Page 1

PURBA LI N GG A

LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAHAN DAERAH (LAKIP) TAHUN 2013

KABUPATEN PURBALINGGA

2014


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

KATA PENGANTAR Dengan niat yang tulus, segala bentuk kebijakan, program dan kegiatan diselenggarakan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat dan dengan harapan semoga gerak langkah kita selalu diberkahi oleh Tuhan Yang Maha Kuasa. Oleh karena itu, sudah sepantasnya kita memanjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT, atas limpahan Rahmat dan Karunia-Nya yang tiada terhingga bagi kita semua. Setelah melangkah lebih dari separoh jalan pelaksanaan pembangunan sesuai RPJMD Kabupaten Purbalingga 2010-2015, secara bertahap telah diupayakan semaksimal mungkin, melaksanakan misi yang ditetapkan secara konsisten untuk mewujudkan Visi

Purbalingga Yang Maju, Mandiri, Dan Berdaya Saing, Menuju Masyarakat Sejahtera Yang Berkeadilan Dan Berakhlak Mulia, sebagaimana dalam Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) Kabupaten Purbalingga Tahun 2013 yang menggambarkan kinerja selama satu tahun dan sebagai kesinambungan tahun-tahun sebelumnya. Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) Kabupaten Purbalingga Tahun 2013 ini sebagai perwujudan prinsip kepemerintahan yang baik, yakni bahwa Pemerintah

Kabupaten

Purbalingga

harus

mempertanggungjawabkan

tugas

dan

kewajibannya kepada pemerintah dan publik secara transparan. Semoga Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) Kabupaten Purbalingga Tahun 2013 ini benar-benar cermin kinerja Pemerintah Kabupaten Purbalingga dan menjadi momentum untuk mengevaluasi diri guna meningkatkan kinerja ke depan yang lebih baik, berkualitas, produktif, efisien dan efektif. Semoga Allah SWT meridloi usaha luhur kita, Amin. Purbalingga,

2014

BUPATI PURBALINGGA

Drs. SUKENTO RIDO MARHAENDRIANTO, MM

i


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

IKHTISAR EKSEKUTIF Untuk mewujudkan visi Purbalingga Yang Maju, Mandiri, Dan Berdaya Saing,

Menuju Masyarakat Sejahtera Yang Berkeadilan Dan Berakhlak Mulia, melalui berbagai upaya strategi, kebijakan, program dan kegiatan seperti yang tersurat dalam RPJMD Kabupaten Purbalingga Tahun 2010-2015, telah ditetapkan sasaran-sasaran strategis sejumlah 26 (dua puluh enam) sasaran. Dari 26 (dua puluh enam) sasaran yang ingin diwujudkan, telah diperoleh hasil pencapaian sasaran dengan kategori sangat berhasil sejumlah 21 (dua puluh satu) sasaran, dan yang memperoleh capaian kinerja dalam kategori berhasil sebanyak 3 (tiga) sasaran serta yang memperoleh capaian kinerja dengan kategori cukup berhasil ada 2 (dua) sasaran. Berdasarkan hasil pengukuran kinerja terhadap 26 (dua puluh enam) sasaran strategis yang ingin dicapai, diperoleh nilai capaian kinerja sebagai berikut : NO

SASARAN STRATEGIS

1 1

CAPAIAN KINERJA

2 Terwujudnya

aparatur

pemerintah

daerah

yang

Nilai

Kategori

3

4

85.43

Baik

91.66

Sangat Baik

91.94

Sangat Baik

profesional, bersih, dan berwibawa agar dapat menjadi penggerak

pembangunan

daerah

dan

mampu

memberikan pelayanan yang prima kepada masyarakat. 2

Terwujudnya kelembagaan pemerintah daerah yang mampu berfungsi secara efektif dan efisien, serta senantiasa mampu menjawab tuntutan kebutuhan dan dinamika lingkungan eksternal.

3

Terwujudnya pemerintahan akuntabel, memberikan

penyelenggaraan yang

memiliki arahan

penyelenggaraan

ii

administrasi

efektif,

efisien,

strategi

yang

dan

administrasi

transparan, jelas,

mampu

supervisi

dalam

publik

dan


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

pembangunan;

responsif

permasalahan, tuntutan,

terhadap

berbagai

dan kebutuhan masyarakat;

mampu bersikap dan bertindak profesional; serta mampu menggerakkan partisipasi rakyat, berkeadilan, dan menjunjung tinggi hak asasi manusia. 4

Meningkatnya ketenteraman dan ketertiban dalam

63.13

Cukup baik

67.90

Cukup Baik

100

Sangat Baik

99.46

Sangat Baik

90.14

Sangat Baik

101.37

Sangat Baik

kehidupan masyarakat di segala bidang 5

Meningkatnya meningkatnya

kesadaran

sosial

pemahaman

masyarakat, dan

serta

penghargaan

masyarakat terhadap hak asasi manusia (HAM). 6

Tersusunnya produk hukum daerah sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi serta sesuai dengan kebutuhan dan tuntutan dinamika

sosial-ekonomi

guna

mewujudkan

ketenteraman dan ketertiban dalam masyarakat, serta meningkatkan akselerasi pembangunan. 7

Terwujudnya kehidupan politik yang sehat, demokratis, dan dinamis, meningkatnya partisipasi politik rakyat, serta meningkatnya peran dan fungsi lembaga politik sehingga semakin mendorong efisiensi dan efektivitas penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan.

8

Meningkatnya kualitas manusia secara umum

9

Terkendalinya

laju

pertumbuhan

penduduk

dan

meningkatnya kesejahteraan keluarga. 10

Meningkatnya derajat kesehatan masyarakat.

85.49

Sangat Baik

11

Meningkatnya tingkat pendidikan masyarakat

90.69

Sangat Baik

12

Meningkatnya kesetaraan gender dan perlindungan

105.78

Sangat Baik

87.80

Sangat Baik

144.57

Sangat baik

anak 13

Meningkatnya

akses

masyarakat

miskin

terhadap

pelayanan sosial dasar dan pengembangan ekonomi keluarga 14

Terwujudnya masyarakat yang berkarakter tangguh,

iii


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

kompetitif, dan bermoral tinggi, yang dicerminkan dengan

meningkatnya

kualitas

intelektual;

berkembangnya norma dan etika yang sesuai dengan nilai-nilai luhur agama;

kepribadian bangsa dan nilai-nilai

berkembangnya

budaya

baca

tulis;

meningkatnya toleransi dan kesetiakawanan sosial; serta berkembangnya semangat gotong royong sehingga dapat terwujud harmoni dan dinamika dalam kehidupan sosial. 15

Semakin kokohnya jatidiri dan kepribadian masyarakat

115.22

Sangat Baik

93.13

Sangat Baik

92.22

Sangat Baik

79.78

Baik

90.53

Sangat Baik

Purbalingga 16

Terwujudnya ketahanan dan kemandirian pangan yang mampu dipertahankan pada tingkat aman dan dalam kualitas gizi yang memadai, serta tersedianya instrumen jaminan pangan sampai ke tingkat rumah tangga.

17

Semakin meningkat dan

meratanya pendapatan per

kapita

serta

riil

masyarakat

menurunnya

angka

pengangguran dan kemiskinan. 18

Terbangunnya struktur perekonomian yang kokoh berlandaskan keunggulan komparatif dan keunggulan kompetitif

Kabupaten Purbalingga dengan sektor

pertanian dan sektor pariwisata sebagai basis aktivitas ekonomi yang dikelola secara efisien guna menghasilkan produk berkualitas dengan nilai tambah dan daya saing tinggi; terus meningkatnya peran sektor industri dan jasa

dengan menghasilkan produk yang

lebih

berkualitas serta memiliki nilai tambah dan berdaya saing tinggi. 19

Meningkatnya investasi swasta, baik dalam negeri maupun asing, yang mampu menyerap tenaga kerja, mendorong

iv

aktivitas

ekonomi

lokal,

dan

ramah


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

lingkungan, guna menyediakan lapangan kerja dengan tingkat upah memadai dan menanggulangi kemiskinan 20

Tersedianya infrastruktur yang memadai dan saling

93.20

Sangat baik

102.03

Sangat Baik

100

Sangat Baik

102.15

Sangat Baik

85.12

Baik

100

Sangat Baik

109.48

Sangat Baik

2.468,22

Sangat Baik

terintegrasi 21

Meningkatnya kualitas perumahan dan permukiman

22

Terpenuhinya pasokan energi yang cukup untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga dan berbagai aktivitas sosial ekonomi

23

Terselenggaranya pelayanan telematika yang efisien dan modern untuk mewujudkan masyarakat informasi.

24

Terjaganya fungsi dan daya dukung lingkungan hidup, serta pulihnya kondisi dan fungsi lingkungan hidup yang mengalami degradasi akibat eksploitasi sumber daya alam dan dampak aktivitas sosial ekonomi masyarakat

25

Terpeliharanya kekayaan keragaman jenis dan kekhasan sumber daya alam.

26

Meningkatnya kesadaran, sikap mental, dan perilaku masyarakat dalam pengelolaan sumber daya alam dan pelestarian fungsi lingkungan hidup.

/ 26 = 94.93 Permasalahan pokok yang dihadapi Pemerintah Kabupaten Purbalingga antara lain : 1.

Kualitas penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik belum seperti yang diharapkan serta ketersediaan SDM aparatur yang terbatas.

2.

Menurunnya angka partisipasi sekolah yang menyebabkan rendahnya tingkat pendidikan.

3.

Laju pertumbuhan penduduk yang masih relatif tinggi.

4.

Meningkatnya jumlah angkatan kerja dan tidak sebanding dengan lapangan kerja yang tersedia.

v


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

5.

Tingkat kemiskinan yang maish relatif tinggi. Untuk mengatasi permasalahan-permasalahan yang ada agar proses pembangunan

dapat berjalan sesuai yang diharapkan, diambil langkah-langkah kebijakan untuk mengatasinya, yaitu : 1) Mengatasi permasalahan tingkat kepercayaan masyarakat yang masih relatif rendah (tuntutan good governance) terhadap penyelenggara pemerintahan dan pelayanan publik serta ketersediaan SDM aparatur yang terbatas pertama, langkah-langkah kebijakan yang diterapkan adalah : a. Peningkatan kualitas

perencanaan, kualitas sistem pengendalian, dan evaluasi

pembangunan. b. Pembentukan kelembagaan pemerintah daerah dan pemerintahan desa sesuai tuntutan kebutuhan dan dinamika masyarakat serta ketentuan peraturan perundangan yang berlaku. c. Penguatan kualitas

administrasi pemerintah daerah dalam rangka peningkatan

efektivitas dan efisiensi penyelenggaraan pemerintahan serta penguatan fungsi pengawasan melekat melalui pengembangan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) dan sistem pembinaan administrasi, peningkatan kompetensi aparatur serta etika penyelenggaraan pemerintahan. d. Penguatan kapasitas pengawasan fungsional melalui peningkatan jumlah auditor yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan. e. Peningkatan kompetensi sumberdaya manusia aparatur sesuai bidang tugas, dan peningkatan disiplin aparatur dengan penerapan reward and punishment. 2) Mengatasi permasalahan laju pertumbuhan penduduk yang tinggi, langkah-langkah kebijakan yang diterapkan adalah adalah pengendalian laju pertumbuhan penduduk serta peningkatan dan pemerataan kesejahteraan keluarga dengan menitikberatkan pada peningkatan kuantitas dan kualitas kepesertaan Keluarga Berencana (KB) serta peningkatan pemberdayaan keluarga dan peningkatan kapasitas dan kompetensi SDM aparatur. 3) Mengatasi permasalahan meningkatnya angka pengangguran sejalan dengan meledaknya jumlah angkatan kerja dan terbatasnya lapangan kerja adalah peningkatan keterampilan dan peningkatan akses tenaga kerja terhadap lapangan kerja, perlindungan tenaga kerja, dan peningkatan hubungan industrial serta pelayanan

vi


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

perijinan yang berkualitas dan menciptakan iklim usaha yang kondusif untuk menarik investor. 4) Mengatasi permasalahan kemiskinan, langkah-langkah kebijakan yang diterapkan adalah : a. Peningkatan penanganan penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) dengan menitikberatkan pada pengembangan sistem identifikasi, pendataan, dan updating data PMKS, serta sistem penanganan PMKS yang efisien dan efektif. b. Peningkatan penanggulangan kemiskinan

melalui peningkatan

pemenuhan

kebutuhan hidup pokok masyarakat dan peningkatan akses masyarakat terhadap pelayanan sosial dasar dan pengembangan ekonomi kerakyatan serta mendorong berkembangnya UMKM. c. Fasilitasi penyediaan permukiman yang layak huni. Dari hasil pengukuran, evaluasi dan analisa

kinerja Pemerintah Kabupaten

Purbalingga Tahun 2013 ini diharapkan dapat memberikan umpan balik untuk: 1. Meningkatkan optimalisasi pelaksanaan program dan kegiatan sesuai strategi dan arah kebijakan yang digariskan. 2. Meningkatkan akuntabilitas kinerja Satuan Kerja Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Purbalingga. 3. Memberikan informasi yang lebih memadai dalam rangka pengambilan keputusan. 4. Meningkatkan pemanfaatan alokasi sumber daya yang tersedia secara maksimal. 5. Dasar peningkatan mutu informasi mengenai pelaksanaan kegiatan guna mengarahkan pada pencapaian sasaran dan tujuan.

vii


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

DAFTAR ISI KATA PENGANTAR IKHTISAR EKSEKUTIF DAFTAR ISI DAFTAR TABEL DAFTAR GAMBAR BAB I

BAB II

PENDAHULUAN ..............................................................................................................

1

A. Pemerintahan ................................................................................................................

1

1. Sejarah Pemerintah Kabupaten Purbalingga .........................................

1

2. Kepegawaian .......................................................................................................

3

B. Gambaran Umum Daerah .......................................................................................

3

1. Letak Geografi .....................................................................................................

3

2. Luas Wilayah .......................................................................................................

5

3. Topografi ...............................................................................................................

6

C. Gambaran Umum Demografi ...............................................................................

8

1. Jumlah Penduduk ..............................................................................................

8

2. Angkatan Kerja dan Ketenagakerjaan .......................................................

13

D. Pendidikan ......................................................................................................................

16

E. Penduduk Miskin.........................................................................................................

17

F. Kondisi Ekonomi Daerah ..........................................................................................

17

G. Kondisi Kelembagaan Perangkat Daerah ..........................................................

19

H. Sistematika ....................................................................................................................

22

PERENCANAAN DAN PERJANJIAN KINERJA .........................................................

25

A. Perencanaan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah

viii

(RPJMD) 2010 - 2015 ...............................................................................................

25

1. Visi dan Misi ........................................................................................................

25

2. Tujuan dan Sasaran Strategis .......................................................................

27

B. Penetapan Kinerja ......................................................................................................

43

C. Rencana Anggaran Tahun 2013 ..........................................................................

62


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

BAB III

BAB IV

AKUNTABILITAS KINERJA ............................................................................................

66

A. Pengukuran Kinerja ..................................................................................................

67

B. Evaluasi dan Analisis Akuntabilitas Kinerja ....................................................

78

C. Akuntabilitas Keuangan ..........................................................................................

180

PENUTUP ................................................................................................................................

287

LAMPIRAN – LAMPIRAN

ix


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

DAFTAR TABEL Tabel 1.1

Pembagian Wilayah Administratif menurut Kecamatan, Desa/ Kelurahan, RW dan RT .................................................................................................................................

4

Tabel 1.2

Jumlah Penduduk Purbalingga pada tahun 2012 ............................................

8

Table 1.3

Prosentase penduduk Kabupaten Purbalingga menurut kelompok umur dan jenis kelamin tahun 2012 .......................................................................................

Tabel 1.4

9

Laju Pertumbuhan Penduduk Menurut Kecamatan di Kabupaten Purbalingga ................................................................................................................................................

10

Tabel 1.5

Penduduk berumur 15 tahun keatas menurut kegiatan di Purbalingga.

12

Table1.6

Persentase Penduduk Umur 15 Tahun Ke Atas Yang Bekerja Menurut Lapangan Usaha Utama Tahun 2012 ....................................................................

Table 1.7

Persentase Penduduk Umur 15 Tahun Ke Atas Yang Bekerja Menurut status pekerjaan di Kabupaten Purbalingga Tahun 2012 ..........................................

Tabel 1.8

14

Laju Pertumbuhan PDRB Atas Dasar Harga Berlaku menurut Lapangan Usaha di Kabupaten Purbalingga tahun 2012. ................................................................

Tabel 1.9

13

18

Nilai PDRB Purbalingga menurut Lapangan Usaha 2010-2012 (Jutaan rupiah) ................................................................................................................................

18

Tabel 1.10

Nilai PDRB per Kapita Purbalingga pada tahun 2009 – 2012 ....................

19

Tabel 2.1

Sasaran Strategis dan Indikator Kinerja ...............................................................

28

Tabel 2.2

Penetapan kinerja Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013 .....

44

Tabel 2.3

Rencana Anggaran per Sasaran Strategis ............................................................

62

Tabel 3.1

Target Kinerja Tahun 2013 ........................................................................................

67

Tabel 3.2

Evaluasi Pencapaian Sasaran ....................................................................................

78

Tabel 3.3

Capaian Kinerja Menurunnya jumlah kasus pelanggaran disiplin PNS Tahun 2013 ....................................................................................................................................

Tabel 3.4

98

Capaian Kinerja Meningkatnya indek kepuasan masyarakat terhadap layanan publik Tahun 2013 ........................................................................................................

99

Tabel 3.5

Menurunnya Jumlah Temuan Hasil Pemeriksaan Auditor Tahun 2013

99

Tabel 3.6

Meningkatnya jumlah SKPD yang menerapkan Standar Pelayanan Minimal (SPM) Tahun 2013.........................................................................................................

x

101


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

Tabel 3.7

Meningkatnya jumlah SKPD yang memenuhi kualifikasi Standar Nasional dan Internasional dalam pelayanan publik Tahun 2013 ..............................

101

Tabel 3.8

Terwujudnya website e-procurement Tahun 2013 .......................................

102

Tabel 3.9

Tersedianya dokumen perencanaan pembangunan dan anggaran tepat waktu Tahun 2013 ......................................................................................................................

Tabel 3.10

Meningkatnya efisiensi penggunaan input dalam pelaksanaan kegiatan pemerintah daerah Tahun 2013 ..............................................................................

Tabel 3.11

103 103

Meningkatnya kegiatan tepat waktu, tepat mutu tepat sasaran dan tepat manfaat Tahun 2013 ....................................................................................................

104

Tabel 3.12

Terwujudnya hasil audit dengan opini wajar tanpa pengecualian Tahun 2013

Tabel 3.13

Menurunnya angka kriminalitas Tahun 2013 ..................................................

105

Tabel 3.14

Menurunnya angka pelanggaran Perda Tahun 2013 ....................................

105

Tabel 3.15

Menurunnya tindak kekerasan dan konflik dalam kehidupan masyarakat Tahun 2013 ......................................................................................................................

106

Tabel 3.16

Meningkatnya jumlah kelompok swadaya masyarakat Tahun 2013.......

108

Tabel 3.17

Menurunnya kasus tindak kekerasan dalam masyarakat Tahun 2013 ...

108

Tabel 3.18

Menurunnya kasus trafficking Tahun 2013 ......................................................

109

Tabel 3.19

Berkurangnya jumlah Peraturan Daerah yang kedaluarsa/tidak sesuai dengan peraturan/perundangan yang lebih tinggi Tahun 2013................................

Tabel 3.20

Tidak adanyaproduk hukum yang dibatalkan pemerintah pusat Tahun 2013 ................................................................................................................................................

Tabel 3.21

110

Capaian Kinerja Meningkatnya tingkat partisipasi masyarakat dalam Pemilu Legislatif, Pemilu Presiden, Pemilu Kepala Daerah Tahun 2013 ................

Tabel 3.22

110

111

Capaian Kinerja Meningkatnya jumlah Peraturan Daerah yang disusun berdasarkan prakarsa DPRD Tahun 2013 ...........................................................

112

Tabel 3.23

Capaian Kinerja Penetapan APBD tepat waktu Tahun 2013 .......................

112

Tabel 3.24

Capaian Kinerja Indeks Pembangunan Manusia Tahun 2013 ....................

113

Tabel 3.25

Indeks Pembangunan Manusia Kabupaten Purbalingga Tahun 2008 – 2012 ................................................................................................................................................

113

Tabel 3.26

Capaian Kinerja Indeks Pembangunan Gender Tahun 2013 ......................

114

Tabel 3.27

Capaian KinerjaMenurunnya jumlah keluarga pra sejahtera Tahun 2013 ................................................................................................................................................ 117

xi


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

Tabel 3.28

Capaian Kinerja Menurunnya laju pertumbuhan penduduk Tahun 2013 ................................................................................................................................................ 118

Tabel 3.29

Laju Pertumbuhan Penduduk Menurut Kecamatan di Kabupaten Purbalingga ................................................................................................................................................

Tabel 3.30

119

Capaian Kinerja Meningkatnya jumlah keluarga sesuai norma keluarga kecil bahagia dan sejahtera Tahun 2013 ........................................................................

121

Tabel 3.31

Capaian Kinerja Meningkatnya usia harapan hidup Tahun 2013 ............

121

Tabel 3.32

Capaian Kinerja Menurunnya angka kematian bayi Tahun 2013 ............

122

Tabel 3.33

Capaian KinerjaMenurunnya angka kematian ibu melahirkan Tahun 2013 ................................................................................................................................................ 123

Tabel 3.34

Capaian Kinerja Menurunnya presentase gizi kurang Tahun 2013 ........

123

Tabel 3.35

Capaian Kinerja Menurunnya presentase gizi buruk Tahun 2013 ..........

124

Tabel 3.36

Capaian Kinerja Meningkatnya pemberian asi ekslusif Tahun 2013 ......

124

Tabel 3.37

Capaian Kinerja Meningkatnya pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan Tahun 2013 ......................................................................................................................

125

Tabel 3.38

Capaian Kinerja Meningkatnya Angka melek huruf Tahun 2013 ............

125

Tabel 3.39

Capaian Kinerja Meningkatnya rata-rata lama sekolah Tahun 2013 .....

126

Tabel 3.40

Capaian Kinerja Meningkatnya angka partisipasi sekolah Tahun 2013

126

Tabel 3.41

Capaian KinerjaMeningkatnya indeks pembangunan gender Tahun 2013 ................................................................................................................................................ 127

Tabel 3.42

Capaian KinerjaMeningkatnya indeks pemberdayaan gender Tahun 2013 ................................................................................................................................................ 129

Tabel 3.43

Capaian Kinerja Menurunnya jumlah tenaga kerja di bawah umur Tahun 2013 ....................................................................................................................................

Tabel 3.44

Capaian Kinerja Menurunnya kasus kekerasan terhadap perempuan Tahun 2013 ....................................................................................................................................

Tabel 3.45

131 131

Capaian KinerjaMenurunnya kasus kekerasan terhadap anak Tahun 2013 ................................................................................................................................................ 132

Tabel 3.46

Capaian

Kinerja

Meningkatnya

persentase

penyandang

masalah

kesejahteraan sosial (PMKS) yang tertangani Tahun 2013 .......................... Tabel 3.47

133

Capaian KinerjaMenurunnya jumlah rumah tangga miskin Tahun 2013 ................................................................................................................................................ 133

xii


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

Tabel 3.48

Capaian Kinerja Menurunyaangka kasus kenakalan remaja Tahun 2013 ................................................................................................................................................ 134

Tabel 3.49

Capaian Kinerja Menurunnya kasus peggunaan Narkoba dan Miras Tahun 2013 ....................................................................................................................................

Tabel 3.50

Capaian KinerjaMeningkatnya jumlah karangtaruna yang aktif Tahun 2013 ................................................................................................................................................

Tabel 3.51

Capaian

Kinerja

Menurunnya

konflik

horisontal

dalam

137

Capaian Kinerja Terlaksananya peringatan hari-hari besar nasional Tahun 2013 ....................................................................................................................................

Tabel 3.56

137

Capaian Kinerja Meningkatnya kegiatan pentas kesenian tradisional Tahun 2013 ....................................................................................................................................

Tabel 3.55

136

Capaian Kinerja Meningkatnya jumlah kelompok/paguyuban seni budaya tradisional Tahun 2013 ...............................................................................................

Tabel 3.54

136

kehidupan

masyarakat Tahun 2013 ............................................................................................. Tabel 3.53

135

Capaian Kinerja Meningkatnya angka kunjungan ke perpustakaan Tahun 2013 ....................................................................................................................................

Tabel 3.52

135

138

Capaian Kinerja Meningkatnya kegiatan forum lintas etnis dan agama Tahun 2013 ....................................................................................................................................

139

Tabel 3.57

Capaian Kinerja Stabilnya angka inflasi Tahun 2013 ....................................

140

Tabel 3.58

Capaian Kinerja Meningkatnya daya beli masyarakat Tahun 2013 .........

141

Tabel 3.59

Capaian Kinerja Meningkatnya daya beli masyarakat Tahun 2013 .........

142

Tabel 3.60

Capaian

Kinerja

Ketersediaan

pangan

utama

(Normatif

:

kg/kapita/tahun) Tahun 2013 ................................................................................... Tabel 3.61

Capaian

Kinerja

Ketersediaan

pangan

utama

(Normatif

:

92,87 143 92,87

kg/kapita/tahun) Tahun 2013 ...................................................................................

143

Tabel 3.62

Capaian Kinerja Meningkatnya pendapatan per kapita Tahun 2013 ......

144

Tabel 3.63

Capaian Kinerja Menurunnya kesenjangan pendapatan antar individu (indek Gini) Tahun 2013 ..........................................................................................................

Tabel 3.64

145

Capaian Kinerja Menurunnya kesenjangan ekonomi antar wilayah (indek Williamson) Tahun 2013............................................................................................

145

Tabel 3.65

perbandingan indeks Williamson Purbalingga dan Jawa Tengah .............

146

Tabel 3.66

Capaian Kinerja Menurunnya angka pengangguran Tahun 2013 ...........

146

xiii


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

Tabel 3.67

Capaian Kinerja Menurunnya angka kemiskinan Tahun 2013 .................

147

Tabel 3.68

Data Kemiskinan Kabupaten Purbalingga Tahun 2008 – 2012.................

148

Tabel 3.69

Capaian Meningkatnya kesejahteraan petani yang ditandai dengan meningkatnya nilai tukar petani Tahun 2013 ...................................................

Tabel 3.70

150

Capaian indikator Meningkatnya investasi di sektor agribisnis Tahun 2013 ................................................................................................................................................ 151

Tabel 3.71

Capaian indikator Menurunnya penggunaan pupuk dan obat kimia di sektor pertanian Tahun 2013 .................................................................................................

Tabel 3.72

152

Capaian Indikator Meningkatnyaangkakunjungan wisataTahun 2013 ................................................................................................................................................ 152

Tabel 3.73

Capaian indikator Meningkatnya nilai tambah sektor-sektor pendukung sektor wisata (PDRB hotel dan restauran) Tahun 2013 .................................

Tabel 3.74

153

Capaian indikator Meningkatnya proporsi sektor industri dan jasa dalam PDRB Tahun 2013 .........................................................................................................

154

Tabel 3.75

Capaian Indikator Meningkatnya jumlah industri kecil Tahun 2013 .....

154

Tabel 3.76

Capaian Meningkatnya jumlah PMA Tahun 2013 ..........................................

155

Tabel 3.77

Capaian indikator Meningkatnya nilai investasi PMA Tahun 2013 .........

155

Tabel 3.78

Capaian indikator Meningkatnya Upah Minimum Kabupaten Tahun 2013 ................................................................................................................................................ 156

Tabel 3.79

Capaian indikator Menurunnya angka pengangguran Tahun 2013 .......

Tabel 3.80

Capaian indikator Persentase panjang jalan kabupaten yang beraspal Tahun 2013 ....................................................................................................................................

Tabel 3.81

156 158

Capaian indikator Persentase jalan kabupaten dalam kondisi baik Tahun 2013 ....................................................................................................................................

158

Tabel 3.82

Capaian indikator Panjang jembatan Tahun 2013 ..........................................

159

Tabel 3.83

Capaian indikator Meningkatnya luas lahan beririgasi teknis dan setengah teknis Tahun 2013 .........................................................................................................

159

Tabel 3.84

Capaian indikatorJumlah prasarana pelayanan kesehatan Tahun 2013 160

Tabel 3.85

Capaian indikatorJumlah prasarana pelayanan pendidikan Tahun 2013 ................................................................................................................................................ 160

Tabel 3.86

Capaian indikator Jumlah pasar tradisional Tahun 2013.............................

161

Tabel 3.87

Capaian indikator Menurunnya luasan kawasan kumuh Tahun 2013 ..

161

xiv


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

Tabel 3.88

Capaianindikator Menurunnya jumlah rumah tidak layak huni Tahun 2013 ................................................................................................................................................

Tabel 3.90

162

Capaian indikator Meningkatnya rumah tangga bersanitasi Tahun 2013 ................................................................................................................................................ 163

Tabel 3.91

Capaianindikator Meningkatnya rumah tangga bersanitasi Tahun 2013 ................................................................................................................................................ 163

Tabel 3.92

Capaianindikator Meningkatnya cakupan air bersih perpipaan Tahun 2013 ................................................................................................................................................

Tabel 3.93

Capaian indikator Meningkatnya cakupan layanan persampahan Tahun 2013 ....................................................................................................................................

Tabel 3.94

164 165

Capaian indikator Tempat pembuangan sampah per satuan penduduk Tahun 2013 ....................................................................................................................................

165

Tabel 3.95

Capaian indikator Meningkatnya rasio elektrifikasi Tahun 2013.............

166

Tabel 3.96

Capaian indikator Jumlah rumah tangga pengguna kayu bakar Tahun 2013 ................................................................................................................................................

Tabel 3.97

166

Capaian indikator Jumlah desa tidak terjangkau layanan telekomunikasi Tahun 2013 ......................................................................................................................

167

Tabel 3.98

Capaian indikator Jumlah warung internet Tahun 2013 .............................

168

Tabel 3.99

Capaian indikator Jumlah hot spot area Tahun 2013 ....................................

168

Tabel 3.100

Capaian indikator Jumlah jenis pelayanan publik secara online Tahun 2013 ................................................................................................................................................

Tabel 3.101

Capaian indikator Persentase instansi pemerintah menggunakan teknologi informatika Tahun 2013 .............................................................................................

Tabel 3.102

169 169

Capaianindikator Menurunnya luas lahan kritis informatika Tahun 2013 ................................................................................................................................................ 170

Tabel 3.103

Capaian indikator Menurunnya tingkat pencemaran udara, air dan tanah Tahun 2013 ......................................................................................................................

Tabel 3.104

Capaian indikator Terjaganya keragaman hayati (biodiversity index) Tahun 2013 ....................................................................................................................................

Tabel 3.105

173

Capaian indikator Jumlah kasus pelanggaran perusakan lingkungan hidup Tahun 2013 ......................................................................................................................

xv

171

173


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

Tabel 3.106

Capaian indikator Jumlah dan persentase perusahaan yang memiliki dokumen perencanaan lingkungan (AMDAL, UKL, UPL) Tahun 2013 ...

Tabel 3.107

Capaian indikator Meningkatnya kelompok peduli lingkungan Tahun 2013 ................................................................................................................................................

Tabel 3.108

175

Capaian indikatorMenurunnya penggalian tambang tanpa ijin Tahun 2013 ................................................................................................................................................

Tabel 3.109

174

176

Capaian indikator Menurunnya kasus pencurian kayu di hutan Tahun 2013 ................................................................................................................................................

176

Tabel 3.110

Rekapitulasi Pengukuran Kinerja Tahun 2013. .................................................

177

Tabel 3.111

Matrik Capaian Kinerja ...............................................................................................

182

Tabel 3.112

Tabel Realisasi Anggaran Tahun 2013 ..................................................................

183

Tabel 3.113

Realisasi Anggaran Tahun 2013 per Sasaran .....................................................

281

xvi


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

DAFTAR GAMBAR Gambar 1.1

Jumlah PNS yang ada di Purbalingga ...............................................................

Gambar 1.3

Luas Wilayah dan Banyaknya Desa/Kelurahan Menurut Kecamatan di

Gambar 1.2

Gambar 1.4

Peta Administrasi Kabupaten Purbalingga ..................................................... Kabupaten Purbalingga Tahun 2012 ...............................................................

Luas Wilayah Purbalingga menurut Jenis Tanah .......................................

Kepadatan Penduduk di Purbalingga menurut Kecamatan (Jiwa/km2)

Gambar 1.10 Gambar 3.1 Tabel 3.2

di

7

Gambar 1.6

Gambar 1.9

Kecamatan

6

Laju

Gambar : 1.8

Menurut

5

Gambar 1.5

Gambar 1.7

PertumbuhanPenduduk

5

Kabupaten

Purbalingga ................................................................................................................. tahun 2012 .................................................................................................................

TPAK di Purbalingga tahun 2011 dan tahun 2012 ...................................

11 12 15

Tingkat Pengangguran Terbuka di Purbalingga dan Tingkat Provinsi Jawa Tengah pada tahun 2008 – 2012 ......................................................................

16

Kabupaten Purbalingga Tahun 2012 ...............................................................

16

PresentasePenduduk Miskin di Purbalingga, 2008 – 2012 ....................

17

dengan Kabupaten/Kota di Jawa Tengah tahun 2012 ..............................

114

..........................................................................................................................................

115

Banyaknya Siswa, Guru dan Sekolah menurut Dinas Pendidikan di

Perbandingan Tingkat Pengangguran Terbuka Kabupaten Purbalingga Indeks Pembangunan Gender Kabupaten Purbalingga Tahun 2008 – 2012

Gambar 3.3

Perbandingan Indeks Pembangunan Gender Kabupaten Purbalingga dengan kabupaten/kota di Jawa Tengah Tahun 2012 ..............................

116

Gambar 3.4

jumlah keluarga pra sejahtera ............................................................................

117

Gambar 3.5

Laju Pertumbuhan Penduduk Menurut Kecamatan di Kabupaten

Gambar 3.6

Indeks Pembangunan Manusia Kabupaten Purbalingga Tahun 2008 –

Gambar 3.7 Gambar 3.8

Purbalingga .................................................................................................................

120

2012...............................................................................................................................

128

dengan Kabupaten/Kota di Jawa Tengah tahun 2012 ..............................

128

..........................................................................................................................................

129

Perbandingan Tingkat Pengangguran Terbuka Kabupaten Purbalingga Indeks PembangunanGender Kabupaten Purbalingga Tahun 2008 – 2012

Gambar 3.9

Perbandingan Indeks Pembangunan Gender Kabupaten Purbalingga dengan kabupaten/kota di Jawa Tengah Tahun 2012 ..............................

130

Gambar 3.10

Laju Inflasi Kabupaten Purbalingga, 2009 – 2013 ....................................

140

xvii


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

Gambar : 3.11

Tingkat Pengangguran Terbuka di Purbalingga dan Tingkat Provinsi Jawa Tengah pada tahun 2008 – 2012 ......................................................................

147

Gambar 3.12

Presentase Penduduk Miskin di Purbalingga, 2008 – 2012 ...................

148

Tengah Tahun 2012 ................................................................................................

149

Gambar 3.13 Gambar 3.14

xviii

Perbandingan Tingkat Kemiskinan Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Tingkat Pengangguran Terbuka di Purbalingga dan Tingkat Provinsi Jawa Tengah pada tahun 2008 – 2012 ......................................................................

157


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

BAB I PENDAHULUAN Penyusunan Laporan Akuntabilitas Kinerja Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013 dilaksanakan berdasarkan Instruksi Presiden Nomor 7 Tahun 1999 tentang Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah dan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 29 tahun 2010 tentang Pedoman Penyusunan Kinerja dan Pelaporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah. Hal ini merupakan bagian dari implementasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah guna mendorong terwujudnya sebuah keperintahan yang baik (good Governance) di Indonesia. Dengan disusunya LAKIP Kabupaten Purbalingga ini, diharapkan dapat bermanfaat untuk : 1. Mendorong Pemerintah Kabupaten Purbalingga untuk menyelenggarakan tugas umum pemerintah dan pembangunan secara baik dan benar, yang didasarkan pada peraturan perundang-undangan

yang

berlaku,

kebijakan

yang

transparan

dan

dapat

dipertanggungjawabkan kepada masyarakat Purbalingga. 2. Menjadikan Pemerintah Kabupaten Purbaalingga yang akuntabel sehingga dapat beroperasi secara efisien, efektif dan responsif terhadap aspirasi masyarakat dan lingkungan. 3. Menjadikan masukan dan umpan balik dari pihak-pihak yang berkepentingan dalam rangka meningkatkan kinerja Pemerintah Daerah Kabupaten Purbalingga. 4. Terpeliharanya kepercayaan masyarakat di Purbalingga terhadap penyelenggaraan Pemerintah Kabupaten Purbalingga.

A. PEMERINTAHAN 1. Sejarah Pemerintah Kabupaten Purbalingga Sebuah nama yang pasti tidak akan tertinggal ketika membicarakan sejarah Purbalingga adalah Kyai Arsantaka, seorang tokoh yang menurut sejarah menurunkan tokoh-tokoh Bupati Purbalingga.Kyai Arsantaka yang pada masa mudanya bernama Kyai Arsakusuma adalah putra dari Bupati Onje II. Sesudah dewasa diceritakan bahwa kyai Arsakusuma meninggalkan Kadipaten Onje untuk

1


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

berkelana ke arah timur dan sesampainya di desa Masaran (Sekarang di Kecamatan Bawang, Kabupaten Banjarnegara) diambil anak angkat oleh Kyai Wanakusuma yang masih anak keturunan Kyai Ageng Giring dari Mataram. Pada tahun 1740 ? 1760, Kyai Arsantaka menjadi demang di Kademangan Pagendolan (sekarang termasuk wilayah desa Masaran), suatu wilayah yang masih berada dibawah pemerintahan Karanglewas (sekarang termasuk kecamatan Kutasari, Purbalingga) yang dipimpin oleh Tumenggung Dipayuda I. Banyak riwayat yang menceritakan tenang heroisme dari Kyai Arsantaka antara lain ketika terjadi perang Jenar, yang merupakan bagian dari perang Mangkubumen, yakni sebuah peperangan antara Pangeran Mangkubumi dengan kakaknya Paku Buwono II dikarenakan Pangeran mangkubumi tidak puas terhadap sikap kakanya yang lemah terhadap kompeni Belanda. Dalam perang jenar ini, Kyai Arsantaka berada didalam pasukan kadipaten Banyumas yang membela Paku Buwono. Dikarenakan jasa dari Kyai Arsantaka kepada Kadipaten Banyumas pada perang Jenar, maka Adipati banyumas R. Tumenggung Yudanegara mengangkat putra Kyai Arsantaka yang bernama Kyai Arsayuda menjadi menantu. Seiring dengan berjalannya waktu, maka putra Kyai Arsantaka yakni Kyai Arsayuda menjadi Tumenggung Karangwelas dan bergelar Raden Tumenggung Dipayuda III. Masa masa pemerintahan Kyai Arsayuda dan atas saran dari ayahnya yakni Kyai Arsantaka yang bertindak sebagai penasihat, maka pusat pemerintahan dipiindah dari Karanglewas ke desa Purbalingga yang diikuti

dengan

pembangunan

pendapa

Kabupaten

dan

alun-alun. Nama

Purbalingga ini bisa kita dapati didalam kisah-kisah babad. Adapun Kitab babad yang berkaitan dan menyebut Purbalingga diantaranya adalah Babad Onje, Babad Purbalingga, Babad Banyumas dan Babad Jambukarang. Selain dengan empat buah kitap babat tsb, maka dalam merekonstruksi sejarah Purbalingga, juga melihat arsip-arsip peninggalan Pemerintah Hindia Belanda yang tersimpan dalam koleksi Aarsip Nasional Republik Indonesia.Berdasarkan sumber-sumber diatas, maka melalui Peraturan daerah (perda) No. 15 Tahun 1996 tanggal 19 Nopember 1996, ditetapkan bahwa hari jadi Kabupaten Purbalingga adalah 18 Desember 1830 atau 3 Rajab 1246 Hijriah atau 3 Rajab 1758 Je.

2


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

2. Kepegawaian Jumlah pegawai negeri sipil (PNS) di Purbalingga pada tahun 2013 sebanyak 9.154 orang, terdiri dari 4.848 orang atau 52,96% berjenis kelamin lakilaki dan 4.306 orang atau 47,04% merupakan pegawai perempuan. Dilihat dari jenjang pendidikan PNS di Purbalingga, sebagian besar merupakan S1. Jumlah PNS yang berpendidikan S1 sebanyak 3.870 orang atau 42,28% dari jumlah keseluruhan PNS yang ada di Purbalingga.

Gambar 1.1

Jumlah PNS yang ada di Purbalingga

2500 2053 1817

2000 1374 1164

1500 1000 500

145 17

Laki-laki 691 467

303

Perempuan 532 345

161219

27

0

SD

SLTP

SLTA

D1/D2

D3/D4

S1

S2

Sumber : Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

B. GAMBARAN UMUM DAERAH 1. Letak Geografi Wilayah Kabupaten Purbalingga berada di antara beberapa rangkaian pegunungan dan aliran sungai. Di sebelah utara merupakan rangkaian pegunungan Gunung Slamet dan Dataran Tinggi Dieng serta bagian selatan merupakan depresi aliran Sungai Serayu. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 13 Tahun 1950 tentang Pembentukan Daerah-daerah dalam Lingkungan Propinsi Djawa Tengah, Kabupaten Purbalingga merupakan satu dari 35 (tiga puluh lima) kabupaten/kora di Provinsi Jawa tengah yang secara geografis terletak di bagian barat daya wilayah Provinsi Jawa Tengah

3


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

dengan posisi pada 101011’ – 109035’ Bujur Timur dan 7010’ – 7029’ Lintang Selatan. Adapun batas wilayah administrasi Kabupaten Purbalingga adalah : Sebelah utara

: berbatasan dengan Kabupaten Pemalang

Sebelah selatan

: berbatasan dengan Kabupaten Banjarnegara dan Banyumas

Sebelah timur

: berbatasan dengan Kabupaten Banjarnegara

Sebelah barat

: berbatasan dengan Kabupaten Banyumas.

Jarak dari Ibu Kota Provinsi Jawa tengah adalah 191 km d nke Ibukota Negara adalah 400 km. Sedangkan jarak dari Purbalingga ke beberapa kota disekitarnya adalah : Purwokerto

: 20 km

Cilacap

: 60 km

Banjarnegara

: 45 km

Wonosobo

: 75 km

Secara administratif Kabupaten Purbalingga terdiri dari 18 Kecamatan, 224 Desa, 15 Kelurahan, 886 Dusun, 1.530 RW dan 4.968 RT.

Tabel 1.1

Pembagian

Wilayah

Administratif

menurut

Kecamatan,

Kelurahan, RW dan RT

4

No

Kecamatan

Desa

Kelurahan

RW

RT

1

2

3

4

5

6

1.

Kemangkon

19

-

129

348

2.

Bukateja

14

-

103

365

3.

Kejobong

13

-

109

251

4.

Pengadegan

9

-

72

211

5.

Kaligondang

18

-

117

369

6.

Purbalingga

2

11

66

235

7.

Kalimanah

14

3

95

328

8.

Padamara

13

1

60

238

9.

Kutasari

14

-

115

262

10.

Bojongsari

13

-

124

285

11.

Mrebet

19

-

94

338

Desa/


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

12.

Bobotsari

16

-

108

344

13.

Karangreja

7

-

53

241

14.

Karangjambu

6

-

26

135

15.

Karanganyar

13

-

47

220

16.

Kertanegara

11

-

47

225

17.

Karangmoncol

11

-

112

323

18.

Rembang

12

-

68

338

Jumlah

224

15

1.545

5.056

Sumber : Purbalingga Dalam Angka Tahun 2013 2. Luas wilayah Luas wilayah Kabupaten Purbalingga

77.764,122 ha atau sekitar 2,39

persen dari luas wilayah Provinsi Jawa Tengah (3.254.000 ha)

Gambar 1.2

5

Peta Administrasi Kabupaten Purbalingga


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

Gambar 1.3 Luas

Wilayah

dan

Banyaknya

Desa/Kelurahan

Menurut

Kecamatan di Kabupaten Purbalingga Tahun 2012 Kemangkon Bukateja 4.513

6.027

4.24

3.999

9.159

3.802

Kejobong

4.175

3.055

5.054 7.449

4.789

Kaligondang

Purbalingga 1.472

4.609 3.228

Pengadegan

2.925

5.29 1.727

2.251

Kalimanah Padamara Kutasari Bojongsari Mrebet

Sumber : Purbalingga Dalam Angka Tahun 2013 3. Topografi Secara fisiografis, Kabupaten Purbalingga terletak pada wilayah perbatasan antara Zona Serayu Utara dan Zona Vulkanik Kwarter. Wilayah Kabupaten Purbalingga memiliki ketinggian tempat antara 23 meter – 3.432 meter di atas permukaan laut. Berdasarkan kondisi topografi, wilayah Kabupaten Purbalingga dibagi dalam dua katagori wilayah, yakni : a.

Bagian utara merupakan wilayah berbukit-bukit dengan kelerengan lebih dari 40 persen. Wilayah ini meliputi Kecamatan Karangreja, Karangjambu, Bobotsari, Karanganyar, Kertanegara, Rembang, sebagian wilayah Kecamatan Kutasari, Bojongsari, dan Mrebet.

b.

Bagian selatan merupakan wilayah dengan tingkat kemiringan berkisar antara 0 – 25 persen. Wilayah ini meliputi Kecamatan Kalimanah, Padamara, Purbalingga, Kemangkon, Bukateja, Kejobong, Pengadegan, sebagian wilayah Kecamatan Kutasari, Bojongsari, dan Mrebet. Menurut klasifikasi ketinggian, Kabupaten Purbalingga memiliki lima kelas

dengan klasifikasi 15 – 25 m sebanyak 0,56 persen, 25 – 100 m memiliki luas

6


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

27,02 persen, 100 – 500 m memiliki luas 44,13 persen, 500 – 1.000 m memiliki luas wilayah 44,13 persen dan diatas 1.000 m memiliki luas wilayah 5,24 persen. Berdasarkan penelitian dari pusat Penelitian Tanah Bogo Tahun 1969, jenis tanah di Kabupaten Purbalingga didominasi oleh tanah latosol coklat dan regosol, tanah aluvial dan grumosol kelabu. Presentase jenis tanah dan luasannya adalah Tanah Latosol Coklat dan Regosol 19,22 %, Aluvial Coklat Tua 17,79 %, Latosol Coklat Dari Bahan Induk Vulkanik 10,92 %, Latosol Merah Kuning 5,78 %, Latosol Coklat Tua 8,02 %, Androsol Coklat 7,28 %, Litosol 0,74%, Padmolik Merah Kuning 12,92% dan Grumosol Kelabu 17,33 % Gambar 1.4

Luas Wilayah Purbalingga menurut Jenis Tanah

25 20

19.22

17.79

17.33

15

12.92 10.92

10

8.02 5.78

7.28

5 0.74 0 Latosol Aluvial Latosol Coklat Coklat Tua Coklat dan Dari Regosol Bahan Induk Vulkanik

Latosol Latosol Androsol Merah Coklat Tua Coklat Kuning

Litosol

Padmolik Grumosol Merah Kelabu Kuning

Sumber Purbalingga Dalam Angka Tahun 2013

Sungai di Kabupaten Purbalingga terdiri dari dua aliran, yaitu sungai yang mengalir melewati Kabupaten Purbalingga dan sekitarnya yaitu sungai Pekacangan, Sungai Serayu dan Sungai Klawing serta sungai yang mengalir di Kabupaten Purbalingga saja yaitu Sungai Ponggawa, Sungai Gemuruh, Sungai Kajar, Sungai Lembereng, Sungai Tlahb, Sungai Soso, Sungai Lebak, Sungai Tuntung

7


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

Gunung, Sungai Laban, sungai Kuning, Sungai Wotan, Sungai Ginyung, Sungai Tambra dan Sungai Muli.

C. GAMBARAN UMUM DEMOGRAFI 1. Jumlah Penduduk Jumlah penduduk Purbalingga pada tahun 2013 menurut Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Purbalingga sebanyak 927.017 jiwa dengan komposisi penduduk berjenis kelamin laki-laki sebanyak 471.367 jiwa atau 50,85 % dan berjenis kelamin perempuan 455.650 Jiwa atau 49,15 %. Tabel 1.2 Jumlah Penduduk Purbalingga pada tahun 2012

8

No.

Kecamatan

Laki-laki

Perempuan

Jumlah

1

2

3

4

5

1

Kemangkon

29,240

28,854

58,094

2

Bukateja

35,640

35,139

70,779

3

Kejobong

24,029

23,559

47,588

4

Kaligondang

29,143

29,198

58,341

5

Purbalingga

28,982

28,931

57,913

6

Kalimanah

27,457

26,550

54,007

7

Kutasari

28,852

27,808

56,660

8

Mrebet

37,555

35,747

73,302

9

Bobotsari

25,752

25,264

51,016

10

Karangreja

22,556

21,314

43,870

11

Karanganyar

19,151

18,277

37,428

12

Karangmoncol

28,639

26,912

55,551

13

Rembang

35,442

32,918

68,360

14

Bojongsari

28,726

27,376

56,102

15

Padamara

21,833

21,227

43,060

16

Pengadegan

18,458

18,226

36,684

17

Karangjambu

12,837

11,869

24,706


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

18

Kertanegara Jumlah

17,075

16,481

33,556

471,367

455,650

927,017

Sumber : Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Purbalingga Tahun 2013 Persebaran penduduk di Purbalingga menurut kecamatan tahun 2013 sebanyak 927,017 jiwa dengan komposisi penduduk laki-laki sebanyak 471.367 dan komposisi penduduk perempuan sebanyak 455.650 jiwa. Dari table diatas, persebaran penduduk di Kecamatan Bukateja dan Kecamatan Mrebet menjadi kecamatan dengan jumlah penduduk terbanyak yaitu masing-masing 73.302 jiwa atau sebesar 7,91 % dan 70.779 jiwa atau sebesar 7,64 % dari penduduk Kabupaten Purbbalingga. Sedangkan kecamatan dengan jumlah penduduk terendah adalah Kecamatan Karangjambu dengan jumlah penduduk 24.706 jiwa atau sebesar 2,67 %. Sementara itu, prosentase penduduk Kabupaten Purbalingga menurut kelompok umur dan jenis kelamin tahun 2013. Penduduk Kabupaten Purbalingga masih didominasi oleh usia dewasa. Table 1.3

Prosentase penduduk Kabupaten Purbalingga menurut kelompok umur dan jenis kelamin tahun 2012

9

Kelompok Umur

Laki-laki

Perempuan

Jumlah

1

2

3

4

0–4

28,695

25,799

54,494

5–9

38,647

34,811

73,458

10 – 14

37,488

34,066

71,554

15 – 19

39,023

36,570

75,593

20 – 24

39,966

39,304

79,270

25 – 29

40,343

39,391

79,734

30 – 34

43,405

42,220

85,625

35 – 39

38,863

38,222

77,085

40 – 44

35,201

34,649

69,850

45 – 49

29,698

31,377

61,075


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

50 – 54

26,996

27,762

54,758

55 – 59

21,246

21,502

42,748

60 – 64

17,630

16,810

34,440

65 – 69

12,821

25,670

38,491

70 – 74

11,128

10,398

21,526

75 +

10,217

9,920

20,137

Sumber : Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Purbalingga Tahun 2013 Menurut data BPS laju pertumbuhan penduduk di Kabupaten Purbalingga tahun 2013 sebesar 927.017 jiwa mengalami peningkatan dibandingkan tahun 2011 sebesar 863.391 jiwa. Laju pertumbuhan penduduk naik rata-rata 2.500 jiwa pada setiap kecamatannya. Tabel 1.4 Laju Pertumbuhan Penduduk Menurut Kecamatan di Kabupaten Purbalingga Kecamatan 1

10

Tahun 2011

2012

2013

2

3

4

Kemangkon

53.077

54.134

58,094

Bukateja

66.431

67.784

70,779

Kejobong

42.831

43.801

47,588

Pengadegan

35.698

36.464

36,684

Kaligondang

56.256

57.418

58,341

Purbalingga

56.384

57.467

57,913

Kalimanah

50.611

51.899

54,007

Padamara

39.994

41.245

43.060

Kutasari

55.679

56.905

56,660

Bojongsari

56.166

57.528

56.102

Mrebet

66.327

67.799

73.302

Bobotsari

47.279

48.282

51.016


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

Karangreja

39.854

40.692

43.870

Karangjambu

23.721

24.318

24.706

Karanganyar

34.503

35.179

37.428

Kertanegara

30.380

30.952

33.556

Karangkoncol

50.339

51.075

55.551

Rembang

57.861

58.709

68.360

863.391

881.831

927.017

Jumlah

Sumber : Purbalingga Dalam Angka Tahun 2013 Gambar 1.5 Laju Pertumbuhan Penduduk Menurut Kecamatan di Kabupaten Purbalingga 80000 70000 60000 50000 40000

2011

30000

2012

20000

2013

10000 Rembang

Karangkoncol

Kertanegara

Karanganyar

Karangjambu

Karangreja

Bobotsari

Mrebet

Bojongsari

Kutasari

Padamara

Kalimanah

Purbalingga

Kaligondang

Pengadegan

Kejobong

Bukateja

Kemangkon

0

Sumber : Purbalingga Dalam Angka Tahun 2013 Kepadatan penduduk di Purbalingga pada tahun 2011 sebesar 1.302 jiwa/km2, pada tahun 2012 mengalami kenaikan menjadi 1.330 jiwa/km2. Kenaikan kepadatan penduduk terjadi pada seluruh kecamatan di Purbalingga.

11


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

Kepadatan Penduduk di Purbalingga menurut Kecamatan (Jiwa/km2)

Gambar 1.6

tahun 2012 3914

2307 2276 1967 1599 1200

1495

1853

1524 1175 1158 1119

1136 1096 874

828

949

660

Sumber Purbalingga dalam angka tahun 2013 2. Angkatan Kerja dan Ketenagakerjaan Jumlah angkatan kerja Purbalingga menurut Survei Angkatan Kerja Nasional (sakernas 2012 dan BPS pada tahun 2012 sebanyak 491.380 orang atau 76,63% dari total penduduk Purbalingga berumur 15 tahun keatas. Dari total penduduk berumur 15 tahun keatas di Purbalingga tahun 2012 sebesar 94,86% nya merupakan

penduduk

bekerja

sedangkan

5,14%

merupakan

mencari

pekerjaan/usaha baru. Tabel 1.5 Penduduk berumur 15 tahun keatas menurut kegiatan di Purbalingga Kegiatan

Orang

%

491,380

76,63

1. Bekerja

466,123

94,86

2. Mencari Pekerjaan/Usaha Baru

25,257

5,14

149,857

23,37

28,488

19,01

Angkatan Kerja

Bukan Angkatan Kerja 1. Sekolah

12

Jumlah penduduk


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

2. Mengurus Rumah Tangga

97,062

64,77

3. Lainnya

24,307

16,22

641.237

100

Jumlah Sumber : Purbalingga Dalam Angka 2013

Selama tahun 2013 komposisi penduduk bekerja menurut lapangan pekerjaan tidak banyak mengalami perubahan. Empat sektor yang paling banyak menyerap tenaga kerja di Purbalingga adalah sektor Industri pengolahan, pertanian, perkebunan, kehutanan, perburuan dan perikanan, perdagangan, rumah makan dan jasa akomodasi serta jasa kemasyarakatan, social dan perorangan. Sedangkan sektor listrik, gas dan air minum belum diminati oleh penduduk di Purbalingga. Table1.6

Persentase Penduduk Umur 15 Tahun Ke Atas Yang Bekerja Menurut Lapangan Usaha Utama Tahun 2012

No.

Lapangan Usaha

1

2

2011

2012

L

P

Jml

L

P

Jml

3

4

5

6

7

8

37,16

22,88

31,17

29,47

18,60

24,87

2,87

0,53

1,89

2,55

0,50

1,68

22,43

48,22

33,26

21,33

51,11

33,88

0,34

0,00

0,20

0,00

0,00

0,00

10,26

0,67

6,23

12,59

0,00

7,26

12,17

18,35

14,76

16,28

19,55

17,67

5,55

0,17

3,29

3,58

0,00

2,06

Pertanian, perkebunan, 1

kehutanan, perburuan dan perikanan

2 3 4 5

Pertambangan Dan Penggalian Industri Pengolahan Listrik, Gas dan Air Bersih Konstruksi Perdagangan, rumah

6

makan, dan jasa akomodasi

7

13

Angkutan, pergudangan dan Komunikasi


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

Lembaga keuangan, real 8

estate, usaha persewaan

2,03

0,49

1,38

1,61

0,51

1,14

7,19

8,68

7,82

12,68

9,73

11,43

100

100

100

100

dan jasa perusahaan 9

Jasa kemasyarakatan, sosial dan perorangan JUMLAH

100

100

Sumber : Purbalingga dalam angka tahun 2013 Menurut status pekerjaan utamanya, pada tahun 2012 penduduk yang berkerja di Purbalingga sebagian besar bekerja sebagai buruh/ karyawan/ pegawai sebesar 40,02%. Selanjutnya sebanyak 22,08% penduduk bekerja sebagai buruh tidak tetap/ tidak dibayar, 13,17% merupakan pekerja tidak dibayar, 9,85% berusaha sendiri, 7,20% pekerja bebas non pertanian, 5,93% pekerja bebas pertanian dan sebanyak 1,75% berusaha dengan dibantu buruh tetap/ dibayar. Table 1.7 Persentase Penduduk Umur 15 Tahun Ke Atas Yang Bekerja Menurut status pekerjaan di Kabupaten Purbalingga Tahun 2012 Status Pekerjaan Utama

Laki-laki

Perempuan

Jumlah

1

2

3

4

Berusaha Sendiri tanpa dibantu orang

10,92

8,39

9,85

27,62

14,54

22,08

2,31 M

0,98

1,75

Buruh/ karyawan/ Pegawai

32,97

49,60

40,02

Pekerja Bebas Pertanian

6,75

4,83

5,93

Pekerja Bebas Non Pertanian

11,83

0,90

7,20

Pekerja tidak dibayar

7,60

20,75

13,17

100,00

100,00

100,00

lain Berusaha dengan dibantu buruh tidak tetap/ tidak dibayar Berusaha

dengan

dibantu

buruh

tetap/ tidak dibayar

Jumlah

Sumber : Purbalingga Dalam Angka tahun 2013

14


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) merupakan perbandingan antara angkatan kerja dengan penduduk usia kerja. TPAK di Purbalingga pada tahun 2012 sekitar 76,63% meningkat sekitar 6,13% dari tahun 2011 (70,50%) TPAK dibedakan menurut jenis kelamin, TPAK laki-laki lebih tinggi dari pada TPAK perempuan. TPAK laki-laki di Purbalingga pada tahun 2012 sebesar 90,37% dan TPAK perempuan di Purbalingga sebesar 63,53% baik TPAK laki-laki maupun perempuan pada tahun 2012 mengalami peningkatan dibandingkan tahun 2011. Gambar 1.7

TPAK di Purbalingga tahun 2011 dan tahun 2012

200 150 100 50

76.63

90.37 2012 63.53

70.5

2011

83.02 58.59

0 Total

Laki-laki Perempuan

Sumber : Purbalingga Dalam Angka Tahun 2013 Selama periode 2008 – 2011 Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Purbalingga mengalami kenaikan dan pada tahun 2012 TPT di Purbalingga mengalami penurunan. Pada tahun 2008 TPT di Purbalingga sebesar 1,06%, pada tahun 2009 sebesar 1,19%, pada tahun 2010 sebesar 3,82%, pada tahun 2011 sebesar 5,54% dan pada tahun 2012 TPT di Purbalingga menurun sebesar 5,14%.

15


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

Gambar : 1.8

Tingkat Pengangguran Terbuka di Purbalingga dan Tingkat Provinsi Jawa Tengah pada tahun 2008 – 2012

8 7.35

7

7.33 6.21

6

5.93 5.54

5.63 5.14

5 4

Jawa Tengah

3.82

Purbalingga

3 2 1.19

1.06

1 0

2008

2009

2010

2011

2012

Sumber Purbalingga Dalam Angka Tahun 2013 D. PENDIDIKAN Umur usia sekolah menurut jenis pendidikan pada tahun 2012 di Kabupaten Purbalingga menunjukkan umur usia sekolah tertinggi adalah Sekolah Dasar (SD) sebanyak 95.304 siswa, Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama (SLTP) sebanyak 40.919 siswa, Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA) 23.866 siswa dan Taman Kanak-kanak (TK) sebanyak 15.235 siswa.

Gambar 1.9

Banyaknya Siswa, Guru dan Sekolah menurut Dinas Pendidikan di Kabupaten Purbalingga Tahun 2012 953.04

1000 800 600

400 200

495

645 581.5 409.19

152.35 128.9

112 23.09

0 TK Sederajat

SD Sederajat

SLTP Sederajat

Sumber : Purbalingga Dalam Angka Tahun 2013

16

238.66 150.5 50 SLTA Sederajat

Siswa x 100 Guru x 10 Sekolah


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

E. PENDUDUK MISKIN Jumlah penduduk miskin di Kabupaten Purbalingga pada tahun 2012 menurut data BPS sebanyak 21,19% (186.860 orang) dari penduduk Purbalingga atau 14,98% dari penduduk Jawa Tengah. Jumlah penduduk miskin di Purbalingga pada 2012 mengalami penurunan sebesar 1,87% dari tahun 2011 sebesar 23,06%. Gambar 1.10

Presentase Penduduk Miskin di Purbalingga, 2008 – 2012

60 50

19.23 17.72

40 30

16.56

16.21

14.98 Jawa Tengah

29.8 26

24.57

20

23.06

21.19

Purbalingga

10 0 2008

2009

2010

2011

2012

Sumber : Bappeda Kab. Purbalingga

F. KONDISI PEREKONOMIAN DAERAH Laju pertumbuhan ekonomi Purbalingga sejalan dengan kondisi ekonomi nasional dan Jawa Tengah, kinerja ekonomi kabupaten Purbalingga Tahun 2012 secara makro meningkat. Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Purbalingga pada tahun 2012 yang ditunjukan oleh PDRB atas dasar Harga Konstan tahun 2000 dapat tumbuh sebesar 6,26%, pertumbuhan ini lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya sebesar 6,03%. Laju perutumbuhan ekonomi Purbalingga tahun 2012 menurut lapangan usaha atas dasar harga berlaku menunjukan bahwa sektor dengan

laju pertumbuhan

tertinggi pada tahun 2012 adalah sektor perdagangan, hotel dan restoran sebesar 14,83%. Laju pertumbuhan terendah pada tahun 2012 adalah sektor listrik, gas dan air bersih sebesar 9,29%.

17


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

Tabel 1.8

Laju Pertumbuhan PDRB Atas Dasar Harga Berlaku menurut Lapangan Usaha di Kabupaten Purbalingga tahun 2012. Sektor

Pertumbuhan (%)

Pertanian

9,49

Pertambangan dan Penggalian

11,30

Industry Pengolahan

12,78

Listrik, Gas dan Air Bersih

9,29

Bangunan

10,59

Perdagangan, Hotel dan Restoran

14,83

Pengangkutan dan Komunikasi

13,59

Keuangan, Persewaan dan Jasa Perusahaan

12,92

Jasa-jasa

12,36

PDRB Purbalingga

11,91

Sumber : Purbalingga Dalam Angka Tahun 2013 Nilai PDRB di Purbalingga tahun 2012 mencapai Rp. 7.298.610.750 atas harga berlaku atau Rp. 2.845.663.330 atas harga konstan. Nilai tersebut meningkat sebesar Rp. 776.988.630,- (atas harga berlaku) atau Rp. 167.578.240,- (atas harga konstan). Tabel 1.9

Nilai PDRB Purbalingga menurut Lapangan Usaha 2010-2012 (Jutaan rupiah)

Lapangan Usaha

ADH Berlaku 2011

Pertanian Pertambangan

2012

1.992.098,21 2.181.131,67 dan

ADH Konstan 2011

2012

824.777,74

856.945,19

45.896,23

51.082,85

19.875,81

21.329,78

723.023,50

815.454,78

277.886,71

290.411,11

55.456,86

60.609,46

17,251,39

18.243,25

517.541,42

572.373,87

229.134,17

242.937,63

Penggalian Industry Pengolahan Listrik, Gas dan Air Bersih Bangunan

18


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

Perdagangan,

Hotel 1.208.055,22 1.387.231,20

506.087,52

548.299,05

dan Restoran Pengangkutan

dan

334.437,67

379.892,92

146.335,20

157.862,19

Keuangan, Persewaan

422.622,60

477.243,92

165.831,61

181.452,23

Jasa-jasa

1.222.490,42 1.373.590,08

490.904,49

528.182,92

PDRB Purbalingga

6.521.622,12 7.298.610,75 2.678.085,09 2.845.663,33

Komunikasi dan Jasa Perusahaan

Sumber Purbalingga Dalam Angka Tahun 2013 PDRB perkapita di Purbalingga pada tahun 2012 sebesar Rp. 8.317.486,17,atas dasar harga berlaku atau Rp. 3.242.913,78,- atas dasar harga konstan. Sementara itu, nilai PDRB per kapita pada tahun 2011 adalah 7.593.895,33,- atas dasar harga berlaku atau sebesar 3.118.410,95 atas dasar harga konstan. Dengan demikian, nilai PDRB per kapita tahun 2012 mengalami peningkatan dari tahun 2011. Tabel 1.10

Nilai PDRB per Kapita Purbalingga pada tahun 2009 – 2012

Tahun

Atas dasar harga berlaku

Atas dasar harga konstan

2009

6.111.211,33

2.829.877,33

2010

6.791.950,38

2.973.171,52

2011

7.593.895,33

3.118.410,95

2012

8.371.486,17

3.242,913,78

Sumber analisa PDRB Kab. Purbalingga Tahun 2012

G. KONDISI KELEMBAGAAN PERANGKAT DAERAH Kelembagaan Perangkat Daerah Kabupaten Purbalingga mendasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 41 Tahun 2007 tentang Organisasi Perangkat Daerah yang secara operasional telah diterbitkan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 57 Tahun 2007 tentang Petunjuk Teknis Penataan Organisasi Perangkat Daerah, Pemerintah Kabupaten Purbalingga telah menata ulang kelembagaan perangkat daerah yang ada menyesuaikan peraturan perundang-undangan dimaksud. Bentuk dari tindak lanjut tersebut diterbitkan Peraturan Daerah sebagai berikut :

19


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013 1.

Perda Kabupaten Purbalingga nomor 14 Tahun 2008 tentang Organisasi dan Tata Kerja Sekretariat Daerah dan Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Purbalingga.

2.

Perda Kabupaten Purbalingga nomor 15 Tahun 2008 tentang Organisasi dan Tata Kerja Dinas-Dinas Daerah Kabupaten Purbalingga.

3.

Perda Kabupaten Purbalingga nomor 16 Tahun 2008 tentang Organisasi dan Tata Kerja Lembaga Teknis Daerah Kabupaten Purbalingga

4.

Perda Kabupaten Purbalingga nomor 17 Tahun 2008 tentang Organisasi dan Tata Kerja Satuan Polisi Pamong Praja dan Lembaga Lain Kabupaten Purbalingga

5.

Perda Kabupaten Purbalingga nomor 18 Tahun 2008 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kecamatan dan Kelurahan Kabupaten Purbalingga. Dalam rangka menyusun organisasi kelembagaan pemerintah daerah yang

efisien, efektif dan responsive terhadap kebutuhan dan tuntutan masyarakat, setelah berjalan satu tahun, Pemerintah Kabupaten Purbalingga melakukan evaluasi terhadap kelembagaan organisasi perangkat daerah yang ada dengan menggabungkan beberapa fungsi baik dalam skala satuan organisasi maupun skala sub organisasi. Dari hasil kajian evaluasi ini diterbitkan : 1.

Perda Kabupaten Purbalingga nomor 12 Tahun 2010 tentang Organisasi dan Tata Kerja Sekretariat Daerah dan Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Purbalingga.

2.

Perda Kabupaten Purbalingga nomor 13 Tahun 2010 tentang Organisasi dan Tata Kerja Dinas-Dinas Daerah Kabupaten Purbalingga.

3.

Perda Kabupaten Purbalingga nomor 14 Tahun 2010 tentang Organisasi dan Tata Kerja Lembaga Teknis Daerah Kabupaten Purbalingga

4.

Perda Kabupaten Purbalingga nomor 15 Tahun 2010 tentang Organisasi dan Tata Kerja Satuan Polisi Pamong Praja dan Lembaga Lain Kabupaten Purbalingga. Untuk membentuk postur organisasi perangkat daerah yang efisien dan efektif

(rightsizing) mengikuti perkembangan dan dinamika kehidupan masyarakat, pada tahun 2012 dilakukan evaluasi beberapa SKPD yaitu : 1.

Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Dikembangkan dari 4 (empat) bidang menjadi 5 (lima) bidang seiring penyerahan pengelolaan Pajak Bumi dan Bangunan dan BPHTB, melalui penerbitan

20


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

Peraturan Daerah Kabupaten Purbalingga Nomor 13 tahun 2012 tentang Perubahan Atas Peraturan Daerah Kabupaten Purbalingga Nomor 13 tahun 2010 tentang Organisasi dan Tata Kerja Dinas Daerah Kabupaten Purbalingga. Kantor Lingkungan Hidup

2.

Dalam rangka efektifitas dan merespon dinamika kehidupan masyarakat, diperlukan adanya peningkatan kapasitas Kantor Lingkungan Hidup menjadi Badan Lingkungan Hidup, yang dilegalisasi dengan Peraturan Daerah Kabupaten Purbalingga Nomor 14 Tahun 2012 tentang Perubahan Atas Peraturan Daerah kabupaten Purbalingga Nomor 14 Tahun 2010 tentang Organisasi dan Tata Kerja Lembaga teknis Daerah Kabupaten Purbalingga. UPTD Panti Nugroho

3.

Peningkatan kapasitas dari UPTD menjadi Rumah Sakit Khusus Bersalin Daerah (RSKBD) Panti Nugroho melalui Peraturan Daerah Kabupaten Purbalingga Nomor 14 Tahun 2012 tentang Perubahan Atas Peraturan Daerah kabupaten Purbalingga Nomor 14 Tahun 2010 tentang Organisasi dan Tata Kerja Lembaga teknis Daerah Kabupaten Purbalingga. Berdasarkan peraturan daerah sebagaimana tersebut di atas, Organisasi Perangkat Daerah Pemerintah Kabupaten Purbalingga terdiri dari : 1. Sekretariat Daerah, 2. Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah, 3. Dinas Daerah : a.

Dinas Pendidikan

b.

Dinas Kesehatan

c.

Dinas Pekerjaan Umum

d.

Dinas Perhubungan dan kominfo

e.

Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil

f.

Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi

g.

Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi

h.

Dinas Pengelolaan Pendapatan Keuangan dan Aset Daerah

i.

Dinas Pertanian Perkebunan dan Kehutanan

j.

Dinas Peternakan dan Perikanan

21


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga

k.

4. Lembaga Teknis Daerah dan Lembaga Lain : a.

Inspektorat

b.

BKD

c.

Bappeda

d.

BKBPP

e.

BPPKP

f.

Bapermasdes

g.

Badan Lingkungan Hidup

h.

RSUD

i.

RSKBD

j.

Set/Lakhar BPBD

k.

KPMPT

l.

Kesbangpol

m. Satpol PP n.

Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah

5. Kecamatan (18 Kecamatan ) dan Kelurahan (15 Kelurahan)

H. SISTEMATIKA LAKIP Kabupaten Purbalingga Tahun 2013 disusun dengan menggunakan sistematika sebagai berikut : IKHTISAR EKSEKUTIF Pada bagian ini disajikan tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan dalam rencana strategis maupun penetapan kinerja serta sejauh mana instansi pemerintah mencapai tujuan dan sasaran utama tersebut, serta kendala-kendala yang dihadapi dalam pencapaiannya. Disebutkan pula langkah-langkah apa yang telah dilakukan untuk mengatasi kendala tersebut dan langkah antisipatif untuk menanggulangi kendala yang mungkin akan terjadi pada tahun mendatang.

22


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

BAB I. PENDAHULUAN Pada bagian ini menguraikan latar belakang dan landasan hukum penyusunan pelaporan kinerja, serta gambaran umum Kabupaten Purbalingga serta pengantar lainnya. BAB II. RENCANA STRATEGIS DAN PENETAPAN KINERJA Menjelaskan secara ringkas Rencana Strategis (RPJMD) Kabupaten Purbalingga tahun 2010-2015 dan Penetapan Kinerja Kabupaten Purbalingga Tahun 2012. A. Rencana Strategis Menyajikan secara singkat mengenai rencana strategis Pemerintah Kabupaten Purbalingga (RPJMD) Tahun 2010-2015 yang meliputi visi misi, tujuan, sasaran serta kebijakan dan program serta kegiatan yang direncanakan. B. Penetapan Kinerja Menyajikan target-target dari indikator kinerja setiap sasaran strategis sudah diperjanjikan dalam Penetapan Kinerja Pemerintah Kabupaten Purbalingga tahun 2012. BAB III. AKUNTABILITAS KINERJA Pada bagian ini disajikan uraian hasil pengukuran kinerja, evaluasi dan analisis pencapaian kinerja, serta menyajikan keberhasilan dan kegagalan, hambatan/kendala, dan permasalahan yang dihadapi dalam pencapaian target-target kinerja yang telah ditetapkan serta langkah-langkah antisipatif yang akan diambil untuk perbaikan dan peningkatan kinerja organisasi di tahun berikutnya secara berkelanjutan, serta menyajikan akuntabilitas keuangan, disajikan pada akhir bab ini dengan cara menyajikan alokasi dan realisasi anggaran. BAB IV. PENUTUP Mengemukakan tinjauan secara umum dan singkat tentang keberhasilan dan kegagalan, permasalahan dan kendala utama yang berkaitan dengan kinerja

23


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

instansi yang bersangkutan serta strategi pemecahan masalah yang akan dilaksanakan di tahun mendatang. LAMPIRAN-LAMPlRAN 1. Rencana Kinerja Tahunan ( RKT ) 2. Dokumen Penetapan Kinerja yang telah ditandatangani

24


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

BAB 2 PERENCANAAN DAN PENETAPAN KINERJA A. PERENCANAAN DALAM RENCANA PEMBANGUNAN JANGKA MENENGAH DAERAH (RPJMD) 2010 - 2015 Perencanaan kinerja merupakan dokumentasi rencana pembangunan daerah yang ditentukan dalam jangka waktu tertentu. Perencanaan kinerja Tahun 2010 2015 Kabupaten Purbalingga telah ditetapkan dalam Peraturan Daerah Nomor 6 Tahun 2011 tentang RPJMD 2010 - 2015. Adapun rencana kinerja akan dijabarkan sebagai berikut : 1.

Visi dan Misi Visi pembangunan Kabupaten Purbalingga yang ingin dicapai selama lima tahun periode yaitu 2010 - 2015 adalah “Purbalingga yang Mandiri dan Berdaya

Saing Menuju Masyarakat yang Sejahtera dan Berakhlak Mulia” . Maksud dari “Purbalingga yang berdaya saing” adalah bahwa dengan kemajuan dan kemandiriannya tidak menjadikan masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Purbalingga mengisolasi diri dari pengaruh dan perkembangan, serta dinamika lingkungan, melainkan justru

senantiasa berupaya meningkatkan

kemampuan dengan mengembangkan dan memanfaatkan potensi yang dimiliki sehingga mampu mengikuti dinamika dan mampu bersaing di era otonomi dan globalisasi. Maksud dari “Purbalingga yang sejahtera” yaitu bahwa tujuan akhir dari pembangunan yang dilaksanakan adalah mewujudkan masyarakat Purbalingga yang sejahtera. Sejahtera yang dimaksud di samping terpenuhinya kebutuhan yang bersifat fisiologis dan material, juga mencakup kebutuhan yang bersifat batiniah seperti ketenteraman, rasa aman, kebersamaan dan cinta kasih, serta

25


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

harga diri (mampu, mandiri, kompeten, reputasi, prestise, dan apresiasi) dan kebutuhan untuk aktualisasi diri. Maksud “berkeadilan” adalah bahwa kesejahteraan yang telah dicapai sebagai hasil dari upaya pembangunan yang telah dilaksanakan, harus dapat dinikmati oleh seluruh warga masyarakat Purbalingga yang tercermin dari berkurangnya kesenjangan tingkat kesejahteraan masyarakat antarwilayah, terutama antara wilayah perdesaan dengan perkotaan, kesenjangan antarstrata sosial ekonomi, serta kesenjangan antarindividu termasuk antara penduduk laki-laki dan perempuan. “Berkeadilan” juga mengandung maksud bahwa seluruh masyarakat ditempatkan secara setara sehingga setiap orang memiliki kesempatan yang sama untuk berpartisipasi dalam segala aspek kehidupan, memperoleh kesetaraan dalam mendapatkan pelayanan pemerintah serta setara di hadapan hukum. Maksud dari “berakhlak mulia” adalah bahwa

masyarakat sejahtera

yang ingin diwujudkan harus diimbangi dengan kualitas moral spiritual masyarakat yang tinggi. Kemajuan yang ingin dicapai tidak hanya dalam dimensi ekonomi-material semata, namun juga mencakup dimensi mental-spiritual dan kultural, agar terwujud kehidupan masyarakat yang sejahtera lahir dan batin. Untuk mewujudkan visi tersebut ditempuh melalui empat misi pembangunan daerah. a.

Mewujudkan Tata Kepemerintahan yang Baik

b.

Mewujudkan

Purbalingga

yang

Aman,

Damai,

dan

Demokratis

Berlandasankan Hukum; c.

Mewujudkan Masyarakat Purbalingga yang Berkualitas, Bermoral, Memiliki Jati Diri dan Semangat Nasionalisme;

d.

Mewujudkan Ekonomi Masyarakat Purbalingga yang Semakin Meningkat dan Berkeadilan;

e.

Mewujudkan Peningkatan Kapasitas dan Kualitas Prasarana dan Sarana Wilayah;

f.

26

Mewujudkan Kelestarian Fungsi Lingkungan Hidup.


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

2.

Tujuan dan Sasaran strategis Mengacu pada visi yang telah ditetapkan, maka tujuan yang hendak dicapai atau dihasilkan dalam kurun lima tahun adalah : a.

Mewujudkan sumberdaya manuasia yang berkualitas.

b. Mewujudkan Purbalingga yang aman, damai dan demokratis. c.

Mewujudkan Purbalingga yang berkualitas dan mempunyai daya saing dengan daerah lain.

d. Mewujudkan masyarakat yang sejahtera dan mandiri. e.

Mengoptimalkan sarana dan prasarana wilayah.

f.

Mewujudkan kelestarian lingkungan. Mengacu pada misi yang telah ditetapkan, maka sasaran strategis yang

diharapkan dalam kurun waktu lima tahun adalah sebagai berikut :

27


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

Tabel 2.1 Sasaran Strategis dan Indikator Kinerja NO 1.

SASARAN STRATEGIS

EKSISTING

INDIKATOR KINERJA UTAMA

(2010)

Terwujudnya aparatur pemerintah o Menurunnya jumlah kasus pelanggaran

6 kasus indisipliner

Menurunnya kasus

daerah yang profesional, bersih,

(100 % tertangani)

indisipliner/100 %

disiplin PNS.

dan berwibawa agar dapat menjadi

tertangai

penggerak pembangunan daerah o Meningkatnya dan

mampu

pelayanan

yang

memberikan prima

Terwujudnya

indek

kepuasan

Belum Ada

Meningkat

masyarakat terhadap layanan publik.

kepada o Menurunnya

masyarakat. 2

TARGET 2015

jumlah

temuan

hasil

NA

Menurun

SKPD

yang

2

Semua Pelayanan

pemeriksaan auditor kelembagaan o Meningkatnya

jumlah

pemerintah daerah yang mampu

menerapkan Standar Pelayanan Minimal

berfungsi secara efektif dan efisien,

(SPM).

serta senantiasa mampu menjawab o Meningkatnya

jumlah

SKPD

yang

tuntutan kebutuhan dan dinamika

memenuhi kualifikasi Standar Nasional

lingkungan eksternal.

dan

Internasional

dalam

Publik 1

Meningkat

Belum ada

Ada

pelayanan

publik. o Terwujudnya website e-procurement

28


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

NO

3

SASARAN STRATEGIS

Terwujudnya

INDIKATOR KINERJA UTAMA

penyelenggaraan o Tersedianya

administrasi pemerintahan yang efektif,

efisien,

(2010)

TARGET 2015

perencanaan

pembangunan dan anggaran tepat waktu

transparan,



Revisi RTRW

Habis Masa Berlaku

Ada

akuntabel, memiliki strategi yang



RPJM

Habis Masa Berlaku

Ada

jelas, mampu memberikan arahan



Dokumen Perencanaan Tahunan

Tepat waktu

Tepat waktu

NA

Meningkat

Tepat Waktu

Tepat Waktu

Wajar dengan

Wajar tanpa

Pengecualian

Pengecualian

dan

supervisi

penyelenggaraan publik

dan

responsif kebutuhan

dalam o Meningkatnya administrasi

pembangunan;

terhadap

permasalahan,

serta

tuntutan,

masyarakat;

mampu

dan

menggerakkan

manusia.

tinggi

dalam

penggunaan

pelaksanaan

kegiatan

pemerintah daerah.

hak

mutu tepat sasaran dan manfaat.

mampu o Terwujudnya hasil audit dengan opini

partisipasi rakyat, berkeadilan, dan menjunjung

input

efisiensi

berbagai o Meningkatnya kegiatan tepat waktu, tepat

bersikap dan bertindak profesional;

29

dokumen

EKSISTING

asasi

wajar tanpa pengecualian


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

NO

4

SASARAN STRATEGIS

o Meningkatnya dan

EKSISTING

INDIKATOR KINERJA UTAMA

(2010)

ketenteraman o Menurunnya angka kriminalitas

ketertiban

309 kasus

dalam

TARGET 2015

Menurunnya kriminalitas

kehidupan masyarakat di segala o Menurunnya angka pelanggaran perda

2 kasus

Menurun

dan

NA

Menurun

sosial o Meningkatnya jumlah kelompok swadaya

NA

Meningkat

NA

Menurun

NA

Menurun

Tidak ada

Tidak ada

Tidak ada

Tidak ada

bidang

o Menurunnya

tindak

kekerasan

konflik dalam kehidupan masyarakat 5

Meningkatnya

kesadaran

masyarakat, serta pemahaman

dan

meningkatnya

penghargaan o Menurunnya kasus tindak kekerasan

masyarakat terhadap hak asasi manusia (HAM). 6

dalam masyarakat o Menurunnya kasus trafficking

Tersusunnya produk hukum daerah o Berkurangnya jumlah Peraturan Daerah sesuai dengan ketentuan peraturan

yang kedaluarsa/tidak sesuai dengan

perundang-undangan yang lebih

peraturan/perundangan yang lebih tinggi

tinggi

30

masyarakat

serta

sesuai

dengan o Tidak

adanya

produk

hukum

yang


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

NO

SASARAN STRATEGIS

INDIKATOR KINERJA UTAMA

kebutuhan dan tuntutan dinamika

EKSISTING (2010)

TARGET 2015

dibatalkan pemerintah pusat

sosial-ekonomi guna mewujudkan ketenteraman dan ketertiban dalam masyarakat, serta meningkatkan akselerasi pembangunan. 7

Terwujudnya yang

kehidupan

sehat,

politik o Meningkatnya

demokratis,

dan

masyarakat

dinamis, meningkatnya partisipasi

Pemilu

politik rakyat, serta meningkatnya

Pemilu Bupati

tingkat

dalam

Presiden,

Pemilu Pemilu

partisipasi

81,30 %; 76 %;

Rata-rata diatas 80

Legislatif,

60,32% ;71,23 %

%

4

Meningkat

Tepat waktu

Tepat waktu

70,89

74,18

Gubernur,

peran dan fungsi lembaga politik o Meningkatnya jumlah Peraturan Daerah sehingga

semakin

efisiensi

dan

penyelenggaraan

mendorong efektivitas

yang

disusun

berdasarkan

prakarsa

DPRD

pemerintahan o PenetapanAPBD tepat waktu

dan pembangunan. 8

31

Meningkatnya

kualitas

manusia

o Indeks Pembangunan Manusia


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

NO

9

SASARAN STRATEGIS secara umum

o Indeks Pembangunan Gender

Terkendalinya laju pertumbuhan

o Menurunnya

penduduk

dan

EKSISTING

INDIKATOR KINERJA UTAMA

meningkatnya

(2010)

TARGET 2015

61,3

67

80.074 kk

Menurun 9 %

pertumbuhan

0,6

0,5

o Meningkatnya jumlah keluarga sesuai

NA

Meningkat

jumlah

keluarga

pra

sejahtera

kesejahteraan keluarga.

o Menurunnya

laju

penduduk norma keluarga kecil bahagia dan sejahtera , 10

Meningkatnya derajat kesehatan

o Meningkatnya usia harapan hidup

69,8

70,6

masyarakat

o Menurunnya angka kematian bayi

10/1000 / KH

8/1000 KH

121/100.000 KH

102/100.000 KH

o Menurunnya presentase gizi kurang

NA

Menurun

o Menurunnya presentase gizi buruk

0,24 %

0

o Meningkatnya pemberian asi ekslusif

98,05 %

Meningkat

o Menurunnya

angka

kematian

ibu

melahirkan

32


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

NO

SASARAN STRATEGIS

INDIKATOR KINERJA UTAMA o Meningkatnya pertolongan persalinan

EKSISTING (2010)

TARGET 2015

91.06 %

Meningkat

oleh tenaga kesehatan 11

Meningkatnya tingkat pendidikan

o Meningkatnya Angka melek huruf

91,09 %

97 %

masyarakat

o Meningkatnya rata-rata lama sekolah

7 tahun

9 tahun

o Meningkatnya angka partisipasi sekolah

12

Meningkatnya kesetaraan gender dan perlindungan anak

APM SD/MI/PAKET A

91,07 %

95 %

APM SMP/MTs/PAKET B

68,49 %

80 %

APM SMA/SMK/MA/PAKET C

31,24 %

40 %

o Meningkatnya

indeks

pembangunan

61,3

67

indeks

pemberdayaan

63,70

68

o Menurunnya jumlah tenaga kerja di

2.105

Menurun 15 %

44

Menurun

gender o Meningkatnya gender bawah umur o Menurunnya kasus kekerasan terhadap

33


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

NO

SASARAN STRATEGIS

EKSISTING

INDIKATOR KINERJA UTAMA

(2010)

TARGET 2015

perempuan o Menurunnya kasus kekerasan terhadap

77

Menurun

6.628/121.754

7%

anak 13

Meningkatnya akses masyarakat

o Meningkatnya persentase penyandang

miskin terhadap pelayanan sosial

masalah kesejahteraan sosial (PMKS)

dasar dan pengembangan ekonomi

yang tertangani

keluarga

o Menurunnya

jumlah

rumah

tangga

(5.44%) 83.214 KK (PPLS)

Menurun 9 %

kenakalan

223 kasus

Menurun

peggunaan

197 kasus

Menurun

239 organisasi

239 organisasi

miskin 14

Terwujudnya

masyarakat

yang

berkarakter tangguh, kompetitif, dan

bermoral

tinggi,

yang

angka

kasus

remaja o Menurunnya

kasus

dicerminkan dengan meningkatnya

narkotika, psikotropika, dan zat adiktif

kualitas

lain (NAPZA)

intelektual;

berkembangnya norma dan etika yang

34

o Menurunya

sesuai

dengan

nilai-nilai

o Meningkatnya yang aktif

jumlah

karangtaruna


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

NO

SASARAN STRATEGIS luhur

kepribadian bangsa dan

nilai-nilai

agama;

berkembangnya budaya baca tulis; meningkatnya kesetiakawanan

EKSISTING

INDIKATOR KINERJA UTAMA

toleransi

dan

sosial;

serta

o Meningkatnya

angka

(2010)

kunjungan

TARGET 2015

ke

NA

Meningkat

o Menurunnya konflik horisontal dalam

NA

Menurun

NA

Meningkat

11 kali

Meningkat

100 %

100 %

perpustakaan kehidupan masyarakat

berkembangnya semangat gotong royong sehingga dapat terwujud harmoni

dan

dinamika

dalam

kehidupan sosial. 15

Semakin kokohnya jatidiri dan kepribadian Purbalingga

masyarakat

o Meningkatnya

jumlah

kelompok/paguyuban

seni

budaya

tradisional o Meningkatnya kegiatan pentas kesenian tradisional o Terlaksananya besar nasional

35

peringatan

hari-hari


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

NO

SASARAN STRATEGIS

INDIKATOR KINERJA UTAMA o Meningkatnyakegiatan forum lintas etnis

EKSISTING (2010)

TARGET 2015

18 Forum

18 Forum

Rata-rata 5 tahun

Dibawah 7 %

dan agama 16

Terwujudnya

ketahanan

dan

o Stabilnya angka inflasi

kemandirian pangan yang mampu dipertahankan pada tingkat aman dan dalam kualitas

gizi yang

memadai,

tersedianya

serta

instrumen jaminan pangan sampai ke tingkat rumah tangga.

terakhir 8,5 % o Meningkatnya daya beli masyarakat

Rp. 567.750

Rp. 690.000

NA

Meningkat

139.925

Diatas angka

kg/kapita/tahun

normatif

NA

Meningkat

Rp. 5,8 jt/tahun

Rp. 8,4 juta/tahun

0,26 (rendah)

0,22 (rendah)

(PPP) o Meningkatnya uji laboratorium pada makanan yang beredar o Ketersediaan pangan utama (Normatif : 92,87 kg/kapita/tahun) o Meningkatnya indeks konsumsi non pangan

17

Semakin

meningkat

dan

meratanya pendapatan per kapita riil masyarakat serta menurunnya

36

o Meningkatnya pendapatan per kapita o Menurunnya kesenjangan pendapatan antar individu (indek Gini)


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

NO

SASARAN STRATEGIS angka

pengangguran

dan

kemiskinan.

18

perekonomian

yang

berlandaskan

TARGET 2015

0,49 (sedang)

0,3 (rendah)

o Menurunnya angka pengangguran

6,58 %

4,5 %

o Menurunnya angka kemiskinan

24,97 %

19 %

NA

Meningkat

NA

Meningkat 20 %

41.421/55.909

Menurun 20 %

o Meningkatnya kesejahteraan petani yang

kokoh

ditandai dengan meningkatnya nilai

dan

tukar petani.

keunggulan

o Meningkatnya

Kabupaten

agribisnis

dengan

sektor

pertanian dan sektor pariwisata

investasi

di

sektor

o Menurunnya penggunaan pupuk dan obat kimia di sektor pertanian

RTUT(74,07%)

sebagai basis aktivitas ekonomi

o Meningkatnya angka kunjungan wisata

yang dikelola secara efisien guna

o Meningkatnya

nilai

tambah

menghasilkan produk berkualitas

sektor-sektor pendukung sektor wisata

dengan nilai tambah dan daya

(PDRB sektor hotel dan restauran )

saing tinggi; terus meningkatnya

37

o Menurunnya kesenjangan ekonomi antar

struktur keunggulan

kompetitif Purbalingga

(2010)

wilayah (indek Williamson)

Terbangunnya

komparatif

EKSISTING

INDIKATOR KINERJA UTAMA

1.431.649 org

Meningkat 20 %

Rp. 103.281,51 jt

Meningkat 40 %

o Meningkatnya proporsi sektor industri Proporsi Industri &jasa

Meningkat 10 %


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

NO

SASARAN STRATEGIS

INDIKATOR KINERJA UTAMA

peran sektor industri dan jasa dengan menghasilkan produk yang

dan jasa dalam PDRB

EKSISTING (2010)

TARGET 2015

64 %

o Meningkatnya jumlah industri kecil

35.868 industri

Meningkat

o Meningkatnya jumlah PMA

17 perusahaan

Meningkat

Rp.176.727.900.000

Meningkat

Rp 695.000

Meningkat

lebih berkualitas serta memiliki nilai tambah dan berdaya saing tinggI 19

Meningkatnya

investasi

swasta,

baik dalam negeri maupun asing,

o Meningkatnya nilai investasi PMA

yang mampu menyerap tenaga

o Meningkatnya

kerja, mendorong aktivitas ekonomi

Kabupaten

Upah

Minimum

rata-rata 10

lokal, dan ramah lingkungan, guna menyediakan dengan

lapangan

kerja

%/tahun o Menurunnya angka pengangguran

6,56 %

4%

o Persentase panjang jalan kabupaten yang

95,77 %

96,5 %

tingkat upah memadai

dan menanggulangi kemiskinan. 20

Tersedianya

infrastruktur

yang

memadai dan saling terintegrasi

38

beraspal


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

NO

SASARAN STRATEGIS

EKSISTING

INDIKATOR KINERJA UTAMA o Persentase

jalan

kabupaten

(2010) dalam

TARGET 2015

57,33 %

70 %

6.044,22 Ha

Meningkat

Tersebar 18

Meningkatkan

kecamatan 186 desa

Kualitas

Tersebar 18 kec

Tersebar 18 kec

34

35

Tidak ada

Tidak ada

16.677/259.770

5%

kondisi baik o Panjang jembatan o Meningkatnya

luas

lahan

beririgasi

teknis dan setengah teknis o Jumlah prasarana pelayanan kesehatan o Jumlah prasarana pelayanan pendidikan o Jumlah pasar tradisional 21

Meningkatnya kualitas perumahan

o Menurunnya luasan kawasan kumuh

dan permukiman

o Menurunnya persentase rumah tidak layak huni

(6,42%)

o Meningkatnya rumah tangga bersanitasi

169.838/259.770

80 %

(65,38 %) o Meningkatnya

rumah

tangga

yang

menggunakan air bersih o Meningkatnya

39

cakupan

204.751/259.770

90 %

(78,82 %) air

bersih

15 %

21 %


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

NO

SASARAN STRATEGIS

EKSISTING

INDIKATOR KINERJA UTAMA

(2010)

TARGET 2015

perpipaan o Meningkatnya

cakupan

layanan

persampahan o Tempat pembuangan sampah per satuan penduduk 22

Terpenuhinya pasokan energi yang

o Meningkatnya rasio elektrifikasi

cukup untuk memenuhi kebutuhan rumah

tangga

dan

berbagai

aktivitas sosial ekonomi 23

Terselenggaranya mewujudkan

informasi.

(86,3%) 193,48 m3/927.663

0,21 per 1000

jiwa (0,21 per 1000) 130.901/230450

Meningkat

(56,8 %) o Jumlah rumah tangga pengguna kayu

NA

Menurun

pelayanan

239 desa/kel

239 desa/kel

masyarakat

NA

18 Kecamatan

o Jumlah hot spot area di ruang publik

Belum ada

Ada

o Jumlah jenis pelayanan publik secara

Belum Ada

4 SKPD

o Jumlah desa tidak terjangkau layanan telekomunikasi o Jumlah warung internet

online

40

93 %

bakar

telematika yang efisien dan modern untuk

1.202/1.579 m3


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

NO

SASARAN STRATEGIS

EKSISTING

INDIKATOR KINERJA UTAMA o Persentase

instansi

(2010)

pemerintah

TARGET 2015

100 %

100 %

14,36 %

Menurun

5,53 %

Menurun

Dibawah ambang

Dibawah ambang

batas

batas

4 kasus / 100 %

100 %

menggunakan teknologi informatika 24

Terjaganya fungsi dan daya dukung lingkungan hidup, serta pulihnya

o Menurunnya luas lahan kritis 

kondisi dan fungsi lingkungan hidup yang mengalami degradasi akibat eksploitasi sumber daya alam dan

dampak

aktivitas

sosial

ekonomi masyarakat 25

Terpeliharanya

lindung 

Presentase Lahan kritis di kawasan budidaya pertanian

o Menurunnya tingkat pencemaran udara, air dan tanah

kekayaan

keragaman jenis dan kekhasan sumber daya alam.

Persentase lahan kritis di kawasan

o Terjaganya

hayati

(biodiversity index) o Jumlah kasus dan persentase penegakan pelanggaran hidup

41

keragaman

perusakan

lingkungan

ditangani


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

NO 26

SASARAN STRATEGIS Meningkatnya

kesadaran,

EKSISTING

INDIKATOR KINERJA UTAMA sikap

(2010)

o Jumlah dan persentase perusahaan wajib

3 (100%)

100 %

peduli

NA

Meningkat

o Menurunnya penggalian tambang tanpa

0%

0%

NA

Menurun

mental, dan perilaku masyarakat

AMDAL

dalam pengelolaan sumber daya

perencanaan lingkungan (AMDAL, UKL,

alam

UPL)

dan

pelestarian

lingkungan hidup.

fungsi

TARGET 2015

yang

o Meningkatnya

memiliki

dokumen

kelompok

lingkungan ijin o Menurunnya kasus ilegal loging

42


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

B. PENETAPAN KINERJA Dalam penyusunan penetapan kinerja mengacu pada RPJMD, RKPD tahunan, IKU dan anggaran atau APBD.Pemerintah Kabupaten Purbalingga telah menetapkan PK secara berjenjang yaitu tingkat kabupaten dan SKPD.PK pada tabel berikut merupakan PK tahun 2013 tingkat kabupaten.

43


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

Tabel 2.2

Penetapan kinerja Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

NO. 1.

SASARAN STRATEGIS

INDIKATOR KINERJA

TARGET 2013

Terwujudnya aparatur pemerintah daerah yang o Menurunnya jumlah kasus pelanggaran disiplin profesional, bersih, dan berwibawa agar dapat

PNS.

menjadi penggerak pembangunan daerah dan o Meningkatnya mampu memberikan pelayanan yang prima kepada masyarakat.

0

indek

kepuasan

masyarakat

Baik (76)

terhadap layanan publik. o Menurunnya jumlah temuan hasil pemeriksaan

401 temuan

auditor

2.

Terwujudnya kelembagaan pemerintah daerah o Meningkatnya jumlah SKPD yang menerapkan yang mampu berfungsi secara efektif dan efisien,

Standar Pelayanan Minimal (SPM).

serta senantiasa mampu menjawab tuntutan o Meningkatnya jumlah SKPD yang memenuhi kebutuhan dan dinamika lingkungan eksternal.

-

kualifikasi Standar Nasional dan Internasional

8 (delapan) SKPD

dalam pelayanan publik. o Terwujudnya website e-procurement

3.

44

Terwujudnya

penyelenggaraan

administrasi o Tersedianya

dokumen

perencanaan

100%


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

NO.

SASARAN STRATEGIS

INDIKATOR KINERJA

pemerintahan yang efektif, efisien,

transparan,

akuntabel, memiliki strategi yang jelas, mampu memberikan

arahan

penyelenggaraan

dan

administrasi

supervisi publik

pembangunan;

responsif

terhadap

permasalahan,

tuntutan,

dan

pembangunan dan anggaran tepat waktu 

Revisi RTRW

serta

mampu

Ada

dalam dan

(Perda 5/2011) 

RPJM

Ada

berbagai kebutuhan

(Perda 6/2011) 

Dokumen Perencanaan Tahunan

masyarakat; mampu bersikap dan bertindak o Meningkatnya profesional;

TARGET 2013

menggerakkan

efisiensi

penggunaan

Ada dan tepat waktu input

dalam pelaksanaan kegiatan pemerintah daerah.

partisipasi rakyat, berkeadilan, dan menjunjung o Meningkatnya kegiatan tepat waktu, tepat mutu tinggi hak asasi manusia.

100% 1.564 kegiatan

tepat sasaran dan manfaat. o Terwujudnya hasil audit dengan opini wajar

WTP

tanpa pengecualian 4.

Meningkatnya ketenteraman dan ketertiban dalam o Menurunnnya Angka kriminalitas

0,8/10.000

kehidupan masyarakat di segala bidang

o Menurunnya angka pelanggaran perda

500 kasus

o Menurunnya tindak kekerasan dan konflik

11 Kasus

dalam kehidupan masyarakat

45


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

NO.

5.

SASARAN STRATEGIS

INDIKATOR KINERJA

Meningkatnya kesadaran sosial masyarakat, serta o Meningkatnya meningkatnya

pemahaman

dan

penghargaan

masyarakat terhadap hak asasi manusia (HAM).

jumlah

kelompok

TARGET 2013

swadaya

149

masyarakat o Menurunnya kasus tindak kekerasan dalam

Tidak ada kasus

masyarakat o Menurunnya kasus trafficking 6.

Tidak ada kasus

Tersusunnya produk hukum daerah sesuai dengan o Berkurangnya jumlah Peraturan Daerah yang ketentuan peraturan perundang-undangan yang

kedaluarsa/tidak

lebih tinggi serta sesuai dengan kebutuhan dan

peraturan/perundangan yang lebih tinggi

tuntutan

dinamika

sosial-ekonomi

serta

meningkatkan

dengan

guna o Tidak adanya produk hukum yang dibatalkan

mewujudkan ketenteraman dan ketertiban dalam masyarakat,

sesuai

3

Tidak ada

pemerintah pusat

akselerasi

pembangunan. 7.

Terwujudnya

kehidupan

politik

yang

sehat, o Meningkatnya tingkat partisipasi masyarakat

demokratis, dan dinamis, meningkatnya partisipasi

46

dalam Pemilu Legislatif, Pemilu Presiden, Pemilu

Pilgub 60%


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

NO.

SASARAN STRATEGIS

INDIKATOR KINERJA

politik rakyat, serta meningkatnya peran dan fungsi

lembaga

mendorong penyelenggaraan

politik

efisiensi

sehingga dan

Gubernur, Pemilu Bupati

semakin o Meningkatnya jumlah Peraturan Daerah yang efektivitas

pemerintahan

TARGET 2013

disusun berdasarkan prakarsa DPRD

dan o PenetapanAPBD tepat waktu

Tidak ada Raperda Prakasa Tepat Waktu

pembangunan. 8.

9.

Meningkatnya kualitas manusia secara umum

o Indeks Pembangunan Manusia

73

o Indeks Pembangunan Gender

69

Terkendalinya laju pertumbuhan penduduk dan

o Menurunnya jumlah keluarga pra sejahtera

75,766 KK

meningkatnya kesejahteraan keluarga.

o Menurunnya laju pertumbuhan penduduk

0,67

o Meningkatnya jumlah keluarga sesuai norma

149.800

keluarga kecil bahagia dan sejahtera 10.

Meningkatnya derajat kesehatan masyarakat,

o Meningkatnya usia harapan hidup

70,45

o Menurunnya angka kematian bayi

10/1.000 KH

o Menurunnya angka kematian ibu melahirkan

47

100/100.000 KH


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

NO.

SASARAN STRATEGIS

INDIKATOR KINERJA

TARGET 2013

o Menurunnya presentase gizi kurang

1,4

o Menurunnya presentase gizi buruk

0,16

o Meningkatnya pemberian asi ekslusif

71%

o Meningkatnya pertolongan persalinan oleh

97%

tenaga kesehatan 11.

Meningkatnya tingkat pendidikan masyarakat

o Meningkatnya Angka melek huruf

93,70%

o Meningkatnya rata-rata lama sekolah

7,32%

o Meningkatnya angka partisipasi sekolah

12.

Meningkatnya perlindungan anak

kesetaraan

gender

dan

APM SD/MI/PAKET A

94,00%

APM SMP/MTs/PAKET B

75,00%

APM SMA/SMK/MA/PAKET C

40,00%

o Meningkatnya indeks pembangunan gender

64,88

o Meningkatnya indeks pemberdayaan gender

69

o Menurunnya jumlah tenaga kerja di bawah

0

umur

48


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

NO.

SASARAN STRATEGIS

INDIKATOR KINERJA o Menurunnya

kasus

TARGET 2013

kekerasan

terhadap

Menurun

perempuan o Menurunnya kasus kekerasan terhadap anak 13.

Meningkatnya akses masyarakat miskin terhadap pelayanan

sosial

dasar

dan

pengembangan

ekonomi keluarga 14.

Terwujudnya

masyarakat

yang

berkarakter

tangguh, kompetitif, dan bermoral tinggi, yang dicerminkan

dengan

meningkatnya

kualitas

o Meningkatnya persentase penyandang masalah o Menurunnya jumlah rumah tangga miskin

21,39%

o Menurunya angka kasus kenakalan remaja

64 kasus

o Menurunnya

kasus

peggunaan

narkotika,

sesuai dengan nilai-nilai luhur

o Meningkatnya

berkembangnya

perpustakaan

budaya baca tulis; meningkatnya toleransi dan

o Menurunnya

kesetiakawanan

sosial;

serta

berkembangnya

semangat gotong royong sehingga dapat terwujud

100 Kasus

psikotropika, dan zat adiktif lain (NAPZA) o Meningkatnya jumlah karangtaruna yang aktif

kepribadian

3%

kesejahteraan sosial (PMKS) yang tertangani

intelektual; berkembangnya norma dan etika yang bangsa dan nilai-nilai agama;

49

Menurun

angka konflik

kehidupan masyarakat

kunjungan horisontal

ke dalam

136 Organisasi 55.000 0


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

NO.

SASARAN STRATEGIS

INDIKATOR KINERJA

TARGET 2013

o Meningkatnya jumlah kelompok/paguyuban

251

harmoni dan dinamika dalam kehidupan sosial. 15.

Semakin

kokohnya

jatidiri

dan

kepribadian

masyarakat Purbalingga

seni budaya tradisional o Meningkatnya

kegiatan

pentas

kesenian

12 kali

tradisional o Terlaksananya

peringatan

hari-hari

besar

9 Kegiatan

o Meningkatnyakegiatan forum lintas etnis dan

10 Kegiatan

nasional agama 16.

Terwujudnya ketahanan dan kemandirian pangan

o Stabilnya angka inflasi

yang mampu dipertahankan pada tingkat aman

o Meningkatnya daya beli masyarakat (PPP)

dan dalam kualitas gizi yang memadai, serta

o Meningkatnya uji laboratorium pada makanan

tersedianya instrumen jaminan pangan sampai ke tingkat rumah tangga.

Rp. 640.000,230 sampel

yang beredar o Ketersediaan pangan utama (Normatif : 92,87 165.890 kg/kapita/tahun kg/kapita/tahun)

50

4 – 5%


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

NO.

SASARAN STRATEGIS

INDIKATOR KINERJA

TARGET 2013

o Meningkatnya indeks konsumsi non pangan 17.

Semakin meningkat dan meratanya pendapatan

o Meningkatnya pendapatan per kapita

per kapita riil masyarakat serta menurunnya

o Menurunnya kesenjangan pendapatan antar

angka pengangguran dan kemiskinan.

44,1% Rp. 6 Juta/th 0,26

individu (indek Gini) o Menurunnya

kesenjangan

ekonomi

antar

0,44

wilayah (indek Williamson) o Menurunnya angka pengangguran

4.500 orang

o Menurunnya angka kemiskinan 18.

Terbangunnya struktur perekonomian yang kokoh berlandaskan

keunggulan

keunggulan kompetitif

komparatif

dan

Kabupaten Purbalingga

kesejahteraan

petani

yang

petani. o Meningkatnya investasi di sektor agribisnis

sebagai basis aktivitas ekonomi yang dikelola

o Menurunnya penggunaan pupuk dan obat

efisien

guna

menghasilkan

produk

berkualitas dengan nilai tambah dan daya saing

105

ditandai dengan meningkatnya nilai tukar

dengan sektor pertanian dan sektor pariwisata secara

51

o Meningkatnya

22%

5% 6,5%

kimia di sektor pertanian o Meningkatnya angka kunjungan wisata

1.600.000


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

NO.

SASARAN STRATEGIS tinggi; terus meningkatnya peran sektor industri

INDIKATOR KINERJA o Meningkatnya

nilai

tambah

TARGET 2013 sektor-sektor

dan jasa dengan menghasilkan produk yang

pendukung sektor wisata (PDRB sektor hotel

lebih berkualitas serta memiliki nilai tambah dan

dan restauran )

berdaya saing tinggi.

o Meningkatnya proporsi sektor industri dan jasa

16%

0,2%

dalam PDRB

19.

o Meningkatnya jumlah industri kecil

43.147 industri

Meningkatnya investasi swasta, baik dalam negeri

o Meningkatnya jumlah PMA

24 Perusahaan

maupun asing, yang mampu menyerap tenaga

o Meningkatnya nilai investasi PMA

kerja, mendorong aktivitas ekonomi lokal, dan

o Meningkatnya Upah Minimum Kabupaten

ramah lingkungan, guna menyediakan lapangan

o Menurunnya angka pengangguran

kerja dengan

Rp. 35.000.000.000 Rp. 896.500,4500 orang

tingkat upah memadai dan

menanggulangi kemiskinan 20.

Tersedianya infrastruktur yang memadai dan saling terintegrasi

o Persentase panjang jalan kabupaten yang beraspal o Persentase jalan kabupaten dalam kondisi baik

52

710,201 100% 487,262


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

NO.

SASARAN STRATEGIS

INDIKATOR KINERJA

TARGET 2013 (68,61%)

o Panjang jembatan

2.542,8 m

o Meningkatnya luas lahan beririgasi teknis dan setengah teknis

11.232,56ha 3.640,576ha

o Jumlah prasarana pelayanan kesehatan

PKD 204 unit, Pustu 48 Puskesmas 22 unit,

o Jumlah prasarana pelayanan pendidikan

Ruang kelas SD/ MI 4388, SMP/ MTs 1287, SMA/SMK/MA 694 ruang kelas

o Jumlah pasar tradisional 21.

Meningkatnya permukiman

kualitas

perumahan

dan

36

o Menurunnya luasan kawasan kumuh

Tidak ada

o Menurunnya persentase rumah tidak layak huni

(13.858)

o Meningkatnya rumah tangga bersanitasi o Meningkatnya

53

4,4% turun

rumah

tangga

70% yang

90%


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

NO.

SASARAN STRATEGIS

INDIKATOR KINERJA

TARGET 2013

menggunakan air bersih o Meningkatnya cakupan air bersih perpipaan

43.000SR

o Meningkatnya cakupan layanan persampahan

153 m3 /hr 193,48 m3 /hr

o Tempat

pembuangan

sampah

per

satuan

0,16 m3/penduduk

penduduk 22.

Terpenuhinya pasokan energi yang cukup untuk

o Meningkatnya rasio elektrifikasi

98,40%

memenuhi kebutuhan rumah tangga dan berbagai

o Jumlah rumah tangga pengguna kayu bakar

Menurun

aktivitas sosial ekonomi 23.

Terselenggaranya efisien

dan

pelayanan

modern

masyarakat informasi.

telematika

untuk

yang

mewujudkan

o Jumlah

desa

tidak

terjangkau

layanan

0

telekomunikasi o Jumlah warung internet

106

o Jumlah hot spot area di ruang publik

11

o Jumlah jenis pelayanan publik secara online

27 : 1 Website Purbalingga, 22 sub domain, 1 sistem surat

54


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

NO.

SASARAN STRATEGIS

INDIKATOR KINERJA

TARGET 2013 elektronik, LPSE

o Persentase instansi pemerintah menggunakan

100%

teknologi informatika 24.

Terjaganya fungsi dan daya dukung lingkungan hidup,

serta

pulihnya

kondisi

dan

o Menurunnya luas lahan kritis

fungsi



Persentase lahan kritis di kawasan lindung

5%

lingkungan hidup yang mengalami degradasi



Presentase

kawasan

15%

o Menurunnya tingkat pencemaran udara, air

80%

akibat eksploitasi sumber daya alam dan dampak aktivitas sosial ekonomi masyarakat

Lahan

kritis

di

budidaya pertanian dan tanah

25.

Terpeliharanya kekayaan keragaman jenis dan kekhasan sumber daya alam.

o Terjaganya

keragaman hayati (biodiversity

100 %

index) o Jumlah

kasus

dan

persentase

penegakan

100%

pelanggaran perusakan lingkungan hidup 26.

55

Meningkatnya kesadaran, sikap mental, dan

o Jumlah dan persentase perusahaan wajib

0%


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

NO.

SASARAN STRATEGIS

INDIKATOR KINERJA

perilaku masyarakat dalam pengelolaan sumber

AMDAL yang memiliki dokumen perencanaan

daya alam dan pelestarian fungsi lingkungan

lingkungan (AMDAL, UKL, UPL)

hidup.

TARGET 2013

o Meningkatnya kelompok peduli lingkungan

Meningkat

o Menurunnya penggalian tambang tanpa ijin

Menurun 3,13% Dari luas 25,65ha

o Menurunnya kasus pencurian kayu

56

100%


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

Program yang akan dilakukan untuk mencapai target tersebut adalah : 1. Dinas Pendidikan a. Program Penguatan Kelembagaan Perangkat Daerah b. Program Pendidikan Usia Dini c. Program Pendidikan Dasar d. Program Pendidikan Menengah e. Program Pendidikan Non Formal f. Program Manajemen Pelayanan Pendidikan g. Program Penguatan Kelembagaan Perangkat Daerah 2. Dinas Kesehatan a. Program Penguatan Kelembagaan Perangkat Daerah b. Program Pengelolaan Obat Publik, Makanan, Minuman dan Perbekalan Farmasi c. Program Pelayanan KIA, Remaja dan Usia Lanjut d. Program Pemantapan Fungsi Manajemen e. Program PHBS dan Pemberdayaan Masyarakat Bidang Kesehatan f. Program Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit g. Program Kesehatan Matra h. Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Pelayanan Kesehatan i.

Program Perbaikan Gizi Masyarakat

j.

Program Peningkatan Kualitas Kesehatan Lingkungan

k. Program Peningkatan Pelayanan pada BLUD l.

Program Pengadaan, Peningkatan Sarana dan Prasarana Rumah Sakit

3. Dinas Pekerjaan Umum a. Program Pendidikan Dasar b. Program Pendidikan Menengah c. Program Penguatan Kelembagaan Perangkat Daerah d. Program Peningkatan Kinerja Pengelolaan Persampahan e. Program Pembangunan, Peningkatan, Rehabilitasi, dan Pemeliharaan Jalan dan Jembatan f. Program Pembangunan, Peningkatan, Rehabilitasi, dan Pemeliharaan Prasarana Irigasi dan Pengairan g. Program Pengembangan dan Penataan Prasarana Perkotaan

57


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

h. Program Penataan Lingkungan Permukiman dan Peningkatan Kualitas Sanitasi i.

Program Peningkatan Kapasitas dan Kualitas Prasarana Pemerintahan

j.

Program Fasilitasi Penyediaan Rumah Layak Huni

k. Program Pendayagunaan dan Pengembangan Ketenagalistrikan dan Energi Alternatif l.

Program Optimalisasi dan Pengendalian Pendayagunaan Potensi Geologi, Pertambangan dan Air Tanah.

4. Bappeda a. Program Penataan Ruang b. Program Penguatan Kelembagaan Perangkat Daerah c. Program Perencanaan Pembangunan Daerah d. Program Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan Daerah e. Program Penyediaan dan penyempurnaan Data dan Informasi Daerah f. Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika g. Program Penguatan Kelembagaan Perangkat Daerah h. Program Peningkatan Pelayanan Angkutan i.

Program Peningkatan Manajemen dan Fasilitas Lalu Lintas

j.

Program Pengembangan Pemanfaatan Teknologi Komunikasi dan Informasi

k. Badan Lingkungan Hidup l.

Program Penguatan Kelembagaan Perangkat Daerah

m. Program Perlindungan dan Konservasi SDA n. Program Pengendalian Pencemaran dan Perusakan Lingkungan o. Program Penyediaan dan penyempurnaan Data dan Informasi Daerah p. Program Penyediaan dan penyempurnaan Data dan Informasi Daerah 5. Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil a. Program Penguatan Kelembagaan Perangkat Daerah b. Program Penataan Administrasi Kependudukan 6. Badan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan a. Program Pengarusutamaan gender pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak b. Program Penguatan Kelembagaan Perangkat Daerah c. Program Pemberdayaan Keluarga

58


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

d. Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah e. Program Penguatan Kelembagaan Perangkat Daerah f. Program Penanggulangan Bencana g. Program Peningkatan Perlindungan Tenaga Kerja dan Pengembangan Hubungan Industrial h. Program Penyiapan dan Fasilitasi Transmigran 7. Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi a. Program Penguatan Kelembagaan Perangkat Daerah b. Program Peningkatan Produktivitas, Kualitas Produk dan Daya Saing UMKM c. Program Penumbuhan dan Pengembangan UMKM d. Program Penumbuhan, Pengembangan, dan Peningkatan Kualitas Manajemen Koperasi e. Program Perlindungan Konsumen dan Pengamanan Perdagangan f. Program Pengembangan Sentra Industri Potensial g. Program Peningkatan Kapasitas Iptek dalam Sistem Produksi Industri Kecil dan Menengah h. Kantor Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu i.

Program Penguatan Kelembagaan Perangkat Daerah

j.

Program Promosi dan Pemasaran Potensi Daerah serta Fasilitasi Investasi

k. Program Peningkatan Pelayanan Perizinan 8. Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik a. Program Penguatan Kelembagaan Perangkat Daerah b. Program Peningkatan Keamanan, Ketertiban, dan Perlindungan Masyarakat c. Program Fasilitasi dan Pembinaan Kehidupan Sosial Politik d. Program Pembinaan Wawasan Kebangsaan e. Satuan Polisi Pamong Praja f. Program Penguatan Kelembagaan Perangkat Daerah g. Program Peningkatan Keamanan, Ketertiban, dan Perlindungan Masyarakat h. Program Pembinaan dan Penegakan Perda i.

Program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Pertedaran Gelap Narkoba

9. Sekretariat Daerah

59


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

a. Program Koordinasi Pelaksanaan Pembangunan sarana dan prasarana wilayah b. Program Koordinasi, pengendalian dan evaluasi pembangunan daerah c. Program Catur Tertib Pertanahan d. Program Pengarusutamaan gender pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak e. Program Koordinasi Pelaksanaan Pembangunan Bidang Kesejahteraan f. Program Peningkatan Koordinasi Pelaksanaan Pembangunan Bidang Ekonomi g. Program Pelestarian dan Pengembangan Budaya h. Program Penguatan Kelembagaan Perangkat Daerah i.

Program Pelayanan Kedinasan Kepala Daerah

j.

Program Penataan Kelembagaan dan Ketatalaksanaan Pemerintah Daerah

k. Program Penyusunan Produk Hukum serta Pembinaan dan Pelayanan Hukum l.

Program Peningkatan Kualitas Pelayanan Informasi Publik

m. Program Peningkatan Kualitas Administrasi Pemerintah Daerah n. Program Penataan Kelembagaan dan Ketatalaksanaan Pemerintahan Desa o. Program Pemberdayaan kelembagaan Desa dan masyarakat 10. Sekretariat DPRD a. Program Penguatan Kelembagaan Perangkat Daerah b. Program Peningkatan Kapasitas Dewan Perwakilan Rakyat Daerah 11. Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah a. Program Penguatan Kelembagaan Perangkat Daerah b. Program Peningkatan Kualitas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah c. Program Intensifikasi dan Ekstensifikasi Pendapatan Daerah 12. Inspektorat a. Program Penguatan Kelembagaan Perangkat Daerah b. Program Pengawasan Pemerintahan dan Pembangunan 13. Kecamatan a. Program Penataan Administrasi Kependudukan b. Program Penguatan Kelembagaan Perangkat Daerah c. Program Pengembangan Wilayah 14. Kelurahan a. Program Penguatan Kelembagaan Perangkat Daerah

60


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

15. Badan Kepegawaian Daerah a. Program Penguatan Kelembagaan Perangkat Daerah b. Peningkatan Kualitas Administrasi Kepegawaian c. Program Pembinaan dan Peningkatan Kualitas SDM Aparatur 16. Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Desa a. Program Penguatan Kelembagaan Perangkat Daerah b. Program Pemberdayaan kelembagaan Desa dan masyarakat c. Program Pemberdayaan Sosial Ekonomi Masyarakat 17. Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah a. Program Peningkatan dan Pengelolaan Sistem Administrasi Kearsipan b. Program Penguatan Kelembagaan Perangkat Daerah c. Program Pembinaan dan Pengembangan Perpustakaan 18. Dinas Pertanian, Perkebunan dan Kehutanan a. Program Pembangunan, Peningkatan, Rehabilitasi, dan Pemeliharaan Prasarana Irigasi dan Pengairan b. Program Penyediaan dan penyempurnaan Data dan Informasi Daerah c. Program Penguatan Kelembagaan Perangkat Daerah d. Program Peningkatan Produksi, Produktivitas, Mutu Produk Pertanian Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan e. Program Penyediaan dan Pengembangan Sarana Prasarana Produksi Pertanian Tanaman Pangan, Hortilkultura dan Perkebunan f. Program Perlindungan dan Konservasi SDA g. Program Peningkatan Produksi dan Kualitas Produk Kehutanan 19. Dinas Peternakan dan Perikanan a. Program Penyediaan dan penyempurnaan Data dan Informasi Daerah b. Program Penguatan Kelembagaan Perangkat Daerah c. Program Peningkatan Produksi, Produktivitas dan Mutu Produk Peternakan d. Program Kesehatan Masyarakat Veterinair e. Program Peningkatan Nilai Tambah, Daya Saing dan Pemasaran Produk Peternakan f. Program Peningkatan Produksi Perikanan Budidaya g. Program Peningkatan Daya Saing Produk Perikanan

61


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

h. Program Pengembangan dan Pengelolaan Perikanan Tangkap 20. Badan Pelaksana Penyuluhan dan Ketahanan Pangan a. Program Peningkatan Ketahanan Pangan b. Program Penguatan Kelembagaan Perangkat Daerah c. Program Pengembangan Penyelenggaraan Penyuluhan Pertanian d. Program Peningkatan Kualitas SDM dan Kelembagaan Petani 21. Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olah Raga a. Program Pelestarian dan Pengembangan Budaya b. Program Pembinaan dan Pemasyarakatan Olah Raga c. Program Pemberdayaan dan Pengembangan Pemuda d. Program Penguatan Kelembagaan Perangkat Daerah Program Pengembangan Destinasi dan Promosi Pariwisata

C. RENCANA ANGGARAN TAHUN 2013 Alokasi anggaran belanja langsung tahun 2013 yang dialokasikan untuk membiayai program-program prioritas yang langsung mendukung pencapaian sasaran-sasaran pembangunan adalah sebagai berikut : Tabel 2.3

Rencana Anggaran per Sasaran Strategis

No.

Sasaran

Anggaran

1

2

3

1

Terwujudnya

aparatur

pemerintah

daerah

yang

3,907,103,000

profesional, bersih, dan berwibawa agar dapat menjadi penggerak

pembangunan

daerah

dan

mampu

memberikan pelayanan yang prima kepada masyarakat. 2

Terwujudnya kelembagaan pemerintah daerah yang

5,733,823,000

mampu berfungsi secara efektif dan efisien, serta senantiasa mampu menjawab tuntutan kebutuhan dan dinamika lingkungan eksternal. 3

Terwujudnya pemerintahan akuntabel,

62

penyelenggaraan yang

memiliki

efektif,

efisien,

strategi

yang

administrasi transparan, jelas,

mampu

138,546,731,000


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

memberikan

arahan

penyelenggaraan pembangunan;

dan

supervisi

dalam

publik

dan

administrasi responsif

terhadap

berbagai

permasalahan, tuntutan, dan kebutuhan masyarakat; mampu bersikap dan bertindak profesional; serta mampu menggerakkan partisipasi rakyat, berkeadilan, dan menjunjung tinggi hak asasi manusia. 4

Meningkatnya ketenteraman dan ketertiban dalam

2,003,005,000

kehidupan masyarakat di segala bidang 5

Meningkatnya kesadaran sosial masyarakat, serta meningkatnya

pemahaman

dan

139,306,000

penghargaan

masyarakat terhadap hak asasi manusia (HAM). 6

Tersusunnya produk hukum daerah sesuai dengan

12,434,953,000

ketentuan peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi serta sesuai dengan kebutuhan dan tuntutan dinamika

sosial-ekonomi

guna

mewujudkan

ketenteraman dan ketertiban dalam masyarakat, serta meningkatkan akselerasi pembangunan. 7

Terwujudnya kehidupan politik yang sehat, demokratis,

12,434,953,000

dan dinamis, meningkatnya partisipasi politik rakyat, serta meningkatnya peran dan fungsi lembaga politik sehingga semakin mendorong efisiensi dan efektivitas penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan. 8

Meningkatnya kualitas manusia secara umum

9

Terkendalinya

laju

pertumbuhan

penduduk

0 dan

2,008,480,000

meningkatnya kesejahteraan keluarga. 10

Meningkatnya derajat kesehatan masyarakat.

13,133,676,000

11

Meningkatnya tingkat pendidikan masyarakat

59,363,681,000

12

Meningkatnya kesetaraan gender dan perlindungan

764,269,000

anak 13

63

Meningkatnya akses

masyarakat miskin terhadap

4,521,997,000


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

pelayanan sosial dasar dan pengembangan ekonomi keluarga 14

Terwujudnya masyarakat yang berkarakter tangguh,

4,064,342,000

kompetitif, dan bermoral tinggi, yang dicerminkan dengan

meningkatnya

kualitas

intelektual;

berkembangnya norma dan etika yang sesuai dengan nilai-nilai luhur agama;

kepribadian bangsa dan nilai-nilai

berkembangnya

budaya

baca

tulis;

meningkatnya toleransi dan kesetiakawanan sosial; serta berkembangnya semangat gotong royong sehingga dapat

terwujud

harmoni

dan

dinamika

dalam

kehidupan sosial. 15

Semakin kokohnya jatidiri dan kepribadian masyarakat

1,309,170,000

Purbalingga 16

Terwujudnya ketahanan dan kemandirian pangan yang

2,047,918,000

mampu dipertahankan pada tingkat aman dan dalam kualitas gizi yang memadai, serta tersedianya instrumen jaminan pangan sampai ke tingkat rumah tangga. 17

Semakin meningkat dan

meratanya pendapatan per

574,662,000

kapita riil masyarakat serta menurunnya angka pengangguran dan kemiskinan 18

Terbangunnya struktur perekonomian yang kokoh berlandaskan keunggulan komparatif dan keunggulan kompetitif

Kabupaten Purbalingga dengan sektor

pertanian dan sektor pariwisata sebagai basis aktivitas ekonomi

yang

dikelola

secara

efisien

guna

menghasilkan produk berkualitas dengan nilai tambah dan daya saing tinggi; terus meningkatnya peran sektor industri dan jasa dengan menghasilkan produk yang lebih berkualitas serta memiliki berdaya saing tinggi.

64

nilai tambah dan

24,049,456,000


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

19

Meningkatnya investasi swasta, baik dalam negeri

120,486,000

maupun asing, yang mampu menyerap tenaga kerja, mendorong

aktivitas

ekonomi

lokal,

dan

ramah

lingkungan, guna menyediakan lapangan kerja dengan tingkat upah memadai dan menanggulangi kemiskinan 20

Tersedianya infrastruktur yang memadai dan saling

182,461,928,000

terintegrasi 21

Meningkatnya kualitas perumahan dan permukiman

15,026,361,000

22

Terpenuhinya pasokan energi yang cukup untuk

2,400,762,000

memenuhi kebutuhan rumah tangga dan berbagai aktivitas sosial ekonomi 23

Terselenggaranya pelayanan telematika yang efisien dan

3,576,874,000

modern untuk mewujudkan masyarakat informasi. 24

Terjaganya fungsi dan daya dukung lingkungan hidup,

1,498,978,000

serta pulihnya kondisi dan fungsi lingkungan hidup yang mengalami degradasi akibat eksploitasi sumber daya alam dan dampak aktivitas sosial ekonomi masyarakat 25

Terpeliharanya kekayaan keragaman jenis dan kekhasan

2,286,017,000

sumber daya alam. 26

Meningkatnya kesadaran, sikap mental, dan perilaku

117,942,000

masyarakat dalam pengelolaan sumber daya alam dan pelestarian fungsi lingkungan hidup. 494,526,873,000

65


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

BAB 3 AKUNTABILITAS KINERJA Akuntabilitas kinerja adalah kewajiban untuk menyampaikan pertanggungjawaban atau untuk menjawab dan menerangkan kinerja dan tindakan seseorang/ badan hukum/ pimpinan kolektif organisasi suatu organisasi kepada pihak yang memiliki hak atau berkewenangan untuk meminta keterangan atau pertanggung jawaban secara tepat, jelas dan terukur. Untuk itu Pemerintah Kabupaten Purbalinga dalam memberikan pertanggung jawaban tersebut kepada yang memberikan amanah yaitu masyarakat dilaksanakan melalui media penyusunan Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) sebagai wujud pertanggungjawaban dalam mencapai misi dan tujuan instansi pemerintah serta dalam rangka perwujudan pemerintahan yang berdaya guna dan berhasil guna. Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pelaporan (LAKIP) Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013 disusun sesuai dengan ketentuan yang diamanatkan dalam Inpres Nomor 7 Tahun 1999 tentang Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah tanggal 15 Juni 1999, Keputusan Kepala LAN Nomor 239/IX/6/8/2003 tanggal 25 Maret 2003 tentang Perbaikan Pedoman Penyusunan Pelaporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah dan Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 29 Tahun 2010 tentang Penyusunan Penetapan Kinerja dan Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah. Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga tahun 2013 adalah memberikan gambaran penilaian tingkat pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) yang sesuai dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2011-2015 maupun yang tertuang dalam Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Tahun 2013 yang diukur melalui formulir Pengukuran Kinerja sesuai Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Publik Nomor 29 Tahun 2010.

66


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

A. PENGUKURAN KINERJA Pengukuran kinerja merupakan hal yang penting dalam manajemen kinerja. Oleh

karena

itu,

untuk

menentukan

tingkat

keberhasilan

penyelenggaraan

pemerintahan dan pembangunan perlu dilakukan pengukuran kinerja. Proses

pengukuran kinerja merupakan proses sistematis guna menilai suatu program atau kegiatan yang telah dilaksanakan sesuai dengan rencana atau tidak dan mencapai keberhasilan yang telah ditargetkan pada saat perencanaan atau tidak/ belum. Tujuan dari pengukuran kinerja adalah (1) mengetahui tingkat ketercapaian tujuan organisasi, (2) menyediakan sarana pembelajaran pegawai, (3) memperbaiki kinerja periode-periode berikutnya, (4) memberikan pertimbangan sistematik dalam pembuatan keputusan pemberian penghargaan dan hukuman,(5) memotivasi pegawai, (6) menciptakan akuntabilitas publik. Dalam mengukur tingkat keberhasilan atau kegagalan suatu instansi pemerintah sangat dibutuhkan adanya indikator kinerja yang jelas sebagai ukuran kuantitaif dan / atau kualitatif yang menggambarkan tingkat pencapaian suatu sasaran yang telah ditetapkan. Dengan adanya indikator kinerja, maka kinerja instansi pemerintah dapat diukur serta digunakan sebagai dasar untuk menilai tingkat kinerja dan sebagai bahan evaluasi untuk peningkatan kinerja selanjutnya. Tabel 3.1

Target Kinerja Tahun 2013

NO

SASARAN STRATEGIS

INDIKATOR KINERJA

TARGET 2013

1

2

3

8

1

Terwujudnya aparatur pemerintah

o

daerah yang profesional, bersih, dan

Menurunnya jumlah kasus pelanggaran disiplin PNS.

berwibawa agar dapat menjadi penggerak pembangunan daerah

(100% tertangani)

o

Meningkatnya

indek

dan mampu memberikan pelayanan

kepuasan

yang prima kepada masyarakat.

terhadap layanan publik. o

Menurunnya

masyarakat

auditor

Baik (76)

jumlah

temuan hasil pemeriksaan

67

Menurun

401 temuan


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

NO

SASARAN STRATEGIS

INDIKATOR KINERJA

TARGET 2013

1

2

3

8

2

Terwujudnya kelembagaan

o

Meningkatnya

pemerintah daerah yang mampu

SKPD

berfungsi secara efektif dan efisien,

Standar Pelayanan Minimal

serta senantiasa mampu menjawab

(SPM).

tuntutan kebutuhan dan dinamika

o

lingkungan eksternal.

yang

jumlah menerapkan

Meningkatnya SKPD

yang

jumlah memenuhi

kualifikasi Standar Nasional dan

-

Internasional

dalam

8 (delapan) SKPD

pelayanan publik. o

Terwujudnya

website

e-

procurement 3

Terwujudnya administrasi efektif,

penyelenggaraan pemerintahan

efisien,

o

yang

Tersedianya

dokumen

perencanaan pembangunan

transparan,

dan anggaran tepat waktu

akuntabel, memiliki strategi yang



Revisi RTRW

Ada

jelas, mampu memberikan arahan dan

supervisi

penyelenggaraan

(Perda

dalam

5/2011)

administrasi



RPJM

Ada

publik dan pembangunan; responsif

(Perda

terhadap berbagai permasalahan,

6/2011)

tuntutan,

dan

kebutuhan



masyarakat; mampu bersikap dan bertindak profesional; serta mampu

Dokumen

Ada dan tepat

Perencanaan Tahunan o

Meningkatnya

penggunaan input dalam

berkeadilan, dan menjunjung tinggi

pelaksanaan

hak asasi manusia.

pemerintah daerah. Meningkatnya

kegiatan kegiatan

tepat waktu, tepat mutu tepat sasaran dan manfaat. o

waktu

efisiensi

menggerakkan partisipasi rakyat,

o

Terwujudnya hasil audit dengan opini wajar tanpa

68

100%

100%

1.564 kegiatan WTP


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

NO

SASARAN STRATEGIS

INDIKATOR KINERJA

TARGET 2013

1

2

3

8

pengecualian 4

Meningkatnya ketenteraman dan ketertiban

dalam

o

kehidupan

masyarakat di segala bidang

Menurunnnya

Angka

kriminalitas o

Menurunnya

angka

pelanggaran perda o

Menurunnya kekerasan

0,8/10.000 500 kasus

tindak dan

dalam

konflik

kehidupan

11 Kasus

masyarakat 5

Meningkatnya

kesadaran

sosial

masyarakat,

serta

meningkatnya

pemahaman

dan

penghargaan

masyarakat

terhadap

hak

asasi

o

Meningkatnya

jumlah

kelompok

swadaya

masyarakat o

manusia (HAM).

Menurunnya kasus tindak kekerasan

dalam

masyarakat o

Menurunnya

kasus

trafficking 6

Tersusunnya produk hukum daerah

o

Peraturan

perundang-undangan yang lebih

kedaluarsa/

tinggi

dengan

sesuai

dengan

tidak

sesuai

yang lebih tinggi

serta

meningkatkan

akselerasi pembangunan. Terwujudnya yang

69

yang

sosial-ekonomi guna mewujudkan masyarakat,

7

Daerah

peraturan/perundangan o

sehat,

kehidupan demokratis,

kasus Tidak ada

jumlah

kebutuhan dan tuntutan dinamika ketenteraman dan ketertiban dalam

Tidak ada

kasus

Berkurangnya

sesuai dengan ketentuan peraturan serta

149

Tidak

adanya

hukum

yang

3

produk dibatalkan

Tidak ada

pemerintah pusat politik dan

o

Meningkatnya partisipasi

tingkat masyarakat

Pilgub 60%


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

NO

SASARAN STRATEGIS

INDIKATOR KINERJA

TARGET 2013

1

2

3

8

dinamis, meningkatnya partisipasi

dalam

Pemilu

politik rakyat, serta meningkatnya

Pemilu

Presiden,

peran dan fungsi lembaga politik

Gubernur, Pemilu Bupati

sehingga

semakin

efisiensi

dan

mendorong

o

efektivitas

Meningkatnya Peraturan

Pemilu jumlah

Daerah

penyelenggaraan pemerintahan dan

disusun

pembangunan.

prakarsa DPRD o

Legislatif,

yang

berdasarkan

Penetapan

APBD

tepat

waktu 8

Meningkatnya

kualitas

manusia

o

secara umum

Indeks

Pembangunan

Manusia o

Indeks

Pembangunan

Gender 9

Terkendalinya laju pertumbuhan penduduk

dan

o

meningkatnya

kesejahteraan keluarga.

Menurunnya

jumlah

keluarga pra sejahtera o

Menurunnya

laju

pertumbuhan penduduk o

Meningkatnya

jumlah

keluarga

norma

sesuai

keluarga kecil bahagia dan

Tidak ada Raperda Prakasa Tepat Waktu

73 69

75,766 KK 0,67

149.800

sejahtera 10

Meningkatnya

derajat kesehatan

o

masyarakat,

Meningkatnya

usia

harapan hidup o

Menurunnya

angka

kematian bayi o

Menurunnya

angka

kematian ibu melahirkan o

70

Menurunnya

presentase

70,45 10/1.000 KH 100/100.000 KH 1,4%


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

NO

SASARAN STRATEGIS

INDIKATOR KINERJA

TARGET 2013

1

2

3

8

gizi kurang o

Menurunnya

presentase

gizi buruk o

Meningkatnya pemberian asi ekslusif

o

0,16% 71%

Meningkatnya pertolongan persalinan

oleh

tenaga

97%

kesehatan 11

Meningkatnya tingkat pendidikan

o

masyarakat

Meningkatnya

Angka

melek huruf o

Meningkatnya

rata-rata

lama sekolah o

Meningkatnya

93,70% 7,32%

angka

partisipasi sekolah 

APM SD/MI/PAKET A

94,00%

APM SMP/MTs/PAKET B

75,00%

APM SMA/ SMK/ MA/ PAKET C

12

Meningkatnya kesetaraan gender

o

dan perlindungan anak

Meningkatnya

indeks

pembangunan gender o

Meningkatnya

indeks

pemberdayaan gender o

Menurunnya

40,00%

64,88 69

jumlah

tenaga kerja di bawah

0

umur o

Menurunnya kekerasan

kasus terhadap

Menurun

kasus

Menurun

perempuan o

71

Menurunnya


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

NO

SASARAN STRATEGIS

INDIKATOR KINERJA

TARGET 2013

1

2

3

8

kekerasan terhadap anak 13

Meningkatnya

akses

masyarakat

o

Meningkatnya

persentase

miskin terhadap pelayanan sosial

penyandang

dasar dan pengembangan ekonomi

kesejahteraan

keluarga

(PMKS) yang tertangani o

masalah sosial

Menurunnya

jumlah

rumah tangga miskin 14

Terwujudnya berkarakter dan

masyarakat tangguh,

bermoral

yang

o

kompetitif,

tinggi,

yang

Menurunya angka kasus kenakalan remaja

o

Menurunnya peggunaan

narkotika,

kualitas intelektual; berkembangnya

psikotropika,

dan

norma

adiktif lain (NAPZA)

dengan

etika

yang

nilai-nilai

sesuai luhur

o

kepribadian bangsa dan nilai-nilai agama;

berkembangnya budaya

Meningkatnya

kunjungan ke

dan kesetiakawanan sosial; serta

perpustakaan o

jumlah

Menurunnya

harmoni

kehidupan masyarakat

dalam

136 Organisasi

konflik

horisontal

dinamika

100 Kasus

55.000 orang

royong sehingga dapat terwujud dan

64 kasus

Meningkatnya angka

baca tulis; meningkatnya toleransi berkembangnya semangat gotong

zat

karangtaruna yang aktif o

21,39%

kasus

dicerminkan dengan meningkatnya dan

3%

dalam

0

kehidupan sosial. 15

Semakin

kokohnya

kepribadian

jatidiri

dan

o

masyarakat

Meningkatnya

jumlah

kelompok/paguyuban seni

Purbalingga

budaya tradisional o

Meningkatnya

kegiatan

pentas kesenian tradisional o

Terlaksananya peringatan hari-hari besar nasional

72

251

12 kali 9 Kegiatan


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

NO

SASARAN STRATEGIS

INDIKATOR KINERJA

TARGET 2013

1

2

3

8

o

Meningkatnya forum

lintas

kegiatan etnis

dan

agama

16

Terwujudnya

ketahanan

dan

o

Stabilnya angka inflasi

kemandirian pangan yang mampu

o

Meningkatnya daya beli

dipertahankan pada tingkat aman dan

dalam

memadai,

kualitas

gizi

yang

serta

tersedianya

Meningkatnya

pada

o

Ketersediaan

pangan

kg/kapita/tahun) o

Meningkatnya

pendapatan

per

masyarakat

serta

angka

kapita

riil

menurunnya

pengangguran

o

indeks

Meningkatnya pendapatan per kapita

o

dan

kg/kapita/tahu

44,1%

Rp. 6 Juta/th

Menurunnya kesenjangan pendapatan antar individu

kemiskinan.

165.890 n

konsumsi non pangan Semakin meningkat dan meratanya

230 sampel

makanan yang beredar utama (Normatif : 92,87

17

Rp. 640.000,-

uji

laboratorium

instrumen jaminan pangan sampai ke tingkat rumah tangga.

4 – 5%

masyarakat (PPP) o

10 Kegiatan

0,26

(indek Gini) o

Menurunnya kesenjangan ekonomi

antar

wilayah

0,44

(indek Williamson) o

Menurunnya

angka

pengangguran o

Menurunnya

angka

kemiskinan 18

Terbangunnya perekonomian

73

struktur yang

kokoh

o

Meningkatnya kesejahteraan petani yang

4.500 orang 22%

105


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

NO

SASARAN STRATEGIS

INDIKATOR KINERJA

TARGET 2013

1

2

3

8

berlandaskan komparatif

dan

keunggulan

ditandai

keunggulan

meningkatnya nilai tukar

kompetitif Kabupaten Purbalingga dengan sektor pertanian dan sektor

petani. o

pariwisata sebagai basis aktivitas ekonomi

yang

dikelola

secara

dengan

Meningkatnya investasi di sektor agribisnis

o

Menurunnya penggunaan

efisien guna menghasilkan produk

pupuk dan obat kimia di

berkualitas dengan nilai tambah

sektor pertanian

dan

daya

saing

tinggi;

terus

o

meningkatnya peran sektor industri dan

jasa dengan menghasilkan

Meningkatnya

angka

kunjungan wisata o

5%

Meningkatnya

6,5%

1.600.000

nilai

produk yang lebih berkualitas serta

tambah

memiliki nilai tambah dan berdaya

pendukung sektor wisata

saing tinggi.

(PDRB sektor hotel dan

sektor-sektor 16%

restauran ) o

Meningkatnya

proporsi

sektor industri dan jasa

0,2%

dalam PDRB o

Meningkatnya

jumlah

industri kecil 19

Meningkatnya investasi swasta, baik

o

dalam negeri maupun asing, yang mampu menyerap tenaga kerja, ramah

menyediakan

lingkungan,

guna

lapangan

kerja

o

jumlah

Meningkatnya

nilai

investasi PMA

74

Tersedianya

infrastruktur

o

Meningkatnya

Upah

Minimum Kabupaten o

yang

Rp. 35.000.000.0

Menurunnya

angka

pengangguran 20

24 Perusahaan

00

dengan tingkat upah memadai dan menanggulangi kemiskinan

industri

PMA

mendorong aktivitas ekonomi lokal, dan

Meningkatnya

43.147

o

Persentase panjang jalan

Rp. 896.500,4500 orang

710,201


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

NO

SASARAN STRATEGIS

INDIKATOR KINERJA

TARGET 2013

1

2

3

8

memadai dan saling terintegrasi

kabupaten yang beraspal

100%

Persentase jalan kabupaten

487,262

dalam kondisi baik

(68,61%)

o

Panjang jembatan

2.542,8 m

o

Meningkatnya luas lahan

o

beririgasi

teknis

dan

setengah teknis o

Jumlah

prasarana

pelayanan kesehatan

11.232,56ha 3.640,576ha PKD 204 unit, Pustu 48 Puskesmas 22 unit,

o

Jumlah

prasarana

pelayanan pendidikan

Ruang kelas SD/ MI 4388, SMP/ MTs 1287, SMA/SMK/MA 694 ruang kelas

21

Meningkatnya kualitas perumahan

o

Jumlah pasar tradisional

o

Menurunnya

dan permukiman

luasan

kawasan kumuh o

Menurunnya

persentase

rumah tidak layak huni o

Meningkatnya

rumah

tangga bersanitasi o

Meningkatnya

36

Tidak ada 4,4% turun (13.858) 70%

rumah

tangga yang menggunakan

90%

air bersih o

Meningkatnya cakupan air bersih perpipaan

75

43.000 SR


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

NO

SASARAN STRATEGIS

INDIKATOR KINERJA

TARGET 2013

1

2

3

8

o

Meningkatnya

cakupan

193,48 m3 /hr

layanan persampahan o

Tempat

pembuangan

sampah

per

satuan

penduduk 22

Terpenuhinya pasokan energi yang

o

cukup untuk memenuhi kebutuhan rumah

tangga

dan

berbagai

Terselenggaranya

o

Jumlah

rumah

tangga

pengguna kayu bakar pelayanan

o

Jumlah

desa

telematika yang efisien dan modern

terjangkau

untuk

telekomunikasi

mewujudkan

rasio

elektrifikasi

aktivitas sosial ekonomi 23

Meningkatnya

masyarakat

informasi.

layanan

Jumlah warung internet

o

Jumlah hot spot area di ruang publik Jumlah

jenis

0,16 m3/penduduk 98,41% Menurun

tidak

o

o

153 m3 /hr

pelayanan

publik secara online

0 106 11 27 : 1 Website Purbalingga, 22 sub domain, 1 sistem surat elektronik, LPSE

o

Persentase

instansi

pemerintah menggunakan

100%

teknologi informatika 24

Terjaganya fungsi dan daya dukung lingkungan hidup, serta pulihnya kondisi

dan

fungsi

lingkungan

o

Menurunnya luas lahan kritis 

hidup yang mengalami degradasi akibat eksploitasi sumber daya alam

76

Persentase lahan kritis di kawasan lindung



Presentase

Lahan

5% 15%


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

NO

SASARAN STRATEGIS

INDIKATOR KINERJA

TARGET 2013

1

2

3

8

dan

dampak

aktivitas

sosial

kritis

ekonomi masyarakat

di

kawasan

budidaya pertanian o

Menurunnya

tingkat

pencemaran udara, air dan

80%

tanah 25

Terpeliharanya keragaman

kekayaan

jenis

dan

o

keragaman

hayati (biodiversity index)

kekhasan

sumber daya alam.

Terjaganya

o

Jumlah

kasus

100 %

dan

persentase

penegakan

pelanggaran

perusakan

100%

lingkungan hidup 26

Meningkatnya

kesadaran,

sikap

o

Jumlah

dan

persentase

mental, dan perilaku masyarakat

perusahaan wajib AMDAL

dalam pengelolaan sumber daya

yang memiliki dokumen

alam

perencanaan

dan

pelestarian

fungsi

lingkungan hidup.

0

lingkungan

(AMDAL, UKL, UPL) o

Meningkatnya

kelompok

peduli lingkungan o

Menurunnya

penggalian

tambang tanpa ijin

Menurun 3,13% Dari luas 25,65ha

o

Menurunnya pencurian kayu

77

kasus

100%


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

B. EVALUASI DAN ANALISIS AKUNTABILITAS KINERJA Tabel 3.2

Evaluasi Pencapaian Sasaran

NO

SASARAN STRATEGIS

INDIKATOR KINERJA

Existing 2011

Existing 2012

TARGET 2013

Capaian 2013

1

2

3

4

5

6

7

1

Terwujudnya

aparatur

pemerintah

daerah

yang

profesional,

bersih,

dan

berwibawa

agar

menjadi

o

Menurunnya

jumlah

kasus

pelanggaran disiplin PNS.

dapat

penggerak

pelayanan

memberikan yang

- Hukuman Disiplin

Disiplin

Tk. Berat =14

tingkat berat =

Orang

9 org

- Hukuman Disiplin

pembangunan daerah dan mampu

- Hukuman

tk. Sedang = 9

Disiplin

Orang

tingkat sedang

prima

kepada masyarakat.

- Hukuman

Menurun (100% tertangani)

Hukuman Disiplin tingkat berat sebanyak 10 orang

= 1 org o

Meningkatnya indek kepuasan masyarakat terhadap layanan

Baik (74)

Baik (74)

Baik (76)

Baik (76)

506 (85%)

534

401 temuan

505 temuan

6 SKPD

13

-

-

publik. o

Menurunnya jumlah temuan hasil pemeriksaan auditor

2

Terwujudnya kelembagaan

78

o

Meningkatnya

jumlah

SKPD


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

NO

SASARAN STRATEGIS

INDIKATOR KINERJA

Existing 2011

Existing 2012

TARGET 2013

Capaian 2013

1

2

3

4

5

6

7

6 (enam)

8 (delapan)

SKPD

SKPD

100%

100%

100%

Ada

Ada

(Perda 5/2011)

(Perda 5/2011)

Ada

Ada

(Perda 6/2011)

(Perda 6/2011)

Ada dan tepat

Ada dan tepat

pemerintah daerah yang

yang

mampu berfungsi secara

Pelayanan Minimal (SPM).

efektif dan efisien, serta

o

menerapkan

Meningkatnya

Standar

jumlah

SKPD

senantiasa mampu menjawab

yang

tuntutan kebutuhan dan

Standar

dinamika lingkungan

Internasional dalam pelayanan

eksternal.

publik. o

memenuhi

kualifikasi

Nasional

Terwujudnya

dan

website

e-

procurement 3

Terwujudnya

o

Tersedianya

perencanaan pembangunan dan

administrasi

anggaran tepat waktu

yang

efektif,

transparan,

efisien,

Revisi RTRW

Ada dan Tepat

akuntabel,

memiliki strategi yang jelas,

Waktu 

RPJM

Ada dan Tepat

mampu memberikan arahan dan

79

supervisi

dalam

Belum ada

Waktu 

Dokumen

6 (enam) SKPD

dokumen

penyelenggaraan pemerintahan

6 SKPD

Perencanaan

Ada dan Tepat

Tidak ada Tidak ada Ada dan tepat


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

NO

SASARAN STRATEGIS

INDIKATOR KINERJA

Existing 2011

Existing 2012

TARGET 2013

Capaian 2013

1

2

3

4

5

6

7

Waktu

waktu

waktu

waktu

NA

90,16%

100%

94,97%

Tepat Waktu

98,86%

1.564 kegiatan

1.533 kegiatan

WDP

WDP

WTP

WDP

13%

0,8/10.000

0,8/10.000

Menurun

735

500 kasus

919 kasus

Menurun (2 kasus)

Menurun

11 Kasus

34 kasus

penyelenggaraan administrasi

Tahunan

publik

dan

o

Meningkatnya

pembangunan;

responsif

penggunaan

terhadap

berbagai

pelaksanaan

permasalahan, tuntutan, dan kebutuhan mampu

masyarakat; bersikap

o

dan

menggerakkan

partisipasi

input

dalam kegiatan

pemerintah daerah. Meningkatnya kegiatan tepat waktu, tepat mutu tepat sasaran

bertindak profesional; serta mampu

efisiensi

dan manfaat. o

rakyat,

berkeadilan, dan menjunjung

Terwujudnya

hasil

audit

dengan

wajar

tanpa

opini

pengecualian

tinggi hak asasi manusia. 4

Meningkatnya ketenteraman dan

ketertiban

kehidupan

o

dalam

masyarakat

di

Angka

kriminalitas o

segala bidang

Menurunnya

3/10.000 Penduduk

angka

pelanggaran perda o

80

Menurunnnya

Menurunnya tindak kekerasan


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

NO

SASARAN STRATEGIS

INDIKATOR KINERJA

Existing 2011

Existing 2012

TARGET 2013

Capaian 2013

1

2

3

4

5

6

7

dan konflik dalam kehidupan

14%

masyarakat 5

Meningkatnya sosial

kesadaran

masyarakat,

meningkatnya

o

serta

pemahaman

jumlah

kelompok swadaya masyarakat o

dan penghargaan masyarakat terhadap hak asasi manusia

Meningkatnya Menurunnya

kasus

tindak

kekerasan dalam masyarakat o

Menurunnya kasus trafficking

o

Berkurangnya jumlah Peraturan

(HAM). 6

Tersusunnya produk hukum daerah

sesuai

ketentuan

dengan

lebih

tinggi

serta

dengan

kebutuhan

tuntutan

dinamika

sesuai

yang

149

270

2 kasus

31 kasus

Tidak ada kasus

27 kasus

0

Tidak ada kasus

Tidak ada kasus

2

3

3

Tidak ada

Tidak ada

Tidak ada

yang

Tidak ada Perda yang kadaluarsa

lebih tinggi o

Tidak adanya produk hukum

sosial-

yang

ekonomi guna mewujudkan

pusat

81

dengan

peraturan/perundangan

sesuai dan

139

Daerah yang kedaluarsa/ tidak

peraturan

perundang-undangan

95

dibatalkan

pemerintah

Tidak ada

Tidak ada


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

NO

SASARAN STRATEGIS

INDIKATOR KINERJA

Existing 2011

Existing 2012

TARGET 2013

Capaian 2013

1

2

3

4

5

6

7

-

-

Pilgub

Pilgub

60%

59,02%

4

4

Tidak ada Raperda

Tidak ada Raperda

Prakasa

Prakasa

Tepat Waktu

Tepat Waktu

ketenteraman dan ketertiban dalam

masyarakat,

meningkatkan

serta

akselerasi

pembangunan. 7

Terwujudnya politik

kehidupan

yang

sehat,

dan

dinamis,

demokratis, meningkatnya politik

rakyat, lembaga

sehingga

o

politik

efisiensi

dan

penyelenggaraan

pemerintahan pembangunan.

82

dan

dan

tingkat

Pemilu

Legislatif,

Presiden,

Pemilu

Pemilu Gubernur,

Pemilu Bupati Meningkatnya

jumlah

Peraturan Daerah yang disusun

semakin

mendorong efektivitas

serta

peran

Meningkatnya

partisipasi masyarakat dalam

partisipasi

meningkatnya fungsi

o

berdasarkan prakarsa DPRD o

Penetapan APBD tepat waktu Tepat Waktu

Tepat Waktu


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

NO

SASARAN STRATEGIS

INDIKATOR KINERJA

Existing 2011

Existing 2012

TARGET 2013

Capaian 2013

1

2

3

4

5

6

7

8

Meningkatnya

kualitas

manusia secara umum

9

Terkendalinya

laju

o

Indeks Pembangunan Manusia

72,07

72,97

73

72,97

o

Indeks Pembangunan Gender

62,48

62,89

69

64,88

o

Menurunnya jumlah keluarga

74.645 KK

74,811

75,766 KK

74.161 KK

0,67%

0,67%

pertumbuhan penduduk dan meningkatnya kesejahteraan

pra sejahtera o

keluarga.

Menurunnya

laju

pertumbuhan penduduk

0,8% 0,56 2,14 (BPS)

o

Meningkatnya jumlah keluarga sesuai norma keluarga kecil

146.820

146.800

149.800

149.800

70,19

70,44

70,45

70,3

10,8/1000 KH

11

10/1.000 KH

11,3/1.000 KH

bahagia dan sejahtera 10

Meningkatnya

derajat

o

kesehatan masyarakat,

Meningkatnya usia harapan hidup

o

Menurunnya angka kematian bayi

83


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

NO

SASARAN STRATEGIS

INDIKATOR KINERJA

Existing 2011

Existing 2012

TARGET 2013

Capaian 2013

1

2

3

4

5

6

7

99,8/100.000 KH

136

100/100.000 KH

171/100.000 KH

1,12%

1,12%

1,4%

3,38%

0,15

0,15%

0,16%

0,11%

53,9%

53,9%

71%

58,7%

95,2%

95,20%

97%

98,96%

93,48%

N/A

93,70%

92,41%

7,18 tahun

N/A

7,32%

7.23%

o

Menurunnya angka kematian ibu melahirkan

o

Menurunnya presentase gizi kurang

o

Menurunnya presentase gizi buruk

o

Meningkatnya pemberian asi ekslusif

o

Meningkatnya persalinan

pertolongan oleh

tenaga

kesehatan 11

Meningkatnya

tingkat

o

pendidikan masyarakat

Meningkatnya Angka melek huruf

o

Meningkatnya rata-rata lama sekolah

o

Meningkatnya partisipasi sekolah

84

angka


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

NO

SASARAN STRATEGIS

INDIKATOR KINERJA

Existing 2011

Existing 2012

TARGET 2013

Capaian 2013

1

2

3

4

5

6

7

APM SD/MI/PAKET A

91,15%

86,61%

94,00%

87,29%

APM SMP/MTs/PAKET B

63,98%

50,50%

75,00%

70,32%

APM SMA/SMK/MA/PAKET

36,50%

36,02%

40,00%

41,18%

62,35

62,89

64,88

64,88

63,8

67,47

69

64,00

4%

0

0

11 (kasus)

11

Menurun

8

17 (kasus)

20

Menurun

18

C

12

Meningkatnya gender anak

dan

kesetaraan

o

perlindungan

Meningkatnya

indeks

pembangunan gender o

Meningkatnya

indeks

pemberdayaan gender o

Menurunnya jumlah tenaga kerja di bawah umur

o

Menurunnya kasus kekerasan terhadap perempuan

o

Menurunnya kasus kekerasan terhadap anak

85

30 Pekerja anak putus sekolah


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

NO

SASARAN STRATEGIS

INDIKATOR KINERJA

Existing 2011

Existing 2012

TARGET 2013

Capaian 2013

1

2

3

4

5

6

7

2,6%

0,82%

3%

2,24%

23,73%

22,58%

21,39%

21,19%

2 kasus

64

64 kasus

6 kasus

8 kasus

71 Kasus

100 Kasus

19 kasus

174 org

130 Organisasi

136 Organisasi

136 organisasi

56.314

52.750 orang

55.000 orang

40.078 orang

0

0

0

0

13

Meningkatnya

akses

o

Meningkatnya

masyarakat miskin terhadap

penyandang

pelayanan sosial dasar dan

kesejahteraan

pengembangan

yang tertangani

ekonomi

keluarga

o

persentase masalah sosial

(PMKS)

Menurunnya jumlah rumah tangga miskin

14

Terwujudnya

masyarakat

o

yang berkarakter tangguh, kompetitif, tinggi,

dan

yang

bermoral

meningkatnya

kualitas

intelektual;

o

86

dan

nilai-nilai

Menurunnya kasus peggunaan adiktif lain (NAPZA)

o

Meningkatnya

jumlah

karangtaruna yang aktif o

nilai-nilai luhur kepribadian bangsa

kasus

narkotika, psikotropika, dan zat

berkembangnya norma dan etika yang sesuai dengan

angka

kenakalan remaja

dicerminkan

dengan

Menurunya

Meningkatnya angka kunjungan ke perpustakaan

o

Menurunnya konflik horisontal


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

NO

SASARAN STRATEGIS

INDIKATOR KINERJA

Existing 2011

Existing 2012

TARGET 2013

Capaian 2013

1

2

3

4

5

6

7

210

98,93%

251

263

25 kali

87,66%

12 kali

15 kali

100%

17

9 Kegiatan

10 kegiatan

8 forum

10 Forum

10 Kegiatan

Etnis 4 kali

agama;

berkembangnya

budaya

baca

dalam kehidupan masyarakat

tulis;

meningkatnya toleransi dan kesetiakawanan sosial; serta berkembangnya

semangat

gotong

sehingga

royong

dapat terwujud harmoni dan dinamika dalam kehidupan sosial. 15

Semakin kokohnya jatidiri

o

Meningkatnya

jumlah

dan kepribadian masyarakat

kelompok/paguyuban

Purbalingga

budaya tradisional o

seni

Meningkatnya kegiatan pentas kesenian tradisional

o

Terlaksananya

peringatan

hari-hari besar nasional o

87

Meningkatnya kegiatan forum


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

NO

SASARAN STRATEGIS

INDIKATOR KINERJA

Existing 2011

Existing 2012

TARGET 2013

Capaian 2013

1

2

3

4

5

6

7

lintas etnis dan agama 16

Terwujudnya ketahanan dan

o

Stabilnya angka inflasi

kemandirian pangan yang

o

Meningkatnya

mampu dipertahankan pada tingkat aman dan dalam

daya

beli

masyarakat (PPP) o

kualitas gizi yang memadai, serta tersedianya instrumen

Agama 8 kali

Meningkatnya uji laboratorium pada makanan yang beredar

o

jaminan pangan sampai ke

Ketersediaan

pangan

(Normatif

tingkat rumah tangga.

:

utama 92,87

kg/kapita/tahun) o

Meningkatnya indeks konsumsi non pangan

17

Semakin

meningkat

dan

o

meratanya pendapatan per kapita riil masyarakat serta menurunnya

88

angka

Meningkatnya pendapatan per kapita

o

Menurunnya pendapatan

kesenjangan antar

individu

4,47%

4,09%

4 – 5%

9,57%

631.040,-

Rp. 636.000,-

Rp. 640.000,-

Rp. 638.410,-

115 sampel

225 sampel

230 sampel

150 sampel

144,748

157.146

165.890

169.420

kg/kapita/tahun

kg/kapita/tahun

kg/kapita/tahun

kg/kapita/tahun

Meningkat 1,04%

82,7

44,1%

44,9%

6,7 juta/th

Rp. 5,8 Juta/th

Rp. 6 Juta/th

Rp. 5.803.077,71

0.25

0,278

0,26

0,27 **


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

NO

SASARAN STRATEGIS

INDIKATOR KINERJA

Existing 2011

Existing 2012

TARGET 2013

Capaian 2013

1

2

3

4

5

6

7

0,46

0,45

0,44

0,49 **

3,82%

30,50%

4.500 orang

3.123 orang

24,57%

23%

22%

21,19%

107,8%

102

105

99,04

NA

5%

5%

N/A

25%

6,5%

7%

pengangguran

dan

kemiskinan.

(indek Gini) o

Menurunnya

kesenjangan

ekonomi antar wilayah (indek Williamson) o

Menurunnya

angka

pengangguran o

Menurunnya

angka

kemiskinan

18

Terbangunnya

struktur

o

Meningkatnya

kesejahteraan

perekonomian yang kokoh

petani yang ditandai dengan

berlandaskan

meningkatnya

keunggulan

komparatif dan keunggulan kompetitif

Kabupaten

pariwisata

89

dan sebagai

sektor basis

tukar

petani. o

Purbalingga dengan sektor pertanian

nilai

Meningkatnya

investasi

di

sektor agribisnis o

Menurunnya

penggunaan

pupuk dan obat kimia di sektor

0,5% (20.900 ton )


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

NO

SASARAN STRATEGIS

INDIKATOR KINERJA

Existing 2011

Existing 2012

TARGET 2013

Capaian 2013

1

2

3

4

5

6

7

1.507.707

1.021.253

1.600.000

1.458.513

15,63%

15,2%

16%

11%

Meningkat 1,5%

0,1%

0,2%

0,09%

38.080 industri

39.240 industri

43.147 industri

36.396 industri

21 perush.

2 Perusahaan

24 Perusahaan

26 Perusahaan

Rp.

Rp.

Rp.

35.800.000.000

35.000.000.000

29,581.601.000

67%

Rp. 896.500,-

Rp. 895.500,-

aktivitas

ekonomi

yang

dikelola secara efisien guna menghasilkan berkualitas tambah

pertanian o

produk dengan

nilai

daya

saing

dan

Meningkatnya

angka

kunjungan wisata o

Meningkatnya sektor-sektor

nilai

tambah

pendukung

tinggi; terus meningkatnya

sektor wisata (PDRB sektor

peran sektor industri dan jasa

hotel dan restauran)

dengan produk

menghasilkan yang

berkualitas

serta

o

lebih memiliki

Meningkatnya proporsi sektor industri dan jasa dalam PDRB

o

nilai tambah dan berdaya

Meningkatnya jumlah industri kecil

saing tinggi. 19

Meningkatnya

investasi

o

Meningkatnya jumlah PMA

swasta, baik dalam negeri

o

Meningkatnya nilai investasi

maupun asing, yang mampu menyerap

90

tenaga

kerja,

PMA o

Meningkatnya Upah Minimum

Rp.154.514.511.500 60,12%


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

NO

SASARAN STRATEGIS

INDIKATOR KINERJA

Existing 2011

Existing 2012

TARGET 2013

Capaian 2013

1

2

3

4

5

6

7

30,50%

4500 orang

3.123 orang

698,454

710,201

700,354 km

(98,345)

100%

(98,61%)

387,262

487,262

431,558

(54,52%)

(68,61%)

(60,77%)

2.542,8 m

2.542,8 m

2.500,8 m

11.232,56ha

11.232,56ha

11.232,68 ha

3.640,576ha

3.640,576ha

3.640,576 ha

PKD 204 unit,

PKD 204 unit,

PKD 189, Pustu

Pustu 48

Pustu 48

49, Puskesmas 22

mendorong aktivitas ekonomi lokal, dan ramah lingkungan,

Kabupaten o

guna menyediakan lapangan kerja dengan memadai

(Rp.765.000)

Menurunnya

angka

pengangguran

tingkat upah

3,82%

dan

menanggulangi kemiskinan 20

Tersedianya

infrastruktur

o

yang memadai dan saling terintegrasi

Persentase

panjang

jalan

kabupaten yang beraspal o

Persentase

jalan

kabupaten

dalam kondisi baik o

Panjang jembatan

o

Meningkatnya

96,93 % 44,82 % 2.504,8 m

luas

lahan

beririgasi teknis dan setengah

3.640,576 ha

teknis o

Jumlah prasarana pelayanan PKD 187, Puskesmas kesehatan

91

22 Unit.


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

NO

SASARAN STRATEGIS

INDIKATOR KINERJA

Existing 2011

Existing 2012

TARGET 2013

Capaian 2013

1

2

3

4

5

6

7

Puskesmas 22

Puskesmas 22 unit,

unit, o

Jumlah prasarana pelayanan pendidikan

Ruang kelas SD/

Ruang kelas SD/

Ruang kelas SD/

MI 4.217, SMP/

MI 4388, SMP/

MI 4477, SMP/

MTs 1287,

MTs 1287,

MTs 1398,

SMA/SMK/MA

SMA/SMK/MA 694

SMA/SMK/MA 796

694 ruang kelas

ruang kelas

ruang kelas

34

19

36

19

Tidak ada

Tidak ada

Tidak ada

Tidak ada

6,98%

4,4% turun

(turun 1.216)

(13.858)

86%

61,3%

70%

74,89%

80,60%

86,7%

90%

98,48%

MI 4388, SMP/ MTs 1267 SMA/SMK/MA 641 ruang kelas

21

Meningkatnya

kualitas

o

Jumlah pasar tradisional

o

Menurunnya luasan kawasan

perumahan dan permukiman

kumuh o

Menurunnya persentase rumah tidak layak huni

o

Meningkatnya rumah tangga bersanitasi

o

Meningkatnya rumah tangga yang menggunakan air bersih

92

4,12%

4,7%


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

NO

SASARAN STRATEGIS

INDIKATOR KINERJA

Existing 2011

Existing 2012

TARGET 2013

Capaian 2013

1

2

3

4

5

6

7

27.825 SR

29.110SR

43.000 SR

44.349 SR

150,2m3/hr

152 m3 /hr

153 m3 /hr

152,50 m3/hr

193,48 m3/hr

193,48 m3 /hr

193,48 m3 /hr

194,90 m3/hr

0,16 m3/penduduk

0,16 m3/penduduk

o

Meningkatnya

cakupan

air

bersih perpipaan o

Meningkatnya

cakupan

layanan persampahan o

Tempat pembuangan sampah per satuan penduduk

22

Terpenuhinya

pasokan

o

energi yang cukup untuk memenuhi kebutuhan rumah

Meningkatnya

rasio

elektrifikasi o

tangga dan berbagai aktivitas

Jumlah

rumah

N/A

0,26 3

m /penduduk

56,8%

98,40%

98,41%

98,41%

NA

Menurun

Menurun

Menurun

0

0

0

0

84

106

106

106

6

8

11

13

tangga

pengguna kayu bakar

sosial ekonomi 23

Terselenggaranya pelayanan

o

telematika yang efisien dan

Jumlah desa tidak terjangkau layanan telekomunikasi

modern untuk mewujudkan

o

Jumlah warung internet

masyarakat informasi.

o

Jumlah hot spot area di ruang publik

93


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

NO

SASARAN STRATEGIS

INDIKATOR KINERJA

Existing 2011

Existing 2012

TARGET 2013

Capaian 2013

1

2

3

4

5

6

7

27 : 1 Website

25 (1 Website

Purbalingga, 22

Purbalingga, 22

sub domain, 1

sub domain, 1

sistem surat

sistem surat

elektronik, LPSE

elektronik, LPSE)

o

Jumlah jenis pelayanan publik secara online 3

o

Persentase instansi pemerintah menggunakan

teknologi

informatika

24

Terjaganya fungsi dan daya dukung lingkungan hidup,

o

lingkungan

hidup



Persentase lahan kritis di kawasan lindung



kawasan

akibat

pertanian

94

sumber

100%

100%

100%

4%

7,66%

5%

7%

1%

21,34%

15%

17%

Presentase Lahan kritis di

yang mengalami degradasi eksploitasi

100%

Menurunnya luas lahan kritis

serta pulihnya kondisi dan fungsi

25

budidaya


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

NO

SASARAN STRATEGIS

INDIKATOR KINERJA

Existing 2011

Existing 2012

TARGET 2013

Capaian 2013

1

2

3

4

5

6

7

daya

alam

aktivitas

dan

dampak

sosial

o

ekonomi

tanah

Terpeliharanya keragaman

tingkat

pencemaran udara, air dan

masyarakat

25

Menurunnya

kekayaan jenis

o

(biodiversity index)

dan

kekhasan sumber daya alam.

Terjaganya keragaman hayati

o

Udara : 8/8 (100%) Dibawah ambang

Dibawah ambang

batas

batas (50%)

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

6/6 (100%)

80%

Air : 36/45 (80%) Tanah 0%

Jumlah kasus dan persentase penegakan

pelanggaran

perusakan lingkungan hidup 26

Meningkatnya

kesadaran,

o

Jumlah

dan

sikap mental, dan perilaku

perusahaan

masyarakat

yang

pengelolaan

dalam sumber

daya

lingkungan hidup.

wajib

memiliki

perencanaan

alam dan pelestarian fungsi

AMDAL

Amdal: 2 (100%)

dokumen

UKL/UPL:75

lingkungan

(500%)

(AMDAL, UKL, UPL) o

Meningkatnya peduli lingkungan

95

persentase

kelompok

5

Amdal : 2 (100%) UKL/UPL : 20

Amdal : 0 0

SPPL : 64

(100%) 3 LSM

UKL/UPL : 19

-

13 kelompok


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

NO

SASARAN STRATEGIS

INDIKATOR KINERJA

Existing 2011

Existing 2012

TARGET 2013

Capaian 2013

1

2

3

4

5

6

7

Menurun

Menurun

Menurun 3,13%

Menurun 2,9%

Dari luas 25,65ha

(25,65 ha)

Menurun

100%

100%

100%

o

Menurunnya

penggalian

tambang tanpa ijin o

Menurunnya kasus pencurian kayu

96


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

Sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada publik dan untuk menjamin kualitas penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik, maka diperlukan evaluasi akuntabilitas kinerja sektor publik secara periodik. Meskipun evaluasi akuntabilitas dalam Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) merupakan Self assessment, setidak-tidaknya memberikan gambaran kondisi kinerja yang dapat digunakan sebagai data pengawasan/pengendalian dan peningkatan kualitas kinerja. Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) Kabupaten Purbalingga Tahun 2013 adalah pelaporan pencapaian target-target dari sasaran yang telah ditetapkan dalam RPJMD 2010-2015 untuk tahun ketiga yang diukur dengan indikator-indikator kinerja yang bersifat outcome (utamanya) yang telah disusun berdasarkan arah kebijakan yang dijabarkan ke dalam program-program kegiatankegiatan sesuai sumber daya input dan potensi serta kemampuan daerah. Mendasarkan kepada ruang lingkup evaluasi dan analisa akuntabilitas kinerja tersebut, capaian kinerja Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013 dapat dikemukakan sebagai berikut yang dikelompokkan berdasarkan misi yang ingin diwujudkan. Selanjutnya pengukuran kinerja terhadap indikator kinerja yang telah dicapai pada tahun 2013 yang membandingkan antara target dan realisasi pada Indikator Kinerja Utama (IKU) dan Indikator sasaran per Sasaran Strategis adalah sebagai berikut : Misi Pertama “Mewujudkan Tata Kelola Pemerintahan yang Baik “ Sasaran Pertama

: Terwujudnya aparatur pemerintah daerah yang profesional, bersih,

dan

berwibawa

agar

dapat

menjadi

penggerak

pembangunan daerah dan mampu memberikan pelayanan yang prima kepada masyarakat a.

Menurunnya jumlah kasus pelanggaran disiplin PNS. Realisasi

capaian

indikator

kinerja

Menurunnya

jumlah

kasus

pelanggaran disiplin PNS tahun 2013 sebesar 10 kasus atau 76,90 % dari target yang ditentukan. Capaian tersebut sama dari capaian tahun 2012 yaitu sebesar 10

97


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

kasus. Target akhir yang ditetapkan pada tahun 2015 adalah 100% tertangani. Tahun 2013 merupakan tahun ketiga dari pelaksanaan RPJMD Kabupaten Purbalingga Tahun 2010-2015. Kasus pelanggaran disiplin PNS masih banyak terjadi dikarenakan tingkat kesadaran dan kepatuhan terhadap peraturan disiplin PNS yang relative masih kurang, sehingga upaya yang dilakukan untuk mengatasi masalah tersebut yaitu dengan meningkatkan kesadaran dan kepatuhan PNS terhadap peraturan disiplin PNS melalui sosialisasi dan pembinaan PNS secara berkala dan berkesinambungan. Tabel 3.3

Capaian Kinerja Menurunnya jumlah kasus pelanggaran disiplin PNS Tahun 2013

INDIKATOR KINERJA Menurunnya kasus

TARGET 2013

Capaian

Capaian

2013

%

jumlah - Hukuman

pelanggaran

disiplin PNS.

Existing 2012

76,90

Disiplin tingkat berat = 9 org - Hukuman Disiplin tingkat

Hukuman Menurun

Disiplin

(100%

tingkat berat

tertangani)

sebanyak 10 orang

sedang = 1 org

b.

Meningkatnya indek kepuasan masyarakat terhadap layanan publik. Realisasi capaian indikator kinerja Meningkatnya Indek Kepuasan Masyarakat Terhadap Layanan Publik Tahun 2013 adalah Baik (76) atau 100% dari target yang ditentukan. Capaian tersebut lebih baik dibandingkan dari capaian tahun 2012 yaitu sebesar Baik (74). Target akhir yang ditetapkan pada tahun 2015 adalah meningkat. Tahun 2013 merupakan tahun ketiga dari pelaksanaan RPJMD Kabupaten Purbalingga Tahun 2010-2015. Perbandingan capaian Meningkatnya Indek Kepuasan Masyarakat Terhadap Layanan Publik Tahun 2012 terhadap target akhir 2013 sebesar 100%. Oleh karena itu kinerja Meningkatnya Indek Kepuasan Masyarakat Terhadap Layanan Publik selalu dikur oleh setiap SKPD di Lingkungan

98


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

Pemerintah Kabupaten Purbalingga yang mempunyai fungsi pelayanan kepada masyarakat setiap tahunnya. Tabel 3.4

Capaian Kinerja Meningkatnya indek kepuasan masyarakat terhadap layanan publik Tahun 2013

INDIKATOR KINERJA Meningkatnya kepuasan

Existing 2012

TARGET 2013

Baik (74)

Baik (76)

Capaian

Capaian

2013

%

Baik (76)

100

indek masyarakat

terhadap layanan publik.

c.

Menurunnya jumlah temuan hasil pemeriksaan auditor. Realisasi capaian indikator kinerja Menurunnya jumlah temuan hasil pemeriksaan auditor tahun 2013 sebesar 401 temuan atau 79,40 % dari target yang ditentukan. Capaian tersebut lebih baik dari capaian tahun 2012 yaitu sebesar 534 temuan. Target akhir yang ditetapkan pada tahun 2015 adalah menurun tiap tahunnya. Hal tersebut dikarenakan adanya permasalahan antara lain : 1. Objek pemerinkasaan atau entitas belum sepenuhnya melaksanakan sistem pengendalian intern secara efektif. 2. Dalam pengelolaan dan penatausahaan keuangan daerah belum sepenuhnya mengacu pada Standar Akuntansi Pemerintah (SAP). Langkah-langkah yang ditempuh untuk mengatasi permasalahan tersebut antara lain : 1. Obyek pemeriksaan atau entitas agar melaksanakan sistem pengendalian intern dengan baik dan benar. 2. Dalam pengelolaan dan penatausahaan keuangan mengacu pada Standar akuntansi Pemerintah (SAP). Tabel 3.5

Menurunnya Jumlah Temuan Hasil Pemeriksaan Auditor Tahun 2013

INDIKATOR KINERJA Menurunnya

99

jumlah

Existing 2012

TARGET 2013

534

401 temuan

Capaian

Capaian

2013

%

505

79,40


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013 temuan

hasil

temuan

pemeriksaan auditor

Sasaran kedua

: Terwujudnya kelembagaan pemerintah daerah yang mampu berfungsi secara efektif dan efisien serta senantiasa mampu menjawab tuntutan kebutuhan dan dinamika lingkungan eksternal.

a.

Meningkatnya jumlah SKPD yang menerapkan Standar Pelayanan Minimal (SPM). Realisasi capaian indikator kinerja Meningkatnya jumlah SKPD yang menerapkan Standar Pelayanan Minimal (SPM) tahun 2013 sebesar tidak ada atau 100% dari target yang ditentukan. SPM bidang dasar sudah seluruhnya diterapkan oleh Pemerintah Kabupaten Purbalingga pada tahun 2012, sebanyak 12 bidang dasar yang diampu oleh : 1. Bidang Kesehatan oleh Dinas Kesehatan; 2. Bidang Pendidikan Dasar oleh Dinas Pendidikan; 3. Bidang Ketenagakerjaan oleh Dinsosnakertrans; 4. Bidang Sosial oleh Dinsosnakertrans; 5. Bidang Pemerintahan Dalam Negeri oleh BPBD, Satpol PP dan Dinpendukcapil; 6. Bidang Keluarga Berencana dan Keluarga Sejahtera oleh BKBPP; 7. Bidang Layanan terpadu bagi perempuan dan anak korban kekerasan oleh BKBPP; 8. Bidang Pekerjaan Umum Penataan Ruang oleh DPU; 9. Bidang Perumahan Rakyat oleh Bappeda; 10. Bidang Ketahanan Pangan oleh BPPKP; 11. Bidang Kesenian oleh Dinbudparpora; 12. Bidang Perhubungan oleh Dinhubkominfo; 13. Bidang Komunikasi dan Informatika oleh Dinhubkominfo; 14. Bidang Lingkungan Hidup oleh BLH. Sehingga untuk tahun 2013 tidak ada penambahan jumlah SKPD pengampu bidang dasar sebelum ada penembahan bidang dasar dari kementerian pusat.

100


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

Tabel 3.6

Meningkatnya jumlah SKPD yang menerapkan Standar Pelayanan Minimal (SPM) Tahun 2013

INDIKATOR KINERJA Meningkatnya

TARGET

Capaian

Presentase

2012

2013

2013

%

13

-

-

100

jumlah

SKPD yang menerapkan Standar

Existing

Pelayanan

Minimal (SPM)

b.

Meningkatnya jumlah SKPD yang memenuhi kualifikasi Standar Nasional dan Internasional dalam pelayanan publik. Realisasi capaian indikator kinerja Meningkatnya jumlah SKPD yang memenuhi kualifikasi Standar Nasional dan Internasional dalam pelayanan publik tahun 2013 sebesar 6 SKPD atau 75% dari target yang ditentukan. Capaian tersebut sama dari capaian tahun 2012 yaitu sebesar 6. Target akhir yang ditetapkan pada tahun 2015 adalah 8 SKPD. Tabel 3.7

Meningkatnya jumlah SKPD yang memenuhi kualifikasi Standar Nasional dan Internasional dalam pelayanan publik Tahun 2013

INDIKATOR KINERJA Meningkatnya

Existing

TARGET

Capaian

Presentase

2012

2013

2013

%

6

8

6

75

jumlah

SKPD yang memenuhi kualifikasi Nasional Internasional

Standar dan dalam

pelayanan publik

c.

Terwujudnya website e-procurement. Realisasi capaian indikator kinerja Terwujudnya website e-procurement tahun 2013 sebanyak 1 program yaitu SPSE (Sistem Pengadaan barang dan jasa

101


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

elektronik) atau 100% dari target yang ditentukan. Capaian tersebut sama capaian tahun 2012 yaitu sebanyak 100%. Penggunaan SPSE tahun 2011 untuk pengadaan barang/ jasa diatas 100 juta, sedangkan tahun 2013 untuk pengadaan barang/ jasa diatas 200 juta. Semua pengadaan barang/ jasa yang melalui penyedia/ swakelola wajib diumumkan melalui SIRUP (Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan. Kendala yang dihadapi adalah pada saat lelang yang pelaksanaannya dan pengiriman berkas dari penyedia lelang secara bersama-sama karena waktunya terbatas maka dalam penerimaan akan mengalami keterlambatan. Tabel 3.8

Terwujudnya website e-procurement Tahun 2013

INDIKATOR KINERJA Terwujudnya website e-

procurement

Sasaran Ketiga

Existing

TARGET

2012

2013

100%

100%

Capaian

Capaian 2013

%

100%

100

: Terwujudnya penyelenggaraan administrasi pemerintahan yang efektif, efisien, transparan, akuntabel, memiliki strategi yang jelas, mampu

memberikan

penyelenggaraan

arahan

administrasi

dan publik

supervisi dan

dalam

pembangunan;

responsif terhadap berbagai permasalahan, tuntutan, kebutuhan

masyarakat;

mampu

bersikap

dan

dan

bertindak

profesional; serta mampu menggerakkan partisipasi rakyat, berkeadilan, dan menjunjung tinggi hak asasi manusia. a.

Tersedianya dokumen perencanaan pembangunan dan anggaran tepat waktu. Realisasi capaian indikator kinerja Tersedianya dokumen perencanaan pembangunan dan anggaran tepat waktu tahun 2013 sebesar ada dokumen atau 100% dari target yang ditentukan. Capaian tersebut sama dengan capaian tahun 2012 yaitu sebesar ada dokumen. Target akhir yang ditetapkan pada tahun 2015 adalah ada dokumen.

102


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

Tabel 3.9

Tersedianya dokumen perencanaan pembangunan dan anggaran tepat waktu Tahun 2013

INDIKATOR KINERJA Tersedianya

Existing

TARGET

Capaian

Presentase

2012

2013

2013

%

ada

ada

ada

99,78

dokumen

perencanaan pembangunan

dan

anggaran tepat waktu

b.

Meningkatnya efisiensi penggunaan input dalam pelaksanaan kegiatan pemerintah daerah. Realisasi capaian indikator kinerja Meningkatnya efisiensi penggunaan input dalam pelaksanaan kegiatan pemerintah daerah tahun 2013 adalah 94,97% atau 94,97% dari target yang ditentukan. Capaian tersebut lebih baik dari capaian tahun 2012 yaitu sebesar 90,16%. Target akhir yang ditetapkan pada tahun 2015 ditargetkan meningkat setiap tahunnya. Jumlah pengadaan barang/ jasa secara elektronik untuk tahun 2013 sebanyak 313 kegiatan. Tetapi yang dilelang melalui ULP/ LPSE hanya sebanyak 208 kegiatan. Sehingga kegiatan yang tidak dilelang melalui ULP sebanyak 105 kegiatan. Hal ini desebabkaan karena adanya pemberlakuan Perpres 70 Tahun 2012 dimana semula wajib melalui ULP// LPSE sebesar Rp. 100 juta keatas berubah menjadi sebesar Rp. 200 juta keatas. Tabel 3.10

Meningkatnya efisiensi penggunaan input dalam pelaksanaan kegiatan pemerintah daerah Tahun 2013

INDIKATOR KINERJA Meningkatnya penggunaan

TARGET

Capaian

Capaian

2012

2013

2013

%

90,16%

100%

94,97%

94,97

efisiensi input

pelaksanaan pemerintah daerah

103

Existing

dalam kegiatan


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

c.

Meningkatnya kegiatan tepat waktu, tepat mutu tepat sasaran dan tepat manfaat. Realisasi capaian indikator kinerja Meningkatnya kegiatan tepat waktu, tepat mutu tepat sasaran dan tepat manfaat tahun 2013 adalah 1.533 kegiatan atau 98,02% dari target yang ditentukan. Capaian tersebut lebih rendah dari capaian tahun 2012 yaitu sebesar 98,86%. Target akhir yang ditetapkan pada tahun 2015 adalah meningkat setiap tahunnya. Ada 8 kegiatan yang putus kontrak. Itu dikarenakan kontraktor tidak dapat melaksanakan pekerjaan sesuai jadwal yang telah ditetapkan dalam dokumen kontrak. Tabel 3.11

Meningkatnya kegiatan tepat waktu, tepat mutu tepat sasaran dan tepat manfaat Tahun 2013

INDIKATOR KINERJA

Existing

TARGET

Capaian

Capaian

2012

2013

2013

%

1.564

1.556

kegiatan

kegiatan

Meningkatnya kegiatan tepat waktu, tepat mutu tepat sasaran dan tepat manfaat

d.

98,86%

98,02

Terwujudnya hasil audit dengan opini wajar tanpa pengecualian. Realisasi capaian indikator kinerja Terwujudnya hasil audit dengan opini wajar tanpa pengecualian tahun 2013 WDP atau 75% dari target yang ditentukan. Capaian tersebut sama dengan capaian tahun 2012 yaitu sebesar WDP. Target akhir yang ditetapkan pada tahun 2015 adalah WTP. Hal ini disebabkan BPK RI masih menemukan adanya kelemahan sistem pengendalian intern dalam Penyusunan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten Purbalingga dan 1uga menemukan adanya ketidakpatuhan terhadap ketentuan Peraturan Perundang-undangan dalam pengelolaan keuangan daerah. Langkah yang ditempuh untuk mengatasi permasalahan tersebut yaitu Pemerintah Kabupaten Purbalingga dalam menyajikan Laporan Keuangan Daerah dengan memperhatikan kesesuaian laporan keuangan dengan Standar Akuntansi Pemerintah (SAP), kecukupan pengungkapan, kepatuhan terhadap Peraturan Perundang-undangan dan efektifitas sistem pengendalian intern.

104


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

Tabel 3.12

Terwujudnya hasil audit dengan opini wajar tanpa pengecualian Tahun 2013

INDIKATOR KINERJA

Existing

TARGET

Capaian

Capaian

2012

2013

2013

%

WDP

WTP

WDP

75

Terwujudnya hasil audit dengan opini wajar tanpa pengecualian

Misi Kedua : Sasaran Mewujudkan Purbalingga yang Aman, Damai, Tertib, dan Demokratis Berlandaskan Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) Sasaran Kesatu

: Meningkatnya ketenteraman dan ketertiban dalam kehidupan masyarakat di segala bidang.

a.

Menurunnya angka kriminalitas. Realisasi capaian indikator kinerja Menurunnya angka kriminalitas tahun 2013 sebesar 0,8/10.000 kasus atau 100% dari target yang ditentukan. Capaian tersebut menurun dari capaian tahun 2012 yaitu sebesar 13%. Target akhir yang ditetapkan pada tahun 2015 menurun setiap tahunnya. Terciptanya rasa aman dan terwujudnya stabilitas keamanan, ketentraman, melalui penertiban hukum terhadap ketentuan pidana perda, serta mendukung berbagai aktifitas masyarakat, dan mewujudkan rasa aman guna menekan angka kriminalitas,

melalui

Program

Peningkatan

Keamanan,

Ketertiban

dan

Perlindungan Masyarakat. Tabel 3.13

Menurunnya angka kriminalitas Tahun 2013

INDIKATOR KINERJA Menurunnya kriminalitas

105

angka

Existing

TARGET

Capaian

Presentase

2012

2013

2013

%

13%

0,8/10.000

0,8/10.000

100


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

b.

Menurunnya angka pelanggaran perda. Realisasi capaian indikator kinerja Menurunnya angka kriminalitas tahun 2013 sebesar 919 kasus atau 54,40% dari target yang ditentukan. Capaian tersebut menurun dari capaian tahun 2012 yaitu sebesar 735 kasus. Target akhir yang ditetapkan pada tahun 2015 menurun setiap tahunnya. Tabel 3.14

Menurunnya angka pelanggaran Perda Tahun 2013

INDIKATOR KINERJA Menurunnya

angka

pelanggaran perda

c.

Existing

TARGET

Capaian

Presentase

2012

2013

2013

%

735

500 kasus

919 kasus

54,40

Menurunnya tindak kekerasan dan konflik dalam kehidupan masyarakat Realisasi capaian indikator kinerja Menurunnya tindak kekerasan dan konflik dalam kehidupan masyarakat tahun 2013 sebesar 34 kasus atau 35% dari target yang ditentukan. Kasus-kasus tindak kekerasan dan konflik di masyarakat terjadi karena beberapa faktor antara lain faktor ekonomi, faktor sosial dan budaya, faktor kesadaran hukum dari masyarakat yang masih kurang, faktor masih lemahnya pengawasan yang dilakukan oleh aparat. Upaya yang dilakukan untuk menurunkan tindak kekerasan dan konflik dalam kehidupan masyarakat adalah: a. Mengoptimalkan fungsi intelijen yang ada pada masing – masing unsur baik dari TNI, Polri, Kejaksaan dan unsur lainnya yang di koordinasikan Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik pada Komunitas Intelijen Daerah (KOMINDA). b. Memberikan penyuluhan – penyuluhan masalah hukum melalui forum yang dibentuk oleh Pemerintah Kabupaten melalui Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik Kab. Purbalingga seperti Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM), Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Forum Pembauran Etnis, Forum Komunikasi Kesatuan Bangsa dan kegiatan – kegiatan lainnya yang dapat menyadarkan masyarakat tentang arti daripada kerukunan sehingga bisa menekan angka tindak kekerasan dan konflik yang ada di masyarakat.

106


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

Tabel 3.15

Menurunnya tindak kekerasan dan konflik dalam kehidupan masyarakat Tahun 2013

INDIKATOR KINERJA Menurunnya

Existing 2012

tindak

kekerasan dan konflik dalam kehidupan masyarakat

Sasaran Kedua

Menurun 14%

TARGET

Capaian

Capaian

2013

2013

%

11 Kasus

34 kasus

35

: Meningkatnya kesadaran sosial masyarakat, serta meningkatnya pemahaman dan penghargaan masyarakat terhadap hak asasi manusia (HAM)

a.

Meningkatnya jumlah kelompok swadaya masyarakat. Realisasi capaian indikator kinerja Meningkatnya jumlah kelompok swadaya masyarakat tahun 2013 sebanyak 166 terdiri dari Ormas : 82, LSM : 46 dan 14 OKP, Yayasan : 24 atau 113,70% dari target yang ditentukan. Capaian tersebut lebih baik dari capaian tahun 2012 yaitu sebanyak 139 organisasi. Capaian tahun 2013 sudah mencapai target akhir yang ditetapkan pada tahun 2015 sebanyak 139 organisasi. Kebebasan berserikat, berkumpul dan mengeluarkan pendapat merupakan bagian dari hak asasi manusia dalam kehidupan berbangsa dan bernegara dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia yang dijamin oleh Undang – Undang Dasar Republik Indonesia Tahun 1945. Keberadaan Ormas diatur dalam Undang – Undang Nomor 17 Tahun 2013 dimana Ormas harus berbadan hukum atau mendapatkan Surat Keterangan Terdaftar dari Pemerintah Pusat, Provinsi maupun Kabupaten, dimana Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Purbalingga adalah SKPD yang ditunjuk untuk mengatur, membina Organisasi Masyarakat yang ada di kabupaten dan sekaligus mengeluarkan Surat Keterangan Terdaftar bagi Ormas berbadan hukum dengan mengacu pada Undang – Undang Nomor 17 Tahun 2013.

107


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

Tabel 3.16

Meningkatnya jumlah kelompok swadaya masyarakat Tahun 2013

INDIKATOR KINERJA Meningkatnya kelompok

Existing

TARGET

2012

2013

Capaian 2013

jumlah

Capaian %

166

swadaya

139

masyarakat

149

(Ormas : 82, LSM : 46 dan 14 OKP,

113,70

Yayasan : 24)

b.

Menurunnya kasus tindak kekerasan dalam masyarakat. Realisasi capaian indikator kinerja Menurunnya kasus tindak kekerasan dalam masyarakat tahun 2013 sebanyak 27 kasus atau 40% dari target yang ditentukan. Capaian tersebut menurun dibandingkan dengan capaian tahun 2012 yaitu sebanyak 31 kasus. Target akhir yang ditetapkan pada tahun 2015 adalah menurun setiap tahunnya. Data tersebut merupakan kerjasama dari Bagian Hukum dan HAM Setda dengan tim harapan. Upaya yang dilakukan adalah dengan melakukan penyuluhan hukum kepada masyarakat. Tabel 3.17

Menurunnya kasus tindak kekerasan dalam masyarakat Tahun 2013

INDIKATOR KINERJA Menurunnya

Existing

TARGET

2012

2013

kasus

tindak kekerasan dalam

31 kasus

masyarakat

c.

Tidak ada kasus

Capaian 2013

27 kasus

Capaian % 40

Menurunnya kasus trafficking. Realisasi capaian indikator kinerja Menurunnya kasus trafficking tahun 2013 adalah 2 kasus atau 50% dari target yang ditentukan. Capaian tersebut menurun dari capaian tahun 2012 yaitu sebesar tidak ada kasus. Target akhir yang ditetapkan pada tahun 2015 adalah tidak ada kasus trafficking di Purbalingga. Semakin majunya teknologi informasi maka akan berpengaruh pada tingkat pergaulan pada seseorang. Terutama semakin mudahnya mengakses internet khususnya media sosial. Upaya yang dilakukan untuk mengatasi kasus trafiking

108


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

yang terjadi di Purbalingga adalah melakukan pendampingan untuk memulihkan trauma yang dialami oleh korban, penjemputan dari kasus itu terjadi dan perulangannya. Tabel 3.18

Menurunnya kasus trafficking Tahun 2013

INDIKATOR KINERJA Menurunnya kasus trafficking

Sasaran Ketiga

Existing

TARGET

Capaian

Capaian

2012

2013

2013

%

Tidak ada

Tidak ada

kasus

kasus

2

50

: Tersusunnya produk hukum daerah sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi serta sesuai dengan kebutuhan dan tuntutan dinamika sosial-ekonomi guna mewujudkan ketenteraman dan ketertiban dalam masyarakat, serta meningkatkan akselerasi pembangunan

a.

Berkurangnya jumlah Peraturan Daerah yang kedaluarsa/tidak sesuai dengan peraturan/perundangan yang lebih tinggi. Realisasi capaian indikator kinerja Berkurangnya jumlah Peraturan Daerah yang kedaluarsa/tidak sesuai dengan peraturan/perundangan yang lebih tinggi sebanyak 3 Perda atau 100% dari target yang ditentukan. Pada tahun 2013 tidak ada perda yang kadaluarsa. Pada tahun2013 ada beberapa Perda yang tidak sesuai dengan Undangundang yang terbaru. Dengan adanya Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah maka ada 3 Perda yang disesuaikan dengan UU Nomor 28 Tahun 2009 adalah Perda Retribusi RPH, Retribusi Penjualan Produksi Usaha Daerah dan Retribusi Persampahan/ Kebersihan.

109


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

Tabel 3.19

Berkurangnya jumlah Peraturan Daerah yang kedaluarsa/tidak sesuai dengan peraturan/perundangan yang lebih tinggi Tahun 2013

INDIKATOR KINERJA Berkurangnya

Existing

TARGET

2012

2013

Capaian 2013

Capaian %

jumlah

Peraturan Daerah yang kedaluarsa/tidak

sesuai

dengan peraturan/perundangan

Tidak ada Perda yang

3

3

100

kadaluarsa

yang lebih tinggi

b.

Tidak adanya produk hukum yang dibatalkan pemerintah pusat Realisasi capaian indikator kinerja Tidak adanya produk hukum yang dibatalkan pemerintah pusat tahun 2013 tidak ada yang dibatalkan atau 100% dari target yang ditentukan. Capaian Tahun 2013 tidak ada yang dibatalkan. Itu disebabkan karena tidak adanya produk hukum yang bertentangan dengan peraturan yang lebih tinggi. Tabel 3.20

Tidak adanya produk hukum yang dibatalkan pemerintah pusat Tahun 2013

INDIKATOR KINERJA Tidak

adanya

Existing

TARGET

2012

2013

Tidak ada

Tidak ada

Capaian 2013

Capaian %

produk

hukum yang dibatalkan

Tidak ada

100

pemerintah pusat

Sasaran Keempat

: Terwujudnya kehidupan politik yang sehat, demokratis, dan dinamis,

meningkatnya

partisipasi

politik

rakyat,

serta

meningkatnya peran dan fungsi lembaga politik sehingga semakin mendorong efisiensi dan efektivitas penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan

110


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

a.

Meningkatnya tingkat partisipasi masyarakat dalam Pemilu Legislatif, Pemilu Presiden, Pemilu Kepala Daerah. Realisasi capaian indikator kinerja Meningkatnya tingkat partisipasi masyarakat dalam Pemilu Legislatif, Pemilu Presiden, Pemilu Kepala Daerah tahun 2013 adalah Pilgub 59,02% atau 98,37 % dari target yang ditentukan. Capaian tahun 2012 tidak mentargetkan capaian kinerja dikarenakan tidak adanya pesta demokrasi di Kabupaten Purbalingga. Target akhir yang ditetapkan pada tahun 2015 adalah rata-rata partisipasi masyarakat pada setiap pesta demokrasi adalah 80% dari total pemilih yang ada di Kabupaten Purbalingga. Beberapa upaya sudah dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Purbalingga melalui Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik Kab. Purbalingga selaku Desk Pemilu Legislatif serta Pemilu Presiden dan Wakil Presiden yaitu dengan melaksanakan sosialisasi kepada pemilih pemula yang melibatkan kurang lebih 200 pemilih pemula dari perwakilan kecamatan yang ada di Kabupaten Purbalingga. Melaksanakan pemantauan terhadap tahapan – tahapan penyelenggaraan Pemilu, memberikan informasi ataupun penyuluhan terkait pentingnya partisipasi masyarakat pada setiap kesempatan. Tabel 3.21

Capaian Kinerja Meningkatnya tingkat partisipasi masyarakat dalam Pemilu Legislatif, Pemilu Presiden, Pemilu Kepala Daerah Tahun 2013

INDIKATOR KINERJA Meningkatnya partisipasi

Existing 2012

TARGET 2013

Capaian

Capaian

2013

%

tingkat

masyarakat

dalam Pemilu Legislatif, Pemilu Presiden, Pemilu

-

Pilgub

Pilgub

60%

59,02%

98,37

Kepala Daerah

b.

Meningkatnya jumlah Peraturan Daerah yang disusun berdasarkan prakarsa DPRD. Realisasi capaian indikator kinerja Meningkatnya jumlah Peraturan Daerah yang disusun berdasarkan prakarsa DPRD tahun 2013 yaitu tidak ada Raperda Prakarsa atau 100% dari target yang ditentukan. Capaian tersebut sama dari

111


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

capaian tahun 2012 yaitu tidak ada Raperda Prakarsa. Target akhir yang ditetapkan pada tahun 2015 adalah selalu ada pengusulan dari DPRD. Hal ini disebabkan karena agenda kegiatan DPRD pada tahun 2013 sudah cukup padat. Itu dikarenakan adanya penetapan Wakil Bupati Purbalingga menjadi Bupati Purbalingga yang menggantikan Bupati Purbalingga yang terpilih menjadi Wakil Gubernur Jawa Tengah. Tabel 3.22

Capaian Kinerja Meningkatnya jumlah Peraturan Daerah yang disusun berdasarkan prakarsa DPRD Tahun 2013

INDIKATOR KINERJA Meningkatnya

2013

%

Tidak ada

Tidak ada

Tidak ada

Raperda

Raperda

Raperda

Prakasa

Prakasa

Prakasa

jumlah

berdasarkan

prakarsa DPRD

c.

Capaian

TARGET 2013

Peraturan Daerah yang disusun

Capaian

Existing 2012

100

Penetapan APBD tepat waktu Realisasi capaian indikator kinerja Penetapan APBD tepat waktu tahun 2013 sebesar tepat waktu atau 100% dari target yang ditentukan. Capaian tersebut sama dengan capaian tahun 2012 yaitu sebesar tepat waktu. Target akhir yang ditetapkan pada tahun 2015 adalah tetap waktu. Tabel 3.23

Capaian Kinerja Penetapan APBD tepat waktu Tahun 2013

INDIKATOR KINERJA Penetapan waktu

APBD

tepat

Existing

TARGET

Capaian

Presentase

2012

2013

2013

%

Tepat waktu

100

Tepat waktu

Tepat waktu

Misi Ketiga : Sasaran Mewujudkan Masyarakat Purbalingga yang Semakin Berkualitas, Berakhlak Mulia, Beretika, serta Memiliki Jatidiri Dan Semangat Nasionalisme.

112


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

Sasaran Kesatu

: Meningkatnya Kualitas Manusia Secara Umum

a. Indeks Pembangunan Manusia Realisasi capaian indikator kinerja Indeks Pembangunan Manusia tahun 2013 sebesar 62,97% atau 86,97% dari target yang ditentukan. Capaian tersebut menurun dari capaian tahun 2012 yaitu sebesar 72,80%. Tabel 3.24

Capaian Kinerja Indeks Pembangunan Manusia Tahun 2013

INDIKATOR KINERJA Indeks

Pembangunan

Manusia

Existing

TARGET

Capaian

Presentase

2012

2013

2013

%

72,80

73

62,97

86,26

Indeks Pembangunan Manusia (IPM) merupakan indikator untuk mengetahui tiga dimensi pokok pembangunan manusia yang mencerminkan status kemampuan dasar penduduk, meliputi: Angka Usia Harapan Hidup (AHH) untuk mengukur peluang hidup; rata-rata lama sekolah dan angka melek huruf untuk mengukur status tingkat pendidikan penduduk; serta pengeluaran rill per kapita untuk mengukur akses terhadap sumberdaya untuk mencapai standar hidup layak. Perkembangan IPM Kabupaten Purbalingga dalam kurun waktu tahun 2008-2012 menunjukkan peningkatan dari sebesar 70,89 pada tahun 2008 menjadi 72,97 pada tahun 2012. Kondisi ini menunjukkan bahwa terjadi peningkatan kualitas hidup penduduk Kabupaten Purbalingga dalam hal pendidikan, kesehatan dan pengeluaran belanja untuk memenuhi kebutuhan hidup layak. Tabel 3.25

Indeks Pembangunan Manusia Kabupaten Purbalingga Tahun 2008 – 2012

113

Tahun

Nilai IPM

2008

70,89

2009

71,51


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013 2010

72,07

2011

72,5

2012

72,97

2013

73,5 *

IPM Kabupaten Purbalingga merupakan peringkat ke-22 dari 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah). Perbandingan capaian IPM Kabupaten Purbalingga dengan Kabupaten/kota di Jawa Tengah dapat dilihat pada grafik berikut: Gambar 3.1

Perbandingan Tingkat Pengangguran Terbuka Kabupaten Purbalingga 12.2

dengan Kabupaten/Kota di Jawa Tengah tahun 2012 12 10 8 6 4

3.28 3.4 3.6 3.66 3.66 3.76 4.2 4.33 4.47 4.52 4.82 4.88 4.88 5.06 5.07 5.14 5.37 5.79 5.8 5.82 5.85 5.9 5.98 6 6.05 6.07 6.34 6.69 7.4 7.44 8.2 8.44 8.49 8.71

14

2 0

Sumber : Badan Pusat Statistik

b. Indeks Pembangunan Gender Realisasi capaian indikator kinerja Indeks Pembangunan Gender tahun 2013 sebesar 64,88 atau 94,02 % dari target yang ditentukan. Capaian tersebut meningkat dari capaian tahun 2012 yaitu sebesar 62,89%. Tabel 3.26

Capaian Kinerja Indeks Pembangunan Gender Tahun 2013

INDIKATOR KINERJA Indeks Gender

114

Pembangunan

Existing

TARGET

Capaian

Presentase

2012

2013

2013

%

62,89

69

64,88

94,02


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

Indeks Pembangunan Gender (IPG) merupakan indeks pencapaian kemampuan dasar pembangunan manusia yang sama seperti IPM dengan memperhitungkan ketimpangan gender. IPG dapat digunakan untuk mengetahui kesenjangan pembangunan manusia antara laki-laki dan perempuan. Kesetaraan gender terjadi apabila nilai IPM sama dengan nilai IPG. Perkembangan IPG Kabupaten Purbalingga dalam kurun waktu lima tahun menunjukkan peningkatan dari sebesar 61,35 pada tahun 2008 menjadi sebesar 63,43 pada tahun 2012. Peningkatan IPG ini menunjukkan bahwa kualitas sumberdaya manusia perempuan di Kabupaten Purbalingga semakin membaik, khususnya pada bidang pendidikan, kesehatan, dan pendapatan. Gambar 3.2 Indeks Pembangunan Gender Kabupaten Purbalingga Tahun 2008 – 2012 64 63.5 63 62.5 62 61.5 61 60.5 60 2008

IPG

Kabupaten

2009

Purbalingga

2010

2011

menempati peringkat ke-26 dari 35

kabupaten/kota di Jawa Tengah, seperti terlihat pada grafik berikut:

115

2012


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013 Gambar 3.3

Perbandingan Indeks Pembangunan Gender Kabupaten Purbalingga dengan kabupaten/kota di Jawa Tengah Tahun 2012

90.00 80.00 70.00 60.00 40.00 30.00 20.00

55.56 56.98 57.22 57.71 58.52 58.75 59.67 60.27 60.72 63.43 63.93 64.23 64.44 64.48 64.50 65.02 65.38 65.52 65.95 66.16 67.23 67.79 68.84 69.41 70.01 70.16 70.18 71.33 71.81 72.67 72.98 74.09 74.57 75.05 76.76

50.00

10.00 Brebes Grobogan Wonosobo Kebumen Jepara Pekalongan Cilacap Batang Tegal Purbalingga Banjarnegara Pemalang Kota Tegal Kota Pekalongan Pati Banyumas Rembang Blora Kendal Purworejo Sragen Wonogiri Boyolali Magelang Demak Karanganyar Klaten Kudus Sukoharjo Temanggung Kota Semarang Semarang Kota Magelang Kota Salatiga Kota Surakarta

0.00

Sumber: Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan BPS

Sasaran kedua

: Terkendalinya laju pertumbuhan penduduk dan meningkatnya kesejahteraan keluarga

a.

Menurunnya jumlah keluarga pra sejahtera. Realisasi capaian indikator kinerja Menurunnya jumlah keluarga pra sejahtera tahun 2013 adalah 74.161 KK atau 102,16% dari target yang ditentukan. Capaian tersebut lebih baik dari capaian tahun 2012 yaitu sebesar 74.811 KK. Target akhir yang ditetapkan pada tahun 2015 menurun setiap tahunnya. Rata-rata penurun keluarga pra sejahtera menjadi keluarga sejahtera berkisar 0,5% s.d 1,3%. Adapun data jumlah keluarga pra sejahtera adalah :

116


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

Gambar 3.4

jumlah keluarga pra sejahtera

100000 82785

86598

80000

80074

76915

71915 74645

60000

74161

40000 20000 0 2007

2008

2009

2010

2011

2012

2013

Adapun kendala yang dihadapi antara lain belum semua kelompok BKB terintegrasi dengan PAUD dan pelayanan KB melalui kegiatan sosial dengan diberi sembako. Upaya yang dilakukan oleh pemerintah antara lain : 1. Mengadakan plesterisasi rumah keluarga pra sejahtera; 2. Meningkatkan kelauargaa pra sejahtera dengan UPPKS; 3. Meningkatkan kepesertaan KB pada keluarga pra sejahtera secara gratis; 4. Mengikutsertakan keluarga pra sejahtera dalam kegiatan BKB terintegrasi dengan posyandu dan PAUD. Tabel 3.27

Capaian Kinerja Menurunnya jumlah keluarga pra sejahtera Tahun 2013

INDIKATOR KINERJA Menurunnya

jumlah

keluarga pra sejahtera

b.

Existing

TARGET

Capaian

Capaian

2012

2013

2013

%

74,811

75,766 KK

74.161 KK

102,16

Menurunnya laju pertumbuhan penduduk. Realisasi capaian indikator kinerja Menurunnya laju pertumbuhan penduduk tahun 2013 adalah 0,67% atau 100% dari target yang ditentukan. Capaian tersebut lebih baik dari capaian tahun 2012 yaitu sebesar 0,8%. Target akhir yang ditetapkan pada tahun 2015 menurun setiap tahunnya. Laju pertumbuhan penduduk (LPP) dapat diukur dengan rumus :

117


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

Tujuannya adalah menekan dan mengendalikan kelahiran melalui alat kontrasepsi dan menurunkan angka kematian ibu dan anak saat melahirkan. Kendala yang dihadapi dalam menurunkan laju pertumbuhan penduduk antara lain : 1) Akseptor lebih suka memilih alat kontrasepsi hormonal sehingga pencapaian MKJP (Metode Kontrasepsi Jangka Panjang) masih rendah. 2) Partisipasi laki-laki dalam ber KB masih rendah. 3) Masyarakat dan keluarga belum memahami Pendidikan Anak Usia Dini. 4) Produktifitas lansia masih dipandang sudah tidak produktif lagi. 5) Keluarga remaja masih belum memahami mengenai generasi muda berencana (GENRE). 6) Akses modal dan pemasaran dikelompok UPPKS masih rendah. Upaya yang dilakukan untuk menurunkan laju pertumbuhan penduduk adalah : 1) Meningkatkan kepesertaan KB; 2) Meningkatkan keaktifan peserta KB lama; 3) Meningkatkan advokasi dan informasi melalui media massa untuk kelompok perorangan dalam rangka melembagaan norma keluarga kecil bahagia dan sejahtera (NKKBS); 4) Melaksanakan program pembangunan keluarga melalui ketahanan keluarga melalui BKB, BKR, BKL; 5) Meningkatkan pemberdayaan keluarga melalui kegiatan UPPKS. Tabel 3.28

Capaian Kinerja Menurunnya laju pertumbuhan penduduk Tahun 2013

INDIKATOR KINERJA Menurunnya pertumbuhan penduduk

laju

Existing

TARGET

Capaian

Capaian

2012

2013

2013

%

0,67%

0,67%

102,16

0,8% 2,14 (BPS)

Menurut data BPS laju pertumbuhan penduduk di Kabupaten Purbalingga tahun 2013 sebesar 927.017 jiwa mengalami peningkatan dibandingkan tahun

118


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

2011 sebesar 863.391 jiwa. Laju pertumbuhan penduduk naik rata-rata 2.500 jiwa pada setiap kecamatannya. Tabel 3.29

Laju Pertumbuhan Penduduk Menurut Kecamatan di Kabupaten Purbalingga

Kecamatan 1

Tahun 2011

2012

2013

2

3

4

Kemangkon

53.077

54.134

58,094

Bukateja

66.431

67.784

70,779

Kejobong

42.831

43.801

47,588

Pengadegan

35.698

36.464

36,684

Kaligondang

56.256

57.418

58,341

Purbalingga

56.384

57.467

57,913

Kalimanah

50.611

51.899

54,007

Padamara

39.994

41.245

43.060

Kutasari

55.679

56.905

56,660

Bojongsari

56.166

57.528

56.102

Mrebet

66.327

67.799

73.302

Bobotsari

47.279

48.282

51.016

Karangreja

39.854

40.692

43.870

Karangjambu

23.721

24.318

24.706

Karanganyar

34.503

35.179

37.428

Kertanegara

30.380

30.952

33.556

Karangkoncol

50.339

51.075

55.551

Rembang

57.861

58.709

68.360

863.391

881.831

927.017

Jumlah

Sumber : Purbalingga Dalam Angka Tahun 2013

119


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

Gambar 3.5

Laju Pertumbuhan Penduduk Menurut Kecamatan di Kabupaten Purbalingga

80000 70000 60000 50000 40000

2011

30000

2012

20000

2013

10000 Rembang

Karangkoncol

Kertanegara

Karanganyar

Karangjambu

Karangreja

Bobotsari

Mrebet

Bojongsari

Kutasari

Padamara

Kalimanah

Purbalingga

Kaligondang

Pengadegan

Kejobong

Bukateja

Kemangkon

0

Sumber : Purbalingga Dalam Angka Tahun 2013 c.

Meningkatnya jumlah keluarga sesuai norma keluarga kecil bahagia dan sejahtera. Realisasi capaian indikator kinerja Meningkatnya jumlah keluarga sesuai norma keluarga kecil bahagia dan sejahtera tahun 2013 adalah 149.800 atau 100% dari target yang ditentukan. Capaian tersebut meningkat dari capaian tahun 2012 yaitu sebesar 146.800. Target akhir yang ditetapkan pada tahun 2015 adalah meningkat setiap tahunnya. Kendala yang dihadapi untuk mencapai jumlah keluarga sesuai norma keluarga kecil bahagia dan sejahtera antara lain : 1) Masih belum diterimanya oleh kelompok masyarakat atau golongan tertentu; 2) Keikutsertaan masyarakat dalam program ketahan keluarga masih rendah; 3) Informasi pendidikan reproduksi sehat untuk anak dan remaja dipandang masih tabu. Upaya yang dilakukan untuk mencapai jumlah keluarga sesuai norma keluarga kecil bahagia dan sejahtera antara lain : 1) Peningkatan kepesertaan KB gbagi pasangan usia subur (PUS) melalui MUVAR (Muda Usia Varitas Rendah);

120


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

2) Mengikutsertakan GENRE bagi remaja dalam rangka menaikan usia kawin pertama; 3) Mengikutsertakan keluarga dalam kegiatan BKB, BKR dan BKL; 4) Meningkatkan KIE dan advokasi melalui media massa dalam rangka melembagakan NKKBS. Tabel 3.30

Capaian Kinerja Meningkatnya jumlah keluarga sesuai norma keluarga kecil bahagia dan sejahtera Tahun 2013

INDIKATOR KINERJA Meningkatnya

Existing

TARGET

Capaian

Presentase

2012

2013

2013

%

146.800

149.800

149.800

100

jumlah

keluarga sesuai norma keluarga kecil bahagia dan sejahtera

Sasaran Kedua a.

: Meningkatnya derajat kesehatan masyarakat

Meningkatnya usia harapan hidup. Realisasi capaian indikator kinerja Meningkatnya usia harapan hidup tahun 2013 sebesar 70,30% atau 79,40 % dari target yang ditentukan. Capaian tersebut menurun dari capaian tahun 2012 yaitu sebesar 70,44%. Target akhir yang ditetapkan pada tahun 2015 adalah 70,60. Tabel 3.31

Capaian Kinerja Meningkatnya usia harapan hidup Tahun 2013

INDIKATOR KINERJA Meningkatnya usia harapan hidup

b.

Existing

TARGET

Capaian

Presentase

2012

2013

2013

%

70,44

70,45

70,30

99,78

Menurunnya angka kematian bayi. Realisasi capaian indikator kinerja Menurunnya angka kematian bayi tahun 2013 sebesar 11,3/1.000 KH atau 88,50% dari target yang ditentukan.

121


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

Capaian tersebut menurun dari capaian tahun 2012 yaitu sebesar 11/1.000 KH. Target akhir yang ditetapkan pada tahun 2015 adalah 8/1.000 KH. Factor-faktor yang mempengaruhi terhadap pencapainnya adalah faktor akseptabilitas dan tenaga medis terampil. Oleh karena itu upaya yang dilakukan antara lain aadanya penyediaan fasilitas sarana kesehatan yang memadai, peningkatan ketrampilan tenaga medis dan peningkatan pelayanan kesehatan dasar dan rujukan. Tabel 3.32

Capaian Kinerja Menurunnya angka kematian bayi Tahun 2013

INDIKATOR KINERJA Menurunnya kematian bayi

c.

angka

Existing

TARGET

Capaian

Presentase

2012

2013

2013

%

10/1.000

11,3/1.000

KH

KH

11/1.000 KH

88,50

Menurunnya angka kematian ibu melahirkan. Realisasi capaian indikator kinerja Menurunnya angka kematian ibu melahirkan tahun 2013 sebesar 171/100.000 KH atau 58,50% dari target yang ditentukan. Capaian tersebut menurun dari capaian tahun 2012 yaitu sebesar 136/100.000 KH. Target akhir yang ditetapkan pada tahun 2015 adalah 102/100.000 KH. Masih tingginya kematian ibu melahirkan dikarenakan berbagai hal. Sebagian besar kematian ibu melahirkan disebabkan karena pendarahan Post

Partum, kompilasi penyakit degenerative dan kehamilan beresiko tinggi. Upaya yang dilakukan terhadap kasus tersebut adalah Refleksi Diskusi Kasus, Penerapan SOP kegawatdaruratan obstetric dan monitoring pelayanan ANC serta melakukan konsultasi dengan dokter obsgyn serta peningkatan pelayanan kesehatan rujukan.

122


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

Tabel 3.33

Capaian Kinerja Menurunnya angka kematian ibu melahirkan Tahun 2013

INDIKATOR KINERJA Menurunnya kematian

angka ibu

melahirkan

d.

Existing

TARGET

Capaian

Presentase

2012

2013

2013

%

136/100.000 100/100.000 KH

KH

171/100.000

58,50

KH

Menurunnya presentase gizi kurang. Realisasi capaian indikator kinerja Menurunnya presentase gizi kurang tahun 2013 sebesar 3,38% atau 41,50% dari target yang ditentukan. Capaian tersebut menurun dari capaian tahun 2012 yaitu sebesar 1,12%. Prevalensi gizi kurang 3,38% masih dibawah indikator SPM dan MDGs, namun demikian ada peningkatan kasus. Hal ini disebabkan karena rendahnya partisipasi masyarakat di Posyandu dan faktor-faktor lain termasuk perilaku dalam deteksi dini tumbuh kembang bayi dan balita. Upaya yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Purbalingga adalah dengan program pencegahan dan penanggulangan masalah KEP, AGB, KVA dan kekurangan zat gizi mikro. Tabel 3.34

Capaian Kinerja Menurunnya presentase gizi kurang Tahun 2013

INDIKATOR KINERJA Menurunnya presentase gizi kurang

e.

Existing

TARGET

Capaian

Presentase

2012

2013

2013

%

1,12%

1,4%

3,38%

41,5

Menurunnya presentase gizi buruk. Realisasi capaian indikator kinerja Menurunnya presentase gizi buruk tahun 2013 sebesar 0,11% atau 145,50% dari target yang ditentukan. Capaian tersebut meningkat dari capaian tahun 2012 yaitu sebesar 0,15%. Target akhir yang ditetapkan pada tahun 2015 adalah tidak ada kasus gizi buruk di Kabupaten Purbalingga. Prevalensi gizi kurang 3,38% masih dibawah indikator SPM dan MDGs. Angka ini menunjukan tren menurun dikarenakan tidak adanya kasus gizi buruk

123


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

baru karena adanya program perbaikan gizi masyarakat dengan memberikan paket PMT, perawatan gizi buruk dan pembinaan keluarga sadar gizi. Masih adanya kasus gizi buruk disebabkan karena adanya faktor resiko yaitu penyakit penyerta berupa kelainan kongenital. Tabel 3.35

Capaian Kinerja Menurunnya presentase gizi buruk Tahun 2013

INDIKATOR KINERJA Menurunnya presentase gizi buruk

f.

Existing

TARGET

Capaian

Presentase

2012

2013

2013

%

0,15%

0,16%

0,11%

145,50

Meningkatnya pemberian asi ekslusif. Realisasi capaian indikator kinerja Meningkatnya pemberian asi ekslusif tahun 2013 sebesar 58,70% atau 62,68% dari target yang ditentukan. Capaian tersebut meningkat dari capaian tahun 2012 yaitu sebesar 53,90%. Target akhir yang ditetapkan pada tahun 2015 adalah meningkat setiap tahunnya. Capaian asi ekslusif belum memenuhi target karena banyak faktor yang sulit dikendalikan, antara lain faktor ekonomi dan faktor social budaya serta norma social yang sulit untuk dihilangkan. Hal ini yang sudah dilakukan adalah akselerasi pemanfaatan ASI dengan peningkatan kesadaran melalui pembinaan kadarzi, gerakan sadar gizi dan revitalisasi posyandu. Tabel 3.36

Capaian Kinerja Meningkatnya pemberian asi ekslusif Tahun 2013

INDIKATOR KINERJA Meningkatnya pemberian asi ekslusif

g.

Existing

TARGET

Capaian

Presentase

2012

2013

2013

%

53,90%

71%

58,70%

62,68

Meningkatnya pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan Realisasi capaian indikator kinerja Meningkatnya pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan tahun 2013 sebesar 98,96% atau 102,02% dari target yang ditentukan. Capaian tersebut meningkat dari capaian tahun 2012 yaitu sebesar

124


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

95,20%. Target akhir yang ditetapkan pada tahun 2015 adalah meningkat setiap tahunnya. Pertolongan persalinan menunjukan tren positif. Hal ini disebabkan karena

pemerintah

berkomitmen

untuk

mendekatkan

pelayanan

kepada

masyarakat dengan ditempatkannya bidan disetiap desa. Disamping itu, tingkat kesadaran masyarakat terhadap kesehatan ibu dan bayi mulai meningkat. Tabel 3.37

Capaian Kinerja Meningkatnya pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan Tahun 2013

INDIKATOR KINERJA

Existing

TARGET

Capaian

Presentase

2012

2013

2013

%

95,20%

97%

98,96%

102,02

Meningkatnya pertolongan

persalinan

oleh tenaga kesehatan

Sasaran Ketiga a.

: Meningkatnya tingkat pendidikan masyarakat

Meningkatnya Angka melek huruf. Realisasi capaian indikator kinerja Meningkatnya Angka melek huruf tahun 2013 sebesar 92,41% atau 98,62% dari target yang ditentukan. Capaian tahun 2012 belum bisa diukur. Target akhir yang ditetapkan pada tahun 2015 adalah 97%. Tabel 3.38

Capaian Kinerja Meningkatnya Angka melek huruf Tahun 2013

INDIKATOR KINERJA Meningkatnya melek huruf

Angka

Existing 2012

TARGET 2013

N/A

93,70%

Capaian

Capaian

2013

%

92,41%

98,62

Ada program khusus dalam rangka pelestarian angka melek huruf yaitu pemberantasan buta hufuf yang dibiayai oleh APBN. Yang harus dirubah adalah usia anak sekolah (7 s.d 18 tahun). upaya yang dilakukan adalah melaksanakan kejar paket B dan C untuk usia 15 s.d 18 tahun dan membuka SMP Terbuka.

125


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

b.

Meningkatnya rata-rata lama sekolah. Realisasi capaian indikator kinerja Meningkatnya rata-rata lama sekolah tahun 2013 sebesar 7,23% atau 98,77 % dari target yang ditentukan. Capaian tahun 2012 tidak bisa diukur oleh dinas pendidikan. Target akhir yang ditetapkan pada tahun 2015 adalah sekolah 9 tahun. Dengan program BOS diharapkan anak usia sekolah akan melanjutkan minimal sampai ke jenjang SMP. Tabel 3.39

Capaian Kinerja Meningkatnya rata-rata lama sekolah Tahun 2013

INDIKATOR KINERJA

Existing 2012

TARGET 2013

N/A

7,32%

Meningkatnya rata-rata lama sekolah

Capaian

Capaian

2013

%

7.23%

65,21

Dengan berkembangnya perusahaan di Purbalingga berdampak pada usia sekolah yang bekerja pada perusahaan tersebut dan masih kurangnya tingkat kesadaran orang tua akan pentingnya pendidikan bagi anak. c.

Meningkatnya angka partisipasi sekolah. Tabel 3.40

Capaian Kinerja Meningkatnya angka partisipasi sekolah Tahun 2013

INDIKATOR KINERJA

Existing

TARGET

Capaian

Capaian

2012

2013

2013

%

Meningkatnya angka partisipasi sekolah 

APM SD/MI/PAKET A

86,61%

94,00%

87,29%

92.86



APM SMP/MTs/PAKET B

50,50%

75,00%

70,32%

93.76



APM SMA/SMK/MA/PAKET C

36,02%

40,00%

41,18%

102.95

Program Pendidikan Dasar : APK, APM

tidak mencapai 100% karena

menurunnya jumlah siswa usia sekolah yang kebanyakan dari mereka yang usia 15 tahun bekerja di perusahaan rambut sehingga lulusannya juga berkurang.

126


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

Program Pendidikan Menegah, indikator program yang tidak mencapai 100% karena kurangnya anggaran untuk membangun RKB ( Ruang Kelas Baru ) Program Pendidikan Non Formal, indakator program yang tidak mencapai 100% karena kurangnya warga belajar yang mendaftar Kejar Paket A, Kejar Paket B, kejar Paket C dan banyak warga belajar yang tidak mengikuti ujian. Sasaran Keempat a.

: Meningkatnya kesetaraan gender dan perlindungan anak.

Meningkatnya indeks pembangunan gender. Realisasi capaian indikator kinerja Indeks Pembangunan Manusia tahun 2013 sebesar 62,97% atau 86,97% dari target yang ditentukan. Capaian tersebut menurun dari capaian tahun 2012 yaitu sebesar 72,80%. Tabel 3.41

Capaian Kinerja Meningkatnya indeks pembangunan gender Tahun 2013

INDIKATOR KINERJA Indeks

Pembangunan

Manusia

Existing

TARGET

Capaian

Presentase

2012

2013

2013

%

72,80

73

62,97

86,26

Indeks Pembangunan Manusia (IPM) merupakan indikator untuk mengetahui tiga dimensi pokok pembangunan manusia yang mencerminkan status kemampuan dasar penduduk, meliputi: Angka Usia Harapan Hidup (AHH) untuk mengukur peluang hidup; rata-rata lama sekolah dan angka melek huruf untuk mengukur status tingkat pendidikan penduduk; serta pengeluaran rill per kapita untuk mengukur akses terhadap sumberdaya untuk mencapai standar hidup layak. Perkembangan IPM Kabupaten Purbalingga dalam kurun waktu tahun 2008-2012 menunjukkan peningkatan dari sebesar 70,89 pada tahun 2008 menjadi 72,97 pada tahun 2012. Kondisi ini menunjukkan bahwa terjadi peningkatan kualitas hidup penduduk Kabupaten Purbalingga dalam hal pendidikan, kesehatan dan pengeluaran belanja untuk memenuhi kebutuhan hidup layak.

127


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

Gambar 3.6

Indeks Pembangunan Manusia Kabupaten Purbalingga Tahun 2008 – 2012

100% 90%

70.89

71.51

72.5

72.07

72.97

73.5

80% 70% 60% 50% 40% 30% 20% 10% 0% 2008

2009

2010

2011

2012

2013

IPM Kabupaten Purbalingga merupakan peringkat ke-22 dari 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah). Perbandingan capaian IPM Kabupaten Purbalingga dengan Kabupaten/kota di Jawa Tengah dapat dilihat pada grafik berikut: Gambar 3.7

Perbandingan Tingkat Pengangguran Terbuka Kabupaten Purbalingga 12.2

dengan Kabupaten/Kota di Jawa Tengah tahun 2012 14

10 8 6 4

3.28 3.4 3.6 3.66 3.66 3.76 4.2 4.33 4.47 4.52 4.82 4.88 4.88 5.06 5.07 5.14 5.37 5.79 5.8 5.82 5.85 5.9 5.98 6 6.05 6.07 6.34 6.69 7.4 7.44 8.2 8.44 8.49 8.71

12

2 0

Sumber : Badan Pusat Statistik

128


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

b.

Meningkatnya indeks pemberdayaan gender. Realisasi capaian indikator kinerja Indeks Pembangunan Gender tahun 2013 sebesar 64,88 atau 94,02 % dari target yang ditentukan. Capaian tersebut meningkat dari capaian tahun 2012 yaitu sebesar 62,89%. Tabel 3.42

Capaian Kinerja Meningkatnya indeks pemberdayaan gender Tahun 2013

INDIKATOR KINERJA Indeks

Pembangunan

Gender

Existing

TARGET

Capaian

Presentase

2012

2013

2013

%

62,89

69

64,88

94,02

Indeks Pembangunan Gender (IPG) merupakan indeks pencapaian kemampuan dasar pembangunan manusia yang sama seperti IPM dengan memperhitungkan ketimpangan gender. IPG dapat digunakan untuk mengetahui kesenjangan pembangunan manusia antara laki-laki dan perempuan. Kesetaraan gender terjadi apabila nilai IPM sama dengan nilai IPG. Perkembangan IPG Kabupaten Purbalingga dalam kurun waktu lima tahun menunjukkan peningkatan dari sebesar 61,35 pada tahun 2008 menjadi sebesar 63,43 pada tahun 2012. Peningkatan IPG ini menunjukkan bahwa kualitas sumberdaya manusia perempuan di Kabupaten Purbalingga semakin membaik, khususnya pada bidang pendidikan, kesehatan, dan pendapatan. Gambar 3.8 Indeks Pembangunan Gender Kabupaten Purbalingga Tahun 2008 – 2012 64 63.5 63 62.5 62 61.5 61 60.5 60 2008

129

2009

2010

2011

2012


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

IPG

Kabupaten Purbalingga

menempati peringkat ke-26 dari 35

kabupaten/kota di Jawa Tengah, seperti terlihat pada grafik berikut: Gambar 3.9

Perbandingan Indeks Pembangunan Gender Kabupaten Purbalingga dengan kabupaten/kota di Jawa Tengah Tahun 2012

90.00 80.00 70.00 60.00 40.00 30.00 20.00

55.56 56.98 57.22 57.71 58.52 58.75 59.67 60.27 60.72 63.43 63.93 64.23 64.44 64.48 64.50 65.02 65.38 65.52 65.95 66.16 67.23 67.79 68.84 69.41 70.01 70.16 70.18 71.33 71.81 72.67 72.98 74.09 74.57 75.05 76.76

50.00

10.00 Brebes Grobogan Wonosobo Kebumen Jepara Pekalongan Cilacap Batang Tegal Purbalingga Banjarnegara Pemalang Kota Tegal Kota Pekalongan Pati Banyumas Rembang Blora Kendal Purworejo Sragen Wonogiri Boyolali Magelang Demak Karanganyar Klaten Kudus Sukoharjo Temanggung Kota Semarang Semarang Kota Magelang Kota Salatiga Kota Surakarta

0.00

Sumber: Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan BPS

c.

Menurunnya presentase tenaga kerja di bawah umur. Realisasi capaian indikator kinerja Menurunnya jumlah tenaga kerja di bawah umur tahun 2013 adalah tidak ada kasus atau 100% dari target yang ditentukan. Capaian tersebut lebih baik dari capaian tahun 2012 yaitu sebesar 4% dari tenaga kerja yang ada di Kabupaten Purbaingga. Target akhir yang ditetapkan pada tahun 2015 sudah melampaui yang ditargetkan pada akhir RPJMD. Menurunnya jumlah tenaga kerja dibawah umur pada tahun 2013 menjadi 0% karena secara otomatis usia tenaga kerja pada tahun 2013 yang bersangkutan sudah otomatis menjadi usia tenaga kerja pada tahun 2013 dan yang bersangkutan sudah memenuhi syarat menjadi tenaga kerja dan sudah mempunyai kartu AK1 sebagai syarat mendaftar menjadi tenaga kerja di perusahaan yang ada di Kabupaten Purbalingga.

130


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

Tabel 3.43

Capaian Kinerja Menurunnya jumlah tenaga kerja di bawah umur Tahun 2013

INDIKATOR KINERJA Menurunnya

jumlah

tenaga

kerja di bawah umur

d.

Existing

TARGET

Capaian

Capaian

2012

2013

2013

%

4%

0

0

100

Menurunnya kasus kekerasan terhadap perempuan. Realisasi capaian indikator kinerja Menurunnya kasus kekerasan terhadap perempuan tahun 2013 adalah 8 kasus atau 137,5% dari target yang ditentukan. Capaian tersebut lebih baik dari capaian tahun 2012 yaitu sebesar 11 kasus. Target akhir yang ditetapkan pada tahun 2015 adalah menurun setiap tahunnya. Tabel 3.44

Capaian Kinerja Menurunnya kasus kekerasan terhadap perempuan Tahun 2013

INDIKATOR KINERJA Menurunnya kasus kekerasan terhadap perempuan

Existing

TARGET

Capaian

Capaian

2012

2013

2013

%

11

Menurun

8

137.5

Kendala yang dihadapi adalah masih kentalnya budaya patriaki dan tindak kekerasan ibarat fenomena gunung es sehingga kasus yang ada tidak begitu banya tetapi dibawah permukaannya terdapat kasus yang sangat besar tetapi tidak dilaporkan. Upaya yang dilakukan melaksanakan sosialisasi UU Nomor 23 Tahun 2004 tentang penghapusan kekerasan dalam rumah tangga dan menumbuhkan peran serta masyarakat dalam menangani kekerasan. e.

Menurunnya kasus kekerasan terhadap anak. Realisasi capaian indikator kinerja Menurunnya kasus kekerasan terhadap anak tahun 2013 adalah 18 kasus atau 111,11% dari target yang ditentukan. Capaian tersebut lebih baik dari capaian tahun 2012 yaitu sebesar 20 kasus. Target akhir yang ditetapkan pada tahun 2015 adalah menurun setiap tahunnya.

131


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

Tabel 3.45

Capaian Kinerja Menurunnya kasus kekerasan terhadap anak Tahun 2013

INDIKATOR KINERJA Menurunnya kasus kekerasan terhadap anak

Existing

TARGET

Capaian

Capaian

2012

2013

2013

%

20

Menurun

18

111.11

Kendala yang dihadapi adalah belum sepenuhnya anak mengetahui hakhak mereka, kurangnya pendidikan orang tua dalam mendidik anak sehingga menyebabkan pengasuhan yang salah, kemiskinan keluarga memaksa anak untk bekerja dan kesibukan orang tua sehingga menjadi kurangnya kasih saying kepada anak. Upaya yang dilakukan aadalah melaksanakan sosialisasi Undang-Undang 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak dan terbentuknya forum anak sebagai implementasi terwujudnya kabupaten layak anak. Sasaran Kelima

: Meningkatnya akses masyarakat miskin terhadap pelayanan sosial dasar dan pengembangan ekonomi keluarga.

a.

Meningkatnya presentase penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) yang tertangani. Realisasi capaian indikator kinerja Meningkatnya Persentase Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) yang tertangani tahun 2013 adalah 3% atau 74,66% dari target yang ditentukan. Capaian tersebut lebih baik dari capaian tahun 2012 yaitu sebesar 2,24%. Target akhir yang ditetapkan pada tahun 2015 masih lebih rendah dari target akkhir RPJMD pada tahun 2015 yaitu 7%. Itu berarti belum memenuhi target. Jumlah PMKS yang tertangani pada tahun 2013 sebanyak 224.926 orang sedangkan yang baru tertangani sebanyak 5.494 orang. Itu dikarenakan

karena

Dinsosnakertrans

132

terbatasnya

anggaran

yang

diberikan

kepada


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

Tabel 3.46

Capaian Kinerja Meningkatnya persentase penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) yang tertangani Tahun 2013

INDIKATOR KINERJA Meningkatnya

Existing

TARGET

Capaian

Capaian

2012

2013

2013

%

0,82%

3%

2,24%

74,66

persentase

penyandang

masalah

kesejahteraan sosial (PMKS) yang tertangani

b.

Menurunnya jumlah rumah tangga miskin. Realisasi capaian indikator kinerja Menurunnya jumlah rumah tangga miskin tahun 2013 sebesar 21,19% atau 100,94% dari target yang ditentukan. Capaian tersebut lebih bagus dari capaian tahun 2012 yaitu sebesar 22,58. Target akhir yang ditetapkan pada tahun 2015 adalah tidak ada rumah tangga miskin di Purbalingga. Tabel 3.47

Capaian Kinerja Menurunnya jumlah rumah tangga miskin Tahun 2013

INDIKATOR KINERJA Menurunnya

jumlah

rumah tangga miskin

Sasaran Keenam

Existing

TARGET

Capaian

Presentase

2012

2013

2013

%

22,58%

21,39%

21,19%

100,94

: Terwujudnya masyarakat yang berkarakter tangguh, kompetitif, dan bermoral tinggi, yang dicerminkan dengan meningkatnya kualitas intelektual; berkembangnya norma dan etika yang sesuai dengan nilai-nilai luhur agama;

kepribadian bangsa dan nilai-nilai

berkembangnya budaya baca tulis; meningkatnya

toleransi dan kesetiakawanan sosial; serta berkembangnya semangat gotong royong sehingga dapat terwujud harmoni dan dinamika dalam kehidupan sosial.

133


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

a.

Menurunya angka kasus kenakalan remaja. Realisasi capaian indikator kinerja Menurunya angka kasus kenakalan remaja tahun 2013 sebesar 6 kasus atau 200% dari target yang ditentukan. Capaian tersebut lebih bagus dari capaian tahun 2012 yaitu sebesar 64 kasus. Target akhir yang ditetapkan pada tahun 2015 adalah menurun setiap tahunnya. Kondisi geografis Kabupaten Purbalingga yang sebagian merupakan dataran tinggi apabila dalam melakukan patroli/razia anak sekolah ke wilayah terkendala cuaca (kabut) serta tidak didukung dinas/instansi yang membidangi pendidikan. Tabel 3.48

Capaian Kinerja Menurunya angka kasus kenakalan remaja Tahun 2013

INDIKATOR KINERJA Menurunya angka kasus kenakalan remaja

b.

Existing

TARGET

Capaian

Presentase

2012

2013

2013

%

64

64 kasus

6 kasus

200

Menurunnya kasus peggunaan Narkoba dan Miras. Realisasi capaian indikator kinerja Menurunnya kasus peggunaan Narkoba dan Miras tahun 2013 sebesar 19 kasus atau 250% dari target yang ditentukan.

Capaian tersebut lebih bagus dari capaian tahun 2012 yaitu sebesar 71 kasus. Target akhir yang ditetapkan pada tahun 2015 adalah menurun setiap tahunnya. Adanya arus informasi yang semakin canggih, sehingga menyebabkan perubahan pola pikir remaja saat ini, yang cenderung melakukan pergaulan yang semakin bebas yang berpotensi meningkatkan penggunaan narkoba pada generasi muda.

134


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

Tabel 3.49

Capaian Kinerja Menurunnya kasus peggunaan Narkoba dan Miras Tahun 2013

INDIKATOR KINERJA Menurunnya

Existing

TARGET

Capaian

Presentase

2012

2013

2013

%

71 Kasus

100 Kasus

19 kasus

250

kasus

peggunaan Narkoba dan Miras

c.

Meningkatnya jumlah karangtaruna yang aktif. Realisasi capaian indikator kinerja Meningkatnya jumlah karangtaruna yang aktif tahun 2013 adalah 136 organisasi atau 100% dari target yang ditentukan. Capaian tersebut lebih baik dari capaian tahun 2012 yaitu sebesar 130 organisasi. Target akhir yang ditetapkan pada tahun 2015 masih lebih rendah dari target akkhir RPJMD pada tahun 2015 yaitu 239 organisasi. Peningkatan jumlah karang taruna yang aktif pada tahun 2013 meningkat menjadi 136 organisasi. Itu dikarenakan adanya bimbingan bagi karang taruna yang dilakukan secara rutin. Tabel 3.50

Capaian Kinerja Meningkatnya jumlah karangtaruna yang aktif Tahun 2013

INDIKATOR KINERJA Meningkatnya

jumlah

karangtaruna yang aktif

d.

Existing

TARGET

Capaian

Capaian

2012

2013

2013

%

130

136

136

Organisasi

Organisasi

organisasi

100

Meningkatnya angka kunjungan ke perpustakaan. Realisasi capaian indikator kinerja Meningkatnya angka kunjungan ke perpustakaan tahun 2013 adalah 40.078 atau 72,86% dari target yang ditentukan. Capaian tersebut menurun dibandingkan dari capaian tahun 2012 yaitu sebesar 52.750 orang. Walaupun letak gedung Perpustakaan Kabupaten Purbalingga yang strategis belum dapat menaikan angka kunjungan perpustakaan. Itu disebabkaan kurang nyamannya ruang khusus untuk membaca bagi para pengunjung dan

135


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

koleksi buku yang jarang di update. Pemerintah Kabupaten Purbalingga sudah mengupayakan dengan membangun gedung baru dan menambah koleksi bukubuku yang ada baru dan diharapkan akan menambah angka kunjungan ke perpustakaan. Tabel 3.51

Capaian Kinerja Meningkatnya angka kunjungan ke perpustakaan Tahun 2013

INDIKATOR KINERJA Meningkatnya

angka

kunjungan ke perpustakaan

e.

Existing

TARGET

Capaian

Capaian

2012

2013

2013

%

52.750

55.000

40.078

orang

orang

orang

72,86

Menurunnya konflik horisontal dalam kehidupan masyarakat. Realisasi capaian indikator kinerja Menurunnya konflik horisontal dalam kehidupan masyarakat tahun 2013 adalah tidak ada kasus atau 100% dari target yang ditentukan. Capaian tersebut sama dari capaian tahun 2012 adalah tidak ada kasus. Tabel 3.52

Capaian Kinerja Menurunnya konflik horisontal dalam kehidupan masyarakat Tahun 2013

INDIKATOR KINERJA Menurunnya

Existing

TARGET

Capaian

Capaian

2012

2013

2013

%

0

0

0

100

konflik

horisontal dalam kehidupan masyarakat

Sasaran Ketujuh

: Semakin

kokohnya

jatidiri

dan

kepribadian

masyarakat

Purbalingga a.

Meningkatnya jumlah kelompok/paguyuban seni budaya tradisional. Realisasi

capaian

indikator

kinerja

Meningkatnya

jumlah

kelompok/paguyuban seni budaya tradisional tahun 2013 adalah 263 atau 104,78% dari target yang ditentukan. Capaian tersebut lebih baik dari capaian tahun 2012 yaitu sebesar 98,93. Target akhir yang ditetapkan pada tahun 2015

136


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

masih lebih rendah dari target akkhir RPJMD pada tahun 2015 yaitu 239 organisasi. Dinbudparpora secara periodik mendata dan membina kelompok seni yang ada di Purbalingga baik yang sudah berjalan dan meinventarisasi kelompok seni yang baru. Tabel 3.53

Capaian Kinerja Meningkatnya jumlah kelompok/paguyuban seni budaya tradisional Tahun 2013

INDIKATOR KINERJA Meningkatnya

Existing

TARGET

Capaian

Capaian

2012

2013

2013

%

98,93%

251

263

104,78

jumlah

kelompok/paguyuban

seni

budaya tradisional

b.

Meningkatnya kegiatan pentas kesenian tradisional. Realisasi capaian indikator kinerja Meningkatnya kegiatan pentas kesenian tradisional tahun 2013 adalah 12 kali atau 125% dari target yang ditentukan.

Target akhir yang ditetapkan pada tahun 2015 adalah meningkat setiap tahunnya. Meningkatnya jumlah kegiatan pentas seni tradisional dikarenakan oleh adanya anggaran yang dialokasikan untuk kegiatan dan juga permintaan dari pihak lain untuk bantuan pentas seni. Tabel 3.54

Capaian Kinerja Meningkatnya kegiatan pentas kesenian tradisional Tahun 2013

INDIKATOR KINERJA Meningkatnya

kegiatan

pentas kesenian tradisional

Existing

TARGET

Capaian

Capaian

2012

2013

2013

%

87,66%

12 kali

15 kali

125

Sasaran Kedelapan : Meningkatnya semangat dan wawasan kebangsaan. a.

Terlaksananya peringatan hari-hari besar nasional. Realisasi capaian indikator kinerja Terlaksananya peringatan hari-hari besar nasional tahun 2013 adalah 9 kegiatan atau 111,11% dari target yang

137


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

ditentukan. Capaian tersebut lebih rendah dari capaian tahun 2012 yaitu sebesar 17 kegiatan. Berlatar belakang sebagai bangsa yang pernah dijajah bangsa lain, Indonesia telah mengalami berbagai fase kedaulatan dalam jangka waktu yang panjang. Setiap fase tersebut dilalui dengan cucuran darah dan keringat semangat untuk terbebas dari belenggu penjajahan. Setiap fase itu pula menjadi tonggak sebuah peristiwa bersejarah yang harus diperingati. Sebagai upaya untuk mengingat kembali semangat dan penghargaan jasa para pahlawan, tonggak – tonggak peristiwa tersebut kemudian dideklarasikan sebagai hari besar nasional. Tiada lain bahwa peringatan hari besar nasional sebagai upaya memperoleh persatuan dan kesatuan bangsa agar senantiasa terus dijadikan sebagai tali pengikat tali pengikat keutuhan bangsa. Tabel 3.55

Capaian Kinerja Terlaksananya peringatan hari-hari besar nasional Tahun 2013

INDIKATOR KINERJA Terlaksananya

peringatan

hari-hari besar nasional

b.

Existing

TARGET

Capaian

Capaian

2012

2013

2013

%

17

9 Kegiatan

10 kegiatan

111,11

Meningkatnya kegiatan forum lintas etnis dan agama. Realisasi capaian indikator kinerja Meningkatnya kegiatan forum lintas etnis dan agama tahun 2013 adalah 12 kegiatan yang terdiri dari 4 kali etnis dan 8 kali kegiatan agama atau 120% dari target yang ditentukan. Capaian tersebut lebih baik dari capaian tahun 2012 yaitu sebesar 10 kegiatan. Target akhir yang ditetapkan pada tahun 2015 masih lebih rendah dari target akkhir RPJMD pada tahun 2015 yaitu 18 kegiatan. Negara Kesatuan Republik Indonesia, mempunyai ciri khas, yaitu kebhinekaan ras, suku, budaya, dan agama yang menghuni dan tersebar di berbagai wilayah Nusantara, dan bertekad untuk menjadi satu bangsa, satu tanah air, dan satu bahasa, Indonesia. Kebinekaan tersebut sangat berpengaruh terhadap perkembangan kehidupan berbangsa dan bernegara Indonesia di masa lalu, masa

138


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

kini, dan masa yang akan datang. Dalam rangka menjaga dan memelihara keutuhan persatuan dan kesatuan bangsa serta tetap tegaknya kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia, diperlukan adanya komitmen seluruh bangsa dan upaya-upaya guna meningkatkan persatuan dan kesatuan bangsa. dalam rangka menyelenggarakan otonomi. daerah mempunyai kewajiban melestarikan nilai sosial budaya, mengembangkan kehidupan demokrasi, melindungi masyarakat, menjaga persatuan, kesatuan dan kerukunan nasional, serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Tabel 3.56

Capaian Kinerja Meningkatnya kegiatan forum lintas etnis dan agama Tahun 2013

INDIKATOR KINERJA Meningkatnya forum

lintas

Existing

TARGET

Capaian

Capaian

2012

2013

2013

%

kegiatan etnis

dan

Etnis 4 kali 10 kegiatan

agama

10 Kegiatan

Agama 8

120

kali

Misi Keempat : Sasaran Meningkatkan Pertumbuhan Ekonomi Purbalingga yang Semakin Berkualitas dan Berkeadilan melalui Pendayagunaan Seluruh Potensi Daerah Sasaran Kesatu

: Terwujudnya ketahanan dan kemandirian pangan yang mampu dipertahankan pada tingkat aman dan dalam kualitas gizi yang memadai, serta tersedianya instrumen jaminan pangan sampai ke tingkat rumah tangga

a.

Stabilnya angka inflasi. Laju inflasi di Purbalingga pada tahun 2013 sebesar 9,57%. Angka inflasi ini lebih tinggi dibandingkan pada tahun 2012 sebesar 4,09% atau naik sebesar 5,15%.

139


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

Tabel 3.57

Capaian Kinerja Stabilnya angka inflasi Tahun 2013

INDIKATOR KINERJA

Existing

TARGET

Capaian

Presentase

2012

2013

2013

%

4,09%

4-5%

9,57

99,78

Stabilnya angka inflasi

Laju inflasi di Kabupaten Purbalingga tahun 2013 mencapai sebesar 9,57 persen, lebih tinggi dari laju inflasi tahun 2012 sebesar 4,09 persen (YoY). Angka inflasi tahun 2013 merupakan angka tertinggi dalam lima tahun terakhir. Jika dibandingkan inflasi nasional, inflasi kabupaten Purbalingga melebihi angka nasional sebesar 7,99%. Penyebab utama inflasi yaitu kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM). Perkembangan inflasi. Gambar 3.10 Laju Inflasi Kabupaten Purbalingga, 2009 – 2013 10 9 8 7 6 5 4 3 2 1 0

9.24 7.82

4.47

4.09

3.35

2009

2010

2011

2012

2013

Sumber Bappeda Kab. Purbalingga tahun 2013 b.

Meningkatnya daya beli masyarakat. Realisasi capaian indikator kinerja Meningkatnya daya beli masyarakat tahun 2013 sebesar Rp. 638.410,- atau 99,75% dari target yang ditentukan. Capaian tersebut meningkat dari capaian tahun 2012 yaitu sebesar Rp. 636.000,-. Target akhir yang ditetapkan pada tahun 2015 adalah meningkat tiap tahunnya.

140


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

Tabel 3.58

Capaian Kinerja Meningkatnya daya beli masyarakat Tahun 2013

INDIKATOR KINERJA Meningkatnya daya beli masyarakat

Existing 2012

TARGET 2013

Capaian 2013

Rp. 636.000,-

Rp. 640.000,-

Rp. 638.410,-

Capaian % 99,75

Tolak ukur kesejahteraan seseorang dapat dilihat dari pola pengeluarannya. Pengeluaran rumahtangga per bulan di Kabupaten Purbalingga setiap tahunnya mengalami peningkatan. Pada tahun 2010 masih terdapat 0,29 persen rumah tangga yang pengeluarannya antara Rp. 80.000,- sampai Rp. 99.999,- , pada tahun 2011 tinggal 0,08 persen. Pada tahun 2012, pengeluaran rumah tangga rata-rata sudah diatas Rp. 100.000,-. Persentase rumah tangga yang pengeluarannya diatas Rp. 300.000,- mengalami peningkatan, dimana pada tahun 2011 sebanyak 60,22 persen meningkat menjadi 62,08 persen di tahun 2012. c.

Meningkatnya uji laboratorium pada makanan yang beredar. Realisasi capaian indikator kinerja Meningkatnya uji laboratorium pada makanan yang beredar tahun 2013 sebesar 230 sampel atau 65,21 % dari target yang ditentukan. Capaian tersebut menurun dari capaian tahun 2012 yaitu sebesar 225 sampel. Target akhir yang ditetapkan pada tahun 2015 adalah menurun tiap tahunnya. Pemeriksaan makanan dan minuman dilakukan untuk melindungi masyarakat dari makanan yang tidak mencukupi syarat kesehatan. Capaian tahun lalu yaitu 150 sampel sudah cukup mewakili sampel makanan yang ada di pasar tradisional, pasar konvensional dan sekolah. Untuk efisiensi dan efektifitas uji lab pada makanan yang diperiksa, maka dibuat pengelompokan makanan berdasarkan jenis dan karakteristik makanan.

141


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

Tabel 3.59

Capaian Kinerja Meningkatnya daya beli masyarakat Tahun 2013

INDIKATOR KINERJA Meningkatnya laboratorium

Existing 2012

TARGET 2013

225 sampel

230 sampel

Capaian

2013

%

uji pada

makanan yang beredar

d.

Capaian

150 sampel

65,21

Ketersediaan pangan utama (Normatif : 92,87 kg/kapita/tahun). Realisasi capaian indikator kinerja Ketersediaan pangan utama (Normatif : 92,87 kg/kapita/tahun) tahun 2013 adalah 165.890 kg/kapita/tahun atau 102,12% dari target yang ditentukan. Capaian tersebut sama dengan capaian tahun 2012 yaitu 157.146 kg/kapita/tahun. Ketersediaan pangan utama dihitung berdasarkan produksi pangan berupa beras dibandingkan dengan jumlah penduduk tengah tahun. Konsumsi pangan normative beras adalah 92,87 kg/kapita/ tahun. Ketersediaan pangan harus melebihi angka konsumsi tersebut. Produksi beras tahun 2013 adalah 223.225 ton, sedangkan jumlah penduduk tengah tahun Kabupaten Purbalingga adalah 880.981 jiwa. Kendala yang dihadapi adalah : 1. Luas lahan pertanian semakin berkurang aknibat alih fungsi lahan pertanian menjadi non pertanian (perumahan, industri, fasilitas umum dll). 2. Jaringan irigasi teknis banyak mengalami kerusakan sehingga irigasi mengalami kebocoran. 3. Terjadinya serangan hama tanaman. Upaya yang dilakukan

1. Menetapkan lahan pangan lestari/ abadi yang tidak boleh dialih fungsika pada kawasan budidaya, sedangkan pada kawasan non budidaya adalah memperketat perijinan alih fungsi lahan. 2. Perbaikan jaringan irigasi teknis saluran sekunder, tersier dan non teknis. 3. Pemberantasan hama secara terpadu.

142


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

Tabel 3.60

Capaian Kinerja Ketersediaan pangan utama (Normatif : 92,87 kg/kapita/tahun) Tahun 2013

INDIKATOR KINERJA

Existing 2012

TARGET 2013

Capaian 2013

157.146

165.890

169.420

Capaian %

Ketersediaan pangan utama (Normatif : 92,87

kg/kapita/tahun kg/kapita/tahun kg/kapita/tahun

102,12

kg/kapita/tahun)

e.

Meningkatnya indeks konsumsi non pangan. Realisasi capaian indikator kinerja Meningkatnya indeks konsumsi non pangan tahun 2013 adalah 44,9% atau 101,81% dari target yang ditentukan. Capaian tersebut turun dari capaian tahun 2012 yaitu 82,7%. Peningkatan konsumsi non pangan bertujuan agar konsumsi pangan masyarakat jangan bersumber dari karbohidrat saja, tetapi juga bersumber dari sumber gizi lainnya. Kendala yang dihadapi antara lain konsumsi pangan masyarakat delum beragam dan seimbang, sebagian besar berkonsumsi masih bersumber dari karbohidrat terutama beras serta perubahan budaya pola konsumsi pangan memerlukan waktu yang lama dn berkelanjutan. Untuk mengupayakan hal tersebut dilakukan beberapa hal antara lain dengan melakukan program percepatan penganekaragaman konsumsi pangan dengan mengenalkan pola konsumsi pangan yang beragam, bergizi dan aman. Tabel 3.61 Capaian Kinerja Ketersediaan pangan utama (Normatif : 92,87 kg/kapita/tahun) Tahun 2013 INDIKATOR KINERJA Meningkatnya

indeks

konsumsi non pangan

Sasaran Kedua

TARGET

Capaian

Capaian

2012

2013

2013

%

82,7

44,1%

44,9%

101,81

: Semakin meningkat dan meratanya pendapatan per kapita riil masyarakat kemiskinan.

143

Existing

serta

menurunnya

angka

pengangguran

dan


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

a.

Meningkatnya pendapatan per kapita. Realisasi capaian indikator kinerja Meningkatnya pendapatan per kapita tahun 2013 sebesar Rp. 5.803.077,71,- atau 96,71% dari target yang ditentukan. Capaian tersebut meninngkat dari capaian tahun 2012 yaitu sebesar Rp. 5.800.000,-. Target akhir yang ditetapkan pada tahun 2015 adalah meningkat tiap tahunnya. Ukuran keberhasilan pembangunan perekonomian yang sering digunakan dari PDRB adalah PDRB perkapita dan Income percapita. PDRB perkapita merupakan hasil bagi antar nilai tambah bruto dengan penduduk pertengahan tahun yang bersesuain. Ukuran ini menunjukkan secara rata-rata nilai tambah bruto yang dihasilkan setiap individu penduduk, dari yang masih bayi hingga yang berusia lanjut. Penduduk Kabupaten Purbalingga pada tahun 2012 secara rata rata-rata menghasilkan PDRB perkapita sebesar 8.317.486,17,- rupiah, dari penduduk sebanyak 877.502 jiwa. Dengan kata lain, nilai tambah bruto yang dihasilkan oleh setiap penduduk di Purbalingga baru mencapai sekitar Rp. 693.123,85,- per bulan Tabel 3.62

Capaian Kinerja Meningkatnya pendapatan per kapita Tahun 2013

INDIKATOR KINERJA Meningkatnya pendapatan per kapita

b.

Existing 2012

TARGET 2013

Rp. 5,8 Juta/th

Rp. 6 Juta/th

Capaian

Capaian

2013

%

Rp. 5.803.077,71

96,71

Menurunnya kesenjangan pendapatan antar individu (indek Gini). Realisasi capaian indikator kinerja Menurunnya kesenjangan pendapatan antar individu (indek Gini) tahun 2013 sebesar 0,27 atau 96,29% dari target yang ditentukan. Capaian tersebut sama dengan capaian tahun 2012 yaitu 0,27. Target akhir yang ditetapkan pada tahun 2015 adalah 0,22 (rendah).

144


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

Tabel 3.63

Capaian Kinerja Menurunnya kesenjangan pendapatan antar individu (indek Gini) Tahun 2013

INDIKATOR KINERJA

Existing 2012

TARGET 2013

0,278

0,26

Capaian

Capaian

2013

%

0,27 **

96,29

Menurunnya kesenjangan pendapatan antar

individu

(indek

Gini)

Untuk koefisien Gini atau Gini Rasio adalah ukuran ketimpangan atau ketidakmerataan agregat yang dapat bervariasi antara nol sampai satu. Koefisien gini sama dengan nol menunjukan adanya pemerataan sepenuhnya, sedangkan koefisien gini sama dengan satu menunjukan adanya ketidakmerataan atau ketimpangan sepenuhnya. c.

Menurunnya kesenjangan ekonomi antar wilayah (indek Williamson). Realisasi capaian indikator kinerja Menurunnya kesenjangan ekonomi antar wilayah (indek Williamson) tahun 2013 sebesar 0,49 atau 89,75 % dari target yang ditentukan. Capaian tersebut menurun dari capaian tahun 2012 yaitu sebesar 0.45. Target akhir yang ditetapkan pada tahun 2015 adalah 0,3 (rendah). Tabel 3.64

Capaian Kinerja Menurunnya kesenjangan ekonomi antar wilayah (indek Williamson) Tahun 2013

INDIKATOR KINERJA

Existing 2012

TARGET 2013

0,45

0,44

Capaian

Capaian

2013

%

0,49 **

89,75

Menurunnya kesenjangan antar

wilayah

ekonomi (indek

Williamson)

Ketimpangan ekonomi antar wilayah diukur dengan Indeks Williamson. Semakin besar nilai Indeks Williamson atau mendekati nilai 1 (satu) maka semakin tinggi ketimpangan antar wilayah. Di Kabupaten Purbalingga, (Indeks Williamson)

145


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

dari tahun 2007 sampai tahun 2013 masih dibawah 0,50 yang artinya masuk kategori kesenjangan sedang. Tabel 3.65

perbandingan indeks Williamson Purbalingga dan Jawa Tengah Indeks Wiliamson Purbalingga Jawa T engah

T ahun

2007 0,5034 2008 0,49 2009 0,4702 2010 0,464 2011 0,4995 2012 0.48525* 2013 0.4873** Sumber : BPS, Data Diolah

N/A 0,7092 0,7035 0,6972 0,6965 N/A N/A

Keterangan : ** Angka sangat sementara d.

Menurunnya angka pengangguran. Realisasi capaian indikator kinerja Menurunnya Angka Pengangguran Tahun 2013 adalah 3.123 orang atau 69,40% dari target yang ditentukan. Capaian tersebut lebih baik dari capaian tahun 2012 yaitu sebesar 30,50% dari seluruh penduduk usia kerja yang mendapatkan pekerjaan di Kabupaten Purbalingga. Dengan adanya investor yang masuk ke Purbalingga dapat membuka lapangan pekerjaan baru bagi penduduk usia bekerja di Purbalingga. Pada tahun 2013 jumlah perusahaan di Purbalingga bertambah sebanyak

2 perusahaan. Itu

berimbas pada pembukaan lowongan pekerjaan bagi pencari kerja. Tabel 3.66

Capaian Kinerja Menurunnya angka pengangguran Tahun 2013

INDIKATOR KINERJA Menurunnya pengangguran

146

angka

Existing 2012 30,50%

TARGET 2013

Capaian 2013

4.500 orang

3.123 orang

Capaian % 69,40


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

Selama periode 2008 – 2011 Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Purbalingga mengalami kenaikan dan pada tahun 2012 TPT di Purbalingga mengalami penurunan. Pada tahun 2008 TPT di Purbalingga sebesar 1,06%, pada tahun 2009 sebesar 1,19%, pada tahun 2010 sebesar 3,82%, pada tahun 2011 sebesar 5,54% dan pada tahun 2012 TPT di Purbalingga menurun sebesar 5,14%. Gambar : 3.11 Tingkat Pengangguran Terbuka di Purbalingga dan Tingkat Provinsi Jawa Tengah pada tahun 2008 – 2012 8 7.35

7

7.33 6.21

6

5.93 5.54

5.63 5.14

5 4

Jawa Tengah

3.82

Purbalingga 3

2 1.19

1.06

1 0

2008

2009

2010

2011

2012

Sumber Purbalingga Dalam Angka Tahun 2013 e.

Menurunnya angka kemiskinan. Realisasi capaian indikator kinerja Menurunnya angka kemiskinan Tahun 2013 adalah 20,19% atau 108,98% dari target yang ditentukan. Capaian tersebut lebih baik dari capaian tahun 2012 yaitu sebesar 23% dari seluruh penduduk. Tabel 3.67

Capaian Kinerja Menurunnya angka kemiskinan Tahun 2013

INDIKATOR KINERJA Menurunnya kemiskinan

147

angka

Existing 2012 23%

TARGET 2013

Capaian 2013

22%

20.19%

Capaian % 108,96


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

Jumlah penduduk miskin di Kabupaten Purbalingga pada tahun 2012 menurut data BPS sebanyak 21,19% (186.860 orang) dari penduduk Purbalingga atau 14,98% dari penduduk Jawa Tengah. Jumlah penduduk miskin di Purbalingga pada 2012 mengalami penurunan sebesar 1,87% dari tahun 2011 sebesar 23,06%. Gambar 3.12 Presentase Penduduk Miskin di Purbalingga, 2008 – 2012 60 50

19.23

17.72

40 30

29.8

26

20

16.56

16.21

24.57

23.06

14.98 21.19

Jawa Tengah Purbalingga

10

0 2008

2009

2010

2011

2012

Sumber : Bappeda Kab. Purbalingga

Persentase penduduk miskin di Kabupaten Purbalingga pada tahun 2012 sebesar 21,19 atau sejumlah 181.400 jiwa, menurun dari tahun 2011 sebesar 23,06 persen atau 195.999 jiwa. Salah satu faktor penyebab bertolak belakangnya presentase penduduk miskin dengan jumlah penduduk miskin dikarenakan berkurangnya jumlah penduduk dan naiknya garis kemiskinan. Tabel 3.68 No 1

Data Kemiskinan Kabupaten Purbalingga Tahun 2008 – 2012 Uraian

Jumlah Penduduk

2008

2009

2010

2011

2012

221.900

205.000

208.698

195.999

181.400

27,12

24,97

24,57

23,06

21,19

Miskin (jiwa) 2

Persentase Penduduk Miskin (persen)

Sumber : BPS Kabupaten Purbalingga

Persentase penduduk miskin di Kabupaten Purbalingga masih lebih tinggi dibandingkan Jawa Tengah sebesar 17,48% dan Nasional sebesar 14,15%.

148


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

Persentase penduduk miskin di Kabupaten Purbalingga menempati posisi ke-4 tertinggi di Jawa Tengah, seperti terlihat pada tabel berikut: Gambar 3.13 Perbandingan Tingkat Kemiskinan Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa 25 20 15 10

5.13 7.11 8.63 9.38 9.4 9.47 10.04 10.16 10.31 10.75 12.01 12.32 12.4 13.17 13.61 13.86 13.88 13.97 14.07 14.67 15.1 15.92 16.13 16.32 16.71 16.72 16.73 18.87 19.27 19.44 21.12 21.19 21.88 22.4 22.5

Tengah Tahun 2012

5

Kota Semarang Kota Salatiga Kudus Jepara Semarang Kota Pekalongan Kota Tegal Sukoharjo Kota Magelang Tegal Kota Surakarta Temanggung Batang Kendal Pati Pekalongan Boyolali Magelang Karanganyar Wonogiri Blora Cilacap Grobogan Purworejo Klaten Sragen Demak Banjarnegara Pemalang Banyumas Brebes Purbalingga Rembang Kebumen Wonosobo

0

Sasaran Ketiga

: Terbangunnya struktur perekonomian yang kokoh berlandaskan keunggulan komparatif dan keunggulan kompetitif Kabupaten Purbalingga dengan sektor pertanian dan sektor pariwisata sebagai basis aktivitas ekonomi yang dikelola secara efisien guna menghasilkan produk berkualitas dengan nilai tambah dan daya saing tinggi; terus meningkatnya peran sektor industri dan jasa dengan menghasilkan produk yang

lebih berkualitas serta

memiliki nilai tambah dan berdaya saing tinggi a.

Meningkatnya kesejahteraan petani yang ditandai dengan meningkatnya nilai tukar petani. Realisasi capaian indikator kinerja Meningkatnya kesejahteraan petani yang ditandai dengan meningkatnya nilai tukar petani tahun 2013 sebesar 99,04 atau 94,32 % dari target yang ditentukan. Capaian tersebut menurun dari capaian tahun 2012 yaitu sebesar 102. Target akhir yang ditetapkan pada tahun 2015 adalah meningkat tiap tahunnya.

149


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

Tabel 3.69

Capaian Meningkatnya kesejahteraan petani yang ditandai dengan meningkatnya nilai tukar petani Tahun 2013

INDIKATOR KINERJA

Existing 2012

TARGET 2013

102

105

Capaian

Capaian

2013

%

99,04

94,32

Meningkatnya kesejahteraan yang

ditandai

petani dengan

meningkatnya nilai tukar petani

Tingkat kesejahteraan petani Kabupaten Purbalingga yang di ukur berdasarkan Nilai Tukar Petani (NTP) dengan tahun dasar 2007 menunjukkan bahwa sepanjang tahun 2013 indeks NTP mengalami fluktuasi. Pada triwulan I terjadi tren penurunan Indeks NTP, yaitu pada bulan Januari sebesar 108,82 turun menjadi sebesar 105,52 (Februari) dan 101,15 (Maret). Penurunan ini disebabkan rendahnya indeks harga yang diterima petani (It) apabila dibandingkan indeks harga yang dibayar petani (Ib). Pada Triwulan II juga mengalami penurunan dibulan April (99,46) kemudian mengalami kenaikan di bulan Mei menjadi sebesar (100,68), namun ditutup dengan penurunan indeks NTP dibulan Juni (100,02). Triwulan III dan IV mengalami tren fluktuatif. Tahun 2013 ditutup dengan penurunan NTP sebesar 2.41 dari bulan Nopember (101,45) menjadi 99,04 dibulan Desember. Penurunan ini disebabkan rendahnya indeks harga yang diterima petani (It) apabila dibandingkan indeks harga yang dibayar petani (Ib). Pada Triwulan II juga mengalami penurunan dibulan April (99,46) kemudian mengalami kenaikan di bulan Mei menjadi sebesar (100,68), namun ditutup dengan penurunan indeks NTP dibulan Juni (100,02). Triwulan III dan IV mengalami tren fluktuatif. Tahun 2013 ditutup dengan penurunan NTP sebesar 2.41 dari bulan Nopember (101,45) menjadi 99,04 dibulan Desember.

150


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

b.

Meningkatnya investasi di sektor agribisnis. Realisasi capaian indikator kinerja Meningkatnya investasi di sektor agribisnis tahun 2013 belum dapat terukur. Capaian tahun 2012 yaitu sebesar 5%. Target akhir yang ditetapkan pada tahun 2015 adalah meningkat tiap tahunnya. Tabel 3.70

Capaian indikator Meningkatnya investasi di sektor agribisnis Tahun 2013

INDIKATOR KINERJA Meningkatnya

Existing 2012

TARGET 2013

5%

5%

investasi

di sektor agribisnis

c.

Capaian

Capaian

2013

%

N/A

65,21

Menurunnya penggunaan pupuk dan obat kimia di sektor pertanian. Realisasi capaian indikator kinerja Menurunnya Penggunaan Pupuk dan Obat Kimia di sektor Pertanian tahun 2013 adalah 6,5% atau 92,85% dari target yang ditentukan. Capaian tersebut lebih baik dari capaian tahun 2012 yaitu sebesar 25%. Capaian kinerja dapat dicapai dengan mendasarkan pada ketersedian Alat Pembuat Pupuk Organik (APPO) dan Unit Pembuatan Pupuk Organik (UPPO) di kabupaten Purbalingga sebanyak 348 Unit serta Program/ Kegiatan Pertanian Organik dari Program Peningkatan Produksi, Produktifitas Mutu Tanaman Pangan, Holtikultura dan Perkebunan. Permasalahn yang dihadapi adalah kurangnya ketrampilan petani dalam penggunaan pupuk organik, kurangnya ketersediaan pupuk organik dalam jumlah yang cukup dan kualitas pupuk organik yang perlu ditingkatkan. Sedangka upaya yang dilakukan antara lain pelatihan petani dalam pembuatan pupuk organik dan bantuan analisa kandungan unsur hara dalam pupuk organik.

151


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

Tabel 3.71

Capaian indikator Menurunnya penggunaan pupuk dan obat kimia di sektor pertanian Tahun 2013

INDIKATOR KINERJA Menurunnya

Existing

TARGET

Capaian

Capaian

2012

2013

2013

%

25%

6,5%

7%

92,85

penggunaan

pupuk dan obat kimia di sektor pertanian

d.

Meningkatnya angka kunjungan wisata. Realisasi capaian indikator kinerja Meningkatnya angka kunjungan wisata tahun 2013 adalah 1.458.513 atau 91,16% dari target yang ditentukan. Capaian tersebut lebih baik dari capaian tahun 2012 yaitu sebesar 1.021.253. Target akhir yang ditetapkan pada tahun 2015 adalah meningkat setiap tahunnya. Faktor cuaca sangat mempengaruhi tingkat kunjungan wisata di Kabupaten Purbalingga. Itu dikarenakan oleh ada beberapa obyek wisata yang terletak di daerah pegunungan yang tingkat hujannya tinggi. Dan juga sekarang sudah ada beberapa daerah yang membangun objek wisata yang sama dengan Purbalingga. Sehingga para wisatawan memilih obyek wisata yang lebih dekat dengan daerah mereka masing-masing. Tabel 3.72

Capaian Indikator Meningkatnya angka kunjungan wisata Tahun 2013

INDIKATOR KINERJA Meningkatnya kunjungan wisata

e.

angka

Existing

TARGET

Capaian

Capaian

2012

2013

2013

%

1.021.253

1.600.000

1.458.513

91,16

Meningkatnya nilai tambah sektor-sektor pendukung sektor wisata (PDRB hotel dan restauran). Realisasi capaian indikator kinerja Meningkatnya nilai tambah sektorsektor pendukung sektor wisata (PDRB hotel dan restauran) tahun 2013 sebesar 11% atau 68,75 % dari target yang ditentukan. Capaian tersebut menurun dari

152


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

capaian tahun 2012 yaitu sebesar 15,2%. Target akhir yang ditetapkan pada tahun 2015 adalah meningkat 40% tiap tahunnya. Tabel 3.73

Capaian indikator Meningkatnya nilai tambah sektor-sektor pendukung sektor wisata (PDRB hotel dan restauran) Tahun 2013

INDIKATOR KINERJA Meningkatnya tambah

sektor-sektor hotel

TARGET 2013

15,2%

16%

Capaian

Capaian

2013

%

11%

68,75

nilai

pendukung sektor wisata (PDRB

Existing 2012

dan

restauran)

f.

Meningkatnya proporsi sektor industri dan jasa dalam PDRB. Realisasi capaian indikator kinerja Meningkatnya proporsi sektor industri dan jasa dalam PDRB tahun 2013 sebesar 0,2% atau 45% dari target yang ditentukan. Capaian tersebut menurun dari capaian tahun 2012 yaitu sebesar 0,1%. Target akhir yang ditetapkan pada tahun 2015 adalah meningkat 10% tiap tahunnya. Adapun peranan/kontribusi masing-masing sektor terhadap perolehan PDRB total pada tahun 2012 adalah sebagai berikut: Sektor Pertanian (29,88 persen), Perdagangan, Hotel dan Rumah Makan (19,01 persen), Jasa-jasa (18,82 persen) dan Industri Pengolahan (11,17 persen), sedangkan lima sektor lainnya memberikan sumbangan kurang dari 10 persen. Dalam hal percepatan pertumbuhan ekonomi, hampir seluruh sektor mengalami percepatan diatas laju pertumbuhan rata-rata umum (6,26 persen), kecuali sektor pertanian, industri pengolahan, listrik, gas, air bersih, kontruksi dan bangunan masing-masing hanya melaju dengan kecepatan 3,90 persen, 4,51 persen, 5,75 persen, dan 6,02 persen.

153


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

Tabel 3.74

Capaian indikator Meningkatnya proporsi sektor industri dan jasa dalam PDRB Tahun 2013

INDIKATOR KINERJA Meningkatnya

Existing 2012

TARGET 2013

0,1%

0,2%

Capaian

Capaian

2013

%

0,09%

45

proporsi

sektor industri dan jasa dalam PDRB

g.

Meningkatnya jumlah industri kecil Realisasi capaian indikator kinerja Meningkatnya jumlah industri kecil adalah 36.396 industri atau 97,17% dari target yang ditentukan. Capaian tersebut meningkat dari capaian tahun 2012 yaitu 41.930 industri. Target akhir yang ditetapkan pada tahun 2015 adalah meningkat setiap tahunnya. Semakin mudahnya proses investrasi di Purbalingga maka banyak investor yang masuk. Hal ini akan meningkatkan nilai ekonomi pada masyarakat. Meningkatnya industri kecil yang ada di Purbalingga akan membuka banyak lowongan pekerjaan yang bagi masyarakat khususnya yang berpendidikan rendah. Kegiatan yang dilakukan adalam promosi potensi daerah di berbagai even untuk menarik para investor-investor baru. Dengan demikian itu langkah awl untuk menjadikan Purbalingga menjadi kota industri. Tabel 3.75

Capaian Indikator Meningkatnya jumlah industri kecil Tahun 2013

INDIKATOR KINERJA Meningkatnya

jumlah

industri kecil

Sasaran Keempat

Existing

TARGET 2013

Capaian 2013

39.240

43.147

41.930

industri

industri

industri

2012

Capaian % 97,17

: Meningkatnya investasi swasta, baik dalam negeri maupun asing, yang mampu menyerap tenaga kerja, mendorong aktivitas ekonomi lokal, dan ramah lingkungan, guna menyediakan lapangan

kerja

dengan

menanggulangi kemiskinan

154

tingkat

upah

memadai

dan


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

a.

Meningkatnya jumlah PMA. Realisasi capaian indikator kinerja Meningkatnya jumlah PMA tahun 2013 meningkat 2 perusahaan (26 perusahaan) atau 108,33% dari target yang ditentukan. Capaian tersebut sama dari capaian tahun 2012 yaitu tambah 2 perusahaan. Target akhir yang ditetapkan pada tahun 2015 bertrambah setiap tahunnya. Iklim investasi di Purbalingga yang semakin kondusif, maka

banyak

investor yang menanamkan modalnya di Purbalingga. Untuk menarik para investor pemerintah mengupayakan dengan melakukan promosi dan pemasaran potensi daerah, temu bisnis. Tabel 3.76

Capaian Meningkatnya jumlah PMA Tahun 2013

INDIKATOR KINERJA

Existing

TARGET

Capaian

Capaian

2012

2013

2013

%

2

24

26

Perusahaan

Perusahaan

Perusahaan

Meningkatnya jumlah PMA

b.

108,33

Meningkatnya nilai investasi PMA. Realisasi capaian indikator kinerja Meningkatnya nilai investasi PMA tahun 2013 adalah Rp. 29.581.601.000,- atau 84,51% dari target yang ditentukan. Capaian tersebut menurun capaian tahun 2012 yaitu Rp. 35.800.000.000,-. Target akhir yang ditetapkan pada tahun 2015 bertrambah setiap tahunnya. Iklim investasi di Purbalingga yang semakin kondusif, maka

banyak

investor yang menanamkan modalnya di Purbalingga. Untuk menarik para investor pemerintah mengupayakan dengan melakukan promosi dan pemasaran potensi daerah, temu bisnis. Tabel 3.77

Capaian indikator Meningkatnya nilai investasi PMA Tahun 2013

INDIKATOR KINERJA Meningkatnya investasi PMA

155

nilai

Existing 2012

TARGET 2013

Capaian 2013

Rp.

Rp.

Rp.

35.800.000.000 35.000.000.000 29,581.601.000

Capaian % 84,51


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

c.

Meningkatnya Upah Minimum Kabupaten. Realisasi capaian indikator kinerja Meningkatnya Upah Minimum Kabupaten adalah Rp. 896.500,- atau 99,89% dari target yang ditentukan. Capaian tersebut lebih baik dari capaian tahun 2012 yaitu sebesar Rp. 881.500,-. Target akhir yang ditetapkan pada tahun 2015 adalah naik rata-rata sebesar 10%/tahun. Dalam upaya meningkatkan kesejahteraan pekerja/ buruh diupayakan untuk semakin meningkatkan pemenuhan UMK terhadap KHL sesuai dengan komitmen bersama Unsur Tripartit. Tabel 3.78

Capaian indikator Meningkatnya Upah Minimum Kabupaten Tahun 2013

INDIKATOR KINERJA Meningkatnya

Upah

Minimum Kabupaten

d.

Existing 2012 67%

TARGET 2013

Capaian 2013

Rp. 896.500,-

Rp. 895.500,-

Capaian % 99,89

Menurunnya angka pengangguran. Realisasi capaian indikator kinerja Menurunnya Angka Pengangguran Tahun 2013 adalah 3.123 orang atau 69,40% dari target yang ditentukan. Capaian tersebut lebih baik dari capaian tahun 2012 yaitu sebesar 30,50% dari seluruh penduduk usia kerja yang mendapatkan pekerjaan di Kabupaten Purbalingga. Dengan adanya investor yang masuk ke Purbalingga dapat membuka lapangan pekerjaan baru bagi penduduk usia bekerja di Purbalingga. Pada tahun 2013 jumlah perusahaan di Purbalingga bertambah sebanyak

2 perusahaan. Itu

berimbas pada pembukaan lowongan pekerjaan bagi pencari kerja. Tabel 3.79

Capaian indikator Menurunnya angka pengangguran Tahun 2013

INDIKATOR KINERJA Menurunnya pengangguran

156

angka

Existing 2012 30,50%

TARGET 2013

Capaian 2013

4.500 orang

3.123 orang

Capaian % 69,40


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

Selama periode 2008 – 2011 Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Purbalingga mengalami kenaikan dan pada tahun 2012 TPT di Purbalingga mengalami penurunan. Pada tahun 2008 TPT di Purbalingga sebesar 1,06%, pada tahun 2009 sebesar 1,19%, pada tahun 2010 sebesar 3,82%, pada tahun 2011 sebesar 5,54% dan pada tahun 2012 TPT di Purbalingga menurun sebesar 5,14%. Gambar 3.14

Tingkat Pengangguran Terbuka di Purbalingga dan Tingkat Provinsi Jawa Tengah pada tahun 2008 – 2012

8 7.35

7

7.33 6.21

6

5.93 5.54

5 4

5.63 5.14 Jawa Tengah

3.82

3

Purbalingga

2 1.06

1

1.19

0 2008

2009

2010

2011

2012

Sumber Purbalingga Dalam Angka Tahun 2013 Misi Kelima : Sasaran Meningkatkan Kapasitas dan Kualitas Prasarana Wilayah, Terutama untuk Mendorong Keserasian Pertumbuhan Antarwilayah dan Pemerataan Pelayanan Sosial Sasaran Kesatu a.

: Tersedianya infrastruktur yang memadai dan saling terintegrasi.

Persentase panjang jalan kabupaten yang beraspal. Realisasi capaian indikator kinerja Persentase panjang jalan kabupaten yang beraspal tahun 2013 adalah 710.201 km atau 98,61% dari target yang ditentukan. Capaian tersebut lebih baik dari capaian tahun 2012 yaitu sebesar 698.454 km. Target akhir yang ditetapkan pada tahun 2015 masih lebih rendah dari target akkhir RPJMD pada tahun 2015 yaitu 100% jalan di Kabupaten Purbalingga sudah beraspal.

157


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

Untuk mencapai target semua jalan sudah beraspal sangat sulit. Itu dikarenakan : 1. Pada APBD murni belum tersedianya dana untuk menangani ruas jalan yang belum teraspal. 2. Harus dilakukan pembangunan jembatan sebanyak 3 unit. 3. Adanya kegiatan yang putus kontrak dan gagal lelang. Tabel 3.80

Capaian indikator Persentase panjang jalan kabupaten yang beraspal Tahun 2013

INDIKATOR KINERJA Persentase

panjang

jalan

kabupaten yang beraspal

b.

Existing

TARGET

Capaian

Capaian

2012

2013

2013

%

698,454

710,201

700,354 km

(98,345)

100%

(98,61%)

98,61

Persentase jalan kabupaten dalam kondisi baik. Realisasi capaian indikator kinerja Persentase jalan kabupaten dalam kondisi baik tahun 2013 adalah 487.262 km (60,77%) atau 60,77% dari target yang ditentukan. Capaian tersebut lebih baik dari capaian tahun 2012 yaitu sebesar 387.262 km (54,52%). Target akhir yang ditetapkan pada tahun 2015 masih lebih rendah dari target akhir RPJMD pada tahun 2015 yaitu 70% dari jumlah panjang jalan kabupaten yang ada di Kabupaten Purbalingga. Ada beberapa kegiatan pada tahun 2013 yang belum selesai, putus kontrak dan gagal lelang maka pencapaian kinerja tidak mencapai target. Tabel 3.81

Capaian indikator Persentase jalan kabupaten dalam kondisi baik Tahun 2013 Existing

TARGET

Capaian

Capaian

2012

2013

2013

%

Persentase jalan kabupaten

387,262

487,262

431,558

dalam kondisi baik

(54,52%)

(68,61%)

(60,77%)

INDIKATOR KINERJA

158

60,77


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

c.

Panjang jembatan. Realisasi capaian indikator kinerja Panjang jembatan tahun 2013 adalah 2.500,8 m atau 93,35% dari target yang ditentukan. Capaian tersebut lebih rendah dibandingkan capaian tahun 2012 yaitu sebesar 2.542,8 m. Ada beberapa kegiatan pada tahun 2013 yang belum selesai, putus kontrak dan gagal lelang maka pencapaian kinerja tidak mencapai target. Tabel 3.82

Capaian indikator Panjang jembatan Tahun 2013

INDIKATOR KINERJA Panjang jembatan

d.

Existing

TARGET

Capaian

Capaian

2012

2013

2013

%

2.542,8 m

2.542,8 m

2.500,8 m

93,35

Meningkatnya luas lahan beririgasi teknis dan setengah teknis Realisasi capaian indikator kinerja Meningkatnya luas lahan beririgasi teknis dan setengah teknis tahun 2013 sebanyak PKD 204 unit, Pustu 48 Puskesmas 22 unit atau 94,89% dari target yang ditentukan. Capaian tersebut menurun dari capaian tahun 2012 yaitu sebanyak PKD 204 unit, Pustu 48 Puskesmas 22 unit. Target akhir yang ditetapkan pada tahun 2015 adalah meningkat kualitas dan kuantitasnya. Tabel 3.83

Capaian indikator Meningkatnya luas lahan beririgasi teknis dan setengah teknis Tahun 2013

INDIKATOR KINERJA Meningkatnya luas lahan beririgasi

teknis

setengah teknis

e.

dan

Existing

TARGET

Capaian

Capaian

2012

2013

2013

%

11.232,56ha

11.232,56ha

11.232,68ha

3.640,576ha

3.640,576ha

3.640,576ha

100

Jumlah prasarana pelayanan kesehatan. Realisasi capaian indikator kinerja Jumlah prasarana pelayanan kesehatan tahun 2013 sebanyak PKD 204 unit, Pustu 48 Puskesmas 22 unit atau 94,89% dari target yang ditentukan. Capaian tersebut menurun dari capaian tahun 2012 yaitu

159


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

sebanyak PKD 204 unit, Pustu 48 Puskesmas 22 unit. Target akhir yang ditetapkan pada tahun 2015 adalah meningkat kualitas dan kuantitasnya. Kondisi sarana pelayanan kesehatan dasar pada saat ini dari 239 desa/ kelurahan dirasa masih kurang. Artinya belum seluruh desa/ kelurahan tersedia sarana pelayanan kesehatan dasar. Perlu dilakukan akselerasi penambahan jumlah sarana dan prasarana kesehatan dasar di seluruh desa/ kelurahan. Tabel 3.84

Capaian indikator Jumlah prasarana pelayanan kesehatan Tahun 2013

INDIKATOR KINERJA Jumlah

prasarana

pelayanan kesehatan

f.

Capaian

Capaian

2013

%

Existing 2012

TARGET 2013

PKD 204 unit,

PKD 204 unit,

PKD 189,

Pustu 48

Pustu 48

Pustu 49,

Puskesmas 22

Puskesmas 22

Puskesmas

unit,

unit,

22 unit

94,89

Jumlah prasarana pelayanan pendidikan. Realisasi

capaian

indikator

kinerja

Jumlah

prasarana

pelayanan

pendidikan tahun 2013 Ruang kelas SD/ MI 4477, SMP/ MTs 1398, SMA/SMK/MA 796 ruang kelas atau 104,74 % dari target yang ditentukan. Capaian tersebut lebih baik dari capaian tahun 2012 yaitu Ruang kelas SD/ MI 4.217, SMP/ MTs 1287, SMA/SMK/MA 694 ruang kelas. Target akhir yang ditetapkan pada tahun 2015 adalah menurun tiap tahunnya. Tabel 3.85

Capaian indikator Jumlah prasarana pelayanan pendidikan Tahun 2013

INDIKATOR KINERJA Jumlah

prasarana

pelayanan pendidikan

160

Existing 2012

TARGET 2013

Capaian 2013

Ruang kelas

Ruang kelas

Ruang kelas

SD/ MI 4.217,

SD/ MI 4388,

SD/ MI 4477,

SMP/ MTs

SMP/ MTs

SMP/ MTs

1287,

1287,

1398,

SMA/SMK/MA

SMA/SMK/MA

SMA/SMK/MA

Capaian %

104,74


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

g.

694 ruang

694 ruang

796 ruang

kelas

kelas

kelas

Jumlah pasar tradisional. Realisasi capaian indikator kinerja Jumlah pasar tradisional tahun 2013 sebanyak 19 pasar atau 52,78% dari target yang ditentukan. Capaian tersebut sama dengan capaian tahun 2012 yaitu sebanyak 19 pasar. Target akhir yang ditetapkan pada tahun 2015 sebanyak 36 pasar. Pemerintah Kabupaten Purbalingga pada tahun 2013 hanya merenofasi pasar yang sudah ada dan tidak membangun pasar baru. Tabel 3.86

Capaian indikator Jumlah pasar tradisional Tahun 2013

INDIKATOR KINERJA

Existing

TARGET

Capaian

Capaian

2012

2013

2013

%

19

36

19

52,78

Jumlah pasar tradisional

Sasaran Kedua a.

: Meningkatnya kualitas perumahan dan permukiman

Menurunnya luasan kawasan kumuh. Realisasi capaian indikator kinerja Menurunnya luasan kawasan kumuh tahun 2013 tidak ada atau 100% dari target yang ditentukan. Di Purbalingga sudah tidak ada kawasan kumuh. Itu dikarenakan sudah banyaknya bantuan baik pemerintah pusat maupun pemerintah daerah antara lain PNPM yang diberikan kepada desa/ kelurahan. Tabel 3.87

Capaian indikator Menurunnya luasan kawasan kumuh Tahun 2013

INDIKATOR KINERJA Menurunnya kawasan kumuh

161

luasan

Existing

TARGET

2012

2013

Tidak ada

Tidak ada

Capaian 2013 Tidak ada

Capaian % 100


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

b.

Menurunnya jumlah rumah tidak layak huni. Realisasi capaian indikator kinerja Menurunnya jumlah rumah tidak layak huni tahun 2013 sebanyak 4,7% atau 93,60% dari target yang ditentukan sebanyak 13.858 rumah. Capaian tersebut lebih baik dari capaian tahun 2012 yaitu sebanyak 6,98%. Target akhir yang ditetapkan pada tahun 2015 sebanyak tidak ada rumah yang tidak layak huni. Dengan berbagai upaya yang dilakukan untuk mewujudkan sasaran ini, Pemerintah Kabupaten Purbalingga memperoleh Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dari Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera) yang merupakan program Kemenpera untuk

mendorong Pemda dalam

memfasilitasi penyelenggaraan perumahan swadaya serta membantu Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) agar dapat menempati rumah dan lingkungan yang layak huni. Disamping bantuan tersebut, Pemerintah Kabupaten Purbalingga juga mengeluarkan kebijakan di sektor perumahan dan permukiman yaitu program PSPR Gakin (Program Stimulan Pemugaran Rumah Keluarga Miskin) yang digulirkan Pemkab Purbalingga sejak tahun 2003 Tabel 3.88

Capaian indikator Menurunnya jumlah rumah tidak layak huni Tahun 2013

INDIKATOR KINERJA Menurunnya

jumlah

rumah tidak layak huni

Existing

TARGET

2012

2013

6,98% (turun 1.216)

c.

4,4% turun (13.858)

Capaian 2013

4,7%

Capaian % 93,60

Meningkatnya rumah tangga bersanitasi. Realisasi capaian indikator kinerja Meningkatnya rumah tangga bersanitasi tahun 2013 adalah 74,89% atau 107% dari target yang ditentukan. Capaian tersebut lebih baik dari capaian tahun 2012 yaitu sebesar 61,30. Target akhir yang ditetapkan pada tahun 2015 masih lebih rendah dari target akkhir RPJMD pada tahun 2015 yaitu 80%.

162


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

Kesadara masyarakat akan pentingnya rumah tinggal berakses sanitasi dasar (mempunyai fasilitas pembuangan air besar/ tinja) sudah mulai membaik. Salah satu faktor yang menyebabkan naiknya rumah tangga bersanitasi selain kesadaran masyarakat yang meningkat juga dikarenakan adanya program kegiatan pembangunan IPAL (Instalasi Pengolahan air Limbah) Komunal untuk pedesaan dan program USRI (Urban Sanitation and rural Infrastructure) untuk kawaasan perkotaan. Tabel 3.90

Capaian indikator Meningkatnya rumah tangga bersanitasi Tahun 2013

INDIKATOR KINERJA Meningkatnya rumah tangga bersanitasi

d.

Existing

TARGET

Capaian

Capaian

2012

2013

2013

%

61,3%

70%

74,89%

107

Meningkatnya rumah tangga menggunakan air bersih Realisasi

capaian

indikator

kinerja

Meningkatnya

rumah

tangga

menggunakan air bersih tahun 2013 sebesar 98,48% atau 110,53% dari target yang ditentukan. Capaian tersebut lebih baik dari capaian tahun 2012 yaitu sebesar 86,70%. Capaian pada tahun 2013 sudah melampaui target akhir yang ditetapkan pada tahun 2015 adalah 90%. Cakupan penggunaan air bersih sudah mencapai target yang ditetapkan. Akses masyarakat terhadap air bersih terus meningkat seiring dengan berjalannya program pamsimas. Sebagaian kecil masyarakat yang masih memanfaatkan air dari sumber yang tidak terlindung. Tabel 3.91

Capaian indikator Meningkatnya rumah tangga bersanitasi Tahun 2013

INDIKATOR KINERJA Meningkatnya

163

TARGET 2013

86,7%

90%

Capaian

Capaian

2013

%

99,48%

110,53

rumah

tangga menggunakan air bersih

Existing 2012


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

e.

Meningkatnya cakupan air bersih perpipaan. Realisasi capaian indikator kinerja Meningkatnya cakupan air bersih tahun 2013 sebesar 44.349 SR atau 103,14 % dari target yang ditentukan. Capaian tersebut lebih baik dari capaian tahun 2012 yaitu sebesar 29.110 SR. Capaian tahun 2013 sudah melampaui target akhir yang ditetapkan pada tahun 2015 adalah 43.000 SR. Jaringan air bersih ini selain dari jaringan PDAM yang melayani air bersih perkotaan tetapi ada juga melalui program kegiatan yang beradi di Bidang Cipta Karya dan Tata Ruang DPU Kabupaten Purbalingga. Program tersebut antara lain Kegiatan Pembangunan Sistem Penyediaan Air Sederhana (SIPAS) dan Program Pamsimas yang melayani air bersih pedesaan. Bentuk penyediaan air bersih pedesaan selain melalui pemasangan pipa secara gravitasi juga dilakukan melalui pemasangan pompa, pembangunan sumur bor serta pembangunan brancaptering maupun tower. Tabel 3.92

Capaian indikator Meningkatnya cakupan air bersih perpipaan Tahun 2013

INDIKATOR KINERJA Meningkatnya

cakupan

air

bersih perpipaan

f.

Existing

TARGET

Capaian

Capaian

2012

2013

2013

%

29.110SR

43.000 SR

44.349 SR

103,14

Meningkatnya cakupan layanan persampahan. Realisasi capaian indikator kinerja Meningkatnya cakupan layanan persampahan tahun 2013 adalah 152,50 m3/hr 194,90 m3/hr atau 100% dari target yang ditentukan. Capaian tersebut lebih baik dari capaian tahun 2012 yaitu sebesar 130 organisasi. Target akhir yang ditetapkan pada tahun 2015 masih lebih rendah dari target akkhir RPJMD pada tahun 2015 yaitu 239 organisasi. Volume sampah yang ditangani oleh DKP adalah 152 m3/hr. TPA yang ada di Kabupaten Purbalingga melayani 10 Kecamatan yang ada disekitarnya. Seiring dengan pertumbuhan penduduk yang semakin padat maka jumlah sampah yang akan dilayani semakin banyak.

164


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

Tabel 3.93

Capaian indikator Meningkatnya cakupan layanan persampahan Tahun 2013 Existing

TARGET

Capaian

Capaian

2012

2013

2013

%

152 m3 /hr

153 m3 /hr

193,48 m3

193,48 m3

/hr

/hr

INDIKATOR KINERJA Meningkatnya

cakupan

layanan persampahan

g.

152,50 m3/hr 194,90

99,67

m3/hr

Tempat pembuangan sampah per satuan penduduk Realisasi capaian indikator kinerja Tempat pembuangan sampah per satuan penduduk tahun 2013 adalah 0,26 m3/penduduk atau 100% dari target yang ditentukan. Capaian tersebut lebih kecil dengan capaian tahun 2012 yaitu sebesar 0,26 m3/penduduk. Tempat pembuangan sampah setiap tahunnya akan mengalami penurunan. Itu diakibatkan karena laju pertumbuhan penduduk yang semakin meningkat, sedangkan jumlah penampungan sampah tetap. Tabel 3.94

Capaian indikator Tempat pembuangan sampah per satuan penduduk Tahun 2013

INDIKATOR KINERJA Tempat sampah penduduk Sasaran Ketiga

Existing

TARGET

Capaian

Capaian

2012

2013

2013

%

pembuangan per

satuan

0,26 3

0,16 3

0,16 3

m /penduduk m /penduduk m /penduduk

100

: Terpenuhinya pasokan energi yang cukup untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga dan berbagai aktivitas sosial ekonomi.

a.

Meningkatnya rasio elektrifikasi. Realisasi capaian indikator kinerja Meningkatnya rasio elektrifikasi tahun 2013 adalah 98,41% atau 100% dari target yang ditentukan. Capaian tersebut

165


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

lebih baik dari capaian tahun 2012 yaitu sebesar 98,40%. Target akhir yang ditetapkan pada tahun 2015 diharapkan akan meningkat setiap tahunnya. Dengan adanya program Lindes baik yang didanai APBN (PLN), APBD Provinsi (Dinas ESDM Prov.) dan APBD Kabupaten (Bidang ESDM, DPU) jumlah rumah tangga yang menikmati listrik semakin banyak. Tabel 3.95

Capaian indikator Meningkatnya rasio elektrifikasi Tahun 2013

INDIKATOR KINERJA Meningkatnya rasio elektrifikasi

b.

Existing

TARGET

Capaian

Capaian

2012

2013

2013

%

98,40%

98,41%

98,41%

100

Jumlah rumah tangga pengguna kayu bakar. Realisasi capaian indikator kinerja Jumlah rumah tangga pengguna kayu bakar tahun 2013 adalah menurun atau 100% dari target yang ditentukan. Capaian tersebut sama dengan capaian tahun 2012 yaitu sebesar menurun. Target akhir yang ditetapkan pada tahun 2015 tidak ada penduduk yang menggunakan kayu bakar. Data pengguna kayu bakar secara real tidak ada. Namun dengan asumsi meningkatnya penggunaan elpiji 3 kg, maka pengguna kayu bakar semakin berkurang. Pemakaian elpiji 3 kg dikabupaten Purbalingga pada Tahun 2013 mencapai angka 13.500 tabung/ hari. Permintaan kuota elpiji 3 kg ke PT. Pertami Persero pata tahun 2013 sebanyak 13.500 tabung/ hari menjadi 14.435 tabung/ hari pada tahun 2014, serta ditunjang dengan pengawasan dan pengendalian distribusi elpiji 3 kg.

166


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

Tabel 3.96

Capaian indikator Jumlah rumah tangga pengguna kayu bakar Tahun 2013 Existing

TARGET

Capaian

Capaian

2012

2013

2013

%

Menurun

Menurun

Menurun

100

INDIKATOR KINERJA Jumlah

rumah

tangga

pengguna kayu bakar

Sasaran Keempat

: Terselenggaranya pelayanan telematika yang efisien dan modern untuk mewujudkan masyarakat informasi.

a.

Jumlah desa tidak terjangkau layanan telekomunikasi. Realisasi capaian indikator kinerja Jumlah desa tidak terjangkau layanan telekomunikasi tahun 2013 adalah tidak ada atau 100% dari target yang ditentukan. Capaian tersebut sama dengan capaian tahun 2012 yaitu tidak ada. Target akhir yang ditetapkan pada tahun 2015 tidak ada desa yang tidak terjangkau layanan komunikasi. Kondisi geografis di Purbalingga yang terdiri dari dataran rendah daan pegunungan sangat sulit untuk memeratakan jaringan telekomunikasi. Ada beberapa kecamatan yang tidak terjangkau oleh jaringan kabel dari Telkom, tetapi sudah terjangkau oleh jaringan telefon selular. Tabel 3.97

Capaian

indikator

Jumlah

desa

tidak

terjangkau

layanan

telekomunikasi Tahun 2013 INDIKATOR KINERJA Jumlah

desa

terjangkau

Existing

TARGET

Capaian

Capaian

2012

2013

2013

%

0

0

0

100

tidak layanan

telekomunikasi

b.

Jumlah warung internet. Realisasi capaian indikator kinerja Jumlah warung internet tahun 2013 adalah 106 atau 100% dari target yang ditentukan. Capaian tersebut sama dengan capaian tahun 2012 yaitu tidak ada.

167


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

Dengan semakin mudahnya mengakses internet maka perkembangan warung internet yang ada semakin memprihatinkan. Sekarang masyarakat cukup membuka internet dari rumah saja. Hal ini mengakibatkan sepinya pengunjung di beberapa warung internet sehingga banyak warung internet yang tutup. Upaya yang dilakukan adalah membentuk peekumpulan warnet yang difasilitasi oleh Dinhubkominfo antara lain KIM PALAWA atau Kelompok Informasi Masyarakat yang bertempat di Desa Grecol. Kegiatan yang dilakukan dengan sosialisasi internet sehat yang bertujuan agar warga sekitar dapat mengakses internet secara gratis. Tabel 3.98

Capaian indikator Jumlah warung internet Tahun 2013

INDIKATOR KINERJA Jumlah

desa

terjangkau

Existing

TARGET

Capaian

Capaian

2012

2013

2013

%

106

106

106

100

tidak layanan

telekomunikasi

c.

Jumlah hot spot area. Realisasi capaian indikator kinerja Jumlah hot spot area tahun 2013 adalah 13 atau 118,18% dari target yang ditentukan. Capaian tersebut lebih bagun dibandingkan capaian tahun 2012 yaitu 8. Target akhir yang ditetapkan pada tahun 2015 meningkat. Tabel 3.99

Capaian indikator Jumlah hot spot area Tahun 2013

INDIKATOR KINERJA Jumlah hot spot area

d.

Existing

TARGET

Capaian

Capaian

2012

2013

2013

%

8

11

13

118,18

Jumlah jenis pelayanan publik secara online Realisasi capaian indikator kinerja Jumlah jenis pelayanan publik secara online tahun 2013 adalah 25 (1 Website Purbalingga, 22 sub domain, 1 sistem surat elektronik, LPSE) atau 92,59% dari target yang ditentukan. Capaian tersebut

168


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

sama dibandingkan capaian tahun 2012 yaitu 25. Target akhir yang ditetapkan pada tahun 2015 meningkat. Upaya untuk mengelola Sub Domain dengan pelatihan update website, namun pada prakteknya ada beberapa SKPD yang tidak aktif mengakses karena keterbatasan personil. Tabel 3.100

Capaian indikator Jumlah jenis pelayanan publik secara online Tahun 2013

INDIKATOR KINERJA Jumlah

jenis

Existing

TARGET

Capaian

Capaian

2012

2013

2013

%

27 : 1

25 (1

Website

Website

Purbalingga,

Purbalingga,

22 sub

22 sub

domain, 1

domain, 1

sistem surat

sistem surat

elektronik,

elektronik,

LPSE

LPSE)

pelayanan

publik secara online

25

e.

92,59

Persentase instansi pemerintah menggunakan teknologi informatika Realisasi capaian indikator kinerja Persentase instansi pemerintah menggunakan teknologi informatika tahun 2013 adalah 100% atau 100% dari target yang ditentukan. Capaian tersebut sama dibandingkan capaian tahun 2012 yaitu 100%. Target akhir yang ditetapkan pada tahun 2015 meningkat. SKPD di Kabupaten Purbalingga sudah memnggunakan tehnologi informatika pada pelaksanaan administrasi sehari-hari. Ada beberapa SKPD yang sudah menggunakan aplikasi dalam melaksanakan pekerjaannya. Tabel 3.101

Capaian indikator Persentase instansi pemerintah menggunakan teknologi informatika Tahun 2013

INDIKATOR KINERJA Persentase

169

instansi

Existing

TARGET

Capaian

Capaian

2012

2013

2013

%

100%

100%

100%

100


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013 pemerintah

menggunakan

teknologi informatika

Misi Keenam : Mewujudkan Kelestarian Fungsi Lingkungan Hidup melalui Peningkatan Kualitas Pengelolaan Sumber Daya Alam dan Lingkungan Hidup, serta Pelestarian Kekayaan Sumber Daya Hayati. Sasaran Kesatu

: Terjaganya fungsi dan daya dukung lingkungan hidup, serta pulihnya kondisi dan fungsi lingkungan hidup yang mengalami degradasi akibat eksploitasi sumber daya alam dan dampak aktivitas sosial ekonomi masyarakat

a.

Menurunnya luas lahan kritis. Realisasi capaian indikator kinerja Menurunnya luas lahan kritis pada kawasan lindung tahun 2013 adalah 7% atau 71,43% dari target yang ditentukan. Capaian tersebut sama dengan capaian tahun 2012 yaitu 5%. Luas lahan kritis diluar kawasan hutan di Purbalingga untuk fungsi hutan lindung agak kritis seluas 6.353,2 Ha dan yang kritis seluas 887,3 Ha. Rehabilitasi hutan dikawasan hutan lindung dengan pembangunan kebun bibit rakyat (KBR) dan penanaman pohon untuk konservasi yang bersumber dari DAS Serayu Opak Progo Yogyakarta. Realisasi capaian indikator kinerja Menurunnya luas lahan kritis pada kawasan budidaya pertanian tahun 2013 adalah 17% atau 71,43% dari target yang ditentukan. Capaian tersebut sama dengan capaian tahun 2012 yaitu 15%. Rehabilitasi hutan dikawasan budidaya dengan pembangunan sipil teknis (cek dam/ dam penahan, guly plug, sumur resapan) dan penanaman pohon (tanaman yang berfungsi untuk konservasi dan menghasilkan buah) dikawasan budidaya. Tabel 3.102

Capaian indikator Menurunnya luas lahan kritis informatika Tahun 2013

INDIKATOR KINERJA Menurunnya

luas

Existing

TARGET

Capaian

Capaian

2012

2013

2013

%

7,66%

5%

7%

71,43

lahan

kritis 

170

Persentase lahan kritis


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013 di kawasan lindung 

Presentase Lahan kritis di kawasan budidaya

21,34%

15%

17%

71,43

pertanian

b.

Menurunnya tingkat pencemaran udara, air dan tanah. Tabel 3.103

Capaian indikator Menurunnya tingkat pencemaran udara, air dan tanah Tahun 2013

INDIKATOR KINERJA Menurunnya

Existing

TARGET

Capaian

Capaian

2012

2013

2013

%

tingkat

Dibawah

pencemaran udara, air dan

ambang

tanah

Udara : 8/8 80%

batas (100%)

Air : 36/45

112,5

Tanah : 0

1) Upaya Penurunan Pencemaran Udara Keberadaan industrialisasi di Kabupaten Purbalingga berpengaruh besar terhadap kondisi kualitas udara. Udara merupakan komponen lingkungan penting yang menguasai hajat hidup orang banyak dan penggunaannya tidak bias dibatasi oleh ruang atau pembatas tertentu, karena peyebarannya tidak bisa dibatasi dan penggunaannya adalah penting terkait unsur kehidupan semua mahluk hidup. Untuk itu, menjaga kualitas udara menjadi suatu kebutuhan agar masyarakat dan mahluk hidup lainnya tidak terganggu kesehatannya akubat udara yang tercemar. Pentingnya udara yang sehat tersebut mendorong Pemerintah Kabupaten Purbalingga melalui Badan Lingkungan hidup untuk melakukan pemantauan kualitas udara. Dalam hal ini adalah uji udara ambien pada wilayah Kabupaten Purbalingga yang merupakan pusat kegiatan bagi penduduknya. Tujuan dilakukannya pemantauan kualitas udara di Kabupaten Purbalingga tahun 2013 adalah :

171


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

1. Menyediakan data, informasi dan dokumentasi untuk meningkatkan kualitas

pengambilan

keputusan

pada

semua

tingkat

dengan

memperhatikan aspek, daya dukung dan daya tampung lingkungan hidup terkait dengan pengelolaan kualitas udara. 2. Menyediakan informasi lingkungan hidup terutama mengenai kualitas udara sebagai sarana publik untuk melakukan pengawasan dan penilaian pelaksanaan tata praja lingkungan (Good Environmental Governance) di Kabupaten Purbalingga, sebagai landasan untuk berperan dalam menentukan pembangunan berkelanjutan dan berwawasan lingkungan (Bangun Praja/ Adipura) Lokasi pengambilan sampel adalah beberapa industry dan ruang Publik (Publik Space) di wilayah Kabupaten Purbalingga dengan sebaran yang memungkinkan untuk dilakukan pemantauan kualitas udara, karena isu lingkungan merupakan seatu hal yang riskan, maka tidak semua industri membuka diri untuk dilakukan pengambilan uji ambien. 2) Upaya Penurunan Pencemaran Air. Perkembangan investasi dan industri yang begitu menyolok berdampak pada perubahan lingkungan, terutama lingkungan perairan yang banyak digunakan sebagai areal pembuangan limbah. Sektor industri memiliki kecenderungan terus berkembang, sehingga pada masa mendatang dimungkinkan akan dapat menjadi sektor basis. Perkembangan ini sangat luar biasa dan berdampak positif bagi perkembangan pembangunan didaerah tersebut. Dibalik dampak positif pada perekonomian yang besar ini, dampak negative juga mengancam wilayah Purbalingga. 3) Upaya Pencegahan Pencemaran Tanah Pengujian terhadap tanah belum bisa dilakukan di Kabupaten Purbalingga, mengingat besarnya biaya dan alat uji tanah pada Laboratorium Badan Lingkungan Hidup belum ada. Sasaran Kedua

: Terpeliharanya kekayaan keragaman jenis dan kekhasan sumber daya alam.

172


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

a.

Terjaganya keragaman hayati (biodiversity index). Realisasi capaian indikator kinerja Terjaganya keragaman hayati (biodiversity index) tahun 2013 sebesar 100% atau 100% dari target yang ditentukan. Capaian tersebut sama dengan capaian tahun 2012 yaitu sebesar 100%. Ini dapat dicapai dengan menjaga keragaman hayati baik yang ada dihutan Negara maupun dilahan masyarakat dengan pelaksanaan program perlindungan sumber daya alam. Tabel 3.104

Capaian indikator Terjaganya keragaman hayati (biodiversity index) Tahun 2013

INDIKATOR KINERJA Terjaganya hayati

Existing 2012

TARGET 2013

100%

100%

Capaian

Capaian

2013

%

100%

100

keragaman (biodiversity

index)

b.

Jumlah kasus pelanggaran perusakan lingkungan hidup. Realisasi capaian indikator kinerja Jumlah kasus pelanggaran perusakan lingkungan hidup tahun 2013 sebesar 100% atau 100% dari target yang ditentukan. Capaian tersebut sama dengan capaian tahun 2012 yaitu sebesar 100%. Target akhir yang ditetapkan pada tahun 2015 adalah menurun tiap tahunnya. Tabel 3.105

Capaian indikator Jumlah kasus pelanggaran perusakan lingkungan hidup Tahun 2013

INDIKATOR KINERJA Jumlah pelanggaran

Existing 2012

TARGET 2013

100%

100%

kasus perusakan

lingkungan hidup

Capaian

Capaian

2013

%

6/6 (100%)

100%

Beberapa masalah lingkungan yang ditangani oleh pemerintah daerah sampai saat ini lebih banyak yang bersifat rutinitas, seprti gerakan penghijauan

173


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

dan reboisasi terkait dengan menurunnya kualitas lingkungan disekitar kawasan lindung. Sedangkan permasalahan mengenai pelanggaran hukum lingkungan atau pencemaran lingkungan tidak begitu banyak ditangani karena memang sifatnya bukan berupa aduan, sehingga tanpa aduan dari masyarakat penegak hukum lingkungan tidak dapat dilaksanakan dengan baik, karena dalam hal ini masyarakat juga berperan sebagai kontrol dalam penegakan hukum Sasaran Ketiga

: Meningkatnya kesadaran, sikap mental, dan perilaku masyarakat dalam pengelolaan sumber daya alam dan pelestarian fungsi lingkungan hidup.

a.

Jumlah dan persentase perusahaan yang memiliki dokumen perencanaan lingkungan (AMDAL, UKL, UPL). Realisasi capaian indikator kinerja Jumlah dan persentase perusahaan yang memiliki dokumen perencanaan lingkungan (AMDAL, UKL, UPL) tahun 2013 adalah Amdal : 0 UKL/UPL : 19 SPPL : 64 atau 100% dari target yang ditentukan. Capaian tersebut sama dengan capaian tahun 2012 yaitu sebesar Amdal : 2 UKL/UPL : 20. Target akhir yang ditetapkan pada tahun 2015 adalah meningkat tiap tahunnya. Tabel 3.106

Capaian indikator Jumlah dan persentase perusahaan yang memiliki dokumen perencanaan lingkungan (AMDAL, UKL, UPL) Tahun 2013

INDIKATOR KINERJA Jumlah dan persentase perusahaan memiliki

yang dokumen

perencanaan lingkungan (AMDAL, UKL, UPL)

Existing 2012

TARGET 2013

Amdal : 2 (100%) UKL/UPL : 20 (100%)

Capaian

Capaian

2013

%

Amdal : 0 0

UKL/UPL : 19

100

SPPL : 64

Analisis mengenai dampak lingkungan (AMDAL) adalah kajian mengenai dampak besar dan penting dari suatu usaha dan/ atau kegiatan yang direncanakan pada lingkungan hidup dan diperlukan bagi proses pengambilan keputusan tentang penyelenggaran usaha dan atau kegiatan. AMDAL ini dibuat pada saat

174


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

perencanaan suatu pproyek diperkirakan akan memberikan pengaruh terhadap lingkungan hidup disekitarnya. Berbagai jenis usaha baik industri besar ataupun kecil yang berkembangn dikabupaten Purbalingga perlu untuk dimonitor dan diawasi mulai pembangunan sampai dengan proses produksinya. Untuk itulah, maka setiap jenis usaha/ industri dengan skala tertentu sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang befrlaku wajib menyusun dokumen pengelolaan lingkungan. b.

Meningkatnya kelompok peduli lingkungan. Realisasi capaian indikator kinerja Meningkatnya kelompok peduli lingkungan tahun 2013 sebesar 13 organisasi atau 130% dari target yang ditentukan. Capaian tersebut menurun dari capaian tahun 2012 yaitu 3 LSM. Target akhir yang ditetapkan pada tahun 2015 adalah meningkat tiap tahunnya. Tabel 3.107

Capaian indikator Meningkatnya kelompok peduli lingkungan Tahun 2013

INDIKATOR KINERJA Meningkatnya kelompok peduli lingkungan

Existing 2012

TARGET 2013

3 LSM

-

Capaian

Capaian

2013

%

13 Organisasi

130

Keberadaan LSM lingkungan dan kelompok peduli lingkungan nantinya diharapkan dapat berperan aktif sebagai mediator antara masyarakat dan pemerintah daerah dalam merencanakan berbagai kebijakan dan program terkait dengan

pengelolaan

lingkungan

di

Kabupaten

Purbalingga.

Kurangnya

penghargaan terkait dengan pengelolaan lingkungan yang diterima oleh masyarakat Purbalingga merupakan salah satu indikator dari rendahnya peran masyarakat dalam mengelola dan merawat lingkungan. Untuk itulah pemerintah daerah mencoba untuk menyelenggarakan penyuluhan yang terkait dengan pengelolaan lingkungan. Kegiatan yang sudah dilakukan oleh pemerintah daerah adalah penyuluhan mengenai pengelolaan sampah, sehingga diharapkan nantinya peningkatan timbunan sampah yang sejalan dengan peningkatan jumlah penduduk dan konsumsi masyarakat dapat ditanggulangi.

175


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

c.

Menurunnya penggalian tambang tanpa ijin. Realisasi capaian indikator kinerja Menurunnya penggalian tambang tanpa ijin tahun 2013 adalah Menurun 2,9% dari luas lahan 25,65 ha atau 107,93% dari target yang ditentukan. Target akhir yang ditetapkan pada tahun 2015 tidak adanya kasus pertambangan liar di wilayah Kabupaten Purbalingga. Belum tuntasnya kasus penambangan liar di Kabupaten Purbalingga adalah dikarenakan pada tahun 2013 Pemerintah Daerah belum dapat menerbitkan Ijin Usaha Pertamabangan (IUP) baru terkait masalah regulasi, baik ditingkat nasional (belum ditetapkannya Wilayah Usaha Pertambangan) maupun regulasi ditingkat kabupaten (belum ditetapkannya Peraturan Bupati tentang Tata Cara Memperooleh Izin Usaha Pertambangan sebagai tindak lanjut Perda Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pengelolaan dan Perizinan Pertambangan Mineral dan Retribusi Penggantian Biaya Cetak Peta Informasii Pertambangan). Penurunan jumlah Penambangan Tanpa Ijin (PETI) pada taahun 2013 disebakaan oleh berhentinya kegiatan usaha karena cadangannya yang sudah berkurang. Tabel 3.108

Capaian indikator Menurunnya penggalian tambang tanpa ijin Tahun 2013

INDIKATOR KINERJA Menurunnya tambang tanpa ijin

Existing

TARGET

Capaian

Capaian

2012

2013

2013

%

penggalian

Menurun Menurun

3,13% Dari luas 25,65ha

d.

Menurun 2,9%

107,93

(25,65 ha)

Menurunnya kasus pencurian kayu di hutan. Realisasi capaian indikator kinerja Menurunnya kasus pencurian kayu di hutan tahun 2013 sebesar 100% atau 100% dari target yang ditentukan. Capaian tersebut menurun dari capaian tahun 2012 yaitu sebesar 100%. Target akhir yang ditetapkan pada tahun 2015 adalah tidak ada kasus.

176


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

Tabel 3.109

Capaian indikator Menurunnya kasus pencurian kayu di hutan Tahun 2013

INDIKATOR KINERJA Menurunnya

Existing 2012

TARGET 2013

100%

100%

kasus

pencurian kayu di hutan

Tabel 3.110

Capaian

2013

%

100%

100%

Rekapitulasi Pengukuran Kinerja Tahun 2013.

NO

SASARAN STRATEGIS

CAPAIAN KINERJA Nilai

Kategori

2

3

4

Terwujudnya aparatur pemerintah daerah yang

85.43

Baik

91.66

Sangat

1 1

Capaian

profesional, bersih, dan berwibawa agar dapat menjadi penggerak pembangunan daerah dan mampu memberikan pelayanan yang prima kepada masyarakat. 2

Terwujudnya kelembagaan pemerintah daerah yang mampu berfungsi secara efektif dan efisien, serta

senantiasa

mampu

menjawab

Baik

tuntutan

kebutuhan dan dinamika lingkungan eksternal. 3

Terwujudnya

penyelenggaraan

administrasi

pemerintahan yang efektif, efisien,

91.94

transparan,

Sangat Baik

akuntabel, memiliki strategi yang jelas, mampu memberikan

arahan

penyelenggaraan

dan

administrasi

supervisi publik

pembangunan;

responsif

terhadap

permasalahan,

tuntutan,

dan

masyarakat;

mampu

bersikap

dalam

dan

dan

berbagai kebutuhan bertindak

profesional; serta mampu menggerakkan partisipasi rakyat, berkeadilan, dan menjunjung tinggi hak asasi manusia. 4

177

Meningkatnya ketenteraman dan ketertiban dalam

63.13

Cukup


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

kehidupan masyarakat di segala bidang 5

baik

Meningkatnya kesadaran sosial masyarakat, serta meningkatnya

pemahaman

dan

67.90

penghargaan

Cukup Baik

masyarakat terhadap hak asasi manusia (HAM). 6

Tersusunnya produk hukum daerah sesuai dengan

100

ketentuan peraturan perundang-undangan yang

Sangat Baik

lebih tinggi serta sesuai dengan kebutuhan dan tuntutan

dinamika

sosial-ekonomi

guna

mewujudkan ketenteraman dan ketertiban dalam masyarakat,

serta

meningkatkan

akselerasi

pembangunan. 7

Terwujudnya

kehidupan

politik

yang

sehat,

99.46

demokratis, dan dinamis, meningkatnya partisipasi

Sangat Baik

politik rakyat, serta meningkatnya peran dan fungsi lembaga politik sehingga semakin mendorong efisiensi

dan

efektivitas

penyelenggaraan

pemerintahan dan pembangunan. 8

Meningkatnya kualitas manusia secara umum

90.14

Sangat Baik

9

Terkendalinya laju pertumbuhan penduduk dan

101.37

meningkatnya kesejahteraan keluarga. 10

Sangat Baik

Meningkatnya derajat kesehatan masyarakat.

85.49

Sangat Baik

11

Meningkatnya tingkat pendidikan masyarakat

90.69

Sangat Baik

12

Meningkatnya kesetaraan gender dan perlindungan

105.78

anak 13

Sangat Baik

Meningkatnya akses masyarakat miskin terhadap

87.80

pelayanan sosial dasar dan pengembangan ekonomi

Sangat Baik

keluarga 14

Terwujudnya

masyarakat

yang

berkarakter

tangguh, kompetitif, dan bermoral tinggi, yang

178

144.57

Sangat baik


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

dicerminkan

dengan

meningkatnya

kualitas

intelektual; berkembangnya norma dan etika yang sesuai dengan nilai-nilai luhur kepribadian bangsa dan nilai-nilai agama; baca

tulis;

kesetiakawanan

berkembangnya budaya

meningkatnya sosial;

toleransi

serta

dan

berkembangnya

semangat gotong royong sehingga dapat terwujud harmoni dan dinamika dalam kehidupan sosial. 15

Semakin

kokohnya

jatidiri

dan

kepribadian

115.22

masyarakat Purbalingga 16

Sangat Baik

Terwujudnya ketahanan dan kemandirian pangan

93.13

yang mampu dipertahankan pada tingkat aman dan

Sangat Baik

dalam kualitas gizi yang memadai, serta tersedianya instrumen jaminan pangan sampai ke tingkat rumah tangga. 17

Semakin meningkat dan

meratanya pendapatan

92.22

per kapita riil masyarakat serta menurunnya angka

Sangat Baik

pengangguran dan kemiskinan. 18

Terbangunnya struktur perekonomian yang kokoh berlandaskan

keunggulan

keunggulan kompetitif

komparatif

79.78

Baik

90.53

Sangat

dan

Kabupaten Purbalingga

dengan sektor pertanian dan sektor pariwisata sebagai basis aktivitas ekonomi yang dikelola secara efisien guna menghasilkan produk berkualitas dengan nilai tambah dan daya saing tinggi; terus meningkatnya peran sektor industri dan jasa dengan

menghasilkan

produk

berkualitas serta memiliki

yang

lebih

nilai tambah dan

berdaya saing tinggi. 19

Meningkatnya investasi swasta, baik dalam negeri maupun asing, yang mampu menyerap tenaga

179

Baik


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

kerja, mendorong aktivitas ekonomi lokal, dan ramah lingkungan, guna menyediakan lapangan kerja dengan

tingkat upah memadai dan

menanggulangi kemiskinan 20

Tersedianya infrastruktur yang memadai dan saling

93.20

Sangat

terintegrasi 21

Meningkatnya

baik kualitas

perumahan

dan

102.03

Sangat

permukiman 22

Baik

Terpenuhinya pasokan energi yang cukup untuk

100

Sangat

memenuhi kebutuhan rumah tangga dan berbagai

berhasil

aktivitas sosial ekonomi 23

Terselenggaranya pelayanan telematika yang efisien dan

modern

untuk

mewujudkan

102.15

Sangat

masyarakat

Baik

informasi. 24

Terjaganya fungsi dan daya dukung lingkungan hidup,

serta

pulihnya

kondisi

dan

85.12

Baik

100

Sangat

fungsi

lingkungan hidup yang mengalami degradasi akibat eksploitasi sumber daya alam dan dampak aktivitas sosial ekonomi masyarakat 25

Terpeliharanya kekayaan keragaman jenis dan kekhasan sumber daya alam.

26

Meningkatnya

kesadaran,

Baik sikap

mental,

dan

109.48

Sangat

perilaku masyarakat dalam pengelolaan sumber

Baik

daya alam dan pelestarian fungsi lingkungan hidup. 2.468,22

Sangat

/ 26 =

Baik

94.93 Tabel 3.111

180

Matrik Capaian Kinerja

Tahun 2010

Tahun 2011

Tahun 2012

Tahun 2012

100,054

100,09

100,70

94.93


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

C. AKUNTABILITAS KEUANGAN Dengan anggaran sebesar Rp 1.156.559.348.000,- (Satu trilyu seratus lima puluh enam milyar lima ratus lima puluh sembilan juta tiga ratus empat puluh delapan ribu rupiah) mengakomodir program dan membiayai kegiatan-kegiatan pada tahun 2012 dengan mengedepankan skala prioritas, efisiensi dan efektifitas penggunaan input/ sumber daya. Alokasi dan realisasi anggaran tahun 2013 disajikan dalam tabel berikut ini yang dikelompokkan menurut sasaran strategis yang hendak diwujudkan dan program yang dilaksanakan.

181


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

Tabel 3.112 Tabel Realisasi Anggaran Tahun 2013 Sasaran

Program

Kegiatan

Terwujudnya aparatur

Program

Tes Uji Laboratorium

pemerintah daerah yang

Pengawasan

Laporan Pajak-pajak Pribadi (LP2P)

profesional, bersih, dan

Pemerintahan dan

PNS

berwibawa agar dapat

Pembangunan

Anggaran

Realisasi

Prosentase

140,000,000

139,857,850

99.90%

3,883,000

3,483,000

89.70%

Bintek Satgas SPIP

38,633,000

23,190,000

60.03%

menjadi penggerak

Sosialisasi Penganggaran

12,618,000

10,259,850

81.31%

pembangunan daerah

Pembangunan yang Responsif Gender 9,170,000

6,432,650

70.15%

6,614,000

5,427,500

82.06%

715,952,000

429,863,539

60.04%

14,398,000

14,347,500

99.65%

0

0

154,460,000

133,614,450

86.50%

326,517,000

0

0.00%

41,843,000

0

0.00%

dan mampu

Program

Pengelolaan Administrasi Pegawai

memberikan pelayanan

Pembinaan dan

Tidak Tetap ( PTT)

yang prima kepada

Peningkatan

Fasilitasi Masalah Kepegawaian

masyarakat

Kualitas SDM

Penyusunan Formasi PNS dan

Aparatur

Pengadaan CPNS Bintek Penyusunan Formasi Pembekalan CPNSD Sosialisasi Penilaian Kinerja PNS dan

0

Pemantauan Disiplin PNS Diklat Prajab bagi CPNS Gol.I dan II Diklat Prajab Gol.III

182


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

Fasilitasi Ujian Dinas dan KP-PI Diklat Pegawai Fit and Propert Test PNS Mutasi ke

11,240,000

8,854,960

78.78%

2,251,484,000

2,232,569,500

99.16%

18,861,000

7,678,000

40.71%

60,000,000

0

0.00%

14,623,000

10,051,000

68.73%

Purbalingga Outdoor Training Kerjasama Tim bagi Pejabat Struktural Peningkatan

Fasilitasi Pengurusan Administrasi

Kualitas

Pensiun

Administrasi

Penyusunan D U K

5,800,000

5,700,000

98.28%

Kepegawaian

Pengelolaan Administrasi Kenaikan

9,300,000

8,957,000

96.31%

13,687,000

12,161,950

88.86%

31,415,000

29,835,500

94.97%

5,000,000

3,012,700

60.25%

16,055,000

15,753,500

98.12%

5,550,000

5,147,500

92.75%

Gaji Berkala Pengelolaan Administrasi Jabatan Fungsional Penyelesaian KP PNS Fasilitasi Pengurusan Administrasi Mutasi PNS Pembinaan Berkala Pengelolaan Administrasi Kepegawaian Unit Kerja Penyusunan Buku Laporan Akhir

183


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

Tahun Manajemen Kepegawaian Terwujudnya

Program Penataan

Penyusunan LAKIP 2012 dan

70,000,000

62,404,900

89.15%

kelembagaan

Kelembagaan dan

Penetapan Kinerja 2013 Kabupaten

pemerintah daerah yang

Ketatalaksanaan

Purbalingga

mampu berfungsi secara

Pemerintah Daerah Penyusunan Satuan Standar Harga

25,000,000

22,626,200

90.50%

25,405,000

25,010,000

98.45%

0

-

35,000,000

27,339,000

78.11%

50,000,000

34,737,500

69.48%

483,720,000

457,075,500

94.49%

Pembinaan Jasa Konstruksi

40,000,000

32,416,987

81.04%

Penyelenggaraan FORKOMPANDA

25,000,000

21,248,850

85.00%

Evaluasi Budaya Kerja

36,670,000

27,063,800

73.80%

Pengendalian dan Koordinasi Bidang

33,550,000

29,910,000

89.15%

efektif dan efisien serta

pengadaan barang dan jasa

senantiasa mampu

Penyelenggaraan rapat koordinasi

menjawab tuntutan

Pemerintahan Tingkat Kabupaten

kebutuhan dan dinamika

Evaluasi Kelembagaan

lingkungan eksternal

Monitoring dan Evaluasi

0

Penyelenggaraan Pelayanan Publik Pengukuran IKM Peningkatan Koordinasi pimpinan Daerah

184


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

Organisasi dan Kepegawaian Penyusunan Road Map dan Dokumen

149,975,000

108,306,550

72.22%

197,037,000

196,557,000

99.76%

10,744,000

9,764,000

90.88%

17,481,000

16,081,000

91.99%

Fasilitasi Mutasi Tanah Kas Desa

13,500,000

12,522,850

92.76%

Fasilitasi Pengisian Kekosongan

12,500,000

12,479,500

99.84%

19,565,000

18,490,000

94.51%

554,968,000

530,904,600

95.66%

78,354,000

77,028,370

98.31%

130,000,000

124,718,750

95.94%

50,018,000

49,528,000

99.02%

Usulan Reformasi Birokrasi Program

Bintek Administrasi Pemerintahan Desa

Pembinaan

Fasilitasi Evaluasi Produk Hukum

Kelembagaan dan

Pemerintahan Desa

Ketatalaksanaan

Fasilitasi kegiatan Bantuan Keuangan

Pemerintahan Desa Prov.Jateng kepada Desa

Perangkat Desa Fasilitasi Penyelesaian Permasalahan Desa Pemilihan Kepala Desa Terwujudnya

Program

Penyusunan KUA PPAS 2014

penyelenggaraan

Perencanaan

Penyusunan RKPD

administrasi

Pembangunan

Penyelenggaraan Musrenbang Tahun

pemerintahan yang

Daerah

2013

185


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

efektif, efisien,

Bintek Penyusunan dokumen

transparan, akuntabel,

perencanaan SKPD

memiliki strategi yang

Asistensi Perencanaan dan

jelas, mampu

Penganggaran Pembangunan yang

memberikan arahan

responsif Gender

dan supervisi dalam

Fasilitasi Desa Terpadu

penyelenggaraan

Penyusunan KUA PPAS Perubahan

administrasi publik dan

2013

pembangunan; responsif

Pengadaan SIM Perencanaan

terhadap berbagai

Pembangunan Daerah

46,633,000

46,155,000

98.97%

28,771,000

21,048,750

73.16%

100,000,000

81,315,500

81.32%

68,370,000

62,893,500

91.99%

149,551,000

145,462,400

97.27%

73,832,000

68,290,460

92.49%

permasalahan, tuntutan,

Program

Evaluasi RKPD Kabupaten Purbalingga

dan kebutuhan

Pengendalian dan

tahun 2012

masyarakat; mampu

Evaluasi

bersikap dan bertindak

Fasilitas FEDEP

90,000,000

87,307,500

97.01%

Pembangunan

profesional; serta

Koordinasi dan Perencanaan Kerja

39,800,000

20,342,880

51.11%

Daerah

Program WISMP 39,920,000

39,682,250

99.40%

14,440,000

14,095,400

97.61%

mampu menggerakkan partisipasi rakyat, berkeadilan, dan menjunjung tinggi hak

186

Koordinasi dan Perencanaan Program Nasional Bidang Keciptakaryaan Koordinasi dan Sinkronisasi Penangulangan GAKY oleh TK GAKY


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

asasi manusia

Koordinasi dan Sinkronisasi KKN

98,860,000

92,040,350

93.10%

Koordinasi dan Sinkronisasi

24,801,000

21,174,030

85.38%

16,880,000

15,102,750

89.47%

27,760,000

26,022,500

93.74%

31,255,000

30,352,200

97.11%

33,000,000

22,305,150

67.59%

58,438,000

48,439,250

82.89%

230,000,000

138,946,250

60.41%

Penanggulangan Kemiskinan Daerah Koordinasi dan Sinkronisasi Program USRI Monitoring dan Evaluasi Pembangunan ,Infrastruktur dan pengembangan wilayah Monitoring dan Evaluasi Pembangunan bidang Pemerintah dan Kesra Monitoring dan Evaluasi Pembangunan Ekonomi Sinkronisasi dan Koordinasi Pelaksanaan Kegiatan DAK,bantuan Keuangan Provinsi, dan Tugas Pembantuan WISMP

187

Program

Fasilitasi Penelitian dan Pengembangan

38,560,000

37,746,960

97.89%

Penyediaan dan

Penyusunan Purbalingga Dalam Angka

88,600,000

88,379,500

99.75%


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

penyempurnaan

Kabupaten Purbalingga Tahun 2012

Data dan Informasi

Analisis PDRB Kabupaten dan

Daerah

Kecamatan Tahun 2013

68,500,000

68,180,000

99.53%

65,000,000

63,395,000

97.53%

Evalusi capaian MDG's dan SPM

81,480,000

79,032,750

97.00%

Survey Nilai Tukar Petani (NTP) Tahun

50,000,000

48,604,900

97.21%

Survey Indeks Harga Konsumen

18,415,000

16,197,000

87.96%

Updating Ketersediaan Sarana dan

42,761,000

42,410,800

99.18%

45,513,000

44,011,900

96.70%

94,300,000

86,551,500

91.78%

27,458,000

20,405,150

74.31%

43,810,000

43,705,000

99.76%

Penyusunan Sistem Informasi Profil Daerah

2013

Prasarana Pendidikan SD/MI Updating Ketersediaan Sarana dan Prasarana Pendidikan SMP/MTs Publikasi Perencanaan dan Pelaksanaan Hasil Pembangunan Pengelolaan Simonev dan Penyajian Informasi Pembangunan Berbasis Web Analisis Pengembangan Sub Sektor Ekonomi Purbalingga Wilayah Bagian

188


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

Selatan Penyusunan Data Base Irigasi

200,000,000

182,330,500

91.17%

Program

Fasilitasi ULP

587,478,000

421,780,123

71.80%

Koordinasi,

Monitoring dan Evaluasi Pelaksanaan

109,198,000

98,383,380

90.10%

pengendalian dan

Pembangunan

evaluasi

Pelaksanaan Rakor POK Kabupaten

24,950,000

18,182,606

72.88%

pembangunan

Purbalingga

daerah

Penatausahaan Bantuan Sosial Bidang

20,200,000

10,768,000

53.31%

270,000,000

262,916,500

97.38%

71,672,000

0

0.00%

197.400.000

197.400.000

100%

35,100,000

16,775,500

47.79%

39,900,000

11,733,500

29.41%

Fisik/Prasarana Bintek dan Sertifikasi Pengadaan Barang dan Jasa Evaluasi dan Pengawasan Penyerapan Anggaran Infrastruktur Program Penataan

Pembuatan RTH-Taman Lingkungan

Ruang

BLK Pengkoordinasian,perencanaan,pemanf aatan dan pengendalian pemanfaatan ruang melalui BKPRD Penyusunan Raperda RDTRK-PKL

189


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

Bobotsari Penyusunan RDTRK-PKLP Rembang Design Hutan Kota Depan SMK Negeri

211,320,000

203,823,000

96.45%

15,000,000

14,753,000

98.35%

41,164,000

36,908,500

89.66%

30,000,000

29,900,000

99.67%

30,000,000

23,952,500

79.84%

40,000,000

38,910,000

97.28%

127,403,000

127,016,030

99.70%

3 Purbalingga Penyusunan Kajian Lingkungan Hidup Strategis RDTR Evaluasi Pelaksanaan Programprogram Penataan Ruang Wilayah Fasilitasi Rencana Aksi Hijau Green Community Penyusunan Design Tapak Pemanfaatan Lahan Eks SD Galor 2 Program

Penyusunan Laporan Keterangan

Peningkatan

Pertanggungjawaban Bupati

Kualitas

Penyusunan LPPD dan ILPPD

46,519,000

46,468,000

99.89%

Administrasi

Pengendalian dan Koordinasi Bidang

60,478,000

57,320,850

94.78%

60,000,000

58,858,800

98.10%

Pemerintah Daerah Tata Pemerintahan Penyusunan Design Prototype Kantor dan Pendopo Kecamatan

190


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

Penyelenggaraan Percepatan

95,150,000

83,990,880

88.27%

14,805,397,000

13,552,527,540

91.54%

Penerapan Pelayanan Adm. Terpadu Kecamatan (PATEN) Program

Penyediaan Bahan dan Jasa

Penguatan

Perkantoran

Kelembagaan

Rapat-rapat Koordinasi dan Konsultasi

3,537,784,000

3,350,564,895

94.71%

Perangkat Daerah

Pemeliharaan Sarana dan Prasarana

6,668,587,000

6,063,346,616

90.92%

3,317,447,000

3,086,741,601

93.05%

234,131,000

233,623,000

99.78%

447,489,000

362,812,214

81.08%

Kantor Pengadaan Sarana dan Prasarana Kantor Pengadaan Pakaian Dinas Beserta Kelengkapannya Pendidikan dan Pelatihan Pegawai Penyusunan LAKIP 2012, Penetapan

41,410,000

Kinerja 2013 dan Renja Setda 2014. Pengadaan Kartu Tanda Pengenal

35,105,200 79,100,000

Pegawai Pengadaan Kendaraan Dinas Pengadaan Tanah untuk Pembangunan

191

84.77% 90.74% 71,776,600

2,752,000,000

2,667,286,900

0

-

96.92% 0


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

Prasarana Umum Pengadaan Perlengkapan Pakaian

189,000,000

157,618,500

83.40%

8,612,000

8,407,000

97.62%

13,841,000

13,400,600

96.82%

190,000,000

189,884,000

99.94%

1,334,404,000

1,235,949,951

92.62%

41,420,089,000

40,705,757,589

98.28%

5,550,116,000

5,475,388,465

98.65%

41,420,089,000

40,705,757,589

98.28%

5,550,116,000

5,475,388,465

98.65%

Pengelolaan UPTD I DPU

10,000,000

9,985,000

99.85%

Pengelolaan UPTD II DPU

10,000,000

9,486,250

94.86%

Pengelolaan UPTD III DPU

10,000,000

9,985,000

99.85%

Pengelolaan UPTD IV DPU

10,000,000

9,984,500

99.85%

Dinas (Muts) Penyelenggaraan Forum SKPD Dinas Pendidikan Pemeliharaan Jaringan SIM Keuangan Dinas Pembangunan Gudang Arsip Dinas Pendidikan Pengadaan Tanah untuk Pembangunan Prasarana Umum Kegiatan Pelayanan Kegiatan Pendukung Pelayanan Kegiatan Pelayanan Kegiatan Pendukung Pelayanan

192


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

Penyusunan Buku Statistik DPU

7,500,000

5,673,000

75.64%

Operasional dan Mobilisasi Alat Berat

420,000,000

386,695,500

92.07%

Pengelolaan BPP Kecamatan

264,195,000

248,600,000

94.10%

Pengadaan Tanah untuk Pembangunan

484,318,000

411,563,000

84.98%

Pengelolaan UPTD Wilayah

40,000,000

39,980,600

99.95%

Pemutakhiran Program dan Data

14,876,000

13,497,500

90.73%

Penyusunan Buku Profil PNS

10,859,000

10,006,400

92.15%

Uji Kelayakan dan Kepatutan Pejabat

47,962,000

30,935,100

64.50%

8,000,000

7,881,000

98.51%

39,974,000

30,999,000

77.55%

14,607,000

14,137,000

96.78%

142,902,000

139,590,000

97.68%

186,000,000

185,025,000

99.48%

Prasarana Umum

Simpeg

Struktural Penataan dan Pemeliharaan File Kepegawaian Peningkatan Kapasitas dan Kompetensi Perencana Penataan Arsip Rehabilitasi paving, garasi dan rumah genset Bappeda Perluasan dan Penyempurnaaan Garasi

193


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

Damkar Pembangunan Gudang Peralatan

150,000,000

149,125,000

99.42%

Program

Dialog Bupati melalui TV dan Radio

11,000,000

4,450,000

40.45%

Peningkatan

Konferensi Pers dan Peliputan

40,000,000

29,200,000

73.00%

21,854,000

13,259,000

60.67%

Media tour/ pers tour

50,000,000

49,900,000

99.80%

Sosialisasi Kebijakan Pemkab melalui

37,000,000

36,930,000

99.81%

50,000,000

48,970,000

97.94%

134,000,000

131,881,452

98.42%

87,846,000

83,728,800

95.31%

Penyusunan naskah kebijakan Pemkab

15,000,000

15,000,000

100.00%

Pengadaan alat dokumentasi dan

30,000,000

29,950,000

99.83%

Kualitas Pelayanan Peningkatan Kualitas Fungsi Informasi Publik

Bakohumas

media cetak dan elektronik Fasilitasi Penerbitan dan pengembangan media cetak milik pemerintah Pengadaan dan pemeliharaan peralatan sandi dan telekomunikasi Publikasi dan Dokumentasi Kegiatan Pemerintah Kabupaten

shooting

194


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

Promosi potensi daerah

25,000,000

25,000,000

100.00%

Pengendalian dan Koordinasi bidang

35,000,000

32,991,000

94.26%

1,598,568,000

1,138,467,199

71.22%

911,875,000

803,210,560

88.08%

490,775,000

439,872,803

89.63%

507,262,000

387,169,890

76.33%

10,000,000

3,900,000

39.00%

112,000,000

109,150,000

97.46%

14,355,000

14,345,000

99.93%

Humas Program Pelayanan Fasilitasi Kegiatan Kepala Daerah Kedinasan Daerah

Kepala Fasilitasi Kegiatan Wakil Kepala Daerah Pemeliharaan Sarana dan Prasarana Kepala Daerah Pemeliharaan Sarana dan Prasarana Wakil Kepala Daerah Pengadaan Perlengkapan Rumah Jabatan Kepala Daerah Pengadaan Perlengkapan Rumah Jabatan Wakil Kepala Daerah

195

Program

Pemeriksaan obyek dan subyek

Peningkatan

retribusi perizinan

Pelayanan

Pengawasan lapangan terpadu

36,083,000

35,943,000

99.61%

Perizinan

Penyusunan RUPMD

50,000,000

49,700,000

99.40%

Program

Bintek Pengelolaan Arsip

17,605,000

17,424,670

98.98%


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

Peningkatan

dan Pendokumentasian Momentum penting

5,075,000

5,060,000

99.70%

Pengelolaan Sistem Pemerintah Kabupaten Purbalingga Administrasi

Pembinaan Kearsipan

20,000,000

20,000,000

100.00%

Kearsipan

Pengelolaan Arsip di depo arsip

19,000,000

18,693,870

98.39%

Sosialisasi Pedoman kearsipan

14,340,000

14,025,000

97.80%

Akuisisi Arsip

10,425,000

10,321,000

99.00%

8,655,000

8,655,000

100.00%

213,000,000

209,516,650

98.36%

14,190,000

12,256,000

86.37%

111,931,000

103,696,675

92.64%

22,935,000

22,935,000

100.00%

77,900,000

76,325,000

97.98%

102,640,000

100,574,000

97.99%

13,902,000

13,762,000

98.99%

Lomba Tertib Arsip Desa Program Penataan Pelayanan Penerbitan Dokumen Administrasi

Kependudukan

Kependudukan

Sosialisasi Kependudukan dan Catatan Sipil Pelaksanaan E-KTP Pencatatan Peristiwa Kelahiran dalam Register Pelayanan Dokumen Pencatatan Sipil Pemeliharaan Jaringan Komunikasi Data

Meningkatnya

196

Program

Pengamanan Tertutup Lebaran, Natal,


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

ketenteraman dan

Peningkatan

Tahun Baru, dan Tamu VIP

ketertiban dalam

Keamanan,

Pemberdayaan Badan Koordinasi dan

kehidupan masyarakat

Ketertiban,

di segala bidang

Perlindungan Masyarakat

73,011,000

72,470,000

99.26%

Keamanan Terpadu

352,800,000

351,800,000

99.72%

Desk Pilgub Jateng Tahun 2013

157,975,000

154,473,500

97.78%

Desk Pilkades Tahun 2013

157,555,000

157,348,000

99.87%

36,437,000

36,077,000

99.01%

8,682,000

8,682,000

100.00%

31,828,000

31,375,250

98.58%

9,280,000

9,280,000

100.00%

Patroli Terpadu

30,710,000

30,685,000

99.92%

Pengamanan Lebaran, Natal, Tahun

43,215,000

42,215,000

97.69%

724,085,000

629,338,000

86.91%

8,308,000

8,278,000

99.64%

19,700,000

19,700,000

100.00%

dan Informasi

Pembinaan dan Penertiban PKL Pemantauan daerah rawan bencana dan Kejadian bencana Pelatihan Satlinmas Inti Razia Anak Sekolah

Baru & Tamu VIP. Pengamanan Pilkades Program Pembinaan

Pembinaan Peningk Kemampuan & dan Pembekalan tugas bagi anggota PPNS

Penegakan Perda

Penertiban Pelanggaran Hukum terhadap Ketentuan Pidana Perda dan

197


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

Peraturan Kepala Daerah. Pengawasan / Pemberantasan Barang

20,000,000

20,000,000

100.00%

Razia Reklame

18,977,000

18,977,000

100.00%

Program

Sarasehan Pembauran Etnis

10,000,000

9,990,000

99.90%

Pembinaan

Pembekalan Wawasan Kebangsaan

272,305,000

70,086,500

25.74%

Wawasan

Forum Komunikasi Kesatuan Bangsa

14,235,000

13,890,000

97.58%

7,430,000

7,409,400

99.72%

50,375,000

49,577,500

98.42%

14,684,000

14,682,531

99.99%

4,828,000

4,809,900

99.63%

Kena Cukai Ilegal (DBHCHT)

Kebangsaan Meningkatnya

Program

kesadaran sosial

dan

masyarakat, serta

Kehidupan

meningkatnya

Politik

Fasilitasi Pengelolaan Bantuan Keuangan kepada

Pembinaan Partai Politik dan Fasilitasi Kegiatan Sosial Partai Politik Forum Komunikasi Antar Umat

pemahaman dan

Beragama (FKUB )

penghargaan

Fasilitasi Kegiatan Ormas, LSM, dan

masyarakat terhadap

Pemantauan Aspirasi Masyarakat

hak asasi manusia

Fasilitasi Kegiatan Orpol dan

(HAM)

Penyusunan Data serta Peta Partai Politik

198


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (

7,455,000

7,455,000

100.00%

54,534,000

53,233,450

97.62%

5,685,744,000

5,678,739,782

99.88%

2,527,991,000

2,483,515,550

98.24%

1,086,804,000

1,063,672,650

97.87%

169,820,000

160,482,200

94.50%

102,750,000

97,509,450

94.90%

2,224,785,000

2,206,720,088

99.19%

39,050,000

35,890,300

91.91%

116,790,000

111,023,000

95.06%

17,906,000

15,886,900

88.72%

FKDM ) Fasilitasi Program Kerjasama sama Pemda dengan Ormas, LSM, dan Lembaga Nirlaba Lainnya Tersusunnya produk

Program

Peningkatan Kapasitas Pimpinan dan

hukum daerah sesuai

Peningkatan

Anggota DPRD

dengan ketentuan

Kapasitas

peraturan perundang-

Perwakilan Rakyat Rapat - Rapat Alat Kelengkapan DPRD

undangan yang lebih

Daerah

Dewan Reses Penyusunan dan Penerbitan Majalah

tinggi serta sesuai

Gema Legislatif

dengan kebutuhan dan

Sosialisasi dan Dokumentasi Produk

tuntutan dinamika

Hukum DPRD

sosial-ekonomi guna

Pembahasan Rancangan Raperda

mewujudkan ketenteraman dan ketertiban dalam masyarakat, serta

199

Program

Bantuan dan konsultasi hukum

Penyusunan

Penyusunan dan Sinkronisasi Produk

Produk serta

Hukum Hukum Daerah Pembinaan Fasilitasi RANHAM Kab Purbalingga


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

meningkatkan akselerasi

dan

pembangunan

Hukum

Pelayanan Pembekalan Teknis Penyelesaian

14,930,000

13,478,000

90.27%

58,586,000

56,133,000

95.81%

16,969,000

9,138,000

53.85%

75,000,000

75,000,000

100.00%

35,385,000

32,302,000

91.29%

14,203,000

13,350,000

93.99%

10,000,000

10,000,000

100.00%

20,701,000

20,701,000

100.00%

19,504,000

15,118,000

77.51%

Sengketa Hukum di Masyarakat Penyusunan himpunan produk hukum dan abstrak peraturan daerah dan informasi peraturan perundangundangan Penyusunan produk hukum / Lembaran Daerah Penyusunan Naskah Akademik Peraturan Daerah Penerbitan peraturan perundangundangan daerah Penerbitan warta perundangundangan daerah Pengadaan Buku Peraturan Perundang-undangan. Penyusunan konsep dan advokasi hukum Pengawasan Pelaksanaan Peraturan

200


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

Daerah Pengawasan Represif Produk Hukum

18,566,000

32,115,000

172.98%

45,000,000

12,916,000

28.70%

13,005,000

12,916,000

99.32%

34,035,000

21,960,000

64.52%

Konsultasi Publik Raperda

19,514,000

15,537,000

79.62%

Sosialisasi Barang Kena Cukai dan

19,986,000

17,944,000

89.78%

Sosialisasi Produk Hukum

27,929,000

24,351,000

87.19%

Workshop Pemberantasan Korupsi

20,000,000

19,787,000

98.94%

Pemerintahan Desa Pengendalian dan Koordinasi Bidang Hukum dan HAM Penyediaan, penyempurnaan dan pengelolaan SJDI Hukum Penyuluhan hukum kepada masyarakat dan Kadarkum

Pemberantasan Barang Kena Cukai Ilegal (DBH CHT)

Ter Terwujudnya

Program

Penyusunan APBD

269,899,000

205,483,350

76.13%

kehidupan politik yang

Peningkatan

Penyusunan Perubahan APBD

246,636,000

228,134,300

92.50%

sehat, demokratis, dan

Kualitas

Penyusunan Sistem dan Prosedur Tata

42,997,000

20,219,600

47.03%

201


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

dinamis, meningkatnya

Pengelolaan

Usaha Keuangan

partisipasi politik rakyat,

Keuangan dan Aset

Fasilitasi Penatausahaan Keuangan

serta meningkatnya

Daerah

Daerah

273,107,000

268,065,350

98.15%

131,162,000

117,252,700

89.40%

38,889,000

12,998,500

33.42%

peran dan fungsi

Fasilitasi Kegiatan Perimbangan

lembaga politik sehingga

Keuangan

semakin mendorong

Pembinaan berkala Bendahara Daerah

efisiensi dan efektivitas

Pengelolaan Aset Daerah

842,480,000

765,694,410

90.89%

penyelenggaraan

Penyusunan Laporan Keuangan Daerah

288,427,000

273,636,050

94.87%

pemerintahan dan

Sensus Barang Daerah

558,954,000

95,144,000

17.02%

4,335,394,000

0

0.00%

1,025,246,000

982,296,150

95.81%

525,760,000

486,744,300

92.58%

77,160,000

38,337,500

49.69%

143,063,000

132,275,000

92.46%

218,540,000

180,684,500

82.68%

pembangunan.

Program

Pengadaan Tanah untuk Pembangunan

Intensifikasi dan

Prasarana Umum

Ekstensifikasi

Penunjang Keberhasilan PBB dan

Pendapatan

BPHTB

Daerah

Persiapan Penyerahan Pengelolaan PBB

Program

Catur Pensertifikatan Tanah-tanah Pemda.

Tertib Pertanahan

Penyusunan Data Base Tanah-Tanah Pemda Fasilitasi Lelang dan Pembayaran PBB tanah eks bengkok kelurahan

202


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

Penyusunan Identifikasi Rupabumi

50,740,000

50,439,950

99.41%

Fasilitasi Kegiatan Pengadaan Tanah

15,525,000

13,940,000

89.79%

96,734,000

96,734,000

100.00%

608,725,000

587,559,500

96.52%

10,000,000

10,000,000

100.00%

69,000,000

69,000,000

100.00%

971,518,000

970,344,000

99.88%

39,135,000

39,135,000

100.00%

88,420,000

85,731,000

96.96%

Pemerintah Terkendalinya laju

Program

Penyediaan alat dan obat kontrasepsi

pertumbuhan penduduk

Pembinaan

dan meningkatnya

Pengembangan

kesejahteraan keluarga

Jaringan

dan bagi Keluarga Pra S dan KS I ( DAK ) Peningkatan pelayanan, pembinaan

Institusi peserta KB aktif dan peserta KB Baru

KB

Peningkatan perlindungan terhadap

Program

efek samping/ kegagalan KB

Pemberdayaan

Pengadaan BKB Kit (DAK)

Keluarga

Penyediaan Sarana dan Prasarana KB (DAK) Peningkatan partisipasi masyarakat dalam pelayanan KB melalui operasional Bulan bhakti KB-Kes Bhayangkara, Bakti Sosial TNI Terpadu dan Kesatuan Gerak PKK KB-Kes Pendataan keluarga dan kependudukan

203


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

Pengembangan cakupan dan kualitas

16,760,000

16,255,000

96.99%

82,610,000

82,470,000

99.83%

25,578,000

25,273,000

98.81%

10,000,000

10,000,000

100.00%

25,757,000

25,757,000

100.00%

4,940,000

4,760,000

96.36%

49,840,000

49,840,000

100.00%

1,491,416,000

1,198,189,945

80.34%

3,125,009,000

3,096,881,500

99.10%

80,456,000

79,319,000

98.59%

30,000,000

28,618,494

95.39%

kelompok UPPKS Pembinaan, evaluasi, pengembangan cakupan dan kualitas kelompok BKS Peningkatan kualitas dan kuantitas KIE KB dan Advokasi melalui media massa Meningkatnya derajat

Program

Pengendalian vektor lalat di TPA dan

kesehatan masyarakat

Peningkatan

TPS

Kualitas Kesehatan Fasilitasi PAMSIMAS komponen B Lingkungan

Pengawasan Kualitas Sumber Air Bersih di TTU,TPM & Gakin Jambanisasi

Program PHBS dan Pelayanan Kesehatan Masyarakat Pemberdayaan

Miskin

Masyarakat Bidang Fasilitasi Desa Sehat Mandiri (DSM) Kesehatan

Advokasi & Sosialisasi Program Jamkesda Penyelenggaraan Sekolah Sehat

204


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

Sosialisasi Bahaya Rokok Melalui

35,479,000

34,862,800

98.26%

30,727,000

30,700,600

99.91%

4,800,000

4,622,000

96.29%

520,474,000

516,801,900

99.29%

9,000,000

9,000,000

100.00%

199,125,000

196,014,500

98.44%

2,642,987,000

2,615,501,050

98.96%

300,000,000

299,091,000

99.70%

60,000,000

58,655,000

97.76%

22,225,000

22,225,000

100.00%

Berbagai Media Pembinaan Upaya Kesehatan Berbasis Masyarakat Pembinaan & Monev Jamkesda Pengelolaan Jamkesda Pembinaan UKK (Upaya Kesehatan Kerja) Program

Pengadaan Fasilitas Pemeriksaan

Peningkatan

Kesehatan Bagi Penderita Dampak Asap

Sarana

dan Rokok (DBH CHT)

Prasarana

Pembangunan/ Rehabilitasi Sarana dan

Pelayanan

Prasarana Kesehatan (DAK)

Kesehatan

Pengadaan Peralatan Kesehatan Paru (rontgen) (DBH CHT) Rehabilitasi Puskesmas Pengadegan

Program Kesehatan Fasilitasi PPPK

205

Matra

Pelayanan Kesehatan Haji

7,450,000

7,450,000

100.00%

Program

Supervisi Terpadu

7,600,000

7,587,000

99.83%


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

Pemantapan Fungsi Pelayanan Perijinan/Registrasi Manajemen

10,860,000

9,940,000

91.53%

7,400,000

7,399,950

100.00%

Manajemen Kesehatan dan SIK

7,500,000

7,485,000

99.80%

Desiminasi Petugas dan Pengelola Obat

7,500,000

7,260,000

96.80%

45,505,000

41,752,650

91.75%

Pembinaan Akreditasi Puskesmas

2,342,000

2,342,000

100.00%

Pengadaan Obat dan Perbekalan

3,418,522,000

3,035,208,054

88.79%

18,275,000

18,270,000

99.97%

66,170,000

66,169,700

100.00%

33,600,000

33,599,400

100.00%

Kesehatan Sosialisasi Pelayanan Perijinan Sarana Kesehatan Swasta

dan Petugas Laboratorium Pemantapan Program Kesehatan Jiwa (Purbalingga Bebas Pasung) Program Pengelolaan Publik,

Obat Kesehatan Untuk Pelayanan Kesehatan

Makanan, Dasar ( DAK )

Minuman

dan Pemeriksaan Makanan & Minuman

Perbekalan Farmasi Program Perbaikan Pencegahan & Penanggulangan Gizi Masyarakat

Masalah KEP,AGB, KVA dan Kekurangan Zat Gizi Mikro Lainnya Usaha Perbaikan Gizi Institusi SD/MI

206


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

Pembinaan Keluarga Sadar Gizi dan

4,280,000

4,280,000

100.00%

21,530,000

21,530,000

100.00%

27,000,000

27,000,000

100.00%

4,000,000

4,000,000

100.00%

39,970,000

38,290,000

95.80%

9,671,000

9,671,000

100.00%

Revitalisasi Puskesmas PONED

71,580,000

63,252,390

88.37%

Rumah Tunggu Ibu Bersalin

10,000,000

5,762,500

57.63%

150,000,000

150,000,000

100.00%

3,950,000

3,890,000

98.48%

3,829,000

3,829,000

100.00%

4,332,000

4,332,000

100.00%

Survei PSG Kadarzi Pelatihan Penanganan Balita Gizi Buruk Perawatan Balita Gizi Buruk di Pusat Pemulihan Gizi (PPG) Program Pelayanan Perencanaan dan Evaluasi Program KIA KIA, Remaja dan Pelatihan Manajemen Asfiksia dan Usia Lanjut

BBLR Refleksi Diskusi Kasus

Pengiriman Peserta Pelatihan Asuhan Persalinan Normal (APN) Bagi Bidan Pertemuan Peningkatan Pelayanan dan Jejaring PONED Refresing Pelayanan Antenatal Care (ANC) Terpadu Bagi Bidan Evaluasi Pelaksanaan Pemeriksaan Ibu

207


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

Hamil Resiko Tinggi di Puskesmas Program Pencegahan

Imunisasi rutin

17,075,000

16,601,950

97.23%

5,412,000

4,978,000

91.98%

16,900,000

16,810,000

99.47%

Surveilans Epidemiologi

8,070,000

8,045,000

99.69%

Pemberantasan Penyakit Menular

8,463,000

8,202,035

96.92%

55,855,000

51,409,996

92.04%

149,404,000

146,788,676

98.25%

dan BIAS Campak dan DT/TT

Pemberantasan

Pembentukan Pos Pembinaan Terpadu

Penyakit

Penyakit Tidak Menular (POSBINDU PTM)

Langsung Pemberantasan Penyakit Bersumber Binatang Penanggulangan TBC Paru MDR Bagi Penderita Dampak Asap Rokok (DBHCHT) Program

Fasilitasi ADD

76,999,000

76,613,950

99.50%

Pemberdayaan

Fasilitasi TMMD

37,480,000

37,480,000

100.00%

6,600,000

6,600,000

100.00%

24,445,000

24,264,950

99.26%

kelembagaan Desa Fasilitasi Dana Bantuan Provinsi dan masyarakat

Evaluasi pemberdayaan masyarakat Desa dan Kelurahan

208


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

Pemanfaatan dan pengenalan TTG

15,540,000

13,610,000

87.58%

Fasilitasi Labolatorium Lapang Desa

27,600,000

27,273,800

98.82%

24,059,000

24,058,450

100.00%

34,673,000

31,592,700

91.12%

9,500,000

9,499,400

99.99%

862,000,000

848,350,000

98.42%

201,500,000

201,400,000

99.95%

0

0

624,000,000

550,817,400

88.27%

15,000,000

14,891,000

99.27%

18,000,000

18,000,000

100.00%

(Labsite) PMD Fasilitasi Pokjanal Posyandu dan Posdaya. Pembinaan Lembaga Kemasyarakatan Meningkatnya tingkat

Program

pendidikan masyarakat

Pendidikan Usia Dini

Ajang Kreatifitas Anak Usia Dini Anak Penyelenggaraan PAUD Bantuan Pengembangan PAUD Percontohan (Ban Gub) Bantuan Pengembangan Sarana

0

Prasarana PAUD (Ban Gub) Bantuan Pembangunan Unit Gedung Baru (UGB) PAUD Terpadu (Ban Gub) Bantuan Penyelenggaraan Gebyar PAUD (Bant Gub) Bantuan Penyelenggaraan Lomba Gugus PAUD dan Lomba KB/TK (Ban

209


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

Gub) Bantuan Pengadaan APE PAUD (Ban

0

0

0

0

0

0

40,000,000

40,000,000

100.00%

55,914,000

55,424,000

99.12%

113,270,000

104,451,000

92.21%

87,855,000

73,043,525

83.14%

Bantuan Ujian SD/MI

250,118,000

243,150,000

97.21%

Bantuan Ujian SMP/MTs

328,597,000

320,229,300

97.45%

19,259,752,000

17,178,442,000

89.19%

Beasiswa Prestasi SD/SMP/SM

223,100,000

222,948,800

99.93%

Pendampingan BOS SD/SMP

575,962,000

575,275,000

99.88%

Gub) Pengadaan APE PAUD Formal / Non Formal Diklat Pendidikan PAUD Formal / Non Formal Program

Pekan Seni SD, SMP, SM, dan Lomba

Pendidikan Dasar

Geguritan Penyelenggaraan Lomba dan Pembinaan Prestasi SD/MI Penyelenggaraan Lomba SMP/MTs/SMPLB

Pemenuhan Sarana Prasarana SD/SDLB (DAK)

210


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

Fasilitasi SD-SMP Satu Atap Fasilitasi Tim Pengembangan

70,698,000

70,567,800

99.82%

0

-

23,900,000

11,025,000

0

0

592,350,000

590,752,750

99.73%

249,600,000

248,767,250

99.67%

132,000,000

131,214,000

99.40%

10,400,000

10,000,000

96.15%

17,500,000

17,494,500

99.97%

101,600,000

100,382,000

98.80%

0

Kurikulum Fasilitasi Tim Wajar Dikdas Pembangunan Gedung UPT Dinas

46.13% 0

Pendidikan Kecamatan Bantuan Rehab Ruang Kelas Rusak SD/SDLB (Ban Gub) Bantuan Pembangunan Ruang Perpustakaan SD/SDLB (Ban Gub) Bantuan Pengadaan Buku Perpustakaan SD/SDLB (Ban Gub) Bantuan Pengadaan Buku Perpustakaan SMP/SMPLB (Ban Gub) Bantuan Fasilitasi Pembinaan Potensi Siswa SD/SDLB dan SMP/SMPLB (Ban Gub) Bantuan Pengadaan Mebelair Pengganti SD (Ban Gub)

211


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

Bantuan Pengadaan Buku Mulok

8,000,000

8,000,000

100.00%

0

0

2,373,150,000

2,373,150,000

100.00%

1,532,600,000

1,529,550,000

99.80%

10,000,000

9,360,000

93.60%

Bantuan MBS SD (Ban Gub)

60,000,000

60,000,000

100.00%

Bantuan Fasilitasi Pendidikan Inklusi

45,000,000

44,640,000

99.20%

7,500,000

7,500,000

100.00%

38,400,000

38,397,500

99.99%

19,990,000

19,073,000

95.41%

Bahasa Jawa SD (Ban Gub) Bantuan Penjaminan Mutu SD RSBI

0

(Ban Gub) Bantuan Pendampingan BOS SD/SDLB/MI (Ban Gub) Bantuan Pendampingan BOS SMP/SMPLB/MTs (ban Gub) Bantuan Fasilitasi TPK Kurikulum SD dan SMP (Ban Gub)

SD (Ban Gub) Bantuan Fasilitasi Kantin Sehat (Ban Gub) Bantuan Fasilitasi Program Makanan Tambahan Anak Sekolah (PMTAS) (Ban Gub) Fasilitasi Bantuan Keuangan Provinsi

212


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

Bidang Pendidikan Dasar Rehabilitasi Gedung Sekolah

963,945,000

960,206,000

99.61%

Pengadaan Alat Lab IPA SMP

75,000,000

74,954,010

99.94%

253,379,000

252,678,000

99.72%

48,000,000

47,644,600

99.26%

7,199,514,000

4,470,945,000

62.10%

214,800,000

214,682,950

99.95%

200,220,000

7,312,950

3.65%

17,696,000

17,666,000

99.83%

65,435,000

65,260,850

99.73%

190,512,000

187,242,500

98.28%

Pembangunan Perpustakaan SD/SDLB Bantuan Operasional SLB Pemenuhan Sarana dan Prasarana SMP (DAK) Bantuan Pengadaan Alat TIK Pembelajaran SD/SDLB (Ban Gub) Penyelesaian Kegiatan Pemenuhan Sarana Prasarana SD/SMP (luncuran DAK 2012) Penyelenggaraan Diklat Penilik PAUDNI Penyempurnaan Bangunan UPTD Dinas Pendidikan Kecamatan Pengadegan Rehabilitasi Ruang Kelas dan Pembangunan Ruang Kelas Baru SD

213


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

Negeri 3 Makam Pembangunan Pagar Keliling SD Negeri

100,000,000

99,654,000

99.65%

17,027,000

0

0.00%

276,634,000

253,593,100

91.67%

2 Kalikabong Penyelesaian Kegiatan Rehabilitasi SD Negeri 2 Cipaku Program

Bantuan Ujian SM

Pendidikan

Bantuan Peningkatan SMA SSN

42,000,000

41,950,000

99.88%

Menengah

Pelaksanaan dan Pembinaan Olimpiade

81,610,000

81,594,500

99.98%

Fasilitasi SMK Kecil dan SMA Terbuka

77,959,000

77,941,000

99.98%

Lomba SMA/MA/SMK

73,488,000

72,319,500

98.41%

Peningkatan SMK SSN

42,000,000

41,950,000

99.88%

1,043,000,000

771,113,964

73.93%

22,285,000

22,285,000

100.00%

Penyelenggaraan paket C Setara SM

77,842,000

71,928,500

92.40%

Bantuan Fasilitasi Pengelolaan Bursa

26,000,000

24,240,000

93.23%

SMA&LKS SMK Tingkat Kabupaten Purbalingga

Pengelolaan SMK Negeri 3 Purbalingga Pembinaan Prestasi Siswa SMA/MA SMK

Kerja Khusus (BKK) SMK (Ban Gub)

214


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

Bantuan Pembangunan RKB SMA/SMK

93,600,000

93,440,000

99.83%

26,000,000

18,745,000

72.10%

201,000,000

200,500,000

99.75%

647,934,000

546,188,435

84.30%

94,000,000

93,575,000

99.55%

4,389,844,000

4,125,720,900

93.98%

7,726,434,000

7,162,502,000

92.70%

45,000,000

44,935,000

99.86%

8,884,000

8,879,000

99.94%

30,067,000

30,058,000

99.97%

(Ban Gub) Bantuan Fasilitasi Pemasaran Tamatan SMK (Ban Gub) Bantuan Pengadaan Komputer SMA/SMK (Ban Gub) Pengelolaan Asrama SMK N 3 Purbalingga Pengadaan Mebelair SMK N 3 Purbalingga Pemenuhan Sarana Prasarana SMA (DAK) Pemenuhan Sarana Prasarana SMK (DAK) Studi Pengembangan Pendidikan Karakter di Sekolah Menengah Program Pendidikan Formal

215

Program Keaksaraan Fungsional Non- Penyelenggaraan kejar paket A Setara SD


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

Penyelenggaraan kejar Paket B Setara

149,580,000

147,764,450

98.79%

Pembinaan Penyelenggaraan Kursus

9,290,000

8,840,000

95.16%

Lomba PLS dan pemeran Hari Aksara

33,890,000

33,630,000

99.23%

0

0

137,256,000

68,407,000

49.84%

7,500,000

7,455,000

99.40%

18,350,000

14,241,000

77.61%

326,000,000

312,469,750

95.85%

50,000,000

42,858,000

85.72%

147,306,000

146,870,000

99.70%

71,367,000

63,290,500

88.68%

100,000,000

99,460,000

99.46%

SMP

Internasional Penyelenggaraan PKBM dan KBU Liga Pendidikan Indonesia Bantuan Fasilitasi Hari Aksara

0

Internasional (HAI) Dinas Pendidikan Kab/Kota (Ban Gub) Program

Pelaksanaan Evaluasi Hasil Kinerja

Manajemen

kepala SD/SMP/SM

Pelayanan

Bantuan Fasilitasi Penyelenggaraan UN

Pendidikan

dan UNPK (Ban Gub) Pendidikan Untuk Semua (Ban Gub) Bantuan Manajemen Pendataan Pendidikan (Ban Gub) Pembinaan sekolah sehat Bantuan Fasilitasi Pembinaan

216


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

Nasionalisme dan Karakter Bangsa Melalui Jalur Pendidikan (Ban Gub) Bantuan Kesejahteraan Pendidik

1,064,700,000

1,019,758,000

95.78%

2,971,705,000

2,855,798,000

96.10%

50,000,000

49,960,000

99.92%

25,000,000

16,783,500

67.13%

36,000,000

35,000,000

97.22%

361,500,000

361,370,000

99.96%

25,000,000

25,000,000

100.00%

32,604,000

28,939,000

88.76%

Wiyata Bhakti Pendidikan Formal (Ban Gub) Bantuan Kersa WB dan PTT Bantuan Pengarusutamaan Gender (Ban Gub) Bantuan Pengelolaan Penilaian Angka Kredit dan Sertifikasi Pendidik (Ban Gub) Bantuan Pengembangan Profesi Pendidik Formal (Ban Gub) Bantuan Peningkatan Kualifikasi ke S1 Pendidik Formal (Ban Gub) Bantuan Penyelenggaraan Pemilihan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Formal (Ban Gub) Pemilihan Guru, Kepsek, Pengawas

217


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

Berprestasi/Lomba kinerja Fasilitasi Sertifikasi Guru Dalam

37,937,000

20,724,510

54.63%

50,000,000

41,793,000

83.59%

181,601,000

161,690,000

89.04%

698,150,000

686,075,000

98.27%

35,000,000

28,796,500

82.28%

78,000,000

77,990,000

99.99%

25,000,000

24,960,000

99.84%

23,560,000

15,920,000

67.57%

10,000,000

10,000,000

100.00%

Jabatan Penilaian Angka Kredit (PAK) Guru Seleksi Calon Kepala Sekolah dan Calon Pengawas Satuan Pendidikan dan Diklat Kepala Sekolah Bantuan Kesejahteraan Pendidik PAUD (Ban Gub) Bantuan Operasional Pengelolaan Bantuan Keuangan (Ban Gub) Bantuan Peningkatan Kualifikasi ke S1/D4 Pendidik PAUD (Ban Gub) Bantuan Penyelenggaraan Apresiasi Pendidik dan Tenaga Kependidikan PAUDNI (Ban Gub) Fasilitasi Pengembangan Program USAID Pengembangan Website Dinas

218


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

Pendidikan Fasilitasi Pengelolaan Akreditasi

24,020,000

16,820,000

70.02%

255,000,000

253,305,400

99.34%

9,100,000

9,100,000

100.00%

14,310,000

14,310,000

100.00%

21,800,000

21,800,000

100.00%

39,059,000

39,059,000

100.00%

Sekolah/Madrasah Fasilitasi Kelompok Kerja Guru / Musyawarah guru Mapel / Musyawarah Kerja Kepala sekolah TK s/d SM Meningkatnya

Program

Penyusunan Peta Kekerasan Terhadap

kesetaraan gender dan

Pengarusutamaan

Perempuan dan Anak

perlindungan anak

Gender,

Sosialisasi UU No.23 Tahun 2002

Pemberdayaan

tentang Perlindungan Anak

Perempuan

dan Fasilitasi PUG dan Unit Pelayanan

Perlindungan Anak

Terpadu Penanganan Korban Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak Pelatihan Pekerja Anak Putus Sekolah dan Pemberian Bantuan Penanggulangan Pekerja Anak

219


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

Sosialisasi KLA dan Pembentukan

10,000,000

9,988,000

99.88%

10,000,000

10,000,000

100.00%

660,000,000

626,382,000

94.91%

21,476,000

21,116,000

98.32%

30,970,000

30,689,000

99.09%

Forum Anak Penyusunan Profil Gender Pemberdayaan Keluarga melalui Peran Organisasi Wanita Meningkatnya akses

Program

Pembinaan Anak Terlantar di Luar

masyarakat miskin

Pembinaan

Panti dan Petirahan Anak

terhadap pelayanan

Kesejahteraan

Pembinaan Wanita Ra-wan Sosial

sosial dasar dan

Sosial, Rehabilitasi Ekonomi (WRSE), Asistensi Keluarga

pengembangan ekonomi

Sosial

keluarga

Penanganan

Pendataan dan Penanganan PMKS

70,668,000

64,604,500

91.42%

Keluarga

Bimbingan Sosial dan Ketrampilan

20,851,000

20,850,500

100.00%

140,067,000

140,017,000

99.96%

15,223,000

15,219,000

99.97%

9,618,000

9,618,000

100.00%

dan Miskin (AKM)

Praktis PGOT, Anak Jalanan, ANKN dan Ex. Napi Pelayanan dan Rehabilitasi Penyandang Cacat Porseni Penyandang Cacat Bulan Bhakti Karang Taruna

220


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

Fasilitas Program Keserasian Sosial

2,600,000

2,599,000

99.96%

8,915,000

6,015,000

67.47%

100,000,000

99,615,000

99.62%

8,689,000

5,419,000

62.37%

Berbasis Masyarakat (KSBM) Fasilitasi Program Bantuan Jaminan Sosial Lanjut Usia dan Orang dengan Kecacatan Berat Pembinaan Panti Sosial & Panti Rehabilitasi Program

Penyaluran bantuan korban bencana

Penanggulangan

alam dan bencana sosial

Bencana

Simulasi Penanganan Bencana

18,204,000

13,780,550

75.70%

Fasilitasi Penanganan

64,360,000

35,832,000

55.67%

6,449,000

850,000

13.18%

16,897,000

13,539,650

80.13%

450,000,000

135,409,650

30.09%

344,666,000

343,465,000

99.65%

Darurat/Pemulihan Awal Bencana Fasilitasi Rehabilitasi dan rekonstruksi Pasca Bencana Pelatihan dan Sosialisasi Budaya sadar Bencana Pengadaan Stok Logistik Menghadapi Darurat Bencana Rehabilitasi / Rekonstruksi Jembatan

221


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

Sungai Nosog Desa Pasunggingan Kec. Pengadegan Penanganan Banjir Sekitar SMK Ma'arif

213,000,000

212,207,900

99.63%

18,255,000

13,817,500

75.69%

275,875,000

274,406,000

99.47%

418,615,000

408,707,000

97.63%

383,068,000

379,582,500

99.09%

37,973,000

1,653,350

4.35%

32,270,000

1,601,550

4.96%

Bobotsari Pelatihan Perhitungan Penilaian Kerusakan Akibat Bencana (DALA) Rehabilitasi/Rekonstruksi Akibat Banjir Jembatan Kali Sambeng Ruas Jalan Gambarsari - Jetis Kec. Kemangkon Rehabilitasi/Rekonstruksi Akibat Banjir Jembatan Kali Mati ruas Jalan Makam Tepus Kec. Rembang Rehabilitasi/Rekonstruksi Akibat Banjir Jembatan Kali Krinjing Ruas Jalan Cipawon - Penaruban Kec. Bukateja Perbaikan Jembatan Sungai Lideng Ruas Jalan Majingklak - Tunjungmuli Kec. Karangmoncol Perbaikan Kerusakan Talud Sungai

222


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

Gringsing dan Gorong-gorong Gang Baraba Kel. Purbalingga Kidul Penanganan Banjir Sungai Wotan Desa

52,963,000

2,602,650

4.91%

90,000,000

4,284,500

4.76%

254,000,000

204,433,500

80.49%

102,000,000

101,370,000

99.38%

114,885,000

114,090,000

99.31%

116,575,000

115,460,000

99.04%

285,000,000

260,568,900

91.43%

210,105,000

209,011,000

99.48%

Condong Kec. Kertanegara Perbaikan Talud Sungai Gringsing untuk Penanganan Banjir SDN 2 Kedungmenjangan Rehabilitasi Jembatan Kali Laban Desa Brakas Kec. Karanganyar Penanganan Tebing Longsor Kali Larangan Kel. Purbalingga Lor Rehabilitasi Jembatan Kali Mati 1 Ruas Jalan Makam - Tepus Kec. Rembang Penanganan Talud Longsor OW Goa Lawa Kec.Karangreja Penanganan Badan Jalan Longsor Desa Banjarkerta Kec. Karanganyar Penanganan Tebing Longsor Akibat Banjir SD Negeri Karangcengis Kec.

223


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

Bukateja Penanganan Badan Jalan dan Tebing

57,500,000

57,230,000

99.53%

100,000,000

0

0.00%

60,000,000

59,460,000

99.10%

195,000,000

184,730,000

94.73%

175,260,000

174,415,000

99.52%

123,384,000

122,364,000

99.17%

Longsor Sungai Catrum Desa Sirau Kec. Karangmoncol Pengadaan Cadangan Bronjong Penanganan Tebing Longsor Sungai Kabong dan Sungai Larangan Purbalingga Rekonstruksi Jembatan Kali Gedangan Desa Kaliori Kec.Karanganyar Penanganan Longsor Jalan Desa Kaliori Kec. Karanganyar Terwujudnya

Program

masyarakat yang

Pemberdayaan dan Pelaksanaan Lomba PBB dan TUB

9,944,000

9,318,000

93.70%

berkarakter tangguh,

Pengembangan

Lomba-lomba Kepemudaan

9,890,000

8,102,500

81.93%

kompetitif, dan bermoral

Pemuda

tinggi, yang dicerminkan Program

Revitalisasi Lumbung Desa

9,100,000

6,120,000

67.25%

dengan meningkatnya

Pelatihan pengelolaan pasar desa

8,800,000

5,643,950

64.14%

224

Pemberdayaan

Pelaksanaan PASKIBRA SM


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

kualitas intelektual;

Sosial

Ekonomi Bulan bakti gotong royong masyarakat

berkembangnya norma

Masyarakat

20,000,000

19,609,500

98.05%

49,650,000

47,120,000

94.90%

(BBGRM) Tk. Kab. Purbalingga

dan etika yang sesuai

Program Pemberdayaan Masyarakat

dengan nilai-nilai luhur

Berbasis Gender (P2MBG)

kepribadian bangsa dan

Fasilitasi PNPM MPd dan Integrasi

796,054,000

682,551,600

85.74%

nilai-nilai agama;

Fasilitasi pembinaan kelembagaan

23,002,000

22,996,950

99.98%

berkembangnya budaya

Pansimas

baca tulis; meningkatnya

Pelatihan pembentukan Badan Usaha

22,270,000

22,202,500

99.70%

toleransi dan

Milik Desa (BUMDes)

kesetiakawanan sosial;

Fasilitasi USRI

23,000,000

21,949,900

95.43%

serta berkembangnya

Fasilitasi bantuan permodalan untuk

32,600,000

28,582,000

87.67%

Fasilitasi Bhakti Praja Taruna Akmil

40,000,000

39,940,000

99.85%

Pengelolaan Stadion GOR

91,000,000

87,236,000

95.86%

dan Penyelenggaraan POPDA

199,944,000

192,739,000

96.40%

semangat gotong royong

RT

sehingga dapat terwujud harmoni dan dinamika dalam kehidupan sosial

Program Pembinaan

Pemasyarakatan

Pembinaan Atlet Berprestasi

7,425,000

5,724,350

77.10%

Olah Raga

Pengiriman Tri Lomba Juang

34,044,000

31,773,000

93.33%

105,000,000

102,915,000

98.01%

Pembangunan GOR Tertutup di Komplek Stadion Goentoer Darjono

225


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

Pengadaan Penerangan Stadion

1,956,429,000

0

0.00%

200,221,000

199,577,000

99.68%

60,000,000

60,000,000

100.00%

17,344,000

16,669,000

96.11%

4,624,000

4,574,000

98.92%

Lomba Perpustakaan Desa

9,340,000

9,310,950

99.69%

Pengolahan , Penyiangan dan

5,905,000

5,902,000

99.95%

Lomba Story Telling/bercerita

6,280,000

6,280,000

100.00%

Pemeliharaan dan Perawatan

19,732,000

19,695,500

99.82%

35,800,000

35,800,000

100.00%

143,560,000

143,560,000

100.00%

Goentoer Darjono Pembangunan Mushola di Komplek Stadion Goentoer Darjono Program Pembinaan

Pengadaan buku koleksi dan Bimbingan Teknis pengelola

Pengembangan

perpustakaan

Perpustakaan

Fasilitasi dan Operasional perpustakaan keliling

pemeliharaan bahan pustaka

Perpustakaan MTL Jenderal Soedirman dan Perpustakaan daerah Otomasi Keanggotaan perpustakaan Pengadaan sarana dan Prasarana layanan Perpustakaan

226


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

Semakin kokohnya

Program

jatidiri dan kepribadian

Pelestarian

masyarakat Purbalingga

Pengembangan

Pentas Apresiasi Seni

138,434,000

138,395,000

99.97%

19,416,000

19,416,000

100.00%

11,830,000

11,827,000

99.97%

dan

Budaya Program Pelestarian

Pengelolaan Museum Prof. R Soegarda dan Pentas Apresiasi Seni

Pengembangan

Festival Permainan Rakyat

10,000,000

0

0.00%

Budaya

Kemah Budaya

14,867,000

14,852,000

99.90%

Festiwal Seni Tradisional

15,237,000

15,132,500

99.31%

123,053,000

121,933,000

99.09%

25,450,000

25,363,750

99.66%

192,500,000

186,139,000

96.70%

11,740,000

11,696,000

99.63%

9,400,000

9,380,000

99.79%

Pengiriman Tim Kesenian Tk Prov/Nas Pengiriman Tim Parade Seni HUT Jateng Pekan Budaya dan Pariwisata dalam rangka HUT Kab.Purbalingga Inventarisasi Upacara Adat dan Pembinaan Kelp seni Pengiriman peserta Lomba karya tulis Jarahkala dan napak tilas/Lawatan

227


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

sejarah Pelestarian BCB

23,775,000

23,745,000

99.87%

Pembuatan papan nama Sanggar Seni

10,000,000

10,000,000

100.00%

9,420,000

9,391,500

99.70%

322,828,000

305,908,000

94.76%

68,000,000

68,000,000

100.00%

6,600,000

2,600,000

39.39%

25,000,000

25,000,000

100.00%

20,000,000

20,000,000

100.00%

145,020,000

145,019,000

100.00%

106,600,000

85,912,750

80.59%

Sarasehan Kesenian Rehabilitasi Panggung Terbuka GOR Mahesa Jenar untuk Pentas Seni Pembangunan Gapura dan Jalan Menuju Situs Bandingan Kec. Karangjambu Pelayanan Surat Keterangan Terdaftar Organisasi Kesenian Pembangunan Pagar Keliling Makam Adipati Onje Pembangunan Gapura Petilasan Ardi Lawet Revitalisasi dan dokumen kesenian tradisional Pengadaan sarana dan Pelatihan Karawitan

228


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

Terwujudnya ketahanan

Program

Padat Karya Pangan (DBH CHT)

771,331,000

766,740,500

99.40%

dan kemandirian

Peningkatan

Fasilitasi Raskin

64,991,000

62,921,750

96.82%

pangan yang mampu

Ketahanan Pangan

Fasilitasi Cadangan dan Distribusi

25,000,000

23,693,000

94.77%

16,578,000

16,578,000

100.00%

dipertahankan pada

Pangan

tingkat aman dan dalam

Survey Konsumsi dan Penyusunan

kualitas gizi yang

Profil Ketahanan Pangan

memadai, serta

Fasilitasi Desa Mandiri Pangan

13,297,000

13,297,000

100.00%

tersedianya instrumen

Pembinaan Kewaspadaan dan

11,897,000

11,513,000

96.77%

jaminan pangan sampai

Keamanan Pangan

ke tingkat rumah tangga

Fasilitasi Dewan Ketahanan Pangan

14,000,000

13,657,000

97.55%

Fasilitasi Penganekaragaman Konsumsi

59,370,000

58,990,000

99.36%

533,794,000

523,399,600

98.05%

30,000,000

28,646,000

95.49%

507,660,000

505,250,000

99.53%

Pangan Pengadaan Sarana Prasarana Lumbung (DAK) Pengembangan Modifier Cassava Flour (Mocal) Pembangunan Gudang Cadangan Pangan (DAK 2012)

229


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

Semakin meningkat dan

Program

Bursa Kerja

18,382,000

18,382,000

100.00%

meratanya pendapatan

Pembinaan,

Fasilitasi Penempatan Tenaga Kerja

18,530,000

15,050,000

81.22%

per kapita riil

Peningkatan

AKAD

masyarakat serta

Keterampilan dan Fasilitasi Penempatan Tenaga Kerja

8,021,000

7,256,000

90.46%

menurunnya angka

Penempatan

AKAN

pengangguran dan

Tenaga Kerja

Pelatihan bagi Calon Tenaga Kerja

45,770,000

44,177,000

96.52%

182,666,000

172,726,590

94.56%

42,500,000

42,300,000

99.53%

62,871,000

62,150,000

98.85%

14,483,000

13,069,000

90.24%

48,438,000

44,087,500

91.02%

6,735,000

6,085,000

90.35%

13,619,000

12,844,000

94.31%

kemiskinan

Optimalisasi Balai Latihan Kerja (DBH CHT) Pengadaan Sarana dan Prasarana Balai Latihan Kerja (DBH CHT) Peningkatan Produktivitas dan Pemeriksaan Kesehatan Pekerja Pabrik Program

Fasilitas Dewan Pengupahan dan

Peningkatan

Survey Kebutuhan Hidup Layak (KHL)

Perlindungan

Pelatihan Produktifitas Tenaga Kerja

Tenaga Kerja dan Pemberdayaan Keselamatan dan

230

Pengembangan

Kesehatan Kerja

Hubungan

Pemberdayaan Sarana Hubungan


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

Industrial

Industrial Revitalisasi Wajib Lapor

7,068,000

6,590,000

93.24%

97,990,000

96,335,000

98.31%

7,589,000

6,087,000

80.21%

535,493,000

531,509,950

99.26%

Ketenagakerjaan di Perusahaan Program Penyiapan Fasilitasi Pemindahan Transmigrasi dan

Fasilitasi Sosialisasi Ketransmigrasian

Transmigran Terbangunnya struktur

Program

Penyediaan Sarana Prasarana

perekonomian yang

Pengembangan

Kelembagaan Penyuluhan (DAK)

kokoh berlandaskan

Penyelenggaraan

Penyusunan Programa Penyuluhan

15,000,000

14,999,950

100.00%

keunggulan komparatif

Penyuluhan

dan keunggulan

Pertanian

kompetitif Kabupaten

Program

Fasilitasi Pembuatan Media Penyuluhan

25,000,000

24,798,900

99.20%

Purbalingga dengan

Peningkatan

Fasilitasi Pengembangan Usaha

30,000,000

29,966,250

99.89%

sektor pertanian dan

Kualitas SDM dan Agribisnis Perdesaan 25,000,000

23,789,900

95.16%

65,570,000

55,925,550

85.29%

sektor pariwisata sebagai Kelembagaan

Pembinaan dan Pengembangan

basis aktivitas ekonomi

Kelembagaan Petani

Petani

yang dikelola secara

Demplot Inovasi Teknologi Pertanian

efisien guna

Organik

231


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

menghasilkan produk

Demplot Kaji Terap Teknologi

berkualitas dengan nilai

Pertanian

65,000,000

64,499,500

99.23%

476,467,000

475,906,324

99.88%

78,720,000

78,480,000

99.70%

100,000,000

99,787,100

99.79%

tambah dan daya saing

Program

Pengelolaan UPTD Perbenihan

tinggi; terus

Peningkatan

Primatani

meningkatnya peran

Produksi,

Peningkatan Produksi Tanaman

sektor industri dan jasa

Produktivitas,

Perkebunan (cengkeh)

dengan menghasilkan

Mutu

Produk Intensifikasi Pekarangan

81,815,000

81,735,000

99.90%

produk yang lebih

Pertanian Tanaman Perlindungan Tanaman

40,000,000

39,887,000

99.72%

berkualitas serta

Pangan,

memiliki nilai tambah

100,000,000

100,000,000

100.00%

Hortikultura

dan berdaya saing tinggi

Perkebunan 3,209,360,000

3,204,863,340

99.86%

90,000,000

89,579,000

99.53%

Pengembangan Produktifitas Tanaman dan Nilam dan Kelapa

Program

Penyediaan Infrastruktur Pertanian

Penyediaan

dan (DAK)

Pengembangan Sarana

Pendampingan Prasarana dan Sarana

Prasarana Pertanian (PSP) dan Pembinaan

Produksi Pertanian P3A/GP3A Tanaman Pangan, Hortilkultura Perkebunan

232

dan


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

Program

Fasilitasi Rumah Potong Hewan

21,714,000

21,711,925

99.99%

Program Kesehatan Pembinaan Kesmavet

14,566,000

14,416,000

98.97%

Masyarakat

Pencegahan dan pengendalian AI

28,245,000

28,245,000

100.00%

Veterinair

Pelayanan Terpadu Kesehatan Hewan

8,455,000

8,450,940

99.95%

91,300,000

91,245,240

99.94%

1,412,133,000

1,402,265,700

99.30%

107,460,000

107,044,000

99.61%

35,505,000

35,505,000

100.00%

32,841,000

31,087,000

94.66%

Peningkatan Nilai Tambah, Saing

Daya dan

Pemasaran Produk Peternakan

Fasilitasi UPT Puskeswan Program

Penyediaan Sarana dan Prasarana

Peningkatan Daya Pemasaran (DAK) Saing Perikanan

Produk Penyediaan Sarana dan Prasarana Pengolahan dan Peningkatan Mutu (DAK) Promosi dan Gerakan Gemar Makan Ikan Penyediaan Sarana Statistik Perikanan (DAK)

233


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

Program

Pengelolaan UPTD BAT

Peningkatan

Pengembangan Sarana dan Prasarana

44,650,000

44,650,000

100.00%

732,245,000

727,636,300

99.37%

12,880,000

11,055,000

85.83%

44,325,000

42,990,000

96.99%

2,266,247,000

2,246,003,100

99.11%

393,620,000

375,818,000

95.48%

49,767,000

48,685,400

97.83%

10,000,000

9,928,900

99.29%

1,066,638,000

1,063,152,000

99.67%

22,800,000

22,800,000

100.00%

8,200,000

8,200,000

100.00%

Produksi Perikanan Perbenihan (DAK) Budidaya

Pembinaan dan Pengembangan Teknis dan Manajemen Usaha Perikanan Fasilitasi PUMP Perikanan Budidaya Pembangunan / Rehabilitasi Sarana dan Prasarana Fisik Pengembangan Kawasan Budidaya Air Tawar (DAK) Pengembangan Sarana dan Prasarana Penyuluhan Perikanan (DAK) Pelatihan dan Magang Pelaku Usaha Perikanan Pendampingan PUMP - P2HP

Program

Perluasan Areal Peternakan (DAK)

Peningkatan

Pembinaan dan Peningkatan

Produksi,

Kelembagaan kelompok Tani Ternak

Produktivitas Mutu

234

dan Pengelolaan UPT Aneka Usaha

Produk Peternakan


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

Peternakan

Fasilitasi Progam SMD dan LM3

7,105,000

7,089,900

99.79%

196,957,000

196,919,400

99.98%

75,000,000

74,940,000

99.92%

198,995,000

198,155,000

99.58%

18,695,000

18,695,000

100.00%

29,250,000

27,924,500

95.47%

11,830,000

4,103,900

34.69%

94,970,000

92,390,000

97.28%

Fasilitasi PCM

39,635,000

4,960,000

12.51%

Gelar Produk Unggulan

33,633,000

32,447,100

96.47%

Pembentukan Badan Penyelesaian

32,520,000

19,069,500

58.64%

Peningkatan Layanan Inseminasi Buatan Demplot Budidaya Kambing / Domba Ekor Gemuk Program

Penyediaan Sarana dan Prasarana

Pengembangan

Perikanan Tangkap (DAK)

dan

Pengelolaan Pengendalian dan Pemulihan SHP

Perikanan Tangkap

Perairan Umum

Program

Fasilitasi Sertifikat HAT Bagi UMKM

Penumbuhan

dan Fasilitasi Penerbitan Sertifikasi

Pengembangan

Kesehatan Bagi UMKM Makanan

UMKM

Olahan Peningkatan Produktivitas Usaha Mikro, Kecil dan Menengah

Sengketa Konsumen (BPSK)

235


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

Pembuatan Sarana Promosi UMKM

24,385,000

24,360,000

99.90%

Pekan Raya Promosi Jawa Tengah

35,795,000

35,643,000

99.58%

Pengawasan Penggunaan Cukai Rokok

11,895,000

1,517,250

12.76%

38,550,000

30,625,000

79.44%

44,685,000

43,399,500

97.12%

400,000,000

381,768,500

95.44%

12,640,000

11,312,450

89.50%

(DBH CHT) Pelatihan Manajemen Koperasi Berbasis Kompetensi Penumbuhan Wirausaha Baru Penataan Ruang Pamer Dekranasda (Lanjutan) Program

Fasilitasi Tim koordinasi konversi LPG

Peningkatan

3kg

Koordinasi

Pengawasan pupuk dan pestisida

24,875,000

24,407,500

98.12%

Pelaksanaan

Fasilitasi Program Subsidi Bunga

13,800,000

11,504,200

83.36%

Pembangunan

Pengendalian dan Koordinasi Bidang

36,498,000

35,097,950

96.16%

Bidang Ekonomi

Perekonomian

Program

Pengumpulan Informasi dan

71,206,000

52,661,085

73.96%

Peningkatan

Koordinasi Penggunaan DBHCHT

Produktivitas, Kualitas

236

Produk


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

dan

Daya

Saing

UMKM Program

Fasilitasi Fasilitasi Peningkatan Sarana Tempat

Permodalan

35,015,000

34,825,000

99.46%

17,085,000

16,774,000

98.18%

22,648,000

22,533,000

99.49%

21,196,000

21,101,025

99.55%

18,060,000

17,813,000

98.63%

8,365,000

6,970,000

83.32%

23,735,000

23,523,150

99.11%

bagi Produksi Industri Kecil

UMKM Program

Fasilitasi dan Pembinaan Usaha

Penumbuhan,

Koperasi

Pengembangan,

Peningkatan Kualitas SDM Koperasi

dan

Peningkatan Pengembangan Kelembagaan

Kualitas

Perkoperasian

Manajemen

Peringatan Hari Koperasi

Koperasi Program

Peningkatan Pengawasan Peredaran

Perlindungan

Barang

Konsumen

dan

Pengamanan Perdagangan Program

237

Fasilitasi Pasar Lelang dan Pasar Murah


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

Peningkatan

Pengawasan dan Pengendalian

5,815,000

4,595,000

79.02%

Efisiensi

Distribusi Barang Penting dan Strategis

Perdagangan

Rehabilitasi Pasar Tradisional

300,000,000

299,325,000

99.78%

Intensifikasi dan Ekstensifikasi

15,190,000

14,715,000

96.87%

7,710,000

7,684,000

99.66%

Pengelolaan dan Pemeliharaan Pasar

240,141,000

219,149,435

91.26%

Pengelolaan dan Pemeliharaan Pasar

857,446,000

836,145,843

97.52%

1,017,080,000

1,002,163,000

98.53%

96,450,000

96,352,000

99.90%

0

0

0

0

0

0

50,635,000

49,890,000

98.53%

4,650,000,000

4,447,715,000

95.65%

Pengelolaan PAD Monitoring dan Penyebarluasan Informasi Pasar

Segamas Rehabilitasi Pasar (DAK) Penataan Depan Pasar Segamas Penyusunan Design Pujasera/Kawasan PKL Mahesa Jenar Penataan dan Pembangunan Kawasan PKL Mahesa Jenar Purbalingga Penyusunan DED Pasar ArjobinangunBojong Purbalingga Pembangunan Pasar Tradisional

238


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

Arjobinangun - Bojong Pembuatan Shelter (Penampungan

185,875,000

180,631,350

97.18%

Penataan Mushola Pasar Segamas

25,000,000

24,203,000

96.81%

Penyusunan DED Pembangunan Pasar

55,000,000

1,400,000

2.55%

50,000,000

0

0.00%

2,052,975,000

1,122,646,000

54.68%

714,420,000

164,783,000

23.07%

222,965,000

217,61,500

97.71%

Pedagang Sementara) Pasar Boborsari

Mandiri Penyusunan DED Pertokoan Pasar Segamas Sisi Selatan Penataan Sarana dan Prasarana Pasar Segamas Penataan Sarana dan Prasarana Pasar Hewan Purbalingga Program

Fasilitasi Pengelolaan UPTD Logam dan

Pengembangan

LIK Logam

Sentra

Industri

Potensial Program

Fasilitasi Peningkatan Sarana Produksi

Peningkatan

Industri Kecil Potensial dan Kerajinan

Kapasitas

239

Iptek Pengembangan Kualitas Gula Kelapa

48,470,000

89.52% 43,389,500

50,000,000

47,734,000

95.47%


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

dalam Produksi

Sistem Organik Industri

Kecil

dan

Menengah Program

Pengelolaan Obyek-obyek wisata

Pengembangan

Pengiriman peserta lomba apresiasi

Destinasi

dan konvensi pokdarwis

Pariwisata

Pelatihan pemandu wisata Saka pandu wisata Konservasi Komplek OW Goa Lawa Penyelesaian kegiatan pembangunan

227,070,000

214,871,427

94.63%

22,675,000

22,335,000

98.50%

13,545,000

12,847,000

94.85%

2,275,000

2,275,000

100.00%

50,000,000

49,042,000

98.08%

1,850,000

1,850,000

100.00%

Jalan Setapak dan atap OW Ardi Lawet (Luncuran) Program

Pemilihan Kakang Mbekayu

39,445,000

39,420,000

99.94%

Pengembangan

Promosi dan Pemasaran Wisata

78,400,000

78,400,000

100.00%

8,985,000

8,985,000

100.00%

20,000,000

19,850,000

99.25%

Promosi Pariwisata Purbalingga Pengiriman Duta wisata Fasilitasi Lomba dan Pameran Prosuk Unggulan Bidang Usaha Pariwisata

240


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

Meningkatnya investasi

Program

Promosi Promosi dan pemasaran potensi daerah

50,000,000

48,998,000

98.00%

swasta, baik dalam

dan

Pemasaran Business Gathering ( temu bisnis )

11,521,000

10,657,000

92.50%

negeri maupun asing,

Potensi

Daerah Updating buku induk penanaman

10,565,000

0

0.00%

yang mampu menyerap

serta

tenaga kerja, mendorong

Investasi

aktivitas ekonomi lokal,

Program

Fasilitasi kegiatan Dekranasda dan

48,400,000

45,272,360

93.54%

dan ramah lingkungan,

Peningkatan

promosi potensi daerah

guna menyediakan

Koordinasi

lapangan kerja dengan

Pelaksanaan

tingkat upah memadai

Pembangunan

dan menanggulangi

Bidang Ekonomi

6,285,732,000

6,227,207,746

99.07%

596,090,000

582,183,000

97.67%

Fasilitasi modal

kemiskinan Tersedianya

Program

Pemeliharaan Rutin Jalan

infrastruktur yang

Pembangunan,

Pemeliharaan Rutin Jembatan

memadai dan saling

Peningkatan,

Pembangunan Jembatan Linggamas di

terintegrasi

Rehabilitasi,

dan Sisi Purbalingga Desa Kedungbenda

Pemeliharaan Jalan Kec. Kemangkon

241

0

0


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

dan Jembatan

Pelebaran Jalan Panican - Sempor Kec.

2,926,037,000

2,892,169,800

98.84%

648,072,000

645,341,000

99.58%

598,106,000

595,534,000

99.57%

399,668,000

397,322,000

99.41%

1,099,286,000

1,095,422,350

99.65%

597,618,000

594,255,000

99.44%

386,070,000

382,426,000

99.06%

746,972,000

743,077,000

99.48%

Kemangkon Pelebaran Jembatan K. Kuning pada ruas Bobotsari - Karanganyar Pelebaran Jembatan Sungai Ponggawa Pada Ruas Jalan Purbalingga Kalitinggar Peningkatan Jembatan Sungai Lebak Peningkatan Jalan Yang Menghubungkan Desa Timbang Langgar - Kejobong Perbaikan Jembatan Gantung K.Klawing Pada Ruas Jalan Banjaran Sindang Perbaikan Jembatan K. Muli pada Ruas Jalan Majingklak - Tamansari Kec. Karangmoncol Rehab Jembatan Sungai Kajar Desa Sumingkir Kec. Kutasari

242


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

Penyusunan UKL-UPL Jembatan

25,000,000

0

0.00%

1,451,205,000

1,445,989,000

99.64%

497,713,000

492,723,000

99.00%

199,572,000

199,106,000

99.77%

722,000,000

717,230,000

99.34%

1,465,105,000

1,447,478,000

98.80%

194,181,000

193,640,000

99.72%

235,331,000

234,724,000

99.74%

2,824,419,000

2,823,025,000

99.95%

Linggamas Pemeliharaan Berkala Jalan Bukateja Kedungjati - Cipawon Kec. Bukateja Pemeliharaan Berkala Jalan Kutawis Karangnangka Kec. Bukateja (Lanjutan) Pemeliharaan Berkala Jalan Puspawresti - Watumalang - Manggar Kec. Bobotsari Pemeliharaan Berkala Jalan Majingklak - Tajug Kec. Karangmoncol Peningkatan Jalan Sirongge Narasoma Kelurahan Wirasana (DAK) Pemeliharaan Berkala Jalan Cilapar Kaligondang Pemeliharaan Berkala Jalan Kaligondang - Brecek Ruas Kaligondang - Penaruban (Lanjutan) Penggantian Jembatan Kali Ponggawa

243


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

Karanggambas Pemeliharaan Berkala Jalan Bojanegara

995,200,000

993,920,000

99.87%

219,594,000

219,225,000

99.83%

1,072,893,000

1,071,355,000

99.86%

309,658,000

307,895,000

99.43%

371,158,000

363,562,000

97.95%

2,697,449,000

2,668,841,000

98.94%

864,653,000

189,650,947

21.93%

274,494,000

270,496,500

98.54%

- Babakan dan Pembuatan Crossdrain Penanganan Longsor Jalan Bedagas Kejobong Pemeliharaan Berkala Jalan Sumampir - Curug Karang Kec. Rembang Pemeliharaan Berkala Jalan Banyumudal - Senon Kec. Kemangkon Pemeliharaan Berkala Jalan BBP Karangkemiri - Dukuh Gumbeng Desa Karangkemiri Kec. Kemangkon Pelebaran Jalan Panican - Kembangan (Ngebrak) Kec. Kemangkon Pelebaran Jalan Kopral Tanwir (Menuju Kawasan Wiyata Mandala) Pengaspalan Pelebaran Jalan , Pengecatan dan Perapian Jembatan Jalan S Parman Kec. Purbalingga

244


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

Peningkatan Jalan Padamara -

1,613,546,000

1,608,943,000

99.71%

520,002,000

500,095,000

96.17%

748,012,000

742,777,000

99.30%

196,250,000

196,140,000

99.94%

180,000,000

179,853,000

99.92%

60,000,000

55,072,000

91.79%

80,000,000

74,052,000

92.57%

675,501,000

673,677,000

99.73%

400,000,000

398,426,000

99.61%

Purbayasa - Karanggambas Peningkatan Jalan Kalikesing - Cumbut Kec. Karangreja (Lanjutan) Pemeliharaan Berkala Jalan Wirasaba Kemangkon Peningkatan Jalan Depan Puskesmas Kalimanah Rehabilitasi Drainase Jalan Depan Puskesmas Padamara Penyusunan DED Penataan Perempatan Pasar Padamara Penyusunan DED Penggantian Jembatan Gatot Subroto Desa Karangtengah Kec. Kertanegara Karangsari Kec. Karangmoncol Pemeliharaan Berkala Jalan Selanegara – Cilapar Pemeliharaan Berkala Jalan

245


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

Karangmalang - Tangkisan Kec. Bobotsari (Lanjutan) Pemeliharaan Berkala Jalan Siwarak -

438,500,000

436,899,000

99.63%

374,000,000

371,083,000

99.22%

0

0

730,000,000

728,233,000

99.76%

105,000,000

105,700,000

100.67%

717,200,000

716,149,000

99.85%

365,500,000

361,929,000

99.02%

625,000,000

621,949,000

99.51%

500,000,000

497,585,000

99.52%

Krete Kec. Karangreja Penggantian Jembatan Tlahab Lor Kec. Karangreja Pemeliharaan Jalan GOR Goentoer

0

Darjono – Kalikabong Pemeliharaan Berkala Jalan Gunung Karang - Talagening Kec. Bobotsari Pemeliharaan Halaman Gedung Sekretariat DPRD Pemeliharaan Jalan Binangun Jumbleng - Pengalusan Kec. Mrebet Pemeliharaan jalan Sangkanayu Talagening - Kec. Mrebet Pemeliharaan Berkala Jalan Pengadegan - Pasunggingan Pemeliharaan Berkala Jalan Dalam Kota

246


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

Bukateja Perbaikan Jembatan Kali Karang Ruas

400,000,000

395,679,000

98.92%

820,000,000

817,684,000

99.72%

1,782,705,000

1,780,185,000

99.86%

311,965,000

304,552,000

97.62%

398,190,000

390,538,000

98.08%

250,000,000

243,931,250

97.57%

724,650,000

722,136,000

99.65%

500,000,000

499,171,000

99.83%

Jalan Rajawana - Rembang Peningkatan Jalan Karangmalang – Tangkisan Pemeliharaan Berkala Jalan Bobotsari – Karanganyar Pemeliharaan Berkala Jalan Panican Sempor Desa Panican dan Desa Kedungbenda (SiLPA BANGUB) Pemeliharaan Berkala Jalan TMP – Karangpule Pelebaran Perempatan Kembaran Kulon pada Ruas Jalan Kalikabong Sirongge Pemeliharaan Berkala Jalan Lambur Bojong Pemeliharaan Jalan Gondang - Tlahab Kidul

247


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

Pemeliharaan Jalan Selakambang-

250,000,000

249,270,000

99.71%

548,000,000

545,480,000

99.54%

2,399,876,000

1,798,464,992

74.94%

2,628,956,000

2,623,163,764

99.78%

7,546,029,000

4,844,963,544

64.21%

1,265,500,000

1,257,525,000

99.37%

1,245,900,000

453,200,870

36.38%

1,187,056,000

18,700,000

1.58%

2,068,316,000

28,262,500

1.37%

Sidareja Pemeliharaan Berkala Halaman Pendopo Dipokusumo Pembangunan Jembatan Linggamas di Sisi Purbalingga Desa Kedungbenda Kec. Kemangkon (Luncuran) Pembangunan Jembatan Kali Karang Pekiringan - Grantung (Luncuran) Pembangunan Jembatan Linggamas (Kedungbenda - Sokaraja ) Lanjutan (Ban Gub) Peningkatan Jalan GOR Goentoer Darjono – Kalikabong Pemeliharaan Berkala Jalan Karangtengah – Langkap Pemeliharaan Berkala Jalan Jetis – Gambarsari Pemeliharaan Berkala Jalan

248


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

Karangaren - Limbangan - Cendana Pemeliharaan Berkala Jalan Gembong -

734,616,000

58,078,957

7.91%

928,712,000

15,682,500

1.69%

1,489,158,000

1,242,412,650

83.43%

2,687,800,000

943,172,432

35.09%

1,617,800,000

24,607,500

1.52%

1,170,000,000

1,165,465,250

99.61%

1,496,212,000

1,487,369,000

99.41%

116,500,000

116,440,000

99.95%

6,260,155,000

5,587,043,875

89.25%

Kajongan - Munjul Pemeliharaan Berkala Jalan Tlagayasa Palumbungan Wetan (Lanjutan) Pemeliharaan Berkala Jalan Sumilir Karangtengah - Jompo Pemeliharaan Berkala Jalan Karangtengah - Gambarsari - Toyareka - Mewek Pemeliharaan Berkala Jalan Kecombron – Kejobong Pemeliharaan Berkala Jalan Kejobong – Puntuksuruh Pemeliharaan Berkala Jalan Bobotsari – Limbasari Pemeliharaan Berkala Jalan Bambangan Pemeliharaan Berkala Jalan Bobotsari -

249


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

Karanganyar - Karangmoncol Rembang Pemeliharaan Berkala Jalan Gondang -

732,000,000

12,707,500

1.74%

904,640,000

15,300,000

1.69%

331,683,000

254,315,000

76.67%

70,000,000

0

0.00%

100,000,000

0

0.00%

3,290,000,000

42,117,500

1.28%

475,525,000

8,840,000

1.86%

2,297,893,000

2,294,223,000

99.84%

Tlahab Kidul (Lanjutan) Peningkatan Jalan Kembangan Wirasaba Pemeliharaan Berkala Jalan Karangsari Kec. Kalimanah - Kramat (Banyumas) Penyusunan DED Peningkatan Jalan Walik - Karanggambas Penyusunan DED Peningkatan Jalan Purbalingga - Tobong Pemeliharaan Berkala Jalan Soekarno – Hatta Pemeliharaan Berkala Jalan Pucung Rumbak Pemeliharaan Berkala Jalan Karangjambu - Jingkang Kec. Karangjambu

250


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

Pemeliharaan Berkala Jalan Kanoman

154,660,000

151,013,500

97.64%

Pemeliharaan Berkala Jalan Majingklak

902,000,000

16,150,000

1.79%

1,631,453,000

1,548,747,500

94.93%

983,750,000

913,205,850

92.83%

578,764,000

549,391,000

94.92%

4,378,050,000

3,801,838,543

86.84%

564,023,000

530,377,000

94.03%

1,190,300,000

27,880,000

2.34%

2,871,000,000

34,000,000

1.18%

641,000,000

513,700,000

80.14%

- Tunjungmuli (sta Tamansari Tunjungmuli) Pemeliharaan Berkala Jalan Sanguwatang – Danasari Pemeliharaan Berkala Jalan SMP N 2 Bojongsari - Metenggeng Pemeliharaan Berkala Jalan Arenan – Kaligondang Pemeliharaan Berkala Jalan Selaganggeng – Kutabawa Pemeliharaan Berkala Jalan Dawuhan – Bojanegara Pemeliharaan Berkala Jalan Bobotsari Limbasari (Lanjutan) Pemeliharaan Berkala Jalan Purbalingga – Kalitinggar Pemeliharaan Berkala Jalan

251


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

Karanggedang – Bukateja Pemeliharaan Berkala Jalan Sinduraja –

141,680,000

141,620,000

99.96%

442,000,000

415,204,000

93.94%

790,000,000

13,345,000

1.69%

668,473,000

597,107,000

89.32%

551,485,000

473,467,000

85.85%

332,925,000

276,350,000

83.01%

Peningkatan Jalan Bumisari - Cipaku

160,000,000

159,920,000

99.95%

Pemeliharaan Berkala Jalan Bancar -

1,315,521,000

1,308,744,424

99.48%

593,572,000

549,061,000

92.50%

Penolih Pemeliharaan Berkala Jalan Perempatan Klapasawit - Karangjambe Rehabilitasi Jalan dan Jembatan Gantung Dukuh Sumingkir Desa Bantarbarang Peningkatan Jalan Bojong - Panican (Lanjutan) Pemeliharaan Berkala Jalan Candinata - Pakejen (Kopak Belokan) Pemeliharaan Berkala Jalan SMP N 2 Bojongsari (Metenggeng) Karangcegak

Jatisaba (DAK) Peningkatan Jalan Grantung - Tepus

252


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

(Makam) Pemeliharaan Berkala Jalan

828,500,000

692,753,000

83.62%

1,915,095,000

27,200,000

1.42%

27,777,000

27,777,000

100.00%

206,000,000

205,925,000

99.96%

700,000,000

629,742,000

89.96%

1,057,000,000

868,171,000

82.14%

1,547,250,000

1,466,024,500

94.75%

2,998,502,000

2,989,161,000

99.69%

Pengadegan - Tetel - Tegalpingen Pemeliharaan Berkala Jalan Kalikajar Slinga - Sidanegara Penyusunan DED Jembatan Kali Karang Pekiringan - Grantung (Bantarbenda) Kec. Karangmoncol (Luncuran) Peningkatan Jalan Slinga - Kembaran Wetan Pemeliharaan Berkala Jalan Randualas - Karangpinggir Bukateja Pemeliharaan Berkala Jalan Kembangan - Kedungjati Kec. Bukateja (SMP N 1 Bukateja) Pemeliharaan Berkala Jalan Pandansari - Dukuh Totogan - Kejobong (Lanjutan) Pemeliharaan Berkala Jalan

253


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

Bantarbarang – Kecombron Pemeliharaan Berkala Jalan

310,293,000

276,776,000

89.20%

300,000,000

253,075,000

84.36%

992,000,000

16,617,500

1.68%

363,000,000

305,175,000

84.07%

879,500,000

14,152,500

1.61%

79,487,000

79,486,800

100.00%

10,350,000

10,340,000

99.90%

Sangkanayu – Kecomberan Pemeliharaan Berkala Jalan Serang (Dukuhpring) - Sangkanayu Kec. Karangreja Pemeliharaan Berkala Jalan Binangun Katelklawu Mrebet Pembangunan Plat Beton Depan SMP N 1 Karangreja Peningkatan Jalan (Dusun Silumbung) Desa Nangkod - Sambong (Banjarnegara) (lanjutan) Penyelesaian Kegiatan Pelebaran Jalan S Parman Depan PDAM Purbalingga (Luncuran) Penyelesaian Kegiatan Peningkatan Jalan Desa Sokanegara - Krenceng Pandansari (Lintas Selatan Kec.

254


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

Kejobong) (Lanjutan) (Lincuran) Penyelesaian Kegiatan Pemeliharaan

27,000,000

25,555,000

94.65%

14,600,000

14,450,000

98.97%

250,000,000

0

0.00%

404,697,000

389,044,000

96.13%

1,041,000,000

1,034,065,000

99.33%

934,787,000

932,310,000

99.74%

Berkala Jalan Kejobong - Timbang Kec. Kejobong (Lanjutan) (Luncuran) Penyelesaian Kegiatan Pemeliharaan Berkala Jalan Kembangan Karangcengis Kec. Bukateja (DAK) (Luncuran) Penyusunan DED Pembangunan Jembatan Sungai Gintung Ruas Jalan Pepedan Kec. Karangmoncol - Tetel Kec. Pengadegan Pemeliharaan Berkala Jalan Bukateja – Kutawis Pemeliharaan Berkala Jalan Cendana Purwodadi (menuju Sentra Produksi Cengkeh) Pemeliharaan Berkala Jalan Gambarsari - Jompo (DAK)

255


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

Pemeliharaan Berkala Jalan Gemuruh –

933,500,000

15,767,500

1.69%

997,219,000

336,510,000

33.74%

1,145,000,000

1,143,613,000

99.88%

886,102,000

876,270,000

98.89%

152,500,000

152,384,000

99.92%

647,298,000

641,730,215

99.14%

897,526,000

873,655,000

97.34%

798,144,000

792,594,000

99.30%

794,032,000

787,999,000

99.24%

Dawuhan Pemeliharaan Berkala Jalan Gondang – Sirandu Pemeliharaan Berkala Jalan Gunungwuled - Karanggondang Pemeliharaan Berkala Jalan Kalijaran – Tangkisan Pemeliharaan Berkala Jalan Kalitinggar – Purbayasa Pemeliharaan berkala Jalan Kembaran Wetan - Sempor Lor Pemeliharaan Berkala Jalan Kertanegara - Condong Karangpucung Pemeliharaan Berkala Jalan Krenceng Pandansari - Kejobong (Lanjutan) Pemeliharaan Berkala Jalan Lambur Bojong (lanjutan)

256


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

Pemeliharaan Berkala Jalan

1,008,518,000

1,006,108,000

99.76%

748,254,000

744,874,000

99.55%

2,100,000,000

1,992,175,200

94.87%

349,173,000

346,841,000

99.33%

1,048,343,000

1,042,276,000

99.42%

997,554,000

988,863,000

99.13%

1,112,729,000

1,103,394,000

99.16%

917,011,000

913,425,000

99.61%

1,384,892,000

1,382,431,000

99.82%

Munggangsari (Pepedan) - Kedung Ula (Karangsari) Kec. Karangmoncol Pemeliharaan Berkala Jalan Sibadak Tanalum (alternatif K. Arus) Pemeliharaan Berkala Jalan Sirandu Karangjambu Pemeliharaan Berkala Jalan Tlagayasa Dagan - Palumbungan dan Palumbungan Wetan Kec. Bobotsari Pemeliharaan Berkala Jalan Tobong – Bumisari Pemeliharaan Berkala Jalan Tunjungmuli – Kramat Pemeliharaan Berkala Ruas Jalan Bajong – Tidu Pemeliharaan Berkala Ruas jalan Ruas Senon- Pelumutan Senon Pemeliharaan Jalan Antar Desa Antar

257


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

Kecamatan: Sinduraja, Pasunggingan, Pangempon Pemeliharaan Jalan Kradenan -

1,329,066,000

1,326,471,000

99.80%

741,500,000

736,109,000

99.27%

850,000,000

843,490,000

99.23%

1,573,000,000

1,565,898,500

99.55%

Peningkatan Jalan Bancar - Kalikajar

2,463,350,000

2,454,814,000

99.65%

Peningkatan Jalan Bojong - Panican

2,748,184,000

2,739,007,000

99.67%

749,624,000

746,179,000

99.54%

3,275,902,000

3,203,106,250

97.78%

2,891,560,000

2,743,566,600

94.88%

Tangkisan - Sindang Kec. Mrebet Pengaspalan jalan Peksen Selakambang-Sinduraja Pengaspalan jalan Tobong - Tawang Peningkatan Jalan Baleraksa (Pertigaan Mbawang) - Pasar Kliwon Kec. Karangmoncol

Peningkatan Jalan Limbangan Lembuayu Peningkatan Jalan Mewek - Grecol Kalimanah (DAK) Peningkatan Jalan Pekiringan Grantung (Lanjutan jembatan K. Karang)

258


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

Pemeliharaan Jalan Kalikajar - Slinga

502,000,000

499,226,000

99.45%

Program

Bantuan Bahan Bangunan

950,000,000

938,670,500

98.81%

Koordinasi

Pengembangan Wilayah

Pelaksanaan

Pemeliharaan dan Pengadaan Lampu

114,850,000

111,740,000

97.29%

Pembangunan

Hias

1,800,000,000

0

0.00%

750,000,000

722,692,500

96.36%

2,600,000,000

2,584,018,000

99.39%

725,000,000

11,772,500

1.62%

257,000,000

4,122,500

1.60%

963,750,000

0

0.00%

sarana

dan

prasarana wilayah Program

Pembangunan SD Negeri dan TK

Pendidikan Dasar

Pembina Bobotsari

Program

Pembangunan Masjid Kompleks SMK N

Pendidikan

3 Purbalingga

Menengah

Pembangunan Asrama Putri SMK N 3 Purbalingga Penyediaan Prasarana Penunjang SMK N 3 Purbalingga Pembangunan Gudang SMK N 3 Purbalingga Pembangunan Drainase Sekunder dan Tersier, Ground Tank, Pelumbing dan

259


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

Filtrasi Kompleks SMK N 3 Purbalingga Program

Pemeliharaan Rutin Irigasi Se

Pembangunan,

Kabupaten Purbalingga

Peningkatan,

WISMP

Rehabilitasi,

1,120,229,450

99.38%

516,000,000

504,093,000

97.69%

23,841,000

23,219,500

97.39%

724,000,000

722,162,650

99.75%

Fasilitasi Program WISMP

37,993,000

35,715,850

94.01%

Pengelolaan Irigasi Partisipatif Lokasi I

25,000,000

24,901,700

99.61%

Pengelolaan Irigasi Partisipatif Lokasi II

25,000,000

24,875,700

99.50%

897,714,000

888,521,000

98.98%

275,000,000

271,480,000

98.72%

60,000,000

52,440,000

87.40%

439,102,000

432,572,250

98.51%

449,671,000

438,473,900

97.51%

dan Fasilitasi Komisi Irigasi

Pemeliharaan Prasarana

1,127,200,000

Pembangunan Bendung dan Saluran

Irigasi Irigasi Karangpucung Kec. Kertanegara

dan Pengairan

Rehab Total Bangunan Utama dan Saluran Irigasi Canas Kec. Rembang (DAK) WISMP Fasilitasi Program WISMP Rehabilitasi Bangunan dan Saluran Irigasi Curugnini I (DAK) Rehabilitasi Bangunan dan Saluran Irigasi Kyaiwilah Kec. Kalimanah

260


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

(DAK) Rehabilitasi Bangunan dan Saluran

383,935,000

381,496,000

99.36%

450,000,000

444,901,950

98.87%

0

0

450,000,000

448,086,000

99.57%

400,000,000

397,326,250

99.33%

800,000,000

794,039,000

99.25%

25,000,000

24,896,700

99.59%

25,000,000

24,890,700

99.56%

Irigasi Siwedus Kec. Kertanegara (DAK) Rehabilitasi Bangunan dan Saluran Irigasi Tuk Arus I+ II Kec. Mrebet (DAK) Rehabilitasi Bendung dan Saluran

0

Irigasi Kedungsiung Desa Pekalongan Kec. Bojongsari (DAK) Rehabilitasi Bangunan dan Saluran Irigasi Buara Kec. Karanganyar (DAK) Rehabilitasi Saluran Irigasi Trowinangun Kec. Karangmoncol (DAK) Normalisasi Sungai Gringsing Depan PDAM Pengelolaan Irigasi Partisipatif Lokasi III Pengelolaan Irigasi Partisipatif Lokasi

261


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

IV Rehabilitasi Bangunan dan Saluran

336,930,000

333,940,500

99.11%

200,000,000

199,902,000

99.95%

49,480,000

37,902,000

76.60%

260,000,000

233,515,730

89.81%

299,898,000

288,198,000

96.10%

Pembangunan Taman (RTH) Bojong

1,825,000,000

1,786,928,000

97.91%

Pengecatan Median dan Kanstin se-

200,000,000

198,939,000

99.47%

92,700,000

86,639,000

93.46%

Irigasi Kedungsiung (DAK) Pembangunan Pengaman Tebing Sungai Gringsing Kel. Purbalingga Wetan Program

Pemeliharaan Rutin Lampu-lampu

Pengembangan

Khusus Taman Kota

dan

Penataan

Prasarana Perkotaan Pemeliharaan Rutin Taman-taman Kota, Alun-alun dan Tugu Batas Pemeliharaan Trotoar dan Median Jalan Kota Purbalingga

Kabupaten Purbalingga Penyempurnaan Taman dan Tugu

262


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

Batas Wilayah Jompo Rehabilitasi Trotoar Jalan DI Panjaitan

1,098,950,000

1,043,323,000

94.94%

846,300,000

838,389,000

99.07%

1,377,043,000

1,371,467,500

99.60%

1,655,000,000

1,649,650,000

99.68%

130,000,000

123,827,500

95.25%

123,000,000

119,614,000

97.25%

180,500,000

180,297,500

99.89%

15,000,000

14,900,000

99.33%

151,400,000

151,280,000

99.92%

Purbalingga Renovasi Trotoar pada Jalan Rowi Yusup Rehabilitasi Trotoar Jalan A Yani - Air Mancur Selabaya Rehabilitasi Trotoar Jalan S Parman Pembangunan Pagar Keliling Usman Jannatin Purbalingga Normalisasi Saluran SMK N 3 Purbalingga Pembangunan Taman Depan SMA N 1 Purbalingga Revitalisasi Air Mancur Simpang Selabaya Rehabilitasi Tugu Batas Masuk Purbalingga Perbatasan Kembangan Bukateja

263


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

Pembangunan Taman Maerokoco

406,000,000

405,390,500

99.85%

Penataan Alun-Alun Purbalingga

1,000,000,000

964,768,000

96.48%

560,164,000

553,141,000

98.75%

1,541,255,000

25,032,500

1.62%

837,153,000

0

0.00%

50,000,000

49,500,000

99.00%

50,000,000

49,800,000

99.60%

372,825,000

311,309,200

83.50%

96,706,000

96,670,300

99.96%

103,310,000

14,645,000

14.18%

66,000,000

34,557,100

52.36%

Pembangunan Trotoar RSUD Sebelah Selatan Pembangunan Trotoar Kalimanah Jompo Pembangunan Trotoar Kedungmenjangan - Bojong Pengerukan Sedimen Drainase Sekunder Larangan II Pengerukan Sedimen Drainase Sekunder Gang Mayong Meningkatkan Kualitas

Program Penataan Fasilitasi Program PNPM Perkotaan

Perumahan dan

Lingkungan

Pemukiman

Permukiman

Pengembangan Jaringan Air Bersih dan Pedesaan

Peningkatan

Fasilitasi Program PAMSIMAS

Kualitas Sanitasi

Fasilitasi Program Urban Sanitation and Rural Infrastructure (USRI)

264


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

Pembangunan Sanitasi Lingkungan

2,011,115,000

1,993,412,200

99.12%

1,368,953,000

1,361,566,100

99.46%

Penyusunan DED Masjid Sayid Kuning

29,754,000

1,579,000

5.31%

Normalisasi dan Pengerukan Sedimen

200,000,000

190,571,000

95.29%

Perbaikan Drainase Primer Perkotaan

195,000,000

185,651,750

95.21%

Fasilitasi BSPS (Operasional dan

127,600,000

9,630,000

7.55%

97,500,000

93,182,500

95.57%

72,600,000

45,463,200

62.62%

250,000,000

242,316,500

96.93%

Berbasis Masyarakat (SLBM) Kab. Purbalingga (DAK) Pembangunan Sistem Penyediaan Air Bersih Sederhana (SIPAS) Kabupaten Purbalingga (DAK)

Drainase Sekunder Jalan Jenderal Sudirman

Pelatihan BSPS Online) Penanganan Banjir Kelurahan Kandanggampang Fasilitasi Program Pembangunan Infrastruktur Perkotaan (PPIP) Penanganan Drainase Pertigaan Kalikajar Ruas Jalan Kalikajar Slinga

265


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

Kec. Kaligondang Penataan Lingkungan BLK (Kawasan

2,571,000,000

2,403,503,800

93.49%

94,536,000

94,165,500

99.61%

94,536,000

94,304,500

99.76%

167,686,000

89,763,200

53.53%

94,536,000

94,400,500

99.86%

94,536,000

94,404,500

99.86%

94,536,000

94,306,800

99.76%

94,536,000

94,286,800

99.74%

94,536,000

94,361,800

99.82%

Wiyata Mandala) (DBH-CHT) Rabat Beton Desa Tlahab Kidul Kec. Karangreja (Ban Gub) Rabat Beton Desa Karangreja Kec. Karangreja (Ban Gub) Rabat Beton Desa Binangun Kec. Mrebet (Ban Gub) Rabat Beton Desa Danasari Kec. Karangjambu (Ban Gub) Rabat Beton Desa Purbasari Kec. Karangjambu (Ban Gub) Rabat Beton Desa Karangjambu Kec. Karangjambu (Ban Gub) Rabat Beton Desa Darma Kec. Kertanegara (Ban Gub) Rabat Beton Desa Banjarsari Kec. Bobotsari (Ban Gub)

266


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

Rabat Beton Desa Siwarak Kec.

94,536,000

94,126,500

99.57%

94,536,000

94,361,800

99.82%

94,536,000

94,061,800

99.50%

94,536,000

94,361,800

99.82%

94,536,000

94,340,500

99.79%

94,536,000

94,404,500

99.86%

94,536,000

94,354,500

99.81%

94,536,000

94,354,500

99.81%

94,536,000

94,189,500

99.63%

72,800,000

72,642,500

99.78%

Karngreja (Ban Gub) Rabat Beton Desa Pepedan Kec. Karangmoncol (Ban Gub) Rabat Beton RW 2 Desa Karangasem Kec. Kec. Kertanegara (Ban Gub) Rabat Beton RW 2 Desa Tajug Kec. Karangmoncol (Ban Gub) Rabat Beton RW 5 Desa Bantar Barang Kec. Rembang (Ban Gub) Pengaspalan Jalan Desa Karangklesem Kec. Kutasari (Ban Gub) Pengaspalan Jalan Desa Candinata Kec. Kutasari (Ban Gub) Pengaspalan Jalan Desa Candiwulan Kec. Kutasari (Ban Gub) Pengaspalan Jalan Desa Brobot Kec. Bojongsari (Ban Gub) Pengaspalan Jalan RT 1 RW 3

267


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

Kelurahan Mewek Kec. Kalimanah (Ban Gub) Pengaspalan Griya Bukateja Kedungjati

57,200,000

57,035,000

99.71%

83,200,000

82,974,000

99.73%

57,200,000

56,954,000

99.57%

125,150,000

51,877,500

41.45%

52,000,000

51,932,500

99.87%

52,000,000

51,857,500

99.73%

52,000,000

51,862,500

99.74%

Desa Kedungjati Kec. Bukateja (Ban Gub) Pengaspalan Kadus I Desa Jetis Kec. Kemangkon (Ban Gub) Pengerasan Jalan (Rabat Beton) Dusun Bandingan Desa Pengadegan Kec. Pengadegan (Ban Gub) Peningkatan Jalan Setapak Desa Langkap Kec. Kertanegara (Ban Gub) Peningkatan Jalan Setapak Desa Wanogara Wetan Kec. Rembang (Ban Gub) Peningkatan Jalan Setapak Desa Karangasem Kec. Kertanegara (Ban Gub) Peningkatan Jalan Setapak Desa

268


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

Karangpucung Kec. Kertanegara (Ban Gub) Pavingisasi Desa Kalijaran Kec.

94,536,000

94,367,800

99.82%

94,536,000

94,461,800

99.92%

72,800,000

72,588,000

99.71%

72,800,000

72,692,000

99.85%

52,000,000

51,857,500

99.73%

52,000,000

51,927,500

99.86%

150,000,000

0

0.00%

95,000,000

94,900,000

99.89%

Karanganyar (Ban Gub) Pavingisasi RW 2 Desa Baleraksa Kec. Karngmoncol (Ban Gub) Sarana Air Bersih Kadus I RT 1 s.d.RT 7 Desa Sirandu Kec. Karangjambu (Ban Gub) Sarana Air Bersih Kadus II RT 2 s.d.RT 7 Desa Lambur Kec. Mrebet (Ban Gub) Pelebaran Jalan Setapak RT 1 s.d. 2 RW 6 Desa Banjarsari Kec. Bobotsari (Ban Gub) Pengerasan Jalan Setapak Desa Limbasari Kec. Bobotsari (Ban Gub) Pengembangan Jaringan Air Bersih Banjaran dengan SR Rehabilitasi Drainase Kelurahan

269


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

Penambongan Rehabilitasi Talud Makam Giri

200,000,000

198,405,500

99.20%

176,800,000

170,947,500

96.69%

352,000,000

0

0.00%

53,130,000

52,925,000

99.61%

73,150,000

0

0.00%

73,150,000

0

0.00%

73,150,000

0

0.00%

73,150,000

0

0.00%

Cendana Penanganan Drainase Pertigaan Kalikajar (Lanjutan) Pembangunan Jalan Masuk SMK N Rembang Pemeliharaan Berkala Jalan Pagerandong - Kedung Karet Kec. Mrebet Rabat Beton Jalan Ponpes Kedungkaret Desa Pagerandong Mrebet (Ban Gub) Sarana Air Bersih Desa Pagerandong Kec. Mrebet (Ban Gub) Pengerasan Jalan RT 3 RW 12 Desa Pengadegan Kec. Pengadegan (Ban Gub) Jalan Setapak RT 16 RW 4 Desa Babakan Kec. Kalimanah (Ban Gub)

270


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

Pembuatan Badan Jalan dan Drainase

73,150,000

0

0.00%

73,150,000

0

0.00%

73,150,000

0

0.00%

73,150,000

0

0.00%

73,150,000

0

0.00%

73,150,000

0

0.00%

73,150,000

0

0.00%

73,150,000

0

0.00%

52,250,000

0

0.00%

RT 1 RW 1 Tumanggal Kec. Pengadegan (Ban Gub) Rabat Beton Desa Selakambang RT 3 RW 1 Kec. Kaligondang (Ban Gub) Jalan Setapak RT 3 RW 2 Desa Talagening Kec. Bobotsari (Ban Gub) Jalan Setapak Desa Karangturi Kec. Mrebet (Ban Gub) Jalan Setapak Desa Karangnangka Kec. Mrebet (Ban Gub) Jalan Setapak Desa Cipaku Kec. Mrebet (Ban Gub) Rabat Beton Kelurahan Kandanggampang RT 3/5 Kec. Purbalingga (Ban Gub) Rabat Beton Dusun I RT 2 RW 1 Desa Tidu Kec. Buakteja (Ban Gub) Pipanisasi SAB Desa Tanalum Kec.

271


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

Rembang (Ban Gub) Pembangunan Jembatan Setapak RT 01

52,250,000

0

0.00%

104,500,000

0

0.00%

104,500,000

0

0.00%

104,500,000

0

0.00%

111,400,000

2,800,000

2.51%

105,500,000

0

0.00%

150,000,000

147,578,600

98.39%

1,384,900,000

1,332,555,600

96.22%

200,000,000

199,418,000

99.71%

RW 06 Desa Tlahap Lor Dusun Penariban Kec. Karangreja (Ban Gub) Rabat Beton Desa Pekiringan Kec. Karangmoncol (Ban Gub) Pengaspalan Jalan Desa Karanggedang Kec. Karanganyar (Ban Gub) Pengaspalan Jalan Desa Sidareja Kec. Kaligondang (Ban Gub) Pemeliharaan Jalan Desa Sokawera Kec. Padamara (Ban Gub) Peningkatan Jalan Desa Karangpule Kec. Padamara (Ban Gub)

272

Program

Pengelolaan TPA Banjaran

Peningkatan

Pemeliharaan Kebersihan dan

Kinerja

Keindahan

Pengelolaan

Pembangunan Sarana dan Prasarana

Persampahan

TPA


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

Pengadaan Gerobag Sampah dan

83,288,000

81,800,000

98.21%

392,140,000

388,867,000

99.17%

43,556,000

43,556,000

100.00%

567,086,000

537,748,250

94.83%

Kontainer Program

Fasilitasi Fasilitasi PSPR-GAKIN

Penyediaan Rumah Penyelesaian Kegiatan Peningkatan Layak Huni

Sarana Prasarana Perumahan dan Permukiman (Luncuran)

Terpenuhinya pasokan

Program

Pemeliharaan Rutin Lampu Penerangan

energi yang cukup

Pendayagunaan

Jalan

untuk memenuhi

dan

Penambahan Jaringan Listrik

188,515,000

182,254,000

96.68%

kebutuhan rumah

Pengembangan

Pengembangan Jaringan Listrik

453,460,000

408,679,250

90.12%

tangga dan berbagai

Ketenagalistrikan

Perdesaan

aktivitas sosial ekonomi

dan

350,000,000

294,733,000

84.21%

200,000,000

189,056,750

94.53%

75,000,000

73,876,000

98.50%

198,000,000

196,597,000

99.29%

Alternatif

Energi Pemasangan Lampu Penerangan Jalan Umum Arah Jalan Walik pada Titiktitik Keramaian Penggantian Penerangan Umum dengan Lampu LED Wilayah Perkotaan Pemasangan LPJU Jalan Kopral Tanwir Pemasangan LPJU Jalan S Parman

273


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

(Depan PDAM) Pemasangan LPJU Pasar Tobong -

35,000,000

33,972,000

97.06%

132,000,000

131,857,100

99.89%

60,000,000

57,715,000

96.19%

42,916,000

40,336,900

93.99%

98,785,000

71,989,000

72.87%

43,020,000

41,520,200

96.51%

284,322,000

280,059,345

98.50%

Karangcegak (6 Titik) Pengembangan Jaringan Listrik Perdesaan (Pepedan - Pangempon) Pengembangan Jaringan Listrik Perdesaan Selanegara - Selakambang (Dusun Kalimenyeng) Program

Pengawasan, Pengendalian dan

Optimalisasi

dan Pembinaan Sektor Energi dan Sumber

Pengendalian

Daya Mineral

Pendayagunaan

Pengadaan dan Pemasangan Meter Air

Potensi

Geologi, Tanah

Pertambangan dan Air Tanah Terselenggaranya

Program

Pemeliharaan Wbsite dan Jaringan

Pelayanan Telematika

Pengembangan

Internet

yang efisien dan modern

Pemanfaatan

Penyediaan sarana dan prasarana

274


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

untuk mewujudkan

Teknologi

masyarakat informasi

Komunikasi

pendukung Tekhnologi Informasi dan Terintegrasi

Informasi

Pembinaan & Monitoring Pusat

7,883,000

6,832,000

86.67%

8,900,000

8,557,000

96.15%

52,000,000

49,692,500

95.56%

158,896,000

157,402,300

99.06%

19,700,000

14,056,000

71.35%

86,420,000

85,745,000

99.22%

130,000,000

129,724,000

99.79%

609,476,000

576,771,000

94.63%

Layanan Internet Kecamatan (PLIK), Mobile Pusat Layanan Internet Kecamatan (MPLIK) dan warnet Fasilitasi Pembentukan dan Pembinaan Forum/kelompok media tradisional dan Kelompok Informasi Masyarakat Migrasi RSP ke FM dan Peremajaan Peralatan Pemancar Radio RSP Pengadaan dan Pemeliharaan Perangkat LPSE TA 2013 Pembentukan Dewan Pengawas Lembaga Penyiaran Publik Lokal Program

Pembinaan Perparkiran

Peningkatan

Pemeliharaan Traffic light dan warning

Manajemen

dan light

Fasilitas Lalu Lintas

275

Pengadaan fasilitas Keselamatan jalan


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

Pembentukan forum LLAJ Pengadaan dan Pemasangan Fasilitas

20,000,000

-

0.00%

1,507,500,000

2,339,000

0.16%

Keselamatan Jalan (Ban Gub) Program

Pengelolaan kebersihan terminal

50,000,000

50,000,000

100.00%

Peningkatan

Operasi Tehnis laik Jalan

13,960,000

12,312,000

88.19%

Pelayanan

Pengadaan bahan cat PKB

14,430,000

14,090,000

97.64%

Angkutan

PAM lalu lintas dan penyelenggaraan

94,515,000

94,335,000

99.81%

39,715,000

39,715,000

100.00%

278,137,000

277,185,000

99.66%

Pengadaan Repeater HT

38,000,000

38,000,000

100.00%

Pendampingan Operasional

20,000,000

12,426,436

62.13%

100,000,000

99,011,500

99.01%

Angkutan lebaran, natal dan tahun baru Pemeliharaan Terminal Pembangunan Parkir/Taman Terminal Purbalingga Sisi Barat

Pembangunan Terminal Bobotsari Tahap I Studi Andalalin dan Studi Kelayakan Terminal Bobotsari

276


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

Terjaganya fungsi dan

Program

daya dukung lingkungan Pengendalian

Pengendalian Pencemaran Air (DAK)

574,680,000

506,120,750

88.07%

18,469,000

18,396,000

99.60%

203,044,000

196,915,750

96.98%

73,990,000

72,990,000

98.65%

335,850,000

323,237,400

96.24%

78,211,000

77,944,400

99.66%

Survey Potensi Pencemaran Air

50,000,000

49,298,000

98.60%

Pendukung Pengelolaan Persampahan

89,734,000

88,234,000

98.33%

Pengadaan Alat bor Biopori

15,000,000

14,905,000

99.37%

Pengadaan Solar Cell

60,000,000

59,895,000

99.83%

Konservasi Lahan

83,335,000

83,305,000

99.96%

209,794,000

205,697,002

98.05%

Pengadaan Reagen Pendukung

hidup, serta pulihnya

Pencemaran

dan Operasional Laboratorium Lingkungan

kondisi dan fungsi

Perusakan

Pendukung Adipura

lingkungan hidup yang

Lingkungan

Perbaikan dan Peningkatan Kualitas

mengalami degradasi

Sanitasi Lingkungan Pemukiman

akibat eksploitasi

Pengadaan Sarana dan Prasarana

sumber daya alam dan

Pengelolaan Lingkungan (DAK)

dampak aktivitas sosial

Pembangunan IPAL Komunal Domestik

ekonomi masyarakat

(DBH-CHT)

Berbasis Masyarakat

Terpeliharanya

Program

kekayaan keragaman

Perlindungan dan Perlindungan Fungsi Lingkungan

jenis dan kekhasan

Konservasi SDA

277

Hidup (DAK)


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

sumber daya alam

Fasilitasi Komunitas Hijau

26,584,000

26,583,500

100.00%

Penanaman Hutan Kota Lingkungan

49,206,000

49,076,850

99.74%

9,311,000

9,301,000

99.89%

170,000,000

169,380,000

99.64%

Desain Hutan Kota Wasesa

19,970,000

19,820,000

99.25%

Penghijauan SMK N 3 Purbalingga

40,000,000

39,897,000

99.74%

Penyusunan Buku Status Lingkungan

49,640,000

49,535,000

99.79%

39,187,000

38,911,000

99.30%

11,500,000

11,500,000

100.00%

19,725,000

15,859,300

80.40%

1,312,477,000

1,310,474,000

99.85%

BLK (Kawasan Wiyata Mandala) (DBH CHT) Penghijauan Pojok SMK Negeri 3 Purbalingga Penanaman Turus Jalan

Program Penyediaan

dan Hidup Daerah Kab. Purbalingga Tahun

penyempurnaan

2013

Data dan Informasi Penyusunan Sistem Informasi Daerah

Lingkungan Hidup (SILH) Penyusunan Statistik Pertanian dan Kehutanan Penyusunan Data Statistik Perikanan

Program

Rehabilitasi Hutan dan Lahan (RHL)

Perlindungan dan (DAK)

278


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

Konservasi SDA

Pemeliharaan Lahan Pakejen

25,288,000

25,288,000

100.00%

Penyusunan Design Hutan Kota

85,000,000

49,867,000

58.67%

120,000,000

119,909,000

99.92%

15,000,000

14,970,000

99.80%

100,000,000

87,786,750

87.79%

17,942,000

17,938,000

99.98%

Komplek PDAM dan Pemeliharaan Hutan Kota Pembangunan Hutan Kota Depan SMK N 3 Purbalingga Penyusunan Rencana Tahunan RHL Tahun 2014 Meningkatnya

Program

Bimbingan Teknis Dasar-Dasar

kesadaran, sikap mental,

Pengendalian

AMDAL

dan perilaku masyarakat

Pencemaran

dalam pengelolaan

Perusakan

sumber daya alam dan

Lingkungan

pelestarian fungsi

Program

lingkungan hidup

Peningkatan Produksi Kualitas Kehutanan

279

dan

Penatausahaan Hasil Hutan dan Produk


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

Tabel 3.113 Realisasi Anggaran Tahun 2013 per Sasaran No.

Sasaran

Anggaran

Realisasi

%

1

2

3

4

5

3,907,103,000

3,106,197,949

79.50%

5,733,823,000

4,775,049,886

83.28%

1

Terwujudnya

aparatur

pemerintah daerah yang profesional,

bersih,

berwibawa

agar

menjadi

dan dapat

penggerak

pembangunan daerah dan mampu

memberikan

pelayanan

yang

prima

kepada masyarakat. 2

Terwujudnya kelembagaan pemerintah daerah

yang

berfungsi dan

mampu

secara

efektif

efisien,

serta

senantiasa

mampu

menjawab

tuntutan

kebutuhan dan dinamika lingkungan eksternal. 3

Terwujudnya

138,546,731,000 132,822,630,513

penyelenggaraan administrasi pemerintahan yang

efektif,

transparan, memiliki

efisien, akuntabel,

strategi

yang

jelas, mampu memberikan arahan dalam

dan supervisi penyelenggaraan

administrasi publik dan pembangunan;

280

responsif

95.87


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

terhadap

berbagai

permasalahan,

tuntutan,

dan

kebutuhan

masyarakat; bersikap

mampu

dan

bertindak

profesional; serta mampu menggerakkan partisipasi rakyat, berkeadilan, dan menjunjung

tinggi

hak

asasi manusia. 4

Meningkatnya ketenteraman

2,003,005,000

1,698,427,250

84.79%

139,306,000

137,167,781

98.47%

12,434,953,000

12,256,185,920

98.56%

dan

ketertiban

dalam

kehidupan masyarakat di segala bidang 5

Meningkatnya sosial

kesadaran

masyarakat,

serta

meningkatnya pemahaman

dan

penghargaan

masyarakat

terhadap

hak

asasi

manusia (HAM). 6

Tersusunnya hukum

produk

daerah

dengan

ketentuan

peraturan undangan

sesuai

perundangyang

lebih

tinggi serta sesuai dengan kebutuhan dan tuntutan dinamika

sosial-ekonomi

guna ketenteraman

281

mewujudkan dan


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

ketertiban

dalam

masyarakat,

serta

meningkatkan

akselerasi

pembangunan. 7

Terwujudnya politik

kehidupan

yang

12,434,953,000

12,256,185,920

98.56%

0

0

0

2,008,480,000

1,982,501,500

98.71%

13,133,676,000

12,355,469,940

94.07%

59,363,681,000

52,583,469,594

88.58%

764,269,000

730,639,000

95.60%

4,521,997,000

3,738,270,200

82.67%

sehat,

demokratis, dan dinamis, meningkatnya politik

partisipasi

rakyat,

serta

meningkatnya peran dan fungsi

lembaga

sehingga

politik semakin

mendorong efisiensi dan efektivitas penyelenggaraan pemerintahan

dan

pembangunan. 8

Meningkatnya

kualitas

manusia secara umum 9

Terkendalinya

laju

pertumbuhan

penduduk

dan

meningkatnya

kesejahteraan keluarga. 10

Meningkatnya

derajat

kesehatan masyarakat. 11

Meningkatnya

tingkat

pendidikan masyarakat 12

Meningkatnya kesetaraan gender dan perlindungan anak

13

Meningkatnya masyarakat

282

akses miskin


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

terhadap pelayanan sosial dasar dan pengembangan ekonomi keluarga 14

Terwujudnya masyarakat

4,064,342,000

1,958,256,700

48.18%

1,309,170,000

1,249,710,500

95.46%

2,047,918,000

2,024,685,850

98.87%

yang berkarakter tangguh, kompetitif, dan bermoral tinggi, yang dicerminkan dengan

meningkatnya

kualitas

intelektual;

berkembangnya

norma

dan

sesuai

etika

yang

dengan nilai-nilai luhur kepribadian bangsa dan nilai-nilai

agama;

berkembangnya

budaya

baca tulis; meningkatnya toleransi

dan

kesetiakawanan serta

sosial;

berkembangnya

semangat gotong royong sehingga dapat terwujud harmoni

dan

dinamika

dalam kehidupan sosial. 15

Semakin kokohnya jatidiri dan

kepribadian

masyarakat Purbalingga 16

Terwujudnya

ketahanan

dan kemandirian pangan yang

mampu

dipertahankan

pada

tingkat aman dan dalam kualitas

283

gizi

yang


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

memadai, serta tersedianya instrumen

jaminan

pangan sampai ke tingkat rumah tangga. 17

Semakin meningkat dan

574,662,000

547,139,090

95.21%

24,049,456,000

21,741,543,734

90.40%

meratanya pendapatan per kapita riil masyarakat serta menurunnya

angka

pengangguran

dan

kemiskinan. 18

Terbangunnya

struktur

perekonomian yang kokoh berlandaskan keunggulan komparatif

dan

keunggulan Kabupaten

kompetitif Purbalingga

dengan sektor pertanian dan

sektor

sebagai

pariwisata

basis

ekonomi

yang

secara

efisien

menghasilkan

aktivitas dikelola guna produk

berkualitas dengan nilai tambah dan daya saing tinggi; terus meningkatnya peran sektor industri dan jasa dengan menghasilkan produk

yang

lebih

berkualitas serta memiliki nilai tambah dan berdaya saing tinggi.

284


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

19

Meningkatnya

investasi

120,486,000

104,927,360

87.09%

swasta, baik dalam negeri maupun

asing,

yang

mampu menyerap tenaga kerja, mendorong aktivitas ekonomi lokal, dan ramah lingkungan,

guna

menyediakan

lapangan

kerja dengan tingkat upah memadai

dan

menanggulangi kemiskinan 20

Tersedianya infrastruktur 182,461,928,000 142,714,424,139

78.22%

yang memadai dan saling terintegrasi 21

Meningkatnya

kualitas

perumahan

15,026,361,000

12,211,389,950

81.27%

2,400,762,000

2,218,814,250

92.42%

3,576,874,000

1,989,773,281

55.63%

1,498,978,000

1,407,936,300

93.93%

dan

permukiman 22

Terpenuhinya

pasokan

energi yang cukup untuk memenuhi rumah

kebutuhan tangga

dan

berbagai aktivitas sosial ekonomi 23

Terselenggaranya pelayanan telematika yang efisien dan modern untuk mewujudkan

masyarakat

informasi. 24

Terjaganya

fungsi

dan

daya dukung lingkungan hidup,

285

serta

pulihnya


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

kondisi

dan

fungsi

lingkungan hidup yang mengalami

degradasi

akibat eksploitasi sumber daya alam dan dampak aktivitas sosial ekonomi masyarakat 25

Terpeliharanya keragaman kekhasan

kekayaan

jenis

dan

sumber

daya

2,286,017,000

2,239,373,652

97.96%

117,942,000

105,724,750

89.64%

alam. 26

Meningkatnya kesadaran, sikap mental, dan perilaku masyarakat

dalam

pengelolaan sumber daya alam

dan

pelestarian

fungsi lingkungan hidup. 494,526,873,000 428,955,895,009

286

86.74%


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

BAB IV

PENUTUP Komitmen Pemerintah Kabupaten Purbalingga untuk mencapai visi Purbalingga

Yang Maju, Mandiri, Dan Berdaya Saing, Menuju Masyarakat Sejahtera Yang Berkeadilan Dan Berakhlak Mulia,sebagaimana gambaran tingkat pencapaian sasaran dari hasil analisis dan pengukuran akuntabilitas kinerja tahun 2013 yang telah diuraikan dalam Bab III, melalui berbagai program dan kegiatan seperti yang tercantum dalam RPJMD Kabupaten Purbalingga Tahun 2010-2015, secara umum telah diperoleh nilai sangat baik yaitu 91,16%. Dari 26 (dua puluh enam) sasaran yang ingin diwujudkan, telah diperoleh hasil pencapaian sasaran dengan kategori sangat berhasil sejumlah 15 (lima belas) sasaran, dan yang memperoleh capaian kinerja dalam kategori berhasil sebanyak 10 (sepuluh) sasaran dan yang memperoleh capaian kinerja dengan kategori cukup berhasil ada 1 (satu) sasaran. Permasalahan pokok yang dihadapi Pemerintah Kabupaten Purbalingga antara lain: 1. Kualitas penyelenggara pemerintahan dan pelayanan publik belum seperti yang diharapkan serta ketersediaan SDM aparatur yang terbatas. 2. Menurunnya angka partisipasi sekolah yang menyebabkan rendahnya tingkat pendidikan. 3. Laju pertumbuhan penduduk yang masih relatif tinggi. 4. Meningkatnya angka pengangguran sejalan dengan meledaknya jumlah angkatan kerja dan terbatasnya lapangan kerja. 5. Tingkat kemiskinan yang maish relatif tinggi. Untuk mengatasi permasalahan-permasalahan yang ada agar proses pembangunan dapat berjalan sesuai yang diharapkan, diambil langkah-langkah kebijakan untuk mengatasinya, yaitu : 1) Mengatasi permasalahan tingkat kepercayaan masyarakat yang masih relatif rendah (tuntutan good governance) terhadap penyelenggara pemerintahan dan pelayanan publik serta ketersediaan SDM aparatur yang terbatas pertama, langkah-langkah kebijakan yang diterapkan adalah :

287


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

a. Peningkatan kinerja penyelenggaraan pembangunan daerah melalui peningkatan kualitas perencanaan, kualitas sistem pengendalian, dan evaluasi pembangunan. b. Penyesuaian kelembagaan pemerintah daerah dan pemerintahan desa sesuai tuntutan kebutuhan dan dinamika lingkungan serta ketentuan peraturan perundangan yang berlaku. c. Penguatan kualitas

administrasi pemerintah daerah dalam rangka peningkatan

efektivitas dan efisiensi penyelenggaraan pemerintahan serta penguatan fungsi pengawasan melekat melalui pengembangan sistem pembinaan administrasi dan peningkatan kompetensi aparatur d. Penguatan kapasitas pengawasan fungsional melalui peningkatan jumlah auditor yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan. e. Peningkatan kompetensi sumberdaya manusia aparatur sesuai bidang tugas, dan peningkatan disiplin aparatur dengan penerapan reward and punishment. 2) Mengatasi permasalahan laju pertumbuhan penduduk yang tinggi, langkah-langkah kebijakan yang diterapkan adalah adalah pengendalian laju pertumbuhan penduduk serta peningkatan dan pemerataan kesejahteraan keluarga dengan menitikberatkan pada peningkatan kuantitas dan kualitas kepesertaan Keluarga Berencana (KB) serta peningkatan pemberdayaan keluarga dan peningkatan kapasitas dan kompetensi SDM aparatur. 3) Mengatasi permasalahan meningkatnya angka pengangguran sejalan dengan meledaknya jumlah angkatan kerja dan terbatasnya lapangan kerja adalah peningkatan keterampilan dan peningkatan akses tenaga kerja terhadap lapangan kerja, perlindungan tenaga kerja, dan peningkatan hubungan industrial serta pelayanan perijinan yang berkualitas dan menciptakan iklim usaha yang kondusif untuk menarik investor. 4) Mengatasi permasalahan kemiskinan, langkah-langkah kebijakan yang diterapkan adalah : a. Peningkatan penanganan penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) dengan menitikberatkan pada pengembangan sistem identifikasi, pendataan, dan updating data PMKS, serta sistem penanganan PMKS. b. Peningkatan penanggulangan kemiskinan

melalui peningkatan

pemenuhan

kebutuhan hidup pokok masyarakat dan peningkatan akses masyarakat terhadap

288


Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013

pelayanan sosial dasar dan pengembangan ekonomi kerakyatan serta mendorong berkembangnya UMKM. c. Fasilitasi penyediaan permukiman yang layak huni. Dari hasil pengukuran, evaluasi dan analisa

kinerja Pemerintah Kabupaten

Purbalingga Tahun 2013 ini diharapkan dapat memberikan umpan balik untuk: 1. Meningkatkan optimalisasi pelaksanaan program dan kegiatan sesuai strategi dan arah kebijakan yang digariskan. 2. Meningkatkan akuntabilitas kinerja Satuan Kerja Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Purbalingga. 3. Memberikan informasi yang lebih memadai dalam rangka pengambilan keputusan. 4. Meningkatkan pemanfaatan alokasi sumber daya yang tersedia secara maksimal. 5. Dasar peningkatan mutu informasi mengenai pelaksanaan kegiatan guna mengarahkan pada pencapaian sasaran dan tujuan. Demikian Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) Pemerintah Kabupaten Purbalingga Tahun 2013 ini disusun, semoga dapat bermanfaat bagi pihakpihak yang berkepentingan sebagaimana yang diharapkan.

Purbalingga,

2014

BUPATI PURBALINGGA ttd Drs. SUKENTO RIDO MARHAENDRIANTO, MM

289


PERNYATAAN PENETAPAN KINERJA PEMERINTAH KABUPATEN PURBALINGGA TAHUN 2014 Dalam rangka mewujudkan manajemen pemerintahan yang efektif, transparan dan akuntabel serta berorientasi pada hasil, yang bertanda tangan dibawah ini : Nama

: Drs. SUKENTO RIDO MARHAENDRIANTO, MM

Jabatan

: BUPATI PURBALINGGA

Pada tahun 2014 ini berjanji akan mewujudkan target kinerja tahunan sesuai lampiran perjanjian ini dalam rangka mencapai target kinerja jangka menengah seperti yang telah ditetapkan dalam dokumen perencanaan. Keberhasilan dan kegagalan pencapaian target kinerja tersebut menjadi tanggungjawab kami.

Purbalingga,

2014

BUPATI PURBALINGGA

Drs. SUKENTO RIDO MARHAENDRIANTO, MM


PENETAPAN KINERJA

PEMERINTAH KABUPATEN PURBALINGGA Kabupaten

: Purbalingga

Tahun Anggaran

: 2014

NO

SASARAN STRATEGIS

INDIKATOR KINERJA

(Perda 6/2011)

(Perda 6/2011)

2

3

1 1

Terwujudnya

aparatur

pemerintah

daerah

pembangunan

daerah

6

yang o Menurunnya jumlah kasus pelanggaran disiplin

profesional, bersih, dan berwibawa agar dapat menjadi penggerak

Target 2014

dan

PNS.

mampu o Meningkatnya indek kepuasan masyarakat terhadap memberikan pelayanan yang prima kepada masyarakat. layanan publik. o Menurunnya jumlah temuan hasil pemeriksaan auditor 2

Terwujudnya kelembagaan pemerintah daerah yang mampu berfungsi secara efektif dan efisien, serta

senantiasa mampu menjawab tuntutan kebutuhan dan dinamika lingkungan eksternal.

o Meningkatnya jumlah SKPD yang menerapkan Standar Pelayanan Minimal (SPM). o Meningkatnya

jumlah

SKPD

yang

memenuhi

kualifikasi Standar Nasional dan Internasional dalam

10 kasus (100% tertangani) Baik (76) 379 temuan

14 6 (enam) SKPD

pelayanan publik. o Terwujudnya website e-procurement

100%


NO

SASARAN STRATEGIS

INDIKATOR KINERJA

(Perda 6/2011)

(Perda 6/2011)

2

3

1 3

Terwujudnya

pemerintahan akuntabel,

penyelenggaraan

yang

memiliki

memberikan

efisien,

strategi

yang

arahan

penyelenggaraan pembangunan;

efektif,

dan

administrasi

responsif

transparan,

jelas,

mampu

supervisi

dalam

publik

terhadap

dan menjunjung tinggi hak asasi manusia.

dan

dan anggaran tepat waktu  Revisi RTRW

Ada

 RPJM

Ada

 Dokumen Perencanaan Tahunan

o Terwujudnya hasil audit dengan opini wajar tanpa pengecualian

Meningkatnya ketenteraman dan ketertiban dalam o Menurunnnya Angka kriminalitas kehidupan masyarakat di segala bidang

6

administrasi o Tersedianya dokumen perencanaan pembangunan

berbagai o Meningkatnya efisiensi penggunaan input dalam permasalahan, tuntutan, dan kebutuhan masyarakat; pelaksanaan kegiatan pemerintah daerah. mampu bersikap dan bertindak profesional; serta o Meningkatnya kegiatan tepat waktu, tepat mutu mampu menggerakkan partisipasi rakyat, berkeadilan, tepat sasaran dan manfaat.

4

Target 2014

o Menurunnya angka pelanggaran perda o Menurunnya tindak kekerasan dan konflik dalam kehidupan masyarakat

Ada dan tepat waktu 100% 1610 kegiatan WTP

0,008% 500 kasus 34 kasus


NO

1 5

SASARAN STRATEGIS

INDIKATOR KINERJA

(Perda 6/2011)

(Perda 6/2011)

2

3

Meningkatnya kesadaran sosial masyarakat, serta o Meningkatnya meningkatnya

pemahaman

dan

penghargaan

masyarakat terhadap hak asasi manusia (HAM).

masyarakat

o Menurunnya

jumlah kasus

Target 2014

6 kelompok

tindak

kekerasan

swadaya dalam

masyarakat

o Menurunnya kasus trafficking 6

27 2

Tersusunnya produk hukum daerah sesuai dengan o Berkurangnya jumlah Peraturan Daerah yang ketentuan peraturan perundang-undangan yang lebih

kedaluarsa/

tinggi serta sesuai dengan kebutuhan dan tuntutan

peraturan/perundangan yang lebih tinggi

dinamika

sosial-ekonomi

guna

tidak

sesuai

dengan

mewujudkan o Tidak adanya produk hukum yang dibatalkan ketenteraman dan ketertiban dalam masyarakat, serta pemerintah pusat meningkatkan akselerasi pembangunan. 7

166

Terwujudnya kehidupan politik yang sehat, demokratis, o Meningkatnya tingkat partisipasi masyarakat dalam dan dinamis, meningkatnya partisipasi politik rakyat, serta meningkatnya peran dan fungsi lembaga politik

Pemilu Legislatif, Pemilu Presiden, Pemilu Gubernur, Pemilu Bupati

sehingga semakin mendorong efisiensi dan efektivitas o Meningkatnya jumlah Peraturan Daerah yang penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan. disusun berdasarkan prakarsa DPRD

0

Tidak ada

Pileg dan Pilpres 70% Tidak ada Raperda Prakasa


NO

SASARAN STRATEGIS

INDIKATOR KINERJA

(Perda 6/2011)

(Perda 6/2011)

2

3

1

o Penetapan APBD tepat waktu 8

9

Meningkatnya kualitas manusia secara umum

Terkendalinya

laju

pertumbuhan

penduduk

meningkatnya kesejahteraan keluarga.

dan

Tepat Waktu 73,54

o Indeks Pembangunan Gender

65,02

o Menurunnya jumlah keluarga pra sejahtera

73.420 KK

o Menurunnya laju pertumbuhan penduduk

0,62%

keluarga kecil bahagia dan sejahtera

Meningkatnya derajat kesehatan masyarakat,

6

o Indeks Pembangunan Manusia

o Meningkatnya jumlah keluarga sesuai norma

10

Target 2014

150.010

o Meningkatnya usia harapan hidup

70,4

o Menurunnya angka kematian bayi

9/1.000 KH

o Menurunnya angka kematian ibu melahirkan

100/100.000 KH

o Menurunnya presentase gizi kurang

2,2%

o Menurunnya presentase gizi buruk

0,05%

o Meningkatnya pemberian asi ekslusif o Meningkatnya pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan

78% 100%


NO

1 11

SASARAN STRATEGIS

INDIKATOR KINERJA

(Perda 6/2011)

(Perda 6/2011)

2

3

Meningkatnya tingkat pendidikan masyarakat

Target 2014

6

o Meningkatnya Angka melek huruf

93,70%

o Meningkatnya rata-rata lama sekolah

7.50%

o Meningkatnya angka partisipasi sekolah

12

13

Meningkatnya kesetaraan gender dan perlindungan anak

Meningkatnya akses masyarakat miskin terhadap pelayanan sosial dasar dan pengembangan ekonomi keluarga

APM SD/MI/PAKET A

95%

APM SMP/MTs/PAKET B

76%

APM SMA/SMK/MA/PAKET C

43%

o Meningkatnya indeks pembangunan gender

65,88

o Meningkatnya indeks pemberdayaan gender

64,1

o Menurunnya jumlah tenaga kerja di bawah umur

0

o Menurunnya kasus kekerasan terhadap perempuan

7

o Menurunnya kasus kekerasan terhadap anak

10

o Meningkatnya persentase penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) yang tertangani o Menurunnya jumlah rumah tangga miskin

3% 20,19


SASARAN STRATEGIS

INDIKATOR KINERJA

(Perda 6/2011)

(Perda 6/2011)

1

2

3

14

Terwujudnya masyarakat yang berkarakter tangguh,

NO

kompetitif, dan bermoral tinggi, yang dicerminkan dengan

meningkatnya

kualitas

intelektual;

berkembangnya norma dan etika yang sesuai dengan nilai-nilai luhur agama;

kepribadian bangsa dan nilai-nilai

berkembangnya

budaya

baca

tulis;

meningkatnya toleransi dan kesetiakawanan sosial; serta berkembangnya semangat gotong royong sehingga dapat

terwujud

kehidupan sosial. 15

harmoni

dan

dinamika

6

o Menurunya angka kasus kenakalan remaja o Menurunnya

kasus

peggunaan

narkotika,

psikotropika, dan zat adiktif lain (NAPZA)

4 kasus 50 kasus

o Meningkatnya jumlah karangtaruna yang aktif

140 organisasi

o Meningkatnya angka kunjungan ke perpustakaan

60.000 orang

o Menurunnya konflik horisontal dalam kehidupan masyarakat

dalam

Semakin kokohnya jatidiri dan kepribadian masyarakat Purbalingga

Target 2014

o Meningkatnya jumlah kelompok/paguyuban seni budaya tradisional

0

275

o Meningkatnya kegiatan pentas kesenian tradisional

23 kali

o Terlaksananya peringatan hari-hari besar nasional

10 kegiatan

o Meningkatnya kegiatan forum lintas etnis dan

Etnis 4 kali

agama

Agama 8 kali


SASARAN STRATEGIS

INDIKATOR KINERJA

(Perda 6/2011)

(Perda 6/2011)

1

2

3

16

Terwujudnya ketahanan dan kemandirian pangan yang

NO

mampu dipertahankan pada tingkat aman dan dalam kualitas gizi yang memadai, serta tersedianya instrumen jaminan pangan sampai ke tingkat rumah tangga.

Target 2014

6

o Stabilnya angka inflasi

5-6%

o Meningkatnya daya beli masyarakat (PPP)

Rp. 640.000,-

o Meningkatnya uji laboratorium pada makanan yang beredar o Ketersediaan pangan utama (Normatif : 92,87 kg/kapita/tahun)

o Meningkatnya indeks konsumsi non pangan 17

Semakin meningkat dan

meratanya pendapatan per

kapita riil masyarakat serta menurunnya angka pengangguran dan kemiskinan.

kesenjangan

individu (indek Gini)

pendapatan

Rp. 6 Juta/ th antar

o Menurunnya kesenjangan ekonomi antar wilayah (indek Williamson) o Menurunnya angka pengangguran o Menurunnya angka kemiskinan

18

Terbangunnya struktur perekonomian yang kokoh

177.891 kg/kapita/th 45,45%

o Meningkatnya pendapatan per kapita o Menurunnya

160 sampel

o Meningkatnya kesejahteraan petani yang ditandai

0,26 0,49 4500 orang 19,59% 110


NO

SASARAN STRATEGIS

INDIKATOR KINERJA

(Perda 6/2011)

(Perda 6/2011)

2

3

1

berlandaskan keunggulan komparatif dan keunggulan kompetitif

Kabupaten Purbalingga dengan sektor

pertanian dan sektor pariwisata sebagai basis aktivitas ekonomi

yang

dikelola

secara

efisien

guna

menghasilkan produk berkualitas dengan nilai tambah dan daya saing tinggi; terus meningkatnya peran sektor industri dan jasa dengan menghasilkan produk yang lebih berkualitas serta memiliki

nilai tambah dan

berdaya saing tinggi.

Target 2014

6

dengan meningkatnya nilai tukar petani. o Meningkatnya investasi di sektor agribisnis o Menurunnya penggunaan pupuk dan obat kimia di sektor pertanian o Meningkatnya angka kunjungan wisata o Meningkatnya

nilai

tambah

1.600.000

pendukung sektor wisata (PDRB sektor hotel dan restauran)

o Meningkatnya proporsi sektor industri dan jasa

17% 1,5%

o Meningkatnya jumlah industri kecil

40.000 industri

Meningkatnya investasi swasta, baik dalam negeri

o Meningkatnya jumlah PMA

maupun asing, yang mampu menyerap tenaga kerja,

26 perusahaan

o Meningkatnya nilai investasi PMA

mendorong

aktivitas

ekonomi

lokal,

dan

ramah

lingkungan, guna menyediakan lapangan kerja dengan tingkat upah memadai dan menanggulangi kemiskinan 20

10%

sektor-sektor

dalam PDRB

19

8%

Tersedianya infrastruktur yang memadai dan saling

o Meningkatnya Upah Minimum Kabupaten

Rp. 29,581.601.000 Rp. 1.023.000,-

o Menurunnya angka pengangguran

4.500 orang

o Persentase panjang jalan kabupaten yang beraspal

703,354 km


NO

1

SASARAN STRATEGIS

INDIKATOR KINERJA

(Perda 6/2011)

(Perda 6/2011)

2

3

terintegrasi

Target 2014

6 (99,03%)

o Persentase jalan kabupaten dalam kondisi baik o Panjang jembatan o Meningkatnya luas lahan beririgasi teknis dan setengah teknis

o Jumlah prasarana pelayanan kesehatan

521,558

(73,44%) 2.746,8 m 11.232,68 ha 3.640,576 ha PKD 204, Pustu 49, Puskesmas 22 unit

o Jumlah prasarana pelayanan pendidikan

Ruang kelas SD/ MI

4477, SMP/ MTs 1408, SMA/SMK/MA 805 ruang kelas

o Jumlah pasar tradisional 21

Meningkatnya kualitas perumahan dan permukiman

o Menurunnya luasan kawasan kumuh

19 Tidak ada

o Menurunnya persentase rumah tidak layak huni

4,4%

o Meningkatnya rumah tangga bersanitasi

80%

o Meningkatnya rumah tangga yang menggunakan

100%


NO

SASARAN STRATEGIS

INDIKATOR KINERJA

(Perda 6/2011)

(Perda 6/2011)

2

3

1

Target 2014

6

air bersih o Meningkatnya cakupan air bersih perpipaan o Meningkatnya cakupan layanan persampahan o Tempat pembuangan sampah per satuan penduduk 22

Terpenuhinya pasokan energi yang cukup untuk

memenuhi kebutuhan rumah tangga dan berbagai aktivitas sosial ekonomi

23

Terselenggaranya pelayanan telematika yang efisien dan modern untuk mewujudkan masyarakat informasi.

o Meningkatnya rasio elektrifikasi

desa

tidak

154 m3/hr

195,63 m3/hr

0,16 m3/ penduduk 98,45%

o Jumlah rumah tangga pengguna kayu bakar

o Jumlah

46.749 SR

terjangkau

Menurun layanan

telekomunikasi

0

o Jumlah warung internet

106

o Jumlah hot spot area di ruang publik

16

o Jumlah jenis pelayanan publik secara online

29 (1 Website Purbalingga, 26 sub

domain, 1 sistem surat elektronik, LPSE) o Persentase

instansi

teknologi informatika

pemerintah

menggunakan

100%


SASARAN STRATEGIS

INDIKATOR KINERJA

(Perda 6/2011)

(Perda 6/2011)

1

2

3

24

Terjaganya fungsi dan daya dukung lingkungan hidup,

NO

serta pulihnya kondisi dan fungsi lingkungan hidup

yang mengalami degradasi akibat eksploitasi sumber daya alam dan dampak aktivitas sosial ekonomi masyarakat

Target 2014

6

o Menurunnya luas lahan kritis 

Persentase lahan kritis di kawasan lindung



Presentase Lahan kritis di kawasan budidaya pertanian

o Menurunnya tingkat pencemaran udara, air dan tanah

5% 5% Udara : (100%) Air : (100%) Tanah 0%

25

Terpeliharanya

kekayaan

keragaman

jenis

dan

kekhasan sumber daya alam. 26

o Terjaganya keragaman hayati (biodiversity index) o Jumlah

kasus

dan

persentase

penegakan

pelanggaran perusakan lingkungan hidup

Meningkatnya kesadaran, sikap mental, dan perilaku

o Jumlah dan persentase perusahaan wajib AMDAL

masyarakat dalam pengelolaan sumber daya alam dan

yang memiliki dokumen perencanaan lingkungan

pelestarian fungsi lingkungan hidup.

(AMDAL, UKL, UPL)

o Meningkatnya kelompok peduli lingkungan

100% 100%

100% 14 Kelompok


NO

1

SASARAN STRATEGIS

INDIKATOR KINERJA

(Perda 6/2011)

(Perda 6/2011)

2

3

Target 2014

6

o Menurunnya penggalian tambang tanpa ijin

Menurun 3,13%

o Menurunnya kasus pencurian kayu

100%

Jumlah Anggaran Tahun 2013 : Rp. 1.252.422.447.000,-

BUPATI PURBALINGGA ttd Drs. SUKENTO RIDO MARHAENDRIANTO, MM

Lakip pemda purbalingga tahun 2013  

Materi Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) Kabupaten Purbalingga tahun 2013.