Issuu on Google+


Daftar Isi - Content Latar Belakang - Background ........................................................................ 02 Member Internasional - International Member ............................................. 02 London School Center for Autism Awareness (LSCAA) ................................ 03 Pelatihan dan Penelitian - Training & Research ............................................ 03 Autism & Friends .......................................................................................... 04 London School Beyond Academy (LSBA) ...................................................... 04 Kelas Ekstrakurikuler - Extracurricular Class .............................................. 05 Lembaga Pelatihan Ketrampilan - Vocational Education ............................... 06 Durasi - Duration ........................................................................................... 07 Jadwal Belajar - Schedule ............................................................................. 07 Hasil Pembelajaran - Output ......................................................................... 07 Mata Pelajaran Umum - General Subject ...................................................... 07 Mata Pelajaran Inti - Core Subject ................................................................. 08 Fasilitas - Facility .......................................................................................... 09 Persyaratan - Requirements ......................................................................... 10 Proses Penerimaan Siswa - Student’s Acceptance Process ........................... 10 Pengajar LSBA - LSBA Lecturer .................................................................... 11


Latar Belakang / Background Salah satu karakteristik dari individu dengan gangguan spektrum autisme adalah memiliki kesulitan untuk berkomunikasi. Baik penyampaian pesan secara verbal maupun non-verbal. STIKOM LSPR sebagai sekolah komunikasi terdepan di Indonesia merasa terpanggil untuk menyumbangkan tenaga dan pikiran guna membantu menangani persoalan ini. Sejak tahun 2008, LSPR telah menggalang kampanye berkelanjutan dalam menggugah kesadaran masyarakat terhadap autisme melalui program “LSPR Cares for Autism”. Bentuk kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini kemudian secara formal dilembagakan menjadi Divisi London School Center for Autism Awareness (LSCAA) yang membuka layanan konsultasi dan pelatihan secara berkala. Selain itu berbagai riset juga telah banyak dilakukan untuk memahami dan menjelaskan bagaimana autisme dari sudut ilmu komunikasi. Hasil-hasil riset penelitian tersebut kemudian disarikan oleh LSPR Research Center dalam jurnal khusus, Communicare. Dan sebagai lembaga pendidikan, LSPR tidak berhenti hanya pada membangun kepedulian masyarakat terhadap anak berkebutuhan khusus. LSPR kini mendirikan lembaga pendidikan London School Beyond Academy (LSBA) sebagai pengembangan dari LSCAA. Lembaga ini dibentuk dengan semangat memberikan harapan baru kepada putra dan putri berkebutuhan khusus dengan mengali potensi mereka dan memberikan bekal agar kelak dapat berkarya di tengah-tengah masyarakat. One of the main characteristics of people living with Autism is the difficulty communicating, both in verbal and non-verbal. As an education institution in Communication, London School of Public Relations – Jakarta feels that it needs to show its care on Autism. Since 2008, LSPR has continued a campaign to raise public awareness through its program “LSPR Cares for Autism.” Activities were organized for the community, then, later formally institutionalized into a division called London School Center for Autism Awareness (LSCAA), which opened a consulting service and training office at regular intervals. In addition, a variety of researches were made to explain and understand autism from the angle of communication science. The results are compiled by LSPR Research Center in specialized journals, “ Communicare “. And as educational institution, LSPR is not just commited to build awareness about children with special needs but also established its own special educational institution called London School Beyond Academy (LSBA) as a development of the LSCAA. This institution was created in the spirit of giving new hope to the children with special needs to harness their potential and to be able to work with community.

International Member of : Autism Association (Singapore)

Autism Resource Centre (Singapore)

Autism Research Institute (ARI) San Diego (USA)

Global Autism Collaboration

02


London School Center for Autism Awareness Program yang sudah dilaksanakan - The program conducts : I. Pelatihan & Penelitian - Training & Research 1. Pendidikan untuk Guru Sekolah Dasar - Education for Elementary Teacher a. Teachers’ Training Pelatihan ini mengajarkan bagaimana menghandle anak berkebutuhan khusus khususnya siswa/I autis di sekolah. Hal ini untuk membantu guru untuk mengerti mereka dan membantu orang tua untuk menghadapi anaknya. This training teaches how to handle children with special needs especially autistic students in school. It also helps teachers to understand them and help parents to conquer difficulties in dealing with their child. b. Pemutaran Film - Movie Screening LSCAA berkolaborasi dengan mahasiswa/I LSPR membuat film pendek berdurasi 30 menit tentang anak berkebutuhan khusus.. Film ini diadopsi dari buku “ Saudaraku Berbeda” karya Dokter Sung Ming dari Singapura dan ditulis kembali oleh Bapak Arswendo Atmowiloto dalam bahasa Indonesia. Film ini merupakan salah satu media untuk mengedukasi siswa/I yang ada di sekolah baik dari tingkat dasar sampai tingkat menengah keatas agar mengerti tentang autism.

LSCAA, in collaboration with LSPR students made a 30-minutes short film about children with special needs, adopted from the book “ My Brother is Different” by Doctor Sung Ming from Singapore and rewritten by Mr. Arswendo Atmowiloto in Bahasa Indonesia. This film is one of the mediums to educate elementary and high school students to understand Autism.

Hari Bermain - Play Day Hari Bermain adalah salah satu kegiatan yang dibuat agar anak – anak dapat saling berinteraksi dan dapat bermain bersama. Tempat yang dipilih pun tempat yang edukatif sehingga anak – anak tetap dapat bermain sambil belajar. Beberapa tempat yang pernah kami datangi adalah : Play Day is an activity made for kids with special needs to interact and play around. The chosen place is fun but educative. We have been to few places like:

03

Kidzania

Seaworld

Museum Batik


2. Pelatihan Perusahaan - Company Training Tujuan dari pelatihan untuk perusahaan ini adalah mengedukasi perusahaan dalam menghadapi keluarga yang memiliki anak berkebutuhan khusus. Harapannya melalui pelatihan ini dapat membantu keluarga merasa nyaman dengan fasilitas di perusahaan pada saat melakukan aktifitas bersama anak-anak mereka. The objective of company training is to educate the companies on how to deal with families who have children with special needs. Hopefully through this training, it can help those families to feel comfortable during activities with their children while within the facilities of these companies.

Project Penelitian - Project Research A. Jurnal Communicare B. Thesis

Parents & Siblings Group Discussion Parents & Siblings Group Discussion adalah kegiatan yang ditujukan untuk orang tua dan saudara Anak Berkebutuhan Khusus dimana mereka dapat berdiskusi, berbagi pengalaman dan berbagi ilmu mengenai perkembangan dunia autism. Parents & Siblings Group Discussion is an activity for parents and siblings with special needs children where they can discuss, share experiences and knowledge about Autism.

II. Autism & Friends

Autism Awareness Festival Autism Awareness Festival adalah sebuah kegiatan yang dibuat setiap tahun dalam rangka memperingati Hari Autism Sedunia. Autism Awareness Festival is an Annual Event to commemorate World Autism Day.

04


London School Beyond Academy London School Beyond Academy (LSBA) adalah pengembangan dari visi London School Center for Autism Awareness (LSCAA) yang hadir memberikan semangat dan harapan baru kepada orang tua yang memiliki putra & putri berkebutuhan khusus. Selain itu LSBA diharapkan dapat menggali potensi anak berkebutuhan khusus dan terus menggalang kesadaran masyarakat akan keberadaan anak berkebutuhan khusus serta dapat memberikan bekal ketrampilan bagi putra & putri dengan kebutuhan khusus agar dapat berkarya di kemudian hari. Kami juga sudah mempunyai kerjasama dengan Akademi Terapi Wicara (ATW), Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Universitas Atmajaya untuk bertukar pengetahuan dan pengalaman tentang autism. London School Beyond Academy (LSBA) is the development of the vision of London School Center for Autism Awareness (LSCAA) which represents the spirit and new hope to parents who have children with special needs. In addition, LSBA continues to raise awareness by showing potentials of special needs children and provide the skills to be able to work in the future. We also have partnerships with Akademi Terapi Wicara (ATW), Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Universitas Atmajaya to exchange knowledge and experiences about autism.

05


Program LSBA terbagi menjadi 2 yaitu - LSBA divided into 2 programs : 1. Kelas Extrakurikuler / Extracurricular Class Kelas extrakurikuler ini ditujukan untuk mendukung ketrampilan putra/I yang disesuaikan dengan kemampuan masing – masing.

Extracurricular class is intended to develop their skills. a. Graphic Design Class Kelas Design Grafis didukung oleh media komputer. Diharapkan dengan belajar design grafis dapat meningkatkan ketrampilan dan kreatifitas anak berkebutuhan khusus. Special needs students will learn graphic design that improves their skills and creativity. b. Piano Kelas piano diharapkan dapat membantu menstabilkan emosi, meningkatkan konsentrasi dan menjadikan salah satu terapi bagi anak – anak berkebutuhan khusus. Piano Class helps to stabilize emotions, increase concentration and serve as a therapy for special needs children. c. Gitar Kelas gitar membutuhkan kelenturan jari jemari dalam memetik dawai gitar dan akan meningkatkan konsentrasi. Guitar class helps flexibility by plucking stringed guitar and will increase concentration. d. Drum Kelas drum diharapkan dapat meningkatkan konsentrasi juga akan menyalurkan energi dan emosi yang berlebihan bagi anak – anak berkebutuhan khusus. Drum Class also helps to increase concentrations, transmits energy and emotion from special needs children. e. Yoga Kelas yoga membantu meningkatkan kestabilan emosi, ketenangan, memiliki kelenturan tubuh dan juga meningkatkan konsentrasi. Yoga Class helps improve emotional stability, tranquilty, body flexibility and concentration. 06


2. Lembaga Pendidikan Ketrampilan - Vocational Education Adalah lembaga pendidikan ketrampilan yang dibentuk untuk ABK telah berhasil lulus SMA dan tetap ingin melanjutkan pendidikan. Is an educational institution formed to acquire skills for citizens who successfully passed high school and still like to carry on studying. Program yang ditawarkan - Offered Programme : 1.

07

2.


Durasi - Duration : 6 semester. Dibagi menjadi 2 semester untuk setiap periode belajar. 6 semesters. Divided into two semesters to any period of study. Jadwal Belajar - Schedule : Hari - Day Senin – Jumat Monday - Friday

Jam - Time Sesi I / Session I : 09.00 – 10.30 Sesi II / Session II : 11.00 – 12.30

*Hari dan jam sudah ditentukan oleh pihak LSBA - Days and hours are determined by the LSBA

Hasil Belajar - Output : 1. Graphic Design : Siswa mampu menghasilkan karya yang selaras dengan tata letak, warna, gambar dan pemilihan huruf sehingga memiliki skill dalam menciptakan suatu karya. Students are able to produce work that is aligned with the layout, colors, pictures and selection of the letters in creating artworks. 2. Multimedia : Siswa mampu menghasilkan karya animasi, games, editing film maupun foto yang berbasis komputer. Students are able to produce animated works, games, movie editing and photos by using computers. 3. Performing Arts : Siswa mampu menghasilkan tata panggung yang dapat mendukung seni pertunjukan baik dari tata letak, tata cahaya, tata suara dan edit photo. Students are able to produce a stage that can support perfoming arts for its layout, lighting, sounds and photo editing requirements.

General subjects : - Bahasa Inggris - English for Communication - Agama - Religion - Pengembangan kepribadian - Self Development - Kemampuan Interpersonal - Interpersonal skills

08


Core Subjects : 1. Graphic Design • • • • • • • • • • • • •

Komposisi Warna Komputer Desain Menggambar Tipografi Pengantar Desain Grafis Tata Letak Presentasi Multimedia Tekhnik Cetak 2D Aplikasi Desain web Fotografi Audio Visual (Video) Video Editing Animasi 2D

2. Multimedia • • • • • • • • • • • • • • •

Fotografi Ilustrasi Desktop Publishing Foto Editing Pemprograman Presentasi Multimedia Tipografi Dasar-dasar animasi 2D Dasar – dasar animasi 3D Games Desain Audio Visual Web Desain Post Production Editing Video Editing Video Shooting

3. Performing Arts* • • • • • • • • • • • • • •

Komposisi Warna Basic Photoshop Editing Music Fotografi Ilustrasi Pengenalan tata panggung Presentasi multimedia Tata lampu Sound System Design Panggung 3D Desain Kostum Desain Aksesoris pertunjukan Audio Visual (Video) Desktop Publishing

* Soon to offer.

09


Fasilitas - Facilities : 1. Ruang kelas - Classrooms Ruang kelas akan berada di gedung LSBA dan masing-masing kelas akan dilengkapi dengan fasilitas multimedia dan full AC. Untuk kenyamanan dalam proses belajar mengajar maka jumlah siswa hanya 8 orang per kelas. Setiap pengajar akan dibantu oleh 1 asisten. Classrooms are inside the LSBA building and each class is utilized with multimedia equipments, air conditioning for comfort in teaching and learning process. The number of students is only 8 persons per class. Each teacher is assisted by one associate. 2. Lab. Komputer - Lab Computer Setiap kampus LSPR difasilitasi dengan satu lab. Computer guna menunjang kegiatan belajar mengajar. Each campus in LSPR is equipped with one computer lab to support teaching and learning activities. 3. Lab. Editing Siswa/I dapat menggunakan fasilitas lab. editing untuk belajar bagaimana mengedit sebuah rekaman dari video recorder menjadi sebuah film. Lab editing didukung oleh program video editor yang banyak digunakan oleh orang pada umumnya. Students can use the on-site editing lab to learn how to edit a recording from video camera into a movie. Editing lab is powered by a video editor program that is widely used in the industry. 4. Studio Musik - Music Studio Di studio music, siswa/I dapat menggunakan alat – alat music seperti : keyboard, drum, gitar, selain itu siswa/I juga dapat belajar bagaimana mengedit musik di ruang editing. In music studio, the students can use music instruments such as keyboards, drums, guitar and to learn how to edit music as well. 5. Studio TV dan Fotografi - TV Studio Siswa/I dapat mempelajari secara langsung tentang penggunaan kamera dan pencahayaan Students can learn how to use video cameras, proper sound adjustments and lighting for a TV programme. 6. Psikolog Internal - Internal Psychology LSBA menyediakan psikolog internal yang nantinya dapat digunakan bagi orang tua yang mau konseling. LSBA provides internal psychologist and who can also attend to parents who want counseling.

10


Persyaratan - Requirements : 1. Lulus SMA baik umum, inklusi maupun khusus, home schooling Students who graduated from high school inclusion or home schooling. 2. Mempunyai surat rekomemdasi dari sekolah asal mengenai kemandirian, perilaku, interaksi, komunikasi dan kemampuan akademik. A recommendation letter from the school concerning independence, behavior, interaction, communication and academic skills. 3. IQ minimal 70 A minimum IQ of 70 4. Mempunyai surat rekomendasi kesehatan dari dokter dan psikolog. Secured medical record and/or recommendations from a doctor and psikolog

Proses Penerimaan Mahasiswa - Student’s Acceptance Process

Pengumpulan Dokumen Handed All Documents

11

Interview dengan Psikolog Interview with Psychologist

Diterima Accepted


Pengajar LSBA - Lecturers London School Beyond Academy (LSBA) akan didukung oleh para pengajar baik dari London School of Public Relations maupun Lembaga Pendidikan Tinggi lainnya. Pengalaman mengajar dibidangnya menjadi prioritas pemilihan pengajar di LSBA agar para siswa dapat belajar & berkembang dengan maksimal. London School Beyond Academy (LSBA) will support by Lecturers from London School of Public Relations and another institute. Their experiences in education field being priority. 12


1. Mr. Dr. J.A. Wempi, M.Si Beliau lulus dari Universitas Trisakti dengan mengambil juruan Design Produk dan mengambil gelar master komunikasi di LSPR Jakarta. Pada tahun 2013, beliau lulus dari Universitas Sahid untuk program doktoral. Saat ini, beliau menjadi dosen tetap di LSPR Jakarta. He Graduated from Trisakti University majoring Product Design and having his master degree in communication from LSPR - Jakarta and in 2012 he graduated from his doctoral study in Sahid University. He is now a fulltime lecturer in LSPR - Jakarta.

2. Mr. Delrino Kamaroedin Tahun 1991 – 1992, Beliau mengambil pelatihan fotografi di Houston – Texas , Amerika Serikat. Beliau juga pernah bekerja di Caltex Pacific Indonesia (Perusahaan Minyak), Majalah Tiras, Tabloid Kronika & Power, Grup Popular, Majalah Pria Emporium, Majalah OB (Golf), Majalah Hongsui, Majalah Maestro dan Majalah Design Indonesia. Saat ini beliau bekerja sebagai dosen part time di LSPR Jakarta. In 1991 - 1992 he took a photography course at Houston - Texas (USA). He was working at Caltex Pacific Indonesia (Oil Company), Tiras Magazine, Kronika & Power Tabloid, Popular Group, Male Emporium Magazine, OB Magazine (golf), Hongsui Magazine, Maestro Magazine and Indonesia Design Magazine. He is now working as a part time lecturer in LSPR – Jakarta.

3. Ms. Veronika Trimardhany Soepomo, M.Si,Psikolog Beliau lulus dari fakultas Psikologi Universitas Indonesia baik untuk program sarjana maupun untuk program master. Saat ini, beliau sedang melanjutkan pendidikannya untuk program doktroal di Universitas Persada Indonesia Yayasan Administrasi Indonesia (UPI YAI). Saat ini beliau bekerja sebagai dosen tetap di LSPR Jakarta dan juga menjadi trainer untuk anak – anak dan remaja. She Graduated from University of Indonesia both of her bachelor and master degree in Psychology. Currently, she is continuing her education path by taking PHD Degree at Universitas Persada Indonesia Yayasan Administrasi Indonesia (UPI YAI). She works as a lecturer at LSPR Jakarta and also a trainer for children and adults.

4. Mr. Arif Handoko, ST.MT Beliau lulus dari Universitas Trisakti untuk program sarjana dan dari Institut Teknik Bandung untuk program master di bidang tekhnik. Beliau pernah mengikuti kursus dan pelatihan di bidang design grafis & multimedia. Saat ini bekerja dosen dan menjadi kepala divisi multimedia di STDI. Beliau juga pernah menjadi dosen di STTI – Tech, Bunda Mulia, LPKT Gramedia dan Binus Center. He graduated both of his bachelors and masters degree in different place joined a course in graphic design & multimedia. Currently he works as a lecturer and also the head of Design Multimedia at STDI. He also became a lecturer at STTI – Technology, Bunda Mulia, LPKT Gramedia and Binus Center.

5. Mr. Faldin Nur Ichwan , S. Sn Beliau Lulus dari Institut Kesenian Jakarta di bidang Design Grafis. Beliau pernah pernah bekerja sebagai property master di Trans TV. Saat ini bekerja sebagai dosen dan graphic designer di LSPR Jakarta. He Graduated from Institut Kesenian Jakarta for Bachelor’s Degree in Fine Arts. He worked as a property master at Trans TV before and currently become a graphic designer and lecturer at LSPR Jakarta.

13


6. Mr. Achmad Sultani, S. Si Beliau lulus dari LSPR Jakarta jurusan Advertising. Saat ini mengambil program master di LSPR Jakarta jurusan Marketing Communication. Beliau bekerja sebagai dosen di LSPR Jakarta dan Graphic Designer. He Graduated from LSPR Jakarta majoring Advertising. Now he is taking his master degree at LSPR jakarta major in Marketing Communication. He works as Lecturer and Graphic Designer at LSPR Jakarta. 7. Mr. Aditya Nugroho,S.Si, M.Ds Beliau lulus dari LSPR Jakarta jurusan advertising dan lulus program master dari Universitas Trisakti jurusan Design. Beliau pernah bekerja sebagai asisten produser di Imaginex Studio, Grafis Designer di SIM Communication, Co Founder dan photographer / videographer di Most Pictureworks. He Graduated from LSPR Jakarta major in advertising and his master degree at Trisakti University major in design. He worked as assistant production at Imaginex Studio, Graphic Designer at SIM Communication, Co Founder and photographer / videographer at most pictureworks. Now he is part time lecturer at LSPR Jakarta and a freelance art director. 8. Mr. Aris Suryahadi Yunanto, S.pd Beliau lulus dari Universitas Negeri Yogyakarta. Beliau pernah bekerja sebagai guru di SLB Š Wiyata Dharma (II) dan Pusat Rehabilitasi YAKKUM Yogyakarta. Selain itu beliau pernah bekerja sebagai marketing freelance dan programmer web di G Media Development. Beliau juga pernah bekerja di Link Production Studio. Saat ini beliau bekerja sebagai asisten pengajar dan pengajar di LSBA. He Graduated from Universitas Negeri Yogyakarta. He worked as teacher at SLB (C) Wiyata dharma (II) and Pusat Rehabilitasi YAKKUM Yogyakarta as well as, a freelance marketing and web design programmer at G Media Development. He also worked at Link Production Studio as freelance multimedia and recording and sound system engineering. Now, he is working as assistant Lecturer and Lecturer at LSBA.

Team LSBA Advisor Head of LSBA Academic Manager Deputy Office & Services Manager Deputy Relationship Manager Academic Coordinator Counselor

: Ibu Prita Kemal Gani, MBA, MCIPR, APR : Ms. Chrisdina Wempi, M. Si : Ms. Erni Adi Astuti, S.Pd : Mr. Job Aser Tomasoa,S.iKom : Ms. Bernida N. Goin , M.Si : Ms. Anies Alwi : Ms. Veronika Trimardhani,M.Si, Psikolog 14


Sudirman Park Office Complex - Rukan C16 Jl. K.H. Mas Mansyur Kav.35 Jakarta Pusat, 10220 Telp : Fax : Hotline :

(021) 29338944 (021) 29338943 081511300225

London School Center for Autism Awareness @LSCAA17 @LSBA1992 2939E58


London School Beyond Academy