Issuu on Google+

CMYK

Harian Pertama Kebanggaan Wong Tegal 20 HALAMAN - Rp. 2.500,-

SENIN, 18 OKTOBER 2010

Demokrat Serukan Melawan Tanggapi Gerakan Gulingkan SBY

INDEKS Kemenpera Siap Bantu Perumahan HAL. METROPOLIS

MeskiLemah,LutfianaTerus’Berjuang’ HAL. BREBES DAN BUMIAYU

Pendidikan Gratis Belum Tersentuh HAL. PEMALANG

Pacaran Sama Brondong, Kerap Jadi Omongan HAL. XPRESI

CATATAN Nasib di Tangan Trafo OLEH: Dahlan Iskan CEO PLN

MUSTAFA RAMLI/JAWA POS

HUT DEMOKRAT - Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono, didampingi Ketua umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum, memberikan penghargaan kepada kader Demokrat, Eddy Baskoro, yang meraih suara terbanyak pada Pemilu lalu di malam puncak HUT Partai Demokrat ke-9, Minggu malam (17/10) di Istora Gelora Bung Karno, di Jakarta.

JAKARTA - Partai Demokrat ikut gundah dengan rencana sejumlah aktivis hendak menggerakkan aksi turun ke jalan 20 Oktober nanti. Seruan untuk melawan gerakan dengan agenda utama menggulingkan pemerintahan SBYBoediono tersebut, langsung didengungkan. Tak tanggung-tanggung, seruan tersebut disampaikan secara terbuka Ketua Umum DPP Partai Dmeokrat Anas Urbaningrum di depan ribuan kader Demokrat, yang menghadiri acara puncak peringatan hari lahir partai, di Istora Senayan, Jakarta, tadi malam (17/10). Sebab, dia menilai bahwa gagasan menggulingkan pemerintahan di tengah jalan sesungguhnya adalah membelakangi aspirasi rakyat. Sekaligus, melanggar konstitusi negara. “Bahwa pikiran yang melawan kehendak rakyat ini harus disadarkan, tindakan inkonstitusional harus dilawan,” tegas Anas Urbaningrum, disambut riuh tepuk tangan kader Demokrat yang hadir. “Sebab, menurut dia, pikiran menggulingkan pemerintahan yang sah bukan lah kritik ataupun saran yang baik. Beda halnya jika kritik itu sehat dan bermutu, maka tidak perlu dilawan, bahkan itu akan jadi vitamin yang baik,” tandasnya, kembali disambut tepuk tangan. Namun demikian, Anas buru-buru menambahkan, bahwa perlawanan yang dimaksudnya bukan dengan kekerasan. Tapi, dengan penegakan hukum yang adil. Dia menyatakan, bahwa penggulingan pemeke hal 19 kol 1

KETIKA dilantik sebagai direktur utama PLN pada 23 Desember 2009, saya menyadari sepenuhnya risiko ini: harus berhenti, mengundurkan diri atau diberhentikan, dalam waktu yang pendek. Mungkin satu bulan, dua bulan, tiga bulan, atau enam bulan. Nasib saya benar-benar di ujung tanduk. Di Jakarta ini, di pusat kekuasaan ini, listrik bisa saja tiba-tiba padam masal untuk wilayah yang amat luas dan untuk jangka waktu yang sangat panjang. Kalau itu terjadi, sudah bisa dibayangkan betapa marahnya orang se-Jakarta. Kejadian yang menimpa PLN pada akhir 2009 sangat mungkin menimpa saya dalam waktu sebelum satu tahun masa jabatan saya. Penyebabnya jelas. Gardu induk tegangan ekstratinggi (GITET) di sekitar Jakarta ini sangat mendebarkan. Seluruh (enam) GITET yang menyangga listrik Jakarta itu tidak memiliki trafo cadangan. Padahal, beban setiap GITET tersebut sudah sangat tinggi. Sudah lebih dari 85 persen. Pada saat-saat suhu udara Jakarta meningkat di siang hari, beban sepenuh itu sangat-sangat rawan. Apalagi gangguan gelombang harmonisa di Jakarta ini luar biasa besar. Yakni gelombang yang ditimbulkan oleh lampu hemat energi dan oleh peralatan yang serbakomputer di Jakarta. Beban yang kelihatannya 85 persen tersebut bisa-bisa sudah

Anggaran Mobil Dinas Potensi Markup JAKARTA - Postur belanja pemerintah dalam RAPBN 2011 yang digodok bersama DPR sarat pemborosan. Indikasi ini terlihat dari pengadaan ribuan mobil dinas, notebook, dan komputer di sejumlah kementerian dan lembaga negara. Forum Indonesia untuk Tranparansi Anggaran (Fitra) mengungkapkan, sepanjang 2011, pemerintah setidaknya akan membeli 3.927 unit kendaraan dinas. Proyek senilai total Rp 349,117 miliar itu tersebar di 20 kementerian dan lembaga. Pemerintah juga berencana membeli 3.109 unit notebook dan komputer yang bila dihitung seluruhnya menghabiskan anggaran Rp 32,5 miliar. Ini baru data yang dihimpun Fitra dari tujuh kementerian dan lembaga negara saja. “Karena keterbatasan data, baru ini yang bisa kami kalkulasikan. Jadi, kami yakin jumlahnya jauh lebih banyak daripada itu,” kata Sekjen Fitra Yuna Farhan dalam keterangan pers di Bakoel

Nilai Unas Bukan Penentu Kelulusan JAKARTA - Meski ujian nasional baru akan berlangsung April 2011 mendatang, Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) sudah merencanakan standar kelulusan siswa. Salah satu ketentuannya menyatakan bahwa nilai unas bukan satu-satunya penentu kelulusan siswa. Meski begitu, ujian nasional masih menjadi persyaratan siswa untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Kepala BSNP Djemari Mardapi mengatakan, keputusan itu disesuaikan dengan Peraturan Pemerintah nomor 19 tahun 2005 tentang standar nasional pendidikan (SNP). Khususnya pada pasal 72 ayat satu yang menyatakan bahwa kelulusan peserta didik tidak hanya dinilai dari hasil unas semata. ke hal 19 kol 4

ke hal 19 kol 1

Rapimnas I Partai Golkar di Jakarta

Menangi 53 Persen Pilkada, Golkar Makin Percaya Diri

ke hal 19 kol 4

Partai Golkar mempunyai kepercayaan diri tinggi menghadapi Pemilu 2014. Mereka yakin mampu mengatrol suara karena sukses di ajang pemilihan kepala daerah (pilkada). Partai berlambang beringin itu mampu memenangi 53 persen pilkada. KEMENANGAN itu baik sebagai calon tunggal maupun berkoalisi dengan papol lain. Namun, capaian tersebut melampui target 50 persen sehingga akan menjadi persoalan serius bagi parpol lain. Ketua Umum Partai Golkar

RAKA DENNY/JAWAPOS

PERCAYA DIRI - Aburizal Bakrie, Ketua Umum Partai Golkar, Golkar menggelar Rapat Pimpinan Nasional di DPP Golkar Slipi Jakarta.

Aburizal Bakrie meminta kader partainya tidak terlena oleh kemenangan 53 persen itu. Dia meminta mereka meningkatkan angka kemenangan dalam rangkaian pilkada 2011 yang masih ratusan jumlahnya. “Golkar harus membuktikan diri sebagai partai pemenang, melampaui partai lain,” kata Ical, sapaan Aburizal, saat berbicara di depan peserta Rapimnas I Partai Golkar di Jakarta kemarin (17/10). Menurut Sekjen Idrus Marham, kemenangan 53 persen itu tersebar merata di seluruh Indonesia. Dia mengklaim, Golkar mendominasi di Sumatera. Di Jawa, selain Jawa Tengah, kemenangannya juga besar. Kemenangan juga diraih di Kalimantan, termasuk di Sulawesi ke hal 19 kol 4

Nok Slentik Anggaran Mobil Dinas Potensi Markup * Wis nggenah! Nilai Unas Bukan Penentu Kelulusan * Tetep ngruntagi sing ora pinter!

CMYK


WACANA

2

SENIN 18 OKTOBER 2010

RADAR TEGAL

Antara Hillary dan SBY Oleh: Muh. Abduh HILLARY Rodham Clinton adalah menteri luar negeri Amerika Serikat (AS). Masyarakat luas pun mengerti bahwa dia bukan warga Indonesia, apalagi Papua Barat. Bahkan mungkin, dia belum pernah menginjakkan kaki di provinsi ”baru” ini. Akan tetapi kepada dunia internasional, dia menyerukan keprihatinan yang mendalam terhadap bencana banjir bandang disertai tanah longsor yang terjadi di Distrik Wasior, Teluk Wandoma, Papua Barat, seminggu lalu. “Sampeyan kenal ora karo Hillary? Mulane maca koran,” ujar Dalipan kepada Panjul. Panjul bersungut-sungut. Panjul membantin, mesti pekerja pasar, dia juga ga kuper-kuper amat. Tentu ia kenal Hillary Clinton. Keprihatinan yang disuarakannya dari New York AS itu sontak menyengat warga dunia, terutama warga Indonesia. Banyak yang baru tahu bahwa di Wasior terjadi bencana hebat yang menewaskan lebih dari 100 orang, melukai ribuan orang, ”menghilangkan” puluhan orang dan menghancurkan ribuan bangunan. “Sampeyan be tembe ngerti ana wilayah sing arane Wasior o ya!” balas Panjul. Betapa tidak, di kala warga negara ini belum seluruhnya peduli dengan penderitaan saudaranya di Wasior, Hillary yang bukan warga Indonesia dan berada nun jauh di sana, sudah menyerukan keprihatinan yang mendalam.Tragisnya lagi, saat Hillary menyampaikan empatinya, orang nomor satu di Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) kala itu belum ”bersuara”. Yudhoyono lebih sibuk menanggapi ancaman penangkapan dirinya di Belanda karena adanya tuntutan dari kelompok kecil, Republik Maluku Selatan (RMS). “SBY ya menungsa. Ana sing ngongkon nyekel, ya gemrungsung atine. Apamaning sing pan nyekel negera liya!” Saat sidang kabinet, dia lebih membahas permasalahan itu meski ada jaminan dari Pemerintah Belanda bahwa dirinya memiliki imunitas jika berkunjung, sehingga tidak bisa ditangkap. Semua pun mengetahui Pengadilan Den Haag juga menolak tuntutan RMS itu. Kita bisa memahami kekhawatiran Yudhoyono itu, apalagi dikaitkan dengan harga diri bangsa. Kita juga tidak ingin presiden negeri ini dipermalukan oleh bangsa lain apalagi oleh kelompok separatis seperti RMS. Akan tetapi, apakah Yudhoyono tidak punya waktu sedikit untuk menyampaikan empatinya terhadap penderitaan warga Wasior? Kepedulian seorang presiden, walaupun hanya sepatah dua patah kata, adalah oase di tengah kesengsaraan. “Ibarate wong tuwa, ana kalimat sing begitu perhatian nggo anake sing sakit, kiye nggawe adem nang ati! Bisa ndadekna sakite cepet mari!” Memang, sebagaimana dikatakan Juru Bicara Kepresidenan Julian Aldrin Pasha kala itu, Yudhoyono telah bertindak dengan menugaskan Staf Khusus Presiden Bidang Pembangunan dan Otonomi Daerah, Velix Wanggai meninjau lokasi. Yudhoyono pun disebut-sebut telah menggelontorkan dana bantuan sebesar Rp2 miliar. Akan tetapi, kepedulian langsung seorang ”bapak” akan lebih menyentuh hati ”anak”. “Pokoke wong tuwa bisa nggawe bungah, anake sing lagi kena musibah!” Kembali ke Hillary. Mungkin ada orang yang berprasangka negatif terhadap kecepatan kepeduliannya, apalagi dikaitkan dengan statusnya sebagai ”orang” AS. Mereka bisa saja menuding, berpikiran negatif atau menduga ada kepentingan politik di balik itu. Akan tetapi akan lebih baik jika berpikir positif, bahwa itu memang bentuk empatinya. Soal dia lebih cepat, itu hanya faktor waktu. Daripada menduga yang tidak-tidak, lebih baik kita segera bertindak dengan cara masing-masing dan berdoa agar penderitaan saudara kita di Wasior segera teratasi. Banyak bicara boleh, tetapi lebih baik jika disertai tindakan nyata. (*)

Monolog Nurhidayat Poso, Ritus Pembakaran Atribut Oleh: M. Enthieh Mudakir DUA puluh tahun lalu bagi awak teater Puber Tegal mungkin sangat berkesan malam itu, setelah puluhan tahun silam gembong pimpinan teater Puber Nurhidayat Poso, Sabtu 16 Oktober 2010, di Gedung Kesenian Tegal, memberikan pertunjukan cukup bergizi. Agenda kali kesekian Dewan Kesenian Tegal dalam Bedah Buku Tiga Lokon Sandiwara karya Nurhidayat Poso tersebut, seperti membangunkan dari tidur lamanya. Sejurus itu pula Nurhidayat Poso mempertontonkan keaktorannya, di hadapan puluhan pengunjung, membawakan lakon monolog Ritus Pembakaran Atribut karya Nurhidayat Poso sendiri. Menurutnya, karya terbaru tersebut diisnpirasikan oleh sebuah pergulatannya selama dia menjadi guru SD, belasan tahun lalu, seolah menangguk kerinduan yang kerap terbekap dari kungkungan yang memborbardil dirinya. “Ayo siapa mau turut denganku ke luar jadi pegawai negeri. Karena negeri ini sudah bangkrut gara-gara kalian,” katanya menyebarkan smsnya ke mana-mana kepada teman-teman. Bukan saja para teman-teman sesama komunitas teater puber, pemirsa yang lain pun ikut dikejutkan dengan kenakalan seorang Nurhidayat Poso yang tidak pernah surut menjadi pengkritik di atas panggung. Kemampuan keaktorannya meski sudah terlihat loyo, akan tetapi masih menjadi pijar-pijar kesempurnaan sebagai tontonan yang bergisi tinggi.

Durasi tiga puluh lima menit lebih, tampak Nurhidayat Poso begitu menghibur malam itu. ”Ini betul-betul pencerahan bagi kalangan seniman, ” kata Abdulah Sungkar anggota DPRD kota Tegal sempat mengomentari dalam diskusi selesai pertunjukan. Dari seluruh rangkaian acara yang dirilis pembawa acara Bontot Sukandar, reportoar selingan lainnya dimeriahkan pembacaan puisi oleh penyair Rofi’i Dimyati, Lutfi AN, M Enthieh Mudakir, serta kolaborasi musik M Gunadi dan Nurngudiono, dan Wijanarto selaku penanggap dan temanteman lain sembari laiknya bernostalgia sambil mengingatkan sewaktu sama-sama masih muda belia dulu. Bedah Buku Tiga Lakon Sandiwara karya Nurhidayat Poso, ditulis tahun 1990-an itu, berjudul Roro Ireng, The Sintren Of Randu Alas, dan Ndoro Luwak, yang dipandu sebagai moderator Bontot Sukandar dengan pembicara oleh Eko Tunas dan Rudi Iteng, cukup mewakili generasinya. Rudi Iteng sebagai generai kekinian yang tidak lagi heboh berteater ketimbang masa tahun 90-an. Rasa kecil hati hingga dia merasa sendirian berteater tidak memiliki patner bersaing. Lain dengan sewaktu masa itu persaingan antara teater RSPD dan Teater Puber begitu marak sehingga memunculkan kreatifitas secara memadai dan generasi yang berpotensi. Kelompok-kelompok teater waktu itu bermunculan bagai

musim hujan, ketika itu mereka sudah menjadi pribadi-pribadi dan sangat handal waktu itu, seperti munculnya teater Hisbuma Dwi Eri Santoso, teater Ding Dong Slamet Ambari, teater Swadesi Lanang Setiawan, teater Sedar Lutfi AN, teater Wong Indonesia M Enthieh Mudakir, KMSWT Nurngudiono. Nama-nama tersebut di atas adalah komunitas teater Puber yang semuanya eksis menjadi diri sendiri dari asuhan Nurhidayat Poso sebagai pimpinannya. Sangking maraknya dunia teater zaman itu, melahirkan generasi berteater sangat mudah. Tidak usah melakukan woro-woro kepada siapapun, mereka berdatangan sendiri tanpa diundang. Begitu pun dalam setiap kali pementasa sedikitnya ratusan penonton memadati gedung dengan tiket membayar. Alasan itu bisa dimengerti karena berkesenian zaman itu ada tujuan perlawanan dengan rezim. Berbeda zaman sekarang, orang berkesenian atau berteater meng i n g i n k a n p e n c a p a i a n pun caknya sebagai artis senetron atau aktor film. Sangat wajar kegelisahan Rudi Iteng sebagai generasi sekarang tidak sebagaimana dulu, seniman atau teaterawan generasi dulu adanya bentuk (tema) perlawanan ketidaknyamanan (ketimpangan) yang terjadi oleh kekuasaan. Visi, misi itu yang membuat mereka hidup secara sendiri. Karena hakekat berkesenian adalah eksistensialis itu sendiri.

Maka sangat wajar, kegelisahan Rudi Iteng sebagai generasi kini, sangat berbeda dengan generasi yang dibangun Nurhidayat maupun Yono Daryono pada waktu itu. Pertanyaan Abdullah Sungkar cukup pas ketika kegelisahan Rudi Iteng ditengarai olehnya bahwa saat ini orang masuk ke dunia teater muncul sendiri atau dimunculkan. Lebih menarik ketika beberapa catatan yang disampaikan Eko Tunas, yakni eksistnsialis seorang Nurhidayat sebagai manusia Indonesia termasuk manusia universal adalah suatu fakta yang ada. Karya-karyanya pun menjadi karya monumental dan sekaligus kontektual. Seorang Nurhidayat sakit hati sama sakit hatinya bagi seorang yang berada di Amerika atau akan sama di belahan dunia mana pun juga. Esensi dari manusia eksistesialis adalah keberagaman rasa yang dikandung. Berkesenian di zaman Orde Baru sangat pejal oleh lingkungan sosial yang beragam, sampai kemudian sekelompok kesenian mengangkatnya menjadi pertunjukan teater, puisi, sastra, dan mereka menikmati dengan kenyamanan lantaran adanya perlawanan pada zamannya. Berbeda dengan zaman yang ada sekarang, memanggungkan sesuatu apapun bentuk kesenian seperti hambar tidak memiliki greget kepada siapa ingin disampaikan. Kegelisahan itu hingga memakan waktu panjang merentang, yang oleh

Rusak Kabeh

Modali Pelatihan

AKU pan melu ngresula ah, pimen kuwe pak bupati tulung len sedawane dalan awit Bojong anjog Kajenengan rusak kabeh. Yen udan ya ora katon. Dalan isine banyu tok. 081902128xxx

AKU pan melu ngresula keh, warga pesisir pantai Tegalsari lan sekitare warai nggawe kerajinan sing kulit kerang lan liyane mbuh apa, pemerintah mbantu pelatihan lan modali. Eman2 pinggir pantai ben ora ngandalna miyang tok. Cuacane ora mesti mendukung, mksh. 085642572xxx

Laka Sing Betah Q pan mnanggapi ngrsulane no 085642228xxx. Nah, iy pancen bener njagongan neng Alun-Alun Tegal (AAT) ora krasa nyaman ora apa. Wong nembe njagong pesen makanan, makanane urung teka, pengamen karo bocah gelandangan wez teka ndsiti. Yen kaya kuwe kabeh2 pengunjung AAT laka sing betah. 085865507xxx

Urip tambah Susah ENYONG melu ngresula len. Pak bupati, q pan takon,donge gawe SKCK biaya ne pira sich? Wis gawene ning Polres, duite nggo ngurus dietung2 nganti RP 1OO.OOO, ari dadine cepet tah ora pa2. Kayane bakal dadi lahan nggo calo kyeh suwe-suwe. Urip kayong tambah susah sich. 081548000xxx

Laka Kabare AQ pan melu ngomong ah. Pak Wali pimen kabare TPP guru nonsertifikasi. Dong sasi September jare pan konsuktasi secepatnya. Daning nganti Oktober laka kabare. 08886641xxx

KANGGO 081542665xxx, mbok ya bersyukur. Nang Pemalang nggawe SKCK malah regane Rp 15.000. 081903654xxx

Dengar Keluhan Kami

Sing Bener Bae Harian Pertama Kebanggaan Wong Tegal Pendiri: H. Mahtum Mastoem (Alm), Penasihat: Dahlan Iskan, Komisaris Utama: HM Alwi Hamu, Komisaris: Lukman Setiawan, Dwi Nurmawan, Direktur Utama: Yanto S. Utomo, Direktur : Moh. Sukron Pemimpin Umum: Moh. Sukron. Pemimpin Redaksi: M. Abduh. Wakil Pemimpin Redaksi: Wawan Setiawan. Redaktur Pelaksana: Suyuti Abdul Ghofir. Redaktur: Hesti Prastyani, Zuhlifar Arrisandy, M. Riza Pahlevi. Sekretaris Redaksi/Persh: Kharisma Dewi. Kota Tegal: Hermas Purwadi, M Saekhun, Laela Nurchayati, Rohman Gunawan. Brebes: Abidin Abror. Bumiayu: Teguh Supriyanto. Slawi: Iman Teguh Supriyono (Kepala Perwakilan), Agus Wibowo, Khikmah Wati, Arief Nur Rahardian Sidiq, Pemalang: Embong Sriyadi (Kepala Perwakilan), Ali Basara, Moh. Khasanudin. Pekalongan: Ade Asep Syarifuddin. Pracetak: Feri Setiawan, Dian Prayudi Aji, M Yahya, Dedy Irawan, Dwi Nanda P, Asep Ariadi S. Desain Iklan: A.Sekhudin. Iklan: Moch. Arifin (Manajer Tegal), Yully Trieyani, Arifudin Yunianto, Riyanto Harjo, Teguh Widodo Nawawi, Agus Mutaalimin, Indani Dwi Oktina, Wahyudi. Pemasaran: Umaman Sahareka, Yuyuk Darwati, Muslih, Zaenal Muttaqin, Sunarjo. Keuangan: Yela Rahmadiah, Lita Rahmiati, Dwi Titi Lestari, Mubin, Djuhaeri Effendi, Moh. Erlin, Imron Rosyadi. Promosi (Off Print): Taufiq Ismail. Alamat Redaksi/Pemasaran/Tata Usaha: Jl. Perintis Kemerdekaan Tegal telp. (0283) 340900 (hunting), Fax (0283) 340004. Pekalongan: Jl. Irian No 10 telp (0285) 432.234. Semarang: Anang Bastomi. Jakarta: Samsu Rijal, Ferdinan Syah, Azwir AR, Arif Badi K, Eko Suprihatmoko. Alamat: Komp. Widuri Indah Blok A-3 Jl. Palmerah Barat No 353, Jakarta 12210 Telp (021) 5330976, 5333321 Fax: (021) 5322629. Eceran: Rp 2.500/eks. Percetakan: PT Wahana Java Semesta Intermedia Kompleks LIK Dampyak -Tegal.

Tarif Iklan: Umum/Display: Rp 22.000/mm kolom, Sosial/ Keluarga: Rp 15.000/mm kolom, Iklan Baris Laris: Rp 15.000/baris, Iklan Colour: Rp 33.000/mm kolom, Iklan halaman 1 (depan): Tarif + 200%, Creative ad: Tarif + 50% NPWP No: 01.994.052.7-501.000. Bank: Bank Mandiri Cab. Tegal a.n. PT Wahana Semesta Tegal No. Rek: 139.0002152787. Bank Jateng Cab. Tegal No. Rek: 1.004.02598.5 a.n. PT Wahana Semesta Tegal

Semua wartawan Radar Tegal dilengkapi tanda pengenal/surat tugas dan tidak dibenarkan meminta/menerima imbalan dalam bentuk apapun dari narasumber.

KEPRIMEN donge neng Desa Karanganyar Kec. Kedungbanteng Kab. Tegal. Awit sing kades ora tau ning baledesa nganti perangkate ya melu2 ora tau ngantor. Aku pan ngurusi gawe surat keterangan bingung saben dina bale desa kosong yen wis jam 10. Pimen kye Bawasda-ne. aja turu bae. Desane inyong diawasi. 081542317xxx

Pengin Maju HALO sing ndue no. 085642284xxx. Mang bener pendepate sampeyan, tapi sampeyan ja sombong. Ja kadiran sampeyn dudu paket C, sing due paket C jg pengin maju.Ya kembali ng awake dwek. 085742911xxx

Tulung Ditindak AQ melu nanggepi ngresulane 085642284xxx tgl 11 Okt. Aq pngin takon bpk bupati/bpk walikota, asline ijazah UT bisa go daftar CPNS umum pa ora? Apa UT cm go proyek/ajang bisnis tok? Soale ana pngelola pokjar UT sing malsu SKM (srt ket mengajar), trutama go mahasiswa sing durung ngajar, trus kon bayar 200-300 rb. Pimen kuwe? Tulung dtindak pengelola UT sing kaya kuwe. Matur nuwun. 085642930xxx

Ngeneki Weteng AKU ngresula nemen kye. Mewakili

Eko Tunas dikatakan, seniman itu harus melakukan riset terlebih dahulu sebelum menuliskan karya atau pertunjukan itu sendiri. Eko Tunas juga mengingatkan revolusi kesenian agar tidak berhenti dikemandegan komunal yang ingin kita bawa masuk dalam ranah masyarakat luas. Saatnya turun melakukan apa yang masyarakat kehendaki, keluhkan sesuai yang rakyat rasakan. Tanpa adonan itu, apaagi seniman tidak memenuhinya, karya tersebut tidak akan berdampak apa-apa. Dicontohkan olehnya, misalkan seorang sutradara juga harus masuk di kisi-kisi masyarakat yang diinginkan dalam naskah, begitu pula para aktor agar merasakan keterlibatan langsung sesuai kebutuhan naskah itu sendiri. Nurhidayat Poso, tambah Eko Tunas, memiliki spesifik penulisan naskah, cerpen, puisi, dan lakon-lakon sandiwara yang saat ini tengah menjadi tema diskusi, cukup bagus dengan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Tanpa mengurangi rasa hormat, sayang, sering terjebak asik pada pemikirannya sendiri, tidak sebagaimana pemikiran tokoh di dalam naskah itu. Kentara pada pikiran-pikiran (dialog) yang dibangun tokoh-tokohnya terlampau cerdas alias tidak mewakili keseharian tokoh yang ada. (*) *) M Enthieh Mudakir, Pelaku Seni dan Budayawan, tinggal di Tegal.

GRAFIS DWI NANDA P

warga dr Kec. Bojong-Kec. Jatinegara. Kepada Para wakil Rakyat yang du2k d kursi DPR n DPU, tulung le dalan raya sing arah Cikura aliase jln raya dr Kec. Bojong ke Kec. Jatinegara dibnerna. Dalane kaya kali asat. Ngeneki weteng anggr dlewati. Mtrnuwun ats tnggpne. 081902377xxx

Ora Melas PTT Q wdul pa wali, jenegan ora melaz karo PTT sing kerj neng skolahan wis ngabdi puluhan thun ora pd mlebu kategori 1, yen pa wali mlaz tlunglah dprjuagna nsib PTT. Mudah2an pa wali ora ntup mta kro kuping yen mlaz kro PTT neng Tegal. 087830150xxx

AJA NGRESULA BAE BAPAK, IBU, SEDULUR KABEH, ADONG WIS PADA DADI PEGAWE MBUH KUWE GURU PAMONG WIYATA BAKTI LAN LIYA2NE AJA PADA NGRESULA BAE MARING PEMERINTAH, APA MANING SING

WIS PNS MBUH GURU MBUH PEGAWE APA NGISINI2, ANA GURU WIS BAYARANE AKEH YA KULIAH S1 NJALUK BEASISWA PAN KULIAH YA BAPANE OWH KON MBAYARI. SUWUN RATEG OK. 082135009xxx

Dimiliki Seumur Hidup PAK Wali sebetulnya Perumdin PJKA itu milik sapa sih? Bsne yg nempati pensiunan2 PJKA yg sdh tdk aktif lg? Sedangkan banyak yang ingin punya rumah tapi susah, pensiunan PJKA kok msh bs nempati seumur hidup! Itu yg bs memicu kecemburuan sosial diantara perumdin yg lain. Apakah pensiunan PJKA tdk punya rmh ya tdk mungkin krana sdh ber thn2. Apa krana sdh ada hanya dipake anggota keluarga yg lain? Kalo memang sdh ada/punya berarti rakus, sekarah! Gmn itu pak wali, rumdin kok dimiliki seumur hidup! Mohon ditinjau ulang aturan Perumdin PJKA. Tks sy ucapkan. 081327278xxx

ASALAMUALAIKUM wr wb, Kpd Yth Ketua DPRD Kabupaten Tegal. Tolong dengar keluhan kami para penjaga SD Wiyata Bhakti yang sudah mengabdi sejak tahun 2005 tapi sampai saat ini kami tidak pernah merasakan kesejahteraan dari pemkab ataupun pemprov semacam insentif ataupun fungsional layaknya guru wiyata bhakti. Padahal kami bekerja 24 jam. Tolong pa perhatikan nasib kami yang hanya menerima honor 100 rb per bulan. Tulung Radar dimuat ya... 083861384xxx

Wis, Pan Dijorna Bae? KEPRIBEN lesehan sepanjang jalur Adiwerna Slawi pan dijorna bae wis jelas jelas nggo ajang porrtitusi ngisin ngisina temenan kabupaten sing mbetahi lan nga ngeni kur maksiat tok aparate, Satpol PP meneng tok apa eman-eman lagi melu menikmati indahnya lesehan aja kaya ku we lah mbok tulung ditertibna terus nggel dina ben kapok dadine pada kukud ouw apa endah nggo seger seger bem rusak sisan jor na bae. 081902601xxx

Suka Ngeladeni Tukang GEMREMET ak yen maca rubrik ngresula, pasti ana guru wiyata sing ngresula. Yen ora niat dadi guru ya leren dadi kuli ngaduk bae, ngladeni tukang. 08176799xxx

Anda pernah merasa tidak puas dengan pelayanan publik? Anda pernah kecewa karena mendapatkan pelayanan yang tidak semestinya dari instansi tertentu? Layangkan perasaan anda ke rubrik Ngresula ini, via SMS 08159440722, email rateg2000@yahoo.com, surat ke Radar Tegal Jalan Perintis Kemerdekaan No. 32 Tegal. Tulis dengan bahasa yang sopan dan bisa menggunakan bahasa Tegal. Bagi tiga pengirim Ngresula yang beruntung masing-masing mendapatkan dua dus (200 gr) susu bubuk kedelai produk AFIS Tiap Harinya. Produk tersebut dapat diambil di Kantor Radar Tegal dengan menyerahkan fotocopy KTP dan menunjukan no HP anda.


CMYK

SENIN, 18 OKTOBER 2010

METROPOLIS

3

RADAR TEGAL

LALU LINTAS Kerusakan Jl Yos Sudarso Parah KERUSAKAN Jalan Yos Sudarso, Kota Tegal semakin memprihatinkan. Badan hingga tepian jalan dipenuhi lubang dan aspal yang terkelupas. Akibatnya, kendaraan yang melintas harus berjalan pelan agar tidak masuk dalam lubang yang membahayakan keselamatan pengguna jalan, terutama pada malam hari. Tohari, pengedara mobil yang berhenti karena mengalami kerusakan, Minggu (17/10) mengatakan kondisi jalan pantura mengalami keruskaan parah terutama di ruas Jl Yos Sudarso. Padahal, saat melintas dari Pemalang, sebagian besar jalur pantura sudah mengalami perbaikan sehingga kendaran bisa melaju dengan nyaman. Tetapi, saat memasuki perbatasan Kabupaten dan Kota Tegal, jalan mulai rusak sehingga mengganggu kenyamanan terutama bagi pengendara yang sedang terburu-buru. Volume kendaran mulai dari truk, bus, kendaran pribadi hingga sepeda motor yang cukup padat di akhir pekan membuat kendaraan berjalan lebih lambat. Begitu masuk di Jl Yos Sudarso, dia tidak melihat ada jalan yang bergelombang sehingga kendaraan yang dikemudikannya terperosok dan mengalami sedikit kendala. “Semestinya ini menjadi perhatian serius karena keruskaan terjadi di jalur utama sekaligus akses vital untuk mobilitas warga maupun distribusi,” katanya. Pengendara lainnya Koko membenarkan jika kerusakan di Jl Yos Sudarso semakin parah dan membahayakan keselamatan pengguna jalan, terutama pada malam hari.

Kesejahteraan Tenaker Minim Perusahaan Tidak Indahkan UndangUndang Terkait

Kota Tegal yang terdata 463. Dari total tersebut hanya 228 perusahaan dengan jumlah tenaga kerja 7.690 yang sudah ikut dalam program Jamsostek. Sisanya 12.123 pekerja dari 235 perusahaan belum masuk program Jamsostek. Padahal sesuai dengan UU No. 3 tahun 1992 tentang Jamsostek, menyebutkan yang wajib masuk Jamsostek adalah perusahaan yang memiliki minimal 10 pekerja. Atau membayar upah Rp 1 juta perbulannya. Itu dikuatkan lagi dengan UU No. 13 tahun 2003 pasal 99 yang mengatur terkait Jamsostek. “Sanksi yang diberikan kepada perusahaan yang belum ikut Jamsostek pada kedua UU tadi

BELASAN ribu tenaga kerja di 235 perusahaan di Kota Tegal kesejahteraannya belum terjamin. Ini lantaran ke 12.123 tenaga kerja (tenaker) tersebut belum diikutkan program Jaminan Sosial Tenaga Kerja (Jamsostek) oleh perusahaan masing-masing Ini seperti yang diamanatkan UU No. 3 tahun 1992 dan UU No. 13 tahun 2003. Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Sumito mengatakan jumlah total perusahaan di

sangat jelas. Yakni pidana kurungan selama 3 bulan dan atau denda Rp 50 juta,” katanya kemarin. Sumito tak menampik, jika UU tersebut sejauh ini belum diterapkan, namum baru sebatas pembinaan-pembinaan. Tetapi dia tetap akan memberlakukannya, hanya saja secara bertahap. “Banyaknya perusahaan yang belum mengikutsertakan karyawannya dalam program Jamsostek kebanyakan beralasan klasik. Yakni perusahaan belum mampu. Selain itu ada juga perusahaan yang sudah mengikutsertakan pekerjanya pada lembaga asuransi lain,” urai dia. Tapi, lanjut Sumito, karena ini ke hal 9 kol 5

ADI MULYADI/RATEG

BELUm TERJAMIN – mayoritas tenaga kerja (tenaker) di Kota Tegal belum terjamin masa depannya.

Luas RTH Hanya 6 Persen RUANG Terbuka Hijau (RTH) yang dimiliki Kota Tegal sangat minim. Bahkan jika kalau dihitung secara persentase baru sekitar 6 persen. Padahal sesuai Undang-Undang (UU) Nomor 26 tahun 2007, proporsi RTH paling sedikit 30 persen dari luas wilayah kota. Begitu pula Daerah Aliran Sungai (DAS), harus memiliki areal RTH sebanyak 30 persen dari luas wilayah DAS. Anggota Komisi III DPRD Rofii Ali Sabtu (16/10) mengatakan pelayanan publik kepada masyarakat tidak hanya berupa pelayanan yang berupa jasa saja, akan tetapi pelayanan yang berupa bangunan fisik, seperti sarana dan prasarana jaringan juga harus diperhatikan. Ini sesuai dengan UU nomor 26 tahun 2007, pasal 28 menekankan tentang itu. RTH adalah

ke hal 9 kol 5

LINGKUNGAN

M SAEKHUN/RATEG

DIPISAH - Tempat sampah organik dan non organik sudah bisa dijumpai di kawasan Balaikota.

Jenis Sampah Dipisah UNTUK menghindari kekumuhan kawasan Balaikota Tegal, Pemkot Tegal bekerjasama dengan PT Jamsostek memasang 20 titik sampah. Untuk mempermudah pengolahannya, tempat sampah organik dan non organik dipisahkan. Sedangkan pemasangan tempatnya, dilakukan secara berdampingan. Sehingga lebih mempermudah, saat ada masyarakat yang akan membuang sampah. Kepala Kantor Lingkungan Hidup (KLH) Sugeng Suwaryo Sabtu (16/10) mengatakan pihaknya cukup bangga dengan respon PT Jamsostek yang telah memberikan bantuan tempat sampah organik dan non organik untuk dipasang di kawasan Balaikota Tegal. Dengan adanya tempat sampah ini, tidak ada lasan bagi masyarakat dana PNS dilingkungkan Pemkot Tegal untuk membuang sampah sembarangan. Dijelaskan Sugeng, pemisahan tempat sampah organik dan organik juga diharapkan, agar dalam proses pengolahann ya akan lebih mudah. Sehingga imbas tingginya sampah di Kota

Data Penduduk Harus Final PASKA ditetapkannya Peraturan Daerah (Perda) penyelenggaraan administrasi kependudukan, data penduduk Kota Tegal harus final. Tak ada lagi data penduduk ganda sebagaimana terjadi selama ini. Sehingga bisa dimanfaatkan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait untuk penanganan pelayanan bidang pendidikan maupun kesehatan. Sekretaris Fraksi PDI Perjuangan Akhmad Riandi mengatakan validasi data kependudukan yang dilaksanakan oleh SKP terkait harus merupakan bentuk final data kependudukan di Kota Tegal. Sehingga bisa dimanfaatkan oleh SKPD lain yang berkepentingan. Utamanya untuk penanganan pealayanan dasar masyarakat, baik bidang pendidikan maupun kesehatan. Selama ini antar SKPD memiliki data penduduk, tapi anehnya ada perbedaan antara data SKPD yang satu dengan yang lain. Hal ini membuat Pemkot kesulitan, dalam melakukan penanganan pelayanan dasar. Karenanya dengan ditetapkannya Perda penyelenggaraan administrasi kependudukan, masalah tersebut diatas kami minta untuk tak terulang kembali,” kata Riandi. Ketua Fraksi Partai Golkar HM Nursholeh mengungkapkan setelah ditetapkannya Perda penyelenggaraan administrasi kependudukan, penyelenggaraan administrasi kependudukan di Kota Tegal akan terselenggara dengan rapi dan berkualitas. Sehingga tidak terjadi lagi dobel biodata penduduk, yang dapat mengacaukan program Pemkot. Utamanya dalam penanangan pelayanan dasra, baik dalam hal pendidikan maupun kesehatan. “Kami minta SDM untuk petugaspetugas penyelenggara harus disiapkan dengan matang,” ungkap Nursholeh. Sementara Ketua Fraksi PAN Peduli Rakyat H Harun Abdi Manap menyatakan beban kerja yang ditanggung SKPD yang menangani administrasi kependudukan sangat rumit dan kompleks. (hun)

CMYK

ke hal 9 kol 1

ADI MULYADI/RATEG

RAMAI - Permohonan pembuatan kartu kuning (AK1) mulai ramai menjelang pendaftaran CPNS 2010.

Kesibukan Jelang Musim Pendaftaran CPNS

BURU AK1 TAHUN 2010, Pemerintah Kota Tegal mendapat kuota Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dari pusat sebanyak 183. Sesuai rencana pengumuman formasinya akan dibuka pada akhir Oktober mendatang dan dilanjutkan dengan pendaftaran. Kabar tersebut bagaikan mewabah. Sehingga banyak kalangan masyarakat yang sudah mengetahuinya, meski

pelaksaaan masih beberapa minggu lagi. Kontan mereka yang tertarik dan ingin me-

ngabdikan dirinya pada pemerintah segera mempersiapkannya. Wabah tersebut juga sangat berdampak bagi Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kota Tegal. Khususnya dalam pelayanan pembuatan kartu kuning atau AK1. Beberapa pekan terakhir terjadi peningkatan signifikan ke hal 9 kol 1

ke hal 9 kol 1

KEPENDUDUKAN

salah satu contoh pelayan publik, yang bersifat fisik yang tidak boleh diabaikan oleh pemerintah daerah. Keberadaan RTH sangat penting, kalau diibaratkan tubuh manusia maka RTH merupakan paruparu kota yang harus ada dan harus dalam kondisi sehat. Ketika RTH ukurannya terlalu kecil, berarti kondisi kota sudah tidak layak huni karena kesehatan masyarakat, seperti dipertaruhkan dengan polusi udara yang semakin hari semakin parah. Manfaat lain RTH adalah untuk memperbaiki cadangan air tanah serta mengurangi resika longsor pada DAS. “Masayarakat atau publik memiliki hak untuk bisa hidup dengan aman, nyaman, dan sehat, serta bebas dari rasa takut oleh buruknya lingkungan

PKL Bertahan di Lokasi Lama SEBAGIAN besar Pedagang Kaki Lima (PKL) Taman Poci masih mempertahankan lokasi lama untuk menjalankan usahanya. Pasalnya, lokasi baru yang berada tidak jauh dari lokasi sekarang dianggap kurang representatif seperti mudah becek saat hujan dan sebagainya. Budi, salah seorang pedagang membenarkan jika lokasi sekarang lebih strategis karena menjadi pusat berkumpulnya masyarakat sehingga dagangan bisa mudah dipa-

sarkan. Lokasi sekarang juga lebih mudah dijangkau karena berada disebelah jalan sehingga pengunjung tidak perlu jauh-jauh untuk mencari kebutuhan yang diuperlukan. Di lokasi sekarang juga terdapat sejumlah mainan anak sehingga banyak keluarga yang sengaja datang untuk membeli berbagai kebutuhan sembari menemani anak bermain. Untuk lokasi baru yang ren-

cananya akan dipuastkan di lapangan sepakbola sebelah timur pasar malam, saat hujan turun mudah becek karena masih berupa tanah dan rumput. Jika itu terjadi dan pedagang sudah berada di sana, maka pengunjung akan berkurang karena enggan berjalan di lahan yang becek. Penerangan yang kurang memedai serta tertutup dengan lapak pedagang yang ada di samping ke hal 9 kol 5

DOK./RATEG

MENDESAK – Kebutuhan terhadap Perda Pendidikan sudah sangat urgent menyusul Program Tegal Cerdas yang dicanangkan Pemkot Tegal.

Segera Terbitkan Perda Pendidikan KEBERADAAN Peraturan Daerah (Perda) tentang pendidikan dinilai sudah sangat mendesak, hal terkait dengan program Tegal Cerdas tahun 2011. Pasalnya, sampai saat ini Kota Tegak belum memiliki Perda yang mengatur masalah pendidikan. Karenanya, DPRD diminta mengajukan draf Raperda inisiatif untuk dibahas dan ditetapkan menjadi Perda. Ketua Fraksi PKS Rachmat Rahardjo mengatakan sebenarnya perhatian Pemkot Tegal soal masalah pendidikan sudah cukup bagus, sehingga melalui APBD

juga telah menyiapkan dana pendamping Biaya Operasional Sekolah (BOS) yang cukup tinggi. Dengan satu harapan, minimal pendidikan tingkat SD/MI atau SMP/MTs bisa gratis. Namun dalam pelaksanaanya, terjadi penyalah gunaan. Sehingga banyak masyarakat atau orang tua siswa yang masih mengeluhkan tingginya biaya pendidikan. Ini disebabkan, karena tidak ada dasar jelas. Utamanya berupa Perda, yang mengatur masalah pendidikan. ke hal 9 kol 5

Kawasan GOR Wisanggeni Tempat Favorit Mojok ABG KAWASAN sekitar Gedung Olahraga (GOR) Wisanggeni saat malam hari banyak dimanfaatkan muda-mudi untuk mojok. Penerangan yang minim membuat mereka dengan nyaman berduaan seperti di bagian depan, samping, belakang GOR Wisanggeni dan sekitarnya. Sebagian besar pasangan didominasi kalangan Anak Baru Gede (ABG) yang memadu kasih di atas sepeda motor. Edi, warga sekitar membenarkan jika kawasan sekitar GOR Wisanggeni terutama yang kurang lampu penerangan menjadi tempat muda-mudi untuk mojok. Jumlah mereka akan bertambah saat malam Minggu atau hari libur. Umumnya, mereka bukan warga sekitar dan datang antara pukul 20.00 WIB hingga di atas pukul 22.00 WIB.

Bahkan, dia dan warga sekitar kerap mengusir muda-mudi yang sedang asik memadu kasih di halaman Sekolah Dasar (SD). Langkah tersebut dilakukan agar lingkungan tetap kondusif dan tidak digunakan untuk melakukan hal-hal negatif. Umumnya, mereka mojok di atas sepeda motor baik berdua maupun bersama-sama dalam satu kelompok. Jika sekedar ngobrol atau bercengkrama bersama pasangan, buat apa mencari tempat yang gelap hingga malam hari. Meski kerap dilakukan razia, tetapi ada saja pasangan yang datang untuk mojok di keremangan malam. “Lokasi yang gelap membuat mereka merasa nyaman sehingga menjadikan kawasan tersebut sebagai tempat favorit untuk mojok,” jelas-

DOK./RATEG

TERJARING RAZIA- Tidak hanya malam hari, saat siang hari halaman GORWisanggeni juga menjadi tempat paling favorit bagi pelajar dan ABG nongkrong .

nya. Warga lainnya Rokhmah membenarkan jika keberadaan pasnagan yang memadu kasih di sekitar GOR Wisanggeni terutama yang minim lampu bukan rahasia lagi. Saat melintas, dengan mudah dijumpai muda-mudi yang asik bercengkrama sembari berpelukan di pinggir jalan yang kebanyakan dari luar daerah. Pemandangan tersebut jel a s m e n gganggu dan bisa merusak generasi muda. Apalagi, banyak anak-anak yang melintas sehingga bisa menjadi contoh yang buruk. Untuk itu, dia berharap agar lokasi yang minim penerangan seperti di belakang atau di depan kawasan GGOR Wisanggeni bisa ditambahi penerangan sehingga mereka akan pergi dengan sendirinya. (gun)


PEMALANG

4

SENIN 18 OKTOBER 2010

RADAR TEGAL

Pendidikan Gratis Belum Tersentuh Angka Putus Sekolah Cukup Tinggi

NGENDONG Minta Ditinjau Ulang ANGGOTA DPRD Kabupaten Pemalang, Ujianto MR meminta kepada Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Tramsmigrasi (Dinsosnakertran) setempat untuk segera meninjau ulang proses seleksi calon tenaga operator dan pendamping Program Keluarga Harapan (PKH). Permintaan itu disebabkan karena proses seleksi yang baru saja dilakukan di Gedung SLB kemarin diduga banyak rekayasa. Sehingga terjadi komplain dari para perserta seleksi. ”Kami akan meminta Kepala Dinsosnakertran dok.radar pemalang untuk segera meninjau ulang, proses Ujianto MR seleksi PKH, sebab banyak rekaya,” katanya, kepada Radar, di tempat kerjanya, Minggu (17/10) kemarin. Perhatian Ujianto dalam persoalan tersebut, menurutnya karena banyaknya pengaduan dari warga terutama para peserta seleksi PKH yang dinyatakan tidak lolos, dengan alasan banyak rekayasa yang dilakukan oleh panitia. Sebagai buktinya yang telah terjadi di lapangan panitia terkesan main-main setelah dibuka pendaftaran antara nama dan nomor peserta tidak tepat atau tidak cocok. Selain Ujianto sendiri juga mengantongi bukti lainnya bedasarkan data yang dikumpulkan dari para peserta yang tidak ikut lolos seleksi, menurunya data yang telah dikumpulkan sangat jelas selain nomor dan nama tidak tepat juga panitia meminta nomor para peserta yang tidak lolos dan mencabut semua pengumuman yang ada. ”Upaya yang kami lakukan untuk meminta kejelasan, jika perlu dewan juga akan menindaklanjuti agar persoalan itu betul-betul jelas apa yang terjadi,” ujarnya.Ujianto menegaskan perhatiannya terhadap permasalahan itu bukannya untuk mempersoalkan, tetapi untuk menuntut adanya transparansi dan keterbukaan serta obyektifitas dalam proses seleksi PKH tersebut. ”Kami tidak akan mempersoalkan tetapi yang terpenting proses seleksi dilakukan secar transparan dan obyektif untuk menekan resiko terjadinya komplain dari para peserta,” tandasnya. (mg1)

PEMALANG – Belum tersentuhnya pendidikan gratis untuk masyarakat oleh Cabup dan Cawabup, saat menyampaikan visi dan misinya dalam kampanye hari pertama, disesalkan praktisi pendidikan, Lutfi Kamal SPd I. Padahal angka putus sekolah di Kabupaten Pemalang terbilang tinggi. Dari anak-anak saat masuk jenjang paling dasar, SD ke SMP, dan SMP ke SMA. “Semestinya ada itu (pendidikan gratis). Karena bidang pendidikan ini membutuhkan

perhatian serius,”tegas Lutfi Kamal, yang juga Pemuda Pelopor Kab Pemalang 2010 kepada Radar, Sabtu (16/10). Menurutnya, keterputusan anak-anak sekolah imbasnya sangat besar bagi proses pembangunan Kabupaten Pemalang ke depan. Bukan sematamata pendidikan, karena bidang ini berhubungan erat dengan bidang lain. Baik bidang perekonomian, bidang sosial dan politik, hukum, ketertiban dan keamanan, dan lain sebagainya. Selain keprihatinan terhadap visi dan misi cabup-cawabup, Lutfi juga menegaskan beberapa “pekerjaan rumah” pemimpin terpilih mendatang. Yakni mengenai kesejahteraan guru, sekolah yang berbasiskan

agama Islam, serta masalah kepemudaan. Dia membandingkan, guru honorer Dinas Pendidikan masih lumayan karena mendapatkan tunjangan dari Pemkab. Namun guru swasta tidak memperoleh apa-apa selain honor dari yayasan tempatnya mengajar. Mengenai sekolah berbasiskan Agama Islam, Pemuda Pelopor asal Desa Widodaren, Kecamatan Petarukan ini menegaskan, selama ini guru-guru TPQ/TPA tidak pernah mendapatkan honor dari Pemkab Pemalang. Padahal di kabupaten/kota tetangga, mereka mendapatkan perhatian dengan diberikan insentif setiap bulannya. Dimana pembayarannya rutin setiap bulan. (cw2)

SUMITRO / RADAR PEMALANG

MENCARI IKAN – Beberapa bocah asal Desa Kauman, Kecamatan Comal, tengah mencari ikan pada kali sepanjang Kauman-Mojo. (Insert: Lutfi)

Pelan Tapi Pasti Putaran Kampanye Pasangan Yugo–Sri Hartati

LINTAS SUMITRO/RADAR PEMALANG

PERTEMUAN TERTUTUP – Yugo Dwijaya didampingi istrinya, tengah memberikan kata pengantar dalam pertemuan warga Perumahan Taman Asri dirumahnya, Minggu (17/10) kemarin.

BERBEDA dengan ketiga calon lain, tim sukses pasangan Yoga-Sri Hartati sudah menetapkan untuk menggunakan model kampanye ala Jenderal Sudirman, bergerilya. Bukan apa-apa, karena langkah ini ditempuh untuk menjaring massa yang lebih efektif, dibandingkan model kampanye lain seperti show of force atau mengumpulkan massa besarbesaran. “Kita memang langsung masuk ke basis masyarakat secara diam-diam. Upaya ini lebih efektif dibanding cara lainnya,” terang Yugo Dwijaya, kepada Radar seusai acara dengan warga Perumahan Taman Asri, Minggu (17/10) kemarin. Dikatakan dia, rekrutmen massa secara pelan tetapi pasti ini mengadopsi kepemimpinan Jenderal Sudirman dalam melawan penjajah. Dimana “penyampaian visi dan misi” beliau dalam melawan musuh menggunakan cara diam-diam, namun menjangkau semua lapisan masyarakat. Tidak berkoarkoar terlebih dahulu, tetapi loyo kemudian. Hal inilah yang dihindari Yugo dalam memenangkan Pemilu Kada Kab

Pemalang, 31 Oktober 2010 mendatang. “Show of force atau pengumpulan massa besar-besaran hanya pola kampanye chasing. Karena hanya menyentuh bagian luarnya saja, sementara bagian dalamnya tidak tersentuh,” ungkap Yugo lebih lanjut. Slogan Guyup Rukun–Mbangun Desa, lanjutnya, diambil juga dengan mendasarkan pada model bergerilya Jenderal Sudirman. Yakni langsung ke basis masyarakat secara bersamasama dan bergotong-royong, untuk selanjutnya melakukan suatu kegiatan. Baik pembangunan mental dan spiritual masyarakat, pembangunan sarana dan prasarana, maupun pembangunan dibidang lainnya. “Guyup Rukun, Mbangun Desa, menitikberatkan kebersamaan dan membangun desa. Ini yang akan terus diperkuat kampanye kami,” ucap Yugo. Sementara itu, Ketua RT 02 RW 05 Perumahan Taman Asri Pemalang, Sri Aminatun, mengatakan, pada dasarnya dirinya beserta warga lain menyambut secara antusias majunya Yugo Dwijaya sebagai Cabup. Apalagi pada Pemilu Kada kali ini, ada dua warganya yang masuk dalam bursa Cabup dan Cawabup. (cw2)

Ribuan Massa Ikuti Kampanye Junaedi-Agung ALI BASARAH/RADAR PEMALANG

BELAJAR - Pak Nur pelatih renang menangani murid barunya.

Tiga Kali Pertemuan, Bisa Berenang PEMALANG - Bisa berenang bukanlah hal yang mudah bagi masyarakat, terutama mereka yang rumahnya jauh dari laut, sungai besar, atau kolam renang. Namun ada beberapa orang yang peduli terhadap olahraga ini dan menyediakan jasa untuk melatih renang dengan biaya yang relatif murah. Di Kolam Renang Comal Baru eks Pabrik Gula dua pria ramah memberikan layanan latih renang kepada siapa saja, mulai dari anakanak hingga dewasa, termasuk orang tua. Pak Nur(40) salah satu pelatih renang ini sehari-harinya adalah karyawan PG Sragi yang membawahi eks PG Comal Baru tersebut. Tugasnya selain menjaga eks pabrik juga menjaga kolam renang yang bisa dijangkau dari Jalan Raya Petarukan-Comal. Kolam renangnya cukup tua, namun demikian merupakan salah satu potensi wisata di wilayah tersebut dan ramai dikunjungi kalau hari-hari libur. Kolam tersebut pada masa kejayaan pabrik merupakan tempat berenang pejabat-pejabat pabrik. Tak tauh darinya masih tersisa rumah-rumah dinas dengan model bangunan khas Belanda. Jadi selain belajar renang, di kolam tersebut juga bisa berwisata sejarah. Ditambah lagi terdapat sarana bermain anak-anak dengan lapangan rumput yang hijau. Suasana tersebut sangat mendukung sehingga mereka yang belajar renang dalam waktu singkat bisa menguasai teori dan praktik mengelilingi kolam tanpa tenggelam. “Kursus renang jadualnya Sabtu mulai pukul 14.00 WIB dan Minggu mulai pukul 09.00 WIB,” kata Nur si pelatih tersebut. Pria ini sudah puluhan tahun melatih renang dan sudah ratusan orang yang berhasil mengapung di kolam renang setelah dipolesnya. Biaya yang ditarik pun sangat murah, Rp 150 ribu sampai bisa. (ali)

PEMALANG – Membangun Kabupaten Pemalang yang sesungguhnya dan betul-betul akan dapat dinikmati oleh masyarakat, rupanya menjadi keinginan kuat oleh pasangan calan bupati dan wakil JunaediAgung. Keinginan tersebut akan dapat terwujud apabila nanti berhasil terpilih menjadi Bupati Pemalang dalam Pemilukada tahun 2010 nanti. Oleh karenanya calon bupati H Junaedi SH MM akan terus mengajak kepada masyarakat Pemalang untuk terus berjuang gunan memenangkannya. ”Kami pasangan calon bupati Junaedi-Agung siap, bersama-sama rakyat untuk membangun Pemalang agar lebih maju dan Pembangunan yang kita wujudkan nanti pembangunan yang sesungguhnya,” kata Junaedi dalam orasi politiknya diacara kampanye terbuka putaran pertama, yang digelar di lapangan Mulyoharjo, Minggu (17/10) kemarin. Lebih lanjut Junaedi mengatakan, pembangunan di Kabupaten Pemalang untuk lima tahun kedepan yang sesungguhnya itu betul-betul dapat dinikmati oleh masyarakat Pemalang, seperti halnya pembangunan dalam bidang pela-

yanan kesehatan yaitu akan memperluas dan memperlebar layanan kesehatan untuk masyarakat dengan mambangun lebih banyak ruang layanan kelas III. Disisi lain pembangunan yang akan diwujudkan nanti juga akan memberikan kemudahan-kemudahan kepada para investor agar bisa masuk ke Pemalang, sehingga akan terciptanya usaha-usaha baru yang semakin tumbuh berkembang. Sehingga dengan banyaknya investor yang masuk baik lokal, nasional muapun internasional tentunya akan banyak membuka lowongan pekerjaan, guna mengatasi pengangguran serta dapat mengurangi angka kemiskinan. ”Dengan kita membangun Pemalang, maka kemiskinan, penganguran dan ketidakadilan dapat kita brantas,” ujar dia, seraya menjelaskan pembangunan yang telah dilakukan dalam lima tahun ini, sudah cukup baik, namun belum selesai. Makanya Junaedi ingin menyempurnakannya dan bertekad bersama rakyat untuk terus membangun, sesuai keinginan masyarakat Pemalang . ”Mari kita bersatu padu dan seiyeg se eko proyo, untuk

bersama-sama membangun Pemalang agar lebih maju lagi sehingga masyarakat Pemalang akan betul-betul merasakan Pemalang yang sesungguhnya,” terangnya. Calon Wakil Bupati Mukti Agung Wibowo ST dalam orasi politiknya mengajak kepada para generasi muda yang ada di Pemalang untuk bangkit dan bersemangat guna membangun Pemalang lebih maju. Munculnya salah satu kaum muda sebagai calon wakil bupati diharapkan akan dapat menambahkan semangat masyarakat khususnya generasi muda yang ada di Pemalang. ”Saatnya para pemuda harus tampil dan terus bersemangat untuk membangun,” tandasnya. (mg1)

AGUS PATIKNO/RADAR PEMALANG

YEL-YEL - Calon Bupati dan Wakil Bupati Junedi-Agung beserta istrinya melakukan yel-yel dalam kegiatan kampanye terbuka di Lapangan Mulyoharjo.


SENIN 18 OKTOBER 2010

METROPOLIS

5

RADAR TEGAL

TELEPON PENTING Hotel Bahari Inn Tegal (0283) 343399 Hotel Karlita (0283) 358050 Orange Karaoke (0283) 322022 Riez Palace Hotel (0283) 353773, hunting (0283) 358978 Flash Family Karaoke & Cafe (0283) 321284

AGENDA HOTEL HOTEL KARLITA Rabu dan Sabtu, Show DJ and Dancer Performance pukul 23.0003.00 WIB di Zodiak Discotheque dan VIP Karaoke. HOTEL BAHARI INN Tegal - Jum’at dan Sabtu Live Musik di Cafe Nelayan, Mulai Jam 19.00 WIB - Sabtu Happy Our di Musro Diskotik, Jam 20.00 - 03.00 WIB

RIEZ PALACE HOTEL - Senin sampai Minggu Breakfast Promo Spesial Price (All You Can Eat) selama OktoberNovember 2010 dari pukul 07.00-10.00 WIB.

Kemenpera Siap Bantu Perumahan SETELAH menerima bantuan rusunawa dari Kementerian PU, Pemkot Tegal bakal kembali mendapat bantuan perumahan dari Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera). Guna merealisasikannya Pemkot diminta menyediakan lahan seluas 6.000 meter persegi. Kepala Dinas Permukiman dan Tata Ruang (Diskimtaru) A Sugeng Prihadi mengatakan Kamis (14/10) lalu Deputi Bidang Perumahan Formal Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera) Zulfi Syarif Koto berkunjung ke Kota Tegal. Dalam kunjungan tersebut Zulfi meninjau beberapa lokasi di antaranya perumahan nelayan dan home industry, serta TPI blok-J. Hasilnya, lanjut Sugeng, Deputi akan mengusulkan agar Kota Tegal mendapatkan bantuan perumahan bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) pada 2011/2012. “Ini di luar rumah susun sederhana sewa (rusunawa) yang akan direalisasikan 2011 nanti. Karena rusunawa itu bantuan dari Kementerian PU, sedangkan ini dari Kemenpera,” katanya kemarin. Dijelaskan, kemungkinan bentuk perumahannya adalah rumah susun (rusun). Istilahnya rumah susun sejahtera dengan sistem sewa. Dan rencananya ini akan ditangani oleh Perumnas. Pemkot hanya diminta menyediakan lahan seluas 6 ribu meter persegi. Kemenpera juga akan membantu pemkot guna mendongkrak dapur induksi yang sudah ada. Yakni sebuah alat ukur kandungan logan, yang harganya mencapai Rp 1 miliar. Selain itu juga membantu pemkot dalam rangka subsidi harga rumah sejahtera, agar terjangkau buat MBR. Yaitu melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) bdari pusat yang diserahkan ke pemkot dan dita-

ADI MULYADI/RATEG

KUMUH - Pemerintah pusat siap bantu perumahan sejahtera untuk warga Kota Tegal yang masih bertempat tinggal di pemukiman kumuh.

ngani SKPD terkait. “Bantuan berupa Publik Servis Obligasi (PSO) atau bantuan dari pemerintah untuk meringankan harga. Serta berupa prasarana dasar (PSD) yang terdiri dari air bersih, PJU, listrik, sampah, ditambah jalan dan drainase,” urai Sugeng. Wali Kota Tegal Ikmal Jaya

membenarkan, bahwa bakal ada bantuan perumahan dari Kemenpera RI. Ini mengingat kebutuhan perumahan buat MBR di Kota Tegal masih sangat tinggi. Itu dapat dilihat masih banyaknya warga yang hidup di permukiman kumuh. “Hasil kunjungan Deputi

Kemenpera sangat meyakinkan Kota Tegal mendapat bantuan perumahan. Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan saja. Sehingga bantuan yang diberikan bisa tepat sasaran,” katanya. Dia berharap dengan adanya bantuan tersebut, baik rusunawa yang akan direalisasikan

2011 dari Kementrian PU atau perumahan dari Kemenpera dapat menjadi solusi pemkot mensejahterakan MBR. Sehingga warga yang masih bertempat tinggal di permukiman kumuh, lahan pemerintah, dan diatas sungai bisa hidup layak. Dengan perumahan yang lebih sehat. (adi)

Anomali Cuaca Hambat Petani Jalan Pasar Burung Diperlebar ENERGI Tak Ada Kelangkaan, Hanya Keterlambatan KEBUTUHAN gas 3 kg di Kota Tegal sejauh ini tercukupi dengan kuota 7.640 tabung perhari. Sehingga yang terjadi dilapangan bukan kelangkaan, tetapi keterlambatan pasokan dari SPBE atau agen. Wakil Wali Kota Tegal Habib Ali Zaenal Abidin mengatakan Pemkot sudah menngelar rapat koordinasi membahas persedian LPG tabung 3 kg di Kota Tegal. Itu merupakan tindaklanjut hasil tinjauan lapangan yang menjumpai adanya kelangkaan gas di pasaran. “Rapat tersebut dihadiri Pertamina, Hiswana Migas, PT Alfar Jaya Bersatu, PT Sinarsih Mukti, PT Baruna, dan PT Arta Putra Kusuma. Sedangkan dari pemkot yang hadir Ekbang, Diskop UMKM perindag, BPPT, serta Satpol PP,” katanya. Hasil rapat tersebut menyebutkan bahwa kebutuhan gas ukuran 3 kg di Kota Tegal mencukupi. Sehingga tidak ada kelangkaan, yang ada hanya keterlambatan pasokan. Ketrlambatan ini terjadi saat pengisian tabung di SPBE. Teknis pendistribusian gas 3 kg adalah dari SPBE dikirim ke Agen. Dari situ didistribusikan ke pangkalan dan pengecer, hingga sampai konsumen. “Sesuai data konversi, untuk kuota Kota Tegal butuh 5.000 tabung perhari. Namun sekarang Pertamina menjatah 7.640 tabung perhari. dan itu masih bisa mencukupi.” Mengenai harga, lanjut dia, kondisi sekarang masih relatif terjangkau. Harga tertinggi diberikan kepada konsumen hanya Rp 15 ribu pertabung. Habib juga menyampaikan pasa September 2010 PT Pertamina memasok gas sejumlah 202.280 tabung perbulan. Sedangkan Oktobernya, dipasok 206.166 tabung. “Kita akan lihat dan evaluasi apakah dengan jumlah kuota itu sudah cukup atau belum. Jika kurang, maka kita akan mengusulkan tambahan kuota ke Pertamina,” paparnya. Antara agen juga sudah ada kesepakatan dan ketentuan. Bahwa agen hanya boleh memasok gas ke pangkalan yang sudah ditentukan. Artinya, setiap agen sudah memiliki lokasi masing-masing. Selain itu, dilarang memasok ke daerah lain, sebab sudah ada ketentuan kuota dalam rayonisasi. Rapat tersebut juga menghasilkan prioritas yang akan dicapai. Di antaranya terbentuknya tim monitoring antar SKPD terkait, perwakilan masyarakat dan regulasinya. Agen, SPBE mentaati dan melaksanakan program rayonisasi. SPBE dan Agen melaporkan data pasokannya secara valid dan aktif memberikan lapo9ran saat diminta Diskiop UMKM perindag. (adi)

ANOMALI atau perubahan cuaca yang belum menentu membuat petani bawang merah, padi serta palawija menjadi cemas. Pasalnya, perubahan cuaca sangat mempengaruhi produkstivitas serta aktivitas sehari-hari mulai dari menyebar bibit tanaman, perawatan hingga panen. Slamet, petani di Kelurahan Keturen mengatakan, saat ini dia menanam padi yang baru berusia kurang dari sebulan. Curah hujan yang cukup tinggi, membuat dia harus bisa mengatur air yang keluar dan masuk sehingga tidak berlebihan. Perubahan cuaca serta suhu yang ada saat ini juga mempengaruhi produktivitas serta pertumbuhan tanaman sehingga kurang maksimal. Idealnya, tanaman bisa tumbuh dengan baik dengan cuaca yang stabil. Saat panas misalnya, petani bisa mendapatkan air melalui mesin pompa sehingga kebutuhan air tercukupi. Tetapi sekarang saat cuaca pans tiba-tiba bisa menjadi mendung dan hujan, begitu sebaliknya. Selain itu, aktivitas petani juga terganggu seperti proses pemupukan, pembersihan sawah dan sebagainya kerap keluar dari rencana yang biasa dilakukan setiap musim tanam tiba. Jika hujan turun tiba-tiba, otomatis petani harus mengehntikan aktivitasnya karena bisa tersambar petir saat berada di sawah. Sementara pada saat bersaman petani sedang melakukan pemupukan dan sebagainya sehingga hasil yang

ROCHMAN GUNAWAN / RATEG

SIAGA – Petani tetap menyiapkan mesin pompa untuk mengantisipasi dan perubahan cuaca dan pasokan.

didapat kurang maksimal. “Dalam kondisi seperti ini segala sesuatunya sulit untuk diprediksi karena cuaca bisa berubah setiap saat,” katanya. Petani lainnya Marto membenarkan jika musim tanam kali ini berbeda dari biasanya. Umumnya, saat musim tanam tiba hujan mulai berkurang sehingga bisa dilakukan tepat waktu. Sekarang baru menyemai bibit hujan bisa turun sewaktuwaktu sehingga harus dilakukan pengalihan air agar tanaman tidak busuk. Untuk sayuran misalnya, jiak curah hujan tinggi, akan mudaha busuk dan pertumbuhannya kurang maksimal. Sehingga produktivitas tanaman menjadi lebih rendah. Oto-

matis hasil yang di dapat pertani saat panen nanti juga menurun dibandingkan musim tanam sebelumnya. “Sekarang hujan maupun panas kami tetap menyiapkan pompa air untuk berjaga-jaga,” pungkasnya. (gun)

UNTUK mempermudah akses jalan, Pemkot Tegal bersama PT KAI melakukan pelebaran jalan di Pasar Burung. Sedangkan semua pedagang yang biasanya berjualan di sekitar Pasar Burung dipindahkan ke Lapangan PJKA. Upaya tersebut dilaksanakan untuk mengatasi kesemrawutan arus lalu lintas yang selama ini sering terjadi di tempat sekitar stasiun. Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Chairul Huda mengatakan Pemkot bersama PT KAI juga akan membangun jembatan serta areal parkir untuk angkutan dan tukang becak di Lapangan PJKA. Dengan demikian, seluruh angkutan dan becak yang selama mangkal di tepi jalan akan tata dan dimasukan di areal parkir PT KAI. Sedangkan untuk menghindari kesemrawutan, jalan di pasar burung saat ini telah diperlebar. “Dengan adanya jembatan untuk akses jalan, para pedagang yang di pindah dari Taman Poci ke lapangan PJKA bisa

melalui jembatan tersebut, sehingga tempat jualan mereka ramai dikunjungi pembeli,” kata Chaerul. Salah seorang pedagang, Yati (50), mengungkapkan, sejak berdagang di lapangan PJKA, makanan yang dijual jarang laku. Akibatnya, penghasilan yang diperoleh sangat minim. Kondisi demikian, terjadi karena sarana prasarana tidak memadai. “Kami berharap Pemkot untuk membuatkan jalan tembus sehingga masyarakat mau datang untuk membeli makanan,” ungkapnya. Sebelumnya Ketua Fraksi PKS DPRD Rachmat Rahardjo menyatakan saat ini lapangan PJKA Tegal berubah menjadi permukiman kumuh. Selain itu, dalam pengaplingan lapangan yang diperuntukan bagi pedagang dinilai terlalu kecil sehingga tidak layak untuk berjualan. Menurut dia, seharusnya Pemkot bersama PT KA sebelum memindahkan terlebih dulu menyiapkan tempat yang layak. (hun)


BREBES & BUMIAYU

6

SENIN 18 OKTOBER 2010

RADAR TEGAL

TELEPON PENTING RSUD Brebes (0283) 671431 RSU Bhakti Asih (0283) 671279 / 673481 RSIA Mutiara Bunda Tanjung - Brebes (0283) 877222 Hotel Dedy Jaya Brebes

(0283) 673133 / 673158

FOTO-FOTO: ABIDIN ABROR/RATEG

LINTAS

DALAM PERAWATAN – Dengan ditemani sang ibu, Tonikha, Lutfiana menjalani perawatan intensif di bangsal anak RSUD Kabupaten Brebes.

Upayakan Pemulihan Lahan Tidur BANTARKAWUNG - Memanfaatkan kembali lahan tidur untuk menjadi lahan produktif, saat ini tengah menjadi prioritas utama yang dilaksanakan Pemerintah Desa Bangbayang, Kecamatan Bantarkawung, Kabupaten Brebes. Salah satu lahan tidur (tidak produktif) berada di blok sawah lega dengan luas lahan mencapai 12 hektar. Kepala Desa (Kades) Pangebatan Zainal Arifin mengatakan, sejak 10 tahun terakhir ini lahan tersebut tidak dapat lagi diolah sebagai area pertanian. Hal itu disebabkan oleh rusaknya jaringan irigasi yang semula ada memanfaatkan aliran Sungai Siraja. ’’Semula tanah disekitar blok sawah lega tersebut merupakan lahan produktif pertanian tanaman padi, namun semenjak jaringan irigasi rusak, hanya sebagian kecil pemilik lahan masih memanfaatkian untuk dijadikan sawah tadah hujan,” jelasnya. Dikatakan dia, keinginan para petani untuk menggarap tanah dilokasi tersebut sangat tinggi. Saat musim kemarau terjadi, para petani yang masih menggara lahannya teraksa menggunakan ompa air untuk mendaatkan pengairan dari Sungai Ciraja. ’’Kerusakan jaringan irigasi terjadi sepanjang lebih kurang 2 kilometer, bisa dibayangkan bagaimana kesulitan pemilik lahan untuk mengairi sawahnya dengan menggunakan pompa di saat musim kemarau,” kata Zainal. Pemerintah Desa Bangbayang, menurut dia, telah beberapakali mengajukan usulan perbaikan jaringan irigasi untuk mengembalikan fungsi lahan pertanian yang subur. ’’Usulan perbaikan diantaranya telah dilakukan semenjak tahun 2008 melalui bagian Pengairan, namun belum mendapat jawaban. Untuk tahun ini kembali diusulkan melalui Dinas Pertanian,” ungkap Zainal. Pihaknya berharap, perbaikan jaringan irigasi dapat terlaksana sehingga lahan yang selama 10 tahun tidak produktif dapat kembali dimanfaatkan warga sebagai lahan produktif. (pri)

Meski Lemah, Lutfiana Terus ’Berjuang’ Tubuh Seolah Tinggal Tulang Terbalut Kulit BREBES – Kemiskinan membuat balita usia 14 bulan asal Desa Kaligangsa Kulon, Kabupaten Brebes, Lutfiana, hanya mampu pasrah dengan kon-

Harga Tembus Rp 13 Ribu/Kg, Petani Bawang Bahagia

LAPORAN: ISMAIL FUAD

ABIDIN ABROR/RATEG

Pasien Diare Membludak BREBES – Belasan balita mulai mengisi bangsal anak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Brebes karena terserang diare. Pasien diare yang kini dirawat di bangsal anak kelas III (tiga) RSUD Kabupaten Brebes seluruhnya berjumlah 14 pasien. Rata-rata sudah menjalani perawatan 3-4 hari. Maya (25), orangtua pasien diare bernama Abdul Munaji (1,5), warga Kelurahan Pasar Batang, Kecamatan Brebes, Kabupaten Brebes, menuturkan bahwa sebelum akhirnya dibawa ke rumah sakit, anaknya itu telah dirawat di rumah selama tiga hari. ’’Tapi karena tidak sembuh-sembuh juga, sehingga saya langsung membawa ke rumah sakit. Habis mau bagaimana lagi? Suami hanya tukang becak,” kata Maya kepada Radar kemarin (17/10). Keadaan lebih parah lagi dialami pasien balita bernama, Muhamad Fasrul (1,5), asal RT 03 RW 04 Kecamatan Ketanggungan. Bobot balita pasangan Fatimah (40) dan Sunarto (35) yang bekerja sebagai buruh serabutan ini hanya 2,5 kilogram. Selain diare, menurut Fatimah, anaknya menderita penyakit paru-paru. ’’Anak saya ini lahirnya prematur. Waktu lahir bobotnya hanya 1,9 kilogram,” kata Fatimah. Jumlah penderita diare ini belum termasuk yang dirawat di berbagai Puskesmas yang tersebar di Kabupaten Brebes, seperti Puskesmas Tanjung, Jatibarang, Larangan, Kecipir Losari, dan Puskemas Bulakamba. (din)

rus, seolah hanya tinggal tulang terbungkus kulit. Kedua kakinya sangat kecil. Kedua matanya tidak seperti balita pada umumnya. Mata Lutfiana nampak cekung ke dalam, dan kepalanya pun terlibat membesar. Hingga saat ini yang bisa dilakukan balita ini hanyalah menangis. Di salah satu tangannya tertancap jarum infus.

Di Balik Melambungnya Harga dan Minimnya Stok Bawang

Di tengah melambungnya harga bawang saat ini, petani di Kabupaten Brebes merasakan kebahagiaan tersendiri. Mengapa?

MENUNGGUI ANAK – Seorang ibu tengah menunggu buah hatinya yang dirawat di bangsal anak RSUD Kabupaten Brebes karena terserang diare.

disinya yang lemah. Balita buah hati pasangan Tonikha (37) dan Darsono (40), warga RT 04 RW 03 Desa Kaligangsa Kulon ini kini tergolek lemah di bangsal anak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Brebes akibat sakit yang dideritanya. Berdasarkan pantauan Radar, tubuh Lutfiana sangat ku-

ANGIN segar dirasakan petani Kabupaten Brebes saat ini. Pasalnya, harga bawang di tingkat petani kini menembus angka Rp 13 ribu per kilogramnya. Kenaikan tersebut terus terjadi dalam sepekan terakhir. Padahal, pada bulan lalu harga hanya Rp 6 ribu per kilogram. Merangkaknya harga bawang diakibatkan semakin menipisnya stok bawang di tingkat

petani. Sementara, permintaan di pasaran cenderung bertambah. ’’Alhamdulillah, sekarang harganya terus naik. Sekarang sudah Rp 13 ribu per kilogram,” ujar Sukirah (50), petani bawang asal Desa Padasugih, Kecamatan Brebes, Kabupaten Brebes, kemarin (17/10). Dia mengatakan, akibat naiknya harga bawang, beberapa rekannya yang memiliki bawang yang sedianya distok untuk bawang bibit juga turut dijual karena akan mendapatkan keuntungan besar. ’’Saat ini, stok di petani memang sedang tipis. Selain itu, banyak petani yang gagal panen menyebabkan harga bawang melambung,” ujarnya. Menurut dia, banyaknya petani yang gagal panen akibat

ISMAIL FUAD/RATEG

ALAMI KENAIKAN - Kenaikan harga bawang hingga Rp 13.000 per kilogram membuat petani bawang di Kabupaten Brebes saat ini tengah berbahagia.

tanaman diserang hama dan keadaan cuaca yang tidak menentu. ’’Hampir seluruh tanaman bawang di desa saya juga terserang hama. Akibatnya, hasil panen jatuh,” katanya. Sarkeh (66), petani lainnya mengaku, di saat harga sedang naik dirinya terpaksa gigit jari. Sebab, hasil panen tanam kali ini turun hampir separuhnya. ’’Dari satu bau hanya menghasilkan 7 sampai 8 ton dengan modal Rp 40 juta,” tuturnya. Sementara, Aminudin Aziz (39), pedangan bawang asal Kelurahan Pasarbatang, Kecamatan Brebes, mengatakan bahwa di tingkat pedagang harga bawang kualitas satu atau untuk kiriman luar pulau kini sudah menembus Rp 13 ribu hingga 14.500 per kilogram. Sedangkan harga untuk permintaan lokal Rp 10 ribu per kilogram. Dia memperkirakan, kenaikan harga bawang ini akan bertahan lama, tetapi kini harga sudah pada titik jenuh. ’’Artinya, meski akan mengalami kenaikan, namun tidak setajam sebelumnya,” katanya. (*)

Menurut Tonikha, sebelum dibawa ke rumah sakit, anaknya sempat dirawat di rumah selama tiga hari. Obat yang dibelinya pun sangat apa adanya. Karena tak kunjung sembuh penyakitnya, Tonikha pun memutuskan untuk membawa Lutfiana ke rumah sakit. ’’Menurut dokter yang merawat, selain diare, anak pertama

saya katanya juga kena paruparu. Bobot badannya juga kecil. Di sini sudah seminggu,” tutur Tonikha saat dikunjungi di bangsal anak RSUD Kabupaten Brebes kemarin (17/10). Dia berharap, anaknya cepat sembuh sehingga suami bisa kembali beraktivitas sebagai buruh kasar. (din)

Warga Merasa Ditipu Bisnis MLM BREBES - Sejumlah warga di Kabupaten Brebes yang menjadi member bisnis Multi Level Marketing (MLM) ’Q’ (disamarkan, Red) merasa tertipu hingga puluhan juta. Sebab, mereka tidak mendapatkan keuntungan yang dijanjikan ketika diketahui cek yang mereka dapatkan tidak dapat dicairkan di bank. Samsudin, seorang member MLM ’Q’ kepada wartawan kemarin mengatakan, dirinya telah mendaftar menjadi member pada bisnis MLM tersebut dengan biaya registrasi sebesar Rp 7,5 juta kepada kepada leader MLM tersebut. Selanjutnya, setiap member diharuskan mencari jaringan baru sebanyak enam orang. Setelah mendapat jaringan baru, anggota yang diatasnya akan mendapatkan bonus keuntungan dalam bentuk mata uang USD (dolar Amerika). ’’Banyak anggota tertarik bergabung lantaran diiming-imingi keuntungan berlipat ganda. Namun,

sampai sekarang kami tidak bisa mencairkan cek di bank,” tutur dia yang juga guru di SDN Sigempol. Selain Samsudin, sejumlah member ’Q’ yang tidak bisa mencairkan cek di bank antara lain Solikhin, Samali, serta Sutono. Padahal, mereka sudah menginvestasikan dana minimal Rp 7,5 juta. DENGAN PASSWORD Salah satu Pembina ’Q’ di Brebes Ego Meranoor kepada wartawan menjelaskan, mayoritas anggota ternyata tidak tahu password. Padahal, katanya, itu untuk mengetahui saldo dan transaksi pencairan cek setiap member yang dilakukan melalui email. ’’Dana mereka diblokir karena tidak tahu password. Apalagi ’Q’ di Brebes memang tergolong masih baru. Tapi, sampai kapan pun dana mereka tidak akan hilang,” ujar dia saat dihubungi Radar melalui telepon. Dikatakan dia, member ’Q’ di Brebes yang tergabung dalam tim Jaka Samudera mencapai lebih kurang 200 orang. (cw1)


BREBES & BUMIAYU

SENIN 18 OKTOBER 2010

7

RADAR TEGAL

APBD Penggunaan Anggaran Harus Optimal BREBES – Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) perubahan Kabupaten Brebes Tahun Anggaran (TA) 2010 yang telah disahkan dalam rapat paripurna beberapa waktu lalu diharapkan benar-benar otimal dalam penggunaannya. ’’Semoga segala seuatunya yang telah dianggarkan benarbenar bisa optimal, khususnya untuk kepentingan rakyat,” ujar Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Brebes Pamor Wicaksono kepada Radar Minggu (17/10). Menurutnya, besarnya anggaran untuk rakyat yang dikucurkan sebagian besar dipakai untuk perbaikan infrastruktur. Sebab, menurut Pamor, saat ini masyarakat sangat membuDOK. RATEG tuhkan berbagai perbaikan Pamor Wicaksono sarana jalan, jembatan, irigasi, dan sebagainya. ’’Segala yang menjadi hajat masyarakat banyak memang menjadi prioritas utama dari anggaran perubahan. Oleh karenanya, ini harus diawai penggunaannya,” tandas Pamor. Dia berharap, pengguna anggaran, stakeholders, serta elemen masyarakat bisa bersama-sama melakukan pengawasan dalam realisasi anggaran. ’’Idealnya, jangan sampai ada kebocoran anggaran nanti,” ujarnya. Seperti diketahui, Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kabupaten Brebes tentang Perubahan APBD Kabupaten Brebes TA 2010 ditetapkan pada rapat paripurna DPRD. Dalam kesempatan itu terungkap, anggaran pendapatan daerah sebelum perubahan APBD tahun anggara 2010 direncanakan sebesar Rp 1.109.086.692.000, sedangkan setelah perubahan menjadi Rp 1.167.862.426.000, naik sebesar Rp. 58.775.734.00 atau sebesar 5,30 persen. Sedangkan anggaran belanja daerah sebelum perubahan direncanakan sebesar Rp 1.221.166.647.000 setelah perubahan menjadi Rp 1.295.227.451.000 atau naik sebesar 6,06 persen. Adapaun rencana pembiayaan sebelum perubahan APBD TA 2010, pembiayaan netto sebesar Rp 112.079.955.000, sedangkan setelah perubahan direncanakan menjadi sebesar Rp 127.365.025.000, naik sebesar Rp 15.285.070.000 atau sebesar 13,64 persen. (cw1)

PELAYANAN Warga Harapkan Akses Pelayanan Publik BUMIAYU - Kemudahan dalam mendapatkan pelayanan merupakan hal yang sangat diharapkan masyarakat, khususnya yang tinggal di wilayah Brebes bagian selatan, terkait dengan pelayanan publik. Persoalan itu yang selama ini menjadi kendala pelaksanaan pelayanan publik yang prima. Masih banyak keluhan warga terkait dengan waktu penyelesaian pelayanan publik yang mereka terima akibat kendala jarak menuju pusat pemerintahan, dari tingkat dinashingga ke kelurahan yang berhadapan langsung dengan masyarakat. ’’Bagi warga, yang penting kan bisa dengan mudah mengakses layanan itu, sehingga dapat diselesaikan dalam waktu cepat. Salah satunya adalah pelayanan ketenaga kerjaan. Untuk wilayah selatan sendiri hingga sekarang belum ada kantor pelayanannya, sehingga warga harus mengurusnya sendiri ke pusat kabupaten”’ ungkap Sasongko (32), warga Desa Taraban, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes, kepada Radar baru-baru ini. Dia pernah memperoleh pengalaman kurang menyenangkan tatkala mengurus kartu AK1 atau Kartu Kuning untuk istri dan dirinya sendiri. Dia sendiri kebetulan guru salah satu sekolah swasta di Kecamatan Bumiayu. Kala itu dia mengurus kartu kuning untuk mengikuti penyaringan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Brebes. ’’Untuk dapat mendapatkannya, saya harus benar-benar meluangkan waktu karena terkendala jarak menuju kantor Disduknakertrans yang ada di Brebes. Akhirnya, saya terlambat karena masih harus mengajar di sekolah,” keluhnya. Dikatakan dia, kendala tersebut tentu tidak akan terjadi seandainya di wilayah Brebes bagian selatan ini terdapat sebuah kantor pelayanan publik. Mukhidin (62), warga Desa Kalilangkap, Kecamatan Bumiayu, menyampaikan harapan serupa. Kali ini dia menyorot persoalan layanan publik yang terkait dengan pembuatan Izin Mendirikan Bangunan (IMB). Dikatakannya, layanan yang cepat dan biaya perizinan yang murah merupakan hal yang masih merupakan persoalan yang dihadapi warga, termasuk dirinya. ’’Kita berupaya untuk patuh dengan mengurus perizinan, namun selama ini dalam pelaksanaannya kita selalu dihadapkan pada kendala jarak,” ujar pensiunan PNS itu. Menyikapi keinginan warga tersebut, Wakil Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Brebes Ahmad Jazuli saat dimintai pendapatnya menyatakan, sudah selayaknya wilayah Selatan Kabupaten Brebes memiliki sebuah Kantor Pelayanan Terpadu (KPT). Dikatakan Jazuli, usulan mengenai pembagunan kantor pelayanan tersebut, sering disampaikan dalam rapat pembahasan. ’’Usulan tersebut sangat baik, sebagai upaya mendekatkan pelayanan kepada warga masyarakat. Saat ini kita tengah melakukan pembahasan mengenai pendirian KPT di wilayah selatan Kabuten Brebes, mudah-mudahan harapan warga tersebut dapat terwujud pada tahun anggaran 2011 nanti,” jelasnya. (pri)

TEGUH SUPRIYANTO/RATEG

BERLUBANG - Seorang guru menunjukan bagian plafon (atap) ruang kantor SD Tembongraja 01, Kecamatan Salem, Kabupaten Brebes, yang berlubang akibat rangka atap keropos.

SD Tembongraja 01 Memprihatinkan Rangka Rapuh, Atap Nyaris Ambruk SALEM - Kondisi ruang kelas dan kantor di SD Tembongraja 01, Kecamatan Salem, Kabupaten Brebes, perlu mendapat perhatian. Hal itu menyusul rusaknya bagian atap maupun tembok ruangan yang dalam kondisi rusak dan lapuk dimakan usia. Kepala SD Tembongraja 01 Caswati SPd mengatakan, dari jumlah keseluruhan lokal ruangan sebanyak 6 lokal termasuk ruang kantor, dua di antaranya dalam kondisi rusak. Ruang tersebut digunakan untuk kelas III (tiga) dan ruang

kantor sekolah. Dikatakan Caswati, kerusakan diakibatkan rapuhnya bagian rangka atap ruangan. Sehingga, saat hujan, ruangan kantor dan kelas III digenangi air yang bocor dari bagian atap. ’’Kondisi itu semakin mempercepat kerusakan. Beberapa plafon ruangan kelas maupun kantor jebol akibat lapuk. Bahkan, salah satu guru yakni Siti Jubaedah pernah kejatuhan genteng saat berada di kantor,’’ ungkap Caswati. ’’Jika turun hujan, para guru terpaksa mengungsi ke rauangan yang tidak bocor,” lanjutnya. Akibat kondisi ini, menurut Caswati, bagian atap bangunan

di dua lokal ruang kelas dan kantor dalam kondisi nyaris ambruk. Kerusakan juga terjadi pada bagian tembok ruangan yang mengalmi retak-retak, sehingga dikhawatirkan akan roboh sewaktu-waktu. ’’Pembangunan ruangan kantor dilaksanakan pada tahun 1988 melalui swadaya masyarakat. Semenjak pembangunannya hingga saat ini belum pernah mendapatkan renovasi. Padahal, setiap tahun kami selalu mengajukan perbaikan,” terang Caswati. Lebih lanjut dijelaskan Caswati, untuk memperbaikai kondisi kerusakan yang terjadi disekolahnya tersebut diperkirakan menelan anggaran sebe-

sar Rp 70 juta. KONDISI RUSAK Kepala UPT Dinas Pendidikan Kecamatan Salem melalui Bagian Sarana dan Prasarana (Sarpras) Cihruyati saat dikonfirmasi Radar membenarkan kondisi kerusakan yang terjadi di SD Tembongraja 01 tersebut. Sesuai dengan fungsinya, dijelaskan Cihruyati, pihak UPT melalui Bagian Sarpras senantiasa melaporkan kondisi maupun usulan yang disampaikan dari sekolah-sekolah. ’’Laporan telah kami lanjutkan ke tingkat kabupaten,” kata Cuhriyati. Ketua Persatuan Guru Indonesia (PGRI) Kecamatan Salem

Sutar MPd mengatakan, di Kecamatan Salem hingga saat ini masih terdapat sejumlah bangunan SD dalam kondisi rusak. Bahkan, beberapa di antaranya masih beratap seng. ’’Kerusakan bangunan bukan hanya terjadi di SD Tembongraja 01, namun juga di sekolah lain. Bahkan, beberapa SD masih menggunakan atap seng,’’ tandas Sutar. ’’Di antaranya, SD Bentarsari 03, Ganggawang 01, dan Ganggawang 02. Dari 49 SD yang ada di Kecamatan Salem, 40 persen dalam kondisi rusak,” lanjutnya. Dia berharap Pemkab Brebes dapat memberikan perhatian serius. (pri)

Dari Pelatihan Pving Block Program PNPM di Desa Kalierang

Melalui Pelatihan Lahirkan Usahawan-Usahawan Baru Untuk mewujudkan tujuan Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri perkotaan, Desa Kalierang, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, menggelar kegiatan pelatihan pembuatan paving block. Apa target kegiatan ini? LAPORAN:TEGUHSUPRIYANTO DALAM upaya memberikan bekal ketrampilan -khusus bagi masyarakat yang nantinya dapat dimanfaatkan langsung guna meningkatkan taraf perekonomian-, Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) Sarana Maju Desa Kalierang, Kecamaatan Bumiayu, menggelar kegiatan pelatian pembuatan paving block Minggu (17/10) di perumahan Bumi Sari Ayu.

TEGUH SUPRIYANTO/RATEG

PELATIHAN - Warga serius memperhatikan cara pembuatan paving yang diselenggarakan oleh KSM Sarana Maju melalui program PNPM.

Kegiatan yang didukung melalui Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri perkotaan tersebut mendapat sambutan positif dari warga. Selain bapak-bapak, sejumlah remaja turut serta dalam kegiatan pelatihan ini. Peserta pun sangat antusias

dalam mengikuti kegiatan. Peserta tidak sungkan-sungkan mengajukan pertanyaan kepada instruktur tentang cara dan teknik pembuatan paving, model paving, alat-alat paving, serta modal awal dalam membuka usaha paving. ’’Kegiatan ini sangat positif,

karena mampu memotivasi masyarakat supaya bergerak dan bangkit dari rasa tidak mampu menjadi rasa siap melakukan,” kata Feri selaku ketua KSM Sarana Maju. Kegiatan pelatihan pembuatan paving dilaksanakan dalam bentuk teori dan praktik. Secara teori diberikan sekali, dan untuk praktiknya diberikan hingga peserta betul-betul mampu mencetak paving secara baik dan benar. Termasuk mempraktikkan bagaimana cara pengelolaan campuran pasir dengan semen. Dalam pelatihan tersebut, selain mendapat materi tentang pembuatan paving, warga juga berkesempatan untuk mempraktikkan langsung cara membuat paving dan dasar-dasar membuat paving, serta bagaimana teknis menjaga kualitas agar paving dapat bertahan lama. ’’Kami berharap, setelah warga dibekali keterampilan maka mereka akan memiliki motivasi untuk dapat maju secara mandiri,” ujar Feri.

Sementara, H Slamet selaku Ketua Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) PNPM Desa Kalierang menyampaikan, kegiatan ini memiliki tujuan membekali masyarakat dengan life skill, yang nantinya dapat dimanfaatkan langsung oleh warga. ’’Selain itu, kegiatan pelatihan juga mengarahkan serta memberikan gambaran kepada warga untuk dapat membuka lahan usaha agar bisa menopang perekonomian keluarga serta mengurangi pengangguran. Sehingga diharapkan dapat melahirkan usahawan-usahawan baru di lingkungan Desa Kalierang,” terangnya. Diungkapkan Bernadus selaku fasilitator PNPM Mandiri Perkotaan Kecamatan Bumiayu, Program PNPM Mandiri yang diluncurkan pemerintah pusat dimaksudkan sebagai suatu cara pembelajaran bagi masyarakat dalam melatih diri mengembangkan potensi yang semakin maju, mandiri, dan sejahtera. (*)


SLAWI METROPOLIS

8

SENIN 18 OKTOBER 2010

RADAR TEGAL

Jembatan Jalingkos Diblokir

RSI PKU Muhammadiyah Kab.Tegal

0283-3448131 RSIA Pala Raya

0283-356009

Pemilik Tanah Tuntut Sisa Pembayaran

LINTAS

YERI NOVEL / RADAR SLAWI

BERJEJER - Tampak berjejer sejumlah PKL yang tengah menjual dagangannya, ditempat yang baru ditempatinya.

PKL Makin Marak Geliat Roda Perekonomian di Desa Mejasem

YERI NOVEL / RADAR SLAWI

MERAYAP - Kendaraan yang hendak menuju lokasi OW Guci tampak antri memadati jalan di depan Pasar Bojong, Minggu (17/10) kemarin.

Jalur Padat di Pasar Bojong BOJONG - Jalur menuju OW Guci tampak padat, terutama diperlintasan depan Pasar Bojong, Kecamatan Bojong, Minggu (17/ 10) kemarin. Hal ini menyusul karena banyaknya angkutan umum yang kerap berhenti di tengah jalan, guna menurunkan dan menaikan penumpang. Bahkan tak sedikit pula sejumlah Pedagang Kaki Lima (PKL) di pasar tersebut, sering memadati bibir jalan saat hari libur tiba. Dengan begitu, tentunya bagi pengendara yang hendak pergi berwisata ke OW Guci kerap mengeluh. “Sudah dipastikan, setiap hari minggu disini selalu macet. Terutama ketika pagi hari. Sebab kebanyakan supir angkutan umum selalu berhenti seenaknya sendiri. Dan lagi, pedagang disitu sering membuka lapak dipinggir jalan,” keluh Budi (37) wisatawan asal Kota Tegal, ketika ditemui di lokasi. Kata pria yang mengaku tinggal di Jalan Serayu Kota Tegal ini, seharusnya pemerintah setempat memikirkan kondisi jalan tersebut. Karena jika dibiarkan berlarut-larut, akan semakin bertambah padat. Sedangkan wisatawan yang hendak pergi ke OW Guci, tentunya sedikit kecewa. Menurut dia, dengan adanya jalan macet yang menghambat, akibatnya membuat terkuras waktu liburannya. “Jalan padat ini bisa menimbulkan kurangnya wisatawan yang hendak pergi ke Guci. Karena, tidak sedikit wisatawan yang memutar arah balik. Dan kalau sudah seperti ini, tentunya pendapatan asli daerah (PAD) akan berkurang,” terangnya. Wisatawan lain, H Nurlela (49) warga Desa Kedokan Sayang Kecamatan Tarub mengatakan, sudah berulangkali setiap pergi ke OW Guci di jalan depan Pasar Bojong pasti merayap. Kepadatan kendaraan akan menurun, kata dia, setelah pukul 12.00 WIB. Menurutnya, kepadatan kendaraan, cenderung diakibatkan para PKL dan angkutan umum yang parkirnya tidak beraturan. “Sebenarnya, saya sedikit kecewa kalau akan pergi ke guci. Terutama ketika memasuki jalan di depan pasar ini. Kalau bisa, pemerintah lebih tegas kepada supir angkutan dan PKL untuk memberikan peraturan yang baku. Supaya mereka tidak lagi berjualan atau berhenti dibibir jalan,” ujarnya. (k2)

CMYK

KRAMAT - Pedagang Kaki Lima (PKL) di kawasan menuju Perumahan Mejasem, Kecamatan Kramat, belakangan makin marak. Meski menempati di bibir jalan yang tidak begitu luas, namun sejumlah PKL serasa tak mempedulikan itu semua. Mereka tampak memadati bibir jalan yang berada di sepanjang jalan gereja Desa Mejasem Barat. Berbagai dagangan seperti es buah, perlengkapan motor, dan juga buah segar akan terlihat di jalan sempit itu. Padahal kehadirannya, terkadang membuat lalu lintas sedikit tersendat. Namun apa dikata, sejumlah PKL itu lebih menyukai menjajakan

dagangannya di jalan tersebut. “Sebelum mangkal disini, saya selalu keliling kampung. Dan omzet yang saya dapat, tidak begitu besar. Kalau dihitung, pendapatannya hampir sama dengan mangkal disini. Selain tidak capai, pelanggan juga semakin banyak dan datang sendiri,” kata Andi (30) penjual Buah Mangga, Minggu (17/10) kemarin. Menurut warga Jalan Salak No 83 Kota Tegal ini, selama dirinya mangkal ditempat tersebut, belum ada teguran dari pihak terkait. Namun demikian, yang diminta supaya amanaman saja. Dikatakan, bilamana nanti ada teguran, dirinya mengaku akan pindah dan mencari tempat lain yang lebih aman. Karena, jika dirinya tidak berdagang, tentunya anak dan istrinya tidak bisa makan.

“Mangkal disini gratis, selama ini tidak ada yang mendatangi. Tapi semoga tidak ada yang usil, karena kelangsungan hidup kami hanya mengandalkan dagangan ini saja,” ucapnya prihatin. Pedagang lainnya, Rustam (39) mengaku belum lama mangkal di tempat tersebut. Menurutnya, setelah melihat teman-temannya yang tampak bebas berjualan disitu, ia pun akhirnya membuka lapak. Mungkin sekitar dua minggu yang lalu, pria tinggi berkumis ini mulai berjualan diatas tanah dengan ukuran yang minim itu. “Saya hanya ikutikutan teman saja. Kalau pun nanti diusir, terpaksa saya menurut. Karena jalan ini kan milik umum. Namun saya berharap, semoga tidak ada larangan untuk berjualan disini. Selama ini, saya belum punya pangkalan yang tetap,” tutupnya. (k2)

SLAWI – Empat pemilik tanah warga Desa Dukuhsalam, Kecamatan Slawi yang dijadikan bagian jalur jalan lingkar Kota Slawi (jalingkos) Minggu (17/10) memblokir Jembatan Jalingkos yang menghubungkan ke bakal lokasi Terminal Slawi. Pemblokiran menggunakan bambu ini dilakukan lantaran proses pembayaran sisa pembebasan tanahnya tak jelas. Sunarto, salah satu pemilik tanah, menegaskan dia bersama tiga warga lainnya yakni Sutarno, Darno alias Rinah, dan Tulus terpaksa menyegel jembatan lantaran Pemkab Tegal dianggap tak serius menyelesaikan proses ganti ruginya. Tanah seluas sekitar 8.300 meter persegi milik keempatnya baru dibayar Rp 32.500 per meter persegi. Padahal, berdasar kesepakatan per meter perseginya dihargai Pemkab Tegal Rp 200 ribu. Sehingga sisa ganti rugi yang dituntut keempat pemilik tanah tadi adalah 1.390.250.000 dengan asumsi kekurangan pembayaran per meter per-

seginya sebesar Rp 167.500. “Kami sama sekali belum mendapatkan kejelasan kapan sisa ganti rugi tadi akan dilunasi. Kemarin saat pertemuan terakhir Jumat (8/10) di lokasi tanah kami, juga tak ada solusi dari pejabat terkait,” katanya. Sebelumnya, tambah Sunarto, keempat pemilik tanah pernah diundang Pemkab Tegal melalui Surat No. 005/6910 tertanggal 23 April 2009 tentang Klarifikasi Pembayaran Tanah yang Terkena Jalingkos Desa Dukuhsalam. Namun, hingga saat ini proses tersebut terkesan jalan di tempat. “Kami akan menyurati Komisi I DPRD supaya memediasi kami pemilik sah tanah yang digunakan jalingkos dengan Pemkab Tegal. Karena dengan berlarut-larutnya proses pembayaran ini kami sangat dirugikan,” tambahnya. Sementara itu Aliansi LSM melalui Koordinator GMTB Sugirman mendesak Komisi I DPRD segera turun ke lapangan untuk menindaklanjuti kasusnya. Ini perlu dilakukan agar warga yang terkena dampak pembangunan jalingkos segera dipenuhi hak-haknya oleh Pemkab Tegal. “Pengakuan mereka kan tak pernah merasa melepaskan tanahnya ke Pemkab Tegal maupun individu.” (gus)

AGUS WIBOWO/RATEG

DISEGEL – Pemilik tanah di sekitar jembatan jalingkos memblokir jembatan lantaran tak ada kejelasan soal ganti rugi tanah miliknya yang dijadikan jalur jalingkos.

Melihat Penjualan HP Bekas di Pasar Loak Banjaran Adiwerna

Keuntungan Tak Kalah Saing dengan Pedagang di Counter Perkembangan pedagang hand phone (HP) di Kota/ Kabupaten Tegal, rupanya semakin pesat dan menjamur. Baik itu, di pinggir jalan raya, maupun sampai di gang-gang kecil, kini masyarakat dengan mudahnya bisa mendapatkan HP baru maupun bekas. Terlebih, Hp di jaman saat ini merupakan bukan barang mewah lagi. Lalu bagaimana penjualan HP yang digelar bercampur dengan barang rongsokan yang ada di Banjaran Adiwerna?

AGUS WIBOWO/RATEG

LAPORAN : AGUS WIBOWO

RAMAI - Meski penjualan Hp yang digelar pak gendut dengan sangat seadanya, namun para konsumen yang membelinya juga tak kalah saing dengan pedagang HP yang memiliki counter.

DARWOKO (28) warga Kedokan sayang, Kemantran Kramat, dan Pak Hermanto (52) alias Gendut mungkin dua

diantara pedagang barang bekas, yang nampak berbeda bila melihat serentetan pedagang di jalan raya Banjaran Adiwerna.

Ya, perbedaan dari pedagang lain karena keduanya menjual HP bekas yang sengaja digelar di atas pinggiran jalan raya

yang hanya digelari atau menggunakan alas selembar kain plastik maupun alas yang seadanya. Sedangkan penjualan pulsa, maupun HP bekas yang mereka jajakan pun, mungkin tidak kalah saing dengan sejumlah counter-counter Hp lain yang menyajikannya dengan tatanan ruang yang besar maupun etalase yang dipenuhi dengan aksesoris perlengkapan HP. Hanya saja, memang penyediaan barang HP bekas yang dijual Darwoko dan Pak Gendut, memang bukan HP yang harganya jutaan rupiah. Sebab, memang incaran bagi penjual Hp di emperen yang bercampur dengan pedagang rongsokan itu, sengaja disediakan untuk kalangan menengah ke bawah. Jadi, Hp yang disediakan pun hanya kisaran harga di bawah Rp 1 juta. ‘’Kalau saya berjualan Hp di emperan seperti ini memang sekitar tujuh bulan. Namun,

meski baru tujuh bulan, hasil yang kami dapat cukup untuk kebutuhan keluarga.’’ Menurutnya, meski tempatnya seadanya yakni hanya menggelar kain plastik, namun dirinya hampir tiap hari bisa mengeluarkan atau menjual Hp bekas paling tidak satu buah. ‘’Sedangkan bila ada pembeli yang mau mengecek atau mencoba mengecas, maka saya pun membayar Rp 1.000 kepada pemilik toko yang berada di belakang kami berjualan,’’ ulas Darwoko. Sementara hal sama juga dikatakan oleh pak Hermanto alias Gendut yang sudah 2 tahun berjualan Hp bekas di emperan jalan depan toko sepeda. ‘’Alhamdulillah mas, meski dengan sajian yang sangatsangat sederhana ini, hasil penjualan Hp bekas bisa untuk menghidupi keluarga kami yang sudah dikaruniai 8 anak, dan menantu 3,’’ jelasnya. (*)


SAMBUNGAN

SENIN 18 OKTOBER 2010

9

RADAR TEGAL

Digosipkan Hamil, Bungkam SURABAYA - Penyanyi Mulan Jameela digosipkan sedang hamil. Namun, hingga sekarang belum ada konfirmasi dari dia ataupun Ahmad Dhani, bos Republik Cinta Management yang menaungi Mulan. Pada Jumat malam (15/10) Mulan menjadi bintang tamu launching property di Galaxy Mall. Ibu dua anak itu mengenakan gaun pendek motif zebra. Tidak ada yang berubah dalam aksi panggungnya. Dia tetap lincah menari saat membawakan sejumlah hitnya. Namun, perut Mulan terlihat lebih gemuk dari biasanya. Perubahan di bagian perut itu terlihat karena selama ini Mulan

Mulan Jameela

termasuk perempuan yang stabil memiliki bentuk tubuh langsing dengan perut rata. Selain karena keturunan, pemain film ‘Maaf, Saya Menghamili Istri Anda’ itu menyatakan pernah terkena radang tulang. “Itulah kenapa saya ini susah sekali gemuk. Meski sudah minum sumplemen dan makan banyak, tetap saja kurus. Berat badan saya berkisar 47 kilogram saja,” katanya saat itu. Ditemui setelah manggung, Mulan memilih untuk diam. Pertanyaan tentang gosip kehamilan tak dijawab sedikit pun oleh perempuan kelahiran Garut, Jawa Barat, 23 Agustus 1982, tersebut. (nji/c13/ayi)

Jenis Sampah Dipisah dari halaman 3 Tegal, tak menjadi gunung sampah seperti di beberapa daerah, salah satunya Bandung. Karena tanpa harus melalui pemilihan, petugas bisa langsung membedakan sampah organik dan non organik. “Kami berharap organisasi atau perusahaan lain bisa meniru langkah PT Jamsostek, yang telah memberikan 20 pasang tem pat sampah organik dan non organik. Saat ini ham-

pir semua tempat sampah telah terpasang di kawasan balaikota,” kata Sugeng. Menurut Sugeng, pemasangan tempat sampah organik dan non organik di kawasan Balaikota Tegal diharapkan bisa ditiru lantor atau instansi pemerintahan lainnya, baik di kantor kecamatan, kelurahan, maupun instansi lainnya dilingkungan Kota Tegal. Soal apakah akan menggandeng PT Jamsostek, atau yang lainnya diserahkan sepenuh-

nya pada masing-Pmasing. “Kalau semua instansi bisa meniru, maka kami yakin Kota Tegal akan menjadi kota yang aman, nyaman, dan sejuk. Apalagi dengan penanaman pohon, yang akhir-akhir ini gencang kami lakukan,” tuturnya. Anggota Komisi III DPRD Hery Budiman meminta Pemkot konsisten sehingga pemasangan tempat sampah organik dan non organik bukan seremonial belaka, tapi bisa di-

laksanakan dalam kehidupan sehari-hari. Sehingga tak ada lagi sampah berserakan di kawasan balaikota dan diharapkan kedepan bukan hanya kawasan balaikota. Tapi semua titik Kota Tegal harus bersih dari sampah. “Konsistensi kami rasa perrlu, agar pemasangan tempat sampah organik dan non organik di kawasan Balaikota Tegal tak sia-sia dan merugikan,” ungkapnya. (hun)

Luas RTH Hanya 6 Persen dari halaman 3 hidup dimana mereka tinggal . Kesehatan merupakan hak dasar publik yang harus dipenuhi, oleh karena itu kami minta agar Pemkot agar memperhatikan masalah RTH,” kata Rofii. Menurut Rofii, UU Nomor 26 tahun 2007 pasal 29 ayat (2) menyebutkan proporsi ruang terbuka hijau kota paling sedikit 30 persen dari luas wilayah kota. Demikian juga DAS harus memiliki areal RTH sebanyak persendari luas wilayah DAS. Kota Tegal merupakan salah satu kota yang RTH nya masih sangat minim, saat ini hanya 6 persen. Demikian juga RTH di DAS, juga tidak diperhatikan sama sekali. Melihat kondisi

semacam ini sebenarnya masyarakat kota Tegal telah tinggal diwilayah yang tidak sehat dan nyaman. Saat ini pencemaran CO2 di udara dari kendaraan bermotor setiap hari semakin meningkat, sementara tumbuh-tumbuhan yang berfungsi untuk menyerap CO2 buangan dari kendaraan bermotor sangat minim. Ini berarti kadar CO2 yang kita hirup dan masuk kealiran darah kita setiap hari juga meningkat. Minimnya RTH juga ikut meningkatkan laju Pemanasan Global. “Kami melihat program Sa Wong Sa Wit yang sekarang sedang berjalan masih bersifat seremonial belaka yang tidak memiliki sasaran dan target yang jelas serta tidak didukung

dengan anggaran yang memadai. Untuk itu kami berharap APBD Tahun 2011, Walikota mau mengalokasikan anggaran yang mencukupi guna mewujudkan RTH sebesar 30 persen ari luas wilayah Kota Tegal. Kami yakin bila Pemkot mau mewujudkan RTH sebesar 30 persen, dan mau merawat serta mampu mengkelola dengan baik maka tingkat kesehatan masyarakat Kota Tegal akan jauh lebih baik dan RTH juga bisa dijadiakan tempat wisata yang bisa menambah PAD,” tuturnya. Kepala Kantor Lingkunganb Hidup (KLH) Sugeng Suwaryo menyatakan, pihaknya sangat serius melaksanakan program Sa Wong Sa Wit . Bahkan sejak awal tahun 2010 sampai saat ini, sedikitnya 8 ribu pohon engan

berbagai macam dan jenis telah ditanam di beberapa titik. Pihaknya akan terus menggalakan program ini, sekaligus untuk mendukung Presiden RI. Yakni, program 1 miliar pohon. Hal ini dinilai sangat perlu, karena kondisi pencemaran di Kota Tegal sudah cukup parah. “Kami akan terus galakan program Sa Wong Sa Wit dengan menggandeng perusahaan dan insatansi terkait di Kota Tegal. Apalagi saat ini Walikota dan Sekda telah mendukung program ini, dan siap mensukseskan program Sa Wong Sa Wit. Namun permasalahannya kesadaran masyarakat masih minim, sehingga terkadang pohon ditebang seenaknya sendiri,” ungkap Sugeng. (hun)

tikan setiap ada informasi tentang rekruitmen CPNS permohonan AK 1 meningkat. Dan ini juga siklus tahunan jadi tidak kaget. Dinas pun telah mempersiapkannya, sehingga tidak sampai terjadi kekurangan,” katanya. Sumito juga menyampaikan bahwa permohonan pembuatan kartu kuning akan terus meningkat sampai pendaftaran CPNS berlangsung. “Pada saat mendekati pendaftaran CPNS tahun 2009 lalu, Dinsosnakertrans dipadati pelamar yang mengajukan permohonan kartu kuning ini. Sampai-sampai jam pelayanan ditambah dengan harapan tidak mengecewakan pemohon. Pada kondisi normal pelayanan AK1 dibuka mulai pukul 08.00 sampai dengan 14.00 WIB. Namun jika membludak maka pelayanan ditambah hingga sore hari.” Dijelaskan, masa berlaku kartu AK1 ini adalah dua tahun. Namun setiap 6 bulan sekali pemohon harus melaporkan atau melakukan perpanjangan

perpanjang. Dia juga berharap agar pemegang kartu kuning melapor, jika sudah diterima bekerja. “Ini untuk keperluan penghapusan data pencari kerja. Dan ini juga yang kadang tidak dilakukan pemegang,” ujar dia. Salah seorang pemohon Imam (29), warga Jl Arjuna RT 02 RW 04 menuturkan, rencananya AK 1 yang dibuatnya tidak hanya untuk persiapan menghadapi CPNS saja. Namun kartu pencari kerja itu juga digunakan untuk melamar di perusahaan lainnya. “Pencari kerja ketika akan melamar wajib mempunyai kartu kuning. Karenannya saya tetap membuatnya, meski CPNS belum dibuka. Toh bisa digunakan daftar kerja lainnya juga,” katanya. Dia tidak menampik jika saat ini dia sudah menjadi karyawan di salah satu perusahaan di Tegal. Tetapi dia mempunyai keinginan keluar guna memperbaiki ekonomi keluarganya. “Memang saya sudah kerja.

Tapi saya ingin dapat pekerjaan yang bisa menjadi tumpuan hidup sekarang dan besok. Makanya saya akan coba ikut seleksi CPNS nanti,” ujar Imam. Pemohon AK1 lainnya, Darwanto (21) warga Jl Blanak Tegalsari Tegal Barat juga mengatakan sama. “Saya membuat AK1 untuk mencoba ikut seleksi CPNS nanti. Siapa tahu nasib baik berpihak dan bisa lolos ujian,” harapnya. Lulusan D3 Teknik Unnes itu mengaku belum tahu apakah ada formasi yang sesuai dengan disiplin ilmunya. Namun dia tetap mempersiapkannya meski belum pasti. “Sedia payung sebelum hujan. Artinya lebih baik siap-siap dari sekarang dari pada mendadak nanti. Kalaupun formasinya tidak ada ya digunakan untuk mendaftar di tempat lain. Dari pada buat pada saat waktunya sudah mepet. Sudah antrinya panjang belum tentu dapat terlayani hari itu juga,” pungkasnya. (adi mulyadi)

Buru AK1 dari halaman 3 dibandingkan dengan kondisi normal. Bahkan diprediksikan menjelang hari H akan terjadi lonjakan permohonan. Kepala Dinsosnakertrans Sumito mengatakan, seperti tahun-tahun sebelumnya, setiap kali ada isu CPNS segera dibuka, palayanan AK1 mengalami peningkatan. Dan saat ini pun kartu pencari kerja tersebut mulai diburu masyarakat. Sebab surat kabar telah memberitakan CPNS akan dibuka pada akhir Oktober ini. Menurutnya, permohonan pembuatan kartu kuning ini meningkat sejak akhir September lalu. Pada hari-hari biasa atau kondisi normal jumlah pemohon jika dirata-rata, paling-paling hanya mencapai 30 orang perharinya. Namun seiring beredarnya kabar penerimaan CPNS baru angka tersebut naik menjadi 40 hingga 50 perhari. “Ini memang bukan hal yang aneh. Sudah hampir dipas-

Ikut Nyanyi di AMA 2010

Agnes Moanica

PENYANYI Agnes Monica ternyata tidak hanya didapuk untuk menjadi host di ajang American Music Awards (AMA) 2010. Agnes juga diminta untuk menyuguhkan kemampuan vokalnya di atas panggung. Saat ditemui di bandara Soekarno-Hatta, Minggu (17/10), Agnes tidak sengaja mengungkapkan hal itu. “Haduh keceplosan. Nanti aku 95 persen tampil di red carpet-nya sendiri. Karena mereka yang sudah minta. Pada saat hari H, mereka pingin aku perform,” ujarnya. Sayangnya, Agnes menolak untuk berbicara lebih lanjut tentang penampilannya di ajang itu. Pelantun ‘Matahariku’ itu hanya berharap segala sesuatunya bisa berjalan dengan baik. “Lihat saja nanti deh,” ucap Agnes yang kini berusia 24 tahun itu. (hkm/hkm)

Kerusakan Jl Yos Sudarso Parah dari halaman 3 Selain itu, kerusakan di jalan tersebut juga sangat membahayakan keselamatan dan kenyamanan pengguna roda dua yang didominasi warga dalam kota. Saat berjalan di median jalan, terdapat lubang dan gelombang, sementara melintas di tepian terdapat sisa

kerikil dari jalan yang berlubang. Tidak hanya itu, kesabaran pengguna jalan terutama bus masih minim sehingga tidak sabar dan kerap menggunakan jalur yang tidak semestinya sehingga pengendara lainnya harus mengalah ke tepi. Sebagai pengguna jalan

yang setiap hari melintas di lokasi tersebut, dia berharap agar pemerintah melalui instansi terkait segera mengambil tindakan untuk melakukan perbaikan. “Jika dibiarkan kerusakan akan s e m a k i n p a r a h d a n m e m bahayakan keselamatan pengguna jalan,” ujarnya. (gun)

PKL Bertahan di Lokasi Lama dari halaman 3 pasra malam juga menjadi perhatian sehingga dia dan pedagang lainnya masih mempertahankan lokasi sekarang untuk mengais rejeki. “Jangankan lokasi baru, lokasi lama yang ramai saja kami harus pandai-pandai merayu pembeli agar dagangan bisa terjual,” terangnya. Pedagang lainnya Waluyo mengaku pasrah dengan kondisi sekarang. Jika harus pindah

ke lahan baru, maka dia akan ikut karena tidak ada pilihan lain. Tetapi, jika pedagang lainnya masih bertahan di lokasi lama, dia juga akan melakukan hal yang sama. Apalagi, keberadaan PKL di kawasan Taman Poci hingga Jalan Pancasila menjadi sumber penghasilan utama para pedagang sekaligus meningkatkan taraf kesejahteraan kaum marjinal. Jika tidak berjualan atau

berjualan tetapi tidak laku, dari maka para pedagang bisa menghidupi anak istrinya serta membiayai sekolah dan kebutuhan lainnya setiap hari. Semestinya, segala sesuatunya dilihat dari berbagai aspek sehingga bisa memberikan yang terbaik dan tidak merugikan pihak lain. “Kami tidak bisa berbuat banyak karena hanya masyarakat kecil yang mencoba bertahan dengan mencari makan menjadi pedagang,” tandasnya. (gun)

Kesejahteraan Tenaker Minim dari halaman 3 amanat unadang-undang, maka Dinsosnakertrans terus berupaya semaksimal mungkin, agar seluruh perusahaan yang ada bisa masuk Jamsostek. Tahun 2010 ini, dinas mentarjetkan ada 30 perusahaan yang mengikuti program Jamsostek. “Dari tarjet tersebut sudah terealisasi 16. Dengan begitu hanya kurang 14 perusahaan lagi untuk memenuhi tarjet,”

ungkap dia lagi. Sementara Kabid Pemasaran Kantor Cabang Jamsostek Tegal Gatot Susilo membenarkan jika masih banyak perusahaan di Kota Tegal yang belum mengikuti satu program pun. Dan itu sudah ditindaklanjuti dengan melakukan kunjungan ke perusahaan-perusahaan tersebut. Selain itu, juga diberi surat teguran serta dilaporkan ke Dinsosnakertrans. “Jamsostek Cabang Tegal membawahi tiga

daerah, yaitu Kota Tegal, Kabupaten Tegal, dan Brebes,” katanya. Dijelaskan, dari 463 perusahaan di Kota Tegal, hanya 228 saja yang sudah mengikuti Jamsostek. Dari jumlah tersebut 40 persennya mengikuti empat program. Yaitu Jaminan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Hari Tua (JHT), serta Jaminan Pemeliharaan Kesehatan (JPK) bagi seluruh tenaga kerja dan keluarganya. (adi)

Segera Terbitkan Perda Pendidikan dari halaman 3 “Sebenarnya DPRD sudah berulang kali meminta Pemkot mengajukan draf Raperda pendidikan, namun tidak ditanggapi serius Pemkot. Buktinya, sampai saat ini kami belum mendengar adanya rencana Pemkot mengajukan draf Raperda pendidikan,” kata Rachmat. Menurut Rachmat, keberadaan Perda pendidikan sangat mendesak, hal ini juga terkait dengan program Tegal Cerdas tahun 2011. Agar bisa sukses dan terlaksana tujuannya, tidak seperti program Tegal Sehat yang masih terjadi simpang siur soal pelkasnaanya keberadaan Perda Pendidikan sudah sangat mendesak, agar ada kesamaan persepsi soal program Tegal Cerdas tahun 2011. “Kami meminta DPRD, melalui Badan Legislatif (Banleg) menyusun Raperda inisiatif soal pendidikan. Apalagi semua anggota DPRD, utamanya anggota Banleg telah dibekali materi legal drafting. Tata cara pen-

yusunan Raperda, baik dalan Bimbingan Teknik atau menimba pengalaman dari Kunjungan Kerja (Kunker) ke daerah lain yang telah memiliki Perda inisiatif,” tuturnya. Ketua Banleg DPRD Hj Stella Emilina mengungkapkan pada tahun 2011 pihaknya ada tiga Perda inisiatif DPRD, yang diusulkan masing-masing Komisi. Target ini wajar, karena dari beberapa daerah yang dikunjungi rata-rata telah memiliki Perda inisiatif. Karenanya pihkanya akan

minta masing-masing komisi melakukan evaluasi, serta mengusulkan Perda yang mendesak tapi belum diusulkan Pemkot. Selanjutnya Banleg akan membahas, utamanya terkait draf Raperda yang diajukan masing-masing komisi. “Soal permintaan FPKS, terkait Perda pendidikan itu akan serahkan pada Komisi I. Sedangkan untuk komisi II dan III akan menyusul sesuai dengan skala prioritas,” ungkapnya. (hun)

Osteoporosis itu Tak Lagi Mengganggunya Dulu, ketika masih muda, ia rutin bermain golf bersama mendiang suaminya yang bekerja di PLN. Namun, sejak berumur 57 tahun, wanita yang dulu berwiraswasta ini tak lagi melakukan olahraga itu, juga olahraga lainnya. Akibatnya, ia lalu terserang osteoporosis sehingga kedua lututnya sering ngilu, terutama di saat ia hendak berdiri setelah duduk. Tentu saja wanita 61 tahun yang bernama Hajah Betty Tatang ini gelisah dan berupaya mencari solusinya. Karena di kompleks tempat tinggalnya, di Kompleks Margahayu Permai, Kelurahan Mekar Rahayu, Kecamatan Marga Asih, Kabupaten Ban-

dung, banyak kaum lansia (lanjut usia) mengikuti senam lansia dengan frekuensi enam kali dalam seminggu, ibu enam anak ini pun tak mau ketinggalan. Maka, ia pun rutin melakukan aktivitas positif itu sejak beberapa tahun belakangan ini. Selain itu, menurut nenek 16 cucu ini, ia juga rutin mengonsumsi New Mandala 525 dua kali dalam sehari sejak tiga tahun yang lalu. Ternyata dengan bantuan kedelai bubuk instan itu pemulihan kesehatan Hajah Betty semakin cepat. “Selain badan jadi ringan, gejalagejala osteoporosis itu tak pernah mengganggu aktivitas saya lagi,” paparnya saat

ditemui di akhir tahun 2009 yang lalu, di rumahnya. Majalah Healthy Life Edisi 10, yang terbit di bulan Oktober 2007 yang lalu, dalam sebuah artikelnya memuat berita sebagai berikut. “Kedelai merupakan bahan pangan yang kaya akan isoflavon, seperti ganestein, daidzen, formanetin, dan biochanin A. Tak heran kedelai telah diteliti banyak ahli di berbagai negara. Tengoklah tulisan Wisnu Adi Yulianto, seorang dosen Teknologi Pangan dari Universitas Wangsa Manggala, Yogyakarta, di Harian Kompas tanggal 28 Oktober tahun 2004 silam. Mengutip berbagai laporan

ilmiah, Wisnu mengungkapkan bahwa kedelai bermanfaat untuk mencegah kanker payudara, mencegah osteoporosis,

menurunkan kolesterol jahat, mengontrol diabetes, hingga perbaikan memori dan ginjal. Untuk para lelaki, isoflavon kedelai diyakini dapat membantu pencegahan kanker prostat. Tapi, tahukah Anda, manfaat yang banyak itu tampaknya sulit dicapai penduduk Indonesia? Dan mengapa? Soalnya, konsumsi kedelai masyarakat kita hanya 13,3 gram per hari”. Begitulah artikel tersebut menuturkan. Sebagai pembanding, penelitian Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia terhadap MDL-525 bisa diperhatikan. Dalam penelitian itu, tim peneliti memberikan 60 gram kedelai bubuk itu

setiap hari kepada para wanita perimenopause yang jadi subjek penelitian agar kolesterol jahat di tubuh mereka bisa menurun. Ternyata memang terbukti meskipun hasilnya belum bisa dipublikasikan. Dengan demikian, kita tentu sadar betapa pentingnya mengonsumsi kedelai secara rutin. Dan menurut sejumlah sumber, orang Jepang telah lama membiasakan diri mengonsumsi serealia yang satu ini sejak kecil. New Mandala 525 sangat laku di seluruh wilayah pemasaran karena manfaatnya yang nyata dan produknya yang diolah secara higienis. Ini amat ditunjang oleh mulai tumbuhnya

kesadaran masyarakat masa kini untuk beralih ke bahan-bahan nabati dalam memelihara kesehatan. Produk ini bukan obat melainkan minuman kesehatan untuk keluarga. Dan bila ingin mendapatkannya, hubungi apotek/toko obat terkemuka di kota Anda, atau lewat telepon berikut ini. Distributor Jateng: 02470231987 / 081382600344. Tegal: 0283-3302323 / 08156556362. Brebes: 0283-3302323 / 08122255523. Pemalang: 0284-5800685 / 08157708854. Pekalongan: 02857983080 / 085226849284 DINKES: PIRT No. 815320503590


CMYK

10

SENIN, 18 OKTOBER 2010

RADAR TEGAL

PROFIL

Prihatin Kondisi Bangsa

dr Teti Yudiati

BANYAKNYA pemeriksaan dan kasus yang ditangani di klinik VCT, menimbulkan rasa prihatin yang dalam pada dr Teti Yudiati. Pasalnya, kondisi ini sudah sampai di Kota Tegal yang notabene kultur dan pergaulan belum separah kota-kota besar. Namun, ternyata kasus penyakit yang ditularkan melalui hubungan seks bebas dan menyimpang ini banyak ditemukan di Tegal dan sekitarnya. ‘’Saya sangat prihatin sekali, hal ini sudah menyebar dan banyak di temukan di sini,’’ ungkap lulusan Fakultas Kedokteran Unisula ini. Sejak dibukanya klinik VCT tahun 2008 lalu, ribuan pasien sudah diperiksanya. Penyakit membahayakan ini tidak pandang bulu dalam mencari mangsanya. Mulai dari anak-anak, remaja hingga dewasa bisa saja terkena. Sehingga diharapkan semua kalangan lebih waspada agar tidak semakin banyak korban yang berjatuhan. Kendati sebagian

besar akibat kesalahannya sendiri, namun tak sedikit pula yang tertular penyakit ini karena kurang waspada. Khususnya untuk kasus AIDS, kata dr Teti, dari ustad hingga tenaga medis pun bukan jaminan tidak tertular penyakit mematikan ini. ‘’Salah satunya bidan positif AIDS, setelah ditelusuri ternyata tertular dari cipratan air ketuban ke matanya saat membantu melahirkan pasien AIDS,’’ terangnya. Ada juga yang diakibatkan karena penggunaan silet saat cukur, akupuntur di tempat yang kurang steril dan lain sebagainya. ‘’Ini seharusnya menjadi perhatian penting, dan sebisa mungkin dilakukan dari diri kita sendiri,’’ tutur dia. Karena, tambah dia, siapa lagi yang menjaga kesehatan kita kalau bukan diri kita masing-masing. Di sisi lain, bagi pasangan yang akan menikah juga sebaiknya memeriksakan kesehatan dulu untuk lebih meyakinkan. Terlebih disediakan penyuluhan pernikahan atau marriage counselling yang saat ini belum digunakan secara optimal. Sebab, beberapa kasus yang ditanganinya juga tidak jauh dari ketidaktahuan pasangan masingmasing. Hal ini menandakan, sebelum mereka menikah pun penyakit mematikan ini sudah menggerogoti. Jika tidak diketahui secepatnya, maka bisa menular ke pasangan atau ke anak mereka. (ela)

1. Tanya. Apakah kalau wanita sering memberi makan dan tidur dengan kucing bisa menyebabkan mandul Dok, dan bagaimana solusinya Dok bila ingin tetap memelihara kucing tapi tidak berakibat fatal dan bisa hamil. Mkz Dok. Jawab Sebetulnya kucing tidak menyebabkan kemandulan (infertil), yang sering memang kucing bisa menularkan penyakit yg disebut Toxoplasmosis, sejenis penyakit parasit Toxoplasma gondii. Sebetulnya ini penyakitnya si kucing dan T gondii tinggal dihostnya (sikucing) didalam usus sikucing. Lha siparasit ini keluar bersama dg tinja sikucing dan tetap tinggal disitu ato ditanah dalam bentuk kiste yg kuat bertahan lama apalagi klo dlm keadaan lembab ( spt di Indonesia yg rata2 kelembabannya tinggi). Nah klo tinja kucing yg ada kistenya ini mencemari rumput,tumbuhan sayur,daun2 lain dan kemudian dimakan hewan ternak (misal kambing) ato kita makan sayuran tdk dicuci bersihdan dimasak kurang matang,masuklah kiste tadi kedalam tubuh hewan ato kita dan berkembang biak disitu, kemudian kalo daging hewan yg tercemar parasit tadi kita makan dimask kurang matang apalagi klo mentah2/setengah matang ( misal sate kambing ), lha ini namanya kita punya investasi baru berupa Toxoplasma. Yang sangat berisiko klo seorang ibu hamil kemasukan parasit ini maka lewat plasenta=ari2 bisa menyerang bayi dlm kandungan dan berakibat cacat bawaan ringan sampai berat bahkan kematian janin dlm kandungan. Ibu tidak perlu benci kucing,sayangilah sikucing tapi sebaiknya periksakan keDokter Hewan apakah binatang kesayangan ibu berpenyakit ato sehat. Yang lebih penting kita harus merubah lifestyle=gaya hidup yaitu gaya hidup sehat. Ibu penanya yg khawatir banget, anjuran saya sebelum ibu “ jatuh hamil” rencanakan dengan baik sebelumnya, konsultasikan dan diskusikan bersama suami ke Dokter ibu, lakukan Pre-Marital Conseling, Pre-Gravide Conseling, dan Ante-Natal Care (ANC) yg baik. Demikian ya bu, semoga berhasil sukses.

WASPADAI IMS MASALAH Infeksi Menular Seks (IMS) dan HIV/AIDS sudah menjadi perhatian dunia internasional sejak dekade terakhir ini. Pasalnya, laju penyebarannya sangat cepat dan sudah relatif banyak memakan korban. Bahkan, jumlah yang tertular diibaratkan sebagai fenomena gunung es. Penemuan saat ini hanya bagian permukaannya saja. Sementara yang sudah terinfeksi jumlahnya lbeih banyak dibandingkan yang terlihat secara kasat mata. ‘’IMS merupakan salah satu penyakit system reproduksi akibat perilaku seks bebas,” ungkap dr Teti Yudiati. Menurutnya hal ini disebabkan rendahnya pengetahuan kesehatan reproduksi dan seksologi di kalangan muda-mudi. Serta norma agama yang kurang diserap dalam kehidupan keluarga atau masyarakat. Salah satu tim dokter Voluntary Counselling Test (VCT) RSUD Kardinah Tegal ini menjelaskan IMS adalah infeksi yang ditularkan dari satu orang ke orang lain melalui hubungan seksual. IMS bisa mengakibatkan banyak hal yang mengganggu kesehatan kita. Di antaranya kemandulana atau infertilitas baik bagi lakilaki maupun wanita. Selain itu juga bisa menyebabkan bayi lahir prematur, berat bayi lahir rendah (BBLR) dan kebutaan pada bayi. Juga dapat mengakibatkan kanker leher rahim atau carcinoma servikitis uteri. ‘’Dan yang paling berbahaya yaitu HIV AIDS, karena IMS adalah gerbang penyakit mematikan ini,” tegasnya. Jenis IMS antara lain Gonorhea atau dikenal dengan kencing nanah. Masa inkubasinya penyakit ini hanya 2 sampai 7 hari. Jenis penyakit tersebut merupakan IMS yang paling banyak dijumpai dibandingkan lainnya. GO ditandai dengan gejala rasa sakit saat kencing, gatal dan panas di ujung kemaluan diikuti pengeluaran nanah serta dapat bercampur darah. Pada orang tua yang masa mudanya kena GO, lanjut dr Teti, akan terjadi stictur uretrhra. Yaitu penyempitan saluran keluar kencing, sehingga akan memunculkan rasa panas saat kencing. Sedangkan pasa wanita, GO akan menyerang urethra atau saluran keluar kencing, mulut dan leher rahim, sehingga terjadi servisitis. Yang ditandai

DOK./RATEG

TIADA AKHIR - Perang terhadap penyakit seksual yang mematikan tak pernah usai dilakukan semua komponen masyarakat di tanah air.

dengan keputihan encer, bernanah, berbau disertai nyeri di daerah panggul. Bila menyebar ke bagian atas, dapat mengakibatkan panas menggigil, nyeri sekitar perut bagian bawah, pendarahan dengan pembengkakan, serta penimbunan nanah di indung telur dan daerah panggul. ‘’Hal ini akan mengganggu

proses ovulasi hingga terjadi infertilitas,” katanya. Penyakit GO juga bisa berpengaruh pada bayi. Yaitu dapat menyebabkan blenore atau infeksi mata ditandai dengan sekret berlebihan di daerah mata. Mata bengkak, merah, mengeluarkan lendir bernanah dan merusak kornea hingga menimbulkan kebutaan.

Sebelas Kasus AIDS dalam Satu Bulan

3. Tanya Dokter Yth, saya sehabis keguguran trus masa untuk memulai hamil itu berapa bulan menurut kesehatan. Jawab Ibu post abortus yg lagi sedih, jangan larut dalam kesedihan sebab dibalik musibah itu ada hikmahnya, Tuhan pasti ada rencana lain untuk ibu. Sebetulnya tidak ada batasan kapan boleh hamil lagi dan setelah bersih kesuburan ibu telah kembali seperti sebelumnya. Masalahnya keguguran tersebut pasti ada penyebabnya. Sebaiknya konsultasikan ke Dokter untuk mencari penyebabnya dan mengobatinya. Bersama suami dan Dokter ibu programkan rencana memulai hamil pada waktu yg tepat. 3. Tanya Saya wanita usia 20 th menstruasi saya tidak rutin tiap bulan,kadang 2 bln sekali bahkan pernah 3 bln. Apakah risikonya dan solusi agar bisa menstruasi tiap bln? Terimakasih. Jawab Siklus menstruasi yg teratur bisa terjadi berkat kerjasama yg harmonis antara beberapa hormon yg diproduksi oleh pusat diotak sana dan indung telur dan dipengaruhi juga oleh hormon lain yg diproduksi oleh kelenjar diluar organ reproduksi ( tiroid dan adrenal ).Pokoke rumit deh, makanya disini tidak akan saya urai detilnya sebab akan menambah bingung ya? Kalau seorang wanita mengalami gangguan menstruasi Dokter akan mencari penyebab2nya di organ2 yg terkait : dari kortek diotak,hipotalamus,hipofise,indung telur,tiroid dan adrenal dan organ target yaitu organ reproduksi. Terutama kalau ini amenore primer ( tidak pernah mengalami menstruasi sejak gadis). Lha mbak wanita 20 th ini sedang mengalami yg disebut oligo-amenore. Risiko dari hal tersebut tidak ada ovulasi, artinya tidak pernah mengalami masa subur, tidak pernah ada sel telur (0vum) yg masak yg siap untuk dibuahi sel jantan (spermatozoon). Secara garisbesarnya keadaan mbak ini disebut subfertil (kesuburan rendah) Saran saya, konsultasikan ke dokter bila mbak ingin banget punya gendongan anak. 4. Tanya Assalamu’alaikum ww. Maaf Dok saya Rewati dari Debong mo konsul. Dari remaja sampai sekarang sy gak pernah menstruasi, kata Dokter spesialis Kandungan ana penyumbatan di vagina yg diharuskan operasi. Sampai sekarang sudah lama menikah blum punya keturunan. Terimakasih. Jawab Waalaikumsalam ww. Mbak Rewati Yth, sedih benar nasib mbak yg mengalami amenore primer ( tdk pernah datang menstruasi sejak gadis). Hal ini penyebabnya bermacam-macam, kebanyakan adalah kelainan bawaan sejak dlm kandungan Ibunda. Tapi bukan salah bunda mengandung lho, sebab perjuangan Ibunda sejak mengandung sampai melahirkan dan merawat sejak orok sangatlah berat dan berisiko pula. Lagipula ibunda kan gak ngerti kalo anak gadis manisnya akan mengalami nasib seperti ini. Maaf ini sekedar meng-apresiasi para ibu..Kelainan tersebut berupa kelainan anatomi organ reproduksi, bisa pada indung telur,rahim dan vagina sp rektum-anus. Bisa berdiri sendiri sampai komplek multiple. Yang paling ringan dan harapannya tinggi untuk sembuh dan menghasilkan anak bila kelainan hanya pada selaput dara yg menutup ( hymen imperforatus=oclutio hymenalis). Keadaan ini menyebabkan tertimbunnya darah menstruasi didalam vagina sampai rahim, ditandai dg benjolan spt tumor di perut bagian bawah diatas area kemaluan. Telah betul anjuran dokter mbak untuk koreksi dg operasi. Jadi jelasnya keberhasilan untuk mendapatkan fungsi reproduksi normal tergantung dari letak dan beratnya kelainan. Masih ada harapan untuk mbak Rewati, anjuran saya segera konsultasikan ke Dokter Spesialis Kandungan. Semoga berhasil. Amin. Wassalamu’alaikum ww. 5. Wassalamu’alaikum ww. Ibu sungguh sangat bahagia karena telah memiliki momongan. Alhamdulillah.Setelah melepas IUD (spiral) semestinya kesuburan kembali normal seperti sebelum KB. Mengingat cara kerja IUD adalah : mencegah pertemuan sel telur dg sel jantan (ovum dg spermatozoon) dg merangsang produksi lendir lebih banyak, merangsang rahim berkontraksi dan membunuh spermatozoon karena adanya tembaga di IUD. Sayang sekali ibu tidak menjelaskan berapa umur sekarang,riwayat setelah melahirkan yg terakhir, apakah ada infeksi,ada mioma,mensisnya teratur tidak, dan(maaf) apakah ganti suami/suami baru. Agar lebih jelas konsultasikan ke dokter ibu, diskusikan rencana tersebut dan jangan lupa ajak suami. Semoga berhasil,amin. Wassalamu’alaikum ww.

CMYK

Ini disebabkan lendir di jalan lahir yang mengenai mata bayi saat proses kelahiran. IMS selanjutnya adalah Syplhilis atau biasa dikenal Lues atau Raja Singa. Tanda dan gejala yaitu luka kecil bernanah pada gland penis dan terasa sakit sehingga tidak dapat dipakai untuk coitus. Ditandai pula dengan pembengkakan kelenjar limfe

lipatan paha. ‘’Luka kecil bernanah ini juga dapat terjadi pada bibir, lidah, payudara dan anus,” tutur dr Teti. Syphilis juga biasanya ditandai dengan bintik merah berukuran 0,5 sampai 1 cm pada bahu, dada, punggung, perut dan lengan. Pada stadium lanjut, yaitu muncul 3 sampai 10 tahun sesudahnya, biasanya akan menyerang organ dalam. Kerja jantung melemah, pembuluh darah menyempit dan kerusakan syaraf dan tulang. Sehingga diharapkan pengobatan harus tuntas, karena ada gangguan organ yang lain. Jenis IMS lainnya yang kerap dijumpai yaitu Herpes. Masa inkubasi penyakit ini sekitar 3 minggu dengan dijumpai gejalagejala yang khas. Yaitu badan panas, lelah, dan nafsu makan berkurang. Pada genital terdapat vesikal berkelompok, kulit tampak basah dan merah, ulkus dangkal, kulit keriput, rasa nyeri yang hebat hingga sulit untuk berjalan. ‘’Di antara semua penyakit IMS yang paling mematikan adalah AIDS,’’ tegasnya. Yaitu penurunan daya tahan tubuh sehingga timbul infeksi oportunistik seperti kandidiasis, TBC, penyakit kulit, diare dan panas badan kronis. AIDS dapat menular melalui banyak cara. Yaitu hubungan seksual, pajanan darah seperti transfusi, pemakaian jarum suntik, tato, akupuntur, alat cukur dan lainnya. Juga bisa menular dari ibu ke anak baik saat dalam kandungan, saat lahir ataupun menyusui. ‘’Penyakit ini belum ada obatnya,’’ katanya. Sedangkan pengobatan yang dilakukan adalah hanya untuk memperpanjang hidup, dan harus diminum seumur hidup. Dengan mengetahui IMS ini, diharapkan masyarakat lebih waspada dan bisa menjaga dirinya. Diawali membentengi diri dengan iman yang kuat, sehingga tidak mudah terpeng a r u h p e r g a u l a n b e b a s yang makin sulit dibendung. Bagi pasangan muda khususnya, sebaiknya melakukan cek kesehatan sebelum mereka melanjutkan ke jenjang pernikahan. Sehingga sejak dini diketahui kondisi masing-masing pasangan. Dengan harapan apabila terjadi kelainan, maka bisa diambil tindakan dan pengobatan lebih cepat. (ela)

DOK./RATEG

MENARIK - Seminar tentang Kesehatan Reproduksi mendapat sambutan dan atensi yang tinggi mahasiswa.

Peserta Seminar Reproduksi Membludak HIMPUNAN Mahasiswa Program Studi (Himaprodi) Kebidanan Politeknik Harapan Bersama Tegal menggelar seminar kesehatan reproduksi 2010 Sabtu (16/10) kemarin. Kegiatan yang dilaksanakan di kampus setempat Jl Dewi Sartika No. 71 Tegal ini diikuti lebih dari 300 peserta. Tak hanya dari mahasiswa setempat, namun juga dihadiri dari mahasiswa Akper Pemkot, Stikes Bhamada Slawi dan Poltekes Semarang. ‘’Alhamdulillah, ternyata antusiasnya tinggi, jumlah peserta membludak,’’ ungkap Siti Mulyati, ketua Himaprodi Kebidanan Poltek HB Tegal. Seminar kesehatan reproduksi ini mendatangkan dr Teti Yudiati dan dr Lisnur Saptowati

SpOG. Seminar ini juga dihadiri IBI Cabang Tegal, IBI Propinsi dan civitas akademika Poltek HB. Menurut Siti, salah satu program kerja dibawah masa periodenya ini sebagai upaya untuk memberikan pengetahuan dan pendidikan tentang kesehatan reproduksi. Di mana materi ini belum terlalu akrab karena faktor tabu dan lain sebagainya. Sementara, imbas pergaulan bebas semakin terasa dengan banyaknya ditemukan kasus penyakit reproduksi saat ini. ‘’Harapannya, bukan hanya kebidanan atau kesehatan saja yang tahu, tapi semua mahasiswa baik perempuan maupun laki-laki,’’ terangnya. Kegiatan lain yang telah

dilakukan adalah penyuluhan kesehatan sejak dini. Acara ini dilaksanakan di SD Kedung Jati I Kecataman Warureja beberapa waktu lalu. Sementara, Direktur Poltek HB Tegal Ir Mc Chambali BE Eng dalam sambutannya menyambut baik seminar tersebut. Diharapkan bisa menunjang kompetensi bagi mahasiswa sendiri. Terpisah, beragam tanggapan positif dilontarkan peserta seminar. ‘’Bagus banget materinya,’’ ungkap Hendrik. Mahasiswa D3 Prodi Akutansi ini mengaku tidak menyangka jika kondisi penyakit reproduksi sedemikian parah. Apalagi jumlah penderita AIDS yang kian bertambah di Kota Tegal dan sekitarnya. (ela)

PENINGKATAN jumlah penderita AIDS cukup signifikan. Tak hanya di kota-kota besar saja, hal ini juga terjadi di Kota Tegal dan sekitarnya. Bahkan, dalam satu bulan terakhir telah menemukan 11 kasus AIDS positif dengan kondisi stadium lanjut. ‘’Penemuan ini sangat mengejukan kami,’’ ungkap dr Teti Yudiati, tim dokter VCT di RSUD Kardinah Tegal. Angka tersebut menambah jumlah kasus AIDS yang sudah ada sebelumnya. Diharapkan menjadi perhatian pemerintah dan masyarakat, agar tidak semakin bertambah banyak. Selain himbauan terhadap masyarakat, pihaknya juga berharap kepada tenaga medis untuk lebih hati-hati. Sebab, beberapa kasus yang ada terjadi pada mereka dan akibat dari penanganan yang dilakukan. Terlebih profesi ini beresiko tinggi karena terpapar dan berhadapan langsung dengan berbagai penyakit yang ada tak terkecuali HIV AIDS. Yaitu dengan menerapkan standard precoution pada tenaga medis.

Mulai dari penggunaan sarung tangan, masker, kaca mata, ataupun lainnya. ‘’Kendati tidak menangani pasien HIV AIDS, tapi harus tetap dilaksanakan standar tersebut,” tegasnya. Untuk bidan misalnya, seharusnya menggunakan sarung tangan plastik, masker dan kaca mata. Juga celemek, sebaiknya dari bahan plastik. Sehingga apabila terkena darah atau cairan dari tubuh pasien, akan langsung turun ke bawah dan tidak mengenai kulitnya. Demikian halnya penggunaan jarum suntik, sebaiknya sekali pakai saja. ‘’Lebih baik minta ganti saja, daripada beresiko terkena penyakit lainnya. Paling juga tidak seberapa atau ladang amal bagi kita,” terang dr Teti. Hal ini juga berlaku bagi tenaga medis lain, seperti dokter gigi yang kerap mencabut gigi ataupun lainnya. Yaitu dengan menjaga sterilisasi alat-alat yang digunakan. Bagi masyarakat umum juga, penggunaan silet atau benda tajam juga bisa menjadi jalan tertularnya HIV AIDS. (ela)

DOK./RATEG

SIGNIFIKAN - perkembangan kasus HIV/AIDS di Kota Tegal dalam sebulan terakhir cukup signifikan.


SENIN, 18 OKTOBER 2010

OLAHRAGA RADAR TEGAL

XAVI HERNANDEZ BARCELONA harus membayar mahal kemenangan atas Valencia dini hari kemarin. Baru mendapatkan suntikan semangat dari comeback Xavi Hernandez, mereka terancam kehilangan playmaker jenius itu sekali lagi. Xavi tampak menahan sakit sejak pertengahan babak kedua, dan harus digantikan oleh Javier Mascherano kala laga menyisakan 13 menit. Sebenarnya, keputusan pelatih2 Josep Guardiola mengganti Xavi hanya tindakan pencegahan. Belum diketahui cedera apa yang menimpa gelandang timnas Spanyol berusia 30 tahun tersebut. Tim dokter juga tidak mengonfirmasi dugaan bahwa cedera tendon achilles Xavi kambuh. Hanya saja, Guardiola sudah sangat cemas. “Firasat saya mengatakan dia (Xavi, Red) tidak akan bisa bermain di tengah pekan, maupun pada akhir pekan nanti. Tapi saya akan memantau kondisinya, dan bagaimana perkembangan cedera itu sepan-

jang pekan ini,” papar Guardiola. Akibat cedera ini, Xavi belum tentu bisa tampil ketika Los Blaugrana -sebutan lain Barcelona- menjamu FC Copenhagen dalam matchday ketiga Liga Champions Rabu malam mendatang (20/10). Tapi, sekali lagi Guardiola tidak mau menjatuhkan vonis kepada pemain bernama lengkap Xavier Hernandez Creus tersebut. “Kita lihat saja bagaimana keadaan dia besok (hari ini, Red) ketika bangun pagi. Saya tidak mau ambil risiko dia cedera lebih parah, tapi saya lebih suka dia tidak cedera sama sekali,” papar mantan gelandang bertahan Barcelona itu. Selain Xavi, gelandang Seydou Keita juga terpaksa ditarik sebelum peluit panjang berbunyi. Setelah diperiksa di ruang ganti, dokter menyatakan bahwa pemain asal Mali itu menderita cedera tulang selangka. Kabar baiknya, itu hanya cedera ringan, dan Keita tidak perlu absen dari laga melawan Copenhagen. Di bagian lain, akhir pekan ini sangat penting buat anggota Barcelona yang disebut socios. Mereka mengadakan voting terkait kerugian besar yang diderita Barca musim lalu, ketika masih dipimpin Joan Laporta. Hasilnya, 468 dari 907 perwakilan socios memilih untuk menyeret Laporta ke pengadilan untuk dimintai keterangan atas kerugian yang mencapai EUR 77,1 juta (sekitar Rp 962,6 miliar) tersebut. “Ini keputusan paling penting yang pernah dibuat oleh socios dalam sejarah klub,” ucap presiden Barcelona Sandro Rosell. “Tidak ada yang sepenuhnya setuju membawa Mr Laporta ke pengadilan. Bahkan saya pun merasa tidak enak. Tapi kami harus melakukan yang terbaik buat klub,” lanjutnya. (na)

Marseille Motivasi Pertahankan Gelar bermain lebih baik dibanding lawan dan menang. Ini bukan laga yang hebat, yang penting kami menang,” kata Deschamps. Bagi Remy, gol yang dicetaknya sangat berarti. Itulah gol pertamanya sejak bergabung dari Nice pada awal musim ini. Pembuktian bahwa harga 8 juta

2 BARCELONA V VALENCIA 1

TITIK BALIK

Andres Iniesta

Diganggu Cedera dan Rugi Besar

euro atau setara Rp 99,3 miliar yang dibayarkan Marseille untuk membelinya

LOIC REMY PARIS - Juara bertahan Olympique Marseille melanjutkan tren positifnya di awal musim ini. Setelah sempat menderita dua kekalahan di dua laga awal, Marseille bangkit dan hingga kini telah mencatat tujuh laga beruntun tanpa kalah di Ligue 1 Prancis. Pada pekan kesembilan, Marseille merebut kemenangan dari tamunya AS Nancy Lorraine 10 (1-0) melalui gol yang diceploskan Loic Remy pada menit ke-27. Kemenangan yang membangkitkan motivasi Marseille untuk mempertahankan gelar. Dengan suntikan tiga angka itu membawa Marseille bertengger di posisi keempat dengan koleksi 15 poin, sama banyak dengan Paris SaintGermain dan Brest. Mereka tertinggal tiga angka dari penguasa klasemen sementara Ligue 1 Rennes. “Kami merebut tiga angka, meski harus kesulitan. Anda tidak melihat penampilan terbaik kami, tapi setidaknya kami

CMYK

memang pantas. Deschamps sendiri menyatakan membeli Remy untuk mencetak gol. Namun, Remy yang juga mencetak gol tatkala timnas Prancis membekuk Rumania 2-0 di kualifikasi Euro 2012 (9/10), sempat kesulitan mencetak gol buat Marseille. Di laga lain, tim promosi Arles Avignon akhirnya mendapatkan poin pertamanya di Ligue 1. Itu menyusul hasil seri tanpa gol melawan sesama tim promosi Brest di Stade Francis-Le Bler kemarin dini hari. Poin pertama dalam sembilan laga. Bagi Arles, poin itu sangat berharga. Sebagai penyuntik motivasi pada awal musim ini. Apalagi, setelah selalu menderita kekalahan dalam sembilan pertandingan awal mereka di kompetisi kasta teratas Prancis itu. Mereka pun harus rela di dasar klasemen. Meski begitu, rekor buruk Arles tidak masih lebih baik daripada rekor yang dicatat Grenoble musim lalu. Mereka kalah beruntun dalam 11 laga awal di Ligue 1. Itu adalah rekor start terburuk sepanjang masa yang dicatat klub Ligue 1. “Ini poin pertama kami, sungguh luar biasa,” bilang pelatih Arles Faruk Hadzibegic. “Semoga ini menjadi awal kebangkitan kami. Apalagi, musim kompetisi masih panjang, belum saatnya untuk menyerah,” lanjutnya. (ham)

11

BARCELONA - Cedera memaksa Carles Puyol dan Xavi Hernandez absen ketika Barcelona menjamu Real Mallorca pada jornada keenam dua pekan silam (3/10). Hasilnya, El Barca -sebutan Barcelona- hanya mampu mencatat hasil imbang 1-1. Dalam aksi comeback dini hari kemarin, keduanya kembali menjadi faktor penentu kemenangan Barca. Valencia yang belum terkalahkan dalam enam pekan pertama akhirnya menyerah dengan skor 1-2. Sang juara bertahan terancam menuai malu ketika El Che -julukan Valenciaunggul duluan melalui sepakan Pablo Hernandez di menit ke-37. Namun, kerjasama Andres Iniesta dengan Lionel Messi menghasilkan gol balasan dua menit setelah babak kedua berlangsung. Barca memastikan kemenangan setelah heading Puyol yang memanfaatkan umpan Xavi tak mampu dibendung kiper El Che Cesar Sanchez. “Di babak pertama, kami tidak mendapatkan kontrol bola, sehingga sulit sekali membuka peluang,” jelas Iniesta. “Bisa menyamakan kedudukan di awal babak kedua adalah momen yang krusial. Kami langsung bangkit dan balik menguasai bola. So, gol pertama itu juga jadi kunci kemenangan kami,” paparnya. Pernyataan itu dibenarkan arsitek El Che Unai Emery. “Kami mendapat dua kans di babak pertama, tapi tidak bisa memanfaatkannya. Ketika Barca menyamakan kedudukan di babak kedua, itu menjadi handicap terbesar buat kami,” paparnya. “Setelah gol itu, Barca terus menekan. Meski kami punya hasrat untuk menyerang, semuanya kandas,” sesalnya. Barcelona juga diuntungkan dengan tidak fitnya sejumlah pilar Valencia. Secara mengejutkan, Emery menyimpan dua kekuatan utama di lini depan, striker Artiz Aduriz dan winger Juan Mata. Mereka kelelahan setelah membela Spanyol di dua laga kualifikasi Euro 2012. Keduanya baru terjun di pertengahan babak kedua, dan tidak bisa berbuat banyak untuk mengubah keadaan. “Saya pikir, kemenangan ini karena tim ini punya daya adaptasi yang sangat bagus. Mereka bisa menyesuaikan permainan dengan berbagai tipe musuh,” ucap Josep Guardiola, entrenador Barcelona. “Kemenangan atas tim sebagus Valencia bisa menjadi titik balik buat performa kami musim ini,” yakinnya. Tampilnya Iniesta dan Puyol sebagai pencetak gol tidak mengejutkan Guardiola. Sejak awal, dia tidak berharap David Villa akan tampil optimal. Bintang yang dibesarkan El Che itu memang menegaskan bakal bersikap profesional dan tetap berjanji menyumbang gol. Tapi faktanya, pemain 29 tahun itu memang tampak gugup. Tiga kali dia punya kans emas untuk menjebol gawang Sanchez, tapi tiga kali pula kiper 39 tahun itu mengeblok tendangannya. Pada satu kesempatan, Villa kembali mendapatkan kesempatan mencetak gol. Dia tinggal meneruskan umpan Daniel Alves untuk menusuk pertahanan Valencia. Tapi, alih-alih menggiring bola ke kotak penalti, pemain yang pernah lima tahun bersama El Che itu malah mem-backpass bola ke arah Puyol. Tapi Guardiola ogah mengomentari Villa. Dia lebih suka memuji Iniesta yang mampu menjalankan peran sebagai penyerang tengah. Kemarin, dia memang mengisi posisi itu karena Villa digeser ke sayap kiri lantaran winger Pedro Rodriguez belum fit. Apalagi, Iniesta belum sepenuhnya pulih dari cedera yang diderita di pertengahan musim lalu. “Saya sangat menghargai usaha yang dia buat. Andres sudah bermain dalam 12 atau 13 laga beruntun. Saya harus mengucapkan selamat kepada fisioterapisnya,” ungkap Guardiola. “Di samping itu, laga ini memberi kami pelajaran. Kalau kami kalah dan beralasan sedang lelah, itu tidak benar. Semuanya karena kekuatan mental,” tegas tactician 39 tahun itu. Victory ini mengantar Barcelona menyalip Valencia di klasemen. Meski punya selisih gol yang sama, Barca menang head to head. Puncak klasemen untuk sementara diduduki Real Madrid yang dua jam setelahnya mempecundangi tuan rumah Malaga 4-1. Emery menyatakan tidak terlalu menyesali kekalahan dari Barca. “Kami sangat berbahaya di babak pertama, tapi kemudian performa kami memburuk,” papar Emery. (na)

Chelsea Terganjal di Villa Park BIRMINGHAM - Villa Park masih menyulitkan Chelsea. Setelah kalah 1-2 musim lalu, Chelsea hanya bermain imbang tanpa gol di kandang Aston Villa itu kemarin dini hari WIB (17/10). Dalam 12 lawatan terakhir ke Villa Park, The Blues -sebutan Chelsea- tercatat hanya mampu menang sekali. Seiring hanya seri, Chelsea pun gagal memperlebar gap dengan pesaingnya seperti Arsenal, Manchester United, dan Tottenham Hotspur menjadi tujuh angka. Dengan raihan 19 poin dari delapan laga, The Blues hanya leading lima angka. Meski begitu, pelatih Chelsea Carlo Ancelotti tidak kecewa dengan oleh-oleh satu poin dari Villa Park. “Saya tahu laga bakal sulit bagi kami. Tahun lalu kami kalah. Jadi, hasil kali ini

lebih baik,” ungkapnya sesuai pertandingan. Ancelotti mengelak apabila hasil draw di Villa Park lebih dikarenakan absennya sejumlah pemain utama Chelsea, khususnya di sektor depan. Dalam laga kemarin, Chelsea tidak diperkuat Didier Drogba, Frank Lampard, Salomon Kalou, Daniel Sturridge, Yossi Benayoun, hingga Alex. (dns) HADANG - Pemain depan Chelsea Nicolas Anelka (kiri) menghadang laju pemain Aston Villa Stephen Warnock (kanan) pada putaran Liga premier Inggris di Stadion Villa Park, Birmingham, Inggris, (16/10). AFP PHOTO


ALL SPORTS

12

SENIN 18 OKTOBER 2010

RADAR TEGAL

3 AC MILAN V CHIEVO VERONA 1

MODAL BERHARGA MILAN - Modal meyakinkan dipetik AC Milan jelang bertarung di Liga Champi ons m elawan Real Madrid, Rabu dini hari (20/10). Mereka melibas tamunya Chievo Verona 3-1 (2-0) pada pekan ketujuh Serie A Liga Italia, kemarin dini hari. Suntikan tiga angka yang diperoleh tim berjuluk Rossoneri itu berkat performa gemilang striker asal Brazil Alexandre Pato. Pemain yang sempat tiga pekan karena cedera paha tersebut memborong dua gol pada menit ke-18 dan 30'. Satu gol lainnya diceploskan

ALEXANDRE PATO

striker asal Brazil lainnya Robinho pada menit ke-90. Kemudian, satu-satunya gol Chievo ke gawang Milan terjadi akibat gol bunuh diri striker Milan asal Swedia Zlatan Ibrahimovic di menit ke-70. “Saya baru kembali dari cedera dan setelah bermain membela Brazil dan sekarang ber-

sama Milan. Saya senang karena bisa bermain dan mampu mencetak gol, tapi yang lebih penting Milan menang,” ungkap Pato. Pato turun lapangan sebagai starter dan berduet dengan Ibrahimovic di lini depan Milan dalam skema 4-3-1-2. Pelatih Milan Massimiliano Allegri berani memberi keparcayaan kepada Pato setelah performa hebatnya dalam dua laga bersama Brazil. Ketika membela Brazil melakoni laga uji coba melawan Iran dan Ukraina, Pato selalu mencetak gol. Padahal, dia baru kembali dari absen selama tiga pekan akibat cedera paha yang dialami saat menghadapi Auxerre di Liga Champions (15/9). Sayang, kemenangan Milan itu harus dibayar mahal dengan cedera yang menimpa bek asal Brazil Thiago Silva. Bek berusia 26 tahun tersebut mengalami ditarik keluar di menit ke-61 dan diganti Daniele Bonera karena cedera engkel. Kali kedua di musim ini Silva menderita cedera engkel dan dia bakal absen dalam lawatan Milan ke Santiago Bernabeu, menantang Real. “Saya khawatir dengan cedera yang menimpa Thiago. Kami belum tahu seberapa parah,” tutur Pato. Di laga lain, AS Roma meraih kemenangan keduanya di Serie A pada awal musim ini. Mereka mengalahkan tamunya Genoa dengan skor ketat 2-1 (1-0). Kemenangan yang membuat Giallorossi -julukan Roma- lepas dari posisi tiga terbawah. Striker pinjaman dari Milan Marco Borreillo mencetak gol pembuka Roma pada menit ke-34. Setelah itu giliran gelandang Matteo Brighi pada menit ke-34. Sed a n g k a n g o l G e n o a d ic e p loskan Gergely Rudolf pada menit ke-78. Meski menang, Roma masih melanjutkan aksi silenzio stampa alias tidak berbicara kepada media. Itu tidak lepas dari rumor negatif terkait kondisi internal Roma. “Kami hanya ingin fokus,” ujar Giampaolo Montali, direktur Roma. (ham)

Ancelotti Tertarik Tukangi Three Lions CARLO Ancelotti belum genap dua musim berada di Inggris. Tapi, pelatih Chelsea itu mengungkapkan ketertarikannya menangani timnas Inggris. Ancelotti siap menggantikan kompatriotnya, Fabio Capello, yang kontraknya bersama Three Lions - sebutan Inggris habis pada 2012. Kebetulan, dua tahun lagi, kontrak Ancelotti di Chelsea juga berakhir. Kontrak Don Carletto -sapaan Ancelottikabarnya akan diperpanjang dua tahun lagi atau hingga 2014 setelah mempersembahkan double winners (Premier League dan Piala FA) musim lalu. Tapi, apabila mendapat tawaran menukangi Three Lions, Ancelotti tidak akan menolak. “Kenapa tidak ? Saya ingin melakukannya di masa mendatang untuk menambah pengalaman kepelatihan saya,” ungkap pelatih 51 tahun itu. “Saya tidak pernah melatih

timnas sebelumnya. Melatih timnas tentu sangat berbeda dengan melatih klub,” tambah mantan allenatore AC Milan, Juventus, Parma, dan Reggiana itu. Sayang, niat Ancelotti bakal terbentur kebijakan Federasi Sepak Bola Inggris (FA) yang menginginkan pengganti Capello adalah pelatih lokal. Pelatih Tottenham Hotspur Harry Redknapp adalah favorit utama. Ancelotti sadar dengan situasi itu. “Mungkin bukan FA yang menginginkannya, tetap karena Harry yang tidak suka dengan pelatih asing,” gurau Ancelotti. Di sisi lain, keinginan Ancelotti menangani timnas terasa kontras dengan sikapnya musim lalu. Yakni ketika Don Carletto mendapat tawaran menangani timnas negerinya sendiri, Italia, tapi menolaknya. Kursi pelatih Italia akhirnya diberikan kepada Cesare Prandelli. (dns)

Carlo Ancelotti

El Real Masih Juga Kebobolan MALAGA - Real Madrid tampaknya sudah terbebas dari masalah lini depan yang tumpul. Buktinya, setelah membenamkan Deportivo la Coruna 6-1 dua pekan lalu, Cristiano Ronaldo dkk kembali mengamuk. Dini hari kemarin, mereka menghajar tuan rumah Malaga dengan skor 4-1. Ronaldo dan Gonzalo Higuain menjadi bintang El Real sebutan Real Madrid- dengan masing-masing menyumbang dua gol. Ronaldo membuka kemenangan Real di menit ke30, plus satu gol di menit ke-50 lewat titik penalti. Sedangkan Higuain mencatatkan nama di papan skor pada menit ke-44 dan 65. Gol penggembira tuan rumah disarangkan oleh Kris Stadsgaard di sepuluh menit sebelum gol kedua Higuain. Namun, kemenangan dengan skor mencolok dua kali beruntun itu belum memuaskan entrenador Josep Mourinho. Dia kesal karena timnya masih juga kebobolan. Dalam dua laga terakhir, gol musuh juga selalu terjadi ketika Real sudah unggul tiga gol atau lebih. Ini membuktikan bahwa anak buahnya selalu kehilangan konsentrasi jika sudah leading jauh. “Saya tidak suka Malaga bisa mencetak gol,” cetus Mou-

dok.rateg

Cristiano Ronaldo

rinho. “Memang, mereka bermain bagus sebagai tim, dan sukses melakukan serangan yang berbuah gol. Tapi anak buah saya sudah bisa membaca serangan tersebut. Mestinya mereka bisa mencegah gol itu terjadi,” ungkapnya kesal. “Saya lebih suka kami mencetak gol lebih sedikit tapi tidak kebobolan. Gol Malaga terjadi kala pertandingan masih menyisakan waktu lama, dan kedudukan kami belum aman,” papar Mourinho. “Kebobolan selalu membuat kami bekerja keras lagi setengah jam terakhir. Padahal saya berniat mengistirahatkan

beberapa pemain penting, karena kami harus bermain lagi Selasa besok (di Liga Champions melawan AC Milan, Red),” lanjutnya. Gol Stadsgaard memang terjadi lewat skema set piece. Tendangan sudut Albert Luque jatuh di depan Stadsgaard yang tidak terjaga. Nah, kesalahan semacam ini yang ingin diminimalisasi oleh Mourinho. Mourinho boleh tidak puas. Tapi buat Ronaldo dan Higuain, kemenangan ini sudah cukup mendongkrak kepercayaan diri mereka. Pasalnya, pada lima musim pertama mereka selalu menjadi sasaran kritik publik Santiago Bernabeu lantaran terlalu sering membuang peluang di depan gawang lawan. “Saya tahu gol-gol ini akan datang pada akhirnya. Tapi yang paling penting, saya senang tim bermain dengan sangat baik. Ini pertandingan yang menyenangkan,” papar Ronaldo. “Saya tidak pernah bilang bahwa saya atau Gonzalo panik dengan situasi tim sebelumnya. Semua pembicaraan buruk dan kritik itu datangnya dari pers,” lanjut kapten timnas Portugal itu. (na)

AFP PHOTO

EKSIBISI - Mantan pelatih timnas Argentina Diego Maradona saat tampil pada laga eksibisi yang dipersembahkan untuk mantan pemain timnas Argentina Fernando Caceres, yang diserang dan dirampok oleh sekelompok pemuda pada 1 November 2009 silam, hingga mengakibatkan dia kehilangan mata dan bahkan hingga kini peluru masih bersarang di kepalanya.

Pesimistis Kembali ke Timnas BUENOS AIRES - Harapan Diego Armando Maradona untuk kembali jadi pelatih timnas Argentina sangatlah tipis. Apalagi, terlepas dari kekalahan 0-1 dari Jepang (12/ 10), kiprah Javier Mascherano dkk di tangan pelatih karteker Sergio Batista cukup apik. Maradona pun sudah menyadari bahwa sekalipun AFA (asosiasi sepak bola Argentina) belum menetapkan pelatih permanen, tapi peluangnya sudah tertutup. “Saya tak punya kans lagi menjadi pelatih timnas,” ucap Maradona. Tertutupnya pintu timnas Argentina kepada Maradona tidak lepas dari ulahnya sendiri. Terutama ketika dia mengecam Julio Grondona, presiden AFA dan manajer Carlos Bilardo sebagai pengkhianat saat dia dipecat dari jabatannya.

Kondisi yang membuat hubungannya dengan Grondona dan Bilardo terus memanas. “Banyak hal yang bisa berubah. Mungkin saja bisa terjadi nanti. Tapi, sekarang pintu timnas sudah tertutup buat saya,” ungkap mantan kapten Argentina itu. Sejatinya, meski dia gagal membawa tim berjuluk Tango itu juara di Piala Dunia 2010 lalu, AFA masih bisa menoleransi kinerja Maradona. Tapi, yang bikin AFA gerah lantaran Maradona menolak pergantian asisten dan sejumlah staf timnya. Setelah membawa Argentina ke perempat final Piala Dunia 2010 lalu dan kalah dari Jerman 0-4, AFA sempat menjamin posisi Maradona masih aman. Ternyata, karena sikap keras kepala Maradona, AFA me-

mutuskan tak memperbarui kontraknya. Ketika Maradona dilepas, sejumlah pemain sempat membela pelatih berusia 49 tahun itu. Di antaranya Lionel Messi dan Javier Mascherano. Tapi, AFA bergeming. Mereka telanjur gerah dengan sikap Maradona yang mau menang sendiri. Maradona juga mendapat dukungan dari presiden Argentina Cristina Fernandez Kirchner beserta suaminya mantan mantan presiden Argentina Nestor Kirchner. Namun, pemerintah tidak bisa intervensi dalam penentuan pelatih timnas. “Kichner mengatakan dirinya kecewa karena AFA tidak memperpanjang kontrak saya dan dia juga katakan, mereka mendukung saya melatih lagi,” jelas Maradona. (ham)


ALL SPORTS

SENIN 18 OKTOBER 2010

13

RADAR TEGAL

QUAT-TRICK STONER

PHILLIP ISLAND - Akhir pekan ini berlangsung istimewa untuk Casey Stoner. Pembalap Australia itu sedang menikmati salah satu momen terindah dalam karirnya di MotoGP. Dia membuktikan diri sebagai penguasa Sirkuit Phillip Island, venue MotoGP Australia. Stoner menorehkan banyak catatan istimewa dalam rangkaian MotoGP Australia. Sabtu lalu (16/10), dia merebut pole position di kelas utama ke-25 bertepatan dengan ultahnya yang ke 25 tahun. Bekal itu berhasil dia maksimalkan dalam lomba kemarin. Dia unggul jauh dari para pesaing untuk merebut kemenangan. Itu membuat dia selalu menang di sana sejak 2007. Artinya, dia membukukan quat-trick alias menang empat kali beruntun di sana. Quat-trick Stoner di Phillip Island itu merupakan lanjutan rangakain posistif pembalap Australia tersebut. Di antara empat balapan terakhir, dia menang tiga kali. Satu-satunya hasil buruk dia alami di Sepang (Malaysia) pekan lalu, dia jatuh dan tidak bisa menyelesaikan lomba. Dengan kemenangan itu, Stoner mengantongi 205 poin dan berada di peringkat ketiga klasemen sementara. Juara dunia 2007 itu pun masih menjaga peluang mengakhiri musim sebagai runner-up karena masih ada dua balapan, yaitu di Estoril (Portugal) dan Valencia (Spanyol). “Sepertinya, ketika saya memenangi balapan dua kali beruntun dan memperjuangkan yang ketiga, tidak ada yang memperkirakannya. Tapi, tahun ini semua orang sepertinya sangat berharap dan mereka tak akan memperoleh hasil yang lain,” tutur Stoner pada Autosport. Stoner juga memberi apresiasi pada publik Phillip Island yang telah memberinya dukungan moral yang luar biasa. Sehingga ia bisa tampil baik dan mempersembahkan kemenangan untuk mereka. Musim depan Stoner akan kembali memperkuat Honda, tim pertamanya di kelas MotoGP pada 2006. Nantinya dia akan berduet dengan pembalap Spanyol, Dani Pedrosa. Sebelum itu, dia akan berusaha menyalip Pedrosa di dua berikutnya, sampai masa kerjanya untuk Ducati berakhir. Dengan berada di peringkat ketiga, berarti Stoner sudah berada satu strip di bawah

CMYK

SIDOARJO - Delta Putra Sidoarjo (Deltras) mengalami kekalahan beruntun. Tidak hanya gagal merebut poin di kandang PSPS Pekanbaru Sabtu (16/10) lalu, tim asal Kota Udang julukan Sidoarjo ini juga harus kehilangan tiga pilar penting jelang menjamu Persija Jakarta besok (19/10). Mereka yang dipastikan tidak bisa turun melawan Persija Jakarta nanti adalah Cristiano Lopes, dan Marcio Souza (Striker), serta Yanuar Tri Firmanda (Kiper). Marcio Souza tidak bisa membela Deltras dalam laga lanjutan Indonesia Super League (ISL) tersebut karena telah mengalami dua kartu kuning. Pemain asal Brazil ini mendapat kartu kuning yang pertama saat Deltras menjamu Persib Bandung Sabtu (2/10) lalu. Di samping itu, Lopes mengalami cedera engkel kanan, sedangkan Yanuar harus ditarik keluar karena tulang tangan kanannya patah setelah mengalami benturan dengan Dzumafo Epandi, striker PSPS. “Kekuatan kami semakin berkurang setelah pertandingan di Pekanbaru kemarin. banyak pemain kami mengalami cedera setelah dilanggar oleh lawan. Saya menyayangkan kepemimpinan wasit saat itu, karena pelanggaran itu tidak berbuah kartu,” jelas Mustaqim, pelatih Deltras, kemarin (17/10). Secara otomatis, kehilangan dua striker tersebut membuat daya dobrak The Lobster - julukan Deltras” bakal berkurang. Sebab, Lopes dan Souza, duo asal Bra-

SUGENG DEAS/JAWA POS

JIBAKU - Striker Deltras Marcio Souza (kiri) berjibaku dengan pemain SFC A Juprianto (kanan) pada lanjutan Kompetisi ISL antara tuan rumah Deltras Sidoarjo melawan Sriwijaya FC.

zil itu selama ini adalah pendulang gol bagi Deltras dalam dua kali pertandingan terakhir. Masing-masing dari mereka telah menyumbangkan dua gol bagi tim yang baru promosi ke ISL ini. Walaupun demikian, Mustaqim berharap anak asuhnya tetap berada dalam kondisi terbaik. Sebab, lawan yang harus dihadapi Deltras nanti adalah tim papan atas yang bermaterikan pemain-pemain hebat. “Sebenarnya anak-anak sudah bermain bagus saat melawan PSPS lalu. Koordinasi antar lini ke lini juga berjalan maksimal. Apalagi, kami hanya kebobolan satu gol, dan itupun lewat titik penalti. Jadi, saya berharap anak-anak tetap konsisten dengan permainannya saat

lawan Persija nanti,” kata mantan pemain Persebaya ini. Mengenai kondisi tim, Mustaqim menyatakan akan terus melakukan pemantauan sampai pagi nanti. “Besok pagi (Hari ini, Red) kami akan mencoba lapangan di Senayan sekaligus memantau kekuatan tim. Kalau dibutuhkan paling ada beberapa pemain yang akan menyusul ke Jakarta,” ungkap mantan pemain tim nasional Indonesia ini. Di sisi lain, Sutikno berharap dia sudah bisa membela Deltras saat melawan Persija nanti. “Bengkak di kaki sudah mulai turun, kalau diizinkan saya siap saat pertandingan di Jakarta nanti,” jelas pemain yang berposisi di sayap kiri ini. (dik)

Sektor Wanita Mengkhawatirkan Casey Stoner Pedrosa. Tambahan 25 poin kemarin sekaligus membuatnya menyalip perolehan poin Rossi. Rossi sendiri melorot ke posisi keempat dengan koleksi 197 poin. Rossi harus bersusah payah meraih posisi ketiga dan po-

dium keempat secara beruntun. Dia mendapatkan perlawanan ketat dari calon partnernya di Ducati musim depan, Nicky Hayden. “Podium ini oke, terutama jika Anda start dari barisan ketiga,” ungkap Rossi, yang pada balapan sebelum-

nya di Malaysia tampil sebagai pemenang. “Saya tadinya berharap bisa lebih kencang. Tapi, ada beberapa masalah. Setingan saya tidak sempurna meski kami bersusah payah selama latihan,” lanjutnya. (ady/ang)

Yamaha Izinkan Rossi Tes Ducati KABAR baik menyertai akhir musim Valentino Rossi. Juara dunia tujuh kali di kelas premier itu tak perlu lagi waswas dengan kepastian melakukan uji coba dengan Ducati setelah balapan terakhir di Valencia. Yamaha sudah memastikan akan memberinya izin untuk melakukan tes tersebut. Seperti diketahui, Rossi sudah memastikan akan hengkang dari Yamaha dan akan memperkuat Ducati mulai musim depan. Itu berarti dia akan membutuhkan masa adaptasi untuk terbiasa dengan motor Ducati. Sementara, Ducati sudah membeberkan jadwal uji coba untuk jagoan anyarnya tersebut. Pada awalnya Rossi sempat khawatir Yamaha tak memberinya izin. Pengalaman buruk serupa pernah dialaminya saat memutuskan hengkang dari Honda ke Yamaha, di akhir 2003. Saat itu, Honda sama sekali tak memberinya kesempatan uji coba bersama Yamaha sebelum kontraknya usai pada 31 Desember tahun yang sama. Sebagai info,

Deltras Kehilangan Tiga Pilar

kontrak para pembalap memang baru usai pada 31 Desember di tahun yang ditentukan. Kekhawatiran itu tersirat dalam tiap keterangan pada publik yang diberikan Rossi. Namun, dia juga selalu mengungkapkan hubungannya dengan Yamaha sangat baik. Berdasar hal itu, Rossi tetap menaruh keyakinan Yamaha tak melakukan seperti yang dilakukan Honda padanya. Sinyal terang didapatkan Rossi di Australia. Bos Yamaha Masao Furusawa memberitahunya bahwa Yamaha bersedia melepasnya untuk uji coba tersebut. “Saya berbicara engan Furusawa pagi ini (kemarin). Dia memberi izin untuk melakukan tes dengan Ducati di Valencia. Yamaha mengapresiasi apa yang telah saya lakukan pada mereka,” ungkap Rossi. Rossi telah mempersembahkan empat gelar juara dunia dalam tujuh tahun kebersamaannya dengan Yamaha. Selain itu, juga 46 dari 79 kemenangan yang diraihnya di kelas premier. (ady)

Valentino Rossi

SAMARINDA - Pupus sudah harapan Indonesia untuk menambah koleksi gelar di ajang Indonesia Open Gold Grand Prix 2010. Pada pertandingan final ganda wanita di GOR bulu tangkis Palaran, Samarinda, kemarin (17/10), wakil Indonesia Greysia Polii/Meiliana Jauhari akhirnya harus mengakui keunggulan lawan. Perjuangan keduanya dikandaskan oleh pasangan Tiongkok Ying Luo/Yu Luo melalui rubber game 21-11, 18-21 1121. Padahal, kalau mereka berhasil menang, empat gelar akan berada di tangan tuan rumah karena tiga gelar lainnya telah dipastikan setelah tercipta final sesama pebulu tangkis Merah Putih di nomor tunggal pria, ganda pria, dan ganda cam-

puran. Hasil itu tentu saja cukup mengejutkan karena status Greysia/Meiliana adalah unggulan pertama di kejuaraan ini. Sementara, pasangan asal Negeri Panda -julukan Tiongkokitu statusnya hanya sebagai non-unggulan dan usianya masih berada dibawah mereka. Sebenarnya, melihat permainan kedua pasangan, Greysia/Meilina sempat unggul di game pertama. Keduanya berhasil membuat pemain kembar Tiongkok tersebut jatuh bangun mengejar bola dan berulangkali melakukan kesalahan sehingga poin demi poin berhasil diraih dengan skor akhir 21-11. Memasuki game kedua, ganda Indonesia tersebut belum banyak melakukan perubahan strategi permainan hingga

keunggulan 11-6 diraih. Tapi, kecerdikan dan kengototan pasangan Tiongkok membuat permainan menjadi alot sebelum akhirnya skor berbalik dan Greysia/Meiliana akhirnya harus merelakan game kedua menjadi milik lawan. Pada game ketiga, dominasi permainan menjadi milik Yu/ Ying karena penampilan wakil Indonesia mulai kurang greget. Beberapa kali kombinasi permainan cepat dan reli yang diterapkan pemain kembar tersebut gagal diladeni oleh Greysia/Meliana dan akhirnya mereka menyerah dengan skor yang sama seperti game pertama. “Kami rasa secara fisik mereka lebih kuat. Mereka juga mendapatkan kepercayaan diri yang tinggi setelah berhasil menyusul,” papar Greysia. (aam)


SENIN 18 OKTOBER 2010

JATENG

17

RADAR TEGAL

Boks Terguling Nyaris Timpa Rumah

KAJEN Calon Jamaah Haji Pamitan Bupati KAJEN - Sebanyak 697 orang calon jamaah haji (calhaj) Kabupaten Pekalongan mengikuti acara pamitan dan pelepasan dengan Bupati Pekalongan Dra Siti Qomariyah MA dan segenap Muspida di GPU Kajen, Sabtu (16/10). Dalam sambutannya, Kepala Kemenag Kabupaten Pekalongan Dr H Umar MA Pekalongan mengungkapkan, dari 697 calon jamaah haji Kabupaten Pekalongan yang ada, akan dibagi menjadi dua kloter yaitu kloter 37 sebanyak 378 orang, dan kloter 38 sebanyak 322 orang. Tercatat calhaj tertua adalah Rohani Bin Basro (82), sedangkan termuda, Ami Fahmi (18). Rencananya calhaj akan diberangkatkan pada Jumat, 22 Oktober 2010 mendatang dari Pendopo Bupati Kab Pekalongan Kajen. “Saya berharap kita dapat sampai ke tanah suci dalam keadaan sehat, dapat beribadah dalam kondisi sehat, pulang bersama-sama dalam kondisi makin sehat,” ucap Umar. Pada kesempatan ini, calhaj yang diwakili oleh Moh Afib SSos (Asisten Administrasi Umum Setda) yang juga akan berangkat haji pada tahun ini, mengucapkan banyak terimakasih kepada bupati dan seluruh jajaran Kemenag Kabupaten Pekalongan yang telah memberikan pelayanan dengan sangat baik, dari mulai pendaftaran hingga nanti tiba saat pemberangkatan. “Kami mohon pamit, mudah-mudahan rombongan akan lancar melaksanakan ibadah ini, berangkat bersama, beribadah bersama, dan Insya Allah pulang bersama,” ungkapnya. Bupati Pekalongan dalam sambutannya mengungkapkan, rasa gembiranya karena pada tahun ini Kabupaten Pekalongan dapat memberangkatkan jamaah dalam jumlah yang cukup besar. Hal ini menggambarkan situasi ekonomi dan keagamaan masyarakat Kabupaten Pekalongan cukup baik. Siti Qomariyah berharap bimbingan yang telah diberikan sebagai bekal persiapan dapat dilaksanakan sebaik-baiknya. Satu hal yang harus dipegang pada saat melaksanakan ibadah haji adalah tetap menjaga kebersamaan dan gotong royong, dengan hal tersebut maka kita akan dapat saling menutupi kekurangan masing-masing. “Bagi yang sudah tahu atau lebih tahu hendaklah memberi tahu pada yang belum tahu, sedangkan pada jamaah yang belum tahu jangan malu untuk bertanya, karena ketidaktahuan sekecil apapun terkait pelaksanaan ibadah terkadang dapat menjadikan masalah,” ucap bupati. “Saya berharap semoga para calon jemaah haji nantinya dapat menjadi haji yang mabrur, dan sekembalinya dapat memberikan manfaat bagi masyarakat disekitarnya,” ujarnya menutup sambutan. Dalam kesempatan tersebut dihadiri pula oleh Ketua MUI Kab Pekalongan KH Shohibin Mahfud. (ap1)

BATANG Jalan Sigandu Rusak BATANG - Guna meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan, sekaligus mempermudah akses menuju Obyek Wisata Pantai Sigandu. Sejak beberapa tahun lalu Pemerintah Kabupaten Batang melebarkan Jalan Sultan Agung. Akan tetapi kondisinya saat ini sudah mengalami kerusakan. Dari panjang jalan sekitar dua kilometer, sekitar 1,5 kilometernya sudah diperlebar. Namun dari jarak jalan yang diperlebar tersebut, setengahnya sudah mengalami kerusakan. Kerusakan utamanya terjadi pada jalan baru, hasil dari pelebaran, yang merupakan dikerjakan pada tahun 2008 lalu. Namun, kerusakan tidak hanya terjadi dari jalan baru saja, akan tetapi juga jalan lama. Kerusakan yang terjadi pada umumnya berupa kondisi jalan yang bergelombang, seperti di pertigaan Desa Klidang Wetan Kecamatan Batang. Meski tidak sedikit pula yang berlubang dan retak-retak. Kerusakan yang terjadi diduga tidak hanya masalah kesalahan penggarapan semata. Akan tetapi juga disebabkan oleh lalu lalangnya kendaraan berat dan truk pengangkut tanah serta material, selama berlangsungnya aktifitas proyek di sekitar Pantai Sigandu. Seperti proyek pengembangan Pelabuhan Pendaratan Ikan (PPI) yang saat ini sedang berlangsung, dan pendirian Batang Dolphin Centre beberapa waktu lalu. Kondisi ini sendiri dikeluhkan oleh masyarakat, utamanya mereka yang berkunjung ke OW Pantai Sigandu. Pasalnya, dengan kondisi jalan yang bergelombang membuat perjalanan mereka menuju obyek wisata tersebut tidak nyaman. Disamping itu waktu tempuh juga menjadi lebih lama. “Ya jelas tidak nyaman sekali, mas. Saat kita melintas di jalan itu, kita harus benar-benar hati-hati. Kalau tidak nantinya justru mobil kita yang rusak, terutama bagian bawahnya akibat terkena aspal yang mencuat,” tutur Waluyo, pengunjung asal Weleri. Selain kerusakan, salah satu hal yang mendesak untuk dilakukan adalah kelanjutan proses pelebaran jalan itu sendiri. Mengingat hingga saat ini, ruas dari depan eks lokalisasi hingga pintu masuk OW Pantai Sigandu masih satu jalan, yang hanya memiliki lebar sekitar empat meter. Sehingga saat jumlah pengunjung membludak, seperti saat syawalan lebaran, akan terjadi kemacetan dan penumpukan kendaraan. (ton)

Akibat Kom Stir Lepas

ANWAR FATONI/RADAR PEKALONGAN

TERGULING - Truk boks ekspedisi terguling setelah kom stirnya patah dan nyaris menimpa rumah warga.

Tiga Kecamatan Endemis Malaria PANINGGARAN - Tiga kecamatan, yaitu Kecamatan Paninggaran, Kecamatan Lebakbarang, dan Kecamatan Kandangserang, menjadi daerah endemis penyakit malaria. Demikian dituturkan Kasi Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit Dinkes Kabupaten Pekalongan, Suwondo saat dihubungi Radar, Sabtu (16/9), setelah mengikuti sosialisasi penanganan penyakit malaria di Desa Krandegan Kecamatan Paninggaran. “Daerah atas, seperti Paninggaran, Lebakbarang, dan Kandang-

serang itu masih menjadi endemis malaria disini,” tuturnya. Suwondo melanjutkan, tiga kecamatan itu dulunya mempunyai riwayat menjadi endemis malaria, dikarenakan nyamuk anopheles sebagai pembawa parasit malaria banyak bersarang di daerah tersebut. Selain itu, menurut Suwondo, banyaknya perindukan nyamuk anopheles yang sulit diberantas di daerah yang pernah menjadi endemis malaria, menjadikan penyakit ini lebih sulit untuk dipantau. “Apalagi di daerah hutan, seperti di Kalimantan itu,

sudah menjadi endemis malaria, dan masalahnya sekarang mereka yang membawa bibit penyakit kesini itu,” tandasnya. Maksud Suwondo, yaitu malaria sebagai penyakit impor karena dibawa oleh warga yang pernah berdomisili di daerah endemis malaria dan pernah terjangkit penyakit ini, selanjutnya berpindah ke daerah lain dengan membawa bibit penyakit menular tersebut. “Pembawa bibit penyakit itu yang harus diwaspadai sekarang sebagai penyakit impor, karena sulit dipantau,” ucapnya. (fin)

Menutup Informasi Bisa Dipidanakan KENDAL - Setelah terbitnya undang-undang nomor 14 tahun 2008 pasal 24 tentang keterbukaan informasi publik, pejabat yang menutup-nutupi informasi yang dibutuhkan masyakat bisa dituntut. Hal tersebut disampaikan Perwakilan Pemkab Kendal Bidang Hukum, Nur Fuad, saat mengisi seminar yang diselenggarakan LSM Perhimpunan Rakyat Untuk Reformasi Sosial (Progres) di Aula salah satu rumah makan di Kendal, Kamis (14/10). “Namun sebelum dilaporkan ke pihak yang berwajib, pihak yang merasa dihalang-halangi haknya untuk mendapatkan informasi harus mengajukan keberatan lebih dahulu,” lanjut Fuad lagi. Pemkab Kendal akan memfasilitasi pembentukan komisi informasi di wilayahnya,

bila diperlukan, namun ia menilai saat pembentukannya belum begitu dibutuhkan karena bukan suatu kewajiban. Menurutnya, pembentukan komisi itu akan dilakukan apabila timbul banyak permasalahan berkaitan dengan pemberian informasi. Selama ini, dalam rangka memberikan pelayanan informasi publik Pemkab Kendal sudah ada beberapa Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang menanganinya seperti, Bagian Hubungan Masyarakat (Humas), Bagian Pusat Data Elektronik dan Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika dan lain sebagainya. Wakil Ketua Komisi Informasi Jawa Tengah, Achmad Labib, menyambut baik inisiatif Pemkab Kendal dalam hal memberikan keterbukaan informasi kepada

masyrakat umum. Menurutnya, sejak UU itu diberlakukan pada tahun 2008 lalu, hingga kini baru dua provinsi di Indonesia yang mempunyai komisi keterbukaan informasi publik. Seharusnya dalam kurun waktu dua tahun, setiap provinsi sudah memiliki komisi informasi, namun kenyataanya hingga kini baru dua provinsi saja. Minimnya jumlah provinsi yang membentuk komisi keterbukaan informasi publik karena terkendala dengan pembentukan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID). Tujuan dibentuknya komisi itu agar masyarakat dapat mengakses setiap informasi secara transparan. “Bila tidak ada keterbukaan, maka akan timbul banyak kecurigaan,” katanya. (dar)

SUBAH - Sebuah truk boks ekspedisi milik salah satu kelompok media nasional terguling di Jalur Pantura Desa Adinuso Kecamatan Subah Kabupaten Batang. Kecelakaan tunggal yang terjadi pada Jumat (15/10) sore lalu, terjadi akibat kom stir truk boks tersebut lepas dari posisinya. Bahkan truk naas tersebut nyaris menimpa rumah dan warung milik warga setempat, mengingat posisinya tepat berada depan kedua bangunan itu. Meski begitu, kecelakaan yang menimbulkan suara keras tersebut membuat kaget seluruh penghuni rumah dan warga yang tengah berada di dalam warung. Informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan, Jumat sore Jalur Pantura Batang tengah diguyur hujan lebat. Di tengah guyuran hujan truk boks bernomor Polisi B-9655HI, yang dikemudikan Mulyo warga Desa Segayung Kecamatan Tulis Batang, melaju dengan kecepatan sedang dari arah timur ke barat. Sesampainya di lokasi kejadian dalam posisi jalan mulai menurun, sopir berumur 58 tahun itu kehilangan kendali

atas kemudinya, yang diketahui ternyata kom stir truk terlepas. Seketika itu juga truk melaju dengan sendiri ke kiri. Truk keluar badan jalan dan ban bagian kiri masuk ke selokan, hingga akhirnya terguling ke kiri. Mulyo yang sendirian hanya berpegangan erat pada lingkar kemudi, manakala truk yang dikemudikannya itu terguling. Sebelumnya boks mengenai pohon dan ban depan kiri menabrak beton cor jembatan selokan, hingga membuat as roda depan rusak. “Saya dalam perjalanan dari Semarang mau balik ke Jakarta. Sampai di sini kom stir patah dan langsung oleh ke kiri. Begitu masuk selokan langsung terguling. Saya sendirian waktu itu. Sekarang lagi nunggu truk dari Semarang untuk mindah barang yang ada di dalam,” terang Mulyo, ditemui di lokasi kejadian. Warga sendiri mengaku bila lokasi tersebut kerap terjadi kecelakaan lalu lintas yang melibatkan truk. “Untungnya saat kejadian, di lokasi tergulingnya truk itu tidak ada orang. Karena biasanya tempat digunakan pemuda sini untuk nongkrong,” terang seorang warga. Truk naas itu baru berhasil diangkat Sabtu (16/10) siang. (ton)

Bantuan ATBM Diduga Diselewengkan KAJEN - Bantuan Alat Tenun Bukan Mesin (ATBM) pada H Imron Desa Pakumbulan Kecamatan Buaran, hingga saat ini belum diserahkan penuh. Rekanan dinilai tidak profesional dan diduga terjadi penyelewengan. “Dana dari pusat melalui Disperindagkop dan UMKM yang memberikan alat ATBM sebanyak 35 unit. Namun hingga saat ini belum diserahkan semua kepada penerima dari pihak rekanan, padahal itu proyek bantuan tahun 2009,” ucap Mustofa, salah satu tokoh LSM di Kabupaten Pekalongan. Menurutnya, seharusnya penerima bantuan tersebut menerima 35 unit ATBM, yakni dengan merk Dobi sebanyak 15 unit dan merk Jaguar sebanyak 20 unit. Namun, kata dia, pihak H Imron, hingga kini hanya baru menerima 12 unit ATBM dengan merk Jaguar pada bulan Juli 2009, ditambah bulan April sebanyak 2 unit. Sehingga kekurangan mesin dengan jenis merk Jaguar sebanyak 6 unit, sedangkan mesin dengan merk dobi sama sekali belum diterimanya. “Rekanan telah berjanji pada H Imron, akan memberikan

kekurangannya pada tanggal 6 Oktober 2010, katanya mesin merk Dobi masih dikerjakan baru 50 persen. Bahkan pihak penerima telah diancam pihak rekanan agar jangan sampai memberitahu pihak wartawan maupun LSM, katanya kalau sampai memberitahu akan diberi mesin yang lokal,” ucap Mustofa menirukan. Menurutnya, keluhan yang dirasakan para pengerajin yang mendapatkan bantuan, hendaknya dapat difasilitasi dengan lebih baik, serta dengan ketepatan waktu sehingga akan membantu perkembangan industri kaum kecil di Kabupaten Pekalongan. Hal itu, imbuhnya, harus dipikirkan pihak Pemda agar jangan memberikan proyek yang tidak sesuai dengan keahliannya. Adanya dugaan penyimpangan bantuan ATBM di Desa Pakumbulan, lanjut Mustofa, diharapkan kepada pihak-pihak terkait hendaknya hati-hati terhadap Wartawan Tanpa Surat Kabar (WTS) dan LSM tertentu yang akan mencoba memanfaatkan demi kepentingan pribadi. (ap1)


CMYK

18

SENIN, 18 OKTOBER 2010

RADAR TEGAL

AHMAD MUHAIJIRIN

Eksis Jadi Juara MTQ Ahmad Muhaijirin, siswa asal SMP Negeri 14 Kota Tegal boleh berbangga hati. Selama 3 tahun berturutturut ia selalu sukses berhasil meraih juara utama tilawah dalam Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Tegal MTQ (Musabaqah Tilawatil Quran). Ahmad sendiri mengaku mewarisi bakat ayahnya yang tinggal berdekatan dengan pondok. Dengan bimbingan dan dukungan dari beberapa guru di sekolah, siswa yang duduk di bangku kelas 9 ini diikut sertakan dalam setiap kegiatan. Selain itu Ahmad, juga sempat menjadi Juara Harapan 1 MTQ tingkat Provinsi Jawa Tengah beberapa waktu lalu. Pelajar kelahiran Tegal, 13 Mei 1996 ini beralamat di Jalan Nakula gang 12 Tegal. Dengan berbekal kemampuannya mengaji, kini ia mempunyai banyak teman yang dengan bakat dan kemampuan yang sama dalam setiap kesempatan mengikuti lomba tilawah. Cita-citanya yang sudah diharapkan sejak duduk di bangku sekolah dasar yaitu menjadi da’i terkenal. “Orang tuaku guru mengaji, jadi aku juga harus bisa mengikuti jejak mereka,” Ujarnya. Salah satu guru di tempat dia belajar, Munir SPd menambahkan, siswa yang berada dalam bimbingannya tersebut sekarang ini sudah mulai mengembangkan kemampuannya. Dalam beberapa kesempatan, dia diundang sebagai pembuka acara. “Saya jelas bangga memiliki siswa berbakat seperti ini, minimal bisa dipertahankan dan maksimal sekolah bisa mengembangkannya,” imbuhnya. (intan)

KATA orang, kalau menjalin hubungan, usia cowok mestinya lebih tua dari pada cewek. Betulkan? Nah, kalau pacaran sama cowok yang lebih muda, gimana ya? Pernah denger istilah brondong dong. Ya, cowok-cowok berusia muda yang menjalin hubungan dengan cewek yang berusia di atasnya kerap mendapat julukan itu. Karena dianggap kurang ideal, hubungan seperti itu kadang jadi omongan. Beberapa ResponX beranggapan, keberadaan brondong juga sering dikaitkan dengan cewek yang menjalin hubungan tapi cuma mau main- main aja alias nggak ada keseriusan. Seperti cinta monyet di sekolah pada umumnya. Tapi nggak semuanya beranggapan sama seperti itu. Ada juga sebagian yang benarbenar menyukai brondong dan menjalin hubungan dengan serius. Di kalangan remaja sesuai ResponX istilah brondong udah familiar banget. Semuanya mantap menjawab tau istilah tersebut. Salah satunya Ningsih, siswi SMK Negeri 1 Kota Tegal kelas XI yang ambil jurusan Kecantikan Kulit. ”Aku pernah denger istilah brondong. Itu istilah buat nyembut cowok yang masih muda tapi disukai dan dipacari sama cewek yang lebih tua darinya,” tuturnya. Meski akrab di telinga, namun tak semua ResponX pernah menjalin hubungan dengan brondong. Ini seperti pengakuan 50 persen ResponX yang mengaku nggak pernah pacaran sama brondong. Alasan sebagian dari

Menurut kamu brondong/ bronis apa sie? Cowok lebih muda dari kita 64,2% Cowok kerenlah 7,1% Siapapun yang lebih muda dari kita 28,5%

Pernah nggak kamu pacaran sama brondong/ bronis? Pernah Sering Nggak pernah

14,2% 35,7% 50%

Gimana rasanya pacaran sama brondong/ bronis? Biasa ajah Menantang Sedikit malu juga

64,2% 7,1% 28,5%

Tanggapan temenmu seperti apa waktu tau kamu pacaran sama brondong/ bronis?

Engkau Nidji

[Intro] A Bm F#m Bm A/C# D E D A E/G# F#m E Ku bukan seorang pembohong D A/C# D E Aku wanita biasa A E/G# F#m E Ku tak maksud menyakitimu D A/C# DE Kau yang menunggu lama A E/G# F#m E Maaf, maafkanlah aku D A/C# Ku tak maksud menghentikan langkahmu Bm E Untuk masuk ke hidupku F#m E/G# A Jangan engkau lupa Bm A E/G# A F#m E/G# A B Masa-masa indah kita berdua haa [Chorus] Bm E A D A/C# Nyanyilah di tengah dingin Bm E A D A/C# nya air mata Bm E A D A/C# Jadi inilah slamat tinggal Bm E A Jadi pergilah engkau A E/G# F#m E Ku bukan seorang pembohong D A/C# D E Aku wanita biasa A E/G# F#m E Bangunlah jangan kau takut D A/C# D E Cintamu di ujung pelangi [solo] F#m E/G# A Bm A E/G# A F#m E/G# A Bm [Chorus] Bm E A D A/C# Nyanyilah di tengah dingin Bm E A D A/C# nya air mata Bm E A D A/C# Jadi inilah slamat tinggal Bm E A Jadi pergilah engkau

Ngeledekin 35,7% Ndukung 4,76% Nggak ngasih tanggapan apa-apa 1,4% Nyuruh putus 14,66%

Apa sih alasanmu pacaran sama brondong/ bronis? Usia lebih muda tapi lebih dewasa 7,1% Ganteng banget 28,5% Buat pengalaman aja 64,2%

ILUSTRASI: DWI NANDA P/RATEG

mereka malu dan kurang percaya diri kalo memiliki cowok dengan usia lebih muda. Ini kata Anita, siswi kelas VIIIB SMP Negeri 1 Pagerbarang Kabupaten Tegal. Tanggapan Anita tentunya berbeda dengan mereka yang pernah menjalin hubungan sama brondong. Mereka menganggap hal itu biasa aja. Toh sama aja kayak pacaran sama cowok pada

BUAT kalian, istilah brondong tentu bukan hal yang asing. Ini biasanya disematkan pada cowok muda usia yang berpacaran dengan cewek yang lebih tua. Kalo di sekolah, biasanya cowok adek kelas yang ceweknya kakak kelas. “Sebenarnya agak risih juga kalo lihat temenku pacaran sama brondong. Kesannya jadi lebay. Itu menurutku loh, belum tentu menurut orang lain. Aku sendiri nggak pernah pacaran sama brondong,” ujar cewek pehoby shopping ini. Walaupun risih, aktivis cewek ini nggak melarang temennya buat pacaran sama siapa aja termasuk sama

umumnya. Sebanyak 64.2 persen ResponX mengiyakan itu. Tidak terkecuali Iin Ulfian, siswi SMK Saka Medika Tegal kelas XI. “Ya biasa aja. Mereka sama aja dengan cowok pada umumnya,” kata dia. “Soal tanggapan temen akrab saat aku pacaran sama brondong, memang kesan awalnya tuh ngeledekin. Tapi lama kela-

maan ya bisa nerima tuh. Apalagi brondongku kan anaknya baik, pengertian, penyayang dan juga ganteng,” cerita Nina Aisyah siswa SMK BP Dukuhwaru Kabupaten Tegal tentang pengalaman pribadinya menjalin hubungan dengan cowok berusia lebih muda. Pengalaman adalah guru yang paling bijak. Mungkin kata ini

Ningsih Pengurus OSIS SMK Negeri 1 Kota Tegal

brondong. Dia percaya kalo cinta itu datangnya dari hati dan perasaan, berarti cinta itu berhak dimiliki siapa aja nggak mandang usia. Baik cewek, cowok, muda maupun tua. Hal itu dia anggap masih wajar. Nggak selamanya cewek yang pacaran sama brondong dikaitkan dengan hal yang kurang baik.

yang melatarbelakangi siswi SMP Negeri 1 Dukuhwaru Kabupaten Tegal Ranita tak menolak jika berhubungan dengan cowok dengan usia yang lebih muda. ”Untuk menjalani suatu hubungan nggak harus sama orang yang umurnya di atas aku dong. Yang umurnya di bawah aku juga perlu dicoba, ya buat pengalaman ajah,” katanya. Kamu sendiri? (tim 1)

Cewek kelahiran 16 April 1993 ini punya tips mengenai cara menjalin hubungan baik sama pasangan yang lebih muda usia. Cek yuk! 1. Saling percaya terhadap pasangan 2. Saling terbuka itu penting 3. Setiap akhir bulan agendakan untuk menghabiskan waktu bersama. Cari tempat-tempat yang ramai dan murah meriah agar suasana mengasyikkan 4. Anggap si brondong lebih dewasa dari usianya. Jangan remehkan dia meski usianya lebih muda. (layung)

○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○

[coda] A Bm F#m Bm A/C# D E D A

BERAWAL dari hobi yang sama, 6 cowok SMP Negeri 1 Dukuhwaru Kabupaten Tegal yakni Reza, Samuzi, Renu, Anam, Hendro, Fafa yang masingmasing duduk di bangku kelas 7 dan 8 bergabung dalam kegiatan ekskul bola voli sekolahnya. Tim mereka dikenal dengan Tim Essadu. Cowok-cowok keren ini mengaku tertarik mengikuti ekskul bola voli sejak kelas pertama kali masuk ke sekolah yang beralamat di Jalan Raya Jatibarang Dukuhwaru ini. “Pendaftarannya mudah kok, kita tinggal ngisi angket yang isinya beberapa pilihan kegiatan ekskul. Kemudian kita lingkari salah satu kegiatannya. Tentu saja aku pilih bola voli,” tukas Reza yang menjabat sebagai ketua tim ini. Sebelum permainan bola voli dimulai, para anggota tim biasanya melakukan pemanasan

TIM XPRESI KOORDINATOR : Khikmah Wati ANGGOTA TIM1: Hendra Apriyadi , Mufrodi, I Layung Sari TIM 2: M Khaerul Anam, Intan Aji Purnamawati, Ikhsan B

PROFIL USIA :

JUMLAH :

13 - 17 tahun

30 ResponX di Kota dan Kabupaten Tegal

JENIS KELAMIN :

PENDIDIKAN :

Cewek 50 persen Cowok 50 persen

SMP dan sederajat SMA/SMK dan sederajat

LATIHAN - Tim Essadu SMP Negeri 1 Dukuhwaru Kabupaten Tegal tengah berlatih di lapangan voli sekolahnya.

Metode : Random sampling I LAYUNG SARI/TIM XPRESI

CMYK

dulu. Gunanya untuk melemaskan otot-otot dalam tubuh agar nggak terasa kaku pada saat bermain. Selama latihan berlangsung, Sang Pelatih Herman) mengamati permainan mereka dan yang mainnya bagus dan serius akan diseleksi lagi buat jadi tim inti. Selain guru sekolah sendiri yang melatih, Tim Essadu juga dilatih oleh salah satu pemain Tim Bola Voli Jateng. Sehingga kemampuan tim ini cukup bisa diandalkan. Di tahun 2009 lalu, Essadu pernah mengikuti perlombaan tingkat kabupaten namun dengan hasil yang kurang memuaskan. Mereka mesti tunduk saat melawan tim dari SMP Negeri 2 Adiwerna. Tapi di tahun itu juga mereka menyabet juara umum di perlombaan yang berbeda. “Guru- guru kami sangat mendukung ekskul bola voly sehingga memotivasi kami untuk berlatih lebih baik lagi,” tambah Samozi. Selain motivasi, target selanjutnya yang ingin dicapai yaitu mengikuti Porseni tahun 2011. (layung)


SAMBUNGAN

SENIN 18 OKTOBER 2010

19

RADAR TEGAL

Kejagung Tuntaskan Korupsi Kepala Daerah JAKARTA - Kejaksaan Agung (Kejagung) berkomitmen untuk menuntaskan kasus-kasus dugaan korupsi yang melibatkan kepala daerah. Pelaksana Tugas (Plt) Jaksa Agung Darmono menegaskan bahwa berkas perkara korupsi kepala daerah yang telah siap segera diajukan ke pengadilan. Sebagai contoh, Gubernur Bengkulu Agusrin M. Najamudin tersandung kasus penyelewengan dana bagi hasil (DBH) Pajak Bumi dan Bangunan/Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (PBB/ BPHTB) di Provinsi Bengkulu. Nilai kerugian negara dalam kasus tersebut senilai Rp 21,3 miliar. Namun, berkas yang

telah dinyatakan lengkap (P-21) sejak Mei 2009 hingga kini belum dilimpahkan ke pengadilan. Menanggapi hal itu, Darmono menjamin, pihaknya akan melimpahkan ke pengadilan. “Kalau sudah P-21, berkas lengkap, pasti segera dilimpahkan,” kata Darmono kemarin. Selama ini beredar rumor bahwa lambannya proses penuntutan untuk Agusrin itu disebabkan dia adalah kader Partai Demokrat. Namun, Darmono langsung membantah. “Nggak ada hubungannya itu.” Selain kasus gubernur Bengkulu, Kejagung terus memroses kasus dugaan korupsi yang melibatkan Gubernur Kalimantan Timur Awang Faroek Ishak.

Namun, penyidik Kejagung masih terkendala karena izin pemeriksaan dari presiden belum turun. “Sampai saat ini kami menunggu turunnya izin pemeriksaan,” terang Darmono. Biasanya, sebelum izin turun, ada pemaparan atau gelar perkara oleh penyidik. “Sampai sekarang juga belum ada permintaan paparan dari Setkab,” kata jaksa kelahiran Klaten, Jawa Tengah, tersebut. Awang Farouk ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pengelolaan dana hasil penjualan saham PT Kaltim Prima Coal (KPC) milik Pemkab Kutai Timur oleh PT Kutai Timur Energy (KTE). (fal/ dwi)

Anggaran Mobil Dinas Potensi Markup dari halaman 1 Coffee, Jalan Cikini Raya, Jakarta Pusat, kemarin (17/10). Bukan hanya soal manfaat kendaraan dinas, notebook, dan komputer yang layak dikritisi. Dari proses pengadaannya, ternyata banyak yang berpotensi di-mark up. Sejumlah kendaraan dinas, misalnya, dipatok melebihi standar biaya yang diatur Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 100 tahun 2010 tentang Standar Biaya Umum. Begitu juga pengadaan notebook dan komputer yang harganya dialokasikan jauh di atas harga pasar. “Semua ini merupakan lahan subur korupsi,” kata Yuna. Dia mencontohkan, usul pengadaan 49 unit kendaraan dinas di Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dianggarkan Rp 24,8 miliar. Artinya, setiap unit kendaraan dinas dipatok seharga Rp 506,6 juta. “Padahal, ber-

dasarkan PMK, standar biaya pengadaan kendaraan setingkat eselon I hanya Rp 400 juta,” kritiknya. Yuna khawatir ini menjadi celah korupsi. Apalagi, Perpres Nomor 54 tahun 2010 tentang Pengadaan Barang dan Jasa, pembelian kendaraan dinas dapat dilakukan melalui penunjukan langsung. Fitra menambahkan, dalam pengadaan notebook dan komputer di Kementerian Perhubungan juga ditemukan pengajuan harga di atas harga pasar, yakni Rp 28 juta per unit. Untuk 192 unit notebook dan komputer di Kemenhub dianggarkan Rp 3,83 miliar. Padahal, dengan Rp 15 juta saja sudah diperoleh notebook atau komputer yang bagus. “Pengadaan notebook berpotensi terjadi pemborosan luar biasa,” kata Yuna. Dia kecewa terhadap Presiden SBY yang sempat berwacana mengeluarkan perpres dan inpres, termasuk memben-

tuk tim evaluasi penghematan anggaran. Sementara, semangat tersebut sama sekali tidak tecermin dalam RAPBN 2011 yang diusulkan. “Penghematan anggaran hanya kosmetik politik,” kritiknya. Fitra juga menemukan pada 2011, terdapat usul Rp 6,1 triliun untuk perawatan dan pengadaan gedung kantor atau rumah dinas. Ini mencakup 27 kementerian/lembaga. Termasuk di dalamnya anggaran pembangunan gedung baru DPR Rp 832,9 miliar dan pembangunan kantor DPD di provinsi 565,9 miliar. “Ini juga jelas tidak berkorelasi dengan pertumbuhan ekonomi,” kata Yuna. Dia berharap DPR menyisir semua mata anggaran yang berpotensi pemborosan dan tidak bersentuhan langsung dengan kepentingan rakyat. “Jangan sampai anggaran hanya untuk rutinitas dan tidak memberikan manfaat bagi rakyat,” tandas Yuna. (pri/c2)

Demokrat Serukan Melawan dari halaman 1 rintahan hanya akan menimbulkan kegaduhan politik. Dan, rakyat saat ini tidak suka kegaduhan tersebut. Sebaliknya, rakyat membutuhkan ketertiban dan keamanan. “Sehingga aman bekerja, ini yang harus disadari setiap tokoh politik,” imbuh mantan ketua umum PB HMI tersebut. Kepada kader Demokrat yang hadir, Anas juga mengingatkan, bahwa hingga 2013, merupakan masa bekerja bagi partai. Menurut dia, saat ini hingga tiga tahun mendatang bukan tahun politik. Melainkan, waktunya menanam kebaikan untuk masyaraat. “Tidak boleh

egois yang hanya berpikir dari pemilu ke pemilu,” tegasnya. Pada kesempatan yang sama, Presiden sekaligus Ketua Dewan Pembina PArtai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono juga mendukung, bahwa tiga tahun mendatang adalah tahun bekerja. “Saya dukung dan saya garis bawahi arahan dan ajakan ketum kita,” kata SBY. Selanjutnya, SBY juga mengajak dan menyerukan partaipartai politik, terutama mira koalisi, untuk terus menjaga tali persaudaraan. Semuanya, demi kepentingan bangsa yang lebih besar. “Posisi politik kita bisa berbeda, tapi demi rakyat rakyat tidak semestinya terus bertentangan,” ingatnya.

Apalagi, tambah dia, jika sampai harus membawa-bawa rakyat dalam perbedaan tersebut. “Parpol penting sebagai wujud dari demokrasi, tapi jangan sampai malah jadi pemecahbelah rakyat kita,” pungkasnya. Pada peringatan 9 tahun kelahiran Demokrat itu, selain akder Demokrat, hadir pula Wapres Boediono beserta sejumlah menteri KIB II. Tak terkecuali, pimpinan partai politik. Tampak, Ketua Umum DPP Partai Golkar Aburizal Bakrie, Ketua Umum PAN Hatta Rajasa, Ketua Umum PPP Suryadharma Ali, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar, Ketua Umum Gerindra Suhardi, dan beberapa lainnya. (dyn)

Menangi 53 Persen Pilkada, ... dari halaman 1 Tenggara dan Utara. “Di Papua, hanya satu daerah kami kalah,” bebernya dengan bangga. Idrus menyatakan, kemenangan itu melebihi target Partai Golkar yang ingin memenangi 50 persen

pilkada. Pada periode sebelumnya, Golkar hanya meraup 40 persen kemenangan pilkada. Dengan raihan saat ini, ada sekitar 260 daerah yang dimenangkan Golkar. Target ini akan terus bertambah karena masih ada ratusan pilkada yang digelar pada 2011.

“Sisa pilkada akan kami proyeksikan untuk menaikkan angka 53 persen,” tegasnya. Menurut Idrus, konsolidasi yang dilakukan Golkar sepanjang 2010 belum maksimal. Namun, persebaran dari proses konsolidasi itu sudah merata

hampir di seluruh daerah. Keseriusan konsolidasi Golkar dibuktikan dengan kehadiran Aburizal Bakrie di setiap daerah. “Kalau ini ditingkatkan, kaderisasi jalan, Golkar nanti menjadi partai utama di negeri ini,” tandasnya. (bay/c2)

Nilai Unas Bukan Penentu Kelulusan lulus untuk tiap komponen dari halaman 1 penilaiannya. Ketentuan nilai“Masih ada tiga kriteria lain nya diberikan oleh masingyang harus diperhatikan oleh masing pengajar di sekolah. sekolah untuk bisa menentukan “Oleh karena itu tidak benar bila siswa itu lulus atau tidak,” dikatakan hanya unas yang menentukan kelulusan,” ujarkatanya. Djemari menjelaskan, tiga nya. Menurut Djemari, meski kekriteria selain nilai unas antara lain menyelesaikan program tentuan sudah disusun sejak pembelajaran, lulus ujian se- lama tapi tidak banyak masyakolah, dan perolehan nilai baik rakat yang memahaminya. Sepada semua mata pelajaran, bab, kebanyakan siswa menjuga akhlak mulia, kewargane- jadikan unas sebagai momok garaan, kepribadian, setetika, dari akhir evaluasi pembelajasmani, kesehatan, dan olah- jarannya. “Bisa saja, siswa yang lulus unas tetap dinyataraga. “Penilaiannya dalam bentuk kan tidak lulus sekolah oleh pitertulis, tes perbuatan, dan hak sekolahnya,” terang Djemari. pengamatan,” tandasnya. Wakil mendiknas Fasli Jalal Kata Djemari, setiap nilai memiliki keriteria nilai kelulusan menambahkan, meski sudah masing-masing. Yaitu ada batas memiliki panduan rencana unas

satuan pendidikan dasar dan menengah tahun ajaran 2010/ 2011 baru. Kemendiknas tetap menggunakan standar nilai yang sama dengan tahun lalu yakni 5,5 pada setiap mata pelajaran. “Ini standar paling normal menurut kami,” ungkapnya. Fasli menegaskan, penentuan standar nilai itu belum bisa dinaikkan hingga standar pelayanan minimun (SPM) pendidikan di setiap daerah sudah sama. “Sekarang kan masih belum merata, dan ini butuh waktu. Karena sedang kami tingkatkan daerah mana belum sesuai SPM-nya,” lanut Fasli. Mengenai kelulusan sekolah, Fasli mengaku tetap memberlakukan kelulusan sekolah se-

bagai syarat masuk siswa ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi. “Kalau dia lulus unas tapi tidak lulus sekolah, tetap tidak bisa mendaftar ke jenjang selanjutnya,” tambah mantan Dirjen Dikti itu. Sebelumnya, BSNP mengumumkan jadwal unas SMA, MA, SMALB, dan SMK pada 4 hingga 9 April 2011. Dijadwalkan pula unas ulangan untuk jenjang tersebut pada 23-27 Mei 2011. Sementara jadwal unas SMP, Mts, dan SMPLB dijadwalkan berlangsung pada 11 hingga 14 April 2011. Dan unas ulangan dijadwalkan pada 23 hingga 26 Mei 2011. Sedangkan Ujian akhir sekolah berstandar nasional (UASBN) berlangsung pada 2011. (nuq)

Maka, ketika pekan lalu ada laporan bahwa GITET Kembangan meledak, saya langsung memikirkan ujung persoalan ini: sebagian besar Jakarta akan gelap dalam waktu yang lama dan saya harus sudah siap menerima akibat apa pun karenanya. Banyak yang sudah menduga, lamanya dampak meledaknya IBT Kembangan itu akan sampai satu bulan. Syukurlah, ledakan itu tidak sampai menimbulkan kebakaran seperti di GITET Mandirancan, Cirebon, dua bulan lalu. Bersyukur juga bahwa yang meledak adalah sisi 150 kv-nya. Bukan sisi 500 kv-nya. Kalau yang meledak sisi 500 kv-nya, ampun-ampun akibatnya. Tapi, meski di sisi 150 kv, ledakan tersebut mencemari minyak di dalam trafo yang harus bersihmurni itu. Minyak sebanyak 120 ton tersebut harus dikuras dulu. Penelitian ilmiah harus dilakukan untuk mengetahui berapa lama perbaikan diperlukan. Satu minggu? Satu bulan? Tergantung luas tidaknya dampak ledakan tersebut. Bahwa akibat ledakan GITET Kembangan tersebut tidak terlalu luas di masyarakat, itu disebabkan seluruh energi dan pemikiran dicurahkan untuk mengatasinya. Manuver-manuver daya dilakukan. Termasuk bisa “ditemukannya” daya tambahan 80 MW dari PLTG Muara Karang. Saya sungguh memuji kecerdikan tim yang mengatasi dampak meledaknya GITET Kembangan itu. Cara lainnya: PLN menemui pemilik-

pemilik genset besar. Kami minta pemilik-pemilik genset besar agar mencukupi daya dari gensetnya sendiri. PLN akan memberikan ganti rugi. Selama ini pemilik genset-genset tersebut hanya menjadikannya cadangan karena listrik dari PLN jauh lebih murah. Cara-cara mengatasi dampak tersebut cepat ditemukan karena sudah berlatih sejak GITET Mandirancan meledak sampai terbakar dua bulan lalu. Waktu GITET Mandirancan meledak, kami sudah siap menerima akibat yang sangat fatal. Ternyata, kami bisa mengatasi dengan lebih cepat. Dampak pemadamannya tidak luas dan perbaikannya bisa hanya perlu tiga minggu. Tidak perlu dua bulan. Hasil penelitian yang di Kembangan itu juga melegakan: kerusakan tersebut bisa diperbaiki dalam lima hari. Di antara lima hari itu, yang dua hari jatuh pada Sabtu dan Minggu. Itu berarti dampak pemadamannya hanya tiga hari. Sebab, ketika Sabtu dan Minggu pemakaian listrik amat kecil. Dalam waktu delapan bulan terakhir ini, dalam masa jabatan saya ini, memang terjadi empat kali gangguan GITET. Semua bisa diatasi dengan cepat. Tapi, ya Tuhan, trafo cadangan kami belum datang. Mohon trafotrafo GITET yang masih ada ini diberkati. Jantung kami sudah Engkau uji selama delapan bulan. Tapi, menunggu dua bulan lagi jantung kami belum tentu kuat, Tuhan! Hanya kepada-Mu kami berserah. (c1/kum)

Nasib di Tangan Trafo dari halaman 1 “terbaca” 95 persen oleh sistem di dalam trafo. Ini bisa membuat trafo salah baca dan terganggu. Saya memang memimpikan bahwa kelak era lampu hemat energi tersebut harus diakhiri. Tapi, itu sepenuhnya memerlukan kebijakan nasional. Di luar jangkauan PLN. Lampu hemat energi itu sudah harus diganti dengan lampu LED. Di Tiongkok lampu sudah begitu semua. Hematnya superhemat. APBD kabupaten/kota tidak akan tersedot ke lampu jalan raya. Tidak menimbulkan gelombang harmonisa pula. Kalau semua lampu jalan raya di Jawa ini diganti dengan LED, bangsa ini bisa menghemat listrik paling tidak 500 MW. Ini sama dengan nilai investasi Rp 8 triliun sendiri. Juga bisa mengurangi subsidi listrik dalam angka yang juga triliunan. Saya sungguh berterima kasih kepada Tuhan yang membuat musim hujan tahun ini panjang sekali. Praktis, tidak ada musim kemarau. Suhu di Jakarta juga tidak pernah tinggi. Musim hujan yang panjang ini juga membuat waduk-waduk yang menghasilkan listrik bisa bekerja 100 persen sepanjang siang dan malam. Tuhan sungguh mahamurah kepada PLN tahun ini. Alhamdulillah. Puji Tuhan. Kalau tidak, sangat mungkin salah satu di antara enam GITET di Jakarta itu meledak. Seperti yang terjadi di Cawang, Jakarta, tahun lalu. Yang membuat Jakarta mengalami pemadaman

bergilir yang luar biasa dalam jangka waktu lebih dari dua bulan. Sekarang sudah aman? Belum. Nasib saya masih tetap tergantung di tangan trafo GITET-GITET itu. Setidaknya sampai dua bulan lagi. Saya terus bedoa semoga Tuhan yang sudah menyelamatkan saya delapan bulan ini (sampai September 2010) masih memberkati saya seterusnya. Setidaknya sampai dua bulan lagi. Saya berjanji bahwa saya akan mensyukuri nikmat itu dengan bekerja keras. Seperti yang sering dikemukakan almarhum Nurcholis Madjid bahwa bentuk bersyukur yang paling baik adalah kerja keras. Saya masih ingat ayat Tuhan “barangsiapa mensyukuri nikmatku”. dan seterusnya itu. Karena itu, dalam sebulan terakhir ini, saya melakukan perjalanan darat ribuan kilometer di seluruh pelosok Indonesia. Untuk melihat apa yang masih harus diperbuat. Di Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, sampai ke Papua. Mengapa Jakarta belum aman sampai dua bulan lagi? Penyebabnya, trafo-trafo GITET (IBT) yang dibeli PLN dengan tender enam bulan lalu baru akan tiba bulan depan dan bulan depannya lagi. Itulah trafo IBT yang akan kami pasang untuk cadangan di GITET Gandul, Bekasi, Kembangan, Cibatu (semua di sekitar Jakarta), Krian (Jatim), dan Ungaran (Jateng). Sebelum trafo-trafo IBT cadangan tersebut terpasang, detak jantung kami akan terus kacau.


CMYK

SENIN, 18 OKTOBER 2010

KOMBIS

20

RADAR TEGAL

Pelanggan Yamaha Dapat Kejutan SURADADI – Yamaha Agung Motor Banjaran/Citra Agung Motor Banjaran, Jumat (15/10) memberikan kejutan kepada salah seorang konsumen yang berulang tahun. Kejutan kali ini dilakukan di tempat kerja Asep Saepul Robani, warga Karangjati, Tarub Kabupaten Tegal yang bertugas sebagai Kepala UPT Pasar Suradadi, Kabupaten Tegal. Suasana haru dan kaget bercampur menjadi satu saat kue ulang diberikan di sela-sela rutinitas yang dilakukan. Kepala Toko Yamaha Agung Banjaran/Citra Agung Motor Banjaran Kusmoro mengatakan, kejutan tersebut sengaja diberikan atas apresiasi dan kepercayaan konsumen terhadap Yamaha. Untuk itu, di hari yang berbahagia ini, pihaknya sengaja memberikan kejutan kepada konsumen yang berulang tahun dengan memberikan kue dan sebagainya secara tiba-tiba. Kejutan tersebut tentu saja menjadi bagian dari perhatian Yamaha Agung Motor Banjaran/Citra Agung Motor Banjaran kepada konsumennya sehingga kemitraan yang terjalin selama ini bisa dipertahankan dan terus ditingkatkan. Menurutnya, kepuasan pelanggan merupakan tujuan serta harapan yang selama ini terus dimaksimalkan sehingga dengan kepuasan tersebut pelanggan menjadi loyal dan terus menjadi bagian dari keluarga besar Yamaha Agung Motor Banjaran/Citra Agung Motor Banjaran. Untuk konsumen lainnya, tentu masih ada

ROCHMAN GUNAWAN / RATEG

KEJUTAN ULTAH – Yamaha Agung Motor Banjaran/Citra Agung Motor Banjaran memberikan kejutan ulang tahun kepada pelanggannya.

kesempatan karena pihaknya tidak akan berhenti memberikan kejutan serta pelayanan sehingga kepuasan pelanggan bisa tercapai dengan berbagai terobosan yang dilakukan. “Kejutan ini diharapkan menjadi kenangan bagi konsumen sehingga kemitraan yang terjalin bisa terus dipertahankan,” katanya. Asep Saepul Robani membenarkan jika pihaknya sama sekali tidak menyangka akan mendapatkan kejutan di hari ulang tahunnya tersbut. Perhatian Yamaha Agung Motor Banjaran/Citra Agung Motor Banjaran kepada konsumen

menurutnya memberikan nilai lebih yang tidak diberikan di tempat lain. “Dari hal-hal yang terlihat sepele saja kami sudah diperhatikan, sudah barang tentu yang lainnya juga tidak luput dari perhatian,” kata dia. Kejutan tersebut diakuinya menjadi pengalaman tersendiri karena diberikan saat dia sedang bekerja sehingga pihaknya betul-betul kaget dan terharu atas perhatian yang diberikan. “Kami tidak bisa berbicara banyak selain terima kasih atas perhatian Yamaha Agung Motor Banjaran/Citra Agung Motor Banjaran,” tandasnya. (gun)

ROCHMAN GUNAWAN / RATEG

GEBYAR ULTAH – Nusantara Sakti Group memberikan hadiah menarik kepada konsumen dalam memperingati ulang tahunnya ke-48.

Gebyar Ultah Nusantara Sakti Group

Beragam hadiah

DISIAPKAN DOK.ISTIMEWA

LOYAL - Pelanggan loyal XL mendapatkan satu unit mobil Avanza sebagai penghargaan atas kesetiaannya menggunakan operator seluler ini.

Customer Rewards Program, Apresiasi Bagi Pelanggan Loyal BANDUNG - Empat belas tahun sudah PT XL Axiata Tbk (XL) berkiprah di industri telekomunikasi Indonesia, menghadirkan layanan terbaik yang senantiasa inovatif mengikuti perkembangan jaman. Bersama lebih dari 2 ribu karyawan dan ratusan ribu mitra penjualan, XL kini telah melayani kebutuhan telekomunikasi masyarakat Indonesia, dari Sabang hingga Merauke. Perkembangan XL selama 14 tahun ini tentunya tidak lepas dari kontribusi lebih dari 35,2 juta pelanggan yang saat ini setia menggunakan XL sebagai operator selular pilihan mereka. Di ulang tahunnya yang ke-14, XL memberikan apresiasi kepada pelanggan melalui Customer Rewards Program. Beberapa hari lalu, XL menyerahkan langsung hadiah berupa satu unit mobil Avanza kepada Husein Obban, yang merupakan salah satu pemenang Customer Rewards Program dari area XL Central Region. ”Pertumbuhan jumlah pelanggan XL dari sejak berdiri hingga saat ini sangat signifikan, kami cukup optimis untuk dapat merebut posisi nomor dua di pasar telekomunikasi di

CMYK

Indonesia, setidaknya hingga akhir tahun 2010 ini,” ujar Bambang Parikesit, GM Sales XL Central Region. “Kemajuan industri XL di kancah dunia telekomunikasi Indonesia tentunya tidak lepas dari keloyalan pelanggan kami untuk memilih dan terus menggunakan XL sebagai operator selular yang memenuhi kebutuhan layanan telekomunikasi terbaik bagi mereka. Melalui Customer Rewards Program ini kami ingin menyampaikan rasa terimakasih dan turut berbagi kebahagiaan dengan pelanggan kami di hari ulang tahun XL,” tambahnya. Customer Rewards Program berlaku secara nasional, pelanggan dipilih berdasarkan beberapa kategori antara lain jangka waktu terlama menggunakan XL serta jumlah nominal tertinggi dan frekuensi terbanyak dalam mengisi pulsa. Dari beberapa kategori tersebut keluar lima orang pelanggan yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia, setiap pelanggan berhak membawa pulang satu unit mobil Toyota Avanza. Mereka juga diundang ke Jakarta bersama keluarga selama tiga hari (7 sampai 9/10) untuk

dimanjakan dengan serangkaian acara seperti makan malam di Bandar Jakarta Ancol dan pemberian handphone untuk pemenang dan keluarga, berbelanja di Mall Ambasador dan menikmati berbagai wahana di Dufan. XL menanggung seluruh biaya akomodasi seperti tiket pesawat, hotel, makan dan uang saku. Tepat di hari ulang tahun XL mereka diundang untuk ikut merayakan ulang tahun XL bersama karyawan dan sederetan artis papan atas dalam acara puncak perayaan ‘Gathering 14 Tahun XLalu Bersamamu’ di Tennis Indoor Senayan, Jakarta. “Diharapkan dengan adanya program ini dapat semakin meningkatkan loyalitas pelanggan untuk terus menggunakan XL sebagai operator selular pilihan mereka dan dengan mengikuti serangkaian acara perayaan ulang tahun XL bersama management serta seluruh karyawan XL kami berharap pelanggan pun merasa menjadi bagian dari keluarga besar XL. XL selalu berusaha menghadirkan yang terbaik bagi pelanggannya kapanpun dimanapun sesuai dengan komitmen XL XLalu Untukmu,” ujar Bambang. (*)

TEGAL – Menyambut ulang tahunnya ke-48, Nusantara Sakti Group memberikan berbagai hadiah kepada pelanggan setianya mulai 15 sampai 30 Oktober 2010. Program tersebut merupakan ungkapan terima kasih atas kepercayaan masyarakat dalam membeli berbagai tipe sepeda motor Honda untuk mendukung aktivitas di luar rumah. Kepala Cabang Nusantara Sakti Te g a l D a n a n g M a h a r d i m e n u turkan, Gebyar HUT Nusantara Sakti Group untuk Cabang Tegal berupa hadiah langsung velg racing untuk pembelian Revo standar dengan proses cepat, syarat mudah dan angsuran ringan. Sementara Cabang Brebes, disedia-

kan hadiah utama berupa 1 unir Revo standar, hadiah hiburan berupa televisi, handphone, DVD p l a y e r , d i s p e n s e r, s e t r i k a d a n sebagainya. Pihaknya berharap masyarakat Tegal dan sekitarnya bisa memanfaatkan program tersebut sehingga berkesempatan mendapatkan hadiah yang disediakan. Langkah tersebut, jelasnya, merupakan wujud kepedulian Nusantara Sakti Group atas kepercayaan masyarakat selama ini sehingga pihaknya terus memberikan yang terbaik kepada pelanggan setianya. “Kami mengajak pelanggan serta masyarakat untuk berbagi dalam perayaan HUT Nusantara Sakti Group

ke-48 dengan berbagai hadiah menarik yang disediakan,” terangnya. Ilham, salah seorang pelanggan mengaku senang karena program tersebut memberikan hadiah kepada konsumen sehingga memiliki nilai lebih. Apalagi, saat merayakan ulang tahunnya, Nusantara Sakti Group tidak melupakan pelanggan serta masyarakat dan memberikan program tersebut sehingga kepercayaan yang selama ini tertanam bisa terus meningkat. Ke depannya, pihaknya berharap agar program serupa bisa dipertahankan dan hadiahnya bisa lebih ditingkatkan. “Tentu saja kami tidak akan melewatkan program istimewa ini,” pungkasnya. (gun)

Kaisar Motor Luncurkan Produk Tangguh Triseda XP (Extra Power) BREBES - Satu lagi bukti komitmen Kaisar Triseda Motor untuk terus berinovasi mengembangkan produk-produk bermutu yang mengerti dan menjawab kebutuhan konsumen, Kaisar Triseda keluarkan produk teranyarnya. Sepeda motor roda tiga yang diberi nama Triseda XP (Ekstra Power) merupakan produk baru yang memiliki kelebihan-kelebihan dari produk sebelumnya. Menurut Direktur Cahaya Murni Kaisar, Dealer Sepeda Motor Kaisar Klampok Brebes, Hadi Santoso, Triseda XP dihadirkan dengan keunggulankeunggulan pada sepesifikasi teknik, sistem elektrik, mesin, rangka hingga kapasitas muatannya. Selain tromol rem yang lebih besar, Triseda XP juga memiliki gardan dengan extra power gear. Selain itu ditunjang oleh engine 150 cc yang mem-

buatnya hemat BBM, water cooling system hingga memiliki idependent dual shock system yang membuatnya lebih tangguh dan stabil. “Baknya juga lebih panjang, yaitu 160 centimeter bisa memuat lebih banyak. Apalagi didukung oleh mesin yang canggih, Triseda XP akan mampu melaju dengan stabil meski membawa beban hingga 8 kuintal dan menanjak sekalipun,” ujar Hadi. Dengan ketangguhannya, Tridesa XP, menurutnya, akan bisa menjawab kebutuhan transportasi, jasa maupun usaha niaga yang membutuhkan distribusi yang banyak. “Ini sangat tangguh dan cocok untuk petani, pedagang maupun profesi lainnya,” lanjutnya. Sebab, type baru Triseda XP ini memang dirancang untuk pekerjaan yang lebih berat. Dengan tenaga ekstra. “Triseda

sanggup menempuh medan berat dan beban muatan yang lebih berat dibanding dengan yang lain,” ujarnya. Produk bermutu ini ditawarkan dengan harga promo pada bulan Juni sd Agustus 2010, yaitu sekitar Rp 20 juta 5 ratus ribu.

“Selain produknya unggul, kami juga menyediakan garansi hingga perlengkapan suku cadangnya,” imbuh Hadi. Triseda XP bisa anda dapatkan: di Cahaya Murni Kaisar, Jl. Raya Klampok 208 Brebes, Telp. 0283-3337689, SMS 24 jam: 0819 3181 6618 (adv)


CMYK

RADAR PEMALANG

BERLANGGANAN (0284) 323 575 / SMS ke 0852.2651.7726

SENIN, 18 OKTOBER 2010

TELP PENTING RSUD Dr. M. Ashari (0284) 321614 RSU Santa Maria Pemalang (0284) 321251 / 5862051 (IGD)

NGENDONG Minta Ditinjau Ulang ANGGOTA DPRD Kabupaten Pemalang, Ujianto MR meminta kepada Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Tramsmigrasi (Dinsosnakertran) setempat untuk segera meninjau ulang proses seleksi calon tenaga operator dan pendamping Program Keluarga dok.radar pemalang Harapan (PKH). PerUjianto MR mintaan itu disebabkan karena proses seleksi yang baru saja dilakukan di Gedung SLB kemarin diduga banyak rekayasa. Sehingga terjadi komplain dari para perserta seleksi. ”Kami akan meminta Kepala Dinsosnakertran untuk segera meninjau ulang, proses seleksi PKH, sebab banyak

Pendidikan Gratis Belum Tersentuh Angka Putus Sekolah Cukup Tinggi PEMALANG – Belum tersentuhnya pendidikan gratis untuk masyarakat oleh Cabup dan Cawabup, saat menyampaikan visi dan misinya dalam kampanye hari pertama, disesalkan praktisi pendidikan, Lutfi Kamal SPd I. Padahal angka putus sekolah di Kabupaten Pemalang terbilang tinggi. Dari anak-anak saat masuk jenjang paling dasar, SD ke SMP, dan SMP ke SMA. “Semestinya ada itu (pendidikan gratis). Karena bidang pendidikan ini membutuhkan perhatian serius,”tegas Lutfi Kamal, yang juga Pemuda Pelopor Kab Pemalang 2010 kepada Radar, Sabtu (16/10).

Menurutnya, keterputusan anakanak sekolah imbasnya sangat besar bagi proses pembangunan Kabupaten Pemalang ke depan. Bukan semata-mata pendidikan, karena bidang ini berhubungan erat dengan bidang lain. Baik bidang perekonomian, bidang sosial dan politik, hukum, ketertiban dan keamanan, dan lain sebagainya. Selain keprihatinan terhadap visi dan misi cabup-cawabup, Lutfi juga menegaskan beberapa “pekerjaan rumah” pemimpin terpilih mendatang. Yakni mengenai kesejahteraan guru, sekolah yang berbasiskan agama Islam, serta masalah kepemudaan. “Kesejahteraan guru, terutama guru swasta yang ikut yayasan, perlu diperhatikan secara serius.

Karena hanya menerima honor yang tidak seberapa, sementara tugas dan kewajibannya samasama mencerdaskan anak-anak bangsa,”ungkap Lutfi. Dia membandingkan, guru honorer Dinas Pendidikan masih lumayan karena mendapatkan tunjangan dari Pemkab. Namun guru swasta tidak memperoleh apa-apa selain honor dari yayasan tempatnya mengajar. Mengenai sekolah berbasiskan Agama Islam, Pemuda Pelopor asal Desa Widodaren, Kecamatan Petarukan ini menegaskan, selama ini guru-guru TPQ/TPA tidak pernah mendapatkan honor dari Pemkab Pemalang. Padahal di kabupaten/kota tetangga, mereka mendapatkan ke hal 9 kol 5

SUMITRO / RADAR PEMALANG

MENCARI IKAN – Beberapa bocah asal Desa Kauman, Kecamatan Comal, tengah mencari ikan pada kali sepanjang Kauman-Mojo. (Insert: Lutfi)

ke hal 9 kol 1

PENTOL RAH

ALI BASARAH/RADAR PEMALANG

BELAJAR - Pak Nur pelatih renang menangani murid barunya.

Tiga Kali Pertemuan, Bisa Berenang PEMALANG - Bisa berenang bukanlah hal yang mudah bagi masyarakat, terutama mereka yang rumahnya jauh dari laut, sungai besar, atau kolam renang. Namun ada beberapa orang yang peduli terhadap olahraga ini dan menyediakan jasa untuk melatih renang dengan biaya yang relatif murah. Di Kolam Renang Comal Baru eks Pabrik Gula dua pria ramah memberikan layanan latih renang kepada siapa saja, mulai dari anak-anak hingga dewasa, termasuk orang tua. Pak Nur(40) salah satu pelatih renang ini sehari-harinya adalah karyawan PG Sragi yang membawahi eks PG Comal Baru tersebut. Tugasnya selain menjaga eks pabrik juga menjaga kolam renang yang bisa dijangkau dari Jalan Raya Petarukan-Comal. Kolam renangnya cukup tua, namun demikian ke hal 9 kol 5

MITRA

SUMITRO/RADAR PEMALANG

PERTEMUAN TERTUTUP – Yugo Dwijaya didampingi istrinya, tengah memberikan kata pengantar dalam pertemuan warga Perumahan Taman Asri dirumahnya, Minggu (17/10) kemarin.

Putaran Kampanye Pasangan Yugo–Sri Hartati

PELAN TAPI PASTI

BERBEDA dengan ketiga calon lain, tim sukses pasangan Yoga-Sri Hartati sudah menetapkan untuk menggunakan model kampanye ala Jenderal Sudirman, bergerilya. Bukan apa-apa, karena langkah ini ditempuh untuk menjaring massa yang lebih efektif, dibandingkan model kampanye lain seperti show of force atau

mengumpulkan massa besarbesaran. “Kita memang langsung masuk ke basis masyarakat secara diam-diam. Upaya ini lebih efektif dibanding cara lainnya,” terang Yugo Dwijaya, kepada Radar seusai acara dengan warga Perumahan Taman Asri, Minggu (17/10) kemarin. Dikatakan dia, rekrutmen

massa secara pelan tetapi pasti

ini mengadopsi kepemimpinan Jenderal Sudirman dalam melawan penjajah. Dimana “penyampaian visi dan misi” beliau dalam melawan musuh menggunakan cara diam-diam, namun menjangkau semua lapisan masyarakat. Tidak berkoar-koar terlebih dahulu, tetapi loyo kemudian. Hal inilah yang dihindari Yugo dalam

memenangkan Pemilu Kada Kab Pemalang, 31 Oktober 2010 mendatang. “Show of force atau pengumpulan massa besar-besaran hanya pola kampanye chasing. Karena hanya menyentuh bagian luarnya saja, sementara bagian dalamnya tidak tersentuh,” ungkap Yugo. ke hal 9 kol 1

Ribuan Massa Ikuti Kampanye Junaedi-Agung Draft Debat Publik Calon

ALI BASARAH/RADAR PEMALANG

SILATURAHMI - Silaturahmi Polres - Wartawan dilakukan sekaligus sosialisasi keberadaan Seksi Humas.

Kasi Humas Polres Terbentuk PEMALANG - Polres Pemalang menggelar acara silaturahmi bersama Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jateng VII Pokja Pemalang di Warung Tengah Sawah (WTS) Ruslami Desa Jebed, Kecamatan Taman, Sabtu(16/10). Meski masih dalam suasana pengamanan Pemilukada, namun kegiatan bisa terlaksana dan berlangsung penuh keakraban. Dalam kegiatan itu disosialisasikan mengenai keberadaan Seksi Humas Polres. Kapolres AKBP Sofyan Nugroho SIK mengemukakan niat polisi menjalin silaturahmi dengan wartawan adalah karena dirinya selaku Kapolres baru menjabat lebih kurang satu bulan di Pemalang. “Hubungan polisi dengan wartawan adalah penting dan merupakan simbiosis mutualisma yaitu hubungan saling menguntungkan,” kata Kapolres. ke hal 9 kol 5

CMYK

PEMALANG – Membangun Kabupaten Pemalang yang sesungguhnya dan betul-betul akan dapat dinikmati oleh masyarakat, rupanya menjadi keinginan kuat oleh pasangan calan bupati dan wakil Junaedi-Agung. Keinginan tersebut akan dapat terwujud apabila nanti berhasil terpilih menjadi Bupati Pemalang dalam Pemilukada tahun 2010 nanti. Oleh karenanya calon bupati H Junaedi SH MM akan terus mengajak kepada masyarakat Pemalang untuk terus berjuang gunan memenangkannya. ”Kami pasangan calon bupati Junaedi-Agung siap, bersamasama rakyat untuk membangun Pemalang agar lebih maju dan Pembangunan yang kita wujudkan nanti pembangunan yang sesungguhnya,” kata Junaedi dalam orasi politiknya di acara kampanye terbuka putaran pertama, yang digelar di lapangan Mulyoharjo, Minggu (17/10) kemarin. Lebih lanjut Junaedi mengatakan, pembangunan di Kabupaten Pemalang untuk lima tahun kedepan

AGUS PATIKNO/RADAR PEMALANG

YEL-YEL - Calon Bupati dan Wakil Bupati Junedi-Agung beserta istrinya melakukan yel-yel dalam kegiatan kampanye terbuka di Lapangan Mulyoharjo.

yang sesungguhnya itu betul-betul dapat dinikmati oleh masyarakat Pemalang, seperti halnya pembangunan dalam bidang pelayanan kesehatan yaitu akan memperluas dan memperlebar layanan kesehatan untuk masyarakat dengan mambangun lebih banyak ruang

layanan kelas III. Disisi lain pembangunan yang akan diwujudkan nanti juga akan memberikan kemudahan-kemudahan kepada para investor agar bisa masuk ke Pemalang, sehingga akan terciptanya usaha-usaha baru ke hal 9 kol 1

DRAFT kampanye cabupcawabup Kabupaten Pemalang oleh Komisi Pemilihan Umum, menetapkan dua kali debat publik bagi keempat calon. Yakni putaran pertama pada hari Selasa tanggal 19 Oktober, dan putaran kedua pada hari Rabu 27 Oktober 2010 mendatang. Penetapan draft pelaksanaan kampanye debat publik secara terbuka ini, menurut Divisi Hukum, Pengawasan dan Kampanye, KPU Pemalang, Abdul Hakim SHi, pada prosesnya sesuai dengan kesepakatan keempat calon yang maju dalam bursa Pemilu Kada Kab Pemalang. “Putaran pertama pada pagi hari, jam 9. Sedangkan pada putaran kedua pada malam hari sehabis Isya,” ungkap dia, kepada Radar. Lokasi debat publik, kata Hakim, rencananya akan diselenggarakan di Gedung Kridanggo, sebelah timur AlunAlun Pemalang. Dimana dalam kesempatan itu, KPU Pemalang

dok.radar pemalang

Abdul Hakim

selain mengundang keempat calon dan tim suksesnya, juga akan mengundang organisasi masyarakat, partai politik, tokoh masyarakat, jajaran birokrasi, serta warga masyarakat secara umum. Debat terbuka tersebut sebagaimana dikemukakan dia, merupakan rangkaian kampanye ke hal 9 kol 5


METRO TEGAL

4

SENIN 18 OKTOBER 2010

RADAR TEGAL

Kesejahteraan Tenaker Minim Perusahaan Tidak Indahkan UndangUndang Terkait

LALU LINTAS Kerusakan Jl Yos Sudarso Parah KERUSAKAN Jalan Yos Sudarso, Kota Tegal semakin memprihatinkan. Badan hingga tepian jalan dipenuhi lubang dan aspal yang terkelupas. Akibatnya, kendaraan yang melintas harus berjalan pelan agar tidak masuk dalam lubang yang membahayakan keselamatan pengguna jalan, terutama pada malam hari. Tohari, pengedara mobil yang berhenti karena mengalami kerusakan, Minggu (17/10) mengatakan kondisi jalan pantura mengalami keruskaan parah terutama di ruas Jl Yos Sudarso. Padahal, saat melintas dari Pemalang, sebagian besar jalur pantura sudah mengalami perbaikan sehingga kendaran bisa melaju dengan nyaman. Tetapi, saat memasuki perbatasan Kabupaten dan Kota Tegal, jalan mulai rusak sehingga mengganggu kenyamanan terutama bagi pengendara yang sedang terburu-buru. Volume kendaran mulai dari truk, bus, kendaran pribadi hingga sepeda motor yang cukup padat di akhir pekan membuat kendaraan berjalan lebih lambat. Begitu masuk di Jl Yos Sudarso, dia tidak melihat ada jalan yang bergelombang sehingga kendaraan yang dikemudikannya terperosok dan mengalami sedikit kendala. “Semestinya ini menjadi perhatian serius karena keruskaan terjadi di jalur utama sekaligus akses vital untuk mobilitas warga maupun distribusi,” katanya. Pengendara lainnya Koko membenarkan jika kerusakan di Jl Yos Sudarso semakin parah dan membahayakan keselamatan pengguna jalan, terutama pada malam hari. Selain itu, kerusakan di jalan tersebut juga sangat membahayakan keselamatan dan kenyamanan pengguna roda dua yang didominasi warga dalam kota. Saat berjalan di median jalan, terdapat lubang dan gelombang, sementara melintas di tepian terdapat sisa kerikil dari jalan yang berlubang. Tidak hanya itu, kesabaran pengguna jalan terutama bus masih minim sehingga tidak sabar dan kerap menggunakan jalur yang tidak semestinya sehingga pengendara lainnya harus mengalah. (gun)

LINGKUNGAN

M SAEKHUN/RATEG

DIPISAH - Tempat sampah organik dan non organik sudah bisa dijumpai di kawasan Balaikota.

Jenis Sampah Dipisah UNTUK menghindari kekumuhan kawasan Balaikota Tegal, Pemkot Tegal bekerjasama dengan PT Jamsostek memasang 20 titik sampah. Untuk mempermudah pengolahannya, tempat sampah organik dan non organik dipisahkan. Sedangkan pemasangan tempatnya, dilakukan secara berdampingan. Sehingga lebih mempermudah, saat ada masyarakat yang akan membuang sampah. Kepala Kantor Lingkungan Hidup (KLH) Sugeng Suwaryo Sabtu (16/10) mengatakan pihaknya cukup bangga dengan respon PT Jamsostek yang telah memberikan bantuan tempat sampah organik dan non organik untuk dipasang di kawasan Balaikota Tegal. Dengan adanya tempat sampah ini, tidak ada lasan bagi masyarakat dana PNS dilingkungkan Pemkot Tegal untuk membuang sampah sembarangan. Dijelaskan Sugeng, pemisahan tempat sampah organik dan organik juga diharapkan, agar dalam proses pengolahann ya akan lebih mudah. Sehingga imbas tingginya sampah di Kota Tegal, tak menjadi gunung sampah seperti di beberapa daerah, salah satunya Bandung. Karena tanpa harus melalui pemilihan, petugas bisa langsung membedakan sampah organik dan non organik. “Kami berharap organisasi atau perusahaan lain bisa meniru langkah PT Jamsostek, yang telah memberikan 20 pasang tem pat sampah organik dan non organik. Saat ini hampir semua tempat sampah telah terpasang di kawasan balaikota,” kata Sugeng. Menurut Sugeng, pemasangan tempat sampah organik dan non organik di kawasan Balaikota Tegal diharapkan bisa ditiru lantor atau instansi pemerintahan lainnya, baik di kantor kecamatan, kelurahan, maupun instansi lainnya dilingkungan Kota Tegal. (hun)

BELASAN ribu tenaga kerja di 235 perusahaan di Kota Tegal kesejahteraannya belum terjamin. Ini lantaran ke 12.123 tenaga kerja (tenaker) tersebut belum diikutkan program Jaminan Sosial Tenaga Kerja (Jamsostek) oleh perusahaan masing-masing Ini seperti yang diamanatkan UU No. 3 tahun 1992 dan UU No. 13 tahun 2003. Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Sumito mengatakan jumlah total perusahaan di Kota Tegal yang terdata 463. Dari total tersebut hanya 228 perusahaan dengan jumlah tenaga kerja 7.690 yang sudah ikut dalam program Jamsostek. Sisanya 12.123 pekerja dari 235 perusahaan belum masuk program Jamsostek.adahal sesuai dengan UU No. 3 tahun

ADI MULYADI/RATEG

BELUm TERJAMIN – mayoritas tenaga kerja (tenaker) di Kota Tegal belum terjamin masa depannya.

1992 tentang Jamsostek, menyebutkan yang wajib masuk Jamsostek adalah perusahaan yang memiliki minimal 10 pekerja. Atau membayar upah Rp 1 juta perbulannya. Itu dikuatkan lagi dengan UU No. 13 tahun 2003 pasal 99 yang mengatur

terkait Jamsostek. “Sanksi yang diberikan kepada perusahaan yang belum ikut Jamsostek pada kedua UU tadi sangat jelas. Yakni pidana kurungan selama 3 bulan dan atau denda Rp 50 juta,” katanya kemarin. Sumito tak menampik, jika UU

tersebut sejauh ini belum diterapkan, namum baru sebatas pembinaan-pembinaan. Tetapi dia tetap akan memberlakukannya, hanya saja secara bertahap. “Banyaknya perusahaan yang belum mengikutsertakan karyawannya dalam program Jamsostek kebanyakan beralasan klasik. Yakni perusahaan belum mampu. Selain itu ada juga perusahaan yang sudah mengikutsertakan pekerjanya pada lembaga asuransi lain,” urai dia. Tapi, lanjut Sumito, karena ini amanat unadang-undang, maka Dinsosnakertrans terus berupaya semaksimal mungkin, agar seluruh perusahaan yang ada bisa masuk Jamsostek. Tahun 2010 ini, dinas mentarjetkan ada 30 perusahaan yang mengikuti program Jamsostek. “Dari tarjet tersebut sudah terealisasi 16. Dengan begitu hanya kurang 14 perusahaan lagi untuk memenuhi tarjet,” ungkap dia lagi.

Sementara Kabid Pemasaran Kantor Cabang Jamsostek Tegal Gatot Susilo membenarkan jika masih banyak perusahaan di Kota Tegal yang belum mengikuti satu program pun. Dan itu sudah ditindaklanjuti dengan melakukan kunjungan ke perusahaan-perusahaan tersebut. Selain itu, juga diberi surat teguran serta dilaporkan ke Dinsosnakertrans. “Jamsostek Cabang Tegal membawahi tiga daerah, yaitu Kota Tegal, Kabupaten Tegal, dan Brebes,” katanya. Dijelaskan, dari 463 perusahaan di Kota Tegal, hanya 228 saja yang sudah mengikuti Jamsostek. Dari jumlah tersebut 40 persennya mengikuti empat program. Yaitu Jaminan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Hari Tua (JHT), serta Jaminan Pemeliharaan Kesehatan (JPK) bagi seluruh tenaga kerja dan keluarganya. (adi)

Segera Buat Perda Pendidikan KEBERADAAN Peraturan Daerah (Perda) tentang pendidikan dinilai sudah sangat mendesak, hal terkait dengan program Tegal Cerdas tahun 2011. Pasalnya, sampai saat ini Kota Tegak belum memiliki Perda yang mengatur masalah pendidikan. Karenanya, DPRD diminta mengajukan draf Raperda inisiatif untuk dibahas dan ditetapkan menjadi Perda. Ketua Fraksi PKS Rachmat Rahardjo mengatakan sebenarnya perhatian Pemkot Tegal soal masalah pendidikan sudah cukup bagus, sehingga melalui APBD juga telah menyiapkan dana pendamping Biaya Operasional Sekolah (BOS) yang cukup tinggi. Dengan satu harapan, minimal pendidikan tingkat SD/MI atau SMP/MTs bisa gratis. Namun dalam pelaksanaanya, terjadi penyalah gunaan. Sehingga banyak masyarakat atau orang tua siswa yang masih mengeluhkan tingginya biaya pendidikan. Ini disebabkan, karena tidak ada dasar jelas. Utamanya berupa Perda, yang mengatur masalah pendidikan. “Sebenarnya DPRD sudah berulang kali meminta Pemkot mengajukan draf Raperda pendidikan, namun tidak ditanggapi serius Pemkot. Buktinya, sampai saat ini kami belum mendengar adanya rencana Pemkot mengajukan draf Raperda pendidikan,” kata Rachmat. Menurut Rachmat, keberadaan Perda pendidikan sangat mendesak, hal ini juga terkait

dengan program Tegal Cerdas tahun 2011. Agar bisa sukses dan terlaksana tujuannya, tidak seperti program Tegal Sehat yang masih terjadi simpang siur soal pelkasnaanya keberadaan Perda Pendidikan sudah sangat mendesak, agar ada kesamaan persepsi soal program Tegal Cerdas tahun 2011. “Kami meminta DPRD, melalui Badan Legislatif (Banleg) menyusun Raperda inisiatif soal pendidikan. Apalagi semua anggota DPRD, utamanya anggota Banleg telah dibekali materi legal drafting. Tata cara penyusunan Raperda, baik dalan Bimbingan Teknik atau menimba pengalaman dari Kunjungan Kerja (Kunker) ke daerah lain yang telah memiliki Perda inisiatif,” tuturnya. Ketua Banleg DPRD Hj Stella Emilina mengungkapkan pada tahun 2011 pihaknya ada tiga Perda inisiatif DPRD, yang diusulkan masing-masing Komisi. Target ini wajar, karena dari beberapa daerah yang dikunjungi rata-rata telah memiliki Perda inisiatif. Karenanya pihkanya akan minta masing-masing komisi melakukan evaluasi, serta mengusulkan Perda yang mendesak tapi belum diusulkan Pemkot. Selanjutnya Banleg akan membahas, utamanya terkait draf Raperda yang diajukan masing-masing komisi. “Soal permintaan FPKS, terkait Perda pendidikan itu akan serahkan pada Komisi I. Sedangkan untuk komisi II dan III akan menyusul sesuai dengan skala prioritas,” ungkapnya. (hun)

DOK./RATEG

MENDESAK – Kebutuhan terhadap Perda Pendidikan sudah sangat urgent menyusul Program Tegal Cerdas yang dicanangkan Pemkot Tegal.

ADI MULYADI/RATEG

RAMAI - Permohonan pembuatan kartu kuning (AK1) mulai ramai menjelang pendaftaran CPNS 2010.

Kesibukan Jelang Musim Pendaftaran CPNS TAHUN 2010, Pemerintah Kota Tegal mendapat kuota Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dari pusat sebanyak 183. Sesuai rencana pengumuman formasinya akan dibuka pada akhir Oktober mendatang dan dilanjutkan dengan pendaftaran. Kabar tersebut bagaikan mewabah. Sehingga banyak kalangan masyarakat yang sudah mengetahuinya, meski pelaksaaan masih beberapa minggu lagi. Kontan mereka yang tertarik dan ingin mengabdikan dirinya pada pemerintah segera mempersiapkannya. Wabah tersebut juga sangat berdampak bagi Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kota Tegal. Khususnya dalam pelayanan pembuatan kartu kuning atau AK1.

Beberapa pekan terakhir terjadi peningkatan signifikan dibandingkan dengan kondisi normal. Bahkan diprediksikan menjelang hari H akan terjadi lonjakan permohonan. Kepala Dinsosnakertrans Sumito mengatakan, seperti tahun-tahun sebelumnya, setiap kali ada isu CPNS segera dibuka, palayanan AK1 mengalami peningkatan. Dan saat ini pun kartu pencari kerja tersebut mulai diburu masyarakat. Sebab surat kabar telah memberitakan CPNS akan dibuka pada akhir Oktober ini. Menurutnya, permohonan pembuatan kartu kuning ini meningkat sejak akhir September lalu. Pada hari-hari biasa atau kondisi normal jumlah pemohon jika dirata-rata, paling-paling hanya mencapai 30 orang perharinya. Namun seiring beredarnya

kabar penerimaan CPNS baru angka tersebut naik menjadi 40 hingga 50 perhari. “Ini memang bukan hal yang aneh. Sudah hampir dipastikan setiap ada informasi tentang rekruitmen CPNS permohonan AK 1 meningkat. Dan ini juga siklus tahunan jadi tidak kaget. Dinas pun telah mempersiapkannya, sehingga tidak sampai terjadi kekurangan,” katanya. Sumito juga menyampaikan bahwa permohonan pembuatan kartu kuning akan terus meningkat sampai pendaftaran CPNS berlangsung. “Pada saat mendekati pendaftaran CPNS tahun 2009 lalu, Dinsosnakertrans dipadati pelamar yang mengajukan permohonan kartu kuning ini. Sampai-sampai jam pelayanan ditambah. Normalnya pelayanan AK1 dibuka mulai pukul 08.00 sampai 14.00 WIB,” terangnya. (adi mulyadi)


SAMBUNGAN

SENIN 18 OKTOBER 2010

9

RADAR TEGAL

Batik Sebagai Warisan Budaya Lokal PEMALANG – Bupati Pemalang HM Machroes SH mengatakan salah satu bukti keberagaman budaya, nampak pada banyaknya kesenian tradisional yang kita miliki. Keaneka ragaman dan keunikan budaya yang kita miliki membuat bangsa lain menjadi iri. Bahkan ada beberapa warisan budaya kita yang diklaim sebagai milik bangsa lain, seperti reog pnorogo dan beberapa jenis tarian yang sempat diklaim oleh malay-

sia. ”Oleh karena itu agar warisan budaya kita tidak diakui sebagai milik bangsa lain, pemerintah telah melakukan berbagai upaya, dimana salah satu hasilnya adalah pengakuan UNESCO, bahwa batik merupakan warisan budaya Indonesia,” kata bupati dalam kata sambutannya yang disampaikan oleh Plt Sekretaris Daerah setempat Istianto SH MM dalam acara seminar budaya lokal dan cinta

tanah air dalam kebinekaan budaya nasional yang di selengarakan oleh Lembaga Pengembangan Potensi Daerah (LPPD) Kebupaten Pemalang, di gedung DPRD, Minggu (17/ 10) kemarin. Hal ini tentu saja menurut bupati sangat membuat bangga dan besar hati, namun kebanggaan saja belum cukup, tanpa diserta adanya upaya-upaya konkret untuk melestarikannya. ”Untuk itu, saya memberikan

apresiasi yang tinggi kepada semua yang hadir, yang telah berkenan mengenakan pakaian batik,” ujarnya. Sementara Ketua Penyelenggara, Drs Ulil Albab melalui Sekretrasnya Guntur WNH dalam laporannya mengatakan kegiatan seminar ini merupakan pelaksanaan program peningkatan cinat tanah air melalui kerjasama dan kemitraan antara Ditjen Kesbangpol Kementrian dengan LPPD Pemalang. (mg1)

Pendidikan Gratis Belum Tersentuh dari halaman 3 perhatian lebih dengan diberikan insentif setiap bulannya. Dimana pembayarannya diberikan rutin setiap bulan. “Pemalang ada, tapi sangat kecil dan diberikan selama beberapa bulan sekaligus saat menjelang lebaran,”

tandasnya. Di bidang kepemudaan, Lutfi mengeluhkan minimnya perhatian pemerintah terhadap keberlangsungan generasi bangsa tersebut. Kalaupun ada, lanjut dia, sifatnya hanya parsial atau sepotong-potong. Karena dilakukan sekali dua kali, namun

kelanjutannya tidak ada. Padahal selepas diberikan bekal ketrampilan misalnya, pemuda juga perlu diberi bimbingan dan arahan secara kontinyu. Hal ini didasarkan dengan apa yang telah dialaminya selama memberikan “pencerahan” kepada pemuda-pemuda di Desa Widodaren, Kec

Petarukan, beberapa waktu lalu. Dimana saat itu dirinya mengadakan pelatihan pembuatan paving block dan pupuk organik, keberlanjutannya tidak ada. “Memang pupuk organik masih berjalan, namun hanya untuk percontohan saja,” imbuh dia kepada Radar. (cw2)

Cawabup. Masing-masing Yugo Dwijaya sebagai Cabup berpasangan dengan Cawabup Sri Hartati, dan Siti Sukesi sebagai Cawabup berpasangan dengan Cabup Sumadi Sugondo. “Ini tentu suatu kebanggan tersendiri bagi kami. Karena belum pernah ada sebelumnya dua calon dari satu desa atau kelurahan maju bersamasama,” imbuh dia. Namun karena kedekatan emosional dengan Yugo, lanjut Sri, dirinya akan mendukung sepenuhnya agar menang. Tak

pelak, ucapan Ketua RT perempuan ini disambut antusias dan rasa haru oleh puluhan warga yang hadir dalam kesempatan tersebut. Dalam kesempatan itu, Yugo Dwijaya yang didampingi istrinya juga memberikan bantuan sarana penunjang bagi pertemuan ibu-ibu di Perumahan Taman Asri. Bantuan berupa wireless diberikan setelah beberapa peserta yang hadir meminta kesediaan Yugo untuk membantu. (cw2)

Pelan Tapi Pasti dari halaman 3 Slogan Guyup Rukun–Mbangun Desa, lanjutnya, diambil juga dengan mendasarkan pada model bergerilya Jenderal Sudirman. Yakni langsung ke basis masyarakat secara bersamasama dan bergotong-royong, untuk selanjutnya melakukan suatu kegiatan. Baik pembangunan mental dan spiritual masyarakat, pembangunan sarana dan prasarana, maupun pembangunan dibidang lainnya. “Guyup Rukun, Mbangun

Desa, menitikberatkan kebersamaan dan membangun desa. Ini yang akan terus diperkuat dalam kampanye kami,” ucap Yugo. Sementara itu, Ketua RT 02 RW 05 Perumahan Taman Asri Pemalang, Sri Aminatun, mengatakan, pada dasarnya dirinya beserta warga lain menyambut secara antusias majunya Yugo Dwijaya sebagai Cabup. Apalagi pada Pemilu Kada kali ini, ada dua warganya yang masuk dalam bursa Cabup dan

Ribuan Massa Ikuti Kampanye Junaedi-Agung dari halaman 3 yang semakin tumbuh berkembang. Sehingga dengan banyaknya investor yang masuk baik lokal, nasional muapun internasional tentunya akan banyak membuka lowongan pekerjaan, guna mengatasi pengangguran serta dapat mengurangi angka kemiskinan. ”Dengan kita membangun Pemalang, maka kemiskinan, penganguran dan ketidakadilan dapat kita brantas,” ujar dia, seraya menjelaskan pembangunan yang telah dilakukan dalam lima tahun ini, sudah cukup baik, namun belum selesai. Makanya Junaedi ingin menyempurnakannya dan bertekad bersama rakyat untuk terus membangun, sesuai keinginan masyarakat Pemalang . ”Mari kita bersatu padu dan seiyeg se eko proyo, untuk

bersama-sama membangun Pemalang agar lebih maju lagi sehingga masyarakat Pemalang akan betul-betul merasakan Pemalang yang sesungguhnya,” terangnya. Calon Wakil Bupati Mukti Agung Wibowo ST dalam orasi politiknya mengajak kepada para generasi muda yang ada di Pemalang untuk bangkit dan bersemangat guna membangun Pemalang lebih maju. Munculnya salah satu kaum muda sebagai calon wakil bupati diharapkan akan dapat menambahkan semangat masyarakat khususnya generasi muda yang ada di Pemalang. ”Saatnya para pemuda harus tampil dan terus bersemangat untuk membangun Pemalang,” tandasnya. RIBUAN MASA Tahapan kampanye calon bupati dan wakil bupati kini

telah memasuki putaran pertama, kali ini pasangan calon bupati Junaedi-Agung telah mengawali kegiatan kampanye terbuka. Dalam kegiatan kampanye tersebut banyak dihadiri oleh ribuan massa pendukungnya. Mereka itu datang dari berbagai penjuru wilayah dengan menggunakan kendaraan baik roda empat, seperti truk bahkan puluhan Bus Dewi Sri ikut dikerahkan untuk mengangkut massa yang akan ikut berkampanye. Dalam acara kampanye selain dihadiri ribuan massa pimpinan partai-partai pengusung dan pendukung diantaranya Ketua PDI Perjuangan Waluyo AT, Ketua PPP Muntoha SH M.Hum, Ketua PKB H Noor Rosyadi dan Ketua Partai Demokrat Winarto, juga ikut hadir dalam acara tersebut untuk mendeklarasikan tim kampa-

nyenya. Disamping itu hadir pula para juru kampanye (jurkam) dari tokoh-tokoh parpol, seperti Mukowam, Ari Suyono, Sukirman dan Prakoso termasuk Ikmal Jaya dan Hajjah Rokayah dari Keluarga Besar calon wakil bupati Mukti Agung Wibowo juga ikut hadir. Sementara itu dalam kegiatan kampanye tersebut cukup menarik perhatian oleh ribuan massa karena disajikannya acara hiburan orkes dangdut. Bahkan massa semakin tertarik untuk terus mengikuti kegiatan tersebut karena ada artis ibu kota Kritina yang juga ikut menghibur dalam acara tersebut. Sehingga dengan kedatangan artis ibu kota itu cukup menambah semangatnya guna memperjuangkan pasangan Junaedi-Agung menang dan menjadi bupati dan wakil Pemalang. (mg1)

nomor dan nama tidak tepat juga panitia meminta nomor para peserta yang tidak lolos dan mencabut semua pengumuman yang ada. ”Upaya yang kami lakukan untuk meminta kejelasan, jika perlu dewan juga akan menindaklanjuti agar persoalan itu betul-betul jelas apa yang terjadi,” ujarnya. Ujianto menegaskan perhatiannya terhadap perma-

salahan itu bukannya untuk mempersoalkan, tetapi untuk menuntut adanya transparansi dan keterbukaan serta obyektifitas dalam proses seleksi PKH tersebut. ”Kami tidak akan mempersoalkan tetapi yang terpenting proses seleksi dilakukan secar transparan dan obyektif untuk menekan resiko terjadinya komplain dari para peserta,” tandasnya. (mg1)

Minta Ditinjau Ulang dari halaman 3 rekaya,” katanya, kepada Radar, di tempat kerjanya, Minggu (17/ 10) kemarin. Perhatian Ujianto dalam persoalan tersebut, menurutnya karena banyaknya pengaduan dari warga terutama para peserta seleksi PKH yang dinyatakan tidak lolos, dengan alasan banyak rekayasa yang dilakukan oleh panitia. Sebagai

buktinya yang telah terjadi di lapangan panitia terkesan mainmain setelah dibuka pendaftaran antara nama dan nomor peserta tidak tepat atau tidak cocok. Selain Ujianto sendiri juga mengantongi bukti lainnya bedasarkan data yang dikumpulkan dari para peserta yang tidak ikut lolos seleksi, menurunya data yang telah dikumpulkan sangat jelas selain

AGUS PRATIKNO/RADAR PEMALANG

SAMBUTAN - Plt Sekretaris Daerah Pemalang Istianto SH MM memberikan sambutan dalam acara seminar budaya di gedung DPRD, kemarin.

Draft Debat Publik Calon dari halaman 3 yang telah ditetapkan KPU Pemalang selama dua putaran,

dari tanggal 14 hingga 27 Oktober mendatang. Dimana bentuk-bentuk kampanyenya yang ditetapkan

meliputi kampanye rapat umum, pertemuan terbatas, tatap muka dan dialog, serta debat publik. (cw2)

Kasi Humas Polres Terbentuk dari halaman 3 Berita-berita hasil karya wartawan terkait tugas-tugas polisi diperlukan untuk pencitraan polisi di mata masyarakat. Namun demikian Sofyan menegaskan, setiap persoalan yang ditangani polisi tidak bisa langsung dirilis untuk wartawan namun lebih mengutamakan dilaporkan ke pimpinan terlebih dahulu. “Sehingga pimpinan mengetahui persoalan dari kami terlebih dahulu bukan dari koran atau televisi,” tambahnya seraya meminta

wartawan untuk memahaminya. Dan untuk memudahkan akses wartawan dalam mendapatkan berita di Polres Pemalang, Kapolres telah membentuk seksi Humas yang bernaung dibawah Kabag Ops dan merupakan jabatan perwira. Saat ini dijabat oleh bintara tinggi karena keterbatasan personil perwira. Aiptu Sapto dinilai sebagai bintara tinggi yang berpengalaman dan memiliki kemampuan setingkat perwira. Selain itu pengalamannya sebagai polisi dan kedekatan dengan berbagai

lapisan masyarakat, sangat mendukung untuk melaksanakan tugas kehumasan. Sementara PWI Pokja Pemalang, Saiful Bahri mengemukakan anggota PWI dalam menjalankan tugas mengedepankan etika jurnalistik dan profesionalisme. “Wartawan mengutamakan sumber resmi dalam menulis berita, namun demikian kalau sumber resmi tidak dapat memberikan keterangan akan digunakan sumber lain tanpa meninggalkan konfirmasi,” ujarnya.(ali)

Tiga Kali Pertemuan, Bisa Berenang dari halaman 3 merupakan salah satu potensi wisata di wilayah tersebut dan ramai dikunjungi kalau hari-hari libur. Kolam tersebut pada masa kejayaan pabrik merupakan tempat berenang pejabatpejabat pabrik. Tak tauh darinya masih tersisa rumah-rumah dinas dengan model bangunan khas Belanda. Jadi selain belajar renang, di kolam tersebut juga bisa berwisata sejarah. Ditambah lagi terdapat sarana bermain anakanak dengan lapangan rumput yang hijau. Suasana tersebut sangat mendukung sehingga mereka yang belajar renang dalam waktu singkat bisa menguasai teori dan praktik mengelilingi kolam tanpa tenggelam. “Kursus renang jadualnya

Sabtu mulai pukul 14.00 WIB dan Minggu mulai pukul 09.00 WIB,” kata Nur si pelatih tersebut. Pria ini sudah puluhan tahun melatih renang dan sudah ratusan orang yang berhasil mengapung di kolam renang setelah dipolesnya. Biaya yang ditarik pun sangat murah, Rp 150 ribu sampai bisa. Namun demikian kemampuan peserta latih renang berbedabeda ada yang sampai delapan kali pertemuan baru bisa berenang namun ada juga yang cukup tiga kali pertemuan langsung bisa mengapung. Seperti diutarakan Kristin(35) salah satu orang tua murid renang. “Anak saya baru kelas empat SD dan baru tiga kali pertemuan sudah bisa berenang,” ujarnya Sabtu(16/10). Selain membayar biaya kur-

sus renang, tiket masuk ke kolam cukup murah Rp 5.000 satu kepala. Untuk keamanan kendaraan disediakan jasa parkir dengan biaya Rp 2.000. Selanjutnya tinggal menikmati kolam renang, wisata sejarah, atau bermain di taman yang bersih dan segar.(ali)

Osteoporosis itu Tak Lagi Mengganggunya Dulu, ketika masih muda, ia rutin bermain golf bersama mendiang suaminya yang bekerja di PLN. Namun, sejak berumur 57 tahun, wanita yang dulu berwiraswasta ini tak lagi melakukan olahraga itu, juga olahraga lainnya. Akibatnya, ia lalu terserang osteoporosis sehingga kedua lututnya sering ngilu, terutama di saat ia hendak berdiri setelah duduk. Tentu saja wanita 61 tahun yang bernama Hajah Betty Tatang ini gelisah dan berupaya mencari solusinya. Karena di kompleks tempat tinggalnya, di Kompleks Margahayu Permai, Kelurahan Mekar Rahayu, Kecamatan Marga Asih, Kabupaten Ban-

dung, banyak kaum lansia (lanjut usia) mengikuti senam lansia dengan frekuensi enam kali dalam seminggu, ibu enam anak ini pun tak mau ketinggalan. Maka, ia pun rutin melakukan aktivitas positif itu sejak beberapa tahun belakangan ini. Selain itu, menurut nenek 16 cucu ini, ia juga rutin mengonsumsi New Mandala 525 dua kali dalam sehari sejak tiga tahun yang lalu. Ternyata dengan bantuan kedelai bubuk instan itu pemulihan kesehatan Hajah Betty semakin cepat. “Selain badan jadi ringan, gejalagejala osteoporosis itu tak pernah mengganggu aktivitas saya lagi,” paparnya saat

ditemui di akhir tahun 2009 yang lalu, di rumahnya. Majalah Healthy Life Edisi 10, yang terbit di bulan Oktober 2007 yang lalu, dalam sebuah artikelnya memuat berita sebagai berikut. “Kedelai merupakan bahan pangan yang kaya akan isoflavon, seperti ganestein, daidzen, formanetin, dan biochanin A. Tak heran kedelai telah diteliti banyak ahli di berbagai negara. Tengoklah tulisan Wisnu Adi Yulianto, seorang dosen Teknologi Pangan dari Universitas Wangsa Manggala, Yogyakarta, di Harian Kompas tanggal 28 Oktober tahun 2004 silam. Mengutip berbagai laporan

ilmiah, Wisnu mengungkapkan bahwa kedelai bermanfaat untuk mencegah kanker payudara, mencegah osteoporosis,

menurunkan kolesterol jahat, mengontrol diabetes, hingga perbaikan memori dan ginjal. Untuk para lelaki, isoflavon kedelai diyakini dapat membantu pencegahan kanker prostat. Tapi, tahukah Anda, manfaat yang banyak itu tampaknya sulit dicapai penduduk Indonesia? Dan mengapa? Soalnya, konsumsi kedelai masyarakat kita hanya 13,3 gram per hari”. Begitulah artikel tersebut menuturkan. Sebagai pembanding, penelitian Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia terhadap MDL-525 bisa diperhatikan. Dalam penelitian itu, tim peneliti memberikan 60 gram kedelai bubuk itu

setiap hari kepada para wanita perimenopause yang jadi subjek penelitian agar kolesterol jahat di tubuh mereka bisa menurun. Ternyata memang terbukti meskipun hasilnya belum bisa dipublikasikan. Dengan demikian, kita tentu sadar betapa pentingnya mengonsumsi kedelai secara rutin. Dan menurut sejumlah sumber, orang Jepang telah lama membiasakan diri mengonsumsi serealia yang satu ini sejak kecil. New Mandala 525 sangat laku di seluruh wilayah pemasaran karena manfaatnya yang nyata dan produknya yang diolah secara higienis. Ini amat ditunjang oleh mulai tumbuhnya

kesadaran masyarakat masa kini untuk beralih ke bahan-bahan nabati dalam memelihara kesehatan. Produk ini bukan obat melainkan minuman kesehatan untuk keluarga. Dan bila ingin mendapatkannya, hubungi apotek/toko obat terkemuka di kota Anda, atau lewat telepon berikut ini. Distributor Jateng: 02470231987 / 081382600344. Tegal: 0283-3302323 / 08156556362. Brebes: 0283-3302323 / 08122255523. Pemalang: 0284-5800685 / 08157708854. Pekalongan: 02857983080 / 085226849284 DINKES: PIRT No. 815320503590


CMYK

SENIN, 18 OKTOBER 2010

MENUJU G1-G2

10

RADAR TEGAL

KPU Berikan Sanksi Moral Dinilai Lakukan Pelanggaran Administratif PEMALANG - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pemalang hanya memberikan sanksi moral bagi calon bupati /cawabup Pemilukada 2010 yang melakukan pelanggaran adminsitratif saat kampanye bersama. Ini disampaikan setelah adanya laporan tertulis dari Panwas pemilukada, Jum‘at (15/10) kemarin. Ketua KPU HM Arif Efendi SSOs didampingi Divisi Hukum Abdul Hakim mengemukakan, pihaknya sudah menerima laporan tertulis dari panwas terkait pelanggaran administratif tersebut. “Surat sudah kami terima karena sifatnya hanya administratif kami hanya memberikan teguran agar mereka tidak mengulangi pada kesempatan lain,” jelas Arief, Sabtu (16/10). Seperti dberitkan sebelumnya kampanye hari pertama Pemilukada 2010 berupa penyampaian

DOK. RATEG

Arif Efendi

visi misi dan pawai bersama calob bupati/wakil bupati diwarnai sejumlah pelanggaran. Panwaslu menilai pelanggaran tersebut bersifat administratif dan melaporkan kasus tersebut ke KPU Kabupaten Pemalang. Tiga pasang cabup/cawabup yang dilaporkan ke KPU karena pelanggaran administratif tersebut, diantaranya adalah Yugo

Dwijaya, H Junaedi SH MMMuktiAgung Wibowo ST, H Sumadi Sugondo SE MM MSiHj Siti Sukesih. Menurut Panwas pelanggaran administratif yang dilakukan Yugo Dwijaya adalah mengganti wakilnya Sri Hartati yang berhalangan hadir dalam kampanye bersama tersebut dengan salah satu pendukungnya Sri Jumaliyah SH saat pawai. Sementara H Junaedi SH MM-Mukti Agung Wibowo ST dan H Sumadi Sugondo SE MM MSi-Hajjah Siti Sukesih dilaporkan karena pelanggaran administratif yang sama yakni menggunakan kendaraan terbuka dan jumlahnya banyak. Saat pawai bersama kedua pasangan ini melibatkan banyak pendukung dengan menggunakan kendaraan terbuka bahkan sampai menggunakan bus, padahal sebelumnya untuk pendukung jumlahnya dibatasi baik jumlah massa maupun kendaraan yang digunakan serta ukuran kendaraan adalah yang kecil-kecil. (ali)

ALI BASARAH/RADAR PEMALANG

BELI - Cabup H Sumadi Sugondo SE MM MSi membeli tahu yang dijual Ropiah.

Kampanye, Gondo Borong Tahu PEMALANG - Kampanye Pemilukada hari ketiga, Sabtu (16/10) adalah jatah pasangan calon bupati(cabup) /cawabup H Sumadi Sugondo SE MM MSi-Hajjah Siti Sukesih. Kampanye tersebut adalah kampanye terbuka yang pertama kalinya bagi pasangan yang diusung Partai Golkar. Namun demikian tidak dilakukan dalam model rapat umum melainkan menggunakan bentuk lain. Ketua Panwas Pemilukada Agus Khumaedy mengemukakan, pihaknya sudah didatangi tim kampanye H Sumadi Sugondo-Hajjah Siti Sukesih yang menyatakan tidak menggunakan jadual kampanye terbuka

dalam bentuk rapat umum. “Tim kampanye sudah konfirmasi ke kami dan akan menggunakan kampanye dalam bentuk lain,” kata dia. Dan kampanye bentuk lain itupun terbukti dengan menggunakan model mengunjungi sejumlah pasar milik pemerintah daerah. Diantaranya adalah Pasar Sayur dan Buah di Jalan Slamet Riyadi, Pasar Pagi Pemalang, Pasar Petarukan, Pasar Comal dan pasar lainnya. Di Pasar Petarukan, tim kampanye tiba sekitar pukul 09.30 WIB. Sumadi Sugondo menggunakan kendaraan doble cabin warna hijau militer yang dikenal biasa digunakan Bupati HM Ma-

chroes SH saat acara pribadi. Sumadi Sugondo di pasar tersebut menyusuri los-los pedagang dan menyalami satu demi satu pedagangnya. Ropiah (40) adalah salah satu pedagang yang ketiban untung. Dagangannya berupa tahu diborong cabup asli Pemalang tersebut. “Tahu saya diborong lima puluh ribu, “ kata dia yang berjanji akan memilihnya karena tahunya sudah diborong. Sementara pedagang lain yang tidak diborong dagangannya menyesalkan aksi kampanye tersebut karena hanya salaman-salaman saja. “Mestinya jangan salaman halus, yang nggrenjel sedikit pasti kami

semua akan memilih,” ujar Wariti (45) salah satu pedagang. Pasangan cabup-cawabup ini tidak hanya mengunjungi pedagang yang ada di los saja namun juga pedagang lemprakan yang ada di sisi timur pasar. Pedagang lemprakan tersebut pada pukul 10.00 WIB harusnya sudah bubar, namun mereka masih berkesempatan untuk salaman dengan cabup yang mantan setda Pemalang itu. Usai berkeliling pasar, Sumadi Sugondo yang nampak lebih langsing itu melanjutkan kampanyenya menuju ke Comal setelah sebelumnya menyicipi jamu yang dijajakan pedagang di pasar. (ali)

Kristina Ramaikan Kampanye Cabup

SUMITRO / RADAR PEMALANG

KONSOLIDASI – Anggota DPRD Propinsi Jateng, Hajjah Gatit Sari Khotijah, didampingi Pengurus PP Pemuda Hanura, Afifudin SE, tengah memberikan pengarahan.

Bertekad Menangkan Yugo-Sri Hartati PEMALANG – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Hanura Kabupaten Pemalang mengadakan konsolidasi Sodong Desa Sikasur, Kecamatan Belik, Minggu (17/10) kemarin. Kegiatan yang diikuti seluruh pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC) dan Ranting Hanura seKecamatan Belik, juga dihadiri Pengurus Pimpinan Pusat Pemuda Hanura, Afifudin SE, anggota DPRD Propinsi Jateng, Hajjah Gatit Sari Khotijah, dan anggota DPRD Kabupaten Pemalang, Sri Jumaliyah. Dalam sambutannya, Ketua DPC Hanura Pemalang, Bambang Subekti mengatakan, hajat demokrasi lima tahunan Kabupaten Pemalang yang tinggal hitungan hari, hendaknya disikapi dengan serius. Karena Pemilukada 2010 yang akan dilaksanakan pada 31 Oktober mendatang, sangat menentukan seluruh warga masyarakat di Kota Ikhlas Pemalang. “Seluruh jajaran pengurus di masingmasing anak cabang dan ranting Belik, tidak ada lagi waktu

CMYK

untuk bersantai-santai. Rapatkan barisan, menangkan pasangan Yugo-Sri Hartati,” tegas dia dihadapan 70-an peserta konsolidasi yang hadir. Menurutnya, sosok Yugo Dwijaya yang dikenalnya dan sudah menjadi rahasia umum di masyarakat, adalah pribadi yang peduli pada kepentingan masyarakat. Artinya, majunya Yugo beserta Sri Hartati bukan didasari ambisi dan kepentingan sesaat, melainkan demi keberlangsungan pembangunan Kabupaten Pemalang yang lebih baik lagi di masa mendatang. Dengan memanfaatkan peluang-peluang yang ada, seluruh pengurus harus mensosialisasikan pasangan nomor urut 1 ke masyarakat, agar benarbenar gol dan menjadi pemimpin nomor satu di Kabupaten Pemalang. “Hidup Yoga, Hidup Yoga,” yel-yel Bambang, disambut kata “menang-menang” oleh peserta konsolidasi. Anggota DPRD Propinsi Jateng, Hajjah Gatit Sari Khotijah, dalam memberikan pengarahan

mengungkapkan, setelah menetapkan pasangan Yugo-Sri Hartati beserta puluhan partai lainnya sebagai cabup dan cawabup, DPC Hanura harus berupaya semaksimal mungkin agar menang. Terutama dengan mensosialisasikannya ke seluruh lapisan masyarakat, dan terlebih lagi pada masyarakat bawah atau grass root. “Lapisan bawah, karena di daerah manapun prosentase mereka jauh lebih besar, termasuk di Pemalang,” tandasnya. Peserta konsolidasi sendiri sebagaimana dikemukakan Bambang, sepakat untuk memenangkan pasangan Yugo-Sri Hartati di Kecamatan Belik. Selain acara konsolidasi, dalam kesempatan itu pihaknya juga memberikan bantuan bagi perbaikan jembatan di Sikasur dan untuk perbaikan 10 rumah warga miskin. Penyerahan bantuan sebesar 30 juta dan perbaikan 10 rumah ini diharapkan dapat membantu warga yang tidak mampu, serta memperlancar prasarana jalan di desa tersebut. (cw2)

PEMALANG – Artis ibu kota penyanyi dangdut Kristina, Minggu (17/10) kemarin di Lapangan Mulyoharjo ikut meramaikan jalannya acara kampanye pasangan calon bupati Junaedi-Agung. Kehadiran pelantun lagu Jatuh Bangun hasil rilisan terbarunya, selain untuk menghibur ribuan massa juga tidak tanggung-tanggung ikut mendukung pasangan calon bupati, sehingga cukup menambah semangat mereka untuk berjuang memenangkan calon bupatinya. Dalam penampilannya artis dangdut yang satu ini, tampil dengan sederhana dengan mengenakan baju merah dan celana jean. Dengan penuh energik satu persatu menyanyikan lagu-lagu laris miliknya yang sempat melejitkan namanya di blantika musik Indonesia, salah satunya lagu Jatuh Bangun. Kristina sendiri disamping untuk menghibur juga siap untuk mendukung pasangan calon bupati Junaedi-Agung. Buktinya dia terus mengajak masyarakat Pemalang untuk bersama memenangkannya. Dan pihaknya juga terus mengingatnya agar tanggal 31 Oktober 2010 jangan lupa memilih bupati JunaediAgung nomor tiga, dan ajakan tersebut disampaikannya dalam lirik lagu yang dia nyanyikan. Sementara massa pengunjung kampanye calon bupati terus berdatangan dari

AGUS PATIKNO/RADAR PEMALANG

MEMUKAU – Artis ibukota Kestina penyanyi dangdut penampilannya di atas panggung memukau ribuan massa pengunjung acara kampanye cabup.

segala penjuru wilayah dan mereka itu terus memadati Lapangan Mulyoharjo. Dengan penuh semangat untuk mengikuti acara kampanye sekaligus untuk melihat penampilan artis ibu kota yang juga orang Pemalang. Dengan nyanyian lagu yng

cukup menarik massapun terus berjoget ria. Karena mereka cukup terhibur, bahkan saking senangnya massa meminta Kristina untuk terus menyanyi. Karena pemintaan itupun akhirnya di turuti hingga massa merasa puas menikmatinya. (mg1)

250 Tokoh Hadiri Kampanye Kun-Endang PEMALANG - Meski belum kebagian jatah kampanye terbuka, namun pasangan calob bupati/cawabup dokter Kun Sri Wibowo SpB-Endang Purwanti SH tetap serius menggarap jatah kampanye tertutup. Ini dilakukan, Sabtu (16/10) dengan menggelar dialog di GOR Garuda Mas Randudongkal yang

dihadiri 250 tokoh. Ketua Tim Kampanye Berkumandang Ikmaludin Azis SPd kepada Radar mengemukakan, kampanye dialogis meskipun bentuk kampanye tertutup namun dihadiri oleh 250 orang. “Mereka adalah tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan tokoh agama dari Kecamatan Warung-

pring, Randudongkal, Moga, Pulosari,” kata Ikmal. Dalam kampanye tersebut dihadirkan juru bicara dari kedua partai politik pengusung yakni PAN dan PKS. Diantaranya adalah Ikmal sendiri, Drs Bambang Agus Rohim, Mutamam Hasani dan tokoh lain termasuk relawan.

Meskipun bersifat tertutup dan dialogis namun kam panye berjalan dengan semangat dan tertib. Kun-Endang kebagian jatah kampanye terbuka pada Senin hari ini dan menurut Ikmal akan dikemas dalam bentuk lain yakni kunjungan ke pusatpusat keramaian. (ali)


CMYK

RADAR SLAWI

BERLANGGANAN (0283) 340 900 / SMS ke 0815.5643.6843

SENIN, 18 OKTOBER 2010

Jembatan Jalingkos Diblokir

RSI PKU Muhammadiyah Kab.Tegal 0283-3448131

BALANE NYONG Sampah Pasar Suradadi Dikeluhkan SURADADI - Penumpukan sampah di Pasar Suradadi belakangan menjadi masalah publik. Hal ini lantaran sampah yang volumenya kian bertambah, namun armada pengangkutan sampah minim. Berbagai upaya sudah dilakukan petugas pasar setempat, akan tetapi karena derasnya sampah mengakibatkan petugas pasar kuwalahan. DOK/RADAR SLAWI Kepala UPTD PaH Asep SR sar Suradadi, H Asep SR mengaku bahwa minimnya armada, yang membuat terjadinya penumpukan sampah. Belum lagi menurutnya, Tempat Pembuangan Sementara (TPS) yang berada di pasar tersebut kondisinya sangat memprihatinkan. Tembok dan lantainya sudah rusak semua. Hal itu yang akhirnya air limbah sampah mengalir kepemukiman warga. “Terkait penumpukan sampah yang terjadi belum lama ini, sudah kami tindak. Bahkan waktu itu, kami dibantu seluruh petugas pasar melakukan kerja bakti hingga malam hari. Dan selama tiga hari berturut-turut, sampah dikuras habis. Sedangkan kondisi tempat sampah disini, memang sangat memprihatinkan,” tutur dia, Sabtu (15/10) kemarin. ke hal 9 kol 4

KIYEH LIKUH...

Pemilik Tanah Tuntut Sisa Pembayaran SLAWI – Empat pemilik tanah warga Desa Dukuhsalam, Kecamatan Slawi yang dijadikan bagian jalur jalan lingkar Kota Slawi (jalingkos) Minggu (17/10) memblokir Jembatan Jalingkos yang menghubungkan ke bakal lokasi Terminal Slawi. Pemblokiran menggunakan bambu ini dilakukan lantaran proses pembayaran sisa

MERAYAP - Kendaraan yang hendak menuju lokasi OW Guci tampak antri memadati jalan di depan Pasar Bojong, Minggu (17/10) kemarin.

JalurPadatdiPasarBojong BOJONG - Jalur menuju OW Guci tampak padat, terutama diperlintasan depan Pasar Bojong, Kecamatan Bojong, Minggu (17/10) kemarin. Hal ini menyusul karena banyaknya angkutan umum yang kerap berhenti di tengah jalan, guna menurunkan dan menaikan penumpang. Bahkan tak sedikit pula sejumlah Pedagang Kaki Lima (PKL) di pasar tersebut, sering memadati bibir jalan saat hari libur tiba. Dengan begitu, tentunya bagi pengendara yang hendak pergi berwisata ke OW Guci kerap mengeluh. “Sudah dipastikan, setiap hari minggu disini selalu macet. Terutama ketika pagi hari. Sebab kebanyakan supir angkutan umum selalu berhenti seenaknya sendiri. Dan lagi, pedagang disitu sering membuka lapak dipinggir jalan,” keluh Budi (37) wisatawan asal Kota Tegal, ketika ditemui di lokasi. ke hal 9 kol 1

KESEHATAN DelapanMeninggalAkibatDBD SLAWI – Nyamuk Aides Aigipty masih menyerang Kabupaten Tegal bahkan sedikitnya delapan warga meninggal, dalam kurun Janurai sampai pertengahan Oktober 2010. Korban Demam Berdarah Dangue (DBD) kedelapan meninggal, akibat gigitan nyamuk itu, belum lama ini, Bagus (4), anak seorang dokter di Kecamatan Dukuhwaru. Konon korban baru diketahui sakitnya tiga hari setelah terserang penyakit itu. Seperti informasi yang dihimpun Radar, sejumlah wilayah di Kabupaten Tegal cukup rawan terjangkitnya penyakit DBD. Bahkan warga penderita penyakit DBD yang diakibatkan oleh serangan nyamuk tersebut di Kabupaten Tegal jumlahnya cukup banyak. Namun sebagian besar atas sigapnya keluarga korban, pasien bisa disembuhkan setelah mendapat perawatan di sejumlah rumah sakit. “Sesuai informasi yang kami dengar korban meninggal terakhir akibat DBD, seorang Balita warga Dukuhwaru, yang sebelumnya mendapat perawatan di RSI Muhamadiyah Singkil dan meninggal saat di RS Mitra Keluarga Kota Tegal,” jelas sumber yang keberatan disebut identitasnya. Dikatakan sumber tadi, saat ini, selain DBD penyakit lain yang diakibatkan dari serangan nyamuk yaitu Chikungunya, juga tengah mewabah di Kabupaten Tegal. Jumlah penderita yang sampai dirawat di Puskesma maupun Rumah sakit mencapai ratusan orang. Disisi lain Kabid Penanggulangan dan Pencegahan Penyakit (P2p), Dinkes Pemkab ke hal 9 kol 4

CMYK

ke hal 9 kol 1

YERI NOVEL / RADAR SLAWI

BERJEJER - Tampak berjejer sejumlah PKL yang tengah menjual dagangannya, ditempat yang baru ditempatinya.

Geliat Roda Perekonomian di Desa Mejasem

PKL MAKIN

MARAK

YERI NOVEL / RADAR SLAWI

pembebasan tanahnya tak jelas. Sunarto, salah satu pemilik tanah, menegaskan dia bersama tiga warga lainnya yakni Sutarno, Darno alias Rinah, dan Tulus terpaksa menyegel jembatan lantaran Pemkab Tegal dianggap tak serius menyelesaikan proses ganti ruginya. Tanah seluas sekitar 8.300 meter persegi milik keempatnya baru dibayar Rp 32.500 per meter persegi. Padahal, berdasar kesepakatan per meter perseginya dihargai Pemkab Tegal Rp 200

KRAMAT - Pedagang Kaki Lima (PKL) di kawasan menuju Perumahan Mejasem, Kecamatan Kramat, belakangan makin marak. Meski menempati di bibir jalan yang tidak begitu luas, namun sejumlah PKL serasa tak mempedulikan itu semua. Mereka tampak memadati bibir jalan yang berada di sepanjang jalan gereja Desa Mejasem Barat.

Berbagai dagangan seperti es buah, perlengkapan motor,

AGUS WIBOWO/RATEG

DISEGEL – Pemilik tanah di sekitar jembatan jalingkos memblokir jembatan lantaran tak ada kejelasan soal ganti rugi tanah miliknya yang dijadikan jalur jalingkos.

dan juga buah segar akan terlihat di jalan sempit itu. Padahal kehadirannya, terkadang membuat lalu lintas sedikit tersendat. Namun apa dikata, sejumlah PKL itu lebih menyukai menjajakan dagangannya di jalan tersebut. “Sebelum mangkal disini, saya selalu keliling kampung. Dan omzet yang saya dapat, tidak begitu

Diajak ke Salon, HP Dibawa Kabur

ke hal 9 kol 1

Bengkok Eks Dampyak untuk Embung KRAMAT – Lahan seluas ribuan meter persegi di Desa Mejasem Barat, Kecamatan Kramat bekas Bengkok Eks Damyak, sampai saat ini dibiarkan terbengkalai. Kondisi itu membuat masyarakat menginginkan agar ada pemanfaatan positif untuk oleh Pemkab Tegal untuk kepentingan masyarakat desa. Namun sampai saat ini sepertinya Pemkab Tegal tidak merespon aspiras itu. “Kami dan sejumlah warga sudah cukup lama berharap lahan milik Pemkab Tegal itu bisa dimanfaatkan dengan baik, namun belum ada respon dari sana,” kata Liswanto dan sejumlah warga Mejasem Barat Kramat, kepada Radar, belum lama ini. Dikatakan Liswanto, jika tu bisa dimanfaatkan untuk kepentingan embung ataupun open space, untuk arena oleh raga juga keperluan lain, menurutnya itu lebih bermanfaat ke hal 9 kol 4

M GHONI/RADAR SLAWI

BENGKOK DESA- Hamparan lahan yang terlihat, adalah bengkok Eks Dampyak milik Pemkab Tegal yang berada di Desa Mejasem Barat, Kramat. Warga berharap lahan itu bisa dimanfaatkan oleh masyarakat seperti untuk embung dan fasilitas positif lainnya.

SLAWI – Ini peringatan bagi para ABG yang sering tergiur dengan tampang pemuda, maupun gadis yang cantik. Pasalnya, kini banyak penipuan bermodal penampilan. Seperti yang dialami Widi (19) gadis belia asal Brebes, gara-gara langsung percaya dengan kenalan barunya, Hp cina yang baru dibeli seminggu ini amblas dibawa kabur. Diperoleh informasi, tindak kriminalitas dengan modus melakukan penipuan ini bermula, pada Sabtu (15/10) sore, Widi bertemu dengan pria yang mengaku bernama AT yang sebelumnya kenal di telepon. Dari pertemuannya di salah satu mall di Tegal, Widi diajak AT yang memiliki postur tubuh atletis itu katanya hendak diajak kondangan di wilayah Mejasem Kramat. Namun, belum sampai tujuan, Widi diajak mampir ke salah satu salon kecantikan. Di salon tersebut, Widi disuruh untuk melakukan perawatan. Tapi sial, disaat Widi tengah mendapatkan pelayanan salon, pria kenalan barunya itu kabur membawa Hp milik korban. ‘’Saya juga baru kenal tadi mas. Sedangkan kenalan saya ini bermula ada telepon yang masuk, dan meminta kenalan. Namun sekarang nomor

tersebut tidak aktif,’’ kata Widi. Menurutnya, dari tampangnya tidak terlihat adanya keniatan melakukan kejahatan. Sebab saat berkomunikasi, cara pembicaraannya sangat santun, dan lembut. ‘’Saat muka saya sedang difacial, AT meminjam Hp. Katanya mau menghubungi rekannya dulu. Sebab kenalan barunya itu mengaku kalau pulsanya habis. Makanya, saya pinjami. Namun ditengah asyik mendapatkan perawatan, AT yang masih memegang Hp saya juga sempat keluar salon dengan alasan mau membeli rokok,’’ bebernya. Kendati demikian, usai dirinya mendapatkan perawatan hingga menunggu berjam-jam, kenalan barunya itu tak kunjung datang. Sementara pemilik salon, menambahkan bahwa pihaknya juga tidak tahu kalau kedua pengunjung yang datang merupakan kenalan baru. ‘’Setahu saya pasangan mudamudi itu, merupakan pasangan pacar. Sebab saat kalipertama datang keduanya nampak akrab. Bahkan yang meminta perawatan facial juga tamu laki-laki itu. Namun demikian, saat diceritakan, rupanya mereka baru kenalan,’’ pungkasnya. (gus)

Melihat Penjualan HP Bekas di Pasar Loak Banjaran Adiwerna

Keuntungan Tak Kalah Saing dengan Pedagang di Counter Perkembangan pedagang hand phone (HP) di Kota/ Kabupaten Tegal, rupanya semakin pesat dan menjamur. Baik itu, di pinggir jalan raya, maupun sampai di gang-gang kecil, kini masyarakat dengan mudahnya bisa mendapatkan HP baru maupun bekas. Terlebih, Hp di jaman saat ini merupakan bukan barang mewah lagi. Lalu bagaimana penjualan HP yang digelar bercampur dengan barang rongsokan yang ada di Banjaran Adiwerna? LAPORAN : AGUS WIBOWO DARWOKO (28) warga Kedo-

kansayang, Kemantran Kramat, dan Pak Hermanto (52) alias Gendut mungkin dua diantara pedagang barang bekas, yang nampak berbeda bila melihat serentetan pedagang di jalan raya Banjaran Adiwerna. Ya, perbedaan dari pedagang lain karena keduanya menjual HP bekas yang sengaja digelar di atas pinggiran jalan raya yang hanya digelari atau menggunakan alas selembar kain plastik maupun alas yang seadanya. Sedangkan penjualan pulsa, maupun HP bekas yang mereka jajakan pun, mungkin tidak kalah saing dengan sejumlah counter-counter Hp lain yang menyajikannya dengan tatanan ruang yang besar maupun etalase yang dipenuhi dengan aksesoris perlengkapan HP. Hanya saja, memang penyediaan barang HP bekas yang di-

jual Darwoko dan Pak Gendut, memang bukan HP yang harganya jutaan rupiah. Sebab, memang incaran bagi penjual Hp di emperen yang bercampur dengan pedagang rongsokan itu, sengaja disediakan untuk kalangan menengah ke bawah. Jadi, Hp yang disediakan pun hanya kisaran harga di bawah Rp 1 juta. ‘’Kalau saya berjualan Hp di emperan seperti ini memang sekitar tujuh bulan. Namun, meski baru tujuh bulan, hasil yang kami dapat cukup untuk kebutuhan keluarga,’’ terangnya. Menurutnya, meski tempatnya seadanya yakni hanya menggelar kain plastik, namun dirinya hampir tiap hari bisa mengeluarkan atau menjual Hp bekas paling tidak satu buah. ‘’Sedangkan bila ada ke hal 9 kol 4

AGUS WIBOWO/RATEG

RAMAI - Meski penjualan Hp yang digelar pak gendut dengan sangat seadanya, namun para konsumen yang membelinya juga tak kalah saing dengan pedagang HP yang memiliki counter.


SAMBUNGAN

SENIN 18 OKTOBER 2010

9

RADAR TEGAL

AGNES MONICA

Ikut Nyanyi di AMA 2010 PENYANYI Agnes Monica ternyata tidak hanya didapuk untuk menjadi host di ajang American Music Awards (AMA) 2010. Agnes juga diminta untuk menyuguhkan kemampuan vokalnya di atas panggung. Saat ditemui di bandara Soekarno-Hatta, Minggu (17/10), Agnes tidak sengaja mengungkapkan hal itu. “Haduh keceplosan. Nanti aku 95 persen tampil di red carpetnya sendiri. Karena mereka yang sudah minta. Pada saat hari H, mereka pingin aku perform,” ujarnya. Sayangnya, Agnes menolak untuk berbicara lebih lanjut tentang penampilannya di ajang itu. Pelantun ‘Matahariku’ itu hanya berharap segala sesuatunya bisa berjalan dengan baik. “Lihat saja nanti deh,” ucap Agnes yang kini berusia 24 tahun itu. American Music Awards 2010 digelar pada 21 November mendatang di Nokia Theatre, Los Angeles, Amerika Serikat. Rencananya, Agnes akan kembali ke sana pada 19 November.(hkm/hkm)

Jembatan Jalingkos Diblokir dari halaman 3 ribu. Sehingga sisa ganti rugi yang dituntut keempat pemilik tanah tadi adalah 1.390.250.000 dengan asumsi kekurangan pembayaran per meter perseginya sebesar Rp 167.500. “Kami sama sekali belum mendapatkan kejelasan kapan sisa ganti rugi tadi akan dilunasi. Kemarin saat pertemuan terakhir Jumat (8/10) di lokasi tanah kami, juga tak ada solusi dari pejabat terkait,” katanya. Sebelumnya, tambah Sunarto, keempat pemilik tanah pernah diundang Pemkab Tegal melalui

Surat No. 005/6910 tertanggal 23 April 2009 tentang Klarifikasi Pembayaran Tanah yang Terkena Jalingkos Desa Dukuhsalam. Namun, hingga saat ini proses tersebut terkesan jalan di tempat. “Kami akan menyurati Komisi I DPRD supaya memediasi kami pemilik sah tanah yang digunakan jalingkos dengan Pemkab Tegal. Karena dengan berlarut-larutnya proses pembayaran ini kami sangat dirugikan,” tambahnya. Sementara itu Aliansi LSM melalui Koordinator GMTB Sugirman mendesak Komisi I DPRD segera turun ke lapangan

untuk menindaklanjuti kasusnya. Ini perlu dilakukan agar warga yang terkena dampak pembangunan jalingkos segera dipenuhi hak-haknya oleh Pemkab Tegal. “Pengakuan mereka kan tak pernah merasa melepaskan tanahnya ke Pemkab Tegal maupun individu. Ini bisa ditunjukkan melalui bukti kepemilikan sah berupa petuk yang belum pernah dialihhakkan kepada siapapun,” ungkapnya. Sementara itu Ketua Komisi I DPRD Dakir belum bisa dihubungi lantaran sedang mengikuti bimbingan teknis (bintek) DPRD di Bogor. (gus)

PKL Makin Marak dari halaman 3 besar. Kalau dihitung, pendapatannya hampir sama dengan mangkal disini. Selain tidak capai, pelanggan juga semakin banyak dan datang sendiri,” kata Andi (30) penjual Buah Mangga, Minggu (17/10) kemarin. Menurut warga Jalan Salak No 83 Kota Tegal ini, selama dirinya mangkal ditempat tersebut, belum ada teguran dari pihak terkait. Namun demikian, yang diminta supaya aman-aman saja.

Dikatakan, bilamana nanti ada teguran, dirinya mengaku akan pindah dan mencari tempat lain yang lebih aman. Karena, jika dirinya tidak berdagang, tentunya anak dan istrinya tidak bisa makan. “Mangkal disini gratis, selama ini tidak ada yang mendatangi. Tapi semoga tidak ada yang usil, karena kelangsungan hidup kami hanya mengandalkan dagangan ini saja,” ucapnya prihatin. Pedagang lainnya, Rustam (39) mengaku belum lama mangkal di tempat tersebut. Menurutnya,

setelah melihat teman-temannya yang tampak bebas berjualan disitu, ia pun akhirnya membuka lapak. Mungkin sekitar dua minggu yang lalu, pria tinggi berkumis ini mulai berjualan diatas tanah dengan ukuran yang minim itu. “Saya hanya ikutikutan teman saja. Kalau pun nanti diusir, terpaksa saya menurut. Karena jalan ini kan milik umum. Namun saya berharap, semoga tidak ada larangan untuk berjualan disini. Selama ini, saya belum punya pangkalan yang tetap,” tutupnya. (k2)

Jalur Padat di Pasar Bojong dari halaman 3 Kata pria yang mengaku tinggal di Jalan Serayu Kota Tegal ini, seharusnya pemerintah setempat memikirkan kondisi jalan tersebut. Karena jika dibiarkan berlarut-larut, akan semakin bertambah padat. Sedangkan wisatawan yang hendak pergi ke OW Guci, tentunya sedikit kecewa. Menurut dia, dengan adanya jalan macet yang menghambat, akibatnya membuat terkuras waktu liburannya. “Ja-

lan padat ini bisa menimbulkan kurangnya wisatawan yang hendak pergi ke Guci. Karena, tidak sedikit wisatawan yang memutar arah balik. Dan kalau sudah seperti ini, tentunya pendapatan asli daerah (PAD) akan berkurang,” terangnya. Wisatawan lain, H Nurlela (49) warga Desa Kedokan Sayang Kecamatan Tarub mengatakan, sudah berulangkali setiap pergi ke OW Guci di jalan depan Pasar Bojong pasti merayap. Kepadatan kendaraan

akan menurun, kata dia, setelah pukul 12.00 WIB. Menurutnya, kepadatan kendaraan, cenderung diakibatkan para PKL dan angkutan umum yang parkirnya tidak beraturan. “Sebenarnya, saya sedikit kecewa kalau akan pergi ke guci. Terutama ketika memasuki jalan di depan pasar ini. Kalau bisa, pemerintah lebih tegas kepada supir angkutan dan PKL untuk memberikan peraturan yang baku. Supaya mereka tidak lagi berjualan atau berhenti dibibir jalan,” ujarnya. (k2)

Digosipkan Hamil, Bungkam SURABAYA - Penyanyi Mulan Jameela digosipkan sedang hamil. Namun, hingga sekarang belum ada konfirmasi dari dia ataupun Ahmad Dhani, bos Republik Cinta Management yang menaungi Mulan. Pada Jumat malam (15/10) Mulan menjadi bintang tamu launching property di Galaxy Mall. Ibu dua anak itu mengenakan gaun pendek motif zebra. Tidak ada yang berubah dalam aksi panggungnya. Dia tetap lincah menari saat membawakan sejumlah hitnya. Namun, perut Mulan terlihat lebih gemuk dari biasanya. Perubahan di bagian perut itu terlihat karena selama ini Mulan termasuk perem-

puan yang stabil memiliki bentuk tubuh langsing dengan perut rata. Selain karena keturunan, pemain film ‘Maaf, Saya Menghamili Istri Anda’ itu menyatakan pernah terkena radang tulang. “Itulah kenapa saya ini susah sekali gemuk. Meski sudah minum sumplemen dan makan banyak, tetap saja kurus. Berat badan saya berkisar 47 kilogram saja,” katanya saat itu. Ditemui setelah manggung, Mulan memilih untuk diam. Pertanyaan tentang gosip kehamilan tak dijawab sedikit pun oleh perempuan kelahiran Garut, Jawa Barat, 23 Agustus 1982, tersebut. (nji/c13/ayi)

Mulan Jameela

ZAINUDIN MZ

Akan Blak-blakan Soal Aida SAMPAI saat ini, Zainuddin MZ belum berminat untuk buka mulut terkait masalahnya dengan Aida Saskia. Dai sejuta umat itu pun memutuskan untuk menunggu hingga situasi mereda. Hal itu diungkapkan oleh Habib Mahdi, ulama yang dekat dengan Zainuddin, saat dihubungi lewat telepon, Sabtu

(16/10). Habib Mahdi mengatakan kalau Zainuddin tidak ingin memperkeruh suasana. “Kalau situasi masih panas dan beliau angkat bicara, dampaknya akan sangat negatif,” jelasnya. Habib Mahdi mengaku dirinya dan beberapa ulama lain telah bertemu dengan Aida belum lama ini. Di matanya, Aida

sebenarnya adalah sosok yang baik. “Dia hormat sekali kepada saya juga, sempat minta maaf karena telat. Sebagai anak muda, dia hormat,” ucapnya. Habib Mahdi mengungkapkan kalau pertemuan tersebut lebih bersifat silaturahmi. Aida pun mengeluarkan semua ke-

luh-kesahnya dalam pertemuannya itu. Rencananya, Habib Mahdi menggelar pertemuan lagi dengan pihak Aida pada Selasa (19/10) mendatang. Namun, Zainuddin sepertinya tidak akan hadir di sana. “Kemungkinan pak kyai akan diwakilkan saja,” ujarnya. (hkm/ hkm)

Keuntungan Tak Kalah Saing dengan Pedagang ... dari halaman 3 pembeli yang mau mengecek atau mencoba mengecas, maka saya pun membayar Rp 1.000 kepada pemilik toko yang berada di belakang kami berjualan,’’ ulas Darwoko. Sementara hal sama juga dikatakan oleh pak Hermanto alias Gendut yang sudah 2 tahun berjualan Hp bekas di

emperan jalan depan toko sepeda. ‘’Alhamdulillah mas, meski dengan sajian yang sangatsangat sederhana ini, hasil penjualan Hp bekas bisa untuk menghidupi keluarga kami yang sudah dikaruniai 8 anak, dan menantu 3,’’ jelasnya. Ditambahkan, HP yang dijual kepada masyarakat menengah ke bawah ini, juga ada beberapa HP yang memiliki

fasilitas kamera, dan radio. Sedangkan Hp-hp ini didapat dari pembelian rekan-rekannya atau memang sengaja membeli di counter yang harganya bisa siring. ‘’Selain HP bekas, kami juga menyediakan aksesoris berupa headset, gantungan Hp, serta beberapa aksesoris lainnya. Sedangkan bila cuaca hujan, maka terpaksa dagangannya juga langsung kami

pindah, seperti pedagangpedagang rongsok lainnya yang berada di sekitar kami,’’ bebernya. Sedangkan kenapa dagangannya tidak berada di counter atau menggunakan etalase yang mewah, imbu Gendut, bahwa masalah rejeki hidup itu sudah ada yang mengatur. Yang terpenting adalah usaha dari manusia itu sendiri. (*)

Delapan Meninggal Akibat DBD dari halaman 3 Tegal, dr Titis Cahyaningsih MMR, membenarkan kondisi itu. Pihaknya juga tengah berupaya melakukan fooging disejumlah desa melalui institusi tertkait, sesuai permintaan masyarakat. “Ka-

mi sudah berupaya maksimal melakukan pencegahan,” ucapnya. Sementara, menjawab jumlah penderita penyakit DBD di Kabupaten Tegal yang meninggal dari Januari sampai Oktober 2010, sekitar delapan orang. Yang terakhir Balita asal Keca-

matan Dukuhwaru. Korban konon baru diketahu sakitnya, setelah tiga hari. “Trombositnya mengalami penurunan hanya mencapai angka 7000. Padahal idealnya trombosit seseorang 10.000,” ujar Titis pula. Ditambahkan, pihaknya terus melakukan sosialisasi pencega-

han terhadap masyarakat khususnya pada wilayah rawan penyakit DBD. “Kami sudah menyarankan dengan pencegahan sarang nyamuk (PSN) seperti menguras, menutup bak mandi dan tempat air lainnya serta menimbun barang bekas,” pungkasnya. (K1)

Bengkok Eks Dampyak untuk Embung dari halaman 3 ketimbang dibiarkan terbengkalai. Selain tidak ada manfaat bagi masyarakat juga tdak ada kontribusi yang masuk kepada Pemkab Tegal. “Intinya mending dimanfaatkan sbeik-baiknya untuk kepntingan masyarakat luas,” ucapnya pula. Masih menurut dia, pihaknya

pernah mendengar mangkraknya lahan seluas ribuan meter persegi, konon ada pengakuan dari pihak ketiga yang merasa memiliki lahan itu. Bahkan merasa yakin atas klaim lahan sebagai miliknya. “Ini barangkali yang membuat keraguan Pemkab Tegal untuk memanfaatkan lahan dimaksud,” ujar Liswanto.

Sementara, baik Bidang Pengelolaan Aset Daerah DPP KAD Pemkab Tegal, H Khaerudin maupun Kepala DPPKAD Budiharto, meyakinkan jika lahan itu milik Pemkab Tegal sepenuhnya, sesuai dengan sertifikat dan bukti kepemilikan yang ada. Jadi tidak benar jika ada pihak yang mengklaim lahan itu bukan milik Pemkab Tegal. Untuk peman-

faatan lahan tersebut memang harus melalui prosedur tidak segampang yang ada difikiran dan keinginan masyarakat. “Saya 100 prosen yakin lahan itu milik Pemkab Tegal bahkan bukti kepemilikan lengkap ada pada Bidang Pengelolaan aset daerah. Tidak benar jika ada pihak ketiga yang mengklaim itu miliknya,” terang Budiharto dan Khaerudin. (K1)

Sampah Pasar Suradadi Dikeluhkan dari halaman 3 Untuk itu, lanjut dia, jika dibiarkan tanpa ada perbaikan, tentunya dikemudian hari akan timbul masalah yang sama pula. Menurutnya, belakangan ini pihak warga sekitar, selalu resah dengan bau yang menyengat akibat polusi sampah. Karenanya, Asep mengharapkan supaya ada penanganan khusus dari dinas terkait mengenai sampah ini. “Kalau bisa, entah armadanya yang ditambah ataupun jadwal pengangkutannya yang

dimaksimalkan. Sebab sampah yang ada disini, volumenya semakin bertambah. Kasihan warga yang berada di belakang pasar, mereka setiap hari harus mengkonsumsi udara yang tidak sehat,” ujarnya. Dikatakan lagi, sebenarnya terkait penumpukan sampah merupakan tanggung jawab dari dinas lingkungan hidup. Pihaknya hanya mengumpulkan sampah ke TPS saja. Sejauh itu, menurutnya sudah dilaksanakan dengan baik. Kendati sudah berjalan sesuai prosedur, namun dari dinas pengangkutan sampah

masih sedikit belum maksimal. “Kalau melihat prosedur, kami sudah melakukan dengan baik. Tinggal armadanya saja yang mengangkut. Kalau mengangkutnya tidak sampai habis, tentunya sampah tersebut akan semakin bertambah banyak. Karena yang terjadi, truk sampah yang mengangkut lebih mengutamakan ke rumah makan yang berada di perbatasan pemalang dulu. Setelah sampai disini (Pasar suradadi) tentunya bak sampah sudah penuh. Dengan begitu, sampah yang ada disini tidak bisa terangkut semua,” jelasnya.

Menurut dia, seandainya jadwal pengangkutan bisa dirubah, kemungkinan sampah yang ada di pasar Suradadi ini, sedikitnya sudah ada solusi. Karena selama ini, setiap ada pengangkutan sampah dipasarnya itu, selalu diberi sisa. “Setiap truk sampah tiba disini, kondisinya sudah penuh. Kalau sampah pasar lebih dulu diangkut, mungkin tidak akan terjadi penumpukan sampah. Kami berharap supaya ada pergantian jadwal. Sampah pasar kalau bisa lebih diutamakan,” pintanya. (k2)

Osteoporosis itu Tak Lagi Mengganggunya Dulu, ketika masih muda, ia rutin bermain golf bersama mendiang suaminya yang bekerja di PLN. Namun, sejak berumur 57 tahun, wanita yang dulu berwiraswasta ini tak lagi melakukan olahraga itu, juga olahraga lainnya. Akibatnya, ia lalu terserang osteoporosis sehingga kedua lututnya sering ngilu, terutama di saat ia hendak berdiri setelah duduk. Tentu saja wanita 61 tahun yang bernama Hajah Betty Tatang ini gelisah dan berupaya mencari solusinya. Karena di kompleks tempat tinggalnya, di Kompleks Margahayu Permai, Kelurahan Mekar Rahayu, Kecamatan Marga Asih, Kabupaten Ban-

dung, banyak kaum lansia (lanjut usia) mengikuti senam lansia dengan frekuensi enam kali dalam seminggu, ibu enam anak ini pun tak mau ketinggalan. Maka, ia pun rutin melakukan aktivitas positif itu sejak beberapa tahun belakangan ini. Selain itu, menurut nenek 16 cucu ini, ia juga rutin mengonsumsi New Mandala 525 dua kali dalam sehari sejak tiga tahun yang lalu. Ternyata dengan bantuan kedelai bubuk instan itu pemulihan kesehatan Hajah Betty semakin cepat. “Selain badan jadi ringan, gejalagejala osteoporosis itu tak pernah mengganggu aktivitas saya lagi,” paparnya saat

ditemui di akhir tahun 2009 yang lalu, di rumahnya. Majalah Healthy Life Edisi 10, yang terbit di bulan Oktober 2007 yang lalu, dalam sebuah artikelnya memuat berita sebagai berikut. “Kedelai merupakan bahan pangan yang kaya akan isoflavon, seperti ganestein, daidzen, formanetin, dan biochanin A. Tak heran kedelai telah diteliti banyak ahli di berbagai negara. Tengoklah tulisan Wisnu Adi Yulianto, seorang dosen Teknologi Pangan dari Universitas Wangsa Manggala, Yogyakarta, di Harian Kompas tanggal 28 Oktober tahun 2004 silam. Mengutip berbagai laporan

ilmiah, Wisnu mengungkapkan bahwa kedelai bermanfaat untuk mencegah kanker payudara, mencegah osteoporosis,

menurunkan kolesterol jahat, mengontrol diabetes, hingga perbaikan memori dan ginjal. Untuk para lelaki, isoflavon kedelai diyakini dapat membantu pencegahan kanker prostat. Tapi, tahukah Anda, manfaat yang banyak itu tampaknya sulit dicapai penduduk Indonesia? Dan mengapa? Soalnya, konsumsi kedelai masyarakat kita hanya 13,3 gram per hari”. Begitulah artikel tersebut menuturkan. Sebagai pembanding, penelitian Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia terhadap MDL-525 bisa diperhatikan. Dalam penelitian itu, tim peneliti memberikan 60 gram kedelai bubuk itu

setiap hari kepada para wanita perimenopause yang jadi subjek penelitian agar kolesterol jahat di tubuh mereka bisa menurun. Ternyata memang terbukti meskipun hasilnya belum bisa dipublikasikan. Dengan demikian, kita tentu sadar betapa pentingnya mengonsumsi kedelai secara rutin. Dan menurut sejumlah sumber, orang Jepang telah lama membiasakan diri mengonsumsi serealia yang satu ini sejak kecil. New Mandala 525 sangat laku di seluruh wilayah pemasaran karena manfaatnya yang nyata dan produknya yang diolah secara higienis. Ini amat ditunjang oleh mulai tumbuhnya

kesadaran masyarakat masa kini untuk beralih ke bahan-bahan nabati dalam memelihara kesehatan. Produk ini bukan obat melainkan minuman kesehatan untuk keluarga. Dan bila ingin mendapatkannya, hubungi apotek/toko obat terkemuka di kota Anda, atau lewat telepon berikut ini. Distributor Jateng: 02470231987 / 081382600344. Tegal: 0283-3302323 / 08156556362. Brebes: 0283-3302323 / 08122255523. Pemalang: 0284-5800685 / 08157708854. Pekalongan: 02857983080 / 085226849284 DINKES: PIRT No. 815320503590


CMYK

SENIN, 18 OKTOBER 2010

METRO SLAWI

10

RADAR TEGAL

Waspadai IMS MASALAH Infeksi Menular Seks (IMS) dan HIV/AIDS sudah menjadi perhatian dunia internasional sejak dekade terakhir ini. Pasalnya, laju penyebarannya sangat cepat dan sudah relatif banyak memakan korban. Bahkan, jumlah yang tertular diibaratkan sebagai fenomena gunung es. Penemuan saat ini hanya bagian permukaannya saja. Sementara yang sudah terinfeksi jumlahnya lbeih banyak dibandingkan yang terlihat secara kasat mata. ‘’IMS merupakan salah satu penyakit system reproduksi akibat perilaku seks bebas,” ungkap dr Teti Yudiati. Menurutnya hal ini disebabkan rendahnya pengetahuan kesehatan reproduksi dan seksologi di kalangan muda-mudi. Serta norma agama yang kurang diserap dalam kehidupan keluarga atau masyarakat. Salah satu tim dokter Voluntary Counselling Test (VCT) RSUD Kardinah Tegal ini menjelaskan IMS adalah infeksi yang ditularkan dari satu orang ke orang lain melalui hubungan seksual. IMS bisa mengakibatkan banyak hal yang mengganggu kesehatan kita. Di antaranya kemandulana atau infertilitas baik bagi lakilaki maupun wanita. Selain itu juga bisa menyebabkan bayi lahir prematur, berat bayi lahir rendah (BBLR) dan kebutaan pada bayi. Juga dapat mengakibatkan kanker leher rahim atau carcinoma servikitis uteri. ‘’Dan yang paling berbahaya yaitu HIV AIDS, karena IMS adalah gerbang penyakit mematikan ini,” tegasnya. Jenis IMS antara lain Gonorhea atau dikenal dengan kencing nanah. Masa inkubasinya penyakit ini hanya 2 sampai 7 hari. Jenis penyakit tersebut merupakan IMS yang paling banyak dijumpai dibanding-

kan lainnya. GO ditandai dengan gejala rasa sakit saat kencing, gatal dan panas di ujung kemaluan diikuti pengeluaran nanah serta dapat bercampur darah. Pada orang tua yang masa mudanya kena GO, lanjut dr Teti, akan terjadi stictur uretrhra. Yaitu penyempitan saluran keluar kencing, sehingga akan memunculkan rasa panas saat kencing. Sedangkan pasa wanita, GO akan menyerang urethra atau saluran keluar kencing, mulut dan leher rahim, sehingga terjadi servisitis. Yang ditandai dengan keputihan encer, bernanah, berbau disertai nyeri di daerah panggul. Bila menyebar ke bagian atas, dapat mengakibatkan panas menggigil, nyeri sekitar perut bagian bawah, pendarahan dengan pembengkakan, serta penimbunan nanah di indung telur dan daerah panggul. ‘’Hal ini akan mengganggu proses ovulasi hingga terjadi infertilitas,” katanya. Penyakit GO juga bisa berpengaruh pada bayi. Yaitu dapat menyebabkan blenore atau infeksi mata ditandai dengan sekret berlebihan di daerah mata. Mata bengkak, merah, mengeluarkan lendir bernanah dan merusak kornea hingga menimbulkan kebutaan. Ini disebabkan lendir di jalan lahir yang mengenai mata bayi saat proses kelahiran. IMS selanjutnya adalah Syplhilis atau biasa dikenal Lues atau Raja Singa. Tanda dan gejala yaitu luka kecil bernanah pada gland penis dan terasa sakit sehingga tidak dapat dipakai untuk coitus. Ditandai pula dengan pembengkakan kelenjar limfe lipatan paha. ‘’Luka kecil bernanah ini juga dapat terjadi pada bibir, lidah,

payudara dan anus,” tutur dr Teti. Syphilis juga biasanya ditandai dengan bintik merah berukuran 0,5 sampai 1 cm pada bahu, dada, punggung, perut dan lengan. Pada stadium lanjut, yaitu muncul 3 sampai 10 tahun sesudahnya, biasanya akan menyerang organ dalam. Kerja jantung melemah, pembuluh darah menyempit dan kerusakan syaraf dan tulang. Sehingga diharapkan pengobatan harus tuntas, karena ada gangguan organ yang lain. Jenis IMS lainnya yang kerap dijumpai yaitu Herpes. Masa inkubasi penyakit ini sekitar 3 minggu dengan dijumpai gejalagejala yang khas. Yaitu badan panas, lelah, dan nafsu makan berkurang. Pada genital terdapat vesikal berkelompok, kulit tampak basah dan merah, ulkus dangkal, kulit keriput, rasa nyeri yang hebat hingga sulit untuk berjalan. ‘’Di antara semua penyakit IMS yang paling mematikan adalah AIDS,’’ tegasnya. Yaitu penurunan daya tahan tubuh sehingga timbul infeksi oportunistik seperti kandidiasis, TBC, penyakit kulit, diare dan panas badan kronis. AIDS dapat menular melalui banyak cara. Yaitu hubungan seksual, pajanan darah seperti transfusi, pemakaian jarum suntik, tato, akupuntur, alat cukur dan lainnya. Juga bisa menular dari ibu ke anak baik saat dalam kandungan, saat lahir ataupun menyusui. ‘’Penyakit ini belum ada obatnya,’’ katanya. Sedangkan pengobatan yang dilakukan adalah hanya untuk memperpanjang hidup, dan harus diminum seumur hidup. Dengan mengetahui IMS ini, diharapkan masyarakat lebih waspada dan bisa menjaga dirinya. (ela)

Sebelas Kasus AIDS dalam Satu Bulan PENINGKATAN jumlah penderita AIDS cukup signifikan. Tak hanya di kota-kota besar saja, hal ini juga terjadi di Kota Tegal dan sekitarnya. Bahkan, dalam satu bulan terakhir telah menemukan 11 kasus AIDS positif dengan kondisi stadium lanjut. ‘’Penemuan ini sangat mengejukan kami,’’ ungkap dr Teti Yudiati, tim dokter VCT di RSUD Kardinah Tegal. Angka tersebut menambah jumlah kasus AIDS yang sudah ada sebelumnya. Diharapkan menjadi perhatian pemerintah dan masyarakat, agar tidak semakin bertambah banyak. Selain himbauan terhadap masyarakat, pihaknya juga berharap kepada tenaga medis untuk lebih hatihati. Sebab, beberapa kasus yang ada terjadi pada mereka

dan akibat dari penanganan yang dilakukan. Terlebih profesi ini beresiko tinggi karena terpapar dan berhadapan langsung dengan berbagai penyakit yang ada tak terkecuali HIV AIDS. Yaitu dengan menerapkan standard precoution pada tenaga medis. Mulai dari penggunaan sarung tangan, masker, kaca mata, ataupun lainnya. ‘’Kendati tidak menangani pasien HIV AIDS, tapi harus tetap dilaksanakan standar tersebut,” tegasnya. Untuk bidan misalnya, seharusnya menggunakan sarung tangan plastik, masker dan kaca mata. Juga celemek, sebaiknya dari bahan plastik. Sehingga apabila terkena darah atau cairan dari tubuh pasien, akan langsung turun ke

bawah dan tidak mengenai kulitnya. Demikian halnya penggunaan jarum suntik, sebaiknya sekali pakai saja. ‘’Lebih baik minta ganti saja, daripada beresiko terkena penyakit lainnya. Paling juga tidak seberapa atau ladang amal bagi kita,” terang dr Teti. Hal ini juga berlaku bagi tenaga medis lain, seperti dokter gigi yang kerap mencabut gigi ataupun lainnya. Yaitu dengan menjaga sterilisasi alatalat yang digunakan. Bagi masyarakat umum juga, penggunaan silet atau benda tajam yang bisa menjadi jalan tertularnya HIV AIDS kepada kita. ‘’Intinya selalu waspada dan hati-hati, sehingga tidak ada lagi korban lainnya,” pungkasnya. (ela)

DOK./RATEG

TIADA AKHIR - Perang terhadap penyakit seksual yang mematikan tak pernah usai dilakukan semua komponen masyarakat di tanah air.

Makin Banyak Kasus Membuat Prihatin

DOK RATEG

dr Teti

BANYAKNYA pemeriksaan dan kasus yang ditangani di klinik VCT, menimbulkan rasa prihatin yang dalam pada dr Teti Yudiati. Pasalnya, kondisi ini sudah sampai di Kota Tegal yang notabene kultur dan pergaulan belum separah kota-kota besar. Namun, ternyata kasus pe-

nyakit yang ditularkan melalui hubungan seks bebas dan menyimpang ini banyak ditemukan di Tegal dan sekitarnya. ‘’Saya sangat prihatin sekali, hal ini sudah menyebar dan banyak di temukan di sini,’’ ungkap lulusan Fakultas Kedokteran Unisula ini. Sejak dibukanya klinik VCT tahun 2008 lalu, ribuan pasien sudah diperiksanya. Penyakit membahayakan ini tidak pandang bulu dalam mencari mangsanya. Mulai dari anak-anak, remaja hingga dewasa bisa saja terkena. Sehingga diharapkan semua kalangan lebih waspada agar tidak semakin banyak korban yang berjatuhan. Kendati sebagian besar akibat kesalahannya sendiri, namun tak sedikit pula yang tertular penyakit ini karena kurang waspada. Khususnya untuk kasus AIDS, kata dr Teti, dari ustad hingga tenaga medis pun bu-

kan jaminan tidak tertular penyakit mematikan ini. ‘’Salah satunya bidan positif AIDS, setelah ditelusuri ternyata tertular dari cipratan air ketuban ke matanya saat membantu melahirkan pasien AIDS,’’ terangnya. Ada juga yang diakibatkan karena penggunaan silet saat cukur, akupuntur di tempat yang kurang steril dan lain sebagainya. ‘’Ini seharusnya menjadi perhatian penting, dan sebisa mungkin dilakukan dari diri kita sendiri,’’ tutur dia. Karena, tambah dia, siapa lagi yang menjaga kesehatan kita kalau bukan diri kita masingmasing. Di sisi lain, bagi pasangan yang akan menikah juga sebaiknya memeriksakan kesehatan dulu untuk lebih meyakinkan. Terlebih disediakan penyuluhan pernikahan atau marriage counselling yang saat ini belum digunakan secara optimal. Pa-

dahal, ini cukup penting untuk kelangsungan biduk rumah tangga mereka selanjutnya. Sebab, beberapa kasus yang ditanganinya juga tidak jauh dari ketidaktahuan pasangan masing-masing. ‘’Ada kasus AIDS pasangan yang baru nikah 10 bulan, ternyata sudah stadium 3,’’ katanya. Hal ini menandakan, sebelum mereka menikah pun penyakit mematikan ini sudah menggerogoti. Jika tidak diketahui secepatnya, maka bisa menular ke pasangan atau ke anak mereka. Lain halnya ketika diperiksakan, maka bisa diobati atau diambil tindakan yang tepat. Ibunda Fathiyah Hanum P ini mengaku memilih kedokteran karena bisa langsung diterapkan kepada masyarakat. Selain itu, istri Sunardi SE ini juga mengajar di sejumlah sekolah tinggi kesehatan sebagai salah satu jalan upaya dalam membagikan ilmunya. (ela)

Peserta Seminar Reproduksi Membludak

DOK./RATEG

SIGNIFIKAN - perkembangan kasus HIV/AIDS di Kota Tegal dalam sebulan terakhir cukup signifikan.

HIMPUNAN Mahasiswa Program Studi (Himaprodi) Kebidanan Politeknik Harapan Bersama Tegal menggelar seminar kesehatan reproduksi 2010 Sabtu (16/10) kemarin. Kegiatan yang dilaksanakan di kampus setempat Jl Dewi Sartika No. 71 Tegal ini diikuti lebih dari 300 peserta. Tak hanya dari mahasiswa setempat, namun juga dihadiri dari mahasiswa Akper Pemkot, Stikes Bhamada Slawi dan Poltekes Semarang. ‘’Alhamdulillah, ternyata antusiasnya tinggi, jumlah peserta memblu-

dak,’’ ungkap Siti Mulyati, ketua Himaprodi Kebidanan Poltek HB Tegal. Seminar kesehatan reproduksi ini mendatangkan dr Teti Yudiati dan dr Lisnur Saptowati SpOG. Seminar ini juga dihadiri IBI Cabang Tegal, IBI Propinsi dan civitas akademika Poltek HB. Menurut Siti, salah satu program kerja dibawah masa periodenya ini sebagai upaya untuk memberikan pengetahuan dan pendidikan tentang kesehatan reproduksi. Di mana materi ini belum terlalu akrab karena faktor tabu dan

lain sebagainya. Sementara, imbas pergaulan bebas semakin terasa dengan banyaknya ditemukan kasus penyakit reproduksi saat ini. ‘’Harapannya, bukan hanya kebidanan atau kesehatan saja yang tahu, tapi semua mahasiswa baik perempuan maupun laki-laki,’’ terangnya. Kegiatan lain yang telah dilakukan adalah penyuluhan kesehatan sejak dini. Acara ini dilaksanakan di SD Kedung Jati I Kecataman Warureja beberapa waktu lalu. Sementara, Direktur Poltek

HB Tegal Ir Mc Chambali BE Eng dalam sambutannya menyambut baik seminar tersebut. Diharapkan bisa menunjang kompetensi bagi mahasiswa sendiri. Terpisah, beragam tanggapan positif dilontarkan peserta seminar. ‘’Bagus banget materinya,’’ ungkap Hendrik. Mahasiswa D3 Prodi Akutansi ini mengaku tidak menyangka jika kondisi penyakit reproduksi sedemikian parah. Apalagi jumlah penderita AIDS yang kian bertambah di Kota Tegal dan sekitarnya. (ela)


Radar TEgal 18 Okt 2010