Issuu on Google+

HUKUM : SETELAH MENUNGGU LIMA TAHUN

GLEN GLENARDI : BERAWAL DARI SALAH SAMBUNG

SISIPAN

CANTIK ITU INVESTASI

®

7-13 JANUARI 2013 MAJALA

19 » TAHUN II RP 20.000


Mailbox majalah ekonomi dan bisnis

http://www.inilah.com/ireview n

inilahREVIEW

inilah group : n portal news: www.inilah.com portal news : www.inilahjabar.com n Surat kabar : inilah koran n portal news : www.jakartapress.com

pendiri: Muchlis Hasyim Pemimpin Umum/Pemimpin Redaksi: andi suruji wakil Pemimpin Redaksi: Bambang Aji setiady

hukum : Setelah menunggu lima tahun

glen glenardi : Berawal dari Salah SamBung

Redaktur Eksekutif: Tri Juli Sukaryana,

sisipan

CanTik iTu invesTasi

ÂŽ

7-13 Januari 2013 MaJaLa

19 Âť Tahun ii rP 20.000

Cover: apenk

Indonesia Kekurangan Dokter akhir pekan lalu ada sebuah berita menarik yang dilangsir sebuah portal berita. Dalam sebuah acara, Wakil Presiden Boediono mengatakan, Indonesia kekurangan 12.000 dokter spesialis mata. Baru-baru ini Ketua Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam mengungkapkan, Indonesia kekurangan 20.000 dokter spesialis penyakit dalam. Menurut Kartono Mohamad, Mantan Ketua PB IDI retorika semacam ini bukan hal baru. Sejak 30 tahun yang lalu, setiap organisasi perhimpunan dokter spesialis mengadakan kongres. Dalam kongres itu diungkapkan betapa jumlah dokter spesialis dalam bidang mereka masih sangat kurang. Namun, sehabis kongres tak tampak rencana atau usul mereka secara konkret menyelesaikan soal itu. Lulusan dokter baru , menurut saya, tidak bisa diharapkan. Dari jumlah fakultas kedokteran negeri dan swasta yang sekarang mencapai 74 fakultas. Secara keseluruhan setiap tahun dihasilkan lebih dari 2.000 dokter baru. Namun, pertambahan penduduk yang perlu dilayani juga besar dan kesadaran mencari pertolongan medis modern juga meningkat. Maka, kebutuhan akan dokter juga semakin terasa akut. Melihat fakta itu bisa dibayangkan bagaimana kualitas kesehatan penduduk negeri ini. Boleh jadi berita yang mengabarkan banyak warga miskin ketika sakit terlantar di rumah sakit terjadi bukan hanya lantaran karena mereka miskin. Namun juga karena tidak ada tenaga dokter yang menanganinya.

4

Begitulah gambaran pelayanan kesehatan di negara yang pertumbuhan ekonominya kedua terbesar di dunia. Bila melihat anggaran kesehatan dalam APBN 2013 lebih parah menyedihkan lagi. DALAM UU Nomor 6 Tahun 2009 Tentang Kesehatan, APBN harus mengalokasikan anggaran kesehatan 5% di luar gaji pegawai. Namun, anggaran Kesehatan yang diajukan untuk APBN 2013 hanya 31,2 triliun (2,07%) dari rencana total APBN 2013 senilai 1.507 triliun. Melihat anggaran kesehatn yang jauh dari kata ideal jangan berharap kulitas SDM Indonesia dapat bersaing dengan SDM dari negara-negara lain.

Redaktur: Derek Manangka, Sigas, Setiyadi, Iwan purwantono, kukuh bhimo nugroho, reporter: Mahbub Junaidi, Vinsensius Segu redaktur foto: dahlan rebo pahing Fotografer: wirasatria, asep rochyadi REDAKTUR DESAIN: erbhayu prananta Desain & layout: yayan taryana, Ramawijaya, ade moh sofyan RiSET: Mahario, tri handika, Aditya b sekretaris redaksi: dwiyacita listosari

unit usaha pjs pemimpin perusahaan: fahmi alamsyah general manager: Sjarifuddin Manager keuangan: fahmi alamsyah manager iklan: alvin alverdian account executive: selvi (avi), AIDA iryani sirkulasi: herry chatib

Hartono Mulyana Depok, Jawa Barat

tata usaha: nonon primayani putri, penasehat hukum: lucas sh & partners alamat redaksi dan usaha: jl. sungai sambas

Benarkah Ada Rumah Murah Seharga Rp 25 juta?

vi/12, kebayoran baru-jakarta selatan 12130, tel 021 72787313, 72787316, fax. 021 7210976

baru-baru ini Kementerian Perumahan Rakyat menyatakan program rumah murah Rp 25 juta yang digagas beberapa tahun lalu masih berjalan terus. Tahun ini, pembangunan rumah murah untuk masyarakat berpenghasilan rendah tersebut ditargetkan akan mencapai 15.000 unit. Kabar itu seperti diketahui disampaikan langsung oleh Menteri Perumahan Rakyat Djan Faridz. Menurutnya saat ini pembangunan rumah murah sedang berjalan di Nusa Tenggara Timur (NTT). Pembangunan rumah murah tersebut telah dilakukan sejak tahun lalu dan diteruskan di tahun ini hingga mencapai 10 ribu unit. Namun Djan tidak menyebutkan pasti berapa rumah murah yang sudah dibangun tahun lalu. Kemudian tahun ini akan direncanakan juga pembangunan rumah murah di kawasan Waduk Jatigede sebanyak 800 unit. Saya ragu pemerintah dapat membangun rumah seharga Rp 25 juta. Bila dibandingkan dengan harga tanah dan material, harga jual rumah semurah itu mustahil bisa terwujud. Jika pun itu berhasil lalu siapa yang akan menempati rumah murah yang dibangun di NTT itu? Program rumah murah ini benar-benar meragukan.

Rum Aernahati Kemayoran, Jakarta Pusat

latihono sujantyo Redaktur senior: budi kusumah

penerbit: pt media berita indonesia Distribusi: Three mandiri (3M)

SuratMingguini Sampai Kapan TDL Naik Terus tahun ini pemerintah telah menetapkan penaikan tarif dasar listrik (TDL) sebesar 15%. Sebenarnya kebijakan ini bukan baru. Dalam sejarahnya tarif setrum di negeri memang selalu naik dan jarang atau bahkan tidak pernah turun. Menurut saya ini terjadi karena teknologi pembangkit listrik di negeri sudah ketinggalan zaman. Masih saja menggunakan sumber pembangkit yang berharga mahal seperti minyak ataupun batu bara. Padahal negara lain banyak yang sudah meninggalkan pembangkit listrik batu bara maupun minyak. Mereka sudah menggunakan gas ataupun nuklir. Bila Indonesia masih saja membangkitkan listirk dengan sumber energi yang mahal maka sampai kapan pun, kenaikan listrik akan terus terjadi. Dan itu artinya daya saing produk Indonesia akan selalu kalah dengan negara lain. Menut saya sudah saatnya Indonesia memikirkan untuk membangkitkan listrik dengan tenaga nuklir atau gas.

Ratih Handayani Pamulang, Tanggerang Selatan

inilahREVIEW 19 Tahun II | 7-13 Desember 2012


CONTENTREVIEW LaporanUtama Setelah Menpora, 3 Menteri terancam

April mendatang menjadi bulan penentuan bagi menteri untuk bisa bertahan atau tidak di Kabinet Indonesia Bersatu II. Bila kinerjanya buruk karena sibuk berpolitik, bukan tak mungkin mereka akan dicopot.

50 | profil Glen Glenardi Berawal Dari Salah Sambung Sebuah kebetulan telah mengantarkan Glen menjadi seorang bankir. Sebelum pensiun, ia ingin membawa Bukopin masuk kelompok 10 bank terkaya di tanah air.

4 | MailBox 8 | Editorial Omong Doang 44 | Internasional Masih Ada Hantu Fiskal 52 | Hukum Setelah Menunggu Lima Tahun 56 | Keuangan dan Perbankan Agar Investor Tak Was-was 60 | Pasar Modal Ini Belum Jadi Sinyal Positif 66 | Kolom Jangan Berisik Ah‌!

31 | sisipan Cantik Itu Investasi Tampil cantik adalah kebutuhan di Korsel. Jadilah booming bisnis wajah artifisial marak di negeri ginseng.

38 | Figur Taylor Swift Terdermawan dan

16 | nasional Gamang Pemerintah Urus BBM Pemerintah tak akan menaikkan harga BBM bersubsidi. Padahal anggaran subsidi Rp 193,8 triliun hampir pasti tidak mencukupi. 22 | Bisnis Sepekan l Antara Mimpi dan Kenyataan l Lahan Menciut, Impor Melambung l Akhirnya, RNI Pesta Besar

24 | bisnis Mengerem Laju Impor Ponsel Pemerintah berusaha mengerem impor produk ponsel dan komputer. Namun, belum tentu investor bersedia buka pabrik di sini.

40 | Profesi Kurator, Profesi Menggiurkan Banyaknya orang yang terjun ke profesi kurator lantaran fee yang diterima sangat menggiurkan. Tak heran, kalau saat ini jumlah kurator di Indonesia ada sekitar 500.

Termahal 2012

Usianya baru menginjak 23 tahun pada 13 Desember lalu. Namun dalam urusan berderma di sepanjang 2012, tak ada selebriti yang mampu menandinginya. Taylor Swift, penyanyi dan penulis lagu country asal Paman Sam ini, dengan kekayaan mencapai US$ 165 juta (Rp 1,6 triliun), ternyata rajin mendonasikan uangnya untuk kegiatan amal.


FOTO agung

V V

Politikus PKS: Sikap Hatta Rajasa Luar Biasa

FOTO ardhy f

V V

Istana tak Terima SBY Disebut Tiru Jokowi juru bicara Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tak terima disebut meniru cara Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) dalam mengunjungi rakyatnya dan memantau langsung kinerja aparatur pemerintahan. “Oh tidak, pertama presiden tidak mengejar publisitas karena tidak sedang bersaing dengan siapapun di 2014, justru dia sedang menjauhi itu,” ujar Staf Khusus Presiden bidang Politik Daniel Sparingga, di Desa Tanjung Pasir, Banten, Jumat (4/1/2012). n

FOTO riset

V V

Shio Monyet, Harus Menahan Diri dalam memprediksi nasib orang bershio monyet, pendapat para pakar terbelah. Ada yang memasukkan ke dalam kelompok tidak beruntung alias ciong. Ada juga yang menempatkannya di posisi tengah. Namun para pakar tersebut sepakat, orang-orang yang lahir di tahun 1944, 1956, 1968, dan seterusnya, mesti ekstra waspada. Rezeki yang diperoleh cukup lancar. Tapi kalau tidak dikelola dengan baik akan membuat warga monyet tetap kekurangan. n

Koran Prancis Nekat Terbitkan Kartun Nabi Muhammad

FOTO riset

V V 6

MENKO Perekonomian Hatta Rajasa yang patuh terhadap hukum terkait kasus yang menimpa putranya, Rasyid Amrullah Rajasa (22), dinilai sebagai keteladanan seorang pejabat yang kini susah ditemui. “Kemauannya untuk patuh mengikuti proses yang berlaku haruslah saya apresiasi, ini memberikan keteladanan buat kita semua,” ujar politikus PKS Aboebakar Alhabsy dalam keterangan resminya, Rabu (2/1/2013). n

Seorang pejabat senior Turki pada Senin kemarin mengutuk rencana koran Prancis meluncurkan biografi komik Nabi Muhammad SAW sebagai provokasi, tulis AFP Senin (31/12/2012). Reaksi Ibrahim Kalin, seorang pembantu dekat PM Turki Recep Tayyip Erdogan, muncul sehari setelah mingguan Charlie Hebdo mengumumkan rencana peluncuran komik biografi Nabi Muhammad pada Rabu (1/1/13) yang didukung riset serta katanya mendidik. n

inilahREVIEW 19 Tahun II | 7-13 Desember 2012


editorial http://www.inilah.com/ireview Email kami: ireview.redaksi@gmail.com Kirim surat: inilahreview, Jl. Sambas VI No.12 Kebayoran Baru,Jakarta 12130

p

Omong Doang

enyelundup dan pencuri bahan bakar minyak di negeri ini, benar-benar hebat. Mereka merupakan kumpulan orang-orang yang lihai dan gesit, sehingga tak mudah ditang­kap. Buktinya, sudah berpuluh tahun para penjahat itu malang melintang menyedot BBM milik pemerintah, namun kita nyaris tak pernah mendengar mereka tertangkap. Padahal, untuk menggulung komplotan ini, pemerintah—konon—sudah bekerja sama dengan aparat Kepolisian dan TNI. “Mohon pengertian masyarakat karena sulit menangkap penyelundup,” begitu kata Menteri ESDM Jero Wacik, ketika bertemu wartawan di akhir tahun lalu. Bayangkan, kendati sudah melibatkan polisi dan tentara, para pencuri itu tetap berjaya. Dan itu berlangsung dalam waktu yang cukup panjang. Jauh sebelum Susilo Bambang Yudhoyono menjadi Menteri Pertambangan dan Energi pada 1999. Lantas kenapa penyelundupan yang merugikan negara hingga triliunan rupiah itu tidak pernah bisa digulung tuntas? Entahlah. Pertanyaan ini, hanya bisa dijawab oleh para petinggi negeri dan aparat keamanan. Sebab, benar-benar aneh jika kriminalitas yang melibatkan ratusan ribu kiloliter minyak itu tidak bisa dimusnah­ kan. Makanya, wajar bila ada yang menilai, ‘abadinya’ pencurian ini tak lepas dari campur tangan kekuasaan. Namun terlepas dari kehebatan para pencuri, tahun ini pemerintah memang sedang dilanda keraguan yang begitu kental. Di satu sisi, ada keyakinan konsumsi premium bakal meningkat signifikan hingga 48 juta kiloliter. Namun di sisi lain, ada keinginan untuk menekan subsidi serendah mungkin. Maka, jadilah kuota BBM bersubsidi tahun ini dipatok pada angka yang ‘aneh’ yakni 46,01 juta kiloliter atau hanya 800 ribu kiloliter lebih tinggi dari kuota tahun lalu. Tidak jelas benar, dari mana angka kuota ini didapat. Tapi banyak yang menduga kuota tidak lagi ditentukan oleh prosedur penghitungan yang benar. Walaupun BBM itu berkaitan langsung dengan roda ekonomi, kuotanya ditentukan oleh kekuatan politik. “Sudahlah, angka itu tak perlu dipersoalkan. Toh kalau kelak jebol seperti tahun lalu, itu gampang, tinggal direvisi saja APBN-nya,” kata seorang pejabat di Kementerian ESDM dengan enteng. Betul, merevisi anggaran pendapatan

8

dan belanja negara, kelihatannya sudah menjadi tradisi buat pemerintah. Tahun lalu saja, kuota BBM bersubsidi direvisi sampai dua kali. Ini menunjukkan bahwa penetapan kuota benar-benar dilakukan asal-asalan. Akibatnya, seperti yang dirasakan pemerintah saat ini, ada keraguan bahwa kuota yang ditetapkan akan mencukupi alias bakal jebol lagi. Ini pun sebenarnya bukan hal yang baru. Sebab, perasaan yang sama pernah dirasakan Jero Wacik di awal 2012. Ketika itu, sang Menteri ESDM menyatakan pesimistis kuota yang disepakati DPR RI (37,5 juta kiloliter) akan mencukupi. Alasannya pertambahan jumlah kendaraan bermotor meningkat dengan pesat. Dan memang, di kemudian hari ramalan itu terbukti. Hanya saja, satu hal yang masih diingat publik, waktu itu Jero juga menyatakan pemerintah akan segera menggalakkan pemakaian bahan bakar gas (BBG) untuk kendaraan bermotor. Jero menargetkan, pada 2014, seluruh mobil sudah dilengkapi dengan converter kit. Sehingga, subsidi BBM bisa dihemat. Atau, minimal, tidak melampui angka yang sudah dianggarkan. Sungguh ini merupakan sebuah rencana yang mulia. Tapi sayang, rencana itu tak lebih dari sekadar lips service alias asal bunyi. Buktinya, coba saja hitung, setelah setahun berlalu, berapa banyak SPBG (stasiun pengisian bahan bakar gas) yang sudah didirikan. Dan berapa banyak mobil yang sudah dilengkapi dengan conventer kit. Tidak banyak, paling hanya berjumlah puluhan saja. Jadi tidak seperti di Pakistan, Argentina, Brasil, Iran, dan China. Pemerintah di sana tidak omdo alias omong doang. Sekarang, di negara-negara itu telah berdiri ribuan SPBG yang dirintis sejak belasan tahun lalu. Jangan bicara soal panjangnya waktu. Ingat, di Indonesia juga soal pentingnya konversi BBM ke gas bagi kendaraan bemotor sudah dirancang sejak tahun 90-an. Jadi? Ya, nampaknya, tahun ini kuota BBM bersubsidi akan jebol lagi. Sebab, ya itu tadi, rencana konversi ke gas—dengan berbagai alasan yang tak pernah berusaha dipecahkan—akan tetap jalan di tempat. Sementara, demi menjaga popularitas, pemerintah tetap tak punya nyali untuk menaikkan harga premium. Sungguh, kali ini penghambatnya semata-mata hanya pada kecilnya keberanian. Sebab, tidak seperti tahun lalu, di tahun ular ini, sesuai dengan undang-undang, pemerintah punya hak untuk menaikkan harga BBM bersubsidi. n

inilahREVIEW 19 Tahun II | 7-13 Januari 2013


TEKS Latihono Sujantyo, Iwan Purwantono, Mahbub Junaidi, Emanuel Kure, dan Vinsensius Segu Foto Dahlan Rebo pahing, Wirasatria, Agus Priatna, riset ilustrasi Apenk Infografis Yayan Taryana

inilahREVIEW 19 Tahun II | 7-13 Januari 2013

9


P

residen Susilo Bambang Yudhoyo (SBY) akhirnya menepis isu kesimpangsiuran soal reshuffle (perombakan) Kabinet Indonesia Bersatu II. Di sela-sela kunjungan mendadak di dermaga nelayan Tanjung Pasir, Kabupaten Tangerang, Banten, Jumat pekan lalu, SBY memastikan bahwa di awal tahun ini dirinya tidak berencana melakukan reshuffle kabinet. Tapi, “Saya tidak menjamin sampai 2014,” katanya. Ingat, di awal tahun ini. Artinya, pada bulan Januari ini SBY memang tidak akan melakukan reshuffle kabinet. Bisa jadi, reshuffle kabinet dilakukan di bulan-bulan berikutnya. Yang jelas, pada bulan April mendatang Unit Kerja Presiden bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan (UKP4) dan Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) kembali membeberkan rapor kinerja pemerintahan selama tiga bulan. Karena itu, SBY mengingatkan semua menteri bekerja maksimal. “Harapan saya semua bekerja dengan penuh,” katanya. SBY tampaknya masih memberi kesempatan tiga bulan kepada menteri yang kinerjanya masih minus agar segera memperbaiki. Kalau masih gagal? Bisa jadi, SBY akan mengganti menteri yang bersangkutan. “Capaian tiga bulan ini sangat menentukan bagi nanti apa yang menjadi pertimbangan presiden pada saatnya,” kata Juru Bicara Kepresidenan Julian Aldrin Pasha, Rabu pekan lalu. Jadi, tak begitu salah kalau isu reshuffle kabinet muncul. Memang, isu reshuffle berawal dari keputusan Andi Mallarangeng yang mundur sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga pada 7 Desember lalu. Mundurnya Andi dianggap sebagai momen tepat bagi SBY untuk mengganti beberapa menteri yang kinerjanya selama tahun 2012 lalu, tidak begitu baik. Asal tahu saja, menjelang akhir Desember lalu, UKP4 dan Wantimpres telah melaporkan hasil evaluasi kinerja pemerintahan selama tahun 2012 kepada SBY. Sayangnya, dalam sidang kabinet paripurna yang dihadiri semua menteri itu, SBY melarang Kepala UKP4 Kuntoro Mangkusubroto dan Ketua Wantimpres Emil Salim membeberkan kinerja kabinetnya. Namun, Kamis pekan lalu, Kuntoro mengungkapkan, secara keseluruhan kinerja kabinet lebih baik ketimbang tahun 2011. Hanya saja, katanya, ada menteri yang kinerjanya di bawah rata-rata.

April Penentuan Siapa saja menteri itu? Kuntoro tak bersedia mengungkapkan. Menteri Sekretaris Negara Sudi Silalahi yang dikonfirmasikan, hanya mengatakan, jumlahnya kurang dari sepuluh. “Secara umum baik,” ujar Sudi. Kurang dari sepuluh, artinya bisa 9, 8, 7, dan seterusnya ke bawah. Sumber InilahREVIEW di lingkaran Istana mengungkapkan, ada empat kementerian yang rapornya merah pada 2012 lalu. Rapor merah mengindikasikan penyerapan anggaran di kementerian tersebut rendah. Empat kementerian yang serapan anggaran terendah adalah Kementerian Energi dan Sumberdaya Mineral (ESDM), Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera), Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), dan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo). “Kalau kementerian yang lain, serapan anggarannya rata-rata

10

cukup baik,” kata sumber tanpa menjelaskan secara rinci serapan anggaran di keempat kementerian tersebut. Sumber juga mengatakan, SBY telah memberi catatan khusus terhadap empat kementerian tersebut. Namun, si sumber tak menjelaskan “catatan khusus” itu sebagai pertanda apa. Menurutnya, ada dua kemungkinan yang akan ditempuh SBY. Pertama, merombak kabinet. Kedua, SBY hanya menunjuk menteri baru untuk mengisi kursi Menteri Pemuda dan olahraga (Menpora) yang ditinggalkan Andi Mallarangeng. Sementara, tiga menteri lainnya, bisa saja selamat. “Kelihatannya, presiden condong ke pilihan yang terakhir. Namun, para menteri itu, diberikan waktu tiga bulan agar lebih fokus dalam menjalankan tugasnya. Karena pada April nanti, akan ada penilaian lagi. Kalau masih jeblok juga, peluang reshuffle semakin besar,” ujar sumber. Namun, Menteri Kominfo Tifatul Sembiring yang dikonfirmasikan InilahREVIEW, Kamis pekan lalu, membantah kalau dikatakan penyerapan anggaran di kementerian yang dipimpinnya rendah. Dalam penjelasannya lewat BlackBerry Messenger (BBM), Tifatul membeberkan hasil yang dicapai oleh Andi Mallarangeng

Agung Laksono

inilahREVIEW 19 Tahun II | 7-13 Januari 2013


Kemenkominfo. Menurut Tifatul, sampai tanggal 31 Desember 2012, total penyerapan anggaran Kemenkominfo sebesar 86,4% atau Rp 2,694 triliun dari total Rp 3,117 triliun. “Meningkat dari laporan kami ke UKP4 sampai dengan 20 Desember 2012 sebesar 62%,” ujar Tifatul. Tifatul mengatakan, peningkatan angka ini disebabkan karena masa pembayaran beberapa proyek infrastruktur Kemenkominfo baru jatuh tempo di akhir Desember 2012. Mengapa tidak 100%? Dia bilang, karena ada proses lelang yang gagal, anggaran multi years dan adanya pemotongan anggaran. “Pe-

Sulit dibayangkan bagaimana menghabiskan anggaran sebesar itu dalam sehari agar dapat mencapai target realisasi anggaran. Helmy Faishal Zaini

Mari Elka Pangestu

Jero Wacik

Djan Faridz

inilahREVIEW 19 Tahun II | 7-13 Januari 2013

nyerapan 86,4% itu di atas rata-capaian kementerian, kok dibilang rendah?” katanya. Khusus dari Pemasukan Negara Bukan Pajak, sampai 31 Desember 2012 totalnya mencapai 104,39% atau Rp 11,584 triliun, melebihi target sebesar Rp 11,096 triliun. “Artinya, negara diuntungkan Rp 8,89 triliun via Kemenkominfo,” tambah Tifatul.

Kementerian Malas Memang, dari data yang disodorkan Sekretariat Nasional (Seknas) Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra), Kemenkominfo tak termasuk dalam daftar enam kementerian yang penyerapan anggarannya kurang dari 20%. Menurut Koordinator Riset Seknas Fitra, Maulana, keenam kementerian itu adalah Kementerian Perumahan Rakyat (1,9%), Kementerian Pemuda dan Olahraga (4,2%), Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (10%), Kementerian Pembangunan Daerah Tertinggal (10,9%), Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (17,8%), dan Kementerian Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat (19,3%). Catatan Seknas Fitra tersebut berdasarkan laporan realisasi anggaran semester I atau dari Januari hingga Juni 2012 terhadap kinerja anggaran kementerian di tahun itu. Menurut Maulana, “buruknya penyerapan anggaran menunjukkan kinerja keenam kementerian tersebut malas dalam merealisasikan progam yang disusunnya. Akibatnya, masih ada anggaran sebesar Rp 290 triliun yang belum direalisasikan,” ujar Maulana. Dengan sisa anggaran sebesar itu, apabila dihitung dengan sisa jumlah hari kerja yang efektif dari 1 Desember hingga 15 Desember 2012, setiap harinya pemerintah perlu membelanjakan sebesar Rp 29 trilun. “Sulit dibayangkan bagaimana menghabiskan anggaran sebesar itu dalam sehari agar dapat mencapai target realisasi anggaran,” katanya. Maulana mengatakan, data ini dikelola berdasarkan data Dirjen Perbendaharaan Kementerian Keuangan. Laporan itu menyebutkan, belanja pemerintah pusat hingga 30 November 2012 baru mencapai Rp 778,9 triliun atau 72,8% dari anggaran pemerintah pusat pada APBN Perubahan sebesar Rp 1.069,5 triliun. “Data yang kami gunakan bukan sembarang, ini kami kelola dari rilis di Kementerian Keuangan, yang kemudian kami kelola agar masyarakat mampu mengerti,” katanya. Djan Faridz, Menteri Perumahan Rakyat yang dikonfirmasikan tidak menolak data yang disampaikan Seknas Fitra. “Sah saja karena dia melihat pada semester awal. Saat itu, saya baru jadi menteri dan masih harus belajar dan menata kementerian yang saya pimpin. Hingga akhir tahun 2012, terbukti anggaran yang kami serap sudah di atas 80%,” kata Djan Faridz kepada InilahREVIEW, Jumat pekan lalu. Jero Wacik, Menteri ESDM setali tiga uang. Dia tidak menampik laporan Seknas Fitra itu. Meski begitu, Jero menolak jika kementerian yang dipimpinnya dicap malas karena penyerapan anggaran yang rendah pada periode Januari-Juni 2012. “Saya rajin kok dibilang malas,” katanya. Jero beralasan, penyerapan anggaran sebesar 10% di semester pertama tahun 2012 tersebut karena itu adalah porsi belanja rutin. “Sisanya itu anggaran belanja modal. Belanja modal kan tendernya lama, bayarnya sekaligus di antara bulan Oktober sampai Desember,” katanya.

11


Jero menjelaskan bahwa dia sudah mengecek lagi penyerapan anggaran kementeriannya per Oktober 2012. Ternyata, sudah mencapai 70%.

Tiga Menteri Disorot Benar? Wallahualam. Yang jelas, seperti dikatakan Kepala UKP4 Kuntoro Mangkusubroto, ada kementerian yang penyerapan anggarannya di bawah rata-rata nasional. Itulah kenapa, SBY masih memberi waktu tiga bulan kepada menteri yang bersangkutan untuk berbenah. Repotnya, ini adalah tahun sibuk politik bagi para politikus. Maklum, tahun 2014 akan diselenggarakan Pemilu, baik legislatif maupun presiden. Nah, sisa satu tahun inilah akan dimanfaatkan sejumlah menteri yang berasal dari partai politik untuk mendulang dukungan. Kesibukan berpolitik inilah yang dikhawatirkan banyak kalangan akan membuat tugas utama sebagai menteri terabaikan. Padahal, SBY pertengahan tahun lalu sempat meminta menteri yang sibuk berpolitik agar mundur saja. Boleh jadi, April mendatang menjadi bulan penentuan bagi menteri untuk bisa bertahan atau tidak di Kabinet Indonesia Bersatu II. Bila kinerjanya buruk karena sibuk berpolitik, bukan tak mungkin mereka akan dicopot. Jadi, setelah Andi Mallarangeng meninggalkan kursi Menpora, siapa menteri lain bakal diganti? Sumber tadi mengatakan, ada tiga menteri yang kini sedang disorot SBY. Siapa saja mereka? Sekali lagi, Wallahualam. n

12

Padahal, SBY pertengahan tahun lalu sempat meminta menteri yang sibuk berpolitik agar mundur saja.

inilahREVIEW 19 Tahun II | 7-13 Januari 2013


Ya. Desain dan postur kabinet yang salah. Sebenarnya sejak awal SBY sudah tertipu. Pertama, karena komitmen dukungan politik terhadap pemerintah rendah. Partai-partai yang mendudukan menterinya, hanya mau enaknya saja, tanpa komitmen politik yang jelas. Kedua, kinerja menteri dari partai politik parah. Ketiga, jatah kursi dari partai politik terlampau banyak.

Apakah Presiden SBY perlu merombak kabinet pada sisa dua tahun pemerintahannya?

Burhanuddin Muhtadi, Pengamat Politik

Momentumnya Sudah Telat TEKS Emanuel Kure Foto Agus Priatna

I

su reshuffle Kabinet Indonesia Bersatu II, belakangan ini kembali merebak. Itu lantaran kinerja beberapa kementerian sepanjang tahun 2012 lalu terlihat buruk dan mundurnya Andi Mallarangeng dari kursi Menteri Pemuda dan Olahraga. Tapi, beranikah Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) melakukan reshuffle kabinetnya? Akankah reshuffle bisa menyelesaikan masalah? Emanuel Kure dari InilahREVIEW mewawancarai pengamat politik dari Lembaga Survei Indonesia (LSI), Burhanuddin Muhtadi di Kampus Fisip UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta, Jumat pekan lalu. Petikannya:

Bagaimana Anda melihat Kabinet Indonesia Bersatu II di sisa dua tahun terakhir?

Sebenarnya kabinet SBY jilid II jauh dari harapan publik secara keseluruhan. Kesalahan terbesar berawal dari pembentukan postur atau struktur kabinet dari awal. Karena, SBY membentuk kabinetnya berdasarkan koalisi politik, bukan berdasarkan profenasionalisme. Indikasinya, dari jumlah kebinet

yang ada, 75% dari parpol dan 30% dari para profesional. Hal ini bukan berarti menteri-menteri dari kalangan partai politik tidak profesional, tetapi para menteri ini lebih banyak nuansa politiknya, ketimbang profesionalismenya. Kesalahan kedua, SBY membentuk kabinet yang ditopang oleh dua kaki, satunya oleh teknokrat, yang lainnya oleh politisi. Para teknokrat pada umumnya memegang pos-pos makro, seperti Bappenas, menteri keuangan. Mereka ini pada umumnya para profesional yang diharapkan menjaga stabilitas pertumbuhan secara umum. Sementara pos-pos mikro yang justru menjadi ujung tombak pembangunan dipegang oleh para politisi. Akibatnya, di bidang makro pertumbuhannya cukup baik, di bidang mikro hampir tidak ada pemerataan dan kurang bagus. Jadi, kita jangan menyalahkan menterinya, tetapi salahkan SBY yang tidak membentuk skuadnya secara profesional.

Apakah karena itu penyerapan anggaran di beberapa kementerian menjadi rendah?

inilahREVIEW 19 Tahun II | 7-13 Januari 2013

Momentumnya sudah telat. Praktisnya, sisa pemerintahan SBY tinggal satu tahun saja, jangan sampai menteri yang tergantikan belum beradaptasi dengan baik, tiba-tiba teng, waktu kepimimpinan SBY berakhir. Jadi, saya tidak yakin reshuffle kabinet dapat menyelesaikan masalah, justru memperburuk keadaan.

Kalau reshuffle jadi dilakukan, siapa saja menteri yang harus diganti?

Saya tidak tahu, yang tahu cuma SBY dan Allah. Saya tidak ingin menjadi juru ramal dan ahli nujum. Yang pasti di kursi Menpora. Ada isu bahwa Velix Vernando Wanggai (Staf Khusus Presiden Bidang Pembangunan Daerah dan Otonomi Daerah), orang dekatnya SBY akan mengisi posisi itu. Ada dua kemungkinan ya, Velix jadi Menpora atau menjadi Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal, menggantikan Helmy Faishal Zaini. Kemudian, Helmy digeser menjadi Menpora. Tetapi itu cuma isu saja ya.

Unit Kerja Presiden Bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan (UKP4) mengklaim bahwa kinerja kementerian tahun 2012 lebih baik dari tahun 2011. Bagaimana pendapat Anda?

Ukuran kinerja pemerintah tidak berdasarkan nilai kuantitatif saja, tetapi harus berdasarkan persepsi publik dan media, karena mereka merasakan secara langsung dampak kinerja dari pemerintah. Nah, kalau kita melihat persepsi publik berdasarkan survei dan melalui media, itu berbeda jauh dari apa yang disampaikan oleh Pak Kuntoro (Kepala UKP4).

Jadi, apa yang disampaikan oleh UKP4 tidak valid ya?

Ya. Karena menurut publik kinerja pemerintah justru menurun. n

13


Mereka yang Juga Disorot Beberapa menteri dari unsur profesional dan birokrat pun belakangan menjadi sorotan publik. Apa saja tudingan terhadap mereka? TEKS Latihono Sujantyo, Iwan Purwantono, dan Chrissen Daulat Marthin Foto Ardhy Fernando, Agus Priatna

Agus martowardojo dan dahlan iskan

S

iapa pengganti Andi Mallarangeng? Yang jelas, dia kader Partai Demokrat (PD). “Karena yang keluar dari PD, demi keadilan saya akan tetap isi kader dari PD,” kata Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pada konferensi pers di sela-sela kunjungannya di dermaga nelayan Tanjung Pasir, Kabupaten Tangerang, Banten, Jumat pekan lalu. Lantas, siapa kader PD yang akan menduduki kursi Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) yang ditinggalkan Andi Mallarangeng itu? Inilah yang jadi soal. Sebab, ada sejumlah nama yang masuk dalam bursa pengganti Andi. Ada nama Wakil Sekjen PD Ramadhan Pohan, Ketua Komisi X DPR Agus Hermanto, Staf Khusus Presiden Bidang Pembangunan Daerah dan Otonomi Daerah Velix Vernando Wanggai, Wakil Ketua Umum

14

PD Max Sopacua, dan dua anggota Dewan Pembina PD, yakni Hayono Isman serta Fauzi Bowo. Siapa pun pengganti Andi, semua keputusan ada di tangan Presiden SBY, yang juga Ketua Dewan Pembina PD. Yang jelas, alasan SBY memasukkan kader PD untuk menduduki kursi Menpora, karena tak ingin mengubah komposisi perwakilan Parpol di kabinetnya.

Profesional dan Birokrat Lalu, bagaimana dari unsur profesional dan birokrat? Banyak kalangan memprediksi, untuk sementara SBY tak akan mengutakutik menteri dari unsur ini. “Kita lihat saja bulan April nanti,” kata sumber InilahREVIEW di lingkaran Istana. Bulan April adalah bulan masuknya laporan dari Unit Kerja Presiden bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan (UKP4) dan Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) mengenai kinerja kabinet.

Dipo Alam

Memang, beberapa menteri dari unsur profesional dan birokrat belakangan menjadi sorotan publik. Menteri BUMN Dahlan Iskan, misalnya. Dia sempat menuding ada upaya pemerasan oleh oknum anggota DPR terhadap BUMN. Belakangan, Dahlan melakukan kesalahan penyebutan nama anggota DPR sampai tiga kali. Karena ulahnya ini, pimpinan DPR atas permintaan Badan Kehormatan DPR telah melayangkan surat kepada Presiden SBY guna mengevaluasi kinerja Dahlan di kabinet. “Kalau Pak Dahlan sudah saya teken, suratnya sudah diplenokan,” kata Ketua DPR Marzuki Alie, yang juga Wakil Ketua Dewan Pembina PD. Memang, sejak dilantik Oktober tahun 2011, sejumlah kebijakan yang ditempuh Dahlan kerap mengundang kontroversi. Yang paling membuat beberapa menteri jengkel saat Dahlan

inilahREVIEW 19 Tahun II | 7-13 Januari 2013


mengganti sejumlah direksi dan komisaris BUMN tahun lalu. Pergantian ini dilakukan secara tak patut. Menteri BUMN dinilai lancang karena main tunjuk direktur atau komisaris tanpa melibatkan tim penilai akhir (TPA) yang diketuai Presiden. Menteri lain yang menjadi sorotan adalah Menteri Keuangan Agus Martowardojo perihal dugaan korupsi proyek kompleks olahraga Hambalang. Rizal Mallarangeng, adik kandung Andi Mallarangeng, menuding Agus punya peran besar dalam kasus ini. Rizal mengatakan, pembangunan kompleks olahraga Hambalang adalah proyek dengan anggaran multiyears. Pencairan dana untuk proyek itu, sesuai Peraturan Menteri Keuangan Nomor 56 tahun 2010, harus ditandatangani oleh menteri terkait. Dalam proyek ini adalah Menteri PU Joko Kirmanto dan Menpora Andi Mallarangeng. “Tetapi kedua menteri tidak tanda tangan, tetapi tetap saja air bah dana Hambalang turun. Seandainya pintu air tidak di-

poran,” katanya. Apapun itu, banyak kalangan menganggap koordinasi Agus dengan menteri-menteri di lingkungan ekonomi juga sangat kurang. Bahkan yang sangat konyol, Agus pernah melangkahi atasannya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Hatta Rajasa. Peristiwa itu terjadi ketika Agus menulis memo yang langsung ditujukan kepada Presiden SBY, tanpa melalui Hatta. “Memo itu mengenai pembangunan Jembatan Selat Sunda. Awalnya, semua oke dengan proyek ini, tapi ketika Agus diangkat menjadi Menkeu, dia bilang proyek ini tidak layak. Namun, memo itu kemudian diserahkan oleh SBY kepada Hatta,” kata sumber. Agus juga dianggap sering menimbulkan kegaduhan politik karena tidak mampu berkomunikasi baik dengan anggota DPR. Soal Agus kaku membangun komunikasi politik dengan anggota DPR bukan cerita baru. “Tapi kita maklumi, karena itu sudah karakter dan bawaan lahir,” ujar Wakil Ketua Komisi XI

Proyek Hambalang

buka oleh Menteri Keuangan, tentu tidak ada skandal Hambalang,” kata Rizal. Namun, Agus membantah terlibat dalam proyek yang dianggarkan sebesar Rp 2,5 triliun dengan menggunakan anggaran tahun jamak atau multiyears itu. Saat itu, kata Agus, dirinya baru diberikan kepercayaan oleh Presiden SBY untuk menjabat sebagai Menteri Keuangan, pada pertengahan tahun 2010. Sementara, proyek Hambalang sudah berjalan sejak akhir tahun 2009. Agus juga menjelaskan, sesuai UU Keuangan Negara yang tahu soal anggaran adalah pengguna anggaran, yakni Kementerian Pemuda dan Olahraga. “Di UU Keuangan Negara, pengguna anggaran yang bertanggung jawab atas perencanaan anggaran, penggunaan, sampai pertanggungjawaban dan pela-

inilahREVIEW 19 Tahun II | 7-13 Januari 2013

DPR, Harry Azhar Aziz, beberapa waktu lalu. Selain Dahlan dan Agus, yang tak luput dari sorotan publik adalah Menteri Sekretaris Kabinet Dipo Alam. Dipo yang sudah 25 tahun menjadi birokrat, telah menimbulkan pro dan kontra di masyarakat lantaran langkahnya melaporkan tiga instansi kementerian ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) karena dugaan kongkalikong dengan anggota DPR. Belakangan diketahui, Dipo berkorespondensi ke Kementerian Pertahanan dan Kementerian Keuangan mempertanyakan anggaran APBN Perubahan 2012 sebesar Rp 678 miliar di Kementerian Pertahanan. Jadi, tak hanya menteri dari unsur partai politik yang kini menjadi sorotan. Dari unsur profesional dan birokrat pun demikian. n

15


nasional BBM bersubsidi

SPBU

Gamang Pemerintah Ur Pemerintah tak akan menaikkan harga BBM bersubsidi. Padahal anggaran subsidi Rp 193,8 triliun hampir pasti tidak mencukupi. TEKS Kukuh Bhimo Nugroho Foto Wirasatria

M

emasuki 2013, para pejabat tinggi negeri ini tampak pusing kepala. Itu lantaran mereka memikirkan soal subsidi untuk bahan bakar minyak alias

16

BBM, yang anggarannya sangat mepet. Sehingga, dikhawatirkan, kuota yang ditetapkan dalam APBN tidak akan mencukupi. Seperti tahun lalu. Menurut Agus Martowardojo, Menteri Keuangan, kenaikan harga minyak mentah Indonesia atau Indonesia Crude

Price (ICP) patut diwaspadai. Sebab, kalau itu terjadi, anggaran belanja untuk membiayai subsidi BBM yang saat ini mencapai Rp 193,8 triliun, akan jebol. Dengan ICP yang kini tercatat US$ 106 per barel, dipastikan angka subsidi bakal naik. Maklum, asumsi yang dipatok pemerintah hanya US$ 100 per barel. Jika rata-rata harga minyak naik US$ 10 per barel dari asumsi makro APBN, maka negara secara otomatis harus menambah subsidi BBM sebesar Rp 20 triliun dalam setahun. “Jadi yang mesti kita waspadai ke depan, tetap besarnya subsidi BBM dan subsidi listrik,� kata Agus Jumat pekan

inilahREVIEW 19 Tahun II | 7-13 Januari 2013


nasional BBM bersubsidi KL,” katanya, Senin pekan lalu. Menurut Umi, proyeksi didapat dengan membandingkan persentase kenaikan konsumsi BBM bersubsdi pada 2011 dan 2012. Pada 2011 misalnya, konsumsi mencapai 41,79 juta KL dengan rincian; premium 25,53 juta KL, kerosene atau minyak tanah 1,70 juta KL, serta solar 14,56 juta KL. Sementara 2012, total konsumsi 45,27 juta KL atau meleset dari kuota 40 juta KL. Terdiri dari premium 28,34 juta KL, kerosene 1,20 juta KL dan solar 15,73 juta KL. Berdasarkan data inilah, diprediksi konsumsi 2013 akan mencapai 49,65 juta KL dengan princian; premium 31,46 juta KL, kerosene 1,20 juta KL dan solar 16,99 juta KL. “Prediksi juga disesuaikan dengan prediksi penjualan sepeda motor dan mobil pada 2013,” tambahnya. Melesetnya konsumsi BBM bersubsidi pada 2012, menyebabkan realisasi subsidi pun membengkak dari Rp 137,4 triliun menjadi Rp 216,8 triliun. Nah, tampaknya Agus Marto juga sudah mencium tandatanda realisasi subsidi BBM sebesar Rp 193,8 triliun juga bakal melenting.

rus BBM lalu. Oleh sebab itulah, Menteri Keuangan berharap agar instansi terkait benarbenar bisa mengendalikan konsumsi BBM bersubsidi agar tak melenceng dari kuota yang ditetapkan dalam APBN 2013, yakni 46,01 juta kilo liter (KL). Harapan Agus Marto cukup beralasan. Sebab beberapa hari sebelumnya, Kementerian ESDM justru memprediksi kuota BBM bersubsidi 2013 bakal jebol. Umi Asngadah, Direktur Pembinaan Usaha Hilir Migas, memperkirakan konsumsi BBM bersubsidi bakal mencapai 49,65 juta KL. “Jika kuota BBM subsidi yang ditetapkanDPR 46,01 juta KL, maka diperkirakan akan ada defisit 3,64 juta

Kenapa harus ngotot? Anehnya, meski khawatir subsidi bakal membengkak, pemerintah bersikukuh tidak akan menaikkan harga BBM bersubsidi di tahun ini. Mulai dari Hatta Rajasa, Menko Perekonomian, hingga Jero Wacik, Menteri ESDM, tegas menyatakan pemerintah tak akan menaikkan harga. Hatta Rajasa, misalnya. Saat menghadiri diskusi Review & Outlook 2013: Tantangan Perekonomian dan Peluang Bisnis, yang diselenggarakan Inilah.com Group akhir tahun lalu, memastikan pemerintah tak akan menaikkan harga BBM bersubsidi. Hal itu diperkuat Jero Wacik. “Sepanjang tidak ada alasan kuat untuk menaikkan BBM, maka harganya tidak akan naik,” katanya. Apalagi, lanjutnya, selama ini arus investasi berjalan dengan lancar dan pertumbuhan ekonomi baik. Jika pemerintah meyakini tak bakal menaikkan harga, pandangan berbeda justru disampaikan kalangan pengamat. Kebanyakan ekonom justru sepakat, pemerintah bisa meringankan beban anggaran dengan menaikkan harga BBM bersubsidi di awal tahun ini. Dana yang diperoleh dari penghematan subsidi, bisa dialokasikan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, di saat belum ada kepastian kapan ekonomi global akan membaik.

inilahREVIEW 19 Tahun II | 7-13 Januari 2013

A Prasetyantoko, pengamat ekonomi Unika Atmajaya, contohnya, menganggap angka subsidi sebesar Rp 193,8 triliun masih terlalu besar. Hal itu menyebabkan ekspansi anggaran pemerintah untuk membangun infrastruktur semakin kecil. Destry Damayanti, ekonom Bank Mandiri, juga mendukung jika harga BBM bersubsidi dinaikkan. Sebab pada awal Desember saja, ICP mencapai US$ 109 per barel. “Lagi pula, pada APBN 2013, pemerintah telah diberi keleluasaan untuk menaikkan harga BBM apabila harga minyak mentah sudah berada di atas asumsi pemerintah di APBN,”ujar Destry. Toh dari sisi makro ekonomi, lanjutnya, dampak kenaikan BBM masih terukur. Setiap kenaikan sebesar 10%, dampaknya terhadap inflasi hanya sebesar 0,5% -0,7%. Jika pemerintah menaikkan harga BBM sebesar 30%, tambahan inflasi sekitar 1,5% -2,1%. Jika asumsi inflasi di APBN 2013 sebesar 4,9%, perkiraan inflasi sepanjang 2013 bakal sekitar 7%. Hal senada disampaikan Latif Adam, ekonom Lembaga Ilmu Penelitian Indonesia (LIPI). Menurutnya, kenaikan harga di awal tahun lebih tepat. Sebab jika harus menunggu pelaksanaan konversi BBM ke gas, anggaran negara bakal semakin jebol. Apalagi faktanya, persiapan konversi yang digembar-gemborkan sejak awal 2011, hingga kini jauh tanda-tanda realisasinya. Baik Latif maupun Prasetyantoko bahkan menyarankan pemerintah memilih waktu-waktu yang—secara historis—mengalami angka inflasi yang rendah untuk menaikkan BBM. Misalnya, pada Maret dan April saat panen raya padi. Sementara soal angka kenaikan yang wajar, para ekonom sepakat bahwa kajian pemerintah Rp 500–Rp 1.500 per liter masuk akal. Menarik menyimak pendapat Sofyano Zakaria, pengamat kebijakan energi, yang mengusulkan agar harga BBM bersubsidi yang dinaikkan hanya jenis solar. “Menghapus subsidi BBM pada BBM jenis solar akan lebih dimaklumi masyarakat ketimbang subsidi BBM jenis premium,” ujarnya. Menurut Sofyano, jika pemerintah menaikkan harga solar bersubsidi, negara bisa menghemat APBN 2013 sebanyak Rp 20 triliun. Tapi masalahnya ya itu tadi, pemerintah terlanjur ngotot tak bakal menaikkan harga premium dan solar. Meski sebenarnya tetap ketar-ketir subsidi bakal jebol lagi. n

17


nasional Hubungan Industrial

Agar Pengusaha Tak Jadi Stempel Apindo menarik anggotanya dari Lembaga Kerja Sama Tripartit Nasional. Gelombang PHK di depan mata. TEKS Kukuh Bhimo Nugroho Foto Wirasatria, Ardhy Fernando

S

ofjan Wanandi gundah. KeSejatinya, ada dua alasan utama tua Umum Asosiasi Pengyang membuat Apindo hengkang. Perusaha Indonesia (Apindo) tama, soal perubahan jumlah item itu mengungkapkan, sudah penetapan Kebutuhan Hidup Layak tidak peduli lagi dengan per(KHL). Jika sebelumnya 24 item, betemuan-pertemuan tripartit antara perlakangan bertambah menjadi 60 item. wakilan pemerintah, serikat pekerja dan Padahal KHL inilah yang menjadi papengusaha. Sofjan bahkan menyatakan, tokan menetukan upah minimum. “TiApindo keluar dari forum Lembaga Kerja ba-tiba ada penambahan item tanpa Sama Tripartit Nasional (LKS Tripnas). kita ketahui. Tujuan utama penamMenurut pengusaha gaek yang menbahan ini, biar upah (minimum) bisa jabat Wakil Ketua LKS Tripnas ini, sikap Rp 2 juta,” kata Sofjan. pemerintah telah mengecewakan pengAlasan kedua, menyangkut beleid teusaha. Pemerintah selalu membuat kenaga kerja alih daya (outsourcing) yang putusan yang tidak mengakomodasi kejuga tidak mengakomodasi keinginan pentingan dunia usaha. pengusaha. Pemerintah bersikukuh “Untuk apa lagi kami duduk di sana? mempertahankan lima kategori yang Semakin banyak keputusan tentang kelayak outsourcing, yaitu jasa kebersihan tenagakerjaan yang tidak sejalan dengan (cleaning service), keamanan, transporhasil rapat. Lebih baik kami menarik diri tasi, katering dan pemborongan pertamsupaya tidak cuma jadi stempel,” kata bangan. “Kalau pemerintah takut diteSofjan. kan buruh atau biar buruh-buruh nggak LKS Tripnas merupakan forum demo, ya kita angkat bendera putih,” resmi bagi tiga pihak, pengusaha, serikat tutur Sofjan. buruh dan pemerintah. Masing-masing diwakili 15 orang dan bekerja berdasarkan keputusan presiden selama dua tahun. Forum koordinasi ini berperan memberi saran dan pertimbangan kepada pemerintah dalam menyusun kebijakan ketenagakerjaan. LKS Tripnas pernah lumpuh sejak krisis ekonomi 1999, hingga kemudian muncul kembali pada 2007. Kini, mundurnya Apindo tentu bakal berdampak pada keter­ wakilan unsur pengusaha dalam Dewan Pengupahan Nasional. Dan ujungujungnya akan merembet ke Dewan Pengupahan di tingkat provinsi, kabupaten dan Sofyan Wanandi kota.

18

inilahREVIEW 19 Tahun II | 7-13 Januari 2013


nasional Hubungan Industrial

Demo Buruh

Ancaman para pengusaha agaknya bukan sekadar gertak sambal. Soalnya, upah minimum provinsi (UMP) 2013 terasa sangat membebani. Dengan kata lain kenaikan upah minimum baru dinilai telalu tinggi. Kenaikan upah tertinggi terjadi di Kota Bogor, Jawa Barat, sebesar 70% dibanding 2012. Kemudian DKI Jakarta sebanyak 43%. Makanya, jika pemerintah tidak merespons permohonan penangguhan pembayaran yang diajukan kalangan pengusaha, Apindo menghitung akan terjadi PHK terhadap 975 ribu buruh. Rasionalisasi bakal tersebar di 14 provinsi. Jawa Barat memegang rekor dengan jumlah 371.439 buruh yang terancam PHK. Diikuti Banten dan DKI Jakarta sebanyak 272.223 buruh dan 237.302 pekerja. Sementara berdasarkan data Kamar Dagang dan Industri (Kadin), sebanyak 1.530 perusahaan telah mengajukan penangguhan UMP 2013. Perusahaan-perusahaan ini diprediksi mempekerjakan total sekitar 1,5 juta buruh. Gejala inilah yang membuat para petinggi di Kementerian Perindustrian ketar-ketir. Mereka berharap Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi mengabulkan permohonan penangguhan UMP yang diajukan 1.312 perusahaan padat karya. Industri padat karya yang menanggung beban paling berat berada di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi. Menurut Ansari Bukhari, Sekretaris

Jenderal Kemenperin, ancaman rasionalisasi dari pengusaha dikhawatirkan benar-benar akan terlaksana jika penangguhan tak dikabulkan. “Kami tetap meminta industri padat karya dikecualikan dalam penerapan upah tersebut,” ujarnya.

Tidak nyambung Langkah Apindo menarik anggotanya dari LKS Tripnas didukung Suryo B Sulistio, Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia. Menurutnya, kesepakatan tripartit sudah seharusnya terjadi antara tiga pihak, yakni pengusaha, pekerja dan pemerintah. Makanya, “Kalau masukan dari unsur pengusaha tidak lagi diikutsertakan, saya bisa mengerti keputusan Apindo. Dan kalau perlu bubarkan saja LKS Tripnas,” ujarnya. Berbeda dengan Kadin, kalangan pekerja justru berharap agar Apindo menahan diri. Bambang Wirahyoso, Ketua Umum Serikat Pekerja Nasional mengatakan, mundurnya Apindo akan memacetkan proses dialog. Apalagi peng­isian wakil dari unsur pengusaha tak semudah unsur buruh yang memiliki banyak serikat pekerja. Bambang pun berharap pemerintah segera bertindak. “Lembaga ini harus diefektifkan supaya ada putusan obyektif dan berimbang,’’ katanya. Timboel Siregar, Sekretaris Jenderal Organisasi Pekerja Seluruh Indonesia, juga berharap boikot hanya wacana. Menurutnya, perbedaan pandangan merupa-

inilahREVIEW 19 Tahun II | 7-13 Januari 2013

kan hal biasa. ‘’Serikat pekerja juga sering dikecewakan tripartit, tetapi mereka tetap bertahan dalam LKS Tripnas,” ujarnya. Salah satu yang menyayangkan keputusan Apindo tak lain Erman Suparno, mantan Menakertrans periode 2005-2009. Maklum, dialah yang mengupayakan LKS Tripnas kembali aktif. ”Hubungan industrial yang kondusif merupakan kunci vital bagi pembangunan ekonomi. Kalau dialog tiga pihak ini macet, tentu berdampak negatif bagi investor maupun pekerja,”katanya. Persoalan lain yang bakal muncul adalah macetnya penciptaan lapangan kerja, turunnya pertumbuhan pendapatan negara dari pajak perusahaan dan pajak penghasilan pekerja. “Harus segera diperbaiki supaya tidak menjalar ke mana-mana,” lanjut Erman. Lalu bagaimana Kemenakertrans? Dita Indah Sari, staf khusus Menakertrans, membantah pemerintah mengabaikan Apindo. “Tidak benar. Sebelum memutuskan sesuatu, kami selalu minta pertimbangan Apindo sebagai bahan rekomendasi,” ujarnya. Dita justru menilai janggal jika Apindo mundur dengan alasan upah. Sebab penetapan upah dan KHL dilakukan di Dewan Pengupahan Nasional dan bukan LKS Tripnas. “Kalau yang dipersoalkan upah, urusannya dengan Dewan Pengupahan dan bukan Tripnas. Agak tidak nyambung ini,” katanya. Wah, siapa yang ngak nyambung ya? n

19


nasional Produk Tembakau

Petani Tembakau

P

residen SBY bakal digugat oleh Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia. Itu gara-gara pemerintah tak segera mengesahkan Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) tentang Penanganan Zat Adiktif Berupa Produk Tembakau Bagi Kesehatan. ‘Kelalaian’ ini akan digugat YLKI dan komunitas peduli terhadap pengendalian konsumsi tembakau. Menurut para penggugat, pemerintah jelas-jelas melanggar konstitusi dan undang-undang karena tidak segera mensahkan RPP tersebut menjadi PP. Sebab, kata mereka, seharusnya rancangan itu sudah disahkan sejak 2010 atau setahun setelah disahkannya UU Kesehatan pada 2009, yang mendasari pembuatan RPP Tembakau. Faktanya, hingga hampir tiga tahun ini, RPP Tembakau seolah berputar-putar di pemerintah. “Karena sampai akhir Desember belum juga disahkan, kami harus menggugat presiden,” kata Tulus Abdi, pengurus harian YLKI. Pemerintah sendiri terkesan serba salah. Hatta Rajasa, Menko Perekonomian pun maju menjadi tameng presiden. Menurutnya, RPP Tembakau masih di meja Menteri Keuangan dan menunggu diparaf. “Kalau sudah masuk ke presiden sih, sehari juga jadi,” ujarnya, pada akhir Desember. Asal tahu saja, RPP Tembakau memang mengundang sejumlah kontro-

20

Peraturan yang Rontok Sebelum Lahir RPP Tembakau tak juga disahkan Presiden. DPR justru mempersiapkan RUU Pertembakauan. TEKS Kukuh Bhimo Nugroho Foto riset

versi. Di balik niatan mulia melindungi masyarakat dari bahaya rokok –produk akhir dari tembakau—muncul tudingan bahwa RPP tersebut pesanan dari produsen rokok internasional yang berupaya mematikan produsen lokal, khususnya rokok kretek filter maupun nonfilter. Produsen rokok putih atau nonkretek itu, misalnya, menjejalkan kepentingannya melalui pasal yang mengatur soal pembatasan kandungan tar dan nikotin. Kecurigaan makin kuat karena RPP, ternyata, tak hanya menyangkut per-

ingatan kesehatan terhadap bahaya rokok. Tapi juga mengatur produksi tembakau, penggunaan bahan tambahan, pengendalian iklan atau promosi, hingga sponsorship yang dilakukan pabrik-pabrik rokok lokal. Maklum, dengan kekuatan dananya, produsen lokal gencar melakukan promosi melalui berbagai event olahraga hingga pertunjukan musik. Sejak awal digulirkannya RPP Tembakau, para pihak yang terkait dengan industri rokok lokal pun membuat per-

inilahREVIEW 19 Tahun II | 7-13 Januari 2013


nasional Produk Tembakau

lawanan. Mulai dari petani tembakau, pengecer, penjual, LSM dan tentu saja pemilik pabrik rokok. Perlawanan seolah tanpa henti. Wajar jika kemudian banyak yang meyakini bahwa tentangan bisa begitu kuat karena disokong para konglomerat rokok yang tak mau bisnisnya goyah. Memasuki awal 2013 ini, misalnya, Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) mengancam akan memboikot Pemilu 2014 dan tak akan membayar pajak, jika pemerintah menerbitkan PP Tembakau. “Presiden SBY hendaknya bersikap arif dan bijaksana. Apabila kepentingan kami tercederai, maka petani dan buruh tembakau akan melakukan pembangkangan politik dengan tidak ikut pemilu dan tidak bayar pajak,” kata Nurtanio Wisnu Brata, Ketua APTI, pada Rabu pekan lalu. Nurtanio bahkan terang-terangan mengritik sikap pemerintah dalam membuat regulasi tembakau. ”Jangan karena diintervensi asing, pemerintah kemudian mencederai rakyatnya sendiri,” katanya. Jika APTI mengancam boikot Pemilu dan bayar pajak, Koalisi Nasional Penyelamatan Kretek (KNPK) mengancam akan menggugat presiden jika menerbitkan PP Tembakau. Menurut KNPK, RPP Tembakau jelas-jelas melanggar keputusan Mahkamah Konstitusi (MK). Melalui keputusan No 66/PUU-X/2012, MK menyatakan bahwa pasal 116 dalam UU

36/2009 tentang Kesehatan—dasar pembuatan RPP Tembakau—harus sesuai dengan pasal 5 ayat (2) UUD 1945 yang menyebut, “Presiden menetapkan PP untuk menjalankan UU sebagaimana mestinya”. Maksudnya, pemerintah harus mengeluarkan PP tentang pengamanan bahan yang mengandung zat adiktif. “Bukan PP tendensius seperti PP Tembakau yang mengatur produk tembakau,” kata Zulvan Kurniawan, Koordinator KNPK.

Masuk Prolegnas 2013 Maju mundurnya pemerintah, agaknya bakal membuat RPP Tembakau bakal mati sebelum lahir. Bagaimana tidak? Kini, DPR justru memasukkan RUU Pertembakauan dalam program legislasi nasional (Prolegnas) 2013. Artinya, anggota DPR memandang perlu membuat beleid yang lebih tinggi statusnya dibanding PP. Melalui sidang paripurna DPR, pada 13 Desember lalu, wakil rakyat menyepakati bahwa masalah tembakau sangat kom-

prehensif, sehingga perlu dibuat UU untuk mengakomodasi semua aspek. Mulai dari kesehatan masyarakat, nasib 14 juta petani tembakau, pegawai pabrik rokok, hingga pekerja toko atau asongan yang menjajakan produk olahan tembakau. Menariknya, dari total 70 RUU yang akan masuk Prolegnas 2013, RUU Pertembakauan paling banyak dihujani interupsi. Sumarjati Arjoso, anggota Fraksi Gerindra misalnya, justru meminta agar RUU Pertembakauan dibatalkan. Sebab dia menduga ada kepentingan industri rokok di belakangnya. RUU disusun atas usul Aliansi Masyarakat Tembakau Indonesia (AMTI) yang salah satu pendirinya adalah Sampoerna, salah satu produsen rokok terbesar di Indonesia. “Tidak jelas apa tujuan RUU Pertembakauan ini. Judulnya saja aneh. Kalau memang mau membela petani tembakau, maka substansinya seharusnya menjadi bagian dari RUU Pertanian yang juga akan dibahas,” kata Sumarjati. Apa yang disampaikan Sumarjati cukup beralasan. Sebab, pada Prolegnas 2012 telah diusulkan RUU Penanganan Dampak Produk Tembakau. RUU yang kemudian diendapkan di Badan Legislasi. Rancangan tersebut kemudian disempurnakan menjadi RUU Perlindungan Masyarakat dari Bahaya Rokok dan Produk Sejenisnya. Namun RUU ini justru tidak dimasukkan dalam Prolegnas 2013. Toh, putusan akhir tetap memasukkan RUU Pertembakauan dalam Prolegnas 2013. Oleh sebab itulah, Chusnunia, anggota Komisi IX DPR, terang-terangan menolak rencana pemerintah mengesah­ kan RPP Tembakau. Menurutnya, dalam kondisi ekonomi belum stabil dan jumlah pengangguran tinggi, pemerintah jangan mematikan industri tembakau dan kretek di Indonesia. “Ribuan petani tembakau resah karena yang diatur bukan sekadar peringatan kesehatan terhadap bahaya rokok,” ujarnya. Wah, tampaknya RPP Tembakau benar-benar bakal mati sebelum lahir. n

Menariknya, dari total 70 RUU yang akan masuk Prolegnas 2013, RUU Pertembakauan paling banyak dihujani interupsi. Sumarjati Arjoso, anggota Fraksi Gerindra misalnya, justru meminta agar RUU Pertembakauan dibatalkan.

inilahREVIEW 19 Tahun II | 7-13 Januari 2013

21


bisnis sepekan

Antara Mimpi dan Kenyataan TEKS Hideko FOTO Syamsoeddin nasution riset

t

ahun 2009, Indonesia sudah bisa mengekspor beras. Tahun berikutnya, negeri ini sudah menjadi negara yang swasembada jagung. Swasembada kedelai dan gula di tahun berikutnya. Benarkah? Ah, sayang, itu cuma mimpi Susilo Bambang Yudhoyono ketika kembali mencalonkan diri sebagai presiden di tahun 2009. Nah, mimpi itu kembali hadir. Seperti dikatakan Soetarto Alimoeso, Direktur Utama Perum Badan Urusan Logistik (Bulog), tahun ini pemerintah tidak akan mengimpor beras. Tapi ada syaratnya. Mimpi itu bisa menjadi kenyataan bila tahun ini produksi beras dalam negeri bertambah 3 juta ton atau tumbuh 6%. “Kalau tidak tercapai, Bulog terpaksa impor beras lagi,” kata Soetarto. Untuk menjalankan tugasnya sebagai stabilisator harga beras, tahun ini

22

Bulog memang menargetkan dapat menyerap 3,5 juta ton beras dari petani. Jika ditambah dengan 2 juta ton beras yang ada di gudang Bulog saat ini, Soetarto optimistis harga beras akan stabil sepanjang 2013. “Dengan stok yang cukup, kami bisa melakukan operasi pasar bila terjadi kelangkaan beras di pasar,” katanya. Masalahnya, ya itu tadi, rencana di atas kertas itu bisa berjalan bila produksi beras nasional tumbuh 6%. Makanya, kendati hanya berperan sebagai stabilisator harga, Bulog merasa perlu ikut memikirkan pencapaian target produksi beras nasional. Dan, sebagai mantan Dirjen Pangan Kementerian Pertanian, Soetarto sudah tahun langkah yang harus dilakukan. “Penyuluhan,” katanya. Tentu saja, penyuluhan pertanian bukanlah tugas Bulog. Makanya, untuk mendorong ke-

Soetarto AliMoeso, Direktur Utama Perum Badan Urusan Logistik (Bulog),

giatan penyuluhan, Bulog menjalin kesepakatan (MoU) dengan dinas-dinas pertanian. Nah, para penyuluh itulah yang bekerja agar target produksi beras nasional tercapai. Sementara Bulog sendiri, menurut Soetarto, akan terbantu oleh kenaikan produksi dan tidak perlu mengimpor beras. Selain itu, Bulog juga akan mengoptimalkan jaringan semut. Mereka adalah satuan tugas (Satgas) Bulog di derah yang tugasnya melakukan pembelian beras dari petani serta penggilangan beras kecil. Upaya lainnya memberikan insentif pengadaan beras bagi daerah terpencil, penyediaan karung, dan kebijakan lainnya. “Pokoknya beras tak akan langka,” janji Soetarto. n

inilahREVIEW 19 Tahun II | 7-13 Januari 2013


bisnis sepekan

b

iro Pusat Statistik (BPS) mencatat, selama periode JanuariNovember 2012, Indonesia telah menghabiskan devisa US$ 42 juta atau sekitar Rp 400 miliar untuk mengimpor bawang merah. Impor bawang merah terpaksa dilakukan sebab selama setahun ini produksi bawang merah anjok. Tahun lalu, menurut BPS, produksi bawang mewah turun 14,85% dari 893.124 ribu ton di tahun 2011. Salah satu faktor penyebab turunnya produksi bawang merah nasional adalah akibat menyiutnya lahan pertanian bawang mewah. Tahun lalu, luas areal panen bawang merah berkurang 15,967 ribu hektar atau 14,56% dibandingkan dengan tahun 2011. Sangat disayangkan, memang, berkurangnya lahan pertanian bawang merah ini membuat Indonesia tergantung pada impor. Beberapa negara tetangga seperti Thailand, Malaysia, Filipina, Vietnam dan India menjadi negara pemasok bawang merah ke Indonesia. Hingga November 2012, Thailand masih tercatat sebagai pemasok terbesar dengan total 32.000 ton (US$ 16 juta). Kemudian disusul dawah merah dari India sebanyak 22 ribu ton (US$ 7 juta). n

Lahan Menciut, Impor Melambung TEKS Hideko FOTO riset

panen bawang merah, terpaksa impor

Akhirnya, RNI Pesta Besar TEKS Hideko FOTO riset

gedung rajawali nusantara indonesia

p

t Rajawali Nusantara Indonesia (RNI), BUMN yang bergerak di bidang komoditas, pada tahun 2012 berhasil mencetak laba hingga Rp 450 miliar. Jika dibandingkan dengan kerugian sebesar Rp 68,4 miliar di tahun 2011, ini merupakan pencapaian spektakuler.

Apalagi, selama 48 tahun berdiri, perusahaan yang bergerak di industri pertanian ini tidak pernah mencatatkan laba spektakuler. Rekor laba RNI terjadi pada pada 2009, yakni sebesar Rp 118 miliar. Sayang­nya, perolehan setinggi laba itu

inilahREVIEW 19 Tahun II | 7-13 Januari 2013

bukan dari hasil usaha, melainkan dari hasil penjualan aset. Tak heran bila prestasi di tahun 2012 disambut gembira manajemen RNI. “Alhamdulillah, kinerja RNI naik hingga 500% hanya dalam waktu sembilan bulan. Ini di luar ekspektasi pemegang saham (Kementerian BUMN),� ujar Ismet Hasan Putro, Direktur Utama PT RNI. Menurut Ismet, keuntungan perusahaan ini akan dirasakan para karyawan. Mereka mendapatkan kenaikan jasa produksi (Jasprod) yang besar. Bahkan karyawan pabrik gula di Malang, yang berada di bawah PT Rajawali I, bisa memperoleh Jasprod hingga 15 kali gaji. Empat anak perusahaan yang telah memberikan kontribusi pada laba RNI, yakni pabrik gula Rajawali I dan II, Mitra Ogan (perusahaan sawit), Phapros (perusahaan farmasi), dan PT Nusindo. n

23


Bisnis Ponsel

Mengerem Laju Impo Pemerintah berusaha mengerem impor produk ponsel dan komputer. Namun, belum tentu investor bersedia buka pabrik di sini.

K

iamat memang tidak terjadi pada akhir 2012. Namun, kiamat sudah terjadi pada produk perangkat elektronik, seperti telepon seluler, tablet, dan perangkat jinjing. Lewat

24

Teks AS Riyanto Foto Wirasatria

Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 82/M-DAG/PER/12/2012, pemerintah memperketat impor produk-produk tersebut. Aturan ini belaku mulai Januari ini. Menurut Bachrul Chairi, Plt Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kemendag, pemerintah ingin mewujud-

kan keselamatan dan kesehatan kerja dan mendukung industrialisasi ponsel di dalam negeri. “Produk tersebut banyak yang tidak memenuhi standar. Sebagai bagian dari perlindungan konsumen, kami perlu memperhatikan standar mutu dan teknis produk dimaksud,� kata Bachrul. Syarat yang ditetapkan dalam aturan ini, antara lain, perusahaan harus mendapat penetapan importir terdaftar (IT) dan persetujuan impor (PI) dari Menteri Perdagangan. Untuk mendapatkan PI, IT harus mendapatkan tanda pendaftaran produk (TPP) impor. Nah, ponsel, tablet dan komputer jinjing yang diimpor oleh IT hanya dapat di-

inilahREVIEW 19 Tahun II | 7-13 Januari 2013


Bisnis Ponsel

Bagi produsen alat-alat komunikasi, Indonesia adalah pasar yang sangat menarik. Perangkat apapun yang dijual, entah itu berteknologi terkini atau yang sudah jadul, pasti laku di sini.

or Ponsel perdagangkan dan atau dipindahtangankan kepada distributor dan tidak kepada retailer ataupun konsumen langsung. Produk-produk itu juga harus menyertakan buku manual dan kartu garansi yang berbahasa Indonesia. Adapun pengirimannya bisa melalui pelabuhan laut dan udara tertentu. Pelabuhan laut yang diperbolehkan adalah Belawan di Medan, Tanjung Priok di Jakarta, Tanjung Emas di Semarang, Tanjung Perak di Surabaya, dan Soekarno-Hatta di Makassar. Sementara untuk pelabuhan udaranya adalah Polonia di Medan, Soekarno-Hatta di Banten, Ahmad Yani di Semarang, Juanda di Su-

rabaya, dan Hasanuddin di Makassar. Kemudian, surveyor yang ditunjuk oleh Menteri Perdagangan akan melakukan verifikasi atau penelusuran teknis impor terlebih dahulu di pelabuhan muat terhadap setiap pelaksanaan impor telepon seluler, komputer genggam, dan komputer tablet. Menurut Gita Wirjawan, Menteri Perdagangan, regulasi itu bertujuan untuk memicu industrialisasi di dalam negeri. “Jadi disinkronkan dengan upaya kita melakukan industrialisasi di dalam negeri, termasuk industri tablet, TV, HP, kenapa tidak,” papar Gita. Bagi produsen alat-alat komunikasi, Indonesia adalah pasar yang sangat menarik. Perangkat apapun yang dijual, entah itu berteknologi terkini atau yang sudah jadul, pasti laku di sini. Makanya, dari tahun ke tahun, impor produk-produk ponsel, tablet, maupun laptop terus membanjiri pasar Indonesia. Kementerian Perdagangan mencatat, impor telepon genggam pada tahun 2009 mencapai 24,9 juta unit. Tahun 2010 jumlahnya meningkat hampir 100% menjadi 43 juta unit. Sementara tahun 2011 jumlahnya mencapai 35,7 juta unit dengan US$ 1 miliar atau sekitar Rp 950 miliar. Hingga Agustus 2012, ponsel impor yang beredar di Indonesia sudah mencapai 48 juta unit. Jumlah yang luar biasa besar.

Industri Lokal Produk ponsel tersebut kebanyakan didatangkan dari China. Hampir 80% ponsel-ponsel yang beredar di Indonesia saat ini berasal dari negara Panda. Urutan kedua adalah ponsel yang diproduksi di India dengan jumlah 6,2 juta unit atau senilai US$ 246,7 juta. Kemudian disusul Korea Selatan dengan 896 ribu unit senilai US$ 124,8 juta. Meningkatnya jumlah ponsel impor tersebut tak lepas dari kerjasama perdagangan bebas ASEAN dan China (ASEAN-China Free Trade Agreement/ ACFTA) yang memberlakukan bea masuk 0%. Aturan ini terutama untuk produk laptop dan telepon seluler. Untuk menumbuhkan industri da-

inilahREVIEW 19 Tahun II | 7-13 Januari 2013

lam negeri, pemerintah kini mulai memperketat produk-produk TI. Maklum, saat ini industri TI dalam negeri hanya sebagai perakit saja. “Semangatnya bukan antibisnis. Justru kita bisa mendukung industrialisasi. Ini baru introduksi saja. Cobalah kita rangkul semangat untuk industrialisasi dalam negeri,” tambah Gita. Namun, pelaku dalam negeri sangsi dengan niat baik pemerintah itu. Aturan itu belum cukup untuk menarik investor asing masuk ke Indonesia. Alasannya, menurut Sylvia W Sumarlin, Ketua Federasi Teknologi Informasi Indonesia (FTII), pemerintah tidak memberikan insentif kepada investor yang telah menanamkan modalnya di Indonesia. Selain itu, pemerintah juga belum mendorong perbankan untuk menyalurkan kredit sektor teknologi informasi. Akibatnya, investor sulit memperoleh pinjaman untuk pengembangan pabrik, kegiatan manufacturing dan riset. “Produk-produk TI di mata bank dan institusi keuangan tidak dianggap sebagai barang yang menjanjikan,” katanya. Berbagai masalah yang membelit investasi di Indonesia memang belum terurai. Pabrik Samsung di kawasan industri Jababeka, Bekasi, mungkin bisa jadi contoh. Pabrik ini dikabarkan akan pindah ke Thailand. Gara-garanya adalah demonstrasi buruh tempo hari. Apalagi, dengan adanya perdagangan bebas ASEAN, Samsung bisa ekspor dari Thailand. Bahkan Reseach In Motion (RIM) ogah membangun pabrik di Indonesia. Produsen Blackberry ini justru memilih mendirikan pabrik di Malaysia, walaupun sebagian tenaga kerjanya juga orang-orang Indonesia yang menjadi TKI. Nah, kalau Foxconn Technology Group, memang sedang bermasalah di negara asalnya, Taiwan. Perusahaan elektronika pembuat produk komponen elektronik seperti iPad, iPhone dan lainnya ini berencana membuat pabrik di kawasan Cikande, Jawa Barat Indonesia. Rencana ini ditunda hingga 6 bulan ke depan. n

25


Bisnis elpiji

Mumpung Masih Untung Besar

Pertamina meminta restu menaikkan harga elpiji ukuran 12 kg. Pemerintah tak memberi izin. Teks AS Riyanto Foto Wirasatria

K

emeriahan pesta tahun baru sudah usai. Di penghujung tahun 2013 ini, masyarakat mendapat kado istimewa. Upah tenaga kerja yang meningkat di semua daerah. Sayangnya, kenaikan upah tersebut juga diimbangi dengan kenaikan tarif dasar listik (TDL) yang besarannya rata-rata mencapai 15%. Satu lagi beban biaya hidup yang siap diterima masyarakat adalah kenaikan harga elpiji ukuran 12 kg. Kenaikan ini diusulkan oleh PT Pertamina (Persero). Namun, pemerintah menolaknya meskipun elpiji ukuran ini tak terkait dengan APBN.

26

Nah, usulan Pertamina ini lebih banyak pada hitung-hitungan bisnis semata. Laba Pertamina memang terus membesar. Tahun 2012, BUMN tersebut diperkirakan akan meraup laba sebesar Rp 23,94 triliun. Capaian ini meningkat 13% dibanding laba 2011 yang hanya sebesar Rp 21,19 triliun. Laba itu seharusnya lebih besar lagi bila Pertamina tidak mensubsidi elpiji nonsubsidi. Tahun lalu, Pertamina tekor sebesar US$ 470 juta atau setara dengan Rp 4,54 triliun. Bahkan dalam lima tahun terakhir, total nilai kerugian akibat penjualan elpiji nonsubsidi 12 kg itu ditaksir

Rp 20 triliun. Hitung-hitungannya, saat ini harga keekonomian elpiji 12 kg adalah Rp 8.500–Rp 9.000 per kg, sementara harga jual ke masyarakat hanya Rp 5.850 per kg. Artinya, ada selisih (kerugian) Rp 2.650 – Rp 3.150 per kg yang harus ditanggung Pertamina. Kalau elpiji 3 kg, tidak masalah. Sebab, harga jual elpiji ini telah disubsidi pemerintah. Pertamina lantas mengusulkan kepada pemerintah untuk menaikkan harga elpiji nonsubsidi kemasan 12 kg sebesar Rp 1.500 per kg. “Kami secara resmi telah mengajukan permintaan penaikan harga elpiji nonsubsidi kepada pemerintah pada pertengahan 2012,” kata Hanung Budya, Direktur Niaga dan Pemasaran PT Pertamina. Keinginan Pertamina itu mendapat dukungan dari sejumlah kalangan. Salah satunya datang dari Aviliani, pengamat ekonomi dari Institute for Development of Economics and Finance (Indef ). Menurutnya, kenaikan listrik dan gas elpiji secara bersamaan tidak akan membebani masyarakat karena saat ini harga-harga sedang turun. “Sudah saatnya Pertamina menaikkan harga dan waktu yang paling bagus di antara Januari sampai Juni,” ucapnya. Namun, tidak demikian dengan pemerintah. Menurut Hatta Rajasa, Menko Perekonomian, saat ini pemerintah hanya mengizinkan penaikan tarif tenaga listrik pada 1 Januari 2013. “Untuk saat ini bukan waktu yang tepat menaikkan harga gas elpiji 12 kg, karena akan memberatkan masyarakat dan dapat mengganggu pertumbuhan ekonomi,” kata Hatta. Ketidaksetujuan juga datang dari Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI). Alasanya, penaikan harga itu tentu saja akan memperbesar migrasi pengguna gas elpiji 12 kg ke 3 kg yang merupakan jatah rakyat kecil. Apabila terjadi peralihan pengguna, maka bisa dibayangkan berapa besar subsidi yang harus ditanggung Pertamina. Akibat lainnya, dikhawatirkan akan terjadi kelangkaan gas elpiji 3 kg di pasaran jika harga elpiji 12 kg dinaikkan. “Akan memicu munculnya kegiatan ilegal berupa pengoplosan karena tingginya disparitas harga dengan kemasan elpiji 3 kg,” ujar Tulus Abadi, Pengurus Harian YLKI, pekan lalu. n

inilahREVIEW 19 Tahun II | 7-13 Januari 2013


Bisnis makanan ringan

Renyah di Lidah Produsen Pasar wafer terus berkembang. Produsen terus mengembangkan produk baru.

W

afer tak hanya renyah di mulut. Biskuit ini juga renyah bagi produsen. Maklum, wafer termasuk dalam jenis biskuit yang memiliki pasar besar, sekitar 25% dari total pasar biskuit Indonesia. Setiap tahun, produksi wafer di indonesia tumbuh rata-rata 8,8% per tahun. Pada tahun 2011 saja, pasar biskuit wafer ini diperkirakan lebih dari Rp 3 triliun. Pasar gurih itu dinikmati oleh banyak produsen. Mereka adalah Orang Tua (OT) Group, Garudafood Group, dan PT Mayora Indah Tbk. Ada juga PT Arnott’s Indonesia, PT Khong Guan Biscuit Factory, PT Siantar Top Tbk., PT Nabisco Food, PT Interbis Sejahtera Food Industry, dan PT Kaldu Sari Nabati Indonesia. Agar memenangkan persaingan, mereka

Teks AS Riyanto Foto Riset

lantas membuat berbagai varian wafer. OT Group, misalnya. Melalui PT Ultra Prima Abadi, kelompok usaha ini memproduksi wafer Tango sejak tahun 1995. Varian rasa Tango pun terus bertambah. Tak hanya rasa, target pasar pun juga ditambah. Tahun ini, Tango memperluas pasar makanan ringan itu dengan meluncurkan Tango Crunchcake untuk menyasar kelas premium umur 20-39 tahun. Tango Crunchcake merupakan cake wafer pertama dalam bentuk segitiga. Menurut Yuna Eka Kristina, Public Relations Manager OT Group, penetapan segmentasi tersebut atas dasar pada kebiasaan konsumsi wanita akan snacking, daya beli, dan fakta. Selain itu, wanita merupakan pengambil keputusan dalam belanja. Dengan produk baru ini, Tango berharap mampu meningkatkan penjualan

inilahREVIEW 19 Tahun II | 7-13 Januari 2013

wafer di tanah air 10%-15%. “Tango saat ini masih menjadi market leader produk wafer dengan share sekitar 35 %,� aku Yuna. Hal yang sama juga dilakukan oleh PT Mayora Indah (Tbk). Untuk mendukung target pertumbuhan penjualan di tahun 2013, produsen makanan dan minuman ini akan meningkatkan kapasitas produksi biskuit dan wafer sebesar 30%. Menurut Andre Sukendra Atmadja, Direktur Utama Mayora Indah, penambahan kapasitas produksi ini diperkirakan baru akan rampung di akhir semester I-2013. Hal sama juga dilakukan oleh Mayora. Tahun lalu, Mayora telah meluncurkan tujuh produk baru. Sedangkan pada tahun 2013, perusahaan ini berencana meluncurkan minimal 10 produk baru. Salah satu dari produk yang akan mereka luncurkan tahun ini adalah BengBeng Maxx. Wafer Beng-Beng terus mengalami pertumbuhan penjualan sekitar 10-15% tiap tahun. Produk BengBeng Maxx memiliki nilai investasi sebesar Rp 20 miliar. Selain peluncuran produk baru, Mayora juga mulai mengincar pasar ekspor Timur Tengah dan Afrika. Sementara permintaan dari pasar India, Rusia dan Asia Tenggara juga mencatat pertumbuhan yang sangat pesat. Belum lagi pasar wafer di dalam negeri yang setiap tahun mencatat pertumbuhan 8%. n

27


Bisnis Ritel

Belantara Warung Modern Asal Jepang

Familymart

Setelah 7-Eleven dan Lawson, kini muncul FamilyMart dan Ministop. Semuanya berasal dari Jepang. Teks AS Riyanto Foto Riset

N

ongkrong sangat lekat dalam masyarakat Indonesia. Suku Melayu terbiasa berkumpul sembari menyeruput kopi di kedai. Di Jawa, masyarakat juga suka nongkrong di angkringan (Yogyakarta) atau hik (Solo). Kebiasaan ini ditangkap oleh pengusaha dengan menjajakan berbagai makanan dan tempat nongkrong yang enak. Makanya, tak heran bila saat ini bertebaran tempat nongkrong. Sebut saja gerai seperti 7-Eleven, Lawson, dan Cirkle K sebagai jaringan toko kelontong 24 jam. Ada pula kedai kopi macam Star-

28

bucks, Excelso dan Olala. Tempat-tempat tersebut ramai dikunjungi anak muda kita sebagai arena sosial. Meriahnya bisnis ritel yang menggabungkan tempat nongkrong memicu munculnya usaha sejenis. Setelah 7-Eleven, Lawson, dan Cirkle K, kini giliran ritel asal Jepang FamilyMart dan Ministop. Mereka mulai menyesaki sudut-sudut kota di Indonesia. Konsep merangkul pembelanja dengan menggabungkan toko ritel dan makanan siap saji dipelopori oleh 7-Eleven. Tahun 2009, Grup Modern membawa 7-Eleven dari Jepang ke Indonesia. Ge-

rai pertama 7-Eleven di buka di kawasan Bulungan, Jakarta Selatan. Perkembangan 7-Eleven yang dikelola oleh PT Modern Putra Indonesia banyak mengalir keuntungan kepada induknya, PT Modern Internasional Tbk (MI). Selama semester pertama 2012, total pendapatan MI mencapai Rp 483 miliar. Setengahnya atau Rp 240,9 miliar disumbang oleh bisnis gerai 7-Eleven. Pada periode yang sama tahun lalu, penjualan 7-Eleven menopang 31,9% dari total pendapatan MI sebesar Rp 415,9 miliar. Penjualan 7-Eleven hingga Juni tahun lalu menanjak 81,26% dibandingkan periode yang sama 2011 sebesar Rp 132,9 miliar. Adapun raihan laba bersihnya mencapai Rp 27,687 miliar, naik dari laba di semester I-2011 yang mencapai Rp 22,107 miliar.

inilahREVIEW 19 Tahun II | 7-13 Januari 2013


Bisnis Ritel Tahun ini, PT Modern Putra Indonesia menargetkan bisa menyumbang 80% pendapatan kepada induk usahanya. Bahkan tahun 2020, 7-Eleven ditargetkan bakal memiliki 1.000 unit gerai. Wah!

Dijejali warung Jepang Keberadaan 7-Eleven mulai mengusik keberadaan Circle K. Padahal, Circle K kali pertama hadir di Indonesia pada tahun 1986 di Jalan Panglima Polim, Jakarta Selatan. Circle K lalu merambah keluar Jakarta. Saat ini Circle K memiliki jaringan di Jakarta (23 gerai), Bandung (7 gerai), Yogyakarta (38 gerai), and Bali (42 gerai). Sukses 7-Eleven membuat Cirkle K kepincut untuk menirunya. Warung modern yang buka selama 24 jam ini lantas menyediakan layanan ala kafe self service, dengan bangku-bangku tempat nongkrong bagi anak-anak muda dilengkapi dengan free Wi-Fi. Circle K pun membuat minuman unggulan. 7-Eleven terkenal dengan Slurpee, minuman semi beku berkarbonasi; Big Gulp, minuman soft drink ukuran besar; dan aneka kopi. Nah, Circle K muncul dengan minuman bersoda yang dinamai Thirst Blaster. Sukses 7-Eleven juga membuat PT Midi Utama Indonesia (MIDI) tertarik. Perusahaan yang sudah memiliki Alfamidi dan Alfa Express ini menggaet Lawson untuk menjajal pasar sejenis di Indonesia tahun 2011. Sebentar lagi, MIDI akan diambilalih oleh PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (Alfa). Pencaplokan MIDI itu sudah mendapat restu Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU). Saat ini, Alfa sudah memiliki 12,75% saham MIDI. Pesona 7-Eleven tak hanya membuat MIDI dan Circle K kepincut. Jaringan bisnis besar di indonesia juga ngiri dan berlomba-lomba mendatangkan warung modern dari Jepang lainnya. Warung modern asal Jepang yang baru menginjakkan kaki di Indonesia adalah FamilyMart. Kendati pendatang baru, FamilyMart berani menargetkan pembukaan 500 gerai dalam lima tahun. Menurut Ueda Junji, Presiden Direktur FamilyMart Co., Ltd, ketatnya persaingan mendorong FamilyMart melakukan beberapa strategi untuk pasar Indonesia. Selain fokus pada pengembangan produk sendiri, FamilyMart juga mendirikan pusat distribusi di Jakarta. FamilyMart akan fokus pada produk makanan untuk generasi muda berupa sandwich, bento, dan dessert. Di Indonesia, FamilyMart bermitra

Ministop

Pesona 7-Eleven tak hanya membuat MIDI dan Circle K kepincut. Jaringan bisnis besar di indonesia juga ngiri dan berlombalomba mendatangkan warung modern dari Jepang lainnya. dengan PT Sayap Mas Utama, anak usaha Wings Group. Adapun toko pertama dibuka di Cibubur, Depok, Jawa Barat, Oktober silam. Selain di Indonesia, pada November 2012 FamilyMart telah memiliki 21.750

gerai di delapan negara termasuk Jepang. Hingga 2015 ditargetkan 20.500 gerai, sehingga menjadi 40.000 gerai pada 2020. Setelah 7-Eleven, Lawson, dan FamilyMart, kini warung modern asal Jepang di Indonesia akan bertambah dengan kehadiran Ministop. Ini adalah salah satu anak perusahaan raksasa ritel Jepang, Aeon Co. Perjanjian waralaba Ministop di Indonesia telah diteken oleh PT Bahagia Niaga Lestari pada Juli 2012. PT Bahagia adalah anak usaha PT Supra Boga Lestari Tbk, pengelola supermarket Ranch Market dan Farmers Market. Supra Boga sebelumnya menjual PT Bahagia di akhir 2011. Belakangan, Supra Boga berniat mengakusisi kembali Bahagia. Kabarnya, Ministop akan mulai membuka gerai di Indonesia pada Februari 2013 di Jakarta. Hingga Februari 2018, ditargetkan Ministop telah membuka minimal 300 gerai di Indonesia. n

7-eleven

inilahREVIEW 19 Tahun II | 7-13 Januari 2013

29


Tampil cantik adalah kebutuhan di Korsel. Jadilah booming bisnis wajah artifisial marak di negeri ginseng. TEKS Mikhail Foto Riset Ilustrasi Erbhayu

inilahREVIEW 19 Tahun II | 7-13 Januari 2013

31


D

i sebuah klinik di Seoul, Dr. Seo Young-tae tampak serius menggores tinta birunya. Bukan pada sebuah kertas tapi goresan pada kelopak mata seorang gadis Korea, bernama Chang Hyang-sook. Goresan itu untuk menandai bagian mana sang dokter akan menciptakan lipatan mata di wajah Chang. Tujuannya agar mata Chang lebih bundar dan lebar, tidak lagi sipit seperti kebanyakan warga Korea Selatan. Chang yang berprofesi sebagai penata rias setidaknya menghabiskan 2,3 juta won atau US$ 2.000 untuk menjadikan kelopak matanya berlipat. Itu dirasa Chang pantas agar dia bisa menjadi perempuan menarik. Apa yang dilakukan Chang adalah hal lumrah bagi kebanyakan perempuan Korsel. Bahkan untuk urusan menambah lipatan di kelopak mata bukan perkara menegangkan. Konon, itu adalah praktik biasa yang sudah tidak dianggap sebagai langkah medis yang serius. Chang yang baru berusia 25 tahun tahu betul itu. Baginya, menambah lipatan di mata adalah langkah kesekian yang telah dilakukan untuk mempercantik diri. Sebelumnya, ia juga sudah melakoni beragam bedah plastik. Mulai dari mempercantik gigi, memancung hidung, bahkan menghabiskan 22 juta won untuk merampingkan tulang rahang agar wajahnya tak terlalu bulat seperti kebanyakan perempuan Korea. “Painful but beautiful. Menjadi cantik, sesakit apapun bukanlah soal,” kata Chang. Kim Hee-soon, gadis 28 tahun, juga tak peduli rasa sakit demi tampil cantik. Saat baru menginjak bangku kuliah, dia memutuskan menjalani bedah plastik untuk memperindah kelopak matanya. Puas dengan hasilnya, diapun ‘merenovasi’ hidungnya agar terlihat bangir dan menarik. Tiga tahun setelah itu, Kim merasakan sakit yang membuatnya tak nyaman saat cuaca dingin menusuk tulang. Kapok? Tidak juga. Buktinya Kim kini bersiap menjalani implantasi payudara.

Investasi Korsel kini memang tengah dilanda gairah cantik. Angka konservatif menyebut, 50% perempuan Korsel usia 20-an tahun telah menjalani bedah plastik. Sebuah majalah perempuan di negeri ginseng menakar, untuk tampil cantik para perempuan Korsel harus menyisihkan 30% penghasilannya untuk menjalani bedah plastik. “Kecantikan adalah investasi masa depan. Siapa tahu dapat lelaki kaya yang jadi pendamping hidup,” sebut majalah itu. Makanya, tak heran bila di jalan-jalan kota yang dingin itu, banyak berlalu-lalang perempuan berdandan seksi dengan wajah tirus, semampai. Matanya tak lagi sipit dan hidungnya bangir layaknya boneka hidup. Wajah-wajah K-Pop itulah hasil karya para praktisi bedah plastik. Bukan hanya di jalanan, pemandangan serupa juga tampak di dunia maya. Perempuan dan lelaki muda kini menggemari situs pamer kecantikan yang ngetop dengan istilah ulljjang atau “best face”. Pengunggah situs bisa mengirimkan foto terbarunya. Dan layaknya ajang idol, publik akan memilih siapa yang memiliki

32

Iklan bedah plastik terdapat di mana-mana

wajah terbaik. Pemenangnya ditawari pekerjaan atau tampil dalam ajang modeling dan akting di sinetron K-Pop yang menjamur. Ull-jjang pun bisa dijadikan ukuran para lajang untuk memilih pasangan hidup. Website terpopuler untuk ajang lomba kecantikan dan ketampanan adalah Yeowooya dengan jumlah pengikut mencapai 550.000. Situs ini, setiap minggu menggelar ajang “Plastic Surgery Queen of the Week”. Memanasnya kompetisi mingguan itu menjadikan klinik kecantikan berlomba menawarkan beragam paket ‘service penampilan’. Sebuah klinik kecantikan misalnya menawar-

inilahREVIEW 19 Tahun II | 7-13 Januari 2013


kan paket gratis satu bedah kecantikan untuk dua jenis bedah plastik. Ada juga yang menggelar pertunjukkan “Cinderella� yang menggambarkan sosok perempuan cantik dan mengingatkan hubungan emosional ibu dan anak gadisnya yang cantik. Semua itu tentu hanya upaya promosi. Para pemilik klinik kelihatannya tahu betul, segala apa yang dibutuhkan para gadis saat ini. Apalagi sebuah survei yang dilakukan pada 250 ibu di Korea menunjukkan hasil yang mengejutkan, satu di antara empat ibu menginginkan anak remajanya menjalani bedah plastik. Mereka percaya, hanya cara itu yang bisa menentukan masa depan anaknya dalam meraih pekerjaan bahkan menentukan kesuksesan dalam hubungan cinta.

Bisnis besar Sekali lagi, Korsel memang tengah booming. Tak saja teknologi informasi tapi juga di bidang manipulasi wajah dan tubuh manusia. BBC Korsel belum lama melaporkan, setidaknya terdapat 1.200 praktisi bedah plastik bersertifikat. Selain itu ada ribuan praktisi medis lainnya tidak bersertifikat. Seorang ahli bedah berpengalaman mengatakan, banyak koleganya yang dokter psikiatri kini mencoba membuka praktik bedah plastik. Bahkan seorang radiologis pun kesengsem untuk bermain di bidang kecantikan yang jauh dari ilmunya. Maklum, ini sebuah bisnis besar. Biaya konsultasi, misalnya, klinik resmi setidaknya mematok harga US$20. Sementara biaya untuk mempercantik hidung (rhinoplasty) dipatok di kisaran harga US$ 6.000– US$15.000, tergantung pada kompleksitas prosedur. Untuk bedah kelopak mata pasien harus siap membayar US$ 3.000–US$ 4.000. Bedah lain yang digandrungi peempuan Korsel adalah lip filler injections yang bisa menambah sensualitas bibir warga Korsel yang kebanyakan tipis dan datar. Harganya, US$1.500 per pop. botox treatments. Dan yang termurah US$ 260. Klinik juga menawarkan jasa facial and body care services layaknya salon. Nah, bila itu masih dirasa mahal, ada cara murah yang bisa ditempuh. Dan ini yang edan. Bayangkan, seorang perempuan pemijat di sauna pun mampu menawarkan jasa injeksi botox dan memainkan pisau bedah untuk membelah kelopak mata si pasien. Ini menjadikan bedah plastik di Korsel bukan lagi perkara mahal dan bukan lagi domain si fulan yang berfulus.

Bayangkan, seorang perempuan pemijat di sauna pun mampu menawarkan jasa injeksi botox dan memainkan pisau bedah untuk membelah kelopak mata si pasien. inilahREVIEW 19 Tahun II | 7-13 Januari 2013

Ironisme Korsel terus menggeliat. Revolusi teknologi dan informasi terus berkibar. Wajah perempuan dan lelaki Korsel juga berevolusi. Dan ini jualan luar biasa yang bisa mendatangkan kocek ke negeri ginseng itu. Ya, sadar atau tidak, bedah plastik di Korsel memang menggiurkan manusia dunia yang tak puas dengan tampilan. Dan ini dijadikan peluang devisa dengan memasukkan bedah plastik sebagai medical tourism. Bagi pemerhati kesehatan, kondisi demikian jelas memprihatinkan. Apalagi beragam kasus malpraktik nyaris tak terdengar. Kendati banyak warga Korsel yang menjadi korban

33


pasca operasi. BBC menyebut, redupnya tuntutan hukum atas malpraktik itu bisa diredam oleh deal tersembunyi lembaga konsumen yang menikmati aliran dana tak sedikit dari ‘mafia’ kecantikan di Korsel. Bahkan keinginan para ahli bedah kosmetik Korsel yang, menginginkan regulasi ketat pun tak berdaya menghadapi para pelobi

yang bergerak lincah di kalangan penguasa. Ironisnya, pelobi itu adalah para dokter yang ogah dibatasi ruang geraknya atas nama kebebasan hak praktik mereka. Pemerintah memang tak diam sepenuhnya. Kementerian Pendidikan, misalnya, sudah menebar poster “Against Plastic Surgery” yang ditempel di setiap sudut distrik Gangnam. Gambarnya wajah si raja pop Michael Jackson dan wajah seorang perempuan Korea yang menakutkan setelah

menjalani bedah plastik. Tapi itu semua tak pernah menyurutkan remaja Korsel untuk membedah wajah mereka. Mereka tak peduli walau bedah plastik tak dijamin asuransi kesehatan. Bahkan, ketika pemerintah menerapkan kebijakan 10%

34

pajak untuk praktik bedah plastik, para penggiat perempuan justru memprotes keras. Kebijakan itu, sebut mereka, adalah bentuk diskriminasi pemerintah terhadap perempuan dan kalangan tak berduit. Dan yang tak kalah pentingnya, menjadi cantik dan menarik adalah hak setiap orang dan tak bisa dibatasi. Di Korea Times, Dr. Robert J. Fouser, seorang professor Seoul National University, memberi catatan menarik tentang ironisme yang terjadi di Korsel. Sang professor mengritik pedas kebijakan pemerintah Korsel yang menjadikan bedah plastik sebagai salah satu wahana medical tourism. “Medical tourism Korsel adalah sebuah cacat. Secara etis perlu dipertanyakan,” tegas Fauser. Paparan sang profesor cukup menarik. Korsel, kata dia, masuk dalam ranking negara-negara yang potensial bermasalah dalam hal aging population (penduduk usia tua) dan terendah dalam angka kelahiran. Diperkira-

kan di tahun 2016 persentase penduduk usia di atas 65 tahun bakal meningkat tajam diiringi menurunnya jumlah warga usia kerja atau produktif. Ini jelas persoalan serius buat Korsel. Selain persoalan beban keuangan, meningkatnya jumlah warga usia tua juga membutuhkan tenaga dokter dan rumah sakit. Kini, Korsel mengalami krisis tenaga dokter dengan rasio 1,86 dokter per 1000 orang. Ini jauh lebih kecil dibanding Jerman dengan rasio 3,56. Jumlah perawat di Korsel pun terbilang minim. Rasionya hanya 4,4 per 1.000 orang dibanding Jerman yang memiliki rasio 10,7 perawat untuk 1000 orang warganya. “Ini sebuah ironi. Di saat Korsel membutuhkan tenaga medis, medical tourism yang menitik beratkan pada praktik bedah plastik justru dikumandangkan. Ini jelas salah kaprah,” papar Prof. Fauser. n

inilahREVIEW 19 Tahun II | 7-13 Januari 2013


Tujuh Negeri ‘Cantik’ Menjadi cantik adalah hak setiap orang. Itulah prisip yang selalu dikawal para penggiat perempuan di sejumlah negeri. Dan memang, itu pula yang mendorong maraknya bedah plastik di Korea Selatan dan sederet negara lainnya. Berikut tujuh negara terbesar di dunia yang menyelenggarakan jasa bedah plastik. Korea Selatan Negeri ini muncul sebagai yang terbesar dalam urusan bedah plastik. Menurut The Economist, hasil survei pada 2009 menunjukan, satu dari lima wanita menjalani bedah plastik di Seoul. Pada 2010, terjadi 360 ribu prosedur bedah plastik dengan sasaran terbanyak sedot lemak, permak hidung, blepharoplasty, dan pembuatan lipatan kelopak mata.

Italia Perempuan di negeri ini, sejak dulu, sudah dikenal cantik. Tapi ternyata anugerah yang diberikan Tuhan belum memuaskan mereka. Itu sebabnya, pada 2010, tercatat lebih dari 815 ribu perempuan yang menjalani bedah plastik. Untuk mengencangkan tampilan raut wajah dan tubuh. Operasi lainnya yang menjadi favorit kaum perempuan adalah sedot lemak dengan 69 ribu prosedur di tahun yang sama. Brasil Festival Rio de Jeinero, yang mengumbar tubuh seksi, adalah bukti pantasnya Brasil masuk dalam deretan pengidam tubuh molek. Negeri ini dikenal sebagai destinasi mereka para peminat

sedot lemak dan implan payudara. Colombia Negeri ini kerap menyumbang ratu kecantikan dunia. Ya, wanita Columbia memang terkenal cantik dan seksi. Pada 2010 ada sekitar 90 ribu perempuan di sana yang memermak tubuh mereka, salah satunya dengan cara sedot lemak. Amerika Serikat Sedot lemak dan implan payudara makin meningkat di AS seiring budaya masyarakat yang semakin terbuka berbicara tentang operasi plastik. Taiwan Negara ini mencatat ada lebih dari 221 ribu prosedur bedah estetika selama 2010. Tidak seperti negara-negara lain yang umumnya menerima permintaan bedah invasif, negara ini justru paling banyak melakukan prosedur ringan semacam botox. n

Yunani Negara ini boleh bangkrut. Tapi itu bukan berarti berarti semangat warganya untuk tampil cantik dan perkasa jadi menyurut. Penambahan volume payudara menjadi favorit di kalangan wanita Yunani. Bagi pria, pembesaran ukuran penis adalah simbol keperkasaan dengan jumlah kasus mencapai 592 di tahun 2010.

inilahREVIEW 19 Tahun II | 7-13 Januari 2013

35


Psy dengan gangnam style-nya yang mendunia

Revolusi Wajah dan Konfusius Raut remaja Korea Selatan tak lagi menyisakan sipit mata dan bulatnya wajah. K-Pop mengubah segalanya. TEKS Mikhail Foto Riset

S

iapa tak kenal Gangnam Style? Ya, lagu K-pop yang dinyanyikan musisi PSY 6, yang dirilis 15 Juli 2012 itu, sukses menyihir dunia. Hanya dalam hitungan bulan, (17 Desember 2012) video klip lagu itu sudah mampu mencatat rekor 966 juta kali dilongok pengguna YouTube. Gangnam Style adalah ikon baru Korsel. Ia representasi membuncahnya K-Pop dan seolah mendampingi geliat Korsel di dunia teknologi informasi dan digital. Padahal PSY enggak ganteng-ganteng amat. Jauh ketimbang Justin Bieber yang imut. Wajahnya begitu khas Korea,

36

bahkan tambun. Namun, gaya tarinya yang kocak dan terkesan konyol membuatnya kini jadi superstar. Gangnam Style tak punya makna khusus. Ia cuma sebuah tempat di sudut kota Seoul yang menjadi sentral bertumbuhnya aliran neologisme K-Pop yang kini membius anak muda Korsel. Adakah Gangnam Style menjadi semacam ironi revolusi di negeri ginseng itu?

Perubahan Radikal Korsel kini jauh berubah. Nilai tradisi konfusius makin menipis tergeser lompatan besar teknologinya. Budaya K-Pop membius keyakinan konfusius, seakan menyelipkan semangat modernisasi atau tepatnya westernisasi yang jauh meninggalkan gaya Harajuku anak muda Jepang tetangga mereka. Gaya hidup selebriti Korsel, yang glamour dan terekspose secara luas, menjelma jadi ideologi baru anak muda. “Teknologi layar lebar dan high-definition TV seperti membius anak muda Korsel untuk tampil cantik dan menawan seperti para selebriti itu,” kata Prof. Rando Kim, pemerhati konsumen teknologi dan sains National University, Seoul. Budaya K-Pop yang menekankan pada popularitas menjadikan anak muda Korsel mengambil jalan pintas. Bahkan banyak orangtua di sana meyakini, untuk menjadikan anaknya sukses, tampilan cantik bak selebriti adalah modal utama. Choi Set-byol, sosiolog Ewha Woman’s University mengatakan, “Sulitnya mencari pekerjaan mendorong anak muda Korsel untuk percaya bahwa untuk bisa survive, sese-

inilahREVIEW 19 Tahun II | 7-13 Januari 2013


orang harus tampil cantik.” Solusinya adalah bedah plastik. Emma Hall, seorang reporter NTD News melaporkan bedah plastik kini sudah menjadi kebutuhan anak muda Korsel untuk bersaing dalam mendapatkan pekerjaan yang kini demikian ketat. “Maka muncul kemudian tren, saat anak muda lulus sekolah, orangtua mereka memberi hadiah istimewa, yaitu bedah plastik,” papar Emma. Sebuah survey yang dilakukan lembaga Dove menyebut, dari 250 orangtua Korsel yang disurvei satu di antara empat orangtua menginginkan perubahan radikal pada wajah anakanaknya. Mereka percaya, tampil menawan adalah modal prospek cerah anak mereka dalam karir dan jodoh. Survei lain yang digagas e-Seoul dan dilaporkan JoongAng Daily menyebut 41% remaja Korsel yang diwawancarai berniat melakukan bedah plastik. Jumlah itu melampaui angka 31% warga usia 20-an, atau 20% usia 30 tahunan serta 10% warga usia 40 tahun ke atas yang berniat menjalani bedah plastik. Bahkan survei yang dilakukan pemerintah di tahun 2011 juga mendapat gambaran mencengangkan, 31,5% penduduk Seoul usia 15 tahun ke atas berencana menjalani bedah plastik untuk memperindah diri. Angka ini melesat tajam (50%) dai hasil survei serupa yang dilakukan tahun 2007 Laporan lain di tahun 2009 yang dilakukan Trend Monitor juga menyebut, satu di antara lima wanita Seoul di usia 19-49 telah menjalani bedah plastik. Kini bedah plastik menjadi hal lumrah di Korsel. Tidak seperti satu dekade lalu, yang selalu dilakukan diam-diam lantaran itu dianggap tabu dalam ajaran konfusius yang dianut warga Korsel. Bedah menambah lipatan di mata adalah layanan favorit remaja Korsel. Maklum, secara lahiriah orang Korsel memang dilahirkan tanpa lipatan mata. Untuk kasus ini, para remaja Korsel tak lagi mengganggap sebagai sebuah operasi, tapi sudah menjadi seperti rutinitas pergi ke salon kecantikan. Inikah satire Gangnam Style yang dimaksud PSY, yang tampil dengan sosok aslinya, bulat, tambun, dan tak menyimpan wajah bule? Bisa jadi. Kini banyak pihak mencemaskan masa depan generasi Korsel. Para gadis datang ke ahli bedah dengan membawa foto wajah idaman mereka. Mereka meminta dokter mengakali wajah mereka agar mirip sang idola. “Suatu saat akan terjadi booming di mana gadis-gadis Korsel punya wajah serupa. Lebih repot lagi bila warga Korsel meyakini jika wajah asli Korea adalah wajah artifisial yang lonjong, hidung bangir, dan mata tak lagi sipit seperti bintang Hollywood,” papar dr. Park Sang-hoon, seorang ahli bedah kosmetik di Seoul. Fakta ini ternyata merepotkan seorang sutradara film Kwon-taek. Kwon mengaku kesulitan mendapatkan pemeran berwajah asli Korea. “Gadis-gadis Korea kini menyulap dan melipat mata mereka sedemikian rupa. Buat saya, itu adalah mata yang aneh,” ungkap Kwon. Korsel tengah berevolusi. Arifnya konfusius yang menentang rekayasa wajah ciptaan Yang Maha Kuasa tak mampu membendung. “Merubah wajah, sudah menjadi kebutuhan bagi perempuan muda Korsel. Ia laksana belanja tas bermerek di toko-toko butik yang ada di hampir setiap sudut kota,” kata Whang Sang-min, psikolog Yonsei University. n

inilahREVIEW 19 Tahun II | 7-13 Januari 2013

Suatu saat akan terjadi booming di mana gadis-gadis Korsel punya wajah serupa. Lebih repot lagi bila warga Korsel meyakini jika wajah asli Korea adalah wajah artifisial yang lonjong, hidung bangir, dan mata tak lagi sipit seperti bintang Hollywood. 37


figur

Terdermawan dan Termahal 2012

u

TEKS kukuh bhimo nugroho FOTO riset

38

inilahREVIEW inilahREVIEW 16 Tahun 19 Tahun II | 17-23 II | 7-13 Desember Januari 2013 2012

taylor swift

sianya baru menginjak 23 tahun pada 13 Desember lalu. Namun dalam urusan berderma di sepanjang 2012, tak ada selebriti yang mampu menandinginya. Taylor Swift, penyanyi dan penulis lagu country asal Paman Sam ini, dengan kekayaan mencapai US$ 165 juta (Rp 1,6 triliun), ternyata rajin mendonasikan uangnya untuk kegiatan amal. Pelantun lagu Mean yang memenangkan dua Grammy Awards 2012 itu, menyumbangkan US$ 4 juta (Rp 38 miliar) untuk membangun pusat pendidikan di Country Music Hall of Fame and Museum di Nashville. Swift juga menjadi orang termuda yang menerima Ripple of Hope Award dari yayasan amal milik Robert F Kennedy. Tak hanya itu, Michelle Obama, Ibu Negara AS pun menganugerahinya dengan The Big Help Award untuk dedikasinya menolong sesama dan menjadi inspirasi bagi orang lain untuk mengikuti aksinya. Makanya tak mengherankan jika Do Something, sebuah organisasi non-profit yang bertujuan memotivasi kawula muda dunia untuk mengubah dunia, menobatkannya sebagai selebriti terdermawan nomor satu di sepanjang 2012. Menariknya, kedermawanan Swift justru membuat koceknya semakin tebal. Majalah Forbes baru saja menobatkannya sebagai salah satu musisi dengan bayaran termahal di 2012. Pemasukannya dari penjualan album, tur dan beberapa kerjasama mencapai US$ 57 juta atau sekitar Rp 541,5 miliar. Jadi, memang benar kata Ustad Yusuf Mansur, sedekah itu tidak akan membuat orang jatuh miskin. Malah sebaliknya, bisa tambah kaya. n


figur

t

TEKS kukuh bhimo nugroho FOTO riset

ahun 2012 agaknya menjadi tahun prestasi bagi Iko Uwais (29), aktor laga kelahiran Jakarta. Melalui film The Raid yang mendunia, dirinya boleh berbangga karena disejajarkan dengan para bintang film Hollywood yang dinilai bersinar terang di sepanjang tahun Naga. Sebuah situs review film terpercaya, Rotten Tomatoes, memasukkan nama Iko di posisi 5 dari dari 25 aktor yang masuk daftar The Break­out Stars of 2012. Bahkan Iko menjadi satu-satunya aktor dari kawasan Asia. Sebelumnya, Iko sudah dinobatkan sebagai lima besar Aktor Asia Terbaik versi majalah The Hollywood Reporter. Dan agaknya, sukses di 2012 bakal berlanjut di 2013. Iko kini sedang terlibat sebagai salah satu pemeran kunci Man of Tai Chi, film Hollywood besutan Keanu Reeves, aktor laga tampan yang dikenal melalui film Speed. Kita tunggu saja kehebatan Iko selanjutnya. n

Bunga Citra Lestari inilahREVIEW REVIEW 19 Tahun II | 7-13 Januari 2013

Iko Uwais

Bersinar di Tahun Naga

Pecahkan Rekor TEKS kukuh bhimo nugroho FOTO riset

b

unga Citra Lestari (29) bersuka hati. Perannya sebagai Hasri Ainun Besari, istri mantan Presiden B.J Habibie dalam film Habibie & Ainun, mendapat respons positif dari masyarakat. Selama 13 hari penayangan, sejak 20 Desember, penonton mencapai 1,93 juta orang. Ini merupakan rekor jumlah penonton terbanyak di tanah air, untuk film Indonesia maupun asing. Makanya, film garapan MD Pictures ini bakal dicatat Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai film dengan jumlah penonton terbanyak. Pihak produser sendiri meyakini, jumlah penonton bakal tembus angka 5 juta. BCL –panggilan akrab Bunga— mengaku kesulitan memerankan sosok almarhum Ainun. “Karena enggak sempat mengenal Ibu Ainun secara langsung. Jadi semuanya aku lakukan berdasarkan interpretasi sendiri,” katanya. Untung­nya, BCL banyak terbantu oleh kehadiran Habibie di hampir setiap pengambilan gambar. n

39


profesi Kurator

Kurator, Pro Banyaknya orang yang terjun ke profesi kurator lantaran fee yang diterima sangat menggiurkan. Tak heran, kalau saat ini jumlah kurator di Indonesia ada sekitar 500.

M

TEKS Iwan Purwantono foto riset

asih ingat ketika pada 14 September tahun lalu Pengadilan Niaga Jakarta Pusat memberi stempel pailit terhadap PT Telekomunikasi Seluler (Telkomsel)? Saat itu, banyak orang—terutama pelanggannya yang berjumlah 104 juta orang—merasa heran. Mereka bertanya-tanya, kenapa raja bisnis telekomunikasi seluler di Indonesia ini bisa diberi status seperti itu oleh pengadilan? Usut punya usut, ternyata pengadilan mengabulkan gugatan pailit yang diajukan PT Prima Jaya Informatika (PJI) terhadap Telkomsel. Pengadilan Niaga Jakarta Pusat beranggapan, Telkomsel telah memutus kontrak secara pihak terhadap PJI.

Ricardo Simanjuntak

40

inilahREVIEW 19 Tahun II |

inilahREVIEW 19 Tahun II | 7-13 Januari 2013


profesi Kurator

ofesi Menggiurkan Akibat putus kontrak sepihak itu, PJI mengalami kerugian Rp 5,3 miliar. Sejak mendapat status pailit itu, peran jajaran direksi dan komisaris anak perusahaan PT Telkom ini diambil alih oleh kurator. Mereka dilarang membuat kebijakan apapun terkait operasional perusahaan tanpa seizin kurator. Status pailit itu tak berlangsung lama. Sebab, memori kasasi yang diajukan Telkomsel dikabulkan oleh Mahkamah Agung. Sejak saat itu, stempel pailit di tubuh Telkomsel dicabut dan kurator angkat kaki dari perusahaan tersebut.

Apa Itu Kurator? Yang membuat orang tergelitik adalah peran kurator dalam urusan pailit ini. Kenapa fungsi kurator begitu penting dalam urusan yang satu ini? Apa sih kurator itu? Banyak orang memang tidak tahu apa kurator itu. Maklum, profesi ini begitu asing. Dalam ensiklopedi bebas, kurator diartikan sebagai ketua akuisisi dan penjaga barang-barang koleksi sebuah museum, perpustakaan atau lembaga serupa. Namun, arti ini berbeda jika diterjemahkan dalam perspektik hukum. Menurut  UU  No  37 Tahun 2004 tentang Kepailitan dan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (UU PKPU), kurator adalah profesional yang diangkat oleh Pengadilan Niaga untuk melakukan pengurusan dan pemberesan. Maksud pengurusan di sini, yakni mencatat, menemukan, mempertahankan nilai, mengamankan, dan membereskan harta dengan cara dijual melalui lelang. Meski ditunjuk oleh pengadilan, kurator tetap diusulkan oleh pemohon pailit. Namun dalam bertugas, kurator tidak boleh bertindak atas kepentingan pemohon, melainkan kepentingan budel pailit (harta kekayaan seseorang atau badan yang telah dinyatakan pailit yang dikuasai oleh balai harta peninggalan). Intinya, kurator tidak mendahulukan kepentingan kreditor, tapi harus  bersikap adil terhadap debitor. Salah satu tugas kurator adalah menghitung aset perusahaan pailit. Lantaran itu-

Meski ditunjuk oleh pengadilan, kurator tetap diusulkan oleh pemohon pailit. Namun dalam bertugas, kurator tidak boleh bertindak atas kepentingan pemohon, melainkan kepentingan budel pailit (harta kekayaan seseorang atau badan yang telah dinyatakan pailit yang dikuasai oleh balai harta peninggalan). lah, kurator harus paham betul membaca laporan keuangan perusahaan agar dapat memperoleh informasi mengenai harta yang menjadi kewenangannya tersebut. Bila tidak mampu, mereka boleh mengundang auditor atau konsultan pajak. “Karena itu, kurator perlu memiliki ilmu akuntansi yang andal. Tujuannya, agar bisa menghitung keekonomian suatu aset, apakah lebih baik dilego atau dipertahankan,” ujar Ricardo Simanjuntak, Ketua Asosiasi Kurator dan Pengurus Indonesia (AKPI) kepada InilahREVIEW. Sejak mulai bekerja sampai urusan kelar, kurator perlu waktu minimal 1 tahun. Tapi bisa juga lebih, tergantung tingkat kesulitan dalam penyelesaian utang-piutang. ‘’Kasus Lehman Brothers saja, pailit September 2008. Sampai sekarang belum tuntas kerja kuratornya. Jadi, memang perlu waktu dan energi,’’ tuturnya. Saat ini, jumlah kurator di Indonesia yang tercatat di AKPI sebanyak 500.

inilahREVIEW 19 Tahun II | 7-13 Januari 2013

Hampir 90% berada di wilayah Jakarta. Sisanya tersebar di empat pengadilan niaga, yakni Surabaya, Semarang, Medan, dan Makassar. Maklum, kasus pailit banyak terjadi di Pengadian Niaga Jakarta. “Namun, tren pailit di daerah mengalami kenaikan cukup pesat. Yakni di Pengadilan Niaga Surabaya dan Medan,” tambah Ricardo.

Imbalan Kurator Banyaknya orang yang terjun ke profesi ini lantaran fee yang diterimanya sangat menggiurkan. Menurut Keputusan Menteri Kehakiman Nomor : M.09/HT.09.10/1998, imbalan kurator ditetapkan berjenjang antara 2,5% sampai 10%, bergantung nilai aset perusahaan pailit. Misalnya, perusahaan beraset Rp 20 miliar, imbalan kuratornya Rp 2 miliar, atau 10% dari nilai aset. Sedangkan perusahaan pailit beraset Rp 300 miliar, kurator diganjar imbalan sebesar Rp 22,5 miliar. Sedangkan untuk perusahaan beraset Rp 600 miliar, jatah kurator mencapai Rp 35 miliar. Imbalan sebesar tersebut dijatah untuk 3 atau 5 kurator. Biasanya jumlah kurator ganjil agar memudahkan dalam voting. Untuk perusahaan beraset Rp 600 miliar saja, lima kurator barhak atas imbalan di atas Rp 6 miliar. Apalagi, kalau aset perusahaan yang dipailitkan bernilai triliunan, semakin besar pula biaya kuratornya. Seperti halnya Telkomsel yang asetnya Rp 58,7 triliun.   Namun, teori tak seindah kenyataan. Menurut Ricardo, imbalan kurator acapkali meleset dari aturan, karena semua bergantung keputusan hakim pengawas. “Jadi, aturan tersebut tidak rigid. Hakim pengawaslah yang menentukan besarnya imbalan kurator,” ujarnya. Meski demikian, Ricardo mengakui jatah imbalan kurator, sangatlah menawan. “Misalnya kurator PT TPPI (Trans Pacific Petrochemical Indotama). Imbalan untuk kuratornya, cukup besar. Tapi saya lupa berapa angkanya. Yang jelas, mantaplah,” kata Ricardo.   Lantas, kalau tidak ada kasus pailit, apa kerja kurator? n

41


lingkungan sampah

Sampah Dalam u Satu Keranjang Tahun ini Pemda DKI Jakarta akan menyatukan pengelolaan sampah. Masyarakat dan pemulung pun dilibatkan dalam program ini. TEKS hideko FOTO riset

42 42-43 Edisi 19Th II Lingkungan.indd 42

sai pesta kemeriah­ an menyambut tahun baru 2013, Jakarta bak kota sampah. Sepanjang Jalan Thamrin–Su­ dirman, tumpukan sampah terlihat ada di mana-mana. Kasadaran warga Ibu kota membuang sampah memang masih sangat memprihatinkan. Dinas Kebersihan DKI Jakarta mem­ prediksi, sampah pada malam tahun baru 2013 naik sebesar 10% dari hari biasa. Total volume sampah pada malam pergantian tahun lalu diperkirakan me­

inilahREVIEW 19 Tahun II | 7-13 Januari 2013

1/5/2013 7:51:26 PM


lingkungan sampah

«Sistem seperti ini tidak efisien dan menyebabkan masalah kebersihan sampah kerap terabaikan.» Basuki Tjahaja Purnama Wakil Gubernur DKI Jakarta

ningkat hingga 7.150 ton. Sampah memang masih menjadi masalah pelik yang dihadapi kota besar layaknya Jakarta. Berbagai upaya terus dilakukan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk memperbaiki pengelo­ laan sampah. Di awal 2013 ini, misalnya, Pemprov DKI berencana menyatukan pengelolaan sampah di Ibu kota. Selama ini pengelolaan sampah di Jakarta dike­ lola oleh 19 kantraktor. Sistem kontrak kerjanya didasarkan pada volume sam­ pah yang ditangani. Sistem kontrak seperti ini ternyata

tak menyelesaikan masalah sampah di Jakarta. Maklum, para kontraktor ha­ nya mengangkut sampah sesuai dengan volume yang ada di kontrak. Akibatnya, banyak sampah yang menumpuk belum terangkut. Nah, sistem kerja seperti ini tidak akan digunakan lagi. “Sistem seperti ini tidak efisien dan menyebabkan masalah kebersihan sampah kerap terabaikan,” kata Basuki Tjahaja Purnama, Wakil Gubernur DKI Jakarta. Makanya, ke depan, pengelo­ laan sampah di Jakarta akan dilakukan secara terpusat oleh Dinas Kebersihan DKI Jakarta. Dari konsep baru ini terbuka kesem­ patan untuk melibatkan para pemulung. Kabarnya, mereka akan ditugaskan membersihkan sampah dengan gaji Rp 2 juta per bulan. Menurut Unu Nurdin, Kepala Dinas Kebersihan DKI Jakarta, rencana Pemprov DKI Jakarta untuk mempekerjakan pemulung sudah ada payung hukumnya. Yakni Perpres No. 54 tahun 2010 dan perubahannya Perpres No. 70 tahun 12 tentang pengadaan ba­ rang dan jasa pemerintah. Salah satu klausul dalam peraturan tersebut menyebutkan, penanganan sampah di DKI dapat dilakukan secara swakelola dengan cara ditangani oleh masyarakat. Atau, bisa juga ditangani langsung oleh dengan merekrut tenaga perorangan dengan sistem swakelola. “Peran serta masyarakat ini dapat diter­ jemahkan secara luas, pemulung pun da­ pat dilibatkan di sini,” ujar Unu.

Bank sampah Strategi baru ini tentu membawa kon­ sekuensi terhadap anggaran. Tahun ini anggaran Dinas Kebersihan Pem­ prov DKI Jakarta diperkirakan akan membengkak menjadi Rp 800 miliar. Rinciannya, dana sebesar itu akan digu­ nakan untuk menangani sampah seba­ nyak 6.500 ton (28 ribu meter kubik) per hari, penyuluhan, membersihkan kali, hingga menggaji para pemulung tadi.

inilahREVIEW 19 Tahun II | 7-13 Januari 2013

42-43 Edisi 19Th II Lingkungan.indd 43

Idealnya, untuk menanggulangi sampah di kota meteropolitan seperti Jakarta, dibutuhkan dana lebih dari Rp 200 ribu per ton. Selama ini Pemprov Jakarta hanya mampu menyediakan dana Rp 100 ribu per ton. Angka ini tak seberapa jika dibandingkan dengan dana pengelolaan sampah yang dike­ luarkan oleh pemerintah Jerman atau Tokyo yang rata-rata mencapai Rp 1 juta per ton. Produksi sampah di Jakarta memang cukup besar. Dalam dua hari, sampah yang dihasilkan warga Jakarta setara dengan candi Borobudur (55 ribu meter kubik). Bisa dibayangkan, apa jadinya kota Jakarta jika penanganan sampah sampai terbengkalai dalam beberapa hari. Belum lagi dampak yang ditimbul­ kannya seperti penyumbatan saluran air, masalah lingkungan, hingga bau tak sedap. Karena itu, selain akan mengelola sampah secara terpadu, Pemprov DKI Jakarta akan membuat beberapa stra­ tegi lain. Di antaranya membangun bank sampah. Rencananya, Gubernur Jokowi akan membangun bank sampah di se­ tiap kelurahan. Nantinya, sampah yang diserahkan masyarakat ke bank sam­ pah akan dikelompokan berdasarkan jenisnya. Sampah yang tak dapat didaur ulang dan dimanfaatkan lantas dikirim ke Bantar Gebang. Pengerukan pembersihan kali dari sampah juga menjadi bagian penting dari upaya pengelolaan sampah di Ja­ karta. Seperti diketahui salah satu pe­ nyebab banjir di Ibukota adalah sungai dan saluran drainase sering tersumbat sampah. Untuk penanganan sampah di kali Dinas Kebersihan mendapat alokasi dana Rp 50 miliar. Jakarta juga akan membangun ins­ talasi pembangkit listrik dari sampah atau yang lebih dikenal dengan istilah Integrated Test Facility (ITF). Instalasi ini nantinya akan di empat daerah yakni Sunter, Cakung-Cilincing, Marunda, dan Duri Kosambi. Investasi untuk memba­ ngun ITF mencapai Rp. 1,3 Triliun per unit. Instalasi ini bisa memanfaatkan 1.500 ton sampah untuk menghasilkan listrik 15 megawatt. Dari semua upaya yang akan dila­ kukan itu, PR terbesar yang harus di­ selesaikan Gubernur Jokowi dan sege­ nap jajarannya adalah menanamkan kesadaran bagi warga Jakarta untuk disiplin mengelola sampah. Minimal membuang sampah pada tempatnya. n

43 1/5/2013 7:51:28 PM


internasional jurang fiskal

Masih Ada Hantu Fiskal Pemerintah dan Kongres AS akhirnya mencapai titik temu untuk menghindari “jurang fiskal”. Namun masalah belum selesai, karena untuk persoalan pemotongan anggaran, belum tercapai kesepakatan permanen.

r

ezim tenggat memang ampuh. Demi menghindari lonjakan tarif pajak dan pemotongan anggaran secara otomatis per 1 Januari 2013 atau sering diistilahkan sebagai fiscal cliff ( jurang fiskal), pemerintah dan parlemen AS akhirnya mencapai titik temu tepat tanggal 1 Januari 2013 tengah malam. Poin kesepakatan paling penting adalah dipertahankannya tarif pajak bagi kebanyakan warga AS yang berpenghasilan menengah ke bawah, tapi melipatgandakan tarif pajak bagi golongan berpenghasilan tinggi. Dalam hal ini, tarif pajak penghasilan dinaikkan bagi individu berpendapatan di atas US$ 400 ribu atau keluarga berpendapatan di atas US$ 450 ribu per tahun (sekitar Rp 7 miliar) menjadi 39,6%, seperti pada era Presiden Bill Clinton. Angka US$ 450 ribu itu merupakan kompromi maksimal yang bisa dicapai. Sebab, awalnya Partai Demokrat mengusulkan kenaikan tarif itu berlaku bagi warga negara yang berpenghasilan di atas US$ 250 ribu per tahun. Tidak mudah bagi Pemerintah dan Kongres untuk mencapai kesepakatan itu. Keputusan harus dilakukan dengan pemungutan suara (voting). Hasilnya, 257 suara setuju dan 167 suara menolak. Sebelumnya, Senat AS telah lebih dulu menyetujui kesepakatan itu, juga lewat

44

TEKS Ali Sundoluhur foto riset

voting, dengan 89 suara mendukung berbanding 8 suara menolak pada Selasa dini hari. Hasil ini juga tak lepas dari lobi panjang Wakil Presiden Joe Biden dengan para anggota Senat dari Partai Republik. Bagi Partai Republik yang mendominasi parlemen, proposal yang akan mengerek tarif pajak bagi orang kaya AS itu sebenarnya bertentangan dengan ideologi ortodoks mereka yang antipajak. Republikan sudah mempertahankan ideologi ini selama dua dekade. Namun, karena risiko ekonomi AS yang sudah berada di ujung tanduk dan kemungkinan Partai Republik akan disalahkan jika tak ada solusi, maka mereka menyerah. Jika kesepakatan gagal dicapai, pakar ekonomi memperingatkan ekonomi AS yang rapuh akan kembali jatuh dalam resesi. Presiden Barack Obama sudah menandatangani rancangan undang-undang itu menjadi undang undang pada Rabu pekan lalu. Obama mengatakan, kesepakatan tersebut merupakan suatu langkah dalam usaha yang lebih luas untuk memperkuat ekonomi Amerika. “Para pemimpin dari kedua partai politik di Senat duduk bersama untuk mencapai kesepakatan yang mendapat dukungan luas kedua pihak yang melindungi 98% warga AS dan 97% usaha kecil dari kenaikan pajak,” kata Obama. “Meski baik Demokrat maupun Republik tidak

suasana di kongres AS

mendapatkan apa yang mereka inginkan, kesepakatan kini adalah hal terbaik yang bisa diberikan untuk negara ini.”

Pemotongan Anggaran Namun, beleid baru yang diteken Obama itu masih menyisakan isu pemotongan anggaran. Kongres dan Gedung Putih menangguhkan pemotongan secara otomatis anggaran sebesar US$ 109 miliar (Rp 1.700 triliun) hingga dua bulan ke depan. Hal ini jelas membuat awal masa pemerintahan periode kedua Obama akan dipenuhi debat dan tarik-menarik dengan kubu Republik. Kubu Republik terus mendesak pengurangan besarbesaran anggaran program layanan kesehatan bagi warga lanjut usia.

inilahREVIEW 19 Tahun II | 7-13 Januari 2013


internasional jurang fiskal

Jika kesepakatan gagal dicapai, pakar ekonomi memperingatkan ekonomi AS yang rapuh akan kembali jatuh dalam resesi. Kondisi ini memungkinkan Kongres dan Gedung Putih membuka kembali negosiasi. Ini berarti, Gedung Putih dan Demokrat akan kembali menghadapi Republik pada akhir Februari. “Masih banyak yang harus dilakukan untuk mengurangi defisit dan saya bersedia mela-

kukannya,� tandas Obama. Kubu Demokrat menganggap kesepakatan ini memang tidak sempurna. Namun, itu alternatif terbaik. “Proposal ini tidak bisa dianggap hebat atau sangat disukai. Namun, ini lebih baik daripada jatuh dalam jurang fiskal,� kata Senator Chuck Schumer. Memang, Presiden Obama dan para anggota Republik dalam Kongres telah berpolemik selama lebih satu tahun mengenai tarip pajak, besarnya anggaran negara, defisit anggaran yang kronis, dan utang negara yang menggunung. Jika kesepakatan ini tidak tercapai, sejumlah analis ekonomi memprediksi perekonomian AS yang rapuh ini bisa mengalami resesi. Jika jurang fiskal

inilahREVIEW 19 Tahun II | 7-13 Januari 2013

sampai benar-benar terjadi, dampaknya ke ekonomi AS akan sangat dramatis. Kombinasi dari kenaikan pajak dan pemotongan anggaran memang akan menurunkan defisit hingga kurang lebih US$ 560 miliar. Tetapi hal ini juga akan menyebabkan PDB AS mengalami penurunan sebesar 4% di tahun 2013. Dengan pemotongan PDB sebesar 4% ini berarti ekonomi AS akan masuk ke dalam resesi. Di waktu yang bersamaan, kondisi ini juga akan mengakibatkan naiknya tingkat pengangguran, yang diprediksi akan bertambah 1% dari saat ini. Hal ini berarti sekitar 2 juta orang akan kehilangan pekerjaannya.

Penilaian IMF Dana Moneter Internasional (IMF) me-

45


internasional jurang fiskal

«Masih banyak yang harus dilakukan untuk mengurangi defisit dan saya bersedia melakukannya.» barack obama. presiden amerika serikat

nilai, beleid baru itu tidak cukup untuk menanggulangi masalah ekonomi jangka panjang AS, termasuk defisit anggaran dan utang negara. Dalam pernyataannya, juru bicara IMF Gerry Rice mengatakan, masih banyak yang harus dilakukan untuk mengembalikan kondisi keuangan AS ke arah berkelanjutan tanpa merusak apa yang disebutnya sebagai pemulihan ekonomi yang masih rapuh. “Masih banyak yang harus dilakukan untuk mengembalikan keuangan publik AS pada jalur yang berkelanjutan tanpa mengganggu pemulihan yang masih belum stabil,” ujar Rice. “Tidak adanya tindakan Kongres dalam pemulihan ekonomi akan menyebabkan keterpurukan.” Kendati begitu, lembaga donor ini menyambut baik kesepakatan politik yang diselesaikan pada Selasa malam di Washington itu. Ia menyebut, Kongres membuat sedikit kemajuan dalam menangani masalah defisit di AS, dan perlu untuk meningkatkan batas utang yang ditetapkan negara dalam mempertahankan pendanaan mengatasi defisit tersebut. “Secara spesifik, sebuah rencana komprehensif yang memastikan pendapatan

dan penahanan hak anggaran yang lebih tinggi dalam jangka menengah seharusnya disetujui secepat mungkin,” kata Rice. Sementara itu, bursa-bursa Asia memberi tanggapan positif setelah Kongres AS meluluskan kesepakatan untuk menghindari jurang fiskal tersebut. Bursa Hong Kong meningkat 1,9%, Seoul naik 1,4%, dan Sydney 1,26% dalam jual-beli hari Rabu. Perselisihan politik yang berkepanjangan mengenai cara menyelesaikan krisis itu sebelumnya telah membayangi bursa global dalam minggu-minggu terakhir tahun 2012. Namun, reaksi positif bursa tidak berlangsung lama, karena pasar masih melihat adanya masalah karena persoalan pemotongan anggaran secara otomatis hanya ditangguhkan. Berdasarkan kesepakatan itu, Fraksi Republik dan Demokrat mempunyai waktu dua bulan untuk mencapai kesepakatan kompromi untuk menghindarkan pemotongan otomatis anggaran pertahanan dan anggaran tunjangan social. Kesepakatan itu juga gagal menyelesaikan masalah apakah Kongres akan memilih untuk menaikkan pagu hutang Amerika. n

Poin-Poin Kesepakatan Undang-undang untuk menyelesaikan ancaman kenaikan pajak dan pemangkasan anggaran sudah disetujui Kongres AS. Presiden Barack Obama juga sudah menekennya menjadi UU. Inilah poin-poin kesepakatan itu: 1. Menunda pemangkasan otomatis anggaran belanja sesi pertama selama dua bulan. Selama itu, Kongres akan mengerjakan rencana lain untuk menggantinya. 2. Menaikkan pendapatan AS sebanyak US$ 620 miliar selama 10 tahun melalui serangkaian kenaikan pajak pada warga kaya Amerika Serikat. 3. Secara permanen melanjutkan pemangkasan pajak yang berlaku sejak 2001 di bawah Presiden George W. Bush bagi keluarga yang berpenghasilan di bawah US$ 450.000 dan individu berpendapatan di bawah US$ 400.000. Mereka yang berpenghasilan di atas itu harus membayar pajak yang naik menjadi 39,6%, dari batas atas tarif pajak saat ini di level 35%. 4. Di atas batasan penghasilan itu juga, pajak keuntungan investasi dan pajak dividen akan kembali ke level 20%, dari yang saat ini 15%. 5. Membatasi insentif pengecualian pajak personal dan pengurangan pajak pada rumah tangga berpenghasilan US$ 300.000 ke atas, atau individu berpenghasilan US$ 250.000 ke atas. 6. Menaikkan pajak tempat tinggal (estate tax) menjadi 40% untuk rumah tinggal senilai lebih dari US$ 10 juta per pasangan. Saat ini estate tax hanya 35%.

46

7. 8.

Pajak minimal alternatif diberlakukan permanen. Melanjutkan manfaat asuransi pengangguran untuk setahun bagi 2 juta orang. 9. Melanjutkan kredit pajak anak, kredit pajak penghasilan, dan kredit pajak uang masuk sekolah sampai akhir 2013. Melanjutkan 50% depresiasi bonus selama setahun. 10. Menghindarkan pemotongan pembayaran kepada dokter yang merawat pasiennya dalam Medicare. n

inilahREVIEW 19 Tahun II | 7-13 Januari 2013


internasional orang kaya

Yang Kaya Makin Kaya Dunia boleh krisis, tapi orang kaya tetap mampu menambah pundi-pundi kekayaannya. Tahun 2012 lalu, kekayaan 100 orang terkaya di dunia bertambah US$ 241 miliar (Rp 2.169 triliun). TEKS Ali Sundoluhur foto riset

t

ahun lalu, banyak orang terus bertanya bagaimana masa depan perekonomian dunia. Itu lantaran tak jelasnya nasib perekonomian yang terus digelayuti krisis. Apakah Uni Eropa masih akan bertahan? Apakah Yunani akan dikeluarkan dari Uni Eropa? Apakah Amerika Serikat bisa menghindari dari jurang fiskal? Apakah China akan mengalami hard landing? Sederet pertanyaan pelik itu seperti menambah ketidakpastian global di tengah situasi krisis yang tengah membelenggu zona euro

inilahREVIEW 19 Tahun II | 7-13 Januari 2013

dan AS. Namun, dunia boleh krisis tapi orang kaya seperti tak menghiraukan itu. Ibaratnya, anjing menggonggong, kafilah berlalu. Bayangkan, menurut Bloomberg Billionaires Index, 100 orang terkaya dunia mampu menambah kekayaannya selama tahun 2012 lalu sebanyak US$ 241 miliar (Rp 2.169 triliun). Total nilai kekayaan mereka pada penutupan pasar 31 Desember 2012 mencapai US$ 1,9 triliun. Sektor ritel dan telekomunikasi menjadi raja dalam hal menambah kekayaan para miliarder itu. Kenaikan sektor ini rata-rata mencapai 20% selama 2012 berjalan. Dari 100 orang yang muncul di peringkat akhir tahun 2012, hanya 16 tercatat mengalami rugi bersih untuk periode 12 bulan. “Tahun lalu adalah tahun yang hebat bagi miliarder di dunia,” kata John Catsimatidis, miliarder pemilik Red Apple Group Inc. “Tahun 2013, mereka akan terus mencari investasi di seluruh dunia yang akan memberi mereka lebih banyak keuntungan.” Amancio Ortega, orang Spanyol yang mendirikan ritel Inditex SA adalah gain­ er terbesar. Inditex SA merupakan operator jaringan penjualan pakaian Zara terbesar. Pundi-pundi taipan berusia 76 tahun itu meningkat US$ 22,2 miliar menjadi US$ 57,5 miliar. Ini terjadi setelah saham Inditex naik 66,7%. “Ini adalah perusahaan yang luar bia-

47


internasional orang kaya

Carlos Slim

bill gates

warren buffett

sa yang telah melakukan hal besar dan mendapat keuntungan karena kinerjanya,” kata Christodoulos Chaviaras, analis di Barclays Plc di London. “Bisakah mereka mengulanginya? Ini akan lebih sulit. Banyak berita positif sudah tercermin dalam harga saham.” Sementara itu, konglomerat Brasil, Eike Batista, 56, menjadi loser terbesar tahun ini dengan dolar. Kekayaannya turun US$ 10,1 miliar. Batista kini menempati urutan ke-75 di dunia dengan kekayaan bersih US$ 12,4 miliar. Pada 27 Maret, kekayaanya bernilai US$ 34,5 miliar dan menempati peringkat 8 pada indeks Bloomberg. “Tahun depan akan ada banyak pekerjaan untuk Eike,” kata Lucas Brendler, yang membantu mengelola sekitar US$ 6 miliar di Banco de Geracao Futuro Investimentos, Porto Alegre, Brasil. “Ini akan menjadi tahun baginya untuk memulihkan kepercayaan investor, dan meninggalkan ranah teori dan mulai memberikan hasil,” katanya. Pendiri Facebook Mark Zuckerberg kehilangan US$ 5,2 miliar selama tahun lalu setelah saham perusahaan turun 30% setelah penawaran saham perdana awal Mei. Investor menggugat Facebook, operator jejaring sosial terbesar di dunia, setelah sahamnya mengalami penurunan terbesar dalam sejarah IPO perusahaan teknologi. Para investor menyebut perusahaan berbais di Menlo Park, California, itu telah gagal mengungkapkan analis penjamin emisi mengenai pendapatan iklan. Saham global tercatat melonjak selama 2012. MSCI World Index naik 13,2% selama tahun itu dan ditutup di le-

vel 1.338,50 pada 31 Desember. Standard and Poor’s 500 Index tercatat naik 13,4% dan ditutup pada level 1.426,19. Sementara itu, Saham Eropa mulai naik pada semester kedua tahun 2012. The Stoxx Europe 600 tercatat naik 19,6% sejak 4 Juni 2012 hingga penutupan 31 Desember. Indeks acuan itu total mencatat kenaikan 14,4% untuk tahun 2012, dan menjadi kinerja tahunan terbaik sejak 2009. Progres ini terjadi setelah Bank Sentral Eropa memperkenalkan program

gainer terbesar kedua dengan mata uang dolar AS. Keuntungan oleh industri konglomerat Slim, Grupo Carso SAB, dan Grupo Financiero Inbursa, perbankan dan operasi asuransinya, mampu mengimbangi penurunan yang terjadi di America Movil, holding terbesarnya. Operator ponsel dengan pelanggan terbesar di benua Amerika itu sahamnya ditutup turun 5,8% menjadi 14,9 peso pada akhir tahun. “America Movil mengalami tekanan karena meningkatnya penetrasi nirkabel di Amerika Latin selama lima tahun terakhir,” kata Chris King, analis di Stifel Nicolaus & Co di Baltimore, Maryland. Menurut King, salah satu tantangan terbesar Slim adalah berhadapan dengan regulasi di Meksiko dan Kolombia yang dirancang untuk memberi sanksi atau mencabut izin America Movil dan pesaingnya. Maestro software AS Bill Gates, 57, menempati posisi kedua dalam daftar orang terkaya, tertinggal US$ 12,5 miliar dari kekayaan Slim. Co-founder Microsoft ini menambah kekayaan sebesar US$ 7 miliar setelah sahamnya diperusahaan Redmond yang berbasis di Washington naik 2,9%. Saham Microsoft menyumbang kurang dari 20% dari keuntungan Gates. Sedangkan Warren Buffett, 82, menempati peringkat keempat karena kehilangan gelarnya sebagai orang terkaya ketiga di dunia yang diambil alih Amancio Ortega pada 6 Agustus lalu. Buffet yang merupakan ketua The Berkshire Hathaway memperoleh US$ 5,1 miliar selama tahun lalu.

48

Namun, dunia boleh krisis tapi orang kaya seperti tak menghiraukan itu. Ibaratnya, anjing menggonggong, kafilah berlalu. pembelian obligasi, S&P meng-upgrade peringkat utang Yunani, dan kepercayaan bisnis Jerman naik lebih dari perkiraan.

Orang Terkaya Hingga akhir 2012, Carlos Slim, raja telekomunikasi yang mengontrol Meksiko America Movil (AMX) SAB, mempertahankan gelarnya sebagai orang terkaya di bumi. Kekayaan bersih pria berusia 72 tahun ini tercatat naik US$ 13,4 miliar (21,6%) sampai 31 Desember 2012. Ini sekaligus menjadikannya sebagai

inilahREVIEW 19 Tahun II | 7-13 Januari 2013


internasional orang kaya

Amancio Ortega

Ingvar Kamprad

Meksiko America Movil (AMX) SAB

Buffet menjadi orang yang menonjol tahun lalu kerena dukungannya terhadap kenaikan pajak bagi orang kaya seperti yang digagas Presiden AS Barack Obama. Ia bahkan menyumbangkan 22,3 juta saham Berkshire Kelas B pada bulan Juli untuk amal. “Pada pendapatan lebih dari US$ 1 juta, kelebihan US$ 1 juta harus membayar pajak minimal 30%. Kemudian, kelebihan US$ 10 juta harus membayar pajak 35%,” kata Buffett dalam sebuah wawancara dengan Charlie Rose pada bulan November lalu. “Hukum pajak harus progresif. Dan, saya berpikir bahwa ketika orang dapat menghasilkan US$ 15 juta atau US$ 20 juta atau US$ 200 juta dan membayar pajak cuma 10%, sesuatu tindakan harus dikenakan.” Pendiri IKEA, Ingvar Kamprad, 86, menjadi orang terkaya kelima di dunia dengan kekayaan US$ 42,9 miliar. Struktur kepemilikan yang kompleks belakang IKEA, pengecer furnitur terbesar di dunia, menjadi lebih transparan pada Agustus setelah franchisor IKEA meneterbitkan kinerja keuangan untuk pertama kalinya. Transparansi itu membuat kekayaan bersih Kamprad diketahui lebih tinggi 16,6% pada 2012.

honan kewarganegaraan Belgia karena alasan “pribadi”, memiliki 70,4% saham dari Christian Dior. Sebanyak 29,6% sisanya dipegang oleh investor luar. Kekayaan bersihnya mencapai US$ 28,8 miliar. Kekayaan CEO Amazon.com Inc (AMZN) Jeff Bezos, 48, bertambah US$ 6,9 miliar setelah saham pengecer online terbesar dunia itu naik 45%. Empat ahli waris Wal-Mart Stores Inc (WMT), Jim Walton, Christy Walton, Alice Walton, dan Rob Walton, kekayaan gabungan-

Ritel Melonjak Sementara itu, Kekayaan ritel naik rata-rata 19,5% rata-rata, sementara kekayaan nonritel meningkat 11,5%. Kekayaan Bernard Arnault, pria terkaya Prancis, naik US$ 8,1 miliar setelah sebagai saham LVMH Hennessy (MC) Louis Vuitton Moet SA dan Christian Dior SA melonjak. Arnault, yang mengajukan permo-

nya naik US$ 13,5 miliar. Sementara itu, Stefan Persson, ketua Hennes & Mauritz AB, pengecer pakaian Swedia, kekayaannya bertambah US$ 2,7 miliar. Sheldon Adelson, penjudi terkaya, pundi-pundinya naik US$ 2,8 miliar. Pria 79 tahun yang menjadi chairman Las Vegas Sands Corp (LVS) menerima US$ 1,2 miliar pada Desember lalu ketika perusahaan membayar dividen khusus

sebesar US$ 2,75 per saham. Lebih dari setengah dari pendapatan perusahaan berasal dari Macau. LVS tercatat mengoperasikan kasino di Macau, Singapura, dan Amerika Serikat. Lui Che Woo, pendiri Galaxy Entertainment Group Ltd, kekayaannya bertambah lebih dari dua kali lipat menjadi US$ 11,9 miliar. Perusahaannya berencana berinvestasi sebanyak HK$ 50 miliar ($ 6,5 miliar) untuk memperluas sebuah resor Macau sebagai operator kasino dan berusaha untuk menarik lebih banyak turis China di pusat judi terbesar di dunia tersebut. Zong Qinghou menjadi manusia terkaya di China setelah pada September lalu mengungkapkan kepemilikannya di Hangzhou Wahaha Group Co, pembuat minuman terbesar ketiga di China. Kekayaanya lebih dari dua kali lipat dari perkiraan sebelumnya. Konglomerat Soda dan berusia 67 tahun ini memiliki lebih dari 80% saham Wahaha. Kekayaan bersih Zong mencapai US$ 15,8 miliar. Dia tercatat US$ 8,4 miliar, lebih kaya dari Robin Li, pendiri Baidu Inc (BIDU), situs mesin pencari online terbesar China. “Pada 2012, orang-orang terkaya masih terfokus pada hal-hal yang mereka bisa kendalikan: gaya hidup, mengelola koleksi seni, dan keamanan keluarga,” kata Armand Del Medico, penasihat kekayaan bagi UBS Financial Services. “Tahun depan, ada lebih banyak nafsu untuk melihat peluang investasi di luar sektor tradisionalnya.” Kalau begitu, akankah kekayaan mereka akan semakin bertambah tahun depan? Kita tunggu. n

«Pada 2012, orangorang terkaya masih terfokus pada hal-hal yang mereka bisa kendalikan: gaya hidup, mengelola koleksi seni, dan keamanan keluarga.» Armand Del Medico. penasihat kekayaan bagi UBS Financial Services

inilahREVIEW 19 Tahun II | 7-13 Januari 2013

49


profil Bank Bukopin

Glen Glenardi

Berawa Sebuah kebetulan telah mengantarkan Glen menjadi seorang bankir. Sebelum pensiun, ia ingin membawa Bukopin masuk kelompok 10 bank terkaya di tanah air. TEKS Hideko ilustrasi apenk

ÂŤ Glen pun dengan cepat mengambil keputusan untuk tetap melepas saham Bank Bukopin ke masyarakat, walaupun kemudian jumlah dikurangi menjadi 15%. Âť

50

S

eperempat abad menjadi bankir, bisa dikatakan Glen Glenardi merupakan salah satu bankir senior yang ada saat ini. Selain senior, ia juga tergolong eksekutif yang loyal. Soalnya, sepanjang kariernya sebagai bankir, ia hanya bekerja di Bank Bukopin. Tak heran bila berbagai posisi pernah dijalaninya. Termasuk posisi Direktur Utama yang dijabatnya selama selama sewindu terakhir. Di industri perbankan, karier Glen memang sudah mencapai puncaknya. Namun semua itu belum dapat memuaskan dirinya. Masih ada keinginan Glen yang belum tercapai, yakni membawa Bank Bukopin masuk ke dalam kelompok 10 bank penghasil laba dan aset terbesar di negeri ini. Ia berharap, sebelum pensiun, bank Bukopin sudah bisa masuk dalam jajaran bank elite di negeri ini.

inilahREVIEW 19 Tahun II | 7-13 Januari 2013


profil Bank Bukopin

al dari Salah Sambung Kendati keinginannya begitu menggebu, namun sarjana ekonomi lulusan Univesitas Jayabaya ini cukup realistis. Mengingat persaingan antar bank yang begitu sengit, Glen pun menargetkan pada tahun 2015 Bank Bukopin bisa masuk ke kelompok 10 bank. Sebenarya tanda-tanda ke arah sana sudah mulai terlihat. Pada kuartal III2012, Bank Bukopin berhasil membukukan laba bersih Rp 617,2 miliar atau tumbuh 34,81% dibanding periode yang sama tahun 2011. Untuk bisa masuk ke dalam jajaran 10 bank terbesar, setidaknya Bank Bukopin harus menghasilkan profit di atas Rp 700 miliar. Bila tren pertumbuhan laba bisa dipertahankan, bukan tak mungkin keinginan Glen bisa tercapai sebelum 2015. Selain sebagai mitranya Perum Bulog dan koperasi, selama puluhan tahun Bank Bukopin konsisten menyasar segmen usaha mikro kecil dan menengah (UKM). Sektor ini tetap akan menjadi andalan Glen dalam mengejar profit yang lebih besar. Meski di ceruk UMKM persaingan semakin sengit, namun ia tetap optimistis karena Bukopin memiliki keunggulan dibandingkan para pesaingnya. Glen menuturkan, sejak berdiri pada 1989, Bukopin memang telah menyasar sektor UKM. “Jadi kami sudah memiliki pengalaman yang cukup kuat sejak puluhan tahun yang lalu di UKM,� katanya. Hingga saat ini, sekitar 50%-60% pembiayaan Bukopin disalurkan ke sektor UKM. Kemudian disusul pembiayaan korporasi 20%30% dan sektor ritel atau konsumen sebesar 10%-20%. Menurut Glen, Bank Bukopin bertekad untuk terus mengembangkan pembiayaan di sektor UMKM. Salah satunya dengan menggandeng koperasi melalui konsep Swamitra. Bukopin juga memberikan pembiayaan mikro melalui saluran distribusi baru.

Ikon Bukopin Memulai kariernya di Bukopin pada 1986 sebagai accounts officer. Sebelum bergabung dengan Bukopin, ia sempat bekerja di sebuah agen periklanan sebagai account executive (AE). Ada cerita menarik mengapa ia akhirnya bergabung dengan Bukopin. Suatu hari ia menerima telepon salah sambung dari seorang wanita yang tidak ia kenal sebelumnya.

Menurut Glen, Bank Bukopin bertekad untuk terus mengembangkan pembiayaan di sektor UMKM. Salah satunya dengan menggandeng koperasi melalui konsep Swamitra. Bukopin juga memberikan pembiayaan mikro melalui saluran distribusi baru. Dari percakapan dengan wanita itu, ia mengatahui bahwa saat itu Bank Bukopin tengah membuka lowongan pekerjaan dengan tugas yang hampir mirip dengan pekerjan AE. Akhirnya ia pun melamar ke Bukopin dan ternyata diterima. Di Bukopin, karier Glen memang cemerlang. Dalam waktu tiga tahun ia telah dipercaya menjabat sebagai

inilahREVIEW 19 Tahun II | 7-13 Januari 2013

loans settlement head (kepala kredit/ pelunasan pinjaman) di kantor pusat Bank Bukopin. Namun, saat memegang jabatan ini, cobaan mengadangnya. Glen sempat dituduh sebagai penyebab terjadinya kredit macet di bank Bukopin. “Sehingga saya praktis di-nonjob-kan. Saya pun mengalami masa-masa di mana tidak diberi pekerjaan,� kata Glen. Sempat terlintas dibenak Glen untuk segera mencari pekerjaan di tempat lain. Namun ternyata hasil penyelidikan internal membuktikan bahwa ia tak bersalah. Glen pun kembali dipekerjakan. Bahkan pria kelahiran Cirebon 1960 ini dipromosikan sebagai kepala cabang Bank Bukopin Cirebon. Praktis, sejak itu kariernya berjalan mulus hingga akhirnya memegang jabatan Direktur Utama. Saat baru menjabat Direktur Utama, ada keputusan dilematis yang harus diambil Glen. Itu berkaitan dengan IPO Bank Bukopin, tahun 2006. Awalnya, manajemen menginginkan Bukopin melepas 30% sahamnya ke publik. Namun, karena saat itu bursa sedang lesu, banyak calon investor membatalkan pembelian saham Bukopin. Saat itu ada opsi untuk membatalkan rencana IPO. Namun, konsekuensinya, citra Bukopin akan hancur di mata investor. Glen pun dengan cepat mengambil keputusan untuk tetap melepas saham Bank Bukopin ke masyarakat, walaupun kemudian jumlah dikurangi menjadi 15%. Tahun 2011, Bukopin kembali melepas 15% sahamnya kepada masyarakat lewat rights issue. Setelah delapan tahun menjadi pucuk pimpinan, kini Glen sudah menjadi ikon bagi Bank Bukopin. Apalagi jika ia berhasil membawa Bukoin masuk jajaran 10 besar bank penghasil laba terbesar, namanya akan tercatat sebagi bagian dari sukses bank ini.n

51


hukum penggelapan

Setelah M Kemenangan pemerintah atas Asian Agri Group dalam kasus penggelapan pajak, menjadi penyemangat untuk mengejar 12 juta perusahaan dan 30 juta wajib pajak pengemplang pajak lainnya. TEKS Iwan Purwantono Foto Wirasatria

A

pengolahan sawit PT Asian Agri

52

khir tahun lalu bisa disebut sebagai akhir tahun tak menggembirakan bagi Asian Agri Group, perusahaan perkebunan kelapa sawit milik konglomerat, Sukanto Tanoto. Pasalnya, Mahkamah Agung (MA) menghukum 14 perusahaan dalam Asian Agri Group untuk membayar denda sebesar Rp 2,520 triliun dalam kasus penggelapan pajak dengan terdakwa mantan Manajer Pajak Asian Agri, Suwir Laut. Putusan itu diketok pada 18 Desember 2012 dengan suara bulat majelis hakim yang terdiri atas Djoko Sarwoko sebagai ketua, dengan anggota Sri Muharyuni serta Komariah Emong Sapardjaja. Namun, MA baru mengumumkan putusan tersebut tanggal 28 Desember lalu. “Denda dua kali pajak terutang yang kurang dibayar tersebut harus dibayar dalam waktu satu tahun,� kata Kepala Biro Hukum dan Humas MA Ridwan Mansyur, dalam konferensi pers di Jakarta. Putusan tersebut menindaklanjuti permohonan kasasi yang diajukan Jaksa Penuntut Umum Agus Prasnowo. Asal tahu saja, sebelumnya, Suwir Laut alias Liu Che Sui alias Atak didakwa menggelapkan pajak perusahaannya sebesar Rp 1,25 triliun selama periode 2002-2005. Terdakwa dianggap melakukan manipu-

inilahREVIEW 19 Tahun II | 7-13 Januari 2013


hukum penggelapan

Menunggu Lima Tahun

Menteri Keuangan Agus Martowardojo

lasi dalam mengisi surat pemberitahuan pajak tahunan atas Asian Agri. Namun, di tingkat pengadilan negeri dan pengadilan tinggi, dia divonis bebas. Menurut Djoko Sarwoko, hakim di pengadilan menerapkan hukum yang keliru atas kasus tersebut. Hakim hanya melihatnya dari kasus administrasi. “Padahal data yang diberikan Asian Agri tak sesuai dengan data di Direktorat Pajak, sehingga menimbulkan kerugian negara,” ujarnya. Karena itu, dalam putusan kasasi, Suwir Laut dinyatakan terbukti melanggar Pasal 39 ayat 1 Undang-Undang tentang Perpajakan. Untuk itu, Suwir Laut divonis 2 tahun penjara dengan masa percobaan 3 tahun.

Terobosan Baru Putusan kasasi ini dianggap sebagai terobosan baru dalam hukum. “Putusan ini menarik karena walaupun penggelapan pajak sebagai administratif penal dan penghukuman sebagai ultimum remidium, tapi oleh majelis kasasi diputus langsung sebagai kejahatan pajak,” kata Ridwan Mansyur. Ridwan menjelaskan, perbuatan Suwir Laut yang memasukkan data tidak sebenarnya bertentangan dengan sistem pemungutan pajak (self asses-

ment system) yang dianut di Indonesia. Self assesment system adalah Wajib Pajak menghitung, menyetor, dan melaporkan sendiri pajaknya. “Terdakwa mengisi data palsu kewajiban perusahaan berturut-turut selama 4 tahun terhadap sejumlah 14 perusahaan, sehingga tidak atau kurang membayar kewajiban pajak yang ditentukan sebenarnya,” ujar Ridwan. Kasus penggelapan pajak perkebunan kelapa sawit milik Sukanto Tanoto ini sudah ditangani Kejaksaan Agung selama lebih kurang lima tahun. Kasus ini dibongkar oleh mantan Group Financial Controller Asian Agri, Vincentius Amin Sutanto. Vincentius sendiri telah divonis 11 tahun penjara karena dituduh melakukan pencucian uang. Dengan putusan kasasi MA itu, 14 perusahaan yang berada di bawah Asian Agri Group diwajibkan membayar denda pajak. Perusahaan-perusahaan itu adalah Mitra Unggul Pusaka,  Tunggal Yunus Estate, Dasa Anugerah Sejati, Andalas Intiargo Lestari, Hari Sawit Jaya,  Rantau Sinar Karsa, Rigunas Agri Utama, Gunung Melayu, Inti Indosawit Subur, Raja Garuda Mas Sejati, Indo Sepadan Jaya, Nusa Pusaka Kencana, Supra Matra Abadi, dan Saudara Sejati Luhur. 

inilahREVIEW 19 Tahun II | 7-13 Januari 2013

Yang Lain Dikejar Tentu saja, putusan kasasi MA bisa dianggap sebagai kado penutup akhir tahun bagi pemerintah. “Ya, senang kita. Nanti kita yang menagih,” kata Direktur Jenderal Pajak Fuad Rahmany. Tak ketinggalan Menteri Keuangan Agus Martowardojo. “Saya sangat menyambut baik. Jadi, saya merasa ini sesuatu yang konsiten di dokumen pajak,” kata Agus. Dengan kondisi seperti ini, ujar Agus, pemerintah nantinya juga akan menerapkan hal yang sama pada pengemplang pajak lainnya. “Ini merupakan progress yang baik, karena selama ini kasus terkait wajib pajak selalu ada perselisihan dan memerlukan penyelesaian yang lama,” katanya. Kementerian Keuangan memang berniat mengejar para penunggak atau pengemplang pajak kelas kakap. Upaya ini akan dimulai dengan menelusuri 3.200 rekening gendut yang transaksinya dinilai mencurigakan oleh Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan. Dirjen Pajak Fuad Rahmany juga sempat menginformasikan, kini sedikitnya ada 12 juta perusahaan dan 30 juta wajib pajak menjadi pengemplang pajak. Alasan pengemplang pajak ini, ujar Fuad, karena menganggap pajak yang mereka bayarkan akan dikorupsi oleh petugas pajak, seperti Gayus HP Tambunan dan Dhana Widyatmika. Yang jelas, sampai pekan lalu, kuasa hukum Suwir Laut, Mohamad Assegaf, belum bisa memberi komentar atas putusan kasasi MA. Hanya saja, sejak awal, Assegaf menilai, kasus tersebut bukan perkara pidana, tapi utang pajak. Karena itu, menurut dia, seharusnya perkara ini tidak dibawa ke pengadilan umum, tapi diselesaikan di pengadilan pajak. Sebab, sebagian besar perusahaan yang terlibat dalam kasus ini sudah menyelesaikan tunggakan pajaknya. Dengan fakta seperti ini, Assegaf mempertanyakan, apakah Suwir Laut bisa dimintai pertanggungjawaban? Nah lho…. n

53


hukum Gugatan

Karena Tarif Cukai Baru Alasan gugatan sendiri, menurut Heri Susianto selaku Ketua Harian Forum Masyarakat Industri Rokok Seluruh Indonesia (Formasi), keberadaan PMK No.179 Tahun 2012 mengacu pada PMK No.167 Tahun 2011 yang sebenarnya sudah dibatalkan Mahkamah Agung (MA). Dikatakannya, Formasi telah mengajukan uji materi ke MA atas PMK No.167 Tahun 2011 dan dikabulkan. Dalam putusan yang ditetapkan 7 Agustus 2012, MA memerintahkan agar Kementerian Keuangan mencabut PMK tersebut. Salinan putusan itu sendiri telah diterima Formasi pada 19 September 2012.  “Dengan demikian Bea Cukai dan Kementerian Keuangan jelas melakukan tindakan melawan hukum. Tidak melaksanakan putusan MA,” tandas Heri Susianto, beberapa waktu lalu, sambil menambahkan, gugatan ke PTUN sudah disampaikan sejak dua pekan lalu.

Para pemilik pabrik rokok kecil menggugat Ditjen Bea Cukai ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN). Pemicunya, penetapan tarif cukai baru. TEKS Elka Saraswati Foto riset

Pabrik rokok kecil

M

emasuki tahun 2013, gonjang-ganjing melanda pelaku industri rokok skala kecil di Jawa Timur dan Jawa Tengah. Penyebabnya adalah penetapan tarif baru cukai rokok yang termuat dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No.179 Tahun 2012 tentang Tarif Cukai Hasil Tembakau. Sesuai aturan tersebut, tarif cukai sigaret kretek tangan (SKT) menjadi Rp 75 per batang, sedangkan cukai sigaret kretek mesin (SKM) menjadi Rp 235 per batang. Dengan ketentuan tarif cukai baru itu, maka tarif cukai SKM untuk bungkus berisi 16 batang rokok naik sebesar Rp 1.040. Alhasil bila tak mau merugi, pabrik rokok kecil harus men-

54

jual produk dari Rp 6.000 menjadi sedikitnya Rp 7.000. Persoalannya, tak mudah bagi pabrik rokok kecil untuk menjual produk dengan harga Rp 7.000. Apalagi tidak sedikit pabrik rokok besar dengan merek terkenal yang juga menjual produk SKM mereka dengan harga sama. Jadilah, boleh dibilang pabrik rokok kecil tinggal menunggu waktu, mati satu per satu tercekik tarif cukai yang baru. Tak ingin mati, para pemilik pabrik rokok kecil di Jawa Timur dan Jawa Tengah akhirnya melayangkan gugatan ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN). Mereka meminta agar pengadilan mencabut PMK No.179 Tahun 2012, yang mulai dinyatakan berlaku sejak 25 Desember 2012.

OPTIMISTIS MENANG Formasi dan para pemilik pabrik rokok kecil yakin, gugatan mereka akan dikabulkan PTUN. Bila hal itu menjadi kenyataan, maka para pemilik pabrik rokok sudah bersiap dengan gugatan lainnya. Mereka disebutkan Heri Susianto, akan menjadikan putusan PTUN – bila memang dimenangkan – untuk menggugat Menteri Keuangan, Dirjen Bea Cukai dan Kantor Pengawasan dan Pelayanan (KPP) Bea Cukai di masing-masing daerah. Dasar gugatan, karena Menteri Keuangan sampai dengan KPP Bea Cukai dinilai melakukan tindak melawan hukum dengan tidak melaksanakan amar putusan dari MA yang memerintahkan agar PMK No.167 Tahun 2011 dicabut. Memang dalam sosialisasi terkait dengan terbitnya PMK No.179 tahun 2012, Kementerian Keuangan telah menyebutkan bahwa dengan terbitnya PMK tersebut berarti amar putusan MA untuk mencabut PMK No.167 Tahun 2011 telah dilaksanakan. Namun dalam pandangan Formasi, isi PMK No.179 Tahun 2012 tumpang tindih antara PMK 179 dengan PMK sebelumnya juga antar-pasal dalam PMK tersebut. Nah, inilah yang kemudian dipersoalkan para pemilik pabrik rokok kecil. Bagaimana pengadilan menyikapinya, mari ditunggu saja akhir dari sengkarut ini. n

inilahREVIEW 19 Tahun II | 7-13 Januari 2013


hukum Gugatan

T

ak percaya, itu hal pertama yang dirasa Hastjarjo Boedi Wibowo, ketika mendengar putusan Mahkamah Agung (MA) yang mengabulkan gugatannya atas maskapai Indonesia AirAsia. Katanya, “Alhamdulillah. Ternyata MA memberikan keadilan bagi kita yang sebagai penuntut keadilan.” Ya, dalam publikasinya pada Rabu pekan lalu, MA menyatakan telah menolak permohonan kasasi PT Indonesia AirAsia terkait gugatan yang dilayangkan Hastjarjo Boedi Wibowo. Putusan tersebut diambil dalam persidangan Majelis Hakim Agung yang dipimpin Sofyan Sitompul sebagai hakim ketua, beberapa waktu lalu. Dengan ditolaknya permohonan kasasi ini, berarti Indonesia AirAsia harus membayar ganti kerugian immaterial senilai Rp 50 juta dan kerugian material sebanyak Rp 806 ribu. Putusan MA ini menguatkan putusan Pengadilan Negeri (PN) Tangerang, yang pada putusan 2 Februari 2010 memenangkan Hastjarjo Boedi Wibowo. Gugatan dilayangkan Hastjarjo karena maskapai Indonesia AirAsia secara sepihak telah menunda keberangkatan. Semula sesuai tiket yang dibeli, Hastjarjo seharusnya ikut dalam penerbangan QZ7340 dari Jakarta ke Yogyakarta pada 12 Desember 2008 pukul 06.00 WIB. Namun, belakangan ia dipindahkan ke penerbangan pukul 15.05 WIB. Sejauh ini, pihak Indonesia AirAsia belum mengeluarkan pernyataan terkait putusan MA tersebut. Belum dapat dipastikan apakah maskapai penerbangan tersebut akan langsung melaksanakan putusan MA, ataukah menempuh prosedur hukum lainnya.

LION AIR Pil pahit juga harus ditelan maskapai lainnya, Lion Air yang dihukum Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat membayar Rp 4 juta. Hukuman ini dijatuhkan majelis hakim dalam persidangan yang berlangsung Rabu pekan lalu. Lion Air harus membayar ganti kerugian, setelah sebagai pihak tergugat dinyatakan terbukti lalai sehingga menyebabkan hilangnya barang milik Umbu S. Samapaty, penumpang dalam penerbangan dari Manado ke Kupang dengan transit di Jakarta dan Surabaya pada 8 Oktober 2011. Ketua majelis hakim, Nur Ali dalam amar putusannya, menyatakan, “Meng­

Pesawat Lion Air

Peringatan dari Pengadilan Indonesia AirAsia dan Lion Air, kalah dalam persidangan gugatan yang diajukan penumpang mereka. Peringatan untuk memperbaiki pelayanan? TEKS Elka Saraswati Foto agus p

adili, gugatan penggugat dikabulkan sebagian. Memerintahkan tergugat untuk membayar ganti rugi sebesar Rp 4 juta.” Nilai ganti rugi itu merupakan angka tertinggi berdasarkan Peraturan Menteri Perhubungan No.77 tahun 2011. Ma­jelis hakim menolak mengabulkan tun­tutan Umbu S Samapaty selaku penggu­ gat yang minta penggantian sesuai nilai barang yang mencapai  Rp 2,96 miliar.   Berdasarkan Permen No. 77 pasal 6 ayat 1 dan 2, pengangkut dibebaskan dari tuntutan ganti kerugian terhadap hilangnya barang berharga di dalam bagasi. Regulasi itu mengecualikan keadaan, bila penumpang pada saat pelaporan keberangkatan menyatakan dan menunjukkan bahwa di dalam bagasi tercatat terdapat barang berharga, dan pengangkut setuju untuk mengangkutnya.

inilahREVIEW 19 Tahun II | 7-13 Januari 2013

Majelis berpendapat, Umbu S Samapaty selaku penggugat tidak bisa membuktikan barang-barang perhiasannya yang mewah ikut masuk ke dalam bagasi. Dalam pembuktian, majelis menganggap Umbu hanya kehilangan sebuah koper Polo berwarna biru. PN Jakarta Pusat juga menolak gugatan rekopensi yang diajukan Lion Air dengan tuduhan Umbu S Samapaty telah melakukan pencemaran nama baik. Sebelumnya, Lion Air memang sempat melayangkan gugatan rekonpensi dan menuntut Umbu S Samapaty membayarkan ganti kerugian atas pencemaran nama baik sebesar Rp 503 miliar. Atas putusan ini, Nursiwin selaku kuasa hukum Lion Air menyatakan pikir-pikir. “Kami konsultasikan terlebih dahulu dengan klien,” katanya. n

55


keuangan dana investasi

Agar Investor Tak Was-was Lewat program DPP, pemerintah menjamin keselamatan dana investor di pasar modal. Membuka peluang bagi pialang untuk curang? TEKS bastaman ilustrasi yayan

b

erinvestasi di pasar modal kini semakin aman saja. Tiga hari sebelum dilebur ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bapepam-LK mengeluarkan aturan No. 75/2012 tentang Dana Perlindungan Pemodal (DPP). Dengan adanya aturan ini, maka para investor tak perlu khawatir modal me-

56

reka hilang bila digelapkan atau dicuri para broker. Seperti halnya dana milik nasabah bank yang dijamin oleh Lembaga Penjaminan Simpanan (LPS), kelak, keselamatan uang investor di pasar modal akan dijamin oleh PT Penyelenggara Program Perlindungan Investor Efek Indonesia (P3II). “Targetnya, perusahaan ini beroperasi di kuartal III2013,� kata Friderica Widyasari Dewi, Direktur Pengembangan Bursa Efek Indonesia (BEI). Jika semuanya berjalan lancar, mulai 1 Januari 2014, semua perusahaan perantara pedagang efek (PPE) wajib mengikuti program DPP. Tak hanya

PPE, bank kontodian juga wajib mengikuti program ini pada 1 Januari 2016. Dengan mengikuti program DPP, maka seluruh dana investor yang ada di PPE maupun bank kustodian akan mendapatkan perlindungan dari P3II. Adanya program DPP membuat keamanan dana investor di pasar modal semakin terjamin. Sebab, sebelumnya, Bapepam-LK juga telah mengeluarkan aturan tentang pemisahan rekening dana nasabah (RDN). Dalam aturan ini, rekening investor dan perusahaan sekuritas harus terpisah. Dengan adanya pemisahan rekening ini, perusahaan sekuritas tidak mudah lagi memakai dana investor. Di dunia pasar modal, praktik pinjam meminjam dana milik investor memang sudah menjadi rahasia umum. Biasanya, pinjam meminjam dana ini didasarkan pada kesepakatan antara investor dan perusahaan sekuritas, ter-

inilahREVIEW 19 Tahun II | 7-13 Januari 2013


keuangan dana investasi masuk di dalamnya jangka waktu pinjaman serta besaran imbalan bunga. “Karena keterbatasan dana atau likuiditas, perusahaan sekuritas terpaksa meminjam uang nasabah untuk diputar atau keperluan lain,” ujar seorang pialang. Masalahnya, banyak nasabah yang kurang peduli dengan dana mereka di perusahaan sekuritas. Nah, minimnya kepedulian ini mengundang penyalahgunaan dana investor. Seperti yang terjadi di tahun 2008, di mana PT Sarijaya Sekuritas terbongkar menggelapkan dana investornya hingga Rp 245 miliar. Di tahun yang sama, dana nasabah PT Antaboga Delta Sekuritas juga raib.

Peluang untuk curang Dengan adanya aturan program DPP dan RDN, kini investor tak perlu khawatir dananya hilang karena seluruhnya akan dijamin oleh P3II. Tapi, untuk perlindungan dana investor, P3II akan memungut iuran anggota dan premi atau fee kepada perusahaan sekuritas. Untuk iuran anggota, setiap perusahaan sekuritas harus menyetor Rp 100 juta. Sedangkan besaran premi yang mesti dibayar mencapai 0,001% per tahun dari rata-rata nilai aset nasabah. Terlalu kecil? Mungkin. Sebab, jika dikalikan dengan aset nasabah yang ada di pasar modal per 26 Desember 2012 (mencapai Rp 2.500,32 triliun), P3II hanya akan mampu mengumpulkan premi sekitar Rp 25 miliar. Jumlah ini, dalam jangka pendek, akan sangat rawan. Misalnya, taruhlah, di tahun pertama P3II beroperasi ada kasus seperti PT Sarijaya Sekuritas. Jelas, premi tersebut tak akan cukup membayar seluruh dana nasabah. Itu sebabnya, OJK atau Bapepam-LK menyuntikkan dana awal sebesar Rp 60 miliar bagi P3II. Pemerintah juga menanggung iuran anggota dan premi di ta-

Terlepas dari soal pungutan yang memberatkan, sejumlah kalangan justru menilai program DPP sebagai bom waktu. hun 2014 - 2015. “Ini juga sebagai jawaban terhadap keberatan yang diajukan anggota bursa,” ujar Yunita Linda Sari, Kepala Biro Transaksi dan Lembaga Efek Bapepam-LK. Memang, sebelumnya, Asosiasi Perusahaan Efek Indonesia (APEI) keberatan membayar iuran anggota dan premi kepada P3II. Alasannya, seperti dikemukakan Lily Widjaya, Ketua Umum APEI, pungutan itu akan semakin memberatkan operasional PPE. Soalnya, saat ini mereka sudah dibeba-

ni berbagai pungutan. Di antaranya fee transaksi sebesar 0,03%. “Penambahan fee bakal membebani PPE, akhirnya menjadi beban nasabah,” kata Lily. Terlepas dari soal pungutan yang memberatkan tadi, sejumlah kalangan justru menilai program DPP sebagai bom waktu. Kenapa dikatakan bom waktu? Begini. Kehadiran progran penjaminan ini dapat memberikan peluang kepada perusahaan sekuritas untuk berbuat curang. Misalnya, perusahaan sekuritas bersekongkol dengan investor untuk “merampok” dana penjaminan di P3II. Namun kekhawatiran ini tampaknya sudah diantisipasi oleh Bapepam-LK. Itu terlihat dari ketatnya persyaratan ganti rugi kepada investor serta rencana pembentukan komite klaim. Tidak hanya itu, Bapepam-LK juga akan membentuk tim verifikasi untuk memastikan kasus hilangnya dana nasabah. “Tujuan pembentukan P3II justru untuk menambah kepercayaan investor,” ujar Friderica. n

Jumlah SID dan SRE LOKAL

ASING

SID dengan SRE aktif

272.292

9.146

281.438

SRE aktif

347.860

11.494

359.354

Sumber: KSEI

inilahREVIEW 19 Tahun II | 7-13 Januari 2013

JUMLAH INVESTASI

Keterangan: SID: Single Investor Identification SRE: Sub Rekening Efek.

57


keuangan kartu kredit

Gesekannya Mulai Melemah Pembatasan suku bunga dan kepemilikan kartu kredit akan berdampak pada pendapatan bank. Bank Mandiri paling terpukul. TEKS bastaman foto dahlan rebo pahing

k

artu kredit memang bisnis yang menggiurkan bagi perbankan. Selain pasarnya masih terbuka lebar, fulus yang bisa dikantongi dari usaha ini juga lumayan besar. Maklum, dibandingkan produk pinjaman lainnya, suku bunga kartu kredit boleh dibilang teramat tinggi, berkisar antara 36% hingga 48% per tahun. Hanya saja, pendapatan bank dari usaha kartu kredit bakal melorot tajam. Soalnya, akhir November lalu, BI menerbitkan SE No. 14/34/DASP mengenai

58

suku bunga maksimum kartu kredit. Di situ disebutkan, mulai awal 2013, batas maksimal bunga kredit adalah 2,95% per bulan atau 35,4% per tahun. Aturan ini berlaku untuk transkasi pembelanjaan maupun tarik tunai. Nah, setelah “diinjak kakinya” oleh Bank Indonesia (BI), suku bunga kartu kredit (credit card) pun kini sudah berbaris rapi sejajar. Paling tidak, saat ini sudah tidak ada lagi bank yang berani memasang bunga kartu kredit lebih dari 2,95% per bulan atau 35,40% per tahun. Bank Mandiri, contohnya. BUMN ini te-

lah menggunting bunga kartu kreditnya dari 3,5%-4,0% jadi 2,95%. Bank Permata juga tak mau ketinggalan langkah. Bank patungan Astra dan Stanchart ini telah memangkas suku bunga kartu kreditnya dari 3,5% menjadi 2,95%. Langkah serupa juga ditempuh oleh OCBC NISP. “Kami segera melakukan penyesuaian,” ujar Rama P Kusumahputera, Managing Director OCBC NISP. Pemangkasan suku bunga kartu kredit ini tentu akan berpengaruh besar terhadap pendapatan bank. Apalagi, selain memotong suku bunga, BI juga membatasi kepemilikan kartu kredit. Dalam aturan baru, nasabah berpenghasilan kurang dari Rp 10 juta per bulan hanya boleh memiliki kartu kredit dari dua penerbit. Maka, tak mengejutkan bila Asosiasi Kartu Kredit Indonesia (AKKI) memperkirakan bisnis kartu kredit di tahun 2013 hanya akan tumbuh 5%. Jauh di bawah rata-rata pertumbuhan tahuntahun sebelumnya yang mencapai 12%13%. Hingga November 2012, total kartu kredit yang beredar di tanah air mencapai 15,8 juta kartu dengan nilai transaksi sebesar Rp 40 triliun. Lauren Sulistiawati, Direktur Ritel Banking Bank Permata, mengakui bahwa pembatasan suku bunga dan kepemilikan kartu kredit akan akan berpengaruh terhadap pendapatan bank. “Sedikit banyak akan berdampak pada pendapatan bank,” katanya. Hingga kuartal III-2012, transaksi kartu kredit Permata mencapai Rp 2,2 triliun atau 5% dari total kredit bank ini. Bank Mandiri tentu lebih terpukul lagi. Maklum, dari delapan kartu kredit yang diterbitkannya, Bank Mandiri harus kehilangan pendapatan bunga kartu kredit 55 basis poin hingga 105 basis poin. Padahal, hingga Agustus 2012, bank BUMN ini tercatat sebagai penerbit kartu kredit terbanyak dengan jumlah mencapai 2,7 juta kartu dan nilai transaksi lebih dari Rp 11 triliun. Untuk mengantisipasi penurunan pendapatan bunga kartu kredit, beberapa bank telah menyiapkan sejumlah langkah. Bank Permata, misalnya, akan mengenjot kartu kredit co-branding dengan Hero Supermarket. Langkah serupa juga akan dilakukan Bank Mandiri. ”Untuk mengimbangi penurunan suku bunga, kami akan menggenjot jumlah transaksi,” ujar Sunarso, Direktur Business and Commercial Banking Bank Mandiri. n

inilahREVIEW 19 Tahun II | 7-13 Januari 2013


keuangan bpr

g

elisah. Tampaknya, perasaan itulah yang kini sedang membelenggu para pemilik Bank Perkreditan Rakyat (BPR). Soalnya, jika tak ada aral melintang, tahun ini BI akan menaikkan besaran modal minimum BPR. Seperti halnya aturan yang akan diberlakukan kepada bank umum, besaran modal BPR akan didasarkan pada zonasi dan perputaran uang di masing-masing wilayah. Halim Alamsyah, Deputi Gubernur BI, mengatakan bahwa ketentuan ini diberlakukan untuk menciptakan bisnis BPR yang sehat. Maklum, sejak tahun 2006, ketentuan modal minimum BPR tidak pernah berubah dari kisaran Rp 500 juta-Rp 5 miliar. Padahal bisnis yang ditangani BPR semakin besar. “Sekarang, modal Rp 500 juta tak cukup untuk menopang ekspansi,” kata Halim. Dalam Peraturan Bank Indonesia (PBI) No. 8/26/PBI/2006, BI mengelompokkan permodalan BPR berdasarkan empat zona. Untuk wilayah Jakarta, setiap BPR diwajibkan memiliki modal minimum Rp 5 miliar. Sementara BPR di Pulau Jawa (Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Tangerang, Bekasi, dan Depok) wajib memiliki modal minimum Rp 2 miliar. Ada pun BPR di Bali dan luar Jawa berkisar antara Rp 500 juta hingga Rp 1 miliar. Sayangnya, kebijakan penyamarataan modal BPR dalam suatu wilayah itu membuat persaingan antar BPR menjadi kurang sehat. “BPR besar dan kecil bisa menggarap bisnis yang sama,” kata Halim. Makanya, dalam aturan yang baru, besaran modal minimum tak hanya ditentukan berdasarkan wilayah. Tetapi juga tingkat perekonomian atau perputaran uang di masing-masing daerah. Untuk BPR yang beroperasi di daerah yang tingkat perekonomiannya cukup pesat, BI akan memberlakukan ketentuan modal minimum Rp 10 miliar. Daerah yang masuk ke dalam zona ini meliputi kota Jakarta, Semarang, dan Surabaya. Sedangkan bagi BPR yang beroperasi di kota seperti kota Solo dan Bekasi, mereka diwajibkan memiliki modal minimum Rp 6 miliar. Kendati modal minimum yang ditetapkan tidak tergolong tinggi, tak semua BPR bisa memenuhinya. Simak saja penuturan Joko Suyanto. Di mata Ketua Umum Perhimpunan Bank Perkreditan Rakyat (Perbarindo) ini, kebijakan baru

Tambah Modal Atau Menyingkir BI akan menaikkan modal minimum BPR. Diperkirakan banyak BPR yang harus menyingkir ke daerah lain atau bahkan gulung tikar. TEKS bastaman foto dahlan rebo pahing

itu akan memberatkan anggotanya. Bahkan, bukan mustahil, jika ketentuan itu diberlakukan, banyak BPR yang bakal menyingkir ke daerah lain atau tutup. Kedati begitu, Joko setuju jika modal minimum BPR dinaikkan. Alasannya, penambahan modal tersebut dapat meningkatkan daya saing BPR. Terutama ketika mereka harus berhadapan dengan bank umum. “Kami sepakat meningkatkan modal. Tetapi bila modalnya terlalu memberatkan, tentu BPR bakal kesusahan,” kata Joko. Hal senada dikemukakan Mohammad Doddy Arifianto, pengamat perbankan. Menurutnya, komitmen pemilik BPR bisa dilihat dari sisi permodalan. “BPR yang modalnya besar biasanya lebih hati-hati dalam menge-

inilahREVIEW 19 Tahun II | 7-13 Januari 2013

lola banknya. Mereka takut kalau modalnya tidak kembali,” kata Doddy. Namun, lanjutnya, selama ini para pemilik umumnya enggan menambah modal. Buktinya, dari 1.600 BPR yang ada, 78% di antaranya bermodal di bawah Rp 10 miliar. Kendati modalnya pas-pasan, industri BPR sebenarnya boleh dibilang cukup solid. Soalnya, BPR yang masuk kategori tidak sehat jumlahnya hanya 1%. Itu berarti sebagian besar BPR masih dikelola dengan benar. Bahkan, kondisinya semakin baik. Dari rasio kecukupan modal (CAR), misalnya, per Oktober lalu rata-rata tercatat 27,6%. Yang lebih menggembirakan lagi, rasio kredit bermasalah (NPL) juga terus menurun. “Sekarang tinggal 5,34%,” ujar Joko. n

59


pasar modal ihsg

Ini Belum Jadi Sinyal P Kekecewaan investor, akibat tidak terjadinya window dressing akhir tahun lalu, sedikit terobati. Tapi kenaikan yang terjadi di pekan pertama 2013, belum bisa dijadikan patokan. TEKS Ahmad Munjin ilustrasi apenk

S

ecara mengejutkan, indeks harga saham gabungan mencatatkan kenaikan yang signifikan, di minggu pertama 2013. Dalam pekan yang pendek itu, dengan tiga hari transaksi, IHSG menguat 99,33 poin atau sekitar 2,16%. Penguatan terjadi, berkat tingginya semangat investor yang melakukan koleksi dan mencatatkan beli bersih senilai Rp 632 miliar. Geliat January Effect, diprediksi, masih akan berlangsung di pekan ini. Secara grafik, setelah menciptakan rekor baru (4.418,48) indeks masih bullish. “Pasar akan berupaya menciptakan level-level terbarunya,� kata Ariston Napitupulu, pengamat pasar modal. Tapi, seperti biasa, bukan berarti penguatan itu akan melesat seperti mobil di jalan tol. Transaksi tetap akan ditingkahi oleh aksi profit taking.

60

inilahREVIEW 19 Tahun II | 7-13 Januari 2013


pasar modal ihsg

Positif Sehingga, potensi untuk bergerak naik-turun cukup terbuka. Namun, jika IHSG sampai menembus level psikologis baru (4.500), maka penguatan akan terus berlangsung dengan menguji level-level baru dengan kelipatan 100. Sampai berapa? Ini yang sulit diprediksi. Sebab ada sejumlah sentimen yang mesti diperhitungkan dengan hati-hati. Misalnya, kemungkinan meningkatnya inflasi setelah upah minimum dan tarif listrik dikerek naik. Kepastian penerapan upah minimum yang baru ini juga masih dipertanyakan. Akan berjalan mulus atau malah diwarnai hiruk-pikuk pengusaha dan buruh, yang ujung-ujungnya akan mengganggu pertumbuhan ekonomi. Sementara sentimen eksternal masih diwarnai dengan proses penuntasan fiscal cliff dan debt ceiling. Dengan sejumlah kompromi, ada kemungkinan urusan jurang fiskal bisa diselesaikan. Tapi debt ceiling (pembatasan utang) membawa masalah tersendiri. Sejarah menunjukkan, tidak ditambahnya jatah utang Pemerintah AS telah menekan indeks saham. Belum lagi permasalahan yang membelit negara-negara di Eropa yang tetap menjadi momok utama bagi perekonomian dunia. “Semua itu pasti bisa diselesaikan, tapi butuh waktu,” kata seorang analis. Fakta-fakta itulah yang membuat para pelaku pasar berkesimpulan, pada dasarnya di tahun ini indeks harga saham gabungan ‘tak akan kemana-mana’. Dengan kata lain, penguatan yang terjadi saat ini hanya bersifat sementara. IHSG, kata mereka, akan mentok di angka 4.500-an. Dan pada bulan Maret akan kembali terkoreksi. Bahkan investor akan sangat berhati-hati menjelang datangnya tahun pemilu 2014. Apalagi, indeks yang saat ini berada di atas 4.000 mencerminkan PER (price to earnings ratio) 16 kali. Idealnya, kata Teguh Hidayat, seorang pengamat pasar modal, IHSG berada di bawah 4.000 dengan PER dikisaran 10–12 kali. Sementara Satriawan, analis dari

Mandiri Sekuritas, memprediksi indeks akan mencapai puncaknya pada pertengahan Maret–April. Itu terjadi lantaran ada kemungkinan para emiten menerbitkan laporan keuangan edisi triwulanI-2013 yang berada di bawah ekspektasi. “Jadi, tahun ini bagi IHSG merupakan roller coaster year,” katanya beberapa waktu lalu.

Jangan panik, santai saja Satrio Utomo , Kepala Riset PT Universal Broker Indonesia dan Jeffrosenberg Tan, Fund Manager PT Sinarmas Asset Management, juga tak berani membuat proyeksi yang terlampau optimistis. “Kita masih belum tahu, arah IHSG sepekan ke depan. Sebab, indeks masih berada dalam kisaran resistance 4.400-4.425,” kata Satrio. Tapi jika level tersebut berhasil ditembus, target berikutnya di sekitar 4.480 hingga 4.575. Sebaliknya, jika level support (4.375) terlewati, maka untuk sementara tren kenaikan indeks akan berhenti. Masih samar-samarnya prospek perdagangan saham, bukan berarti hi-

IHSG 4/1, 2013

4,410.02

28/12, 2012

4,316.69

DOW Jones 4/1, 2013

13,435.21

31/12, 2012

13,104.14

inilahREVIEW 19 Tahun II | 7-13 Januari 2013

langnya kesempatan untuk menangguk capital gain. “Sekarang ini justru banyak pilihan saham bagus, sampai bingung kita memilihnya,” kata Ariston. Efekefek di sektor perkebunan dan pertambangan, misalnya, yang tahun lalu tenggelam kini sudah layak dikoleksi. Pilihan Ariston jatuh pada PT London Sumatera Plantation (LSIP), Salim Ivomas Pratama (SIMP), Astra Agro Lestari (AALI), Tambang Batubara Bukit Asam (PTBA), Harum Energy (HRUM), dan PT Adaro Energy (ADRO). “Semua saham batu bara, selama perusahaannya jelas, cenderung oke. Tinggal dicek saja grafiknya. Itu bisa dilihat oleh mata telanjang dan tak perlu melihat indikator yang bermacam-macam,” katanya. Tahun ini, menurut prediksi Ariston, akan terjadi pergeseran sektor favorit, dari properti ke energi dan pertambangan. Terutama saham batu bara. Apalagi, indeks Nikkei yang sudah bullish signifikan. Secara historis, kenaikan Nikkei terjadi setelah ekonomi global cenderung aman dan bertumbuh. Sehingga kebutuhan terhadap batu bara juga akan meningkat. “Jadi, mulailah mengurangi porsi portofolio di sektor properti dan konstruksi yang jadi primadona di 2012,” sarannya. Selain itu, saham-saham perbankan juga sudah mulail keluar dari area konsolidasi. Ini membuat BMRI, BBRI, BBNI, BJBR, dan BBCA menjadi layak untuk dipertimbangkan. Pilihan lainnya adalah TLKM, TELE, ERAA dan saham-saham Grup Bakrie yang mulai bangkit dari ‘kubur’. “Kalau terjadi penurunan jangan kaget, santai saja karena—untuk sementara—indeks masih berada di tren menanjak,” katanya. Satrio Utomo juga menyodorkan saham perkebunan dan pertambangan batu bara. “Saham komoditas secara umum mulai oke,” ujarnya. Selain yang telah disebutkan di atas, Satrio juga menunjuk UNTR sebagai pilihan lainnya. Di luar itu, masih ada yang patut ditaksir, yakni UNVR, ADES dan INTA. Tapi jangan grasa-grusu dan main tubruk. Akan lebih baik jika investor bersabar dengan melihat perkembangan indeks Dow Jones. Jika DJIA berbalik arah jadi menukik, investor harus menunggu IHSG hingga berada di bawah 4.375. Itulah saat yang tepat untuk membeli. n

61


pasar modal Saham konstruksi

Menggantung Target di Langit Kalangan pebisnis konstruksi optimistis, 2013 akan menjadi tahun keemasan. Makanya, mereka tak ragu untuk memasang target tinggi. TEKS Ahmad Munjin ilustrasi apenk

K

alau mencermati pernyataan-pernyataan yang dilontaran pemerintah, bisnis konstruksi di tahun ular air ini benar-benar menggiurkan. Betapa tidak? Menurut Bambang Goeritno, Kepala Badan Pembinaan Konstruksi, nilai pasar konstruksi nasional tahun ini akan mencapai Rp 390 tri-

62

liun atau naik 25,8% dibanding tahun lalu. Ini tentu saja merupakan kabar baik bagi perusahaan-perusahaan yang bergerak di bidang konstruksi. Terutama badan-badan usaha milik negara. Sebab, mayoritas proyek-proyek tersebut dimiliki oleh perusahaan milik pemerintah dan Kementerian Pekerjaan Umum, yang merupakan ‘pelanggan tetap’ dari

BUMN konstruksi seperti PT Wijaya Karya (Persero) Tbk, PT Adhi Karya (Persero) Tbk, dan PT PP (Persero). Makanya, tidak mengherankan jika tiga perusahaan pelat merah yang sudah berstatus Tbk itu berani memasang target peningkatan kinerja yang signifikan. Manajemen PT PP misalnya, mematok pendapatan tahun ini sebesar Rp 10,2 triliun (naik 17,24% dibanding tahun lalu). Dari jumlah tersebut, laba bersih yang diraih diperkirakan akan meningkat 19,7% menjadi Rp lebih dari Rp 370 miliar. Jajaran Direksi PT Wijaya Karya juga punya proyeksi yang tak kalah optimistis. Bintang Perbowo, Dirut Wika, menyebut angka 20% untuk peningkatan pendapatan dan laba bersih perseroan di tahun 2013. Jadi, kalau target tahun lalu tercapai, maka tahun depan Wika akan mengantongi pendapatan sekitar Rp 19,8 triliun dengan laba bersih di atas Rp 510 miliar. Salah satu jurus yang akan dilancarkan manajemen, untuk mencapai target tersebut, adalah dengan mengubah komposisi proyek. Menurut Natal Ar-

inilahREVIEW 19 Tahun II | 7-13 Januari 2013


pasar modal Saham konstruksi

gawan Pardede, Sekretaris Perusahaan Wika, perseroan di tahun ini akan memperbesar porsi kontrak yang berasal dari pemerintah dan BUMN menjadi 60%. Itu berarti berbeda dengan tahun lalu, ketika itu mayoritas proyek Wika (60%) berasal dari swasta. Adhi Karya juga tak kalah pede. Bahkan manajemen perseroan menargetkan pendapatannya naik 87,2% menjadi Rp 14,6 triliun. Yang tak kalah mengejutkan adalah target peningkatan laba yang dipatok pada angka 119,5%. Kalau itu tercapai, berarti di penghujung 2013 Adhi akan mengantungi untung bersih sekitar Rp 450 miliar.

Tiga yang pantas Target-target spektakuler yang menggiurkan sekaligus mengundang decak kagum para pemirsa. Dan itu, bukan sesuatu yang mustahil untuk dicapai. “Target yang cukup tinggi, tapi cukup realistis,” komentar seorang petinggi di Kementrian PU. Alasannya, ya itu tadi, bisnis konstruksi akan mengilap di tahun ini. Makanya, tidak mengherankan jika saham-saham yang diterbitkan tiga BUMN tersebut, nyaris selalu mendapatkan rekomendasi positif dari kalangan analis. “Potensi penguatannya cukup besar, sebab pembangunan relatif lebih banyak di tahun 2013,” kata John Veter, pengamat pasar modal. Efek-efek infrastruktur, kata John, ti-

Efek-efek infrastruktur, kata John, tidak hanya cocok untuk investasi jangka menengah, tapi juga trading jangka pendek. Sebab harganya cukup fluktuatif. dak hanya cocok untuk investasi jangka menengah, tapi juga trading jangka pendek. Sebab harganya cukup fluktuatif. Saham Wijaya Karya (WIKA), misalnya, dalam waktu enam bulan diprediksi akan menguat ke level Rp 1.800. Sementara efek Adhi Karya (ADHI), dalam jangka yang sama, diproyeksikan menuju Rp 2.200. Kalau prediksi ini jitu, dalam waktu setengah tahun harga WIKA akan meningkat 17,6% dan ADHI 25%. Perkiraan ini bukan mustahil akan menjadi kenyataan. Sebab, sepanjang tahun lalu saja, dua saham tersebut telah mengalami kenaikan harga yang cukup mengejutkan, antara 150% hingga 201%. Sementara untuk PTPP, John tak mau memberikan rekomendasi dengan alasan kondisi beban utangnya kurang bagus. Kalau saham Waskita Karya (WSKT)? “Belum bisa dihitung karena masih baru,” kilahnya. Lain lagi pendapat Hendra Martono, Vice President Brokerage Strategic

inilahREVIEW 19 Tahun II | 7-13 Januari 2013

Development Henan Putihrai Securities. Menurut dia, WIKA, PTPP dan ADHI, dalam jangka menengah-panjang sama-sama akan memasuki tren meningkat. “Tapi yang paling kuat potensinya ADHI,” ujarnya. Jika ADHI mampu menembus harga Rp 1.890, dan diiringi dengan volume transaksi yang besar, maka saham ini akan merangkak menuju level tertinggi yang pernah dicapai pada 10/12/2012, yakni Rp 2.100. Kalau angka ini tercapai, maka target berikutnya adalah Rp 2.450. Itu sebabnya Hendra merekomendasikan beli untuk ADHI ketika harganya sudah meningkat ke kisaran Rp 1.890. “Buy high, sell higher,” katanya. Sementara untuk WIKA, Hendra memberikan rekomendasi beli ketika harganya melemah di sekitar Rp 1.470. Sama, saham ini juga diprediksi akan kembali mendaki ke level tertinggi yang dicapainya pada 3 Desember lalu (Rp 1.650). Setelah itu, target berikutnya berada di level Rp 1.760. Akan halnya nasib PTPP, dalam sepekan ini diprediksi masih akan melemah dengan support kuat Rp 740. Untuk efek ini, Hendra memasang target penguatan secara berjenjang yakni Rp 900, Rp 1.030 dan Rp 1.200. Lantas bagaimana dengan saham Waskita Karya alias WSKT? Sama dengan rekan-rekannya, analis ini juga belum bisa memberikan prediksi yang lengkap lantaran WSKT baru melantai di bursa selama dua pekan. Jadi, ”Sebaiknya dihindari dulu karena belum ada data historikalnya,” kata Hendra. Walhasil, untuk sementara ini, saham BUMN konstruksi yang layak Anda pertimbangkan baru ada tiga, yakni PTPP, ADHI, dan WIKA. Selamat berburu gain. n

63


pasar modal Saham farmasi

pabrik obat

Tak Kawin Pun Tak Masalah Kendati rencana penggabungan tak jelas jadwalnya, KAEF dan INAF tetap menawan. Keduanya masih menjanjikan gain nan menggiurkan. TEKS Ahmad Munjin foto riset

T

iga belas tahun berlalu sudah, tapi hingga kini penggabungan PT Kimia Farma dan PT Indo Farma masih belum juga terlaksana. Entah, apa yang menjadi penyebabnya. Namun, rencana yang hanya di atas kertas itu, seakan telah dilupakan alias tidak dipikirkan lagi oleh investor. Para penggemar saham farmasi, pada akhirnya, hanya berkonsentrasi pada kinerja yang dicapai oleh dua BUMN tersebut. “Tanpa regrouping pun, prospek saham dua emiten ini sudah bagus,” kata Sem Susilo, pengamat pasar modal. Sehingga, efek berkode KAEF dan INAF layak digenggam untuk jangka panjang. Hanya saja, lanjut Sem, harga yang terbentuk saat ini (Rp 750) sudah terlalu mahal. KAEF, kata dia, baru pantas dibeli jika sudah terkoreksi di level Rp 700. Dalam waktu 3–6 bulan, saham ini diprediksi akan menguat ke kisaran Rp 1.000.

64

Sedangkan untuk INAF, harga pantas koleksinya berada di kisaran Rp 300. Tapi kalau mau lebih aman, tunggu sampai berada di titik Rp 250. Juga dalam waktu maksimal setengahg tahun, INAF diperkirakan bakal merangsek ke Rp 500. “Dua saham ini aman karena berbasis domestic demand dan punya negara,” katanya. Lantas saham mana yang lebih bagus? Sem tanpa ragu menunjuk KAEF. Alasannya, dengan memiliki usaha yang lebih beragam (seperti apotik dan alatalat rumah sakit), saham Kimia Farma memiliki kapitalisasi pasar yang lebih besar. Selain itu, dengan Price to Earnings Ratio (PER) 21 kali, KAEF masih terhitung murah. Bandingkan dengan PER KLBF (Kalbe Farma) yang 33 kali dan INAF 38 kali. Dandossi Matram, juga mempunyai pendapat yang sama. Menurut analis se-

nior ini, sejak awal, isu regrouping tidak terlalu memengaruhi pergerakan harga saham dua BUMN tersebut. “Dalam tiga tahun terakhir, harga KAEF mengalami kenaikan. Itu lantaran kinerja emiten yang didukung oleh kondisi pasar yang bagus,” katanya. Apa yang dikemukakan Dandossi memang benar. Kinerja Keuangan Kimia Farma terus meningkat. Tahun lalu, misalnya, laba bersih yang diraih diperkirakan mencapai Rp 210 miliar atau 23,5% lebih tinggi dari untung yang di raih pada 2011. Sementara untuk tahun ini manajemen menargetkan laba akan meningkat menjadi Rp 230 miliar. Kinerja Indofarma juga tak kalah mencorong. Produsen obat generik terbesar ini, tahun lalu diperkirakan meraih untuk Rp 75 miliar atau naik 108%. Makanya, tidak mengherankan ji­ ka sepanjang tahun lalu, harga INAF mencatatkan kenaikan hampir 100%. Sedangkan harga KAEF, dalam periode yang sama, menguat 147%. Dan hebatnya, ya itu tadi, kendati sudah naik tinggi dua saham ini masih mendapat rekomendasi beli dengan proyeksi kenaikan yang signifikan. Tertarik? n

inilahREVIEW 19 Tahun II | 7-13 Januari 2013


kolom andi suruji

s

Jangan Berisik Ah…!

etidaknya sudah tiga kali Wakil Presiden Boediono menegaskan pentingnya menjaga suasana kondusif iklim perekonomian Indonesia dari kegaduhan politik yang tidak perlu dan hanya merugikan bagi semua. Pertama kali pernyataan Pak Boed itu terdengar diutarakan ketika mengundang pemimpin redaksi media nasional berbuka puasa di kediaman dinas Wapres, pada Ramadan lalu. Wapres mengutarakan pentingnya menjaga kondusivitas iklim perekonomian dan momentum pertumbuhan yang sudah tercipta dengan baik. Indikator kondusifnya perekonomian nasional, antara lain disebutkan tetap tumbuhnya perekonomian nasional di tengah gejolak keterpurukan perekonomian global. Dana-dana asing yang mencari penempatan investasi tetap mengalir deras masuk Indonesia. Investasi surat-surat berharga (portofolio) maupun investasi langsung. Perusahaan-perusahaan nasional juga tak ketinggalan terus memacu ekspansi produksi maupun pemasaran hasil-hasil produksinya. Ekspor dan impor berlangsung baik. Kedua kalinya, imbauan itu dikemukakan ketika tampil sebagai pembicara dalam Forum CEO Kompas-100, akhir November 2012. Dan ketiga kalinya pada saat berbicara dalam acara tutup tahun perdagangan Bursa Efek Indonesia. Boleh jadi, Pak Boed sebenarnya ing­ in mengatakan “jangan berisik”. Bangsa ini sedang membangun perekonomiannya, kesejahteraannya. Pemerintah sedang mengerjakan tugas dan tanggung jawabnya. Jika momentum pertumbuhan ekonomi dan pembangunan itu diganggu kegaduhan yang tidak perlu, bangsa ini akan sibuk mengurusi kegaduhan lalu melepas momentum tersebut. Rugi sendiri. Momentum tidak pernah berulang. Pertanyaannya, kepada siapa imbauan itu dialamatkan? Bisa ditebak, tentunya kepada politisi. Maklum, tahun 2013 ini boleh dikata bangsa Indonesia kembali memasuki tahun politik. Partai-partai poli-

66

tik bakal melakukan konsolidasi untuk mempersiapkan kader-kadernya menghadapi pemilihan umum yang akan berujung pada puncak pesta demokrasi 2014. Tentu dalam masa persiapan dan konsolidasi partai itu bisa timbul gesekan-gesekan, saling jegal antara satu partai dan partai lainnya, berikut kader-kadernya. Saling “tembak” dan menjatuhkan bisa terjadi sehingga menimbulkan kegaduhan politik. Jika hanya sebatas adu strategi secara santun, hiruk-pikuk politik tentu akan lebih sehat bagi bangsa secara umum. Itulah dinamika politik, bunga-bunga mekar, yang harus dilihat sebagai proses pembelajaran demokrasi bagi bangsa yang dalam tahap atau proses (in the making process) belajar berdemokrasi. Akan tetapi, kegaduhan politik, tidak jarang juga muncul dari lingkaran terdalam pusat kekuasaan. Pernyataan-pernyataan Sekretaris Kabinet Dipo Alam, manuver-manuver Dahlan Iskan, sering kali menuai kontroversi sehingga sejumlah kalangan menilai lingkaran SBY sendiri yang memantik api kegaduhan. Pertumbuhan ekonomi yang tetap tinggi, di atas enam persen per tahun, tentu saja capaian atau kinerja perekonomian yang patut disyukuri. Namun bukan berarti kinerja itu dapat diterima begitu saja. Banyak catatan-catatan penting harus distabilo. Itulah juga sumber kegaduhan. Apalah artinya pertumbuhan ekonomi tinggi jika hanya dinikmati segelintir orang yang sudah terlanjur kaya. Orang miskin tidak beranjak naik kelas kesejahteraannya. Anggaran belanja untuk urusan kemiskinan terus meningkat. Pengangguran tak teratasi secara signifikan. Pertumbuhan ekonomi tinggi menyisakan bumi dan isinya semakin compang-camping dikeruk serakus-rakusnya oleh pemegang izin mengeksploitasi. Padahal, kekayaan alam itu bukan warisan generasi sekarang, tetapi amanah untuk generasi mendatang. Apalah artinya pertumbuhan ekonomi tinggi tanpa pemerataan, tanpa keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia. Ketegangan antara korporasi dan rakyat di sekitar pertambangan, perkebunan, dan berbagai jenis investasi lainnya terus terjadi. Artinya ada sesuatu yang salah dalam proses pembangunan ekonomi. Jadi, kegaduhan versi Pak Boed bermata banyak. Termasuk kepada aparat birokrasi yang harus menjaga kebijakannya agar mempertimbangkan aspek keadilan. Ketidakadilan itulah benih pemicu konflik dan kegaduhan. Rasa adil bagi rakyat tentu harus bermula dari Presiden dan Wakil Presiden. n

inilahREVIEW 19 Tahun II | 7-13 Januari 2013



Setelah Menpora,3 Menteri Terancam