METAMORPH.
![]()
METAMORPH.
Setiap orang menginginkan perubahan dalam diri mereka ke arah yang lebih baik. Mereka mencoba mencari tahu tentang “Bagaimana self improvement bisadilakukan dalam upaya peningkatan kualitas hidup?”. Namun, perlu kita ketahui terlebih dahulu mengenai pengertian dari self improvement itu sendiri. Self improvement atau pengembangan diri merujuk pada suatu peningkatan yang terjadi dalam status, posisi, peran, jabatan, kepribadian yang kita miliki dan berasal dari usaha yang kita jalankan. Jadi, tanpa adanya keinginan yang berasal dari dalam diri kita maka pengembangan diri tidak akanpernahbisaberjalan.
Manusia dikaruniai akal dan pikiran yang rasional sehingga memiliki kecenderungan untuk selalu melakukan pengembangan diri demi bertahan hidup. Terdapat beberapa hal yang bisa diterapkan untuk selfimprovement
Kegagalan yang hadir dalam kehidupan kita tidak lantas membuat kita menyerah. Jika kita dihadapkan dengan permasalahan yang begitu besar dan seakan melampaui batas kemampuan kita maka yang harus diperhatikan adalah dengan mencoba membagi penyelesaian masalah ke dalam beberapa langkah. Ketika langkah tersebut telah direncanakan secara terperinci maka akan memudahkan dalammeninjausejauhmanaposisi kita dengan tujuan yang diharapkan.
Hal selanjutnya yang perlu diperhatikan adalah mengetahui kelebihan dan kekurangan diri kita. Jika perlu maka kita bisa menanyakan hal tersebut kepada orang disekitar kita, tetapi diri kita akanlebihtahutentangkekurangan dan kelebihan tersebut dibandingkan dengan orang lain sekalipun orang terdekat. Arahkan semua kesulitan hidup menjadi penguat yang membuat kita semakin mudah menaklukan dunia. Sadari bahwa kehidupan tidak akan terlepasdaripermasalahan.
PantangMenyerahSadariKelebihandanKekuranganDiriCarilah mentor yang terpercaya atau seorang yang kita yakini bahwa orang tersebut dapat membantu kita dalam mencapai tujuan hidup. Biarkan mereka membantu kita dalam mengevaluiasi kembali tujuan yang telah dibuat supaya kita tetap fokus pada tugas dan tanggung jawab yang harus diselesaikan.
Bahwa Inspirasi dan Motivasi Adalah Dua Hal yang Berbeda
Insipirasi dan motivasi adalah dua istilah yang memiliki makna yang berbeda. Inspirasi merupakan penyemangat yang sifatnya jangka panjang (long term), sedangkan motivasi merupakan penyemangat yang sifatnya hanya dalam kurun jangka pendek, sehingga seseorang akan merasa bersemangat kembali pada saat itu. Adanya inspirasi membuat kita memiliki alasan yang kuat untukterusmeraihtujuanhidup.
Writter: Zahra Dea
Layouter: husna
Mencari Lingkaran Pertemanan yang Positif
Salah satu faktor yang berpengaruh terhadap insipirasi dan motivasi diri adalah orang disekeliling kita. Lingkup pertemanan yang penuh dengan energi positif akan membawapengaruhyangbaik.
Menjalani suatu proses kehidupan tidak perlu mengunggu terlalu lama, memikirkan akan kemungkinankemungkinan buruk yang terjadi. Hal itu akan membuat diri kita sukar untuk memulai segala sesuatunya. Bagian terpenting dari sebuah proses adalah keberanian dalam memulai dan tetap fokus terhadap tujuan yangakandicapai.
Bulan kesehatan gigi nasional merupakan suatu kegiatan sosial yang dilakukan setiap satu tahun sekali. Di Indonesia BKGN diperingati setiap tanggal 12 September, dan dilaksanakan serentak di diseluruh wilayah di Indonesia.
RSGM Unsoed setiap tahunnya selalu ikut melaksanakan kegiatan BKGN, dengan memberikan pelayanan pemeriksaan gigi gratis bagi masyarakat. Seperti yang dilakukan pada tahun ini, yaitu pada tanggal 10-12 Oktober 2022.
BKGN tahun ini dilaksanakan berbeda dengan tahun sebelumnya, karena tahun ini dilakukan secara langsung sedangkan pada tahun sebelumnya dilakukan secara daring dengan pelayanan berupa konsultasi masalah gigi dan mulut via whatsapp dengan dokter gigi dan webinar berupa topik mengenai permasalahan gigi dan mulut.
Pelaksanaan BKGN tahun ini jumlah pasiennya dibatasi yaitu berjumlah 100 orang setiap harinya, dimana berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya yang dapat menerima pasien hinggap 350 sampai 400 pasien setiap harinya. Seperti yang dapat dilihat dari kegiatan BKGN yang telah dilaksanakan, bagi mahasiswa kedokteran gigi ini mungkin merupakan acara yang sangat menarik. Dan tenang saja tidak hanya program profesi atau koas dan juga para dokter, mahasiswa S1 dapat mengikuti dan dimintai bantuan untuk kegiatan BKGN. Tetapi bagi mahasiswa S1 belum dapat melakukan pemeriksaan kepada pasien. Tidak usah khwatir karena menjadi panitia pada acara BKGN sudah sangat banyak memberikan pengalaman baru bagia kalian. Jadi jangan lupa untuk bergabung , merayakan dan ikut melaksanakan BKGN tahun depan ya.
Writter: Tania Layouter: angel
Akhir-akhir ini muncul isu mengenai pembatalan beasiswa PPDGS tanpa ada alasan dan pemberitahuan yang jelas. Padahal sebelumnya Kementerian Kesehatan melalui Surat Edaran Nomor HK.02/02.02/I/1050/2022 tentang Rekrutmen Program Bantuan Pendidikan Dokter Spesialis - Dokter Gigi Spesialis Angkatan XXIX dan Dokter Subspesialis Angkatan XI Kemenkes RI Tahun 2022 tanggal 27 Mei 2022, mengumumkan program bantuan pendidikan spesialis bagi dokter dan dokter gigi. Dalam keterangan pers, Menteri Kesehatan Budi Gunawan Sadikin menyebutkan kebijakan yang bekerja sama dengan Kementerian Keuangan ini merupakan bagian dari implementasi transformasi sistem kesehatan pilar kelima yakni transformasi Sumber Daya Manusia Kesehatan. Harapannya, adanya bantuan pendidikan ini dapat mempercepat pemenuhan jumlah tenaga kesehatan yang tersebar di seluruh pelosok Tanah Air.
Kebijakan Program Bantuan Pendidikan (PBP) ini tentu disambut baik oleh dokter gigi yang berencana melanjutkan pendidikan spesialis dengan bantuan pemerintah. Dalam surat edaran tersebut disebutkan bahwa terdapat delapan cabang ilmu kedokteran gigi spesialis yang berhak mendapat Program Bantuan Biaya Pendidikan, diantaranya adalah Bedah Mulut, Konservasi Gigi, Ilmu Penyakit Mulut, Ortodonsia, Ilmu Kedokteran Gigi Anak, Periodonsia, Prostodonsia, serta Radiologi Kedokteran Gigi
Sayangnya, kabar baik ini tidak berlangsung lama. Dalam kurun kurang dari 14 hari, Kementerian Kesehatan kembali mengeluarkan surat edaran baru yang meralat secara keseluruhan surat edaran yang diterbitkan sebelumnya. Melalui Surat Edaran Nomor HK.02.02/I/1143/2022 tanggal 9 Juni 2022, pemerintah resmi menghapus adanya bantuan pendidikan dokter gigi spesialis untuk seluruh cabang ilmu spesialis yang sebelumnya disebutkan dalam Surat Edaran Nomor HK.02/02.02/I/1050/2022
tanggal 27 Mei 2022
Menanggapi isu tersebut, Departemen Advokesma HIMA Kedokteran Gigi Universitas Jenderal Soedirman menyelenggarakan Kajian Eksterna dengan topik ‘’Pembatalan Beasiswa PPDGS’’. Acara tersebut diselenggarakan pada tanggal 19 November 2021 secara daring melalui platform Zoom Meeting dengan pembicara dari Kementerian Kesehatan, yaitu dr.Fitri (Dit.Penyediaan Tenaga Kesehatan). Acara ini juga diikuti oleh lebih dari 40 peserta, antara lain dari jenjang preklinik, klinik, dan alumni Kedokteran Gigi Unsoed serta perwakilan mahasiswa dari Kedokteran Gigi UGM, Universitas Sultan Agung, dan lainnya. Dalam acara tersebut, pembicara mengungkapkan alasan beasiswa PPDGS dihapus karena saat ini beasiswa PPDS/PPDGS yang bukan termasuk dokter spesialis KJSU (kanker, jantung, stroke, urologi) dan 7 golongan prioritas (spesialis anak, obgyn, penyakit dalam, anestesi, radiologi, dan patologi klinik) akan digantikan dengan beasiswa LPDP dan afirmasi dokter/dokter gigi. Jadi bukan berarti kemenkes membatasi beasiswa untuk spesialis, tetapi beasiswa tersebut beberapa dialihkan ke LPDP dan program bantuan biaya pendidikan afirmasi.
Beasiswa LPDP (Lembaga Pengelola Dana Pendidikan) ditujukan untuk program pendidikan, antara lain Dokter spesialis (Sp-1) Dokter subspesialis (Sp-2), dan yang saat ini belum pernah dilaksanakan yaitu fellowship (Non Degree). Adapun golongan spesialis dokter gigi yang tercangkup dalam beasiswa LPDP, antara lain bedah mulut, endodonsia (konservasi gigi), Oral medicine (penyakit Mulut), ortodonsia, pedodonsia (Gigi anak), periodonsia (jaringan gusi dan penyangga gigi), prostodonsia (restorasi rongga mulut), dan radiologi kedokteran gigi. Kuota penerimaan setiap tahun dari tahun 2022- 2025 sebanyak 1000 orang, namun jumlah tersebut disesuaikan dengan kebutuhan dokter spesialis dan subspesialis di Indonesia sesuai usulan Kemenkes.
Solusi beasiswa lainya adalah bantuan biaya pendidikan afirmasi untuk dokter umum dan dokter gigi. Peserta beasiswa ini diutamakan berasal dari daerah tertinggal, perbatasan, kepulauan dan daerah bermasalah kesehatan. Yang mana bantuan pendidikan ini diberikan kepada mahasiswa program studi profesi dokter atau dokter gigi dan lulusan sekolah menengah atas atau bentuk lainnya yang sederajat, dengan masa studi sesuai kurikulum masing-masing FK/FKG. Penetapan institusi pendidikan untuk beasiswa Afirmasi ditentukan oleh Direktorat Jenderal Tenaga kesehatan yang bekerjasama dengan FK/FKG di PTN. Syarat minimal Institusi pendidikan untuk beasiswa afirmasi adalah memiliki program studi yang terakreditasi Unggul atau sebutan lain yang setara. Setelah lulus pendidikan, peserta beasiswa afirmasi akan didayagunakan ke daerah asal atau ke daerah lain yang masih minim tingkat kesehatannya untuk mengabdi
Writter: ketuplak kajian eksterna Layouter: wenda
Hallo sobat Enamel!! Kenalin aku Daffanira, orang-orang biasa memanggilku Daffa. Aku seorang mahasiswa Kedokteran Gigi Unsoed semester 5. Salam kenal ya mas, mba, temanteman, dan adik-adik^^
Kali ini aku ingin bercerita bagaimana aku bisa menyesuaikan diri di perkuliahan terutama dalam strategi belajar. Sudah tak asing lagi, kuliah di Kedokteran Gigi Unsoed hampir setiap minggunya dihantui oleh ujian. Jadi, kita harus bersahabat dengan ujian, supaya tidak stress. Memang tak mudah, tapi aku yakin semuanya pasti bisa dengan izin Allah SWT. Aku yakin semua yang kuliah disini punya cita-cita yang mulia. Jadi, mari kita bersama-sama menggapai itu!
Kisahku dimulai dari kuliah semester 1. Di masa-masa itu semangatku sangat membara. Aku coba semua strategi belajar. Tanpa berpikir panjang dan tanpa banyak alasan. Ternyata hal itu sangat bermanfaat untukku sampai di titik "Aku sudah menemukan cara belajar yang tepat". Meskipun melelahkan, tapi aku puas dengan hasilnya. Lalu apa saja strategi yang aku coba?
Print PPT sebelum lecture.
Menurutku cara ini cocok digunakan untuk materi yang banyak gambarnya. Jadi gambarnya bisa lebih jelas dan kita bisa menambahkan keterangan pada gambar. Cara ini kurang cocok untuk materi yang banyak tulisannya karena itu sama saja kita baca ppt, sehingga tidak efektif
Menulis di buku binder Menurutku kelebihan dari cara ini adalah bisa muat banyak dan bisa terjamin keamanannya. Namun, kekurangannya adalah kurang nyaman saat akan dibaca lagi untuk ujian
Hanya mendengarkan lecture Kurang direkomendasikan karena hanya sedikit tersimpan di memori. Tetapi jika kita mendengarkan dengan seksama disertai menulis atau merekam beberapa hal penting yang tidak dicantumkan di ppt mungkin tidak masalah. Yang penting saat kita mereview ppt ulang, kita dapat memahami informasi tambahan yang sudah tercatat atau terekam tersebut.
Menulis di buku gelatik
Menurutku cara ini sangat cocok digunakan untuk blok yang outputnya berupa resep, tata cara, tahapan dan prosedur
Menulis di kertas HVS Menurutku cara ini adalah cara yang paling aku suka, efektif, jelas, dan nyaman untuk dipelajari ulang. Namun, kekurangannya mungkin dari segi keamanan harus disimpan baikbaik dan rapi karena mudah hilang dan tercecer. Cara ini paling cocok untuk menulis penjelasan tentang sistem dan untuk menulis penjelasan dosen dengan membuat alur sendiri supaya mudah dipahami. Hal ini bisa dilakukan karena kertas HVS yang cukup luas untuk kita menulis sesuai kreativitas dan kenyamanan kita
Mendengar full record video lecture Menurutku cara ini sangat tidak efektif, karena seperti mendengarkan perkuliahan dua kali. Hal tersebut sangat membuang waktu. Yang seharusnya setelah kuliah kita bisa melakukan hal yang lain, tapi malah kita mengulang kuliah
Membuat mindmap Setiap aku belajar WT, aku selalu buat alur yang nyambung baik materi dalam satu lecture maupun keterkaitan lecture yang satu dengan yang lainnya. Hal ini dapat direalisasikan dengan baik apabila kita memperhatikan dengan baik setiap lecture yang diberikan oleh dosen dan diimbangi dengan referensi buku yang kita baca. Apabila kita memperhatikan dengan baik, kita akan tau bagian mana yang sudah jelas dan mana yang masih perlu dikonfirmasi lewat membaca buku, sehingga pemahaman yang kita miliki itu utuh.
Writter: Daffanira Layoter: Rafi
What’s in my bag? What’s in my bag? What’s in my bag?
“Self confident is a super power. Once you start to believe in yourself. Magic starts happening” – anonym.
Pada Visitasi Instansi tahun 2022 ini, HIMA Kedokteran Gigi Unsoed melakukan kunjungan ke salah satu yayasan non profit di Indonesia yaitu Yayasan Kanker Anak Indonesia dengan mengusung tema ”Together We Help Them to Smile Brighter” yang dilakukansecaradaringmelaluizoom pada tanggal 12 November 2022. Program kerja ini ditujukan agar pengurus HIMA KBMKG dapat memiliki wawasan dan insight baru mengenai bagaiman regulasi berjalannya suatu yayasan terutama yang bergerak di bidangkesehatan.
Yayasan Kanker Anak Indonesia merupakan salah satu yayasan non profit yang bergerak di bidang sosial yang didirikan dengan tujuan untuk membantu anakanak yang mengidap kanker dari keluarga pra sejahtera. Yayasan ini berdiri sejak tahun 2010 dan masih aktif membantu anak-anak yang membutuhkan hingga saat ini. Dalam pelaksanaannya, Yayasan Kanker Anak Indonesia memiliki empat program yaitu pengobatan, transportasi, family support, dan edukasi.
Sejak berdiri di tahun 2010 hingga saat ini, Yayasan Kanker Anak Indonesia telah membantu tidak kurang dari 5000 anak yang membutuhkan melalui kerja samanya dengan berbagai rumah sakit di berbagai kota besar seperti RS Siloam di Karawaci, RS Kariadi di Semarang, RSUD Moewardi di Surakarta, dan beberapa rumah sakit lainnya.
Melalui perbincangan kami dengan pihak Yayasan Kanker Anak Indonesia, kami merasa termotivasi melalui kerja keras dan kedermawanan semua pihak yang sudah bekerja untuk yayasan. Melalui visitasi instansi ini diharapkan dapat memberikan dampak yang positif baik untuk pihak yayasan maupun untukPengurusHIMAitusendiri.
Olahraga bulanan atau biasa disingkat Olabul merupakan salah satu program kerja yang diselenggarakan oleh Departemen Pengembangan Minat dan Bakat (PMB) HIMA KBMKG UNSOED sebagai ajanguntukmeningkatkankesehatan tubuh, merelaksasi tubuh dan pikiran dari padatnya kegiatan akademis yang padat, serta dapat mempererat tali silaturahmi Keluarga Besar Mahasiswa Kedokteran Gigi Unsoed. Olabul diikuti oleh seluruh warga Kedokteran Gigi Unsoed mulai dari mahasiswa tingkat pertama hingga akhir,koas,dosenhinggastaff.
Olabul kali ini mengusung tema “Change Your Energy, Let’s Move Happily” yang artinya “Ubah energimu, ayo bergerak dengan bahagia”. Harapan dengan adanya tema ini seluruh peserta olabul dapat mengubah energinya menjadi lebih positif lagi agar dapat selalu maju dengan kebahagiaan.
Pelaksanaan Olabul dilakukan sebanyak dua kali, Olabul pertama sudah diselenggarakan pada tanggal 26 Juni 2022 bertempat di halaman depan Gedung E Jurusan KedokteranGigiUnsoed.
Kegiatan Olabul satu diawali dengan senam aerobic bersama instruktur senam profesional kemudian dilanjutkan dengan games atau lomba menyenangkan seperti lomba memasukan pensil ke dalam botol, tarik tambang, dan estafet sarung. Peserta Olabul pertama terlihat sangat bergembira mengikuti rangkaian acaranya ditambah adanya doorprize untuk pemenang lomba. Olabul kedua akan dilaksanakan pada semester ganjil sekitarbulanOktober.
Olabul kedua diselenggarakan pada tanggal 22 Oktober 2022 bertempat di Gor Bulutangkis Arcawinangun. Kegiatan Olabul kedua diikuti oleh beberapa perwakilan 2 team ganda campuran dan 2 team ganda putri dari koas, angkatan 2018, 2019, 2020, 2021, 2022. Kegiatan dibagi menjadi 2 pertandingan yaitu pertandingan team acak (team yang sudah ditentukan oleh panitia dan anggotanya berasal dari dua angkatan yang berbeda) kemudian dilanjutkan dengan pertandingan team per angkatan, selain itu untuk peserta yang tidak ikut pertandingan dapat menjadi menjadi suporter karena panitia akan memberikan hadiah untuk suporter terbaik di pertandingansetiapangkatan.
Peserta Olabul kali ini terlihat sangat antusias dan bergembira, pada Olabul kali ini setiap anggota team acak dapat saling mengenal satu sama lain, menariknya lagi terdapat doorprize untuk pemenang setiap teamyangmenang.
Tanggal 29 bulan Oktober tahun 2022, Departemen Advokasi dan Kesejahteraan Mahasiswa mengadakan program kerja bernama Training of Kastrat atau yang biasa disingkat dengan ToK. Kegiatan ini dilaksanakan di Gedung Integrated Academic Building (IAB) Unsoed, Purwokerto. Sasaran program kerja ini adalah mahasiswa baru Kedokteran Gigi Unsoed tahun angkatan 2022 dan tercatat 30 partisipan dengan 4 narasumber yang menghadiri dan mengisi acara dalam program kerjaini.
Program kerja ini bertujuan untuk mengasah cara berpikir mahasiswa agardapatberpikirkritis,mengetahuiisu terbaru yang ada di lingkungan lokal dan luar daerah, mengetahui apa itu kajian dan bagaimana cara membuatnya, cara melakukan public speaking, memahami apa itu aksi dan propaganda, dan mengetahui tata cara orasidannegosiasi.
DentistryInActionatauDentinmerupakansalahsatu program kerja yang diselenggarakan oleh Departemen Sosial Masyarakat (Sosmas) HIMA KBMKG Unsoed. Kegiatan ini bertujuan untuk mengedukasi sasaran agar peduli dengan kesehatan gigi dan mulut serta meningkatkan rasa kepedulian, empati, dan simpati terhadap sesama serta mempererat tali persaudaraan antar mahasiswaJurusanKedokteranGigiUnsoed.
Dentin 2022 ini diikuti oleh pelajar kelas 2 MI Diponegoro 03 Karangklesem yang mengusung tema “Satu Langkah Maju Menuju Senyum Sehat Anak Negeri, Gigi Sehat, Gigi Kuat, Cerahkan Harimu”. Dengan adanya tema tersebut diharapkan seluruh peserta Dentin bisa memiliki gigi yang sehat dan kuat sehingga bisa lebih percaya diri untuk tersenyum dan menjalani hari-hari dengan penuh kebahagiaan.
Dentistry In Action 2022 berhasil dilaksanakan pada hari Sabtu, 05 November 2022 di MI Diponegoro 03 Karangklesem. Kegiatan ini berisi serangkaian pembukaan, sambutan ketua pelaksana, sambutan ketua hima, dan sambutan kepala sekolah. Kemudian dilanjutkan dengan penyuluhan mengenai penjagaan kesehatan gigi guna mencegah gigi berlubang serta cara menyikat gigi yang benar. Dilanjutkan pemeriksaan gigi dan mulut oleh mahasiswa profesi yang diawasi oleh dokter. Meskipun ada beberapa peserta yang ketakutan dan ragu saat akan dilakukan pemeriksaan namun panitia dan mahasiswa profesi berhasil meyakinkan peserta untuk tidak takut dan tetap mengikuti rangkaian pemeriksaan. Peserta Dentin 2022 kali ini terlihat antusias untuk mengikuti serangkaian acara apalagi ditambah dengan adanya pembagian dental kit oleh panitia kepada peserta sebelum acarapenutupan.
Life is not a competition. Each one is on their own journey. Live according to your choice, capacity, values, and principles
Dalam istilah medis, gigi berlubang dapat disebut sebagai karies gigi. Karies berasal dari bahasa Yunani yaitu “ker” yang berarti kematian. Sedangkan dalam bahasa latin, karies artinya adalah kehancuran. Karies gigi merupakan penyakit rongga mulut yang paling umum ditemui di masyarakat dan dapat dialami oleh setiap individu. Hasil survey Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) Nasional pada tahun 2018, menyebutkan bahwa prevalensi karies di Indonesia tergolong cukup tinggi dengan presentase mencapai 88,8%. Karies gigi adalah suatu penyakit yang terjadi pada gigi geligi berupa kerusakan lapisan permukaan gigi (enamel) yang jika dibiarkan dan tidak ditangani dengan baik dapat meluas hingga ke pulpa. Penyakit ini diakibatkan oleh infeksi bakteri, salah satunya yaitu Streptococcus mutans. Pembentukan karies gigi diawali dengan adanya tumpukan plak di permukaan gigi. Plak tersebut berasal dari sisa makanan yang mengandung gula, seperti coklat, roti, permen, dan lain sebagainya yang kemudian diubah oleh bakteri dalam mulut menjadi asam. Kombinasi antara bakteri, saliva, asam, dan sisa makanan tersebut akan menjadi plak yang dapat menempel pada permukaan gigi. Kandungan asam pada plak secara perlahan dapat mengikis lapisanlapisan gigi sehingga terbentuklah lubang pada gigi.
Selain itu, sisa makanan yang terjebak dapat membusuk sehingga menimbulkan warna kehitaman dan bau yang kurang menyenangkan. Semakin terkikisnya lapisan gigi, semakin dalam pula bakteri dapat menginvaksi gigi. Jika bakteri dapat menginvaksi hingga ke pulpa, maka akan timbul sensasi nyeri yang bahkan dapat menganggu aktivitas sehari-hari.
Penanganan pada karies gigi tergantung dari tingkat keparahannya. Penanganan yang dapat dilakukan, misalnya penambalan (restorasi), perawatan saluran akar (PSA), pembuatan mahkota buatan (Crown), hingga jika sudah pada tahap yang parah dilakukan pencabutan gigi (Ekstraksi) sebagai opsi terakhir. Namun, alangkah lebih baik untuk mencegah daripada mengobati. Pencegahan karies pun dapat dilakukan dengan cukup sederhana oleh masing-masing individu, seperti sikat gigi 2 kali sehari dengan pasta gigi ber-fluoride (pagi setelah sarapan dan malam sebelum tidur), membersihkan sela-sela gigi, kurangi konsumsi makanan manis, perbanyak minum air putih, dan rutin kunjungan ke dokter gigi minimal 6 bulan sekali.
Oleh karena itu, jika kebersihan gigi terjaga dengan baik, tentunya kita dapat terhindar dari berbagai penyakit salah satunya karies gigi.
Perkembangan dunia kesehatan di Indonesia mulai melesat. Bukan hanya mengenai kesehatan secara keseluruhan, tetapi kesehatan gigi dan mulut juga mulai menjadi sorotan masyarakat. Hal ini tidak lepas dari perjuangan dan kerja keras dari dokter-dokter terdahulu yang berusaha untuk melayani serta terus meningkatkan kesehatan masyarakat. Moestopo, salah seorang dokter gigi sekaligus abdi negara yang sangat menakjubkan. Beliau menjadi sosok yang begitu keren pada jamannya hingga sekarang, bagaimana tidak? Mengabdi pada tiga sektor terpenting negara mampu menjadikannya sosok yang keren dan patut untuk diteladani. Beliau bekerja dan mengabdi dalam tiga sektor mulai dari kedokteran, pendidikan, hingga militer. Tentu pengabdiannya tidak lepas dari ketangguhan dan ketulusan dalam melayani dan memperjuangkan Indonesia.
Mayor Jenderal TNI (Purn.) Prof. DR. Moestopo merupakan sosok keren yang lahir pada tanggal 13 Juli 1913 di Kediri, Jawa Timur. Beliau merupakan sosok cerdas yang berhasil melanjutkan sekolahnya sampai ke STOVIT atau sebuah universitas Kedokteran Gigi ternama yang didirikan oleh Belanda di Surabaya. STOVIT menjadi start dimulainya pengabdian Moestopo. Moestopo merupakan sosok yang cerdas dan cekatan. Menjadi seorang asisten dokter gigi pada tahun 1937 dan berlanjut hingga menjadi asisten direktur STOVIT pada tahun 1941 sampai 1942 adalah pembuktian akan kecerdasan dan keuletannya dalam menjalani masa pendidikan dokter. Kehidupan Moestopo mulai ‘terancam’ ketika ia diduga sebagai Indo atau keturunan campuran Eropa-Indonesia oleh pemerintah Jepang. Hal itu lah yang membuat Moestopo ditangkap oleh pemerintahan Jepang pada tahun 1942. Namun penangkapannya tidak berlangsung lama akibat tuduhan Jepang yang tidak terbukti. Moestopo kemudian bebas dan masuk ke akademi militer di Bogor, bersama dengan calon jenderal besar yaitu Soedirman. Masa ini lah yang menjadi awal petualangan dan pengabdian Moestopo di sektor militer.
Moestopo mampu memanfaatkan kecerdasannya di bidang militer selama pendidikan berlangsung. Ia membuat sebuah makalah mengenai senjata bambu runcing yang diperlengkapi oleh kotoran kuda. Makalah tersebut membuatnya mampu menjadi yang terbaik di kelasnya. Tidak berhenti sampai disitu, setelah lulus Moestopo langsung ditempatkan di PETA yang berada di Sidoarjo dan tak lama kemudian dipromosikan sebagai seorang komandan pasukan pribumi di Gresik. Perjuangan Moestopo di Gresik sangat luas, mulai dari menjalankan isi makalahnya dengan melumuri bambu runcing menggunakan kotoran kuda, membangun pabrik sabun dan sikat gigi,
Jakarta adalah awal mula perjuangan Moestopo sebagai dokter gigi yang sesungguhnya. Moestopo mulai menjadi Kepala Bagian Bedah Rahang di Rumah Sakit Angkatan Darat yang sekarang RSPAD Gatot Subroto. Di sela-sela waktu luangnya, Moestopo mengadakan kursus dan pelatihan dokter gigi di rumahnya. Pelatihan yang ia berikan meliputi pelatihan dasar dalam kebersihan, gizi, dan anatomi. Moestopo kemudian menjalani pelatihan di Amerika lalu membuka Dr Moestopo Dental College pada 1948 yang sebelumnya dilegalkan dalam bentuk kursus pada tahun 1947. Dr Moestopo Dental College terus dikembangkan dan berhasil menjadi sebuah universitas pada tahun 1961.
Dokter Moestopo wafat setelah melakukan banyak hal menakjubkan pada 29 September 1986 dan dimakamkan di Pemakaman Cikutra, Bandung Dokter Moestopo wafat setelah melakukan banyak hal menakjubkan pada 29 September 1986 dan dimakamkan di Pemakaman Cikutra, Bandung. Hal menakjubkan yang beliau lakukan adalah ikut berkontribusi dalam pengembangan pendidikan kedokteran gigi di Indonesia. Dokter Moestopo turut serta dalam pembangunan fakultas kedokteran gigi dan fakultas lain di beberapa universitas di Indonesia. Beliau juga membangun dan mengembangkan Post Graduate Study Ilmu Kedokteran Gigi Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) di Jakarta tahun 1972, ikut mendirikan pendidikan lanjutan Oral Surgery di Fakultas Kedoteran Gigi Universitas Padjajaran. Dokter Moestopo juga membangun sebuah akademi yang mendidik tenaga kesehatan penunjang kesehatan gigi dan mulut seperti akademi perawat gigi, sekolah teknik gigi menengah, kursus Chair Side Assistant atau Teknik Gigi. Selain itu, beliau juga turut membangun dan membina organisasi penting kedokteran gigi Indonesia yaitu Persatuan Dokter Gigi Indonesia atau PDGI yang masih terus eksis sampai saat ini.
Banyak yang dilakukan oleh dokter Moestopo, ketangguhannya berhasil membawa beliau melayani dan mengabdi bagi Indonesia di berbagai sektor. Ketangguhan dokter Moestopo dapat diteladani dan dijadikan sebagai sebuah motivasi bagi calon dokter gigi di Indonesia untuk mewujudkan pendidikan dokter gigi yang semakin berkembang dan berinovasi. Selain itu, cerita mengenai dokter Moestopo juga mengajarkan bahwa dokter gigi tidak hanya dapat berkontribusi dalam melayani kesehatan gigi dan mulut pada masyarakat, tapi juga dapat mengambil bagian penting lain dengan mengoptimalkan kinerja dan keahlian lain yang dimiliki.
Writter: meira
Layouter: rizki bagus
Halo sobat Enamel! Ada info menarik nih. Kini kita bisa mempelajari berbagai sejarah kedokteran gigi dunia secara virtual dari rumah. Nah, museum virtual ini merincikan sejarah dan deskrikpsi funsional tiap artefak dan dokumen bidang kedokteran gigi yang sebagian besar berasal dari pertengahan abad ke-19 hingga pertengahan abad ke-20 secara 2D dan 3D. Sebagai mahasiswa kedokteran gigi tentunya kita jangan sampe ketinggalan nih buat kepo-in sejarah di bidang kedokteran gigi ^^!! Happy explore!
Ayo Kunjungi website Dua museum virtual tersebut di link berikut ini: https://dentalmuseum.pacific.edu/ https://dental.nyu.edu/aboutus/rare-book-collection/virtualmuseum.html
Alhamdulillah, majalah enamel edisi terakhir di periode kabinet sapta citta ini telah terbit. Terima kasih kepada seluruh pihak yang berkontribusi dan membantu proses majalah enamel ini terutama teman- teman Departemen Medkominfo HIMA Kabinet Sapta Citta. Kerja keras yang dilakukan pastilah berbuah manis seperti yang terlihat dalam majalah enamel kali ini. Semoga dengan adanya majalah ini, pembaca dapat menambah wawasan baru tentang Kedokteran Gigi Unsoed, HIMA KBMKG Unsoed, dan seluruh kegiatan serta informasi baru lainnya dalam majalah ini.
Akhir kata, terima kasih kepada pembaca setia majalah enamel. Kami Sapta Citta Pamit, dan selamat bertemu di majalah enamel periode selanjutnya
Wassalamualaikum Wr Wb
Terimakasih buat semua pembaca enamel yang udah setia mantengin majalah enamel! Semoga semua yang ada di majalah ini bisa terus bermanfaat buat kita sekarang dan seterusnya! Terimakasih juga buat semua yang berkontribusi buat majalah enamel, mulai dari anggota medkominfo, kontributor writer, kontributor layouter, dan departemen departemen yang udah bantuin juga! Terimakasih udah buat majalah enamel ini jadi makin keren! Menurut aku, majalah enamel makin lama makin keren sih soalnya tim yang berkontribusinya juga keren keren sama rajin rajin! Semoga kedepannya bisa makin mantep lagi biar makin banyak lagi yang baca majalah enamel!xoxo, aina
Ketua Departemen Medkominfo Kabinet Sapta Citta 2022
Reshaina Zahratuljannah Reshaina Zahratuljannah Ketua HIMA Kabinet Sapta Citta 2022
9.0 9.0 9.0
himakgunsoed hima kbmkg unsoedwww.himakbmkgunsoed.home.blog