya di depan masyarakat, termasuk sejumlah anak-anak Sekolah Dasar (SD), tak seorang pun berani mencegah tindakan anarkis Letkol Robert. Setelah babak belur barulah datang seorang anggota POM TNI AU dan membawa Didik ke dalam mobilnya. Meski sudah diamankan

POM TNI AU, beberapa oknum TNI AU masih sempat mengancam: “Aku sudah tahu alamatmu, awas kau malam nanti ya,” katanya mengancam. Selama sekitar 15 menit Didik ditahan oleh anggota POM TNI AU hingga akhirnya dievakuasi ke Markas POM di Komples LANUD Pekanbaru. Di sana, Didik didampingi pihak Riau Pos langsung melaporkan peristiwa yang dialaminya secara resmi dan menjelaskan kronologis penganiayaan itu. Pihak POM kemudian membawanya ke RS TNI AU tak jauh dari Markas POM untuk melakukan visum. Sekitar pukul 14.00 WIB, Didik kemudian diantar oleh beberapa wartawan Riau Pos ke RS Eka Hospital Pekanbaru untuk melakukan pengobatan. Didik Herwanto mengalami luka serius di telinga kirinya, terlihat bengkak dan berdarah. Di sekujur punggungnya juga mengalami luka memar akibat ditendang dan

dikenal secara pribadi oleh dia. Walaupun tidak mendapatkan service recovery apa pun, saya sudah cukup senang. Sementara itu, pemilik Niksoma Hotel sekarang jadi makin berkawan dengan saya. Kami jadi saling sapa dan kenal secara pribadi. Beberapa kali dinner bareng, termasuk menikmati Beatles Nite yang memang selalu diadakan di Mozarella Resto di sebelah hotel itu setiap malam Minggu. Tapi, yang paling diuntungkan tentu trip advisor-nya sendiri. Sebab, trip advisor makin jadi platform untuk para pelancong yang mencari refe-

rensi. Dengan demikian, diharapkan yang mau menginap di hotel itu bakal makin banyak. Artinya, kalau Anda memacu conversation, community will get activated. Daya tarik sebuah website yang memberi info satu arah makin menyusut karena dianggap tidak mau mendengarkan suara pelanggan. Bukankah suara rakyat adalah suara Tuhan? Karena itulah, sekali lagi, the more you trigger the conversation, the more you activate the community. Jualan akan kian terbuka jalannya. Bagaimana pendapat Anda? (*)

Andi Sangkal Diminta Mundur

suami siang itu kebetulan tak ada di tempat, wanita pedagang nasi ini minta toleransi waktu pada petugas Satpol PP. “Maaf Pak, saya mau panggil suami dulu untuk mindah gerobag ini. Soalnya kalau saya yang mindah tidak kuat. Tolonglah pak dan nanti saya jualannya tidak di sini lagi. Akan geser ke dalam Pak,” kata wanita pedagang nasi di hadapan petugas Satpol PP. Permintaan pedagang nasi tersebut akhirnya dikabulkan sehingga gerobag miliknya siang itu tidak ikut diangkut ke atas truk. Wanita pedagang

nasi yang sudah lama mangkal di Jalan Gajah Mada ini berjanji akan berjualan pada tempat yang ditentukan. Kasie Penegakan Peraturan Daerah dan Peraturan Walikota Bambang Sumitro SH mengatakan, para pedagang sebelumnya sudah diberikan surat teguran. “Sudah. Para pedagang sudah kami berikan surat teguran,” kata Bambang Sumitro, kemarin. Aksi penertiban pedagang kaki lima ini dipimpin langsung Kepala Satpol PP Subagyo SIP dengan dibantu puluhan petugas. (din)

E-Mail dari W Hotel dari halaman 1 menghargai review orang lain. Dan, setiap review akan membantu orang lain mengambil keputusan lebih baik dalam melakukan sebuah perjalanan. Dengan demikian, saya jadi seolah merasa berguna bagi orang lain dengan menulis review itu. Sehingga terjadilah conversation multiarah dalam sebuah komunitas trip advisor. Siapa yang dapat manfaat promosi? Ya, hotelnya tentu saja. Kalau memang bagus pelayanannya, sebuah hotel tidak usah kawatir akan review

orang yang kurang bagus. Selalu ada orang yang akan membantahnya. Dan, selalu ada orang yang berkata bahwa barangkali itu situasional. Pihak Hotel tidak perlu membantah sendiri seperti dulu. Sedangkan kalau memang benar-benar bagus sehingga mengundang pujian dari pihak lain, ya, tambah bagus. Low budget high impact! Selain hotel, si reviewer juga dapat manfaat. Contohnya, saya yang langsung dikontak manajer W Hotel. Meminta maaf dan mengundang saya datang kembali dengan janji akan lebih baik. Saya jadi senang dan makin

Puluhan PKL Dirazia dari halaman 1 Tempat berjualan milik pedagang kaki lima ini, seperti bangku tempat duduk serta maupun barang-barang lain yang selama ini digunakan sebagai tempat berdagang, langsung diangkut petugas Satpol PP. Barang-barang yang sengaja ditinggalkan oleh para pemiliknya dan diketahui barangbarang tersebut ditempatkan di atas trotoar, seperti banyak dilakukan para pedagang kaki lima selama ini, langsung diangkut ke atas kendaraan. Aksi penertiban tersebut

dilakukan di sejumlah titik jalan utama, seperti di Jalan DI Panjaitan, Jalan Letjen Suprapto, Jalan Mayjen Sutoyo. Selain itu aksi dilakukan sepanjang Jalan Gajah Mada serta tempat - tempat lain. Dalam penertiban, tidak semua barang-barang milik pedagang ini diangkut ke atas kendaraan. Ada barang dagangan milik para pedagang yang tidak diangkut. Karena, para pemiliknya menyatakan akan melakukan sendiri. Hal ini seperti dialami seorang pedagang nasi yang berjualan di Jalan Gajah Mada. Karena sang

Dewan Pers : TNI AU Tak Cukup Minta Maaf dari halaman 1 maafnya selaku pimpinan TNI atas tindakan perwira TNI AU itu. Dia menegaskan akan ada sanksi yang dijatuhkan untuk Letkol Robert Simanjuntak. “Tentunya nanti tergantung laporannya apa dan pasal-pasal yang dikenakan apa,” kata Agus sebelum sidang kabinet di Kantor Presiden, kemarin (17/ 10). Namun dia mengaku tidak ikut campur dalam ranah tersebut. “Saya tidak boleh campuri urusan penegakan hukum di lingkungan TNI,” sambungnya. Mantan KSAL itu belum bisa memastikan jenis sanksi yang akan dijatuhkan. Termasuk apakah akan membawa persoalan tersebut ke ranah pidana. Agus mengaku sudah meminta KSAU Marsekal Imam Sufaat untuk menangani persoalan itu. Agus menjelaskan, sebenarnya anggota TNI AU ingin menjaga keselamatan warga, termasuk jurnalis yang meliput,

saat kejadian kecelakaan pesawat Hawk itu. Sebab, pesawat itu dikatakan masih membawa bahan peledak. “Namun saya memahami bahwa tindakan atau cara-cara yang dipakai oleh mereka di luar batas kepatutan,” katanya. Disebutkan Agus, prajurit TNI memiliki etika, yakni delapan wajib TNI. Nah, setiap prajurit harus menerapkannya. “Kalau mereka menerapkan itu pasti mereka tidak akan melakukan pelanggaran-pelanggaran sebagaimana yang terjadi (di Riau),” katanya. Sebelum sampai di Istana, Panglima sempat memberi acungan jempol pada puluhan wartawan dari Poros Wartawan Jakarta yang melakukan demonstrasi menuntut keadilan di depan kantor Kementerian Pertahanan, Jalan merdeka Barat Jakarta. Iring-iringan Panglima TNI secara kebetulan melintas di jalan tersebut dan sontak mencuri perhatian para wartawan. Tanpa ragu-ragu, beberapa

wartawan yang membawa poster berisi kecaman terhadap kekerasan yang diterima jurnalis langsung menyodorkan poster tersebut dengan maksud agar Panglima TNI mengetahui apa yang menjadi tuntutan para wartawan. Iring-iringan mobil Panglima TNI seketika melambatkan kecepatannya dan Agus sempat membuka kaca mobilnya sambil melambaikan tangan dan mengacungkan jempol mengisyaratkan memberi dukungan pada aksi wartawan dari berbagai media massa cetak dan elektronik di DKI Jakarta. Seperti diketahui wartawan Riau Pos, Didik; wartawan RTV; Robby; wartawan Antara; Ryan Anggoro; serta wartawan TV One; dan dua warga sipil mendapat perlakuan keras dari oknum TNI AU di lokasi jatuhnya pesawat tempur Hawk 200 di Desa Pasir Putih, Kampar, Riau, Selasa kemarin. Berdasarkan rekaman video, pelaku kekerasan diketahui adalah Letkol Robert Siman-

juntak bersama sejumlah anggota Yon 462 Paskhas. Wartawan Riau Pos Didik diperlakukan secara kasar dengan ditendang, dipukul, dan dirampas kameranya saat tengah mengambil gambar pesawat Hawk 200 yang jatuh di permukiman warga. Agus Sudibyo dari Dewan Pers menegaskan permintaan maaf dari TNI tidak cukup. “Pelaku kekerasan tentu harus diproses hukum,” katanya. Hukuman itu bisa dalam bentuk pidana militer maupun pidana umum. Menurut Agus, peliputan jurnalistik dilindungi dengan UU Pers. “Karena itu, tidak bisa dimaklumi tindakan yang seperti kita lihat di Riau,” katanya. Usman Hamid dari Kontras yang juga ikut demo bersama wartawan mendesak TNI memberi sanksi yang tegas dan diumumkan. “Jika tidak, ini akan menjadi preseden buruk. Padahal, sudah terjadi berulangkali,” kata Usman. (fal/rdl)

Putra Diberi Nama Hafana, karena Lahir Saat ... dari halaman 1 ‘’Selain mengikuti peringatan 200 tahun perang besar, juga sekaligus untuk praktek bagi kadet,’’ kata Kadispenal Laksma TNI Untung Suropati, yang kemarin mendampingi Wakasal. Salah satu dari 77 ABK yang ikut berlayar keliling dunia ini, adalah Lettu Laut (P) Purwa. Kedatangannya Rabu pagi itu, disambut isteri dan bayinya. Ketika dia menggenong sang bocah, langsung menangis. Maklum ketika dia berangkat 16 Januari lalu, Endah, isterinya baru hamil enam bulan. Karena itu tak heran bila anaknya itu, tak kenal dengan sang ayah. ”Panggil om saja. Kan belum pernah kenal,’’ kelakar rekan-

rekan Purwa, alumnus Akademi Angkatan Laut 2008 angkatan 1954 ini. Purwa pun hanya tersenyum mendengar gojlokan dari rekan-rekannya tersebut. Bayi mungil itu, oleh kedua orang tuanya diberi nama Kayla Hafana. Nama Safana, adalah nama negara di Amerika Serikat yang dia singgah, ketika isterinya itu sedang melahirkan. ‘’Isteri saya menelpon sekitar pukul 23.00 malam, dan siang di Hafana. Dia menyampaikan kalau sudah melahirkan. Ya untuk menangan, saya beri nama Kayla Hafana,’’ komentar Purwa, sembari menggendong anak pertamanya itu. Meski tidak sempat menunggu detik-detik kebahagian

pasca jatuhnya pesawat Hawk 200 dan pemukulan fotografer Riau Pos Didik tersebut. Robi langsung mengganti kaset tersebut dengan kaset kosong dalam kamera Panasonic MD 10.000 yang digunakannya untuk peliputan. Setelah merasa aman dari kejaran oknum Paskhas Auri, dia kembali mengambil gambar lepas jatuhnya pesawat dari kejauhan. Namun tiba-tiba dari arah belakang, seorang oknum Paskhas TNI AU memakai baju kaos dan bercelana pendek tanpa bicara langsung mencengkram baju Robi dan melayangkan pukulan ke arah wajah Robi. Kamera Robi langsung dirampas oleh oknum bersangkutan. Ketika oknum Paskhas Auri tersebut lengah, Robi langsung melarikan diri dan berhasil lolos dari kejaran oknum Paskhas TNI AU itu dan menyerahkan kaset rekaman aksi kekerasan tersebut ke kantornya. (azf/fat/jpnn)

dian menjauh sekitar 50 meter dari puing-puing pesawat dan masih melakukan pemotretan. Saat sedang memotret puing kursi pelontar yang digunakan pilot untuk menyelamatkan diri, serta-merta datang Kadispers Lanud Pekanbaru Letkol Robert Simanjuntak yang saat itu berpakaian dinas. Pamen TNI AU itu langsung berlari mendekati Didik sambil meneriakinya. “Kamu orang mati kalau mengambil gambar,” teriak Robert. Aksi Letkol Robert di luar dugaan, dia langsung menendang Didik, mendorongnya hingga jatuh. Tidak berhenti di situ, Robert menindih Didik dan mencekiknya, kemudian memukul kepalanya beberapa kali. Saat itu Robert juga menekankan kandung kemih Didik dengan lututnya. Saat itu pula seorang berpakaian orange

untuk menunggu kehadiran putranya, Purwa hanya bisa berdoa dari jauh. Kamunikasi lewat HP pun terus dilakukan. Bahkan foto bayinya dikirim melalui BBM. ‘’Rasanya bahagia, begitu isteri melahirkan dengan selamat. Saya hanya bisa melihat sang bayi melalui BBM,’’ Purwa mengisahkan pengalaman pahitnya itu. Endah memilih untuk melahirkan di Bondowoso, agar lebih dekat dengan kedua orang tuanya. Kebetulan Purwa, juga kelahiran Bondowoso. Dia datang ke Surabaya, hanya untuk menjemput sang suami tercinta, yang sudah 10 bulan berlayar tersebut. Selama pelayaran, rasa ka-

ngen purwa dengan anaknya kian menjadi-jadi. Dia ingin mencium dan menimangnya. Sebab itu, begitu diperkenankan turun, langsung lari ke isterinya, dan menggendong sang bayi. Dia pun memeluknya berkali-kali, lalu mencium dahi isterinya yang kemarin mengenakan seragam Jalasenastri. Karena merasa kangen itu pula, Purwa mengaku, ole-ole yang dibawanya dari muhibah keliling dunia itu, lebih banyak untuk bayinya. Ada boneka lucu, ada pakaian bayi dan lain-lainnya. Tentu saja hadiah untuk sang isteri yang melahirkan tanpa ditungguinya itu, juga ada. ‘’Saya bawakan boneka untuk Hafana. Anak kecil kan suka dengan boneka,’’ ceritanya. (*)

dari halaman 1 di Kantor Presiden kemarin. Meski begitu, saat disinggung soal kondisi internal partainya, Syarif mengaku prihatin. Misalnya soal kader bermasalah sehingga memengaruhi hasil survei atas partai berlambang Mercy itu. “Sangat memprihatinkan. Saya sangat prihatin,” ucap dia. Dia juga menolak anggapan bahwa Demokrat menampung orang-orang bermasalah. Menurut dia, sebagai partai yang tergolong baru, PD dilirik banyak pihak yang ingin bergabung. Partainya juga siap menerima siapa pun yang memang ingin bergabung. “Mungkin sedikit kurang selektif sehingga sedikit bermasalah,” terang dia. Syarif menjelaskan bahwa pihaknya menyerahkan persoalan hukum kader PD kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Namun, dia juga menyesalkan jika ada indikasi keter-

diinjak oleh Robert dkk. Didik juga merasa kesakitan di pinggang sebelah kanannya, dan merasakan sakit di ginjalnya. Di lokasi yang sama, perampasan kamera milik kamerawan Riau Televisi Fakhri Rubiyanto (Robi) juga berlangsung. Saat itu sekitar pukul 09.45 WIB, Robi baru selesai mengambil visual suasana pasca jatuhnya pesawat Hawk 100 milik Danlanud Roesmin Nuryadin yang latihan. Usai mengambil visual kepanikan warga dan bangkai pesawat yang jatuh, Robi juga sempat mengambil visual Didik, fotografer Riau Pos yang dikejar dan dipukuli oleh oknum perwira Danlanud. Robi juga sempat mengambil visual oknum anggota Paskhas Auri yang mengambil kamera Didik. Usai mengambil visual tersebut, giliran Robi yang dikejar oleh oknum anggota Paskhas. Sambil berlari, Robi menyelamatkan kaset yang berisikan rekaman suasana

libatan elite PD dalam kasus hukum, tapi belum ada kepastian dari aparat penegak hukum. “Ya, itu kami sesalkan. Seharusnya kan klarifikasi lebih cepat,” kata dia. Di tempat terpisah, Sekjen DPP PD Edhie Baskoro Yudhoyono juga membantah kabar adanya permintaan SBY agar Andi mundur dari jabatan menteri. Sebab, dia menganggap disebut-sebutnya nama Andi juga masih merupakan isu. “Tidak lah, Pak SBY pasti melihatnya secara clear, secara utuh,” ujar Ibas, sapaan akrabnya, di kompleks parlemen kemarin (17/10). Dia lantas mengilustrasikan posisi SBY saat menyikapi polemik kelembagaan KPK dan Polri beberapa waktu lalu. “Dua institusi saja didamaikan serta diberi tupoksi dan kewenangan masing-masing. Karena itu, tidak mungkin hanya desasdesus atau isu kemudian diminta mundur, kita lihat saja nanti,” kata putra bungsu SBY

tersebut. PD sejak awal, tambah Ibas, menegaskan, jika menyangkut hukum, persoalan akan dikembalikan kepada aparat hukum. “Tentu kami di Demokrat tidak ingin menduga-duga, tapi juga tidak ingin melindungi siapa pun. Semua kami serahkan ke proses hukum,” ujar anggota Komisi I DPR tersebut. Karena itulah, Ibas juga ikut mendorong agar KPK segera menyelesaikan kasus-kasus korupsi yang menyeret-nyeret sejumlah nama petinggi PD. “Tentu disertai bukti-bukti yang berkeadilan, jangan hanya karena desakan-desakan,” imbuhnya. Sebelumnya, terpidana kasus wisma atlet SEA Games M. Nazaruddin kembali menyebut Ketua Umum DPP PD Anas Urbaningrum dan Andi bertanggung jawab dalam kasus Hambalang. Hal itu dia sampaikan setelah menjalani pemeriksaan sebagai saksi untuk tersangka pertama kasus Hambalang, Dedi Kusdinar. (fal/dyn/c11/ agm)

Bus Pengantar Haji Kecelakaan dari halaman 1 arah Selatan menabrak sebuah motor supra X. Hingga menyeret pengguna motor sejauh beberapa meter. Setelah menabrak motor tersebut, bus menerjang tebing jalan hingga terbalik, menggencet Avanza G 8921 EM yang melintas dari arah berlawanan. Memang lokasi tersebut merupakan jalan turunan tajam, dan pada saat kejadian tengah hujan lebat sehingga kondisi jalan licin. “Jalan memang licin, karena sedang hujan,” ujarnya. Korban meninggal adalah pengguna motor, Fathoni (23) Warga Desa Rembul, Kecama-

tan Randudongkal. Korban meninggal langsung di TKP. Seluruh korban dilarikan ke Puskesmas Randudongkal dan RB Mardhotillah. Ditemui di UGD RB Mardhotilah, korban dari pengguna Avanza, Ayu (20) mengungkapkan bahwa dirinya saat kejadian duduk di jok bagian depan. Dirinya sempat dalam posisi tergenjet badan bus. Beruntung dirinya hanya mengalami luka sobek di bagian tangan dan luka lebam dimuka. Selain Ayu, korban lain adalah Yeni (35) yang mengalami luka sobek di kening karena pecahan kaca. “Kita dari Ulujami hendak ke Gombong, Jebumen,” ujarnya

Ayu sambi tiduran di dipan UGD. Di dalam mobil Avanza tersebut saat kejadian membawa 13 penumpang. “Separonya anakanak,” ungkapnya lagi. Bus nahas sejatinya akan mengantar jamaah pengantar rombongan haji dari Desa Ceklatakan, Kecamatan Pulosari. Akibat kejadian ini pengantar urung untuk berangkat dan memilih untuk pulang ke rumah masing-masing. Sopir bus langsung melarikan diri. Dalam pantauan Radar, pihak kepolisian dari lantas Pemalang nampak melakukan pengaturan jalan. Disamping itu mobil derek mendorong badan bus yang melintang di jalan. (nur/him)

Komplotan Pembuat Video Porno ... dari halaman 1 Ketiganya melakukan aksi perekaman video porno di areal kebun sebelah utara jembatan gantung Desa Danawarih Kecamatan Balapulang, pada hari Rabu 6 Juni 2012 pukul 14.00 WIB. Kapolres AKBP Nelson Pardamean Purba SIK didampingi Kasat Reskrim AKP Sugeng SH MH menyatakan, terkuaknya aksi tersebut bermula dari laporan ibu korban yang mengaku anaknya dipaksa melakukan hubungan seksual oleh tiga pemuda tak dikenal, dan aksi itu direkam dalam ponsel yang mereka bawa. “Ibu korban melapor bahwa anaknya TS (14) warga Desa Pesarean Kecamatan Adiwerna baru saja dipaksa melakukan hubungan badan bersama kekasihnya AL (21) warga Desa Lemahduwur Kecamatan Adiwerna, ketika keduanya sedang memandu kasih di bawah jembatan gantung Desa Danawarih. Dia dipaksa ketiga tersangka untuk melepas seluruh pakaiannya dan menyerahkan uang bersama handphone yang dibawanya di bawah ancaman,” terangnya, Rabu (17/10) kemarin. Setelah itu ketiga tersangka menyuruh korban untuk melakukan adegan porno dengan ancaman akan dibunuh jika tidak

melakukan perintah ketiga tersangka. Ketiganya menggunakan alat berupa pisau cutter, batu, dan sebatang kayu panjang sekitar 50 cm untuk mengancam kedua korban tersebut. “Adegan porno itu direkam oleh ketiga tersangka dengan menggunakan dua kamera handphone milik korban masing-masing merk Samsung type GT C3322 dan handphone milik salah satu tersangka jenis Nokia Xpress Musik Type dengan durasi video 6 menit, 45 detik. Usai melakukan perbuatan tersebut, ketiga tersangka sempat memukuli korban lelaki dan meninggalkan pasangan kekasih tersebut di dalam kebun,” tegasnya. Tersebarnya rekaman video porno itu bermula ketika salah satu tersangka meminjamkan ponselnya pada rekan terdekatnya. Rekaman tersebut dicopy ke ponsel miliknya dan seterusnya copyan rekaman video tersebut diupload ke dalam jaringan youtobe. Upaya penyelidikan yang dilakukan Satuan Reskrim Polres Tegal cukup memakan waktu lumayan panjang. Diawali dengan cek TKP di Desa Danawarih Kecamatan Balapulang untuk mencocokkan lokasi yang terekam dalam video tersebut, dilakukan pada tanggal 27 September 2012. Hal

ini dilanjutkan dengan upaya penyelidikan terhadap salah satu tersangka yang terekam di video porno tersebut. Baru tujuh hari kemudian petugas mendapat informasi identitas salah satu tersangka yang terekam di video dalam hal ini tersangka Siswanto. “Dia kita tangkap di rumahnya. Dari keterangan dia terkuak dua identitas rekannya yang telah kabur meninggalkan rumah, setelah tahu kasus video porno tersebut kita tangani secara serius. Tersangka Makmur kita ringkus di Desa Padang Jaya Kecamatan Majenang Cilacap pada tangal 11 Oktober 2012, dan tersangka Hasanudin kita ringkus di rumah kontrakkannya di Jalan Buah Batu Kota Bandung pada 12 Oktober 2012,” ujarnya. Dalam kasus ini ketiganya dipastikan akan dijerat pasal berlapis masing- masing Pasal 82 UURI nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, Pasal 29 UU RI nomor 44 tahun 2008 tentang Pornografi, dan Pasal 368 KUHP tentang pemerasan. Diprediksi maksimal mereka bertika terkena hukuman kurungan kurang lebih 12 tahun. Kini ketiganya harus meringkuk di sel tahanan mapolres setempat untuk memudahkan tim penyidik merampungkan berkas acara penyidikan. (her)


CMYK

KOMBIS

KAMIS, 18 OKTOBER 2012

8

RADAR TEGAL

DOK.RATEG

JUAL PERHIASAN – Seorang warga tengah menjual perhiasan emasnya jelang Idul Adha.

Jelang Idul Adha

Banyak Warga Jual Emas

BERLANJUT –Tim Inazuma Born to Adventure Touring Jakarta-Bali kembali melanjutkan perjalanan menuju Baturaden..

BAYU/JPNN

Touring Jurnalis Bersama Suzuki Inazuma

UJI NYALI

di Jalur Bandung-Purwokerto DI hari ke tiga, Tim Inazuma Born to Adventure Touring Jakarta-Bali kembali melanjutkan perjalanan menuju Baturaden Kabupaten Banyumas. Di jalur ini ada sejumlah peserta touring lebih memilih naik mobil dengan berbagai alasan. Pihak panitia sendiri menyediakan 6 seat bagi peserta touring. Peserta dilepas dari Ciater, Minggu sekitar pukul 7.10 menit. Sejuknya udara pagi di kawasan tersebut membuat nyaman para bikers untuk memacu kendaraannya di kecepatan 60 hingga 80 km jam. Namun menjelang Lembang, tim patwal yang dipimpin oleh AKP Djoko melambatkan kendaraannya. Pesatnya arus mulai terasa, hal itu masih ditambah dengan para pengendara sepeda yang memanfaatkan waktu liburan untuk berolahraga dengan menaiki

sepeda. Diadakannya car free day membuat arus kendaraan menjadi amat padat, ditambah lagi sejumlah kendaraan wisata yang naik menuju kawasan Tangkuban Perahu. “Sekarang hari Minggu pasti arus lalu lintas bakal padat sehingga kami minta para bikers untuk berhatihati,” kata Joko sebelum berangkat. Selepas Bandung, rombongan kembali harus berjalan perlahan saat melintasi pasar tumpah Cicalengka. Di pom bensin Cicalengka laju para bikers dihentikan lantaran pihak panitia perlu kembali melakukan penataan rombongan. Selepas Bandung, rombongan dihadapkan oleh rute turunan dan tikungan yang tajam. Rute ini dilahap dengan mudah oleh Inazuma. Tikungan yang biasanya menjadi kendala tidak terjadi saat mengendarai motor ber cc 250

ini. Bahkan sistem suspensi monoshock pada bagian belakang dan telescopic pada bagian depan Inazuma membuat motor ini mampu meredam getaran. Desain rangka yang telah dipersiapkan oleh pihak Suzuki Inazuma pada stang setir membuat motor lebih nyaman dan optimal saat dikendarai. “Sistem ini membuat motor nyaman untuk dikendarai,” kata Heru, wartawan sebuah tabloid otomotif ini. Ditambahkannya pembonceng ternyata tidak membuat Inazuma menjadi terseok-seok. Spek lain di body seperti rangka yang disesuaikan membuat motor ini nyaman dikendarai saat melibas tikungan. Setelah melintas perbatasan Jawa Barat-Jawa Tengah, rombongan yang memacu dengan kecepatan rata-rata 90 km/jam ini

memasuki wilayah Majenang Kabupaten Cilacap. Di sini, para riders dihadang oleh hujan. Sesaat setelah mengenakan jas hujan, rombongan melaju menembus derasnya air hujan. “Hujan tidak membuat performa motor menjadi berkurang,” ujar Taufik dari Radar Tegal. Di Purwokerto, rombongan disambut di Istana Motor. Sejumlah anggota klub Suzuki dan masyarakat terlihat amat antusias melihat produk terbaru dari ini. Setelah beristirahat sejenak, rombongan dikawal menuju obyek wisata Baturaden. Selain beristirahat, di lokasi wisata ini juga dilakukan launching Suzuki Inazuma. Dalam acara ini hadir sejumlah dealer Suzuki di wilayah Purwokerto dan sekitarnya. (bayu/jpnn)

TEGAL – Sepekan menjelang Idul Adha, saat harga sejumlah kebutuhan pokok merambat naik, sejumlah warga nampak menjual berbagai jenis perhiasan untuk mendapatkan dana segar. Harga emas yang tergolong tinggi membuat masyarakat lebih banyak melakukan aksi jual dibandingkan aksi beli.

R

okhmah (53) saat menjual beberapa jenis perhiasan mengaku sengaja melakukan itu karena sedang membutuhkan dana segar. Karena perhiasan tersebut sudah dibeli sejak 8 tahun silam, maka dia justru mendapatkan keuntungan dari selisih harga emas yang sekarang sedang tinggi. Menurutnya, jual beli emas lazim dilakukan sebagian masyarakat. Saat ada uang lebih, biasanya warga terutama kalangan petani seperti dirinya membeli emas perhiasan sebagai simpanan maupun digunakan sebagai perhiasan. Saat membutuhkan uang, maka perhiasan tersebut bisa dijual kembali dengan cepat dan segera berganti menjadi uang tunai untuk memenuhi berbagai kebutuhan yang ada. Kali ini, dia menjual beberapa perhiasan untuk tambahan membeli hewan kurban. “Karena perhiasan tersebut dibeli sudah lama, justru kami bisa mendapatkan harga lebih tinggi sekarang,” jelasnya. Kondisi tersebut dibenarkan oleh Ketua Asosiasi Pedagang

Emas dan Permata Indonesia (APEPI) Tegal Hilal AR. Jual beli emas perhiasan, jelasnya, merupakan salah satu cara bagi sebagian masyarakat dalam menggunakan uang yang ada. Harga emas yang tinggi saat ini tentu akan memberikan keuntungan bagi mereka yang memiliki emas beberapa tahun sebelumnya yang harganya jauh lebih rendah. Sebagai gambaran, saat ini harga emas muda di pasaran dijual pada kisaran Rp 191 ribu hingga Rp 276 ribu per gramnya. Sementara emas tua dipatok antara Rp 391 ribu hingga Rp 461 ribu per gram. Harga tersebut tentu lebih tinggi dibandingkan harga emas 5 atau 7 tahun sebelumnya. Jadi, bagi warga yang masih menyimpan perhiasan yang dibelinya beberapa tahun silam, tentu bisa mendapatkan selisih harga yang lebih baik. Inilah salah satu alasan dan keuntungan berinvestasi melalui emas. “Saat ini memang banyak warga yang menjual perhiasan dibandingkan membeli,” ujarnya. (gun)

Meski Turun, Teh Kamboja Masih Diminati

DOK.RATEG

BANYAK DIJUMPAI – Bisnis pijat refleksi baik secara tradisional atau menggunakan tenaga manusia hingga beragam peralatan di pusat perbelanjaan semakin banyak dijumpai.

Bisnis Pijat Refleksi Makin Marak TEGAL – Bisnis pijat refleksi baik secara tradisional atau menggunakan tenaga manusia hingga beragam peralatan di pusat perbelanjaan semakin banyak dijumpai. Dengan mematok tarif tertentu, pengunjung yang lelah setelah berkeliling mall bisa beristirahat sejenak sembari meningkati pijatan. Wawan, pengelola salah satu tenant pijat refleksi di salah satu pusat perbelanjaan mengakui jika pelanggan di tempatnya dari hari ke hari semakin bertambah, terutama di akhir pekan saat jumlah pengunjung mengalami peningkatan. Dengan suasana yang nyaman dan kursi yang empuk, pengunjung akan dita-

CMYK

ngani oleh terapis berpengalaman sehingga kebugaran dan stamina tubuh akan kembali fit. Untuk jasa tersebut, pihaknya mematok tarif mulai Rp 15 ribu per 30 menit. Karena berada di pusat perbelanjaan, pihaknya menyasar para pengunjung yang lelah setelah menjalankan berbagai aktivitas berbelanja dan sebagainya. Semua pelanggan, jelasnya, akan dilayani dengan ramah serta ditangani tenaga-tenaga handal sehingga setelah lelah berbelanja bisa kembali segar begitu sampai di rumah. “Konsumen kami ya para pengunjung mall yang datang,” katanya. Kondisi serupa diungkapkan Yudi yang lebih banyak me-

manfaatkan teknologi pijat dengan kursi dan peralatan lainnya. Di sini, pihaknya memberikan kenyamanan dan membantu pengunjung yang lelah setelah berkeliling pusat perbelanjaan agar bisa kembali bugar. Semakin banyaknya usaha sejenis, tentu membuat pihaknya harus bisa menjaga kualitas layanan sehingga pelanggan bisa kembali datang. Tetapi, secara umum kondisi tersebut menggambarkan jika usaha yang satu ini masih memiliki prospek yang besar untuk dikembangkan sehingga bisa mendatangkan keuntungan yang memadai. “Kepercayaan dan pelayanan menjadi kunci dalam usaha ini,” tandasnya. (gun)

TEGAL – Meski terus menurun, tetapi permintaan teh kamboja masih bisa mendatangkan keuntungan bagi pelaku usaha di sektor tersebut. Apalagi modal yang dikeluarkan tidak terlalu besar sehingga bisa menjadi usaha sampingan yang menjanjikan. Agus (46) warga Jalan Merpati Tegal mengaku sudah setahun lebih menjadi pemetik bunga kamboja. Bahan baku bunga kamboja didapat dari bunga yang jatuh sendiri ke tanah sehingga getahnya sudah tidak ada atau berkurang. SAMPINGAN -- Modal yang dikeluarkan Selanjutnya, bunga tidak terlalu besar sehingga kamboja yang terkumpul dije- bisa menjadi usaha sampingan yang menjanjikan. mur hingga kering dan siap dijual ke sejumlah penge- negeri. Untuk 1 kilogram kampul yang datang. Untuk 1 kilo- boja kering, pihaknya mengaku gram kamboja kering, dia men- bisa mengantongi keuntungan jual Rp 28 ribu dan kamboja ba- hingga Rp 6 ribu. Meski terus menurun, tetapi sah Rp 14 ribu per kilogramnya. Dalam dua pekan, pihaknya usaha ini diakuinya tidak memmengaku bisa mengumpulkan butuhkan modal yang besar sekitar 10 kilogram kamboja ke- dan bisa menjadi usaha sampingan. Kendala yang dihadapi ring. “Meski semakin turun, tetapi adalah bahan baku berupa kami masih bisa mendapatkan bunga kamboja yang terus menyusut sehingga untuk mekeuntungan,” katanya. Koko (51) pengepul bunga menuhi permintaan pihaknya kamboja mengungkapkan jika harus berkeliling dari satu kota kamboja-kamboja yang berhasil ke kota lainnya. “Memang ada penurunan dia kumpulkan akan disetor ke agen besar dan diekspor ke luar permintaan, ” jelasnya. (gun)

ROCHMAN GUNAWAN/RATEG

MINIM MODAL – UKM masih minim modal dan mengandalkan perputaran uang dari modal yang terbatas.

Sektor Mikro Tunggu Suntikan Modal TEGAL - Sebagian pelaku usaha di sektor mikro atau Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) mengandalkan modal yang terbatas. Tidak heran jika mereka belum mampu mengembangkan pasar seperti yang dilakukan perusahaan besar dengan dukungan modal yang memadai. Kuswanto (55), pemilik usaha pembuatan otak-otak mengungkapkan jika persaingan saat ini sangat ketat. Baik dengan sesama pelaku usaha kecil dan menengah maupun dengan perusahaan berskala besar. Pangsa pasar dalam dan luar kota diakuinya memang memiliki peluang untuk terus digali. Hanya saja, keterbatasan modal dan sarana pendukung seperti alat produksi hingga distribusi seringkali menjadi kendala sehingga kurang bisa bersaing. Untuk itulah, kehadiran bapak angkat baik dari kalangan perbankan dan sebagainya diha-

rapkan bisa menjadi solusi bagi persoalan klasik berupa terbatasnya modal. “Selain itu, kami juga membutuhkan pelatihan manajemen yang baik agar usaha bisa tertata dengan benar,” katanya. Hal senada diungkapkan Yahya (48), pemilik salah satu industri kerupuk berskala rumahan. Menurutnya, ketersediaan modal saat ini memang masih biasa diatasi dengan mengajukan pinjaman, tetapi dengan jumlah terbatas. Hanya saja, modal yang didapat tentu tidak bisa sepenuhnya digunakan untuk mengembangkan usaha. Inilah yang selama ini menjadi kendala sehingga pelaku usaha di sektor mikro cenderung stagnan atau monoton dan hanya mengandalkan produksi sesuai dengan kemampuan modal yang tersedia. “Jika modal yang tersisa tidak seberapa, maka secara otomatis proses produksi juga terbatas”. (gun)


CMYK

KAMIS, 18 OKTOBER 2012

METROPOLIS

9

RADAR TEGAL

Pemberangkatan Jemaah Calon Haji Kota Tegal

AIR MATA ’BANJIRI’ PENDOPO

ADI MULYADI/RATEG

ADI MULYADI/RATEG

MENANGIS - Ribuan orang menangis, ketika calhaj Kota Tegal diberangkatkan dari pendopo bali kota, menuju Asrama Donohudan Solo.

DIBERANGKATKAN - Wali kota didampingi Forkompinda, kepala Kemenag, ketua MUI dan sebagainya mengibaskan bendera tanda calhaj diberangkatkan.

KANCA BATIR Andi Prasetyo

Perfilman Tegal Menggairahkan SAAT ini dunia perfilman Kota Tegal sangat menggairahkan. bermunculan komunitas dan insan sinematografi. Bahkan beberapa di antaranya berhasil meraih prestasi yang dapat dibanggakan. Pemilik Bengkel Sinema Indonesia, yang juga Dosen Fakultas Audio Visual Politeknik Harapan Bersama Kota Tegal, Andi Prasetyo mengatakan, perkembangan film di Kota Tegal sekarang sangat bagus. Berbeda dengan dulu, ketika dia mendalami dunia sinematografi. “Dulu kami membuat film ditertawai orang-orang. Tapi sekarang justru banyak orang ingin membuat film.”

LatihMentaldanKreasiAnak SELAIN memberikan motivasi dan pemberian pendidikan formal di sekolah. Guru pendidik TK Kemala Bhayangkari, Jalan KS Tubun Kota Tegal, nampaknya sering mengajak anak didiknya agar bisa mandiri dan berkreasi, dengan mengajak putra-putrinya mengikuti berbagai lomba. “Belum lama ini, kami mengajak anak-anak TK Kemala Bhaayangkari KS Tubun, mengikuti lomba mewarnai di Perumahan Citraland, yang menyelenggarakan lomba mewarnai bagi anakanak TK, dan melukis khusus anak SD,” ucap Kepala TK Kemala Bhayangkari, Nirah Heriyati SPd AUD pada Radar, kemarin. Lagi pula, tambahnya, dalam lomba itu tidak dipungut biaya. Waktu itu pihaknya memerintahkan semua anak didik ikut. Tujuannya melatih mental serta menggugah kreasi anak supaya mampu mandiri. “Terutama ajakan mengikuti berbagai lomba memang jangan berharap mendapat juara. Terkecuali, kita melihat ada bakat pada anak tersebut. Jika belum, paling utama mengasah dan melatih anak memiliki mental pemberani dan mandiri bisa berkreasi,” ungkapnya. (gus)

ke hal 15 kol 1

Jatah Makan Siang Hilang AGUS WIBOWO/RADAR TEGAL

Akibat Perjalanan yang Terhambat RATUSAN jemaah calon haji (calhaj) asal Kota Tegal, tidak dapat jatah makan siang di Asrama Haji Donohudan Solo. Hilangnya jatah makan siang tersebut, terjadi lantaran rombongan calhaj datang terlambat. Informasi ini diperoleh waktu Tim Pedamping Haji Daerah (TPHD), Kiai Sarkowi, dan Tim Ke-

sehatan Haji Daerah (TKHD), dr Luluk, ketika onair di Stasiun Radio Pemerintah Kota Tegal. Pada kesempatan itu Sarkowi mengatakan, calhaj Kota Tegal diberangkatkan Rabu (17/10) pukul 01.00 dini hari. Rombongan baru tiba di Rumah Nakan Salsabila pukul 07.30. Padahal sesuai jadual, 349 calhaj masuk rumah makan itu pukul 04.00. “Keterlambatan terjadi karena di Alas Roban Kendal terjadi kecelakaan lalu lintas, mengakibatkan sebuah truk melintang di te-

ngah jalan. Sehingga rombongan calhaj tidak hanya terlambat. Tapi tidak melaksanakan Salat Subuh,” ucapnya saat disiarkan langsung, Rabu (17/10) pukul 13.00, di stasiun radio pemerintah tersebut. Keterlambatan pun berimbas. Jatah makan siang di Asrama Donohudan Solo hilang. “Calhaj Kota Tegal baru datang di Asrama Haji Donohudan pukul 12.30. Sebab berangkat dari RM Salsabila pukul 08.00.” ke hal 15 kol 5

ke hal 15 kol 5

PRESTASI

SETELAH menunggu cukup lama, akhirnya tiba juga jadual pemberangkatan jemaah calon haji (calhaj) Kota Tegal. Rabu (17/10) pukul 01.00 dini hari, ratusan calhaj menggunakan 9 bus, meluncur dari halaman pendopo bali kota, setelah Wali Kota H Ikmal Jaya SE Ak mengibaskan bendera. Para pengantar yang berada di dalam lingkungan balai kota maupun di luar, semua melambaikan tangan. Mata mereka tertuju pada bus yang mengangkut calhaj. Demikian di dalam bus, para calhaj melambaikan tangan sebagai ungkapan perpisahan, pada sanak keluarga

KTP Sementara Ditolak Kantor Imigrasi AKIBAT ditolak kantor imigrasi, warga Kota Tegal yang bakal studi di Malaysia, gagal berangkat. Penolakan disebabkan yang bersangkutan hanya membawa Kartu Tanda Penduduk (KTP) sementara, yang dikeluarkan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Didukcapil). Karena sejak Agustus 2012, blangko KTP dan Kartu Keluarga (KK) habis. Menurut Muhammad Fatah Achyar SH, kemarin, dia menyayangkan Disdukcapil. Karena sampai kehabisan blangko KTP dan KK. Sehingga dikeluarkan KTP sementara. Ketika hendak memproses paspor di kantor imigran, KTP sementara yang jadi salah satu pembuatan paspor ditolak. Tak ayal, saudaranya gagal mengikuti studi di Negeri Jiran. “Habisnya blangko KTP merupakan kesalahan pemkot. Dalam hal ini Disdukcapil. Tapi yang jadi korban warga Kota Tegal. Salah sa-

SAKIT - Dengan setia, Ny Sanusi menemani suaminya yang sakit mendadak, dan hendak berangkat menggunakan ambulans.

Kecewa dengan Pelayanan Panitia Ambulans Mogok, Tabung Oksigen Kosong KELUARGA jemaaah calon haji, Sanusi (60), warga Pala 24 Desa Mejasem Barat Rt 03 RW 12, Ke-

camatan Kramat Kabupaten Tegal, yang diberangkatkan dari Kota Tegal, Rabu (17/10) dini hari kemarin, mengaku kecewa dengan panitia maupun pengantar sarana kendaraan khusus yang dinaikinya. Sebab, ambulans yang dipakai calhaj rusak, bahkan sempat mogok. ke hal 15 kol 1

Tegal Sabet Juara Festival Film Jateng

DOK/RATEG

ANTRI – Sejumlah warga Kecamatan Tegal Barat antri membuat KTP.

tunya dialami saudara saya. Terpaksa gagal berangkat ke Malaysia. Sebab KTP sementara yang dimiliki ditolak kantor imigrasi. De-

ngan kejadian itu, saya atas nama warga mempertanyakan keseriusan pemkot, guna melaksanakan ke hal 15 kol 1

DUNIA perfilman Kota Tegal berhasil mengukir prestasi kembali. Pada ajang Festival Film Dokumenter dan Fiksi/Cerita Tingkat Propinsi Jawa Tengah, Kota Tegal berhasil meraih jaura II dan juara harapan II. Tidak hanya itu. Pada ajang tersebut penghargaan lain juga diraih insan perfilm-an Kota Tegal. Yakni penghargaan sebagai narator terbaik. Penghargaan tersebut diraih melalui film berjudul ‘Sang Penari Bulan’ produksi Dinas Pemuda Olah Raga Seni Budaya dan Pariwisata (Dinporabudpar) Kota Tegal. Dan film berjudul Muhammad Cheng Ho, karya mahasiswa Politenik Harapan Bersama Kota Tegal.

Kabid Kebudayaan Dinporabudpar Kota Tegal, Budi Saptaji mengatakan, festival film dokumenter dan fiksi/cerita ini diselenggarakan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jateng. Pada ajang tersebut Kota Tegal mengirimkan tujuh film. Namun hanya dua film yang berhasil masuk dalam grand final. Dijelaskan, pada kategori film dokumenter ada 6 film yang masuk grand final. Yaitu dari Kota Tegal dua film, Blora, Pati , Cilacap dan Klaten. Gelaran grand final dilaksanakan Senin-Selasa (15-16/10) di Teater Arena Taman Budaya Jawa Tengah (TBJT) Surakarta. ke hal 15 kol 1

Sisi Lain Pemberangkatan 10 Warga Mejasem ke Tanah Suci

Usai Berpamitan, Lakukan Salat Sunah Safar 2 Rakaat Suasana di kompleks Perumahan Mejasem Pala 21-24 Kramat Kabupaten Tegal, Selasa (16/10) malam kemarin, nampak berbeda. Sejumlah sudut jalan ramai dengan sejumlah kendaraan roda empat. Ternyata mereka akan mengantar saudara maupun tetangga berangkat ke Tanah Suci. Apa saja yang dilakukan? ADI MULYADI/RATEG

SEDIH - Seorang pengantar nampak sedih, ketika jemaah calon haji diberangkatkan dari Pendopo Bali Kota Tegal menuju Asrama Donohudan Solo.

CMYK

LAPORAN: AGUS WIBOWO MESKI kegiatan Walimatus Safar tidak terdapat dalam ajaran

AGUS WIBOWO/RADAR TEGAL

SALAT SAFAR - Sebelum berangkat ke pendopo balai kota, lima pasang calon jemaah haji asal Mejasem, tengah mengerjakan dua rakaat Salat Safar, di Masjid Lailatul Qodar, Pala 21-22 Mejasem Kabupaten Tegal.

maupun Rukun Islam. Nampaknya kebiasaan berpamitan meminta maaf, dan doa serta melakukan dua rakaat Salat Safar menjadi pegangan maupun kegiatan masyarakat sebelum pemberangkatan haji. Salah satunya di Mejasem Barat Kabupaten Tegal. Ada sekitar 5 pasang keluarga berangkat ke Tanah Suci yang menerapkan hal tersebut. Bahkan, agar lebih khusuk, mereka yang hendak berangkat melalui Kota Tegal, diiring warga sekitar melakukan Salat Safar, di Masjid Lailatul Qodar Mejasem. Tangisan dan ucap minta maaf, serta petunjuk meminta doa keselamatan pun terus mengalir di mulut mereka. Demikian dengan kumandang azan atau komat,

yang langsung mengiringi para calon jemaah haji yang siap berangkat. “Alhamdulillah di tahun 2012, ada 10 warga atau 5 pasang keluarga di Mejasem, malam ini berangkat ke Mekah,” ucap Tanto, warga Pala 21 Mejasem, yang juga kerabat dari salah satu keluarga calon jemaah haji. Menurutnya, 5 pasang keluarga yang semuanya warga RW 12 Mejasem Barat, di antaranya pegawai PT Perikanan Nusantara, Supriyadi dan istri; pensiunan pegawai pemerintahan di Semarang, H Ristanto bersama istri; pensiunan pegawai di Dinsosnakertrans Pemkab Tegal, Sanusi dan istri; Mukri bersama istri, pasangan guru di Tegal; serta Hari Purnama ke hal 15 kol 5


PEMALANG

10

KAMIS 18 OKTOBER 2012

RADAR TEGAL

TELEPON TELEPON PENTING PENTING PLN UPJ Randudongkal

(0284)

584556

PLN UPJ Comal

(0285)

4475115

PLN UPJ Pemalang

(0284)

322742

Polres

(0284)

321090

Poltas

(0284)

321110

PMI

(0284)

321431

Pemadam Kebakaran

(0284)

322502

Terminal Bus

(0284)

323636

Stasiun Kereta

(0284)

322202

RSUD Dr. M. Ashari

(0284)

321614

RSI Ikhlas

(0284)

322502

RSU Santa Maria

(0284)

321251

PKU Muhammadiyah Comal

(0285)

577104

Kec. Pemalang

321432

Kec. Taman

321021

Kec. Petarukan

321608

Pasca Mutasi, Pejabat Bingung PEMALANG – Fenomena yang terjadi paska pelantikan pejabat di lingkungan Kabupaten Pemalang, dengan banyaknya pejabat yang dimutasi. Rupanya sedikit banyak membuat para pejabat kebingungan bahkan ada juga yang stres, karena pergantian jabatan itu dilakukannya saat-saat mendekati akhir tahun. Terutama bagi pejabat yang tugas pokoknya tidak jauh dengan keuangan. Karena akan mengalami kerepotan dalam membuat laporan keuangan dengan alasan tidak tahu dari awal. “Mestinya pergantian jabatan itu jangan dilakukan menjelang akhir tahun, tapi awal tahun. Sehingga tidak menjadikan beban berat dalam menyusun dan membuat laporan,” kata seorang pegawai yang baru

saja mengikuti acara pelantikan dan mendapat jabatan barunya. Semenara itu, anggota DPRD dari Fraksi Golkar Drs H Santoso MM menilai, mutasi pejabat yang baru saja terjadi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pemalang merupakan hal yang biasa dan wajar. Hanya saja dia berharap dalam pelaksanaannya itu sesuai dengan norma-norma yang ada. “Dalam menejemen sumberdaya manusia penataan personil yang dikenal masyarakat awam dengan mutasi adalah hal yang biasa dan wajar. Sepanjang mendasarkan norma aturan dan penilaian yang wajar pula,” katanya, kepada Radar, kemarin. Tetapi, lanjut Santoso, mutasi tersebut akan menjadi sesuatu yang tidak wajar apa-

bila mutasi itu mengabaikan norma-norma baku seperti daftar urut kepangkatan, kompentensi, senioritas dan sebagainya. Bahkan lebih-lebih, menurut Santoso, jika mutasi itu hanya sekadar balas jasa maupun balas dendam, hal itu tentunya yang tidak diharapkan. “Mudah-mudahan hal semacam itu tidak terjadi,” ujarnya. Terkait dengan adanya mutasi jabatan yang dilakukan secara besar-besaran, Santoso sendiri agaknya kurang sependapat, sebab penataan personil atau melakukan penggantian pejabat dalam jumlah yang cukup besar, dapat dipastikan akan berpengaruh negative pada lembaga tersebut, seperti misal di DPPKAD sekarang ini. (apt)

Apresiasi SMAN 1 Terhadap Batik

Lanjutkan Pembangunan Desa Badak

PENTOL RAH

SUMPAH JABATAN – Wakil Bupati Pemalang, M Agung W ST sedang membacakan sumpah jabatan dihadapan pejabat yang mengikuti mutasi dan promosi.

Gelar Peragaan Busana

NGENDONG DESA Badak, Kecamatan Belik membutuhkan orang yang pintar dan kober agar pembangunan disana tepat sasaran dan tepat guna. Hal itu mendasari sosok Edy Wardoyo yang sudah malang melintang terjun di berbagai organisasi untuk menjadi calon orang nomor satu di Desa Badak. Dengan modal tekad besar dalam membangun desanya, dan banyak menggeluti organisasi seperti di kepemudaan, karang taruna, ketua BPD, pengurus parpol, ketua komite sekolah, TPK PNPM, dan pengurus Gapoktan Budi Jaya. DOK.RATEG Pria kelahiran Desa Badak 27 EDI WARDOYO Oktober 1960 silam, lahir dalam lingkungan warga masyarakat yang didomoinasi orang–orang kecil bahkan rakyat biasa. Pencalonannya sebagai orang nomor satu di desanya bakal memprioritaskan kesehatan warga, kesadaran pentingnya pendidikan disemua generasi. “Semua berpulang kepada terciptanya kecerdasan masyarakat sehingga terwujudlah masyarakat yang madani berbudi luhur dan berahklak mulia,” tandasnya menambahkan, dengan masyarakat yang berbudi luhur serta berahklak mulia, desa ini akan menjadi desa yang maju dan berkembang dengan kemajuan penataan SDM yang mampu menjiwai apa arti dari pada kesadaran pendidikan. Menjadi calon orang nomor satu di desanya jika tuhan berkehendak, maka dia tak lepas dari dukungan warga masyarakat Desa Badak, sebab ini semua bentuk kesiapannya menjadi pelayan masyarakat. “Tentunya akan melanjutkan pembangunan dan mengembangkan semua potensi yang ada di Desa Badak yang juga tak lepas dari partisipasi terhadap pemuda pemudi untuk lebih berkreativitas. Semua bertujuan untuk memajukan serta mengembangkan majunya Desa Badak ke depan.” (nur)

AGUS P/RADAR PEMALANG

NURCHOLIS/RADAR PEMALANG

TAMPIL - Sejumlah siswa unjuk kebolehan dalam peragaan busana di halaman SMAN 1 Belik.

Tukang Rangka Baja Ringan Kesetrum TAMAN – Lagi, seorang tukang tersengat aliran listrik tegangan tinggi di jalur lingkar selatan Desa Kaligelang, Pemalang. Kali ini seorang tukang pemasang rangka baja ringan bekerja di kantor Balai Konservasi Sumber daya Alam (BKSDA) Pemalang yang sedang diperbaiki, Rabu (17/10) kemarin. Menurut Edi, Mandor proyek mengungkapkan, saat kejadian dirinya berada di belakang, menurut dia sempat terdengar suara ledakan. Setelah diamati ternyata salah satu tukang pemasang baja ringan kesetrum. “Sempat terdengar bunyi ledakan, ternyata pemasang tersetrum. Kejadian terjadi sekitar pukul 15.30 WIB. Korbannya adalah Amad Warga Kauman, Kabupaten Brebes,” tegasnya. Korban saat kejadian tengah memasang baja ringan. Sudah seminggu korban mengerjakan

proyek tersebut. Naas saat hendak melubangi baja ringan, ternyata baja itu tersangkut jaringan kabel PLN yang melintang di atas bangunan kantor BKSDA. Korban pun tersengat hingga menggantung dengan tangannya memegang lonjoran baja ringan tersebut. “Sempat menggantung, ngawang-ngawang mas,” ujar teman korban, Teguh warga Tegal. Sekujur tubuh dari kaki hingga dada korban sudah melepuh, beruntung nyawanya masih bisa diselamatkan. Dari pantauan Radar, seluruh baju yang dikenakan korban hangus. Korban kemudian dilarikan ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RS Santa Maria. Dokter IGD Santamaria, dr Iin Inawati setelah melakukan pemeriksaan pada korban mengungkapkan, melihat kondisi pasien, luka bakar akibat sengatan arus listrik tegangan tinggi. Sengatan listrik akan

mempengaruhi aliran darah dan organ jantung, sehingga akan diperiksa organ dalam pasien ini. “Biasanya korban akan pingsan, akibat dehidrasi tinggi, tapi ini cukup kuat masih bisa bangun,” ungkapnya. Luka bakar yang dialaminya luka bakar level 3, sehingga menurut dia tindakan yang harus dilakukan adalah melakukan isolasi kepada pasien agar tidak terkena bakteri dari luar. “Ini harus dirawat di ruang isolasi untuk menghindari bakteri dari luar,” ungkapnya. Sebulan sebelumnya sempat terjadi kejadian serupa di dekat lokasi ini, korban adalah Danang tukang batu yang saat itu tengah memasang batu bata di atap salah satu rumah. Korban tersengat hingga mengalami luka bakar di sekujur tubuhnya, dokter mengatakan 100 persen tubuh Danang terbakar hingga luka bakar level 4. (him)

KEGIATAN tengah semester dimanfaatkan SMAN 1 Belik dengan menggelar sejumlah lomba, salah satunya peragaan busana yang banyak menarik minat siswa untuk berlenggaklenggok di halaman sekolah yang disulap menjadi catwalk ala kadarnya. Tentu saja menjadi pusat perhatian para siswa lainnya untuk melihat aksi dan kebolehan teman yang menjadi utusan kelas untuk berlaga dengan busana batiknya. Lomba ini diikuti oleh siswa– siswi dari perwakilan 16 kelas, setiap kelas yang diambil satu kelas satu orang putra dan satu orang putri sebagai wakil dari kelas masing–masing. Dengan begitu lebih 35 anak mengikuti lomba peragaan busana. Lomba yang bertujuan mencari bakat serta prestasi siswa untuk diajukan dalam lomba peragaan busana, bagi yang meraih juara satu akan melanjutkan ke tingkat kabupaten, bahkan ke tingkat propinsi. Selain lomba busana, juga ada lomba managemen kebersihan kelas, lomba singing contes( nyanyi) tiap kelas minimal mengajukan satu orang peserta. Lomba mocopat, lomba pidato bahasa jawa, lomba paduan suara, lomba bola voli, lomba karaoke, dan tembang campursari. Pihak sekolah dalam upaya memeriahkan lomba mengundang pelatih dan perancang busana dari Randudongkal, Saeful yang pernah meraih juara dua lomba batik nusantara tingkat Asia. Dia dihadirkan sebagai pemandu dan juri dalam pelaksanaan lomba. Kepala SMAN 1 Belik, Harjono Spd MPd menuturkan, lomba dari beberapa kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kepedulian sekolah dalam memberikan apresiasi pada siswa agar dalam mengikuti latihan ini betul–betul menjiwai apa yang telah diarahkan guru. Semua ini untuk memotivasi dalam belajar, selain untuk mencari bakat– bakat dan kreativitas anak ke jenjang yang akan datang. Kebetulan kegiatan ini berba-

rengan dengan KTS (kegiatan tengah semester). “Gelar lomba dengan tema kami cinta batik Indonesia ini disesuaikan dengan animo masyarakat yang sangat berkarakter terhadap batik Indonesia,” katanya. Ternyata pihak sekolah sangat intens dalam mengembangkan ketrampilan anak, Belik yang memiliki batik khas dijadikan salah satu media bagi siswa untuk melukis motif batik. Wakil Kepala SMAN 1 Bidang Kesiswaan, Toni Kusworo Spd menambahkan semua itu untuk mengembangkan kreasi anak dalam belajar melukis untuk motip batik yang dipadukan dengan warna kulit peserta peragaan yang diatur oleh perancang batik. Dan lomba ini diterapkan dengan kegiatan yang diajarkan dalam belajar mengajar sehari-hari. “Lomba yang kami setting ini adalah salah satu apresiasi terhadap batik lukis ala Belik, yang dirancang oleh anak dengan panjang dua meter m dan lebar dua meter, serta motif batik dan modelnya tidak ditentukan,” katanya seraya menambahkan, SMAN 1 Belik tahun kemarin meraih juara dua putra lomba batik pemalangan yang diadakan di tingkat Kabupaten Pemalang. Sehingga untuk memotivasi pada anak yang mendapat juara dalam lomba ini akan diberi hadiah sebagai tanda penghargaan dari sekolah. Dan ini sudah dipersiapkan untuk seluruh pemenang dalam perlombaan tersebut. Adapun nanti bagi juara 1 tingkat sekolah akan dikirimkan ke tingkat kabupaten. Saeful menuturkan, bahwa untuk kegiatan lomba peragaan busana harapannya agar anak bisa melanjutkan ke tingkat kabupaten bahkan ke tingkat nasional. “Karena setelah kami amati dalam lomba tadi bahwa sebetulnya itu anak–anak banyak yang mempunyai bakat kreasi dan berpotensi,” ujarnya. Untuk itu, Saeful berharap dengan adanya kegiatan ini bisa mengangkat drajat anak– anak ke jenjang yang selanjutnya. (nurcholis)

AGUS P/RADAR PEMALANG

PEMBUKAAN - H Noor Rosyadi SE MM menyerahkan bola kepada wasit sebagai tanda dimulainya kegiatan turnamen sepakbola Cyber Cup I di Kelurahan Kebondalem, kemarin.

Turnamen Cyber Cup I Resmi Dibuka PEMALANG – Turnamen sepakbola U-15 Cyber Cup pertama di lapangan Karangan Kelurahan Kebondalem, Pemalang, Selasa (176/ 10) resmi dibuka H Noor Rosyadi SE MM ditandai dengan penyerahan bola kepada wasit yang memimpin jalannya pertandingan perdana sekaligus melakukan penendangan bola pertama. Hadir dalam acara itu Camat Pemalang, Polsek dan Danramil serta hadir juga pengurus KONI, PSIP, Kelurahan Kebondalem, ketua Ranting NU dan RW se Kelurahan Kebondalem. H Noor Rosyadi yang sekarang ini menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Pemalang menyambut baik dan menyampaikan terima kasih kepada warga masyarakat di Kelurahan Kebondalem yang memprakarsai terselenggaranya kegiatan turnamen sepakbola Cyber Cup pertama yang sesuai rencana akan digelar setiap 2 tahun sekali. Kegiatan turnamen ini mulai dilaksanakan tanggal 16 0ktober hingga 21 Nopember 2012. H Noor Rosyadi yang juga calon anggota DPR RI dari PKB berpesan kepada semua pihak yang hadir dalam acara pembukaan untuk mendukung dan menjaga keamanan, agar tidak terjadi hal-hal yangg tidak diinginkan. Khususnya kepada jajaran Polsek Pemalang yang menjaga keamanan selama kegiatan itu berlangsung. Ketua panitia, Sucipto SPd menjelaskan, kejuaraan turnamen ini diikuti sebanyak 36 club se Kabupaten Pemalang, untuk memperebutkan hadiah total Rp 5 juta untuk juara I Rp 2 juta ,Juara II Rp 1,5 juta dan juara bersama dan semifinalis masing-masing Rp 750.000 plus piala tetap. Sementara Junaedi tokoh pemuda yangg terlibat di dalam kegiatan turnamen ini menambahkan, bahwa kejuaraan ini merupakan bentuk kebersamaan warga Kelurahan Kebondalem, karena lebih dari 50 orang terlibat aktif dengan berbagai bidang tugasnya. Serta masyarakat di lingkungan semua turut serta membantu memberikan sumbangan dengan iuran sesuai kemampuan masing-masing warga. H Noor Rosyadi juga berkesempatan untuk menyaksikan jalannya pertandingan perdana antara SSB Putratama Sarwodadi Comal melawan PS Persada Pelutan yang dimenangkan oleh SSB Putratama dengan score 1– 0. (apt)

Kegiatan Polisi Sahabat Anak dalam Pendidikan Dini Anak TK dan PAUD

Polisi Jangan untuk Menakut-nakuti, Kesan yang Tertanam pada Diri Anak Tidak Baik “Ade ayo makan, awas kalau tidak makan nanti ditangkap polisi.” Barangkali bapak dan ibu yang memiliki anak di rumah menakutnakuti anaknya saat nakal atau rewel dengan perkataan serupa itu. Apa bisa dibenarkan? LAPORAN : HIMAWAN AR MENURUT Kasatlantas Polres Pemalang, AKP Endang Tri Purwanto SIK mengungkapkan, polisi jangan dijadikan sarana menakut-nakuti karena menurutnya polisi saat ini adalah mitra dan pengayom masyarakat, “Bukan untuk menakut-nakuti,“ ujarnya. Menurut dia, jika polisi dijadikan alat menakut-nakuti, kesan bagi anak-anak kepada polisi akan jelek sehingga akan tertanam dalam benaknya. “Tidaklah, Polisi itu baik bukan buat menakut-nakuti,” tandasnya saat mengenalkan kepolisian dan tugas-tugas yang diembannya, Rabu (17/10) ke-

HIMAWAN AR/ RADAR PEMALANG

BELAJAR - Anak-anak saat belajar dan bermain bersama anggota Polres Pemalang.

marin di hadapan anak-anak TK dan PAUD yang berkumpul di pendopo Mapolres Pemalang. Berkumpulnya anak-anak belia ini sontak membuat lokasi pendopo yang biasanya sepi menjadi ramai riuh celotehan anak-anak. Di lokasi tersebut tengah berlangsung kegiatan polisi Sahabat Anak (PSA) untuk memberikan pendidikan dini anak TK dan PAUD. Kapolres Pemalang, AKBP

Wawan Muliawan SH SIK MH melalui Kasat Binmas Polres Pemalang, AKP Imam Hanafi SAg mengungkapkan, kegiatan PSA ini digelar agar anak-anak TK dan PAUD mencintai polisi dan tugas-tugas polisi. Selain itu juga tertanam selalu perilaku tertib terhadap aturan lalulintas. Dalam kegiatan PSA ini ada tiga sekolah yang datang yaitu dari TK Tunas Rimba, TK Raudatul Hasanah dan PAUD Harapan Bangsa. Beberapa materi

yang disampaikan berupa pengenalan rambu-rambu lalulintas, dengan metode belajar sambil bermain. “Belajar sambil bermain, harapannya bisa langsung mengena,” ujarnya. Ternyata beberapa anakanak usia TK ini sudah mengenal beberapa rambu yang ditunjukan oleh anggota polisi yang saat itu berubah menjadi sosok guru mereka. Karena beberapa sudah tahu akan rambu-rambu, pembelajaran pun berupa tanya jawab layaknya kuis. “Sebagian sudah tahu, misal kode-kode lampu traffic, kalau

merah tanda berhenti kalau hijau tanda apa? sebagian sudah tahu,” ujarnya. Tidak hanya pengenalan lalulintas saja, anak-anak pun pada sesi selanjutnya diajak untuk berjalan-jalan keliling Mapolres Pemalang untuk melihat beberapa sarana dan prasarana yang dimiliki oleh Polres Pemalang seperti mobil dan motor patroli, truk dalmas dan meninjau kandang anjing pelacak. “Harapannya anak dalam masa pertumbuhan, baik jasmani dan rohaninya ini dapat paham dan terkenalkan dini akan kedisiplinan dan ketaatan pada aturan,” tandasnya. (*)


SAMBUNGAN

KAMIS 18 OKTOBER 2012

15

RADAR TEGAL

Nelayan Terima 10 Kapal Bantuan HARAPAN nelayan kecil Panggung Tegal Timur yang tergabung dalam KUB Gulamah 01, untuk bisa mendapat hasil tangkapan lebih baik terrealisasi. Pemerintah Kota (Pemkot) Tegal melalui anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) Dinas Kelautan dan Partanian (Dislatan) memberikan bantuan 10 unit kapal fiber ukuran 3 GT bagi mereka. Tidak hanya itu. Pemkot juga memberi bantuan alat tangkap ikan berupa jaring sebanyak 24 unit. Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Wali Kota Tegal, Ikmal Jaya, Rabu (17/10) di pantai Panggung Tegal Timur. Plt Kepala Dislatan, Haryana mengatakan, permintaan bantuan kapal dari KUB Gulamah 01 ini sejak 2009 lalu. Hanya saja dulu permintaan ditujukan langsung ke Kementerian Kelautan. Dan dari Kementerian Kelautan disarankan untuk mengajukan melalui daerah. “Nah, pada 2012 ini melalui DAK, permintaan tersebut bisa direalisasikan. Bahkan tidak hanya kapal saja melainkan beserta jaringnya. Untuk kapalnya sebanyak 10 unit sedangkan jaringnya jenis rampus 10 unit dan jenis tramelnet 14 buah,” katanya. Dislatan sangat mendukung KUB Gulamah 01, lantaran Kota Tegal sudah masuk kawasan minapolitan. Karenanya sangat memprihatinkan apabila nelayannya masih menggunakan gethek untuk melaut. Dengan adanya bantuan ini, lanjut Haryana, diharap ada peningkatan produksi yang pada akhirnya berujung pada kesejahteraan. “Nilai batuan ini apabila dirupiahkan sebesar Rp 250 juta. Untuk kapalnya masing-masing harganya sekitar Rp25 jutaan.”

ADI MULYADI/RATEG

SIMBOLIS - Secara simbolis wali kota menyerahkan bantuan 10 unit kapal dan 24 jaring, pada perwakilan nelayan dari KUB Glamah 01 Panggung.

Namun perlu dicermati, bantuan ini bukan untuk perorangan tetapi kelompok. Selain itu juga bukan penambahan kapal, melainkan penggantian kapal. Bantuan seperti ini, baru kali pertama ada bagi nelayan kecil Kota Tegal. Ketua KUB Gulamah 01 Panggung, Teguh Sapari (38) menuturkan, sebelum serahterima sudah dilakukan uji coba. Hasil yang diperoleh meningkat tiga kali lipat dari sebelum menggunakan kapal ini. “Waktu masih menggunakan gethek, perhari hanya dapat 1 kg. Dengan kapal ini sehari hasilnya meningkat menjadi 5 kilo gram. Melaut mulai pukul 05.00 sampai dengan 13.00,” katanya.

Menurutnya, dengan menggunakan kapal ini jarak melaut menjadi lebih jauh. Jika sebelumnya hanya sekitar 1 kilometer dari bibir pantai. Dengan kapal ini bisa mencapai 5 mill dari bibir pantai. “Anggota kami 15 orang, sementara bantuan hanya 10 kapal. Nantinya itu akan dikelola dan dikembangkan sehingga semua anggota akhirnya bisa mendapatkan kapal semua.” Sementara Wali Kota Tegal H Ikmal Jaya SE Ak menguraikan, bantuan 10 unit kapal ini diharap bisa mensejahterakan kelompok nelayan Gulamah 01 beserta keluarganya. “Kami harap ini dikelola agar bisa membelikan 5 kapal lagi untuk anggota lainnya,” ujarnya. (adi)

KTP Sementara Ditolak Kantor Imigrasi dari halaman 9 pelayanan pada masyarakat.” Di tempat terpisah, Sekretaris Komisi II DPRD, Hendria Priatmana SE mengungkapkan, dengan adanya peristiwa ini, dewan bakal berkordinasi dengan Disdukcapil. Sehingga KTP sementara dapat dijadikan dasar. Baik pembuatan pasport, pengurusan di bank, pernikahan maupun persyaratan administrasi kependudukan lain. Kalau tidak, warga yang jadi korban. “Harusnya KTP sementara bisa dijadikan dasar kantor imigran, dalam mengeluarkan pasport. Guna memastikan perma-

salahan ini, kami segera berkoordinasi dengan Disdukcapil. Kami juga minta pengadaan blangko KTP dan KK secepatnya dilakukan. Karena perubahan APBD Kota Tegal tahun 2012 telah ditetapkan,” imbuhnya. Secara terpisah, Sekretrais Disdukcapil Kota Tegal, Drs Totok Subagyo menyatakan, blangko KTP dan KK habis sejak Agustis 2012, menggantikan KTP yang habis masa berlakunya. Disdukcapil mengeluarkan KTP sementara, ditandatangani kepala SKPD tersebut. Pemberlakukan atau keabsahan KTP sementara, pihaknya melayangkan surat resmi ke

sejumlah instansi vertikal. Misalnya kantor imigrasi, perbankan, kemenag, KUA, pertanahan, kepolisian, kejaksaan, dan Pengadilan. “Karena ada pemberitahuan resmi, tidak ada alasan kantor imigran menolaknya, untuk dijadikan salah satu syarat pembuatan pasport. Kalau begitu, kami bertanya pada pelayanan kantor imigran. Surat resmi kami layangkan, sehingga kantor imigrasi tahu adanya KTP sementara yang dikeluarkan Disdukcapil. Karena blangko KTP habis, dan belum ada pengadaan blangko KTP dan KK lagi.” Ditegaskan Totok, anggaran pengadaan blangko KTP dan

(16/10) dini hari.” Lebih jauh disampaikan, karena dunia perfilman di Kota Tegal mulai menggeliat dan prestasi juga sudah banyak ditorehkan, rencana tahun depan dinasnya akan mengadakan pelatihan sinematografi dan festival film. Ditambahkan, Dosen Fakultas Audio Visual Politeknik Harapan Bersama, Andi Prasetyo yang juga pemilik Bengkel Sinema Indonesia menjelaskan, film ‘Sang Penari Bulan’ diproduksi Disporabudpar pada 2011 lalu.

“Film ini bercerita tenatng pelestarian Tari Endel. Didalamnya juga menceritakan sosok Sawitri sebagai pelaku sejarah yang mendapat penghargaan dari Kementerian Budaya dan Pariwisata sebagai Maestro Tari Topeng Endel,” ujarnya. Sedanglkan film ‘Muhammad Cheng Ho’ yang merupakan besutan mahasiswa Politeknik Harapan Bersama, Jeni, bercerita tentang masjid berornamen tionghoa yang dikelola Persatuan Islam Tionghoa Indonesia (PITI). Masjid tersebut berada

KK baru, ada para perubahan APBD Kota Tegal tahun 2012. Pemberlakukannya menunggu hasil evaluasi gubernur Jateng. Anggaran pengadaan blangko KTP dan KK, melalui perubahan APBD, diajukan dana sebesar Rp99.900.000. Dengan rincian Rp34.500.000 pengadaan 23 ribu blangko KTP, dan Rp65.400.000 pengadaan 21.800 set blangko KK. “Kami secepatnya melakukan pengadaan blangko KTP dan KK, setelah perubahan APBD tahun 2012 resmi ditetapkan. Soal pelayanan pada masyarakat, kami berupaya melakukan dengan maksimal kepada masyarakat,” tuturnya. (hun)

di Purbalingga. Sementara itu, Dosen Audio visual Politeknik Harapan Bersama, Haryo Guritno menguraikan, mahasiswanya sudah beberapa kali mengirimkan karya ke sejumlah festival film. Tahun ini ada 4 film yang dikirim ke Jambore Film Pendek di Cibubur, 4 film diikutkan Kompetisi Sinema Semarang (KSS). Kemudian film juga dikirim untuk mengikuti France Cinema Competition (FCC) 2012 dan 4 film dikirim mengikuti Euro On Screen (EOS). (adi)

Kecewa dengan Pelayanan Panitia dari halaman 9 Tak hanya itu. Sarana kesehatan lain seperti tabung oksigen juga kosong. Demikian juga alat kesehatan berupa infus tidak ada. Hal ini dikatakan Purwanto, keluarga jemaah calon haji, yang sempat mengawal perjalanan dari Tegal, menuju Asrama Donohudan Solo. Mereka juga kecewa. Terlebih, dugaan awal pemberangkatan, melihat kondisi mobil ambulans yang usianya tua, ternyata menjawab semua prediksi sebelumnya. “Waktu menunggu di pen-

dopo balai kota, sebagai keluarga mempertanyakan pada pihak panitia maupun pengemudi ambulans. Diketahui bahwa mobil itu milik Pusling Kecamatan Tegal Timur,” ucap Purwanto, kepada Radar, kemarin. Menurutnya, Sanusi yang merupakan jemaah calon haji asal Pala 24 Mejasem Tegal, saat hendak berangkat mendadak drop. Namun demikian, niatnya begitu besar, membuat dia tetap ingin berangkat ke Tanah Suci. Hingga akhirnya diputuskan pihak panitia, nantinya berangkat menggunakan

mobil khusus atau ambulans. “Mobil mulai mogok pada saat perjalanan sampai di Bernas Ungaran Semarang. Diketahui mogoknya ambulans yang dinaiki jemaah calon haji Sanusi bersama istri malah rusak.” Purwanto juga mempertanyakan, apakah ambulans tersebut sebelumnya tidak diperiksa terlebih dulu. Apalagi perjalanan dari Tegal ke Solo lumayan jauh. Bahkan diduga penggunaan ambulans yang disediakan panitia pemberangkatan haji, tidak dipersiapkan dengan matang. “Buktinya, selain mogok, sa-

rana tabung di dalam ambulans ternyata kosong atau tidak ada isinya. Demikian dengan sarana infus lain yang tidak dibawa,” ungkapnya. Menanggapi hal itu, Wali Kota Tegal H Ikmal Jaya SE mengaku belum mengetahuinya. “Iya benar, ada satu calhaj yang menggunakan ambulans. Tapi, informasi yang kami dapat jemaah itu sudah sehat,” ulasnya. Dia mengaku segera berkoordinasi dengan pihak lain, untuk melakukan perbaikan. Termasuk di antaranya persoalan itu insiden atau tidak disengaja, dan merupakan musibah. (gus)

Air Mata ’Banjiri’ Pendopo dari halaman 9 dan para pengantar. Pemandangan menarik ini telah terasa sejak Selasa (16/10) malam. Sekitar pukul 22.00, para calhaj dan pengantarnya berdatangan di pendopo balai kota. Suasana lokasi tersebut yang sebelumnya lengang, berubah jadi ramai dan dipadati ribuan orang. Panitia pemberangkatan haji pun nampak sibuk mempersiapkan segala sesuatunya. Para calhaj diminta duduk di dalam Pendopo. Sedangkan para pengantar dilarang masuk pendopo, demi kenyamanan calhaj. Namun demikian, tidak sedikit calhaj kembali turun, dan bergerombol dengan sanak keluarga atau pengantarnya. Pada waktu itulah pemandangan sangat mengharukan terasa. Para calhaj berpamitan pada keluarga atau saudara sambil berpelukan. Hampir semua keluarga dan pengantar serta calhaj menitik-

kan air mata. Sebab mereka akan berpisah sementara, guna memenuhi panggilan Allah melaksanakan Rukun Islam yang kelima. Pemandangan lebih memilukan nampak, ketika seorang bocah menangis hingga merontaronta. Dia seolah tak mau berpisah dengan orang tuanya, yang hendak menunaikan ibadah ke Tanah Suci. Bahkan, saking histerisnya, pihak keluarga lain menghibur dan menjauhkannya dari orang tuanya. Sungguh malam itu, pendopo bali kota seperti ‘dibanjiri’ air mata. Baik dari para calhaj yang akan diberangkatkan, atau sanak keluarga yang mengantar. Di sela-sela hiruk pikuk dan isak tangis calhaj maupun pengantarnya, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Tegal, H Nuril Anwar SH MH mengatakan, hingga hari H, jumlah calhaj yang diberangkatkan total 349 orang. Terjadi pengurangan, lantaran satu cal-

haj meninggal sebelum diberangkatkan. “Pada awalnya jumlah calhaj Kota Tegal 351 orang. Dari jumlah itu 2 orang di antaranya masuk Kloter Sapu Jagat. Tapi menjelang keberangkatan, calhaj bernama Tasari (58) dari Kaligangsa meninggal dunia. Kemudian istrinya, Maryatin Qibtiah (55) pun mengundurkan diri, dan batal berangkat. Sehingga total yang berangkat jadi 349 orang.” Menurutnya, lantaran dua calhaj batal berangkat, maka 2 calhaj sebelumnya ikut Kloter Sapu Jagat dimajukan. Sehingga dari Kota Tegal tidak ada yang ikut kloter itu. Calhaj terbagi 2 kloter, masing-masing Kloter 86 dan Kloter 87. Namun yang masuk Kloter 86 sebanyak 22 orang. Pemberangkatan ke Tanah Suci diikutkan kloter dari Kabupaten Brebes. Untuk Kloter 87 berjumlah 329 calhaj, pemberangkatannya ditambah calhaj dari

MENYIKAPI maraknya aksi mempermasalahkan banyaknya tempat hiburan atau karaoke di Kota Tegal. Sejumlah fraksi DPRD angkat bicara, dan meminta pemkot menghentikan perijinannya. Sedangkan 17 karaoke yang ada saat ini agar dievaluasi. Menurut Ketua Fraksi Partai Demokrat, Hendria Priatmana SE, guna menjaga kondusifitas, pemkot harus bersikap tegas menghentikan perijinan baru tempat hiburan. Sehingga tidak ada lagi yang baru, kecuali 17 karaoke. Kalau tidak ada ketegasan, dikhawatirkan memancing kemarahan mahasiswa dan ormas Islam. “Kami berharap melalui SKPD terkait, pemkot mengevaluasi perijinan yang dimiliki 17 karaoke. Kalau dalam prakteknya tidak sesuai perijinan, harus ada tindakan tegas. Bila perlu pencabutan ijin, jika pelanggaran yang dilakukan

DOK.RATEG

Hendria Priatmana SE

tak dapat ditolerir lagi.” Dia menjelaskan, guna mempermudah pengawasan, pihaknya minta dibuat zoning tempat hiburan. Baik karaoke, panti pijat, diskotek maupun lokasi hiburan lain ada dalam satu kawasan. Hal ini sesuai hasil ‘belajar’ di sejumlah daerah. Ternyata menerapkan zoning tempat hiburan.

“Dengan demikian, pemerintah lebih mudah mengawasinya. Pengunjung yang masuk ke kawasan hiburan harus membayar retribusi cukup besar, agar masyarakat umum tak mudah masuk ke tempat hiburan tersebut. Selain itu, supaya keberadaan lokasi hiburan bisa diatur, kami sepakat adanya perda dan perwalkot. Sehingga keberadaan keduanya cukup mendesak,” imbuhnya. Sementara Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD, Drs HM Nursholeh MMPd meminta pemkot bersikap tegas, menyikapi aksi mahasiswa dan ormas Islam. Mereka minta ada kajian ulang terhadap ijin lokasi hiburan yang dikeluarkan. Sebab jumlah di Kota Tegal, dengan luas lahan kurang dari 40 kilometer tergolong banyak. Apalagi maraknya tempat hiburan, lebih banyak imbas negatif dibanding positifnya. (hun)

Usai Berpamitan, Lakukan Salat ...

Tegal Sabet Juara Festival Film Jateng dari halaman 9 “Penilaian grand final dilakukan oleh tiga orang tim juri. Di antaranya Dekan Fakultas Ilmu Budaya Undip, DR Agus Maladi. News Manager Pro TV Semarang, Bambang Hengki. Serta Drs Winarto praktisi sinematografi,” katanya Rabu (17/10). Menurut Budi, dengan prestasi tersebut Kota Tegal mendapat hadiah berupa tropi dan uang pembinaan. “Hadiah diserahkan langsung Ketua Tim Juri, DR Agus Maladi Selasa

Ijin Tempat Hiburan Harus Dihentikan

Pemalang. “Kloter 86 masuk Asrama Haji Donohudan sekitar pukul 10.00, Rabu (17/10), dan kloter 87 masuk pukul 13.00 pada hari sama,” ujarnya. Pemberangkatan dari Bandara Adisumarmo menuju Jedah, Kamis (18/10). Untuk Kloter 86 pada pukul 10.15, dan Kloter 87 pukul 13.15. Sesampainya di Arab Saudi, calhaj Kota Tegal menempati Maktab di Aziziah sektor 72, dan kamar rumah nomor 207 dan 208. Jarak dari maktab ke Masjidil Haram kurang lebih 2 kilometer. Rencana calhaj kembali ke Tegal, Kamis (29/11) malam hari. Sementara itu, saat memberangkatkan calhaj, Wali Kota Tegal H Ikmal Jaya SE Ak berpesan, agar calhaj berhati-hati. “Jaga kesehatan dan kondisi fisik dengan baik, tidak usah kuatir serta memikirkan kondisi keamanan rumah yang ditinggal. Sebab kami dan TNI/POLRI, bersama-sama menjaga keamanan,” paparnya. (adi mulyadi)

dari halaman 9 bersama istri, pegawai Dinas Kesehatan Tegal. Sementara itu, Ny Sanusi saat hendak berangkat ke Tanah Suci mengaku hanya bisa pasrah, dan doa pada Allah SWT. “Bismillah, semoga dengan kondisi bapak seperti ini (sakit, red) waktu di Tanah Suci diberikan kekuatan dan kesehatan.”

Dia juga memohon doa dan maaf pada rekan serta tetangga, supaya keberangkatan haji bersama suaminya yang sedang sakit, kembali ke Tanah Air dengan selamat. “Semangat dan niat Bapak Sanusi untuk berangkat haji luar biasa. Makanya, saya sebagai istri harus menjaganya.” Hal sama ditegaskan calon jemaah haji lain, Supriyadi. Dia

mengaku cukup berat meninggalkan anak-anak di rumah. Demi mencapai ibadah haji, dia bersama istri rela meninggalkan semua yang dimiliki, termasuk harta paling berharga, yakni anak-anak. “Saya titip anak-anak. Termasuk mohon doanya agar bisa diberikan keselamatan. Kemudian kami menjadi haji mabrur,” pungkasnya. (*)

Jatah Makan Siang Hilang dari halaman 9 Sarkowi menegaskan, setelah menunggu cukup lama, calhaj Kota Tegal baru memperoleh makan pukul 17.00. Semua calhaj pada pukul 13.00 ini sedang beristirahat di kamarnya masing-masing. Ditambahkan TKHD, dr Lu-

luk, sambil beristirahat calhaj Kota Tegal mendapatkan pengecekan kesehatan kembali. Sesuai jadual calhaj diberangkat ke Tanah Suci, Kamis (18/ 10) pukul 13.00. Sementara Kasie Pemberitaan LPP Lokal Radio Sebayu FM, Kafandi mengatakan, informasi liputan haji asal Kota Tegal bakal

disiarkan langsung hingga tanggal 29 November. “Bagi masyarakat Kota Tegal yang ingin menanyakan kondisi keluarganya, dapat menelepon di nomor 0283353608, atau SMS Online di nomor HP 08157602500. Siaran liputan langsung haji Kota Tegal disiarkan langsung tiap pukul 13.00,” ujarnya. (adi)

Perfilman Tegal Menggairahkan dari halaman 9 Kendati demikian, lanjut Andi, dia tetap solid dan konsisten. Hingga pada akhirnya menggelar pelatihan film tingkat pelajar pada 2011. Dia dan komunitasnya berkeliling ke-40 sekolah meng-

ajarkan sinematografi. Baru setelah itu, dunia perfilman Kota Tegal menggeliat. Beberapa sekolah tingkat SMP sampai SMA, berlomba-lomba menjadikan sinematografi sebagai kegiatan ekstra kurikuler. Pada tahun sama, tingkat pergu-

ruan tinggi mulai terjun ke dunia perfilman. Sampai sekarang banyak komunitas sinematografi di Kota Tegal. “Geliat sinematografi juga tidak lepas dari peran para senior saya. Seperti Yono Daryono dan Haryo Guritno,” pungkas Andi. (adi)

Pusing-pusingnya Mulai Hilang dan Lambungnya Tak Perih Lagi Tekanan darah sistolik wanita 38 tahun ini pernah tinggi, dan mencapai 140 mmHg. Dan ini membuat kepalanya sering pusing. Selain itu, penyakit maag yang diderita wanita benama Rohmah ini membuatnya kerap merasakan perih di lambung. Menurut ibu dua anak ini, kedua keluhannya itu sudah tiga tahun dirasakannya. Untuk mengatasinya, warga Desa Kebumen, Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang, Proviinsi Jawa Tengah, ini berobat ke dokter. Tapi, “Masih sering kambuh,” ujarnya saat ditemui akhir Maret 2012 lalu. Karena menghindari efek samping obat kimia, ia beralih ke New Mandala 525 setelah mengenal kedelai bubuk instan itu dari iklan di televisi, dan meminumnya dua kali sehari. Hasilnya? “Pusing sudah mulai hilang dan lambung tidak perih lagi,” jawabnya. Lebih dari seperempat penduduk dunia saat ini menderita hipertensi. Demikian data Badan Kesehatan Dunia tahun 2008.

Hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah kondisi yang menunjukkan seseorang mengalami peningkatan tekanan darah di atas normal sehingga mengakibatkan risiko kesakitan (morbiditas) dan risiko kematian (mortalitas). Tekanan darah dikatakan tinggi apabila lebih besar atau sama dengan 140/ 90 mmHg. Sedangkan normalnya adalah 120/80 mmHg. Selain lesitin, zat gizi pada kedelai yang dapat membantu pencegahan hipertensi dan penyakit jantung adalah vitamin E. Vitamin ini mampu meremajakan arteri yang sudah tua sehingga lebih elastis. Ishwaral Jialal, peneliti

Western Medical Center, University of Texas, Amerika Serikat, mengatakan, mengonsumsi 800 IU vitamin E tiap hari selama 3 bulan bisa memangkas terjadinya osksidasi kolesterol jahat, mencegah kerusakan pembuluh arteri, dan mencegah penyakit jantung sebanyak 40%. Saat ini banyak kedelai bubuk beredar. Tapi New Mandala 525 sangat laku karena manfaatnya nyata dan produknya higienis. Ini ditunjang oleh mulai tumbuhnya kesadaran masyarakat untuk beralih ke bahan nabati dalam memelihara kesehatan. Produk ini bukan obat melainkan minuman kesehatan untuk keluarga. Untuk konsultasi kesehatan, hubungi dokter kami pada jam kerja di telepon bebas pulsa 08001401430 atau di e-mail purwati-s@centrin.net.id. Produk ini bisa didapatkan di apotek dan toko obat terkemuka di kota Anda. Dan untuk informasi penjualan, hubungi distributor kami untuk Provinsi Jawa Tengah di 08129474173.


CMYK

RADAR BREBES

KAMIS, 18 OKTOBER 2012

16

Pengamanan Islamic Center Dikeluhkan Keluarga Jemaah Calhaj Kecewa

OPINI Perlu Kedewasaan Berpolitik BREBES - Untuk membangun Kabupaten Brebes lebih baik, perlu adanya sikap kedewasaan berpolitik setiap peserta, yang telah mengikuti Pilkada Brebes, kemarin. Hal itu sangat dibutuhkan, agar masing-masing pihak konsentrasi menata wilayah itu ke depan. Menurut Ketua LSM Agustus, Kustoro Wihajayanto, setelah adanya peDOK.RATEG netapan calon buKustoro Wihajayanto pati terpilih oleh KPU Sabtu lalu, yang perlu dilakukan peserta dengan melakukan akselerasi dan menyelaraskan komitmennya membangun Brebes. “Mereka juga harus mengembalikan semangat sesuai visi-misi, yang sebelumnya dilontarkan pada masyarakat umum.” Dia menambahkan, sikap euforia pendukung dan simpatisan pasangan yang mendapatkan suara terbanyak, dalam pilkada sebelumnya tidak dilakukan berlebihan. Mereka harus secepatnya kembali dan berkonsentrasi mewujudkan visi-misi yang sebelumnya disampaikan pada masyarakat. “Kepada calon bupati dan wakil bupati yang mendapatkan suara lebih rendah, jangan terlalu berlebihan menyikapinya. Sadar atau tidak, mereka sebelumnya sama-sama memiliki semangat membangun Brebes. Untuk itu, paska adanya keputusan KPU, jangan sampai menurunkan semangat membangun yang sebelumnya pernah ada,” imbuh Kustoro. Lebih lanjut dia menjelaskan, baik mereka yang unggul perolehan suara maupun kalah, sama-sama mempunyai tanggung jawab membangun daerah tersebut. “Tidak mereka saja. Semua elemen masyarakat memiliki tanggung jawab sama membangun Brebes,” ujarnya. Sehingga, tandas Kustoro, guna mengurangi sentimen antarpihak, harus ada komunikasi bersama sebagai wujud kedewasaan dalam berpolitik. Dilihat dari perolehan suara yang didapat dalam pilkada kemarin. Selisih perolehan suara antara pasangan satu dengan lainnya tipis. “Dari perhitungan kasar, jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) sekitar 1,4 juta suara, hanya 872.032 suara yang dianggap sah oleh KPU. Dari jumlah itu, selisih pasangan yang mendapatkan perolehan suara terbanyak, dengan pasangan lain cuma 32.208 suara.” Apabila suara golput mencapai 40 persen dari DPT ditambah suara tidak sah, diakumulasikan sebagai dukungan pada setiap paslon secara rata (fifty-fifty). Selisih dukungan masyarakat pada kedua peserta pilkada, bakal makin tipis. Melalui analisa ini, lanjut Kustoro, dirinya ingin mengatakan bahwa tingkat resistensi atau gesekan paska pilkada cukup tinggi. Sehingga pasangan calon bupati dan wakil bupati terpilih dengan calon lain, bisa kembali membangun komunikasi bersama dalam mewujudkan kondusifitas Kabupaten Brebes. Kondisi ini sangat dibutuhkan, sebagai modal mewujudkan pembangunan lebih baik. (har)

EVENT Lokasi Kegiatan Sedekah Bumi Dipindahkan LARANGAN - Acara sedekah bumi yang dilaksanakan warga Desa Sitanggal, Kecamatan Larangan, merupakan kegiatan rutin tahunan, yang selalu dilaksanakan pertengahan bulan Zulhijjah (Wulan Aji). Berbeda dengan sebelumnya, sedekah bumi tahun ini ditempatkan di Dukuh Lamaran Desa Sitanggal. Kaur Umum Desa Sitanggal, Khamim Abdul Hadi, kemarin, menegaskan bahwa acara sedekah bumi terpaksa menempati lokasi baru. Mengingat saat ini sedang dilakukan perbaikan jalan utama Desa Sitanggal. “Tahun lalu sedekah bumi selalu diadakan di pasar tradisional Desa Sitanggal, yang berada di ruas jalan utama desa. Lantaran sedang dilakukan perbaikan jalan utama yang mengalami kerusakan, terpaksa lokasi kegiatan dipindah ke Dukuh Lamaran.” Dia mengungkapkan, tahun ini acara sedekah bumi diselenggarakan tanggal 14 November 2012, bersamaan peresmian program PNPM Mandiri. Seperti biasa, kegiatan sedekah bumi nantinya diadakan pentas wayang kulit. “Kebetulan tahun ini pentas wayang kulit dimainkan oleh Dalang Ki Kartono Katon dari Tegal,” ujarnya. Selain pentas wayang kulit, tandas Khamim, kegiatan sedekah bumi juga dimeriahkan arak-arakan. Dilanjutkan pemberian santunan bagi fakir miskin dan yatim piatu. Guna menambah kemeriahan, juga diadakan pasar malam, sebagai hiburan bagi masyarakat. “Sedekah bumi sekaligus menyambut datangnya Tahun Baru Hijriyah. Saya berharap, acara itu mendapat dukungan lebih instansi pemerintah maupun swasta, demi menambah kemeriahan acara. Kami membuka diri bagi instansi swasta yang memberikan dukungan sponsor, dalam sedekah bumi yang bakal kami adakan,” tuturnya. (har)

CMYK

BREBES - Layanan bagi jemaah calon haji (calhaj) Kabupaten Brebes sedikit terhambat, ketika transit di Islamic Center sebelum menuju Embarkasi Adi Soemarmo Solo. Di tempat ini, keluarga calhaj terpaksa menanggung kecewa. Karena tidak dapat menemui keluarganya. Pengamanan super ketat yang diberlakukan panitia dirasa terlalu berlebihan. Ribuan anggota keluarga yang ingin bertemu dengan calhaj, tidak diijinkan masuk kompleks

Gedung Islamic Center. Mereka cuma tertahan di pintu masuk. Padahal, tidak sedikit yang datang dari berbagai wilayah kecamatan, dengan berbagai jenis kendaraan. “Kami ingin menengok keluarga yang mau naik haji. Tapi dilarang. Katanya itu sudah aturan,” ujar Warno (44), seorang keluarga calhaj asal Kecamatan Losari, di sela-sela pemberangkatan di Islamic Center Brebes, kemarin. Sementara salah satu calhaj, Nahib Sodiq, memandang pengamanan pemberangkatan calhaj memang perlu. Tapi mestinya tidak

terlalu ketat. “Harusnya pihak keamanan memberi kebijakan satu atau dua anggota keluarga, biar masuk Islamic Center. Mereka kan mau berpisah selama 40 hari. Wajar kalau mereka ingin bertemu langsung,” ujar ketua Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) 5 Brebes itu. Seperti diketahui, tahun ini Kabupaten Brebes memberangkatkan 1.085 jemaah calon haji (calhaj) melalui bandara pemberangkatan Adi Sumarmo Solo. Mereka sebelumnya transit di Asrama Haji Islamic Center Brebes, sejak Senin (15/10) malam.

Ketua Panitia Perjalanan Ibadah Haji Kabupaten Brebes, Drs H Imam Hidayat Mpdi menjelaskan, tahun ini pemberangkatan calhaj terbagi dalam empat kelompok terbang (kloter). Yakni Kloter 84, 85, 86, dan 89. “Untuk Kloter 84, calhaj Brebes diberangkatkan 370 jemaah jam 02.30, dan tiba di Asrama Haji Donohudan Solo pukul 13.00,” jelasnya. Selanjutnya, Kloter 85 diikuit 362 calhaj. Pemberangkatan dari Islamic Center Selasa, 16 Oktober 2012, pukul 21.30. Tiba di Donohudan Rabu, 17 Oktober pukul 08.00. Kemudian Kloter 86 sebanyak 348 calhaj. Pemberangkatan

dari Islamic Center pukul 24.00. Tiba di Donohudan Rabu, 17 Oktober pukul 10.00. Dari jumlah calhaj yang bakal berangkat ke Tanah Suci, dilihat dari kelompok usia rata-rata 11-20 tahun ada 1 orang. Usia 21-30 tahun 17 orang. Sedang usia 3140 tahun ada 95 orang. Usia 41-50 tahun 308 orang, 51-60 tahun 383 orang. Usia 61-70 ada 239 orang, 71-80 tahun 35 orang untuk usia paling tua antara 81-90 tahun ada 2 orang. Yang paling muda atas nama Minan el Aziz Subkhan umurnya 20 tahun. Adapun paling tua atas nama Khulasoh binti KH Mukhidin (83 tahun). (ism)

Tunggu Kelanjutan Pengembangan Pasar Hewan BUMIAYU - Meningkatnya aktivitas perdagangan di Pasar Hewan Bumiayu, seiring makin dekatnya Hari Raya Idul Adha, berdampak pada kondisi lalu lintas di ruas jalan Bumiayu-Bantarkawung. Seperti terjadi Rabu (17/10), antrian kendaraan terlihat mengular. Mulai pertigaan Bumiayu-Bantarkawung sejauh sekitar 200 meter ke arah timur, dan arah barat hingga memasuki Desa Laren sejauh 300 meter. Selain diakibatkan pedagang menggelar jualan sepanjang bahu jalan. Penyebab utama terjadinya kepadatan kendaran, lantaran belum tersedianya sarana parkir memadai di pasar, yang berada pinggir jalan propinsi tersebut. Padahal termasuk jalur utama dilalui berbagai jenis kendaraan. Kondisi itu, diperparah pengunjung pasar yang berjalan sepanjang jalan, yang mengakibatkan arus lalu lintas terhambat. Pemkab Brebes sedianya melakukan upaya perluasan Pasar Hewan Bumiyu, yang pengerjaan tahap awal mulai dilaksanakan pertengahan 2008. Dengan melakukan pengembangan bagian belakang pasar masuk Desa Jatisawit. Namun hingga saat ini belum ada tanda-tanda pengembangan lokasi pasar hewan kembali dilakukan. “Kami berharap rencana perluasan Pasar Hewan segera dilanjutkan. Sehingga pedagang yang ada di bahu jalan bisa direlokasi ke dalam,” ucap Edi (38), warga Paguyangan yang setiap hari melalui jalan tersebut menuju tempat kerjanya di Kecamatan Bantarkawung. Menyikapi kondisi ini, masyarakat berharap pemkab segera melanjutkan upaya pengembangan pasar hewan, sebagai langkah penanganan terhadap kemacetan yang kerap terjadi di jalur tersebut. “Kami minta pemkab melanjutkan pengembangan pasar hewan. Jika ini tidak mendapat penanganan, kondisinya makin parah,” sambung H Yusuf, warga yang juga tokoh masyarakat Bumiayu. Sementara itu, Kepala Desa Jatisawit, Syakib Safhrudin ketika dikonfirmasi terkait kondisi yang terjadi mengatakan, perluasan pasar dilakukan pemerintah

TEGUH SUPRIYANTO/RADAR BREBES

PENANGANAN - Antrian kendaraan di depan pasar hewan, sepanjang jalur Bumiayu-Bantarkawung, memerlukan penanganan terkait kelanjutan perluasan pasar tersebut.

kabupaten secara bertahap. Hal itu menyesuaikan anggaran. Tahap pertama yang dilaksanakan tahun 2008, menuntaskan bangunan penambat hewan dan areal parkir. “Saat ini areal baru tersebut belum dimanfaatkan. Karena memang belum

Komoditas Beras Hitam Diburu Konsumen BREBES - Komoditas pertanian beras hitam yang kini banyak dikembangkan petani Kabupaten Brebes, terus menjadi incaran konsumen. Bahkan saat ini produksi beras hitam petani Desa Kaligiri, Kecamatan Sirampog, belum cukup memenuhi permintaan konsumen yang jumlahnya terus meningkat. Guna menambah produksi beras, saat ini petani desa setempat mulai menambah lahan persawahan, yang digunakan untuk menanam padi beras hitam. Ketua Kelompok Tani UPFA Karep Maju Desa Kaligiri, Slamet Waluyo mengatakan, beras hitam yang sedang ditanamnya, merupakan komoditas pertanian baru. Menurutnya, baru beberapa petani saja yang menanam beras hitam. Sehingga produksinya berkisar 20 sampai 24 ton dalam jangka waktu 6

bulan sekali. “Jumlah tersebut belum memenuhi permintaan pasar lokal, maupun yang datang dari daerah lain. Guna memenuhi permintaan pasar, petani membuka areal pertanian beras hitam baru.” Slamet mengaku kewalahan memenuhi permintaan beras hitam. Apalagi permintaan mulai berdatangan dari wilayah lain, seperti Bogor dan Jakarta. Untuk itu, UPFA Karep Maju akan membuka lahan baru untuk beras hitam. Namun demikian, hal itu belum bisa dilaksanakan. Mengingat para petani yang tergabung dalam kelompoknya kesulitan mendapatkan tambahan modal. Untuk itu dia berharap Pemerintah Kabupaten Brebes membantu petani beras merah dalam meningkatkan produksinya. (har)

Dewan Tetapkan Perubahan APBD BREBES - DPRD Kabupaten Brebes akhirnya menetapkan Raperda tentang Perubahan APBD Kabupaten Brebes TA 2012, melalui paripurna yang berlangsung di Ruang Komisi III, kemarin. Dalam kesempatan itu, diketahui anggaran pendapatan Rp1.570.670.462.000. Sedangkan belanja mencapai Rp1.689.281.482.000. Rinciannya, pada Pos Pendatapan, Pendapatan Asli Daerah (PAD) ditetapkan Rp110.029.341.000, Dana Perimbangan Rp1.132.274.616.000, dan Lain-lain Pendapatan Daerah yang Sah Rp328.366.505.000. Sedangkan pada Pos Belanja,

dewan menetapkan belanja tidak langsung Rp1.120.886.599.000, dan belanja langsung Rp568.394.883.000. Namun, di tengah alasan keterbatasan biaya pembangunan di Kabupaten Brebes, Silpa atau sisa lebih dari perhitungan anggaran APBD ternyata masih cukup tinggi, mencapai Rp118 miliar lebih. Nilai dana Silpa diketahui dari pembiayaan ditambah surplus. Sementara pada pos pembiayaan daerah, APBD perubahan dibebani penerimaan pengeluaran pembiayaan daerah Rp16.914.327.000, dan penerimaannya Rp135.525.347.000. (ism)

sempurna.” Dia menambahkan, sedianya lahan pengembangan pasar bakal ditempati pedagang sapi dan kambing. Lantaran kelengkapan sebagai sarana penunjang belum terpenuhi, pedagang enggan menempatinya.

“Namun yang sekarang baru tersedia baru tiang penambat. Sementara lainnya belum ada. Jika pedagang ternak menempati lokasi baru, maka yang lama bisa ditempati pedagang yang saat ini menempati bahu jalan dan tidak lagi mengganggu lalu lintas,” terang Syakib. (pri)

Tebing Sungai Perlu Diwaspadai BUMIAYU - Sejumlah tebing sungai, di bawah pengawasan Dinas Pengairan Energi dan Sumberdaya Mineral UPT Pemali Hulu, membutuhkan perhatian terutama menghadapi musim penghujan. Kepala UPT Pemali Hulu, Tasali mengatakan, salah satu tebing di Desa Plompong Kecamatan Sirampo, sebelum terjadi banjir besar bulan Desember 2011, sempat memutuskan jembatan utama. Kemudian terjadi perubahan alur sungai yang menggerus tebing. “Kondisi yang terjadi, tebing mengalami kerusakan akibat bencana alam. Sehingga perlu memperoleh perhatian menghadapi musim

hujan.” Untuk itu, pihaknya menerima usulan disampaikan pemerintah desa, mengenai upaya normalisasi alur sungai, hingga tidak mengancam tebing, dan lahan pertanian warga. “Usulan kami sampaikan ke dinas. Dilanjutkan ke Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) serta Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) PemaliComal.” Tasali menegaskan, pihaknya mengusulkan pembangunan cekdam satu unit di bagian hulu jembatan sungai Plompong, dan dua unit bagian hilir. “Pembangunan cekdam sebagai

upaya normalisasi dasar sungai. Pada akhirnya mampu menekan tingkat kemiringan alur sungai. Sehingga arusnya tidak terlalu kuat,” terangnya. Disamping di Desa Plompong, kondisi alur sungai rawan juga berada di Desa Adisana. Dengan sering terjadinya hujan, pihaknya mengimbau warga yang tinggal berdekatan dengan aliran sungai, supaya meningkatkan kewaspadaan. “Terutama saat terjadi perubahan cuaca cukup ekstrim seperti hujan lebat. Selain itu, kami himbau tidak mendirikan bangunan sekitar alur sungai. Karena rawan bencana,” pungkasnya. (pri)


RADAR TEGAL 18 OKTOBER 2012