Page 1


SALAM

MARI BERJAMAAH! "Maka bertakwalah kamu kepada Allah menurut kesanggupanmu .. :' (At-Taghaabun [64] : 16).

da beragam cara kaum Muslim di negeri ini berdakwah clan berjamaah. Ada yang melakukan pendekatan kultural clan meyakini hal tersebut tidak ~-menyelisihi tun tun an al-Qur' an clan as-Sunnah. Cara berdakwah mereka mudah diterima oleh masyarakat luas. Jumlah jamaah mereka amat banyak. Ada pula sekelompok Muslim yang memilih sikap berdiam diri atas segala persoalan politik clan halhal yang menimbulkan perselisihan (khilafiyah). Mereka lebih sering mengajak kaum Muslim shalat berjamaah tepat wal<tu di masjid-masjid. Mereka gemar mendakwahkan pentingnya amal saleh. Mereka meyakini, dengan cara itu, syiar Islam akan semarak clan kaum Muslim akan terselamatkan. Kelompok Muslim lainnya lebih memilih berpolitik secara Islami. Mereka mendirikan partai politik namun tidak untuk bertarung lewat sistem demokrasi. Mereka memperkenalkan sistem pemerintahan yang dicontohkan oleh Rasulullah ~ clan para Sahabat. Meski pemerintahan yang diimpi-impikan itu belum berdiri, namun mereka tetap berupaya menyadarkan kaum Muslim akan pentingnya membangun pemerintahan tersebut. Mereka yakin, syariat Islam tak akan tegak sempurna tanpa hal itu. Namun, ada pula kelompok Muslim yang menceburkan diri dalam sistem demokrasi di negara ini. Mereka berjuang lewat parlemen clan pemerintahan. Lembaga negara tersebut mereka jadikan wasilah untuk menegakkan Islam di negeri ini. Terbukti, sejumlah peraturan clan perundangan yang bernuansa Islami lahir dari upaya kelompok ini. Yang lain, lebih memilih bersikap tidak mau ilmt dalam percaturan politik di negara ini. Mereka senantiasa

A

JUNI2015/SYABAN 1436

berhati-hati dalam berbuat. Mereka menganggap sistem demokrasi di negara ini batil. Namun, meski tidak ikut dalam "pesta demokrasi'; mereka tetap mengakui kepemimpinan personal yang terpilih lewat sistem demokrasi itu. Yang penting, sang pemimpin tersebut seorang Muslim. Begitulah keyakinan mereka. Dan, di antara beragam cara tadi, ada juga sekelompok Muslim yang terus menerus berproses membangun jamaah lewat dakwah. Cara mereka berproses sebagaimana dulu Allah~ menuntun Rasulullah ~ dalam membangun peradaban Madinah lewat wahyu-Nya. Proses dakwah ini terus berjalan tanpa harus menunggu tibanya keadaan .¡ ideal terlebih dahulu. Menurut kelompok ini, perintah (amar) berjamaah itu wajib. Namun, mendirikan jamaah heridaklah dilakukan semampu kita. Jika saat ini kita belum mampu membangun jamaah yang besar clan kuat, maka jamaah kecil pun tak menjadi soal. Ini sejalan dengan apa yang tertera dalam al-Qur'an tentang takwa. Allah ~ berfirman dalam surat AtTaghaabun [64] ayat 16, "Maka bertakwalah kamu kepada Allah menurut kesanggupanmu .. :' Proses dakwah yang terus menerus dilakukan, membuat kelompok ini kian lama kian membesar. Kini, mereka telah memiliki 287 cabang yang tersebar di 33 propinsi di seluruh Indonesia. Kelompok terakhir ini tak lain adalah Hidayatullah. Semua pilihan berjamaah tersebut tentu saja baik. Niat clan tujuan mereka sudah pasti mulia, meski cara yang ditempuh beragam. Kita berdoa semoga lewat cara-cara tersebut, Islam bisa tegak di bumi pertiwi ini, hingga pada akhirnya kedamaian, kesejahteraan, clan keberkahan menaungi penduduknya. Aamiin. Wallahu a'lam. â&#x20AC;˘

3


DARI REDAKSI

PENERBIT PT. Lentera Jaya Abadi e lzin Terbit SIUPP No. 1105/SK/Menpen/SIUPP/1999 • Pendiri Ustadz Abdullah Said (aim) • Perintis Abdul Latief Usman, Manshur Salbu (aim) • Oirektur Utama Haryono Madari • Oirektur Produksi Mahladi • Direktur Niaga Abdul Rochim • Oirektur Keuangan Yosep Riana • Sekretaris Perusahaan Saiful Hamiwanto • Pemasaran M. Shobach, Mamik Hidayat, Abdurrochman, Rachmad Sayudi, M Zaini Aziz • lklan Miyantono, M Azmi, Muryanto, Rusmin • Keuangan Purwanto, Ahmad Khusaini, Jazuli • SDM Agus Sutrisno • Umum Abu Nasir • Sekretariat Ahmad Rizal, Khadi rin KANTORJAKARTA Jl. Cipinang Cempedak 1/ 14, Polonia, Jakarta Timur 13340 Telp: (021) 98123016 (tidak terima sms) 85902045 Faks: 85902045 • Kantor Surabaya Pusat Dakwah & lnformasi, Komplek Bumi Madina Asri Jl. Kejawan Putih Tambak No.48 Surabaya- 60112 Telp. 0315998143, 5998146, Fax. 031 -59981 45 • E-mail redaksi@ hidayatullah.com, pemasaran@hidayatullah.com, iklan@ hidayatullah.com • Edisi intern et www.hidayatullah.com • Harga Rp 22.500,- (Luar Jawa Rp 23.500,-) • Rekening Bank Muamalat Indonesia Jakarta No. 3010071279 . Bank Syariah Mandiri No. 7006573597 a.n. Lentera }aya Abadi KELOMPOK MEDIA HIDAYATULLAH. Pemimpin Redaksi Mahladi • Majalah Suara Hidayatullah Pemimpin Redaksi Dadang Kusmayadi • Redaktur Pelaksana Bambang Subagyo • Redaktur Senior Hamim Thohari, Dzikrullah W Pramudya, BM Wibowo, Saiful Hamiwanto • Sidang Redaksi Abdul Hadi MA Damanik, Bahrul Ulum, Cholis Akbar, Deka Kurniawan, Surya Fachrizal, Thoriq • Sekretaris Redaksi Abdullah Khadirin • Desain Suwahya Tomme Djanto,

& Pracetak Akbar Muzakki,

Tajuddien Syahriel • Pustaka & Ookumentasi Maryadi • Hidayatullah News Room. Koordinator Surya Fachrizal• Reporter dan Koresponden lbnu Syafa'at, Ainuddin Chalik, Niesky Hafur Permana (Jakarta), Ngadiman (Bandung), Masjidi (Yogyakarta), Dodi Nu~a (Padang), Sarmadani (Makassar), Mujahid, Masykur, Ahmad Rifa'i (Balikpapan), Ahmad Ghazali ( Mesir) • Fotografer Muh. Abdus Syakur • Kaligrafer Nur Halim ALA MAT RE OAKS I Jl. Cipinang Cempedak 1/14, Polonia, Jakarta Timur 13340 Telp (021) 85902045, 98123016; Faks 85902045, E-mail redaksi@hidayatullah.com I Kantor Surabaya Gedung Pusat Dakwah dan lnformasi, Jl. Kejawan Putih Tambak BMA 48 Surabaya Telp (031 ) 59981 43, 5998146; Faks 5998145 • Kiriman naskah dan surat harap diserrai identitas diri. Naskah dan foro yang masuk ke redaksi sepenuhnya menjadi hak milik redaksi. Naskah yang tidak dimuat, tidak dikembalikan kepada pengirimnya • Wartawan majalah Suara Hidayatullah dalam menjalankan tugasnya tidak diperkenankan menerima imbalan dalam bentuk apapun

4

Mah ladi (kedua dari ki ri) saat diskusi di Hall Oewa n Pers, Jakarta

Pengakuan I FJ atas H idayatullah.com Assalamu'alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh.

Pembaca yang budiman, pada peringatan Hari Kebebasan Pers Internasional2015 di Hall Dewan Pers, Jakarta (4/5/2015), kasus pemblokiran 19 situs Islam kembali dibahas. Pemimpin Redaksi Hidayatullah.com, Mahladi hadir mengisi acara gelaran Aliansi Jurnalis Independen (AJI) ini. Diskusi bertema "Kebebasan dan Penistaan" itu menghadirkan pembicara lain, ahli hukum Federasi Internasional Jurnalis (International Federation of Journalists/IF]) wilayah Asia Pasifik Jim Nolan dan Presiden Southeast Asian Press Alliance (SEAPA/Organisasi Pers Asia Tenggara) Eko Maryadi. Jim mengatakan, pemerintah Indonesia tal< bisa seenaknya memblokir Hidayatullah.com, sebab situs ip.i bagictn dari jurnalistik. "Yang paling penting adalah kebebasan berpendapat yang Hidayatullah.com ada di ruang (jurnalistik) itu;' ujarnya di depan Ketua Dewan Pers Bagir Manan, seperti diterjemahkan moderator Arfi Bambani Amri (Sekjen AJI). Kabar lainnya, pembaca. Kami mengirim Niesky Hafur Permana untuk menghadiri undangan acara Program Perkampungan Sunnah 2015 di Pedis, Malaysia (8-10/5). Sepulangnya ke Tanah Air, istri wartawan ini melahirkan. "Alhamdulillah, telah lahir anak kedua kami dengan selamat, kami mohon doanya;' ujar Niesky. Berita bahagia lainnya datang dari Yogyakarta. Staf Hidayatullah. corn, Nor M Huda Ridwan, dianugerahi anak pertama. Sementara staf pemasaran majalah ini M Zaini Aziz dianugerahi anak kelima. Kami mendoakan semoga mereka menjadi anak-anak y;mg ~alehah. Amiin. Wassalamu'alatkun;z tva ra/:zmatullahi wa barakatuh,.

SUARA HIDAYATULLAH I www.hidayacullah.com


daftarisi 11 KAJUT t:tl:!lll !l llllll:t)lll,llll!l!lllii! II: II:U:IIIII IIIUIIlll •lt:ti:J;:mt:I: !II U:Jl: ll •ll:lt ll :l t!HII :II:!I: U<It;J :tll l:lt>ll<ll:lllllllit!lllllolltll:lllll

AL-OUR,AN PINTU DIALOG DENGAN ALLAH 3

SALAM

Mari Berjamaah

34 TA'AWUN

Yasmin

56 ADAB

Sahur

Menderita Cerebral Palsy 4

DARI REDAKSI

Pengakuan IFJ atas Hidayatullah.com

58 SYIFA 35 TA'ARUF

Hidayatullah Sorong Diawali dari Em pat Santri

6 DAFTAR ISI 9 SURAT PEMBACA 11 KA)IAN UTAMA

AI-Qur' an Pintu Dialog dengan Allah • Surat Cinta Allah kepada Hamba-Nya • Mulianya Hidup Bersama AI-Qur' an • Mari Mengagungkan Kitabullah

Wasathiyah di Bidang Dakwah

60 KONSULTASI SYIFA

Vitiligo 36 FIGUR

Fahmi Salim, MA Ketua MIUMI Jakarta "Mereka Memutilasi Teks untuk Kepentingannya" 44 MUAMALAT

RM Padang 18 IBRAH

Manfaat Berlimpah Cuka Buah

Tebar Nasi Kotak Gratis Berbuah Man is

62 NASIONAL 64 INTERNASIONAL 67 CELAH

Menjadi Teman Anak 68 USRAH

Mengubah Kejenuhan Jadi Kemesraan 70 MAR'AH

21 LAPORAN UTAMA

Ramadhan Bulan Berhemat? 30 SE)ARAH

Syaifuddin Quthuz Pahlawan Ain )aluth

48 KITABAH 51 IHWAL

Suka Duka Muslim Minoritas di Bulan Ramadhan

Ramadhan Datang Haid TakJadi Penghalang 72 PARENTING

Mengajarkan "Membaca" Memang Sejak Lahir 74 KONSULTASI SYARIAH

Menafsirkan AI-Qur' an Secara Serampangan

21 LAPUT RAMADHAN BULAN BERHEMAT? SUARA HIDAYATUllAH Iwww.hidayatullah.com


NYATAKAN TIADA ILAH SELAIN ALLAH,

PASTI MENANG!

TARIF IKLAN MAJALAH SUARA .HIDAYATULLAH COVER COVER2 Ukuran 210 mm x 280 mm Rp. 1l900000,COVER3 Ukuran 210 mm x 280 mm Rp. 10.600.000,-

36 FIGUR IIMEREKA MEMUTILASI TEKS UNTUK KEPENTINGANNYJ\'

84 HIKMAH Umar bin Abdul Aziz dan Anak yang Berilmu 86 MUTIARA QUR ' AN

Bahaya Berpaling dari AI-Qur' an

88 MUTIARA HADITS Mengatur Taktik Menghadapi Ramadhan 90 WAWANCARA Lukmanul Hakim, Phd Disertasi Anti Gelatin Babi

76 PROFIL Syaikh Ali jaber

92 PERJALANAN Portland, Amerika Kaget Berpuasa 16 jam

Memilih Berdakwah di Indonesia

COVER4 Ukuran 210 mm x 280 mm Rp. 13500.000.-

HALAMANISI 1 HALAMAN Ukuran 210 mm x 280 mm Rp. 8.800000,1/ 2HALAMAN Ukuran 190 mm x 130 mm Rp. 4.900000,2 HALAMAN BERHADAPAN Ukuran 420 mm x 280 mm Rp. 20500.000,1/3 HALAMAN Ukuran 190 mm x 85 mm Rp. 3.600.000,1/4 HALAMAN Ukuran 95 mm x 130 mm Rp. 2.400.000,1/6HALAMAN Ukuran 60 mm x 130 mm Rp. 2.000000,1 HALAMAN ADVERTORIAL Ukuran 210 mm x 280 mm Rp. 9.800000,-

SISI P COVER 5 SISIP COVER 6 SISIP COVER 7 SISI P COVER 8

Rp. 11900000,Rp. 10.600000,Rp. 9.800.000,Rp. 10.200.000,-

96 KABAR DIA 78 AL KABAA'IR jangan Biarkan Keluarga dalam Kemaksiatan 80 ALBUM 82 SILATURAHIM

GARR: Perang Lawan Rentenir

Anderson Meage Tiga Nama Salim A Fillah Khas Keraton 97 BAYAN

Or Abdul Mannan

83 DOA Setelah Shalat Witir

8

Mengentas Kemiskinan dengan Zakat dan Pajak

KETERANGAN PEMASANGAN IKLAN 1. Booking halaman (pesan halaman) 30 hari sebelum tanggal terbit. 2. Penyerahan materi paling lam bat 15 hari sebelum tanggal terbit. 3. Pembatalan paling lam bat 20 hari sebelum tanggal terbit. 4. Materi iklan di serahkan dalam bemuk sparasi fi lm dan Compact Disk (CD). 5. )en is iklan konuak: 6 bulan dan 12 bulan (satu tahun) DP 50%. MOH ON MAAF, KAMI TIDAK MENERIMA IKLAN MINUMAN KERAS, ROKOK, DAN PRODUK LAIN YANG DIRAGUKAN KEHALALANNYA


~

"

pustakaimamsyafii.com

~

~

p~p~g~

~

0

· ··:

·:•

~

SEGERA TERBIT •• lnsya Allah ••

Oapatkan segera BUKU BARU •••

PERCIKAN HIKMAH DARI KISAH TABI'IN Fariq GasimAnuz [PHKT) 14x20cm; 184hlm

Rp 30.000,-

WAHAI MUSLIM ... INILAH AKIDAHMU Syaikh Abdurrahman bin Muhammad Alu Nashr (WMIA) 14 x20 cm; 145 him

BIRRUL WALIDAIN Berbakti Kepada Kedua Orang Tua Yazid binAbdul Qadir Jawas (BW) 14 x20 cm; 120 him

PERISAI MUSLIM Dr. Muhammad bin Musa Alu Nashr (PM) 10 x 14 cm; 88 him

Rp lO.OOO,-

Rp2S.OOO,-

Rp30.000,·

Apakah ZUHUD dan RAQAIQ itul Bagaimana meniti zuhud yang Is/ami dan menggapai kelembutan hatil

. .,

Khusus pembeli Onlim!:

BEBAS'O,NGKOS KIRIM :· I

1

~

~· ~

'

1 " ·

~seluru~ ln-~onesia k~cuali, Paplia) : t'

I

.

. .

'

.

.

. ........ ,.../

.· • MUSHAF AL·QURAN Resleting :.~:: -· 1o.5x15.5 cm ·Rp 50.000,· .. I

MENELADANI SHALAT-SHALAT SUNNAH RASULULLAH ~ Muhammad bin'Umar bin Salim Bazmul (SsRr 1sxn cm; 290 him Rj)SO.OOO,· ~ /

'

PANDUAN AMA.LSE HA RI SEMAl.AM Ummu lhsan &Abu lhsan ai-Atsari _(PASS) 15x23cm;400hlm Rp 50.000,·

,..-

KUMPULAN DO'A • · dari AI-Qur-an dan As-Sunnah' Yazid bin Abdul Qadir Jawas • 10x17 cm; ~20 him (KDA-HC) . Rp 40.000,· DZIKIR PAGI PETANG dan Sesudah Shalat.Fardhu Yazid bin Abdul Qadir Jawas (DPP) 10x14.5 crn;.J63 him Rp 1:0~000,.,

MENELADhNI RASULULLAH ~ :, BERSEMILAH RAMADHAN DALAM BERPUASA & BERHARI RftVA Agar Bunga lbadah Terus Merekan Syaikh 'Aii Hasan ai-Halabi Sepanjang Tahun Syaikh Salim bin'led_ai-Hilali · • · . .• Armen Halim Naro, Le (MRPH) 14x20cm; l6.6 him · · . (BR) 11x15.5 cm; 107 him Rp4o.iloo,:· ·' --Rp 10.~~,-

..


SURAT PEMBACA

TAYANGAN TV SAAT RAMADHAN Bulan Ramadhan sudah tiba, marhaban ya Ramadhan. Selamat datang bulan penuh berkah. Saya mohon kepada para pengelola televisi maupun media cetak agar tidal< menayangkan acara atau gambar yang mengganggu suasana bulan Ramadhan. Hentikan tayangan sinetron atau acara yang mengumbar syahwat, penuh caci-maki, atau ngelawak yang tidal< perlu. Bagi umat non Muslim agar bisa bertoleransi menghormati umat Muslim yang sedang menjalankan kewajiban puasa Ramadhan. Mari kita isi Ramadhan dengan berbagai kegiatan yang bermanfaat dan bernilai ibadah, seperti bersedekah,memakmurkan mushalla, masjid dengan tadarus Qur'an, zikir, shalat Tarawih dan lain sebagainya. Indah Pemata Sari Jakarta

WASPADA BERAS PLASTIK Masyarakat Indonesia dikejutkan dengan penemuan beras yang terbuat dari bahan plastik berbahaya. Berita itu terungkap setelah adanya laporan dari seorang penjual bubur bernama Dewi Septiani. Warga perumahan Mutiara Gading Timur, Kecamatan Mustikajaya, Bekasi, Jawa Barat itu merasakan keganjalan saat hendak mengolah beras sintetis tersebut. Pemerintah kota Bekasi melalui PT Sucofindo melakukan uji laboratorium. Hasilnya diketahui adanya senyawa penyusun plastik dalam beras tersebut. Kepala ¡ Bagian Pengujian Laboratorium PT Sucofindo, Adisam ZN mengatakan beras dengan bahan sintetis itu tidal< dapat dicerna oleh

JUNI2015/SYJ>:BAN 1<136

lambung. Dan hila dikonsumsi secara terus-menerus dapat menyebabkan kanker. Melihat fenomena tersebut, alangkah bijaknya jika masyarakat bersikap waspada dan berhati-hati saat hendak membeli beras demi keamanan dan kesehatan tubuh. Selain itu, saya berharap pemerintah harus cepat tanggap untuk menyelesaikan masalah tersebut supaya masyarakat merasa tenang dan tidal< khawatir. Ahmad Jakarta Timur

BANTU PENGUNGSI ROHINGYA Negara Indonesia kedatangan ratusan pengungsi Rohingya dari Myanmar dan Bangladesh. Sebelumnya, pengungsi tersebut beberapa hari terkatung-katung di atas perairan kawasan Asia Tenggara. Mereka terdampar di perairan wilayah Aceh Utara pada Mei lalu, dengan kondisi yang memprihatinkan. Etnis Rohingya tersebut tidal< diakui kewarganegaraannya oleh rezim yang berkuasa di Myanmar, kemudian mereka diusir. Bahkan, sebelumnya tak sedikit juga dari mereka yang dibunuh. Sebagai umat Muslim kita harus membantu meringankan beban mereka dengan memberikan bantuan, baik itu materi maupun non materi. Saya harap pemerintah segera mampu menyelsaikan masalah terse but.

yang saya dapatkan setelah membaca Suara Hidayatullah, selain informasi keislaman juga kajian-kajian keislaman. Saya menyukai rubrik Salam, Kajian Utama, Hikmah dan rubrik Celah Jendela Keluarga. Untuk rubrik Bayan saya berharap tulisannya tidal< teoritis, tetapi berupa solusi-solusi yang dicontohkan oleh Rasulullah SAW, para Sahabatnya, dan para ulama salafus salih. Semoga majalah Suara Hidayatullah tetap istiqamah dalam berdakwah. Saya salut atas kiprah majalah ini selama 28 tahun menyebarkan nilai-nilai Islam melalui tulisan. Sebab, media cetak Islam lainnya sudah banyak yang berguguran. Muhammad Husnaini Lamongan, Jawa Timur

KOREKSI TERJEMAHAN Kepada redaksi majalah Suara Hidayatullah, saya mohon maaf sebelumnya, saya menyampaikan koreksi. Pada majalah Suara Hidayatullah edisi 01/XXVIII Mei 2015, pada rubrik Kajian Utama halaman 12 terdapat kutipan surat al-Zalzalah ayat 7 dan 8. Pada ayat 7 terjemahan ayat tersebut terdapat kekeliruan penerjamahan, tertulis "kejahatan seberat zarah" seharusnya "kebaikan seberat zarah': Atas perhatiannya saya ucapkan terimakasih. Halim Dirwan

lbnu Grobogan

TETAPLAH ISTIQAMAH SUARA HIDAYATULLAH Saya pembaca setia majalah Suara Hidayatullah. Alhamdulillah, banyak manfaat

Jawab: Mohon maaf atas kesalahan tersebut. Terimakasih atas koreksinya dan surat Anda juga sebagai jawaban redaksi.

TANYA ALAMAT TERAPI JUS Saya membaca rubrik Syifa di

9


SURAT PEMBACA majalah Suara Hidayatullah edisi Mei 2015 pada halaman 58-59 dengan judul "Terapi Jus Badan Jadi Jos': Saya mohon kepada redaksi untuk diberi alamat dan nomor kontak Pak Parno Muttaqien. Saya akan mencoba berikhtiar untuk pengobatan saya. Semoga saja dengan jalan ini Allah SWT menyembuhkan dan mengangkat penyakit saya.

fawab: Silahkan Jbu Sri menghubungi Pak Parno Muttaqien di nomor HP 081555344400

64-65 dengan judul "Beternak Ayam dengan Cara Tak Biasa': Saya mohon kepada redaksi untuk diberi alamat dan nomor kontak Abu Yusuf, pengusaha ayam herbal tersebut.

TANYA ALAMAT AYAM HERBAL

Eda Sulawesi Utara

Saya membaca rubrik Muamalat di majalah Suara Hidayatullah edisi April2015 pada halaman

fawab: Silahkan Jbu Eda menghubungi nomor HP 081233294969

jalur pengiriman; melalui darat, laut, dan udara. Soliq yang tinggal di daerah Segodobacang, Krian, Kabupaten Sidoarjo itu wafat setelah bergelut

dengan penyakit diabetes yang dideritanya selama dua tahun lebih. la meninggalkan seorang istri dan dua anaknya. "Tolong disamaikan permohonan maaf saya kepada teman-teman dan para agen yang biasa saya temui dan dikirimi majalah dan buletin Jumat AlQalam yang sudah sekian lama saya tinggal karena sakit;' begitulah pesan terakhir yang sempat disampaikannya. Allahhummaghfirlahu warhamhu wa'aafihi waJuanhu ... Ya Allah ampunilah dia, berilah rahmat, kesejahteraan dan maafkanlah dia. Aamiin. *

Sri Rejeki Sragen, Jawa Tengah

RAG AM Innalillahi wainna ilaihi rajiun Tidak terasa sudah dua bulan tim pemasaran dan distribusi majalah Suara Hidayatullah Surabaya telah ditinggal Muhammad Soliq (42). Biasanya di awal majalah tiba dari percetakan, Soliq begitu panggilan akrabnya dengan cekatan dan bergembira menerima majalah dan buletin al-Qalam yang diturunkan dari truk. la cek dan mengemasnya ke dalam karduskardus sesuai dengan permintaan agen di seluruh Indonesia. Setelah heres, lalu ia menaikkan kembali kardus-kardus itu sesuai dengan

.tli)lstributor: Bpk.Siamet 0857 4721 7000 (Jawa

Mitra agen: Ummu Shazia 0812 5279 4600 (Surabaya) Mba Neli 0813 5079 1195 (Sanggata) Nur Laila 0813 2657 4564 (Merauke) Bu Mutia 0857 5230 0836 (Balikpapan) Yani 0852 6246 9915 (Medan)

GABUNG YUK JADI MITRA KAMI, ¡cuKUP BELANJA 1 KODI AJA!

10

I

SUARA HIDAYATULLAH www.hidayawllah.com


ak akan pernah acla kebaikan pacla cliri manusia cli muka bumi ini kecuali bila ia mengikuti kehenclak Sang Penciptanya. Jagat raya clan seisinya bergerak serasi, selaras, seimbang, clan inclah, karena tuncluk pacla kehenclak Sang Pencipta. Al-Qur'an aclalah wujucl kehenclak Sang Pencipta itu. Jacli, tak acla cara hiclup yang akan

Cabang iman ke-37 TIM PENULIS: Mahladi (Pemimpin Redaksi Kelompok Media Hidayatul/ah), Hamim Thohari (Ketua Dewan Syura Hidayatullah), Shohibul Anwar (Pengurus Pimpinan Pusat Hidayatullah), Alimin Muchtar (Redaktur Majalah Suara Hidayatullah ).Penanggungjawab Rubrilc Deka Kurniawan. Editor: Dadang Kusrnayadi. Fotografer: Muhammad Abdus Syakur

JUNI2015/SYABAN 1436

mengantarkan manusia kepacla tujuannya kecuali berpecloman kepacla al-Qur' an. Hanya al-Qur'an saja yang bisa menerangi gelapnya kehiclupan jahiliyah. Hanya al-Qur' an pula yang bisa mengakhiri segala kebingungan clalam hiclup. Sebab, al-Qur'an aclalah perkataan Allah ~ untuk manusia. Dengan, al-Qur'an, seseorang bahkan bisa berclialog clengan Allah ~¡ Sebab, kata Rasulullah SAW clalam Haclits yang cliriwayatkan oleh acl-Dailami clan al-Baihaqi, apabila sesorang ingin berclialog clengan Rabbnya, maka henclaklah ia membaca al-Qur'an Cuma persoalannya, maukah kita berclialog clengan Allah clengan membacanya, mengkajinya, mengimaninya, lalu mengamalkannya? Ayo, jaclikan al-Qur'an sebagai penawar segala persoalan hiclup! â&#x20AC;˘

11 .


Surat Cinta Allah kepada Hamba-Nya etiap nabi, clalam menyampaikan clakwahnya, pada bulan Ramadhan beliau lebih menseriusinya. Begitu selalu menghaclapi tantangan clari musuhseriusnya interaksi itu, beliau sampai bersabda, "Ibaclah musuh Allah ~路 Untuk menghaclapi tantangan umatku yang paling utama adalah membaca al-Qur' an:' tersebut, Allah ~ telah membekali mereka (Riwayat Abu Nu' aim). mukjizat, yakni sesuatu yang clapat melemahkan Di clalam al-Qur'an sencliri juga memang banyak baik clari sisi kekuatan maupun kecerclikan, lahir clijumpai ayat yang menjelaskan tentang keistimewaan maupun batin. membaca al-Qur'an. Salah satunya adalah: Acla clua macam mukjizat, yaitu hissi clan ma'nawi. // /)~( 路>,/./'/ ~, /' /(""' _/ _,.,_, / 路.t/ "~ Mukjizat hissi aclalah mukjizat yang clapat cliinclra. Eisa '0 ' "' I ~u~j.UI ~~_,.l:::~~\0~ clilihat oleh mata, cliclengar oleh telinga, clicium oleh hiclung, cliraba oleh tangan, clan clirasa oleh liclah. Jenis mukjizat ini cliberikan Allah ~ kepacla para nabiNya untuk menghaclapi kaum yang biasa, yakni mereka yang ticlak terbiasa mempergunakan kecerclasan pikiran, ' ticlak cakap clalam mempergunakan mata hati, clan yang renclah bucli clan akhlaknya. Sesungguhnya orang-orang yang membaca Kitab Aclapun mukjizat ma'nawi aclalah mukjizat yang ticlak Allah (al-Qur 'an), mendirikan shalat, dan membelajakan mungkin clapat clicapai hanya clengan kekuatan panca sebagian rezeki yang Kami berikan kepada mereka dengan inclra semata, melainkan harus clicapai clengan mengandiam-diam atau terang-terangan, mereka itu mengharap clalkan kecerclasan pikiran clan kejernihan hati. Hanya kan perniagaan yang tidak pernah merugi. (Fathir [35): 29) mereka yang berpikiran sehat, memiliki mata hati yang jernih, berbucli luhur, cerclas, clan berlaku jujur saja yang Membaca al-Qur'an dan ber-tadarrus (mempelajari clapat menangkap mukjizat tersebut. isinya), lebih-lebih di bulan Ramadhan sebagai bulan Para nabi clan rasul yang clatang sebelum Nabi Muhamditurunkannya al-Qur'an, selain menjacli amalan ibaclah macl ~ kebanyakan cliberi mukjizat yang bersifat hissi. utama, ia juga akan menclatangkan keuntungan yang Aclapun Nabi Muhammacl ~ cliberi keistimewaan. Beliau mengandung nilai nilai ruhaniyah. cliberikan keclua-cluanya, baik yang bersifat hissi maupun Rasulullah ~ bersabcla, "Orang-orang yang berkumma'nawi, yakni al-Qur'an. Itulah mukjizat terbesar clan pul dalam masjid dan mereka membaca Kitab Allah clan teragung sepanjang sejarah manusia. mempelajarinya bersama-sama, maka kepada mereka akan cliturunkan ketenangan jiwa, cliberi kelimpahan KITAB AGUNG, 01 BULAN AGUNG rahmat, di kelilingi malaikat, clan disebutkan namanya oleh Allah kepada orang-orang di sekitarnya:' (Riwayat Kitab yang agung ini sengaja cliturunkan oleh Yang Maha Agung, Allah ~' pacla bulan yang agung, RamaMuslim) Kemukjizatan al-Qur' an ternyata tak hanya bisa clhan. Maka, siapa yang mengagungkannya pacla bulan yang agung ini akan menclapat keagungan, kebesaran, clan dinikmati kaum Muslim semasa hiclup di dunia, akan tetapi akan berlanjut sampai di akhirat. Ketika itu berbagai keistimewaan lainnya. Alhamdulillah! Beberapa tahun ini, semangat kaum al-Qur'an akan menjadi penolongnya. Rasulullah ~ bersabda, "Bacalah al-Qur'an karena sesungguhnya ia Muslim clalam mengagungkan al-Qur' an cli bulan Ramaclhan sangat menggembirakan. Acara televisi yang akan mendatangi orang yang membacanya itu pada hari biasanya clinoclai clengan berbagai guyonan (laghwun), Kiamat sebagai pemberi syafaat:' (Riwayat Muslim). kini telah banyak cliwarnai oleh berbagai lomba tartil clan tahfizh al-Qur' an, baik anak-anak maupun clewasa. HAKIKAT MENGAGUNGKAN AL*QUR'AN Traclisi mengagungkan al-Qur' an cli bulan RamaclHakikat mengagungkan al-Qur' an adalah dengan han itu suclah acla sejak zaman Rasulullah ~ clan para mencintainya karena Allah ~路 Sebab, orang yang mencinSahabatnya. Bahkan secara khusus malaikat Jibril clatang tai Allah ~ pasti mencintai al-Qur'an. Orang yang untuk mengecek bacaan Nabi Muhammacl ~ clari awal mengaku cinta kepacla Allah ~ tapi tidak mencintai alhingga akhir. Qur' an, maka sama saja bohong. Mereka sesungguhnya Kalau pacla hari-hari biasa Nabi Muhammad ~ sekadar berangan-angan (tamanniy). Mereka tidak berisenantiasa me-wirid-kan bacaan Qur' an, maka khusus man, tapi sekaclar berkhayal. I

I

12

SUARA HIDAYATULLAH I www.hidayatullah.com


Para salafush-shalih merasakan makna cinta kepada al-Qur'an, hingga mereka gemar membacanya, seolaholah mereka menjumpai hal gaib dan asing. Al-Qur'an yang dibacanya seolah surat cinta dari Allah ~ yang ditujukan hanya kepadanya. Hasan bin Ali Ra berkata, "Sesungguhnya orang-orang sebelum kamu memandang al-Qur' an sebagai risalah Tuhan yang mereka selalu tajakkur mengenai risalah-risalah itu pada malam hari dan mencari-cari pada siang harinya:' Mengapa kita wajib mengagungkan al-Qur'an? Karena al-Qur' an merupakan penghormatan dan pengagungan Allah ~ kepada manusia. Ibnu Shalah berkata, "Bacaan al-Qur' an itu mulia, dan Allah ~ memuliakan manusia dengannya': Rasulullah ~ bersabda , "Sesungguhnya Allah , dengan kitab ini (alQur' an), meninggikan derajat sebagian kaum dan menjatuhkan derajat kaum lainn ya ." ( Riway at Muslim). Kenyataannya memang orang yang memuliakan al-Qur' an akan dimuliakan oleh Allah ~¡ Sebaliknya, orang yang menghinakan al-Qur'an akan dihinakan oleh Allah ~¡ Orang yang mengagungkan al-Qur'an akan menjadi agung. Sedang orang yang merendahkan al-Qur'an akan direndahkan juga oleh Allah ~¡ Para pengagung al-Qur'an adalah orang-orang pilihan di antara orang-orang yang terpilih, dan terbaik di antara yang terbaik. Di mata Rasulullah ~' mereka mempunyai kedudukan khusus. Mereka tak sekadak sahabat biasa, tapi sahabat khusus di antara yang khusus, yakni ahlullah ("keluarga" Allah). Rasulullah ~ pada suatu ketika berkata kepada para Sahabatnya, "Sesungguhnya Allah ~ memiliki dua kelompok orang yang mempunyai kedudukan di hadiratNya:' Sahabat lalu bertanya, "Siapakah mereka itu wahai Rasulullah ~? Beliau menjawab, "Golongan pecinta al-Qur'an. Mereka adalah golongan Allah ~ dan golongan yang khusus bagi-Nya:'

JUN12015/SYi\ Bi\N 1436

Apakah kita tidak ingin menjadi ahlullah? Siapapun pasti mau. Kita pasti bisa diterima sebagai ahlullah, asal ada keseriusan dan kesungguhan hati untuk mengagungkan al-Qur' an. Tak jadi soal, apakah kita termasuk orang yang mahir membaca al-Qur' an atau belum. Rasulullah ~ bersabda, "Orang yang pandai membaca al-Qur' an (mahir) bersama malaikat yang mulia lagi berbakti. Adapun orang yang sulit dan terbata-bata, maka ia mendapatkan dua pahala:' (Riwayat Bukhari dan Muslim) Seorang mukmin yang mengagungkan al-Qur'an, menurut al-Ghazali, akan menjunjung kemuliaannya dengan bersungguh-sungguh memusatkan segala perhatian dan kehendak terhadapnya. Yakni, dengan selalu membacanya dan berusaha memahami maksud ayat-ayatnya serta menangkap makna yang tersirat di dalamnya dengan menghadirkan hati dan meninggalkan segala hal yang mengganggu pikiran . Mengagungkan al - Qur' an juga meniscayakan keyakinan bahwa ketika ia membaca dan men-tadabburi-nya, ayat-ayat itu ditujukan untuk dirinya. Apabila menjumpai perintah atau larangan, sesungguhnya dialah yang diperintah dan dilarang. Apabila mendengar janji gembira atau ancaman, itu semua juga untuk dirinya sendiri. Ketika menjumpai ayat-ayat kabar gembira, hatinya bahagia. Sebaliknya jika menjumpai ayat-ayat ancaman, hatinya takut dan gemetar. Bila membaca ayat-ayat pujian dan janji-janji Allah ~ untuk orang yang saleh, ia tidak segera beranggapan atau merasa termasuk golongan itu. Namun ia menyakini kebenaran janji-janji Allah ~ tersebut dan berusaha memperbaiki diri hingga termasuk golongan orang-orang yang saleh. Sebaliknya, bila membaca ayat-ayat yang mencela orang-orang yang bermaksiat dan lalai, ia merasa dirinya termasuk di dalamnya. Wallahu a'lam bish-Shawab. â&#x20AC;˘


KAJIAN UTAMA

Mulianya Hidup Bersama AI-Qur' an alam pengantar tafsir Fii Dzilaalil Qur'an, Sayyicl Quthb menyatakan, "Di bawah naungan al-Qur' an, aku me man clang clari atas. Aku lihat kejahilan menari-nari cli .__. . . ..,. muka bumi. Aku perhatikan manusiamanusia jahil itu begitu kerclil clengan segala urusan yang remeh-temeh:' "Aku panclang clengan heran, pengetahuan yang climiliki oleh manusia-manusia jahil ini tak lebih clari pengetahuan anak-anak. Panclangan clan perhatian anakanak. Ketika kulihat mereka, aku ibarat seorang clewasa yang melihat permainan anak-anak kecil. Aim heran, acla apa clengan manusia ini?" Hiruk pikuk kehiclupan manusia ticlak akan membingungkan orang yang hiclup cli bawah naungan al-Qur' an. Seperti seseorang yang bercliri cli tempat yang tinggi, clia melihat kehiclupan cli permukaan bumi begitu jelas. Dari mana manusia-manusia itu beranjak clan ke mana pacla akhirnya? la ticlak akan kagum kepacla apa yang clikagumi kebanyakan manusia. Dalam panclangannya, mereka yang mengagumi clan yang clikagumi sama-sama kerclilnya. Namun, lihatlah bagaimana seorang yang kaya clan terkenal, yang clengan bangga memamerkan berbagai koleksi mobil mewahnya. la merasa istimewa clan pantas clikagumi. Lihat pula orang-orang cli sekelilingnya, yang tak henti berclecak kagum. Sungguh kasihan. Mereka sebenarnya seperti anak kecil yang terkagum-kagum clengan mainannya. Tetapi, mereka ticlak tahu apa sebenarnya urusan yang terpenting clalam hiclupnya. Lihatlah bagaimana seorang artis yang setiap hari berjam-jam merias cliri, menata rambut, memoles kulit clan tubuh, membalutnya clengan kain, yang justru menampakkan perhiasan yang seharusnya tersembunyi. Mereka berlenggak-lenggok meminta perhatian. Tetapi, sungguh malang nasibnya. Betapa murah ia menghargai clirinya. Para pengagumnya pun hanya melihatnya sekaclar sebagai bencla atau barang yang bernyawa. Lihatlah perilaku politikus busuk yang setiap hari sibuk merancang tipu claya. Hari ini merangkul kawan clan menjatuhkan lawan, besok bersekongkol clengan lawan untuk mengkhianati kawan. Mereka kasak-kusuk, membisikkan tawaran, berjual beli kepentingan. Mereka mempermainkan amanah clengan clalih memperjuangkan kebenaran. Mereka menciptakan kegacluhan politik untuk mencuri cli tengah keramaian. Tetapi, sungguh celaka! Karena mereka seclang menipu

14

clan menjerat cliri sencliri. Mereka menukar hukuman yang ringan cli clunia clengan hukuman yang teramat peclih cli akhirat. Bisakah mereka lepas clari pengaclilan Allah ~? Begitulah, kebanyakan manusia hiclup clengan menipu cliri. Mereka menjerumuskan cliri clalam kebingungan clan kehampaan, mengukur harga cliri clengan sesuatu yang ticlak berharga, serta terjerat clalam kesibukan yang tak teramat sepele clibanclingkan akibat yang harus clipertanggungjawabkan. Maka, clengan penuh keheranan, Sayyicl Quthb bergumam, "Setan mana yang telah menggiring manusia menuju jahannam ini?" HIDUP TANPA KERAGUAN Manusia akan mengalami kebingungan ketika mereka berlepas diri clari bimbingan wahyu Allah~¡ Sejarah panjang peraclaban Barat aclalah gambaran kongkrit clari kehiclupan manusia yang dilancla kebingungan yang kompleks itu. Dulu agama begitu perkasa, menguasai hampir seluruh sencli kehiclupan. Kini agama benar-benar terasing clari kehiclupan. Siapapun boleh mencaci-maki agama. Dulu para wanita clikekang sekeras-kerasnya, sekarang clibiarkan sebebas-bebasnya sampai-sampai mereka bingung clengan kebebasannya sencliri. Segala claya upaya clikerahkan untuk mencapai kejayaan materi. Ketika materialisme ticlak membawa kebahagiaan, mereka pun merevisinya. Kini mereka bergerak ke arah spiritualisme. Tetapi bukan kembali kepacla agama. Mereka bertuhan tetapi ticlak beragama. Dan akhirnya spritualisme tanpa agama pun berujung pacla kehampaan, karena ticlak bisa menjawab persoalan-persoalan menclasar manusia. Dari mana manusia ini berasal? Untuk apa ia hiclup cli clunia ini? Ke mana ia pergi clan apa yang terjacli setelah kematian? Hanya Tuhan yang menciptakan manusia yang bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan ini melalui kitab suci yang cliturunkan-Nya. Tetapi suclah lama mereka membuang kitab sucinya karena memang suclah ticlak bisa clipercaya lagi sebagai kitab suci.

Tanpa pecloman clari Sang Pencipta Kehiclupan, sungguh manusia akan tersesat jalan hiclupnya. Bersyukurlah bahwa Allah~ mengutus para nabi untuk menyampaikan tuntunan-Nya. Kepacla Rasulullah Muhammacl ~,Allah ~ menurunkan al-Qur'an sebagai petunjuk yang ticlak acla keraguan seclikit pun cli clalamnya. Allah ~ berfirman :

SUARA HIDAYATU LLAH I www.hidayarullah.com


"Kitab (al-Qur'an) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertakwa:' (Al-Baqarah [2]: 2) Al-Qur'an adalah cahaya yang menerangi kehidupan. Manusia yang hidup bersama al-Qur'an akan melangkah penuh keyakinan. Ke barat maupun ke timur, mereka tidak akan tersesat. Mereka melihat jalan kehidupan begitu jelas ketika orang lain hanya meraba-raba, terantuk-antuk dan terjerembab dalam lumpur kegelapan. Hidup membutuhkan kepastian. Dan yang pasti benar adalah Allah ~ dengan firman- Nya, yaitu al-Qur' an. MULIA KARENA AL-QUR' AN

Sungguh Allah ~ telah menciptakan manusia paling sempurna dibandingkan makhluk lainnya. Allah ~ memberi penghormatan kepada manusia melebihi penghormatan manusia itu kepada dirinya sendiri. Di antara bentuk penghormatan itu, Allah ~ menjadikan manusia sebagai khalifah di muka bumi. Bahkan, kata Allah ~ dalam al-Qur'an surat Al-Isra [17) ayat 70, manusia telah diberi kelebihan yang sempurna atas kebanyakan makhluk lain yang Allah ~ ciptakan. Mulianya kedudukan manusia itu menjadi sempurna dengan diturunkannya al-Qur'an. Para Sahabat Nabi ~ yang pernah hidup di jaman jahiliyah pernah merasakan kehidupan yang hina. Sampai kemudian Islam dengan cahaya kit ab suci Al-Qur' an mengentaskan mereka dari kehinaan. Umar Ra berkata, "Kita ini adalah orang-orang yang paling hina lalu Allah memuliakan kita dengan Islam. Kalau saja kita mencari kemuliaan pada selain Islam maka Allah akan menghinakan kita lagi:' Kehidupan manusia yang belum tersentuh al-Qur' an adalah kehidupan yang hina. Mereka yang berada di

JUNI201 5/SYABAN 1'36

negara-negara modern maupun masyarakat yang "belum tersentuh peradaban'; hampir sama cara hidupnya. Lihatlah pakaian yang dikenakan orang-orang modern di dunia mode. Bandingkan dengan pakaian suku-suku di pedalaman. Mereka sama-sama compang-camping. Allah ~ menggambarkan kehidupan orang-orang kafir seperti kehidupan binatang. Allah ~ berfirman:

~~,~'.i' ~~tr ~ 4Y

er:.uyu~~t--- ~ ~~---::; _!.J

u~

i ~~""1&.:J~ .!J.J'U _,

?J~~8~ Dan orang-orang yang kafir itu bersenang-senang (di dunia) dan mereka makan seperti makannya binatangbinatang. Dan neraka adalah tempat tinggal mereka:' (Muhammad [47): 12). Sebagian manusia justru menghinakan dirinya sendiri, lebih rendah dari binatang karena mengabaikan ayat-ayat Allah ~- Fir man Allah ~:

Mereka mempunyai hati, tetapi tidak dipergunakan untuk memahami (ayat-ayat Allah) dan mereka mempunyai mata (tetapi) tidak dipergunakan untuk melihat (tanda-tanda kekuasaan Allah), dan mereka mempunyai telinga (tetapi) tidak dipergunakan untuk mendengar (ayat-ayat Allah). Mereka itu sebagai binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat lagi:' (Al-A'raf [7) : 179) Sungguh al-Qur'an telah memuliakan manusia yang berpedoman kepadanya dan menghinakan yang mengabaikannya. Wallahu a'lam bish-Shawab. â&#x20AC;˘ 15


1-Qur'an telah lama mendapat perhatian luar biasa dari kaum Muslim, terlebih ulama. Tidak terhitung berapa karya yang telah ditulis untuk berkhidmat kepadanya. Ribuan karya tafsir telah disusun dalam metode dan corak, namun makna dan isi kandungannya tidak kunjung habis. Setiap huruf al-Qur'an telah dipelajari melalui Ilmu Makharijul Huruf dan Shifatul Huruf Setiap kalimat dicermati melalui ilmu tajwid dan qiraat. Tulisannya pun dikaji tersendiri melalui ilmu rasm al-mushh.af Kajian-kajian fiqh juga tidak ketinggalan membahas bagaimana hukum berinteraksi dengan mushh.af, bahkan termasuk bagi orang yang sedang berhadats atau wanita yang sedang haid. Semua ini mengusung satu pesan yang jelas, bahwa al-Qur'an adalah kitab yang sangat agung dan harus diagungkan. NASIHAT KEPADA AL¡QUR,AN

Imam Muslim meriwayatkan dari Tamim ad-Dariy bahwa Rasulullah SAW bersabda, ''Agama adalah nasihat:' Para Sahabat lalu bertanya, "Untuk siapa?" Beliau menjawab, "Untuk Allah, Kitab-Nya, Rasul-Nya, para pemimpin kaum Muslimin, dan kaum Muslimin pada umumnya:' Imam Abu 'Abdillah Muhammad bin Nashr al-Marwazi mengutip penjelasan ulama terdahulu atas Hadits 16

ini, bahwa yang dimaksud "nasihat" adalah perhatian yang sungguh-sungguh terhadap obyek yang dinasihatkan itu, siapa pun dia adanya. Maka, yang dimaksud "nasihat kepada Kitabullah" adalah kecintaan yang sangat serta penghargaan terhadap keagungan nilainya, sebab ia adalah firman Allah ~¡ Juga keinginan kuat untuk memahaminya, keseriusan men-tadabburi-nya, tidak buru-buru ketika membacanya agar bisa memahami makna yang dikehendaki-Nya, serta dengan penuh cinta dan ketekunan (Ta'zhimu Qadri ash-Shalah, II/691 -693). Terdapat paparan-paparan senada dari ulama lain, misalnya Imam an-Nawawi dalam Syarah Shahih Muslim (II/38), Imam al-Baihaqi dalam Al-!ami' Li Syu'abil !man (III/327-552 dan IV/5-235), dan Imam al-Halimi dalam al-Minhajfi Syu'abil !man (II/210-263). Imam al-Halimi menyitir 50 pasal tentang hal-hal apa saja yang termasuk mengagungkan al-Qur' an ini. Kemudian, dari sini, Imam al-Baihaqi memperluasnya hingga menghabiskan lebih dari 450 halaman dan menyitir tidak kurang dari 669 riwayat. Berikut ini gambaran tentang langkah-langkah agar kita termasuk orang-orang yang mengagungkan alQur' an dengan sebenar-benarnya. Pertama, pelajari, ajarkan, dan amalkan Rasulullah ~ bersabda, "Orang paling utama di

SUARA HIDAYATULLAH I www.hidayacullah.com


antara kalian adalah yang mempelajari al-Qur'an clan mengajarkannya." (Riwayat al-Bukhari) Termotivasi oleh Hadits itu, Abu 'Abdirrahman as-Sulami mengajarkan al-Qur' an selama 40 tahun lebih. Tentu saja, tidaldah mungkin seseorang bisa mengajarkan al-Qur' an jika tidak pernah mempelajarinya sebelum itu. Ibnu Mas'ud berkata, "Sesungguhnya al-Qur'an ini adalah hidangan perjamuan dari Allah, maka ambillah darinya semaksimal yang kalian mampu. Sungguh aku tidak mengetahui sesuatu yang lebih kosong dari kebaikan dibanding sebuah rumah yang di dalamnya tidal< terdapat Kitabullah barang sedikit pun. Sungguh hati yang tidal< mengandung Kitabullah barang sedikit pun adalah hati yang roboh, seperti robohnya rumah yang tidal< ada penghuninya:' (Sunan ad-Darimi, no. 3350). Demikianlah generasi Salaf sangat serius mempelajari al-Qur'an. Mereka tidal< puas hanya dengan membaca kalimat-kalimatnya, akan tetapi sekaligus memahami makna clan isi kandungannya, agar bisa mengamalkannya. Itulah tujuan utama penurunan Al-Qur'an. Umar bin Khaththab menghabiskan 12 tahun untuk mempelajari surah Al-Baqarah saja, clan ketika khatam beliau menyembelih seekor unta (Al-fami' li Syu'abillman, no. 1805). Dan, lbnu 'Umar menghabiskan 8 tahun hanya untuk mengkaji surah Al-Baqarah (Al-Muwattha', no. 695). Ya, karena lbnu 'Umar "... mempelajari hal-hal yang difardhukannya, hukum-hukumnya, clan apa-apa yang berkenaan dengannya. Sebab, telah diriwayatkan dari Nabi ~ bahwa beliau tidal< menyukai terburu-buru dalam menghafalkan al-Qur'an tanpa disertai usaha untuk memahaminya:' (Syarh az-Zarqani 'alal Muwattha', II/21-22). Maka, jangan takjub jika mendengar seorang tabi'in bernama Mujahid bin Jabr berkata, "Saya telah membaca al-Qur'an di hadapan Ibnu 'Abbas sebanyak 3 kali setoran. Saya berhenti pada setiap ayat untuk bertanya kepada beliau, 'dalam masalah apa ayat itu turun, clan bagaimana ha! itu terjadinya?~' (Tahdzibut Tahdzib, X/43). Oleh karena itu, dalam nada yang penuh keprihatinan al-Fudhail bin 'Iyadh (Atba' Tabi'in yang wafat pada 187 H) berkata, ''Al-Qur'an turun hanya untuk diamalkan, namun manusia justru menjadikan membacanya sebagai pengamalannya:' Ditanyakan kepada beliau, "Bagaimana mengamalkannya?" Beliau menjawab, "Maksudnya, agar dia menghalalkan apa yang dihalalkan al-Qur'an, mengharamkan apa yang diharamkannya, melaksanakan perintah-perintahnya, menahan diri dari larangan-larangannya, clan berhenti pada keajaiban-keajaibannya (untuk merenunginya):' (Iqtidha'ul 'Ilmi al-'Amal, no. 116). Bila kita telusuri lebih dalam, tenyata inilah makna ,iqra' atau qira'ah (membaca al-Qur' an) yang sesungguhnya, sebagaimana dipahami bangsa Arab dari bahasa aslinya. Dalam kamus-kamus semisal Lisanul 'Arab clan Mu}am Mufradat Alfazhil Qur'an, kita mendapati di

JU NI2015/SYABAN 1436

antara makna qira'ah adalah berusaha memahami (tafahhama), terus mempelajari (daarasa), berupaya mengerti secara mendalam (tafaqqaha), clan beribadah dengan tekun (tanassaka). Tanpa makna-makna ini, sebenarnya kita belum membaca al-Qur'an dengan sebenar-benarnya. Kita sekadar melafalkan huruf, tapi belum memahami isi kandungannya. Kedua, tekun dan tidak bosan-bosan membacanya. Pengamalan al-Qur'an adalah tujuan utama, sedangkan membaca kalimat-kalimatnya adalah upaya memelihara keterikatan ruhiyah dengan firman-firman Allah; agar senantiasa terngiang di hati clan pikiran, kemudian menginspirasi tingkah-laku clan perbuatan. Hafalan adalah bagian dari upaya ini. Para Sahabat merutinkan tilawah dalam berbagai cara. Ada yang membaginya menjadi 30 juz, sehingga khatam sebulan sekali, ada pula yang menyelesaikan tilawahnya dalam 15 atau 10 hari. Ada lagi yang memecahnya menjadi 7 bagian yang disebut Famiy bi Syauqin (mulutku dalam kerinduan), clan diselesaikan dalam seminggu. lstilah ini mengacu pada nama-nama surah pertama dari setiap kelompok, yaitu fa' (al-Fatihah), mim (al-Maidah), ya' (Yunus), ba' (Bani Israil/al-Isra'), syin (asy-Syu'ara'), wawu (wash-Shaffat), clan qaf (Qaaf) sampai khatam. Banyak pula Sahabat yang menyelesaikan tilawahnya dalam 5 atau 3 hari, terlebih di bulan Ramadhan. Di antara yang mendorong kekhusyu'an, meningkatkan semangat clan mengurangi kebosanan adalah melagukan bacaan seindah mungkin. Rasulullah ~ memerintahkan kita untuk memperindah bacaan al-Qur'an. "Hiasilah al-Qur'an dengan suara-suara kalian:' (Riwayat Abu Dawud, Ahmad, clan Ibnu Majah). Ketiga, memperhatikan adab ketika berinteraksi dengannya. Imam an-Nawawi menyusun sebuah karya khusus di bidang ini, at-Tibyan fi Adabi Hamalatil Qur'an. lmam Abu Bakr al-Ajurri juga memiliki karya serupa berjudul

Akhlaqu Ahlil Qur'an. Dalam kitabnya, Imam al-Ajurri berkata, "Saya menyukai bagi orang yang hendak membaca al-Qur'an, baik di waktu malam maupun siang, agar bersuci clan bersiwak, sebab ha! itu merupakan pengagungan terhadap al-Qur' an. Sebab ia membaca firman Tuhan clan para malaikat pun mendekat kepadanya ketika ia membaca al-Qur'an:' Menghormati ahli-ahli al-Qur' an (hafizh/hafizhah, guru mengaji) juga termaktub dalam bab ini. Uraian ini sebenarnya sangat panjang, dirinci bagian demi bagian, yang menunj~kkan betapa kita harus benar-benar beradab terhadap firman Allah ~' termasuk kepada mushhaf-nya. Semoga Allah membimbing kita untuk mengagungkan firman-Nya, clan membuka hati serta pikiran kita untuk memahami maknanya serta mengamalkannya. Amin. Wallahu a'lam bish-Shawab. â&#x20AC;˘ 17


Wasathiyah di Bidang Dakwah "Tidak ada paksaan dalam (menganut) agama (Islam)." (Al-Baqarah [2]: 256).

asathiyah juga berarti istiqamah dalam menalankan manhaj dengan menjauhkan dari kecenderungan berlaku menyimpang. Wasathiyah berarti menapaki jalan lurus, yaitu manhaj Nabawi yang selalu menjadi doa setiap individu Muslim, ihdinas shiraatalmustaqiim. Doa tersebut minimal diulang 17 kali setiap hari, saat membaca surat al-Fatihah. Kedua golongan yang harus dihindari kaum Muslimin, tidak saja tertuju kepada orang-orang Yahudi yang cenderung bersikap berlebihan (ifrath) dalam segala hal. Juga bukan terbatas kepada golongan Nasrani yang cenderung melakukan pengurangan (tafrith) dan penyalahgunaan. Sikap ifrath dan tafrith juga bisa menimpa siapa saja, termasuk dalam bidang dakwah dan amar ma'ruf nahi 'anil munkar. Segolongan orang ada yang senantiasa mengambil jalan kekerasan, memaksakan kehendak, dan berlebihlebihan. Golongan ini termasuk mereka yang terkutuk (almaghdhub). Sedangkangolonganlain, ad a yang bersikap acuh terhadap dunia dakwah. Mereka tidak tergerak untuk mendorong orang lain berbuat makruf dan tidak berkeinginan hati untuk mencegah masyarakat sekitarnya yang berbuat mungkar. Mereka acuh terhadap lingkungannya. Mereka ini bisa juga disebut sebagai kelompok yang tersesat (dhaalliin). Islam mengajarkan kepada umatnya untuk bersikap tawazun, bersikap seimbang dalam berdakwah. Tidak memaksakan kehendak tapi juga tidak acuh. Tidak menebarkan teror tapi tidak juga permisif. Tidak mengancam dan menakut-nakuti tapi tidak juga mentoleransi kejahatan dan

W

18

kemaksiatan. Islam adalah jalan tengah. Dakwah adalah mengajak. Setiap ajakan harus didahului dengan pemahaman, pencerahan, dan ilmu. Dakwah bukan menipu, bukan juga memaksa. Sebagai Muslim, kita harus memiliki rasa empati agar semua manusia mengikuti jalan Islam. Kita berharap agar tak satu pun manusia, terutama orang-orang di sekitar kita berada dalam kekafiran, kemaksiatan, dan kemungkaran. Rasa empati itulah yang memotivasi kita untuk berdakwah, beramar makruf, dan ber-nahi 'ani! munkar. Tak boleh ada sedikit pun motif-motif selain da'a ilallah. Itulah dakwah Rasulullah ~¡ Menyeru kepada jalan Allah dengan hikmah dan mauidhah hasanah. Rasa empati, keinginan untuk menyelamatkan orang lain, kelembutan, dan kasih sayang merupakan pondasi dakwah. Itulah yang diperlihatkan oleh Rasulullah ~ saat mengajak pamannya, Abu Thalib untuk mengucapkan kalimat syahadat. Tak ada makian, celaan, maupun umpatan. Sebaliknya, ketika pamannya tetap tidak bersedia mengucapkan syahadat, beliau bersedih sambil berserah diri kepadaAllah~. Jika dakwah bit hikmah sudah tidak lagi memadai, mauizhah hasanah juga tidak mempan, maka kaum Muslimin dapat berdakwah dengan "jadilhum billati hiya ahsan': Kita boleh berdebat, berbantah-bantahan, dan beradu argumentasi dengan cara ihsan. Kita boleh ngotot dalam mempertahankan kebenaran, tapi cara yang kita gunakan tetap dalam koridor dakwah, yaitu ahsan. Bukan sekadar baik, tapi terbaik. Wallahu a'lam. â&#x20AC;˘

SUARA HIDAYATULLAH Iwww.hidayacullah.com


amadhan itu sejatinya bulan berhemat. Mengapa? Karena pada bulan Ramadhan umat Islam hanya makan clan minum pada dua waktu saja, yakni saat sahur clan berbuka. Berbeda dengan hari biasa, umumnya makan tiga kali sehari: pada pagi, siang, clan malam hari. Ten tu untuk ¡ pengeluaran makan semestinya bisa dihemat.

Namun faktanya, pengeluaran untuk kebutuhan hidup justru membengkak dari bulan biasa. Pada bulan Ramadhan, hargaharga kebutuhan hidup mengalami kenaikan. Bahkan beberapa hari sebelum Ramadhan lonjakan harga sudah mulai dirasakan masyarakat. Dalam teori ekonomi, jika permintaan suatu barang lebih tinggi daripada pasokan, maka harga barang tersebut menjadi naik.

Inilah yang terjadi di tengah masyarakat Indonesia saat Ramadhan. Pemandangan umat Islam yang memborong bahan makanan begitu mudah ditemui menjelang clan saat Ramadhan. Mereka takut akan kehabisan stole Pasar-pasar yang menjual makanan untuk berbuka puasa pun tidak luput dari serbuan pembeli. Kenapa demikian? Laporan Utama edisi Juni kali ini mengupas masalah tersebut. Selamat membaca! â&#x20AC;˘


Permintaan berbagai komoditas meningkat tajam, menyebabkan inftasi wal Mei 2015, bulan Ramadhan 1436 Hijriyah masih satu setengah bulan lagi. Di beberapa minimarket waralaba di daerah Jakarta clan sekitarnya suasana berbeda begitu terasa dibanding hari-hari sebelumnya. Ruangan minimarket yang tak seberapa luas itu kini terasa makin sempit. Salah satu minimarket di Bekasi yang Suara Hidayatullah sambangi, saking sempitnya, untuk menuju rak etalase satu ke rak etalase lainnya pembeli harus berjalan miring. Tak lain karena tumpukan kardus yang berisi produk-produk seperti sirup, kurma, biskuit, kue kering, minyak goreng, clan mie instan. Ya, Ramadhan belumlah tiba. Tetapi di sejumlah minimarket sudah memajang lebih banyak lagi barang dagangan untuk kebutuhan Ramadhan, bahkan Idul Fitri. Heri, seorang pengawai minimarket di Bekasimengatakan,gencarnya persiapan Ramadhan clan Idul Fitri yang ia lakukan merupakan

A

22

instruksi dari manajemen pusat. Menurut Heri, meski Ramadhan masih jauh tetapi sudah banyak masyarakat yang membeli kebutuhan Ramadhan seperti kurma, sirup, biskuit, maupun mie instan. "Mungkin untuk stok bulan puasa. Biasanya harga-harga mengalami kenaikan jika Ramadhan semakin dekat. Mungkin mereka takut harga-harga bakal naik atau takut kehabisan stok;' kata Heri kepada Suara Hidayatullah awal Mei 2015. Di pasar-pasar tradisional pun demikian. Setiap menjelang Ramadhan, banyak masyarakat yang membeli sekaligus menyetok bahan makanan untuk keperluan Ramadhan. Sekarsari, ibu muda yang tinggal di Bogor, Jawa Barat mengaku, setiap menjelang Ramadhan menyetok bahan makanan. "Tidak mau repot saja kalau setiap hari harus ke pasar. Apalagi pas Ramadhan, biasanya pasar penuh, harga-harga juga cenderung

nail<. Kadang barang-barang juga habis;' kata Sekarsari kepada Suara Hidayatullah, pertengahan Mei 2015. IKLAN RAMADHAN

Beberapa pekan menjelang Ramadhan, iklan produk-produk kebutuhan Ramadhan clan lebaran biasanya sudah menghiasi layar televisi, radio, surat kabar, maupun majalah. Iklan kopiah, sarung, sirup, biskuit clan busana Muslim juga menghiasi berbagai media. Ada juga penjual kebutuhan Ramadhan clan lebaran yang memasarkan produknya melalui media sosial, seperti Facebook, Twitter, clan lain sebagainya. Sebut saja Ana, pedagang mukena khas Bali yang memasarkan produknya lewat Blackberry Messenger (BBM). Kepada Suara Hidayatullah, Ana mengaku sudah mempromosikan produk mukena Bali ini sejak bulan Rajah atau dua bulan sebelum Ramadhan. Meski kehadiran Ramadhan masih

SUA RA HIDAYATULLAH Iwww.hidayatullah.com


terhitung lama, namun mukena Bali yang dipasarkan Ana ini laris manis. Sebagian besar pembeli mengaku, mukena yang dibeli dari Ana digunakan untuk shalat Tarawih clan shalat Idul Fitri. "Rata-rata mereka beli untuk shalat Tarawih clan shalat Id. Ada juga yang dijual kembali;' kata Ana. Penjualan busana Muslim juga mengalami peningkatan tajam menjelang Ramadhan. Hal itu disampaikan Kepala Pemasaran Keke Busana, Naufal Zul Fahmi. Menurutnya, beberapa hari menjelang Ramadhan, penjualan produk Keke Busana yang terdiri dari baju Muslim anak, perempuan, clan laki-laki dewasa mengalami peningkatan drastis. "Biasanya dua hari menjelang Ramadhan, stok produk barang kami sudah berkurang. Permintaan dari daerah sangat tinggi. Bahkan memasuki Ramadhan awal, gudang kami yang tadinya penuh dengan stok produk, sudah ludes. Gudangnya kosong;' kata Naufal. Moertini, penjual berbagai jenis kripik di daerah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat mengaku setiap menjelang Ramadhan permintaan terhadap produkproduknya meningkat tajam. Saking tingginya permintaan, Moertini harus menambah tenaga kerja untuk memenuhi target produksi. Menurutnya, dalam rentang waktu menjelang Ramadhan clan lebaran pesanan kripik membludak hingga 100 kali lipat.

dirasakan oleh seluruh masyarakat Indonesia, baik kalangan berada maupun miskin. "Kelompok bawah yang hanya bisa makan dua kali sehari clan berpakaian seadanya juga harus menghadapi inflasi yang tinggi karena perilaku belanja berlebihan dari kelompok the have (kaya) pada saat Ramadhan;' kata Hendri kepada Suara Hidayatullah, pertengahan Mei 2015. Menurut Hendri, kalangan bawah inilah yang begitu merasakan dampak dari inflasi. Daya beli kelompok ini pun akan berkurang. Padahal kelompok bawah ini yang benar-benar membutuhkan komoditas, seperti bahan pangan yang harganya mengalami kenaikan menjelang Ramadhan clan lebaran. Pada tahun 2014, menjelang Ramadhan clan lebaran, seluruh kota di Indonesia mengalami inflasi. Menurut data Bank Indonesia (BI) tahun 2014, dua kota besar di Jawa penyumbang inflasi pada Ramadhan yaitu Depok clan Bekasi. Secara rata-rata, inflasi Depok mendekati 1,6 persen clan Bekasi mendekati 1,4 persen.

JUN/ 2015/SYABAN 1436

PERSIAPAN RUHIYAH

Wakil Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, KH Tengku Zulkarnain prihatin dengan fenomena ini. Kata Zulkarnain, seharusnya menjelang Ramadhan umat Islam lebih disibukan dengan amalan sunnah sebagai persiapan menghadapi Ramadhan, seperti memperbanyak puasa sunnah. Selain itu, dianjurkan pula membersihkan diri dari dosadosa dengan meminta maaf kepada orang-orang yang pernah dizalimi. Menurutnya, tradisi saling memaafl<an menjelang Ramadhan merupakan tradisi yang baik. Zulkarnain berpesan, hal-hal seperti itulah yang seharusnya dilakukan umat Islam menjelang Ramadhan. Jangan melulu memperhatikan persiapan fisik clan materi, apalagi hingga memicu inflasi yang merugikan banyak pihak. â&#x20AC;˘

{{Kelompok bawah yang hanya bisa makan dua kali sehari dan berpakaian seadanya juga harus menghadapi inflasi yang tinggi karena perilaku belanja berlebihan dari kelompok the have (kaya) pada saat Ramadhan:'

PICU INFLASI

Tingginya permintaan berbagai komoditas menjelang Ramadhan clan lebaran mengakibatkan perekonomian Indonesia rutin mengalami inflasi (kondisi hargaharga kebutuhan naik clan menjadi lebih mahal). Direktur Eksekutif Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia, Dr Hendri Saparini mengatakan, inflasi ini

Di Samarinda, angka inflasinya nyaris menyentuh angka 1,9 persen. Balikpapan, hampir menyentuh 1,9 persen. Di Pangkalpinang, angkanya mendekati 1,8 persen clan Bengkulu menyentuh 1,8 persen.

Direktur Eksekutif CORE, Hendri Saparini

23


LAPORAN UTAMA

Sampah Meningkat} • • . . ...·.. Pe · a\-tet~an L.a~ . . n~·~

I

~

.... ~

..,r·~(

iJ

Lebih baik dana yang berlebih dialihkan untuk sedekah.

Kios makanan ringan di Jakarta yang selalu ramai pembeli saat Ramadhan

ertengahan Ramadhan 1435 Hijriyah. Dewi Lestari (33) menghadiri acara buka puasa bersama dengan teman-teman kuliahnya dulu di sebuah restoran di kawasan Jakarta Timur. Setengah jam sebelum waktu berbuka, Dewi bersama teman-temannya sudah berada di restoran yang menyajikan menu utama daging sapi panggang clan aneka minuman susu. Meski masih setengah jam lagi waktu berbuka, namun pengunjung sudah memadati sudut-sudut restoran. Seluruh pelayan restoran yang berjumlah puluhan itu terlihat kerepotan melayani permintaan para pengunjung. Dewi beserta teman-temannya pun tidak lupa memesan makanan clan minuman untuk berbuka. Azan magrib berkumandang, makanan clan minuman pesanannya belum juga

P

24

diantar oleh pelayan restoran. Sementara pengunjung di meja sebelah yang datang lebih awal sudah menyantap makanan clan minuman yang dipesannya. Dewi pun berbuka dengan kurma yang disediakan gratis oleh pengelola restoran. Sambil menunggu pesanannya tiba, ia memilih shalat Magrib di mushalla restoran. Usai shalat, pengunjung sudah ada yang pulang. Dewi menyapu pandangan ke meja-meja yang sudah ditinggal pengunjung. "Di meja-meja itu banyak makanan yang hanya dicicipi sedikit saja, tidak termakan oleh yang memesan. Bahkan menu-menunya beragam;' kata Dewi berkisah kepada Suara Hidayatullah, pertengahan Mei 2015. Ini baru di satu restoran. Pada bulan Ramadhan, banyak restoran

yang dipadati pengunjung untuk berbuka puasa. Tidak sedikit makanan yang sudah dipesan kemudian terbuang karena tidak tertampung oleh perut. Lapak-lapak dadakan yang menjajakan hidangan berbuka juga tidak luput dari serbuan umat Islam. Di Pasar Ramadhan Bendungan Hilir (Benhil), Jakarta Pusat, misalnya. Pasar Ramadhan Benhil menjajakan berbagai penganan untuk berbuka puasa. Pasar ini selalu diserbu pembeli. Semakin mendekati waktu berbuka puasa akses ke Pasar Ramadhan Benhil macet luar biasa. Tidak sedikit pembeli yang memborong penganan berbuka puasa itu untuk dibawa pulang ke rumah. PERILAKU KONSUMTIF Praktisi ekonomi Islam, Agustianto menilai bahwa fenomena di atas menandakan tingginya budaya konsumtif umat Islam Indonesia saat Ramadhan. Menurut Agustianto, kebiasaan menumpuk makanan, minuman, buah-buahan, beragam kue, bubur, kolak clan lain sebagainya merupakan sikap boros clan berlebih-lebihan. "Perilaku ini jelas bertentangan dengan sunnah Rasulullah SAW clan syariat Islam clan harus diluruskan:' kata Agustianto kepada Suara Hidayatullah melalui sambungan telepon, awal Mei 2015. Meningkatnya pola konsumsi pada Ramadhan berdampak meningkatnya volume sampah yang berasal dari rumah tangga clan pedagang. Peningkatan itu di berbagai kota Indonesia berkisar antara 5 sampai 20 persen. Agustianto mengatakan, perilaku konsumtif tidak hanya berhenti hanya di sini. Ramadhan baru berjalan beberapa hari, sebagian dari umat Islam sudah mulai sibuk membeli pakaian lebaran, menyiapkan kue-kue, clan

I

SUARA HIDAYATULLAH www.hidayatullah.com


mempersiapkan pulang kampung. Perilaku konsumtif ini sering menjadi penyebab pengeluaran rumah tangga pada Ramadhan mengalami peningkatan signifikan. Taufiq Hidayat, warga Bandung, mengaku setiap Ramadhan pengeluaran rumah tangganya meningkat hingga 100 persen dari bulan-bulan lainnya. Biasanya, pos pengeluaran yang paling banyak adala_h kebutuhan sahur clan buka puasa, serta persiapan mudik ke kampung halaman. TIGA POLA KONSUMTIF Perencana keuangan keluarga Muslim, Febiola Aryanti mengatakan secara hitung-hitungan semestinya pada saat Ramadhan pengeluaran rumah tangga menjadi hemat. "Pada bulan Ramadhan kita hanya makan dua kali sehari, saat sahur clan buka puasa. Sementara bulan-bulan lainnya kita makan tiga kali dalam sehari (pagi, siang, clan malam). Tentu dari sisi pengeluaran bisa dihemat;' kata Febiola kepada Suara Hidayatullah. Menurut Febiola, perilaku "balas dendam" saat berbuka puasa yang menjadi penyebab bobolnya

pengeluaran rumah tangga. Febiola meminta agar umat Islam mampu menahan diri untuk tidak boros saat sahur clan buka puasa. Termasuk saat mempersiapkan lebaran. Jika sikap boros tetap dipelihara, lanjut Febiola, akan membuat keuangan rumah tangga tidak sehat. "Bahkan banyak yang sampai berhutang a tau menggadaikan barang-barang berharga ke pagadaian. Kita lihat sendiri setiap Ramadhan clan lebaran, angka transaksi di pegadaian meningkat;' jelas Febiola. Menurut pengamatan Direktur Eksekutif Center ofReform on Economics (CORE) Indonesia, Dr Hendri Saparani, ada tiga pola konsumsi masyarakat pada bulan Ramadhan. Pertama, perilaku konsumtif dengan belanja berlebihan bukan untuk dirinya pribadi tetapi untuk dibagikan kepada orang lain yang membutuhkan. Kedua, perilaku konsumtif dengan belanja berlebihan karena ingin menjaga ibadah puasanya agar jauh lebih baik lagi. Ketiga, perilaku konsumtif dengan belanja berlebihan karena untuk kepuasan

Ketua Bidang Pengembangan Ekonomi PP Hidayatullah, A Hasan lbrahim

dan kepentingan dirinya sendiri. Ketua Bidang Pengembangan Ekonomi PP Hidayatullah, A Hasan Ibrahim mendorong umat Islam untuk mengubah sikap israf dengan bersedekah. Bisa dengan memperbanyak infaq clan menjamu orang yang berbuka. "Memberi hidangan bagi yang berbuka, termasuk untuk anak clan anggota keluarga yang lain bukan termasuk israf Tentu niatnya harus benar;' kata Hasan.â&#x20AC;˘

Hidangan berbuka puasa di sebuah restoran di kawasan Matraman, Jakarta

25 .


Ramadban Sederhana '

'\ -'. \ .\ < -

- -

'

'

'

'

\.

\,._

\.

_--:

~-,

-

Buka puasa dengan tiga butir kurma dan makan sekadar untuk menegakkan punggungnya. ebagai agama yang bersanclar pacla prinsip tawassuth (pertengahan), syariat Islam sangat menjauhi perbuatan berlebih-lebihan (israj) clalam suatu amal perbuatan. Termasuk clalam hal ibaclah puasa, Nabi Muhammacl SAW sebagai seorang figur umat telah memberi telaclan yang nyata clalam prinsip tawassuth tersebut. Hal ini penting, sebab tak seclikit umat Islam terjebak buclaya konsumerisme clan materialisme clalam ibaclah puasa, terkhusus pacla Ramaclhan. Fenomena pasarpasar clan mal-mal yang kian sesak cli bulan puasa menjacli inclikasi jelas clari buclaya yang tengah berkembang itu. Untuk hal berbuka puasa, misalnya, sahabat Anas bin Malik menceritakan, Rasulullah SAW berbuka puasa clengan ruthab (kurma basah) sebelum shalat. Kalau ticlak acla ruthab, beliau memakan tamr (kurma kering) clan kalau ticlak acla tamr, Nabi SAW meminum air seteguk clemi seteguk:' (Riwayat Abu Daucl). Seclang clalam urusan makan sahur, Nabi SAW bersabcla, "Makan sahurlah, karena sesungguhnya pada makan sahur itu ada berkahnya." (Riwayat al-Bukhari clan Muslim). Beclanya, untuk meraup keberkahan tersebut, Nabi SAW clan para sahabat menyegerakan berbuka (ketika matahari telah terbenam) clan mengakhirkan makan sahur (hingga menjelang waktu fajar). Dalam Haclits yang lain, Nabi SAW juga mengingatkan, "Tidak

S

26

jamaah sebuah masjid di Teritip, Balikpapan bersiap berbuka puasa dengan menu sederhana

ada tempat paling buruk yang dipenuhi isinya oleh manusia, kecuali perutnya. Sebenarnya cukuplah baginya beberapa suapan untuk menegakkan punggungnya. Kalaupun ia ingin makan, hendaknya ia atur dengan cara sepertiga untuk makanannya, sepertiga untuk minumannya, dan sepertiga lagi untuk nafasnya." (Riwayat Ahmacl clan an-Nasa'i). Sombong dan Berlebih-lebihan Mencermati beberapa Haclits cli atas, henclaknya umat Islam memahami substansi perbuatan yang clitelaclankan oleh Nabi SAW, yaitu setiap amalan seharusnya berorientasi untuk menclulang berkah puasa secara maksimal, terkhusus cli bulan Ramaclhan. Bukan sekaclar persoalan memenuhi perut atau membasahi tenggorokan yang kerontang akibat kehausan. Selain karena ticlak sejalan

clengan sunnah Rasulullah SAW, terkaclang hal itu justru mengantar seorang Muslim terjatuh kepacla closa berikutnya, yaitu boros (tabdzir) clan berlebih-lebihan (israf). Kebiasaan tersebut aclalah perbuatan yang terlarang clalam agama bahkan membuatnya sekawan clengan setan, clemikian alQur' an menerangkan. Fir man Allah, "Hai anak Adam, pakailah pakaianmu yang indah di setiap (memasuki) masjid, makan dan minumlah, dan janganlah berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan:' (Al-A'raf [7]: 31). Sebagian orang-orang saleh terclahulu (salafush shalih) berpenclapat, Allah mengumpulkan segenap unsur kesehatan pacla sepotong ayat tersebut. Makan clan minumlah serta janganlah berlebihan cli clalamnya. Ibnu Abbas

I

SUARA HIDAYATULLAH www.hidayawllah.com


~///////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////0

Tengl\:u Zull\:arnain Wakil Sekretaris fenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat

Miskin â&#x20AC;˘ . ¡- Tak Pantas Bersikap Boros

â&#x20AC;˘

-

~

Banyak umat Islam yang bersikap boros bahkan mubazir pada bulan Ramadhan. Apa tanggapan Anda? Hakikat puasa adalah untuk mengekang hawa nafsu, bukan untuk sarana memuaskan nafsu. Maka makan dan minum secara sederhana adalah puasa yang paling ideal untuk mendapatkan predikat takwa dan memadamkan nafsu yang bergejolak. Puasa juga untuk sarana latihan agar nafsu makan dan minum dapat dikontrol. Maksud Anda, berarti seseorang yang berperilaku mubazir sulit memperoleh predikat takwa? Ya, perbuatan mubazir semestinya dihilangkan jauh-jauh. Orang bertakwa tidak mungkin mubazir. Dan orang mubazir tidak mungkin dapat mencapai derajat takwa. Berlebih-lebihan dalam makan dan minum itu sebuah tindakan tercel a. jika sampai mubazir malah berdosa. Termasuk dalam hal berpakaian saat Ramadhan dan lebaran. Rasulullah SAW dikenal sebagai sosok yang sederhana. Seperti apa kesederhanaan Rasulullah SAW saat bulan Ramadhan yang bisa ditiru umatlslam?

jika mau meniru sunnah Rasulullah SAW, tidak pernah menggabungkan tiga jenis makanan dalam satu piring makan. Sangat sederhana sekali makan dan minum beliau. Bahkan bukan hanya di saat Ramadhan. Sepanjang hidup beliau ya seperti itu, sederhana. Nabi SAW bila berbuka dengan tiga butir kurma dan air putih. Semestinya umat Islam belajar mengikuti sunnah Nabi SAW dan mulai hidup sederhana. Apalagi ada berjuta-juta orang miskin di Indonesia yang sangat membutuhkan bantuan makanan dan kebutuhan lainnya sepanjang tahun. Tidak pantas jika kita sampai mubazir.

Menurut Anda apa penyebab masyarakat bersikap boros dan mubazir? Banyak umat yang salah sangka ketika membaca Hadits Nabi SAW, "Perbaikilah mutu makananmu." Hadits ini disalahartikan dengan jor-joran belanja menghambur-hamburkan uang. lni kesalahan fatal. Padahal maksud Had its itu jika seseorang memperhatikan makanan yang halal dan thayyib, maka doa dan ibadah kita akan diterima Allah SWT. Yang paling menyedihkan ketika mala m lebaran. Jutaan orang menghambur-hamburkan bensin, solar, lampu, makanan dan lain-lain. Sementara orang miskin menonton perbuatan mubazir itu sambil menahan lapar. Sungguh memprihatinkan. Apa pesan Anda untuk umat Islam? Hidup sederhana dan berhematlah. Pada bulan puasa mestinya belanja umat Islam mengecil karena sehari hanya dua kali makan selama Ramadhan. Beda di bulan biasa yang rata-rata sehari makan tiga kali. Harta yang berlebih alangkah baiknya digunakan untuk membantu saudarasaudara kita yang membutuhkan. e

~///////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////h berkata, makanlah semaumu, berpakainlah seinginmu! Aku tidak menyalahkan kalian kecuali pada dua perkara, (karena) sombong dan berlebih-lebihan. Dalam riwayat yang lain, lbnu Abbas memberi nasihat,

JUNI2015/SYABAN 1436

sesungguhnya Allah menghalalkan makan dan minum sepanjang tidak mengandung unsur kesombongan dan berlebihan di dalamnya. (Tafsir al-Qur 'an al-Adzim, Ibn Katsir). Terakhir, senada dengan itu, Allah juga berfirman, ':.. Dan

janganlah kamu menghamburhamburkan (hartamu) secara boros. Sesungguhnya pemboros-pemboros itu adalah saudara-saudara setan dan setan itu adalah sangat ingkar kepada Tuhannya:' (Al-Isra [15]: 2627).e

27 .


SEJARAH

Syaifuddin Quthuz ----------------qJp~--------------

PAHLAWAN AINJALUTH enyelamat negeri Muslim dari agresi Mongol. Sosok yang pemberani, banyak berbuat kebajikan, dan dicintai rakyatnya. Pada tahun 658 H/1260 M, · Islam dalam kondisi terpuSetelah kekhalifahan Abb.e.siyah di '"F>'·'"'v'"' dihancurkan oleh pasukan TJ:l,tar dari Mongol, tidak ada lagi kekhalifahan , Islam. Bahkan, wilayah Islam tinggal Jazirah Arab dan separuh Syam. Sisanya, di bawah kendali Mongol. Pasukan Mongol yang bengis itu kemudian juga ingin menguasai seluruh Syamyang yang masih selamat dan belum terjamah. Ketika pasukan Tatar sampai di Halb (Aleppo), penguasa Syam, An-Nashir meminta bantuan penguasa Mesir. Tokoh-tokoh Mesir langst mg mengadakan rapat mendadak yang dihadiri hakim besar, Badruddin Sinjari, ulama besar Syaikh Izzuddin bin Abdussalam yang sering . dijuluki shulthan al-ulama, dan Syaifuddin Quthuz, penasihat dan panglima besar Mesir. ...--::._.-~ Amir Mesir sebenarnya Nuruddin All Al-Manshur, namun karena ia masih kecil, Syaifuddin mencopotnya dengan persetujuan para ulama. la pun mengambil tampuk kepemimpinan karena kondisinya genting. Syaifuddin sadar bahwa Tatar pasti mengincar Mesir jika berhasil menundukkan seluruh Syam. Akhirnya, ia berinisiatif menghimpun pasukan untuk menghadang pasukan raksasa Mongol. Karena rombongan pasukan kaum Muslimin akan melewati wilayah-wilayah pantai yang masih dikuasai pasukan Salib, Syaifuddin membuat perjanjian damai dengan pihak pasukan Salib Eropa agar bersikap netral terhadap perang yang akan berkobar ini.

P

SYAIFUDDIN SADAR BAHWA TATARPASTI MENGINCAR MESIRJIKA BERHASIL MENUNDUKKAN SELURUHSYAM.

30

Setibanya di tanah Ain Jaluth, pasukan Mesir masih dilanda ketakutan yang amat sangat karena ketangguhan dan besarnya jumlah pasukan Tatar Mongol yang saat i.tu tiada tandingannya. Melihat hal itu Syaifuddin berkhutbah, "Aku akan memerangi pasukan Mongol, sekalipun sendirian. Maka siapa yang ingin mengikutiku, maka ikutilah aku. Dan.siapa yang ingin berdiam dan tid¥ memiliki andil, silahkan berdiam dan pergi dengan urusannya sendiri:' Nampaknya kata-kata ini membakar hati prajurit dan· kaum Muslimin untuk berjuang bersamanya. Pasukan Syaifuddin dan Tatar Mongol pun bertemu di Ain Jaluth, yang secara harfiah artinya mata air Jaluth (Goliath)-mata air sungai yang letaknya dekat dengan peristiwa Nabi Daud As melawan Jaluth (Goliath) di masa lalu. Pertempuran terjadi di bulan Ramadhan padahari Jumat. Kedahsyatan perang itu belum pernah terjadi sebelumnya. Pada saat perang berkecamuk, banyak front pasukan Islam terdesak. Namun Syaifuddin cepat bergabung pada mereka untuk menumbuhkan motivasi bahwa mereka sedang berjihad melawan pasukan kufar. Akhirnya, pasukan yang sudah melemah, semangat kembali. Dengan ketangguhan dan kesabaran pasukan Islam, Allah Azza wa Jalla memenangkan pasUkan Islam dengan gemilang. Sekalipun pasukan Tatar Mongol telah kalah dan sebagian ada yang lari. Tetapi karena dosa mereka terlalu banyak bagi kaum Muslimin, mereka tetap diburu. Panglima besar Syaifuddin Quthuz memerintahkan pemimpin kaveleri Baibras Al-Bunduqdari bersama anak buah-

lfiOAYATULLAH Iwww.hidayarullah.co"'


nya mengejar serta membuntuti dan menghabisi pasukan Tatar yang lari dari medan tempur. Kemenangan Ain Jaluth rupanya memompa semangat kaum Muslimin di berbagai wilayah untuk melawan dan membalas kekalahan-kekalahan mereka sebelumnya. Mereka membebaskan tawanan-tawanan pasukan Tatar. Sebagian Tatar yang tersisa merengek memohon pertolongan kaum Kristen Arab yang mereka istimewakan pasca runtuhnya Khilafah Abassiyah. Di sisi lain, umat Kristen Arab di masa penjajahan Tatar Mongol turut mengkhianati umat lslatn;" dengan menghina kaum Muslimin dan membakar masjid karena merasa dibela Tatar. Maka hukuman ketika .Tatar Mongol terkalahkan, umat Islam membalas per4.akuan kaum Kristen yang ber'sekongkol ¡dengan Tatar dengan menghancurkan bangupan-bangunan yang menjadi ternpat persekongkolan paq pengkhianat Kristen. Mereka juga dijatuhi hukuman. Padahal sebelumnya, kaum Kristen diperlakukan secara hormat dan adil di bawah naungan kekhilafahan Islam. Disamping itu umat Islam juga berhasil menumpas Syiah Rafidhah yang sebelumnya berkhianat dengan membantu masuknya pasukan Tatar ke kota Baghdad. SINGA YANG MENYALAK Nama asli Syaifuddin Quthuz adalah Mahmud bin Mamdud. la berasal dari keluarga Muslim berdarah biru, putra saudari Jalaluddin Al-Khawarizmi, raja yang masyhur pernah melawan pasukan Tatar dan mengalahkan mereka. Namun kemudian ia kalah dan lari ke India. Ketika sedang lari ke India, pasukan Tatar berhasil menangkap keluarganya. Sebagian keluarganya dibunuh dan lainnya dijadikan budak. Mahmud bin Mamdud adalah salah satu dari mereka yang dijadikan budak. Tatar menjuluki Mali.mud dengan nama Mongol, yaitu Quthuz, yang berarti "Singa yang Menyalak': Tampaknya sedari kecil Syaifudclin memiliki karakter orang yang kuat dan gagah. Kemudian tentara Tatar menjual Mahmud kecil cli pasar buclak Damaskus. Salah seorang bani Ayyub membelinya dan membawa~ya ke Mesir.

APRIL201 5/Ji!JMll.!!Jil AAI'IIR 11!36,

Di sini, ia pindah dari satu tuan ke tuan yang lain, sampai akhirnya ia dibeli oleh Raja Al-Mu'izz Izzuclclin Aibak. Sebagaimana mamalik (budak yang dicliclik militer), Syaifuddin tumbuh dengan penclidikan agama yang benar. Semangat Islam yang kuat bergelora cli clalam hatinya. Sejak kecil, ia dilatih dengan seni menunggang kucla, metocle pertempuran, seluk-beluk manajemen dan leadership. la tumbuh menjacli seorang pemucla gagah berani, mencintai clan menjunjung tinggi agamanya. la juga seorang yang kuat, penyabar, clan perkasa. Masa kanak-kanak Syaifucldin layaknya para pangeran yang lain. Hal ini . membuat clirinya begitu percaya cliri. la tidak asing clengan masalah kepemimpinan, manajemen negara clan kekuas~n. Di atas itu semua, keluarganya hancur oleh tentara Tatar. Hal ini tentu saja membuat clirinya paham betul dengan bencana Tartar. Nama Syaifucldin Quthuz mulai muncul ke permukaan setelah terbunuhnya Raja Al-Muizz Izzucldin Aibak dan istrinya. Kemuclian kekuasaan beralih kepacla anaknya yang masih kecil. Sehingga Syaifuddinlah yang memegang perwalian atas sultan kecil tersebut. Dengan mempertimbangkan ancaman Tatar yang menakutkan, serta problema internal cli Mesir akhirnya Syaifudclin Quthuz memutuskan mengambil alih pemerintahan. Menurut lbnu Katsir dalam Al-Bidayah wa An-Nihayah, Syaifuddin Quthuz adalah sebagai, "seorang yang pemberani, pahlawan, banyak berbuat kebajikan, punya kesadaran tinggi terhaclap Islam dan menyadarkan rakyat clengannya. la dicintai rakyatnya clan mereka banyak bercloa untuknya:' Begitulah amir dan panglima besar kebanggaan kaum Muslimin Syaifuddin Quthuz yang memimpin perlawanan terhaclap penjajahan kaum musyrikin Tatar Mongol. Namanya bisa disandingkan dengarf' para panglima mujahicl Islam di masa lampau seperti Thariq bin Ziyad, Musa bin Nushair, Shalahucldin Al-Ayyubi, atau Muhammad Al-Fatih.* Bahrul Ulum/ Suara Hidayatullah

SEJAK KECIL, IADILATIH DENGANSENIMENUNGGANGKUDA, METODE PERTEMPURAN, SELUKBELUKMANAJEMEN DANLEA-

DERSHIP.

31 .


LAPO RAN PENERI MAAN DAN PENDAYAGUNAAN DANA PROGRAM PEDU LI DA'I PERIODE M EI2015 PENERIMAAN SALDO AWAL MEI OONATURAPRIL REKENING BNI OONATUR APRIL REKEN ING BSM

OONATUR APRIL REKENING BANK MUAMALAT

OONATUR APRIL REKENING BCA DONATUR APRIL REKEN ING BANK MANDIRJ PELATIHAN DAI PAPUA BARAT TOTAL PENERIMAAN

64,030,405 15,396,356 8,961.413 6,963.363 18,543,549 9,330,149 95,154,000 218,379,235

PENOAYAGUNAAN MEI2015

DIBULATKAN

6,270,000 8,570,000 10,900,000 8,810,000 4,700,000 5,000,000 1,700,000 5,000,000 1,000,000 1,750.000 96.000,000 120,522 149,820,522 150,000,000

SALOOAKHIR

68,379,235

MAJELISTAKLIM LEM BAGA PELATIHAN DAI PEDULI DAI NUSANTARA PENGEMBANGAN jARINGAN DAKWAH

MAJALAH UNTUK OAI OPERASIONAL KANTOR BANTUAN OPERASI ONA L MASJIO RUMAH OAI PENGOBATAN OA I SANTUAN MAHASISWA LI PIA PELATIHAN OAI PAPUA BARAT DAN KALTIM BIAYA ADMINISTRASI BANK TOTAL PENDAYAGUNAAN

DAFTAR DONATUR BULAN APRIL 101 S TGL 01/04/2015 01/04/2015 01/04/2015 03/0~/201 5

03/04 /201 5 Ol/o.4/201S Oli/04/2015

06/0ii/2015 06104J20lS 07(04{2015

03104/2015 03/0~/2015

09{04/2015 09/04/1015 09/04/lO IS 10/04/2015 10/04/2015

8ANti:8NI

NOMINAL

SORABOUllAH 52218410555283226 24 1!.05122

BAPAK RA MOAN! SAMPURNA ISU ISNINOYA NURUL HIDAYATI 16UARRAHMI SOR AND! AZIS IBU HJ NUR ASlAH IBU MAISYATUL MASLAHAH IBUHJNURASIAH !BU Hl NUR A51AH IBU NURMAWATY

"'"""'

675,500

150,000 50,000

22 5,000 300,000 500,000

100.000

1,000.000 100,000

100,000

200,000 50,000

tS230Yi216

IBU HJ NU R ASlAH 30G09775003

!BU SONITASYARIFAH

100,000

1.000.000 200,000

300,000 100,000

2 12429<1(1()

ll /0~ /2015

100.000

"

100,000

1 1

75.000 100,000

11 /04/2015

200,000

16/04/2015 16/04/2015 17/04/2015 20/04/2015 21/04/201 5 22104/2015 23104/2015

2,000,000 100,000 200,000 100,000 100,000 100,000

1SO,OOO

1)5,000

5,000,000 50,000 100.000

23/04 23/04 24/04

500,000

2~/04

100.000 500,000 300,000 \ 00,000 15.856 15, 396,35 6

27/04 29/04/2015 30/04/2015 30/04/2015

JU MLAH

NOMINAL 500,000 100,000 600,000 100,000 75.000 250.000 80,000

400,000 300,000

300,000 200,000 300,000 1,500,000

200.000 50,000 300,000 1.000,001

2.400,000 250,000

so.ooo

6.412 8,96 1,413

TGL

02104/2015 06/04/2015

1

BANK MUAMALAT INDONESIA

HAMSAALLAH 301001955~

MR SASONO UTOMO 9234727662

4890250092093 158 74 10040760

IBU INOAH KHAI RUN NISA 532659000970850

BAPAK JAYA. OLEOUK

013%91022

33300084 11

TGL

02104/2015 02104/2015 09{04/2 015 10/04/201 5 10/04/2015 10/04/2015 13/0412015 13/04/2015 17/04/2015 17/04/2015 20/04/2015 20/04/2015 22104/2015 23/04/ 2015 23/04/2015 24/04{2015 24/04{2015 24/04{2015 24/04/2015 24/0<1/2015 27/04/2015 27/04/2015 30104/2015 30/04/2015

1\~fG'fJ~~INI PUJISATRl BAPAK MUHAMMAO HARYOKO lliU ERM AWATI SAPAK ELLYAS BAPAK RIZ.AL ASNAN 6APAK OEMA KHAlRULJATMl SAPAK WALIYUL MAHDAR BAPAKARIYANTOBAWONO SAPAK BAPAK BAPAK BAPAK BAPAK

07/0~ {201 5

13.363 150.000

500.000 500,000 500,000 400,000 2.000.000 300,000 100,000 6,963,363

NOMINAL

ISO,OOO 50,000

200.000 1.500.000

1,000,000 200,000

ISO,OOO 987,000 300,000 1,000.000

5,000.000 400,000 150,000 1,000,000 1.150,000 500,000 400,000 1.000.000

500.000

1,000,000 6,549 18.5 41,549

NOMINAl 150.000 500,000 100,000 100,000 150.000 500.000 200,000 500,000

TGL

10/04(2015 10/04{2015 l0/0oif2015 11/0<1/2015 13/0<1/2015 16{04/2015 17/04{2015 18/04{2015 20/04/2015 22/04/2015 22104/201 5 24/04/2015 24/04/2015 24/04/2015 25/04/2015 25/0412015 27/04/2015 27/0oli/2015 30/04/2015 30/0<1/2015

2,=~

1,000,000 \ 00,000 200,000

JUMLAH

01104/2015 02/04/2015 04/04/2015 04/04/2015 05/0o\/2015 06/Cl-4/2015 07/04/2015 07/04/20 15

NOMINAL

H

NURUL HIDAYATI ALLAH ALLAH BDISETYO HAMBAALLAH HAMBAALLAH !BUSUlASTRI HAMBAA LLAH HAMBAAlLAH BAPAK ROM! HARUANSYA HAMBAAllAH BAPAK HA Ll M HARYONO HAMBAAllAH HAMBAAtlAH BAPAK ABO! SETYO HAMBAALLAH HAMBAAllAH BAPAK MOCHA/1.\l\\AO ZAINAl ARIFIN HAMSAAlLAH BUNGA

"'"'"

175,000 100,000 300.000 500,000

100,000

SOO,OOO 500,000

200.000 100,000 100.000 3,000,000 500,000 \ 50,000 \00,000

200.000 150,000 100,000 150.000 100,000

5,149 9,330,1 4 9

JUMLAH

DANA KHUSUS PELATIHAN DAI

1Rhot5 ~/1/2015

4/6/2015 4/6/2015 4/912015 4/912014 4/ 12/2015 4/U/2015 14/0412015

NOMINAL 280.000 2.000.000

ak gampang berdakwah di pelosok negeri 1n1. Ada begitu banyak tantangannya . Sosial , budaya, adat istiadad , keamanan dan juga alam. Bayangkanlah di berbagai pelosok Sumatera , Kalimantan Sulawesi dan Papua. Di pulau terse but akses jalannya tak sebaik di Jawa, masyarakatnya juga masih tertinggal. Namun meski daerahnya di pelosok dan masyarakatnya tertinggal, jangan dikira teknologi komunikasi tak ada. Ustadz Madjid, Ketua Wilayah Hidayatullah Sulawesi Selatan pernah berkunjung ke daerah yang tak ada listriknya. Tak disangkanya, di daerah seperti itu anak-anak mudahnya banyak punya handphone. "Yang bikin prihatin, mereka sering mutar film porno dari handphonenya itu," kala Madjid. Medan dakwah di pelosok merriang sulit, mencari dai lebih sulit lagi. Terutama dai yang sanggup berdakwah di berbagai pelosok tersebut. Padahal umat di pelosok itu sangat membutuhkan siraman dan bimbingan. Dengan alasan itulah , Hidayatullah berusaha istiqomah mengiriman dainya ke berbagai ujung negeri ini. M.enurut Madjid kebutuhan terhadap sangat besar, sementara stoknya amat terbatas . Alas dasar itulah, Madjid membuka sekolah dai di Pare Pare, Sulawesi Selatan. "Sebelumnya, kami pernah mengadakan program yang sama selama 3 tahun lalu , tapi terhenti karena terkendala dana," katanya. Kini sudah ada 15 anak muda yang digodok di lembaga ini , berasal dari ber-

T

bagai daerah di Sulasesi Selatan. Mereka akan digembleng selama setahun, dengan materimateri keislaman . Mulai dari bahasa Arab , Kitab Kuning , menghafal ai-Quran dan sebagainya. Tak kalah penting pelatihan fisik seperti bela diri. Bela diri ini penting , agar pada dai fisiknya kuat. "Berdakwah di daerah membutuhkan fisik yang tangguh karena medan alamnya umumnya berat," jelas Madjid . Selain materi keislaman dan fisik, peserta juga bakal digembleng mentalnya. Sebab, kala Majid , berilmu memang syarat menjadi dai. Tapi untuk sanggup bertahan di daerah juga butuh mental yangg tangguh . "Tantangannya banyak," katanya. Sekolah dai di Pare Pare ini yang kedua. Hidayatullah juga membuka sekolah yang sama di Balikpapan , Kalimantan Timur. "lnsya Allah , kami juga akan membuka di Bogor karena ini memang mendesak," kala Samani, salah satu staf di Pas Dai. Mohon doanya. â&#x20AC;¢

150,000 2,000,000 775,000 5.000.000 5,000,000

2.000.000 13.500,000 5,000,000 999,000

5.000.000

43,000.000

s.ooo.ooo

<.000.000

1.000.000

32

I

SUARA HIDAYATULLAH www.hidayarullah.com


Non

Mushaf 41-Kamil Te Resleting

Mushaf 41-Kamil ...liT.,.." Resleting

Mushaf Tajwid Terlengkap (38 Hokum Tajwid) Disertai Kode Garis & BJok Warna Menggunakan Khat Madlnah Rasm Utsmam

-- ------ --

Mushaf Hard Cover · Tampllan lsl full Colour Ukuran Sedang (14,5 x 20,5 cm)

Kirimkan na.•""n•A-..A .. menarik Anda bersama Kurma Sahara Dapatkan hadiah menarik dengan mengirimkan 3 buah label yang melingkari botol produk Sari Kurma Sahara original atau jambu yang bisa didapatkan di toko herbal dan apotik terdekat dikota Anda.

~8

.

. n irim wajib mencantumkan · 1. Setlap pe g d·tulis/diketik pad a kertas Pengalaman yang 1 HVS ukuran A4, Nama sesuai KTP, Alamat, • No.Handphone. . e 2. Melampirkan Fotokopl KTP. 3 l b 1 yang DIKIRIM • .M a . e. '"'I Ex Date 01-01-16 sebanyak 3 lembar. 101ma • k. · t s • k kode SAHARA di pojok •n a a 4. Cantum an am plop.

Tabungan pendidikan senilai Rp.S.OOO.OOO Samsung Galaxy Grand 2 (G7102) LG LED TV 19LN4050 19 Inch Camera Digital CANON PowerShot A2500 GMC DVD PORTABLE+ TV 9 inch

www.sehatprimalestari.com ~

sehat prima lestari

W @spl_sahara

Favorit Ill DVD Player LG DP542 30 Hadiah Hiburan Mendapatkan Kaos Sahara


TA'AWUN

Yasmin

Menderita Cerebral Palsy

sia Yasmin Umayah kini 3 tahun, namun pertumbuhannya ticlak seperti anak seusianya. "Secara fisik, Yasmin kelihatan sehat namun belum bisa clucluk clan berjalan;' kata Retno Tarakanita, ibuncla Yasmin. Karena konclisinya seperti itu, Yasmin hanya berbaring atau cligenclong orangtuanya. Menurut Retno, hasil tes meclis menunjukkan anaknya mengalami cerebral palsy. Yaitu konclisi meclis yang clitanclai clengan kesulitan untuk mengontrol pergerakan

U I

..

tubuh clan koorclinasi otot pacla bayi baru lahir Fungsi otak clan jaringan saraf yang mengenclalikan gerakan, laju belajar, penclengaran, penglihatan clan kemampuan berpikir mengalami gangguan. Inilah yang membuat Retno khawatir. Terbayang bagaimana tumbuh kembang buah hatinya nanti. "Sebagai seorang ibu saya khawatir;' jelas wanita berusia 39 tahun ini. Retno baru menyaclari lambannya perkembangan anaknya saat memasuki usia bulan keclua. "Yasmin lahir clengan persalinan secara cesar;' jelas Rully Utama, sang ayah. Namun sejak lahir Yasmin ticlak mengalami gangguan kesehatan sama sekali. Memasuki usia 2 bulan, clengan qodarullah, Yasmin keseclak ketika seclang minum susu formula. Yasmin kemuclian lemas clan nafasnya ticlak beraturan. Dikarenakan panik, malam itu juga keclua orangtuanya membawa ke rumah sakit. Sesampainya cli rumah sakit, Yasmin langsung menclapatkan perawatan secara intensif. Setelah beberapa jam clirawat cli UGD, Yasmin harus segera clirujuk masuk ruang ICU malam itu juga. Dan untuk hal itu

pihak keluarga harus menyiapkan clana sebesar Rp 5 juta agar segera clitangani. Pacla keesokan harinya pihak keluarga baru bisa melihat konclisi Yasmin yang tergolek cli ruang ICU clengan clipenuhi kabel clan selang. Selama perawatan cli ruang ICU konclisi Yasmin ticlak stabil clan sering mengalami kejang. Setelah satu pekan akhirnya Yasmin clipinclah ke ruang perawatan. Setelah melalui serangkaian pemeriksaan meclis, MRI, CTScan clan EEG ternyata Yasmin mengalami cerebral palsy. "Tentu kami sekeluarga sangat seclih clengan kenyataan ini;' kata Rulli. Hingga kini upaya kesembuhan untuk Yasmin masih terus cliusahakan. Dana yang clikeluarkannya pun ticlak seclikit. Tentu bagi Retno yang bekerja sebagai tata usaha sekolah clan Rully yang seorang karyawan swasta, merupakan ujian tersencliri clengan konclisi Yasmin saat ini. "Saya sangat berharap anak saya bisa sembuh clan hiclup normal seperti halnya anak-anak yang lainnya'; ujar Retno penuh harap. la pun berharap acla orang yang bisa membantunya. *Imron Faizin/ Bahrul!Suara Hidayatullah

â&#x20AC;˘ Pembaca yang ingin membantu pasien Ta'awun biasa mengirimkan donasinya melalui Dana Kemanusiaan Ta'awun. Bank Mandiri No. Rek: 141-00-0972414-7 I a.n PT. LENTERA JAYA ABADI DANA KEMANUSIAAN . Info: (031) 5998146 I 081 331 299 291 Program ini merupakan kerjasama antara Majalah Suara Hidayatullah dengan Islamic Medical Service (IMS)

DANA YANG MASUK TIDAK HANYA DISALURKAN KEPADA PASIEN YANG DIMUAT MAJALAH IN I. TAPI JUGA PASIEN LAIN YANG MEMBUTUHKAN PERTOLONGAN.

34

I

SUARA HIDAYATULLAH W\Vw.hidayatullah.com


TA'ARUF

Hidayatullah Kabupaten Sarong

DIAWALI OAR I EM PAT SANTRI Bangunan pertama hanya gubuk berukuran 10 x 15 meter idak pernah terbayang dalam benak Sudirman Ambal, ketika ditugaskan di Kabupaten Sorong untuk membuka Pondok Pesantren Hidayatullah. Setelah dirintis tahun 1991 oleh Ustadz Abdul Majid Aziz, Ustadz Bahar, dan Ustadz Ismail, Hidayatullah Kabupaten Sorong dilanjutkan oleh Sudirman Ambal. Di awal berdirinya pertengahan tahun 1992, saat itu Hidayatullah Sorong hanya berupa bangunan sederhana yang berukuran 10 x 15 meter terletak di Satuan Pemukiman (SP), daerah untuk Transmigrasi. "Awalnya bentuk pondok masih gubuk. Semua digabung, memasak, sekolah dan tidur di situ. Pembina dan santrinya juga tinggal di situ;' ucap Sudirman Ambal ketika ditemui Suara Hidayatullah di Kota Sorong, Jalan Danau Tempe, Kampung Salak, Kelurahan Klawasi, Sorong, Papua Barat, penghujung Aprillalu. Barulah setelah Rapat Kerja Wilayah Hidayatullah Papua yang diselenggarakan di Timika tahun 1996, perlahan mulai didirikan pendidikan formal: Madrasah Aliyah dan Madrasah Tsanawiyah. Saat itu, kata Sudirman, ada anjuran dari Pimpinan Pusat Hidayatullah, bahwa setiap cabang Hidayatullah dianjurkan membuka Madrasah Aliyah. Pertama kali dibuka pendaftaran tahun 1996 muridnya tidak banyak. Tetapi, pria yang sempat mengenyam pe~didikan di Hidayatullah Balikpapan tahun 1980-1982 ini tidak putus asa. Perlahan tapi pasti, melalui pendekatan dan sosialisasi yang maksimal ke masyarakat sekitar pondok pesantren, akhirnya murid bertambah. "Di awal-awal hanya empat orang yang mendaftar;' kenang ayah dari tujuh anak ini.

T

JUNI 201 5/SYAB.AN l â&#x20AC;˘t36

Setelah Madrasah Aliyah berdiri, menyusul dua tahun kemudian Madrasah Tsanawiyah mulai membuka pendaftaran di tahun 1998. Selanjutnya, Madrasah Ibtidaiyah dibuka sekitar tahun 2010 awal. Setelah lima tahun berjalan, mulai terlihat banyak yang mendaftar. Dari situlah Hidayatullah Sorong mulai dilihat masyarakat. Tidak hanya dari Sorong saja, tetapi yang mendaftar juga banyak berasal dari daerah dan kota lain di Papua, bahkan luar Papua. "Ada santri yang berasal dari Pulau Seram, Ternate, dan Maluku;' katanya. Hidayatullah Sorong berdiri di atas tanah seluas 5 hektar. Tepatnya di Jalan Supriadi SP 3, Makbusun, Distrik Mayamuk, Kabupaten Sorong, Papua Barat. "Kalau ditotal saat ini santrinya sudah 100 orang lebih. kata pria kelahiran Majene, 25 Maret 1957 tersebut. Program sekolah yang telah berjalan seperti sekolah umum pada umumnya, yakni sesuai kurikulum yang berlaku jam 7.00-15.00. Sedangkan, program khusus dari Hidayatullah sama juga seperti lainnnya. "Ada shalat Lail berjamaah, puasa hari Senen Kamis, hafalan al-Qur'an, dan hafalan Hadits;' kata pria yang pernah menjabat Ketua Hidayatullah Kabupaten Sorong ini. Hafalan untuk masing-masing berbeda. Madrasah Tsanawiyah ditargetkan 3 juz dan Aliyah hafal 5 juz. Selain kosentrasi di bidang pendidikan, kehadiran Hidayatullah di Sorong juga disambut baik oleh masyarakat. Tidak sedikit warga sekitar menjadi lebih paham tentang Islam lebih dalam. Sehingga, penduduk di sekitar kampus Hidayatullah juga sering konsultasi mengenai permasalahan yang terkait dengan agama. "Ada saja masyarakat yang bertanya tentang Islam, dan kami membuka pintu 24 jam;' ujarnya. Ke depan Hidayatullah akan selalu mengembangkan pendidikan. "Kami akan selalu berdakwah melalui pondok pesantren ini, khususnya di tanah Papua;' pungkasnya. *Niesky Hafur Permana/Suara Hidayatullah

35 ¡


Penceramahnya adalah Fahmi Salim, seorang cendikiawan muda berusia 35 tahun yang cukup cemerlang. Pada subuh itu, salah satu bagian ceramahnya, Fahmi mengatakan bahwa umat Islam sekarang sedang menghadapi perang istilah, bagian dari ghazwul fikri (perang pemikiran). Perang itu dilakukan dengan menyimpangkan istilahistilah yang ada dalam Islam dari makna yang sesungguhnya. "Tujuannya mula-mula menanamkan keragu-raguan hingga akhirnya menjadi pembaratan;' jelas peraih magister bidang Tafsir dan Ilmu al-Qur'an Universitas Al Azhar, Kairo Mesir. Salah satu istilah yang diselewengkan dari makna sesungguhnya itu, lanjut Fahmi, adalah istilah Islam rahmatan lit alamin. Oleh kaum liberal, makna istilah ini dipelintir menjadi moderat atau toleran. "Maksudnya toleran terhadap apa saja, termasuk toleran atau membolehkan kemaksiatan atau hal-hal yang diharamkan;' jelas Ketua Majelis Intelektual dan Ulama Muda Indonesia (MIUMI) Jakarta ini. Fahmi memang dikenal sangat kritis terhadap tema-tema yang diusung kalangan liberal. ltu bisa dilihat dari salah satu bukunya berjudul Tafsir Sesat. Buku ini sepertiga isinya mengkritisi pemikiran-pemikiran liberal. Di antara bab dalam buku tersebut berjudul Mis-Konsepsi Liberal

tentang Ijtihad Umar, Konjesi Tafsir Kaum Pluralis dan Grand Strategy Liberalisasi Al-Qur 'an. Fahmi juga beberapa kali berdebat langsung dengan para pemikir liberal, misalnya dengan Ulil Abshar Abddalla. Anggota Komisi Pengkajian dan Penelitian MUI Pusat dan Majelis Tarjih PP Muhammadiyah ini pernah dua kali dipertemukan dengan Ulil dalam sebuah forum diskusi. Dengan Ulil pula Fahmi berdebat seru lewat dunia maya soal nikah beda agama. Ulil setuju sedang Fahmi jelas menolak. Selengkapnya bisa dilihat twitter.com/Fahmisalim2 atau chirpstory.com/li/79633. Berkali-kali berdebat dengan tokoh liberal, apa kesan dia terhadap mereka dan ada apa di balik tema-tema yang diusung kaum liberal? Dosen di Universitas Muhammadiyah Prof Dr Hamka (UHAMKA) Jakarta ini menceritakan kepada wartawan Suara Hidayatullah Bambang Subagyo di sela-sela acara Silatnas MIUMI di Masjid Jogokariyan Yogyakarta akhir Aprillalu. Wawancara kemudian dilanjutkan di rumah Fahmi di Jakarta dengan wartawan majalah ini Muhammad Ahdus Syakur. Berikut ini petikannya. â&#x20AC;˘

37 .


Sejak kapan Anda bersentuhan dengan pemikiran liberal? Mulai tahun 1997, saat dudul< di bangku aliyah. Saya membaca buku-bul<U karya Cak Nur (Nurcholis Madjid), antara lain Islam: Doktrin dan Peradaban. Saya juga membaca buku-bul<U karya Amien Rais dan Jalaludin Rahmat. Biasanya remaja itu bacaannya novel atau cerpen, tapi Anda membaca buku-buku berat... Karena saya di pesantren yang secara khusus mendalami ilmu agama, tapi saya masuk kelas khusus. Namanya Madrasah Aliyah Program Khusus Pesantren Darussalam Cianjur, Jawa Barat. Di kelas khusus ini kami dianjurkan memperbanyak membaca referensi, baik berbahasa Arab maupun lnggris. Setelah saya lulus dan lalu masuk AlAzhar, Kairo, Me sir, buku -buku itu saya bawa. Di situlah saya baru tahu bahwa buku-buku tersebut bermasalah. Awalnya saya tertarik dengan pemikiran yang ada di dalam buku tersebut. Saya ingin tahu, mengapa pemikiran mereka menarik banyak perhatian orang. Di sisi lain, saya juga membaca artikelnya Daud Rasyid yang mengkritisi pemikirannya Cak Nur. Bagaimana reaksi teman-teman di Al-Azhar setelah tabu Anda suka membaca buku-buku tersebut? Ada kakak kelas yang bertanya, mengapa membaca buku-buku tersebut? Saya bilang hanya ingin tahu saja. Mereka kemudian mengingatkan agar berhati-hati, karena buat mereka pemikiran Cak Nur dianggap liberal dan bermasalah. Sejak itu, saya lebih intensif lagi mengkaji pemikiranpemikiran liberal. Tahun 2001 di Indonesia muncul Jaringan Islam Liberal (JIL), bertepatan saya selesai Sl. Reaksi umat sangat keras terhadap JIL, bahkan sampai ada ulama yang memfatwakan hukuman mati kepada pentolan JIL. Perkembangan liberalisasi di Indonesia itu mendorong saya melakukan penelitian lebih jauh. Saat menyusun thesis 52 (2007), masih di AlAzhar, saya mengkaji secara kritis Hermeneutika yang diusung sebagai metode tafsir oleh kalangan liberal.

38

Anda tidak hanya mengkaji pemikiran liberal, tapi beberapa kali berdebat langsung dengan mereka. Apa kesan Anda terhadap mereka? Memang saya beberapa kali berdebat dengan mereka. Pertama dengan Zuhairi Misrawi saat diundang untuk membedah bukunya berjudul AlQur 'an Kitab Toleransi. Kedua bedah buku Metode Studi Al-Qur 'an karya Ulil Abshar Abddalla, Abdul Moqsith Gazali dan Luthfi Syaukani. Dengan Ulil saya pernah berdebat. Pertama di TV One temanya penghapusan kolom agama di Kartu Tanda Penduduk (KTP). Kedua, soal kawin beda agama di TV One dan forum diskusi terbuka di sebuah hotel di Jakarta. Setelah mempelajari tulisan dan bertemu langsung dengan mereka, dalam pandangan saya mereka keliru memahami teks. Entah itu sengaja atau tidak. Ada kesan mereka menyembunyikan dan memanipulasi teks untuk menopang pemikirannya. Dan, sepertinya pemikiran mereka itu sudah di-setting sedemikian rupa agar sesuai dengan konstelasi global. Kesan itu begitu kuat. Konstelasi global ingin Islam dijinakkan. Mereka ingin umat Islam berislam secara kontekstual dan moderat. Di sini moderat dalam pengertian liberal. Mereka merancang semua itu sudah sejak lama. Tepatnya sejak Harun Nasution melakukan reorientasi kurikulum pendidikan

"Konstelasi global ingin Islam dijinakkan. Mereka ingin umat Islam berislam secara kontekstual dan moderat." Islam di Perguruan Tinggi Islam sejak tahun 73-an. Program itu mendapat dorongan begitu kuat saat Menteri Agama dijabat oleh Munawir Sadzali. Apalagi Munawir berhasil membujuk Pak Harto (Presiden Soeharto) mendukung programnya. Jadilah liberalisasi Islam mendapat dukungan mesin politik. Apa yang terjadi sekarang, dengan munculnya Ulil dan kawan-kawan, merupakan buah dari program yang dicanangkan sejak lama. Buah itu bakal terus bermunculan karena mesinnya masih terus berjalan. Anda katakan mereka tak memahami teks. Itu karena kebodohannya atau by design? ¡ Dari segi kemampuan1 saya yakin mereka mampu membaca teks dengan sangat baik. Mereka hampir semua lulusan pesantren yang mampu membaca Kitab Kuning qan literatur Barat. Hanya mereka kemu.dian memutilasi teks sesuai kepentingannya. Mereka punya niat yang keliru, yakni lebih didorong oleh nafsu melakukan dekonstruksi terhadap Islam. Tapi sayangnya mereka terce-

I

SUARA HIDAYATU LLAH www.hidayatullah.com


rabut dari khazanah dan tradisi keilmuan Islam. Karena niatnya seperti itu, wajar jika hasil kesimpulannya jauh berbeda dari ulama-ulama terdahulu. Tema-tema yang mereka usung sepertinya sesuai dengan apa yang berkembang di Barat. Apakah mereka punya agenda yang sama? Ya memang begitu. Munculnya kelompok umat Islam yang kemudian mereka tuduh radikal dan fundamentalis ini hasil rekayasa Barat. Mereka sengaja menciptakan suatu kondisi masyarakat agar muncul radikalisme. Rekayasa itu mereka lakukan untuk memunculkan antitesa. Jadi radikalisme dan fundamentalis itu sengaja mereka munculkan untuk alasan pembenaran liberalisme, sekulerisme, pluralisme dan humanisme. Mereka seakan berkata, "Ini lho, dari pada kamu jadi radikal dan fundamentalis, lebih baik kamu jadi pluralis dan humanis:' Jadi semua itu by setting.

menjadi salah satu buku yang harus di review mahasiswa pasca sarjana di UIN Jakarta dan Yogyakarta. Saya bersyukur, karena dengan begitu ada keseimbangan referensi dalam studi al-Qur' an. Jika sekarang ini, di perguruan tinggi Islam sedang terjadi liberalisasi al-Qur' an, buku saya justru mengkritik pendekatan yang sedang mereka lakukan itu.

Tentu mereka tahu posisi Anda dan kawan-kawan terhadap proyek liberalisme Islam yang mereka lakukan... Pasti tahu. Mereka sudah membaca tulisan-tulisan saya, baik buku maupun artikel di media massa. Ulil sendiri pernah minta langsung buku saya berjudul Tafsir Sesat. Jadi saya pikir mereka sudah tahu penilaian kita terhadap mereka. Bahwa mereka telah menjadi penyambung lidah kepentingan asing, khususnya kepentingan liberalisasi Islam.

Salah satu masuknya liberalisasi Islam adalah lewat pintu maqasid syariah. Apa pendapat And a? Inti dari liberalisme Islam adalah mengambil substansinya dan mencampakkan bentuk formalnya. Dari Islam mereka hanya mau semangat dan etiknya saja. Mereka tidak mau terikat pada bentuk formalnya berupa syariah. Maqasid syariah sebenarnya bertujuan melindungi agama dari penyimpangan dan perusakan. Tetapi itu mereka balik: maqasid syariah bertujuan melindungi kebebasan beragama, melindungi perbedaan penafsiran dan melindungi aliranaliran sesat. Mereka juga menggunakan isu-isu kemanusiaan untuk menggantikan syariah. Mereka menggunakan pluralisme agama untuk menggantikan konsep toleransi dalam Islam. Menurut mereka, umat Islam tidak cukup toleran saja atau membiarkan orang lain beribadah dan berbeda, tapi harus lebih dari itu. Umat Islam juga harus mengakui bahwa mereka juga benar agar kita rukun. Nah, yang seperti itu sudah melanggar aqidah. Toleransi itu tidak sampai membenarkan aqidah di luar Islam. Intinya, mereka ingin umat Islam menjustifikasi nilai-nilai Barat untuk diterapkan di Indonesia. Jadi Barat mendefinisikan dan menerapkan nilai-nilai Islam yang sesuai dengan kepentingan mereka.

Bagaimana respons mereka? Saya tidak tahu, karena mereka tidak pernah menyampaikan langsung kepada saya. Tapi mungkin mereka menyampaikan kepada orang lain. Sebab ada mahasiswa yang cerita kepada saya bahwa buku¡ saya

Dalam Islam dikenal ada tajdid atau pembaharuan. Bukankah yang dilakukan mereka itu termasuk pembaharuan? Bukan. Yang mereka lakukan adalah liberalisasi dan sekulerisasi teks. Tajdid dalam pengertian Islam

Itu artinya mereka dimanfaatkan oleh Barat? Ya, mereka menjadi agen yang dicangkokkan ke dalam tubuh umat Islam untuk menjinakkan umat Islam. Cara menjinakkannya dengan menyemaikan konsep-konsep Barat ke dalam tubuh kaum Muslimin.

JUNI2015/SYABAN 1436

artinya menampakkan sesuatu yang sudah lama terkubur menjadi hidup, baik dan baru sehingga menyadarkan umat tentang nilainilai yang asli. Memperbarui agama itu artinya memperbarui semangat keberagamaan, memperbarui pemikiran yang sebelumnya ditinggalkan atau tertutupi. Contohnya? Contohnya tentang posisi dan status al-Qur' an. Sebagian ad a yang memandang al-Qur'an itu sesuatu yang keramat sehingga harus disimpan sedemikian rupa. Sementara pihak lain memandang al-Qur'an sebagai kitab suci yang harus diamalkan. Lalu ada orang yang melakukan tajdid, yaitu menempatkan al-Qur'an sebagai sesuatu yang sakral, tetapi ia kemudian memperbarui semangat umat untuk mengamalkan isinya dalam kehidupan sehari-hari. Yang dilakukan kaum liberal sebaliknya. Membuat sesuatu yang pasti dan permanen menjadi sesuatu yang terus berubah mengikuti sejarah dan budaya manusia. Jadi teks-teks qath'i (pasti) mereka turunkan derajatnya menjadi zhanni (relatif) . Teks-teks yang sudah pasti, mereka otak-atik lagi menjadi tidak pasti. Hasilnya, hukumhukum yang sudah pasti berubah menjadi tidak pasti. Selanjutnya begitu terus. Padahal ada kaidah yang berlaku: tidak boleh ada ijtihad perkara hukum yang sudah ada nashnya. Kaum liberal melanggar itu semua. Bagaimana agar Islam sesuai dengan perkembangan zaman? Islam bisa menyesuaikan dengan perkembangan zaman dengan melakukan tajdid. Tetapi tajdid itu ada batasannya. Seperti saya bilang di atas, sesuatu yang sudah pasti atau final tak boleh diubah-ubah lagi. Misalnya, dengan alasan perkembangan zaman lalu menghalalkan bunga bank. Dengan alasan kesibukan lalu memangkas jumlah rakaat dalam shalat. Dengan alasan perempuan sekarang sudah terdidik, lantas memberi bagian waris sama dengan laki-laki. Dengan alasan kebebasan, lalu membolehkan perempuan tidak berjilbab. Itu ijtihad yang keliru. â&#x20AC;˘

39 .


DOKUMEN SEKOLAH ALAM PALEMBANG

Mengukir Toleransi di Pengukiran agi menjelang siang di kawasan pemukiman padat, Pekojan, Jakarta Barat. Fahmi dan istri tengah duduk di sofa ruang tamu rumahnya untuk pemotretan. Ketika pemotretan berlangsung, tiba-tiba sebuah suara dari luar rumah memecah keheningan. "Ustadz, bukunya sudah diambil belum?" Mendengar pertanyaan tersebut Fahmi Salim segera menjawab, "Belum!" Langkah kaki penanya tadi terdengar pergi lalu datang lagi. Sejurus kemudian, Fahmi bergegas keluar. Di depan pintu rumahnya yang terbuka, muncul Ong Kian Hok. Pria 50an tahun, bermata agak sipit, berambut gondrong, dan bercelana pendek itu mengantarkan sebuah kardus besar nan berat. Fahmi pun menerima paket kiriman dari sebuah penerbit buku itu dengan suka cita. Pengantar barang itu bukanlah petugas kurir, melainkan Ketua Rukun Tetangga (RT) setempat. Sabtu, pertengahan Mei 2015 itu, untuk kesekian kalinya Fahmi "memanfaatkan" jasa Pak Aok, demikian sapaan Ketua RT tersebut. la mengaku, rumah Aok yang juga tetangga dekatnya, sering dijadikan alamat tu juan pengiriman

P

berbagai paket untuk Fahmi, termasuk, 20 eksemplar buku Kritik Terhadap Studi AI-Qur' an Kaum Liberal dan Tafsir Sesat karyanya yang diterima hari itu. Padahal, Aok bukanlah seorang Muslim. "Agamanya Konghuchu. (Tapi) hubungan kami bagus," ungkap pria kelahiran Jakarta, 22 Mei 1980 ini kepada Suara Hidayatul/ah. Bukan tanpa alasan bagi Fahmi untuk akrab dengan warga non-Muslim. Dosen dan penulis muda ini meyakini, rasa percayanya kepada Aok sebagai bentuk hubungan baik antar umat beragama. Bahkan, jika ia sekeluarga pergi, sudah terbiasa menitipkan kunci rumahnya kepada Aok atau tetangga lain yang berbeda agama. Suami Ummu Rusyda (27) ini menetap di Gang 1,JI. Pengukiran Ill, RT 04, Kelurahan Pekojan, Kecamatan Tambora. Suara Hidayatul/ah sempat agak kesulitan mencari rumah itu. Bahkan, beberapa warga setempat tak tahu nom or gang yang dimaksud. Namun, begitu nama Fahmi Salim disebut, seorang warga di gang sebelah, termasuk tetangganya berparas Tionghoa, langsung menunjukkan lokasi rumah yang dimaksud. Kediaman Fahmi terletak di sudut

gang, sekitar 30 meter dari mulut Jl. Pengukiran Ill. Posisinya benar-benar terhimpit oleh gang sempit dan rumahrumah tetangga. "Di daerah Pengukiran ini, (warganya) mayoritas non-Muslim," ungkapnya. Rumah Fahmi yang persegi panjang dan berlantai dua itu, hampir seluas lapangan futsal. Interior ruang tamunya bercat hijau cerah dan putih. Suasana agak tenang tanpa celotehan dua putraputrinya. "Anak-anak sedang bersama neneknya di Cijantung (Jakarta Timur)," lanjut ayah dari Zhavira Rusyda Sabilia (4) dan Kayyesh lzharul Haq (2) ini. Di awal perjumpaan, beberapa kali ia keluar-masuk dapur menyiapkan berbagai menu hidangan ringan. Penampilannya cukup rapi; berjubah putih dan peci hitam. Rencananya, Sabtu siang setelah wawancara itu, ia akan mengisi acara keislaman yang disiarkan sebuah televisi swasta. Perbincangan ditemani hembusan kipas an gin, hangatnya kopi, dan manisnya dodol khas Pulau Lombok. Dengan santai, ia menceritakan berbagai sisi kehidupannya. Termasuk kisah gemblengan almarhum ayah-ibunya, Salim Zubair dan Yatmi Salim. Keduanya dahulu mendidik Fahmi ala pesantren, membuat rumah pria berdarah MelayuMadura ini terasa seperti asrama santri. Anda selama ini dikenal tegas dalam perbedaan aqidah, termasuk pemikiran-pemikiran sesat. Bagaimana Anda bertoleransi kepada tetangga non-Muslim? Kalau dengan non-Muslim aqidahnya sudah jelas. AI-Qur' an mengatakan,

lakum diinukum waliyadin, la a'budu ma ta'budun, wala antum abiduna ma a'bud. ltu kaidah toleransi kita. Kita bertoleransi seperti yang diajarkan Rasulullah Shallahu 'alaihi wa sal/am. Kepada ahlul kitab atau orang majusi dan musyrikin yang berdamai, kita harus ramah, lembut, saling menghargai dan menghormati. Kalau masalah ketegasan terhadap aliran-aliran yang menyimpang, itu tugas kita sebagai dai untuk membentengi umat. Kalau dengan Yahudi, Kristen, Konghucu, dan Hindu kita sudah jelas, itu agama lain. Tapi, kalau aliran yang menyimpang, dia berbaju Islam juga, kita mengingatkan umat jangan seperti itu.

40

I

SUA RA HIDAYATULLAH www.hidayatullah.com


Kita sebutkan sisi-sisi perbedaan dan penyimpangannya, agar umat bisa kita bentengi. Apakah bisa toleran dengan mereka? Bisa! Selama mereka tidak menyebarkan (ajaran sesatnya-red) dan menawarkan diri. Jadi selama dia pasif, diam saja, hanya untuk dirinya sendiri, tak akan menimbulkan masalah. Masalahnya kalau dia aktif menawarkan diri, mendakwahkan ajarannya, agresif. lni yang harus kita ingatkan kepada umat. Tegasnya di situ: kita tidak boleh bertoleransi dalam penyimpangan aqidah. Bagaimana sikap masyarakat di lingkungan Pengukiran terhadap Anda?

Mereka sudah familiar, paham. NonMuslim juga kenal saya, apalagi yang Muslim. Mereka juga tahu ciri khas dakwah saya. Mereka tahu juga bahwa saya alumni dari AI-Azhar, Mesir, punya ciri khas tertentu. Tetapi, meskipun saya tegas dalam penyimpangan aqidah, masyarakat mengenal saya sebagai dai yang lemur dalam perbedaan furu'iyyah . Artinya, saya tidak memaksakan masyarakat di lingkungan saya harus mengikuti fiqih yang saya an ut. Kalau masyarakat mau mengikuti silakan, kalau tidak ya tak masalah. Masyarakat di sini bermadzhab Sunni Syafi'i. Kalau shalat Subuh pakai qunut. Kalau imam tetapnya tidak ada, mereka kadang minta saya jadi imam. Ya saya mengikuti pengamalan yang berlaku di sini, pakai qunut. Tidak ada masalah. Tidak perlu kita benturkan, dan ngotot dalam persoalan fiqih. Masyarakat mengenal saya seperti itu. Ada tradisi maulid kita ngisi. Demikian juga tahlil, saya membaur saja. Kadang saya manfaatkan untuk memberi tausiyah. jangan hanya sekadar duduk-duduk dan makan-makan. Kita masukkan materimateri dakwah. Sekarang soal orangtua, apa latar belakangnya?

Orangtua saya menekuni dakwah juga. Bapak kerja di Departemen Agama, tapi lebih dikenal sebagai dai. Beliau sekolah di Muhammadiyah Yogya dan pernah indekost di rumah tokoh Muhammadiyah. Kemudian keluar dari Yogya melanjutkan kuliah di Jakarta sambil kerja di Departemen Agama. lbu saya juga sejak kecil berpendidikan

JUNI2015/SYA6AN 1â&#x20AC;˘35

agama. Sekolah di Mu'alimat Senen milik Muhammadiyah. Sejak sekolah ibu sering diutus oleh kiainya untuk menyampaikan berdakwah ke masyarakat. Sampai suatu waktu, ibu saya diminta untuk tabligh di lstana Presiden, menggantikan gurunya yang sakit. jadi ibu saya disuruh ceramah. Waktu itu kalau tidak salah ceramah Maulid Nabi, presidennya masih Soekarno. Yang mempertemukan ibu dan ayah saya ya acara itu. Ayah saya ditugaskan oleh kantor untuk menjemput penceramah. Ternyata penceramahnya masih gadis, santri Mu'alimat di Senen. Dari situ perkenalannya. Mereka kemudian menikah tahun 1962.

Karena masih kecil tahunya hanya menghafal teks saja. Alhamdulillah belum pernah lupa. Karena masih kecil kuat hafalan. Paling agak malu-malu. jamaahnya mulai dari yang puluhan sampai ratusan.

Anda sekarang aktif berdakwah apakah mengikuti jejak orangtua?

Apa yang diajarkan orangtua Anda tularkan kepada anak-anak sekarang?

lya sepertinya itu. Semua kakak saya (Fahmi anak bungsu dari 9 bersaudara) mendapatkan pendidikan agama dari keluarga. Baca al-Qur' an, bahasa Arab, fiqh, thaharah, itu pondasinya dari keluarga. Orangtua langsung yang ngajar. Kemudian ditambah ekstra pendidikan agama di sekolah.

lnsya Allah! Kita berupaya meneruskan hal-hal yang positifs ambil mengembangkan metode-metode yang baru sesuai dengan perkembangan zaman.

Selama Anda SD-SMA seperti itu orangtua mendidik?

Saya dididik begitu sampai tamat SD. Setelah itu saya masuk pesantren. Tapi kakak-kakak saya yang tidak masuk pesantren ya begitu sampai SMA. Sangat ketat, tak bisa main sembarangan. Kami dari usia 4 tahun sering diajak orangtua ngisi pengajian. jadi muridmurid orangtua kenal semua dengan kami. Jadi kami belajar juga bagaimana orangtua menyampaikan dakwah.

Mungkin itu yang membuat kami punya semangat dakwah. jadi memang sejak kecil ditanamkan. Kalau ada peringatan lsra' Mi'raj, peringatan Maulid Nabi, ibu suka membuatkan teks pidato untuk saya. Saya disuruh menghafal. Kalau ibu mengisi taklim, dakwah, saya disuruh tampil. Bagaimana perasaannya pertama kali ceramah?

saat

Bagaimana Anda mengatur waktu sebagai aktivis dakwah dan mengurus keluarga?

Dulu waktu pertama punya anak, istri saya cuti. jadi full tidak mengikuti perkuliahan praktek kedokteran, tapi mengurus anak sampai 2 tahun. Prinsip saya anak harus diberikan ASI. Alhamdulil/ah, dua anak saya sampai usia 2 tahun minum ASI. Setelah itu, istri saya kuliah lagi sambil praktek. Pas anak kedua, begitu, cuti lagi. Sementara ini anak-anak diasuh oleh neneknya, baru Sabtu-Minggu bersama mereka dan diajak main di rumah, atau jalan keluar sama-sama .â&#x20AC;˘

41


MUAMALAT

USAHA RM PADANG

Dari satu kini berkembang jadi tiga. Sedekah, inovasi dan menjaga mutu, itu kunci suksesnya. alah satu rumah makan hidangan khas daerah yang paling sering dijumpai adalah rumah makan masakan Padang. Karena mudah dijumpai, tak jarang rumah makan

S

44

ini kerap menjadi pilihan favorit kala waktu makan tiba. Selain hidangannya yang cepat tersaji, samba! hijau dan taburan bumbu rendangnya seringkali menggugah selera. Harganya pun bervariasi, dari mulai kelas kaki Iima hingga restoran mewah. Namun, di balik menjamurnya rumah makan Padang, justru menjadi tantangan bagi para pengelolanya. Hal ini diakui oleh Dedy Asrizal, pemilik Rumah Makan Padang Pagaruyung di Palembang, Sumatera Selatan. Katanya, usaha rumah makan ini promosinya harus memberi makan secara gratis. "Sebab, lidah yang menilai, bukan mata. Kalau hanya memberi brosur kelihatannya enak, tapi kadang ketika dicoba tidak enak," cetusnya. Dengan strategi itu, pria kelahiran Palembang, 32 tahun silam ini berhasil mengembangkan usaha yang dipegangnya sejak tahun 2010. Usaha yang awalnya hanya dari garasi rumah, kini Dedy telah membuka cabang di jalan utama menuju Bandara Sultan Mahmud Badaruddin 11, Palembang, Sumatera Selatan. Usaha yang dijalani putra pasangan almarhum Askar dan Yulinan ini, mulanya dirintis oleh kakak dan adik kandung Dedy dengan modal hasil patungan. Sayangnya, usaha yang dimulai tahun 2008 itu, tutur Dedy, penjualannya tak kunjung membaik. Sementara modal semakin menipis. "Sampai akhirnya rumah makan itu

pun resmi tutup," kata Dedy. Melihat kondisi itu, sang ayah menyarankan agar usaha itu diteruskan oleh Dedy. Pertimbangan sang ayah, anak ketiga dari Iima bersaudara ini punya bakat usaha. "Selain itu, karena mertua saya juga pemilik rumah makan Padang Pagi-Sore," aku Dedy. Pikir sang ayah, Dedy bisa belajar banyak dari keberhasilan sang mertua. Dedy pun mencoba untuk menuruti nasihat ayahnya. Apalagi ia masih ingat, ayah mertuanya, Armaidi, pernah memberikan saran kepada kakak dan adiknya saat mulai usaha. Sayangnya, kata Dedy, nasihat itu tak pernah diikuti hingga akhirnya usahanya kandas. "Nasihat itu sederhana, membagikan gratis paket nasi setiap hari 10 kotak ke tempat berbeda," ungkap Dedy. Nasihat itu lalu dijalankan oleh Dedy saat pertama kali usaha itu berpindah ke tangannya. Katanya, hampir setiap hari ia menebar 10 kotak nasi dan lauknya ke berbagai tempat. Bahkan, hingga hari ini pun Dedy masih melakukannya. Takjarang, ia sendiri yang mengantarnya. "Sambil sedekah, bonusnya sekalian promosi masakan," terang Dedy saat ditemui Suara Hidayatullah di cabang Pagaruyung yang ketiga. Tak cukup itu, karena awam soal masakan khas Minang, Dedy yang keturunan Minang pun mendalami rahasia memasak masakan khas

I

SUARA HIDAYATULLAH www.hidayaw llah.com


Padang. Lagi-lagi, Dedy bersama sang istri, Lisa Amalia, berguru ke rumah makan milik mertuanya di Jakarta. "Ternyata untuk mendapatkan rasa yang enak, semua bumbu dan bahan harus ditimbang. Pulang ke Palembang saya praktikkan semua ilmu yang saya dapat;' papar Dedy. Namun, saat Dedy minta kepada tukang masak rumah makannya untuk mengubah dengan gaya Dedy ternyata ia menolak. Merasa permintaannya tak ditanggapi, Dedy mengajak sang juru masaknya untuk tanding memasak. "Dia cara konvensional, sementara saya semua bahan dan bumbu ditimbang," ulas Dedy. Hasilnya, sang juru masak mengakui keunggulan masakan Dedy. INOVASI DAN MENJAGA KUALITAS Betul saja, dengan strategi bersedekah 10 paket nasi kotak dan mengubah rasa masakan, perlahan rumah makan Dedy kian ramai. Kata Dedy, setiap kali dia mengirimkan makanan, selalu ada yang komentar kalau rasanya kini semakin enak. "Memang kalau sudah lidah yang menilai, tidak akan bohong. jika pelanggan merasa enak, pasti akan balik lagi." Meski sudah dapat pelanggan banyak, Dedy tetap berusaha menjaga kualitas rasa. Begitu pun saat harga cabai mencapai Rp 70.000 per kilogram, ia tetap bertahan menjaganya. Bahkan, yang biasanya

J UN I2015/SYA.BAI~

1â&#x20AC;˘136

hanya ada sambal cabai hijau, saat itu justru Dedy menambahkannya dengan sambal cabai merah. "lni juga saran dari mertua, dan terbukti bisa membuat pelanggan tetap bertahan." Meski begitu, diakui Dedy, dari segi keuntungan agak menurun, namun pelanggan tetap bertahan. Hal sebali knya, dialami sang adik Dedy yang juga membuat rumah makan Padang. la justru membeli cabai dengan kualitas rendah untuk menekan biaya produksi. Tapi, ujar Dedy, kualitas rasanya pun ikut turun. "Padahal, kalau dihitung, dengan beli kualitas cabai rendah hanya menghemat Rp 80 ribu, tapi justru malah rugi ratusan ribu dan kepercayaan pelanggan hilang," kata Dedy. Karena itu, ia menyarankan jangan hanya demi mengejar untung akhirnya mengurangi kualitas rasa. Dedy juga melakukan inovasi masakan. Mulanya ia membuat masakan ayam malbi, yaitu daging ayam yang dimasak dengan rasa man is. Sayang, masakan itu kurang diminati. la lalu dialog dengan sang istri yang ketika itu tengah men ikmati keripik pedas yang mempunyai level pedas bertingkat. "Dari situ muncul ide, keripik ini aja meski pedas diminati banyak orang. Gimana kalau ayam ini kita buat pedas," cetus Dedy saat itu. Akh irnya, masakan tersebut diberinama "Ayam Bumbu Pedas". Masakan ini cukup jadi favorit di Palembang, terutama di rumah makan Padang Pagaruyung mili k

1/Bismi//ah, jalan saja

dan banyak bersedekah:) Dedy Asrizal

Dedy. Bahkan, rurnah makan Padang Pagi-Sore mil ik sang mertua pun mengikutinya. SEDEKAH Kalau ditanya kepada Dedy, apa resep usahanya? Dengan cepat ia akan menjawab, "Bismillah, jalan saja dan banyak bersedekah:' Ternyata, memang demikian yang Dedy lakukan. Baginya, yang paling penting adalah fokus. Dengan cara itulah, Dedy yang memulai usaha hanya dengan omset Rp 250 ribu, kini telah menembus omset Rp 18 juta per hari dari tiga cabangnya. "Pernah juga saya merasakan omset hingga Rp 40 juta per hari, saat sang ayah tengah menjalani pengobatan di China," ujar Dedy yang merasa pencapaian itu juga berkat doa kedua orangtuanya. Sebagai rasa syukur atas pencapaian itu, Dedy tak putus untuk menyalurkan sedekah. Salah satunya, menyiapkan hidangan berbuka puasa setiap hari Kamis bagi santri di Pesantren Hidayatullah Palembang. Selain itu, Dedy juga mengajak teman-temannya untuk membuat yayasan sosial "Gerakan Seribu Sehari". "Afhamdufil/ah, hasil dana yang terhimpun dapat membantu saudarasaudara yang membutuhkan biaya pengobatan di rumah sakit, juga rumah tahfizh di Palembang," pungkas Dedy yang juga pernah berjualan bumbu dapur di Pasar Lemabang, Palembang.* Ahmad Damanik/Suara Hidayatullah


KITABAH Agar Ramadhan Lebih Bermakna

Menjamin Wan ita Merdeka dengan Hukum Islam

judulbuku Penulis Penerbit Cetakan Tebal

judul Buku Penulis Penerbit Cetakan Tebal

Productive Ramadhan

DR. lbrahim Ad-Duwaisy Aqwam jembatan llmu, Sukoharjo Pertama, April 2013 ix + 152 Halaman

Bulan Ramadhan adalah bulan yang sangat mulia karena di dalamnya terdapat beberapa amal ibadah yang diganjar pahala berlipat, seperti puasa, tilawah ai-Qur' an, shalat Tarawih, sedekah, dan lainnya. Umat Islam dianjurkan untuk meningkatkan amal ibadah terlebih pada malam sepuluh hari terakhir untuk mendapatkan malam Lailatul Qadar. Salah satu teladan yang patut kita contoh dalam memuliakan bulan Ramadhan dengan berbagai kegiatan adalah generasi salafus sa/eh. Kita prihatin di zaman sekarang banyak orang yang menjalani hari-harinya selama bulan Ramadhan dengan kesia-siaan dan tidak produktif, bahkan berbuat dosa. P ada akhirnya mereka tidak mendapati sesuatu dari pahala kecuali lapar dan dahaga saja. Buku ini merupakan panduan agar kita lebih produktif dalam menjalankan ibadah di bulan Ramadhan. Sangat bermanfaat untuk Anda. Buku ini juga mengupas secara lengkap tips mengoptimalkan ibadah Ramadhan, mulai dari ibadah di masjid hingga di dapur.* Abdullah Khadirin/

Suara Hidayatullah

Muslimah Sukses Tanpa Stres

Dr. Erma Pawitasari, M.Ed Gema lnsani, Jakarta 2015 236 Halaman

Dalam kehidupan sehari-hari banyak hal yang dapat membuat seorang wanita menjadi stres. Terkadang yang membuat wanita stres adalah besarnya tuntutan sosial kepada wanita. Penulis menerima banyak curhat mengenai berbagai kasus rumah tangga. Dari sana kita dapat melihat benang merahnya. lni ditunjukkan dari adanya ilustrasi kasus sebagai pembuka setiap bab sebelum pemaparan konsep yang lebih jauh. Buku ini berbasis pada fiqih. Erma menunjukkan bahwa hukum-hukum Islam menjadikan wanita makhluk yang merdeka. jadi, tidak perlu feminim untuk menjadi wanita yang merdeka. Penulis memaparkan bahwa dalam pandangan Islam, wanita tidak perlu capek-capek bekerja karena akan selalu ada yang menanggung, baik itu ayah, suami, atau wali. jika pun bekerja harus sesuai syar'i dan fitrahnya. Buku ini ditulis dengan bahasa yang ringan dan cukup lengkap dalam membahas berbagai persoalan mengenai hak-hak wanita dalam Islam. Karena itu, layak Anda baca baik untuk para wanita maupun laki-laki. *lrfan Habibie Martanegara, mahasiswa 53 Pendidikan Islam Universitas lbn Khaldun Bogor

PROF. DR. RRGHIB FIS-SIRJRHI

009 ~~ "' Ci)

Q

0

~

~ langkah Mud~h

IVIenghafal AI-Qur'an

48

)UDULBUKU LANGKAH MUDAH MENGHAFAL AL· QUR'AN PENULIS MA)DI UBAID AL· HAFIZH PENERBIT AQWAM,SOLO CETAKAN KETIGA, MARET 2015 TEBAL XIV+ 221 HALAMAN

)UDULBUKU PUASA TAPI KELIRU PENULIS ABDUL AZIZ AS·SADHAN PENERBIT AQWAM,SOLO CETAKAN PERTAMA, 2013 TEBAL XII+ 126 HALAMAN

)UDULBUKU THE HARMONY OF HUMANITY PENULIS PROF. DR. RAGHIB AS· SIR)ANI PENERBIT PUSTAKA AL·KAUTSAR, JAKARTA CETAKAN PERTAMA, FEBRUARI2015 TEBAL XII + 784 HALAMAN

SUA RA HIDAYATULLAH Iwww.hidayarullah.com


Studi Aliran dan Madzhab Dalam Dunia Islam Judulbuku

Ensiklopedi Aliran dan Madzhab di Dunia Islam

Penulis Penerbit Cetakan Tebal

Tim Riset Majelis Tinggi Urusan Islam Mesir Pustaka AI-Kautsar, Jakarta Pertama, Januari 2015 xxiii + 1164 Halaman

Dalam sebuah Hadits yang diriwayatkan oleh Ahmad, AI-Hakim, lbnu Hibban, Abu Daud, lbnu Majah dan At-Tirmidzi, Rasululllah SAW bersabda, "Umatku akan terpecah mejadi tujuh puluh tiga kelompok." Jika melihat kondisi umat Islam sekarang memang kenyataannya ada kelompok aliran-aliran dan madzhab-madzhab. Bahkan hal itu saling berebut pengaruh dan menyebarkan pahamnya. Namun, ternyata banyak yang menyimpang dari tuntunan Rasulullah SAW. Buku yang berjudul Ensiklopedi Aliran dan Madzhab di Dunia Islam ini, merupakan karangan ilmiah yang ditulis oleh para profesor dan doktor yang ahli di bidangnya dan bisa dipertanggung jawabkan. Mengupas aliran-aliran dan madzhab-maddzab, seperti Al-lbadiyah, AI-Ahbasy, lsmailiyah, AI-Asyi\riyah, Ahlu Sunnah, AI-Bathiniyah, Syi'ah, Khawarij, Mu'tazilah, Muturidiyah, Wahabiyah, dan Azh-Zhahiriyah beserta doktrin-doktrinya. Harapan penerbit dari buku ini untuk menambah wawasan dan pengetahuan kaum Muslimin, sehingga mempu memilah dan memilih mana aliran dan madzhab yang sesuai dengan tuntunan Allah Ta'a/a dan Rasui-Nya. *Abdullah Khadirin/Suara Hidayatullah

JUDULBUKU ENSJKLOPEDI YAHUDI PENUUS DR. THARJQ AS¡ SUWAIDAN PENERBIT PUSTAKA IMAM SYAFI"J, JAKARTA CETAKAN PERTAMA, FEBRUARI 2015 TEBAL 560HALAMAN

JUN I201S/S'ri<G:\ N 1¡1.36

Mendalami Fadilah Keutamaan AI .. Qur'an Judul : Hadits-hadits Keutamaan AI-Qur'an Pemateri : DR. Ahmad Lutfi Fathullah, MA Produksi : Pusat Kajian Had its, Jakarta

AI-Qur' an ai-Karim merupakan kitab suci umat Islam yang terjamin keasliannya sebagai firman Allah Ta'a/a. AI-Qur' an pula merupakan petunjuk bagi maunisa yang ingin mengharapkan keselamatan di dunia dan di akhirat. Sebagai firman Penguasa alam semesta, Pencipta semua makhluk, tentu isi kandungannya dari sudut manapun, tidak bisa dibandingkan dengan perkataan atau buku karya siapapun. Kelebihan ai-Qur' an dari isi, membaca, menghafal, mengajarkan, mengamalkan, digambarkan juga oleh Rasulullah SAW dalam Hadits-haditsnya. Aplikasi multimedia DVD interaktif ini berisi tentang keutamaan ai-Qur' an secara khusus dan umum. Bersumber dari Hadits-hadits Nabi SAW yang diambil dari kitab-kitab Hadits yang mu'tabar. Program ini juga menyertakan teks enam kitab klasik orisinil seputar keutamaan ai-Qur' an, yaitu karya ai-Farabi, lbn Durais, ai-Nasa'i, lbn Katsir, dan ai-Tibyan di adab hamalat ai-Qur' an, karya lmam ai-Nawawi serta video tausiyah Ustadz Yusuf Mansur: One Day One Ayat. DVD ini membahas fadilah ai-Qur'an secara umum, seperti fadilah surah-surah tertentu, ayatayat tertentu, fadilah membaca surat/ayat tertentu pada waktu tertentu.* Abdullah Khadirin/Suara Hidayatullah


YAYASAN WAKAF AL-QUR 'AN

SUARA HIDAYATULLAH

WakafANDA . Kontribusi Nyata Menuju Peradaban Islan1 HANYA DENGAN RP. 75.000,ANDA TELAH BERAMAL JARIYAH YANG PAHALANYA AKAN TERUS MENGALIR TIADA TERPUTUS AKADWAKAF: Dengan mentransfer dana Rp. 75.000/ eks berarti anda telah mewakilkan kepada Yayasan Wakaf AI Qur'an Suara Hidayatullah untuk membelikan AI Qur'an dan mendistribusikan kepada masyarakat yang membutuhkan.

BAGAIMANA CARA BERWAKAF? A. Transfer BSM: 3720005353 Cab. Pu logadung an. Yayasan WQ Suara Hidayatullah Konfirmasi pembayaran : Fax. 021 85902045 Tlp/ SMS. 0813 1752 5826 Ketik: nama<spasi>jumlah uang Contoh: Ahmad Rp.1.000.000

B. Datang Langsung JAKARTA: Jl. Cipinang Cempedak 1/ 14 Otista, Jakarta Timur 13340 Telp. 021 85902045 CP. Mamik Hidayat SURABAYA: Pusat Dakwah dan lnformasi, Perumahan Bumi Madani Asri Jl. Kejawan Putih Tambak BMA No.48 B Surabaya 601 12 Telp. 031 5998143 CP. Shobah


~::~::aanclalah

P

Menara salah satu masjid di Kashgar, Xinjiang, China

SUKADUKA MUSLIM Dl BULA RAMADHA )UNI2015/5YABAN 1436

kewajiban bagi setiap Muslim. Suclah semestinya kewajiban tersebut cliclukung oleh pemegang kekuasaan cli negara manapun. Pasalnya, menjalankan keyakinan agama merupakan bagian clari hak asasi setiap manusia. Tapi, apa jaclinya jika pemegang kekuasan cli sebuah negeri justru melarang keyakinan itu clijalankan? Ticlak saja melakukan larangan, bahkan melalui tangan-tangan aparat, pemegang kekuasaan memaksa umat Muslim untuk melanggar perintah Allah Ta'ala itu. Seperti yang terjacli pacla etnis Uighur cli Propinsi Xinjiang, China. Namun, umat Muslim cli negara lain banyak juga yang merasakan kesyukuran clan kekusyukan pacla saat menjalankan ibaclah cli bulan Ramaclhan. Ihwal kali ini akan menggambarkan umat Muslim etnis Uighur cli Propinsi Xinjiang, China clan umat Muslim cli Rusia saat menjalankan ibaclah puasa Ramaclhan. Selamat membaca. â&#x20AC;˘ Ahmad Damanik/ Suara Hidayatullah

51


. I I H W

A l

Berpuasa dan Mengajarkan AI . .Qur' an Secara Diam . . diam Pemerintah China mengeluarkan aturan larangan menjalankan puasa bagi pegawai pemerintah dan guru, termasuk juga anak-anak sekolah. enjalani hidup damai clan bebas menjalankan ajaran-ajaran Islam, nampaknya belum bisa sepenuhnya dirasakan oleh umat Muslim etnis Uighur di Propinsi Xinjiang, China. Hingga kini, perlakuan pemerintah Komunis China terhadap suku yang punya garis keturunan Turki ini masih menampakkan ketidakberpihakan. Meski belakangan pemerintahan China berupaya "berdamai" dengan etnis Uighur. Hal ini dirasakan oleh Imbalo Iman Sakti, pengurus Muhammadiyah Batam, Kepulauan Riau saat mengunjungi daerah otonomi Xinjiang. Imbalo bersama beberapa orang datang dalam rangka program "Bekpeker Dakwah" menjelang Ramadhan tahun lalu. Program ini, kata Imbalo, dalam rangka menengok kondisi umat Islam yang minoritas di negara-negara Asia. Selain Uighur, Imbalo juga pernah mengunjungi umat Muslim di Vietnam, Burma, Thailand, Sri Lanka, dan lain-lain. . Menurut Imbalo, untuk menuju Xinjiang, dari Batam ia naik pesawat menuju Kunming, Propinsi Yunnan, kota paling selatan di China. Dari Kunming, ia melanjutkan perjalanan

52

selama 18 jam menuju Chengdu dengan biaya 260 yuan atau sekitar Rp 520 ribu. "Ada yang menarik dari Muslim di Chengdu. Mereka sangat peduli dengan makman halal, clan biasanya dijual di sekitar masjid;' ujar Imbalo. Setelah istirahat beberapa hari, Imbalo clan rombongan melanjutkan perjalanan dengan

kereta api. Perjalanan selama 48 jam ditempuh melalui jalur sutera yang terkenal sejak zaman sahabat Nabi SAW. Jalur ini pernah dilalui oleh sahabat Nabi SAW, Saad bin Abi Waqash ketika diutus oleh Khalifah Usman bin Affan dalam menyebarkan agama Islam. Selama di Xinjiang, Imbalo ditemani oleh Murad, pria dari

I

SUARA HIDAYATULLAH www.hidayatullah.com


etnis Uighur yang pernah studi di Malaysia. Pertemuan dengan Murad pun tak sengaja. Imbalo yang tengah duduk di tepi jalan Xinjiang, disapa Murad yang tengah melintas. "Assalamu'alaikum;' kata Murad kepada Imbalo. Imbalo yang hanya bermodalkan kamus bahasa Mandirin ini sedikit gelagapan mempersiapkan kamusnya untuk berdialog usai membalas salam, "Wa'alaikumussalam:' "Yindhinixya (Indonesia-red)?" tanya Murad dalam bahasa Uighur. Murad kembali melanjutkan, "Saya boleh sikit (bisa sedikit-red) bahasa Melayu. Apa yang bisa saya bantu, Pak Cik?" Sontak saja, mendengar logat melayu dari Murad, lmbalo mengaku jadi tak perlu sibuk melihat kamus. Akhirnya bersama Murad, Imbalo dan rombongan menyusuri setiap sudut kota Urumqi, Propinsi Xinjiang. "Selalu ada saja saya mendapatkan orang yang bisa berbahasa Indonesia di negeri Muslim minoritas di Asia yang saya kunjungi;' kata Imbalo. Murad yang berperawakan khas etnis Uighur yang mempunyai ras Turki ini mengajak Imbalo menyusuri Urumqi. la menyaksikan di beberapa daerah yang menjadi perkampungan etnis Uighur terdapat beberapa barikade yang dijaga tentara dan polisi. Suasana mencekam masih terasa di negeri bekas Turkistan Timur ini. "Suasananya seperti saat Aceh di jaman operasi militer atau di Pattani, Thailand Selatan. ltulah yang berlaku di Urumqi;' tegas Imbalo. Perasaan was-was juga masih tampak di wajah beberapa warga etnis Uighur. Kata lmbalo, tak mudah mengorek banyak hal tentang etnis Uighur. Bahkan, mengajak berfoto pun tak mudah, terutama laki-laki yang berjanggut. "Di sini pria di bawah usia 45 tahun dilarang memelihara janggut;: ujar

JU N1 201S/SYA'BAN 1436

Murad. Kalaupun ada, katanya, itu biasanya orang-orang tua yang janggutnya sudah mulai memutih. Pelarangan itu, kata Murad, dilatarbelakangi ideologi pemerintah yang Komunis. "Mereka itu Atheis, jadi tidak percaya pada hal yang menyangkut kepatuhan pada Tuhan;' timpal Imbalo. Termasuk kebijakan dalam hal menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan. Kata Imbalo, pemerintah China menganggap puasa yang berarti tidak makan di waktu siang akan berpengaruh terhadap kinerja pekerja. Sehingga, pemerintah China mengeluarkan aturan larangan menjalankan puasa bagi pegawai pemerintah dan guru,

termasuk juga anak-anak sekolah. Larangan yang dikeluarkan pad a tahun 2014 lalu, tulis AlJazeera.com, dimaksudkan untuk melindungi kesehatan para pekerja dan siswa. Lebih tegas lagi, kebijakan ini dimaksudkan untuk memastikan negara tidak mendukung keyakinan tertentu. Menurut Imbalo, dalam sektor swasta masalah pelarangan puasa ini akan muncul pada pekerja Muslim yang memiliki atasan seorang nonMuslim. "Mereka juga akan dilarang menjalankan ibadah puasa:' Hal ini juga disampaikan oleh Juru bicara Kongres Uighur Dunia, Dilxat Raxit. Pria yang berada di pengasingan ini mengatakan, petugas pemerintah China memeriksa setiap rumah dan memaksa para penghuninya agar tidak menjalankan puasa Ramadhan. "China seharusnya dapat menjamin kebebasan setiap warganya yang beragam seperti warga Uighur dan Xinjiang. Dan dapat menghentikan aksi penindasan seperti ini;' kata Raxit. Tidak itu saja, Ramadhan yang biasanya dimanfaatkan kaum Muslim Uighur untuk beraktivitas di masjid, seringkali diganggu oleh tentara pemerintah China. Sikap sombong tentara ini sempat disaksikan sendiri oleh lmbalo. Katanya, hampir seluruh masjid yang ada di Uighur mendapatkan pengawasan dari pihak aparat keamanan. Mereka juga kadang

lmbalo lman Sakti

53


mengganggu kaum Muslimin yang berkumpul cli sekj.tar masjicl. "Sikap para tentara itli kasar. Dengan menggunakan senjata mereka mengusir kaum Muslimin yang berkumpul clan berjualan cli sekitar masjicl;' ujarnya. Bagi Imbalo yang sering ke claerah-claerah Muslim minoritas clan mengalami ketertinclasan clengan sikap pemerintahnya, situasi itu tak membuatnya kaget. "Puasa Ramaclhan secara terang-terangan clilarang, mereka juga pernah melarang shalat Jumat clan jilbab bagi Muslimah:' Bagi masyarakat Muslim etnis Uighur, Ramaclhan cli tengah konflik yang tak menentu ini seclapat mungkin mereka melakukan persiapan. Salah satu persiapan yang clilakukan aclalah ketersecliaan makanan saat Ramaclhan. Paclahal, claerah etnis Uighur merupakan tempat kebun-kebun paling subur cli China. Acla kebun kurma, buah anggur, clan zaitun. "Mereka mempersiapkan itu semua untuk persiapan selama Ramaclhan. Termasuk juga ketersecliaan kambing-kambing yang nanti menjacli sumber makanan;' jelas Imbalo.

54

PROTES "DIAM*DIAM" ETNIS UIGHUR Sungguh mengerikan klaim pemerintah China terhaclap Muslim Uighur. Bagi pemerintah, setiap Muslim Uighur yang memiliki janggut clan Muslimah yang menggunakan jilbab aclalah teroris. "Pemerintah mengatakan setiap Uighur jika memiliki janggut atau memakai jilbab, mereka teroris;' kata Abclul Majicl, yang memiliki toko ponsel cli clekat Lapangan Rakyat. Sikap pemerintah ini, seperti clikutip clari Al-Jazeera.com, bermula clari peristiwa pengeboman geclung WTC pacla 11 September 2001 cli Amerika. Bahkan, setahun sebelum itu, pemerintah China yang mengambil wilayah Uighur tahun 1949, melakukan eksoclus puluhan juta suku Han ke wilayah Uighur yang kini masuk clalam Propinsi Xinjiang. Etnis Han yang merupakan etnis mayoritas cli China claratan itu menclucluki populasi 40,58% cli Xinjiang. Pengekangan oleh pemerintah China, terutama saat Ramaclhan menclapat penentangan clari etnis Uighur cli Kashgar, Propinsi Xinjiang. Pacla malam hari, beberapa perempuan mucla

berjilbab berkumpul clekat rumah sakit cli Kashgar. Hal ini clilakukan untuk menyinggung pemerintah yang melarang wanita berjilbab tak bisa masuk rumah sakit. Seiring clengan itu, pegawai pemerintah clan anak-anak cli bawah usia 18 tahun yang clilarang ke masjicl, namun pacla malam itu mereka memenuhi shalat Tarawih cli salah satu masjicl cli Kashgar. Bahkan, tulis Al-Jazeera.com, para balita mereka beracla cli samping orang clewasa, sambil meniru gerakan. "Tentu saja, itu melanggar hukum untuk membawa anakanak ke masjicl, tapi kami tetap melakukannya;' kata Ghulam Abbas, seorang pria Uighur setengah baya yang berjualan ikan goreng cli kota tua. Demikian juga clalam hal mengajarkan al-Qur'an. Kata Ghulam, selama berabacl-abacl para orangtua etnis Uighur mengirimkan anak-anak mereka ke majelis alQur'an yang acla cli masjicl. "Di majelis itu anak-anak biasanya menghafal al-Qur'an. Namun, kebiasaan itu kini clilarang cli Xinjiang;' ujar Ghulam. Menurutnya, pemerintah ingin menjauhkan anak-anak Muslim clari masjicl clan ticlak cliperbolehkan untuk mengajarkan al-Qur' an. Meski begitu, Ghulam mengaku, orangtua etnis Uighur tetap mengajarkan al-Qur'an kepacla anak-anak mereka cli clalam rumah secara cliam-cliam. Protes lainnya, clilakukan oleh para guru yang cliharuskan mencegah muriclnya berpuasa. Namun, bagi Mehmet, seorang siswa SMA cli Kashgar, itu tergantung pacla gurunya. Acla guru yang ticlak melakukannya. Tetapi, acla juga yang sengaja membawakan air, roti, permen, lalu meletakannya cli clepan para muricl yang berpuasa. â&#x20AC;˘ Ahmad Damanik/Suara Hidayatullah

SUARA HIDAYATULLAH / www.hidayarullah.com


Semarak Bulan Ramadhan d. Rusia

Masjid lebih ramai dibanding hari biasa karena aktivitas shalat Tarawih, zikir, dan membaca ai-Qur' an. eperti umat Muslim pada umumnya, di Rusia umat Muslim juga menyambut clan menjalankan ibadah di bulan Ramadhan dengan penuh syukur clan khusyuk. Mereka seakan tak mau ketinggalan melewati bulan spesial yang hanya datang sekali dalam setahun. Semarak bulan Ramadhan bisa dirasakan sebagian besar umat Muslim di wilayah Rusia, khususnya yang mayoritas Muslim seperti Dagestan, Chechnya, Ingushetia, Tatarstan, Bashkortostan clan daerah lainnya. Biasanya di bulan Ramadhan masjid lebih ramai dibanding hari biasa, karena meningkatnya aktivitas ibadah, seperti i'tikaf, zikir, shalat Tarawih clan membaca al-Qur'an. Bahkan selama bulan Ramadhan di Moskow, Dewan Mufti Rusia selalu menyediakan tenda berbuka puasa untuk masyarakat. Sem~ntara

S

)UN12015/SYABAN 1436

untuk Muslim Dagestan selama bulan Ramadhan sering menjadikan Masjid Jami' Makhachkala Tengah sebagai tempat berbuka puasa clan shalat Tarawih berjamaah. Muslim Rusia umumnya menyukai buah-buahan saat berbuka puasa, diikuti sup, roti, clan hidangan lokal seperti be~barmaq, khinkal, Chudu, kurze, clan mokhmokh. Hal ini diyakini sangat baik untuk memadamkan rasa haus. Hanya saja, ujian pada bulan Ramadhan di Cechnya clan seluruh wilayah Rusia dirasakan berat dibanding di negeri-negeri Muslim. Maklum, jika puasa bertepatan dengan musim panas waktunya

sangat lama hampir 19 jam. Ratarata imsyak pukul 03.00 clan waktu menjelang maghrib pukul 22.00. "Kami puasa hampir 24 jam dalam cuaca 40 derajat Celcius;' ujar Kusen, warga negara Indonesia yang menceritakan pengalamannya selama bulan Ramadhan di Rusia kepada majalah Suara Hidayatullah. "Kalau bukan karena iman, kami sudah menyerah;' kata Kusen. Di sisi lain, di awal bulan Ramadhan banyak toko makanan halal meningkat di lingkungan Moskow. Kebanyakan toko tersebut dibuka oleh pemerintah Rusia. Ini mengejutkan karena toko-toko ini menarik sejumlah besar pembeli non-Muslim; karena harganya relatif murah dibandingkan dengan toko lain. Sebagaimana diketahui, sampai saat ini diperkirakan ada lebih dari 23 juta Muslim di Federasi Rusia terkonsentrasi di utara Kaukus, yang mewakili sekitar 15 persen dari 145 juta penduduknya. Islam kini menjadi agama terbesar kedua di negara itu, setelah Ortodoks Rusia. Yang menarik, maraknya Islam clan semaraknya bulan Ramadhan ini membuat banyak orang ikut merasakan bahwa bulan Ramadhan di Negeri Beruang Merah ini, membawa kesan tersendiri. â&#x20AC;˘ Cholis Akbar!Suara Hidayatullah

ss .


ADAB

s ahur merupakan salah satu rangkaian aktivitas yang dilakukan umat Islam saat bulan Ramadhan. Rasulullah SAW bersabda, "Bersahurlah, sesungguhnya dalam bersahur itu terdapat keberkahan"(Riwayat Bukhari dan Muslim). Hadits ini merupakan dalil yang menunjukkan bahwa orang yang berpuasa diperintahkan untuk melakukan sahur. Karena di dalamnya terdapat kebaikan yang banyak dan keberkahan yang agung. Dalam Hadits lain Rasulullah SAW juga bersaba, "Siapa yang hendak berpuasa, maka hendaknya ia melakukan sahur dengan sesuatu:' (Riwayat Ahmad). Menurut jumhur ulama, Hadits ini menunjukkan anjuran untuk sahur, bukan perintah yang menunjukkan wajib. Berkaitan dengan hal tersebut berikut beberapa adab daam bersahur:

e PERTAMA, niat yang benar. Orang yang melakukan sahur hendaknya berniat sebagai bentuk ketaatan kepada perintah Nabi SAW dan untuk meneladani perbuatan beliau.

e KEDUA, diniatkan agar dengan sahur memperkuat fisiknya sehingga

56

FOTO: MU H ABDUS SYAKUR/SUA RA HIDAYATUl

mampu melakukan puasa dan ibadah lainnya. Orang yang sahur malam harinya menjadikan fisiknya kuat untuk beribadah, sehingga membantunya melakukan ketaatan kepada Allah pada waktu siang hari seperti shalat, membaca al-Qur'an dan zikir. • KETIGA, tidak berlebihan (israj) ketika mengonsumsi hidangan sahur. Hal ini didasarkan pada firman Allah: "Makan dan

minumlah dan janganlah kalian berbuat israf (berlebih -lebihan), sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berbuat israf' (AlA'raaf [7]: 31). Orang yang sahur sebaiknya makan sekedarnya. Sesungguhnya tak ada satu tempat yang paling buruk untuk dipenuhi oleh manusia daripada perut. Dalam hal ini Rasulullah SAW bersabda, "Tiada tempat yang lebih buruk, yang dipenuhi anak Adam daripada perutnya, cukuplah bagi mereka beberapa suap yang dapat menopang tulang punggungnya (penyambung hidupnya) jika hal itu tidak bisa dihindari maka masing-masing sepertiga bagian untuk makanannya, minumnya dan napasnya:' (Riwayat Ahmad, An-Nasaa'i, Ibnu Majah dan AtTirmidzi). Terlalu banyak makan mewariskan kemalasan dan kebosanan. • KEEMPAT, mengonsumsi kurma. Sebaiknya orang yang sahur

mengonsumsi kurma sebagaimana sabda Rasulullah SAW, "Sebaik-baik makanan sahur seorang mukmin adalah tamr (kurma)." (Riwayat Abu Dawud, Ibnu Hibban dan AlBaihaqi). Kurma lebih ringan bagi lambung dan mudah dicerna dibandingkan dengan jenis makanan yang lain. Dalam kitabnya, Zad AlMa 'ad, lbnu Qayyim menyebutkan bahwa kurma dapat menguatkan perut yang dingin. la termasuk buah yang paling bermanfaat. la adalah raja buah-buahan, penguat lever, dan pelembut tabiat. la adalah buah yang paling banyak memberikan nutrisi. Panas yang dikandungnya adalah penawar racun. Karena itu, apabila ia dimakan secara terusmenerus sebelum makan pagi, maka ia dapat melemahkan cacing dan menguranginya. la adalah makanan, obat, minuman, dan manisan sekaligus. • KELIMA, mengakhirkan sahur. Termasuk dalam sunnah Rasulullah SAW adalah "mengakhirkan sahur': Sabda beliau dari sahabat Zaid bin Tsabit yang berkata, "Kami makan sahur bersama Nabi SAW kemudian beliau berdiri untuk shalat Subuh. Saya (Anas bin Malik) bertanya kepadanya: 'berapa jarak antara azan dengan sahur?' Zaid bin Tsabit menjawab: 'kurang lebih selama bacaan lima puluh ayae' (Riwayat Bukhari). Demikianlah beberapa adab bersahur. Semoga bermanfaat.'·' Bahrul Ulum/ Suara Hidayatullah

SUARA HIDAYATULLAH Iwww.hidayatullah.com


Mengapa bangsa Mongol dengan para petingginya yang terkenal seperti; Jenghis Khan , Khulagu Khan, Ogedei Khan, dan lain-lain mampu menaklukan daulah-daulah Islam? Jawabannya bisa Anda temukan dalam buku ini. Penulis: Prof. Dr. Ali M. Ash-Shallabi lsi: 712 halaman (Hard cover) Harga: Rp 145.000

PIOF.DR.--

THE ..;; .z. ..... ::

i

~ ~

HARMtiiY HUMANITY

Buku ini menawarkan teori baru yang menyadarkan semua orang bahwa kesamaan mereka sebagai manusia jauh lebih banyak daripada perbedaan di antara mereka. Berdasarkan aneka kesamaan tersebut. penulis memberikan ramburambu yang harus dipatuhi dalam pergaulan antarbangsa agar tercipta perdamaian dan kerukunan yang dicita-cilakan. Karya: Prof.Dr. Raghib As- Siljani lsi: 7116 hafaman (Hard COWl') Harga: Rp 165.000

Mesir adalah bangsa yang besar. Negeri yang dialiri dengan keelokan sungai Nil-nya ilu menyimpan banyak sejarah dan peradaban kuno umat manusia. Beragam julukan disemalkan pada negeri ini; Negeri Seribu Menara, Negeri Para Nabi, Negeri Kinanah, dan lain sebagainya. Mesir juga banyak terdapat jejak-jejak sejarah peninggalan masa lalu; Piramida dan Sphinx. Benteng Shalahuddin, Masjid

J!IT~ ~t~-~uJl!"!· !A.!I~i~ ~~~i:_A!-~:~<!a!' ka~~~Y: !~'!.9_s~'!O~~~~n:~ ~a_n_la_if!~:~"!~· . __ ~~

!i

1! i

----

-..._:--

--1

·- - - -

AL~~,

____:__~

MADZHAB · Dl DUNIA ISI.AM

523 him (SC) I Rp 98.000 •enulis: DR Abdul Aziz Salim 1164 him (HC) I Rp 245.000 Penulis: Tim Riset Mesir

950 him (HCl I Rp 170.000 Penyusun: lbnu ffajar ~Ashqalani

879 him lHCl I RD 159.000 Penulis: DR. Raghib As-Sirjani

IJT ·ADI

tl.a.lam ~1dom I '

I

~~ '

387 him (SC) 1Rp 69.000 enulis: Abdul Wahab Khaflaf

492 him (HC) I Rp 99.000 Penyusun: Prof Or. A. Fuad 8asya

I Rp S9.000 Pmulis: M. , . . 8a5tloJj

330 him (SC)

884 hfm (HC) I Rp 1704» l'aUis: ~ Abu Sat¥ J. A.


SYIFA

Manfaat Berl impah

Cuka Buah umbu dapur yang satu ini tentu sudah tidak asing. Namun masih banyak yang belum paham bahwa cuka banyak jenisnya. Cuka buah, misalnya, orang belum tentu tahu bedanya dengan cuka yang sering ditemukan di dapur atau di meja warung bakso. Lalu apa perbedaan dan manfaat cuka buah dibanding cuka meja yang biasa ditemukan? Cuka dalam bahasa Inggris disebut vinegar. Kata vinegar berasal dari bahasa Perancis, yaitu vin aigre yang berarti "wine asam:' Dulu, ketika para pembuat wine (khamr dari anggur) menemukan produk mereka terpapar udara lingkungan dalam jangka waktu lama, wine tersebut ternyata telah berubah menjadi asam. Itulah cuka wine. Para pembuat wine biasa menjual wine vinegar (cuka anggur merah) sebagai produk samping. Itulah mengapa beberapa negara yang memiliki kebiasaan minum khamr seperti wine, biasanya juga memiliki kebiasaan membuat cuka. Bahan baku pembuatan cuka sama seperti khamr, yaitu gula, entah gula sederhana seperti gula buah atau karbohidrat jenis lain, seperti pati. Masyarakat di Indonesia tidak terlalu mengenal kebiasaan pembuatan cuka, kecuali masyarakat pulau Rote. Mereka membuat sopi, khamr dari sadapan air pohon lontar. Dari sadapan yang sama, mereka membuat cuka nira untuk bumbu dan menghilangkan bau amis ikan. Jika Anda mencari cuka buah atau

B

58

cuka makan, maka akan ditemukan dominasi produk impor seperti wine vinegar, balsamic vinegar, rice vinegar, distilled vinegar, apple cider, dan lain sebagainya. Itu semua umumnya hasil samping produksi khamr atau minuman keras. Pemakaian cuka rumah tangga dan kuliner di Indonesia, lazimnya menggunakan jenis cuka putih dan cuka destilasi. Cuka putih atau spirit vinegar umumnya memiliki kandungan asam asetat 5-20 persen, lebih tinggi dibandingkan cuka destilasi yang berkadar antara 5-8 persen. Cuka putih umumnya dibuat dari jus tebu atau mengencerkan asam asetat dengan air. Sedangkan cuka destilasi yang dikenal juga sebagai virgin vinegar dibuat dari etanollalu didestilasi. Memang, kandungan utama cuka adalah asam asetat (asam etanoat). Oleh sebab itu, asam asetat dan asam asetat glasial (pekat) disebut juga asam cuka. Pada kadar yang tinggi asam asetat bersifat korosif. Sekarang ini hanya 10 persen dari produksi asam asetat dihasilkan melalui jalur alami. Dari asam asetat yang diproduksi oleh industri kimia, 75 persen di antaranya diproduksi melalui karbonilasi metanol. Sisanya dihasilkan melalui metode-metode alternatif. Berbeda dengan dua jenis cuka di atas, cuka buah berisi nutrien lainnya seperti karbohidrat, asam amino dan peptida, vitamin dan mineral, dan substansi non-nutrien, seperti karotenoid, senyawa fenolik dan

I

SUARA HIDAYATULLAH www.hidayarullah.com


beberapa pigmen warna lainnya. Komposisi cuka buah bisa beragam. Sebab, beda bahan baku beda pula kandungan yang dibawanya. ltulah keunikan cuka buah dibanding cuka putih.

HADITS DAN MANFAAT CUKA BUAH Rasulullah SAW bersabda, "Sebaik-baik sambal (pembangkit selera) adalah cuka:' (Riwayat Muslim). Diriwayatkan secara marfu, "Ya Allah berkahilah cuka, karena cuka merupakan samba[ (pembangkit selera) para nabi sebelumku:' (Riwayat lbnu Majah, Al-Albani menyatakan ini Hadits palsu). Dalam satu riwayat, "Tidak kelaparan sebuah rumah yang di dalamnya terdapat cuka:' (Riwayat Ibnu Majah). Ada yang menilai Hadits tentang cuka sebagai idam (pujian) terhadap cuka sesuai kondisi yang dihadapi. Sementara Al-Khaththabi clan Al-Qadhi bin Iyadh menyatakan, "Pakailah cuka clan sejenisnya sebagai idam yang biayanya ringan clan tidak sulit didapat:' Namun, lmam Ibnu Muflih menyatakan bahwa boleh jadi Hadits itu merupakan pujian terhadap cuka secara global. Bagaimanapun penilaiannya, cuka buah telah menjadi bagian keseharian masyarakat Muslim sejak zaman Rasulullah SAW. Jabir berkata, "Aku tidak hentihentinya menyukai cuka sejak aku mendengarnya dari Rasulullah SAW:' Dan Thalhah bin Nafi' juga berkata, "Aku tidak henti-hentinya menyukai cuka semenjak aku mendengarnya dari Jabir:' (Riwayat Muslim). Cuka buah yang biasa ditemui pada zaman Nabi SAW berasal dari kurma, anggur, delima clan lain sebagainya. Cuka buah clan roti pada era Abbasiyah lazim

)U NI 201S/SYABAN 1436

disantap sebagai pembangkit selera (appetizer) sebelum hidangan utama. Sakanjabin, yang resepnya pernah dimuat di majalah ini, juga sejak lama dimanfaatkan untuk membangkitkan selera makan, peredam haus, clan pencegah muntah di perjalanan. Cuka buah bermanfaat untuk melunakkan daging yang keras (tenderizer) clan bumbu masakan yang sifatnya mendinginkan. Jadi, apabila dimasak untuk daging kambing akan meminimalkan efek negatif makanan tersebut bagi orang yang menderita tekanan darah tinggi. Ibnu Sina menyebutkan, cuka buah untuk menangani kulit terbakar clan radang kulit, juga menolong sakit kepala yang disebabkan oleh "panas': Sedangkan Imam Ibnu Qayyim menyatakan, cuka wine

Penggunaan cuka untuk kompres lebih efektif menurunkan suhu tubuh pada pasien demam dibanding menggunakan air

(terjadi secara alami dari anggur merah) bermanfaat untuk radang lambung clan empedu kuning, clan mencegah keracunan jamur. Sebuahjurnal(2012) menunjukkan hasil penelitian di rumah sakit di Provinsi Sharqia, Mesir. Penelitian itu menunjukkan, penggunaan cuka untuk kompres lebih efektif menurunkan suhu tubuh pada pasien demam dibanding menggunakan air atau cuka yang dilarutkan dalam air. Sementara hasil penelitian dari Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Brawijaya, Malang menunjukkan bahwa cuka buah salak varian Suwaru yang diberikan pada tikus dengan dosis 0,4 cc per hari clan 0,7 cc per hari berpengaruh terhadap kadar lipid tikus diabetes yang berimbas pada penurunan LDL, Trigliserida, total kolesterol clan meningkatkan HDL, serum plasma pada tikus diabetik. Selain itu, Thi-Qar Medical journal (Vol.5/No.1/2011) menyatakan, cuka apel diketahui bermanfaat untuk anti jamur candida albicans pada kasus otomicosis (infeksi jamur telinga). Sedangkan laman cmjournal. org (13/2/2015) memuat jurnal yang menyatakan pemberian cuka buah nanas pada dosis 0.08 clan 2 ml per kilogram berat badan memberikan efek antioksidan untuk memperbaiki kerusakan hati pada mencit yang diinduksi parasetamol. Masih banyak manfaat cuka buah, termasuk yang belum disebutkan di sini. Juga banyak potensi pohon clan buah yang dapat dijadikan cuka buah namun belum tergarap maksimal, seperti buah kelapa, salak, pisang clan nanas. Pertanyaannya, sudah siapkah kita membumikan clan . merasakan manfaatnya seperti dulu Rasulullah SAW clan para Sahabat telah memanfaatkan cuka buah untuk kesehatan? â&#x20AC;˘ Joko Rinanto, pemateri Herbal Nabawi

59


Vitiligo Diasuh oleh : dr Zaidul Akbar Praktisi dan Konsultan Thibbun Nabawi dan Herba

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Dokter Zaidul Akbar yang dirahmati Allah Ta'a la, anak saya menderita penyakit vitiligo. Sudah berobat ke dokter, tetapi dokter memberitahu kalau penyakit ini tidak ada obatnya. Lalu, saya sering membaca surat al-Kahfi karena di dalam surat tersebut diceritakan tentang penyakit tersebut, berharap Allah Ta'ala memberikan jalan untuk penyembuhan penyakit anak saya. Mohon saran dan masukan dari Dokter, obat herbal apa yang harus dikonsumsi oleh anak saya supaya penyakit di kulit anak saya tidak menyebar.

fazakallahu khairan katsiran. Dian Serang, Banten

JAWAB:

Wa'alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh. Terimakasih atas pertanyaannya yang telah Ibu sampaikan. Saya doakan semoga Allah SWT mengangkat penyakit yang diderita anak Ibu. Perlu saya jelaskan terlebih dulu, vitiligo merupakan penyakit yang menyerang permukaan kulit yang ditandai dengan munculnya noktah-noktah putih yang bisa menyebar ke seluruh tubuh penderitanya. Untuk penanganan dengan herbal, Ibu bisa men-

coba beberapa ramuan berikut ini: 1. Minum madu sebanyak 5 sendok makan, sehari 5 kali. 2. Minum minyak zaitun 2 sendok makan pagi dan menjelang tidur 2 sendok makan. Minyak zaitun juga bisa dioleskan ke bagian-bagian yang mengalami vitiligo tersebut. 3. Minum jamu kunyit ditambah temulawak 1 gelas kecil sehari. 4. Buat ramuan dengan menggunakan madu 2 sendok makan + beepollen 1 sendok teh, diaduk lalu dioleskan ke bagian yang mengalami vitiligo tersebut dan di selang-seling dengan pemakaian minyak zaitun. 5. Gunakan propolis 3 x 10 tetes sehari. Semoga Allah SWT memberi kesabaran dan kesembuhan untuk anak lbu. Terimakasih. Salam untuk keluarga.*

Rubrik ini berisi tanya-jawab seputar pengobatan ala Nabi (thibun nabawi) yang diasuh oleh dr Zaidul Akbar, konsultan dan praktisi thibun nabawi dan herba. Kirimkan pertanyaan Anda melalui surat ke alamat redaksi atau email: konsultasi.syifa@hidayatullah.com

60

SUARA HIDAYATU llAH Iwww.hidayatullah.com


ONE STOP HEALTH SOLUTIONS ALAQ bukan antibiotik. Bukan pula anti virus. Bukan herbal. Bukan obat. Namun makhluk hidup terdiri dari probiotik siklus, yang di dalamnya terdapat bakteri positif, bakteri negatif, dan bakteri netral. Saat bakteri positif maupun negatif hidup dalam satu siklus, semua sangat bermanfaat dan dibutuhkan tubuh. Bukan hanya menyehatkan, bahkan bisa menyembuhkan berbagai penyakit. Meningkatkan daya tahan tubuh, membantu meningkatkan kecerdasan, menjadi tentara dan benteng imunitas dan berbagai manfaat lainnya.

ONE STOP HEALTH SOLUTIONS


NASIONAL

Tasikmalaya Luncurkan Perda

Masyarakat Religius

Perjalanan Perda penuh likuliku, sejak dari tahun 2009. abu pagi, 22 April2015, sekitar 5000 orang lebih memadati ruang utama dan serambi Masjid Agung Tasikmalaya, Jawa Barat. Kedatangan ribuan jamaah ke masjid tersebut guna mengikuti peluncuran Peraturan Daerah (Perda) Nomor 07 Tahun 2014 tentang Tata Nilai Kehidupan Masyarakat yang Religius di Kota Tasikmalaya. Masyarakat begitu antusias mengikuti acara ini. Walikota Tasikmalaya, Budi Budiman mengatakan, diluncurkannya Perda ini untuk mewujudkan masyarakat Kota Tasikmalaya yang religius. "Perda ini diusung atas semangat bersama, khususnya para alim ulama Tasikmalaya dalam upaya menciptakan masyarakat yang

R

62

religius;' kata Budi kepada Suara Hidayatullah usai acara peluncuran. Lebih lanjut, Budi berharap dengan terbitnya Perda itu, mereka bisa meminimalkan tingkat kriminalistas dan penyakit sosial di Tasikmalaya. la yakin jika semua elemen bersatu, angka kejahatan maupun pergaulan bebas anak muda bisa berkurang atau diminimalkan. "Mudah-mudahan Perda ini bisa dipatuhi dan dijalankan oleh masyarakat;' demikian Budi berharap. Kepala Bagian Hukum Sekretariat Daerah Pemerintah Kota Tasikmalaya, Hanafi, memaparkan, tindaldanjut Perda ini adalah

Setiap Jumat semua masyarakat harus menghentikan semua aktiv1tasnya

membuat program kerja, seperti menyiapkan kawasan tertib berpakaian di beberapa titik di pusat kota Tasikmalaya, perusahaan, dan instansi pemerintah. Perda ini juga perusahaan untuk menyediakan tempat ibadah dan memberikan kesempatan kepada para karyawannya untuk melaksanakan ibadah sesuai dengan ajaran agama dan kepercayaannya masing masing. Setiap Jumat semua masyarakat harus menghentikan semua aktivitasnya, terutama saat berlangsungnya waktu shalat Jumat, dan lain sebagainya. "Langkah-langkah yang dilakukan pemerintah Kota Tasikmalaya, selain terus menyosialisasikan Perda tersebut, juga akan mengirimkan surat edaran pemberitahuan, baik itu kepada lembaga pendidikan, perusahaan, lembaga sosial masyarakat, dan lain sebagainya;' jelas Hanafi kepada Suara Hidayatullah di Bale Kota Tasikmalaya, 23 April2015 silam. ANUGERAH TASIKMALAYA Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Tasikmalaya, KH Didi Hudaya berharap Perda ini bisa berjalan efektif. la tidak ingin Perda itu hanya bersifat dokumentatif, tanpa bisa diimplementasikan dalam kehidupan masyarakat. "Tentu saja kita sangat mendukung sepenuhnya, sebab ada banyak hal positif di dalam Perda itu;' ujar Kiai Didi Sementara itu, Sekretaris Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Tasikmalaya, KH Aminuddin Busthom merasa bersyukur atas terbitnya Perda Nomor 07/2014. "Alhamdulillah, yang pertama tentu ini anugerah bagi umat Islam di kota Tasikmalaya, karena memang lika-liku perjuangannya cukup lama untuk menyusun Perda ini, sekitar 5 tahun;' ungkap Kiai Aminuddin kepada Suara Hidayatullah. â&#x20AC;˘ lbnu

SumarVSuara Hidayatullah

I

SUARA H IDAYATULLAH www.h idayatullah.com


AWAL RAMADHAN DAN SYAWAL TAHUN 1Nl SERAGAM Ketua Lajnah Falakiyah PBNU, Dr H Abdus Salam Nawawi, M.Ag mengatakan bahwa untuk tahun 2015 ini, ormas-ormas besar Islam di Indonesia akan mengawali awal Ramadhan clan awal Syawal 1436 Hijriyah secara bersamaan. "Untuk sekarang ini, insya Allah ormas-ormas besar (seperti Muhammadiyah clan NU) sama (awal Ramadhan clan Syawalnya);' ujar Abdus Salam kepada Suara Hidayatullah seusai acara Majelis

Mudzakarah di Aula Buya Hamka Masjid Agung AI Azhar Jakarta Selatan, awal Mei 2015. Kepala Lembaga Penerbangan clan Antariksa Nasional, Thomas Djamaluddin mengatakan, tahun ini dua ormas besar Muhammadiyah clan Nahdhatul Ulama diperkirakan akan memulai Ramadhan clan Idul Fitri bersamaan. Menurut Thomas, tahun ini dimulainya periode yang unik. Yakni dalam rentang delapan tahun ke depan atau selama 2015

hingga 2022 nanti, dipastikan tidak ada perbedaan penetapan awal puasa clan lebaran antara Kemenag, Muhammadiyah, maupun NU. Karena itu, tahun ini diperkirakan tidak akan terjadi perbedaan hari dimulainya Ramadan clan Idul Fitri. â&#x20AC;˘ Ibnu Syafaat/Suara Hidayatullah

lllllllllll llll lllllllllllllllllllllllllllllllllllll lllllllllllllllll ll lllllll ll llllllllllllllllllllllllllllllllllll ll lllllllllllllllll ll lllllll ll lllllll llllllllll ll lllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllltlllllllllllllll lllll lll lllllll

BANDUNG SELENGGARAKAN RAMADHAN FESTIVAL

Bulan Ramadhan tahun ini, Pemerintah Kota Bandung menyiapkan kegiatan Ramadhan Festival bagi para warganya. Ramadhan Festival ini direncanakan akan memiliki banyak agenda

keagamaan hinggafood court. "Kita lagi persiapan Ramadhan Festival;' terang Wali Kota Bandung Ridwan Kamil di Balai Kota Bandung seperti dikutip Republika Online, awal Mei 2015. Ridwan menyatakan, Ramadhan Festival ini akan berisi berbagai macam kegiatan keagamaan seperti pengajian hingga tabligh akbar. Kegiatan keagamaan tersebut rencananya akan diselenggarakan di Masjid Raya Bandung. Dalam rangkaian Ramadhan Festival tersebut, akan diadakan pula

Ramadhan Fair yang bertempat di Dalem Kaum. Untuk lebih menambah kemeriahan, Pemerintah Kota Bandung juga akan menggelar pameran-pameran bertema Ramadhan di Cikapundung Timur. Ridwan juga menyatakan, kegiatan ini tidak hanya akan diselenggarakan di kawasan Jalan Asia Afrika tersebut. Pagelaran Ramadhan Festival juga akan dilakukan di seluruh kawasan Kota Bandung yang memiliki kondisi lapangan memungkinkan. â&#x20AC;˘ lbnu Syafaat/Suara Hidayatullah

IIII IIII III IIIII I IIJIII IIII IIIIIIIIIII IIIIIIIIIIIIIIII/ III I IIIIIII I IIIIlllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllll lllll lllllll llll lllllllllllllllllllllll llll llllllll l llllllllllllll llllllllll ll lll llll l llll lllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllll llll lllllllllllllll llll lllllll ll lllllllllllllllllllllllllllllllllllll

RIBUAN ANAK TERLANTAR 01 BANTEN MASUK PESANTREN Sebanyak 1.250 anak terlantar di Provinsi Banten mendapat bantuan pendidikan gratis melalui program Pendidikan Terpadu Anak Harapan (Dikterapan) di pondok pesantren. Kepala Bidang Pendidikan Agama clan Keagamaan Islam (Pakis) Kanwil Kemenag Provinisi Banten, Mahfudin, mengatakan, Dikterapan merupakan program dari Kementrian Agama khusus bagi anak-anak kaum marjinal pada usia tujuh hingga 15 tahun. Program ini bertujuan

JUNI201 S/SYABAN 1<36

memenuhi hak dasar setiap warga negara untuk mendapat pendidikan yang layak. Nantinya, anak-anak tersebut diberikan hak dasar kehidupan, pendidikan, sandang pangan clan kesehatan, pendidikan

formal, clan keagamaan;' kata Mahfudin seperti dikutip Republika Online, awal Mei 2015. Menurut Mahfudin, Kemenag mengganggarkan setiap anak menerima dana pendidikan sebesar Rp 500 ribu perbulan clan langsung ditransfer ke rekening lembaga pondok pesantren:'Mengingat program ini menelan anggaran sangat besar, tentu saja Kementrian Agama ingin semua berjalan tepat sasaran;' katanya. â&#x20AC;˘ lbnu Syafaat/ Suara Hidayatullah

63 .


INTERNASIONAL

JAMEEL SYED AZAN 01 50 NEGARA BAGIAN AS Dari pantai di Hawaii, masjid di Alaska, hingga Disneyland di California, jameel Syed mengumandangkan azan di 50 negara bagian di wilayah Amerika Serikat dalam 35 hari. jumat malam, 8 Mei 2015, pria berusia 40 tahun penduduk Auburn Hills, Detroit, itu mengakhiri perjalanannya keliling 50 negara bagian untuk mengumandangkan azan. Perjalanan jameel itu berakhir di Islamic Association of Greater Detroit di Rochester Hills, negara bagian Michigan, tempat di mana dia menyandang posisi sebagai muazin. Dalam perjalanannya selama 35 hari, jam eel yang berkulit coklat itu berinteraksi dengan Muslim dari berbagai ras dan etnis, serta orangorang non-Muslim. Pembicaraan dilakukan di mana-mana, mulai dari dalam taksi, bandara hingga masjidmasjid. Di Hawaii, jameel mengumandangkan azan setelah bertemu dengan orang-orang nonMuslim di pantai. Di California, dia mengumandangkan azan di tempat shalat yang terdapat di area Disneyland dengan ditemani "Mickey Mouse". Di Chapel Hill, North Carolina, dia bersilaturahim dengan keluargakeluarga yang menjadi korban

serangan anti-lslam di masjid yang biasa dikunjungi 3 mahasiswa Muslim, yang ditembak mati tetangganya pada Januari lalu. Di Kansas City, jam eel bertemu dengan Muslim imigran asal Somalia yang putranya menjadi korban tabrak lari. Selama perjalanan jameel ditemani Yahya Sultan asal New jersey, yang bertugas mendokumentasikan kegiatannya dan mengunggah rekaman videonya ke website mereka dan media sosial. jika pembaca tertarik mengetahui pengalamannya, bisa mengunjungi situs web muaddhin.com. BELAJAR VOKAL PADA BIARAWATI

jameel dilahirkan di Amerika Serikat dari orangtua pasangan imigran asal Pakistan. Dia dibesarkan di Ann Arbor, di mana ayahnya menjadi profesor di Universitas Michigan. Guru pertama yang mengajarkan Jameel bagaimana

BAHASA ARAB, BAHASA INTERNASIONAL KEEMPAT DUNIA King Abdullah International Center for Arabic Language (KAICAL), adalah sebuah lembaga berbasis di Riyadh yang fokus melestarikan, mengembangkan dan menyebarluaskan bahasa Arab. Pada Mei 20151alu, melaporkan bahwa bahasa umat Islam itu menduduki posisi keempat sebagai bahasa internasional yang paling banyak

64

mengumandangkan azan dengan baik adalah lsa Abdul Baseer, seorang mualaf keturunan Afrika. Di usia 11 tahun, jameel yang pemalu akhirnya berani mengumandangkan azan untuk pertama kalinya di depan publik di Muslim Community Association of Ann Arbor and Vicinity. Setelah itu, dia rutin mengumandangkan azan di masjid Ann Arbor tersebut, kemudian di Unity Center di Bloomfield Hills. Siapa sangka, penggemar sepakbola ala Amerika itu semasa di sekolah menengah atas pernah belajar vokal dengan seorang bekas biarawati Katolik. Sekarang, Jameel menjadi muazin untuk masjid di Rochester Hills. Dia menikah dan memiliki dua orang anak. Putranya yang berusia 13 tahun sudah menghafallebih dari setengah ai-Qur' an. Dan putrinya baru berusia 4 tahun. â&#x20AC;˘ Khadija/Suara Hidayatullah

digunakan orang. Menurut penelitian Ulrich Ammon, seorang profesor bahasa di Universitas Duesseldorf, sekitar dua pertiga penduduk dunia berbicara dalam 12 bahasa besar. Ammon, yang menyelesaikan penelitiannya selama 15 tahun, mengatakan bahwa 1,39 miliar orang berbicara bahasa China dalam berbagai dialek. Sebanyak 588 juta orang berbicara dalam bahasa Urdu, 527 juta orang berbicara dalam bahasa lnggris dan 467 juta orang bercakap-cakap

I

SUARA HIDAYATULLAH www.hidayatullah.com


DERMAWAN SAUDI SELAMATKAN MASJID 01 SWEDIA Seorang pria Saudi, yang hanya diketahui bernama Abu Hasyim, telah menyumbangkan uang sebesar 5,5 juta krona(± 8,7 miliar rupiah) untuk menyelamatkan sebuah masjid di kota Eskilstuna, Swedia, dari pelelangan. Masjid tersebut dilelang pada 15 April 2015, karena terbelit utang sebanyak 750.000 krona(± 1,1 miliar rupiah). Pengurus baru masjid tersebut mengucapkan terima kasih atas budi baik dermawan Saudi tersebut, serta peran aktif komunitas warga Saudi di Swedia dalam mendukung komun itas Muslim dan Islam di Swedia. Pertolongan datang setelah mua laf Swedia bernama Abdul Haq Kellan meminta bantuan ke komunitas warga Saudi dan negara-negara Teluk guna menyelamatkan masjid pertama di Swedia itu dari penjualan. Dalam seruannya, Kellan mengatakan harus ada dana 335.000 krona supaya masjid terse but tidak jadi dijual. Masjid itu merupakan bagian dari Swedish Islamic Center yang memiliki sebuah sekolah tinggi untuk para penghapal ai-Qur' an bernama AIManara. Pusat aktivitas Muslim Swedia itu juga memiliki organisasi berupa Asosiasi Keluarga Muslim dan Dewan

dalam bahasa Arab. Jumlah bahasa yang ada di dunia ini sekitar 7.102. Di Asia saja terdapat 2.301 bahasa, di Afrika ada 2.138, di kawasan Pasifik 1.313, di benua Amerika terdapat 1.064 bahasa, dan di Eropa hanya ada 286 bahasa. Bahasa lnggris dipergunakan orang di 101 negara, bahasa Arab dipakai di 60 negara, Prancis (51), Ch ina (33), Spanyol (31), Persia (29), Jerman (18), Rusia (16), Melayu (13) dan Portugis (12). • Khadija/Suara Hidayatullah

JUNI 2015/SYf\BAN 1•+36

lmam Eskilstuna. Pada waktu antara Hari Natal 2014 dan Boxing Day (satu hari setelah Natal) dua masjid di kota Eskilstuna mendapatkan serangan berupa born molotov dan vandalisme. Sedikitnya

NENEKOBAMA MELAKSANAKAN UMRAH Sara Omar, nenek dari Presiden Amerika Serikat Barack Obama, tiba di kota suci Makkah untuk melaksanakan ibadah umrah pertengahan Aprillalu. Dia ditemani putranya Saeed Obama yang merupakan paman dari presiden AS, dan cucu laki-lakinya Mousa Obama. Sebelumnya pada tahun 2010, Sara Omar sudah menunaikan ibadah haji. Kala itu dia memanjatkan doa agar Barack Obama tergerak hatinya untuk memeluk Islam. Mendiang ayah Obama, yang juga

Iima orang terluka akibat serangan tersebut. Serangan terjadi tidak hanya atas masjid di Eskilstuna, tetapi juga di berbagai kota lain di Swedia yang berlanjut hingga awal 2015. • Khadija/ Suara Hidayatullah

bernania Barack Hussein Obama, berasal dari sebuah desa kecil di dekat tepian Danau Victoria, Kenya. Dia bertemu ibu kandung Obama, Ann Dun ham, seorang wan ita kulit putih warga Amerika, di Hawaii di mana keduanya memiliki seorang putra sebelum akhirnya bercerai. Ayah Obama kala itu ekonom senior yang bekerja untuk pemerintah Kenya. Sementara ibunya adalah seorang antropolog. Dalam sebuah pertemuan pada 26 Juni 2006 dengan Sojourners, kelompok Kristen Evangelis yang berbasis di Columbia Heights, Washington D.C, Obama pernah mengatakan bapaknya dilahirkan sebagai seorang Muslim, tetapi setelah dewasa menjadi seorang atheis. Sementara orangtua dari ibunya masing-masing adalah penganut Kristen Baptis dan Kristen Methodis, tetapi keduanya tidak melaksanakan ajaran agama mereka. Presiden Obama sendiri merupakan penganut Kristen, meskipun sebagian orang di Amerika menudingnya sebagai seorang Muslim. • Khadija/Suara Hidayatullah

65 .


lngin punya Anak setangguh Brigade lzzudin al Qassam? lngin Buah Hati Anda Kokoh di Zaman frtnah Dajjal?

Baca Majalah Karima.... Menawarkan oase ketenangan ditengah kesibukan. Bukan sekadar menjadikan informasi, tapi mencerahkan keluarga muslim.

INFORMASI PEMASARIN SURABAYA: Gedung Pusat Dakwah dan lnformasi Majalah Hidayatullah, JI.Kejawan Putih Tambak (BMA) No.48, Telp.(031) 5998143,5998145, 5998146,0821 40404051, IKLAN: 081 330 778 253, 085215052848

JAKARTA: ji.Cipinang Cempedak 1/14 Poloniajakarta Timur, Telp.(021) 85902045, 9812301~085817129568,

IKLAN: 081905150608, 081310720319

DISTRIBUTOR: Balikpapan 081347404594, Samarinda 0541-73983, Batam 081372976983, Semarang 081390064 Bengkulu 086292179723, Medan 081263746985, Yogyakarta 085228962580, Bandung 081320501120, Makassar 082396470 Palu 081364457717, Pontianak 081345049152, Malang 085257210075, Kendari 085241664842, Jayapura 081344759 Timika 081240006149, Mataram 087864090724, Bali 081337444706, Tarakan 081253049603, Gorontalo 085255641 Madiun 081946524665, Manado 08152326636, Toli-Toli 081341237499, Solo 085728981433, Kaimana 082398221000,


Jendela Keluarga Menjadi Teman Anak O LEH IDA S. W IDAYANTI*

ebuah tayangan video menyebar di dunia maya pada April lalu dan menimbulkan kehebohan. Tayangan berdurasi sekitar dua menit itu menyimpulkan bahwa 74% pembantu rumah tangga memberi jawaban yang benar tentang anak majikan ketimbang para ibunya. Dalam video yang diklaim ditonton 2.6 juta lebih orang tersebut menampilkan ibu, anak, dan pembantu. Pertanyaan yang sama tentang anak diajukan kepada ibu dan pembantu secara terpisah. Ketika di cek pada anak yang rata-rata masih sekolah dasar itu, maka jawaban yang sesuai dengan perasaan anak adalah jawaban sang pembantu. Bukan hanya dalam hal sarapan namun juga soal teman, cita-cita, dan perasaan. Seorang ibu mengatakan bahwaanaknya in gin menjadi guru, sedangkan pembantu berkata, "Menurut saya dia ingin jadi princess", dan anaknya menjawab, "Princess". lbu lainriya mengatakan bahwa nama teman baik anaknya lffah, sedangkan pembantunya mengatakan, Adelina. Lalu ketika ditanyakan pada anaknya, jawabannya sama dengan sang pembantu. Seorang ibu dengan pasti mengatakan bahwa pelajaran yang disukai anaknya adalah bahasa lnggris, sedangkan pembantu mengatakan bahasa China, sama dengan jawaban si anak. Video ini sebenarnya dibuat untuk menyambut Hari Buruh, sebagai sebuah kampanye agar memberi hari libur pada pekerja rumah tangga di Singapura. Konon di sana ada 225.000 pekerja domesti k asing yang bekerja 24 jam selama 7 hari tanpa libur. Namun komentar terhadap video itu baik yang mendukung maupun tidak banyak berkaitan dengan peran ibu yang kini semakin menipis dibanding para pengasuh atau pembantu rumah tangga.

S

)UNI 2015/SYABAN 1436

Sebagai ibu tentu kita merasa malu dan miris melihat tayangan tersebut. Boleh jadi dalam hal-hal tertentu orang lain lebih mengenal anak kita dari pada kita sendiri. Artinya, kita sebagai orangtua perlu waktu lebih khusus bersama anak, bukan saja kualitas namun juga kuantitas. Sebagaimana kita ketahui bahwa persoalan yang berkaitan dengan anak dan remaja; narkoba, pergaulan bebas, pornografi, kecanduan game, dan tawuran semakin tinggi jumlahnya. Banyak orang yakin bahwa bulan Ramadhan adalah bulan pendidikan. Tiap tahun kita menjalankan puasa Ramadhan selama sebulan, namun masalah anak ini tak kunjung berkurang. Berbagai penyebab persoalan anak salah satunya adalah kurangnya kedekatan anak dengan orangtua. Banyak anak yang lebih terbuka pada pembantu atau teman ten tang segala sesuatu yang menyangkut dirinya, pacar, bullying, atau berbagai kecanduan. Menjadi teman anak memang tak mudah, perbedaan generasi, zaman, seringkali membuat orangtua selalu tidak bisa mengikuti dunianya. Padahal, banyak masalah akan teratasi dengan komunikasi terbuka antara orangtua dan anak. Ramadhan adalah saat-saat istimewa dan tak boleh dilewatkan untuk mempererat ikatan dengan keluarga. Pada saat persiapan buka puasa, saat berbuka bersama, shalat berjamaah, dan tadarus adalah saat-saat yang kondusif urituk lebih intens mengetahui keinginankeinginan, harapan, dan kegalauan anak. Selamat menjalankan puasa Ramadhan dan lebih dekat dengan putra-putri juga pasangan Anda. Penulis buku Mendidik Karakter dengan Karakter

_c

ro C1J

u

67 .


usrah------------------------------------------------

Mengubah Kejen uhan Jadi K mesraan Oleh Kartika Ummu Arina*

Kembalilah pada sunnah Rasulullah ~ maka hubungan yang semula mati rasa akan kembali terasa istimewa. eorang ibu muda memasuki halaman bank dengan wajah kesal. Senyum dan sapa petugas satpam bank tak mampu mengusir gundah yang mewarnai wajahnya. Sesekali ia menggerutu, "Aku juga yang harus ke sini." Jemarinya kemudian sibuk memencet telepon pintarnya. Menghubungi beberapa kolega dan menyelesaikan beberapa urusan. Beberapa lama berlalu, ia masih duduk menanti, seorang ibu lain yang sebaya duduk di sebelahnya. Membawa tiga orang anak laki-lakinya yang masih balita, bahkan yang terkecil masih belajar berjalan. lbu tiga anak tadi selalu tersenyum, termasuk melihat tingkah tiga anak laki-lakinya. Padahal ketiganya sangat aktif. Si ibu muda memperhatikan tetangga duduknya itu. Kesertaan tiga anaknya yang menyita perhatian dan tenaga, tak membuatnya menjadi gusar. Padahal, semua ibu tahu, betapa

68

repotnya urusan rumah tangga dan anak-anak. lbu muda tadi masih memperhatikan si ibu tiga anak. Masih tetap sibuk mengejar anaknya yang baru bisa berjalan. Juga masih setia memberi instruksi apa-apa yang harus dilakukan dua kakaknya untuk memastikan si adik aman dan mereka tak pergi terlalu jauh. Namun, wajah itu tak berubah. Tetap tersenyum, ikhlas sekali. Tiba-tiba, si ibu muda merasa malu sendiri. RUTINITAS MENYIKSA BATIN

Terkadang, rutinitas memang membuat pikiran dan diri kita bagaikan terkerangkeng dalam keharusan. Harus selesai ini dan itu dalam waktu yang sudah ditentukan. Tanpa sadar, rutinitas seperti ini hanya membuat kita bagaikan robot dengan pikiran yang kaku dan sendi-sendi yang ngilu. Bila sudah seperti ini yang menjadi sasaran kejenuhan biasanya adalah pasangan. Meluap dalam berbagai bentuk. Kekesalan yang memuncak, marah-marah tanpa alasan, atau sensitif pada apapun sikap pasangan. Begini salah-begitu salah. Apalagi bila ada tugas tambahan yang harus dikerjakan. Sekecil apapun masalah yang timbul biasanya akan membuat

kita menempatkan pasangan di posisi terdakwa. Karena pasangan mengeluhkan harga-harga naik, jadi kita harus bekerja sambilan; karena pasangan malas luar biasa sehingga kita harus mengambil alih tugas yang harusnya dikerjakan olehnya, dan setumpuk sebab yang berasal dari pasangan hingga membuat kita "menderita". Jika sudah begini jadinya, mari sejenak kita bel ajar dari peristiwa yang dialami oleh ibu muda tadi, bahwa memutuskan untuk melakukan sesuatu yang tak biasa bisa menjadikan hari kita istimewa. Meskipun dengan bersungut-sungut mengambil alih tugas yang seharusnya dilakukan sang suami, ibu muda itu memutuskan untuk melakukan sesuatu yang tak biasa. Disuasana tak biasa itulah ia mendapatkan pengalaman yang justru menyalakan kembali semangatnya dan menggugah jiwanya. Di sana ia belajar untuk tidak menyerah pada keadaan dan tetap tersenyum di tengah sulitnya situasi dari ibu tiga anak yang duduk di sebelahnya. Karena itu, mari selalu berprasangka baik pada Allah~ bahwa sesulit apapun dan tidak menyenangkan apapun keadaan yang kita jalani, pasti ada hikmah yang

I

SUARA HIDAYATULLAH www.hidayatullah.com


Jendela keluarga

ingin Allah ~ sampaikan untuk menguatkan jiwa. Selanjutnya, alangkah indahnya, jika kita memahami bahwa suasana tak biasa memang sangat diperlukan dalam hubungan kita dengan pasangan. Banyak pasangan yang sudah terbelit dengan rutinitas, tak lagi mampu menemukan kata-kata yang tepat untuk mengutarakan apa yang dalam hatinya. Kegembiraan tak lagi mampu diluapkan karena sudah terburu padam ditutupi sikapnya yang membosankan. Kekesalan pun lebih baik ditelan sendiri karena merasa sudah tahu akan bagaimana tanggapannya. Bila sudah begini, maka ada baiknya pasangan melakukan ha I yang tak biasa dilakukan untuk dilakukan berdua saja. Ambillah waktu untuk melakukan sesuatu berdua saja. Menemukan kembali semangat dan jiwa untuk selalu bisa mengukuhkan ikatan rumah tangga. "Berdua saja" ini memang penting untuk menemukan kembali posisi pasangan dalam hati kita. Untuk menyusun ulang kata-kata yang disukai dan harus dihindari bersama. Terutama untuk mengemukakan hal-hal yang selama ini menyesak di dada. Sehingga tak menjadi bom waktu yang kapan pun dapat meledak melumatkan semua yang sudah dibangun bersama. 'lr:;;

SUNNAH RASULULLAH

&

Keluarlah sejenak dari rutinitas, pilihlah tempat dan aktivitas yang

JUNI 2015/5YABAN 1436

berbeda dari yang biasa dilakukan untuk dilakukan bersama pasangan. Misalkan makan bersama dengan pasangan. Bila kesibukan sudah menyita waktu bersama, maka sangat penting untuk menyempatkan waktu bersama pasangan makan bersama. Hal ini bisa kita lakukan di hari libur. Dimana anak-anak yang balita bisa dititipkan pada keluarga, sementara kita pergi untuk makan berdua. Anas bin Malik mengatakan bahwa seorang tetangga Rasulullah ~ yang keturunan Persia, sangat pandai memasak gulai. Sua tu hari ia memasak gulai yang sangat lezat untuk Rasulullah ~ kemudian mengundang beliau untuk makan gulai bersama di rumahnya. Rasulullah ~ kemudian bertanya, "Bagaimana dengan ini (maksudnya adalah Aisyah)?" Orang Persia itu menjawab, "Tidak". Rasululllah ~ kemudian menjawab, "Kalau begitu aku tidak mau." Tetangga Rasulullah ~ tersebut kemudian mengulangi undangannya. Rasulullah ~ kembali bertanya, "Bagaimana dengan ini?" Orang Persia itu menjawab lagi, "Tidak". Rasululllah ~ kemudian menjawab, "Kalau begitu aku juga tidak mau." Tak putus asa, tetangga Rasulullah ~ itu kembali mengundang beliau. Rasulullah ~ juga kembali bertanya, "Bagaimana dengan ini?" Pada kali ketiga ini, orang Persia itu mengatakan, "Ya." Akhirnya mereka bangun dan segera berangkat sehari~hari

ke rumah laki-laki itu." (Riwayat Muslim). Kegiatan lain yang bisa dilakukan bersama pasangan untuk menghangatkan hubungan kita dengan pasangan adalah pergi keluar kota bersama. Akan lebih berbahagia lagi kalau bepergian keluar kota, sejalan dengan tugas kita atau pasangan dari kantor. Meskipun harus membayar lebih jika mengajak pasangan (syukur-syukur jika ikut dibayari), kita akan mendapatkan manfaat iebih dari perjalanan ini. Selain bisa mendapatkan suasana yang berbeda dan berekreasi, kita dan pasangan juga memahami tugas yang harus dijalankan. Kita akan lebih memahami apa saja beban dari tugas tersebut, bagaimana menyelesaikannya, dan apa risikonya. Di sini akan semakin terasah rasa kasih sayang di antara pasangan. Aisyah berkata, "Biasanya Rasu/ullah ~ apabila ingin me/akukan suatu perjalanan, be/iau melakukan undian di antara para istri. Barang siapa yang keluar nama undiannya, maka dialah yang ikut pergi bersama Rasulullah ~-" (Riwayat Bukhari dan Muslim). lnilah sunnah-sunnah yang pernah diajarkan Rasulullah ~ pada kita umatnya. Termasuk dalam menangani masalah kejenuhan dalam berumahtangga. Mari meneladani agar rumah tangga kita selalu terasa istimewa. â&#x20AC;˘ Penulis buku )adilah Sua_mi lstri Bijak

69


m r' h

d n aa , aid Tak Jadi P nghalang Oleh Sarah Larasati M*

Tak perlu kecil hati, banyak cara bagi Muslimah untuk mendulang pahala. ola merasa gundah, ia tidak akan bisa menikmati puasa Ramadhan pertamanya karena haid datang lebih cepat dari biasanya. Apalagi ia pernah mendengar ucapan seorang teman bahwa tidak seperti laki-laki, ibadah perempuan menjadi lebih sedikit dengan adanya ha id. Semestinya, haid tidak dijadikan sebagai penghalang oleh teman-teman Muslimah untuk beribadah dan tetap de kat dengan Allah ~ saat Ramadhan datang, karena banyak amalan-amalan yang bisa dilakukan oleh teman-teman Muslimah. Amalan-amalan tersebut merupakan amalan-amalan sederhana yang insya Allah akan berdampak pula pada psikologi kita sebagai Muslimah.

PERBANYAK BERZIKIR OAN BERDOA

Muslimah yang sedang haid biasanya lebih cepat sensitif dan emosinya tidak stabil. Maka dengan memperbanyak zikir dan doa, terutama dengan memperbanyak istighfar, insya Allah emosi perempuan akan menjadi lebih stabil dan ia sabar dalam menghadapi masalah apapun yang

70

dihadapinya. Sebagaimana firman Allah, "(Yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tentram dengan mengingat Allah. lngatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tentram." (Ar Ra'd [13]: 28). Mengenai zikir, dalam Fatawa Syabakah lsfamiyah no. 25881, para ulama sepakat wan ita haid atau orang junub diperbolehkan berzikir. Selain itu, memperbanyak istighfar, Allah ~ menjanjikan jalan keluar pada setiap kesulitan yang dihadapi dan memberi rezeki dari arah yang tidak kita duga. Dari Abdullah bin Abbas, Rasulullah ~ bersabda, "Barangsiapa membiasakan ucapcin istighfar, maka Allah akan menjadikan setiap apa yang diangan-angankan itu jalan ke/uar, setiap kesulitan yang akan dihadapinya diberikan jalan ke/uar, dan Allah akan memberikan rezekinya dari arah yang tiada ia ketahui." (Muttafaqun'alaih, dishahihkan oleh Hakim). Wiwi Alawiyah dalam bukunya Buku Pintar Haid, Nifas, dan lstihadhah memaparkan beberapa keutamaan istighfar: 1. SEBAGAI OBAT SEGALA DOSA

Kita merupakan makhluk lemah yang memiliki ketergantungan kepada-Nya. Karenanya, setiap jengkal hid up yang tersisa ini semestinya diisi

dengan hal-hal yang lebih baik dari sebelumnya. janganlah setiap kesalahan dan dosa-dosa yang diperbuat sebelumnya ditumpuk dan terus ditumpuk dengan dosa-dosa yang baru. Semestinya, apabila kita telah melakukan dosa kecil maupun besar, sengaja atau tidak, maka penyesalan itu harus tumbuh dalam diri kita dengan cara memperbanyak istighfar. Hal ini berlaku juga bagi Muslimah yang sedang haid. Sebab dengan itu, hidup ini akan menjadi lebih baik. 2. MENJADI PROBLEM SOLVING

Muslimah yang sedang haid biasanya sangat sensitif dan mudah tersinggung, sehingga risiko terbesar yang akan dihadapi adalah terlalu gegabah dalam menghadapi suatu persoalan atau masalah. Karenanya, dengan membaca istighfar, maka hati, jiwa dan pikirannya menjadi mudah dikontrol dan dikendalikan. Sederhananya, apabila kita membaca istighfar lalu dilanjutkan dengan usaha yang maksimal, maka besar kemungkinan Allah~ akan memberikan jalan kelancaran dalam menyelesaikan masalah yang dihadapi. 3. MENDATANGKAN KEBAHAGIAAN

Masa ha id terkadang dianggap sebagai sebuah musibah oleh sebagian Muslimah. Namun semua itu akan

SUA RA HIDAYATULLAH Iwww.hidayatullah.com


Jendela keluarga berbuah kebahagiaan, apabila masa haid itu diiringi dengan mengucapkan istighfar yang dapat menggetarkan dan menyucikan hati, jiwa, serta membersihkan pikiran dari hal-hal negatif yang membuat hati tidak tenang.

Saat haid datang, kita bisa memotivasi diri untuk lebih giat dalam mencari, mengkaji dan menyebarkan ilmu yang bermanfaat. Terlebih saat Ramadhan, pahala ibadah akan dilipatgandakan oleh Allah ~ . Kemudian saat mencari, mengkaji dan menyebarkan ilmu tersebut, tidak hanya kita yang mendapatkan manfaat namun orang lain juga akan merasakan manfaat dari ilmu yang kita sebarkan tersebut. Oleh karena itu, dengan adanya kecanggihan teknologi, maka menyebarkan ilmu jadi semakin mudah. Contohnya ketika kita sudah selesai mengikuti kajian di suatu majelis dan kita mencatatnya, catatan kajian yang telah kita resume tersebut kemudian bisa kita sebarkan di

kembali yang telah renggang maupun menyambungkan kembali tali silaturahim mereka yang terputus. Ban yak manfaat yang bisa kita dapatkan dengan bersilaturahim, salah satunya dengan bertambahnya saudara baru, dari bertambahnya saudara tersebut, maka rezeki kita akan bertambah. Rezeki di sini tidak selalu dalam bentuk materi seperti uang, namun juga dalam bentuk lain seperti makanan, pekerjaan, dimudahkan segala urusan, pengalaman, kegundahan atau kerisauan menjadi hilang, mendapatkan ilmu dan lainnya. Dengan memperbanyak silaturahim dapat memperpanjang umur. Selain tiga hal di atas, kita juga masih bisa melakukan amalanamalan berikut saat haid, seperti bersedekah, membaca ai-Qur' an melalui ponsel. Menurut Dewan Pembina kosnultasisyariah.com, Ammi Nur Baits, perempuan diperbolehkan menyentuh ponsel yang ada konten ai-Qur' annya, karena benda semacam ini tidak dihukumi ai-Qur' an. Sehingga, bagi wanita haid yang ingin tetap menjaga rutinitas membaca ai-Qur' an,

whatsapp, blackberry messenger; notes facebook atau blog pribadi.

EMPf 6.A Y.AK AN MENCiUA KAN I ATU AHIM Secara umum, silaturahim berarti menyambung tali persaudaraan, baik itu dalam rangka mempererat

Saat haid datang, kita bisa memotivasi diri untuk lebih giat dalam mencari, mengkaji aan menyebarkan ilmu yang bermanfaat. JUNI 201S/SYABAN 1436

sementara dia tidak memiliki hafalan, bisa menggunakan bantuan alat, komputer, tablet atau semacamnya. Kemudian, para Muslimah juga bisa mengikuti kegiatan kemanusiaan, seperti mengajari anak-anak yang berasal dari kalangan kurang mampu, menjadi aktivis sosial atau lingkungan hidup dengan melibatkan warga di lingkungan sekitar dan luar lingkungan sehingga bisa tercipta kerjasama d i antara mereka. Dengan demikian, para Muslimah tetap bisa beribadah dan dekat dengan Allah walau dalam keadaaan tidak suci. Tidak hanya itu, amalan-amalan saat haid yang masih bisa dilakukan oleh para Muslimah kala Ramadhan. Aktivitas seperti di atas juga memperlihatkan bahwa sesungguhnya Islam tidak merendahkan perempuan seperti halnya agama lain, yang menganggap hanya dengan mendekati perempuan saat haid saja bagi mereka sudah najis walau tidak terkena darah haidnya secara langsung. Mahasiswa

52 Universitas Muhammadiyah Solo

(UMS),jawa Tengah


kolom parenting

MENGAJARKAN ''ME ¡ BACA''

MEMANG SEJAK LAHIR

OLEH M OHAMMAD FAUZIL ADHIM

"Marilah kira akhiri acara kita dengan sama-sama membaca doa penutup majelis:' Anda pernah mendengar ungkapan semacam itu? Apakah yang dimaksud dengan membaca pada kalimat tersebut? Apakah kita kemudian mengambil secarik kertas yang berisi tulisan doa, lalu membacanya? Tidak. Yang dimaksud dengan membaca pada perkataan tersebut adalah reciting, yakni mengucapkan satu kalimat atau serangkaian kalimat yang kita bahkan telah menghafalnya. Berkait dengan mempelajari dan mengajarkan ai-Qur' an, kita mengenal kegiatan membaca bil ghaib dan bil nadzri. Yang dimaksud dengan membaca ai-Qur'an bil ghaib adalah "membaca" tanpa melihat mushhaj. Jika diterapkan pada anak-anak, misalnya kita melafalkan ayat-ayat ai-Qur'an, lalu anak menirukannya. Atau pada tahapan lebih awallagi cukup dengan memperdengarkan. Tetapi kita mengenalnya dengan istilah membaca, padahal yang terjadi adalah memperdengarkan. Adapun membaca bi/ nadzri adalah membaca ai-Qur'an dengan melihat mushhaf, memahami kaidah-kaidah membaca, mengemili huruf-hurufnya serta hukum bacaannya. Di sini kita melihat sekurangnya ada tiga arti membaca ai-Qur' an.

72

Pertama, memperdengarkan kepada bayi ayat-ayat yang kita hafal (reciting aloud) atau kita baca dengan melihat mushhaf (reading aloud). Dalam hal ini, proses yang berlangsung adalah anak menerima dan merekam (receiving and recording) sehingga memudahkan baginya untuk menghafal (memorizing) di kemudian hari. Kedua, memperdengarkan kepada anak, lalu anak menirukan apa yang kita perdengarkan tersebut. Proses memperdengarkan tersebut dapat berbentuk reciting aloud, dapat pula berupa reading aloud. Hanya saja anak kita minta untuk menirukan. Dalam hal ini, proses yang terjadi lebih kompleks, yakni menerima, mengolah dan memproduksi ucapan sesuai yang ia dengar. Ketiga, mengajarkan kepada anak mengenali simbol-simbol berupa huruf dan mengubah rangkaian simbol menjadi satu kata bermakna dan selanjutnya menjadi kalimat utuh bermakna. Sebuah proses yang sangat kompleks. lnilah kegiatan yang secara umum disebut mengajarkan membaca (reading). Pengertian ketiga tentang membaca ai-Qur' an itulah yang dikenal sebagai kegiatan membaca (reading) dalam diskusi tentang literasi, pun pembahasan tentang persekolahan. Adapun pengertian pertama maupun

kedua biasa dikenal dalam kegiatan pembelajaran membaca sebagai prereading experience (pengalaman pramembaca). Saya sempat membahas tentang pengalaman pra-membaca ini di buku Membuat Anak Gi/a Membaca. Jika Anda ingin anak senang membaca, salah satu hal yang dapat kita berikan sejak usia dini adalah pengalaman pra-membaca. Tetapi saya tidak sedang mendiskusikan hal tersebut saat ini. Saya ingin lebih fokus pada pembahasan tentang berbagai makna membaca tersebut. Semoga dengan demikian kita dapat memberikan rangsangan mendidik yang tepat kepada anak. Saya merasa perlu membahas ini agar kita tidak gegabah menyalahkan maupun membela. Sebagian saudara kita ada.yang dengan gegabah menganggap bahwa menunda mengajarkan membaca dalam pengertian reading (menangkap simbol berupa huruf, mengolah dan mengucapkannya menjadi kata maupun kalimat) hingga usia anak cukup matang sebagai makar Yahudi dan sikap yang menyalahi sa/afush sa/eh. Padahal yang kita dapati pada sejarah para ulama, pembelajaran membaca yang dimaksud lebih bersifat reciting aloud maupun reading aloud. Sampai saat ini kita masih mendapati berbagai contoh bagaimana seorang

SUA RA HIDAYATULLAH Iwww.hidayatullah.com


Jendela ke uarga syaikh membacakan suatu ayat, lalu anak menirukannya. lni merupakan metode warisan Islam yang sangat bagus. Melalui cara ini anak belajar secara alamiah untuk mengucapkan (reciting) ayat-ayat dengan benar, makharijul huruf yang tepat dan menghafal banyak surat bahkan sebelum ia mampu membaca. Hanya saja hafalan ai-Qur'an mereka kerap disebut dengan ungkapan "anak sudah memiliki bacaan ai-Qur'an yang sangat bagus" atau "anak memiliki disiplin membaca ai-Qur'an semenjak dini'; meskipun yang dimaksud adalah reciting. Barangkali, inilah risiko tinggal di negeri yang miskin bahasa. Apalagi jika diperparah dengan keengganan membaca dengan tenang, menelaah dengan jernih dan memahami dengan baik. Dua sikap yang kita sangat perlu berhati-hati adalah ifrath dan tafrith. jadi, dapatkah kita mengajarkan membaca kepada anak semenjak kanak-kanak? jika yang dimaksud adalah reciting aloud ataupun reading aloud, bahkan sejak bayi pun kita dapat mengenalkannya. lni merupakan salah satu cara mengakrabkan anak dengan membaca yang sangat baik. Tetapi jika yang dimaksud adalah mengajarkan simbol (huruf dan tanda baca) secara

JUNI 2015/SYABAN 1436

terstruktur kepada anak, maka kita perlu menunggu hingga mereka mencapai kesiapan membaca (reading readiness). Kesiapan ini memang bukan sesuatu yang kita hanya dapat kita tunggu kedatangannya secara pasif. Kita dapat memberi rangsang kepada mereka dengan banyak memberi pengalaman pra-membaca. Apa yang terjadi jika kita mengajarkan membaca secara terstruktur pada saat anak belum memiliki kesiapan? Banyak hal. Salah satu akibat yang sangat mungkin terjadi adalah hilangnya antusiasme belajar pada saat anak memasuki usia sekolah. Dalam hal ini, ada tiga titik usia yang sangat penting, yakni 6, 10 dan 14 tahun. Kesalahan proses yang terjadi pada saat anak di play-group atau TK, mendatangkan masalah di saat anak usia 6 atau 10 tahun. Jika muncul di usia 6 tahun, kita lebih mudah menangani. Semisal, saat TK sangat bersemangat membaca, begitu masuk SD tak punya gairah sama sekali. Yang lebih sulit adalah jika masalah itu baru muncul di saat anak berusia sekitar 10 tahun. Awalnya cemerlang, tetapi kemudian kehilangan motivasi secara sangat drastis. Nah. Apalah arti mampu membaca jika anak tidak punya "mau"....

Sebaliknya, jika kita lebih menitikberatkan pada upaya membangun kemauan membaca, memanfaatkan kegiatan bermainnya untuk belajar, menanamkan cinta ilmu, membangun adab serta dorongan untuk siap berpayah-payah belajar demi memperoleh ilmu, maka anak akan lebih antusias terhadap belajar. Bersebab tingginya antusiasme belajar, sangat boleh jadi anak mampu membaca di usia dini melalui proses yang lebih alamiah. Di antara bentuk rangsangan belajar yang sangat baik adalah memberi pengalaman pramembaca dalam bentuk reciting aloud (mengucapkan serangkaian ayat), lalu anak menirukannya. Jika ada memiliki adab dan antusiasme belajar, di usia dini ia bermain sambil belajar. Tiap waktu adalah kesempatan untuk belajar. Tetapi jika anak hanya memiliki kemampuan, sementara antusiasme tak terbangun, sudah usia sekolah pun ia masih cenderung belajar sambil bermain. Sekilas sama, tetapi sangat berbeda antara bermain sambil belajar (ia berusaha belajar bahkan di saat bermain) dengan belajar sambil bermain (bahkan di saat seharusnya belajar pun, ia masih main-main). Wallahu'alam.

73 .


DIASUH OLEH â&#x20AC;˘ USTADZ HAM IM THOHARI

Menafsirkan AI Qur'an Secara S ram pan an Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakaatuh Akhir-akhir ini saya mendapati banyak orang menafsirkan al-Qur'an - menurut pendapat saya- secara serampangan. Di antara mereka lebih mengedepankan akalnya dibandingkan dengan dalil-dalil yang sudah mapan. Menurut pendapat Ustadz, bagaimana menghadapi mereka? Apakah tidak didengar, diboikot, atau dibiarkan? Atas perhatian dan penjelasannya saya ucapkan terimakasih. AS Jogja JAWAB

Wa'alaikum salam warahmatullahi wabarakaatuh Betul, semakin banyak orang merasa pintar sehingga menafsirkan ajaran agama secara serampangan. Mereka sesungguhnya sangat awam di bidang agama, tapi tak segan menafsirkan alQur' an sesuai dengan selera hawa nafsunya. Terhadap mereka kita harus bersikap hati-hati, termasuk membaca buku-bukunya, sebab bisa jadi pikirannya sesat dan menyesatkan. Menurut Imam Az-Zarkasyi, tidal< boleh menafsirkan al-Qur' an dengan ra'yu dan ijtihad tanpa ada dalilnya. Allah SWT menegaskan, ''Dan janganlah kalian mengikuti apa yang kalian tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan, dan hati, semuanya itu dimintai pertanggungan jawabnya:' (Al-Isra [17]: 36)

Dalam mukaddimah tafsir Ibnu Katsir lebih lanjut ditegaskan, "Adapun menafsirkan al-Qur' an semata-mata dengan ra'yu (rasio) belaka hukumnya haram:'

74

Selanjutnya, Ibnul Anbari mengatakan, "Sebagian ulama mengarahkan makna ra'yu pada makna hawa nafsu, maka barangsiapa yang menafsirkan sesuatu dari al-Qur' an dengan pendapat sesuai nafsunya dan tidak mengambil dari para ulama salaf, seandainya pun mereka benar maka itu salah, karena ia menghukumi sesuatu atas al-Qur ' an tanpa mengetahui dalilnya dan tanpa pengetahuan terhadap madzhab ahli hadits dalam masalah ini. Dalam kaitannya dengan masalah menafsiri ajaran Islam, para ulama mensyaratkan bahwa penafsir harus memiliki perangkat ilmu yang memadai, di antaranya bahasa arab, ilmu qira'ah, ushul fiqh, asbanun nuzul, nasikh wal mansukh, hadits berikut riwayat dan dirayahnya . Artinya, siapapun harus hati-hati dalam menafsirkan al-Qur'an. Jangan sampai ajaran mulia ini direduksi oleh penafsiran yang salah atau kurang tepat. Di sini harus ada keahlian dan kepakaran di bidangnya. Tidak semua orang diberi kebebasan untuk menafsirkannya. Menurut kami, menafsirkan al-Qur'an dan ajaran Islam secara lebih umum yang didasarkan atas ra'yu (rasio) itu terlarang secara mutlak jika semata-mata atas dasar pendapat, gagasan, dan logika yang dibangun tidal< didukung dalil-dalil yang memadai. Secara spesifik al-Qur' an telah memberi batasan yang kuat. "Andaikata kebenaran itu menuruti hawa nafsu mereka, pasti binasalah langit dan bumi ini, dan semua yang ada di dalamnya. (AlMukminun [23]: 71) Akan tetapi, menafsirkan al-Qur'an hukumnya boleh manakala didukung oleh dalil dalil yang kuat dan atas dasar prinsip-prinsip ilmu. Dengan demikian, penafsiran al-Qur' an dapat dipertanggung jawabkan secara ilmiah. Wallahu a'lam. *

SUARA HIDAYATULLAH Iwww.hidaya<UIIah.com


"Sesungguhnya Allah, dengan Kitab ini (AI-Qur'an) meninggikan derajat suatu kaum dan menjatuhkan derajat kaum yang lain." (HR. Muslim)

Apa Keuntungan yang Diperoleh?

Sejumlah perusahaan/instansi yang telah berm intra dengan kami dalam pengadaan AI-Qur'an, antara lain:

-

Bank Pembiayaan Syari'ah Baktimakmur _,._.. lndah

-

Hidayatullah Batam

Semua kertas menggunakan Quranic Paper Premium(QPP). Embose, Spot UV, doff lsi bisa dikasih kata pengantar, sambutan atau yang lainnya Desain skitblade dan cover bebas, sesuai dengan permintaaan pemesan

Jl. Kejawan Putih Tambak BMA48 Surabaya 60112

031-5998143, 081235541790 optima . email : alquran .optima@yahoo.com


PROFIL

Memilih Berdakwah di lndo nes1a â&#x20AC;˘

Rela meninggalkan tanah Arab untuk dakwah di Tanah Air.

etelah ungkapan syukur terucap dengan lirih, senyum lebar menyembul dari bibir Syaikh Ali Jaber. Itulah salah satu ekspresi kebahagiaan yang dirasakan pria bernama lengkap Syaikh Ali Saleh Muhammad Ali Jaber saat mengenang kisahnya mendapatkan izin tinggal di Indonesia. Kisah tersebut bermula ketika ia berniat mencari serta mengumpulkan nasab keturunan dari keluarganya pada tahun 2008. Sebelum itu, pria kelahiran Madinah, 3 Februari 1976 ini memperoleh informasi bahwa sebagian keluarganya ada yang dari Indonesia. la punya saudara yang berasal dari kakek tersebar di Hadratul Maut, Madinah, dan Indonesia. "(Di Indonesia) keluarga besar kami ada di Lombok, Surabaya, dan Jakarta;' ujar pria berusia 39 tahun ini kepada Suara Hidayatullah, Aprillalu.

S

76


Menjelang akhir tahun 2008, Ali datang ke Indonesia dengan niat menjalin silaturahim dengan keluarganya. Saat itu, pertama kalinya ia bertemu dengan keluarganya yang tinggal di daerah Menteng, Jakarta Selatan. Tepat di sebelah rumah dinas Kedutaan Besar Amerika Serikat. "Alhamdulillah, mereka sangat senang bisa bertemu saya, yang juga termasuk salah satu dari keluarga mereka. Meskipun, kami tidak pernah bertemu sebelumnya;' ungkap lelaki yang lahir clan besar di kota Madinah dengan wajah bahagia. Karena salah satu di antara mereka ada yang bisa berbahasa Arab dengan baik, Ali pun nyambung ketika berkomunikasi. Bahkan, ia sering berbincang pada sore hari. Hingga pada suatu kesempatan, ketika mendekati waktu maghrib ia diajak menunaikan ibadah shalat Maghrib di Masjid Agung Sunda Kelapa. "Saat itu ada ketua takmir masjid, clan langsung saya diperkenalkan kepada beliau. Akhirnya saya diminta untuk menjadi imam shalat Maghrib;' kata pendiri Yayasan Ali Jaber Indonesia. Ketika ia menjadi imam shalat, ketua takmir merasa senang bisa mendengar suara khas bacaan al-Qur'an dari Madinah. Dari situ, lanjutnya, ketua takmir meminta Ali menjadi imam shalat Tarawih clan penceramah di Masjid Agung Sunda Kelapa selama Ramadhan. "Dari situlah saya mulai kenal Wakil Presiden Jusuf Kalla yang sering datang untuk shalat Tarawih, berbuka puasa, clan i'tikaf;' kenangnya. Alhamdulillah, melalui Jusuf Kalla juga, ulama yang dikenal sejak menjadi juri program acara "Tahfidz Quran" di sebuah stasiun televisi swasta ini, mendapatkan izin tinggal di Indonesia. Kini, Ali yang biasanya menghabiskan bulan Ramadhan di Tanah Suci, sekarang lebih memilih

JUNI2015/SYABAN 1436

berdakwah di Indonesia. Menurut anak pertama dari 12 bersaudara ini, banyak umat Islam yang bisa berpuasa di Makkah clan Madinah, tetapi nikmatnya hanya buat diri mereka sendiri. "Sementara ketika saya menghabiskan bulan puasa di Indonesia untuk berdakwah, nikmat itu bisa terbagi untuk sesama Muslim lainnya;' kata dai yang pernah mendapatkan penghargaan dari Presiden Susilo Bambang Yudoyono pada 2012 atas kiprah dakwahnya itu. Ali menyayangkan, Indonesia yang penduduknya mayoritas Muslim, masih banyak yang belum bisa membaca al-Qur'an dengan baik clan benar. "Itulah salah satu sebab yang membuat saya lebih fokus memperhatikan para penghafal al-Qur'an di Indonesia, termasuk juga tunanetra;' jelasnya. Selain itu, lanjutnya, masih sedikit sekali jumlah para penghafal al-Qur'an di Indonesia. Bahkan mereka yang mengajar al-Qur'an rata-rata juga belum hafal al-Qur'an hingga 30 juz. "Ketika ada sebuah lembaga Islam dari negara Arab datang ke Indonesia untuk mencari penghafal al-Qur'an, itu susah. Padahal, calon yang sesuai untuk dijadikan imam clan pemimpin adalah para penghafal al-Qur'an;' ungkap lelaki yang hafal al-Qur'an 30 juz pada usia 11 tahun. Sejak mendapatkan izin tinggal di Indonesia, Ali merasa semakin tertarik untuk berdakwah di Indonesia. Tak heran ia sering tampil ceramah, baik di mimbar maupun dalam forum majelis taklim. Padahal, saat itu ia belum mahir berbicara bahasa Indonesia dengan baik. Sementara itu, karena jama'ahnya masyarakat Indonesia, maka menuntut ia harus bisa berbicara dengan bahasa Indonesia. Untuk itu, selama setahun di Indonesia, meski masih pulang pergi ke Madinah, ia menyempatkan untuk mempelajari bahasa

Indonesia. "Alhamdulillah, saya belajar dengan mendengar orang bicara kemudian saya praktikkan langsung, begitu seterusnya;' ucapnya. Awalnya, tambah Ali, dirinya sering ditertawakan ketika mencoba bicara bahasa Indonesia, tetapi ia tidak pernah mempedulikannya. "Kalau pengucapannya salah baru saya minta dikoreksi;' imbuhnya. Ali meyakini bahwa kemudahan dalam berbahasa itu diperoleh dari keberkahan menghafal al-Qur'an. Menurutnya, al-Qur'an itu menjadi sumber kemudahan untuk belajar apa saja. Maka, sambungnya, ketika ia mulai belajar bahasa Indonesia, tidak ada kesulitan yang berarti. "Pertama, kalau kita sudah belajar al-Qur'an, saya yakini akan mudah. Kedua, yang memudahkan saya selain al-Qur'an, adalah tauhid yang kuat;' kata pria yang kini telah mahir berbicara bahasa Indonesia tanpa mengikuti kursus. Di sisi lain, Ali mengatakan bahwa Islam di Indonesia merupakan Islam keturunan. Maksudnya, di saat orangtua Islam maka anak-anak pun ikut Islam, clan seterusnya. Islam di Indonesia kebanyakan hanya sebuah nama, sementara perilaku sehari-hari masih jauh dari nilai-nilai Islam itu sendiri. "Sebagian besar dari masyarakat Muslim di Indonesia belum mengerti ajaran Islam secara mendalam, apalagi terkait dengan ibadah sehari-hari;' katanya. Untuk itu, Ali memberikan masukan kepada Muslim di Indonesia supaya jangan berIslam hanya karena keturunan, tetapi menjadikan Islam sebagai tahapan proses untuk belajar clan terus belajar. Serta berupaya untuk selalu mengimplementasikan secara langsung apa saja yang telah dipelajari dari Islam, supaya masyarakat mengetahui bagaimana Islam yang sebenarnya. â&#x20AC;˘ Ibnu Sumari/Suara Hidayatullah

77 .


ALKABAA'IR

Jangan Biarkan Kel uar a dalam Kema siatan ISLAM M EM BAG I DOSA MENJADI DUA MACAM MENU RUT AL-QUR- AN DAN AS-SUNNAH: DOSA-DOSA BESAR DAN DOSA-DOSA KECIL. DOSA-DOSA BESAR (AL-KABAA'IR), MENU RUT SEJUMLAH ULAMA MENCAPAI 70 JENIS. NAMUN, ADAJUGA YANG MENCATAT LEBIH. RUBRIK 1Nl MENGURAIKAN APA-APA SAJA YANG TERMASUK DOSA-DOSA BESAR AGAR KITA BISA MENGHINDARINYA.

Menjaga keluarga merupakan tanggung jawab kepala rumah tangga. Baik buruknya keluarga bergantung bagaimana ia melaksanakan tanggung jawab tersebut dengan baik. eorang ibu di Lampung, Sumatera Selatan curiga terhadap perubahan tubuh putrinya yang masih duduk di sekolah menengah atas. Setelah didesak, si anak kemudian mengakui telah dicabuli oleh Iima pemuda, salah satunya adalah pacarnya.

S 78

Kasus seperti itu sudah sering terjadi di masyarakat akibat orangtua mengizinkan anaknya berpacaran. Tidak bisa dipungkiri, orangtua zaman sekarang banyak menganggap pacaran sebagai hal yang biasa dan lumrah. Mereka lupa bahwa akibat dari pembiaran tersebut bisa berdampak buruk pada anaknya sebagaimana yang dialami oleh keluarga di atas. Bila sudah demikian, berarti sang anak sudah melakukan kemaksiatan. Padahal, Islam dengan tegas melarang umatnya membiarkan anggota keluarganya terjerumus dalam perbuatan dosa. Perbuatan dosa yang dilakukan oleh anggota keluarga banvak bentuknya, seperti zina, minum khamer, berjudi,

tidak berpuasa, meninggalkan shalat, tidak mengeluarkan zakat, dan lain-lain. Menu rut para ulama, jika dalam keluarga ada yang berbuat kemaksiatan seperti itu, berarti sama halnya memelihara dan mengasuh keluarganya dalam dosa. Dalam hal ini yang bertanggung jawab adalah kepala keluarga. Dan jika perbuatan itu tidak bisa berhenti, keluarga itu menjadi keluarga yang terkutuk dan terce la. Termasuk mengasuh keluarga dalam dosa yaitu mengajak orang lain dalam sebuahpersatuan atau kelompok untuk mengerjakan perbuatan dosa, seperti minum khamer atau membuat tempat pelacuran di lingkungan keluarganya. Orang yang sengaja melakukan hal-hal tersebut, berarti telah melakukan dosa besar. Rasulullah ~ bersabda, "Ada tiga golongan yang

Allah haramkan surga baginya yaitu peminum khamer, orang durhaka pada kedua orangtuanya, dan kepala pelacur yang se/alu menetapkan kekejian pada ke/uarganya." (Riwayat Ahmad, AIBazzar, dan Hakim). TEGAS TERHADAP KELUARGA

Dalam keluarga, orang yang paling bertanggung jawab adalah suami. la pemimpin bagi istri dan anak-anaknya.

I

SUARA HIDAYATULLAH www.hidayatullah.com


Karenanya, seorang suami tidak boleh takut pada istri. la harus mengarahkan dan membimbing istrinya agar menjadi pen damping yang baik baginya dan ibu yang baik pula bagi anak-anaknya. Di antara yang harus dilakukan oleh seorang suami, tidak membiarkan istrinya bergaul bebas dengan teman laki-lakinya dan keluar rumah tanpa berjilbab. Allah ~ telah menetapkan suami sebagai pemimpin dalam rumah tangga yang kelak akan dimintai pertanggungjawaban atas apa yang dipimpinnya. Nabi Mu ham mad ~ bersabda, "Setiap kalian ra'in (penanggungjawab) dan masing-masing akan ditanya tentang tanggungjawabnya. Penguasa adalah penanggungjawab atas rakyatnya, dan akan ditanya tentangnya. Suami menjadi penanggungjawab dalam keluarganya, dan akan ditanya tentangnya." (Muttafaq 'alaih). lbnu Hajar menjelaskan, yang dimaksud ra'in adalah penjaga yang bertugas memperbaiki perkara yang dapat membaikkan amanah yang ada dalam penjagaannya. la dituntut berlaku adil dan menunaikan perkara yang dapat memberi maslahat bagi apa yang diamanahkan kepadanya. (Fathul Bari, 13/140). Dalam sebuah Hadits Rasulullah ~ bersabda, "Ada tiga golongan yang tidak akan dilihat a/eh Allah pada hari Kiamat nanti, yaitu arang yang durhaka kepada kedua orangtuanya, perempuan

yang menyerupai laki-laki, dan addayyuts . .. " (Riwayat an-Nasa'i). Para ulama menjelaskan, addayyuts maknanya seorang suami atau ayah yang membiarkan kemaksiatan terjadi dalam keluarganya. Ketika melihat kemungkaran dalam keluarganya, dia hanya diam saja dan tidak mengubahnya. lmam Ad-Dzahabi dalam kitabnya AI-Kabaa'ir, bab Jiwath, menjelaskan bahwa jika seorang suami mengetahu i istrinya telah berselingkuh (berzina) dan dia hanya diam saja (membiarkannya), Allah ~ telah haramkan surga atasnya karena Allah ~ telah menulis di pintu surga: 'Kamu haram dimasuki seorang dayyuts': yaitu orang yang mengetahui perbuatan buruk (zina) pada istrinya, tapi dia diam saja dan tidak cemburu. Seorang istri, bagaimanapun kedudukannya tetap saja lemah. Karenanya, ia membutuhkan bimbingan dan pengarahan dari seorang laki-laki yang memiliki akal, kekuatan, kesabaran, dan kasih sayang. Seorang suami yang dayyuts akan menyebabkan rusaknya agama dan akhlak anggota keluarga, sehingga layaklah ia mendapatkan ancaman keras sebagaimana yang disebutkan dalam Hadits di atas. Menurut lmam lbnul Qayyim dalam kitabnya Ad-Da-u wad Dawaa' dijelaskan, ad-dayyuts adalah makhluk Allah yang paling buruk dan diharamkan masuk surga. Karena sifat

inilah yang menyebabkan keburukan pada agama istri dan anak-anaknya. Dengan membiarkan atau menuruti kemauan mereka dalam perkara yang bertentangan dengan syariat, berarti menjerumuskan mereka ke dalam jurang kehancuran. Seseorang laki-laki yang bersikap dayyuts biasanya karena lemahnya sifat ghiirah (kecemburuan) dalam diri seseorang. Padahal sifat ini merupakan bagian dari iman. Barangsiapa yang tidak memiliki ghiirah berarti imannya tidak sempurna. Ghiirah akan menghidupkan hati manusia yang kemudian akan menghidupkan anggota tubuhnya, sehingga mampu menolak perbuatan buruk dan keji. Sebaliknya, hilangnya si fat ghiirah akan mematikan hatinya, yang kemudian akan mematikan kebaikan anggota tubuhnya. lni yang menyebabkan ia sama sekali tak ada penolakan terhadap keburukan dalam dirinya. Adalah merupakan kewajiban bagi setiap imam dalam keluarga untuk mendidik dan menanamkan pondasi Islam dalam keluarga sebagai bekal dasar kehidupan mereka. Seorang kepala rumah tangga harus selalu ingat firman Allah yang artinya, ''lagalah dirimu dan ke/uargamu dari api neraka... " (At-Tahrim [66]: 6). Semoga kita diberi kemampuan menjaga keluarga dengan baik dan tidak membiarkan dalam dosa. â&#x20AC;˘ Bahrul Ulum/Suara Hidayatullah

NABI MUHAMMAD ~ BERSABDA, "SET/AP KALIAN RA'/N (PENANGGUNG }AWAB) DAN MAS/NG-MASING AKAN DITANYA TENTANG TANGGUNG }AWABNYA. PENGUASA ADALAH PENANGGUNG}AWAB ATAS RAKYATNYA, DAN AKAN DITANYA TENTANGNYA. SUAM/ MEN}ADI PENANGGUNG}AWAB DALAM KELUARGANYA, DAN AKAN DITANYA TENTANGNYA." (MUTTAFAQ 'ALAIH).

JUN I201S/SYABAN 1â&#x20AC;˘136

79 .


ALBUM

PELATIHAN DAI Dl RAJA AMPAT

TABLIGH AKBAR MIUMI MIUMI dan Penyelenggara Islamic Book Fair (IBF) 2015 Masjid Raya Pondok

Persaudaraan Dai Indonesia (POS DAI) mengadakan pelatihan dai di Desa Waigama, Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat (25-26/4). Acara yang dihadiri tokoh agama dan masyarakat Desa Waigama ini menghadirkan pemateri Ketua Departemen Dakwah PP Hidayatullah, Ustadz Shohibul Anwar dan Pengajar Grand MBA Hidayatullah, Ustadz Agung Tranajaya.* Niesky H Permana/Suara Hidayatullah

lndah Jakarta menggelar acara tabligh akbar dengan tema "Untuk Indonesia yang Lebih Beradab" di Masjid Raya Pondok lndah, Jakarta, (30/4). Acara dihadiri di antaranya, Ustadz Adnin Armas (Direktur Eksekutif INSIST ) dan Ustadz Fadzlan Garamatan (Pimpinan Yayasan AI-Fatih Kaaffah Nusantara). * lbnu Sumari/Suara Hidayatullah DOKUMEN RUMAH ACEH

MUH ABDUS SYAKURISUARA HIDAYATULLAH

JITU GELAR PELATIHAN JURNALISTIK UNTUK MAHASISWA Jurnalis Islam Bersatu (JITU) menggelar Pelatihan Jurnalistik Dakwah untuk mahasiswa bertempat di kantor Kelompok Media Hidayatullah (2-3/5). Pelatihan selama dua hari ini menghadirkan pemateri Muhammad Pizaro (jurnalis /s/ampos.com), Fajar Siddiq (jurnalis Kiblat.net), lbnu Syafaat (jurnalis majalah Suara Hidayatullah), dan Abdus Syakur (fotografer majalah Suara Hidayatullah ). * lbnu Sumari/Suara Hidayatullah.

Redaksi menerima foto kegiatan ke lslaman di daerah Anda, kirim ke redaksi@hidayatullah.com

80

PELUNCURAN PPKUM MUHAMMADIYAH SUMATERA BARAT Pusat Pendidikan Kader Ulama Muhammadiyah (PPKUM) Sumatera Barat resmi diluncurkan (29/3). Acara yang bertempat di Masjid Taqwa Muhammadiyah, Padang ini dihadiri Gubernur Sumbar, Prof H lrwan Prayitno, Ketua PP Muhammadiyah, Ustadz Yunahar llyas, dan PW Muhammadiyah Sumbar, Bustanuddin Agus.* Dodi Nurja/Suara hidayatullah

SUARA HIDAYATULLAH J www.hidayatullah.com


MUH ABDUS SYAKUR/SUARA HIDAYATULLAH

DOKUMEN DOMPER DHUAFA

STIE AWARD 11 DAN SEMINARJURNALISTIK BEM STIE Hidayatullah menggelar acara STIE Award 11 dan serah terima jabatan dari pengurus BEM STIEHID periode 2014-2015 kepada pengurus baru periode 2015-2016 di Cilodong, Depok,jawa Barat (30/4). Dalam acara yang dihadiri sekitar 100 orang ini juga diadakan Seminar jurnalistik bertema "Peran Mahasiswa dan Media Islam dalam Menjawab Tantangan Dunia jurnalistik" dengan pembicara Dadang Kusmayadi, Pemred majalah Suara Hidayatullah.* Muh. Abdus Syakur/Suara Hidayatullah

DISKUSI PUBLIK DOMPET DHUAFA Dompet Dhuafa mengadakan diskusi publik dengan tema "Menilik Budaya dan Islam Nusantara di Negeri Paman Sam" di Jakarta Pusat, jumat (24/4). Turut hadir Presiden Direktur Dompet Dhuafa, Ahmad juwaini, lmam Besar New York, Shamsi Ali, dan Chief Editor Bloomberg Businessweek Indonesia, Dadi Krismatono.*Bani/Humas Dompet Dhuaja DOKUMEN SEKOlAH PEMIMPIN HIDAYATULLAH

DOKUMEN SDIT DARUL ABIDIN

'

SEMINAR PARENTING SDIT DARUL ABIDIN Komite Sekolah SDIT Darul Abidin, Depok, jawa Barat mengadakan seminar parenting di gedung SDIT Darul Abidin (11/4). Acara yang dihadiri puluhan orangtua murid ini menghadirkan pembicara lda 5 Widayanti, penulis buku Mendidik Karakter dengan Karakter.* Fita Chakra/Komite Sekolah SDIT Darul Abidin

BAKSOS BMH SIDOARJO BMH Sidoarjo mengadakan bakti sosial, antara lain pembagian sembako dan penyaluran beasiswa bagi para siswa binaan di Dusun Pandan Sari Tlocor, joban, jawa Timur (29/4). Acara dihadiri puluhan warga RW 09 Perum Puri lndah Suko, Kadiv Program dan Pendayagunaan BMH Sidoarjo, Slamet Kadireja, dan Ketua RW 09.* Hermanto/ BMH Sidoarjo

PELATIHAN JURNALISTIK MA HIDAYATULLAH DEPOK Baitul Maal Hidayatullah (BMH) dan Sekolah Pemimpin MA Hidayatullah Depok menggelar acara Training jurnalistik di Depok, jawa Barat (2/5). Acara bertema "Membangun Kreatifitas Pelajar dalam Dunia Tulis Menulis". Turut sebagai pembicara Mahladi, Pemred Kelompok Media Hidayatullah dan lmam Nawawi, Pemred majalah Mulia.* Hermanto/ Sekolah Pemimpin Hidayatullah Depok

DOKUMEN HIDAYATULLAH KEPULAUAN RIAU

m--

DIALOG KEAGAMAAN HIDAYATULLAH RIAU PW Hidayatullah Kepulauan Riau menggelar acara Dialog Keagamaan yang bekerjasama dengan Forum Pemberdayaan Komunikasi Pondok Pesantren (FKPPP) Provinsi Kepulauan Riau (27/4). Acara yang bertempat di aula Pondok Pesantren Hidayatullah Batam ini dihadiri sekitar 200 peserta berasal dari perwakilan BEM, mahasiswa, FKPPP Prov Kepri, dan Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI).* PW Hidayatullah Kepulauan Riau

JUNI2015/SYABAN 1436

81 .


SILATURAHIM GERAKAN ANTI RENTENIR DAN KRISTENISASI

Perang Lawan Rentenir Nyawa terancam sudah menjadi ha/ biasa. "Assalamua'alaikum, to long saya, Pak. Pinjamkan dana untuk membayar utang saya kepada rentenir. Mereka sudah mengancam ingin menculik anak saya jika tidak membayar:' Begitulah penggalan pesan singkat (SMS) yang masuk ke telepon genggam khusus pengaduan Gerakan Anti Rentenir clan Kristenisasi (GARR). Tidak hanya satu atau dua buah sms, jumlahnya sangatbanyak.Bahkan,kasusnya pun sangat memiris hati. "Ada yang jatuh melarat, rumah tangga hancur, hubungan sosial rusak, jual ginjal, bahkan ada yang menjual diri karena berurusan dengan rentenir;' kata Ketua GARR, Zidan Al-Muhajir. Melihat hal tersebut, beberapa aktivis clan para tokoh pergerakan umat Islam di Bekasi, Jawa Barat, berkumpul untuk membentuk Gerakan Anti Rentenir clan Kristenisasi (GARR), akhir April2014. Lebih lanjut Zidan mengatakan, GARR adalah wadah kelaskaran untuk membantu pendampingan para korban rentenir yang sudah bertaubat dalam penyelesaian utang tanpa bunga. GARR juga mengarahkan clan membina masyarakat yang pernah terjerumus dalam praktik riba supaya tidak terjun lagi untuk kedua kalinya. Dalam pendampingan, terang Zidan, penyelesaian utang para korban dengan rentenir, GARR berusaha keras membayar utang hanya pokoknya saja. Tapi, dalam hal ini tidak begitu saja berjalan lancar. Adu mulut, bahkan bisa jadi

82

Kegiat an Kaj ian Bahaya Riba GARR di masj id AI Maghrifah Bekasi

bentrok fisik juga sangat rentan terjadi. Kata Zidan, setiap korban yang mengadu akan dibantu. Namun, mereka wajib mengikuti prosedur dari GARR. Salah satunya jika korbannya wanita, maka harus sepengetahuan suami. Selanjutnya, tinggal atur jadwal penyelesaian dengan berhadapan langsung dengan para rentenir itu. Berdasarkan pengalaman GARR, kebanyakan para korban rentenir ini mentalnya sudah terpuruk, apalagi ditambah bila para rentenir melakukan intirnidasi. "Sering kita temukan para korban itu berada dalam ketakutan luar biasa clan tidal< sedikit mereka ini cara berpikirnya sudah di atas kenormalan;' imbuh Zidan yang mengaku mendapatkan dana bantuan berasal dari donatur perorangan maupun lembaga. BERLATIH BELA OIRI Di situlah GARR tampil mendampingi mereka, memulihkan kondisi mental, memberikan tarbiyah keagamaan, clan mendampingi mereka untuk menyelesaikan utang piutang tanpa bunga. Tidal< mudah bagi GARR dalam menjalankan praktiknya. Teror

clan ancaman yang membahayakan nyawa sudah menjadi makanan sehari-hari. Pernah suatu hari, ketika sedang menangani kasus, Zidan menghadapi rentenir yang jumlahnya 20 orang beserta pengawalnya. Namun, karena dilandasi dengan keimanan para anggota GARR tidal< gentar. "Resiko kehilangan nyawa bagi kami itu sebuah tantangan clan keasyikan tersendiri;' tekadnya. Untuk menghadapi ancaman yang datang tiba-tiba clan tidal< terduga, tiap anggota juga berlatih imu beladiri secara rutin. Saat ini GARR sudah bergerak di daerah Jakarta, Depok, Bogor, Tangerang, clan Bekasi. Ke depan GARR akan melebarkan ruang lingkup kerjanya, tidal< hanya di daerah Jabodetabek saja, tetapi semua daerah di Indonesia. Karena itu, GARR berharap setiap ormas clan aktivis Islam di daerah ikut bergabung untuk memerangi penyakit riba ini. "Banyak kasus dari luar kota yang membutuhkan bantuan untuk kita tangani, GARR ingin membuka pengaduan itu di setiap wilayah Indonesia;' pungkasnya. â&#x20AC;˘ Niesky Hafur Permana/Suara Hidayatullah

SUARA HIDAYATULLAH Iwww.hidayatullah.com


DOA '@~~

Setelah Shalat Witir

" I ~~ ~ /

O""

. .. \

""

o"" ... > ~""

l -.-a . .. l ww:..-.

/

/

.\

o>

'---'""..

1/Ya Allah aku berlindung dengan keridhaan-Mu dari kemarahan-Mu, dan dengan kesalamatan-Mu dari hukuman-Mu dan aku berlindung kepada-Mu dari siksa-Mu. Aku tidak mampu menghitung pujian dan sanjungan kepada-Mu, Engkau ada/ah sebagaimana yang Engkau sanjungkan kepada diri-Mu sendiri." (Riwayat Abu Daud, Tirmidzi, An-Nasai dan lbnu Majah). Para ulama sepakat, setelah shalat witir disunnahkan membaca doa di atas sebagaimana yang dilakukan oleh Rasulullah SAW. *Bahrul Ulum/Suara Hidayatullah

JUN12015/SY~'E\AN

1436

83 .


WAWANCARA

Lul,manul Hakim, Ph.D, Direktur LPPOM-MUI

Disertasi Anti Gelatin Babi ukan cuma ramaja tanggung yang merasa galau. Direktur Lembaga Pengkajian Pangan Obatobatan clan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM-MUI), Lukmanul Hakim juga merasakannya. Pasalnya, beredar fatwa bahwa gelatin yang berasal dari babi sekalipun halal hukumnya. Alasannya, gelatin dianggap telah berubah bentuk fisik clan susunan kimianya dari zat asalnya. Dalam istilah fiqih, hal itu disebut istihalah. Lukman galau, sebab fatwa itu didukung oleh sejumlah ulama dari Kuwait clan Qatar. Di antaranya adalah Syaikh Yusuf al-Qaradhawi yang pernyataannya ramai dibahas pada 2014lalu. Kata Lukman, dirinya kerap dibenturkan dengan fatwa tersebut oleh produsen atau lembaga halal asing yang ingin mendapatkan sertifikasi halal dari MUI. Karena MUI menegaskan, gelatin yang berasal dari babi atau dari hewan yang tidak disembelih secara syar'i adalah haram. Alhamdulillah, galaunya Lukman berlalu sudah. Awal April2015, Lukman berhasil mempertahankan disertasinya tentang batalnya istilah istihalah untuk gelatin babi. Disertasi berjudul, "An Islamic and Scientific Perspective on Istihalah", yang dikerjakannya sejak 2010 diganjar predil<at Cum Laude oleh Islamic University of Europe di Belanda. Kepada wartawan Suara Hidayatullah, Surya Fachrizal, Lukman menceritakan tentang disertasinya itu. Apa saja argumen yang diajukannya, apa saja efek dari dihalalkannya gelatin babi, clan apa harapan Lukman dengan disertasinya itu?

B

84


Apa latar belakang Anda mengangkat tema istihalah gelatin babi untuk disertasi Anda? Ini berangkat clari kegalauan saya tentang fatwa clari Timur Tengah tentang halalnya status gelatin meski berasal clari babi. Karena hal itu akan berimbas ke banyak hal. Terutama clalam masalah sertifikasi halal. Salah seorang ulamanya aclalah Syaikh Yusuf al-Qaraclhawi yang menyatakan gelatin, walaupun berasal clari babi, aclalah procluk istihalah. Apa sebenarnya pengertian istihalah? Secara lughatan (bahasa), artinya transformasi atau perubahan bentuk. Secara syar'an (clefinisi syariah), perubahan hukum clari halal menjacli haram. Atau sebaliknya clari haram menjacli halal. Sejak kapan ada pembahasan tentang istihalah dan apa contohnya? Bahasan tentang istihalah suclah lama acla. Kasusnya aclalah tentang khamr (etanol) berubah menjacli cuka. Cuka memang halal berclasarkan Haclits Nabi SAW clan berbagai keterangan para ulama. Tapi para ulama fikih berbecla penclapat, apakah istihalah bisa cliterapkan pacla hallain. Imam AsySyafi'i membatasi istihalah hanya pacla kasus khamr berubah menjacli cuka saja. Ticlak untuk hallain. Seclangkan Imam Abu Hanifah ticlak menutup kemungkinan pacla kasus lain. Argumen inilah yang clipakai clalam kasus gelatin clari babi. Gelatin asal tulang babi clianggap halal karena telah berubah jauh clari zat asalnya. Apakah Anda merasa sedang berhadap-hadapan dengan Syaikh al-Qaradhawi dengan disertasi Anda? Iya. Secara ilmiah saya seolah menclebat beliau.

IUNI 2015/SYABA N 1436

Apa efek dari fatwa gelatin babi halal? Ticlak perlu lagi sertifikasi halal untuk gelatin. Karena clari manapun sumbernya, walaupun babi, semua gelatin halal. Efeknya aclalah fatwa tersebut clijaclikan argumen oleh banyak proclusen clan lembaga fatwa. Terutama yang berasal clari Eropa. Mereka menuntut penjelasan saintifis kenapa MUI menolak fatwa halal gelatin babi yang telah mengalami perubahan jauh clari zat aslinya, clan telah clifatwa halal sebagian ulama itu. Apa argumen Anda terhadap fatwa tersebut? Dalam disertasi itu, saya membahas istihalah secara sains. Temuan saya, gelatin dari babi ticlak bisa disamakan dengan cuka yang terbuat dari khamr. Penjelasannya, khamr berasal clari zat halal seperti buah-buahan (yang diproses menjadi alkohol!etanol), kemudian diproses menjacli cuka yang statusnya clinyatakan halal dalam syariat. Sedangkan gelatin dari babi, atau clari hewan yang ticlak clisembelih secara halal, status zatnya memang haram sejak awal.

Imam

Asy--Syafi'i membatasi istihalah hanya pada kasus khamr berubah menja9i cuka saJa.

Selain itu, argumen apalagi? Saya juga melakukan kajian pustaka tentang gelatin. Terutama gelatin dari babi. Hasilnya, secara molekuler, tidak banyak perubahan yang terjacli pada gelatin yang terbuat clari babi. Jacli sifat fisiknya sebenarnya tidak berubah. Karena itu, menurut penelitian saya, gelatin babi bukan termasuk produk istihalah. Berapa lama Anda melakukan penelitian tersebut? Saya sudah mengajukan penelitian itu sejak 2010 di Islamic University of Europe. Tanpa sponsor, saya modal nekat. Ha .. ha .. ha ... Ada pertanyaan yang sulit Anda jawab? Ticlak ada. Sebab semua materinya suclah saya kuasai. Bagaimana suasana sidangnya? ltu siclang terbuka, acla Iima orang penguji. Menariknya clari Iima orang itu acla clua orang Syiah. Mereka mengaku sepenclapat clengan argumen saya. Tapi mereka bertanya, kenapa ticlak acla penclapat clari mazhab Ja'fari clalam clisertasi saya. Apa alasan memilih IUE untuk program doktoral Anda? Karena isu gelatin babi sebagai procluk istihalah banyak berkembang cli Eropa. Dan, sikap MUI sering clibenturkan clengan fatwa halal gelatin babi itu. Sekarang argumen clalam clisertasi saya seclang banyak clibahas cli Eropa. Apa harapan Anda dengan disertasi tersebut? Saya berharap bisa menjacli sumbangsih clalam membuat keputusan-keputusan hukum clalam masalah halal. Karena menurut saya, Islam terbuka terhaclap sains untuk menunjang referensi hukum. â&#x20AC;˘

85

°


HIKMAH

Umar bin Abdul Aziz dan Anak yang Berilmu OLEH MASROKAN'

etika Umar bin Abclul Aziz cliangkat menjacli pemimpin clatanglah para utusan clari berbagai negara. Salah satu clari mereka aclalah seorang anak kecil utusan clari Hijaz. Ketika anak kecil ini henclak berbicara, Umar berkata, "Henclaklah yang berbicara orang yang lebih tua clarimu:' Lalu anak kecil itu berkata, "Wahai Amirul Mukminin, jika apa yang engkau katakan itu benar, sungguh orang yang berhak clucluk cli singgasanamu aclalah orang yang lebih tua clarimu:' Umar berkata, "Engkau benar sekali, sekarang bicaralah!" Anak kecil itu berkata, "Wahai Amirul Mukminin, sesungguhnya kami menghaclapmu clari sebuah negeri yang clipuji Allah yang Dia karuniakan kepacla kami clengan sebabmu. Kami ticlak menghaclapmu karena kami takut clan berharap kepaclamu. Kami ticlak khawatir kepaclamu, karena kami telah kau buat merasa aman cli clalam rumah-rumah kami. Kami ticlak takut kepaclamu, karena kami merasa aman clari kezalimanmu clan kami yakin clengan keaclilanmu. Kami aclalah utusan yang menghaturkan syukur clan kesejahteraan:' Lalu Umar berkata kepaclanya, "Wahai anak kecil, berilah aku nasihat:' Anak kecil itu berkata, "Wahai Amirul Mukminin, sesungguhnya para manusia tertipu clengan kebaikan Allah clan pujian manusia kepacla mereka. Karena itu, janganlah engkau menjacli orang yang tertipu clengan kesantunan Allah clan pujian manusia, hingga menyebabkan kakimu tergelincir clan engkau menjacli orang yang clikatakan Allah clalam al-Qur' an, ': .. Dan janganlah kalian menjadi seperti orang-orang (munafik) yang berkata kami mendengarkan, padahal mereka tidak mendengarkan .. :'

I(

86

Kemuclian Umar meneliti umur anak itu clan ternyata ia berusia 12 tahun. Akhirnya, Umar menyenanclungkan beberapa syair untuk mereka:

Belajarlah, sungguh manusia itu tidak dilahirkan dalam keadaan berilmu. Orang yang mempunyai ilmu berbeda dengan arang yang tidak memiliki ilmu. Orang yang besar bagi sebuah kaum, tidak diukur dari umurnya. Eisa jadi anak kecil namun sudah menjadi rujukan semua orang. (Disaclur clari kitab al-Aghani karya Abi Faraj alAshfahani). CINTA DENGAN NASIHAT Dari kisah cli atas, acla pelajaran inclah yang clapat kita petik, yaitu henclaknya kita tak alergi clengan kritik, saran maupun nasihat. Sebab, siapapun kita, bail< orang awam, pejabat, hartawan, ilmuwan, maupun penguasa sekalipun, tetaplah manusia yang memiliki salah clan lupa. Kritik, saran, maupun nasihat tetap kita butuhkan untuk mengingatkan cliri tatkala menyimpang clari kebernaran. Apa yang clilakukan Umar aclalah cermin bagi kita. Bahwa menerima kritik, saran maupun nasihat ticlaklah membuat cliri hina. Seorang penguasa atau pemimpin kelompok ticlaklah turun kewibawaannya lantaran clikritik bawahannya. Seorang ulama ticlaklah turun kemuliaannya lantaran clikritik muricl ataupun ulama lainnya. Justru cli sinilah letak kemuliaannya ketika clia menerima clengan lapang clacla. Dan, akan segera menyaclari kesalahannya clan segera memperbaikinya. Dengan terus

I

SUARA HIDAYATULLAH www.hidayatullah.com


memperbaiki diri, maka akan menjadi pribadi yang makin sempurna serta dicintai sesama. Umar bin Al-Khaththab bertutur, "Manusia yang berakal ialah manusia yang suka menerima clan meminta nasihat:' DIHORMATI KARENA BERILMU

Ada pelajaran lain dari kisah di atas, yaitu ilmu akan melahirkan kemuliaan clan keberanian. Seperti anak kecil itu. Dengan ilmu yang dia miliki, dia percaya diri terhadap apa yang hendak disampaikan. Meski dia berhadapan dengan penguasa, tapi tetap berani berbicara. Ketika dia hendak ditolak untuk berbicara tersebab masih ada orang yang lebih tua darinya, ia pun mampu menyampaikan hujjah yang kuat. Akhirnya dengan lapang hati, Umar pun memberi kesempatan kepadanya untuk berbicara. Bahkan, Umar pun meminta agar dia berkenan menasihatinya. Itulah ilmu yang dari zaman ke zaman senantiasa memberi kemuliaan clan keistimewaan bagi pemiliknya. Karena ilmulah seseorang disegani clan dihormati. Berkat ilmu pula, seseorang dikala hid up begitu bermanfaat bagi kehidupan. Tak aneh hila dengan ilmu yang berbingkai iman, generasi Islam terdahulu mampu tampil menjadi rahmatan lit alamiin serta memimpin peradaban dunia. Dengan ilmu itu, mereka berhasil mengukir karya-karya spektakuler yang membawa kemaslahatan bagi manusia. Dalam sejarah Islam begitu banyak manusia yang namanya mengabadi clan selalu dikenang berkat ilmu yang dimilikinya. Abu Bakar begitu mencintai ilmu yang diajarkan Rasulullah ~¡ Dialah salah satu Sahabat yang dimintai fatwa oleh Rasulullah ~¡ Umar bin Al-Khaththab, dialah Sahabat yang kritis clan memiliki keberanian untuk menyampaikan pendapatnya. Ali bin Abi Thalib, karena ilmunya dia dijuluki sebagai babu al-ilmi (gerbang ilmu). Ibnu Abbas yang dikenal sebagai hibr al-ummah (tinta umat) adalah sahabat yang paling mendalami ilmu tafsir. Ibnu Mas'ud yang dijuluki sebagai shahib an-na'lain wa al-wisad wa al-mitharah (pemilik sandal, bantal, geriba Rasulullah ~) mengabadi namanya karena paling mendalam peng~tahuannya tentang al-Qur'an. Dan masih banyak lagi yang lainnya. Tentu, kita semua patut meneladani kesungguhan mereka dalam menggeluti ilmu clan mengamalkannya. Mereka menjadi pribadi yang banyak menebar manfaat di masa hidupnya. Bahkan, setelah wafatnya, kisah hidup mereka terus dikaji clan diambil ibrahnya. Karya mereka juga terus bermanfaat bagi manusia yang hidup setelahnya. Pahala kebaikan pun terus mengalir melimpahi mereka dalam kehidupan abadi karena kebaikan clan ilmu yang mereka wariskan.

JUNI 2015/SYAB,AN JqJ6

SPIRIT UNTUI< BELAJAR

Pelajaran selanjutnya yang dapat kita petik dari kisah di atas adalah syair yang diucapkan oleh Umar bin Abdul Aziz. Bahwa sangat berbeda antara orang berilmu dengan yang tidak berilmu. Dan kemuliaan seseorang itu tak selalu berkorelasi dengan usianya. Bisa jadi, seorang masih berusia muda, tapi karena berilmu, maka mulialah dia. Bahkan, dia juga bisa menjadi rujukan semua orang. Itulah spirit bagi kita untuk terus belajar. Tak sepantasnya orang beriman bersikap malas ketika berinteraksi dengan ilmu. Sebab, ilmu adalah tangga menggapai kejayaan diri clan umat. Sejarah telah mengajari kita, Muslim pernah berjaya clan memimpin dunia berkat ilmu clan pengetahuan yang dikuasainya. Dengan ilmu tersebut, mereka berhasil menyumbangkan penemuan-penemuan untuk kemajuan manusia. Dengan ilmu pula, umat ini disegani clan berjaya di atas umat lain. Sungguh benar janji Alah ~ dalam firman-Nya, "... Niscaya Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat ... :' (Al-Mujadilah [58]: 11). Mari kita terus bangun spirit untuk belajar. Sehingga kita menjadi umat yang berilmu. Dengan jalan itu, semoga Allah ~ kembali melimpahi kejayaan untuk kita. Allahu a'lamu bishshawab. â&#x20AC;˘ Pengasuh Pesantren Hidayatullah Kendari, Sulawesi Tenggara

87 .


MUTIARA QUR'AN

Bahaya Berpaling dari Al-Qur' an OLEH MASYKUR*

"Barang siapa yang berpaling dari pengajaran Allah Yang Maha Pemurah (ai-Qur' an), Kami adakan baginya setan (yang menyesatkan), maka setan itulah yang menjadi teman yang selalu menyertainya. Sesungguhnya setan-setan itu benar-benar menghalangi mereka dari jalan yang benar dan mereka menyangka bahwa mereka mendapat petunjuk." (Az-Zukhruf [43]: 36-37).

MUQADDIMAH Menyikapi kebenaran kanclungan al-Qur'an aclalah pilihan bagi setiap manusia. la bebas menjatuhkan pilihan sekaligus siap menanggung risiko. Dalam al-Qur'an pilihan itu clisebut; imma syakiran wa imma kafuran. Apakah manusia tersebut menjacli orang yang bersyukur atau memilih tergo long ingkar clan tak tahu cliri terhaclap nikmat Tuhan. Ayat cli atas mengurai sekaligus mengingatkan akibat berpaling clari ajaran al-Qur' an. Ketika orang lalai mempelajarinya atau ticlak pecluli clengan tuntunan yang clisyariatkan, niscaya ia clijauhkan clari kenikmatan iman serta ukhuwah. Akibatnya, ia gelisah kala berinteraksi clengan al-Qur'an. Mereka malah clicekoki clengan "kenyamanan" bersahabat clengan setan yang jelas musuh nyata bagi orang-orang beriman. MAKNAAYAT Menurut ahli tafsir terkenal, Abclurrahman as-Sa'cli, dzikru Rahman tak lain aclalah al-Qur' an sebagai pemanclu hiclup orang-orang beriman. Bagi setiap Muslim,

88

al-Qur' an aclalah rahmat terbesar yang cliberikan oleh Yang Maha Penyayang kepacla segenap hamba-Nya. Henclaknya mereka meyakini Islam sebagai satu-satunya jalan hiclup clan al-Qur'an aclalah sebaik-sebaik hacliah clari Allah ~- Sebab cli sana terbentangjalan menuju kebahagiaan clan keberkahan hiclup cli clunia clan akhirat. Sebaliknya, jika berpaling clari al-Qur'an clan mengabaikan ajarannya, menjacli awal segala kesengsaraan hiclupnya kelak. Pikirannya terbuai clalam angan-angan kosong yang clijanjikan oleh setan. Seclang clirinya tenggelam clalam kubang maksiat kepacla Allah ~Senacla cli atas, az-Zujaj seperti clihimpun oleh asySyaukani clalam Tajsir Fathu al-Qadir berkata, sesiapa cli antara manusia yang berpaling clari al-Qur'an clan lalai clari mempelajari hikmah yang terkanclung cli clalamnya, niscaya Allah ~ timpakan kepaclanya pertemanan clengan setan. Layaknya sekawan yang karib, orang itu tak lagi berjarak clengan setan yang sesungguhnya biang clari segala keburukan clan kesengsaraan clunia-akhirat. Karena "telanjur" akrab, alih-alih mampu menolak, jiwa yang suclah

SUARA HIDAYATULLAH Iwww.hidayawllah.com


tertipu itu tak sungkan lagi menuruti segala bisikan yang membuatnya terjerat dalam perangkap jahat setan. Oleh Allah ~' orang itu kelak mendapatkan hukuman yang setimpal dan penyesalan tiada berbatas. "Berkatalah salah seorang di antara mereka: 'Sesungguhnya aku dahulu (di dunia) mempunyai seorang teman yang berkata: Apakah kamu sungguh-sungguh termasuk orang-orang yang membenarkan (hari Kiamat)? Apakah jika kita telah mati dan menjadi tanah dan tulang belulang? Apakah sesungguhnya kita benar-benar (akan dibangkitkan) untuk diberi pembalasan? Berkata pulalah ia, 'Maukah kamu meninjau (temanku itu)?' Maka ia meninjaunya, lalu dia melihat temannya itu di tengah-tengah neraka menyala-nyala. la berkata (pula): 'Demi Allah, sesungguhnya kamu benarbenar hampir mencelakakanku. Jikalau tidaklah karena nikmat Tuhanku pastilah aku termasuk orang-orang yang diseret (ke neraka):" (Ash-Shaffat [37]: 51-57). BERTEMAN DENGAN AL-QUR' AN Ayat tersebut menerangkan makna menarik berupa korelasi sebab akibat. Seorang hamba yang menjauh dari al-Qur'an justru kian mendekatkan dirinya kepada setan. Layaknya sebuah promosi gratis, musuh Allah itu dengan senang hati berkawan kepada manusia-manusia yang diliputi kegalauan jiwa. Tak tanggung-tanggung, ikatan mereka langsung menjadi hubungan spesial yang dinamai qarin. Sebuah nama untuk persahabatan yang dekat dalam istilah al-Qur'an. Di saat yang sama, orang yang sudah punya hubungan karib dengan setan, pastinya merasakan kegelisahan saat berhadapan dengan cahaya al-Qur'an. Alih-alih bisa larut dalam pesona mukjizat al-Qur' an, orang yang berkawan dengan setan itu justru terbakar oleh cahaya yang dipancarkan wahyu Allah~ itu. Untuk itu, ayat ini bisa menjadi bahan uji sederhana terhadap kualitas keimanan seseorang. Apakah ia mampu merasakan atmosfir keteduhan jiwa melalui sentuhan alQur'an ataukah sebaliknya, justru aura kegelisahan itu

yang kian tampak menguasai dirinya? Apakah orang itu lebih betah melewatkan waktu luangnya dengan membaca al-Qur'an atau ia memilih tenggelam selama herjam-jam hanya dengan perbuatan sia-sia bahkan mengandung do sa? BAHAYA ISLAM PHOBIA Lebih jauh Ahmad bin Musthafa al-Maraghi mengurai dampak yang sangat dahsyat dari sikap menyepelekan alQur' an. Menurutnya, orang yang berani mengabaikan syariat agama dan tenggelam dalam kelezatan dunia, Allah~ menjadikan dirinya terbelenggu oleh tipu daya setan. Saban waktu pikiran orang tersebut hanya dijejali oleh pesona syahwat dunia dan materi yang melenakan. Menurut pengarang Tafsir al-Maraghi tersebut, ketika hal itu menimpa, orang yang terjangkiti virus anti alQur' an mendadak berubah menjadi sosok Islam phobia. la berbalik arah menjadi orang terdepan yang menentang ajaran al-Qur' an dan syariat Islam. Setiap waktu ia justru larut dalam diskusi pemikiran dan perilaku yang merugikan serta menyakiti umat Islam. Dikatakan, ibarat seekor lalat yang suka hinggap di berbagai kotoran atau lingkungan yang jorok, orang yang berpaling dari al-Qur'an itu hanya melahirkan keburukan dan maksiat kepada Allah ~¡ Atas nama pembaharuan agama misalnya, mereka justru telah menistakan kesucian agama dengan cara berpikir yang nyeleneh. Boleh jadi inilah yang terjadi bagi sekelompok masyarakat yang kini dikenal dengan pemuja aliran Sipilis (Sekularisme, Pluralisme, dan Liberalisme). Meski kelompok itu datang mengatasnamakan gerakan Islam pembaruan, tetapi sebenarnya mereka datang dengan racun pemikiran yang berbahaya buat umat Islam. Faktanya, dengan karunia nalar yang diberikan oleh Allah ~' mereka justru berusaha mengobok-obok ajaran Islam. Silih berganti syubhat dan syahwat mereka hembuskan kepada umat Islam hanya untuk mengaburkan nilai-nilai al-Qur'an. Ironis karena yang demikian itu bukan karena tak paham dengan ajaran Islam, sebab tak sedikit di antara mereka berlatar akademisi bahkan tergolong cendekia yang punya segudang ilmu pengetahuan. Alhasil, tak ada alasan menunda untuk mengaca kembali kepada hikmah yang dikandung dalam al-Qur' an. Sebab di sana ada telaga jernih tempat hati bercermin mematut diri kembali. Boleh jadi jiwa ini tak mampu merasakan kenikmatan membaca al-Qur'an bersebab kotoran yang melekat di dalam hati. Boleh jadi hati ini keras karena mulai berpaling dari dakwah dan syariat yang digariskan oleh Allah. â&#x20AC;˘ Mahasiswa Pas ea Sarjana

furusan Pemikiran Islam, Univesitas Ibn Khaldun (UIKA) Bogor

)UNI 2015/SYAllAN 1436

89 .


MUTIARA HADITS

Mengatur Taktik MenghaOapi Ramadhan OLEH A HMAD RIFA Iâ&#x20AC;˘

ill1 ~~I j~j Jtj : Jtj, B. llJ1 ~j ~_)> J} ~ 0l ~~ , JrJI ~ ()1 VJ , ()1 Jb:- V ¡ ~

~

/00/

....

~

....

~

"Siapa takut maka ia akan berjalan di awal ma/am, dan siapa yang berjalan di awal malam ia akan sampai ke tujuan ketahuilah barang dagangan Allah sangatlah mahal dan ketahuilah barang dagangan Allah adalah surga." (Riwayat at-Tirmidzi) PENGANTAR Hidup ini begitu singkat. Di masa yang singkat ini manusia mengumpulkan bekal untuk kehidupan akhirat. Tidak mudah. Sebab setan tak akan tinggal diam. Segala upaya akan ditempuh agar manusia lalai sehingga umur yang Allah ~ berikan tidak termanfaatkan secara maksimal. Jika setan berusaha melalaikan kita di setiap waktu, maka di bulan Ramadhan usaha itu akan lebih digencarkan. Setan mengetahui, jika manusia berhasil pada bulan Ramadan, pekerjaannya di luar bulan itu akan semakin berat clan sulit. Memang setan terbelenggu, namun hawa nafsu tidal<. Setan dari kalangan manusia juga berseliweran. Celah inilah yang dimanfaatkannya. Sebelum Ramadhan, setan tentu telah merancang taktik agar kaum Muslimin tidal< maksimal dalam bulan suci itu. MAKNA HADITS Dalam kitab Riyadushalihin, Imam Nawawi rahimahullah menempatkan Hadits di atas pada bab al-Khauf

90

Secara lafdziah bermakna siapa yang khawatir disusul atau diserang kawanan perampok, ia akan berjalan di awal malam. Siapa yang segera berjalan, ia akan sampai ke tempat yang lebih aman. Tentu maksud Rasulullah ~ bukan itu. Hadits di atas hakikatnya adalah perumpamaan. Dalam tuhfatul ahwadzi makna perumpamaan itu dijelaskan oleh Atthibi. la berkata, "Ini perumpamaan, Nabi ~ mengumpamakan orang yang menempuh jalan menuju akhirat. Sesungguhnya setan menguntit di atas jalannya, sedang hawa nafsu serta angan-angan palsu adalah pendukung setan. Jika orang yang berjalan itu sadar dalam perjalanannya clan menghikhlaskan niatnya, ia akan aman dari tipu daya setan:' (Tuhfatul Ahwadzi, al-Murakfuri, Kitab Shifatul Qiyamah, Bab Shifatu Awanil Haudh). Dalam penjelasan lain Syaikh Muhammad bin Sholeh al-Utsaimin berkata, "Berjalan di awal malam menunjukkan kesungguhan clan perhatian orang tersebut terhadap perjalanan yang ia tempuh. Jadi makna Haditsnya: siapa yang dalam hatinya terdapat rasa takut kepada Allah, ia akan beramal saleh yang akan menye-

SUARA HIDAYATULLAH Iwww.hidayatullah.com


lamatkannya dari apa yang ia takuti:' (Syarah Riyadussholihin, Bab Alkhauf) lmam Nawawi juga memberikan penjelasan yang hampir sama. Setelah membawakan Hadits ini ia menjelaskan, "Adalaja artinya berjalan di awal malam. Maksudnya bersegera melakukan ketaatan:' Hadits di atas ditutup dengan informasi tentang mahalnya surga. Untuk mendapatkannya membutuhkan amal saleh sebagai sebab meraih rahmat Allah~¡ Tentu amal saleh itu tidak akan pernah terwujud kecuali jika kita pandai memanfaatan waktu. Dengan adanya kesadaran berharganya waktu, kita akan sangat hati-hati dalam menggunakannya. lnilah yang dilakukan oleh para salafus sa/eh. Mereka sangat hati-hati dalam menyalurkan waktunya. Hasan al-Bashri berkata, "Aku menjumpai satu kaum, mereka lebih ketat dalam urusan waktu daripada urusan dirham clan dinar:'

MEMANFAATKAN WAKTU RAMADHAN Tahun ini Allah ~ kembali menghadirkan Ramadhan untuk kita. Jika setan marancang taktik untuk melalaikan kita, kitapun perlu melakukan hal yang sama. Merencanakan taktik agar waktu kita maksimal di bulan yang mulia ini. Teramat sering kita mendengar, bulan ini sepatutnya dipadati dengan amal saleh. Mulai membaca al-Qur'an, shalat berjamaah clan seabrek ketaatan lainnya. Namun dalam tataran praktek memanfaatkan waktu dalam amal saleh bukanlah pekerjaan mudah. Termasuk di bulan Ramadhan. Sadar atau tidak, waktu yang begitu berharga di bulan tersebut terkadang kita sia-siakan. Pada Hadits di atas, Rasulullah ~ mengabarkan kiat agar terbangun dalam jiwa semangat memanfaatkan waktu. Yaitu menumbuhkan rasa tal<ut kepada Allah ~¡ Ketika rasa takut ada pada diri seorang hamba, ia akan memanfaatkan waktunya dalam amal saleh. la yakin, jika kelak menghadap Allah ~ dalam keadaan minim amal saleh, sejumlah ancaman Allah ~ yang menakutkan telah menanti. Ketika waktu termanfaatkan, sejumlah keutamaan akan menjadi bagian kita. lbnul Jauzi berkata, "Siapa yang menggunakan waktu luang clan masa sehatnya dalam ketaatan kepada Allah ~' dialah orang yang beruntung clan siapa yang memanfaatkan keduanya pada maksiat, dialah orang yang lalai. Sebab setelah waktu senggang ada masa sibuk clan setelah sehat ada sakit:' (dinukil oleh lbnu Hajar dalam Fathul Bari, 11/230). Waktu, jika telah berlalu tak mungkin kembali. Melalaikannya berarti kerugian yang sangat nyata. lbnul Qoyyim bahkan menilai melalaikan waktu lebih dahsyat dari kematian. la beralasan, melalaikan waktu akan memutus hubungan antara manusia dengan Allah ~ clan hari akhirat, sedangkan kematian hanya memutus hubu-

JU NI2015/SYA'l\~N

1436

ngan terhadap kehidupan dunia clan penghuninya:' (lihat al-Fawaid, 44).

TANTANGAN MENGATUR WAKTU Kemajuan teknologi telah memberikan banyak kemudahan. Namun tidak semua kemudahan itu bersifat positif. Ada kemudahan yang merugikan. Yaitu kemudahan dalam membuang-buang waktu. lnilah yang patut diwaspadai. Sebab ketika setan kesulitan menggoda dalam perbuatan dosa clan maksiat, mereka akan menjerumuskan kita dalam perbuatan sia-sia. Di sekitar kita terdapat beragam fasilitas yang berpotensi melalaikan kita. Perlu azam yang kuat untuk membatasi diri bersentuhan dengan fasilitas -fasilitas tersebut. Sebab jika tidak, banyak amalan kebaikan yang akan tersingkir yang kemudian digantikan dengan kesibukan mengutak atik fasilitas -fasilitas tersebut. Muhasabah clan evaluasi diri yang rutin dilakukan akan sangat bermanfaat dalam mengatasi kelalaian yang sangat mungkin terjadi. Adakalanya kita sangat lemah dan tidak berdaya. Alhasil, amal saleh kita sangat minim. Dengan adanya muhasabah, kelemahan-kelemahan seperti ini akan terdeteksi sejak dini sehingga memungkinkan dipulihkan. Ramadhan berikutnya belum tentu menjumpai kita kembali. Maka sepantasnya kita maksimal dalam Ramadhan kali ini. Sehingga jika Allah~ mewafatkan kita, ada harapan melalui amalan yang kita lakukan. Sebalikanya, jika tidak patutlah kita bersedih. Karena Rasulullah ~ telah menjamin kecelakaan bagi orang yang keluar dari Ramadhan tanpa terampuni dosa-dosanya. Dalam doa yang diucapkan oleh Malaikat Jibril 'alaihissalam clan diamini oleh Rasulullah ~ "Celakalah seorang hamba yang mendapati bulan Ramadhan kemudian Ramadhan berlalu dalam keadaan dosa-dosanya belum diampuni (oleh Allah Ta'ala )': (Riwayat Bukhari dan lmam Ahmad). Semoga kita tidak termasuk dalam golongan tersebut!!! â&#x20AC;˘ Dai dan Pengajar di Pesantren Hidayatullah Gunung Tembak

91 .


PERJALANAN ~ :E

~

'><.Jt' "">.J..-1-~~ ~

.~WOI.'I'- P 2

"'-""'"Âťr;â&#x20AC;˘' ........

Wn-,~~~:1

~ 2

Menjalani ibadah puasa di negeri orang tidak senikmat di negari sendiri. Ban yak perbedaan: mulai dari perubahan waktu berbuka, sahur, tidur, Jingkungan sampai ibadah penunjang lainnya. Tetapi, karena dilandasi dengan keimanan ha/ tersebut bisa di/alui dengan baik. Begitulah yang dirasakan Afjan Amiruddin (30). Pria asal Bekasi Timur, jawa Barat itu te/ah menja/ani puasa Ramadhan pertamanya di Portland, Oregon, Amerika Serikat pada tahun 2014 lalu. Bagaimana kisah pria yang berprofesi sebagai karyawan salah satu perusahaan a/ata/at olahraga ternama di Amerika tersebut, berikut ceritanya untuk pembaca Suara Hidayatullah. *

Penulis di sebuah pusat kota Portland

PORTLAND, AMERIKA SERIKAT

Kaget Berpuasa 16 Jam aat itu jam di tangan saya menunjukkan pukul 17.30 waktu Portland, Amerika Serikat. Saya merasa senang karena satu jam lagi akan berbuka puasa. Tetapi, rasa senang itu berubah begitu ingat bahwa sekarang saya sudah berada jauh puluhan ribu kilometer dari tanah kelahiran saya,

S 92

Indonesia. Jika mengingat hal itu, saya tertawa sendiri. Ya, tahun 2014 lalu merupakan tahun pertama saya menjalankan puasa Ramadhan di negeri orang. Ramadhan tahun lalu, tepatnya akhir Juni sampai akhir Juli di Amerika sedang mengalami musim panas. Waktu imsak jatuh pada pukul 04.00, sementara magrib

hampir pukul 21.00. Jika dihitung sekitar 16 jam lebih saya berpuasa. Lantaran belum terbiasa, saya merasa sangat lapar clan haus saat itu. Tetapi setelah menjalani puasa selama tujuh hari, alhamdulillah, saya sudah terbiasa. Yang juga membuat saya tidak terbiasa adalah saat musim panas tiba. Di Amerika, khususnya 2014

SUARA HIDAYATULLAH Iwwwhidayarullah.com


lalu, panasnya sangat ekstrem, suhunya hampir mencapai 37 derajat Celcius, dan ini hampir terjadi di seluruh wilayah Amerika. Sedangkan saat musim dingin (Desember-Februari), suhu mencapai 5-10 derajat Celcius. Saat itu waktu subuh antara jam 05.00 sampai 08.00, lalu maghrib jam 16.00. Lebih singkat dibanding saat musim panas. Portland merupakan sebuah kota yang terletak di bagian barat Amerika. Tepatnya di negara bagian Oregon, yang berdekatan dengan Washington. Penduduk Oregon kurang lebih 5 juta orang; 70% penduduk kulit putih, 2,88% kulit hitam atau Afrika, 6% Latino atau Amerika Selatan, 4 % Asia, 1,4% Indian, dan 2,1% Arab. Saya tinggal di Oregon, yang terkenal sebagai daerah perbukitan dan pegunungan. Di sini banyak aktivitas outbond seperti hikinf9 climbing, dayung, mancing, dan lain-lain. Karena itulah, banyak turis lokal dan internasional datang untuk berpetualang. Sebagai pemeluk agama minoritas, saya harus ekstra memperkuat iman dan pengetahuan

Suasa ldul Fitri di pelataran rumah WNJ.

JUNI 201 S/SYABAN 1'136

Masjid As Saber, Portland

Islam. Selain untuk ketahanan hidup di negeri asing, juga bahan pengetahuan jika sewaktu-waktu ada pertanyaan dari warga Oregon tentang Islam. Di daerah tempat saya tinggal tidak banyak berdiri masjid. Di Portland City ada beberapa masjid walaupun bangunannya tak terlihat seperti masjid, karena dari luar bangunannya hanya seperti rumah tinggal. Selain itu, ada satu masjid besar di Downtown Portland yang jika ditempuh hanya sekitar 30 menit dari kediaman saya. Insya Allah, akan ada dua lagi masjid besar yang segera dibangun. Salah satunya masjid yang berada di Beaverton dekat dengan rumah saya. Jika di Indonesia banyak masjid yang mengumandangkan adzan saat tiba waktu shalat, di Oregon hal tersebut tidak saya rasakan. Sehingga untuk menjalankan shalat berjamaah di masjid sangat jarang sekali. ISLAM 01 PORTLAND Sebelum tinggal di Portland saya sempat berpikir bagaimana jika saya tidak bisa berinteraksi dengan sesama Muslim. Namun saya bersyukur, kekhawatiran itu tidak terjadi. Alhamdulillah, ketika di jalanan atau tempat saya bekerja

masih ada Muslimah yang berjilbab. Bahkan, ada juga lelakinya yang menggunakan gamis untuk kegiatan sehari-hari. Beberapa komunitas Muslim terutama dari Indonesia dan Malaysia kerap melakukan aktivitas keislaman yang disebut usrah (kelompok). Usrah ini dibentuk sejak akhir tahun 1990 sebagai tempat untuk menjalin silaturahim dan belajar keislaman. Di sini banyak juga Muslim yang sudah sukses ikut bergabung, sehingga tak sulit mengumpulkan dana untuk pembangunan masjid. Sebelum masjid berdiri, kalangan Muslim di Portland telah mempunyai sekolah untuk anakanak kecil dan remaja yang disebut Sunday School. Mereka diajarkan pengetahuan terkini tentang Islam dan sejarah Islam. Mereka belajar hanya hari Sabtu dan Minggu, sebab pada dua hari tesebut, semua sekolah di Portland libur. Banyak di antara kami sharing tentang Islam setelah makan dan shalat bejamaah. Mereka cerita apa saja mengenai Islam. Siapa saja boleh mengisi atau memberikan pengetahuannya. Pengurus usrah terdiri dari orang Indonesia dan Malaysia, baik mahasiswa, pengusaha, atau

93 .


PERJALANAN

ATAS Mini marker Halal di Portland. SAMPING Sholat ldul Fitri di Portland, Oregon. BAWAH Pengajian khusus dihadiri perwakilan MUI Pusat.

WNI yang sudah menetap di Portland sejak belasan tahun. Selain pengajian, kami juga mengadakan kegiatan piknik, camping, clan naik sepeda bersama. Juga sesekali mengundang ustadz-ustadz untuk mengisi ceramah. Tidak kalah pentingnya adalah pusat makanan Indonesia. Banyak dari mereka yang kangen dengan masakan khas Nusantara, sehingga mereka datang ke Portland. Khusus saat Ramadhan, usrah sering mengadakan silaturahim; sepekan sekali, atau kadang tiga hari sekali. Biasanya saat berbuka puasa bersama clan lokasinya berubahubah. Terutama di rumah yang memiliki halaman agak luas. Selain itu, usrah juga mengadakan shalat Tarawih berjamaah. Tetapi, karena waktunya agak larut malam clan lokasinya agak jauh, Tarawih berjamaah dilakukan tidak setiap hari, dalam sepekan hanya sekali atau dua kali. Seperti halnya di Indonesia, saat puasa saya juga berkesempatan menyantap menu khas Ramadhan, seperti kolak, es buah atau gorengan.

94

Malam takbiran, di Portland tidak semeriah di Indonesiaa. Saat malam menjelang puasa hari terakhir, kami berkumpul clan silaturahim agak lama, sampai menjelang dini hari. Setelah shalat Id, biasanya Muslim Indonesia berkumpul di rumah mertua saya, Pak Miza yang sudah tinggal di Portland sejak awal tahun 2007. Seperti tahun-tahun sebelumnya, tempat kami biasanya juga menjadi tempat berkumpul bagi orang-orang Indonesia yang tidal< pulang kampung.

Saat itu, hari raya Id jatuh tidak pada tanggal merah (libur), jadi biasanya umat Islam mengambil cuti satu atau dua hari untuk berlebaran. Waktu libur tersebut kami gunakan untuk bersilaturahim. Alhamdulillah, insya Allah, tahun ini adalah yang kedua kali saya berpuasa di Portland. Sama seperti tahun lalu, pada tahun 2015 ini, puasa Ramadhan dibarengi dengan musim panas. Tentunya, saya merasa kangen dengan suasana Ramadhan clan Idul Fitri di Tanah Air. â&#x20AC;˘

I

SUARA HIDAYATULLAH www.hidayawllah.com


KHABAR DIA

Anderson Meage

TIGANAMA eseorang yang memiliki tiga nama berbeda dan digunakan di lingkungan berbeda adalah hal yang tidak lazim. Hal itulah yang terjadi pada Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Sorong, Propinsi Papua Barat, Anderson Meage. Lelaki kelahiran Wamena, Desember 1979 tersebut dikenal di beberapa pulau dengan nama yang berbeda. Kalau di Papua baik Muslim dan non Muslim dirinya dikenal dengan panggilan Ustadz Meage. Di kalangan orang-orang MUI dikenal dengan panggilan Anderson dan di pulau Jawa ia dikenal dengan Ustadz Ahmad. Yang terakhir adalah nama panggilan setelah ia masuk

S

Islam sejak usia 11 tahun. "Dengan panggilan yang berbedabeda ini, saya bisa menyamar kemana-mana;' katanya kepada Suara Hidayatullah, April2015. Orang tua Anderson Meage merupakan suku asli di Wamena. Sebelum memeluk islam ia mengaku hidup dalam lingkungan asli tanah Papua. "Semasa kecil sebelum masuk Islam saya juga suka memakai koteka;' imbuh pria yang juga menjabat sebagai Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama Kabupaten Sorong ini. Setelah memeluk Islam, tiga tahun kemudian ia oleh salah seorang gurunya di SMP sewaktu dijadikan anak angkat. la bersama orang tua angkatnya tinggal di Jawa Tengah hingga perguruan tinggi. â&#x20AC;˘ Niesky Hafur Permana!Suara Hidayatullah

Salim A Fillah

KHAS KERATON B

ulan Mei lalu, rombongan pengurus Majelis Intelektual dan Ulama Muda Indonesia (MIUMI) dari berbagai daerah di Indonesia yang sedang berkumpul di Masjid Jogokarian Yogjakarta dikejutkan dengan dandanan Salim Akhukum Fillah, penulis buku-buku laris yang juga dikenal sebagai dai muda. Pria kelahiran 21 Maret 1984 ini memang terjadwal sebagai pemandu acara rombongan MIUMI melakukan napak tilas ke Gua Selarong, Yogyakarta. Gua di perbukitan batu cadas ini digunakan sebagai markas gerilya perlawanan jihad Pangeran Diponegoro dalam Perang Jawa (1825-1830) melawan

tentara Hindia Belanda. Hanya yang mengejutkan, penulis buku Dalam Dekapan Ukhuwah (2010) ini tiba-tiba muncul dengan menggunakan pakaian khas Keraton Yogjakarta lengkap; blankon, baju jarik lengkap dengan kerisnya. Kontan saja banyak orang terkaget-kaget. Rombongan sekitar 60 orang yang berada di bus baru paham setelah Salim panjang lebar menjelaskan ihwal baju yang ia kenakan dan hubungannya dengan Islam. "Gimana, njenengan (Anda) sudah nggak pangling kan?" ujarnya menyapa Suara Hidayatullah. Usai di tempat tujuan, Salim diserbu rombongan dan berebut foto bersama. â&#x20AC;˘ Cholis Akbar/Suara Hidayatullah

SUARA HIDAYATULLAH Iwww.hidayatullah.com


BAYAN Oleh OR Abdul Mannan - Ketua Umum Pimpinan Pusat Hidayatullah

MENGENTAS KEMISKINAN

DENGAN ZAKAT DAN PAJAK alah satu solusi dari penanganan kemiskinan pada wajib zakat atau wajib pajak. Pemerintah masih gamang clan ragu-ragu dalam peadalah dengan mendorong perkembangan zangelolaan zakat. Karena khawatir target penerimaan dari kat. Berdasarkan hasil pengkajian Badan Amil sektor pajak, termasuk pajak penghasilan akan terganggu. Zakat Nasional (BAZNAS), potensi zakat proSehingga dikhawatirkan akan berakibat semakin tersenfesi satu tahun di Indonesia bisa mencapai sekidatnya pemulihan ekonomi nasional. tar Rp 32 triliun. Dan, salah satu sumber pendanaan dari Padahal, jika zakat dikaji lebih lanjut, sebagai pengupemerintah yang dianggap sebagai primadona dari penerang penghasilan kena pajak adalah sesuatu yang positif rimaan negara adalah pajak. terhadap pendapatan nasional keseimbangan (ekuiliBanyak orang berusaha menyamakan antara zakat clan brium). Jadi, sekalipun zakat penghasilan mengurangi pajak, sehingga konsekuensinya ketika seseorang sudah penerimaan negara dari sektor pajak, tetapi kondisi pemembayar pajak maka gugurlah pembayaran zakatnya. rekonomian secara makro tetap membaik. Bahkan penSementara sebagian lain menolak bahwa zakat sama dapatan nasional keseimbangan dengan variabel zakat dengan pajak atau sebagai alternatif dari kewajiban zakat. lebih tinggi hasilnya dibandingkan pendapatan nasional Zakat clan pajak adalah dua pungutan wajib yang memiliki karakteristik berbeda. keseimbangan tanpa variabel zakat. Zakat memiliki peran Menurut terminologi syariah, zakat berarti kewajiban sosial sama seperti pajak, termasuk berperan dalam peatas harta tertentu untuk ngentasan kemiskinan. Oleh karena itu, zakat kelompok tertentu clan da' ' Bila zakat dapat dijadikan lam waktu tertentu. Kewasudah selayaknya menjadi jiban tersebut bagi setiap pengurang pajak agar masebagai pengurang pajak, maka Muslim (baligh atau belum syarakat termotivasi untuk zakat dapat menjadi instrumen membayar zakat. Dengan clan berakal) ketika mereka program pendukung memiliki sejumlah harta demikian, zakat sebagai yang sudah memenuhi bapengentas kemiskinan dapemerintah. ' ' tas nisab-nya. pat berkembang pesat Zakat menurut Undang-Undang Zakat No. 38 Tahun di Indonesia. Bila zakat dapat dijadikan sebagai pengu1999: adalah harta yang wajib disisihkan oleh seorang rang pajak, maka zakat dapat menjadi instrumen penMuslim atau badan yang dimiliki oleh orang Muslim sedukung program pemerintah. Hal tersebut dilakukan suai dengan ketentuan agama untuk diberikan kepada dengan mendorong pengelolaan pajak untuk kepenyang berhal< menerimanya. tingan infrastruktur non sosial. Sedangkan, zakat untuk Agar pembayaran pajak clan zakat dapat berjalan pengelolaan sosial. baik, maka perlu adanya sinkronisasi pembayaran keduaDengan demikian, semestinya pemerintah tidal< nya. Misalnya, ketika seseorarig sudah membayar zakat, perlu ragu tapi justru sebaliknya, pemerintah harus lebih maka beban pembayaran pajaknya dikurangi sebesar aktif menyukseskan program "masyarakat sadar zakat': Wallahu a'lam. zakat yang telah dikeluarkan agar tidak terjadi kezaliman

S

)UNI2015/SYI<BAN 1436

97

majalah hidayatullah edisi jun 2015  
majalah hidayatullah edisi jun 2015  
Advertisement