Page 1

2014 #1  i   Januari RUBRIKASI

r i s i n g   s ta r :   r i z k y a p r i l i a w i b i s o n o   l   c l u b :   b a r i to p u t e r a   l   n at i o n a l   t e a m : t i m n a s u - 1 9   l   l e a g u e : i s l 2 0 1 3 / 2 0 1 4   l   f a i r p l a y:   s u p p o r t e r s N o F l a r e s , N o F i r e w o r k s , N o B a n n e d l   l e g e n d :   d e d e sulaeman  l Offside: franda l attacking: andri ibo l  futsal: Electric Cosmo PLN  l First Half: penggalan emas 2013

T I M N AS U-1 9 I n d o n esia

Kilau Garuda Emas 1

INDONESIA footbalL-WWW.PSSI.cO.ID

Cover-IF2.indd 1

15/01/2014 20:10:12


2-Iklan-SCTV.indd 2

15/01/2014 20:21:08


Ibadah Haji dan Umrah Tur Wisata Religi Internasional Tiket Pesawat Dalam dan Luar Negeri Alamat: Rasuna Office Park Unit JR-04 1st Floor. Komplek Apartemen Taman Rasuna, Jl. H.R. Rasuna Said Jakarta12960. Mobile: +62 813 808 01 802 Phone: +6221 29386545 Fax: +6221 83786283

3-Autamaras-03.indd 3

15/01/2014 20:19:02


#1

2014 I JANUARI RUBRIKASI

INDONESIA

FOOTBALL EDISI PERDANA/ JANUARI 2014

RISING STAR: RIZKY APRILIA WIBISONO l CLUB: BARITO PUTRA l NASIONAL TEAM: TIMNAS U-19 I S L 2 0 1 3 / 2 0 1 4 l FA I R P L AY: S U P P O RT E R :

l LEAGUE:

NO FLARES, NO FIREWORKS, NO BANNED l LEGEND : DEDE

SULAEMAN l OFFSIDE: FRANDA l ATTACKING: ANDRI IBO l FUTSAL: ELECTRIC COSMO PLN l FIRST HALF: PENGGALAN EMAS 2013

INDEKS T I M N AS U-1 9 I N D O N ES I A

Kilau Garuda Emas 1

INDONESIA FOOTBALL-WWW.PSSI.CO.ID

>>

49

OFFSIDE FRANDA STEPHANUS Dijoroki, Disoroti, Akhirnya Jatuh Hati

>>

4

l 

4-6-Indeks.BRA1-FINAL-R.indd 4

15

  l  JANUARI

>>

7

RISING STAR RIZKY APRILIA WIBISONO Berontak & Merebak dalam Keterbatasan

NASIONAL TEAM TIMNAS U-19 Biar Mumpuni, Garuda Emas Keliling Dunia

2014  l

15/01/2014 20:06:07


33

FAIR PLAY DARI & MENUJU KONGRES PSSI

11

22

Kilometer Nol Sepakbola Indonesia Kongres Tahunan PSSI 26 Januari 2014 di Surabaya, Jawa Timur, jadi titik nol kilometer upaya membangun kembali sepakbola Indonesia pasca digerus kisruh sejak 2011. Agenda tahunan itu ibarat restart. Gerak dimulai dengan reformasi.

CLUB

BARITO PUTERA

Mandiri Sejak Berdiri Barito Putera salah 1 klub era Galatama yang eksis hingga kini. Hebatnya, sejak sejak awal kelahirannya, Barito bergeliat dengan modal sendiri. Barito mandiri sejak berdiri.

LEAGUE

ISL 2013/2014

Penuhi Amanah, Kualitas Terus Ditingkatkan Unifikasi liga jadi prioritas Exco PSSI dalam menentukan peserta Indonesia Super League (ISL) 2013/2014. Penuhi amanat, aspek kualitas dijaga, bahkan ditingkatkan secara gradual.

41

SUPPORTER

NO FLARES, NO FIREWORKS, NO BANNED

Tetap Bermakna Meski Tanpa Asap Pijaran flare di tribun memang jadi sensasi tersendiri. Kombinasi ledakan bunga api yang disulut dari tribun penonton semburkan pesta cahaya di langit stadion. Tapi, di balik itu, risiko menganga.

bisa selamanya jadi sandaran hidup.

45

51

55

LEGEND EDE SULAEMAN D Kebanggaan yang tak Pernah Redup Sabtu sore, 6 April 28 tahun silam di Stadion Salt Lake, Calcutta, India. Riuh suporter tuan rumah dari tribun penonton sontak berubah hening. Gol Dede Sulaeman membuat mereka terkesiap.

ATTACKING

ELECTRIC COSMO PLN

lectric Rajai IFL, E Kebersa­maan Jadi Kunci Kuat karena selalu melangkah bersama. Itu jadi dasar geliat Electric Cosmo PLN. Hasilnya: mereka kini berstatus penguasa Indonesia Futsal League (IFL). FIRST HALF enggalan Emas 2013 P Berderet cerita dan fakta di tengah degup sepakbola Indonesia sepanjang 2013. Aksi gagah para pemain timnas U-19 Indonesia jadi penyedap. Skuad Garuda Emas akhiri 22 tahun puasa gelar Indonesia dengan juarai Piala AFF U-19 2013. Evan ‘Si Kaki Emas’ Dimas Darmono dkk juga tembus putaran final Piala Asia U-19 2014.

ANDRI IBO

iap Sebelum Saat S Menepi Tiba Banyak pesepakbola puas dengan penghasilan dari profesi yang digelutinya selagi muda. Itu tak berlaku bagi Andri Ibo. Sambil aktif bermain, ia tak lupa pikirkan hari esok. Ia sadar sepakbola tak

l 

4-6-Indeks.BRA1-FINAL-R.indd 5

59

FUTSAL

  l  INDEKS  l

5

15/01/2014 20:06:17


BENCH

INDONESIA

FOOTBALL

Melawan Kemustahilan

Majalah Bulanan

S

EPAKBOLA itu asyik. Tak percaya? Ini buktinya: sejak kali pertama dimainkan di abad 18, di luar gangguan Perang Dunia I dan II, sepakbola merasuk ke mana-mana. Semua manusia di muka bumi ini tahu apa itu sepakbola. Bahkan, nyaris sulit dihitung yang menggilainya. Bak magnet, sepakbola mampu persatukan berbagai perbedaan. Sepakbola nyaris tak tersekat soal agama, ras, status sosial, dan lainnya. Emosi, etos, reputasi, keterampilan, kebersamaan, dan seabrek unsur penting kehidupan bertaut dalam sepakbola. Di mana saja sepakbola dipentaskan, wujudnya sama. Ada lapangan bergawang, pelatih dan tim yang saling berhadapan, pengadil dan perangkatnya, penonton, dan banyak lagi elemen di sekitarnya. Hebatnya, meski asal mereka yang terlibat amat beragam, semua terikat dalam aturan main yang sama. Aturan yang wajib dipahami dan diterapkan bersama. Jadi, di tengah keasyikan bersepakbola yang nyaris tanpa sekat, kegairahan tetap perlu kendali. Perlu pengelolaan yang rigid. Itu yang diatur FIFA dan diberlakukan ke seluruh anggotanya di dunia, termasuk Indonesia. Sama seperti di negara lain, sepakbola di Indonesia juga digulir dan dinikmati dengan tetap berpegang pada aturan main. Bedanya, mengemas sepakbola di Indonesia jauh lebih kompleks. Butuh nyali dan energi lebih besar. Ini karena Indonesia adalah TIMNAS U-19 INDONESIA: Berangkat dari kemauan kuat. negeri kepulauan yang terpencar dengan kulturnya yang juga begitu beragam. Tak dapat dipungkiri, buat menata dengan baik potensi hebat sepakbola Indonesia butuh proses intens yang dilandasi kemauan, persepsi, penjiwaan, dan terapan konsisten. Itu demi tegaknya aturan main. Tanpa itu, sepakbola Indonesia pasti bakal tetap cuma jadi keasyikan tak terarah. Menata kembali sepakbola Indonesia itulah yang tengah diperjuangkan PSSI sejak akhiri kisruh lewat momen bersejarah Kongres Luar Biasa 17 Maret 2013. Semua coba dibenahi sampai ke akar masalah. Revitalisasi total jadi misi agung PSSI yang tentu perlu dukungan, termasuk dari pemerintah. Semua pasti mau dan bangga sepakbola negeri ini maju seperti ditunjukkan lewat pencapaian timnas U-19 Indonesia tahun silam. Korea Selatan pun terbukti tak mustahil digerus. Itu hasil dari proses intens dengan tata kelola A-Z yang baik. Tak ada prestasi turun tiba-tiba dari langit. Kita bisa jika kita sama-sama mau. Mari melawan kemustahilan dengan kemauan kuat buat merajut bersama sepakbola yang berkemampuan. n

Diterbitkan PSSI mulai Januari 2014

DEWAN REDAKSI Joko Driyono, Sefdin Syaifudin A, Azwan Karim, Tigoshalom Boboy, Kokoh Afiat, Edhi Prasetyo, Demis Djamaoeddin, Ali Reza, Dimas Moshedayan TIM PELAKSANA Pemimpin Redaksi: Bramono Redaktur Pelaksana: Kukuh Setiawan Bramantoro Redaktur: Lili Permana, Marcyanus Donny, Heru Subroto

INDONESIA FOOTBALL/FAJAR TRI HENDRATMO

Redaksi: Ahmad Fawwaz, Martiana Sihombing, Ridwan Umar, Wisnu Wibowo Foto: Fajar TH Riset Foto: Sugeng Purwanto Visual: Jeffry Sandi Kusuma (koordinator), Cikal, Ahmad Yani, Bagas Adi Umum & Distibusi: Agus Wastiman Percetakan: PT Glory Offset Cikarang ALAMAT REDAKSI & USAHA MAJALAH INDONESIA FOOTBALL Kantor PSSI, Pintu I Stadion Utama Gelora Bung Karno Senayan, Jakarta 10270 Telepon : (021) 5704762 Faks : (021) 5734386 Email : pssi@pssi.or.id

6

l 

4-6-Indeks.BRA1-FINAL-R.indd 6

  l  JANUARI

2014  l

15/01/2014 20:06:18


rising RUBRIKASI star

Rizky Aprilia Wibisono

indonesia football/fajar tri hendratmo

Berontak & Merebak dalam Keterbatasan Keterbatasan ekonomi keluarga tak halangi perjuangan Rizky Aprilia raih impian. Dalam segala keterbatasan, ia berontak dan tumbuh jadi pesepakbola pelajar berbakat istimewa di Tanah Air. Indonesia FOOTBALL - ridwan UMAR

l  l 

7-10-Rising Star-Bra1-Final.indd 53

Attacking star  l   l   l rising

53 9

15/01/2014 20:11:59


indonesia football/kukuh setiawan bramantoro

RIZKY APRILIA WIBISONO: Berprestasi di sekolah dan berpotensi di lapangan hijau.

Rizky & Data Diri

Ayah saya dulu kerja di warung jamu milik saudara. Buat belikan saya sepatu sepakbola, ayah harus nabung 3 bulan. Yang bisa dibeli pun sepatu bekas. Tanpa dukungan ayah dan ibu, saya tak jadi apa-apa.”

A

ksi Rizky Aprilia Wibisono lagi jadi buah bibir di turnamen pelajar tingkat DKI maupun level Liga Pendidikan Indonesia (LIPIO). Aksi Rizky sebagai bomber jempolan selalu jadi harapan tim. Rizky ikut bawa SMPN 223 Jakarta Timur juarai Invitasi Sepakbola Pelajar SMP se-DKI Jakarta 2013. Ia jadi top skorer dengan torehan 10 gol dari 4 laga. Rizky juga antarkan SMPN 223 jadi wakil Provinsi DKI dan juarai Grup E 33 Besar LIPIO 2012/2013. Status top skorer kembali ia sabet dengan raihan 9 gol dari 3 laga. Tiket 8 Besar LIPIO pun digenggaman. Berkat aksinya pula pada 2013 Rizky beroleh kesempatan 3 kali ke luar negeri. Ia terbang jauh demi usung tim Pengprov Pelajar DKI, ASIOP Apacinti, dan timnas U-15 Indonesia.

10

l 

7-10-Rising Star-Bra1-Final.indd 10

  l  JANUARI

Bersama tim Pengprov Pelajar DKI, Rizky mentas di Sister City di Jepang, turnamen antarpelajar kota yang punya hubungan baik dengan Tokyo, Jepang. Usung tim ASIOP Apacinti, Rizky beraksi di Gothia Cup 2013 di Swedia. Bersama timnas U-15 Indonesia, ia tampil di Asian Youth Games (AYG) di China. Deretan prestasi itu dikecap Rizky lewat proses dan kesungguhan. Ia akrabi sepakbola sejak masih duduk di TK. Ia kenal sepakbola dari sang ayah, sosok yang di saat remaja bercita-cita jadi pemain top. Didukung sang ayah main bola, Rizky semula dilarang ibunya. Tapi, setelah lihat langsung Rizky berlatih, sang ibu luluh. Bahkan, berbalik mendukung begitu dengar pujian orangtua teman-teman Rizky di SSB tentang aksinya. Dukungan orangtua pun jadi modal kuat Rizky raih mimpi.

Nama lengkap : Rizky Aprilia Wibisono Tempat Tanggal lahir : Jakarta, 14 April 1999 Tinggi/berat : 161 cm/48 kg Ukuran sepatu : 41 Orangtua : Subandi (ayah) & Purwanti (ibu) Urutan dalam keluarga : Sulung dari 2 bersaudara Nama adik : Diky Fastabiqul Khoirot (usia 1,5) Idola : Lionel Messi & Evan Dimas Hobi lain : Baca buku Makanan favorit : Sate ayam Minuman favorit : Jus mangga

Rizky & Karier - SSB Dirgantara Halim - SSB Bina Taruna

Rizky & Pengalaman 2013 : Tim Pengprov DKI Jakarta (Sister City 2013, Jepang, April 2013) 2013 : ASIOP Apacinti (Gothia Cup 2013, Swedia, Juli 2013) 2013 : Timnas U-15 Indonesia (Asian Youth Games, China, September 2013

Keterbatasan kondisi ekonomi orangtua tak lagi jadi rintangan. “Ayah saya dulu kerja di warung jamu milik saudara. Buat belikan saya sepatu sepakbola, ayah harus nabung 3 bulan. Yang bisa dibeli pun sepatu bekas. Tanpa dukungan ayah dan ibu, saya tak jadi apa-apa,” ungkap Rizky. Siapa sangka dari sepatu bekas itu Rizky terus merebak. Kini, kakinya berbalut sepatu merek terkenal tiap kali beraksi di lapangan hijau. Bahkan, ia pun tampil apik dan toreh prestasi. Begitulah Rizky. Ia berontak dari segala keterbatasan demi rebakkan bakat dan potensinya. n

2014  l

15/01/2014 20:12:02


Rizky Aprilia Wibisono

Mekar dari Kampung Makassar di SSB BinaTaruna, tempat Rizky berlatih sepakbola. “Mungkin saya dianggap pantas jadi manajer karena saya juga sering ikut melatih dan nonton Rizky bertanding,” tutur Subandi. Meski begitu, tak ada toleransi bagi Rizky. Jika ia langgar disiplin dalam latihan, Subandi tak segansegan berlakukan sanksi tegas. ”Saya pernah minta Rizky berhenti main sepakbola karena sepatunya ketinggalan di tempat latihan. Padahal, waktu itu Rizky mau ikut turnamen. Saat itu, Rizky nangis memohon agar tetap diperkenankan main sepakbola. Sejak saat itu, Rizky selalu memperhatikan barangbarangnya,” kenang Subandi. Di balik itu, Subandi juga tak per­ nah lupa berikan apresiasi jika Rizky tampil apik dalam pertandingan. Jika Rizky bisa cetak gol, apalagi timnya jadi juara, Subandi perlakukan sang anak layaknya raja. “Kalau Rizky cetak gol, apalagi tim yang dibelanya jadi juara, sampai di rumah langsung saya pijat. Juga saya belikan sate ayam kesukaannya,” kata Subandi. Jika timnya kalah dan Rizky tak cetak gol? “Saya cueki. Itu demi kebaikan Rizky agar ia tumbuh kuat,” pungkas Subandi. n

indonesia football/fajar tri hendratmo

D

ARI rumah petak sederhana di kawasan Kampung Makassar, Jakarta Timur, lahir dan tumbuh Rizky Aprilia Wibisono. Berangkat dari bangku sekolah, ia mekar jadi bintang sekaligus teladan lapangan hijau. Rizky hidup di tengah keluarga dengan ekonomi pas-pasan. Ayahnya, Subandi, semua hanya bekerja bantu-bantu famili jualan jamu. Ibunya, Purwanti, murni ibu rumah tangga. Baru 9 tahun terakhir Subandi, 36, bekerja di sebuah perusahaan farmasi. Purwanti, 36, bantu ekonomi keluarga dengan berkeliling jualan pakaian. Hingga kini, Subandi masih mengontrak rumah petak sederhana di Kampung Makassar. Di rumah petak 20 m persegi itu, Subandi dan Purwanti mendidik Rizky sekaligus membesarkan si bungsu Diky Fastabiqul Khoirot. Kerasnya kehidupan membuat Subandi juga tegas dan disiplin dalam mendidik Rizky. Didikan itu menempa mental Rizky buat tumbuh jadi pribadi tangguh di lapangan hijau dan di sekolahnya, SMP 223 Jakarta Timur. Selain bekerja di perusahaan farmasi, Subandi kini juga manajer

RIZKY APRILIA WIBISONO: Dididik disiplin sejak kecil.

MEREKA BICARA Saut Tobing (Pelatih SSB Bina Taruna) “Saya lama melatih Rizky. Saat itu, ia berusia 8 dan duduk di kelas 2 SD. Ia berbakat dan punya masa depan cerah. Kecepatan dan naluri cetak golnya tinggi. Meski begitu, rasa percaya diri, ketenangan, dan kontrol bolanya harus terus diasah. Jika mampu lewati godaan masa remaja, ia bakal melesat.”

Sri Hastuti Setiyorini (Guru SMPN 233 Jakarta Timur) “Di sekolah, Rizky adalah siswa yang membanggakan dan patut diteladani. Rizky juga siswa istimewa. Ia tak

cuma berprestasi di bidang akademik, tapi juga nonakademik. Ia kebanggaan SMPN 233 Jakarta Timur dan ibukota. Semoga ia terus berprestasi hingga bisa harumkan nama bangsa.”

Muhamad Fernando (Rekan Setim di SMP 223 Jakarta Timur) “SAYA kiper tim SMPN 223 Jakarta Timur. Sehari-hari saya bergaul dengan Rizky. Ia teman yang baik. Ia juga idola di sekolah. Ia berprestasi di lapangan maupun di sekolah. Saya dan teman-teman tambah kagum karena ia rendah hati dan suka membantu.” n l 

7-10-Rising Star-Bra1-Final.indd 11

  l  rising

star  l

11

15/01/2014 20:12:04


indonesia football/fajar tri hendratmo

SUBANDI & Purwanti: Bersyukur punya anak berbakat istimewa.

Orangtua Beri Kepercayaan Penuh

R

IZKY Aprilia Wibisono tergolong remaja istimewa. Prestasinya yang terus menanjak di lapangan hijau sama sekali tak usik predikatnya sebagai bintang pelajar di sekolah. Itu yang membuat Rizky berbeda dengan remaja seusianya. Kecintaannya pada sepakbola tak membuat ia lupa kewajiban sebagai pelajar. Sejauh ini, konsistensi itu mampu dijaga Rizky. Kiat Rizky bagi waktu buat bersepakbola dan sekolah tentu patut diteladani. Apalagi, kini ia jadi andalan tim di level nasional maupun internasional. Ia pun dituntut lebih konsentrasi dan berlatih keras. Jadwal latihan Rizky pun kian padat. Apalagi, saat persiapan jelang terjun di turnamen. Intensitas latihan jelas meningkat. Saat turnamen berjalan, ia terpaksa tinggalkan bangku sekolah dalam

12

l 

7-10-Rising Star-Bra1-Final.indd 12

  l  JANUARI

waktu cukup lama. Itu yang membuat ia harus belajar ekstra keras lantaran banyak ketinggalan pelajaran. Subandi, sang ayah, kerap ketarketir. Sebut saja saat Rizky perkuat tim pelajar DKI pada turnamen Sister City 2013 di Tokyo, Jepang. Hampir 2 pekan ia tak masuk sekolah. Ketika itu, Subandi pasrah. Ia terima jika Rizky sampai tak naik kelas. Sekembali ke Tanah Air, Rizky langsung disibukkan urusan sekolah. Ia pontang-panting temui temanteman sekelas buat dapatkan materi pelajaran yang tertinggal. Ia juga harus tuntaskan semua tugas wajib sekolah agar bisa ikuti ujian susulan. Bagusnya, dalam waktu singkat, Rizky mampu selesaikan semua. Hasilnya pun di luar dugaan. Ia tetap mampu tembus 3 besar di sekolahnya. “Rizky termasuk siswa istimewa.

Ia mampu raih prestasi akademik dan non-akademik. Rizky punya tanggung jawab dan kemauan keras buat maju,” papar Sri Hastuti Setiyorini , guru Rizky di SMPN 223 Jakarta Timur. Kelebihan Rizky terpantau sejak duduk di bangku Sekolah Dasar (SD). Menurut Subandi, ketika itu ada psikolog yang menyebut Rizky anak cerdas. Ibarat pemain bola, Rizky harus diberi lapangan lebih besar. Lapangan kecil tak beri ruang cukup buat Rizky bermain. Sang psikolog pun bilang kepada Subandi sayang jika Rizky tak diberi kesempatan. Apa yang diungkap psikolog itu kini terbukti. Rizky yang kini duduk di kelas 9 SMPN 223 Jakarta Timur memang tunjukkan prestasi. Ia jadibintang pelajar di sekolahnya. Dan, di lapangan hijau, kariernya sebagai pesepakbola pun terus menanjak. n

2014  l

15/01/2014 20:12:08


Club

Barito Putera

Indonesia football/fajar tri hendratmo

Mandiri Sejak Berdiri Barito Putera salah 1 klub era Galatama yang eksis hingga kini. Hebatnya, sejak awal kelahirannya, Barito bergeliat dengan modal sendiri. Barito mandiri sejak berdiri. Indonesia FOOTBALL - Kukuh Setiawan BRamantoro

l 

11-14-PROFIL KLUB.BRA1-FINAL-Okeh-R.indd 11

  l  Club  l

11

15/01/2014 20:13:18


Indonesia football/fajar tri hendratmo

Ana Supriatna: Buktikan loyalitas berlandaskan kualitas dan semangat kekeluargaan di Barito Putera.

L

ahir pada 21 April 1988, Barito jadi klub pertama Kalimantan yang mentas di kompetisi sepakbola semi profesional Indonesia (Galatama). Meski begitu, prestasi mereka tak semengkilap Pupuk Kalimantan Timur, klub lain asal Kalimantan yang lahir pada 1989. Prestasi terbaik Barito di pentas Galatama hanya raih urutan 3 pada 1992. Barito mencuat pada musim pertama digulirnya Liga Indonesia (peleburan Perserikatan dan Galatama) pada 1994/1995. Keluar sebagai juara Wilayah Timur, Barito melangkah ke semifinal setelah jadi runner-up Grup A 8 Besar. Di semifinal, Barito takluk 0-1 dari Persib Bandung. Kekalahan itu sulit dilupakan publik sepakbola Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Pasalnya, wasit Khairul Agil yang memimpin laga itu menganulir gol Barito hasil kreasi Joko Hariyanto. “Semua media menyebut Barito

12

l 

11-14-PROFIL KLUB.BRA1-FINAL-Okeh-R.indd 12

  l  JANUARI

adalah juara tanpa mahkota. Meski begitu, kami disambut lebih dari 300.000 publik Banjarmasin bak pahlawan. Jumlah itu lebih banyak ketimbang saat almarhum Soeharto (mantan Presiden RI) datang ke Banjar,” ujar Rachmadi HAS, tim manajer Barito di musim 1994/1995. Meski bukan klub bertabur prestasi, nyatanya, Laskar Antasari termasuk segelintir klub era Galatama yang eksis hingga kini. Sempat tenggelam ke Divisi II pada musim 2003/2004, prestasi Barito mulai menanjak pada musim 2008/2009 atau musim perdana dipentaskannya Indonesia Super League (ISL). Promosi ke Divisi I pada 2009/2010, Barito tembus level profesional ke Divisi Utama (DU) pada 2010/2011. Dua musim di kasta ke-2 kompetisi sepakbola profesional Indonesia itu, Barito tampil di ISL 2012/2013. Prestasi Barito pun tak buruk. Bahkan, bisa dibilang mengejutkan. Berstatus klub promosi, Barito finis

di urutan 6 klasemen. Barito juga samai rekor juara ISL 2012/2013 Persipura Jayapura yang tak terkalahkan di laga kandang sepanjang musim 2012/2013. Barito tercatat pula sebagai tim pertama yang sukses taklukkan Persipura. Faktor yang patut diapresiasi dari keberadaan Barito adalah sejak awal kelahirannya sampai saat ini mereka selalu mandiri. Mereka tegak berdiri di atas kekuatan sendiri. Lebih 90% kebutuhan dana klub dipenuhi pendiri sekaligus Ketua Umum Barito H Abdussamad ‘Haji Leman’ Sulaiman HB. Termasuk saat Barito tampil di level amatir yang diizinkan gunakan APBD, bahkan di puncak krisis moneter pada 1998. “Saat itu, buat pertahankan eksistensi perusahaan saja setengah mati. Tapi, bapak tetap tak mau bubarkan Barito. Bapak bilang Barito adalah bagian dari jiwa dan kehidupannya,” tukas Zainal Hadi HAS, putra bungsu Haji Leman sekaligus tim manajer Barito pada musim 2007/2008. n

2014  l

15/01/2014 20:13:22


Barito & Sejarah Struktur Manajemen Barito Putera Saat Didirikan 21 April 1988 Pembina : Prayogo Pangestu, Abdussamad Sulaiman HB, Yoes Simon Ketua : Mohammad Hatta Wakil Ketua : Rachmadi HAS, Suriansyah Dj, Karno HA Sekretaris : Syamsu Udaya Bendahara : HA Suhaimi Djaperi Penasehat Teknis : Ahmad Pembantu Umum : Fachrudin Skuad Awal Barito Putera Pemain: Abdillah, Kwee Han Kwan, M Radiani, Thamrin, Mohammad Yusuf, Nario, Noordiansyah, Fathurahman, Marjono, Syarifuddin T, Djunaidi Akib, Jani Lamuri, Taufik, Syamsul Bahri, M Riduan, Soegiarto, Eddy Yaman Yunus, Sir Yusuf Huwae Pelatih: Andi Lala

Barito & Prestasi Era Galatama 1989 : Urutan 18 dari 18 klub peserta 1990 : Urutan 16 dari 18 klub peserta 1991 : Urutan 7 dari 20 klub peserta 1992 : Urutan 3 dari 17 klub peserta 1993 : Urutan 5 dari 8 klub peserta Era Liga Indonesia 1994/1995 : Semifinal Divisi Utama 1995/1996 : Urutan 15 Divisi Utama Wilayah Timur 1996/1997 : 12 Besar Divisi Utama 1997/1998 : Urutan 4 Divisi Utama Wilayah Tengah (kompetisi dihentikan)

1998/1999 : Urutan 3 Divisi Utama Grup D Wilayah Tengah 1999/2000 : Urutan 9 Divisi Utama Wilayah Timur 2000/2001 : 8 Besar Divisi Utama 2001/2002 : 8 Besar Divisi Utama 2002/2003 : Urutan 20 Divisi Utama (degradasi ke Divisi I) 2003/2004 : Urutan 11 Divisi I (degradasi ke Divisi II) 2004/2005 : Divisi II 2005/2006 : Divisi II 2006/2007 : Divisi II Era Indonesia Super League 2008/2009 : Juara Divisi II (promosi ke Divisi I) 2009/2010 : 8 Besar Divisi I (promosi ke Divisi Utama) 2010/2011 : Urutan 5 Divisi Utama Wilayah 3 2011/2012 : Juara Divisi Utama (promosi ke ISL) 2012/2013 : Urutan 6 ISL

Barito & Tim Manajer 1988-1990 1990-1994 1994-1995 1995-2004 2004-2005 2005-2007 2007-2008 2008-....

: Muhammad Hatta : Yos Simon : Rachmadi HAS : Dahlan : Hasnuryadi Sulaiman : Irwan Cahyadi : Zainal Hadi HAS : Hasnuryadi Sulaiman

Barito & Pelatih 1988-1989 1989-1990 1990-1992 1992-1993

: Andi Lala : Sukma Sejati : Maryoto : Andi Teguh

1993-1994 1994-1996 1996-1997 1997 1997-1999 1999-2000 2001 2002 2003-2004 2005 2006 2007-....

: Gusnul Yakin : Daniel Roekito : A Soso (Bulgaria) : Maryoto : Rudy William Keltjes : Daniel Roekito : Mundari Karya : Tumpak Uli Sihite : Frans Sinatra Huwae : Gusti Gazali : Lutut Kistono : Salahudin

Filosofi Logo Barito Putera - Angka 88: Tahun didirikannya Barito Putera, yakni 21 April 1988. - Logo bola: Menunjukkan geliat Barito Putera di ranah sepakbola. - Tiga kotak putih: Menunjukkan akronim BP (Barito Putera). - Warna kuning: Identik dengan kebudayaan Melayu. Barito terletak di Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan yang masih kental dengan kebudayaan Melayu.

Sejarah nama Barito Putera - H Abdussamad Sulaiman HB & keluarga, beserta keturunannya tinggal di dekat sungai Barito yang membelah Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan. - Barito Putera diharapkan mampu jadi klub sepakbola kebanggaan masyarakat Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan.

H Abdussamad Sulaiman HB

G

AGAL jadi pesepakbola, H Abdussamad ‘Haji Leman’ Sulaiman HB tak membenci sepakbola. Bermodal cinta mati dengan si kulit bundar, Haji Leman kibarkan Barito Putera ke jajaran klub elite di Tanah Air. Mengelola klub didasari cinta jelas beda. Itu kunci kekuatan Haji Leman bangun kebersamaan dan ikatan kekeluargaan di skuad Laskar Antasari. Itu sebabnya, meski bukan tim yang dihuni pemain bintang dan jor-joran ikat pemain dengan nilai kontrak selangit, Barito mampu eksis di Indonesia. Rata-rata pemain Barito enggan berpaling ke klub lain. Salahudin, pelatih kepala Barito, contohnya. Jadi pemain Barito pada 19881995, Salahudin yang besut Barito sejak 2006/2007 tolak tawaran tangani klub lain Indonesia Super League (ISL) 2013/2014. “Dari situlah muncul rasa memiliki. Tak perlu kasih janji surga.

Ada prinsip yang saya terapkan dalam jalani bisnis dan sepakbola: bawahan selesai makan, saya baru makan. Bawahan selesai tertawa, saya baru tertawa. Tapi, saya tidak biarkan bawahan saya selesai menangis, baru saya menangis,” papar Haji Leman, pria kelahiran 21 April 1948. Tak cuma hangat dalam kebersamaan dan kekeluargaan, Haji Leman pun jadikan Barito klub penuh nuansa religius. Sebelum tanding, seluruh skuad yang Muslim lebih dulu shalat sunnah. Itu tak cuma berlaku di internal klub. Saat jeda pertandingan, kerap diputar shalawat lewat pengeras suara di stadion. Dan, simak tuturan Haji Leman, “Barito bukan cuma wadah membangun sepakbola. Barito harus jadi inspirasi dan edukasi publik. Barito adalah pengabdian saya. Barito bukan punya saya, Barito punya publik.” n

Indonesia football/fajar tri hendratmo

Dari Cita-cita, Cinta Hingga Pengabdian

Abdussamad Sulaiman HB, Ketua Umum Barito Putera

l 

11-14-PROFIL KLUB.BRA1-FINAL-Okeh-R.indd 13

  l  Club  l

13

15/01/2014 20:13:25


Barito & Data : Persatuan Sepakbola Barito Putera : Laskar Antasari, Bekantan Hamuk, Tim Seribu Sungai Berdiri : 21 April 1988 Home base : Stadion Demang Lehman, Martapura, Banjarmasin, Kalimantan Selatan Pendiri : H Abdussamad Sulaiman HB Badan Hukum : PT Putera Barito Berbakti Kelompok suporter : Barito Mania, Laskar Mania, North District Yellow Boys, Askar Demang Lehman

Indonesia football/fajar tri hendratmo

Nama Julukan

Jajaran Manajemen PT Putera Barito Berbakti BARITO MANIA: Pelengkap etos perjuangan skuad Barito Putera.

Jelang ISL 2013/2014

Niat Banggakan Publik Kalsel

B

ARITO Putera tak pasang target muluk di Indonesia Super League (ISL) 2013/2014. Klub berjuluk Laskar Antasari ini ingin finis di 4 besar dan bikin masyarakat Kalimantan Selatan bangga. Di ISL 2012/2013, Barito tempati urutan 6 klasemen akhir. Buat klub promosi, prestasi itu terbilang oke. Pada musim pertamanya di pentas ISL, aksi dan pencapaian Barito sudah lebih baik ketimbang klub-klub yang lebih mapan dan berpengalaman di ISL. Meski begitu, sama seperti musim lalu, pertahankan Salahudin sebagai arsitek, Barito tak gencar berburu pemain bintang. Mereka lebih memilih rekrut pemain muda dan belum punya nama, tapi punya potensi dan semangat buat maju. “Prinsip kami adalah cetak pemain bintang, bukan rekrut pemain bintang,” tegas Hasnuryadi Sulaiman, tim manajer Barito.

14

l 

11-14-PROFIL KLUB.BRA1-FINAL-Okeh-R.indd 14

  l  JANUARI

Di ISL 2013/2014 yang digelar dengan format 2 wilayah, klub yang bermarkas di Stadion Demang Lehman, Martapura, Kalsel, ini tergabung di Wilayah Barat. Mereka jadi satu-satunya klub asal Kalimantan di Wilayah Barat. Sebagai bekal buat wujudkan targetnya itu, Barito isi skuadnya dengan 23 pemain. Dari jumlah itu, 6 di antaranya pemain anyar. Termasuk 3 pemain asing baru. Ketiganya adalah Abanda Herman, James Koko Lomell, dan Shaka Bangura. Dua nama terakhir diharapkan mampu jadi suksesor Djibril Coulibaly dan Makan Konate. Dua pemain asal Mali yang hijrah ke Persib Bandung itu sumbang 27 dari 55 gol Barito di ISL 2012/2013. Selain 3 pemain asing itu, Barito perkuat skuadnya dengan kehadiran 2 pemain naturalisasi. Mereka adalah Tonnie Cusell dan Ruben Wuarbanaran. n

Pendiri Presiden Direktur Direktur Keuangan Komisaris Utama Komisaris

: H Abdussamad Sulaiman HB : Zainal Hadi HAS : Hasnuryani HAS : Rachmadi HAS : Jayanti Sari Sulaiman

Ofisial Barito di ISL 2013/2014 Tim manajer Asisten tim manajer Pelatih Asisten pelatih Pelatih kiper Pelatih fisik Dokter tim Fisioterapis Media ofiser Bidang umum Masseur Ketua panpel Legal Ofiser

: Hasnuryadi Sulaiman : Muhammad Arifin : Salahudin : Yunan Helmi : Ismairi : Masdra : Nasrulah : Dayan : Denny Nizar : Imam Turmudi : Umar Marpawai : Djumaderi Masrun : Sicilia Fabriany

Skuad Barito di ISL 2013/2014 Kiper 20-Aditya Harlan, 22-Dedi Iman, 33-Joko Ribowo Bek 5-Abanda Herman, 6-Agus Cima, 11-M Rizki Mirzamah, 14-Fathlul Rahman, 18-Guntur Ariyadi, 19-Supriyadi, 25-Dae Won-Ha Gelandang 8-Amirul Mukminin, 13-Lucky Wahyu, 23-Dedi Hartono, 26-Rizky Ripora, 29-Ana Supriatna, 92-Syahroni, 99-Tonnie Cusell, ??-Ruben Wuarbanaran Penyerang 7-Yosua Pahabol, 10-James Koko Lomell, 43-Syaifullah Nazar, 88-Yongki Aribowo, 24-Shaka Bangura

Transfer Pemain Barito Jelang ISL 2013/2014 Masuk Abanda Herman (dari Persib Bandung), Joko Ribowo (dari Persijap Jepara), Yosua Pahabol (dari Semen Padang), Syahroni (dari Persija Jakarta),James Koko Lomell (dari Persiram Raja Ampat), Ruben Wuarbanaran, Tonnie Cusell, Shaka Bangura Keluar Dian Agus Prasetyo (ke Mitra Kukar), Djibril Coulibaly (ke Persib Bandung), Mekan Nasyrov, Makan Konate (ke Persib Bandung, Oktovianus Maniani (ke Perseru Serui), Ardan Arasa (ke PSM Makassar), Sugeng Wahyudi, Spetaryanto, Nehemia Solossa, Henry Njobi Elad

2014  l

15/01/2014 20:13:27


NATIONAL Legend TEAM

Timnas U-19

Indonesia football/PT Liga Indonesia

Biar Mumpuni, Garuda Emas Keliling Dunia Timnas U-19 Indonesia jejaki TC tahap II. Di fase spesifik ini, skuad Garuda Emas bakal keliling dunia biar tambah mumpuni. Indonesia FOOTBALL - Kukuh Setiawan Bramantoro

l 

15-22-Timnas.BRA1-FINAL.indd 15

l 

TEAM  l   l  NATIONAL   l  Legend

15

15/01/2014 20:13:43


T

imnas U-19 Indonesia lolos ke putaran final Piala Asia U-19 2014 Myanmar. Bidik tiket putaran final Piala Dunia U-20 2015 Selandia Baru, pelatih kepala Indra Sjafri rancang TC jangka panjang dalam 3 tahap. Buat raih tiket langsung ke putaran final Piala Dunia U-20 2015, timnas U-19 Indonesia minimal jadi semifinalis Piala Asia U-19 2014. TC tahap I digulir sejak 9 November 2013 di Batu, Malang, Jawa Timur. Diikuti 39 dari 40 pemain yang dipanggil, tahap itu jadi fase general dan fokus tingkatkan VO2Max Evan ‘Si Kaki Emas’ Dimas Darmono dkk. Buat mencapainya, 39 pemain disuguhi latihan fisik tiap hari. Dalam sepekan, hanya ada 3 sesi materi latihan teknik dan taktik. “Latihan fisik tetap dengan bola. Tujuannya membiasakan pemain dengan bola,” jelas Indra. Agar tak jenuh, Indra dan tim pelatih timnas U-19 Indonesia gelar cross country. Tetap berorientasi pada peningkatan fisik, kegiatan itu meliputi naik gunung dan outbond. Sepanjang TC tahap I yang berakhir pada 5 Januari 2014, timnas U-19 Indonesia tercatat 8 kali gelar cross country. Hasilnya, selain terpilih 29 pemain buat lanjutkan ke TC tahap II, VO2Max Evan dkk pun mening­kat sampai rata-rata 5 digit. Evan, misalnya, dari angka 59 ke 64. Tahap II bergulir di Lapangan Universitas Yogyakarta, timnas

29 Pemain di TC Tahap II Timnas U-19 Indonesia l

Kiper

1.

Ravi Murdianto

2.

Awan Setho Raharjo

3. l

M Diky Indrayana Bek

1.

M Sahrul Kurniawan

2.

Hansamu Yama Pranata

3.

Febly Gushendra

4.

Ryuji Utomo Wibowo

5.

Putu Gede Juni Antara

6.

M Fatchu Rochman

7.

Mahdi Fahri Albaar

8.

Eriyanto

9.

Bagas Adi Nugroho

l

Gelandang

1.

Hargianto

2.

Evan Dimas Darmono

3.

Zulfiandi

4.

Iksan Kurniawan

5.

Hendra Sandi Gunawan

6.

Alqomar Tehupelasury

7.

Irfandy Zein Alzubeidy

8.

Paulo Okyavianus Sitanggang

l

Penyerang

1.

Ilham Udin Armaiyn

2.

Maldini Pali

3.

Yabes Roni Malaifani

4.

Miftahul Hamdi

5.

M Dimas Drajad

6.

M Reza Fahlevi Sitorus

7.

Muchlis Hadi Ning Syaifulloh

8.

Dinan Yahdian Javier

9.

Septian David Maulana

U-19 Indonesia masuki fase spesifik fokus pada aspek teknik dan taktik. Serangkaian laga uji coba pun dirancang. Mulai safari nasional sampai jelajahi belahan dunia seperti ke Asia dan Eropa. Dalam safari nasional pada Februari-Maret 2014, timnas U-19 Indonesia direncanakan kunjungi 6 provinsi. Ke-6 provinsi itu adalah Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Timur, dan Sulawesi Selatan. Di tiap provinsi, timnas U-19 Indonesia diagendakan lakoni 2 laga uji coba. “Kami berharap wilayah tujuan safari nasional menyiapkan pemainpemain terbaik mereka kelahiran 1995 sesuai usia pemain timnas U-19 Indonesia. Sebab, selain jadi lawan uji coba, tak tertutup kemungkinan kami tambah pemain baru dari sana jika memang ada yang benar-benar mumpuni,” tandas Indra. Setelah jelajahi NKRI, pada April 2014 timnas U-19 Indonesia rambah negara-negara Timur Tengah. Uni Emirat Arab, Qatar, dan Oman dijajaki jadi lawan uji coba. Mei 2014, timnas U-19 Indonesia dijadwalkan lakoni turnamen mini di Jakarta. Timnas U-19 Selandia Baru, Jepang, dan Myanmar jadi target peserta. Juli 2014, timnas U-19 Indonesia diproyeksikan lakoni beberapa laga uji coba melawan negara-negara Asia peserta putaran final Piala Asia U-19 2014. Dan, Agustus 2014, timnas U-19 Indonesia ke Eropa. Spanyol jadi salah 1 negara tujuan.

Prestasi Timnas U-19 Indonesia

1977 1979 1981-2011

16

l 

15-22-Timnas.BRA1-FINAL.indd 16

Tidak lolos kualifikasi

Tidak lolos kualifikasi

Tidak berpartisipasi

Tidak lolos kualifikasi

Tidak berpartisipasi

Tidak lolos kualifikasi

Tidak lolos kualifikasi

Tidak berpartisipasi

Tidak berpartisipasi

-

Tidak berpartisipasi

Tidak berpartisipasi

l Piala Asia U-19

Tidak berpartisipasi

Tidak masuk & lolos kualifikasi

Tidak masuk

l Piala Dunia U-20

1959 1960 1961 1962 1963 1965-66 1967 1968 1969 1970 1971 1972 1973-74 1975 1976 1977 1978 1980-85 1986 1988 1990 1992 1994 1996 1998 2000-02 2004 2006-12

  l  JANUARI

2014  l

15/01/2014 20:13:44


Indonesia football/PT Liga Indonesia

TIMNAS U-19 INDONESIA: Akhiri 22 tahun sepakbola Indonesia puasa gelar dengan juarai Piala AFF U-19 2013.

“Semua rencana dan program itu masih dimatangkan Badan Tim Nasional (BTN),” kata Indra. Memasuki TC tahap III, komposisi tim ditargetkan sudah terbentuk. Jadi, pada fase prakompetisi itu, timnas U-19 Indonesia tinggal jalani fase

main calon lawan sampai jadwal pertandingan. “Jika di fase grup putaran final Piala Asia U-19 2014 per grup dihuni 4 tim dengan jadwal 1 hari tanding 1 hari jeda, turnamen mini itu juga harus dibuat begitu,” tegas Indra. n

pema­tangan. Targetnya, di putaran final Piala Asia U-19 2014, timnas U-19 Indonesia capai peak performance. Indra berharap pasukannya dapat kembali jalani turnamen mini dengan atmosfer mirip putaran final Piala Asia U-19 2014. Mulai gaya

Supaya tak Cuma Pintar Main Bola

S

ELAIN latihan olah si kulit bundar, skuad Garuda Emas pun dibekali program pendidikan, termasuk lewat home schooling. Bekerja sama dengan home schooling Kak Seto, kegiatan belajar tiap Jumat. Materinya dari

Minggu ke gereja. Para pemain juga diarahkan jadi pesepakbola profesional. Mereka diajari bahasa Inggris, publik speaking, table manner hingga penyuluhan dari Badan Narkotika Nasional (BNN) soal bahaya narkoba dan efek buruk pergaulan bebas. n 

berbagai disiplin ilmu agar para pemain trampil teknis main bola dan berwawasan luas. Ahlak dan keimanan skuad Garuda Emas tak luput dipupuk. Buat yang muslim, tiap Kamis malam bersama tim pelatih gelar pengajian. Bagi yang nasrani, tiap

#: Dalam tahap penjajakan

Agenda Timnas U-19 Indonesia Safari Nasional (Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Timur, dan Sulawesi Selatan) l Februari-Maret 2014

Umrah & Tur Timur Tengah (Uni Emirat Arab, Qatar, dan Oman)#

l April 2014

Turnamen Mini di Jakarta (Selandia Baru, Jepang, dan Myanmar)#

Tur Asia (negara-negara peserta putaran final Piala AFF U-19 2014)#

l Mei 2014

Tur Eropa (Spanyol)#

l Juli 2014

l Agustus 2014

Turnamen Mini (simulasi putaran final Piala Asia U-19 2014)

l September 2014

16 Tim di Putaran Final Piala Asia U-19 2014 l Piala AFF U-19 (Awalnya U-20, baru pada 2008 jadi timnas U-19)

-

Myanmar

tuan rumah

Vietnam

juara Grup F

Qatar

juara Grup A

Australia

runner up Grup F

Uzbekistan

runner up Grup A

Indonesia

juara Grup G

Uni Emirat Arab

juara Grup B

Korea Selatan

runner up Grup G

- Perempat Final

Yaman

runner up Grup B

Korea Utara

juara Grup H

- Fase grup

Irak

juara Grup C

Thailand

runner up Grup H

Iran

juara Grup D

Jepang

juara Grup I

Oman

juara Grup E

China

runner up Grup I

- Juara - Runner-up

Absen

Absen

Absen

Absen

Absen

Absen

- Urutan 3 - Urutan 4

- Babak I 2002 2005 2006 2007 2008 2009 2010 2011 2012 2013

-

l 

15-22-Timnas.BRA1-FINAL.indd 17

  l  NATIONAL

TEAM  l

17

15/01/2014 20:13:47


Timnas Senior Indonesia

Test Case Penting buat Riedl

A

Tim Pelatih Timnas Senior Indonesia

l

Wolfgang Pikal Widodo ‘WCP’ Cahyono Putro

l

Eddy Harto

Pelatih Timnas Senior Indonesia dari Masa ke Masa Johannes Mastenbroek (Belanda)

1951–1953

Choo Seng Quee (Singapura)

1954–1963

Antun Pogacnik (Yugoslavia)

1966–1970

Erents Alberth Mangindaan

1970

Endang Witarsa

1971–1972

Djamiaat Dalhar

1972–1974

Suwardi Arland

1974–1975

Aang Witarsa

1975–1976

Wiel Coerver (Belanda)

1976–1978

Suwardi Arland

1978–1979

Frans van Balkom (Belanda)

1979–1980

Marek Janota (Polandia)

1980–1981

Bernd Fischer (Jerman)

1981–1982

Harry Tjong

1982–1983

Sinyo Aliandoe

1983–1984

Muhammad Basri, Iswadi Idris, dan Abdul Kadir

1985–1987

Bertje Matulapelwa

1987–1991

Anatoli Polosin (Rusia)

1991–1993

Ivan Toplak (Serbia and Montenegro

1993–1996

Romano Matte (Italia)

1996

Danurwindo

1996–1997

Henk Wullems (Belanda)

1998

Rusdy Bahalwan

1999

Bernard Schumm (Jerman)

1999–2000

Nandar Iskandar

2000–2001

Benny Dollo

2002–2004

Ivan Kolev (Bulgaria)

2004–2007

Peter Withe (Inggris)

2005

Bambang Nurdiansyah (caretaker)

2007

Ivan Kolev (Bulgaria)

2008–2010

Benny Dollo

l Piala AFF

2013

Luis Manuel Blanco (Argentina)

2013

Rahmad Darmawan (caretaker)

2013

Jacksen Ferreira Tiago (Brasil)

2013-....

Alfred Riedl (Austria)

1930-34 1938 1950 1954 1958-63 1966-70 1974-2014

  l  JANUARI

Tidak lolos kualifikasi

Nil Maizar

Tidak berpartisipasi

2012–2013

Tidak lolos kualifikasi

Aji Santoso (caretaker)

Tidak berpartisipasi

2012

- Runner-up Tidak lolos kualifikasi

Alfred Riedl (Austria) Wilhelmus Rijsbergen (Belanda)

15-22-Timnas.BRA1-FINAL.indd 18

-

l Piala Asia

- Juara

2010–2011

l 

Prestasi Timnas Senior Indonesia l Piala Dunia

2011–2012

18

“Berbekal usaha dan kekuatan terbaik, kami bertekad persembahkan hasil terbaik pula. Fight for the pride.”

Tidak masuk

1938

Tidak berpartisipasi

l

Mengundurkan diri saat kualifikasi

Pelatih kiper

Alfred Riedl

Mengundurkan diri saat kualifikasi

Asisten pelatih

l

(Hinda Belanda)

Pelatih kepala

pertamanya tukangi timnas senior, ia langsung dipatok target tinggi. Ia wajib persembahkan gelar juara Piala AFF 2014 Singapura-Vietnam. Di Piala AFF 2010 IndonesiaMalaysia, Riedl hanya mampu bawa timnas senior Indonesia ke posisi runner-up. “Berbekal usaha dan kekuatan terbaik, kami bertekad persembahkan hasil terbaik pula. Fight for the pride,” tegas Ketua BTN La Nyalla Mattalitti. Tertantang jawab target itu, Riedl kembali didampingi Wolfgang Pikal di jajaran tim pelatih timnas senior. Pikal pun tak sendiri di kursi asisten pelatih. Ada Widodo ‘WCP’ Cahyono Putro dan Eddy Harto sebagai pelatih kiper. Hanya punya sedikit waktu bentuk kerangka tim, Riedl dan jajaran tim pelatih manfaatkan turnamen pramusim Inter Island Cup (IIC) 2014 demi dapatkan pemain terbaik. “Riedl lakoni tur ke 4 dari 5 kota yang ditunjuk jadi tuan rumah fase grup IIC 2014. Empat kota itu adalah Papua (Grup Sulawesi-Papua), Kediri (Grup Jawa-3), Malang (Grup

LFRED Riedl kembali tukangi timnas senior Indonesia. Arab Saudi jadi lawan sekaligus ujian perdana Riedl. Kontrak Riedl dengan PSSI lewat Badan Tim Nasional (BTN) pada 7 Desember 2013 berdurasi 3 tahun. Riedl kembali jadi pelatih timnas senior Indonesia setelah PSSI lunasi kompensasi pemutusan kontraknya pada Juli 2011. Nilainya US$ 120.000 plus US$ 4.000 sebagai ganti biaya administrasi gugatan Riedl kepada PSSI lewat FIFA. Arab Saudi adalah lawan terakhir timnas senior Indonesia di Grup C Pra-Piala Asia (PPA) 2015 pada 6 Maret 2014 di Prince Mohamed bin Fahd Stadium, Dammam, Arab Saudi. Itu jadi laga perdana Riedl. Memang, hasil laga itu tak bisa lagi menolong timnas senior Indonesia buat ke putaran final Piala Asia 2015 Australia. Hanya mampu koleksi 1 poin dari 5 kali laga, timnas senior Indonesia terperosok di dasar klasemen Grup C PPA 2015. Jalan menuju putaran final Piala Asia 2015 sudah tertutup. Meski begitu, laga itu tetap vital buat Riedl. Maklum, pada tahun

- Urutan 3 - Urutan 4 - Perempat Final - Fase grup - Babak I -

1956-64 1968-92 1996-07 2011

1996 1998 2000 2002 2004 2007 2008 2010 2012

2014  l

15/01/2014 20:13:48


Indonesia football/PT Liga Indonesia

ALFRED RIEDL: Kembali dipercaya jadi pelatih kepala timnas senior Indonesia dan wajib penuhi target.

Jawa-2), dan Bandung (Grup Jawa1),” ungkap Sekretaris BTN Sefdin Syaifudin. “Begitu juga 3 asistennya. Pikal pantau Grup Kalimantan (Banjar), WCP di Kediri, dan Eddy di Bandung,” lanjut Sefdin.

l Olimpiade (Sejak 1992 jadi timnas U-23)

TC pun berjalan singkat dan tanpa laga uji coba. Semoga kebutuhan tim pelatih bisa dijembatani lewat Indonesia Super League (ISL) 2013/2014 yang digulir mulai 1 Februari 2014,” pungkas Sefdin.

TC timnas senior Indonesia dijadwalkan bergulir mulai 25 Februari 2014. Tanpa laga uji coba, timnas senior Indonesia langsung terbang ke Arab Saudi. Skuad besutan Riedl ditopang 23 pemain. “Waktu yang singkat membuat

l Asian Games (Sejak 2002 jadi timnas U-23)

-

n  ahmad fawwaz usman

-

l SEA Games (Sejak 2001 jadi timnas U-23)

- Juara

- Juara

- Runner-up

- Runner-up

1900-53 1956 1960 1964 1968-88

- Urutan 4 - Perempat Final - Fase grup 1951 1954 1958 1962 1966 1970 1974-82 1986 1990-98

- Urutan 3

Tak berpartisipasi

Tidak masuk

Tidak lolos kualifikasi

Tidak lolos kualifikasi

Tidak masuk

- Urutan 3

- Urutan 4 - Fase grup

1959-75 1977 1979 1981 1983 1985 1987 1989 1991 1993 1995 1997 1999

l 

15-22-Timnas.BRA1-FINAL.indd 19

  l  NATIONAL

-

TEAM  l

19

15/01/2014 20:13:49


Timnas U-23

Emas Itu Langka & Mahal Klasemen Grup A SEA Games XXVII-2013 Tim 1

Malaysia

Mn

M

S

K

G

K

SG

P

4

3

1

0

9

3

+6

10

2

Singapura

4

2

2

0

5

2

+3

8

3

Vietnam

4

2

0

2

13

3

+10

6

4

Laos

4

1

1

2

5

12

-7

4

5

Brunei

4

0

0

4

2

14

-12

0

Hasil Laga Grup A 08-12-2013

Vietnam

7-0

Brunei

08-12-2013

Singapura

1-1

Laos

10-12-2013

Brunei

0-2

Malaysia

10-12-2013

Vietnam

0-1

Singapura

13-12-2013

Malaysia

4-1

Laos

13-12-2013

Brunei

0-2

Singapura

15-12-2013

Singapura

1-1

Malaysia

15-12-2013

Laos

0-5

Vietnam

17-12-2013

Malaysia

2-1

Vietnam

17-12-2013

Laos

3-2

Brunei

Klasemen Grup B SEA Games XXVII-2013 Tim

Mn M

S

K

G

K

SG

P

1

Thailand

4

2

2

0

8

3

+5

8

2

Indonesia

4

2

1

1

3

4

-1

7

3

Myanmar

4

2

1

1

7

3

+4

7

4

Timor Leste

4

1

1

2

6

9

-3

4

5

Kamboja

4

0

1

3

2

7

-5

1

Hasil Laga Grup B 07-12-2013

Timur Leste

1-3

Thailand

07-12-2013

Myanmar

3-0

Kamboja

09-12-2013

Kamboja

0-1

Indonesia

09-12-2013

Myanmar

3-1

Timor Leste

12-12-2013

Indonesia

1-4

Thailand

12-12-2013

Kamboja

2-3

Timor Leste

14-12-2013

Timor Leste

0-0

Indonesia

14-12-2013

Thailand

1-1

Myanmar

16-12-2013

Thailand

0-0

Kamboja

16-12-2013

Indonesia

1-0

Myanmar

E

mas SEA Games masih jadi barang langka sekaligus mahal bagi Indonesia. Kegagalan timnas U-23 di SEA Games XXVII-2013 jadi bukti. Tak dipungkiri, skuad SEA Games XVI-1991 adalah skuad terbaik Indonesia. Itu berkat sukses mereka persembahkan emas. Dan, rekor itu belum bisa dipecahkan hingga kini. Emas bersejarah itu dimulai ketika mereka jadi penguasa Grup B yang dihuni Filipina, Malaysia, dan Vietnam. Itu setelah tim Merah Putih hajar Malaysia 2-0, Vietnam 1-0, dan Filipina 2-1. Indonesia pun melenggang ke semifinal dengan hasil sempurna. Kala itu, gaya permainan Indonesia asuhan pelatih kepala Anatoly F Polosin dibantu asisten Vladimir Urin dan pelatih kiper Danurwindo ikuti sepakbola Eropa Timur yang andalkan kekuatan fisik. Skuad Indonesia tampil spartan. Di semifinal, mereka atasi perlawanan Singapura lewat drama adu penalti setelah skor 0-0 bertahan hingga extra time. Di babak tostosan, Indonesia menang 4-2. Adu

penalti juga dijalani skuad Garuda buat redam Thailand di final. Saat pemenang harus ditentukan lewat drama adu penalti, Indonesia menang 4-3. Sukses Eddy Harto tepis bola tendangan eksekutor ke-6 Thailand jadi 1 kunci. Kemenangan Indonesia ditentukan Sudirman. Bola eksekusinya kecoh kiper Thailand. Tak ada yang menyangka itu emas cabor sepakbola SEA Games yang hingga kini belum bisa diraih lagi. Padahal, Indonesia 2 kali tembus final sejak itu. Itu dicapai di SEA Games XXVI-2011 dan XXVII-2013, saat timnas U-23 dibesut Rahmad ‘RD’ Darmawan. Setelah gagal rengkuh emas di negeri sendiri, Garuda Muda diharapkan bisa bayar kegagalan di SEA Games XXII-2013 Myanmar. Sayang, Bayu Gatra dkk belum bisa puaskan dahaga sepakbola Indonesia akan emas SEA Games. Sukses tembus final memang sudah jadi pencapaian bagus Garuda Muda. Tersendat di fase grup, Bayu dkk akhirnya lolos dari lubang jarum. Mereka ke semifinal sebagai

Hasil Laga Indonesia di 6 Final SEA Games SEA Games X-1979 Jakarta, Indonesia

SEA Games XIV-1987 Jakarta, Indonesia

SEA Games XVI-1991 Manila, Filipina

SEA Games XIX-1997 Jakarta, Indonesia

SEA Games XXVI-2011 Jakarta-Palembang, Indonesia

SEA Games XXVII-2013 Naypyidaw, Myanmar

Malaysia 1-0 Indonesia

Indonesia 1-0 Malaysia*

Indonesia 0 (4)(3) 0 Thailand

Thailand 1 (4)-(2) 1 Indonesia

Malaysia 1 (4)-(3) 1 Indonesia

Thailand 1-0 Indonesia

* babak tambahan Pencapaian Indonesia di SEA Games

Semifinal

- Emas

19-12-2013

Malaysia

1-1 (P: 4-5)

Indonesia

19-12-2013

Thailand

1-0

Singapura

Emas Thailand

20 l 

15-22-Timnas.BRA1-FINAL.indd 20

Perak Indonesia

Tak berpartisipasi

Distribusi Medali Cabor Sepakbola Putra SEA Games XXVII-2013

Perunggu Singapura

  l  JANUARI

- Perak

1977 1979 1981 1983 1985 1987 1989 1991 1993 1995 1997 1999 2001 2003 2005 2007 2009 2011 2013 #Mulai terapkan aturan pemain U-23 sejak 2001

1959-75

- Perunggu - Urutan 4/ Semifinal - Fase grup -

2014  l

15/01/2014 20:13:50


Indonesia football/PT Liga Indonesia

Tunggu Keputusan KOI

N

n  Kukuh Setiawan Bramantoro -

l Timnas Senior

l Timnas U-23

- Juara - Runner-up

1951 1954 1958 1966 1970 1974-82 1986 1990-98

Tidak berpartisipasi

Tidak berpartisipasi

- Peringkat 3

2002 2006 2010

l 

15-22-Timnas.BRA1-FINAL.indd 21

2014,” kata Sekretaris BTN Sefdin Syaifudin. Sejak diperuntukkan bagi timnas U-23 pada 2002, timnas U-23 Indonesia baru 1 kali mentas di Asian Games, yakni pada 2006 di Qatar. Satu grup bersama Irak, Suriah, dan Singapura, timnas U-23 Indonesia terkapar di posisi dasar dengan torehan 1 poin. Era kejayaan tim Merah Putih di Asian Games terjadi pada 1951-1970. Masih diikuti timnas senior, pencapaian terburuk skuad Garuda adalah perempat final. Puncak prestasi diraih Indonesia pada Asian Games 1958 Jepang. Tim Merah Putih sukses bawa pulang perunggu. Hingga kini, itu jadi medali pertama dan terakhir yang dipersembahkan cabor sepakbola Indonesia dari arena Asian Games.

Prestasi Indonesia di ASIAN Games

Tidak berpartisipasi

wakil Grup B dampingi Thailand. Itu setelah Indonesia menang 1-0 atas Kamboja, kalah 1-4 dari Thailand, main 0-0 dengan Timor Leste, dan menang 1-0 atas Myanmar. Di semifinal, mereka singkirkan musuh bebuyutan, Malaysia, lewat drama adu penalti. Sayang, tren positif tak berlanjut saat mereka mainkan laga final kontra Thailand di Zeyar Thiri Stadium. Gol Sarawaut Masuk di menit 21 pupus harapan Garuda Muda pulang bawa emas. “Kami kalah beruntung,” ucap RD dengan wajah lesu setelah 2 kali beruntun ia cuma bisa persembahkan perak SEA Games. Timnas U-23 Indonesia memang bagus jika dilihat dari semangat bermain. Agresivitas mereka mampu paksa tim sekelas Thailand lebih banyak bertahan. Sayang, timnas U-23 Indonesia masih kalah dalam efektivitas. Itu mem­buat emas SEA Games masih jadi barang langka sekaligus mahal bagi sepakbola Indonesia hingga kini. n ahmad fawwaz usman

Tidak berpartisipasi

TIMNAS U-23 INDONESIA: Baru bisa hasilkan perak dari SEA Games XXVII-2013.

ASIB sepakbola Indonesia di Asian Games XVII-2014 Korea Selatan belum jelas. Badan Tim Nasional (BTN) masih tunggu keputusan KOI. Meski begitu, BTN tetap bergerak persiapkan timnas U-23 Indonesia buat terjun di pesta olahraga negara-negara Asia itu. Termasuk soal sosok yang bakal duduki kursi pelatih kepala timnas U-23 Indonesia menyusul berakhirnya kontrak Rahmad ‘RD’ Darmawan selepasi SEA Games XXVII-2013 Myanmar. Di saku BTN, 6 pelatih masuk daftar seleksi. Salah satunya bakal jadi pelatih timnas U-23 Indonesia. Ke-6 pelatih itu adalah Aji Santoso, Rudi William Keltjes, Kifnu Harto, Fachri Husaini, Daud Joko Ganafianto, dan M Zein Al-Hadad. “Keputusannya diambil dalam rapat Exco PSSI pada 25 Januari

- Peringkat 4 - Perempat Final - Fase grup -

  l  NATIONAL

TEAM  l

21

15/01/2014 20:13:51


Pembinaan Usia Muda

Timnas U-19 Jadi Benchmark

Indonesia footbal/fajar Tri Hendratmo

B

ADAN Tim Nasional (BTN) kantongi nama 6 pelatih buat diseleksi. Yang terpilih bakal tangani timnas U-16 dan U-14 Indonesia. Dan, timnas U-19 Indonesia jadi benchmark. Enam pelatih itu adalah Aji Santoso, Rudi William Keltjes, Kifnu Harto, Fachri Husaini, Daud Joko Ganafianto, dan M Zein Al-Hadad. Setelah ditetapkan di rapat Exco PSSI pada 25 Januari 2014, mereka dijadwalkan ikuti workshop seperti psikotes dan ujian teknik di DI Yogyakarta pada Februari 2014. Salah 1 penyaji materi adalah Indra Sjafri, pelatih kepala timnas U-19 Indonesia. “Kenapa Indra? Karena timnas U-19 Indonesia jadi benchmark bagi pembinaan dan pembentukan timnas kelompok usia di bawahnya,” tukas Sekretaris BTN Sefdin Syaifudin. Dua dari 6 nama pelatih itu bakal duduki di kursi pelatih kepala timnas U-16 dan U-14 Indonesia. Sisanya

Sefdin Syaifudin, Sekretaris BTN

akan ditempatkan di Head Talent BTN dan Direktorat Teknik PSSI. “Satu nama lain buat jadi arsitek timnas U-23 Indonesia,” tandas Sefdin. Sebelumnya, ada 2 nama pelatih lain yang juga masuk daftar seleksi. Mereka adalah Maman Suryaman dan Eduard Chong. Keduanya

tersisih lantaran diketahui sudah tangani klub. Sesuai hasil rapat kerja PSSI pada September 2013, menurut Sefdin, pelatih timnas tidak boleh merangkap pegang klub. Ini supaya total dan fokus dalam jalani tugasnya sebagai pelatih timnas. n  Kukuh Setiawan Bramantoro

Direktorat Teknik PSSI

I

NDONESIA punya segudang pesepakbola muda berbakat. Kompetisi sepakbola usia muda pun semarak. Sayang, keberadaan mereka belum tersentuh. Lemahnya visi dan misi lahirkan pesepakbola andal jadi persoalan. Akibatnya, kontribusi kompetisi usia muda Tanah Air buat perkuat timnas Indonesia tidak tercapai. Kondisi itu disadari PSSI. Pembenahan pun dilakukan dengan membentuk Direktorat Teknik PSSI. Salah 1 tugasnya adalah mengontrol kompetisi usia muda. “Kompetisi usia muda begitu banyak. Tapi, seberapa banyak yang sesuai format kompetisi usia muda

22 l 

15-22-Timnas.BRA1-FINAL.indd 22

  l  JANUARI

sebenarnya? Untuk itulah Direktorat Teknik PSSI hadir. Semua bakal ditertibkan dan dikontrol. Mulai teknis penyelenggaraan kompetisi U-14, penertiban ukuran lapangan sampai jumlah pemainnya,” papar Jopie Lepell, Direktur Direktorat Teknik PSSI. Selain mengontrol kompetisi usia muda, Direktorat Teknik PSSI juga fokus pada pembinaan pelatih. Salah 1 programnya adalah gelar pelatihan pelatih buat dapatkan lisensi kepelatihan AFC. Selain itu, sepakbola wanita yang selama ini seperti tak terurus pun bakal dihidupkan Direktorat Teknik PSSI. n Kukuh Setiawan Bramantoro

Indonesia footbal/fajar Tri Hendratmo

Kontrol Kompetisi Usia Muda

Jopie Lepell, Direktur Direktorat Teknik PSSI

2014  l

15/01/2014 20:13:54


LEAGUE

indonesia football/kukuh setiawan bramantoro

Indonesia Super League 2013/2014

Penuhi Amanat, Kualitas Terus Ditingkatkan Unifikasi liga jadi prioritas Exco PSSI dalam menentukan peserta Indonesia Super League (ISL) 2013/2014. Penuhi amanat, aspek kualitas dijaga, bahkan ditingkatkan secara gradual. Indonesia FOOTBALL - Kukuh Setiawan Bramantoro

l 

  l  league  l

23


D

ualisme kompetisi jadi poin utama yang harus diberesi PSSI sesuai road map penyelesaian kisruh sepakbola Indonesia dari FIFA. Road map itu tertuang dalam surat per 18 Desember 2012 dan diteken Sekjen FIFA Jerome Valcke. Amanat itu prioritas. Lewat KLB PSSI 17 Maret 2013 di Jakarta, masalah itu diselesaikan dengan skema unifikasi liga. Mulai musim 2013/2014, ISL jadi satu-satunya kompetisi sepakbola profesional Indonesia. PT Liga Indonesia (LI) juga jadi satu-satunya operator kompetisi sepakbola profesional Indonesia. Empat klub terbaik dari 11 klub IPL ikuti proses unifikasi liga dan gabung di ISL. Sisanya, ber­sama klub Divisi Utama (DU) PT Liga

Prima Indonesia Sportindo (LPIS), lebur di DU PT LI. Keputusan itu pun jadi pegangan utama Exco PSSI dalam menentukan peserta ISL 2013/2014. Termasuk saat Badan Lisensi bentukan PSSI buat memverifikasi 5 aspek klub profesional sesuai sistem lisensi klub yang digariskan AFC, tidak meloloskan 1 pun klub calon peserta ISL 2013/2014. “ISL 2013/2014 tetap bergulir dan diikuti 22 klubmeski tak 1 pun kantongi lisensi klub profesional. Banding bisa dilakukan tiap klub, tapi tak akan ubah komposisi peserta ISL 2013/2014,” jelas Tigorshalom Boboy, Ketua Departemen Badan Lisensi. Bukan berarti pula PSSI abaikan kualitas. PSSI targetkan seluruh peserta ISL kantongi lisensi klub profesional pada 2016/2017.

“PT LI hargai usaha PSSI buat berkem­bang bersama para anggota, khususnya dengan klub. Sisi kualitas tetap jadi fokus PSSI dan ditingkatkan gradual,” tegas Joko ‘Jodri’ Driyono, Sekjen PSSI dan CEO PT LI. Diikuti 22 klub, ISL 2013/2014 digelar dengan format 2 wilayah. Masing-masing wilayah diisi 11 klub yang berkompetisi dengan sistem home and away. Empat klub teratas ke 8 besar. Babak 8 besar terbagi 2 grup. Empat klub 2 besar di masingmasing grup ke semifinal dan pemenangnya duel di final. ISL 2013/2014 diputar mulai 1 Februari 2014 dan berakhir 15 November 2014. Di musim 2014/2015, ISL dihuni 20 klub dan kembali jadi 18 klub pada musim 2015/2016. n

Tujuan Sistem Klub Lisensi

Menjaga kesinambungan kompetisi internasional dalam 1 musim.

l

l

l

5 Desember 2013: Verifikasi 25 klub calon peserta ISL 2013/2014 berakhir. 10 Desember 2013: Hasil verifikasi diumumkan. Tak pun klub lolos dan berhak dapatkan lisensi klub profesional. Dari 25 klub, hanya 22 yang dinyatakan bisa ikuti ISL 2013/2014. 23 Desember 2013: Jumlah peserta ISL 2013/2014 diumumkan. Diikuti 22 klub, ISL 2013/2014 digelar dengan format 2 wilayah. 3 Januari 2014: Pengumuman hasil pembagian wilayah ISL 2013/2014. Tiap wilayah dihuni 11 klub.

24

l 

  l  JANUARI

2014  l

Ke

l

21 November 2013: Verifikasi 25 klub calon peserta ISL 2013/2014 dimulai.

L eg

l

(huku al m)

Proses Verifikasi Klub ISL 2013/2014

K

Infrastruktur klub yang memberikan penonton dan media, stadion yang baik, lengkap, aman dan nyaman.

n

ast r uk tu

& onil ers istrasi

l

Memperbaiki kemampuan ekonomi dan kemampuan keuangan klub, peningkatan kredibilitas dan transparansi klub, menempatkan hal penting yang diperlukan guna perlindungan kepada kreditor.

Infr

P min Ad

l

Meningkatkan sistem manajemen dan organisasi klub sesuai level profesional.

al

Sporting

2

r

l

Menjamin klub punya basis rekruitmen pemain dan prioritas pembinaan berkesinambungan bagi pemain muda.

Profes b u io l

l

Memberikan kesempatan buat pengembangan benchmarking klub di aspek keuangan, sporting, legal, personel, administrasi, dan infrastruktur di Indonesia.

Asp e k

l

1

Menjaga kredibitilitas dan integritas ISL.

an

l

ng ua

l

5

3

4


indonesia football/kukuh setiawan bramantoro

INDONESIA SUPER LEAGUE: Aspek kualitatif kompetisi jadi prioritas.

Piala Indonesia

Jadwal Padat, Exco PSSI Merapat

indonesia football/FAJAR TH

J

Erwin Dwi Budiawan, Ketua Komite Kompetisi PSSI

ADWAL Indonesia Super League (ISL) 2013/2014 padat. Piala Indonesia (PI) 2014 pun dikaji ulang. Kepastiannya diputuskan dalam rapat Exco PSSI pada 25 Januari 2014. PT Liga Indonesia (LI) selaku operator kompetisi profesional di Indonesia berencana pentaskan lagi PI. Berbarengan dengan ISL 2013/2014, PI 2014 dijadwalkan start 10 Maret 2014. Diikuti 32 klub, PI 2014 terbagi 2 grup . Masing-masing grup dihuni 16 klub. Peserta PI 2014 adalah klub ISL dan Divisi Utama (DU) 2013/2014. Sayang, rencana itu belum tentu bisa terlaksana. Padatnya jadwal ISL 2013/2014 dan banyaknya event nasional maupun internasional di 2014 yang mengharuskan kompetisi jeda sejenak jadi alasan. Memang, 2014 adalah tahun politik. Ada Pemilihan Umum

(Pemilu) Legislatif dan Pemilihan Presiden (Pilpres). Belum lagi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), putaran final Piala Dunia 2014 Brasil hingga pelaksanaan TC timnas senior Indonesia pada November 2014 hadapi Piala AFF 2014 Singapura-Vietnam. “Karena itu, kami masih kaji ulang rencana gulirkan PI 2014. Kepastian rencana gelar PI 2014 diputuskan di rapat Exco PSSI pada 25 Januari 2014,” jelas Erwin Dwi Budiawan, Ketua Komite Kompetisi PSSI. Idealnya, menurut Erwin, PI 2014 tak cuma diikuti klub-klub ISL dan DU, tapi juga klub amatir. Erwin mengibaratkan PI seperti Piala FA di Inggris. Maksud Erwin, formatnya bisa seperti Piala FA. Putaran I dimainkan klub-klub amatir. Baru pada putaran II klub-klub DU dan ISL terjun. n l 

  l  league  l

25


Wilayah Barat 1

Semen Padang FC Kabau Sirah Stadion Agus Salim, Padang, Sumbar Erizal Anwar Jafri Sastra Juara IPL

2

Sriwijaya FC

klub Indonesia Super League 2013/2014

Laskar Wong Kito Gelora Jakabaring, Palembang, Sumsel Dodi Alex Reza Subangkit Urutan 5

3

Persija Jakarta Macan Kemayoran Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta Ferry Paulus Benny ‘Bendol’ Dollo Urutan 11

4

Persita Tangerang Pendekar Cisadane Stadion Mashud Wisnusaputra, Jabar Ahmad Zaki Iskandar Arcan Iurie

5

indonesia football/fajar th

Urutan 14

Pelita Bandung Raya The Boys Are Back Stadion Siliwangi, Bandung, Jawa Barat Marco Gracia Paulo Dejan Antonic Urutan 15

6

Persib Bandung

26

7

Persijap Jepara

8

Arema Indonesia

9

Gresik United

10

Persik Kediri

11

BARITO PUTERA

Pangeran Biru

Laskar Kalinyamat

Singo Edan

Laskar Joko Samudro

Macan Putih

Laskar Antasari

Si Jalak Harupat, Soreang, Bandung

Gelora Bumi Kartini, Jepara, Jawa Tengah

Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur

Stadion Tridarma, Gresik, Jawa Timur

Stadion Brawijaya, Kediri, Jawa Timur

Stadion Martapura, Kalimantan Selatan

Glenn Sugita

Muhammad Said Basalamah

Rudi Widodo

Sambari Halim

Smasul Ashar

H Sulaiman

Djajang ‘Janur’ Nurjaman

Raja Isa

Suharno

Agus Yuwono

Aris Budi Sulistyo

Salahudin

Urutan 4

-

Urutan 2

Urutan 9

Urutan 3 Divisi Utama

Urutan 6

l 

  l  JANUARI

2014  l


Wilayah TIMUR 1

Persipura Jayapura Mutiara Hitam Stadion Mandala, Jayapura, Papua Benhur Tommy Mano Jacksen F Tiago Juara

2

Perseru Serui Cendrawasih Jingga Stadion Marora, Serui, Papua Nurfindra Triembong Robby Maruanaya

indonesia football/fajar th

Urutan 2 Divisi Utama

3

Mitra Kukar Naga Mekes Stadion Aji Imbut, Tenggarong, Kaltim Endri Irawan Stefan Hansson Urutan 3

4

Persisam Putra Samarinda Pesut Mahakam Stadion Segiri, Samarinda, Kaltim Harbiansyah Hanafiah Mundari Karya Urutan 7

5

PSM Makassar Juku Eja Stadion Andi Mattalatta, Makassar, Sulsel

Julukan Home base Ketua Umum Pelatih Kepala Posisi musim 2012/2013

Ilham Arief Sirajuddin Jorg Pieter Steinbunner -

11

Persiba Balikpapan

10

Persebaya Surabaya

9

Persepam Madura United

8

Persela Lamongan

7

Persiba Bantul

6

Persiram Raja Ampat

Beruang Madu

Bajul Ijo

Laskar Sape Kerap

Laskar Joko Tingkir

Laskar Sultan Agung

Dewa Laut

Komplek Pertamina Parikesit, Balikpapan

Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jawa Timur

Gelora Bangkalan, Madura, Jawa Timur

Stadion Surajaya, Lamongan, Jawa Timur

Stadion Sultan Agung, Bantul, Yogyakarta

Stadon Wombik, Sorong, Papua

Syahril Taher

Gede Widiade

Ahmad Syafii Yasin

H Fadeli

Abraham dg Maggau

Markus Wanma

Jaya Hartono

Rahmad ‘RD’ Darmawan

Daniel Roekito

Eduard Tjong

Hanung Raharjo

Gomes de Oliviera

Urutan 13

Juara Divisi Utama

Urutan 10

Urutan 12

-

Urutan 8

l 

  l  league  l

27


Indonesia football/pt liga indonesia

RUPS PT LI 2014: Rapi dan progresif berkat kinerja taktis manajemen.

RUPS PT LI 2014

Efisiensi Hasilkan Rapor Biru

R

APOR 2012/2013 PT Liga Indonesia (LI) biru. Berkat efisiensi, total pengeluaran lebih kecil dibandingkan proyeksi anggaran di awal musim. Tren positif itu terungkap dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT LI di Jakarta, 8 Januari 2014. Dihadiri Komite Kompetisi PSSI, jajaran Direksi PT LI, 18 klub Indonesia Super League (ISL) 2012/2013 dan 3 klub Divisi Utama (DU) 2012/2013 yang promosi ke ISL 2013/2014. RUPS bahas laporan hasil program dan keuangan 2012/2013. Dari aspek program, ISL, ISL U-21, dan DU 2012/2013 terlaksana dengan baik dan lancar. Laporan keuangan pun diapresiasi peserta RUPS karena biru. Perbandingan Kontribusi KomersiAl ISL 2012/2013 l

Tiap klub peserta dapat Rp 3 miliar

ISL 2013/2014 l l

l

Tiap klub peserta dapat Rp 2 miliar Tiap klub peserta yang lolos ke 8 besar dapat Rp 500 juta Tiap klub peserta yang lolos ke semifinal dan final dapat Rp 500 juta

28

l 

  l  JANUARI

2014  l

“Ada efisiensi di ISL dan DU,” kata Direktur Keuangan PT LI Kokoh Afiat. RUPS juga bahas program dan proyeksi anggaran musim 2013/2014, termasuk soal subsidi atau kontribusi komersial bagi klub ISL dan DU 2013/2014. Bagi klub ISL 2013/2014, di fase pertama beroleh Rp 2 miliar. Klub yang lolos ke 8 besar dapat tambahan Rp 500 juta. Klub yang ke semifinal dan final dapat tambahan Rp 500 juta. Di DU 2013/2014, pada putaran pertama tiap klub dapat Rp 100 juta. Di fase berikutnya dapat tambahan Rp 50 juta per fase. RUPS pun bahas peralihan 99% saham PT LI dari 18 klub ISL 2012/2013 ke 18 dari 22 klub peserta ISL 2013/2014. Empat klub dari Indonesia Premier League (IPL) 2012/2013 tak dapat saham. Terkait restrukturisasi mana­jemen, Joko ‘Jodri’ Driyono dan Kokoh kembali beroleh kepercayaan. Mereka dipertahankan sebagai CEO dan Direktur Keuangan PT LI dengan masa kerja 5 tahun. n

Penyegaran Wasit ISL 2013/2014

Sosialisasi Regulasi Baru FIFA

D

I Wisma Diklat Pekerjaan Umum (PU) Surabaya, Jawa Timur, 6-9 Januari 2014, Komite Wasit PSSI gelar penyegaran wasit Indonesia Super League (ISL) 2013/2014. Dari 80 wasit (32 wasit tengah dan 48 asisten wasit) yang jadi peserta, cuma 74 wasit (29 wasit tengah dan 45 asisten wasit) yang lolos. Jumlah itu lebih banyak dari jumlah wasit di ISL 2012/2013, yakni 63 wasit (23 wasit tengah dan 40 asisten wasit). “Dengan format 2 wilayah, jumlah pertandingan ISL 2013/2014 memang lebih sedikit ketimbang ISL 2012/2013, tapi jadi lebih padat. Itu sebabnya, dibutuhkan lebih banyak wasit,” jelas anggota Komite Wasit PSSI Jimmy Napitupulu. Selain Jimmy dan 2 anggota


Media Rights ISL 2013/2014 tv berbayar

T

juga bakal live di teve berbayar dan mobile. Mobile terbagi 2 kategori: handphone dan internet (iPad dan tablet). Khusus via mobile, menurut Hari, masyarakat harus beli voucher buat menikmati live 1 laga ISL 2013/2014. “Jadinya seperti pay per view. Masyarakat bisa pilih sendiri laga apa yang ingin mereka saksikan,” terang Hari. Perusahaan yang bakal siar­ kan laga ISL 2013/2014 via teve berbayar dan mobile diakui Hari sudah ada. Namun, ia belum bisa menyebutkannya. Pasalnya, sampai saat ini semua masih dalam proses persiapan. “Jadwal ISL 2013/2014 baru kami terima. Setelah siap, pasti kami beberkan. Yang pasti, kami berusaha agar ISL 2013/2014 bisa dinikmati semua lapisan masyarakat,” tegas Hari. BV Sports resmi jadi pemilik hak komersial kompetisi sejak Februari 2013. Berdurasi 10 tahun, kontrak kerja sama itu bernilai US$ 150 juta atau lebih dari Rp 1,5 triliun. Hari memaparkan proses pembayaran dicicil per musim. Jumlahnya tidak sama. Di ISL 2012/2013, jumlah yang dibayarkan tak sampai 10% dari nilai kontrak. Di ISL 2013/2014, jumlah yang dibayarkan berkisar 9-10% dari nilai kontrak. n

AK cuma di RCTI dan TVOne, laga seru Indonesia Super League (ISL) 2013/2014 juga bakal live di teve berbayar dan mobile. Semua demi memuaskan publik. ISL 2013/2014 bakal dibuat semarak buat tingkatkan minat publik menonton. Selain jumlah peserta dan formatnya yang beda, ISL 2013/2014 juga bakal tayang di lebih banyak jaringan televisi. Hak tayang live tak lagi cuma milik VIVA Group, antv dan TVOne, melainkan melebar sampai ke MNC Group. Hari Widodo, Direktur Utama BV Sports, mengungkap, “ISL 2013/2014 bakal live di TVOne dan RCTI. Meski begitu, produksi tayangan live laga ISL 2013/2014 tetap di bawah antv. Kenapa antv? Kami menilai mereka sudah berpengalaman dan kapabel soal produksi tayangan live ISL.” BV Sports adalah pemilik hak komersial, sponsor, dan media kompetisi di bawah payung PT Liga Indonesia (LI), yakni ISL dan Divisi Utama (DU). Selain di teve free to air, laga ISL 2013/2014 spot.c

.blog

klik77

om

lain Komite Wasit PSSI, Purwanto dan Jaka Mulyana, penyegaran wasit itu dipimpin Muhamad Rodzali Yacob, RAP Referee Instructor/ Refereering Development Officer FIFA. “Dalam kegiatan itu juga disosialisasikan regulasi baru FIFA. Di antaranya soal offside dan handball,” kata Jimmy. Setelah penyegaran wasit ISL 2013/2014, Komite Wasit PSSI beren­cana gelar penyegaran wasit buat Divisi Utama (DU) 2013/2014 pada Februari 2014. n

Jaring Semua Lapisan Masyarakat

l 

  l  league  l

29


indonesia football/fajar TH

indonesia football/fajar tH

Tigorshalom Boboy, Sekretaris PT LI

DIVISI UTAMA PT LI: Jumlah klub kontestan musim 2013/2014 melebihi slot.

Divisi Utama 2013/2014

Bola Diputar Dulu di Kongres

I

NDONESIA Super League (ISL) 2013/2014 siap digulir, Divisi Utama (DU) tunggu keputusan Kongres Tahunan PSSI 26 Januari 2014. Jumlah peserta melebihi slot jadi persoalan. Sesuai kesepakatan skema unifikasi liga dalam Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI 17 Maret 2013 di Jakarta, dari 16 peserta Indonesia Premier League (IPL) 2012/2013, hanya 11 klub yang bisa ikuti unifikasi liga. Dari 11 klub itu, cuma 4 yang bisa berkompetisi di ISL 2013/2014. Sisanya, bersama klub-klub DU di bawah pengelolaan PT Liga Prima Indonesia Sportindo (LPIS) yang berhak ikuti unifikasi liga, bakal tampil di DU 2013/2014 di bawah pengelolaan PT Liga Indonesia (LI). Slot peserta DU 2013/2014 pun

ditambah. Dari 44 jadi 64. Selain klub dari kompetisi PT LPIS, DU 2013/2014 juga diikuti klub-klub DU 2012/2013 di bawah payung PT LI yang gagal promosi dan tidak terdegradasi. Juga 3 klub ISL 2012/2013 terdegradasi dan 8 klub promosi dari Divisi I 2012/2013. Meski begitu, slot peserta DU 2013/2014 yang disepakati di KLB PSSI 17 Maret 2013 ternyata tidak mencukupi. Menurut Tigorshalom Boboy, Sekretaris PT LI, ada 66 klub berhak tampil di DU 2013/2014. Rinciannya, 20 klub dari kompetisi di bawah payung PT LPIS dan 46 klub dari kompetisi di bawah pengelolaan PT LI. “Kalau jumlahnya kurang dari slot yang tersedia, itu lebih mudah karena tinggal dilaporkan saat kongres. Tapi, karena jumlahnya

lebih, kami harus tunggu keputusan Exco PSSI disepakati dalam kongres. Penetapan jumlah peserta DU 2013/2014 juga diputuskan dalam kongres,” beber Tigorshalom. Itu bukan berarti PT LI belum siap gulir DU 2013/2014. Format dan draf jadwal dengan asumsi DU 2013/2014 diikuti 64 atau 66 klub pun sudah disiapkan. “Dari sisi regulasi, kami sudah siap. Kecuali regulasi soal kuota pemain asing. Regulasi lainnya pun sama dengan musim-musim sebelumnya,” tandas Tigorshalom. DU 2013/2014 dijadwalkan bergulir 2 pekan setelah kickoff ISL 2013/2014. ISL 2013/2014 yang diikuti 22 klub dan terbagi 2 wilayah bakal diputar mulai 1 Februari 2014. n

Peserta Divisi Utama 2013/2014 Dari Divisi Utama 2012/2013

15. PSCS Cilacap

30. Persis Solo

3.

Martapura FC

1.

PSBL Langsa

1.

PSAP Sigli

16. Deltras Sidoarjo

31. PSIM Yogyakarta

4.

PSGC Ciamis

2.

Persipasi Kota Bekasi

2.

PSMS Medan

17. PSBK Kota Blitar

32. PS Mojokerto Putra

5.

Bintang Jaya Asahan

3.

Persipon Pontianak

3.

Persih Tembilahan

18. Perseba Super Bangkalan

33. Persewangi Banyuwangi

6.

Persida Sidoarjo

4.

Persikab Kab Bandung

4.

PS Bangka

19. Persekam Metro FC

34. Madiun Putra FC

7.

Villa 2000

5.

Persika Karawang

5.

Persisko Bangko

20. Persid Jember

35. PPSM Sakti Magelang

8.

Persigun Gunung Bintang

6.

PSSB Bireuen

6.

PS Bengkulu

21. Persebo Bondowoso

PSS Sleman

Persitara Jakarta Utara

22. Perseta Tulung Agung

Dari Indonesia Premier League 2012/2013

7.

7.

Dari Degradasi Indonesia Super League 2012/2013

8.

Persekap Kota Pasuruan

8.

Persikabo Kabupaten Bogor

23. PS Sumbawa Barat

1.

PSPS Pekanbaru

1.

Pro Duta FC

9.

Persifa Fakfak

9.

Persikad Kota Depok

24. Persigo Gorontalo

2.

Persidafon Dafonsoro

2.

Perseman Manokwari

10. Persibangga Purbalingga

10. Persip Pekalongan

25. Perssin Sinjai

3.

Persiwa Wamena

3.

PSIR Rembang

11. PSBI Blitar

11. Persitema Temanggung

26. PSBS Biak

4.

Persepar Palangkaraya

12. Persires Rengat

12. PSIS Semarang

27. Perseka Kaimana

Dari Promosi Divisi I 2012/2013

5.

Persiraja Banda Aceh

13. Persemalra Langgur

13. Persiku Kudus

28. Yahukimo FC

1.

PS Kwarta Deli Serdang

14. Persipur Purwodadi

29. Persbul Buol

2.

Persinga Ngawi

Dari Divisi Utama PT LPIS 2012/2013

30 l 

  l  JANUARI

2014  l

14. Persewon Wondama 15. Persenga Nganjuk


LIGA AMATIR

LA IB IS

M

2

1

Menyediakan tempat berkompetisi bagi bibit muda sepakbola di Indonesia. Membantu pembangunan manajemen klub bagi timtim yang berlaga di liga amatir. Sepakbola bagian dari alat perjuangan bangsa. Sepakbola sebagai pemersatu bangsa.

3

dengan Kwarta Deliserdang. Pada 17 November 2013 di Stadion Singaperbangsa, Karawang, Kwarta jadi juara setelah menang 1-0. Kwarta promosi ke Divisi Utama LI bersama PSC Ciamis, PS Bintang Jaya Asahan, Villa 2000, Persinga Ngawi, Martapura FC, Persida Sidoarjo, dan Persigubin Gunung Bintang. Divisi II LI 2013 yang libatkan 73 klub dan terbagi 12 grup di babak awal dijuarai Cilegon United FC. Pada 15 Desember 2013 di GOR Ciracas, Jakarta, skuad asuhan Bambang Nurdiansyah atasi atasi Jember United 6-3. Ke-2 tim bersama Uni Bandung, PS Badung, Rumbai FC, Persilat Lampung Tengah, PS TGM Medan, Persitoli Tolikara, Persiyali Yalimo, PS Nunukan, Bontang Mitra United, dan Persesa Sampang promosi ke Divisi I. n wisnu wibowo

Indonesia Football/BLAI

PO itu menetapkan kuota peserta Divisi I adalah 66 klub dan Divisi II 100 klub. Setelah laporkan semangat unifikasi klub kepada federasi, BLAI diizinkan lakoni masa transisi. Artinya, boleh keluar dari ketetapan PO terkait jumlah klub peserta Divisi I. “Langkah awal adalah minta data dan hasil kompetisi musim lalu dari Liga Amatir yang dikelola Direktorat Liga Amatir. Data itu disesuaikan dengan PO No. 7/2009 soal kompetisi, PO dan Manual Liga dari Direktorat Liga Amatir, serta hasil kompetisi amatir 2010. Komitmen pemilik klub dalam owner meeting sangat positif. Semangatnya adalah sepakbola Indonesia tidak boleh berhenti karena ada pihak yang tidak mau bersatu,” papar Syauqi Soeratno, CEO BLAI. Proses awal kian mulus berkat dukungan PSSI. Dukungan PSSI kepada BLAI dinyatakan langsung di hadapan seluruh pemilik klub. Terbagi 12 grup, Divisi I resmi dibuka secara nasional di Stadion Moh Sarengat, markas Persibat Batang, pada 16 Juni 2013. Dengan segala kemeriahannya, tim tuan rumah malah jadi tumbal pertama. Mereka tak lolos ke putaran II. Setelah lewati 3 putaran dalam 5 bulan, final Divisi I LI 2013 pertemukan Persinga Ngawi

3

U

NIFIKASI kompetisi liga amatir yang dibangun Badan Liga Sepakbola Amatir Indonesia (BLAI) sejak paro ke-2 2013 mulai berbuah. Berkat dukungan PSSI, semua strata kompetisi liga amatir berjalan mulus. Dualisme berakhir, situasi kondusif merebak. Dualisme itu cair di Kongres Tahunan PSSI 17 Juni 2013 di Surabaya, Jawa Timur. BLAI yang ditunjuk sebagai pengelola kompetisi amatir jadi ujung tombak unifikasi kompetisi klub-klub amatir. Penyatuan persepsi coba dibangun BLAI dengan mengundang semua pemilik klub amatir Divisi I dan II yang musim lalu main di bawah Direktorat Liga Amatir maupun BLAI. Di VIP Barat Stadion Utama Gelora Bung Karno Senayan, Jakarta, dari 178 klub Divisi I dan II yang diundang, 145 klub komit bersatu di jalur kompetisi Liga Amatir yang dikelola BLAI. Divisi I Liga Indonesia 2013 libatkan 77 klub. Di strata ke2, kompetisi U-23 Divisi II Liga Indonesia 2013 libatkan 73 peserta. Kompetisi Divisi II tidak ada masalah. Di Divisi I terjadi pembengkakan jumlah peserta dari kuota yang ditetapan Peraturan Organisasi (PO) No.7/2009.

I

Kompetisi Amatir Berunifikasi Duluan

DIVISI I LI 2013: Klub Kwarta jadi yang terbaik dan tembus Divisi Utama.

l 

  l  league  l

31


INDONESIA FOOTBALL/SUGENG PURWANTO

LIPIO Camp 2013 & DATA tingkat SMP & SMA Sederajat l SMP & Sederajat Peserta : 91 orang Waktu : 1-8 Mei 2013 Tempat : Secapa AD, Hegarmanah, Bandung Pelatih : Yeyen Tumena, Gomes de Oliviera, Carlos de Mello, Perry Sandria, Maulana, Asep Dayat, Budiman Yunus Pelatih Fisik : Praka Widodo, Praka Lahawu Amd FT l SMA & Sederajat Peserta : 100 orang Waktu : 9-16 Desember 2013 Tempat : Secapa AD, Hegarmanah, Bandung Pelatih : Daud Joko Ganafianto, Emral Abus, Yeyen Tumena, Kurniawan Dwi Yulianto, Indrianto Nugroho, Miftahudin, Mahruzal Nasution Pelatih Fisik : Praka Widodo, Praka Lahawu Amd FT

LIPIO CAMP 2013: Meracik cikal bakal pesepakbola masa depan Indonesia.

Liga pendidikan indonesia (LIPIO)

Asah Fondasi buat Pijakan Prestasi

L

IGA Pendidikan Indonesia (LIPIO) jadi salah 1 tumpuan pencarian bakat pesepakbola usia muda. Dukungan pun mengalir dari berbagai kalangan. LIPIO juga tak bisa dipisahkan dari keberadaan timnas U-19 Indonesia yang sukses juarai Piala AFF U-19 2013 dan tembus putaran final Piala Asia U-19 2014. Beberapa pilar timnas U-19 muncul dari LIPIO. Kerja keras dan konsistensi LIPIO menyadarkan banyak kalangan tentang urgensi kuatkan akar pembinaan di usia muda. Program pembinaaan usia muda sangat penting dalam upaya munculkan pesepakbola muda berkualitas dan berkarakter. Puncaknya adalah LIPIO Camp, ajang seleksi pesepakbola usia muda terbaik. Pada 2013, panitia LIPIO Camp siapkan 2 camp pendidikan meliputi Sekolah Menangah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA). LIPIO Camp 2013 digelar di Sekolah Calon Perwira Angkat­an Darat (Secapa AD) di Hegar­manah, Bandung, Jawa Barat.

32

l 

  l  JANUARI

2014  l

LIPIO Camp adalah program lanjutan Piala Presiden. Kehadiran LIPIO Camp sempat tak digubris. Akumulasi kekecewaan atas minimnya prestasi dan kisruh dalam persepakbolaan nasional membuat publik tak peduli LIPIO. Apalagi, sebagian besar klub di Tanah Air lebih mengandalkan Sekolah Sepakbola (SSB) dalam mencari pesepakbola berbakat. Kini, situasi berbalik. LIPIO Camp beroleh respons positif dari berbagai kalangan. Apresiasi juga mengalir dari instansi terkait langsung dengan urusan sepakbola di Tanah Air. Badan Liga Amatir Indonesia (BLAI) yang bawahi kompetisi sepakbola amatir dukung penuh program LIPIO Camp. CEO BLAI Syauqi Suratno berharap LIPIO Camp dapat mewujudkan ambisi lahirkan pesepakbola andal yang cerdas, berkarakter, dan berdisiplin tinggi. “BLAI mengapresiasi dan dukung penuh program LIPIO Camp sebagai penajaman usaha pembinaan sepakbola usia muda di Indonesia,” tukas Syauqi.

PSSI juga menyatakan bangga dengan program LIPIO Camp. PSSI berharap bakal lahir pesepakbola bertalenta yang kelak diandalkan buat harumkan nama bangsa dan negara di pentas internasional. “Atas nama PSSI, kami berikan penghargaan setinggitingginya kepada penggagas LIPIO Camp. Sukses timnas U-19 jadi kebanggaan seluruh bangsa Indonesia. Ke depan, semoga skuad timnas kian banyak diisi anak-anak dari LIPIO Camp,” ungkap Joko ‘Jodri’ Driyono, Sekjen PSSI. Panitia LIPIO Camp pun bangga dan berharap ajang seleksi ini berlanjut karena memang terbukti efektif dan potensial. LIPIO Camp sangat strategis buat bangkitkan prestasi sepakbola Indonesia. “LIPIO Camp sangat strategis. Dari sini, pesepakbola hebat bermunculan. Sebagian skuad timnas U-19 Indonesia jebolan LIPIO. Jadi, buat dukung upaya membangunkan prestasi sepakbola Indonesia, LIPIO Camp bakal terus digulir,” papar Eddy Prasetyo, Sekjen LIPIO. nsugeng purwanto


FAIR PLAY

DARI & MENUJU KONGRES PSSI

INDONESIA FOOTBALL/PT LIGA INDONESIA

Kilometer Nol Sepakbola Indonesia Kongres Tahunan PSSI 26 Januari 2014 di Surabaya, Jawa Timur, jadi titik nol kilometer upaya membangun kembali sepakbola Indonesia pasca digerus kisruh sejak 2011. Agenda tahunan itu ibarat restart. Gerak dimulai dengan reformasi. INDONESIA FOOTBALL - KUKUH SETIAWAN BRAMANTORO

l l 

  l  FAIR

PLAY  l

33

   33-40-FAIRPLAY-BRA1-FINAL1.indd 33

15/01/2014 22:12:08


K

2012/2013, dan 4 klub IPL 2012/2013. Dualisme kepengurusan berakhir setelah 4 Exco PSSI yang dipecat Ko­mite Etik PSSI -La Nyalla, Tonny Aprilani, Erwin Dwi Budiawan, Ro­ bertho Rouw- kembali aktif. Itu sesuai MoU PSSI 7 Juni 2012 yang diteken di hadapan tim Task Force AFC bentukan FIFA di Kuala Lumpur, Malaysia. Seusai KLB PSSI 17 Maret 2013, La Nyalla resmi bubarkan ke­pe­ngurusan PSSI pimpinannya. Ia hor­mati amanat KLB yang dihadiri 3 utusan FIFA (Marco Leal, Costakis Kout­sokoumnis, dan Jeysing Mu­thiah) dan 1 utusan AFC (James Kitching). Hasil KLB PSSI 17 Maret 2013 juga bebaskan sepakbola Indonesia dari sanksi FIFA. Itu diputuskan pada rapat Exco FIFA di Zurich, Swiss, 20-21 Maret 2013. Pada Kongres Tahunan PSSI 17 Juni 2013 di Surabaya, Jawa Timur, berbagai program hasil KLB PSSI 17 Maret 2013 dibahas lebih lanjut. Tak terkecuali soal Indonesia Millenium Development Programme

INDONESIA FOOTBALL / PT LIGA INDONESIA

ONGRES Luar Biasa (KLB) PSSI 17 Maret 2013 di Jakarta jadi titik balik awal gerak maju sepakbola Indonesia. Itu momen bersejarah. Dualisme kompetisi (Indonesia Super League di bawah PT Liga Indonesia dan Indonesia Premier League di bawah PT Liga Primer Indonesia Sportindo) dan dualisme kepengurusan PSSI yang libatkan PSSI pimpinan La Nyalla Mahmud Mattalitti dan pimpinan Djohar Arifin Husin berakhir. Semua bersyukur karena iklim sepakbola Indonesia kembali kondusif. Dualisme kompetisi diselesaikan dengan skema unifikasi liga mulai musim 2013/2014 di bawah payung PT LI. PT LI dengan produk ISL dan DU adalah pengelola kompetisi yang diakui PSSI sesuai Kongres Tahunan PSSI 2011 di Bali. Disepakati ISL 2013/2014 dihuni 22 klub. Mereka terdiri atas 15 klub ISL 2012/2013 yang lolos dari jerat degradasi, 3 klub promosi dari DU

KONGRES TAHUNAN PSSI 2013: Pemetaan lebih detail amanat KLB PSSI 17 Maret 2013.

34 l 

33-40-FAIRPLAY-BRA1-FINAL1.indd 34

  l  JANUARI

2014  l

15/01/2014 22:12:08


KOMPOSISI KOMITE BANDING PEMILIHAN PSSI Ketua : Muhammad Muhdar Anggota : Debby Kurniawan, Arif Budi Santoso, Putra Wirasana, Budi Irawan Masa kerja : 4 tahun (17 Juni 2013-17 Juni 2017)

AGENDA KONGRES TAHUNAN PSSI 26 JANUARI 2014 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. 12. 13. 14. 15. 16. 17. 18.

Pernyataan kongres dilaksanakan sesuai Statuta PSSI Persetujuan atas agenda kongres Sambutan Ketua Umum PSSI Roll call Penunjukkan petugas pemeriksa notulen Penunjukkan scrutineers Persetujuan atas notulen kongres sebelumnya Laporan Ketua Umum dan Komite Eksekutif PSSI Laporan kegiatan kompetisi dan timnas Presentasi keuangan PSSI Persetujuan atas laporan keuangan PSSI 2013 Pengesahan Program Kerja PSSI 2014 Persetujuan atas anggaran PSSI 2014 Penetapan kembali anggota PSSI dan penetapan anggota baru PSSI Pengambilan suara atas perubahan Statuta PSSI Penegasan kembali pembentukan Komite Pemilihan dan Komite Banding Pemilihan PSSI Pengesahan Electoral Code PSSI Lain-lain

INDONESIA FOOTBALL/PT LIGA INDONESIA

KOMPOSISI KOMITE PEMILIHAN PSSI Ketua : Dhimam Abror Anggota : Agus Santoso, Dwi Irianto, Maurice Tuguis, Hidayat, Ferdinand Hindiarto, Max Boboy, Ashari Rangkuti, Wardi Ashari Siagian Masa kerja : 4 tahun (17 Juni 2013-17 Juni 2017)

KONGRES TAHUNAN PSSI 2013: Bersama membangun sepakbola Indonesia.

(IMDP), Reformasi Pengprov PSSI, Reformasi Liga Amatir, dan penetapan 5 aso­siasi (pemain, pelatih, klub sepakbola wanita, klub futsal, wasit). Sanksi terhadap 6 Exco PSSI yang walk out dari KLB PSSI 17 Maret 2013 dan bersikap destruktif pun dikukuhkan. Mereka adalah Farid Rahman, Sihar Sitorus, Bob Hippy, Tuty Dau, Mawardi Nurdin, dan Widodo Santoso. “Karena itu, Kongres Tahunan PSSI 26 Januari 2014 tak ubahnya jadi kilometer nol buat sepakbola Indonesia, khususnya PSSI. Kami akan benahi total administrasi ke­ang­gotaan dari awal. Mulai

pe­ne­tapan anggota lama sampai anggota baru,” ungkap Sekjen PSSI Joko ‘Jodri’ Driyono. Selain penetapan anggota PSSI dan agenda lain, Kongres Tahunan PSSI 26 Januari 2014 juga bakal bahas revisi Statuta PSSI. “Statuta PSSI harus adaptif terhadap perubah­an dan perkembangan yang terus dilakukan PSSI,” cetus Jodri. Salah satunya soal penunjukkan personel di Badan Yudisial PSSI (Komite Disiplin, Komite Banding, Komite Etik). Penunjukkan personel di 3 Badan Yudisial PSSI itu, menurut Jodri, nantinya melalui persetujuan Kongres PSSI. n

KEPUTUSAN KLB PSSI 17 MARET 2013

HASIL KONGRES TAHUNAN PSSI 17 JUNI 2013

- Menambah jumlah Exco PSSI dari 11 jadi 15. - Mengubah kuorum rapat Exco PSSI dari 2/3 jadi 1/3. - Penambahan 4 Exco PSSI diputuskan Ketua Umum PSSI dan terpilih Djamal Aziz, Hardi Hasan, La Siya, Zulfadhli. - Menetapkan La Nyalla Mattalitti sebagai Wakil Ketua Umum PSSI. - Memberi sanksi skorsing (dilarang berkecimpung di lingkup sepakbola Indonesia) terhadap 6 Exco PSSI yang walk out dari KLB PSSI 17 Maret 2013. - Pembubaran kepengurusan PSSI hasil KLB PSSI 18 Maret 2012 di Ancol. - Kompetisi musim depan tetap bernama Indonesia Super League (ISL) dan dikelola PT Liga Indonesia (LI). - Empat klub teratas Indonesia Premier League (IPL) akan berkompetisi di ISL 2013/2014. Sisanya terlempar ke Divisi Utama. - Empat klub itu harus terbebas dari dualisme dan tidak bermasalah dengan keanggotaannya di PSSI. - Pada akhir musim ISL 2013/2014, sistem promosi degradasi diubah dengan format 4 klub terbawah terdegradasi dan hanya 2 klub promosi. Pada ISL 2015/2016, kontestan ISL kembali berjumlah 18. Setelah berjumlah 18, format promosi degradasi kembali ke aturan semula. Dua klub penghuni posisi terbawah di klasemen akhir ISL terdegradasi dan 2 klub teratas DU promosi. Penghuni urutan 3 dari bawah di klasemen ISL berebut tiket ISL lewat laga playoff kontra penghuni urutan 3 DU.

- Kukuhkan Zulfadhli, La Siya, Hardi Hasan, dan Djamal Aziz sebagai anggota Exco PSSI. Itu tindak lanjut dari revisi Statuta PSSI pasal 40 ayat 9. Revisi Statuta PSSI dan pengangkatan 4 Exco PSSI itu dilakukan pada KLB PSSI 17 Maret 2013. - Kukuhkan sanksi Komdis PSSI terhadap 6 Exco PSSI dan berhentikan mereka dari jajaran Exco PSSI. Enam Exco PSSI itu adalah Farid Rahman (Wakil Ketua Umum PSSI), Sihar Sitorus, Bob Hippy, Tuty Dau, Mawardi Nurdin, dan Widodo Santoso. Selain karena walk out dari KLB PSSI 17 Maret 2013, mereka disanksi juga karena terbukti palsukan hasil rapat Exco PSSI 7 Maret 2013 terkait hasil verifikasi Pengprov PSSI yang dilanda dualisme. - Bentuk Komite Pemilihan (KP) dan Komite Banding Pemilihan (KBP) buat memilih 6 Exco baru PSSI. KP dihuni Dhimam Abror, Agus Santoso, Dwi Irianto, Maurice Tuguis, H Hidayat, Ferdinand Hindiarto, Max Boboy, Ashari Rangkuti, dan Wardi Azhari Siagian. KBP dihuni Muhammad Muhdar, Debby Kurniawan, Arif Budi Santoso, Putra Wirasane, dan Budi Irawan. - Sepakati program kerja PSSI 2013, termasuk di dalamnya Indonesia Millenium Program Development, Reformasi Pengprov PSSI, dan Reformasi Liga Amatir. - Mensahkan anggota baru PSSI dari unsur asosiasi seperti asosiasi klub sepakbola wanita, wasit, pemain (APSNI), pelatih (APSI), dan futsal (AKFI). Selanjutnya PSSI akan tunjuk personel sebagai ketua ad-interim yang bertugas menyiapkan dan menyempurnakan struktur organisasi dari asosiasi itu lewat rapat Exco PSSI. - Di akhir Kongres Tahunan PSSI, Hadiyandra memutuskan mundur dari kursi Sekjen PSSI karena tengah fokus selesaikan program disertasinya di Universitas Negeri Jakarta (UNJ). Ketua Umum PSSI tunjuk Joko ‘Jodri’ Driyono sebagai sekjen baru PSSI. - Menerima laporan kegiatan PSSI sepanjang 2011-2013 yang disampaikan Ketua Umum PSSI Djohar Arifin Husin. - Menerima laporan keuangan PSSI sepanjang 2011-2012 yang dipaparkan Bendahara PSSI Husni Hasibuan.

l 

33-40-FAIRPLAY-BRA1-FINAL1.indd 35

  l  FAIR

PLAY  l

35

15/01/2014 22:12:09


INDONESIA FOOTBALL / FAJAR TRI HENDRATMO

ASOSIASI PROVINSI PSSI: Mantapkan semangat reformasi di semua sektor strategis sepakbola Indonesia.

REFORMASI PENGPROV PSSI

Tantangan Anyar, Tanggung Jawab Besar

D

IREFORMASI, Pengprov PSSI tak cuma ganti nama jadi Asosiasi Provinsi (Asprov). Struktur, program kerja, bahkan statuta juga dibenahi. Itu jadi tantangan anyar sekaligus tanggung jawab besar bagi Asprov PSSI. Sesuai hasil Kongres Tahunan PSSI 17 Juni 2013 di Surabaya, Jawa Timur, salah 1 fokus program PSSI sepanjang 2013 adalah mereformasi Pengprov PSSI. Maka, dibentuklah tim Task Force Reformasi Pengprov PSSI yang diketuai Hadiyandra. Reformasi Pengprov PSSI dimulai akhir November 2013. Diawali per­ temuan PSSI dan 33 Pengprov PSSI di Jakarta, 20-21 November 2013. Asprov PSSI, kata Hadiyandra, dipimpin Exco. Jumlah disesuaikan jumlah Peng­cab PSSI tiap provinsi. Jika jumlah Pengcab PSSI di bawah 10, Exco-nya 5. Begitu seterusnya. Selain struktur, perbedaan men­colok menyangkut tugas dan

36 l 

33-40-FAIRPLAY-BRA1-FINAL1.indd 36

  l  JANUARI

prog­ram kerja. Asprov PSSI bertugas selenggarakan kompetisi amatir. Itu mengkait Reformasi Liga Amatir yang juga diputuskan dalam Kongres Tahunan PSSI 17 Juni 2013. Berlabel Piala Nusantara, Asprov PSSI bertugas gelar putaran awal kompetisi amatir di masing-masing provinsi buat perebutkan 32 tiket ke putaran nasional. Asprov PSSI juga bertugas gu­lir kompetisi kelompok usia, yak­ni U-19/U-18 (Piala Soeratin), U-16/U-17, dan U-15/U-14. Asprov PSSI wajib dekteksi ak­ tivitas sepakbola Indonesia yang dijalani non-anggota PSSI seperti SSB, akademi sepakbola, dan Peng­ cab PSSI yang jadi wadah lahirkan pelatih, wasit, dan pengawas per­ tan­dingan. “PSSI siapkan desain dan standar program pembinaan sepakbola In­donesia. Yang jalankan Asprov PSSI karena awal pembinaan ada

di daerah. Tanggung jawab Asprov PSSI bagi perkembangan sepakbola Indonesia sangat besar,” kata Joko ‘Jodri’ Driyono, Sekjen PSSI. Biar klop, Maret 2014, PSSI gelar pendidikan bagi tiap Asprov PSSI. Tiap Asprov PSSI kirim 3 perwakilan. Mereka terdiri atas sekjen, komite kompetisi, dan bidang IT. Dari 34 provinsi di Indonesia, hanya Kalimantan Utara yang belum jadi anggota PSSI. Status mereka disahkan pada Kongres Tahunan PSSI 26 Januari 2014. Lalu, per 1 Januari 2013, baru 28 Pengprov PSSI yang laksanakan Reformasi Pengprov PSSI. Dua dari 28 Pengprov itu dapat perhatian lebih dari PSSI. Mereka adalah Gorontalo dan Sulawesi Selatan. Gorontalo tak sanggup gelar Musyawarah Provinsi (Musprov). PSSI tunjuk plt ketua. Di Sulsel, Musprov terlaksana, tapi masih sisakan perdebatan. n

2014  l

15/01/2014 22:12:10


REFORMASI LIGA AMATIR

Pacu Gairah, Kuatkan Akar

R

itu, metode yang digunakan adalah membagi perkiraan total jumlah klub amatir Indonesia dan kuota di putaran nasional. “Hitung saja, klub amatir ber­ jumlah 600. Jadi, 600 dibagi 32. Hasilnya hampir mencapai 20. Jadi, 1 slot di putaran nasional harus diperebutkan 20 klub. Jika 1 provinsi kompetisi amatirnya diikuti 20 klub, juaranya bakal langsung lolos ke putaran nasional. Jika 1 provinsi kompetisi amatirnya hanya diikuti 10 klub, juaranya harus ikut playoff dan bertemu juara provinsi lain yang kompetisi amatirnya diikuti 10 klub juga,” urai Sekjen PSSI Joko ‘Jodri’ Driyono. Format kompetisi amatir pasca

Nusantara dan menyadur kon­ sep Piala Dunia, kompetisi amatir dimulai dari tingkat provinsi yang otomatis jadi program kerja As­prov PSSI. Ke-32 klub terbaik dari 34 provinsi berhak tapaki putaran nasional buat berkompetisi de­ngan sistem knock out. Buat dapatkan 32 klub

Reformasi Liga Amatir diyakini bakal membuat para pelaku kompetisi amatir lebih bergairah. Sebelumnya, ketika kompetisi amatir masih terbagi 3 level, ada klub yang ber­ kompetisi hanya 2 pekan dan ber­ tanding kurang dari 10 kali. “Dengan sistem home and away yang diberlakukan di tingkat

INDONESIA FOOTBALL/ KUKUH SETIAWAN BRAMANTORO

EFORMASI Liga Amatir digulir mulai musim 2013/2014. Ini demi bangkitkan gairah kompetisi amatir sekaligus kuatkan akar pembinaan di lapis bawah. Selain ubah Pengprov PSSI jadi Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI, Kongres Tahunan PSSI 17 Juni 2013 di Surabaya, Jawa Timur, juga mereformasi Liga Amatir. Keduanya saling berkait. Reformasi Liga Amatir jadi salah 1 bagian dari Reformasi Pengprov. Liga Amator tak lagi terbagi 3 level, yakni Divisi I, II, III. Tak juga punya batasan usia seperti sebelumnya, yaitu Divisi II U-23 dan Divisi III U-21. Bertajuk Piala

JOKO ‘JODRI’ DRIYONO: Terus berpacu bersama jajaran PSSI dan PT Liga Indonesia.

l 

33-40-FAIRPLAY-BRA1-FINAL1.indd 37

  l  FAIR

PLAY  l

37

15/01/2014 22:12:11


Jika di putaran nasional kompetisi amatir tersedia 32 slot, di kompetisi kelompok usia hanya ada 16 slot. Jodri menegaskan peserta kom­ petisi kelompok usia adalah klub yang tercatat sebagai anggota PSSI. Peralihan tugas penyelenggaraan kompetisi amatir ke Asprov PSSI berimbas pada keberadaaan Badan Liga Amatir Indonesia (BLAI). BLAI dihapus, PSSI bakal bentuk departemen liga amatir. “Sama seperti Badan Futsal Na­ sional (BFN). Mereka dihapus. Tugas dan fungsi mereka bakal diganti dengan departemen baru di bawah struktur organisasi PSSI. Rancangan

itu kami matangkan di rapat Exco PSSI pada 25 Januari 2014,” papar Jodri. Di musim 2013/2014, Reformasi Liga Amatir memang mulai digelin­ dingkan. Prosesnya bertahap. Belum bisa langsung 100%. Divisi I masih bergulir. Divisi II dan III tak ada lagi. Menurut Jodri, dari 8 klub yang berhak pro­mosi ke Divisi Utama (DU), 2 di antaranya dari Divisi I. Enam klub lain diambil dari Piala Nusantara. Piala Nusantara diikuti 32 klub dengan 6 di antaranya da­ tang dari Divisi I yang gagal raih tiket promosi langsung. n

INDONESIA FOOTBALL/PT LIGA INDONESIA

provinsi, minimal tiap klub bakal berkompetisi sepanjang 6 bulan dan bertanding 15 kali,” jelas Jodri. Tak ada lagi batasan usia di kompetisi amatir, PSSI pun hi­ dup­kan kembali kompetisi kelompok usia. Mulai U-19/U-18 (Piala Soeratin), U-17/U-16 hingga U-15/U-14. Format kompetisi kelompok usia tak jauh beda dengan format kompetisi amatir hasil Reformasi Liga Amatir. Putaran awal ber­lang­ sung di tingkat provinsi. Semua klub terbaik lebih dulu berkompetisi di tingkat regional sebelum maju ke putaran nasional.

KONSTRUKTIF: Pasca KLB PSSI 17 Maret 2013 di Jakarta, sepakbola Indonesia kondusif. FIFA pun beri dukungan penuh.

FIFA-AFC-PSSI

PSSI Clean & Clear, Dukungan Mengalir

K

ERUH berlalu, sepakbola Indonesia tak lagi berkecamuk. PSSI terbebas dari sanksi FIFA. Dukungan FIFA buat kemajuan sepakbola Merah Putih pun mulai mengalir. Awal 2013, suhu se­pakbola Indonesia me­ninggi. Kecaman dan ancaman sanksi FIFA menghantui. Lewat su­rat 18 Desember 2012, FIFA

38 l 

33-40-FAIRPLAY-BRA1-FINAL1.indd 38

  l  JANUARI

beri batas waktu hingga akhir Maret 2013 kepada sepakbola Indonesia buat selesaikan problematiknya. Jika gagal, sanksi FIFA jatuh. Ancaman sanksi dicetuskan dalam rapat Exco FIFA di Tokyo, Jepang, 14 Desember 2012. Ancaman itu menyeruak akibat dua­lisme kepengurusan PSSI dan kom­petisi berlarut.

Berkat kerja keras, kemauan kuat rekonsiliasi plus dukungan berbagai pihak, termasuk Mennegpora Roy Suryo dan Ketua Umum KOI Rita Subowo, PSSI penuhi deadline FIFA. Lewat Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI 17 Maret 2013 di Hotel Borobudur, Jakarta, 4 poin penting yang disya­ratkan FIFA dituntaskan. Empat poin itu meliputi unifikasi

2014  l

15/01/2014 22:12:12


4 SEPTEMBER 2013: FIFA memutuskan Indonesia jadi 1 dari 27 negara penerima FIFA Goal Project dan 1 dari 16 negara penerima FIFA Performance Programme.

1 AGUSTUS 2013: PSSI ajukan diri buat dapatkan FIFA Goal Project dan FIFA Performance Programme 20-21 Agustus 2013. David Borja (FIFA Development Manager for Asia and Oceania) dan Domeka Garamendi (Development Officer) tinjau POR Pelita Jaya, Sawangan, Depok, Jawa Barat, yang bakal dibangun jadi National Youth Training Center (FIFA Goal Project).

Proses PSSI Dapatkan FIFA Goal Project dan FIFA Performance Programme

4-5 OKTOBER 2013: Domeka Garamendi (FIFA Development O f f i c e r ) d a n O l e M y h r v o l d ( F I FA Development Officer) tinjau ulang POR Pelita Jaya, Sawangan, Depok, Jawa Barat, yang bakal dibangun jadi National Youth Training Center (FIFA Goal Project).

13-18 DESEMBER 2013: Frederic Guillemont (Senior Manager Perfomance Programme FIFA), Domeka Garamendi (FIFA Development Officer), Lim Kim Chon (DOKL Technical Development Officer), James Jhonson (Manager Member Association FIFA), Satoshi Saito (FIFA Consultant), dan Sanjeevan Balasingam (Director Member Association AFC) bertemu berbagai pihak yang bersentuhan dengan sepakbola Indonesia (FIFA Performance Programme).

kompetisi, revisi Statuta PSSI, pengembalian tanpa syarat 4 Exco PSSI yang dipecat Komite Etik PSSI, dan penyelenggaraan Kongres PSSI dengan voters sesuai voters KLB PSSI 9 Juli 2011 di Solo. Momen bersejarah itu dipantau langsung perwakilan FIFA dan AFC. Mereka adalah Marco Leal, Costakis Koutsokoumnis, Jeysing Muthiah (FIFA), dan James Kitching (AFC). Berdasarkan hasil KLB PSSI 17 Maret 2013 dan laporan tim pemantau, rapat Exco FIFA di Zurich, Swiss, 20-21 Maret 2013, deklarasikan sepakbola Indonesia terbebas dari sanksi. Publik sepakbola Indonesia pun lega. Bukan saja karena kisruh ter­ selesaikan dan Indonesia terhindar dari sanksi FIFA, melainkan juga lantaran sepakbola Indonesia mulai bisa tatap masa depan yang cerah. Jika awalnya mengecam dan an­cam jatuhkan sanksi terhadap sepakbola Indonesia, FIFA berbalik sikap. Kagum dengan antusiasme masyarakat Indonesia atas sepak­ bola, FIFA kini siap alirkan dukungan demi majukan pembinaan sepakbola usia muda di Tanah Air. Bantuan US$ 500.000 dari FIFA

Goal Project dialokasikan buat du­ kung usaha PSSI merevitalisasi POR Pelita Jaya, Sawangan, Depok, dan menjadikannya sebagai National Youth Training Center. Indonesia masuk daftar 27 negara penerima FIFA Goal Project. Pada 20 Agustus 2013, 2 perwakilan FIFA cek langsung lokasi yang disiapkan buat membangun Youth Training Center dan mereka menyatakan puas. Mereka adalah David Borja (FIFA Development Manager for Asia and Oceacia) dan Domeka Garamendi (Development Officer). National Youth Training Center bakal digunakan sebagai arena pem­ binaan pesepakbola usia di bawah 16. Selain fasilitas latihan sepakbola, National Youth Training Center juga bakal dilengkapi fasilitas pen­ dukung seperti ruangan belajar dan penginapan. “Pemanfaatan FIFA Goal Project tidak harus berbentuk fasilitas. Tengok Oman. Mereka manfaatkan bantuan FIFA buat membangun infrastuktur IT,” ujar Azwan Karim, Head of Foreign Affairs PSSI. Sebagai persyaratan, PSSI pun sudah kantongi kontrak kerja sama berdurasi 20 tahun l 

33-40-FAIRPLAY-BRA1-FINAL1.indd 39

  l  FAIR

PLAY  l

39

15/01/2014 22:12:12


INDONESIA FOOTBALL/ PT LIGA INDONESIA

AFC & PSSI: Presiden AFC Sheikh Salman Bin Ebrahim Al-Khalifa sambangi Ketua Umum PSSI Djohar Arifin Husin.

dengan pengelola POR Pelita Jaya. Sebelumnya, POR Pelita Jaya yang dibangun pada 1986 dikelola Bakrie Swasakti Utama. “Itu syarat. Federasi peneri­ ma FIFA Goal Project yang memanfaatkannya buat pembangunan fasilitas harus punya kontrak berdurasi minimal 20 tahun dengan pemilik tanah atau fasilitas yang akan dibangun,” jelas Azwan. Dalam proses pembangunan­ nya, PSSI tidak campur tangan. Pemilihan kontraktor sampai pengawasan pem­­­bangunan ditangani langsung FIFA. Setelah pembangunan selesai, baru FIFA serahkan fasilitas itu ke­pada PSSI. “FIFA masih lakukan tender de­ngan beberapa kontraktor buat melaksanakan pem­bangunan di POR Pelita Jaya,” tukas Azwan. Selain menerima FIFA Goal Project, Indonesia juga jadi 1 dari 16 negara penerima FIFA Performance Programme pada 4 September 2013. Enam perwakilan FIFA dan AFC sambangi Indonesia pada 13-18 Desember 2013. Mereka ada­lah Frederic Guillemont (Senior Ma­ nager Perfomance Programme

40 l 

33-40-FAIRPLAY-BRA1-FINAL1.indd 40

  l  JANUARI

FIFA), Domeka Garamendi (FIFA De­velopment Officer), Lim Kim Chon (DOKL Technical Development Of­fi cer), James Jhonson (Manager Mem­ber Association FIFA), Satoshi Saito (FIFA Consultant), dan Sanjee­ van Balasingam (Director Member Association AFC). Lima hari di Tanah Air, mereka bertemu berbagai pihak yang ber­sentuhan dengan urusan sepakbola Indo­nesia. Mulai bidang-bidang kerja di PSSI seperti direktorat teknik, keuangan, IT dan komunikasi, se­pakbola wanita, marketing, Badan Futsal Nasional (BFN), Badan Liga Amatir Indonesia (BLAI), dan PT Liga Indonesia (LI) selaku operator kompetisi sepakbola profesional di Indonesia, klub-klub amatir dan profesional, Asosiasi PSSI Provinsi, KONI, KOI, Kemenpora, sponsor sampai pegiat media. Dari semua pihak yang diundang, hanya KONI dan KOI yang tidak ha­dir. Kemenpora pun hanya di­ wa­kili Faisal Abdullah, staf ahli Mennegpora. Dalam rangkaian pertemuan itu, 6 perwakilan FIFA dan AFC lakukan investigasi terkait kondisi sepakbola

Indonesia. Di akhir kunjungannya, perwakilan FIFA dan AFC gelar rapat bersama Exco PSSI. “Program itu berbentuk asistensi buat semua aspek yang ada di PSSI. Mulai keuangan, komunikasi, sistem IT hingga kompetisi. Salah 1 bentuknya adalah aspek keuangan. FIFA rekomendasikan konsultan keuangan,” pungkas Azwan. Jelas, semua itu jadi langkah awal positif yang mendukung gerak maju sepakbola Indonesia. Dan, pasca KLB PSSI 17 Maret 2013, publik kini tak sebatas lega. Publik juga mulai bisa tatap munculnya titik terang. n 27 NEGARA PENERIMA BANTUAN GOAL PROGRAMMES FIFA AFC : Bahrain, Brunei Darussalam, Indonesia, Palestina, Seychelles, Singapura, Tajikistan CAF : Burkina Faso, Chad, Djibouti, Liberia, Namibia, Sao Tome e Principe, Sierra Leone, Somalia, Uganda, Zimbabwe CONMEBOL : Brasil, Cile, Kolombia, Venezuela CONCACAF : St Vincent & Grenadines, Montserrat, Panama UEFA : Kepulauan Faroe, Hungaria, Slovakia

16 NEGARA PENERIMA BANTUAN PERFORMANCE FIFA AFC : Indonesia, Malaysia CAF : Chad, Kongo, Equatorial Guinea, Gabon, Ghana, Sierra Leone, Uganda CONCACAF : Cayman Islands, Kuba, Guyana, Haiti, Trinidad & Tobago UEFA : Estonia, Swiss

2014  l

15/01/2014 22:12:13


Supporters

No Flares, No Fireworks, No Banned

Indonesia Football/Fajar Tri Hendratmo

Tetap Bermakna Meski Tanpa Asap Pijaran flare di tribun memang jadi sensasi tersendiri. Kombinasi ledakan bunga api yang disulut dari tribun penonton semburkan pesta cahaya di langit stadion. Tapi, di balik itu, risiko menganga. Indonesia FOOTBALL - Wisnu Wibowo

l  l 

41-44 Supporters-BRA1-FINAL.indd 41

  l  supporters  l   l  Supporters  l

41 41

15/01/2014 20:14:52


Indonesia Football/Fajar Tri Hendratmo

Di negara lain, stadion dilengkapi fasilitas x-ray dan detektor buat bantu pemeriksaan di pintu masuk. Korek api pun tak lolos.”

Suporter Indonesia: Gairah tinggi yang perlu terus diedukasi agar lebih terkendali.

F

aktanya, aksi itu berbahaya bagi keselamatan dan kesehatan suporter, pemain, dan penghuni stadion. Maka, kemunculan 2 benda ini dalam sebuah laga sepakbola pun ancam kebersamaan tim dan suporternya. “Di FIFA, semua diatur karena berkait dengan fairness. Semua pihak berhak beroleh kenyamanan di Stadion,” kata Timmy Setiawan, salah 1 pemegang lisensi FIFA dan AFC Security Officer di Indonesia. Timmy mengungkap senjata atau benda yang bisa dipakai buat

42 l 

41-44 Supporters-BRA1-FINAL.indd 42

  l  JANUARI

kekerasan dilarang masuk stadoin. Tak terkecuali botol, apalagi benda yang bisa meledak dan diarahkan ke lapangan seperti fireworks, flares, smoke powder, smoke canisters, dan smoke bombs. Belakangan, laser juga dilarang. Upaya pencegahan butuh kerja sama semua pihak. Dengan fasilitas dan teknologi pengamanan belum memadai di setiap stadion, bukan perkara mudah pastikan stadion bersih dari benda berbahaya itu. Jika benda-benda itu lolos dan digunakan pihak tak bertanggung jawab sehingga ganggu jalannya laga, sanksi denda bakal ditanggung

tim rumah. Hukuman lain berupa laga tanpa penonton. “Butuh komunikasi dan kesadaran komunitas suporter. Sistem pengamanan stadion terlalu banyak lubang sehingga sulit dikontrol. Di negara lain, stadion dilengkapi fasilitas x-ray dan detektor buat bantu pemeriksaan di pintu masuk. Korek api pun tak lolos,” urai Timmy. Tanding tanpa suporter pasti jadi masalah psikologis bagi pemain. Tengok saja saat timnas senior Indonesia mainkan laga Pra Piala Asia 2015 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Senayan. Itu dampak flare saat laga Pra Piala Asia U-22 di Riau, Juli 2012. AFC pun mendenda PSSI US$ 45.500. Flare adalah bentuk piroteknik yang hasilkan cahaya sangat terang dengan tekanan panas tinggi. Meski tanpa ledakan, pijaran panasnya mencapai 1.600 derajat Celcius atau setara titik leleh besi. Asapnya ganggu pernapasan. Padahal, para pemain di lapangan butuh suplai oksigen memadai. Kampanye anti-flare digaungkan sejak Indonesia jadi tuan rumah Piala Asia 2007. Semua pihak didugah agar peduli keamanan dan kenyamanan sebagai unsur penting dalam setiap pertandingan. Sosialisasi pun tak henti digalakkan PSSI. Pada laga Grup G Piala Asia U-19 2014 di SUGBK, PSSI turunkan 500 relawan. Mereka kumandangkan kampanye ‘No Flares, No Fireworks, No Banned’. Tujuannya jelas. Semua pihak digugah buat hindari bahaya dan risiko sanksi di tengah luapan heroik bagi tim yang didukung. n

2014  l

15/01/2014 20:14:52


JAKMANIA

Haramkan Flares & Fireworks instruksi dari mana pun. Flares budaya barat, bukan budaya asli suporter Indonesia. Banyak cara berkreasi tanpa harus tiru budaya luar, apalagi jika langgar aturan. Federasi harus gandeng kelompok suporter. Kampanye tak bisa dilakukan sekali jalan. Butuh keterlibatan banyak pihak,” tandas sosok yang akrab di panggil Ayah di komunitas Jakmania ini. Larico tak mengelak ada kasus oknum Jakmania ditahan 3 hari di kantor polisi lantaran kedapatan menyalakan flares dan kembang api di stadion. “Cukup banyak yang tertangkap atau kami Jakmania, suporter Persija Jakarta serahkan ke polisi. Tidak sampai dipenjara. Mereka hanya tak boleh keluar dari kantor polisi 3 hari,” tukas Larico. n

Indonesia Football/Abdul Rahim

J

AKMANIA berinisiatif perangi flares dan fireworks. Komunitas suporter pendukung Persija Jakarta ini bahkan sudah jalin komitmen dengan pihak kepolisian. “Bukan saja paham soal benda-benda yang tak boleh masuk lapangan, kami bahkan sudah memeranginya. Benda-benda itu haram bagi Jakmania. Jika ada oknum suporter yang melanggar, kami minta polisi menangkapnya. Bisa juga kami tarik dan serahkan ke polisi,” ujar Larico Ranggamone, Ketua Umum Jakmania. Menurut Larico, sejak lama Jakmania sosialiasikan larangan bawa suar dan kembang api ke stadion. “Regulasi soal ini sudah jelas dan Jakmania haramkan fireworks, flares, smoke powder, smoke canisters, smoke bombs atau benda lain sejenisnya,” tegas Larico. Saat ini pihaknya hanya coba memulai dari komunitas Jakmania. Soal sikap suporter di daerah atau klub lain, ia serahkan kepada masing-masing komunitas. Dan, ia yakin suporter lain tak ingin langgar regulasi. “Kami inisiatif sendiri. Tak ada perintah atau

AREMANIA

Berkreasi Tanpa Langgar Regulasi

R

Indonesia Football/kukuh setiawan bramantoro

EGULASI hanya jadi catatan jika tak didukung sistem penegakkan yang tepat. No Flares, No Fireworks, No Banned bukanlah kampanye baru. Ketika Indonesia jadi tuan rumah Piala Asia 2007, larangan bawa benda-benda itu disosialisasikan ke publik. “Jika memang regulasinya seperti itu, suporter mana pun bakal taat. Sistem harus jalan di stadion. Jangan kami dilarang, tapi

Aremania, suporter Arema Indonesia

faktanya di dalam ada yang bawa. Kami tak boleh bawa botol minuman ke dalam stadion, tapi kami tak dapatkan plastik pengganti. Ironisnya, di dalam, ada pedagang yang jual air mineral lengkap dengan botolnya,” ungkap Hendri T Priyo Handoko. Ia bagian dari Aremania, suporter Arema Indonesia. Awalnya, menurut Hendri, flares atau suar lebih sebagai simbol dukungan semangat buat tim. Warna merah yang terpancar dari cahaya flares diyakini bangkitkan semangat. “Jika memang tidak boleh, kami taat asal sistemnya benar. Jika ada pelanggaran, hukum harus ditegakkan,” cetus Hendri. Diakui ada kecenderungan suporter garis keras suka berkreasi di luar batas. Tapi, Hendri menegaskan Aremania tidak besar karena itu. Aremania besar karena kreativitas. Hendri sepakat banyak cara berkreasi. Aremania, misalnya, selalu lakukan pembaruan lagu. Ia pun kerap berbagi buat kembalikan era suporter tradisional. Dan, katanya, suporter juga harus beli tiket masuk stadion. n l 

41-44 Supporters-BRA1-FINAL.indd 43

  l  supporters  l

43

15/01/2014 20:14:55


Bahaya flares & fireworks

Berpotensi Membunuh Pemain

D

Indonesia Football/Fajar Tri Hendratmo

ARI sesak napas, mata perih, kanker hingga kematian mendadak. Bahkan, bisa juga membunuh pemain di lapangan. Itu ekses asap dari pembakaran fireworks, flares, smoke powder, smoke canisters atau smoke bombs. Kembang api sebagai wujud dukungan buat gelorakan semangat pemain ternyata justru membayakan pemain. Sepanjang 90 menit jantung dan paru-

FLARES: Asap panas dan kandungan bahannya rawan bagi manusia.

paru pemain dipaksa bekerja ekstra. Jika daya tahan tubuh sudah mencapai limit, ekses dari asap beracun itu menyebabkan sesak napas, mata perih, benih kanker hingga kematian mendadak. “Asap hasil pembakaran kembang api atau flares termasuk asap panas. Saat asap panas masuk jantung, itu bisa menutup katup pernapasan. Ini reaksi alamiah tubuh manusia saat ada benda atau zat asing masuk tubuh,” jelas Roy Tobing, pemegang lisensi Medical Officer AFC dan FIFA. Ekses pembakaran kembang api di stadion diungkap FIFA jelang putaran final Piala Dunia 2010. Faktor itu bikin khawatir pihak berwenang di Afrika selaku tuan rumah. Persoalan itu juga dibahas dalam konferensi medis di Swiss. “Saya belum temui kasus ini langsung, tapi hasil penelitian di beberapa negara di Afrika dan Eropa memang seperti itu,”

44 l 

41-44 Supporters-BRA1-FINAL.indd 44

  l  JANUARI

tambah Roy. Alih-alih dapatkan pasokan oksigen yang cukup buat memaksimalkan kerja jantung dan paru-paru, pernapasan pemain justru dijejali partikel berat yang terbang bersama asap hasil pembakaran fireworks, flares, smoke powder, smoke canisters atau smoke bombs. “Yang paling ditakutkan pemain di lapangan adalah asap hasil pembakaran flares atau kembang api. Asap panas itu punya dampak luar biasa. Bisa membakar kulit saat terkena badan. Dalam konferensi medis di Swiss juga diungkap bahaya medis lain dari hasil studi dan penelitian khusus,” tutur Roy, putra Sonny Tobing (alm), dokter senior PSSI dan PB Pertina Tinju. Dalam beberapa penelitan, berbagai bahan kimia yang dicampur dalam pembuatan fireworks, flares, smoke powder, smoke canisters, dan smoke bombs berdampak sangat buruk bagi manusia dan lingkungan. Asap dan debu kembang api mengandung sisa logam berat dan senyawa kimia beracun.Contohnya, senyawa tembaga yang dipakai buat semburatkan warna biru bakal hasilkan dioxin penyebab kanker. Tingkat toksisitas residu kembang api juga ditentukan banyaknya bubuk mesiu yang digunakan, jenis oxidizer, warna, dan metode peluncuran kembang api. Kembang api juga mengandung senyawa perklorat yang sangat mudah larut dalam air. Bahkan, dalam konsentrasi yang sangat rendah disuplai air minum, perklorat dapat menghambat pengambilan iodine yang disalurkan kelenjar tiroid. Kelenjar tiroid adalah organ endokrin di leher manusia. Kelenjar tiroid berfungsi mengeluarkan hormon tiroid. Hormon terpenting adalah thyroxine dan triiodothyronine. Dan, hormonhormon itu berfungsi sebagai pengawal metabolisme atau pengeluaran tenaga manusia. n

2014  l

15/01/2014 20:14:56


Legend

DEDE SULAEMAN

Indonesia Football/Ragil Brasko

Kebanggaan yang tak Pernah Redup Sabtu sore, 6 April 28 tahun silam di Stadion Salt Lake, Calcutta, India. Riuh suporter tuan rumah dari tribun penonton sontak berubah hening. Gol Dede Sulaeman membuat mereka terkesiap. Indonesia FOOTBALL - Wisnu Wibowo

l 

45-48 LEGEND-Jeffry-Bra-Toto.indd 45

  l  Legend  l

45

15/01/2014 20:15:18


Indonesia Football/Ragil Brasko

B

OLA tendangan keras Dede tembus gawang Atanu Bhattacharya. Indonesia unggul di menit 20. Skor akhir 1-1, tapi skuad Merah Putih besutan Sinyo Aliandoe rajai Pra Piala Dunia 1986 Grup 3B Zona Asia Timur. Tentang penggalan momen indah

46

l 

45-48 LEGEND-Jeffry-Bra-Toto.indd 46

  l  JANUARI

itu, Dede bertutur, “Buat lolos ke babak berikut, minimal harus seri. India saat itu termasuk raksasa di Asia. Kami tampil menyerang sejak awal. Setelah rebut bola di tengah, secepat mungkin lari ke depan. Saat lihat gawang India, saya tendang bola sekeras-kerasnya.” Sayang, langkah Indonesia

menuju putaran final Piala Dunia 1986 Meksiko dihentikan Korea Selatan 6-1 di putaran II. Dan, itulah pencapaian tertinggi dalam sejarah sepakbola Indonesia. “Di laga Seoul, Indonesia kalah 0-2. Di Jakarta pun kalah 1-4. Satu gol itu dari saya. Dukungan masyarakat luar biasa,” kenang Dede.

2014  l

15/01/2014 20:15:24


DEDE SULAEMAN: Niat berbagi dengan dirikan sekolah sepakbola khusus winger.

Semasa muda, Dede adalah pemain sayap kiri sejati. Ia cepat dan tanpa kompromi. Tendangan kaki kanan dan kirinya sama kuat. Pergulatan Dede bersama timnas Indonesia diawali di Piala Asia Yunior 1975 Kuwait. Satu grup dengan Irak dan Iran, Dede dkk langsung kandas. Pra Piala Dunia 1986 adalah penampilan ke-2 Dede setelah pada 1981 perkuat tim olahan Endang Witarsa. Ia juga 2 kali perkuat tim Pra Olimpiade dan SEA Games. Selebihnya, puluhan kali ia bela timnas di ajang internasional. “Di timnas Pra Piala Dunia 1986,

saya pemain tertua. Yang lain di bawah saya. Mereka potensial, terutama Bambang Nurdiansyah dan Ricky Yakobi. Melihat energi mereka, saya pun putuskan pensiun dari timnas,” jelas Dede. Dede adalah buah dari kombinasi pembinaan PSSI dan Pemda DKI Jakarta era 1975 - 1985. Periode SMP dan SMA, Dede aktif di GOR Jakarta Timur. Awalnya, ia tertarik bulutangkis. Karena pemainnya bagus-bagus, ia beralih geluti sepakbola. Potensi Dede mencuat di kompetisi antarpelajar DKI 1972-

1975. Ia andalan tim SMP 49 maupun tim SMA 14 Jakarta Timur. Ia direkrut Suwardi Arlan, pelatih PS Angkasa, saat duduk di kelas 1 SMA. Dede perkuat Persija Yunior di Soeratin Cup 1974. Di Stadion Diponegoro, Semarang, Dede dkk jadi juara. Itu prestasi ke-4 beruntun. Dede dipercaya usung timnas Indonesia di Piala Asia Yunior 1975 Kuwait. Gagal, sepulang ke Tanah Air ia promosi ke Persija Senior. “Di era Bang Ali Sadikin, Indonesia punya 3 timnas, yaitu Banteng, Harimau, dan Garuda. Tim Banteng fokus ke turnamen internasional, tim Harimau jadi tim utama dan sempat dikirim ke Brasil, tim Garuda buat pemain muda. Pemain bisa pindah-pindah sesuai target tim,” urai Dede. “Dulu, saat masuk Stadion Utama, tujuan kami hanya membahagiakan suporter. Meski belum bisa persembahkan prestasi puncak, saya bangga pernah jadi bagian dari sepakbola Indonesia,” tukas Dede yang kini berkarier di PT Pertamina. Pintu karier di Pertamina terbuka sejak Dede hijrah dari Persija dan berlaga di Galatama (1978-1984) bersama Indonesia Muda (IM). Mayoritas pemain IM saat itu dapat kesempatan kerja di Pertamina. Dede putuskan pensiun dini dari timnas demi beri kesempatan kepada pemain muda dan bayar utang perhatian kepada keluarga. Selama kerja di Pertamina, Dede sempat hijrah ke Ternate. Pada 2002, ia jadi kepala depo pendistribusian BBM di Jayapura. Lalu, ia pindah ke Samarinda dan Bandung. Posisi terakhirnya di Pertamina adalah asisten manajer Operasional Unit Region III (2008) dan Kepala Terminal BBM Jakarta Grup Pertamina Pelumpang (2008-2011). Setelah 27 tahun mengabdi, ia pensiun pada 2012. Ia kini dikaryakan di PT Elnusa Petrofin. Satu impian yang masih menggurat: Dede ingin buka sekolah sepakbola khusus winger. n l 

45-48 LEGEND-Jeffry-Bra-Toto.indd 47

  l  Legend  l

47

15/01/2014 20:15:25


indonesia football/Dokumentasi

Dede Sulaeman & HERRY KISWANTO: Pilar timnas Indonesia era 1975-1985.

Terjepit, Mainkan Jurus Tipu

D

I balik prestasi raih Sepatu Emas berkat predikat Top Skorer Galatama 1982/1983 (17 gol), Dede Sulaeman punya sisi lain yang sulit dilupakan. Ini terkait aksi kontroversialnya di lapangan. Meski winger murni, Dede memang kerap jadi momok buat kiper tim lawan. Di era Perserikatan dan Galatama, ia satu-satunya pemain non-striker yang mampu cetak gol terbanyak dalam 1 musim. “Semua pemain punya kesempatan cetak gol. Tinggal bagaimana melihat dan manfaatkan setiap peluang,” ucap Dede. Di masa aktif sebagai pemain, Dede terkenal licik dan licin. Ia pun sampai dijuluki ‘Si Tukang Tipu’. Itu karena Dede memang doyan berlaku aneh di daerah pertahanan lawan. Soal itu, ia bilang sepakbola tak cukup hanya andalkan skill. Pemain harus cerdik dan taktis manfaatkan setiap celah. Kejelian Dede memanipulasi benturan dengan bek lawan bahkan

membuat aksi diving-nya kerap mengecoh wasit. “Banyak trik saat berada di jantung pertahanan lawan. Seingat saya, 75-80% trik saya sukses. Saya belum pernah diganjar kartu garagara itu,” tutur Dede. Dede pun pernah usil dengan cara memanipulasi suara kiper dan bek lawan. Dari situasi itu, ia beroleh keuntungan berupa celah bikin gol. Biasanya, cara itu digunakan Dede dalam keadaan terjepit dan pemain lawan coba bertindak kasar. Kendati bertentangan dengan semangat fair play, Dede menyatakan itu cuma bagian kecil dari seni bermain bola. Pada kondisi normal, ia akan tampil tanpa trik. Bambang Nurdiansyah dan Herry Kiswanto, rekan setim Dede di Pra Piala Dunia 1986, akui semua itu. Mereka sebut Dede sebagai pemain cepat, tangkas sekaligus licik. Seperti kata Dede sendiri, trik dibutuhkan di lapangan sebagai pelengkap skill. Dan, ternyata, pemain top dunia sekali pun berlakukan itu. n

Dede & Data DIRI Nama lengkap : Dede Sulaeman Kelahiran : Tasikmalaya, 8 Mei 1956 Kebangsaan : Indonesia Agama : Islam Klub terakhir : Indonesia Muda (Galatama) Posisi : Winger Nomor punggung: 17 Nama istri : Tati Herawati Nama anak : R Erlangga Sulaeman Putra, Indri Anggraini Sulaeman, Anggi Sulaeman Nama cucu : Naira, Saskia, Daffa, Alvaro, Darren, Alvin

Dede & KARIER 2002 : Kepala Depo Pertamina Jayapura 2003 : Kepala Depo Pertamina Samarinda 2006 : Kepala Depo Pertamina Padalarang–Bandung 2008 : Asisten Manajer Operasional Unit Region III PT Pertamina 2008-2011 : Kepala Terminam BBM Jakarta Grup Pertamina Pelumpang (2008-2011) 2012–2014 : Commercial & Strategic Project Spesialis PT Elnusa Fetrofin

Dede & SEPAKBOLA Klub Yunior 1974 Klub Amatir 1974 Klub Profesional 1975-1978 1978 -1984 Timnas 1975-1985

: Persija U-21 : PS Angkasa : Persija Jakarta : Indonesia Muda : Indonesia

Dede & PRESTASI 1982-1983 1974 1975 1979 1979 1986

: Sepatu Emas Galatama (17 gol) : Juara Piala Soeratin (Persija Yunior) : Juara Perserikatan (Persija Jakarta) : Juara Perserikatan (Persija Jakarta) : Runner up SEA Games Indonesia : Juara Para Piala Dunia 1986 Meksiko Sub Grup 3B Zona Asia Timur

Semua pemain punya kesempatan cetak gol. Tinggal bagaimana melihat dan manfaatkan setiap peluang.” 48 l 

45-48 LEGEND-Jeffry-Bra-Toto.indd 48

  l  JANUARI

2014  l

15/01/2014 20:15:28


Offside

Franda Stephanus

Kapanlagi.com

Dijoroki, Disoroti, Akhirnya Jatuh Hati Awalnya dijoroki, Elfranda Stephanus kini terus disoroti. Ia termasuk presenter olahraga piawai, apalagi soal sepakbola. Bahkan, ia pun tak tahu lagi cara hentikan kesukaannya itu. Indonesia FOOTBALL - Martiana Sihombing

l 

49-50-OFFSIDE-Yanto-Bra-Jeffry.indd 49

  l  Offside  l

49

15/01/2014 20:15:41


Saya kagum karena Boaz begitu gesit dan tak pernah lelah. Ia sangat kuat.”

S

egar, cantik, dan imut. Itu profil sekilas Franda, panggilan pembawa acara olahraga di antv. Ia gawangi tayangan Lensa Olahraga, Galery Sepakbola Indonesia hingga Total Football. Kalau sekarang Franda nyaman sebagai presenter, itu lantaran ia memang tekuni dan jiwai gaweannya. Ia selalu asah mental, cermati materi acara, dan disiplin. Franda terus dalami sepakbola internasional yang jadi materi

siarannya. Tak heran jika ia kian fasih soal sepakbola dan itu menunjang keluwesannya di depan kamera. “Saya jadi lebih jago bicara sepakbola luar negeri ketimbang lokal,” ujar Franda. Meksi begitu, perjalanan waktu membuat Franda perlahan tahu soal sepakbola nasional. Picunya saat Indonesia jadi tuan rumah Piala Asia 2007. Ia memang cuma menonton. Tapi, ternyata, ia mulai bisa nikmati euforia di Stadion Utama Gelora Bung Karno Senayan, Jakarta. Sejak itulah Franda akrab dengan sepakbola nasional. Ia pun mulai sering nongkrong di depan televisi saat ada tayangan Indonesia Super League (ISL) atau timnas. Dan, Boaz Salossa adalah idolanya. “Saya kagum karena Boaz begitu gesit dan tak pernah lelah. Ia sangat kuat,” tukas gadis kelahiran Malang, Jawa Timur, 8 Februari 1987, ini. Sayang, kesibukan menuntut waktu Franda. Ia tak bisa lagi sering nonton ISL. Berolahraga pun kian jarang. Franda memang punya job lain. Ia pernah isi acara Dahsyat di RCTI, lalu merambah ke stasiun televisi lain.

Pekerjaan itu kian akrab dengan hidupnya. Franda mengaku jadi presenter awalnya sekadar isi waktu. Maklum, ia finalis VJ Hunt versi MTV pada 2007. Ia memulainya dengan jadi presenter tayangan sepakbola di antv. Kini, sosoknya kian akrab di mata pecandu bola. “Awalnya seperti dijoroki, tapi akhirnya saya senang. Kini, saya malah tak tahu cara hentikan kesukaan saya jadi presenter,” kata Franda. Begitulah Franda. Dari dijoroki jadi presenter, ia kini disoroti publik, bahkan jatuh hati berat. n Franda & Data Diri Nama lengkap Kelahiran Tinggi/berat Hobi Profesi Acara

: Efranda Stephanus : Malang, 8 Februari 1987 : 160 cm/42 kg : Menyanyi, berenang, baca novel : Presenter, Model (video klip), artis : Lensa Olahraga

Franda & Favorit Pria idaman : Kimi Raikkonen & Chris Evans Warna : Hitam, putih, abu-abu Makanan : Masakan Jawa & Jepang Cemilan : Macaroon, blueberry chese cake, red velvet cake Kartun : Dragon Ball Film : Transformer & Ocean Trilogy

Franda & Pendidikan SD Sang Timur Batu, Malang SMP Kolese Santo Yusup Malang SMA Kolese Santo Yusup Malang London School jurusan Komunikasi Massa

Franda & Peran Film 2012

: Xia Aimei

Video Klip 2008 : Untuk Mencintaimu (dinyanyikan Seventeen) 2011 : Dirimu Satu (dinyanyikan Ungu) 2013 : Perfect Girl (dinyanyikan Idil Fatra)

Franda & Presenter Kapanlagi.com

Dahsyat : RCTI (pengganti) Lensa Olahraga : ANTV Galeri Sepakbola Indonesia : ANTV

Franda & Prestasi Franda Stephanus:

50 l 

49-50-OFFSIDE-Yanto-Bra-Jeffry.indd 50

  l  JANUARI

2007 2012

: Finalis MTV VJ Hunt : Digital Clip Trans TV

2014  l

15/01/2014 20:15:42


Attacking

Andri Ibo

nasional football/fajar Tri Hendratmo

Siap Sebelum Saat Menepi Tiba

Banyak pesepakbola puas dengan penghasilan dari profesi yang digelutinya selagi muda. Itu tak berlaku bagi Andri Ibo. Sambil aktif bermain, ia tak lupa pikirkan hari esok. Ia sadar sepakbola tak bisa selamanya jadi sandaran hidup. Indonesia FOOTBALL - Ahmad Fawwaz Usman

l 

51-54-Attacking-yani-bra1-okeoke.indd 51

  l  Attacking  l

51

15/01/2014 20:16:16


A

Bola.Viva.co.id

NDRI Ibo manfaatkan waktu luang di luar jadwal latihan dan tanding dengan kegiatan produktif. Ia tekuni usaha jualan jersey. Itu ia lakoni sebelum realisasikan obsesinya buka toko peralatan olahraga di Papua.

Andri Ibo: Belajar bisnis sejak dini biar tak melata di hari tua.

Sejak Mei 2013, Andri jalani usaha kecil-kecilan sebagai distributor sekaligus penjual jersey. Lumayan menggiurkan. Ia bisa raup untung cukup besar. Jersey dipesan di Jakarta, lalu dijual di Papua. Faktor jarak Jakarta-Papua yang begitu jauh membuat ia berani pasang banderol tinggi pada tiap jersey dagangannya.

52

l 

51-54-Attacking-yani-bra1-okeoke.indd 52

  l  JANUARI

“Saya jalani bisnis ini bersama keluarga. Ini bisnis menggiurkan. Soal harga, tak ada komplain. Jika dijalani dengan telaten, jualan jersey saya yakini bisa dijadikan mata pencaharian,” tutur Andri. Lantaran kerap masih sibuk dengan urusan bola, Andri serahkan pengelolaan bisnis jerseynya kepada sang istri. Karena itu, ia pun mengaku kurang fasih ketika ditanya soal omset per bulan dari berjualan jersey. Yang jelas, dari status distributor dan penjual jersey, Andri ingin naik kelas. Ia berencana dirikan toko peralatan olahraga di Papua. “Saya berencana buka toko olahraga di Papua. Kalau ada rezeki lebih, saya tabung buat bangun toko,” tukas Andri. Sosok Andri tak asing bagi penggila sepakbola di Tanah Air. Ia baru saja teken kontrak dengan klub juara Indonesia Super League (ISL) 2012/2013 Persipura Jayapura. Ia bakal berkostum Persipura di ISL 2013/2014. Di timnas U-23 Indonesia saat tampil di SEA Games XXVII-2013, Andri adalah bek andalan pelatih kepala yang waktu itu dijabat Rahmad ‘RD’ Darmawan. Sejak masa persiapan sampai berjuang di Myanmar, ia selalu dipilih RD. n Andri & Data Diri Nama lengkap : Andri Ibo Kelahiran : 3 April 1990 Kebangsaan : Indonesia Tinggi/berat : 173 cm/69 kg

Andri & Karier Klub 2008-2009 : Persidafon Dafonsoro U-21 2009-2013 : Persidafon Dafonsoro (56 caps, 2 gol) 2013-.... : Persipura Jayapura Timnas 2013 : U-23 Indonesia (8 caps, 2 gol)

2014  l

15/01/2014 20:16:18


Kurniawan Dwi Yulianto

Dari Menggocek, Kini Siap Meracik

P

indonesia football/Sugeng Purwanto

ENSIUN sebagai pesepakbola bukan berarti Kurniawan ‘Kurus’ Dwi Yulianto total lepas dari urusan si kulit bundar. Kini, Kurus malah lagi getol rajut mimpi baru. Ia ingin jadi pelatih sepakbola. Terkait itu, ia siap perdalam ilmu kepelatihan lewat kursus khusus. “Saya tak bisa jauh dari sepakbola. Saya ingin jadi pelatih dan saya siap ambil kursus. Ini agar ilmu dan pengalaman saya selama berkarier sebagai pesepakbola bisa saya tularkan kepada para pesepakbola muda Indonesia,” ungkap Kurus. Kurus sudah punya lisensi pelatih C AFC. Jelas itu kurang mumpuni. Karenanya, ia tunggu pengambilan lisensi pelatih B AFC. Selain melatih, ia juga terobsesi dirikan akademi sepakbola usia muda. Jika kesampaian semua, Kurus pun bisa seperti trend setter. Di masa muda jago menggocek dan bikin gol, ke depan ia jadi peracik yang lahirkan pesepakbola andal. Begitulah Kurus. Ia memang tak bisa jauh dari urusan bola. Ia sadar sosoknya dikenal karena sepakbola. Tak keliru jika ia berniat lakukan sesuatu buat sepakbola negeri ini. Sebagian dari niat itu sudah dilakoni pada Desember 2013. Pemain jebolan Primavera yang pernah merumput di Sampdoria (Italia) dan FC Luzern (Swiss) ini termasuk di antara 7 pelatih di program Liga Pendidikan Indonesia (LIPIO) Camp tingkat SMA dan sederajat yang dihelat di Sekolah Calon Perwira Angkatan Darat

Kurniawan & Data Diri Nama lengkap : Kurniawan Dwi Yulianto Kelahiran : Metroyudan, Magelang, 13 Juli 1976 Tinggi : 174 cm Istri : Nur Ratqana Dewi Anak : 4 Nama anak : Zazkia Aulia (putri/kelahiran 2000), Anisa Azzahra (putri/kelahiran 2002), Aliqa Aurelia (putri/kelahiran 2009), Aqsa Aushaf (putra/ kelahiran 2011)

Kurniawan & Karier Yunior 1993 1994 Senior 2994-1995 1995-1997 1998-1999 1999-2001 2001-2003 2004 2005 2005-2006 2006 2007 2008-2009 2009-2010 2010 2011 2011-2013 2013 Timnas 1995-2005

: PSSI Primavera : Sampdoria Primavera : FC Luzern : Pelita Mastrans : Pelita Bakrie : PSM Makassar : PSPS Pekanbaru : Persebaya Surabaya : Persija Jakarta : Serawak FA : PSS Sleman : Persitara Jakarta Utara : Persisam Putra Samarinda : Persela Lamongan : PSMS Medan : Tangerang Wolves FC : Pro Duta FC : Persipon Pontianak : Indonesia

(Secapa AD), Bandung. Kurus percaya anak-anak Indonesia punya potensi dan talenta jadi pesepakbola. Mereka tinggal diasah dengan baik dan benar dari sisi teknik, sikap, mental, dan pola pikir. Kurus bilang mereka harus sadar profesi pesepakbola bukan buat main-main. Profesi pesepakbola bisa buat hidup. Karena itu, lanjut Kurus, “Mereka harus selalu berjuang dan bekerja keras agar bisa jadi pesepakbola hebat.” Kurus resmi gantung sepatu pada medio 2013. Ia kemudian fokus dan habiskan waktu buat keluarga tercinta di Malaysia. “Keseharian saya bersama keluarga sambil urus usaha kecilkecilan,” tuturnya. Kurus dan istrinya, Nur Ratqana Dewi, buka Kopi O Corner. Kedai itu tak cuma sajikan kopi, melainkan juga makanan khas Melayu dan Indonesia. Tiba waktunya nanti, Kurus yang terakhir tercatat sebagai pemain Persipon Pontianak ingin lebarkan sayap usahanya hingga ke Tanah Air. “Kopi O Corner punya keluarga istri. Saya ikut bantu dan tanam modal. Di Malaysia, kami sudah punya 4 kedai. Insya Allah, saya dan istri bisa besarkan usaha kami sampai ke Indonesia,” ucap Kurus. Dari Ratqana yang dinikahinya pada 2008, Kurus tengah menanti anak ke-3. Buat Kurus sendiri, itu anak ke-5. Maklum, sebelum bersama Ratqana, ia sempat berumah tangga dengan Kartika Dewi dan dikaruniai 2 anak. Kurus dan Kartika pisah pada 2003. nkukuh setiawan bramantoro

l 

51-54-Attacking-yani-bra1-okeoke.indd 53

  l  Attacking  l

53

15/01/2014 20:16:21


Indonesia Football/Fajar Tri Hendratmo

Dedi Kusnandar

Dedi Kusnandar: Pilih usaha sampingan kos-kosan buat bekal hari tua.

DEDI & Data Diri

Awalnya 3, Kini Punya 10 Pintu

Nama lengkap : Dedi Kusnandar Kelahiran : Sumedang, 23 Juli 1991 Tinggi/berat : 177 cm/68 kg Nama orangtua : Jajang Kamail (ayah) & Nunung Nurlia (ibu) Urutan keluarga : Bungsu dari 3 bersaudara Nama kakak : Indra & Andri Hobi : Baca, nonton DVD, olahraga air Tunangan : Lerry Alfani

S

EPAKBOLA di era kini memang tak lagi sebatas buat salurkan hobi. Sepakbola bisa jadi pilihan profesi sekaligus sandaran hidup. Dedi ‘Dado’ Kusnandar tentu tahu itu. Cuma, ia tak mau terbuai dengan torehan kariernya sebagai pesepakbola. Ia tatap masa depan dengan bekal usaha sampingan yang sudah terbukti punya potensi. Kalau Andri Tibo berbinis jersey dan Kurniawan Dwi Yulianto buka kedai Kopi O Corner bersama istrinya di Malaysia, Dado punya kiat lain. Ia dirikan dan kelola kos-kosan.

DEDI & Karier Yunior 2005-2008 2008-2010 Senior 2008-2012 2012-2013 2013-.... Timnas 2008 2013

: Persib Bandung : Pelita Jaya : Pelita Jaya : Arema Indonesia : Persebaya Surabaya : Indonesia U-18 : Indonesia U-23

DEDI & Prestasi

twicsy.com

- Pemain Terbaik Piala Wiranto 2001 - Pemain Terbaik Antar Pelajar 2003 - Pemain Terbaik Bogasari 2005 - Top Skorer Piala Walikota Bandung 2005 - Pemain Terbaik ISL U-21 2008/2009 - Pemain Terbaik Piala Coca-Cola 2010

“Saya kan tak bakal sampai tua jadi pesepakbola. Jadi, harus pintar nabung dan berinvestasi demi masa depan. Pilihan saya jatuh pada usaha dirikan kos-kosan. Menurut saya, itu investasi yang aman ketimbang usaha lain seperti punya rumah makan atau toko olahraga,” terang Dado, gelandang yang di Indonesia Super League (ISL) 2013/2014 usung Persebaya Surabaya. “Kos-kosan saya selalu terisi karena lokasinya berdekatan dengan Kampus Universitas Padjajaran, Institus Teknologi Bandung, Institut Pemerintahan Dalam Negeri, dan Universitas Winaya Mukti,” papar Pemain Terbaik ISL U-21 2008/2009 ini. Dado mengaku hasil dari kos-kosan itu memang belum bisa lampaui gajinya sebagai pesepakbola. Tapi, menurutnya, kos-kosan yang dikelola kakak dan orangtuanya itu berkembang meski tak melesat. Buktinya, sejak dibangun pada 2011, sudah 3 kali kos-kosan itu direnovasi. “Awalnya 3 pintu, lalu 7 pintu, dan kini sudah 10 pintu,” ucap Dado mantap. nkukuh setiawan bramantoro

FISIOTERAPI: Bagian dari kebutuhan Dedi Kusnandar sebagai pesepakbola.

54 l 

51-54-Attacking-yani-bra1-okeoke.indd 54

  l  JANUARI

2014  l

15/01/2014 20:16:22


Futsal

Electric Cosmo PLN

nasional football/Fajar Tri Hendratmo

Electric Rajai IFL, Kebersamaan Jadi Kunci Kuat karena selalu melangkah bersama. Itu jadi dasar geliat Electric Cosmo PLN. Hasilnya: mereka kini berstatus penguasa Indonesia Futsal League (IFL). Indonesia FOOTBALL - Ahmad Fawwaz Usman

l 

55-58-Futsal-Yani-Bra-Jeffry.indd 55

  l  Futsal  l

55

15/01/2014 20:17:02


nasional football/fajar Tri Hendratmo

TIM FUTSAL ELECTRIC: Asah kekuatan dengan semangat kebersamaan.

S

ejak IFL digulir pada 2006, Electric paling dominan di kompetisi futsal profesional. Tim milik Perusahaan Listrik Negara (PLN) itu memang diperkuat pelatih dan pemain berkualitas. Mereka pun jadi langganan papan atas IFL. DI IFL 2013, Electric kecap sukses besar. Skuad besutan Wahyudin jadi kampiun sekaligus pengoleksi terbanyak gelar juara IFL. Mereka juga juara pada 2008 dan 2009. Tim Electric terbentuk pada 2006. Berawal dari ide Badan Futsal Nasional (BFN) membuat liga futsal nasional bertaraf profesional. Yerico Umbas, salah 1 personel PT PLN yang saat itu Wakil Ketua BFN, dirikan tim futsal pro di tempat ia bakerja. Bermodal kemauan keras, Yerico sampaikan keinginan­nya kepada Direksi PT PLN. Ia beroleh sambutan positif. Ia malah diangkat jadi Ketua Umum Electric. “PT PLN pun jadi BUMN pertama yang punya klub futsal pro saat itu. Hingga kini, dukungan Direksi PLN terus mengalir,” kata Yerico. Bersama Yerico yang kini juga Ketua BFN, Electric maju pesat. Pada gelaran perdana IFL

56

l 

55-58-Futsal-Yani-Bra-Jeffry.indd 56

  l  JANUARI

2006/2007, mereka tancap gas. Electric finis di urutan 3. Mereka cuma kalah dari Biangbola (juara) dan Mastrans (runner up). Maulana M Ihsan, pilar Electric, tampil sebagai Top Skorer IFL bersama Sayan Karmadi. Electric melejit di IFL 2008. Mereka jadi yang terbaik setelah bekap juara bertahan Biangbola. Gelar itu dipertahankan Electric pada IFL 2009. Lagi, Biangbola jadi korban keperkasaan mereka. Electric sempat mentok di posisi runner up pada IFL 2010 dan 2011. Pada 2010, mereka kalah dari Electric & Data Ofisial Pelatih kepala : Wahyudin Asisten pelatih : Ade Nurhadi Pelatih kiper : Ade Lesmana Perlengkapan : Rudy Mulyadi Medis : Harun Pardede, Ronny Tim manajer : Kendy Ahisamakh Ketua Umum : Yerico Umbas Skuad Electric di IFL 2013 : Fuji Maulid Bandriana, Deny Handoyo, Rio Triwoto, Irwan Buang, Afif Tamimy, Taufuk, Nur Ali, Imam Fauzy, Ade Andyka, Rommel Jhonatan, Teguh Limas Sarendra, Ardy Dwi Suwardy, Yudhi Fatra, Agus Salam, Reza Febrian, Kim Jeffrey Kurniawan, Amril Daulay, Karami Balfas, Maycel Alfaretsva, Ivan Cahyadi, Yoshua Agung M, Alit Tri Rahmadi, Sidratul Muntaha, Karismawan, Angel Alvredo Vera, Muhamad Eko Arianto Putra

Kiprah Electric di IFL - 2006/2007 : Urutan 3 - 2008 : Juara - 2009 : Juara - 2010 : Runner up - 2011 : Runner up - 2012 : Urutan 3 - 2013 : Juara

Harimau Rawa. Pada 2011, mereka ditikam Pelindo II. Penurunan prestasi pun terjadi pada 2012. Gagal ke final, Electric yang saat itu ditukangi Hendra Nazir finis di urutan 3. Puasa gelar mereka baru berakhir di IFL 2013. Electric melesat ke final dan bungkam Futsal Kota Bandung 2-1. Mereka juga punya Ardy Dwi Suwardy yang jadi Pemain Terbaik IFL 2013. “Seluruh anggota tim harus bersatu, bekerja sama, dan jaga rasa kekeluargaan. Itu selalu kami tekankan kepada para pemain. Jika ada 1 yang terluka, kami semua ikut terluka. Boleh jadi, itu kunci sukses kami,” ungkap Yerico. Bicara skuad, Electric selalu diperkuat deretan pemain berkelas. Electric memang jadi magnet tersendiri bagi pemain futsal pro. “Mengapa kami jadi daya tarik bagi banyak pemain potensial di Tanah Air? Mungkin karena mereka nyaman,” tukas Yerico. Peran Wahyudin selaku pelatih tentu saja vital bagi pencapaian Electric. Pelatih yang akrab disapa Kocoy itu pun sebut 3 kunci sukses Electric: perekrutan pemain, program latihan, dan persiapan menuju IFL. n

2014  l

15/01/2014 20:17:06


Ardy Dwi Suwardy

Melesat Berkat Bakat & Tekad

Ardy & Data Diri Nama lengkap : Ardy Dwi Suwardy Panggilan : Jawa Kelahiran : Bandung, 22 Februari 1992 Tinggi : 172 cm Berat : 68 kg Ukuran sepatu : 42 Warna favorit : Merah Minuman favorit : Jus melon Makanan favorit : Empal gentong Tempat nongkrong favorit : Seven Eleven Parfum : Adidas Hobi : Futsal, bulutangkis Pemain idola : Ryan Giggs (sepakbola), Falcao (futsal) Cita-cita kecil : Astronot Nama orangtua : Sudarpo (ayah), Ayi Sumiati (ibu) Nama saudara kandung : Eko Suwardy (kakak), Nurindri Sulisti Aditia, Rangga Catur Pratama, Fahri Panca Nugraha (adik) Pacar : Silvia Yunita Septiani

Ardy & Karier Sepakbola - Persikab U-15 di Haornas : 2004-2005 - Persikab U-18 di Piala Soeratin : 2007-2008 - Persikab U-21 : 2010 Futsal - Isen Mulang : 2010-2011 - Futsal Kota Bandung : 2012 - Electric PLN : 2013 Timnas Futsal - Asian Indoor and Martial Arts Games : 2013 - Piala AFF : 2013 - SEA Games : XXVII-2013 Myanmar

Ardy pada Januari 2013. Ardy usung timnas futsal Indonesia ke Asian Indoor and Martial Arts Games 2013 di Korea Selatan. Sejak itu, ia jadi langganan timnas. Ia juga andalan timnas Merah Putih di SEA Games XXVII-2013 Myanmar. Di tim Electric PLN, Ardy adalah tulang punggung saat juarai IFL 2013. Ia kini pegawai PDAM Tirta Raharja Kabupaten Bandung. n

indonesia football/fajar Tri Hendratmo

D

I pentas futsal nasional, Ardy Dwi Suwardy sedang di puncak karier. Bakat dan kemauan kuat modal utamanya. Pemain yang akrab disapa Jawa ini dikenal cepat dan selalu haus gol. Tenaganya dibutuhkan tim yang ingin jadi juara. Tak percuma pria kelahiran Bandung, 22 Februari 1992, ini mantap tinggalkan bulutangkis dan fokus ke futsal. Ardy sebetulnya lebih dulu geluti sepakbola. Ia masuk tim Persikab Bandung U-15 pada 2004. Ia tampil di Piala Haornas 2004 dan 2005. Selang 2 tahun, ia bela Persikab U-18 di Piala Soeratin 2007 dan 2008. Pada 2010, ia promosi ke skuad Persikab U-21. Karier sepakbola Ardy mentok di Persikab U-21. Ia tak dapat kesempatan bela Persikab senior. Situasi itu ternyata malah jadi berkah. Ia beralih ke futsal dan terus merebak hingga kini. Ardy kecap gelar pertama di futsal bersama tim SMA 1 Margahayu, Bandung. Ia ikut juarai Piala Indosat 2010. Bahkan, ia sabet gelar top skorer. “Itu momen tak terlupakan. Tiap pemain tim juara dapat motor Yamaha Mio,” tutur Ardy. Di tahun yang sama, Ardy ditarik Isen Mulang buat berlaga di Indonesia Futsal League (IFL) 2010. Sayang, ia dkk gagal toreh prestasi. Meski begitu, aksinya memagnet Futsal Kota Bandung (FKB). Ia direkrut pada 2011. Kariernya berubah setelah berkostum FKB. Ia lesatkan FKB ke final IFL 2012. Ardy memang gagal raih gelar juara buat FKB. Tapi, ia tetap menarik perhatian. Itu karena ia jadi Top Skorer IFL 2012 dengan torehan 17 gol. Pelatih timnas futsal putra Andri Irawan pun tak ragu panggil

Ardy Dwi Suwardy

l 

55-58-Futsal-Yani-Bra-Jeffry.indd 57

  l  Futsal  l

57

15/01/2014 20:17:07


indonesia football/kukuh setawan bramatoro

TONY APRILANI: Futsal bakal lebih eksis dan punya hak suara di Kongres PSSI.

PSSI BERES-BERES

Fondasi Dirombak, Futsal tak Lagi Krusial

T

AK cuma sepakbola yang diberesi PSSI. Futsal Indonesia tak luput dari beresberes PSSI. Bahkan, PSSI rombak futsal dari fondasinya. Pasca Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI 17 Maret 2013 di Hotel Borobudur, Jakarta dan sepakbola Indonesia terbebas dari ancaman sanksi FIFA, PSSI memang terus bergeliat. Mulai tingkat pusat, kompetisi profesional dan amatir hingga Pengprov PSSI yang kini bernama Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI pun dibenahi. Futsal, tentu, termasuk di dalamnya. Buat futsal, PSSI malah bangun fondasi awal lagi. Badan Futsal Nasional (BFN) yang selama ini kendalikan aktivitas futsal Indonesia, mulai kompetisi profesional dan amatir sampai pembentukan timnas futsal, bakal dihapus. Sebagai gantinya, PSSI siap bentuk PT Futsal Indonesia (FI). Seperti di sepakbola, kompetisi sepakbola profesional dikelola PT Liga Indonesia (LI), PT FI juga jadi operator kompetisi futsal profesional di Indonesia, yakni

58

l 

55-58-Futsal-Yani-Bra-Jeffry.indd 58

  l  JANUARI

Indonesia Futsal League (IFL). “Klub calon peserta IFL pun bakal melewati proses verifikasi 5 aspek yang mengkait infrastruktur, finansial, administratif plus personel, legal, dan sporting. Sesuai regulasi AFC dan FIFA, IFL maksimal dihuni 12 klub,” jelas Tonny Aprilani, Wakil Ketua Komite Futsal PSSI. Buat level amatir, sama seperti di sepakbola, PSSI bakal gelar Nusantara Futsal League (NFL) yang putaran awalnya dihelat di tingkat provinsi dan jadi tanggung jawab Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI. “Secara keseluruhan, kompetisi amatir di bawah departemen baru yang bakal dibentuk PSSI. Departemen itu fokus pada penyelenggaraan kompetisi amatir, baik sepakbola maupun futsal,” tukas Hardi Hasan, Ketua Komite Futsal PSSI. Begitu juga kompetisi futsal wanita. “Bakal ada departemen baru yang fokus pada penyelenggaraan

kompetisi sepakbola dan futsal wanita,” tandas Hardi. Departemen-departemen baru di PSSI itu dibahas Exco PSSI pada 25 Januari 2014 atau 1 hari sebelum Kongres Tahunan PSSI 26 Januari 2014 di Hotel Shangri-La, Surabaya, Jawa Timur. Soal pembentukan timnas futsal Indonesia, tak beda dengan sepakbola. Pengelolaan dan pembentukan timnas di bawah payung Badan Tim Nasional (BTN). Futsal juga bakal lebih eksis setelah PSSI tempatkan Asosiasi Futsal Indonesia (AFI) yang dihuni klub-klub futsal Indonesia sebagai anggota baru PSSI. Keputusan itu diambil dalam Kongres Tahunan PSSI 17 Juni 2013 di Hotel Shangri-La, Surabaya. Artinya, futsal juga bakal punya suara di Kongres PSSI. Itu tak terjadi di era BFN. BFN hanya bagian dari organisasi PSSI. Bukan anggota PSSI. n

“Bakal ada departemen baru yang fokus pada penyelenggaraan kompetisi sepakbola dan futsal wanita.”

2014  l

15/01/2014 20:17:07


First Half half

Penggalan Emas 2013 BERDERET cerita dan fakta di tengah degup sepakbola Indonesia sepanjang 2013. Aksi gagah para pemain timnas U-19 Indonesia jadi penyedap. Skuad Garuda Emas akhiri 22 tahun puasa gelar Indonesia dengan juarai Piala AFF U-19 2013. Evan ‘Si Kaki Emas’ Dimas Darmono dkk juga tembus putaran final Piala Asia U-19 2014. fOTO: INDONESIA FOOTBALL/Antarafoto.com

59

l 

59-66-FirstHalf-Jeffry-Bra1-Final.indd 59

  l  JANUARI

2014  l

l 

  l  First

Half  l

59

15/01/2014 20:17:39


Dukungan Roy & Jokowi NIAT tuntaskan kisruh dan dualisme lewat Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI beroleh dukungan berbagai pihak. Mennegpora Roy Suryo dan Gubernur DKI Jakarta Joko ‘Jokowi’ Widodo ikut dorong KLB PSSI 17 Maret 2013 di ibukota. Roy pun sambangi Jokowi di Balai Kota DKI pada 8 Maret 2013. fOTO: iNDONESIA FOOTBAL/kUKUH sETIAWAN BRAMANTORO

Persipura Berjaya TAK berlebihan Persipura Jayapura dijuluki tim Mutiara Hitam. Dari ujung timur Bumi Pertiwi itu terus mengalir pesepakbola jempolan. Di ISL 2012/2013, Persipura pun berjaya. Gelar juara dipatrikan sebelum kompetisi berakhir. Raup 82 poin, tim besutan Jacksen F Tiago juga bukukan sejumlah rekor apik. fOTO: INDONESIA FOOTBALL/pT lIGA iNDONESIA

60 l 

59-66-FirstHalf-Jeffry-Bra1-Final.indd 60

  l  JANUARI

2014  l

15/01/2014 20:17:41

J P


Juara & Promosi

CUKUP lama Persebaya Surabaya tak beredar di ISL. Musim 2013/2014, tim Bajul Ijo kembali mentas. Mereka siap bersaing dengan 21 klub lain hasil verifikasi PSSI terkait unifikasi liga. Persebaya promosi ke ISL selepas juarai Divisi Utama 2012/2013.

fOTO: iNDONESIA FOOTBALL/pT lIGA iNDONESIA

l 

59-66-FirstHalf-Jeffry-Bra1-Final.indd 61

  l  first

half  l

61

15/01/2014 20:17:43

INDONESIA kaya akan potensi yang jadi magnet dunia. Keelokan alam dan budaya, bahkan sepakbolanya pun mampu hadirkan para pesohor lapangan hijau ke Tanah Air. Sepanjang 2013, sepakbola Indonesia antara lain sibuk ladeni pesepakbola top timnas Belanda, Arsenal, Liverpool, dan Chelsea berekshibisi unjuk kebolehan di hadapan publik. fOTO: Indonesia Football/Fajar Tri Hendratmo

Magnet Dunia


Penakluk Korsel TAMPIL militan, skuad timnas U-19 Indonesia besutan Indra Sjafrie taklukkan Korea Selatan 3-2 di laga pamungkas Grup G Pra-Piala Asia U-19 2014. Momen 12 Oktober 2013 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Senayan, Jakarta, itu penuh makna. Skuad Garuda Emas gerus Korsel, Sang Raja Piala Asia U-19, dan tembus putaran final. fOTO: INDONESIA FOOTBALL/Fajar Tri Hendratmo

Antusiasme Publik Sejak KLB PSSI 17 Maret 2013, sepakbola Indonesia kembali bergairah. Laga timnas Merah Putih maupun Indonesia Super League (ISL) kembali disatroni pecintanya. Antusiasme publik yang terus menyala pun kembali terwadahi. Hujan, panas, macet, lelah, dan sesaknya tribun penonton bukan rintangan. Mereka bersatu dalam pekik heroik. fOTO: INDONESIA FOOTBALL/Fajar Tri Hendratmo

62

l 

59-66-FirstHalf-Jeffry-Bra1-Final.indd 62

  l  JANUARI

2014  l

15/01/2014 20:17:48


Mereka Kembali

EMPAT anggota Exco PSSI kembali aktif dan awali berakhirnya kisruh pemicu dualisme di tingkat federasi maupun kompetisi dan klub. Pada 22 Februari 2013, mereka kembali eksis dan dorong bergulirnya Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI 17 Maret 2013 di Jakarta. Mereka adalah (dari kiri) Erwin Dwi Budiawan, Tonny Aprilani, La Nyalla Mattalitti, dan Robertho Rouw. Kembalinya mereka disambut Djohar Arifin Husin, Ketua Umum PSSI.

fOTO: INDONESIA FOOTBALL/KUKUH SETIAWAN BRAMANTORO

l 

59-66-FirstHalf-Jeffry-Bra1-Final.indd 63

  l  first

half  l

63

15/01/2014 20:17:53


Momen Bersejarah SATUKAN kemauan dan kekuatan demi membangun bersama sepakbola Indonesia. Itu benang merah dari momen bersejarah bertajuk KLB PSSI 17 Maret 2013 di Jakarta. Dari kisruh dan terpecah belah, momen itu persatukan kembali energi dan potensi sepakbola Indonesia. Meleburnya elemen-elemen penting PSSI itu disaksikan perwakilan FIFA dan AFC.

fOTO: INDONESIA FOOTBALL/KUKUH SETIAWAN BRAMANTORO

Imbangi China TIMNAS senior Indonesia tak bercaling saat berjibaku di Grup C Pra-Piala Asia 2015. Greg Nwokolo dkk kalah bersaing dengan Irak, Arab Saudi, dan China. Toh, poin hiburan dipetik kala menjamu China di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Senayan, Jakarta. Pada laga 15 Oktober 2013 itu, Greg dkk paksa China main 1-1. fOTO: INDONESIA FOOTBALL/FAJAR TRI HENDRATMO

64 l 

59-66-FirstHalf-Jeffry-Bra1-Final.indd 64

  l  JANUARI

2014  l

15/01/2014 20:17:55


Penetapan Kontestan INDONESIA Super League (ISL) 2013/2014 implementasikan unifikasi liga sebagaimana diamanatkan KLB PSSI 17 Maret 2013. Joko ‘Jodri’ Driyono, CEO PT Liga Indonesia (LI), beberkan penetapan kontestan ISL jadi 22 klub dan pemberlakuan format 2 wilayah.

fOTO: INDONESIA FOOTBALL/FAJAR TRI HENDRATMO

l 

59-66-FirstHalf-Jeffry-Bra1-Final.indd 65

  l  first

half  l

65

15/01/2014 20:17:56


Apresiasi Prestasi INDRA Sjafrie bertangan dingin. Dipercaya arsiteki timnas U-19 Indonesia, ia bayar dengan bukti. Ia bawa skuadnya juarai Piala AFF U-19 2013 dan rebut tiket putaran final Piala Asia U-19 2014. La Nyalla Mattalitti, Ketua Badan Tim Nasional (BTN), mengapresiasi prestasi Indra dengan kontrak kerja sebagai pelatih kepala hingga 2015. fOTO: iNDONESIA FOOTBAlL/pt liga indonesia

Kongres 17 Juni 2013 KISRUH dan dualisme teratasi, tak lantas PSSI adem ayem. Amanat KLB PSSI 17 Maret 2013 terus dimatangkan. Kongres Tahunan PSSI 17 Juni 2013 pun dihelat di Surabaya. Salah 1 keputusan penting kala itu adalah penetapan Joko ‘Jodri’ Driyono sebagai Sekjen PSSI gantikan Hadiyandra dan resmi berhentikan 6 Exco PSSI yang tak lagi sejalan. fOTO: INDONESIA FOOTBALL/pT lIGA iNDONESIA

66

l 

59-66-FirstHalf-Jeffry-Bra1-Final.indd 66

  l  JANUARI

2014  l

15/01/2014 20:17:59


67-RCTI.indd 67

15/01/2014 20:19:49


68-Backcover.BRA1-FINAL.indd 68

15/01/2014 20:18:03


Kilau Garuda Emas  

Indonesia Football edisi I Januari 2014

Advertisement
Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you