Page 1

CMYK

Harian Pertama Kebanggaan Wong Tegal 20 HALAMAN - Rp. 2.500,-

RABU, 10 MARET 2010

Tewas Saat Chatting dengan Donatur

INDEKS Angin Kencang Kembali Mengancam HAL. METROPOLIS

PengangkatanTungguSuratMenpan HAL. BREBES DAN BUMIAYU

Keluarga Dulmatin Tak Percaya

Dulmatin Otak Latihan Militer Aceh

HAL. PEMALANG

Ikut Paduan Suara Harus Bisa Kompak HAL. XPRESI

APA MANING...

ARIEF NUR RS/RDAR SLAWI

USUNG PETI – Sejumlah warga mengusung peti yang berisi jenazah Fahmi Iswandi, dari dalam mobil ambulance untuk disemayamkan di rumah duka di RT 01 RW 03 Desa Pagerbarang Kecamatan Pagerbarang.

Ratusan Warga Sambut Jenazah Korban Mutilasi

JAKARTA - Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Mabes Polri mendapat tangkapan besar kemarin (9/3). Seorang tokoh teroris yang buron selama bertahun-tahun tewas tertembak di Pamulang, Tangerang, Banten. Tokoh yang menggunakan nama samaran Yahya Ibrahim alias Muktamar itu diduga sebagai Dulmatin. Perangkai bom utama pada kasus Bom Bali I (2002) itu tewas tertembak tiga peluru personel Densus 88 di warnet Multiplus, Jalan Siliwangi, Pamulang, setelah diburu sejak hari Minggu lalu (7/3). Jejak Yahya yang menjadi otak utama pengirim kader dan logistik latihan teroris di Aceh sempat terendus di Pandeglang sehari sebelum operasi di Pamulang. ke hal 19 kol 4

Keluarga Ikhlas, Serahkan Sepenuhnya pada Penegak Hukum HERMAS PURWADI/RATEG

DIDERA COBAAN - Zaenal menunjukkan foto buah hatinya sebelum musibah terjadi, saat menunggui anaknya di ruang ICU RSUI Harapan Anda, kemarin.

Terjerembab ke Sampah, Balita Terbakar TEGAL - Tragis! Itulah nasib yang dialami Muhammad Ali Saputra (15 bulan), putra pasangan buruh tani Zaenal (35) dan Maemanah (25) warga Desa Banjaranyar RT 05/ RW 01 Kabupaten Brebes. Putra semata wayangnya harus mengalami luka bakar di sekujur wajah dan kedua tangannya, setelah dia terjerembab masuk dalam kubangan sampah yang di dalamnya terdapat kobaran api. Musibah tragis itu dialami korban saat berusia 8 bulan. Upaya penyembuhan yang dilakukan ke hal 19 kol 1

SEMOK

Syahrini Dinikahi Anang? Nggak Banget Deh! SEBUAH harian terbitan Jakarta mengatakan bahwa Anang akan menikahi teman duetnya, Syahrini pada September mendatang. Hal itu dikatakan seseorang yang mengaku guru spiritual Anang. Saat berita itu dikonfirmasi ke Anang membantah. “Tidak betul itu,” jawab Anang melalui SMS ke wartawan. Bantahan yang sama datang dari Syahrini. Menurut Rani, manajer Rini, Syahrini tak pernah berniat ke pelaminan. “Aduh nggak banget deh,” ujar Rani meniru ucapan Syahrini. (jpnn)

PAGERBARANG – Kedatangan jenazah korban mutilasi dan kanibalisme ala ‘’Sumanto’’, Fahmi Iswandi (38), di kediaman keluarganya di RT 01 RW 03 Desa Pagerbarang, disambut ratusan warga. Setelah menempuh perjalanan hampir 11 jam, jenazah Fahmi tiba di rumah duka. Berdasarkan keterangan yang dihimpun dari pihak keluarga, jenazah Fahmi Iswandi diberangkatkan dari Batam, Selasa (9/3) sekitar pukul 09.00 WIB dan tiba di rumah duka malam harinya sekitar pukul 19.50 WIB. Jenazah Fahmi Iswandi atau ke hal 19 kol 4

FERY PRADOLO/INDOPOS ARIEF NUR RS/RDAR SLAWI

DITINGGAL AYAH – Anak semata wayang almarhum Fahmi Iswandi, Salsabila Qurotul Aeni (6) nampak digendong pamannya, Adi Isdiana Fahman. Salsa masih belum sepenuhnya memahami kepergian ayah tercinta.

Berawal dari Testimoni Zakky ORANG-orang yang menduga setelah Noordin tewas isu terorisme akan berakhir ternyata salah besar. “Terorisme ini belum the end tapi to be continued,” kata Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Edward Aritonang. Karena itu, Edward meminta bantuan masyarakat untuk pro aktif. “Kalaupun ada aktivitas warga yang terganggu, kami mohon maaf. Tapi, yakinlah kalau operasi ini untuk menjamin keamanan di masa yang akan datang,” kata jendral dua bintang itu.

Lantas bagaimana Densus 88 berhasil mengendus persembunyian tokoh - tokoh perancang aksi militer di Aceh itu? Sumber Jawa Pos menjelaskan, keberhasilan operasi Pamulang bermula dari pengakuan salah satu tersangka teroris Zakky Rahmatullah yang tertangkap pertama kali pada 22 Februari di pegunungan Jalin, Jantho, Aceh Besar. “Testimoni Zaky kami cek di Pandeglang, darisana kami temukan link ke Pamulang,” kata sumber itu kemarin.

Zakky dan 13 orang temannya sudah diboyong ke Mabes Polri sejak Jumat 5 Maret 2010. Interogasi yang dilakukan oleh tim Densus 88 awalnya sangat sulit. “Semua mengunci mulut,” katanya. Namun, aksi bungkam itu pecah saat polisi menggunakan pendekatan persuasif. Zakky diberikan pemahaman bahwa aksinya telah membuat istri dan anakanaknya cemas. Polisi meminta dengan ke hal 19 kol 1

JENAZAH TERORIS - Tiga jenazah teroris yang digrebek Densus 88 Anti Teror di Pamulang Tangerang Selatan kemarin tiba di Rumah Saki Polri, Kramatjati, Jakarta Timur.

Akhir Perjalanan Teroris USD 10 Juta RIWAYAT perjalanan hidup Dulmatin akhirnya terhenti di ujung timah panas Polri di Tangerang. Padahal, sebelumnya, teroris yang kepalanya dihargai senilai USD 10 juta (Rp 9,2 miliar) oleh pemerintah AS tersebut dikabarkan tertembak tiga kali. Kabar kematian tersebut dipastikan oleh sebuah sumber kuat di kepolisian. “Sudah A1 (terpercaya, Red) itu Dulmatin. Tes DNA-nya memang belum keluar, tapi kami yakin itu Dulmatin dari ciri-ciri fisiknya,” ucap sumber tersebut. ke hal 19 kol 1

Nok Slentik Tewas Saat Chatting dengan Donatur * Anak buahe noordin ora top! Akhir Perjalanan Teroris USD 10 Juta * Sing nembak siap nampani hadiahe!

CMYK


WACANA

2

RABU 10 MARET 2010

RADAR TEGAL

Menyesali Pemilihan Legislatif

Post Power Sindrome Oleh: Lukman Nur Hakim

Oleh: Muh. Abduh PENYESALAN masih saja belum lepas terhadap hasil pemilihan kepala daerah. Sudah susah-susah memilih kepala daerah, dengan ongkos uang negara yang tak sedikit, malah yang dipilih harus menghuni penjara. Anggaran untuk gaji KPU, Panwas, dan anggaran pelaksanaan pemilihan kepala daerah terasa muspro bila akhirnya kepala daerah yang sudah terpilih tak amanat. Wassalam di tengah jalan. Tapi itulah ongkos pendidikan politik yang harus dikeluarkan. Dan, demokrasi memang benar-benar tak murah. Rasa sesal yang tak kalah besar juga terasa ketika melihat hasil pemilihan wakil rakyat yang duduk di lembaga legislatif. Penyesalan kian lebih dalam ketika mendengar oknum anggota dewan tertangkap karena pesta nyabu. Ini menjadi luka paling perih dan pedih yang ditorehkan wakil rakyat terhadap kepercayaan rakyat. Ibarat pepatah, nila setitik rusak susu sebelanga. “Jare sapa nang belanga ini susu?” kata Panjul. Di belanga legislatif ini, memang tidak ada yang bisa menjamin, sepenuhnya merupakan susu. Tapi setidaknya, mereka juga punya nilai gizi. Maksudnya kualitas wakil rakyat pilihan ini bisa diandalkan. Panjul masih ingat hingar-bingar pemilihan wakil rakyat. Termasuk ingat salah satu calon wakil rakyat, yang tak pernah aktif di manapun, lebih tepatnya ibu rumah tangga meski sarjana, tapi karena modal kuat, ia menjadi calon wakil rakyat yang kuat. Entahlah kini kiprahnya. Apakah hanya datang dengan molek, duduk diam menjadi pajangan rapat, atau cerdas memberikan usulan atau masukan terhadap materi rapat. “Parpol bertanggung jawab terhadap kualitas wakil rakyat,” ujar Dalipan mencoba menjawab kegelisahan Panjul akan kualitas wakil rakyat. Tak hanya soal kualitas wakil rakyat, Parpol amat menentukan kualitas demokrasi itu sendiri. Posisi signifikan parpol ini disebabkan fungsi dan perannya di pemilu, pilkada dan lembaga legislatif di pusat dan daerah. “Sampai disini, bisa dikata, kualitas pemilu, pilkada, presiden dan wapres, kualitas para pasangan kepala daerah, kualitas para anggota DPR dan DPRD, semuanya sangat bergantung pada kualitas parpol,” kata Dalipan. Lalu bagaimana kualitas parpol itu sendiri? Titik tekannya adalah kualitas pengelolaan parpol. Ada tiga kultur yang menyebabkan kualitas pengelolaan parpol berisiko melenceng dan merusak mekanisme demokratis internal parpol terkait pengambilan keputusan parpol yang secara normatif diatur dalam AD/ART parpol bersangkutan. Pertama, kultur politik uang. Dalam bentuk terselubung, praktek politik uang mempopulerkan istilah-istilah, uang mahar dalam pilkada, uang pembinaan daerah pemilihan dan jual beli kursi. “Ora usah heran, ning ana wong ujug-ujug nangkring jadi pimpinan parpol atau calon wakil rakyat dari parpol, padahal tak jelas kiprahnya di parpol itu.” Kedua, budaya feodal. “Apa kuwe wa?” tanya Panjul. Dalam praktek politik, feodalisme menempatkan restu ketua umum parpol, apalagi instruksinya sebagai titah suci yang wajib dipatuhi. Feodalisme kerap menempatkan berbagai mekanisme pengambilan keputusan parpol di tingkat internal hanya sebagai kedok dan formalitas. Karena itu, feodalisme parpol pasti merusak iklim demokrasi di internal parpol. Ketiga, budaya konflik. Konflik internal parpol kerap bermotif rebutan kuasa. Kondisi ini terjadi karena menempatkan parpol sebagai alat memperoleh kekuasaan semata alias demi pragmatisme politik tok. Ini dimungkinkan karena banyak politisi terjun ke politik dengan idealisme minim, bahkan demi mencari nafkah semata. “Saiki wis ora usah menyesali pemilihan legislatif yang begitu itu. Apa pun yang disodorkan Parpol, kalau pemilih rasional memilih dengan cerdas, hasilnya akan berbeda. Saat ini kita masih menunggu kiprah mereka. Bukan sayatan luka yang menganga,” ujar Dalipan. (*)

Harian Pertama Kebanggaan Wong Tegal Pendiri: H. Mahtum Mastoem (Alm), Komisaris Utama: HM Alwi Hamu, Komisaris: Lukman Setiawan, Dwi Nurmawan, Direktur Utama: Yanto S. Utomo, Direktur : Moh. Sukron Pemimpin Umum: Moh. Sukron. Pemimpin Redaksi: M. Abduh. Wakil Pemimpin Redaksi: Wawan Setiawan. Redaktur Pelaksana: Suyuti Abdul Ghofir. Redaktur: Hesti Prastyani, Zuhlifar Arrisandy, M. Riza Pahlevi. Sekretaris Redaksi/Persh: Kharisma Dewi. Kota Tegal: Hermas Purwadi, M Saekhun, Laela Nurchayati, Rohman Gunawan. Brebes: Abidin Abror. Bumiayu: Teguh Supriyanto. Slawi: Iman Teguh Supriyono (Kepala Perwakilan), Agus Wibowo, Khikmah Wati, Arief Nur Rahardian Sidiq, Pemalang: Embong Sriyadi (Kepala Perwakilan), Ali Basara, Moh. Khasanudin. Pekalongan: Ade Asep Syarifuddin. Pracetak: Feri Setiawan (Koordinator), Dian Prayudi Aji, M Yahya, Dedy Irawan, Dwi Nanda P. Desain Iklan: A.Sekhudin. Iklan: Moch. Arifin (Manajer Tegal), Yully Trieyani, Arifudin Yunianto, Riyanto Harjo, Teguh Widodo Nawawi, Agus Mutaalimin, Indani Dwi Oktina, Wahyudi. Pemasaran: Umaman Sahareka, Yuyuk Darwati, Muslih, Zaenal Muttaqin, Sunarjo. Keuangan: Yela Rahmadiah, Lita Rahmiati, Dwi Titi Lestari, Mubin, Djuhaeri Effendi, Moh. Erlin, Imron Rosyadi. Promosi (Off Print): Taufiq Ismail. Alamat Redaksi/Pemasaran/Tata Usaha: Jl. Perintis Kemerdekaan Tegal telp. (0283) 340900 (hunting), Fax (0283) 340004. Pekalongan: Jl. Irian No 10 telp (0285) 432.234. Semarang: Anang Bastomi. Jakarta: Samsu Rijal, Ferdinan Syah, Azwir AR, Arif Badi K, Eko Suprihatmoko. Alamat: Komp. Widuri Indah Blok A-3 Jl. Palmerah Barat No 353, Jakarta 12210 Telp (021) 5330976, 5333321 Fax: (021) 5322629. Eceran: Rp 2.500/eks. Percetakan: PT Wahana Java Semesta Intermedia Kompleks LIK Dampyak -Tegal.

Tarif Iklan: Umum/Display: Rp 22.000/mm kolom, Sosial/ Keluarga: Rp 15.000/mm kolom, Iklan Baris Laris: Rp 15.000/baris, Iklan Colour: Rp 33.000/mm kolom, Iklan halaman 1 (depan): Tarif + 200%, Creative ad: Tarif + 50% NPWP No: 01.994.052.7-501.000. Bank: Bank Mandiri Cab. Tegal a.n. PT Wahana Semesta Tegal No. Rek: 139.0002152787. Bank Jateng Cab. Tegal No. Rek: 1.004.02598.5 a.n. PT Wahana Semesta Tegal

Semua wartawan Radar Tegal dilengkapi tanda pengenal/surat tugas dan tidak dibenarkan meminta/menerima imbalan dalam bentuk apapun dari narasumber.

BEKERJA adalah suatu keharusan untuk memenuhi kebutuhan dan kesenangan hidup. Bekerja juga merupakan rangkaian ibadah untuk mengabdi kepada Tuhan. Bekerja dengan dilandasi skill maka akan menemukan banyak kemudahan. Bekerja dengan rasa kecintaan pada bidang yang digelutinya akan mendatangkan kesuksesan dan kenyamanan sehingga orang dengan mudah dipromosikan, memiliki komunikasi sosial yang terbuka, dan mendapatkan kedudukan di tengah masyarakat. Tetapi dengan bekerja dapat pula membawa pada masalah besar ketika terjadi pemberhentian di tengah-tengah kenikmatan bekerja. Sedangkan tidak bekerja karena pensiun, tidak menjabat lagi pada umumnya ditanggapi oleh banyak orang dengan perasaan negatif dan cenderung secara mental belum siap menerima perubahan itu. Mereka benarbenar mengalami shock (kejutan mental hebat) karena dianggap sebagai kejadian yang merugikan, menimbulkan aib/kenistaan, dan dianggap sebagai hal yang memalukan yang dapat mengakibatkan degradasi sosial. Realita di lapangan menunjukkan bahwa orang-orang yang dikenakan PHK ataupun para pensiunan cenderung mengalami penyakit mental yang akhirnya berdampak pada psikisnya. Di sisi lain, menganggur dapat menimbulkan perasaanperasaan inferior (minder, rendah diri), rasa tidak berguna, tidak dipakai lagi, dan tidak dibutuhkan; juga menimbulkan banyak frustrasi. Bagi orangorang yang sudah pensiun (mantan pegawai, purnawirawan) yang sudah dirumahkan, segala fasilitas jabatan, kemudahan birokrasi, pujian, serta kemewahan yang biasa diterima sewaktu masih menjabat dahulu semuanya sudah habis. Perasaan kehilangan semua fasilitas dan keenakan yang pernah didapatkan dirasakan sebagai beban mental yang berat membebani psikis. Secara umum orang belum bisa menerima perubahan dari yang dulu menjadi (pejabat yang disegani) dan sekarang tidak menjadi (bukan apa-apa dan bukan siapa-siapa).

Manusia yang bermental lemah dan belum siap secara psikis menghadapi masa pensiun akan mengalami pukulan batin apalagi apabila terjadi pencopotan jabatan yang tidak terhormat maka akan tercabikcabiklah mentalnya di seluruh masa hidupnya. Pada awalnya bermunculanlah gejala psikis seperti perasaan sedih, takut, cemas. rasa inferior/rendah diri, tidak berguna, putus asa, bingung, yang semuanya jelas mengganggu fungsi-fungsi kejiwaan dan organiknya. Maka tidak lama kemudian semua simptom itu akan berkembang menjadi satu kumpulan penyakit dan kerusakan-kerusakan fungsional. Orang tersebut akan mengalami sakit secara berkepanjangan dengan macam-macam komplikasi; yaitu menderita penyakit post-power syndrome (sindrom purna-kuasa atau sindrom pensiun). Siapa pun harus mengenali penyakit mental ini agar kita bisa menghindarinya. Syndrome/sindrom adalah sekumpulan kompleks gejala penyakit (symptoms) yang saling berkaitan berupa reaksi somatis (tubuh) dalam bentuk tandatanda penyakit, luka-luka, atau kerusakan-kerusakan. PostPower Syndrome adalah reaksi somatisasi dalam bentuk sekumpulan simptom penyakit, luka-luka, dan kerusakan-kerusakan fungsi-fungsi jasmani dan mental yang progresif, karena orang yang bersangkutan sudah tidak bekerja pensiun. tidak menjabat, atau tidak berkuasa lagi. Simptom-simptom penyakit ini pada intinya disebabkan oleh banyaknya stress (ketegangan, tekanan batin), rasa kekecewaan, kecemasan dan ketakutan, yang mengganggu fungsi-fungsi organik dan psikis, sehingga mengakibatkan macam-macam penyakit, luka-luka dan kerusakan yang progresif (terus berkembang/meluas). Sindrom purna kuasa tersebut banyak diidap oleh para pensiunan. Gejala psikis dan fisik yang sering tampil antara lain ialah: layu, sayu, lemas, apatis, depresif, semuanya ”serba- salah”; tidak pernah merasa puas, dan berputus asa. Atau tanda-tanda sebaliknya, yaitu menjadi mu-

dah ribut, tidak toleran, cepat tersinggung, gelisah, agresif, dan suka menyerang baik dengan kata-kata atau ucapan-ucapan maupun dengan benda-benda, dan lain-lain. Bahkan tidak jarang menjadi beringas, setengah sadar. Kondisi psikis sedemikian ini jika tidak bisa dikendalikan oleh si pelaku sendiri, bahkan juga tidak bisa diperingan dengan bantuan medis dan psikiatris, maka menjadi semakin gawat, dan pasti akan memperpendek umur penderitanya. Perasaan-perasaan negatif, terutama keengganan menerima situasi baru dengan kebesaran jiwa, pasti menimbul-kan banyak stress, keresahan batin, konflikkonflik jiwani, ketakutan. kecemasan, rasa inferior, apatis, melankholis dan depresi, serta macam-macam ketidakpuasan lainnya. Jika semua itu berlangsung berlarut-larut, kronis berkepanjangan. Maka jelas akan menyebabkan proses dementia (kemunduran mental) yang pesat. dengan menyandang kerusakan-kerusakan pada fungsi-fungsi organis (alat/ bagian tubuh) dan fungsi-fungsi kejiwaan yang saling berkaitan. dan kita kenal sebagai gejala post-power syndrome. Tentunya bagi mental sakit ini telah ada solusinya. Namun terkadang manusia tidak menyadarinya ketika dia masih asyik masuk bekerja. Persiapan mental untuk dapat menerima apapun yang akan terjadi merupakan cara merawat mental agar tetap sehat. Islam telah mengajarkan dan mengingatkan manusia tentang takdir ”Sesungguhnya kami menciptakan segala sesuatu menurut ukuran” (QS. Qomar 49). Sayid Sabiq mengartikan takdir adalah suatu peraturan yang telah dibuat oleh Allah SWT untuk segala yang ada di alam semesta ini. Imam Nawami menambahkan takdir itu sendiri telah ditulis sejak sebelum manusia dilahirkan. Allah mengetahui apa saja yang akan terjadi sesuai dengan waktu yang telah ditetap atau digariskan-Nya. Dalam falsafah Jawa ”nrima ing pandum” akan membuat manusia menjadi nyaman dan tidak mudah putus asa. MENGATASI POST-POWER SYNDROME

Terapi untuk meringankan gejala sindrom pensiun dan untuk memperoleh kembali kesehatan jasmani serta kesejahteraan jiwa mengarah pada integrasi struktur kepribadian, menurut Kartini Kartono (2000) dalam bukunya Hygiene Mental disarankan melakukan kegiatan-kegiatan sebagai berikut: (1) Mau menerima semua kondisi baru. yaitu masa pensiun/ purnakarya tersebut dengan perasaan rela, ikhlas, lega, bahagia, karena semua tugastugas pokok selaku manusia dan pejabat sudah selesai. Maka kini tiba saatnya pribadi yang bersangkutan belajar menyesuaikan diri lebih baik lagi terhadap tuntutan situasikondisi baru yang masih penuh tantangan, yang harus dijawab dan dijalani. (2) Masa purnakarya ini diantisipasikan sebagai pengalaman baru, atau sebagai satu periode hidup baru, yang mungkin masih akan memberikan kesankesan indah dan menakjubkan di masa mendatang. Pribadi yang bersangkutan harus bisa menerima, bahwa masa lampau memang sudah lewat, dan harus dilupakan atau dilepaskan dengan perasaan tulus ikhlas. Dan tidak mengharapkan pengulangan kembali pengalaman lama dengan rasa kerinduan mitis (mitos) atau secara sentimentil. (3) Segala kebahagiaan, dan puncak kehidupan yang sudah digariskan oleh Yang Maha Kuasa, juga semua ujian dan derita-nestapa sudah dilalui dengan hati pasrah. Namun perjalanan hidup seterusnya masih harus dilanjutkan dengan ketabahan dan rasa tawakal. Sebab pada masa usia tua ini masih saja ada misi-misi hidup yang harus diselesaikan sampai tuntas; di samping harus memberikan kebaikan dan kecintaan kepada lingkungan sekitar. (4) Peristiwa kepurnakaryaan supaya diterima dengan kemantapan hati sebagai anugerah Ilahi, dan sebagai kebahagiaan yang diberikan oleh lingkungan masyarakat manusia sebagai edisi hidup baru yang harus diisi dengan darmabakti dan kebaikan. Memang tidak banyak yang bisa dilakukan oleh

Sulit Gawe Rujukan

Ciu Kuwe Haram

PAK Kepala Puskesmas Dukuh Waru sulit gawe rujukan akeh alasan, padahal kartu HI PNS kan ora rugi Puskesmas, tolong Pak Bupati tindak tegas dokter sing gawe resah pasien. 085742876XXX

ADUUH.. Kepriben ya donge? Wis jelas ciu kuwe haram, esiiih bae sing pada dodol ra diomongi. Padahal wis sering kena razia, tapi ra kapok kapok esih pada dodol bae. Priben donge. Pak polisi tolong leh dirazia maning neng daerah Slawi, khususe neng Dukuh Salam. 081902055XXX

Kecewa Pelayanan RS SANGAT disayangkan kiranya miss communication antara poliklinik gigi dengan pendaftaran, katanya ada dua hari alat-alat dipoliklinik tidak berfungsi lagi, tapi di bagian pendaftaran masih menerimanya. Kami sangat kecewa dengan pelayanan yang ada di RS Slawi, padahal dah jauh-jauh hari kami ada cuti kerja untuk dapat pelayan kesehatan tapi dengan hasil kecewa. +628159963XXX

Kudu Sing Sabar KYE nggo wong sing seneng pada demo maring pemimpin “inget yaa bapak-bapak, ibu-ibu lan sederek sedoyo, tiang dados pemimpin niku mboten gampil, tanggung jawabe gede, tur mboten ngurusi tiang setunggal, kalih, tigo tapi jutaan umat” dadi wong kue sing sabar tawadu’, terus sering ngambung bumi (sholat) lan ndonga, njaluk karo sing kuasa men uripe adem, ayem lan tentrem ! Terimakasih. +6285782246XXX

Esih Pada Bladas AKU pan melu ngresula le... Melas nemen ya, wong Kota Tegal jebule akeh sing durung bisa maca. Padahal nang saben bangjo wis ana tulisane tapi ka esih pada bladas belok kiri. Warnane be sejen oh, plang kuning kudu mandeg, plang putih olih langsung belok kiri. Dadi ari pan pada belok kiri dideleng disit ya, kuning apa putih. 081542149XXX

Ora Idep Isin ANGGOTA Dewan ora pada idep isin apa? Nganggo mobil sing dituku anggo duit hasil kringete rakyat, plat-e digontaganti warnane kaya londok, deke mbahmu apa? 081902013XXX

Bagaimama Komentar Anda? DANING anggota DPRD Kota Tegal pesta shabu-shabu, premen kiyeh. Bagaimama komentar anda? 085642535XXX

Pan Luruh Korban Pira? PAK Bupati YTH, Tolong dalan sing arah Kemantran-Jatibogor didandani, pan luruh korban meninggal kecelakaan pira maning...? Wis parah nemen keh tolong lah.. +6281542004XXX

para mantan pada sisa hidupnya yang sudah ”senja”. Tetapi setidak-tidaknya seperti keindahan panorama senja yang masih memberikan kecemerlangan mistis yang gilanggemilang, memberikan kebaikan kepada anak-cucu, generasi penerus serta masyarakat pada umumnya. (5) Sebaiknya tidak melakukan pembandingan dengan siapa atau apapun juga; sebab usaha sedemikian itu akan siasia, dan menjadikan hatinya ”nelangsa”, serta meratap sedih, ngresula/kecewa. Ada kalanya bisa memacu diri-nya untuk berbuat ”ngaya” di luar batas kemampuan sendiri dan tidak wajar. Setiap relasi sosial yang baru di masa sekarang, sudah tidak lagi dibebani oleh ikatan dan kekecewaan macam apapun. Hidup ini dihadapi dengan hati tulus, polos, sabar, narima, jernih. (6) Membebaskan diri dari nafsu-nafsu, ambisi-ambisi, keinginan berkuasaan atau nafsu untuk memiliki. Apa yang didambakan dalam sisa hidup sekarang ialah: tenang, damai dan sejuk di hati. Kalbunya sudah mantap, tidak terbelah oleh macam-macam kontradiksi, ambisi, dan fikiran khayali. Sebab sekarang sudah menjadi pribadi yang mampu menyambut akhir hayat dengan senyum dan kemantapan. Bagi jiwa-jiwa yang menerima, maka segala apa pun yang kan terjadi di depannya akan mampu dihadapi dengan besar hati. Karena dari setiap kejadian pasti ada hikmah yang menyertainya. Setiap kita hendaknya sadar bahwa dimensi kesehatan bukan hanya jasmaniah saja, tetapi rohani (mentalitas) juga memegang peranan penting (important role) dalam menentukan kesehatan seseorang. Awali segala sesuatu dengan pikiran positif (positive thingking/huznudzon) sehingga mental-mental positif dalam diri kita akan tumbuh dengan subur. Mari kita wujudkan citacita Indonesia Sehat dimulai dari diri kita masing-masing, keluarga dan lingkungan sekitar kita. (*) Penulis adalah staf pengajar UPS, Ketua Lakpesdam NU Brebes

Modal Karo Utangane Akeh Utangane AKU isin... Wakile aku mung ribut kekuasaan tok!!! Janjine, prasaane guang ngedi?? Pikirane aku sing wong awam: Bank Century mbahayani sapa??? Bank cilik, bisane krisise berdampak sistemik??? Etungane sing endi?? Modale be laka 5 triliun, eee disilihi 6,7 Triliun... ne pan utang bank kan administrasine ribet. Detung nile agunane pira... nembe diutangi, be mung setengahe... tapi Bank Century modal karo utangane akeh utangane... ana apa kuwe????? Mikir mono belih siiihh? +6281904259XXX

Parkire Larang Nemen DONGE parkir mobil neng Guci larang temen sih? Tembe srog dislonongi karcis parkir Rp 5000, barang arep balik wong nggawa kesud njaluk Rp 5000 maning. Primen Son.... +6285742491XXX

Ora Tau Trima Kasih SING parkir nang Jalan Pancasila blok lor preman apa petugase, soale yen dinein 500 go motor ora tau trima kasih malah ditinggal, yen parkir mobil ngature dong metune tok. 081902750XXX

Maning-Maning Langka Blangkone GAWE KTP/KK<Kartu Kluarga> Kangelan Temen... Pak Bupati, bisane kari rakyat biasa pan gawe KTP/KK ning Kecamatan LEBAKSIU kayong kangelan? Maning-maning alesane jare langka BLANGKONE, apa iya??? Mohon agar Pak Bupati bisa nertibna pegawe kecamatan sing semrawud. Melasi rakyat cilik sing ora ngerti apaapa. Matur Suwun. 085691690XXX

Operasi Warnet Karo PS NYONG pan ngresula kyeh,.. Tolong sering dioperasi warnet apa tempat PS, soale akeh bocah sekolah sing pada mbolos neng kono. Ri gen sekolah pada mblos pan pada gadi apa mbesuk negri kiye...? +6285842940XXX

Sering Terjadi Kecelakaan DI kawasan BRUG ABANG, KAJEN. intensitas kecelakan sering terjadi, saya mohon kepada instansi yang terkait untuk mencari solusinya. Dipasang lampu merah atau priben? DPUne aja ngantuk bae. 081548143XXX

Ora Bersih Lingkungan SADURUNGE aku njaluk ma’afe sebab yen tak pikir Pemda Tegal jaman tahun 2000an ora bijak tur ora melas. Nyatane kades, sekdes, kaur, pemb kaur ora pada diangkat PNS, tapi mung disangoni gel. Padahal olih ngabdi nganti puluhan tahun. Sing samono tak maklumi wis, mung herane ngangkat PNS saiki kayonge kurang teliti buktine ana sing mlebu nang humas tahun 2009 lewat test, tapi wonge ora bersih lingkungan. Mbokan ora ngandel periksa maning syarate aja mung SKCK, tapi nganggo sampul D. wis....... 081803923XXX

PENGIRIM NGRESULA YANG BERUNTUNG 1. 081542149428 2. 081904259411 3. 081391778778 Anda mendapatkan Hadiah masingmasing 1 dus Susu Bubuk Kedelai AFIS, hadiah dapat diambil di Harian Pagi Radar Tegal dengan melampirkan fotokopi KTP dan menunjukan no HP anda.

Anda pernah merasa tidak puas dengan pelayanan publik? Anda pernah kecewa karena mendapatkan pelayanan yang tidak semestinya dari instansi tertentu? Layangkan perasaan anda ke rubrik Ngresula ini, via SMS 08159440722, Khusus Kota Tegal SMS ke (0283) 9136789, email rateg2000@yahoo.com, surat ke Radar Tegal Jalan Perintis Kemerdekaan No. 32 Tegal. Tulis dengan bahasa yang sopan dan bisa menggunakan bahasa Tegal. Bagi tiga pengirim Ngresula yang beruntung masing-masing mendapatkan satu dus (200 gr) susu bubuk kedelai produk AFIS Tiap Harinya. Produk tersebut dapat diambil di Kantor Radar Tegal dengan menyerahkan fotocopy KTP dan menunjukan no HP anda.


CMYK

RABU, 10 MARET 2010

METROPOLIS RADAR TEGAL

3

Polisi Tunggu Laporan Korban

METRO

WATCH DBD Mulai Ancam Warga MUSIM penghujan telah datang. Banjir dimanamana. Beragam persoalan kesehatan pun bermunculan. Mulai penyakit kulit, diare, muntaber hingga penyakit lain yang agak gawat: Demam Berdarah Dengue! Sejak Januari hingga bulan ini saja, dilaporkan penyakit yang disebabkan nyamuk Aides Aegypti tersebut telah menelan 46 penderita, bahkan ada satu orang yang meninggal dunia. Dari jumlah tersebut sebagian besar penderita penyakit mematikan itu berasal dari anak-anak. Yang rata-rata usianya dibawah 12 tahun. Mereka juga kekurangan cairan dan trombosit, sehingga mengalami penurunan yang sangat drastis hingga di bawah 100. Mengatasi persoalan tersebut, apa yang seharusnya dilakukan pemerintah kota? Sampaikan komentar Anda ke No:

08159440722

Video Kekerasan Pelajar

SOSIAL

VIDEO kekerasan pelajar yang membuat heboh warga Tegal terus diselidiki polisi. Berdasarkan hasil pantauan Radar dan sejumlah media, Selasa (9/ 3), video berdurasi 16,8 menit dengan ukuran file 16 MB berformat 3GP diduga dilakukan oleh salah satu sekolah pela-

yaran di Tegal. Barak yang digunakan untuk melakukan pembinaan disiplin oleh senior terhadap juniornya memiliki banyak kemiripan dengan salah satu ruangan di SMK pelayaran di Tegal dan mengarah pada SUPM Maarif. Namun mengenai kebenarannya masih simpang siur karena gambar yang muncul dalam kamera hanya mirip dan belum ke hal 9 kol 1

ADI MULYADI/RATEG

PENCERAHAN - dr Wahyu Heru Triyono memberikan pencerahan kesehatan kepada penghuni Lapas Tegal. ADIMULYADI/RATEG

SIMBOLIS - Kepala Lapas Kota Tegal Drs Rudi Charles Gili Bc IP secara simbolis menerima bantuan dari Aisyiyah.

Lapas Kekurangan Tenaga Medis KONDISI Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kota Tegal kurang ideal. Sebab, tempat untuk membina masyarakat yang tersandung masalah hukum itu tidak memiliki tenaga medis dan psikolog. Kepala Lapas Kota Tegal Drs Rudi Charles Gili Bc IP dengan didampingi Kasubsie Perawatan Napi dan Anak Didik Alex eko Santoso SH mengatakan, idealnya untuk lapas harus ada satu dokter dan satu tenaga psikolog. Karena keduanya sangat dibutuhkan dalam sebuah lembaga pemasyarakatan. Sehingga ketika membutuhkan tenaga medis tidak harus keluar. Sebab, ada tenaga yang sipa dan stand bye di lingkungan Lapas. “Memang selama ini masalah kesehatan dalam Lapas Kota tegal tidak ada masalah. Sebab, kita sudah bekerja sama dengan pemerintah setempat guna memberikan pelayanan penghuni Lapas. Dalam hal ini Puskesmas Tegal Barat menjadi rujukan kita,” katanya saat ditemui di ke hal 9 kol 5

AGENDA Pekan Panutan Pajak UNTUK meningkatkan kesadaran masyarakat khususnya wajib pajak orang pribadi maupun badan. Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Tegal mengadakan ‘Pekan Panutan Pajak’ yang digelar hari ini, Rabu (10/3). Dalam kesempatan tersebut, Walikota Tegal H Ikmal Jaya SE Akt direncanakan akan melaporkan SPT Tahunan sebagai bentuk kesadaran sebagai wajib pajak. Kepala KPP Pratama Tegal Drs Suwarno MBA mengatakan, seperti tahun sebelumnya. Untuk menggugah dan meningkatkan kesadaran wajib pajak menjalankan kewajibannya maka akan digelar pekan panutan pajak. Pekan panutan pajak, jelasnya, diharapkan mampu mendongkrak penerimaan pajak dari wajib pajak baik orang pribadi maupun badan di wilayah Kota dan Kabupaten Tegal serta Kabupaten Brebes. Dalam kesempatan tersebut, Walikota Tegal akan menyerahkan SPT Tahunan yang akan disaksikan wajib pajak secara langsung. ke hal 9 kol 5

Aisyiyah Kota Tegal Kunjungi Lapas

BERI CERAMAH Kesehatan dan Bantuan LEMBAGA Pemasyarakatan (Lapas) dikenal orang awam merupakan sebuah tempat yang angker dan menakutkan. Karenannya banyak masyarakat yang enggan berkunjung kesana. Namun bagi Aisyiyah Kota Tegal itu semua tidak menyu-

rutkan niatnya untuk berkunjung dan melihat kondisi didalamnya. Sebab, menurut mereka penghuni Lapas adalah bagian dari kita yang sedang tertimpa musibah. Dalam rangka gebyar 1 abad muktamar ke 46, organisasi ke hal 9 kol 1

Pengunjung PAI Turun Drastis SUDAH sekitar tiga minggu memasuki minggu keempat prosentase pengunjung obyek wisata Pantai Alam Indah (PAI) mengalami penurunan drastis. Hal itu cukup memukul para pedangang penyedia jasa wisata, seperti perahu, kereta kelinci. Selain itu, pemasukan daerah dari restribusi karcis pun ikut melorot. Para pedagang mengaku prihatin dan berharap para pengunjung PAI bisa kembali normal. Kegelisahan terpancar jelas di raut Rohiman (44) pemilik usaha kereta kelinci sekaligus gokart pantai, dan wc umum. Dia mengaku, penghasilan yang didapat selama hampir empat bulan ini turun drastis sehingga memilih mengistirahatkan karyawannya. “Omsetnya anjlok. Mungkin pekan depan bisa pulih lagi,” tuturnya. Hal senada dikatakan Ratinah (60) penjual nasi yang mengaku setiap minggu harus merugi Rp 100 ribu. Diakuinya, modal awal untuk mempersiapkan menu dagangan berkisar Rp 250 ribu. Dan penghasilan yang didapat Rp 150.000 saja. Dikonfirmasi hal itu, Kepala Disporabudpar, Ir HM Wahyudi,

HERMAS PURWADI/RATEG

LESU - Pemilik usaha kereta kelinci bergendu rasa dengan penjual nasi di obyek wisata PAI, kemarin.

melalui Kasi Pengembangan Produk dan Usaha Pariwisata, Sudibyo SE, tak menampik lesunya jumlah pengunjung PAI. “Biasanya dalam sepekan penda-

patan restribusi mencapai 4.500 hingga 5.000 karcis per hari. Kini, penurunannya mencapai 30 hingga 40 persen. Jujur, kami belum tahu pasti penyebab,” terangnya. (her)

ROCHMAN GUNAWAN / RATEG

BANTAH – Ketua Yayasan SUPM Maarif Tegal KH Abu Chaer An Nur kepada sejumlah wartawan membantah jika video kekerasan senior kepada juniornya dilakukan anak didiknya.

Pacific Bantah Belum Bayar Karyawan SPN Tetap Tuntut Sampai Tuntas SRI RATU Pacific Mall Tegal membentah keras adanya gaji bulan Februari milik empat karyawannya yang belum dibayarkan. Perusahaan mengaku sudah membayarnya, namun dari karyawannya sendiri yang menolak dan tidak mengambilnya. HRD Sri Ratu Pacific Mall, Agi Tri Kajati, mengatakan, dari perusahaan sudah memberikan hak mereka. Tetapi, empat karyawan tersebut justru menolaknya dengan alasan potongannya terlalu banyak dan hanya tersisa berapa rupiah saja. “Potongan tersebut berdasarkan absen masuk mereka. Sebab, jika tidak masuk tanpa keterangan maka dipotong satu hari. Mengenai pemblokiran absen yang dilakukan perusahaan itu tidak benar. Karena adua dari empat karyawan tersebut ditugaskan untuk mengikuti training di Semarang, namun menolak. Sehingga, absenasi mereka sudah ada disemarang. Sementara dua lainnya masih bisa absen disini, tetapi tidak dilakukan oleh mereka,”

katanya Selasa (9/3). Dijelaskan, empat karyawannya itu salah menafsirkan tentang perpindahan kerja ke PT Centro Wahana Adi Karya. Disini mereka tetap menjadi karyawan tetap Sri Ratu, hanya saja absensi, tempat kerja, dan aturannya mengikuti PT Centro Wahana Adi Karya. Terkait masalah menejemennya masih tanggung jawab Sri Ratu. “Mereka mengartikan itu terlalu jauh. Sehingga mereka minta di-PHK dulu baru dipindah ke PT lain. Sebenarnya, mereka itu masih karyawan Sri Ratu dan tidak dipindahkan ke PT lain. Hak-hak mereka paun masih diurusi oleh Sri Ratu bukan PT Centro Wahana Adi Karya,” terang Agi. Sementara, Human Resource Dept. Staff, Tri Adhy Wibowo menambahkan, perusahaan sudah mensosialisasikan tentang masalah tersebut. Namuan dari karyawan tetap tidak bisa memahaminya dengan benar. Mereka bersikukuh agar di PHK dahulu baru di pindahkan. “Dalam bipartit yang dilaksanakan sampai dua kali dan triparti pada Jumat kemarin itu pun dijelaskan. Namun SPN ke hal 9 kol 5

Pra Kualifikasi Piala Davis U-16 Zona Asia

Petenis Tegal Juara di Sri Lanka Tim tenis U-16 Indonesia tampil sebagai juara I pra kualifikasi Piala Davis U-16 zona Asia, Jumat (26/2) pecan kemarin. Diantara ketiga yang mengharumkan nama Indonesia tersebut. Salah satu diantaranya adalah petenis muda asal Kota Tegal, Wisnu Adi Nugroho. Bagaimana remaja berusia 16 tahun tersebut bisa mengukir prestasi gemilang? LAPORAN: R GUNAWAN

ROCHMAN GUNAWAN/RATEG

CMYK

KERJA keras tim tenis U-16 Indonesia yang diwakili Wisnu Adi Nugroho, Iswan Ramdani dan David Manoah Yosua patut diacungi jempol. Tetapi, yang membuat bangga adalah salah satu petenis junior tersebut, Wisnu Adi

Nugroho (16) berasal dari Kota Tegal. Dengan semangat gigih bersama timnya, ketiganya berhasil bermain gemilang sehingga menjadi juara I prakualifkasi Piala Davis U-16 zona Asia. Menurut Wisnu, setiap pertandingan terdiri dari dua kali laga tunggal dan satu kali laga ganda. Dalam pertandingan melawan tim Suriah, dia bahkan bermain hingga tiga jam dan berhasil menang dengan skor 7-5 dan 6-4. Pada laga selanjutnya, tim Indonesia menang telak 3-0 atas Bangladesh dan disusul dengan kemenangan saat melawan Saudi Arabia dengan skor 3-0.

Menurutnya, semangat tim Indonesia tidak lepas dari dukungan masyarakat Indonesia di Sri Lanka yang terus memompakkan motivasi. Indonesia, jelasnya, tergabung dalam group I bersama Saudi Arabia, Bangladesh dan Sri Lanka. Sementara, Group II terdiri dari Kahzakhstan, Singapura dan Suriah. Kibaran bendera merah putih diantata deretan penonton diakuinya menjadi motivasi tersendiri. Bersama tim, dia berusaha semaksimal mungkin agar sang merah putih bisa berkibar dan membut torehan sejarah dalam dunia tenis internasional. ke hal 9 kol 5


PEMALANG

4

RABU 10 MARET 2010

RADAR TEGAL

KEAGAMAAN Polres Gelar Maulid Nabi PEMALANG - Polres Pemalang yang setiap bulannya rutin menggelar bimbingan rohani dan mental (Binrohtal) pada kegiatan Maret ini digabungkan bersama dengan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Acara diikuti anggota Polres dan jajaran Polsek di aula Sabda Bhayangkara Selasa (9/3). Kapolres Pemalang AKBP Burhanudin SIK mengemukakan Binrohtal sebagai salah satu kegiatan rutin Polres Pemalang. “Pada binrohtal kali ini kami selenggarakan bersamaan dengan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW,” kata dia. Melalui peringatan ini diharapkan anggota mampu meneladani sifatsifat Rosul dan dapat mengaplikasikannnya dalam kehidupan seharihari, sehingga mendukung tugas-tugas di lapangan. Sebagai juru tausiyah dalam peringatan tersebut KH Maun Masud, Ketua MUI Kabupaten Pemalang. Dalam tausiyahnya ulama tersebut menyampaikan sejarah nabi dan membandingkannya dengan sejarahsejarah yang lain untuk diambil hikmahnya. Ratusan anggota polisi dengan khusyuk menyimak tausiyah tersebut. (ali)

PELATIHAN

Keluarga Dulmatin Tak Percaya Diisukan Tewas PEMALANG - Untuk kedua kalinya teroris Dulmatin alias Joko Pitono diisukan tewas. Isu pertama teroris kelas wahid itu diberitakan tewas di Philipina pada tahun 2007, sedangkan isu terbaru dia dikabarkan meninggal dalam penggerebekan Detasemen Khusus (Densus) 88 di Pamulang Tangerang Jawa Barat. Keluarga Dulmatin yang tinggal di Kelurahan Petarukan menanggapi isu tersebut dengan biasa saja, mereka tidak percaya. Salah satu kakak Dulmatin, Azam Baabu saat dikonfirmasi mengatakan isu me-

ngenai tewasnya Dulmatin hanya diperolehnya dari televisi. “Belum ada aparat yang mengabarkan secara resmi mengenai meninggalnya Dulmatin, kami hanya tahu dari televisi,” kata dia seraya memantau siaran langsung salah satu stasiun televisi swasta Selasa (9/3) kemarin. Kabar penggerebekan oleh Densus 88 di sebuah pertokoan di Pamulang Tangerang Jawa Barat itu cepat tersebar. Bahkan pukul 13.00 WIB pun beberapa tetangga di sekitar ruko ibu Dulmatin, Hj Masniyati sudah mulai bertanya-tanya, kendati belum ada kepastian dari siaran

televisi mengenai identitas teroris tersebut, hanya dugaandugaan saja. Sementara ibu kandung Dulmatin Hj Masniyati tak bisa ditemui dengan alasan sedang istirahat karena sakit. “Ibu tidak enak badan, sehingga tadi istirahat dan meminta saya untuk menemui teman-teman wartawan,” tandas Azam. Meski ada isu meninggalnya Dulmatin dalam penggerebekan aparat, namun di rumah yang sekaligus toko di Jl Pasar Utara No 24 Keboijo Kelurahan Petarukan Kecamatan Petarukan itu belum nampak persiapan khusus. Sejumlah tetangga nampak

bergerombol namun tidak berani mendekat ke rumah tersebut. Mereka menaruh perhatian karena melihat banyaknya wartawan yang berada di rumah itu. Bahkan toko tetap buka seperti biasa dan dikunjungi pelanggannya. Azam mengatakan meski ada isu meninggalnya adiknya itu, namun hal tersebut belum bisa menjadi pedoman karena sudah dua kali adiknya dinyatakan tewas, ditambah belum ada pemberitahuan resmi dari aparat berwenang. Dulmatin sendiri lanjut dia adalah anak ke lima dari enam bersaudara pasangan H Usman

Sofi dan Hj Masniyati. Pertama kali dilahirkan bernama Joko Pitono, kemudian berganti nama secara resmi menjadi Amar Usman. Selanjutnya oleh aparat Amar Usman dijuluki sebagai Dulmatin. Mengenai nama Dulmatin ini, pihak keluarga juga mengetahuinya dari televisi. Menurut Azam, nama itu diberikan oleh aparat yang mencari-carinya. Bahkan keluarga sempat bingung saat ditanyakan nama tersebut pertama kalinya. Kini mereka sudah terbiasa dan nama Dulmatin adalah Joko Pitono alias Amar Usman. Saat ini pihaknya masih menunggu informasi lebih lanjut. (ali)

PNS Diminta Sukeskan Pilkada

SUMITRO/RADAR PEMALANG

ARAHKAN PESERTA – Trainer Ardiansyah SPd sedang mengarahkan peserta pada Pelatihan WME di Kantor Pusat CAM Selasa (9/3) kemarin.

CAM Gelar WME COMAL – Customer atau konsumen umumnya tidak memiliki loyalitas pada dealer, akan tetapi mereka lebih percaya pada salesman sebuah dealer. Karenanya sebagai ujung tombak sebuah perusahaan, salesman memiliki peran yang sangat penting bagi maju dan berkembangnya dealer. Kreasi dan inovasi salesman dituntut lebih variatif dalam menjaga dan memelihara konsumen. Hal ini dilakukan agar konsumen loyalitasnya tetap terjaga. Menjaga dan memelihara konsumen di sini, makna dan pengertiannya sangat luas. Tergantung bagaimana salesman mampu “mengambil hati” konsumen tersebut. Bukan hanya pada saat mereka tertarik mengambil motor baru atau pra penjualan, akan tetapi juga pada pasca penjualan. “Zona nyaman, biasanya membuat salesman terlena. Karenanya perlu dipompa semangatnya. Karena persaingan kini sudah sangat kompetitif,” ungkap Drs (Psi) YS Widodo kepada Radar disela-sela memberikan Pelatihan Winning Marketing Executive (WME) Selasa (9/3) kemarin. Pelatihan yang diselenggarakan Comal Abadi Motor (CAM) tersebut berlangsung di Kantor Pusat CAM Jl Jendral Sudirman BlandongComal. Dengan diikuti 24 salesman, pelatihan digelar selama tiga hari, yakni sejak Senin hingga Rabu besok (8-10/3). Dikatakan dia, zona nyaman yang seringkali membuat salesman Honda berleha-leha ria tersebut, yakni nama besar Honda yang sudah dikenal masyarakat, kondusivitas lingkungan kerja, longgarnya sistem sebuah dealer, serta sikap atau mental salesman yang mudah puas. “Contohnya target penjualan sudah menutup, biasanya salesman akan rileks karena merasa sudah aman. Mental dan sikap seperti ini yang seharusnya diubah,” tandas Widodo. Sementara itu Kepala Cabang Comal Abadi Motor (CAM) Robertus Danacandra melalui Supervisor CAM Hariman Syah kepada Radar menuturkan, WME yang diselenggarakan CAM adalah pelatihan kedua, setelah pelatihan yang pertama diadakan pada Desember 2009 lalu. Tujuannya, untuk meningkatkan dan membangun karakter (caracter building), pengetahuan (knowledge), serta ketrampilan (skill) salesman. (cw2)

PRASARANA Jalan Kalirandu Rusak Parah PEMALANG - Jalan Desa Kalirandu yang menghubungkan empat pedukuhan dengan satu dukuh di wilayah paling utara desa tersebut kondisinya rusak parah. Akibatnya jalan tersebut enggan dilalui warga, mereka memilih melewati jalan desa lainnya untuk menuju pusat keramaian desa. Kepala Desa Kalirandu Slamet Kardiyan berharap ada kepedulian dari pemerintah daerah untuk memerbaiki ruas jalan sepanjang sekitar tiga kilometer tersebut. “Jalannya rusak parah padahal merupakan penghubung Dukuh Petinggen dengan dukuh lainnya di Desa Kalirandu,” kata dia Selasa (9/3). Jalan tersebut pada tahun 2005 dilakukan rehab berupa pengaspalan dengan sistem tabur. Dana yang digunakan dari Program Pemberdayaan Masyarakat Desa (P2MP). Tidak sering kendaraan berat melintas di jalan selebar tiga meter tersebut, keculai pada musim panen untuk angkutan hasil bumi, selebihnya hanya sepeda motor. Kini jalan beraspal itu sudah tidak nampak aspalnya karena berkubang air dan lumpur serta bergelombang. Pemerintah desa berharap pemerintah daerah mengalokasikan anggarannya untuk memerbaiki jalan tersebut. Kades nmenegaskan sudah berulang kali mengusulkan jalan tersebut dalam musrenbang, baik di tingkat desa maupun kecamatan, namun hingga kini belum terealisasi. (ali)

PEMALANG – Sebagai salah satu faktor kekuatan negara, peran dan fungsi PNS sangat strategis dalam pemilihan umum kepala daerah (Pilkada). Hal ini mengingat jumlah PNS yang cukup besar, sehingga sangat berpengaruh terhadap penghitungan suara akhir. Sebagai warga negara yang baik harus mensukseskan pesta demokrasi tersebut, sebagaimana diamanatkan dalam UU nomor 22 tahun 2007 tentang penyelenggaraan pemilu. Tetapi disisi lain sebagai PNS harus bisa netral dan bebas dari pengaruh semua golongan serta parpol sebagaimana tertuang dalam pasal 3 ayat 2 UU nomor 43 tahun 1999 tentang pokok-pokok kepegawaian, sehingga pilkada yang dihasilkan akuntabel, jujur adil dan

transparan. Demikian yang disampaikan Bupati Pemalang HM Machroes SH dalam kata sambutannya yang dibacakan oleh Sekretaris Daerah H Sumadi Sugondo SE MM MSi dalam acara Diklat Prajabatan di SLB, kemarin. “Dalam Pelaksanaan pilkada di Kabupaten Pemalang yang akan dilaksanakan pada tanggal 31 Oktober 2010 mendatang, saya berharap saudara dapat mensukseskannya. Dengan berpartisipasi aktif sebagai corong pemerintah agar tidak ada anggota masyarakat yang golput dan dapat memberikan suaranya secara bijaksana untuk memilih calon bupati yang tepat untuk memimpin Kabupaten Pemalang lima tahun kedepan,” katanya. (mg1) SUMITRO/RADAR PEMALANG

DONOR DARAH – Salah satu pendonor di Desa Pagergunung sedang diambil darahnya oleh petugas PMI Selasa (9/3) kemarin.

Perlu Dibentuk Kelompok Donor Darah ALI BASARAH/RADAR PEMALANG

CORYNE - Petugas laboratorium hama dan penyakit saat mengamati Coryne Baktery.

60 Hektar Sawah Terserang Wereng PEMALANG - Sedikitnya 60 hektar sawah terserang wereng coklat pada masa tanam (MT) pertama yang berakhir beberapa pekan lagi. Selain itu ratusan hektar lainnya terancam hama tersebut. Ironisnya sawah yang terserang tersebut berada di daerah produktif di dekat kota. Pemerintah melalui Dinas Pertanian Jawa Tengah menyiapkan langkah antisipasi dengan menggunakan bakteri Coryne. Kepala Laboratorium Penelitian H am a dan Penyaki t (HPH) Ir Sapto Darmono Selasa (9/3) kemarin mengemukakan adanya serangan hama di beberapa sawah tersebut. “Sawah yang terserang hama wereng ini sekitar 50 hektar berdasarkan data pada pekan pertama bulan Maret yang berada di sepanjang jalur irigasi Sokawati,” terangnya. Sawah tersebut di antaranya berada di Desa Sungapan, sebagian Lawangrejo, Sewaka, Kramat dan sebagian di desa-

desa lainnya. “Selain terserang hama wereng, ratusan lainnya juga sudah terancam dan berada hampir menyeluruh di Kabupaten Pemalang sehingga perlu diwaspadai,” tambah dia. Namun demikian laboratoriumnya sudah memiliki stok obat pembasmi hama untuk mengantisipasinya dalam jumlah yang cukup. Laborat sudah melakukan sosialisasi penggunaan obat tersebut yang berjenis Coryne Baktery. Obat ini diproduksi oleh laboratorium dan didistribusikan ke petani dalam bentuk galon. Untuk memproduksinya dibutuhkan waktu lebih kurang dua pekan. Petani bisa mendapatkan baktery tersebut melalui Dinas Pertanian Kabupaten yang mengajukan proposal ke Dinas Pertanian Provinsi, meskipun barangnya ada di laboratorium. Sapto menambahkan selain wereng, hama lainnya yang menjadi ancaman adalah kresek dan tikus. (ali)

KEBUTUHAN darah di Kabupaten Pemalang perhari mencapai 35 kantong, sementara Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Pemalang setiap harinya hanya bisa menyediakan 20 hingga 25 kantong saja. Keadaan ini tentu menjadikan stok darah di PMI selalu kurang. Akibatnya belakangan di beberapa rumah sakit (RS) dan rumah bersalin (RB) Pemalang marak pendonor bayaran. “Idealnya pada tingkatan desa dibentuk kelompok donor darah, sehingga begitu ada yang sakit dan membutuhkan darah tidak mengalami kesulitan,” ungkap petugas donor darah PMI Pemalang, Sofa kepada Radar di sela-sela kegiatan donor darah di Panti Asuhan Tarbiyatul Quran Desa Pagergunung Kecamatan Ulujami Selasa (9/3) kemarin. Kekurangan stok darah di PMI Pemalang lanjutnya,

merupakan permasalahan semua pihak. Bukan hanya Pemerintah Kabupaten Pemalang dan instansi-instansinya, akan tetapi juga kesadaran masyarakat dalam menolong dan membantu sesamanya. Dicontohkan Sofa, apabila dalam suatu desa ada salah satu warganya yang sakit dan membutuhkan darah, tidak serta merta bisa menunggu lebih lama. Karena akan berdampak serius pada pasien. “Pasien kritis tidak bisa menunggu lama, karena akan berakibat fatal bagi kelangsungan hidupnya,” ungkap dia. Kesadaran masyarakat lanjutnya, sebetulnya cukup tinggi. Hal ini terbukti dengan banyaknya pendonor yang merelakan darahnya diambil ketika ada tetangganya yang membutuhkan. Namun karena tidak dikoordinasi dengan baik, dalam pelaksanaannya tidak dapat berjalan

dengan baik. “Dengan adanya kelompok donor darah, jenis dan golongan darah anggotanya dapat diketahui. Dengan begitu setiap kali ada yang membutuhkan, koordinasinya lebih cepat dan gampang,” ungkapnya menambahkan. Selain itu, keberadaan kelompok donor darah juga semakin meningkatkan solidaritas sosial. Selain untuk kebutuhan warga Kabupaten Pemalang, keberadaan stok darah yang cukup juga dapat membantu daerah lain yang membutuhkan. Termasuk di daerah yang terkena bencana. Pengasuh Panti Asuhan Tarbiyatul Quran KH Abdul Karim mengatakan bahwa digelarnya kegiatan donor darah itu dalam rangka membantu sesama. Sehingga semangat kebersamaan di antara warga dan masyarakat akan tercipta. (sumitro)


METROPOLIS

RABU 10 MARET 2010

5

RADAR TEGAL

Angin Kencang Kembali Mengancam

TELEPON PENTING Hotel Bahari Inn Tegal Hotel Karlita

(0283) 343399 (0283) 358050

Nelayan Diminta Waspada

SOSIAL

HERMAS PURWADI/RATEG

PAKET CACING - Kasat Narkoba AKP Teguh Riyanto SE menunjukkan paket cacing sabu yang berhasil diamankan dari tangan pelaku.

Transaksi di Terminal, Kurir Sabu Diringkus Petugas

M SAEKHUN/RATEG

BERAS PACEKLIK - Ketua HNSI Kota Tegal Mahmud Efendi menyerahkan beras paceklik dari Pemkot kepada keluarga nelayan.

USAI mengendus pesta sabu yang melibatkan oknum anggota dewan, Satuan Narkoba terus bergerilya memantau sepak terjang peredaran ‘serbuk setan’ di wilayah hukumnya. Dengan sandi “Nobat” alias nonggol langsung babat, satuan itu kembali mengendus aktifitas jual beli sabu yang masih berkutat di jantung kota. Kali ini, kurir sabu berhasil dibekuk saat hendak menunggu calon pembeli di belakang Terminal Bus Kota Tegal. DIperoleh informasi, pengintaian yang dilakukan Satuan Narkoba dibawah pimpinan Kasat Narkoba AKP Teguh Ri-

1.000 Nelayan Terima Beras Paceklik UNTUK membantu masyarakat nelayan yang sedang mengalami kesulitan, karena masuk masa paceklik. Sebanyak 1.000 nelayan Kota Tegal Selasa (9/3) kemarin, menerima bantuan beras paceklik. Penyerahan secara simbolis oleh Walikota Tegal H Ikmal Jaya SE Ak, didampingi Kepala Dinas Pertanian dan Kelautan (Dislatan) Drs H Agus Santoso MM dan Ketua HNSI Mahmud Efendi. Kepala Dislatan Kota Tegal Drs H Agus Santoso MM, mengatakan, pemberian bantuan beras paceklik kepada nelayan rutin dilakukan Pemkot, dengan menggunakan APBD. Pada tahun ini (2010, red) bantuan beras paceklik yang diberikan kepada nelayan sama pada tahun 2009, yakni sebanyak 5 ton. Selanjutnya, proses penyaluran diserahkan melalui HNSI. “Walaupun puncak paceklik terjadi pada bulan Pebruari, tapi bukan kami terlambat memberikan beras paceklik. Tapi penyaluran beras paceklik pada bulan Maret atas dasar permintaan HNSI, yang kami respon dengan memberikan beras paceklik 5 ton kepada 1.000 nelayan,” kata Agus. Ketua HNSI Kota Tegal Mahmud Efendi, mengungkapkan, sebenarnya pihaknya mengajukan beras paceklik untuk 2.500 KK. Namun dari Pemkot hanya menyalurkan bantuan beraas paceklik 5 ton atau untuk 1.000 KK. Karena masing-masing KK menerima beras paceklik 5 kilogram, sehingga untuk sisanya pihaknya masih menunggu bantuan beras paceklik dari Propinsi Jawa Tengah (Jateng). Sedangkan jumlah nelayan Kota Tegal, sesuai dengan jumlah ABK 12.500. “Kami berharap bantuan beras paceklik dari Propinsi bisa cepat turun, sehingga kami bisa seceaptnya menyalurkan. Sedangkan untuk Pemkot Tegal, pada tahun 2011 bantuan beras paceklik bisa bertambah. Karena selama dua tahun berturut-turut, yakni tahun 2009 dan tahun 2010 bantuan beras paceklik dari Pemkot sama,” ungkap Mahmud. Secara terpisah, warga nelayan Darsih (60), mengucapkan terima kasih atas penyaluran beras paceklik yang beraasal dari Pemkot. Walaupun jumlahnya hanya 5 kilogram, tapi bantuan beras paceklik ini cukup membantu. Karena selama masa paceklik sumainya tidak melaut sama sekali, sehingga kami berharap kedepan bantuan beras paceklik bisa bertambah secara berat beras yang diberikan. “Saya sangat bersyukur, atas bantuan beras paceklik dari Pemkot,” ujarnya. (hun)

yanto SE dilakukan sejak pukul 16.00 WIB kemarin. Tepat pukul 01.00 WIB dini hari, pelaku yang dicurigai membawa sabu berhasil teridentifikasi. Dia adalah Heriyanto (31) warga Desa Bengle RT 07 RW01 Kecamatan Talang. Dari hasil pengeledahan, petugas menemukan 1 paket sabu “paket cacing” seberat 0,8 gram yang dijual dengan harga Rp 500.000. Kapolresta Tegal AKBP Drs Ahmad Husni membenarkan reaksi cepat yang dilakukan Satuan Narkoba untuk menekan peredaran sabu. “Ini prestasi membanggakan. Kami tetap merespon sekecil apapun ma-

sukan dari warga terkait peredaran narkoba,” terangnya, Selasa (9/3). Sementara, Kasat Narkoba AKP Teguh Riyanto SE menyatakan tersangka dibekuk di Jalan Mataram, tepatnya di belakang terminal. Dia akan berupaya melakukan pengembangan lewat penyidikan pelaku. “Kami berupaya mengurai sepak terjang peredaran sabu yang belakangan marak di sini. Setidaknya, dari hasil pengembangan nanti ada petunjuk baru yang bisa membantu anggota untuk menangkap bandar besarnya,” tegasnya. (her)

MESKI cuaca terlihat membaik dan hujan mulai jarang terjadi. Tetapi, berdasarkan prakiraan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Tegal, tinggi gelombang laut saat ini mencapai 2-3 meter. Kaharudin ST, petugas BMKG Tegal mengatakan, pola tekanan rendah diperkirakan akan terjadi di Samudera Indonesia sebelah barat daya Banten, Australia bagian selatan dan Sumatera Pasifik sebelah timur Australia. Daerah pertemuan angin diperkirakan akan terjadi di Sumatera bagian selatan serta Jawa bagian barat. Potensi pembentukan awan - awan hujan diperkirakan terjadi di wilayah selatan khatulistiwa Indonesia. Hal itu disebabkan karena sumber uap air banyak terjadi di wilayah tersebut. Cuaca di pantura diprakirakan berawan dan berpeluang hujan dengan angin bertiup

dari arah barat daya dengan kecepatan 5-25 km per jam. Tinggi gelombang di Laut Jawa 0,2 0,6 meter dan di Samudera Hindia selatan Jateng tinggi gelombang mencapai 2-3 meter. Untuk itu, pihaknya menghimbau kepada nelayan untuk tetap waspada dan berhati-hati meski cuaca terlihat terang. “Peribahan cuaca bisa terjadi setiap saat sehingga langkah antisipatif harus selalu dipersiapkan,” katanya. Ibrahim (40), nelayan asal Tegalsari membenarkan jika perubahan cuaca bisa terjadi seyiap saat. Pihaknya juga menyambut baik berbagai masukan terutama tentang kondisi cuaca sehingga nelayan seperti dirinya bisa mengantisipasi segala kemungkinan yang akan terjadi. Untuk itu, jika dalam kondisi normal dia bisa berada di laut hingga malam hari. Kini dia hanya melaut daripagi hingga siang atau sore hari. “Tangkapan boleh meningkat, tetapi keselamatan kami lebih penting,” terangnya. (gun)

Dari Pembukaan POPDA Kota Tegal 2010

Ribuan Peserta Siap Berkompetisi Pemerintah Kota Kembali menggelar Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA), setelah tahun sebelum tidak dilaksanakan. Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Walikota Tegal Ikmal jaya SE Ak, Selasa (9/3) di GOR Wisanggeni. Seperti Apa Pelaksanaannya? LAPORAN: ADI MULYADI ADI MULYADI/RATEG

PAGI itu, sekitar pukul 08.00 WIB kondisi GOR Wisanggeni dipadati ribuan siswa dari mulai tingkat SD sampai SMA, baik negeri maupun swasta se Kota Tegal. Mereka duduk berbaris dibangku-bangku penonton gedung olahraga andalan Metropolis. Semua berkelompok sesuai dengan kontingen masing-masing. Dari mulai Kontingen Tegal Timur, Selatan, Barat, dan Margadana. Tak ketinggalan pula kontingen pendukung

ATRAKSI - GSM One beratraksi dihadapan Walikota Tegal dan tamu undangan lainnya dalam acara pembukaan POPDA tingkat kota 2010 di GOR Wisanggeni.

yang ikut meramaikan jalannya upacara pembukaan POPDA tingkat kota. Sehingga suasana meriah sangat terlihat pada waktu itu. Mendekati pukul 08.30 WIB upacara dilaksanakan. Acara demi acar berlansung dengan lancar tanpa ada kendala yang berarti. Tepuk tangan dan sorak sorai kontingen pun mewarnai prosesi upacara pembukaan.

Dalam kesmpatan itu Kepala Dinas Pemuda Olah Raga Seni Budaya dan Pariwisata (Disporabudpar) Ir Wahyudi menyampaikan laporannya. Maksud dan tujuan diselenggarakannya POPDA adalah untuk mengembangkan bakat pelajar di bidang olah raga. Sedangkan yang menjadi tujuannya antara lain sebagai ajang evaluasia aterhadap

hasila pembinaan olah raga pelajar yanga dilaksanakan di Kota Tegal. Serta sarana untuk menggalang rasa persatuan dana akesatuan dikalangan pelajar. “Juga sebagai wahana penjaringan atlet yang berbakat dan potensial. Yang nantainya akan dibina lebih lanjut guna menghadapi kejuaraan olah raga di tingkat Jateng dan Nasional. Untuk sasarannya adalag SD/ MI, SMP/MTs, SMA/MA/ SMK negeri dan swasta,” katanya. Kegiatan dilaksanakan selama empat hari. Mulai dari Selasa (9/3) sampai dengan Sabtu (13/3) nanti. Jumlah peserta yang mengikuti kurang lebihnya mencapai 2.000 orang. Dengan 13 cabang olah raga yang akan dilombakan. Ini sesuai dengan juklak dari pemerintah provinsi. “Dasar darai apelaksanaan POPDA adalah UU No 20 tahun 2003, UU No 3 tahun 2005. Serta program kerja Disporabudpar tahun 2010. kenapa tahun 2009 tidak dilaksanakan? Karena pada waktu itu Pemkot memfokuskan pada PORPROV jateng,” imbuhnya.

Dalam kesempatan yang sama Ikmal menyampaikan pelaksanaan POPDA merupakan muara bagia pembinaan olah raga prestasi yang dilakukan sekolah-sekolah. Ini juga tidak hanya mengandung muatan edukasi secara fisik saja. Namun juga memeuat dimensi rekreatif dan kompetisi didalamnya dan mengedepankan aspek sportifitas. “saya mengharap momentum ini dapat menjadi pelajaran dan pengalaman para pelajar. Karenanya melalui kegiatan ini kita jadikan sebagai desain pola pembibitan dan pembinaan atlet. Ini juga sangat efektif untuk pengembangan olah raga prestasi,” ujarnya. Karena itu, lanjut Ikmal, bagi pare peserta buktikanlah bahwa semua dapat berprestasi. Selain itu juga siap menjadia dutaduta Kota Tegal, untuk berkompetisi ditingkat yang lebih tinggi lagi. Acara pembukaan ini juga dimeriahkan dengan tampilan Marching Band GSM One dari SDN MKK 1. Mereka menunjukan kelasnya ynag telah berhasil menjadi juara dia ajang Nasional beberapa waktu lalu. (*)


BREBES & BUMIAYU

6

RABU 10 MARET 2010

RADAR TEGAL

Pengangkatan Tunggu Surat Menpan

TELEPON PENTING RSUD Brebes RSU Bhakti Asih

(0283) 671431 (0283) 671279 / 673481

Terkait Tuntutan Tenaga Honorer

LINTAS

ISMAIL FUAD/RATEG

ILEGAL - Proyek galian C di Sungai Pemali, Desa Sidamulya, Kecamatan Wanasari, akhirnya ditutup karena tak mengantongi izin.

Kena Sidak, Galian C Ilegal Ditutup

ISMAIL FUAD/RATEG

MENELITI - Tim Teknis Universitas Negeri Semarang (Unnes) meneliti konstruksi beton bangunan Kantor Pelayanan Terpadu. Mereka memastikan rekomendasi hasil penelitian dapat diterbitkan akhir Maret 2010.

Nasib KPT Ditentukan Bulan Ini BREBES - Nasib kelanjutan proyek pembangunan Kantor Pelayanan Terpadu (KPT) Pemkab Brebes yang menelan biaya Rp 7 miliar melalui Anggaran Pendapatn dan Belanja Daerah (APBD) 2008 akan ditentukan akhir bulan ini. Ini sebagaimana janji yang diutarakan pihak peneliti dan konsultan dari Universitas Negeri Semarang (Unnes). Rekomendasi dari Unnes hingga kini masih dinanti masyarakat dan pemkab. Menurut Koordinator Tim Unnes Agung Sularto belum lama ini di lokasi KPT, pihaknya memastikan penelitian dan rekomendasi dari kelanjutan pembangunan KPT hingga akhir Maret 2010. Menurutnya, untuk sekadar menilai kualitas bangunan yang sudah ada bisa disimpulkan dalam waktu yang tidak terlalu lama. ’’Yang memakan waktu agak lama adalah rekomendasi yang akan dikeluarkan terkait kelanjutan pembangunan gedung ini,” ujarnya. Pihaknya juga sudah mendapatkan gambaran sementara dari kualitas gedung, menurut Tim Pelaksana Teknis Unnes Ir Kuntoro, sepertinya pembangunan bisa dilanjutkan dengan beberapa catatan dan perbaikan. Ini mengingat hasil tes laboratorium yang telah dilakukan intansinya beberapa waktu lalu menemukan sejumlah titik kualitas beton yang kurang memenuhi standar. ’’Standar minimum untuk gedung ini, kualitas beton harus K300 sedangkan hasil lab kemarin ditemukan ada yang dibawah K300, bahkan sampai K150,” tandas kajur Fakultas Teknik Sipil Unnes tersebut. Meski begitu, hasil tes lab tersebut akan dicocokan dengan tes teknis dilapangan untuk bisa mendapatkan hasil yang sesuai. ’’Kami sudah memeriksa kualitas beton dengan laveling maupun hammer test, namun belum ada hasil yang bisa disampaikan,” katanya. Lebih lanjut dia berjanji akan bersikap objektif dalam mengemukakan hasil penilaian sejak Novemebr 2009 itu. ’’Sekarang belum fix dan masih terus kami teliti dengan tahapan dan proses selanjutnya,” ujarnya. Sementara itu, PT Adi Bima yang mengerjakan gedung Kantor Terpadu melalui Ir Sunndoro, menampik kualitas beton K150 hasil tes laboratorium. Dia mengaku, perusahaannya mengerjakan sesuai dengan aturan dan spek. ’’Kalau Unnes punya data, kami juga punya data kualitas beton dari konsultan kami,” tandasnya. (cw1)

BREBES - Proyek galian C di Sungai Pemali, Desa Sidamulya, Kecamatan Wanasari, akhirnya ditutup. Penutupan ini dilakukan paka dilakukannya inspeksi mendadak (sidak) gabungan Komisi III (tiga) dan II (dua) DPRD Brebes bersama Kantor Lingkungan Hidup Brebes, Dinas Pengairan dan Energi Sumber Daya Mineral, serta kantor Perizinan Terpadu Pemkab Brebes ke lokasi galian ilegal yang dimaksud. Menurut Anggota Komisi III DPRD Brebes Siti Zubaidah, proyek galian C di Desa Sidamulya ternyata sudah menjadi kesepakatan bersama antara pihak pengelola dan pemerintah desa (pemdes). Namun, di tengah jalan ternyata warga merasa dirugikan dan tidak ada kejelasan kesepakatan.

Ditambahkan oleh Wakil ketua Komisi III DPRD Brebes Sururul Fuad, menurut informasi yang diterimanya, beberapa kesepakatan antara pengelola dengan pemdes. Di antaranya, untuk satu rit truk yang mengangkut material galian dan melintas di jalan desa kompensasinya sebesar Rp 7.500 untuk desa. Selain itu, telah disepakati bersama adanya kompensasi perbaikan jalan yang dilewati. Lebih ironis, lanjut Sururul, penggalian di Sungai Pemali tersebut tidak mengantongi perizinan yang legal. Karenanya, Komisi III merekomendasikan penutupan galian milik Afif Zamroni tersebut. ’’Selain tidak legal, pembangunan tersebut juga menyalahi aturan lingkungan hidup dan posisinya membahayakan

bagi warga setempat, khususnya anak kecil,” tandasnya. Terkait dengan sangsi, menurut dia, pihaknya akan meminta klarifikasi kepada pelaksana proyek, begitu juga dengan kompensasi yang telah disepakati. ’’Kami berharap agar Pemkab tegas menindak yang bersangkutan, baik itu teguran maupun sangsi tegas. Kerugian yang dialami warga juga harus dipenuhi haknya,” ucapnya. Sebelumnya diberitakan, ratusan warga Desa Sidamulya menyandera satu unit ekskavator (alat berat, Red) sebagai bentuk protes terhadap aktivitas penggalian, karena dikhawatirkan berdampak pada meluapnya air sungai ke pemukiman mereka. Warga juga kecewa terhadap penambang yang ingkar janji. (cw1)

BREBES - Tuntutan para Guru Tidak Tetap (GTT) dan Pegawai Tidak Tetap (PTT) Kabupaten Brebes untuk diterbitkannya Surat Keputusan (SK) bupati sebagai bukti pengakuan dari pengabdian yang dijalani selama ini, akhirnya mendapat tanggapan. Dalam waktu dekat ini Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara (Menpan) RI bakal melayangkan surat tertulis kepada bupati. Hal ini disampaikan Pimpinan DPRD Kabupaten Brebes HM. Agus Sutrisno. Surat tertulis dimaksud, dijelaskannya,s berisi tentang legalitas pembuatan SK tenaga honorer Pemda Brebes. ’’Ini artinya bupati akan membuat SK pengangkatan tenaga honorer. Tapi, sebelumnya perlu menunggu surat dari Menpan. Surat itu sebagai dasar hukum ke luarnya SK,” jelas Agus ketika dikonfirmasi Radar sepulangnya dari mendampingi GTT-PTT Kabupaten Brebes menemui Menpan di Jakarta Selasa (9/3). Selain itu, lanjutnya, untuk

pengangkatan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2010 maka akan memprioritaskan pengangkatan CPNS dari calon yang masih tercecer tahun 2009. Adapun sebagai prioritas adalah mereka yang masuk kelompok Memenuhi Sarat A (MSA). Prioritas ini yang disesuaikan dengan Peraturan Pemerintah (PP) No. 48 Tahun 2005. ’’Ini merupakan kebijakan pemerintah pusat,” kata Agus. Sedangkan mereka yang masuk kelompok Memenuhi Sarat B (MSB), menurutnya, tidak perlu khawatir. Karena pada tahun 2011, pemerintah akan mengangkat CPNS yang berasal dari kelompok MSB, dengan jumlah yang terbatas yakni sekitar 30 persen. Bagaimana dengan kelompok lain yang belum terakomodir? Pemerintah pusat saat ini tengah membahas Rancangan Peraturan Penerimaan (RPP). RPP yang tengah digodok tersebut, menurut anggota Fraksi Partai Golkar (FPG) DPRD Brebes ini, akan mengakomodir semua kelompok CPNS yang ada. Tentu dengan mempertimbangkan keuangan yang ada. (din)

Dari Pelatihan Mendongeng Guru TK Se-Kabupaten

Menarik atau Tidaknya Sebuah Dongeng Tergantung Si Pendongeng Sebagai tradisi lisan, mendongeng menduduki peran penting dalam pendidikan, khususnya bagi anak-anak. Seperti apa cara mendongeng yang baik? LAPORAN: ABIDIN ABROR DARI cerita atau kisah yang disampaikan, akan tumbuh daya fantasi dari si anak. Semua pengalaman yang disampaikan, apalagi kalau dongeng yang disampaikan itu cukup menarik. Hingga si anak berusia dewasa pun dongengan itu selamanya akan membekas.

Mengenai menarik atau tidaknya sebuah dongeng, ternyata itu sangat bergantung dari si pendongeng. Inilah yang coba dikupas dalam acara ’Pelatihan Mendongeng’ yang diikuti sekitar 562 guru Taman Kanak-Kanak (TK) seKabupaten Brebes Senin (8/3). Pelatihan pengelolaan pembelajaran TK tersebut berlangsung di Gedung Korpri, Brebes. Dalam pelatihan ini, ratusan guru TK secara langsung mendapatkan ilmu mengenai bagaimana teknik mendongeng yang baik, sehingga anak-anak menjadi tertarik mendengarkan. Menurut pemateri Kundori, dalam mendongeng yang terpenting adalah dongeng terse-

but harus bisa ditangkap (dicerna) oleh daya nalar si anak. Itu semua perlu didukung dengan variasi mendongeng. ’’Cerita yang disampaikan juga perlu disesuaikan,” kata Kundori. Hari kedua, Selasa (9/3), para guru TK yang datang dari berbagai pelosok kecamatan juga diberikan materi tentang bagaimana pengelolaan pembelajaran sekolah TK. Adapun sebagai pemateri kedua adalah Dedy Andriyanto dari Semarang. Menurut Ketua Persatuan Guru TK se-Kabupaten Brebes yang sekaligus bertindak sebagai Ketua Panitia Sugiatun, kegiatan pertemuan ini lebih memfokuskan mengenai teknik mendongeng.

’’Kita fokuskan bagaimana mendongeng yang baik,’’ kata Sugiatun. Lebih lanjut dijelaskannya,

kegiatan ini juga sekaligus untuk memperingati HUT Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI) ke-60. (*)

ABIDIN ABROR/RATEG

BELAJAR MENDONGENG - Ratusan guru TK serius menyimak pemaparan teknik mendongeng.


BREBES & BUMIAYU

RABU 10 MARET 2010

7

RADAR TEGAL

LEGISLATIF Komisi I Sambangi Jatibarang

dok/rateg

Pamor Wicaksono

JATIBARANG - Komisi I (satu) DPRD kabupaten Brebes kembali melakukan kunjungan kerja terkait dengan pembangunan dan pemerintahan di tingkat kecamatan. Setelah mengunjungi Kecamatan Ketanggungan dan Kersana beberapa waktu lalu, Komisi yang membidangi Pemerintahan ini Selasa (9/2) mengunjungi Kecamatan Jatibarang. Menurut Anggota Komisi I Pamor Wicaksono SH, di Kecamatan Jatibarang masih ditemukan ketertinggalan dan hal pembangunan. Itu, lanjut dia, tidak terlepas dari minimnya anggaran pembangunan untuk desa-desa melalui

ADD yang sangat kecil. ’’Kecamatan Jatibarang adalah kecamatan yang desanya sebagai penerima paling sedikit se-Kabupaten Brebes. Paling banyak hanya Rp 60 juta per desa, dan yang terminim hanya Rp 30 juta per desa,” tandas Pamor. Di samping itu, menurut dia, di beberapa desa yang ada di Jatibarang butuh penanganan perbaikan infrastruktur. Khususnya, akses transportasi masyarakat. ’’Ruas jalan Jatibarang, Tegal Wulung, hingga Pamengger kondisinya rusak parah. Padahal, jalan itu merupakan akses utama warga dalam melakukan aktivitas ekonomi, pertanian, dan pendidikan,” katanya prihatin. Meski demikian, pihaknya menyadari bahwa kondisi semacam ini hampir merata di sejumlah wilayah di Kabupaten Brebes. Ke depan, perbaikan dan pembangunan infrastruktur jalan desa di Kecamatan Jatibarang akan diusulkan dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Perubahan Tahun Anggaran (TA) 2010 atau setidaknya di Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) TA 2011, karena kondisinya memprihatinkan,” tandasnya. (cw1)

INFRASTUKTUR

DAS Pemali Ancam Pemukiman Warga Harus Segera Diperbaiki BANTARKAWUNG - Daerah Aliran Sungai (DAS) Pemali yang melalui dua desa di Kecamatan Bantarkawung dalam kondisi mengkhawatirkan. Kondisi itu menyusul dengan semakin luasnya erosi sungai yang mengancam pemukiman penduduk, lahan pertanian, serta akses jalan kabupaten. Dua desa yang berada di DAS tersebut yakni Desa Pangebatan dan Desa Kebandungan. Di Desa Pangebatan, ratusan rumah yang berada di sekitar alur Sungai Pemali di Dukuh Buaran dan Dukuh Kidul rawan terendam luapan sungai. Rumah-rumah tersebut berada di Dukuh Kidul RT 11 dan 13 RW 01. Sedangkan di Dukuh Buaran berada di Blok Pesantren wilayah RT 03, 06, dan 05 RW 01. Kepala Desa (Kades) Pangebatan Sukardi MPd saat dihubungi Radar mengatakan, kerawanan tersebut diakibatkan jebolnya tanggul pengaman sungai yang berfungsi sebagai pembatas perumahan penduduk dengan aliran sungai. ’’Setiapkali terjadi peningkatan volume air di Sungai Pemali ini, sudah dapat dipastikan perumahan di sekitarnya akan terendam air luapan sungai. Kondisi ini disebabkan pendangkalan sungai, sehingga air dengan mudah meluap hingga ke pemukiman warga,” ungkap Sukardi. Karenanya, menurut Sukardi, pihaknya telah mengajukan pembangunan talud ke tingkat

kabupaten, sebagai upaya antisipasi meluapnya aliran sungai ke pemukiman penduduk. Termasuk pengajuan di kegiatan Musrenbang beberapa waktu lalu. Pembanguna talud penahan sungai dinilai menjadi prioritas usulan yang diajukan dari Pemerintahan Desa Pangebatan. Sementara, di Dukuh Kebandungan belasan hektar lahan pertanian jagung milik warga saat ini sudah tidak dapat lagi ditanami akibat erosi Sungai Pemali di Dukuh Pendil. Selain merusak lahan pertanian, aliran Sungai Pemali juga mengancam keberadaan badan jalan kabupaten Kebandungan-Cikamuning yang saat ini hanya berjarak tidak lebih dari 10 meter dari bibir sungai. ’’Dengan datangnya musim hujan saat ini, kami merasa khawatir. Karena pada ruas jalan yang berdampingan dengan Sungai Pemali tersebut telah terjadi erosi tanah seluas 150 meter. Semula jarak antara jalan dangan bibir sungai sejauh 50 meter, namun saat ini hanya tinggal 10 meter,” jelas Sutarto MPd, kades Kebandungan. Sekcam Bantarkawung Wahono SH ketika dikonfirmasi Radar membenarkan kondisi rawan di sekitar DAS Pemali tersebut. Dijelaskannya, dalam kegiatan Musrenbangcam beberapa waktu lalu, usulan mengenai pebangunan talud maupun dan penahan sungai juga disampaikan beberapa perwakilan desa yang berada di sepanjang DAS. ’’Diharapkan usulan tersebut dapat terakomodir dan terealisasi pembangunannya.’’ (pri)

TEGUH SUPRIYANTO/RATEG

MENGKHAWATIRKAN - Daerah Aliran Sungai (DAS) Pemali di Desa Pangebatan mengancam pemukiman penduduk.

Perlintasan KA Grengseng Membahayakan

TEGUH SUPRIYANTO

TAK MEMADAI – Kondisi jalan di Desa Sridadi tidak memadai dalam mendukung aktivitas warga, meskipun jalur ini sebagai akses utama warga.

Empat Pedukuhan Minim Akses Jalan SIRAMPOG - Warga yang tinggal di empat pedukuhan wilayah Desa Sridadi, Kecamatan Sirampog, hingga saat ini masih kesulitan dalam menjalankan akvifitas sehari-harinya. Kondisi tersebut disebabkan minimnya sarana infrastuktur jalan yang menghubungkan antarpedukuhan, serta ke pusat pemerintahan maupun perekonomian. Kepala Desa (Kades) Sridadi Wastomo mengakui, kesulitan yang dihadapi warganya selama ini karena mereka hanya memanfaatkan jalan setapak sepanjang 500 meter, sebagai pintu masuk menuju pusat pemerintahan. ’’Kondisi ini jelas sangat menyulitkan warga. Sebab, dengan keterbatasan yang ada mereka tidak dapat leluasa melakukan aktivitasnya,” kata Wastomo. Lebih lanjut dia menambahkan, kesulitan yang dihadapi 1.300 Kepala Keluarga (KK) yang tinggal di Dukuh Pakeleran, Sriempat, Lebak Goak, dan Sigamyang saat ini adalah saat mengangkut hasil bumi dari perkebunan mereka. Pasalnya, mereka harus memikulnya dengan jarak lebih dari 3 km. ’’Daerah Sirampog merupakan penghasil beras unggulan di Kabupaten Brebes, termasuk desa kami. Namun, dalam pendistribusiannya, para petani di sini sangat kesulitan. Sehingga mereka harus memanggul sampai depan Polsek Sirampog,’’ jelasnya. ’’Hal yang sama juga terjadi jika salah seoarang warga tengah membangun rumah. Untuk mengangkut kebutuhan matrial, mereka diharuskan membayar lebih untuk ongkos panggul.’’ Dikatakannya, keinginan warga untuk memiliki akses jalan yang memadai sangat tinggi. (pri)

PAGUYANGAN - Jalan yang dilalui perlintasan kereta api (KA) Kretek 322 KM 319+8/9 Kretek-Petuguran lintas Cirebon-Kroya yang berada tidak jauh dari Pasar Grengseng, Desa Kretek, Kecamatan Paguyangan, dinilai rawan kecelakaan. Penyebabnya, ruas jalan dari arah selatan (Purwokerto) menurun, tetapi jalan tempat perlintasan KA itu berlubang. Terlebih di saat hujan, jalan dan rel KA menjadi licin dan membahayakan. Warga di sekitar perlintasan mengakui, selama ini sering terjadi kecelakaan. Beberapa kali terjadi pengendara motor terjatuh atau tertabrak kendaraan lain saat melewati rel tersebut, akibat jalan berlubang. Warga berharap kerusakan jalan di rel KA

provinsi Tegal-Purwokerto itu dalam posisi sedikit menyilang dari badan jalan. Sehingga, saat roda kendaraan melaluinya, kerap kali tergelincir. ’’Hampir setiap hari selalu saja ada yang terpeleset, tapi beruntung karena berada di perlintasan. Sehingga kendaraan lain dalam kondisi berjalan perlahan dan tidak sampai terjadi kondisi yang lebih mengenaskan,” ungkapnya. Karena sering terjadi kecelaTEGUH SUPRIYANTO/RATEG MEMBAHAYAKAN - Jalan di perlintasan kereta api Kretek, kaan di perlintasan KA terseKecamatan Paguyangan, berlubang dan membahayakan but, warga berharap adanya upaya perbaikan sehingga pengguna jalan. aman dilalui pengguna jalan. tersebut segera diperbaiki agar motor tergelincir saat melintasi ’’Perbaikan selama ini telah tidak semakin banyak mema- perlintasan KA ini,” tutur beberapakali dilakukan, nakan korban. Cahyadi (39), warga sekitar. mun hasilnya kelihatan belum ’’Terlebih jika sedang hujan Menurut dia, kondisi terse- maksimal. Hal itu terlihat sejak atau saat malam hari. Sudah but juga disebabkan perlin- Lebaran tahun lalu hingga saat sering pengendara sepeda tasan KA yang dilalui jalan ini telah dilakukan lebih dari

dua kali perbaikan. Tapi, sayangnya tidak bertahan lama,” urai H Yono (48), warga lainnya. Salah seorang petugas penjaga pintu perlintasan ketika dikonfirmasi Radar membenarkan kondisi yang terjadi. Dijelaskannya, pihak PJKA telah berupaya melakukan perbaikan dengan melakukan pengaspalan. ’’Semula di perlintasan tersebut menggunakan plat baja. Namun, saat tersiram hujan justru plat besi tersebut menjadi sangat licin, hingga akhirnya dilepas,” tandasnya. Selain itu, menurut dia, kondisi tanah di sekitar pelintasan yang labil juga dinilai sebagai penyebab lokasi perbaikan di perlintasan tersebut tidak bertahan lama. (pri)


SLAWI METROPOLIS

8

RABU 10 MARET 2010

RADAR TEGAL

Dimeriahkan 1.588 Siswa Popda Tingkat Kabupaten Tegal Dibuka

SLAWI Tanpa Penutup, Truk Pengangkut Pasir Ditilang SLAWI - Satlantas Polres Tegal rupanya tegas dalam menertibkan pengendara yang membahayakan pengguna jalan lainnya. Seperti halnya kendaraan dump truk yang kerap kali mengangkut pasir maupun batu tanpa penutup maupun pengaman lainnya, petugas langsung menilangnya. ‘’Kendaraan yang seperti itu memang sangat membahayakan pengguna jalan lainnya, khususnya yang berada di belakang. Muatannya bisa jatuh kapan saja, lantaran muatan seperti batu atau pasir yang dibawanya tidak diberi penutup,’’ terang Kasat Lantas Polres Tegal AKP Yuliantoro melalui Baur Tilang Aiptu Suhendra, Selasa (9/3) kemarin. Dia menjelaskan, dalam aturan berlalulintas juga disebutkan bahwa kendaraan pengangkut barang dan membahayakan bagi pengemudi kendaaan lainnya bisa ditindak tegas. Apalagi, muatannya tersebut bisa pula memicu terjadinya kecelakaan. ‘’Dump truk yang tengah membawa barang dan tanpa ditutupi serta biasanya merupakan kendaraan proyek, tetap kami tindak tegas. Dari hasil razia yang kerap kali lakukan, apalagi kini menggunakan UULAJ yang baru, semua aturan dan jenis pelanggaran sudah sangat jelas,’’ pungkasnya. (gus) ARIEF NUR RS/RADAR SLAWI

PIALA BERGILIR – Piala bergilir Bupati Tegal diserahkan oleh kontingen Kecamatan Slawi kepada Wakil Bupati Tegal HM Herry Soelistyawan (kiri) untuk diperebutkan kembali dalam ajang Popda tahun 2010.

SEDIKITNYA 1.588 siswa SD/MI,SMP/MTs, dan SMA/ MA/SMK se-Kabupaten Tegal tampil dalam ajang lomba Pekan Olah Raga Pelajar Daerah (Popda) tingkat Kabupaten Tegal. Acara dibuka secara resmi pelaksanaannya, Selasa (9/3) di GOR Trisanja Slawi. Rencananya, ajang Popda akan digelar hingga Kamis (11/3) besok. Dalam sambutannya, saat membuka secara resmi pelaksanaan Popda, Wakil Bupati Tegal HM Herry Soelistyawan mengharapkan agar ajang Popda tersebut dapat didayagunakan secara optimal, baik sebagai ajang pengukuran prestasi maupun untuk mengevaluasi hasil pembinaan olah raga yang telah dilaksanakan di masingmasing sekolah. ‘’Mari kita hargai setiap prestasi yang diperjuangkan oleh para atlet pelajar Kabupaten Tegal. Kita perkuat semangat kita dalam membangun kebersamaan dan tanggung jawab dari berbagai pihak untuk mendayagunakan Popda ini sebagai wahana pembangunan kualitas SDM, yaitu sehat jasmani, rohani, serta sekaligus dapat meraih prestasi yang membanggakan dan mengharumkan nama daerah, bangsa, dan negara,’’ ungkap Herry. Herry menjelaskan, pelajar sebagai salah satu bagian generasi muda yang telah mengalami perkembangan fisik, sikap, mental, dan intelektualitas, membutuhkan perhatian dan arahan untuk mengaktualisasikan potensi dan jati dirinya. “Untuk itu, Pekan Olah raga ini merupakan suatu upaya mengembangkan potensi dan kreatifitas bagi para pelajar di bidang olah raga. Saya berharap, para pelajar dapat memperoleh dasar yang kuat guna melangkah lebih jauh untuk mengisi pembangunan bangsa menuju masyarakat adil dan makmur,’’ tandas Herry. Secara terpisah, Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Tegal Wakhidin berharap, melalui ajang Popda nantinya dapat terjaring bibit-bibit atlet dari kalangan pelajar yang mampu berprestasi di tingkat Provinsi maupun di tingkat Nasional. ‘’Melalui ajang ini kami mengharapkan agar Dinas Dikpora bisa secara serius melakukan pembinaan terhadap atlet dari kalangan pelajar agar mampu berprestasi.” (aan)

Tolak Penjualan Eks Bengkok Warga Mejasem Barat Ingin Jadikan Open Space

AGUS WIBOWO/RATEG

DITILANG – Kendaraan dump truk yang membawa pasir dan tanpa diberi penutup tengah ditindak langsung (tilang) oleh petugas Satlantas Polres Tegal, saat digelar ops lalulintas di Jalan Raya II Tegal-Slawi .

CMYK

SEJUMLAH Warga Desa Mejasem Barat Kecamatan Kramat menolak rencana penjualan eks tanah bengkok Desa Dampyak yang berada di wilayah Desa Mejasem Barat, seluas lebih kurang 22.000 m2. Mereka beralasan, penjualan eks tanah bengkok itu yang dikabarkan akan dialihfungsikan menjadi kompleks perumahan, dapat menimbulkan dampak kerugian yang besar bagi warga. Para warga itu menginginkan agar rencana penjualan eks tanah bengkok tersebut dibatalkan dan mengubah lokasi tersebut menjadi open space (ruang publik), yang dilengkapi dengan penanaman pohon

penghijauan. Sehingga nantinya kawasan itu juga sekaligus dapat berfungsi sebagai daerah resapan air. Hal itu diungkapkan warga kepada Wakil Ketua Komisi III DPRD Yuswan Maulana ST. Kepada Yuswan, warga secara tegas menolak rencana pengalihfungsian lahan eks tanah bengkok Desa Dampyak. ‘’Dari isu yang beredar, ada rencana lahan itu akan dilelang dan dijadikan sebagai kompleks perumahan. Sebagai warga Mejasem Barat, kami jelas menolak rencana tersebut. Mestinya Pemkab Tegal bisa mempertimbangkan dampak berkepanjangan yang nantinya dirasakan warga, yakni banjir. Karena pengalihfungsian itu nantinya menjadikan wilayah Mejasem Barat tidak lagi memiliki daerah resapan air,’’ terang salah seorang warga, yang

enggan menyebutkan namanya. Dia menambahkan, sejumlah warga justru menginginkan agar aset milik Pemkab Tegal tersebut dapat difungsikan sebagai ruang publik, lengkap dengan penanaman pohon penghijauan. Sehingga kawasan itu dapat dijadikan sebagai kawasan hutan kota, yang nantinya bermanfaat tidak hanya bagi warga Desa Mejasem Barat namun juga bagi warga di daerah sekitarnya. ‘’Kami justru berharap agar eks tanah bengkok ini bisa dimanfaatkan sebagai ruang publik, lengkap dengan pohonpohon penghijauan. Kami yakin, pemanfaatan sebagai ruang publik ini jauh lebih bermanfaat dibandingkan dialihfungsikan sebagai perumahan,’’ ujarnya. Menanggapi hal tersebut, Yuswan Maulana menegaskan, ren-

cana pengalihfungsian lahan eks tanah bengkok Desa Dampyak yang terletak di Desa mejasem Barat itu masih bersifat rumor. Dia berharap agar warga Desa Mejasem Barat tidak panik dalam menanggapi rumor tersebut. ‘’Saya juga pernah menanyakan ke DPPKAD (Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah – red) Kabupaten Tegal. Mereka menegaskan bahwa status eks tanah bengkok Desa Dampyak itu masih sebagai asset daerah. Pemkab belum berencana menjual asset tersebut ke pihak lain. Untuk itulah, saya harap warga dapat lebih tenang dan tidak mudah terprovokasi,’’ ujarnya. Namun demikian, lanjut Yuswan, pihaknya juga berharap agar Pemkab Tegal dapat menyikapi secara serius permasalahan tersebut. Sehingga diharapkan Pemkab Tegal dapat meredam

kemarahan warga secara dini. ‘’Kami harap Pemkab Tegal bisa responsif terhadap permasalahan yang timbul. Jangan sampai terjadi kesalahpahaman, warga melakukan demo padahal Pemkab Tegal sama sekali tidak berencana menjual lahan tersebut,’’ tandas Yuswan. Eks tanah bengkok Desa Dampyak saat ini berada di bilangan Jalan Pala Raya, Desa mejasem Barat Kecamatan Kramat Kabupaten Tegal. Berdasarkan informasi yang dihimpun Radar Tegal, beberapa waktu lalu Pemkab Tegal pernah memasang papan nama kepemilikan lahan. Namun seiring waktu, papan nama lokasi itu pun raib. Tidak diketahui secara pasti pelaku yang telah merusak dan menghilangkan papan nama lokasi lahan eks tanah bengkok Desa Dampyak itu. (aan)


ENTERTAINMENT

RABU 10 MARET 2010

9

RADAR TEGAL

Rieke Dyah Pitaloka MAUDY KOESNADI

Dipeluk Oknum Dokter, Lapor Polisi

Bantah Kabar Soal Keretakan Rumah Tangga ISU keretakan rumah tangga artis Maudy Koesnadi dengan sang suami, Eric Mejer, berhembus kencang di kalangan pewarta hiburan. Namun ketika koran ini mencoba mengklarifikasi kabar miring tersebut, Maudy mengaku belum mendengar berita tersebut. “Aku belum dengar dan tidak terasa juga, mungkin karena sama-sama sibuk. Temanteman suami berteman dengan saya dan sebaliknya dan tidak perlu dibicarakan negatif,” ujar Maudy saat ditemui di Gedung C Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kuningan Barat Jakarta Selatan, Selasa (9/3). Lebih lanjut, Maudy menegaskan dirinya masih sering keluar malam mingguan bersama sang suami dan komunikasi juga masih berjalan lancar. “Tidaklah, karena kita berdua samasama malam mingguan, mungkin tidak terekspos. Kita juga sering belanja berdua, aktivitas bareng-bareng juga dan komunikasi tetap berjalan juga dan tidak ada yang menurun,” terang Maudy. (kpl/ buj/bun)

ANGGOTA Komisi IX DPR, Rieke Dyah Pitaloka, mendapatkan pelecehan seksual dari seorang dokter saat melakukan kunjungan kerja ke RSUD Labuang Baji, Sulawesi Selatan (Sulsel), Senin (8/3). Tidak terima dengan hal itu, politisi PDIP yang juga artis ini melapor ke polisi. Rieke melaporkan kasus tersebut ke Ditreskrim Polda Sulawesi Selatan dan Barat (Sulselbar), Jl Perintis Kemerdekaan, Makassar, Selasa (9/3). Rieke diterima Kanit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA), Kompol Jamilah Nompo. Menurut pemeran Oneng dalam sinetron Bajaj Bajuri ini, dalam kunjungan ke RSUD Labuang Baji, Komisi IX DPR melakukan pertemuan dengan sejumlah dokter dan tenaga medis RS tersebut. Usai pertemuan, sejumlah dokter mengajaknya foto bersama. Sebagai orang yang juga terjun di dunia hiburan, Rieke pun maklum dan memenuhi ajakan foto bersama itu. “Tapi usai foto bersama, tiba-tiba ada seorang dokter memeluk saya dari belakang. Saya marah dan berontak,” ungkap Rieke. Namun, sambung Rieke, dokter tersebut bukannya meminta maaf malah mengulangi perbuatannya. Bahkan kali ini lebih parah. Dokter bernama Rasyidin itu malah berusaha mencium Rieke. “Saya marah, tapi dia malah bilang Anda kan publik figur,” ungkap Rieke. Rieke menegaskan, tindakan dokter tersebut tidak bisa ditolerir lagi. Karena itu dia kemudian memutuskan melaporkan tindakan pelecehan seksual tersebut. “Ini bentuk pelecehan dan diskriminasi terhadap perempuan. Harus ada proses hukum agar pelaku jera,” tukas Rieke. Dalam kesempatan itu, Rieke didampingi kuasa hukum dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) PDIP Makassar, Ais Amin. Selain ke polisi, Rieke juga akan melaporkan dr Rasyidin ke Dewan Etik Ikatan Dokter Indonesia (IDI). Kanit PPA Ditreskrim Polda Sulselbar, Kompol Jamilah, mengatakan dr Rasyidin dibidik dengan sejumlah pasal, di antaranya pasal 315 KUHP tentang Penghinaan di Muka Umum dan pasal 281. (mna/fjr)

Lapas Kekurangan Tenaga Medis dari halaman 3 meja kerjanya Selasa (9/3). Menurut Rudi, kondisi seperti ini tidak hanya terjadi di Lapas Tegal saja. Namun kebanyakan Lapas di Indonesia kurang ideal, lantaran tidak adanya tenaga medis tadi. Namun demikian dia memberikan pelayanan prima kepada masalah kesehatan napi dan tahanan. Yakni

Polisi Tunggu Laporan Korban dari halaman 3 jelas kebenarannya. MEMBANTAH Saat dikonfirmasi wartawan, kemarin, Ketua Yayasan SUPM Maarif, KH Abu Chaer An Nur, tegas-tegas membantah jika kekerasan tersebut dilakukan oleh anak didiknya. Menurutnya, sistem pembinaan yang digunakan di tempatnya tidak pernah menerapkan cara-cara kekerasan seperti yang terlihat dalam video. Di sini, jelasnya, seluruh siswa justru dibekali dengan ilmu agama untuk melengkapi kurikulum yang diberikan. Saat ini, tercatat sebanyak 150 siswa yang menimba ilmu di SUPM Maarif dan hanya

kelas 1 yang menempati barak atau asrama. Tentang adanya kemiripan ruangan hingga latar belakang lainnya dalam video tersebut, pihaknya belum bisa memberikan komentar. Hanya saja, pihaknya akan bersikap tegas jika kebenaran video tersebut terbukti. “Jika benar-benar terbukti, jelas kami akan memberikan sanksi tegas. Tapi sekali lagi kami tidak yakin anak didik kami melakukan tindakan tak terpuji seperti itu,” katanya menambahkan. TUNGGU LAPORAN KORBAN Sementara, Kapolresta Tegal AKBP Drs Ahmad Husni menuturkan, dia hingga kini masih menunggu laporan dari korban maupun orangtua korban.

Menurutnya, saat ini tidak bisa diambil kesimpulan dari kasus tersebut karena data pendukung seperti saksi-saksi dan bukti lain belum ada. Tetapi, pihaknya akan menjamin keamanan setiap pelapor baik dari siswa maupun pengasuh atau pengajar jika mendapat tekanan dari pihak lain. Nantinya, dari laporan tersebut serta bukti yang ada akan dikembangkan sehingga video kekerasan pelajar yang baru kali pertama terjadi dan terekam di Tegal bisa segera diusut tuntas. Jika ada anggapan bahwa melapor kepada pihak kepolisian justru membuang biaya, maka pihaknya memberikan jaminan jika itu tidak akan

pernah terjadi. Jika ada korban yang merasa mengeluarkan uang, maka akan diganti 10 kali lipat dari jumlah yang telah dikeluarkan. “Sementara kami akan mendalami dan menunggu adanya laporan resmi dari korban maupun pihak lain yang bisa memberikan kesaksian,” tegasnya. Seperti diberitakan sebelumnya, warga Kota Tegal terkejut lantaran kasus kekerasan yang diduga dilakukan pelajar SMK pelayaran menyeruak ke permukaan. Dewan pun bereaksi dan meminta pihak terkait, dalam hal ini Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Tegal, untuk mencari tahu informasi kebenaran kabar tersebut. (gun)

Beri Ceramah Kesehatan dan Bantuan dari halaman 3 tersebut mengunjungi Lapas Kota Tegal. Ini sesuai dengan instruksi yang dikeluarkan oleh Pimpinan Wilayah. “Kami sengaja dating kesini untuk memberikan sedikit bantuan dan pencerahan kesehatan bagi warga Lapas. Mengapa pencerahan kesehatan yang kita sosialisasikan disini? Karena pimpinan pusat telah bekerja sama dengan menteri kesehatan (menkes) agar memberikan penyuluhan tentang TBC dan Narkoba. Ini harus dilaksanakan diseluruh ranting dan masyarakat sekitarnya,” kata Ketua PD Aisyiyah kota Tegal Nurlaila disela-sela acara, Senin (9/3). Selain mengunjungi Lapas, dalam menyambut gebyar muktamar, Aisyiyah juga melaksanakan beberapa kegiatan lainnya. Seperti Senam bersama pada April nanti yang diikuti seluruh TK dan warga Aisyiyah. Serta kegiatan yang lainnya. Bahkan rangkaian kegiatan sudah dilaksanakan sejak Desember 2009 lalu dan diharap-

kan hingga menjelang Juni nanti. Dalam kunjungan ini, lanjut Nurlaila, rombongan juga memberikan bantuan peralatan mandi dan cuci. Diantaranya 200 kantong deterjen ukuran 250 gr, 216 pasta gigi, 216 sikat gigi, dan 216 sabun mandi. Serta tak ketinggalan snack untuk penghuni Lapas dan petugasnya. “Mungkin memang bantuannya tidak seberapa. Namun jangan dilihat nilainya. Karena ini merupakan bukti kepedulian Aisyiyah kepada warga Lapas. Yang nota bene kebanyakan dari masyarakat kota Tegal,” katanya. Dalam seson ceramah kesehatan, dr Wahyu Heru Triyono Direktur RS Mitra Siaga menyampaikan, TBC merupakan penyakit yang gampang sekali penularannya. Yakni bias melalui percikan ludah saat sedang bercakap-cakap. Karena itu, ini perlu diketahui oleh warga lapas yang kehidupannya berbarengan dengan orang dari mana pun. Kita bias bayangkan dalam satu kamar bias tidur bersama dengan lima

orang. Ini yang rawan akan penularan penyakit TBC yang disebabkan oleh bakteri. “Gejala yang dirasakan oleh penderita TBC adalah batuk berdahak atau pun tidak lebih dari dua minggu. Namun tidak disertai panas, tetapi didaerah punggung dan dada terasa panas. Nafsu makan berkurang, cepat lelah, dan mudah mengantuk. Ini perlu diperhatikan, karena penyakit tersebut kerap diderita oleh orang usia produktif,” terangnya. Untuk pengobatannya gampang tetapi butuh waktu yang cukup lama sekitar 6 bulan. Dalam kurun waktu tersebut obat tidak boleh terputus. Selain itu dia juga menyampaikan akan bahaya Narkoba dalam semua jenis dan bentuknya. Bahkan jika sampai dengan Over Dosis (OD) maka bias menyebabkan kematian bagi pemakai. Karena otak berhenti, terjadi infeksi ginjal, pembengkakan paru-paru, dan yang lainnya. “Ini sangat rawan terjadi di dalam Lapas. Karenannya perlu sosialisasi tentang bahaya nar-

koba. Selain menyesatkan juga dapat menyebabkan penyakit HIV/AIDS bahkan sampai kematian,” papar Wahyu. Sementara Kepala Lapas Kota TegalDrs Rudi Charles Gili Bc IP mngatakan, sangat apresiasi dengan kegiatan tersebut. Bahkan dia meminta agar kegiatan seprti itu jangan dilaksanakan kali ini saja. Tetapi berkelanjutan dan apabila memungkinkan satu kali dalam sebulan. “Warga Lapas sangat membutuhkan pencerahan-pencerahan seperti ini. Kami sangat berterimakasi pada Aisyiyah yang sudi berkunjung dam memberikan pencerahan kepada anak binaan kami. Ini memang sangat dibutuhkan oleh mereka,” tutur Rudi. Dia mengaku, selama bertugas didaerah diluar Tegal belum pernah terjadi sperti ini. Dimana ada organisasi yang perduli kepada warga Lapas. Dia juga meminta maaf apabila dalam sambutannya kurang berkenan. Karena memang beginilah keadaan didalam Lapas. (adi mulyadi)

secara cepat menangani warga yang sakita atau masalah medis lainnya. “Selain itu, pemerintah juga mengadakan program Jamkesmas untuk para napi dan tahanan pada 2010 ini. Itu sudah ada MoU-nya antara kementrien Hukum dan HAM dengan menteri Kesehatan. Jadi napi pun mendapatkan pelayanan kesehatan gratis,” ujar pejabat yang baru bertugas sekitar seminggu di Lapas Tegal itu. Dijelaskan, jumlah warga

lapas saat ini sebanyak 207 orang. Rinciannya 118 napi pria, 4 wanita dan 77 tahanan lakilaki dan 8 perempuan. “Napi adalah sudah ada kekuatan hokum yang tetap. Sedangkan Tahanan adalah masih dalam praduga tak bersalah.” Sejauh ini, lanjut Rudi, pelayanan kesehatan di Lapas Tegal hanya satu minggu satu kali dikunjungi dokter. Namun akan lebihbaik lagi apabila kujungan dokter dari puskesmas dalam satu minggu dua kali. (adi)

Pacific Bantah Belum Bayar Karyawan dari halaman 3 dan karyawan tetap ngotot tidak mau memahaminya terlebih dahulu. Kita pun sudah menawarkan kalu mau tetap jadi karyawan ya harus mengikuti aturan perusahaan. kalu tidak mau ya silahkan mengundurkan diri saja,” tegasnya. Yang pasti, lanjut Adhy, inti permasalahannya hanya salah penafsiran saja. Jadi maslah yang kecil menjadi rumit seperti sekarang. Terkait penggajian, dia tegaskan lagi, perusahaan

sudah beritikad baik dan menawarkannya. Tetapi justru dari karyawan sendiri yang menolak menerimaanya. “Ini akan tetap kami selesaikan. Kita akan bertemu kembali dalam tri partit di Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) setelah GM kembali dari luar kota. Kita juga selalu melakukan pendekatanpendekatan internal. Tetapi dari mereka selalu menjawab diselesaikan di Tripartit saja,” ujarnya. Terpisah, Ketua SPN Sri Ratu

Pacific Mall Sukirno menuturkan, tidak peduli dengan alibi dari perusahaan mengenai belum dibayarnya gaji 4 Juru Parkir (Jukir). Yang jelas perusahaan sudah tidak mengindahkan UU No 13 tahun 2003 pasal 65. “Terserah menejemen mau ngomong apa. Kita hanya berpegangan pada UU yang berlaku. Karenannya kita akan tetap tuntut ini sampai tuntas. Tunggu saja dalam tripartit nanti, kita selesaikan disana,” tandasnya. (adi)

Pekan Panutan Pajak dari halaman 3 Menurutnya, penerimaan pajak di tahun 2009 melalui KPP Pratama Tegal mencapai Rp 370 miliar dan di tahun 2010 ditargetkan menerima pajak sekitar Rp 457 miliar. Saat ini, lanjutnya, SPT yang diambil sebanyak 25.000 yang

terdiri dari 24.500 orang pribadi dan 500 badan. Sementara SPT yang masuk hingga saat ini sebanyak 2.500 untuk orang pribadi dan 120 badan. Sisanya, belum dikembalikan oleh wajib pajak. Bagi wajib pajak yang tidak menjalankan kewajibannya akan dikenakan sanksi berupa denda sebesar

Rp 100 ribu untuk orang pribadi dan Rp 1 juta untuk badan sesuai dengan dengan pasal 7 Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (KUP). “Tahun 2010 diharapkan kepatuhan wajib pajak bisa meningkat hingga 50 persen dari tahun sebelumnya yang hanya mencapai 40 persen,” katanya. (gun)

Petenis Tegal Juara di Sri Lanka dari halaman 3 “Secara pribadi saya bangga bisa membawa harum nama Kota Tegal dan Indonesia di ajang internasional,” katanya. Lebih lanjut dia menambahkan, nantinya, seluruh juara di masing-masing zona akan berlaga di babak final yang akan digelar di San Luis Potosi, Mexico. Untuk itu, dia dan seluruh tim akan mempersiapkan segala sesuatunya mulai dari menambah porsi latihan dan sebagainya. Pihaknya juga berharap agar petenis-petenis Tegal bisa terus berprestasi dan mampu meningkatkan serta membuat gebrakan baik di event lokal, re-

gional, nasional hingga internasional. Tetapi, di tengah kesibukannya, di tetap meluangkan waktu untuk belajar dan mengikuti sekolah sehingga bisa ber-

prestasi baik di bidang akademik maupun non akademik. “Tenis adalah bagian dari hidup saya, tetapi pendidikan jangan sampai terlupakan,” tandasnya. (*)


CMYK

10

RABU, 10 MARET 2010

RADAR TEGAL

Ayam Goreng Mbok Sarun

Singkong Bawang Keju

Rajangan Ayam

BAHAN: 1 kg singkong muda, kupas, potong sesuai selera 2 sdm cheese powder

KAMPUNG LUNAK

BUMBU HALUS: 6 siung bawang putih, cincang kasar 1 sdm ketumbar 2 sdm garam CARA MEMBUAT: 1. Singkong dicuci kemudian dikukus setengah matang. 2. Tuangkan cheese powder, bumbu halus ke dalam air, kemudian diamkan kurang lebih 2 jam hingga meresap. 3. Goreng singkong hingga kekuningan dan renyah. (ela)

PROFIL

LAELA NURCHAYATI/RATEG

YANI

Jalankan Bisnis Keluarga WARISAN keluarga tidak hanya berupa harta dan benda saja. Resep rahasia makanan pun menjadi salah satu warisan turun temurun yang patut dijaga. Seperti yang dilakoni Yani, selaku putri kesembilan mbok Sarung yang terkenal dengan ayam goreng lunak. Diakuinya, usaha ini mulai digelutinya karena menjalankan keinginan orang tua. ‘’Sejak sekolah saya sudah membantu ibu, kebetulan saya yang paling besar karena lainnya sudah misah dan membuka cabang sendiri,” ungkap ibu dua anak ini. Bahkan ketika masih di tingkat SMA, tak jarang Yani tidak tenang berada di sekolah, Kendati raga ada di dalam kelas, namun pikirannya tertuju pada ibunya yang kerepotan mengurus bisnis kuliner ini. Namun hal ini ditekuninya dengan sungguh-sungguh, karena pada saatnya berkeluarga nanti pasti akan bermanfaat bagi dirinya. Awal debutnya mengurus bisnis ayam goreng lunak ini dilakukannya di Purbalingga. Bukan warung

makan yang dikelolanya, namun warung tenda yang dibuka di sekitar alun-alun Purbalingga. Setelah dinilai cukup bekal untuk mengelola yang lebih besar, Yani langsung membuka cabang di Tegal hingga saa ini. Banyaknya cabang yang sudah dibuka diibaratkan sebagai sekolah putra-putri Mbok Sarun ini untuk menjalankan usahanya kelak. Biasanya mereka diberi tugas menjaga di cabang warung ayam Mbok Sari di Bobotsari. Kini setelah cukup memiliki nama, keluarga besar Mbok Sarun tinggal melanjutkan usahanya tersebut dengan tetap menjaga kualitas. Sehingga pelanggan yang selama ini sudah setia, tidak akan berpaling kepada yang lainnya. Merasakan kenikmatan ayam goreng lunak sejak kecil, diakui Yani cukup melatih daya perasanya saat mencicipi olahan berbahan dasar ayam yang lain. ‘’Kalau yang lain hanya berasa bumbu di luarnya saja, nah kalau disini kan sampai kedalam,” pungkasnya. (ela)

Udang Masak Rica BAHAN: 10 buah udang ukuran sedang 3 batang daun bawang, iris kecil-kecil 2 siung bawang putih, memarkan 3 sdm air jeruk nipis 2 cm jahe, kupas, memarkan 3 batang serai, bersihkan, memarkan 15 buah cabe rawit, haluskan 1 sdt kaldu bubuk rasa apa saja 3 lembar daun jeruk 3 sdm minyak untuk menumis 200 ml air Garam secukupnya CARA MEMBUAT: 1. Kupas udang dari kulitnya, sisakan ekornya, cuci bersih. 2. Lumuri udang dengan air jeruk, diamkan ± 15 menit, kemudian cuci kembali hingga bersih. 3. Panaskan minyak, tumis bawang putih dan daun bawang hingga harum, masukan cabe yang telah dihaluskan, daun serai dan jahe yang telah dimemarkan, dan daun jeruk. 4. Masukkan udang, garam dan kaldu bubuk, aduk rata dan tumis sebentar, tambahkan air, masak hingga udang lunak. 5. Siap dihidangkan 6. Banyaknya cabe disesuaikan dengan selera 7. Jika tidak suka udang, bisa diganti dengan seafood lain. (ela)

CMYK

MENIKMATI ayam kampung dengan berbagai cara pengolahan menimbulkan cita rasa tersendiri. Namun tekstur dagingnya yang lebih keras dari ayam boiler atau ayam sayur terkadang menjadi hambatan atau kendala tersendiri bagi penikmatnya. Namun hal ini tidak akan dijumpai jika kita mencoba menu di Rumah Makan Mbok Sarun. Sebab, ayam kampung yang ada disini sangat lunak dan langsung mrotholi. Begitu mudah daging terpisah dari tulangnya, meski asli ayam kampung. Bukan ayam landa yang memang dari aslinya termasuk cepat saji, hanya dimasak sebentar langsung matang. Tak heran bila benarbenar mirasa hingga ke bagian paling dalam. Ayam goreng lunak Mbok Sarun ini tidak melalui proses presto seperti halnya ikan duri lunak atau bebek presto. Namun karena proses memasaknya lebih rumit dan lebih lama dari ayam biasa. Bahkan untuk perebusan dilakukan dua kali dan direndam selama satu hari di dalam bumbu tersebut. Sehingga bumbu rempah-rempah terasa ke semua lapisan daging ayam hingga tulangnya. ‘’Tulangnya tetap keras, kecuali untuk tulang rawan sangat lunak,” ungkap Nurhadi, pemilik warung ayam lunak Mbok Sarun di Jalan Kapten Sudibyo Tegal. Satu-satunya warung ayam lunak Mbok Sarun di Kota Tegal ini merupakan milik putri ke-9 dari mbok Sarun sebagai pencipta resep ini. Pria yang juga menantu Mbok Sarun ini menambahkan, proses pemasakan ayam lunak ini membutuhkan waktu sehari semalam. Kunci lunaknya hanya pada bumbu dan perebusan serta perendaman. Ayam yang telah dipotong dan dibersihkan, selanjutnya di rebus dalam bumbu selama 2 jam. Setelah cukup matang, daging ayam tidak langsung ditiriskan atau dihidangkan. Tetapi harus direndam dalam bumbu tadi selama sehari. Setelah itu, kembali dihangatkan sebelum digoreng atau dibakar sesuai dengan pesanan. ‘’Pembuatannya cukup rumit, jadi jarang yang membuatnya,” tambah Nurhadi.

LAELA NURCHAYATI/RATEG

DIBUNGKUS – Ayam goreng lunak mbok sarung sering mendapatkan pesanan dalam partai besar untuk pertemuan atau meeting dan acara lembaga serta instansi yang ada di Kota Tegal.

Apabila dengan dipresto, akan mengurangi cita rasa ayam lunak ini. Sebab, ada rasa sepa atau hambar ketika menggunakan alat presto. Selain itu, bumbu yang digunakan juga asli dan diolah dengan cara tradisional. Yaitu dengan cara ditumbuk tanpa dihaluskan dengan mesin atau blender. Sebab, penggunaan mesin ini juga akan berpengaruh pada rasa masakan. ‘’Katanya kurang sedep, enakan kalau ditumbuk jadi masih ada kasar-kasar dikit,” ujarnya.

Yani, pemilik warung ayam lunak mbok sarun menambahkan, usaha ini sudah ada sejak tahun 1968. Saat itu penjualan ayam tidak seperti sekarang di dalam warung. Namun dijajakan keliling toko, perkantoran dan instansi untuk promosi. Pak Sarun dan Bu Satiyem, (nama asli Mbok Sarun), bahkan tidak hanya menjajakannya di Bobotsari Purbalingga sebagai daerah asalnya saja. Tapi juga ke daerah sekitar seperti Purwokerto, Banyumas dan lainnya.

‘’Dulu sekalian promosi ke masyarakat, dan ternyata banyak pelanggan,” kata Yani. Akhirnya orang tua 12 anak ini berhenti berjualan keliling dan mulai membuka usaha di rumahnya di Bobotsari, Purbalingga. Bahkan sampai hari ini, Mbok Sarun masih turun tangan langsung kendati sering sakit-sakitan karena faktor usia. Sementara semakin banyaknya pelanggan, ayam lunak Mbok Sarun membuka sejumlah cabang di beberapa daerah dan dipegang langsung oleh anak-anaknya. Diantara-

nya di 2 cabang di Bobotsari, 1 cabang di Purbalingga, 2 cabang di Purwokerto, 2 cabang di Cilapacp 2, 2 cabang di Solo dan 1 cabang di Tegal. Untuk cabang Tegal sendiri sudah berdiri sejak tahun lalu. Lokasi usaha ini berpindahpindah. Mulai dari Jalan Raya Talang-Banjara, tepatnya di Brug Abang, kemudian di Jalan Hos Cokroaminoto dan terakhir di Jalan Kapten Sudibyo. ‘’Paling rame disini, soalnya lokasi strategi. Dekat dengan mall, di komplek rumah makan dan tempat parkirnya enak,” kata Yani. Dalam sehari setidaknya menghabiskan sekitar 40-50 potong ayam. Bahkan saat ramai bisa melayani hingga seratusan. Paling ramai saat jam makan siang dan malam hari. Akhir pekan juga menjadi hari favorit bagi pelanggannya saat ingin memuaskan lidahnya menikmati ayam goreng lunak. Diakui Yani, usaha ini masih dipegang oleh keluarganya. Hal ini sesuai dengan pesan Mbok Sarun agar bisa diwariskan kepada cucunya. ‘’Makanya kami tidak menjadikannya sebagai frenchise,” tambahnya. Semua cabang yang dibuka dipegang langsung oleh kakak dan adiknya. Untuk menjaga kerukunan, setiap tahun sekali mereka berkumpul saat lebaran tiba. Biasanya pada pertemuan keluarga ini akan dikisahkan tentang perjalanan ayam lunak mbok sarun ini. Sehingga mereka tahu benar lika-liku usaha tersebut dan bisa prihatin dengan keadaan saat ini. Sebab, dengan nama besar mbok sarun yang sudah disandang sekarang, mereka tinggal meneruskannya saja tanpa tahu perjuangan terdahulu. Selain ayam goreng dan ayam bakar lunak, disini juga tersedia sejumlah menu lainnya. Seperti bebek goreg lunak, pahe makenzi, nasi campur, gulai daun singkong, gudeg, dan lainnya. Kelezatan ayam goreng lunak ini bisa dinikmati tanpa harus merogoh kocek dalam. Cukup dengan Rp 10 ribu untuk satu potong ayam goreng atau ayam bakar lunak. Sedangkan untuk satu paket lengkap dengan nasi dan lalapan, cukup dengan Rp 15 ribu per dus. Penasaran?(laela nurchayati)

Coffe Toffe, Nikmatnya Kopi Tahu Bulat, Alternatif Tahu Tegal dengan Cita Rasa Tinggi MENIKMATI secangkir kopi hitam atau kopi susu di rumah sudah biasa. Apalagi saat ini banyak produk minuman kopi, kopi susu serta coklat instant di beberapa toko. Tak perlu khawatir, ada satu tempat asyik untuk nongkrong sambil menikmati aneka menu kopi dengan cita rasa tinggi. Kita bisa mendapatkannya di Coffee Toffe, foodcourt lantai 3 Pacific Mall Tegal. Disini kita bisa menikmati aneka hidangan kopi baik panas maupun dingin, serta menu lainnya. Kopi yang dijual dengan cara take away ini, mengusung aroma khas kopi tradisional yang dijual dengan model cup. Coffee Toffee mencoba memberikan konsep baru dalam menyediakan minuman berdasar kopi dalam berbagai rasa serta diramu secara khusus dengan menggunakan konsep drive-tru/take away Danu selaku karyawan menjelaskan kedai dengan design unik dan elegan ini paling banyak dikunjungi kalangan remaja. Masing-masing jenis mempunyai menu favorit yang banyak diminati konsumen. Untuk minuman kopi dingin atau coffee blended, menu I need coffe menduduki rangking pertama paling banyak dipesan pelanggan. Yaitu ekstrak murni dari biji kopi dicampur coklat dan diblender bersama ramuan lainnya. Sedangkan untuk minuman kopi panas atau hot coffee, menu Long Black yang berhasil merajai. Menu ini terdiri dari extrak murni biji kopi dengan kekentalan sedang dan rasa manis sesuai selera pelanggan.

Tahu bulat ini memiliki tekstur lembut dan sedikit berasa seperti bakso ikan. Selain itu, tahu bulat juga sangat nikmat dijadikan camilan hanya dengan digoreng dan dicocol saos sambal. Tahu bulat ini juga tidak kalah nikmatnya dimasak dalam sayur soup. ‘’Tinggal dicemplungkan saja ke dalam sayurannya, dijamin mak nyuss,” tambah Bram. Untuk dibuat menjadi camilan, tahu bulat harus digoreng dalam minyak yang banyak dan suhu tinggi. Sehingga hasilnya maksimal dengan bentuk mengembang dan besar. Rasanya juga lebih nikmat dan sedap disantap. Untuk wilayah Jawa Tengah, menu ini baru ditemui di Kota Tegal. Sedangkan di Jawa Barat dan Jakarta juga masih terbatas. Rencananya akan dibuat lebih banyak kedai lain dalam bentuk gerobak, sehingga bisa memenuhi permintaan pelanggan di manapun berada. (ela)

CITA RASA TINGGI – Menikmati kopi dengan cita rasa tinggi bisa dirasakan di coffee tofeee.

TAHU menjadi salah satu makanan khas tegal. Jajanan ini mungkin istimewa bagi warga luar daerah. Namun bagi kita sendiri, mungkin terkadang jenuh dengan menu yang bisa kita jumpai setiap hari ini. Tahu bulat, asal Tasikmalaya Jawa Barat, mungkin menjadi alternative tersendiri bagi warga kota bahari. “Kami awalnya mencoba menghadirkan disini, ternyata sambutannya luar biasa,” ungkap Bram, pemiliki tenan Sari Rasa. Kendati baru satu bulan dikenalkan oleh salah satu tenan di Foodcourt Pacific Mall ini, namun pesanan sudah membanjir. Sedikitnya dalam sehari melayani sekitar 500 hingga 1000 bungkus, masingmasing bungkus berisi 10 buah tahu bulat. Tahu yang berasal dari Jawa Barat ini jauh berbeda dengan tahu sumedangl. Selain bentuknya yang berbeda, tekstur dan rasanya juga tidak sama.

Sedangkan untuk chocolate blended, chocolate branded menjadi unggulan dibandingkan strawberry. Beberapa menu lainnya yang bisa dinikmati adalah chocolaccino, vanilla mud, rum raisin, caramel delight, give me almond, hazelnut crave, irish cream, cafe latte, hot cappucino, caramel vanilla latte, cafe mocha, mocha espresso. Iced Vanilla Latte yaitu Latte dengan Vanilla Cream pilihan, dilapisi dengan foam specilaty Coffee Toffee. Chocolaccino merupakan extrak kopi dicampur dengan

BEREBUT – Sekelompok pelanggan, nampak asyik berebut tahu bulat dan dicocol dengan saus sambal sambil ngobrol santai.

LAELA NURCHAYATI/RATEG

bubuk coklat spesial pilihan kami membuat pecinta coklat tidak akan melupakannya. Vanilla Mud, adalah Vanilla dengan foam selembut sutra. Latte, expresso dengan steamed milk, dipadu dengan Vanilla Cream dilapis dengan foam special Coffee Toffee, dan Cappucino extrak kopi dengan Cold milk dibagian atas, dilapis foam spesial Coffee Toffee. ‘’Kami juga menyajikan menu baru, diantaranya blueberry choco milk, choconut almond, green tea cream, hot green tea dan ice green tea,” pungkasnya. (ela)

LAELA NURCHAYATI/RATEG


CMYK

RABU, 10 MARET 2010

OLAHRAGA

11

RADAR TEGAL

Fans United Ancam Boikot OLD Trafford biasanya disesaki penonton kala Manchester United menjamu lawan-lawannya. Apalagi jika lawannya tim seperti AC Milan, di ajang sekelas Liga Champions pula. Namun, pemandangan sebaliknya bisa terjadi dini hari nanti. Itu seiring rencana boikot dari sepuluh ribu fans United. Boikot merupakan bentuk protes fans United terhadap pemilik United keluarga Glazer. Fans United tidak suka dengan keluarga Glazer terhitung sejak akuisisi owner AS itu lima tahun lalu. Sikap antipati itu memuncak setelah United memiliki utang lebih dari 700 juta pounds. “Laga Manchester United versus AC Milan bakal ditonton jutaan bahkan miliaran orang di seluruh penjuru dunia. Ketika orang mengetahui banyak kursi kosong di stadion, itulah bentuk protes yang dimaksud,” demikian maksud aksi boikot itu sebagaimana dilansir di MUTV Online. Hanya, masih ada dua versi terkait ancaman boikot itu. Yakni apakah fans United melakukannya dengan tidak datang ke stadion atau cukup absen di sesi opening pertandingan. Biasanya, opening pertandingan berlangsung sepuluh menit. MUST, kelompok fans setia United, menyatakan bahwa boikot bukan ide dari mereka. “Kami tidak pernah melakukan koordinasi untuk itu (boikot). Setiap orang yang mencin-

BUANG BEBAN

MANCHESTER - Dalam sejarahnya, Manchester United belum mampu melewati AC Milan di fase knockout Liga Champions. Dari empat kali laga hidup mati berformat home and away itu, United selalu menjadi pecundang. Nah, United memiliki kesempatan emas mendobrak sejarah di musim ini. Setan Merah (sebutan United) berhasil mengalahkan Milan 3-2 dalam leg pertama babak 16 besar di San Siro, Italia, tiga pekan lalu. Berarti, jawara Inggris itu diuntungkan dalam leg kedua di Old Trafford dini hari nanti (siaran langsung RCTI pukul 02.30 WIB). Tuan rumah cukup bermain imbang untuk melangkah ke babak berikutnya. Sebaliknya, Milan dituntut menang dengan margin dua gol. Secara matematis, kemungkinan itu masih terbuka bagi Rossoneri (sebutan Milan). Di fase grup lalu (25/11/2009), United dipermalukan klub Turki Besiktas 0-1. Hasil itu menghentikan rekor tak terkalahkan United di Old Trafford sampai 23 laga. Meski begitu, United punya alasan bagus atas kekalahan itu. Yakni keputusan pelatih United Sir Alex Ferguson yang hanya memainkan tim lapis kedua karena Setan Merah sudah memastikan lolos ke 16 besar. “Hasil leg pertama bukan jaminan lolos,” warning kiper United Edwin van der Sar sebagaimana dikutip Daily Mail. Van der Sar tidak menampik psywar kubu Milan bahwa United tetap memiliki beban kendati memenangi leg pertama. “Kami tetap dituntut tidak membuat kesalahan saat bermain di kandang sendiri. Kami harus membuang beban di masa lalu agar bisa meraih hasil positif,” tambah kiper yang kontraknya diperpanjang United sampai musim depan itu. United memang belum pernah menyingkirkan Milan di babak eliminasi Liga Champions. Tapi, Van der Sar pernah melakukannya saat masih membela Ajax Amsterdam pada 1995. Kala itu, Van der Sar membantu Ajax mengalahkan Milan 1-0 dalam final di Wina, Austria. “Saya belum bermain cukup di Liga Champions musim ini. Itu yang memotivasi saya tampil lebih baik lagi,” ucap Van der Sar. Sikap hati-hati ditunjukkan pula oleh

Ferguson. Pelatih yang mengoleksi enam trofi Eropa bersama United maupun Aberdeen (Skotlandia) itu menyebut Milan punya pengalaman matang sebagai senjata untuk membalikkan situasi di Old Trafford. “Tiga tahun lalu di O l d

Trafford, Milan bermain bagus meski kalah. Begitu pula di leg pertama lalu karena mereka tetap menawan meski kalah,” terang pelatih yang akrab disapa Fergie itu. Fergie masih menunggu perkembangan kondisi bomber utama Wayne Rooney. Pencetak dua gol United di San Siro itu masih berjuang pulih dari cedera lutut. Fergie memang kurang plong tanpa striker 24 tahun itu, karena penampilan Dimitar Berbatov masih angin-anginan. Situasi sebaliknya dengan Milan. Tim tamu tidak memiliki masalah di lini depan setelah Alexander Pato dimasukkan skuad dalam lawatan ke Old Trafford. Dengan skill dan kemampuan menusuknya dari sayap kanan, Pato bisa menyulitkan pertahanan United yang sudah kebobolan delapan gol dalam tujuh laga Liga Champions musim ini. Hanya, dalam pandangan Presiden Milan Silvio Berlusconi, Ronaldinho-lah yang dijagokannya bakal menjadi pemain kunci Milan di Old Trafford. Di leg pertama, penyerang Brazil itu merepotkan pertahanan United sepanjang pertandingan plus mencetak gol pertama Rossoneri. Seiring kondisi fisik Clarence Seedorf belum prima, pelatih Milan Leonardo tampaknya bakal lebih mengeksploitasi peran Ronaldinho. (dns/zul/jpnn)

tai klub bebas mengekspresikan perasaan mereka,” ucap Duncan Drasdo, chief executive MUST, kepada Daily Mail. “Tapi, kami tidak akan berdiam diri. Kami bakal mendukung aksi apapun sepanjang demi kebaikan klub dan tidak menganggu performa tim,” tambah Drasdo yang mengaku sudah mendengar ide boikot itu sejak sebulan lalu. Jika bukan MUST, boikot bisa jadi dimotori kelompok pecinta United lainnya yang berdiri Januari lalu, Red Knights. Kedua kelompok itu memang memiliki cara berbeda dalam menyampaikan protes anti-Glazer. MUST memilih menggunakan atribut hijau dan emas di laga-laga United. Dua warna itu merupakan warna kostum klub saat bernama Newton Heath FC pada 1902. Sedangkan Red Knights memilih menggalang donator maupun investor untuk mengakuisisi klub. Red Knights yang dipimpin ekonom terkenal Jim O”Neill itu mengklaim telah mendapatkan donasi dari 124 ribu orang. Kabar paling baru, aksi Red Knights memancing dua miliuner Asia tertarik meng-takeover United. Dua miliuner yang identitasnya masih dirahasiakan itu kabarnya siap mengucurkan 1 miliar pounds atau sekitar Rp 13,62 miliar dengan kurs 1 pounds = Rp 13.620. Pini Zahivi, agen sepak bola ternama dunia, disebut sebagai broker kedua miliuner Asia itu. Zahivi tercatat pernah sukses menjadi broker Roman Abramovich saat mengakuisisi Chelsea pada 2003. “Kedua miliuner Asia itu telah memasukkan dananya ke rekening bank Swiss,” demikian klaim dari Sky Sports. (dns/zul/jpnn)

GETTY IMAGES

MIRIS – Rio Ferdinand (kiri) dkk terancam tak mendapat dukungan suporternya di Old Trafford.

Pato Bisa Tampil, Rooney Tanda Tanya MILAN - Kabar baik menyertai AC Milan jelang melawat ke Old Trafford, melawan Manchester United di second leg babak 16 besar Liga Champions, Kamis (11/3) dini hari. Striker Milan asal Brazil Alexandre Pato pulih dan siap tampil. Pato mengalami cedera paha saat Milan menang 3-1 atas Atalanta di SIAP TURUN – Striker AC Milan, Pato, sudah fit dan siap ditampilkan Leonardo. GETTY IMAGES

CMYK

pentas Serie A Liga Italia (28/2). Karena cedera itu, dia sempat dikabarkan tidak bisa bermain saat melawan United. Tapi, belakangan dia sudah mulai menjalani latihan. Penyerang berusia 20 tahun itu memang belum tentu menjadi starter ketika menantang United. Namun, allenatore (pelatih) Leonardo memberi sinyal akan membawa serta Pato dalam lawatan ke Old Trafford. Bisa saja dia turun sebagai pengganti. Kalau Pato tidak bermain sebagai starter, maka duet Marco Borriello

dan Klaas-Jan Huntelaar bisa menjadi opsi dengan ditopang Ronaldinho di belakang mereka. Atau, seperti di awal kedatangan David Beckham, dia mengisi posisi Pato. Selain Pato, suntikan tenaga lain datang dari Clarence Seedorf yang mulai pulih dan Gennaro Gattuso yang sudah bisa dimainkan setelah sempat terkena sanksi. Milan butuh kerja ekstra keras setelah kalah 2-3 pada first leg di San Siro (16/2). Di sisi lain, manajer United Sir Alex Ferguson bakal menjamu Milan

dengan kondisi tim yang tidak komplet. Penyerang timnas Inggris Wayne Rooney belum tentu bisa turun lapangan setelah mengalami cedera ketika membela Inggris di laga uji coba (3/3). Padahal, Rooney adalah sosok penting di lini depan United. Pemain berusia 24 tahun itu musim ini menjadi mesin gol paling efektif bagi United. Dia telah menceploskan 23 gol di Premier League. Dia juga mencetak dua gol pada first leg babak 16 besar di San Siro. (ham/aww/jpnn)


ALL SPORTS

12

RABU 10 MARET 2010

RADAR TEGAL

COBA UBAH STATISTIK

SEPAK POJOK

Getty Images

TIPIS - Karim Benzema sangat kecil kemungkinannya ditampilkan Manuel Pellegrini.

Kecil, Kans Benzema Tampil KARIM Benzema termasuk salah satu pemain yang paling malu ketika Real Madrid ditekuk Olympique Lyon di first leg 16 besar Liga Champions dua pekan lalu. Maklum, dia merupakan alumni Lyon yang dibeli Real musim panas lalu, sebagai bagian dari ambisi presiden Florentino Perez membangun pasukan galacticos. Sayang, Benzema terancam absen saat Real merencanakan balas dendam di leg kedua besok dini hari (11/3). Penyerang 22 tahun itu sudah tidak ikut sesi latihan tadi malam lantaran masih menderita cedera otot. Surat kabar Spanyol, Marca dan AS bahkan berani memastikan produk asli Lyon itu tidak akan main di second leg. Laga di kandang Lyon lalu menjadi penampilan terakhir Benzema. Saat itu pun sebenarnya kondisi dia tidak terlalu fit. Nah, karena ngotot ingin terjun, pelatih Real Manuel Pellegrini memberinya kesempatan main meski tidak lama. Akibatnya, cederanya makin parah. Diprediksi dia bakal absen hingga dua pekan ke depan. Mestinya, dengan status Benzema sebagai tukang gedor Les Gones (sebutan Lyon) selama empat musim terakhir, Real bisa memanfaatkan pengetahuan dia tentang bekas klubnya. Namun, yang terjadi di leg pertama lalu justru sebaliknya. (na/zul/jpnn)

MADRID - Final Liga Champions musim ini sangat menggiurkan bagi Real Madrid. Bagaimana tidak? Partai puncak itu bakal dihelat di kandang mereka sendiri, Santiago Bernabeu, pada 22 Mei mendatang. Tentunya, akan sangat prestisius kalau mereka bisa tampil, plus memenangkan trofi di stadion kebanggaan publik Madrid tersebut. Tapi, sebelum memastikan ke sana, Real harus menghadapi rintangan di depan mata terlebih dahulu. Yakni Olympique Lyon, yang bakal melawat ke Bernabeu dalam second leg 16 besar dini hari nanti. Yang jadi masalah, saat ini statistik sangat tidak menguntungkan Real. Dua kali tim berjuluk Los Merengues itu bertemu Lyon di Liga Champions, dua kali pula mereka takluk. Polanya selalu berulang tiap musim. Lyon memenangi leg pertama di kandang mereka, sedangkan di leg kedua ketika mendapat giliran sebagai tuan rumah, Real hanya bisa bermain imbang. Tentunya, para Madridistas (sebutan fans Real) kini harapharap cemas. Sebab pola itu hampir sama dengan yang terjadi saat ini. Lyon datang ke Bernabeu dengan mengantongi keunggulan satu gol berkat kemenangan 1-0 di leg pertama tiga pekan lalu (17/2). Untuk lolos, mereka harus menang minimal 2-0. “Sejauh ini, menjamu Lyon besok (dini hari nanti, Red) adalah game paling penting buat kami,” tutur gelandang veteran Los Merengues Guti Hernandez kepada Marca. “Kami harus mengembalikan dominasi di Eropa. Dan bakal

menjadi kegagalan besar kalau kami sampai kalah dari tim seperti Lyon. Mereka tim bagus, tapi bukan salah satu tim terbaik Eropa,” lanjutnya. Saat ini, konfidensi Real cukup tinggi. Mereka baru saja mengambil alih pimpinan klasemen sementara di Liga Primera dengan kemenangan 3-2 atas Sevilla Sabtu malam lalu (6/3). Itu sekaligus menjaga rekor kandang mereka yang belum pernah kalah dalam 13 pertandingan liga musim ini. Namun, kalau bicara Eropa, tuah Bernabeu sepertinya kurang ampuh. Di fase grup, mereka sudah pernah ditumbangkan tamunya, AC Milan, dengan skor 2-3. Di sisi lain, Lyon terkenal punya pertahanan sekuat baja. Gawang Hugo Lloris tidak pernah tertembus gol dalam enam laga terakhir, termasuk saat leg pertama melawan Real. “Tidak bisa dimungkiri, kemenangan atas Sevilla memberi kami kepercayaan diri,” ungkap Guti. “Namun, bukannya tidak ada kesalahan. Kami terlambat bereaksi sampai ketinggalan 02. Saat menjamu Lyon, itu tidak boleh terulang. Kami harus main bagus dari awal,” lanjut pemain 33 tahun itu. Kubu Real sangat memahami buruknya catatan mereka setiap kali menghadapi tim berjuluk Les Gones ini. Namun, winger Cristiano Ronaldo masih optimistis mereka yang sekarang mampu mengubah statistik. “Tim sedang dalam kondisi prima. Kami main di kandang, dan kami akan melakukan yang lebih baik daripada leg pertama lalu,” janji Ronaldo penuh optimisme, seperti dilansir Soccernet. (na/zul/jpnn)

Antara Real, Barca, atau Chelsea FRANCK Ribery mulai buka mulut soal kemungkinan angkat kaki dari Bayern Munchen pada pengujung musim ini. Gelandang timnas Prancis itu juga menolak klaim bahwa Real Madrid adalah klub yang punya peluang paling besar menggaetnya. “Saya tidak 100 persen akan pindah ke Real. Barcelona dan Chelsea juga sangat menarik bagi saya. Saya akan mengambil keputusan dalam dua atau tidak pekan mendatang. Saya juga belum tentu hengkang dari Bayern,” papar Ribery kepada Telefoot. Rumor tentang kemungkinan Ribery pindah klub selalu terjadi dalam beberapa musim terakhir. Real memang menjadi tujuan yang paling sering dibicarakan. Bahkan, beberapa media sempat mengklaim Ribery telah jalin kesepakatan dengan Real. Ribery menandaskan, dia masih punya peluang tetap bertahan. Tentu saja

itu bergantung kepada negosiasi kontraknya dengan Bayern yang saat ini sedang dibicarakan. Kalau tidak ada titik temu dalam beberapa pekan ke depan, baru dia angkat kaki. Pemain berusia 26 tahun itu pernah menolak meneken perpanjangan kontrak baru dari FC Hollywood (julukan Bayern) pada awal musim ini. Padahal, kontrak Ribery bersama Bayern bakal berakhir pada pengujung musim depan. Meski Real paling gencar diberitakan tertarik kepada Ribery, namun dia masih mempertimbangkan tawaran menarik dari Chelsea dan Barcelona. Chelsea butuh gelandang untuk menggantikan Joo Cole yang mungkin hengkang. Sedangkan, di Barcelona, mereka butuh pengganti sepadan Therry Henry. Ribery dianggap tepat mengisi posisi penyerang sayap kiri Barca. (ham/aww/jpnn)

Getty Images

HENGKANG - Franck Ribery (kiri) kemungkinan bakal meninggalkan Bundesliga.

Getty Images

MESIN GOL - Cristiano Ronaldo (kiri) diharapkan mampu meningkatkan performa Real Madrid sat menghadapi Lyon.

Tak Ingin Jumpa Milan di Final KENANGAN bersama AC Milan, tampaknya, sangat sulit dilupakan Kaka. Sudah berkali-kali gacoan baru Real Madrid itu mengungkapkan bahwa dirinya masih sangat cinta Milan. Bagaimanapun juga, klub yang kini dibesut Leonardo itu adalah klub yang mengorbitkan dirinya sebagai salah satu gelandang serang terbaik dunia. Karena itu pula, dia tidak berharap bekas klubnya tersebut menembus final Liga Champions. Lho, kok begitu? Sebagai penggawa Real, tentu dirinya berharap Real lah yang tampil di partai puncak. Tapi, justru karena masih cinta Milan, dia tidak mau berhadapan dengan Ronaldinho dkk. “Saya lebih baik berhadapan dengan rival sungguhan daripada klub yang masih saya cintai seperti Milan,” ungkap Kaka, sebagaimana dikutip situs resmi UEFA. “Bagi saya, sangat tidak mudah melawan mantan tim.

Saya berhadapan dengan mereka dua kali (di penyisihan grup), dan itu tidak menyenangkan,” curhatnya. “Saya berada di situasi yang sangat berbeda sekarang. Saya adalah pemain Real Madrid, dan saya senang bermain di klub ini. Karena itu, kalau boleh memilih lawan kami di final, saya lebih suka menghadapi musuh bebuyutan kami, Barcelona,” beber gelandang serang timnas Brazil tersebut. Kaka yang cenderung menghindari bertemu Milan tampaknya selaras dengan keinginan fans Real. Bagaimana tidak? Saat pertama kali melawan Milan di Santiago Bernabeu, pria 27 tahun itu terlihat masih segan kepada mantan rekan-rekan setimnya. Itu membuat penampilannya melempem. Akibatnya, Real menyerah 2-3. Masa-masa berjuang di fase grup, kata Kaka, sudah usai. Kini, mereka menghadapi

tantang baru. Yakni Lyon, yang meskipun tidak punya nama besar di Eropa ternyata cukup ulet menahan laju mereka. Namun, Kaka yakin timnya punya motivasi yang lebih besar untuk menembus final musim ini. Motivasi itu tidak lain adalah kesempatan bermain di kandang sendiri di partai puncak nanti. Cristiano Ronaldo dkk tentu ingin merebut trofi Liga Champions ke-10 sepanjang sejarah klub tersebut di hadapan pendukung mereka. “Tidak banyak tim yang bisa memainkan final liga di stadion mereka sendiri. Bahkan mungkin tidak ada. Tapi Real Madrid punya kans untuk itu,” papar Kaka. “Itu kesempatan yang menggiurkan buat kami, dan tentunya memberi kami motivasi untuk memenangkan turnamen musim ini,” pungkas pemain yang dibesarkan Sao Paulo itu. (na/zul/jpnn)


ALL SPORTS

RABU 10 MARET 2010

13

RADAR TEGAL

SEPAK BOLA Gerrard Terancam Sanksi KAPTEN Liverpool Steven Gerrard menjadi sorotan setelah mengacungkan jari telunjuk dan jari tengah kepada wasit Andre Mariner di partai Liverpool versus Wigan Athletic kemarin dini hari (9/3). Gelandang timnas Inggris itu terancam sanksi. Ulah Gerrard yang mengacungkan jari membentuk tanda V dan terus mengomel kepada wasit Mariner setelah mendapat kartu kuning pada menit ke-82. Mariner menghukum kartu kuning karena Gerrard melanggar keras James McCarthy. Insiden itu tidak mendapat perhatian serius dari Mariner. Karena itu, Mariner tidak mencatat secara khusus insiden tersebut. Tapi, FA memberi perhatian. Mereka menilai telah terjadi pelanggaran disiplin dan FA akan melakukan investigasi. Jika dari insiden tanda V itu ditemukan unsur penghinaan terhadap wasit dan ofisial pertandingan, maka Gerrard terancam sanksi. Sebuah contoh buruk lantaran Gerrard adalah wakil kapten di timnas Inggris Ketika itu, Gerrard menjadi kapten karena Rio Ferdinand cedera dan kapten sebelumnya John Terry telah dicopot dari jabatannya karena skandal selingkuh dengan mantan pasangan Wayne Bridge, yakni Vanessa Perroncel terungkap. Dampak dari ulahnya, muncul keraguan atas kepantasan Gerrard jadi kapten timnas Inggris. Kebetulan, pelatih Inggris Fabio Capello merupakan sosok yang tegas kepada pemain yang berulah. Tapi, keputusan pencopotan kapten tergantung Capello. (ham/zul/jpnn)

BULU TANGKIS

DOK./RATEG

TANTANGAN – Maria Kristin harus bisa membuktikan masih menjadi salah satu pemain tunggal terbaik dunia di All England kali ini.

Pertaruhan Maria dan Sony LONDON - Tim Indonesia telah mendarat di Brimingham, Inggris. Mereka akan berjibaku di Super Series All England. Itu adalah rangkaian super series dengan bobot gengsi paling tinggi di antara lainnya. Apalagi kejuaraan tersebut memasuki penyelenggaraan ke-100. Tentu, semua pemain terbaik dunia berpartisipasi dalam turnamen bulu tangkis tertua di dunia itu. Tim Indonesia bertolak ke Inggris didampingi Djendjen Zaenanasri, bendahara PB PBSI. Pemain tunggal wanita Maria Kristin Yulianti akan mengawali perjuangan pertama, hari ini. Pemain asal Tuban itu harus tampil di kualifikasi, karena peringkatnya jauh melorot ke posisi ke-55. Lawan yang menanti Maria adalah Maja Tvrdy dari Slovakia. Sekjen PB PBSI Yacob Rusdianto menyatakan, pihaknya sangat yakin pebulu tangkis 24 tahun itu sanggup mengatasi tantangan di kualifikasi dan melangkah ke babak utama. “Meski peringkatnya jauh merosot, Maria adalah pemain bagus. Tidak ada alasan bagi Maria untuk tidak tampil di babak utama,” urai Yacob. Pria yang juga ketua POR Suryanaga, Surabaya itu mengatakan, di tunggal wanita, peluang Indonesia memang cukup berat, seandainya pun Maria ke babak utama. Yacob menuturkan, peluang juara Indonesia ada di sektor tunggal pria dan ganda campuran. Dia menuturkan, Sony Dwi Kuncoro dan Simon Santoso cukup kompetitif, dibandingkan Lin Dan (Tiongkok) serta Lee Chong Wei yang merupakan tunggal pria terbaik dunia. All England tahun ini menjadi momen pertaruhan bagi Sony Dwi Kuncoro. Sebab, dia harus mengundurkan diri pada turnamen itu tahun lalu karena mengalami cedera pinggang. “Target saya memang di All England. Tahun lalu, kalau tidak cedera, saya bisa lebih baik,” terang pebulu tangkis asal Kota Pahlawan tersebut sebelum berangkat. (nar/zul/jpnn)

CMYK

SEMBILAN GOL

JAKARTA - Persipura Jayapura benar-benar tak kuasa melawan hawa dingin kota Changchun, Tiongkok. Bertanding melawan Changchun Yatai dalam lanjutan Liga Champions Asia (LCA) 2010 Grup F di bawah suhu -14 derajat Celsius, Persipura dibuat babak belur oleh wakil Tiongkok tersebut. Mutiara Hitam-julukan Persipura-dibantai sembilan gol tanpa balas oleh Changchun Yatai di Changchun City Stadium, kemarin sore. Seperti diprediksi sebelumnya, hawa dingin menjadi salah satu faktor utama tumbangnya tim dari Bumi Cenderawasih tersebut. “Kami sangat kecewa dengan skor kekalahan yang begitu luar biasa telak ini. Apalagi, dalam penilaian saya, lawan adalah yang paling lemah secara teknis. Tapi, faktor cuaca yang minus 14 derajat dan bersalju sangat mempengaruhi performa kami,” ungkap Jacksen F Tiago, pelatih Persipura, dalam pesan singkatnya yang dikirim ke Jawa Pos, kemarin. Dalam pertarungan kemarin, Persipura memang tampil dengan formasi terbaiknya. Hanya nama Boaz Solossa satusatu pilar Persipura yang tidak main sejak menit pertama. Boaz baru tampil empat menit jelang turun minum menggantikan Gerald Pangkali. Kendati begitu, seperti disebutkan Jacksen, penampilan anak asuhnya tidak dapat berkembang karena faktor cuaca. “Meski begitu, ada nilai positif yang saya dapatkan. Dimana, para pemain tetap terus berjuang mencari gol sepanjang pertandingan,” papar Jacksen. Selain hawa dingin kota Changchun, duet striker Changchun Yatai, Woodly Lambert dan Gao Jian juga menjadi momok menakutkan bagi Persipura. Betapa tidak, kolaborasi mereka mampu menghasilkan enam gol bagi Changchun Yatai. Gao Jian mengoyak jala Persipura tiga kali. Ketiga golnya dilesatkan pada menit ke 24, 34, dan 58. Woodly Lambert juga membobol gawang Persipura tiga kali. Tiga gol itu dicetak Lambert di menit 44, 53, dan 59. Tiga gol Changchun Yatai lainnya diceploskan oleh Liu Weidong dan Wang Bo. Liu Weidong mencetak dua gol yang dibukukan pada menit 66 dan di menit terakhir pertandingan. Sedang gol Wang Bo lahir di menit 85. Dengan kekalahan telak tersebut, Persipura pun semakin tenggelam di dasar klasemen Grup F. Dari dua laga yang telah dijalani, Eduard Ivakdalam dkk belum sekalipun meraih poin karena selalu kalah. Sebelum ditekuk Changchun Yatai, Persipura lebih dulu ditumbangkan Jeonbuk Motors Korea Selatan. Kala itu, Persipura menyerah 1-4 di Gelora Bung Karno, Jakarta. “Kami harus mengambil hikmah dari hasil ini untuk perjalanan kami di ISL, supaya tahun depan kami bisa lebih kuat jika tampil di LCA 2011,” sebut Jacksen. (fim/zul/jpnn)

GETTY IMAGES

KALAH KUALITAS – Striker Changchun Yatai, Gao Jian (kiri), susah dihentikan lajunya oleh Richardo Salampessy dkk.

Ingin Menang, Ladeni Caballero dengan Rapat JAKARTA - Daud ‘Cino’ Yordan tak punya banyak waktu untuk mempersiapkan diri jelang perebutan gelar juara dunia kelas bulu WBA melawan Celestine Caballero. Duel itu sudah dipastikan tanggalnya, yakni 10 April mendatang di Florida, Amerika Serikat. Semakin dekat dengan duel akbar itu, petinju kelahiran 10 Juni 1987 semakin keras melakukan persiapan. Saat ini Cino menempa diri di kampung halamannya, Kayong Utara, Kalimantan Barat. Dia didampingi kakak sekaligus pelatihnya, Damianus Yordan. “Fokus latihan saya sekarang adalah peningkatan teknik dan fisik. Selain itu, saya juga banyak melakukan sparring,” terang petinju yang hak per-

DOK./RATEG

HARUS CERDIK - Daud ‘Cino’ Yordan harus cerdik saat melawan Celestine Caballero (kiri).

tarungan internasionalnya dipegang Golden Boy Promotions

(GBP) itu, kemarin (8/3). Bahkan, agar persiapannya

tidak terganggu, akhirnya laga ekshibisi melawan Samson Butar Butar dari Sasana Demokrat Jakarta di studio TVRI Jakarta pada 6 Maret lalu dibatalkan. “Saya sedang serius persiapan di kampung. Kalau harus ke Jakarta akan mengganggu,” ucapnya. Padahal, sebelumnya dia yakin pertandingan melawan mantan juara WBO Asia Pasifik itu tak akan berpengaruh pada persiapannya. Terkait dengan Caballero, Cino menyatakan bahwa dia adalah lawan yang berbahaya. Caballero merupakan juara kelas bulu junior versi WBA. Sebaliknya, Cino menghuni peringkat kelima kelas bulu WBA. Demi menggapai juara kelas bulu versi WBA yang tengah

lowong, Caballero naik kelas. Karena baru naik, dia belum punya peringkat di kelas bulu. Dia mengatakan, telah mempelajari karakter Caballero lewat rekaman pertandingan yang sudah dimilikinya. “Dia adalah petinju jangkung. Tingginya 180 cm. Saya sendiri hanya 170 cm. Tapi, saya sudah punya cara untuk mengantisipasinya,” urainya. “Saya harus bermain rapat untuk memperpendek jangkauan tangannya yang panjang,” lanjutnya. Cino dijadwalkan berangkat ke Amerika tiga pekan sebelum laga itu dihelat. Tapi, sampai saat ini masih belum ada tanggal pasti keberangkatannya. Sebab, pihaknya masih menunggu visa dari Kedutaan Besar Amerika Serikat. (nar/zul/jpnn)


PEKALONGAN

RABU 10 MARET 2010

15

RADAR TEGAL

BMSDA Mangkir, Komisi D Kecewa Bahas Jalan Sigandu dan Nganjir BATANG - Komisi D DPRD Kabupaten Batang mengaku kecewe dengan sikap Dinas Bina Marga Sumber Daya Air Pemda setempat. Pasalnya, tidak ada satupun perwakilan dari dinas tersebut yang datang untuk mengikuti kegiatan rapat kerja (raker) dan kunjungan kerja (kunker) terkait kondisi Jalan Sultan Agung dan Jalan Nganjir. Padahal, jadwal kegiatan tersebut telah ditetapkan jauh-jauh hari dalam Badan Musyawarah (Bamus) yang melibatklan unsur legislatif dan eksekutif. ’’Kegiatan hari ini (kemarin, Red) sudah dijadwalkan dan disekapati bersama antara legislatif dan eksekutif, namun pada kenyataanya pihak eksekutif justru tidak datang. Untuk itu, kami dari Komisi D merasa sangat kecewa,” ujar Wakil Ketua Komisi D DPRD Batang Khaerul Huda Selasa (9/3).

Berdasarkan jadwal yang ada, seharusnya pada kemarin digelar raker dilanjutkan kunker terkait kualitas pengerjaan Jalan Sultan Agung (menuju Sigandu) dan Nganjir. Pasalnya, berdasarkan hasil kunker yang pertama, kualitas pengerjaan Jalan Sultan Agung tidak memuaskan dan ditemukan adanya indikasi menyimpang dari bestek. Bahkan, kasus itu sendiri saat ini sudah di laporkan ke Polda Jawa Tengah. Kondisi yang sama juga diduga terjadi terhadap pekerjaan pelebaran Jalan Nganjir. ’’Untuk jalan menuju Sigandu kita sudah pernah melakukan kunker, dan tahu kondisinya. Sedangkan untuk Jalan Nganjir, kita rencananya ingin melihat secara langsung dan meminta penjelasan dari BMSDA terkait mutu pekerjaan yang kurang memuaskan. Termasuk dengan sudah mulai terjadinya kerusakan dibeberapa bagian dari jalan tersebut,” lanjut Anggota Komisi D Abdul Aziz. Kegiatan raker sendiri dijadwalkan dimulai pukul 11.00 WIB, namun ternyata hingga pukul 12.00

tak satupun perwakilan dari BMSDA menampaknya batang hidungnya. Padahal, anggota Komisi D sebelumnya sempat bersabar menunggu datangnya kepala Dinas BMSDA ataupun perwakilan untuk mengikuti raker dan kunker. ’’Kita sudah menunggu lebih dari satu jam, namun ternyata mereka tidak ada yang datang,” lanjut Anggota Komisi D lainnya Teguh. Pihak Sekretariat Dewan (Sekwan) sendiri kepada Komisi D mengaku, pihaknya sudah menghubungi pihak BMSDA. Dan oleh pihak BMSDA disebutkan bahwa Sufianto selaku kepada dikatakan akan datang sendiri mengikuti kegiatan raker dan kunker tersebut. Namun, sekitar pukul 13.15 WIB barulah datang dua orang staf perempuan dari BMSDA datang ke gedung dewan dan nampak bergegas ke ruang Komisi D. Namun, karena sudah menunggu cukup lama, ternyata seluruh anggota komisi D sudah tidak ada di ruangan. ’’Kegiatan hari ini (kemarin, Red) dibatalkan, karena pihak BMSDA tidak datang.’’ (don)

SUDARTO/RADAR PEKALONGAN

PADAMKAN API – Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) saat mencoba memadamkan kobaran api yang melalap gudang kemasan kardus milik PT SGF. Kerugian ditaksir mencapai ratusan juta.

PT SGF Rugi Hingga Ratusan Juta Rupiah KENDAL - Meski belum diketahui secara pasti nilai kerugiannya, namun berdasarkan taksiran sementara musibah kebakaran yang terjadi di gudang pengepakan kardus ikan, udang, dan katak di PT Seafer General Foods (SGF), Desa Bangunsari, Kecamatan Patebon, Kendal, mencapai ratusan juta rupiah. Kerugian ini berasal dari nilai bangunan, maupun isinya. Kepala UPTD Pemadam Kebakaran (Da-

mkar) Pantura Widoyo Susanto SE saat dikonfirmasi Radar menerangkan, tim pemadam kebakaran memang mengalami sejumlah kendala. Di antaranya, belum adanya hidran air di perusahaan,maupun tumpukan kardus dalam kondisi terikat. Akibatnya, unit Damkar yang tiba pukul 17.00 WIB baru menyelesaikan tugasnya sekitar pukul 23.30 WIB. ’’Bagi tim pemadam kebakaran UPTD Wilayah pantura, kejadian di

PT SGF, boleh dikata amat spesial. Dikatakan spesial karena sehari sebelumnya tim pemadam kebakaran juga berjibaku memadamkan api di perusahaan mebel ekspor PT Contry Foam di Taman Lele, Kota Semarang,” papar Widi. Sejak Januari 2010, di Kabupaten Kendal, telah terjadi 8 kasus kebakaran yang menimbulkan kerugian lebih dari Rp 1 miliar. Antara lain, di wilayah Kecamatan Sukorejo terjadi 3 kasus kebekaran,

di Kecamatan Boja 1 kasus, serta di Kecamatan Kendal 4 kasus. Dari 8 kasus kebakaran tersebut, lanjutnya, yang paling menyita energi adalah kasus kebakaran di PT SGF. Diberitakan sebelumnya, gudang pengepakan yang berisi puluhan ton kardus ikan, katak, dan udang milik PT SGF ludes dilalap si jago merah. Diduga api berasal dari hubungan pendek arus listrik. Dua unit mobil Damkar dikerahkan. (dar)


CMYK

18

RABU, 10 MARET 2010

RADAR TEGAL

REBANA SMP 3 TALANG

TumbuhdiLingkunganIslami SEBAGAI salah satu langkah pelestarian budaya musik Islami, kesenian rebana kerap tumbuh di lingkungan yang sarat dengan kebudayaan Islam. Seperti di SMP Negeri 3 Talang Kabupaten Tegal. Grup rebana sekolah tersebut terbentuk karena kebanyakan siswanya berasal dari lingkungan Islami. “Grup ini berdiri pada tahun 2003. Mereka yang ikut kegiatan rebana biasanya terkait faktor kultural. Selain sudah hobi, mereka juga aktif dalam jam’iyah-jam’iyah yang ada di tempat tinggal mereka masing-masing”, terang Ani Zubaidah SPd selaku Pembina OSIS SMP Negeri 3 Talang. Pemain rebana di sekolah ini diantaranya Yusuf Rayfandi kelas VIII D, M Ali Mustofa Aqil kelas VIII A, Pendi kelas IX A, Indah kelas VII F, Dwi Aji Muntaro kelas VIII A, Fuji Astuti kelas VIII D, Komi Supriyadi VIII D, Rukhi Efendi kelas VIII D, dan Khaerul Anam kelas VIII D. Kelompok ini dilatih Jumaroh SPd selaku guru IPS SMP Negeri 3 Talang. Latihannya dijadwalkan setiap Rabu atau Kamis siang sepulang sekolah di mushola sekolah. Grup rebana ini sering mengisi acara perpisahan kelas IX, kegiatan keagamaan sekolah dan pernah mengisi acara lainnya. (anam)

PADUAN suara dan musik memiliki keterkaitan yang kuat. Hampir semua pementasan paduan suara selalu diiringi dengan musik. Makanya tidak meng-

PROSENTASE Apakah kamu suka musik? ya, suka 100% Apakah kamu ikut ekskul yang berbau musik? nggak 60% iya 35% pengin, tapi nggak masuk seleksi 5% Apakah dalam tim paduan suara butuh kekompakan? ya 100%

herankan juga jika kalangan ResponX yang ikut ekstra kurikuler (ekskul) tersebut kompak suka dengan musik. “Kalo tanpa musik, tentu dunia kerasanya sepi dong,” ucap Amalia, salah satu siswi SMP swasta di Kota Tegal. Ngomongin soal paduan suara, kekompakan dan aturan dalam pengambilan nada-nada menjadi hal penting yang nggak boleh diabaikan. Jadi nggak asal nyanyi aja seperti yang disepakati seluruh ResponX. “Kalo nggak kompak nanti suaranya nggak karuan dong,” ujar Devi, siswi SMA Negeri 1 Kota Tegal, kelas XI. Untuk membangun kekompakan, 10 persen ResponX kerap

menggunakan yel-yel tertentu sebelum pementasan. Dengan jumlah ResponX yang lebih banyak yakni 35 persen mengaku kerap berkomunikasi lewat telpon setiap hari. “Jadi secara persahabatan lebih deket dan gampang untuk kompak,” ucap siswi SMK Muhammadiyah 2 Kota Tegal, Mieke Nurhikmah. Latihan terus menerus juga menjadi kiat yang bisa diterapkan untuk menjaga kekompakan. Ini seperti dikatakan Ayu Arum dari SMA Negeri 5 Kota Tegal. “Supaya tim paduan suara makin kompak,” tambahnya. Nggak cuma itu, 35 persen ResponX kerap nongkrongnongkrong di luar jam latihan untuk menjaga kekompa-

kan. “Sering jalan-jalan atau nongkrong-nongkrong di luar jam latihan. Kalo bisa tiap hari, biar lebih akrab antara satu dengan lainnya,” ujar Alvian Khaerunisa dari SMP Negeri 18 Kota Tegal, kelas VII. Selain terkait dengan musik, paduan suara juga terkait dengan lagu yang dibawakan. Soal ini, 90 persen ResponX mengaku suka jika tim paduan suaranya membawakan lagi pop kontemporer yang tengah naik daun saat ini. Ini seperti kata Ar-

sy Usdah Nabila, siswi SMP Muhammadiyah 2 Kota Tegal. “Kalo lagu pop yang lagi naik daun biasanya mudah dihafal liriknya,” tuturnya beralasan. Hal senada juga dikatakan siswi SMP Atmaja Wacana Nikita Tri Adela Sinaga. Dia mengaku lebih suka lagu pop yang lagi ngetren dibawain dalam paduan suara. Tapi yang milih lagu tradisional juga ada lho. Meski minim, 5 persen ResponX mengaku suka jika paduan suara membawakan lagu itu. (tim) 1

TIM XPRESI KOORDINATOR : Khikmah Wati ANGGOTA : Balkis Arifiani, Nur Irma Rahmawati, M Khaerul Anam

PROFIL USIA :

JUMLAH :

13 - 17 tahun

20 ResponX di Kota/ Kabupaten Tegal

JENIS KELAMIN : PENDIDIKAN : Cewek 50 persen Cowok 50 persen

SMP 50 Persen SMA 50 Persen Metode : Random sampling

ILUSTRASI: DNP

P TI Geregetan SHERINA

[intro] A D B E C# F#m E D E A A Bm E Ku lihat lagi Wajahnya A Bm E Ku lirik lagi Dia A Bm E Smakin ku pandang Wajahnya A E Smakin rupawan D C#m Matanya memancarkan cinta Bm A Senyumnya manja nan menggoda D C#m Gayanya wajar mempesona B E Siapa dia Hey Hey [chorus] A Geregetan jadinya geregetan Bm E Apa yang harus ku lakukan A Geregetan duh aku geregetan Bm E Mungkinkah aku jatuh cinta D C#m Ku coba ku sapa dirinya Bm A Ku tanya siapa namanya D C#m Ku dengar Desah suaranya B E Oh lengkaplah sudah [chorus] A Geregetan jadinya geregetan Bm E Apa yang harus ku lakukan A Geregetan duh aku geregetan Bm E Mungkinkah aku jatuh cinta [int] D C#m Bm A D C#m B E A Bm E

CMYK

X S

Belajar Teknik Penyatuan Suara

MEMADUKAN suara tentu tidaklah mudah. Karakter suara yang berbeda antara satu dengan yang lain membuat perpaduan membutuhkan teknik tertentu. Dan ini didapatkan Iin Farlina, siswi kelas XI IPA Unggulan MAN Kota Tegal saat mengikuti ekstra kurikuler (ekskul) paduan suara. Cewek ini mengaku cukup senang menjalani kegiatannya di ekskul ini. ”Aku bisa belajar teknik penyatuan suara yang berbeda-beda agar bisa selaras. Pada dasarnya suara cewek dan cowok itu kan nggak sama,” tuturnya. Diakui, karena keaktifannya, seringkali Iin, begitu cewek kelahiran Tegal, 25 Oktober 1993 ini biasa disapa ketinggalan pelajaran.

Iin Farlina Siswi kelas XI IPA Unggulan MAN Kota Tegal

Pelajar yang juga aktif di PMR, voli, dan rohis ini memiliki beberapa tips buat kamu yang aktif di paduan suara. Diantaranya; 1.Jaga pola makan. Hindari makanan yang berminyak, seperti gorengan dan bersantan. Hindari juga minum minuman dingin yang berlebihan karena itu mengurangi kualitas suara. 2.Sebelum tampil sebaiknya minum air teh atau air putih hangat. Pokoknya yang hangathangat.

TAPAK suci merupakan salah satu perguruan seni bela diri yang berdiri sejak 31 Juli 1963 di Kampung Kauman, Yogyakarta. Selain menjadi salah satu ekstra kurikuler (ekskul) olahraga di banyak sekolah Muhammadiyah, kegiatan ini ternyata tak sekedar membina ragawi saja. Ini seperti yang dilaksanakan di SMP Muhammadiyah Margasari Kabupaten Tegal. Melalui ekskul ini, siswa tidak hanya mendapatkan pelajaran Al Islam dan Kemuhammadiyahan

3.Berlatihlah mengatur napas untuk meregangkan suara, sehingga suara bisa lepas. 4.Sering-sering berlatih mengeluarkan suara, agar suara bisa mudah keluar dan tidak tertahan, sehingga suara yang dihasilkan bisa maksimal. 5. Sering-seringlah mengkonsumsi air putih, terutama sebelum tidur dan setelah bangun tidur, satu gelas saja sudah cukup. (irma)

semata namun juga keterampilan di dalamnya yang diamalkan dalam kehidupan sehari-hari sesuai Al Quran dan Hadits. “Personil ekskul ini adalah semua siswa SMP Muhammadiyah Margasari terutama kelas VII dan VIII,” terang Wildan Krisna Wicaksono, siswa kelas VIII A SMP Muhammadiyah Margasari. Para pelatihnya antara lain Tarsono S Ag yang melatih sejak masih menjadi wakil kepala sekolah hingga menjabat Kepala SMP

Muhammadiyah Margasari saat ini. Selain dia, terdapat Pelatih Sudiyanto, alumni SMP Muhammadiyah yang termasuk anggota kokam Muhammadiyah Cabang Margasari dan lainnya yakni Sonali, alumni SMP Muhammadiyah Margasari yang menjabat sebagai salah satu Pimpinan Pemuda Muhammadiyah Cabang Margasari. Ekskul ini mendapat bimbingan dari Aly Ma’muri BA, Kepala SMK Muhammadiyah Margasari. (anam)


SAMBUNGAN

RABU 10 MARET 2010

19

RADAR TEGAL

Berawal dari Testimoni Zakky dari halaman 1 halus agar Zakky bersedia kooperatif. “Tidak ada yang bisa mengalahkan kasih sayang keluarga,” kata sumber itu. Dari mulut Zakky, polisi memburu dua orang berinisial H dan R yang akhirnya berhasil diringkus di Cakung dan Pandeglang. “Dari dua orang itu petunjuk ke Pamulang terbuka,” katanya. Dari pengakuan Zakky juga terungkap bahwa kelompok itu jarang berkomunikasi meng-

gunakan ponsel. “Mereka punya meeting point berpindah dan jika terpaksa maka akan kontak dengan chatting di internet,” katanya. Secara terpisah, pengamat terorisme Rakyan Adibrata menilai serangan Densus yang mendadak ke pemukiman padat penduduk di Pamulang sebenarnya sangat beresiko. “Agak disesalkan kenapa harus ditembak mati,” katanya. Kalaupun petugas terancam, metode penggerebegan sebenarnya bisa menggunakan tek-

nik lain yang lebih aman. “Jika target sudah terkunci bisa saja ditunggu hingga berada di lokasi yang relatif bebas dari masyarakat umum,” katanya. Rakyan yang pernah melakukan riset anti terorisme di Perancis itu menilai tokoh yang tertangkap di Pamulang bisa membuat kredibilitas Densus 88 naik secara signifikan di mata pemerintah. “Juga di mata pemerintah AS apalagi sebentar lagi Obama akan datang ke Indonesia,” katanya. (rdl)

Terjerembab ke Sampah, Balita Terbakar dari halaman 1 kedua orang tuanya tidak maksimal. Maklum mereka hanya berpenghasilan kecil sehingga upaya untuk menyembuhkan anak semata wayangnya hanya sebatas memberikan salep dan obat cairan penghilang rasa nyeri yang dibelinya dari apotek. Informasi yang berhasil dihimpun, petaka terjadi ketika korban diajak kedua orang tuanya berkunjung ke rumah nenek (ibu dari istrinya) ke wilayah Desa Kalisalak Kabupaten Batang. Saat itu, ibu korban sedang mandi dan menitipkan korban pada sang nenek yang juga berprofesi sebagai penjual pring di desanya. “Nenek tidak konsentrasi mengawasi anak saya. Sebab, dia juga harus melayani pembeli. Dia hanya dimasukkan dalam keranjang bulat beroda yang layaknya digunakan bali-

ta untuk belajar berjalan. Hingga dia masuk dalam kubangan sampah yang di dalamnya terdapat kobaran api, yang berasal dari pembakaran sampah yang dilakukan oleh buyutnya,” terang ayah korban saat menunggui anaknya di ruang ICU RSUI Harapan Anda, Selasa (9/3) kemarin. Korban pun terjilat api di seluruh wajahnya, dada, dan kedua tangannya. Hingga akhirnya pihak RSUI Harapan Anda berempati untuk membantu proses penyembuhan balita malang tersebut. Direktur RSUI Harapan Anda Dr Shahabiyah MMR menyatakan, pihaknya membentuk tim yang beranggotakan delapan dokter untuk melakukan tahapan operasi penyembuhan pasien. Dimana tim dokter kali ini dikepalai Dr Irawan spesialis bedah. “Operasi kami lakukan melalui tahapan. Tahap awal yang

kita sudah lakukan adalah pembenahan pada kedua mata korban yang selama setahun tidak bisa menutup. Hal yang sama juga terjadi pada mulut, dan kami juga melakukan pemisahan leher yang melekat dengan dagu dan dada. Selebihnya juga kami lakukan pembenahan pada siku yang sudah melepuh dan tidak bisa diluruskan,” terang dokter Irwan. Di operasi tahap awal kemarin juga dilakukan upaya pembenahan jari- jari tangan korban yang tidak bisa membuka. “Setelah operasi tahap awal rampung, pasien kami ijinkan pulang untuk penyembuhan dan bisa datang kembali setelah tiga bulan untuk menjalani operasi tahap II. Pada tahap lanjutan nanti kami akan melakukan upaya memperbaiki hidung yang sudah tidak berbentuk, memperbaiki jari di kedua tangannya, dan rekontruksi otot di sekitar mulut.” (her)

Akhir Perjalanan Teroris USD 10 Juta dari halaman 1 Dia juga menuturkan cewek yang ikut tertembak tersebut adalah istrinya dari Pekalongan, si Ummu Aisah. Pada Januari 2005 lalu, militer Filipina merilis kabar Dulmatin tewas dalam sebuah serangan udara. Namun, kabar tersebut tak bisa dikonfirmasi. Pada Agustus 2006, tentara Filipina merilis kabar serupa. Lagi-lagi tak bisa dikonfirmasi kebenarannya. Kemudian pada 16 Januari 2007, lagi-lagi dikabarkan Dulmatin tertembak di Jolo, Basilan. Kali ini kabar itu tampaknya akurat. “Dia (Dulmatin, Red) tidak mati, tapi tertembak dan sempat tertangkap. Fotonya ada,” kata sebuah sumber di kepolisian. Namun, tidak tahu bagaimana ceritanya, Dulmatin tiba-tiba lepas. Diduga kuat, ini merupakan bagian dari pertukaran tawanan antara kelompok militan dengan pemerintah. Di Filipina memang kerap terjadi seperti itu. Sejumlah militan Indonesia pun pernah mengalami hal serupa. Tertangkap, namun kemudian dibebaskan oleh

MILF (Moro Islamic Liberation Front). “Karir” Dulmatin di dunia militan memang cukup panjang. Dia terlahir pada 6 Juni 1970 di Petarukan, Pemalang dengan nama Joko Pitono. Anak keempat dari lima bersaudara tersebut lulus SMA pada 1992 dan merantau ke Malaysia. Tiga tahun kemudian dia pulang, menikah dengan Ummu Aisah, dan berganti nama menjadi Asmar Usman. Di Malaysia inilah, awal persinggungannya dengan kelompok militan. Berangkat ke Afghanistan, dan sejak awal sudah bergabung dengan faksi Ali Ghufron dan Hambali di Jamaah Islamiyyah. Dia dipercaya terlibat dalam sejumlah serangkaian pemboman gereja antara 1999 - 2002. Termasuk salah satu otak Bom Bali I pada 2002. Dia mempunyai banyak nama alias, yakni Joko Pitoyo, Abdul Matin, Muktamar, Djoko, dan Noval. Selanjutnya, aktif di Poso, sebelum akhirnya Dulmatin kabur ke Mindanao dan menjadi instruktur di Kamp Hudaibiyah. Di Filipina dia dikenal dengan

nama Zaid Ali. Setelah pemerintah Filipina melancarkan all out war, MILF terdesak, dan begitu pula militan Indonesia, sejumlah pentolan JI asal Indonesia seperti Dulmatin, Umar Patek, dan Ali Fauzi kemudian kabur ke arah daerah rawa-rawa di S.K. Pendaton. Di sana di tengah rawa-rawa, sekitar 20 orang militan Indonesia membangun sebuah kamp sendiri. “Tapi, kemudian berkurang satu per satu. Saya sendiri kini tak tahu bagaimana kondisi kamp itu sekarang,” kata Ali Fauzi. Beberapa saat kemudian, Dulmatin kabarnya beralih ke arah Basilan. Di sana, kabarnya Dulmatin bergabung dengan kelompok Abu Sayyaf, sebuah kelompok militan yang dengan visi yang condong ke Al-Qaedah. Sejak saat itulah, kabar pastinya tak pernah diketahui. “Terakhir ya 2007 itu,” Sumber lain di kepolisian menyebutkan kembalinya Dulmatin ke Indonesia tak pernah diketahui secara pasti. Namun, yang jelas, keberadaannya sudah terendus sejak pemboman Marriott II pada 2009 lalu. (ano)

Ratusan Warga Sambut Jenazah ... dari halaman 1 yang biasa dipanggil dengan Yiyi, nampak ditaruh di dalam peti yang tertutup rapat, dibawa dengan menggunakan ambulance dan diringi keluarganya. Turut dalam rombongan keluarga yang mengiringi jenazah sejak diberangkatkan dari Batam, di antaranya ibu kandung korban Juarmi Indrati (65), kakak kandung Fahmi Ismi Farhati (44), dan adik kandung korban Adi Isdiana Fahman (35) serta sejumlah kerabat lainnya. Istri korban Rukiyah (38), yang dinikahi almarhum pada tahun 2002 lalu dan saat ini tengah merantau ke Malaysia sebagai TKW, tidak nampak mengiringi kedatangan jenazah. ‘’Saat ini istrinya sudah di Batam, karena ada kendala, maka tidak bisa ikut rombongan. Tapi mudah-mudahan besok sudah sampai di sini,’’ terang Juarmi Indrati, sembari menyeka air matanya. Selain Juarmi Indrati, kesedihan juga nampak tidak mampu disembunyikan kerabat korban, baik yang turut mengiringi sejak jenazah diberangkatkan dari Batam maupun sanak keluarga dan tetangga yang selama ini mengenal korban dengan baik. Putri semata wayang Fahmi Iswandi, Salsabila Qurotul Aeni (6) atau yang biasa disapa Salsa, saat digendong pamannya yang juga adik kandung Fahmi, nampak belum

menyadari sepenuhnya bahwa ayah kandungnya itu telah tiada untuk selama-lamanya. Salsa hanya nampak diam, tidak sepatah katapun meluncur dari mulut mungilnya. Saat pihak keluarga ditanya terkait hukuman yang diharapkan kepada pelaku Khoeron (28), warga Kabupaten Kendal, adik kandung Fahmi, Adi Isdiana Fahman, atas nama keluarga mengaku sudah ikhlas. ‘’Memang yang dilakukan pelaku sangat sadis, tapi kami sekeluarga sudah ikhlas dan sama sekali tidak menaruh dendam. Kami pasrahkan hukumannya kepada parat penegak hukum, kami harap hukuman yang diberikan setimpal dengan perbuatannya,’’ terang Adi. Ditambahkan Adi, atas nama keluarga besar Fahmi Iswandi, dia memintakan maaf secara terbuka kepada semua pihak jika semasa hidup Fahmi pernah berbuat kesalahan. ‘’Atas nama almarhum, kami memohon maaf jika terdapat kesalahan baik disengaja maupun tidak, baik secara lisan maupun perbuatan, juga baik kesalahan besar maupun kecil,’’ ucapnya. Kesedihan nampak menyelimuti keluarga besar Fahmi Iswandi, ibu kandung dan kedua saudara Fahmi nampak tidak mampu menahan tetesan air mata mereka. Kesedihan juga nampak menyelimuti sejumlah warga yang datang

melayat ke kediaman Fahmi malam itu. Sementara itu, Kepala Desa Pagerbarang Enny Suswati, saat dimintai pendapatnya terkait peristiwa memilukan yang menimpa salah seorang warganya di Batam itu, juga mengaku sangat sedih. Dia sangat menyesalkan perbuatan pelaku yang secara sadis telah menghabisi nyawa Fahmi. ‘’Terus terang pada awalnya kami sangat terkejut saat mendengar kabar itu. Kami sangat menyesalkan tindakan pelaku, dan kami harap pelaku mendapatkan hukuman seberatberatnya, sesuai dengan perbuatan sadis yang telah dilakukannya itu,’’ ungkap Enny. Usai kedatangan jenazah, malamnya kerabat dan tetangga almarhum Fahmi langsung menggelar doa bersama dan membacakan surat Yassin. Kerabat dan tetangga Fahmi malam itu juga nampak larut dalam kedukaan, dan nampak khusyu mengirimkan doa bagi almarhum. Diperoleh keterangan, rencananya jenazah akan dimakamkan di TPU Sirna Raga Desa Pagerbarang, Rabu (10/3) sekitar pukul 09.00 WIB. Seperti diberitakan sebelumnya, Fahmi Iswandi merupakan anak kedua dari pasangan almarhum H Ikin Sodikin dan Hj Juarmi Indrati (65), yang merupakan pensiunan bidan dan mantan anggota DPRD dari

Fraksi Golkar periode 1999 – 2004. Semasa hidupnya, Fahmi sempat menikah dengan Rukiyah (38) yang tinggal tak jauh dari kediaman Fahmi, yakni di RT 02 RW 03 Desa Pagerbarang. Kedua pasangan itu dikaruniai seorang putri yang cukup cantik, Salsabila Qurotul Aeni (6) yang saat ini masih duduk di bangku kelas 1 SDN Pagerbarang 01. Sekitar bulan Agustus 2009 lalu, Fahmi mencoba peruntungannya di Batam Provinsi Riau. Namun sayangnya, perjalanan hidup Fahmi yang mengantongi ijazah Diploma III Akademi Kesehatan Lingkungan (AKL) Hakli Semarang, harus berakhir sekitar 3 bulan setelah perantauannya. Sekitar bulan Desember 2009 lalu, nyawa Fahmi Iswandi dihabisi rekannya yang tinggal bersebelahan dengan Fahmi, Khoeron (28) warga Kabupaten Kendal Jawa Tengah. Khoeron secara terang-terangan mengaku, setelah menghabisi nyawa rekannya dengan menggunakan martil, dia membelah dada dan memakan jantung Fahmi mentah-mentah. Setelah menyimpan mayat Fahmi di dalam peti Kayu di Legenda Malaka, beberapa hari kemudian Khoeron bahkan memakan organ tubuh Fahmi, seperti hati, paru-paru, dan usus. Organ tubuh itu ada yang dipanggang dan direbus menggunakan bumbu dapur. (aan)

Tewas Saat Chatting dengan Donatur dari halaman 1 Kepala Densus 88 Mabes Polri Brigjen Tito Karnavian menegaskan bahwa Yahya merupakan otak latihan militer kelompok militant di Aceh. “Dia biang kerok yang mengirim orang ke Aceh,” kata Tito. Lantas, apakah benar Yahya merupakan samaran Dulmatin? “Yang jelas, dia (Yahya) tokoh besar dan punya nama besar (di kalangan kelompok militan),” kata alumnus Akpol 1987 itu. Penggerebegan Yahya itu dimulai sejak Selasa subuh hari. Beberapa personel pendahulu dari Subden Intelijen Densus 88 Mabes Polri sudah membuntuti Yahya dari Pandeglang. Sebelum menuju warnet Multiplus, Yahya sempat mampir di rumah jalan Setiabudi nomor 15. Setelah Yahya masuk ke Multiplus, tim pendobrak maju merangsek ke dalam. Menurut Kadivhumas Irjen Edward Aritonang, saat hendak diringkus Yahya melawan. “Dia menembak satu kali dengan revolver berisi enam peluru,” katanya. Karena terancam keselamatannya, petugas melumpuhkan Yahya dengan menembak di perut dan paha. Bekas tembakan dan selongsong peluru ditemukan di tembok lantai dua. Revolver yang digunakan Yah-

ya berjenis Colt berukuran kecil. Revolver itu dipegang dengan tangan kanan. Tim identifikasi dari Puslabfor Mabes Polri dan Inafis (Indonesia Automatic Fingerprints Identification System) langsung mengidentifikasi jenazah. Selain menggunakan data pembanding sidik jari dan mengumpulkan sisa lapisan kulit dan rambut, tim juga mengambil data di komputer yang sedang digunakan Yahya. Informasi yang dihimpun Jawa Pos dari berbagai sumber, sesaat sebelum tewas ditembak, Yahya sempat chatting (berkomunikasi dengan media internet) dengan seseorang berinisial Abu Zakaria. Mereka sempat menyinggung dana operasi Aceh. “Kita akan kirim madu lagi ke Mekkah, antum punya stok berapa,” tulis Yahya sebelum meninggal sebagaimana ditirukan sumber Jawa Pos. Madu diduga kode untuk amunisi atau peluru dan Mekkah adalah kode untuk Aceh yang juga sering disebut Serambi Mekkah. Saat ini, Abu Zakaria yang sedang berkomunikasi itu masih diburu polisi. Abu Zakaria ini diduga kuat adalah salah satu donatur yang mengirimkan suplai dana. “Dia bukan orang asing, orang Indonesia, kami duga di

Jawa Tengah,” katanya. Tadi malam pukul 21, satu tim Subden Intelijen 88 telah berada di kota itu. Penggerebegan Yahya juga melibatkan saksisaksi mata di sekitar lokasi. Di antaranya sepasang suami istri yang kebetulan sang istri sedang potong rambut di dekat Multiplus. Mereka ikut diinterogasi karena si lelaki ikut berada di ruangan lantai dua Multiplus. Statusnya adalah saksi. Setelah melumpuhkan Yahya, tim mengejar dua orang pengawalnya ke rumah dr Fauzi di jalan Dr Setiabudi, Gang Asem, RT 03/05, Pamulang Barat, sekitar satu kilometer dari Multiplus. “Mereka berinisial R dan H , mereka juga melawan petugas,” kata Kadivhumas Edward Aritonang. Menurut saksi mata warga setempat, Ade Setiawan, 25, mengatakan, jika dia lihat kedua pelaku yang membawa tas hitam jatuh dari motor Suzuki Thundernya. Lalu saat ingin ditangkap, pelaku pria yang mengenakan kaos hitam, celana perempat dan menggunakan sandal jepit merogoh pistol dari kantong belakang. Sementara yang dibonceng meraih sesuatu dari dalam tas. “Yang kita takutkan itu tas isinya bom dan meledak,” katanya. Setelah tersangka tewas, tim

Gegana dengan mengenakan pakaian tertutup dan helm tertutup berusaha menyisir lokasi dekat kedua jenazah pelaku. Petugas juga menarik tas milik pelaku dengan tali. Petugas Puslabfor Mabes Polri yang juga datang kelokasi kejadian melakukan penyidikan dilokasi tempat kejadian perkara. Jenazah pelaku kemudian dievakuasi ke RS Polri Kramat Jati untuk di visum. Sementara petugas gabungan juga terus menjaga ketat dan memberikan tanda garis polisi di dua lokasi kejadian karena warga ingin sekali melihat kejadian itu dari jarak dekat. Setelah itu, lima orang petugas Densus 88 masuk ke rumah berlantai dua yang berpagar warna cokelat itu dengan daun pintu yang sudah terbuka, sedang plafon juga hancur. Beberapa petugas yang menyisir seisi rumah juga nampak menenteng laptop, berbagai CD dan dua kantung plastik berisi buku-buku. Namun Edward Ariotonang memastikan tidak ditemukan senjata api maupun amunisi dan bahan peledak di dalam rumah tersebut. “Yang jelas mereka ini (para teroris yang tertangkap dan mati) merupakan pemasok senjata dan pemasok dana para teroris,” tegasnya.” (jpnn)

SELAMAT TINGGAL SAKIT TENGGOROKAN AKUT TENGGOROKAN adalah salah satu organ vital manusia. Kita berkomunikasi dengan suara yang melewati tenggorokan kita , dan kita makan dan minum juga melalui tenggorokan. Karena itu adalah sangat penting menjaga kesehatan tenggorokan. Penting kita simak pengalaman Haji Helmi Jambak (66 th) , warga Jalan P Bawean, Sukarame, Bandar Lampung –Lampung. Tiga tahun terakhir, Pak Haji Helmi didera sakit tenggorokan akut berupa rasa perih dan dahak yang banyak dan terus menerus keluar. “....sakit tenggorokan ini sangat mengganggu saya, terutama saat berkomunikasi dengan orang lain “ tutur Pak Haji menggambarkan sakitnya. Datang ke dokter spesialis sudah dilakukan bahkan minum obat tanpa boleh putus selama beberapa bulan juga sudah dilakukan, namun hasilnya belum memuaskan Haji Helmi. Beruntung suatu hari, seorang sahabat menawarinya Gentong Mas. Karena yakin Gentong Mas tak memiliki efek samping, langsung Haji Helmi mnegkonsumsi Gentong Mas dengan rutin. Seminggu mengkonsumsi, Haji Helmi sudah merasakan manfaatnya. Rasa nyeri ditenggorokan berangsur reda dan dahak secara per-

lahan berkurang dan akhir-nya menghilang. “....alham-dulillah kini tenggorokan lega dan segar kembali “ ucap Haji Helmi bersyukur. Sekarang purnawirawan pamen polisi yang tetap enerjik ini rutin menikmati kelezatan Gentong Mas tiap pagi dan malam.”...Gentong Mas adalah minuman lezat penuh manfaat...” tutur Haji Helmi menutup obrolan. Gentong Mas adalah suplemen kesehatan dengan bahan

utama Gula Aren dan Nigella Sativa (Habbatussauda) . Menurut Jeff Nugent , Gula Aren mengandung Riboflavin dan Ascorbic Acid yang berfungsi memperbaiki saluran pencernaan termasuk tenggorokan dan menambah kekebalan tubuh (Permaculture Plants , 2004). Sementara Nigella Sativa mengandung Nigellone (Anti Bronchitis), Stigmasterol (Anti Inflamasi) , Omega (meningkatkan Imunitas) dan zat aktif lain yang sangat berguna bagi kesehatan.

Meski demikian, untuk meng-optimalkan hasil , pola hidup sehat seperti olahraga teratur, kurangi rokok dan banyak minum air putih juga perlu dilakukan. Gentong Mas dibuat dari bahan murni pilihan dan diproses alami tanpa campuran bahan kimia dan pengawet. Sekarang Gentong Mas dalam bentuk serbuk mudah diperoleh di pasaran. Menurut Ridwan Alawi, Eksekutif Marketing PD Gentong Mas, tingkat permintaan terus meningkat seiring dengan makin banyaknya masyarakat yang merasakan sendiri manfaat Gentong Mas. Untuk informasi lebih lanjut hubungi : 081313322669 / 081313322669 / 08156406404/ Tegal 081990879809, Apt. Medika Farma Ks. Tubun Tegal, Kabupaten Tegal : Apt.Ayu Farma 1 Jl. Raya Singkil Adiwerna,Apt. Ayu Farma Jl. Dr Sutomo Slawi, Apt Duta Sehat Jl. Raya Pagongan, Apt. kaliratu Jl. Raya Timur Banjaran, Apt Adiwerna, Jl. Raya Adiwerna. Pemalang: Apotik Sari Waras, Jl. Jend. Sudirman No. 143. Telp. (0284) 321197, Apotik Hikmah, Jl. Jend. Sudirman No. 275, Telp. (0284) 321116 P-IRT No. 812320501114 www.gentongmas.com


KOMBIS

RABU, 10 MARET 2010

20

RADAR TEGAL

Jejaki GANDENG 6 ATPM Kerjasama Disambut Puluhan Ribu Pengunjung Strategis Dari Gelaran Android Indosat Expo di Tujuh Kota Besar

KEHADIRAN inovasi terbaru Indosat Android ternyata mendapat sambutan luar biasa masyarakat di 7 kota besar. Antara lain di Jakarta yang digelar di arena Indosat Android Expo di Mega Bazaar Computer di JCC, serta di 6 kota lain yaitu Bandung, Semarang, Jogjakarta, Malang, Surabaya dan Makassar. Booth Indosat di 7 kota tadi dikunjungi puluhan ribu pengunjung, dengan pengunjung terbanyak di Android Indosat Expo di Jakarta. “Kami sangat gembira melihat antusiasme masyarakat terhadap layanan berbasis Android yang kami hadirkan bersama dengan 6 ATPM di 7 kota besar di Indonesia,” kata Chief Marketing Officer Indosat, Guntur S Siboro, kemarin. Selain puluhan ribu pengunjung, antusiasme juga tercermin dari jumlah transaksi di booth expo yang mendekati jumlah pre-order. Di mana jumlah pre-order sebelumnya mencapai 1.000 pemesanan. Menurut Guntur, ini menunjukkan masyarakat sangat terbuka dalam menerima hadirnya teknologi baru. “Utamanya yang semakin mempermudah kegiatan berkomunikasi, termasuk dengan layanan berbasis

DOK.ISTIMEWA

DILUNCURKAN - i-Store yang merupakan “toko virtual” secara resmi diluncukan berbarengan dengan Android Indosat Expo kemarin.

Android,” tambah Guntur lagi. Sebagai bagian dari rangkaian untuk memperkenalkan layanan berbasis Android, selain menghadirkan paket layanan, Indosat juga melakukan serangkaian kegiatan yang bersifat edukasi dan sosialisasi tentang teknologi dan layanan berbasis Android. Misalnya menyelenggarakan Indosat Android Semi-

nar, Android Technology Update with Qualcomm and IM2, Presenting Qualcomm Snapdragon 1 Ghz & i-Store. Menutup rangkaian Indosat Android Expo, Indosat juga menyelenggarakan Talkshow Up Close and Personal with Indosat Android Technologies and Isat-Android Community. Indosat juga melun-

curkan i-Store yang merupakan “toko virtual” yang menyediakan ribuan aplikasi Android baik yang gratis maupun berbayar. Selama expo di 7 kota, Indosat bersama 6 ATPM menghadirkan handset Android dengan diskon yang sangat menarik dari enam ATPM yang bekerja sama dengan Indosat. Di antaranya HTC dengan HTC Hero, Motorola dengan Motorola Milestone, Samsung dengan Samsung Galaxy Spica, LG dengan LG GW 620, Huawei dengan U8230 serta Sony Ericsson dengan Xperia X10. Paket layanan Indosat yang tersedia selama expo adalah program khusus antara lain 2.000 Nomor Postpaid Matrix Broadband Unlimited secara gratis dengan kode akses 0814-xxx-xxxx. Paket Prepaid Broadband yaitu akses Broadband dengan menggunakan kartu IM3/Mentari dengan cara dial ke *777*1*5# serta Paket Prepaid Broadband Unlimited yang dinamakan IM2 Inside. Pelanggan IM3/Mentari juga bisa meamakai paket Broadband Unlimited IM2. (*/zuhlifar arrisandy)

Bergabung Dengan Nama smartfren JAKARTA - PT Smart Telecom (Smart) dan PT Mobile-8 Telecom Tbk (Mobile-8) mengumumkan kerjasama antara keduanya 3 Maret lalu. Ini dilakukan penyedia layanan telekomunikasi ini, untuk memperkuat posisi masing-masing di pasar telekomunikasi Indonesia. Bentuk nyata kerjasama kedua penyedia layanan telekomunikasi berbasis CDMA itu akan diberi lambang smartfren. Lambang baru ini akan digunakan di semua kegiatan pemasaran yang dilakukan oleh kedua perusahaan. “Smart dan Mobile-8 sebagai penyedia layanan telekomunikasi tentunya ingin mencapai skala ekonomis yang ideal. Salah satu sarana yang mungkin dijalankan saat ini adalah melakukan kerjasama di beberapa kegiatan pemasaran,” kata

Direktur PT Smart Telecom, Sutikno Widjaja, kemarin. Diharapkan, kerjasama strategis ini dapat membantu mengatur pengeluaran operasional yang lebih efisien dan efektif. Sehingga dapat memperkuat posisi dan layanan kedua perusahaan di industri telekomunikasi tanah air. Sementara Presiden Derektur Mobile-8, Merza Fachya, menegaskan, sebagai dua entitas bisnis yang terpisah dan masing-masing berdiri sendiri, Smart dan Mobile-8 tentunya memiliki kelebihan dan sumberdayanya masing-masing. Secara umum sinergi adalah bertujuan untuk memanfaatkan kelebihan yang dimiliki masingmasing beserta dengan sumber daya yang ada. “Bentuk nyata dari sinergi ini sendiri, kami lakukan di beberapa kegiatan pemasaran. Antara lain memadukan gallery, handset bundling, logistic atau pengadaan kartu perdana, dan lainnya,” papar dia. (*/zul)

Grow with Character (46/100) Series by Hermawan Kartajaya

What They Teach Me at Harvard Business School HAEVARD Business School (HBS) punya kontribusi tersendiri bagi saya dalam membangun MarkPlus. Saya bukan lulusan Sekolah Bisnis paling tenar itu. Tapi saya ke sana beberapa kali untuk sekadar jalan-jalan, ikut Executive Education Program, ikut Program for Case Methodology and Participant Cantered Learning, sampai ke diskusi dan makan siang dengan beberapa profesor di sana. Saya bahkan pernah ikut Alumni Conference mereka di Hongkong pada 1997. Saya bisa berada di forum itu karena pernah mengikuti program eksekutif dua minggu “Strategic Marketing Management”. Smart-kan? Dengan melakukan seperti itu, saya bangga karena dianggap sebagai alumni Harvard, sehingga dapat image lebih hebat lagi. Di Boston, kampus Harvard Business School dianggap yang paling mewah dibanding kampus-kampus Harvard yang lain. Kata orang sana, paling kaya. Apalagi dibanding kam-

pus Sloan Business School di Massachusetts Institute of Technology atau MIT yang terkesan agak tua dan kumuh. HBS tidak punya undergrad atau program S1, karena itu bisa memilih mahasiswa postgrad atau S2 dari mana saja dengan bebas. Mereka juga tidak mau punya program MM atau MBA eksekutif yang sekolahnya Sabtu dan Minggu. Sebab, mereka tidak percaya bisa memberikan pendidikan berkualitas lewat program seperti itu. Semuanya fulltime program dua tahun penuh. Tiap tahun, Harvard hanya menerima 900 mahasiswa dari sekitar 10 ribu pelamar. Jadi, jumlah mahasiswa Harvard stabil di sekitar 1.800 orang, karena programnya dua tahun. Tidak perlu pakai GMAT karena mereka tidak percaya pada standar orang lain. Tapi Anda mesti bikin delapan esai dengan judul yang sudah ditentukan. Di sinilah Anda dinilai bukan cuma kepintaran, tapi juga kepemimpinan dan krea-

tivitas! Mereka juga sangat percaya terhadap penggunaan Business-Case dalam pengajaran orang-orang berpengalaman. Buku teks atau jurnal mesti dibaca sendiri, tidak perlu disampaikan melalui kuliah. “The Professors do not need to teach, they must learn from the Students.” Bahkan mahasiswa harus disebut sebagai participant, karena rata-rata mereka berpengalaman kerja delapan tahun. Mereka suka pada kartun yang menggambarkan seseorang sedang mengajari seekor anjing untuk menyanyi, tapi anjingnya tidak bisa menyanyi. Kenapa? Karena orang tersebut mau mengajari anjing tanpa mau tahu apakah anjing tersebut memang benar belajar menyanyi. Buat mereka, learning lebih penting daripada teaching. Sangat customer oriented-kan? HBS juga punya pusat entrepreneurship yang kuat. Saya pernah terlibat diskusi dengan profesor kepala di lembaga itu

yang sekaligus merupakan orang kedua di Harvard University. Kenapa mereka menganggap entrepreneurship sangat penting? Jawabannya, percuma belajar teori-teori bisnis tanpa punya jiwa kewirausahaan. Karenanya, lulusan HBS banyak yang memulai suatu bisnis yang white space atau yang sama sekali baru. Kalau pun jadi profesional, biasanya sangat kreatif. Walaupun ada juga yang terlalu berani sampai kebablasan dan hancur. Untuk lulus HBS, Anda mesti membahas kurang lebih 500 kasus dalam dua tahun. Tujuannya, tentu saja supaya Anda tahu banyak kasus sukses maupun gagal beserta analisisnya. Jadi, ketika bertemu suatu situasi yang pasti tidak sama, paling tidak ada berbagai benang merah yang bisa digunakan. Situasi belajar di Harvard juga sangat kompetitif. Sebab, pada tahun pertama biasanya ada beberapa orang yang diminta keluar karena prestasinya

Hari Wanita 9 Maret 2010 Mie Pasar Baru & Kabayan Bagikan Bunga

Belum banyak yang tahu, bahwa tanggal 9 Maret ( kemarin) merupakan hari yang special bagi kaum Wanita. Tanggal 9 Maret merupakan perayaan hari Wanita Indonesia, sedangkan tanggal 8 Maret adalah perayaan hari Hari Wanita Sedunia. Banyak cara unik dan tersendiri untuk merayakan moment tersebut, salah satunya adalah Mie Pasar Baru & Pondok Makan Kabayan. Kedua cabang Pringsewu Group ini merayakannya dengan membagi - bagikan bunga kepada setiap pengendara wanita baik mobil maupun motor yang melintasi Jalan. AR. Hakim tepatnya di pertigaan Lampu merah. Cara unik ini tentunya

CMYK

sempat mencuri perhatian para pengendara yang melintasi jalan tersebut. Sebut saja Ibu Rina, beliau merasa senang karena selain mendapat bunga, juga mendapat MINUMAN GRATIS ketika berkunjung ke Mie Pasar Baru ataupun ke Kabayan hanya dengan menunjukkan brosur tersebut. “Brosur tersebut bisa di tukarkan dengan 1 Minuman Fiber Juice di Mie Pasar Baru atau 1 Green Juice di Pondok Makan Kabayan yang berlaku mulai tanggal 9 Maret sampai dengan tanggal 11 Maret”. Demikian di Jelaskan Agung Nuryono Chief Marketing Mie Pasar Baru. “Selain minuman, pengunjung khusus wanita juga dapat menikmati

Discount 10 % perawatan di Larissa untuk transaksi minimal Rp. 45.000,- ungkap Agung”. Tak berhenti disitu saja, team pembagi bunga yang terdiri dari 6 orang tersebut melanjutkan pembagian bunga dan ucapan selamat di kantor Dharma Wanita serta Staff Humas yang bertempat di Komplek Pendopo Ki Gede Sebayu yang kebanyakan merupakan kaum ibu - ibu juga. “Harapan kami, kaum Wanita bisa lebih berkarya, lebih maju dan pastinya bisa lebih membawa indonesia lebih baik lagi karena di balik kesuksesan seorang pria pasti ada peran wanita dibelakangnya imbuh Agung”. Selain kegiatan tersebut,

banyak program di tawarkan bagi Anda yang berkunjung langsung ke Mie Pasar Baru yang berlamat di Upper Floor 21 – 22 Rita SuperMall Tegal Telp. 340741 atau ke Kabayan di Upper Floor 15 – 16 SuperMall Tegal Telp. 340626. Ketika anda berkunjung, anda akan mendapatkan hiburan Sulap Gratis. Bagi anda yang berulang tahun, juga akan mendapatkan Kejutan Special. Semua di persembahkan bagi kepuasan konsumen, jadi tunggu apalagi nikmati menu – menu special dengan suasana yang menyenangkan, hanya ada di Mie Pasar Baru& Pondok Makan Kabayan Rita mall Tegal. (adv)

tidak bagus. Karena itu, mereka yang survive sampai akhir dua tahun sangat bangga. Bagi saya, ada beberapa program yang sangat bermanfaat. Satu, program Strategic Marketing Management, program pertama yang saya ikuti. Program itu saya gunakan untuk meningkatkan kredibilitas pribadi, karena saya hanya drop out ITS, lulusan Fakultas Ekonomi Ubaya tanpa kuliah, serta punya MSc International Marketing dari Graduate School of Strathclyde melalui proses belajar jarak jauh. Dengan demikian CV saya jadi kelihatan lebih cantik. Kedua, dengan mengikuti program eksekutif, saya jadi tahu cara pengajaran eksekutif yang world class. Karena itu, ketika di kelas saya tidak hanya mempelajari kasus, tapi juga cara mengajarkannya. Saya semakin mendalami cara mengajar seperti itu ketika menjadi satu-satunya orang Indonesia yang sempat ikut Program for Case Method and Participant Centered Learning (PCMPCL). Program itu sebenarnya hanya untuk para profesor dari Greater China: Tiongkok, Hongkong, Macau, dan Taiwan. Singapura ternyata diundang juga, dan saya katut karena memang mengajar part time di Nanyang Business School di NTU. Sudah lima tahun terakhir, NBS adalah sekolah nomor satu di Singapura, nomor lima di Asia, dan akhirnya masuk top 25 dunia tahun lalu. Program itu sendiri berjalan selama sepuluh hari di Boston dan dilanjutkan dengan tiga hari di Beijing. Selama total dua

minggu, semua profesor senior digembleng harus jadi student, termasuk membaca kasus dan diskusi kelas. Baru setelah itu diberi tahu mengapa cara mengajarnya harus seperti itu. Kita semua juga diajari cara

menulis kasus gaya Harvard. Mereka memang hebat karena di dalam suatu kasus harus ada segala macam. Mulai data, informasi, hasil riset, persaingan industri, sejarah perusahaan, situasi pada saat kasus dibahas dan sebagainya, bahkan aktor dalam kasus tersebut. Begitu kayanya isi sebuah kasus, sehingga bisa dibahas secara deep and wide. Bahkan, pada suatu program eksekutif khusus untuk produk pertanian, pembahasan semua kasus dihadiri oleh aktor kasus itu sendiri. Dengan demikian, pada akhir sesi, si aktor yang dibahas di kelas bisa memberikan kesaksian maupun jawaban. Hal itu membuat sebuah Kasus jadi semakin hidup. Di Harvard, sebuah kelas seorang profesor se senior apa

pun boleh dimasuki profesor lain. Bahkan, profesor lain yang lebih junior boleh memberikan komentar terhadap cara dia memandu diskusi. Student atau participant benar-benar pelanggan. Kalau feedback dari mereka jelek, profesor akan di-grounded sementara. Jadi, Harvard benar-benar horizontal atau sudah new wave sejak dulu. Bandingkan dengan di Indonesia. Seorang profesor, apalagi yang senior, sering kali jadi raja atau superstar di kelas. Mahasiswanya tidak boleh membantah walaupun mereka belum tentu mengerti apa yang dikatakan sang profesor. Pelajaran ketiga, dan ini yang paling penting, saya terkesan pada seorang profesor yang mengatakan bahwa segala sesuatu haruslah dianalisis menggunakan tiga kata kunci. Yaitu why, what, dan how. Tidak perlu 5W+1H. Why untuk reasoning supaya Anda tidak lupa menganalisis suatu situasi. What untuk strategi yang akan dijalankan sesuai dengan analisis tadi. How untuk taktik sebagai penjabaran dari strategi yang bersangkutan. Saya sangat terkesan sekali pada why, what dan how ini. Karena itu, saya minta kepada semua MarkPlusers untuk selalu memakai kerangka berpikir seperti itu. Saya selalu menggunakannya dalam semua presentasi, tulisan, maupun karya lainnya. Itulah yang saya dapatkan dari Harvard. Beda dengan buku “What They Don’t Teach You at Harvard Business School” yang ditulis orang lulusan Harvard. (*)

iklan julia pake film di percetakan 3 x 100


CMYK

RADAR PEMALANG

BERLANGGANAN (0284) 323575 / SMS ke 0815.4801.5578

RABU, 10 MARET 2010

Keluarga Dulmatin Tak Percaya Diisukan Tewas PEMALANG - Untuk kedua kalinya teroris Dulmatin alias Joko Pitono diisukan tewas. Isu pertama teroris kelas wahid itu diberitakan tewas di Piliphina pada tahun 2007, sedangkan isu terbaru dia dikabarkan meninggal dalam penggerebekan Detasemen Khusus (Densus) 88 di Pamulang Tangerang Jawa Barat. Keluarga Dulmatin yang tinggal di Kelurahan Petarukan menanggapi isu tersebut dengan biasa saja, mereka tidak percaya. Salah satu kakak Dulmatin, Azam Baabu saat

dikonfirmasi mengatakan isu mengenai tewasnya Dulmatin hanya diperolehnya dari televisi. “Belum ada aparat yang mengabarkan secara resmi mengenai meninggalnya Dulmatin, kami hanya tahu dari televisi,” kata dia seraya memantau siaran langsung salah satu stasiun televisi swasta Selasa (9/3) kemarin. Kabar penggerebekan oleh Densus 88 di sebuah pertokoan di Pamulang Tangerang Jawa Barat itu cepat tersebar. Bahkan pukul 13.00 WIB pun beberapa tetangga di sekitar ruko ibu Dulmatin, Hj Maske hal 9 kol 1

SUMITRO/RADAR PEMALANG

DONOR DARAH – Salah satu pendonor di Desa Pagergunung sedang diambil darahnya oleh petugas PMI Selasa (9/3) kemarin.

Melihat Kebutuhan Darah di PMI

Perlu Dibentuk Kelompok

DONOR DARAH KEBUTUHAN darah di Kabupaten Pemalang perhari mencapai 35 kantong, sementara Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Pemalang setiap harinya hanya bisa menyediakan 20 hingga 25 kantong saja. Keadaan ini tentu menjadikan stok darah di PMI selalu kurang. Akibatnya belakangan di be-

berapa rumah sakit (RS) dan rumah bersalin (RB) Pemalang marak pendonor bayaran. “Idealnya pada tingkatan desa dibentuk kelomp o k d o n o r darah, sehingga

PENTOL RAH ...

SUMITRO/RADAR PEMALANG

ARAHKAN PESERTA – Trainer Ardiansyah SPd sedang mengarahkan peserta pada Pelatihan WME di Kantor Pusat CAM Selasa (9/3) kemarin.

begitu ada yang sakit dan membutuhkan darah tidak mengalami kesulitan,” ungkap petugas donor darah PMI Pemalang, Sofa kepada Radar di sela-sela kegiatan donor darah di Panti Asuhan Tarbiyatul Quran De-

ke hal 9 kol 4

ke hal 9 kol 1

PNS Diminta Sukeskan Pilkada PEMALANG – Sebagai salah satu faktor kekuatan negara, peran dan fungsi PNS sangat strategis dalam pemilihan umum kepala daerah (Pilkada). Hal ini mengingat jumlah PNS yang cukup besar, sehingga sangat berpengaruh terhadap penghitungan suara akhir. Sebagai warga negara yang baik harus mensukseskan pesta demokrasi tersebut, sebagaimana diamanatkan dalam UU nomor 22 tahun 2007 tentang penyelenggaraan pemilu. Tetapi disisi lain sebagai PNS harus bisa netral dan bebas dari pengaruh semua golongan serta parpol sebagaimana tertuang dalam pasal 3 ayat 2 UU nomor 43 tahun 1999 tentang pokok-pokok kepegawaian, sehingga pilkada yang dihasilkan akuntabel, jujur adil dan transparan. Demikian yang disampaikan Bupati Pemalang HM Machroes SH dalam kata sambutannya yang dibacakan oleh Sekretaris Daerah H Sumadi

CAM Gelar WME COMAL – Customer atau konsumen umumnya tidak memiliki loyalitas pada dealer, akan tetapi mereka lebih percaya pada salesman sebuah dealer. Karenanya sebagai ujung tombak sebuah perusahaan, salesman memiliki peran yang sangat penting bagi maju dan berkembangnya dealer. Kreasi dan inovasi salesman dituntut lebih variatif dalam menjaga dan memelihara konsumen. Hal ini dilakukan agar konsumen loyalitasnya tetap terjaga. Menjaga dan memelihara kon-

sa Pagergunung Kecamatan Ulujami Selasa (9/3) kemarin. Kekurangan stok darah di PMI Pemalang lanjutnya, merupakan permasalahan semua pihak. Bukan hanya Pemerintah Kabupaten Pemalang dan instansiinstansinya, akan tetapi juga kesadaran masyarakat dalam

Sugondo SE MM MSi dalam acara Diklat Prajabatan di SLB, kemarin. “Dalam Pelaksanaan pilkada di Kabupaten Pemalang yang akan dilaksanakan pada tanggal 31 Oktober 2010 mendatang, saya berharap saudara dapat mensukseskannya. Dengan berpartisipasi aktif sebagai corong pemerintah agar tidak ada anggota masyarakat yang golput dan dapat memberikan suaranya secara bijaksana untuk memilih calon bupati yang tepat untuk memimpin Kabupaten Pemalang lima tahun kedepan,” kata Machroes. Lebih lanjut bupati mengatakan keberhasilan PNS dalam mensukseskan pilkada akan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap netralitas PNS. Dalam jangka panjang kepercayaan masyarakat akan meningkat pula kepercayaan terhadap pemerintah dan negara. ke hal 9 kol 1

ALI BASARAH/RADAR PEMALANG

CORYNE - Petugas laboratorium hama dan penyakit saat mengamati Coryne Baktery.

60 Hektar Sawah Terserang Wereng PEMALANG - Sedikitnya 60 hektar sawah terserang wereng coklat pada masa tanam (MT) pertama yang akan berakhir beberapa pekan lagi. Selain itu ratusan hektar lainnya terancam hama tersebut. Ironisnya sawah yang terserang tersebut berada di daerah produktif di dekat kota. Pemerintah melalui Dinas Per-

ke hal 9 kol 1

Polres Gelar Maulid Nabi PEMALANG - Polres Pemalang yang setiap bulannya rutin menggelar bimbingan rohani dan mental (Binrohtal) pada kegiatan Maret ini digabungkan bersama dengan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Acara diikuti anggota Polres dan jajaran Polsek di aula Sabda Bhayangkara Selasa (9/3).

Kapolres Pemalang AKBP Burhanudin SIK mengemukakan Binrohtal sebagai salah satu kegiatan rutin Polres Pemalang. “Pada binrohtal kali ini kami selenggarakan bersamaan dengan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW,” kata dia. ke hal 9 kol 4

Dari Khitanan Massal PA Tarbiyatul Quran

Bantu Anak-Anak yang Orang Tuanya Tidak Mampu Memperingati datangnya hari lahirnya Nabi Muhammad SAW, Majelis Taklim Tarbiyatul Quran Desa Pagergunung Kecamatan Ulujami menyelenggarakan berbagai kegiatan. Diantaranya donor darah, arakarakan dan khitanan massal, pengajian umum, serta manakiban. Seperti apa? LAPORAN: SUMITRO BERBAGAI kegiatan tersebut diselenggarakan selain memperingati Maulid Nabi Mu-

CMYK

tanian Provinsi Jawa Tengah menyiapkan langkah antisipasi dengan menggunakan bakteri Coryne. Kepala Laboratorium Penelitian Hama dan Penyakit (HPH) Ir Sapto Darmono Selasa (9/3) kemarin mengemukakan adanya serangan hama di beberapa sawah tersebut. “Sawah yang terserang hama

SUMITRO/RADAR PEMALANG

DISUNAT – Muhammad Azhimi (10) menutup matanya ketika “burungnya” disunat dr H Agus Riyanto Selasa (9/3) kemarin.

hammad SWA sekaligus untuk sarana syiar Islam dan membantu kalangan lemah (fakirmiskin) di wilayah Pagergunung dan desa-desa lain di Kecamatan Ulujami pada umumnya. Pengasuh Panti Asuhan Tarbiyatul Quran Kyai Abdul Karim di sela-sela donor darah kepada Radar Selasa (9/3) kemarin menuturkan, kegiatan yang diadakan di halaman panti asuhan setempat tersebut merupakan kegiatan rutin yang diselenggarakan setiap tahun. Di mana arah dan tujuannya untuk memberikan kesempatan kepada anak-anak yang orang tuanya tidak mampu. “Khitanan massal adalah kegiatan yang ketiga kali diadakan, yakni untuk membantu ma-

syarakat lemah,” ungkapnya. Dijelaskan dia, anak-anak yang mengikuti khitanan massal pada tahun 2010 ini, jumlahnya 9 anak. Anak-anak bukan hanya dari Desa Pagergunung, karena dari Desa Ambowetan, Ambokulon, Pamutih, Bumirejo, Padek, Wiyoro Wetan, Gandu dan Desa Sarwodadi, juga diwakili masing-masing satu anak. Pelaksanaan khitan lanjut Kyai Abdul, dilakukan ditempat praktek dr H Agus Riyanto Desa Susukan Kecamatan Comal. Karena sejak awal pelaksanakan khitanan massal, pihaknya telah menjalin kerjasama dengan dokter asli Pagergunung tersebut. ke hal 9 kol 4


METRO TEGAL

4

RABU 10 MARET 2010

RADAR TEGAL

AGENDA Pekan Panutan Pajak

Polisi Tunggu Laporan Korban

UNTUK meningkatkan kesadaran masyarakat khususnya wajib pajak orang pribadi maupun badan. Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Tegal mengadakan ‘Pekan Panutan Pajak’ yang digelar hari ini, Rabu (10/3). Dalam kesempatan tersebut, Walikota Tegal H Ikmal Jaya SE Akt direncanakan akan melaporkan SPT Tahunan sebagai bentuk kesadaran sebagai wajib pajak. Kepala KPP Pratama Tegal Drs Suwarno MBA mengatakan, seperti tahun sebelumnya. Untuk menggugah dan meningkatkan kesadaran wajib pajak menjalankan kewajibannya maka akan digelar pekan panutan pajak. Pekan panutan pajak, jelasnya, diharapkan mampu mendongkrak penerimaan pajak dari wajib pajak baik orang pribadi maupun badan di wilayah Kota dan Kabupaten Tegal serta Kabupaten Brebes. Dalam kesempatan tersebut, Walikota Tegal akan menyerahkan SPT Tahunan yang akan disaksikan wajib pajak secara langsung. Menurutnya, penerimaan pajak di tahun 2009 melalui KPP Pratama Tegal mencapai Rp 370 miliar dan di tahun 2010 ditargetkan menerima pajak sekitar Rp 457 miliar. Saat ini, lanjutnya, SPT yang diambil sebanyak 25.000 yang terdiri dari 24.500 orang pribadi dan 500 badan. Sementara SPT yang masuk hingga saat ini sebanyak 2.500 untuk orang pribadi dan 120 badan. Sisanya, belum dikembalikan oleh wajib pajak. Bagi wajib pajak yang tidak menjalankan kewajibannya akan dikenakan sanksi berupa denda sebesar Rp 100 ribu untuk orang pribadi dan Rp 1 juta untuk badan sesuai dengan dengan pasal 7 Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (KUP). “Tahun 2010 diharapkan kepatuhan wajib pajak bisa meningkat hingga 50 persen dari tahun sebelumnya yang hanya mencapai 40 persen,” katanya. (gun)

Video Kekerasan Pelajar

PEMBINAAN ROCHMAN GUNAWAN / RATEG

BANTAH – Ketua Yayasan SUPM Maarif Tegal KH Abu Chaer An Nur membantah video kekerasan senior kepada junior dilakukan anak didiknya.

Pengunjung PAI Turun Drastis

ADIMULYADI/RATEG

SIMBOLIS - Kepala Lapas Kota Tegal Drs Rudi Charles Gili Bc IP secara simbolis menerima bantuan dari Aisyiyah.

Lapas Kekurangan Tenaga Medis KONDISI Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kota Tegal kurang ideal. Sebab, tempat untuk membina masyarakat yang tersandung masalah hukum itu tidak memiliki tenaga medis dan psikolog. Kepala Lapas Kota Tegal Drs Rudi Charles Gili Bc IP dengan didampingi Kasubsie Perawatan Napi dan Anak Didik Alex eko Santoso SH mengatakan, idealnya untuk lapas harus ada satu dokter dan satu tenaga psikolog. Karena keduanya sangat dibutuhkan dalam sebuah lembaga pemasyarakatan. Sehingga ketika membutuhkan tenaga medis tidak harus keluar. Sebab, ada tenaga yang sipa dan stand bye di lingkungan Lapas. “Memang selama ini masalah kesehatan dalam Lapas Kota tegal tidak ada masalah. Sebab, kita sudah bekerja sama dengan pemerintah setempat guna memberikan pelayanan penghuni Lapas. Dalam hal ini Puskesmas Tegal Barat menjadi rujukan kita,” katanya saat ditemui di meja kerjanya Selasa (9/3). Menurut Rudi, kondisi seperti ini tidak hanya terjadi di Lapas Tegal saja. Namun kebanyakan Lapas di Indonesia kurang ideal, lantaran tidak adanya tenaga medis tadi. Namun demikian dia memberikan pelayanan prima kepada masalah kesehatan napi dan tahanan. Yakni secara cepat menangani warga yang sakita atau masalah medis lainnya. “Selain itu, pemerintah juga mengadakan program Jamkesmas untuk para napi dan tahanan pada 2010 ini. Itu sudah ada MoUnya antara kementrien Hukum dan HAM dengan menteri Kesehatan. Sehingga napi pun mendapatkan pelayanan kesehatan secara gratis,” ujar pejabat yang baru bertugas sekitar satu minggu di Lapas Tegal itu. Dijelaskan, jumlah warga lapas saat ini sebanyak 207 orang. Rinciannya 118 napi pria, 4 wanita dan 77 tahanan laki-laki dan 8 perempuan. “Napi adalah sudah ada kekuatan hokum yang tetap. Sedangkan Tahanan adalah masih dalam praduga tak bersalah.” Sejauh ini, lanjut Rudi, pelayanan kesehatan di Lapas Tegal hanya satu minggu satu kali dikunjungi dokter. Namun akan lebihbaik lagi apabila kujungan dokter dari puskesmas dalam satu minggu dua kali. Sehingga kesehatan para napi dan tahanan dapat terpantau secara intens. (adi)

SUDAH sekitar tiga minggu memasuki minggu keempat prosentase pengunjung obyek wisata Pantai Alam Indah (PAI) mengalami penurunan drastis. Hal itu cukup memukul para pedangang penyedia jasa wisata, seperti perahu, kereta kelinci. Selain itu, pemasukan daerah dari restribusi karcis pun ikut melorot. Para pedagang mengaku prihatin dan berharap para pengunjung PAI bisa kembali normal. Kegelisahan terpancar jelas di raut Rohiman (44) pemilik usaha kereta kelinci sekaligus gokart pantai, dan wc umum. Dia mengaku, penghasilan yang didapat selama hampir empat bulan ini turun drastis sehingga memilih mengistirahatkan karyawannya. “Omsetnya anjlok. Mungkin pekan depan bisa pulih lagi,” tuturnya. Hal senada dikatakan Ratinah (60) penjual nasi yang mengaku setiap minggu harus merugi Rp 100 ribu. Diakuinya, modal awal untuk mempersiapkan menu dagangan berkisar Rp 250 ribu. Dan penghasilan yang didapat hanya Rp 150.000 saja. Dikonfirmasi hal itu, Kepala

Pacific Bantah Belum Bayar Karyawan HERMAS PURWADI/RATEG

LESU - Pemilik usaha kereta kelinci bergendu rasa dengan penjual nasi di obyek wisata PAI, kemarin.

Disporabudpar, Ir HM Wahyudi, melalui Kasi Pengembangan Produk dan Usaha Pariwisata, Sudibyo SE, tak menampik lesunya jumlah pengunjung PAI. “Biasanya dalam sepekan pendapatan restribusi mencapai 4.500 hingga 5.000 karcis per

hari. Kini, penurunannya mencapai 30 hingga 40 persen. Jujur, kami belum tahu pasti penyebab anjloknya angka kunjungan wisata dalam sebulan terakhir ini. Namun ketika kami survei ke obyek wisata lain seperti Purin, hal sama juga terjadi,” terangnya, Selasa (9/3). (her)

Transaksi di Terminal, Kurir Sabu Diringkus Petugas USAI mengendus pesta sabu yang melibatkan oknum anggota dewan, Satuan Narkoba terus bergerilya memantau sepak terjang peredaran ‘serbuk setan’ di wilayah hukumnya. Dengan sandi “Nobat” alias nonggol langsung babat, satuan itu kembali mengendus aktifitas jual beli sabu yang masih berkutat di jantung kota. Kali ini, kurir sabu berhasil dibekuk saat hendak menunggu calon pembeli di belakang Terminal Bus Kota Tegal. DIperoleh informasi, pengintaian yang dilakukan Satuan Narkoba dibawah pimpinan Kasat Narkoba AKP Teguh Riyanto SE dilakukan sejak pukul 16.00 WIB kemarin. Tepat pukul 01.00 WIB dini hari, pelaku yang dicurigai membawa sabu berhasil teridenti-

VIDEO kekerasan pelajar yang membuat heboh warga Tegal terus diselidiki polisi. Berdasarkan hasil pantauan Radar dan sejumlah media, Selasa (9/ 3), video berdurasi 16,8 menit dengan ukuran file 16 MB berformat 3GP diduga dilakukan oleh salah satu sekolah pelayaran di Tegal. Barak yang digunakan untuk melakukan pembinaan disiplin oleh senior terhadap juniornya memiliki banyak kemiripan dengan salah satu ruangan di SMK SUPM Maarif Tegal. Beberapa tulisan seperti “kemplung”, “gokil”, dan lain sebagainya juga dijumpai di sana. Ruangan dengan dengan jendela yang sebagian kacanya ditutup cat warna krem juga terlihat jelas. Kesamaan lainnya, terdapat pada lapangan, tiang bendera, serta lokasi musala yang berada tepat di depan ruangan yang digunakan untuk melakukan kekerasan senior terhadap juniornya. Hanya saja, ruangan tersebut sekarang tidak dilengkapi tempat tidur dan sedang dilakukan pengecatan ulang pada bagian dinding. Hal ini terlihat dari tempat cat yang masih basah dan aroma cat yang masih tercium dengan jelas. MEMBANTAH Saat dikonfirmasi wartawan, kemarin, Ketua Yayasan SUPM Maarif, KH Abu Chaer An Nur, membantah jika kekerasan tersebut dilakukan oleh anak didiknya. Menurutnya, sistem pembinaan yang digunakan di tempatnya tidak pernah menerapkan cara-cara kekerasan seperti yang terlihat dalam video. Di sini, jelasnya, seluruh siswa justru dibekali dengan ilmu agama untuk melengkapi kuri-

kulum yang diberikan. Saat ini, tercatat sebanyak 150 siswa yang menimba ilmu di SMK SUPM Maarif dan hanya kelas 1 yang menempati barak atau asrama. Tentang adanya kemiripan ruangan hingga latar belakang lainnya dalam video tersebut, pihaknya belum bisa memberikan banyak komentar. Hanya saja, pihaknya akan bersikap tegas jika kebenaran video tersebut bisa terbukti. “Kami akan memberikan sanksi tegas jika anak didik kami terlibat dalam kekerasan yang terekam kamera HP tersebut,” katanya. TUNGGU LAPORAN KORBAN Sementara, Kapolresta Tegal AKBP Drs Ahmad Husni menuturkan, dia hingga kini masih menunggu laporan dari korban maupun orangtua korban. Menurutnya, saat ini tidak bisa diambil kesimpulan dari kasus tersebut karena data pendukung seperti saksi-saksi dan bukti lain belum ada. Tetapi, pihaknya akan menjamin keamanan setiap pelapor baik dari siswa maupun pengasuh atau pengajar jika mendapat tekanan dari pihak lain. Nantinya, dari laporan tersebut serta bukti yang ada akan dikembangkan sehingga video kekerasan pelajar yang baru kali pertama terjadi dan terekam di Tegal bisa segera diusut tuntas. Jika ada anggapan bahwa melapor kepada pihak kepolisian justru membuang biaya, maka pihaknya memberikan jaminan jika itu tidak akan pernah terjadi. Jika ada korban yang merasa mengeluarkan uang, maka akan diganti 10 kali lipat dari jumlah yang telah dikeluarkan. “Sementara kami akan mendalami dan menunggu adanya laporan resmi dari korban maupun pihak lain yang bisa memberikan kesaksian,” tegasnya. (gun)

fikasi. Dia adalah Heriyanto (31) warga Desa Bengle RT 07 RW01 Kecamatan Talang. Dari hasil pengeledahan, petugas menemukan 1 paket sabu “paket cacing” seberat 0,8 gram yang dijual dengan harga Rp 500.000. Kapolresta Tegal AKBP Drs Ahmad Husni membenarkan reaksi cepat yang dilakukan Satuan Narkoba untuk menekan peredaran sabu. “Ini prestasi membanggakan. Kami tetap merespon sekecil apapun masukan dari warga terkait peredaran narkoba,” terangnya, Selasa (9/3). Sementara, Kasat Narkoba AKP Teguh Riyanto SE menyatakan tersangka dibekuk di Jalan Mataram, tepatnya di belakang terminal. Dia akan berupaya melakukan pengem-

bangan lewat penyidikan pelaku. “Kami berupaya mengurai sepak terjang peredaran sabu yang belakangan marak di sini. Setidaknya, dari hasil pengembangan nanti ada petunjuk baru yang bisa membantu anggota untuk menangkap bandar besarnya,” tegasnya. (her)

SRI RATU Pacific Mall Tegal membentah keras adanya gaji bulan Februari milik empat karyawannya yang belum dibayarkan. Perusahaan mengaku sudah membayarnya, namun dari karyawannya sendiri yang menolak dan tidak mengambilnya. HRD Sri Ratu Pacific Mall, Agi Tri Kajati, mengatakan, dari perusahaan sudah memberikan hak mereka. Tetapi, empat karyawan tersebut justru menolaknya dengan alasan potongannya terlalu banyak dan hanya tersisa berapa rupiah saja. “Potongan tersebut berdasarkan absen masuk mereka. Sebab, jika tidak masuk tanpa keterangan maka dipotong satu hari. Mengenai pemblokiran absen yang dilakukan perusahaan itu tidak benar. Karena adua dari empat karyawan tersebut ditugaskan untuk mengikuti training di Semarang, namun menolak. Sehingga, absenasi mereka sudah ada disemarang. Sementara dua lainnya masih bisa absen disini, tetapi tidak dilakukan oleh mereka,”

katanya Selasa (9/3). Dijelaskan, empat karyawannya itu salah menafsirkan tentang perpindahan kerja ke PT Centro Wahana Adi Karya. Disini mereka tetap menjadi karyawan tetap Sri Ratu, hanya saja absensi, tempat kerja, dan aturannya mengikuti PT Centro Wahana Adi Karya. Terkait masalah menejemennya masih tanggung jawab Sri Ratu. “Mereka mengartikan itu terlalu jauh. Sehingga mereka minta di-PHK dulu baru dipindah ke PT lain. Sebenarnya, mereka itu masih karyawan Sri Ratu dan tidak dipindahkan ke PT lain. Hak-hak mereka paun masih diurusi oleh Sri Ratu bukan PT Centro Wahana Adi Karya,” terang Agi. Sementara, Human Resource Dept. Staff, Tri Adhy Wibowo menambahkan, perusahaan sudah mensosialisasikan tentang masalah tersebut. Namuan dari karyawan tetap tidak bisa memahaminya dengan benar. Mereka bersikukuh agar di PHK dahulu baru di pindahkan. (adi)


KABUPATEN TEGAL

8

RABU 10 MARET 2010

RADAR TEGAL

Waspada, Jalur Pantura Minim Rambu Lalulintas

MARGASARI Warga Dihimbau Bersihkan Lingkungan MARGASARI - Memasuki musim penghujan, sejumlah wilayah mulai mengantisipasi datangnya musibah banjir. Hal itu seperti yang terjadi di Kecamatan Margasari, salah satu wilayah di Kabupaten Tegal yang hampir setiap tahun menjadi langganan musibah banjir. Sejumlah desa di Kecamatan Margasari merupakan daerah yang rawan dilanda musibah banjir. Beberapa desa itu antara lain, Prupuk Selatan, Prupuk Utara, Pakulaut, dan Margasari, serta lainnya. Untuk mengantisipasi datangnya banjir mendadak, pemerintah kecamatan telah menyiagakan 4 unit pompa yang diletakkan di salah satu titik rawan banjir di Desa Prupuk Selatan. Selain itu, pemerintah kecamatan juga selalu memberikan himbauan kepada masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan masing-masing. Camat Margasari Abuseri mengungkapkan, hal itu saat ditanyakan kesiapan dalam mengantisipasi musibah banjir di wilayah Margasari. Dijelaskan Abusaeri, pihaknya lebih mengutamakan langkah-langkah berupa ajakan kepada warga untuk dapat menjaga kebersihan lingkungan. Caranya, antara lain dengan menghidupkan kembali kegiatan gotong royong membersihkan lingkungan di sekitar warga. ’’Dalam setiap kesempatan, saya selalu menekankan kepada warga agar membersihkan lingkungan masing-masing. Termasuk di antaranya, membersihkan got-got yang mampet,’’ ujarnya. Diakuinya, tindakan antisipasi warga itu tidak serta merta dapat mencegah musibah banjir di wilayah Margasari. Pasalnya, letak geografis wilayah Kecamatan Margasari diapit oleh 2 sungai besar serta terletak di dataran rendah. Sehingga jika air sungai yang melintasi wilayah Kecamatan Margasari meluap, maka musibah banjir tak dapat dielakkan.’’Meski Margasari tidak diguyur hujan, tapi kalau di daerah hulu sungai hujan deras, Margasari pasti banjir,’’ ujarnya. (aan)

KRAMAT Mendesak,PembangunanTanggulSungai KRAMAT - Kondisi sungai yang ada di Desa Babakan, Kecamatan Kramat, kini dalam kondisi mengkhawatirkan. Tingginya aliran sungai pada saat musim penghujan mampu berpotensi menimbulkan erosi terhadap tanah yang ada di sepanjang sungai. Kepala Desa (Kades) Babakan, Kecamatan Kramat, Ruchayah saat ditemui Selasa (9/3) mengatakan, sampai saat ini sungai yang ada di desanya belum dibangun tanggul. Padahal sungai tesebut tergolong besar. Bahkan, pada musim penghujan volume air di sungai tersebut cukup tinggi. Apabila hal tersebut tidak secepatnya ditanggulangi dengan pembangunan talud, dikhawatirkan akan menyebabkan longsor terhadap lahan yang ada di samping sungai akibat tergerus erosi. ’’Memang saat ini sungai di desa kami belum dibangun tanggul, beberapa titik bahkan sudah ada yang terkena erosi. Untuk itu memang perlu dibangun tanggul di sepanjang sungai,” ungkapnya. Bahkan, sesuai rencana lahan yang ada di samping sungai digunakan sebagai akses jalan yang menghubungkan antarpedukuhan. Apabila pembangunan tanggul sungai tidak dilakukan terlebih dahulu, maka dikhawatirkan keberadaan jalan tersebut juga akan terkena dampak erosi. ’’Sesuai rencana, di samping sungai memang akan dibangun jalan sebagai jalur alternatif penghubung antarpedukuhan. Salah satu warga memang sudah mewakafkan sebagian lahan untuk dijadikan akses jalan,” terangnya. Agar pembangunan sarana jalan tersebut tidak terganggu, pihaknya saat ini sudah mengupayakan untuk pembangunan talud sungai. Bahkan, dalam Musrenbang 2010, Desa Babakan mengajukan anggaran pembangunan talud sungai senilai Rp 150 juta dengan panjang talud sekitar 150 meter. (cw3)

KRAMAT - Meski kondisi jalur pantura sangat membahayakan akibat banyaknya jalan yang dipenuhi dengan lubang, namun ini tak membuat dinas terkait memasang ramburambu lalulintas (lalin) akan bahaya lubang-lubang tersebut. Padahal, kondisi jalur pantura yang minim dengan ramburambu lalin membuat seringnya terjadi kecelakaan lalulintas (lakalantas). Menurut salah satu warga asal Munjung Agung, Kramat, Sartono (28), lakalantas di jalur panturan akhir-akhir ini kerap terjadi. Sedangkan salah satu penyebabnya adalah banyaknya jalan yang berlubang. ’’Sementara kondisi jalan pantura yang saat ini dipenuhi dengan lubang, oleh dinas terkait tidak memberikan ataupun memasang rambu-rambu bahaya kondisi jalan yang memang sangat membahayakan,’’ terangnya. Padahal, lanjut dia, semestinya bila memang Bina Marga masih belum melakukan perbaikan, paling tidak harus bisa memasang sejumlah rambu. Sehingga, pengguna jalan di pantura juga bisa lebih berhati-

hati. ’’Terlebih saat ini masih musim turun hujan, membuat kondisi jalan pantura tidak terlihat mana jalan yang berlubang dan mana yang jalannya mulus. Sehingga, kondisi seperti ini kerap kali menjadi lahan lakalantas. Baik itu laka tunggal, maupun lakalantas antara sepeda motor dengan kendaraan besar lainnya,’’ jelasnya. Terpisah, Paur Pendidikan dan Rekayasa (Dikyasa) Satlantas Polres Tegal Brigadir Suwito menambahkan, memang saat ini selain di jalur pantura, di jalur selatan wilayah hukum Polres Tegal sudah banyak jalan yang rusak. ’’Hingga saat ini kami juga sudah kerap kali melakukan kordinasi maupun menyurati kepada Bina Marga. Sebab, kondisi jalan yang berlubang tersebut sudah banyak memakan korban. Baik itu yang hanya mengalami luka, maupun sampai meninggal dunia,’’ jelasnya. Di antaranya, pada pekan ini di jalan raya Curug, Pangkah, seorang pelajar sekolah tewas dengan mengenaskan lantaran gara-gara menghindari jalan yang berlubang. (gus)

Alokasi Raskin 70.187 Kg KRAMAT - Untuk membantu masyarakat ekonomi menengah ke bawah, pemerintah hingga saat ini masih terus menggelontorkan bantuan berupa beras bersubsidi, beras bagi warga mismin (raskin, Red). Bantuan tersebut digelontorkan pemerintah dengan tujuan untuk bisa meningkatkan kesejahteraan warga miskin. Untuk kali ini, pendistribusian raskin tahap ketiga tahun 2010 masih berlangsung di beberapa kecamatan. Di Kecamatan Kramat, pendistribusian sudah berlangsung sejak Jumat (5/3). Bahkan, saat ini keberadaan raskin dipastikan sudah sampai di masing-masing desa. Camat Kramat Drs Berlian Adjie MM melalui Sekretaris Camat (Sekcam) Achmad Susanto Selasa (9/3) mengatakan, untuk pendistribusian raskin tahap ketiga tahun 2010 ini sudah sampai di tingkat desa. Sesuai dengan jadwal yang ada, Kecamatan Kramat mendapatkan jatah waktu pendistribusian pada 5 Maret 2010. ’’Sesuai jadwal kecamatan kami mendapatkan jatah waktu pendistribusian sejak tanggal 5 maret kepan kemarin, bahkan untuk saat ini pendistribuian sudah sampai di masing-masing desa,” terang Achmad.

Untuk alokasi raskin yang dimaksud, tambahnya, Kecamatan Kramat mendapatkan jatah raskin sebanyak 70.187 kg. Jumlah tersebut sama dengan alokasi tahun 2009, dengan jumlah rumah tangga sasaran raskin sebanyak 5.399 Kepala Keluarga (KK). Sedang desa terbanyak menerima alokasi raskin yaitu Desa Kertayasa dengan jumlah RTS sebanyak 390 KK. ’’Dari data jumlah rumah tangga sasaran raskin di K ecam at an K ram at, D e sa Kertayasa memang mendapatkan jumlah alokasi terbanyak dengan RTS sebanyak 390 KK. Sedangkan desa paling sedikit penerima raskin yaitu Desa Mejasem Barat dengan jumlah RTS hanya 101 KK,” jelasnya. Achmad mengaku, sampai saat ini pihaknya tidak mendapati desa yang menunggak pelunasan raskin. Bahkan, seluruh desa di Kecamatan Kramat mampu melunasi raskin sebelum tahap berikutnya berlangsung. Meski demikian, tambahnya, pihaknya kerap menyampaikan himbauan kepada desa untuk bisa mematuhi pelunasan raskin. Hal ini, menurutnya, dengan tujuan agar ke depan proses pendistribusian raskin di Kecamatan Kramat bisa terus berjalan dengan baik. (cw3)

AGUS WIBOWO/RADAR SLAWI

ANTRE PANJANG - Minimnya rambu lalulintas terkait banyaknya jalan berlubang membuat sejumlah kendaraan terpaksa antre, untuk menghindari lubang yang dimaksud.

Firdaus: Mobnas Tetap Ilegal SLAWI - Penggunaan plat palsu pada kendaraan mobil dinas (mobnas) yang dilakukan oleh wakil ketua DPRD Kabupaten Tegal dan akhirnya sempat ditilang oleh jajaran Satlantas Polres Tegal, rupanya membuat Firdaus yang diusung dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mengungkap persoalan terkait penggunaan plat palsu. ’’Sejak ada pemberitaan di koran Harian Pagi Radar pada awal tahun 2010 terkait mobnas wakil ketua DPRD Kabupaten Tegal adalah palsu, memang benar dengan seri Nopol G 7117 ZF. Namun persoalnya, penggunaan dengan nomor Polisi G 4 CF yang diketahui plat merah, juga kami tegaskan tetap ilegal,’’ terang Firdaus Selasa (9/3). Kepada sejumlah wartawan, ketua Fraksi PKB ini juga menjelaskan, apapun nomor platnya -baik itu menggunakan plat merah, ataupun hitam- terhitung sejak 12 Desember 2009 mobnas Honda Estream yang diperuntukkan wakil ketua DPRD Kabupaten Tegal tetap ilegal. Sebab, mobnas tersebut sejak tanggal tersebut sudah tidak memiliki nomor. ’’Karena memang masa ber-

laku dari STNK maupun pajak dari mobnas tersebut belum dibayarkan oleh Sekretaris Dewan (Sekwan) Kabupaten Tegal. Dan persoalan ini juga kami sudah berulangkali mengingatkan kepada Sekwan, namun selalu dijawab segera dan segera,’’ ungkap Firdaus. Menurutnya, kejadian penggunaan plat palsu dan terkait belum dibayarkan pajak maupun perpanjangan nomor STNK nobnas, sebenarnya juga hampir semua dialami oleh anggota dewan yang menggunakan fasilitas kendaraan. Semuanya juga sebenarnya tanggungjawab dari Sekwan, yang seharusnya sudah membayar pajaknya maupun perpanjangan sejak awal Desember 2009 lalu. ’’Dengan kejadian ini, kami melihat kinerja Sekwan tidak profesional. Bahkan, atas kejadian ini, kami bersama ketua Dewan juga sempat marah, apalagi sampai persoalannya ditindak oleh petugas kepolisian. Dan persoalan ini juga akan dijadikan pelajaran bagi Sekwan, lantaran anggaran yang sudah ada tiap tahunnya tidak jelas keberadaannya,’’

beber wakil ketua DPRD Kabupaten Tegal. Ditambahkannya, kinerja Sekwan masa periode dewan yang baru ini memang melihat adanya kekisruhan. Termasuk, Sekwan sendiri terkadang meremehkan hak-haknya dewan yang seharusnya sudah dimanfaatkan. ’’Salah satu contohnya yakni persoalan pembuatan pin untuk Dewan, yang belum diapaapakan sudah ribut. Demikian pula dengan seragam dewan yang sampai saat ini masih belum didapat oleh kami maupun teman-teman dewan lainnya. Sehingga, saat dilakukan rapat paripurna wajar ketika pakaian anggota dewan yang dikenakan tidak seragam,’’ beber Firdaus. Sementara, Waka Polres Tegal Kompol Daniel Mucharam SIK menambahkan, penertiban terhadap kendaraan plat merah juga dalam waktu dekat ini akan segera digencarkan di lingkungan Pemkab Brebes. Hal ini dilakukan agar tidak ada kecemburuan masyarakat terkait operasi kendaraan plat hitam dengan plat merah. (gus)


SAMBUNGAN

RABU 10 MARET 2010

9

RADAR TEGAL

Butuh Anggaran Besar Bangun Rest Area PEMALANG – Pemerintah Kabupaten Pemalang berupaya mewujudkan pembangunan rest area di perbatasan wilayah Kabupaten Pemalang dengan Purbalingga. Rencana lokasi tersebut tepatnya di seputar patung monument Jenderal Gatot Subroto, Desa Belik Kecamatan Belik. Namun rupanya masalah itu masih terkendala soal anggaran. Sebab untuk dapat membangunnya membutuhkan dana yang tidak sedikit, yaitu sebesar Rp 1,6 miliar. “Bupati Pemalang betul-betul berkeinginan agar di perbatasan Kabupaten PemalangPurbalingga, tepatnya di seputar patung monument Jenderal Gatot Subroto untuk dibangun sebuah rest area. Namun demikian karena ang-

garan yang ada belum mencukupi, maka secara bertahap akan terus dilakukan pembangunannya,” kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Pemalang Ir Wardi melalui Kasi Tata Ruang Arwani Syachosi SIP kepada Radar di kantornya, Selasa (9/3). Menurutnya, pembangunan rest area tersebut akan mulai dilakukan dengan pembebasan lahan milik warga setempat yang ada di seputar patung monument perbatasan. Yaitu pembebasan lahan seluas kurang lebih 1.500 meter untuk sebelah kanan dan 200 meternya untuk sebelah kiri. Dalam anggaran tahun 2010 ini baru ada Rp 260 juta, maka yang baru bisa dilakukan untuk pembuatan gapura pintu masuk saja di areal tersebut. Dan sesuai rencana juga akan di-

giatan pilkada terdapat beberapa tahapan, antara lain tahap sosialisasi, tahap pengusulan balon bupati dan wakil bupati, tahap pendaftaran ke KPU oleh parpol pengusung, tahap kampanye, tahap minggu tenang dan tahap pemungutan suara. Kampanye dari masing-ma-

sing balon bupati dan wakil bupati sesuai dengan rencana jadwal dari KPUD Pemalang dilaksanakan dari tanggal 14 sampai dengan 27 Oktober 2010, sedangkan pemungutan suara secara serentak dilaksanakan pada hari Minggu tanggal 28 Okober 2010. (mg1)

60 Hektar Sawah Terserang Wereng dari halaman 9 wereng ini sekitar 50 hektar berdasarkan data pada pekan pertama bulan Maret yang berada di sepanjang jalur irigasi Sokawati,” terangnya. Sawah tersebut di antaranya berada di Desa Sungapan, sebagian Lawangrejo, Sewaka, Kramat dan sebagian di desadesa lainnya. “Selain terserang hama wereng, ratusan lainnya juga sudah terancam dan berada hampir menyeluruh di Kabupaten Pemalang sehingga perlu diwaspadai,” tambah dia.

Namun demikian laboratoriumnya sudah memiliki stok obat pembasmi hama untuk mengantisipasinya dalam jumlah yang cukup. Laborat sudah melakukan sosialisasi penggunaan obat tersebut yang berjenis Coryne Baktery. Obat ini diproduksi oleh laboratorium dan didistribusikan ke petani dalam bentuk galon. Untuk memproduksinya dibutuhkan waktu lebih kurang dua pekan. Petani bisa mendapatkan baktery tersebut melalui Dinas Pertanian Kabupaten yang mengajukan

proposal ke Dinas Pertanian Provinsi, meskipun barangnya ada di laboratorium. Sapto menambahkan selain hama wereng, hama lainnya yang menjadi ancaman adalah kresek dan tikus. Penyebabnya adalah kondisi alam di mana berakibat musim tanam pertama mundur. Curah hujan yang kurang meskipun debit irigasi menyukupi, namun musim panen tidak bisa lagi tepat waktu. Panen MT pertama ini dilakukan pada masa MT kedua dan saat sekarang sudah ada beberapa bagian sawah yang memulainya. (ali)

Keluarga Dulmatin Tak Percaya dari halaman 9 niyati sudah mulai bertanyatanya, kendati belum ada kepastian dari siaran televisi mengenai identitas teroris tersebut, hanya dugaan-dugaan saja. Sementara ibu kandung Dulmatin Hj Masniyati tak bisa ditemui dengan alasan sedang istirahat karena sakit. “Ibu tidak enak badan, sehingga tadi istirahat dan meminta saya untuk menemui teman-teman wartawan,” tandas Azam. Meski ada isu meninggalnya Dulmatin dalam penggerebekan aparat, namun di rumah yang sekaligus toko di Jl Pasar Utara No 24 Keboijo Kelurahan Peta-

rukan Kecamatan Petarukan itu belum nampak persiapan khusus. Sejumlah tetangga nampak bergerombol namun tidak berani mendekat ke rumah tersebut. Mereka menaruh perhatian karena melihat banyaknya wartawan yang berada di rumah itu. Bahkan toko tetap buka seperti biasa dan dikunjungi pelanggannya. Azam mengatakan meski ada isu meninggalnya adiknya itu, namun hal tersebut belum bisa menjadi pedoman karena sudah dua kali adiknya dinyatakan tewas, ditambah belum ada pemberitahuan resmi dari aparat berwenang.

Dulmatin sendiri lanjut dia adalah anak ke lima dari enam bersaudara pasangan H Usman Sofi dan Hj Masniyati. Pertama kali dilahirkan bernama Joko Pitono, kemudian berganti nama secara resmi menjadi Amar Usman. Selanjutnya oleh aparat Amar Usman dijuluki sebagai Dulmatin. Mengenai nama Dulmatin ini, pihak keluarga juga mengetahuinya dari televisi. Menurut Azam, nama itu diberikan oleh aparat yang mencari-carinya. Bahkan keluarga sempat bingung saat ditanyakan nama tersebut pertama kalinya. Kini mereka sudah terbiasa dan nama Dulmatin adalah Joko Pitono alias Amar Usman. (ali)

Perlu Dibentuk Kelompok Donor... dari halaman 9 menolong dan membantu sesamanya. Dicontohkan Sofa, apabila dalam suatu desa ada salah satu warganya yang sakit dan membutuhkan darah, tidak serta merta bisa menunggu lebih lama. Karena akan berdampak serius pada pasien. “Pasien kritis tidak bisa menunggu lama, karena akan berakibat fatal bagi kelangsungan hidupnya,” ungkap dia. Kesadaran masyarakat lanjutnya, sebetulnya cukup tinggi. Hal ini terbukti dengan banyaknya pendonor yang merelakan darahnya diambil ketika ada tetangganya yang membutuhkan. Namun karena tidak dikoordinasi dengan baik, dalam pelaksanaannya tidak dapat berjalan dengan baik. “Dengan adanya kelompok donor darah, jenis dan golongan darah anggotanya dapat diketahui. Dengan begitu setiap kali ada yang membutuhkan, koordinasinya lebih cepat dan IAN COMP: Mbthkn karywn /krywti usia min 20 Thn,Dom Pemalang & sktrnya,Lmrn dikrm ke Jl. Raya Ds. Losari No. 106 Ampelgading Pemalang. Jam 9-11 Wib 15.3

gampang,” ungkapnya menambahkan. Selain itu, keberadaan kelompok donor darah juga semakin meningkatkan solidaritas sosial. Selain untuk kebutuhan warga Kabupaten Pemalang, keberadaan stok darah yang cukup juga dapat membantu daerah lain yang membutuhkan. Termasuk di daerah yang terkena bencana. Pengasuh Panti Asuhan Tarbiyatul Quran KH Abdul Karim mengatakan bahwa digelarnya kegiatan donor darah itu dalam KOMPUTER IAN COMP-Termurah!!! Hp. 081803977939.Jual-BeliService-Upgrade Komputer /LapTop/Monitor/Printer Dll. Antar-Jemput.Garansi

Balon bupati H Sumadi Sugondo SE MM MSi semakin percaya diri untuk terus maju dalam Pilkada 2010 nanti. Dengan terus berkobar semangatnya akan membangun Pemalang lebih maju lagi dan kesiapannya untuk melanjutkan program-program pembangunan yang belum terselesaikan di masa kepemimpinan HM Machroes SH. Kini dia sedang mengikuti tahapan penjaringan cabup dan cawabup di Partai Golkar yaitu mengikuti pemaparan visi-misi yang digelar di DPD Pratai Golkar setempat, kemarin.

bangun jalan baru yang melintasi lokasi tersebut yaitu jalan untuk sebalah timur patung monument. Dia menjelaskan banyak nilai poisitif, jika upaya itu bisa terwujud. Di samping untuk memberikan tempat masyarakat bisa beristirahat, juga untuk memperindah tata ruang kota . “Dan yang lebih utamanya lagi akan berdampak positif pendapatan masyarakat semakin meningkat, karena lokasi tersebut akan menjadi tempat wisata alternatif bagi masyarakat tentunya jika ditata rapi dan menarik. Selain itu juga bisa dijadikan sebagai tempat pemasaran produk-produk kerajinan jika lokasi menjadi ramai dikunjungi warga, dengan banyaknya usaha-usaha baru yang dibuka.oleh warga setempat,” paparnya. (mg1)

PNS Diminta Sukeskan Pilkada dari halaman 9 Bupati juga menjelaskan pesta demokrasi tingkat Kabupaten Pemalang tahun 2010 sebentar lagi akan dilaksanakan oleh KPUD berupa pilkada untuk memilih bupati dan wakil bupati periode 2011-2016. ke-

PERCAYA DIRI

rangka membantu sesama. Sehingga semangat kebersamaan di antara warga dan masyarakat akan tercipta.Peserta donor darah sendiri berasal dari masyarakat sekitar. Sedikitnya 17 warga turut memberikan darahnya untuk membantu sesama melalui PMI Kabupaten pemalang. (sumitro)

SOKA 31 CELL Bagi yang berminat bisnis PPOB u/ tranaksi tagihan listrik, telepon, speedy,FIF, Adira, isi pulsa dll. jual perdana, voucher & HP flexi/Tsel htt//WWW.kartu pulsa.com kode aktivasi 2234561589. Hub : (0284) 5803000 / 081326873333

AGUS P/RADAR PEMALANG

Jalan Kalirandu Rusak Parah PEMALANG - Jalan Desa Kalirandu yang menghubungkan empat pedukuhan dengan satu dukuh di wilayah paling utara desa tersebut kondisinya rusak parah. Akibatnya jalan tersebut enggan dilalui warga, mereka memilih melewati jalan desa lainnya untuk menuju pusat keramaian desa. Kepala Desa Kalirandu Slamet Kardiyan berharap ada kepedulian dari pemerintah daerah untuk memerbaiki ruas jalan sepanjang sekitar tiga kilometer tersebut.

“Jalannya rusak parah padahal merupakan penghubung Dukuh Petinggen dengan dukuh lainnya di Desa Kalirandu,” kata dia Selasa (9/3). Jalan tersebut pada tahun 2005 dilakukan rehab berupa pengaspalan dengan sistem tabur. Dana yang digunakan dari Program Pemberdayaan Masyarakat Desa (P2MP). Tidak sering kendaraan berat melintas di jalan selebar tiga meter tersebut, keculai pada musim panen untuk angkutan hasil bumi, selebihnya hanya

sepeda motor. Kini jalan beraspal itu sudah tidak nampak aspalnya karena berkubang air dan lumpur serta bergelombang. Pemerintah desa berharap pemerintah daerah mengalokasikan anggarannya untuk memerbaiki jalan tersebut. Kades nmenegaskan sudah berulang kali mengusulkan jalan tersebut dalam musrenbang, baik di tingkat desa maupun kecamatan, namun hingga kini belum terealisasi. (ali)

Polres Gelar Maulid Nabi dari halaman 9 Melalui peringatan ini diharapkan anggota mampu meneladani sifat-sifat Rosul dan

dapat mengaplikasikannnya dalam kehidupan sehari-hari, sehingga mendukung tugastugas di lapangan. Sebagai juru tausiyah dalam

peringatan tersebut KH Maun Masud, Ketua MUI Kabupaten Pemalang. Dalam tausiyahnya ulama tersebut menyampaikan sejarah nabi dan membanding-

kannya dengan sejarah-sejarah yang lain untuk diambil hikmahnya. Ratusan anggota polisi dengan khusyuk menyimak tausiyah tersebut. (ali)

kungan kerja, longgarnya sistem sebuah dealer, serta sikap atau mental salesman yang mudah puas. “Contohnya target penjualan sudah menutup, biasanya salesman akan rileks karena merasa sudah aman. Mental dan sikap seperti ini yang seharusnya diubah,” tandas Widodo. Sementara itu Kepala Cabang C o m a l A b a d i M o t o r (CAM) Robertus Danacandra melalui Supervisor CAM Hariman Syah kepada Radar menuturkan, WME yang diselenggarakan CAM adalah pelatihan

kedua, setelah pelatihan yang pertama diadakan pada Desember 2009 lalu. Tujuannya, untuk meningkatkan dan membangun karakter (caracter building), pengetahuan (knowledge), serta ketrampilan (skill) salesman. Melalui Pelatihan WME lanjut Hariman, ke depan mindset atau cara berfikir salesman yang merupakan frontline people (ujung tombak) CAM dapat meningkatkan kinerjanya. “Menggali dan mengembangkan potensi, sehingga salesman tidak lengah,” tuturnya menambahkan. (cw2)

CAM Gelar WME dari halaman 9 sumen di sini, makna dan pengertiannya sangat luas. Tergantung bagaimana salesman mampu “mengambil hati” konsumen tersebut. Bukan hanya pada saat mereka tertarik mengambil motor baru atau pra penjualan, akan tetapi juga pada pasca penjualan. “Zona nyaman, biasanya membuat salesman terlena. Karenanya perlu dipompa semangatnya. Karena persaingan kini sudah sangat kompetitif,” ungkap Drs (Psi) YS Widodo kepada Radar disela-sela mem-

berikan Pelatihan Winning Marketing Executive (WME) Selasa (9/3) kemarin. Pelatihan yang diselenggarakan Comal Abadi Motor (CAM) tersebut berlangsung di Kantor Pusat CAM Jl Jendral Sudirman Blandong-Comal. Dengan diikuti 24 salesman, pelatihan digelar selama tiga hari, yakni sejak Senin hingga Rabu besok (8-10/3). Dikatakan dia, zona nyaman yang seringkali membuat salesman Honda “berleha-leha ria” tersebut, yakni nama besar Honda yang sudah dikenal masyarakat, kondusivitas ling-

Bantu Anak-Anak yang Orang Tuanya Tidak... dari halaman 9 Dengan melewati Desa Gandu, Sarwodadi, dan Desa Susukan, jamaah yang mengantar anak-anak masa depan itu jumlahnya mencapai 500-an. Pengantar mengendarai mobil, truk, dan motor, mengantar 9 anak yang akan dikhitan. Se-

mentara anak-anak terlihat senyumnya yang mengambang kepada masyarakat di sepanjang jalan yang dilalui arakarakan. “Tidak sakit kan, wong kayak digigit semut aja,” kata dr H Agus Riyanto sesaat setelah memotong “burung” Muhammad Azhimi (10), peserta per-

tama khitanan massal. Mendengar kata-kata dokter, Azhimi yang pada awalnya sempat menutup kepalanya dengan bantal lantas membuka dan melihat langsung burungnya yang telah dikhitan. “Nggak kerasa, kok sudah dipotong Pak Ustadz,” tutur bocah asal Desa Pagergunung

itu didampingi Pengasuh Kyai Abdul Karim. Menurut rencana, pengajian yang akan diisi oleh KH Mustahid Mutazad dari Tegal, panitia juga mengundang salah satu Calon Bupati (Cabup) Pemalang, Junaedi SH MM yang juga Wakil Bupati Pemalang. (*)


CMYK

RABU, 10 MARET 2010

MENUJU G1-G2

10

RADAR TEGAL

Lima Cabup dan Cawabup Direkomendasikan Rapat Pleno PAN Diwarnai Interupsi PEMALANG – Sebanyak lima bakal calon bupati dan wakil bupati (cabup-cawabup) yang berhasil dijaring Partai Amanat Nasional (PAN) telah direkomendasikan untuk diserahkan ke pembahasan koalisi partai. Penetapan rekomendasi balon tersebut dilakukan dalam rapat pleno DPD PAN Kabupaten Pemalang yang dilaksanakan di kantor DPD setempat, Selasa (9/ 3) kemarin. Rapat Pleno DPD PAN Kabupaten Pemalang kali ini berisi agenda pengesahan cabup dan cawabup yang dihadiri oleh Ketua DPD PAN, Ketua MPP dan jajaran pengurus PAN baik di DPD maupun DPC dari masing-masing kecamatan. Adapun rapat pleno dipimpin Sekretaris DPD PAN Yarsi Diharjo SPd. Sebelumnya, rapat dibuka Ketua DPD PAN Kabupaten Pemalang Drs Bambang Agus Rohim. Dalam sambutannya dia menyampaikan beberapa hal penting. Di antaranya sejumlah wacana yang akan diajukan dalam koalisi partainya bersama PKS, yaitu mengusung cabup dan cawabup. Karena kedua partai ini setelah berkoalisi berhak untuk mengusungnya cabup dan cawabup karena telah memenuhi syarat. Selain itu PAN-PKS juga akan membuka kepada partai lain untuk bisa bergabung membentuk koalisi besar. “Pada prinsipnya PAN bersama PKS sudah sepakat berkoalisi, tetapi untuk menentukan pasangan balon, PAN tidak bisa melakukanya sendiri karena telah berkoalisi. Maka untuk menghindari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan

dalam rapat pleno ini untuk mengesyahkan atau melegalitaskan lima balon yang ada untuk direkomendasikan ke koalisi,” katanya. Menurut Bambamg, jika PAN menentukan salah balon cabup dan cawabup untuk diloloskan dalam penjaringan, maka akan terjebak. Sebab PAN sendiri tidak mempunyai syarat untuk bisa mengusung pasangan balon bupati sendiri. Di samping itu juga perlu adanya pengkajia terlebih dahulu kepada para balon, terutama soal kesiapan keuangannya. Karena pencalonan bupati dan wakil bupati dalam pilkada itu bukan hanya untuk gagah-gagahan saja, semua harus dipersiapkan secara matang. Sementara setelah memasuki rapat pleno, Sodikin salah satu pimpinan rapat membacakan rancangan materi rapat, yang isinya merupakan hasil laporan Tim 9 DPD PAN. Yaitu laporan tahapan pengambilkan formulir dan yang melakukan pengambilan ada 13 balon, untuk balon G1 sebanyak 5 orang dan G2 ada 8 orang. Sedangkan dalam tahapan pengembaliannya, untuk balon G1 hanya 2 orang, adapun G2 nya ada 3 orang dan kelima balon tersebut telah mengikuti tahapan perkenalan kepada publik serta mengikuti debat balon. Selain itu laporan hasil evaluasi e lima balon, baik G1 maupun G2, semua hasilnya cukup baik dan disimpulkan semua balon memiliki kapasitas yang baik sebagai calon bupati dan wakil bupati Pemalang. Sehingga semuanya layak untuk disahkan menjadi cabup dan cawabup dari PAN untuk direkomendasikan kepada koalisi guna diproses lebih lanjut bersama balon yang berasal dari partai koalisi.

Setelah beberapa hasil catatan hasil laporan Tim 9 itu dibacakan oleh forum rapat pleno rancangan materi tersebut disyahkan dan ditetapkan oleh pimpinan rapat setelah para peserta semuanya menyetujui. Dan dengan dirumuskannya dalam sebuah hasil ketetapan partai. Untuk nama-nama balon yang akan di rekomendasikan adalah untuk balon bupati G1 H Sumadi Sugondo SE MM, MSi, Dr Kun Sri Wibowo dan untuk wakil bupati G2 adalah Andriyanto Johan Syah ST MM, Dra Amiroh MAg dan Drs Agus Khosim. Di sisi lain, meskipun rapat pleno telah menyepakati dan menetapkan lima balon untuk diajukan ke koalisi, namun belakang setelah digedog oleh pimpinan rapat, satu dua peserta rupanya ada yang tidak puas sehingga melakukan interupsi. Dalam penyampaiannya, agar pimpinan rapat memberikan kesempatan kepada para peserta rapat untuk bisa berbicara, sehingga tidak ada kesan peserta telah dikebiri hakhaknya untuk bicara. Peserta yang lain juga terus bermuculan dengan melakukan interupsi menyampaikan masukan yaitu soal nomor urut balon agar disesuaikan dengan nomor pendaftaran sehingga tidak mengundang kecurigaan. Meskipun pada akhirnya semua usulan dari interupsi yang mereka lakukan tidak mempengaruhi hasil keputusan rapat. Namun dengan banyaknya peserta yang melakukan interupsi membuat suasana rapat pleno yang semula berjalan tertib dan lancar sempat membuat ketengangan sejenak. Setelah semua peserta kembali sepakat sesuai dengan hasil keputusan rapat pleno. (mg1)

AGUS P/RADAR PEMALANG

RAPAT PLENO – Ketua DPD PAN Kabupaten Pemalang Drs Bambang Agus Rohim membuka rapat pleno untuk merekomendasikan lima balon bupati dan wakil bupati.

Pengurus Diminta Amankan Kuputusan Partai

SUMITRO/RADAR PEMALANG

SERAHKAN BANTUAN - Cawabup Agung Mukti tengah memberikan bantuan kepada yatim-piatu di Kecamatan Pemalang Minggu (7/3) lalu.

PEMALANG – Ketua Majelis Pertimbangan Partai (MPP) PAN Kabupaten Pemalang, Drs Achmad Mundirin meminta kepada semua jajaran pengurus partainya, baik yang ada di DPD, maupan di DPC untuk bisa mengamankan hasil keputusan partainya terkait soal penentuan pilihan pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati yang akan diusung partainya nanti. “Kami minta kepada semua jajaran pegurus PAN yang ada di DPD maupun seluruh DPC, jika nanti telah ditentukan pasangan balon bupati maka semua harus siap mengamankan hasil keputusan partai,” katanya. Melakukan pengamanan terhadap keputusan partai tersebut, lanjut dia setelah hasil rekomendasi nama-nama balon bupati dan wakil bupati dise-

RAPAT PLENO Hasil rekomendasi untuk balon bupati dan wakil bupati yang akan diusung koalisi PAN-PKS diminta untuk diamanakan seluruh kader partai dan simpatisannya.

AGUS P/RADAR PEMALANG

rahkan ke koalisi dan dalam pembahasan telah menentukan kepada salah satu balon bupati dan wakil bupati yang akan dipilih ke dua partai. Sementara upaya PAN dalam melakukan koalisi dengan PKS,

menurut Sekretaris DPD PAN Yarsi Diharjo SPd koalisi yang sedang dibangun bersama PKS sudah mencapai 90 persen kata sepakat. “Koalisi PAN-PKS tinggal menunggu deklarasi dan kapan waktunya belum

ditentukan,” ujarnya. Yarsi menjelaskan sikap PAN untuk melakukan koalisi dengan PKS pada prinsipnya untuk mengusung pasangan balon bupati bukan untuk mendukung balon. (mg1)

Agung Siap Majukan Pemalang Panwas Diusulkan Permanen PEMALANG - Kalau seandainya saya maju sebagai Wakil Bupati mendampingi Pak Junaedi sebagai Bupati, apakah ibu-ibu ridho dan ikhlas? Apakah ibu-ibu siap mendukung Junaedi-Agung? Ingat, apa yang baru saja diucapkan ibuibu sekalian dicatat oleh malaikat dan akan dipertanggungjawabkan. Begitulah kata yang diucapkan Cawabup Agung Mukti Wibowo saat memberikan sambutannya dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad dan pemberian bantuan kepada yatim-piatu di Desa Banjarmulya Kecamatan Pemalang Minggu (7/3) lalu. Dikatakan dia, apa yang mendorong dirinya maju dalam bursa Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Pemalang dilandasi semata-mata untuk memajukan Pemalang menjadi lebih baik lagi. Hal ini sekaligus untuk meluruskan berbagai isu yang berkembang di masyarakat, bahwa dirinya datang dari Tegal untuk mengeruk kekayaan saja di Pemalang. “Tidak ada niatan untuk itu, Insya-Allah Junaedi-Agung akan melaksanakan tugas dan tanggungjawabnya dengan baik seandainya diberi amanah oleh Allah,” ucap Agung. Sebelumnya, Kades Banjarmulya Kirmanto juga mengajak kepada warganya untuk men-

CMYK

dukung Junaedi-Agung. Karena selain diketahui bersih dan berwibawa, Junaedi secara pribadi adalah sosok yang bertanggung jawab dan mengayomi kegiatan-kegiatan umat Islam. “Kepada warga saya, mari rapatkan barisan sama-sama mendukung Junaedi-Agung,” ajak dia. Yang menarik dalam pengajian dan pemberian bantuan tersebut, adalah yel-yel yang didengungkan oleh KH Fathori.

Dimana dalam yel-yelnya, ia mengajak jamaah dengan membalas kata “Yes” saat dirinya mengatakan Juned. Sedangkan saat kata Agung, jamaah membalasnya dengan “Beres”. Akan tetapi kalau yang disebut “Sakliyane Juned-Agung”, jamaah diajak untuk membalasnya dengan “Ewes-ewes”. “Jangan ragu dan jangan bimbang, Juned, Juned, Agung, Agung, Sakliyane Juned-Agung,” ajaknya berapi-api. (cw2)

Hindari Celah dan Anarkis Hukum PEMALANG - Pilkada Kabupaten Pemalang yang bakal dilangsungkan pada Oktober 2010 sudah mulai nampak persingan di antara para balonbalon bupati dan wakil bupatinya. Belum dibentuknya Panwas Pilkada menjadi persoalan tersendiri yang mengakibatkan masing-masing memanfaatkan celah hukum tanpa ada tindakan hukum.

Ketua DPC PPP Muntoha SH MHum mengemukakan Panwas di daerah sebaiknya seperti Banwas di tingkat nasional. Keberadaannya harus permanen bukan dibentuk hanya saat akan pemilu saja. “Kalau dibentuk hanya saat pemilu akan menimbulkan celah hukum, dan celah hukum akan menimbulkan anarki hukum,” kata dia Selasa (9/3) saat dikonfirmasi. Panwas di Kabupaten menurutnya dibentuk untuk lima tahun bukan hanya sepuluh

bulan seperti selama ini. Dengan permanennya Panwas akan menimbulkan persaingan balonbaloin bupati dan wakil bupati menjadi sehat dan masyarakat yang terlibat akan semakin dewasa. Dia menyoroti kondisi saat ini dimana Panwas baru akan direkrut sehingga mengakibatkan terjadinya celah hukum di mana sebagian elemen masyarakat memanfaatkannya sebagai ajang kampanye. “Saat ini ada yang memanfaatkan celah hukum, di antaranya adalah penggalangan

PNS untuk berhaluan politik ke balon tertentu, padahal aturan hukumnya untuk PNS sudah jelas, surat edaran Men PAN, PNS harus netral namun yang terjadi saat ini tidak demikian,” kritiknya. Kalau Panwas bersifat netral dengan masa kerja lima tahun, maka hal seperti itu bisa dihindari. Selain itu pengumpulan massa untuk sosialisasi balon dan mirip kampanye tak bisa dilakukan tindakan hukum karena belum adanya Panwas tersebut. (ali)


CMYK

RADAR SLAWI

BERLANGGANAN (0283) 340 900 / SMS ke 0815.5643.6843

RABU, 10 MARET 2010

BALANENYONG Berusaha Perbaiki Taman Kota MESKI saat ini keberadaan taman jalan yang ada di setiap wilahah Kabupaten Tegal dalam kondisi rusak, namun tidak berarti dibiarkan terus tanpa ada perbaikan. Kepala Seksi Pertamanan DPU Kabupaten Tegal Heri Sutikno saat ditemui di kantornya beberapa wakDOK.RATEG tu lalu mengataHeri Sutikno kan, untuk saat ini sekitar 20 persen dari jumlah taman yang ada di wilayah kerjanya dalam kondisi rusak. “Untuk proses perbaikan, DPU selalu mengajukan anggaran perbaikan tiap tahun. Bahkan untuk tahun ini, alokasi perbaikan taman mencapai Rp 200 juta,” kata dia. Meski demikian, dana perbaikan tersebut akan dipusatkan untuk perbaikan taman di Kecamatan Bojong dan Balapulang. Untuk lokasi lainnya akan dilakukan pada tahun-tahun berikutnya. “Untuk tahun ini memang kami dapat anggaran perbaikan Rp 200 juta. Alokasi tersebut akan digunakan untuk perbaikan taman di Kecamatan Bojong dan Kecamatan Balapulang. Dana perbaikan tersebut diperuntukan untuk perbaikan trotoar di masing-masing kecamatan. Jadi nanti masing-masing kecamatan mendapatkan

Tolak Penjualan Eks Bengkok Warga Mejasem Barat Ingin Jadikan Open Space SEJUMLAH Warga Desa Mejasem Barat Kecamatan Kramat menolak rencana penjualan eks tanah bengkok Desa Dampyak yang berada di wilayah Desa Mejasem Barat, seluas lebih kurang 22.000 m2. Mereka beralasan, penjualan eks tanah bengkok itu yang dikabarkan akan dialihfungsikan menjadi kompleks perumahan, dapat menim-

bulkan dampak kerugian yang besar bagi warga. Para warga itu menginginkan agar rencana penjualan eks tanah bengkok tersebut dibatalkan dan mengubah lokasi tersebut menjadi open space (ruang publik), yang dilengkapi dengan penanaman pohon penghijauan. Sehingga nantinya kawasan itu juga sekaligus dapat berfungsi sebagai daerah resapan air. Hal itu diungkapkan warga kepada Wakil Ketua Komisi III DPRD Yuswan Maulana ST. Kepada Yuswan, warga secara tegas menolak rencana pengalihfungsi-

an lahan eks tanah bengkok Desa Dampyak. ‘’Dari isu yang beredar, ada rencana lahan itu akan dilelang dan dijadikan sebagai kompleks perumahan. Sebagai warga Mejasem Barat, kami jelas menolak rencana tersebut. Mestinya Pemkab Tegal bisa mempertimbangkan dampak berkepanjangan yang

nantinya dirasakan warga, yakni banjir. Karena pengalihfungsian itu nantinya menjadikan wilayah Mejasem Barat tidak lagi memiliki daerah resapan air,’’ terang salah seorang warga, yang enggan menyebutkan namanya. Dia menambahkan, sejumlah warga justru menginginkan agar aset milik Pemkab Tegal tersebut dapat difungsikan sebagai ruang publik, lengkap dengan penanaman pohon penghijauan. Sehingga kawasan itu dapat dijadikan sebagai kawasan hutan

kota, yang nantinya bermanfaat tidak hanya bagi warga Desa Mejasem Barat namun juga bagi warga di daerah sekitarnya. ‘’Kami justru berharap agar eks tanah bengkok ini bisa dimanfaatkan sebagai ruang publik, lengkap dengan pohon-pohon penghijauan. Kami yakin, pemanfaatan sebagai ruang publik ini jauh lebih bermanfaat dibandingkan dialihfungsikan sebagai perumahan,’’ ujarnya. Menanggapi hal tersebut, Yuswan Maulana menegaskan, rencana pengalihfungsian lahan eks ke hal 9 kol 1

ke hal 9 kol 1

KIYEH LIKUH

ARIEF NUR RS/RADAR SLAWI

PIALA BERGILIR – Piala bergilir Bupati Tegal diserahkan oleh kontingen Kecamatan Slawi kepada Wakil Bupati Tegal HM Herry Soelistyawan (kiri) untuk diperebutkan kembali dalam ajang Popda tahun 2010.

AGUS WIBOWO/RATEG

DITILANG – Kendaraan dump truk yang membawa pasir dan tanpa diberi penutup tengah ditindak langsung (tilang) oleh petugas Satlantas Polres Tegal, saat digelar ops lalulintas di Jalan Raya II Tegal-Slawi .

SEDIKITNYA 1.588 siswa SD/MI,SMP/MTs, dan SMA/ MA/SMK se-Kabupaten Tegal tampil dalam ajang lomba Pekan Olah Raga Pelajar Daerah (Popda) tingkat Kabupaten Tegal. Acara dibuka secara resmi pelaksanaannya, Selasa (9/3) di GOR Trisanja Slawi. Rencananya, ajang Popda akan digelar hingga Kamis (11/3) besok.

Tanpa Penutup, Truk Pengangkut Pasir Ditilang SLAWI - Satlantas Polres Tegal rupanya tegas dalam menertibkan pengendara yang membahayakan pengguna jalan lainnya. Seperti halnya kendaraan dump truk yang kerap kali mengangkut pasir maupun batu tanpa penutup maupun pengaman lainnya, petugas langsung menilangnya. ‘’Kendaraan yang seperti itu memang sangat membahayakan pengguna jalan lainnya, khususnya yang berada di belakang. Muatannya bisa jatuh kapan saja, lantaran muatan seperti batu atau pasir yang dibawanya tidak diberi penutup,’’ terang Kasat Lantas Polres Tegal AKP Yuliantoro melalui Baur Tilang Aiptu Suhendra, Selasa (9/3) kemarin. Dia menjelaskan, dalam aturan berlalulintas juga disebutkan bahwa kendaraan pengangkut barang dan membahayakan bagi pengemudi kendaaan lainnya bisa ditindak tegas. Apalagi, muatannya tersebut bisa pula memicu terjadinya kecelakaan. ‘’Dump truk yang tengah membawa barang dan tanpa ditutupi serta biasanya merupakan kendaraan proyek, tetap kami tindak tegas. Dari hasil razia yang kerap kali lakukan, apalagi kini menggunakan UULAJ yang baru, semua aturan dan jenis pelanggaran sudah sangat jelas,’’ pungkasnya. (gus)

Popda Tingkat Kabupaten Tegal Dibuka

Dimeriahkan

1.588 SISWA Dalam sambutannya, saat membuka secara resmi pelaksanaan Popda, Wakil Bupati Tegal HM Herry Soelistyawan meng-

harapkan agar ajang Popda tersebut dapat didayagunakan secara optimal, baik sebagai ajang pengukuran prestasi

maupun untuk mengevaluasi hasil pembinaan olah raga yang telah dilaksanakan di masingmasing sekolah.

‘’Mari kita hargai setiap prestasi yang diperjuangkan oleh para atlet pelajar Kake hal 9 kol 4

Lagi, Kejati Periksa Sejumlah Saksi Jalingkos

SK DPD II Golkar Disahkan

SLAWI - Untuk kali kedua, tim Pidana Khusus (pidsus) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Semarang memeriksa sejumlah saksi di kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Slawi. Demikian pula Kajari Slawi yang ternyata juga ikut mengumpulkan data dan keterangan sejumlah saksi yang ada. Pantauan Radar di lapangan, pemeriksaan terhadap sejumlah saksi yang dilakukan tim dari Kejati Semarang pada Selasa (9/3) kemarin,

Tuai Kekecewaan, Komposisi Kepengurusan Berubah

sama dengan pemeriksaan sebelumnya. Pemeriksaan yang dilakukan oleh tim Pidsus dari kejati sangat tertutup. Bahkan, dari tim Kejati sendiri tidak berani memberikan statemen ataupun pernyataan kepada rekan-rekan wartawan yang hadir. Jumlah saksi yang dimintai keterangan sekitar sepuluh orang. Tak terkecuali dari Pidsus Kejari Slawi kemarin juga ikut meminta ke hal 9 kol 1

DOK.RATEG

H Agus Triyono

SURAT Keputusan (SK) tentang penetapan komposisi kepengurusan DPD II Partai Golkar Kabupaten Tegal masa bhakti 2010 – 2015, akhirnya disahkan.

SK bernomor 34/Golkar I/III/2010 tentang pengesahan komposisi dan personalia DPDS Partai Golkar Kabupaten Tegal, tertanggal 3 Maret 2010 itu, ditandatangani oleh Ketua DPD Partai Golkar Jawa Tengah Wisnu Suhardono dan Sekretaris M Iqbal Wibisono. Meskipun demikian, pengesahan SK kepengurusan itu tidak sepenuhnya mendapat sambutan ke hal 9 kol 4

Dari Muskab Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Tegal

Secara Aklamasi, Hj Endang Sriyanto Kembali Dipercaya Memimpin Dra Hj Endang Sriyanto HP kembali dipercaya pimpin Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Tegal pada Musyawarah Kabupaten II masa bakti 2009-2014 di Gedung Korpri, Selasa (9/3) kemarin. Bagaimana proses pemilihannya? LAPORAN: IMAN TEGUH S MANTAN ketua DWP periode lalu dipilih secara aklamasi oleh utusan masing-masing kecamatan setelah kandidat lainnya mengundurkan diri. Dalam sambutannya, Dra Hajjah Endang Sriyanto mengatakan, Muskab II, yang mengusung tema

CMYK

dengan muskab II kita tingkatkan potensi dan anggota DWP, berjalan dengan lancar. Dengan telah terpilihnya ketua DWP yang baru, ke depan diharapkan bisa berjalan dengan baik lagi. Terutama dalam menjalankan program-program organisasi yang disesuaikan situasi dan kondisi, serta dinamika yang berkembang. Sehingga hasil pelaksanaan program secara nyata dapat dirasakan manfaatnya. “Selama kurun waktu 20052009, kita semua mulai dari badan, dinas, instansi maupun unsur pelaksanaannya telah melakukan banyak hal yang bermanfaat bagi anggota dan masyarakat. Kinerja yang baik ini tidak mungkin terwujud bila dalam menjalankannya tanpa dilandasi keikhlasan untuk mencapai tujuan organisasi,” katanya.

Ke depan, kata Endang, mari bersama-sama senantiasa meningkatkan etos kerja dalam berorganisasi dengan mengedepankan rasa persatuan dan kesatuan. Membekali diri dengan ilmu pengetahuan dan teknologi serta santun dalam pergaulan organisasi maupun masyarakat. Sehingga, DWP ke depan mampu menjadi bagian dari ujung tombak pembangunan di Kabupaten Tegal, terutama dalam membantu kinerja suami. “Semuanya harus mampu digerakkan supaya kinerja suami terbantu. Juga ikut mendorong masyarakat agar berpartisipasi dalam pembangunan, baik itu peningkatan pembangunan di bidang kesehatan, pendidikan maupun yang lainnya. Sehingga, seluruh program yang telah digake hal 9 kol 1

YANVERA/RATEG

PUKUL GONG - Sekda Tegal, Drs Sriyanto HP MM sedang memukul gong tanda dimulainya Muskab DWP II.


PEMALANG

4

RABU 10 MARET 2010

RADAR TEGAL

KEAGAMAAN Polres Gelar Maulid Nabi PEMALANG - Polres Pemalang yang setiap bulannya rutin menggelar bimbingan rohani dan mental (Binrohtal) pada kegiatan Maret ini digabungkan bersama dengan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Acara diikuti anggota Polres dan jajaran Polsek di aula Sabda Bhayangkara Selasa (9/3). Kapolres Pemalang AKBP Burhanudin SIK mengemukakan Binrohtal sebagai salah satu kegiatan rutin Polres Pemalang. “Pada binrohtal kali ini kami selenggarakan bersamaan dengan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW,” kata dia. Melalui peringatan ini diharapkan anggota mampu meneladani sifatsifat Rosul dan dapat mengaplikasikannnya dalam kehidupan seharihari, sehingga mendukung tugas-tugas di lapangan. Sebagai juru tausiyah dalam peringatan tersebut KH Maun Masud, Ketua MUI Kabupaten Pemalang. Dalam tausiyahnya ulama tersebut menyampaikan sejarah nabi dan membandingkannya dengan sejarahsejarah yang lain untuk diambil hikmahnya. Ratusan anggota polisi dengan khusyuk menyimak tausiyah tersebut. (ali)

PELATIHAN

Keluarga Dulmatin Tak Percaya Diisukan Tewas PEMALANG - Untuk kedua kalinya teroris Dulmatin alias Joko Pitono diisukan tewas. Isu pertama teroris kelas wahid itu diberitakan tewas di Philipina pada tahun 2007, sedangkan isu terbaru dia dikabarkan meninggal dalam penggerebekan Detasemen Khusus (Densus) 88 di Pamulang Tangerang Jawa Barat. Keluarga Dulmatin yang tinggal di Kelurahan Petarukan menanggapi isu tersebut dengan biasa saja, mereka tidak percaya. Salah satu kakak Dulmatin, Azam Baabu saat dikonfirmasi mengatakan isu me-

ngenai tewasnya Dulmatin hanya diperolehnya dari televisi. “Belum ada aparat yang mengabarkan secara resmi mengenai meninggalnya Dulmatin, kami hanya tahu dari televisi,” kata dia seraya memantau siaran langsung salah satu stasiun televisi swasta Selasa (9/3) kemarin. Kabar penggerebekan oleh Densus 88 di sebuah pertokoan di Pamulang Tangerang Jawa Barat itu cepat tersebar. Bahkan pukul 13.00 WIB pun beberapa tetangga di sekitar ruko ibu Dulmatin, Hj Masniyati sudah mulai bertanya-tanya, kendati belum ada kepastian dari siaran

televisi mengenai identitas teroris tersebut, hanya dugaandugaan saja. Sementara ibu kandung Dulmatin Hj Masniyati tak bisa ditemui dengan alasan sedang istirahat karena sakit. “Ibu tidak enak badan, sehingga tadi istirahat dan meminta saya untuk menemui teman-teman wartawan,” tandas Azam. Meski ada isu meninggalnya Dulmatin dalam penggerebekan aparat, namun di rumah yang sekaligus toko di Jl Pasar Utara No 24 Keboijo Kelurahan Petarukan Kecamatan Petarukan itu belum nampak persiapan khusus. Sejumlah tetangga nampak

bergerombol namun tidak berani mendekat ke rumah tersebut. Mereka menaruh perhatian karena melihat banyaknya wartawan yang berada di rumah itu. Bahkan toko tetap buka seperti biasa dan dikunjungi pelanggannya. Azam mengatakan meski ada isu meninggalnya adiknya itu, namun hal tersebut belum bisa menjadi pedoman karena sudah dua kali adiknya dinyatakan tewas, ditambah belum ada pemberitahuan resmi dari aparat berwenang. Dulmatin sendiri lanjut dia adalah anak ke lima dari enam bersaudara pasangan H Usman

Sofi dan Hj Masniyati. Pertama kali dilahirkan bernama Joko Pitono, kemudian berganti nama secara resmi menjadi Amar Usman. Selanjutnya oleh aparat Amar Usman dijuluki sebagai Dulmatin. Mengenai nama Dulmatin ini, pihak keluarga juga mengetahuinya dari televisi. Menurut Azam, nama itu diberikan oleh aparat yang mencari-carinya. Bahkan keluarga sempat bingung saat ditanyakan nama tersebut pertama kalinya. Kini mereka sudah terbiasa dan nama Dulmatin adalah Joko Pitono alias Amar Usman. Saat ini pihaknya masih menunggu informasi lebih lanjut. (ali)

PNS Diminta Sukeskan Pilkada

SUMITRO/RADAR PEMALANG

ARAHKAN PESERTA – Trainer Ardiansyah SPd sedang mengarahkan peserta pada Pelatihan WME di Kantor Pusat CAM Selasa (9/3) kemarin.

CAM Gelar WME COMAL – Customer atau konsumen umumnya tidak memiliki loyalitas pada dealer, akan tetapi mereka lebih percaya pada salesman sebuah dealer. Karenanya sebagai ujung tombak sebuah perusahaan, salesman memiliki peran yang sangat penting bagi maju dan berkembangnya dealer. Kreasi dan inovasi salesman dituntut lebih variatif dalam menjaga dan memelihara konsumen. Hal ini dilakukan agar konsumen loyalitasnya tetap terjaga. Menjaga dan memelihara konsumen di sini, makna dan pengertiannya sangat luas. Tergantung bagaimana salesman mampu “mengambil hati” konsumen tersebut. Bukan hanya pada saat mereka tertarik mengambil motor baru atau pra penjualan, akan tetapi juga pada pasca penjualan. “Zona nyaman, biasanya membuat salesman terlena. Karenanya perlu dipompa semangatnya. Karena persaingan kini sudah sangat kompetitif,” ungkap Drs (Psi) YS Widodo kepada Radar disela-sela memberikan Pelatihan Winning Marketing Executive (WME) Selasa (9/3) kemarin. Pelatihan yang diselenggarakan Comal Abadi Motor (CAM) tersebut berlangsung di Kantor Pusat CAM Jl Jendral Sudirman BlandongComal. Dengan diikuti 24 salesman, pelatihan digelar selama tiga hari, yakni sejak Senin hingga Rabu besok (8-10/3). Dikatakan dia, zona nyaman yang seringkali membuat salesman Honda berleha-leha ria tersebut, yakni nama besar Honda yang sudah dikenal masyarakat, kondusivitas lingkungan kerja, longgarnya sistem sebuah dealer, serta sikap atau mental salesman yang mudah puas. “Contohnya target penjualan sudah menutup, biasanya salesman akan rileks karena merasa sudah aman. Mental dan sikap seperti ini yang seharusnya diubah,” tandas Widodo. Sementara itu Kepala Cabang Comal Abadi Motor (CAM) Robertus Danacandra melalui Supervisor CAM Hariman Syah kepada Radar menuturkan, WME yang diselenggarakan CAM adalah pelatihan kedua, setelah pelatihan yang pertama diadakan pada Desember 2009 lalu. Tujuannya, untuk meningkatkan dan membangun karakter (caracter building), pengetahuan (knowledge), serta ketrampilan (skill) salesman. (cw2)

PRASARANA Jalan Kalirandu Rusak Parah PEMALANG - Jalan Desa Kalirandu yang menghubungkan empat pedukuhan dengan satu dukuh di wilayah paling utara desa tersebut kondisinya rusak parah. Akibatnya jalan tersebut enggan dilalui warga, mereka memilih melewati jalan desa lainnya untuk menuju pusat keramaian desa. Kepala Desa Kalirandu Slamet Kardiyan berharap ada kepedulian dari pemerintah daerah untuk memerbaiki ruas jalan sepanjang sekitar tiga kilometer tersebut. “Jalannya rusak parah padahal merupakan penghubung Dukuh Petinggen dengan dukuh lainnya di Desa Kalirandu,” kata dia Selasa (9/3). Jalan tersebut pada tahun 2005 dilakukan rehab berupa pengaspalan dengan sistem tabur. Dana yang digunakan dari Program Pemberdayaan Masyarakat Desa (P2MP). Tidak sering kendaraan berat melintas di jalan selebar tiga meter tersebut, keculai pada musim panen untuk angkutan hasil bumi, selebihnya hanya sepeda motor. Kini jalan beraspal itu sudah tidak nampak aspalnya karena berkubang air dan lumpur serta bergelombang. Pemerintah desa berharap pemerintah daerah mengalokasikan anggarannya untuk memerbaiki jalan tersebut. Kades nmenegaskan sudah berulang kali mengusulkan jalan tersebut dalam musrenbang, baik di tingkat desa maupun kecamatan, namun hingga kini belum terealisasi. (ali)

PEMALANG – Sebagai salah satu faktor kekuatan negara, peran dan fungsi PNS sangat strategis dalam pemilihan umum kepala daerah (Pilkada). Hal ini mengingat jumlah PNS yang cukup besar, sehingga sangat berpengaruh terhadap penghitungan suara akhir. Sebagai warga negara yang baik harus mensukseskan pesta demokrasi tersebut, sebagaimana diamanatkan dalam UU nomor 22 tahun 2007 tentang penyelenggaraan pemilu. Tetapi disisi lain sebagai PNS harus bisa netral dan bebas dari pengaruh semua golongan serta parpol sebagaimana tertuang dalam pasal 3 ayat 2 UU nomor 43 tahun 1999 tentang pokok-pokok kepegawaian, sehingga pilkada yang dihasilkan akuntabel, jujur adil dan

transparan. Demikian yang disampaikan Bupati Pemalang HM Machroes SH dalam kata sambutannya yang dibacakan oleh Sekretaris Daerah H Sumadi Sugondo SE MM MSi dalam acara Diklat Prajabatan di SLB, kemarin. “Dalam Pelaksanaan pilkada di Kabupaten Pemalang yang akan dilaksanakan pada tanggal 31 Oktober 2010 mendatang, saya berharap saudara dapat mensukseskannya. Dengan berpartisipasi aktif sebagai corong pemerintah agar tidak ada anggota masyarakat yang golput dan dapat memberikan suaranya secara bijaksana untuk memilih calon bupati yang tepat untuk memimpin Kabupaten Pemalang lima tahun kedepan,” katanya. (mg1) SUMITRO/RADAR PEMALANG

DONOR DARAH – Salah satu pendonor di Desa Pagergunung sedang diambil darahnya oleh petugas PMI Selasa (9/3) kemarin.

Perlu Dibentuk Kelompok Donor Darah ALI BASARAH/RADAR PEMALANG

CORYNE - Petugas laboratorium hama dan penyakit saat mengamati Coryne Baktery.

60 Hektar Sawah Terserang Wereng PEMALANG - Sedikitnya 60 hektar sawah terserang wereng coklat pada masa tanam (MT) pertama yang berakhir beberapa pekan lagi. Selain itu ratusan hektar lainnya terancam hama tersebut. Ironisnya sawah yang terserang tersebut berada di daerah produktif di dekat kota. Pemerintah melalui Dinas Pertanian Jawa Tengah menyiapkan langkah antisipasi dengan menggunakan bakteri Coryne. Kepala Laboratorium Penelitian H am a dan Penyaki t (HPH) Ir Sapto Darmono Selasa (9/3) kemarin mengemukakan adanya serangan hama di beberapa sawah tersebut. “Sawah yang terserang hama wereng ini sekitar 50 hektar berdasarkan data pada pekan pertama bulan Maret yang berada di sepanjang jalur irigasi Sokawati,” terangnya. Sawah tersebut di antaranya berada di Desa Sungapan, sebagian Lawangrejo, Sewaka, Kramat dan sebagian di desa-

desa lainnya. “Selain terserang hama wereng, ratusan lainnya juga sudah terancam dan berada hampir menyeluruh di Kabupaten Pemalang sehingga perlu diwaspadai,” tambah dia. Namun demikian laboratoriumnya sudah memiliki stok obat pembasmi hama untuk mengantisipasinya dalam jumlah yang cukup. Laborat sudah melakukan sosialisasi penggunaan obat tersebut yang berjenis Coryne Baktery. Obat ini diproduksi oleh laboratorium dan didistribusikan ke petani dalam bentuk galon. Untuk memproduksinya dibutuhkan waktu lebih kurang dua pekan. Petani bisa mendapatkan baktery tersebut melalui Dinas Pertanian Kabupaten yang mengajukan proposal ke Dinas Pertanian Provinsi, meskipun barangnya ada di laboratorium. Sapto menambahkan selain wereng, hama lainnya yang menjadi ancaman adalah kresek dan tikus. (ali)

KEBUTUHAN darah di Kabupaten Pemalang perhari mencapai 35 kantong, sementara Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Pemalang setiap harinya hanya bisa menyediakan 20 hingga 25 kantong saja. Keadaan ini tentu menjadikan stok darah di PMI selalu kurang. Akibatnya belakangan di beberapa rumah sakit (RS) dan rumah bersalin (RB) Pemalang marak pendonor bayaran. “Idealnya pada tingkatan desa dibentuk kelompok donor darah, sehingga begitu ada yang sakit dan membutuhkan darah tidak mengalami kesulitan,” ungkap petugas donor darah PMI Pemalang, Sofa kepada Radar di sela-sela kegiatan donor darah di Panti Asuhan Tarbiyatul Quran Desa Pagergunung Kecamatan Ulujami Selasa (9/3) kemarin. Kekurangan stok darah di PMI Pemalang lanjutnya,

merupakan permasalahan semua pihak. Bukan hanya Pemerintah Kabupaten Pemalang dan instansi-instansinya, akan tetapi juga kesadaran masyarakat dalam menolong dan membantu sesamanya. Dicontohkan Sofa, apabila dalam suatu desa ada salah satu warganya yang sakit dan membutuhkan darah, tidak serta merta bisa menunggu lebih lama. Karena akan berdampak serius pada pasien. “Pasien kritis tidak bisa menunggu lama, karena akan berakibat fatal bagi kelangsungan hidupnya,” ungkap dia. Kesadaran masyarakat lanjutnya, sebetulnya cukup tinggi. Hal ini terbukti dengan banyaknya pendonor yang merelakan darahnya diambil ketika ada tetangganya yang membutuhkan. Namun karena tidak dikoordinasi dengan baik, dalam pelaksanaannya tidak dapat berjalan

dengan baik. “Dengan adanya kelompok donor darah, jenis dan golongan darah anggotanya dapat diketahui. Dengan begitu setiap kali ada yang membutuhkan, koordinasinya lebih cepat dan gampang,” ungkapnya menambahkan. Selain itu, keberadaan kelompok donor darah juga semakin meningkatkan solidaritas sosial. Selain untuk kebutuhan warga Kabupaten Pemalang, keberadaan stok darah yang cukup juga dapat membantu daerah lain yang membutuhkan. Termasuk di daerah yang terkena bencana. Pengasuh Panti Asuhan Tarbiyatul Quran KH Abdul Karim mengatakan bahwa digelarnya kegiatan donor darah itu dalam rangka membantu sesama. Sehingga semangat kebersamaan di antara warga dan masyarakat akan tercipta. (sumitro)


ENTERTAINMENT

RABU 10 MARET 2010

9

RADAR TEGAL

Dipeluk Oknum Dokter, Lapor Polisi D’Masiv

MAUDY KOESNADI

Bantah Kabar Soal Keretakan Rumah Tangga ISU keretakan rumah tangga artis Maudy Koesnadi dengan sang suami, Eric Mejer, berhembus kencang di kalangan pewarta hiburan. Namun ketika koran ini mencoba mengklarifikasi kabar miring tersebut, Maudy mengaku belum mendengar berita tersebut. “Aku belum dengar dan tidak terasa juga, mungkin karena sama-sama sibuk. Teman-teman suami berteman dengan saya dan sebaliknya dan tidak perlu dibicarakan negatif,” ujar Maudy saat ditemui di Gedung C Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kuningan Barat Jakarta Selatan, Selasa (9/3). Lebih lanjut, Maudy menegaskan dirinya masih sering keluar malam mingguan bersama sang suami dan komunikasi juga masih berjalan lancar. “Tidaklah, karena kita berdua samasama malam mingguan, mungkin tidak terekspos. Kita juga sering belanja berdua, aktivitas bareng-bareng juga dan komunikasi tetap berjalan juga dan tidak ada yang menurun,” terang Maudy. (kpl/buj/bun)

ANGGOTA Komisi IX DPR, Rieke Dyah Pitaloka, mendapatkan pelecehan seksual dari seorang dokter saat melakukan kunjungan kerja ke RSUD Labuang Baji, Sulawesi Selatan (Sulsel), Senin (8/3). Tidak terima dengan hal itu, politisi PDIP yang juga artis ini melapor ke polisi. Rieke melaporkan kasus tersebut ke Ditreskrim Polda Sulawesi Selatan dan Barat (Sulselbar), Jl Perintis Kemerdekaan, Makassar, Selasa (9/3). Rieke diterima Kanit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA), Kompol Jamilah Nompo. Menurut pemeran Oneng dalam sinetron Bajaj Bajuri ini, dalam kunjungan ke RSUD Labuang Baji, Komisi IX DPR melakukan pertemuan dengan sejumlah dokter dan tenaga medis RS tersebut. Usai pertemuan, sejumlah dokter mengajaknya foto bersama. Sebagai orang yang juga terjun di dunia hiburan, Rieke pun maklum dan memenuhi ajakan foto bersama itu. “Tapi usai foto bersama, tibatiba ada seorang dokter memeluk saya dari belakang. Saya marah dan berontak,” ungkap Rieke. Namun, sambung Rieke,

RIEKE DYAH P

dokter tersebut bukannya meminta maaf malah mengulangi perbuatannya. Bahkan kali ini lebih parah. Dokter bernama Rasyidin itu malah berusaha mencium Rieke. “Saya marah, tapi dia malah bilang Anda kan publik figur,” ungkap Rieke. Rieke menegaskan, tindakan dokter tersebut tidak bisa ditolerir lagi. Karena itu dia kemudian memutuskan melaporkan tindakan pelecehan seksual tersebut. “Ini bentuk pelecehan dan diskriminasi terhadap perempuan. Harus ada proses hukum agar pelaku jera,” tukas Rieke. Dalam kesempatan itu, Rieke didampingi kuasa hukum dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) PDIP Makassar, Ais Amin. Selain ke polisi, Rieke juga akan melaporkan dr Rasyidin ke Dewan Etik Ikatan Dokter Indonesia (IDI). Kanit PPA Ditreskrim Polda Sulselbar, Kompol Jamilah, mengatakan dr Rasyidin dibidik dengan sejumlah pasal, di antaranya pasal 315 KUHP tentang Penghinaan di Muka Umum dan pasal 281 Tentang Kesusilaan. Belum ada keterangan resmi dari pihak RSUD Labuang Baji mengenai kejadian ini. Sejumlah pejabat RSUD tersebut belum bisa dihubungi. (mna/fjr)

RIO REIFAN Artis Layangkan Terancam 5 Protes ke Tahun Penjara Gedung DPR SELAIN piawai dalam mengekspresikan diri dalam setiap peran yang dibawakannya, para artis ternyata juga mampu menyampaikan aspirasi politiknya kepada para anggota DPR. Buktinya, beberapa artis mendatangi Gedung DPR untuk bertemu dengan Ketua DPR Marzuki Ali, pada Selasa (9/3) sore lalu. Kedatangan mereka untuk meminta wakil rakyat tersebut menurunkan pajak yang dibebankan kepada mereka. Dengan dipimpin Ketua Parsi Anwar Fuadi, mereka diterima oleh Ketua DPR di ruang kerjanya. “Sebuah kehormatan buat kita para artis bertemu dan berjabat tangan dengan beliau.” (kpl/adt/bun)

Lagi, Kejati Periksa Sejumlah ... dari halaman 3 keterangan kepada empat saksi terkait kasus jalan Lingkar Kota Slawi (Jalingkos) jilid II yang kini ditangani Kejati Semarang. ‘’Kami tidak mengetahui siapa saja saksi yang dimintai keterangan. Kami tidak bisa ikut campur pemeriksaan yang dilakukan tim dari Kejati,’’ kata Ke-

pala Seksi Pidus Kejari Slawi Nursodik SH. Dalam kasus Jalingkos ini, dia mengakui, pihaknya memeriksa empat saksi. Di antaranya, mantan Kades Dukuhsalam Slawi yakni Teguh Mulyadi, H Sunarjo yang saat itu mengaku membeli tanah di Dukuhsalam, serta dua orang saksi lain yakni Siswandi dan Sukarno.

‘’Pemeriksaan empat orang saksi ini juga permintaan dari Tim Kejati kepada kami. Tugas kami juga hanya memintai keterangan dan hasilnya nanti akan langsung diserahkan ke tim tersebut. Jadi, intinya dalam kasus ini kami tidak memiliki kewenangan. Sebab, penanganan kasus Jalingkos jilid II ini dilakukan oleh Kejati,’’ pungkasnya. (gus)

Secara Aklamasi, Hj Endang ... dari halaman 3 riskan DWP dapat tercapai dengan baik,” cetusnya. Sementara itu, Bupati Tegal Agus Riyanto SSos MM dalam sambutannya yang dibacakan Sekda Drs Sriyanto HP MM mengatakan, Muskab merupakan forum tertinggi dalam sebuah organisasi. Karenanya, penyelenggaraan muskab disamping sebagai forum komunikasi organisasi, konsolidasi, konsultasi dan koordinasi, juga merupakan media bagi penyusunan strategi organisasi. Terutama dalam membahas pro-

gram kerja, dan tentunya juga diadakan reorganisasi dan revitalisasi. “Saya berharap forum muskab hendaknya didayagunakan seoptimal mungkin oleh para peserta. Untuk lebih mempertajam implementasi dan visi dan misi organisasi DWP, terutama dalam peningkatan kualitas dan kuantitas program kerjanya. Oleh karena itu, muskab kali ini merupakan momen yang sangat penting guna meletakkan landasan atau pondasi bagi perkembangan organisasi,” terangnya. Oleh karena itu, ada dua hal

yang akan disampaikan pada pengurus DWP ke depan. Pertama, segenap pengurus dan anggota DWP agar lebih mendalami Anggaran Dasar dan Rumah Tangga yang ada. Dari sinilah sebenarnya tercermin visi, misi dan arah kebijakan yang ingin dicapai. Kedua, sebagai organisasi kemasyarakatan yang menjadi wadah berhimpunnya para istri PNS yang bersifat netral, demokratis, dan mandiri. DWP juga memiliki fungsi dan kedudukan yang strategis dalam rangka melaksanakan pembangunan nasional. (*)

Berusaha Perbaiki Taman Kota dari halaman 3 dana perbikan Rp 100 juta,” jelas Heri. Meski saat ini perbaikan lebih mengutamakan di

Kecamatan Bojong dan Balapulang, namun pihaknya akan terus mengupayakan memperbaiki di wilayah lainnya yang ada di Kabupaten Tegal, ter-

utama di beberapa lokasi yang dianggap strategis yang ada di wilayah Kota Slawi dan memang membutuhkan penanganan lebih utama. (cw3)

Tolak Penjualan Eks Bengkok dari halaman 3 tanah bengkok Desa Dampyak yang terletak di Desa mejasem Barat itu masih bersifat rumor. Dia berharap agar warga Desa Mejasem Barat tidak panik dalam menanggapi rumor tersebut. ‘’Saya juga pernah menanyakan ke DPPKAD (Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah – red) Kabupaten Tegal. Mereka menegaskan bahwa status eks tanah bengkok Desa Dampyak itu masih sebagai asset daerah. Pemkab belum berencana men-

jual asset tersebut ke pihak lain. Untuk itulah, saya harap warga dapat lebih tenang dan tidak mudah terprovokasi,’’ ujarnya. Namun demikian, lanjut Yuswan, pihaknya juga berharap agar Pemkab Tegal dapat menyikapi secara serius permasalahan tersebut. Sehingga diharapkan Pemkab Tegal dapat meredam kemarahan warga secara dini. ‘’Kami harap Pemkab Tegal bisa responsif terhadap permasalahan yang timbul. Jangan sampai terjadi kesalahpahaman, warga melakukan demo padahal Pemkab Tegal sama sekali tidak berencana menjual lahan terse-

but,’’ tandas Yuswan. Eks tanah bengkok Desa Dampyak saat ini berada di bilangan Jalan Pala Raya, Desa mejasem Barat Kecamatan Kramat Kabupaten Tegal. Berdasarkan informasi yang dihimpun Radar Tegal, beberapa waktu lalu Pemkab Tegal pernah memasang papan nama kepemilikan lahan. Namun seiring waktu, papan nama lokasi itu pun raib. Tidak diketahui secara pasti pelaku yang telah merusak dan menghilangkan papan nama lokasi lahan eks tanah bengkok Desa Dampyak itu. (aan)

LAWAN main Nasyilla Mirdad dalam sinetron ‘Cahaya’, artis Rio Reifan kini harus menanggung perbuatannya, berkelahi di tengah jalan. Rio yang kini sudah mendekam di penjara, terancam berada di sel selama lima tahun. “Rio dikenakan pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan,” jelas Kapolsek Jatinegara, AKP Sriyanto, ketika ditemui di kantornya, Selasa (9/3). Pasal tersebut ancaman hukumannya maksimal lima tahun penjara. Selain Rio, kakak dari artis sinetron itu, Edison juga terancam hukuman yang sama. Bersama sang adik, ia pun kini mendekam di sel Polsek Jatinegara. Sekadar informasi, artis berusia 25 tahun itu, dilaporkan seorang pria bernama Pribadi Gunawan. Pribadi melaporkan Rio dan kakaknya, Edison, karena telah melakukan dugaan tindakan pengeroyokan di Jl Otista Raya, depan Gelanggang Olahraga Jakarta Timur pada Minggu (7/3). (eny/eny)

SK DPD II Golkar Disahkan dari halaman 3 hangat. Bahkan sebaliknya, pengesahan susunan komposisi pengurus Partai Golkar Kabupaten Tegal itu justru menuai kekecewaan sejumlah pengurus. Pasalnya, susunan komposisi kepengurusan yang disahkan di dalam SK tersebut berbeda dengan susunan komposisi kepengurusan sesuai dengan hasil Musda VIII. Hal tersebut diakui oleh H Agus Triyono, yang disahkan menjabat sebagai Wakil Ketua Bidang Organisasi Kaderisasi dan Keanggotaan (OKK). Padahal sebelumnya, sesuai dengan hasil Musda VIII, dirinya telah ditetapkan menjabat sebagai Ketua Harian. ‘’Memang setelah Musda, susunan pengurus harian sudah dilantik terlebih dahulu, termasuk saya sebagai ketua Harian. Sementara untuk pengurus pleno, menunggu sampai lengkap. Jadi secara de facto, saya sudah sah menjabat sebagai Ketua Harian,’’ terangnya, saat ditemui Senin (8/ 3) lalu. Menanggapi SK, yang baru diterima oleh jajaran pengurus Partai Golkar itu, diakui oleh H Agus Triyono, telah merubah komposisi personalia pengurus. Hal itu, diakuinya, sempat membuat dia dan sejumlah pe-

ngurus lainnya merasa kecewa. Apalagi jika melihat kenyataan bahwa jabatan Ketua harian dihapus, dan dirinya menempati posisi jabatan sebagai salah satu wakil ketua. ‘’Kalau dikatakan kecewa, ya jelas saya kecewa. Tapi mau tidak mau harus diterima karena demi keutuhan Partai Golkar. Saya lebih memikirkan dampak secara internal partai,’’ ujarnya. Terkait dengan penghapusan jabatan Ketua Harian, dijelaskan H Agus Triyono, karena DPD I Partai Golkar Jawa Tengah menilai tidak perlunya jabatan tersebut. Pasalnya, DPD I menilai bahwa Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten tegal tidak menjabat dalam struktural pemerintahan sehingga dipandang mampu memimpin langsung organisasi DPD II Partai Golkar Kabupaten Tegal. ‘’Memang alasan itu disampaikan oleh DPD I. Padahal semula kita memang mengajukan jabatan Ketua Harian mengingat luasnya wilayah Kabupaten Tegal. Selain itu, sebagai ketua harian, saya juga mengemban misi untuk mengembangkan Partai Golkar dalam bentuk lobi dengan para kaum Nahdliyin,’’ terang H Agus Triyono, yang saat ini juga tercatat sebagai pengurus Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) Bhakti Muslimin MWC

NU Kecamatan Kramat. Perubahan komposisi kepengurusan, diakui H Agus Triyono, dilakukan DPD I Partai Golkar Jawa Tengah. Meskipun, lanjutnya, perubahan itu juga telah berdasarkan usulan dari DPD II Partai Golkar Kabupaten Tegal. ‘’Perubahan komposisi bukan semata-mata dilakukan oleh DPD I, namun juga berdasarkan usulan DPD II. Adanya perubahan karena memang kepengurusan di bawah ketua Sutrisno, mengakomodir 5 orang dari kubu Sartono,’’ jelasnya. Pergeseran H Agus Triyono dari jabatan sebelumnya sebagai Ketua Harian dan kini menjabat sebagai Wakil Ketua OKK, juga terjadi pada komposisi kepengurusan lainnya. Contohnya, Maryono, yang sebelumnya mengisi jabatan sebagai Wakil Ketua bidang OKK, karena digeser oleh H Agus Triyono, kini menjabat sebagai Wakil Ketua bidang Pemenangan Pemilu. ‘’Yang jelas, hampir sebagian besar komposisi kepengurusan, terjadi perubahan. Beberapa pengurus juga mengungkapkan kekecewaan mereka, karena digeser dari jabatan sebelumnya,’’ ungkap H Agus Triyono. Namun demikian, menurut H Agus Triyono, nantinya masih dimungkinkan terjadinya peru-

bahan komposisi kepengurusan DPD Partai Golkar Kabupaten Tegal. Hal tersebut dimungkinkan terjadi paska evaluasi dan penilaian, yang biasanya dilakukan setelah 1 tahun kepengurusan. ‘’Setelah setahun, akan ada evaluasi dan penilaian, sebelum pelaksanaan Rakerda (Rapat Kerja Daerah – red). Dari hasil evaluasi ini, nantinya bisa saja terjadi perubahan komposisi kepengurusan,’’ terang H Agus Triyono. Sebelumnya juga pernah diberitakan, pengesahan SK sempat tertunda menyusul terjadinya perseteruan di dalam tubuh partai berlambang pohon beringin itu paska pelaksanaan Musda VIII Partai Golkar Kabupaten Tegal yang dilaksanakan pada pertengahan Januari 2010 lalu, atau tepatnya Minggu (17/ 1). Perseteruan berbuntut pada munculnya 2 faksi yang saling berhadapoan, yakni kubu Sartono dan Sutrisno. Keduanya merupakan kader Partai Golkar yang maju sebagai kandidat bakal calon Ketua DPD II Partai Golkar. Keduanya bersaing, dan hasilnya setelah dilakukan voting (pemungutan suara) ternyata Sutrisno berhasil unggul dan terpilih kembali sebagai Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Tegal, masa bhakti 2010 – 2015. (aan)

mampu berprestasi di tingkat Provinsi maupun di tingkat Nasional. ‘’Kita menyadari, masih minimnya atlet dari kalangan pelajar di Kabupaten Tegal ini yang mampu berprestasi baik di tingkat Provinsi maupun Nasional. Untuk itu, melalui ajang ini kami mengharapkan agar Dinas Dikpora (Pendidikan Pemuda dan Olah Raga– red) bisa secara serius melakukan pembinaan terhadap atlet dari kalangan pelajar agar mampu berprestasi lebih baik lagi,’’ ujar Wakhidin. Saat pembukaan, seluruh kontingen menggelar devile. Pada kesempatan tersebut,

kontingen Kecamatan Slawi berhasil meraih predikat sebagai peserta devile terbaik, disusul oleh Kecamatan Adiwerna dan Lebaksiu. Dalam pembukaan juga sekaligus diserahkan piala bergilir Bupati Tegal, yang akan diperebutkan oleh setiap kontingen. Pada Popda tahun 2009 lalu, piala bergilir Bupati Tegal berhasil direbut oleh Kecamatan Slawi. Dalam ajang Popda dipertandingkan sejumlah cabang olah raga, yakni atletik, renang, senam, bulutangkis, bola volley mini, sepak bola, sepak takraw, tenis lapangan, tenis meja, pencak silat, dan catur. (aan)

Dimeriahkan 1.588 Siswa dari halaman 3 bupaten Tegal. Kita perkuat semangat kita dalam membangun kebersamaan dan tanggung jawab dari berbagai pihak untuk mendayagunakan Popda ini sebagai wahana pembangunan kualitas SDM, yaitu sehat jasmani, rohani, serta sekaligus dapat meraih prestasi yang membanggakan dan mengharumkan nama daerah, bangsa, dan negara,’’ ungkap Herry. Herry menjelaskan, pelajar sebagai salah satu bagian generasi muda yang telah mengalami perkembangan fisik, sikap, mental, dan intelektualitas,

membutuhkan perhatian dan arahan untuk mengaktualisasikan potensi dan jati dirinya. “Untuk itu, Pekan Olah raga ini merupakan suatu upaya mengembangkan potensi dan kreatifitas bagi para pelajar di bidang olah raga. Saya berharap, para pelajar dapat memperoleh dasar yang kuat guna melangkah lebih jauh untuk mengisi pembangunan bangsa menuju masyarakat adil dan makmur,’’ tandas Herry. Secara terpisah, Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Tegal Wakhidin berharap, melalui ajang Popda nantinya dapat terjaring bibit-bibit atlet dari kalangan pelajar yang


CMYK

RABU, 10 MARET 2010

METRO SLAWI RADAR TEGAL

10

Komisi I Soroti Kinerja Disdukcapil Pemkab Dinilai Teledor KEKOSONGAN blangko Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga (KK) dan lamanya proses pembuatan akta lahir, yang terjadi di sejumlah wilayah kecamatan di Kabupaten Tegal dinilai sebagai bentuk keteledoran Pemkab di bidang pelayanan publik. “Untuk menanggulangi penyakit menahun ini, memang dibutuhkan kesadaran Pemkab Tegal dalam berkorban. Ini mutlak kesalahan Pemkab yang kurang bisa mereformasi di bidang pelayanan publik. Akibatnya para pejabat SKPD terkait terkesan mendahulukan kepentingan pribadi daripada kepentigan masyarakat,” ujar Ketua Komisi 1 DPRD Kabupaten Tegal, saat melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) di lingkungan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), Selasa (9/3) kemarin. Terkait kinerja Disdukcapil, Dakir berharap Pemkab mempunyai keberanian, yakni mengganti para pejabat di lingkungan Disdukcapil yang belum mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. “Pelayanan KTP, KK dan Akta Lahir, harusnya lebih baik daripada pelayanan pribadi pejabat,” ujar dia. Yang terjadi di Disdukcapil, menurut dia, sangat bertentangan sekali dengan hakekat reformasi itu sendiri. “Dari hasil sidak, masih banyak ditemukan biaya tarif pembuatan KTP, KK dan Akta Lahir yang melebihi Peraturan Daerah (Perda) dan sebagainya,” ungkap dia. Dan itu pun, belum termasuk beban biaya lainnya, sehingga bukan gratis atau murah melainkan komersialisasi. “Kalau sesuai aturan Perda Nomor 17 Tahun 2001 dan Peraturan Bupati (Perbub) Nomor 3 Tahun 2008, biaya akta kelahiran untuk anak umur 0-60 hari gratis dan 60 hari keatas dikenai biaya Rp. 10 ribu. tetapi pada kenyataan di lapangan aturan itu tidak berlaku sama sekali, lantaran masih ada pungutan,” tandasnya. Hal senada disampaikan Wakil Ketua Komisi I dari Fraksi PAN Helmi Amruloh. Kenyataan tersebut mutlak kesalahan Disdukcapil. Maka dari itu, menurut dia, pergantian dan pemberian sanksi tegas kepada

para pejabat teras di lingkungan Disdukcapil sudah merupakan keharusan. “Dari hasil Sidak, jelas sangat terlihat sekali, kesalahan Disdukcapil. Sangat wajar kiranya bila banyak pengaduan dari masyarakat ke Komisi I. Memang kondisinya demikian. Untuk itu, sebaiknya Bupati lekas bertindak tegas agar tidak menimbulkan gejolak di lapangan,” tutur Helmi. Secara kasat mata, lanjut dia, banyak data pengeluaran blangko yang tidak singkron antara bagian satu dengan bagian lainnya. Dampak itu semua, molornya pembuatan akta lahir, yang sampai 7 bulan baru jadi, sangat sulit diperbaiki lagi. “Dari pengamatan saya secara langsung pada saat Sidak, antara staf dan pejabat sudah tidak ada sinkronisasi kerja yang baik,” ujar dia. Sementara itu, Sekretaris Disdukcapil Kuhartono saat dimintai keterangan terkait persoalan di atas mengatakan, sejauh ini pihaknya tengah berupaya melakukan pembenahan dan evaluasi rutin. Untuk memperbaiki kelemahankelemahan yang ada. “Kami tengah giat melakukan pembenahan dan evaluasi rutin untuk memperbaiki semua itu,” katanya singkat. TAK ADA DI TEMPAT Inspeksi Mendadak (Sidak) Komisi I DPRD Kabupaten

Tegal ke Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), Selasa (9/3) kemarin, bisa jadi membuat kaget pegawai dinas tersebut. Apalagi pejabat teras dinas tersebut sedang tidak ada di tempat. “Kami ke sini ingin melihat pelayanan yang diberikan kepada warga. Kalau para pejabat tinggi di lingkungan Disdukcapil pergi, itu terserah mereka sendiri,” kata anggota Komisi I DPRD Kabupaten Tegal dari Fraksi Golkar M.Khuzaeni. Menurut Jeni, sapaan akrab Khuzaeni, kepergian para pejabat Disdukcapil, bukan menjadi halangan kegiatan sidak. Sebab, tujuan dari sidak ini sendiri hanya sekadar ingin mengetahui secara langsung pelayanan dan data-data pengeluaraan blangko yang ada di dinas ini. “Kami ke sini hanya ingin membuktikan pengaduan warga atas pelayanan yang diberikan Disdukcapil,” tandasnya. Lain halnya dengan Slamet SE dari Fraksi PKS. Dia menilai sikap pejabat di lingkungan Disdukcapil Kabupaten Tegal menjadi jawaban langsung atas aduan warga terkait pelayanan Disdukcapil. “Kalau semacam ini, saya rasa sampai kapan pun permasalahan rumitnya proses pembuatan KK, KTP dan Akta Lahir tetap akan jadi penyakit,” tandasnya. (k1)

YANVERA/RADAR SLAWI

TANYA DATA - Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Tegal Dakir SH bersama Anggota Komisi lainnya tengah menanyakan data-data pengeluaran blangko kepada para staf Disdukcapil.

YANVERA/RADAR SLAWI

REKOMENDASI - Ketua DPRD Kabupaten Tegal Rojikin bersama Anggota Komisi I berbincang-bincang dengan Sekda Kabupaten Tegal Sriyanto HP, terkait rekomendasi pergantian Kepala Disdukcapil.

DPRD Minta Kepala Disdukcapil Diganti DPRD Kabupaten Tegal mendesak Bupati Tegal Agus Riyanto mengganti Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Tegal, menyusul hasil Inspeksi Mendadak (Sidak) Komisi I dan kenyataan di lapangan. “Keputusan untuk meminta Bupati Tegal mengganti para pejabat tinggi di lingkungan Disdukcapil sudah final. Karena sudah sesuai kesepakatan bersama yang dilandasi kenyataan di lapangan,” tandas Ketua DPRD Kabupaten Tegal Rojikin AH kepada Radar Selasa (9/3) kemarin, usai menerima laporan

YANVERA/RADAR SLAWI

SIDAK - Sejumlah anggota Komisi I DPRD Kabupaten Tegal Helmi Amruloh tengah sidak di Disdukcapil.

FPD akan Kunjungi Penderita Tumor SELURUH Anggota Fraksi Parati Demokrat DPRD Kabupaten Tegal bakal mengunjungi kediaman Darsono (28) warga RT 5 RW 10 Dukuh Kedawung, Desa Karangdawa, Kecamatan Margasari, yang sudah puluhan tahun menderita, lantaran terkena penyakit tumor ganas. Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tegal Ayu Palaretin yang juga ketua DPC Partai Demokrat mengatakan, rencana bertandang ke rumah

YANVERA/RADAR SLAWI

LAPORAN - Rombongan Komisi 1 terlihat serius saat menyampaikan laporan hasil Sidak kepada Ketua DPRD Kabupaten Tegal Rojikin AH.SH.

Darsono sudah menjadi agenda kerja anggota FPD. “Rencana ini sudah menjadi agenda fraksi. Kepastiannya sudah ada, tapi hanya tinggal menunggu jadwalnya saja lantaran harus disesuaikan dengan agenda kerja dewan,” kata Ayu kepada Radar, Senin (8/3) lalu. Masih kata Ayu, rencana untuk menengok Darsono yang sudah lama menderita penyakit tumor ganas, bukan hanya latah-latahan atau tebar

pesona. Tetapi semua itu, murni dari niatan tulus temanteman anggota FPD, yang selalu mengutamakan kepentingan rakyat daripada kepentingan pribadi. “Kami tetap akan datang ke rumah Darsono, walaupun hingga kini waktunya belum bisa ditentukan,” tandasnya. Hal senada juga diungkapkan Ketua Fraksi Partai Demokrat Rudi Fakhruriyanto, anggota FPD jauh-jauh hari sudah dibekali keperdulian

social yang tinggi oleh para unsur pimpinan partai. Sehingga, saat mendengar penderitaan warga, langsung bergerak ingin membantunya atau minimal menengok, guna mengetahui dengan jelas. “Untuk itu, kami pun akan selalu menerapkannya sampai kapan pun juga,” paparnya. “Saya dan teman-teman fraksi tengah mencari waktu yang tepat agar tidak sampai berbenturan dengan jadwal kerja dewan.” (k1)

Komisi I. Menurut dia, mengganti pejabat Disdukcapil merupakan langkah paling tepat untuk memperbaiki dan menanggulangi permasalahan-permasalahan di lapangan. “Isu-isu miring seputar kinerja pejabat tersebut juga dijadikan dasar,” kata dia. Menurut dia, isu-isu tersebut, kalau terus dibiarkan tanpa ada tindakan dapat mengganggu profesionalitas dan citra baik Pemkab Tegal, yang sejauh ini tengah menerapkan reformasi birokrasi global. “Banyak faktor buruk lainnya yang melandasi keputusan ini.

Untuk itu, kami bakal menemui Bupati terkait keputusan bersama ini,” terang Rojikin. Menanggapi keputusan DPRD yang mendesak Kepala Disdukcapil bersama jajarannya diganti, Sekda Kabupaten Tegal Sriyanto HP kepada Radar Selasa (9/3) menyatakan, jika keputusan tersebut untuk kepentingan masyarakat banyak, unsur pimpinan terkait kemungkinan akan menyetujui. “ Itu terserah pada pimpinan. Tapi kalau itu dianggap baik untuk kepentingan umat, kemungkinan besar dalam waktu dekat akan terealisasikan,” katanya. (k1)

Radar Tegal 10 Maret 2010  

Radar Tegal 10 Maret 2010