Page 1

Hijauan tanah beratap tanaman membentang dari ujung timur Ah, itu dulu... Rasakan apa yang terjadi kini Indahnya tak lagi dapat menyejukkan

HARI POHON

Selamat Hari Pohon Intenasional 21 November 2013. Mengingat 

Hari Pohon sudah dekat. Ada 2 hal yang bisa kita lakukan yaitu 

Parah, sungguh parah Otak siapa dibalik semua ini Hingga pengaruhnya menyapu habis negeri ini Orang yang menjadi korban, itu tak tahu apa-apa

Hapus Deforestasi Hutan dan Menanam Pohon. Bayangkan saja, 

Indonesia sendiri sudah kehilangan 72% dari hutan aslinya, jika 

indonesia mempunya  hutan  tropis  dengan  luas  total  131.1  juta 

Nihilnya kesadaran banyak menyengsarakan

hektar maka 94,392 juta hektar sudah bukan merupakan hutan. 

Dengan laju  kerusakan  hutan  diperkirakan  1.18  juta  hektar 

VOIP victoripress

Appearance WEB New hima.ee.its.ac.id

SALAM REDAKSI

Like us in Facebook

Koran dinding atau biasa disebut dengan 

Follow us on Twitter

kording   ini  dihadirkan  kepada  para 

pembaca dengan  harapan  mampu 

memberikan informasi  kepada  semua 

civitas akademika  kampus  ITS 

khususnya Teknik  Elektro  ITS  seputar 

kegiatan yang ada di Teknik Elektro ITS. 

facebook.com/himatektro

twitter.com/himatektro_ITS

Join us in Yahoo Maillist milis.himatektro-its.org

Subs. from YouTube youtube.com/himatektroits

UPCOMING EVENT

Dengan ini  kami  harap  para  civitas 

14-21 NOVEMBER OPREC MAWAPRES SCHOOL

akademika Elektro ITS mendapat asupan 

informasi terbaru.  Kedepannya,  kami 

harap kording ini mampu menjadi lebih 

baik dan  lebih  update  daripada 

sebelumnya. Viktori !

CP: LIGA - 085731866770

23 NOVEMBER SEMINAR SOFTSKILL AJ 101 - 102 CP: NENDI - 085791116663

CHECK OUR NEW SITE @ HIMA.EE.ITS.AC.ID

oleh: Mohamad Aziz 2011

pertahun (UNREDD  ,2009)  indonesia  masuk  sebagai  negara 

dengan laju kerusakan tetinggi kedua sedunia.

Sebagai warga dengan negara yang memiliko laju kerusakan hutan tertinggi kedua didunia, kita harus waspada akan 

hal buruk yang akan terjadi kedepanya. Kerusakan hutan menyumbang 17%‐20% total emisi dunia dan ikut andil 

dalam kenaikan suhu global.Menanam pohon di sekitar lingkungan sama saja ikut menyelamatkan masa depan 

indonesia dan dunia. Mari menanam pohon! (DFA)

SEMINAR TUGAS AKHIR JTE‐FTI‐ITS, 1  November  2013,  Himpunan  Mahasiswa  Teknik  Elektro‐ITS  (HIMATEKTRO‐ITS) 

menyelenggarakan Seminar Tugas Akhir. Acara yang rutin diadakan ini adalah  kerjasama antara pihak 

Jurusan dan  mahasiswa  khususnya  Departemen  Keprofesian  dan  Kesejahteraan  Mahasiswa 

(PROKESMA), sebelum  diadakannya  lisan  tugas  akhir  atau  biasa  disebut  sebagai  sidang,  di  tiap 

semester. STA yang berlangsung dari 28 Oktober hingga 1 November 2013 di JTE ini adalah yang 

keseratus delapan (STA‐108), bertempatan di gedung B dan gedung AJ Jurusan Teknik Elektro ITS yang 

dihadiri oleh para dosen dan mahasiswa dari berbagai bidang studi di jurusan Teknik Elektro ITS (JTE). 

Tujuan dari  kegiatan  ini  adalah  memfasilitasi  peserta,  membuat  persiapan  yang  lebih  baik  untuk 

menghadapi sidang tugas akhir. Seminar ini diadakan dengan mahasiswa S‐1 reguler dan lintas jalur 

sebagai sasaran, dengan dosen penguji dari berbagai bidang studi yang ada di JTE. 

Alokasi waktu  yang  diberikan  untuk  setiap  peserta  seminar  sebesar  45  menit  yang  terdiri  dari  sesi  presentasi  dan  sesi 

pertanyaan. Kegiatan ini adalah persiapan untuk menghadapi  sidang tugas akhir, namun suasana yang terjadi cukup tegang. 

Berbagai gambaran dan masukan  yang diberikan oleh penguji 

28-29 NOVEMBER PKTI CP: DEDEN - 085785480233

membantu peserta  sidang  untuk  siap  dalam  menghadapi 

seminar tugas  akhir  yang  akan  menentukan  kelulusan  dari  calon sarjana. (DC)


MENUJU AEC (ASEAN ECONOMIC COMMUNITY)

Tak terasa kurang dari dua tahun kedepan, tepatnya pada 1 Januari 2015 seluruh warga sekawasan Asia Tenggara akan menghadapi berlakunya ASEAN Economic 

Community 2015 (AEC 2015) namun serasa masih asing di telinga pelajar dan mahasiswa Indonesia mengenai hal ini. Sebelum melangkah lebih jauh alangkah baiknya kita menilik 

sejarah AEC. Dimulai pada tahun 1997 tepatnya dalam ASEAN Summit yang diadakan di Kuala Lumpur, para kepala negara ASEAN menyepakati ASEAN Vision 2020 yaitu 

mewujudkan kawasan yang stabil dan berdaya saing tinggi dengan pertumbuhan ekonomi yang merata. Dari sinilah muncul ide pembentukan Komunitas ASEAN yang memiliki tiga 

pilar utama, yaitu: (1) ASEAN Security Community, (2) ASEAN Economic Community, (3) ASEAN Socio‐Cultural Community. Komunitas ini pada awalnya akan diterapkan secara 

penuh pada tahun 2020, namun dipercepat menjadi tahun 2015 sesuai dengan kesepakatan dari pemimpin negara‐negara anggota ASEAN. Sebagai salah satu pilar ASEAN Vision, 

AEC merupakan pondasi yang diharapkan dapat memperkuat dan memaksimalkan tujuan integrasi ekonomi di kawasan ASEAN dan membuka peluang bagi Negara. Negara yang 

tergabung di ASEAN. Selain itu AEC juga diharapkan dapat meningkatkan kualitas kerjasama dalam hal ekonomi di ASEAN ke arah yang lebih signifikan.

Isu tentang AEC ini menimbulkan banyak sekali pertentangan di kalangan masyarakat. Ada pihak yang beranggapan bahwa AEC ini memberikan banyak keuntungan bagi 

bangsa Indonesia namun disisi lain ada juga yang menilai bahwa AEC dapat menurunkan tingkat pertumbuhan ekonomi Indonesia. Untuk menyambut AEC langkah‐langkah strategis 

SIAPKAN BEKAL KEMAMPUAN BAHASA INGGRIS DALAM MENGHADAPI AEC 2015 MELALUI ERM

mereformasi semua unsur‐unsur utama yang menjadi sektor esensial dan syarat multak dalam rangka menghadapi implementasi AEC 2015. Antara kawasan domestik dengan 

yang dilakukan  oleh  Indonesia  tentunya  harus  sesuai  dengan  apa  yang  direkomendasikan  dalam  pilar  AEC  Blueprint  2015  yang  mengharuskan  setiap  negara  ASEAN  wajib 

kawasan regional harus dilakukan upaya‐upaya yang memiliki korelasi yang sama dan upaya yang dilakukan harus tersinkronisasi dengan baik. Upaya yang dilakukan dalam kawasan 

domestik mengacu terhadap syarat mutlak yang diajukan dalam internalisasi regional. Sehingga dikatakan terpadu antar domestik dan regional dalam rangka menghadapi integrasi 

ekonomi kawasan. Secara garis besar, langkah strategis yang harus dilakukan antara lain adalah dengan melakukan pembenahan terhadap sektor‐sektor potensial yang startegis dan 

AEC (ASEAN  Economy  Community)  2015  tidak  hanya 

memiliki dampak positif seperti kesempatan kerja yang semakin luas 

karena mencangkup  ruang  lingkup  Asia  Tenggara,  namun  juga 

dampak negatif seperti  persaingan dalam mendapatkan kesempatan 

terkait dengan mekanisme yang telah ditentukan ASEAN dalam rangka menciptakan pasar bebas dan basis produksi internasional. Ada 12 sektor jasa yang telah disepakati oleh 

kerja yang ketat akibat bersaing dengan pekerja asing.   Persiapan 

dengan kesehatan dan sosial, (9) pariwisata dan perjalanan wisata, (10) rekreasi, olahraga, dan kebudayaan, (11)angkutan, dan (12)sektor jasa lainnya.

satunya adalah  kemampuan  bahasa  inggris.  Bahasa  inggris 

negara ASEAN diantaranya : (1)bisnis, (2)komunikasi, (3)teknik konstruksi dan teknik terkait, (4)pendidikan, (5)distribusi, (6)lingkungan hidup, (7)keuangan, (8)jasa yang terkait 

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Hatta Rajasa menjelaskan empat ciri dan target yang harus dicermati dalam persiapan menuju Masyarakat Ekonomi ASEAN 

(ASEAN Economic Community) pada 2015 mendatang. Hatta menjelaskan dalam memasuki AEC 2015, masyarakat Indonesia akan terintegrasi dengan masyarakat ASEAN sehingga 

harus mempunyai kemampuan agar dapat bersaing dengan masyarakat ASEAN. Ciri yang pertama, Indonesia dan ASEAN menjadi pasar tunggal berbasis produksi sehingga 

Indonesia harus mempunyai kemampuan dalam persiapan merebut pasar ASEAN. Indonesia harus jadi production base dan bukan hanya dilihat sebagai market base atau pasar  besar.  Ciri yang kedua, kawasan Indonesia harus mampu menjadi kawasan berdaya saing tinggi sehingga integrasi dengan global dapat tercapai.  Ciri ketiga, kawasan 

Indonesia harus menjadi kawasan pembangunan ekonomi yang merata dan equitable development antar ASEAN. Ciri terakhir adalah terintegrasi dengan perekonomian dunia. 

oleh: Arief Rahman 2011

Kalau BUMI itu seperti Manusia

diberbagai aspek sangat diperlukan menuju ke kondisi tersebut, salah 

merupakan  bahasa formal yang digunakan dalam lingkup ASEAN, 

selain itu bahasa inggris merupakan kebutuhan dalam   menghadapi 

persaingan secara  global.  Departemen  Keprofesian  dan 

Kesejahteraan Mahasiswa (Prokesma) Himatektro ITS mengadakan 

ERM (English Regular Meeting) sebagai bentuk upaya meningkatkan 

kemampuan bahasa inggris dari mahasiswa Teknik Elektro ITS dalam 

menghadapi persaingan tersebut.  Dalam pertemuan pada tanggal 14 

November 2013,  menghadirkan  perwakilan  dari  IO  (International 

Office) ITS yakni Faisal Maulana. Alumnus Mahasiswa Teknik Fisika  by:

tersebut memberikan  penjelasan  perihal  pentingnya  kemampuan 

bahasa Inggris dalam menghadapi kerasnya dunia kerja dalam bahasa 

inggris terutama dalam peluang mendapatkan pekerjaan.

Selain itu, Maulana juga menjelaskan beberapa program yang 

ditawarkan oleh OI ITS, mulai dari program fast track, double degree 

dan program  lainnya  yang  mendukung  upaya  peningkatan 

kemampuan akademik dan bahasa inggris dari mahasiswa ITS.  ERM 

dihadiri oleh sekitar 40 mahasiswa, baik dari angkatan 2010 sampai 

dengan angakatan  2013.  Berlangsung  di  ruang  Aj‐102  tersebut 

Bayangkan jika bumi itu manusia. Hutan dan pepohonan adalah rambutnya. Kalau kalian gundul, panas nggak kena sinar matahari? Selamat Hari Pohon Internasional

dimulai pada sekitar pukul 15.30 WIB dan berakhir pada pukul 17.30 

WIB, kegiatan  tersebut  diawali  dengan  game  yang  dipandu  oleh 

panitia, kemudian  dilanjutkan  dengan  presentasi  oleh  Maulana 

sebagai inti dari kegiatan, dan ditutup oleh game dan simulasi.(AR)

Voip kording edisi november 2013  

Victory Press Koran Dinding Edisi november 2013 Himatektro ITS

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you